Issuu on Google+

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

c


2 inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

inilahREVIEW 08 Tahun I | 17-23 Oktober 2011 66


inilahREVIEW 0812 Tahun I | 17-23 Oktober 2011 inilahREVIEW Tahun I | 14-20 November 2011

663


Mailbox MAJALAH ekonomi dan bisnis

http://www.inilah.com/ireview

inilahREVIEW Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi:

inilah grup media : n portal news: www.inilah.com n portal news : www.inilahjabar.com n Surat kabar : inilah koran n portal news : www.jakartapress.com

Muchlis Hasyim Redaktur Eksekutif: Tri Juli Sukaryana Redaktur Senior: Derek Manangka, Satrio Adinugroho, Sigas, Setiyadi, FONDA LAPOD redaktur foto: dahlan rebo pahing Fotografer: wirasatria

Kartu Kredit Lebih Mencekik dari Rentenir

Desain & layout: irfan ananta, yayan taryana, kamaludin nur fahri RiSET: Mahario, Asri Putri, Aditya b

Saya mengucapkan “Selamat!” untuk Pulau Komodo yang berhasil masuk daftar pemenang sementara tujuh kejaiban dunia versi New7Wonders. Meski eksistensi New7Wonders menjadi kontroversi di dalam negeri Indonesia, tapi tetap saja ini penting buat Pulau Komodo. Penting karena ini bisa menjadi alat promosi ke seluruh dunia tentang keajaiban pulau di daerah asal saya ini. Tentu saja untuk berpromosi membutuhkan dana. Terima kasih pada masyarakat yang mau berpartisipasi mendukung lewat sms mapun web site. Mohon masyarakat Indonesia tidak buang-buang energi untuk berkontroversi soal ini. Pemarintah juga jangan terus menerus menjelek-jelekkan lembaga New7Wonders. Proporsional saja. Pintar-pintar kita lah memanfaatkan keberadaan New7Wonders untuk kepentingan kita, jangan malah berantem sendiri. Bagi saudara-saudara di NTT, khususnya sekitar Pulau Komodo, mari bersiap menjadi masyarakat yang terbuka dan ramah terhadap kunjungan wisatawan. Karena ekonomi pariwisata akan sangat menunjang kehidupan kita di NTT. Marilah lebih kreatif, agar anakanak muda NTT tidak berbondongbondong merantau ke Jakarta. Cukuplah generasi saya yang ke Jakarta, generasi muda berpikirlah memanfaatkan potensi yang ada di NTT.

Ini pengalaman buruk saya berurusan dengan kartu kredit. Saya memiliki dua kartu kredit terbitan bank asing di Indonesia. Hampir tiap hari ditelepon dengan penawaran macam-macam. Pinjaman lah, cicilan tetap lah, ini-itu lah. Meski kesal, tapi suatu hari tergoda juga. Akhirnya bersedia menerima kredit sejumlah dana dengan cicilan tetap (bukan kredit tanpa agunan). Bilangnya, kalau sudah lima kali angsuran dan ingin melunasi, bisa dilakukan. Sete-lah delapan kali membayar dari 36 kali angsuran yang disepakati , saya akhirnya melunasi kredit itu. Ini saya lakukan karena hitunghitunganya tidak seperti yang saya bayangkan ketika di awal mengambil kredit. Ketika saya akan melunasi, ternyata jumlah yang harus saya bayar masih 90% dari total yang saya pinjam. Pen-jelasannya, karena porsi bunga jauh lebih besar dari porsi pokok di awal-awal cicilan. Ini yang tidak dijelaskan saat awal transaksi. Saya akhirnya dengan berat hati melunasinya. Sebulan kemudian saya mendapat tagihan lagi senilai jumlah satu bulan cicilan. Ketika saya tanyakan lagi, katanya pelunasan yang saya lakukan belum termasuk cicilan terakhir. Saya kesal. Semua dilakukan sepihak oleh pihak bank penerbit kartu kredit. Saya terpaksa membayarnya karena tidak mau gara-gara ini nama saya masuk black list perbankan. Penerbit kartu kredit tahu persis kekhawatiran nasabah seperti yang saya alami ini, sehingga seenaknya bertindak sepihak atas kredit yang diberikan. Lewat surat pembaca ini, saya ingin masyarakat jangan tergoda oleh tawaran-tawaran penerbit kartu kredit. Begitu “ya”, kita akan dijerat.

Heribertus Da Costa Manggarai, Jakarta Selatan

Feni Maryati Pluit, Jakarta Utara

Cover: Achilles Lapod

Selamat, Pulau Komodo!

4

sekretaris redaksi: ira sri rejeki

unit usaha pemimpin usaha: I nyoman brahmandita, Manager keuangan: fahmi alamsyah manager iklan: alvin alverdian manager it: bonny hadi putra sirkulasi: herry chatib tata usaha: nonon primayani putri penasehat hukum: lucas sh & partners alamat usaha: jl. rimba no. 42, kebayoran barujakarta selatan 12150, tel. 021 7222338 (hunting), fax. 021 7222659, alamat redaksi: jl. sungai sambas vi/12, kebayoran baru-jakarta selatan 12130, tel 021 72787319, fax. 021 7210976 penerbit: pt iPo comm Distribusi: Three mandiri (3M)

SuratMingguini Dukung Terus Merah Putih di Sea Games Atlet-atlet Indonesia kini sedang berjuang di ajang pesta olahraga Asia Tenggara Sea Games. Mari kita mendukung mereka agar terus mendulang prestasi setinggi-tingginya. Kita rindu menjadi raja Asia Tenggara sejak terakhir kita juara umum tahun 1997. Perjuangan atlet-atlet saat ini jauh lebih berat, bukan saja karena lawan-lawan yang dihadapi sudah berkepbang pesat, tapi juga kondisi dalam negeri yang carut-marut. Bayangkan saja, pembangunan sarana dan prasarana yang tersendat akibat danya dikorup. Peralatan yang kurang, latih tanding yang minim menjadi kendala tersendiri. Lagi-lagi karena dananya minim akibat dikorup. Yang bisa diandalkan adalah semangat pantang menyerah untuk membangun kebanggaan di tengah keterpurukan. Untuk itu dibutuhkan dukungan kita semua agar atlet-atlet yang “bertempur” terus memiliki semangat membara. Agus Affandi Ciputat, Tangerang

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


CONTENTREVIEW

LaporanUtama

46 profil

Penerus Dinasti Bakrie

Pengusaha di Belakang Sea Games Lebih 46 perusahaan terlibat dalam pesta olahraga Sea Games. Merek-merek dagangan mereka terpampang di semua arena pertandingan. Mereka sadar, merek mereka dilihat banyak orang. 12 | Geliat Ekonomi pesta dua tahunan 14 | meraup berkah ajang olahraga

16 nasional | Tut..tut..tut keretaku pun terseok Pegawai kereta api mengancam melakukan mogok kerja nasional pada tanggal 6 Desember mendatang. Harga BBM dan rendahnya subsidi pemerintah membuat direksi BUMN ini terpaksa harus akrobat. 20 BISNIS | rayuan bisnis terigu Maraknya pembangunan pabrik tepung terigu membuat ketergantungan terhadap gandum impor makin tinggi. Indonesia pun mencoba menanam gandum.

Editorial Kotak Surat 36 | Gaya Hidup 38 | Kehutanan 40 | Internasional 48 | Hukum 52 | Makro 58 | Pasar Modal 64 | Bisnis Sepekan

27 Sisipan | Sang raja yang makin langka Perburuan dan pembantaian harimau terus berlangsung. Bila tak ada upaya pelestarian, di tahun 2022 harimau terancam punah dari jagad raya. Kehadiran Tambling Wilidlife Nature Conservatioan (TWNC) memberikan harapan baru bagi kelangsungan hidup sang raja hutan.

66 | Kolom Lie Charlie

34 Figur |

jessica chastain Perankan Lady Diana

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

5


editorial

Duh, Papua

N

KRI sudah final, tak perlu diperdebatkan lagi. Kalimat ini, belakangan, kerap dilontarkan oleh pejabat negara dan kalangan politikus. Maksudnya, tentu saja, baik dan cukup mulia yakni agar Indonesia tak terpecah belah. Tak ada lagi wilayah atau provinsi, selain Timor Timur, yang memisahkan diri dari ikatan NKRI. Slogan ‘NKRI sudah final’ terdengar semakin kencang tatkala suasana politik nun di Papua sana kian memanas. Di sana, ada aparat yang tewas ditembak, tak sedikit pula penduduk setempat yang jadi korban. Keadaan menjadi semakin hiruk-pikuk, bercampur baur antara demo yang dilakukan karyawan PT Freeport Indonesia, yang menuntut kenaikan upah dengan sekelompok orang yang menginginkan Papua Merdeka. Berdiri sendiri tanpa harus menjadi wilayah RI. Tak bisa disangkal lagi, gejolak yang terjadi di pertambangan emas dan tembaga itu telah dijadikan pintu masuk oleh sejumlah orang yang mencita-citakan terbentuknya Negara Papua. Dan untuk mencapai cita-cita lama itu, bukan hanya kemarahan para buruh Freeport yang dijadikan sebagai kuda tunggang, tapi juga kekuatan-kekuatan asing. Kekuatan Amerika Serikat, salah satunya. Memang, beberapa waktu lalu, Scott Alan Marciel, Duta Besar AS untuk Indonesia, pernah menyatakan pihaknya tidak akan turut campur dalam kemelut yang terjadi antara manajemen, buruh, dan pemilik PT Freeport. Ken­ dati, yang menjadi pemegang saham mayoritas di perusahaan itu warga AS. Sang dubes hanya berharap, urusan itu bisa segera selesai dengan damai. Tapi lain lagi untuk urusan bentrok antara aparat keamanan dengan peserta Kongres Rakyat Papua II, beberapa waktu lalu. Dalam kasus ini, secara terbuka, AS menyatakan sikapnya. Secara tidak langsung, Menlu AS Hillary Clinton menyatakan tentang adanya pelanggaran hak asasi manusia di Papua. Walaupun dikemukakan dengan bahasa politik yang ‘santun’, Hillary jelas mempersoalkan adanya korban tewas dan teraniaya dalam bentrokan tersebut. Apa yang dikemukakan Hillary memang belum bisa dikategorikan sebagai ‘ikut campur’. Bahkan, sang Menlu ‘dengan bijak’ menyarankan agar pemerintah Indonesia segera membuka dialog untuk menyerap aspirasi masyarakat di Papua. Okey, itu bukan ikut campur. Tapi pernyataan itu secara langsung telah memberi angin kepada golongan yang ingin memisahkan diri dari RI. Bayangkan, kalau anjuran Hillary (membuka dialog) dilaksanakan. Bukan

6

mustahil nasib provinsi ini akan sama dengan Timor Timur yang terpaksa lepas melalui prosedur referendum. Apalagi semangat segolongan orang yang ingin melepaskan diri itu lebih besar dari semangat orang TimTim dulu. Betapa tidak? Bumi Papua merupakan wilayah subur yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar. Pokoknya, kaya raya. Bahkan saking kayanya, laba bersih yang diraih dari Freeport saja mampu memberi makan seluruh penduduk yang kini berjumlah sekitar 3,2 juta jiwa. Ini sebenarnya fakta lama yang sudah diketahui oleh pemerintah. Tapi, entah kenapa, penyelesaian masalah yang terjadi di Papua yang sudah berlangsung dalam hitungan puluhan tahun tak pernah tuntas. Karena kurang serius gara-gara pemerintah pusat selalu disibukkan oleh urusan politik atau apa? Wallahu ‘alam bishshawabi. NKRI sudah final. Kalau itu yang diinginkan, bertindaklah sejak dini. Sebab, semua orang tahu yang menjadi permasalahan utama di provinsi ini hanya satu yakni kesejahteraan penduduknya. Menteri Pertahanan Purnomo Yusgioangtoro boleh bilang bahwa di sana ada empat masalah yang harus diselesaikan yakni: Gerakan yang ingin memisahkan diri dari NKRI, konflik di Freeport, disparitas ekonomi dan Pilkada. Namun demikian banyak yang ber­ pendapat, selain urusan ekonomi, tiga perkara lainnya yang disebutkan Menhan tadi hanyalah ‘bumbu penyedap’. Dengan kata lain, kalau rakyat Papua hidup sejahtera, wilayah itu tak akan bergejolak kencang seperti sekarang. Jadi, apa yang dilakukan oleh pemerintah saat ini sudah benar. Papua diberi perhatian ekstra dengan didirikannya Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat (UP4B). Unit yang dipimpin langsung oleh Wapres Boediono ini bukan hanya akan mengkoordinasikan pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, UP4B akan menjadi motor utama meningkatkan kesejahteraan rakyat Papua. Meminjam istilah Boediono, kegiatan yang dilakukan unit ini akan lebih ‘membumi’. Indah terdengar. Dan, tentu akan lebih indah lagi kalau mimpi itu dijadikan kenyataan. Pertanyaannya: Kenapa baru sekarang? n Email kami: ireview.redaksi@gmail.com Kirim surat: inilahreview, Jl. Sambas VI No.12 Kebayoran Baru, Jakarta 12130 Info Berlangganan: (021) 7278313, 72787316

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


#1 Barat Pun Muak kepada Israel TAK sengaja, pembicaraan pribadi antara Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dan Presiden AS Barack Obama terdengar. Sarkozy menyatakan kepada Obama, ia muak kepada PM Israel Benjamin Netanyahu. Hal itu terjadi dalam pertemuan bilateral 3 November 2011, di sela pertemuan G20 di Cannes, Prancis. “Saya tak tahan dengan Netanyahu, dia seorang pembohong,” ujar Sarkozy. n

#2 Pemain Indonesia Diikat Klub Liga Spanyol KABAR baik berhembus untuk salah satu pemain sepakbola berdarah Indonesia. Arthur Irawan resmi diikat oleh klub La Liga, Espanyol. Menurut situs resmi Espanyol, klub asal Katalan menilai Arthur sebagai salah seorang pemain muda yang menjanjikan dan memiliki potensi besar. Di Espanyol, Arthur akan menjalani awal kariernya di tim junior terlebih dulu. n

#3 Hary Tanoe-Surya Paloh Tak Punya Grassroots BERGABUNGNYA pengusaha Hary Tanoesoedibjo ke Partai NasDem bukan jaminan partai baru ini bisa meraup suara besar di Pemilu mendatang. Salah satu faktornya adalah kurangnya pendukung akar rumput (grassroots). Sosok Hary Tanoe yang memiliki sejumlah media massa juga tidak bisa menjadi jaminan akan memuluskan langkah partai itu. “Tidak berarti orang yang menguasai media menang, itu paradigma yang ngawur,” papar pakar Ilmu Komunikasi Tjipta Lesmana. n

#4 Maia Estianty Diprotes Orangtua Teman Al DIDUGA memfasilitasi pesta dengan minuman keras, Maia Estianty diprotes orangtua teman-teman Al. Ahmad Dhani menuturkan, kekecewaan orangtua teman Al ditujukan ke Maia melalui sebuah forum di Blackberry. Sebelumnya, foto Al, anak Dhani dan Maia yang tengah berpesta beredar di internet. Ia tampak memegang rokok dan botol minuman keras. “Memang ada beberapa orangtua kecewa karena ada beberapa anak yang ada dalam foto itu dan terlibat dalam peristiwa pesta Halloween itu,” ungkap Ahmad Dhani. n

#5 BI Rate Turun, Bunga Kredit Belum Tentu BI rate turun 50 basis poin jadi 6%. Tapi, tak otomatis bakal diikuti penurunan suku bunga kredit. Penerbitan obligasi ritel Indonesia (ORI) seri 008 dan faktor nasabah kakap jadi ganjalan. Pengamat ekonomi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Latif Adam menilai kebijakan Bank Indonesia menurunkan BI rate seharusnya diterjemahkan dengan melonggarnya kebijakan moneter dan diimbangi dengan kebijakan fiskal. n

inilahREVIEW 06 Tahun I | 3-9 Oktober 2011

7


laporanutama

Lebih 46 perusahaan terlibat dalam pesta olahraga Sea Games. Merek-merek dagangan mereka terpampang di semua arena pertandingan. Mereka sadar, merek mereka dilihat banyak orang. TEKS Satrio Adi Nugroho dan Iwan Purwantono FOTO abror/presidensby.info - Ardy

8

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


laporanutama

I

ni bukan cuma pesta olahraga dua tahunan yang mempertandingkan 42 cabang olahraga dengan dana lebih Rp 3,1 triliun. Ini juga perhelatan pengusaha yang mempertontonkan merek perusahaannya yang bisa dilihat ratusan juta pasang mata warga Asia Tenggara. Ya, inilah Sea Games XXVI yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang yang pembukaannya Jumat pekan lalu menghabiskan dana Rp 150 miliar. Di Jakarta, semua siswa SD, SMP, dan SMA—kecuali kelas VI, IX, dan XII-- diliburkan. Panitia mencetak 35 ribu tiket gratis buat mereka untuk mendukung atlet-atlet nasional. Panitia Pelaksana Sea Games (Indonesia Sea Games Organizing Committee atau Inasoc) menargetkan 20 juta suporter akan memberi dukungan bagi para atlet yang berlaga melalui internet dan jejaring sosial. Pendek kata, Sea Games menjadi pesta akbar rakyat Asia Tenggara, khususnya Indonesia yang menjadi tuan rumah. Bayangkan, ada 46 perusahaan terlibat dalam

perhelatan ini. Perusahaan itu antara lain PT Garuda Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Indosat Tbk, PT Telkom Indonesia Tbk, Panasonic, Artha Graha, MNC Group, PT Unilever Indonesia, Samsung, dan masih banyak lagi. Garuda Indonesia memasang logo Sea Games di badan pesawat mereka. Logo Sea Games berupa burung garuda terpasang pada 20 pesawat B 737-800 NG yang melayani penerbangan regional maupun domestik terutama tujuan Jakarta-Palembang. Sebagai maskapai milik pemerintah, Garuda Indonesia akan mengangkut atlet dari 11 negara peserta Sea Games, termasuk dengan kargo. Bahkan banyak atlet diberikan tiket gratis maupun diskon. Lain Garuda Indonesia, lain pula Bank Mandiri. Bank milik pemerintah ini menjadi official bank Sea Games 2011 dan ikut menyumbang sebesar Rp 30 miliar untuk perhelatan ini. Sumbangan itu antara lain dalam bentuk dana tunai, Pusat Jajanan Mandiri di Gelora Bung Karno, pembuatan advertorial serta

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

lagu resmi yang akan dipakai selama Sea Games.

Kapal Untuk Menginap Partisipasi lain datang dari Artha Graha Network. Perusahaan milik Tomy Winata ini meminjamkan dua kapal laut miliknya untuk dijadikan penginapan. Dua kapal ini dipinjamkan untuk mengatasi masalah kekurangan kamar hotel dan penginapan di Palembang. Dua kapal itu bernama Tunas Wisesa 03 dan Tunas Wasesa 08. “Beberapa waktu lalu, kami mendengar mengenai adanya kebutuhan penginapan bagi penyelenggaraan Sea Games. Karena itulah, kami menyiapkan kapal Roll-on-Roll-off dan satu kapal lainnya untuk mendukung akomodasi penginapan. Kapal-kapal ini telah beberapa kali digunakan dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan di Indonesia seperti di Aceh dan mendukung Sail Banda,� kata Chairman Artha Graha Network, Tomy Winata. Soal tempat penginapan memang sempat membuat Ketua Umum Komite

9


laporanutama Penyelenggara Sea Games Indonesia (Inasoc) Rita Subowo, putus asa. “Kami kekurangan sekitar 280 kamar. Kami bersyukur hal ini sudah bisa teratasi dengan bantuan kapal milik Artha Graha yang akan menampung panitia,” ujar Rita. Tak ketinggalan Hotel Sultan ikut meramaikan pesta yang diikuti 11 negara anggota Asean ini. Hotel milik pengusaha nasional Pontjo Sutowo ini menjadi official hotel selama berlangsungnya Sea Games. Hotel ini menyediakan penginapan untuk atlet di beberapa cabang olahraga. Hotel Sultan juga menyediakan paket Sea Games “Escape Packages” mulai tanggal 1 November sampai 24 November 2011. Untuk siaran televisi, Indosat menyediakan layanan International Broadcasting Center. Kebutuhan telekomunikasi diberikan untuk panitia, media massa, dan kontingen Sea Games. Selain Indosat, juga ada produk minuman cokelat Milo, PT OSO yang akan menyediakan 10.000 galon dan dua juta botol ukuran 600 mili berisi air mineral, serta PT Krama Yuda Tiga Berlian membantu 13 unit kendaraan operasional. Perusahaan jam asal Swiss, Omega, yang biasanya hanya mau menjadi sponsor event Olimpiade atau Asian Games saja, kini bersedia ikut di Sea Games. Catatan waktu di cabang olahraga renang dan atletik akan ditangani oleh perusahaan ini. Nilai sponsorship Omega/Swiss Timing di acara ini mencapai US$ 3 juta. Angka itu berupa diskon untuk produk-produk Omega plus biaya pelatihan.

