Page 1

memorandum.co.id

KAMIS LEGI, 16 JANUARI 2020

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

RAMPAS TAS PENGANTIN BARU, PENJAMBRET DIAMUK MASSA

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

PANIK KARENA DIKEJAR

Surabaya, Memorandum Penjambret dimassa di Jalan Kalibutuh, depan Kantor Sucofindo, Selasa (15/1) malam. Pelaku, Rahman Difa Neftara (35), warga Jalan Sukodono V, Semampir. Pria ini terjatuh setelah dikejar korbannya, pasangan suami-istri (pasutri) yang masih pengantin baru.  Bersambung ke halaman 7 

RAHMAN DIFA NEFTARA

Jebakan Resmi

PENJAMBRET

KRONOLOGI KEJADIAN

H

Ancamkan Pisau dan Memalak Uang

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

Setelah berkeliling, Rahman mendapati sasaran pasutri berboncengan motor. Pelaku lalu memepet korban dan menjambret tasnya.

Oleh: Dahlan Iskan

Kaget, korban berteriak hingga berupaya mengejar penjahat tersebut. Saat melintas di Jalan Kalibutuh, tersangka terjatuh lalu dimassa.

Tergiur Rayuan Gombal

Cucu Perkosa Nenek

Empat Kali Setubuhi Pacar

Lumajang, Memorandum Kehidupan dunia semakin rusak. Seorang cucu di Ranu Klakah, tega memerkosa neneknya. Bahkan, setelah puas  Bersambung ke halaman 7 

Surabaya, Memorandum Bermodal rayuan dan janji palsu, MIK (17), berhasil menyetubuhi korban sebut saja Bunga, yang tinggal di  Bersambung ke halaman 7 

M Ridwan Al Haki Jabbar Saimima dipapah petugas karena kaki kanannya ditembak.

AKBP ADEWIRA NEGARA SIREGAR KAPOLRES LUMAJANG

Surabaya, Memorandum Baru saja mengambil paketan sabu di parkiran Terminal 2 Bandara Juanda, Dio Anggriawan Soebandi (31), disergap anggota Satreskoba Polda Jatim.  Bersambung ke halaman 7 

Kapolres Rangkul Tomas Bulak Banteng

+ Meng, hujan dua jam Surabaya tenggelam. - Asyik, ada destinasi wisata air yang menjanjikan. Si Mameng (Tukang pelesir)

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum menyampaikan sambutan meminta dukungan kepada tomas Madura agar dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Surabaya,Memorandum Sepak terjang Oei Wahyudi alias Yong Lie (43), menjadi pengedar sabu  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

SEMUA orang punya masa lalu yang kelam. Bagi mereka yang berpikiran sehat, pengalaman buruk itu akan dijadikan hikmah untuk berubah baik. Namun, ada juga yang putus asa karena tertekan dengan masalah tersebut.  Bersambung ke halaman 7 

Pengedar Sabu Miliki Airsoft Gun

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Ingin Bunuh Diri

Surabaya, Memorandum Upaya merangkul tokoh agama (toga) dan tokoh masyarakat (tomas) terus dilakukan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum. Seperti yang dilakukan saat mengunjungi kediaman tomas Madura Moch Mochtar di Jalan Bulak Banteng Kidul,  Bersambung ke halaman 7 

MIK

Kurir 10 Kilogram SS Disergap di Bandara

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Untuk korban (Kasiyani, red) masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Lumajang karena mengalami luka di kemaluannya.

Luna Maya

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

ari ini, tanggal 15 Januari, tanda tangan itu dilakukan di Gedung Putih. Kalau jadi. Itulah kesepakatan tahap satu perdagangan Amerika Serikat-Tiongkok. Yang sudah lebih satu tahun ditunggu itu. Tentu selalu ada drama di baliknya. Soal perang dagang ini semula Tiongkok sudah bersikap terserah saja --perang terus atau berhenti perang. Saking berlarut-larutnya. Dan berbagai php di dalamnya. Lalu Washington menghubungi Beijing lagi. Minta pembicaraan dilanjutkan.  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Jika berhasil, uang akan saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari dan mabuk dengan teman pak.

Oei Wahyudi alias Yong Lie menunjukkan airsoft gun berikut amunisinya.

KETIKA SUAMI TERGODA PUREL RUMAH HIBURAN MALAM KARAOKE Έ2Ή

Dipergoki Anak Turun dari Mobil Bersama Perempuan di Batas Kota Rencana nikah siri yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi di Batu berjalan lancar. Toni menyediakan rumah di sebuah kompleks perumahan perbatasan Gresik-Surabaya. Yuli Setyo Budi, Surabaya

“Bener Mas Jos, punya istri dua sangat menyegarkan. Bosan yang satu, datangi yang lain. Bosan yang lain, datangi yang pertama. Nggak ada gak enaknya deh. Hidup terasa sempurna,” kata Toni, sebulan setelah nikah sirinya vs Nenen. Dia sengaja nyambangi Memorandum di Malang di sela honeymoon vs Nenen di Batu. Memorandum sangat heran terhadap

gaya hidup Toni. Serba wah. Tidak sesuai dibanding gaji dia sebagai wartawan. Sebesar apa pun medianya. Entahlah, tapi bisa saja dia memiliki bisnis di luar profesinya sebagai awak media. Beberapa tahun kemudian tidak ada kabar apa pun soal Toni. Memorandum yang menghubungi HP-nya tidak terespons dengan  Bersambung ke halaman 7 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

KAMIS LEGI, 16 JANUARI 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokosan Jokosan. WARTAW WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu, Wahyu Chandra Kusuma. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi, Heriyawan, Ludy Eko, Imam S. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Sidoarjo, Memorandum Pelaksana tugas (Plt) Bupati Sidoarjo Nur Achmad Syaifuddin bertatap muka dengan seluruh staf Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Sidoarjo, Rabu (15/01). Dalam kesempatan itu, Cak Nur memberikan suntikan moril sekaligus tambahan motivasi. “Tetap semangat untuk bekerja secara maksimal. Peristiwa yang terjadi kemarin jadikan sebagai pelajaran berharga. Tapi yang lebih penting lagi adalah ambil hikmahnya supaya jangan sampai terulang lagi,” beber dia. Selain itu Cak Nur yang didampingi Sekda M Zaini juga meminta seluruh staf di lingkungan Pemkab Sidoarjo untuk menjadikan peristiwa lalu sebagai titik tolak untuk melakukan sesuatu yang jauh lebih baik lagi daripada sebelumnya. Dalam kasus korupsi yang ditangani KPK ini, Dinas PUBM dan SDA memang menjadi sasaran utamanya. Ada dua pejabat utamanya yang terciduk, yakni Kepala Dinas Sunarti Setyaninsih dan Pejabat

FOTO: MEMORANDUM/LUD

Cak Nur Motivasi Staf Dinas PU Bina Marga

Plt Bupati Nur Achmad Syaifuddin bersama Sekda M Zaini bertatap muka dengan staf dinas PU bina marga dan sumber daya air.

Pembuat Komitmen Judi Tetrahastoto. Bukan hanya itu, selama beberapa hari sesudahnya, kantor dinas yang berada di sisi selatan kompleks kantor Pemkab Sidoarjo juga diobok-obok tim penyidik KPK yang didampingi petugas kepolisian setempat saat mereka sedang melakukan

aktifitas pekerjaan hariannya. Dalam penggeledahan itu, petugas lembaga anti rasuah tersebut juga mengambil beberapa peralatan serta dokumen-dokumen kedinasan yang bisa dijadikan bahan penyelidikan atas kasus tersebut.(lud/jok/udi)

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Sidoarjo, Memorandum Sebagai langkah tanggap bencana, Rabu (15/1) pagi, Polresta Sidoarjo bersinergi dengan instansi terkait melakukan kerja bakti perapian dan pemotongan pohon-pohon besar di wilayah Kota Sidoarjo. Diawali dengan apel siaga bencana yang dipimpin Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, sebanyak 150 personel gabungan dari TNI, DLHK Sidoarjo, BPBD, satpol PP, PLN, dan beberapa instansi lain mengikuti apel di Mapolresta Sidoarjo. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho menyampaikan, akibat cuaca ekstrim belakangan ini terdapat beberapa pohon tumbang di sejumlah wilayah Kabupaten Sidoarjo. Karenanya sebagai langkah tanggap bencana, Polresta Sidoarjo melakukan giat sinergitas dengan instansi terkait merapikan dan memotong pohon-pohon besar. Setelah apel, Kapolresta Sidoarjo bersama kepala DLHK, kepala BPBD dan 150 anggota dari berbagai instansi berjalan bersama menyusuri Jalan RA Kartini. Di sepanjang jalan tersebut, dilakukan pemotongan pohon bersama. Kepala DLHK Sidoarjo Sigit Setiyawan, mengatakan bahwa sinergitas antar instansi

FOTO: MEMORANDUM/SOM

Cegah Pohon Tumbang, Tiga Pilar Bersinergi

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho bersama instansi terkait membersihkan ranting hasil pemangkasan.

di Kabupaten Sidoarjo termasuk halnya dengan TNI-Polri begitu kompak, seperti halnya melalui kegiatan siaga bencana di beberapa daerah di Sidoarjo.

“Perapian dan pemotongan pohon-pohon besar terus kami lakukan, dengan bersinergi instansi terkait. Agar tidak terjadi pohon tumbang di saat cuaca ekstrim,” ujarnya.(som/dar/jok)

Bagian belakang pabrik yang terbakar dan mengeluarkan asap pekat.

1 Karyawan Tewas Sidoarjo, Memorandum CV AM Nanda Putra, perusahaan pembuatan scaffolding di RT 03/ RW 06, Desa Kramat Jegu, Kecamatan Taman, terbakar Rabu (15/1). Satu orang atas nama Marem (54), warga Desa Penataran, Kecamatan Ngelegok, Kabupaten Blitar, yang juga karyawan, tewas terpanggang. Sedangkan 10 orang lainnya mengalami luka berat dan luka ringan akibat tempat bahan kimia meledak.  Nanang Wibowo (45), salah satu karyawan mengatakan, saat itu dirinya sedang mengelas dan tiba-tiba terdengar ledakan. “Begitu saya lihat, api  sudah membesar,” ucapnya. Nanang bersama Hariyanto langsung berusaha memadamkan api dengan alat pemadam ringan (apar). Namun, karena api semakin membesar. Di dalam gudang banyak bahan mudah terbakar. “Sampai habis 3 apar, tapi api masih membesar,” tegas dia. Tak lama kemudian, terdengar ledakan dari dalam tempat mengecat scaffolding, yang diduga dari drum berisi tiner. Nanang dan Harianto pun langsung lari menyelamatkan diri.  “Ada empat orang yang mengalami luka bakar

dan lainnya. Satu teman karyawati meninggal dunia terpanggang di dalam gudang,” terangnya. Sementara itu, api berhasil dijinakkan setelah lima unit mobil Pemadam Kebakaran Pemkab Sidoarjo dari unit Krian, Buduran, Waru tiba di lokasi kejadian. Kapolsek Taman Kompol Himmawan mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Keterangan saksi, sempat ada ledakan bersumber dari tempat bahan kimia. “Ada satu pekerja yang meninggal dunia, dan beberapa orang mengalami luka bakar secara berat maupun ringan,” sebutnya. Berikut nama-nama korban kebakaran di gudang CV AM Nanda Putra. Marem (46) pekerja asal Blitar yang meninggal dunia di TKP. Dan yang mengalami luka bakar dan dirujuk ke RS Dr Soetomo Surabaya, ada tiga orang. Yakni Khoirul Amin (49) pekerja asal RT 3/ RW 02, Desa Plaosan, Kecamatan Wonoayu, Slamet Riyadi (53) warga Blitar dan Alfif. Sedangkan luka bakar ri-

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Pabrik Scaffolding Terbakar

Kades Siwalanpanji Ahmad Choiron foto bersama ibu-ibu pecinta lingkungan dan tanaman toga.

Kades Siwalanpanji Ahmad Choiron

Geliat Pembangunan Desa Siwalanpanji

Ada satu pekerja yang meninggal dunia, dan beberapa orang mengalami luka bakar secara berat maupun ringan. Kompol Himmawan Kapolsek Taman

ngan ada 5 orang yang menjalani rawat inap di RS Arofah Sukodono. Yakni Urifan (56) warga Dusun Menyanggong, RT 23/ RW 10, Desa Kletek, Kecamatan Taman, Tino Fitrianto (35), warga Jalan Kelengkeng 56, RT 01/ RW 04, Desa Karangsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Blitar, Aris Nafian (33) karyawan asal Dusun Balongsari, RT 11/ RW 03 Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Dea dan Sueb. Dua karyawan lainnya yang mengalami luka bakar ringan dan langsung pulang yakni, Nanang Wibowo (45) pekerja bagian welding (las) warga Desa  Brininbendo RT 08/ RW 04, Taman dan Hariyanto (46) warga Perum Griya Loka E-7 no 17 RT 037 RW 07 Desa Jatikalang  Kec Krian Sidoarjo. (dar/som/jok/udi)

Hijaukan Desa 10 Ribu Pelajar lewat Potensi Lokal Sidoarjo, Memorandum Desa Siwalanpanji beruntung memiliki kepala desa (kades) yang sangat gemar melakukan penghijauan dengan memanfaatkan potensi sendiri. Dipimpin Ahmad Choiron, kini Desa Siwalanpanji tampak asri. Yang menarik, selain terkenal karena program penanaman ribuan bibit pohon, Desa Siwalanpanji juga dikenal sebagai desa 10 ribu pelajar. Kades Siwalanpanji Ahmad Choiron dikenal warganya gemar sekali dengan kegiatan tanam menanam. Program rutin pemerintah desa (pemdes) menanam 1500 bibit pohon setiap tahun. “Ada satu prinsip di antara beberapa ibadah yang sudah kita lakukan, yaitu mempertahankan alam dengan baik. Dengan kita menggelola dan menjaganya, insya Allah akan bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Ahmad Choiron, Rabu (15/1). Dari lima tahun lebih menjabat sebagai Kades Siwalanpanji, sudah mulai nampak penghijauan di desa. “Kita akui ada keterbatasan anggaran untuk penghijauan. Pihak pemdes memanfaatkan potensi sendiri. Contoh melakukan pembibitan sendiri dengan memanfaatkan yang ada di lingkungan desa,” ujar dia. Desa Siwalanpanji selain dikenal karena penghijauan, juga popular sebagai desa dengan 10 ribu pelajar. Karena ada 16 lembaga pendidikan formal dari SD hingga perguruan tinggi. Selain itu juga ada 4 pendidikan pondok pesantren. “Desa Siwalanpanji juga punya taman posyandu, taman pendidikan Alquran dan

PAUD,” tambah dia. Tantangan yang dihadapi adalah sampah yang dibuang tidak pada tempatnya pada saat siswa pulang sekolah. Adanya siswa merokok dan kendaraan bermotor rata-rata tidak standar. “Itu yang sampai sekarang kita pikirkan dengan pihak sekolah dan satu tahun sekali kita adakan rapat. Di antaranya pihak sekolah mengawasi kepada siswa-siswinya saat melawati desa lebih tertib, tidak boleh menggunakan knalpot brong. Yang terakhir minta dibagi jam pulang,” beber Ahmad Choiron. Terkait pembangunan desa pada 2019, dana desa (DD) untuk Desa Siwalanpanji mendapatkan kucuran dana dari pusat sebesar Rp 837 juta. Dan itu sudah dibangun tepat waktu sebanyak 24 titik pembangunan. Dengan rincian untuk pembangunan di RT 1 (ada dua titik) peningkatan kapasitas jalan dari 3 meter menjadi 4 meter. Peninggian jalan dari nol menjadi 40 centimeter, RT 2 (ada 4 titik) peningkatan kapasitas jalan. Selain itu, meningkatan jalan yang sebelumnya tidak ada, pembangunan tanggul dan kegiatan pembuatan saluran air mengurangi beban air di saat musim penghujan agar tidak banjir. Di RT 3 satu titik pembangunan yaitu membuka jalan baru. RT 4 paving baru dua titik. RT 9 peningkatan kapasitas jalan dari 3 meter menjadi 4 meter. RT 25 ada lima titik, yakni peningkatan kapasitas jalan, kenaikan ketingian, saluran air box culvert, pengerasan jalan dari tidak ada jalan menjadi jalan, memindahkan saluran jalan ditingkatkan dari 1 meter menjadi 2,5 meter, dan jalan penghubung. Serta renovasi kios-kios. RT

29 peningkatan jalan dari 3 meter menjadi 5 meter, dan ketinggian 40 centimeter. RT 14 pembangunan plengsengan. DD yang diterima tahun 2019 sebesar Rp 837 juta. Desa Siwalanpanji ada 3 dusun, yakni Dusun Siwalanpanji, Bedrek, Sawon. Pembangunan merata di hampir tiap dusun karena berdasarkan usulan warga. Adanya anggaran DD sangat bermanfaat karena proses pembangunan dengan cara swakelola. “Setiap tahun juga bisa untuk menyerap tenaga kebersihan lima orang, tenaga untuk pekerjaan fisik 15 orang dari warga setempat,” tutur Kades yang sudah dua priode ini dipercaya warga memimpin Desa Siwalanpanji.  Sementara itu dalam merencanakan pembangunan pada 2020, selain meneruskan pembangunan di tahun sebelumnya, pemdes akan membangun food court yang dibagi menjadi 10 lapak. Ini akan dikelola oleh badan usaha milik desa (Bumdes). Desa Siwalanpanji memiliki tanah kas desa (TKD) ada dua jenis, satu sawah digarapkan ke petani dengan sistem sewa. Yang kedua aset gedung serba guna dimanfaatkan olahraga yakni futsal, yang ketiga bangunan semi pasar. Sedangkan untuk penerimaan aset desa, pendapatan asli desa 2019 sebesar Rp 225 juta. Dan ditargetkan akan meningkat tahun ini. Prioritas yang juga penting di tahun ini konsentrasi penanggulangan banjir. Diakui oleh Achmad Choiron, sejak dirinya menjabat, intensitas banjir sudah berkurang lebih dari 50 persen. Jika sebelumnya di musim penghujan bisa sampai 10-12 kali banjir, sekarang 3-5 kali banjir dan itu sekarang cepat surut.(win/jok/dar/som/udi)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

Peserta konvensi bakal calon wabup yang diusung Malang Jejeg.

Demokrat Akomodasi Machfud Arifin asal Ikut Penjaringan

11 Tokoh Ikuti Konvensi Wabup Malang Jejeg Malang, Memorandum Mantap mencalonkan diri sebagai calon bupati Malang dalam Pilkada 2020 dari jalur perseorangan, Heri Cahyono dan tim Malang Jejeg, menggelar Konvensi Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Malang yang diikuti 11 peserta di Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (15/1). Sebelas peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai pengacara hingga tokoh agama meramaikan bursa bacawabup Malang untuk mendampingi Heri Cahyono dalam dalam Pilkada yang dilaksanakan pada November 2020. Ke-11 orang tersebut adalah Gunadi Handoko (dosen luar biasa pasca sarjana Fakultas Syariah UIN Malang), Heribertus Sumarso (Factory Manajer di CV Sejahtera dan pernah di parpol Gerindra), Mukhammad Yahya Arif (NU), Noval Akbar (Dirut PT Quantum HRM Internasional), Mei Nafisha (pada 2018 pernah menjadi caleg PAN Kota Malang), James Rionando (Area Manager PT AS Centrak Asia Raya di tahun 2014). Selanjutnya, Mahfudz Syaifuddin (OB SPBU), Verry Son P (Paguyuban Mister Jatim, creative event), Tantono S (caleg PPP Kota Malang), Yogna Dody (Ketua Komunitas Esports Malang Gaming), dan Sutrisno SSos. Dalam konvensi tersebut, masing-masing peserta memaparkan visi dan misinya, sehingga dapat diketahui keselarasan dengan program yang diujung oleh calon walikota Malang Jejeg serta perhatrian terhadap pengembangan Kabupaten Malang. Ketua Panitia Konvensi Andreas mengatakan, ketika memutuskan mengikuti Konvensi Cawabup yang diusung Malang Jejeg ini para peserta harus mengikuti aturan konvensi dan fit and proper test. “Sebelas peserta nantinya harus mengikuti peraturan konvensi, yang sudah ditentukan panelis. Panelis akan melakukan fit and proper test kepada seluruh peserta tanpa pandang bulu itu siapa,” ujar Andreas. Sementara itu, Heri Cahyono yang akrab disapa Sam HC menegaskan bahwa cawabup yang akan mendampinginya nanti harus bisa melengkapi dirinya. “Bukan berarti nanti yang nilainya tertinggi otomatis bisa lolos, belum tentu. Kalau nilainya tertinggi tapi karakternya sama dengan saya, tidak akan bisa. Ada matahari kembar nanti,” jelas Heri. Disampaikan melalui pansel (panitia seleksi) ada kriteria yang sudah ditetapkan. “Salah satu tim pansel kita kan sudah berpengalaman, seperti Pak Radhar yang pernah menjadi tim pansel pada capres kemarin. Pasti sudah ada kriterianya, pertama harus punya integritas, kedua punya kapasitas,” papar pria asal Kasembon Malang ini. Setelah melalui tahapan fit and proper test, bakal cawabup yang diusung Malang Jejeg, rencananya akan diumumkan besok, Kamis (16/1). “Kalau hari ini sepertinya tidak memungkinkan, mungkin besok pagi hasilnya akan diumumkan,” jelas Heri. (cr-5/lis)

Surabaya, Memorandum Safari politik ke beberapa partai politik (parpol) (p yang dilakukan mantan ketua Tim Kampanye Da Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin di Jatim, Machfud Arifin, u untuk menggalang dukungan maju Pilwali Surabaya 202 2020 mengusik Partai Demokrat. Mereka pun memberikan sinyal dukungan, tapi dengan catatan. DPC Partai Demokrat Surabaya siap mengakomodir Machfud Arifin, asal mantan Kapolda Jatim itu ikut mendaftar penjaringan yang akan dibuka akhir Januari atau awal Februari m e n datang. Lucy Kurniasari

Gresik, Memorandum Persiapan pesta demokrasi di Gresik belum memanas dan partai politik juga belum memunculkan nama yang akan diusung sebagai calon bupati dan wakil bupati Gresik. Meski demikian, deteksi dini tingkat kerawanan terus dilakukan Polres Gresik. Hingga saat ini Kota Pudak masih terbilang aman. Belum ada tanda-tanda yang signifikan. Kerawanan hanya sebatas demografis. “Hanya sebata jarak yang jauh dari keamanan,” kata Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, saat berkunjung ke Kantor PWI Gresik, kemarin (15/1). Mantan Kapolres Jember itu menyatakan, kalau kerawanan yang sifatnya politis maupun kerawanan massa belum ada. Secara keseluruhan, kondisi wilayah Gresik menjelang pilkada

cukup terkendali. Tidak ada kejadian yang menonjol. Meski demikian, Alumnus Akpol 2000 itu tidak menampik bila ada informasi pada Pilkada 2010 dan 2015 di Gresik Utara sempat terjadi gesekan antarpendukung. Karena memang di Utara kulturnya cukup keras. “Sudah kami antisipasi hal itu karena kami ingin aman,” imbuh dia. Memang, sampai saat ini belum terlihat pergerakan yang signifikan. Hanya beberapa partai yang berkoalisi. Begitu juga dengan penyelenggara, baru melakukan rekrutmen panwascam di tingkat Bawaslu Gresik. Sedangkan, untuk PPK baru pekan depan digelar seleksi. “Untuk seleksi panwascam se-Gresik sudah kami lakukan,” imbuh salah satu Komisioner Bawaslu Gresik Nadhori, kemarin. (an/har/lis)

FOTO: MEMORANDUM/LUD

serta warga sekitar tempat tinggalnya untuk ikut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-161 Kabupaten Sidoarjo. “Saya ajak saja semuanya biar acara bertambah meriah. Kalau pesertanya banyak, kita yang ikut khan jadi tambah semangat. Siapa tahu nanti bisa dapat hadiah utamanya, baik mobil ataupun motor,” kata pria yang akan dilantik menjadi PJ Kepala Desa Suko, Kecamatan Sukodono itu. Ia menambahkan, sudah selayaknya seluruh warga Sidoarjo berperan aktif dalam event Gowes Spektakuler ini. “Biar kita bisa refreshing sejenak dari rutinitas kerja sekaligus sejenak melupakan masalah yang menimpa Kabupaten Sidoarjo belakangan ini,” pungkas pria berbadan gempal itu. (lud/jok/fer)

