Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 16 HALAMAN - Rp. 2.500,-

KAMIS, 19 JULI 2012

47 Korban Mafia CPNS Mengadu Nama Dibawa-Bawa, Bagas Siap Disidik SLAWI – Sedikitnya 47 korban mafia CPNS di Kabupaten Tegal mengadu ke posko pe-

ngaduan yang dibentuk LSM Gerbang Mataram. Pengaduan mereka rata-rata karena telah dijanjikan akan masuk sebagai PNS dengan memberikan uang sebanyak Rp 30 juta keatas. ke hal 7 kol 1

HARVIYANTO/RADAR BREBES

UNJUK RASA - Siswa SMAN 1 Ketanggungan saat melakukan orasi dalam aksi demo menuntuk mundurnya kepala sekolah

Demo Siswa SMAN 1 Ketanggungan Berlanjut Tutup Pintu Masuk Sekolah KETANGGUNGAN - Kurang puas dengan aksi demo yang dilakukan pada hari pertama masuk sekolah, Rabu (18/7) pagi para siswa SMAN

1 Ketanggungan kembali melakukan aksi serupa di dalam sekolah. Dalam aksinya, para siswa bahkan menutup paksa pintu masuk sekolah sebagai bentuk penolakan terhadap kepala sekolah. Selain berorasi, siswa juga melakukan tun-

INDEKS SIAPA yang tak bangga jika anak didiknya selalu langganan juara. Kebanggaan itu pula yang kini dirasakan civitas akademika MAN Brebes 01. Muhammad Ikbal, siswa yang kini baru saja menghuni kelas XII IPA ini sudah membawa harum nama sekolah karena prestasinya di bidang olahraga. Baca di suplemen Kreasi!

Sikap Walkot Disoal Setgab HAL. METROPOLIS

Kejaksaan Musnahkan Barang Bukti HAL. RADAR PEMALANG

APA MANING...

tutan penggunduran diri kepala sekolah dengan membentangkan spanduk di depan sekolah. Tidak hanya para siswa, aksi tersebut juga mendapat dukungan penuh dari semua guru pengajar dan karyawan sekolah. Dalam orasinya, Ketua OSIS

SMAN 1 Ketanggungam Siska Ayu mengatakan, kali ini seluruh siswa tidak lagi mau berkompromi terhadap keberadaan kepala sekolah. Semua siswa sepakat agar Kepala Sekolah Hj Indah untuk dipindahkan dari SMAN 1 Ketanggungan untuk diganti

dengan kepala sekolah yang baru. “Kami atas nama siswa SMAN 1 Ketanggungan juga sangat menyayangkan sikap Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes yang tidak responsif menanggapi tuntutan kami. ke hal 7 kol 1

HET Gas Elpiji 3 Kg Rp 14 Ribu

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

POKSO PENGADUAN – Pendiri Posko Pengaduan Mafia Penerimaan CPNS Kabupaten Tegal sedang berdiri di halaman poskonya, setelah menerima aduan dari korban.

Jokowi Panen Dukungan Istri Foke Mendadak Muncul di Pasar Klewer

Pangkas Mata Rantai Penjualan TEGAL - Menyikapi hasil temuan di lapangan, terkait harga gas elpiji bersubsidi 3 kilogram (Kg) yang mencapai Rp 15 ribu, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tegal mengeluarkan surat edaran Harga Eceran Tertinggi (HET) penjualan gas elpiji bersubsidi kepada masyarakat. Untuk agen ke pengecer HET-nya Rp 12.500. Sedangkan HET untuk pengecer kepada masyarakat Rp 14 ribu. Akan ada sanksi bagi pengecer yang menjual gas elpiji bersubsidi 3 kg diatas Rp 14 ribu. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tegal H Sugeng Suwaryo SSos, Rabu (18/7) mengatakan, pihaknya akan memutus mata ke hal 7 kol 5

M SAEKHUN/RATEG

GELAR KOORDINASI - Untuk penataan dan pemutusan mata rantai penjualan gas elpiji bersubsidi 3 kg, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tegal melakukan koordinasi dengan Konsultan Migas, PT Esya Megah Perkasa, Rabu (18/7).

SOLO - Menghadapi putaran kedua pemilihan gubernur DKI Jakarta 20 September mendatang, Joko Widodo panen dukungan. Setelah berbagai pihak menyampaikan simpati, kemarin dua tokoh dari Jakarta menemui wali kota Solo itu di rumah dinasnya, Loji Gandrung. Mereka adalah mantan Menpora yang juga ketua tim sukses pasangan cagub-cawagub DKI Hendardji Supandji-Riza Patria, Adhyaksa Dault, dan seniman yang juga pengusaha Setiawan Djodi. Adhyaksa tiba terlebih dahulu di Loji Gandrung sekitar pukul 14.15. “Sudah kenal lama

DOK.RATEG

Joko widodo

dengan Pak Jokowi. Saya datang ini sebagai sahabat untuk memberikan ucapan selamat karena beliau lolos putaran ke hal 7 kol 5

Ponpes Nurul Hidayah Lapas Kota Tegal Diresmikan

Baru Kali Pertama Ada di Indonesia dan Berkelanjutan YERI NOVEL/RADAR SLAWI

TERGULING - Mobil elef jurusan Tegal Pemalang terjungkal di Desa Bojongsana Kecamatan Suradadi setelah diserudug truk tronton, Rabu (18/7).

Elf Diseruduk Tronton, 7 Luka SURADADI - Kecelakaan di ruas jalur pantura Kabupaten Tegal kembali terjadi, Rabu (18/7) sekitar pukul 08.00 WIB. Kali ini, sebuah mobil mini bus atau elf jurusan Tegal-Pemalang diserudug truk tronton yang bermuatan keramik. Kejadian itu bermula, elf yang bernopol G 1554 AD melaju dari arah timur menuju ke barat. Ketika di Jalan Raya Desa Bojongsana Kecamatan Suradadi, elf tersebut berhenti untuk menaikan penumpang. Setelah berhasil menaikan penumpang, tiba-tiba datang sebuah truk tronton bernopol E 9395 C yang langsung menabrak bodi belakangnya. Sontak, elf yang ke hal 7 kol 1

Demo Siswa SMAN 1 Ketanggungan Berlanjut * Belajar demokrasi yah! 47 Korban Mafia CPNS Mengadu * Mulane aja terlalu gimir dadi PNS!

CMYK

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Tegal bekerjasama mendirikan sebuah Pondok Pesantren (Ponpes). Hal tersebut sebagai upaya untuk memberikan pendidikan keagamaan bagi warga binaan (napi) agar menjadi SDM yang berahlakul karimah. ADI MULYADI/RATEG

LAPORAN: ADI MULYADI PONPES yang diberi nama Nu-

GUNTING PITA - Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin menggunting pita tanda diresmikannya Ponpes Lapas pertama di Indonesia, dengan nama Nurul Hidayah di Lapas Kota Tegal.

rul Hidayah Lapas Tegal ini diresmikan langsung oleh Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin, Rabu (18/7). Hadir dalam kesempatan itu Forkompinda, Ormas, Pimpinan Ponpes se-Kota Tegal, dinas terkait dan tamu undangan lainnya. Lembaga pendidikan keagamaan khusus yang berada di dalam lingkungan Lapas itu baru kali pertama ada di Indonesia. Sehingga ke depan Ponpes Nurul Hidayah Lapas Tegal menjadi percontohan bagi Lapas lain yang ada di Indonesia. Kepala Kemenag Kota Tegal H Nuril Anwar SH MH mengatakan, Ponpes ini berkelanjutan, bukan kilat. Bahkan sistem pendidikan

atau kurikulumnya sama dengan standar Ponpes umum. Tujuan Kemenag dan Lapas mendirikan Ponpes Nurul Hidayah untuk mewujudkan kehidupan yang agamis dan berahlakul karimah agar mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat. Membekali warga binaan pemasyarakatan dengan pendidikan agama dan pembelajaran Al Quran agar dapat memahami serta melaksanakan ajaran agama dengan baik dan benar. “Diharapkan dengan adanya Ponpes ini, warga binaan dapat bertaubat nasukha serta menjadi manusia yang berahlakul karimah. Selain itu juga taat terhadap ke hal 7 kol 1


OPINI

2

KAMIS 19 JULI 2012

RADAR TEGAL

Memahami Seni Berdakwah Nabi Mendemo Kepala Sekolah Oleh: Muh. Abduh BERDEMONSTRASI rupanya bukan milik para buruh saja atau milik aktivis mahasiswa. Siswa SMA pun berani berdemonstrasi untuk mengganti kepala sekolah. Demi mengganti kepala sekolah yang lebih baik. Itulah keberanian siswa SMAN 1 Ketanggungan Kabupaten Brebes. Mereka menuntut kepala sekolah diganti dengan yang baru. Mengapa para siswa menuntut kepala sekolah diganti? Rupanya kepala sekolah tersebut, yang saat ini menjabat, dianggap arogan hingga ditolak keberadaannya. “Memimpin memang ora gampang! Seringe kepala sekolah mung dadi kepala, tetapi tidak menjadi pemimpin!” “Sih apa bedane kepala karo pemimpin Wa? Inilah perbedaan kepala dengan pimpinan. Kepala diangkat oleh kekuasaan atau instansi tertentu. Sedangkan seorang pemimpin dipilih oleh anak buah atau diangkat oleh suatu kekuasaan juga, tetapi disertai penerimaan baik dan pengakuan anak buahnya. Kekuasaan seorang kepala biasanya dari atau berdasarkan pada kekuasaan peraturanperaturan serta kekuatan atasannya. Sedangkan kekuasaan pemimpin selain menurut peraturan juga berlandaskan pada kepercayaan para anak buah terhadapnya. Seorang kepala bertindak sebagai penguasa. Sedangkan pemimpin berperan sebagai pencetus ide-ide organisasi dan koordinator. Kepala bertanggung jawab terhadap atasannya dan pihak ketiga, tetapi tidak mau bertanggung jawab terhadap anak buahnya. Sedangkan seorang pemimpin, selain bertanggung jawab terhadap atasan dan pihak ketiga, juga mau dan bersedia mempertanggung jawabkan segala sesuatunya kepada mereka yang dipimpin. “Lah kepala sekolah kae apa belih dadi pemimpin? Mulane didemo murid-muride?” Kepala sekolah adalah pemimpin pendidikan yang mempunyai peranan sangat besar dalam mengembangkan mutu pendidikan di sekolah. Kualitas kepemimpinan kepala sekolah sangat berpengaruh terhadap terbentuknya semangat kerja, kerja sama yang harmonis, minat terhadap perkembangan pendidikan, suasana kerja yang menyenangkan, dan perkembangan mutu profesional diantara para guru. “Tidak semua kepala sekolah paham karo maksud dadi pemimpin pendidikan!” “Ngger paham dadi pemimpin, ya ora mungkin didemo!” Masalah kepala sekolah di SMAN 1 Ketanggungan sudah seharusnya cepat diselesaikan oleh Dinas Pendidikan. Karena, menyangkut dengan hak siswa untuk mendapatkan pendidikan atau pelajaran. Bila masalah itu berlarut-larut, tentu kegiatan belajar mengajar tidak bisa dijalankan dengan baik. “Melas muride, wis mangkat nemen-nemen tapi ora bisa sinau sing kepenak!” PR Dinas Pendidikan bisa jadi tidak hanya sekadar mengganti kepala SMAN 1 Ketanggungan. Tapi bagaimana menciptakan kepala sekolah yang benar benar menjadi pemimpin pendidikan. Bahkan menjadi manajer pendidikan. Seperti yang kita ketahui, manajemen pada hakekatnya merupakan suatu proses merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, memimpin dan mengendalikan usaha anggota organisasi serta mendayagunakan seluruh sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Dikatakan suatu proses, karena semua manajer dengan ketangkasan dan keterampilan yang dimiliki mengusahakan dan mendayagunakan berbagai kegiatan yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan. “Kwueh, ora gampang dadi kepala sekolah!” (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 25.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 17.000/baris, Iklan Colour: Rp 37.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Rp 75.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Oleh: Syukron Ma’mun JAWABAN apa yang akan Anda, saya, atau siapapun berikan, ketika menghadapi seorang alcoholic dan penzinah, yang menanyakan cara untuk bertaubat. Seseorang yang kesehariannya tak bisa dipisahkan dari alkohol dan seks, tetapi mendadak menyampaikan niatnya untuk kembali ke jalan yang benar. Jangan-jangan, sebelum jawaban itu kita sodorkan, terselip prasangka, menyangsikan kesungguhannya berucap taubat. Dalam situasi yang nyaris serupa, Baginda Rasul pun pernah menghadapinya. Seorang pemabuk dan penzinah kelas berat, yang sudah teradiksi akut sensasi kenikmatan khamr dan seks. Saking kotornya orang ini, sehingga ia tak cukup yakin bahwa taubatnya akan diterima. Maka dengan aura pesimis, underestimate, serta menanggung malu, lelaki ini memberanikan diri menghadap Rasulullah Saw. “Wahai Rasul, apa yang harus aku lakukan, agar Allah menerima taubatku, memaafkan dosadosaku yang telah menggunung ini,” ucapnya memohon. Nabi tak langsung menimpali. Dia terdiam sejenak, sebelum akhirnya memberikan jawaban di luar sangkaan si pemabuk. “Syaratnya satu, jangan pernah berbohong kepadaku,” kata Nabi.

Si penanya pun kaget dengan jawaban itu. Apakah pemimpinnya itu tengah berkelakar dan menertawakan dirinya, ataukah sedang berteka-teki jawaban. “Jangan berbohong, lalu apa lagi wahai Nabi?”. “Cukup satu saja, jangan pernah membohongiku!” tandas Nabi sambil meninggalkan si Fulan. Terang saja orang ini berianggirang. Bagaimana mungkin, Nabi tak menyuruhnya meninggalkan miras dan perzinahan. Kenapa pula, si Fulan hanya diminta tak berdusta kepada Nabi. Keesokan harinya, si pemabuk ini berjalan melewati sebuah rumah bordil, yang di dalamnya menyediakan kesenangan yang selama ini dijalaninya: alkohol dan seks. Dia pun masuk sambil membatin, “Agh, bukankah Rasulullah tak melarangku meminum dan berzinah.” Tetapi belum juga menenggak minumannya, dia teringat dengan syarat yang diajukan Nabi terhadapnya. “Nabi memang tak melarangku mabuk dan berzinah. Tetapi nanti, ketika bertemu dengannya, apa yang harus kukatakan?,” batinnya berpolemik. “Aku malu seandainya berkata jujur, baru saja mabuk dan berzinah. Tetapi aku juga tak mungkin mengingkari janjiku untuk tak membohongi Nabi.”

Singkat cerita, si Fulan ini membatalkan niatannya untuk minum dan berzinah. Peristiwa perang batin semacam ini pun terus berulang, hingga akhirnya dia benar-benar bisa menceraikan dirinya dari khamr dan zinah. Riwayat ini sengaja saya angkat di awal tulisan, untuk belajar memaknai dan sekaligus mencoba mengamalkan cara berdakwah ala Rasul. Setiap kali teringat dengan kisah ini, saya menjadi kian yakin, bahwa berdakwah pun memerlukan seni; tepatnya seni berdakwah. Maka sembari bermuhasabah, mengkaji dan evaluasi diri, saya justru kerap kesulitan mencerna pemahaman sebagian kalangan ataupun kelompok Islam, yang menggunakan kekerasan dalam berdakwah. Menempuh caracara radikal untuk ber’amar makruf wanahi munkar’. Dan saya pun gerah, karena cara-cara tersebut tak ubahnya seperti cara yang ditempuh oleh sekelompok laskar yang mengatas namakan Front Pembela Islam, mengaku membela Islam, tetapi substansi yang dibela tak jelas. Sebuah pembelaan yang bisa jadi konyol dan salah kaprah. Apakah menegakkan kebenaran dan melawan kebathilan harus ditempuh dengan cara-cara arogan dan unjuk kekuatan, seperti dilakukan oleh salah satu ormas yang mengaku membawa panji Is-

lam? Saya justru layak cemas dan khawatir, alih-alih mengurangi kemaksiatan, wajah Islam di republik ini justru kian tak simpatik, menakutkan, yang berarti kian tak beraura rahmatan lil alamin, yang menanggalkan kebijaksanaan dan metode yang baik (bil hikmah wal mauidzotil khasanah). Seperti termaktub dalam sebuah ayat Al Quran yang masyhur itu, setiap aktivitas dakwah hendaklah dilakukan dengan cara-cara yang baik. “Serulah manusia ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pesan yang baik…”. Sebab dakwah adalah mengajak orang pada Tuhan, pada dzat yang maha baik, maha bijak, maka tempuhlah dengan cara yang baik dan bijak. Sungguh ironis, kalau dakwah justru dilakukan dengan cara-cara yang tak menjunjung tinggi etika. Bukankah Nabi Saw sendiri di utus untuk menyempurnakan akhlak? Semoga kita tak alpa dengan sejarah penyebaran Islam di Pulau Jawa yang dipelopori Wali Songo. Tak satupun dari sembilan wali itu yang menggunakan cara-cara kekerasan dalam mendakwahkan Islam, sehingga dakwahnya bisa diterima dan berkembang luas sampai sekarang ini. Semua menempuh cara-cara kebijaksanaan. Bahkan, Sunan Kalijaga menjadi contoh bagaimana

berdakwah dengan bahasa budaya masyarakatnya, bil lughatil kaumin. Bagi saya yang awam ini, dakwah adalah serupa kampanye. Keduanya adalah sebuah metode komunikasi, untuk menyampaikan pesan, dengan muara mempengaruhi pikiran, merubah perilaku. Itu sebabnya, seperti halnya interaksi sehari-hari, komunikasi mengandaikan konsep: memahami orang lain, baru mempengaruhinya. Maka seorang komunikator, juga pendakwah, tak selalu harus menjadi pembicara, penghimbau, penyampai pesan. Dia juga harus belajar untuk banyak mendengar, berupaya untuk menjadi pendengar yang baik. Konon, inilah bibit-bibit kebijaksanaan. Apa yang dicontohkan Nabi di atas, adalah bagian dari seni berdakwah. Ketika dakwah tak hanya dimaknai sekadar kewajiban menyampaikan apa yang kita tahu sebagai kebenaran. Lebih dari itu, bagaimana kebenaran itu didesain dengan cara yang simpatik dan empatik. Menjadi penting untuk memahami obyek dakwah, seperti halnya Nabi memahami situasi psikis si pemabuk dan penzinah. Wallahu a’lam. (*) Penulis adalah pegiat NU di Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal

Endi Tanggung Jawabe SEPANJANG Jalan Yomani-Guci, tepate di Desa Danawarih pada rusak, bolong2 akibat pipa di pinggir jalan, gimana gitu PEMKAB mana tanggung jawabnya? Dibetulkan lagi jalannya seperti dulu lagi. Masa jalan wisata amburadul seperti itu?? 081902684230

Tanggapan : - Alhamdulilah proses Pengadaan Barang dan Jasa (lelang) untuk paket Pekerjaan Yamansari/Yomani-Guci dengan pagu + Rp. 7,8 M sudah selesai, hal ini bisa dipantau secara online pada situs LPSE Kabupaten Tegal - Diharapkan dalam waktu dekat sudah bisa diberikan SPMK (Surat Perintah Mulai Kerja) pada rekanan yang bersangkutan.

Mbe Didandani Rusak BAGAIMANA itu jalan BabakanJatibogor, baru dibetulin kemarin sudah rusak lagi, sudah dipasang portal biar tidak ada truk besar lewat tetep saja rusak. 085842377817

Tanggapan : UNTUK ruas jalan Babakan-Jatibogor telah dilakukan perbaikan jalan pada Tahun Anggaran 2011, namun kontraktor tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sehingga diberikan sangsi berupa: Diblack list selama 2 tahun, dan untuk perbaikan lapis atasnya/Hot mix sedang kami usulkan kembali ke Pemerintah Kabupaten Tegal. TTD DPU Kabupaten Tegal

Amak-Amak Banjir INYONG mung pan ngein mskan. Kae dalan nang Kebasen Talang sblh kidul sing jurusane Kajen mbok d perhatekna ndelen. Masa tiap taun yen wayah udah kena ndo nginggu iwak? Banjire ora umum. Piben Pak, lurah wargane pengin aja amak2 banjir nde. Piben carane inyong ndukung wis. Soale wis umae inyong bodol becek. +6281548411513

Jangan Memberatkan Penumpang IKUT ngresula om Rateg. PT KAI mmg hbat .Bkin praturan mmbwt pnumpang jd trtib, tratur, was2 & ada jg kcewanya. Tlong praturan jgn bwt pnumpang aja. Cba d_prhtikan. Bgaimna dgn pdagang asongan, pngmis & tkg spu liar d_KA yg bkin smrawut & blm tntu mmliki tket. Hrpan sy bwt PT KAI, tlog jgn trllu mmbratkan pnmpag. Mksh om Rateg. +628816562445

Belum Dihotmix ASSALAMU’alaikum... om RATEG yg makin sip aja berita2nya.. sya sebagai warga Desa Badak mau kom-

plen ni sama DPU Pemalang, kenapa Jalan di Dukuhpete-Badak tidak diHotmik, padahal Jalan Belik-KUta, GuciMajalangu diHotmik, Dukupete-Badak yg ditengah-tengah malah tidak, tolong dimuat y SMS saya biar DPU Pmlng tahu .. mksh om Rateg. Wassalam. +6285642654571

Internet Tidak Diaktifkan INTERNET di perpustakaan Kab Tegal tdk d aktifkan/gmn? Pdhal kan bs buat blajr bagi pmula/pgunjung yg membutuhkan? Buat apa dibuat ruangan internet tp dtutup trus?? +6289654911940

Marahi Uwong Bingung SEBAGAI masyarakat Slawi, aq pan melu ngresula kyeh, pimen bisane ning Jalan dr Soetomo tepate ning prapatan brigif, kwe kan jalan umum, jalan maring Pemda lan jalan maring Jatibarang, Brebes uga maring Jakarta, bisane di pasang gapura tulisane BRIGIF 4 DEWARATNA, kuwe marahi uwong sing sekang luar kota pada bingung pan mlebu mrana dikira mlebu maring kantoran Tentara. Wis kaya kuwe dipasang jeglugan sing gedene ora ketulungan, pimen nden aja nganggo sakarepe dewek, jal pemda utawa instansi terkait dibahas nden men aja

terkesan arogan lan gawe bingunge para tamu sing sekang luar kota suwun kang. +6282325420812

Ngomongnya Gak Enak PAK Rateg q pan ngresula kye... msa q nunggu bis Sinar Jaya 4 jam, sdh gitu bisnya hbs q tanya mlhan ptgsnya ngmgya gak enk, gak tnggung jwb lg gak ksihan p bwa ank kcl, tlng krywanny diajari span santun spy gak sembarngan ngmngin penmpang kl g d penmpng klian g mgkn dibyr.. tmpt kejdian di transit RM Taman selera 11 Juli 2012 jm 15.00 tlng y pak dimuat.. +6285727343407

Cuma Nggo Hiasan Tok AKU pan ngresula ah,, aq pan takon ng PAI ana peraturan DILARANG MENGAMEN, tapi bsane ger aq mono pasti akeh wong ngamen, apa pengumumane kur go hiasan tok ?? +6285329232601

Murid Nguyuh Karo Mlayu KPLA skolah donge mikir, mndidik dng cara tdk mndidik ora bner. Aja

bner jre dwek tok, dang kpla skolah kya kwe apa mning muride. Guru nguyuh kro ngadeg, murid nguyuh kro mlayu. Aku isin nmen, slaku alumni angkatan 2007. +6285727075527

Jangan Hanya Mau Puasa Saja MENYIMAK Rateg Sabtu tgl 14 juli’12 ttg ‘Puluhan tmpt hiburan dikosek’ Gimana g bocor kalo tmpat2 semacam itu gak dbekingi ama oknum aparat sendiri? Mohon tindak lebih tegas lgi tmpat hiburan, warung2 lesehan remang2 n hotel2 yg dbuat mesum.. atopun kos2an yg dsinyalir tmpat esek2 dan miras ato narkoba. (jgn pas mw puasa aja kalo perlu 1bln 2-3x).. moga aja dgn demikian Tegal menjadi kota yg beriman dan lebih maju ke depannya.. wassalam. +6285649205079

