Page 1

POLISI GEREBEK JUDI DADU BACA DI HALAMAN 6 memorandum.co.id

RABU KLIWON, 15 JANUARI 2020

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

KESAKSIAN AGUS SETIAWAN JONG PADA SIDANG KORUPSI JASMAS

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

KAJARI MINTA UANG RP 1,7 M

Polisi Tangkap Buron Pencurian HP

Surabaya, Memorandum Upaya dugaan pemberhentian kasus jasmas agar tidak dilanjutkan ke persidangan dengan upaya suap akhirnya terkuak, Selasa (14/1).  Bersambung ke halaman 7 

AGUS SETIAWAN JONG TERDAKWA KASUS JASMAS

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Saya hanya ada Rp 1,2 miliar. Untuk kekurangan saya minta bantuan kepada enam anggota dewan, masing-masing Rp 75 juta. Agus Setiawan Jong menjadi saksi jasmas terhadap terdakwa Sugito.

Surabaya, Memorandum Delapan bulan buron, Achmad Yani (35), warga Jalan Gubeng Kertajaya tertangkap anggota Reskrim Polsek Gubeng. Pria ini dicokok karena melakukan pencurian HP dan uang di kos-kosan  Bersambung ke halaman 7  Achmad Yani menunjukkan barang bukti HP di Mapolsek Gubeng.

Mimpi Sejuta Oleh: Dahlan Iskan

S

aya terkejut-senang. Yakni ketika menerima WA dari teman baik. Yang memberitahukan bahwa pemerintah sudah punya target --memproduksi minyak mentah 1 juta barel/hari. Itu angka keramat yang sulit dicapai presiden siapa pun: kecuali Pak Harto. Produksi minyak mentah kita turun terus. Terakhir kurang dari 800.000 barel sehari. Akibatnya kita harus impor BBM terus. Pun kian lama kian besar. Kebutuhan minyak sehari mencapai 1,2 juta barel. “Hebat,” kata saya dalam hati.  Bersambung ke halaman 4 

Gegara Rem Blong FOTO: ISTIMEWA

rem blong.

Penjual Lontong Mi Tewas Diseruduk Truk Tangki Surabaya, Memorandum Kecelakaan karambol yang melibatkan truk tangki, mikrolet, motor, pejalan kaki, dan rombong penjual lontong mi, terjadi di Jalan Simojawar depan Balai RW 1, Selasa (14/1) sekitar pukul 09.30.  Bersambung ke halaman 7 

G

Tangisan Palsu APAPUN yang dilakukan artis, mulai dari hal baik hingga keburukan tetap menarik untuk dikupas sebagai konsumsi publik. Belum lama ini, Raline Shah mengunggah video sedang menangis di Instagram.  Bersambung ke halaman 7 

+ Meng, nama Risma masih menggema di mata warga untuk Pilwali Surabaya 2020. -

Wah…wah…wah…ini fakta baru rek, ada Partai Risma di kota ini.

Si Mameng (Tersenyum)

R AN

DUM

/A Z

IZ

Truk tangki melaju dari timur mengarah ke barat dengan kecepatan tinggi. Setiba di depan Balai RW 1 Simojawar, ternyata traffic light menyala merah. Karena banyak ibu-ibu beserta anak-anak sekolah yang sedang menyeberang, truk berusaha mengerem mendadak tapi tetap tidak bisa menghindar.

Warga mengevakuasi jenazah Siti Marsia.

Setelah menabrak mikrolet, truk nyelonong hingga menabrak Siti yang sedang mendorong rombongnya. Korban tewas di lokasi kejadian karena terluka parah.

Ello Mengaku sebagai Korban

Kapolres Sambang ke Tomas Madura Raline Shah

IS R AF

MO : ME

KRONOLOGI KEJADIAN

Kasus Investasi Bodong MeMiles

Surabaya, Memorandum Dua pekan menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum sambang ke tokoh masyarakat (tomas) Madura KH Ali Badri Zaini di kediamannya, Jalan Bendul  Bersambung ke halaman 7 

Surabaya, Memorandum Setelah meminta keterangan penyanyi Eka Deli, kini penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim meminta keterangan penyanyi Marcello Tahitoe (MT) alias Ello, Selasa (14/1) pukul 09.00. Ello datang ke mapolda tidak sendirian, tapi  Bersambung ke halaman 7 

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum berbincang dengan tokoh masyarakat Madura KH Ali Badri Zaini di kediamannya.

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

KEMATIAN Siti Marsia, menyisakan kesedihan bagi keluarganya. Penjual lontong mi dan gorengan itu, meninggalkan suami dan empat anaknya.   Bersambung ke hal 7

AKP MOCH FAKIH

KANITLAKA SATLANTAS POLRESTABES SURABAYA

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Pekerja Keras

Truk tangki yang menabrak Siti Marsia menjadi pusat perhatian warga.

Pengakuan sementara sopir penyebab kecelakaan karena truk mengalami

Ello didampingi kuasa hukumnya di Mapolda Jatim.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

KETIKA SUAMI TERGODA PUREL RUMAH HIBURAN MALAM KARAOKE Έ1Ή

Paras Mirip Ayu Tingting, Bodi Pekerti Mirip Lucinta Luna “Aku minta Loe jadi saksi,” kata seorang teman wartawan media massa terkenal di Kota Pahlawan, beberapa tahun lalu. Namanya sebut saja Toni. Dia muncul tiba-tiba di kantor biro koran tempat kerja di Malang. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Toni adalah teman liputan Memorandum—waktu itu Memorandum masih menjadi wartawan di media lain. Kami ditugaskan di dunia hiburan. Rumah musik, kafe, karaoke, dan diskotek sering kami jelajahi. “Enak ya tugas di pos hiburan,” kata Toni pada awal-awal ditugaskan di dunia hiburan. Sebelumnya dia ditempatkan di pos pendidikan.

“Enak apanya?” tanya Memorandum. “Banyak. Dapat hiburan gratis. Sering makan enak gratis. Bahkan kadang dapat bonus teman kencan gratis.” “Teman kencan?” “Purel karaoke,” tegasnya. “Enaknya apa kencan sama purel? Paling gitu-gitu aja di ruang VIP.”  Bersambung ke halaman 7 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

RABU KLIWON, 15 JANUARI 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokosan Jokosan. WARTAW WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu, Wahyu Chandra Kusuma. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi, Heriyawan, Ludy Eko, Imam S. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Sidoarjo, Memorandum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI resmi menunjuk Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuddin SH menjabat Plt bupati Sidoarjo. Surat perintah tugas (SPT) Plt bupati Sidoarjo diterima wabup yang akrab disapa Cak Nur itu dan diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di ruang kerja Gubernur Jatim, Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (14/1) siang. Penyerahan SPT oleh Gubernur Jawa Timur dengan nomor:131/01/011.2/2020 berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri tanggal 10 Januari 2020 nomor :131.35/232/SJ tentang Penugasan Wakil Bupati Sidoarjo selaku Pelaksana Tugas Bupati Sidoarjo. Disaksikan Sekda Propinsi Jawa Timur Heru Tjahyono, Sekda Kabupaten Sidoarjo Ahmad Zaini, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, Dandim 0816/ Sidoarjo Letkol Inf M Iswan Nusi, pejabat dari Provinsi Jatim dan

pejabat Pemkab Sidoarjo. Setelah menerima SPT Plt Bupati Sidoarjo, maka Cak Nur akan melaksanakan tugas dan wewenang Bupati Sidoarjo sebagaimana diatur dalam pasal 65 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Gubernur Jatim Khofifah berharap Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tetap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Sidoarjo. Pelaksanaan pembangunan yang sudah direncanakan lewat anggar-

an APBD 2020 menjadi prioritas kerja. Selain itu, Khofifah juga menginginkan terjalinnya hubungan komunikasi yang kondusif antara eksekutif dan legislatif serta jajaran forkopimda di lingkungan Pemkab Sidoarjo. “Pertama saya sampaikan selamat kepada Wakil Bupati Sidoarjo atas amanah baru sebagai Plt Bupati Sidoarjo. Yang kedua rencana pembangunan 2020 yang sudah dianggarkan menjadi prioritas kerja dan yang ketiga memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat,” beber dia. Cak Nur usai menerima SPT Plt Bupati Sidoarjo berjanji akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Dalam waktu dekat seluruh kepala OPD akan dikumpulkan untuk membahas program kerja yang sudah masuk dalam rencana pembangunan

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Cak Nur Dilantik Jadi Plt Bupati Sidoarjo

Cak Nur menerima surat perintah tugas dari Gubernur Khofifah.

Cak Nur foto bersama Gubernur Khofifah dan Forkopimda Sidoarjo.

APBD 2020. “Program yang belum selesai kita pastikan harus diselesaikan. Lalu yang kedua harus membuat suasana yang bagus di dalam birokrasi. Nanti kita akan kumpulkan semua OPD, mulai sekda sampai staf ahli kami ajak bersama-sama. Kita sudah harus

yang terpenting kita bisa mengambil hikmah,” jelasnya. Komunikasi dengan berbagai pihak akan dilakukan Plt Bupati Sidoarjo, termasuk dengan legislatif. “Jadi saya ingin menggenjot semangat untuk bekerja. Saya juga akan melakukan komunikasi, mungkin selama ini ada polemik

melihat ke depan jangan melihat ke belakang lagi,” tuturnya. Cak Nur juga menekankan agar semua jajarannya melakukan instropeksi.“Kita harus instropeksi. Apa yang kurang bagus harus ditinggalkan. Jadi saya berharap ada semangat baru dan apapun yang terjadi di sekitar kita adalah

yang ada antara eksekutif dengan legislatif, khususnya berkenaan dengan RS Barat ini juga masuk perioritas,” katanya. Ia menambahkan yang terpenting bagaimana RS Barat bisa segera terbangun dengan baik. “Manfaatnya bisa segera dirasakan,” pungkas dia.(adv/jok/udi)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

PILKADA 2020

RABU KLIWON, 15 JANUARI 2020 HALAMAN 3

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Cak Machfud Kenalkan Konsep Surabaya Maju Surabaya, Memorandum Mantan Kapolda Jawa Timur Irjenpol (Purn) Machfud Arifin mengenalkan konsep Surabaya Maju sebagai ikon dirinya untuk pemilihan wali Kota Surabaya 2020. Selama ini dirinya meyakini dapat dukungan dari sejumlah partai politik untuk meraih tiket wali Kota Surabaya.

Machfud Arifin diapit Ketua Tanfidz PKB Surabaya Musyafak Rouf dan Ketua Dewan Syuro PKB Surabaya KH Mas Yusuf Muhajir.

Direktur Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum Choirul Shodiq (kiri) bersama Machfud Arifin.

“Surabaya Maju menjadi ikon yang saya munculkan, karena maju maknanya luas untuk kebaikan warga Kota Surabaya,” kata Cak MA, sebutan akrab Machfud Arifin. Mantan Kapolda Jatim ini menuturkan, komunikasi dengan partai politik sudah dilakukan jauh-jauh hari. Semua diajak komunikasi untuk bersama memajukan Kota Surabaya. Meski tidak aktif di partai poli-

Irjenpol (Purn) Machfud Arifin Mantan Kapolda Jawa Timur

tik, Cak Machfud berkeyakinan pemimpin partai politik akan mendukungnya. “Memang awalnya saya tidak menginginkan jadi wali kota. Saya ini jenderal yang menjadi kapolda tiga kali, ada yang menanyakan kenapa mau maju wali kota. Menurut saya itu pemikiran paradigma lama. Tetapi sekarang adalah kemampuan diri kita untuk dilihat dan berkompetisi dengan orang lain. Tidak pakai skep-skepan (surat keputusan),” tegas Machfud. Cak Machfud meyakini, potensi dirinya selama duduk di Polri dan mengakhiri karir di kepolisian sebagai Kapolda Jawa Timur menjadi modal penilaian warga kota Surabaya. “Saya bekerja mengabdi untuk negara dan rakyat,” tandas Machfud. (day/gus)

PDI-P Anggap Santai RENCANA parpol pendukung mantan ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Jatim, Irjenpol (Purn) Machfud Arifin, deklarasi bersama akhir Januari mendatang ditanggapi santai Ketua DPC PDI-P Surabaya, Adi Sutarwijono. “Ya enggak apa-apa,” ujar dia singkat, Selasa (14/1). Awi, panggilan akrab Adi Sutarwijono, justru menyambut baik dan menghargai keputusan politik tersebut. Sebab, Awi yakin keputusan itu didasari pertimbangan matang. Apa PDI-P tidak gentar dikeroyok parpol-parpol lainnya? Dengan diplomatis, Awi menjawab, ini bukan masalah gentar atau tidak gentar. Menurut dia sejak Pilkada Surabaya 2005, 2010, dan 2015, PDI-P punya tradisi mencalonkan sendiri, baik untuk wali kota maupun wakil wali kota. “Sebab PDI-P yang memiliki modal

15 kursi punya persyaratan yang cukup untuk mencalonkan sendiri. Jadi, tanpa berkoalisi dengan parpol lain, PDI-P bisa maju sendiri,” tandas dia. Siapa pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Surabaya yang akan direkom DPP PDI-P untuk bertarung pada Pilwali 2020 memang masih menjadi misteri. Awi pun tak bisa memberikan keterangan banyak. “Kita tidak tahu rekom DPP itu diberikan kepada siapa. Tunggu saja, saya tak bisa komentar banyak,” ungkap dia. Begitu juga soal koalisi dengan parpol lain, Awi juga irit bicara. “Soal pola apakah PDI-P berkoalisi atau tidak, itu yang memutuskan DPP,” tegas dia. Sebagai satu-satunya parpol yang bisa mengusung calon sendiri, tentu PDI-P lebih percaya diri menghadapi Pilwali Surabaya 2020. Lantas, partai

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Partai Gerindra intens menggalang kekuatan parpol untuk mengusung calon yang diyakini bisa menandingi jagoan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Calon yang disiapkan mengarah ke mantan Kapolda Jatim Irjenpol (Purn) Machfud Arifin. Deklarasi parpol pengusung Machfud pun kabarnya dicanangkan akhir Januari nanti. Dari informasi yang digali Memorandum, parpol pengusung Machfud Arifin adalah Partai Gerindra (5 kursi), PKB (5 kursi), PAN (3 kursi), dan PPP (1 kursi). Sedangkan parpol lain yang sudah menjalin komunikasi adalah Partai NasDem (3 kursi), PKS (5 kursi), PSI (4 kursi), Demokrat (4 kursi). Jadi, koalisi tersebut hanya menyisakan PDI-P dan Partai Golkar. Ada kemungkinan Partai Golkar akan mengusung calon sendiri atau justru merapat ke PDI-P sebagai pendukung. “Untuk deklarasi koalisi parpol pengusung Pak Machfud, insya Allah kalau tidak ada perubahan jadwal, Sabtu (25/1) mendatang. Lebih jelasnya, tolong hubungi Cak Syafak (Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf),” ujar Ketua Bidang Organisasi PKB Surabaya Hadi Suwarno, Selasa (14/1). Sementara Sekretaris DPD PAN Surabaya, Endras Heru juga membenarkan jika akan ada deklarasi koalisi parpol pengusung Machfud Arifin yang juga mantan ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Jatim pada Pilpres 2019. “Iya, tapi waktunya belum ditentukan,” kata dia. Sedangkan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Surabaya Buchori Imron menyadari jika partainya yang memiliki satu kursi ini hanya angka ikut saja. “Untuk Pilwali Surabaya ini dihandel DPW PPP Jatim. Kita masih menunggu rekom dari DPP, tapi kemungkinan besar mengarah ke Pak Machfud. Hanya saja, saat ini Pak Machfud belum bersilaturahmi ke PPP,” ungkap dia. Sebelumnya, Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Soeprayitno menegaskan, jumlah parpol yang akan bergabung dengan poros besar ini bertambah seiring munculnya Machfud di bursa Pilwali Surabaya. Parpol apa saja? “Tunggu tanggal mainnya. Insya Allah nanti sebelum akhir Januari ini kita akan lakukan deklarasi bersama,” ungkap dia. (dhi/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Akhir Januari Parpol Pengusung Machfud Arifin Deklarasi Bersama

Surabaya Maju menjadi ikon yang saya munculkan, karena maju maknanya luas untuk kebaikan warga Kota Surabaya.

Adi Sutarwijono memberi keterangan kepada wartawan.

berlambang banteng moncong putih ini ingin ada berapa paslon yang berkompetisi di pilwali nanti? “Ya, saya tidak pada porsi berkeingi-

nan seperti itu. Hal ini semata-mata karena otoritas dan kedaulatan parpol untuk mengambil keputusan dalam pendaftaran pilwali,” tutur Awi. (dhi/lis)

Antisipasi Banjir ala Surabaya Persoalan banjir kerap kali menghantui suatu daerah jika tidak diantisipasi dengan benar. Di Surabaya, banjir itu nyaris menjadi kisah masa lalu. Skema penanganan banjir yang matang dan perbaikan di semua sektor menjadi kunci pengentasan banjir di Kota Pahlawan ini. Sejak awal Tri Rismaharini menjabat Wali Kota Surabaya pada 2010-2011, hampir separuh atau 50 persen wilayah Kota Surabaya kebanjiran. Dengan kegigihannya membuat skema penanganan banjir dan perbaikan di semua sektor, akhirnya banjir di Kota Surabaya nyaris tidak lagi ditemukan. Meskipun masih ada genangan air, dapat dipastikan air itu akan cepat surut seiring berhentinya hujan. Pengalaman kebanjiran 10 tahun silam, pasti masih melekat di benak warga Kota Surabaya. Mereka masih ingat betul ketika berjibaku dengan air, baik di rumah maupun di jalanan Surabaya. Bahkan, tak jarang kawasan Mayjen Sungkono, terutama komplek Darmo Park dan Vida Swalayan menenggelamkan sepeda motor yang sedang diparkir. “Waktu itu saya lihat bioskop di sana (Vida Swalayan, red). Baru satu jam hujan, lha kok sepeda saya sudah tenggelam, tinggal kelihatan spionnya saja, sedih saya. Sekarang, saya sudah tidak melihat itu lagi di Vida, aman terkendali sekarang,” kata Suparno, warga Dukuh Pakis, Kelurahan Dukuh Pakis, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya. Pengalaman yang sangat menyedihkan juga dialami oleh Sri Wahyu Indrayanti, warga Jalan Simo Katrungan Baru, Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Sekitar 2000-an, hujan turun sejak sore hingga malam, sehingga banjir pun tak terhindarkan. Malam itu, dia bersama keluarganya harus gotong royong mengangkut lemari, kulkas, kipas, televisi,

dan berbagai perabotan rumah tangga supaya tidak terkena air. Saat itu, hujan tak kunjung reda dan banjir pun semakin meninggi. Akhirnya, lewat tengah malam, dia bersama keluarganya terpaksa mengungsi di rumah tetangganya yang baru dibangun dan belum ditinggali karena jendela-jendelanya belum selesai. “Kami terpaksa tidur di rumah tetangga yang rumahnya masih tahap pembangunan. Kedinginan, sedih, kecewa campur aduk menjadi satu. Itu tidak akan pernah saya lupakan sepanjang hidup saya,” kata Sri mengisahkan pengalaman kebanjiran. Bagi Sri, pengalaman itu menjadi kisah kelam yang hanya bisa dikenang. Kini, ia sangat bersyukur sudah tidak lagi kebanjiran setelah banyak pembangunan box culvert dan saluran di daerahnya. Ia juga merasa pembangunan yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya benar-benar dirasakan oleh warga. “Sekarang kalau hujan deras banget, baru ada genangan sedikit di sekitar rumah saya. Genangan itu surut berbarengan dengan hujan reda. Bersyukur bangetlah pokoknya,” kata dia. Selama masa kepemimpinan Wali Kota Risma, skema penanganan banjir mulai dari perhitungan dan perencanaannya dimatangkan di tengah-tengah keterbatasan dana. Perbaikan di berbagai sektor pun digarap secara paralel, mulai dari mengganti pompa-pompa lama menjadi baru, memban-

Rumah pompa Morokrembangan.

gun saluran baru, membangun pompa air, hingga membangun tanggul di tepi laut. Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Surabaya untuk mengantisipasi banjir. Bahkan, antisipasi itu terus dilakukan hingga saat ini tanpa henti. Salah satu antisipasi banjir yang nampak hingga saat ini adalah pembangunan saluran air, termasuk pembangunan box culvert di hampir seluruh wilayah Kota Surabaya. Tak heran jika sampai saat ini saluran baru ini sudah mencapai 293,87 kilometer. Saluran air ini terus disambungkan hingga hilirnya ke laut. “Sampai saat ini kami terus mengerjakan proyek box culvert

di berbagai titik yang belum selesai,” kata Erna. Selain itu, pengerukan sungai dan saluran terus dilakukan, hingga saat ini hasil pengerukan itu mencapai 2.865.002 meter kubik. Sedangkan lumpur hasil pengerukan itu dimanfaatkan untuk membangun lapangan, taman, makam, bozem, sekolah, rusun, pasar, dan berbagai fasilitas pemerintahan lainnya. “Setelah kami hitung, ternyata ini dapat menghemat APBD sebesar Rp 13-75 miliar per tahun,” ujar dia. Antisipasi lainnya, Pemkot Surabaya terus memperbanyak rumah pompa dan menambah kapasitas pompa airnya. Hingga saat ini, di Surabaya sudah ada 59 rumah pompa yang tersebar di berbagai lokasi di Kota Surabaya. Setiap rumah pompa itu

memiliki beberapa pompa air dengan dengan kapasitas yang bermacam-macam. Khusus pompa banjir berkapasitas 1-5 meter kubik perdetik sudah ada 204 unit, sedangkan pompa sludge berkapasitas 0,25 meter kubik per detik ada 66 unit. “Kami juga terus menambah bozem atau waduk. Hingga saat ini sudah ada 72 bozem dengan luas 1.446.925 meter persegi dan volume 6.008.139 meter kubik. Kami juga revitalisasi brandgang dengan pengerukan, rehabilitasi, dan pelarangan membangun gedung di atasnya,” imbuh dia. Sedangkan untuk mencegah banjir rob yang diakibatkan oleh air laut yang pasang, Pemkot Surabaya membangun Tanggul Kali Lamong yang panjangnya 8 kilometer lebih. Selain itu, pintu air yang berbatasan dengan laut

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

juga ditinggikan dan diperbaiki, sehingga dipastikan ketika air laut pasang, tidak masuk ke daratan. “Kami juga memperbanyak ruang terbuka hijau dan pohon-pohon di semua wilayah Surabaya untuk menyerap air lebih banyak. Hingga saat ini jumlah total luasan RTH di Surabaya 7.290,53 hektar atau sama dengan 21,79 persen dari luas wilayah Kota Surabaya,” kata Erna. Ia memastikan bahwa berbagai upaya itu tidak cukup sampai di situ. Namun, ke depan

Pemkot Surabaya masih akan terus menambah saluran air dan menyelesaikan beberapa proyek box culvert yang belum selesai. Selain itu, ruang terbuka hijau akan terus ditambahkan dan pengerukan saluran dan sungai akan terus menjadi aktivitas rutin ke depannya. “Rencananya kami akan menambah pompa air di 18 titik di Kota Surabaya dan berencana menambah kapasitas pompanya, sehingga proses ini akan terus berlanjut hingga akhirnya Kota Surabaya terbebas dari banjir,” pungkasnya. (adv/udi/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

AREMA Pipa Bocor, 20 Mobil Tangki Layanan Air Dikerahkan

RABU KLIWON, 15 JANUARI 2020 HALAMAN 4

Kapolres Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata bersilaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Malang Andi Darmawangsa.

Ciptakan Sinergitas, Kapolresta Kunjungi Kajari Malang, Memorandum Kapolres Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata mengharapkan hubungan antarlembaga penegak hukum di Kota Malang semakin sinergis. Itu disampaikan saat berkunjung ke Kejaksaan Negeri Kota Malang, Kantor Pengadilan Negeri Kota Malang, serta ke tokoh agama Gus Wajhid Arema, Selasa (14/1). Kapolres Malang Kota menyampaikan untuk menjalin hubungan antar lembaga diperlukan silaturahmi agar terjalin hubungan yang semakin baik. “Silaturahmi ini perlu kami lakukan untuk menguatkan hubungan antar lembaga,” katanya. Menurutnya, sinergitas antara lembaga ini menjadi modal dasar dalam penanganan beragam masalah yang terjadi di Kota Malang sehingga sedini mungkin dapat dilakukan antisipasi serta menciptakan situasi yang kondusif. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang Andi Darmawangsa menyampaikan antar sesama lembaga hukum memang harus saling berkoordinasi. “Ini upaya untuk membangun sinergitas yang lebih lagi antara penyidik dan Jaksa Penuntut Umum,” ujarnya. (cr-3/sr)

Malang, Memorandum Dua puluh mobil tangki pengangkut air bersih diturunkan untuk memenuhi kebutuhan air warga Kota Malang yang terdampak gangguan distribusi air PDAM. Langkah ini di ambil menyusul pecahnya pipa di kawasan Desa Pulungdowo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Senin (13/1). Beruntun, pipa distribusi air dari sumbernya mengalami kerusakan. Kerusakan pipa di Pulungdowo ini terjadi beberapa saat setelah perbaikan kerusakan pipa di kawasan Desa Kidal, Kecamatan Tumpang. Wali Kota Malang Sutiaji yang secara langsung memantau kondisi di lapangan menyampaikan permohonan maaf pada pelanggan yang terganggu karena distribusi air. “Saya

melihat langsung di lokasi, dan ini murni teknis dan sudah direkayasa berkali-kali tapi belum ditemukan solusi,” katanya. Untuk itu, PDAM Kota Malang diminta mengajukan bantuan ke Kementerian PUPR. “Kami sudah merespon cepat dan minta segara dioperasikan bantuan air ke warga. Insyaallah akan dioperasikan 20 mobil tangki,” jelas wali kota. Sementara itu, Direktur Uta-

ma PDAM Kota Malang M Nor Muhlas juga menyampaikan permohonan maaf pada pelanggan dan berupaya secepatnya untuk melakukan normalisasi. “Ini (kerusakan pipa, red) karena tekanan debit air lebih tinggi daripada kemampuan pipa. Untuk menghindari kebocoran dan kerusakan yang lebih parah,maka langkah teknis adalah menurunkan aliran debit air,” terangnya. Menurunkan debit air tentunya berdampak pada beberapa titik pelanggan, terutama di kawasan timur Kota Malang. Untuk sementara, pemenuhan kebutahan air akan dilayani melalui mobil tangki yang mendatangi kawasan terdampak. (*/ari)

FOTO: MEMORANDUM/ARI

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Wali Kota Malang Sutiaji didamping Dirut PDAM Kota Malang M Nor Muhlas memantau pipa distribusi yang pecah.