Sigit Pratikno

Dukung Gowes Spektakuler 2020

FOTO: MEMORANDUM/SDM

dengan sejumlah parpol maupun calon. “Saya kira semua sedang berjalan, termasuk menjalin komunikasi dengan Pak Machfud Arifin. Tapi untuk lobi-lobi sudah saya serahkan ke Mas Machmud selaku ketua panitia penjaringan. Nanti dia akan melaporkan kepada saya tentunya,” ungkap Lucy, yang juga anggota DPR-RI ini. Soal peluang Machfud Arifin mendapat rekom dari DPP Partai Demokrat, Lucy menyatakan tentu ada, asal ikut penjaringan. ”Kita sudah tahu Pak Machfud sudah menjalin komunikasi politik dengan sejumlah parpol, seperti dengan Partai Gerindra, PKB, dan Partai Amanat Nasioanl (PAN) kemarin. Ini tentu akan memudahkan membangun koalisi karena Partai Demokrat yang punya empat kursi di DPRD Surabaya juga tak bisa mengusung sendiri,” ungkap Lucy. Soal calon wakil wali kota

Surabaya, lanjut Lucy, tentu semua partai yang mengusung pasangan calon berharap bisa menempatkan kadernya untuk maju di pilwali. Namun, harus dibicarakan dengan partai koalisi dan calon wali kota. “Makanya kami mendorong kader-kader terbaik Partai Demokrat ikut mendaftar dalam penjaringan nanti,” ungkap dia. Lucy juga tidak bisa memprediksi apakah Partai Demokrat Surabaya nantinya akan berkoalisi dengan PDI-P atau malah berkoalisi dengan partai-partai lain melawan pasangan yang diusung PDI-P pada Pilwali Surabaya mendatang. “DPC maupun DPP Partai Demokrat sedang melakukan survei, tentu keputusan akhir DPP untuk Pilwali Surabaya juga akan mempertimbangkan hasil survei tersebut. Jadi biar berproses lebih dulu,” pungkas Lucy. (dhi/lis)

Polres Deteksi Dini Kerawanan Pilkada Gresik

Identik dengan Wong Cilik

Samsul Huda

“Kami sudah membentuk penj kepanitiaan penjaringan bakal ( calon wali kota (bacawali) dan bakal calon wakil wali kota (baA cawawali). Insya Allah awal Februari 2020 secara resmi sudah pend bisa dibuka pendaftaran calon untu umum,” ujar dan terbuka untuk Pa Plt Ketua DPC Partai Demokrat Ku Surabaya Lucy Kurniasari. Dia mengaku belum sempat komu menjalin komunikasi politik dengan Machfud Arifin. Ini kareDe na DPC Partai Demokrat sudah kepe memberikan kepercayaan kepada anggota DPRD Kota Surabaya Moch Machmud sebagai ketua penjaring panitia penjaringan sekaligus komu melakukan komunikasi politik

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Acara Merakyat yang Patut Didukung Sidoarjo, Memorandum Sebagai penggemar olahraga, khususnya bersepeda tentu momen Gowes Spektakuler yang digelar Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum tidak akan dilewatkan begitu saja oleh Sigit Pratikno, Staf bagian Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukodono. “Saya pasti ikut, soalnya saya memang hobi sepedaan. Apalagi kalau ramai-ramai seperti itu. Bukan saja badan bisa sehat tetapi hati juga senang,” ujarnya, Rabu (15/1). Menariknya lagi, acara yang dihelat pada 26 Januari tersebut juga terbilang ‘merakyat’. “Maksudnya begini, harga tiketnya murah tetapi hadiah yang disediakan banyak sekali. Khan merakyat itu namanya,” tambah warga Desa Anggaswangi tersebut. Karena itu, bapak dari satu anak itu berniat mengajak teman-teman sesama komunitas bersepedanya

HALAMAN 3

Sidoarjo, Memorandum Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Samsul Huda berjanji akan mengeluarkan instruksi, agar warga PDI Perjuangan yang tinggal di Sidoarjo dan sekitarnya, mengikuti kegiatan Gowes Spektakuler 2020. Sebab, menurutnya bersepeda itu sangat murah dan identik dengan wong cilik. ”Makanya, saya akan ikut memeriahkan kegiatan itu, dengan menginstruksikan warga PDI yang tinggal di seputaran Sidoarjo untuk ikut Gowes Spektakuler,” ujar Samsul Huda, Rabu (15/1). Apalagi, lanjut Huda, kegiatan Gowes Spektakuler digelar untuk memperingati Hari Jadi ke-161 Kabupaten Sidoarjo. “Sehingga mengikuti kegiatan itu sekaligus untuk menunjukkan rasa cinta warga PDI Perjuangan di Sidoarjo kepada Kabupaten Sidoarjo. Yang menurut saya, juga mencintai bangsa dan negara ini,” jelasnya. Terlebih, masih sambung Huda, sapaan akrab Samsul Huda, kegiatan Gowes Spektakuler yang

digelar Pemkab Sidoarjo bersama Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum di Alun-alun Sidoarjo, pada 26 Januarimendatang, juga disediakan sejumlah hadiah yang sangat menggiurkan. Di antaranya, satu unit mobil, motor dan puluhan hadiah hiburan lain yang tak kalah menarik. “Bayangkan, kita nanti sudah sehat, dengan bersepeda dan pulangnya bawa mobil. Apa ini tidak enak? Saya kira, uang pendaftaran Rp 40 ribu tidak masalah, jika dibandingkan dengan hadiahnya,” tegas dia. Dalam kesempatan yang sama, Huda mengaku, bahwa dirinya akan ikut kegiatan Gowes Spektakuler tersebut. Meski, keikutsertaannya tidak semata-mata ingin dapat hadiah. Namun sekali lagi, kegiatan itu identik dengan wong cilik serta untuk memperingati Hari Jadi ke-161 Kabupaten Sidoarjo. “Semoga keikutsertaan saya menjadi inspirasi para kader-kader PDI Perjuangan untuk lebih mencintai Kabupaten Sidoarjo,” pungkas Huda. (sdm/jok/fer)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

FOTO: MEMORANDUM/CR-5

PILKADA 2020

KAMIS LEGI, 16 JANUARI 2020

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo berkunjung ke Kantor PWI Gresik di Jalan Ais Nasution.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

AREMA Sempat Keluar, Maria Dikembalikan ke Lapas

KAMIS LEGI, 16 JANUARI 2020 HALAMAN 4

Bedah Rumah Polres Malang di Curungrejo Malang, Memorandum Salah satu program 77 Unggul Polres Malang yakni bedah rumah telah sampai pada gelombang kelima. Dan kali ini, bedah dilakukan di rumah Suliadi (67), warga RT 07/ RW 04, Dusun Semanding, Desa Curungrejo, Kecamatan Kapanjen, Kabupaten Malang, Rabu (15/1). Warga Desa Curungrejo penerima program ini diketahui mempunyai seorang istri dan 4 anak itu yang aktivitas kesehariannya sebagai buruh tani. Kasatbinmas Polres Malang AKP Nunung Anggraeni mengatakan program 77 Unggul Kapolres Malang berupa bedah rumah, sebagai bhakti sosial yang sudah dilakukan sejak tahun 2017. “Program 77 Unggul Kapolres Malang berupa bedah rumah, sudah sejak tahun 2017. Tahun 2020 ini sudah yang kelima kalinya. Semua berkat Bapak Kapolres Malang yang mempunyai inisiatif program. Didukung anggota untuk ikut serta meringankan beban warga yang kurang mampu. Salam ma’af Pak Kapolres tidak bisa hadir, karena ada kegiatan yang bersamaan,” terang Nunung mewakili Kapolres Malang. Bedah rumah lanjutnya, dengan aksi untuk meringankan beban warga yang kurang mampu. Dibuktikan denga memberikan tempat tinggal kepada warga bisa layak huni. Nunung menyampaikan, banyak terima kasih kepada Bhabinkamtibmas, Kades, warga masyarakat sekitar atas kerjasamanya. Sementara itu, Kepala Desa Curungrejo, Sujud mengaku bersyukur atas berlangsungnya program bedah rumah. Atas nama Suliadi dan warga, ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Malang. “Kami tentu menyampaikan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolres Malang. Tentunya dengan bedah rumah ini, telah memberikan kesetaraan hidup yang layak dan nyaman bagi keluarga yang bersangkutan,” jelasnya. (cr-3/sr)

“Iya benar, hari ini terpidana Maria kembali ke penjara. Itu setelah kemarin, Selasa (14/1) sekitar pukul 23.00 yang bersangkutan telah ditangkap di Alun-alun Simpang 5 depan Pujasera Kota Semarang. Penangkapan itu dilakukan tim Kejaksaan Agung, Kejari Kota Malang, dan Polda Jawa Tengah. Saat itu, yang bersangkutan tengah melakukan olahraga jogging,” terang Kajari. Penangkapan itu, lanjut Kajari melakukan putusan dari Mahkamah Agung 3 tahun pen-

jara. Karena itu, setelah memperolah informasi keberadaan terpidana, langsung dilakukan penangkapan di lokasi. Sebelumnya, terpidana kasus penggelapan surat surat tanah ini, telah divonis 3 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Malang. Selanjutnya, pihaknya mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi dan dikabulkan menjadi 7 bulan. Perintahnya, untuk mengeluarkan terpidana karena sudah menjalani hukuman 7 bulan. Dikeluarkannya terpidana, bukan berarti bebas,

Penangkapan terpidana Maria Purbowati di wilayah Jawa Tengah dan dibawa ke lapas wanita Sukun.

mengingat proses hukum masih berjalan. Atas putusan banding itu, Kejaksaan Negeri Kota Malang,

mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Pada saat itu, MA memutuskan hukuman sama seperti PN Malang yakni huku-

man 3 tahun. Sehingga, Kejari melakukan putusan dari MA. “Jadi kami melaksanakan putusan dari MA yakni hukuman 3 tahun untuk Maria. Sekarang dikembalikan ke Lapas untuk menjalani putusan MA dan dipotong masa tahanan yang sudah dijalani selama 7 bulan,” pungkas Kajari. Seperti diberitakan, Maria Purbowati (41) warga Bareng Kulon, Kecamatan Klojen ini, untuk pertama kalinya muncul dan mengaku sebagai korban penjualan aset Pemkot Malang Jl BS Riadi, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, beberapa waktu lalu. Dalam perkembangannya, ia malah dilaporkan ke Polda, oleh Sutanti (60) warga Jl Soekarno-Hatta, Kota Malang. Sutanti melaporkan Maria atas dugaan penipuan dan penggelapan. (cr-3/sr)

Wali Kota Malang Perkuat Organisasi Malang, Memorandum Wali Kota Malang Sutiaji bertekad menguatkan organisasi di lingkungan Pemkot. Sehingga semua jajarannya dapat bergerak selaras untuk membangun dan memajukan Kota Malang. “Jangan main-main dengan jabatan. Siapa pun yang mendengar, apabila ada yang menegaskan si A atau si B mampu menentukan posisi (jabatan, red) seseorang, langsung lapor saya,” tegas Sutiaji saat memberikan arahan pada jajaran pejabat

struktural dan 1.019 personel Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang di kantor DLH Jalan Bingkil Kota Malang (15/1). Dikatakan, penegasan itu karena dirinya tidak ingin ada ‘slentingan’ yang dapat merusak budaya organisasi. “Maka kembali saya ingatkan, jangan mainmain dengan pola itu. Tidak ada yang namanya main-main jabatan dan posisi,” tegasnya. Kedatangan wali kota secara mendadak pada apel pagi di lingkungan DLH ini cukup mengejutkan beberapa personel

DLH. “Sapa dan monitor seperti ini memang akan sering saya lakukan. Ini semata untuk terbangun gerak langkah bersama,” terangnya. Pada petugas DLH, Sutiaji mengajak untuk bersama mengampanyekan pengurangan sampah plastik. “Jadi selain menyapu dan mengangkut, setiap person DLH untuk mampu jadi juru kampanye perang sampah plastik,” harapnya. Penggunaan air mineral berkemasan pun sudah dilarang pada instansi pemerintah di Kota

FOTO: MEMORANDUM/ARI

Prosesi peletakan batu pertama oleh Kasatbinmas Polres Malang AKP Nunung Anggraeni bersama Kepala Desa Curungrejo dan warga sekitar.

Malang, Memorandum Sempat keluar penjara sekitar satu bulan, terpidana kasus penggelapan, Maria Purbowati (41), warga Kelurahan Bareng Kulon, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dikembalikan ke LP Wanita Sukun Kota Malang. Kepastian masuknya kembali Maria ke penjara disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang, Andi Darmawangsa di Kantor Kejari Kota Malang, Rabu (15/1).

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Wali Kota Malang Sutiaji memberikan pengarahan.

Malang. Ini untuk mengurangi penggunaan sampah plastik

di Kota Malang dan juga untuk menjaga lingkungan. (*/ari/sr)

SEPUTAR JATIM Pembunuhan Wanita di Lahan Perhutani Direkonstruksi

Kediri, Memorandum Korban begal payudara yang dilakukan Supriyadi bertambah. Seorang perempuan melapor juga jadi korban pria 37 tahun tersebut. Dengan tambahan satu korban lagi, total korban begal payudara Supriyadi berjumlah empat orang. Polisi menerima laporan tersebut saat akan menyerahkan berkas kasus tersebut ke Kejaksaan Kabupaten Kediri. “Hari ini tadi kami serahkan berkas dan pelaku ke kejaksaan. Namun ada laporan lagi seorang warga yang menjadi korban begal payudara, sehingga total ada empat korban begal payudara,” ujar Kasat Reskrim Polres Blitar Gilang Akbar, Rabu (15/1). Supriyadi melakukan aksinya di sepanjang jalan dekat lokasi rumahnya, Kecamatan Kandat dan Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Sebagaimana dilansir detik. com, Supriyadi melakukannya selama tiga hari pada November 2019. Aksinya berakhir saat korban ketiganya nekat mengejar dan menangkap pelaku bersama warga. Kepada polisi, Supriyadi men-

Ngawi, Memorandum Muhamad Ikbal Maulana (19) menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan wanita yang mayatnya ditemukan bugil. Warga Desa Banjarbanggi, Kecamatan Pitu, Ngawi itu memperagakan 17 dari 20 adegan. Sedangkan tiga adegan lainnya diperagakan oleh saksi yang pertama kali menemukan mayat Bella Diar Ulul Azmi (BDL). Wanita berusia 24 tahun itu merupakan warga Kecamatan Paron, Ngawi. “Ada 20 nomor adegan yang diperagakan. Baik saksi maupun pelaku. Untuk pelaku saja ada 17 adegan diperagakan. Sedangkan tiga adegan dari saksi yang peragakan,” ujar Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto, Rabu (15/1). Sebagaimana dilansir detik.com, adegan demi adegan diperagakan oleh pelaku mulai saat janjian bertemu dengan korban hingga detikdetik pembunuhan. Adegan paling menegangkan yakni saat pelaku memukul kepala dan mencekik korban hingga tewas di kebun jagung. “Adegan ketujuh korban sempat berlari ke arah barat namun terjatuh, dan oleh pelaku dipukul menggunakan kunci sepeda motor di kepala

gaku memilih korbannya secara acak. Saat sudah mendapat incaran, ia mengejar korban hingga melakukan perbuatan tak senonohnya itu. “Jadi aksi pelaku, selain nekat, termasuk memiliki hasrat berahi yang cukup tinggi. Terutama saat di jalan dan berpapasan dengan calon korbannya, tak peduli berpakaian seksi atau tidak,” kata Gilang. Aksi cabul pelaku dilakukan dalam keadaan sadar. Meski dibarengi perasaan deg-degan, ia tak kuasa menahan nafsu untuk melakukan pelecehan. Menindaklanjuti laporan masyarakat, Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengimbau agar warga pengguna jalan, terutama perempuan dan pelajar atau mahasiswi putri agar berhati hati dan waspada saat berkendara di jalan. Dalam catatan kepolisian, pelaku bukan merupakan seorang residivis. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 289 KUHP dan atau 281 KUHP tentang tindak pidana kejahatan terhadap kesopanan dan kesusilaan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (*/udi)

FOTO: MEMORANDUM/IST

Korban Begal Payudara Bertambah

Rekonstruksi pembunuhan wanita dijaga ketat aparat.

bagian belakang, sebanyak 3 kali. Kemudian adegan kedelapan pelaku mencekik leher korban dan kesembilan melucuti seluruh baju yang dikenakan korban dan hanya menyisakan celana dalam dan BH,” imbuhnya. Lokasi pembunuhan berada di lahan Perhutani Petak 51 RPH Sidowayah BKPH Kedunggalar. Ratusan warga tampak antusias menyaksikan rekonstruksi tersebut. Polisi menggunakan patung untuk menggambarkan kondisi korban saat sudah tewas dalam kondisi bugil.

Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Khoirul Hidayat menyampaikan, pembuangan pakaian korban oleh pelaku dilakukan di sungai Desa Sonde Kecamatan Pitu. Yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi pembunuhan. “Adegan membuang barang bukti pakaian korban dilakukan pelaku di sungai Desa Sonde. Yang jaraknya sekitar 500 meter dari TKP,” papar Khoirul. Dalam rekonstruksi tersebut, pembunuhan berawal saat korban

Jebakan Resmi Beijing tentu melayani. Sikap dinginnya belum sampai tingkat membeku. Prinsip hubungan antarnegara tidak boleh putus. Juga tidak boleh panas. Lalu muncul pertanda-pertanda. Washington menghendaki ada penandatanganan perjanjian tahap satu di awal Januari 2020. Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He pun siap-siap berangkat --akhir Desember lalu. Jelas, yang akan berangkat bukan Presiden Xi Jinping. Bukan pula Perdana Menteri Li Keqiang. Yang ke Washington ‘hanya’ tingkat wakil perdana menteri. Bahkan Liu He hanya salah satu dari wakil perdana menteri --meski memang yang paling dipercaya Xi Jinping. Rupanya Trump menginginkan Xi Jinping sendiri yang hadir. Kan acaranya di Gedung Putih. Trump

bersama temannya makan bakso di Jalan Ronggo Warsito, Ngawi. Saat itu pelaku meminjam HP ayahnya untuk menghubungi korban guna janjian bertemu. “Korban memakai motor temannya menemui pelaku di warung pinggir Jalan Ngawi-Solo, masuk Desa Banjarejo, Kecamatan Pitu. Pelaku bersama korban berangkat menuju ke Alun-alun Ngawi. Namun melintas di jalur hutan dan selanjutnya terjadi cekcok. Pelaku mengarahkan motor ke ladang jagung hingga perkelahian,” paparnya. Rekonstruksi dimulai pukul 10.00 hingga pukul 13.00 . Rekonstruksi melibatkan sekitar 60 personel polisi untuk melakukan pengamanan. Pelaku baru mengenal korban dalam sebulan terakhir melalui aplikasi percakapan Hello Yo. Kepada polisi, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran ingin merampas harta benda korban. Harta benda korban yang dirampas pelaku yakni motor Honda BeAt warna hitam bernopol AE 3156 JD serta sebuah ponsel. Pelaku merupakan residivis dua kali kasus curanmor. Ia menjual hasil perampasan kepada seseorang warga Sidoarjo. Motor matic itu dijual seharga Rp 4,5 juta. (*/udi)

Sambungan dari halaman 1 akan hadir. Tidak imbang kalau yang dari Tiongkok ‘hanya’ wakil perdana menteri. Wa s h i n g t o n m e m a n g s u dah beberapa bulan belakangan mengisyaratkan ini: untuk ada pertemuan tingkat tinggi Trump-Jinping. Tapi yang terakhir itu kelihatan terus menghindar. Waktu luang yang diperkirakan tepat adalah ketika Jinping pulang dari kunjungan ke Chili. Pesawatnya toh harus transit di negara lain. Untuk isi bahan bakar. Diharapkan Jinping bisa transit di Hawaii atau di salah satu kota di AS yang dilewati. Tapi Jinping pilih isi bahan bakar nun di satu negara kecil di Afrika Barat. Jinping memang lagi sewot. Terutama soal Xinjiang, soal Hongkong, dan soal Taiwan. Campur tangan Amerika ia anggap terlalu dalam.

Karena itu Jinping memutuskan Liu He saja yang ke Washington. Toh bisa saja tandatangan itu tiba-tiba batal. Siapa yang bisa memprediksi sikap Trump yang suka berubah. Begitu Liu He siap berangkat tibatiba terbaca di Twitter. Yang diunggah Trump sendiri. Isinya: penandatanganan tahap satu perjanjian dagang AS-Tiongkok akan dilakukan tanggal 15 Januari. Berarti tidak jadi awal Januari. Di Twitter itu Trump juga mengatakan akan segera ke Beijing dalam waktu dekat. Untuk membicarakan kerja sama yang lebih besar. Tiongkok tidak pernah merespons keinginan Trump untuk berkunjung ke Beijing ‘dalam waktu dekat’ itu. L e w a t Tw i t t e r i t u Tr u m p kelihatannya ingin pasang kudakuda: meski Jinping tidak datang ke

Washington hubungan keduanya tetap baik --akan ada pertemuan di Beijing. Saat Twitter itu terbit masih ada waktu dua minggu bagi Liu He untuk berpikir: berangkat ke Washington atau tidak. Sambil menunggu Twitter-Twitter Trump berikutnya. Siapa tahu ada penundaan atau pembatalan. Barulah ketika kurang tiga hari Liu He benar-benar berangkat ke Washington. Mungkin sambil tetap memonitor Twitter sang presiden. Siapa tahu ada perubahan di harihari terakhir. Tidak ada. Sampai tadi malam. Entah pagi ini. Siapa yang menang di balik kesepakatan yang akan ditandatangani itu? Belum ada yang menang. Tiongkok belum menang karena ini hanya kesepakatan untuk tidak naik tarif lagi. Setelah tarif impor barang

Tiongkok terus dinaikkan sebelumnya. Amerika juga belum menang. Tiongkok masih belum mau membeli barang hasil pertanian Amerika sebesar yang diinginkan Trump. Duaduanya masih kalah. Pertumbuhan ekonomi Tiongkok menurun. Tinggal 6 persen --dari sekitar 6,4 sebelumnya. Pun di Amerika --tahun lalu hanya tumbuh 2,3 persen dari rencana 2,9 persen. Tentu Amerika akan bisa menang. Syaratnya: perjanjian tahap satu ini hanya dipakai untuk ‘jebakan Batman’. Misalnya: perjanjian ini akan dipakai oleh Trump untuk mengenakan sanksi yang keras kelak --dengan alasan Tiongkok melanggar perjanjian. Pasal pelanggarannya bisa dibuat kapan pun. Seperti ketika menghukum

Huawei atau Iran. Juga seperti ketika Amerika tibatiba memasukkan Tiongkok dalam daftar negara yang memanipulasi mata uang. Tiba-tiba juga dua hari lalu membuat pernyataan mencabut Tiongkok dari daftar itu. Sanksi untuk perjanjian Washington itu pun akan menjadi resmi. Dengan alasan resmi. Tidak akan lagi dianggap sanksi yang semena-mena. Perjanjian itu memang menyebutkan sanksi yang keras bagi pelanggarnya. Jauh lebih keras dari sanksi WTO. Di WTO, negara yang dinyatakan salah diberi waktu memperbaiki 3 tahun. Di perjanjian Washington ini waktu yang diberikan hanya 90 hari. Tiongkok harus waspada dengan jebakan seperti itu. Siapa yang tahu dalamnya otak Trump. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

TULUNGAGUNG

KAMIS LEGI 16 JANUARI 2020 HALAMAN 5

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Dalami Rekaman CCTV

Polisi Usut Truk Penyeruduk Pikap dan Motor itu memang di Perempatan Cuiri. Tepatnya pada Senin (13/1) sekitar pukul 17.00.”Ini kita dalami karena pengemudi truk yang ugal-ugalan itu membahayakan. Kita usut ini,”tegas dia. Sementara Kapolsek Kalangbret-Kauman, AKP Pudji Hartanto juga membenarkan lokasi kejadian tersebut di Perempatan Cuiri. Berdasarkan laporan yang diterima, pasca kejadian pengemudi truk belum diketahui identitasnya. Tetapi sudah menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan dengan mengganti kerusakan dua motor. Sedangkan pengemudi pikap tidak menuntut ganti rugi. Pudji memprediksi truk mengalami rem blong, sehingga tidak bisa berhenti ketika traffic light menyala merah.”Untuk korban jiwa nihil. Untuk kerugian material sudah diselesaikan oleh pengemudi truk,” kata Pudji. (fir/mad/dhi)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Polisi mendalami rekaman kamera closed circuit television (CCTV) guna mengusut truk yang menyeruduk pikap dan dua motor di Perempatan Cuiri, Kecamatan Kauman, Senin (13/1) petang. Sejak Selasa (14/1) sore hingga Rabu (15/1), video rekaman CCTV berdurasi singkat terus tersebar berantai melalui media sosial (medsos). Video itu diambil dari rekaman CCTV di Perempatan Cuiri, Kecamatan Kauman, yang memperlihatkan sebuah truk tetap melaju kendati traffic light menyala merah. Truk ugal-ugalan warna hijau kombinasi biru terlihat menyeruduk pikap yang berhenti dan dua motor di perempatan jalan. Bahkan, salah satu motor terseret hingga beberapa meter. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi mengakui kejadian

Penghuni kos yang terjaring razia diamankan di markas Satpol PP Tulungagung.