Jembatan Pemali Langganan Macet WADUH, sampai kapan jembatan Pemali dadi, kayong dadi langganan macet. Delat-delat rusak, kapan benere? Ndelen, Binamargane terus ngawasi gaweane. Trims. +6287830003950

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 083861302125, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


ENTERTAINMENT

KAMIS 19 JULI 2012

3

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING

NIDJI

1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 356371

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Gerbang Mas Bahari Water Park Jl. DR. Wahidin - Pesurungan Lor

(0283) 341740

- Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

(0283) 6144277

Anggraeni Hotel

(0283)881011

Album Hasil Rekaman di Australia GRUP band Nidji berhasil mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam perjalanan karirnya. Giring, Ariel, Rama, Adrie, Andro, dan Randy memulai langkah dengan membuka pintu kesempatan yang lebih besar, yakni industri musik dunia. Sebab, album Victory yang mereka garap di luar negeri rilis di Indonesia pada Senin malam (16/7), di Blowfish Kitchen & Bar, Jakarta. September mendatang Victory rilis di Australia dan Malaysia. Untuk versi Indonesia, Nidji merilis album dobel, yakni Liberty Victory. Liberty merupakan album yang diluncurkan pada 2011. Vi c t o r y

berisi lima lagu berbahasa Inggris. Merilis album dobel adalah keinginan Nidji yang terwujud. ”Mimpi kami punya dobel album terwujud,” kata Giring. Apalagi, single Liberty Victory dipakai sebagai lagu produk Mister Potato yang menjadi global snack partner Manchester United (MU). Mereka juga akan menggarap klip video lagu tersebut dengan pemain MU. Hal itu tentu membuat mereka bangga. Sebab, kesempatan tersebut tidak dimiliki setiap band di Indonesia. Sejak awal terjun ke indus-

tri musik, band yang popular dengan lagu Biarlah dan Disco Lazy Time tersebut memang menargetkan diri bisa menembus pasar internasional. ”Memang, maunya, kami di nasional itu kuat dulu. Namun, kami tetap harus keluar dari zona nyaman. Sebab, apalagi yang harus kami lakukan kalau bukan go international,” jelas Giring. Untung, mereka terbiasa dengan bahasa Inggris. Hal itu semakin memperlancar jalan Nidji. ”Kami berenam punya kebiasaan buat lagu dengan bahasa Inggris dulu. Setelah itu, lagu tersebut diterjemahkan ke bahasa Indo-

nesia. Setiap musisi kan punya cara. Kalau Nidji, ya begitu caranya. Misalnya, awalnya, lagu Biarlah dan Lupakan itu berbahasa Inggris dulu,” papar Giring. Nidji berbagi cerita tentang pengalaman saat memproduksi lagu di Australia. Giring menuturkan, di sana semua orang bekerja dengan sangat profesional dan disiplin pada waktu. ”Di sana kualitas sound-nya bagus. Bisa dibilang, Nidji benar-benar naik kelas, deh” ungkapnya dengan bangga. (jan/ c12/ayi/ jpnn)

Jl. Ahmad Yani No. 159 Ketanggungan - Brebes

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.00-03.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto “Afternoon Tea & Pick Up Service BUS PARIWISATA DEDY JAYA Teman Setia Dalam Perjalanan Lutfi Ghozali,SH : 085741888835 Ratno Robani,SH : 081391444447 / 0819 023 4444 7 Office: Jalan Raya Cimohong Bulakamba Brebes Phone : 0283 877668 : Fax: 0283 877 866

Akui Suami Doyan Manfaatkan Suami Garap Main Tangan Proyek Musik Punya Ratusan Foto Nakal DHEA ANANDA

CHIKA KINSKY

BARU-BARU ini beredar foto nakal model Chika Kinsky dan bintang sinetron Adipati Dolken. Terlihat intim, Adipati cium Chika di kolam renang. Di foto lain, Chika memeluk mantan pacar Donita dan Nikita Willy itu dari samping dan menciumnya. “Kaget banget itu kan sudah lama sebenarnya. Itu kejadian memang dua tahun lalu,” aku Chika. Eks model Popular ini memang pernah menjalin asmara dengan Adipati. Tapi itu sudah dua tahun lalu. “Kita salah, mungkin memang pas aku lagi dekat itu sering fotofoto,” tuturnya. Dirinya kerap memposting foto-foto dengan Adipati Dolken ke facebook. Tak hanya itu, di dalam ponselnya juga tersimpan banyak foto-foto nakalnya. “Ratusan sih ada tapi yang kayak gitu (nakal) ada beberapa,” ungkapnya. Sialnya, ponsel tersebut hilang beberapa waktu lalu. Ia pun yakin foto-foto nakal bareng Adipati yang beredar itu berasal dari ponselnya yang hilang. (jpnn)

RUMAH tangga Della Puspita diguncang prahara. Artis senior ini dikabarkan telah menggugat cerai suami, Jocky Fernando. Kabarnya, ini dipicu perselingkuhan dan sikap Jocky yang suka ‘main tangan’. Benarkah? “Sebenarnya lebih ke aku juga yang main tangan, aku kan kalau marah nggak menggerakkan. Tapi kalau dia nggak ke fisik aku, tapi lebih ke benda, merusakkan barang lebih ke itu,” jawab Della. Selain main fisik, kehadiran orang ketiga disebut-sebut jadi duri dalam rumah tangga Della. “Orang ketiga, keempat, kelima, keenam, pasti ada. Setiap orang pasti punya godaan, dari dia juga, mungkin dari aku juga. Bagaimana cara menyikapinya,” beber bintang sinetron Pernikahan Dini ini. Pasca melahirkan anak keduanya, Della kembali sibuk di dunia entertainment. Ini terpaksa dilakukan karena Jocky sudah tak memberi nafkah lagi. Benarkah” “Cerai sih nggak. Ya namanya rumah tangga selalu ada masa-

lah, cuma sebisa mungkin memang seperti apapun masalahnya selalu berusaha tidak ke arah bercerai,” kata Della. “Aku memang jarang sekali menghabiskan waktu dengan suami. Takutnya malah bosan, setiap hari ketemu. Nanti jalan-jalan ketemu, di rumah ketemu, di kamar ketemu. Makanya kita ada up and down-nya,” imbuh wanita asal Malang ini. Kabar goyangnya rumah tangga Della bikin kaget keluarga besarnya di Malang. Pasalnya, mereka mengetahui rumah tangga Della dan Jocky baik-baik saja. “Belum tahu. Nggak ada yang telepontelepon, karena komunikasi hanya ibunya. Kalau ada apa-apa gini, semua orang datang ke rumahnya,” kata ayah kandung Della, Hendry Pasman saat dihubungi wartawan. Dulu Della sempat membantah Hendry sebagai ayahnya. Meski begitu, Hendry berharap dan berdoa rumah tangga Della baik-baik saja. “Sekarang yang terjadi, saya nggak tahu. Mudah-mudahan tidak terjadi perceraian. Saya menginginkan rumah tangga sakinah, yang langgeng, punya anak, punya cucu.” (jpnn)

FARAH QUINN

Farah Quinn Biasa Pakai Bikini LAGI, Farah Quinn menggoda dengan foto-foto syur. Dalam sebuah pesta yang digelar di Batam, chef seksi itu tampak berbikini two pieces. Namun itu dianggapnya biasa saja. Padahal belum lama, Farah disemprit Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) gara-gara dianggap seronok saat membawakan acara masak. “Buat dia sudah biasa kali ya. Kayak kalau pakai bikini begitu. Jadinya ya,

KATY PERRY

Resmi Menjanda PROSES perceraian Katy Perry dan Russell Brand akhirnya masuk tahap final, Senin lalu. Pelantun hit Part of Me ini pun resmi menyandang status janda. Perry dan Brand sebenarnya sudah mencapai kesepakatan dalam perceraian mereka pada Februari lalu. Namun, hukum di California menentukan kalau pengadilan baru bisa memutuskan perceraian enam bulan setelah pendaftaran gugatan cerai. Setelah menikah pada 23 Oktober 2010, Brand menggugat cerai Perry pada Desember 2011. Sudah tak ada lagi kecocokan pun menjadi alasan utama dalam gugatan cerai aktor komedi asal Inggris itu. Saat ini, Perry dan Brand tengah sibuk mencari pendamping baru. Pada Maret lalu, Perry sempat terlihat mesra dengan model top Prancis, Baptiste Giabiconi. Namun, sebulan kemudian, Perry nampak berciuman dengan gitaris band Florence + the Machine, Robert Ackroyd di festival Coachella. Sementara, Brand disebut-sebut sedang berpacaran dengan model Nikolett Barabas. (jpnn)

biasa-biasa aja tuh. Sampai sekarang saya malah belum tahu kalau fotonya beredar di twitter atau facebook,” kata Arul, manajer Farah Quin, saat dihubungi melalui telepon. Arul tak membantah jika Farah memang baru saja menghadiri acara di Batam yang mengambil tema superhero. “Kalau ke Batam memang iya, dua hari yang lalu. Tapi kalau soal itu tanya sama Farah sendiri deh. Saya

nggak tahu mesti jawab apa,” ujarnya. Sang koki memajang koleksi foto syur di twitter miliknya, @quinnfarah. Dalam foto-foto tersebut, perempuan bernama asli Farah Fauzan tersebut berbikini animal print dengan motif kulit macan tutul. (jpnn)

DHEA Ananda dinikahi gitaris band Nidji, Ariel, pada akhir 2009. Nah, bersuamikan musisi, eks personil Trio KwekKwek ini seakan ‘dapat angin’ untuk lebih berkarya. Istilah kata, Dhea aji mumpung sama Ariel. “Sekarang lagi sibuk bikin lagu, ada proyek song write. Aku bagian creative ya. Dan Alhamdulillah ya, dapat suami seorang musisi, jadi lebih banyak belajar aja ama dia,” ucap Dhea. Sebagai suami, Ariel tak mau membatasi ruang gerak Dhea dalam berkiprah di dunia entert a i n ment. (jpnn)


OLAHRAGA

4

KAMIS 19 JULI 2012

RADAR TEGAL

HASIL PRAMUSIM KEMARIN (18/7) Juventus v Aygreville

7-1

Auxerre v Clermont Foot

4-0

FC 08 Villingen v Schalke 04

0-2

Austria Wina v Munich 1860

0-0

Man City v Dynamo Dresden

0-0

Montpellier v Arles-Avignon

3-1

VfR Aalen v Celtic

1-2

Rapid Wina v AS Roma

1-2

Oxford United v West Ham

1-0

Worcester v West Brom

1-0

RCA Casablanca v Ath Bilbao

3-1

HASIL LEG PERTAMA KUALIFIKASI KEDUA (18/7) Uliss Yerevan

v Sheriff Tiraspol

0-1

Flora Tallin

v FC Basel

0-2

HJK Helsinki

v KR Reykjavik

7-0

Neftchi

v FC Zestafoni

3-0

F91 Dudelange

v SV Salzburg

1-0

Liberec

v Shakhter Karaganda

1-0

MSK Zilina

v Kiryat Shmona

1-0

T.N.S.

v Helsingborg

0-0

Skenderbeu

v Debrecen

1-0

Valletta

v Partizan Belgrade

1-4

Shamrock

v FK Ekranas

0-0

Keterangan : Leg kedua dimainkan 24 Juli 2012

Stevan Jovetic

AC MILAN BISA APA? MILAN - AC Milan melakukan perubahan positif saat memutuskan melepas banyak pemain seniornya. Tapi keputusan melego Thiago Silva dan Zlatan Ibrahimovic mengundang banyak kritik. Tanpa Ibra dan Silva, Rossoneri bisa apa? Penjualan Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva oleh AC Milan ke Paris Saint Germain mengejutkan banyak pihak. Dalam hal ini, pihak yang paling merasa terkejut dan kecewa adalah para Milanisti (julukan suporter Milan—red). Selain terkejut, para Milanisti jelas khawatir tentang masa depan tim kesayangan mereka tanpa dua pemain bintang tersebut. Mengenai hal ini, salah seorang jurnalis di Italia bertanya kepada Wakil Presiden il Diavolo, Adriano Galliani. “Setelah Ibra dan Silva pergi, apa yang dapat anda katakan kepada para suporter yang khawatir?” tanya salah seorang jurnalis tersebut ke Galliani. Mendapat pertanyaan seperti, Galliani, yang telah bertugas di Milan sejak 1986, memberi respon cukup keras. Dengan ketus, pria berusia 67 tahun tersebut justru bertanya balik kepada sang jurnalis. “Apa hubungannya dengan hal itu? “Anda menanyakan pertanyaan yang salah ...,” jawab Galliani tegas. Setelah menjawab seperti itu, Galliani langsung berlalu menuju gedung tempat kantornya berada, meninggalkan kerumunan wartawan yang masih menyimpan pertanyaan. Demikian diberitakan Football Italia.

Kepergian Thiago Silva dan Zlatan Ibrahimovic kembali disesali pemain AC Milan. Daniele Bonera menyebut kalau hengkangnya dua nama tersebut membuat Rossoneri seperti berada dalam kegelapan. Setelah beberapa hari lalu Silva resmi jadi pemain Paris Saint Germain, malam tadi giliran Ibra yang sah jadi anggota klub kaya asal Prancis tersebut. Kepergian dua nama tersebut melanjutkan gelombang perubahan di Rossoneri. Sebelumnya mereka melepas pemain-pemain senior seperti Alessandro Nesta, Gennaro Gattuso dan Clarence Seedorf. Sama seperti Gattuso, yang menyayangkan kepergian SIlva dan Ibra, Bonera pun punya anggapan yang sama. Ditinggal pilar lini belakang dan penyumbang gol terbaiknya, Diavolo Rosso seperti memasuki sebuah periode yang gelap. “Fakta bahwa kami kehilangan begitu banyak pemain membuat segalanya terlihat gelap. Pengaruh kehilangan Thiago mungkin tidak akan terlalu buruk jika kami masih memiliki Nesta,” sahut Bonera di Football Italia. Namun begitu, bek senior itu yakin kalau manajemen klub akan menyediakan dana untuk membeli pemain pengganti yang sama baiknya. Bonera pun meminta rekan-rekannya ikut membantu pelatih Massimiliano Allegri di musim

yang akan segera dimulai. “Dia (Silva) adalah kehilangan besar. Klub sudah melakukan evaluasi sendiri dan masih banyak waktu tersisa sebelum ditutupnya bursa transfer, segera kami akan bisa kembali kompetitif,” lanjut bek 31 tahun itu. Kepergian dua pemain penting seperti Ibra dan Thiago disesali semuanya, tapi selama bertahun-tahun Milan selalu memberi pelatih skuad yang kompetitif. “Saya dengar Ibra dan Thiago kecewa mereka harus pergi, mereka tahu kalau mereka meninggalkan tempat di mana mereka bisa merasa gembira dan telah memberikan kontribusi selama bertahuntahun,” tuntas dia. (din/ krs)

BONERA

Gaji Tertinggi, Pakai Nomor 9

Dilego Jika Bawa 30 Juta Euro TURIN - Juventus harus merogoh kocek dalam-dalam jika ingin memboyong Stevan Jovetic dari Fiorentina. Sebab, Fiorentina mematok harga tunai senilai 30 juta euro (sekitar Rp 360 miliar) untuk pemain berdarah Montenegro tersebut. Selain banderol senilai 30 juta euro, Viola-julukan Fiorentina tak menerima opsi lainnya semisal pertukaran pemain. Direktur Olahraga Fionrentina Daniele Prade punya alasan kenapa pihaknya mematok harga tinggi buat pemain yang kualitasnya disebut-sebut setara Francesco Totti itu. Yakni, karena La Viola masih membutuhkan tenaga Jovetic. “Saya sudah berbicara dengan pemilik klub, dan mereka mengatakan kepada saya bah-

wa Jovetic tidak dijual,” kata Prade kepada Football Italia. “Namun, jika ada yang datang membawa 30 juta euro, negosiasi bisa dibuka. Kami tak membuka opsi lain seperti harga yang lebih rendah dan menyertakan pemain lain dalam klausul pembelian,” tegasnya. “Dengan hengkangnya Thiago Silva dan Zlatan Ibrahimovic, apakah Jovetic menjadi pemain bintang yang tersisa di Serie A - Saya akui dia memang pemain hebat dan kami ingin memulai proyek baru dengannya,” tuturnya. Jovetic direkrut Fiorentina dari Partizan Belgrade pada 2008 lalu. Pemain 22 tahun itu sudah menyumbang 22 gol dalam 84 penampilannya bersama La Viola. (bas)

Ibrahimovic

PARIS - Paris Saint Germaint (PSG) benar-benar menjadi bintang pada bursa transfer musim panas ini. Setelah merekrut Ezequiel Lavezzi dan Thiago Silva, sekarang mereka mendatangkan striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic. Nilai transfer Ibra, sapaan Ibrahimovic, berada di bawah Silva dan Lavezzi. Silva masih termahal dengan 42 juta euro atau sekitar Rp 485,9 miliar, lalu Lavezzi dengan nilai 30 juta euro (Rp 347,1 miliar), sedangkan Ibra hanya 23 juta euro (Rp 266 miliar). Biarpun nilai transfernya lebih rendah, tetapi soal gaji Ibra bakalan menjadi pemain dengan bayaran termahal di PSG. Dia akan menerima bayaran sebesar 14 juta euro (Rp 161,9 miliar) pertahun, itu sudah bebas pajak plus tambahan bonus. Bukan hanya paling tinggi di PSG, dia menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Ligue 1 Prancis. Sedangkan di dunia, bayarannya hanya kalah dari Samuel Eto”o yang menerima gaji dari klub Rusia Anzhi Makhachkala sebesar 20 juta euro (Rp 231,4 miliar). Bayaran Ibra lebih tinggi dari Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Di Real, Ronaldo dibayar 13 juta euro (Rp 150,4 miliar) pertahun, belum termasuk pemasukan dari luar lapangan, sedangkan Messi digaji 10,5 juta euro (Rp 121,4 miliar) pertahun. Ibra sendiri telah tiba di Paris, sejak kemarin. Striker timnas Swedia itu telah melewati tes medis di klub barunya. Setelah itu, dia meneken kontrak dengan PSG selama tiga musim. Negosiasi antara Ibra dengan PSG sempat berlarut-larut. Itu tidak lepas dari persoalan gaji. Makanya, agen Ibra, Mino Raiola, beberapakali menyatakan negosiasi agak rumit. (ham)

Gara-gara Award, Ubah Agenda

MESSI

MADRID - Dari 32 nomine pemain terbaik Eropa 2012, sebelas di antaranya berasal dari Real Madrid dan Barcelona. Rinciannya, tujuh pemain Real dan empat lainnya penggawa Barca. Nah, seiring UEFA (Asosiasi Sepak Bola Eropa) akan memberikan award tersebut pada 30 Agustus nanti di Monaco, agenda Piala Super Spanyol pun harus direvisi. Itu mengingat leg kedua Piala Super Spanyol yang mempertemukan Real versus Barca dimainkan di hari yang sama. Leg kedua dihelat di kandang Real, Santiago Bernabeu, sedangkan pertemuan pertama berlangsung di Nou Camp (23/8). Solusinya, UEFA meminta RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol) memajukan jadwal leg kedua sehari lebih awal (29/8). “Seiring sebagian besar pemain Real dan Barca berada di Monaco pada 30 Agustus 2012, leg kedua Piala Super Spanyol diputuskan maju sehari menjadi 29 Agustus 2012,” kata juru bicara RFEF kepada Marca. Perubahan agenda tersebut disambut lega oleh kubu Real dan Barca. Boleh dibilang pemain terbaik Eropa juga menjadi “el clasico” lain karena pemain dari kedua tim-lah yang dijagokan muncul sebagai pemenang award pengganti Ballon d”Or tersebut. Dari Barca mengedepankan pemenang tahun lalu Lionel Messi. Sedangkan dari Real, Iker Casillas dan Cristiano Ronaldo difavoritkan. “Mudah-mudahan rekan setim saya seperti (Andres) Iniesta atau Xavimemenangkannya. Tapi, saya pikir, Casillas juga bisa memenangkannya,” kata Messi seperti dilansir AS. (dns)

Bersaing Rebut Hak Pakai Olympic

Stephen Henderson

WEST Ham United semakin kelimpungan. Keinginan menjadikan Olympic Stadium London sebagai markas mereka makin sulit. Kini, mereka juga harus bersaing dengan rencana menjadikan sirkuit F1. Pada 11 Februari 2011, West Ham sangat bahagia karena pengajuan menjadikan Olympic Stadium London sebagai markas mereka tercapai. Mereka bisa memakainya setelah penyelenggaraan Olimpiade 2012 London pada 27 Juli-12 Agustus. West Ham mengalahkan Tottenham Hotspur yang juga ngebet menjadikan Olympic Stadium sebagai markas. Rupanya kemenangan West Ham itu digugat Tottenham dan klub League One (kasta ketiga) Leyton Orient. Akhirnya, kemenangan West Ham dibatalkan. Nah, sekarang dibuat pengajuan ulang untuk tender pemegang hak atas stadion usai Olimpiade 2012. West Ham kini mendapat pesaing yang lebih ketat. Selain Leyton Orient yang dalam proposalnya mengajukan sebagai pemakai stadion bersama West Ham, masih ada

dua pesaing lain. “Saya melihat tidak ada salahnya Leyton berbagi dengan West Ham. Mereka mewakili Premier League dengan kekuatan uangnya dan kami mewakili komunitas. Ide yang bagus saya pikir,” bilang Barry Hearn, chairman Leyton, seperti dikutip BBC. West Ham tetap tidak mau, tetapi Leyton ngotot dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada London Legacy Development Corporation (LLDC), selaku pemegang hak sementara atas Olympics Stadium. Keunggulan Leyton yang membuat kemenangan West Ham sebelumnya sirna karena alasan kedetakan letak stadion. Lalu, dua pesaing West Ham lainnya adalah Intelligent Transport Services (ITS) dan University College of Football Business (UCFB) yang berafiliasi dengan Bucks New University. ITS menjadi lawan yang berat buat West Ham karena idenya yang brilian. Ketika West Ham hanya akan menjadikan Olympic Stadium sebagai stadion untuk sepak bola, maka ITS punya ide yang

lebih progresif. Mereka sudah berunding dengan bos F1 Bernie Ecclestone untuk menjadikan stadion sebagai sirkuit balapan. Rencananya, stadion akan menjadi bagian penting dari rencana balapan F1 yang menggunakan jalan raya London. Itu disiapkan sebagai tempat penyelenggaraan Grand Prix kedua di Inggris setelah Sirkuit Silverstone. Balapan jalan raya tersebut akan memakai jalan raya kota London sepanjang 5,1 km yang berlatar pemandangan sejumlah bangunan dan tetenger terkenal kota London, seperti Buckingham Palace, Big Ben, dan Trafalgar Square. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan resmi tentang kubu mana yang akan menjadi pemegang hak pakai. Atau bisa saja, tidak hanya satu kubu yang akan menjadi pemakai, bisa dua kubu sekaligus tergantung pada kontrak pemakaian. “Kami tengah mempertimbangkan empat penawaran tentang penggunaan stadion pasca Olimpiade 2012. Tawaran dari West Ham,” ujarnya. (ham)


NASIONAL

KAMIS 19 JULI 2012

5

RADAR TEGAL

Warga NU Diminta Tunggu Rukyatul Hilal

SEMARANG Persiapan Mudik, Penjualan CCTV Meningkat SEMARANG – Menjelang liburan dan mudik Lebaran tahun ini, penjualan CCTV closed circuit television (CCTV) semakin meningkat. Banyak masyarakat yang membeli CCTV untuk mengawasi asetnya yang biasanya kosong ketika ditinggal mudik. Apalagi aksi kejahatan sekarang ini semakin beragam jenisnya. Salah satu toko penyedia CCTV, Toko CCTV Anggrek sudah mendapatkan lonjakan penjualan hingga 50 persen. Marketing Toko Anatasnia Ika Setyorini menuturkan, penjualan menjelang mudik Lebaran memang biasa meningkat. Tahun lalu bahkan bisa mencapai 100 persen dibanding hari biasa. TAhun ini pun diprediksi akan mengalami hal yang sama. “Para konsumen kebanyakan meminta alat tersebut dipasangkan lebih cepat di rumah mereka, mengingat pemasangannya cukup lama dan membutuhkan keahlian tersendiri,” ujarnya. Konsumen kebanyakan berasal dari kalangan perusahaan yang menghendaki pemasangan di area pabrik. Namun tidak sedikit pula dari kalangan pribadi atau perumahan. “Permintaannya cukup seimbang antara perusahaan dengan perumahan,” kata Ika. Jenis CCTV yang dijual memang beragam, sesuai kebutuhan konsumen. Mulai dari paket CCTV ekonomis yang harganya berkisar Rp 3.000.000 hingga yang kualitas bagus mencapai belasan juta rupiah. Untuk high kuality camera ada yang harganya Rp 5.000.000, terdiri dari satu kamera, dan Rp 10.000.000 dengan 16 unit camera. Dalam satu paket pembelian CCTV, lanjutnya, biasanya terdapat beberapa alat seperti kamera, alat perekam, hard disk, kabel, dan aksesoris. Untuk pemasangan bisa dilakukan sendiri, maupun menggunakan jasa teknisi. (rin/ton)

Kerugian Negara Rp 12,8 Triliun SEMARANG - Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia hingga awal Juli 2012, telah menangani 52 kasus pelanggaran hak cipta, baik terkait merek dan lisensi. Angka tersebut meningkat tajam jika dibandingkan tahun 2011 yang hanya ada 17 kasus. Akibatnya, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan miliar rupiah. “Jadi ada peningkatan yang sangat signifikan dari 2011. Kami sedang proses semua kasus tersebut, dan sejauh ini 7 kasus sudah ditempuh melalui perdamaian, dan 8 kasus sudah kami ajukan ke kejaksaan untuk penyidikan,” ungkap Kepala Subdit Penindakan dan Pemantauan Direktorat Penyidikan, Ditjen HKI Kementerian Hukum dan HAM Johno Suprianto. Kasus yang ditangani juga tidak berada di satu lokasi saja. Dia mencontohkan saat penindakan di wilayah Jawa Timur untuk kasus pemalsuan merek generator listrik. Pada satu lokasi terdapat 86 unit dengan rata-rata per unit dijual Rp 10 juta. “Ini baru satu lokasi, belum lagi lokasi lain. Jadi nilai kerugiannya sangat besar,” terangnya. Pihaknya juga telah melakukan penggrebekan di wilayah Jawa Barat terkait pemalsuan produk pensil. Terdapat 54 ribu rautan dan 824 ribu alat tulis pensil jenis 2B. “Ini kerugian negara setelah dihitung sebesar Rp 3 miliar,” tuturnya. Berbagai temuan pelanggaran yang diungkapkan tersebut menurut Johno memang sangat memprihatinkan, karena mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Tidak mengejutkan, jika riset International Data Corporation (IDC) yang disiarkan pada April 2012 lalu masih menempatkan Indonesia di peringkat ke-11 di dunia dengan jumlah peredaran software bajakan sebesar 86 persen. Kondisi tersebut tentu sangat mengkhawatirkan mengingat nilai kerugiannya yang diperkirakan mencapai USD 1,46 miliar atau sekitar Rp 12,8 triliun, naik sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya. Peningkatan aktivitas pembajakan itu pada akhirnya menekan komersialisasi produk asli seperti software legal di tanah air yang tercatat hanya USD 239 juta. Sekretaris Jenderal Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) Justisiari P Kusumah mengungkapkan, akibat pelanggaran hak cipta baik melalui pemalsuan merek dan sebagaian telah menekan potensi penerimaan pajak, devisa, dan kesempatan kerja. (rin/ton)

JPNN

UNDIAN BERHADIAH - KSP Intidana melakukan pengundian bagi para anggota dan calon anggota yang memperebutkan 292 hadiah.

