memorandum.co.id
JUMAT WAGE, 12 JUNI 2020
memorandumredaksi@gmail.com com
HARGA Rp 3.500,-
Oleh: Dahlan Iskan
A
pa itu rasis? Saya bisa merasakan tapi sulit membuat rumusan. Seorang wanita di St Louis, Missouri, kirim email ke penerbit kamus terkenal Merriam-Webster. ”Saya protes atas rumusan rasis di kamus itu,” ujar Kennedy Mitchum di MPR News Radio Minneapolis. ”Janganlah rasis diartikan ’tidak menyukai seseorang karena beda ras’ saja,” tulisnya di email itu. Mitchum juga menuliskan protesnya itu di Facebook. Dia seorang doktor hukum, politik dan ilmu sosial. Tentu protesnya itu tidak lepas dari situasi terakhir --setelah George Floyd tewas di dengkul polisi di Minneapolis itu. Bersambung ke halaman 5
Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko didampingi Kasubdit Siber AKBP Catur Cahyono Wibowo menunjukkan seorang tersangka.
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
BURON DUA BULAN, BANDIT CURANMOR DITANGKAP DI JAKARTA
SEHARI BEBAS, BERAKSI LAGI
Surabaya, Memorandum Pelarian Fauzen (34), yang sempat kabur selama dua bulan akhirnya terhenti. Bandit curanmor yang sudah empat kali keluar masuk penjara itu, jadi buronan setelah beraksi di Jalan Petemon Barat pada pertengahan April lalu.
Pria asal Tanah Merah, Bangkalan, Madura itu, diamankan anggota Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Dia disergap di tempat persembunyiannya, kawasan Jalan Cakung Cilincing Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Utara. Bersambung ke hal 11
GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ
Kamus Ras
Surabaya, Memorandum Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim menangkap dua pelaku ujaran kebencian di jejaring media sosial. Keduanya adalah Ulin Zara (28), asal Pamekasan dan Lutfi Holy (33), warga yang indekos di Jalan Tandes. Informasinya Ulin melakukan ujaran kebencian atau hatespeech terhadap pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Pamekasan RKH Muddatstsir Baddrudin. Sedangkan Lutfi melakukan ujaran kebencian terhadap sebuah suku di Kalimantan Barat. Bersambung ke halaman 11
KRONOLOGI KEJADIAN Fauzen sebelum kabur dan menjadi buron polisi, sempat beraksi menggasak Beat di Jalan Petemon Barat pada Pertengahan April lalu. Pelaku yang sudah empat kali keluar masuk penjara ini, kemudian kabur dan bersembunyi di rumah saudaranya di Jakarta Utara.
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
Polda Amankan Dua Pelaku Ujaran Kebencian
Petugas akhirnya membekuk pelaku di kawasan Jalan Cakung Cilincing Barat. Ikut disita Beat hasil kejahatan berikut Jupiter sebagai sarana aksinya.
Fauzen
Dua butir pil ekstasi yang disita.
Nuruddin
Saya membelinya seharga Rp 400Rp 500 ribu per butirnya. Dari hasil penjualan saya dapat keuntungan Rp 25 ribu per butir.
FOTO: MEMORANDUM/INDRA
Surabaya, Memorandum Pil ekstasi model baru berbentuk bintang dan berlogo mahkota beredar di Surabaya. Pil gedek ini terdeteksi setelah anggota Reskrim Polsek Pabean Cantikan meringkus Nuruddin (25), warga Jalan Bulak Banteng Pandu IV, di SPBU Jalan Sidotopo Lor. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan dua butir pil itu dalam kemasan plastik klip. Petugas pun akhirnya membawa tersangka berikut barang buktinya ke mapolsek. “Bentuk ekstasi ini modelnya baru Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Beredar Ekstasi Berlogo Mahkota
NURUDDIN PENJUAL EKSTASI
Taufik Hidayat alias Taufik Monyong didampingi petugas di Mapolda Jatim.
Penipu Penerimaan ASN Divonis 27 Bulan
Persiapan DI saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia, namun bagi Citra Kirana dan suaminya, Rezky Aditya, malah memunculkan harapan baru. Hal itu karena Citra Kirana sedang kondisi mengandung. Bersambung ke halaman 11
Surabaya, Memorandum Majelis hakim yang diketuai Gunawan Tri Budiono, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa penipuan mengaku bisa meloloskan sebagai aparatur sipil negara (ASN), Nur Fadillah, selama 2 tahun dan 3 Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Citra Kirana
Unggah Konten Covid-19, Taufik Monyong Diperiksa
Sidang Nur Fadilla di ruang Garuda 1 PN Surabaya.
Surabaya, Memorandum Gegara mengunggah konten terkait Coronavirus Disease 19 (Covid-19), seniman asal Surabaya Taufik Hidayat alias Taufik Monyong, harus berurusan dengan pihak berwajib. Karena dalam konten berdurasi 4 menit 55 detik itu, Taufik menyebut bila Covid-19 sudah tidak lagi ada di Jatim dan Surabaya. Bahkan ia bersedia menghirup bau mulut pasien Covid. Selain itu, Taufik juga Bersambung ke halaman 11
KETIKA REMAJA MILENIAL MENGGUGAT SIKAP KASAR ORANG TUA Έ1Ή
Berkirim Surat via Ustaz agar Dibacakan di Sela Majelis Taklim + Meng, alamat SPPT PBB warga Gadel akan berubah tahun depan. -
Gawat! Ayu Ting Ting harus segera diberi tahu agar tidak dikira alamat palsu.
Si Mameng (Dangdut mania)
“Ma, Pa. Aku lelah. Tolong jangan membentak-bentakku lagi. Aku takut tidak bisa menahan diri dan membalas membentak kalian. Padahal, aku tahu itu dosa. Durhaka. Karena itu tolonglah aku.” Yuli Setyo Budi, Surabaya
Kalimat di atas dibacakan seorang ustaz, sapa saja Ustaz Azis, di majelis taklim sebuah masjid kawasan Wiyung, beberapa pekan sebelum wabah virus corona, Februari lalu. Kalimat itu, kata Ustaz Azis, merupakan cuplikan isi surat dari seorang remaja pria yang— entah bagaimana caranya—tiba-tiba tergeletak di teras rumahnya. Surat itu bukan ditujukan kepada dirinya, mela-
inkan kepada orang tuanya yang menjadi jemaah taklim Ustaz Azis. Remaja itu juga berharap isi hatinya yang tertuang dalam surat tadi bisa menjadi pelajaran bagi para orang tua yang lain. Karena itu, remaja yang menamakan diri remaja milenial tersebut “menitipkan” suratnya kepada Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
JUMAT WAGE, 12 JUNI 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Agus M, Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Kristion,Afin Maulidin, Suprianto, Iswin Afrizal. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Nyaru Servis AC, Kuras Harta Warga Pondok Jati Rekaman kamera pengawas yang menangkap detik-detik kaburnya pelaku.
Sidoarjo, Memorandum Waspada! Peringatan bagi warga Sidoarjo tentang ragam modus kejahatan bisa menimpa siapa saja. Seperti kejadian Rabu kemarin (10/6) sore, di Perumahan Pondok Jati Blok BV No. 03 RT 47/RW 11 Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran.
FOTO: MEMORANDUM/WA
Saat korban Achmad Sholikin (37) dan istrinya kerja, sedangkan di rumah hanya tinggal pembantu. Hartanya dikuras dua maling yang ngaku tukang servis AC yang sempat mengaku suruhan istri tuan rumah. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 20 juta. Suhendar tetangga korban menceritakan, kejadian diduga terjadi sekitar pukul 14.30, ketika Achmad Sholikin dan istrinya
Polisi melakukan olah TKP.
sedang kerja di Surabaya. "Di rumah hanya ada pembantu rumah tangga korban," katanya, Kamis (11/6). Lanjut Suhendar, dua orang pelaku datang dengan berpura-pura sebagai tukang servis AC. Keduanya ditemui Nur Jannah, asisten rumah tangga korban. Melihat gelagat kedua orang itu, Nur Jannah sebenarnya sudah mulai menaruh curiga. Karena majikanya sebelum berangkat kerja, tak berpesan akan ada tukang
AC datang. "Karena curiga, Nur Jannah pun telpon majikannya, untuk memastikan kebenaran dua orang itu," terangnya. Selanjutnya istri Achmad Sholikin menghubungi balik Nur Jannah dengan cara video call. Dia bahkan sempat berbicara dengan salah satu pelaku via video call. "Istri Achmad Sholikin, memastikan wajah tukang servis AC, dengan cara video call," jelasnya. Di saat Nur Jannah sibuk menerima satu tamu, tersangka yang lain menyelinap masuk rumah. Sedangkan istri korban usai video call yang merasa tidak pernah kenal pelaku, mencoba menghubungi tetangganya. "Usai dimintai tolong lewat telepon, tetangga korban, Sulis dan
ibu Lukman langsung memeriksa rumah," paparnya. Berbarengan dengan kedatangan dua tetangga korban, dua pelaku langsung kabur mengendarai Honda Beat. Selang satu jam, istri korban pulang dan langsung memeriksa barang berharga yang disimpan di lemari. "Ternyata perhiasan emas berupa gelang, cincin emas kawin, emas Antam, liontin, dan anting-anting , 2 kutipan akta nikah serta kartu NPWP, sudah raib," ungkapnya. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Mapolresta Sidoarjo. Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Tri Novi membenarkan adanya laporan itu dan sekarang masih proses penyelidikan. "Iya mas, masih kita lidik," pungkasnya.(wa/jok/epe)
Nasrulloh Mencari Keadilan gal saya dengan cara melakukan banding. Ada apa ini?” ujar Nasrulloh, Kamis (11/6). Ditambahkan mantan anggota DPRD Sidoarjo itu, semua gugatan dikabulkan hakim. “Pada intinya bahwa saya berhak untuk maju menjadi calon tetap yang dipilih dalam Pilkades Prasung. Tidak hanya dua orang. Saya masuk, menjadi tiga orang,” jelasnya. “Saya tidak menuduh, tapi saya lihat petahana memainkan panitia pilkades. Ada oknum panitia yang bersikeras menjegal saya. Jadi debatable masih tarik mena-
rik, seakan-akan menjadi kekisruhan terhadap saya. Kapan hari ada masyarakat peduli Prasung meminta BPD agar membubarkan panitia,” tambah Nasrulloh. Menangapi banding yang dilakukan panitia pilkades, mantan Kades Prasung 1998 hingga 2006 itu, memberikan masukan kepada DPRD. “Urgensinya apa sih kalau banding. Apa yang ingin diraih dari panitia. Toh dari awal panitia bersikeras menganggap benar dan saya pun anggap benar, sehingga kita bawa ke pengadilan, dan kita tahu sendiri apa putusan
pengadilan,” tegas lulusan MAN Sidoarjo 1995 ini. Dalam upayanya mencari keadilan, Nasrulloh akan membuat surat ke DPRD Sidoarjo, dengan tembusan ketua komisi A. “Saya minta kepada DPRD agar mengintruksikan kepada panitia pilkades untuk menerima putusan itu, tidak perlu banding,” katanya. Saat tahapan pencalonan, Nasrulloh digugurkan panitia pilkades karena yang bersangkutan dinilai pernah dipidana kasus korupsi dan mempunyai kekuatan hukum tetap. Padahal, panitia
Pilkades Prasung memakai acuan peraturan daerah (perda) dan peraturan bupati (perbup) dalam menentukan tahapan pencalonan. “Bingung saya, kok bisa dimenangkan penggugat, padahal waktu tahapan pencalonan, acuan kita dalam menegakkan aturan adalah perda dan perbup. Berarti perda dan perbup ini perlu dipertanyakan,” kata Ketua Panitia Pilkades Prasung Ahmad Mansur, Kamis (11/6). Gus Mansur, sapaan akrabnya menambahkan, di Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 8
Nasrulloh menunjukan foto putusan pengadilan yang memenangkan dirinya.
Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Desa di pasal 22 nomor 1 Huruf J dengan jelas mengatakan, seorang cakades tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan
putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana korupsi, narkotika, terorisme, dan tindak pidana makar.(win/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ADV
Sidoarjo, Memorandum Dalam sidang cepat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dipimpin Hakim Ketua Erly Suhermanto SH, memenangkan Nasrulloh (54) sebagai Cakades (calon kepala desa) Prasung dengan nomor : 44/G/2020/PTUN. SBY, pada Kamis, 23 April 2020. Dalam isi surat keputusan itu, mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya. “Saya mencari keadilan, hakim sudah memutuskan saya menang, namun panitia Pilkades Prasung masih bersikeras menje-
FOTO: MEMORANDUM/WIN
Setelah Dinyatakan Menang di PTUN
Komisi A DPRD Sidoarjo Siap Kerja Keras Demi Sukseskan Pilkades Serentak 2020 Sidoarjo, Memorandum Komisi A DPRD Sidoarjo berniat all out untuk menyukseskan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun ini meski harus mengalokasikan tambahan anggaran hingga Rp 20 miliar. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo, Subandi SH menyebutkan pelaksanaan pilkades serentak paling lambat baru bisa dilakukan setelah usainya pembahasan perubahan anggaran keuangan (PAK) terhadap APBD Sidoarjo 2020 yang rencananya baru akan digelar September mendatang. “Tambahan anggaran itu mutlak dibutuhkan karena pilkades kali ini digelar di tengah pandemi virus corona sehingga harus tetap mengikuti protokol kesehatan sebagaimana ditetapkan pemerintah,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. Hal tersebut diamini legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN), M Haris yang menyatakan bahwa pemerintah desa (pemdes) wajib memberikan jaminan kesehatan dan kenyamanan pada seluruh warga saat akan memberikan hak politiknya dalam pilkades tersebut. “Meski diatur dengan cermat soal physical distancing-nya, juga kelengkapan APD (alat pelindung diri), masker, sarung tangan, dan lain-lain yang harus dikenakan panitia penye-
Subandi SH
Warih Andono SH
M Haris
lenggara pilkades,” ujarnya. Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo, Warih Andono SH menandaskan, pihaknya akan membantu sepenuhnya pihak eksekutif, dalam hal ini dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD) agar alokasi tambahan anggaran tersebut bisa dipenuhi dalam pembahasan PAK tersebut.
“Setelah dananya gol, barulah kemudian akan ditentukan jadwal pilkades-nya. Targetnya jelas, harus dilaksanakan tahun ini,” tandas politisi Partai Golkar itu dalam forum rapat dengar pendapat dengan DPMD. Untuk itu, pihaknya akan mengintensifkan dialog dengan DPMD dan pihak-pihak terkait
lainnya guna membahas masalah ini.Tak cukup hanya berdialog di ruang rapat, komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan ini juga langsung turun ke lapangan agar bisa secara langsung mendengar suara warga Sidoarjo terkait pesta demokrasi di level desa itu. Salah satunya adalah berkunjung ke Desa
Janti, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Kamis (4/6) lalu, guna mencari formulasi skema pencoblosan pemilihan kepala desa di bawah ancaman wabah virus corona yang belum bisa tertangani hingga saat ini. Di sana, para wakil rakyat dari berbagai partai politik dan daerah pemilihan di Sidoarjo itu berdialog santai namun tetap serius dengan Pj kades, perangkat desa, serta pengurus RW dan RT di Balai Desa Janti. Dalam kesempatan itu, Subandi menegaskan kembali komitmen DPRD Sidoarjo untuk menuntaskan pembahasan PAK pada September ini. Dengan begitu pilkades serentak yang melibatkan 175 desa di Kota Delta bisa digelar paling lambat Oktober mendatang. Menurutnya, Oktober merupakan pilihan terakhir yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Pasalnya, seluruh stakeholder Sidoarjo harus segera menyiapkan diri untuk pagelaran pilkada yang rencananya akan dilaksanakan pada 9 Desember. “Tidak mungkin mundur lagi karena terlalu mepet dengan pilkada,” tukas Subandi. Lantaran itulah, pihaknya melakukan sidak ke berbagai desa untuk menampung aspirasi dan masukan dalam pelaksanaan pilkades nanti. Hasil dari sidak ini akan dijadikan bahan pertimbangan untuk menentukan besaran anggaran serta penggunaannya.(adv/lud/jok/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA Hari Ini 8 KA Jarak Jauh Beroperasi
JUMAT WAGE, 12 JUNI 2020 HALAMAN 3
Surabaya, Memorandum PT KAI Daop 8 Surabaya kembali mengoperasikan KA reguler jarak jauh secara bertahap mulai hari ini, Jumat (12/6). Terhitung mulai hari ini hingga Selasa (30/6) ada 8 perjalanan KA regular jarak jauh yang siap melayani masyarakat umum. Pantuan Memorandum kemarin, Stasiun Gubeng sudah siap melayani calon penumpang di masa transisi new normal. Contohnya menyediakan hand sanitizer, tempat duduk jarak 1 meter, dan lainnya.
“Ya mas nanti ada beberapa petugas disiagakan saat awal pembukaan hingga selanjutnya di masa pandemi Covid,” kata Hanif Zakaria, petugas keamanan Stasiun Gubeng kepada Memorandum, Kamis (11/6).
Delapan perjalanan tersebut diantaranya adalah KA Sancaka relasi Surabaya Gubeng-Yogyakarta (pulang-pergi), KA Maharani relasi Surabaya Pasar Turi-Semarang Poncol (PP), KA Tawang Alun relasi Ketapang/Banyuwangi-Bangil-Malang Kota Lama (PP), KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng-Ketapang/Banyuwangi (PP), KA Ranggajati relasi Cirebon-Surabaya Gubeng-Jember (PP), KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan/Solo-Surabaya Gubeng-Ketapang/ Banyuwangi (PP).
Total hingga akhir Juni 2020 ini, ada 32 perjalanan KA yang beroperasi di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya dengan rincian 24 KA lokal dan 8 KA jarak jauh. “Kami mengoperasikan kembali perjalanan KA reguler jarak jauh sebagai komitmen KAI untuk melayani masyarakat yang ingin bepergian keluar kota menggunakan kereta api,” kata Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya. Suprapto menegaskan, pengoperasian kembali KA reguler ini tetap
diikuti dengan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat untuk pencegahan penyebaran Covid-19 melalui transportasi kereta api. “Tiket dapat dipesan secara online melalui aplikasi KAI Access dan channel online lainnya mulai H-7 keberangkatan KA. Sedangkan penjualan tiket di loket stasiun dilayani mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA,” jelas Suprapto. Pada tahap awal, KAI hanya menjual tiket 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Tujuannya
untuk menjaga jarak antar penumpang selama dalam perjalanan. Khusus bagi penumpang dengan usia di atas 50 tahun, petugas akan mengatur tempat duduknya saat dalam perjalanan sehingga tidak bersebelahan dengan penumpang lain. Suprapto menerangkan, khusus untuk perjalanan KA jarak jauh penumpang diharuskan mengenakan face shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan. (alf/rif)
Dua Pasar Jadi Pasar Tangguh Uang Diletakkan di Nampan
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Emil Elestianto Dardak
Kodrat Sunyoto
Jatim Tunggu e-Voting Pilkada 2020 Surabaya, Memorandum Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mendukung menerapkan pemungutan suara secara elektronik atau e-voting dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah 2020. Meski begitu gagasan baru di tanah air ini harus didukung infrastruktur yang memadai. “Saya pikir pemerintah dalam menerapkan satu sistem sudah mempertimbangkan kesiapan,” kata Emil usai mengikuti sidang paripurna DPRD Jatim, Kamis (11/6). Meski begitu, Wagub Emil Dardak mengakui masih belum semua wilayah Jatim sudah teraliri viber optik untuk jaringan internet. Tetapi sekitar 80 persen, sudah siap kebutuhan infrastruktur tersebut. “20 persen belum terpenuhi viber optik,” jelas dia. Sementara itu, politisi Partai Golkar Jatim, Kodrat Sunyoto menyangsikan kesiapan pelaksanaan pemilukada 2020 secara e-voting. Ia menyebutkan sistem baru ini sudah tidak luber (langsung, umum,bebas, dan rahasia). Kodrat menyampaikan, belum ada jaminan e-voting tidak ada kendala mulai proses penyampaian sampai penghitungan suara. “Jangan sampai ada gugatan. Karena pertama kali dilakukan. Kebijakan e-voting harus didukung dengan mempertimbangkan beberapa catatan,” tegas Kodrat. Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman mengatakan, KPU tidak siap kalau menerapkan pemungutan suara secara elektronik atau e-voting dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah 2020. “Untuk saat ini tidak siap, jadi saya nggak mau berandai-andai,” kata Ketua KPU Arief Budiman dalam diskusi daring. Menurut dia, menyiapkan sistem baru tidak bisa dipaksakan secara cepat, banyak yang harus dilakukan untuk untuk merealisasikannya. Dia mengatakan sistem berbasis dalam elektronik bisa diterapkan pada pilkada kali ini adalah rekapitulasi hasil pemungutan suara elektronik. Rekapitulasi tersebut juga tidak langsung diterapkan di seluruh daerah pemilihan, melainkan beberapa daerah yang dinyatakan sudah siap, tujuan penerapan rekapitulasi elektronik itu sesungguhnya adalah untuk pemilihan umum 2024. Kemudian, untuk merealisasikan rekapitulasi elektronik KPU harus melakukan banyak tahapan dari persiapan, pengujian, perbaikan, dan penyempurnaan lainnya sejak awal 2020 ini, tidak bisa langsung atau disediakan secara singkat. “Kami sudah melakukan beberapa kali simulasi, bahkan rencananya simulasi dilanjutkan pada April, namun karena COVID-19 simulasi menjadi tertunda,” ujarnya. (day/rif)
65 Warga Gadel Ajukan Perubahan Alamat SPPT PBB Surabaya, Memorandum Keinginan warga Gadel RW VI Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes, agar alamat surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) pajak bumi dan bangunan sesuai dengan alamat yang baru, bakal menjadi kenyataan. Sebab, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah Kota Surabaya sudah terjun ke FOTO: ISTIMEWA lapangan. Ketua RW VI Mat Urip Ketua RW VI Mat Urip mengatakan, perubahan alamat di SPPT PBB akan disesuaikan tahun depan. Sebab, untuk tahun ini, SPPT sudah keluar. “Kami urus di Pemkot Surabaya dan tahun depan baru keluar alamat SPPT yang baru,” kata Mat Urip, Kamis (11/6). Ia melanjutkan pengajuan perubahan ini dilakukan karena setelah ada pengembangan wilayah, ternyata alamat rumah warga berubah, termasuk RT dan RW. Hal ini berdampak dengan alamat SPPT PBB yang masih memakai alamat lama sehingga tidak sampai ke tangan warga. “Alhamdulillah, keluhan warga ini mendapat respon positif dari dinas terkait. Dan mereka siap membantu,” kata Mat Urip. Masih lanjut dia, untuk tahap awal ini ada 65 warga yang mengurus. Tidak hanya perubahan alamat SPPT PBB, namun juga warga yang memecah PBB. “Berkas pengajuan sudah kami sampaikan sebulan lalu,” kata dia. Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah Kota Surabaya Yusron Sumartono ketika dikonfirmasi menyatakan masih ada rapat. “Masih ada rapat mas,” cetus dia. (udi/rif)
Surabaya, Memorandum Ada yang berbeda nantinya di Pasar Genteng Baru dan Pasar Tambahrejo usai pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kedua pasar tersebut disiapkan menjadi pasar tangguh sehingga pedagang dan pembeli harus mengikuti protokol kesehatan ketat. Direktur Teknik dan Usaha PD Pasar Surya Muhibuddin mengatakan, konsep pasar tangguh adalah mengatur pasar sesuai protokol kesehatan. Misalnya, masuk pasar wajib pakai masker. “Pedagang atau pengunjung yang suhu badannya 38 derajat atau lebih, diminta balik. Demikian juga jika ada pedagang yang sakit, dilarang berjualan,” ungkap dia. Di Pasar Genteng Baru dan Tambahrejo, masih lanjut dia, dengan dijadikan sebagai pasar tangguh, diberlakukan sirkulasi untuk pengunjung dengan sistem one way. Maksudnya, pintu masuk dan pintu keluar pasar dipisahkan, sehingga ada beberapa pintu pasar yang akan ditutup atau dibuka dengan pemberlakuan jam operasional. Selain itu, jumlah pengunjung pasar juga akan dibatasi. Jika kondisi di dalam pasar sudah ramai, maka pengunjung lain yang hendak masuk
Pasar Genteng Baru dijaga petugas untuk penerapan protokol kesehatan. FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN
distop dulu. Di sisi lain, stan pedagang juga diminta ada gerai plastik agar pedagang dengan pembeli tidak berinteraksi langsung. Tak hanya itu, pedagang dan karyawannya diimbau mengenakan face shield sebagai APD. Dalam proses transaksi jual-beli pun diatur. Agar tidak ada kontak langsung alat pembayaran (uang) dari pembeli ke pedagang, nantinya disiapkan nampan. “Jadi uangnya ditaruh di
nampan. Nampan itu bantuan dari Bu Wali (Wali Kota Tri Rismaharini, Red) dan akan dibagikan ke pedagang,” ujar Muhibuddin. Sedangkan Kepala Bagian Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro, mengatakan, dua pasar tersebut digagas menjadi pilot project pasar tangguh di Kota Pahlawan. Secara bertahap, pasar-pasar lain juga diharapkan dan disiapkan menjadi pasar tangguh.