Razia Rumah Kos, Satpol PP Ciduk 4 Pasangan Mesum Tiga Orang Berstatus Pelajar SMA

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait penyalahgunaan rumah kos, Satpol PP Tulungagung merazia rumah kos di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung, Rabu (15/1). Petugas menciduk empat pasangan mesum. Mirisnya, tiga orang di antaranya masih pelajar SMA.

Rekaman CCTV laka lantas yang didalami polisi.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tulungagung, Agung Setyo Widodo mengatakan, sebelum merazia, pihaknya terlebih dulu melakukan pendalaman dan pemantauan atas dasar pengaduan

masyarakat tersebut. “Kita pantau sejak dua minggu lalu. Itu kita dalami pengaduan masyarakat kepada satpol PP,” ujar dia. Agung menjelaskan, ketika petugas mendatangi rumah kos

dengan 10 kamar tersebut, semua pintu tertutup rapat. Dari 10 kamar kos, hanya empat yang terisi. Dan setelah diperiksa, empat kamar tersebut dihuni pasangan tanpa surat nikah. “Ada empat pasangan atau delapan orang yang kita amankan. Tiga di antaranya masih pelajar. Sepasang siswa dan siswi SMA swasta masih mengenakan seragam. Sedangkan satu lainnya merupakan siswa SMK swasta, di dalam kamar dengan pasangan yang bukan pelajar,”ungkap dia.

Agung menambahkan, setelah dibawa ke markas satpol PP, pihaknya lantas memanggil orang tua dari masing-masing pasangan tersebut, termasuk mendatangkan pihak sekolah. “Ini orang tuanya sudah kita panggil, pihak sekolah juga kita hadirkan untuk memberikan efek jera,” tegas dia. Sementara menurut salah satu pelajar berinisial A yang terjaring razia, dirinya tidak melakukan apa-apa di dalam kamar kos. “Kami datang sejak pukul 08.00 ke kamar kos. Tidak melakukan apa-apa. Kami hanya tidur-tiduran di dalam kamar,”kilah dia. (fir/mad)

SEPUTAR JATIM Petani Situbondo Dijatah Pupuk Bersubsidi untuk Maksimal 2 Hektare Situbondo, Memorandum Wakil Ketua Komisi II DPRD Situbondo Hadi Prianto mengatakan, jatah menggunakan pupuk bersubsidi sesuai keputusan Kementerian Pertanian maksimal dua hektare setiap seorang petani atau sesuai NIK yang terdaftar di rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) petani. “Karena itu, kami mengajak para petani bersama-sama mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran atau tidak, apakah pengguna pupuk bersubsidi sesuai di RDKK atau tidak,” kata Hadi, Rabu (15/1). Dia menjelaskan, seiring banyaknya keluhan petani beberapa

hari terakhir mengenai adanya kelangkaan pupuk bersubsidi, Hadi terus memantau penyaluran pupuk bersubsidi. Mulai dari gudang pupuk penyangga hingga ke distributor serta kios-kios penyuplai pupuk subsidi. Menurut dia, pupuk bersubsidi pada dasarnya bantuan bagi petani yang batas maksimal luasan lahan dua hektare satu musim tanam. Jika lebih dari dua hektare (petani mampu), maka sisanya harus menggunakan pupuk nonsubsidi. “Bagi petani yang memiliki lahan lebih dari dua hektare, misal empat hektare, maka dua hektare tidak dibolehkan menggunakan pupuk bersubsidi,” kata politikus

Partai Demokrat ini. Sebelumnya, kata Hadi, Komisi II DPRD bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan setempat, telah mengecek langsung gudang pupuk penyangga di Situbondo, menyusul adanya laporan petani kesulitan membeli pupuk bersubsidi. “Tiga hari yang lalu kami cek ke gudang pupuk penyangga, dan kami minta pupuk bersubsidi kuota 2020 itu agar segera disalurkan. Maka dari itu, petani kami ajak melakukan pengawasan bersama mengenai penyaluran pupuk,” ungkap dia. Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura

dan Perkebunan Kabupaten Situbondo, Sentot Sugiyono membenarkan bahwa jatah pupuk bersubsidi maksimal setiap petani dua hektare dalam satu musim tanam. “Kebutuhan pupuk subsidi di Situbondo sebenarnya sekitar 41.000 ton per tahun, namun selama ini mendapatkan jatah sekitar 20.000 ton per tahun. Akan tetapi jatah tersebut sebenarnya sudah melebihi usulan dalam RDKK petani yang hanya 11.000 ton. Karena itu, petani juga harus mengisi form RDKK (e-RDKK),” ujar dia. Informasi yang dihimpun, harga pupuk bersubsidi dijual kepada petani yang masuk dalam usulan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) Rp 180.000 per kuintal, sedangkan pupuk nonsubsidi Rp360.000 per kuintal. (*/dhi)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI FIDUSIA Berdasarkan UU Fidusia No 42 Th. 1999, P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya HR Muhammad akan melakukan Lelang Eksekusi Fidusia dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur: No Nama Debitur 1. Andree Tjipta Siswoyo

Obyek Lelang Harga Limit Sebuah Mobil Honda Accord CM5 Rp. 40.000.000,VTI L MT Tahun 2004, L 468 RS, No. BPKB I-02961088, No. Rangka MRHCM55404P050027, No. Mesin K24A42800161, Warna Abu-abu Metalik, 2354 CC, An. PARTINEM

Uang Jaminan Rp. 20.000.000,-

KETERANGAN: 9 Nominal uang jaminan yang disetorkan ke rekening Virtual Account (VA) masing-masing peserta dan jumlahnya harus sama dengan nominal uang jaminan yang dipersyaratkan, Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid; 9 Uang jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Lelang; 9 Segala biaya yang mungkin timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Open Bidding (dengan mengakses url http://www.lelang.go.id/), tata cara mengikuti lelang E-Auction dapat dilihat pada menu ”Tata Cara dan Prosedur” dan ”Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. Pembukaan Penawaran Kamis, 23 Januari 2020, pukul 13.00 Waktu Server E-Auction (sesuai WIB) Penutupan Penawaran dan Kamis, 23 Januari 2020, pukul 15.00 Waktu Server E-Auction Penetapan Pemenang Lelang (sesuai WIB) Pelunasan lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea lelang pembeli 2% (dua persen) dari harga lelang (harga terbentuk) P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Tempat pelaksanaan lelang Surabaya HR Muhammad, Jl. HR Muhammad Kav. 41 Gedung Halim Sakti Lantai 1 Surabaya Informasi lebih lanjut dapat menghubungi P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya HR Muhammad, Jl. HR Muhammad Kav. 41 Gedung Halim Sakti Lantai 1 Surabaya Telp. (031) 7382090/ 7329714 atau KPKNL Surabaya, Jl Indrapura No. 5 Surabaya Telp. (031) 3523516 Cara penawaran lelang

Surabaya, 16 Januari 2020 ttd. P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya HR Muhammad


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

KAMIS LEGI, 16 JANUARI 2020 HALAMAN 6

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Tanggul Brantas Kena Abrasi, Lima Desa Terancam Terendam

Bawa Kabur Motor, Pria Tawangsari Diringkus

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Mojokerto, Memorandum Unit Reskrim Polsek Trowulan membekuk Akhmad Nurdian Al Aziz (25), warga Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, karena membawa kabur Honda Beat nopol S 3884 PD milik Suliono alias Cak Geno (47), warga Dusun Batokpalung, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Selasa (14/1). Kapolsek Trowulan Kompol Suhartono menjelaskan, pada Sabtu (4/1) sekitar pukul 21.00, korban bersama tersangka makan di warung Taufik di dekat makam Troloyo. Nurdian merayu korban agar meminjamkan motornya untuk dipakai membeli nasi goreng buat istrinya. Karena saling kenal, korban tak menaruh curiga dan begitu saja memberikan kunci motor. Setelah tersangka pergi, ternyata tidak kunjung mengembalikan motor. Padahal korban telah menunggu beberapa jam. Merasa curiga, korban pun langsung melapor ke Polsek Trowulan. Berbekal laporan dari korban, dalam seminggu petugas meringkus tersangka beserta barang bukti motor. “Sekarang tersangka sudah mendekam di sel tahanan Polsek Trowulan dan melanggar pasal 372 dan 378 KUHP”kata Suhartono.(no/dhi)

Bagus Setiawan alias Kaji

Imam Afandi alias Kancil

Satreskoba Polres Jombang Berangus Jaringan Sabu Mojokrapak Jombang, Memorandum Satreskoba Polres Jombang meringkus lima maniak sabu-sabu beserta barang bukti dari penangkapan di sejumlah lokasi, Minggu (12/1). Mereka adalah Imam Afandi alias Kancil (32), warga Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang; Dwi Efendi (24), warga Jabon, Kecamatan Jombang; Sena Fredyanto (29), warga Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang; Andri Maulana alias Moncus (34), warga Dusun Pedes, Desa Sukorejo, Kecamatan Perak, dan Adi Megawulandari alias Meme (21), warga Desa Sumbersari, Kecamatan Megaluh. “Semua tersangka kita amankan berikut sejumlah barang bukti. Kami pastian jika mereka merupakan target operasi(TO),” papar Kasatreskoba Polres Jombang AKP Moch Mukid, Rabu (15/1). Menurut dia, tersangka kini terus menjalani penyidikan intensif. “Untuk kepentingan itu, semua tersangka telah kita tahan,” pungkas Mukid. Sementara mengawali awal pekan, Satreskoba Polres Jombang membekuk tujuh pengedar sabu, Senin (13/1). Yakni, Hariyanto (32), warga Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang; Anang Setiawan alias Cempe (38), warga Desa Sentul, Kecamatan Tembelang; Ibnu Ramadhani Wibisono alias Gendut (29), warga Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang; Bagus Setiawan alias Kaji (39), warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Jombang; Beni Andri Lesmoni (31) dan Tri Susanto (26), keduanya warga Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang, dan Budi Cahyono alias Boncel (31), asal Desa Glagahan, Kecamatan Perak. Kasatreskoba Polres Jombang AKP Moch Mukid mengungkapkan, sebelum membekuk tersangka, polisi melakukan pemantauan. Begitu mendapat informasi akurat tentang peredaran sabu, langsung dilakukan penangkapan terhadap seorang tersangka. Dari pengembangan yang dilakukan petugas mengarah kepada tersangka lain. “Dari ketarangan satu tersangka, kita langsung melakukan pengembangan kepada tersangka lain, ujar dia. Selain tersangka, polisi juga menyita barang bukti.“Semua tersangka kita jerat dengan pasal 114 ayat 1 yo pasal 112 ayat 1 yo pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, dan denda paling banyak 10 miliar rupiah,” tegas Mukid.(wan/dhi)

FOTO: MEMORANDUM/WAN

nian akan terendam. Kemudian lima desa yang ada di sekitar tanggul juga akan terdampak. Karena di balik tanggul tersebut merupakan permukiman padat penduduk,” ungkap Komisi Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Burhanudin, Rabu (15/1). Akibat kerusakan tanggul tersebut, tim BBWS dan Dinas PUPR Jombang mementau lokasi. Dengan mengendarai perahu, mereka menyisir tepian Sungai Brantas. Pantauan di lokasi, terlihat batu-batu sebesar kepala

Kondisi tanggul Sungai Brantas yang mengalami abrasi.

yang berfungsi sebagai penguat tanggul mulai ambrol. Ini karena pondasi tanggul sudah menggantung, sehingga bronjong ikut melorot. “Awalnya ketebalan tanggul mencapai 30 meter. Namun sekarang meni-

pis, tinggal separuhnya,” terang Burhanudin. Bronjong tersebut, lanjut Burhanudin, dibangun pada 2018. Namun demikian, karena kuatnya gerusan ombak sungai, tanggul tersebut akhirnya ron-

tok. Dia mengatakan, bahwa kerusakan tersebut merupakan dampak jangka panjang dari pengerukan pasir Sungai Brantas secara liar. “Pengerukan pasir bukan hanya dilakukan secara manual, namun juga menggunakan mesin ponton. Saat ini dampak pengerukan tersebut kita rasakan. Dasar sungai menjadi berongga-rongga. Banyak palung-palung di dalamnya. Begitu disapu ombak besar, tanggul langsung ambrol,”beber dia. Sementara BBWS selama ini sudah melakukan sejumlah langkah antisipasi. Namun demikian, hal itu terbentur anggaran. “Yang pasti masyarakat berharap kerusakan ini segera ditangani. Karena jika dibiarkan dampaknya cukup besar,” pungkas Burhanudin. (wan/dhi)

Wujudkan SDM Unggul, Ning Ita Lantik 63 Kepala Sekolah Mojokerto, Memorandum Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria, mengukuhkan 63 kepala sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Rabu (15/1) pagi. Pengambilan sumpah jabatan yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Wates tersebut, sesuai dengan Surat Keputusan Wali Kota Mojokerto Nomor 821.2/04/417.403/2020 tentang Pengangkatan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto. Pengukuhan 63 kepala sekolah yang dilakukan oleh Ning Ita, sapaan akrab wali kota, meliputi dua kepala TK, 52 kepala SDN, dan sembilan kepala SMPN. Dengan melantik 63 kepala sekolah, Ning Ita berharap kepada para kepala sekolah untuk memberikan inovasi dan kreativitasnya dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Melalui penandatanganan kinerja kepala sekolah dengan kepala dinas pendidikan. “Kami ingin, melalui pen-

FOTO: MEMORANDUM/WAR

Akhmad Nurdian Al Aziz

Tidak hanya itu, saat ini kondisi batu bronjong yang berfungsi menahan air juga mulai ambrol. Jika kondisi ini dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan tanggul yang sudah menipis itu juga jebol. Lima desa tersebut adalah Desa Jatiduwur, Desa Jatipandak, Desa Podoroto, Desa Pojokrejo, Wuluh, dan Desa Blimbing. Bahkan, dampaknya bisa sampai 14 desa. “Jika sampai tanggul jebol, maka akan membahayakan bagi lingkungan sekitar. Ada tujuh ribu hektare lahan perta-

Wali Kota Mojokerto Ita Puspitasari melantik 63 kepala sekolah.

gukuhan dan penandatanganan kinerja antara kepala sekolah dengan kepala dinas

pendidikan, nantinya mampu meningkatkan kualitas SDM yang bisa diwujudkan dalam

takaran kepemerintahan di level dua. Kota ini, merupakan kota kecil. Di mana kami ingin

mengelola semua potensi yang ada semaksimal mungkin,” kata Ning Ita usai pelantikan. Memaksimalkan potensi yang dimaksud Ning Ita adalah dengan memberikan pelayanan infrastruktur yang memadai dan sarana prasarana penunjang pendidikan lainnya. Terutama di era revolusi industri 4.0 ini, semuanya dituntut dengan percepatan, inovasi, dan kreativitas.Bercermin pada hal tersebut, Pemkot Mojokerto mulai melakukan banyak perubahan. “Tahun 2019, kami telah merehabilitasi dan menambahkan gedung baru di 32 sekolah. Dan tahun ini, kami terus melakukan perbaikan infrastruktur yang ada beberapa sekolah lainnya. Tidak hanya infrastruktur, kami juga mengimbangi sistem kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan menggunakan kecanggihan teknologi berupa LCD. Kami ingin, anak-anak didik tidak hanya terpaku pada pengajaran secara tekstual, melainkan didukung dengan IT,” jelas dia.(war/dhi)

Dewan Desak PU Perbaiki Jalan Utara Sungai Mojokerto, Memorandum Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto mendesak pemerintah daerah setempat untuk memperbaiki ruas jalan di utara Sungai Brantas. Sebab, kondisi sejumlah ruas jalan beton rusak dan mengkhawatirkan pengguna jalan. Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Mojokerto M Sholeh mengatakan, kondisi jalan cor beton banyak yang ambles. Sehingga permukaan antarsambungan cor beton mengalami kerenggangan selebar roda motor.”Kondisi tersebut sangat membahayakan pengguna jalan, khususnya kendaraan roda dua,” terang Sholeh. Penampakan ruas jalan beton yang mengalami renggang itu seperti di ruas Jalan Losari Gedeg arah Kupang Jetis. Sejumlah titik ruas jalan beton tampak merenggang antara dua sisi. Kondisi itu juga tampak di ruas jalan beton yang lebih utara lagi.

FOTO: MEMORANDUM/WAR

FOTO: MEMORANDUM/NO

Jombang, Memorandum Lima desa di Kabupaten Jombang terancam terendam. Sebab, saat ini tanggul Sungai Brantas di Dusun Jatipandak, Desa Jatiduwur, Kecamatan Kesamben, mengalami abrasi dan ambles secara bertahap. Panjang tanggul yang kritis mencapai 16 meter.

Salah satu titik ruas jalan di utara Sungai Brantas yang mengalami kerenggangan.

Seperti Jalan Raya Kupang Jetis ke utara Jalan Raya Dawarblandong. Sepanjang rute jalan beton yang menjadi penghubung antara Kabupaten Mojokerto ke Kabupaten Lamongan tersebut juga ditemui renggangan jalan. Beberapa titik jalan memang sudah ditambal aspal, namun

belum mampu menanggulangi renggangan. Terpaksa, pengguna jalan seperti pemotor harus menghindari ruas renggangan jalan tersebut.”Meski sudah ditambal masih terlihat renggangan. Ini bisa membuat pemotor terjatuh,”ujar dia. Untuk itu, komisi II men-

dorong instansi terkait menindaklanjuti kondisi tersebut. Karena, sebelumnya memang dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto telah menambal dengan aspal. Namun, ambles lagi karena kondisi renggangan yang terlampau banyak dan jauh.”Mungkin perlu pula ditambal dengan material atau kerikil sehingga aspal tidak ambles,” ungkap Sholeh. Menyikapi kondisi tersebut, Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto Bambang Purwanto mengakui memang penambalan pada sejumlah ruas jalan beton yang renggang mengalami ambles. Bahkan, setelah ditambal, sebulan kemudian tambalan sudah

terkikis habis. “Penanganan sebelumnya ditambal. Tapi tidak ada sebulan sudah habis. Ternyata struktur jalan sekarang ini jadi miring,”kata dia. Lebih lanjut, dia menjelaskan, kondisi jalan yang miring tersebut tak lain karena kontur dan jenis tanah di wilayah utara sungai yang merupakan tanah gerak. Untuk itu, menurut dia, tentu diperlukan penanganan lebih lanjut agar renggangan jalan beton tidak semakin parah. “Kami rencanakan agar pada samping kanan-kiri ruas jalan itu diberi talud. Semacam penyangga. Bisa setiap lima meter nanti disilang. Saya minta waktu dulu untuk perencanaan,” ujar dia. (war/dhi)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

KAMIS LEGI, 16 JANUARI 2020 HALAMAN 7

KAJARI MINTA UANG RP 1,7 MILIAR DI KASUS JASMAS

Jika Terbukti, Bisa Terseret Korupsi Surabaya, Memorandum Ocehan Agus Setiawan Jong, terdakwa kasus korupsi jasmas yang mencatut nama mantan Kajari Tanjung Perak Rachmad Supriady, yang meminta uang Rp 1,7 miliar bisa mengancam mantan orang nomor satu tersebut. Sebab, jika pernyataan itu dikuatkan dengan bukti dan dilaporkan ke

pimpinan kejaksaan dalam hal ini Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas). Seperti yang dikatakan Iqbal Felisiano, akademisi hukum pidana Universitas Airlangga (Unair). “Bisa. Dan kalau benar ada permintaan tersebut tidak hanya diproses di internal kejaksaan, tapi bisa juga menjadi perkara dugaan korupsi selama buktinya cukup,” ujar pria yang

dosen dan juga pengurus Pusat Studi Antikorupsi dan Kebijakan Pidana (CACCP) Fakultas Hukum Unair ini, Rabu (15/1). Tambah Iqbal, untuk pasal korupsi tergantung tindak pidana yang dilakukan tersebut. “Kalau sudah ada pemberian atau janji dari penerima, dan kemudian yang menerima janji atau pemberian tersebut menyalah-

gunakan kewenangannya bisa dikenakan pasal suap. Bisa dicek di pasal 5, pasal 11, pasal 12 ayat (1) huruf a dan atau b,” jelasnya. Menurut Iqbal, penerapan pasal ini bisa dilakukan jika sempurna. “Tapi sekali lagi kalau delik sudah dianggap sempurna,” pungkas Iqbal. Seperti diberitakan, mantan Kajari Tanjung Perak yang saat ini

menjabat Asintel Kajati Palu diseret namanya oleh Agus Setiawan Jong karena meminta uang untuk menutup kasus jasmas. Karena Agus Setiawan Jong hanya mempunyai uang Rp 1,2 miliar, ia lalu mengumpulkan enam anggota dewan yang nama-namanya bakalan terseret kasus korupsi tersebut. Namun, hanya satu anggota dewan

yakni Sugito yang membayar Rp 75 juta. Sehingga rencana itu akhirnya berantakan. Sementara, Rachmad Supriady saat dikonfirmasi pada Selasa (14/1), tidak menanggapi atau menjelaskan detail perkara tersebut. “Saya tidak komentar itu, saya tidak tahu. Saya tidak tahu apa-apa,” jawab Supriady. (fer/nov)

Ancamkan Pisau dan Memalak Uang menggauli perempuan yang masih punya ikatan darah itu, pelaku mengancam korban untuk menyerahkan sejumlah uang. Di kejadian Minggu (12/1) pagi itu dilakukan M Ridwan Al Haki Jabbar Saimima (20), asal Desa Namaflo, Kecamatan Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah. Sedangkan korbannya adalah Kasiyani (60), warga Desa Ranu Klakah, Kecamatan klakah. Meski demikian, perbuatan bejat Ridwan akhirnya mendapat balasan

Sambungan dari halaman 1

setimpal. Pria ini dicokok polisi setelah dua hari kejadian memalukan tersebut. Pelaku diketahui bersembunyi di rumah temannya. Tak bisa mengelak, Ahmad mengakui semua perbuatan yang dilakukan terhadap neneknya. Namun, lagi-lagi Ahmad berulah. Ketika diamankan anggota Reskrim Polsek Klakah dan hendak dibawa ke mapolsek, pelaku nekat melarikan diri. Mendapati itu, petugas sempat memberi tembakan peringatan, hingga terpaksa menjebol kaki kanan Ahmad

karena enggan menyerahkan diri. Sementara, aksi bejat tersangka dilakukan di rumah korban tepatnya di salah satu kamar. Pagi itu, Ahmad datang ke rumah neneknya yang kebetulang sedang tidur dengan memakai daster. Entah setan apa yang merasukinya, Ahmad kemudian mendekati Kasiyani. Bahkan, dia langsung menindih neneknya lalu memerkosanya. Semula korban sempat berontak dan menolak perbuatan cucunya tersebut.

