Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SELASA, 14 DESEMBER 2010

HB X Tak Sanggup Jabat Seumur Hidup

INDEKS Realisasi Perizinan Menurun HAL. METROPOLIS

Belum Kantongi Izin, Alfa Mart Didemo HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Kapal Motor Disbubpar Mangkrak HAL. PEMALANG

Infak, Lebih Sering Jelang PHBI HAL. XPRESI

APA MANING...

HERMITIANTA/RADAR JOGJA

JOGJA - Beberapa jam setelah DPRD DIJ selesai menggelar sidang paripurna penetapan, Gubernur DIJ Hamengku Buwono X langsung memberikan tanggapan. Secara khusus HB X menyampaikan terima kasih atas keputusan dewan yang telah mendengarkan aspirasi masyarakat. Demikian pula kepada rakyat Jogja, raja Keraton Jogja

DUKUNG KEISTIMEWAAN - Warga dari berbagai elemen memadati Jl. Malioboro, Jogja (13/12) dalam aksi mendukung Keistimewaan Jogja.

NICK HANOATUBUN/RM

DITAHAN - Walikota Bekasi Mochtar Mohammad akhirnya ditahan oleh KPK, Jakarta, Senin (13/12).

KPKTahanWaliKotaBekasi JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penahanan atas seorang pejabat daerah. Kemarin (13/12), lembaga antikorupsi tersebut menahan wali kota Bekasi Mochtar Muhammad setelah menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka. “Benar. Pada hari ini (kemarin), penyidik KPK menahan tersangka atas nama MM (Mochtar Muhammad),” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP, kemarin. Johan memaparkan, untuk kepentingan penyidikan, tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba. Sebelumnya, penyidik KPK telah menetapkan Mochtar sebagai tersangka terkait dua dugaan upaya penyuapan. Yakni dugaan upaya penyuapan dalam pengurusan penghargaan Adipura dan tengara suap pengesahan APBD Pemkot Bekasi tahun anggaran 2010 serta pengelolaan dan pertanggung jawaban APBD pemkot Bekasi tahun 2009. Berdasarkan pengembangan penyidikan, lanjut Johan, ditemukan bahwa yang bersangkutan diduga telah memerintahkan para kepala dinas kota Bekasi untuk berpartisipasi atau memberikan kontribusi dana. Kontribusi tersebut ditujukan untuk keperluan pengurusan kemenangan Adipura, yang akhirnya penghargaan tersebut diperoleh Pemkot Bekasi ke hal 19 kol 4 tahun 2010.

SEMOK

Sandra Dewi

Bantah Cinta Lokasi SANDRA Dewi dikabarkan terlibat cinta lokasi (cinlok) dengan Ello, lawan mainnya dalam film televisi (FTV) Ada Cinta di Hati. Beberapa foto menunjukkan kemesraan keduanya yang beredar di dunia maya menjadi faktor isu tersebut berhembus kencang. Tetapi saat dikonfirmasi, gadis berkulit putih itu membantahnya. Menurut Sandra, fotofoto tersebut merupakan potongan adegan dalam FTV yang akan tayang akhir Desember ini. Tak ada satupun yang diambil di luar lokasi syuting. “Ada orang yang iseng motomoto terus masukin ke internet.” (eos)

Baasyir Tak Akui Barang Bukti Densus Kembali Tangkap Dua Anak Buah Abu Tholut JAKARTA - Ustad Abu Bakar Baasyir tak mengakui barang-barang bukti yang dipakai untuk menjeratnya dalam perkara tindak pidana terorisme. Pendiri Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) itu hanya mengakui satu barang bukti, yakni sebuah handphone yang merupakan miliknya. Baasyir dibawa dengan mobil lapis baja barracuda dari rutan Bareskrim Mabes Polri sekitar pukul 11.20. Dia berjalan dari dalam gedung Bareskrim dipapah oleh asistennya Hasyim Abdullah dan pengacara dari Tim Pengacara Muslim (TPM) Achmad Michdan. ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 4

Presiden Sambangi Skuad Timnas JAKARTA - Timnas Indonesia mendapat suntikan semangat berharga sebelum menghadap Filipina di babak semifinal Kamis (16/ 112) dan Minggu (19/12) lusa. Kemarin siang timnas dikunjungi Presiden SBY di Lapangan ABC, Senayan. Kunjungan itu terkesan mendadak. Sebab, kegiatan itu tidak tercantum dalam agenda tertulis presiden yang disebarkan kepada wartawan. SBY meluncur ke Senayan sekitar pukul 11.00, usai membuka Rapat Kerja Kejaksaan di Istana Negara. Awalnya tim sudah bersiap menyambut SBY di pagi hari bersamaan dengan latihan yang dimulai

pukul 08.00 WIB. Tapi karena dikabarkan batal, tim akhirnya kembali ke hotel sekitar pukul 10.00 WIB. Tapi sesampainya di Hotel Sultan tempat tim menginap ada pemberitahuan jika Presiden akan datang. Skuad Merah Putih pun langsung bersiap untuk kembali ke Lapangan ABC. SBY yang didampingi Menpora Andi Alfian Mallarangeng tiba di lapangan ABC sekitar pukul 11.15 WIB. SBY disambut pelatih Alfred Riedl dan seluruh pemain. Tapi Ketua Umum PSSI Nurdin Halid tidak nampak dalam acara kemarin. Hanya Sekjen NUgraha Besoes bersama petinggi ke hal 19 kol 4

DWI PAMBUDO/RM

DIKAWAL - Pimpinan Jama’ah Ansharut Tauhid (JAT) Abu Bakar Baasyir dikawal anggota Densus 88 Anti Teror saat tiba di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/12).

Catut Nama Satgas, Tipu Rp 8 M SURABAYA - Nama Satgas Mafia Hukum tercoreng ulah penipuan dan pemerasan yang dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia. Tak tangung-tanggung penipuan tersebut dilakukan pada sekitar 1000 orang dengan kerugian mencapai Rp 8 Milliar. Setidaknya hal itu terungkap setelah Polrestabes Surabaya berhasil menangkap sejumlah penipu. Penipu yang ditangkap Polrestabes Surabaya yakni Aminuddin dan Slamet Riyadi, keduanya warga Bogor dan Jatinegara, Jakarta

Timur. Aminuddin merupakan mantan PNS di lingkungan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Sedangkan Slamet Riyadi merupakan seorang yang mengaku dari Satgas Mafia Hukum. Slamet selama ini melakukan penipuan dengan menggunakan indentitas lengkap Satgas Mafia Hukum. Dia selalu menggunakan atribut Satgas Mafia Hukum seperti ID Card, topi, jam tangan dan beberapa PIN bertuliskan serta berlogo Investigator Mafia Hukum Istana Kepresidenan RI. Slamet juga me-

miliki surat tugas Investigator yang selalu dia tunjukkan ke korbannya. Tak hanya itu dia juga memiliki senjata jenis gas gun. “Senjata inilah yang salah satunya bisa menyakinkan para korban penipuan,” ujar Kapolrestabes Surabaya Kombespol Coki Manurung. Menurut mantan Direskoba Polda Jatim itu, selama ini Slamet bekerja dibawah jaringan Aminuddin. “Dia (Aminuddin) otaknya,” lanjutnya. Slamet sendiri sementara ini telah

ADRIANTO/INDOPOS

TEMUI TIMNAS - Presiden SBY saat menemui Timnas sepakbola Indonesia di Lap ABC Senayan Senin (13/12).

ke hal 19 kol 1

Luna Mangkir di Sidang tapi Nongol di Rutan

Cut Tary Mengaku, Ariel Tetap Menampik Penyanyi Nazriel Irham alias Ariel Peterpan terus menampik keterlibatan dirinya dalam video mesum. Kendati Cut Tary dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung kemarin (13/12) mengakui perbuatan mesumnya dengan Ariel, vokalis Peterpan itu bergeming. SIDANG kemarin sejatinya menghadirkan delapan saksi. Namun, dua saksi mangkir. Yakni, Budi Haryanto dan kekasih Ariel, Luna Maya. Jaksa penuntut umum (JPU) Arief Indra mengatakan

RAMDHANI/RADAR BANDUNG

TUTUP TELINGA - Ariel Peterpan mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Senin (13/12).

keduanya mangkir tanpa alas an jelas. ‘Mungkin sibuk,’ ujar jaksa berambut tipis itu. Selain Tary, mereka yang hadir adalah Andika, Indra (keduanya personil the Titans), Agus Wahid, Helmi Tandi Lino, dan Rahmat Jaya (ketiganya saksi pelapor dari LSM Hajar Indonesia). Di dalam sidang tertutup tersebut, enam saksi memberi keterangan bergantian. Mereka bergiliran dipertontonkan adegan mesum yang diduga dilakoni Ariel, Luna Maya, dan Tary itu pada layar proyektor dari sebuah komputer jinjing. Komputer diletakkan di meja kecil di samping meja hakim dan disorotkan ke layar yang membelakangi pintu sidang. Kecuali Tary, semua saksi mengatakan bahwa pemeran lelaki

dalam video panas itu mirip Ariel. Tary mendapat giliran keempat menyampaikan keterangan di depan hakim. Saat dia bersaksi, majelis hakim juga memutarkan video. Namun, tidak seluruh adegan disetel. Panitera persidangan menampilkan awal adegan dan mempercepatnya. Tary mengakui bahwa wanita dalam rekaman tersebut adalah dirinya. Dia juga menuding bahwa lawan mainnya dalam video itu adalah Ariel. “Kejadiannya di mana, saya lupa. Itu terjadi sekitar 2005 atau 2006,” kata JPU Rusmanto menirukan kesaksian mantan presenter Insert itu. Tary, kata Rusmanto, juga mengatakan tidak ada unsur paksaan dalam kejadian tersebut. ke hal 19 kol 4

Nok Slentik HB X Tak Sanggup Jabat Seumur Hidup * Aja dipaksa istimewa! Catut Nama Satgas, Tipu Rp 8 M * Catut nama Gayus payu ora?

CMYK


OPINI

2

SELASA 14 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

Jempol Buat Mahfud M.D. Oleh Muh Abduh KETUA Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud M.D. urung mundur. Dengan kepala tegak dan wajah berbinar, dia menegaskan tidak ada bukti kuat telah terjadi korupsi yang melibatkan hakim konstitusi. “Pentol ah, Mahfud! Ente kenal ora?” ujar Dalipan. Panjul yang diajak ngomong cuma nyungir. Mungkin antara kenal dan tidak. “Ooo si Mahmud?” “Mahfud!” tandas Dalipan. Dalipan teringat temannya, yang bolak-balik salah menyebut Mahfud dengan nama Mahmud. Gelinya itu diucapkan di hadapan Mahfud, saat acara pertemuan di Jakarta. Boleh dikatakan, Mahfud adalah salah seorang pendekar penegak hukum di negeri ini. Belum –semoga saja tidak– ada dugaan kasus yang membelit dia meski pernah merasakan nikmatnya kursi kekuasaan di eksekutif, legislatif, dan kini yudikatif. Dia pun pernah merasakan nikmatnya hidup sebagai ’’penonton’’ yang kritis kala menjadi dosen di Universitas Islam Indonesia (UII). Itulah Mahfud yang beberapa hari ini menjadi perbincangan publik. Begitu melihat ada artikel yang mempertanyakan sterilnya MK dari gurita korupsi yang ditulis pengamat hukum Refly Harun, dia langsung bersikap. Tindakannya cukup aneh di negeri ini. “Anehe nang ndi Wa?” Bukannya bergegas berkelit, membantah, dan mencaricari alasan seperti yang biasa dilakukan koruptor, dia justru membentuk tim investigasi. Bahkan, Refly yang menuding adanya dugaan korupsi itu ditunjuknya sebagai ketua tim dibantu orang-orang yang diakui kredibilitasnya seperti Bambang Widjojanto, Adnan Buyung Nasution, Saldi Isra, dan Bambang Harimurti. “Ngger bersih ya mesti ora wedi!” Tak hanya itu, dengan lantang Mahfud menyatakan siap mundur jika tim menemukan bukti telah terjadi korupsi di lembaga yang dipimpinnya. Mahfud menegaskan kesiapannya mundur itu merupakan konsekuensi kegagalan dia menciptakan MK yang ’’bersih’’. Saat ini, di antara lembaga penegak hukum di negara ini, MK termasuk yang masih tinggi kredibilitasnya. Masyarakat masih percaya kredibilitas lembaga yang berdiri pada 13 Agustus 2003 berdasar Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tersebut. Publik pun menaruh harapan yang besar kepada MK, terlebih pasca terbongkarnya kasus dugaan mafia pajak yang melibatkan Gayus Tambunan dan sejumlah aparat dari berbagai lembaga penegak hukum. Tak heran, semua kalangan tersentak ketika Refly secara terbuka mengungkap sejumlah sinyalemen terjadinya dugaan suap untuk hakim konstitusi yang menangani masalah pilkada. Mahfud dengan sigap menangkap keresahan itu dengan tindakan tegas. “Wis pokoke patut diacungi jempol!” Rabu, 8 Desember 2010, tim telah menyerahkan hasil investigasinya. Namun, mereka tidak secara jelas mampu menunjukkan mata rantai dugaan suap sebagaimana disebut Refly. Tim hanya menyebutkan ada indikasi permainan di bawah meja tanpa bisa memperlihatkan bukti kuat, pelaku, dan penerima suap, terutama hakim konstitusi yang terlibat. Meski tidak lengkap, hasil investigasi itu bisa menjadi pijakan bagi Mahfud untuk makin giat ’’membersihkan’’ lembaganya. Jangan sampai sebaliknya, dia justru besar kepala dan lupa menjaga kredibilitas MK. Saat ini, kekuasaan tidak lagi bisa diartikan sebagai pengabdian, tetapi sudah bergeser menjadi investasi. Oleh karena itu banyak orang yang siap ‘menanam modal’ untuk memperolehnya. Konsekuensinya, modal itu harus kembali saat menikmati kekuasaan. Mereka memandang, dengan kekuasaan, masa depan yang baik lebih mudah digapai. “Ngger wis berkuasa biasa klalen. Padahal kekuasaan juga bisa menjadi lubang kubur!” Kasus ini memberikan pelajaran berharga bagi para penegak hukum agar selalu menjaga integritas dan hati nuraninya. Tantangan yang harus dihadapi memang makin berat sehingga terkadang memaksa orang harus menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Mahfud telah memberi contoh. Kita melihat ada keseriusan dirinya untuk menjaga integritas, kredibilitas dan akuntabilitas lembaga penegak hukum. Ini perlu diapresiasi. Semoga Mahfud mampu terus mempertahankan sikapnya dan para penegak hukum lain, tidak perlu malu meniru Mahfud. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. akhmad Fatori Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Meningkatkan Kinerja Guru Mengembangkan Kurikulum Oleh: Drs Wahyudin Zufri MPd PENDIDIKAN adalah agen pembaharuan. Karenanya, kemajuan dalam bidang pendidikan akan membawa dampak pada kemajuan bidang-bidang lainnya. Sementara guru diposisikan sebagai garda terdepan dan posisi sentral dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Berkaitan dengan itu, maka guru akan menjadi bahan pembicaraan banyak orang, dan tentunya tidak lain berkaitan dengan kinerja dan totalitas dedikasi dan loyalitas pengabdiannya. Sorotan tersebut lebih bermuara kepada ketidakmampuan guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Sehingga bermuara kepada menurunnya mutu pendidikan. Kalaupun sorotan itu lebih mengarah kepada sisi-sisi kelemahan pada guru, hal itu tidak sepenuhnya dibebankan kepada guru. Karena mungkin ada sistem yang berlaku, baik sengaja ataupun tidak akan berpengaruh terhadap permasalahan tadi. Seseorang akan melaksanakan suatu pekerjaan tertentu, dimaksudkan sebagai upaya untuk merealisir keinginan-keinginan yang ada pada dirinya. Keinginankeinginan yang dimaksudkan berkaitan dengan jenis-jenis kebutuhan yang ada. Maslow mengelompokkan jenis-jenis kebutuhan dalam suatu hirarki, yaitu kebutuhan psikologis, kebutuhan keamanan, kebutuhan cinta kasih, dan kebutuhan aktualisasi diri. Mc Clelland menyebutkan ada tiga kebutuhan yang mempengaruhi motivasi, yaitu kebutuhan kekuasaan, kebutuhan afiliasi, dan kebutuhan keberhasilan. Dengan demikian, kecenderungan dan intensitas perbuatan seseorang dalam bekerja kemungkinan besar dipengamhi oleh jenis kebutuhan yang ada pada diri orang yang

bersangkutan. Demikian halnya dengan kinerja guru dalam mengembangkan kurikulum di sekolah. Ia akan dipengaruhi keinginankeinginan yang ada padanya. Apabila ia mempunyai keinginan yang kuat sesuai peranannya, ia akan berusaha melakukan tugastugas yang berkaitan dengan upaya pengembangan kurikulum di sekolah secara optimal sesuai dengan keinginannya. Sebagai konsekuensi atas jabatan yang diemban guru, maka seorang guru akan mempunyai sejumlah tugas yang harus- dilakukan sesuai jabatannya. Beban tugas ini berkaitan dengan kuantitas dan kualitas tugas yang diberikan guru. Dengan demikian, berat ringannya beban tugas yang ada pada guru akan mempengaruhi usaha-usahanya dalam bekerja sesuai kemampuannya. Kinerja guru dalam mengembangkan kurikulum di sekolah akan ditentukan oleh besar kecilnya tanggung jawab yang ada pada diri guru dalam melaksanakan tugas. Dengan tanggung jawab ini, para guru akan memiliki kebebasan untuk memiliki kebebasan untuk memutuskan sendiri apa yang dihadapinya dan bagaimana menyelesaikannya sendiri tugas-tugas yang diberikan kepadanya. Pemberian tanggung jawab secara individual kepada guru memungkinkan memberi kesempatan kepada guru untuk mengoptimalkan segenap potensi yang dimilikinya dalam bekerja. Pada akhimya, ia akan mencapai kesuksesan dalam merealisir keinginan-keinginan yang didambakan. Guru melaksanakan tugastugas yang dibebankan kepada dirinya itu dapat dikatakan sebagai realisasi dari kegiatan-kegiatan

yang didambakan. Pelaksanaan suatu tugas dapat berjalan dengan lancar dan mencapal sasarannya,antara lain diwarnai ada tidaknya minat guru terhadap tugas yang dibebankan. Jadi, besar kecilnya minat guru terhadap suatu tugas yang akan mempengaruhi kadar atau mutu kinerja guru mengembangkan kurikulum di sekolah. Minat (interest) adalah dorongan untuk memilih suatu objek atau tidak memilih objek lain yang sejenis. Objek minat dapat berupa benda, kegiatan, jabatan atau pekerjaan, orang, dan lain- lain. Sedangkan minat diekspresikan dengan perasaan suka atau tidak suka terhadap objek. Dalam hubungannya dengan minat guru terhadap tugas dalam mengembangkan kunkulum di sekolah, berarti dalam diri guru terdapat perasaan guru untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam mengembangkan kurikulum di sekolah. Hal ini disebabkan karena pengaruh dari dalam diri atau dan luar diri guru. Penghargaan atas suatu jabatan atau keberhasilan yang dicapai guru dalam bekerja merupakan salah satu motivator yang mendorongnya bekerja lebih baik. Hadari Nawawi mengatakan bahwa penghargaan, penghormatan, pengakuan, serta perlakuan terhadap karyawan pendidik sebagai subyek atau manusia yang memiliki kehendak, pikiran, perasaan dan lain-lain sangat besar pengaruhnya temadap moral kerja mereka. Adanya penghargaan terhadap tugas, dapat menyebabkan munculnya rasa cinta dan bangga terhadap tugas-tugas yang diberikan. Rasa cinta dan bangga yang dimilikinya itu, me-

mungkinkan yang bersangkutan dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab. Hal ini disebabkan karena adanya penghargaan ini dapat memberi kepuasan kepadanya sehingga menyebabkan mereka bekerja lebih giat lagi. Buat apa seseorang menjadi guru kalau dia sendiri tidak menyenangi pekerjaan itu. Meskipun dalam kenyataannya masih sulit ditemukan seorang guru yang benar-benar bangga terhadap jabatannya sebagai guru. Faktor-faktor yang menimbulkan suatu kinerja guru dalam mengembangkan kurikulum di sekolah akan berdayaguna, apabila guru mempunyai keinginan, bertanggung jawab, minat, penghargaan, dan meningkatkan dirinya dalam melaksanakan tugas yang berkaitan dalam upaya mengembangkan kurikulum di sekolah. Khususnya dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru untuk mengembangkan kurikulum di sekolah, guru dituntut mengembangkan dirinya sehingga dapat memenuhi tuntutan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat. Peningkatan kemampuan guru melalui pendidikan jabatan, dapat ditempuh dengan mengikuti penataran, seminar yang berkenaan dengan tugas guru di sekolah, maupun melalui pendidikan yang lebih tinggi. Ukuran kinerja guru terlihat dari rasa tanggungjawabnya menjalankan amanah, profesi yang diembannya, rasa tanggung jawab moral dipundaknya. Semua itu akan terlihat kepada kepatuhan dan loyalitasnya di dalam menjalankan tugas keguruannya di dalam kelas dan

Mohon Parkir Ditertibkan

Sing Kadaluarsa Aja Dinggo AKU pan melu ngrsula kyeh, ak neng umah dodolan gas, batini mung 750 perak. tolong PT FBA kue tabung sg wis kadaluarsa aja dinggo maning aku olih 750, rugi 30ewu. Bekekna agene jare ora bisa, piben kye? Makasih 087830241xxx

Tanggapan :

Toilete Kotor Nemen RADAR TEGAL, nyong pan melu ngresula, nyong kecewa maring fasilitas toilet neng terminal Tegal, kuwe esih kurang nemen. Wis banyune rasane asin, mambune pesing, tempate kotor nemen, mbayare Rp2000 maning..! Kepada Pak Pemkot, tulung fasilitas toilet diperbaiki maning, ben bersih-sebersih toilet SPBU MURI. maturnuwun. 08176800XXX

Penulis adalah guru BK SMA Negeri 1 Brebes dan dosen Universitas Muhammadiyah Cirebon

murah tah pada liwat mono kabeh melasi tah melasi yah wong cilik, 08156911xxx

KPD Yth. Kepala Dishubkominfo Kota Tegal, saat ini yg sedang menjadi perhatian adalah tarif parkir. Mohon ditertibkan kembali. Seperti di jalan Jalak Barat ada yang menarik uang parkir 1000/mtor dengan alasan Dishub sudah menaikkan tarif parkir. Apakah itu benar? Mohon dtertibkan. 085742078XXX

MENANGGAPI SMS dari 085742078XXX degan judul “Mohon Parkir di Tertibkan” tersebut, pertama tama kami sampaikan terima kasih atas masukannya. Selanjutnya perlu kami jelaskan bahwa tarif retribusi yang berlaku hingga saat ini adalah berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tegal No. 11 Tahun 2007 tentang tariff Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum dengan rincian: 1. Kendaraan roda dua/Sepeda Motor Rp 500,2. Kendaraan roda empat Rp 1000,3. kendaraan roda enam/truk dan bus Rp 1.500,4. Kendaraan diatas roda enam / truk gandeng Rp. 2000.Dengan demikian pernyataan tentang kenaikan tarif parkir tepi jalan umum atas perintah Dishubkominfo Kota Tegal TIDAK BENAR. Setelah dilakukan pengecekan di lapangan serta pemanggilan juru parkir yang bersangkutan, kami belum menemukan adanya indikasi pelanggaran tarif parkir di lokasi yang dimaksud. Namun demikian, akan kami lakukan pemantauan yang lebih intensif mengenai tarif retribusi parkir tepi jalan umum di kota Tegal. Tertanda, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Tegal Drs. Khaerul Huda, Msi

tugas kependidikannya di luar kelas. Sikap ini akan dibarengi pula dengan rasa tanggungjawabnya mempersiapkan segala perlengkapan pengajaran sebelum melaksanakan proses pembelajaran. Selain itu, guru juga sudah mempertimbangkan akan metodologi yang akan digunakan, termasuk alat media pendidikan yang akan dipakai, serta alat penilaian apa yang digunakan di dalam pelaksanaan evaluasi. Kinerja guru dari hari kehari, minggu ke minggu dan tahun ke tahun terus ditingkatkan. Guru punya komitmen untuk terus dan terus belajar, tanpa itu maka guru akan kerdil dalam ilmu pengetahuan, akan tetap tertinggal akan akselerasi zaman yang semakin tidak menentu. Apalagi pada kondisi kini kita dihadapkan pada era global, semua serba cepat, serba dinamis, dan serba kompetitif. Kinerja guru akan menjadi optimal, bilamana diintegrasikan dengan komponen persekolahan, apakah itu kepala sekolah, guru, karyawan maupun anak didik. Kinerja guru akan bermakna bila dibarengi dengan nawaitu yang bersih dan ikhlas, serta selalu menyadari akan kekurangan yang ada pada dirinya, dan berupaya untuk dapat meningkatkan atas kekurangan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kearah yang lebih baik. Kinerja yang dilakukan hari ini akan lebih baik dari kinerja hari kemarin, dan tentunya kinerja masa depan lebih baik dari kinerja hari ini. Semoga. (*)

Takut Ga Kuat Beli Obat KEPRIBEN donge yah bisane obat nang RS larang2 nemen, tapiken ora terbuka ya inyonge bingung wong tuku obat 500 rb dinggo sedina besok beli lagi y segitu lagi. Donge obat apa sih ya? Jare RS melayani masyarakat, tapi kesane meres masyarakat. Itu yg ada dalam pikirn saya. 085727783xxx

Gara-Gara Outsourcing

Tanggapan: MENANGGAPI SMS dari 085742078XXX degan judul “Mohon Parkir di Tertibkan” tersebut, pertama tama kami sampaikan terima kasih atas masukannya. Selanjutnya perlu kami jelaskan bahwa tarif retribusi pemakaian KM/ WC di Terminal Kota Tegal yang berlaku hingga saat ini adalah berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tegal No. 10 Tahun 2001 tentang retribusi Pemakaian KM/WC dan Urinoir dengan rincian: Retribusi Pemakaian : 1. Kamar Mandi/WC satu kali pakai Rp 400,2. Urinoir, satu kali pakai Rp 200,Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, penjelasan dari petugas jaga KM/WC dan urinoir di Terminal Kota Tegal tidak pernah memungut sebesar Rp 2.000,- 1 (satu) orang namun dimungkinkan saudara menggunakan fasilitas dan Urinoir di Terminal kota Tegal lebih dari 1 (satu) orang.

Demikian penjelasan kami, sekali lagi atas masukannya diucapkan terima kasih. Tertanda, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Tegal Drs. Khaerul Huda, Msi

Larange Saporete AKU eram ah, jare bumi dan seisine dikelola oleh negara untuk kemakmuran rakyat sebesar besarnya, tp jalan tol Bakrie bayare larange saporete. Masa karo tol Cikampek Jakarta larang Pejagan-Kanci, pibe kie brarti kanggo segelintir wong tok apa maning angger liwat nang fly over gebang macete masya Allah nemen, len pejabat negara? Ora bisa tarip tol Bakrie di turunna pada karo kanci Palimanan, angger pemerintah durung bisa mbangun jalan tol ya aja mbangun disit dari pada larang nemen, terus dideleng len kae sing macet nang Gebang sadawan-dawan, ning tol Bakri

AKU kerja puluhan tahun ng BUMN tapi laka hasile, gara-garane ana sistim outsourcing. Donge outcoursing kuwe apa sih, mulane duniane akeh bencana soale pejabate mung pada mikire seneng dewek tok masa aku pasrah ben GUSTI ALLOH sing balas. 085742046xxx

Endah Nyaman TULUNG Pa Satpol PP, tertibna lesehan sadawa ne Adiwerna-Slawi. Ngisin2 na wong Tegal. Tulung ya ndah Tegal nyaman & laka bencana. 085924022xxx

Samsat Slawi Ora Umum Sung! MELU ngresula len Bp Bupati Tegal. Sebenere yen mbayar pajak motor bukan atas nama olih apa ora donge? Trus yen laka KTPne bayare pira? Pemerintah ngembor- ngembor kon bayar pajak. Samsat Slawi ora umum sung, masa laka KTPne kon mbayar 50 rb luwih, trus petugas pendaftarane tak jaluki kwitansi malah jengkel. Sebenere duite mlebu negara apa sak’e wong sing kerja neng Samsat yah, ajib nemen ah. Apa ora melas karo rakyat cilik. 089666924xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

METROPOLIS

3

SELASA, 14 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

Realisasi Perizinan Menurun Hingga November 2010 Hanya 2.984 SELAMA tahun 2010 permohonan dan perpanjangan izin serta non perizinan di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Tegal mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

LAYANI MASYARAKAT - Seorang petugas pelayanan perizinan BP2T (kiri) sedang melayani masyarakat yang akan mengambil berkas perizinan. ADI MULYADI/RATEG

Dari Januari hingga November hanya mengeluarkan izin sebanyak 2.984, sedangkan tahun 2009 mencapai 4.215. MENURUN Kepala Sub Bidang (Kasubid) Pelayanan Izin Usaha dan Non Perizinan BP2T Harnoto mengatakan, meskipun mengalami penurunan jumlah, namun pemasukannya mengalami peningkatan. Harnoto menjelaskan, dari 2.984 perizinan dan non perizinan yang dikeluarkan pemasukannya mencapai Rp 906.623.000. Sedangkan pada 2009, dari 4.215 perizinan dan non perizinan realisasi pema-

sukannya hanya 710.355.000. ’’Angka perizinan dan non perizinan tersebut bukan semuanya permohonan baru. Namun, ada sebagian yang merupakan perpanjangan perizinan. Jadi, angka tersebut global,” katanya kepada Radar Senin (13/12). Menurut Harnoto, menurunnya angka izin yang dikeluarkan lantaran dipengaruhi oleh masa berlaku perizinan sendiri. Perizinan, dijelaskannya, mempunyai masa berlaku umumnya 3 tahun, kemudian 5 tahun. Bahkan, ada pula yang sekali izin untuk ke hal 9 kol 1

Menjelang Tahun Baru 2011

PERBENDAHARAAN KPK Nobatkan Ditjen Perbendahaan Teratas KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin (29/11) memberikan penghargaan tertinggi atas komitmen seluruh pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan yang merupakan unit eselon 1 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. DOK.RATEG Penghargaan terPambudi sebut diberikan atas kerja keras melawan korupsi dan gratifikasi dalam acara Diseminasi Penilaian Inisiatif AntiKorupsi (PIAK) 2010. Kepala KPPN Tegal Pambudi mengatakan penilaian PIAK 2010 berlangsung sejak April hingga November 2010, dan diikuti oleh 80 unit eselon 1 dan 8 pemerintah daerah. Ditjen Perbendaharaan memperoleh nilai PIAK terbaik sebesar 8,89 dan penyerahan dilakukan oleh Pimpinan KPK kepada Direktur Jenderal Perbendaharaan Herry Purnomo. ke hal 9 kol 1

TEROMPET WONOGIRI

Banjiri Kota ’Bahari’ GALANG Rambu Anarki anakku, lahir awal Januari menjelang Pemilu. Galang Rambu Anarki dengarlah, terompet Tahun Baru menyambutmu… Sepenggal lirik lagu karya maestro musik Indonesia Iwan Fals di atas menunjukkan bahwa Tahun Baru identik dengan terompet. Dapat dipastikan setiap menjelang datangnya Tahun Baru, terompet sangat mudah dijumpai

di pingir-pinggir jalan. Pertanyaannya, apakah terompet-terompet tersebut merupakan buatan penduduk asli suatu daerah? Ternyata tidak. Kota Tegal mi-

salnya, meski pesta Tahun Baru masih kurang 18 hari lagi, namun pedagang terompet sudah menjamur di beberapa lokasi di Kota ’Bahari’ ini. Seperti di lingkungan AlunAlun hingga Taman Poci, pinggiran jalan-jalan protokol, serta halaman depan Pasar Pagi. ke hal 9 kol 1

PERUNDANGAN TigaPerdaDinilaiKadaluarsa SEJUMLAH Peraturan Daerah (Perda) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal saat ini dinilai sudah kadaluarsa. Pasalnya, konsideran Perda sudah tak sesuai dengan kondisi saat ini. Karenanya, pemkot diminta mengajukan draft revisi Perda guna dibahas dan ditetapkan. Di antaranya, Perda tentang Retribusi, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) tak maksimal. TIDAK RELEVAN Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tegal Enny Yuningsih mengatakan, hasil pembahasan di tingkat alat kelengkapan DPRD ternyata banyak Perda yang isinya sudah tak relevan dengan kondisi saat ini. Padahal, menurut dia, itu merupakan salah satu penyebab penggalian PAD kurang maksimal. Sehingga pihaknya berharap pemkot melalui SKPD terkait melakukan kajian ulang-ulang Perda-Perda, yang isinya dinilai kadaluarsa untuk bisa direvisi. Sehingga, lanjut Enny, pada tahun 2011 mendatang, PAD Kota Tegal bisa lebih ditingkatkan. ’’Walaupun bukan hanya Perda yang mengatur soal retrubusi, tapi banyak Perda yang ternyata sudah kadalursa isinya,’’ tandasnya. ke hal 9 kol 5

Proyek Pembangunan Gedung DPRD Terancam Molor Habiskan Anggaran Rp 4,495 Miliar

ADI MULYADI/RATEG

DIAMANKAN - Ribuan petasan non aktif dan bahan-bahan pembuatannya diamankan petugas.