AsetKSPIntidanaTumbuh25Persen SOLO - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana mencatat pertumbuhan aset hingga 25 persen di semester I tahun ini. Tahun sebelumnya, perolehan aset koperasi tersebut sebesar Rp 486,72 miliar. Sementara hingga pertengahan tahun ini, mengalami peningkatan aset sekitar Rp 600 miliar. Dari hasil evaluasi KSP Intidana sepanjang tahun 2011 dibanding tahun 2010, juga menunjukkan perolehan positif. Untuk dana pihak ketiga (DPK) tahun 2010 tercatat sebesar Rp 318,94 miliar dengan penyaluran kredit sebesar Rp 188,65 miliar. Di tahun 2011, meski nominal DPK menunjukkan angka lebih kecil, namun, perbandingan jumlah DPK dengan penyaluran kredit tahun itu menunjukkan angka seimbang. Bahkan pembiayaan cenderung meningkat signifikan. Yakni jumlah DPK sebesar Rp 264,55 miliar dengan angka pembiayaan Rp 282,95 miliar. “Kami menyasar segmen umum, baik kredit konsumtif maupun permodalan. Selama 11 tahun berdiri, secara analisis bisnis, perkembangan koperasi ini sangat potensial,” tutur Sekretaris KSP Intidana, Rohadi, saat ditemui di selasela acara Undian Manasuka Berhadiah Gelegar 292 & Gathering, di Best Western Premier Hotel, Senin (16/7) lalu. KSP Intidana juga terus melakukan ekspansi dengan membuka enam kantor cabang di berbagai wilayah di Pulau Jawa, seperti Sukoharjo, Karanganyar, Jogja, Batang dan Jakarta. Cabang-cabang tersebut akan melengkapi sejumlah cabang lain yang tersebar di Jateng & DIY. Wilayah di eks-Karesidenan Surakarta lebih banyak dilirik, sebab diakui Rohadi, secara profitabilitas, pangsa pasar di wilayah tersebut sangat potensial. “Mulai tahun kemarin kami juga menyediakan sarana transaksi online untuk seluruh cabang KSP Intidana. Kami menjadi koperasi pertama menyediakan sarana ATM.” (ria/eti/jpnn/ton)

PEKALONGAN - Mengawali puasa Ramadan 1433 Hijriyah yang dimungkinkan akan terjadi perbedaan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan meminta kepada warga Nahdliyin menunggu hasil ihbar PBNU. Hal ini dilakukan, mengingat ormas lain ada yang telah menetapkan awal puasa Jum’at 20 Juli mendatang, sedangkan PBNU melalui tim rukyatul hilal baru akan melakukan pengamatan awal bulan qomariyah. Karena pada tanggal 20 juli bulan qomariyah baru tanggal 29 Sya’ban dan posisi hilal kurang dari 2 derajat di atas ufuk. Wakil Sekretaris PCNU Kota Pekalongan, H.Muhtarom, SSA mengatakan, untuk mengantisipasi kesimpangsiuran informasi, PCNU telah membuat edaran kepada seluruh Ranting NU se-Kota Pekalongan, agar menunggu keputusan PBNU. Dikatakan, untuk memudahkan informasi awal puasa ramadan, pihaknya akan membuka posko awal puasa hari Kamis, 19 Juli 2012 mulai jam 17.00 sampai selesai di Gedung Aswaja Jalan Sriwijaya 2 dengan nomor telepon yang bisa dihubungi 0285-411828 atau 02857901484 atau bisa kunjungi website PCNU Kota Pekalongan di www.nubatik.net. PCNU juga meminta kepada warga Nahdliyin menghormati masyarakat yang berdasarkan keyakinannya mengawali puasa pada hari Jum’at. Pasalnya, apa yang mereka lakukan berdasarkan keyakinannya. “Kita tidak bisa melarangnya, sedangkan di NU sendiri masih harus menunggu hasil rukyatul hilal PBNU yang dilakukan di 70 tempat,” ucapnya. PERBEDAAN Di tempat terpisah, Kepala Kemenag Kota Pekalongan, DR

Suratno MPd mengatakan, perbedaan rahmat dan hikmah, seperti perbedaan penentuan dan penetapan awal puasa. “Perbedaan yang ada, hendaknya dipandang sebagai sesuatu hal yang positif,” ucapnya. Hal ini harus diarahkan kepada usaha-usaha untuk menjaga ukhuwah islamiyah (persaudaraan umat Islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan bangsa) dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan umat manusia). “Perbedaan ini jangan dipandang mengarah pada perpecahan umat karena dikhawatirkan akan terjadi hal tersebut. Namun, yang terpenting semua bisa memilih sesuai dengan keyakinan masing-masing karena penetapan tersebut menggunakan dasar yang ada.” Masyarakat diharapkan tetap saling menghormati satu sama lain dan kemudian bagi mereka yang tidak berpuasa juga turut melakukan hal yang sama. Selain itu, tempat-tempat hiburan dan usaha kuliner hendaknya juga menghormati datangnya bulan suci Ramadan. “Kami harapkan umat Islam dapat menjalankan ibadah secara khusyuk, sehingga mendapatkan amal ibadah berlimpah di bulan suci ini. Bagi mereka yang tidak berpuasa diimbau untuk menghormati orang-orang yang menjalankan ibadah puasa,” tandasnya. Untuk penetapan awal Ramadan 1433 H, pemerintah akan melakukan sidang isbat dan mengumumkannya sebagai dasar bagi masyarakat untuk menjalankan ibadah puasa. Hal yang sama juga termasuk dalam penentuan Idul Fitri. “Beberapa hari lagi pemerintah akan melakukan sidang isbat dan akan mengumumkannya sehingga kita akan tahu kapan awal Ramadan 1433 H.” (ap15)

MIFTAHUL A’LA/RADAR SEMARANG

NEKAT – Empat pelaku pengedar togel dimintai keterangan di Mapolsek Gayamsari, kemarin.

Bos Judi Togel Dibekuk SEMARANG - Seorang bos pengecer judi toto gelap (togel) di wilayah Jalan Barito Semarang ditangkap Reskrim Polsek Gayamsari. Bos togel yang dimaksud adalah Ari Sumardiono (44), warga Jalan Barito, Mlatiharjo, Semarang Timur. Ari tak ditangkap sendirian. Tiga karyawannya juga turut diringkus. Yakni, Yuni Wijayanti, 30, warga Bangetayu Kulon Semarang; Sri Wahyuni (23), warga Genuk Baru Semarang serta EK (17), warga Manisharjo, Rejomulyo. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa uang Rp 5,5 juta; 84 bandel kupon belum terjual; 63 bandel kupon terjual, pulpen, rekapan nomor, serta berbagai peralatan lain. Kepala Polrestabes Semarang, Kombes Elan Subilan mengatakan, tersangka cukup berani menjalankan bisnisnya. Selain mempekerjakan tiga karyawan, tersangka menggunakan ru-

mahnya untuk kantor. Tersangka seolah tidak menghiraukan keresahan warga sekitar. ”Jadi, di rumahnya merupakan tempat transaksi seperti kantor,” kata Elan kemarin. Laporan warga ditindaklanjuti polisi dengan upaya penggerebekan. Bos togel Ari tak bisa mengelak, karena berbagai barang bukti ditemukan di rumahnya. ”Rumahnya langsung ditutup.” Tersangka Ari mengaku baru menjalankan bisnis terlarangnya selama 5 hari. Omzet yang diraup per hari sekitar Rp 4-5 juta. Ia nekat jadi bos togel karena ada jaminan dari seseorang bernama Bujel akan melindungainya dari jeratan hukum. ”Saya mendapatkan penghasilan 15 persen dari omzet penjualan.” Tiga karyawan yang dipekerjakan Ari, mendapatkan upah Rp 30 ribu/hari. ”Pembelinya dari warga sekitar dan beberapa orang yang sudah mengenal saya,” tambahnya. (fth/isk/ce1)

MIFTAHUL A’LA/RADAR SEMARANG

DISITA – Petugas BPOM Semarang menunjukkan ratusan jamu dan obat tradisional yang tidak berizin, dan tak memenuhi persyaratan keamanan, kemasan, alat produksi dan dokumen.

Disita, Jamu Ilegal Senilai Rp 100 Juta SEMARANG - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Semarang kemarin menyita ratusan jamu dan obat tradisional tanpa izin. Juga, ratusan obat yang tidak memenuhi persyaratan keamanan, kemasan, alat produksi dan dokumen. “Total barang bukti yang disita kurang lebih senilai Rp 109.295.310,” kata Kepala Balai Besar POM Semarang, Supriyanto Utomo, kemarin. Supriyanto menjelaskan, ratusan obat tersebut disita dari dua produsen di Desa Koripan, Kecamatan Nambuhan, Purwodadi, Grobogan, pada 5 Juli lalu. Penertiban dilakukan berdasarkan laporan masyarakat. “Kami men-

dapatkan laporan dari masyarakat, adanya produsen yang memproduksi obat tradisional dan mengemas kembali obat (stelan) secara ilegal. Setelah diselidiki, dalam obat dan obat tradisional tersebut, diduga juga ditambahkan bahan kimia,” ujarnya. Selain dilakukan secara illegal, lanjut Supriyanto, produksi obat-obatan tersebut juga tak memenuhi cara pembuatan obat yang baik (CPOB) maupun cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB). “Pembuatannya di dalam sebuah rumah yang lantainya hanya diplester, bahkan ada yang masih tanah dan hanya dilapisi oleh plastik. Kemudian,

para pekerjannya juga berlalulalang di atas plastik tersebut, sembari menyendok serbukserbuk tersebut untuk dimasukkan ke dalam kemasan,” bebernya. Dikatakan, obat-obatan seperti itu jelas membahayakan kesehatan. Sebab tidak bisa dijamin keamanan dan waktu kedaluwarsanya. “Lalu jamu yang ditambahkan dengan bahan kimia ini juga bahaya, entah mereka mencampurnya rata atau tidak juga diragukan.” Sejumlah jamu ilegal tersebut, antara lain, jamu rematik, obat dengkul, dan obat flu tulang. Pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. (dna/isk/ce1)

Rampok Poltekkes Jaringan Lama SEMARANG - Komplotan perampok yang membobol kampus Poltekkes Bakti Husada di Jalan Tirto Agung, Banyumanik, diduga merupakan jaringan lama. Dari delapan pelaku— empat di antaranya—wajahnya sudah tidak asing. Kepala Polrestabes Kombes Elan Subilan menyatakan hal itu usai melihat hasil rekaman Closed Circuit Television (CCTV). Selain merupakan jaringan lama, Elan menilai, cara kerja pelaku tidak profesional saat beraksi. Buktinya, beberapa alat untuk merampok, tertinggal di sekitar lokasi kejadian. Elan berjanji, pihaknya segera membekuk para pelaku. “Kami sering ketemu dengan jaringan lama ini. Tidak akan lama, mereka pasti kami tangkap,” ujar Kombes Elan. Dikatakan, dalam rekaman CCTV, beberapa pelaku menutupi wajahnya. Ada yang memakai topi, koran, dan berkerudung terpal. Sekitar lima orang mengenakan topi. Pelaku masuk melalui bagian belakang gedung, yaitu jalan tol Banyumanik. Pelaku

beraksi sekitar 30 menit. “Kami tetap berkesimpulan, itu pencurian murni,” kata Elan. Dari 12 titik CCTV, semua merekam aksi pelaku. Sistem pengamanan di Poltekkes dinilai sudah memadai, kecuali petugas keamanan yang kurang mampu memberi perlawanan. “Kami masih terus menyelidiki kasus ini. Terpisah, Kapolsek Banyumanik, Kompol Mulyawati Syam menambahkan, pihaknya sudah memeriksa 5 saksi. Termasuk, 3 orang dilumpuhkan perampok. Apakah pelaku sudah mengetahui peta lokasi sebelum beraksi? Kapolsek tak berani berkomentar lebih banyak. ”Kami masih mengumpulkan berbagai bukti dan memintai keterangan saksi,” tambahnya. Seperti diberitakan koran ini kemarin, Poltekkes Bakti Husada di Jalan Tirto Agung, Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik, Senin (16/ 7) pukul 03.30, dirampok. Pelaku dengan mudah mengacak-acak ruang direktur dan merusak brankas di da-

lamnya, setelah melumpuhkan penjaga malam. Namun, komplotan perampok ini harus gigit jari. Sebab, brankas yang dibobol kosong melompong alias tak ada isinya. Perampokan di Poltekkes, mirip dengan kasus serupa di BP3TKI (Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) Jateng pada Senin 25 Juni lalu. Baik modus maupun senjata tajam yang digunakan sama. Informasi yang dihimpun koran ini, sebelum masuk ke ruang direktur, komplotan perampok melumpuhkan dua penjaga malam. Yaitu Sujani (55), warga Genda D RT 3 RW 3 Pedalangan, Banyumanik; dan Tumino (40), Gunungkidul, Jogjakarta. Tumino mengalami luka bacok di kepala dan punggung. Ia kini dirawat di RS Banyumanik. Seorang tukang sayur, Suwardi (56), warga Tirto Agung, Pedalangan, yang hendak mengantarkan sayur ke kantin kampus, juga turut disekap dan dihajar perampok. (fth/isk/ce1)


OLAHRAGA

6

KAMIS 19 JULI 2012

RADAR TEGAL

WAHYU HIDAYAT

WAHYU HIDAYAT

HADANG - Bek Persip, Sugiat (kanan), berusaha menghadang laju pemain tim PON Jateng, Rizky, dalam laga ujicoba di Stadion Kota Batik kemarin petang (18/7).

PENGGEMAR - Satu dari tiga mantan pemain Timnas yang kemarin membela Persip, Kurniawan Dwi Julianto, diserbu penonton untuk foto bersama, seusai laga ujicoba Persip melawan Tim PON Jateng di Stadion Kota Batik kemarin petang (18/7).

REUNI MANTAN TIMNAS

Pon Jateng (2) v Persip (1)

PEKALONGAN - Tim sepak bola Jateng yang dipersiapkan ke PON XVIII di Riau, 9-20 September 2012 berhasil mengalahkan kesebelasan Persip Pekalongan dengan skor 2-1 dalam laga uji coba yang berlangsung di Stadion Kota Batik, Kota Pekalongan, Rabu (18/ 7) sore. Persip yang merupakan tim Divisi Utama Liga Indonesia, harus mengakui keunggulan anak-anak asuh Firmandoyo, meski diperkuat tiga mantan pemain Timnas Merah Putih, yakni Kurniawan Dwi Julianto, Gendut Doni, dan Nova Arianto. Jalannya pertandingan yang

disaksikan 5000-an Kalong Mania, pendukung fanatik tuan rumah, para punggawa tim PON Jateng berinisiatif melakukan serangan. Saiful Anwar dkk mulai bisa menekan lini pertahanan tim tuan rumah yang berjuluk Laskar Kalong yang diisi mantan pemain timnas Nova Arianto, Sugiat, dan Didik. Hasilnya, tim PON Jateng berhasil mencetak gol pertamanya melalui kaki Adi Rumianto di menit 19. Ia berhasil menggetarkan gawang Persip yang dijaga Sanam, setelah berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Persip, yang pada babak pertama kemarin mengandalkan jebakan off side bagi pemain lawan. Tertinggal satu gol, pelatih Persip Sugeng Widodo beru-

saha meningkatkan serangan. Namun serangan Persip yang dibangun dari lini tengah dan diteruskan ke lini depan yang diisi Muslimin, Nur Coyo, dan seorang mantan pemain timnas, Gendut Doni, belum bisa menyamakan kedudukan. Hingga wasit David asal Semarang meniup peluit tanda babak pertama usai, kedudukan masih tetap 1-0 untuk tim Jateng. Saat tiga menit setelah babak kedua dimulai, ribuan pendukung tuan rumah bersorak. Muslimin, mampu menyamakan kedudukan dengan melesakkan si kulit bundar ke gawang tim PON Jateng yang dijaga Ega Rizky, setelah memanfaatkan bola muntah dari Gendut Doni. Skor imbang di awal babak dua itu, membuat tim PON Jateng

meningkatkan tempo serangan. Akhirnya, tim PON Jateng berhasil menggandakan gol di menit 58 melalui kaki Saeful Anwar. Skor tidak berubah hingga pertandingan berakhir. Seusai pertandingan, Pelatih tim PON Jateng Firmandoyo mengemukakan bahwa timnya masih harus banyak dibenahi meskipun baru saja memetik kemenangan dari salah satu tim Divisi Utama. “Setidaknya tadi kita punya lima peluang tapi gagal menjadi gol,” ujarnya. Firmandoyo melihat, kontrol bola para pemainnya masih lemah. Begitupun dengan transisi para pemain terutama di lini pertahanan sering hilang. “Kontrol passing bola oleh pemain sering lepas sehingga mudah diambil lawan. Transisi antar

pemain juga harus dibenahi,” katanya. Tetapi bagaimanapun, katanya, ujicoba lawan Persip itu akan ia jadikan sebagai tolok ukur kualitas tim. Diakuinya, pihaknya belum bisa menemukan komposisi pemain yang pas untuk dibawa ke PON di Riau mendatang. Tetapi ia menargetkan maksimal minggu ke dua Agustus formasi pemain akan terbentuk. “Komposisi pemain belum final. Mungkin nanti pada minggu ke dua Agustus, kita sudah dapat temukan formasi yang tepat,” jelasnya. “Program latihan dan uji tanding akan terus kita jalankan, termasuk saat bulan Puasa nanti,” imbuh Firmandoyo. Sementara itu, manajer Persip Pekalongan Aam Ichwan men-

jelaskan bahwa kekalahan para pemainnya antara lain disebabkan karena kurangnya latihan bersama seusai musim kompetisi Divisi Utama berakhir. “Sementara ini anak-anak hanya mengikuti turnamenturnamen lokal untuk menjaga fisik mereka. Ke depan akan segera kita programkan untuk latihan rutin,” katanya. Dikatakan, didatangkannya tiga mantan pemain timnas ternyata belum cukup untuk bisa mengalahkan tim PON Jateng. “Tetapi kedatangan mereka cukup mampu menarik perhatian pecinta bola di Pekalongan untuk datang ke stadion menonton pertandingan,” ungkap Aam. Ia menjelaskan, materi pemain Persip yang ada saat ini,

merupakan gambaran 75 persen pemain Persip Divisi Utama musim depan. “Nanti masih akan kita cari setidaknya enam pemain lagi. Tiga diantaranya pemain asing. Persip masih butuh pemain untuk mengisi lini belakang, tengah, serta depan. Kita juga masih butuh penjaga gawang,” jelasnya. Aam menambahkan, penampilan para pemain tim PON Jateng menurutnya sudah cukup bagus. “Mereka bagus, dan masih muda semua. Semoga nanti bisa berprestasi saat berlaga di arena PON,’ harap Aam, sembari menambahkan bahwa pihaknya tak menutup kemungkinan akan merekrut pemain PON Jateng jika dinilai sesuai dengan kebutuhan tim Persip. (way)

SikapAbu-Abu Persebaya Stop ! Manjakan Pemain SURABAYA - Gembargembor rencana Persebaya Surabaya menambah amunisi jelang lawan Queens Park Rangers (QPR) ibarat angin lalu. Dalam latihan Green Force kemarin (18/7) di Lapangan Persebaya, tak ada satu pun nama pemain baru. Baik pemain seleksi atau pemain incaran. Edward Junior Wilson, David Pagbe, ataupun Ricardo Salampessy adalah tiga nama yang pada awalnya akan dibon Persebaya lawan tim Premier League itu. Sayangnya, niatan manajemen itu mendapat tentangan keras suporter. Lantas apakah Persebaya melunak karena dikritik suporter. “Masalah tambah atau tidak pemain di tubuh tim, hal itu belum diputuskan. Semua keputusan masih kita pending. Keputusan ini tidak ada kaitan dengan desakan suporter yang masuk kepada manajemen,” kata manajer Persebaya Saleh Hanifah usai latihan. Meski manajemen tak mengakui, desakan suporter untuk tetap memakai skuad Persebaya musim ini lawan QPR bisa saja berdampak kepada penjualan tiket. Sebab salah satu elemen supor-

ter menyatakan tak akan menonton ke Gelora Bung Tomo 23 Juli mendatang kalau bukan Persebaya asli yang tampil melainkan Persebaya plus-plus. Nah, ada empat pemain Persebaya diragukan tampil lawan QPR. Yakni Fernando Soler, Erol Iba, Walter Brizuela, dan Andik Vermansyah yang masih berkutat dengan penyembuhan cedera. Tambahan tenaga dalam latihan kemarin hanyalah Nurmufid Fastabiqul Khoirot. Fasta berlatih di klub lagi usai membela timnas U-22 di Prakualifikasi Piala Asia U-22 di Riau. Persebaya tak perlu malu menggunakan pemain bon-bonan sebenarnya. Sabah Selection dicukur 0-5 oleh QPR Selasa (17/7) lalu menggunakan jasa dua pemain Indonesia. Yakni Oktavianus Maniani dan Titus Bonai. Di sisi lain, pelatih Persebaya Divaldo Alves tak bisa memberikan jawaban pasti soal kedatangan pemain di skuadnya. Pelatih asal Portugal itu mengembalikan kebijakan kepada manajemen. “Saya akan mempercayakan semua hal di luar wewenang saya kepada manajemen,” tutur Divaldo. (dra)

KOMPETISI Indonesia Super League (ISL) musim 2011-2012 baru-baru ini ten g a h b e r a k h i r, k l u b - k l u b yang berlaga di kompetisi itupun semuanya meliburkan diri untuk menyambut kompetisi musim depan yang rencananya akan digelar Januari 2013 mendatang. Menyikapi liburnya kompetisi, para klub melakukan beberapa pencarian sosok pelatih maupun pemain untuk bergabung bersama klubnya dengan maksud untuk merubah kondisi klubnya menjadi lebih baik lagi. Namun, pada tim yang berjuluk Maung Bandung itu masih terlihat belum melakukan gencaran untuk merekrut pelatih maupun pemainnya. Hal ini dikarenakan adanya beberapa alasan d a l a m pembelian itu.