Lantaran kalah tenaga, perempuan ini akhirnya hanya pasrah dengan aksi bejat Ahmad. “Saya sempat berontak dan marah tapi tak berdaya karema kalah tenaga,” ujar Kasiyani. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, korban bukannya menyesal malah mengambil pisau lalu mengancam neneknya agar menyerahkan sejumlah uang. Lagi-lagi, Kasiyani tidak mampu berbuat apa-apa dan menuruti kemauan cucunya. Setelah menerima uang tersebut, Ahmad bergegas kabur.

Polisi yang mendapat laporan dari korban, langsung bergerak cepat mendatangi lokasi, dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi, petugas mengamankan seprai motif bunga dan pisau dapur yang dipakai mengancam korban. Dua hari melakukan penyelidikan dan penyidikan, petugas berhasil menangkap Ahmad di rumah salah satu temannya di Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, saat duduk di gazebo. Kapolres Lumajang AKBP Adewira

Negara Siregar mengatakan, miris dengan aksi yang dilakukan Ahmad terhadap neneknya. Mantan Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini menambahkan, tersangka berusaha kabur dan melawan ketika ditangkap sehingga petugas menghadiahi timah panas di kaki kanannya. “Untuk korban (Kasiyani, red) masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Lumajang karena mengalami luka di kemaluannya,” tandas Adewira. (tri/nov)

Tergiur Rayuan Gombal Jalan Lakarsantri. Tidak hanya sekali, warga Jalan Juwingan itu melakukan aksi bejatnya itu hingga empat kali. Akibat aksi tak terpujinya, MIK harus berurusan dengan pihak kepolisian. Dia ditangkap anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya di rumahnya. Itu setelah korban yang merasa ditipu, bercerita ke orang tuanya dan dilanjutkan melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)

Sambungan dari halaman 1 Polrestabes Surabaya. “Berbekal laporan dan keterangan korban, kami kemudian melakukan penyelidikan. Sejumlah alat bukti yang memperkuat kami untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka di rumahnya,” kata Kanit PPA AKP Ruth Yeni, Rabu (15/1) petang. Ruth menjelaskan, aksi bejat tersangka bermula pada Juni 2019 lalu. Tepat setelah lebaran, tersangka dan korban kenalan melalui aplikasi

TANTAN. Setelah itu, keduanya pun semakin intens saling mengirim pesan melalui Whatsapp. “Mereka pun bersepakat untuk menjalin hubungan sebagai kekasih,” lanjut Ruth. Setelah beberapa pekan, MIK meminta korban untuk datang ke rumahnya dengan alasan akan dikenalkan kepada orang tuanya. Namun, setiba di rumah, Bunga tidak mendapati satupun keluarga tersangka. Tanpa rasa curiga, korban lalu berbincang dengan MIK. Di sela perbincangan

itu, tersangka mulai melakukan aksi tak senonohnya. “Melihat korban menolak, tersangka mulai mengeluarkan rayuan gombal. Saya akan bertanggung jawab dan berjanji akan menikahimu,” lanjut Ruth saat menirukan pengakuan MIK. Mendengar janji itu, korban menganggukan kepalanya dan menuruti keinginan pacarnya. Dengan leluasa, pria berkulit gelap itu menyetubuhi korban. Setelah puas, MIK kemudian

menyuruh korban pulang ke kontrakannya. Beberapa hari kemudian, tersangka kembali mengajak Bunga untuk berhubungan layaknya suami istri. Kali ini, tersangka yang datang ke kontrakan korban di kawasan Lakarsantri. MIK pun secara bebas meniduri korban karena situasi kontrakannya sangat sepi. “Aksi ketiga dan keempat dilakukan tersangka di salah satu apartemen di kawasan Surabaya Timur. Seperti sebelumnya,

tersangka juga merayu untuk dinikahi,” jelas mantan Panitreskrim Polsek Wonokromo itu. Hanya saja, janji yang diucapkan tersangka hanyalah sekadar janji. Jangankan bertemu, memberi kabar pun tidak dilakukan MIK. Menyadari hal itu, korban yang merasa ditipu terpaksa menceritakan apa yang dialami ke orang tuanya. “Dengan didampingi orang tuanya, korban akhirnya melapor ke kami,” pungkas Ruth. (fdn/nov)

Panik karena Dikejar “Pelaku dikejar korbannya hingga panik. Sampai di depan Kantor Sucofindo, terjatuh lalu ditangkap warga,” kata Mamek (47), montir bengkel di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Setelah tertangkap, pelaku digiring ke Mapolsek Asemrowo. Sesampai di perlintasan kereta api Jalan Asemrowo, pelaku nekat berontak hendak melarikan diri.

Sambungan dari halaman 1 “Warga akhirnya mengamankan pelaku di dalam pos jaga palang perlintasan kereta api dan menghajarnya. Saat digeledah ditemukan celurit di balik bajunya,” kata Ina, pemilik laundry yang ikut melihat kejadian tersebut. Berkat kesigapan anggota Reskrim Polsek Aserowo setelah mendapat laporan ada penjambret tertangkap dan diamankan

Kurir SS 10 Kilogram Disergap di Bandara

Yuhanes (24), warga Jalan Margorukun IV, mengendarai motor matic. Merasa ada sasaran di depan mata, pemuda itu kemudian memepet korban dari kanan dan menjambret tas merah korban yang berisi make up, HP merek Samsung tipe J6 dan uang Rp 1 juta. Mengetahui tasnya dijam-

Sambungan dari halaman 1

akhirnya terhenti. Itu setelah warga Jalan Undaan Wetan tersebut ditangkap anggota Unit I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti satu poket berisi sabu 15 gram, pipet kaca dan bong. Selain itu, turut disita sepucuk airsoft gun jenis revolver berikut enam amunisinya. “Setiap kali bertransaksi, tersangka selalu membawa airsoft gun-nya. Itu setelah kami pantau pergerakan tersangka hampir tiga minggu,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Rabu (15/1). Butuh waktu kurang lebih tiga pekan, petugas melakukan penyelidikan. Hingga pada Senin (13/1), petugas mendapati Yong Lie keluar dari rumah kosnya di Jalan

dengan barang bukti yang disita cukup besar,” imbuh Trunoyudo. Ditambahkan perwira dengan pangkat tiga melati ini, petugas juga menyita mobil Visto AT nopol L 1455 IV warna abu-abu yang digunakan membawa sabu, dan satu unit HP. Kini, polisi masih mengembangkan kasus ini dengan melihat rekam jejak digital dari HP milik Dio. Ternyata tersangka merupakan residivis pemakai sabu. “Setelah menjadi pemakai dan dipenjara, sekarang malah meningkat menjadi kurir jaringan internasional,” kata Trunoyudo. Sementara, Dio mengaku baru kali ini mengambil paketan barang haram tersebut. “Baru kali ini saya mengambil barangnya,” kata Dio yang memilih bungkam saat ditanya mendapat komisi berapa untuk mengambil sabu tersebut. (tyo/nov)

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko memintai keterangan Dio Anggriawan Soebandi.

Ingin Bunuh Diri Kisah kelam sempat membawa Luna Maya dengan cerita yang buruk saat masih menjalin hubungan dengan Ariel Noah. Kasusnya pada 2010 membuat Luna Maya banyak kehilangan pekerjaan. Luna menceritakan kondisinya itu ke Boy William dilansir dari channel Trans7official dalam acara ‘Bareng Boy’. Tujuh puluh persen sumber penghasilannya hilang. Selain itu, banyak kisah yang sudah dialami Luna Maya. “Lebih dari 50 persen, ya itu contoh ya. Kayak gitulah kurang lebih. Terima (nasib) aja, ambil saja,” ungkapnya, Rabu (15/1). Pahit dan manisnya kehidupan, omongan-omongan negatif juga pernah membawa pengaruh untuknya. Luna Maya menceritakan cukup wanti-wanti setelah semua yang dia alami. Ada kalanya ucapan orang yang negatif juga membawa pengaruh buruk untuknya. “Sudah banyak kejadian yang gue alami. Kayak ini, itulah segala macam, so terus udah gitu udah banyak yang pikir, kalau dikasih omongan jelek kadang pengaruh juga kan,” tutur Luna Maya. Pikiran tergila yang pernah terbesit di

bret, spontan Dani dan istrinya, Oni berteriak lalu berupaya mengejar Rahman hingga di Jalan Kalibutuh. Mengetahui dikejar korbannya membuat pelaku panik hingga tersungkur ke jalan. Massa yang mengetahui itu segera mengamankan dan menghajarnya. Kapolsek Asemrowo Kompol Nur Suhud melalui Kani-

treskrim AKP Syaifuddin Jupri, membenarkan telah mengamankan penjambret dari amuk warga. Masih kata Syaifuddin, korban merupakan pengantin baru dan berniat jalan-jalan. Saat melintas di Jalan Demak, tasnya dirampas pelaku. “Sementara pelaku masih satu orang dan sudah kami tahan,” kata Syaifuddin.

Pengedar Sabu Miliki Airsoft Gun Siwalankerto Selatan. Saat itu, tersangka mengendarai Suzuli Satria L 5957 FW. Ketika dilakukan pembuntutan, tersangka ternyata menuju ke Trosobo, Sidoarjo. “Setelah kembali ke kos-kosannya, kami sergap tersangka sebelum masuk ke dalam sekitar pukul 17.00,” lanjut alumni Akpol 2002 itu. Menyadari akan ditangkap, Yong Lie sempat melakukan perlawanan dengan mengeluarkan airsoft gun dari balik bajunya. Beruntung, petugas sigap dan segera mengamankan tersangka. “Setelah berhasil kami amankan, kami geledah dan kami temukan sabu satu poket besar seberat 15 gram,” tandas Memo. Dari hasil pemeriksaan terungkap, jika

Rabu (15/1). Tujuannya meminta dukungan kepada tomas Madura itu agar dirinya dapat melaksanakan tugasnya dengan baik Kedatangan kapolres saat itu didampingi Wakapolres Kompol Ahmad Faisol Amir dan para pejabat utama polres. Di antaranya kasatintelkam AKP Tomi Subari, kasatbinmas AKP Eko Nur Wahyudiono, kasatlantas AKP Sigit Indra dan beberapa perwira lainnya. Turut hadir Wakapolsek Kenjeran AKP Sugiati bersama beberapa personel Polsek Kenjeran dan termasuk Panit Binmas Iptu Dwi Rahardjo. Turut serta dalam rombongan yakni Kadaops VIII PT Kereta Api Indonesia (KAI) Djainuri dan ibu-ibu PKK

RW 04 Sidotopo Wetan. Rombongan tiba pukul 11.50 dan langsung diterima Moch Mochtar. Pada kesempatan itu, Ganis memperkenalkan diri sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak yang baru, menggantikan AKBP Antonius Agus Rahmanto. Perwira menengah kelahiran Malang ini, juga meminta dukungan kepada Moch Mochtar, selaku tomas Madura agar dapat melaksanakan tugas dengan baik. “Kami sadar tanpa dukungan tomas, toga dan warga masyarakat, mustahil saya dapat memimpin dengan maksimal,” kata Ganis. Dia juga menyampaikan kepada Moch

Yong Lie mengaku mendapat pasokan sabu dengan cara diranjau dari bandar yang mendekam di Lapas Porong. “Tersangka mengaku sudah melakukan 10 kali transaksi, dengan pengambilan paling sedikit 5 gram dan paling banyak 20 gram. Kemudian dijual lagi sesuai dengan pesanan,” jelas Memo. Selain sebagai pengedar, Yong Lie juga berperan sebagai kurir. Sabu yang dia peroleh dijual kembali kepada para pelanggannya. Tidak hanya di Surabaya, pria ini juga memiliki jaringan pelanggan di Sidoarjo hingga Pasuruan. “Kami masih terus melakukan pengembangan untuk membongkar seluruh jaringannya,” pungkas Memo. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 Mochtar agar tidak segan-segan memberikan kritik dan saran, jika ada hal-hal yang kurang berkenan. Menurut kapolres, kunjungan silaturahmi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan kondusifitas di wilayahnya. “Kami terus merangkul semua pihak agar bisa saling bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Tanjung Perak,” ungkap Ganis. Sementara, Moch Mochtar menyampaikan terima kasih atas kunjungan kapolres bersama rombongannya. Dia menilai, hal ini sebagai bentuk perhatian yang besar dan patut diapresiasi sebagai kapolres yang baru. (rio/nov)

Dipergoki Anak Turun dari Mobil Bersama Perempuan di Batas Kota Sambungan dari halaman 1 pikirannya adalah bunuh diri. Meski akhirnya, Luna menyadari jika dia benar-benar melakukannya, itu bukan jalan menyelesaikan masalah. “Pasti adalah kepikiran untuk mencoba bunuh diri dan saya pikir itu normal. Ya adalah, tapi sebenarnya, itu tidak menyelesaikan semuanya. It’s not because gue putus asa, nggak pernah karena gue putus asa berpikir untuk bunuh diri,” ungkapnya. Soal perasaannya, ada harga diri Luna Maya yang sangat mengena. Tapi, jika dirinya berlarut-larut dalam rasa seperti itu, semuanya tak akan mengubah apapun. Pun ketika dirinya didepak dari sebuah acara di televisi swasta. Tapi, Luna menegaskan tak ada rasa benci, walau kecewa sempat dia rasakannya. “Pikiran kita kan wah udah keluarga ini, itu, tapi setelah dipikir lagi sekarang udah lebih dewasa, ternyata nggak ada yang salah. Bisnis is a bisnis, di belahan dunia manapun kebijakan ini pasti akan dilakukan juga, pasti nggak ada yang salah. Inilah dunia entertainment, ternyata sekejam itu,” pungkas Luna Maya. (*/nov)

baik. Kadang tidak aktif. Kadang terdengar nada sambung tapi tidak diangkat. Kadang dialihkan tapi dibiarkan begitu saja. Kabar dari teman-teman simpang siur. Ada yang mengatakan dia pulang kampung ke luar Jawa dan meneruskan bisnis ayahnya. Tapi, kabar ini kurang valid karena tak mungkin Toni meneruskan bisnis ayah, wong ayahnya bukan wiraswastawan. Dia hanya pegawai kantor pemerintahan. Ini pernah diceritakan Toni sendiri. Kabar lain menyebutkan Toni sudah cerai dari istrinya, Titin. Titin masih tinggal di rumah lama bersama kedua anaknya. Sedangkan Toni, menghilang entah ke mana bersama Neneng. Rumah yang ditinggali bersama Nenen dibiarkan mangrak tidak terurus. Memorandum yang dipindah kembali dari Malang ke Surabaya sempat mencoba menelusuri keberadaan Toni. Pertama, tentu mendatangi rumahnya saat dia tinggal bersama Titin di kawasan pinggiran Sidoarjo, berbatasan dengan Surabaya. Titin sedang menyirami kebun

toga di halaman samping rumah saat Memorandum ke sana. Dia sangat terkejut dan sempat berusaha bersikap wajar. Tapi, usaha itu tampaknya sia-sia. Tangisnya pecah ketika Memorandum sudah masuk ke ruang tamu. “Bang Toni, Mas Jos. Dia mengkhianati kami,” kata Titin lirih. Kami bertiga, Memorandum, Toni, dan Titin memang sudah akrab. Kami seperti saudara. Keluarga kami sering saling berkunjung. Sambil menahan tangis, Titin mengatakan sebenarnya sudah lama curiga sang suami tidak beres. Dia sering menemukan barang-barang aneh di saku baju atau celana Toni. Belakangan Titin baru tahu itu adalah narkoba. Sabu-sabu dan ekstasi. “Temperamennya berubah. Dia menjadi gampang marah. Ada persoalan kecil saja, emosinya bisa meluap-luap,” kata Titin. Yang paling mencurigakan, Toni sering pamit tugas liputan lar kota, luar pulau, bahkan luar negeri. Berhari-hari, malah kadang berminggu-minggu, tidak pulang. “Putra sulung kami yang tahu persis,”

Di hadapan penyidik, Rahman mengakui semua perbuatannya dan hanya beraksi seorang diri. Pria ini mengatakan baru kali pertama menjambret dan apesnya tertangkap massa. “Jika berhasil, uang akan saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari dan mabuk dengan teman pak,” ucapnya di mapolsek. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1

Kapolres Rangkul Tomas Bulak Banteng

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Dari tangan pria warga Perum Bukit Bambe, Kelurahan Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik, ini disita 10 kilogram lebih sabu dikemas dalam bungkus teh China. Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, dalam bisnis haram ini, tersangka dikendalikan Z untuk mengambil mobil KIA yang di dalamnya ada sebuah tas berisi sabu di parkiran bandara untuk diserahkan ke pembelinya. “Saat anggota mendapat informasi ada transaksi sabu segera menyelidiki dan fokus ke ciri-ciri tersangka,” kata Trunoyudo. Bahkan untuk mengungkap penyelundupan sabu melalui Myanmar, Serawak, Pontianak, hingga ke Surabaya ini tidaklah mudah. Sebab petugas terus mengawasi gerak-gerik tersangka mulai Mojokerto, Jombang, Kediri, Sidoarjo, dan Surabaya. “Hingga akhirnya tersangka disergap

warga, petugas selanjutnya mengamankannya ke mapolsek guna proses penyidikan. Kejadian diawali, sewaktu Rahman mengendarai Beat warna hitam berpelat L 3414 KZ mencari sasaran di sekitar Jalan Demak. Setiba di depan Rumah Persemayaman Adi Jasa, pelaku melihat pasutri, Dani Damara (23) warga Jalan Simolawang II Barat dan Oni

Sambungan dari halaman 1

tutur Titin, yang menjelaskan anaknya itu kini sudah duduk di bangku kelas tiga SMA. Kata Titin, suatu hari anaknya yang berangkat sekolah melihat mobil ayahnya keluar dari sebuah kompleks pertokoan dan perkantoran. Di situ juga ada rumah pijat dan rumah hiburan. Dia lantas membuntuti mobil tersebut. Ternyata mobil tadi menuju luar kota. Lewat Karangpilang terus ke barat. Tidak sampai jauh, mobil belok ke kawasan Driyorejo. “Mobil berhenti di depan sebuah rumah kecil,” kata Titin, yang menambahkan bahwa Toni turun diikuti seorang perempuan cantik. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


memorandum.co.id

HUKUM & KRIMINAL

memorandumredaksi @gmail.com

KAMIS LEGI, 16 JANUARI 2020 HALAMAN 8

Lemparkan Bondet ke Polisi, Begal Didor Pasuruan, Memorandum Tim Resmob Suropati (TRS) Polres Pasuruan Kota bersama anggota Polsek Keboncandi bertindak tegas terhadap begal motor. Gegara melawan dengan melemparkan bondet saat ditangkap, Hermanto (30), warga Dusun Budengan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, ditembak kakinya.

Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar foto bersama para kabag, kasat, serta kades, muspika, dan perwakilan SKD.

kepada masyarakat dan pemeri intahan desa. Untuk itu kapolres b berharap, jangan sampai ada anggota SKD yang ikut menjadi anggota kejahatan. Dikarenakan, hal itu akan merusak citra dan marwah SKD yang ada. Lebih dalam kapolres berpesam, jika menangkap pelaku kejahatan, diharapkan jangan main hukum sendiri namun menyerahkan kepada pihak kepolisian. “Memang anggota SKD sendiri juga punya wewenang untuk menangparapelaku kap para pelaku kejaha-

tan, namun untuk proses hukumnya adalah tugas dari kepolisian,” terang Adewira. Diakhir sambutannya kapolres menegaskan, tugas pembinaan kepada SKD bukan hanya dari pihak kepolisian saja melainkan juga tugas dari tiga pilar yang ada, yaitu polisi (kapolres, kapolsek dan bhabinkamtibmas),TNI (dandim, danramil dan babinsa) sedangkan pemerintahan ( bupati, camat dan kades). (tri/fer)

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Empati Polres Probolinggo Kota menyalurkan bantuan nasi bungkus kepada warga terdampak banjir.

gan untuk antisipasi banjir kepada masyarakat, dan menyalurkan nasi bungkus kepada warga 225 kepala keluarga di Kampung Dok yang terdampak banjir,” kata Retno Utami mewakili Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya. Tak hanya itu, Retno Utami memberikan dukungan moril untuk selalu senantiasa selalu bersabar dalam menghadapi cobaan ini. Dirin-

ya sangat prihatin dengan bencana di Kampung Dok. Karena itu, pihaknya membantu meringankan beban korban. Termasuk menginstruksikan jajarannya untuk terus siaga. “Musibah ini bukanlah keinginan kita, tapi semua sudah ada yang mengatur. Jadi harus sabar, harus semangat dan harus bangkit.” tandas kasatbinmas kepada korban banjir, kemarin.(mhd/fer)

Kebakaran RSUD Syamrabu

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Tim Labfor Polda Ungkap Penyebab Korsleting

Kebakaran di RSUD Syamrabu pada Senin (6/1) lalu.

Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH memastikan bahwa penyebab kebakaran di RSUD Syamrabu, Senin (6/1) lalu karena korsleting di boks kabel listrik yang menyatu dengan hydrant di gedung lantai dua. “Dari titik itu awal percikan api bermula. Begitu kesimpulan dari hasil pemeriksaan tim Labfor Polda Jatim,” kata Rama, sapaan akrab Kapolres, Rabu (15/1). Akibat suhu panas, isolasi saluran kabel dalam boks meleleh dan percikan api terus menjalar ke atas. Sesampainya di lubang ventilasi gedung lantai dua, percikan api akibat kebocoran arus lisrik itu, kemudian menjalar ke beberapa media yang mudah terbakar. Seperti kayu, plafon, plastik dan lainnya sehingga kebakaran. Kepulan asap hitam sempat membubung ke udara dari gedung lantai IV. Realita itu sem-

pat membuat p a ra p a s i e n rawat jalan yang bejubel di lantai dasar panik. Juga para pendamping pasien rawat inap di gedung ruang tunggu di halaman RSUD. Tidak hanya itu, proses layanan kepada pasien di beberapa poli yang operasional kerjanya aliran listrik, seperti poli gigi dan poli spesialis mata, misalnya, sempat ngadat. Sebab seluruh jaringan dan instalasi listrik di rumah sakit pelat merah kelolaan Pemkab itu dipadamkan total. Beruntung, sejumlah karyawan RSUD Syamrabu di lantai dua, dibantu beberapa personal tim reaksi cepat (TRC) BPBD dan anggota Polres Bangkalan di Jalan Pemuda Kaffa, segera bertindak menggunakan tabung gas pemadam kebakaran hingga mampu dijinakkan.(ras/fer)

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan didampingi Kasatlantas AKP Bayu Halim Nugroho mengimbau sopir truk.

e elamatan berlalu lintas. Da itu tidak diciptakan Dan hanya dengan berdoa, semua elemen harus ikut terlibat termasuk pengguna jalan. “Terlihat beberapa kejadian yang terjadi di wilayah Pasuru-

an. Seperti rem blong, over muatan, penggunaan kendaraan tidak sesuai dengan spek untuk muat. Cara pengangkutan yang tidak sesuai dengan standar yang diatur oleh undang-undang,” jelas Rofiq.(*/rul/fer)

Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos

Salurkan Bantuan Korban Banjir di Kampung Dok Probolinggo, Memorandum Tingginya intensitas curah hujan dalam sepekan terakhir di wilayah Kota Probolinggo, membuat beberapa saluran air meluap sehingga menyebabkan banjir. Seperti di Kampung Dok, Jalan Ikan Cumi-Cumi, RT 1/ RW 6, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Ratusan rumah warga di daerah tersebut terendam banjir. Musibah tersebut tentunya mengundang simpati warga maupun lembaga, tak terkecuali Polres Probolinggo Kota segera responsif memberikan dukungan moril dan menyalurkan bantuan ratusan nasi bungkus kepada korban banjir. Dukungan moril yang dikemas dalam giat Satbinmas Polres Probolinggo Kota, Rabu (15/1) dipimpin Kasatbinmas AKP Retno Utami didampingi Kasium Iptu Juminem beserta anggota satbinmas. “Giat Satbinmas Polres Probolinggo Kota melalui pemberian pesan peduli lingkun-

Pasuruan, Memorandum Demi mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Pasuruan, Satlantas Polres Pasuruan menggelar Operasi Gabungan di Cargo Beji, Jalan Patimura, Luwung, Beji, Pasuruan, Rabu (15/1). Dalam kegiatan itu dipimpin Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim Nugroho SH anit SIK didampingi para kanit dan anggota Satlantass Polres Pasuruan dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan, Dinas Kementerian Perhubungan, m Dishub Provinsi Jatim, Satuan PJR Jatim, Subdenpom Kabupaten Pasuruan. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menyampaikan, bahwa pentingnya kes-

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Lumajang, Memorandum Keamanan lingkungan tentunya bukan hanya tugas polisi saja, melainkan harus ada peran serta masyarakat. Salah satunya Satgas Keamanan Desa (SKD) yang sudah hampir terbentuk di seluruh desa di wilayah Kabupaten Lumajang. Demikian yang disampaikan Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar ketika memimpin silaturahmi dalam rangka iga Simas Galar (solusi kamtibmas tiga apilar) di Balai Desa Madurejo, Kecamatan Pasirian, Rabu (15/1). Pada kesempatan itu, kapolres juga mengundang tiga anggota SKD yang sudah terbentuk di masing -masing desa di wilayah Ke-KD camatan Pasirian. Mereka adalah SKD Selok Anyar, SKD Selok Awar-Awar, dan SKD Bago, juga dihadiri jajaran Muspika Pasirian. Dijelaskan pula bahwa, SKD punya peran serta kontribusi besar kepada pihak kepolisian dikarenakan ikut menjaga keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) “Jujur kami merasa terbantu dengan keberdaan SKD, untuk itu, kami ucapkan terma kasih yang sedalam-dalamnya,” ujar Adewira. Diakui Adewira, anggota SKD memilki kesadaran dan loyalitas yang tinggi khususnya

Tekan Angka Kecelakaan, Pimpin Operasi Gabungan FOTO: MEMORANDUM/TRI

Kapolres Gelar Simas Galar dan Pembinaan SKD

Tulungagung, Memorandum Kapolres Tulungagug AKBP Eva Guna Pandia mengingatkan agar masyarakat bijak ketika mengunggah sesuatu di media sosial (medsos). Terutama menyebarkan berita-berita bohong atau hoax. Sebab, meski dilakukan tanpa sengaja, menyebar hoax di medsos bisa berbuntut ke ranah hukum. Pandia mencontohkan kasus video kucing sekarat dalam unggahan instagram akun Azzam_cancel. Kasus itu berakhir dengan status Ahmad Azam, sebagai pemilik akun menjadi tersangka. Ahmad Azam (24), warga Kecamatan Gondang, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jateng ditetapkan tersangka atas unggahan instastory-nya yang berisi berita bohong. “Yang bersangkutan sudah kita tetapkan sebagai tersangka untuk berita bohong yang diunggah dalam statusnya,” ujar Pandia, Rabu (15/1). Pandia menjelaskan, Azzam tidak menjadi tersangka atas tindakan yang diduga meminumi kucing anggora dengan miras jenis ciu.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Hermanto didampingi anggota Tim Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota.

Setibanya di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Pasuruan, tersangka melihat korban, Andi Anshorulloh berboncengan dengan M Makhrul Ilmi mengendarai Honda Beat N 5620 WJ. Mengetahui ada sasaran, mereka lalu putar balik mengejar korban. Tepat di depan warung nasi pecel Mbah Kromo, motor korban dipepet tersangka dan Adi sehingga korban berhenti. Lalu Subad turun dan mengeluarkan sebilah pisau jenis wedung

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia merilis kasus berita hoax.

Karena berdasarkan hasil otopsi, memang tidak ditemukan ciu di tubuh kucing. Hasil otopsi menyebutkan adanya perlemakan di saluran pernafasan. Perlemakan bisa disebabkan banyak hal. Salah satunya karena kondisi kucing yang lapar. Sedangkan dugaan kuat penyebab kematian kucing, menurut Pandia karena adanya sumbatan saluran pernafasan. Sumbatan ini besar kemungkinan terjadi

ketika Azzam dan temannya berusaha memberikan air kelapa saat mengetahui kucing tersebut sudah sekarat. “Hasil otopsi tidak ditemukan ciu di dalam tubuh kucing. Adanya perlemakan diduga karena kucing kelaparan. Sedangkan penyebab kematian kucing ini karena tertutupnya saluran pernafasan, diduga saat berusaha disembuhkan dengan air kelapa,” lanjutnya.(fir/mad/fer)

Jaga Stabilitas Keamanan Bersama Sila Emas Jember, Memorandum m Kapolres Jember AKBP IK Alfian Nurrizal SH SIK MHum di hadapan pu-luhan pemuka agama yang tergabung dalam forum silaturahmi lintas agama, aliran kepercayaan dan il elemen masyarakat (sila emas), mengajak dan mengingatkan kembali pentingnya menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Dialog dan doa bersama untuk kedamaian dan keutuhan NKRI ini tampak hadir di Paroki  HTSPM, Kelurahan Sempu-

K sari, Kecamatan Kaliwates K yakni Kapolres Jember AKBP Alfia Alfian Nurrizal, Kapolsek Kali Kaliwates Kompol Edy Suda darta, Ketua Forum Keruk ukunan Umat Beragama ((FKUB) Jember Abdul Muis, HM Misbahus Salam (ketua Forum pembauran kebangsaan). Selain itu, hadir juga Iganatius Sumarwiadi (majelis antaragama), Alfiandi Mariawati (koalisi perempuan Indonesia) dan RomoYulius AGI Harianto (pastur kepala paroki HTSPM), Sunardi

(ketua DPD LDII Jember), serta Romo Endi Ocarm (Romo rekan). Alfian dalam kesempatan itu mengajak pada para pimpinan dan pemuka agama, untuk saling menjaga dan menghargai satu dengan yang lainnya. “Polres Jember selalu ditengah masyarakat untuk menjamin keamanan dalam peringatan dan perayaan yang baru saja berlangsung pelaksanaan misa natal dan pengamanan malam pergantian tahun dengan maksimal,”kata mantan Kapolres Probolinggo Kota, Rabu (15/1).(edy/fer) FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Sementara lima pelaku lainnya, yaitu Ulum, Ubaidillah,Toyib, Subad, dan Adi hingga saat ini masih buron. “Satu tersangka kami amankan atas nama Hermanto. Saat kami tangkap, tersangka melawan dengan melemparkan bondet sehingga kami melakukan tindakan tegas terukur,” jelas Kasatreskrim AKP Slamet Santoso mewakili Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander, Rabu (15/1). Informasinya, tersangka bersama kelima pelaku lainnya mengendarai tiga motor mencari sasaran.

dan memukulkannya ke kepala korban. Karena ketakutan, korban dan temannya kabur dan meninggalkan motornya. Komplotan ini lalu membawa motor yang ditinggalkan korban. Selanjutnya, dari laporan korban, polisi menyelidikinya. Selama buron lima tahun itu, polisi mencurigai salah satu pelaku bernama Hermanto di depan kolam ikan di Dusun Budengan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Polisi pun tidak ingin kehilangan jejak pelaku. Begitu mengetahui tersangka di TKP, polisi langsung meringkusnya.(*/rul/fer)

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum bersilaturahmi lintas agama, aliran kepercayaan, dan elemen masyarakat (sila emas).


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

KAMIS LEGI, 16 JANUARI 2020 HALAMAN 9

Obral Izin SPBU, Wajah Kota Rusak Setelah AKR, Muncul Shell Petroleum di Jalan Pemuda Surabaya, Memorandum Jalan Pemuda Surabaya menjadi lahan strategis untuk stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Jalan protokol di pusat kota ini menjadi rebutan pengelola SPBU. Rumor beredarnya Shell Petroleum akan membuka SPBU mengikuti jejak pesaingnya PT AKR SPBU di Jalan Pemuda mendapat tanggapan serius

dari Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni. “Inilah kekhawatiran kami sebagai anggota legislatif akan berdirinya

tempat pengisian bahan bakar umum di jalan Pemuda sebagai tempat yang diperbolehkan untuk izin SPBU,” ucapnya, Rabu (15/1). Toni, sapaan Arif Fathoni mengungkapkan, Jalan Pemuda merupakan jalan protokol yang semestinya tidak diperbolehkan izin pendirian SPBU. Seperti juga yang diberlakukan di Jalan Panglima Sudirman. “Ini yang

kita khawatirkan sejak awal dengan adanya izin yang dikeluarkan pemkot untuk PT AKR di Jalan Pemuda,” terangnya. Dengan diberikannya izin pada salah satu pengelola SPBU, tentu perusahaan sejenis akan menuntut mendapatkan hak yang sama bisa mendapatkan izin SPBU di kawasan jalan Pemuda  Bersambung ke halaman 10 

Jelas ini akan merusak estetika kota, apalagi di jalan protokol seperti Jalan Pemuda,” Arif Fathoni Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Surabaya FOTO: ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Toilet di Pasar Pabean yang tidak bisa digunakan karena terkunci.

Sertifikasi Tanah Lambat, Toilet Mewah Mangkrak Proyek-Proyek PD Pasar Surya Surabaya, Memorandum Masalah di Perusahaan Daerah Pasar Surya Surabaya semakin bertumpuk. Selain proses sertifikasi tanah yang tergolong rendah, ada lagi garapan perusahaan daerah ini yang tidak maksimal. Salah satunya adalah toilet mewah di Pasar Pabean dan Pasar Blauran. Sejak dibangun Juli 2016, toilet mewah atau eksekutif di kedua pasar tersebut belum juga dipergunakan. Toilet tersebut tergolong mewah untuk fasilitas pasar tradisional. Toilet di kedua pasar tersebut setara dengan toilet di pusat perbelanjaan modern. Di sana, dindingnya berkeramik, closet duduk dan dilengkapi dengan shower serta wastafel. Sekarang ini toilet di kedua pasar itu sendiri dalam kondisi terkunci rapat. Hal ini membuat pedagang dan pengunjung yang ingin buang air besar dan kecil tidak bisa menikmati toilet yang menghabiskan seratus  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: ISTIMEWA

Sejumlah daerah di Surabaya yang terdampak hujan deras, kemarin. Beberapa titik di antaranya sudah menjadi langganan genangan setiap hujan deras.

Hujan 2 Jam, Surabaya Tenggelam Surabaya, Memorandum Hujan deras yang mengguyur selama hampir dua jam, menyebabkan Surabaya dikepung banjir,

Rabu (15/1) sore. Salah satunya di Jalan Mayjen Sungkono, tepatnya di Pertokoan Darmo Park. Ketinggian air mencapai 70

cm. Akibatnya, motor yang parkir di sana hanya tampak stang. Kondisi ini memicu kemacetan ketika kendaraan yang melintas di

sana. Banyak kendaraan yang juga mogok karena kemasukan air. “Beberapa tahun ini sudah tidak ada banjir lagi di Jalan Mayjen

Sungkono, khususnya di kawasan Darmo Park. Kok sekarang banjir lagi?” kata Irwan, warga Dukuh  Bersambung ke halaman 10 

Sebulan Dibangun, Paving Jalan Jambu Ambrol

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Kondisi SWK Sukomanunggal.

Pemkot Bangun 6 SWK APKLI Minta Ada Konsep Surabaya, Memorandum Sentra wisata kuliner (SWK) akan bertambah banyak. Pemerintah Kota Surabaya akan membangun lagi sejumlah SWK. Namun pembangunan ini mendapatkan kritikan dari Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Jatim. Sekretaris Umum DPW APKLI Jatim Deky Sugeng mengatakan, pemkot membangun karena itu kewajiban. Ketika membangun SWK itu perlu melibatkan komunitas-komunitas seperti APKLI yang setiap harinya bersentuhan dengan PKL. “Kita tidak pernah diajak untuk membahas pembangunan SWK. Padahal, pada masa Wali Kota Bambang DH dan Wawali Arief Afandi, kami kerap dilibatkan dalam musrembang terutama soal pemberdayaan PKL,” ujar Deky, kemarin. Sayangnya sekarang ini, masih lanjut dia, APKLI tidak pernah diajak dalam persoalan PKL. Jadi ketika ada masalah PKL, kemudian dibangun sentra PKL yang kini menjadi SWK. Padahal SWK itu sendiri peruntukkanya untuk siapa. Sebab, ada beberapa sentra yang mati dan tak  Bersambung ke halaman 10 

Surabaya, Memorandum Pavingisasi di Jalan Jambu Kelurahan/Kecamatan Tambaksari, tidak awet. Sebulan setelah dibangun pada Desember lalu, kondisinya sudah mulai rusak dan ambrol. Diduga ambrolnya paving tersebut tersebut lantaran dikerjakan asal-asalan. Selain ambles, proyek yang dikerjakan tanpa memasang papan nama itu kondisinya makin parah. Pavingnya mulai terbuka satu per satu. Rusaknya akses jalan yang baru saja dibangun tersebut, banyak dikeluhkan warga setempat. Salah satunya Hariadi mengatakan, pembangunan paving di lingkungannya sudah rusak sekitar 15 hari lalu dan masih belum ada perbaikan dari

pihak rekanan yang mengerjakan. “Proyek ini baru selesai sekitar tiga pekan lalu, tapi kok sudah rusak. Belum dilewati kendaraan sudah ambles. Selain itu saat dikerjakan dari awal, warga menduga tidak ada papan namanya, hingga saya tidak tahu berapa besar anggarannya, dikerjakan oleh CV apa. Jadinya ya gak bisa berbuat apaapa,” katanya, Rabu (15/1) Informasi yang dihimpun, proyek saluran dan paving tersebut dibangun di RT 04 RW 01 Jambu sepanjang 200 meter, lokasi pem Bersambung ke halaman 10  Kondisi paving di Jalan Jambu, RT 04/RW 01, Kelurahan Tambaksari yang sudah rusak.

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Ubah Popok Bekas Menjadi Kerajinan Kreatif Limbah popok bayi seringkali dibuang masyarakat di sungai. Selain bisa mencemari lingkungan, limbah popok yang susah terurai juga rawan membuat saluran air mudah tersumbat. Tapi di tangan kreatif, masalah ini sedikit teratasi. Dodik Wahyu

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Hasil olahan popok bayi menjadi kerajinan kreatif.

DI tangan terampil sekelompok warga di Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, limbah popok bekas disulap menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Di antaranya vas bunga, asbak, hingga paving blok pertamanan. Beberapa kerajinan seperti pot bunga, hiasan dinding, asbak, dan

paving blok ini bukan terbuat dari bahan baku kertas maupun plastik. Bahan-bahan tersebut dambil dari limbah popok bayi yang biasanya dibuang sembarangan oleh warga di aliran sungai maupun selokan. “Ya, berawal dari rasa prihatin, atas banyaknya warga yang membuang limbah popok bayi secara

sembarangan. Sekelompok warga yang menamakan dirinya Komunitas Muda Mudi Surabaya (KMS) mulai berinovasi mengolah limbah popok bayi menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis,” kata ketua KMS Zubaidulloh kepada Memorandum, Rabu (15/1). Di base camp KMS di Jalan Kendangsari gang 10/4, setiap hari selalu ramai didatangi warga yang mendonasikan popok-popok bekas bayi untuk dijadikan bahan baku kerajinan. Warga yang datang pun tak perlu khawatir harus membersihkan terlebih dahulu popok bekas tersebut sebelum diserahkan. Sebab  Bersambung ke halaman 10 


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

KAMIS LEGI, 16 JANUARI 2020 HALAMAN 10

Waswas Pohon Tumbang

Warga Asemrowo Minta Perantingan Surabaya, Memorandum Cuaca ekstrem yang belakangan melanda Surabaya, membuat warga RT 04 dan RT 05/RW I, Kelurahan/ Kecamatan Asemrowo, merasa waswas. Apalagi, rumah mereka dekat pohon besar yang rawan tumbang tersapu angin kencang.

MUATAN UGAL-UGALAN: Praktik pemuatan puluhan mobil dan truk di atas kontainer yang dimuat KM Multi Karya 1 ini terlihat ugal-ugalan atau menyalahi aturan. Kapal yang sandar di Dermaga Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak ini bertolak menuju Kupang, NTT, Rabu (15/1). Seharusnya, mobil atau barang lainnya harus ditempatkan di atas dek kapal. Tidak boleh ada muatan lain lagi di atas kontainer. Selain mengganggu pandangan nakhoda jika sampai menutupi anjungan kapal, juga mengganggu stabilitas kapal dan bisa membahayakan pelayaran. Apalagi saat ini kondisi cuaca ekstrem sehingga berpotensi gelombang tinggi. (lis)

OBROLAN

Menindaklanjuti keresahan warga, Ketua RW I Asemrowo Hadi Suwarno mengirimkan surat ke Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya. “Saya sudah mengajukan bantuan perantingan sejak 8 Januari lalu, tapi hingga kini belum ada tanggapan dari DKRTH. Ya, kami minta segera direspons sebab warga khawatir ada pohon tumbang,” ujar dia.

Menurut dia, kasus robohnya pohon yang menimpa warga Surabaya hingga meninggal dunia, seharusnya menjadi perhatian semua pihak. Terutama para pejabat mulai dari tingkat RT/ RW, lurah, camat, kepala dinas, bahkan sampai wali kota. “Karena warga yang lapor kadang tidak ditanggapi oleh petugas di lapangan,” tandas dia. Kepala Seksi Ruang Terbuka

Sertifikasi Tanah Lambat, Toilet Mewah Mangkrak

Pil Koplo di Lingkungan Pelajar Tanya: Masih banyak ditemukan pelajar-pelajar yang mengonsumsi pil koplo. Banyak orang tua yang kesulitan memantau anak karena rutinitas kerja. Bagaimana cara mengantisipasi hal demikian. Wati, warga Jalan Dapuan, Surabaya Jawab: Orang tua sangat berperan dalam hal pencegahan narkoba dalam lingkungan keluarga. PentingnBrigjenpol Drs Bambang Priyambadha SH MHum ya penerapan koKepala BNNP Jatim munikasi efektif dan pola asuh yang demokratis dalam keluarga. Menerapkan quality time untuk mencurahkan waktu dengan anak-anak di sela kesibukan. Mengenali kondisi pergaulan anak anak. Memberikan pemahaman edukasi dan mengajarkan kemampuan menolak asertif sangat diperlukan dalam pencegahan narkoba di lingkungan keluarga. Semoga ini bisa menjawab pertanyaan dari Ibu/ Mbak Wati. Terima kasih. (*)

jutaan ini. Pembangunan toilet mewah itu untuk menyambut kedatangan peserta UN Habitat yang dijadwalkan berkunjung ke dua pasar tersebut. Namun

entah mengapa, kunjungan peserta UN Habitat yang berasal dari berbagai negara itu tidak jadi datang ke kedua pasar legendaris itu. Pelaksana tugas (Plt) Dirut

PD Pasar Surya Kota Surabaya Muhibuddin membenarkan kondisi toilet yang ada di kedua pasar tersebut. Toilet itu sendiri dibangun pada waktu direksi lama.

Sebulan Dibangun, Paving Jalan Jambu Ambrol bangunannya yang menuju ke Jalan Raya Tambaksari. Tidak dipasangnya papan nama proyek oleh rekanan diduga kuat agar masyarakat setempat tidak mengetahui proyek yang sebenarnya sesuai dengan perencanaan. Kasi Pembangunan Kelurahan Tambaksari Haryanto minta agar CV pelaksana segera memperbaiki kondisi jalan paving yang sudah rusak. Pasalnya,

pengerjaan paving tersebut masih dalam tahap pemeliharaan yang menjadi tanggungjawab rekanan yang mengerjakan proyek tersebut. “Kalau sudah rusak harus segera diperbaiki. Pihak kontraktor yang bertanggung jawab, soalnya masih dalam tahap pemeliharaan. Namun informasi dari dinas terkait bahwa CV pemenang tender sudah

Pemkot Bangun 6 SWK

Sambungan dari halaman 9

di-blacklist,” terangnya. Ia menuturkan, jika ternyata dalam waktu dekat masih belum ada perbaikan, pihaknya tidak akan segan-segan melaporkan kepada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Surabaya yang kedua kalinya supaya menindaklanjuti pengaduan masyarakat. (why/rif)

Sambungan dari halaman 9

berkembang. “Ini tidak mengatasi masalah. Sebab, PKL terus tumbuh dan berkembang,” kata dia. Ia menyarankan agar pemkot mendata dulu, lalu diberdayakan. Jadi tidak asal membangun. “Seharusnya konsep sentra PKl atau SWK ini adalah menampilkan makanan yang khas sehingga menjadi ikon,” tegas dia. Sedangkan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Widodo Suryantoro mengatakan, pembangunan SWK terus dilakukan sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Untuk tahun ini dibangun enam SWK. “Soal lokasinya saya tidak ingat.Yang pasti, yang membangun

ini oleh dinas cipta karya (dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman, cipta karya dan tata ruang, red),” beber Widodo Suryantoro, kemarin. Sekarang ini jumlah SWK mencapai 44 unit yang tersebar di berbagai kawasan di Surabaya. Sedangkan SWK yang memiliki omset lumayan banyak sekitar 22 unit. Untuk omsetnya beragam, per malam bisa mencapai Rp 15 hingga Rp 20 juta. “Ini kan usaha mikro sehingga omsetnya ya sekitar segitu. Dan mereka kebanyakan berasal dari PKL. Makanya, ketika mereka sudah besar, akan keluar dari SWK untuk mencari tempat yang lebih baik lagi,” ungkap dia. Ia menambahkan untuk semakin meningkatkan daya

Ubah Popok Bekas...

Sambungan dari halaman 9

komunitas ini tetap menerima sekalipun popok bekas tersebut masih tersisa kotoran bayi. “Untuk mengedukasi, jika warga setor popok bekas yang sudah dibersikan per satunya kita hargai Rp 200 rupiah,” ungkapnya. Seperti apa cara pengolahannya, Dulloh sapaan akrabnya mengaku, sebelum diolah, limbah popok direndam semalaman, agar terpisah dari kotoran dan tekstur popok menjadi lembek dan siap dijadikan adonan. “Dengan direndam begitu untuk memudahkan proses pemilahan gelnya yang ada di dalam kain popok untuk dijadikan bahan baku kerajinan tersebut,” ucapnya. Lanjutnya, gel popok bayi yang sudah direndam selama semalam ini dicampur dengan sebuah formula agar adonan bisa lengket dan mudah dibentuk. Selama proses ini, seluruh pengrajin harus menggunakan masker dan sarung tangan agar tak terkena virus-virus yang ada pada popok. “Setelah adonan gelnya su-

dah bersih, selanjutnya dicetak sesuai bentuk kerajinan yang diinginkan,” katanya. Lanjutnya, kerajinan setengah jadi diberi warna menggunakan cat pewarna untuk kemudian dijemur di bawah terik matahari. “Komunitas KMS ini bisa memproduksi 5 hingga 10 macam kerajinan berbagai bentuk, maupun paving blok dalam hitungan hari,” ujarnya. Meski baru berjalan tiga bulan, ide kreatif mengolah limbah popok bayi menjadi barang bernilai ekonomis ini semakin diminati warga. Terbukti banyak warga yang datang, untuk mendonasikan limbah popok bayi-nya, dan juga membeli hasil kerajinan. “Kami tidak mematok harga, yang terpenting dari hasil inovasi ini bisa mengedukasi agar warga tak lagi membuang limbah popok secara sembarangan ke sungai maupun lahan kosong. Karena hal ini dapat mencemari lingkungan, dan menimbulkan banjir,” pungkas dia. (*/rif)

saing SWK, pihaknya terus mengembangkan single cahsier atau satu kasir. Sekarang ini ada 10 SWK yang memakai single cahier dan tahun ini akan dikembangkan lagi sebanyak 12 SWK. “Jadi nanti totalnya ada 22 SWK yang memakai single cashier,” cetus dia. Sedangkan SWK yang belum siap, masih lanjut dia, akan disiapkan dulu. Khususnya SWK yang omsetnya tinggi. Sebab, kasir juga bisa mendorong peningkatan kunjungan warga. (udi/rif)

Hijau DKRTH Surabaya Rochim Yuliadi mengatakan dalam sehari pihaknya bisa menerima puluhan surat permintaan perantingan dari warga Surabaya. “Dua puluh hingga tiga puluh sehari,” kata Rochim. Sehingga, Rochim pun berharap warga dapat bersabar untuk menunggu giliran. Bila dalam keadaan darurat, warga bisa memanfaatkan layanan 112. Lebih jauh, Rochim menjelaskan, surat masuk untuk bantuan perantingan pohon itu mayoritas untuk kawasan permukiman. Meski saat ini, pihaknya banyak fokus pada pohon di jalan utama, namun perantingan untuk kawasan permukiman warga juga akan dilayani. (dhi/udi/rif)

Sambungan dari halaman 9 Ia menambahkan, untuk toilet di Pasar Blauran pihaknya sudah mengecek. Hasilnya masih bisa dipergunakan. Yang menjadi masalah kapasitas septictank-nya terlalu kecil sehingga mudah penuh. “Sekarang yang beroperasi itu toilet biasa,” cetus dia. Pihaknya sendiri pernah menawarkan ke pihak ketiga untuk mengelola toilet di Pasar

Obral Izin SPBU... tersebut. “Informasi yang kami dapat hampir bisa dipastikan ada perusahaan pengelola SPBU Shell yang akan berdiri di sebelah lahan perusahaan seluler (XL, red),” ungkap Toni. Toni mengaku, kalau yang satu bisa diizinkan tentu yang lain akan menuntut hak yang sama untuk bisa mendirikan SPBU di kawasan jalan tersebut.

