Page 1

LEMBAGA PERS MAHASISWA EDENTS

KORAN EDENTS Dinamika Intelektual Mahasiswa

Dari Redaksi Bertambahnya umur Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro yang ke-56 membawa tuntutan baru bagi civitas akademika baik dosen maupun mahasiswa. Tema Goes To Global menjadi pilihan yang pas dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN ini. Tantangan dan peluang kini sudah menunggu para lulusan FEB Undip. Selain itu, pengajar atau dosen juga dituntut untuk dapat mencetak mahasiswamahasiswa yang berkarakter dan memiliki kualitas saing tinggi. Koran Edents Volume 1 Edisi 29 Feb -13 Maret 2016 ini juga menyajikan berita utama mengenai persiapan dalam menghadapi ajang mahasiswa berprestasi di tingkat fakultas. Sudah berjalannya timeline rangkaian pemilihan mahasiswa berprestasi dari tingkat jurusan hingga universitas membuat berbagai pihak mempersiapkan wakil terbaiknya. Sementara itu, berita seputar kampus kali ini menyajikan informasi mengenai penyelenggaraan acara Inagurasi Diponegoro 2016 pembicara yang mendapat gelar Bupati Anti Korupsi. Pun dibahas tentang kabar baik dari salah satu Ormawa FEB yang berhasil meraih gelar juara umum dalam ajang Temilreg 2016. Akhirnya, dari dapur redaksi mengucapkan selamat membaca dan siap Goes To Global.

Minggu Ini

w w w.lpmedents.com

Vol. 1 Edisi 29 Februari - 13 Maret 2016

lpmedents.com

Laporan Utama

Dies Natalis FEB Undip ke-56 Gandeng Ormawa Dies Natalis ke-56 tahun ini mengangkat tema FEB Undip Goes To Global bekerjasama dengan UPK Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro tampak mulai sibuk beberapa hari kebelakang ini. Pasalnya FEB Undip mulai melakukan rangkaian acara Dies Natalis FEB Undip yang ke56. “Sejauh ini persiapan FEB dalam menyambut Dies Natalis ke-56 sudah sangat matang dan sudah dipersiapkan sekitar satu bulan yang lalu,” ungkap Fuad, selaku ketua Panitia Dies Natalis FEB Undip. Diusianya yang ke-56 ini FEB Undip telah banyak memperoleh prestasi yang membanggakan, salah satu pencapaian tersebut adalah bahwa FEB telah mendapatkan akreditasi bergengsi yaitu pengakuan internasional dari The Alliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow, 21st Century Organization (ABEST 21) tepat di Dies Natalisnya yang ke-55. Selayang pandang Sebagai salah satu universitas tersohor di negeri ini, sudah sepantasnya Undip siap berpartisipasi dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), tak heran dalam perayaan hari lahirnya FEB menggadanggadang jargon ‘FEB Undip Goes to Global’ sebagai tema Dies Natalis tahun ini. Dies Natalis FEB ke-56 menggandeng Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) dalam menyelenggarakan rangkaian acara. Sebagai salah satu UPK di FEB Undip, Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen diberi mandat untuk menyelenggarakan seminar nasional yang bertajuk kewirausahaan. “Kami mengangkat tema Inovasi Usaha Peluang Bisnis Masa Depan,” ujar Donna Bella salah satu anggota HMJM. Ia juga menambahkan bahwa acara ini menekankan kepada para peserta seminar bahwa akan sangat mulia bila dapat bekerja diatas kaki sendiri dan juga dapat membantu pemerintah dalam masalah ketenagakerjaan.