Persib Bandung sendiri mengalami penurunan prestasi yang musim sebelumnya 20102011 menempati peringkat 7 klasemen dan musim ini mengalami penurunan dengan menempati peringkat 8 klasemen. Menurut mantan pemain Persib Bandung era 90-an, Yudi Guntara, bukan tidak mungkin tim Persib Bandung dapat meraih juara pada kompetisi musim depan, dengan alasan manajemen Persib harus bisa memberikan kebebasan kepada pelatihnya dalam meramu tim. “Kalau mereka bisa mengikuti keinginan pelatih, bukan tidak mungkin target yang diberikan bisa dicapai. Selain itu, manajemen juga harus mendukung kinerja pelatih,” ucap-

RAMDHANI/RADAR BANDUNG

DIVALDO ALVES

GANGGU - Pemain Persib sedang diganggu pemain lawan saat lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) di Stadion Siliwangi Bandung, Jawa Barat.

nya. “Beri kebebasan buat pelatih untuk meramu tim. Jika semuanya sudah bisa diajak kerjasama, jangankan untuk masuk papan atas. Juara pun kita bisa,” sambungnya. Yudi mengaku tengah memantau mantan timnya tersebut dalam setiap pertandingannya maupun dalam menggelar latihan. Menurutnya, para punggawa Persib Bandung selama ini terlalu dimanjakan oleh manajemen ketika seorang pelatih melakukan kedisiplinan kepada anak asuhnya. Jika hal itu terus berlanjut, sulit bagi Persib Bandung untuk kembali meraih kejayaannya dengan menjuarai kompetisikompetisi yang ada. “Ya, kalau dari apa yang saya lihat, sepertinya pemain sekarang sangat dimanja oleh manajemen. Dikasih latihan berat, mengeluh. Akhirnya melapor ke manajemen. Padahal itu buat kebaikan Persib sendiri,” tuturnya “Kalau seperti itu, kapan Persib mau juara. Ujung-ujungnya kalau gagal, pelatih yang disalahkan,” lanjutnya “Kalau saya mencontohkan, dulu Persib sangat bagus waktu dilatih Jaya Hartono. Jaya pelatih hebat dan sangat disiplin. Bahkan dia sanggup bawa Persib juara paruh musim. Tetapi, pas putaran dua dia mengundurkan diri. Tentu ini jadi pertanyaan, ada apa sebenarnya dia pergi. Jadi kalau menurut Saya intinya pemain harus mau berlatih keras dan capek. Kita juga dulu sama. Malah waktu zaman kita, latihan setengah mati. Hasilnya bisa kita lihat,” jelasnya. “Jadi, kalau Persib ingin lebih baik lagi, sudah saatnya pemain dan pelatih bekerjasama. Itulah modal paling penting dalam sebuah tim. Setelah itu, dukungan penuh manajemen kepada pelatih, jadi faktor pendukung bagi tim kalau Persib ingin lebih baik,” pungkasnya. (gin)

SIMAN SUDARTAWA

Siman-Fernando Kandidat Pembawa Bendera JAKARTA - Jelang keberangkatan kontingen Olimpiade ke London, Indonesia belum menentukan siapa atlet yang akan dipercaya menjadi pembawa bendera defile kontingen pada pembukaan Olimpiade London 2012, 27 Juli, di Olympic Stadium, London. Komite Olimpiade Indonesia (KOI) masih menunggu keputusan dari Komandan Kontingen Erick Thohir. Kepala Bidang Humas dan Media Kontingen Indonesia Raja Parlindungan Pane di Jakarta kemarin mengatakan, saat ini pihaknya bersama Pengurus Besar cabang-cabang olah raga yang akan bertanding di London baru menentukan dua kandidat pembawa bendera.” Namun, mereka masih menunggu keputusan dari Komandan Kontingen untuk memilih siapa yang berhak mendapatkan kesempatan berharga itu. Erick sendiri saat ini masih dalam perjalanan menuju London, guna mengecek kesiapan kebutuhan kontingen selama di Olimpiade nanti. “Kami masih menunggu keputusan resmi dari Pak Erick. Beliau saat ini masih dalam perjalanan menuju London. Tapi sudah ada dua nama yang dicalonkan, yakni Fernando Lumain dari cabang atletik dan I Gede Siman Sudartawa dari renang,” ucap Raja. Terpilihnya kedua nama tersebut, menurut Raja selain

mereka atlet muda yang berprestasi, juga karena jadwal pertandingan mereka tidak berdekatan dengan upacara pembukaan. Siman yang turun di nomor 100 meter gaya punggung baru akan bertanding pada 29 Juli, sedangkan Fernando yang bertanding pada nomor 100 meter baru akan dimainkan pada 3 Agustus mendatang. “Sementara cabang lainnya, seperti bulutangkis dan angkat besi sejak pembukaan sudah mulai menjalani pertandingan, jadi dikhawatirkan jika dipilih dari mereka, maka tidak ada cukup waktu untuk beristirahat,” sambungnya. Dikonfirmasi mengenai pencalonan dirinya, Siman mengaku kaget. Pasalnya, pada keikutsertaannya pertama kali di multievent terbesar ini, dia sudah mendapatkan kehormatan menjadi besar pembawa Sang Saka Merah Putih . “Saya pribadi belum mendapat kabar soal ini. Tapi kalau memang pencalonan itu benar, pastinya saya sangat senang sekali karena ini suatu kehormatan besar,” ucapnya. Pada Olimpiade Beijing empat tahun lalu, Indonesia memilih peselancar Oka Sulaksana sebagai pembawa bendera. Oka terpilihnya karena ketika itu dirinya menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang telah mengikuti Olimpiade terbanyak, empat kali. (ali)


SAMBUNGAN

KAMIS 19 JULI 2012

7

RADAR TEGAL

Tes Kompetensi CPNS Serentak 8 September JAKARTA - Sejumlah lembaga negara dan kementerian mulai membuka pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS). Waktu pendaftaran masing-masing lembaga maupun kementerian memang berbeda. Namun, ujian kompetensi dasar dilaksanakan serentak pada 8 September mendatang. “Ujian kompetensi dasar CPNS untuk tahun ini dilaksanakan pada 8 September. Sementara itu, ujian kompetensi bidang bergantung pada kementerian maupun lembaga masing-masing,” ujar Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PAN dan RB)

Eko Prasojo kemarin (18/7). Eko menuturkan, ujian CPNS jalur reguler tersebut akan dilaksanakan di sejumlah tempat yang telah disepakati tim yang terdiri atas konsorsium 10 perguruan tinggi negeri (PTN) dan beberapa lembaga terkait seperti BPKP dan Polri. “Mereka menangani hal-hal seperti menjaga kerahasiaan soal. Kemen PAN dan RB bertindak sebagai penyelenggara,” ujar dia. Soal pengawasan, guru besar Universitas Indonesia (UI) itu menuturkan, pihaknya bekerja sama dengan Indonesia Corruption Watch (ICW) dan beberapa lembaga swadaya masya-

rakat lain. Untuk meminimalkan adanya calo dalam ujian CPNS, pihaknya meminta bantuan konsorsium 10 PTN untuk mengawasi. “Salah satunya dengan mencocokkan foto yang ada dalam kartu pendaftaran. Sama tidak dengan orang yang mendaftar,” urainya. Lembaga negara dan kementerian yang mulai membuka pendaftaran CPNS, antara lain, Kemenkeu, Kemenlu, Kemenkum dan HAM, Mahkamah Agung, serta Badan Intelijen Nasional. Beberapa pemerintah daerah juga membuka lowongan CPNS. Seperti diketahui, moratorium

PNS berlaku mulai 1 September 2011 hingga 31 Desember 2012 (16 bulan). Penerapan kebijakan tersebut merupakan komitmen pemerintah untuk membenahi segala sesuatu terkait dengan penerimaan PNS. Berbagai aturan yang berkaitan dengan kepegawaian juga ditata lagi. Kebijakan itu diterapkan sehubungan dengan besarnya belanja pegawai yang dinilai membebani APBN. Namun, terdapat beberapa pengecualian dalam moratorium tersebut. Di antaranya, kebutuhan tenaga medis, dokter dan perawat, petugas keselamatan publik, serta tenaga pengajar. (ken/c7/ nw)

Rekan Dhana Segera ke Pengadilan JAKARTA - Rekan-rekan Dhana Widyatmika kini bakal menyusul terdakwa kasus pencucian uang tersebut ke meja hijau. Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Andhi Nirwanto menyatakan bahwa berkas penyidikan tersangka Salman Maghfiroh sudah rampung. Dalam waktu dekat rekan Dhana itu akan segera dibawa ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

“Berkas tersangka berinisial S (Salman Maghfiroh, Red.) yang sudah lengkap,” kata Andhi di Kejagung kemarin. Andhi mengatakan, berkas Salman akan segera dilimpahkan ke penuntutan. Setelah dinyatakan lengkap, rekan Dhana dalam membereskan urusan pajak sejumlah perusahaan besar itu akan dibawa ke pengadilan. Salman merupakan bekas

pegawai pajak. Dia pernah satu kantor dengan Dhana di KPP Pancoran. Saat itulah dia diduga bekerja bersama Dhana untuk membereskan pajak sejumlah perusahaan. Belakangan Salman kemudian keluar dari Ditjen Pajak dan mendirikan perusahaan baru berinisial PT APM. Para penyidik menduga APM ikut bermain dalam rangkaian pencucian uang hasil korupsi

pajak Dhana. Duit hasil memainkan pajak perusahaan ditampung di APM untuk kemudian diputar ke produk investasi lainnya. Tujuannya, uang hasil korupsi pajak tidak akan ketahuan. “Perusahaan itu tempat menampung uang hasil korupsi mereka,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Adi Toegarisman saat kasus tersebut dalam proses penyidikan. (jpnn)

Elf Diseruduk Tronton, 7 Luka dari halaman 1 berisi penumpang 10 orang itu, terjungkal lalu masuk ke parit. Akibatnya, penumpang mengalami luka-luka dan bergegas dilarikan ke RSUD Suradadi. “Saya cuma lecet-lecet saja, tapi kalau penumpang, banyak yang luka,” kata sopir elf, Didi (50) warga Desa Grogol Kecamatan Dukuhturi. Menurut Didi, kejadian itu berlangsung sangat cepat. Sebab ketika dia melihat di kaca spion, truk tronton posisinya masih jauh. Dia pikir, truk ter-

sebut bisa mengerem ketika kendaraannya berhenti di depan truk berwarna putih itu. “Saya pikir begitu, tapi ternyata mobil saya malah ditabrak,” imbuhnya. Di tempat yang sama, sopir truk tronton, Uju (30) warga Kota Bandung mengaku, semula mobil elf itu berada di belakang kendaraannya. Namun tiba-tiba, elf menyalip dan langsung berhenti di depan truknya. Karena mendadak, dia mengaku tidak sempat menginjak pedal rem. “Kalau saya banting stir ke kanan, pasti akan terjadi kece-

lakaan yang lebih parah. Sebab di belakang saya, banyak kendaraan yang melaju dengan kencang,” kata Uju yang mengaku hendak mengirim keramik dari Surabaya ke Bandung. Sementara itu, dari 10 penumpang, hanya 7 orang yang mengalami luka-luka. Mereka saat ini sedang dirawat di RSUD Suradadi. Menurut dr Brantas selaku paramedis di RS tersebut, 5 orang diantaranya terpaksa dirawat inap karena lukanya cukup parah. Sedangkan dua orang di antaranya rawat jalan.

Adapun nama-nama korban yang masuk ke RS antara lain, Masiha (50), Wartini (56), Sidon (35), Sri Kurniati (29), Sutono (47), dan Slamet (46). Mereka merupakan warga Desa Demangharjo. Sedangkan Untung (56), warga Desa Bojongsana. “Yang rawat jalan hanya dua orang, yakni Sri Kurniati dan Slamet,” ucapnya. Insiden kecelakaan itu sudah ditangani oleh petugas Satlantas Polsek Suradadi. Sopir dari kedua kendaraan tersebut dimintai keterangan. (yer)

47 Korban Mafia CPNS Mengadu dari halaman 1 Posko yang baru saja berdiri Senin (16/7) lalu dengan alamat di Griya Kabunan Asri Dukuhwaru tersebut telah menerima pengaduan dari korban mafia penerimaan CPNS dari berbagai kalangan. Pendiri Posko yang juga Koordinator LSM Gerbang Mataram Bambang Purnama mengatakan, posko pengaduan tersebut dibentuk sebagai aksi simpatik untuk menyelesaikan masalah para korban mafia PNS. “Beberapa korban yang mengadu ke kami itu adalah CPNS tahun 2005 sampai tahun 2010. Rata-rata mereka dimintai uang dan dijanjikan menjadi PNS oleh mafia penerimaan CPNS tersebut. Kami akan membantu untuk mengusut tuntas masalah ini, dan kami tidak akan membiarkan kejahatan ini terjadi kembali,” tegas Bambang. Bambang menjelaskan, dari

beberapa aduan yang ada, pihaknya masih menunggu korban yang lain karena diyakini masih banyak. Setelah itu, pihaknya akan mengumpulkan semua data agar valid, dan akan mendampingi korban untuk melaporkan penipuan ini kepada pihak yang berwajib. “Selain yang sudah mengadu dengan data lengkap, masih banyak yang menghubungi lewat telepon untuk dapat dibantu,” ungkapnya. Di tempat terpisah, salah satu tersangka mafia penerimaan CPNS tahun 2010 Kabupaten Tegal, Eko Triono Batiasmoro yang sekarang sedang menjadi tahanan kota mengaku, dirinya melakukan hal seperti itu berawal dari informasi dari temannya yakni Edi Wicaksono, yang merupakan kakak dari pejabat Pemkab. Ia menceritakan, pada saat itu Edi Wicaksono menyampaikan akan ada pegawai BKN yang

datang ke Kabupaten Tegal. Setelah kedatangan pegawai yang katanya dari BKN tersebut, Ia menawarkan MoU kepada salah satu pejabat Pemkab yang merupakan kakak dari Edi Wicaksono. Karena ada nama kakaknya itu, Eko merasa yakin, dan siap melakukan perbuatan tersebut karena ada jaminan. “Yang membuat saya percaya, saudara Edi mengajak saya ke kakaknya, bahkan pada saat saya ketemu dengan pejabat tersebut, saya disuruh hati-hati,” kata dia. Eko mengaku dari hasil gerilyanya di Kabupaten Tegal, Pemalang dan sekitarnya, dapat mengumpulkan uang sampai milyaran rupiah. Namun uang tersebut telah dibawa Edi. “Penipuan tersebut tidak hanya dilakukan di Kabupaten Tegal saja, tetapi sampai ke tingkat Jawa Tengah, dengan dibentuk beberapa tim, dan

saya hanya mendapatkan sekitar 21 orang baik itu CPNS maupun PTT,” jelasnya. Sementara itu, Haron Bagas Prakoso yang saat ini menjabat sebagai Sekda Kabupaten Tegal dan dituding sebagai pejabat Pemkab yang terkait mafia itu, membantah jika dirinya ikut serta atau menyuruh Eko. Dia berdalih, kelakuan kakaknya tidak kemudian adik ikut campur. Ia menegaskan, dengan keadaan yang semacam ini, sipapun yang telah melakukan tindak pidana penipuan itu harus segera dihukum. Entah itu PNS maupun masyarakat yang lain. Kalaupun memang ada yang dituduhkan ke pihaknya, Bagas siap untuk disidik. “Kalau memang saya dibawa-bawa, saya siap disidik. Saya berharap siapapun yang terlibat dalam masalah ini dan melakukan tindak pidana, wajib dihukum,” tandasnya. (fat)

Demo Siswa SMAN 1 Ketanggungan Berlanjut dari halaman 1 Padahal tuntutan ini sudah kami layangkan jauh-jauh hari sebelumnya,”ujar Siska dalam orasinya. Ia menambahkan, seluruh siswa saat ini menghendaki adanya ketenangan dalam proses belajar-mengajar. Sehingga siswa menghendaki agar dinas bisa secepat mungkin mencopot dan mengganti Hj Indah sebagai Kepala SMAN 1 Ketanggungan. “Kami tidak menerima sikap

arogansi yang ditunjukan oleh kepala sekolah, baik kepada siswa maupun dewan guru. Maka dari itu kami meminta agar yang bersangkutan bisa dikeluarkan dari sekolah untuk kemudian diganti dengan kepala sekolah yang baru,” teriak Siska di depan peserta unjuk rasa. Hal serupa juga disampaikan guru pengajar SMAN 1 Ketanggungan, Samdung Chaery SPd. Menurutnya, dinas dianggap memelihara ketidakkondusipan di SMA 1 Ketanggungan dengan cara mengulur-ulur

waktu penggantian kepala sekolah. Keinginan warga sekolah benar-benar sudah bulat bahwa Bu Indah saat ini sudah ditolak menjadi kepala sekolah. “Sudah hilang kepercayaan pihak sekolah terhadap kepala sekolah. Kalau dinas membiarkan situasi ini berlanjut, itu berarti dengan sengaja dinas ikut andil dosa dalam kasus kepala sekolah. Karena dinas lebih mementingkan kepentingan segelintir orang dari pada warga SMA 1 Ketanggungan,” jelasnya

Kami juga mendesak kepada Bupati Brebes sebagai pemegang kebijakan tertinggi di Brebes, untuk segera turun tangan menyelesaikan masalah ini. Kalau bupati membela kepentingan pendidikan, pasti akan mementingkan aspirasi rakyat. “Selama ini kami merasa dibohongi oleh dinas dengan hanya diberi janji-janji untuk segera menindaklanjuti aspirasi dari kami. Tapi pada kenyataanya tidak ada bukti, padahal kasus ini sudah berjalan lima bulan yang lalu,” ujarnya. (har)

Baru Kali Pertama Ada di Indonesia dan ... dari halaman 1 hukum, baik hukum agama maupun negara,” katanya usai seremoni peresmian. Dia mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan Ponpes setiap hari mulai Senin hingga Jumat pukul 07.00. Diawali dengan shalat dhuha dan dzikir bersama. Kemudian dilanjutkan dengan pembinaan keagamaan, hukum, dan kesehatan. Selain itu adapula pelatihan keterampilan dan kejar paket dan disambung shalat dhuhur berjamaah. Untuk kegiatan pesantrennya mulai pukul 13.00 hingga 16.00 ditutup dengan

shalat ashar berjamaah. “Pembelajaran keagamaannya antara lain baca tulis Al Quran, Tauhid, Ahlaq, fiqih, tajwid, tarikh, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, ilmu nakhwu dan shorof, serta pendidikan kewarganegaraan. Ponpes juga memiliki pelatihan keterampilan dan kewirausahaan serta kejar paket. Untuk santriwan dibagi menjadi 3 kelas, yakni kelas Iqro A dan B serta kelas C Al Quran. Selain itu juga ada 1 kelas khusus untuk santriwati.” Kepala Lapas Tegal Subintoro menambahkan, Ponpes dibentuk sejak 17 Januari 2012.

Jadi sudah berjalan sekitar 6 bulan dan kemarin baru diresmikan. Keberadaan Ponpes ini hasil kerjasama Lapas dan Kemenag Kota Tegal. Disebutkan, Kapasitas Lapas Tegal 250 penghuni. Saat ini dihuni oleh 193 dengan rincian wanita 18 orang dan sisanya laki-laki. Untuk napi yang mengikuti kegiatan Ponpes sebanyak 187 orang, dengan detail 172 santriwan dan 15 santriwati. “Tenaga pengajar Ponpes sebanyak 23 orang dari penyuluh agama fungsional, honorer serta pegawai lapas dan ulama,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin menuturkan, keberadaan Ponpes Nurul Hidayah Lapas Tegal sangat strategis dalam peningkatan ahlak dan agama. Di Lapas se-Indonesia baru ada Ponpes yang berkelanjutan di Kota Tegal. Ratarata di Lapas lain hanya pesantren kilat. “Karena ini kegiatan yang sangat bagus. Ke depan kami upayakan agar APBD bisa ikut memfasilitasinya. Harapannya dengan Ponpes ini menjadi nilai tambah dan warga binaan bisa bertaubat nasukha,” urai dia. (adi)