Hujan 2 Jam... Pakih dengan nada heran. Kondisi yang sama juga terjadi di Perumahan Bukit Mas yang menuju arah Jalan Golf, ketinggian air mencapai 50 cm. Beberapa pemotor terpaksa mendorong karena mogok. Beberapa lokasi juga terjadi banjir. Di antaranya di Jalan Lontar dengan ketinggian 40

Blauran. Rupanya tidak ada pihak ketiga yang berminat. “Mungkin pihak ketiga ini akan mikir untuk biaya pengelolaaannya. Sebab, kemungkinan lebih banyak karena toiletnya bagus,” ungkap dia. Hal sama juga dilakukan dengan toilet yang ada di Pasar Pabean dengan menawarkan pihak ketiga namun belum ada yang tertarik. (udi/rif )

Sambungan dari halaman 9 “Jelas ini akan merusak estetika kota, apalagi di jalan protokol seperti Jalan Pemuda,” tegas dia. Oleh karenanya Toni meminta pada Pemkot Surabaya, khususnya kepada dinas terkait yang mengeluarkan perizinan untuk dapat melakukan kajian ulang yang tidak menggangu estetika pembangunan Kota Surabaya. (why/rif)

Sambungan dari halaman 9 hingga 50 cm, Jalan Satelit Indah, Jalan Golf, Jalan Bogowonto, Jalan Margorejo, dan Jalan Gunungsari. Sementara itu ketika dikonfirmasi kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Linmas Kota Surabaya Eddy Cristijanto, tidak bisa dihubungi. (udi/rif)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Danramil Pabean Cantian Mayor Inf Heri Susanto memberikan arahan kepada anggota.

Jam Komandan Membangun Kepedulian Surabaya, Memorandum Jam komandan merupakan suatu hal yang wajib digelar di setiap Satuan TNI-AD. Tak hanya mampu menyampaikan segala informasi maupun tugas yang nantinya diemban prajurit. “Jam komandan juga dinilai sangat efektif dalam memperkuat silaturahmi, hingga membangun kepedulian antara seorang prajurit dan pimpinan,” ujar Danramil Pabean Cantian Mayor Inf Heri Susanto, Rabu (15/1). Heri menambahkan, jika jam komandan juga merupakan sarana dalam menyampaikan setiap kebijakan dari komando atas, sekaligus hal-hal menonjol yang berkaitan langsung dengan situasi dan kondusifitas di setiap wilayah teritorial TNI-AD. “Apalagi sekarang banyak terjadi bencana. Jam komandan ini solusi tepat untuk menyampaikan setiap upaya-upaya yang nantinya harus dilakukan oleh personel,” beber dia. Terpisah, Dandim Tipe A 0830/Surabaya Utara Kolonel Arh Putut Witjaksono menambahkan, jika dirinya telah menginstruksikan seluruh pimpinan satuan di wilayah kodim untuk terus memberikan berbagai pengarahan ke setiap prajuritnya. “Jadi, jam komandan itu wajib sebagai sarana penyampaian program ataupun visi dan misi yang harus dilakukan oleh prajurit,” tegas dia. (tyo/lis)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

KAMIS LEGI, 16 JANUARI 2020 HALAMAN 11

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Salah Teken Rekom Surat Keterangan Beakesmaskin Bisa Dipenjara

Komisi D Ingatkan Kepala Desa Bangkalan, Memorandum Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bangkalan Nurhasan, mengingatkan seluruh kepala desa. Mereka diminta ekstra hati-hati melayani pengajuan surat keterangan biaya kesehatan masyarakat miskin (beakesmaskin) yang disodorkan warga. pengajuan surat keterangan beakesmiskin yang disodorkan warga. Padahal, setelah diverikasi, ternyata ditemukan fakta bahwa pemohon bukan masuk katagori fakir miskin. Sebaliknya, secara ekonomis, malah tergolong warga mampu dan berkecukupan. Jika pemalsuan data seperti itu menjadi temuan di lapangan, terlebih kemudian dilaporkan kepada aparat penegak hukum, yang mengeluarkan rekomendasi menurut Nurhasan, sudah pasti akan terjerat persoalan hukum. Imbauan ini menurut Nurhasan, bentuk keprihatinan karena sebagian besar dari kepala desa dan lurah yang tersebar di 281 desa dan kelurahan di 18 kecamatan, sejauh ini belum memilki pemahaman penuh terhadap substansi yang diamanatkan oleh UU Nomor 13 Tahun 2011 itu. Utamanya Pasal 11 ayat (3) sebagai mana termaktub di dalamnya. “Tak jarang kepala desa

Ketua komisi D Nurhasan

dengan gampang merekomendasikan persetujuan atas surat keterangan beakesmaskin yang diajukan tanpa diverifikasi terlebih dahulu. Ujung-ujung, tak jarang warga yang secara ekonomis sejatinya tergolong orang mampu dan berkecukupan, lalu menyulap diri menjadi fakir miskin,” sebutnya. Imbasnya mudah ditebak. Warga pemegang beakesmaskin yang mampu secara ekonomi, bisa berobat dan bahkan opname secara gratis, baik di puskesmas maupun RSUD. “Jika hal yang demikian itu terus berlanjut, ke depan, bisa jadi akan banyak kades yang terjerat persoalan hukum,” papar Nurhasan.

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSUL

Sebab jika kepala desa membubuhkan tanda tangan sebagai rekomendasi persetujuan, tetapi ternyata data pemohon tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya, bisa terjerat kasus hukum. “Itu perlu saya ingatkan. Sebab jika keliru merekomendasikan persetujuan beakesmaskin atau salah sasaran, bisa terjerat hukum pidana. Sanksinya berupa hukuman maksimal dua tahun penjara, atau denda Rp 50 juta,” kata Nurhasan, Rabu (15/1). Secara yuridis, penegasan sanksi hukum itu ada rujukannya. Yakni UU Nomor 13 Tahun 2011 Pasal 11 ayat (3). Dalam aturan itu ditegaskan bahwa setiap orang, termasuk kepala desa dilarang keras memalsukan data riil fakir miskin, baik itu yang sudah diverikasi dan divalidasi oleh kementerian sosial atau belum. Dalam konteks ini, tak jarang kepala desa gampang membubuhkan tanda tangan sebagai rekomendasi persetujuan atas

Suasana layanan pasien keluarga miskin di RSUD Syamrabu.

Rencananya, Nurhasan akan berkoordinasi dengan ketua DPRD Muhamad Fahad, seka-

ligus minta izin memanggil 281 kepala desa dan lurah untuk menggelar sosialisasi tentang UU

Nomor 13 Tahun 2011. Gagasan tersebut terinspirasi setelah ikut ambil bagian dalam rapat bersa-

ma pimpinan dinas kesehatan, BPJS, dinas sosial, serta pimpinan OPD terkait lainnya. (ras/epe)

Beras Sintetis Resahkan PKM BPNT Kepulauan

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Sumenep, Memorandum Beberapa hari terakhir, warga Sumenep digegerkan dengan video yang tersebar di berbagai grup Whatsapp tentang beras sintetis yang berasal dari BPNT (bantuan pangan non tunai). Informasinya, temuan beras sintetis itu dibagikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT Desa Pajennangger, salah satu wilayah kepulauan yang masuk Kecamatan Arjasa. Dalam video berdurasi 32 detik itu, tampak seseorang memegang benda mirip bola tenis diduga benda itu beras sudah dimasak kemudian dikepal. Dalam video terdengar percakapan jika beras itu pengganti rastra atau raskin, dua bantuan beras program sebelumnya. Beras itu setelah dimasak kemudian dikepal dan dilempar ke lantai 6 kali diakhiri kalimat “ini bagaimana pak ketua”. Kepala Desa Desa Pajennangger Suhwari, mengaku belum mengetahui secara pasti kebenaran video tersebut. Hanya saja berdasarkan informasi masyarakat serta aparat desa setempat dalam video tersebut berisi beras bantuan BPNT yang sudah dimasak. “Informasi itu saya terima tadi malam dari masyarakat dan apara desa setempat beras BPNT itu terindikasi palsu,” katanya, Rabu (15/1). Informasi lain menyebut saat dimasak beras mengambang tidak seperti beras pada umumnya, ketika dikonsumsi, mengalami gejala sakit perut, mual, dan rasanya hambar. Untuk menghindari kejadian tidak didinginkan, Pemerintahan Desa (Pemdes) Pajennangger mengintruksikan beras itu ditarik dari peredaran. “Jika nanti benar beras tersebut palsu selaku kepala desa, saya akan meminta pertanggungjawaban supplier meski dia sendiri tidak mengetahui, karena menyangkut keamanan warga saya. Informasi yang kami dapatkan, supplier-nya orang Kangean,” ungkap Suhwari. Sekretaris Kecamatan Arjasa Aminulah mengatakan, belum bisa memastikan beras BPNT di Pajennangger itu palsu atau tidak. Dia menyebut yang berwenang menilai adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). “Sekarang sampel beras berada di kantor kecamatan,” cetusnya. Beras yang sudah tersebar kepada KPM juga ditarik kembali untuk meredam keresahan sampai mendapat kejelasan status beras tersebut. Diungkapkan, informasi dilapangan hanya satu yang mengeluhkan soal dugaan beras tersebut palsu. “Kalau masyarakat lain tidak ada keluhan malahan berasnya bagus, makanya intruksi kami sampel yang diambil dari orang yang mengeluhkan beras itu,” jelasnya. Termasuk melanjutkan prosesnya secara hukum. Jika terbukti tidak benar, supplier disarankan melakukan somasi hukum terkait peristiwa ini.(uri/epe)

Aksi FKMS yang menggelar demo di Kantor Disnaker Sumenep dengan membentangkan poster-poster.

FKMS Demo soal Jaminan Kesehatan Kerja Sumenep, Memorandum Dinilai kurang memperhatikan jaminan kesehatan buruh, mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Sumenep (FKMS) menggelar aksi unjuk rasa di kantor dinas tenaga kerja (disnaker) setempat, Rabu (15/1). Koordinator aksi Sutrisno dalam orasinya menilai, selama ini pemerintah kurang memperhatikan jaminan kesehatan para buruh. Salah satunya perusahaan PT Tanjung Odi. Temuan di lapangan, banyak buruh memilih

berhenti bekerja karena jatuh sakit. Mirisnya tambah dia, rata-rata buruh meski telah berhenti dari perusahaan linting rokok tersebut, masih mengeluh sakit pernafasan berkelanjutan. “Kami menilai perusahaan itu menjadi malapetaka bagi buruh yang bekerja di sana,” sebutnya. Mahasiswa menuding, perusahaan mengabaikan jaminan kesehatan buruhnya, sehingga mendesak pemerintah dalam hal ini, disnaker memanggil perusahaan bersangkutan untuk bertanggungjawab. Aksi ini sebagai

respons sikap dinas terkait yang dinilai tutup mata. “Seharusnya ada langkah nyata dari Disnaker Sumenep. Selama ini tidak ada langkah apa-apa dari dari dinas terkait soal itu,” ungkapnya. Kepala Disnaker Sumenep Mohamad Syahrial menyatakan, akan menidaklanjuti aspirasi mahasiswa terkait jaminan kesehatan eks buruh PT Tanjung Odi. Termasuk mendatangi perusahaan itu. Dia berjanji pengecekan secara rutin akan dilakukan, meski sepengetahuannya, perusahaan itu sudah

menjamin kesehatan buruh melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS), bahkan menyediakan dokter. Diakui pihaknya tidak bisa melakukan penindakan tanpa didukung bukti-bukti seperti dikatakan FKMS. Mohamad Syahrial juga membantah jika instansinya tidak melakukan pengawasan. “Kami rutin melakukan pengecekan kepada semua perusahaan yang ada di Kabupaten Sumenep termasuk PT Tanjung Odi,” kilahnya. (uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR

Sumenep Darurat TBC, Ratusan Pasien Dilayani Setiap Bulan di RSUD dr H Moh Anwar

Pasien TBC di RSUD dr H Moh Anwar Sumenep.

Sumenep, Memorandum Penderita penyakit tuberculosis (TBC) ternyata banyak menjangkiti masyarakat Sumenep. Hal itu terbukti dari data pasien di RSUD dr H Moh Anwar selama beberapa tahun. Ratusan pasien tersebut sebagian besar dirujuk ke RSUD dr H Moh Anwar untuk mendapat perawatan intensif. Selebihnya ditangani puskesmas dan sebagian rawat jalan. Pasien yang didiagnosa positif TBC ditempatkan di ruang isolasi dengan akses terbatas karena mudahnya penularan penyakit itu. “Setiap bulan RSUD dr H Moh Anwar Sumenep menangani sekitar 300

hingga 400 pasien yang suspect penyakit TBC. Dari jumlah tersebut sekitar 150 hingga 200 dinyatakan positif TBC. Ironisnya, terbanyak justru didertia usia produktif 14-45 tahun,” ujar dr Andri Dwi Wahyudi, dokter spesialis paru-paru di RSUD dr H Moh Anwar, Rabu (15/1). Dokter Andri menuturkan, selama 2019, pada Januari terdapat 300 pasien, seterusnya setiap bulan antara 300-400 pasien yang terdiagnosa TBC. Pasien yang benar-benar positif TBC antara 30-50 pasien per bulan. Selain itu, setiap bulan ada 25 hingga 50 kasus baru di rumah sakit tersebut. Menurut dia, data tersebut belum

termasuk yang dirawat di sejumlah puskesmas baik di daratan maupun kepulauan di Kabupaten Sumenep. Sementara awal tahun 2020 masih belum terdata. “Penanganan penyakit TBC saat ini tidak harus ke Pamekasan. Di RSUD Sumenep sudah sangat mumpuni, sarana-prasarana, pemeriksaan dan obat-obatan sudah terpenuhi dengan baik. Saat ini juga sudah ada dua dokter spesialis paru-paru,” urai dia. Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kusmawati menyatakan, perawatan dan pengawasan pasien TBC harus dilakukan selama enam bulan

berturut-turut. Hal itu berlaku bagi pasien rawat jalan dan rawat inap. Menurut Kus, panggilan akrabnya, saking banyaknya pasien panyakit TBC di Kabupaten Sumenep, dinas kesehatan bekerja sama dengan tiga lembaga Non Government Organization (NGO) dalam rangka melakukan screening kepada warga untuk mendeteksi dan memantau penyebaran penyakit menular tersebut. Dari data dinas kesehatan, selama tiga tahun terakhir jumlah penderita TBC di Kabupaten Sumenep sangat besar. Tahun 2017 ada 1.627 kasus, 2018 ada 1.712 kasus. Sementara 2019 ada 1.656 penderita. (aan/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

PASURUAN

KAMIS LEGI 16 JANUARI 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Pemkab Baru Selesaikan 50 Persen RTLH

Desa Maslahat

Pasuruan, Memorandum Pemkab Pasuruan mendapatkan jatah program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dengan anggaran Rp 3 miliar dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Namun, proyek yang mulai digarap akhir tahun lalu itu belum juga rampung. Bahkan, sejauh ini baru mencapai 50 persen. Kabid Penanganan Fakir Miskin dan Pemberdayaan Sosial Dinsos Kabupaten Pasuruan Dian Puspawati mengatakan, kendati sudah berganti tahun, progres rehab RTLH dari anggaran Kemensos masih terus dilanjutkan. “Ini, lantaran pencairan anggaran juga baru turun 12 Desember lalu. Sehingga, dari waktu tidak memungkinkan selesai sampai tutup tahun dan dilanjutkan awal tahun ini,” ujar Dian. Dia mengatakan, untuk rehab RTLH dari Kemensos RI baru ada mulai tahun kemarin. Tujuannya, agar warga kurang mampu mendapatkan bantuan seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun, rumahnya yang kurang layak juga diperbaiki. Bantuan perbaikan RTLH ini diberikan kepada warga kurang mampu di Kecamatan Grati dan Kecamatan Lekok. Setelah diverifikasi dan finalisasi, tercatat ada 200 rumah yang masuk program

RTLH dari Kemensos RI. Rinciannya, 100 RTLH di Desa Plososari dan Rebalas, Kecamatan Grati; serta 100 RTLH di Desa Pasinan dan Jatirejo, Kecamatan Lekok. Melalui program ini, setiap rumah mendapatkan bantuan Rp 15 juta untuk bahan bangunan. Sehingga, total anggaran yang turun sebesar Rp 3 miliar. Dian mengatakan, anggaran Rp 15 juta ini untuk pengadaan material saja. “Untuk tenaga dari swadaya masyarakat. Hal ini juga menjadi kendala, progres saat ini masih 50 persen. Selain juga karena faktor tenaga terbatas, ada faktor cuaca yang sudah turun hujan dan kepercayaan menunggu hari baik untuk memperbaiki rumah,” kata Dian. Meski masih 50 persen, Dinsos optimistis perbaikan ratusan rumah ini akan rampung pada akhir bulan ini. Hasilnya, semua rehab RTLH itu akan dilaporkan ke Kemensos RI.(ion/sr)

FOTO: MEMORANDUM/ILUSTRASI

Pasuruan, Memorandum Pemerintah Desa Tenggilis Rejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, terus berinovasi di berbagai bidang. Mulai bidang pendidikan Madrasah Diniyah (Madin), pendidikan anak usia dini (PAUD) juga mendapat perhatian. Dalam peningkatan perekonomian pemerintahan desa (pemdes), Tengggilis Rejo akan memaksimalkan p e r a n Bum lembaga Bumdes untuk mengelola pas pasar, desa dan memb membentuk unit usaha b baru yang ada di desa, guna m meningkatkan p perekonomian w warga. “Karang taruna dan pemuda a alhamduli lillah sudah m menunjukkan kek kekompakan k dan kerukunan. Terbuk sudah Terbukti sering mengikuti turnamen sepak Kepala Desa Tenggilis Rejo bola di berbagai Akhmad Nur open turnament Kabupaten Pasuruan. Dan sudah pernah menjadi tuan rumah di desa kami,” ungkap Kepala Desa Tenggilis Rejo, Akhmad Nur. Terkait pelayanan masyarakat, saat ini pemerintah desa terus berkoordinasi, baik itu dengan BPD dan perangkat desa. Untuk terus siap siaga senantiasa memberikan pelayanan untuk kebutuhan warga. Terkait kesehatan, bersama kader dan posyandu terus melakukan kegiatan pelayanan kesehatan di desa. “Kami terus berharap untuk bersama-sama dengan tokoh pemuda dan tokoh masyarakat untuk berperan aktif mewujudkan kekompakan, kebersamaan untuk membangun Desa Tenggilis tercinta ini menuju desa yang maju, aman, makmur, sehat lahir batin, adil dan bermartabat (Maslahat),” jelas Akhmad. Tentunya diharapkan pula seiring dan selaras dengan program program pemerintahan kabupaten menuju Pasuruan dan Desa Maslahat.(ion/sr)

Kondisi salah satu rumah warga yang masuk kategori RTLH.

Dinas Perikanan Tak Ajukan Bantuan Hibah BBG Pasuruan, Memorandum Belum semua nelayan di Kabupaten Pasuruan menggunakan bahan bakar gas (BBG) ketika melaut. Masih tersisa sekitar 100 nelayan. Sebagian besar lainnya sudah menggunakan BBG hasil bantuan dari Pemerintah Pusat. Namun, tahun ini Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan tidak mengajukan bantuan hibah. Alasannya, sejauh ini belum ada informasi soal adanya bantuan hibah BBG.

Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Alamsyah Supriadi mengatakan, setelah dua tahun sebelumnya Kabupaten Pasuruan selalu mendapatkan kuota hibah BBG, tahun kemarin tidak mendapatkan hibah lagi. “Biasanya informasi diberikan kuota pada pertengahan tahun sampai akhir tahun. Tahun lalu memang tidak ada hibah BBG dari pusat ke Kabupaten Pasuruan,” ujar Alamsyah.

Dia mengatakan, Hibah BBG dari Pemerintah Pusat sudah diberikan sejak 2017. Saat itu ada 300 nelayan yang mendapatkannnya. Pada 2018, nelayan yang memperoleh bantuan lebih banyak, mencapai 631 orang. Hibah BBG bertujuan mengganti bahan bakar perahu kecil yang sebelumnya menggunakan premiun beralih ke gas elpiji. Perahu yang menggunakan bahan bakar premium merupakan perahu kecil berukuran

di bawah 2 gross tonase. Perahu ini biasanya melaut tidak terlalu jauh atau di sekitar pesisir pantai. Namun, awal tahun ini Dinas Perikanan sengaja tidak mengajukan hibah BBG ke Pemerintah Pusat. Namun, memilih menunggu informasi dan kuota dari Pemeirntah Pusat. “Jadi, kalau ada hibah nantinya ada permintaan data untuk hibah BBG. Karena belum ada permintaan, kami tidak mengajukan dulu,” jelas Alamsyah. (rul/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi menyambangi murid yang belajar di tenda.

kepada mereka. “Saya sangat mengapresisasi terhadap para siswa dan dewan guru di SDN Gunggungan Lor. Karena meski dalam kondisi seperti ini mereka masih semangat dan giat dengan belajarnya,”

kata Eddwi. “Semoga dengan kondisi sementara seperti ini, siswa tetap optimistis belajar dalam tenda, dan semoga apa telah kami sumbangkan bermanfaat,” pungkas Eddwi.(yud/sr)

MUI Prihatin Pelajar Simpan Video Porno di HP Probolinggo, Memorandum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo memberikan perhatian serius adanya pemberitaan tentang tepergoknya pelajar SMA menyimpan video porno di HP saat terjaring razia bina siswa yang dilakukan satpol PP dan Damkar Kota Probolinggo, Selasa (14/1). “Saya sangat prihatin atas peristiwa ini. Selain membolos di jam pelajaran, justru ditemukan HP dari salah satu pelajar yang menyimpan video porno,” kata Ketua MUI Kota Probolinggo KH Nizar Irsyad, Rabu (15/1). Seharusnya, kata Nizar Irsyad dengan adanya perkembangan teknologi informasi dijadikan sebagai kegiatan positif. Justru pelajar malah mengoleksi hal negatif seperti menyimpan video porno. “Ini mengancam moral dan perilaku pelajar. Sehingga pendidikan karakter harus selalu dipertegas dan diperjelas agar generasi penerus

Ustaz Nizar Irsyad

bangsa perilakunya sesuai dengan budi pekerti,” tandasnya. Ustaz Nizar juga menegaskan, pihaknya melalui bagian dakwah akan

melakukan upaya penanganan terhadap maraknya prilaku pelajar yang sudah jauh menyimpang. “Saat ini soal akhlak dan moral memang harus menjadi perhatian serius baik dari lembaga pendidikan, orang tua maupun pemerintah,” tegas Nizar Irsyad. Melihat situasi ini, lanjut Nizar Irsyad, dalam waktu dekat akan melakukan langkah strategis untuk menyikapi persoalan moral pelajar. “Kami harapkan lembaga sekolah yang ada untuk bisa menanggapi persoalan ini. Kami akan gencar melakukan sosialisasi soal pentingnya pendidikan karakter,” tuturnya. Diketahui, belasan siswa di Kota Probolinggo terjaring razia bina pelajar oleh Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Probolinggo karena kedapatan berkeliaran di saat jam belajar sekolah. Dari 19 pelajar yang terjaring, di antaranya menyimpan video porno di HP-nya. (mhd/sr)

Lumajang, Memorandum Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) mengapresiasi seluruh program dan kegiatan yang dilakukan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lumajang dalam ikut mencerdaskan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. “Kita semua tentu berterima kasih kepada para guru yang telah mendidik anak-anak Indonesia, hingga menjadi anak-anak yang pinter, cerdas dan memiliki karakter,” ungkapnya saat menghadiri acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 PGRI dan HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kecamatan Senduro di lapangan Desa Senduro, Kabupaten Lumajang, Rabu (15/1). Dirinya juga mengaku senang dengan antusias masyarakat yang hadir, dan mengikuti semua rangkaian kegiatan yang diselenggarakan pagi itu, karena diperkirakan dihadiri oleh sekitar 1.000 orang, yang terdiri dari pelajar, dewan guru maupun masyarakat umum.