Wali Kota Ingatkan Pentingnya Penguatan Organisasi Malang, Memorandum Wali Kota Malang Sutiaji menegaskan untuk menguatkan sebuah organisasi diperlukan penataan personel dan kelembagaan secara fair. Sehingga kinerjanya menjadi lebih baik. “Tentu dilihat pula rekam jejak dari masing masing personel,” katanya di hadapan perangkat kecamatan dan kelurahan se-kecamatan Lowokwaru, Selasa (14/1).

”Tidak ada yang namanya like dan dislike, dan yang namanya proses tidak mungkin dapat memuaskan semua pihak. Maka saya tekankan kepada jajaran ASN Pemkot Malang untuk menyesuaikan dan mengikuti proses terlebih dahulu. Terima apa adanya dulu. Jangan mengeluh. Pasti akan ada evaluasi,” tambahnya. Wali kota juga mengingatkan

pentingnya menjaga kebersihan lingkungan perkantoran agar pelayanan berlangsung nyaman. Begitu pula, keberadan front office dan telecenter harus dimaksimalkan dalam mendulung pelayanan. “Kebersihan ini bersifat paripurna, secara menyeluruh. Wajah depan dan wajah belakang semuanya harus bersih,” ingat Wali Kota Malang mengenai pentingnya menjaga

lingkungan perkantoran. Perangkat wilayah juga diharapkan memperhatikan data base potensi wilayah yang dapat menjadi pijakan semua program kerja.“Harus pegang titik nol (awal, red) bekerja dan bergerak. Semisal, perakhir Desember 2019 terdeteksi angka kematian ibu hamildiLowokwarusebanyaklima orang. Maka dari angka dimaksud ada perencanaan target program

Mimpi Sejuta Mestinya teman saya itu jangan meneruskan WA-nya. Yang hanya membuat kegembiraan saya itu layu ketika baru saja mulai berkembang. “Itu target tahun 2030,” tulisnya. Ups...Ya sudah. Yang penting ada target. Kalau pun tidak tercapai kan kita sudah lupa. Tapi belum tentu tidak tercapai. Bisa jadi justru tercapai lebih cepat. Mengapa? Pemerintah Jokowi sudah mengoreksi keputusan pemerintah Jokowi sebelumnya. Yakni tidak lagi memaksakan aturan gross split pada investor di ladang migas. Menteri ESDM yang baru, Arifin Tasrif, membuat putusan bijak. Tidak perlu mencabut peraturan menteri sebelumnya --yang membuat Bu Susi sewot. Ups... Salah. Ini kan tidak ada hubungannya dengan Bu Susi --mantan Menteri Kelautan dan Perikanan. Ini menyangkut Kementerian ESDM. Yang aturan gross split itu memang banyak juga bagusnya. Kini, dengan peraturan bijak itu, investor boleh pilih. Ada dua menu yang kini tersedia: menu lama (gross split) atau

penurunan tentu dengan variabel permasalahan,” paparnya. Secara khusus, wali kota memerintahkan lurah untuk membuat, memegang dan memiliki data drainase, data perempatan atau persimpangan, serta data jalan rusak. Sehingga kondisi di lapangan dapat diketahui lebih detail. Ini menjadi pertimbangan untuk prioritas pembangunan. (*/ari/sr)

Sambungan dari halaman 1 menu yang lebih lama lagi (cost recovery). Di atas kertas sistem gross split sebenarnya memang lebih sederhana. Juga bisa menghilangkan ruwetnya proses persetujuan untuk mendapatkan cost recovery. ‘Keruwetan’ itulah yang selama itu membuat birokrasi di BP-Migas (kini SKK Migas) menjadi obesitas --dengan segala penyakit ikutannya. BP-Migas pernah menjadi mirip kerajaan di dalam negara. Saya pernah ke kantor Kepala BP Migas. Waktu saya masih menjadi sesuatu dulu. Saya kaget-habis: mewahnya tak terpermanai. Ruang kepala itu satu lantai penuh. Dengan perabotan yang sangat tidak pantasnya --sebagai kantor instansi pemerintah. Saya benar-benar speechless. Saya mencoba memahami jalan pikirannya. Misalnya “memancing ikan besar jangan pakai cacing kecil”. Atau “kalau yang diumpankan kacang dapatnya hanya monyet”. Lalu ingat juga pepatah Surabaya “jer basuki mowo beo”. Tetap saja saya tidak paham. Kritik keras yang lain terhadap

sistem ruwet cost recovery adalah: besarnya uang yang dikeluarkan pemerintah. Yang dipotongkan dari bagi hasil minyak. Itu karena biaya apa pun yang terkait dengan pengeboran harus diganti. Termasuk biaya pulang untuk libur akhir pekan --yang pulangnya itu ke luar negeri. Dengan sistem gross split semua keruwetan itu hilang. Pokoknya, wahai investor, silakan gali sumur migas. Tanggung sendiri semua biayanya. Kalau berhasil kalian akan mendapat bagian --lebih banyak dari pada sistem recovery. Kalau gagal ya itulah risiko bisnis. Tanggung sendiri. Di sistem cost recovery, semua biaya itu tetap ditanggung investor. Tapi sifatnya talangan. Kelak semua biaya itu ditagihkan ke pemerintah ---ke BP-Migas. Setelah itu hasil migasnya dibagi --investor mendapat bagian lebih kecil dibanding sistem gross split. Hasil akhirnya sebenarnya sama. Keuntungan gross split bagi investor jelas: urusan administrasinya sederhana. Sedang keuntungan bagi pemerintah jelas: memangkas

birokrasi --termasuk menghilangkan korupsi sejak dari sumbernya. Tapi, di dunia bisnis, yang ideal belum tentu bisa jalan. Buktinya sistem gross split itu tidak membuat investor tertarik. Masa return on invesment-nya terlalu panjang. Kecuali, mungkin, dilakukan perbaikan. Sistem bagi hasil di gross split-nya dibuat berjenjang. Misalnya bagi hasil lima tahun pertama sangat besar. Lima tahun kedua mengecil. Dan seterusnya. Memang ada juga yang mau gross split, tapi umumnya yang kategori perpanjangan izin. Bukan yang menggali sumur minyak baru. Sistem gross split bisa dibilang gagal. Baik juga. Kita pernah mencoba sistem gross split. Agar pengkritik sistem cost recovery tidak lagi

ngotot-ngotot. Kini silakan pilih menu. Mau gross split silakan. Mau cost recovery ok. Kapan sistem “pilih menu” itu mulai berlaku? Belum diumumkan. Tentu tidak boleh lagi balik ke sistem cost recovery zaman BP-Migas. Harus ada perbaikan. Harus dibuang dulu lemak dan kolesterolnya. Dan itulah yang sedang dilakukan di Kementerian ESDM sekarang ini. Dengan sistem menu itu bisakah produksi minyak mentah kita naik --dan mencapai 1 juta barel? Daging berlemak memang bahaya, tapi banyak juga yang menyenangi. Potong lemak dan kolesterol tentu baik. Tapi kalau tidak diminati mau apa. Ambisi menaikkan produksi minyak sangatlah baik. Tapi

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No.4 Tahun 1996, PT. Permodalan Nasional Madani (Persero), Cabang Bojonegoro akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap jaminan nasabah sebagai berikut :

a

1. Nama Debitur : RENI YUNIASARI Alamat : Desa Belun Rt/Rw.003/001 kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro Sebidang tanah perumahan diatasnya berdiri bangunan dengan Sertifikat Hak Milik No.327, yang terletak di Desa Belun Kecamatan Temayang Kab.Bojonegoro, Propinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 295 M2, tertulis atas nama RENI YUNIASARI. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 146.000.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 43.800.000,2. Nama Debitur : LULUK INDRAWATI Alamat : Dusun Krajan Rt/Rw.015/005 Desa Glagahwangi Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro Sebidang tanah perumahan dengan Sertifikat Hak Milik No.623 yang terletak di Desa Glagahwangi, 2 Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Propinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 2.524 M , tertulis atas nama SAMINI. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 189.300.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 56.790.000,3. Nama Debitur : MUSLIHUN Alamat : Dusun Sidokumpul Rt/Rw.028/008 Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Sebidang tanah pekarangan dengan Sertifikat Hak Milik No.948, yang terletak di Desa Leran Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro Propinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 2.214 M2,Tertulis atas nama MUSLIHUN. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 110.700.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 33.210.000,4. Nama Debitur : SUTRISNO Alamat :Desa Mlinjeng Rt/Rw.005/002 Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro Sebidang tanah perumahan diatasnya berdiri bangunan dengan Sertifikat Hak Milik No. 698, yang terletak di Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, Propinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 207 M2, tertulis atas nama SUTRISNO Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 111.500.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 33.450.000,5. Nama Debitur : SUYADI Alamat : Muruni Rt/Rw.01/01 Desa Sidomulyo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban Sebidang tanah perumahan diatasnya berdiri bangunan dengan Sertifikat Hak Milik No. 267, yang terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban, Propinsi Jawa Timur, dengan luas tanah 412 M2, tertulis atas nama SUYADI. Dengan Nilai Limit Lelang sebesar Rp. 184.500.000,- dan uang jaminan sebesar Rp. 55.350.000,Keterangan : x Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. x Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL SURABAYA selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang x Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang Persyaratan Lelang : 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website https://www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. 3. Objek lelang tersebut diatas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang. 4. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/obyek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Surabaya maupun PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) ULaMM Kantor Cabang Bojonegoro. 5. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) ULaMM Kantor Cabang Bojonegoro, berkantor di Jl. Dr.Suharso No.34 Bojonegoro, Telp. 0353-2893228 Pelaksanaan Lelang : Cara Penawaran

Closed Bidding (dengan mengakses url https://www.lelang.go.id)

Batas Akhir Penawaran

Kamis/30 Januari 2020 Pukul 11.00 waktu server E-Auction (sesuai WIB).

Pembukaan Penawaran dan Penetapan Pemenang Lelang

Kamis /30 Januari 2020 Pukul 11.00 waktu server E-Auction (sesuai WIB).

Pelunasan Lelang

5 (lima) hari kerja sejak pelaksanaan lelang

Bea Lelang Pembeli

2% dari harga lelang

Tempat Pelaksanaan Lelang

PT.Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Bojonegoro Jl. Dr.Suharso No.34 Bojonegoro

Bojonegoro, 15 Januari 2020 Ttd PT. PNM (Persero) Cabang Bojonegoro

KPKNL Surabaya

juga harus realistis. Zaman sudah berubah. Pemilik uang tidak mau lagi bekerja keras seperti dulu. Apalagi bekerja belepotan minyak. Kini banyak sekali pilihan bisnis baru. Mulai artificial intelegence sampai produksi daging imitasi. Bisnis migas terlalu banyak risiko. Jangka waktunya juga terlalu panjang. Sangat tidak menarik --kalau insentifnya tidak sangat menggiurkan.

Belum lagi mereka juga sudah berhitung: masa depan adalah listrik. Bukanlah minyak lagi. Penemuan sistem penyimpanan listrik akan merombak habis sistem energi dunia. Membuat target menurunkan konsumsi BBM akan lebih futurustik daripada menaikkan produksi migas. Tapi saya juga memaklumi: orang tua punya kebiasaan memimpikan masa lalu. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

TULUNGAGUNG

RABU KLIWON 15 JANUARI 2020 HALAMAN 5

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Korupsi Dana Hibah TMC

Melalui Dinkes, Pemkab Bakal Tambah Pembiayaan BPID Tulungagung, Memorandum Kenaikan tarif pembiayaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mulai 1 Januari 2020, tidak hanya mempengaruhi pembayaran yang harus dilakukan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) Mandiri, namun juga mempengaruhi alokasi anggaran kesehatan Pemkab Tulungagung. Berdasarkan data milik Dinas Kesehatan

Tulungagung, Memorandum Organisasi Tulungagung Motocross (TMC) yang berada di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Cabang Tulungagung menjadi sorotan. Sebab, Unit Pidana Korupsi (Pidkor) Polres Tulungagung saat ini sedang menyelidiki dugaan penyelewengan penggunaan dana hibah dari KONI Tulungagung sejak 2016 hingga 2019. Dikonfirmasi Memorandum, Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Hendi Septiadi mengatakan, saat ini dugaan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Dan, kemungkinan statusnya segera naik menjadi penyidikan. Pendalaman kasus ini merupakan upaya unit pidkor setelah mendengar informasi adanya dugaan penyelewengan penggunaan dana hibah melalui KONI Tulungagung sebesar Rp 100 juta setiap tahun selama empat tahun. “Rinciannya, dana hibah yang diselidiki masing-masing dari tahun anggaran 2016, 2017, 2018, dan 2019. Jadi masing-masing setiap tahun mendapat Rp 100 juta,” terang Hendi, kemarin. Pihaknya menyebut, penyidik sudah memeriksa 15 orang saksi terkait kasus ini. Mereka terdiri dari beberapa instansi. Termasuk dari TMC, KONI, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Tulungagung. Adapun modus yang digunakan, lanjut Hendi, yaitu menggunakan dana hibah dari KONI untuk kegiatan yang tidak pada sebagaimana mestinya. Se-

3. Roib Soiful Anwar, Obyek lelang : Sebidang tanah seluas 331 m2, berikut bangunan, SHM No. 204 a.n. Roib Soiful Anwar, terletak di Ds/Kel. Sukonolo, Kec. Bululawang, Kab. Malang. Alamat Agunan : Jl Desa Gang Masjid Desa Sukonolo Kabupaten Malang. Ha rga Limit : Rp. 357 .000 .00 0, - Uang Jam inan : Rp. 90.000 .000 ,KETERANGAN : x Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. x Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Malang selambatnya 1 hari sebelum pelaksanaan lelang. x Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG : 1 . M e mi l ik i a k un ya n g te la h te rv e ri fik a si p ad a web si te ww w .le lang.go.id 2.Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. 3. Objek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi objek lelang; 4. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Malang, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk & PT. Balai Lelang Tunjungan. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi KPKNL Malang Jl. S. Supriyadi No. 157 Malang, Telp. (0341) 804475 (ext.106), PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk Cabang SME & Micro Collection & Recovery Surabaya, Jl. Diponegoro No. 159 Surabaya, Telp. (031) 5661371-5661374 dan PT. Balai Lelang Tunjungan, Jl.Tunjungan No. 86–88 (Lantai II) Surabaya,Telp. (031) 532-2402 / 0838.5656.7175 / 081.7500.4000. PELAKSANAAN LELANG : Cara penawaran Cl o s ed Bi dd i ng (d en g an m e ng a ks es u rl w ww .le la ng.go.id ) Hari / Tanggal Ka m is , 30 Ja n ua ri 20 2 0 Batas Akhir Penawaran Pukul : 13.30 Waktu Server Aplikasi Lelang Internet berdasarkan Waktu Indonesia Barat (WIB) Penetapan Pemenang S e t e l a h b a t a s a k h i r p e n a w a r a n Pelunasan harga lelang 5 ( l i m a ) h a r i k e r j a s e t e l a h p e l a k s a n a a n l e l a n g Bea Lelang Pembeli 2 % da ri h ar ga le lan g Tempat Pelaksanaan Lelang K P K N L M a l a n g , J l . S . S u p r i y a d i N o . 1 5 7 M a l a n g Surabaya, 15 Januari 2020 PT. Balai LelangTunjungan PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk Cabang SME & Micro C&R Surabaya KPKNL Malang

PENGUM UM AN LELANG KEDUA EKSEKUSI HAK T ANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Sentra Kredit Konsumer (SKK) Surabaya akan melakukan lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, melalui jasa pra lelang PT.Balai Lelang Tunjungan terhadap barang jaminan atas debitur ADITYA SATWIKA, sebagai berikut : Sepaket, Sebidang tanah seluas 1072 m2 berikut bangunan, SHM No. 143 dan sebidang tanah seluas 1000 m2 berikut bangunan, SHM No. 159, keduanya a.n. Aditya Satwika. Dan keduanya terletak di Ds/Kel. Plintahan, Kec. Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Alamat : Jl. Melati No. 26 Pasuruan. Harga Limit : Rp. 4.409.120.000,- Uang Jaminan : Rp. 2.204.560.000,KETERANGAN : x Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. x Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Sidoarjo selambatnya 1 hari sebelum pelaksanaan lelang. x Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG : 1.Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2.Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. 3.Objek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi objek lelang sehingga apabila ada suatu hal terjadi gugatan, pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan melakukan tuntutan kepada KPKNL Sidoarjo, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Sentra Kredit Konsumer (SKK) Surabaya & PT. Balai Lelang Tunjungan. PELAKSANAAN LELANG : Cara penawaran Closed Bidding (dengan mengakses url www.lelang.go.id) Hari / Tanggal K a m is , 3 0 Ja nu a r i 20 20 Batas Akhir Penawaran P u k u l : 1 0 . 0 0 W I B (w a k tu s e r v e r ) Penetapan Pemenang S e t e l a h ba t a s a k hi r pe na w a ra n Pelunasan harga lelang 5 ( l i m a ) h a r i k e rj a s e t e la h pe l a k s a na a n le l a n g Bea Lelang Pembeli 2 % da r i ha r ga l e l a n g Tempat Lelang K P K N L S id oa r j o , J l . E rl a n g ga No . 1 6 1 S id oa r j o Su ra b a ya , 1 5 J a nu a ri 20 2 0 PT. Balai Lelang Tunjungan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, SKK Surabaya KPKNL Sidoarjo INFO HUBUNGI : 0821.4092.9525 / 0838.5656.7175 / 081.7500.4000 / 031-532-2402

1. ABDUL MU’ID Sebidang tanah seluas 228 m2 berikut bangunan beserta segala sesuatu yang melekat diatasnya yang terletak di Perumahan Kutisari Indah Utara III No. 52 Kelurahan Kutisari, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Tanah dan Bangunan SHM Nomor : 1988/Kutisari atas nama Abdul Mu’id. (Harga Limit Rp. 2.311.224.000,- Setoran Uang Jaminan Rp. 463.000.000,-). Pelaksanaan Lelang Batas Akhir Penawaran Alamat Domain Tempat Lelang Penetapan Pemenang

: : : : :

Rabu, 29 Januari 2020 10.00 Waktu Server (sesuai WIB) www.lelang.go.id KPKNL Surabaya, Jl. Indrapura No. 5 Surabaya Setelah Batas Akhir Penawaran

Syarat-syarat lelang : 1. Cara Penawaran Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang (closed bidding) melalui surat elektronik (email) yang diakses pada alamat domain https://www.lelang.go.id 2. Pendaftaran Calon peserta lelang dapat berupa perorangan atau badan hukum. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada Aplikasi Lelang Email pada alamat domain angka 1, dengan merekam softcopy (scan) KTP, NPWP (ekstensi file *jpg, *png), dan nomor rekening tabungan atas nama sendiri. Calon peserta yang bertindak sebagai kuasa dari badan hukum diwajibkan mengunggah : Surat Kuasa bermaterai 6.000 dari direksi, akta pendirian perusahaan dan perubahannya, dan NPWP perusahaan dalam 1 file. 3. Waktu Pelaksanaan a. Penawaran lelang diajukan melalui alamat domain di atas sejak pengumuman lelang ini terbit sampai dengan hari Rabu, tanggal 29 Januari 2020, pukul 10.00 Waktu Server (sesuai WIB) b. Penetapan pemenang oleh Pejabat Lelang dilakukan pada hari Rabu, tanggal 29 Januari 2020 setelah batas akhir penawaran. c. Peserta lelang diharapkan menyesuaikan diri dengan penggunaan waktu server yang tertera pada alamat domain tersebut di atas. 4. Uang Jaminan Lelang a. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang dengan ketentuan sebagai berikut:  Jumlah nominal yang disetorkan harus sama dengan uang jaminan yang disyaratkan penjual dalam pengumuman lelang ini, dan disetorkan sekaligus (tidak dicicil);  Setoran uang jaminan lelang HARUS sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang (tanggal 28 Januari 2020). b. Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang. Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain di atas kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid. 5. Penawaran Lelang a. Penawaran harga lelang akan dikirimkan secara otomatis dari alat domain di atas kepada email masing-masing peserta lelang setelah menyetor uang jaminan lelang; b. Penawaran paling sedikit sama dengan harga limit. 6. Pelunasan Lelang a. Pemenang lelang akan diumumkan melalui e-mail masing-masing peserta. b. Pemenang lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang sebesar 2% paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak melunasi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan di atas, pemenang lelang akan dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan akan disetorkan seluruhnya ke Kas Negara. c. Pemenang lelang akan dikenakan BPHTB sesuai ketentuan peraturan daerah yang berlaku. d. Obyek dilelang dalam kondisi apa adanya (as is), calon peserta diharapkan telah melihat dan mengetahui objek yang akan ditawarnya, berikut semua perkara yang ada bila terjadi gugatan dari pihak lain /debitur seusai lelang, pemenang lelang tidak akan melakukan gugatan kepada KPKNL Surabaya dan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya, termasuk juga bila terjadi pembatalan/penundaan lelang. Persyaratan lelang dan ketentuan lain ditetapkan sebelum pelaksanaan lelang dimulai. e. Informasi lainnya dapat menghubungi : PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya, Jl. Raya Darmo No. 112 Surabaya Telp. 031-995 35189, 995 36199. Surabaya, 15 Januari 2020 PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya

KPKNL Surabaya

AKP Hendi Septiadi

pungkas Hendi. Sementara Kabid Hukum KONI Tukungagung, Anwari mengatakan, secara reguler pihaknya sudah memberikan imbauan dan pelatihan mengenai penggunaan anggaran sesuai ketentuan. “Namun jika ada cabang olahraga (cabor) yang nekat menyelewengkan dana hibah, ya kami menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada polisi,” ungkap dia. Ketua TMC Gunawan ketika dikonfirmasi via telepon, terkait dugaan penyelewengan dana hibah dari KONI Tulungagung tidak diangkat. (fir/mad)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Mestika Dharma,Tbk. Cabang Surabaya Akan melaksanakan lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo melalui jasa para lelang PT. Arta Bumi Indonesia (Arbindo Auction), terhadap Debitur : 1. PT. PRATAMA INTER NUSA : a. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 21 seluas 3.684 m2 a.n Insinyur Andreas Hanny Sugiarto di setempat dikenal sebagai Jalan Raya Pasuruan-Probolinggo KM. 21,2, Desa Watestani, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. (Nilai Limit Rp. 3.250.000.000,- Setoran Jaminan Rp. 1.625.000.000,-) 2. TAN KWOK SEN a. Sebidang tanah dan bangunan SHM No. 2359 seluas 140 m2 a.n Tan Kwok Sen di setempat dikenal sebagai Komplek Deltasari Indah Jalan Deltasari Indah BM-15, Desa Kureksari, Kec. Waru, Kabupaten Sidoarjo. (Nilai Limit Rp. 600.000.000,- Setoran Jaminan Rp. 300.000.000,-) 3. YUDHI KUSUMAWANTO a. Sebidang tanah dan bangunan SHGB No. 2266 seluas 75 m2 a.n Yudhi Kusumawanto di setempat dikenal sebagai Komplek Ruko Pesona Permata Gading Blok H-23, Desa Blurukidul, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. (Nilai Limit Rp. 750.000.000,- Setoran Jaminan Rp. 375.000.000,-) PELAKSANAAN LELANG : Cara Penawaran Waktu Penawaran Penetapan Pemenang lelang Pelunasan Harga Lelang Bea Lelang Tempat Pelaksanaan Lelang

: : : : : :

Closed Bidding (dengan mengakses https://www.lelang.go.id) Rabu, 29 Januari 2020, Pukul 10.00 WIB (waktu server) Setelah batas akhir penawaran 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2% (dua persen) dari harga lelang KPKNL Sidoarjo Jln. Erlangga No. 161 Sidoarjo

SYARAT : 1. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menú “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website tersebut. 2. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website https://www.lelang.go.id. 3. Obyek Lelang dijual apa adanya “As Is” dan segala resiko yang timbul tanggung jawab Pemenang Lelang. 4. Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan Nominal jaminan yang disyaratkan. 5. Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Sidoarjo selambat-lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang. 6. Peserta Lelang dapat melihat barang yang dilelang sejak pengumuman ini terbit. Informasi lelang dapat diperoleh dengan menghubungi, PT. Arta Bumi Indonesia (Arbindo Auction) (031) 99147131 / 082335777807 / 081234585523. 7. Segala biaya yang timbul sebagai akibat transaksi perbankan sepenuhnya menjadi tanggung jawab peserta lelang. Sidoarjo, 15 Januari 2020

PT. Arta Bumi Indonesia

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN SECARA E-AUCTION (CLOSED BIDDING) Berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No 4 Th. 1996, PT Bank Rakyat Indonesia (PERSERO), Tbk Kantor Cabang Bojonegoro akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan Secara E-Auction (Closed Bidding) dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap: NO.