Jokowi Panen Dukungan dari halaman 1 kedua. Tidak ada hal khusus,” katanya. Saat ditanya apakah ikut mendukung Jokowi, dengan sedikit bercanda Adhyaksa mengakui. “Wah, kalau sahabat, nggak usah disampaikan (mendukung, Red) sudah ngerti,” tegasnya. Namun, Adhyaksa buru-buru meluruskan bahwa dukungan itu bersifat pribadi dan bukan kapasitasnya sebagai ketua tim sukses Hendardji-Riza. “Kalau suaranya mau dialihkan bagaimana caranya, kami kan independent. Pak Hendardji juga sudah berbicara dengan para pemilihnya untuk membebaskan dukunganya. Ingin perubahan wajar-wajar saja,” jelasnya. Menurut penilaian Adhyaksa, Jokowi layak memimpin Jakarta. Sebab, Jokwi sudah berhasil memimpin Solo dan dinyatakan sebagai salah seorang wali kota terbaik dunia. Dia juga menanggapi tudingan bahwa DKI Jakarta tak pantas dipimpin Jokowi yang notabene bukan warga DKI. “Otonomi daerah itu bukan diartikan sebagai kedaulatan daerah bahwa provinsi ini harus dipimpin putra daerah A. Itu namanya bukan kedaulatan rakyat di daerah. Jadi nggak harus orang daerah. Orang Solo bisa pimpin Jakarta, ini fenomena. Berhasil ya alhamdulillah. Kalau nggak, bersabar,” paparnya. Adhyaksa tak datang sendiri ke Loji Gandrung. Dia didampingi beberapa orang yang dikatakan sebagai dosen. “Tadi habis ngajar di Jogja terus mampir ke sini,” ucapnya sembari menunjuk beberapa rekannya. Beberapa saat kemudian giliran Setiawan Djodi menyusul ke Loji Gandrung. “Saya ini bukan anggota partai. Cuma orang biasa yang mendukung Pak Jokowi. Bukan sekarang saja, tapi sejak beliau mencalonkan wali kota pada 2005 dan 2010. Saya terus mendukung,” katanya. Menurut Djodi, Fauzi Bowo (Foke) dan Jokowi merupakan calon gubernur DKI Jakarta yang baik. Tapi, bagi pentolan Kantata Takwa itu, Jokowi yang terbaik. Djodi juga menyanjung keberhasilan Jokowi memimpin Kota Solo. Dikatakan, terdapat transformasi luar biasa pada pasar tradisional yang mencirikan style Jokowi sendiri dalam menggerakan ekonomi kerakyatan tanpa meninggalkan tradisi. Tapi, di sisi lain, investasi juga terus tumbuh dengan bermunculannya hotel-hotel berbintang. Djodi juga mengajak para golongan putih (golput) pada pilgub DKI Jakarta yang jumlahnya lebih dari 35 persen untuk menggunakan hak pilihnya pada putaran kedua nanti. “Ayo dipilih, ada dua calon,” ucapnya. Mendapat kunjungan dan dukungan dua tokoh nasional, Jokowi tak henti-henti mengucapkan alhamdulillah. “Beliaubeliau ini tokoh besar. Ada yang dukung, alhamdulillah. Didukung beliau, alhamdulillah,” katanya. Seperti sebelumnya, Jokowi menolak berbicara soal peluangnya memenangi pilgub putaran kedua. Dia hanya ber-

harap agar pilgub DKI menjadi cermin bagi daerah lain di Indonesia. “Adu visi, adu program dan solusi. Bukan black campaign, apalagi SARA (suku, agama, ras dan antar golongan). Sudah nggak mempan itu. Warga sudah rasional,” tegasnya. Meski harus konsentrasi menghadapi putaran kedua pilgub DKI, Jokowi juga tetap tidak mau mengurangi aktivitasnya sebagai wali kota Solo. “Apalagi? Nggak usah ndisiki. Sudah, kita mengalir saja dulu. Beri kesempatan untuk bekerja,” ujarnya setelah mengikuti rapat paripurna DPRD Solo kemarin (18/7). Dalam rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Penjelasan Wali Kota Terkait Pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA PPAS) APBD Perubahan 2012 itu, Jokowi membacakan sendiri nota penjelasannya. Sampai separo jalan, disambung oleh Wakil Wali Kota FX Hadi Rudyatmo. Soal tugas-tugas sebagai wali kota Solo, Jokowi meminta waktu untuk menyelesaikan. Hanya, dia juga meminta semua pihak tidak berspekulasi terlalu jauh. Terutama terkait hasil putaran kedua pilgub DKI Jakarta pada 20 September mendatang. Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Supriyanto berpendapat, jika Jokowi terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta, mau tidak mau FX Hadi Rudyatmo sebagai wakil wali kota harus menggantikan posisi wali kota. Soal pengganti wakil wali kota, DPRD akan memilih berdasar usul PDIP selaku partai pengusung. “Tapi, semua tentu juga menunggu hasil akhir pilkada DKI Jakarta. Jika Jokowi mengundurkan diri, sebagai penggantinya adalah hak dari wakil wali kota. Itu amanah UndangUndang 32 Tahun 2004 dan isi dari sumpah janjinya. Jadi harus bersedia,” ungkapnya. KUNJUNGI SOLO Sementara itu, Sri Hartati, istri Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, kemarin (18/7) tiba-tiba muncul di Solo. Dia memborong bahan dan baju batik di Pasar Klewer. Kedatangan Tatik Fauzi Bowo - sapaan Sri Hartati bersama anak, menantu, kakak, serta adiknya itu mengundang rasa penasaran pedagang pasar. Rombongan Tatik yang menumpang lima mobil itu tiba di halaman Pasar Klewer sekitar pukul 11.00. Setelah keluar dari Mitsubishi Pajero warna putih nomor polisi B 1505 PJO, Tatik langsung menuju bagian dalam pasar. “Cuma lihat-lihat. Sudah lama saya gak ke Klewer,” ujarnya kepada wartawan. Di salah satu kios Tatik memilih beberapa lembar kain batik. “Saya suka warnanya yang alami. Gak pakai bahan kimia. Bapak (Fauzi Bowo, Red) juga suka sekali batik. Sukanya warna yang berani. Kalau saya, suka model klasik warna cokelat. Hampir setiap hari saya pakai batik,” terangnya. Di kios itu Tatik sedikitnya menghabiskan Rp 800 ribu untuk tiga lembar bahan batik. Di sela-sela memilih batik, ada salah seorang pengunjung pasar yang nyeletuk. “Bu, gak sekalian beli baju kotak-kotak,”

ujar pria yang berada di barisan belakang rombongan Tatik. Celetukan itu hanya ditanggapi tawa kecil oleh Tatik. Tak lama kemudian Tatik bergeser ke kios lain. Dia bersama kerabat kembali memilih bahan dan baju batik. Si pemilik kios tampak antusias melayani ibu tiga anak itu karena barang dagangannya diborong. Di kios tersebut Tatik sedikitnya menghabiskan Rp 1 juta. Dirasa batik yang dibelinya belum cukup, Tatik berpindah ke kios lain. Lagi-lagi si penjual batik tampak semringah didatangi rombongan dari ibu kota itu. Beberapa potong kain batik senilai Rp 1 juta terjual. “Batik di Solo lebih murah daripada di Jakarta meski di Tanah Abang yang pasarnya lebih besar daripada Klewer. Ke depan Pasar Klewer saya harapkan bisa lebih baik lagi,” terangnya. Apakah ada rencana menemui Jokowi, Tatik mengatakan, jika memang diundang, dirinya bersedia bertemu. “Kalau diundang, ya mau (menemui Jokowi),” katanya lagi. Jokowi sendiri mengatakan tidak tahu kehadiran Tatik di Solo. “Saya malah gak tahu kalau Ibu Tatik di sini. Beliau kan senior saya. Lebih sepuh daripada saya. Pak Fauzi juga. Jadi harus dihormati. Semua harus dihormati,” ungkap Jokowi. Pagi harinya rombongan Tatik Fauzi Bowo berziarah ke kompleks makam keluarga Hoemardani Djojosudarmo di Desa Janti, Kecamatan Polanharjo, Klaten, sekitar 25 km dari Solo. Sekitar pukul 08.30 rombongan tiba di lokasi. Tempat pertama yang dituju adalah makam Letjen (pur) Soedjono Hoemardani yang tak lain adalah ayah Tatik atau mertua Foke. Dia bersama anggota keluarga yang lain terlihat khusyuk membaca surat Yasin dan berdoa. Sekitar satu jam Tatik dan rombongan berada di makam keluarga tersebut. “Kegiatan ziarah ke makam sudah menjadi tradisi keluarga kami. Setiap tahun saya datang ke sini untuk nyadran. Jadi tidak ada kaitannya dengan pilkada yang sedang berlangsung di Jakarta,” ujar Tatik. Tatik menambahkan, tidak ikut sertanya Foke ke makam orang tuanya lantaran tugas dinas. “Saya berdoa untuk dua orang tua saya dan leluhur. Saya juga berdoa untuk kesuksesan suami saya. Tidak salah kan, sekalian berdoa,” ungkap anak keempat di antara 12 bersaudara putra putri pasangan Soedjono HoemardaniSoetamtinah itu. Di kompleks pemakaman tersebut juga terdapat makam seniman dan budayawan (alm) Sediono Djojokartiko Hoemardani yang merupakan adik kandung Soedjono Hoemardani. Dia merupakan kepala Taman Budaya Jawa Tengah pertama serta pendiri Akademi Seni Karawitan (ASKI) Solo, atau sekarang menjadi ISI. Rombongan Tatik juga berziarah ke makam KRMTH Poerwodiningrat, cucu Paku Buwono IX, yang merupakan kakek Tatik dari garis ibu. Kakeknya itu dimakamkan di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. (wa/ by/oh/mas/jpnn/c4/nw)

HET Gas Elpiji 3 Kg Rp 14 Ribu dari halaman 1 rantai proses penyaluran gas elpiji bersubsidi 3 Kg sampai kepada masyarakat. Karena hasil pengecekan di lapangan, penjualan gas elpiji bersubsidi 3 kg mencapai Rp 15 ribu. “Masyarakat yang berhak mendapat subsidi, tapi kenapa harus membeli gas 3 kg dengan harga mahal? Karena itu, dalam waktu dekat, kami keluarkan HET penjualan gas elpiji bersubsidi 3 Kg. Dari agen ke pengecer Rp 12.500. Sedangkan pengecer kepada masyarakat, HET-nya Rp 14 ribu,” kata Sugeng. Menurut dia, harga gas elpiji bersubsidi 3 kg bisa mencapai Rp 15 ribu karena mata rantainya terlalu panjang. Yakni, dari SPBE, penyalur, sub penyalur, agen, pengecer dan diecer lagi. “Ini akan ditata. Mata rantainya menjadi, dari SPBE ke penyalur, sub penyalur dan langsung kepada masyarakat,” cetusnya. Masalah lain yang menyebabkan harga gas elpiji bersubsidi 3 kg mahal, menurut dia, karena ada penjualan gas 3 kg dari luar kota. Seperti yang dilakukan Retno Muda. Gasnya ambil dari SPBE luar kota, tapi dijual di Kota Tegal. “Untuk penataan penjualan

gas elpiji bersubsidi 3 kg, kami menggandeng konsultan. Dan saat ini sedang bekerja. Sekaligus melakukan verifikasi ulang, data masyarakat yang berhak menggunakan gas elpiji bersubsidi 3 kg,” terang dia. Kalau sesuai data yang ada, warga yang berhak menggunakan gas elpiji bersubsidi 3 kg ada 55.027 KK. Sesuai hasil rapat konsolidasi dengan konsultan, hasil verfikasi terbaru data warga yang berhak menggunakan gas elpiji bersubsidi 3 kg bisa diketahui pada awal tahun 2013. Ditambahkan Sugeng, melalui verifikasi juga akan menghapus nama warga, yang hasil verfiksai ulang ternyata tak masuk dalam kriteria penerima atau pengguna gas elpiji bersubsidi 3 kg. Sebab, konsultan telah mengeluarkan kriteria. Sehingga pada awal tahun 2013, bisa jadi data warga yang berhak menggunakan gas elpiji bersubsidi 3 kg tetap. Yakni, 55.027 KK atau bahkan bertambah atau berkurang. “Kami juga akan memberikan sanksi, apabila ada masyarakat yang tak berhak menggunakan gas elpiji bersubsidi 3 kg. Tapi kenyataan di lapangan menggunakan gas elpiji bersubsidi, termasuk hotel dan perusahaan

yang menggunakan gas bersubsidi. Karena itu dilarang, sehingga kami akan lakukan tindakan tegas,” tambahnya. Di tempat sama, Area Manager Konsultan Migas PT Esya Megah Perkasa, Nurunnisa, mengungkapkan, pihaknya bersama Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tegal akan melakukan penataan distribusi gas elpiji bersubsidi 3 kg karena merupakan migas yang bersubsidi. Dengan luas dan jarak tempuh yang ada, tidak ada masalah bagi Kota Tegal untuk menetapkan HET penjualan gas elpiji bersubsidi 3 kg kepada masyarakat. Dijelaskan Nurunnisa, saat ini Kota Tegal kebanjiran gas, karena masuknya gas elpiji dari luar kota. Upaya pemutusan mata rantau harus dilakukan, untuk penataan sistem distribusi. Yakni, dari SPBE harus langsung ke penyalur, sub penyalur dan langsung kepada masyarakat. “Selain masalah pemutusan mata rantai, kami juga akan melakukan penataan pengguna gas elpiji bersubsidi 3 kg. Sehingga masyarakat yang berhak menggunakan gas elpiji bersubsidi 3 kg akan kami coret, dan ditandai dengan kartu kendali,” papar Nurunnisa. (hun)


CMYK

8

KAMIS, 19 JULI 2012

RADAR TEGAL

Empat Sekolah Raih Juara Kompetisi Mading Mlebu Koran Kembali Digelar

TIM KREASI/RADAR TEGAL

JUARA III - GM Radar Tegal Moh Sukron menyerahkan hadiah kepada siswa dari sekolah juara III.

TIM KREASI/RADAR TEGAL

FOTO BERSAMA – Para siswa yang mewakili sekolah pemenang kompetisi Mading Mlebu Koran foto bersama.

CMYK

TEGAL – Setelah berkompetisi selama enam bulan, akhirnya SMA PGRI 1 Taman Pemalang berhasil menjadi juara 1 lomba Mading Mlebu Koran, yang digelar Radar Tegal bekerja sama dengan Axis. Juara II diraih SMA Ihsaniyah Tegal, Juara III SMK Diponegoro Lebaksiu Tegal, dan SMKN 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal meraih predikat juara favorit. Sementara Indah Nurohmi dari SMK Muhammadiyah Tegal, memenangi rubrik ‘Blak-Blakan Pake Axis.’ Sedangkan penyerahan hadiah dilaksanakan panitia kompitisi, Rabu (18/7) kemarin, di SMA Ihsaniyah Tegal. General Manager (GM) Harian Pagi Radar Tegal, M Sukron, dan Area Sales Manager Central Java 4 (Tegal–Pekalongan) Axis, Ales Shela Hadysara, berkesempatan menyerahkan hadiah langsung pada siswa perwakilan sekolah para juara. Hadiah berupa uang pembinaan dan tropi. Juara I memperoleh uang pembinaan Rp5 juta dan tropi, juara II Rp3 juta dan tropi, juara II Rp2 juta dan tropi, juara favorit Rp3 juta dan tropi. Sedangkan pemenang rubrik ‘Blak-blakan Pake Axis’ mendapat hadiah satu buah handphone. Hanya saja, ketika penyerahan hadiah, Indah Nurohmi selaku pemenang rubrik tidak dapat hadir. M Sukron mengaku bangga, sebab kompetisi tersebut disambut antusias oleh sejumlah sekolah. Karena kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran para siswa, dalam menyalurkan minat dan bakat dunia tulismenulis. “Kami berharap, minat dan bakat itu dipupuk terus,

PEMENANG KOMPETISI MADING MLEBU KORAN Juara 1

:

SMA PGRI 1 Taman Pemalang

Juara II

:

SMA Ihsaniyah Tegal

Juara III

:

SMK Diponegoro Lebaksiu Tegal

Juara Favorit

SMK N 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal

Pemenang rubrik ‘Blak-Blakan Pake Axis’ Indah Nurohmi dari SMK Muhammadiyah Tegal

TIM KREASI/RADAR TEGAL

SERAHKAN HADIAH - Area Sales Manager Central Java 4 (Tegal– Pekalongan) Axis, Ales Shela Hadysara menyerahkan hadiah kepada para pemenang.

melalui sarana mading sekolah. Kami juga akan melanjutkan program ini. Akhir Lebaran, kompetisi Mading Mlebu Koran kembali dilaksanakan. Mulai sekarang, panitia sudah menerima pendaftaran.” Di tempat sama, Area Sales Manager Central Java 4 (Tegal– Pekalongan) Axis, Ales Shela Hadysara juga berharap, para siswa terus berkarya melalui Mading Mlebu Koran atau media lain. Dia merasa kaguman pada Radar Tegal. Sebab mampu memenuhi kuota peserta mading sejumlah 25 sekolah. “Awalnya kami kurang yakin. Namun pimpinan Radar sendiri rupanya meyakinkan kami. Terbukti kegiatan tersebut sukses dan diikuti 25 sekolah,” paparnya. Sementara Ketua Panitia Kompetisi Mading Mlebu Koran, Taufiq Ismail menuturkan, ada 25 sekolah ikut dalam kompetisi tersebut, dan berjalan enam bulan sejak Januari hingga Juli. Dalam kegiatan itu, panitia memberi kesempatan tim dari sekolah, guna berkreasi mengisi satu halaman Radar Tegal, yang diberi nama mading setiap sekolah. “Sebelum lomba, mereka diberi tambahan wawasan bagaimana membuat mading. Baik konten maupun tampilan. Kegiatan tersebut menjadi belajar, bagaimana tim bekerja sama

dalam menghasilkan karya. Karena itu, ada tiga kriteria penilaian. Yaitu konten atau isi, tampilan atau layout, dan kerja sama tim.” Hal senada dilontarkan Rifda, ketua Tim Mading SMA Ihsaniyah. Menurutnya, kegiatan itu mendapat respon positif sebagian pelajar. Selain menjadi motivasi siswa untuk menulis. Ajang ini memacu sebagian tim mading, mencari ide kreatif dalam penulisan, dengan tidak menjadi plagiat artikel bersumber dari internet. “Kita juga diajarkan membuat sebuah tulisan yang dibutuhkan pembaca,” ujar Salah satu dewan juri, M Abduh yang juga Pemimpin Redaksi Radar Tegal menandaskan, terkait penilaian konten Mading, ada beberapa pertimbangan. Dari timeline, aktual, proximity dan seterusnya. “Namun yang pasti, tulisan atau karya hasil sendiri. Bukan mengambil dari internet, punya nilai tinggi dibanding tulisan hasil copy paste internet. Kami berharap, baik yang menang maupun belum berhasil meraih juara, tetap berkarya. Sebab, kemenangan bagi mereka yang selalu terus berkarya. Radar Tegal kembali memberi kesempatan lagi untuk siswa. Satu halaman bagi Mading Mlebu Koran. Ayo berkreasi!” (intan/ tim xpresi)


CMYK

KAMIS, 19 JULI 2012

METROPOLIS RADAR TEGAL

9

Sikap GELAR TARHIB Walkot PENGAJIAN AKBAR Disoal Setgab Geliat FSMT Sambut Ramadan

BANYAK cara dilakukan menyiapkan diri menyambut datangnya Ramadan tahun ini. Contohnya dilakukan Forum Silaturahmi Majelis Taklim ( FSMT) Kota Tegal. Upaya mempersiapkan diri menjelang datangnya bulan penuh ampunan, digelar dengan menggulirkan tarhib lewat pengajian akbar, yang di-

laksanakan di aula pertemuan RSUI Harapan Anda, Rabu (18/7) kemarin. Forum yang berdiri sejak tahun 1997 itu, kini berhasil memayungi anggota sebanyak 60.000. Maklum, organisasi tersebut didirikan murni guna memperkokoh Ukhuwah Islamyah. Jauh dari

pembelokan membentuk kekuatan lain, seperti politik dan kepentingan lain. Hal ini dilontarkan Ketua Forum Silaturahmi Majelis Taklim ( FSMT) Kota Tegal, Endang Suciarti, didampingi Sekretarisnya, Neneng Andi, dan Humas Said Basalamah, terkuak informasi

FMST mempunyai perwakilan di empat kecamatan serta 27 kelurahan di Kota Tegal. “Tarhib termasuk giat penutupan pengajian selama Ramadan. Kami mengundang per kelompok dengan jumlah hadirin 400 orang. Tausiyah pengajian dibawakan Ustad Mustamid, yang kali ini lebih menyorot langkah bersihkan hati selama Ramadan.” ke hal 15 kol 5

ANTUSIAS - Tarhib sambut Ramadan yang digelar Forum Silaturahmi Majelis Taklim (FSMT) Kota Tegal, kemarin. ROCHMAN GUNAWAN/ RATEG

KANCA BATIR Moh Sefrudin

Komitmen untuk Berantas Korupsi BAHAYA korupsi yang masuk semua lini, harus mendapat perhatian serius semua pihak. Inilah yang dilakukan Ketua Investigasi Pengadaan Barang, Jasa dan Konstruksi DPC LKPK-PAN RI Kota/Kabupaten Tegal, Moh Sefrudin. Menurutnya, korupsi yang mengakar di berbagai bidang, harus selalu diawasi. Sehingga tidak merugikan masyarakat. Sebab, para koruptor seakan-akan menari di atas penderitaan orang lain, yang belum mencapai tingkat kesejahteraan. Inilah yang membuat pihaknya merasa prihatin. Tetap berkomitmen ikut memberantas korupsi. “Apapun resiko yang dihadapi, kami siap dan memikirkan masak-masak. Melalui lembaga tersebut, kami bakal mengawasi dan memberikan masukan pada instansi terkait, jika ada indikasi korupsi. Hal ini dilakukan, guna menyelamatkan uang rakyat. Sehingga proses pembangunan berjalan sebagaimana mestinya. Korupsi adalah musuh kita bersama. Jadi patut diberantas sampai ke akar-akarnya.” (gun)

GUDANG kertas milik Suharis Siswoyo, di Jalan Perkukut II RT 04 RW 05, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Rabu (18/7) pagi kemarin terbakar. Kobaran api yang melalap sebagian kertas yang tersimpan di gudang, diduga karena percikan korek api, yang tak sengaja dilakukan anakanak. Akibat peristiwa tersebut, pemilik ataupun warga belum bisa memastikan. Sesuai informasi, kebakaran gudang kertas di kawasan pemukiman padat, kali pertama diketahui anak-anak yang melintas menggunakan sepeda, Rabu (18/7) sekitar pukul 10.00. Sambil jalan, mereka berteriakteriak ada kebakaran. Mendengar suara mereka, Kusnirin

Peningkatan Produksi Beras Nasional 2010 PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tegal kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Untuk kali ini penghargaan yang diraih adalah terkait Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) di tahun 2010. Dengan diraihnya penghargaan ini menjadi bukti, bahwa kendati lahan sawah di Kota Tegal per 2010 hanya kurang lebih sekitar 891,55 Hektar. Tetapi Kota Tegal mampu meningkatkan produksi berasnya cukup tinggi. Selain Kota Tegal, ada 117 kabupaten dan 23 kota lain yang menerima penghargaan P2BN. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI, Boediono kepada Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak. Seremoni penyerahan dilangsungkan di Grand Ballroom ke hal 15 kol 1

ke hal 15 kol 5

ADI MULYADI/RATEG

TERIMA PENGHARGAAN - Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, dan Kepala Dislatan Agus Santoso menunjukkan penghargaan P2BN, yang diterima dari Wakil Presiden Boediono.

ADI MULYADI/RATEG

Terancam Jadi Lautan Sampah Pemkot Harapkan Solusi dari DPRD

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

CMYK

SIKAP Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, menyikapi masalah penolakan sejumlah fraksi DPRD, terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (LPP APBD) Kota Tegal, tahun anggaran 2011 yang dinilai kurang pas, dan melebihi kapasitas dewan, disoal sejumlah fraksi yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan (Sergab). Ketua Setgab DPRD setempat, Drs HM Nursholeh MMPd, didampingi Wakil Ketua Abdullah Sungkar SE MT, dan Sekretarisnya Rachmat Rahardjo, kemarin mengatakan, wali kota tidak berkapasitas mempersoalkan sikap fraksi, berhubungan penolakan LPP APBD tahun anggaran 2011. Sebab permintaan audit ditujukan pada BPK, bukan Pemkot. Karena fraksi sebagai kepanjangan tangan partai politik (parpol), memiliki kewenangan untuk itu. “Apalagi pembahasan sikap fraksi tentang LPP APBD,

DOK.RATEG

Drs HM Nursholeh MMPd

dilakukan di rumah makan. Sehingga wali kota justru tak memiliki etika. Lantaran sikap fraksi dibacakan resmi di mimbar paripurna dewan. Kami menilai wali kota tidak berani debat terbuka langsung, menghadapi pihak yang dituduh tidak berkapasitas. Kami juga menilai wali kota tidak paham strategi pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme ada yang dinamakan preemptive.” ke hal 15 kol 1

Gudang Kertas Terbakar, Pemkot Tegal Sabet Penghargaan Nasional Warga Sempat Panik

ANGKUT SAMPAH - Petugas pengangkut sampah, sedang mengambil sampah di TPS Jalan Perintis Kemerdekaan.

ISI WAKTU – Biliar menjadi salah satu olah raga, yang dilakukan sebagian masyarakat untuk mengisi waktu luang.

Terkait Penolakan LPP APBD

KOTA Tegal terancam menjadi lautan sampah. Sebab pada Oktober mendatang sewa lahan TPA Muarareja akan habis. Sementara rencana pembangunan TPA di Bokong Semar Margadana hingga saat ini masih ngambang. Hal tersebut dipengaruhi adanya kisruh dalam hal tukar guling atau

ruslah lahan yang akan digunakan. Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak mengatakan, TPA Muarareja yang sekarang ini, lahan yang digunakan merupakan sewa antara Pemerintah Kota (Pemkot) dengan pemilik sejak tahun 2005 lalu. Dan dalam kurun waktu 3 bulan kedepan sewa tersebut akan berakhir. Sementera sesuai Perda RTRW lokasi tersebut bukan peruntukan bagi TPA. ke hal 15 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

CEK SISA KERTAS - Sejumlah warga Jalan Perkukut II RT 04 RW 05, Kelurahan Randugunting mengecek sisa kertas yang terbakar.