Wajah Perajin Petasan Terbakar Polisi Amankan Hasil Produksi

HUKUM

NAAS benar nasib Gustin (33), warga Jalan TK Pertiwi No. 28, RT 04 RW 02, Kelurahan Kemandungan, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Wajah dan tangan ibu dua anak itu menderita luka bakar serius, akibat terkena semburan api yang

berasal dari petasan yang sedang dibuatnya kemarin (13/12). Menurut keterangan neneknya, Meri (80), insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu Gustin sedang membantunya membuat petasan. Namun, tidak begitu jelas awal mulanya, tiba-tiba serbuk obat petasan menyemburkan api. Sehingga wajah dan lengan kanan ke hal 9 kol 5

SESUAI kontrak, pembangunan gedung kesekretariatan DPRD Kota Tegal - hanya tinggal beberapa hari lagi atau tepatnya 24 Desember 2010. Namun, realisasi pekerjaan gedung yang menelan dana hingga Rp 4,495 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2010 ini, dapat dipastikan tak akan bisa selesai 100 persen. Agar tak terlalu parah, PT Prima Adiyasa selaku rekanan harus melakukan upaya percepatan. Anggota DPRD Kota Tegal Rofi’i Ali Senin (13/12) mengatakan, agar rekanan untuk mempercepat pekerjaan. Karenanya, menurut dia, perlu adanya penambahan tenaga kerja dan bahan material yang dibutuhkan. Apabila hal itu tidak dilakukan, rekanan dipastikan penyelesaian pembangunan akan molor. ’’Dari pantauan yang kami lakukan, penyelesaian pekerjaan sangat lamban sehingga kalau tidak segera dilakukan percepatan pembangunan kami khawatir tidak selesai tepat waktu,” tandasnya. Dijelaskan Rofi’i, meski waktu

M. SAEKHUN/RATEG

GARAP PROYEK - PT Prima Adiyasa selaku rekanan pembangunan Gedung Sekretariat DPRD Kota Tegal yang menghabiskan APBD tahun 2010 sebesar Rp 4,495 miliar, melakukan pengecoran lantai 3.

penyelesaian sudah mepet, pihaknya berharap dalam proses pembangunan rekanan tetap memperhatikan mutu bangunan. Dengan demikian, hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. ’’Apabila pembangunan molor, maka kami meminta agar rekanan dikenai sanksi sesuai dengan ke-

tentuan yang berlaku,” katanya. Sebelumnya, Site Manager PT Prima Adiyasa Ojat Sudrajat mengatakan, untuk mempercepat penyelesaian pembangunan pihaknya telah menambah jumlah tenaga kerja. Yakni, dari sebelumnya hanya 40 orang kini ditambah ke hal 9 kol 5

15 Tahun Agus Keliling Asia dengan Motor

Habiskan Rp 125 Juta Sumbangan dari Donatur

ABIDIN ABROR/RATEG

TERDAKWA BKK - Terdakwa kasus korupsi Kasir BKK Tegal Selatan Jabidin dan Pimpinan BKK Ponco Edi Amanto saat mendengarkan keterangan majelis hakim.

Beragam cara ditunjukkan masyarakat demi kecintaan kepada nusantara. Salah satunya, Agus (40), yang berkeliling sejumlah negara di Asia dengan sepeda motor keluaran tahun 1970. Apa saja suka duka serta tujuan dari perjalanan tersebut?

Sidang Putusan Korupsi BKK Ditunda SIDANG dengan agenda pembacaan putusan perkara korupsi Bank Kredit Kecamatan (BKK) Tegal Selatan, Kota Tegal, yang sedianya digelar Senin (13/12) ditunda tiga hari mendatang. Sedangkan, alasan penundaan, menurut Ketua Majelis Hakim Rohendi SH MH dibantu Slamet Widodo SH dan Grace Meilanie P. Pasau SH MH, karena akan dilakukan musyawarah. ’’Sidang hari ini (kemarin, Red) kami tunda, dan akan dilanjutkan kembali, Kamis, 16 Desember 2010,” kata Rohendi seraya menutup sidang tersebut kemarin. Selanjutnya, kedua terdakwa yakni Kasir BKK Jabidin dan Pimpinan BKK Tegal Selatan Ponco Edi Amanto usai persidangan kembali menuju sel tahanan. ke hal 9 kol 1

CMYK

LAPORAN: R. GUNAWAN

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

SERAHKAN BINGKISAN – Manager Main Dealer Suzuki Indo Sarana Motor Agus Prawitono (kiri) menyerahkan bingkisan kepada Agus sebelum melanjutkan perjalanannya.

SIAPA yang menyangka jika Agus (40), warga Waingapung, Bima, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah berkeliling ke sejumlah negara Asia demi memperkenalkan Indonesia agar lebih dikenal di mancanegara? Berbekal pakaian seadanya, pertengahan tahun 1995 dia memulai perjalanan panjang dari desa tempatnya

tinggal dengan mengendarai Suzuki GP125 keluaran tahun 1970. Menurut Agus, dia mulai berkeliling Asia saat Soeharto masih menjabat sebagai presiden Republik Indonesia. Beberapa negara yang sudah dikunjungi di antaranya, Singapura, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, Myanmar, Vietnam, Thailand, Australia, serta Timor Leste. Berbekal surat pengantar dari sejumlah instansi, dia terus berkeliling dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari berkat kemurahan hati sejumlah donator yang mentransfer uang untuk bertahan hidup. Jika ditotal, biaya selama 15 tahun berkeliling mencapai Rp 125 juta, dan semuanya murni sumbangan dari orangorang yang peduli kepada niatnya memperkenalkan Indonesia di mancanegara. Kini, setelah menjelajah sejumlah negara, dia kembali lagi ke tanah air dan

bertekad mengelilingi seluruh provinsi untuk melihat keanekaragaman budaya yang ada di tengah masyarakat. Setelah berkeliling dari Bali, dia meneruskan menuju sejumlah kota di Jawa Timur hingga Semarang, dan akhirnya menginjakkan kaki di Kota Tegal Minggu (12/12) serta bermalam di dealer Suzuki Indo Sarana Motor. ’’Kota Tegal masyarakatnya ternyata sangat ramah. Hanya saja, makanannya pedas-pedas,” katanya. Dari awal perjalanan hingga sampai di Kota Tegal, dia mengaku telah menghabiskan 2.421 liter bensin, 142 busi, 301 ganti oli mesin, 5 kali turun mesin, dan ganti ban sebanyak 13 kali. Untuk kampas rem, dia menghabiskan 80 buah, velg ganti 3 kali, karburator ganti 4 kali, dan ganti sepatu sebanyak 9 kali. Mengenalkan Indonesia ke luar ke hal 9 kol 5


PEMALANG

4

SELASA 14 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

Kapal Motor Disbubpar Mangkrak Bisa Membeli, Tak Bisa Memanfaatkan PEMALANG - Kapal motor cepat senilai Rp 200 juta yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbubpar) mangkrak. Kondisi tersebut menjadi sorotan Anggota DPRD sebab tidak lagi bermanfaat. Padahal kapal tersebut sebagai upaya pengembangan Wisata Pantai Widuri. ”Waktu itu saat Pemkab membeli kapal itu belum ada dermaganya, sehingga belum bisa dioperasikan. Tetapi setelah ada dermaga justru sekarang kapalnya hanya begitu saja,” ungkap Anggota DPRD Pemalang dari Fraksi PKS Ikmaludin Aziz SPd. Melihat kondisi kapal yang

hanya parkir di muara sungai Lawangrejo dan kini tidak bisa dimanfaatkan sebagaimana tujuan awal pengadaan kapal tersebut, Ikmaludin Aziz msangat menyayangkan. Sebab, membuat kesan bahwa pemkab hanya bisa membeli saja tetapi tidak bisa memanfaatkannya. ”Mestinya harus bisa dimanfaatkan. Jangan ada kesan Pemkab hanya bisa beli. Habis itu tidak bisa memanfaatkannya,” tandas dia. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pemalang Drs Joko Sijanto ketika dikonfirmasi nampaknya tidak ingin memberikan keterangan soal keberadaan kapal motor cepat yang ada di lingkungan dinasnya. ”Untuk mengoperasikan kapal itu, biaya operasionalnya sangat besar karena bahan bakarnya boros,” kilah dia.

Dia juga menambahkan, meskipun kondisi kapal itu tidak lagi dioperasikan kembali namun kapal tetap dijaga dan dirawatnya dengan baik agar tidak cepat rusak. Sementara pantauan Radar, kerberadaan kapal motor cepat dan 2 jetsky sekarang ini masih terus dirawat dan dijaga tiga karyawan Disbuppar yakni Kasori dan 2 orang temannya. Ketiga karyawan tersebut sebulan digaji Rp 500 ribu per orang. Tugasnya selain menjaga, juga setiap hari memanasi mesin dan membersihkan kapal agar tidak cepat rusak. Untuk memanasi mesin sendiri setiap hari harus menghabiskan bensin kurang lebihnya sebanyak 25 liter. Dan pekerjaan tersebut secara masih rutin terus dilakukan sejak ada kapal tersebut. (mg1)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

MANGKRAK – Kapal motor cepat milik Pemkab Pemalang di Disbubpar yang mangkrak di Muara Sungai Lawangrejo ditutup terpal agat tidak rusak.

Embat Motor Teman, Dua Pelajar Diringkus

NGENDONG Siswa Perlu Support MEMBERIKAN semangat pada siswa agar dapat meraih prestasi tentunya menjadi salah satu bagian tugas guru. Sekaligus sebagai upaya meningkatkan mutu dan kwalitas pendidikan yang ada di sekolah. Karena itu, Kepala SD Negeri Bojongnangka 04, Kecamatan Pemalang S Puji Setyawati S.Pd berusaha memberikan yang terbaik kepada semua anak didik. Salah satunya, dalam setiap event lomba tingkat SD, selalu mengikutsertakan siswanya. Seperti dok.rateg yang baru saja dilakukannya. Ia S Puji Setyawati mengirimkan siswa terbaiknya untuk mengikuti lomba menyanyi yakni Bintang Panggung Lifebuoy yang diselengarakan PT Unilever bekerjasama dengan salah satu TV dan Radio FM swasta dalam acara grebek pasar. Bintang kini telah masuki 5 besar menjadi finalis. “Kami selalu memberikan support kepada anak-anak yang mempunyai potensi agar mereka semangat terus memacu diri sehingga harapannya nanti dapat meraih prestasi,” kata S Puji Setyawati kepada Radar, kemarin saat mengantar siswanya ikuti lomba. Pihaknya memberikan bimbingan kepada siswa-siswanya yang punya bakat, baik dalam akademisi maupun bidang lainnya seperti ketrampilan dan kesenian. Karena itu, untuk bisa mencari anak-anak yang berbakat dan punya potensi, sekolah sering kali melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa diikuti semua siswa. “Salah satunya pada saat acara pentas seni perpisahan. Semua siswa bisa menunjukkan kemampuannya. Semua demi anak agar bisa meraih prestasi, kalau saol bagaimana pendanaannya untuk pengembangan itu soal nanti. Yang terpenting bagaimana anak terus bersemangat maju,” tandasnya. (mg1)

PENTOL RAH

Dok Kwarcab

MENYERAHKAN - Kwarcab Pemalang menyerahkan bantuan untuk korban Merapi ke Kakwarcab Klaten Drs Anang Widayata (kanan).

Pramuka Serahkan Bantuan Korban Merapi PEMALANG - Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Pemalang menggalang dana bantuan untuk korban Erupsi Gunung Merapi. Bantuan diserahkan langsung ke lokasi bencana dan diterima secara simbolis oleh Kakwarcab Klaten Drs Anang Widayata Sabtu (11/12) kemarin. Bantuan yang diserahkan berupa sembako dan kebutuhyan lain seperti sabun. Kakwarcab Drs H Abdul Kadir mengemukakan, Kwarvab mengadakan penggalangan dana bertitel Pramuka Peduli Merapi. “Dari seluruh anggota Pramuka terkumpul dana sebesar Rp 38 juta,” kata dia Senin (13/12) didampingi Humas Kwarcab Rina Purwokanti. Kwarcab sendiri mengirim bantuan dengan mengirim rombongan yang dipimpin oleh Waka Bina Muda Drs H Soemarno MPd. Bantuan yang dikirimkan berupa beras 2000 kilogram, Gula pasir 200 kilogram, susu cair 7 dus, mi instan 15 dus, teh 4 bal, kecap 5 dus, sabun mandi 5 dus, sabun cuci 4 dus, selimut 200 buah, minyak goreng 200 botol. Penyerahan dilakukan di Sanggar Pramuka Kwarcab Klaten. Dari penyerahan bantuan ini rombongan Kwarcab Pemalang mengetahui situasi pengusngi Merapi dari dekat. Bahkan bumi perkemahan milik Kwarcab Klaten saat ini dipenuhi 500 lebih pengungsi yang tidak bisa kembali ke rumahnya karena sudah rata dengan tanah. Praktis bumi perkemahan itu tidak bisa dimanfaatkan Pramuka untuk berkemah. Apalagi di lokasi tersebut dibangun hunian sementara untuk pengungsi. (ali)

SUMITRO / RADAR PEMALANG

DUET – Bupati Pemalang terpilih H Junaedi SH MM bersama istrinya, Hj Erna Junaedi SE, bernyanyi dalam tasyakuran kemenangan Kec. Comal di Aula SMA N 1 Comal, Minggu (12/12).

Kemenangan Rakyat Tasyakuran Kemenangan Berjuang Kec. Comal TIM Berjuang Kecamatan Comal mengadakan tasyakuran kemenangan di Aula SMA N 1 Comal, Minggu (12/12). Acara dihadiri langsung oleh Bupati terpilih H Junaedi SH MM beserta istri, Hj Erna Junaedi SE, tim pemenangan dari PAC PDI P, Partai Demokrat, PAC PPP, PAC PKB, dan tim relawan Berjuang. Hadir pula Muspika Kec. Comal, kepala desa dan lurah, tokoh ulama/masyarakat, instansi pendidikan, serta SKPD lainnya yang ada di Kec. Comal. Ketua Panitia Jamaluddin Nasir dalam sambutannya mengungkapkan, kemenangan pasangan Junaedi–Agung pada Pemilu Kada Pemalang yang dilaksanakan pada 31 Oktober 2010 lalu merupakan kemenangan seluruh rakyat di Kec. Comal dan Kab. Pemalang pada umumnya. Meski dalam kenyataannya, Tim Berjuang, relawan, dan simpatisan, kerap bersingungan dengan tim sukses lain. “Semua kenyataan yang ada tidak pernah menyurutkan langkah kami untuk mengegolkan Junaedi – Agung,” tegasnya. Hal ini karena dukungan yang diberikan kepada Junaedi – Agung dilakukan atas dasar keikhlasan dan harapan akan masa depan Kab. Pemalang yang lebih baik di masa men-

datang. Keikhlasan pulalah yang mendorong pihaknya beserta tim, relawan, kades/ lurah, dan simpatisan untuk menggelar tasyakuran kemenangan. Yakni, keinginan untuk bersilaturahmi dengan bupati terpilih, setelah bekerja keras selama Pemilu Kada. “Perjuangan penuh ketegangan, pengorbanan, dan berbagai macam lika-liku yang tidak sia-sia, karena atas ridho Allah Junaedi – Agung terpilih menjadi Bupati Pemalang peroide 2011 – 2016,” terang Jamal – sapaannya. Seluruh tim pemenangan di Kec. Comal, lanjut dia, akan berusaha semaksimal mungkin mengawal jalannya pemerintahan agar dicintai rakyat. Bila perlu, pihaknya akan berupaya mengawal pasangan Junaedi – Agung agar menjadi Bupati Pemalang selama dua periode atau 10 tahun. Ucapan yang lantas disambut tepuk-tangan ratusan tamu undangan yang memenuhi Aula SMA N 1 Comal. Camat Comal Abdullatip SIP dalam sambutan kedua mengatakan, adalah kehormatan ia diundang dalam acara tersebut. Karena sejak ditetapkan KPU Pemalang, beberapa camat di Kab. Pemalang yang berseberangan dengan Tim Berjuang tidak diundang dalam acara serupa. Hal yang membuatnya bersyukur karena keberadaannya masih dianggap atau “diuwongke” sebagai pucuk pimpinan pemerintahan di tingkat kecamatan. “Mari kita rajut kembali persa-

tuan dan kesatuan yang sempat goyah,” ajak dia. Camat juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh warga atas kedewasaan sikap berbagai pihak. Meski nyata-nyata berseberangan, Pemilu Kada dapat berjalan dengan lancar, aman, dan damai. MUTIARA KESABARAN Sementara itu Bupati terpilih, H Junaedi SH MM, menegaskan, selama gelaran hajat demokrasi lima tahunan, terpilihnya dia bersama Agung Mukti Wibowo ST merupakan wujud ikhtiar dan kesabaran yang luar biasa. Beberapa kali ia direndahkan, namun tidak menganggapnya sebagai cacian, makian, ataupun celaan. Melainkan justru dijadikan sebagai ujian yang datangnya dari Allah untuk menguji kesabarannya. “Kemampuannya saja masih dibawah camat kok maju jadi Bupati, Junaedi itu kemampuannya apa?” tuturnya mengingat “serangan” dari kubu lawan. Junaedi yakin, semua ujian yang diberikan kepadanya adalah wujud cinta dari Allah, sehingga semuanya diterima dengan lapang dada dan penuh kesabaran. Hal ini olehnya justru dijadikan tempaan awal apakah dirinya ridho saat menghadapi rakyatnya. “Tidak ada dendam, semuanya saya maafkan. Termasuk Camat Comal yang tadi sempat meminta maaf,” tandasnya seraya mengajak hadirin untuk melakukan hal yang sama. (cw2)

PEMALANG - Niat ingin menguasai sepada motor milik teman sekolah membuat Sigit (17) harus meringkuk di sel polisi. Padahal pelajar ini sudah sempat kabur ke Bali setelah menjalankan aksinya. Pelajar sekolah swasta di Jl Kol Sugiyono Taman ini mencuri sepeda motor milik Nur Irfan Efendi. Dia ditangkap di rumah temannya di Desa Pedurungan Senin pukul 04.00 WIB. Kapolres AKBP Sofyan Nugroho SIK melalui Kapolsek Taman AKP I Ketut Mara SH mengemukakan adanya penangkapan tersangka pencurian sepeda motor tersebut. “Tersangka mencuri sepeda motor milik temannya dengan menggunakan kunci duplikat,” kata dia didampingi Kanit Reskrim Aiptu I Made Suda. Antar tersangka dan korban sudah saling mengenal dan motor yang diembat sudah pernah dipakai tersangka sehingga sempat membuat kunci duplikat itu. Tersangka saat menjalankan aksinya mengajak kenalannya yang bernama Dody yang juga pelajar sebuah SMK Swasta di Petarukan. Keduanya menggunakan sepeda motor sendiri - sendiri saat meluncur ke lokasi aksi. Sigit bertindak sebagai pengawas, sedangkan Dody yang mengambil sepeda motor. Mereka berkomunikasi menggunakan HP untuk kelancaran dan keamanan situasi.

Begitu sepeda motor Satria FU B 6424 TFN berhasil digondol, keduanya bertemu di simpang tiga Kabunan. Motor hasil curian kemudian dibawa Sigit. Sedangkan Dodi menggunakan sepeda motor miliknya. Selanjutnya Satria FU dititipkan ke seseorang di Tegal. Dan Sigit kabur ke Bali untuk menemui salah satu familinya, namun tidak ketemu hingga akhirnya balik ke Pemalang. Aksi pada Oktober 2010 sekitar pukul 10.00 WIB itu akhirnya terungkap diawali dengan penangkapan Dody Jum‘at kemarin. Di depan polisi dia bernyanyi hingga polisi akhirnya menyergap Sigit di rumahnya. Namun saat digerebek polisi remaja ini melarikan diri dan baru ditangkap subuh kemarin di rumah temannya di Desa Pedurungan. Keduanya terjerat pasal 363 ayat satu ke 4 e dan 5 e dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun. Sementara korban Irfan akibat kejadian ini dia menderita kerugian hingga sembilan juta rupiah. Aksi pencurian motor yang dilakukan pelajar dengan korban teman sekolah ini adalah yang kedua kalinya di wilayah Polsek Taman dan di sekolah yang sama. Sebelumnya dilakukan oleh IBP (22) warga Desa Pegundan pada tahun 2008 dan pelakunya sudah diproses sesuai hukum yang berlaku. (ali)

ALIBASARAH/RADAR PEMALANG

DIAMANKAN – Dody (kiri) dan Sigit (kanan) diamankan Polsek Taman.


TEGAL METROPOLIS

SELASA 14 DESEMBER 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB. Spesial Sop Buntut di abunawas Top Roof Resto. Mulai jam 19.00 selama bulan november 2010, Buka 24 Jam

Penyandang Cacat Merasa Dianaktirikan Pemkot Diminta Beri Kesempatan PENYANDANG cacat merasakan adanya ’ketidakadilan’ dalam memperoleh kesempatan mengikuti beragam pelatihan yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Selama ini, banyak program ada kegiatan terutama yang bersifat pelatihan dilaksanakan Pemkot Tegal. Sayangnya, kegiatan tersebut tidak menyentuh penyandang cacat. Sehingga hanya bisa dikuti warga Kota Tegal yang ’normal’. Sementara, untuk penyandang cacat, mereka merasa pemkot belum melaksanakan kegiatan atau pelatihan secara khusus. Agar tidak merasa

dianaktirikan, pada tahun 2011 pemkot diminta mengakomodir keinginan mereka ini. Deni (39), warga Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, saat reses Anggota DPRD Kota Tegal Kusnendro mengatakan, pihaknya selaku warga Kota Tegal cukup bangga dengan langkah pemkot untuk mengurangi angka pengangguran. Bahkan, lanjut dia, dalam satu tahun terakhir ini pemkot banyak melakukan rekrutmen tenaga kerja (naker). Baik yang diberangkatkan ke Jawa ataupun ke luar Jawa. Berbagai pelatihan juga telah dilaksanakan, mulai dari tata boga, sablon dan yang lainnya. Sayangnya, menurut dia, semua program tersebut hanya untuk

warga yang memiliki anggota tubuh normal, sedangkan bagi penyandang cacat sampai saat ini kurang mendapat perhatian. ’’Kami minta ada perhatain soal nasib orang cacat, mereka juga warga Kota Tegal. Sehingga sudah selayaknya mendapatkan pelatihan, agar mereka bisa mandiri,’’ ujarnya. ’’Kami yakin, kalau ada maka mereka sangat antusias, dan akan memanfaatkan moment pelatihan dengan sebaik mungkin,” lanjut Deni. Menyikapi pertanyaan tersebut, Kusnendro menyatakan, ini merupakan usulan yang bagus dan harus ditindaklanjuti. Pihaknya akan berkoordinasi dengan teman-teman Komisi II untuk membahas soal usulan atau program pelatihan bagi

warga Kota Tegal yang cacat. Terkait bentuknya, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, dalam hal ini Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertran). Sehingga pada tahun 2011 bisa dilaksanakan kegiatan atau pelatihan bagi penyandang cacat. ’’Karena ini usulan yang bagus, maka akan kami perjuangan. Dan kami juga minta Dinsisnakeertrans bisa menindak lanjuti, dengan mewujudkan atau melaksanakan program pelatihan bagi warga Kota Tegal yang cacat,” ujar Kusnendro. KURNG TEPAT Secara terpisah, Kepala Dinsosnakertrans Pemkot Tegal Sumito mengungkapkan, sebenar-

nya pemkot telah memperhatikan penyandang cacat. Buktinya, pada tahun ini (2010, Red) pihaknya juga telah melakukan kegiatan atau pelatihan pembuatan kaki dan tangan palsu. Pascapelatihan, mereka juga mendapat alat bantu. Sehingga adanya anggapan kalau penyandang cacat merasa dianaktirikan, menurut Sumito, itu kurang tepat. Tapi, secara prinsip, pihaknya sangat menghargai usulan tersebut. ’’Selain melakukan pelatihan bagi warga yang normal, kami secara rutin juga melaksanakan pelatihan bagi warga yang cacat. Kegiatan ini juga akan kami laksanakan pada tahun 2011, tapi dengan jenis ketrampilan yang mungkin berbeda,” jelas Sumito. (hun)

TK ABA 3 Santuni 100 Kaum Dhuafa Peringati Tahun Baru Islam

Subuh: Waspadai Kebakaran Akibat Korsleting Listrik

PULUHAN siasa TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 3 memberi santunan berupa sembako kepada 100 kaum dhuafa dilingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan di halaman sekolah Jumat (10/12). Kepala TK ABA 3 Kota Tegal Tati Junaedah mengatakan, kegiatan ini merupakan satu dari serangkaian kegiatan, dalam rangka memnyambut datangnya Tahun Baru Islam. Selain itu, juga agenda tahunan yang sudah menjadi program sekolah setiap Muharram ’’Dengan kegiatan ini diharapkan akan tertanam jiwa sosial pada diri anak didik. Karena menyantuni anak yatim dan dhuafa merupakan perbuatan yang sangat dianjurkan oleh agama kita. Ini adakah kegiatan kali keempat yang telah dilaksanakan sekolah,”

KEBAKARAN akibat korsleting atau hubungan singkat arus listrik sering menjadi kambing hitam dalam peristiwa kebakaran. Padahal, proses korsleting tersebut sebagian besar terjadi karena kelalaian masyarakat dalam penggunaan serta penempatan peralatan listrik yang tidak semestinya. Hal ini diungkapkan Manajer PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Tegal Subuh Isnandi. Menurutnya, bahaya kebakaran dan keselamatan manusia di rumah atau bangunan akibat listrik dipengaruhi beberapa hal. Untuk itu, masyarakat dihimbau untuk selalu memeriksa instalasi listrik di bangunan setelah 5 tahun digunakan oleh instalatir listrik, serta hindari

SANTUNI DHUAFA - Para siswa-siswi TK ABA 3 menyantuni 100 kaum dhuafa dari warga sekitar sekolah.

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

SIAP SIAGA – Petugas PLN siap melayani keluhan dan menjaga pasokan listrik tetap terjaga selama 24 jam.

LINTAS Mahasiswa FH UPS Ikuti Sidang Jambret RATUSAN mahasiswa dari Fakultas Hukum (FH) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal Senin (13/12), mengikuti jalannya persidangan kasus tindak pidana di Pengadilan Negeri (PN) Tegal. Sedang kehadiran para mahasiswa ini bukan karena sedang berperkara. Tapi, semata guna mengikuti program Pendidikan dan Pelatihan Kemahiran Hukum (PPKH). Selain di PN Tegal, program yang sama diadakan di PN Pemalang, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes. Program PPKH, menurut seorang Mahasiswa FH UPS Tegal Dwi Anggita Septiani, berlangsung selama 1 bulan penuh. Dimulai sejak 4 Desember 2010, dan sebagai pengalaman pertama mereka dipersilakan mengikuti persidangan kasus jambret. ’’Ini untuk yang pertama kali kami hadir di pengadilan,” kata Dwi. Tak semua persidangan itu diikuti. Hanya kasus-kasus yang menonjol, seperti kasus korupsi. Mereka yang mengikuti program PPKH adalah mahasiswa yang sudah semester VII (tujuh). (din)

katanya. Tahun ini, lanjut Tati, santunan yang diberikan berupa sembako. Isi perpaketnya antara lain, beras, mie instan, minyak goreng, dan lainnya. Sasarnya adalah kaum dhuafa dari warga sekitar sekolah, yakni Jl Kamboja Kejambon Tegal Timur. ’’Setiap tahunnya bantuan yang diberikan berbeda-beda. Seperti tahun 2009 lalu bantuannya berupa uang tunai. Penerimanya setiap tahun juga tidak sama. Terkadang kita ke panti asuhan atau mengundang kaum dhuafa ke sekolah,” beber Tati. Menyambut datangnya Tahun Baru Islam, TK ABA 3 melaksanakan beberapa kegiatan dimulai dari 8 Desember lalu, yakni lomba menggambar dan mewarnai. Kemudian, Kamis (9/12) peragaan busana muslim, Jumat (10/ 12) santunan kepada 100 orang dhuafa, dan puncaknya Sabtu (11/12) pawai taaruf. (adi)

penumpukan alat penyambung yang berlebihan. Hindari pula pemasangan instalasi listrik yang tidak sesuai Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Selain itu, yang selama ini kurang dipahami masyarakat atau pelanggan PLN adalah instalasi listrik setelah meter PLN menjadi tanggung jawab pelanggan. Pasalnya, sesuai dengan ketentuan yang ada, PLN hanya bertanggung jawab memberikan sambungan hingga meteran. Selebihnya, pemasnagan stop kontak dan sebagainya dilakukan oleh Biro Tehnik Listrik (BTL) dan pelanggan harus menjaga semua jaringan listrik di rumah masing-masing sesuai dengan peruntukannya. Kebakaran akibat korsleting listrik, dijelaskannya, terjadi

akibat gesekan kabel yang terkelupas dalam waktu lama. Jika kabel tersebut tergesek, maka akan memercikan bunga api. Apabila bunga api menyentuh bagian rumah yang mudah terbakar sperti kayu dan sebagainya, maka terjadilah kebakaran. ’’Selama ini, kebakaran akibat korsleting kerap ditujukan kepada PLN, padahal instalasi listrik setelah meter PLN menjadi tanggung jawab pelanggan.’’ Untuk itu, lanjut dia, pelanggan yang memiliki peralatan listrik dengan bantuan alat penyambung harus betulbetul memperhatikan kekuatan kabel yang digunakan. Selain itu, jumlah sambungan dan hal lain untuk meminimalisir terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik. (gun)

ADI MULYADI/RATEG

Dari Pelaksanaan Tes CPNS Formasi Umum 2010

285 Peserta Seleksi Dipastikan Gugur Sebelum Bertanding Minggu (12/12), secara serentak tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi umum 2010 digelar. Namun, dari ribuan peserta yang mengikuti ratusan diantaranya dianggap gugur. Mengapa?

kotest. Sedangkan jumlah pesertanya yang mememnuhi syarat sebanyak 7.355 orang dari 8.179 pendaftar. ’’Pada pelaksanaan kemarin, tidak sedikit peserta yang absen alias tidak hadir. Setelah direkap jumlah totalnya mencapi 285 peserta yang tidak mengikuti tes seleksi. Jadi mereka gugur sebelum bertanding,” katanya Senin (13/12).