Tes Massal BIN-Pemkot di Gedung Juang 45 Surabaya Surabaya, Memorandum Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Budi Leksono mengapresiasi langkah Badan Intelijen Negara (BIN) yang terus bergerak membantu penanganan penyebaran Covid-19 di Kota Pahlawan. Kolaborasi antara BIN dan Pemkot Surabaya dengan terus menggelar uji cepat (rapid test) dan uji usap (swab) berbasis PCR secara massal serta gratis sangat tepat untuk memutus mata rantai penularan virus corona. "Kami di DPRD Surabaya berterima kasih atas gerak cepat BIN bersama Pemkot. Kerjasama itu tentu akan mempercepat penanganan Covid-19 di Surabaya,” ujar Budi Leksono di Gedung Juang 45, Kamis (11/6). Bulek sapaan akrabnya menyampaikan, dirinya mengikuti dan melihat pelaksanaan tes rapid dan swab oleh BIN di Kecamatan Sawahan. “Saya sudah dua kali ini mengikuti rapid test dan alhamdulillah hasilnya non reaktif,” ungkap dia. Bulek juga mengapresiasi manajemen pelaksanaan rapid test BIN dan Pemkot Surabaya yang baik dan mematuhi protokol kesehatan. Antrean berlangsung tertib, menjaga jarak, tidak ada kerumunan.
FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Budi Leksono menjalani rapid test di Gedung Juang 45 Surabaya.
Fasilitas cuci tangan hingga pemeriksaan suhu tubuh tersedia representatif. ”Hari ini saya melihat sendiri di Gedung Juang 45 ini, situasinya baik, tidak berkerumun. Pengaturan alur kedatangan sampai kepulangan warga seusai ikut tes cukup baik,” lanjut dia. Di sisi lain Bulek mengimbau agar warga Surabaya lebih memanfaatkan fasilitas rapid test gratis yang digelar BIN bersama Pemkot Surabaya. "Dengan tes yang masif, kita bisa mendeteksi secara lebih dini. Jika ada yang positif, tentu dilakukan langkah lanjutan sesuai protokol kesehatan,” tandasnya. Hal yang sama disampaikan Bendahara Fraksi PKB DPRD
Surabaya Camelia Habiba, hasil rapid test dirinya juga dinyatakan non reaktif. Habiba mengatakan, rapid test untuk protokol kesahatan sudah bagus. “Saya sangat mengapresiasi antusias masyarakat. Artinya giat rapid test gratis ini sangat membantu menurunnya kurva penyebaran covid si Surabaya. Yang tadinya merah pekat mudah-mudahan berubah menjadi Surabaya hijau dan sejuk,” ucap Habiba. Perwakilan tim medis BIN dr Bila mengatakan, bahwa kegiatan rapid test digelar selama dua hari. “Kami harap warga memanfaatkan rapid test gratis untuk memeriksakan kesehatannya sejak dini,” ucapnya. (why/rif)
Agus Hebi menjelaskan konsepnya seperti Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo yakni ada tim khusus atau satgas di pasar tersebut. Satgas ini adalah kolaborasi antara pengelola pasar dengan pedagang. “Kami libatkan pedagang karena mari bersama-sama menjaga pasar. Untuk menjadi pasar tangguh bukan hanya tugas pemerintah atau PD Pasar Surya, tetapi tugas bersama, termasuk pedagang,” terangnya. (udi/rif)
Fraksi PKB Minta Rapid Test di Pesantren Surabaya, Memorandum Wakil DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah minta pemerintah melakukan rapid test untuk pesantren. Usulan ini terkait rencana kondisi masa transisi menuju normal baru atau new normal di tengah Covid-19. Laila mengingatkan pemerintah agar tidak hanya mempedulikan sekolah formal saja. Laila menilai, pesantren sangat berjasa bagi bangsa, negara, dan masyarakat. Sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, pesantren melakukan pembelajaran nilai moral, pembentukan kader ulama, pembentukan karakter, dan secara historis berjuang untuk kemerdekaan. “Negara tidak boleh mengabaikan keberadaan pesantren. Di tengah pandemi seperti saat ini, Negara harus hadir secara langsung, harus menyediakan kebutuhan bagi pesantren dalam menghadapi new normal,” kata Laila, Kamis (11/6). Laila minta rapid test pada 162 pesantren demi menjaga kesehatan ribuan santri, kiai, dan pengajar serta masyarakat dari ancaman penularan sebaran Covid-19. “Pemerintah harus mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan rapid test tersebut. Pesantren selama ini bergerak mandiri. Saatnya pemerintah membuktikan komitmennya,” tegas Laila. Dia berharap pemerintah segera merealisasikan usulan ini. Karena rata-rata pesantren memiliki kerentanan yang cukup tinggi terhadap penularan Covid-19. Misalnya tingkat pembauran dan kerekatan antar santri cukup tinggi, rasio ketersediaan sarana-prasarana belum seimbang dengan jumlah santri, dan padatnya jadwal belajar atau ngaji santri. (why/rif) Laila Mufidah FOTO: MEMORANDUM/WAHYU
Mantapkan SOP Pemakaman Jenazah Covid-19 Surabaya, Memorandum Adanya polemik proses pemakaman jenazah Covid -19, dan tidak terjadi lagi permasalahan tersebut maka gugus tugas Covid-19 bersama seluruh instansi terkait bersama TNI-Polri menggelar rapat koordinasi. Pasi ops Kodim Tipe A 0830/ Surabaya Utara Kapten Sumardjiono menyampaikan bahwa rakor ini untuk menyamakan persepsi dan mengevaluasi tentang tata cara memperlakukan jenazah Covid-19. Pada intinya dengan tetap berpedoman terhadap protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.
“Pasien dalam pengawasan dan pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia penyelenggaraannya disesuaikan dengan protokol kesehatan yaitu di rumah sakit dimandikan, dikafani, dan disalatkan kemudian dibawa ke pemakaman,” ujar pasi ops. Sedangkan prosedur pemakaman pasien Covid-19 yang berasal dari luar kota, dijelaskan Sumardjiono harus menandatangani surat pernyataan yang
dikeluarkan oleh kelurahan setempat. “Surat dari kelurahan ini demi menghindari adanya protes dari warga,” lanjut dia. Maka dalam hal ini perlu dilibatkan unsur dari TNI-Polri untuk mendukung dan mem-backup terhadap kebijakan pemerintah kota Surabaya dalam penanganan Covid-19, dan prosedur pemakaman Covid-19. Ditambakan Kasubdit Linmas kota Surabaya Hendri Simanjuntak, yang memimpin rakor tersebut bila Dinkes Surabaya juga sudah menyiapkan tim yang dilengkapi dengan APD saat bertugas. “Sesuai dengan
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Rapat koordinasi seluruh instansi terkait pemakaman jenazah.
perwali bahwa pemakaman Covid-19 ditempatkan di TPU
keputih dan TPU Babat Jerawat,” imbuhnya. (tyo/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
JUMAT WAGE, 12 JUNI 2020 HALAMAN 4
Kuota Peserta Didik SD Kota Batu Tak Terpenuhi Dijelaskan secara rinci, daya tampung SD Negeri di Kota Batu yakni 2.673 namun hanya terealisasi 67 persen atau 1.774 siswa. Untuk SD swasta memiliki daya tampung 700 siswa dan terealisasi 85 persen atau 596 siswa, sedangkan untuk MI memiliki daya tampung 728 siswa terealisasi 84 persen atau 611 siswa. “Sosialisasinya jelas kurang efektif
Suasana rapat membahas peningkatan mutu pendidikan. didik harus mencari sekolah yang lain. “SDN Pendem 1 menolak murid karena memiliki daya tampung 93 orang, MI As Salam kelebihan 5 murid dari daya tampung 28 orang,” ujarnya. Ketika disinggung terkait waca-
na merger (penggabungan) sekolah sebagai salah satu upaya mengatasi kekurangan kuota, ia mengaku akan mengkaji hal tersebut terlebih untuk sekolah yang letaknya berdekatan. (arl/ari/lis)
Ponorogo, Memorandum Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki berdialog dengan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Kamis (10/6) siang. Pertemuan yang berlangsung di rumah dinas Bupati Ponorogo itu membahas berbagai upaya penanganan Covid-19. Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengatakan, jika jajarannya bersama TNI-Polri terus berupaya mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, dan benar-benar disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Khususnya dalam tahap menuju masa new normal. Ipong menambahkan, dalam imbauannya juga mengajak warganya untuk selalu meningkatkan imunitas tubuh dengan berolahraga, selalu gembira, jangan panik, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan Pemkab Ponorogo bersama instansi terkait lainnya. "Kami ingin semua yang telah
mi, dan 2 orang warga Tulungagung, Memorandum dengan PDP, mereka Kecamatan Karangrejo. Secara teknis, tim Hunter Co- yang bekerja dengan risiPihaknya menyevid-19 Pemprov Jatim telah menye- ko tinggi terpapar corona, but, dengan adanya lesaikan tugasnya sejak Selasa (9/6) masuk dalam daftar ODP, temuan ini menggamlalu, dan tidak ada instruksi perpan- hingga yang tinggal di barkan penyebaran jangan tugas mereka di Tulungagung. lokasi-lokasi yang diduga dan potensi transmisi Kini hasil 5 hari kerja mereka telah di- menjadi transmisi lokal. lokal corona di Tulunglaporkan kepada Gugus Tugas PerceHasilnya ditemukan agung cukup rendah, patan Penanganan (GTPP) Covid-19 4 warga reaktif. Tiga di atau tidak sampai 0.5 Pemprov Jatim. antaranya langsung diGalih Nusantoro persen. Wakil Juru Bicara GTPP Covid-19 karantina, sedangkan 1 Dan kini, pihaknya Pemkab Tulungagung Galih Nusan- lainnya menjalani isolasi toro mengaku hasil kerja tim hunter mandiri karena usianya yang masih masih menunggu hasil spesimen secara resmi juga telah disampaikan bocah, dan diprediksi tidak memiliki swab untuk 51 orang. “Hasil swab potensi penularan karena sifat virus- masih kita tunggu, ini masih proses,” ke pihaknya. pungkasnya. (fir/mad/lis) Selama 5 hari melaksanakan tugas- nya yang sudah lama (IGG). Galih menjelaskan, keempat nya di Tulungagung, tim hunter telah me-rapid test 731 warga dan menguji warga tersebut adalah 1 orang spesimen swab 51 orang. “Total 731 bocah berusia 7 tahun dari Kecaorang di rapid dan 51 spesimen swab di- matan Boyolangu, 1 orang warga uji tim hunter,” ujar Galih, Kamis (11/6). Kecamatan Boyolangu yang Adapun 731 warga itu adalah yang bekerja di pabrik pembuatan memiliki PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Pertama Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui selebaran/tempelan konpada tanggal 28 Mei 2020, dan berdasarkan Pasal 6 UUHT No. 4 Tahun 1996, PT. Bank BNI t a k Syariah Kantor Cabang Surabaya akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang erat
Kolonel Inf Masduki berbincang dengan Bupati Ipong soal penanganan Covid-19 di Ponorogo. dilakukan itu dapat terus ditingkatkan intensitasnya, khususnya dalam penegakan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan," katanya. Sedangkan terkait para santri, khususnya di pondok-pondok pesantren yang akan kembali masuk seperti biasa setelah melaksanakan libur atau pulang dari daerah asal. "Hal itu dapat disikapi dan ditangani secara baik agar nantinya tidak menimbulkan permasalahan, khususnya terkait penyebaran Covid 19," pinta Masduki. (alv/lis/*)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tim Hunter Pemprov Jatim Temukan 4 Warga Tulungagung Reaktif FOTO: MEMORANDUM/ALV
Tangani Covid-19, Danrem Temui Bupati Ponorogo
jaminan milik debitur/penanggung jawab hutang sebagai berikut :
Danrem Kunjungi Ponpes Modern Darussalam Gontor
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang – Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank HSBC Indonesia akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Surabaya, dengan jasa Pra Lelang PT. Balai Mandiri Prasarana terhadap aset jaminan debitur sbb : 1.Andreas Hanny SW : a)Tanah dan Bangunan, SHGB No. 641, Lt. 202 M2, an. Josephine Endah Tajanti, terletak di Jl. Tenggilis Timur VII/06 Blok FF-3, Kel. Tenggilis Mejoyo, Kec. Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya. ( Harga Limit : Rp. 2.140.400.000,- ; Uang Jaminan : Rp. 642.120.000,- ) b)Tanah dan Bangunan, SHGB No. 575, Lt. 200 M2, an. Andreas Hanny SW, terletak di Jl. Rungkut Mejoyo Utara V/AE-25, Kel. Kali Rungkut, Kec. Rungkut, Kota Surabaya. ( Harga Limit : Rp. 2.449.600.000,- ; Uang Jaminan : Rp. 734.880.000,- ) c)Tanah dan Bangunan, SHM No. 188, Lt. 325 M2, an. Josephine Endah Tajanti, terletak di Jl. Tenggilis Lama IVC No. 12, Kel. Tenggilis Mejoyo, Kec. Rungkut (sekarang Kec. Tenggilis Mejoyo), Kota Surabaya. ( Harga Limit : Rp. 3.220.600.000,- ; Uang Jaminan : Rp. 966.180.000,- )
Keterangan :
-Nominal jaminan yang disetorkan ke Rekening “ VA” (Virtual Account) harus sama dengan Nominal Jaminan yang disyaratkan. -Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat – lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. -Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.
Syarat Lelang : 1.Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2.Syarat dan Ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “ Tata Cara dan Prosedur” dan Panduan Penggunaan” pada domain tersebut di atas. 3.Barang yang dilelang menurut keadaan apa adanya (as is where is basis) pada saat ini, kami menganjurkan peminat untuk melihat obyek lelang sebelum mengikuti pelelangan. 4.Apabila terjadi pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang karena suatu hal maka peserta tidak diperkenankan melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Surabaya, PT. Bank HSBC Indonesia dan PT. Balai Mandiri Prasarana. Info Hubungi : 082131877470. Pelaksanaan Lelang : 1.Cara Penawaran : Closed Bidding (dengan mengakses url www.lelang.go.id). 2.Hari : Selasa. 3.Tanggal : 30 Juni 2020. 4.Batas Akhir Penawaran : Pukul 09.20 Waktu Server (Sesuai WIB). 5.Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran. 6.Domain : www.lelang.go.id. 7.Pelunasan harga lelang : 5 (lima) hari kerja setelah lelang. 8.Bea Lelang Pembeli : 2% dari harga lelang. 9.Tempat Lelang : KPKNL Surabaya, Jalan Indrapura No. 5, Kota Surabaya. Surabaya, 12 Juni 2020 PT. Bank HSBC Indonesia
1 CV MENTARI MAKMUR ABADI
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Ponorogo, Memorandum Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darussalam Gontor di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Rabu (10/6) siang. Kolonel Inf Masduki disambut Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor-Ponorogo KH Abdullah Hasan Sahal. "Selain silaturahmi, kami juga ingin melihat secara langsung yang dilakukan Pondok Modern Gontor dalam upaya pencegahan dan pena- Danrem 081/DSJ Kol Masduki disambut Pimpinan Pondok Modern Gontor KH Abdullah Sahal. nganan Covid-19," kata Masduki. Masduki mengatakan, jika upaya sudah dicapai dalam upaya pencegahan yang dilakukan Ponpes Pondok Modern Gontor dalam melawan Covid-19 cukup penyebaran Covid-19 di lingkungan ponpes berhasil dan patut diapresiasi. "Apa yang dapat terus dilakukan dan ditingkatkan," pungkasnya. Sementara itu, Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Gontor KH Abdullah Sahal mengatakan, jika saat ini kondisi ponpes yang dipimpinnya itu, nol kasus atau belum diketemukan kasus positif Covid-19. "Hal itu tak lepas dari upaya penegakan protokol kesehatan yang ketat dan kesadaran yang tinggi dari para santri dalam mematuhi aturan yang ada," katanya. (alv/lis/*)
No. Debitur
Objek Lelang
Limit Lelang
Uang Jaminan
Sebidang tanah berikut bangunan diatasnya yang terletak di Jalan Darmo Baru Barat No. 3 E, Rp.2.622.800.000,- Rp. 525.000.000,Kelurahan Sonokwijenan, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya Sesuai denganbukti kepemilikan SHGB No. 2430 Tgl.13-06-2017 an. Denan Samsudin Oentoeng LT 67 m2, dan Sebidang tanah berikut bangunan diatasnya yang terletak di Jalan Darmo Baru Barat No. 3 C, Kelurahan Sonokwijenan, Kecamatan Rp.2.370.000.000,- Rp. 474.000.000,Sukomanunggal, Kota Surabaya Sesuai denganbukti kepemilikan SHGB No. 2432 Tgl.13-06-2017 an. Denan Samsudin Oentoeng LT 65 m2.