Dana Sponsor Penyelenggaraan Sea Games XXVI memang lebih banyak mengandalkan dana dari para sponsor. Sampai acara pembukaan Jumat pekan lalu, Inasoc berhasil mengumpulkan dana hingga Rp 6 triliun dari beberapa perusahaan yang menjadi sponsor. Ketua Harian Inasoc Rachmat Gobel mengatakan, dana dari sponsor itu dua kali lipat dana yang bersumber dari APBN. “Kalau dari APBN saja Rp 3 triliun, itu artinya sekitar Rp 6 triliun,” katanya. Rachmat mengatakan, dukungan sponsor memang dibutuhkan karena terbatasnya dana yang dianggarkan pemerintah. Kondisi semakin diperparah dengan rumitnya proses pencairan. Kesulitan tersebut baru rampung setelah pemerintah meluncurkan Keputusan Presiden dan Peraturan Presiden (Perpres). “Kalau dua aturan itu tidak terbit, bagaimana ini bisa selesai?” ujarnya.

10

Para produsen ini sadar, merek dan pesanpesan mereka akan dilihat banyak orang. Begitu pula halnya dengan sponsor Sea Games.

Perpres ini memungkinkan pengadaan barang/jasa untuk Sea Games yang menggunakan anggaran negara bisa dilakukan dengan mekanisme penunjukkan langsung. Soal pembiayaan Sea Games sempat memunculkan polemik publik, menyusul mendesaknya waktu penyelenggaraan, padahal dana panitia penyelenggara terancam kosong. Sampai-sampai perusahaan investasi, Recapital yang dimiliki oleh dua pengusaha muda, Rosan Perkasa Roslani dan Sandiaga Salahuddin Uno, ikut menyumbang. “Ini kan demi bangsa. Saya dan mitra hanya berusaha membantu sebisanya,” kata Rosan. Sayangnya, Rosan menolak menyebutkan jumlah dana talangan itu.

Bernilai Sea Games memang ajang olahraga internasional yang bernilai. Karena memiliki nilai jual, banyak perusahaan terlibat di dalamnya. Merek-merek berbagai macam

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


laporanutama

Tangan Dingin Rachmat Gobel

R

produk bisa dilihat oleh ratusan juta pasang mata. Inilah nilai lebihnya. Masih ingat penyelenggaraan Sepak Bola Piala Dunia? Nilai kontrak sponsor pada kejuaraan tersebut sangat besar jika dibandingkan dengan biaya penyelenggaraan event-nya. Pada ajang Piala Dunia 2006 di Jerman, FIFA berhasil meraih keuntungan dari pihak sponsor sebesar US$ 875 juta. Dan, pada Piala Dunia 2010 FIFA meraih untung dari pihak sponsor sekitar 1,65 miliar poundsterling. Bayangkan, itu untung, bukan pendapatan FIFA. Di Piala Dunia, produsen berebut untuk masuk ke sana sebagai sponsor dan rela menggelontorkan uang jutaan dolar untuk menjadi sponsor utama kejuaraan sepak bola tingkat dunia. Mereka bangga bila mereknya hadir di lapangan dan disebut sebagai merek resmi kejuaran sepak bola Piala Dunia. Para produsen itu sadar, merek dan pesan-pesan mereka akan dilihat banyak orang. Begitu pula halnya dengan sponsor Sea Games. n

achmat Gobel dikenal sebagai pengusaha bertangan dingin. Di tangannya, barang kecil bisa menjadi besar. Maka tak begitu mengherankan kalau kemudian ia ditunjuk sebagai Ketua Harian Indonesia Sea Games Organizing Committee (Inasoc). Kini, perhatian Rachmat Gobel tercurah habis untuk persiapan perhelatan olahraga se-Asia Tenggara ini. Apalagi, masyarakat mencemaskan persiapan pembangunan sejumlah venue yang terseok-seok karena masalah dana dari pemerintah. Pria kelahiran 3 September 1962 ini berharap, acara Sea Games dapat memberi nilai-nilai kepada masyarakat, mulai dari Indonesia sebagai penyelenggara acara, hingga kegiatan olahraga Sea Games itu sendiri. Tidak hanya itu, berdasarkan pengalamannya sebagai pengusaha, ia juga ingin menerapkan standar kuat dalam penyelenggaraan Sea Games ini. “Penyelenggaraan acara ini harus memiliki standar. Sering kali kita tidak memiliki standar, padahal dengan adanya standar, itu dapat mem-

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

bangun,” katanya. Untuk menambah da­ya tarik Sea Games dan memikat masyarakat, Rachmat mensosialisasikan perhelatan olahraga besar ini, dengan meluncurkan official song di radio swasta. “Official song merupakan salah satu sosialisasi untuk acara Sea Games di tengah event lain di Jakarta,” tuturnya. Rachmat adalah pengusaha papan atas Indonesia. Kini, ia menempati posisi sebagai Presiden Direktur PT National Gobel (sekarang bernama PT Panasonic Gobel). Panasonic merupakan brand yang dimiliki Matsushita Electric di Jepang. Sedangkan National adalah merek yang dimiliki oleh perusahaan milik keluarga Gobel. Rachmat merupakan generasi kedua dari keluarga Gobel yang mengendalikan perusahaan National Gobel, dan sekarang bernama Panasonic Gobel Indonesia. Tidak hanya sukses sebagai pengusaha, Rachmat juga banyak berkiprah dalam beragam forum di luar bisnis, di antaranya menjadi Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang dan pernah menjadi anggota Majelis Wali Amanah Universitas Indonesia. Dalam kepengurusan beragam organisasi, Rachmat dikenal tak sekadar menaruh nama, tetapi juga nyata bekerja. n

n Rachmat Ardhy Fernando

11


laporanutama

Geliat Ekonomi Pesta Dua Tahunan

Sea Games yang tertata baik bakal menggerakkan roda perekonomian. Lihat saja Qatar dan Afrika Selatan ketika menyelenggarakan Asia Games dan Piala Dunia. TEKS Satrio Adi Nugroho dan Iwan Purwantono FOTO abror/presidensby.info

B

ayangkan ada sekitar 12 ribu atlet dan timnya yang akan bertanding pada 42 cabang olahraga di Sea Games. Sekali lagi bayangkan, ada ratusan ribu penonton lainnya yang berdatangan untuk menyaksikan berbagai pertandingan.

12

Kedatangan orang-orang ini tentu menyangkut penginapan, makan, minum, jajan, transportasi, guide, pulsa, dan lainnya. Dan, semua ini tentu saja berurusan dengan fulus. Inilah untungnya Indonesia sebagai tuan rumah Sea Games XXVI. Sebagai

tuan rumah, banyak sarana dan prasarana olahraga diperbarui dan dibangun. Pembangunan infrasturktur di sekitar lokasi pertandingan juga terangkat. Bisnis hotel dan penginapan serta turisme dalam negeri menggeliat. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


laporanutama Mari Elka Pangestu sudah menyiapkan sejumlah agenda wisata. Di Palembang, akan digelar kapal budaya keliling Sungai Musi. Di dalam kapal diwarnai dialog seputar budaya dan olahraga. Selain itu, juga ada Sriwijaya Expo. Di Jakarta akan digelar tur kota bagi para atlet. Yang jelas, kata Mari, kunjungan wisatawan selama Sea Games bakal meningkat. Imbasnya bisa dirasakan masyarakat lewat multiplier effect.

Lihat Qatar dan Afsel Sea Games yang tertata baik bakal menggerakkan roda perekonomian. Pariwisata, perdagangan, dan investasi adalah sektor-sektor yang mudah bergerak sejak saat persiapan, ketika event berlangsung, bahkan saat event olahraga internasional di negara tersebut usai digelar. Tengok saja ketika Qatar menjadi tuan rumah Asian Games pada 2006. Peristiwa olahraga internasional terbesar kedua setelah Olimpiade yang melibatkan 12.500 atlet yang berasal dari 39 cabang olahraga ini mendorong pemerintah Qatar membangun 44 venues dan berbagai fasilitas lainnya di Kota Doha. Event tersebut menjadi katalisator perekonomian Qatar. Lihat juga Afrika Selatan (Afsel) yang mampu menyelenggarakan dengan sukses event sepakbola internasional Piala Dunia 2010. Bukan hanya penyelenggaraan pesta sepakbolanya yang sukses, Afsel juga mengambil begitu banyak keuntungan dari investasi bidang infrastruktur yang mencapai Rp 46 triliun. Mereka mendapatkannya dari hak siaran pertandingan, pariwisata, perdagangan, dan lainnya. Dampak Piala Dunia di Afsel juga mengerek pertumbuhan negara itu hingga 4,6 % pada kuartal I/2010 seiring pembangunan infrastrktur pertandingan. Padahal setahun sebelumnya, ekonomi negara itu limbung 1,8% karena krisis global. Dari event Piala Dunia, Afsel menargetkan menggaet investasi asing sebesar US$ 15 miliar hingga 2013. Brasil, tuan rumah Piala Dunia, sudah mimpi setinggi langit. Menteri Pariwisata Luiz Barretto Filha mengatakan, Piala Dunia adalah pintu masuk untuk mengerek perekonomian ke tingkat yang lebih tinggi. Brasil menargetkan industri pariwisata dari olahraga bisa menyumbang 4,5% ke PDB pada 2014. Akan ada 6 juta

pekerja pariwisata, terus naik 10% tiap tahun hingga 2014. Brasil sendiri merogoh kocek US$ 15 miliar untuk pembangunan dan renovasi infrastruktur di 12 kota guna menyambut Piala Dunia.

Tamu Membludak Piala Dunia tentu saja berbeda dengan Sea Games. Tapi setidaknya geliat ekonomi Sea Games bisa mendatangkan berkah yang cukup lumayan untuk menggerakan perekonomian. Di Palembang sejak awal Oktober, tingkat occupancy hotel rata-rata telah sampai 100%. Ini berbeda dibandingkan bulan-

Di Palembang sejak awal Oktober, tingkat occupancy hotel rata-rata telah sampai 100%.Padahal biasanya hanya 60%. bulan biasanya yang hanya sekitar 60%. Kenaikan ini, menurut Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatra Selatan, karena sejumlah keluarga atlet, dan suporter datang lebih dahulu untuk melakukan uji coba pertandingan sejak awal Oktober 2011. Erlan Aspiudin, Ketua PHRI Sumatera Selatan mengatakan, lebih dari 2.000 atlet menginap di wisma, sedangkan keluarganya tersebar di hotel-hotel. Saat ini jumlah kamar hotel di Sumatra Selatan telah naik 9%-11% dari 2010, yaitu dari 5.500 kamar menjadi 6.000 kamar. Tapi jumlah ini tidak cukup menampung tamu. Akhirnya sejumlah pe-

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

rumahan dinas terpaksa berubah menjadi hotel dadakan. Membeludaknya tamu membuat PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menyulap dua armada kapalnya menjadi semacam hotel terapung untuk kebutuhan menginap tamu. Armada kapal Pelni tersebut masing masing berkapasitas 200 ruang kamar. Selain itu, perusahaan maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Airlines Tbk juga mulai memanen keuntungan Sea Games. Ichsan Rosan, Manajer Humas Garuda Indonesia menuturkan, saat ini load factor rute Jakarta-Palembang telah mencapai 80%. Garuda pun telah menambah frekuensi penerbangan Jakarta-Palembang dari 8 kali menjadi 9 kali per hari. PT Ciputra Residence juga tak mau ketinggalan meraih rezeki Sea Games. Perusahaan di bawah Ciputra Group ini mendirikan wahana wisata bernama Amanzi Waterpark di Palembang dengan investasi Rp 48 miliar. Harga tiket pengunjung akan dibanderol sekitar Rp 50.000-Rp 100.000. “Kami optimistis bisa meraup sebanyak 4.000 pengunjung per hari,” kata Meiko Handoyo, Direktur Ciputra Residence.

Rental Mobil Melonjak Peluang rezeki Sea Games juga menarik perusahaan taksi, Blue Bird. Teguh Wijayanto, Kepala Humas Blue Bird menuturkan, perusahaan telah membuka kantor cabang dan wilayah operasi taksi di Palembang, sejak akhir Oktober lalu. “Selain mengincar tamu Sea Games, pertumbuhan ekonomi Palembang bisa membawa keuntungan bisnis jangka panjang,” ujarnya. Para pemilik rental mobil di Palembang juga kebanjiran pesanan. “Peningkatannya sangat drastis,” kata Epen, pemilik Amelia Rental, di Jalan Jenderal A Yani Lr Pertahanan, Palembang. Kalau pada hari-hari sebelumnya hanya menerima pesanan 2 mobil, kini melonjak menjadi 25 mobil setiap hari. “Saya akan menambah armada sekitar 75 unit lagi,” ujar Epen. Dari Epen hingga pengusaha gede memang bakal menikmati berkah Sea Games, yang diselenggarakan dua tahun sekali. Mungkin kecil, tapi tak apalah. Yang penting Sea Games harus bisa membangun citra baik. Sebab, dari situlah arus investasi bakal deras masuk ke Indonesia. n

13


laporanutama

Meraup Berkah Ajang Olahraga Kadin Indonesia menjual pernakpernik Sea Games dengan melibatkan pelaku UKM. Targetnya meraup penjualan Rp 50 miliar. TEKS Iwan Purwantono dan Satrio Adi Nugroho FOTO riset

14

B

agi kalangan pebisnis, Sea Games XXVI yang berlangsung di Jakarta dan Palembang, tak sekadar ajang olahraga. Namun juga, peluang bisnis yang cukup bikin ngiler. Bagi pelaku bisnis yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Sea Games 2001 harus menjadi berkah. Khususnya bagi sektor usaha kecil dan menengah (UKM). Dalam pesta olahraga Asia Tenggara itu, perajin atau produsen aksesoris (merchandise) bakal banjir order. Soalnya, Kadin bakal berdagang pernakpernik Sea Games. Targetnya pun tak

main-main. Dari dagang merchandise itu, Ketua Komite Tetap Kadin Bidang Pengembangan Industri Olahraga, Iman Arif mematok angka Rp 50 miliar. ‘’Tentu kompetisinya ketat. Namun, kami optimistis target akan tercapai,’’ katanya. Untuk meraih angka Rp 50 miliar, menurut Arif, bukan urusan sulit. Pertama, penjualan pernak-pernik difokuskan ke dua kota yang menjadi pusat Sea Games, yakni Jakarta dan Palembang. Target masing-masing kota Rp 10 miliar, sehingga total, Rp 20 miliar. Lalu, dari mana sisanya? Menurut mantan Pengurus PSSI itu, Kadin me-

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


laporanutama minta agar BUMN memborong merchandise Sea Games XXVI. Tak cukup itu, kalangan pengusaha swasta, hotel dan travel dirangkul. “Termasuk memberdayakan seluruh wakil Kadin di daerah,’’ katanya.   Nantinya Kadin hanya menjadi penggerak bagi para pelaku UKM, membantu menciptakan pasar dengan mendompleng Sea Games 2011. Kadin juga melibatkan asosiasi untuk memuluskan promosi Sea Games. ‘’Tentu saja, langkah ini, perlu dukungan pemerintah. Khususnya BUMN, karena sempitnya waktu dan masalah logistik,” katanya. Sebagai tuan rumah, pernak-pernik lokal, lebih diunggulkan. Selain harganya terjangkau, kualitas produknya tak kalah dari merchandise impor. Berbagai aksesoris mulai dari kaos, baju, topi, mug, gelas, bolpen, pin, sepatu sampai radio didagangkan. Harga termurah Rp 11 ribu, sedangkan yang limited edition bisa jutaan rupiah.. Untuk pasokan merchandise, Kadin sudah merangkul para pelaku UKM. Pasar sudah dibuka. Saat kirab api Sea Games di beberapa kota, Kadin mulai menjajakan pernak-pernik dengan membangun outlet dadakan. Sedangkan saat Sea Games, Kadin menjalin kerjasama dengan pengelola mall atau tempat perbelanjaan. Hasilnya, cukup mujarab. Saat ini, merchandise resmi SEA Games XXVI bisa diperoleh di Plaza Senayan. Untuk Palembang, terdapat empat outlet. Iman mengatakan, strategi penjualan cenderamata akan dilakukan dengan menawarkan ke sejumlah BUMN, hotel, daerah-daerah pariwisata, dan kadin daerah di 33 provinsi di Indonesia. ‘’Kalau untuk daerah lain, kita kirimkan katalognya. Kita sebar ke 33 provinsi. Mereka pesan, bayar maka kita kirim,’’ katanya.

Laris Manis Di pasaran, kualitas cinderamata lokal, tidak bisa dipandang sebelah mata. Mulai soal desain sampai bahan baku, cukup kompetitif. Demikian pula harganya, cukup terjangkau masyarakat berkantong cekak. Tengok saja cinderamata berupa tempat lilin dan tusuk gigi Sea Games XXVI, buatan Bandung. Terbuat dari bahan glass, yang berhias sepasang komodo, maskot Sea Games. Tersedia dalam berbagai warna. Demikian pula boneka Modo-Modi, buatan Bekasi, laris manis di pasaran. Tak ketinggalan pernak-pernik lain be-

“Untuk kaos saja, potensi pesanan bisa mencapai Rp 3 miliar, ini dihitung dari harga kaos yang satuannya berkisar Rp 30.000-Rp 40.000” Marnawi Munamah

rupa kaos, topi, tas dan sepatu. Kebanyakan produksi Bandung, harganya bisa terjangkau. Cukup dengan Rp 30 ribuan, sepasang boneka lucu, bisa dibawa pulang. Sebelum Sea Games dibuka, sejumlah perajin di Jawa Barat kebanjiran pesanan alat pendukung Sea Games seperti kaus, jaket, dan sepatu dari peserta pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut. Tak hanya dari peserta, perajin UKM ini juga mendapatkan pesanan dari para suporter di Tanah Air. Soleh Yusuf, perajin sekaligus pemilik usaha alas kaki Sae Collection dari Kota Cimahi, mengatakan, perusahaannya mendapatkan pesanan sepatu dari kontingen Timor Leste sebanyak 160 pasang. Sepatu tersebut dipakai pada acara pembukaan Sea Games. “Kami belum melayani maupun menerima pesanan untuk sepatu olahraga, karena bahan yang digunakan jauh berbeda. Timor Leste memesan sepatu resmi jenis vantofel,” katanya. Menurut dia, banyak ajang olahraga yang memberikan keuntungan tersendiri kepada pelaku UKM. Bahkan, alatalat pendukung olahraga hampir semuanya dikerjakan oleh UKM.