LAPORAN: ADI MULYADI PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tegal menyiapkan 17 lokasi untuk melaksanakan tes seleksi CPNS. Yakni, di GOR Wisanggeni serta 16 sekolah yang letaknya tidak jauh dari GOR. Sekitar pukul 06.30 WIB, ribuan orang nampak bersiapsiap di lokasi-lokasi yang telah ditentukan. Sebelum bel berbunyi sebagai tanda dilaksanakannya ujian, peserta sibuk belajar. Tak jarang pula beberapa di antaranya yang asyik ngobrol lantaran bertemu dengan teman-teman waktu masih sekolah. Kondisi tersebut seketika berubah ketika bel berbunyi. Mereka berhamburan menuju ruang ujian yang telah ditentukan. Suasana sunyi dan tenang sangat terasa waktu itu. Dari hasil pantauan Radar, pelaksanaan tes seleksi CPNS Kota Tegal berjalan dengan lancar dan kondusif.

ADI MULYADI/RATEG

SELEKSI - Peserta seleksi CPNS Kota Tegal saat mengikuti tes di GOR Wisanggeni Minggu (12/12).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkot Tegal Dyah Kemala Shinta menga-

takan, ada 2 tes yang dilaksanakan para peserta. Yakni Tes Potensi Akademik dan Psi-

Sintha merinci, dari 285 peserta yang absen, sebanyak 73 orang dari tenaga kependidikan atau guru. Kemudian, tenaga kesehatan sebanyak 30 orang dan tenaga teknis lainnya mencapai 181 peserta. ’’Awalnya, yang tidak mengikuti tes hanya 284 orang. Namun, bertambah menjadi 285, lantaran 1 orang lagi tidak melanjutkan pada tes psikologi,

yang dilaksanakan pukul 11.0014.00 WIB,” jelasnya. Dalam pemantauan pelaksanaan tes CPNS yang dipimpin langsung Wakil Walikota (Wawalkot) Tegal Habib Ali Zaenal Abidin, lanjut Sintha, diketahui sebagian besar peserta yang tidak hadir berasal dari luar Kota Tegal, karena peserta sendiri berasal dari berbagai daerah. Ada yang dari Semarang, Pe-

kalongan, bahkan hingga Jawa Timur. Walikota Tegal Ikmal Jaya memberikan sambutan. Dia mengatakan, pemkot menjamin pelaksanaan tes CPNS tahun 2010 berjalan aman dan bersih. Bahkan, Ikmal berjanji akan memberikan sanksi tegas sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 53 Tahun 2010 tentang Kedisipilinan PNS. (*)


SLAWI METROPOLIS

6

SELASA 14 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

KERAJINAN

PPDIAncam Lepas Baju Dinas Jika Tuntutan Menjadi PNS Tidak Direalisasi KRAMAT - Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) mengancam bakal melepas baju dinas (keki) nya dan bakal membisu bila tuntutannya tidak dipenuhi. Tuntutan yang berlansung sudah lima tahun ini adalah, meminta supaya PPDI dinyatakan menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Ketua PPDI cabang Kabupaten Tegal, Dikrun mengatakan, sedikitnya 500 anggota PPDI di wilayahnya hendak menanyakan

ke Menteri Dalam Negeri. Dan meminta ketegasan dari menteri, agar jangan janji-janji saja yang dilontarkan. Dikrun bersama anggotanya berangkat Ke Jakarta, Minggu (12/12) pukul 21.30 WIB, dengan menggunakan 16 bis pariwisata. “Kami akan menanyakan dan menegaskan ke menteri dalam negeri. Kalau tetap tidak direalisasi, kami bakal membisu dan melepas baju keki, dihadapan Bapak Menteri,” jelas Dikrun, saat ditemui di kawasan industri LIK Kramat, ketika hendak beranjak ke Jakarta bersama teman-temannya. Dikrun mengaku, PPDI yang pergi ke Jakarta bukan hanya dari Kabupaten Tegal saja.

Melainkan, seluruh Indonesia yang jumlahnya sekitar 70 ribu orang lebih itu, Senin (13/12) bakal memadati kantor Menteri Dalam Negeri dan Istana Negara. Karena selain menuntut ke menteri, PPDI juga bakal menggurudug ke Presiden RI. “Nantinya akan dibagi dua. Tim satu ke Bapak Presiden, dan lainnya ke Bapak Menteri. Dan kami tidak akan pulang ke daerah masing-masing, sebelum bapak presiden dan menteri merealisasikan tuntutan kami sebagai PNS. Karena tuntutan kami itu, merupakan harga mati yang harus dipenuhi,” tegas perangkat Desa Pedes Lohor ini. (k2)

MI Bojong Gelar Porseni

HERMAS PURWADI/RATEG

KENDALA - Pengrajin konveski Tembok Banjaran terus berkarya ditengah kesulitan mencari tempat yang pas untuk pemasaran, kemarin.

Paguyuban Perdana Tinggalkan Klonengan ADIWERNA - Pedagang konveksi yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Konveski Adiwerna (Perdana) yang selama ini ditempatkan di kios Dupan Klonengan Kecamatan Margasari berangsur-angsur meninggalkan tempat usahanya. Banyak faktor yang membuat sedikitnya 260 pedagang itu hijrah dari tempat yang telah disediakan pemkab. Satu diantaranya infra struktur yang ada disana belum memadahi, dan belum tersedianya penerangan diareal kios. Kades Tembok Bajaran Mustamid Sag menyatakan, awal dibentuknya paguyuban berangkat dari keinginan pengrajin dan pedangang konveksi agar keberadaan mereka mendapat perhatian dari pemkab. “Dari paguyuban inilah kita punya corong untuk menyampaikan aspirasi pada pemkab. Nah setelah paguyuban ini berdiri kita ditawari untuk mengisi kios di Klonengan yang sempat mangkrak di tahun 2004. Kami saat itu menggerakkan sekitar 260 pedagang untuk mengisi kios agar sektor usaha diwilayah selatan bisa berkembang,” terangnya, Senin ( 13/12) kemarin. Diakuinya, awalnya para pedangang yang tergabung dalam paguyuban sangat antusias dengan harapan mereka bisa berkembang disana mengingat areal Dupan terletak dipersimpangan jalan Tegal-Purwokerto dan Jakarta-Purwokerto. Terpisah ketua Paguyuban Perdana H Latief menyatakan saat itu antusias anggotanya cukup besar untuk mengisi kios di Klonengan. “Namun ditengah perjalanan hingga kini tersisa 25 hingga 30 pedagang saja yang bertahan disana. Ini tak lepas dari karakteristik pedagang yang pinginnya instan, dan dagangannya laku dengan cepat. Sehingga dia memilih hijrah dari sana dan memilih pindah ke Tegal Gubung Cirebon,”cetusnya. Dan dia juga tak menampik perhatian setengah hati dari pemkab membuat pedagang disana juga setengah-setengah dalam menentukan pilihan untuk tetap bertahan di kios. Senada dengan kades dia menilai enggannya pedagang bertahan disana tak lepas dari minimnya insfrastruktur yang ada semacam banyaknya rolling door yang sudah rusak yang bisa mengancam keamanan barang dagangan yang ditinggal pemiliknya. “Pola pengamanan pasar dan kios juga belum ada. Ini yang membuat pedagang was- was terhadap aksi pencurian dan pemalakan disiang hari. Hal tersebut karena lokasi kios sendiri yang jauh dair pemukiman penduduk. Ini yang membuat kami juga turut was- was untuk mengoptimalkan kios,” selorohnya. Diakuinya selama ini pedagang yang masuk dalam paguyubannya masih dibebaskan menempati kios di Klonengan tanpa harus membayar sewa dan restribusi. Pedangang juga berharap ada kepastian apakah kios tersebut nantinya bisa dimiliki atau disewa dalam kurun waktu tertentu. (her)

MUSIK

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

FESTIVAL MUSIK – Salah satu peserta sedang melakukan aksinya dalam bernyanyi diatas panggung dalam acara festival musik rental 2010.

Djarum Super Dekati Komunitas Band SLAWI – Musik rental yang selama ini jarang di perhatikan oleh beberapa pihak, Minggu (12/12), tepat pukul 14.00 wib, bertempat di lapangan depan rumah dinas Bupati Tegal, Djarum Super mendekat melalui Festival yang bertajuk festival musik rental 2010. Menurut Project Leader, Socheh dari GET Production, bahwa festival ini merupakan bentuk perhatian dari Djarum super kepada musikmusik rental atau band-band yang ada di Kabupaten Tegal. Dan ternyata dengan adanya festival tersebut respon masyarakat sangat tinggi terbukti pendaftar yang ada sampai ratusan. “Festival yang diikuti 33 peserta dari berbagai band di wilayah Kabupaten Tegal tersebut, awalnya yang mendaftar ada sekitar 200 band. Akan tetapi setelah di seleksi di studio-studio yang ditunjuk menjadi 33 dan setiap band, akan menyanyikan dua buah lagu, satu lagu wajib dan satu lagu pilihan,” Katanya. Pada festival ini, lanjut Socheh, Djarum super menyediakan hadiah dengan total sebesar Rp 5 juta di tambah dengan tropi, untuk para pemenang atau band-band terbaik menurut juri, dan selain peserta juga ada bintang tamu dari purwokerto yang bernama Elektra band. “Juri yang ada, diambil dari sesepuh insan seniman, perwakilan generasi muda dan dari production house dari bekasi yang jumlahnya ada tiga juri,” ujarnya. Sementara, acara yang di gelar dari siang hari itu dari pemantauan radar, semakin malam semakin hangat dan ramai di kunjungi oleh masyarakat kabupaten Tegal. Salah satu peserta yang menamakan bandnya dengan loswat band dengan vokalis Dadi, dari Kecamatan Bojong yang menyanyikan lagunya riff dan jamrud tersebut mengatakan, sangat berterimakasih sekali pada djarum super yang telah mengadakan acara ini. Paling tidak dengan adanya event tersebut, teman-teman band di kabupaten Tegal bisa menampilkan performantnya. “Kami memang band yang baru, akan tetapi dalam festival musik rental 2010 ini paling tidak, kami bisa memberikan penampilan yang terbaik, walaupun tidak menjadi juara,” katanya. (mg2)

YERI NOVEL/RATEG

ANGGOTA PPDI - Penuh semangat, sejumlah PPDI Kabupaten Tegal, yang hendak berangkat ke Jakarta guna menemui Presiden RI dan Menteri Dalam Negeri.

M GHONI/RADAR SLAWI

ANTUSIAS - Masyarakat desa terlihat antusiasme untuk bertemu dan bersalaman dengan bupati saat kegiatan tilik dan nginep desa di Desa Dukuhbenda.

Infrastruktur Tetap Primadona Kegiatan Tilik dan Nginep Desa SALAHSATU satu program tilik dan nginep desa Bupati dan Wakil Bupati Tegal beserta Muspida, selain memotret dari dekat suasana desa dan masyarakatnya, juga penggalian aspirasi di masyarakat. Keinginan pemenuhan infrastruktur desa dan bagaimana kemampuan daerah untuk memenuhinya sesuai anggaran yang ada juga sering menjadi topik dialog interaksi. Selain itu, silaturahmi dan penyampaian sejumlah program Pemkab Tegal, juga sebagai salah satu program yang terus digadang. Diantaranya pentingnya penghijauan dan bagaimana rasa kebersamaan dan gotong royong masyarakat dalam membangun desa sehingga berimbas pada kemajuan daerah. Bagaimanakah sinergi antara desa dan daerah, yang sudah diperoleh dari tilik dan nginep desa? Secara langsung tidak bisa kita lihat seketika, namun dari program itu akan berimbas pada hasil positif dimasa mendatang. Kesan itu sangat kental dengan bukti terus dilanjutkannya program tilik dan nginep desa oleh Bupati dan Wakil Bupati Tegal serta Muspida setempat dalam merealisasikannya. Kiranya sebuah fenomena atas maksud dan keinginan Pemkab Tegal untuk menciptakan desa di daerahnya menjadi desa yang sesuai harapan, menjadi

penting untuk terus digagas. “Bagaimana bisa membangun daerah secara baik, jika ternyata desa-desa yang ada di daerahnya tidak berkembang. Dari sini kami mengganggap pentingnya komunikasi antara pengelola daerah yaitu antara pejabat daerah, pejabat kecamatan dan desa serta masyarakat agar terjalin dalam membangun daerahnya,” jelas Bupai Tegal, Agus Riyanto SSos MM saat tilik desa di Dukuhbenda Bumijawa, Sabtu (11/12). Bahkan dalam dialog interaktifnya, Bupati Tegal sering mencetuskan filosofi dalam bahasa Tegalan, terkait pola hidup masyarakat desa yang dikunjungi. Kesan itu tertangkap dimana sering disebutkan, jika kebersamaan dan kesepahaman sangat diperlukan diantara mereka. Itu sebuah bentuk pacuan terhadap warga, seperti pentingnya penghijauan, yang disampaikannya dengan filosofi dalam bentuk kiasan. Padahal inti yang dimaksud agar ada pencapaian harus dengan perjuangan serius dan tanpa pamrih. “Jika ingin menuai hasil tanaman harus menanam dan memeliharanya dengan baik. Bagaimana mau memanen, jika menanam tapi tidak merawat, dan sangat tidak mungkin lagi jika tidak menanam tetapi ingin panen,” terangnya pula. Dari konteks itu jelas digambarkan oleh Bupati Tegal Agus Riyanto SSos MM, sesorang harus berupaya sesuai keinginanya. Sudah barang tentu

dengan tatanan yang dianjurkan secara syariat. Bahkan dengan tegas disebutkan, jika manusia jangan pernah berharap sesuatu jika tidak melakukan sesuatu. Itu sebuah cara dari makna sebuah penyampaian yang dimaksud. Terkait gotong royong dan berlakupad orang tua masa lalu, pihaknya juga menjelaskan jika mereka, tidak peduli dalam melakukan sesuatu untuk generasinya tanpa harus ada pamrih yang diharapkan. “Sementara kita menanam sekarag, tidak perlu berharap dapat memanen sekarang. Toh nanti yang memanen genarasi penerus kita,” katanya. JELI Bukan Agus Riyanto, jika tidak jeli dalam menyikapi perilaku dan pola di masyarakat daerahnya. Tidak hanya itu, kemampuannya dalam menggandeng masyarakat seakan sudah menjadi makanan seharihari dirinya. Tapi jika kita mencoba jujur, seharusnya pejabat yang bakal melanjutkan kepemimpin kedepan, berterima kasih karena tinggal melanjutkan daerah yang masyarakatnya berjiwa, silaturahim, kebersamaan, kesepahaman dengan wilayah daerah yang hijau dan infrastruktur yang tertata, oleh Agus Riyanto. Sejumlah pertanyaan sering dilontarkan kepada warga desa saat Tilik Desa, terkait pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan, seperti jalan, saluran dan lainnya. (k1)

BOJONG - Dalam rangka memperingati HUT Kemenag ke 65 Tahun 2010, MI se Kecamatan Bojong gelar Porseni MI. Sedikitnya 11 MI meriahkan berbagai lomba yang digelar oleh paitia setempat. Lomba diantaranya olah raga dan seni yang bakal diselenggarakan dari tanggal 11 sampai 16 Desember 2010. Kegiatan itu diharapkan mampu meningkatkan silaturahmi, kebersamaan dan prestasi siswa dibidang seni dan olahraga. “Dengan Porseni MI ini, kami berharap, bakal tercipta ukuwah dan silaturahim antar MI se Kecamatan Bojong, sehingga kedepan gaung kebersamaan dan kenajuan MI di Bojong semakin menggembirakan,” kata Pengawas Pendais Kecamatan Bojong, Hajjah Richasul Jannah, usai membuka Porseni MI se Kecamatan Bojong, Sabtu (11/12) di lapangan Buniwah. Dikatakan Richasul Jannah, berbagai lomba yang dipertandingkan diantaranya untuk bidang Olah raga yaitu Bola Voly, atletik, Bulu Tangkis, Tenis Meja dan lainnya. Sedang untuk bidang seni diataranya, rebana, kaligrafi,

tartil Quran, adzan dan lainnya. “Untuk para juara, bakal menerima piala dan hadiah hiburan lain berupa alat tulis dari panitia,” ucapnya. Sementara menurut Panitia Porseni MI Bojong, Bambang dari MI Kali Jambu mengatakan, selain ajang silaturakhim dan meningkatkan prestasi siswa dibidang seni dan olah raga, kegitan itu dimaksudkan bisa menggalang kebersamaan antara ustads dan siswa MI se Kecamatan Bojong. Dalam kegiatan Porseni itu, pihaknya selaku Panitai hanya berharap agar seluruh panitia secara kebersamaan bisa mengemban amanat dengan baik. “Sebetulnya baik ketua panitia dan strukturnya, berkeinginan sama. Intinya kami ingin kebersamaan demi kebaikan MI se Kecamatan Bojong kedepan,” ujar bambang. Ditambahkan, pada pembukaan gelar Porseni MI yang dibuka dengan diawali upacara di Lapangan Buniwah, peserta juga dihibur dengan kesenian Drum Band an calung dari sejumlah perwakilan MI se wilayah Bojong. (k1)

Pemkab Gelontorkan Bantuan Sapi BUMIJAWA - Dalam tilik dan nginep desa di Desa Dukuhbenda, Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal, digelontorkan bantuan seperti Sapi, dan permodalan bagi masyarakat serta lainnya. Bahkan dalam kegiatan itu, masyarakat dimudahkan dengan pelayanan pembuatan SIM oleh Polres Tegal, serta KB gratis bagi masyarakat yang membutuhkan dengan cara KB Implan yang diselenggarakan oleh BPP dan KB Pemkab Tegal. “Kami merasa diuntungkan dan sangat bersyukur dengan program tilik dan nginep desa di desa kami untuk kedua kali. Karena dari program ini desa dan masyarakat banyak terbantu,” jelas kades Dukuhbenda, Sudiryo, kepada Radar, belum lama ini. Dikatakan, selain sejumlah bantuan bagi desa dan masyarakatnya, sejumlah kerusakan infrastruktur di desa juga terakomodir bahkan mendapat respon positif dari Pemkab Tegal. Untuk itu dirinya berharap kepada masyarakat agar tidak segan menyampaikan aspirasinya pada moment yang baik itu. “Mumpung ada bupati dan wakil bupati serta muspida dan pejabat Pemkab Tegal, warga kami sarankan untuk menyampaikan aspirasinya,”

ucapnya pula. Menurut dia, dari sejumlah keinginan desa dan masyarakatnya, jalan desa yang menghubungkan Desa Dukuhbenda dan Batumirah, merupakan salah satu usulan yang paling digadang. Karena jalur alternatif itu sangat dibutuhkan kedua desa untuk arus ekonomi setiap harinya. “Alhamdulillah Bupati Tegal merespon dan Insya Allah bakal direalisasi. Kami sangat berharap sekali,” ujar Sudiryo. Sementara Bupati Tegal, dalam pertemuan dengan masyarakat di Masjid Jami Dukuhbenda, berharap agar masyarakat desa itu bisa memanfaatkan dan memelihara dengan baik semua bantuan yang diterimanya. “Tolong ini sebuah amanat jadi harus dijaga dan dimanfaatkan sesuai keinginan bersama agar kedepan menjadi kebanggaan pemberinya.” Ditambahkan, menyinggung keinginan perbaikan jalan diatas, pihaknya bakal mengupayakan dan memerintahkan dinas teknis terkait untuk menindaklanjuti. Dirinya berharap, jika jalan itu sangat dibutuhkan masyarakat, Pemkab Tegal berupaya memenuhi kebutuhan. (k1)


KABUPATEN TEGAL

7

SELASA 14 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

Madrasah Diniyah Merasa Dianaktirikan? Pak Dewan yg terhormat, tlg para petani di wil pakulaut margasari membthkn air!! Dlam membajak sawah kmi harus nunggu hujan, krn irigasi tak mengalir smpe k stu ( wil pakulaut barat rel KA prupuk-Tegal) saat ini ada 8 tlaktr nongkrong tggu air 081548113xxx Anggota Dewan yg terhormat, kami mohon perhatian rakyat kecil dlm hal kesehatan, kami lbh milih bayar periksa di puskesmas, drpd gratis tp pelayan & obatnya tdk memuaskan 089667078xxx

DAFTAR PENYUMBANG 1. Ibu Ratna 2. Hamba Allah 3. Bp. Cinta Rosul - Tegal 4. Bp. Agus - Tegal 5. Tirta 6. Elang Dani 7. Hamba Allah Total

Rp. 100.000,Rp. 500.000,Rp. 30.000,Rp. 500.000,Rp. 150.000,Rp. 100.000,Rp. 1.000.000,Rp. 2.380.000,-

LINTAS

Kebijakan Siswa SD/MI Sekolah di Madin KEDUNGBANTENG – Menjadi daerah yang nasionalis dan religius merupakan daerah yang didambakan oleh masyarakat. Untuk mewujudkan itu semua, salah satunya adalah dengan membuat kebijakan agar siswa SD/MI diwajibkan untuk sekolah madrasah diniyah. Hal itu muncul ketika dialog dalam Reses masa persidangan III yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Tegal, A Fatikhudin dari fraksi Demokrat beberapa waktu lalu, di Desa Sumingkir, Kecamatan Kedungbanteng, yang dihadiri oleh tokoh masyarakat kedungbanteng seperti Rois Syuriah MWC NU Kedungbanteng, KH Thohir, beberapa pengurus PAC dan pengurus ranting Partai Demokrat se Kecamatan Kedungbanteng dan masyarakat atau konstituen di Desa semingkir itu sendiri. Dari pantauan Radar, sebelum dilakukan dialog, Fatihudin menyampaikan beberapa pertanggungjawaban moral secara politis kepada masyarakat, sementara dalam dialog yang dipimpin langsung olehnya, muncul beberapa aspirasi yang berkembang dari masyarakat, seperti penegakan hukum agar lebih di optimalkan, termasuk masalah miras, karena dirasa sekarang ini banyak masyarakat yang mengkonsumsi miras secara terbuka. Padahal miras tersebut salah satu faktor untuk munculnya kejahatan, pembangunan infrastruktur harus lebih merata, seperti jalan dan lainya, ada juga yang menyam-

paikan UKM dan pertanian harus diperhatikan. Juga ada yang menyampaikan madrasah diniyah jangan dianaktirikan, karena selama ini dirasakan tidak adanya bantuan untuk pembangunan fisik madin. Padahal mereka beranggapan bahwa madin dan sekolah umum sama-sama berperan untuk pembangunan mental anak bangsa. Dan mereka berharapa agar tamatan madin dapat menjadi syarat masuk ek jenjang pendidikan SLTP, seperti yang di katakan salah satu tokoh dari kedungbanteng, Khaerudin pada saat mengawali dialog tersebut. Khaerudin mengatakan, sekarang ini banyak pemuda atau anak-anak yang kurang begitu faham tentang agama, terbukti banyak kejadian-kejadian diluar etika. Denga latar belakang itu, Kabupaten tegal menurutnya harus ada trobosan baru, agar di bauat peraturan, agar syarat masuk SLTP itu garus mempunyai ijazah madin. “Kami berharap ada peraturan yang menyatakan tamatan madin menjadi syarat masuk ke jenjang pendidikan SLTP, karena untuk membekali pendidikan agama yang memadai sejak SD, siswa perlu mengikuti madrasah diniyah sebagai kegiatan ekstrakurikuler muatan local,” katanya. Fatihudin dalam tanggapanya menyampaikan, semua aspirasi atau harapan yang di sampaikan kepada instansi terkait dan akan di perjuangkan bersama anggota dewan yang lain, sementara menaggapi masalah madin, dirinya sangat setuju di Kabupaten Tegal di lakaukan demikian, seperti yang dilakukan di Kabupaten Indramayu. “Masalah tamatan madin

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

RESES – Anggota DPRD Kabupaten Tegal, A Fatikhudin sedang memberikan penjelasan pada acara reses di Desa Semingkir.

menjadi syarat masuk ke jenjang SLTP memang itu salah satu solusi baik, dan Insya Allah gagasan tersebut akan dsambut ppositif, karena gagasan tersebut di daerah lain juga sudah ada yang melakukanya, dan kami akan coba usulkan bersama teman-teman tentang

itu semua,” katanya. DANA ASPIRASI MASIH SEDIKIT Sementara menanggapi masalah infrastruktur harus lebih merata, Fatihudin menyampaikan, bahwa dana aspirasi anggota DPRD Kabupaten Tegal masih kisaran 100-150 juta

pertahun, sehingga masih sangat jauh untuk bisa menampung aspirasi masyarakat. “Sayang dana aspirasi anggota DPRD masih sangat minim, sehingga keampuan kami menampung aspirasi masyarakt tidak dapat kami tampung semua,” katanya. (mg2)

Siap Mengusung Warga Pantura Butuh Pemecah Gelombang Aspirasi Masyarakat

YERI NOVEL/RATEG

DUDUK - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, HM Agus Tryono Sp, tengah duduk (kiri) sambil mendengarkan aspirasi warga dapil VI.

Minim Pembinaan, Gapoktan Warureja Mengeluh SURADADI - Gabungan kelompok tani (Gapoktan) Desa Jatimulya Kecamatan Warureja, belakangan banyak yang mengeluh. Hal ini menyusul lantaran pembinaan atau pengetahuan tentang ilmu pertanian dari dinas terkait, terkesan minim. “Jarang sekali ada pembinaan, khususnya dari dinas terkait untuk gapoktan di desa kami. Padahal, kami sangat membutuhkan ilmu yang belum kita ketahui. Kami juga perlu perhatian, agar penggunaan dana gapoktan yang merupakan bantuan dari pemerintah itu, dapat berjalan dengan baik,” ungkap Mulyono warga Desa Jatimulyo, saat mengikuti reses Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, HM Agus Tryono Sp, di Gedung BMT SM NU Suradadi, kemarin. Dijelaskan Mulyono, bukan hanya minim dalam hal pembinaannya saja, akan tetapi pengairan di wilayahnya itu, terkesan dikesampingkan. Terbukti, bertahun-tahun lahan persawahan di wilayahnya kerap kekeringan, namun dari pihak pemkab setempat serasa tidak mempedulikannya. “Persawahan di sekitar Warureja, kerap kekeringan. Tapi upaya dari dinas terkait, belum bisa maksimal. Untuk itu, kami berharap agar secepatnya ada tindakan. Kasihan para petani dikala musim kemarau, mereka akan disibukkan dengan harus menyewa diesel dan membuat sumur di tengah sawah,” tutur Mulyono. Menanggapi hal itu, HM Agus Tryono menyatakan, aspirasi warga yang merupakan dapil VI ini, bakal ditindak lanjuti. Menurutnya, sebagai lidah penyambung rakyat, pihaknya bakal mengupayakan agar keluhan tersebut direalisasikan oleh dinas terkait. “Secara resmi, kami bakal membahasnya dalam rapat paripurna kelak. Dan akan diteruskan ke dinas terkait, supaya ditindak lanjuti,” tegas pria yang terkenal murah senyum ini. (k2)

SLAWI - Sebuah bukti bagi anggota DPRD Kabupaten Tegal turut serta membangun daerahnya. Terlihat saat Reses yang digelar setiap Anggota DPRD selalu menjaring aspirasi masyarakat Dapilnya. Sebagai bentuk nyata, dalam menangkap semua aspirasi mereka juga bakal mengusung aspirasi itu ke Musrenbang tingkat kecamatan, bahkan siap mengawal aspirasi itu. Apalagi jika aspirasi itu sangat dibutuhkan masyarakat, Anggota DPRD tersebut siap membantu sampai aspirasi terwujud. Tidak hanya itu, dalam resenya sering Anggota DPRD, juga memberi bantuan bagi, sejumlah lembaga social keagamaan yang ada di dapilnya. “Kami harus siap menampung dan meneruskan aspirasi dari warga Dapil I yang telah mengusungnya menjadi Anggota DPRD Kabupaten Tegal,” katanya H Syamsu Rijal BE, dari Komisi IV, usai Resesnya di masa Persidangan III DPRD Kabupaten Tegal Tahun 2010. Dalam Reses yang dihadiri oleh Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Tegal, Sahuri, menjadikan suasana Reses semakin hidup. Bahkan ratusan undangan meski diguyur hujan, namun tidak mengurangi rasa khidmat acara tersebut bahkan tidak mengurangi nuansa Reses sebenarnya. Sejumlah pertanyaan yang disampaikan oleh hadirin, dijawab dengan penjelasan yang mudah dicerna

dan dipahami. “Kami berada di Komisi IV DPRD yang membidangi pendidikan, kesehatan dan Kesejahteraan. Namun kami tidak membatasi pertanyaan dari peserta Reses ini,” ucap Syamsu Rijal saat acara Reses dimulai dengan forum tanya jawab. Masih menurut Syamsu Rijal, sambil mencirkan suasana yang sedikit tegang dan dingin karena hujan, dirinya mengatakan jika ingin bertanya seputar anggaran, mumpung ada ketua fraksi kami yang berada di Komisi II DPRD membidangi soal anggran juga tidak mengapa. Sementara, menyikapi pertanyaan dan keinginan aspirasi dari peserta, seputar perbaikan dan pembangunan sejumlah infrastruktur, seperti saluran pembuangan air, pihaknya menyampaikan jawabannya jika aspirasi itu bakal ditindaklanjuti. Baik nantinya intern ditingkat komisinya maupun bakal disampaikan secara lintas komisi kepada rekan separtainya. Selain itu menanggapi seputar biaya pendidikan dan perlu ditiadakannya diskriminasi pendidikan bagi siswa baru, pihaknya siap menindaklanjuti dan bakal serius membantu masyarakat dapilnya jika menemukan kondisi yang seperti itu masih ada. “Kami siap membantu agar idealisme pendidikan bagi masyarakat bisa tercapai.” (k1)

SURADADI - Warga pantai utara (Pantura) khususnya di Desa Bojongsana Kecamatan Suradadi, butuh pemecah gelombang. Pasalnya, semakin hari bibir pantai di desa tersebut semakin menjorok ke daratan. Hal ini menyusul lantaran adanya abrasi yang bertambah parah. Akibatnya, puluhan hektar tambak milik warga sekitar, terancam hilang. Demikian diungkapkan, Miftah Aziz, warga Desa Bojongsana Kecamatan Suradadi, saat menyampaikan aspirasinya, dalam acara jaring asmara Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Bahrun SH, Sabtu (11/12) kemarin, di Gedung BMT SM NU Suradadi. Menurutnya, sekitar 43 hektar pertambakan di daerahnya, kini semakin terkikis. Semua ini terjadi, lantaran minimnya pemecah gelombang di pantai tersebut. Bahkan ketika air laut pasang, dirinya tak menampik bila air laut kerap menggenangi pemukiman warga. “Yang lebih parah lagi, ketika tanggal 3 September lalu. Yakni munculnya ombak besar yang menerjang areal pertambakan dan pemukiman desa kami. Bahkan waktu itu, seperti ada tsunami. Masyarakat di desa kami juga sempet khawatir. Sebab, selain ombak yang besar, air laut juga menggenangi rumah warga sekitar,” tuturnya kepada politisi PKS ini. Untuk itu, pihaknya mengharapkan agar pemerintah setempat memberikan bantuan berupa bangunan pemecah gelombang. Menurutnya, ken-