Keterangan - Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan - Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang - Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang Persyaratan Lelang: 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH KWWS ZZZ OHODQJ JR LG 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. 3. Objek lelang tersebut diatas dijual lelang dengan kondisi apa adanya dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui /memahami kondisi obyek lelang 4. Apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/obyek lelang tersebut diatas pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenakan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun ke KPKNL Surabaya maupun PT Bank Bni Syariah 5. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada PT Bank BNI Syariah Berkantor di Jalan Bukit Darmo Boulevard No. 8a-8b Surabaya, Email: aswinohadi@yahoo.com 6. Pelaksanaan lelang: Cara Penawaran Batas Akhir Penawaran Penetapan pemenang lelang Pelunasan lelang Bea Lelang pembeli Tempat Pelaksanaan Lelang
Closed Bidding ( dengan mengakses url http://www.lelang.go.id ) Hari Senin 29 Juni 2020 Pukul 10.15 waktu server ALI (sesuai WIB) Setelah batas akhir penawaran. 5 (Lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2% dari harga lelang KPKNL SURABAYA – Jalan Indrapura Nomor 5 Surabaya 12 Juni 2020 PT Bank BNI Syariah Surabaya
Kediri, Memorandum Mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kediri, khususnya Para kades antre untuk rapid test. Kecamatan Gampengrejo, seluruh muspika, kepala desa (kades), dan perangkatnya menjalani rapid test di Puskesmas Gampengrejo, Kamis (11/6). Kapolsek Gampengrejo AKP Saiful Alam mengatakan, maksud dilakukan rapid test ini untuk mendeteksi dini terkait penyebaran virus corona di wilayahnya. "Maksud dilakukan rapid test kepada muspika dan staf Kecamatan Gampengrejo guna mengetahui sejak dini apakah ada yang terpapar Covid-19," ujar Saiful Alam. Pihaknya menambahkan, yang mengikuti rapid test di antaranya staf kecamatan 5 orang, Koramil 04/0809 4 personel, Kades se-Kecamatan Gampengrejo 11 orang, anggota Polsek Gampengrejo 6 personel, serta Satgas Relawan Desa Gampeng 6 orang. "Total seluruhnya yang rapid test 32 orang dan hasilnya nonreaktif," ungkap Saiful. Di tempat yang sama, Maksun, Kades Sambirejo, mendukung kegiatan ini. "Alhamdulillah, hasil rapid test saya dan rekan-rekan kepala desa lainnya nonrekatif," ujarnya. Maksun berharap rapid test ini juga dilaksanakan di desa-desa. "Terutama di desa terdampak Covid-19. Agar masyarakat tidak merasa was-was," harapnya. (mis/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/MIS
“Selisihnya 1.120 siswa. Tentu ini harus dicarikan solusinya bersama-sama,” kata Sekretaris Komisi C DPRD Kota Batu Muchamad Chaerul. Dikatakan, adanya kekurangan kuota ini salah satunya karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, sehingga terdapat beberapa orang tua yang tidak mengetahui bahwa PPDB sudah dimulai.
karena pihak sekolah juga kesulitan dalam melakukan promosi. Sebab adanya pembatasan kegiatan masyarakat ditengah pandemi,” terangnya. Selain itu kualitas dari sekolah juga perlu ditingkatkan karena sekolah yang berprestasi dengan sekolah yang tidak berprestasi jelas jauh berbeda. Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Eny Rachyuningsih membenarkan bahwa kekurangan kuota tingkat SD memang benar terjadi, namun hanya beberapa sekolah saja. Ia menegaskan, ada beberapa SD yang sampai menolak siswa karena kuota yang telah terpenuhi dari pagu yang ditentukan sehingga peserta
FOTO: MEMORANDUM/ARL
Batu, Memorandum Tak terpenuhinya kuota PPDB (penerimaan peserta didik aru) tahun 2020 tingkat SD di Kota Batu mendapatkan sorotan dari kalangan DPRD Kota Batu. Pasalnya, tercatat adanya selisih antara lulusan TK dan RA tahun 2020 sejumlah 4.101 siswa. Sedangkan peserta didik yang ikut serta dalam PPDB hanya 2.981 siswa.
Muspika Gampengrejo dan 11 Kades Rapid Test
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
Lagi, Teror Bondet di Lumajang
202 Pegawai Pemkab Bojonegoro Rapid Test
Lumajang, Memorandum Teror bondet kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang. Kali ini, di rumah Nisa Rahmawati (48), warga Dusun Krajan Barat, Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kamis (11/6).
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Bojonegoro, Memorandum Sebanyak 202 pegawai di lingkup Pemkab Bojonegoro menjalani rapid test, Kamis (11/6), di Gedung Taman Tirtawana Dander. Ratusan pegawai itu berasal dari 4 OPD, di antaranya Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Perhungan (Dishub), dan BPBD. Rinciannya adalah pegawai Satpol PP 38 orang, Dishub 33 orang, kemudian Damkar 111 orang, BPBD 19 orang. “Dan OTG umum 1 orang,” ujar Kasubbag Humas Pemkab Bojonegoro Masirin. Masirin menjelaskan, rapid test terhadap pegawai 4 OPD itu karena mereka sering ke lapangan untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Mereka dikawatirkan rentan terpapar, sehingga perlu dilakukan rapid test. “Apabila hasilnya reaktif, pegawai tersebut harus langsung dikarantina selama 14 hari. Dari ini hasilnya semua nonreaktif,” tegasnya. Dinkes Jatim dan Dinkes Bojonegoro juga melakukan Swab TCM massal kepada 60 orang. “Jadi yang menjalani Swab ini orang yang telah rapid test sebelumnya yang hasilnya reaktif. Contohnya saat rapid test di Pasar Kedungadem lalu ada yang reaktif,” terang Masirin. (top/har/lis)
Aksi pelemparan bahan peledak jenis bondet tersebut terjadi sekira pukul 02.00 dini hari pada saat korban sedang melaksnakan Anggota Polsek Sumbersuko mengolah TKP. salat tahajud. Namun tak ada
Probolinggo, Memorandum Tongkat estafet kepemimpinan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Probolinggo resmi berganti. Risman Somantri yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lapas Terbuka IIB Nusa Kambangan, menjadi Kalapas IIB Probolinggo. Risman serah terima jabatan dengan Plt Mali Jumali. Serah terima itu dihadiri Wakil Wali Kota Probolinggo HM Soufis Subri dan Kakanwil Kemenkumham Jawa Timur Krismono, Kamis (11/6). Pejabat lama, Mali Jumali mengatakan, menjabat sebagai Plt Lapas Kelas IIB Probolinggo sejak 18 Januari 2020. Selama lima bulan kegiatan rutin sudah dilaksanakan dengan baik. “Saat ini lapas dihuni 449 orang. Kami berterimakasih kepada forkopimda yang sudah membantu kegiatan di lapas,” tandasnya. Ia mengaku, selama pandemi Covid-19, Lapas Kelas IIB Probolinggo sudah berupaya menerapkan protokol kesehatan. Seperti menyediakan tempat cuci tangan di depan pintu masuk lapas, thermo gun, pembuatan masker kain untuk masyarakat dan warga binaan hingga penghargaan kontestasi WBK (wilayah bebas korupsi). “Mudah-mudahan segera WBBM (wilayah birokrasi bersih melayani). Mudah-mudahan Lapas Probolinggo lebih maju lagi. Di lapas ada 120 orang yang mendapat asimilasi, dan Alhamdulillah tidak ada permasalahan,” ucap Mali Jumali yang menjabat sebagai Kepala Rupbasan (Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara) Probolinggo ini. Sementara itu, Wawali Mochammad Soufis Subri juga mengapresiasi kinerja Mali Jumali yang sudah lama dikenalnya. Selain rendah hati, juga begitu cinta pada korpsnya. Apalagi kondisi Covid-19 Kota Probolinggo yang tergolong terkendali dalam penanganannya. (mhd/lis)
Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i
dan pemkab tentu akan semakin tinggi, agar masyarakat mulai terbiasa melakukan aktivitas dengan mentaati protokol kesehatan. “Saya berharap dengan adanya kampung tangguh kita bersama-sama bisa meningkatkan status dari zona kuning menjadi zona hijau. Kita tingkatkan imunitas tubuh, perilaku hidup bersih dan sehat, serta selalu memakai masker, dan cuci tangan,” ungkapnya. Bunda Indah mengucapkan terimakasih kepada jajaran TNI-Polri yang telah banyak membantu pemkab dalam penanganan Covid-19. “Kami betul-betul terbantu sekali dengan TNI-Polri. Hari ini zona kuning, karena
peran TNI-Polri yang luar biasa,” ujarnya. Sementara itu, Komandan Kodim 0821 Lumajang mengungkapkan, perkembangan Covid-19 dari zona merah hingga saat ini menjadi zona kuning. Oleh karena itu, diharapkan dengan adanya sosialisasi kampung tangguh kali ini bisa berguna dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lumajang. “Kita harus bersyukur, mudah-mudahan ke depan akan berkembang menjadi zona hijau,” katanya. Narasumber dalam kegiatan itu adalah Ketua Tim Satgas Covid-19 Dr Mufid Jamroni dari Universitas Brawijaya Malang. Selanjutnya
Sosialisasi kampung tangguh di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang. rombongan menuju Desa Banjarwaru meninjau kesiapan Kampung Tangguh Semeru yang beberapa waktu lalu diresmikan Bupati Lumajang. (kom/tri)
Masyarakat Tuding Penanganan Covid-19 di Kota Pasuruan Amburadul Pasuruan, Memorandum Forum Masyarakat untuk Transparansi (Formasi) menuding penanganan Covid-19 oleh Pemkot Pasuruan selama ini amburadul. Salah satu pemicunya karena ada pasien yang harus bayar untuk tes swab. Kodir, salah satu anggota Formasi menyebut, besarnya anggaran yang ada tak beriringan dengan pelayanan yang maksimal. Dia lantas mencontohkan kasus corona di klaster Gadingrejo. Awalnya, penyebaran virus itu berasal dari seorang kepala keluarga yang menjalani perawatan di RS Adi Husada Surabaya.
“Ada gejala corona yang ngontak Pak Teno. Kemudian, menimpa PDP berdasarkan Pak Teno telepon saya. Lanhasil tes di rumah sakit. Lalu tas pemkot menangani enam hasil tes swab positif. Nah, di orang dari keluarga tersebut,” rumah itu ada enam orang lain ujar Kodir. selain kepala keluarga. Ada istri, Tetapi, kedatangan petugas anak, dan dua pembantunya,” kesehatan ke rumah keluarga tutur Kodir. pasien disebut cukup lambat. Pihak keluarga pasien, kata Bahkan, petugas hanya meKodir, sempat menghubungmeriksa suhu badan dan tensi inya untuk meminta bantuan Elemen masyarakat meminta agar penggu- keluarga pasien. Besoknya keagar pemerintah lekas bertindak. naan anggaran bisa dirinci secara detail. luarga pasien diminta datang ke Tujuannya, supaya virus tak meRSUD untuk menjalani tes swab. “Saya telepon PakTeno, tapi tidak nulari keluarga yang lain. Kodir “Tes swab ini juga bayar, satu mengaku menghubungi PltWali Kota mudah ditembus. Akhirnya saya orang Rp 1.250.000. Ini sudah dikawal minta tolong Gus Mujib untuk me- oleh Pak Teno saja, petugas di RSUD Pasuruan Raharto Teno Prasetyo.
berani," tanya Kodir. Pj Sekda Kota Pasuruan Rudiyanto menyebut, ada beberapa mekanisme rujukan untuk pasien corona yang ditetapkan Dinas Kesehatan dan RSUD. “Nanti akan kami konfirmasi ke RSUD. Kebetulan hari ini pihak RSUD tidak bisa hadir karena ada kegiatan lain,” ungkap Rudiyanto. Secara singkat dijelaskan Rudiyanto, pasien yang menjalani tes swab memang tak dikenai biaya. “Tapi, detailnya nanti direktur RSUD yang lebih tahu,” pungkasnya. (rul/lis)
Anggota DPRD Jatim Sikapi Pernyataan Sekda Bondowoso Bondowoso, Memorandum
Setelah viral di media sosial dan berita online terkait pernyataan Sekda Bondowoso bakal meninggalkan sementara masalah Covid-19 dan fokus pada sektor pertanian, sejumlah pihak menyesali hal itu. Anggota DPRD Jatim Mathur Husairi menyatakan, pernyataan itu tidak mencerminkan sebagai pejabat negara. Hal itu sangat disayangkan terlontar dari seorang penguasa di birokrasi Bondowoso. “Pernyataan sekda terkait Covid-19 saat menjadi pemateri dalam diskusi daring yang digelar PC PMII Bondowoso tidak mencerminkan sosok pejabat negara,” ujarnya. Menurut Matur, setelah menonton
Kamus Ras
Direktur: Choirul Shodiq
ledak itu. Sejauh ini, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Sebagai barang-bukti (BB), petugas mengamankan serpihan kertas bekas bondet dan kaca nako. “Tidak ada korban jiwa, namun korban mengalami kerugian jutaan rupiah. Saat ini, kami masih selidiki apa motif sebetulnya dari pelaku teror tersebut,” ujarnya. (tri/lis)
FOTO: MEMORANDUM/KOM
Lumajang, Memorandum Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati membuka kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Kader Kampung TangguhWilayah Kodim 0821 Lumajang, di Pendopo AryaWiraraja Kabupaten Lumajang, Rabu (10/6) sore. Wakil Bupati yang akrab disapa Bunda Indah ini menyampaikan, di Kabupaten Lumajang terdapat tiga kampung tangguh yang sudah dibentuk, yaitu di Desa Banjarwaru, Tukum, dan Kaliboto Lor. Dari tiga kampung tangguh ini diharapkan menjadi pilot project desa lainnya untuk segera mencontoh. Dengan begitu, peran TNI-Polri
FOTO: MEMORANDUM/RUL
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Risman Somantri Menakhodai Lapas Probolinggo
Komisaris: Mangestuti Agil
korban jiwa dalam aksi teror tersebut. “Tiba-tiba saya mmendengar suara ledakan keras di depan rumah. Ketika saya lihat ternyata kaca jendela bagian
depan rumah pecah akibat lemparan bondet,” ujar Nisa. Korban lalu keluar rumah berusaha mencari tahu orang yang telah melempar bondet (mercon) tersebut, namun tak ditemukan. Para tetangga yang mendengar bunyi ledakan turut mencari pelakunya. Kapolsek Sumbersuko AKP Sugianto membenarkan aksi teror pelemparan bahan pe-
Bunda Indah Buka Pelatihan Kader Kampung Tangguh
Sertijab Kalapas IIB Probolinggo.
video itu secara utuh, dirinya bisa me- diedukasi dengan tetap patuh pada pro- tidak sembarangan mengeluarkan stanyimpulkan bahwa secara umum apa tokol kesehatan hingga pandemi ini benar temen. Sebab hal itu akan menimbulkan yang disampaikan sekda kurang bijak. Se- benar tuntas, “ ujarnya. keresahan di mata publik. bab, kasus pandemi yang sedang melanda Ia mengoreksi pernyataan sekda yang “Kita kan tidak pernah tahu kan ketika dunia ini nyata adanya. Sekda tidak boleh menyebut bahwa imun yang paling kuat kita berinteraksi sosial dengan masyarakat meninggalkan mengurus Covid dan lebih adalah iman dan ketaqwaan. “Ia lupa, iman siapa yang terpapar dan tidak. Maka untuk fokus pada sektor pertanian maupun yang kuat itu menguatkan hati, bukan fisik. itu, perlu diperhatikan protokol kesehatmembangun ekonomi masyarakat. Imunitas fisik itu bisa dikuatkan dengan an, “ urainya. “Dia kan seorang sekda, ia seharus- ikhtiar yakni menjaga kebersihan diri dan Sementara itu, Sekda Syaifullah ketika nya tahu bagaimana mengatur birokrasi, lingkungan. Nah, menurut saya cara ter- dikonfirmasi via Whatsapp menjelaskan, urusan pertanian biar diurus dinas terkait. baiknya adalah tetap meningkatkan iman bahwa video tersebut tidak lengkap. Oleh Masalah ekonomi kerakyatan misalnya, dan takwa melalui ibadah dan ikhtiar untuk karena itu dia berharap agar melihat konbiar diurus dinas terkait. Sementara mengantisipasi penyebaran Covid-19 adalah ten video dalam seminar daring secara masalah Covid-19 juga tetap dilakukan mengikuti protokol kesehatan, “ katanya. utuh. “Silahkan lihat video lengkapnya, pengawalan secara serius, semua perMathur mengingatkan agar sekda mas,” ujarnya. (sw/lis) soalan itu tetap jalan dengan tetap memperhatikan protokol PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN kesehatan. Masyarakat harus Berdasarkan Pasal 6 Undang-undang No. 4 Tahun 1996 (UU Hak Tanggungan), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Mojokerto akan melakukan lelang eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap aset jaminan debitur :
Sambungan dari halaman 1
Tentu protesnya itu tidak lepas dari situasi terakhir --setelah George Floyd tewas di dengkul polisi di Minneapolis itu. Media di sana pun mulai mempersoalkan apakah polisi kulit putih itu, Derek Chauvin, seorang rasis. Kan istrinya sendiri suku Hmong. Yang masih lahir di Laos. Tidakkah ada alasan lain. Misalnya bukankah latar belakang Floyd sendiri juga kriminal --bahkan pernah dihukum 5 tahun. Ruwet. Rasis telah mengalahkan akal sehat --bahkan mengalahkan hukum sekali pun. Begitu dalamnya sentimen ras ini. ”Semua itu gara-gara kamus,” ujar komentar di Facebook. Seperti setengah bergurau. ”Kamus terlalu sederhana dalam mendefinisikan rasis,” tulis wanita itu. Menurut Mitchum rumusan di kamus itu tidak cocok lagi dengan kenyataan di lapangan. Dalam definisi rasis hanya disebutkan ’sebuah kepercayaan bahwa ras adalah penentu utama dari sifat-sifat dan kapasitas manusia’. Ditambah dengan penjelasan ’bahwa perbedaan ras menghasilkan rasa keunggulan yang melekat pada ras tertentu’. Hebatnya penerbit kamus Merriam-Webster sangat responsif. Perubahan langsung dilakukan. Peter Sokolowski, editor at large di Merriam-Webster menjelaskan: di edisi terbaru online sudah diadakan perubahan. Rasis, menurut rumusan baru itu, terdiri dari dua jenis ekspresi: eksplisit dan implisit. Yang eksplisit adalah: ekspresi bias institusional terhadap orang lain yang disebabkan perbedaan ras. Yang implisit adalah: ekspresi bias implisit yang sangat luas yang juga bisa
JUMAT WAGE, 12 JUNI 2020 HALAMAN 5
menghasilkan struktur kekuasaan yang asimetris. Haha... masih ruwet juga. Baca sendiri sajalah aslinya. Buka sendirilah kamusnya. Kebetulan saya juga terus berkomunikasi dengan John Mohn. Lebih intensif lagi sejak maraknya demo di Amerika belakangan ini. Termasuk diskusi soal ras. John baru pindah rumah. Dari kota amat kecil, Hays, ke kota besar Lawrence --empat jam bermobil ke arah timur. Di masa pensiunnya John dan Chris ingin lebih dekat dengan rumah anak-anaknya. Saya pun akan kangen Hays. Tidak ada alasan lagi ke sana. Saya juga tidak akan tahu lagi bagaimana nasib masjid kecil terbuat dari kayu itu. Yang jemaah salat Jumat-nya kadang hanya tiga orang. ”Bahwa istri Chauvin orang Hmong benar. Tapi itu tidak bisa jadi pembenar bahwa ia tidak rasialis,” ujar John. ”Sepanjang masih ada sikap ras tertentu lebih unggul dari ras lain itulah rasis,” tambahnya. ”Rasis harus dibedakan dengan perbedaan budaya,” katanya. ”Orang Madiun suka pecel, saya suka hamburger, itu bukan karena ras,” guraunya. Selama berbulan-bulan tinggal di rumah John pun saya sering diskusi soal ras dengannya. Kami sudah seperti keluarga. Anak saya pernah menjadi anaknya --ketika sekolah SMA di pedalaman Kansas dulu. Dari diskusi ras itu kami pun melangkah lebih jauh: sama-sama menjalani tes ras. Selama itu John merasa keturunan Jerman. Saya merasa orang Jawa. Hasil tes ras itu membuat kami tertawa. Kami pun langsung beradu telapak tangan sekeras-kerasnya. Kami ternyata masih ada hubungan keluarga. Sedikit.
Kami sama-sama punya darah Neanderthal. Sama-sama 2,5 persen. Neanderthal adalah suku kuno. Yang hidup di gua-gua. Di bagian selatan Jerman. Yang sudah lama punah. Kami juga sama-sama keturunan Indian. Hanya saja darah kulit merah saya 2,5 persen. Sedang darah Indian John 5 persen. Suku Indian sendiri dipercaya datang dari Asia Utara atau Timur. Mereka sampai ke Amerika ketika daratan dua benua itu masih tersambung. Di dekat Alaska itu. ”Saya tidak percaya ada ras tertentu lebih unggul dari ras lainnya,” ujar John. ”Tapi itulah yang dikembangkan di Eropa sejak ratusan tahun lalu,” tambahnya. Teknologi tes ras sendiri kian maju. Dulu hanya ada satu lab di Amerika yang bisa melakukannya. Ke situlah kami melakukan tes. Kini sudah banyak lab sejenis. Tiongkok pun sudah membuka praktik seperti itu. Sudah menjadi ladang bisnis baru yang laris. Lab-lab baru terus dibuka. Di Tiongkok saja kini sudah ada beberapa. Orang begitu emosional soal ras. Orang begitu ingin tahu: saya ini orang apa. Bisnis yang terkait emosi adalah bisnis yang pantang resesi. Teknologi mungkin juga akan menyelesaikan perbedaan ras. Rasanya tidak ada lagi orang yang masih 100 persen dari ras yang mereka percaya. Saya yang merasa Jawa ternyata keturunan campuran: Neanderthal, Indian, Tionghoa, Arab, dan Asia Tenggara. Kelak, kalau teknologi ras di Asia sudah semaju Amerika, mungkin yang disebut ”ras Asia Tenggara” itu bisa lebih dirinci lagi. Jangan-jangan yang disebut ras Asia Tenggara itu Sunda Empire. (*)
No.
1.