NAMA DEBITUR

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Pertama Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui selebaran tanggal 31 Desember 2019. Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya, selaku Pemegang Hak Tanggungan Pertama dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui internet (E-Auction) dengan cara penawaran secara tertulis melalui surat elektronik (email)/closed bidding tanpa kehadiran peserta lelang, terhadap aset jaminan milik debitur/penanggung hutang :

hingga laporan pertanggungjawabanan (Lpj) yang dibuat ketua TMC tidak bisa dipertanggungjawabkan. “Untuk Lpj setiap tahun selalu ada. Kuitansinya juga ada. Tapi dana yang seharusnya untuk pembinaan tidak dilakukan, diduga fiktif,” tutur dia. Hendi menjelaskan, dalam kasus ini pihaknya sudah mengamankan sejumlah dokumen. Di antaranya akta pendirian organisasi, usulan anggaran triwulan I 2016 dan 2017. Kemudian satu bendel permohonan bantuan triwulan IV 2018, Lpj tahun anggaran 2016 semester I, lalu Lpj anggaran TMC semester I dan IV 2018, serta beberapa dokumen lainnya. “Kami sudah meminta keterangan ketua TMC yang statusnya masih saksi. Dari pihak KONI juga sudah kita mintai keterangan. Ada beberapa barang bukti yang juga sudah kami amankan,” jelas dia. Hendi menambahkan, sampai saat ini belum ada penetapan tersangka. “Untuk tersangka nanti setelah dilakukan gelar perkara, tentu menunggu pendapat saksi ahli dan hasil audit dari BPKP,”

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, pembiayaan Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) Kabupaten Tulungagung tahun 2020 ini mengalami perubahan. Pada 2019 lalu total anggaran untuk PBID selama setahun sebesar Rp 15,5 miliar, sedangkan 2020 ini anggaran yang disediakan pemkab untuk enam bulan saja sebesar Rp 15,2 miliar. Plt Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, Bambang Triono mengatakan, kendati hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan anggaran sekitar 38.357 jiwa sampai pertengahan tahun, pihaknya memastikan pada perubahan anggaran keuangan (PAK) 2020 akan ada tambahan anggaran bagi PBID. Bambang menjelaskan, hal itu sudah disampaikan perwakilkan Bappeda Tulungagung dalam berbagai diskusi membahas perihal PBID.“Prediksi anggaran ini hanya bertahan sampai bulan ke enam saja. Selanjutnya kita menunggu pencairan PAK. Dan, di sana ada penambahan anggaran untuk PBID ini,” terang Bambang, Selasa (14/1). Pihaknya memastikan, tidak akan mencoret nama-nama warga yang sudah masuk dalam daftar PBID 2019. Bahkan, kuota penerima PBID sejumlah 60 ribuan jiwa warga Tulungagung juga tidak akan dipangkas.”Jangan sampailah kita mencoret nama-nama yang sudah ada. Sudah ada komitmen untuk meningkatkan anggarannya,” jelas Bambang. Masih menurut Bambang, dalam waktu dekat pihaknya akan membuat perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemkab Tulungagung dan BPJS Kesehatan. Di mana dalam PKS tersebut dijelaskan mengenai beberapa hal. Termasuk mekanisme pembayaran PBID Bambang Triono ketika PAK dari APBD 2020 belum dicairkan, sementara anggaran dari APBD murni P E N G U M UM A N L E L A N G KE D U A E K SE K U S I H A K T A N G G U N G A N sudah terpakai semuanya. “Akan ada Menunjuk Pengumuman Lelang Pertama Eksekusi Hak Tanggungan melalui selebaran/tempelan pada tanggal 31 Desember 2019 dan berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT. Bank rapat membahas PKS. Salah satunya Mandiri (Persero), Tbk Cabang SME & Micro Collection & Recovery Surabaya akan melakukan pelelangan Eksekusi Hak Tanggungan sesuai Salinan Buku Tanah Hak Tanggungan yang dikeluarkan membahas itu tadi soal pembayaran. Kantor Pertanahan, melaui perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang, menggunakan jasa pra lelang PT. Balai Lelang Tunjungan terhadap debitur.sebagai berikut : Jadi kalau nanti anggaran dari APBD 1. Bekti Sutanto, Obyek Lelang : Sebidang tanah seluas 118 m2, berikut bangunan, SHM No. 00916 murni sudah habis bisa terus dilayani a.n. Ny. Tien Minarsih, terletak di Kel/Ds. Candirenggo, Kec. Singosari, Kab. Malang. Alamat Agunan : Jl. Kertarejasa 17-B Malang. Harga Limit : Rp. 783.000.000,- Uang Jaminan : Rp. 196.000.000,sambil menunggu pencairan PAK,” 2. Matali, Obyek Lelang : Sebidang tanah seluas 777 m2, berikut bangunan, SHM No. 69 a.n. Matali, Jumi’ah, terletak di Ds/Kel. Ngebruk, Kec. Poncokusumo, Kab. Malang. pungkas dia. (adv/fir/mad/dhi) Ha rga Limit : Rp. 216 .000 .00 0, - Uang J aminan :Rp. 54.000 .000 ,-

Polisi Periksa 15 Saksi dan Amankan Sejumlah Dokumen

1.

KACUNG HADI

2.

KHURIYATUN MUBAJANI

3.

EKO WIJIANTO

4.

ANIK KURNIAWATI

5.

H. RADIN

KETERANGAN Sebidang Tanah & Bangunan Rumah Dan Gudang, terletak di Desa/Kel. Bakung, Kec. Kanor, Kab. Bojonegoro, terdiri dari SHM No. 428, LT. 1.350 M² an. KACUNG HADI Sebidang Tanah Pertanian, terletak di Desa/Kel. Bakung, Kec. Kanor, Kab. Bojonegoro, terdiri dari SHM No. 381 LT. 1.350 M² an. KACUNG HADI Sebidang Tanah & Bangunan Rumah, Toko Dan Bengkel, terletak di Desa/Kel. Pasinan, Kec. Baureno, Kab. Bojonegoro, terdiri dari SHM No. 1458, LT. 1.075 M² an. KHURIYATUN MUBAJANI Sebidang Tanah & Bangunan Toko terletak di Desa/Kel. Mentoro, Kec. Soko, Kab. Tuban, terdiri dari SHM No. 164, LT. 1.335 M² an. MASMUNGIN Sebidang Tanah & Bangunan Toko terletak di Desa/Kel. Prambonwetan, Kec. Rengel, Kab. Tuban, terdiri dari SHM No. 44, LT. 755 M² an. SUDJOKO PRASETYO Sebidang Tanah & Bangunan Rumah Dan Gudang terletak di Desa/Kel. Tulungrejo, Kec. Sumberrejo, Kab. Bojonegoro , terdiri dari SHM No. 149, LT. 990 M² an. H. RADIN.

HARGA LIMIT

JAMINAN

Rp. 985.000.000,-

Rp. 295.500.000,-

Rp. 85.000.000,-

Rp. 25.500.000,-

Rp. 972.500.000,-

Rp. 291.750.000,-

Rp. 305.000.000,-

Rp. 91.500.000,-

Rp. 250.000.000,-

Rp. 75.000.000,-

Rp. 189.725.000,-

Rp. 56.917.500,-

KETERANGAN: Nominal uang jaminan yang disetorkan ke rekening Virtual Account (VA) masing-masing peserta dan jumlahnya harus sama dengan nominal uang jaminan yang dipersyaratkan, Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid; Uang jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Lelang (Selasa, 28 Januari 2020, pukul 23.59 WIB); Segala biaya yang mungkin timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.

Cara penawaran lelang

Closed Bidding (Domain: www.lelang.go.id), tata cara mengikuti lelang E-Auction dapat dilihat pada menu ”Tata Cara dan Prosedur” dan ”Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. Batas akhir penawaran lelang Rabu, 29 Januari 2020, pukul 10.00 Waktu Server E-Auction (sesuai WIB) Pembukaan penawaran dan Rabu, 29 Januari 2020, pukul 10.00 Waktu Server E-Auction penetapan pemenang lelang (sesuai WIB) Pelunasan lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea lelang pembeli 2% (dua persen) dari harga lelang (harga terbentuk) Tempat pelaksanaan lelang BRI Kanca Bojonegoro, JL. DI. PAnjaitan No. 06, Bojonegoro Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT. BRI (Persero), Tbk Kantor Cabang Bojonegoro, Jl. DI. Panjaitan No. 6, Bojonegoro 62111- Telp. (0353) 881307/882495, Fax. (0353) 884979 atau KPKNL Surabaya (031) 3523516, Fax. (031) 3554794 Bojonegoro, 15 Januari 2020 PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), Tbk KANTOR CABANG BOJONEGORO

PT. Bank Mestika Dharma, Tbk. Cab Surabaya

KPKNL Sidoarjo

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk pengumuman lelang sebelumnya/terakhir yang terbit di surat kabar harian Memorandum tanggal 28 November 2019 dan 29 November 2019, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Waru akan melaksanakan Lelang Eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo terhadap barang jaminan milik Debitor: 1. SAMPIONO Tanah dan bangunan berikut segala sesuatu diatasnya, SHM Nomor 1268, luas tanah 342 M2 atas nama SUTOKO, terletak di Wonokitri RT.35 RW.05 Desa/Kelurahan Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. -Harga Limit Lelang: Rp.265.000.000,00 -Uang Jaminan Lelang: Rp.53.000.000,00 2. MOCH MASLUR Tanah dan bangunan berikut segala sesuatu diatasnya, SHGB Nomor 227, luas tanah 112 M2 atas nama Nyonya SITI MA’RUFAH, terletak di Komplek Perum Puri Sejahtera C-05, Desa/Kelurahan Sidokepung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. -Harga Limit Lelang: Rp.328.800.000,00 -Uang Jaminan Lelang: Rp.65.760.000,00 3. CV. SUMBER CAHAYA ABADI 1 (satu) paket tanah dan bangunan berikut segala sesuatu diatasnya, yang terdiri dari SHGB Nomor 738, luas tanah 108 M2 atas nama IWAN SETIAWAN, dan SHGB Nomor 741, luas tanah 108 M2 atas nama 1. IWAN SETIAWAN, 2. Nyonya SIH WALUYATI, terletak di Perum Griya Bhayangkara Blok C1/2 dan C1/15 Desa/Kelurahan Masangankulon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. -Harga Limit Lelang: Rp.800.000.000,00 -Uang Jaminan Lelang: Rp.160.000.000,00 4. BUDI SANTOSO Tanah dan bangunan berikut segala sesuatu diatasnya, SHGB Nomor 1125, luas tanah 90 M2 atas nama Nona SUMIATI, Sarjana Teknik, terletak di Perum TAS II Jl. Camar Blok Q-1/16 Desa/Kelurahan Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. -Harga Limit Lelang: Rp.200.000.000,00 -Uang Jaminan Lelang: Rp.40.000.000,00 PELAKSANAAN LELANG: Cara Penawaran Closed Bidding dgn mengakses https://www.lelang.go.id Pelaksanaan Lelang Rabu, 22 Januari 2020 Batas Akhir Penawaran Pukul 11.00 WIB (waktu server) Penetapan Pemenang Setelah batas akhir penawaran Pelunasan Lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea Lelang Pembeli 2 % dari harga lelang Tempat Lelang KPKNL Sidoarjo, Jl. Erlangga No. 161 Sidoarjo KETERANGAN: Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan, dan harus sudah diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG: 1. Memiliki AKUN yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website diatas. 2. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya as is dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan lelang terhadap barang jaminan tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Sidoarjo dan PT. BRI (Persero) Tbk. Cabang Waru. Sidoarjo, 15 Januari 2020 PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Waru Keterangan lebih lanjut hubungi: PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Waru, Ruko Gateway Blok B-7 Jl Raya Waru Sidoarjo, (031-8554629, 78711776, 7871762)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

RABU KLIWON, 15 JANUARI 2020 HALAMAN 6

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Jombang, Memorandum Unit Reskrim Polsek Ploso menggerebek sebuah tempat di Dusun Jatirowo, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, yang dijadikan ajang judi dadu, Senin (13/1) sekitar pukul 16.00. Dari penggerebekan tersebut, petugas membekuk Solikin (59), sang bandar dadu. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti

yang berkaitan dengan praktek mengadu nasib. Kapolsek Ploso, Kompol Sutikno mengatakan, sebelum pengge-

rebekan ke lokasi, petugas terlebih dulu mendapat informasi dari masyarakat, terkait adanya judi dadu. “Lokasi judi berada di rumah pendopo punden di Dusun Jatirowo, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso. Dari lokasi tersebut, kami mengamankan seorang bandar dadu berikut sejumlah barang bukti,”ungkap dia, Selasa

(14/1). Barang bukti tersebut, lanjut Sutikno, berupa dua karung yang digunakan sebagai alas, dua tikar pandan, sebuah karpet bergambar untuk tombokan, sebuah tas hitam, tiga biji mata dadu, sebuah kaleng penutup dadu, sebuah bantalan dadu, serta uang taruhan sebesar Rp 230.000. “Guna

kepentingan penyidikan lebih lanjut, baik tersangka dan barang bukti kita amankan ke Mapolsek Ploso,” beber dia. Kini, selain harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut, Solikin juga harus mendekam di balik jeruji besi ruang tahanan Mapolsek Ploso. Upaya ini dilakukan untuk mempermudah proses

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Polsek Ploso Gerebek Judi Dadu Jatigedong Solikin diapit petugas di Mapolsek Ploso.

penyidikan yang dilakuan polisi. “Tersangka kita jerat dengan pasal 303 ayat 1 ke 1e, ke 2e KUHP, ten-

tang Perjudian. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” tegas Sutikno.(wan/dhi)

Hearing dengan Inspektorat

Sugeng Santoso didampingi petugas di Mapolsek Diwek.

Pengecer Togel Hongkong Dicokok

pekerjaan oleh rekanan. “Memang kami akui jika kemarin kita terkendala tingkat kesibukan. Akhirnya berdampak pada rekomendasi yang semestinya ditunggu dinkes,” pungkas Khoirul. Sementara Ketua Inspektorat Jombang, Eka Suprasetya mengatakan, jika pihaknya bakal melakukan evaluasi. Hasil dari evaluasi tersebut, nantinya akan diketahui seberapa jumlah yang harus dikembalikan kepada negara. Termasuk juga besaran yang semestinya harus dikerjakan. “Kami pastikan akan tetap men-

gevaluasi terkait hal itu. Hasilnya bakal diketahui berapa uang yang harus dikembalikan, dan berapa yang harus dikerjakan,” terang dia. Terkait masih adanya pekerjaan kendati sudah melewati akhir tahun, Eka Suprasetya menyatakan jika Perpres Nomor 16 Tahun 2018 serta LKPP mengatur kewenangan terkait hal tersebut. “Sekali lagi dengan keberadaan Perpres serta LKPP, kegiatan itu dapat dilakukan. Karena tahapannya memang melakukan penyelesaian hingga semua pekerjaan rampung,” tandas Eka.(wan/adv)

Komisi C DPRD Jombang menggelar hearing dengan Inspektorat Jombang.

inspektorat. Namun kita masih dapat melakukan pengawalan, dengan cara mendorong adanya peringatan kepada rekanan,” tandas dia. Sementara itu, perihal apa yang terjadi di Puskesmas Mojowarno,

Khoirul Anam mengakui jika memang ada sedikit kesalahan dari pihaknya. Yakni, tingkat kesibukan yang membuat rekomendasi untuk semestinya ditunggu dinas kesehatan (dinkes), batal dikeluarkan sebelum jatuh tempo hari terakhir

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Jombang, Memorandum Nekat mencari uang dengan cara mengecer judi toto gelap (togel), akhirnya Sugeng Santoso (41), warga Dusun Watutangi, Desa Pundong, Kecamatan Diwek, harus berurusan dengan hukum. Senin (13/1) pukul 21.30, dia diringkus anggota Reskrim Polsek Diwek. “Tersangka kita amankan ketika sedang mengecer togel di Dusun/Desa Pundong, Kecamatan Diwek. Saat ini prosesnya sudah dalam tahap penyidikan lebih lanjut,”papar Kapolsek Diwek, AKP Achmad Chairuddin, Selasa (14/1). Lebih jauh, dia menjelaskan, sebelum membekuk tersangka, polisi terlebih dulu mengantongi informasi bahwa ada judi togel Hongkong. Saat didalami lebih lanjut, praktik tersebut dilakukan Sugeng. “Tersangka mengaku jika praktik judi ini dilakukan dengan cara online. Setelah diamankan, tersangka dan barang bukti kita amankan ke Mapolsek Diwek,” jelas dia. Chairuddin menuturkan, barang bukti yang disita dari tangan tersangka berupa dua lembar sobekan kertas yang dijadikan sebagai rekapan, sebuah bolpoin, sebuah handphone yang digunakan sebagai sarana, serta uang tombokan sebesar Rp. 215.000. “Akibat perbuatannya tersangka kita kenakan pasal 303 ayat 1 KUHP, tentang perjudian. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” pungkas Chairuddin.(wan/dhi)

Jombang, Memorandum Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang menggelar hearing atau rapat dengar pendapat dengan Inspektorat Jombang, Selasa,(14/1), terkait sejumlah kejanggalan proyek di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ploso dan Puskesmas Mojowarno yang menjadi sorotan. “Karena sekarang sudah ada Perpres 16/2018 serta lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah (LKPP), kami (Komisi C) sudah tidak bisa memberikan tindak lanjut. Dalam artian melakukan sidak atau mengeluarkan rekomendasi,”terang Ketua Komisi C DPRD Jombang, Khoirul Anam, Selasa,(14/1). Namun demikian, lanjut dia, komisi C tetap memberikan catatan kepada inspektorat. Bahwasanya dengan pengalaman yang terjadi di RSUD Ploso, beberapa upaya pencegahan dapat diambil. Di antaranya, memberi peringatan terhadap rekanan pelaksana. “Kendati kita tidak dapat memberikan tidak lanjut atas proses audit yang telah dilakukan

FOTO: MEMORANDUM/WAN

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Komisi C Soroti Proyek RSUD Ploso dan Puskesmas Mojowarno

Khofifah Indar Parawansa melantik Bupati Mojokerto Pungkasiadi.

TP PKK Jawa Timur Arumi Emil Elestianto Dardak melantik TP PKK Kabupaten Mojokerto Yayuk Ismawati Pungkasiadi.

PelanƟkan BupaƟ dan Ketua TP PKK serta Dekranasda Kabupaten Mojokerto 2016-2021

Khofifah Minta Pungkasiadi Jalankan Perpres Percepatan Pembangunan Mojokerto, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengambil sumpah dan melantik Pungkasiadi sebagai Bupati Mojokerto sisa masa jabatan 2016-2021. Pelantikan digelar di ruang Wilwatikta Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (14/1) pagi. Bersama dengan itu,Yayuk Ismawati Pungkasiadi juga dilantik sebagai KetuaTP PKK sisa masa bakti 2016-2021, sekaligus ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mojokerto sisa periode 2016-2021, oleh Arumi Emil Elestianto Dardak, selaku ketua TP PKK dan Dekranasda Provinsi Jawa Timur. Gubernur Khofifah dalam amanat sambutannya berpesan tentang pentingnya menyelaraskan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN). Orang nomor satu di Jawa Timur tersebut menyerukan agar pelaksanaan Peraturan Presiden (Perpres) 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan di Jawa Timur meliputi wilayah Gerbangkertosusila, Bromo Tengger Semeru (BTS), SelingkarWilis dan Lintas Selatan berjalan lancar. Khofifah juga

selalu mengutarakan optimismenya terhadap masa depan Jawa Timur lebih baik. Khofifah turut membahas beberapa proyek strategis pembangunan Jawa Timur, yang terbagi menjadi 218 proyek yang ditaksir menelan biaya investasi senilai Rp 292 triliun. Di mana semua pedoman rencana pembangunan telah tertuang jelas dalam Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tersebut. Ada 218 proyek yang harus segera dimaksimalkan pelaksanaannya. Dia harap itu masuk RPJMN lintas kementerian. Selanjutnya RPJMD provinsi dan kabupaten/kota harus menyesuaikan. Proses akselerasi tak cukup dengan lari, tapi melompat. Jatim harus terdepan. “Secara de jure (hukum) mungkin Ibu Kota akan pindah ke Kalimantan. Tapi saya rasa secara de facto (praktik) Ibu Kota negara adalah Jawa Timur. Apalagi kita mempunyai spirit Majapahit yang ada di Kabupaten Mojokerto,” kata Khofifah. Ketua TP PKK dan Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Elestianto Dardak, pada arahannya mengaku yakin terhadap TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Mojokerto di bawah kepemimpinan Yayuk Ismawati Pung-

Bupati Mojokerto Pungkasiadi bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.

kasiadi. Melihat pengalaman Yayuk yang sudah lama bergelut di TP PKK, Arumi optimistis jika lompatan-lompatan progresif akan terus dilakukan. Masa-masa sosialisasi telah lama

dijalankan Yayuk Pungkasiadi. Arumi yakin,Yayuk mampu membawaTP PKK dan Dekranasda Kabupaten Mojokerto lebih baik lagi dalam jabatan yang baru. Arumi juga mengucapkan selamat

kepada Kabupaten Mojokerto yang menjadi juara 2 Lomba Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan Tingkat Provinsi JawaTimur 2020, sebagai pelaksana posyandu terbaik. “Kami di Provinsi Jawa

Timur hanya memfasilitasi, namun kita tetap bekerja bersama. Saya juga mohon pada Bapak Bupati Mojokerto, untuk terus mensupport TP PKK dan Dekranasda ke depannnya,” pesan Arumi. Bupati Pungkasiadi, usai pelantikan menjabarkan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Mojokerto sesuai RPJMD lima tahun. Dirinya mengaku siap menjalankan tata laksana Pemerintah Kabupaten Mojokerto lebih baik pada 13 bulan ke depan. “Kita akan terus melanjutkan semua pembangunan yang bersinergi dengan pusat, provinsi, dan daerah. Sebagaimana arahan Ibu Gubernur yang tertuang di Perpres 80 Tahun 2019, kami di Kabupaten Mojokerto akan menjalankan instruksi pembangunan tol Mojokerto-Gempol, Kawasan Ekonomi Utara Sungai, pembangunan TPA regional, juga pengembangan situs Majapahit,” kata Bupati Pungkasiadi. Acara pelantikan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh dan jajaran, semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, pimpinan DPRD, dan Forkopimda Kabupaten Mojokerto.(hmd/adv)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL Perampas HP Wonorejo Diringkus FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Surabaya, Memorandum Tak butuh waktu 24 jam bagi anggota Reskrim Polsek Rungkut untuk meringkus Hernawan (20), warga Jalan Keputih Tegal Baru. Dia ditangkap karena melakukan perampasan HP di Jalan Wonorejo Timur yang sempat viral di media sosial (medsos). Penangkapan itu dilakukan berbekal keterangan Siti Ma’rifah, korban dan pelat motor milik pelaku yang terekam CCTV. “Kejadiannya kemarin. Lalu viral dan kita lakukan penyelidikan di lokasi. Setelah kita lihat rekaman CCTV, kemudian dilakukan penangkapan di rumah tersangka,” kata Kanitreskrim Polsek Rungkut Iptu Djoko Soesanto, Djoko menjelaskan, dari keterang-

Hernawan

RABU KLIWON, 15 JANUARI 2020 HALAMAN 7

Bubarkan Pesta Miras Dukuh Menanggal

an tersangka dan juga rekaman CCTV terlihat bahwa kejadian itu bermula ketika Hernawan mendatangi korban yang asyik bermain HP. Selanjutnya tersangka berpura-pura bertanya ke korban, apakah mengenal adiknya yang bernama Dewa. Belum sempat pertanyaan itu dijawab, tersangka langsung merampas HP Siti, lalu membawanya kabur ke temannya yang berada di seberang jalan. Selanjutnya keduanya kabur meninggalkan lokasi kejadian. “Saat ini teman tersangka sedang kami buru. Menurut pengakuan tersangka, dia kali pertama melakukan perampasan karena butuh uang,” jelas mantan Kanitreskrim Polsek Gubeng itu. (x-3/nov)

Surabaya, Memorandum Belasan pemuda yang sedang menikmati miras jenis cukrik di Jalan Dukuh Menanggal, lari tunggang langgang saat kedatangan anggota Respatti Kobra Polrestabes Surabaya, Selasa (14/1) dinihari. Dari tangan 11 pemuda tersebut, petugas menyita barang bukti satu botol air mineral yang berisi cukrik. Para pemabuk yang diamankan adalah Aditya Rama Ardiansyah (22); Muhammad Farid (23); Nurbianto (27); Daniel Febri (23), Hedy Irawan (22); IF (16), kesemuanya warga Jalan Dukuh Menanggal. Disusul lima remaja lain yakni Arifin Zainal (21); Mohhamad

Ramo (19); Okta Prianto (22); Syahrul Anam (22) dan Wahyu Eko (24), warga Jalan Menanggal II. Proses penggerebekan tersebut bermula dari informasi masyarakat yang menyebut jika di lokasi tersebut kerap dijadikan tempat untuk menggelar pesta miras oleh pemuda kampung. Keresahan warga sempat ditahan beberapa waktu karena tidak ingin mereka berurusan dengan pihak berwajib. Namun, semakin hari ulah mereka semakin tidak terkontrol. Setiap selesai menenggak miras, mereka kerap bergurau hingga menyebabkan suara bising dan mengganggu warga. Dari sanalah, warga kehabisan kesabaran dan melaporkan peristiwa itu ke pihak

kepolisian. “Dari laporan tersebut, kami bersama anggota kemudian melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi. Kebetulan juga, setiap malam kami berkeliling patroli untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Surabaya,” kata Katim Respatti Kobra Polrestabes Surabaya Ipda Joko Priyono. Setelah diinterogasi di lokasi, belasan pemuda berikut barang bukti minuman haram diamankan ke Mapolrestabes Surabaya guna pendataan serta dimintai keterangan. “Kami perbolehkan pulang, tapi dengan syarat wajib didampingi keluarganya masing-masing,” imbuh Joko. (fdn/nov)

Gegara Rem Blong

Sambungan dari halaman 1

Dalam kejadian itu menyebabkan Siti Marsia (47), penjual lontong mi keliling asal Simojawar VII, tewas akibat ditabrak truk tangki L 8135 VG yang disopiri Achmad Rindani (64), warga Jalan Sememi Jaya VII-A. Selain menabrak penjual lontong mi, truk juga menabrak mikrolet W 1497 UB, yang disopiri Moh Arif (47), warga Desa Bulurejo, Benjeng, Gresik. Dari kejadian itu, penumpang mikrolet, Madiyo (63), warga Jalan Simo Pomahan Baru III, terluka di kepala. Namun, Arif diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan di Klinik Nur Medika Sukomanunggal.