YERI NOVEL/ RATEG

SAMBUTAN - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, Bahrun SH, tengah memberikan sambutan dalam acara jejaring aspirasi masyarakat di daerahnya.

dati sudah ada pemecah gelombang di pantai tersebut, namun rupanya belum cukup maksimal guna mengantisipasi ombak besar. “Memang di daerah kami sudah ada pemecah gelombang. Namun rasanya itu belum cukup untuk menahan gelombang besar yang munculnya secara tiba-tiba. Mestinya, jarak pemecah gelombang minimal 50 meter setiap satu bangunan,” urainya. Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, Bahrun SH, menyatakan, usulan tersebut bakal diajukan ke dinas terkait. Bahrun juga membenarkan, bila daratan di pantura khususnya sepanjang Kabupaten Tegal ini, kian hari kian terkikis. Hendaknya, bila dibangun pemecah gelombang, harus serempak. Jangan hanya setempat saja. “Penambahan

pemecah gelombang, memang perlu dibicarakan lagi. Karena pembangunan tersebut, harus serempak. Andai tidak serempak, kasian pantai lainnya. Sebab, bila hanya di desa itu saja, tentunya di desa lainnya yang belum dipasang pemecah gelombang bakal terkikis pula,” ujarnya. Menurut Fraksi PKS ini, bila hanya di pantai Bojongsana saja yang dibangun pemecah gelombang, tentunya pantai lain bakal terkena imbasnya. Terutama, pantai yang belum terpasang pemecah gelombang. Untuk itu, ia pun berjanji bakal melanjutkan aspirasi ini, ke dinas terkait supaya secepatnya ditindak lanjuti. “Usulan ini, akan kami lanjutkan ke dinas yang membidanginya, supaya mendapat tindakan khusus,” tutupnya. (k2)


BREBES & BUMIAYU

8

SELASA 14 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

Pelajar SMA RamaiRamai Membuat SIM

TELEPON PENTING RSUD Brebes (0283) 671431 RSU Bhakti Asih (0283) 671279 / 673481 RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes (0283) 877222 RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes (0283) 889588 Hotel Dedy Jaya Brebes (0283) 673133 / 673158

LINTAS Abdurrahman Tumbangkan Master Nasional BREBES - Abdurahman, pecatur non master asal Brebes yang berprofesi pedagang mainan keliling ini ternyata mampu menaklukkan pecatur-pecatur bergelar master nasional dalam turnamen catur trofi tetap Syare’i Abdul Rosyid yang digelar Komunitas Masyarakat Pinggir Kali Pemali (Kompak) di komplek Ruko Grosir Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Brebes Minggu (12/12). Dia akhirnya berhasil menduduki juara ketiga. Sementara dalam pertandingan sistem swis delapan babak yang diikuti 113 peserta dari eks Karesidenan Pekalongan ini, Nurul Huda (23) asal Kabupaten Batang ini, mengukir rekor tak terkalahkan. Master Nasional ini menjuarai turnamen catur trofi tetap Syare’i Abdul Rosyid. Sementara peringkat ketiga dalam turnamen yang memperebutkan hadiah uang total Rp 5 juta itu, diraih Master Nasional Rohmani, Kota Tegal. Sejumlah pecatur bergelar MN yang ikut dalam turnemen ini yakni MN Andreas, Brebes), Samro’i dan Rudiyanto dari Batang. Selain itu, dua master percasi (MP) Warto (Kota Tegal) dan Agus Berlian dari Slawi. Selain itu diramaikan pula dua pecatur cilik asal Kabupaten Tegal, masing-masing Yusuf Nurkarim (9) dan Dwi Novita Sari (11). Kedua pecatur yang masih duduk di bangku SD ini menyita banyak perhatian penonton karena dalam beberapa babak mampu meladeni para pecatur senior hingga turnamen usai digelar. Ketua Kompak Otong Susilo SIP mengatakan, turnamen ini untuk meningkat gairah olahraga catur di Kabupaten Brebes. Sebab selama ini tidak mendapat perhatian dan pembinaan serius dari induk cabang catur maupun Pengcab Percasi. “Alhamdulillah meski baru pertama kali digelar, turnamen ini berjalan suskes. Ini juga membuktikan jika di Brebes ada pecatur potensial,” tuturnya. Kedepan, dia berharap ada pembinaan yang berkelanjutan untuk para pecatur asal Brebes sehingga mereka mampu berkiprah ke jenjang yang lebih tinggi. (cw1)

32 Tim Perebutkan Piala Kades Kedungtukang JATIBARANG - Sebanyak 32 tim bola volly dari tiga daerah Minggu (19/12) nanti akan memperebutkan Kades Kedungtukang Cup. Bahkan dalam turnamen tersebut, panitia telah menyediakan hadiah total senilai Rp 5 juta. Kepala Desa Kedungtukang Kecamatan Jatibarang Sapi’i saat ditemui di kantornya Senin (13/12) kemarin mengatakan, turnamen tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di desanya. Dikatakan, hingga saat ini, masih banyak potensi-potensi pemuda dalam organisasi pemuda yang belum terjaring dan tereksplorasi secara maksimal. Hal tersebut sangat disayangkan apabila potensi para pemuda di daerah tidak segera digarap dengan baik, apalagi potensi tersebut akan menguntungkan, baik secara moral maupun material bagi masyarakat di daerah itu sendiri. Untuk itu melalui turnamen tahunan tersebut, pihaknya berusaha untuk mencari bibitbibit pemain bola volly yang bisa menjadi aset daerah kedepan. “Ini merupakan tanggung jawab kita semua selaku masyarakat untuk secara terus menerus melaksanakan pembinaan dan dukungan terhadap kegiatan pemuda khususnya dibidang olahraga, sehingga diharapkan akan meningkatnya sumber daya pemuda dan munculnya atlit-atlit yang berprestasi khususnya dari cabang olahraga bola voli dari wilayah Kabupaten Brebes dan sekitarnya,” ujarnya. Untuk acara sendiri nantinya akan dilaksanakan di Lapangan Bola Voli Desa Kedungtukang dan akan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. “Kami juga menyediakan hadiah berupa uang pembinaan bagi juara pertama senilai Rp 2 juta, juara dua Rp1,5 juta, juara tiga Rp 1 juta dan untuk juara empat Rp 500 ribu,” jelasnya. (cw3)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

UJIAN PRAKTEK - Seorang siswa SMA tengah ujian praktek pembuatan SIM di Satlantas Brebes, kemarin.

Belum Kantongi Izin, Alfa Mart Didemo LOSARI - Sejumlah pedagang di Pasar Limbangan, Kecamatan Losari Senin (13/12) kemarin mendesak kepada dinas terkait untuk menutup toko Alfa Mart. Pasalnya, selain bisa mengakibatkan pedagang tradisional sepi, usaha waralaba yang sudah dibuka sekitar tiga hari tersebut belum mengantongi perizinan atas usahanya tersebut. Aksi penolakan ini juga disampaikan sejumlah pedagang, yang mengaku kalau keberadaan toko waralaba tersebut bisa menenggelamkan perekonomian masyarakat setempat. Makanya dengan melakukan aksi, dinas terkait diharapkan bisa melakukan tindakan tegas. Terlebih dari informasi yang ada, usaha tersebut belum

memiliki perizinan. “Meski belum mengantongi izin, namun Alfa Mart itu sudah membuka usahanya sejak tiga hari lalu. Terlebih usaha tersebut menurut warga bisa menenggelamkan perekonomian masyarakat sekitar,” kata H Masrip Aksan, anggota DPRD Kabupaten Brebes yang juga warga setempat. Anggota DPRD dari Fraksi PPP ini juga menambahkan bahwa tuntutan warga saat ini agar dinas terkait segera melakukan tindakan tegas dengan menututp usaha itu. Karena selain bisa mengganggu perekonomian warga, usaha itu juga belum mengantongi izin yang berlaku. Sementara Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

(KPPT) Kabupaten Brebes Sugiyanto SIp, menegaskan bahwa perizinan toko tersebut belum keluar. Dia mengatakan kenapa izin usaha belum dikeluarkan, lantaran pengajuan perizinanannya belum sesuai dengan aturan yang ada. Sehingga pihaknya sampai dengan sekarang belum mengeluarkannya. “Bila ada usaha yang sudah mendapatkan izin saja bisa dicabut, apalagi usaha ini yang perizinannya belum keluar. Jadi kami yang mendapatkan laporan ini langsung berkordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan tindakan terhadap usaha itu,” ungkapnya. Sementara manajer Alfa Mart belum bisa dihubungi hingga berita ini diturunkan terkait dengan masalah tersebut. (gus)

Warga Usul Pengadaan TPSS PAGUYANGAN - Seiring dengan semangat kebersihan lingkungan yang saat ini tengah didengungkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes dipandang perlu pengadaan prasarana pendukung berupa Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS). Prasarana tersebut dinilai perlu didalam upaya pengelolaan sampah di pedesaan. “Selama ini yang terjadi sebagian warga masih membuang sampah ke lokasi-lokasi terlarang, seperti sungai maupun lokasi lain,” kata Sofyan (40), warga Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan Senin (13/12). Faslitas TPSS sendiri menurut dia tidak perlu berupa bangunan permanen, sifatnya sendiri hanya untuk menampung sementara sampah-sampah dari warga untuk kemudian diangkut kendaraan sampah milik

Dinas PU dan dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kalijurang yang ada saat ini. “Bisa berbentuk kontainer atau bak sampah yang ditempatan di tingkat RW atau desa, warga sendiri bisa menunjuk petugas pengambil sampah dari perumahan yang bisa dilakukan secara swadaya lalu dibuang di TPSS tersebut,” ungkap Sofyan. Menyikapi hal tersebut, Sekcam Paguyangan Nono Nartono SH mengatakan, usulan mengenai pengadaan TPSS sedianya pernah muncul dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pembanguan tingkat Kecamatan Paguyangan. Usulan tersebut dinilai sanga baik dalam upaya pengelolaan sampah yang berdampak pada kebersihan lingkungan. “Dengan banyaknya lokasi tempat

pembuangan sampah yang tidak sesuai ketentuan, tentunya dapat mempengaruhi keindahan lingkungan. Selain itu dapat berpengaruh terhadap dampak kesehatan, karena dapat menmbulkan penyakit akibat kotoran yang dibuang ke sungai,” kata Nono. Menurut dia, masyarakat dapat mengupayakan pemanfatan sampah untuk hal positif, karena selain dapat mengurangi volume pembuangan sampah juga dimungkinkan dapat memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat. “Sebagai contoh seperti yang saat ini disosialisasikan mengenai upaya pemanfaatan sampah organik untuk pembuatan pupuk kompos. Dengan harapan dapat mengurangi dampak negatif pembuangan sampah sembarangan ke sungai,” imbuhnya. (pri)

Imron Rosadi Dituntut 1,5 Tahun Penjara BREBES – Mantan anggota DPRD Kabupaten Brebes periode 2004-2009 Drs Imron Rosadi MSi, yang merupakan terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi bantuan pembangunan gedung IPHI Tanjung Brebes Senin (13/12) kemarin dituntut 1 tahun 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Brebes, Slamet SH. Dia diduga merugikan negara sekitar Rp 100 juta.

Terdakwa dijatuhi tuntutan 1 tahun 6 bulan serta denda sebesar Rp 50 juta dengan subsider 4 bulan kurungan penjara. Karena mantan anggota DPRD Brebes ini diduga terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi pasal 3 dan 8 UU 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. Sedangkan perbuatannya, terdakwa Imron Rosyadi dinilai telah me-

rugikan negara hingga Rp 100 juta, atas bantuan yang sebenarnya diperuntukan untuk pembangunan gedung IPHI. “Jika terdakwa tidak mampu membayar denda sebesar Rp 50 juta, maka kurungannya akan ditambah selama 4 bulan,” kata JPU Slamet SH, dalam persidangan yang dipimpin oleh Hakim Ketua Noer Ali SH, anggota Dian Subekti Kadarsih SH,

Isabela Samelina SH, serta panitera pengganti Ruwaedah SH. Slamet menambahkan, salah satu pertimbangan terdakwa dijatuhi tuntutan 1,5 tahun karena terdakwa memiliki itikad baik dengan mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 100 juta itu. Hal-hal yang memberatkan terdakwa dalam kasus tersebut karena menguntungkan orang lain dan tidak mendukung program pemerintah dalam mem-

berantas korupsi. Sementara Ketua Majelis Hakim PN Brebes yang menangani perkara tersebut, Noer Ali SH setelah mendengarkan tuntutan dari JPU terhadap terdakwa akhirnya menutup jalannya persidangan. “Untuk agenda sidang lanjutannya akan digelar pada 22 Desember mendatang, dengan agenda jawaban (pembelaan) dari terdakwa atas tuntutan JPU,” tukasnya. (gus)

BREBES - Sedikitnya 53 siswa dan siswi pelajar SMA di Kabupaten Brebes beramairamai mengikuti ujian pembuatan SIM di halaman Satlantas Polres Brebes Senin (13/12) kemarin. Itu menyusul adanya akses kemudahan pembuatan SIM bagi kalangan pelajar. Kebijakan tersebut diambil untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta demi terciptanya tertib lalu lintas di kalangan pelajar. “Kami memudahkan pembuatan SIM untuk pelajar, di mana ujian teori di sekolahsekolah. Setelah lulus ujian teori, pelajar bisa melanjutkan ujian praktek di halaman Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Brebes. Proses ujian tetap dijalankan sesuai prosedur yaitu dengan menjalani rangkaian test baik secara tertulis maupun praktek,” tutur Kapolres Brebes AKBP Beno Louhenapessy SIK MH melalui Kasatlantas AKP Matrius SIK. Menurut dia, pihaknya tengah menggencarkan operasi patuh lalu lintas. Sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, denda untuk pelanggaran lalu lintas yang tidak memiliki SIM

maksimal Rp 1 juta. Selain menertibkan pengguna jalan juga untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang saat ini mayoritas korban adalah pelajar. “Pelanggaran akibat surat berkendara maupun perangkat di kendaraan tidak lengkap, beberapa pelajar yang usianya di bawah 17 tahun namun sudah berkendara motor juga ditindak, apalagi di atas 17 tahun yang sesuai UU Lalu Lintas harus memiliki SIM,” ujarnya. Dari 53 peserta ujian SIM, hanya 15 pelajar yang lulus ujian teori. Nursidik (18), siswa kelas 12 SMA Negeri 1 Ketanggungan mengaku, dirinya merasa terbantu dengan program ujian SIM yang diselenggarakan Satlantas Polres Brebes. Meski sulit, dirinya berhasil melampaui ujian teori dan praktek, sehingga dinyatakan lulus. “Soal-soal pada ujian teori sangat membingungkan, sebab gambar-gambar rambu lalu lintas baru kali ni saya lihat. Namun syukur saya dapat lulus. Kemudian, saat uji praktek, karena grogi saya gagal. Namun akhirnya saya juga kembali lulus,” tutur Nursidik. (cw1)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

RAKOR - Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes menggelar rakor bersama para Ketua Kama Narkoba mengenai perkembangan peredaran narkoba.

Tiga Kecamatan Rawan Jalur Transit Narkoba PAGUYANGAN - Sejumlah daerah di wilayah selatan Kabupaten Brebes disinyalir sebagai daerah transit bagi peredaran Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya (Narkoba). Demikian disampaikan Sekertaris Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes Urip Rosidik SIP, dalam kegiatan Rapat Kordinasi (Rakor) bersama Ketua Kesatuan Masyarakat (Kama) Narkoba yang berasal dari Kecamatan Bumiayu dan Paguyangan, Senin (13/11) di Aula Kantor Kecamatan Paguyangan. Secara lebih spesifik dia menyebutkan wilayah Kecamatan Bumiayu, Paguyangan dan Bantarkawung dalam perkembangannya menjadi daerah transit bagi penyebaran narkoba yang penyebarannya ke wilayah Banyumas. “Dari beberapa kasus yang kami temukan, barang-barang tersebut masuk ke wilayah ini melalui kendaraan yang mengirimkan hasil bumi ke wilayah Jakarta. Namun saat kembali ke sini, kendaraan tadi juga membawa barang terlarang seperti narkoba yang kemudian disebarkan di sini hingga ke wilayah Banyumas dan Cilacap,” terang Urip. Narkoba yang disinyalir masuk ke wilayah tersebut yakni dari jenis ganja. Menyikapi perkembangan tersebut, BNK kabupaten Brebes berupaya melakukan pencegahan dengan menitik beratkan peran serta masyarakat melalui keberadaan Kama Narkoba yang ada

di tingkat desa. “Pencegahan minimal dapat dilakukan dengan sosialisasi mengenai Pemberantasan, Pencegahan Penanggulangan peredaran gelap narkoba ( P4GN), atau melaporkan setiap kegiatan yang terjadi yang dicurigai,” ucap Urip. Dia menegaskan pihaknya gencar melakukan sosialisasi untuk mencegah maraknya pemakai dan peredaran narkoba.Kegiatan sosialisasi mencegah peredaran narkoba dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat yang memiliki akses dan jalur sampai ke desa-desa. Tak hanya itu, pihaknya juga gencar melakukan pembinaan terhadap anak-anak mulai dari usia dini agar terhindar dari bahaya narkoba. “Narkoba merusak sendi kehidupan bangsa. Pemakainya sudah marak dan tidak hanya di kota besar tapi hingga kecamatan dan pedesaan. Maka, fungsi BNK akan ditingkatkan lagi untuk pemberantasan, peredaran serta penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya. Karenanya menurut dia, BNK selalu menerapkan langkah preventif (pencegahan) dan refresif (penindakan) guna memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Brebes. “Langkah refresif atau penindakan dengan penyelidikan, kita lakukan bersama jajaran Satuan Narkoba Polres Brebes. Dimana selama tahun 2010 ni kita telah menindak sebanyak 15 kasus,” pungkasnya. (pri)


SAMBUNGAN

SELASA 14 DESEMBER 2010

9

RADAR TEGAL

AHMAD DHANI

ANDI SORAYA

Dipuji Punya Suara Bagus, Serius Nyanyi

Tak Tahu Dewi Persik Berfoto Syur DOK.RATEG

Dhani

FOTO topless Dewi Persik yang beredar di internet dipermasalahkan FPI. Sang bos, Ahmad Dhani pun terkena dampaknya. Namun sebenarnya Dhani tidak tahu Depe berfoto syur di studionya. Dalam foto tersebut, mantan istri Saipul Jamil itu tampak menutupi dadanya dengan rambutnya yang panjang. Depe, Rabu (24/11) membenarkan kalau foto syurnya itu adalah

dirinya. Namun, dia mengaku tidak ingat kapan tepatnya foto tersebut diambil. Pemilik goyang gergaji itu hanya ingat kalau foto tersebut diambil saat dirinya berada di ruang make-up di kantor Republik Cinta Manajemen milik Ahmad Dhani. Saat itu, ia sedang menggarap video klip. Namun, pihak Dhani mengaku tidak tahu jika ada artisnya yang berfoto syur seperti itu di

SETELAH bebas dari penjara, Andi Soraya langsung terjun ke dunia tarik suara dengan merilis single ‘Terpisahkan’. Kemampuan vokal Andi pun mendapat pujian dari sang anak, Darren Starling. “Dia selalu muji aku, dia bilang mama suaranya bagus,” ujar Andi senang, ditemui usai tampil di acara musik ‘Sensasi Artis’ di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (13/12). Melihat dukungan yang begitu besar dari anaknya yang berumur 8 tahun itu, Andi semakin semangat. Bintang film ‘Ku Tunggu Jandamu’ itu pun ingin serius berkarier di dunia tarik suara. “Makanya aku pikir kenapa juga aku nggak serius jadi penyanyi,” tutur perempuan kelahiran Jakarta, 18 Juni 1976 itu. Andi mengaku pernah mengikuti kursus menyanyi saat dirinya masih duduk di bangku SMA. Untuk lagu yang juga menjadi soundtrack film ‘Pengakuan Seorang Pelacur’ itu, ia membuat konsepnya sendiri sekaligus memproduseri lagu tersebut. (dtc)

studionya. “Dhani nggak tahu dan nggak memperhatikan. Yang diperhatikan itu ya masalah kerjaan ya profesional,” jelas pengacara Dhani, Syamsul Huda saat dihubungi via ponselnya, Senin (13/12). Selain itu, Syamsul juga menanggapi soal tudingan kalau kliennya mempekerjakan artis porno. “Ya dasar hukumnya apa? Hukum pidana itu logika, harus jelas,” tegasnya. (dtc)

CUT TARI & YUSUF SUBRATA

Ingin Kembali Hidup Normal SUAMI Cut Tari, Yusuf, menyampaikan harapannya terkait kasus video porno yang tengah menimpa sang istri. Ia ingin hidup normal kembali setelah kasus video porno Tari berakhir. Hal itu disampaikan Yusuf

saat menggelar jumpa pers seusai Tari memberikan kesaksian di sidang Ariel di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (13/12). “Kami mohon pertolongan, ya selepas itu kami jalani. Kalau

dijalani baik, ya sudah hasilnya pasti baik. Mudah-mudahan semuanya normal lagi,” jelas Yusuf. Yusuf ingin sang istri mengambil hikmah dari kasus yang dialami. Yusuf pun berharap

karier Tari akan kembali gemilang. “Buat saya, ini kan semua peristiwa, pasti ada hikmahnya. Mudah-mudahan istri saya mengambil hikmahnya,” papar Yusuf. (dtc)

Sidang Putusan Korupsi BKK Ditunda dari halaman 3 Terdakwa Jabidin, sesuai tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Haryono SH, dituntut hukuman 8 tahun penjara. Selain itu, terdakwa dituntut denda Rp 200 juta, serta berkewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 3,5 miliar. Sedangkan terdakwa Ponco Edi Amanto, dituntut lebih ringan yakni 5 tahun penjara.

Selain tuntutan hukuman, yang bersangkutan dituntut denda sebesar Rp 150 juta. Denda maupun uang pengganti, menurut JPU, dibayar setelah putusan atau setelah memiliki keputusan hukum tetap, dan berapa putusan yang dijatuhkan terhadap keduanya menunggu tiga hari. Kedua terdakwa diajukan ke Pengadilan, karena perbuatannya hingga merugikan keuangan negara, Cq Pemerintah Pro-

vinsi Jateng, serta keuangan pemerintah Kota Tegal. Selaku Kasir BKK, Jabidin diketahui dalam bekerjanya tak sesuai aturan. Sebagaimana dakwaaan JPU, Jabidin telah amelakukan aksi pencarian kredit. Ternyata kredit tersebut fiktif. Kredit itu dibuat atas namanya. Sedang aksi itu dilakukan dari tahun 2001 hingga tahun 2006. Uang milik nasabah diambil-

nya setiap hari, dengan tanpa dilaporkan pada pimpinan. Akibat perbuatannya sehingga negara dirugikan hingga sebesar Rp 3, 8 miliar. Sementara penasehat hukum terdakwa yakni Fajar Ari Sadewo SH dan Eddi Praptono SH mempertanyakan uang sebesar tidak semuanya dinikmati kliennya. ’’Karena harusnya ada terdakwa lain, selain kedua klien kami ini,” kata Fajar. (din)

KPK Nobatkan Ditjen Perbendahaan Teratas dari halaman 3 KPPN Tegal yang menjadi bagian dari Ditjen Perbendaharaan tentu saja merasa bangga atas pencapaian tersebut. Hal ini juga tidak luput dari kerjasama 107 Satuan Kerja (Satker) di wilayah kerja KPPN Tegal yang mencakup Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes, serta Pemalang. Kerjasama tersebut di antaranya, Satker yang akan melakukan pencairan anggaran melalui KPPN Tegal tidak memberikan iming-iming atau Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN)

dengan petugas. Pihaknya juga kembali menekankan kepada seluruh bendaharawan kantor bahwa semua pelayanan yang diberikan KPPN Tegal dilakukan tanpa biaya alias gratis. Jika pada praktiknya ada petugas yang meminta atau sebaliknya, ditegaskannya, maka akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang ada. Untuk itu, pada Rabu (8/12) bertempat di Aula KPPN Tegal dilakukan sosialisasi langkah-langkah akhir tahun yang diikuti 18 perwakilan bank persepsi di wila-

yah kerja KPPN Tegal. Kegiatan lain juga dilakukan pada Sabtu (11/12) di tempat yang sama dengan menggelar sosialisasi tentang Surat Perintah Membayar (SPM) yang diikuti oleh Petugas Pengelola Anggaran Belanja Pegawai (PPABP) dari 105 satuan kerja. Ke depan, atas pencapaian yang berhasil diraih Ditjen Perbendaharaan, pihaknya dan seluruh pegawai KPPN Tegal siap melanjutkan reformasi dan berkomitmen melawan korupsi serta gratifikasi. Khusus kepada satuan kerja

yang ada, pihaknya juga berharap agar realisasi anggaran belanja tidak menumpuk di akhir tahun. Saat ini terdapat 40 persen realisasi anggaran yang belum dicairkan. ’’Pencapaian Ditjen Perbendaharaan mendapatkan predikat nomor 1 dalam diseminasi Penilaian Inisiatif Anti-Korupsi 2010 merupakan kerja keras seluruh pegawai dan stakeholder. Pencapaian ini akan terus kami pertahankan dan tingkatkan, sehingga KPPN Tegal dan Dirjen Perbendaharaan pada umunya bebas dan bersih dari KKN,” jelasnya. (gun)

Realisasi Perizinan Menurun dari halaman 3 selamanya. Sehingga penurunan tadi, lantaran banyak izinizin yang masih berlaku atau belum kadaluarsa pada tahun ini. Mengenai biaya pembuatan izin, Harnoto mengatakan, dalam mengajukan permohonan izin baru atau perpanjangan besaran biayanya bervariasi. Ini tergantung dari jenis-jenis atau macam perizinannya. Namun demikian, besarannya sudah ditetapkan dengan

Peraturan Daerah (Perda) tentang perizinan. Lebih lanjut Harnoto menjelaskan, jenis perizinan meliputi izin pemakaman dan pengabuan, pemakaian kekayaan daerah, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Ganguan (HO), serta izin trayek dan insidentil. Selain itu, juga ada Izin Usaha Pariwisata, Izin Usaha Penggilingan Padi, Izin Usaha Perdagangan, serta Tanda Daftar Perusahaan. Di samping itu juga terdapat

Izin Usaha Industri, Tanda Daftar Industri, Izin Jasa Konstruksi, Izin Reklame, dan izinizin bidang kesehatan. Sedangkan non perizinan di antaranya, rekomendasi prinsip, keramaian atau tontonan, pemakaian Alun-Alun Kota Tegal, serta sertifikat laik sehat. ’’Dalam pelayanan perizinan ada tiga tahap. Praizin yakni pemprosesan izin dan pascaizin. Dalam mengeluarkan izin pun tidak hanya BP2T, namun berkaitan pula dengan instansi

lainnya sesuai jenis perizinannya,” jelas Harnoto. Meski perizinan dan non perizinan yang dikeluarkan menurun, lanjut Harnoto, namun BP2T optimis pada akhir tahun nanti realisasi pemasukannya dapat sesuai target, yakni Rp 954.4888.000. ’’Alasannya, hingga November saja realisasinya sudah mencapai 94,99 persen. Jadi kekurangannya yang 5,01 persen akan tercapai pada Desember ini,” katanya. (adi)

Terompet Wonogiri Banjiri Kota ’Bahari’ dari halaman 3 Selidik punya selidik, ternyata puluhan pedagang terompet tersebut bukan warga Kota Tegal dan sekitarnya. Namun, penduduk Wonogiri yang sengaja datang ke Kota Tegal guna memasarkan terompetterompet karya mereka. MADE IN WONOGIRI Seorang pedagang terompet yang mangkal di Alun-Alun Kota Tegal Narto (40), warga Desa Bulukerto, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri, mengatakan, kecamatannya memang terkenal dengan sentra terompet Tahun Baru. Sebab, menurut dia, hampir seluruh warga Bulukerto ’berprofesi’ sebagai pembuat dan pedagang terompet. Namun, untuk memasarkannya tidak hanya di dalam daerahnya. Tetapi, tidak sedikit pula yang memasarkannya hingga keluar kota. ’’Saya setiap tahun ke Kota Tegal pada saat menjelang Tahun Baru hanya untuk menjual terompet,” katanya saat ditemui Radar Senin (13/12). Menurut Narto, tahun ini dia bersama 10 rekannya berbondong-bondong ke Kota Tegal guna menjual terompet karya mereka. Untuk sementara, dia dan 10 rekannya mengontrak sebuah rumah di Karanganyar, Kabupaten Tegal, sebagai tempat singgah.