Kordents Volume 1 Edisi 29 Feb – 13 Maret 2016 Diterbitkan Oleh Lembaga Pers Mahasiswa Edents Rangkaian acara Pemimpin Umum : Akbar Sih Perlombaan olahraga sendiri sudah di mulai hari Minggu (28/2) kemarin. Pertandingan futsal Pambudhi; Pemimpin Redaksi : Nur Wahidin; Pemimpin Artistik : Anastania Kabar Kampus Shafira; Editor : Adhevyo Reza; Reporter : Intan P, Yayuk, Rizki Amalia, Tio Kurniawan, Desi Wulansari, Niki Agni, Dian F Layouter : Dea Dwi Gustiani Sekretariat : Gedung PKM Lt. 1 FEB Undip, Tembalang Edents Call Center : 024-91181513 Ketua dan pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) serta Organisasi Mahasiswa Daerah se-Undip periode 2016 resmi dilantik dalam acara Inagurasi Diponegoro 2016 pada Rabu (24/2) di Gedung Prof. Soedarto. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 - 13.00 WIB tersebut pertama kalinya berhasil menghimpun dan doc. Edents mendatangkan berbagai organisasi mahasiswa daerah (Ormada) yang ada di Undip. Acara diawali dengan sambutan dari Ketua BEM Undip 2016, Muhammad Fawaz dan dilanjutkan oleh Pembantu Rektor III, Budi Setiyono. Budi sekaligus melantik jajaran kepengurusan BEM dan Senat Mahasiswa, ketua Ormawa, dan ketua lembaga kemahasiswaan lainnya. Pun Budi berpesan kepada para mahasiswa agar mengemban amanah dengan baik dan memulai berperan dalam urusan eksternal, terlebih dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Inagurasi Undip 2016 dilanjutkan dengan kuliah umum bertemakan “Peran Strategis Indonesia

sendiri digelar di Stadion Nasional Universitas Diponegoro. Dari tempat yang berbeda, cabang olahraga memancing pun akan mulai digelar pada Sabtu, 11 Maret 2016. Bertempat di kolam FEB Undip lomba memancing akan diikuti oleh kalangan masyarakat FEB sendiri. Sedangkan untuk tanggal 14 dan 15 Maret nanti akan diadakan acara bazar yang diselenggarakan oleh Kelompok Mahasiwa Wirausaha (KMW) dan departemen Ekonimi dan Bisnis dari BEM FEB. Acara puncak akan berlangsung pada tanggal 15 Maret nanti yang mana Menteri Riset dan Teknologi Dikti M.Nasir selaku mantan dekan FEB direncanakan akan hadir dan menyampaikan pidatonya. Tidak ketinggalan pada Dies Natalis tahun ini juga menghadirkan Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad. Puncak acara sendiri akan dilaksanakan setelah peresmian gedung baru FEB Undip (11/3), yaitu gedung Laboratorium Kewirausahaan. Dengan di bukanya gedung Laboratorium Kewirausahaan ini, diharapkan FEB Undip semakin siap berkiprah dalam persaingan nasional maupun internasional. Puncak acara nanti akan diawali dengan jalan sehat yang sudah menjadi kegiatan rutin dalam gelaran acara Dies Natalis tiap tahunya.Yang sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini akan diadakan acara Stand Up Comedy. Acara Stand Up Comedy ini diselenggarakan oleh Kelompok Mahasiswa Wirausaha sebagai bentuk kontribusi terhadap Dies Natalis FEB 56. “Acara Dies Natalis FEB yang ke-56 ini adalah satu hal positif yang perlu dijaga eksistensinya, karena hal tersebut dapat mendorong seluruh warga FEB untuk lebih bersinergi lagi demi FEB yang lebih baik tanpa harus ada pengkotak-kotakan organisasi intra fakultas,” Ujar Rifki, Ketua Angkatan S-1 Manajemen 2015. Terakhir Fuad selaku ketua panitia berharap agar acara yang digelar nanti dapat bermanfaat bagi seluruh kalangan. “Agenda syukuran tahunan ini diharapkan akan dapat memberikan manfaat bagi semua stakeholder,” tutupnya.

sebagai Role Model di Era MEA”. Kuliah umum tersebut menghadirkan Ahmad Erani Yustika (Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementrian Desa, PDT, dan Transmigrasi) dan Yoyok Riyo Sudibyo (Bupati Kabupaten Batang) sebagai narasumber. Kuliah umum tersebut juga dimoderatori langsung oleh dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Suharnomo. Sedangkan Lee Luong Minh (Sekretaris Jendral ASEAN) sebagai tamu kehormatan yang direncanakan hadir, batal datang karena kesibukannya di tempat lain. Ahmad menambahkan, Indonesia menjadi negara yang menarik untuk investasi dengan stabilitas ekonomi yang cukup bagus. “Presiden dengan kewenangannya meminta pencabutan segala regulasi yang menghambat investasi di desa

