tata cara MISDINAR
Hari Minggu Biasa
Misdinar Paroki
Maria Bunda Segala Bangsa
PemilikBuku
Nama Lengkap : ..........................................................
Nama Panggilan : ..........................................................
Kelompok Retret : .........................................................
Tata Cara Tugas Misdinar Hari Minggu Biasa
Misdinar diharapkan 30 menit sudah berada di ruang Sakristi dan menyiapkan diri dengan pakaian Liturgi.
Biasakan untuk tidak lagi bermain hp tetapi mulai fokus untuk persiapan batin dan koordinasi tugas.
Sebelum bertugas doa bersama Romo, PLB, Lektor, dan Pemazmur.
Posisi tangan saat berjalan dan ketika tidak membawa apa-apa terkatup di depan dada. (Jika membawa peralatan Misa satu tangan, maka tangan satunya berada di dada)
Ritus Pembuka
Perarakan masuk (diiringi lagu pembuka) 1.
Misdinar menyiapkan barisan sesuai tinggi badan.
Misdinar paling depan membawa salib.
Sesampainya di depan altar, misdinar membuka barisan terdepan ke kanan dan kiri. hormat/berlutut bersama, dan berdiri sampai selesai Doa Pembuka.
Misdinar pembawa Salib menaruh Salib, melewati belakang kursi romo dan hormat kepada salib altar dahulu.
Tanda Salib dan Salam
Kata Pembuka
Seruan Tobat
Tuhan Kasihanilah dan Kemuliaan 5.
Doa Pembuka 6.
Setelah doa pembuka selesai, misdinar hormat berlutut bersama ke tengah, dan arah putaran ke dalam menuju tempat duduk lalu duduk setelah Romo duduk.
Liturgi Sabda
7. Bacaan I
8. Mazmur Tanggapan
9. Bacaan II
10. Alleluya
11. Bacaan Injil
12. Homili
13. Doa Aku Percaya/Syahadat
(duduk) (duduk) (duduk) (berdiri) (berdiri) (duduk) (berdiri)
Saat doa aku percaya dimulai, misdinar maju ke depan altar
14. Doa Umat
Saat doa umat ke-3, misdinar petugas persembahan (4 orang) hormat berlutut ke tengah dan naik ke altar menuju meja kredens.
Liturgi Ekaristi
15. Persembahan I
Misdinar yang tidak bertugas persembahan, menyiapkan bantal.
Misdinar yang bertugas persembahan di altar, setiap akan dan selesai bertugas misdinar menghormat ke Romo dengan menundukkan kepala.
Urutan persembahan I : Piala
Sibori
Ampul (Air & Anggur) Lavabo (Lap & teko baskom)
Posisi Misdinar pembawa anggur berada di sebelah kanan dan misdinar pembawa air berada di sebelah kiri (ada 2 kemungkinan misdinar yang akan menuang air dan anggur atau Romo akan menuang sendiri)
Posisi Misdinar pembawa teko berisi air dan baskom berada di sebelah kanan dan misdinar pembawa lap di sebelah kiri
Selesai bertugas misdinar berbaris dan bersiap kembali ke barisan, dengan hormat/berlutut dahulu di tengah.
Ketika misdinar petugas persembahan I berlutut, misdinar petugas gong ikut berlutut ke tengah dan menuju ke tempat gong.
NOTE :
Bila ada sibori tambahan yang berisi hosti harap diletakkan di meja altar.
Misdinar yang tidak bertugas saat persembahan I, berlutut di depan altar dan kembali berdiri saat persembahan I selesai.
16. Doa Setelah Persembahan
Setelah selesai persembahan I, pada doa atas persembahan di bagian setelah “Amin”, Gong dibunyikan 1 kali.
17. Kudus (berdiri)
18. Doa Syukur Agung (berlutut)
Misdinar pemukul gong menempati posisi tepat di depan gong dan misdinar lainnya bersiap membunyikan bel.
Pada saat kalimat “ agar bagi kami menjadi tubuh dan darah Putra-Mu terkasih Tuhan Kami, Yesus Kristus”, bel dibunyikan.
Setelah kalimat “terimalah dan makanlah inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagimu” gong dibunyikan sebanyak 3x dengan tempo masing – masing selama 2 detik. Kemudian bel dibunyikan pada saat Romo berlutut.
Setelah kalimat “terimalah dan minumlah inilah piala darah-Ku darah perjanjian baru dan kekal yang ditumpahkan bagimu dan bagi semua orang demi pengampunan dosa, lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku” gong dibunyikan sebanyak 3x dengan tempo masing – masing selama 2 detik. Kemudian bel dibunyikan pada saat Romo berlutut.
Pada saat “Amin” setelah kalimat “dengan pengantaraan Kristus bersama dia…” bel dibunyikan.
19. Bapa Kami (berdiri)
Misdinar yang paling tengah kanan kiri (2 orang), bersiap menerima kotak kolekte dari tatib.
20. Doa Damai (berdiri)
21. Anak Domba Allah (berlutut)
22. Persiapan penerimaan Komuni
Misdinar merapikan kembali bantal yang digunakan ke tempat semula dan hormat berlutut bersama di tengah
Dua orang misdinar yang akan mendampingi Romo menempatkan diri dan bersiap menerima Komuni dari Romo.
23. Komuni
Misdinar lainnya bersiap mendampingi PLB/Suster di titik yang sudah ditentukan.
24. Persembahan II
Setelah misdinar selesai bertugas mendampingi Romo membagikan Komuni misdinar tersebut naik ke altar untuk membantu Romo merapikan meja Altar.
Urutan Persembahan II :
Air (ampul, menuangkan air ke dalam piala)
Nampan piala (Menerima piala untuk dikembalikan ke meja kredens).
25. Doa Sesudah Komuni (berdiri)
Ritus Penutup
26. Pengumuman (duduk)
27. Berkat dan Perutusan
Misdinar berdiri maju ke depan altar berbaris dan bersiap untuk menerima berkat.
Misdinar pembawa Salib mengambil Salib, lewat belakang kursi Romo dan hormat ke salib altar dahulu.
28. Perarakan Keluar
Misdinar membentuk barisan berpasangan (seperti baris perarakan awal) lalu perarakan keluar menuju Sakristi.