’’Tahun ini saya membuat 3.000 terompet. Jenisnya bermacam-macam. Ada model oncot, drot, ular naga, ular kobra, serta brem. Yang lain pun modelnya sama semua,” ujarnya. Mengenai harga, lanjut Narto, bervariatif tergantung modelnya. Terompet oncor paling murah, yakni Rp 3 ribu. Sedangkan drot Rp 5 ribu, naga dan cobra Rp 7 ribu. Aneka terompet ini mulai dijajakan sejak sepekan lalu. Narto juga menuturkan, tingkat penjualan tahun ini mengalami penurunan. Biasanya, menurut dia, Tahun Baru kurang 2-3 minggu lagi sudah banyak orang yang membeli. Bahkan, habis terjual 20-30 terompet. Namun, lanjut dia, saat ini per harinya rata-rata baru 15-an terompet terjual. Padahal tahun baru hanya tinggal 18 hari lagi. Hal yang sama diungkapkan Paijo (30), penjual terompet di samping Kantor Polisi AlunAlun Kota Tegal. ’’Saya juga asli Wonogiri. Saya ke Kota Tegal bersama 8 rekan lainnya dengan menggunakan truk, yang disewa seharga Rp 1,5 juta. Tujuan saya kemari hanya untuk menjual terompet buatan saya,” bebernya. Paijo mengaku, dia sudah puluhan tahun mengunjungi Kota Tegal setiap akhir tahun. Bahkan, dia sudah menjadikan itu sebagai agenda tahunan. Bersama teman-temannya, Paijo

mengontrak rumah untuk singgah di wilayah Pasar Pagi, Kota Tegal. Menyambut Tahun Baru 2011, imbuh Paijo, dia membuat terompet sebanyak 2.000 dan semuanya dipasarkan di Kota Tegal. Apabila sebelum Tahun Baru barang sudah habis, dia dan rekan-rekannya langsung kembali ke kampung halaman. Menurut dia, orang yang membeli terompetnya tidak hanya untuk pribadi. Namun, para bakul asli dari Kota Tegal pun mengambil barang karya dia dan teman-temannya guna dijual kembali. ’’Di Kota Tegal tidak ada pembuat terompet. Semua terompet yang ada di sini merupakan produk warga Wonogiri,’’ katanya. ’’Sementara, apabila ada orang Tegal yang menjual terompet, itu merupakan hasil karya kami. Sebab, kulakannya di kita,” lanjut Paijo. Terkait penjualan terompet untuk tahun ini, Paijo mengatakan, terjadi penurunan daya beli dari masyarakat. Itu bisa terlihat dari masih minimnya hasil penjualan, meski Tahun Haru hanya tinggal beberapa hari lagi. ’’Biasanya, saat-saat seperti sekarang pembeli sudah ramai. Namun, ini tidak begitu. Dalam sehari saya hanya menjual 20 terompet. Sedangkan tahun lalu bisa menjual hingga 30 terompet

per hari,” katanya. Dia juga mengeluhkan mahalnya bahan-bahan yang digunakan untuk membuat terompet. Sementara, harga terompet sendiri tidak ada kenaikan, masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni paling murah kisaran Rp 3-7 ribu, tergantung modelnya. Sementara, seorang pembeli terompet Novelia (32), warga Jalan Solor, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, menuturkan, alasannya membeli terompet lantaran anaknya merengek terus minta dibelikan. Jadi, dia terpaksa dibelikan agar hati sang buah hati terhibur. ’’Saya beli terompet bukan lantaran untuk Tahun Baru-an nanti. Tetapi karena anak saya minta terus, sampai nangisnangis,” ujarnya. Novelia mengaku, dia sangat sulit mencari terompet seperti ini jika tidak mendekati Tahun Baru. Sebab, jenis terompet tersebut muncul hanya pada moment Tahun Baru. ’’Dan mungkin di sini (Kota Tegal, Red) tidak ada yang membuatnya, sehingga selain moment Tahun Baru terompet tidak ada di pasaran,’’ ujarnya. ’’Kalau memang di sini ada yang membuat, tentunya meski tidak Tahun Baru akan mudah dicari. Sebab, barang tersebut digemari anak-anak,” lanjutnya. (adi mulyadi)

Tiga Perda Dinilai Kadaluarsa dari halaman 3 ’’Namun, keberadaan Perda yang mengatur retribusi tapi ternyata tidak relevan lagi dengan kondisi yang ada. Itulah salah satu yang membuat PAD tak maksimal. Sehingga kami minta pada tahun 2011 pemkot konsentrasi melakukan revisi atas Perda-Perda yang kadaluarsa,” sambung Enny. DRAFT RAPERDA Secara terpisah, Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD

Kota Tegal Stella Emilina mengungkapkan, selain konsentrasi terhadap pembuatan Perda inisiatif, pada tahun 2011 pihaknya juga minta pemkot melakukan kajian atas Perda-Perda yang sudah kadaluarsa isinya. Sehingga, menurut dia, pada tahun 2011 jumlah Perda yang kadaluarsa sudah terkurangi. Karena, Stella mengatakan, berdasarkan hasil pembahasan Baleg ternyata banyak Perda yang mendesak direvisi dengan alasan konsiderannya sudah

tak sesuai. ’’Kami telah menargetkan pada tahun 2011 masing-masing komisi harus mengajukan satu draft Raperda insiatif. Soal Perda apa, kami serahkan pada masing-masing komisi,’’ ujar Stella. ’’Namun, dengan satu catatan, draft Raperda insiatif harus bersifat mendesak. Soal anggaran, sekretariat dewan (setwan) telah mengalokasikan anggaran untuk itu,” lanjutnya. (hun)

Wajah Perajin Petasan Terbakar dari halaman 3 dan kiri cucunya terbakar. Seketika itu pula Gustin dilarikan ke Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Harapan Anda, Kota Tegal, guna mendapatkan pertolongan. ’’Saat itu Gustin lagi membuat deles mercon (sumbu petasan, Red). Kemungkinan, saat memlintir-nya di dalam deles ada krikilnya, sehingga tergesek terus nggebros (menimbulkan ledakan, Red)” katanya dengan logat campuran IndonesiaTegal Senin (13/12). Meri menjelaskan, dia dan cucunya sudah tahunan memproduksi petasan. Namun, baru kali ini mendapatkan musibah.

Beruntung api tidak menjalar ke bagian rumah lainnya. Karena begitu kejadian, Meri langsung menyiramnya dengan air. ’’Untuk memenuhi kebutuhan hidup, saya dan keluarga mengandalkan dari hasil memproduksi mercon ini,” aku Meri. SENTRA PETASAN Sepulang dari RSUI Harapan Anda, sambil menahan sakit yang ditimbulkan dari luka bakar, Gustin menuturkan, kejadiannya begitu cepat. Sehingga tidak tahu penyebab nggebros-nya bahan petasan tersebut. ’’Yang jelas, tahu-tahu bros gitu tok. Biasanya sih belum pernah seperti ini. Mungkin se-

karang karena lagi apes saja,” ujarnya. Sementara, dari petugas jajaran Polsek Tegal Barat segera mengamankan bahan-bahan petasan yang ada. Di antaranya, serbuk obat petasan sebanyak 2 kg serta ribuan petasan yang belum sempat diisi serbuk dengan berbagai ukuran. Kapolsek Tegal Barat Kompol Moch. Syahri menegaskan, semua bahan-bahan petasan diamankan di mapolsek. Sedangkan pemilik akan dimintai keterangan. ’’Kita akan pantau terus daerah Kemandungan agar tidak berkembang. Karena di situ terkenal dengan sentra pembuat petasan,” tandasnya. (adi)

Proyek Pembangunan Gedung ... dari halaman 3 menjadi 63 orang. Ditambahkan Ojat, apabila persiapan pembesian dihitung,

sebenarnya sudah tidak terjadi lagi keterlambatan. Pihaknya optimis pelaksanaan pembangunan bisa selesai tepat waktu. Dalam proses pengecoran

lantai bekerjasama PT Teguh Raksa Jaya (TRJ) dan campuran beton diujikan di laboratorium Universitas Jenderal Sudirman (Unsoed), Purwokerto. (hun)

Habiskan Rp 125 Juta Sumbangan ... dari halaman 3 negeri dan mengenal secara langsung budaya di seluruh wilayah nusantara menjadi modal utama dia, sehingga bisa bertahan hingga sekarang. Meski kerap bermalam di kuburan, masjid, emperan took, dan sebagainya, dia mengaku puas. Bahkan, saat difitnah mencuri kotak amal di sebuah masjid

serta dipukuli warga, dia juga tidak melawan dan menjadikannya sebagai pelajaran. Kini, di bukunya yang sedikit kusam, dia mendapatkan berbagai tanda tangan dan dukungan mulai dari mantan Kapolri Sutanto, menteri Kebudayaan dan Pariwisata, menteri Perhubungan, serta sejumlah pejabat di daerah, pusat, dan perwakilan di negara Asia menjadi bekal

untuk naik kapal laut atau pesawat secara cuma-cuma. ’’Dari Kota Tegal saya akan meneruskan perjalanan ke Purwokerto dan Jogjakarta melalui jalur selatan. Selanjutnya, akan menuju Jakarta melalui jalur pantura dan berharap agar bisa bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai penutup perjalanan selama 15 tahun,” terangnya. (*)

KUKUH PUNYA CARA MENANGGULANGI SAKIT MAAG Penyakit maag adalah luka pada lapisan pencernaan akibat kelebihan asam pada lambung. Ada tiga penyebab utama maag yaitu waktu makan yang tidak teratur, kandungan makanan dan pikiran yang tegang (stress/depresi). Kebiasaan makan orang Indonesia membuat penyakit ini akrab di negeri ini. Penyakit asam lambung terkadang dianggap ringan oleh penderitanya. Padahal jika asam lambung ini naik ke tenggorokan, dapat menyebabkan kerusakan saluran tenggorokan. Penyakit ini, sebenarnya dapat dicegah. Kita perlu mengetahui cara mengatur kebiasaan makan dan mengerti mengenai peranan posisi tubuh kita. Cara lainnya adalah dengan mengkonsumsi Gentong Mas, suplemen kesehatan yang berbahan dasar Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utama terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan mampu menjadi antisipator, selain sebagai penyembuh asam lambung. Pengalaman KUKUH SUBIANTO, 52 tahun, penderita asam lambung patut kita simak. Telah dua tahun lamanya, Kukuh Subianto menderita Asam Lambung. Ia yang juga menderita kolesterol tinggi, seringkali merasakan perutnya sakit, kakinya bengkak dan tubuhnya lemas ketika dua penyakit itu datang menye-

rang. Kukuh mengatakan, mungkin karena ketika muda kurang menjaga pola makan dan terbiasa mengkonsumsi makanan yang enak, maka diusianya yang telah melewati setengah abad ini, ia diganjar dengan penyakit yang menganggu ini. “Dulu kaki saya sering bengkak. Badan pun terasa lemas dan perut

sakit. Tapi sejak saya minum Gentong Mas, keluhan-keluhan saya itu sudah tidak terasa lagi. Badan saya jadi sehat dan bengkakbengkak pun sudah hilang.” Jelas Kukuh yang telah mengkonsumsi Gentong Mas secara rutin selama 2 bulan. Kukuh menjelaskan, Setelah minum Gentong Mas selama 5

kotak ia merasakan manfaatnya. ”Cobalah minum Gentong Mas karena saya sendiri merasakan manfaatnya. Berbeda dengan obat kimia yang memiliki efek samping, Gentong Mas ini aman untuk dikonsumsi karena terbuat dari bahan-bahan alami.” Terang pria yang bekerja sebagai jasa konstruksi ini. Selain dirinya, rupanya ayahnya pun yang telah berusia lanjut mengkonsumsi Gentong Mas juga. Selain mengandung Gula Aren dan Nigella Sativa, dalam Gentong Mas pun terdapat Phytosterol yang dapat menormalkan kolesterol. Selain itu Niacin pada Gula Aren, yang menjadi bahan utama Gentong Mas, efektif menurunkan LDL (kolesterol jahat). Kandungan Omega 3 dan Omega 6 dalam Gentong Mas dipercaya efektif menurunkan LDL dan menaikkan HDL (kolesterol baik). Gentong Mas dibuat dari bahan murni pilihan dan diproses alami tanpa campuran bahan kimia dan tanpa pengawet. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek / toko obat terdekat atau hubungi:


CMYK

RADAR BREBES

10

SELASA, 14 DESEMBER 2010

PERTANIAN

Sutiyoso Lantik DPK PKPI Brebes

PPL Tuntut Perda Bapeluh BREBES- Puluhan tenaga petugas penyuluh lapangan (PPL) di Kabupaten Brebes mendatangi DPRD Brebes, Senin (13/12). Mereka meminta penerbitan Perda tentang penguatan kemandirian kelembagaan Badan Pelaksana Penyuluh (Bapeluh). Sebab saat ini Bapeluh dianggap masih berada dibawah bayangbayang institusi lain. “Bapeluh seperti masih kurang vitamin karena hanya produk dari Perbup, seharusnya ditingkatkan menjadi Perda sebagai payung hukumnya,” tutur perwakilan penyuluh, Ahmad Sayidi. Selain sesuai amanat peraturan di atasnya, Perda yang meningkatkan status Bapeluh itu juga merupakan hasil kesimpulan dari sejumlah pertemuan, seminar dan lokakarya tentang penyuluh. “Bapeluh nantinya bisa mengayomi seluruh penyuluh baik pertanian, perikanan, peternakan dan kehutanan secara mandiri. Tidak digabung dengan instansi lain tapi mandiri agar lebih fokus. Selain itu potensi daerah masih memerlukan kerja keras dari penyuluh,” lanjutnya. Senada, Ketua Komisi Penyuluh Kabupaten Brebes Soewardi Wirjaatmadja SH menyatakan kemandirian Bapeluh merupakan sikap yang taat azaz, sehingga Perda harus direalisasikan secepatnya. “Terkait struktur lembaga nantinya, tidak harus dijabat pejabat struktural, tapi bisa saja pejabat fungsional sebagaimana aturan Permendagri, tidak perlu memandang pangkat segala,” tandas dia. Dalam audiensi yang digelar di ruang komisi IV DPRD Brebes itu, Wakil Ketua DPRD Brebes drh HM Agus Sutrisno dan HM Asmawi Isa SH menyatakan akan menindaklanjuti usulan itu secepatnya. (cw1)

LEGISLATIF

HARVIYANTO/RADAR BREBES

AUDIENSI - Forum Conecting Kemitraan BKM Kabupaten Brebes saat mengadakan audiensi dengan Pimpinan DPRD.

BKM Minta Kemitraan dengan DPRD BREBES - Forum Conecting Kemitraan BKM Kabupaten Brebes Senin (13/12) melakukan audiensi dengan pimpinan DPRD Kabupaten Brebes. Mereka meminta agar dana aspirasi bisa disalurkan ke masyarakat melalui BKM. Koordinator Forum Conecting Kemitraan BKM Kabupaten Brebes Makmuri seusai melakukan audiensi mengatakan, dalam pertemuan tersebut, pihaknya telah memaparkan hasil kinerja BKM dalam menyalurkan dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM). Program itu merupakan program pemerintah pusat selama tiga tahun, baik berupa fisik, sosial maupun ekonomi. Dikatakan, keberadaan BKM selama ini memang sangat dirasakan masyarakat. Hal ini lantaran dana yang dikelolanya bisa dilaksanakan sesuai sasaran. Untuk itu, pihaknya melakukan audiensi baik dengan pimpinan DPRD mapun SKPD untuk mengadakan kemitraan dalam menyalurkan dana aspirasi yang selama ini banyak menuai protes, lantaran tidak sesuai sasaran. “Kami datang untuk menawarkan kemitraan bersama DPRD dan SKPD dalam proses penyaluran dana pembangunan, khususnya yang bersumber dari APBD melalui aspirasi dewan,” jelasnya. (cw3)

PENDIDIKAN Siswa Jadi Sasaran Sosialisasi Kamtibmas PAGUYANGAN - Sebanyak 840 siswa SMP Negeri 01 Paguyangan, Senin (13/12) mendapatkan pembekalan mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta ketertiban lalu lintas dalam kegiatan sosialisasi Kamtibmas dan Lalulintas yang digeler di lapangan sekolah tersebut. Hadir sebagai pembicara Kataud Polsek Bumiayu Aipda Hadi Subeno. Dalam pemaparannya, dia menyampaikan mengenai pentingnya meningkatkan kesadaran berlalu-lintas terutama bagi para pelajar. Sosialisasi kali ini meliputi, peraturan penggunaan helm standar Nasional Indonesia (SNI), menyalakan lampu di siang hari, dan kelengkapan-kelengkapan kendaraan bermotor. “Dikeluarkannya UU No 22 Tahun 2009 dimaksudkan untuk mewujudkan manusia Indonesia yang tertib dalam berlalu lintas dengan mematuhi peraturan dan rambu-rambu lalu lintas serta memiliki budaya peduli yang tinggi dalam menjaga dan memelihara sarana lalu lintas yang ada. Dengan UU ini diharapkan dapat mengurangi resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya,” kata Subeno. Sementara terkait Kamtibmas, dia mengingakan para siswa untuk menghindari narkoba, video porno dan tindakan lain yang melanggar perundang-undangan. Menurut dia, kenakalan remaja dapat terbagi dalam tiga kategori yakni kenakalan ringan, sedang dan berat. “Kenakalan ringan yang biasa dilakukan pelajar misalnnya nyontek dan merokok maupu bolos sekolah,” katanya. (pri)

CMYK

JATIBARANG - Letnan Jendral (Purn) TNI DR Sutiyoso SH Senin (13/12) kemarin melantik Pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Brebes. Sutiyoso yang merupakan Ketua Umum DPP PKPI datang dengan sambutan meriah warga Desa Klikiran, Kecamatan Jatibarang. Bahkan sebelum sampai ke lokasi pelantikan, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut disuruh turun oleh panitia dari mobilnya untuk kemudian diminta naik andong yang telah disediakan. Dalam pelantikan tersebut, Tarmudi SE didaulat untuk menjadi Ketua Umum DPK PKPI Brebes. Dalam orasi politiknya, Sutiyoso mengatakan meski PKPI merupakan partai kecil, namun keberadaannya sudah mulai banyak dikenal masyarakat. Bahkan ke depan dengan menggunakan kendaraan politiknya tersebut, dirinya siap untuk maju dalam bursa pemilihan Presiden. “Meski saya banyak dipinang untuk masuk ke partai-partai

besar, namun saya memutuskan untuk memilik masuk ke PKPI. Ini mengingat sebelumnya Alm Jendral Purn Edi Sudrajat sudah memberikan amanah kepada saya untuk melantutkan kepemimpinan partai yang dibentuknya,” terangnya. Dikatakan, pengalamannya memimpin selama 40 tahun baik selama di TNI maupun saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sudah dianggapnya cukup untuk maju dalam bursa Capres kedepan. Untuk itu pihaknya meminta kepada masyarakat Brebes untuk bisa mendukung dirinya dalam Pilpres mendatang. Ia mengaku, saat ini partaipartai besar sudah mulai melakukan langkah politiknya untuk mematikan partai-partai kecil. Salah satunya dengan meminta parlemen treshould dinaikan dari sebelunya 2,5 persen perolehan suara menjadi 5 persen. “Bahkan ada yang meminta sampai 7 persen perolehan suara. Ini jelas akan membunuh tatanan demokrasi di Indonesia,” katanya. (cw3)

Lomba Kebersihan Mulai Dinilai ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

VOTING - Anggota DPRD yang menyetujui penetapan APBD 2011 memberikan suaranya dengan berdiri, kemarin.

DPRD Tolak APBD 2011 Minta Dibahas Kembali BREBES- Enam dari delapan fraksi DPRD Kabupaten Brebes menolak menetapkan RAPBD TA 2011 ditetapkan sebagai APBD pada rapat paripurna yang digelar Senin (13/12) kemarin. Rapat yang digelar sekitar 14.00 WIB di ruang Komisi III DPRD itu juga berlangsung cukup tegang. Akibat penolakan itu, otomatis penetapan RAPBD 2011 ditunda dan bakal dibahas kembali. Usulan RAPBD 2011 tersebut dinilai belum ideal dan perlu ditinjau ulang kembali. Keenam fraksi yang meminta dibahas ulang adalah Fraksi Gerindra Hanura Kebangsaan (FGHK), FPKS, FPAN, FPD, FPKB dan FPDIP. Sementara Fraksi Partai Golkar dan Fraksi PPP menyatakan menyetujui penetapan Raperda tersebut. Anggota FPKS Abdullah Syafaat menilai usulan RAPBD 2011 tidak seimbang antara PAD dan belanja. Begitu juga dengan alokasi belanja langsung dan belanja tidak langsung tidak seimbang. Artinya, porsi untuk rakyat sangat sedikit dan habis untuk belanja rutin dan belanja pegawai. “Ini jelas belum menunjukan keberpihakan pada rakyat dan Permendagri 27 tahun 2010, be-

lanja langsung turun Rp 110 milliar. Padahal pada hakikatnya APBD bersumber dari rakyat, maka harus mementingkan rakyat,” ujarnya. Senada, juru bicara Fraksi Partai Gerindra Hanura Kebangsaan (GHK) Wahidin menyatakan, fraksinya meminta ditundanya penetapan APBD 2011, karena belum menunjukan keberpihakan terhadap masyarakat dan perubahan daerah kedepan. “RAPBD 2011 belum memenuhi rasa keadilan masyarakat, di mana belanja langsung turun kurang lebih sampai Rp110 M. Hal ini tidak sesuai dengan amanat Permendagri nomor 37 tahun 2010 tentang prinsip-prinsip anggaran, yaitu salah satunya adalah efisiensi anggaran. Karena itu, segera dibahas secara betul-betul dalam pembahasan di masingmasing komisi dan badan anggaran,” ujarnya. Sementara FPP dan FPG menyetujui dengan alasan mendukung program pembangunan. Namun demikian, FPG berharap optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah oleh SKPD agar ditingkatkan. DIVOTING Kendati emam fraksi menyatakan Raperda RAPBD Brebes TA 2011 ditinjau ulang. Namun penetapan RAPBD akhirnya divoting secara terbuka. Voting tersebut

diambil berdasarkan mekanisme yang berlaku. “Penetapan Raperda ini harus divoting per anggota dewan, keputusan diambil jika disetujui minimal 1/2 anggota yang hadir,” ujar Ketua DPRD Brebes H Illia Amin yang memimpin rapat tersebut. Penawaran tersebut sempat diinterupsi anggota FPKS, Abdullah Syafaat. Dia berpendapat, pandangan fraksi-fraksi yang mayoritas menghendaki penundaan penetapan Raperda tersebut sudah merupakan representasi keputusan final. Sehingga pembahasan ulang dikembalikan kepada komisi dan panitia anggaran. Namun demikian, voting tetap dilakukan. Dari 41 anggota dewan yang hadir, 29 orang memilih RAPBD ditunda dan dibahas ulang, sementara 13 orang menyetujui penetapan Raperda. Beberapa anggota terlihat berbeda sikap dengan pandangan pendapat yang diambil oleh fraksinya. Alhasil, penetapan ditunda sedang pembahasan menganai penundaan APBD 2011 selambatlambatnya sepuluh hari atau pada tanggal 31 Desember 2010. Wakil Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi menyatakan pada prinsipnya Pemkab Brebes menyerahkan kepada mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku. (cw1)

BREBES - Lomba kebersihan desa, lomba kepeloporan kebersihan masjid dan sekolah dinilai mulai Senin (13/12) kemarin. Tim Penilai yang terbagi dalam tiga kelompok ini pun terjun ke lokasi yang telah dipilih tim kecamatan. Dari hasil penilaian ini, nantinya akan dipilih juara 1, 2 dan 3. Bahkan untuk juara pelopor kebersihan akan mendapat hadiah umroh gratis dari Wakil Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi. Dalam kesempatan pertama, tim penilai mendatangi Kecamatan Brebes dan Wanasari. Seperti tim penilai lomba kebersihan desa yang dipimpin Drs Diding Setiadi, langsung ke lokasi melihat kondisi yang ada. Untuk Kecamatan Brebes sendiri diwakili RW IV Desa Kaligangsa Wetan, sedang di Kecamatan Wanasari diwakili RW I Desa Pebatan. Menurut Diding, dari pantauan pertama ini, kondisi kebersihan lingkungan yang masih kurang kebanyakan pada kebersihan,

saluran limbah rumah tangga dan keteduhan lingkungan. “Masih ada saluran yang tersumbat, juga kurang pohonpohon peneduh di pinggir jalan,” tandasnya. Karenanya, dalam kesempatan penilaian yang masih akan terus berlangsung hingga menyeluruh di 17 kecamatan ini, dia menghimbau kepada seluruh masyarakat lebih berbudaya bersih. Karenanya, dia juga tak segansegan untuk memberikan penyuluhan kepada aparat desa dan masyarakat setempat tentang pentingnya kebersihan. “Jangan hanya saat ada lomba saja, tapi kebersihan ini hendaknya dipelihara setiap ahri,” tandasnya. Sementara untuk lomba kepeloporan kebersihan masjid, dipimpin H Mabruri SH dan kebersihan sekolah dipimpin Drs Dasirin. Tim penilai ini akan terus mendatangi lokasi yang telah ditunjuk kecamatan untuk mewakili kecamatannya masing-masing. (cw1)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

NILAI KEBERSIHAN - Tim penilai lomba kebersihan desa saat melihat langsung kondisi kebersihan desa yang mewakili kecamatan.

Melihat dari Dekat Wisata Air Terjun Curug Putri, Sirampog

Potensi Wisata yang Perlu Pengembangan Lagi Kecamatan Sirampog merupakan salah satu daerah lumbung padi dan juga penghasil sayuran di wilayah Kabupaten Brebes, tanah pertanian di wilayah ini cukup subur sehingga mayoritas warga menjadikannya sebagai mata pencaharian untuk menopang perekonomian mereka. Bagaimana dengan potensi wisatanya? LAPORAN: TEGUH S SEBAGIAN besar wilayah Kecamatan Sirampog yang ada di bagian selatan Kabupaten Brebes ini berada pada dataran tinggi atau pegunungan, dengan suhu udara yang cukup sejuk. Selain dikenal sebagai lumbung padi dan daerah penghasil sayuran, Kecamatan Sirampog juga memiliki

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

ALAMI - Kondisi alam di sekitar Curug Putri tampak alami, namun potensi tersebut selama ini belum dapat dimaksimalkan.

potensi wisata alam, salah satunya yakni air terjun yang biasa disebut warga sekitar dengan sebutan Curug Putri. Curug Putri ini berada di Dukuh Padanama, masuk wilayah Desa Mendala yang dapat ditempuh selama 30 menit perjalanan dengan kendaraan dari pertigaan

Kalisalak Desa Benda, ruas jalan utama Tegal-Purwokerto. Sesampainya di Desa Mendala, kita masih harus melanjutkan perjalanan menuju dukuh Padanama. Akses jalan menuju lokasi Curug Putri memang cukup sulit selain belum diaspal, pengunjung yang ingin melihat keindahan alam

Curug Putri juga hanya dapat mengakses dengan menggunakan kendaraan sampai di pertengahan Dukuh Padanama. Sisanya kita harus menempuhnya dengan berjalan kaki menyusuri pematang sawah dan jalan setapak sejauh 500 meter, medan perjalanan juga cukup berat karena harus melalui tebing cukup terjal. Sesampainya di lokasi, Radar yang berkesempatan melihat langsung pesona keindahan alam Curug Putri, merasakan suasana alam yang masih asri. Curug Putri merupakan air terjun setinggi lebih kurang 35 meter dihiasi dengan tebing batu disisinya membentuk ukiran alami. Menurut Dirman (40), salah seorang warga Dukuh Padanama mengatakan, sebelumnya Curug Putri memiliki dua pancuran air yang juga sering disebut curug kembar. Namun seiring perjalanannya, debit air semakin mengecil sehingga hanya menyisakan satu air terjun saja. “Sejak saya lahir di sini, orang tua sudah menyebut lokasi ini

dengan nama Curug Putri. Saya sendiri tidak tahu sejarahnya, namun mereka sempat bercerita mengenai keberadaan seorang putri yang dikaitkan dengan curug tersebut. Sebelumnya memang air yang terjun ada dua, tapi sekarang tinggal satu karena debitnya berkurang,” kata dia. Sementara anggota DPRD Brebes asal Desa Mendala, Nasikun Hadikusmanto mengatakan, di Kecamatan Sirampog terdapat empat obyek wisata yang bisa dikembangkan, yakni Sumur Pengantin di Desa Dawuhan, Curug Putri di Desa Mendala, Air Panas di Desa Kaligiri dan Curug Awu di Desa Wanareja. “Sebenarnya lokasi-lokasi wisata itu bisa untuk dikembangkan, sebab memiliki nilai keindahan dan bisa menjadi daya tarik wisata sehingga mampu memberikan kontribusi bagi PAD dan juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitarnya. Namun sampai saat ini kondisi itu belum terlaksana,” katanya kepada Radar. (*)


OLAHRAGA

SELASA, 14 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

11

MAKIN DOMINAN LIMA LAGA TERAKHIR

- SELAMAT HARI NATAL DAN TAHUN BARU 2011, BUAT DIREKTUR, STAF DAN SEMUA KARYAWAN AXIS YANG TETAP AXIS DI AKTIFITASNYA. (MANTYO) 083861469xxx - SELAMAT TAHUN BARU 2011, BUAT TEMANKU JENGMAY YANG DI ADIWERNA, SEMOGA DI TAHUN BARU INI CEPAT2 DAPAT MOMONGAN DAN SEJAHTERA SELALU KELUARGANYA. 085869539xxx - Merry cristmas and hpy new year buat tmen SMA 4 angkatan 2008 yg merayakannya. 085742034xxx - IKAN SEMBILANG DIMASAK PEDAS, SELAMAT DATANG TAHUN DUA RIBU SEBELAS. SELAMAT MENEMPUH KEHIDUPAN TAHUN 2011, BUAR SEMUA WARGA KOTA TEGAL, SEMOGA DALAM PERJUANGAN BEKERJA DI TAHUN 2011 LEBIH SEMANGAT UNTUK MENGHASILKAN YANG MAKSIMAL. AMIN 083861469xxx - Qu mengucapkan selamat tahun baru 2011 untuk keluarga ku, semoga diberi: kesehatan, keselamatan, umur yang panjang, rezeki dll. 085786367xxx - Selamat Tahun Baru Islam 1432 H dan Happy new year 2011 buat my father di Bandung, sehat selalu. Amien. 085225129xxx - “meT NatAl dan TahUn BaRu bUat shbt SmP, SmU daN selAmanyA buaT Meiyeni Kristinap+keluarga. smoGa cpT dpt mOmongAn. By: Ika Aryanto. 082135035xxx - Selamat tahun baru buat kekasihku yulia di cikampek semoga sukses selalu. 081902601xxx

SEONGNAM V INTER MILAN

Amankan Tiket Final ABU DHABI - Tuntutan tap dengan skuad Inter. Hanya harus juara pada Piala Dunia saja, sederet pemain bintang Antarklub 2010 telah dibe- Inter masih ada yang belum fit. bankan kepada allenatore Inter Mereka sebelumnya sempat Milan Rafael Benitez. Bila gagal, mengalami cedera dan memtak ada ampun, dia dipecat. buat Inter kehilangan banyak Sebelum bicara soal gelar juara, pemain yang bikin performa Inter harus terlebih dulu lolos mereka melorot. ke final. Hanya saja, sekarang mereka Ya, sebagai juara Eropa, In- sudah mulai pulih dan siap ter berhak langsung tampil di dimainkan. “Ini kali pertama semifinal dan mereka akan dalam 100 hari terakhir di mana berhadapan dengan wakil Asia semua pemain dalam tim ini bisa Seongnam Ilhwa Chunma pada berlatih bersama,” bilang Dejan malam ini di Zayed Sport City Stankovic, gelandang Inter, Stadium, Abu Dhabi, malam seperti dikutip Inter Channel. nanti (tayangan langsung TV Selain itu, berbeda dengan di One pukul 23.00 WIB). Serie A di mana Samuel Eto?o Bicara soal reputasi Seong- tidak bisa dimainkan karena nam jelas ketinggalan jauh di skorsing tiga labelakang klub berjuluk Neraz- ga, di Piala Duzurri itu. Musim lalu, mereka nia Antarklub mencatat prestasi fantastis, tapi striker timnas saat masih ditangani Jose Kamerun itu Mourinho. Sekarang, di tangan bisa dimainBenitez, performa Inter merosot. kan. Setelah Di Serie A Liga Italia, Inter terlempar dari zona Eropa dan di pentas Liga Champions, mereka lolos ke babak 16 besar hanya sebagai runner-up grup di belakang Tottenham Hotspur. Melorotnya performa Inter membuat Moratti geregetan. Nah, situasi itulah yang diharapkan Seongnam Dejan bisa memberiStankovic kan pada mereka sedikit keuntungan. Sebab, kalau hanya berharap pada kemampuan teknis dan strategi di lapangan, Seongnam bukanlah lawan sepadan dengan Inter. “Kami sangat ingin menang atas klub terbaik di dunia. Jelas itu akan menjadi tantangan luar d u a biasa bagi kami. Kami juga ingin kekamenjadi klub Asia pertama yang lahan mampu melaju ke partai punberuntun cak,” koar Shin Tae-yong, peyang dialalatih Seongnam, di situs resmi mi, tentu meFIFA. reka tak ingin Bagi Shin, Inter memang tim kalah lagi. yang hebat. Namun, bukan Lagipula, Beberarti tidak terkalahkan. Senitez telah berteongnam juga memiliki pekad untuk memmain berkualitas seperti bawa pulang gegelandang asal Kolomlar juara dari bia, pemain terbaik Asia Abu Dhabi. Sasa Ognenovski, dan “Kami akan kiper nomor satu Korsel menang,” kata Jung Sung-Ryeong. Benitez. (ham) Namun, masih kalah man-