di

Grand Opening Managers 2016, Hadirkan Mawapres Hingga Manajer Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) akan segera menggelar acara tahunan yakni Managers 2016. Untuk membuka secara simbolis dari rangkaian kegiatan Managers 2016, dilaksanakanlah Grand Opening Managers 2016 yang bertempat di Hall Gedung C FEB Undip. Mengambil tema Ready to be Champion, Managers 2016 direncanakan akan mengusung 3 konsep utama, yaitu Manager Talk, Mahasiswa Berprestasi (Mawapres), dan juga inovasi baru pada Managers tahun ini, yaitu Competition Class. Konsolidasi Melawan Pelemahan KPK Undip (24/02) - Belakangan ini tengah menyeruak isu terkait undang-undang yang melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Guna mewadahi aspirasi mahasiswa dan masyarakat umum mengenai revisi UU KPK, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro (BEM Undip) Bidang Sosial Politik (Sospol) menyelenggarakan Konsolidasi dan diskusi umum terkait revisi UU KPK. Diskusi yang berlangsung di Student Centre Undip tersebut dihadiri oleh 79 peserta dari kalangan mahasiswa maupun akademsi terkait. Adapun mahasiswa yang hadir terdiri dari mahasiswa Undip dan Uneversitas Negeri Semarang (Unnes) serta akademisi Undip. Sebelumnya pada Senin (22/02) lalu, BEM Undip juga telah menggelar diskusi umum yang membahas tema serupa.

Inagurasi Diponegoro 2016, Sinergis Wujudkan Visi dan Misi Undip Inagurasi Diponegoro 2016 kembali di gelar di Gedung Prof. Soedarto. Acara yang dihadiri oleh pengurus Ormawa dan Ormada se_undip mengangkat tema Peran Strategis Indonesia sebagai Role Model di Era MEA

pada tahun 2017 mendatang,” imbuhnya. Acara dilanjutkan dengan kuliah umum sesi kedua. Dipandu oleh Luthfi Rahman (Wakil Ketua BEM Undip 2016) sebagai moderator, Yoyok Riyo Sudibyo yang didaulat untuk menyampaikan materi di sesi kedua membahas peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan kepemimpinan. Yoyok juga berpesan kepada pemerintah daerah (Pemda) agar tidak membiarkan dan membatasi kapitalisasi oleh perusahaan-perusahaan retail dan supermarket yang kini semakin menjamur. Nasti, salah satu peserta mengaku tertarik dengan cara penyampaian materi Bupati yang mendapat penghargaan antikorupsi itu. “Menarik, nggak ngantuk. Terkesan banget apalagi pas beliau mengatakan akan mengusahakan putra-putri lulusan universitas Kabupaten Batang mendapat pekerjaan di kampung halaman,” jelasnya.Erna Sulistyowati, selaku ketua panitia, mengatakan bahwa kendala yang dihadapi panitia adalah ketidakhadiran Lee Luong Minh. “Kami berharap akan ada peningkatan dalam penyelenggaraan inaugurasi tiap tahunnya. Semoga teman-teman yang udah dilantik dapat mengemban amanahnya dengan baik,” pungkasnya.