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

Pesanan Rp 5 Miliar Selain sepatu, perajin juga kebanjiran pesanan untuk kaus tim, jaket, bola, dan aksesori lainnya, hingga ke maskot Sea Games. “Perajin yang paling diuntungkan selama ajang Sea Games ini tentunya adalah perajin kaos, namun perajin sepatu juga mendapatkan kesempatan untuk ikut bersaing dengan pabrikan besar,” katanya. Marnawi Munamah, Ketua Koperasi Perajin Kaos Suci Bandung mengatakan, potensi pesanan Sea Games untuk perajin kaos bisa mencapai Rp 5 miliar, terdiri dari kaos, jaket, boneka maskot, dan aksesori lainnya seperti gantungan kunci. “Untuk kaos saja, potensi pesanan bisa mencapai Rp 3 miliar, ini dihitung dari harga kaos yang satuannya berkisar Rp 30.000-Rp 40.000. Kalau ada pesanan sekitar 100.000 unit kaos saja, kami sudah mengantongi Rp 3 miliar,” ujarnya. Inilah berkah Sea Games yang dirasakan kaum UKM. Menurut putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Eddhi Bhaskoro Yudhoyono alias Ibas, Sea Games XXVI di Indonesia adalah berkah yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Termasuk menggenjot penjualan merchandise lokal, serta potensi ekonomi lainnya. ‘’Ini acara besar. Sea Games, bukan sekadar momentum olahraga. Selain merchandise, banyak peluang ekomomi yang tercipta. Seperti industri jasa, akomodasi, restoran dan hiburan,’’ katanya. Ya, memang begitu kenyataannya. n

15


nasionalpt kai

n pengguna jasa kereta api. lebih murah dari bus umum

Tut..tut..tut.. Keretaku pun M Terseok Pegawai kereta api mengancam melakukan mogok kerja nasional pada 6 Desember mendatang. Harga BBM dan rendahnya subsidi pemerintah membuat direksi BUMN ini terpaksa harus akrobat TEKS Ardi Siregar FOTO dok. inilah.com dan dahlan rebo pahing

16

engelola PT Kereta Api Indonesia, terbukti, tak semudah mengemudikan lokomotif. Setidaknya itulah yang dirasakan Ignatius Jonan, yang menjadi masinis utama di BUMN itu. Setidaknya hal itu bisa terbaca dari ancaman mogok para karyawannya yang akan dilakukan Selasa, 6 Desember mendatang. Aksi yang dikoordinir Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) itu bakal berlangsung selama 3 jam, mulai pukul 05.00 hingga 08.00. Kalau rencana tersebut benar-benar dilakukan, bisa dipastikan, operasional kereta penumpang maupun angkutan se-Jawa dan Sumatera pada hari itu ba-

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


nasionalpt kai kutan barang lain, seperti truk, kapal laut dan pesawat terbang sudah mendapatkan subdisi BBM. Sebelum mengancam akan melakukan aksi mogok kerja, sebenarnya, ribuan pegawai PT KAI telah lebih dulu melakukan unjuk rasa di Kantor Kementerian ESDM pada pertengahan Oktober lalu. Sayang, aksi mereka dianggap angin lalu. Oleh karena itulah SPKA mengeluarkan jurus pamungkas mogok kerja tadi. “Tingginya harga BBM menyebabkan perusahaan terus mengalami defisit keuangan. Dan ini akan berdampak pada kesejahteraan hidup pegawai,” ujar Sri Nugroho.

kal awut-awutan. Ancaman itu sebenarnya sangat ringan. Paling tidak, jika dibandingkan dengan rencana pemogokan sebelumnya yang akan dilakukan mulai tanggal 6 hingga akhir Desember. Aksi terpaksa dilakukan karena SPKA menganggap pemerintah telah melanggar Peraturan Presiden Nomor 9 tahun 2006. Mestinya, transportasi publik –khususnya angkutan barang-mendapat fasilitas BBM bersubsidi. Tapi, kenyataannya, sejak Maret lalu, yang harus dibayar adalah BBM kelas industri seharga Rp 9.000 per liter. “Kebijakan ini menyebabkan kami rugi Rp 400 miliar,” kata Ketua Umum SPKA Sri Nugroho. Padahal untuk ang-

Lebih murah dari bus umum Selain masalah BBM subsidi, persoalan pelik yang dihadapi PT KAI adalah minimnya dana subsidi dari pemerintah dalam bentuk public service obligation (PSO) yang tahun 2011 ini nilainya Rp 639 miliar. Padahal dana subsidi yang dibutuhkan --berdasarkan kalkulasi-- direksi PT KAI seharusnya Rp 1,3 triliun. Ironisnya, dana PSO 2011 baru cair pada awal November lalu. Itu pun baru setengahnya atau sebesar Rp 313,2 miliar. Menurut Ignasius Jonan, Dirut PT KAI, demi kelangsungan operasi pihaknya terpaksa meminjam uang dari bank. “Bunganya sangat tinggi. Kami jadi kesulitan membayarnya,” katanya saat melakukan rapat dengan Komisi VI DPR, akhir bulan lalu. Kepada para wakil rakyat, Jonan mengeluhkan soal harga tiket kereta api kelas ekonomi yang sudah 10 tahun tidak berubah. Contohnya tiket Jakarta– Tangerang yang hanya dibandrol Rp 1.000 per penumpang. Atau rute kereta komuter Jakarta–Bogor untuk kelas bawah yang hanya Rp 2.000 per orang. Bahkan tarif Kereta Api Kahuripan kelas ekonomi jurusan Padalarang-Kediri yang berjarak 655 km, tiap penumpang hanya dikenakan tarif Rp 38.000 atau rata-rata Rp 58 per km. “Bus umum ke Terminal Kampung Rambutan saja Rp 8 ribu per orang,”kata Jonan. Selama ini keuntungan yang diperoleh PT KAI memang berasal dari tiket penumpang kelas eksekutif dan atau kereta api angkutan barang yang non-PSO alias tidak disubsidi tadi. Tarif kereta eksekutif ini mencapai Rp 128 per km. Keuntungan itulah yang dipergunakan perusahaan untuk mensubsidi penum-

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

pang kelas ekonomi. “Subsidi silang seperti ini kan sebenarnya tidak diizinkan,” tutur sang masinis utama. Keluhan yang sama dikemukakan Direktur Keuangan PT KAI Kurniadi Atmosasmito. Kata dia, selama ini dana PSO digunakan untuk biaya perawatan seluruh armada termasuk berbagai fasilitas dan operasional kereta api kelas ekonomi. Pendapatan dari penjualan tiket kelas ekonomi--yang jauh di bawah harga ekonomis--diganti pemerintah dengan dana PSO sebesar Rp 4.000 per penumpang. Masalahnya, berdasarkan selisih tarif kelas ekonomi tadi, seharusnya dana PSO yang dibutuhkan PT KAI di atas Rp 1 triliun. Jadi masih kurang. “Tapi bagaimana pun kereta api ekonomi kan harus tetap jalan,” kata Kurniadi sembari menyebut angka PSO untuk tahun 2012 yang telah disepakati senilai Rp 770 miliar. Artinya, direksi PT KAI memang harus berakrobat lagi sepanjang tahun depan. Arus kas BUMN ini sebenarnya cukup baik. Sepanjang Januari-September 2011, perseroan membukukan pendapatan Rp 5,6 triliun. Makanya, manajemen optimistis target pendapatan Rp 7,77 triliun sesuai rencana kerja dan anggaran perusahaan 2011 bisa tercapai. Tapi ya itu tadi, direksi PT KAI tetap harus melakukan berbagai akrobat. Sebenarnya saat dana PSO belum juga cair, Dirut PT KAI sempat melontarkan gagasan agar dana PSO dihapus saja. Tentu dengan kompensasi, tarif KA kelas ekonomi dinaikkan sesuai harga ekonomis. Namun, usulan itu segera dipotong Direktur Jenderal Perkeretapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan. Menurut Tundjung, pemerintah tidak akan melepas tarif kereta api kelas ekonomi dengan alasan daya beli masyarakat masih rendah. Padahal, angkutan kereta api merupakan kebutuhan utama transportasi masyarakat. “PSO ini kan untuk membantu penumpang kelas ekonomi. Pemerintah akan memberikan pengganti selisih kepada operator,” kata Tundjung. Walhasil, lantaran dana PSO tidak lancar, lantas usulan kenaikan harga tiket ditolak dan terap harus membayar mahal BBM, aksi mogok kelihatannya tak bisa dihindari lagi. Padahal, kendati hanya berlangsung 3 jam, aksi itu dipastikan bakal membuat jutaan orang pengguna ular besi itu kelimpungan. n

17


nasionalupah minimum

Biar Dapat Hidup Layak Pengusaha dan buruh di sejumlah daerah tengah sibuk tawar-menawar nilai UMK. Mereka mengejar deadline 20 November 2011. TEKS Ardi Siregar FOTO wirasATRIA

D

emonstrasi yang dilakukan para buruh, yang berlangsung sejak awal November, tampaknya akan semakin marak di pekan-pekan ini. Aksi unjuk rasa sengaja digas karena mengejar tenggat waktu. Maklum, 20 November merupakan batas akhir penetapan Upah Minimal Kabupaten/Kota (UMK) baru yang bakal diterapkan mulai Januari 2012.. Di sejumlah daerah di Jawa, aksi masal telah mulai terjadi sejak awal dua minggu terakhir. Pada Kamis pekan lalu misalnya, ribuan buruh dari sejumlah pabrik di Kawasan Industri Kota Bukit Indah Purwakarta, Jawa Barat, melangsungkan aksi damai dengan berjalan kaki dan bersepeda motor menuju Kantor Dinas Tenaga Kerja Purwakarta.

18

Mereka menuntut UMK ditetapkan sebesar angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sesuai Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor 17 tahun 2005. Gelombang unjuk rasa yang lebih besar terjadi di Jawa barat. Sekitar 25 ribu buruh dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) berunjuk rasa di depan kompleks Pemkab Bandung. Mereka mendesak kenaikan UMK 2012 sebesar 10% dari UMK 2011 yang hanya Rp1,1 juta. ”Kami melakukan ini karena perjuangan perwakilan buruh di Dewan Pengupahan (DP) sama sekali tidak sesuai dengan harapan. Hasilnya malah menguntungkan pihak perusahaan,” kata Uben Yunara, Ketua SPSI Kabupaten

Bandung. Selain pekerja di Bandung, sekitar 3 ribu buruh di Bogor juga melakukan aksi serupa. Mereka menuntut kenaikan UMK Kabupaten Bogor tahun 2012 sebesar Rp 1.280.607. Menurut Martanto, perwakilan buruh, upah saat ini yang sebesar Rp 1.172.000 sudah harus dinaikkan minimal sebesar 11 persen. Di Surabaya Jatim, aksi sejenis juga terjadi. Mereka menuntut UMK sebesar Rp 1.251.114. Nilai tersebut berdasar hasil survei 46 komponen KHL ditambah inflasi Kota Surabaya sebesar 1,31 persen. Sementara di Semarang Jateng, ratusan buruh memprotes Gubernur Bibit Waluyo, sambil membawa ember. Mereka tersinggung atas pernyataan Bibit terhadap tuntutan agar UMK dinaikkan menjadi Rp 1,4 juta. Kalimat Pak Gubernur, ”Entek kringete, entek duite (habis keringatnya, habis uangnya),” membuat marah para buruh. Begitulah, hiruk pikuk menjelang batas waktu 20 November. Pemerintah daerah tampaknya mengalami kesulitan dalam menetapkan UMK yang baru. Di Disnakertrans Jabar, misalnya, hingga Senin pagi pekan lalu, dari total 26 kabupaten atau kota, baru masuk usulan dari 20 daerah. Itu pun hanya 15 yang datadatanya lengkap. Menurut Kepala Disnakertrans Jabar Hening Widiatmoko, prosedur penetapan UMK dihitung di tingkat kabupaten/kota oleh Dewan Pengupahan (DP) yang terdiri dari pemerintah, pengusaha dan serikat pekerja. Salah satu acuan dalam penetapannya adalah hitungan KHL dengan mempertimbangkan 46 komponen yang merupakan indikator untuk disebut hidup layak. Masukan dari berbagai daerah itulah, yang selanjutnya bakal dibahas DP provinsi pada 14 November. Sehingga pada Jumat 18 November, UMK baru telah ditetapkan oleh Gubernur. Alotnya penetapan UMK, agaknya, juga disebabkan keputusan yang dikeluarkan menteri--menyangkut komponen KHL--banyak yang sudah tak releven lagi. ”Harusnya Presiden memerintahkan Menakertrans mencabut keputusannya yang sudah tidak relevan dengan kondisi sekarang. Silakan Presiden sesekali turun ke pasar, cek harga, bandingkan dengan kebutuhan hidup layak,” kata Rieke Dyah Pitaloka, anggota DPR dari Fraksi PDIP.n

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


nasionalktt asean

Jaga-jaga Sebelum KrisisTiba Pada Kamis sampai Sabtu ini, digelar KTT ASEAN ke-19 di Bali. Para kepala negara bergandeng tangan mengantisipasi masuknya krisis ke wilayah ASEAN. TEKS Ardi Siregar FOTO dok. inilah.com

B

arack, Obama akan datang lagi ke Indonesia. Presiden Amerika Serikat yang sempat melalui masa-masa kecil di Jakarta itu, bakal menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-19 yang digelar di Nusa Dua Bali, pada Kamis hingga Sabtu (17-19 November) ini. Pertemuan para kepala negara dari 10 negara di Asia Tenggara itu agaknya sangat penting bagi Obama yang negerinya sedang dilanda krisis. Apalagi di Bali nanti tak hanya diselenggarakan KTT ASEAN, tapi juga pertemuan ASEAN+3 dan pertemuan AseanAsia Timur Jauh. Selain kepala negara ASEAN, akan hadir pula kepala negara dari China, Korea Selatan, Jepang, India, Australia dan Rusia. Maka wajar apabila kemudian hadir pula Sekjen PBB Ban Ki Moon. Obama sendiri secara khusus akan menghadiri pertemuan peserta KTT ASEAN pada Jumat dan ASEAN-Asia Timur pada Sabtu. Sedikitnya bakal ada enam isu yang akan dibahas dalam KTT ASEAN. Sementara agenda utama yang akan menjadi pembahasan terfokus pada tiga pilar yakni, politik, keamanan, sosial budaya dan ekonomi. Pembahasan diharapkan memperkuat kerja sama antar negara-negara ASEAN, yang merupakan bagian dari upaya membangun Komunitas ASEAN pada 2015.

Salah satu masalah yang dihadapi Asean tak lain persoalan kemiskinan, kesenjangan sosial, kesehatan, serta berbagai persoalan intern masing-masing negera anggota. Menurut Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani, ASEAN menjadi wilayah yang tahan terhadap krisis global. «Kondisi yang dihadapi di seluruh dunia akan menempatkan posisi ASEAN sebagai salah satu lokasi region dan daerah yang diharapkan masih bisa menjaga diri dari imbas krisis global,” kata Sri. Menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo pada pertemuan para Menteri Keuangan dan Investor se-ASEAN (ASEAN Finance Ministers Investor Seminar atau AFMIS) 2011 di Hotel ShangriLa, Jakarta, Selasa pekan lalu, kawasan ASEAN lebih siap menghadapi krisis ekonomi seperti yang saat ini terjadi di AS dan Eropa. Kesiapan itu terbentuk berdasarkan pengalaman eksternal dari situasi di AS dan Eropa, termasuk pengalaman sendiri saat Asia dihantam krisis moneter pada 1998 silam. Forum AFMIS yang dihadiri para menteri keuangan dan investor itu agaknya menjadi persiapan menjelang para kepala negara bertemu di Bali nanti. Salah satu bentuk kesiapan ASEAN menghadapi krisis adalah dengan disiapkannya dana talangan ASEAN plus tiga negara, yakni China, Jepang dan Korea Selatan yang te-

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

lah disepakati pada tahun lalu. Dana talangan sebesar US$120 juta atau sekitar Rp 1,07 triliun itu disiapkan untuk kondisi darurat termasuk krisis moneter. Kesepakatan tertuang dalam ‘Inisiatif Chiang Mai’ yang ditandatangani 24 Maret 2010. “Jadi pada tahap awal, masing-masing negara sudah harus siap menghadapi krisis. Pada tahap berikutnya, negara ASEAN bisa menggunakan dana talangan dari Inisiatif Chiang Mai itu sebelum meminta bantuan lembaga keuangan lain seperti Bank Pembangunan Asia atau IMF,” kata Agus. Kabar baiknya, para menteri keuangan merasa yakin bahwa di tengah ketidakpastian global saat ini, aliran modal bakal tetap mengalir ke Asia Tenggara. “ASEAN adalah salah satu kutub pertumbuhan ekonomi yang penting, US$200 miliar pada perdagangan dan US$760 miliar investasi,” kata Agus. Ada sejumlah faktor yang menarik bagi para investor. Misalnya populasi masyarakat Asia Tenggara yang mencapai 600 juta orang. Apalagi ditunjang dengan tingkat daya beli dan kelas menengah yang terus meningkat. Faktor lainnya kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Data menunjukkan, arus modal asing atau Foreign Direct Investment (FDI) untuk wilayah ASEAN pada tahun 2010 mencapai US$ 76 miliar. Jumlah tersebut merupakan 10% dari total FDI global pada negara-negara berkembang. “Anda kan melihat, 40% masuk ke Singapura, 30% ke Thailand dan Malaysia, 14% ke Indonesia dan Vietnam, sisanya ke negara anggota lainnya,” kata Agus. n

19


bisnisgandum

Rayuan Bisnis Terigu Maraknya pembangunan pabrik tepung terigu membuat ketergantungan terhadap gandum impor makin tinggi. Indonesia pun mencoba menanam gandum. TEKS AS Riyanto FOTO riset

M

asyarakat Indonesia sepertinya sudah tak dapat dipisahkan lagi dari produk terigu. Mulai dari mi instan, roti, biskuit, jajanan pasar, hingga kerupuk. Akibatnya, konsumsi tepung terigu terus meningkat. Setiap tahun, konsumsi tepung terigu naik di atas 6%. Kenaikan konsumsi itu tak dapat penuhi oleh pabrik tepung terigu di dalam negeri. Kondisi ini membuat investasi pabrik terigu semakin ramai. Berbagai pabrik tepung terigu baru terus dibangun. Akibatnya, impor gandum pun terus

20

meningkat. Tahun lalu, impor bahan baku terigu sudah menembus angka 5,85 juta ton atau setara dengan konsumsi terigu 4,3 juta ton. Ini berarti naik 10,5% dibanding tahun 2010. Tepung terigu tersebut dipasok untuk kebutuhan 200 industri besar. Industri ini memakai 32% kebutuhan terigu nasional. Produknya antara lain mi instan, mi kering, biskuit, maupun makanan ringan. Sisanya diserap oleh lebih dari 30 ribu usaha kecil menengah (UKM) dan rumah tangga. Produksi UKM ini termasuk kerupuk dan gorengan yang dija-

jakan di pinggir jalan. Jawara industri tepung terigu tetap dipegang oleh PT Bogasari Flour Mills. Produsen terigu nasional ini menyumbang penjualan cukup besar bagi induk usahanya, PT Indofood Sukses Makmur (INDF). Untuk periode Januari-September 2011, penjualan Indofood mencapai Rp 33,77 triliun atau meningkat 19,3% dibanding kuartal III 2010 yang mencapai Rp 28,3 triliun. Timpangnya pasokan tepung terigu tersebut membuat investor berlombalomba meningkatkan kapasitas produksi

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


bisnisgandum atau membangun pabrik baru. Sampai 2010, total nilai investasi industri terigu mencapai Rp 12,9 triliun dengan jumlah produsen sebanyak 14 perusahaan dan menyerap tenaga kerja 5.500 orang. Produsen yang berinvestasi tahun ini antara lain PT Sari Pangan Makmur Sejahtera yang membangun tiga pabrik, yakni di Medan berkapasitas produksi 250 ribu ton, Palembang (250 ribu ton) dan Pontianak (198 ribu ton). Adapun PT Sarana Prima Makmur Sejahtera membangun pabrik terigu di Bangkalan (375 ribu ton), Serang (250 ribu ton) dan di Banjarmasin (198 ribu ton).