Nama Debitur
PT Warna Inti Mojopahit
Objek Lelang & Alamat Agunan
Nilai Limit
Sebidang tanah diatasnya berdiri bangunan, SHGB No.2127, LT. 345 m2, an. David Gunawan ditulis juga David Goenawan, terletak di Rp 4.064.025.000,Jl. Darmo Harapan I Komplek Isen No.22, Kel. Tanjungsari, Kec. Sukomanunggal, Kota Surabaya.
Uang Jaminan
Rp 812.805.000,-
Keterangan : 9 Nominal uang jaminan yang disetorkan ke rekening Virtual Account (VA) masing-masing peserta dikirimkan secara otomatis kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas diri dinyatakan valid; 9 Uang jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang mungkin timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. 9 Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya dengan segala konsekuensi atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami letak dan kondisi obyek lelang sehingga apabila terjadi gugatan, tuntutan, pembatalan/penundaan lelang terhadap obyek tersebut, pihakpihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Surabaya dan PT. BRI (Persero),Tbk. Cara Penawaran lelang
: Closed Bidding (dengan mengakses url (www.lelang.go.id). Tata cara mengikuti lelang E-Auction dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. Batas akhir penawaran : Selasa, 30 Juni 2020, pukul 10.15 Waktu Server (sesuai WIB) Penetapan pemenang : Setelah batas akhir penawaran Pelunasan Harga Lelang : Paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea Lelang Pembeli : 2% dari harga lelang Tempat Pelaksanaan Lelang : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya di Jalan Indrapura Nomor 5 Surabaya. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Mojokerto, Jalan Mojopahit No. 378 – Mojokerto No. Telp 0321- 322402 Mojokerto, 12 Juni 2020 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Mojokerto
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief, Syaifuddin, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Kapolres Malang Pantau Traffic Light Karanglo Bak Garis Start MotoGP Malang, Memorandum Polres Malang berupaya maksimal melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Kali ini polres merekayasa ruang jalan di traffic light di Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Area itu diubah mirip sirkuit start MotoGP, dengan memberikan garis untuk setiap kendaraan.
dalam penguatan harkamtibmas, merupakan manfaat lain dari Kampung Tangguh Semeru. Sebab itu, keberadaannya harus lestari. Kampung Tangguh Semeru harus terus dijalankan di setiap desa,” pinta Sumardji. Keberadaan Kampung Tangguh Semeru ini juga melatih masyarakat untuk hidup gotong-royong dan saling peduli. Jika konsep ini dijalankan, situasi kamtibmas di Sidoarjo tetap aman dan kondusif. Dukungan juga disampaikan Wakil
Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuddin. Ia mengatakan, semua program kampung tangguh tertampung di dalamnya. “Jika semua warga terlibat di dalamnya, desa maupun perkampungan kita akan tangguh. Buktinya, penyebaran Covid-19 di sejumlah zona merah Sidoarjo dapat menurun,” jelasnya. Memasuki masa transisi new normal, Cak Nur berharap masyarakat dapat disiplin menerapkan protokol kesehatan. (fjr/wa/jok)
Malang, Memorandum Kekuatan stamina anggota Polri dan aparat sipil negara (ASN) Polresta Malang Kota, bertambah. Hal ini menyusul dibagikannya 1.000 botol vitamin C untuk dikonsumsi. Pemberian Vitamin C kepada anggota Polri dan ASN dilakukan saat apel api di halaman mapolresta oleh Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus H Simarmata, Kamis (11/6). “Dengan mengonsumsi Vitamin C, diharapkan dapat menambah stamina dan menjaga kesehatan anggota dalam bertugas di tengah pandemi u ini,” ujar Leonardus selaku inspektur dalam apel di halaman Mapolresta Malang Kota, kemarin. Ia menambahkan vi-a tamin tersebut berguna h untuk daya tahan tubuh, mempertebal imun sehingga
FOTO: MEMORANDUM/EDR
Kapolresta Makota Support Anggota dengan Vitamin C
Kombespol Leonardus H Simarmata memberikan vitamin pada K g gelar apel pagi.
d dalam pelaksanaan tugas bisa terhindar dari Co-
vid-19. “Harus tetap semangat
dan jaga kesehatan baik diri sendiri maupun keluarga. Jangan abaikan protokol kesehatan karena disiplin adalah Vaksin,” lanjut Leo. Secara simbolis, pembagian vitamin diberikan kepada Aiptu Rudi Saiful Fuad (perwakilan Bagian Sumda), Briptu Clarana Erlita R (perwakilan Sat Lantas), Penda I Ninik (perwakilan ASN Polsek Sukun). Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang KotaIptu Ni Made Seruni Marhaeni menjelaskan vitamin C 250 mg isi 30 tablet itu bantuan dari komunitas kasih untuk Arema. “Untuk satu orang mendapatkan 1 botol berisi 30 butir. Diminum satu kali sehari. Jumlahnya pas 30 hari (1 bulan, red). Selain itu, anggota harus olah raga rutin senam dan wajib berjemur selama 15 - 20 menit walaupun pakaian dinas,” katanya. (edr/mik)
FOTO: MEMORANDUM/AND
Polres Gresik Isi Era New Normal dengan Binrohtal
Anggota Polres Gresik mengikuti kegiatan binrohtal lingkungan mapolres.
di Masjid Asy Syafa’ah
Gresik, Memorandum Fase baru kehidupan sosial saat ini ditandai dengan memulai kesadaran hidup berdampingan dengan virus corona. Dalam mengisi tatanan normal baru (new normal) ini, jajaran Polres Gresik mengisi dengan pembinaan rohani dan mental (binrohtal). Namun tetap menerapkan pola baru mengikuti protokol kesehatan. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menegaskan, kegiatan yang dihelat di Masjid AsySyafa’ah lingkungan mapolres ini, selain untuk memberikan siraman rohani bagi anggota juga sebagai wadah penerapan disiplin protokol kesehatan melalui pola physical distancing. “Kita berharap kegiatan ini bisa menjadi motor baru menuju era new normal,” kata Arief, Kamis (11/6) di sela kegiatan binrohtal. Sementara itu, Kabag Sumda Polres Gresik Kompol Edy Cahyono menambahkan, binrohtal kali ini diisi dengan salat duha, yasinan, dan tausiyah. “Ini adalah untuk meningkatkan iman dan taqwa anggota Polres Gresik serta sarana untuk mengendalikan perilaku anggota di lapangan,” kata Edy Cahyono. (and/har/mik)
berikan sosialisasi pada pengguna jalan untuk menghentikan kendaraannya. Untuk menghindari adanya penumpukan kendaraan, Kapolres
Malang menyampaikan selain menyiagakan petugas juga dalam rekayasa ini telah mempertimbangkan kepadatan kendaraan. Sementara itu, Kasubbag
Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan rekayasa lalu lintas tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna ja-
lan. “Dalam rekayasa ini mengatur jarak antara kendaraan satu dengan lainnya, semoga dapat pengendara motor dapat mematuhi ,” harapnya. (*/ari/mik)
Kapolres Blitar Kota Supervisi Kampung Tangguh Semeru Sananwetan Blitar, Memorandum Guna memastikan seberapa jauh perkembangan Kampung Tangguh Semeru, Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela bersama pemangku kebijakan daerah melakukan pengecekan dan supervisi di wilayah hukum Polres Blitar Kota, Kamis (11/6). Kali ini, Kapolres Blitar Kota bersama rombongan mengunjunmeru di Ja gi Kampung Tangguh Semeru JaW. lan Kepulauan Seribu RW. 10, Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Melalui Kampung tang-an guh Semeru diharapkan bomenjadi pilot project kolaboerupa ratif dengan stakeholder berupa gerakan aksi nyata memutus penyebaran Covid-19. “Saya sudah lihat secara langsung, kampung tangguh Covid-19 di Kecamatan Sananwetan ini sudah dilengkapi berbagai sarana penunjang,” kata Kapolres Blitar Kota Blitar Leonard Sinambela, kemarin. Sarana penunjang, kata Leonard, selain terdapat lumbung pangan kolektif yang dikelola secara swadaya, sarana lain yang sudah disiapkan adalah ruang informasi, ruang isolasi, ruang kesehatan,
AKBP Leonard M Sinambela bersama rombongan mengecek kampung tangguh di Kota Blitar.
gudang, pos penjagaan pintu keluar atau masuk wilayah kampung tangguh. Dalam kesempatan itu, Leonard meminta aparat yang terlibat untuk terus bersama-sama memerangi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Dalam penanganan Covid-19 harus secara bersama-sama, tidak tepat penanganan ini dibebankan kepada aparat, sehingga semua stakeholder harus terlibat sesuai dengan kapasitasnya,” pintanya. Pada kesempatan yang sama,
AKBP Ambariyadi Wijaya melihat langsung wastafel sensor sederhana karya Moh Sholeh.
Kapolres Probolinggo Kota Kagumi Wastafel Sensor Buatan Kampung Tangguh Bremi
Camat Sananwetan Heru Eko Pramono, turut hadir dalam kegiatan pengecekan kampung tangguh. “Kami selaku stakeholder juga telah menyosialisasikan kepada warga untuk memakai masker. Selain itu, kami juga mengajak warga untuk menggalakan budaya hidup bersih dan menjaga jarak. Termasuk menggandeng ormas untuk bakti sosial ataupun kerja bakti, dan mengajak warga untuk saling bantu dengan mengisi lumbung pangan swadaya. Tujuannya untuk mempererat keharmonisan antar warga,” pungkas heru. (pra/mik)
Probolinggo, Memorandum Inovasi baru Kampung Tangguh Bremi di Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan berupa wastafel sensor sederhana di masa pandemi Covid-19, mendapat apresiasi Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, Kamis (11/6). Wastafel sensor sederhana yang pemakaiannya tidak perlu memutar kran air atau menekan tombol sabun cair namun cukup mendekatkan tangan ke lubang air dan sabun yang langsung bisa membilas tangan hingga bersih, menjadi perhatian kapolres. “Ini satu-satunya kampung tangguh yang memiliki kreativitas membuat produk kearifan lokal berupa wastafel sensor sederhana. Dengan terbentuknya kampung tangguh ini mudah-mudahan bisa menjadi contoh kampung yang lain dalam pencegahan penyebaran COVID-19,” kata Ambariyadi Wijaya didampingi Wakapolresta Kompol Teguh Santoso dan Camat Mayangan M Abbas, kemarin. Kapolres pun tak lupa mengingatkan masyarakat untuk melakukan gerakan wajib cuci tangan sesering mungkin.
Kapolres Resmikan Desa Dradahblumbang Jadi Kampung Tangguh Lamongan, Memorandum Untuk memperkuat masyarakat memasuki era new normal, Polres Lamongan bersama Forkopimda terus membentuk kampung tangguh dan desa tanggap Covid-19. Kali ini, Desa Dradahblumbang, Kecamatan Kedungpring diresmikan sebagai kampung tangguh. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Lamongan AKBP Harun, Bupati Lamongan H Fadeli, Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf SidikWiyono, PJU Polres Lamongan, Sekda Lamongan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD Lamongan, dan lainnya. Rombongan Forkopimda tiba di Desa Dradahblumbang, Kecamatan Kedungpring disambut oleh Muspika Kedungpring, Kepala desa Dradahblumbang, Ketua PD Muhammadiyah, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan warga serta relawan kampung tangguh. Selain meresmikan kampung tangguh, Forkopimda juga mengecek kesiapan posko penanganan Covid-19, ruang kesehatan, lumbung pangan, ruang isolasi, ruang informasi, dan bilik disinfektan.
Camat Mayangan MAbbas mengatakan, produk kearifan lokal ini sangat bermanfaat untuk masyarakat di tengah pandemi. “Kami sangat bangga dan berterimakasih. Ini salah aksi nyata yang dikontribusikan masyarakat dalam rangka mencegah Covid-19 di wilayah kita,” terangnya. Sementara itu, pembuat wastafel sensor sederhana, Moh Sholeh (48) mengatakan, ia memiliki inisiatif untuk membuat wastafel yang steril dari tangan secara belajar otodidak. “Modal yang paling besar terletak pada sensornya. Sedangkan barang-barang lain dari barang bekas, seperti tandon air bekas, power supply bekas komputer dan penampung air bilas dari bekas tempat kenduri,” tuturnya. Ia menggunakan teknologi sensor dengan jarak sekitar 10-15 cm akan berfungsi untuk mengucurkan air. “Dengan cara ini akan berupaya mengurangi sentuhan anggota badan/ tangan dengan kran air. Ini upaya yang kami rancang agar mata rantai penyebaran virus Covid-19 terhenti,” pungkasnya. (mhd/mik/mik)
mawan mengatakan, modal awal melawan virus corona adalah guyub dan rukun di dalam kehidupan bermasyarakat. “Bahwa menurut Dinas
yang harus dijalani. “Ke depan kita akan menuju new normal dan harus patuhi protokol kesehatan. Mari kita sama-sama saling membantu dan jangan mengucilkan terhadap warga yang positif Covid-19. Kita harus memberikan dukungan dan motivasi,” ujar Harun. Forkopimda juga memberikan bantuan paket sembako dan kaos kampung tangguh secara simbolis terhadap warga yang terdampak Covid-19 dan relawan kampung tangguh desa tanggap Covid-19 Semeru. (and/har/mik)
Bangkalan, Memorandum Didampingi Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, Bupati R Abdul Latif Amin Imron selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, me-launching Pondok Pesantren (Ponpes) Tangguh Covid-19 Al-Kholiliyah An Nuroniyah di Kelurahan Demangan, Kecamatan Bangkalan,Rabu (10/6). Launching ponpes tangguh itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Ra Latif. Ikut pula menyaksikan Ketua DPRD H Moh Fahad, Dandim 0829 Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, Dan Lanal Batupron, Lantamal V Letkol Laut (P) Dodi Hermanto, Wabup Drs H Mohni,MM dan Sekdakab Ir H Moh Taufan Zairinsyah,MM. Dalam sambutannya, Ra Latif menyampaikan beberapa pesan dan harapan menyikapi terbentuknya Ponpes Tangguh Covid-19 Semeru perdana ini. ”Sebagai Ketua Gugus Tugas, saya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada
Bupati R Abdul Latif menggunting pita peresmian Ponpes Tangguh Covid-19 Al Kholiliyah An Nuroniyah disaksikan AKBP Rama Samtama Putra.
kapolres yang menjadi inisiator yang memprakasai terbentuknya Ponpes Tangguh ini,” kata Ra Latif. Menurut Ra Latif, terbentuknya ponpes tangguh ini, merupakan bagian dari upaya strategis memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkunan pesantren. “Melalui operasional ponpes tangguh ini, para santri saya harap sudah bisa
menerapkan pola hidup sehat di tengah pandemi,” kata Ra Latif. Harapan senada juga disampaikan AKBP Rama Samtama Putra. Di mana, kinerja Ponpes Tangguh Covid 19 AlKholiliyah An-Nuroniyah, bisa meniru jejak 52 kampung tangguh yang sudah terbentuk di 13 kecamatan zona merah. “Terutama, melalui motivasi dan arahan Bapak Kiai
pengasuh Ponpes, para santri mampu menggerakkan enam model divisi kerja seperti kampung tangguh. Ini penting, agar ponpes tidak sampai menjadi klaster penyebaran dan penularan Covid-19,” harap Rama. Dengan terbentuknya Ponpes Tangguh Covid-19 di Ponpes Al-Kholiliyah An-Nuroniyah ini, bisa mengilhami 131 ponpes di Kabupaten Bangkalan lainnya. (ras/mik)
Polres Lumajang Kembali Gelontorkan Beras 10 Ton Lumajang, Memorandum Polres Lumajang kembali mendapat kiriman beras premium bantuan dari Mabes Polri sebanyak 10 ton yang sudah dikemas dalam ukuran 5 kilogram. Bantuan beras itu rencananya langsung didistribusikan kepada masyarakat Lumajang yang terdampak pandemi Covid-19. “Ya, hari ini (kemarin,red) kita telah menerima beras premium totalnya sebanyak 10 ton dari Bapak Kapolri yang akan kami bagikan kepada masyarakat terdampak Covid 19 sesuai dengan data yang sudah kita punya,” ujar Kapolres Lumajang, AKBP Deddy Foury Millewa kepada Memorandum, Kamis (11/6) di halaman Mapolres Lumajang. Menurutnya, beras bantuan dari Kapolua ri tersebut sudah tahap yang kedua n dan nanti akan ada tahap ketiga dan seterusnya. Untuk tahap pertama, sudah diterima pada bulan Mei kemarin. Pendistribusiannya, akan dik lakukan oleh masing-masing polsek jajaran dengan langsung mendatangi rumah-rumah warga. “Dengan adanya pembagian beras ini, diharapkan masyarakat menyadari bahwa kondisi sangat prihatin jadi tidak perlu adanya kecemasan atau kepanikan yang berlebihan karena pemerintah juga sudah
AKBP Deddy Foury Millewa melihat beras bantuan dari Mabes Polri.
p peduli apa yang menjadi kesulitan d dan kesusahan masyarakat,” ungkap Deddy. Disinggung tentang program One Day On Door yang dicetuskannya, diharapkan dari setiap anggota yang bertugas di polsek bisa melakukan inventarisir atau mendata masalah-masalah yang ada di masyarakat. Dengan demikian, setiap pembagian
bantuan atau sumbangan yang dari pemerintah bisa tepat sasaran. “ Jadi dengan program one day one door, selain menekankan kepada budaya silaturahmi juga tujuannya adalah pembinaan dan belajar masalah apa yang ada dalam masyarakat,” pungkas perwira yang pernah menjabat sebagai Kapolres Manukwari ini. (tri/mik)
Kapolres Minta Protokol Kesehatan Tetap Dilaksanakan Menuju New Normal
Bupati Lamongan H Fadeli meresmikan kampung tangguh ditandai pemotongan pita disaksikan AKBP Harun dan Letkol Inf Sidik Wiyono.
Bupati Lamongan H Fadeli mengimbau masyarakat agar mempunyai semangat gotong royong menghadapi Covid-19. “Di Lamongan saat ini sudah ada 156 orang yang positif Covid-19, termasuk dari warga Dradahblumbang. Sebetulnya, meskipun masih belum ada warga yabg positif harus mempunyai semangat gotong royong untuk membentuk kampung tangguh guna mencegah penyebaran virus Covid-19,” kata Fadeli. Kapolres juga memberikan imbauan terkait protokol kesehatan
Ba Bapak Kapolres untuk kemajuan Desa Tlogosari,” ujar Suprayitno, kemarin. Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Hi-
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Kombespol Sumardji dan Wakil Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuddin beserta Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Muhammad Iswan Nusi menghadiri launching Kampung Tangguh Desa Pagerwojo.
AKBP Hendri Umar didampingi Kasatlantas didam Polres Malang AKP Polre Diyana Suci Listyawati Diyan menyosialisasikan meny rekayasa rambu di rek traffic light Karanglo. tra
sesuai protokol Covid-19. Untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat akan disiagakan petugas di area itu. Bersamaan, petugas yang siaga akan mem-
AKBP Rofiq memberikan sembako kepada panitia kampung tangguh.