Adapun pengendara Yamaha L 6866 YL, Moch Husain (27), warga Jalan Simojawar V-A, juga mengalami lecet di kaki dan tangannya. Terakhir penyeberang jalan, Panji, balita yang tinggal di Jalan Simojawar III, terluka di kepala dan sudah dipulangkan. Menurut keterangan Purwanto (44), tukang tambal ban yang tinggal di Jalan Simojawar 53-D, saat itu dia tidak mengetahui secara pasti kecelakaan karena sedang sibuk bekerja.Tiba-tiba saja, saksi mendengar suara benturan keras hingga membuat ibu-ibu histeris di seberang jalan yang tak jauh dari lokasi. “Ternyata ada kecelakaan. Truk

melaju dengan kecepatan tinggi hingga tak sanggup mengerem mendadak karena rem blong lalu menabrak mikrolet, pejalan kaki, dan motor yang sedang berhenti di lampu merah,” kata Purwanto sambil tangan kanannya menunjuk ke arah lampu merah. Namun, berdasarkan keterangan warga sekitar, truk tangki melaju dari timur mengarah ke barat Jalan Simojawar dengan kecepatan tinggi. Sesampai di depan Balai RW 1 Simojawar, terdapat traffic light menyala merah dan banyak ibu-ibu beserta anak-anak sekolah yang sedang menyeberang jalan.

Selain itu, terdapat mikrolet jurusan Balongpanggang-Pasar Turi dan motor juga berhenti. Lantaran keecepatan tinggi, truk berusaha mengerem mendadak tapi tetap tidak bisa menghindar. Upaya sopir truk waktu itu, dari pada menabrak mikrolet, dia kemudian banting stir ke kiri. Meski berusaha menghindar, truk tetap saja menabrak belakang kendaraan warna hijau itu (mikrolet). “Setelah ditabrak, mikrolet otomatis maju ke depan dan menabrak motor dan penyeberang jalan yang ada di depannya,” ungkap pria asli

Perak, Jombang ini sewaktu ditemui di lokasi kejadian. Usai menabrak mikrolet, truk terus melaju kemudian menabrak Siti, yang sedang mendorong rombong dagangannya yang hendak keluar dari kampung Simojawar V. Akibatnya, rombongnya hancur seketika dan wanita ini pun tewas di lokasi. Truk baru berhenti setelah menabrak tembok Balai RW 1 Simojawar, dan selanjutnya sopir diamankan warga. “Wanita penjual lontong mi dan gorengan tersebut langganan saya. Saat kejadian baru berangkat jualan dan biasanya melintas di depan tempat saya

nambal ban,” beber Purwanto. Sementara, Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Moch Fakih mengatakan, sopir truk tangki sudah diamankan ke Kantor Satpas Colombo untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan beruntun tersebut. “Pengakuan sementara sopir penyebab kecelakaan karena truk mengalami rem blong,” kata M Fakih. Sedangkan para korban yang selamat, sudah diperbolehkan pulang karena hanya menderia luka ringan. Sedangkan jenazah penjual lontong mi yang tewas dibawa ke RSUD dr Soetomo guna divisum. (rio/nov)

Kajari Minta Uang Rp 1,7 M Dari keterangan Agus Setiawan Jong yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) untuk memberikan kesaksian kepada terdakwa Sugito menjelaskan, bahwa dirinya dimintai uang oleh mantan Kajari Tanjung Perak senilai Rp 1,7 miliar. Apakah pernyataan yang dituduhkan Agus Setiawan Jong di hadapan ketua majelis hakim Hisbullah Idris itu ditujukan kepada Rachmad Supriady yang sekarang menjabat Asintel Kejati Palu?. Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Rachmad Supriady tidak menanggapi atau menjelaskan detail perkara tersebut. “Saya tidak komentar itu, saya tidak tahu. Saya tidak

Sambungan dari halaman 1

tahu apa-apa,” jawab Supriyadi saat dikonfirmasi wartawan, kemarin. Namun, di persidangan Agus Setiawan Jong terus ngotot bahwa dirinya mengumpulkan anggota dewan di salah satu rumah makan di kawasan Masjid Agung itu untuk menambah kekurangan uang yang diminta kajari. “Saya hanya ada Rp 1,2 miliar. Untuk kekurangan saya minta bantuan kepada enam anggota dewan, masing-masing Rp 75 juta,” jelas Jong blakblakan. Tetapi rencana itu berantakan, karena hanya Sugito saja yang mau menyerahkan uang tersebut. “Mereka semua waktu ketemuan mau membantu

Polisi Tangkap Buron Pencurian HP mahasiswi di Jalan Gubeng Kertajaya VI. Korbannya, Efritika Mucholifan (20), warga Dusun Maibit Wetan, Kabupaten Tuban. Kanitreskrim Polsek Gubeng AKP Sherly mengatakan, kejadian yang dialami Efritika, ketika tersangka melihat kamar kos korban kondisinya terbuka pada Maret 2019 sekitar pukul 03.00. Achmad kemudian memanjat dinding samping, lalu masuk ke kamar kos korban yang berada di lantai dua. Ternyata di dalam didapati korban tertidur dan di sampingnya tergeletak HP Vivo dan uang Rp 1,2 juta. Setelah memastikan situasi aman, Achmad langsung mengambil uang dan HP tersebut. Sialnya, pemilik HP terbangun hingga membuat tersangka kaget dan nekat melompat dari lantai dua. “Saat itu tersangka berhasil kabur sembari membawa HP dan uang korban. Setelah kejadian korban melapor ke polisi dan menerangkan jika

Pekerja Keras Ketika Memorandum berusaha mengorek lebih dalam tentang kehidupan Siti, ternyata gagal. Karena jenazah korban sudah dibawa ke Bangkalan, Madura pada pukul 15.30 untuk dimakamkan. Tampak bendera palang merah di samping rumahnya dan berdiri terop. Terlihat para tetangga pria dan wanita sedang bercengkerama membicarakan kematian Siti yang dianggao tragis . “Barusan berangkat ke Bangkalan. Suami, anak, dan kerabatnya ikut semua. Kami hanya tetangga yang sedang menunggu rumahnya saja,” ungkap Nisin, tetangga Siti.

Tangisan Palsu Video tersebut menjadi sorotan warganet yang merasa khawatir dengan salah satu pemain film ‘5 cm’ itu. Saat ditemui di kedai kopinya, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/1), Raline menjelaskan maksud dan tujuannya menangis di Instagram. “Kemarin itu, di Instagram, saya menangis bagian dari audisi. Jadi sebuah karya seni dari saya,” ujar Raline Shah. Atas unggahannya tersebut, Raline pun dituding tengah mengalami patah hati oleh warganet. Menanggapi hal itu, Raline pun sempat tertawa sambil tersipu malu. “Caper banget ya patah hati, mungkin saya pengin caper kali ya, nggak. Itu bagian dari audisi,” jelas Raline sambil bergurau. Gegara unggahan Raline Shah mengunggah video sedang menangis di Instagram memang menuai banyak perhatian warganet hingga teman-temannya. Diakui Raline, komentar-komentar seperti ujaran penyemangat pun memenuhi kolom komentar.

tetapi hanya Pak Sugito yang memberikan uang itu,” jelas Agus Setiawan Jong. Tidak hanya mantan Kajari Tanjung Perak saja yang dicatut Agus Setiawan Jong, muncul nama Elok (Elok Cahyani, red) yang diakui memperkenalkan dirinya kepada terdakwa Sugito. “Kalau anggota dewan yang kenal Pak Darmawan dan Bu Ratih, tapi kalau Pak Sugito yang mengenalkan Bu Elok,” pungkas Agus Setiawan Jong. Hal tersebut dibenarkan oleh Sugito. Mantan legislator dari Partai Hanura ini mengaku menyerahkan uang Rp 75 juta kepada Agus Setiawan Jong karena dirinya sering dibantu.

Sambungan dari halaman 1

pencurinya adalah warga sekitar. Hanya saja dia sudah menghilang,” kata Sherly kepada Memorandum, Selasa (14/1). Sampai akhirnya polisi menetapkan Achmad sebagai buron alias daftar pencarian orang (DPO). Delapan bulan kemudian, petugas mendapat informasi jika tersangka pulang ke rumahnya. “Kami dapat kabar jika tersangka pulang hingga anggota menangkapnya,” terang Sherly. Di hadapan penyidik, Achmad mengaku jika selama menjadi buronan dirinya tetap tinggal di Surabaya. Ia memutuskan pulang ke rumah karena mengira kasusnya telah selesai. “Tersangka mengira kasusnya selesai sehingga memutuskan pulang. Padahal setiap kejahatan apapun selama pelakunya belum tertangkap pasti akan jadi buron. Akibat ulahnya (Achmad, red), korban mengalami kerugian Rp 3,5 juta,” pungkas Sherly. (x-3/nov)

Sambungan dari halaman 1 Dikatakan Nisin, saat kecelakaan terjadi, korban memang baru berangkat jualan. Nahasnya, malah mati ditabrak truk tangki di depan gapura Jalan Simojawar V. Lanjut Nisin, Siti merupakan wanita pekerja keras. Orangnya baik hati kepada tetangganya. “Setiap kali pulang jualan, bila ada sisa kue disedekahkan ke masjid,” kata Nisin. Nisin mengenal Siti semenjak korban masih lajang hingga menikah dan dikaruniai empat anak. “Empat dari dua anaknya sudah berkeluarga. Satunya lagi mondok,” pungkas pria paruh baya tersebut. (rio/nov)

“Keterangan saksi (Agus Setiawan Jong, red) benar,” ujar Sugito yang didampingi penasihat hukumnya Alvin Zain Khadafi dan Bob Kudmasa. Terpisah, Elok Cahyani, anggota DPRD Kota Surabaya menjelaskan bahwa dirinya bertemu dengan Agus Setiawan Jong secara kebetulan saat keluar dari lift. “Saya kenal tapi di mana saya lupa. Waktu itu dia (Agus Setiawan Jong) ketemu di lift

dan mengatakan mampir ke dewan,” ujar Elok saat dikonfirmasi Memorandum, semalam. Elok menambahkan, bahwa waktu itu di sampingnya ada Sugito dan ia menyampaikan bahwa Sugito juga anggota dewan. “Keperluan apa saya kurang paham. Soalnya Agus Setiawan Jong juga sering menemuinya tetapi saya tidak pernah ada,” tegas Elok. Ditemui usai sidang, Agus Setiawan Jong kembali mene-

gaskan bahwa dirinya dimintai uang oleh Kajari Tanjung Perak. “Mantan Kajari yang sekarang pindah di Palu itu. Aku mau kasih tak tawar, sampai lima rumah saya mau dilelang karena dia,” ujar Agus Setiawan Jong. Agus Setiawan Jong juga akan menagih janji dia (Kajari Tanjung Perak, red) saat dirinya keluar nanti. “Nanti kalau saya keluar akan tagih dia, karena kasus ini tidak ada kerugian negara,” pungkas Agus Seti-

Kapolres Sambang ke Tomas Madura Merisi, Selasa (14/1). Ajang silaturahmi ini, Ganis didampingi Wakapolres Kompol Ahmad Faisol Amir, Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Melyssa, Kapolsek Semampir Agus Ariyanto, Kapolsek Asemrowo Kompol Nur Suhud. Selain itu juga ada Kapolsek Krembangan Kompol Esti, Kasatintelkam AKP Tomi Subari, Kasatsabhara AKP Heru Purwandi dan Kasatbinmas AKP Eko Nur Wahyudiyono. Ganis mengapresiasi kepada Ali Badri karena berkenan menerima kunjungan silaturahmi dari para pejabat utama (PJU) Polres Pelabuhan Tanjung Perak. “Silaturahmi yang kami lakukan dalam rangka membangun kedekatan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat,” kata Ganis.

Dengan harapan, silaturahmi ini dapat tercipta hubungan yang baik antara Polri dengan tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat. Sebab, keduanya mempunyai pengaruh yang sangat besar di masyarakat Surabaya khususnya, dan di Jawa Timur umumnya. “Kami mohon saran masukan dalam pelaksanaan tugas ke depan dan bermitra dalam melakukan berbagai kegiatan di masyarakat,” harap Ganis. Terutama untuk mengantisipasi timbulnya persoalan atau pun potensi konflik di masyarakat. Apabila Polri mempunyai hubungan yang baik akan memudahkan dalam menghadapi kemungkinan permasalahan yang muncul dalam masyarakat. Sementara, Ali Badri Zaini sangat ber-

Ello Mengaku sebagai Korban didampingi seorang kuasa hukumnya. Sedangkan status pemeriksaan masih sebagai saksi investasi bodong beromzet ratusan miliar, melalui aplikasi MeMiles. “Ya, baik,” kata Ello menjawab pertanyaan wartawan soal kabar dirinya. Selanjutnya tanpa bicara ke media, Ello kemudian mengisi buku tamu dan langsung memasuki ruang penyidik. Setelah menjelani pemeriksaan sekitar 8 jam, akhirnya Ello keluar dari ruangan. Aswin Damanik, kuasa hukum Ello, mengatakan bila kliennya sudah dimintai keterangan sebagai saksi. “Bahwa dia selaku korban juga dalam perkara ini,” ujar dia. Ello juga memberikan keterangan dalam penyidikan tersebut, dan diperiksa sebagai saksi. “Saya saat itu sebagai member, saya topup, saya dapat reward sesuai prosedur,” jelasa Ello.

“Aku nggak terlalu banyak waktu untuk membaca komentar satu-satu, tapi komentar temen artis kan masuk. ‘Kenapa coy, baru putus ya?’, ‘Are you oke?’, ‘Raline semangat ya’. Karena kan aku nggak pernah nunjukin aku nangis gitu,” tambahnya. Selain itu, Raline yang mengaku berteman dekat dengan Baim Wong pun turut mendapat komentar dari suami Paula Verhoeven. “Terus teman saya, Baim Wong kayak ‘bro, lu mana pernah nangis kok tumben video?’ Makanya aku nggak pernah (nangis), makanya aku video. Baim Wong salah satu teman baik saya, jadi dia kenal banget sama aku,” jelas Raline. Meski begitu, diakui Raline aksinya tersebut hanya sebatas memenuhi konten Instagram-nya. Di sisi lain, video menangisnya itu juga sebagai salah satu syarat audisi film yang tengah diikutinya. “Kemarin itu di Instagram, saya nangis bagian dari audisi, jadi sebuah karya seni dari saya,” tukas Raline Shah. (*/nov)

“Wah, Mas Jos (panggilan Memorandum, red) nggak kreatif sih.” “Nggak kreatif gimana?” “Pokoknya asyiiik,” katanya. Beberapa bulan kemudian Memorandum dipindah pos, bahkan sempat ditempatkan di Biro Malang. Saat itulah, malam-malam, Toni tiba-tiba muncul. “Aku minta Loe jadi saksi,” katanya. “Saksi apaan? Ente ketangkep polisi?” “Jangan becanda Loe. Ini serius,” kata pria kelahiran luar Jawa yang pernah menetap lama di Jakarta ini. “Nenen hamil,” imbuhnya. “Nenen? Nenen siapa?” tanya Memorandum, yang memang belum pernah dengar nama ini. “Cem-cemanku. Dia purel di (Toni menyebutkan nama sebuah rumah hiburan top di Surabaya, red).” “Maksud Ente?” “Nenen hamil dan minta aku menikahinya.”

Sambungan dari halaman 1 syukur atas kehadiran dan mengucapkan selamat datang di Jawa Timur bagi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak yang baru dan bersilaturahmi meski dengan cara yang cukup sederhana. Ali Badri lantas mengambarkan kondisi Jawa Timur secara umum, situasinya kondusif karena kedekatan antara Polri dengan masyarakat. Dia juga menyarankan kepada kapolres agar selalu memberikan yang terbaik dalam dedikasi dan loyalitas. Pun pelayanan yang baik untuk masyarakat. Semisal menyantuni anak yatim di wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Juga aktif menggelar kegiatan keagamaan dan pengajian di mapolres.”Rangkul semua anggota. Lakukan pendekatan persuasif kepada anggota,” saran Ali Badri . (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 Ello juga mengaku kaget ketika inisial namanya disebutkan dalam kasus investasi ilegal ini. “Saya lumayan kaget mendengar pers rilis dari Polda Jatim,” kata Ello. Ketika disinggung apakah reward itu sebuah mobil, Ello tidak membantah dan dia menegaskan bila hal itu sudah disebutkan dalam berita di media massa. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kedatangan Ello itu adalah untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus investasi bodong MeMiles. Truno menambahkan, keterangan Ello dibutuhkan untuk melengkapi informasi yang sedang dihimpun penyidik dalam kasus tersebut. “Hari ini saudara MT statusnya sebagai saksi memenuhi panggilan penyidik. Artinya penyidik mendasari pada alat bukti awal yang ada,” kata Truno.

Paras Mirip Ayu Tingting, Bodi Pekerti Mirip Lucinta Luna Sambungan dari halaman 1

awan Jong. Sementara itu, selain keterangan dari Agus Setiawan Jong, JPU juga menghadirkan ahli dari BPK RI. Keterangan sama juga akan dilakukan kepada terdakwa Darmawan dan Binti Rochmah. Untuk tiga terdakwa lainnya yaitu Ratih Retnowati, Dini Rijanti, dan Syaiful Aidy akan mendengarkan keterangan dari anak buah Agus Setiawan Jong dan pejabat pemkot. (fer/nov)

Permintaan tersebut terdengar wajar andai Toni masih bujang. Masalahnya, dia sudah beristri dan punya dua anak. “Majnun Ente,” semprot Memorandum. “Loe katakana aku majnun, gila, atau sebutan lainnya, terserah. Tapi Gue benar-benar minta tolong Loe jadi saksi pernikahan kami. Oke?” “Titin (istri Toni, red) gimana?” tanya Memorandum. “Gak usah dipikirin. Itu urusan gue. Kan enak punya istri dua. Di sini ada yang melayani, di sana ada yang melayani. Di sini senang, di sana senang, di mana-mana hatiku senang,” kata Toni sambil berjoget dan mengucapkan akhir kalimat tadi dengan nada lagu anak-anak. “Tidak semudah itu Ton.” “Tidak ada yang sulit. Kita ditunggu Pak Kiai dan Neneng di dalam mobil. Ada satu lagi, santrinya Pak Kiai,” kata Toni sambil menyeret paksaMemorandumkeluarkantorbiroMalang. Setelah kami berada di dalam mobil, Toni

Kendati demikian, Truno mengaku ia belum bisa menjelaskan lebih jauh terkait keterlibatan Ello dalam kasus ini. “Nanti perkembangannya kita sampaikan. Tentunya nanti dari hasil BAP atau berita acara pemeriksaan dari saksi saudara MT,” lanjut Truno. Sebelumnya, penyidik Polda Jatim juga telah memeriksa penyanyi Eka Deli (ED) Senin (13/1). Eka diperiksa selama 11 jam, dan dicecar sebanyak 59 pertanyaan. Selain itu, Eka juga menyerahkan satu unit Fortuner putih ke kepolisian. Mobil tersebut adalah reward yang didapatkan Eka dari PT Kam and Kam selaku pengelola MeMiles. Dengan kedatangan Eka dan Ello ini, maka tersisa dua public figure yang belum memenuhi panggilan penyidik. Mereka adalah Adjie Notonegoro (AN), dan Judika (J). (tyo/nov)

Sambungan dari halaman 1 yang memegang setir langsung tancap gas. “Ke mana kita?” kata lelaki yang diperkenalkan Toni sebagai Pak Kiai. Sapa saja Kiai Boy. “Batu, Kiai. Ada vila di sana,” kata Toni. Di sebelah Kiai Boy ada seorang pemuda. Dialah santri Pak Kiai, yang konon punya pondok pesantren di perbatasan Lamongan-Mojokerto. Di jok depan, di samping Toni, duduk seorang perempuan cantik. Itu pasti Nenen. Dari belakang, Nenen memang kelihatan kinclong. Parasnya mirip Ayu Tingting, tapi bodinya mirip Lucinta Luna. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

RABU KLIWON, 15 JANUARI 2020 HALAMAN 8

Jajal Senapan Angin, Teman Tewas Tertembak FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Nasib tragis dialami M Irfan (27), pemuda asal Dusun usun Malangsari, Desa Kebon Rejo, Banyuwangi. Ia mennjadi korban salah sasaran tembak oleh temannya sendiri, Samsul Arifin (SA), hingga meregang nyawa. Korban tertembak di kelopak mata kanan saat temannya mencoba senapan model baru. “Tersangka SA terkejut dan menekan pelatuk dengan jari telunjuk kanan hingga terdengar letusan dan mengenai korban. Korban akhirnya meninggal di puskesmas,” jelas Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum saat rilis di Mapolres Jember, Selasa (14/1).

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum menunjukkan barang bukti senapan angin.

Tambah Alfian, tersangka SA erat pasal 359 KUHP karena dijerat alaiannya menyebabkan orang kelalaiannya lain meninggal, dengan ancaman kuman 5 tahukuman n penjara. hun ian juga Alfian ngimbau mengimbau pada kepada

a waspada terhadap warga agar penggu penggunaan benda berbahaya. Peng Penggunaanya seharusnya r di ruang terbuka bukan di rua sempit dan tertutruang up up, jauh dari kerumunan m masyarakat. Tentunya dengan memperhatikan keamanan demi keselamatan jiwa. “Untuk sementara penyedia senapan ngin masih kami dalami. Mashudah mendapatkan senapan angin dari Blitar. Terkait kepemilikan senapan angin memang harus

memiliki surat izin maupun pemberitahuan ke polsek setempat untuk diregistrasi,” pungkas Alfian. Informasinya, Kamis (9/1) lalu, korban bersama tersangka SA, Slamet, dan Muzzamil Husein bertandang ke rumah Mashudah di Dusun Garahan Jati, RT 01/ RW 05, Desa Garahan, Kecamatan Silo, untuk mengambil pesanan senapan angin jenis BJ Hunter. Setibanya di rumah Mashudah, mereka menanyakan senapan angin jenis lain. Mashudah pun mengeluarkan dua senapan angin jenis Mars Gun. Mashudah sebelumnya sudah mengin-

gatkan agar berhati-hati karena senapan angin miliknya sudah terisi peluru dan siap diletuskan. Insiden terjadi ketika mereka akan mengecek penggunaan senapan angin.Tersangka SA menarik grendel dan secara tidak sengaja saat akan ditaruh, senjata angin hendak terjatuh sementara dia masih memegang pelatuknya dan membuat terjatuh ke samping belakang. Tersangka SA terkejut dan menekan pelatuk dengan jari telunjuk kanan dan terdengar letusan yang mengenai kelopak mata korban dengan peluru senapan angin kaliber 4.5 mm hingga akhirnya tewas di puskesmas. (edy/fer)

Imam Pauji. Pihaknya sangat mendukung penuh program pemerintah terkait zona integritas wilayah bebas korupsi. Dan saat ini di pelayanan publik sudah dalam keterbukaan pelayanan sehingga tidak ada lagi hal-hal yang ditutupi. “Semoga dalam kegiatan MoU survei monitoring pelayanan publik dapat dilaksanakan antarbeberapa pihak yang saat ini diwakili dari pihak STAIM (Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah) dan LSM Lira Kota Probolinggo,” terang Wakapolres. (yud/fer)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Sukardi

geledahan di warkop milik Karim ditemukan barang bukti 1 lembar sobekan kertas kecil yang didalamnya berisi tombokan nomor judi togel. Sedangkan di bawah taplak meja warung kopi

ditemukan 2 lembar sobekan kertas kecil, yang juga didalamnya berisi tombokan nomor judi togel dan uang. “Barang bukti yang kita amankan yaitu uang tunai Rp 22 ribu, tiga lembar sobekan kertas kecil yang didalamnya berisi tombokan nomor togel,” jelas Teguh. Kini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Kraton Polres Pasuruan Kota. Tersangka dijerat pasal 303 KUHP. (*/rul/fer)

Hindarkan Phobia Polisi, Satlantas Gelar PSA alu tentang tata tertib berlalu k lintas kepada anak-anak sejak dini. “Dengan kegiatan PSA ini, diharapkan juga si anak paham tugas mulia seorang poli-si, jiwa ksatria, jujur dan disiplin yang dapat dicontoh. Serta menjadi karakter pada saat mereka sudah dewasa nanti. Dan si anak tidak phobia terhadap polisi, merasa bangga dengan polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” ucap Bayu. Selain pengenalanan rambu-rambu lalu lintas oleh Kasatlantas Polres Pasuruan kepada anak-anak TK ABC Pandaan

jug juga mengenalkan kenda araan bermotor kepolisian yang terparkir di halaman taman Sekolah. “Adapun materi keg giatan PSA yang diberikan kepada anak-anak yaitu bernyanyi, bermain, pengenalan rambu lalulintas. Menjelaskan fungsi helm dan kegunaannya, mengajarkan cara menyeberang jalan supaya aman, pelopor keselamatan berlalulintas dan bermain pengenalan simbol lalulintas. Hal tersebut bertujuan untuk menambah wawasan pengetahuan si anak tentang peraturan lalulintas,” tutup Bayu. (*/rul/fer)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pasuruan, Memorandum Upaya menanamkan kecintaan anak-anak kepada polisi sejak dini terus dilakukan oleh Satlantas Polres Pasuruan. Polisi Sahabat Anak (PSA) merupakan program dari Polri yang menyasar anak-anak pada usia dini, Selasa (14/1). Dalam kegiatan itu dipimpin Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim Nugroho SH SIK dengan didampingi Kanitdikyasa, Unit Turjawali dan anggota polwan. Bayu menyampaikan, kegiatan ini untuk menanamkan kedisiplinan serta memberikan proses pembelajaran, dan perkenalan kepada anak-anak

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim Nugroho foto bersama anak TK ABC Pandaan.

Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar foto bersama para kasat dan undangan.

Ngopi Tangguh untuk Pecahkan Masalah Hukum Lumajang, Memorandum Banyaknya pengungkapan kasuss kejahatan di wilayah hukum Polres Lumajang, tentunya membuat permasalahan semakin menumpuk n terutama dalam hal penanganan proses hukum. Berawal dari situlah, akhirnya Kapolres Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar, Kajari dan Ketua PN Lumajang yang tergabung dalam forum Criminal Justice System (CJS) Lumajang menggelar acara Ngopi Tangguh dengan maksud untuk memecahkan permasalahan penanganan hukum yang ada, Senin (14/1) malam. Acara diselenggarakan di salah satu café

Jo & An di Jalan Agus Salim. Pada kessempatan itu, CJS hanya membahas permasalahan penegakan hukum di Lumajang dan sama-sama mencari solusi untuk sinergi hukum positif. “Acara memang sengaja kami kemas dengan santai, untuk membangun chemistry sesama para penegakan hukum yang profesional,”ujar Adewira ketika dikonfirmasi Memorandum usai acara. Menurut Adewira, Ngopi Tangguh merupakan salah satu wadah yang dicetus Polres Lumajang untuk menjalin sinergisitas dan silaturahmi dengan sesama penegak hukum di Lumajang. Ke depan diharapkan, tidak ada

lagi permasalahan ketika menangani kasus yang bersentuhan dengan hukum. “Sekali lagi kami pertegas, maksud dan tujuan dari acara malam ini yaitu untuk meningkatkan sinergitas di antara penegak hukum di Lumajang. Di sisi lain, acara ini menjadi tempat untuk komunikasi sesama penegak hukum untuk memecahkan masalah selama menangani hukum,” pungkas Adewira. Senada juga disampaikan Kasintel Kejaksaan Negeri Lumajang Ferdi Siswandana yang turut hadir dalam acara Ngopi Tangguh itu. Ia menambahkan, acara seperti itu perlu dilakukan secara bergilir dan berkesinambungan agar terjalin sinergisitas yang semakin kuat.(tri/fer)

Bhabinkamtibmas Indisipliner Disanksi Push Up Tulungagung, Memorandum Polres Tulungagung menggelar apel pemberian reward dan punishment bagi anggota berdasarkan kinerjanya, di halaman GOR Lembu Peteng, Selasa (14/1). Sebanyak 12 anggota dan perwakilan masing-masing polsek maupun satuan di polres menjadi sorotan dalam apel ini. Mereka merupakan tiga terbaik dan tiga terendah dari dua kategori yang dinilai. Yakni kategori bhabinkamtibmas paling aktif sambang Astuti, dan polsek serta satuan yang paling aktif melaporkan kegiatannya melalui intellegence media management (IMM). Bripka Handri Saefudin, Bhabinkambtibmas Desa Pagerwojo dari Polsek Pagerwojo menjadi yang paling aktif, disusul Brigadir Basuki Bhabinkamtibmas Desa Macanbang Polsek Gondang, dan ketiga Aiptu Agus Puji Rahayuono, Bhabinkamtibmas Desa Gendingan, Polsek Kedungwaru. Sedangkan tiga bhabinkamtibmas dengan nilai terendah dan harus puas menerima bendera hitam adalah Bripka Awang, Bhabinkamtibmas Desa Karanganom Polsek Kalangbret; Brigadir Hari Pujianto, Bhabinkamtibmas Desa Sumberingin Kidul Pol-

FOTO: MEMORANDUM/FIR

D a l a m sambutannya, Wa k a p o l r e s menyampaikan bahwa dasar pemikiran kegiatan ini adalah bahwa Polres Probolinggo Kota sedang membangun zona integritas (ZI) menuju wilayah bebas korupsi (WBK) yaitu terkait peningkatan pelayanan publik, tentunya dibutuhkan upaya upaya dalam penentuan standar pelayanan publik untuk itu perlu penilaian dari pihak eksternal. “Terkait pelaksanaan penilaian pelayanan tersebut, perlu dibuat MoU survei monitoring pelayanan publik di lingkungan Polres Probolinggo Kota,” jelas

Terima Tombokan, Kakek Kraton Dikecrek Pasuruan, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Kraton Polres Pasuruan Kota meringkus Sukardi (62), warga Dusun Plinggisan, Desa Plinggisan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, karena kasus togel. Tersangka ditangkap di warung kopi (warkop) di Dusun Grinting, Desa Mulyorejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, setelah menerima tombokan togel dari pelanggan. “Tersangka kami amankan dari salah satu warkop,” jelas Kapolsek Kraton Polres Pasuruan Kota AKP Teguh Taviarno, Selasa (14/1). Lanjut Teguh, dalam peng-

FOTO: MEMORANDUM/TRI

MoU survei pelayanan publik di Polres Probolinggo Kota.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia memberikan reward kepada Kasatlantas AKP Aristianto Budi Sutrisno.

sek Ngunut; dan Bripka Saiful Malik, Bhabinkamtibmas Desa Kedungwilut Polsek Bandung. Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, pemberian reward dan punishment kepada bhabinkamtibmas ini didasarkan pada kegiatan yang bersangkutan melakukan sambang Astuti kepada warganya, dan menyosialisasikan program agunge sikap tulung tinulung (Astuti) kepada warga di wilayahnya.

“Bhabinkamtibmas ini harus sambang kepada warganya. Jangan sampai tidak kenal dengan warganya. Reward kita berikan kepada mereka yang paling aktif dan punishment untuk mereka yang kurang aktif,” ujar Kapolres. Pandia juga memberikan reward kepada jajaran polsek dan satuan di PolresTulungagung untuk kategori keaktifan mereka melaporkan kegiatannya dalam IMM. Polsek Sendang menempati

urutan pertama sebagai polsek paling aktif melaporkan kegiatannya. Kemudian disusul Polsek Kalangbret dan Satlantas Polres Tulungagung. Sedangkan polsek dengan nilai terendah dalam kategori ini adalah Polsek Tulungagung Kota, Polsek Pucanglaban dan SPKT Polres Tulungagung. Pandia menjelaskan, laporan kegiatan polisi merupakan bukti kegiatan anggota yang berimbas positif kepada masyarakat di wilayah Tulungagung. “Kegiatan polisi harus memberikan imbas untuk masyarakat, yang rajin melaporkannya dapat reward,” jelasnya. Usai memberikan reward dan punishment serta arahan, Kapolres Pandia melanjutkan apel dengan memeriksa kelengkapan peralatan bhabinkamtibmas. Bhabinkamtibmas diminta menunjukkan peralatan yang melekat dan harus dibawa kemanapun mereka berada. Mulai dari motor dan kelengkapannya, helm, rompi, pengeras suara, sirine, ban lengan, stik dan borgol. Sayang, ada puluhan bhabinkamtibmas tidak bisa menunjukkan helm resmi dengan berbagai alasan. Oleh Kapolres, mereka diperingatkan agar tidak mengulangi kesalahannyanya, kemudian di-pushup. (fir/mad/fer)

Tertangkap Curi HP, Diikat di Pohon Bangkalan, Memorandum Dua kawanan anak baru gede (ABG) nekat beraksi di Pondok Pesantren (Ponpes) Sirojul Ulum Al-Marzukiyah, Dusun Rembah, Kecamatan Galis, Senin (13/1) dini hari. HP merek Samsung Galaxy J-1 Ace milik MS (15), santri yang tidur digasak. Aksi keduanya masih berlanjut. Kali ini mereka mengincar HP di rumah Syaiful Uyub (37). Lokasinya bersebelahan dengan ponpes. Keduanya mencoba memasuki kamar tidur. Namun sial, aksi dua ABG itu tepergok pemilik rumah. Keduanya mencoba kabur dan dikejar warga. “Satu di antaranya, yakni YA (16), bocah berusia di bawah umur berhasil ditangkap. Namun rekannya berinisial IW (21) berhasil lolos. Ia kami tetapkan DPO,” kata Kapolsek Galis AKP Dzulkarnaen melalui Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Moh Bahrudi, Selasa (14/1).

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Probolinggo, Memorandum Untuk mencapai pelayanan publik secara sempurna, Polres Probolinggo Kota melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan perguruan tinggi (PT) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). MoU digelar di ruang Rupatama Mapolres Probolinggo Kota. MoU itu adalah dalam bentuk survei monitoring pelayanan publik di lingkungan Polres Probolinggo Kota. Hadir dalam kegiatan itu, Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Imam Pauji, Kabagops Kompol Hermawan Tjahyono, Kabagsumda Kompol Sayudi, Kasatreskrim AKP Nanang, Kasatlantas AKP Tavip, Kasatreskoba AKPSuharsono, Kasatintelkam Iptu Teguh Priyasan, Kepala SPKT Aiptu Usman. Lima belas anggota Polres Probolinggo Kota, Sekda LSM Lira Kota Probolinggo Bambang Hartono, Asisten I LSM Lira Kota Probolinggo Usman, perwakilan dosen STAI Muhammadiyah Kota Probolinggo Aries Dirgayunita, psikolog, perwakilan dosen STAI Muhammadiyah Ari Sandi, dan perwakilan mahasiswa STAI Muhammadiyah Muhammad Idarta.

FOTO: MEMORANDUM/YUD

MoU Pelayanan Publik dengan PT dan LSM

AKP Moh Bahrudi

Sebelum diamankan anggota Reskrim Polsek Galis, YA sempat diikat di pohon.

Lalu disiram air berkali-kali. Tak pelak lagi YA jadi gemetaran. Dia menangis sambil meminta ampun.”Saat itulah, petugas tiba di TKP dan mengamankan YA,” papar Bahrudi. Setelah diinterogasi penyidik, ternyata YA berasal dari Kota Surabaya. Tepatnya Kampung Sawah Pulo Kulon, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir. Begitu juga IW rekan YA yang berhasil kabur. Yakni asal Kampung Bulak Banteng Wetan Gang 14, Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran. Dari tangan tersangka YA, petugas menyita HP merek Samsung Galaxy J-1 warna hitam yang dicuri di Ponpes Sirojul Ulum Al-Marzukiyah, kelolaan KH Sirojudin. (ras/fer)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

RABU KLIWON, 15 JANUARI 2020 HALAMAN 9

91 Persen Pasar Surabaya Tidak Bersertifikat Surabaya, Memorandum Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Kota Surabaya terancam kehilangan aset. Sebab, banyak pasar tradisional yang dikelolanya tidak memiliki sertifikat tanah. Dari 67 unit pasar tradisional, hanya enam di antaranya yang sudah bersertifikat. Sekitar 91 persen belum bersertifikat. Berdasarkan data PD Pasar Surya, semula ada FOTO: ISTIMEWA

Suharto Wardoyo

81 pasar tradisional yang dikelola. Seiring dengan perjalanan waktu, ada 14 pasar lainnya itu berubah peruntukkan karena

kebutuhan untuk fasum atau jalan. Enam pasar yang sudah bersertifikat adalah Pasar Pecindilan, Pasar Wonokromo (DTC), Pasar Tambahrejo, Pasar Koblen, Pasar Genteng Baru, dan Pasar Tembok Dukuh. Ini dikatakan oleh pelaksana tugas (Plt) Dirut Pasar Surya Kota Surabaya Muhibuddin. Muhibuddin mengakui, banyak pasar yang tidak memiliki legalitas kepemilikan berupa sertifikat tanah. Selama ini pihaknya hanya

mengandalkan Perda 10 tahun 1982 tentang Pembentukan Perusahaan Daerah Pasar Surya. Diakui, untuk mengurus sertifikat tanah itu membutuhkan anggaran yang besar dan waktu yang cukup lama. Selain itu, ketika hendak disertifikatkan, ada kekhawatiran ketika Pemkot Surabaya membutuhkan lahan pasar tersebut untuk fasilitas fasum atau jalan.  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: ISTIMEWA

Muhibuddin

Liponsos Keputih Overload Ada 25 Penderita HIV-AIDS Surabaya, Memorandum Persoalan klasik yang sampai sekarang belum terpecahkan adalah overload di Liponsos Keputih, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo. Sekarang ini penghuni liponsos mencapai 1.027 orang. Berdasarkan Dinas Sosial Kota Surabaya, penghuni Lipinsos Keputih ada 1.027 orang. Rincian orang gila sebanyak 878 orang, gepeng 57 orang, lansia 70 orang, anak jalanan 17 orang, 4 orang terlantar. Ada juga yang dirawat inap di RS Menur 43 orang dan RSJ lawang 82 orang. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya Suharto Wardoyo mengungkapkan, idealnya jumlah penghuni Liponsos Keputih adalah 600 orang. Karena banyak penertiban penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang dilakukan satpol PP, jumlah penghuni di sana terus bertambah. Sebab, hasil razia langsung diserahkan ke liponsos. Untuk mengurangi jumlah penghuni, masih ujar Suharto Wardoyo, pihaknya berusaha menemukan identitas kependudukan atau keluarga penghuni. Tujuannya setelah sembuh khususnya orang gila, bisa dipulangkan ke rumah masing-masing. Sedangkan Kepala UPT Liponsos Keputih Sugianto mengatakan, pada 2019 terdapat 25 orang pengidap HIVAIDS. Mereka berasal dari Surabaya, Probolinggo, Jember, Lumajang, Jombang, dan Lamongan.  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Pasar Kembang merupakan satu dari 61 pasar di bawah PD Pasar yang belum disertifikatkan.

Pilkada Surabaya di Mata Warga

Nama Risma Masih Menggema Surabaya, Memorandum Tahun ini Surabaya bakal menggelar pemilihan kepala daerah. Tapi gaungnya masih belum tersebar merata di seluruh areal Surabaya. Termasuk pada bakal calon wali Kota Surabaya. Nama Tri Rismaharini yang sudah dua kali menjabat sebagai wali kota masih menggema di hati warga. Setidaknya itu yang dikatakan oleh Ardhian Laksono (23), ma-

hasiswa yang tinggal di Jalan Simo Tambaan Sekolahan; Ridho Ageng Prabowo (22), warga Simo Mulyo Baru; dan Heru, warga Pondok Benowo Indah. Tiga warga ini, masih terkesan dengan cara kepemimpinan Risma dua periode. Malah Ardhian terang-terangan akan memilih Risma bila memang sosok tersebut diperbolehkan bertarung lagi. “Saya juga belum ada yang dijagokan karena belum men-

Direksi Memorandum Bertemu Sekdakab Bahas Kegiatan Gowes Spektakuler Sidoarjo, Memorandum Untuk kepentingan Gowes Spektakuler tanggal 26 Januari 2020, jajaran direksi Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum menghadap Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sidoarjo, Drs H Achmad Zaini MM, Selasa (14/1). Mereka adalah, Pemimpin Redaksi (Pimred) Arief Sosiawan. Ketua Panitia Pelaksana Gowes Spektakuler Hery Sunaryo dan Kepala Biro Memorandum Sidoarjo, Budi Joko Santoso SH. Pertemuan tersebut, berlangsung di ruang kerja Sekdakab Sidoarjo. “Kami bertemu Pak Sekdakab Sidoarjo sesuai dengan arahan dan petunjuk dari Pak Wakil Bupati (H Nur Ahmad Syaifuddin SH), saat bertemu kita di The Sun Hotel, baru-baru ini,” tukas Jokosan, sapaan akrab Budi Joko Santoso. Dalam pertemuan, jajaran direksi itu terang-terangan minta kebijakan dari Sekdakab Sidoarjo. Terutama, terkait lima hal. Yaitu, tempat digelarnya

FOTO: MEMORANDUM/SDM

Direksi Memorandum, Kabiro Sidoarjo, dan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sidoarjo Drs H Achmad Zaini MM.

kegiatan Gowes Spektakuler, yakini di Alun-Alun Sidoarjo, WC Portable, pengadaan ambulan, penjualan tiket, katering, dan tenda. “Masih ada yang belum dan lebih berat, yakni tentang pajak kegiatan,” tukas sekdakab. Semua permintaan itu langsung disetujui oleh Sekdakab Achmad Zaini. Bahkan, ia juga berjanji untuk menjualkan tiket ke dinas-dinas pemkab. “Saya siap, tapi paling tidak, kita harus duduk bersama dulu untuk menyamakan persepsi kita. Karena kalau kegiatan Gowes ini menjadi salah satu agenda untuk peringatan Hari

Jadi Kabupaten Sidoarjo, pemkab dan Memorandum harus duduk bersama dulu. Belum tentu, segala kewenangan pemkab akan gathuk dengan Memorandum,” tegas dia. Akhirnya, pertemuan yang berlangsung gayeng itu pun berakhir, setelah Sekdakab Sidoarjo berjanji akan menggelar pertemuan lanjutan dengan jajaran direksi SKH Memorandum, dalam sepekan ini. “Kita akan berusaha menyamakan persepsi, dan semoga kegiatan Gowes Spektakuler ini berjalan lancar dan sukses,” pungkas dia. (sdm/jok/rif)

Ikut Gowes Spektakuler karena Cinta Sidoarjo Sidoarjo, Memorandum Bagi HM Husni Thamrin SH, kegiatan Gowes Spektakuler 2020 adalah kegiatan yang wajib diikuti. Sebab, kegiatan yang diselenggarakan Pemkab Sidoarjo dan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum pada 26 Januari nanti bukanlah kegiatan biasa. Namun, digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-161 Kabupaten Sidoarjo. “Karena digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo, saya harus ikut,” tandasnya, Senin (13/1) sore. Menurut Ketua Himpunan Putra-putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) Sidoarjo tersebut, sejak kecil, ia hidup di Sidoarjo. Sehingga dia menganggap, itulah momen yang tepat untuk menunjukkan rasa cintanya kepada Sidoarjo. “Ya, melalui momen peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo seperti ini, setidaknya kita bisa menunjukkan rasa cinta kepada Sidoarjo,” tukasnya. Untuk itu, dia pun mengajak seluruh warga Sidoarjo dan sekitarnya untuk ikut terlibat dalam kegiatan ter-

FOTO: MEMORANDUM/SDM

Ketua Hipakad Sidoarjo HM Husni Thamrin SH salam komando dengan Dandim Sidoarjo.

sebut. “Kapan lagi, kita menunjukkan kita ini adalah Wong Darjo asli, kalau kita tidak ikut terlibat dalam kegiatan Gowes Spektakuler seperti ini,” sambung mantan Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Sidoarjo tersebut. Apalagi, panitia kegiatan juga menyediakan ragam hadiah yang sangat menggiurkan. Di antaranya, hadiah utama berupa satu unit mobil, dan puluhan hadiah menarik lainnya. Seperti motor, sepeda gunung, TV, kulkas, mesin cuci, ponsel. “Uang

pendaftaran yang sebesar Rp 40 ribu, saya kira sangat sebanding dengan hadiah yang disediakan,” tutur Husni. Tapi, lanjut Husni, yang terpenting baginya adalah, bahwa keikutsertaannya hanya semata-mata karena ingin memperingati Hari Jadi ke-161 Kabupaten Sidoarjo. “Untuk yang lainlain, misalkan dapat hadiah dari kegiatan ini, syukur-syukur dapat hadiah utama, itu namanya alhamdulilah,” selorohnya sambil terkekeh. (sdm/jok/rif)

gerti siapa saja calon pengganti Bu Risma,” terangnya, Selasa (14/1). Bakal calon lain yang sempat menarik perhatian adalah Eri Cahyadi, Wisnu Sakti, dan Fandi Utomo. Itupun beberapa nama dikenal warga dari spanduk dan baliho yang terpasang di beberapa

Fajri Syamsi

Ardhian Laksono

Dally

 Bersambung ke halaman 10 

Baca Juga Halaman 3

FOTO: MEMORANDUM/MG1/MG3

Riza Ruansyah

Ridho Ageng Prabowo

Farsya Odi


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

RABU KLIWON, 15 JANUARI 2020 HALAMAN 10

Gratiskan Perawatan Pasien Gizi Buruk Lamongan, Memorandum Meilani Alfira Damayanti (2), penderita gizi buruk dari Desa Latukan, Karanggeneng, sudah menerima perawatan intensif dari RSUD dr Soegiri Lamongan. Bupati Fadeli minta biaya selama perawatannya agar digratiskan.

FOTO: ISTIMEWA

Adik Dwi Putranto bersama pengusaha asal negara China.

Kadin Dorong Ekspansi Bisnis ke Wilayah Teluk Besar Surabaya, Memorandum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur terus memacu kinerja industri di Jatim. Tidak hanya untuk melakukan pengembangan bisnis di dalam negeri, tetapi juga ekspansi ke luar negeri. Salah satunya ke wilayah Teluk Besar (Greater Bay Area). Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan, pihaknya bersama InvestHK sebagai Badan Pemerintah HongKong melaksanakan perdagangan bersama. Pihaknya juga menggelar seminar dengan tajuk Greater Bay Area Opportunity-Utilizing Hongkong. “Acara ini bertujuan untuk menjabarkan peluang-peluang bisnis di wilayah tersebut,” kata dia. Seminar itu, lanjut Adik, seminar tersebut diikuti 29 perusahaan anggota kadin dari berbagai macam sektor usaha, di antaranya industri manufaktur, farmasi, perikanan, pangan, dan perkayuan. Disampaikan Adik, pada 18 Februari 2019 Pemerintah China merilis cetak biru yang sangat dinanti-nantikan untuk Wilayah Teluk Besar zona ekonomi yang berkembang dan dinamis yang mencakup kota-kota besar seperti Hongkong, Shenzhen, Guangzhou, dan Makau dengan gabungan PDB lebih dari US$ 1,5 triliun. “Greater Bay Area akan menjadi peluang bisnis yang penting di berbagai sektor dan industry. Bagaimana pengusaha Jawa Timur dapat mengambil bagian dari peluang-peluang bisnis yang signifikan ini dengan memanfaatkan keunikan HongKong,” tegas dia. Dijelaskan Adik, prakarsa Greater Bay Area tersebut untuk menciptakan klaster ekonomi wilayah teluk di Tiongkok Selatan yang mampu bersaing, dan bahkan menyalip, zona ekonomi serupa di seluruh dunia seperti Wilayah Teluk San Francisco, Greater New York, dan Greater Tokyo Area. Melalui keputusan ini, China akan menjadikan kawasan tersebut sebagai megalopolis yang didukung dengan teknologi tinggi untuk menyaingi Silicon Valley di California, Amerika Serikat. “Inilah yang harus ditangkap, bagaimana kemudian pengusaha Jatim berlomba untuk melakukan ekspandi di sejumlah wilayah tersebut, utamanya Hongkong sebagai ekonomi tunggal terbesar dalam Greater Bay Area dengan PDB sebesar US$ 364,8 miliar pada 2018,” terang Adik. (day/lis)

Hal itu disampaikannya usai menjenguk Almira di RSUD dr Soegiri bersama Kapolres AKBP Harun dan Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono, Selasa (14/1). Mereka memberikan bingkisan buah dan susu, serta mainan untuk Almira. Meski pengobatannya sudah ditanggung BPJS, Fadeli minta semua jenis perawatan untuk Almira digratiskan dan diberikan perhatian khusus. Tim dokter juga agar bekerja maksimal, sehingga proses pemulihannya lebih cepat. Sementara dr Aty Firsiyanti yang menangani Almira secara langsung mengungkapkan, pihaknya telah melakukan penanganan secara komperhensif. Yakni menangani gizi, mencari penyebabnya, hingga tindak

lanjut pada penanganan agar kondisi balita segera pulih. “Kondisi terkini, keadaan Elmira sudah lebih baik dari pada awal pertama kali di bawa ke RSUD dr Soegiri. Seperti yang kita tahu bahwa gizi buruk memiliki tipe yang berbeda-beda. Pada kasus ini, Almira menderita tipe marasmus, merupakan gizi buruk karena kekurangan karbohidrat,” jelasnya. Sehingga tim dokter tetap memberikan nutrisi sedikit demi sedikit agar bisa diterima oleh lambungnya. Aty juga melihat adanya kemungkinan balita berusia 32 bulan ini memiliki alergi. Saat ini pihak dokter masih mencari penyebabnya. Sehingga untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisinya, Alfira diberikan susu berbahan soya.