REAL MADRID 23/11/10 v Ajax Amsterdam 29/11/10 v Barcelona 04/12/10 v Valencia 08/12/10 v AJ Auxerre 12/12/10 v Real Zaragoza

4-0 0-5 2-0 4-0 3-1

Menang Kalah Menang Menang Menang

Away Away Home Home Away

BARCELONA 24/11/10 v Panathinaikos 29/11/10 v Real Madrid 04/12/10 v Osasuna 07/12/10 v Rubin Kazan 12/12/10 v Real Sociedad

3-0 5-0 3-0 2-0 5-0

Menang Menang Menang Menang Menang

Away Home Away Home Home

Messi

MADRID - Barcelona dan Real Madrid terus menancapkan dominasinya di Liga Primera Spanyol. Tanpa kesulitan mereka menghabisi lawan-lawannya pada pekan ke-15 kemarin dini hari. Barca melibas Real Sociedad 5-0 (20) dan Real menekuk Real Zaragoza 3-1 (2-0). Torehan tiga angka itu membuat dua raksasa Spanyol itu makin jauh dari kejaran rival-rivalnya. Barca berkuasa dengan koleksi 40 poin dan Real menguntit di posisi kedua dengan 38 poin. Pesaing terdekat mereka adalah Villarreal dengan 30 poin. Dengan keunggulan poin atas para pesaing serta konsistensi mereka pada musim ini, sepertinya tak akan beda dengan dua musim sebelumnya di Liga Primera. Ya, persaingan hanya akan terjadi pada dua klub utama, yakni Barca dan Real. “Tahun ini kami bermain lebih baik dari sebelumnya. Kami juga terus berkembang dari waktu ke waktu. Saya sangat mengagumi para pemain itu yang terus konsisten dengan performanya,” puji Josep Guardiola, entrenador Barca, kepada Marca. Kemenangan telak Barca atas Sociedad tidak lepas dari performa luar biasa striker asal Argentina Lionel Messi. Dia tampil hebat dan menciptakan dua gol di menit ke-47 dan 87. Gol lainnya dicetak David Villa (9), Andres Iniesta (33), dan Bojan Krkic (90). Bagi Messi, tambahan dua gol itu membuat dirinya menyamai koleksi gol winger Real Cristiano Ronaldo dengan 17 gol. Mereka berdua berbagi tempat sebagai pemain tersubur sementara ini dan unggul jauh atas pesaing terdekatnya Fernando Llorente (10 gol). “Mungkin orang mengiranya begitu mudah kami memenangkannya. Tapi, tidak seperti itu. Segalanya berjalan sulit terutama pada babak pertama ketika mereka bermain begitu tertutup di benteng pertahanan,” tutur Messi kepada Canal Plus. Bila bagi Messi, dia menyamai catatan gol Ronaldo, maka bagi Barca kemenangan itu membuat mereka terus melanjutkan rekor hebatnya belum terkalahkan dalam 21 pertandingan terakhir di semua ajang. Bukan hanya itu rekor mereka. Ya, sejak 13 November lalu, ketika menang atas Villarreal 3-1, Barca tidak pernah lagi kebobolan di semua ajang. Mereka melewati enam partai tanpa kebobolan. Lebih fantastis lagi lantaran mereka mampu mencetak 26 gol dari enam laga terakhir. Di kala Barca berpesta gol, Real juga tidak mau kalah. Bertamu ke La Romareda, markas Real Zaragoza, mereka menang 3-1 atas tuan rumah. Itu berkat gol Mesut Oezil (15), Cristiano Ronaldo (44), dan gel Di Mar (47). Satu gol tuan rumah dicetak Gabi dari titik putih di menit ke-54. Tanpa Sami Khedira dan Sergio Ramos yang absen lantaran cedera, Mourinho memainkan Lassana Diarra dan Alvaro Arbeloa sebagai pengganti mereka. Hasilnya, mereka bermain fantastis, terutama Diarra yang bermain luar biasa. “Lass adalah pemain terbaik di laga itu. Dia luar biasa dalam segala aspek. Ronaldo juga pemain yang luar biasa dan dia mampu mencetak gol yang fantastis. Dia mencetak salah satu gol terbaiknya,” bilang Mourinho, seperti dikutip Sportinglife. (ham)

Tevez Minta Dilepas MANCHESTER - Tevez lagi, Tevez lagi. Ya, Carlos Tevez terus menghadirkan gejolak di internal Manchester City. Setelah beberapa kali ribut dengan pelatih Roberto Mancini, Tevez meminta City agar melepas dirinya di bursa transfer Januari nanti. City tentu saja menolak permintaan striker 26 tahun Argentina itu. Sikap City itu pun memantik emosi Tevez. Jika tidak dilepas, Tevez mengancam tidak mau membela The Citizens - sebutan City - di sisa musim ini. Ketika City mengalahkan West Ham United 3-1 akhir pekan lalu (11/ 12), Tevez tidak main tanpa alasan pasti. “Ya, saya telah meminta chairman Manchester City untuk melepas saya. Saya ingin menjernihkan isi kepala saya dan berpikir tentang apa yang terbaik bagi saya ke depannya,” ungkap Tevez kepada The Sun. Lantas, apa yang sebenarnya membuat Tevez ingin hengkang? Striker berjuluk Apache itu hanya menyebut alasan pribadi. Dari kabar-kabar sebelumnya, Tevez disebut tidak betah bermain di Inggris maupun Eropa karena kangen dengan dua putri kandungnya yang tinggal di Argentina. Tevez juga mempertimbangkan pensiun dini karena kehilangan gairah bermain sepak bola. Tevez dikabarkan sudah meminta pengacara untuk mempelajari kemungkinan memutus kontraknya di City yang masih tersisa 3,5 tahun lagi. Tevez juga dikabarkan sudah tidak lagi bekerja sama dengan agen sekaligus konsultannya, Kia Joorabchian. “Hubungan saya dengan beberapa pihak memang tidak lagi harmonis. Namun, saya tidak bermusuhan dengan Roberto Mancini maupun Sheikh Mansour (pemilik City, Red),” jelasnya. Tevez juga menyangkal alasannya karena uang. “Ini bukan masalah uang karena berapapun banyak uang yang ditawarkan City tidak akan membuat saya bertahan.” (dns)

Krisis Pemain karena Wasit Xabi Alonso

REAL Madrid memang sukses memetik tiga angka atas Real Zaragoza. Namun, ada kekecewaan di balik kemenangan itu. Hal itu terkait dengan kartu kuning yang diterima dua penggawa Real, yakni gelandang bertahan Xabi Alonso dan bek kiri Marcelo. Akibatnya, Alonso dan Marcelo harus absen saat menghadapi Sevilla pekan depan karena akumulasi kartu (lima kartu kuning). Absennya kedua pemain itu membuat Real dalam kondisi krisis pemain, khususnya di sektor pertahanan. Sebelumnya, bek kanan Sergio Ramos sudah divonis absen tiga pekan ke depan karena cedera lutut. Daftar cedera Los Merengues - sebutan Real - juga masih diisi Gonzalo Higuain dan Sami Khedira. Entrenador Real Jose Mourinho menganggap krisis itu tak lepas dari ulah wasit. Mereka terkesan begitu mudah memberikan kartu kepada pemain Real. “Kartu kepada pemain kami tidak sebanyak tim lain. Saya kira hanya pemain lawan yang boleh memprotes wasit, sedangkan pemain kami tidak boleh,” sindir Mourinho seperti dilansir AFP. “Sama seperti ketika ada pelatih yang boleh meninggalkan technical area dan ada yang tidak boleh,” tambahnya. Selain royal kartu, Mourinho menganggap korps pengadil lapangan tidak pernah melindungi para pemain Real. Terutama kepada Cristiano Ronaldo, bintang utama Real. Selain saat melawan Real Zaragoza, pemain termahal dunia itu sering menjadi korban pemain lawan. Namun, wasit hanya membiarkan. “Liga Spanyol memiliki banyak pemain berkualitas. Salah seorang di antaranya adalah Cristiano. Tapi, Cristiano diperlakukan sangat buruk. Salah jika Anda mengganggap Liga Spanyol melindungi pemain,” papar pelatih yang menyebut dirinya The Special One itu. (jpnn)


ALL SPORTS

12

SELASA 14 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL

JUVENTUS V LAZIO

NYONYA TUA MULAI MENGEJAR

TURIN - Juventus mulai menunjukkan diri sebagai penantang serius dalam perburuan scudetto musim ini. Klub berjuluk Nyonya Tua itu kini berada di posisi kedua klasemen sementara Serie A Liga Italia dengan koleksi 30 poin dari 16 laga. Itu menyusul kemenangan 21 (1-1) di Olimpico, Turin, pada giornata (pekan) ke-16, kemarin dini hari (13/12). Kemenangan yang penting lantaran terjadi atas rival utamanya di papan atas. Bagi Lazio, kekalahan itu membuat mereka terpental. Ya, pada beberapa pekan sebelumnya Lazio yang setia menguntit AC Milan yang berkuasa di puncak klasemen. Namun, kini mereka harus rela memberikan tempat itu kepada Juve. Sejatinya, koleksi angka mereka sama banyak. Baik Juve, Napoli, dan Lazio sama-sama mengemas 30 poin. Namun, karena keunggulan head to head dan juga produktiftas gol membuat Juve yang berhak berada di posisi kedua, disusul Napoli, dan Lazio di peringkat keempat. Tidak mudah bagi Juve merebut angka absolut meski main di partai kandang. Faktanya, mereka baru menentukan kemenangan pada injury time babak kedua melalui gol Milos Krasic. Sebelumnya kedua bermain imbang dengan skor 1-1. Juve sudah lebih dahulu unggul saat pertandingan baru berjalan pada menit kedua melalui Giorgio Chiellini. Namun, Lazio yang musim ini tampil hebat mampu menyamakan skor pada menit ke-15 lewat striker andalannya Mauro Zarate. “Itu sangat emosional bagi kami. Para pemain begitu berambisi untuk memenangkan pertandingan. Mereka bermain habis-habisan sejak awal laga hingga akhir untuk memastikan hasil seperti ini,” kata Luigi del Neri, pelatih Juve, seperti dikutip Goal. Senada dengan sang pelatih, Chiellini ini sebagai kemenangan krusial karena diraih atas pesaingnya di papan atas. “Menyenangkan mengetahui bahwa saat ini kami telah berada di posisi kedua,” bilang Chiellini kepada Sky Sport. Namun, mereka masih tertinggal enam angka di belakang

Johan Cruyff

Legenda Klub Kecam Sponsor TRADISI tanpa sponsor utama selama 111 tahun di Barcelona telah berakhir. Di era kepemimpinan Presiden Sandro Rossel, klub berjuluk El Barca itu mengikat kontrak sponsor bernilai total 170 juta euro atau setara Rp 1,9 triliun dengan Qatar Foundation. Memang, Qatar Foundation bukanlah organisasi profit. Namun, kali ini Barca menerima bayaran atas pemasangan logo di bagian dada. Tentu saja itu berbeda dengan keberadaan logo Unicef pada bagian dada kostum Barca sejak 2006. Utang yang menumpuk dijadikan alasan bagi Barca untuk mengikat kesepakatan dengan Qatar Foundation. “Barcelona butuh uang karena utang kami begitu besar. Lagipula, ini kepesapatan termahal dalam sepak bola,” kata Javier Faus, wakil presiden Barca, seperti dikutip Goal. Apapun alasannya, Barca telah mengakhiri tradisi yang bertahan lebih dari satu abad. Jelas saja keputusan tersebut melahirkan suara sumbang dari beberapa pihak. Yang paling kencang datang dari legenda Barcelona Johan Cruyff. Menurut Cuyff, deal ini berbeda dengan kesepatakan dengan Unicef pada 2006 lalu. “Kami adalah klub yang paling unik di dunia. Tidak ada klub

yang mempertahankan kostumnya tetap bersih dari sponsor dan tetap kompetitif,” kata Cruyff. “Kami telah menjual keunikan itu hanya demi enam persen dari pendapatan kami. Saya memahami bahwa kami sekarang sedang mengalami situasi sulit. Namun, kesepakatan itu menunjukkan kami kurang kreatif,” cetus pria asal Belanda itu. Bagi Cuyff, itu keputusan yang sangat vulgar. Keputusan yang bikin Barca tidak ada bedanya lagi dengan klub lainnya, termasuk dengan klub rival abadinya di Spanyol Real Madrid. “Apakah kalau terus berjalan buruk, kami akan memutus kontrak dengan Unicef,” sindir Cruyff. Kalau kesepakatan dengan Unicef, selain memasang logo di kostum Barca, mereka juga menyumbangkan 1,5 juta euro atau setara Rp 17,6 miliar untuk membantu program-program Unicef. Maka, dengan Qatar Foundation, Barca yang mengeruk untung. Hanya saja, sekalipun Qatar Foundation akan menjadi sponsor utama, tapi di dada para pemain Barca nantinya logo Unicef tidak akan dihapuskan. Nanti kedua logo itu akan bersandingan menghiasi kostum yang dikenakan Lionel Messi dkk mulai musim depan. (ham)

GETTY IMAGE

BERPELUKAN – Pemalin Milos Krasic dipeluk rekannya Giorgio Chiellini setelah membuahkan yang menentukan kemenangan atas Lazio kemarin dini hari.

Milan yang berkuasa. “Untuk saat ini, Milan yang berkuasa sendirian. Namun, mereka harus berhati-hati karena kompetisi masih panjang dan kami berusaha untuk mengejar mereka,”

kata Chiellini. Di sisi lain, Kubu Lazio begitu kecewa dengan kekalahan itu. Apalagi, terjadi karena keteledoran mereka pada menit-menit jelang laga berakhir. Itu terjadi

1 TOTTENHAN V CHELSEA 1

Buang Peluang Menang LONDON - Chelsea kembali absen menang di Premier League. The Blues - sebutan Chelsea - hanya mampu bermain seri 1-1 saat dijamu Tottenham Hotspur di White Hart Lane kemarin dini hari (13/12). Berarti, Chelsea tidak m a m p u m e n a n g dalam lima laga terakhirnya atau sejak menang 1-0 atas Fulham 10 November lalu. Chelsea seben a r n y a memiliki kesempatan pulang membawa tiga poin

Didier Drogba

setelah mendapat hadiah penalti di menit ketiga injury time (93). Sayang, eksekusi Didier Drogba mampu dimentahkan kiper Huerelho Gomes. Penalti diberikan setelah Gomes melanggar Ramires di kotak terlarang. Sebelumnya, Drogba yang baru diturunkan di babak kedua itu mencetak gol pada menit ke70 untuk membalas gol Roman Pavlyuchenko di babak pertama (menit ke-14). Dengan hanya donasi satu poin, Chelsea masih tertahan di peringkat keempat (31 poin) di bawah Arsenal, Manchester City, dan Manchester United. Terlepas membuang peluang menang melawan Tottenham, pelatih Chelsea Carlo Ancelotti merasa puas dengan hasil di White Hart Lane. “Kami bermain bagus dan memperlihatkan kekuatan kami di babak kedua. Kami sebenarnya memulai pertandingan dengan bagus pula karena sekalipun kami tertinggal lebih dulu, kami tidak kehilangan kontrol terhadap permainan,” ungkap Ancelotti kepada Sky Sports. Pelatih yang digosipkan hengkang itu berharap kemenangan bagi Chelsea akan tiba pekan depan. Yakni ketika The Blues menjamu United di Stamford Bridge (19/ 12). “Kami sudah dekat dengan kemenangan dan kemenangan itu akan datang saat melawan United,” tandas pelatih yang akrab disapa Don Carletto itu. John Terry, skipper Chelsea, juga puas dengan hasil timnya. Terry menilai Chelsea sudah kembali dalam tren permainan mereka. “Kami memang mendambakan kemenangan dan kami telah melakukan segalanya untuk menang. Sekalipun kami belum menang, penampilan kami kembali bagus dan untuk itulah kami tetap bahagia.” Setali tiga uang, Tottenham merasa puas dengan hasil imbang. Pelatih Tottenham Harry Redknapp menilai hasil imbang tetap membuat timnya masih bisa meramaikan persaingan papan atas. Spurs - sebutan Tottenham - kini berada di peringkat kelima dengan 27 poin. Di musim lalu, Spurs berhasil finis empat besar. “Spurs masih pantas diperhitungkan dalam persaingan juara, khususnya karena standar tim papan atas musim ini tidak setinggi dua musim lalu,” ungkap Redknapp di Standard Evening. “Jika Anda melihat Manchester United, Arsenal, Chelsea, maupun Manchester City, mereka tidak meraih kemenangan dengan mudah. Kami pun begitu.” (dns)

karena defender Lazio Luis Cavanda memberikan ruang bagi Krasic melepas tembakan. “Cavanda masih muda dan dia belum menyadari bahwa dia tak boleh memberikan sedikit

pun ruang kepada Krasic untuk menusuk ke area penalti. kami harus membayar mahal kesalahan itu. Sungguh memalukan,” ungkap Edoardo Reja, pelatih Lazio. (ham)

Lampard Belum Siap Penalti CHELSEA dianggap keliru ketika memercayakan eksekusi penalti kepada Didier Drogba. Memang, Drogba memang bukan algojo payah, karena selalu sukses dalam dua kali kesempatan mencetak gol dari titik 12 pas musim ini. Tapi, Chelsea kemarin sebenarnya masih memiliki Frank Lampard sebagai algojo utama. Lampard yang sebelumnya santer diberitakan absen, ternyata berada di bench. Jenderal lapangan tengah Chelsea itu akhirnya diturunkan pada menit ke-78 menggantikan Florent Malouda. Itu adalah penampilan pertama Lampard sejak 28 Agustus lalu. Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti memiliki alasan kenapa Lampard tidak diberi kesempatan sebagai algojo. “Lampard memang penendang penalti pertama kami, lalu Drogba. Lampard tidak mengambil tendangan itu karena dia tidak berlatih cukup beberapa hari terakhir. Drogba akhirnya menerima tanggung jawab itu dan dia kurang beruntung,” tutur Ancelotti sebagaimana dilansir

Chelsea TV. Ancelotti pun memberi alasan keputusan membangkucadangkan Drogba kemarin. “Drogba terlalu bekerja keras (dalam beberapa laga terakhir Chelsea, Red). Dia tidak senang dicadangkan, tapi dia memberikan respons positif ketika dimainkan di babak kedua. Dia sangat berbahaya ketika berada di kotak penalti,” tambahnya. Ancelotti lalu memberi sinyal apabila Drogba dan Lampard akan turun sejak menit pertama ketika menghadapi Manchester United (19/12). “Keduanya bukan pemain yang pantas dibangkucadangkan. Keduanya bakal turun sejak menit awal pekan depan,” tandasnya. Di sisi lain, Harry Redknapp kaget ketika Lampard tidak bertindak sebagai algojo. “Saya kira Frank yang akan mengambil penalti. Saya senang ternyata dia tidak melakukannya. Saya tidak meragukan Drogba untuk mencetak gol dari penalti, tapi kalau Frank sudah pasti bakal gol,” tutur pelatih Tottenham yang juga paman Lampard itu. (dns/bas)

LAMP ARD LAMPARD

IKER CASILLAS

Pilih Menang daripada 400 Laga IKER Casillas menambah satu lagi catatan spesial dalam karirnya. Saat mengawal gawang Real Madrid menghadapi Real Zaragoza kemarin, Casillas membukukan laga ke-400 di Liga Primera. Portero 29 tahun itu merupakan pemain kesembilan Real yang mampu melakukannya. Pemain Real yang paling banyak tampil di Liga Primera adalah Raul Gonzalez. Striker yang hengkang ke Schalke 04 di awal musim itu mengoleksi 550 laga. Dengan kiper cadangan Real Jerzy Dudek cedera rahang enam pekan ke depan, Casillas tidak akan punya kesempatan rehat di sisa liga musim ini. “Saya senang mencatat jumlah laga sebanyak itu bersama klub terbaik dunia, Real Madrid,” ungkap Casillas di situs resmi klub. “Saya teringat saat saya turun pertama di liga ini. Saya masih berusia 18 tahun ketika saya menggantikan Bodo Ilgner melawan Athletic Bilbao di San Mames,” tambah pemain yang mencatat debut Liga Primera

pada 12 September 1999 itu. Tapi, bagi Casillas, kegembiraannya menembus 400 laga tidak mengalahklan kegembiraannya memenangkan laga melawan Zaragoza. “Setelah El Clasico (kalah 0-5 dari Barcelona, 29/11, Red), semua pemain ingin segera melupakannya dengan kemenangan demi kemenangan. Saya lebih memilih menang dibandingkan catatan itu (400 laga, Red),” tuturnya. Casillas makin senang karena kemarin dia menerima trofi Golden Glove sebagai kiper terbaik di Piala Dunia 2010. Award itu membuat Casillas menyamai jejak Gianluigi Buffon di Piala Dunia 2006, Oliver Kahn (2002), Fabien Barthez (1998), dan Michel Preud Homme (1994). “Bisa sejajar dengan legenda kiper terbaik dunia seperti Kahn, Bartez, dan Preud-Homme sungguh sesuatu yang spesial. Tapi, ini bukan milik saya, melainkan semua pemain timnas Spanyol,” ungkap kekasih presenter televisi Sara Carbonero itu (dns)


ALL SPORTS

SELASA 14 DESEMBER 2010

13

RADAR TEGAL

ASAH BOLA-BOLA MATI DOK.JAWA POS

ANTUSIAS - Suporter Indonesia dalam lanjutan laga Suzuki AFF CUP 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Harus Antre 2,5 Jam untuk Tiket Semifinal JAKARTA - Animo masyarakat terhadap pertandingan semifinal Piala AFF 2010 antara Indonesia melawan Filipina pada 16 dan 19 Desember mendatang luar biasa. Di hari pertama pemesanan tiket kemarin (13/12), calon penonton langsung menyerbu dua tiket box yang dibuka di dekat pintu X Gelora Bung Karno (GBK). Sejak dibuka pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 antrian pemesan tiket mencapai ratusan meter. Untuk memesan tiket, pemesan diminta menunjukkan kartu identitas. Setelah membayar, panpel akan memberikan bukti pemesanan untuk ditukar dengan tiket jadi, beberapa jam sebelum kickoff lusa (16/12). Selain langsung ke stadion, pembelian tiket hanya bisa dilakukan di kantor situs penjualan tiket. Pemesan tiket tak hanya didominasi warga Jakarta dan sekitarnya. Mereka juga banyak yang berasal dari luar Jawa. “Saya beli yang kategori VIP Timur (harga Rp 250 ribu). Saya pesan lima tiket untuk temanteman saya yang akan datang ke Jakarta untuk melihat timnas melawan Filipina,” kata Andika Putra, pemuda asal Palembang. Karena antrean yang panjang, pemesan meminta panpel menambah lagi ticket box. Untuk bisa memesan tiket, penggila sepak bola bahkan harus rela antre hingga 2,5 jam.

“Saya sudah antre dua jam lebih di sini. Mestinya panpel menambah jumlah ticket box nya supaya tak perlu antre lama,” tambah Rahardian, pembeli tiket asal Tasikmalaya. Dari pengamatan di lapangan, banyak juga calo tiket yang ikut memborong tiket. Modusnya mereka membeli dengan “tim” agar bisa mendapatkan jumlah tiket dalam jumlah besar. Panpel memang tidak membatasi jumlah pembelian tiket. Di hari H, para caloitu kemudian menjual tiker dengan harga dua kali lipat karena besarnya peminat. Menanggapi kondisi itu, Sekjen PSSI Nugraha Besoes hanya bisa pasrah. “Calo memang ada di mana-mana. Susah diberantas. Naik kereta saja ada calo, pesawat juga. Calo sudah di mana-mana,” terang Nugraha kepada wartawan di kantor PSSI. Ketua Panpel Joko Driyono mengungkapkan, total panpel mencetak total 72 ribu. Harga tiket termahal adalah Rp 500 ribu (VVIP) dan termurah Rp 50 ribu (tribun). Harga tiket naik cukup signifikan disbanding babak penyisihan grup. Joko mengungkapkan kenaikan harga itu sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengeruk keuntungan. Ada banyak alas an kenapa harga tiket dinaikkan. (ali)

Nguyen Anh Duc

Mulai Jor-Joran Bonus MANISNYA juara Piala AFF 2008 tampaknya membuat para pengurus dan pemerhati sepak bola Vietnam tergila-gila. Untuk memforsir gelar juara yang sama pada 2010, mereka siap jor-joran bonus pada para Nguyen Anh Duc dkk. Seperti yang dikabarkan media Vietnam Tuoi Tre, Presiden Federasi Sepak Bola Vietnam Nguyen Trong Hy siap menggelontor bonus jika timnya kembali juara. Yakni dana segar sebesar USD 360 ribu (Rp 3,2 miliar) sebagai imbalan jika Piala AFF tak berpindah tangan. Dana sebesar itu terdiri dari sekitar USD 257 ribu dari VFF serta USD 103 ribu dari pihak sponsor. Dari total bonus, diperkirakan setiap pemain akan mendapatkan bonus sebesar USD 14 ribu (sekitar Rp 124 juta). Namun, jumlah itu bisa bertambah jika sejumlah sponsor kembali menambah bonus timnas Vietnam. Ketika mereka juara pada 2008 lalu, Timnas menerima sekitar USD 770 ribu (sekitar Rp 6,8 miliar). “Hadiah uang memang ba-

CMYK

gus, bisa memberi harapan,” kata pelatih Vietnam Henrique Calisto. Tapi, dia menyatakan bahwa timnya tak ingin justru terjebak dalam harapan akan bonus itu. Dia menekankan agar timnya tetap fokus pada laga selanjutnya. Sementara, skuad Malaysia juga dijanjikan bonus meski tak terlalu besar dibandingkan Vietnam. Jika sukses menjadi juara, Pemerintah Malaysia siap memberikan bonus sebesar USD 1.600 (sekitar Rp 14 juta) setiap pemain. “Jumlah itu sama dengan bonus yang diberikan saat Tim Malaysia meraih emas pada SEA Games tahun lalu,” jelas Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Datuk Ahmad Shabery Cheek. Para pemain Indonesia sendiri sudah dijanjikan bonus yang tak kalah besar. Setidaknya Rp 2,5 miliar sudah menanti Firman Utina dkk jika mereka lolos ke babak final. Jika akhirnya mejadi juara, bonus akan ditambah menjadi Rp 5,5 miliar. (uan)

JAKARTA - Tim Indonesia mengantisipasi segala kemungkinan menghadapi Filipina di babak semifinal Piala AFF 2010. Meski akan melakoni dua pertandingan babak empat besar di Gelora Bung Karno (GBK), pelatih timnas Merah Putih Alfred Riedl mengatakan bukan pekerjaan mudah untuk melewati hadangan The Azkals, julukan timnas Filipina, untuk melenggang ke final. Pelatih asal Austria itu tidak mau silau dengan catatan manis timnas Indonesia yang pernah memporakporandakan Filipina dengan skor 13-1 pada Piala AFF 1998 (saat itu masih bertitle Piala Tiger). Menurut Riedl, Filipina sudah teruji kekuatannya di babak penyishan Grup B. Tim besutan Simon McMenemy itu menjadi satu-satunya tim yang tak tersentuh kekalahan. Bahkan, tuan rumah Vietnam dipermalukan dengan skor 0-2. Untuk mengantisipasi sulitnya menembus benteng pertahanan Filipina yang dipastikan bakal tampil bertahan dan mengandalkan serangan balik, Alfred Riedl fokus mengasah bola-bola mati. “Hari ini kami banyak berlatih free kick. Secara umum, pemain melakukannya dengan baik,” kata Riedl usai memimpin latihan kemarin sore di Lapangan C Senayan. Riedl mengungkapkan, The Azkals saat ini bukan hanya diperkuat 9 pemain keturunan. Tapi, Filipina juga mampu menyuguhkan pertahanan ketat serta umpan-umpan panjang ala sepakbola Inggris. Sebab sang

Adrianto/Indopos LATIHAN - Firman Utina, Bambang Pamungkas saat latihan Timnas Indonesia di Lap ABC Senayan, Senin (13/12).

pelatih berasal dari Negara Pangeran Charles itu. Pun dengan mayoritas pemain naturaliasinya. Dalam sesi latihan kemarin sore, setiap pemain diharuskan melakukan tendangan bebas dua kali. Tiga kiper: Markus Horison, Fery Rotinsulu dan

Ujian Menuju Status Elite NEW YORK - Satu superstar sudah cukup bagi New York Knicks untuk mendapatkan kebangkitan. Power forward Amare Stoudemire menjadi faktor utama bagi Knicks untuk meraih hasil positif sejak akhir November. Delapan kemenangan beruntun sudah dikoleksi Knicks dalam dua pekan terakhir. Penampilan gemilang Knicks sebenarnya sudah terlihat sejak pertengahan November. Total, dalam 14 laga terakhir, mereka hanya kalah sekali. Knicks pun merangsek ke persaingan papan atas di klasemen sementara wilayah timur. Stoudemire kembali menjadi bintang bagi timnya saat mengalahkan salah satu tim tangguh wilayah barat, Denver Nugget. Stoudemire menyumbangkan 24 poin dari total 30 poin yang dicetaknya saat Knicks menekuk Nuggets dengan 129-125 di Madison Square Garden, kemarin (13/12) WIB. Delapan kali beruntun pula Stoudemire menciptakan 30 poin atau lebih.“Langit adalah batasnya. Semua bergantung pada kami untuk terus mendapatkan peningkatan,” tutur Stoudemire pada Associated Press. Delapan kemenangan beruntun seperti musim reguler kali ini sudah tak pernah dinikmati Knicks selama 16 tahun. Terakhir kali mereka mendapatkannya pada musim 1994-1995. Tepatnya terjadi pada kurun waktu 27 Desember 1994 hingga 13 Januari 1995. Pelatih Knicks Mike D’Antoni mengungkapkan, pertandingan melawan Nuggets

menjadi ujian penting bagi para pemainnya yang tengah menikmati kebangkitan. Kekalahan beruntun yang mereka derita terakhir kali pada November lalu juga melawan Nuggets. Pada 16 November, Nuggets mengalahkan Knicks dengan 120-118 dan membuat Knicks terpuruk dengan rekor menang kalah 3-8. Tapi cerita itu sudah sepenuhnya berbalik. Knicks berubah menjadi tim yang produktif dan solid di pertahanan. Bahkan, hingga 25 laga yang sudah mereka jalani, Knicks sudah mendapatkan rata-rata 108,5 poin yang merupakan tertinggi di musim reguler ini. “Saat kami menghdapi mereka pertama kali (musim ini) di Denver, mereka sangat berbeda dengan tim saat ini. Mereka mendapatkan ritme yang baik di pertandingan, sepertinya semua pemainnya berada dalam kondisi yang sama, melakukan bagian masing-masing dan membuat mereka melaju,” tutur Carmelo Anthony, Forward Nuggets yang dikabarkarkan kepincut bergabung dengan Knicks sebagai free agent tahun depan. Delapan kemenangan beruntun tersebut membuat Knicks makin diperhitungkan. Jika D’Antoni menyebut Nuggets sebagai ujian signifikan bagi kebangkitan timnya, hal itu tak berlebihan. Tapi, ujian berikutnya bakal lebih berat. Dalam dua laga berikutnya, secara beruntun mereka akan menghadapi dua tim yang bersaing di peringkat teratas wilayah Timur, Boston Celtics dan Miami heat. (ady)