Komoditas Politik Sedangkan PT Golden Grand Mills baru meresmikan beroperasinya pabrik tepung terigu di Kawasan Industri Estate Cilegon II, Ciwandan, Cilegon, Banten, Oktober lalu. Pabrik patungan antara pengusaha Turki dan Indonesia ini menelan investasi besar US$ 20 juta atau sekitar Rp 180 miliar. Sebanyak 30% saham dimiliki oleh investor Indonesia dan sisanya milik Turki. Pembangunan pabrik yang telah dirintis selama dua tahun ini berdiri di atas tanah seluas 2,2 hektar. Adapun kapasitas produksinya mencapai 216 ribu metrik ton per tahun, dengan produksi terigu sekitar 600 ton per hari. Selain terigu, pabrik ini juga memproduksi bahan baku pakan ternak yang juga dihasilkan dari gandum.

Begitu pula dengan Toyota Tsusho Corp. Perusahaan asal Jepang ini berencana membangun pabrik pengolahan terigu di Jakarta senilai 5,2 miliar yen atau Rp 600 miliar. Dalam situs resminya, manajemen Toyota Tsusho menyatakan akan membentuk perusahaan patungan dengan PT FKS Capital dari Indonesia dan Malayan Flour Mills Bhd asal Malaysia. Tingginya permintaan industri tepung terigu ini membuat ketergantung­ an terhadap gandum impor semakin tinggi. Ini tentu berbahaya bagi kelangsungan pabrik tepung di dalam negeri, terutama bila para produsen tiba-tiba mengurangi ekspor gandumnya atau bila terjadi lonjakan harga di pasar. Untuk mengurangi ketergantungan terhadap gandum impor, penanaman gandum pun terus dicoba di berbagai daerah di Indonesia. Penanaman gandum di Indonesia sebenarnya sudah dimulai pada awal abad 20 secara terbatas di Jawa, yakni di Pengalengan (Jawa Barat), Dieng (Jawa Tengah), dan Tengger (Jawa Timur). Masalahnya, tanaman gandum di Indonesia tak pernah berkembang dan tak pernah melampaui luas lahan 2.000 hektar per tahun. Nah, sejak Maret lalu, pemerintah membawa gandum asal Slovakia untuk ditanam di Sumatra Barat (Sumbar). Gandum ini tidak ditanam dalam jumlah banyak namun hanya sebagai percobaan.

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

Percobaan ini dilakukan untuk menguji apakah gandum asal Slovakia bisa tumbuh di wilayah tropis seperti Indonesia. Ujicoba ini dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Andalas. Namun di Pasuruan, Jawa Timur, petani sudah menjadikan gandum sebagai tanaman alternatif pada musim kemarau sejak tahun 1999. Bibit diusahakan sendiri oleh petani dan ternyata cocok ditanam di Pasuruan. Sebagai uji coba, bibit gandum ditanam di lahan seluas 0,5 hektar. Ternyata hasilnya cukup baik sehingga meningkat setiap tahunnya. Tahun ini lahan gandum di Pasuruan sudah mencapai 100 hektar. Dengan kemampuan produksi 1,5 ton setiap hektarnya, petani di Pasuruan sudah mampu menghasilkan gandum 150 ton. Sejak awal, pabrik tepung terigu Bogasari bersedia menampung gandum dari Pasuruan. Belakangan perusahaan Aneka Pangan juga bersedia membeli gandum dari daerah tersebut karena gandum dari luar negeri tengah sulit didapatkan. Dengan harga jual Rp 3.500 setiap kilogramnya, tanaman ini punya potensi dikembangkan di Indonesia. Sebagai negara tropis, Indonesia punya iklim tropis lebih lama sehingga bisa ditanami gandum. Namun, “Gandum itu komoditas politik,� kata Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Pasuruan, Ihwan. Pantas saja tidak berkembang. n

21


bisnispelumas

Adu Strategi di Pasar Pelumas Seiring naiknya populasi kendaraan bermotor, kebutuhan pelumas terus meningkat. Pertamina masih yang terkuat di dalam negeri. TEKS AS Riyanto FOTO riset

J

umlah kendaraan bermotor semakin melimpah. Data WardAuto 2011 menyatakan, hingga tahun 2010, populasi kendaraan bermotor di seantero dunia telah mencapai 1,015 miliar unit. Sementara kendaraan roda empat dan dua di Indonesia jumlahnya diperkirakan sudah mencapai 50.824.128 unit. Tentunya, kendaraan yang mencapai angka miliaran itu membutuhkan minyak pelumas. Bisnis pelumas di Asia Pasifik pun, termasuk Indonesia, kian prospektif. Berdasarkan data lembaga riset Kline and Comp, kontribusi penjualan pelumas di Asia Pasifik mencapai 43% terhadap total pasar pelumas dunia. Kinerja penjualan terbesar terjadi di Cina, Jepang, India, Korea Selatan, Indonesia, Thailand, Australia, dan Pakistan. Adapun di Indonesia, penjualannya diramal tumbuh sekitar 6% per

22

tahun selama periode 2010-2020. Untuk ukuran dunia, saat ini jawara pelumas masih dipegang Shell. Berdasarkan data Kline and Comp, perusahaan asal Belanda ini menguasai 13% pasar pelumas dunia. Hebatnya lagi, Shell berhasil merajai pasar pelumas selama lima tahun berturut-turut. Untuk memacu penjualan, Shell menggunakan strategi pembagian dividen bagi distributor yang memasarkan pelumasnya. “Pada 2010, volume rata-rata distributor telah meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2009,� kata Johari Jalil, Manajer Umum Bahan Bakar Komersial dan Pelumas PT Shell Indonesia, Di Indonesia, posisi Pertamina belum tergoyahkan. Saat ini Pertamina tetap memimpin pasar pelumas domestik dengan pangsa pasar antara 54-58%. Angka itu terbilang sangat tinggi apabila dibandingkan

dengan pasar pelumas asal negeri jiran, Petronas, yang hanya menguasai 22% dari total pasar Malaysia. Petronas masih kalah dengan produk Shell yang menguasai pasar Malaysia sampai 30%. Tak hanya di dalam negeri, Pertamina juga mengembangkan pasar di luar negeri. Tercatat sudah 19 negara yang ditembus pelumas Pertamina. Negara terakhir yang disiram pelumas Pertamina adalah Bangladesh. Selain Bangladesh, Pertamina juga sudah mengekspor pelumas ke berbagai negara, di antaranya Belgia, Arab Saudi, Myanmar, Singapura, Taiwan, Filipina, Timor Leste, Malaysia, Nepal, Australia, Jepang, Thailand, Korea, Nepal, dan China. Serta, Pakistan dan Uni Emirat Arab dengan merek Zipex. Agar semakin kuat, Pertamina akan melakukan beberapa bentuk akuisisi di sejumlah negara. Untuk menguasai pasar Asia, misalnya, Pertamina mengakuisisi sebuah perusahaan di Thailand untuk memotong rantai transportasi. Dari Thailand, produk pelumas Pertamina akan dapat lebih mudah dan murah memasuki pasar Indocina, seperti Myanmar dan Kamboja. Dari Thailand, juga dapat lebih mudah mencapai Nepal dan Pakistan. Khusus pasar China, Pertamina melakukan akuisisi merek dagang. Sementara itu di Timur Tengah, perusahaan negara ini akan melakukan partnership  dengan perusahaan di Dubai.  Nantinya, pengiriman ke Pakistan atau ke Afrika dilakukan dari Dubai. Modus serupa juga dilakukan Shell di Indonesia. Agar lebih berbicara di Indonesia, Shell menggandeng PT Astra Otoparts. Keduanya meluncurkan pelumas co-branding untuk kendaraan bermotor, Oktober lalu. Mampukah kerang kuning menggoyang pasar kuda laut biru? n

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


bisnispelumas

BiznetTechnovillage Mulai Dibangun Biznet mulai membangun Biznet Technovillage. Ideal untuk pusat penelitian, produksi media, dan pusat outsourcing. TEKS Iwan Purwantono FOTO riset

P

t Biznet Networks telah membangun Biznet Technovillage. Kawasan perkantoran ini terletak di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Acara topping off dilakukan pekan lalu. Biznet Technovillage dibangun dengan desain untuk menjadi the home for next generation technology companies. Kawasan ini nantinya akan memiliki 6,000 m2 Tier3 data Center Space dan 9,000 m2 Grade A Office Space. Selain itu kawasan modern sarat teknologi ini juga akan memfokuskan tidak hanya pada penyediaan teknologi dan sarana berbau modern tapi juga akan fokus pada kawasan perkantoran yang ramah lingkungan. Technovillage akan mempunyai setidaknya 50 % dari total seluruh kawasan untuk digunakan menjadi taman, water garden dan open space dan diklaim menjadi one of the eco-friendly office space. ”Biznet Technovillage ditunjukan untuk perusahaan yang bergerak di bi-

dang penelitian, telecom, media dan outsourcing. Kawasan ini sangat ideal mendukung kegiatan operasional, pusat penelitian, produksi media, pusat outsourcing maupun fasilitas backup,” ungkap Presiden Direktur Biznet Networks Adi Kusuma. Untuk menggarap perkantoran ini, Biznet mempercayakannya kepada Andra Matin, dibantu arsitek lingkungan terkemuka, Denise Selinger dari St. Legere Design International. Jadi, sentuhan teknologi tinggi serta eco-friendly, menjadi sangat kuat. ’’Saya yakin, dengan lingkungan kerja yang nyaman akan menciptakan situasi yang kondusif dan mendorong karyawan untuk berpikir positif dan lebih kreatif dalam berkarya,’’ tutur Adi. Project Manager InterCity Biznet Networks, Endang Sunarya, menambahkan bahwa Biznet Technovillage memiliki data center dengan klasifikasi Tier-3.    Lokasi data center, sekitar 40

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

kilometer dari Jakarta. Sesuai dengan arahan Bank  Indonesia bahwa bank swasta dan bank nasional, memiliki back up system server berjarak minimal 40 kilometer dari kantor pusat apabila kantor mereka berlokasi di Jakarta, papar dia.   Hingga kini, bank yang telah bekerjasama dengan Biznet mencapai lebih dari 50 buah. Bank tersebut ada bank yang kecil dan bank yang masuk tiga besar. “Target penambahannya 30% per tahun,” kata Adi. Selain membangun data center, Biznet juga memperluas jaringan  fiber optic  baru sepanjang 1.000 kilometer. Jaringan ini akan dibangun di Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya dan plus beberapa kota lainnya. Tahun ini, Biznet menargetkan pertumbuhan bisnis sebesar 30%-40%. Sepanjang 2010, pertumbuhannya hampir sama dengan target yang dicanangkan pada 2011. n

23


bisnislogistik

Tak Kendur Diguncang Krisis Bisnis logistik terus berkibar. Masih dihantui kelayakan infrastruktur dan tingginya biaya. TEKS AS Riyanto FOTO dahlan rebo paing-riset

e

konomi boleh pilek. Tapi bisnis logistik, tetap segar bugar. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan hingga triwulan III 2011, produksi industri manufaktur skala besar dan sedang tumbuh 5,6% dari periode sama tahun 2010. Ini membuat bisnis logistik ikut terdongkrak, mulai dari proses pengepakan, pergudangan, serta transportasi dari perusahaan sampai tangan konsumen. Bahkan pelaku bisnis ini menilai bahwa pertumbuhan logistik bisa lebih tinggi. Masalah klasik yang terus mengadang adalah infrastruktur. Namun, berbagai strategi digelar untuk menyiasati dan agar bisa bersaing dalam bisnis ini. RPX, misalnya, serius merambah bisnis layanan untuk pasar individu. Tentunya akan menambah persaingan semakin ketat. Memang, bisnis logistik masih memiliki kendala di bidang infrastruktur. Bank Dunia di awal tahun 2011 merilis posisi tingkat daya saing logistik dunia. Indonesia berada pada posisi ke-75 dari 155 negara yang disurvei terhadap 800 perusahaan jasa logistik termasuk ekspedisi muatan kapal laut (freightforwarders) dunia. Padahal, tahun 2004, Indonesia menduduki peringkat ke-43. Penurunan ini karena biaya logistik Indonesia lebih mahal dari negara lain. Catatan Asosiasi Perusahaan Jasa

24

Ekspres Indonesia (Asperindo), biaya logistik Indonesia berkontribusi 17% dari biaya produksi barang. Padahal, biaya logistik di Jepang hanya 5% dari biaya produksi barang, Filipina 7%, Singapura 6%, dan Malaysia 8%. “Kapasitas pelabuhan yang ada tidak mumpuni, jadi pembangunan pelabuhan Kalibaru sangat perlu,” kata RJ Lino, Direktur Utama PT Pelindo II. Alasannya menurut Krisman Damanik, Manajer Pengangkutan Laut PT Logistics Indonesia, pengiriman kargo dari Indonesia ke Eropa tidak bisa langsung. Namun, pengiriman itu harus melalui pelabuhan di Malaysia, yang bisa menampung kapal lebih besar. Akibatnya dia mematok pengiriman ke Eropa sebesar US$ 1.000 per 20 feet. Hal sama juga terjadi di udara. Arman Yahya, Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Bandara Soekarno-Hatta, mengatakan, pengiriman barang melalui udara juga terhambat kebijakan agen inspeksi atau regulated agent. Biaya agen pemeriksaan kargo domestik Rp 350-450 per kilogram (kg), sedangkan kargo internasional isunya akan sebesar Rp 450 per kg. “Di Thailand dan Jepang gratis,” keluh Arman. Meskipun berbagai kendala mengadang, bisnis logistik terus melaju. Syarifudin, Direktur Eksekutif Asperindo,

menghitung total omzet bisnis logistik tahun ini bakal mencapai Rp 9,9 triliun atau tumbuh 10% dari tahun 2010. Angka tersebut merupakan asumsi penjualan dari perusahaan jasa ekspres, jasa kurir, dan pos. “Lebih dari 50% konsumen kami adalah korporat,” kata Syarifudin. Lino menambahkan, peningkatan bisnis logistik terlihat dari semakin banyaknya pengiriman barang melalui laut. Sebanyak 80%-90% pengiriman barang di Indonesia melalui transportasi laut. “Tahun 2009 lalu, volume pengiriman via laut sekitar 400 juta ton, ini akan terus naik menjadi 1.200 juta ton pada tahun 2020,” papar Lino. Adapun Rocky J. Pesik, Direktur DHL Express Indonesia, mengatakan tahun ini perusahaannya bakal mengantongi omzet sekitar US$ 100 juta atau naik 15% dari 2010. “Industri semakin produktif, omzet kami juga naik, karena lebih dari 80% pelanggan kami dari kelompok korporat,” ujar Rocky. Sedangkan RPX GroupUntuk diketahui saja, hingga kuartal III- 2011 , mencatat pertumbuhan pendapatan bisnis sebesar 18%. Hingga akhir tahun, perusahaan menargetkan pertumbuhan hingga 20%.

Fokus Individu Nah, agar pasar semakin luas, RPX

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


bisnislogistik

mulai fokus menggarap pasar individu. Fokus bisnis baru ini ditandai dengan mengganti manajemen, pekan lalu. Muhammad Kadrial menjabat sebagai Vice President Operations Customer Service RPX Group, Taufick D. Mochtar sebagai Senior Vice President Business Development RPX Group, dan Andry Adiwinarso sebagai Vice President Sales Marketing RPX Group. “Manajemen RPX yang baru akan melakukan percepatan bisnis yang seimbang di setiap lini bisnis yang kami miliki melalui peningkatan volume bisnis, ekspansi jaringan dan infrastruktur serta peningkatan citra merek tidak ha-

nya di segmen korporasi (business to business), namun juga segmen individual (business to consumer),� kata Kadrial. Pasar individu dibidik RPX, karena pangsa pasar ini sangat menjanjikan. Buktinya berdasarkan data BPS, pendapatan per kapita Indonesia hingga akhir tahun ini bisa mencapai US$ 3.500-3.600. Besaran pendapatan itu menunjukkan belanja masyarakat semakin meningkat depannya. Akibatnya, akan berdampak pada peningkatan kebutuhan

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

jasa pengiriman oleh pasar individu ini. RPX pun akan menerapkan strategi khusus yakni berbagai inovasi produk layanan akan dilakukan bagi pasar menengah ke atas yang membutuhkan kualitas layanan yang tinggi. Salah satunya dengan terus melakukan investasi di bidang teknologi informasi hingga penambahan armada. Perusahaan ini juga akan terus menjalin kerjasama dengan mitra lainnya. Tahun ini, perusahaan telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan salah satu maskapai penerbangan ternama di Indonesia. Kerjasama itu untuk pengelolaan gedung bandara untuk seluruh barang kiriman di 5 kota besar di Indonesia. n

25


inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011 26

inilahREVIEW 06 Tahun I | 3-9 Oktober 66 2011


sisipanharimau

Perburuan dan pembantaian harimau terus berlangsung. Bila tak ada upaya pelestarian, di tahun 2022 harimau terancam punah dari jagad raya. Kehadiran Tambling Wilidlife Nature Conservatioan (TWNC) memberikan harapan baru bagi kelangsungan hidup sang raja hutan. TEKS Mikail FOTO Wirasatria, Riset

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

27


sisipanharimau

n penangkaran harimau

B

elum lama, di awal Maret 2011 lalu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung meringkus dua penjual kulit macan dan harimau di Bandar Lampung. Petugas gabungan dari BKSDA, Polisi Hutan, dan Rhino Protection Unit (RPU) juga menyita lima perkakas dari gading gajah, dua tulang paus, sembilan lembar kulit harimau atau macan berukuran 13 x 13 cm, enam lembar kulit macan kumbang ukuran 18 x 15 cm dan 70 lembar kulit harimau ukuran 5 x 7,5 cm. Diduga kuat, sebagian besar barang sitaan itu merupakan hasil perburuan

28

ilegal yang dilakukan di Kabupaten Tanggamus, kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang juga menjadi habitat sejumlah hewan liar, termasuk harimau Sumatra. Fulus dan Mitos di abad 21 Perburuan harimau Sumatra memang bukan cerita baru. Maklum, di pasaran, kulit atau bagian tubuh lain dari kucing besar ini mampu menjanjikan fulus yang menggiurkan. Tengok saja sebuah iklan di situs tokobagus.com yang dilansir pertengahan Agustus 2011 lalu. “COLLECTOR ONLY, Jual TARING HARIMAU SUMATRA 11 CM”, begitu bunyi judul iklan tersebut yang dipasang seseorang asal Sumatra Barat. Spesifikasinya juga terbilang lengkap. Panjang taring 11 sentimeter dengan warna kemerahan, menandakan tuanya taring harimau yang dibantai dari Rimbo Panti, Pasaman, Sumbar. “…dan (taring) sudah retak karena sudah pernah makan orang!” imbuh si pemasang iklan sebagai bumbu penyedap trik jualannya. Harga yang ditawarkan, Rp 15 juta! Itu memang harga istimewa karena kecantikkan taring harimau. Bila merujuk harga normal, harga pasaran bagian tubuh harimau Sumatra sangatlah bervariasi. Untuk kulit utuh misalnya, harganya bisa mencapai Rp 5 juta per lembar sampai Rp 25 juta lembar tergantung ukuran dan coraknya. Sedangkan taring harimau ditawarkan seharga

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


sisipanharimau Rp 400.000 hingga Rp 1,1 juta. Kebanyakan bagian tubuh harimau tersebut dijual art shop, pedagang batu mulia dan penjual obat tradisional. Beragam alasan yang mendorong maraknya perburuan harimau. Selain memiliki nilai jual tinggi, harimau juga dipercaya punya khasiat luar biasa bagi tubuh manusia. Tulang dan bagian tubuh harimau misalnya banyak digunakan untuk racikan obat-obatan China. Konon racikan itu bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Mulai dari rematik sampai menambah daya ‘tempur’ manusia. Kabarnya pula, lelaki yang mengonsumsi racikan ini bisa tampil gagah perkasa layaknya harimau. Bahkan tak sedikit yang percaya, bagian tubuh tertentu dari harimau dapat membuat kekuatan dan aura satwa itu berpindah ke tubuh mereka. Sebuah pikiran konyol dan bodoh tanpa ada bukti ilmiah yang masih saja ada di abad 21.