Kunjungi ! w w w.lpmedents.com Laporan Utama

FEB Cari Mahasiswa Berprestasi

Memasuki tahun ajaran semester genap, Fakultas Ekonomika dan Bisnis mulai kembali disibukan dengan penyaringan dan pemilihan mahasiswa berpestasi atau yang biasa disebut Mawapres. Dalam pelaksanaannya pemilihan Mawapres mengalami pasang surut, termasuk pergantian nama atau istilah. Penggunaan istilah pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) di mulai tahun 2004 dan sejak tahun itu pula pemilihan diselenggarakan setiap tahunya dengan kualitas yang terus ditingkatkan. Maka dari itu, FEB Undip setiap tahunnya mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti seleksi di tingkat universitas. Kriteria Fuad, selaku Ketua Jurusan Akuntansi, menyatakan beberapa kriteria Mawapres. “Ada beberapa, kriterianya antara lain tentu saja kinerja akademik kemudian kemampuan softskill-nya seperti kemampuan bahasa inggris, kemudian juga berkaitan dengan prestasi-prestasi akademik dan non akademik mahasiswa dan ada beberapa item yang lain, serta kemampuan penulisan seperti karya ilmiah,” tutur Fuad. Ia juga mengatakan bahwa dalam pengumpulan kandidat, jurusan dibantu oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (HMJA) agar HMJA juga bergerak di bidang akademik. “Sebetulnya kita hanya ingin mahasiswa nanti yang terpilih itu memberikan kontribusi kepada fakultas, kepada jurusan, dan kepada rekan-rekan yang lain,” ungkap Fuad. Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan, Amie Kusumawardhani menyatakan bahwa seleksi untuk pengumpulan berkas pemilihan Mawapres diperpanjang hingga Rabu, 24 Februari 2016. Amie menyatakan bahwa pihak dekanat sejauh ini telah menerima 16 nama calon Mawapres FEB Undip yang selanjutnya akan di kumpulkan dan di seleksi. “Tadi saya cek lagi ada 16 mahasiswa dari S1 dan D3, Manajemen 3, IESP 3,Akuntansi 4, Ekonomi Islam 1, D3 MP 3, dan D3 Akuntansi 1, jadi 16 orang,” tutur Amie. Amie juga menuturkan bahwa kriteria Mawapres yaitu dari segi akademisnya juga keaktifan mahasiswa yang bersangkutan di luar kuliah seperi keaktifan organisasi dan

Kabar Prestasi

Kordents. 1 Edisi 29 Februari - 13 Maret 2016

akademis terus dia melupakan yang lain itu ya.,” tutur Amie. Sebuah organisasi akan melatih mahasiswa untuk berdiskusi untuk menyelesaikan suatu masalah. Ia pun juga berharap agar perwakilan Mawapres FEB Undip dapat ‘berbicara’ di tingkat nasional. “Kan ini nanti ada tim seleksi dari fakultas. Jadi kita pilih yang terbaik. Yang terbaik itu apa? Tidak hanya akademik, tetapi juga organisasi dan softskill-nya,’’ ujar Amie.

doc. Edents

“Sebetulnya kita hanya ingin mahasiswa nanti yang terpilih itu memberikan kontribusi kepada fakultas, kepada jurusan, dan kepada rekan-rekan yang lain,” ungkap Fuad, selaku Ketua Jurusan Akuntansi penulisan karya tulis ilmiah. “Jadi yang pertama jelas kita akan lihat dari akademisnya ya. Dalam hal ini bisa kita lihat dari nilai IP, tetapi kita akan lihat juga keaktifan mahasiswa yang bersangkutan, jadi kegiatan apa saja yang dia ikuti, “ imbuh Amie. Pengumpulan nama Mawapres dari fakultas paling lambat dikumpukan hari senin, 29 Februari 2016, dan akan diserahkan ke pihak universitas. Amie berharap mahasiswa tidak hanya mengedepankan bidang akademik saja karena dalam melamar pekerjaan nanti tidak hanya bidang akademik saja yang diperhatikan, melainkan juga softskill-nya. “Harapanya sih mahasiswa harus berprestasi dalam bidang akademik itu wajib. Tetapi tidak berarti kalo dia itu bagus di

Peran Ormawa Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJM), Rendi Arfiandi juga angkat bicara mengenai peran HMJM dalam pemilihan Mawapres fakultas tahun ini. Rendi menyatakan bahwa HMJM turut andil dalam menghimpun dan memberi fasilitas kepada mahasiswa yang berminat menjadi Mawapres. Selain itu, HMJM juga memberikan pembinaan dan pendampingan selama proses seleksi Mawapres tingkat fakultas. “Jadi HMJM semenjak dua tahun lalu telah mengadakan kelas mawapres ya. Dan untuk tahun ini, akan ada warna berbeda dimana pembinaan calon Mawapres akan dilaksanakan sepanjang tahun. Guna mencapai target yang kita telah tetapkan,” tutur Rendi. Rendi juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada pihak dekanat yang telah telah membantu HMJM mengenai Mawapres. “Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada pihak dekanat karena sangat kooperatif terhadap kami, mulai dari pendaftaran, pengumpulan berkas, hingga batas akhir pengumpulan kami tetap melakukan koordinasi, tentu saja melalui kepala jurusan kami,” tambah Rendi. Terakhir, Rendi berharap Mawapres terpilih tahun ini dapat menginspirasi mahasiswa FEB Undip. “Yang pasti untuk Mawapres FEB yang akan terpilih nanti semoga menjadi pilihan yang terbaik dan mewakili FEB untuk bisa bersaing di tingkat universitas maupun nasional,’’ tutup Rendi.