Kurnia Meiga bergantian menjaga gawang. Tiap pemain yang gagal menjaringkan bola “dihukum” melakukan push up 10 kali. Di antara semua pemain, gelandang Ahmad Bustomi terlihat paling piawai mengeksekusi free kick. Sedangkan trio penyerang, Bambang Pamung-

kas, Irfan Bachdim dan Christian Gonzales selalu gagal. Sementara itu, hari ini skuad timnas Filipina akan tiba di Jakarta. Mereka terbagi menjadi dua rombongan. Pelatih Simon McMenemy terlebih dulu tiba siang hari sedangkan para pemain dan ofisial lainnya akan

tiba pukul 23.50 WIB. “Seluruh perangkat pertandingan juga akan tiba besok (hari ini-Red). Itu sekaligus menjawab keraguan sebagian pihak jika laga pertama semifinal Filipina akan digelar di luar Indonesia,” kata Nugraha Besoes, Sekjen PSSI. (ali)

Main Film Buat Bayar Utang FILM The Hangover mencatatkan keuntungan besar sejak pertama dirilis pada musim panas 2009. Tak banyak yang mengetahui jika film berkategori komedi itu turut berjasa pada kehidupan pribadi mantan juara dunia tinju kelas berat Mike Tyson. Ya, di film itu, Tyson turut berakting dengan berperan sebagai dirinya sendiri alias cameo. Durasi acting Tyson memang tak panjang. Dia pun hanya berperan sebagai pihak yang dimusuhi tokoh utama yang diperankan oleh Bradley Cooper. Tapi, dia mengakui mendapatkan kebahagiaan yang besar dengan berpartisipasi di film itu. “Terlibat di film ini seperti membuat kehidupan saya berbalik. Yang paling positif, saya kembali mendapatkan pekerjaan dan mendapatkan banyak teman serta kesenangan selama masa pengambilan gambar. Itu

benar-benar membantu saya,” ujar Tyson seperti dikutip celebuzz. Tak disebutkan berapa honor yang diterima petinju yang di masa jayanya mendapatkan julukan Si Leher Beton itu. Yang jelas, dia mengakui sebagian dari hutang-hutangnya tertutupi dan dia bisa berpikir lebih jernih. Belakangan terungkap, hutang-hutang yang menumpuk di rekeningnya disebabkan oleh kebiasaannya mengonsumsi obat-obatan. Pada sebuah kesempatan wawancara dengan ESPN radio, Tyson mengungkapkan, sebelumnya dia tak tertarik untuk terlibat dalam film tersebut. Tapi, begitu mendengar nama Todd Phillips yang menjadi sutradara The Hangover, dia mengungkapkan ketertarikannya. Sebab, dia menggemari film Phillips sebelumnya, yaitu Old School yang rilis pada 2003. Selain itu, tentu saja karena dia

sedang butuh uang. “Saya melakukan itu untuk mendukung ketergantungan saya pada obat. Saya dapat banyak uang dari (film) itu. Inilah hal terbaik yang saya lakukan,” ujar Tyson. Tyson tak mau ketergantungannya akan obat-obatan itu disebut sebagai hal yang sia-sia dalam hidupnya. Setelah tak lagi menikmati kejayaan, dia mengaku memiliki masalah pada keteraturan berpikir. Dalam hal ini, obat-obatan itu membantunya mengatasi masalah. “Saya sudah melakukan banyak hal untuk itu. Saya tak punya masalah dengan obat, saya hanya bermasalah pada pikiran saya. Obat-obatan dan dan hidup dalam kegilaan yang bisa membantu saya mengatasi masalah pada pikiran itu,” terangnya. The Hangover memiliki sekuel yang menurut rencana beredar tahun depan. (ady)


SELASA 14 DESEMBER 2010

JATENG

17

RADAR TEGAL

PATI Pajak Karaoke Naik 50 Persen PATI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menaikkan pajak hiburan yang ada di wilayahnya hingga 50 persen. Termasuk di dalamnya adalah pajak hiburan karaoke, yang tengah menghadapi tuntutan sebagian masyarakat untuk ditutup. Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Pati Mulyanto mengatakan, kenaikan pajak hiburan tersebut, memang cukup besar. ’’Semula pajak hiburan memang hanya dipatok 10 persen saja. Namun, dalam peraturan daerah soal retribusi pajak daerah yang baru ini, pajak hiburan kita naikkan jadi 50 persen,” terangnya. Kenaikan pajak tersebut, memang sudah disepakati dalam pembahasan di panitia khusus (pansus) dewan yang membahas masalah tersebut. ’’Dalam aturan semestinya malah pajak hiburan itu 75 persen. Tapi kita mengadopsi dari kabupaten lain, yang mengambil kisaran pajak hiburannya pada angka 50 persen,” jelasnya. Dikatakan Mulyanto, kenaikan pajak hiburan ini, memang dirasakan cukup mahal bagi para pengusaha. Termasuk pengusaha karaoke di wilayah tersebut. Hanya saja, pajak ini adalah sebagai upaya pembinaan semata. ’’Supaya hiburan karaoke-karaoke yang ada di wilayah Pati misalnya, bisa berjalan dan tidak terlalu rugi, serta tidak akan mati. Ketika kenaikan sebesar 50 persen itu nanti disepakati dan menjadi peraturan daerah (perda), kita berharap ada pengawasan langsung dari Satpol PP sebagai penegak perda,” tuturnya. Hanya saja, Mulyanto menjelaskan, jika ada jenis hiburan lain yang tidak akan dikenakan pajak hiburan ini. Misalnya saja, pajak hiburan rakyat yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat. Misalnya, kegiatan sedekah bumi, pernikahan, ataupun khitanan. ’’Tentang hiburan seperti itu, kan bukan bertujuan untuk mencari keuntungan. Jadi akan kita perjuangkan supaya tidak terkena pajak. Berbeda misalnya dengan hiburan seperti pertunjukan ketoprak atau dangdutan yang tergolong mewah, maka pajaknya yang dikenakan adalah 10 persen,” paparnya. Dengan berbedanya jumlah pajak yang harus dibayarkan tersebut, Mulyanto berharap hiburan rakyat tersebut tidak akan menghilang. Karena itu merupakan kesenian daerah yang harus terus dilestarikan. ’’Seperti hiburan ketoprak di wilayah Pati, yang sudah menjadi kesenangan masyarakat. Harus terus dikembangkan. Kami dari fraksi berharap hiburan tersebut tidak mati, melainkan kita bina bersamasama agar bisa terus berkembang dan jadi identitas Kabupaten Pati,” harapnya. (mg12/mer)

SEMARANG Nasabah BCA Dirampok SEMARANG - Dua nasabah BCA Senin (13/12) pukul 11.00 WIB dirampok dua pria bersenjata tajam. Korban dibacok, uang Rp 88 juta dirampas. Peristiwa perampokan terjadi di Jalan A. Yani, Kota Semarang, tak jauh dari Zirang Mobil. Korban bernama Thomas Winarna (34), warga Sambiroto, RT 8 RW 1 Sambiroto, Tembalang; dan Yudho Erlanto (35), warga Kampung Bulu Berbah, Sleman, bertempat tinggal di Jalan Candi Penataran, Manyaran, Semarang. Yudho Erlanto mengalami luka bacok di tangan kiri karena berusaha mempertahankan uang yang dibawa. Keduanya dirampok usai mengambil uang dari BCA Cabang RS Telogorejo. Uang tersebut sedianya untuk membayar mobil di dealer Zirang Mobil di Jalan A. Yani. Uang dimasukkan dalam tas warna hitam milik Yudho. Kasus ini ditangani Reskrim Polrestabes. Kepada Polisi, Thomas menuturkan, kejadiannya pukul 11.00 WIB. Siang itu, dia bersama Yudho Erlanto, mengambil uang di BCA Cabang RS Telogorejo Jalan Ahmad Dahlan. Uang tersebut sedianya untuk membayar mobil. ’’Saya sengaja ngajak Yudho untuk menemani saya,” ujar Thomas kepada polisi. Dari bank, keduanya berboncengan menuju Zirang dengan Supra X nopol AB 2870 NY. Thomas mengendarai sepeda motor, sedangkan Yudho membonceng sembari membawa tas. Keduanya melewati Jalan Ki Mangunsarkoro menuju Jalan A. Yani. Selama dalam perjalanan, korban diduga sudah dibuntuti pelaku. Saat masuk ke Jalan A. Yani, Thomas ancang-ancang menyeberang. Sebab, posisi Zirang Mobil ada di seberang. Saat hendak masuk ke Zirang, dari arah belakang mendadak muncul dua pelaku mengendarai RX King. ’’Dua orang naik RX King menghadang di depan saya. Padahal, sepeda motor saya masih jalan,” tutur Thomas. Dua pria tersebut berusaha merampas tas yang dibawa Yudho. Korban berusaha mempertahankan. Pelaku kalap. Senjata tajam jenis pedang disabetkan ke arah Yudho. Sabetan pertama mengenai dada Yudho yang masih berada di atas kendaraan. Beruntung, pedang tersebut hanya mengenai handphone dan kertas-kertas di sakunya. Pelaku terus berusaha merampas tas yang dibawa Yudho. Pelaku makin kalap. Sabetan kedua mengenai punggung korban, sekaligus memotong tali tas. Setelah tali tas putus, pelaku berusaha merebut tas yang diletakkan di antara Yudho dan Thomas. Yudho berusaha mempertahankan tas. Pelaku kembali menyabetkan pedang ke tangan Yudho. Yudho berusaha menangkis. Yang terjadi, pedang pelaku mengenai tangannya. Darah segar mengalir dari tangan Yudho. Dalam kondisi seperti itu, pelaku berhasil merebus tas dari tangan korban. Berhasil mendapatkan sasarannya, pelaku putar arah menuju ke Bangkong. ’’Saya sempat berteriak rampok-rampok, tapi tidak ada yang berani menolong. Mungkin karena takut mereka membawa pedang.” Usai dirampok, keduanya tetap masuk ke Zirang Mobil dan menceritakan kejadian sebenarnya. Oleh Thomas, Yudho dilarikan ke RS Roemani. Kasus ini lantas dilaporkan ke Polrestabes. Selain uang, tutur Thomas, handphone dan dua kamera digital ikut dibawa pelaku. Berdasarkan hasil penyelidikan, Polisi menduga pelaku telah mengikuti korban saat mengambil uang di BCA. Kasus ini kini ditangani Reskrim Polrestabes. (dna/isk/ce1)

JEPARA Warga Pulodarat Tetap Tolak SPBE JEPARA - Warga yang berada di RT 15 RW II, RT 16 RW II, dan RT 10 RW II, Desa Pulodarat, Kecamatan Pecangaan, tetap bersikukuh menuntut Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Naga Mas Energi Persada ditutup. Meski sebelumnya, SPBE, Pertamina, DPRD, dan Pemkab Jepara, perwakilan warga telah melakukan audiensi di DPRD Kabupaten Jepara beberapa waktu lalu. Sebagian warga menilai, audiensi tersebut tidak ditemukan jalan keluar. Muhlisin, pendamping perwakilan warga mengatakan kedatangnya merupakan tindak lanjut hasil pertemuan di DPRD pada 23 November lalu. Dalam audiensi itu, warga tetap meminta SPBE PT Naga Mas Energi Persada segera ditutup. ’’Keinginan kami jelas, bahwa SPBE tersebut harus ditutup. Kalau tidak ditutup warga akan menyegel,” ujar Muhlisin. Penolakan warga, dijelaskannya, pembangunan SPBE berada di tengah kampung. Sebab pascapembangunan SPBE, masyarakat khawatir adanya ledakan. Selain itu, akibat proses pembangunan SPBE, pemadaman listrik sering terjadi. ’’Alasannya ada pemasangan listrik di SPBE. Bahkan sudah dua kali pemadaman listrik dilakukan pada Jumat saat warga menunaikan salat Jumat, tentu akibat dari SPBE,” imbuhnya. Sedangkan Abdul Rokhid, perwakilan warga menerangkan tetap menolak sosialisasi dari SPBE. Menurutnya sosialisasi sudah kadaluarsa dan jaminan kecelakaan bila SPBE meledak juga tidak ada. ’’Sampai saat ini kami tidak menerima asuransi atau jaminan kesehatan. Jika tawaran sosialisasi menurut kami sudah terlanjur SPBE di bangun. Kami tetap SPBE ditutup atau di pindah di tempat lain,” tegasnya. Terpisah, Humas SPBE PT Naga Emas Energi Persada Arif Budiarto menjelaskan, pihaknya telah melakukan sosialisasi pada 14 Desember. ’’Sampai saat ini, langkah yang kami lakukan adalah sosialisasi. Belum ada langkah lain,” jelasnya. (zen/ris)

KAMMI Tolak Usulan Tunjangan untuk PNS SEMARANG - Puluhan aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Semarang kemarin (13/12) menggeruduk Balaikota, Jalan Pemuda, Kota Semarang. Mereka memprotes pengajuan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) oleh pemkot senilai Rp 135 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2011. Dalam unjuk rasa yang dimulai pukul 10.00 WIB itu, mahasiswa mengecam pengajuan usulan TPP. Pengunjuk rasa mengkritik, pengajuan TPP senilai Rp 135 miliar tidak selaras dengan program Walikota Soemarmo HS. Yakni, mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien, meningkatkan kualitas pelayanan public, serta menjunjung tinggi supremasi hukum. ’’Padahal, sampai saat ini kami melihat bahwa jajaran aparatur pemerintah Kota Semarang, terlebih pemerintahan yang baru, belum menunjukkan prestasi kerja yang baik,” kritik Ketua Umum KAMMI Arief Eka Atmaja. Eka menyentil, setiap kegiatan tercatat selalu dianggarkan. Bahkan, lanjut dia, honorarium bagi aparatur persentase cukup besar.

ADITYO/RADAR SEMARANG

PROTES TPP - KAMMI Semarang kemarin (13/12) menggelar aksi guna memprotes pengajuan Tunjangan Penghasilan Pegawai oleh Pemkot Semarang, senilai Rp 135 miliar.

’’Ini menunjukkan beban anggaran untuk aparatur sudah cukup besar,’’ katanya. Jika usulan TPP Rp 135 miliar ditambah tunjangan uang ma-

kan Rp 45 miliar terealisasi, maka beban anggaran untuk belanja pegawai bertambah besar. Satu sisi, pelayanan sektor publik di Kota Atlas

belum terlalu menggembirakan. Hasil survei KPK menyebut, Semarang bertengger di posisi 19 dari total 22 kota yang disurvei.

Survei tersebut terkait pelayanan KTP, SIUP, dan IMB. Karenanya, KAMMI menuntut DPRD Kota Semarang menolak usulan TPP pada APBD 2011. Alasannya, usulan TPP tidak mencerminkan kebijakan anggaran pro-rakyat. Aktivis KAMMI ditemui Wakil Ketua DPRD Sriyono dan Wakil Ketua Komisi B Ari Purbono. Ari mengatakan, bersama Komisi A, pihaknya akan membahas anggaran tersebut. Dia meminta masyarakat mengawal pembahasan usulan TPP. PNS yang mendapatkan TPP, usul Ari, harus dipilahpilah. Ari meminta wali kota agar tunjangan penghasilan dijadikan momentum untuk mereformasi birokrasi. Sebelumnya, pengajuan TPP membuat DPRD berang. Sebab TPP diajukan sebelum Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2011 dibahas dewan. Selain itu, pengajuan TPP dinilai tidak sesuai Permendagri No. 59/2007 dan Permendagri No. 13/2006. Politisi Partai Demokrat Novriadi mengkritisi kriteria PNS yang mendapatkan TPP. Sebab, semua PNS yang mencapai puluhan ribu mendapatkan TPP dengan nilai berbeda-beda. (nag/isk/ce1)

Ujian Molor, Beri 1,64 Ton Soal CPNS Dimusnahkan Peluang Kecurangan SEMARANG - Molornya waktu pelaksanaan ujian tertulis Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di beberapa daerah, dituding dimanfaatkan sejumlah pihak untuk melakukan kecurangan. LSM Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) mensinyalir, kondisi tersebut rawan digunakan untuk menitipkan sejumlah peserta agar lolos seleksi. Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, tertundanya waktu pelaksanaan ujian dapat dimanfaatkan oleh pihakpihak tidak bertanggungjawab. ’’Ini bisa dimanfaatkan untuk meloloskan peserta titipan dari pejabat atau kepala daerah.’’ Menurut Boyamin, orangorang tak bertanggungjawab tersebut dapat memanfaatkan celah politis terkait pilkada yang telah atau akan digelar di sejumlah daerah. Boyamin mencontohkan, pada tahun ini telah digelar 17 Pilkada di kabupaten/ kota. Sedangkan pada 2011 nanti juga akan digelar 7 Pilkada lagi. ’’Meloloskan peserta CPNS bisa menjadi balas jasa setelah mendukung kepala daerah yang

terpilih. Bisa juga sebagai komitmen agar tahun depan mau mendukung calon yang maju.’’ Dia juga mempertanyakan sejumlah kabupaten/kota yang menggandeng perguruan tinggi (PT) yang letaknya jauh. ’’Saya curiga, hal ini ditujukan agar pengawasan saat koreksi soal sulit dilakukan karena lokasinya jauh,’’ katanya. Dia juga heran dengan daerah yang menggandeng PT yang hanya memiliki fakultas teknik. ’’Di CPNS ada ujian psikotes dan pengetahuan umum. Padahal, di ITB atau Polines hanya ada jurusan teknik,” sorotnya. Sementara itu, DPRD mendesak seleksi CPNS secara mandiri perlu dihapus. Sebab, selama ini pelaksanaan seleksi model tersebut, lebih sering memunculkan dampak negatif. Anggota Komisi A DPRD Jateng Arif Awaludin mengatakan, selama ini mayoritas masyarakat belum sepenuhnya percaya terhadap model seleksi CPNS mandiri. Sebab, asas-asas transparansi maupun akuntabilitas belum tentu bisa dijalankan secara optimal. (ric/isk)

BANJARNEGARA - Sesuai aturan perundangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melakukan pemusnahan soalsoal tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi umum tahun 2010 Senin (13/12) siang. Pemusnahan soal CPNS tersebut dilakukan di halaman belakang Dinas Peternakan kabupaten Banjarnegara, disaksikan Satpol PP, Kepolisian, dan panitia seleksi CPNS kabupaten Banjarnegara tahun 2010. Kepala BKD Banjarnegara Fahrudin melalui Kasubid Jabatan BKD Sriyanto mengatakan, dalam pemusnahan ini, terdapat 19.684 bendel soal CPNS yang terdiri dari soal akademik dan psikologi. ’’Soal ini beratnya sekitar 1.640 kilogram. Ini semua harus dimusnahkan sesuai protap penyelenggaraan CPNS. Soal ini termasuk bagian dari dokumen negara yang harus dimusnahkan setelah proses seleksi berlangsung,” katanya. Lebih lanjut Sriyanto mengatakan, dalam pelaksanaan seleksi CPNS kemarin, pelaksanaan

DOK. RADAR BANYUMAS

DIMUSNAHKAN - BKD Kabupetan Banjarnegara memusnahkan soal-soal tes seleksi CPNS untuk formasi umum tahun 2010 Senin (13/12) siang, disaksikan Satpol PP, Kepolisian, dan panitia seleksi CPNS.

di Banjarnegara berjalan tertib. Proses seleksi dilakukan serentak pada Minggu (12/12) di 524 ruang yang tersebar di 40 sekolah yang berada di jalur utama Banjarnegara-Banyumas. Dalam seleksi pengadaan

CPNS tahun ini, Kabupaten Banjarnegara menerima alokasi kuota CPNS sebanyak 231 formasi, yang terdiri dari 101 formasi guru, 66 formasi tenaga kesehatan, dan 64 formasi tenaga teknis. (oel)

Peserta Ujian Dikasih Roti dan Air Mineral

Tes CPNS Kendal Molor Hingga 5,5 Jam Ujian seleksi CPNS Kendal yang dilaksanakan Minggu (12/12) molor hingga 5,5 jam. Mengapa?

guru SMP di Ungaran itu. Menyikapi permasalahan tersebut, Bupati Kendal Widya Kandi Susanti meminta maaf kepada seluruh masyarakat dan peserta ujian. Menurutnya, molornya jadwal tes hingga berjam-jam dari jadwal semula itu karena ada sedikit persoalan terkait administrasi dan distribusi soal dari perguruan tinggi, dalam hal ini Polines, Semarang. ’’Jumlah soal kurang sekitar 20 persen dari peserta. Untuk menghindari kebocoran soal,

LAPORAN: PRAHAYUDHA PARA peserta tes banyak yang kecewa dengan molornya jadwal tes tersebut. Peserta yang mengeluhkan tidak hanya dari Kendal, namun juga peserta dari di luar daerah. Menurut salah seorang peserta CPNS Kendal asal Blora Wahyu (26), dirinya sangat kecewa dengan panitia CPNS Kendal yang menurutnya tidak profesional. Ia mengaku sudah mengikuti tes CPNS dua kali ini, yakni di Blora dan memilih di Kendal karena formasinya lumayan banyak. ’’Kecewa Mas, panitia tidak profesional. Saya ikut tes di Kendal karena di Blora formasinya tidak ada. Tapi di Kendal malah mengecewakan,” kata bapak satu anak ini ditemui saat ujian CPNS di SMPN 1 Brangsong. Wahyu mengaku, dia sempat menanyakan kepada panitia setempat saat pelaksanaan ujian molor satu jam dari jadwal. Namun, saat itu dirinya mendapatkan jawaban tidak memuaskan dari panitia. Ia mengaku kapok mengikuti tes di Kendal. ’’Tadi pas masih telat satu jam, saya tanya ke panitia. Katanya, BKD lagi error dan panitia beda dengan tahun kemarin. Mereka mengaku tidak tahu apa-apa,

PRAHAYUDHA/JPNN

KLELERAN - Para peserta tes CPNSD Kendal di SMPN 1 Brangsong, Kendal, menunggu tes yang molor hingga 5,5 jam.

karena hanya bertugas mengawasi ujian. Kapok Mas, nggak lagi ikut tes di Kendal,” ucapnya jengkel. Hal senada dikatakan Indra (26), peserta asal Boja. Ia mengaku kecewa karena harus menunggu hingga berjam-jam. Padahal dirinya berangkat ke lokasi ujian sejak subuh. ’’Ya kecewa Mas, wong katanya sebelum jam 07.00 WIB sudah harus di lokasi tes, lha ini malah jam 12.30 WIB baru dimulai,” ungkapnya kesal. Sutanto (30), peserta tes asal

Ungaran juga kecewa dengan kinerja panitia CPNS Kendal. Selain itu, dirinya juga mengeluhkan banyaknya soal ujian yang salah ketik, sehingga membingungkan peserta. Ia berharap, ke depan tes CPNSD Kendal bisa lebih transparan, murni, dan dipersiapkan lebih matang. ’’Di jadwal jam 07.00 WIB mulai tes, tapi jam 13.15 WIB baru mulai tes. Ke depan panitia harus lebih dipersiapkan untuk ngecek soal-soal tes sebelum didistribusikan, jadi tidak membingungkan peserta,” ungkap

pihak panitia dan Polines dalam mencetak soal tersebut dibuat mepet,” katanya. Tes CPNS Kendal kemarin diikuti 6.218 peserta. Ujian akhirnya baru dimulai pukul 12.30 WIB, dan berakhir pukul 14.30 WIB untuk sesi pertama. Sedangkan sesi kedua pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Padahal, jadwal semula pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Untuk sedikit mengurangi kekecewaan para peserta, pihak panitia membagikan sepotong roti dan segelas air mineral. (*)


CMYK

18

SELASA, 14 DESEMBER 2010

RADAR TEGAL PENGELUARAN rutin untuk sumbangan pastinya ada dong. Termasuk buat kalangan pelajar. Hampir semua ResponX mengakui jika di sekolahnya selalu ada kegiatan amal berupa infak keliling. Kegiatan itu mengumpulkan sumbangan sukarela dari tiap siswa secara rutin. “Di sekolahku juga ada kegiatan seperti itu,” kata Adi Mulyono, siswa SMP Negeri 12 Kota Tegal mewakili 92,85 persen ResponX yang mengakui ada infak keliling di sekolah. Hanya 7,14 persen ResponX saja yang menyatakan kegiatan ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Ada nggak infak rutin di sekolah?

IMOGENOMIX

Awalnya Iseng Ngeband di Kampus BERAWAL dari iseng-iseng ngeband buat ngisi acara di kampus, akhirnya band yang berasal dari kota satria Purwokerto ini memutuskan untuk serius dalam bermain musik. Imogenomix diperkuat lima orang personel diantaranya Agni (vokal), Galih (gitar, vokal), Hasby (gitar melodi), Sandhy (bass), dan Akhmad (drum). Dengan single bertajuk ‘Ku Harap Kau Datang’, band ini ikut mewarnai Album Kompilasi Indie ‘Sang Bintang Radio 2010’ di bawah naungan Ceuthink Management. Lagu tersebut juga bisa didownload di www.bintangradio.com. “Nama Imogenomix berasal dari sebuah nama plugin software pengolah gambar yang kami artikan dari biasa menjadi luar biasa. Dan kami berharap demikian pada band kami,” terang Agni. Dia berharap, bandnya bisa merubah mereka dari biasa menjadi luar biasa. “Begitupun untuk orang-orang di sekitar kami yang selalu memberi support dan selalu menyayangi kami,” tandasnya. Album Kompilasi Indie ‘Sang Bintang Radio 2010’ di bawah naungan Ceuthink Management siap untuk meramaikan blantika musik indie. “Terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu, terutama dukungan teman-teman media dalam publikasi dan promosi album kompilasi indie,” imbuh dia. (*)

Aku Yang Akan Pergi

Supernova

[intro] Em D C 2x Em D G C Perih hati menjalani Em D C Sedih yang tak pernah berhenti Em D G C Letih terus kau sakiti Em D C Perasaan ini kau bodohi

Ada 92,85% Kadang ada kadang nggak ada 7,14% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

sosial semacam itu hanya kadang-kadang saja ada. Seperti penuturan Angga Lukito dari SMK BP Dukuhwaru Kabupaten Tegal. Ia mengatakan, infak di sekolahnya kadang ada kadang nggak ada. “Infaknya lebih sering diadakan menjelang Peringatan Hari Besar Islam (PH BI),” tuturnya. Untuk besar kecilnya infak, ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Berapa besarnya infak yang mesti dikeluarin? Sesuai kamampuan 25% Minimal Rp1000 25% Seikhlasnya 25% Nggak tentu 25%

ILUSTRASI: Dwi Nanda P (DNP)

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

tentu tiap orang nggak sama. Sebanyak 25 persen mengaku memberikan infak sesuai kemampuan, 25 persen memberi minimal Rp1000, 25 persen seikhlasnya dan 25 persen lainnya ngaku nggak tentu. “Ya tergantung lagi punya banyak uang apa nggak. Kalo uang sakunya lebih ya pasti ngasih infaknya lebih,” ucap Istiqomah, siswi SMP Negeri 9 Kota Tegal. “Yang penting ngasihnya ikhlas lah. Berapapun jumlahnya,” imbuh Rizal, siswa SMK Negeri 2 Slawi Kabupaten Tegal. Pemungutan infak di masingmasing sekolah tentu memiliki tujuan sendiri-sendiri. Ada yang digunakan untuk bangun mas○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Untuk apa sih infak itu? Bangun masjid 17,85% Pemeliharaan masjid da isinya 64,28% Kegiatan sosial 17,85% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

jid, kegiatan sosial atau untuk pemeliharaan masjid dan isinya. Jawaban terakhir paling banyak dipilih ResponX. Prosentasenya mencapai 64,28 persen. “Di sekolahku sudah ada masjid sejak aku baru masuk. Jadi infaknya buat pemeliharaan masjid dan isinya,” terang siswi SMP Negeri 1 Brebes Yunita. Sementara Murdaningsih me-

ngatakan, di sekolahnya yakni SMA Negeri 1 Pagerbarang, infak ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Dipaksakan nggak sih untuk infak? Nggak 50% Kesadaran sendiri 35,71% Kewajiban lah 14,28% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

digunakan untuk bangun masjid. “Sekolahku belum ada masjidnya. Sekarang ini lagi dibangun,” kata dia. Sebagai aksi sosial, kegiatan infak tentu harus dilakukan dengan kesadaran dan tanpa paksaan. Ini disepakati 50 persen ResponX yang disurvei Tim Xpresi. Bambang, siswa SMP 1 Ihsaniyah Balapulang menutur-

kan, infak bukan sesuatu yang harus dipaksakan. “Kalo berinfak ya harus dengan ikhlas,” ucapnya. (tim 1)

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Kena hukuman nggak kalo nggak infak? Nggak lah 96,42% Kurang tau 3,57% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Em D G C Dimana dirimu yang mencintai Em D C D Aku sepenuh hati [chorus] G D Aku yang akan pergi Em D Bila kau enggan memilih C G Cintaku ini bukan seperti D Tempat persinggahanmu Em D G C Letih terus kau sakiti Em D C Perasaan ini kau bodohi Em D G C Dimana dirimu yang mencintai Em D C D Aku sepenuh hati [chorus] G D Aku yang akan pergi Em D Bila kau enggan memilih C G Cintaku ini bukan seperti D Tempat persinggahanmu

SEBAGAI salah satu ibadah, berinfak memang nggak kata dia. perlu dipaksakan. Itu dilakukan lebih karena kesadaran Cowok yang memiliki postur tinggi tubuh 174 cm ini juga diri sendiri aja. Kalo memang ada uang lebih dan berniat menuturkan, dia selalu berinfak setiap kali ada petugas infak untuk nyumbang, mending diinfakin aja yang keliling ke kelas- kelas. “Aku juga sering dech. Nggak bakalan rugi. Karena kalopun berinfak di masjid setiap sholat Jumat”. nggak dapet balasan di dunia kan kita bisa Agar nggak lupa dan jadi sering infak, menddapet balasan di akherat. Tapi tentunya ing kita simak tips cowok kelas 12 ini yuk! dengan ikhlas dong. 1.Inget-inget jadwalnya infak keliling itu setiap Siswa SMK BP Dukuhwaru Seperti kata Angga Lukito, siswa SMK hari apa di sekolahmu. Jadi kamu bisa siapin uang BP Dukuhwaru yang mengaku sering infak lebih untuk menyumbang kalo di sekolah. Menurutnya infak itu semacam tabungan 2. Siapin uang receh dari rumah untuk berinfak. Jadi kamu pahala untuk di akherat nanti. “Jadi jangan mikirin feed nggak ada alasan buat batal infak karena nggak ada uang receh back dulu deh. Yang penting apa yang kita kasih itu 3. Kalo lupa nyiapin dari rumah, kurangi jatah uang buat jajan nantinya bermanfaat untuk kita sendiri dan orang laen,” 4. Berinfaklah sesuai kemampuan. (layung)

Angga Lukito

[solo] Em C D [chorus] G D Aku yang akan pergi Em D Bila kau enggan memilih C G

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

28 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

CMYK

MENGIKUTI lomba dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) menjadi hal yang ditunggu-tunggu Elsa Dwi Ningrum. Sayangnya, cewek yang tercatat sebagai siswi SMP Negeri 1 Dukuhwaru Kabupaten Tegal ini terpaksa mengurungkan niatnya mengikuti ajang tersebut dalam cabang olahraga renang karena sakit. “Kemaren-kemaren memang sempat ditawari mengikuti lomba renang. Tapi karena kondisiku yang saat itu lagi sakit, jadinya dengan terpaksa aku cancel. Padahal momen-momen seperti itu yang aku tungu-tunggu,” tutur cewek yang tinggal di Desa Pedagangan Kecamatan Dukuhwaru ini. Dalam urusan renang, Elsa tergolong jago. Setiap Jumat dan Minggu, dia rutin latihan di GOR