Bantuan Alat Kerja Diserahkan DINAS Sosial Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Dinsosnakertrans) memberikan bantuan alat kerja untuk 40 orang yang tergabung dalam 5 kelompok peserta pelatihan tata boga. Diharapkan dengan bantuan tersebut bisa mensejahterakan keluarga para peserta pelatihan. Kepala Dinsosnakertrans Kota Tegal, Sumito mengatakan, pemberian bantuan ini

merupakan tindak lanjut dari program pelatihan tata boga yang dilaksanakan bulan kemarin. Bentuknya berupa 14 jenis alat kerja, diantaranya pengiris tempe keripik, pengering singkong, dan kompor besar. Kemudian wajan besar, serok, susuk, tabung gas, mixer, gelas, sendok, mangkok, panci, langseng atau kukusan, dan gilingan. “Pelatihan tata boga ini Dinsos-

nakertrans berkerjasama dengan LPK Astrid. Pelaksanaan pelatihannya di sekretariat LPK Astrid,” katanya usai menyerahkan bantuan secara simbolis, Rabu (18/7). Dia berharap, dengan diberi bantuan alat kerja para peserta pelatihan dapat mempraktekan ilmunya. Selain itu, juga bisa membentuk usaha baru sehingga ke hal 15 kol 5


PEMALANG

10

KAMIS 19 JULI 2012

RADAR TEGAL

TELEPON TELEPON PENTING PENTING PLN UPJ Randudongkal

(0284)

584556

PLN UPJ Comal

(0285)

4475115

PLN UPJ Pemalang

(0284)

322742

Polres

(0284)

321090

Poltas

(0284)

321110

PMI

(0284)

321431

Pemadam Kebakaran

(0284)

322502

Terminal Bus

(0284)

323636

Stasiun Kereta

(0284)

322202

RSUD Dr. M. Ashari

(0284)

321614

RSI Ikhlas

(0284)

322502

RSU Santa Maria

(0284)

321251

PKU Muhammadiyah Comal

(0285)

577104

Kec. Pemalang

321432

Kec. Taman

321021

Kec. Petarukan

321608

PENDIDIKAN

HIMAWAN AR/ RADAR PEMALANG

CERAMAH - Anggota Polri saat mengisi ceramah dalam rangkaian agenda MOS.

MOS SMP Negeri 7, Polisi Isi Materi PEMALANG - Masa Orientasi Siswa (MOS) di SMPN 7 Pemalang mengundang unsur kepolisian yang didaulat sebagai pemateri dalam hal kelalulintasan dan narkoba, Selasa (17/7) kemarin. MOS sendiri menurut kepala sekolah SMP 7 Pemalang, Irfan SPd MPd merupakan sarana memahamkam siswa seputar dan sekitar sekolah baik yang meliputi fisik maupun non fisik. Seputar fisik dicontohkannya dengan mengetahui ruang-ruang belajar di sekolah barunya itu serta sarana pendukung lainnya, sedangkan non fisik meliputi kegiatan akademis dan ekstrakurikuler. “Paling tidak supaya memahami seputar sekolah dari sisi ruang belajar, kelas dan laborat. Untuk non fisik hubungannya dengan akademis dalam kaitan pembelajaran dan esktrakurikuler,” ungkapnya. Memang sengaja, menurutnya, MOS diseting oleh pihaknya, hal ini menurutnya supaya siswa-siswi yang bersekolah di sekolahnya tersebut siap secara fisik dan mental. MOS menurutnya juga sebagai sarana menanamkan etika sopan santun, disiplin diri dan nasionalisme. Ditanya terkait mengundang unsur kepolisian, dia berujar kepolisian diundang untuk memberikan pembinaan kepolisian seputar tertib berlalu lintas dan narkoba. Selain juga dokter, komite dan alumnus yang mengisi dalam materi-materi lainnya. Waka Kesiswaan, Subandio SPd menambahkan, pihak kepolisian yang diundang dari Polsek Pemalang, dalam materinya tersebut dilakukan dengan diperagakan kepada anak-anak sehingga pada tujuan akhirnya anak-anaknya akan mengenal kelalulintasanan dan dirinya mempunyai tameng dri bahaya narkoba. “Tujuan kelalulintasan untuk pengenalan pada anak, dan soal narkoba agar anak punya tameng dari bahaya narkoba, dari tahu hingga dapat mengetrapkannya,” ungkapnya. Perlu diketahui, rangkaian MOS pada kegiatan sore harinya juga diisi dengan kegiatan pembekalan leadership. Selain siswa dari SMPN 7 Pemalang yang berjumlah 322 siswa, termasuk di dalamnya juga diikutkan siswa dari SMP terbuka 4 Pemalang yang berjumlah 40 anak. (him)

Kejaksaan Musnahkan Barang Bukti PEMALANG – Kejaksaan Negeri Pemalang di halaman kantor setempat, Rabu (18/7) kemarin melakukan pemusnahan barang bukti (BB) yang telah memiliki keputusan hukum tetap. Pemusnahan BB kali ini dalam memperingati Hari Bhakti Adiyaksa tahun 2012 yang dihadiri oleh Kepolisian Polres Pemalang, Pengadilan dan Bank BRI. Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang Sugarpin SH M.Hum mengatakan acara pemusnahan BB yang dilakukan ini dalam rangka peringatan Hari Bhakti Adiyaksa, yang secara rutin dilakukan setiap tahun. Menurutnya pemusnahan BB seperti diantaranya berupa ganja, uang palsu, obat-obatan, narkoba dan barang bukti kejahatan lainnya, itu dilaksanakan sesudah memiliki keputusan hukum tetap atau inkrah. “Sebab

AGUS P/RADAR PEMALANG

DIMUSNAHKAN - Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang, Sungarpin SH MHum memusnahkan BB berupa senjata angin menggunakan alat potong listrik disaksikan Kepolisian, Pengadilan dan Bank BRI di Kantor Kejari, kemarin.

PEMALANG – Komite Independen Pemantau Pilkades (KIPP) Kabupaten Pemalang, telah menyatakan siap untuk mengawal dan memantau jalannya pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak. Upaya kesiapan itu sudah dilakukan, sejak mulai terbentuknya lembaga itu juga hingga melakukan audiensi dengan Bupati Pemalang. Acara audensi dilakukan oleh Koordinator KIPP Drs M Zaenudin bersama Bidang Pelapor Sudadi WS. Koordinator KIPP Kabupaten Pemalang Drs M Zaenuidin mengatakan, pembentukan KIPP ini didasari akan adanya pelaksanaan Pilkades yang secara serentak dibulan November dan Desember 2012 nanti. Sebagai wujud dan sarana demokrasi tentunya Pilkades diharapkan dalam pelaksanaannya menjunjung tinggi nilainilai demokrasi. “Sehingga sedapat mungkin meminimalisir hal-hal yang merusak tata nilai demokrasi, seperti uang, intimidasi, kecurangan administrasi dan lain-lainnya,” kata dia. Menurutnya dalam acara audensi yang dilakukan, bupati diwakili oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan Drs Wahyu Sukarno yang didampingi oleh Fauszan S.Sos dari Kesbangpolinmas. Acara audensi ini, lanjut Zaenudin selain untuk silaturahmi juga untuk memper-

kenalkan keberadaan KIPP di Pemalang dan para pengurusnya. Sekaligus untuk menjalin kemitraan dengan Pemkab dalam pelaksanaan Pilkades. Kehadiran KIPP ini, lanjut Zaenudin disambut positif oleh Pemkab Pemalang, sebab dalam pelaksanaan Pilkades itu bukan hanya tanggungjawab Pemerintah saja tapi juga masyarakat. Selain itu Pemkab melalui Kantor Kesbangpolinmas juga siap untuk memfasilitasi dalam melaksanakan tugas pemantauan Pilkades nanti. Menurutnya kerjasama yang akan dibangun antara Pemkab dengan KIPP ini akan terus berjalan secara bekelanjutan tidak hanya Pilkades saja, tapi juga di Pemilu-pemilu lainnya. Dan diharapkan KIPP akan menjadi lembaga independen yang bersifat tetap resmi terdaftar di Kesbangpolinmas dan tidak bersifat kontemporer. Sudadi WS selaku Bidang Pelapor menambahkan Pilkades sekarang ini ada muatan politik apalagi menjelang Pemlilu 2014. Fenomena ini telah terlihat adanya salah satu parpol yang sudah melakukan perekrutan beberapa kepala desa untuk menjadi calon legislative. Sehingga dimungkinkan ada Parpol tertentu ikut bermain di dalamnya. Sehingga sangat diharapkan KIPP ini dapat menjalankan tugasnya. (apt)

AGUS P/RADAR PEMALANG

SEMANGAT - Koordinator KIPP Kabupaten Pemalang Drs M Zaenuidin dan Bidang Pelapor Sudadi WS nampak penuh semangat siap mengawal pelaksanaan Pilkades di Pemalang.

Memotret Administrasi Kwaran Selama Setahun dan Silaturahmi Kwarcab Memotivasi Kwartir Ranting untuk berprestasi, Kwarcab Pemalang gelar Lomba Kwaran tergiat. Lomba ini diikuti oleh 14 Kwaran yang akan digilir penilaianya oleh Kwarcab Pemalang. Selasa (17/7) menjadi giliran Kwaran Comal yang dinilai. Bagaimana hasilnya? HIMAWAN AR/ RADAR PEMALANG

KETUA rombongan Penilai, Drs H Wismo MPd mengungkapkan, bahwa agenda ini merupakan Agenda dua tahunan yang diselenggarakan untuk memberi motivasi Kwaran, menurutnya kedatangan timnya tersebut di Kwaran Comal memiliki dua sasaran, yaitu memotret administrasi Kwaran Comal selama setahun berjalan sejak bulan Januari-Desember 2011 lalu dan silaturahmi kwarcab Pemalang kepada Kwaran.

SAMBUTAN - Ketua Kwarcab Comal saat menyambut kedatangan tim penilai dari Kwarcab Pemalang.

“Untuk saling mengenal pengurus Kwaran dan kwarcab,” ujarnya. Ketua rombongan Tim A, ini berujar selama seharian mereka telah berkunjung ke Kwaran Pemalang dan Kwaran Ampelgading. Dia menuturkan, bahwa agenda penilaian Kwaran ini biasanya dilaksanakan pada hari Sabtu atau Minggu, tetapi karena berbenturan dengan agenda tilik desa Kabupaten

pengadilan biasanya dikembalikan kepada saksi korban atau jika tidak ada pemiliknya maka dilelang dan diserahkan kepada negara,” ujarnya. Kasi Pidana Umum (Pidum) I Wayan Sutarjana SH, menjelaskan, secara rinci sejumlah BB yang baru saja dimusnahkan yaitu untuk obat-obatan berupa pil dextro sebanyak 20.200 butir dengan dua kasus perkara. Kemudian lima perkara lainnya dengan BB 3.717 dan 102 gram ganja kering serta empat perkara uang palsu dengan BB sebanyak 285 lembar uang palsu atau senilai Rp 15.110.000 yang terdiri dari uang 100 ribuan dan 50 ribuan. “Satu perkara lainnya yaitu polisi gadungan dengan BB satu unit senjata angin bentuk revolver dan satu perkara dengan BB satu unit mesin pemancar radio,” paparnya. (apt)

KIPP Kawal Awal sampai Akhir

Menilik Lomba Kwartir Tingkat Kwarcab Pramuka Pemalang

LAPORAN: HIMAWAN AR

sesuai dengan keputusan pengadilan barang bukti tersebut untuk dimusnahkan,” katanya. Dalam pemusnahan BB di tahun 2012 ini kebanyakan dari jenis ganja yaitu se banyak 3.317 gram dari sebanyak lima kasus. Selain itu jenis obatobatan seperti dextro dan sejenis lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan kesehatan termasuk jamu ilegal yang tidak sesuai dengan aturan Menteri Kesehatan dan satu BB lainnya yaitu berupa senjata yang mirip dengan senjata api milik salah satu institusi kepolisian. Namun jenis senjata ini bukan senjata api melanikan senjata gas, yang jenis pelurunya kecil seperti senjata angin yang telah digunakan dalam kasus penipuan yang mengaku sebagai anggota Polri. “Sedangkan BB seperti jenis mobil sesuai dengan keputusan

maka diganti, tetapi setelah tilik desa berakhir ternyata minggu depan sudah memasuki bulan puasa. “Sehigga dikejar lebih awal, untuk menentukan tergiat I, II, III,” ujarnya. Ditargetkan bulan puasa ini hasilnya selesai, untuk itu setelah hasil masuk semua di 14 Kwaran akan digelar rapat di kwarcab. “Akan ada rapat setelah terkumpul semua dan rekab dari Kwaran 1 sampai 14,”

ujarnya. Lebih lanjut, tujuan pelaksanaan akreditasi Kwaran ini adalah agar Kwaran adminitrasinya tertata. “Muara akhir lomba kwarcab oleh propinsi, 14 Kwaran tertata sebagai modal dasar kita meningkatkan prestasi kwarcab,” ungkapnya. Ditemui di tempat yang sama, Ketua Kwaran Comal, Ahmad Nasichin SPd I menuturka bahwa Kwaran yang dipimpinnya menargetkan meraih prestasi di binamuda sebagai tergiat I, dia sudah melakukan agenda persiapan dengan mengkliping dan mendokumentasikan setiap kegiatan termasuk didalamya rangkuman kegiatan dan adminitrasi serta piala dan piagam. “Prestasi Kwaran Comal ETK 2011 tingkat kabupaten, pesta siaga juara 1 Kabupaten dan di tingkat binwil juara 4,” ungkapnya. Ditanya peluang untuk bidang yanglain, dia mengungkapkan persiapannya belum maksimal. “Kegiatan Kwaran mungkin ada tapi bukti fisik tercecer,” pungkasnya. (*)

AGUS P/RADAR PEMALANG

HADIAH - Camat Pemalang Syaifudin Hambali SH MSi menyerahkan hadiah kepada peserta pemenang di acara lomba jalan sehat di halaman pendopo kecamatan, kemarin.

Bangkitkan Semangat Perjuangan Lomba Jalan Sehat HUT RI ke-67 UNTUK meningkatkan nilainilai perjuangan dan rasa nasionalisme serta membangkitkan semangat masyarakat untuk membangun, Pemerintah Kecamatan Pemalang di pendopo kecamatan setempat, Rabu (18/ 7) kemarin menyelenggarakan acara lomba jalan sehat. Acara lomba dalam peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 67 tahun 2012 ini, dibuka langsung oleh Camat Pemalang Syaifudin Hambali SH MSi yang didampingi oleh Muspika. Lomba berjalan cukup meriah dengan banyaknya peserta yang mengikuti hingga mencapai 3.000 an orang peserta. Ketua PPHBN Kecamatan Pemalang Sujarwo SE mengatakan, untuk memeriahkan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 67, di Pemerintah Kecamatan Pemalang banyak menyelenggarakan berbagai macam kegiatan lomba diantaranya lomba kadarkum, PHBS, Posyandu, karaoke nyanyi dangdut dan jalan sehat yang saat ini sedang dilaksanakan. Adapun sebagai puncak acara peringatan ini yaitu wungonan yang akan dilaksanakan di Pendopo Kecamatan, pada malam sebelum tanggal 17 Agustus nanti. “Acara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 67 tahun 2012 ini diharapkan untuk dapat membangkitkan kembali rasa nasionalisme kepada masyarakat terhadap NKRI,” katanya. Menurutnya dalam pelak-

sanaan lomba jalan sehat kali ini, pesertanya sangat antusias jika dibanding dengan tahun sebelumnya, dilihat dari jumlah pesertanya hingga mencapai kurang lebih 3.000 an orang, masing-masing dari siswa SD SMP, SMA, SMK dan MA, staf dinas intans serta kepala desa dan lurah se Kecamatan Pemalang. Dukungan yang sangat besar dari perusahaan-perusahaan daerah di wilayah Kecamatan Pemalang, diantaranya Bank Jateng, Bank Pemalang, BPR BKK Taman, BKK Pemalang, lanjut Sujarwo, membuat jalannya acara lomba ini dapat berjalan lancar dan cukup meriah. Dengan berbagai macam hadiah yang telah disajikan berkat bantuan dan dukungan para perusda seperti Kulkas dari Bank Jateng, Sepeda dari Bank Pemalang, Te levisi dari BPR BKK Taman, dan 10 hadiah hiburan dari TP Penggerak PKK Kecamatan Pemalang juga membuat acara ini bertambah meriah. “Atas nama Pemerintahan Kecamatan Pemalang kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu terselenggaranya acara lomba ini. Selain itu ucapan terima kasih kepada perusda yang juga sebelumnnya telah banyak memberikan dukungan dalam acara tilik desa di Kecamatan Pemalang,” terangnya. Sementara Camat Pemalang, Syaifudin Hambali SH MSi menyampaikan acara lomba jalan sehat dalam peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan

RI ke 67 ini menurutnya, selain sebagai ajang silaturahmi dan mengakrabkan antar dinas dan intansi juga untuk memasyatakat olah raga dan mengolah raga masyarakat, sebagai upaya untuk mewujudkan masyarakat Pemalang yang sehat sesuai visi misi Bupati Pemalang yaitu membangun masyarakat Pemalang yang sehat, cerdas, berdaya saing dan berakhlak mulia. Acara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan ini tidak sekedar untuk memperingati tapi untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur mendahuli kita dalam memperjuangkan kemerdekaan RI. “Makanya jaman dulu berjuang untuk mengusir penjajah sekarang berjuang untuk mengisi pembangunan. Mari kita bangun Kabupaten Pemalang agar lebih maju,” tegasnya. Di tengah jalannya acara lomba, Camat Pemalang berkesempatan membagi-bagikan hadiah berupa uang kepada para peserta lomba jalan sehat yang berhasil menebak kuis. Dengan sejumlah pertanyaan diantaranya apa kepanjangan PPHBN, siapa nama Bupati dan Wakil Bupati Pemlang dan apa visi-misi Bupati Pemalang dan siapa nama Camat Pemalang dan Ketua TM Penggerak PKK Kecamatan termasuk nama ketua pantia PPHBN-nya. Tebak kuis tersebut oleh Camat Pemalang diharapkan agar masyarakat tahu dan mengerti. Oleh karenanya untuk terus disosialisasikan terutama kepada guru-guru untuk melakukan sosialisasi kepada para siswanya. (apt)


SLAWI METROPOLIS

KAMIS 19 JULI 2012

11

RADAR TEGAL

BALANE NYONG Jangan Hanya Tertulis PENYAMPAIAN seputar laporan pelaksanaan kegiatan SKPD kepada komisi DPRD, hendaknya tidak hanya sebatas tertulis saja. Semestinya, laporan tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan secara riil di lapangan. Yakni dengan adanya pembuktian langsung, meski dilakukan secara acak (random) dan tidak secara keseluruhan. Hal tersebut dikemukakan Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tegal, Abdul Baar SHI, kemarin. Menurutnya, penyampaian laporan secara tertulis semata, tentunya membutuhkan pembuktian lapangan. Hal ini sebagai bentuk pertanggungjawaban moral terhadap seluruh warga Kabupaten DOK. RADAR SLAWI Tegal. Abdul Baar SHI “Kami sebagai lembaga legislatif, merupakan representasi dari seluruh warga Kabupaten Tegal yang kami wakili. Tentunya dengan melihat langsung pembuktian lapangan terhadap laporan kegiatan yang disampaikan oleh SKPD kepada DPRD melalui Komisi-Komisi, menjadi salah satu upaya pertanggungjawaban tersebut,” ungkapnya. Dijelaskan Dulbar, sapaan akrabnya, laporan yang disampaikan oleh jajaran SKPD, nantinya akan menjadi bahan dalam penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPj) kinerja Bupati selama setahun ini. Sehingga, laporan tersebut menjadi cermin kinerja jajaran eksekutif selama setahun terakhir. “Karenanya, sangat wajar jika kita melakukan pembuktian terhadap kinerja SKPD selama setahun ini. Dalam hal ini, kami juga menjalankan salah satu fungsi DPRD yakni pengawasan,” terangnya. (yer)

KIYEH LIKUH... Satpol PP Gelar Razia Pekat MENJELANG datangnya bulan suci Ramadhan 1433 Hijriyah, Satpol PP mengawali kegiatan razia penyakit masyarakat (Pekat) sejak dua hari terakhir ini. Rencananya, razia itu akan terus ditingkatkan intensitasnya di H-1 Ramadhan mendatang. Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Zaenal Arifin SH MH, didampingi Kasi Operasi dan Penindakan (Opsdak), Pekik Yulianto SIP, menyatakan, selama dua hari terakhir ini pihaknya mengefektifkan patroli di wilayah serambi kabupaten, untuk menyisir aktifitas warung lesehan yang masih mempekerjakan wanita dengan dandanan seronok. Dijadwalkan, razia menyisir wilayah merah Pantura akan dilakukan pada malam hari, berikut pengawasan keberadaan hotel kelas melati di lintasan tersebut. “Kami juga akan memberikan warning agar selama Ramadhan pengelola lokalisasi bisa legowo untuk menutup usahanya selama sebulan penuh. Ini mengacu pada aturan bupati tertanggal 5 Juli 2012. Dan dari pantauan semalam, untuk saat ini keberadaaan warung lesehan sepanjang Slawi hingga Banjaran sepi, dan ini menunjukkan mereka sudah tahu diri untuk menghormati datangnya bulan suci,” terangnya, Rabu (18/7) kemarin. Terkait keberadaan pemilik warung makan, pihaknya juga akan memberikan himbauan agar tidak secara vulgar membuka tempat usahanya guna menghormati umat muslim yang menjalankan ibadah puasa. Dijelaskannya, Satpol PP bergerak melakukan razia pekat tersebut mengacu pada payung hukum yakni Perda nomor 7 tahun 2012 yang pada salah satu pasalnya mengatur tentang tertib hukum beragama. “Khusus untuk tempat hiburan malam, juga kami warning agar bisa membuka usahanya sehabis sholat Tarawih dan menutup usahanya pada jam 24.00 WIB untuk menghormati umat muslim yang akan menjalankan tadarus Al Qur’an,” cetusnya. Dalam razia menyisir Pantura mendatang, pihaknya akan menerjunkan 1 regu personil yang akan bergerak mulai jalan protokol menuju arah Slawi dan dilanjutkan ke arah Pantura. (her)

Warga Segel Tower ADIWERNA – Ratusan warga dari dua desa, yakni Desa Tembok Banjaran dan Desa Tembok Luwung Kecamatan Adiwerna menyegel tower milik salah satu provider telepon selular. Tower selular yang berdiri di lokasi RT 20/RW 03 Desa Tembok Banjaran Kecamatan Adiwerna dan berbatasan langsung dengan Desa Tembok Luwung itu, disegel warga sekitar, Rabu(18/7) siang kemarin. Aksi penyegelan tower selular ditempuh warga, karena menuding bahwa pihak pemilik tower tersebut telah melanggar kesepakatan yang pernah dibuat bersama warga. Kesepakatan yang dibuat di hadapan Muspika Kecamatan Adiwerna serta pihak terkait lainnya itu, berisi tentang rencana merobohkan tower tersebut. Pada saat aksi penyegelan, ratusan warga dari Desa Tembok Banjaran dan Tembok luwung, mulai dari ibu-ibu dan bapak-bapak, secara bersamasama menyegel dengan diiringi alunan musik terbang Jawa. Mereka dengan penuh semangat, mengangkat pagar yang mereka buat dengan dilengkapi spanduk yang bertuliskan “Tower Ini Disegel Warga Sejak Tanggal 18 Juli 2012 Karena Mengingkari Kesepakatan Bersama. Dilarang Masuk !!!”. Ketua Paguyuban warga sekitar tower, H Wiyono SPd, mengatakan, aksi penyegelan yang dilakukan warga ini sebagai bentuk upaya terakhir. Pasalnya, selama ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya

melalui pertemuan-pertemuan, baik dengan pihak pemilik tower maupun pemerintah. “Kami harap, dengan aksi, maka ada kepedulian dari pemilik tower agar bisa menjalankan kesepakatan yang sudah dibuat. Yakni agar tower ini dibongkar atau tidak diaktifkan lagi,” katanya. Dia menjelaskan, tower tersebut berdiri sejak tahun 2000. Jika melihat dari perjanjian kontrak, masa waktunya telah habis sampai dengan Oktober 2010. Karena itulah, pihaknya bersama warga yang lain mengadakan pertemuan agar tower tersebut bisa ditutup sesuai dengan perjanjian, karena telah banyak merusak barang-barang elektronik dan membahayakan warga sekitar. “Dengan berbagai pertemuan, memunculkan kesepakatan bahwa tower akan ditutup. Kami telah dibodohi, karena sampai sekarang tower ini masih berdiri tegak dan aktif,” ujarnya dengan nada tinggi. Sementara, pihak pemilik tower provider telepon selular, Wisnu, saat dimintai keterangan melalui telepon genggamnya, meminta agar menghubungi, Masdito, stafnya. Namun saat dihubungi Radar, sampai berita ini diturunkan, tidak ada jawaban dari Masdito. Seperti diberitakan sebelumnya, warga dan pemilik tower telah mengadakan dua kali pertemuan dengan dihadiri unsur Muspika. Dalam pertemuan terakhir, dicapai kesepakatan bahwa tower akan dibongkar pada tanggal 31 Mei 2012. (fat)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

SEGEL TOWER – Ratusan warga Desa Tembok Banjaran dan Tembok Luwung Kecamatan Adiwerna menyegel tower milik salah satu provider telepon selular yang berdiri di kawasan perbatasan antara kedua desa itu, Rabu (18/7) kemarin.