Tak sedikit yang percaya, mengonsumsi bagian tubuh tertentu dari satwa liar dan kuat ini dapat membuat kekuatan satwa itu berpindah ke tubuh mereka Lemahnya penegakkan hukum Tak mengherankan jika harimau Sumatra menjadi hewan potensial diburu. Akibatnya jumlah binatang bernama latin Panthera tigris sumatrae ini semakin hari makin berkurang. Lampung, Jambi, dan Sumbar memang dikenal sebagai kawasan yang marak dengan perdagangan tubuh kucing besar. Belum lama, misalnya, seorang tersangka berinisial A tertangkap tangan menyimpan kulit harimau Sumatra di Payakumbuh, Sumatra Barat. Diduga kuat lelaki ini tergolong penadah kelas kakap untuk perdagangan satwa liar tersebut. Konon ia mendapat kulit harimau dengan harga Rp 25 juta dari pemburu liar dan berencana menjualnya seharga Rp 150 juta.

n petugas penangkaran berpatroli.

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

29


sisipanharimau

Lebih menggeramkan lagi, kasus pembantaian harimau Sumatra di Jambi, pada paruh pertama 2011 lalu. Raja hutan malang itu justru dibantai di dalam kandang di kebun binatang Jambi! Pelaku yang diduga mengenal betul seluk beluk kebun binatang itu, dengan teganya mempreteli kulit, dan sejumlah organ sang datuk rimba. Sungguh terlalu! Padahal, harimau Sumatra adalah satu dari enam subspesies harimau yang masih bertahan hidup hingga saat ini dan termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (critically endangered) seperti dirilis Lembaga Konservasi Dunia IUCN. Populasi liar harimau Sumatra diperkirakan hanya tinggal 400 - 500 ekor. Itu pun kebanyakan hidup di taman-taman nasional. Upaya pelestarian sudah coba dilakukan. Namun, tetap saja keserakahan makhluk bernama manusia yang bertangan jahil selalu mengusik ketenangan hewan ini. Mulai dari pembabatan hutan, sampai perburuan liar. Pembalakan tetap berlangsung bahkan di taman nasional yang seharusnya dilindungi. Tercatat 66 ekor harimau terbunuh

30

Kami ingin melihat para pemburu yang berada di balik jeruji. Bukan harimau! inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


sisipanharimau

antara 1998 dan 2000. Survei Profauna Indonesia yang didukung oleh International Fund for Animal Welfare (IFAW) pada bulan Juli - Oktober 2008 menyebut, dari 21 kota/lokasi yang ada di Sumatra dan Jakarta, 10 kota di antaranya ditemukan ada perdagangan bagian tubuh harimau (48 %). Bagian tubuh harimau yang diperdagangkan meliputi kulit, kumis, cakar atau opsetan utuh. Temuan ini mendorong IFAW untuk mendesak pemerintah Indonesia agar segera melakukan tindakan nyata dan tegas untuk mengatasi perdagangan satwa langka yang dilindungi tersebut. Apalagi Lembaga konservasi World Wildlife Fund (WWF) dan sejumlah pakar dalam konferensi di St. Petersburg, Rusia beberapa waktu lalu, sudah menyatakan jumlah harimau yang tersisa di jagad raya ini hanya 3.200 ekor. Jumlah ini merosot tajam dari 100 ribu ekor pada satu abad lalu. Habitat mereka rusak digempur akibat penebangan hutan dan pembangunan permukiman. Sungguh ironis. Sebab, beragam aturan dan perangkat hukum jelas-jelas melarang perdagangan bagian tubuh harimau di Indonesia. Jika dilanggar ini masuk sebagai perbuatan kriminal yang menabrak Undang-Undang (UU) nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Pasal 21 dalam UU tersebut menyebut, “Setiap orang dilarang untuk memperniagakan, menyimpan atau memiliki, kulit, tubuh atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian satwa tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia�. Sanksinya cukup tegas, pidana penjara maksimal lima tahun dan denda maksimum Rp100 juta.

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

Harimau yang tersisa di jagad raya ini hanya 3.200 ekor. Jumlah ini merosot tajam dari 100 ribu ekor pada satu abad lalu Tapi apa lacur, aturan tetap aturan. Perburuan sulit dilenyapkan. Bahkan keadilan pun seperti jadi komoditas yang mengundang banyak tanya. Contohnya terdakwa penadah di Payakumbuh, Sumbar tadi. Setelah menjalani lima tahap persidangan, tuntutan yang diajukan hanya tiga tahun penjara dengan denda Rp 3 juta. Tuntutan ini jauh dari sanksi maksimum lima tahun penjara dan denda Rp 100 juta seperti disebut UU. Ancaman Tahun Macan Kenyataan ini tentu tidak sejalan dengan semangat konferensi St. Petersburg, Rusia yang digelar Bank Dunia itu. “Kami ingin melihat para pemburu yang berada di balik jeruji. Bukan harimau,� ujar PM Rusia Alexander Putin dalam sambutannya di konferensi yang dihadiri 13 negara yang masih menyisakan harimau, si kucing besar yang makin tersisih. James Leape, Direktur Jenderal WWF, menyatakan, bila langkah-langkah perlindungan tersebut tak segera diterapkan, harimau akan musnah pada 2022. n

31


sisipanharimau

n Jual Beli Besi tua, Menjanjikan keuntungan tinggi

Keajaiban Si Belang di Fajar Menjelang Seekor harimau sumatera liar melahirkan tiga bayinya di kandang Tambling Wildlife Nature Conservation. Sebuah kabar menggembirakan di tengah kekhawatiran punahnya si belang dari jagad raya. TEKS Mikail FOTO Wirasatria

32

I

ni bukan sebuah kisah khayalan, apalagi picisan layaknya sinetron di layar kaca. Tapi, apa yang terjadi di Tambling Wildlife Nature Conservation, sebuah taman konservasi hutan dan harimau yang dikelola Artha Graha Peduli di Sumatera sana adalah sebuah kisah nyata. Seekor Harimau Sumatera berhasil melahirkan tiga bayinya yang lucu dan menggemaskan. Kisah kelahiran tiga bayi harimau Sumatera pada 26 Oktober 2011 lalu itu terbilang dramatis. Alkisah, pada awal Oktober 2011, tim patroli TWNC berpapasan dengan seekor harimau liar yang kerap berkeliaran di kawasan hutan TWNC, bagian dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan di Pulau Sumatera. Harimau itu terlihat gelisah seperti menahan sakit yang sangat. Sayang, saat itu tim tak bisa mendekat untuk melihat derita apa yang tengah dira-

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


sisipanharimau

Kelahiran ini menjadi pendorong semangat bagi tim TWNC untuk terus mengabdi pada konservasi Indonesia dan memberi sumbangsih dalam penyelamatan lingkungan hidup.

sakan hewan bernama latin Panthera tigris sumatrae itu. Beberapa hari kemudian, tim kembali berpatroli. Lagilagi harimau liar itu terlihat. Kakinya yang terluka membuat jalannya pincang. Tim pun berinisiatif menggiringnya ke arah Sumatran Tiger Rescue Centre yang berada di tengah hutan konservasi TWNC. Di area ini, selain terdapat kandang raksasa tempat rehabilitasi harimau, juga terdapat kandang-kandang khusus untuk melakukan proses perawatan. Perlu kerja keras menggiring binatang liar itu. Akhirnya, pada 6 Oktober 2011, tim berhasil menggiring harimau malang itu ke kandang perawatan. Para tiger keeper berusaha untuk sesegera mungkin melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kaki harimau betina itu. Lukanya yang dalam terus mengeluarkan darah. Tindakan pengobatan darurat pun diberikan dengan berkoordinasi kepada tim

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

Taman Safari Indonesia di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, yang selama ini menjadi mitra TWNC dalam pelaksanaan teknis kegiatan konservasi satwa. Kisah dramatis tidak hanya sampai di situ. Mistiriza, salah seorang tiger keeper di TWNC berkisah, dia tanpa sengaja melihat ada yang aneh pada tubuh harimau itu. Puting susunya berwarna kemerahan dan agak membesar, persis kondisi tubuh pasca kelahiran. Sayang, lantaran sulitnya memeriksa hewan liar agresif itu cuma dugaan yang terlintas di benak Mistiriza. “Pastilah harimau itu habis melahirkan. Apalagi perutnya tak lagi terlihat gendut,� ujarnya. Dugaan ini membuat tim konservasi TWNC diliputi rasa cemas. Tim segera bergerak melakukan penyisiran di area awal harimau itu ditemukan. “Kalau saja dugaan itu benar, pastilah bayi-bayi harimau malang itu terlantar di hutan tanpa induknya,� begitu pikiran yang menggelayut di benak para anggota tim. Namun, dua hari pencarian dan penyisiran dilakukan tak juga membuahkan hasil. Tim makin penasaran. Langkah berikutnya adalah mengambil air seni harimau malang itu untuk segera di kirim ke Jakarta guna mengetahui apakah benar harimau tengah hamil atau memang sudah melahirkan. Di sinilah keajaiban terjadi. Belum sempat air seni terkirim, Rabu 26 Oktober 2011 saat matahari belum menyembul, tiger keeper dan tim keamanan di Rescue Centre dikejutkan dengan terlihatnya tiga bayi harimau berada di kandang tempat harimau malang itu dirawat. Tanpa diduga siapapun, harimau malang itu berhasil melakukan proses reproduksi bertepatan dengan luka di kakinya yang telah berangsur membaik. Kelahiran tiga bayi harimau ini tentu menjadi berita baik buat siapapun. Terutama bagi Yayasan Artha Graha Peduli yang selama ini mendukung aktivitas konservasi alam di TWNC. Ini juga membuktikan bawah upaya mengamankan kawasan konservasi TWNC membuahkan hasil. Setidaknya satwa langka seperti harimau sumatera yang kian hari kian punah nyatanya masih bisa hidup dengan liar dan melakukan reproduksi alami di hutan. Kelahiran ini menjadi pendorong semangat bagi tim TWNC untuk terus mengabdi pada konservasi Indonesia dan memberi sumbangsih dalam penyelamatan lingkungan hidup. Semoga ini juga menjadi kabar baik bagi masyarakat dunia. Setidaknya, memperpanjang keberadaan harimau yang terancam punah di tahun 2022 nanti. n

33


figur Jessica Chastain

A

da kabar gembira buat anda

yang kangen dengan sosok Lady Diana. Kisah percintaan almarhum calon permaisuri Kerajaan Inggris itu bakal diangkat dalam film biopic berjudul ‘Caught in Flight’. Dan aktris yang dipercaya memerankan Lady Di adalah Jessica Chastain yang membintangi film ‘The Tree of Life’. Jessica yang kini berusia 30 tahun, nantinya bakal bekerja sama dengan sutradara berpengalaman asal Jerman, Oliver Hirschbiegel yang sukses menyutradarai ‘The Invasion’ pada 2007 lalu. Proses pengambilan gambar bakal dilakukan di beberapa negara seperti Angola, Pakistan dan tentu saja Paris, di mana Sang Lady meninggal dalam kecelakaan mobil bersama Dodi Al Fayed tahun 1997 Skenario film ini ditulis Steven Jeffrey. Sejatinya ‘Caught in Flight’ merupakan kisah nyata percintaan antara Lady Di dengan seorang ahli bedah jantung dr Hasnat Kahn. Keduanya bertemu pada tahun 1995 di Royal Brompton Hospital, rumah sakit terbesar khusus jantung dan paru yang terletak di kawasan Chelsea, di jantung Kota London. Seperti dilansir laman Aceshowbiz, Khan memang memiliki hubungan khusus dengan Lady Di. Awalnya kisah percintaan mereka tersimpan rapi, hingga akhirnya Kahn membocorkannya ke publik melalui The Telegraph pada 2008 silam. n

Perankan Lady Diana TEKS Ardi siregar FOTO riset

34

inilahREVIEW inilahREVIEW12 12Tahun TahunII||14 14-20 -20 November 2011


figur Lusi Rachmawati

Inilahkoran yang Layak Dibeli TEKS Ardi Siregar FOTO wirasatria

L

usi Rachmawati terlihat bersemangat. Penampilannya saat peluncuran Inilahkoran, di Gedung Merdeka, Bandung, Kamis pekan lalu, seolah membawa semangat Hari Pahlawan. Lagu perjuangan Halo-halo Bandung dan Bangun Pemuda Pemudi terasa menggetarkan para pendengarnya. Momentum launching Inilahkoran sangat pas untuk meningkatkan jiwa patriotisme untuk menggapai harapan dan cita-cita,” kata Lusi. Mantan anggota grup vokal AB Three itu mengaku sangat bergembira dengan terbitnya Inilahkoran di Bandung. “Indonesia perlu media alternatif yang bercirikan kental kebangsaan,” ujar perempuan kelahiran 4 Januari 1977 itu. Peluncuran Inilahkoran yang dihadiri sejumlah pejabat pusat dan daerah, berlangsung meriah tapi khidmat. Ada Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Perumahan Rakyat Djan Farid dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Bahkan inohong Jawa Barat yang juga bekas Sesdalopbang Solihin GP tampak hadir dalam acara tersebut. “Di negeri ini, banyak koran yang terbit. Tapi ‘inilahkoran’ yang layak dibeli masyarakat,” kata Mendagri Gamawan Fauzi dalam sambutannya.n

Anggun Cipta Sasmi

Meriahkan Pesta Ibas TEKS Ardi Siregar FOTO danu

P

ernikahan yang paling banyak ditunggu orang pada bulan November ini adalah acara pernikahan putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan putri Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa. Pada 26 November mendatang, Jakarta Convention Center akan dipenuhi sekitar 3.600 undangan resepsi pernikahan Edhie ‘Ibas’ Baskoro Yudhoyono dengan Siti Ruby Aliya Rajasa. Agaknya resepsi itu bakal makin berkilau dengan tampilnya Anggun C Sasmi yang kini telah mendunia. Maklum saja, pada2009 lalu, Anggun dinobatkan AOL (Survey American Online) sebagai peringkat 4 diva dunia setelah Kylie Minoque, Vanessa Paradis dan Rihanna. Saat tampil di JCC nanti, Anggun yang pernah berkolaborasi dengan pemusik dunia Julio Iglesias dan Peter Gabriel itu, bakal diiringi Dian HP Orchestra. Selain pembawa lagu ‘Snow on The Sahara’ itu, bakal tampil pula Mike Muhede, Sandi Sandoro, dan Dira Sugandhi..n

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

35


gaya hiduparloji

Arloji Menunjukkan Siapa Anda Jam tangan kini bukan melulu sebagai penunjuk waktu. Kehadiran berbagai jam tangan mahal menjadikannya benda mewah yang dikoleksi kalangan atas di negeri ini dan belahan dunia lain. TEKS Elka Saraswati FOTO riset

A

nda boleh percaya boleh tidak, harga sebuah jam tangan atau arloji bisa melebihi harga sedan sport mewah sekelas Porsche dengan banderol miliaran rupiah. Tapi itulah kenyataan yang ada, begitu banyak arloji mewah dan mahal yang dibuat pabrikan jam terkenal. Ya, keberadaan dan penggunaan jam tangan kini bukan hanya aksesoris pelengkap penampilan. Arloji kini menjadi penting sehingga menjadikan siapa saja merasa harus mengenakannya. Mungkin pula, Anda salah satunya. Secara psikologis mereka yang mengenakan jam tangan menegaskan dirinya sebagai sosok yang percaya diri dan menghargai waktu. Lebih dari itu, bagi

36

kalangan tertentu jam tangan juga menjadi salah satu simbol kemewahan dan tentu saja status. Tidak mengherankan jika mereka kemudian tidak sembarang memilih jenis dan merek arloji, apalagi ketika bilangan rupiah bahkan dolar dan euro bukan lagi penghalang. Berbagai merek terkenal menjadi pilihan. Selain memang berkelas, merek-merek terkenal tentu saja bisa memberikan simbol penggunanya sebagai kelas strata atas. Jadilah, keberadaan arloji merek berkelas di tangan sudah menjadi kebutuhan demi menjaga penampilan. Gayung bersambut, kebutuhan jam tangan mewah dan mahal oleh kalangan atas disikapi para pembuat arloji dengan terus menghadirkan kreasi beragam.

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


gaya hiduparloji

Tourbillon, Simbol Sebuah Adikarya

B

anyak hal yang bisa menjadikan sebuah arloji menjadi mewah dan mahal. Di antaranya adalah bagaimana jam tangan dibuat serta bagaimana dia digerakkan. Salah satunya adalah arloji Tourbillon, yang tidak bisa dipungkiri saat ini merupakan “simbol” bagi sebuah adikarya dalam dunia horologi. Keberadaannya menjadikan identitas sebuah jam sebagai jam yang sangat mahal dan populasinya tidaklah banyak. Mendesain dan membuat sebuah jam Tourbillon sangatlah sulit. Maklum saja, dalam sebuah Tourbillon sederhana terdapat ratusan parts berukuran kecil dan kerap dibuat dari material berdaya tahan ekstra namun ringan seperti titanium, berilium maupun yang lain. Batu rubies juga digunakan untuk menyatukan komponen-komponen kecil tersebut untuk mengurangi efek dari gesekan dan friksi antar komponen. Tourbillon menjadi “status” bagi si pembuat maupun si pengguna. Tidaklah mengherankan jika kemudian jam-jam Tourbillon dibuat dari logam mulia seperti rose gold, platinum, white gold, dan lain-lain. Dan secara otomatis penggunaan material ini akan semakin menambah mahal harga sebuah jam Sky Moon Tourbillon. Harga sebuah jam TourTourbillon, billon buatan Swiss memang berkisar Rp 8,4 miliar ratusan juta sampai beberapa miliar rupiah sebuahnya. n

Mulai dari bentuk, corak, warna, bahan sampai kepada teknologi. Setiap waktu hadir koleksi-koleksi anyar dengan label edisi terbatas, yang memang dipersembahkan dan disasar bagi mereka yang ingin tampil sebagai sosok berbeda dari kebanyakan orang.