Surabaya, Memorandum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya membuka pendaftaran pembentukan badan adhoc, yang meliputi panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS). Pendaftaran dilaksanakan mulai Rabu (15/1). “Pengumuman akan ditempel di setiap kantor kecamatan dan kelurahan se-Surabaya. Selain itu, pada laman serta papan pengumuman Kantor KPU Surabaya Jalan Adityawarman

Patroli Permukiman Pastikan Kondisi Aman Surabaya, Memorandum Bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, Babinsa Koramil Tipe A Karangpilang Serda Sulaedy bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Abdullah berpatroli secara berkala. Kali ini menyisir kawasan di Perumahan Babatan Pilang, Babatan, Wiyung, Selasa (14/1). Selain berpatroli, Sulaedy menjelaskan bila berdialog dengan masyarakat untuk mendekatkan diri dengan segenap komponen. “Sehingga hubungan yang selama ini sudah terbina dengan baik, agar tetap terjaga,” ujar Sulaedy. Lebih dari itu, kedua aparat teritorial ini juga menginginkan saling berbagi informasi terkait permasalahan, keamanan, dan ketertiban lingkungan. Sehingga dapat dilakukan deteksi dini dan cegah dini untuk kerawanan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). “Kami juga memberikan imbauan pada petuga keamanan perumahan bila ada tamu yang belum dikenal, supaya diperiksa dan ditanya. Kalau perlu meninggalkan KTP guna pencegahan,” pungkas dia. (tyo/lis)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

Kepala Dinas Kesehatan Lamongan dr Taufik Hidayat, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan tim RSUD dr Soegiri untuk menjalankan diet yang bisa diterima oleh penderita. Karena ususnya tidak bisa menerima semua makanan. Selain itu, usai menjalani pengo-

batan juga akan ada pendampingan tim tenaga kesehatan kecamatan dan pemberian makanan tambahan yang sesuai rekomendasi. “Tak kalah penting kami juga akan mempersiapkan keluarga untuk pengasuhan yang benar ketika sudah di rumah,” tutupnya. (*/udi/gus/rif)

87 Surabaya,” terang Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi, kemarin. Ia menambahkan lembaganya mulai akan menerima berkas pendaftaran per 18-24 Januari 2020. Berkas pendaftaran menjadi bagian awal seleksi terkait administrasi. Yang dilanjutkan tahapan seleksi berupa tes tulis, dan wawancara. Tiga tahapan tes ini kesemuanya menggunakan sistem gugur. Seluruh biaya yang ditimbulkan atas pelaksanaan seleksi, imbuh Nur Syamsi, tidak dibe-

bankan ke peserta. “Pelaksanaan seleksi gratis. Kecuali yang melekat pada berkas administrasi seperti meterai dan cetak foto,” paparnya. Mekanisme pengiriman berkas, bisa dikirim langsung oleh calon badan adhoc, melalui jasa hantaran, atau melalui email yang ditindaklanjuti pengiriman berkas (hardcopy). Sedangkan Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Surabaya Soeprayitno menambahkan, pihaknya menitipkan

mata dan telinga lintas elemen se Kota Surabaya untuk turut mengawasi serta memberi masukkan atas keberadaan calon badan adhoc. “Pengawasan ini menjadi penting supaya jangan sampai ada badan adhoc nantinya yang merupakan mantan tim sukses calon anggota legislatif, mantan caleg atau bahkan kader partai,” tegas Soeprayitno. Soeprayitno menambahkan dalam perekrutan dan tugas badan adhoc ke depan akan

mengedepankan aspek akuntabilitas, transparansi, serta profesional. “Kami berharap pemilihan wali kota dan wakil wali kota benar-benar bermartabat,“ pungkas dia. Untuk diketahui honor untuk badan adhoc ini mengalami kenaikan dibandingkan ketika Pileg dan Pilpres 2019. Ini sesuai Surat Edaran Kementerian Keuangan RI Nomor S-735/MK.02/2018 tanggal 7 Oktober 2019 tentang usulan standar biaya honorarium badan Adhoc Pemilihan 2020.(udi/rif)

Pelaku UKM di Gayungan Tingkatkan Daya Saing Usaha kecil menengah (UKM) di wilayah Kecamatan Gayungan kian tumbuh. Para pelaku UKM ini terus bangkit dan berinovasi. Hal itu tidak lepas dari peran aktif Pemerintah Kota Surabaya dalam memberikan fasilitas pelatihan terhadap warga yang tertarik menjadi pengusaha.

PIHAK Kecamatan Gayungan terus berupaya mendorong pertumbuhan tersebut. Pemerintah Kota Surabaya telah memfasilitasi para pelaku usaha baru maupun UKM yang telah ada untuk semakin mengembangkan usaha dan produknya dengan pelatihan. Se k re t a r i s Ke c a m a t a n Gayungan Irna Pawanti menyampaikan, pelaku UKM yang telah menjadi binaan terus bertambah. Tahun lalu jumlah FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Selain alergi, Alfira juga mengidap infeksi yang menyebabkan kondisinya tidak dapat mencerna makanan secara baik. Namun dokter telah memberikan antibiotik agar sistem pencernaan berangsur membaik. Disampaikan terpisah oleh

Seleksi PPK dan PPS Sistem Gugur

Muchlis Darmawan

Babinsa Babatan Serda Sulaedy bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Abdullah berbincang dengan satpam perumahan.

FOTO: ISTIMEWA

Bupati Fadeli menggendong bayi bergizi buruk.

UKM yang mengikuti kegiatan Pahlawan Ekonomi sebanyak 32 UKM, kini sudah terdata 60 UKM. “UKM yang menjadi binaan kecamatan, artinya sudah mempunyai SIUP, TDP, NPWP, dan perizinan lainnya. Para pelaku UKM tersebut juga ikut kegiatan roadwhow Pahlawan Ekonomi yang digelar di Kecamatan Gayungan beberapa bulan lalu,” papar Irna. Para pelaku UKM tersebut,

kata Irna, tersebar merata di empat kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Gayungan. Puluhan UKM tersebut 35 persennya merupakan usaha handycraft (kerajinan tangan) dan 65 persennya produk kuliner. “Mendorong dan membantu menumbuhkan kiat-kiat berbisnis untuk meningkatkan omzet. Setelah bisa membantu ekonomi keluarga, lalu tetangga untuk menyerap tenaga kerja sehingga menciptakan lapangan kerja,” imbuh Irna. Selain pertumbuhan dan pengembangan, pihak kecamatan juga mendorong para pelaku UKM di Gayungan untuk terus meningkatkan daya saingnya. Yaitu dengan melakukan benchmarking kepada para pelaku UKM di Surabaya maupun para pelaku UKM di luar Kota Surabaya.

FOTO: ISTIMEWA

Camat Gayungan Sudibyo (bertopi) melihat stan UKM dalam kegiatan Pahlawan Ekonomi, beberapa bulan lalu.

“Contohnya, apabila pelaku UKM melakukan perbandingan baik kualitas produk maupun omzet pemasaran dengan pelaku UKM di luar Surabaya, maka mereka akan terpacu untuk

91 Persen Pasar Surabaya Tidak Bersertifikat “Ada lahan pasar yang digunakan Pemkot Surabaya. Yaitu Pasar Keputran Selatan yang dikepras 10 meter untuk jalan dan Pasar Wonokromo sisi barat yang dikepras dua kali untuk frontage road. Ini kan juga mempengaruhi proses sertifikasi,”

ungkap dia. Ia menambahkan untuk tahun ini pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk sertifikasi. Soal pasar mana yang akan disertifikatkan, pihaknya masih melihat grand desain pemkot. Ini untuk menghindari lahan

Nama Risma Masih Menggema sudut kota. “Saya tahunya ya Pak Wisnu Sakti yang sekarang menjadi wakil wali kota,” terang Farsya Odi (25), warga Gayung Kebonsari Injoko. Tapi Farsya mengaku sampai saat ini, belum ada yang dijagokannya atau menjadi pilihannya. “Kita butuh sosok independen yang tulus membangun Kota Surabaya,” tandas Odi. Hal yang sama juga diakui Fajri Syamsi (29), warga Prada Indah 107. Tapi Fajri lebih lantang dan mengaku sudah punya pilihan. “Saya akan pilih Wisnu.

Mungkin karena Wisnu pernah nongkrong di warung saya,” katanya sambil tersenyum. Riza Ruansyah (26), warga Manukan Rejo Blok 4B, cukup punya banyak tahu bakal calon wali Kota Surabaya. Tiga nama bakal calon sempat disebutnya. “Pak Eri Cahyadi, Wisnu yang sekarang sebagai Wakil Walikota, dan Fandi Utomo,” kata mahasiswa ini. Banyaknya baliho bakal calon wali kota juga menarik perhatian Ridho Ageng Prabowo (22), warga Simo Mulyo Baru.

memperbaiki kekurangan diri. Sehingga secara otomatis akan meningkatkan daya saing mereka di bidangnya. Dan jangan cepat puas dengan hasil yang sudah diraih,” harap Irna. (*/rif)

Sambungan dari halaman 9 pasar yang akan dijadikan fasum oleh pemkot. “Kami usahakan tahun ini ada target dua pasar yang disertifikatkan,” kata lelaki yang juga menjabat sebagai direktur teknik PD Pasar Surya. Muhibuddin mengatakan, tanah PD Pasar sendiri merupa-

Sambungan dari halaman 9 Bagi pemuda ini, banyak melihat baliho tapi dirinya tidak tahu siapa mereka. “Mungkin belum memasuki musim kampanye. Tapi terlepas dari itu semua, saya berharap masyarakat tetap saling menghormati meskipun beda pilihan,” terang Ridho. Beda dengan Dally (23) Ketintang Baru 23 yang mengaku juga belum tahu siapa saja bakal calon pimpinan di Kota Madya Surabaya. “Belum pernah ada penyuluhan di sini (Ketintang),” kata Dally. (mg1/mg3/udi/rif)

kan aset pemkot yang dipisahkan. Ia sendiri tidak mengetahui secara persis apakah sudah tercatat dalam simbada (sistem informasi manajemen barang daerah) atau tidak. “Biasanya satu aset ini tidak boleh diakui oleh dua pihak,” kata dia. Anggota Komisi A DPRD Surabaya M Machmud mengatakan, banyaknya aset tanah pasar yang tidak bersertifikat ini sudah terjadi sejak lama. Sebab, perusahaan milik Pemkot Surabaya ini tidak fokus mengurus aset. Bahkan mengurus pasar saja tidak beres-beres. “Saya menaruh harapan yang besar kepada direktur yang

baru agar PD Pasar Surya lebih baik. Untuk mengurus aset, perlu dibentuk kabag aset,” ungkap politisi Partai Demokrat ini. Diakui akibat banyaknya yang tidak bersertifikat, menimbulkan masalah. Sebab, ada pihak lain yang mengklaim tanah pasar sebagai miliknya. Ini terjadi di tanah Pasar Bangkingan dan Pasar Dukuh Pakis. Terkait soal anggaran yang cukup besar, memang PD Pasar Suraya harus mengusahakan sendiri. Sebab, Pemkot Surabaya tidak boleh membantu anggaran untuk menyertifikatkan tanah pasar karena itu aset PD Pasar. (udi/rif)

Liponsos Keputih Overload Sambungan dari halaman 9 Untuk perawatan agar tidak bertambah parah, Liponsos Keputih memberikan obat ARV yang diambil dari RS Dr Soetomo. “Yang kena HIV-

AIDS harus meminum obat dua kali tiap hari. Kalau telat harus mengulangi lagi dari awal,” kata Sugianto. (udi/rif )

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA Hama Bulai Mulai Serang Lebeng Barat

RABU KLIWON, 15 JANUARI 2020 HALAMAN 11

Sumenep, Memorandum Pada awal musim tanam, para petani Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, diresahkan serangan hama bulai. Hama ini membuat daun memutih dan bisa menggagalkan proses fotosintesis tanaman, khususnya jagung. Akibatnya, petani jagung setempat terancam gagal panen. tanaman jagung terhambat, kemudian menghasilkan buah sudah dipastikan tidak sesuai harapan petani. Petani mengetahui secara pasti penyebab serangan hama bulai tahun ini. Untuk menyiasati kerugian lebih besar, beberapa petani beralih menanam cabai meskipun nanti harga di masa panen murah. Setidaknya, kerugian yang ditimbulkan tidak terlalu

Kondisi lahan jagung di dekat permukiman warga di Sumenep.

Bupati Sumenep Pimpin Sertijab Karutan

BPJS Naik, Pemkab Kurangi PBID

Sumenep, Memorandum Bupati A Busyro Karim menghadiri acara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Rutan (rumah tahanan) Kelas II B Sumenep yang baru Agus Salim, Selasa (14/1). Agus Salim menggantikan Beni Hidayat yang menempati pos baru sebagai Karutan Kelas I Sukamiskin Bandung. Dalam sambutannya, bupati menyentil peredaran narkoba yang cukup tinggi di wilayahnya. Ia membeberkan data jumlah warga binaan Rutan Kelas II B Sumenep yang mencapai 300 orang, sebanyak 70 persen tersangkut kasus narkoba. “Mencegah peredaran narkoba di Kabupaten Sumenep sangat sulit, bahkan mempunyai tantangan tersendiri. Karena secara geografis terdiri dari daratan dan kepulauan yang menyebabkan para pelaku narkoba sangat mudah untuk mengirim barangnya. Kabupaten Sumenep memiliki 126 pulau, itu menjadi kendala yang sangat berat untuk mencegah masuknya narkoba via transportasi laut,” terang bupati. Karenanya, bupati berharap seluruh pihak terkait meningkatkan kerja sama untuk memberantas narkoba di Kabupaten Sumenep. Apalagi dalam beberapa kasus sudah menyasar anak-anak hingga remaja. “Kita

Bupati A Busyro Karim berjabat tangan dengan karutan Sumenep yang baru.

harus bersama-sama mencegah peredaran narkoba agar pengguna narkoba di Sumenep berkurang di tahun-tahun mendatang,” imbuhnya. Bupati Busyro juga berharap Rutan Kelas II B Sumenep terus meningkatkan pembinaan kepada penghuni rutan. Karena

pembinaan itu penting sebagai bekal kelanjutan hidupnya, setelah mereka keluar atau bebas dan kembali ke tengah-tengah masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada kepala rutan yang lama atas kinerjanya selama ini terutama pembinaan

kepada warga binaan seperti membatik, tanfiz, dan kegiatan lainnya. Mudah-mudahan kepala rutan baru melanjutkan kegiatannya dan meningkatkan kegiatan positif lainnya,” tandas bupati. Mendapat paparan tersebut, Agus Salim berjanji akan

melanjutkan kegiatan positif yang telah berlangsung di masa kepemimpinan sebelumnya. Ia juga mengaku akan membuat program tambahan yang bermanfaat bagi penghuni rutan. “Termasuk melanjutkan sinergi dengan Forkopimda Sumenep,” tegasnya. (aan/epe)

Polres Pamekasan Luncurkan Program Bus Kota FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

Bangkalan, Memorandum Premi BPJSN Kesehatan sudah naik. Pemerintah daerah mau tidak mau harus memutar otak menghadapi kenaikan tersebut. Sebab, masyarakat miskin yang terdata tetap harus dibayarkan oleh pemerintah daerah melalui skema APBD. Namun, kenaikan premi BPJS hingga 100 persen tersebut memaksa pemerintah daerah harus merogoh APBD lebih besar dari sebelumnya. Semisal di Kabupaten Bangkalan. Pada 2019 sebelum premi BPJS naik, pemerintah harus Plt Kadinkes Bangkalan Sudiyo membayar Rp 44 miliar. Tahun ini dirasionalisasikan dengan jumlah penerima yang sama, pemkab harus membayar Rp 82 miliar. Pemkab Bangkalan pun berinovasi dengan mengurangi jumlah PBID (penerima bantuan iuran daerah) BPJS Kesehatan. “Ini sudah langkah yang sangat tepat mengingat data yang digunakan saat ini adalah data lama,” terang Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sudiyo dalam sosialisasi PBID di Aula Kantor Bupati Bangkalan, Selasa (14/1). Pria yang kerap disapa Yoyok itu mengatakan akan melakukan verifikasi dan validasi data untuk mengurangi jumlah PBID BPJS Kesehatan. “Kita punya target dari yang semula 155.038jiwa berkurang menjadi 65.000 jiwa,” imbuhnya. Saat ini, sambung Yoyok, lembaganya sudah memperoleh data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bangkalan yang sudah diverifikasi. “Setelah diverifikasi dan validasi ditemukan data peserta aktif berjumlah 143.434 jiwa, artinya sudah berkurang 11.586 jiwa,” tuturnya. Setelah itu, Dinkes akan melakukan koordinasi dengan dinas sosial untuk verifikasi dan validasi data selanjutnya. “Karena bisa jadi sebagian penerima yang di-cover PBID juga di-cover PBIN (penerima bantuan iuran nasional). Jadi yang sudah di-cover PBIN akan kita hapus,” jelasnya. Terakhir pihaknya akan melakukan verifikasi dan validasi data langsung ke desa-desa dengan memanfaatkan keberadaan bidan desa. “Akan kita langsung potret ke desa-desa melalui bidan-bidan yang ada di desa,” pungkasnya. Pada ABPD 2020, Pemkab Bangkalan menganggarkan Rp 38 miliar untuk membayar premi BPJS Kesehatan. (yus/epe)

dan pupuk,” beber Afif kepada Memorandum. Dikatakan, hama bulai dan ulat merupakan penyakit utama tanaman jagung. Hampir setiap tahun selalu melanda Sumenep. Karenanya, untuk penanganan hama itu dia mengimbau masyarakat melakukan pengajuan obatobatan pembasmi hama ke dispertahortbun. Selama persediaan obat ada akan diberikan, namun tidak menjamin persediaan dikarenakan kondisi setiap daerah berbeda. “Kita memang tidak ada stok untuk mengatasi hama, meski ada dari provinsi kita masih lihat dulu seperti apa di lapangan karena berbeda-beda,” ujarnya. (uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR

Hal ini dikeluhkan Saidin (45), salah satu petani Lebeng Barat. Dia mengungkap, hampir seluruh tanaman jagung milik petani desa setempat rusak karena disebabkan serangan hama bulai. “Kalau sudah begini kita pasti gagal panen untuk tahun ini,” katanya, Selasa (14/1). Sepengetahuannya, hama bulai membuat pertumbuhan

besar. “Kami petani terpaksa beralih menanam cabai, karena serangan hama bulai cukup meresahkan,” ujarnya. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan, Perkebunan (Dispertahortbun) Kabupaten Sumenep Arif Firmanto menjelaskan, serangan hama bulai tidak hanya terjadi di kecamatan Pasongsongan, melainkan hampir seluruh di kecamatan memasuki masa awal musim tanam. Salah satunya tambahnya, di Kecamatan Talango dan Batuputih yang laporannya mengalami serangan paling parah. Namun situasi itu berhasil diatasi petugas pertanian. “Setelah dua minggu kembali normal karena ketersediaan air

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSUL

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Bus Kota Polres Pamekasan yang akan dipakai untuk pelayanan masyarakat.

Pamekasan, Memorandum Warga Kabupaten Pamekasan kini bisa lebih mudah membuat surat-surat penting setelah polres setempat meluncurkan inovasi program Bus Kota (Bermanfaat Untuk Sesama Komunikatif dan Tanggap), Senin (13/1). Kapolres melalui Kasubbag Humas AKP Nining Dyah mengatakan, program ini diluncurkan dalam rangka mempermudah

pelayanan bagi masyarakat, salah satunya melalui program layanan jemput bola alias Ball Picker Service (BPS). “Ini merupakan layanan jemput bola sekaligus hal baru di lingkungan Polres Pamekasan,” katanya kemarin. “jika nanti ada kekurangan dalam pelaksanaan tugas dapat dilaporkan secara berjenjang sebagai upaya evaluasi program,” sambung dia. Selain itu, AKP Nining Dyah

mengutarakan, Bus Kota juga melayani pendaftaran surat izin mengemudi (SIM), perpanjangan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), dan surat keterangan hilang (SKH). Program ini kata AKP Nining Dyah, dijadwalkan digelar selama sepekan sekali dan dipusatkan di arena CFD (car free day) di area Taman Monumen Arek Lancor. “Mulai pukul 06.00 hingga pukul 08.00,” katanya. (sjk/epe)

Dunia Usaha dan Perekonomian Rakyat Kian Terpacu Bangkalan, Memorandum Beroperasinya Jembatan Suramadu sebagai media interkoneksi Kota Surabaya dengan Pulau Madura, benar-benar menawarkan berkah tersendiri bagi Pemkab (pemerintah kabupaten) Bangkalan. Faktanya, 10 tahun pasca beroperasinya jembatan prestisius lintas selat pertama di Indonesia ini, pemasukan modal investasi ke Kabupaten Bangkalan mengalir deras. Tiga tahun terakhir, data pemasukan investasi yang dihimpun Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DMP-PTSP) Bangkalan, menunjukkan kenaikan sangat menggembirakan. Angka prosentase kenaikannya cukup fantastis. “Pada 2017 misalnya, aliran modal investasi yang masuk ke Kabupaten Bangkalan masih mencapai Rp 287.804.466.324,”

kata Kabid Informasi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal (IP3-M) DPM-PTSP, Moh Hosun, Selasa (14/1). Setahun kemudian, melejit naik Rp 309.390.188.000. Lalu pada 2019, total dana investasi yang masuk dan beredar di semua lini sektor usaha, per September mencapai Rp 1.096.326.942.314. Hasilnya melonjak lagi per November mencapai Rp 1,219 triliun lebih. “Jadi dibanding 2018, aliran modal investasi yang masuk ke Kabupaten Bangkalan pada 2019 meningkat Rp 910.568.201.858. Jika diprosentase, angka kenaikannya sekitar 300 persen lebih,” tegas Hosun. Dampaknya, ketersediaan lapangan kerja kian terbuka. Kondisi ini menjadi magnet terbukanya peluang dan kesempatan kerja bagi kaum pengangguran usia produktif. “Ini

menjadi kekuatan yang efektif untuk mengurangi angka pengangguran,” tandas Hosun. Imbas positifnya sudah jelas. Tingkat perekonomian dan kesejahteraan rakyat jadi ikut menggeliat naik. Indikasi naiknya investasi bisa terlihat dari perkembangan bisnis properti. Di Kecamatan Bangkalan Kota, misalnya, para pengembang marak membangun. “Bahkan pengembang dengan modal inves skala besar, kini getol membangun perumahan elit Recidence Khayangan di Jalan Halim Perdana Kusumna,” beber Hosun. Bahkan jalan kembar baru menuju pemakaman ulama KH Moh Kholil Bin Abdul Latief yang membentang dari Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, hingga ke Desa Martajasah, Kecamatan Bangkalan, juga mulai digarap pengembang. “Maraknya perkembangan

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSUL

Investasi Naik 300 Persen dengan Adanya Suramadu

Kabid IP3-M DPM-PTSP Moh Hosun

dunia usaha itu, terjadi karena volume aliran modal investasi ke Kabupaten Bangkalan terus meningkat fantastis. Utamanya dalam tiga tahun terakhir. Akibatnya, sektor perekonomian dan kesejahteraan rakyat semakin menggeliat positif, akan semakin terbukanya peluang dan kesempatan kerja bagi tenaga pengangguran usia produktif,”

Bisnis perumahan elite di Jalan Halim Perdana Kusuma dan pusat perbelajaan batik Tresna and Arts Galery di Jalan KH Moh Kholil, dua jenis sektor usaha yang mulai berkembang marak di pusat kota Bangkalan.

tegas Hosun. Aroma peningkatan modal investasi yang terus bergulir positif itu, menurut Hosun,

tidak semata-mata karena dipicu oleh mulai beroperasinya Jembatan Suramadu dalkam 10 tahun terakhir ini. Tetapi juga di-

pacu oleh akumulasi sosialisasi dan promosi yang dikembangkan oleh para ASN di lingkungan DPM-PTSP. (ras/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

PASURUAN

RABU KLIWON 15 JANUARI 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Bupati dan Wabup Bersihkan Sampah Perkantoran Pemkab

Desa Maslahat

Wujudkan Desa Ranggeh Maju, Aman, Sejahtera Pasuruan, Memorandum Pemerintahan Desa Ranggeh terus berupaya berinovasi di berbagai bidang. Mulai pelayanan, perekonomian, kesehatan, keamanan hingga keagamaan. Dalam hal ini, pemdes terus berkoordinasi dengan perangkat desa untuk siap memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat.

Kepala Desa Ranggeh HM Taufik Hidayat dan istri foto bersama Wakapolres Pasuruan Kota.