FOTO: MEMORANDUM/KOM

Probolinggo, Memorandum Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto berkunjung ke SDN Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran, yang muridnya hingga saat ini belajar di dalam tenda, Rabu (15/1). Kedatangan Kapolres Eddwi disambut hangat para siswa-siswi di sekolah tersebut. Eddwi berempati, dan memberikan fasilitas kipas angin di setiap tenda. Keluhan murid sebelumnya adalah panas saat belajar dalam tenda. Selain itu, Kapolres bersama rombongan yang hadir juga kerja bakti membersihkan serpihan kayu di dalam ruang kelas yang ambruk. Eddwi juga melakukan kegiatan belajar mengajar terhadap para siswa di dalam tenda, dengan memberikan dukungan agar terus semangat belajar meskipun di dalam tenda. Dengan rasa haru, mantan Kabag Ops Polrestabes Surabaya, ini menggendong salah satu siswi. Serta memberikan hadiah

Cak Thoriq Apresiasi Program PGRI

FOTO: MEMORANDUM/YD

Kapolres Eddwi Bantu Murid yang Belajar di Tenda

FOTO: MEMORANDUM/MHD

FOTO: MEMORANDUM/ION

Wujudkan Desa Tenggilis Rejo Maju, Aman, dan Makmur

Bupati Lumajang Thoriqul Haq memberikan sambutan pada acara HUT ke74 PGRI.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Thoriq juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada dewan guru yang selama ini telah mengabdi diri untuk mendidik generasi penerus bangsa. “Terima kasih kepada semua guru, terima kasih

atas pengabdiannya,” ujarnya. Kegiatan tersebut disemarakan dengan acara Jalan Sehat, Minum Susu Bersama dan Tari Godril Lumajangan secara Massal yang diikuti 1000 lebih siswa siswi dan anggota PGRI Lumajang. (min/tri/sr)

Awal Februari, RS Muhammadiyah Beroperasi Lumajang, Memorandum Bupati Lumajang Thoriqul Haq menginformasikan bahwa diperkirakan pada awal Februari 2020 nanti, Rumah Sakit Muhammadiyah di Kabupaten Lumajang akan resmi beroperasi. Hal tersebut dikatakannya saat menerima kunjungan manajemen Rumah Sakit Muhammadiyah Lumajang di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (15/1). Cak Thoriq juga mengatakan, hadirnya Rumah Sakit Muhammadiyah Lumajang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan, khususnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Semakin banyaknya fasilitas kesehatan yang ada untuk masyarakat, tentu menjadi tambahan perbaikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, apalagi Muhammadiyah sudah memiliki jejaring Rumah Sakit yang baik,” katanya seperti dikutip dari infopubli.id.

Manajemen RS Muhammadiyah bertemu Bupati Lumajang Thoriqul Haq di kantor bupati.

Selain itu, Cak Thoriq juga mengharapkan, dengan hadirnya Rumah Sakit Muhammadiyah Lumajang, maka masyarakat semakin mudah mendapatkan fasilitas kesehatan ke dokter-dokter spesialis. “Saya berharap jejaring Rumah Sakit Muhammadiyah yang sudah baik ini membantu kami di pemerintah daerah, misalnya terkait dokter-dokter spesialis, begitu ada, rujukan ke dokter spesialis semakin mudah

diakses dan pelayanan kesehatan semakin baik,” harapnya. Sementara itu, Ketua PD. Muhammadiyah Lumajang Suharyo menjelaskan bahwa sebagai tahap awal, nantinya Rumah Sakit Muhammadiyah akan menyediakan sekitar 50 kamar rawat inap. Lanjut dia, nantinya masyarakat umum juga berhak mendapatkan pelayanan medis yang sama bukan hanya untuk internal Muhammadiyah.(*/sr)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

OLAHRAGA

KAMIS LEGI 16 JANUARI 2020 HALAMAN 13

Program TC Timnas Dinilai Tidak Efektif Osvaldo Haay (kiri) berlatih game dengan Alwi Slamet, pemain Persebaya lainnya. Osvaldo menjadi salah satu dari enam pemain yang tidak ikut TC di Jogjakarta.

TC di Jogja, Persebaya Tak Komplet Surabaya, Memorandum Tim Persebaya mulai menjalani training center (TC) di Jogjakarta, kemarin (15/1). Sayangnya, pelatih Aji Santoso tak bisa membawa seluruh pemainnya yang akan digembleng dengan program latihan fisik tersebut. Ada Enam pemain yang tak bisa berangkat dengan berbagai alasan. Yang pasti, tiga pemain mudanya saat ini mengikuti seleksi timnas U19 yakni Ernando Ari, Supriadi dan Rizky Ridho. Sedangkan dua pemain asing, David Da silva baru akan kembali akhir Januari mendatang karena harus melakukan operasi di tanggal 26 Januari. Sedangkan Aryn William akan kembali pada 20 Januari karena masih harus menyelesaikan administrasi paspornya, dan Osvaldo Hay tengah menyelesaikan administrasi sebagai ASN di Papua. Aji Santoso mengakui keenam pemainnya telah diberi izin untuk tidak mengikuti pemusatan latihan yang rencananya akan dilakukan hingga 25 Januari mendatang. “David dan Aryn belum bisa gabung, mungkin akhir bulan. Masalah paspor Aryn belum selesai, tapi dia bicara tanggal 20 kembali. Sedangkan David baru kembali 30 Januari. Yang lain seperti Valdo masih menyelesaikan PNSnya dan yang lain seleksi timnas di Jakarta,” ucap Aji Santoso, Rabu (15/1). Lebih lanjut, pemusatan latihan pemain Persebaya ini rencananya akan dilakukan selama tiga minggu. “Kita seharusnya mengadakan pemusatan sampai 2 Februari. Tetapi, kemudian kita majukan hingga 25 Januari, karena ada kongres PSSI di Bali jadi kita masih menunggu hasil itu kapan jadwal Piala Presiden dan kompetisi berjalan,” imbuh Aji. “Fokus kami selama di Jogja untuk membenahi fisik semua pemain, maka mereka semua saya bawa selama 10 hari. Fisik mereka belum ideal, selain itu harus kami perbaiki taktikal dan cara bermain seusai karakter Persebaya,” kata Aji di situs resmi klub. Di Jogjakarta, Aji tak hanya fokus mempersiapkan untuk Liga 1 2020 saja. Tapi, untuk ajang terdekat mereka, Piala Presiden 2020. “Setelah dari Jogja pasti ada uji coba. Namanya uji coba, tim kalau semua sudah siap baik taktik, fisik baru dilaksanakan untuk melihat kesiapan. Kalau belum siap saya tidak mau uji coba. Nanti kami lihat berapa kali uji coba. Kalau menjelang pertandingan, mungkin 3-4 kali (uji coba) dengan tim selevel,” tutur pelatih asal Malang. (*/sr)

Pamekasan, Memorandum PSSI mulai menggeber training center (TC) tim nasional (timns) di bawah asuhan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong. Program pemusatan latihan jangka panjang tahun ini mendapat kritikan dari mantan pelatih timnas Indonesia Rahmad Darmawan. Dia menganggap program itu tidak efektif. RD, sebutan pelatih yang kini menangani Madura United FC tersebut, selain tidak efektif juga justru cenderung merugikan tim-tim kontestan kompetisi. Hal tersebut disampaikan usai mengisi materi dalam kegiatan Spektrum Khusus yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, dalam rangka Unniversary ke-4 Madura United FC, Selasa (14/1) malam. “Sebenarnya kualitas Timnas itu harus ditentukan oleh kualitas kompetisi sebuah negara, sehingga kompetisi itu harus dimainkan oleh pemain berkualitas dengan kompetisi yang juga berkualitas,” kata Coach RD. Karena itu, pihaknya berharap induk tertinggi sepakbola tanah air khususnya regulator kompetisi, PT Liga Indonesia

Baru (LIB) agar segera berbenah. “Jadi ke depan kita harapkan regulator kompetisi harus paham pada FIFA Match Day, dan hegemoni ini harus sinergi demi kebaikan bersama,” ungkapnya. “Jadi hemat kami prgram TC yang selama ini digelar timnas, kita harapkan dilakukan perubahan dengan memprioritaskan kualitas pemain dan kompetisi. Sebab kualitas kompetisi tentunya akan mendongkrak kualitas timnas,” tegasnya seperti dikutip dari beritajatim.com. Seperti diketahui, Shin Taeyong yang menjabat manajer dan pelatih timnas semua katagori, sudah mengawali dengan menyeleksi pemain timnas U-19, sejak Senin (13/1) lalu. Seleksi diikuti 51 pemain dari 59 pemain yang dipanggil. Nantinya ada 30 pemain yang bakal

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong memimpin seleksi pemain Timnas U-19.

melanjutkan pemusatan latihan (TC) di Chiang Mai, Thailand. Ia pun mengungkapkan mengapa memilih Thailand. “Nanti di Chiang Mai akan datang juga klub-klub Korea Selatan,” ujar Tae-yong selepas latihan per-

dana. “Jadi nantinya pemain dalam tim juga harus bersaing dengan tim-tim dari Liga Korea Selatan. Makanya kita pilih Thailand,” ujar pelatih berusia 49 tahun itu. Seleksi dan TC Timnas In-

donesia U-19 akan berlangsung dari Senin ini sampai Jumat (17/1) besok. Untuk pemain yang sedang di luar negeri, Shin Tae-yong dan staf pelatih rencananya akan memantau secara langsung di Eropa. (*/sr)

Samator Diperkuat 2 Pemain Asing Surabaya, Memorandum Tim bola voli putra Surabaya Bhayangkara Samator mendatangkan dua pemain asing yang akan memperkuat tim yang disiapkan menghadapi Proliga 2020 yang dimulai seri I di Pekanbaru, Riau, 24-26 Januari nanti. Dua pemain asal Brasil dan Cabo Verdiana itu diharapkan mampu memberikan kontribusi maksimal buat tim asal Surabaya itu mempertahankan gelarnya. Menurut Hadi Sampurno, Manajer tim Surabaya Bhayangkara Samator, keduanya yakni Lucas Allen Silva de Araujo (setter) dan Victor isaias loez Sanches (spike). Lucas berusia 24 tahun dengan tinggi badan 200 cm, sedangkan Victor berusia 26 tahun dengan tinggi badan 197 cm. “Kami senang dengan kehadiran dua pemain asing tersebut yang cukup berpostur tinggi dan untuk menambah amunisi kekuatan Surabaya Bhayangkara Samator,” ujar Hadi Sampurno.

Pemain dan ofisial yang sukses merebut juara Proliga tahun lalu.

Surabaya Bhayangkara Samator yang sebagai tuan rumah, akan memainkan dua laga di seri pembuka Proliga 2020. Pertama, skuat asuhan Ibarsjah Djanu

Tjahjono itu akan menghadapi Jakarta Garuda pada 24 Januari. Dua hari kemudian, Samator akan ditantang pendatang baru Lamongan Sadang MHS.

Hadi Sampurno mengatakan timnya akan berusaha semaksimal mungkin memenangkan kedua laga tersebut. “Kami akan berusaha semaksimal mungkin,” ujar Hadi, Tetapi, Hadi mengakui tidak mudah memenangkan kedua laga itu. Jakarta Garuda merupakan tim yang banyak dihuni pemain-pemain baru dan muda, namun mereka memiliki semangat yang luar biasa. Sedangkan melawan Lamongan Sadang MHS, Hadi mengaku Samator akan bermain maksimal. Meski merupakan tim pendatang baru, skuat asuhan pelatih senior Putut Marhaento. Tim Surabaya Bhayangkara Samator Proliga 2020 yaitu Lucas Allen Silva de Araujo ,Victor isaias loez Sanches, Ibnu Qurniadi, Yoga Tega Sujiwa, Galih bayu Saputra, Anang Sugiarto, Hadi Suharto, Samsul Kohar, Nizar Julfikar, Yuda mardiansyah Putra, Rivan Nurmulki, Rendy Febriabnt Tamamilang dan Wendy Adi Yudha. (*/sr)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

KAMIS LEGI, 16 JANUARI 2020 HALAMAN 14

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Korban diketahui tengah menjalani ritual bertapa dengan rekannya, Rofiq Firdaus Asri (47), warga Jalan Kartini Desa/Kecamatan Jelbuk. Kesaksian Rofiq, korban tiba-tiba pingsan ketika sedang bermeditasi. Mengetahui hal itu, Rofiq bergegas turun mencari pertolongan.

Kapolsek Ambulu AKP Sudaryanto menerangkan, korban berangkat dari rumah Selasa (14/1) malam. Sempat singgah ke rumah salah satu tokoh agama di Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu sebelum melanjutkan perjalanan ke Bukit Samboja. “Pada pukul 00.30, korban

bersama saksi Rofiq Firdaus Asri melakukan ritual di makam yang letaknya di puncak bukit hingga pukul 01.30. Sekitar pukul 02.30, saksi mendengar korban mengeluhkan sakit di dada dan diikuti dengan muntah-muntah. Melihat kondisi itu, korban dan saksi lantas menghentikan ritual dan beristirahat tiduran di lokasi,” terang kapolsek kemarin. Sekitar pukul 05.15, tambah kapolsek, saksi melihat kejanggalan kendati posisi korban masih tertidur. “Saksi kemudian turun menemui Saladi (51), warga se-

Proses evakuasi jenazah Sugiharto dari puncak Bukit Samboja.

Pengamat: DPRD Tidak Bisa Panggil Paksa Bupati FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Hal ini dikarenakan putusan MK Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi bukanlah hanya membatalkan isi (Pukat) UGM Dr Oce Madril SH MA suatu UU tertentu yang diuji ke MK Gov, turut bersuara mendengar ada melainkan juga berdampak kepada perseteruan berlarut legislatif dekonstitusionalitas norma-norma sejengan eksekutif di Kabupaten Jember. nis yang identik. Putusan MK bersifat Menurut dia, pemanggilan paksa haerga omnes. Artinya, tidak hanya bernya untuk kasus-kasus pidana. Sedanglaku bagi pihak yang menguji ke MK kan masalah politik seperti yang terjadi melainkan juga mengikat semuanya. di Jember akibat dipicu hak angket oleh Termasuk norma lain yang identik, DPRD setempat, pemanggilan paksa sejenis, dan ada dalam peraturan petidak berlaku. rundang-undangan lainnya. Pemanggilan paksa melibatkan Oce menyitir putusan MK Nomor kepolisian, sebut Oce, juga tidak dapat 16/PUU-XVI/2018. “Alasan MK memDr Oce Madril SH MA Gov dijalankan karena merupakan norma batalkan norma seperti ini adalah yang kabur (vague norm) dan norma karena pemanggilan paksa merupakan upaya perampasan hak pribadi seseorang yang hanya yang mengandung kekosongan hukum (vacuum of norm). Apalagi pemanggilan paksa panitia hak angket DPRD dikenal dalam proses penegakan hukum pidana (pro justicia) yang diatur secara jelas dalam KUHAP menge- Jember kepada bupati, sudah dijawab dan diminta untuk nai prosedur penggunaannya dan tidak diperbolehkan dijadwal ulang untuk mempelajari keabsahan. Selain itu, untuk tindakan selain penegakan hukum,” terangnya, di saat bersamaan bupati ada agenda dengan Kantor Staf Kepresidenan (KSP) membahas rencana pembangunan Rabu (15/1). Putusan itu juga membatalkan norma Pasal 171 ayat jalan tol. “Permohonan penjadwalan ulang merupakan alasan (3) UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah (UU Pemda) dan Pasal 75 ayat (3) Peraturan Pemerintah 12/2018 yang sah mengingat ketidakhadirannya bukan karena tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD. Dalam tidak punya itikad baik melainkan karena teknis penaturan itu, pejabat pemerintah daerah, badan hukum, jadwalan semata. Untuk itu jika ketidahadiran pejabat atau warga masyarakat yang telah dipanggil berturut- pemerintah karena adanya alasan yang sah salah satunya -turut namun tidak memenuhi, DPRD dapat memanggil permintaan penjadwalan ulang maka ketentuan pangsecara paksa dengan bantuan kepolisian. “Dengan ada- gilan paksa di Pasal 171 Ayat (3) UU Pemda dan Pasal 75 nya putusan MK dimaksud pada dasarnya kehilangan ayat (3) PP 12/2018 tidak dapat diberlakukan,” pungkas Oce. (edy/epe) legitimasi kekuatan hukum,” ujar Oce.

tempat dan diajak naik untuk mengecek kondisi korban,” tutur kapolsek menceritakan kronologis kejadian meninggalnya Sugiharto. Benar saja, ketika dicek korban diketahui sudah tidak bernafas. “Kedua saksi lantas melapor ke perangkat desa/kasun yang kemudian dilanjutkan ke Polsek Ambulu.Kami langsung menerjunkan personel dan menggelar olah TKP di tubuh korban. Hasilnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ungkap mantan Kapolsek Puger itu. Proses evakuasi korban membutuhkan waktu cukup lama.

Lokasi yang hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki, membuat ambulans hanya bisa menunggu di jalan desa untuk dibawa ke Puskesmas Sabrang menjalani visum. Keluarga korban usai mendengar kejadian itu, menjelaskan jika ada riwayat serangan jantung sebelumnya. Seperti diakui Dwi, istri korban yang datang ke Puskesmas Sabrang. Menurut perempuan 51 tahun ini, suaminya memang izin bertapa ke Samboja. “Saya sudah melarang karena kondisi fisik sudah tua. Namun bapak ngotot pergi,” terangnya. (edy/epe)

Mantan Kalapas Nusakambangan Pimpin Lapas Kelas IIA Jember Jember, Memorandum Setelah dilantik Kepala Kantor Kemenkumham Wilayah Jatim Dr Susi Susilawati beberapa waktu lalu di Surabaya, secara resmi serah terima jabatan digelar untuk posisi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jember dan Kepala Lembaga Tahanan Negara Kelas IIB Situbondo, Rabu (15/1). Plt Kalapas Jember Dewi Sondari diserah terimakan kepadaYandi Suyandi. Sedangkan Kepala RumahTahanan Negara Kelas IIB Situbondo yang sebelumnya dijabat Alif Purnomo, digantikan Haryono. Sertijab ini dipimpin Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Kemenkumham Pargiono, Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal, sejumlah kalapas se-Korwil Jember, dan undangan lainnya. “Banyak hal yang tidak bisa saya lupakan ketika menjadi

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Sugiharto (67), warga Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Kaliwates, ditemukan tidak bernyawa di puncak Bukit Samboja yang terletak di Dusun Payangan, Kecamatan Ambulu, Rabu (15/1) pagi.

FOTO: MEMORANDUM/IST

Bertapa di Samboja, Kakek Kaliwates Dijemput Maut

Plt Kalapas Jember Dewi Sondari menyerahkan buku memori tugas kepada penggantinya, Yandi Suyandi.

kalapas. Ada banyak juga yang sudah kami lakukan di sini,” kata Dewi Sondari menyebut suka duka selama bertugas di Jember. Dia mengungkap, masa tugas yang relatif singkat

selama 3 bulan 15 hari menggantikan Sarju Wibowo, cukup membawa banyak kesan.“Saya juga berterima kasih kepada warga binaan yang nantinya setelah menjalani masa hukum

di lapas semoga menjadi lebih baik,” tutupnya. Sedangkan Yandi yang terakhir bertugas selama 1 tahun empat bulan di lapas khusus teroris di Pasir Putih, NusaKambangan, merupakan pejabat kelahiran Banten. Namun kawasan Jatim sudah tidak asing baginya. Dia pernah bertugas di Lapas Madiun, Porong, dan Probolinggo. “Apa yang sudah dicapai oleh Bu Dewi akan kami teruskan dan yang kurang akan kami lengkapi. Terutama pembinaan kepribadian dan kemandirian itu fokus utama kami,” terangnya. Satu strategi yang akan dilakukan Yandi adalah menumbuhkan rasa nyaman warga binaan. “Yang membuat nyaman itu pelayanan. Dengan pelayanan yang maksimal, bunuh hatinya dan bunuh niatnya (dari berbuat buruk, red) dengan pelayanan kita sebaik-baiknya,” tandasnya. (edy/epe)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan

Madiun, Memorandum Sambutan penuh makna diberikan Komandan Korem 081/ DSJ (Dhirotsaha Jaya) Kolonel Inf Masduki kepada bintara dan tamtama yang menjadi personel baru di Asrama Bosbow, Jalan Diponegoro Kota Madiun. Selain penuh kesederhanaan, gambaran bahwa personel Korem 081/DJS harus selalu dekat dengan rakyat, Kolonel Masduki juga

melepas kesan angker dengan hanya mengenakan setelan baju olahraga. “Anggota baru yang dikumpulkan, nantinya akan

menduduki jabatan barunya di berbagai satuan jajaran Korem 081/DSJ,” beber Kolonel Masduki, Rabu (15/1). Dalam arahannya, dia mengajak mereka untuk bersyukur karena sudah diberikan kesempatan untuk berdinas di jajaran Korem 081/DSJ. Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa, mereka semua sebentar lagi akan segera masuk

ke satuan barunya masing-masing sesuai dengan surat perintah yang diberikan. Untuk itu, Kolonel Masduki berharap, di manapun mereka bertugas, wajib melaksanakan dengan baik dalam pengabdiaannya terhadap rakyat, bangsa dan negara.“Karena hal itu merupakan kewajiban yang harus kita laksanakan sebagai seorang prajurit,”

tegasnya. Masih menurutnya, penempatan yang dilakukan itu nantinya semata-mata untuk mendukung dan kebutuhan organisasi dalam hal ini Korem 081/DSJ. Ia juga berpesan kepada puluhan anggota baru yang nantinya rata-rata akan menjadi bintara pembina desa (dabinsa), agar mampu melaksanakan tugas

FOTO: MEMORANDUM/ACK

Kolonel Masduki Beri Arahan Anggota Baru Korem 081/DSJ

Kolonel Masduki memberi pengarahan kepada personel baru Korem 081 DJS dalam suasana penuh kesederhanaan namun serius.

dengan baik, serta dapat hadir di tengah-tengah masyarakat guna membantu mereka. “Dekatkan diri dengan keimanan dan

ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, itu menjadi kunci untuk juga dekat dengan rakyat,” tutupnya. (ack/mt/epe)

Aiptu Sulaiman memberi imbauan kepada pengendara agar mewaspadai jalan berlubang.