Trisanja Slawi. Dengan alasan hobi, cewek cantik ini nggak pernah absen berlatih renang. Sebelum renang, biasanya dia harus pemanasan dulu. Misalnya dengan lari-lari kecil, menggerakkan tangan, menggerakkan kaki dan juga kepala. Setelah pemanasan selesai, dia menyelam terlebih dulu dan mengatur napas. “Jangan lupa membasahi tubuh kita agar saat renang nggak tegang,” tambah dia. Cewek kelahiran Tegal 18 Maret 1996, mengaku menyukai olahraga air ini sejak masih d duduk dibangku SD. “Renang kan bikin tubuh kita jadi sehat,” imbuhnya. Selain hobi renang, Elsa juga punya beberapa hobi lain. Dia suka musik dan menyanyi. Tapi kalo untuk sekarang Elsa lebih fokus Ujian Akhir Nasional (UAN). Karena sekarang dia sudah kelas 9. (layung)


SAMBUNGAN

SELASA 14 DESEMBER 2010

19

RADAR TEGAL

Catut Nama Satgas, Tipu Rp 8 M dari halaman 1 berhasil menipu 47 orang. Para korbannya kebanyakan orang yang ingin diloloskan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). ‘Jumlah tersebut bisa bertambah lagi lantaran yang bersangkutan juga melakukan penipuan dengan modus pemerasaan. Modus penipuan yang digunakan komplotan Aminuddin memang yang terdeteksi sementara ini dua kasus. Pertama, menjanjikan seseorang untuk menjadi CPNS. Kedua, memeras atau menakut-nakuti instansi pemerintah dengan cara berpura-pura menginvestigasi laporan pelanggaran hukum yang terjadi di instansi tersebut. Selain Slamet, Aminuddin juga mempunyai jaringan penipu yang menggunakan nama Satgas Mafia Hukum. Salah satunya Suwarno. Dia merupakan jaringan yang Aminuddin yang kini tertangkap anggota Polresta Medan. “Baru saja saya dapat informasi kalau yang bersangkutan sudah tertangkap Polresta Medan,” ujar Coki. Menurut hasil informasi yang didapati Polrestabes Surabaya, Suwarno di Medan sementara ini belum mengaku praktek percaloan CPNS. Namun yang diakui baru pemerasan yang dilakukan dengan cara menakut-nakuti dua instansi plat merah di Medan. Instansi tersebut yakni PTPN

dan BPN kota Medan. Sayap jaringan penipu yang mencatut nama satgas mafia hukum juga ada di Lampung. Disana ada dua pelaku yakni Mustaman dan Tejuri. Mustaman disebut telah memperdaya 4 orang dan korban Tejuri sebanyak 34 orang. Ada juga pelaku yang beroperasi di Sukabumi dan Cianjur. Mereka adalah Sarip dengan korban 19 orang serta Fery dengan korban 4 orang. Korban penipuan paling banyak malah di Jakarta. Tercatat ada dua pelaku yang gentayangan di ibukota. Mereka ialah Suroso asal Jakarta Selatan dan Joko asal Jakarta Pusat. Suroso telah mengibuli sebanyak 200 orang. Sedangkan Joko baru 2 orang. “Penanganan pelaku di daerah-daerah tersebut telah ditangani oleh kepolisian setempat. Sementara ini hasil kejahatan komplotan Aminuddin mencapai 8 Milliar dengan korban total sekitar 1000 orang.” Hasil kejahatan itu diduga termasuk berasal dari pemerasan yang dilakukan terhadap sejumlah instansi. Sementara ini Polrestabes Surabaya mendapati ada Bupati dari salah satu daerah di Jawa Barat dan Kapolres dari salah satu kota di Kalimatan Selatan yang menjadi korban pemerasan jaringan Aminuddin. Penipuan yang dilakukan dengan modus investigasi kasus hukum selama ini dilaku-

kan langsung oleh pelaku yang memiliki identitas mirip satgas mafia hukum. Sedangkan penipuan dengan modus meloloskan CPNS biasa dilakukan oleh pelaku lapangan. Jaringan Aminuddin ini memang memiliki pelaku lapangan di beberapa daerah. Tugasnya mencari orang yang mau masuk CPNS. Pelaku lapangan membanderol tarif antara Rp 50-100 juta. Dari banderol tersebut sekitar 40-50 persen disetor ke jaringan atas yang berperan sebagai satgas mafia hukum. Pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan Slamet Riyadi yang dilakukan Unit Kajahatan Umum (Jatanum) Satreskrim Polrestabes Surabaya bersama Detasemen Intelejen (Denintel) Kodam V Brawijaya. Saat itu Denintel memperoleh informasi seorang yang mengaku dari satgas mafia hukum sedang menakut-nakuti sebuah instansi di Surabaya. Dari situ, Denintel bekerjasama dengan Polrestabes Surabaya untuk melakukan penangkapan pelaku. Pelaku pun ditangkap di depan sebuah hotel di Jalan Dinoyo, Surabaya. Dari penangkapan Slamet, polisi juga berhasil mendapatkan pelaku baru yakni Nyoman Suprapti, yang tak lain merupakan PNS golongan III B di lingkungan Polda Jatim. Selama ini Nyoman berperan sebagai anak buah Slamet yang beroperasi di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. (gun)

Baasyir Tak Akui Barang Bukti dari halaman 1 Sampai di Kejari, Baasyir langsung dibawa masuk. Puluhan anggota Gegana Brimob dengan seragam lapangan lengkap tampak ekstra waspada. Senjata M-4 yang mereka bawa juga dalam posisi berisi peluru. “Yang bersangkutan (Baasyir, Red) tidak mengakui barang bukti yang diperlihatkan. Hanya satu, handphone, yang diakui,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan M. Yusuf seusai menerima pelimpahan tahap dua Baasyir dari penyidik di kantor Kejari Jaksel, kemarin (13/12). Yusuf mengungkapkan, beberapa barang bukti yang diperlihatkan adalah senjata api laras pendek dan laras panjang, amunisi, dan magazine berbagai jenis. Kemudian juga ada dokumen-dokumen, call data record (CDR), uang tunai, dan fotokopi bukti transfer via rekening. Meski Baasyir menolak mengakui barang-barang bukti itu, lanjut dia, hal itu tidak menjadi hambatan saat proses pelimpahan. Jaksa kemudian membuat berita acara yang ditandatangani Baasyir. “Dalam KU HAP kan jelas, bahwa terdakwa memiliki hak untuk menolak. Nanti di sidang akan dikaitkan,” tutur Yusuf. Mantan kepala bagian TU pimpinan Kejagung itu menjelaskan, Baasyir dijerat dengan lima pasal berlapis dalam UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. “Ada perencanaan, penggerakan, pemberian bantuan, dan ada permufakatan,” urainya. Salah satu peran Baasyir adalah menyembunyikan pelaku atau informasi tindak pidana terorisme terkait dengan pelatihan militer bersenjata di pegunungan Jalin Jantho di Aceh Besar. Dengan pelimpahan tahap dua itu, Baasyir tinggal selang-

kah lagi menuju kursi pengadilan. Setelah pelimpahan tersebut, jaksa tinggal membuat surat dakwaan dan meneruskannya ke pengadilan. “Tidak pakai target, tapi secepatnya itu lebih baik karena ini menyangkut hak asasi manusia,” jawab Yusuf tentang pelaksanaan sidang. Meski telah menjalani pelimpahan ke tangan jaksa penuntut umum, Baasyir yang kemarin mengenakan jubah putih kembali menjalani masa penahanan di Rutan Bareskrim Polri dengan status tahanan titipan Kejaksaan. “Kita titipkan ke Rutan Bareskrim untuk alasan keamanan,” jelas Yusuf. Luthfie Hakim, kuasa hukum Baasyir membenarkan pengakuan dari kliennya yang tidak mengakui barang bukti yang ditunjukkan saat proses pemeriksaan dalam pelimpahan tersebut. “Ustad tidak mengenali satu pun alat bukti yang ditunjukkan, kecuali satu handphone milik beliau sendiri,” kata Luthfie. Dia menjelaskan, pihaknya belum memiliki persiapan khusus menghadapi persidangan karena masih menunggu surat dakwaan dari jaksa penuntut umum. Namun pihaknya menilai ada skenario yang dikenakan terhadap kliennya mengingat sebelum Baasyir juga sudah pernah disidang dalam perkara terorisme. “Kami melihat ini ada skenario panjang di balik perkara ini, di mana pada persidangan perkara pertama dan kedua beliau kan tidak terbukti. Ini ada campur tangan luar negeri lah sejak awal,” urai Luthfie. Dalam kesempatan pelimpahan tahap dua tersebut, kata Luthfie, pihaknya meminta kepada jaksa agar mendapatkan kemudahan proses berobat Baasyir yang sudah dipersiapkan. “Yang sudah disanggupi dokter hari Kamis ini, akan dilakukan di rumah sakit Polri

Kramat Jati,” katanya. Di bagian lain, tim penindak Densus 88 Mabes Polri kembali membekuk anggota jaringan Abu Tholut. Kali ini, dua orang kurir yakni Wardi dan Dedi. Keduanya warga desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya dan Desa Kariasari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari tangan keduanya, Densus mengamankan ratusan butir peluru yang disimpan di tempat penyimpanan kayu bakar. “Dua orang ini ditugasi menyimpan amunisi untuk digunakan sewaktu-waktu,” kata sumber Jawa Pos kemarin. Sehari-hari Wardi berprofesi sebagai penjual kue dan martabak di Cibinong. Dia diduga baru saja terekrut oleh kelompok Abu Tholut. “Kami bawa ke Solo semua,” tambahnya. Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar membenarkan penangkapan ini. “Besok (hari ini) akan dibeberkan di Mapolrestabes Surakarta,” katanya. Solo dipilih karena sekarang posisi Abu Tholut masih di Jawa Tengah. “Selain itu, banyak barang bukti yang akan ditunjukkan disana,” kata mantan Kanit negosiasi Densus 88 itu. (fal/rdl)

HB X Tak Sanggup Jabat Seumur Hidup dari halaman 1 itu wanti-wanti agar mereka kembali menjalankan aktivitasnya seperti biasa. “Aspirasi sudah dipenuhi. Silakan kembali bekerja seperti biasa,” kata HB X sesaat sebelum menghadiri paripurna penetapan APBD 2011 Provinsi DIJ tadi malam. Setelah sidang paripurna penetapan itu, HB X juga menegaskan dirinya bersama PA IX

akan tetap berada di tengahtengah rakyat Jogja. “Saya dan Sri Paduka PA IX tidak akan meninggalkan Jogja,” katanya. Disinggung soal pernyataan Mendagri Gamawan Fauzi yang menilai aksi massa pendukung penetapan tidak mencerminkan sikap seluruh penduduk DIJ yang berjumlah tiga juta, HB X menanggapi dengan tenang. Ia menyatakan boleh saja Mendagri memiliki pendapat seperti itu. “Boleh saja itu dilihat hanya

sekian persen. Tapi, faktanya seperti itu. Apa mungkin tiga juta harus ke sini, termasuk yang masih bayi,” ungkapnya. Terkait usulan penetapan dan jabatan gubernur dijabat seumur hidup, HB X secara tegas menolaknya. Gubernur yang menjabat sejak 3 Oktober 1998 menyatakan tak sanggup menjabat seumur hidup. Ia balik mengajukan pertanyaan apakah mungkin dirinya akan menjabat hing-

ga usia 80 tahun. “Apa mungkin saya sudah tuyuk-tuyuk (tua renta) masih menjadi gubernur,” ungkapnya. Wakil Gubernur PA IX yang datang lebih awal ke dewan enggan memberikan tanggapan. Seperti biasa, sambil menelangkupkan kedua tangan sebagai tanda menolak diwawancarai, PA IX menyatakan tak bersedia mengomentari hasil paripurna dewan. “Mohon maaf nggak ada komentar,” kilah PA IX. (kus)

KPK Tahan Wali Kota Bekasi dari halaman 1 Modus hampir serupa juga diduga dilakukan tersangka dalam kaitannya dengan pengesahan APBD Pemkot Bekasi tahun 2010. “Tersangka diduga telah meminta dana partisipasi dari anggaran proyek kepada beberapa kepala dinas untuk mempercepat proses pengesahan APBD tersebut,” urai Johan. Sedangkan terkait pengelolaan dan pertanggungjawaban

APBD tahun 2009, lanjut dia, Mochtar diduga telah memerintahkan dikeluarkannya AP BD untuk keperluan pribadi. Diantaranya untuk membantu pembayaran kredit multiguna. Dana tersebut diambil dari mata anggaran kegiatan dialog/audiensi Walikota dengan tokoh masyarakat yang ada pada Sub Bagian TU Pimpinan dan Protokol dengan cara melakukan mark up dan membuat SPJ fiktif. Atas perbuatannya, Mochtar

dijerat pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 dan/atau pasal 5 ayat 1, pasal 12 huruf e atau huruf f, pasal 13 juncto pasal 15 Undang Undang No 31 Tahun 1999. Hingga saat ini, penyidik KPk masih melakukan penghitungan besarnya kerugian negara akibat perbuatan tersangka. Mochtar menjalani pemeriksaan selama sekitar delapan jam. Tersangka yang kala itu mengenakan kemeja batik langsung menuju mobil tahanan. Namun, dia sempat berujar bahwa dirinya

belum diperiksa penyidik KPK. “Saya belum diperiksa, tapi sudah ditahan,” katanya sembari memasuki mobil tahanan. Ketika Mochtar digiring menuju mobil tahanan, ada insiden kecil. Sejumlah pendukung Mochtar sempat membuat kericuhan. Mereka menolak penahahan Mochtar dan menghujat KPK atas penahanan tersebut. Namun, insiden tersebut berhasil diamankan petugas keamanan KPK. (ken/iro)

Presiden Sambangi Skuad Timnas dari halaman 1 PSSI lainnya yang tampak sibuk menyambut Presiden dan rombongan. Informasi dari Nugraha Besoes, Nurdin Halid sedang ada acara di Karawang. Karena pemberitahuan Presiden akan datang sangat mendadak, Nurdin tidak bisa mengejar. Manajer tim Andi Darussalam Tabussala juga baru sampai di lapangan setelah acara dimulai. Pertemuan SBY dengan skuad timnas dilakukan di ruangan gedung tempat ganti pemain yang tak luas. Dalam pertemuan itu SBY memberikan semangat kepada Alfred Riedl dan pasukannya agar bisa mengukir prestasi terbaik. “Saya hanya ingin menyampaikan rasa bangga, saya senang dan bersyukur,” tutur SBY yang kemarin mengenakan baju safari warna abu-abu dibalut dengan rompi warna hitam. SBY mengaku mengikuti semua pertandingan yang telah dilakoni Firman Utina Cs. “Harapan saya, teruslah berjuang, tak perlu ada beban. Kita punya

pelatih yang bagus, diikuti saja, mudah-mudahan kita bisa berbuat yang terbaik,” sambungnya. Pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu berlangsung gayeng dengan diselingi beberapa guyonan. Misalnya saat SBY membuka kesempatan bertanya, para awak timnas tampak diam dan saling pandang. Namun tiba-tiba Abror Rizki, fotografer kepresidenan, nyeletuk. “Pak Presiden, ini Markus mau jadi PNS,” kata Abror seraya menunjuk Markus Haris Maulana, penjaga gawang timnas. Geeerr.. Seisi ruangan pun tertawa. Sementara Markus yang menjadi sasaran hanya bisa tersipu malu. “Kalau sekarang masih mikir-mikir, saya kasih waktu seminggu,” sahut SBY yang juga disambut tawa. Dalam kesempatan itu, presiden melontarkan pertanyaan kepada pemain nasional. “Siapa pemain yang paling muda disini?” tanya Presiden SBY. Pertanyaan orang nomor satu di Indonesia itu spontan dijawab oleh

winger Oktovianius Maniani. “Saya pak Presiden, usia saya masih 20 tahun,” ujar Okto, sapaan Oktovianus, sambil mengangkat tangannya. Presiden juga bertanya kepada pemain lain. Diantaranya pemain naturalisasi Christian Gonzales. Pemain depan Persib Bandung itu ditanya SBY asalnya darimana? Gonzales pun langsung menjawab “Asal dari Indonesia,” yang disambut tawa semua yang hadir. Pelatih timnas Alfred Riedl mengaku bangga dengan kunjungan orang nomor satu di Indonesia itu. Dia juga berharap tim asuhannya bisa terus melaju hingga ke final dan menjadi kampiun. “Meski sulit karena berhadapan dengan Filipina, tapi kita yakin dengan kemampuan pemain,” ujar pelatih berkebangsaan Austria itu. Sementara itu, Bambang Pamungkas yang mewakili rekan-rekannya sempat meminta presiden menonton langsung laga semifinal versus Filipina untuk memberikan semangat

kepada tim. SBY pun menyambutnya dengan janji sudah berada di Jakarta pada hari Kamis (16/12) selepas melakukan kunjungan kerja ke Jatim dan Jateng. “Kamis siang saya masih di Semarang, tapi malamnya insya Allah bisa menyaksikan langsung. Yang penting jangan ada beban, main sebaik mungkin. Rakyat pasti membantu berikan doa,” kata SBY. Kesempatan dikunjungi presiden itu juga dimanfaatkan oleh timnas menyampaikan keluhannya soal kondisi lapangan di area Senayan. “Bikin satu lembar surat kepada saya. Ajukan saja, nanti saya tindaklanjuti,” janji SBY. Mendapat tawaran seperti itu dari SBY, Alfred Riedl langsung menyampaikan persoalan yang dihadapi timnya. Mantan pemain dan pelatih timnas Austria itu mengatakan saat ini tim Merah Putih membutuhkan penambahan fasilitas latihan, di antaranya lapangan sintetis dan penambahan lampu lapangan. (ali/fal)

Cut Tary Mengaku, Ariel Tetap Menampik dari halaman 1 Awalnya mereka berkenalan di suatu tempat kemudian berlanjut dengan hubungan suami istri itu. “Tary bilang mereka melakukannya di bawah tiga kali,” ujar Rusmanto. Tapi, pengakuan wanita berdarah Aceh itu bertepuk sebelah tangan. Ariel menampik semua pengakuan Tary. “Itu memang hak terdakwa (Ariel, Red.), kita percaya fakta hukum di persidangan

saja,” kata Rusmanto. Afrian Bondjol keberatan dengan keterangan saksi. Menurut dia, kesaksian mereka tak sesuai fakta. “Apa isi keberatan kami, tidak bisa disampaikan dong. Ini kan persidangan tertutup,” ujarnya. Hal senada diungkapkan Ariel. Dia mempertanyakan alasan memutar video itu. “Yang jadi masalah kan penyebarannya. Seharusnya siapa yang ada di dalam video itu

tidak perlu. Itu sudah di luar permasalahan,” kata Ariel seusai sidang. Kendati tak muncul di sidang, Luna justru terlihat di Rutan Pondok Waru kemarin sore (13/12). Sekitar pukul 16.00, dia memasuki Rutan bersama empat kuasa hukumnya dan tiga famili Ariel. Mereka menggunakan dua mobil berbeda. Luna menumpang mobil Toyota Avanza sedangkan para kuasa hukum dengan Marcedes Benz

legam bernopol B 1 LAW. Saat keluar dari mobil, Luna mengenakan jaket putih bergaris hitam dengan penutup kepala. Karena Rutan sudah sepi dari para pembesuk dan tidak ada wartawan, kehadiran mereka tidak memancing perhatian. Hampir sejam mereka menjenguk Ariel. Sekitar pukul 16.50, rombongan keluar. Para pengacara melintas keluar terlebih dahulu sebelum diikuti mobil Luna. (aga)


CMYK

KOMBIS

SELASA, 14 DESEMBER 2010

20

RADAR TEGAL

37 Persen SPBU Sudah Jual Pertamax

MOHAMAD HASANUDIN/RADAR PEMALANG

DOOR PRIZE - Branch Manager CV Dwi Setia Putra Motor Hendro tengah memberikan door prize kepada tamu undangan yang beruntung dalam even pengundian Kondangan 3 Super Truk Mitsubishi Sabtu (11/12) malam.

Kondangan 3 Super Truk Mitsubishi

MAMPU JARING 40 SPK PEMALANG - PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) sebagai authorized distributor kendaraan bermotor dengan merek Mitsubishi dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) dan Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) melalui CV Dwi Setia Putra Motor Pemalang kembali menggelar even ‘Kondangan 3 Super Truk Mitsubishi’. Acara yang dipusatkan di Restaurant Pringjajar, Jalan Raya Pemalang – Pekalongan KM 15 Sabtu (11/ 12) malam, dihadiri puluhan konsumen setia produk Mitsubishi. Dalam acara tersebut, Hendro, Branch Manager CV Dwi Setia Putra Motor Pemalang memaparkan keuntungan bagi konsumen yang melaku-

kan transaksi pembelian Truk Mitsubishi pada malam itu. Untuk pembelian 1 unit truk, akan mendapatkan hadiah Mini HIFI Polytron MDXL 2109, pembelian 2 unit truk mendapatkan hadiah TV LCD Polytron 32 inch PLM 32B51 serta pembelian 3 unit truk akan mendapatkan hadiah TV LCD Polytron 32 inch PLM 32B51 dan Home Theater Polytron PHP 169. “Sedangkan untuk pembelian lebih dari 3 unit konsumen dapat memilih 2 sampai 3 item di atas berdasarkan kombinasi unit yang dibeli,” urainya. Program pembelian ini disambut baik oleh kosumen sehingga pada akhir acara terkumpul 40 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Pada

malam itu, Dwi Setia Putra juga menunjukkan keunggulan, keandalan, dan line up Colt Diesel untuk pasar. Diantaranya memperkenalkan tagline terbaru untuk Colt Diesel, yaitu 3 Super, supereconomical, superspeed, dan superpower. Yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan angkutan niaga dan siap mendukung bisnis konsumennya di segala medan, baik medan berat ataupun angkutan serbacepat. Truk Mitsubishi Colt Diesel sudah teruji tangguh dan andal sejak lama. Juga memiliki mesin diesel yang tangguh, efisien bahan bakar, kapasitas muatan angkut yang banyak, dan suku cadang yang mudah didapat. Mitsubishi Colt Diesel seluruhnya

memiliki 10 varian. Yaitu FE 71, FE 71 BC, FE 73, FE 73 HD, FE 83 BC, FE 74S, FE 74HD, FE Super HD, FE 84, FE 84G BC, 110 PS 125 PS 136 PS. Selain untuk ramah tamah, acara ni juga guna membina hubungan yang lebih kuat dengan para pelanggan setia dengan menunjukkan rasa terima kasih serta memberikan penghargaan langsung kepada mereka yang melakukan pembelian pada saat acara berlangsung di samping untuk terus meningkatkan brand image Truk Mitsubishi Colt Diesel dan Fuso. Dalam acara tersebut, diadakan pula pengundian door prize kepada konsumen dan pembagian souvenir kepada tamu undangan yang telah hadir. (hasan)

Bakrie Telecom Tarik Perhatian Dewan Juri GCG JAKARTA - Meski baru pertama kali mengikuti penilaian tata kelola perusahaan yang baik atau dikenal sebagai Good Corporate Governance (GCG), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) ternyata mampu menarik perhatian dewan juri GCG yang digelar Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG). Pada proses penilaian ini Bakrie Telecom dipandang sebagai perusahaan cukup terpercaya dari 26 perusahaan yang terdiri dari emiten, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Perusahaan swasta. Penghargaan tahun ini merupakan kali ke delapan IICG bekerjasama dengan Majalah Swa yang menyelenggarakan survei Corporate Governance Perception Index (CGPI). Tema sentral yang dipilih adalah Good Corporate Governance sebagai Budaya. Penilaian terhadap perusahaan yang disurvei, termasuk Bakrie Telecom dilakukan melalui empat tahapan, yaitu selfassessment, kelengkapan dokumen, penyusunan makalah dan observasi. Pada tahapan self-assessment digunakan kuesioner sebagai alat ukur yang meliputi 13 cakupan penilaian. Pada tahapan kelengkapan dokumen, setiap peserta diwajibkan menye-

CMYK

TERIMA PENGHARGAAN Komisaris Independen PT Bakrie Telecom Tbk Ai Mulyadi Mamoer (tengah) menerima penghargaan Corporate Governance Award 2010 dari Pimpinan Redaksi SWA, Kemal Efendy Gani (kiri). DOK.ISTIMEWA

rahkan minimal 41 jenis dokumen, mencakup dokumentasi dalam adaptasi dan penjabaran prinsip-prinsip GCG yang dipergunakan perusahaan dalam mekanisme pengelolaan perusahaan. Sementara tahap penyusunan makalah, setiap peserta menyusun makalah yang berisi paparan upaya-upaya yang telah dilakukan dalam menerapkan GCG di perusahaannya dengan sistematika yang telah ditentukan. Sedangkan pada tahap observasi dilakukan klarifikasi atau pemastian terhadap praktik GCG dan upaya perusahaan membangun budaya.

“Proses penilaiannya ketat. Karenanya kami sangat terhormat dipandang sebagai perusahaan cukup terpercaya pada kali pertama kami ikut serta. Sebuah anugrah sekaligus tantangan agar kami dapat terus memperbaiki diri menerapkan tata kelola perusahaan yang baik,“ kata Rakhmat Junaidi, Direktur Corporate Services PT Bakrie Telecom Tbk pada malam penghargaan ini di Jakarta, Kamis malam lalu (9/12). Menurut Rakhmat, meskipun keikutsertaan Bakrie Telecom baru pertama kali dalam survei CGPI, namun sesungguhnya penerapan nilai-nilai tata kelola

perusahaan yang baik telah lama dilakukan secara internal. Sebagai contoh dirinya menunjukan penandatanganan pakta integritas oleh setiap karyawan Bakrie Telecom mulai dari tingkatan direksi hingga staf. “Begitu menjadi karyawan BTEL, setiap individu diharuskan berikrar untuk mentaati pakta integritas sebagai perwujudan perusahaan yang bersih, transparan dan profesional. Sanksinya berat, bisa sampai dikeluarkan jika terbukti melanggar janji tersebut,“ ujarnya menjelaskan. Sementara itu Ai Mulyadi Mamoer, Komisaris Independen

PT Bakrie Telecom Tbk menyatakan bahwa perusahaan juga tengah melaksanakan proses BTEL Integrity & Best Performance Award 2009. Penilaian atas penghargaan ini dilakukan atas dasar karakter jujur, bertanggung jawab, disiplin, loyal dan konsisten. Dari dua ribuan karyawan Bakrie Telecom telah terpilih beberapa karyawan yang menjadi panutan di dalam penerapan integritas dan kinerja (very good dan excellent). Penyerahan penghargaan tersebut akan dilaksanakan tanggal 16 Desember 2010. Bakrie Telecom juga secara berkala melakukan audit, baik internal maupun eksternal untuk memastikan penerapan nilai-nilai GCG. Penerapan nilai ini tidak hanya sekedar pemenuhan sisi kepatuhan, sisi keteraturan dan sisi pengendalian tapi juga diwujudkan dalam sebagai budaya perusahaan. Ai Mulyadi berjanji bahwa pencapaian saat ini akan terus ditingkatkan sehingga bisa mencapai tingkatan terpercaya dan sangat terpercaya. “Bagaimanapun juga penerapan nilainilai GCG ini akan berdampak positif bagi perusahaan, bukan saja dalam sisi reputasi tapi yang jauh bernilai adalah sebagai strategi bisnis yang baik mengingat Bakrie Telecom adalah perusahaan publik“. (*)

JAKARTA - Dari total 4.667 jumlah SPBU milik PT Pertamina (Persero) yang saat ini tersebar di seluruh Indonesia, sebanyak 1.686 atau 37 persen di antaranya disebutkan sudah menjual bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi (Pertamax). “Saat ini, 1.686 SPBU dari total 4.667 SPBU milik PT Pertamina di seluruh wilayah Indonesia, atau 37 persen, sudah menjual BBM jenis Pertamax,” ungkap Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, dalam rapat kerja (Raker) dengan Komisi VII DPR RI, yang juga dihadiri Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan di Gedung DPR, Senin (13/12). Sementara sisanya, sebut Darwin, yakni sebanyak 2.981 SPBU atau 63 persen, masih sedang diupayakan. Rinciannya, sebanyak 2.461 SPBU masih memerlukan modifikasi tangki agar dapat menjual BBM jenis Pertamax, sedangkan 520 SPBU lagi memerlukan investasi tambahan tangki dan dispenser untuk menjual Pertamax. “Sisanya masih memerlukan modifikasi dan investasi tambahan tangki dan dispenser, agar dapat menjual Pertamax,” ujarnya. Lebih lanjut, Darwin menjelaskan bahwa SPBU yang tersebar di wilayah Indonesia itu, dimulai dari Region 1 yang terdiri dari Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Riau, yang memiliki 625 SPBU, dengan 80 SPBU di antaranya telah menjual Pertamax. Sementara sisanya, sebanyak 489 SPBU masih memerlukan modifikasi dispenser Pertamax dan 56 SPBU memerlukan investasi tambahan. “(Kemudian) Region 2 yang mencakup Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung dan Bangka-Belitung, memiliki 375 SPBU, (dengan) 109 SPBU di antaranya telah menjual Pertamax, sedangkan 204 SPBU memerlukan modifikasi tangki

dan dispenser, dan 62 SPBU memerlukan tambahan investasi,” papar Darwin. Sedangkan untuk Region 3 yang terdiri dari DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat, disebutkan memiliki 1.336 SPBU, dengan 788 SPBU telah siap menjual Pertamax, 388 SPBU masih memerlukan modifikasi tangki dan dispenser, sedangkan 170 SPBU memerlukan tambahan investasi. Untuk Region 4, yakni di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, terdapat 676 SPBU, dengan 202 SPBU telah menjual Pertamax, 394 memerlukan pengubahan tangki, serta 80 di antaranya memerlukan investasi tambahan untuk menjual Pertamax. Berikutnya untuk Region 5, yang berada di Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT, terdapat 1.065 SPBU dengan 379 SPBU di antaranya telah menjual Pertamax, sementara 638 SPBU memerlukan modifikasi tangki dan 48 SPBU memerlukan investasi tangki dan dispenser. Di Region 6 Kalimantan, ada 232 SPBU, dengan 67 di antaranya telah menjual Pertamax, 136 SPBU harus modifikasi tangki, sedangkan 29 di antaranya memerlukan investasi tangki dan dispenser. Adapun di Region 7 Sulawesi, masih menurut Darwin, terdapat 305 SPBU, dengan 61 SPBU di antaranya memiliki tangki dan dispenser Pertamax, 212 SPBU masih harus melakukan modifikasi, serta 32 SPBU membutuhkan investasi. Sedangkan di Region 8 yang mencakup Maluku dan Papua, terdapat 53 SPBU, namun tak satupun yang menjual Pertamax. Seluruh SPBU di kawasan ini, sebut Darwin, masih memerlukan investasi tambahan agar dapat menjual Pertamax. “SPBU yang siap adalah SPBU yang memiliki tangki penyimpanan BBM minimal tiga untuk Premium, Solar dan Pertamax,” jelasnya. (yud/jpnn)

DOK.RATEG

SUDAH PERTAMAX - Sebanyak 1.686 atau 37 persen di antara total 4.667 SPBU milik PT Pertamina sudah menjual bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi (Pertamax).


Radar Tegal 14 des 2010