Dalam bidang perekonomian, pemdes akan membangun rest area, pasar desa, dan mengeksplore potensi yang ada di desa untuk peningkatan perekonomian warga. “Kami juga akan memaksimalkan peranan lembaga yang ada di desa, seperti BUMdes, karang taruna. Untuk mencari peluang usaha baru yang dapat di kembangkan yang ada di Desa,” jelas kepala desa Ranggeh HM Taufik Hidayat. Serta pengelolahan bank sampah juga akan dikembangkan dan diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru untuk peningkatan perekonomian warga. Pemerintahan desa terus akan berkoordinasi dan menciptakan kekompakan. Diharapkan akan senantiasa siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bersama tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan seluruh warga masyarakat untuk terus berperan aktif untuk membangun Desa Ranggeh tercinta ini. “Dan, dengan harapan kita menuju desa yang maju, aman, sejahtera, sehat lahir batin, adil dan bermartabat. Tentunya diharapkan pula seiring dan selaras dengan program pemerintah Kabupaten Pasuruan menuju Pasuruan dan Desa Maslahat,” tutup Taufik.(ion/sr)

Dari pantauan di lapangan, sebelum kerja bakti, para karyawan dikumpulkan jadi satu untuk mendengarkan pengarahan langsung dari Bupati Irsyad. Setelah selesai, seluruh karyawan disebar untuk membersihkan semua tempat hingga terlihat bersih dan rapi. Ditemui di sela-sela kerja bakti, Bupati Irsyad menegaskan bahwa, gotong royong membersihkan sampah di sekitar Komplek Perkantoran Raci Bangil adalah untuk meningkatkan kesadaran para ASN akan pentingnya kebersihan lingkungan. Hal itu penting, mengingat kebersihan perkantoran sama halnya dengan gambaran wajah Pemkab Pasuruan. “Kalau kebersihannya dijaga, pasti semua masyarakat bilang bahwa Pemkab Pasuruan keren. Tidak hanya memberikan pelayanan saja, melainkan ikut menjaga kebersihan lingkungan,” kata Irsyad. Selain menggugah kesadaran akan

kebersihan, kegiatan kerja bakti adalah bagian dari langkah dalam mengantisipasi banyaknya sampah yang bisa menyumbat drainase atau aliran air yang ada di sekitar komplek perkantoran. Menurut Irsyad, tahun 2019, komplek perkantoran pernah tergenang air hingga 20 sentimeter akibat intensitas hujan yang sangat tinggi, plus ditambah aliran air yang tersumbat sampah. “Komplek perkantoran Raci ini dekat dengan rawa kecil yang bisa tembus ke laut. Pas hujan deras, air laut juga pasang, ditambah aliran air tersumbat. Akhirnya menggenangi komplek, meskipun tidak sampai masuk ke kantor, karena pondasinya cukup tinggi,” tegas Irsyad. Tak hanya kerja bakti, Bupati juga mengecek aset Pemkab Pasuruan yang belum dimanfaatkan sehingga terkesan “medak” alias tak terpakai. Salah satu adalah beberapa ruang di dalam GOR

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/ION

Pasuruan, Memorandum Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf bersama seluruh karyawan Pemkab Pasuruan bersih-bersih sampah di kompleks perkantoran Raci, Bangil, Selasa (14/1) pagi. Dalam kegiatan itu, dia bergotong royong bersama Wakil Bupati Pasuruan KH Abdul Mujib Imron, Sekda Agus Sutiadji, dan para kepala OPD (organisasi perangkat daerah).

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf bersama Wabup Mujib mengangkat rumput ke truk sampah.

Raci yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan atlet. Tapi faktanya justru digunakan sebagai gudang. Pengecekan itu adalah bagian dari manajemen asset yang belum banyak dipahami oleh OPD terkait. Dijelaskan Irsyad, setiap OPD harus memiliki managemen asset yang bagus. Dalam artian bisa menginvetarisir mana yang

bisa dirawat dan tidak, sehingga penggunaannya jelas dan bisa dioperasionalkan dalam waktu yang lama. “Yang paling penting adalah terawat. Semua OPD harus bisa menginventarisir asset mana yang dirawat dan mana yang tidak bisa dirawat. Jangan terus mbangun, tapi ternyata tidak dipakai. Itu khan musproh,” ucap Irsyad.(rul/sr)

Hanya 9 Persen Nelayan Kota Pasuruan Ikut Asuransi Pasuruan, Memorandum Kesadaran nelayan Kota Pasuruan dalam mengikuti asuransi tergolong minim. Buktinya, hanya segelintir nelayan yang mengikuti asuransi. Jumlahnya bahkan tak sebanding dengan banyaknya nelayan yang tercatat. Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kota Pasuruan Romli seperti dikutip dari radarbromo.com menga-

takan, jumlah nelayan di Kota Pasuruan mencapai 2.070 orang. Paling banyak, nelayan dari Kecamatan Panggungrejo. Sebagian besar tergolong nelayan kecil. Rinciannya, nelayan besar saat ini sebanyak 500 orang. Sedangkan nelayan kecil mencapai 1.570 orang. “Nelayan kecil itu menggunakan perahu 10 GT ke bawah. Sedangkan klasifikasi nelayan besar ialah mereka yang memakai perahu

di atas 10 GT,” ujarnya. Meski begitu, jumlah nelayan yang mengikuti asuransi mandiri hanya sekitar 200 orang saja. Atau sekitar 9 persen. Mereka kebanyakan yang tercatat sebagai nelayan besar. Besaran asuransi masing-masing nelayan juga berbeda. Menyesuaikan dengan premi yang diikuti. Mulai dari Rp 75 ribu, Rp 100 ribu, hingga Rp 175 ribu.

Romli menyebut, selama ini memang jarang ada nelayan kecil yang mengikuti asuransi. Alasannya, yakni keberatan dengan biaya premi yang harus dikeluarkan. Padahal, lanjut Romli, premi itu dibayarkan sekali dalam setahun. “Alasannya ya karena merasa kesulitan membayar. Namun, tetap kami arahkan untuk mengurus asuransi, juga kami sampaikan pentingnya asuransi,” ujarnya. (*/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Probolinggo, Memorandum Belasan siswa terjaring razia bina pelajar yang dilakukan Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Probolinggo. Mereka diamankan karena kedapatan berkeliaran saat jam belajar, Selasa (13/1). Sebanyak 19 pelajar yang kebanyakan merupakan siswa SMA sederajat, langsung digiring ke kantor Dinas Satpol PP dan Damkar. Petugas mendapati siswa menghabiskan waktu saat jam belajar berlangsung di beberapa tempat seperti warung makan, rental game, dan warnet di wilayah Kelurahan Wonoasih, Jrebeng Kidul, dan Jalan Kartini, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan. Dalam pendataan petugas itulah, didapati video porno yang tersimpan pada HP salah satu pelajar. “Setelah kami amankan ternyata ada satu video porno yang disimpan di HP Salah satu pelajar,” kata Kasi Ops Dinas Satpol PP Kota Probolinggo, Hendra Kusuma. Kata Hendra Kusuma belasan pelajar tersebut kemudian diberikan sanksi dengan menyanyikan lagu kebangsaan hingga push up. “Kami berikan hukuman disiplin agar para pelajar yang bolos pada jam pelajaran berlangsung,

Lumajang, Memorandum Tim Cobra Tangguh Polres Lumajang terus memburu empat kawanan pelaku pencurian hewan (curwan) kambing yang hingga kini masih kabur dan masuk daftar pencarian orang (DPO). “Sampai sekarang, anggota kami masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap keempat pelaku yang kabur tersebut,” tegas Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Hasran, Selasa (14/1). Pihaknya optimistis, dalam waktu dekap keempat pelaku yang masih kabur tersebut segera dapat ditangkap. Saat ini, polisi sudah mengantongi indentitas lengkap termasuk tempat tinggal dari keempat pelaku yang kabur itu. Untuk itu, Hasran yang juga sebagai Kepala Tim Cobra Tang-

Ponsel milik salah satu pelajar yang kedapatan menyimpan video porno setelah terjaring razia bina pelajar Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Probolinggo.

atau obat-obatan terlarang. Meski tak ditemukan, terdapat sejumlah siswa yang membawa rokok dan ponsel berisi video porno. “Siswa baru diizinkan pulang dengan syarat orang tua yang menjemput. Razia terhadap pelajar yang membolos ini akan terus dilakukan. Kami meminta pemilik tempat-tempat seperti warung internet, rental gim, warung makan menegur dan menasehati siswa yang mencoba bolos sekolah. (mhd/sr)

FOTO: MEMORANDUM/YD

Pelengsengan yang ambrol.

dan hujan lebat, itu tanah tergerus dan membuat pelengsengan di sungai ambrol. “Meski bangunan baru, tapi kalau terus menerus digerus air, tak akan bertahan juga. Ini adalah murni bencana alam,” tutur Sudaipi. Sementara itu, Camat Besuk, Puja Kurniawan juga membenarkan pelengsengan itu dibangun 2019. Menurut Puja, faktor alam dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabu-

paten Probolinggo, menyebabkan ambrol. “Terjadinya pelengsengan ambrol ini, tidak mengakibatkan korban jiwa. Kami selanjutnya meminta kepada pemerintah desa setempat untuk membuat laporan tertulis, tentang kejadian ini kepada dinas, terkait kronologinya. Kemudian akan ada tim dari PMD atau Inspektorat Kabupaten Probolinggo untuk mengecek bangunan yang ambrol ini,” papar Puja.(yud/sr)

kambing tersebut dilakukan di kandang kambing milik Sugeng Prayitno (42), warga Perum Blok L Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto pada Selasa (7/1) malam, sekira pukul 21.00. Dalam beraksi, kawanan yang berjumlah enam orang tersebut mempunyai peran masing-masing. (tri/sr)

Rumah Penerima PKH Dilabeli Keluarga Miskin

Diguyur Hujan, Proyek Pelengsengan 2019 Ambrol Probolinggo, Memorandum Akibat diguyur hujan lebat, bangunan proyek pelengsengan sungai di Desa Sindet Lami, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, ambrol, Senin (13/1) malam. Bantaran sungai tersebut merupakan jalan penghubung antara Desa Sindet Lami dan Sindet Anyar. Informasi, pelengsengan itu dibangun pada 2019 lalu dengan menggunakan dana desa. Ambrolnya pelengsengan disebabkan curah hujan lebat, sehingga debit air sungai tinggi disertai air yang dari sawah di sekitar sungai mengalir menghantam bangunan. “Ini bangunan baru. Karena hujan deras dan air dari sawah mengalir ke bangunan membuatnya ambrol karena tidak kuat menahan air,” kata Hasan, warga setempat di lokasi kejadian, Selasa (14/1). Kepala Desa Sindet Lami, Sudaipi menjelaskan, akibat debit air tinggi

AKP Hasran

Lumajang, Memorandum Pendamping Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) terus melakukan labelisasi. Labelisasi bertuliskan “Keluarga Miskin Penerima Bantuan Sosial PKH dan BPNT”. Tulisan itu ditempel di dinding rumah yang mudah terlihat masyarakat. Akbar Alamin, Koordinator Kabupaten Pendamping PKH Lumajang menyatakan labelisasi dilakukan serentak di delapan Kecamatan. Ada 20 persen rumah KPM PKH yang dilakukan labelisasi oleh pendamping bersama dengan pihak kecamatan, TKSK, babinsa dan babinkamtibmas. “Labelisasi sudah bergerak di delapan kecamatan dan akan terus kita lakukan,” ujar Akbar, Senin (13/1). Seiring dengan perputaran waktu, banyak dari warga yang dulu hidupnya miskin atau kurang mampu kini mulai sejahtera. Namun demikian, mereka seolah enggan mundur dari penerima PKH. Sehingga, data keluarga miskin yang ada di pemerintah Kabupaten Lumajang tidak berkurang, melainkan bertambah Untuk itu, labelisasi dilaku-

FOTO: MEMORANDUM/TRI

tidak mengulanginya,” tegasnya. Selain itu, pihaknya juga memanggil perwakilan sekolah dari masing-masing pelajar. Rata-rata pelajar yang terjaring razia itu adalah pelajar SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta. Dari pendataan yang dilakukan, para pelajar itu merupakan pelajar wajah baru yang terjaring razia. Begitu juga dilakukan pemeriksaan karena kekhawatiran siswa membawa barang yang dilarang dan membahayakan seperti senjata tajam

guh itu berpesan, agar para pelaku segera keluar dari tempat persembunyiannya kemudian menyerahkan diri. “Kami menghimbau kepada keempat pelaku yang kabur, lebih baik menyerah dari pada kena patok tim cobra,”pesan Hasran. Sebelumnya, begitu mendapat laporan tentang adanya aksi pencurian hewan (curwan) kambing sebanyak sembilan ekor. Tim Cobra Tangguh Polres Lumajang dibantu anggota Polsek Jatiroto langsung bergerak dan berhasil menangkap dua dari enam kawanan pencuri kambing tersebut. Kedua tersangka yang dimaksud adalah, Liwon (45), warga Persil Ranupakis, Desa Kaliboto Kidul, Kecamatan Jatoroto bersama Sugianto (45), warga Dusun Kotokan, Desa/Kecamatan Jatoroto. Aksi pencurian sembilan ekor

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Tim Cobra Tangguh Buru 4 Pelaku Curwan

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Satpol PP Amankan Pelajar Penyimpan Video Porno di HP

Petugas memasang label pada salah satu rumah penerima PKH.

kan sesuai dengan arahan Bupati Lumajang dan pihak kecamatan menyasar KPM PKH yang sudah mampu. Namun, sesuai rencana semua rumah KPM PKH akan dilakukan labelisasi secara bertahap. Dengan demikian diharapkan, warga yang malu menerima PKH akan mundur. “Sekarang sekitar 20 persen labelisasi setiap kecamatan dan sesuai rencana semua rumah peneri-

ma PKH akan dilakukan labelisasi,” paparnya. Labelisasi diharapkan menjadi pendataan yang valid bagi penerima PKH. Rumah yang sudah ada labelnya, berarti keluarga tersebut setiap bulan mendapatkan bantuan dari pemerintah sebagai keluarga prasejahtera. “Kita berharap keluarga yang sudah mampu bisa mundur dari penerima PKH,” pungkasnya. (tri/sr)


memorandum.co.id

OLAHRAGA TC di Jogja, Persebaya Kedatangan 3 Pemain Baru Surabaya, Memorandum Tim Persebaya dijadwalkan menjalani training center (TC) di Jogjakarta mulai hari ini (15/1). Dan, pelatih Aji Santoso mengakui jika dalam pemusatan latihan di Kota Pelajar itu, pihaknya akan kedatangan tiga pemain baru tambahan. Namun, Aji belum berani menyebutkan tiga pemain baru untuk melengkapi skuad timnya. Karena wajah baru ini akan dirilis manajemen tim Persebaya saat menggelar Pelatih Persebaya Aji Santoso mengawasi pemusatan pemain dalam latihan. latihan di Yogyakarta. “Masih ada dua sampai tiga pemain lokal yang saat ini masih kami tunggu kedatangannya. Mereka kemungkinan baru akan bergabung di sana (Yogyakarta),” kata Aji Santoso, Selasa (14/1). Sementara itu, dari pengakuan manajemen Persebaya Surabaya, mereka sebenarnya sudah mulai mendekati beberapa pemain, tapi beberapa nama masih terikat kontrak dengan tim lama sehingga prosesnya agak lama. Hingga saat ini Persebaya belum memperkenalkan pemain barunya lagi, lima pemain baru yang hanya di perkenalkan di depan ribuan suporter yakni Arif Satria, Bayu Nugroho, Mahmoud Eid, Ricki Kambouya, dan Patrick Wanggai. Pada bagian lain, Aji juga menginformasikan tiga pemain muda Persebaya dipastikan tidak mengikuti training camp di Jogjakarta 15 Januari besok. Tiga pemain ini adalah Ernando Ari, Rizky Ridho, dan Supriadi. Ketiga pemain ini kembali dipanggil oleh Timnas Indonesia U19 untuk Training Camp di Jakarta yang rencananya akan diboyong ke Thailand oleh pelatih timnas yang baru Shin Tae Yong. “Sudah disampaikan juga ke manajer kalau mereka ikut seleksi di timnas,” kata Aji. Mantan pelatih Persela Lamongan itu justru sangat mendukung dan senang ketiga pemain mudanya bergabung dengan timnas Indonesia karena mereka bisa menambah pengetahuan dan pengalaman baru dan lebih siap. “Kami akan support mereka dan mudah-mudahan di sana nanti bisa mendapatkan salah satu tempat, pemain inti,” harap Aji Santoso. Persebaya memang salah satu tim penyuplai pemain timnas terbanyak sepanjang musim 2019 lalu, hal ini wajar dan memberikan sinyal bagus. “Ini akan berdampak baik pada Persebaya sendiri,” ungkapnya. Aji Santoso menjelaskan jika skuad Persebaya jelas akan berkurang ketika TC. “Kami yang jelas sudah sampaikan ke manajemen paling tidak kami punya 28 pemain,” tutupnya. (*/sr)

memorandumredaksi @gmail.com

RABU KLIWON 15 JANUARI 2020 HALAMAN 13

Nil Maizar Ditargetkan Katrol Posisi Persela Lamongan, Memorandum Sukses membawa Persela Lamongan bertahan di Liga 1 membuat Nil Maizar dipertahankan manajemen tim Persela untuk memimpin persaingan pada kompetisi yang sama musim depan. Pelatih asal Padang itu bahkan ditargetkan untuk mengatrol posisi tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut ke peringkat atas. Hal itu diungkapkan Bupati Lamongan, Fadeli dalam penandatanganan perpanjangan kontrak Nil Maizar di Pendopo Kabupaten, Senin (13/1). Bupati yang didamping CEO Persela, Yuhrour Effendi dan Manajer tim Yunan Ahmadi mengakui Nil sukses mengangkat prestasi tim kebanggaan LA Mania –julukan suporter Persela—yang sempat terpuruk di tangan Aji Santoso. “Maret sudah mulai bergulir kembali Liga 1. Kami tetap mempertahankan Nil Maizar untuk melanjutkan perjuangan Laskar Joko Tingkir pada tahun 2020. Kami berharap tahun ini Persela bisa lebih meningkat prestasinya,” kata Fadeli. Menurut Fadeli, pihaknya patut bersyukur dalam perjalanan 2019 kemarin,

dengan dinamika yang cukup berlama menghuni zona degradasi. Ternyata setelah dilakukan diskusi terus dengan manajemen harus disyukuri setelah Persela Lamongan finish di urutan ke 11. Sebuah alasan itu juga diungkapkan Bupati memilih mempertahankan coach Nil. Selain itu, Fadeli menegaskan, Coach Nil juga akan lebih all out untuk Persela Lamongan. ”Harapan kami beserta seluruh jajaran manajer dan masyarakat Lamongan ke depan kita ingin meningkatkan kualitas pemain dan kompetisi, harus lebih baik dari tahum 2019,” harapnya. Kalau ditahun 2019 finish di 11, maka tahun ini harus bisa di atas itu, syukur-syukur bisa tembus lima besar. Tetapi harus ada ikhtiar untuk lebih baik. Orang nomor satu di Lamongan ini juga menegaskan, mulai saat ini, Persela harus berebut pemain-pemain yang ada di nasional maupun luar negeri. Jangan menyepelehan di pertandingan-pertandingan awal. ”Tahun lalu kecolongan di awal, Jangan sampai itu

Pelatih Nil Maizar bersama pemain Persela Lamongan pada Liga 1 musim lalu.

terulang lagi,” pungkasnya. Sementara itu, Coach Nil Maizar mengucapkan, syukur telah resmi sebagai pelatih Persela di tahun 2020. ”Semoga kedepanya saya bisa memberikan sesuatu yang sangat berarti bagi Lamongan,” ucapnya. Dia meminta doa restu dan memohon dukun-

gan kepada seluruh elemen Lamongan. ”Saya mohon dukungan dari seluruh lapisan yang ada di Lamongan. Saya cinta dengan Lamongan. Saya terinspirasi dengan Pak Bupati, saya terharu pada capaian dan kondisi tahun 2019 kemarin, tekad saya untuk lebih baik lagi kedepanya,” tegas Nil. (*/sr)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

RABU KLIWON, 15 JANUARI 2020 HALAMAN 14

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Ketentuan MK, Pemanggilan Paksa Hanya Dikenal dalam Proses Hukum Pidana

Jember, Memorandum Polemik eksekutif dengan legislatif di Kabupaten Jember terus meruncing. Terakhir, muncul rencana Panitia Hak Angket DPRD Kabupaten Jember meminta bantuan kepolisian untuk memanggil paksa Bupati Faida agar hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP). Rencana ini terlontar setelah undangan RDP ke bupati dan sejumlah OPD (organisasi perangkat daerah) Senin (6/1), tidak ada satu pun yang hadir. Dalih legislatif, undangan sudah terkirim 3 Januari. Situasi serupa juga terjadi pada undangan kedua, Senin (13/1). Kondisi ini yang memantik kekecewaan Wakil Ketua Hak Angket, David Handoko Seto. “Hingga pemanggilan kali kedua kembali tidak hadir, terpaksa (kami, red) meminta bantuan polisi,” kata

legislator dari Fraksi Nasdem tersebut. Namun, ketidakhadiran bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember itu bukan tanpa alasan jelas. Dalam konfirmasinya yang diterima Memorandum melalui pesan Whatsapp, bupati mengaku tengah dinas luar mengikuti rapat koordinasi kementerian di Jakarta. “Ketidakhadiran bukan tanpa alasan. Jadwalnya selalu bertepatan dengan agenda yang sangat urgent. Sebelumnya, kami

meminta untuk dijadwal ulang tapi pihak DPRD tidak mau untuk itu,” kata bupati kemarin. Menurut bupati, permohonan penjadwalan ulang merupakan alasan yang sah mengingat ketidakhadirannya bukan karena tidak punya itikad baik melainkan karena teknis penjadwalan semata. Untuk itu jika ketidakadiran pejabat pemerintah karena adanya alasan yang sah, salah satunya permintaan penjadwalan ulang maka ketentuan panggilan paksa di Pasal 171 Ayat (3) UU Pemda dan Pasal 75 ayat (3) PP 12/2018 tidak dapat diberlakukan. Dalam dua aturan tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD itu memang mengatur kewenangan legislatif memanggil paksa. Dalam hal pejabat pemer-

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Bupati Minta Dijadwal Ulang, Dewan Bersikukuh Libatkan Polisi

Bupati Faida beberkan alasan ketidakhadirannya ketika diundang RDP DPRD Jember.

intah daerah, badan hukum, atau warga masyarakat telah dipanggil dengan patut secara berturut-turut tidak memenuhi panggilan, DPRD dapat memanggil secara

paksa dengan bantuan Kepolisian Negara Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sedangkan Mahkamah Kon-

stitusi (MK) dalam putusan bernomor 16/PUU-XVI/2018 yang bersifat final, justru telah membatalkan norma yang isinya memberikan kewenangan kepada DPR untuk melakukan pemanggilan paksa dengan bantuan kepolisian yang ada dalam Pasal 73 ayat (3), ayat (4), ayat (5), dan ayat (6) UU 2/2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3). Alasan MK membatalkan norma seperti ini adalah karena pemanggilan paksa merupakan upaya perampasan hak pribadi seseorang yang hanya dikenal dalam proses penegakan hukum pidana (pro justicia) yang diatur secara jelas dalam KUHAP mengenai prosedur penggunaannya dan tidak diperbolehkan untuk tindakan selain penegakan hu-

kum seperti hak angket karena hal demikian akan bertentangan dengan hak asasi manusia sebagaimana diatur dalam konstitusi yaitu UUD 1945. Keberadaan norma dalam UU Pemda dan PP 12/2018 yang juga mengatur kewenangan pemanggilan paksa oleh DPRD dengan bantuan Kepolisian RI dengan adanya putusan MK dimaksud pada dasarnya menjadi tidak memiliki kekuatan hukum mengikat lagi. Hal ini dikarenakan putusan MK bukanlah hanya membatalkan isi suatu UU tertentu yang diuji ke MK melainkan juga berdampak kepada konstitusionalitas norma-norma sejenis identik yang diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan lainnya. (edy/epe)

Embat Besi Aset Pabrik

Jember, Memorandum Aksi pencurian besi kuningan di Pabrik Gula (PG) Semboro, diungkap Polsek Semboro. Aksi terakhir diketahui terjadi pada Senin (13/1) pukul 03.30. Ironisnya, pelaku ternyata berstatus karyawan sekuriti outsourcing. Kapolsek Semboro Iptu Fachtur Rahman mengatakan, pengungkapan kasus berawal ketika menerima laporan warga tentang aktivitas membawa aset berupa lonjoran besi tembaga dan kuningan dari pabrik tanpa izin. “Sebelumnya pada Kamis (9/1), telah disepakati bersama bahwa pelaksanaan tugas jaga pabrik shift malam antara jam 23.00 sampai 07.00 kita lakukan pengawasan,” beber kapolsek, Selasa (14/1). Bersama bagian keamanan pabrik lainnya, dilakukan pemantauan di sekitar kawasan. Pukul 03.00 terlihat 4 orang mem-

bawa besi pipa kuningan menggunakan pikap keluar dari pintu depan. “Begitu keluar langsung kita tangkap,” cetus kapolsek. Dari tangkapan itu akhirnya berkembang jika pencurian dilakukan secara terorganisir. Indikasinya, ada 11 pelaku yang diamankan dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain. Mereka yang ditangkap yakni Dody Suparno/ satpam, Agil Bangkit/maintenance, Najib/satpam, Bagus Firmansyah/satpam, Deny Siswanto/satpam, Wahyu Chandra/ satpam, Sulton Nasikin/satpam, M Yudi Febriyanto/satpam, Haryanto/satpam, dan Dwi Mariyono/satpam. “Setelah menjalani pemeriksaan, sebelas orang itu ditetapkan sebagai tersangka dengan peran yang berbeda dari masing-masing orang,” jelas Iptu Fachtur Rahman. Banyaknya satpam yang terlibat menguatkan indikasi pencurian sudah ter-

encana dengan rapi. Mereka merupakan tenaga keamanan yang sedang piket malam. Sehingga memudahkan keluar masuk pabrik tanpa dicurigai pihak lain. Termasuk mematikan kamera pengawas (CCTV) di pos satpam. “Dari beberapa pos yang ada, pelaku sudah dikondisikan. Perbuatan ini telah dilakukan dua kali. Hasil penjualan yang mencapai puluhan juta dibagi rata. Perkilonya, besi kuningan dijual seharga Rp 40 ribu,” imbuh kapolsek. Perkembangan lainnya, tersangka menjadi 15 orang semuanya dari grup III. Manajemen PG Semboro menyatakan, total kerugian ditaksir mencapai Rp 80 jutaan. Barang bukti yang diamankan di antaranya 460 batang pipa kuningan dan beberapa lempengan besi dengan total berat 2.450 kg, dan satu pikap dengan Nopol P 9523 K warna hitam. (edy/epe)

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

15 Satpam PG Semboro Jadi Tersangka

Iptu Fachtur Rahman disaksikan salah satu tersangka, menunjukkan barang bukti lonjoran besi hasil curian yang diamankan di Mapolsek Semboro.