Kesehatan virus Covid-19 saat ini belum ada obatnya atau vaksinnya. Maka dari itu kita harus mengantisipasinya dengan hidup sehat sesuai dengan protokoler kesehatan, dan kedisiplinan adalah obat bagi kita semua,” ucap Rofiq. Pada kesempatan itu, kapolres bersama pejabat utama juga meninjau langsung posko, ruang Isolasi, dan lumbung pangan yang dibuat oleh panitia kampung tangguh. Pada saat bersamaan, kapolres juga memberikan bantuan berupa alat kesehatan, hewan kambing, bibit sayuran, dan sembako kepada warga Desa Tlogosari. “Wabah Covid-19 ini merupakan musibah dari Allah dan pasti ada obatnya yang datangnya dari Allah juga. Maka dari itu kita harus selalu ikhtiar kepada Allah SWT agar wabah pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” pungkas Rofiq. (*/rul/mik)
Polres Launching Perdana Ponpes Tangguh Covid-19 Semeru
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Sidoarjo, Memorandum Peluncuran Posko Kampung Tangguh Semeru di Balai Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Rabu (10/6) malam, mendapat apresiasi Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji dan Wakil Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuddin. Hal ini menunjukkan keseriusan warga di tingkat desa dalam menekan penyebaran Covid-19 melalui pembentukan Kampung Tangguh Semeru yang terus berlanjut. Kepala Desa (Kades) Pagerwojo Ahmad Mulyanto menyampaikan, berangkat dari wabah corona yang menyerang warganya, ia bersama warga lain bergerak cepat membentuk posko kampung tangguh serta pos check point di beberapa titik dengan SOP ketat. Posko Kampung Tangguh Semeru Desa Pagerwojo juga ditopang dengan ruang kesehatan, ruang isolasi, lumbung pangan, dan upaya-upaya lain sebagai langkah pencegahan covid-19. “Semoga ikhtiar kami ini dapat dengan cepat menekan penyebaran covid-19,” ujar Kades Pagerwojo. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji SH menganggap banyak manfaat kampung tangguh yang tidak hanya efektif menekan Covid-19 secara maksimal. “Banyak yang merasakan bahwa tangguh
FOTO: MEMORANDUM/FJR
Kapolresta dan Wabup Apresiasi Posko Kampung Tangguh Pagerwojo
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar meninjau langsung masa uji coba dan me-launching rakayasa tersebut, Kamis (11/6). Kapolres mengatakan, rekayasa lalu lintas dengan memberikan rambu berupa garis untuk setiap kendaraan sehingga dapat mencegah terjadinya kerumunan pengendara di traffic light. “Ini untuk mendukung masa f transisi menuju new normal life di Malang Raya. Kami melihat t ada kerumunan di traffic light, unan untuk menghindari kerumunan buat itu kami mencoba membuat ngan rekayasa lalu lintas dengan au membuat pembatas atau ng marka jalan sebagai ploting kendaraan,” paparnya. bu Dengan adanya rambu pembatas itu, setiap kendaraan baik R2 maupun R4 dapat menempati posisi sesuai dengan penanda garis kuning tersebut. Sehingga jarak antar kendaraan dapat terjaga
FOTO: MEMORANDUM/FIR
karyawan adalah aset utama PT CJI. “Kami sampaikan bahwa disiplin adalah vaksin Covid-19. Istilah tangguh semeru inilah merupakan gagasan Forkorpimda Jawa Timur dan berkembang dari sebuah kampung tangguh semeru , ponpes tangguh , dan industri tangguh,” pungkas Dony. (*/rul/mik)
FOTO: MEMORANDUM/PRA
gobatan. Jika ada karyawan yang positif diliburkan, namun tetap diperhatikan kesejahteraannya,” pinta Dony. Pihak PT CJI juga memperlihatkan tata cara makan di ruang makan yang semua menggunakan protokol kesehatan physical distancing. Pada kunjungan itu, rombongan juga dipertontonkan edukasi bahwa
FOTO: MEMORANDUM/AND
FOTO: MEMORANDUM/RUL
pengawasan dari ahli gizi,” ucap Dony. Kapolres beserta rombongan juga meninjau ke ruang Lobi Industri Tangguh Semeru PT Cheil Jedang Indonesia dengan menggunakan bus milik perusahaan tersebut. “Apabila ditemukan karyawan sakit maka perusahaan menanggung penuh biaya pen-
Pasuruan, Memorandum Kampung Tangguh Semeru Kebal Covid-19 Dusun Gudang, Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, mendapat kunjungan spesial Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan bersama jajaran pejabat utama (PJU) polres, Kamis (11/6). Dalam kunjungan tersebut, rombongan disambut langsung oleh camat, kapolsek, dan danramil saat menuju posko kampung tangguh Semeru Kebal Covid-19. yitno Kepala Desa Suprayitno nmengatakan, bahwa dengan adanya kampung tangguh ini warga diharapkan bersatu padu untuk melawan Covid-19 di wilayah Kecamatan aTlogosari, Kabupaten Pasuruan. “Maka dari itu, kita jangan terlena dan kami selalu meminta arahan dan masukan kepada
FOTO: MEMORANDUM/TRI
AKBP Dony Alexander bersama Mayor Inf Sultoni meninjau ruang makan di PT CJI Rejoso.
Kapolres Pasuruan Tinjau Kampung Tangguh Semeru Kebal Covid-19 Desa Tlogosari
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Kapolres Pasuruan Kota Bareng Kasdim 0819 Tinjau PT Cheil Jedang Indonesia Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander bersama Kasdim 0819 Pasuruan Mayor Inf Sultoni serta PJU polres, mengecek lokasi industri tangguh semeru PT Cheil Jedang Indonesia di Kecamatan Rejoso, Rabu (10/6). Tak hanya itu, rombongan juga melaksanakan peninjauan ke ruang observasi klinik pratama Covid – 19 dan empat 4 ruang isolasi Industri Tangguh Semeru PT Cheil Jedang Indonesia. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander mengatakan, ia mewakili pemerintah daerah mengucapkan banyak terimakasih dalam rangka menyongsong new normal life ke depannya. “Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada karyawan yang positif terhadap virus Covid-19. Setiap hari kami sajikan makanan seperti dimaksud sesuai
JUMAT WAGE, 12 JUNI 2020 HALAMAN 6-7
AKBP Eva Guna Pandia bersama pengelola terminal Tulungagung.
Tulungagung, Memorandum Kendati persentase kesembuhan di Kabupaten Tulungagung cukup tinggi di angka 60 persen, namun bukan berarti warga Kota Marmer bisa berleha-leha dan tidak lagi menerapkan protokol kesehatan seperti yang selama ini dilakukan. Wakil Ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 AKBP Eva Guna Pandia bersama forkopimda terus memantau dan mempersiapkan pembentukan fasilitas umum yang tangguh, dengan mendorong pengelola fasilitas umum untuk mendukung penerapan protokol
kesehatan. Seperti penerapan physical distancing di ru-n ang tunggu terminal, papan a pengumuman pentingnya n menggunakan masker, dan menerapkan protokol kesn ehatan hingga penyediaan petugas pemeriksa kesehatan di pos kesehatan. “Protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan. Jangan sampai kita abai dan berimbas pada halhal yang tidak kita inginkan,” pinta Kapolres Tulungagung, Kamis (11/6). Pandia menyebut, penerapan physical distancing di dalam bus
bagi para penumpangnya menjadi keharusan yang w wajib dilaksanakan oleh p pengelola perusahaan otto (P (PO) bus. “Di dalam bus juga harrus tetap dilaksanakan p physical distancing, ini sudah kita sampaikan,” terangnya. Selain menyiapkan prasarana menuju new normal, pihaknya juga masih tetap mengetatkan aturan jam malam dan menyiagakan patroli ke berbagai sudut kota. “Jam malam belum dicabut, kita akan berikan imbauan kepada
masyarakat dan peringatan bagi yang melanggar,” jelasnya. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan masyarakat Tulungagung menuju new normal dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam beraktifitas. Sementara itu, kondektur bus Bagong jurusan Tulungagung – Surabaya, Ali mengaku, setelah beroperasi sejak tiga hari lalu, manajemen perusahaannya langsung mematuhi aturan. “Kalau fullnya kita kan 50 penumpang, tapi sekarang cuma bisa mengangkut separonya saja dan diberi penandaan di bagian tempat duduknya,” ucap Ali. (fir/mad/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
JUMAT WAGE, 12 JUNI 2020 HALAMAN 8
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Kader PAN Membelot ke Fattah Jasin Sumenep, Memorandum Salah satu kader terbaik DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Sumenep, Hairul Anwar konsisten mendukung bakal calon bupati (bacabup) Fattah Jasin di Pilkada 2020. Padahal surat keputusan (SK) DPP PAN resmi mengusung pasangan cabup-cawabup Achmad Fauzi dan Nyai Hj Dewi Khalifah. Hairul yang saat ini sebagai Ketua Barisan Muda (BM) PAN Kabupaten Sumenep, dia menegaskan, dukungan dirinya terhadap Fattah Jasin sesuai hasil sidang pleno DPD PAN Sumenep beberapa bulan lalu. Saat itu mayoritas kader sepakat mendukung Fattah Jasin. “Apapun kondisinya kami akan tetap mendukung Fattah Jasin. BM PAN dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa tetap mendukung beliau,” tegas Hairul Anwar, Kamis (11/6). Menurut Hairul, bacabup Fattah Jasin memiliki kemampuan dan pengalaman untuk memimpin Sumenep. Karena bacabup yang saat ini menjabat kepala Bakorwil IV Madura itu sebelumnya telah malang-melintang di birokrasi Jawa Timur. Sehingga Hairul optimistis Sumenep akan dibawa ke arah yang lebih baik. “Ada beberapa pertimbangan kami tetap mendukung Fattah Jasin. Beliau sudah kulonuwun dan menyampaikan visi misinya ke kantor DPD PAN Sumenep. Pak Fattah juga memiliki pengalaman dalam manajerial anggaran untuk peningkatan kemaslahatan masyarakat,” tandas Hairul. (aan/epe)
Corona Renggut Nyawa Jurnalis Pamekasan
FOTO: MEMORANDUM/AAN
Pamekasan, Memorandum Seorang jurnalis asal Pamekasan, Bambang Winarno (66 tahun) meninggal dengan status pasien dalam pengawasan (PDP), Kamis (11/6) dini hari. Info ini dibenarkan jubir Gugus Tugas Covid-19 RSUD Pamekasan dr Syaiful Hidayat. Dia mengatakan, hasil rapid test Bambang reaktif. Dia pun sempat dirawat di rumah sakit pelat merah tersebut. “Iya ada, Bambang Winarno meninggal tadi malam pukul 01.00. Berstatus PDP kita tetapkan, karena rapidnya positif,” kata Syaiful. Syaiful menambahkan, pihak RS rencananya akan melakukan uji swab pada Bambang sebelum keburu meninggal. 'Masuknya kemarin siang (10/6) dengan keluhan demam, batuk, sesak. Terutama itu sesaknya,” imbuhnya. Musibah ini akan ditindaklanjuti. Apalagi hasil rapid test istri korban juga reaktif dan sudah ditetapkan PDP. “Istrinya reaktif, kita tetapkan PDP juga cuma isolasi mandiri di rumah karena tidak ada gejala sesak,” pungkasnya. Jenazah langsung dikebumikan di pemakaman Pademawu sesuai dengan protokol kesehatan. "Kami sangat kehilangan jurnalis humoris. Almarhum senior kami di dunia jurnalistik," kata Ketua Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan yang juga Wakabiro Memorandum, Sujak Lukman.(sjk/epe)
Salah satu hotel di Sumenep.
Omzet Hotel dan Restoran Turun Drastis Sumenep, Memorandum Pembatasan sosial sejak wabah covid-19 melanda Indonesia, berdampak besar terhadap usaha jasa perhotelan dan restoran di Kabupaten Sumenep. Saat ini omzet 16 hotel dan puluhan restoran yang ada di ujung timur pulau Madura mengalami penurunan signifikan. Padahal sebelum pandemi, semua hotel yang ada di Kabupaten Sumenep rata-rata full reservasi dan restoran selalu ramai tiap hari, khususnya di hari libur. Tapi saat ini sebagian besar pengusaha hotel dan restoran mengalami kerugian karena minimnya tamu. “Saat ini omzet hotel dan restoran turun drastis. Pendapatan pajak hotel dan restoran mengalami penurunan hingga mencapai 50 persen,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan, Pendapatan dan Penagihan DPPKAD Sumenep, Suhermanto, Kamis (11/6). Menurut Herman, hasil penelusuran DPPKAD Sumenep selama dua bulan terakhir, penurunan pendapatan pajak hotel mencapai 43,93 persen sementara restoran mencapai 14,9 persen. Padahal menurut dia, sebelum pandemi pendapatan pajak hotel rata-rata mencapai Rp 29 juta tapi saat ini hanya Rp 16 juta per bulan. Sementara pendapatan pajak restoran dari angka Rp 1,9 juta turun menjadi Rp 1,6 juta. “Tahun ini hanya Januari sampai Maret yang pendapatannya lumayan. Sementara April sampai sekarang sudah drop sekali. Kondisi ini pasti juga sama di daerah lain,” tandas dia. (aan/epe)
Di Terminal Arya Wiraraja dan Trunojoyo, ratusan calon penumpang jarak jauh, didominasi Jakarta, sudah menunggu sejak Kamis (11/6) dini hari. Sebelum pandemi covid-19, masyarakat yang pulang kampung paling lama berada di tempat asalnya sekitar satu pekan sudah bisa kembali ke perantauan. Karena wabah, mereka membutuhkan waktu tiga bulan untuk kembali setelah mudik. Kembali beroperasinya bus AKAP di terminal Arya Wiraraja Sumenep disambut antusias. Apalagi mereka sudah tidak bekerja paling sedikit sebulan. "Karena terminal sudah buka, iya masyarakat ingin kembali lagi ke Jakarta. Saya sendiri di ibu kota membuka warung di
sana," ungkap Hosman, warga Giligenting. Dia membeberkan, harga tiket tahun ini berbeda dengan hari normal tujuan Sumenep-Jakarta Rp 350 ribu. Sekarang harga tiket Rp 800 ribu. Kendati ada lebih mahal, mereka tetap memilih berangkat. Terminal Arya Wiraraja sempat ditutup kurang lebih selama tiga bulan akibat pandemi. Sejak Rabu kemarin kembali dibuka melayani masyarakat setempat ingin bepergian keluar kota. Namun di hari pertama beroperasi, hanya terdapat delapan bus dengan jumlah penumpang berkisar 8 hingga 5 orang. Mereka tetap diangkut dengan menggunakan protokol kesehatan. "Dengan disertai data sesuai
FOTO: MEMORANDUM/URI
Hairul Anwar bersama Fattah Jasin.
Sumenep, Memorandum Kembali beroperasinya bus AKAP (antar kota antar provinsi), langaung diserbu warga Sumenep yang ingin kembali ke perantauan.
Aktivitas transportasi di Terminal Arya Wiraraja kembali menggeliat dengan banyaknya perantau kembali ke tempat kerja.
surat edaran terbaru Tim Gugus Covid-19 Sumenep," kata Koordinator Terminal Arya Wiraraja, Handoko Imam Hanafi. Data yang dimaksud semisal
KTP, hasil rapid test non reaktif terbaru, disertai surat keterangan sehat dari puskesmas setempat. Mayoritas masyarakat Sumenep berasal dari wilayah kepulauan
tujuan mereka Jakarta. "Kalau jumlah keseluruhan yang sudah berangkat sejak dibuka, diperkirakan 150 orang," sebutnya.(uri/epe)
Program Ponpes Tangguh Bangkalan
Al-Kholiliyah Diharap Memotivasi 131 Ponpes Lain Bangkalan, Memorandum Bupati R Abdul Latif Amin Imron berharap, terbentuknya Ponpes (pondok pesantren) Tangguh Covid-19 Semeru Al-Kholiliyah An Nuroniyah, menjadi model dan strategi yang efektif mencegah penyebaran virus corona di lingkungan pesantren. Untuk itu, Ra Latif, sapaan akrab bupati, berharap ponpes tangguh di Kelurahan Demangan, Kecamatan Bangkalan itu bisa memotivasi 131 ponpes lainnya untuk membentuk program serupa. “Dengan demikian, seluruh ponpes di Bangkalan, secara serantak dan mendiri, bisa menjadi salah satu kekuatan untuk mempercepat putusnya mata rantai penyebaran covid-19. Setidaknya di lingkup pesantren,” kata Ra Latif setelah peresmian Ponpes Tangguh Co-
vid-19 di Ponpes Al-Kholiliyah An Nuroniyah, Rabu (10/6). Menurut Ra Latif, terbentuknya program yang diprakarsai Kapolres AKBP Rama Samtama Putra, diilhami terbentuknya dua kampung tangguh pada 27 Mei 2020 di Bangkalan. "Menurut pak kapolres, di Kabupaten Bangkalan sekarang sudah terbentuk 52 kampung tangguh. Utamanya di kecamatan zona merah,” ungkap Ra Latif. Ke depan, bupati berharap pengasuh ponpes sedapat mungkin sudah membentuk ketika sekitar 18.000 santri kembali setelah sempat tersendat akibat wabah. “Di sini, melalui enam divisi kerja yang terbentuk di setiap ponpes tangguh, para santri sudah bisa menekuni upaya pencegahan covid-19 melalui manajen kerja yang terukur,
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT Bank Artha Graha International Tbk. akan melakukan lelang eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) SURABAYA melalui Jasa Pra Lelang PT. Griya Larista dengan cara penawaran melalui internet (tanpa kehadiran peserta) terhadap aset jaminan debitur PT Graha Niaga Mitra Investindo berupa: 1. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No. 904/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-05 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-5 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 2. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No. 906/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-07 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-6 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 3. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No. 920/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-06 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-7 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 4. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No.905/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-08 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-8 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 5. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No.872/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-09 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-9 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 6. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No.917/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-10 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-10 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 7. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No.870/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-11 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-11 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 8. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No.873/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-12 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-12 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 9. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No.947/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-15 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-15 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 10. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No.919/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-16 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-16 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 11. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No.918/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-17 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-17 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 12. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No.866/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-18 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-18 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 13. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No.884/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-19 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-19 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 14. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No.883/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-20 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-20 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 15. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No.868/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-21 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-21 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) 16. Satu bidang tanah berikut bangunan (ruko) sesuai SHGB No.869/Desa Petiken seluas 40 m2 atas nama PT GRAHA NIAGA MITRA INVESTINDO, berkedudukan di Sidoarjo, segala sesuatu yang berada diatasnya terletak di Blok C-22 setempat dikenal dengan komplek city 9, Blok C-22 kawasan perumahan kota baru driyorejo, Jalan Raya petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. (Limit Rp. 850.000.000,; Jaminan Rp. 212.500.000,-) Keterangan: 1RPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLVHWRUNDQ NH 5HNHQLQJ 9$ YLUWXDO DFFRXQW KDUXV VDPD GHQJDQ QRPLQDO MDPLQDQ \DQJ GLV\DUDWNDQ -DPLQDQ KDUXV VXGDK HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ 2E\HN GLOHODQJ SDGD NRQGLVL DSD DGDQ\D DV LV FDORQ SHVHUWD GLKDUDSNDQ WHODK PHOLKDW GDQ PHQJHWDKXL RE\HN \DQJ DNDQ ditawarnya, berikut semua perkara yang ada bila terjadi gugatan dari pihak lain/debitur terkait lelang, pemenang lelang tidak akan melakukan gugatan kepada KPKNL Surabaya, PT Bank Artha Graha Internasional Tbk. dan PT. Griya Larista-Balai Lelang, termasuk juga bila terjadi pembatalan/penundaan lelang. Aanwijzing : &DORQ 3HVHUWD OHODQJ GDSDW PHOLKDW RE\HN \DQJ DNDQ GLOHODQJ VHMDN 3HQJXPXPDQ LQL GLWHUELWNDQ ,QIRUPDVL GDSDW menghubungi PT. Griya Larista-Balai Lelang telp 021-53663643. Persyaratan Lelang: 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH www.lelang.go.id 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWDFDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD DODPDW ZHEVLWH GLDWDV Pelaksanaan Lelang: Cara Penawaran Hari Tanggal Batas Akhir Penawaran Tempat Lelang
: : : : :
Penetapan Pemenang Pelunasan Harga Lelang Bea Lelang Pembeli
: : :
KPKNL SURABAYA
Closed Bidding (dengan mengakses url www.lelang.go.id ) Selasa 30 Juni 2020 Pukul 10.30 Waktu Server (sesuai WIB) KPKNL Surabaya Jl. Indrapura No. 5 Surabaya Setelah batas akhir penawaran 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2% (dua persen) dari harga lelang Surabaya, 12 Juni 2020 Pemohon TTD PT Bank Artha Graha Internasional Tbk.
terarah dan efektif,” tandas Ra Latif yang sempat menyaksikan simulasi kerja ponpes tangguh. Santri Ponpes Al Kholiliyah An Nuroniyah, memperagakan keterampilan memasak dalam skala besar, pengurusan tata cara pemulasaraan jenazah dengan SOP covid-19, serta penerapan check-point kesehatan di sekitar pintu keluar-masuk ponpes. (ras/epe)
FOTO: MEMORANDUM/RAS
FOTO: MEMORANDUM/AAN
Ratusan Perantau Mulai Padati Arya Wiraraja
Bupati R Abdul Latif Amin Imron memantau simulasi keterampilan santri memasak skala besar bagian dari tugas divisi pangan Ponpes Tangguh.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
TRENGGALEK
JUMAT WAGE, 12 JUNI 2020 HALAMAN 9
KABIRO TRENGGALEK: Hamzah Abdillah. WARTAWAN: Agus Purwanto, Ahmad Yulis. ALAMAT : Jalan Wr Supratman Gang Parangjanoko no 4, Kelurahan Sumbergedong, Kec/Kab Trenggalek.
Masuk Zona Kuning, DPRD Apresiasi Kinerja Gugus Tugas Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan rasa syukur dan berterima kasih kepada tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 serta kerja sama yang baik dari warga Trenggalek berbuah angka korban Covid dapat ditekan hingga kini. “Patut disyukuri saat ini Kabupaten Trenggalek termasuk ke dalam zona kuning Jawa Timur. Meskipun ada 14 pasien yang terkonfirmasi positif, namun kasus Covid-19 di tempat kami ini cenderung terkendali,” terangnya. Hal tersebut dikarenakan tidak ada peningkatan kasus dari PDP ( pasien dalam pengawasan) menjadi positif, tidak ada pelonjakan yang signifikan. Banyak kasus yang sembuh,
tidak ada kematian pasien positif dan tidak terjadi over kapasitas pada fasilitas kesehatan. New normal bukan berarti semuanya semakin longgar. Melainkan masyarakat justru harus meningkatkan kewaspadaan sampai vaksin virus ini ditemukan. “Tetap waspada, disiplin, jaga jarak, pakai masker, sering cuci tangan pakai sabun, dan terapkan pola hidup bersih dan sehat. Patuhi protokol kesehatan demi kebaikan bersama,” pesan Nur Arifin. Sedangkan DPRD setempat mengapresiasi taktik dan strategis pemkab dalam penanganan bencana kesehatahan ini. “Apapun konsekuensinya, nyatanya kuantitas
FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO
Trenggalek, Memorandum Kabupaten Trenggalek turun status menjadi zona kuning atau beresiko rendah wabah Covid-19. Sebab, jumlah korban virus corona dapat ditekan.
Peta persebaran Covid-19 di Jatim.
korban Covid-19 dapat ditekan,”ungkap H Samsul Anam, Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Kamis (11/6). Meski dengan konsekuensi tinggi, lanjut Samsul, hingga kini masih ada 14 pasien positif Covid-19 dan hampir 100 persen bukan klaster lokal atau berasal dari Trenggalek sendiri. “Klaster yang terbanyak dari Surabaya, menyusul Sidoarjo dan Jabar,” lanjutnya.