Proyek Pembangunan Jalan dan Jembatan Segera Dikerjakan Empat kegiatan yang menelan anggaran cukup besar, ditahun 2012 ini bakal segera dikerjakan. Demi meminta dukungan dari segenap lapisan masyarakat, DPU Kabupaten Tegal menggelar sosialisasi yang diikuti instansi terkait di Pemkab Tegal. Lalu ? LAPORAN : MOH GHONI M GHONI/RADAR SLAWI

SOSIALISASI - DPU Kabupaten Tegal menyosialisasikan empat kegiatan besar tahun 2012 yang bakal dikerjakan menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri 1433 H, di ruang rapat DPU, Selasa (17/7) kemarin.

sebut, DPU Kabupaten Tegal menggelar sosialisasi yang diikuti insatansi terkait di Pemkab Tegal. Tujuan utama sosialisasi tersebut, agar semua pihak memahami dan bisa menyampaikan kepada masyarakat saat pelaksanaan pembangunan keempat proyek tersebut. Tujuan sosialisasi digelar, dengan harapan saat pengerjaan nanti ada sinkronisasi antara masyarakat dan pelaksana pembangunan tersebut. Sosialisasi sendiri dilaksanakan di ruang rapat DPU Kabupaten Tegal, Selasa (17/7) kemarin. “Ada empat pelaksanaan yang disosialisasikan. Yaitu pembangunan dan peningkatan jalan serta pembangunan jembatan. Dalam pelaksanaan-

Aspirasi Pedagang Terjawab Pengerjaan Los Pasar Trayeman, Pasca Lebaran UPAYA jalan tengah yang ditempuh UPTD Pasar Trayeman dengan meminta arahan Dinas UKM, Koperasi dan Pasar untuk menyelamatkan suntikan dana provinsi senilai Rp 6 miliar sebagai pendukung penyempurnaan pasar Trayeman, menemui titik terang. Setidaknya lewat jalur mediasi pedagang yang tergabung dalam wadah Pagangpatrawi (Persatuan Pedagang Pasar Trayeman Slawi), membuat proses pengerjaan penyempurnaan Pasar Trayeman bisa tetap jalan seperti rencana awal, yakni disaat Ramadhan. Kepala Dinas UKM, Koperasi, dan Pasar Kabupaten Tegal, Drs Abasari MHum, didampingi kepala UPTD Pasar Trayeman, M Supriyadi, menyatakan, titik temu ini diharapkan bisa mendukung iklim kondusif Pasar Trayeman selama Ramadhan hingga lebaran. “Kesepakatan ini sangat penting artinya agar proses pengerjaan selama 140 hari yang dibebankan kepada rekananan bisa rampung tepat waktu. Sesuai kesepakatan awal, pada 30 November 2012 proyek yang didanai provinsi harus kelar,” cetus Supriyadi. Dalam surat pernyataan kesanggupan yang disepakati

pedagang bersama paguyuban, terdapat empat poin penting yang harus dicermati. Dimana pihak rekanan terlebih dahulu akan melaksanakan pembangunan kantor pasar, TPS, dan saluran pada bulan Juli 2012. Dan untuk pengerjaan pembangunan los bagian Selatan dan Utara yang selama ini ditempati pedagang, akan dilaksanakan setelah lebaran tepatnya 22 Agustus 2012. Pada saat pengerjaan pembangunan los bagian Selatan dan Utara, diminta semua pedagang pasar untuk membantu kelancaran pelaksanaan pembangunan sampai selesai dengan jalan memindahkan tempat berdagang (gledeng dan barang dagangan) ke tempat sementara, sehingga tidak menggangu pekerjaan pembangunan. “Poin penting dari surat pernyataan paguyuban itu tertera pada poin keempat, dimana seluruh pedagang akan mematuhi semua aturan dari dinas terkait,” tegasnya. Terpisah Kasi Sapras, Edi Siswanto, menyatakan dukungan dana provinsi itu akan difokuskan untuk pengerjaan lantai keramik los pasar, serta penyempurnaan bagian Utara dan Selatan plus penyempurnaan drainase dan pengadaan kantor pasar. Dijelaskannya, selama Ramadhan pembangunan akan diarahkan untuk perbaikan drainase sebelah Barat persisnya di depan TPS, pembangunan tembok sebelah Utara dan disamping mushola akan

didirikan kantor UPTD Pasar. Diharapkan selama Ramadhan pedagang tetap bisa beraktivitas meski tidak menutup kemungkinan perlu digesargeser khususnya yang berada di sebelah Utara. Ditambahkannya, kesepakatan ini diambil setelah mendengar aspirasi perwakilan pedagang baik yang berada di sektor Barat, Timur, Utara, dan Selatan mencakup yang ada didalam maupun diluar. Sementara Abasari juga menekankan bahwa meski tahap renovasi pasar Trayeman paska kebakaran nanti rampung, tidak akan serta merta bisa langsung ditempati oleh pedagang. Hal ini mengingat pihaknya akan menerapkan scanning atau penataan ulang sesuai dengan jenis dagangan. “Kita akan benar-benar menata dan mengarahkan pedagang sesuai dengan jenis dan kategori barang dagangan. Ini sebagai cikal bakal penataan pasar tradisional semi modern, dan akan menjadi pilot project penataan semua pasar yang ada di Kabupaten Tegal,” tegas Abasari. Diapun berharap, dengan terpenuhinya aspirasi pedagang, setidaknya bisa diimbangi kosekuensi paguyuban untuk mendukung Pemkab dalam hal ini dinas terkait agar proses penyempurnaan hanggar atau los pasar bersama sarana pendukungnya bisa tepat waktu tanpa mengalami kendala serius saat pelaksanaan. (hermas purwadi)

Warga Ancam Geruduk Kejaksaan

DPU Sosialisasikan Empat Kegiatan Besar Tahun 2012

ADA yang berbeda, Selasa (17/7) kemarin di DPU Kabupaten Tegal. Suasana ruang rapat DPU Kabupaten Tegal, hari itu tidak nampak seperti biasanya. Nampak sejumlah pimpinan instansi terkait serta pimpinan wilayah seperti Camat, Polsek, dan Koramil. Nampak pula sejumlah rekanan yang bakal mengerjakan empat proyek pembangunan di Kabupaten Tegal. Empat proyek yang menelan dana cukup besar dan akan dilaksanakan tahun 2012 ini. Keempat kegiatan dengan nilai anggaran yang cukup besar itu bakal dilaksanakan pembangunannya menjelang bulan suci Ramadhan dan menjelang Lebaran Idul Fitri 1433 H. Keempat kegiatan itu meliputi pembangunan dan peningkatan jalan serta pembangunan jembatan. Demi kelancaran pelaksanaan kegiatan pembangunan ter-

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

PASKA LEBARAN - Kepala UPTD Pasar Trayeman, M Supriyadi, menunjuk areal sayap Selatan hanggar los pasar Trayeman setelah lebaran tahun ini, kemarin.

nya nanti, masyarakat khususnya pemakai jalan di ruas yang tengah dibangun, agar tidak kaget,” kata Kabid Binamarga DPU Kabupaten Tegal, MT Setiabudi, kemarin. Dikatakan MT Setiabudi, untuk pembangunan jalan Yomani-Guci dengan nilai pagu fisik Rp 7,8 miliar. Pembangunan Jalan Kedungjati-Babadan senilai Rp 4,8 miliar, peningkatan Jalan Simpar-Kajenengan (DAK) senilai Rp 4 miliar, dan pembangunan Jembatan Kaligung Kaligayam senilai Rp 2,8 miliar. Pelaksana pembangunan keempat kegiatan tersebut, semuanya dilaksanakan oleh rekanan lokal Kabupaten Tegal. “Semua kegiatan yang disosialisasikan itu bisa dilaksanakan

segera, karena sudah pra uitzet (pekerjaan pengukuran dan leveling lapangan, Red),” ujarnya. Perwakilan salah satu rekanan penggarap kegiatan tersebut, Drs H Masfui Masduki MM, dari PT Somatra Polareka, mengatakan, pihaknya bakal memulai pembangunan Jembatan Kaligung Kaligayam Jumat (20/7). Kegiatan akan diawali dengan penggalian pondasi menggunakan eskavator. Kemudian dilanjutkan dengan bor pile untuk pengeboran tiang pancang jembatan. Pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan tidak menggangu arus lalu lintas masyarakat. “Diawali dari sebelah Timur jembatan yang sudah ada taludnya, baru pembuatan talud sebelah Barat dan melakukan kegiatan yang sama seperti pada sebelah Timur,” ujarnya. Sementara, untuk pelaksanaan mendatangkan kerangka jembatan dan mulai pemasangan dilakukan setelah Lebaran Idul Fitri 1433 H. Saat pelaksanaan kegiatan itu, lalu lintas masyarakat sedikit terkendala dan tidak menutup kemungkinan untuk beberapa hari pelaksanaan pemasangan kerangka, pihaknya bakal menutup ruas jalan yang dipakai untuk aktivitas sehari-hari. “Pentingnya sosialisasi ini agar masyarakat bisa memahami dan menyadari. Namun yang bersentuhan dengan pemakai jalan, baru dilaksanakan paska Lebaran, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas saat Lebaran nanti,” pungkasnya. (*)

Laporkan Kontraktor Nakal KRAMAT - Dalam waktu dekat ini, masyarakat Desa Kramat dan Kertayasa Kecamatan Kramat, berencana bakal menggeruduk kantor Kejaksaan Slawi. Mereka bakal melaporkan kontraktor nakal yang belum lama ini telah mengerjakan perbaikan jalan di desanya sepanjang sekitar 3 kilometer. “Jika tidak ada tindak lanjut dari dinas maupun DPRD, kami bakal melakukan aksi demo ke kantor kejaksaan,” tegas Didi Casmudi, selaku tokoh masyarakat Desa Kramat. Pernyataan itu diungkapkan kepada wartawan ketika dirinya sedang melakukan koordinasi dengan puluhan warga yang berasal dari kedua desa tersebut, Selasa (17/7) malam kemarin. Sejauh ini, Didi mengaku, sudah melaporkan kontraktor

tersebut kepada dinas PU selaku pengguna anggaran dan DPRD yang membidanginya. Akan tetapi, laporan yang disertai dengan keluhan warga itu, sepertinya tidak ditanggapi secara serius. Terbukti, jalan itu dibiarkan rusak begitu saja dan tanpa ada penanganan khusus. “Anehnya ketika ada penilaian dari tim yang bersangkutan, perbaikan jalan itu bisa lolos? Padahal kan masih banyak kekurangan. Sebenarnya ini ada apa?” tanya Didi penuh makna. Anggota Karang Taruna Desa Kramat, Edi Suwanto (24), yang kebetulan hadir pada pertemuan itu, menyatakan, dengan adanya permasalahan tersebut, masyarakat seolah dibodohi oleh pemerintah. Mestinya, pemerintah dalam hal ini dinas dan DPRD, membantu meningkat kesejahteraan masyarakat termasuk perbaikan jalan tersebut. Tapi sayangnya, mereka justru enggan bertindak

lebih tegas. “Kami merasa prihatin melihat seperti ini. Padahal yang digunakan untuk perbaikan jalan itu, merupakan uang rakyat. Tetapi kenapa sepertinya tidak maksimal?,” keluhnya. Anggota karang taruna lainnya, Arif Rahman Hakim (25), mengatakan, meskipun jalan itu sudah diperbaiki belum lama ini, tapi kerusakannya sudah hampir 40 persen. Untuk kerusakan fatal, berada di wilayah RW 02 Desa Kramat. Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu kontraktor yang mengerjakan proyek perbaikan jalan di ruas jalan Desa Kramat - Kertayasa Kecamatan Kramat, diduga lepas tanggung jawab. Terbukti, perbaikan jalan yang menelan dana dari APBD II senilai Rp 850 juta itu, tidak dikerjakan secara benar. Warga menilai, perbaikan atau pengaspalan jalan tersebut telah menyalahi bestek. (yer)


TEGAL METROPOLIS

KAMIS 19 JULI 2012

15

RADAR TEGAL

Papan Proyek Dipasang Sejak Awal HASIL temuan Komisi III DPRD Kota Tegal, dalam sidak lapangan yang dilakukan Rabu (17/7), tentang tidak adanya papan pelaksanaan proyek saluran di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Mangkukusuman Kecamatan Tegal Timur, dibantah Supriyanto dari CV Bangun Cipta Sejahtera. Karena papan penunjuk yang berisi data maupun nilai proyek seluruhnya, sudah dipasang jauh sebelum proyek dimulai. Hanya saja letak papan berada di sebelah timur. Sedangkan anggota dewan yang melakukan sidak, kebetulan tak sampai lokasi dimaksud. “Ketika ada kunjungan saya berusaha datang. Tapi saat tiba di tempat, anggota DPRD sudah pergi,” ucapnya didampingi pengawas proyek Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Puji Supriawan. Dia menambahkan, kemarin memang tidak ada aktivitas. Karena sebagian pekerja saluran mengikuti kegiatan keagamaan. Dengan terpaksa pekerjaan ditunda. Saat ini aktivitas sudah berlangsung seperti biasa. “Proyek dengan nilai Rp85 534 000, prosentase pekerjaannya mencapai 45 persen. Panjang saluran yang dibangun 131 meter, dan ditargetkan rampung 29 Agustus 2012. Proyek saluran sebelah eks Bioskop Dewa tersebut, melibatkan 12 orang tenaga kerja. Sebagian merupakan warga

ABIDIN ABROR/RATEG

PROYEK SALURAN - Pengawas proyek DPU, Puji Supriawan menunjukkan papan proyek saluran di Jalan KH Ahmad Dahlan.

setempat.” Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi III DPRD Kota Tegal melakukan sidak lapangan, terhadap sejumlah proyek saluran yang ada di beberapa kelurahan. Antara lain saluran di Jalan KH Ahmad Dahlan Kelurahan Mangkukusuman Kecamatan Tegal Timur. Selain saluran di Siadem dan Jalan Merpati Kelurahan Randugunting Tegal Selatan. Termasuk proyek saluran di Jalan Jatisari Kelurahan Debong Tengah Kecamatan Tegal Selatan. Kemudian peninjauan saluran di Kecamatan Margadana. Proyek saluran pertama yang dikunjungi di Jalan KH Ahmad Dahlan. Tepatnya sebelah timur

eks Bioskop Dewa. Panjang saluran yang dikerjakan sekitar 150 meter. Bahkan sudah dikerjakan dan hampir rampung. Dalam sidak kali ini anggota Komisi III menunjukkan rasa kekecewaan. Karena di lokasi ditemukan sejumlah kejanggalan. Terutama menyangkut siapa yang menggarap proyek itu. Termasuk berapa nilai sebenarnya. Pada umumnya, proyek milik pemerintah bisa diketahui publik. Tapi yang terjadi malah sebaliknya. Identitas pelaksana proyek, dan nama CV yang menggarap tidak jelas. Bahkan tak ditemukan papan penunjuk. Ironisnya lagi, ketika anggota dewan berada di lapangan, tak satu pun penanggung jawab

proyek ada di lokasi. Setidaknya seorang yang bertugas mengawasi. Melihat temuan semacam itu, anggota Komisi III Drs HM Nursholeh MMPd mengatakan, proyek saluran Jalan KH Ahmad Dahlan sebagai proyek tak bertuan. “Ini salah satu contoh amburadulnya proyek tersebut,” ucapnya didampingi Ketua Komisi III masing-masing Abdullah Sungkar, Rofii Ali, Hadi Soetjipto, Enny Yuningsih, dan Hj Khurotun Janah SE. Temuan sama pada proyek saluran di Jalan Rajawali Kampung Siadem. Di sini proyek dikerjakan tanpa menyertakan papan identitas. Para wakil rakyat sulit mendapat informasi lengkap, tentang berapa volume proyek sesungguhnya. Termasuk nilai proyeknya. “Temuan lain, adukan yang digunakan untuk saluran tidak sesuai,” ucap Sungkar. Sedangkan saluran di Debong Tengah, anggota Komisi III mendapatkan laporan warga, pengerjaan proyeknya tanpa sosialisasi terlebih dahulu. Sehingga warga merasa kaget. Karena proyek saluran masuk di lingkungan penduduk. Khusus saluran di Jalan Merpati, ketika dilakukan kunjungan, di sana tidak ditemukan petugas pengawas. Kalau pun ada petugas pengawas, terutama untuk proyek saluran di Jalan Rajawali. (din)

Pemkot Tegal Sabet Penghargaan Nasional dari halaman 9 Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (18/7). Atas penghargaan tersebut wali kota mengucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat Kota Tegal. Khususnya para petani serta SKPD terkait, atas usaha dan kerja kerasnya dalam meningkatkan produksi padi. Sehingga di tahun 2010 capaian peningkatan produksi padi lebih dari 5 persen. Menurutnya, dengan peningkatan produksi padi yang lebih dari 5 persen ini sangat memperkuat ketahanan pangan di tingkat kota maupun di seluruh Indonesia. “Penghargaan ini merupakan hasil dari strategi Pemkot dengan memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada petani tentang bagaimana cara penanaman padi yang baik. Kemudian pengobatan, pemberian bantuan bibit-bibit serta normalisasi saluran-saluran irigasi,” katanya. Dia berharap, produksi pertanian di Kota Tegal bisa meningkat lebih dari 5 persen per tahunnya. Disebutkan, sebelumnya tahun 2007, Pemkot juga mendapatkan penghargaan serupa dari Presiden SBY, berkaitan peningkatan produksi beras di daerah yang meng-

alami peningkatan secara berturut-turut. Ditambahkan Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian (Dislatan) Kota Tegal, Agus Santoso, penghargaan ini ditujukan kepada masyarakat Kota Tegal, khususnya petani. Karena telah bersama-sama dengan Pemda menyiapkan dan meningkatkan persediaan pangan yakni padi. Menurutnya, meski lahan pertaniannya relatif sempit, bila dibandingkan dengan kota/kabupaten lainnya di Jawa Tengah. Kota Tegal mampu meningkatkan dan mengembangkan produksi pertanian tanaman pangan maupun holtikultura. Program dan kegiatan yang dilaksanakan di bidang pertanian tanaman pangan utamanya tanaman padi telah memberikan hasil. Sesuai data, luas panen di tahun 2006 seluas 1.190 hektar, produksi 69.970 kuintal, dengan produktivitas atau target 55,87 kw/Ha dapat direalisasikan 58,75 kw/Ha. Tahun 2007 seluas 1.396 Ha, produksi 82.720 kuintal, dengan produktivitas 56,00 kw/Ha dapat direalisasikan 59,25 kw/Ha. 2008 lahan seluas 1.221 hektar, produksi 76.150 kwintal, dengan produktivitas 56,14 kw/Ha dapat direalisasikan 62,36 kw/Ha.

Tahun 2009 seluas 1.048 hektar, produksi 66.000 kwintal, dengan produktivitas 59,85 kw/ Ha dapat direalisasikan 62,97 kw/Ha. Tahun 2010 seluas 1.385 hektar, produksi 88.080 kwintal, dengan produktivitas 60,33 kw/ Ha dapat direalisasikan 63,59 kw/Ha. “Dari data tersebut luas panen, produksi dan produktivitas padi dalam kurun waktu lima tahun terakhir menunjukan. Bahwa produksi padi mengalami fluktuasi dimana kenaikan produksi terjadi pada tahun 2007 sebesar 18,22persen dan tahun 2010 naik sebesar 33,45persen. Sedangkan pada 2008 dan 2009 mengalami penurunan,” ujarnya. Selama 2006-2010 produktivitas padi di Kota Tegal senantiasa mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini terbukti bahwa petani secara berangsur telah melaksanakan program intensifikasi dengan baik. Bahkan produktifitas padi pada 2007 meningkatkan lebih dari 5 persen (18,22). Sehingga Wali Kota Tegal mendapatkan penghargaan dari Presiden dalam rangka program P2BN. Demikian pula produksi pada 2010 meningkat lebih dari 5 persen yakni 33,45 persen.

“Untuk mempertahankan dan terus meningkatkan produksi tersebut, Dislatan selalu memberikan pembinaan kepada petani atau kelompok tani. Agar secara sadar dapat menerapkan teknologi baru yang dianjurkan, penanganan pasca panen secara intensif dan hal-hal lain yang dapat meningkatkan produksi. Guna mendukung upaya pelestarian swasembada pangan sekaligus dapat meningkatkan pendapatan petani,” tuturnya sembari menguraikan luas lahan sawah di Kota Tegal keadaan sampai dengan akhir tahun 2007 kurang lebih 895 hektar. Sedangkan keadaan akhir tahun 2010 terjadi penurunan luasan, menjadi 891,55 hektar atau sekitar 22,47 persen dari luas wilayah Kota Tegal. Sementara itu dalam seremoni penyerahan penghargaan Wakil Presiden RI, Budiono menyampaikan, bahwa penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Pusat atas keberhasilan daerah-daerah yang mampu meningkatkan jumlah produksi beras di atas 5 persen. Dia berharap ditengah kekhawatiran akan masalah pangan secara global mendatang, Indonesia mampu mencapai peningkatan produktivitas pangan dengan baik. (adi)

Terancam Jadi Lautan Sampah dari halaman 9 Karena itu Pemkot harus mengadakan TPA permanen untuk mengatasi masalah sampah. Tentunya lokasi yang digunakan harus sesuai dengan Perda RTRW yang telah disahkan pada beberapa bulan lalu. Selain itu juga mengacu peraturan yang berlaku, salah satunya harus jauh dari permukiman. “Nah, dalam Perda RTRW lokasi untuk TPA ada di Bokong Semar. Itu ditetapkan sejak keluarnya SK Wali Kota pada tahun 2008 silam. Bahkan DEDnya juga sudah ada sejak tahun 2005. Jadi penetapan lokasi TPA di Bokong Semar bukan ujugujug (dadakan),” katanya kemarin di Rumah Makan Dapur Tempo Doeloe. Namun, lanjut Ikmal dalam

perjalanannya rencana pembangunan TPA mengalami sedikit masalah, yakni terkait tukar guling lahannya. Jika itu tidak selesai-selesai dan masa sewa berakhir, maka sampah se-Kota Tegal akan dibuang kemana? Apakah harus seperti yang terjadi di Bandung Jawa Barat. Dimana masyarakatnya membuang sampah di jalan. “Ini yang perlu segera disikapi. Kami juga akan bertanya kepada DPRD apakah mempunyai solusi mengenai masalah sampah ini. Karena Kota Tegal terancam banjir sampah.” Dijelaskan, dalam proses tukar guling tanah sendiri, sebenarnya Pemkot sudah melaksanakannya sesuai aturan-aturan. Adapun tidak meminta persetujuan DPRD, karena lahan yang akan digunakan untuk kepentingan umum. Dalam salah satu aturan yang digunakan

yakni PP Nmor 60 Tahun 2006, pasal 46 ayat 3 menyebutkan, pemindahtanganan barang milik negera atau daerah tidak perlu persetujuan DPRD itu ada beberapa item. Salah satunya bagi kepentingan umum. Kemudian dalam aturan-turan lain juga demikian. Jadi proses tukar guling yang dilakukan Pemkot sudah sesuai ketentuan. Sementara Kepala Dinas Permukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru) Nur Effendi menyampaikan, sesuai dengan UU Nomor 18 Tahun 2008, TPA itu sudah harus tidak menggunakan sistem open dumping paling lambat tahun 2012. Kondisi di TPA Muarareja masih menggunakan sistem itu, makanya kewajiban Pemkot untuk menutupnya. Apabila itu tidak dilaksana-

kan, maka ada sanksi yang ditetapkan oleh aturan tersebut. Yakni penjara minimal 4 tahun paling lama 10 tahun dan denda minimal sebesar Rp100 juta dan paling besar Rp5 miliar. “Jadi sudah seharusnya Pemkot memiliki TPA permanen dengan sistem tidak open dumping,” ujarnya. Menurutnya, kebutuhan lahan untuk pembangunan TPA di Bokong Semar seluas 14 hektare. Itu mampu menampung sampah hingga 10 tahun kedepan, jika melihat volume sampah Kota Tegal 700 kubik per hari. Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan kurang lebihnya sekitar Rp40 miliar. Namun itu tidak sekaligus, tetapi dengan tahapantahapan. Sistem TPA-nya direncanakan dengan control Terirenvil atau pengurugan. (adi)

dari halaman 9 Seperti diberitakan sebelumnya, aksi penolakan sejumlah fraksi DPRD, terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (LPP APBD) Kota Tegal tahun anggaran 2011, dinilai kurang pas. Karena dewan tidak memiliki kapasitas menolak atau menerima. Hal ini ditegaskan Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, dalam konferensi persnya di Rumah Makan Tempo Doloe, Selasa

DPRD menolak atau menerima LPP APBD 2011.” Hal tersebut, lanjut Ikmal, ada dasar hukumnya. Yaitu Permendagri Nomor 13 Tahun 2010 tentang Pedoman Fungsi Pengawasan DPRD terhadap Tindak Lanjut Pemeriksaan BPK. Adapun hal-hal rancu atau dianggap tidak sesuai, dewan dapat berkonsultasi ke BPK. Seperti diusulkan Fraksi PAN untuk audit, hal itu dapat dilakukan bila dalam laporan BPK ada yang meragukan. “Namun yang diminta masalah

Jelang Puasa, Kiriman Barang Meningkat KAWASAN Gudang Barang atau tepatnya belakang PT Barata, kini benar-benar menjadi kawasan super sibuk. Hal itu terlihat dari tingginya aktivitas bongkar muat barang di tempat ini. Menjelang puasa, kiriman barang dari luar kota mengalami peningkatan cukup siginifikan. Menurut seorang buruh bongkar muat, Edi S, sejumlah barang yang dibongkar di Gu-

dang Barang umumnya kiriman dari jasa paketan. Jenisnya pun sangat bervariasi. Setelah barang dibongkar, langsung dikirim atau diantarkan ke pemiliknya masing-masing. “Barang yang dibongkar contohnya keramik. Biasanya milik toko bangunan.” Daerah yang sebelumnya identik dengan aktivitas berbau negatif. Sekarang berubah

menjadi kawasan bisnis. Tingginya aktivitas bongkar barang kiriman dari luar kota, dapat mengurangi angka pengangguran. Karena yang bekerja sebagai petugas ada sepuluh orang. Dampak lain, dengan ramainya kegiatan bongkar muat barang di Gudang Barang, beberapa warung makan di sekitarnya menjadi ramai. (din)

Lima Investor Incar Kolam Renang Samudera SETELAH pengumuman lelang melalui LPSE dan siaran Radio Sebayu FM Kota Tegal, ternyata investor yang berminat mengembangkan Kolam Renang Samudera ada lima rekanan. Menurut Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Seni Budaya dan Pariwisata, Ir HM Wahyudi, empat investor berasal dari Semarang, satu lagi dari Bandung (Jabar). Setelah dilakukan seleksi ketat, sebagai pemenang lelang PT Hutama Agra Perkasa Semarang. Rencananya hari ini (Kamis, 18/7), rekanan akan menyampaikan paparan di hadapan Wali Kota H Ikmal Jaya SE Ak. “Sesuai agenda de-

DOK.RATEG

Ir HM Wahyudi

mikian,” ucapnya ketika dikonfirmasi, kemarin.