Menciptakan Pasar

“Simbiosis” seperti itu pada akhirnya menciptakan pasar. Meski terbatas, namun nilai uang yang bisa diputar dari bisnis ini tidaklah kecil. Wajar saya, mengingat harga arloji-arloji kelas atas benar-benar berada di atas. Di Indonesia, secara terbatas pasar tersebut juga hadir di beberapa tempat terutama di Jakarta dan Surabaya. Di Plaza Indonesia, Jakarta misalnya, ada beberapa butik jam tangan mewah yang menawarkan puluhan merek arloji ternama di dunia, yang selama ini menjadi

buruan kalangan jet-set alias crème de la crème. Sebuah butik lain di Grand Indonesia, bahkan berani mengkhususkan menyediakan jam tangan dari Rusia, yang terbilang jarang terdengar di teli­nga awam. Berbeda dengan kebanyakan toko arloji, butik-butik jam tangan mewah dan mahal ini tentunya juga tampil beda dalam memanjakan konsumennya. Mereka tidak semata-mata menjual produk, bahkan mengajak pembelinya untuk memahami seluk-beluk jam tangan yang ingin dibelinya. Termasuk cerita di balik pembuatannya, perawatan hingga konsepnya. Relasi yang terbangun pada akhirnya memang menjadikan pasar yang bersifat khusus ini terus terjaga dan bahkan peminat jam tangan mewah cenderung ber­ tambah. Tidaklah mengherankan, jika banyak pabrikan arloji terkenal me­ masukkan Indonesia sebagai pasar untuk produk mereka. n

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

Super Ice Cube, Rp 10,1 miliar

Super Mewah, Super Mahal

I

nilah arloji paling mahal di dunia, setidaknya sampai kini. Super Ice Cube buatan Chopard. Harganya 848.000 Euro atau setara Rp 10,1 miliar. Jam ini menjadi mahal karena bertahtakan berlian. Arloji termahal kedua adalah jam tangan buatan Patek Philippe, Swiss dengan merek dagang Sky Moon Tourbillon. Harganya, untuk versi platinnya dipatok 700.000 Euro, atau sekitar Rp 8,4 miliar. Arloji Graham, dengan nama lengkap “King George Rourbillon Minute Repeater”. Harganya cukup 395.000 Euro atau sekitar Rp 4,74 miliar. Arloji termahal lainnya adalah produksi Parmigiani dengan merek Toric Westminster. Menjadi mahal karena jam tangan ini berlapis emas putih. Benda ini bisa diboyong pulang dengan nilai tebusnya 378.000 Euro atau Rp 4,5 miliar. Rolex jenis Oyster Perpetual Reference 6062 menjadi salah satu arloji termahal di dunia saat ini. Harganya 300.000 Euro atau sekitar Rp 3,6 miliar. Jam ini mahal karena berlapis emas murni. Masih ada jam tangan lain, keluaran pabrik arloji Eterna dari Swiss. Harganya 270.000 dolar AS atau setara 2,3 miliar rupiah. Jam ini menjadi mahal karena diproduksi terbatas, hanya 50 unit dengan desain dan karakteristik berbeda, menonjolkan emas 18 karat di badannya serta lingkaran pinggiran kaca berbahan titanium. Selain itu, keunikan jam tangan ini karena didesain oleh Procsche Design yang identik dengan pabrik mobil sport mewah. n

37


kehutananhutan lindung

Menjaga Hutan Warisan Sang Sultan Hutan lindung peninggalan Kerajaan Kutai itu mulai terdesak akibat aktivitas tambang batubara. Untuk itu hutan lindung perlu diperluas agar kelestariannya tetap terjaga. TEKS Hideko FOTO riset

D

i tengah laju kerusakan hutan yang cukup besar di negeri ini, sejatinya banyak hal yang telah dilakukan pemerintah dan masyarakat untuk mencegah dan memperbaiki hutan yang telah rusak. Tapi masalahnya laju kerusakan itu lebih besar dari upaya perbaikannya. Meski begitu, tak me足 nyurutkan semangat mereka yang ing足in melestarikan hutan. Hal itu seper足ti terlihat dari keinginan Badan Pengelo足la Hutan Lindung Sungai Wain, Kalimantan Timur. Mereka mengusulkan luas

38

area hutan lindung tersebut ditambah seluas 4.300 hektar. Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) terletak di pinggiran kota Balikpapan, jaraknya hanya 15 kilometer dari jantung kota tersebut. Perlu waktu kurang dari 30 menit untuk menuju hutan ini dari pusat kota Balikpapan. Banyak hal unik yang ada di hutan konservasi ini, di antaranya HLSW merupakan satu-satunya hutan lindung di Indonesia yang terletak di kota. Saat ini hutan lindung ini memiliki luas 9.700 hektar, merupakan

batas wilayah kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara. Hutan ini sudah menjadi hutan konservasi sejak abad ke-4. HLSW boleh jadi merupakan hutan lindung tertua yang ada di negeri ini karena telah ada sejak jaman kerajaan Kutai Kartanegara. Secara resmi, kerajaan ini menetapkan HLSW sebagai hutan tutupan pada 1934 berdasarkan ketetapan Sultan Kutai dengan Surat Keputusan Pemerintah Kerajaan Kutai No. 48/23-ZB-1934.

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


kehutananhutan lindung Pemerintah Kerajaan Kutai memang meng­ haramkan bentuk eksplorasi di HLSW karena hutan ini difungsikan sebagai daerah tangkapan air untuk warga kota Balikpapan dan sekitarnya. Di hutan lindung ini masih banyak ditemukan flora dan fauna endemik khas pulau Borneo. Di sini masih bisa dijumpai beberapa hewan langka seperti Macan Dahan, Beruang Madu, Lutung, Bekantan, Orangutan maupun Beruk. Buaya muara juga masih bisa dijumpai di HLSW. Juga berjenis-jenis burung seperti burung Enggang, burung Tiong Batu Kalimantan dan burung Pelatuk. Pohon-pohonan seperti Bangkirai, Ulin dan Gaharu, rotan maupun jenis palempaleman ataupun anggrek dan pakis masih bisa dilihat tumbuh alami di hutan ini.

Habis dalam 70 tahun Pada 2006 lalu, Kementerian Kehutanan telah menetapkan areal seluas 260 hektar di HLSW untuk pembangunan Kebun Raya Balikpapan yang akan menyimpan koleksi berbagai flora khas pulau Kalimantan. Manggar Purwanto, Direktur Badan Pengelola HSLW, mengatakan bahwa usulan menambah area hutan lindung ini diajukan untuk mengantisipasi penambangan batubara yang saat ini sudah mulai merambah HLSW. Menurutnya, di kawasan pinggir hutan HLSW kini sudah dikeliling oleh kegiatan tambang batubara. Tampaknya tinggal menunggu waktu saja kegiatan itu masuk ke hutan lindung kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur ini. Itu sebabnya, perluasan areal hutan mutlak diperlukan untuk menjaga kelestarian flora dan fauna yang hidup di hutan ini. Sepanjang sejarahnya, luas areal HLSW memang selalu berubah. Saat ditetapkan oleh pemerintah provinsi sebagai hutan lindung pada 1983, luasnya hanya sekitar 3.200 hektar. Lalu berdasarkan Surat Gubernur Kepala Daerah TK. I Kalimantan Timur No. 552 /1988 luasnya bertambah menjadi 6.100 Ha. Tapi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 118 /1988 luas HLSW berkembang lagi menjadi 10 ribu ha. Pada 1993, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Kotamadya Balikpapan mengusulkan perubahan batas HLSW. Bagian kawasan yang telah dirambah dikeluarkan dari kawasan sepanjang ¹ 500 meter dari jalan raya Balikpapan – Samarinda sehingga luas kawasan tersebut menyu-

menurut Save Our Borneo (SOB) saat ini laju kerusakan hutan di Kalimantan mencapai 864 ribu hektare per tahun. sut menjadi 9.782,80 ha. Selanjutnya usulan tersebut ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 416/Kpts-II/1995. Keputusan Menteri Kehutanan inilah yang hingga saat ini dijadikan pegangan menentukan luas areal HLSW. Sesuai prosedur, usulan penambahan areal hutan lindung harus dilakukan oleh pemerintah kabupaten setempat. Dari 4300 hektar yang diusulkan Badan Pengelola HLSW, sekitar 2.400 hektare masuk daerah Kabupaten Kutai Kartanegara dan 1.900 hektar sisanya masuk dalam wilayah Kota Balikpapan. Pemerintah Kota Balikpapan telah mengajukan usulan perluasan wilayah HLSW kepada Kementerian Kehutanan. Sebaliknya Kabupaten Kutai belum meng-

ajukan usulan itu. Alasannya, karena mereka masih mempertimbangkan batas wilayah dengan daerah lain. Upaya untuk menambah luas areal hutan konservasi ini sebenarnya merupakan ikhtiar agar hutan di Kalimantan tidak terus terkikis. Menurut catatan Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (Dirjen PHKA) Kemenhut, kerusakan hutan di empat provinsi di Kalimantan hingga kini telah mencapai 11,3 juta hektar. Kerusakan hutan ini juga telah menimbulkan kerugian bagi negara sebesar Rp 241 triliun. Sementara itu menurut Save Our Borneo (SOB), sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) peduli lingkungan, saat ini laju kerusakan hutan di Kalimantan mencapai 864 ribu hektare per tahun. Sekitar 80% kerusakan hutan itu disebabkan oleh ekspansi perkebunan. Sisanya, sekitar 20% karena digunakan untuk aktivitas pertambangan dan area transmigrasi. Saat ini masih ada sekitar 59 juta hektar hutan di Kalimntan. Bila tak ada pencegahan, dengan laju kerusakan hutan sebesar itu maka dalam tempo sekitar 69 tahun lagi Kalimantan akan benarbenar gundul dan berpotensi menjadi padang pasir. Agar hal itu tidak terjadi, sudah sepantasnya setiap upaya untuk melestarikan hutan di Kalimantan perlu mendapat dukungan dari semua pihak.. n

nBekantan jangan sampai punah

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

39


internasionalitalia internasionalyunani

40

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-21 November 2011


internasionalitalia

Italia Terancam Karam Belum ditemukan formula penyela­ matan krisis utang Italia yang berjum­ lah 1,9 triliun euro. Negeri pizza ini te­ rancam “karam”. TEKS Ali Sundoluhur FOTO riset

R

abu pekan lalu (9/11) menjadi hari yang mencekam bagi Italia, zona euro, bahkan dunia. Tingkat imbal hasil (yield) obligasi Italia berjangka 10 tahun menyentuh angka di atas 7%, tepatnya 7,4%. Mengkhawatirkan karena angka 7% dianggap sebagai ambang batas krisis tanpa solusi penyelamatan. Dan, semakin besar ancaman terhadap Italia yang merupakan kekuatan ekonomi ketiga zona euro dan kedelapan dunia, maka semakin besar kekhawatiran terhadap terjadinya krisis global. Berita buruk itu dengan cepat sampai ke telinga Direktur IMF Christine Lagarde yang sedang menghadiri International Finance Forum di China. Nada kekhawatiran pun meluncur dari orang nomor satu di lembaga donor tersebut. “Ekonomi global tengah menghadapi fase berbahaya dan ketidakpastian,” kata Lagarde. “Jika kita tidak bertindak bersama, kita bisa masuk ke dalam pusaran ketidakpastian, ketidak­ stabilan finansial, dan keruntuhan, serta kehilangan momentum pertumbuh­ an dan meningkatkan jumlah pengangguran,” katanya. Bahkan, Deputi Perdana Menteri Inggris Nick Clegg pun tercengang dengan apa yang terjadi di Eropa belakang­

an ini. Ia menggambarkan apa yang terjadi adalah perubahan yang terlalu cepat ke arah situasi yang makin buruk. “Saya tidak ingat lagi kapan Eropa berubah begitu cepat. Pergeseran head­ line berita begitu cepat. Kemarin, masalah Yunani menyita fokus kita, ketika tiba-tiba secara cepat bergeser ke Italia,” sebutnya. “Hari ini, saya tidak ingin membuat komentar tentang bagaimana ke depan. Yang pasti, pilihannya sangat jelas. Reformasi atau mati. Reformasi sekarang atau menyesal selamanya,” seru Clegg. Italia telah gagal mengimplementasikan langkah penghematan yang dirancang untuk mengurangi utang sebanyak 1,9 triliun euro (US$2,6 triliun), atau hampir enam kali lipat utang Yunani. Itu memaksa Italia meminjam lebih banyak untuk membayar utang jatuh tempo, sehingga membawa negara ini ke pusaran yang tak terkontrol. Dengan pemerintahan yang tidak berfungsi dan penyusutan ekonomi, Italia secara cepat mengalami kesulitan untuk mendapatkan orang yang mau meminjamkan uang untuk mengurangi beban utang 1,9 triliun euro. Saat ini, kepercayaan kepada surat utang Italia merupakan yang terendah sejak Uni Eropa dibentuk.

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

Imbal hasil surat utang Italia dengan jangka waktu 10 tahun telah mencapai rekor tertingginya yakni 7,4% pada Rabu pekan lalu. Tingginya imbal hasil itu akan membuat Italia harus terus meminjam uang untuk membayar utang. Pada 2012, Italia membutuhkan pinjaman US$ 300 miliar atau setara dengan 19% PDB-nya untuk membayar utang yang jatuh tempo. Celakanya, itu terjadi di saat kepercayaan investor terhadap surat utang negara menurun tajam dan tingkat imbal hasil obligasi Italia membumbung tinggi. Kini, tak seorang pun tahu apakah Italia akan mengalami default atau tidak. Sejumlah analis menyebut, Italia terlalu besar untuk di-bailout. Namun, konsekuansinya akan menjadi sangat besar bagi dunia jika Italia dibiarkan mengalami gagal bayar. Imbal hasil untuk surat utang negara pada dasarnya adalah istilah lain dari bunga yang harus dibayar kepada pemberi utang yang membeli surat utang negara. Termin 10 tahun adalah standar yang biasa dipakai untuk mengukur bunga relatif dari satu negara dengan negara lain. Tingkat imbal hasil digerakkan oleh tingkat kepercayaan serta hukum sup­ ply and demand. Investor akan membeli surat utang negara yang dipercaya, se-

41


internasionalitalia

hingga tingkat imbal hasilnya akan rendah. Saat ini, di zona euro, tingkat imbal hasil terendah dari surat utang negara adalah di Jerman sebesar 1,8%. Artinya, tingkat kepercayaan terhadap Jerman merupakan yang tertinggi. Ketika kepercayaan turun, sedikit investor yang bersedia berinvestasi pada surat utang negara itu. Itulah yang saat ini terjadi di Italia. Tak seorang pun mau membeli surat utang Italia, karena tak satu pun yang percaya Italia akan mampu membayar utang jangka panjangnya. Sementara itu, tingkat imbal hasil 7% dianggap sebagai angka yang tak mungkin diselamatkan. Itulah yang terjadi di Yunani, Irlandia, dan Portugal sehingga negara-negara ini dipaksa mencari bail­ out. Para pakar melihat rate 7% itu akan sulit diatasi. Saat ini, Bank Sentral Eropa (ECB) menaruh perhatian serius pada imbal hasil surat utang negara. Khusus Italia, ECB sudah membeli surat utang sejak Agustus dalam upaya menyediakan kebutuhan jangka pendek, sekaligus berupaya mendorong agar imbal hasil bergeser ke level yang dapat ditangani. Namun, ternyata upaya ECB itu tidak berjalan sesuai harapan. Toh, upaya itu tetap penting karena kondisi Italia akan menjadi makin buruk jika ECB tidak bertindak sama sekali. “Italia tidak akan keluar dari pasar surat utang yang memanas hingga ada pemerintahan yang solid dan stabil,” kata Jan Randolph, analis IHS Global Insight. “Pemerintahan baru penting untuk mengimplementasikan langkah penghematan.”

Berlusconi Bagi perdana menteri Italia, ini merupakan babak terakhir sepak terjangnya sebagai penguasa Italia. Setelah lolos dari berbagai kontroversi, termasuk skandal seks dan korupsi, perdana menteri ber-

42

usia 75 tahun ini akhirnya bersedia mengundurkan diri. Keputusan tersebut diambil karena dukungan terhadap dirinya di parlemen anjlok. Dalam pemungutan suara di parlemen Italia, Berlusconi hanya mendapat 308 suara di antara 630 suara anggota. Dia memenangi perolehan suara terkait dengan laporan anggaran tahun lalu, namun itu terjadi karena partai oposisi memilih tidak bersikap (abstain). Padahal, Berlusconi harus meraup lebih dari 316 suara untuk mendapat mayoritas. Karena itu, dia berada di bawah tekanan besar untuk mundur. Pasar pun bereaksi negatif terhadap hasil pemungutan suara tersebut. “Kami bukan lagi mayoritas seperti yang kami perkirakan. Kami harus melihat posisi kami dengan apa yang terjadi di pasar,” katanya. Berlusconi yang juga pemilik klub AC Milan ini siap menanggalkan kursinya setelah reformasi anggaran disahkan parlemen. “Setelah penerapan undangundang stabilitas yang akan berisi semua tuntutan yang diminta zona euro, saya akan mundur,” kata Berlusconi kepa­da

jaringan televisi miliknya, Canale 5. Di tempat terpisah, Presiden Italia Giorgio Napolitano menyatakan akan mulai berkonsultasi dengan seluruh partai politik untuk membicarakan kondisi politik setelah anggaran baru disahkan. Dalam sistem politik di Italia, jika sebuah pemerintahan kalah atau mundur, presiden bertugas menunjuk pemimpin baru untuk membangun sebuah koalisi mayoritas di parlemen atau menyerukan diadakannya pemilihan umum. Berlusconi sendiri lebih menyukai dilangsungkannya pemilu secepatnya karena percaya partainya akan menang. “Saya tidak akan maju dalam pemilihan. Kini, saya merasa terbebaskan. Inilah waktunya buat Angelino Alfano. Dia menjadi kandidat utama saya,” katanya. Alfano adalah mantan menteri kehakiman yang sudah lama disebut-sebut sebagai calon pengganti Berlusconi. Namun, Alfano juga memiliki saingan lain yang tak kalah kuat. Di lingkaran Berlusconi sendiri ada nama Gianni Letta, kepala staf Berlusconi. Selain itu ada kandidat kuat lain, di antaranya Mario Monti, mantan komisioner Uni Eropa, Luca Cordero di Montezemolo, chairman Ferrari, dan Alessandro Profumo, mantan CEO bank terbesar Italia, UniCredit. Sementara itu, pihak oposisi dan para pemimpin Eropa lebih suka adanya pemimpin interim untuk segera mengimplementasikan langkah penghematan dan membangkitkan kepercayaan dalam negeri. Dengan adanya kepemimpinan baru di Italia, setidaknya para investor segera mengetahui dengan siapa mereka bernegosiasi.n

Ekspor Indonesia BakalTerganggu Bagi Indonesia, krisis Italia juga memiliki dampak langsung berupa terganggunya kinerja ekspor. Padahal, ekspor Indonesia ke Italia menunjukkan tren positif tahun lalu. Berdasarkan data Biro Statistik Italia (ISTAT), total nilai perdagangan Italia dengan Indonesia selama 2010 mencapai US$ 2,6 miliar, meningkat 19,1% dibanding periode sama tahun 2009 senilai US$ 2,1 miliar. Dari angka tersebut, Indonesia mendapatkan surplus US$ 1,4 miliar, naik 16,7 % dibanding 2009 yang tercatat sebesar US$ 1,2 miliar. Produk utama ekspor Indonesia ke Italia antara lain batubara, minyak sawit mentah, komponen elektronik, tekstil dan produk tekstil, alas kaki, furnitur dan kayu olahan, karet dan produk karet, kertas dan produk kertas, dankopi.