Bahkan politisi asal PKB ini menyebut, segala yang tertangani pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dengan komando bupati, hingga kini belum ada khabar kematian dari pasien. "Alhamdulillah pasien yang ditangani akhirnya sembuh,” tandasnya. Saat ini di wilayah Jawa Timur yang berstatus zona merah Covid-19 tinggal 11 kabupaten/kota. Adalah Surabaya, Sidoarjo, Gre-
sik, Pamekasan, Jombang, Malang, Situbondo, Bojonegoro, Pasuruan, Tuban, Lamongan, Kota mojokerto, Kota Batu, Kediri, dan Mojokerto. Sedangkan 5 kabupaten/kota yang turun status menjadi zona kuning atau berisiko rendah yakni Kabupaten Trenggalek, Kota Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Lumajang, dan Kota Blitar. Sementara itu, 22 daerah berstatus zona oranye atau memiliki risiko sedang yaitu Sampang, Kota Probolinggo, Bondowoso, Madiun, Blitar, Jember, Probolinggo, Nganjuk, Bangkalan, Sumenep, Tulungagung, Banyuwangi, Magetan, Ngawi, Kota kediri, Kota Malang, Pacitan, hingga Kota Madiun. Zonasi ini sesuai dengan indikator dari Gugus Tugas Pusat berdasarkan risiko tinggi, sedang, dan rendah serta area tidak terdampak.(gos/ham/udi)
Trenggalek, Memorandum Hingga kini belum ada keterangan korban Covid-19 yang meninggal dunia. Namun tambahan satu pasien positif yang diumumkan Bupati Trenggalek H Moch Nur Arifin, di gedung Smart Center, Rabu (10/6) malam. Disebut pasien 14 ini perempuan berumur 18 tahun asal dari Desa Ngrambingan,Kecamatan Panggul. Ia bekerja di salah satu perusahaan sarang burung walet di Kota Surabaya. “Pasien 14 ini merupakan teman kerja dari pasien 09 yang berasal dari Desa Ngulung Kulon, Kecamatan Munjungan, yang beberapa hari sebelumnya telah dinyatakan positif,”ucap Bupati H Moch Nur Arifin. Gus Ipin menyebutkan ada sekitar 70 karyawan di perusahaan pengolahan sarang burung walet tempat pasien 14 dan 09 bekerja. Sedangkan karyawan yang tidur di ruko sebanyak 6 orang, 2 di antaranya pasien positif asal
FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO
Tambah 1 Positif, Jumlah Pasien Bertambah Jadi 14 lah hasil tes swab ke 2 mereka hasilnya negatif. “Ke 6 pasien yang dinyatakan sembuh ini adalah pasien 06, 07, 08, 09, 10 dan 11,”terangnya. Tentunya dengan kesembuhan 6 pasien ini maka menyisakan 3 pasien Covid-19 yang belum sembuh di Trenggalek dan tidak ada kasus kematian. (gos/ham/udi)
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN SECARA E-AUCTION (CLOSE BIDDING) PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Tuban akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan Secara E-Auction (Close Biding) berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya terhadap barang jaminan milik Debitur:
NO
1
NAMA
H Mochamad Soeroko
.
KETERANGAN
Sebidang Tanah kosong terletak di Desa Pandanagung Rp 281,000,000,RT. 02/01, Kec. Soko,, Kab. Tuban SHM No. 059 LT. 2413 m2 an. Haji Suroko Sebidang Tanah terletak di Desa Temaji Kec. Jenu, Kab. Tuban SHM No. 34 dan 29 LT. Rp 3.392.000.000,4645 m² dan 4280 m² an. Insinyur Syamsudi
2
Syamsudi, Ir
Sebidang Tanah dan bangunan terletak Perum Yasa Griya RT. 04/07 Kel. Perbon, Kec. Tuban, Kab. Tuban SHM No. 2795 dan 1277 LT. 115 m² dan 117 m² an. Insinyur Syamsudi dan Nyonya Insinyur Frida Dillah Hidayati
RUMAH DIJUAL Jual Rmh yk.10x12 m2 KT.5 SHM Ada Garasi Mobil. Jl Rajawali No.26 (Perum Rewwin) Sidoarjo. Hrg 1 Milyar (Bs Nego) Listrik 1300 watt. PDAM + AC. Hub: 0813 3222 4306 0822 2351 1599.
SEDOT WC Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet, Tanpa Bongkar Kimia, Terima Kuras Sumur, Tandon, Kolam, Sedot WC, Dorongan. Kenjeran:031-5150.3330 Rungkut: 0851.0877.7759Mayjen: 0851. 0777.7715.
pilek, sakit tenggorokan, sesak nafas atau gejala awal corona lainnya,”lanjutnya. Selanjutnya tanggal 30 Mei pasien 14 dilakukan rapid test karena termasuk salah satu kontak erat pasien 09.Hasilnya, pasien 14 kala itu non reaktif. Pada 8 Juni dilakukan tes
ELETRONIK DICARI AC...AC...Dingin!!! <b>Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK2PK) 350 watt Hub: 0851009 95098/ 031-5012481 Persewaan AC.
SERVICE CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:0315150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 031-5150.3332
Dicari Customer Service dan design Kirim lamaran ke Prima Advertising Jl.Ngagel Jaya Selatan No.102 Sby.
Dicari Sales berpengalaman di bidang Bahan Pokok (beras, gula, garam, minyak) gaji UMR 0813
PENGUMUMAN
Hilang STNK Spd Mtr Honda th’2015 L-6619-KW An.Wiwit Sulistyowati D/a. Warugunung Rt.01 Rw.02 Sby. Hilang STNK Spd Motor Honda th’2016 hitam AG-3175-YAG An.Boirah D/a.Dusun Krajan Rt.011/003 Trenggalek.
38.10/6-15/07
Hilang STNK spd motor Yamaha Vega L2351BI A/N: Sunarto D/A: Kapas Madya 6/45.
RATU PENAKLUK CINTA
DJIAJENG S (Mahar 50 rb) Menangani segala problem sulit JODOH, dan Rejeki dan juga SUSUK utk segala keperluan BUKA AURA UTK BISNIS,BEDAK PELET PENGLARIS, dan juga TERAPI segala PENYAKIT. Perum Griya Karya SedaƟ Permai Blok BA No.1 RT 29 RW 12 SedaƟ Gede Juanda
Hilang STNK spd motor Honda Kharisma L5527CR A/N: Sukartini D/A: Semolowaru Elok Y27. Hilang STNK spd motor Yamaha 2015 P6973SC A/N: Violetta Handayani Ade P. >D/A: PB Sudirman X/53. Hilang STNK UK110NE th’
Spd
Mtr
Suzuki
TELP. 087732541691
2014 L-5007-EH An.Soemarijadi D/a. Jl. Semampir Barat 4/42 Sby.
WORO-WORO!!!
Hilang STNK spd motor Honda Revo L2018-BA A/N: Partiwi D/A: JL Kalibokor II/25-B.
Rumah Pijat 27 sudah buka lagi seperti biasa !!! Tetap ada diskon Mandi uap free Protokol kesehatan . Anda wajib pake masker cuci tangan masuk ke bilik steril suhu badan diukur thermo gun Tangan/ punggung disemprot dengan sanitazi dll Semua sudah kami siapkan agar aman & nyaman ! Hub 031 5465030 38.10/6-10/11
Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.203701.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 220 SBY. HLG STNK AG 5907 DH AN SUTRI NO DS GADUNGAN GEC PUNCU KEDIRI.
Jum’at 26 Juni 2020 pukul 10.15 (Waktu Server E-Auction sesuai WIB)
Rp 1.017.600.000 Jum’at 26 Juni 2020 pukul 10.25 (Waktu Server E-Auction (sesuai WIB) Rp. 252.000.000,-
Closed Bidding dgn mengakses https://www.lelang.go.id, tata cara mengikuti lelang E-Auction dapat dilihat pada menu ‘Tata Cara dan Prosedur” dan ‘Panduan Penggunaan” pada domain tersebut Pelunasan Lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea Lelang Pembeli 2 % dari harga lelang Tempat Pelaksanaan Lelang KPKNL Surabaya JL. Indrapura No. 5 Surabaya Keterangan lebih lanjut hubungi: PT. BRI (Persero) Tbk. Cabang Tuban Jl. Veteran No. 15 Tuban (Telp 0356-321049 atauFax 0356-323652 atau KPKNL Surabaya Telp 031-3523516, 3523093 atau Fax 031-3554794) Tuban, 12 Juni 2020 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kantor Cabang Tuban
KEHILANGAN
KEHILANGAN
HILANG STNK MOBIL ISUZU BEBAN / PICK UP (W 9948 NB) PT INSERASENA 0812 3133 4345.
LOWONGAN
Lowongan Tkg Las Dodog Cat Kabin Truk Pglman Domisili Sidoarjo Hub: 081330994567.
Hilang Surat Tanah Petok D Persil 13 s1. LT± 00175 Ha. Letak Tnh Kel.Klakah Rejo Kec. Benowo Surabaya. Atas Nama Sunarmi yang telah dipindahkan Jual Beli kepada Benyamin Sesa Lajuk. Hub. 088234184050.
PARANORMAL
Rp 84,300,000,-
Cara Penawaran
swab di RSUD dr Soedomo Trenggalek. Hasil dari BBLK Surabaya, pasien 14 ini dinyatakan positif Covid-19. Dari keterangan juru bicara Covid-19 Kabupaten Trenggalek dr Murti Rukiandari, 6 pasien yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 kini sembuh, sete-
Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/ 081229729706 (tdk terima SMS).
Rp 840.000.000,-
JAMINAN
KETERANGAN: 9 Nominal Uang Jaminan yang disetorkan ke rekening Virtual Account (VA) masing-masing peserta dan jumlahnya harus sama dengan nominal uang jaminan yang disyaratkan, Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis kepada masing – masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid. 9 Uang Jaminan harus sudah diterima oleh KPKNL Surabaya selambat – lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang (Kamis, 25 Juni 2020, pukul 23.59 WIB) 9 Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.
Bupati H Moch Nur Arifin bersama jubir Covid-19 dr Murti Rukiandari.
Trenggalek ini. “Pada 21 Mei lalu keduanya melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman menggunakan jasa travel bersama 5 penumpang lainnya,”ungkapnya. Tetapi keesokannya pihak keluarga melaporkan kedatangan pasien 14 ke satgas Desa Ngrambingan. “Saat kedatangan pasien 14 tidak mempunyai keluhan apapun, baik panas, batuk,
HARGA LIMIT
BATAS AKHIR PENAWARAN LELANG/ PEMBUKAAN PENAWARAN DAN PENETAPAN PEMENANG LELANG
Kehilangan STNK W2136HM th. 2011 An. Mahdi Da. Tanggulrejo selatan RT 10/2 Manyar Gresik Kehilangan STNK W6893BF th. 2018 An. Erfan Ainul Yakin Ds. Hulaan RT 18/7 Menganti Gresik Kehilangan STNK W6523GB th. 2009 An. Rika Dian Anggraini, S. Tp. Jl. Ra. Kartini XIV B/14 RT 1/6 Sidomoro Kebomas Gresik Kehilangan STNK W3293AG th. 2016 An. Erik puji Atmoko Ds. Sambogunung RT 4/2 Kec. Dukun Gresik Kehilangan STNK W369A th. 2018 An. PT. Eka bintang Perkasa Jl. Brotonegoro No. 15 Ds. Yosowilangun Manyar Gresik Kehilangan STNK W2623JJ th. 1997 An. Tiananda Natalia Dewanti Jl. Ra. Kartini 14A/21 RT 1/6 Sidomoro Kebomas Gresik Kehilangan STNK W2541KP th. 2005 An. Dra. Hastuti Jl. Kubis RT 7/3 Karangturi Gresik Kehilangan stnk R2 merk honda thn 2018 nopol W 6851 BG an Jumawan da Dsn. Kepatihan Rt. 003 Rw. 001 ds. Kepatihan kec. Menganti kab. Gresik
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
JUMAT WAGE, 12 JUNI 2020 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Tambah APD, Biaya Pilkada Tembus Rp 13 M
“
Anggaran itu belum ditambah dengan proses rekrutmen KPPS. Awalnya, KPU hanya alokasikan anggaran untuk honor sebanyak 1.719 lokasi. Tapi dari hasil rapat dengar pendapat (RDP), jumlah pemilih di tiap TPS hanya 500 orang,”
Mojokerto, Memorandum KPU Kabupaten Mojokerto memastikan ada penambahan anggaran Pilkada serentak jika digelar pada masa pandemi Covid-19. Penambahan anggaran dialokasikan untuk kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD), hingga penambahan personel di tingkat KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Ketua KPU Kabupaten Mojokerto Muslim Bukhori mengatakan, kebutuhan APD itu diantaranya handscoon (sarung
tangan), masker hingga pakaian khusus. Bahkan seluruh petugas penyelenggara harus dilakukan rapid test. Untuk APD saja KPU
Beras Dua Ton Digondol Maling Mojokerto, Memorandum Aksi kawanan maling kembali berulah. Kali ini pelaku mengasak dua ton beras di sebuah toko beras Dua Putri Tani di Dusun Tegalsari, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Putri, anak pemilik toko mengatakan, aksi pencurian itu terjadi pada Senin yang lalu (8/6). Ibunya bernama Lastri Ningsih awalnya pergi ke toko sekitar pukul 07.00. Namun, tiba-tiba dikagetkan 2 gembok pintu toko sudah hilang. Setelah dicek, ternyata beras didalam toko sudah hilang. “Beras 2 ton lebih itu, kemasan mulai 5, 10, 25 hingga 50 kg,” kata Lastri. Selain itu alat menjahit karung beras dan uang receh di dalam laci juga hilang dicuri. “Untuk yang uang receh, saya tidak sempat menghitung. Kemungkinan tidak sampai ratusan ribu,” tandasnya. Akibat kejadian ini, Lastri mengaku mengalami kerugian hingga Rp 20 juta. Kanit Reskrim Polsek Mojoanyar Iptu Suroto mengatakan, hingga sampai saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait aksi kawanan maling tersebut. “Kita sudah terjunkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Kemungkinan kejadian tersebut dilakukan ditengah malam, sebab kejadian tersebut baru diketahui pada pagi hari saat pemilik hendak membuka tokonya,” ungkapnya, Kamis (11/6). Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dia menduga jika aksi pencurian di toko sembako milik korban dilakukan lebih dari satu orang. Modusnya, para pelaku menjebol dua gembok toko kemudian membawa lari beras lebih dari satu ton. “Sementara ini kami masih lidik. Dugaan sementara lebih dari satu orang, namun kami belum berani berspekukasi karena masih melakukan penyelidikan, kita juga masih mencari barang bukti lain,” tukasnya. (no/rif)
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Muslim Bukhori Ketua KPU Kabupaten Mojokerto FOTO: ISTIMEWA
menghitung, jika kebutuhan anggarannya mencapai Rp 13 miliar. “Anggaran itu belum ditambah dengan proses rekrutmen KPPS. Awalnya, KPU hanya alokasikan anggaran untuk honor sebanyak 1.719 lokasi. Tapi dari hasil rapat dengar pendapat (RDP), jumlah pemilih di tiap TPS hanya 500 orang,” terang Bulhori, Kamis (11/6). Lebih lanjut dikatakannya,
dengan adanya batasan jumlah pemilih di setiap TPS, maka KPU membutuhkan tambahan sebanyak 365 TPS atau menjadi 2.084 TPS. Menurut Muslim, tingginya tambahan anggaran itu tidak akan diajukan sepenuhnya ke pemda. “KPU sudah melakukan efisiensi anggaran yang cukup besar,” katanya. Anggaran yang dirasionalisasi itu antara lain pemang-
kasan bimbingan teknis bagi para penyelenggara hingga anggaran sosialisasi yang melibatkan audien dalam jumlah besar. Sehingga KPU mampu mengepras anggarannya hingga RP 3,5 miliar. Sekedar diketahui, pilkada serentak akan digelar sekitar bulan Desember 2020 nanti. Hal itu setelah sempat tertunda sekitar 3 bulan akibat pandemi Covid-19. (war/rif)
Bupati Serahkan Sembako dan APD Mojokerto, Memorandum Bupati Mojokerto Pungkasiadi kembali menyalurkan bantuan APD dan logistik untuk kampung tangguh Covid-19 di dua kecamatan. Dua kecamatan tersebut yakni Kecamatan Dlanggu (Desa Sambilawang, Pohkecik dan Kedunggede) serta Kecamatan Kutorejo (Desa Kertosari, Sampangagung dan Pesanggrahan), Kamis (11/6). Masih berfokus pada tiga fase penanggulangan pandemi (meningkatkan akses kesehatan, memaksimalkan jaring pengaman sosial, serta instruksi tatanan hidup baru atau new normal), Bupati Pungkasiadi juga mengajak warga masyarakat, agar tidak takut maupun takluk dengan Covid-19. Bupati turut mendorong empati semua masyarakat agar tetap saling memberi semangat dan empati. “Misal ada saudara kita yang PDP (pasien dalam pantauan), saya mohon jangan dijauhi. Empati sangat penting di situasi saat ini, mereka membutuhkan kita semua,” ujar Bupati saat
membagikan bantuan. Tak pernah berhenti, bupati selama kegiatan penyerahan dari kampung ke kampung, selalu menegaskan bahwa instruksi new normal agar jangan sampai disalahartikan sebagai berakhirnya pandemi. Padahal new normal adalah bagian dari upaya untuk hidup produktif, dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Bukan malah melepas semua instruksi tersebut. Namun, sekalipun pandemi Covid-19 berakhir nantinya, Bupati Pungkasiadi ingin agar Kampung Tangguh yang tetap dijalankan. “Pengertian new normal memang luas, maka dari itu kami terus mengedukasi masyarakat agar jangan salah tafsir. Ada atau tidaknya penyakit, menjaga protokol kesehatan adalah hal yang baik untuk dijadikan kebiasan. Lama kelamaan (new normal) akan jadi adat istiadat, kita akan terbiasa dengan itu,” tambah bupati. Selain itu, bupati menginformasikan bahwa bantuan sosial
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Bupati Mojokerto Pungkasiadi menyerahkan bantuan kepada warga.
tunai (BST) bagi masyarakat terdampak Covid-19 akan segera cair. Jika beberapa waktu lalu terdapat kendala pencairan, hal tersebut disebabkan proses sinkronisas data yang harus tepat. Ini mengingat jenis BST jenisnya bermacam-macam. Ada PKH, BPNT, perluasan PKH, perluasan BPNT, lansia, difabel,
dan lain-lain. “Terdata di kita saat ini ada 145 ribu KK penerima bantuan. Ada juga yang DD dari pemda. Tapi datanya masih banyak yang ganda, sehingga harus kita sinkronkan dulu di dinsos. BST ini akan kita launching segera. Kalau ada yang berhak tapi belum terdata, mohon segera
laporan,” terang bupati. Untuk diketahui, bantuan yang diserahkan bupati di masing-masing Kampung Tangguh berupa 200 kg beras, 4 unit APD, 250 lembar masker, 1 bok sarung tangan, hand sanitizer, disinfektan, dan sabun cuci tangan masing-masing 1 jirigen. (war/rif)
Kuota Tambahan Bansos, Komisi D Hearing dengan Dinsos Jombang, Memorandum Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang menggelar rapat dengar pendapat (hearing,red) dengan dinas dosial (dinsos), Kamis (11/6) siang. Dalam agenda tersebut, wakil rakyat ingin mengetahui realisasi bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak penanganan Covid-19. “Sesuai dengan informasi terakhir yang telah kami terima, ada tambahan kuota sebesar 15.000,” terang Ketua Komisi D, Erna Kuswati, Kamis (11/6). Dijelaskan olehnya, kenapa tambahan kuota tadi sangat penting. Sebab dapat dipergunakan untuk meringankan beban
masyarakat yang benar-benar terdampak penanganan pandemi. “Dalam kondisi pandemi seperti ini, semua orang terdampak. Maka dengan adanya tambahan kuota penerima, dapat digunakan untuk membantu masyarakat yang kemarin belum tercover,” jelasnya. Dibeber olehnya, sesuai pengajuan awal yang telah dikirim ke Kemensos, Jombang memperoleh tambahan kuota sebanyak 15.000 penerima. Namun dari total pengajuan tadi, yang disetujui hanya sekitar 10.540. “Ternyata dari total 15.000 pengajuan, hanya 10.540 yang disetujui. Sementara sisanya, tidak dapat diproses akibat
data penerima invalid,” beber Ketua Komisi D. Diharapakan olehnya, dengan prosentase penerima sekitar 77 %, wakil rakyat mengharap dengan adanya tambahan kuota tadi, angkanya menjadi 80 %. Maka untuk mewujudkan hal itu, terus dilakukan pembaruan data mulai dari tingkat desa sampai dinsos. Terlebih lagi, pembaruan tersebut dapat dilakukan setiap 4 bulan sekali. “Kami harapkan adanya pembenahan data yang terus dilakukan. Karena dalam kondisi saat ini semua pihak terdampak, tidak ada perbedaan antara keluarga kaya ataupun miskin,” tandas Erna. Sementara itu, Kepala Din-
sos Jombang M Saleh memastikan jika ada peningkatan kuota bansos di Kota Santri. Untuk prosentasenya, di angka 2-5 %. “Berbicara perihal peningkatan bansos, kami pastikan ada tambahan. Untuk besarannya antara 2-5 %,” ujarnya. Menanggapi permintaan dewan agar terus dilakukan pembenahan data, sambung kadinsos, hingga saat ini pihaknya terus mendorong perbaikan itu. Termasuk pula, melakukan pembenahan terkait adanya dua penerima dalam satu keluarga. Pun juga satu penerima menerima dua bantuan penanganan Covid-19. “Kami sudah berkirim surat kepada kecamatan untuk
disampaikan ke desa, agar terus melakukan pembenahan. Termasuk adanya double penerima dalam satu KK,” sambungnya. Sampai saat ini proses verifikasi terus dilakukan agar realisasi bansos sesuai dengan harapan semua pihak. Khusus untuk yang menerima double bantuan, pihaknya minta kepada yang bersangkutan untuk memilih. “Kembali lagi kami sampaikan jika sampai saat ini terus melakukan verifikasi, termasuk kepada yang menerima double bantuan maupun yang menolak. Kalau kepastian penambahan kuota kami pastikan ada, karena ada dua faktor tadi,” pungkas Saleh. (wan/rif)
Polsek Jetis membagikan sembako.