KSEI Gondol Tiga Piala dari Pekalongan

Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip berhasil membawa pulang gelar juara umum pada acara Temu Ilmiah Regional Ekonomi Islam (Temilreg) pada tanggal 19 - 21 Februari 2016 lalu. Lomba ini diadakan oleh Forum Silaturrahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Pekalongan. KSEI mengirimkan perwakilannya pada semua cabang doc. Edents lomba. Pada lomba video ekonomi islam, KSEI mengirim dua kelompok dan keduanya berhasil mendapat juara pertama dan kedua. Cabang LKTI Ekonomi Islam KSEI mengirim tiga kelompok dan salah satunya berhasih meraih juara pertama. Lalu, untuk olimpiade ekonomi islam meraih juara empat. Saat ditanyai mengenai persiapan, Akhmad Benny, selaku ketua KSEI 2016, mengaku bahwa ada kerjasama antara divisi Pengembangan Sumber Daya Insani (PSDI) dan divisi Kajian dan Penelitian (Kalit) dalam pencarian peserta lomba dan penyiapan materi. Cara lain yang ditempuh oleh pengurus KSEI dalam mempersiapkan lomba ini adalah dengan mendatangkan alumni – alumni yang sudah berpengalaman.

Mahasiswa FEB Undip mulai dituntut untuk meningkatkan kualitas diri dalam berbagai bidang. Salah satunya dengan mengikuti ajang perlombaan. Kesempatan kali ini KSEI berhasil menyabet gelar juara umum dalam Temilreg di Pekalongan

Benny menambahkan bahwa ada persiapan lainya, “ Setiap hari, dari Senin sampai Jumat sudah ada jadwalnya. Nanti setiap materi yang telah diberikan akan ada postestnya dan setiap akhir minggu akan ada final tesnya,” ungkap Benny. Sedangkan untuk LKTI ada pembimbingan dari dosen FEB yaitu Ariza Fuadi. Lomba video ekonomi islam perwakilan KSEI melakukan persiapan sendiri. Benny mengatakan kendala yang dihadapi adalah masa persiapan lomba Temilreg

bertepatan dengan liburan yang sehingga kekurangan anggota. Namun, hal ini tidak membuat pengurus KSEI menyerah. Selain itu, pihak Dekanat FEB sangat mendukung para mahasiswa nya agar meningkatkan kualitas diri dalam berbagai bidang di luar fakultas bahkan universitas. Salah satunya dengan mengikuti lombalomba yang ada, seperti dituturkan Benny “Alhamdulillah dukung sih, soalnya kemarin juga kita waktu ke Dekanat H-dua udah takut banget. Soalnya biasanya kalau untuk lomba atau apapun dalam pengajuan dana jangan mepet-mepet. Tapi alhamdulillah lancar dan surat tugasnya turun,” tukasnya. Agenda kegiatan terdekat, KSEI akan mengikuti acara Temu Ilmiah Nasional Ekonomi Islam (Temilnas) di Yogyakara. Benny berharap KSEI dapat lebih mengetahui tentang ekonomi islam dan terus meningkatkan prestasinya dengan mengikuti lomba-lomba ekonomi islam selanjutnya. Selain itu Benny juga ingin anggota KSEI bisa menghasilkan tulisan-tulisan yang bermanfaat bagi masyarakat. “ Dari saya pribadi ingin memperkuat internal dari KSEI dulu terus prestasi juga lebih ditingkatkan dalam bidang ekonomi islam,” tutupnya.

Vol. 1 Edisi 29 Feb - 13 Mar 2016  
Vol. 1 Edisi 29 Feb - 13 Mar 2016  

Koran Edents Volume 1 Edisi 29 Feb -13 Maret 2016 ini menyajikan berita utama mengenai persiapan dalam menghadapi ajang mahasiswa berprestas...

Advertisement