Dia menambahkan, setelah menyampaikan paparan, Pemkot bakal memberikan masukan yang nantinya dapat dijadikan pertimbangan, dalam pembangunan maupun pengelolaan kolam renang tersebut. Sedang menyangkut kontrak kerja sama antara investor dan Pemkot, akan ditangani Badan Pelayanan dan Perijinan Terpadu (BP2T). “Setelah ada penandatangan kontrak kerja sama, segera dilanjutkan pembangunan kolam renang. Komisi I DPRD pun sebelumnya mendesak kontrak kerja sama ditindaklanjuti. Kami berharap semua berjalan lancar,” tandas Wahyudi lagi. (din)

Bantuan Alat Kerja Diserahkan dari halaman 9 dapat mensejahterakan keluarganya. Dengan begitu upaya mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan yang diluncurkan Pemkot dalam bentuk pelatihan-pelatihan dapat berjalan sukses. Namun demikian, untuk mensukseskan program perlu ada bantuan dari pihak lain. Karena itu dia mengimbau kepada lurah dan camat untuk ikut berperan. Caranya, ketika ada pertemuanpertemuan, konsumsinya pesan

kepada mereka yang sudah diberi pelatihan dan bantuan alat dari Pemkot. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan Bank Jateng untuk bisa memberikan pinjaman kepada mereka. Jawabannya Bank Jateng siap dengan catatan benar-benar memiliki usaha.” Sebelumnya saat pelatihan berlangsung Pimpinan LPK Astrid, Sri Hartuti menuturkan, peserta pelatihan kewirausahaan dilatih cara membuat makanan. Seperti somay, kotak-kotak, aneka lapis, mie ayam, aneka

soto, aneka kripik, dan snack aneka macam kue. “Agar lebih cepat, pelatihan bukan hanya teori. Namun lebih banyak praktek, peserta bisa mengetahui cara pembuatan makanan. Kami akan mendampingi peserta sampai bisa dan berjualan. Tidak hanya pada waktu pelatihan. Namun pasca pelatihan, kami tetap melakukan pendampingan. Guna mempermudah pendampingan, dari 40 peserta kami bagi 10 kelompok. Sehingga setiap kelompok 4 orang,” ujarnya. (adi)

Gudang Kertas Terbakar, Warga ... dari halaman 9 (70), yang rumahnya di samping gudang kertas ikut berteriak. Melihat api membesar, dia meminta tolong. Tak ayal lagi warga sekitar berhamburan keluar. Dengan alat seadanya, puluhan orang menyiramkan air ke bagian yang terbakar. Karena tak juga padam, warga mengambil selang dan air PDAM guna memadamkan sijago merah. Setelah melalap sebagian besar kertas di dalam gudang, akhirnya usaha warga berhasil. Pukul 10.30, kobaran api yang sempat membesar pun padam. Sedangkan kerugian akibat kejadian ini, sampai belum dapat dipastikan. Menurut Kusnirin (70), dia

sempat panik lantaran api sudah besar. Apalagi waktu itu keadaannya memang sepi. Namun dia berteriak sekuat tenaga, dan ternyata didengar warga. Dengan alat seadanya, korban berhasil memadamkan si-jago merah yang terus membesar. Bukan hanya kertas dan gudang kertas terbakar, tapi jendela rumahnya yang ada tepat di samping gudang sempat terbakar. “Walaupun ada kerugian, tapi saya bersyukur. Sebab warga guyub. Sehingga api mampu dipadamkan. Sebenarnya saya mau pergi ke makam, tapi ada tamu. Sehingga ditunda, dan ternyata ada hikmahnya. Mungkin kalau saya sudah pergi, kebakaran tidak hanya menghabiskan gudang dan

kertas yang ada di dalamnya. Namun rumah saya mungkin ikut terbakar,” tuturnya. Di tempat sama, saksi mata, Pounding (39) mengungkapkan, dugaan sementara kebakaran gudang kertas, karena anak main korek api. Percikannya masuk lalu membakar kertas di dalamnya. Sebab sekitar lokasi ada korek api baru. Pihaknya yakin, benda tersebut bukan milik Suharis Siswoyo. Dugaan ini diperkuat pengakuan sejumlah anak kecil di Jalan Perkutut II. Sebelum kebakaran, mereka sempat melihat anak kecil bermain korek api sekitar gudang. “Kami bersyukur, walaupun dengan alat seadanya. Akhirnya kobaran api dapat dipadamkan.” (hun)

Gelar Tarhib Pengajian Akbar

Sikap Walkot Disoal Setgab (17/7). Menurut dia, apa yang dilakukan sejumlah anggota DPRD, dalam rapat Paripurna Jumat (13/7), sama saja melampaui peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Sebab sebelum diperiksa BPK tidak bisa diserahkan ke DPRD. Jika itu dilakukan pun, dewan pasti tidak akan menerima. Sementara ini LPP APBD sudah diperiksa BPK. Bahkan mendapat opini tertinggi yang dikeluarkan BPK, yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sehingga tidak ada alasan

ABIDIN ABROR/RATEG

MENUMPUK - Sejumlah barang paketan dari luar kota, menumpuk di Gudang Barang, sebelum dikirim ke pemiliknya masing-masing.

Bokong Semar. Padahal tidak masuk dalam LPP APBD 2011, dan tidak diperiksa APBD. Seharusnya DPRD justru memberi rekomendasi hal-hal strategis untuk LPP APBD akan datang. Bukan seperti kemarin, melakukan penolakan hingga akhirnya penetapan dilakukan dengan voting. Sebab voting tidak perlu, karena sudah diperiksa BPK dan opininya WTP,” tandas walkot. Ikmal menjelaskan, karena sudah diterima, maka akan dikirim ke propinsi guna ditetapkan sebagai Perda LPP APBD. (hun)

dari halaman 9 Sang ustad pun mengurai masalah membersihkan hati menyongsong bulan puasa, agar ibadahnya diterima dan mendapat pahala. Hal yang perlu diperhatikan, tidak boleh berbohong atau dusta, ghibah atau menggunjing sesama, fitnah, dan melihat sesuatu dengan syahwat. Diakui Endang Suciarti, selama ini FMST mendapat dukungan dari koordinator, yang tak henti-hentinya supported penuh giat sosial kemasyarakat-

an, khususnya bulan penuh ampunan ini. Dukungna diimplementasikan guna pemberian santunan anak yatim, hingga pemberian bantuan pada sejumlah guru TK, yang honornya dibawah Rp100.000. Dimana pemberian santunan 2 kali dalam setahun. Terutama pada ustad dan ustadah. “Khusus Ramadan, kami tetap menggelar bakti sosial untuk mereka. Baik anak yatim piatu, guru TK sebanyak 230 orang, dan ustad serta ustadah. Kami lakukan sebanyak tiga kali pada H-7, H5, dan H-3 Lebaran,” cetusnya.

Forum ini diakuinya sempat melakukan plesterisasi rumah tak layak huni, berikut pembangunan sebuah TPQ di areal RW 13 perumahan becak. Menebar kasih di bulan ampunan, menjadi landasan FSMT dengan keyakinan sesuatu yang didasari berbuat semata, kelak dipertemukan di jalan benar. Di tempat sama, Koordinator Forum Silaturahmi Mejelis Taklim, H Moh Ali Affif meminta maaf atas nama keluarga dan pribadi, supaya selama Ramadan pahalanya diterima Allah SWT. (rochman gunawan)


CMYK

RADAR BREBES

KAMIS, 19 JULI 2012

16

Panwas sebagai Pengawas Pemilukada Demokratis PENDIDIKAN Hadirkan Nuansa Religi di Sekolah BUMIAYU - Selama bulan Ramadan, kegiatan belajar mengajar di sekolah berbeda dengan hari biasa. Muatan tentang n i l a i a g a m a menjadi fokus utama yang diwujudkan selama Ramadan. Demikian disampaikan kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Bumiayu, Rabu (18/7). Menurut Naksud, kegiatan Ramadan kali ini sekolah diharapkan bisa menerapkan konsep reliDOK.RATEG gion activity. Di mana Naksud siswa diajarkan untuk lebih banyak beraktivitas dalam kegiatan ibadah sekaligus menghasilkan karya. Penyesuaian juga berlaku bagi pelajaran yang bernuansa fisik dengan diarahkan pada kegiatan yang bersifat keagamaan. “Namun bukan berarti kegiatan bernuansa fisik sama sekali ditiadakan, tetap ada namun diarahkan pada yang bersifat keagamaan, bisa berupa membaca Al Quran, tadarus dan diskusi mengenai pelajaran agama Islam,” terangnya. Dikatakan, sebagai upaya menghadirkan nuansa religi di setiap sekolah selama bulan Ramadan ini, semua kegiatan belajar-mengajar di sekolah diharapkan menambah porsi kegiatan keagamaan baik kegiatan pesantren Ramadan maupun kegiatan pengajian. “Untuk pengaturan maupun pelaksanannya sendiri kita serahkan kepada masing-masing sekolah,” jelasnya. Langkah tersebut dikatakan Naksud, sebagai upaya menghadirkan nuansa moral religi di sekolah, sekaligus menanamkan pendekatakan akhlak mulia kepada para peserta didik. (pri)

RAMADAN

ISMAIL FUAD/TIM KREASI

PAWAI - Ratusan siswa-siswi Sekolah Islam Terpadu yang terdiri dari SDIT Harapan Umat Brebes, TKIT Harapan dan KBIT Harapan saat Tarhib Ramadan.

Bentuk Karakter Siswa dengan Tarhib Ramadan BREBES - Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan tahun 1433 H, Sekolah Islam Terpadu yang terdiri dari SDIT Harapan Umat Brebes, TKIT Harapan dan KBIT Harapan mengadakan tarhib Ramadan, yaitu pawai ta’aruf untuk menyambut bulan Ramadhan, Rabu (18/7). Kegiatan yang diadakan tiap tahun menjelang Ramadan ini bertemakan Marhaban Ramadan ya Sahrul Mubarak, kegiatan ini diisi dengan orasi dari guru, pembagian jadwal imsakiyah Ramadan, bernyanyi dan memainkan alat musik oleh peserta didik di sepanjang jalan. Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan longmarch dengan start di kantor Kwarcab Brebes. Ratusan peserta didik dengan membawa alat musik tabuh dan aneka kreasi tulisan didampingi guru-guru mengambil rute Gandasuli, Kembang Baru menuju stadion Karang Birahi dan finish kembali di kantor kwarcab. Kepala SDIT Harapan Umat Brebes Sri Khomsiyatun SS menjelaskan kegiatan ini selain untuk menyambut bulan Ramadan juga bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik, karena peserta didik dilatih untuk menyeru kebaikan dengan kegiatan positif. Di samping itu untuk menujukkan kegembiraan dan suka cita serta menyerukan kepada masyarakat agar ibadah puasa kali ini berjalan dengan khusyuk. “Tujuan kegiatan ini sebagai ungkapan rasa kegembiraan menyambut bulan ramadhan dan upaya untuk membentuk karakter peserta didik seperti yang dicita-citakan selama ini,” ungkapnya. (ism)

CMYK

BREBES - Menginjak masa tahapan pencalonan Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Brebes 2012, Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Brebes mulai menggelar sosialisasi terkait regulasi dalam pengawasannya. Lembaga pengawas ini dinilai sebagai pengawal terselenggaranya Pemilukada yang demokratis. Hal ini seperti diungkapkan Ketua Bawaslu Pusat Dr Muhammad SIP MSi di ruang OR Setda Brebes Rabu (18/7), dalam sosialisasi regulasi Pilkada Brebes yang dihadiri Asisten I dan sejumlah LSM dan KPU. Menurutnya, pengawas pemilu merupakan lembaga yang berwenang melakukan pengawasan yang hasil pengawasanya dapat ditindaklanjuti menjadi temuan pelanggaran. Kemudian berwenang juga menerima laporan pelanggaran. “Dari temuan itu, pengawas pemilu melakukan kajian untuk memastikan apakah suatu kasus memenuhi kriteria pelanggaran atau tidak. Dari mekanisme pengawasan itu, terdapat dua aspek penting. Diantaranya aspek upaya proaktif dan aspek partisipasi masyarakat yang terlihat dari wewenang pengawas pemilu dalam menerima laporan dugaan pelanggaran pemilu,” ungkapnya. Sedangkan yang termasuk dalam periode pengawasan pelaksanaan tahapan penyelenggaraan pemilu, diantaranya pemutakhiran data dan penetapan daftar pemilih sementara dan daftar pemilih tetap. Penetapan peserta pemilu, proses pencalonan sampai penetapan pencalonan, pelaksaan kampanye, pengadaan logistik pemilu hingga pendistribusian, pemungutan suara, hingga penghitungan suara hasil TPS. “Demikian dengan pergerakan surat suara, berita acara penghitungan suara, pergerakan surat tabulasi penghitungan, sampai proses rekapitulasi. Termasuk jika ada masalah bisa sampai ke pelaksanaan putusan pengadilan terkait

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

SOSIALISASI - Ketua Bawaslu Pusat Dr Muhammad SIP MSi saat memberikan penjelasan kepada para panwascam, LSM maupun ormas di ruang OR Setda Brebes, kemarin.

pemilu hingga proses penetapan hasil pemilu,” ungkap pria kelahiran Makasar tahun 1971 itu. Berdasarkan pengawasan, pengawas pemilu menangani pelanggaran. Dengan mengumpulkan alat bukti, klarifikasi, pengkajian yang kemudian diklasifikasikan sebagai jenis pelanggaran administrasi, tindak pidana atau pelanggaran kode etik

penyelenggara pemilu. “Sementara dalam menjalankan tugas pengawasan, penanganan dan penindakan pelanggaran pemilukada, pengawas menggunakan Peraturan Bawaslu sebagai pedoman. Dan memang kita harus memahami regulasi secara utuh dan kita menghargai aturan dari teman-teman di Brebes. Kita sudah mencoba meng-

Prasetya Wibowo Kembali Terpilih Ketua BPC Gapensi BREBES - H Prasetya Wibowo ST kembali terpilih sebagai Ketua Badan Pimpinan Cabang Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (BPC Gapensi) Kabupaten Brebes periode 2012-2017. Prasetya terpilih secara mufakat dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke VIII Selasa (17/7) lalu. H Prasetya Wibowo ST mengatakan bahwa proses Muscab ini memang harus menjadikan dirinya lebih, dan lebih untuk bisa memajukan lembaganya dalam bidang jasa dan konstruksi. Karena di tubuh Gapensi Brebes yang beranggotakan 60 orang, dengan sisi kehadiran dalam Muscab sebanyak 42, semuanya kembali mendukung dirinya untuk duduk kembali agar bisa membawa organisasi menjadi lebih mandiri dan profesional. “Kembalinya Ketua BPC Gapensi ini lantaran juga tidak ada persaingan yang muncul dalam Muscab ini,” ulasnya. Kepercayaan yang diembannya menjadi ketua BPC Gapensi Brebes ini, membuat dirinya harus lebih mMembangun soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme bekerja dan bermitra, sesuai dengan tema Muscab ini. “Karena dalam makna tersebut, bisa dapat menambah semangat dan tekad kita dalam kebersamaan dalam kehidupan berorganisasi. Termasuk meningkatkan profesionalisme mewujudkan pembangunan nasional pada umumnya dan pem-

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

TERPILIH KEMBALI - H Prasetya Wibowo SE kini kembali dinobatkan sebagai Ketua BPC Gapensi Brebes setelah melakukan muscab ke VIII.

bangunan Kabupaten Brebes, pada khususnya yang berdasarkan masyarakat adil dan makmur,” bebernya. Sedangkan dalam pembenahan dan pembinaan anggota Gapensi, lanjut Prasetya, diantaranya tak henti-hentinya meningkatkan kinerja peran dan fungsi kesekretariatan yang merupakan pusat administrasi, informasi dan komunikasi bagi

seluruh anggota. “Termasuk mengadakan kursus pelatihan yang bekerjasama dengan Pusjakon. Demikian dalam rangka pelaksanaan registrasi keanggotaan (KTA) maupun Sertifikasi Badan Usaha (SBU) dengan prinsip azaz nyata, dengan dibentuk tim verivikasi ke badan usaha. Sehingga diperoleh kebenaran data yang dapat dipertanggungjawabkan,’’ ungkapnya. (gus)

Realisasi Cileuweng Dipertanyakan BREBES - Datangnya musim kemarau masih tetap mejadi kendala bagi dunia pertanian di Kabupaten Brebes akibat tidak tersedianya irigasi yang mencukupi. Kebutuhan air untuk pertanian di Kabupaten Brebes masih sangat kurang dan harus secepatnya ditangani oleh pihak terkait. Salah satunya dengan segera merealisasikan distribusi air dari bendungan Cilueweng Kabupaten Kuningan yang perkembangannya dipertanyakan. “Salah satu janji yang sering

disampaikan Pemkab Brebes adalah kerja sama revitalisasi dari bendungan Cilueweng, namun sampai sekarang belum terealisasi dan masih menjadi angan-angan semata,” kritik Wakil Ketua Komisi III DPRD Brebes, Warsudi SPdI, Rabu (18/7). Warsudi mengatakan, masyarakat saat ini masih menaruh harapan dari janji Pemkab Brebes untuk bisa mengeksplorasi sumber air dari waduk yang terletak di Cibingbin Kuningan itu. Jika terealisasi bisa

mengaliri wilayah barat Brebes dan sebagian pantura. “Mestinya Pemkab terus berkoordinasi dengan Pemprov Jateng maupun Jabar secara riil dan intens agar masyarakat ini bisa segera terwujud. Kasihan para petani kita yang selama ini kekurangan air. Mereka tidak menuntut yang anehaneh, yang penting terpenuhi kebutuhannya yang secara tidak langsung akan memenuhi kesejahteraan petani itu sendiri,” tandasnya. (ism)

komunikasiakn itu dengan membuat regulasi dalam hal ini DPR, dengan pasal peralihan. Jadi jika tahapan pemilkada dimulai sebelum bawaslu belum terbentuk, maka menggunakan UU 22 tahun 2007. Namun jika sudah terbentuk, harus menggunakan UU 15 secara utuh, itu kompromi yang saat ini sudah diterapkan,” tukasnya. (gus)

Jelang Lebaran, Pengrajin Telur Asin Tambah Stok BULAKAMBA - Tingginya tingkat penjualan telur asin saat Lebaran, membuat sejumlah pengusaha dan pengrajin telur asin menambah produksi. Untuk memenuhi permintaan itu, mereka harus menyetok banyak telur asin untuk dijual saat Lebaran tiba. H Mufrodi, perajin telur asin yang ada di Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba mengatakan, setiap musim Lebaran permintaan telur asin meningkat tajam. Karenanya, ia membutuhkan stok bahan baku yang banyak, dalam seminggu butuh sekitar 150.000 butir. Kebutuhan itu tidak hanya bisa dicukupi peternak lokal. “Untuk menutup kekurangan stok, kami terpaksa mendatangkan bahan baku dari Blitar Jawa Timur,” ujarnya. Hal serupa juga dilakukan oleh sejumlah peternak itik di desa setempat. Untuk memenuhi permintaan dari para pengrajin telur asin, para peternak yang tergabung dalam Kelompok Ternak Itik (KTTI) Adem Ayem mulai meningkatkan produksi telur itik. Salah satu langkahnya dengan memperluas areal lahan ternak itik. “Kini total luasan areal ternak di kelompok kami sudah mencapai 12,5 hektare, dari semula hanya 7,5 hektare. Terakhir ini, kami menambah luasan lagi 1,5

hektare. Ini kami lakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi,” ujar Ketua KTTI Adem Ayem, Atmo Suwito Rasban SE, Rabu (18/ 7). Dia mengatakan, dari perluasan areal ternak itu kini total populasi itik di kelompoknya sebanyak 110.000 ekor dari semula 104.000 ekor. Terdiri dari populasi itik petelur sebanyak 61.000 ekor dari semula 59.000 ekor, dan itik pedaging sebanyak 50.000 ekor dari semula 45.000 ekor. “Dari populasi ini, kami berarti baru memiliki sekitar 11 persen dari target 1 juta ekor itik. Target ini kami optimistis akan segera tercapai,” katanya. Menurut dia, permintaan telur itik terjadi pada setiap musim Lebaran, khususnya saat arus mudik dan balik. Setiap musim Lebaran itu, kelompoknya hanya mampu menyediakan sebanyak 45.000 butir perhari. Jumlah itu masih jauh dari permintaan yang ada, yakni melebihi 5 juta telur. Untuk itu, perluasan lahan dinilai diperlukan untuk menambah produksi telur, selain terus berupaya meningkatkan produktifitas. “Perluasan lahan ini juga salah satunya untuk mencukupi permintaan saat Lebaran,” tandasnya. (har)


RADAR TEGAL 19 JULI 2012