Polres Mojokerto Kota Bagi Sembako Mojokerto, Memorandum Antisipasi dampak pandemi Covid-19, Polres Mojokerto Kota melalui polsek jajaran membagikan sembako dan masker kepada warga terdampak Covid-19. Polsek Jetis membagikan sembako dan masker gratis kepada warga yang terdampak langsung dan belum pernah mendapat bantuan. Penyerahan Sembako dilaksanakan pada Rabu (10/6) di Desa Mojolebak, Desa Lakardowo, dan Desa Perning, wilayah Kecamatan Jetis. Ini dikatakan oleh Kapolsek Jetis AKP Suhariyono. Kapolsek menjelaskan, pembagian sembako masing-masing desa mendapatkan 10 kantong beras yang masing-masing berisi 5 Kg yang dibagikan oleh babhinkamtibmas. Selain pemberian sembako, kapolsek Jetis juga memberikan imbauan kamtibmas terkait pandemi virus Corona yang terjadi saat ini. “Menghadapi dan memutus mata rantai Virus Covid-19 yang menjadi pandemi dunia ini diperlukan upaya gotong royong, sinergitas dan strategi dari semua pihak, jangan panik, tapi tetaplah waspada, kurangi aktifitas di luar rumah, kalau tidak ada hal yang sangat penting lebih baik dirumah saja,” ungkap Suhariyono. Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah pusat dan daerah telah mengeluarkan banyak kebijakan demi mencegah penyebaran Covid-19. “Mari bantu lawan corona dengan mentaati setiap kebijakan pemerintah dan mendukung setiap upaya yang dilakukannya. Polri senantiasa siap mendukung penuh setiap langkah pemerintah dalam penanggulangan Covid-19, mari bersatu-padu bersama pemerintah untuk saling memberikan semangat dan membantu memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” pungkasnya. Di hari yang sama Polsek Kemlagi juga membagikan bantuan kepada warga terdampak covid 19. Penyerahan Sembako dilaksanakan pada di Desa Mojodadi kepada warga yang terdampak Covid-19 dan belum pernah menerima bantuan. Sembako yang dibagikan sebanyak 20 kantong beras, masing-masing 5 Kg. Selain pemberian sembako, babinkamtibmas juga memberikan hmbauan terkait pandemi virus corona yang terjadi saat ini. (war/rif)
Dua Pasien Corona Meninggal Dunia Mojokerto, Memorandum Peta Sebaran Covid-19 di Kabupaten Mojokerto kembali bertambah. Data Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto per tanggal 10 Juni 2020 mencatat ada delapan orang tambahan pasien positif di Kabupaten Mojokerto, dua di antaranya meninggal dunia. Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto mengatakan, tambahan delapan orang pasien positif tersebut berasal dari Kecamatan Bangsal satu orang, Ngoro satu orang, Trowulan satu orang, Jetis satu orang, Kemlagi satu orang, dan Kecamatan Mojoanyar tiga orang. “Pasien positif 62, seorang perempuan berinisial DW, usia 57 tahun asal Kecamatan Bangsal. Pasien DW tercatat sebagai PDP (Pasien Dalam Pengawasan) RSUD Prof Dr Soekandar sejak tanggal 4 Juni 2020 dengan gejala demam, batuk dan pilek,” ungkapnya, Rabu (10/6). Sample untuk uji swab pasien DW diambil pada tanggal 4 Juni 2020 kemarin dan hasil uji swabnya baru keluar hari ini. Pasien DW dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dan saat ini pasien dirawat di RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. “Pasien ke 63 yakni seorang laki-laki, berusia 48 tahun, berinisial AM asal Kecamatan Ngoro. Pasien AM juga tercatat sebagai PDP RSUD Prof Dr Soekandar sejak tanggal 4 Juni 2020 lalu, pasien AM masuk de-
ngan gejala demam, batuk dan pilek. Sample uji swab pasien AM diambil pada tanggal 4 Juni 2020,” katanya. Sementara asil uji swab juga baru keluar hari ini, pasien AM dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dan dirawat di Rumah Sakit (RS) rujukan di Kabupaten Mojokerto. Pasien positif 64 yakni seorang perempuan, berinisial Z, usia 70 tahun yang merupakan warga Kecamatan Mojoanyar. “Pasien Z tercatat sebagai PDP yang dirawat di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto sejak tanggal 3 Juni 2020 dengan gejala demam dan batuk. Sample uji swab pasien Z diambil tanggal 4 Juni 2020, hasil uji swabnya baru keluar hari ini dan hasilnya pasien Z positif,” jelasnya. Pasien Z sendiri, lanjut Ardi, meninggal dunia. Pasien positif 65 adalah seorang perempuan berinisial SW, usia 57 tahun asal Kecamatan Trowulan. Pasien SW tercatat sebagai PDP yang dirawat di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto sejak tanggal 3 Juni 2020. “Pasien SW masuk dengan gejala demam, batuk dan pilek. Sample untuk uji swab pasien SW juga diambil tanggal 4 Juni 2020 dan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah hasil swab keluar hari ini. Saat ini pasien SW dirawat di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto,” tuturnya. Pasien positif 66 yakni seorang perempuan berinisial Y, usia 49 tahun warga Kecamatan Jetis.
Pasien Y tercatat sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG), hasil rapid testnya yang diambil tanggal 4 Juni 2020 reaktif. Sample untuk uji swab pasien Y diambil di tanggal yang sama dan keluar hari ini. “Dan hasilnya, pasien Y dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien Y melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Pasien positif 67 seorang laki-laki berinisial S, usia 44 tahun warga Kecamatan Mojoanyar. Pasien S juga tercatat sebagai PDP yang dirawat di salah satu RS swasta di Kecamatan Sooko,” urainya. Pasien S masuk sejak tanggal 4 Juni 2020 lalu dengan gejala sakit lambung, batuk, pilek dan liver. Sample untuk uji swab pasien S diambil tanggal 4 Juni 2020 dan hasil uji swabnya baru keluar hari ini. Pasien S dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Namun pasien S meninggal dunia. “Pasien positif 68 adalah balita berjenis kelamin laki-laki, berinisial BA usia 3 tahun asal Kecamatan Kemlagi. Pasien BA juga tercatat sebagai PDP yang dirawat di salah satu RS swasta di Kecamatan Sooko, pasien BA masuk sejak tanggal 4 Juni 2020 dengan gejala batuk, pilek dan sesak nafas,” paparnya. Sample untuk uji swab pasien BA diambil tanggal 4 Juni 2020 dan hasil uji swab baru keluar hari ini. Pasien BA dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dan dirawat di ruang isolasi RS swasta di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Sedangkan pasien terkonfirmasi
positif terakhir tanggal 10 Juni 2020 yakni seorang perempuan. “Pasien positif 69 berinisial A, usia 62 tahun warga Kecamatan Mojoanyar. Pasien A tercatat sebagai PDP RSUD Prof Dr Soekandar sejak tanggal 4 Juni 2029 dengan gejala demam, batuk dan pusing. Sample untuk uji swab pasien A diambil tanggal 4 Juni 2020 dan hasil uji swabnya baru keluar hari ini,” tambahnya. Pasien A dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dan dirawat di RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari,
Kabupaten Mojokerto. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto menambahkan, dari delapan orang pasien positif per tanggal 10 Juni 2020, dua diantaranya meninggal. “Jadi dari 8 orang pasien positif hari ini, 2 diantaranya meninggal. Yakni pasien positif 64 dan 67. Namun ada kabar baik, pasien sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Mojokerto juga bertambah hari ini. Ada dua orang yakni dua pasien dari Kecamatan Jetis, yakni inisial S dan G,” tegasnya. (no/rif)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
JUMAT WAGE, 12 JUNI 2020 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Jember, Memorandum Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati dr Faida MMR, telah membuat berbagai program bantuan untuk masyarakat dari berbagai kelompok. Dari sekian program bantuan bagi warga terdampak Covid-19, di antaranya disalurkan kepada 24.513 buruh tani. Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Gatot Triyono menjelaskan, dalam penyaluran ini harus menghindari pengumpulan massa. “Harus menghindari pengumpulan massa pada masa pandemi Covid-19,” terangnya, Kamis (11/6). Untuk itu, pembagian bantuan diupayakan ke rumah-rumah warga. Baik secara langsung maupun melalui kelompok tani. Penyaluran bantuan yang berasal dari anggaran belanja tidak terduga (BTT) APBD 2020 itu melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember yang didistribusikan ke satgas kecamatan dan tiga pilar di desa. Gatot pun berharap bantuan yang menjadi salah satu bentuk perhatian dari pemerintah itu benar-benar meringankan beban warga yang terdampak situasi Covid-19. Sedangkan Ani Samsuriyah, pendamping lapangan untuk Kecamatan Sukorambi, mengatakan, terdapat 275 buruh tani yang mendapatkan bantuan tersebut. Rinciannya, di Desa Jubung ada 40 orang, Desa Dukuh Mencek ada
Data jumlah penerima bantuan di setiap kecamatan.
3 orang, dan di Desa Sukorambi terdapat 232 orang. “Bantuan ini dibagikan oleh seluruh petugas lapangan dari kecamatan, perangkat desa, TNI, dan babinsa,” ujarnya. Pembagian dilakukan per kelompok tani. Bantuan yang diberikan berupa sembako berisikan beras 5 kg, gula 1 Kg, minyak 2 liter, serta uang Rp 100 ribu. Di tempat yang sama, Heru Sumekto menjelaskan, bantuan khusus untuk petani yang belum menerima bantuan. “Alhamdulillah, bantuan ini bisa mengurangi beban petani,” kata ketua kelompok tani setempat.
Sementara itu, di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, pendistribusian bantuan itu juga didampingi oleh kepala desanya, Riyono Hadi. Ada 165 paket sembako dan uang tunai yang tersalurkan kepada sembilan kelompok tani. “Kami akan mengevaluasi semua bantuan dari pemerintah yang terkait dengan Covid- 19 ini,” ujarnya. Enik Setiyana, salah satu anggota Satgas Desa Sumberrejo, mengaku termotivasi menjadi satgas karena banyak mendapat keluhan warga. “Orang-orang kelas menengah ke bawah itu memang sangat
perlu untuk dibantu. Apalagi saat pandemi Covid -19 seperti saat ini,” katanya. Sementara itu di Dusun Krajan, Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, petani bernama Siti Holifah merasa senang karena menjadi salah satu penerima bantuan. “Terima kasih atas bantuanya. Ini sangat membantu sekali kepada kami,” tuturnya. Hal senada disampaikan petani lainnya di Dusun Krajan Tengah, Desa Gumelar, Kecamatan Balung. “Pastinya ini sangat membantu sekali bagi kami,” ungkap Bu Lukman. Bantuan yang disalurkan langsung ke rumah-rumah penerima melibatkan PPL, perangkat desa, dan tim kecamatan serta dikawal oleh satpol PP. Data dari Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember menunjukkan di Kecamatan Puger terdapat 3.124 buruh tani penerima bantuan. Disusul Kecamatan Gumukmas dan Kalisat masing-masing 2.228 dan 2.005. Sementara di Kecamatan Jenggawah dan Ledokombo ada 1.881 dan 1.877 buruh tani penerima bantuan. Kecamatan dengan jumlah buruh penerima bantuan di atas 1.000 lainnya yakni Sumberjambe sebanyak 1.493, Sukowono sebanyak 1.261. dan Umbulsari sebanyak 1.019 buruh tani. Sedang Kecamatan Rambipuji tercatat dengan 2 buruh tani yang menerima bantuan. Jumlah ini paling sedikit, disusul Kecamatan Balung sebanyak 5 orang, dan Pakusari sebanyak 7 orang. (edy/hms/udi)
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Pemkab Jember Gelontor Ribuan Paket Sembako untuk Buruh Tani Bupati Faida menyerahkan bantuan kepada korban PHK dampak Covid-19.
1.002 Korban PHK Dampak Covid-19 Dapat Bantuan Jember, Memorandum Pemerintah Kabupaten Jember memberikan bantuan kepada warga korban PHK yang terdampak Covid-19. Ada 1.002 warga yang terkena PHK. Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian, Pemkab Jember memberikan bantuan uang sebesar Rp 600 ribu perbulan selama dua bulan. “Bantuan hari ini diberikan 318 orang di 3 kecamatan kota, yakni Kecamatan Sumbersari, Kaliwates, dan Kecamatan Patrang. Nanti, akan dilanjutkan di kecamatan lain,” kata Bupati dr Faida, di Pendopo Wahyawibawagraha, Rabu (10/6). Usai memimpin apel pendistribusian bantuan kepada korban PHK, bersama satgas, disnaker, dan Sarbumusi, bupati menjelaskan, jumlah PHK tersebut data dari verifikasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskankertrans) Jember. Bantuan ini diberikan, sebagai bentuk perhatian Pemkab Jember kepada korban PHK dan karyawan yang dirumahkan sementara. “Pemkab hadir untuk memberikan ganti. Saya yakin, mereka tidak mau seperti ini. Jika boleh memilih, mereka pasti memilih bekerja dari pada mendapat bantuan,” tuturnya. Bupati juga akan menindaklanjuti pekerja korban PHK, dengan melihat 3 hal. Yakni usaha yang akan dirintis, pekerjaan
yang akan dijalani, dan ketrampilan yang dimiliki. “Kita pilah untuk menentukan langkah-langkah apa yang akan dipersiapkan untuk mereka,” jelasnya. Lebih lanjut bupati menerangkan, namun ini tak ada kaitan dengan dhuafa, atau keberadaan rumahnya, tapi karena korban PHK, dan ini harus dibantu. Selain itu juga apabila masih ada yang belum terdaftar maka masih bisa dilakukan melalui informasi yang telah tersebar ke publik. “Kami sangat mengapresiasi Sarbumusi yang juga peduli kepada anggotanya yang telah di PHK. Bahkan ini sangat membantu kami pada saat menyalurkan bantuan, “ tandas bupati. Dia menambahkan, jangan sampai bantuan ini salah sasaran dan pindah tangan, maka laporkan kepada tim satgas Covid-19 agar bisa di selesaikan persoalannya. Sementara itu Ketua Sarbumusi Achmad Faruq mengatakan, awalnya pihaknya mengajukan untuk menjadi satgas Covid-19 terkait korban PHK tempat kerjanya. Dan bisa diterima dan langsung bekerja. “Kepedulian kami kepada anggota Sarbumusi yang terkena PHK, dan ini sebagai wujud tanggung jawab kami kepada seluruh anggota yang berkaitan dengan para pekerja,” ungkapnya. (edy/udi)
Sehari Bebas, Beraksi Lagi “Setelah beraksi dan berhasil menggondol motor korban di Jalan Petemon, tersangka kabur dan bersembunyi di rumah keluarganya di Jakarta Utara,” kata Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksono, Kamis (11/6). Dari penangkapan Fauzen, petugas juga menyita barang bukti Beat yang merupakan
Sambungan dari halaman 1
hasil pencurian. Selain itu, turut diamankan Jupiter yang dipakai sebagai sarana dan beberapa gembok yang berhasil dirusak tersangka ketika melakukan aksi kali terakhirnya. “Semua barang bukti itu kami temukan di dalah satu rumah di sekitar tempat tinggalnya di Bangkalan. Tersangka belum sempat menjual motor hasil curian karena
Beredar Ekstasi Berlogo Mahkota mirip permen,” ungkap Kanitreskrim Polsek Pabean Cantikan AKP Endri Subandrio, Kamis (11/6). Modelnya yang mirip permen, membuat polisi ragu. Betapa tidak, bukan hanya petugas, masyarakat awam juga akan mengira pil tersebut permen atau makanan ringan. Untuk memastikannya, polisi lantas membawanya ke Labfor Polda Jatim. “Ternyata benar barang mirip permen itu adalah ekstasi,” beber Endri. Saat diinterogasi petugas, Nuruddin mengaku mendapatkan ekstasi tersebut dari seorang peng-
Sambungan dari halaman 1 edar di Jalan Kunti. “Saya membelinya seharga Rp 400-Rp 500 ribu per butirnya,” jelas Nuruddin. Selain dikonsumsi sendiri, dia juga menjual ekstasi tersebut bila ada yang memesan kepadanya. “Dari hasil penjualan saya dapat keuntungan Rp 25 ribu per butir,” imbuh pria ini. Sementara itu, penangkapan Nuruddin, saat tersangka hendak pulang naik motor Jupiter pelat L 6465 SK. Sialnya ketika melintas di SPBU Sidotopo, dia kaget karena dihadang polisi lalu digeledah hingga ditemukan barang bukti tersebut. (rio/nov)
Polda Amankan Dua Pelaku Ujaran Kebencian Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan bahwa Ulin ditangkap karena melakukan ujaran kebencian melalui media sosial Facebook (FB) dengan berkomentar menggunakan sebuah akun bernama Suteki. “UZ mendiskreditkan salah satu pondok pesantren di Pamekasan. Selain itu, dia juga pernah membuat konten terkait pemulasaran Covid-19. Hal itu dapat membuat kegaduhan konflik sosial di antara masyarakat,” kata Trunoyudo di ruang Press Conference Mapolda Jatim, Kamis (11/6). Penangkapan terhadap Lutfi, bermula dari adanya laporan polisi di Polda Kalimantan Barat. Lantaran berdasar hasil penyelidikan, pelaku ujaran kebencian berasal dari Jatim, laporan tersebut kemudian dilimpahkan ke Polda Jatim. “Dari pelimpahan itu, penyidik melakukan gelar perkara dengan memeriksa 4 saksi, dan 7 saksi ahli, hingga melakukan penangkapan terhadap bersangkutan di kawan Tandes,” ujar Trunoyudo. Trunoyudo menjelaskan, ujaran kebencian yang dilakukan Lutfi ini yakni mendiskreditkan sebuah suku di Kalimantan Barat. Hal itu dapat
Persiapan Bersama dengan suami, Ciki panggilan akrab Citra Kirana berusaha tetap berpikiran positif. Juga sesekali mengambil tawaran sebagai bintang tamu dalam suatu acara agar tak stres di rumah. “(Jadi bintang tamu) juga salah satu cara supaya nggak stres di rumah aja. Habis ngisi acara langsung pulang, langsung bersih-bersih. Kita tetap menjaga kesehatan, menjaga kebersihan juga,” kata Ciki ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (10/6). Menjadi seorang ibu tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Beruntung pengalaman bermain sinetron perankan karak-
mengetahui menjadi target operasi ( TO) polisi, kami,” lanjut Arief. Dijelaskan Arief, dalam melancarkan aksinya, Fauzen tidak sendirian. Dia selalu mencari sasaran bersama temannya yang terlebih dulu diamankan anggota Polsek Sawahan. Tidak ada sasaran khusus dalam aksi mereka. Meski pagar terkunci, mereka nekat
Sambungan dari halaman 1
memunculkan permusuhan hingga membuat kegaduhan konflik hingga perpecahan suku. “Jadi LH ini membuat konten di sebuah Hotel di Kabupaten Sampang dengan durasi 10 menit lebih. Dalam konten itu, ia membandingkan sebuah suku di Kalbar dengan suku lainnya. Hal ini dapat memecah belah persatuan sehingga dia ditangkap guna mempertanggung jawabkan perbuatannya,” jelas Trunoyudo. Sayangnya ketika dicecar pertanyaan awak media mengenai tujuan membuat ujaran kebencian tersebut, kedua tersangka memilih bungkam. Sementara itu, Kasubdit Siber V Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Catur Cahyono Wibowo meminta kepada masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial, sebab bila digunakan secara salah dapat berujung konflik antarmasyarakat. “Saya harap masyarakat dapat menggunakan media sosialnya sebaik mungkin. Jangan sampai dipakai untuk hal yang tidak baik seperti ujaran kebencian, penyebaran hoax sehingga dapat memecah belah persatuan. Bahkan hal tersebut juga dapat berujung pidana,” pungkas Catur. (iah/nov)
Sambungan dari halaman 1 ter ibu, juga memiliki banyak ponakan, tanpa sadar menjadi bekal bagi Ciki. “Kalau aku ponakan ada lima, dari dulu sering lihat kakak-kakak aku ngurus bayi jadi mulai terbiasa. Terus kemarin sinetron cukup lama sama anak kecil juga, jadi udah biasa gitu-gitu,” imbuh wanita 26 tahun ini. Sementara usia kandungan Ciki memasuki 27 minggu. Beberapa hal pun telah dipersiapkan untuk menyambut kehadiran calon bayi. “Persiapan lagi proses,” ucap Ciki. Rezky yang berdiri di samping istrinya pun menimpali, “Kamarnya lagi dibuat,” pungkasnya. (kpl/ nov)
merusak gembok dengan kunci T yang selalu dibawa. “Sasaran mereka acak. Kalau memang sudah niat, keduanya langsung beraksi. Kunci yang digunakan memiliki dua fungsi. Selain merusak rumah kontak motor, kunci
juga mampu membuka gembok yang besar sekalipun,” tandas alumni Akpol 2013 itu. Dari catatan kepolisian, Fauzen merupakan residivis. Sebelumnya pengangguran ini sudah empat kali menjadi penghuni penjara dengan
kasus serupa. Terakhir, dia menjadi narapidana di Lapas Medaeng. Dia bebas berkat program asimilasi gegara Covid-19. “Sehari bebas, dia langsung mencuri keesokan harinya,” pungkas dia. Di hadapan penyidik, Fau-
Penipu Penerimaan ASN Divonis 27 Bulan bulan penjara (27 bulan). Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 378 KUHP. “Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Nur Fadillah selama 2 tahun dan 3 bulan penjara,”ucap hakim Gunawan saat membacakan amar putusannya di ruang Garuda 1, Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (11/6). Dalam pertimbangannya, majelis hakim menilai hal yang memberatkan, terdakwa telah menikmati hasil perbuatan-
nya, serta tidak bisa mengembalikan uang tersebut. “Hal yang meringankan, terdakwa mengakui perbuatannya dan berterus terang selama persidangan,” lanjut Gunawan. Atas putusan ini, baik Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suwarti dari Kejari Surabaya, dan terdakwa Nur Fadillah menyatakan pikir pikir. “Pikir pikir pak hakim,” ujar terdakwa Nur Fadillah, yang menjalani sidang perkara ini, tanpa didampingi penasihat hukum. Sebelumnya, JPU Suwarti, menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan. Dalam surat dakwaan JPU, terdakwa didakwa dengan pasal 372 dan 378 KUHP.