Satlantas Polres Madiun Kota Gelar Public Address Madiun, Memorandum Melaksanakan public address tertib lalu lintas, Satlantas Polres Madiun Kota menyasar pengendara yang melintasi ruas Jalan Raya Solo-Jiwan. Sebab kawasan itu merupakan daerah rawan kecelakaan. Pengguna motor dan kendaraan roda empat atau lebih diharapkan melalui kegiatan tersebut dapat mencegah laka lantas serta memberikan rasa aman dan nyaman. “Selain itu, kami juga melaksanakan patroli mobiling survey jalan berlubang sebagai bentuk mewujudkan program rencana umum nasional keselamatan (RUNK) di bidang Kamseltibcarlantas. Program ini diharapkan dapat mencegah laka lantas pada musim hujan,” terang Kasatlantas AKP Budi Cahyono, Rabu (15/1). Sinergitas mitra dengan Dinas Perkim Kota Madiun dilakukan dengan melaksanakan pemotongan pohon yang telah rapuh dan rawan tumbang pada musim penghujan. (ack/mt/epe)

Wali Kota menerima perwakilan pembina PAUD dan TK di ruang kerjanya.

Peningkatan Kualitas Pendidikan

Wali Kota Terima Kunjungan TK Al Irsyad Madiun, Memorandum Pendidikan di Kota Madiun selalu menjadi atensi khusus Wali Kota Maidi. Bukan hanya tingkat SD-SMP ataupun SMA sederajat, namun juga pendidikan pada tingkat usia dini seperti PAUD dan TK. Hal tersebut seperti yang terlihat di ruang transit balaikota, Rabu (15/1). Wali kota menerima kunjungan pengasuh PAUD dan TK Al Irsyad dalam rangka mensinergikan program yang dimiliki yayasan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun. Berbagai pembahasan mengemuka

dalam pertemuan tersebut. “Salah satunya membahas mengenai pengembangan pendidikan bagi anak-anak TK. Sesusai visi-misi yang tertuang dalam Panca Karya mewujudkan Madiun Kota Pintar, kami memberikan berbagai macam alternatif pengembangan pendidikan untuk selalu mendukung kelancaran pendidikan di kota ini,” terang Ketua Pimpinan Cabang Al Irsyad Kota Madiun Fikri Hasan. “Selama ini kami berkontribusi di dunia pendidikan, dakwah, dan sosial. Ke depan,

kita akan melakukan beberapa pengembangan yang menjadikan siswa-siswi yang notabene bakal menjadi generasi penerus Kota Madiun untuk lebih baik. Saya juga berterima kasih atas masukan dan gambaran dari Pak Wali yang sangat membantu,” tambahnya. Selain menerima kunjungan pengurus Al Irsyad, wali kota juga menerima perwakilan OSIS SMA 3 Taruna Angkasa. Kunjungan tersebut terkait dengan permohonan izin untuk menggelar acara yang rencananya akan diadakan di GOR Wilis Kota Madiun. (ack/mt/epe)

Magetan, Memorandum Sekitar 50 bibit pohon aren ditanam Babinsa Desa Pragak Serda M Lutfi bersama Ketua BPBD Kabupaten Magetan Ari dan Kepala Desa Pragak Sutrisno di sekitar kawasan Sendang Beji, Selasa (14/1). Bibit Aren itu ditanam di area sepanjang lebih kurang satu kilometer. Ketua BPBD Kabupaten Magetan Ari mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda lanjutan dari penanaman bibit pohon yang lainnya guna mencegah kestabilan sumber mata air dan tanah longsor. Menurut Ari, upaya ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI dan BPBD Kabupaten Magetan guna menjaga ketersediaan air bagi generasi mendatang. “Karena selain memastikan ketersediaan air, penanaman pohon ini juga dimaksudkan untuk tindakan pencegahan tanah longsor maupun banjir,” ujarnya kemarin. Kepala Desa Pragak Sutrisno sangat megapresiasi kegiatan ini. Sebab Sendang Beji selain sebagai sumber mata air, rencananya akan dijadikan salah satu destinasi wisata untuk menambah pendapatan pemerintahan desa. “Jika suasananya sejuk, ketersediaan air pasti terjaga. Selain itu bisa menjadi alternatif wisata alam,” sebutnya. (alv/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ALV

FOTO: MEMORANDUM/ACK

FOTO: MEMORANDUM/ACK

Kawasan Sendang Beji Dihijaukan

Anggota koramil, polisi, dan BPBD bersinergi menanam bibit aren di kawasan Sendang Beji.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

KAMIS LEGI, 16 JANUARI 2020 HALAMAN 15

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Anggota Kodim 0812 Lamongan memimpin apel sebelum kegiatan berlangsung.

Waspadai Bencana Alam, Kodim 0812 Lakukan Penghijauan

Lamongan, Memorandum Kodim 0812 Lamongan mengadakan bakti sosial penanaman pohon di sejumlah desa yang tersebar di 27 kecamatan. Salah satunya di Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Rabu (15/1) pagi.

gram penanaman pohon juga diikuti seluruh elemen masyarakat mulai dari pemerintah desa, karang taruna, jajaran Polsek Paciran, mahasiswa, pramuka, anggota pencak silat, dan pengurus RT dan RW se-Desa Banjarwati. Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono menjelaskan, penanaman pohon mahoni dilakukan ketika musim hujan datang,

Kapolres Tuban makan bareng tukang becak.

Kapolres Jagongan Bareng Tukang Becak

Program penghijauan ini dimaksudkan untuk meminimalisir terjadinya bencana alam yang akhir-akhir ini melanda beberapa wilayah kabupaten/kota

di Indonesia. Lamongan sendiri merupakan daerah sangat rawan banjir tahunan lintasan air Bengawan Solo. Selain melibatkan TNI, pro-

Kodim Bojonegoro Tanam 4.620 Bibit Pohon Bojonegoro, Memorandum Kodim 0813 Bojonegoro bersama Koramil Baureno, Kalitidu, Padangan, Posramil Gayam, Margomulyo, dan Temayang beserta masyarakat berbagai elemen, menanam pohon di sejumlah ruas jalan nasional dan jalan provinsi di jalur Bojonegoro. Sebanyak 4.620 batang bibit pohon mahoni di tanam di sepanjang ruas kiri dan kanan jalan ini, guna mendukung dan menyukseskan program pemerintah dalam melaksanakan gerakan menanam 1 miliar pohon. Selain untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, juga meminimalisir dampak pemanasan global. Pasiter Kodim 0813 Bojonegoro Kapten Inf Surahmat kepada beritabojonegoro.com menyampaikan, kegiatan itu merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Kodam V Brawijaya. “Kita lakukan penyulaman pohon yang sudah mati. Tanam pohon yang baru, ditopang dengan bambu agar berdiri tegak, serta diberi pupuk,” tuturnya, kemarin. Kapten Inf Surahmat menyampaikan, bahwa penanaman pohon penghijauan tersebut, merupakan langkah kongkrit untuk melestarikan lingkungan hidup. “Pepohonan ini memiliki peran besar mengurangi polusi udara. Selain itu, juga untuk menyerap danmenampung debit air. Oleh sebab itu, mari bergerak galakkan penghijauan agar anak cucu kita dapatmenikmati hasil yang positif dari program penghijauan ini,” pungkasnya. (*/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/IST

Kebakaran yang terjadi di wilayah Tuban, beberapa waktu lalu.

Pada 2019 Kebakaran di Tuban Meningkat Tuban, Memorandum Selama tahun 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban mencatat ada 114 bencana kebakaran. Kasi pencegahan dan kesiapsiagaan, BPBD Kabupaten Tuban, Masduki mengatakan, pada tahun 2019 angka kebakaran mengalami kenaikan dari tahun 2018 yang sekitar 105 bencana kebakaran. “Tahun 2019 mengalami kenaikan, karena musim kemarau yang panjang,” ungkap Masduki.

Ia menambahkan, hampir seluruh kecamatan se- Kabupaten Tuban mengalami kebakaran di antaranya, kebakaran rumah, hutan, dan lahan. “Paling banyak kebakaran rumah, penyebabnya konsleting dan bediang,” ungkapnya. Sedangkan, pada tahun 2020 bulan Januari ini baru ada kasus kebakaran yaitu, kebakaran di Dinas Pendidikan karena konsleting dan sebuah rumah di Kecamatan Jenu. “Hingga saat ini, baru ada dua kasus kebakaran,” tandasnya. (*/har/mik)

LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN

Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Anggota jajaran Kodim 0813 menanam pohon di ruas jalan nasional dan provinsi di Bojonegoro.

Selain dilakukan di Paciran, penghijauan juga akan dilakukan secara bergiliran di wilayah kecamatan lain. “TNI ingin bersama-sama masyarakat menciptakan lingkungan asri dan lestari. Sehingga mampu menekan terjadinya bencana yang mungkin timbul karena kurangnya pepohonan,” pungkasnya. (al/har/mik)

Tekan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Safari ke ASN

Ajak Makan Bersama dan Bagikan Sembako Bojonegoro, Memorandum Kapolres Bojonegoro AKBP Muchamad Budi Hendrawan jagongan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) bareng tukang becak di sekitar Kota Bojonegoro, Rabu (15/1). Setidaknya ada 350 tukang becak ikut jagongan bareng kapolres tersebut. Kapolres juga melakukan santap nasi bungkus daun jati bareng-bareng mereka sambil berbincang santai dan menukar informasi. Tidak hanya itu, kapolres juga memberikan sembako berupa beras, minyak goreng, dan lainnya. Harapannya, hal ini bisa merekatkan tali silaturahmi antara polisi dan tukang becak. “Intinya ini adalah mewujudkan ketertiban masyarakat,” ujar kapolres. Selanjutnya, kapolres berharap bila dengan adanya silaturahmi dan kumpul bersama, bisa saling menukar informasi untuk mewujudkan keamanan di wilayah  Bojonegoro.  Ia berharap, semua masyarakat khususnya tukang becak bisa hidup bahagia dengan mensyukuri apa yang telah diberikan Allah SWT. (top/har/mik)

sebagai upaya kewaspadaan akan potensi terjadinya bencana banjir. “Program penghijauan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan alam di sekitar. Penghijauan sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Apalagi jika musim penghujan, akan mampu menyerap air sehingga mengurangi bencana banjir,” ujarnya.

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com

Lamongan, Memorandum Bawaslu Lamongan melalui Koordinator Divisi Pengawasan M. Nadhim melakukan koordinasi ke Pemerintah Daerah Lamongan dalam rangka koordinasi pengawasan mengenai netralitas ASN (aparatur sipil negara) sesuai instruksi Bawaslu RI, Rabu (15/1). Dalam kunjungan tersebut, Bawaslu banyak membahas mengenai cara-cara yang dapat dilakukan dalam meningkatkan pengawasan terhadap ASN agar tetap bersikap netral pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan tahun 2020. Dalam kunjungan itu, Bawaslu bertemu dengan Dianto, Kabag Pemerintahan Pemkab Lamongan dan Harianto, Kabid Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Bojonegoro, Memorandum Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, meminta kepada seluruh kandidat atau calon kepala desa (kades) agar menyiapkan mental dan harus siap kalah dalam pemilihan Pilkades Serentak Gelombang Ketiga Tahun 2020. Pernyataan itu disampaikan bupati saat menghadiri acara penandatanganan deklarasi damai bakal calon kepala desa di Gedung Serbaguna, Kecamatan Gayam, Rabu (15/1). Bupati mengingatkan agar masing-masing calon tetap kosentrasi dan fokus sesuai tujuan yaitu menjadi kades dan jangan sampai berfikir negatif terhadap lawan yang mengakibatkan pertikaian atau perpecahan di masyarakat. “Laksanakan proses tahapan pilkades dengan tepat, taati aturan yang ada dan agar para calon kades berusaha untuk mendapatkan suara hak pilih secara positif,” pinta Bupati, kemarin. Pada kesempatan tersebut, Bupati berharap agar kandidat kepala desa harus siap kalah, karena pertandingan itu pasti ada menang dan kalah hal biasa. “Kesiapan mental sebagai kandidat harus siap mental. Kalau menang, setiap warga berhak mendapatkan akses pelayanan pemerintah. Jangan sampai memilah-milah mana pendukung maupun tidak mendukung saat pilkades. Harus diperlakuan sama,” tuturnya. Di akhir sambutannya Bupati mengajak semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pilkades dan seluruh elemen masyarakat, untuk bersama-sama meminimalisir potensi kerawanan yang mungkin timbul dalam pelaksanaan pilkades 2020. “Salah satu ketegangan yang mungkin terjadi di antaranya adalah adanya ketidakadilan panitia dan timnya calon melebihi kandidat. Mari kita sama-sama kita suksekakan pemilihan kepala desa serentak tahun 2020 agar berjalan dengan lancar, aman dan kondusif.” pungkas Bupati. (*/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Bupati Anna Minta Kandidat Kades Harus Siap Kalah

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Lamongan M Nadhim berkunjung ke Kabag Pemerintahan Dianto.

Lamongan. Menurut Nadhim, dalam pertemuan itu banyak membahas mengenai cara-cara yang dapat dilakukan dalam meningkatkan pengawasan terhadap ASN agar tetap bersikap netral

pada pilkada mendatang. “Dengan safari ini, kami berharap tidak ada lagi ASN yang bermain atau tidak netral ketika pemilu berlangsung nanti,” ujar pria yang suka hobi ngopi ini. (al/har/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

KAMIS LEGI, 16 JANUARI 2020 HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Pemuda Bertato Curi Cokelat

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Dinkes Integrasikan Rumah Sakit agar Pasien Tertangani Gresik, Memorandum Agar pasien gawat darurat dari puskesmas dapat segera dirujuk tanpa harus bolak-balik ke rumah sakit karena overload, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik telah menyiapkan solusi. Dengan cara mengintegrasikan seluruh rumah sakit yang ada di Kota Saifudin Ghozali Pudak, baik rumah sakit umum maupun swasta dengan 32 puskesmas, diharapkan pasien segera tertangani. Kepala Dinkes Pemkab Gresik Saifudin Ghozali mengatakan, rencananya Dinkes akan menggunakan sistem informasi online yang diberi nama Public Service Center (PSC). Sementara PSC masih difokuskan di 19 puskesmas dan 10 rumah sakit dengan memberikan pelatihan kepada mereka. Informasi tentang ketersediaan kamar rumah sakit yang dituju pasien puskesmas, dapat diakses oleh petugas puskesmas melalui aplikasi serupa. “Adanya PSC nanti supaya pasien yang akan dirujuk segera memperoleh kamar. Terutama rujukan pasien gawat darurat. Jadi tidak perlu khawatir lagi jika kamar penuh. Biasanya kan begitu. Maaf kamar sudah penuh,” jelasnya, Rabu (15/1). Kabarnya, sarana dan prasarana untuk menunjang PSC itu sudah ada, mulai dari komputer dan ruangannya. Namun, karena belum ada tenaga operatornya PSC tersebut belum bisa diluncurkan. “Kemungkinan kami akan ambil tenaga harian lepas (THL) yang sudah ada di Dinkes untuk menjadi operator PSC. Kebutuhannya sembilan orang karena PSC ini akan bekerja 24 jam. Sehingga perlu dilakukan sifting untuk mereka nantinya,” tambahnya. (dri/har/mik)

Beruntung, pria bertato itu tidak menjadi bulan-bulanan warga. Polisi berhasil mengamankan untuk dibawa ke mapolsek setempat guna dimintai keterangan. Usak diperiksa, Gilang ditetapkan tersangka. Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin menjelaskan, tersangka tidak hanya beraksi di satu lokasi. Berdasarkan pengakuannya sudah beberapa toko modern menjadi sasaran korban dan selalu lolos. “Tersangka diamankan warga dibantu satpam. Kemudian kami bawa ke kantor untuk diperiksa,” kata mantan Kapolsek Menganti tersebut, Rabu (15/1). Kompol Wavek menyampaikan, ter-

sangka beraksi sekitar pukul 20.30. Dia menaruh barang curian di dalam bajunya. “Saat kasir tidak memperhatikan, tersangka beraksi lalu pergi,” imbuhnya.  Beruntung, ada salah satu kasir yang mengetahui hal itu. Ketika tersangka keluar toko, kasir langsung mengejarnya sambil berteriak maling. Teriakan tersebut mengundang warga berdatangan dan ikut mengejar tersangka. “Saat dikejar, empat batang cokelat bereceran ke tanah,” pungkasnya. Berdasarkan pengakuan tersangka, dia tidak hanya mempunyai tanggungan hutang. Tapi juga cicilan motor. “Pengakuannya terpaksa,” pungkasnya. (an/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Gresik, Memorandum Berdalih terlilit utang, seorang pemuda asal Jalan Garuda, Juanda, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, nekat mencuri cokelat di toko modern Driyorejo. Aksi pemuda itu, Gilang Pranata, tepergok karyawan toko dan akhirnya diamankan.

Gilang Pranata diapit petugas di Mapolsek Driyorejo.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Kapolres Lamongan AKBP Harun didampingi Kasatreskoba Iptu Ahmad Khusen dan Kasubbag Humas AKP Djoko Bisono merilis kasus narkoba.

AKBP Harun Tegaskan Serius Lawan Peredaran Narkotika Tim pencarian pemuda Abar-Abir yang bunuh diri menjadi tontonan anak-anak.

Hari Ke-4, Jasad Pemuda yang Bunuh Diri Belum Ditemukan Gresik, Memorandum Memasuki hari ke-4, tim rescue dari Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) belum juga menemukan jasad Muhammad Fuad Thoifi Ihsan (23), pemuda Desa Abar-Abir, Kecamatan Bungah, yang nekat bunuh diri dengan melompat dari atas Jembatan Sembayat, Minggu (12/1) lalu. Novik Hariyadi, Kepala Tim Basarnas mengatakan, jika penyisiran telah dilakukan di wilayah yang sama dengan polisi air (Polair) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. “Sudah kita lakukan penyisiran, tapi belum ditemukan,” ujar Novik, Rabu (15/1). Rencananya, penyisiran akan dilanjutkan keesokan harinya (hari ini,red). Tim gabungan Basarnas, Polair dan BPBD setempat, tetap akan mencari di aliran sungai Bengawan Solo dari tempat kejadian musibah (TKM) hingga ke muara. (dri/har/mik)

Lamongan, Memorandum Kapolres Lamongan AKBP Harun yang baru menjabat dua minggu, memimpin langsung rilis ungkap kasus narkotika, Rabu (15/1) sore. Dalam kesempatan itu, kapolres berkomitmen serius memerangi peredaran narkotika di wilayah Lamongan. Harun menegaskan, Lamongan yang dikenal dengan sebutan Kota Santri dan banyak ulama pesantren agar jangan sampai ternoda oleh peredaran

barang haram yang dilarang beredar apalagi dikonsumsi. “Perlu dicatat teman-teman media. Kita Polres Lamongan dengan tegas akan memerangi peredaran narkotika. Karena kami tidak ingin, kota yang banyak pesantren ini ternodai,” ujar alumnus Akademi Kepolisian 2001 ini. Selama dua minggu, kata Harun, tim Satreskoba Polres Lamongan berhasil meringkus sembilan orang tersangka yang terbagi dalam tujuh kasus dengan barang bukti 1, 073 gram

sabu dan 1.125 pil dobel L. Para tersangka itu adalah Ainul Mustofa (42), warga Desa Panggang, Kecamatan Glagah;, M Nur Abdan Nasrullah (22), warga Desa Sumur Genuk, Kecamatan Babat;, Munasik (44), warga Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran;, Siti Mutmainah (48), warga Dusun Klubuk Timur, Sukodadi, Kecamatan Kabuh, Jombang, dan Yulianto (42), warga Jalan Kartini, Kelurahan/Kecamatan Babat. “Mereka itu adalah penge-

Gresik, Memorandum Kendaraan dump truck galian C di wilayah Gresik ditengarai masih banyak yang melanggar jam operasional. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik Nanang Setiawan mengatakan, terkait dengan ini pihaknya

sudah melakukan penertiban. Bahkan, razia dilakukan secara acak. Tetapi belum memberikan efek jera. “Kita sudah sering melakukan penilangan. Sekarang kita tilang besoknya lagi kita tilang itu sudah dilakukan tapi masih banyak yang melanggar,”

katanya kepada beritajatim. com, kemarin. Karena masih banyak yang melanggar lanjut Nanang, Dishub Gresik melakukan terobosan lain dengan cara memanggil pihak pengusaha untuk duduk bersama. Agar armada dump truck lebih ter-

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Ketua KSPI Apin Sirait dan Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo foto bersama warga terdampak banjir di Desa Kedungrukem, Benjeng.

tersebut mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada warga yang terdampak banjir. Apa yang disalurkan kemarin, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima. “Semoga bantuan ini membawa manfaat bagi warga,” pungkas alumnus Akpol 2000 tersebut. Disisi lain, Ketua Perda Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jatim Apin Sirait men-

amankan, ada tujuh buah handphone (HP), satu unit motor, dua buah timbangan digital, tiga buah alat isap sabu, dan uang tunai Rp 210 ribu,” sambung Harun. Atas perbuatan itu, para tersangka narkotika dijerat Pasal 112 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sementara pengedar pil dobel L dijerat dengan Pasal 197 Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. (al/har/mik)

Dump Truck Banyak Langgar Jam Operasional

Serikat Buruh Bagikan Sembako Bareng Polres Gresik, Memorandum Meski banjir di tiga kecamatan meliputi Cerme, Benjeng, dan Balongpanggang telah surut, bantuan kepada warga terdampak masih terus mengalir. Buruh bersama Polres Gresik, kembali turun mendistribusikan bantuan sembako. Pendistribusian bantuan dilakukan dengan menggunakan kendaraan truk. Puluhan kardus mie instan, air mineral, dan sejumlah karung beras dibagi di masing-masing desa. Mulai dari Desa Iker-Iker Geger, Kecamatan Cerme. Kemudian, bantuan juga didistribusikan ke Desa Kedungrukem, kecamatan Benjeng dan sejumlah desa di wilayah Balongpanggang. “Ini teman-teman serikat buruh menyisihkan rezekinya untuk warga terdampak banjir,” kata Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, Rabu (15/1). Mantan Kapolres Jember

dar,” jelas mantan penyidik KPK ini. Sementara untuk pengedar pil Dobel L adalah Kasino (22), warga Desa Jangkungsomo, Kecamatan Maduran;, Heru Sucipto (23), warga Dusun Ngaglik, Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Tuban;, MR alias GP (16), warga Dusun Podang Indah, Desa Karangkembang, Kecamatan Babat, dan Okky Subiantoro (19), warga Desa Bandungsari, Kecamatan Sukodadi. “Barang bukti yang juga kita

yampaikan, bantuan ini bentuk kepedulian para buruh di Gresik. Rezeki mereka disisihkan untuk membawa warga terdampak banjir. Menurutnya, penderitaan warga juga bagian dari derita buruh. Pihaknya akan terus memberikan support kepada warga jika ke depan masih terdampak banjir. “Bantuan ini kami serahkan ke pihak desa, nanti soal distibusi biar

diatur sendiri oleh kepala desa,” katanya. Ditambahkan Apin, tidak hanya kali ini saja buruh turun saat warga menderita. Sebelumnya, musim kemarau KSPI juga mendistribusikan puluhan tangki air bersih kepada masyarakat yang mengalami kekeringan. “Semoga ke depan tidak ada lagi bencana banjir,” pungkasnya. (an/har/mik)

tib lagi. Tidak hanya mematuhi jam operasional tapi juga melengkapi terpal. “Jawabannya selalu iya-iya saja,” ujarnya. Selain menghimbau kepada pemilik armada dump truck. Pihaknya juga menggandeng Satlantas Polres Gresik

untuk melakukan penilangan jika ada pelanggaran. “Mau tidak mau kami akan turun lagi bersama polisi. Hal ini dilakukan supaya ada efek jera bagi pengemudi dump truk yang melanggar jam operasional,” tandasnya. (*/har/mik)

Profile for memorandumcoid

MEMORANDUM EDISI 16 JANUARI 2020  

MEMORANDUM EDISI 16 JANUARI 2020

MEMORANDUM EDISI 16 JANUARI 2020  

MEMORANDUM EDISI 16 JANUARI 2020

Advertisement