Beberapa produk ekspor utama Indonesia ke Italia yang mengalami peningkatan tahun lalu antara lain minyak sawit mentah atau CPO (31,5%), karet dan produk karet (204%), kayu lapis (273 %), chemical wood pulp (147,5,%), timah (66%), women’s suit (10,4%), electric transformer (139,9%), furnitur (3,3%), alas kaki (10,8%), new pneumatic tires (12,6%), dan kertas tulis (57,4%). Sedangkan produk yang mengalami penurunan antara lain batubara (2%), paper & paperboard (28,1%), video recording (6,8%), dan kopi (16,%). Indonesia merupakan negara pemasok ke-36 di Italia dengan pangsa pasar sebesar 0,6%. Ini masih lebih tinggi dibanding Thailand yang menduduki peringkat ke-47 dengan pangsa pasar 0,4%.n

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14 - 20 November 2011


internasionalgoldman sachs

Goldman Sachs di Balik Krisis Eropa? Ada kecurigaan, bank investasi Goldman Sachs ada di balik krisis keuangan zona euro. Raksasa perbankan asal AS itu segera kontrol Eropa? TEKS Ali Sundoluhur FOTO riset

D

ua pekan terakhir, dua politisi berpengalaman di Eropa harus menerima kenyataan pahit: meninggalkan kekuasaanya karena krisis zona euro. Pertama, George Papandreou yang lengser dari kursi perdana menteri Yunani. Kedua, Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, yang mundur setelah mendominasi politik di negeri pizza selama 20 tahun. Bagi sebagian orang, mereka lengser karena waktunya sudah tiba. Tapi, waktu pengunduran diri yang berdekatan, dan faktor orang yang menggantikannya, membuat situasinya tidak sesederhana itu. Ada “tangan” Goldman Sachs. Ya, bank investasi multinasional asal Amerika Serikat ini diyakini ada di balik semuanya. Lucas Papademos yang menggantikan George Papandreou, dan Mario Draghi yang menjadi kandidat terkuat pengganti Silvio Berlusconi, adalah mantan bankir Goldman Sachs. Menurut para pakar ekonomi, bukanlah sebuah kebetulan jika figur-fugur kunci dalam krisis Eropa adalah “Goldman guys”. Lucas Papademos adalah mantan wakil presiden Bank Sentral Eropa (ECB) di bawah Jean-Claude Trichet. Ia sebelumnya terlibat dalam transisi Yunani dari mata uang Drachma ke Euro saat menjadi gubernur bank sentral Yunani. Yang paling penting, Papademos merupakan mantan bankir Goldman Sachs, bank investasi yang berperan vital ketika krisis keuangan terjadi pada 2007. Sementara itu, Mario Draghi yang saat ini menjabat Gubernur Bank Sentral Eropa merupakan mantan vice chairman dan managing director Goldman Sachs International. Pria dengan sebutan “Super Mario” Monti ini meru-

pakan mantan komisioner di Uni Eropa. Monti dan Papademos juga sama-sama menempuh pendidikan di Massachusetts Institute of Technology. “Mereka adalah bagian dari apa yang orang sebut sebagai ‘mafia keuangan’ yang menghancurkan ekonomi sejak 2008,” kata Marshall Auerback dari Madison Street Partners, fund manager yang bermarkas di Denver, AS. “Orang-orang yang membuat keuangan dunia berantakan itu kini ditunjuk untuk melaksanakan program penghematan guna menyelamatkan sektor keuangan yang dibuat dalam arsitektur sistem euro,” sebutnya. Para pakar menyebut, apa yang terjadi ini tak lebih dari kudeta yang dilakukan para bankir kelas Eropa. “Apakah hanya kebetulan jika figur kunci dalam krisis Eropa adalah orang-orang dari Goldman Sachs?” ujar Michael Hirsh dari National Journal. “Tidak. (Orangorang) ini barangkali alasan mengapa terjadi kekacauan.” Goldman Sachs dan perusahaan-per-

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14 - 20 November 2011

usahaan Wall Street lainnya menggunakan strategi derivatif misterius untuk menyamarkan utang. Itu mereka lakukan, ketika negara-negara seperti Yunani dan Italia ingin bergabung dengan Euro tapi tidak bisa mencapai standar disiplin anggaran yang diberlakukan dalam Perjanjian Maastricht. Tokoh utama dari Goldman Sachs seperti Robert Rubin dan Hank Paulson pada 1990 hingga 2000-an berjuang menggolkan peraturan derivatif dan melobi untuk rasio utang yang lebih tinggi sehingga mereka bisa bertaruh pada pasar yang sedang bergairah. Setelah terjadi kekacauan keuangan, dua mantan orang Goldman Sachs itu ditunjuk untuk memperbaiki kekacauan yang dibuat rekan-rekan mereka: Steven Shafran dan Bill Dudley. Lewat tangan Lucas Papademos dan Mario Draghi, akankah Goldman Sachs menguasai Eropa? Yang pasti, kata Harold Meyerson dari The American Prospect, “Ini tentu sebuah kemenangan kapitalisme atas demokrasi.” n

43


internasionalolympus

n Kantor Olympus Corp. menggelapkan dana

Operasi Yakuza di Perusahaan Jepang Terungkapnya skandal Olympus Corp makin memunculkan dugaan kuatnya keterlibatan sindikat kejahatan yakuza di perusahaanperusahaan Jepang. TEKS Ali Sundoluhur FOTO riset

M

antan CEO Olympus Corp, Michael Woodford, tidak berani lagi muncul di publik setelah dipecat perusahaan itu, pertengahan Oktober lalu. Keselamatannya terancam oleh organisasi kejahatan Jepang yang kerap disebut yakuza, karena perannya membongkar skandal Olympus. “Saya dinasihati relasi saya di Jepang, saya harus hati-hati, jaga diri. Sangat mungkin organisasi kejahatan ada di

44

balik ini semua,� kata Woodford kepada ABC News. Skandal Olympus merebak Oktober lalu bersamaan dengan dipecatnya Michael Woodford. Eksekutif asal Inggris itu mengungkapkan adanya transaksi tak jelas sepanjang 2006 hingga 2008, salah satunya saat Olympus mengakuisisi produsen alat kesehatan Gyrus Group pada 2008. Satu transaksi yang dicurigai ialah pembayaran konsultan keuangan sebe-

sar US$ 687 juta dalam proses akuisisi senilai US$ 2,2 miliar. Besarnya dana konsultan keuangan ini lantas diselidiki lebih jauh. Ternyata belakangan diakui dana tersebut digunakan untuk menutupi kerugian perusahaan saat berinvestasi di surat berharga sejak dekade 1990-an yang mencapai US$ 1 miliar. Kerugian ini tak pernah sekali pun dipublikasikan. Mulanya, perusahaan yang bergerak di bidang optik dan gambar terbesar di dunia ini tidak mengakui adanya skandal itu. Olympus juga bersikeras bahwa Woodford dipecat karena caranya memimpin tidak sesuai dengan budaya kerja di Jepang. Akhirnya, melalui serangkaian investigasi, memang ada skandal di perusahaan yang didirikan 12 Oktober 1919 ini. Presiden Olympus sendiri, Tsuyoshi Kikukawa, pun terpaksa mengundurkan diri tak lama setelah memecat Woodford

Terancam didepak Polisi Metropolitan Tokyo kini menyelidiki skandal keuangan yang menimpa produsen kamera dan alat percetakan Jepang, Olympus Corp. Perusahaan ini pun terancam didepak dari bursa saham Jepang (delisting) jika ter-

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14 - 20 November 2011


internasionalolympus bukti menggelapkan dana untuk menutupi kerugian yang tak pernah dipublikasikan. Surat kabar Yomiuri Shimbun dan Nikkei mengabarkan, penyidik kepolisian telah menyita dokumen akuntansi internal Olympus. Laporan keuangan itu amat menentukan apakah para eksekutif perusahaan itu melanggar hukum atau tidak. Polisi turun tangan karena kasus ini akan berdampak luas pada publik dan investor serta menimbulkan gambaran buruk ihwal tata kelola perusahaan-perusahaan Jepang. “Hal ini sangat serius. Olympus sudah mengakui bahwa pihaknya telah melakukan kesalahan dalam menutupi kerugiannya selama 20 tahun. Seluruh orang yang terlibat dalam 20 tahun terakhir harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Ryosuke Okazaki dari ITC Investment Partners. “Masa depan perusahaan sangat buruk,” imbuhnya. Woodford sendiri menyatakan tidak akan datang ke Jepang untuk pemeriksaan. Ia beralasan tidak yakin keselamatannya terjamin dari incaran yakuza jika nekat datang ke Negeri Matahari tersebut. Tak pelak, ini makin mengkhawatirkan integritas perusahaan-perusahaan Jepang terkait adanya unsur yakuza di dalamnya. Sebuah majalah di Jepang menyebut adanya “kekuatan antisosial” di balik skandal Olympus. Istilah “kekuatan antisosial” adalah penghalusan kata dari “organisasi kejahatan”. Namun, presiden baru Olympus, Tsuyoshi Takayama, mengaku tidak tahu menahu soal itu. Skandal Olympus ini membuat Perdana Menteri Yoshihiko Noda pun mengungkapkan kekhawatirannya bah­ wa kasus Olympus ini merusak citra perusahaan Jepang di dunia. Ia juga khawatir masalah ini akan merusak budaya bisnis negara itu. Noda memerintahkan klarifikasi atas skandal itu. “Yang saya takutkan adalah skandal itu akan menjadi masalah jika orang terus mencermati persoalan di perusahaan Jepang yang satu itu, lalu menggenaralisasinya dengan mengatakan Jepang adalah negara yang tidak mengikuti prinsip-prinsip kapitalisme,” kata Noda. Kekhawatiran Noda itu bisa dipahami, mengingat bukan kali ini saja terkuak sisi gelap negosiasi-negosiasi bisnis di Jepang. Lebih dari dua dekade

n Tsuyoshi Kikukawa & Michael Woodford

lalu, pihak berwenang Jepang mengendus masuknya organisasi kejahatan ke pasar finansial dan jajaran dewan direksi perusahaan. Organisasi kejahatan

Olympus terancam didepak dari bursa saham Jepang jika terbukti menggelapkan dana untuk menutupi kerugian yang tak pernah dipublikasikan. masuk ke perusahaan yang punya reputasi dan melakukan bisnis lewat perusahaan itu.

Organisasi Kejahatan Keterlibatan organisasi kejahatan dalam skandal keuangan bukan sekali ini saja terjadi. Sebuah skandal di bidang finansial mengguncang Jepang pada 1991. Sejumlah eksekutif papan atas dari Nomura Securities dan Nikko Securities mengundurkan diri setelah disebut-sebut berafiliasi dengan organisasi kejahatan. Akibatnya, dua broker ternama itu harus kehilangan nasabah. Keterkaitan antara yakuza dengan firma keuangan kembali menarik per-

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14 - 20 November 2011

hatian pada pertengan dekade 1990-an, ketika pemerintah harus mengeluarkan anggaran untuk membantu perusahaan hipotek yang mengalami kegagalan. Pejabat pemerintah menyatakan, sebagian besar perusahaan yang mengalami kredit macet itu melibatkan uang dari organisasi kejahatan. Sebelumnya, ketika harga properti melonjak selama akhir dekade 1980-an, sindikat kejahatan mengembangkan usahanya, bukan hanya dari sektor narkoba, prostitusi, dan pemerasan, tapi juga ke pasar keuangan dan real estate. Yakuza membentuk perusahaan yang sah untuk melakukan transaksi di bidang finansial, real estate, dan pembuangan limbah. Ketika gelembung ekonomi pecah pada tahun 1990, organisasi kejahatan menemukan ceruk baru, seperti sektor penagihan utang. “Namun, setelah ada undang undang tahun 1992, para gang­ ster tak lagi bisa memasang logo di kantor mereka,” kata seorang pejabat Pemerintah Metropolitan Tokyo. Dua tahun lalu, presiden Fujitsu Ltd dituduh terlibat dalam organisasi kejahatan. Namun, sang presiden membantah keras tuduhan itu dan menggugat ke pengadilan untuk membersihkan namanya. Sebuah laporan dari National Policy Agency (NPA) pada 2010 menyebutkan, banyak perusahaan yang melakukan transaksi dengan sindikat. “Sindikat kejahatan telah menjadi sangat canggih dalam melakukan kegiatan mereka untuk mendapatkan dana haram dalam beberapa tahun terakhir. Sangat mungkin, perusahaan-perusahaan secara tidak sadar melakukan transaksi dengan sindikat kejahatan”. n

45


profilpresdir Btel

Anindya Novyan Bakrie

Penerus Dinasti Bakrie Beberapa perusahaan Bakrie Group yang hampir bang­ krut, mampu ia sehatkan. Je­ las itu pengalaman berharga untuk bekal meneruskan ke­ jayaan keluarga Bakrie. TEKS Hideko FOTO riset

P

ersaingan di bisnis telepon seluler makin sengit. Hampir setiap saat operator seluler selalu menawarkan produk dan service baru untuk memikat konsumen. Begitu juga dengan operator telepon seluler berbasis CDMA. Mereka selalu jor-joran menawarkan tarif murah pada pelanggannya. Tak ingin terjebak dengan perang tarif, Esia (PT Bakrie Telecom) operator seluler CDMA milik Bakrie Group, mulai berinovasi berani menjamin penggantian pulsa tiap kali terjadi putus sambungan. Inovasi tersebut dikenal konsumen lewat slogan “Telepon Putus Kami Ganti”. Hingga kini Esia menjadi satu satunya operator telepon seluler di tanah air yang berani memberi garansi mengenai koneksi jaringan . Sejak dikomandani Anindya Novyan Bakrie pada 2003 silam, Esia yang ada di bawah payung BakrieTelecom (BTel) menjelma menjadi perusahaan operator seluler yang mulai diperhitung­kan. Lihat saja, hingga 2010 lalu total pelanggannya mencapai 13 juta atau sekitar 30% dari total pengguna telepon CDMA di Indonesia. Di kawasan Jakarta Banten dan Jawa Barat, Esia menjadi jawara dengan menguasai pasar sebesar 40,6%. Sukses di jalur CDMA, Esia dikabarkan akan segera meramaikan persaingan telepon seluler berbasis GSM. “Kini kami tinggal menunggu izin lisensi saja dari pemerintah,”kata Anindya Bakrie. Sosok Anindya Bakrie, memang tak dapat dipisahkan dari Esia. Sebagai Presiden Direktur BTel, ia mampu membangun Esia dari nol. Saat diserahi tugas mengelola Btel, kala itu Anindya baru berusia 29

46

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


profilpresdir Btel tahun. Setahun setelah memperkenalkan Esia, BTel baru mampu menjaring 126 ribu pelanggan, dengan total pendapatan hanya Rp 267 miliar. Selang tujuh tahun kemudian (2010), jumlah pelangganya mencapai 13 juta dan mampu meraup pendapatan sebesar Rp 3,4 triliun. Putra sulung pengusaha nasional Aburizal Bakrie ini, berhasil mengembangkan strategi yang jitu di Esia, yakni menjadikannya perintis operator telekomunikasi murah di Indonesia. Harus diakui hadirnya Esia memang telah mengubah struktur pasar dan persaingan operator telekomunikasi di Indonesia. Semula para operator dinilai terlalu banyak mengambil untung dengan menetapkan harga tinggi yang merugikan konsumen. Kini hampir semua operator seluler menjalankan strategi yang hampir mirip dengan Esia, menawarkan tarif murah . Bisnis BTel terus berkembang, tahun lalu perusahaan ini melahirkan sebuah unit usaha baru, Bakrie Connectivity (BCONN), yang memasarkan layanan data nirkabel EVDO (Evolution Data Optimize), melalui produknya AHA, yang diluncurkan Juni tahun lalu. Produk ini berkolaborasi dengan Google yang meluncurkan produk terbarunya Google Chrome yang telah dimodifikasi secara khusus untuk AHA. Geliat bisnis dari Esia memang membuat kagum siapa saja. Flexi operator CDMA milik PT Telkom yang menjadi kompetitor pun harus mengakui kehebatan Esia. Daripada harus terus bertempur dengan mengeluarkan energi yang besar, di awal tahun, Flexi dan Esia pun sempat berencana melakukan merger. Sayangnya pemegang saham Flexi tidak menyetujui rencana ini, salah satu alasannya adalah karena merger ini berpotensi melahirkan perusahaan yang memonopoli pasar CDMA.

Digaji Di Bawah UMR Di Bakrie Group, Anindya juga diserahi tugas untuk mengelola PT Visi Media Asia (VIVA). Perusahaan ini merupakan payung bagi beberapa perusahaan yang bergerak di bidang media seperti stasiun televisi Tv One dan ANTV serta situs berita vivanews.com. Boleh dibilang di ANTV insting dan kemampuan bisnisnya diasah. Ketika masuk ANTV pada 2002, stasiun tv nasional itu hampir bangkrut karena dililit utang. Tapi, hanya dalam waktu dua tahun ia bisa merestrukturisasinya dan

Pelangganlah yang membuat perusahan mampu membayar gaji karyawan. Sedangkan pesaing membuat gaji kami lebih besar utangnya menjadi nol, sekitar 80% utang perusahaan menjadi penyertaan modal. Begitu pula ketika Bakrie mengambil alih Lativi pada Maret 2007. Stasiun TV ini juga tengah dililit utang yang cukup besar. Sementara rating dan share-nya selalu berada di urutan terbawah. Pada Februari tahun 2008 Lativi diubah menjadi TvOne. Format stasiun TV ini pun bergeser dari general TV menjadi News TV. Tidak menunggu lama, TvOne kini menjelma menjadi leader news station di Indonesia. Lahir di lingkungan keluarga pengusaha bukan perkara mudah. Pria kelahiran Jakarta November 1974 mengaku sejak balita, sudah dijejali dengan bisnis. Sejak umur 5-6 tahun sudah terbiasa

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

berdiskusi mengenai bisnis bersama bapak, paman, dan anggota keluarga besar lainnya. Diskusi itu berlangsung di acara keluarga sambil makan bubur. “Mengerti atau tidak, ya didengerin saja apa yang diomongin lama-lama ada ketertarikan juga,” katanya. Alumni SMA Pangudi Luhur 1 Jakarta ini melanjutkan studi S-1 nya di Northwestern University Evanston, Illinois hingga meraih gelar B.Sc., Industrial Engineering. Sedangkan gelar MBA diraihnya dari Stanford Graduate School of Business, Stanford, California, Global Management Program. Ada cerita menarik ketika Anindya baru lulus dari S-1. Ia langsung kerja selama dua tahun di Wall Street. Waktu itu kerjanya mulai dari pagi sampai jam 11 malam. Tapi ternyata kalau dibagi jumlah hari kerja, gajinya di bawah UMR. “Datangnya sih rapi pakai dasi, tapi gaji sedikit,” ujarnya mengenang. Setelah melewati masa-masa sulit dalam berbisnis, Anin memiliki pandangan tersendiri terhadap pelanggan dan kompetitor. Menurutnya pelangganlah yang membuat perusahan mampu membayar gaji karyawan. “Sedangkan pesaing membuat gaji kami lebih besar,”katanya. Pelanggan adalah segalanya, perusahaan harus mampu memberikan mereka kepuasan dari waktu ke waktu. Sementara posisi pesaing juga penting karena merekalah yang membuat perusahaan lebih maju. “Tanpa kompetitior kami tidak akan terpikir untuk memperluas pasar,”katanya. n

47


hukum ptba

Akuisisi Berujung Somasi Ambisi PT Adaro Energy Tbk untuk melakukan ekspansi wilayah pertambangan batubara, berujung sengketa. Putusannya mengakuisisi PT Mustika Indah Permai (MIP), mengusik PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk. Somasi pun dilayangkan PT BA kepada Adaro. TEKS Elka Saraswati FOTO ptba.com-wirasatria

S

omasi itu akhirnya datang juga. “Somasi dilakukan atas pemutarbalikan fakta hukum mengenai tidak adanya tumpang tindih pada wilayah pertambangan MIP dengan pihak manapun, termasuk PTBA,” ujar kuasa hukum PT Tambang Batubara Bukit Asam (PT BA), Anton Dedi Hermanto. Bagi PT BA, sah saja bila Adaro meluaskan kegiatan penambangan batu-

48

bara di Sumatera Selatan. Masalahnya, langkah Adaro mengakuisisi MIP mengusik PT BA karena dalam proses akuisisi dengan PT MIP, Adaro mengeluarkan pernyataan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), yang menyebutkan PT MIP sedang tidak dalam proses sengketa dengan pihak manapun. Kenyataan yang terjadi, tambahnya, “PT MIP saat ini tengah dalam proses hukum dengan PTBA lantaran tersangkut sengketa lahan”. Diuraikan Anton Dedi Hermanto,

justru saat ini tengah berlangsung proses hukum atas perkara tumpang tindih antara lahan PT BA dengan MIP yang berada dalam proses hukum di tingkat paling tinggi, yaitu Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung. Menurutnya, persidangan PK sendiri tak lepas dari upaya PT BA menggugat PT MIP, yang berawal dari gugatan di Pengadilan Negeri Lahat, Sumatera Selatan. Gugatan tersebut tercatat dengan nomor registrasi No. 04/Pdt.P/2008/ PN.LT. Gugatan tersebut kemudian dilanjutkan ke proses banding ke Pengadilan Tinggi di Palembang, dan lalu diteruskan dengan permohonan kasasiatas putusan Pengadilan Tinggi No.78/ PDT/2008/PT.PLG. PT BA merasa perlu melakukan somasi, karena seperti dituturkan Anton

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


hukum ptba Dedi Hermanto, “Fakta hukum yang disampaikan Adaro kepada pihak-pihak terkait tidak benar dan tidak akurat, serta berpendapat sepihak dan hanya sepengetahuan Adaro saja.” Adaro, menurut Anton, menyatakan PTBA tidak memiliki izin pertambangan/kuasa pertambangan (KP) sehubungan dengan telah dicabutnya izin KP Eksploitasi. Padahal, SK Gubernur Sumatra Selatan No. 556/KPTS/PERTAMBEN/2004 tanggal 20 Oktober 2004 tidak menghilangkan hak PT BA selaku pemilik KP sesuai dengan Ketetapan Kedua Keputusan Gubernur. Dengan demikian PT BA masih memiliki hak untuk meningkatkan KP Eksplorasi seluas 26.760 hektar menjadi KP Eksploitasi khususnya di wilayah Kabupaten Lahat. Ia menambahkan, izin KP/IUP yang diterbitkan oleh Bupati Lahat dengan SK No. 540/65/KEP/PERTAMBEN/2005 kepada MIP seluas 2.742 hektar seluruhnya tumpang tindih dengan KP Eksplorasi milik PT BA. Nah, wilayah sengketa KP itulah yang kini masih dalam proses PK di MA dan sampai saat ini belum ada keputusan.