Sambungan dari halaman 1 Untuk diketahui, kasus ini bermula saat terdakwa yang mengaku sebagai dosen salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) dan tim audit perbankan, menawarkan kepada Muryatmi dan Giyanto untuk membantu anaknya yang bernama Muhammad Nasrullah untuk menjadi ASN di Kantor Gubernur Jawa Timur dengan menyerahkan sejumlah uang. Untuk meloloskan anak korban, terdakwa meminta sejumlah uang dengan total sebesar Rp 288 juta. Saat terdakwa meminta kembali sejumlah uang, Muryatmi tidak memberikannya, karena ia menyadari apabila anaknya tidak diterima sebagai ASN di Kantor Gubernur Jawa Timur. (tyo/nov)
Unggah Konten Covid-19, Taufik Monyong Diperiksa menyebut bahwa virus corona merupakan konspirasi fitnah yang diada-adakan. Akibat konten yang diduga menyebarkan berita bohong melalui media sosial itu, Taufik harus menjalani pemeriksaan dari penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim pada Kamis (11/6). Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan, bahwa pemanggilan terhadap Taufik Hidayat ini bermula dari temuan Subdit Siber di jejaring dunia maya mengenai konten Covid-19. “Penyidik menemukan konten Covid-19 yang dilakukan saudara Taufik Hidayat. Konten tersebut ternyata dapat membuat
kegaduhan di masyarakat sehingga yang bersangkutan kita panggil untuk meluruskannya. Apalagi saat ini kita sedang masa transisi menuju New Normal,” kata Trunoyudo di ruang Press Conference Mapolda Jatim, Kamis (11/6). Dalam perkara ini, lanjut Trunoyudo, penyidik sedang melakukan penyelidikan terkait langkah hukum apa yang dapat diambil terhadap Taufik Hidayat. Mengingat dalam perkara ini, penyidik juga masih menunggu keterangan dari beberapa saksi ahli. “Sementara ini status Taufik masih sebagai saksi. Nantinya status bersangkutan dapat dinaikkan atau tidak menunggu tun-
Sambungan dari halaman 1 tasnya gelar perkara dari penyidik,” imbuh Trunoyudo. Sementara itu, di hadapan awak media, Taufik Monyong menuturkan bahwa kontennya tersebut dibuat dalam rangka memperingati hari lahir Presiden RI pertama Ir Soekarno pada 6 Juni. “Jadi dalam peringatan hari lahir Bung Karno (Ir Soekarno), saya mengajak masyarakat Indonesia khususnya Jatim tidak panik terhadap virus corona. Selain itu tujuan saya dalam membuat konten itu yakni mengajak masyarakat untuk hidup normal sesuai instruksi Presiden Joko Widodo,” beber Taufik. (iah/nov)
Berkirim Surat via Ustaz agar Dibacakan di Sela Majelis Taklim Ustaz Azis supaya dibacakan di sela taklim, “NB di bawah surat itu tertulis begitu.” Kata Azis, surat remaja milenial tadi dibuka dengan kalimat begini: “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Apa kabar Pa? Ma? Semoga kalian selalu sehat. Aku senantiasa berdoa semoga Allah selalu memberi kalian kesehatan dan hati yang selalu bahagia. Demikian pula teman-teman Papa-Mama di majelis. Terutama Pak Ustaz. Sembah sungkem takzim untuk beliau.” Setelah membacakan pembukaan surat tadi, Azis menarik napas panjang dan menyapu ruangan dengan pandangan. Beberapa orang langsung tertunduk ketika matanya bertatapan dengan mata Azis. Memorandum yang duduk di pojok merasakan suasana yang tadinya hening bertambah senyap. Dan mencekam. Persis suasana ruang pengadilan ketika hakim membacakan vonis untuk terdakwa. Bebera-
pa ibu bahkan ada yang mengusap matanya. Azis melanjutkan berkata bahwa remaja dalam surat ini juga mengaku selalu mendoakan kedua orang tua yang lelah bekerja keras seharian supaya kebutuhan keluarga tercukupi. “Dia minta maaf lantaran tidak berani menyampaikan secara langsung kepada orang tuanya karena takut terjadi miskomunikasi. Yang jelas, ia menyampaikan terima kasih kepada ayah dan ibunya yang sudah bekerja keras banting tulang demi dia serta adik-adik dan kakaknya,” tutur Azis sambil memperhatikan lembaran kertas di tangan. Ustaz yang punya banyak jemaah di beberapa masjid ini menyatakan tidak akan mengomentari isi surat tersebut. Dia hanya mengingatkan bahwa kondisi remaja sekarang tidak sama dengan kondisi ketika orang tua mereka menjadi remaja dulu. “Dia,” imbuh Azis sambil mengibas-ngibaskan lembar-lembar kertas surat
zen mengaku nekat mencuri karena bingung tidak memiliki uang. Meski bebas dari tahanan, tidak membuat hidupnya lebih baik. “Tak ada kerjaan Pak. Karena bingung saya kembali menekuni mencuri motor lagi,” ujarnya enteng. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1
tadi, minta agar kedua orang tuanya tidak perlu terlalu mengkhawatirkan masa depan anak-anaknya bila mereka diperlakukan dengan baik. Sebagai sahabat. Bukan sebagai bos dan karyawan. Bukan sebagai atasan dan bawahan. “Kami tahu kalian lelah mencari nafkah untuk kami. Tapi kalian harus tahu kami pun lelah dengan aktivitas kami. Jadi, mengapa kita tidak duduk bersama dan membicarakan ketidaksesuaian pemahaman kita?” (bersambung)
Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
JUMAT WAGE, 12 JUNI 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK:Timotius devan nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Pasar Krempyeng Gresik Ditutup
Sepuluh Orang Positif Covid-19 Gresik, Memorandum Pasar Krempyeng yang berada di Kecamatan Gresik, ditutup Satuan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik setelah diketahui 10 orang terkonfirmasi positif virus corona, Rabu (11/6) pagi. Sepuluh orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini bukan hanya pedagang, namun juga pembeli. Akibatnya sebanyak 150 pedagang yang ada di pasar itu terpaksa menutup lapaknya selama tujuh hari ke depan. Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Agus Budiono mengonfirmasi penutupan Pasar Krempyeng karena ada pasien positif yang pernah berinteraksi di dalam pasar. Total ada 10 orang positif Covid-19 dari Pasar Krempyeng usai dilakukan rapid tes dan swab test. “Terdiri dari pedagang dan pembeli positif Covid-19 usai kita lakukan rapid test dan swab test pada bulan Mei lalu,” kata dia. Sementara itu, Kasatpol PP Gresik Abu Hassan menambahkan, penutupan ini berlangsung selama tujuh hari ke depan. “Langsung kita pasang garis dilarang melintas. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi. Jika ada tambahan bisa diperpanjang lagi selama tujuh hari. Besok pagi akan dilakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Krempyeng,” pungkasnya Dari pantauan di lapangan, sejumlah pedagang terlihat berkemas menutup lapaknya ketika petugas gabungan dari Kepolisian dan Satpol PP Kabupaten Gresik mengumumkan agar pasar segera ditutup. Banyak pedagang yang mengeluhkan penutupan paksa ini karena dilakukan secara mendadak tanpa ada sosialisasi sebelumnya. Kebanyakan pedagang belum menjual dagangannya karena pagi itu mereka hanya berbenah setelah mengisi stok dagangan. Seperti yang dialami Halimatus Sakdiyah, pedagang buah yang kecewa dengan sikap petugas, “Ini sudah kulakan banyak, buah kan gampang basi. Kalau tidak dijual cepat pasti akan busuk, saya rugi besar,” katanya, saat ditemui di lapak dagangannya. Halimatus, Ibu tiga anak itu mengaku kebingungan sebab ia tak punya penghasilan lain untuk memenuhi kebutuhan keluarganya jika tidak bisa lagi berjualan di pasar. “Ya kerugiannya bisa sampai Rp 10 juta. Siapa yang mau ganti kalau begini. Saya juga hanya jualan di sini,” ujarnya. Hal serupa juga disampaikan Anisa, pedagang asal Karanganyar, yang mengaku kecewa dengan penutupan ini. Namun kondisinya cukup beruntung sebab ia memiliki toko kelontong di rumah. ”Ya mau gimana lagi kita tidak bisa apa-apa. Mungkin nanti saya hanya jual cabai ke pelanggan tetap dan sembako di rumah,” jelasnya. Perlu diketahui, di Pasar Krempyeng rata-rata pedagangnya hanya beroperasinya pada pukul 24.00 hingga pukul 08.00. Jadi ketika dilakukan penutupan, sebagian besar pedagang tak ada di lokasi, hanya barang dagangan yang tertinggal. Sesuai data pemerintah, total ada 55 pedagang yang menggantungkan nasib di pasar ini. (dev/har/fer)
Ia mengaku pihaknya sudah memiliki moda angkutan yang menangani kebersihan sampah di wilayah Cerme. “Sudah ada fasilitas yang menangani sampah di sana, tapi kan tidak bisa setiap hari fokus di wilayah tersebut,” ujar wanita yang akrab disapa Veni itu. Veni menambahkan, perlu ada kesadaran dari masyarakat untuk mengurangi produksi sampah. Ini sesuai dengan arahan dari pemerintah kabupaten untuk membentuk masyarakat yang peduli dengan lingkungan sekitarnya. “Karena ada imbauan dari pusat untuk mengurangi produksi sampah, otomatis peran serta masyarakat harus ditingkatkan. Oleh karena itu DLH menginovasi upaya itu dengan mempersempit lingkup kerja kita. Kalau terlalu banyak masuk ke sumber produksi sampah, tentu anggarannya harus ditambah. Selain itu masyarakat juga akan ketergantungan dalam masalah kebersihan,” jelasnya. Dengan alasan itu, ranah wilayah kerja DLH berfokus pada penyaluran sampah dari tempat pembuangan sampah sementara ke tempat pembuangan pusat. (dev/har/fer) Tumpukan sampah di pinggir Jembatan Morowudi.
Dimediasi, Polemik SLB yang Diprotes Warga Selesai Gresik, Memorandum Permasalahan terkait surat teguran salah satu RT di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, kepada Yayasan Autisme Terapi Amanah yang menangani anak berkebutuhan khusus akhirnya selesai, Kamis (11/6). Hal itu setelah pihak Desa Yosowilangun, melalui Kepala Desa Iriana Yudhaningsih memberikan ruang untuk pihak yayasan dan warga Jalan Karimun, RT 05/RW 03, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Gresik, untuk mencari menyelesaikan polemik tersebut. Dalam kesempatan tersebut hadir Kepala Desa Iriana Yudhaningsih, Ketua RT 05 Joko Sulistiyono beserta belasan warganya, serta pihak yayasan tersebut. Iriana Yudhaningsih yang memimpin mediasi itu memaparkan bahwa dirinya memfasilitasi warga dan pihak yayasan untuk bertemu. “Saya di sini mewakili warga
ingin menyampaikan keluhan warga yang merasa terganggu dan mengharapkan yayasan untuk mencari tempat lain,” kata Iriana mengawali pertemuan mediasi ini. Dan pihak desa menyatakan siap memberikan kesempatan dari pihak warga dan pihak yayasan untuk menyampaikan klarifikasi. Dalam kesempatan itu, warga melalui Ketua RT 05 Joko Sulistiyono menyampaikan bahwa pihaknya tidak menolak adanya anak berkebutuhan khusus (ABK), akan tetapi yang dipermasalahkan adalah cara mengajarnya yang membuat keramaian. Selain itu, terkait unggah-ungguh ketika awal membuka yayasan di tempat tersebut. Pihaknya juga menanyakan perihal surat izin kegiatan di tempat yayasan. “Saya tahu apa yang dilakukan yayasan. Tapi saya menampung aspirasi warga. Bahwa warga sudah tidak menghendaki
Rapat antara warga dengan Yayasan Autisme Terapi Amanah.
adanya yayasan tersebut di sini,” tutur Joko Sulistiyono. Warga juga menyesalkan beredarnya surat teguran tersebut di media sosial. Yang imbasnya perumahan daerah Karimun menjadi pembicaraan publik. “Kami harap pihak yayasan juga mengerti, kami mengharap yayasan untuk pindah mencari tempat lain. Selain itu, kami meminta pihak yayasan untuk
memberikan klarifikasi terhadap postingan yang beredar untuk memulihkan nama baik warga RT 05,” imbuhnya. Di kesempatan lain, pihak yayasan yang diwakili Siti Aminah memberikan klarifikasi bahwa yang menyebarkan surat tersebut di media sosial bukanlah pihaknya. “Bukan dari pihak kami yang menyebar surat tersebut di media sosial. Kami juga
meminta maaf atas kegiatan kami yang dirasa mengganggu masyarakat. Terima kasih telah memberikan kami izin selama ini untuk melakukan kegiatan di sana,” ujar Siti. Pihaknya merasa juga tidak ingin kejadian tersebut sampai menjadi sebesar ini. “Kami akan mencari tempat lain, tapi mohon beri kami waktu,” tuturnya. Dari mediasi tersebut akhirnya diperoleh kesepakatan bahwa Yayasan Autisme Terapi Amanah harus pindah dari RT 05 dan harus mengembalikan nama baik RT 05. “Kami harap tidak ada rasa dendam. Kita saling memaafkan. Disepakati mereka harus mencari tempat lain, namun atas nama kemanusiaan tetap kita beri tenggang waktu. Selanjutnya kami mengharap pihak yayasan untuk mengembalikan nama baik warga RT 05,” pungkas Ketua RT 05 Joko Sulistiyono. (and/har/fer)
Pulang dari Sawah Dijemput Ajal FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIK P
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN
Pedagang Pasar Krempyeng mulai menutupi lapak.
Sampah di Pinggir Jalan Menumpuk Gresik, Memorandum Menumpuknya sampah di pinggir jalan antarkecamatan di Dusun Geger Kulon, Kelurahan Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme, dikeluhkan masyarakat. Kepala Dusun Geger Kulon Ishkak mengatakan, fenomena ini sudah sering terjadi. Ia dan warganya juga sudah sering membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat pembuangan sampah dadakan itu. “Sudah pernah kami bersihkan, kami pasang banner agar tidak membuang sampah di sini juga malah dirobohkan," katanya ketika ditemui di kantor desa, Kamis (11/6). Iskhak menerangkan, oknum yang sering membuang sampah di pinggir jalan itu bukan hanya warga sekitar, namun banyak warga lain yang melintas sambil lalu membuang sampah. “Mungkin karena ini jalan utama, banyak dilalui orang luar. Jadi banyak yang asal buang sampah di sini,” imbuhnya. Sementara itu, Kasubbag Program dan Pelaporan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik Nonika Veni Privianty menjelaskan, pihaknya sudah sering menangani masalah pembuangan sampah di pinggir jalan utama itu.
Bojonegoro, Memorandum Pemkab Bojonegoro mendapat bantuan alat pelindung diri (APD) Covid-19 dari LPPM Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Kamis (11/6). Bantuan itu terdiri dari 50 buah baju hazmat, 90 botol hand sanitizer, 35 buah hand soap, 120 buah face shield, serta 400 buah masker. Diketahui, pemberian bantuan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian lembaga pendidikan kepada masyarakat dalam tanggap bencana upaya dalam memutus penyebaran Covid-19. Selain itu, juga sebagai upaya membantu pemerintah agar masyarakat mematuhi dan taat terhadap protokol kesehatan yang masih berlaku selama pendemi. Sekda Bojonegoro Nurul Azizah sangat mengapresiasi niat dan tujuan baik dari pihak-pihak yang telah membantu pemerintah untuk memutus sebaran Covid-19. “Termasuk dari LPPM Unesa mewakili Pemkab Bojonegoro, saya banyak menyampaikan rasa terima kasih kepada LPPM UNESA. Paket bantuan ini nantinya akan kami bagikan ke rumah sakit yang paling membutuhkan,”jelas Nurul Azizah. (top/har)
Jenazah Asnan dievakuasi petugas.
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN
Unesa Bantu APD Pemkab Bojonegoro
Satlantas Polres Gresik Ipda Yossi Eka Putra mengatakan, semula korban (Asnan, red) berkendara dari arah utara menuju selatan melintas di Jalan Raya Gunungsari, Kecamatan Bungah, Gresik. “Saat berkendara, korban tidak menjaga jarak aman dan kurang memperhatikan kenda-
Jenazah Sariyat dievakuasi petugas dengan protokoler kesehatan.
Pria Tuban Meregang Nyawa di TPS Gresik, Memorandum Sariyat (60), warga Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Tuban, ditemukan tewas di tempat pembuangan sampah (TPS) di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, Kamis (11/6). Diketahui pria tersebut adalah pemulung yang biasanya tinggal di sekitar TPS tersebut. Dari informasi yang dihimpun, paginya Sariyat sempat pamit pada istrinya Sumiyati (50), untuk berangkat memulung. Namun, pria yang terakhir mengenakan baju merah dan celana hitam tersebut sekitar pukul 06.15 sudah ditemukan tak bernyawa di lokasi TPS dengan posisi tengkurap di tanah.
Sementara itu, Kanitreskrim Ipda Ikwan mewakili Kapolsek Manyar AKP Yadwivana Jumbo Qantasson mengatakan, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Diduga, korban tewas arena memang ada riwayat penyakit yang diidap. “Diduga sakit, hasil pemeriksaan visum luar tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ujar Ikwan. Petugas mengevakuasi korban dengan menggunakan alat pelindung diri (APD). Untuk selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga. “Sudah ditangani keluarganya dari Tuban,” pungkas Ikwan. (and/har/fer)
Bojonegoro, Memorandum Karimin (70), petani asal Desa Pandantoyo, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, tewas di rumahnya, Kamis (11/6). Kematian korban setelah dirinya pulang mencangkul dari sawah. Sebelumnya, korban mencangkul sawahnya. Korban duduk dan dalam keadaan lemas sehingga memanggil menantunya. Oleh menantu bersama tetangganya, kemudian korban dibopong pulang. “Namunsesampaidirumah,tidaklama kemudian korban diketahui meninggal,” kata Kapolsek Temayang Iptu Jadmiko.
Kapolsek menjelaskan, setelah pihaknya menerima laporan, dirinya bersama anggota dan petugas medis dari Puskesmas Temayang menuju lokasi untuk mengolah TKP dan mengidentifikasi korban. “Berdasarkan pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda kekerasan fisik pada tubuh korban,” terangnya. Ia menambahkan, keluarga korban dan ahli waris tidak bersedia untuk autopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan. “Selanjutnya jenazah kami serahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” pungkas Jadmiko. (top/har/fer)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ IST
Sekda Bojonegoro Nurul Azizah menerima bantuan alat pelindung diri (APD).
“Benar, terjadi kecelakaan lalu lintas antara motor dan dump truck. Seorang pengendara motor meninggal di TKP. Korban diketahui warga Desa Dukuh Tunggal, Kecamatan Glagah, Lamongan,” ujar Kapolsek Bungah AKP Sujari. Sementara itu, Kanitlaka
raan di depannya,” terang Yossi. Hingga motor yang dikendarai Asnan menabrak dump truck yang disopiri Zainul Maarif (47), warga Desa Purwodadi, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Gresik. Akibat tabrakan itu, korban terlempar ke jalan dengan luka berat di bagian kepala hingga akhirnya tewas. Petugas Polsek Bungah yang datang ke lokasi langsung mengatur lalu lintas dan menghubungi ambulans untuk mengevakuasi korban ke RSUD Ibnu Sina. (and/har/fer)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIK P
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO
Gresik, Memorandum Akibat kurang menjaga jarak dan menabrak dump truck B 9155 TYU, Asnan (45), pengendara motor Yamaha Xeon L 6470 YU tewas di jalan depan makam Raden Sakti, Bungah, Kamis (11/6).
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Pemotor Tewas Tabrak Dump Truck
Petugas mengidentifikasi jenazah Karimin.