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan

Suasana seminar Betrust Machine di Tangerang.

PRODUK PROFILE

PRODUK PROFILE

BETRUST MACHINE Adalah sebuah alat bantu untuk melakukan transaksi pasar didalam dunia pasar modal yang sudah teruji selama 8 tahun dan dapat memberikan sebuah konsistensi hasil minimal 5% s/d 25% dalam 1 bulannya dengan ketahanan modal yang terjaga.

PAMM ACCOUNT Adalah sebuah fasilitas interaktif yang dikeluarkan oleh perusahaan yang dimana jika anda belum cukup dana untuk melakukan sewa produk BETRUST MACHINE akan tetapi anda tetap dapat menikmati keuntungan dari hasil perdagangan dipasar mata uang dengan modal yang relative terjangkau, dengan pembagian hasil sesuai dengan paket yang anda pilih.

MANFAAT BETRUST MACHINE : ŏ MENGHEMAT WAKTU ŏ TIDAK HARUS MELAKUKAN ANALISA PASAR ŏ TIDAK MEMBUTUHKAN KEAHLIAN KHUSUS ŏ TIDAK HARUS MEMBUAT TRADING PLAN ŏ MEMINIMALISIR RESIKO PERDAGANGAN ŏ DAPAT DILAKUKAN SIAPAPUN DAN DIMANAPUN ŏ SANGAT DIBUTUHKAN MASYARAKAT ŏ NYAMAN, MENYENANGKAN DAN MENGUNTUNGKAN

PAMM

ACCOUNT

PILIHAN PAKET PAMM ACCOUNT : PAKET

DEPOSIT

BAGI HASIL

KONTRAK

PREMIUM

$ 100 - $ 249

60 % - 40 %

350 %

PLATINUM

$ 250 - $ 499

65 % - 35 %

350 %

VIP

$ 500 - $ 10.000

70 % - 30 %

350 %

HGSP ( HAK GUNA SEWA PRODUK ) : ŏ SEWA : $ 500 ŏ HAK PAKAI : 2 TAHUN ŏ MINIMAL DEPOSIT : $ 1500 ŏ MAKSIMAL DEPOSIT : $ 10.000 ŏ POTENSI HASIL : 5 – 25 % Perbulan

SEWA + DEPOSIT

KURS DEPOSIT : Rp 15.000 KURS WITHDRAWAL : Rp 13.000

$ 2000

PEMBAGIAN SHARING PROFIT ACCOUNT PAMM DILAKUKAN SETIAP 10 HARI KERJA ROBOT ( MINIMAL AUTO TRANSFER $ 10 )


memorandum.co.id

LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

memorandumredaksi @gmail.com

RABU KLIWON, 15 JANUARI 2020 HALAMAN 15

230 Balita Derita Gizi Buruk Lamongan, Memorandum Di Kabupaten Lamongan ada 230 atau 0,34 persen anak atau balita yang menderita gizi buruk. Angka tersebut diungkapkan Bupati Lamongan H Fadeli saat berkunjung ke penderita gizi buruk di RSUD dr. Soegiri, Selasa (14/1) siang. Menurut Bupati dua periode itu, angka tersebut masih jauh dibawa 1 persen dari total kejadian di Provinsi Jatim. Ia menegaskan, akan memberikan prioritas penuh kepada penderita tersebut. “Memang penderita gizi buruk jauh di bawah provinsi. Tapi saya minta ini terus diturunkan jangan sampai nambah. Kalau ada yang menderita saya minta keluarga agar melaporkan kejadian ini ke puskesmas sehingga ini bisa ditindaklanjuti oleh rumah sakit dan ditangani,” ungkapnya, kemarin. Fadeli meminta tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri Lamongan agar memberikan pelayanan yang terbaik bagi Meilani Alfira Damayanti, salah satu balita yang menderita gizi buruk, yang sempat menjadi perhatian semua pihak ini. Meski saat ini biaya pengobatan balita yang berusia 2 tahun 8 bulan itu ditanggung BPJS Kesehatan. Namun Fadeli berharap pihak rumah sakit tidak menyamakan penanganan medis seperti halnya pasien pada umumnya.  “Bukan berarti sudah tidak bayar biaya rumah sakit, terus pengobatannya biasa-biasa saja. Ini saya tidak mau harus diprioritaskan,” tegasnya. Berdasarkan informasi dari tim dokter, lanjut Fadeli, penanganan gizi buruk membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa memulihkan kondisi balita yang hanya memiliki bobot 4 kilo tersebut. Ia berharap orang tua pasien sabar dalam menghadapi ujian ini. “Saya yakin dokter juga sudah bekerja maksimal setiap saat dipantau perkembangan berikutnya dan ternyata juga tambah baik secepatnya,” ujarnya. Dalam kunjungannya bupati yang didampingi unsur Forkompimda Lamongan itu, juga memberikan beberapa bingkisan bagi balita pasangan suami istri dari keluarga tidak mampu, yakni pasangan Dwi Novita (29) dan Suwarsono. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban orang tua pasien. (al/har/mik)

LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN

Persyaratan:

Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com

Kasatreskoba Polres Lamongan Iptu Ahmad Khusen mengatakan, penangkapan ini dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran gelap obat keras daftar G di wilayah Lamongan. “Petugas langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap

tersangka di warung kopi jalan raya Lamongan- Babat, tepatnya Desa Karanglangit,” ujar pria yang akrab disapa Khusen ini, Selasa (14/1) siang. Ketika dilakukan pengeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa 26 butir pil dobel L, uang tunai Rp 10 ribu, dan satu buah HP yang diakui milik tersangka. “Pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Polres

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Bojonegoro, Memorandum Bupati Bojonegoro Anna Muawanah kembali melakukan mutasi di awal tahun ini. Sebanyak 44 pejabat di lingkungan Pemkab Bojonegoro dimutasi, Selasa (14/1). Kegiatan yang berlangsung di gedung Angling Darma ini sesuai Surat Keputusan Bupati Bojonegoro, tertanggal 14 Januari 2020 nomor : 821.2/7/412.301/2020, untuk pejabat eselon III yang terdiri dari 7 orang pejabat. Kemudian, Surat Keputusan Nomor: 821.2/8/412.301/2020, untuk pejabat eselon IV yang terdiri dari 11 orang pejabat. Lalu, Surat Keputusan Nomor: 821.2/9/412.301/2020 untuk pejabat Kepala Sekolah SMPN, sebanyak 26 orang pejabat. Rinciannya adalah 18 orang pejabat administrator dan pengawas, atau setingkat eselon III dan eselon IV, serta 26 Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro. Acara itu dihadiri Sekda Bojonegoro Nurul Azizah MM dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sukur Priyanto, dan tamu undangan lainnya. Anna Muawanah menyampaikan bahwa dirinya selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) berharap kepada pejabat yang baru dimutasi akan memberikan yang terbaik bagi lingkungan kerja. “Pejabat itu tidak hanya penting pinter saja, tapi kalau membuat gaduh juga tidak baik,” kata bupati. Bupati juga berharap agar tidak ada sekat antara yang senior dan junior. “Ini semua tidak ada senior atau junior. Bukan begitu, karena kita di sini adalah mencari pimpinan OPD yang terbaik. Kita harus mengurangi ego sektor,” pintanya. Bupati menambahkan, mutasi aparatur sipil negara (ASN) ini adalah promosi untuk masa depan. Ia berharap apa pun tugas yang diberikan, diharapkan untuk dijalani dengan baik dan terbaik. “Untuk itu saya berharap untuk meningkatkan kinerja team work-nya untuk Bojonegoro agar lebih baik lagi,” harapnya. (top/har/mik)

Lamongan guna penyidikan lebih lanjut,” tegasnya. Tersangka, kata Khusen, terbukti dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi kesehatan yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan, kasiat atau kemanfaatan dan mutu dan keahlian serta tidak memiliki izin atau kewenangan edar obat keras daftar G jenis Pil Dobel L. “Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196 dan Pasal 197 Jo Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan,” pungkasnya. (al/har/mik)

Okky Subiantoro sedang menjalani pemeriksaan di Satuan Reskoba Polres Lamongan.

Warga Kedewan Mati Tersengat Listrik

Tim rescue PMK sedang mengevakuasi ular sanca di perusahaan kontainer Jalan Dewi Sekardadu, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas.

Ular Sanca 4 Meter Sembunyi di Kontainer Gresik, Memorandum Ular sanca sepanjang empat meter lebih, ditemukan bersembunyi di salah satu kontainer milik CV Murni Abadi Container di Jalan Dewi Sekardadu No 55, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Selasa (13/1). Pemilik perusahaan Dimas R Pratama mengatakan, setelah mengetahui adanya ular tersebut pihaknya tidak mau berisiko sehingga segera melaporkan ke tim rescue ular dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (PMK), Dinas Satuan Polisi

Pamong Praja (Satpol-PP). “Saat itu saya lihat sendiri. Kemudian langsung saya telepon ke PMK untuk mengamankan ular tersebut,” jelasnya, kemarin. Setelah melapor ke PMK, ular tersebut sempat bergerak menuju semak-semak belakang perusahaan. Rupanya, kejadian ini membuat sejumlah karyawan mengabadikan momen tersebut. Kepala UPT PMK Dinas Satpol-PP Pemkab Gresik Eka Prapangasta mengatakan, penangkapan dilakukan oleh tim rescue ular berjumlah lima orang.

Evakuasi ular tersebut dimulai pukul 15.00 hingga selesai pukul 16.00. “Ular ini adalah ular sanca biasa, tidak kembang. Selanjutnya kami akan koordinasi dengan pihak BKSDA apakah hewan tersebut termasuk dilindungi atau tidak,” terangnya. Sekadar diketahui, kini ular seberat 50 kilogram masih diamankan di PMK setempat. Dimungkinkan ular tersebut sudah lama berdiam di tempat itu. Karena ular tidak akan berpindah jauh dari sarangnya. (dri/har/mik)

Para Pelajar yang diamankan diminta baris-berbaris di kantor satpol PP sebelum dipulangkan.

Bolos, 13 Pelajar Diamankan Satpol PP Bojonegoro, Memorandum Tindakan pelajar SMA dan SMP di Bojonegoro ini sungguh mencoreng nama baik pendidikan. Sebab, ada 13 pelajar SMP dan SMA bolos saat jamjam sekolah, Selasa (14/1) siang. Belasan pelajar ini dibawa dari warung kopi di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Mereka langsung digiring ke kantor satpol PP untuk diberi pembinaan. “Setiap pagi kami rutin melakukan operasi. Tiba-tiba kami mendaptkan laporan dari warga kalau ada siswa bolos sekolah. Ada 13 pelajar. Yang SMA ada delapan orang dan SMP empat orang,” ujar Plt Kasatpol PP Bojonegoro Arief Nanang, kemarin. Sesampainya di kantor satpol PP,

barang bawaan mereka diperiksa satu persatu oleh petugas. Baik itu isi tas maupun handpone (HP). Saat diperiksa, petugas menemukan video porno di HP salah satu pelajar. Tak hanya itu, ada juga pelajar yang anggota tubuhnya ditato. Yaitu dibagian legan tangan dan dada. Lalu, mereka dihukum dengan baris-berbaris dan membaca teks Pancasila. Apabila ada yang tidak hafal mereka diminta untuk pust-up. Lalu, para pelajar ini dimintai untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Selain itu, pihak satpol PP juga memanggil pihak guru sekolah masing-masing. (top/har/mik)

Bojonegoro, Memorandum Sugeng (40), warga Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, tewas dalam perjalanan menuju puskesmas, Selasa (14/1). Ia meninggal dunia setelah tersengat listrik saat membenahi kabel di kamar mandi rumahnya. Kapolsek Kedewan AKP Purwanto membenarkan kematian Sugeng karena tersengat aliran listrik. Saat itu, korban membenahi kabel listrik bersama rekannya Susanto. Kala itu, korban membenahi kabel arde untuk dipotong. Pada saat memotong kabel arde, korban tidak memakai sandal hingga memudahkan aliran listrik menyengat tubuh Sugeng. “Saat tersengat itu, korban bilang “aduh’,” ujar kapolsek, kemarin.’ Mendengar teriakan itu, lanjut kapolsek, kabel arde tersebut ditarik dengan palu oleh Susanto agar lepas dari korban. Kemudian korban dilarikan ke Puskesmas Kedewan. “Sebelum sampai di puskesmas, pas perjalanan, korban sudah meninggal,” ujarnya. Hasil pemeriksaan, petugas kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban meninggal murni tersengat listrik. (top/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

44 Pejabat Dimutasi

Lamongan, Memorandum Okky Subiantoro (19), pemuda asal Dusun/Desa Bandungsari, Kecamatan Sukodadi, diringkus petugas Satreskoba Polres Lamongan, Senin (13/1) dini hari. Tersangka dicokok polisi karena diduga mengedarkan pil koplo dobel L.

FOTO: MEMORANDUM/ANDRIYANTO

Anna Mu’awanah memimpin prosesi pelantikan pejabat yang dimutasi.

Pemuda Bandungsari Edarkan Pil Koplo

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Petugas kepolisian mengolah TKP di rumah korban.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

RABU KLIWON, 15 JANUARI 2020 HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Gresik, Memorandum Aksi pembegalan di wilayah Driyorejo kian meresahkan masyarakat. Untuk melancarkan aksinya, pelaku mengancam target dengan menodongkan pisau. Beruntung korban berhasil melawan dan pelaku ditangkap massa. Pelaku bernama Irwan Lutfi Alfian (25), warga Desa Tempel, Kecamatan Krian, Sidoarjo tersebut, diamankan polisi setelah menyerang Hamas Hisbullah (17), yang saat itu bersama Pra-

Arifin, Selasa (14/1). Wavek menyampaikan, tersangka menyasar para remaja yang membawa handphone (HP) di pinggir jalan. Dalam melancarkan aksinya, tersangka menghampiri korban dan sempat menanyakan apakah membawa HP. Pertanyaan tersebut diiyakan oleh korban. Tak butuh waktu lama, tersangka langsung menodongkan pisau sambil meminta HP

stiya Dwi Nabila pada Senin (12/1) lalu.  “Tersangka beraksi seorang diri pada malam hari menggunakan motor Beat,” kata Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek

tersebut. Korban yang berstatus pelajar itu langsung melakukan perlawanan. Keduanya sempat duel, korban pun berhasil mengambil HP-nya kembali. “Korban sempat melakukan perlawanan dan tersangka tertangkap dengan dibantu warga,” ungkap mantan Kapolsek Menganti tersebut. Mendengar kabar tersebut, sejumlah petugas langsung ke lokasi untuk mengamankan

tersangka dan korban ke Mapolsek Driyorejo. Kepada petugas tersangka mengaku baru sekali melakukan aksi kejahatan. “Tersangka dan barang bukti motor Beat W 5189 ZY dan satu pisau serta satu HP kami amankan,” pungkasnya. Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 365 KUHP ayat (1) dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (an/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Todongkan Pisau, Begal Sidoarjo Dimassa Tersangka diapit petugas di Mapolsek Driyorejo sambil menunjukkan barang bukti.

10 Hari Operasi, Tujuh Pengedar Narkoba Diringkus

10 CCTV Kembali Berfungsi

Petugas Unit Laka Satlantas Polres Gresik mengolah TKP kecelakaan di Jalan Raya Sidayu.

Motor vs Truk, Seorang Tewas Gresik, Memorandum Nahas menimpa Sahudi (35), warga Desa Babaksari, Kecamatan Dukun, Gresik. Dia tewas di tengah jalan setelah motor yang dikendarai terlibat tabrakan dengan truk colt diesel di jalan raya Sidayu, Senin (13/1) malam. Insiden tersebut bermula ketika korban mengendarai motor Beat nopol W 6901 JU berjalan dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang. Dalam perjalanannya, Sahudi tidak memperhatikan arah depan hingga melewati marka jalan. Karena tidak bisa mengendalikan setir hingga membuat haluan motornya terlalu melambung ke kanan melewati marka jalan putus-putus. Bersamaan itu, datang dari arah berlawanan truk colt diesel nopol K 1625 VC yang dikemudikan Warno. Karena jaraknya terlalu dekat, lelaki 37 tahun asal Desa Datar, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara itu tidak bisa menghindari. Akibatnya, kedua kendaraan itu tabrakan. Sahudi terlempar ke jalan raya hingga terluka parah. “Korban meninggal di lokasi kejadian,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya, kemarin. Dia menyampaikan, jenazah korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Ibnu Sina Gresik. Sementara sopir dan kedua kendaraan yang terlibat diamankan ke Kantor Satlantas. Sedang petugas unit laka telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Kami masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut,” pungkasnya. (an/har/mik)

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo dan Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno serta Kasatreskoba AKP Hery menunjukkan 14 tersangka penyalahguna narkoba.

Lamongan, Memorandum Polres Lamongan menyiagakan personel gabungan untuk menghadapi ancaman bencana banjir yang menjadi musibah tahunan di wilayah Kabupaten Lamongan setiap kali musim hujan. Selain Polri, juga melibatkan TNI, BPBD, satpol PP, TRC Santana, Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, dan Tagana juga disiagakan dalam simulasi penanganan bencana di halaman Balai Latihan Kerja, Selasa (14/1) pagi. Setelah seremonial apel selesai dilaksanakan, Tim Satgab Bencana Alam Terpadu Kabupaten Lamongan, langsung menggelar peragaan evakuasi

korban bencana alam dengan peralatan yang sudah disiapkan. Kapolres Lamongan AKBP Harun menjelaskan, dalam apel kesiapsiagaan tersebut ditampilkan berbagai peralatan dan perlengakan yang menjadi bahan untuk melakukan evakuasi ketika terjadi bencana alam. “Tadi kita lihat para personel yang terlibat di dalamnya melakukan aksi simulasi berupa pertolongan kepada warga yang terkena bencana banjir yang dimulai dari tahap evakuasi serta pemberian bantuan pertolongan pertama,” ujar mantan penyidik KPK ini, kemarin. Sementara Bupati Lamongan H Fadeli mengatakan, apel ini bertujuan untuk memba-

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Pasukan Tanggap Bencana Disiagakan

Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Pemkab Lamongan mengadakan simulasi penanganan bencana.

ngun sinergitas dan mengonsolidasikan satuan pelaksana penanggulangan bencana alam di wilayah Lamongan. “Dengan kegiatan gelar pa-

sukan ini diharapkan satuan pelaksana penanggulangan bencana alam maupun satuan penanggulangan bencana yang lain baik dari TNI, Polri, Pemda

dan organisasi peduli bencana akan mampu bergerak cepat, tepat dan efisien jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam di wilayah Kab Lamongan,” jelas Bupati Fadeli. Setiap personel yang tergabung dalam pasukan siaga, kata Fadeli, diminta setiap saat memantau perkembangan situasi dan kondisi cuaca, iklim, dan perubahan alam yang terjadi. Terutama di wilayah rawan bencana di daerah masing-masing. “Petugas harus senantiasa melaksanakan monitoring, deteksi dini, temu cepat, lapor cepat, dan selalu siap digerakkan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana alam,” pungkas bupati dua periode ini. (al/har/mik)

Sinergitas Penguatan Polisional, Kapolres Hadiri Perkenalan Kalapas Tuban, Memorandum Untuk melaksanakan tujuh program prioritas kapolri yang salah satunya adalah penguatan sinergi polisional, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menghadiri perkenalan Kepala Lapas Kelas II B Tuban, Siswarno, Selasa (14/1). Nampak hadir dalam acara perkenalan tersebut di antaranya jajaran Forkopimda Kabupaten Tuban, Kepala BNNK Tuban  I Made Arjana, Kepala Lapas Kabupaten Lamongan, dan Kalapas Kabupaten Bojonegoro. Kepala Lapas Kelas II B Tuban Siswarno menyatakan, “Saya selaku kalapas baru mo-

hon bimbingan dan dukungan dari semua pihak,” pin-ta Siswarno, kemarin. “Semoga ja-batan yang diamanahkan kepada saya ini bisa saya jalankan dengan sebaik-baiknya untuk kebaikan Lapas Tuban,” ucapnya menambahkan. Ditambahkan olehnya, “Saya meminta bantuan dari semua pihak, agar dalam pekerjaan dapat berjalan lancar dan tentunya kalapas tidak dapat bekerja tanpa ada anggota,” pungkasnya.

S Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Nanang H Haryono mengatakan, ja jalinan sinergitas kep pada institusi jajaran s samping merupakan salah satu program prioritas kapolri. “Ini bagian dari tujuh program prioritas kapolri dan sinergitas adalah yang nomor lima,” ujar Nanang, kemarin. “Kami wajib melaksanakan program itu, karena sudah perintah pimpinan tertinggi Polri. Sebab, ini bagian dari penguatan sinergi polisional,” tegas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 itu. (top/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Gresik, Memorandum 10 titik Area Control Traffic Light System (ACTS) milik Dinas Perhubungan (Dishub) kembali berfungsi. Titik-titik itu meliputi wilayah Gresik Kota Baru (GKB) , Sentolang, dan KIG yang terpasang baru-baru ini. Sedangkan ACTS yang lama terpasang di Bunder, KFC, Putat, Simpang Empat Kebomas, Sukorame, GNI, Nipon Pain, dan Masjid Agung. Sebelumnya, sempat tidak berfungsinya CCTV (closed circuit television) di ACTS itu dikarenakan kabel fiber optic yang tertanam di sepanjang jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, terkena alat berat proyek jalan tol, sehingga mengakibatkan sistem pantau Dishub terganggu. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Gresik Nanang Setiawan mengatakan, sebelumnya pada Desember 2019 lalu kabel fiber optic sempat putus. Sehingga hampir satu bulan ACTS Dishub tidak berfungsi. “Sedangkan untuk saat ini (kemarin,red) pada pukul 10.00 ruang monitor ACTS kami tidak fungsi. Sehingga secepatnya kami koordinasikan dengan Dinas Kominfo. Karena yang tahu pastinya itu Kominfo. Tapi sekitar pukul 12.15 sudah diperbaiki oleh pihak Diskominfo sehingga berfungsi kembali,” jelasnya. Kepala Bidang Pengembangan E-Government, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Gresik, Fahry Ady Yamin mengatakan saat meninjau di lokasi pengerjaan tol kabel fiber optic tampak rusak sedikit. “Kemungkinan penyebab utamanya karena ini (kabel fiber optic,red) tertekuk. Tapi kami sudah upayakan untuk perbaikan masalah tersebut. Selanjutnya kami akan koordinasi dengan ahlinya apakah kabel dengan kondisi seperti ini aman untuk kedepannya,” ungkapnya. “Panjang kabel fiber optic dari Pemkab (Server) hingga Dishub itu sekitar 1,8 kilometer. Pada bulan lalu (Desember 2019) kabel tersebut pernah putus. Sehingga kami memanggil pelaksana proyek jalan tol untuk memperbaiki,” sambungnya. Tidak fungsinya kamera CCTV tersebut jelas mengganggu kegiatan-kegiatan lain. Sebab selama adanya kamera CCTV, selain memantu arus lalu lintas juga membantu pengungkapan tindakan kejahatan oleh Polres Gresik. (dri/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Sempat Terganggu Proyek Tol

Gresik, Memorandum Belasan penyalahguna narkoba yang beroperasi di wilayah Kota Pudak diringkus polisi. Total ada 14 orang diamankan. Tujuh di antaranya adalah pengedar. Salah satunya Safi’i (40), warga Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng, Gresik. Pria berperawakan kurus itu merupakan bandar sekaligus pengedar kelas kakap. Sebab, barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka sebanyak 46 gram. Tersangka tergolong licin dalam melakukan transaksi barang haram tersebut. Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menjelaskan, belasan tersangka itu ditangkap selama kurun waktu 10 hari. Para tersangka mempunyai peran yang berbeda-beda. Salah satunya seorang tersangka yang bekerja sebagai satpam di tempat proyek pengerjaan tol. “Tersangka ini memasok sabu kepada para pekerja proyek. Tersangka mendapatkan barang dari luar kota,” ungkap alumnus Akpol 2000 tersebut, Selasa (13/1). Kusworo menyampaikan, salah satu tersangka yang diamankan juga merupakan jaringan lapas. Namun, pihaknya enggan menyebut secara detail. Sebab, kasus peredaran narkoba ini masih terus dikembangkan. “Total barang bukti dari 14 tersangka ini sebanyak 60 gram sabu,” pungkas mantan Kapolres Jember tersebut. Para tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (an/har/mik)

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono memberikan cendera mata kepada Kepala Lapas Kelas II B Tuban Siswarno, kemarin. 

Profile for memorandumcoid

MEMORANDUM EDISI 15 JANUARI 2020  

MEMORANDUM EDISI 15 JANUARI 2020

MEMORANDUM EDISI 15 JANUARI 2020  

MEMORANDUM EDISI 15 JANUARI 2020

Advertisement