Agustus 2011 Proses akuisisi PT MIP oleh Adaro sendiri terjadi pada bulan Agustus lalu. Pengambilalihan dilakukan melalui

anak usahanya, PT Alam Tri Abadi dan menjadikan Adaro sebagai pemegang kendali kepemilikan saham PT MIP sebesar 75%. Akuisisi dilakukan PT Alam Tri Abadi atas saham milik PT MIP yang sebelumnya dikuasai Elite Rich Investment Limited. Untuk keperluan akuisisi tersebut, PT Alam Tri Abadi mengeluarkan biaya investasi sebesar US$222,5 juta. Akuisisi ini sendiri menurut Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk, Garibaldi Thoir, “Merupakan bagian dari upaya kami untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan dari batubara Indonesia dan pencapaian visi kami untuk menjadi kelompok perusahaan tambang dan energi Indonesia yang terkemuka”. Sedang MIP sendiri yang diakuisisi merupakan perusahaan pertambangan batubara yang tengah mengembangkan proyek batubara greenfield di Sumatera Selatan. Perusahaan ini merupakan pemegang izin usaha pertambangan (IUP) selama 20 tahun yang berlaku sejak April 2010. Proyek pertambangan batubara MIP memiliki luas area 2.000 hektar.

Ambisi Besar Sengketa antara PT BA dengan Adaro tidak terlepas dari potensi besar Sumatra Selatan yang memang menyimpan deposit “emas hitam” alias batubara yang luar biasa. PT BA sendiri terbilang per-

usahaan pertambangan batubara tertua yang beroperasi di Sumatera Selatan. Namun belakangan PT BA bukan lagi satu-satunya perusahaan pertambangan batubara skala besar di Bumi Sriwijaya. PT Adaro Energy Tbk yang datang kemudian juga menyimpan hasrat menjadi pemain utama pertambangan batubara di Bumi Sriwijaya. Betapa tidak, sebelum mengakuisisi PT Mustika Indah Permai (MIP), Adaro sudah mengakuisisi kepemilikan saham PT Bukit Enim Energi (BEE) senilai US$46 juta. BEE adalah perusahaan tambang batu bara greenfield di Kabupaten Muara Enim dan memiliki izin usaha pertambangan (IUP) yang berlaku selama 20 tahun sejak Maret 2011 dengan luas area 11.000 hektar. Pembelian saham BEE dilakukan melalui anak usahanya, PT Alam Tri Abadi dan setelah transaksi tersebut, Adaro memiliki 61,04% saham BEE. Garibaldi Tohir memang tak menyembunyikan ihwal ambisi besarnya di Bumi Sriwijaya itu. Diakuinya, “Investasi di BEE merupakan bagian dari prakarsa kami untuk membangun pijakan yang kuat dan membuka potensi batubara di Sumatra Selatan”. Sayangnya, ambisi besar ini membuat Adaro terbuai, dan harus bersengketa dengan PT BA. n

Potensi Konflik “Emas Hitam” Besarnya potensi kekayaan yang bisa digaruk dari deposit “emas hitam” di Bumi Sriwijaya, tergambar dari kinerja PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk sampai dengan kuartal III tahun 2011. Badan usaha milik negara (BUMN) ini membubuhkan kinerja cemerlang, dan sudah mengantongi laba bersih senilai Rp 2,32 triliun. Pencapaian ini 68% lebih tinggi dibandingkan laba perusahaan di September 2010, yang sebesar Rp 1,38 triliun. Penyebabnya terutama kenaikan volume penjualan dan meningkatnya harga rata-rata batubara. Ada gula tentu ada semut. Potensi “emas hitam” tak hanya menarik minat perusahaan tambang skala besar. Tingginya harga jual batubara

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

juga menghadirkan tambang skala kecil milik rakyat, yang diklaim pemerintah daerah setempat dilakukan tanpa izin. Kenyataannya memang tidak sedikit tambang skala kecil milik rakyat bermunculan. Berbekal alat seadanya mereka menambang batubara di lahan pekarangan maupun kebun. Kondisi ini cepat atau lambat akan berujung pada terjadinya sengketa dan konflik. Pasalnya selain diklaim tanpa izin, tambang skala kecil milik rakyat juga berpengaruh besar pada kerusakan lingkungan. Sementara pemerintah daerah pastinya akan sulit melarang tambang-tambang tersebut, karena kadung bermunculan layaknya cendawan di musim hujan. n

49


hukum catut nama

Pertamina Namanya Dicatut n Mochammad Harun. bukan merupakan anak usaha Pertamina

Y

a, siapa bilang Pertamina jago kandang dan kalah pamor dibanding perusahaan minyak lain. Kenyataannya, nama Pertamina jadi andalan sejumlah pihak di Pertamina Global Managed Energy Fund (Pertafund) untuk menarik investasi dari para pemilik modal. Perusahaan di Taiwan ini memang disebutkan gencar menawarkan investasi kepada para investor setempat. Tawaran yang langsung mendapat sambutan, terlebih Pertafund membawa nama Pertamina yang kemudian dikaitkan dengan PT Pertamina (Persero) di Indonesia. Boleh jadi nama besar PT Pertamina (Persero) seolah menjadi jaminan bagi para pemilik modal di Taiwan. Tidak sedikit yang kemudian menerima tawaran Pertafund dan menanamkan uangnya, mulai dari ribuan dolar Taiwan hingga jutaan dolar Taiwan.

Dibantah Namun, Pertafund bukanlah Pertamina. Perusahaan itu hanya mencatut nama besar Pertamina. Ulah Pertafund yang mengaitkan tawar­ an investasi dengan keberadaan PT Pertamina (Persero), tentu saja membuat PT Pertamina (Persero) meradang. Terlebih terlanjur ada anggapan bahwa Pertafund adalah anak usaha PT Pertamina (Persero). Padahal, seperti diungkap VP Corporate Communication Pertamina, Mo­ chammad Harun, “Pertamina Global Managed Energy Fund bukan merupakan anak usaha Pertamina, dan tidak memiliki kaitan apapun dengan Pertamina”.

50

Nama besar Pertamina ternyata bukan hanya kesohor di kandang. Di Taiwan sana, nama Pertamina ternyata “laku” dijual untuk menarik para investor. TEKS Elka Saraswati FOTO riset

Lantas, bagaimana yang sebenarnya? Mochammad Harun menandaskan, tawaran investasi oleh Pertafund jelasjelas merupakan penipuan. Pemakaian nama “Pertamina” oleh Pertafund, tambah Harun, “Merupakan perbuatan melawan hukum dan tanpa hak menggunakan nama dan atribut Pertamina dalam menjalankan bisnisnya.” Tak mau berlama-lama, PT Pertamina (Persero) bahkan membuat pengumuman di Taiwan dan Indonesia, mengenai tidak adanya hubungan PT Pertamina (Persero) dengan Pertafund. Belum cukup, PT Pertamina (Persero) juga melaporkan perbuatan melawan hukum oleh Pertafund kepada kepolisian Taiwan dan menyiapkan tim pengacara untuk menggugat Pertafund.

Rugikan Investor Sepak terjang Pertafund di Taiwan diduga sudah berlangsung lama. Namun PT

Pertamina (Persero) baru mengetahui beberapa waktu lalu setelah mendapat pertanyaan dari para investor melalui Kantor Urusan Ekonomi RI di Taipeh, yang meminta penjelasan hubungan Pertafund dengan PT Pertamina (Persero). Ditambahkan Mochammad Harun, dalam kasus ini PT Pertamina (Persero) tak mengalami kerugian materil. Namun dipastikan nama Pertamina dirugikan dengan adanya penipuan tersebut, terlebih Pertafund yang mengaku anak usaha Pertamina diduga telah menghimpun dana dari para calon investor di Taiwan. Sejauh ini PT Pertamina (Persero) tak bisa memastikan, siapa yang berada di balik perbuatan melawan hukum yang dilakukan Pertafund. Kecurigaan sempat dilayangkan terhadap sindikasi penipuan internasional yang belakangan ini memang marak menabur aksi haramnya dari Taiwan, dengan sasaran negara-negara Asia lain termasuk Indonesia. n

Mengapa Tertarik Rayuan Pertafund? Indonesia pastinya memiliki tempat tersendiri bagi para investor Taiwan. Pantas saja jika tawaran investasi dari Pertamina Global Managed Energy Fund (Pertafund), langsung mendapat sambutan para pemilik modal. Selain menyertakan nama Pertamina yang pastinya diidentikan sebagai bagian dari PT Pertamina (Persero) di Indonesia, tawaran Pertafund

hadir di tengah gencarnya Pemerintah Taiwan menjajaki peluang investasi di Indonesia pada sektor industri energi dan mineral. Setidaknya itulah yang tergambar dari pertemuan antara Wakil Menteri Perekonomian Taiwan, Sheng Chung Lin dengan wakil Menteri Perindustrian, Alex SW Retraubun di Jakarta, beberapa hari lalu. n

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


hukum pengadilan pajak

Revisi UU Kian Kabur Jumlah perkara sengketa pajak yang tak terselesaikan kian bertumpuk. Sayangnya upaya merevisi UndangUndang Pengadilan Pajak sampai kini belum juga jelas. TEKS Elka Saraswati FOTO riset

G

ayus Tambunan memang sudah dibui, tapi cerita ikutannya sepertinya belum juga usai. Kali ini memang tak menyangkut langsung dirinya. Namun penangkapan petugas pemeriksa pajak tersebut menyisakan masalah lain. Tertangkapnya Gayus Tambunan dan hukuman yang diterimanya membuat galau dan khawatir para sejawatnya di Direktorat Jenderal Pajak, yakni mereka yang ditugaskan memeriksa pajak. Mereka kini enggan untuk begitu saja menerima keberatan wajib pajak dan lebih memilih menghindarinya. Wajib pajakpun tak punya pilihan lain kecuali menyelesaikannya lewat Pengadilan Pajak. Akibatnya, bisa ditebak, perkara sengketa pajak pun kian bertumpuk, sementara yang bisa terselesaikan hanya sebagian saja. Untuk tahun ini saja, hingga bulan September jumlah perkara sengketa pajak yang masih menumpuk dan belum terselesaikan di Pengadilan Pajak mencapai 8.516 kasus. Bertumpuknya perkara sengketa pajak di Pengadilan Pajak karena ketakutan petugas pemeriksa pajak bernasib seperti Gayus Tambunan, diamini Sekretaris Pengadilan Pajak Kementerian Keuangan, Winarto Suhendro. Dikatakannya, “Dalam kasus Gayus Tambunan, dia dihukum karena menerima keberatan wajib pajak. Itu membuat aparat pajak yang lain ketakutan. Akibatnya, daripada menerima keberatan wajib pajak, lebih baik menolaknya, sehingga kasusnya pasti mengalir ke Pengadilan Pajak”.

5.692 Kasus Diputus Dalam lima tahun terakhir perkara sengketa pajak yang dilimpahkan Ditjen Pajak ke Pengadilan Pajak menunjukkan

kecenderungan naik. Setiap tahunnya rata-rata jumlah perkara sengketa pajak di Pengadilan Pajak tak pernah kurang dari 4.500 kasus. Pada 2011 saja, hingga September ada 4.742 kasus baru yang masuk ke Pengadilan Pajak. Sementara untuk tahun 2010 masih ada 9.466 kasus yang belum tertangani. Jadilah pada tahun 2011 Pengadilan Pajak harus menerima total 14.208 perkara sengketa pajak. Nah, menurut Winarto Suhendro,

“Dari total 14.208 berkas, baru 5.692 kasus yang diputus Pengadilan Pajak, sedangkan 8.516 kasus lainnya masih menunggu penyelesaian”. Bertumpuknya tunggakan perkara mau tak mau menjadi pekerjaan rumah bagi Ditjen Pajak. Saat ini berkembang pemikiran perlunya pemisahan Direktorat Keberatan dan Banding dari Ditjen Pajak, dimana selajutnya menjadi satu unit tersendiri di bawah Menteri Keuangan langsung. Pemikiran lain adalah mengembalikan Pengadilan Pajak di bawah Mahkamah Agung (MA) sehing­­ga tidak seperti sekarang ini yang berada di bawah Kementerian Keuangan. Pemikiran tersebut sebenarnya telah menjadi salah satu bahasan dari revisi UU Pengadilan Pajak, yang telah digagas sejak setahun silam. Sayangnya sampai kini realisasi dari revisi UU Pengadilan Pajak tak jelas nasibnya. Padahal ketika digagas pertama kali oleh Menteri Keuangan (waktu itu) Sri Mulyani pada bulan April 2010, dijanjikan pembahasan revisi akan tuntas dalam tempo enam bulan. Bila kemudian molor, entah kenapa. n

Pengadilan Pajak Dalam Undang-Undang No. 14 tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, disebutkan bahwa Pengadilan Pajak merupakan pengadilan yang memiliki kekhususan dikarenakan penyelesaian sengketa perpajakan, sehingga memerlukan tenaga-tenaga hakim khusus yang mempunyai keahlian di bidang perpajakan Selain itu, pengadilan Pajak memiliki perbedaan khusus dengan pengadilan-pengadilan lain yang berada di bawah Mahkamah Agung.

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

Kekhususan yang mendasar dari peradilan pajak adalah pembinaan teknis peradilan dilakukan Mahkamah Agung, sedang pembinaan organisasi, administrasi, dan keuangan dilaksanakan Kementerian Keuangan. Hakim Pengadilan Pajak pajak dipilih atas usul Menteri Keuangan dari lingkungan Kementerian Keuangan, sehingga menimbulkan pertanyaan berkaitan indepedensi hakim dalam memutus perkara sengketa pajak secara jujur, adil dan tidak memihak. n

51


makrominyak

Jebol Bila Tak Terkendali Ketika negara-negara maju dilanda krisis ekonomi, harga minyak justru terus meroket. APBN terancam jebol bila tidak segera diambil langkah untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi. TEKS Bastaman FOTO wirasatria

52

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


makrominyak

P

erubahan iklim membuat mu­ sim dingin di belahan bumi utara datang lebih awal. Dan, seperti biasa, kebutuhan energi untuk mengha­ ngatkan rumah-rumah di kawasan Eropa dan Amerika Utara meningkat pesat. Namun sial, saat ini cadangan minyak dunia dalam titik terendah akibat berku­ rangnya pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah. Itu sebabnya, banyak ka­ langan percaya harga minyak akan men­ cetak rekor baru selama musim dingin tahun ini. JP Morgan, misalnya. Lembaga in­ vestasi tersebut memperkirakan harga minyak mentah di Amerika (minyak jenis WTI) pada kuartal keempat 2011 akan mencapai rata-rata US$ 100 per barel. Ini berarti lebih tinggi US$ 10 dari proyeksi awal. Perkiraan serupa juga datang dari Tim Harga Minyak Indonesia (THMI). Seperti dikutip dari situs Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kemen­ terian Energi dan Sumber Daya Mineral, THMI memperkirakan mulai November ini harga minyak Indonesia (ICP) akan naik cukup signifikan. Sebagai net importir minyak, tentu saja, ini menjadi berita buruk bagi pe­ merintah. Soalnya, anggaran subsidi BBM yang harus disediakan akan makin membengkak. Seperti diketahui, dalam APBN-P 2011 pemerintah hanya mema­ sang ICP sebesar US$ 95 per barel de­ ngan kurs Rp 9.250 per dolar. Sementara, subsidi BBM dianggar­ kan Rp 129,72 triliun. Bisa dibayangkan, berapa besar tambahan subsidi yang ha­ rus disediakan jika harga minyak terus meroket. ”Bukan tidak mungkin harga minyak kembali ke level US$ 120, apalagi Jepang sudah tidak memakai energi nu­ klir,” kata Faisal Basri, ekonom Univer­ sitas Indonesia. Kekhawatiran Faisal bukan tanpa dasar. Hingga Oktober lalu, realisasi ICP sudah mencapai US$ 111,49 per barel atau US$ 24,49 di atas asumsi APBN-P 2011. Nah, tahun depan ICP diperkirakan akan lebih tinggi lagi karena didorong oleh ke­ naikan harga minyak dunia. JP Morgan memperkirakan, tahun 2012 harga mi­ nyak jenis brent akan mencapai US$ 124 per barel. Sementara jenis WTI naik US$ 14 menjadi US$ 114 per barel. Begitu juga dengan nilai tukar ru­ piah. Setelah sempat menguat beberapa lama, nilai tukar rupiah kembali me­ lemah terhadap dolar AS. Saat ini kurs rupiah berada di level Rp 9.005. Tetapi

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

yang lebih menghkawatirkan lagi ada­ lah naiknya konsumsi BBM. Pertamina memperkirakan, hingga 2011 konsumsi BBM akan mencapai 40,9 juta kiloliter. Perkiraan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (PBH Migas) lebih tinggi lagi, yakni sekitar 41,8 juta kiloliter. Se­ mentara pemerintah hanya menetapkan kuota 40,49 juta kiloliter. Mohammad Harun, Juru Bicara PT Pertamina, menyebut sejumlah faktor yang menjadi pendorong naiknya kon­ sumsi BBM bersubsidi. Salah satunya ada­ lah pertumbuhan kendaraan bermotor yang setiap tahunnya mencapai 14,73%. Harga minyak dunia yang terus me­ ningkat juga membuat banyak orang beralih dari BBM non-subsidi (seperti pertamax) BBM bersubsidi. ”Belum lagi kenaikan target pertumbuhan ekonomi, kenaikan jumlah penduduk, dan pan­ jang jalan. Semua itu akan menaikkan konsumsi BBM,” kata Harun. Repotnya, kenaikan konsumsi BBM tak diimbangi dengan produksi minyak di dalam negeri. Dari tahun ke tahun tar­

”Bukan tidak mungkin harga minyak kembali ke level US$ 120, apalagi Jepang sudah tidak memakai energi nuklir.” get lifting minyak selalu di bawah target. Tahun ini misalnya, pemerintah kembali menurunkan target lifting minyak dari 970 ribu barel menjadi 945 ribu barel per hari. Akibatnya, ketergantungan terha­ dap minyak impor pun makin tinggi se­ tiap tahun (lihat: Target Hasil Kompromi)

Pembangunan dikorbankan Mengerikan. Sebab, jika perkiraan Per­ tamina dan BPH Migas itu menjadi ke­ nyataan, maka APBN bisa jebol. Faisal memperkirakan subsidi BBM akan mem­ bengkak menjadi Rp 211 triliun jika harga minyak mencapai US$ 120 per barel. Masalahnya, sampai saat ini belum diketahui dari sumber mana pemerintah akan menutup kenaikan subsidi BBM tersebut. Menaikkan harga BBM jelas tidak mungkin. Selain berpotensi mem­

53


makrominyak bakar inflasi dan mengerem perekonomian, kenaikan harga BBM juga dapat mengancam stabilitas politis. Menerbitkan surat utang? Tampaknya bukan pilihan yang tepat di saat kondisi perekonomian kurang bersahabat. Sa­ tu-satunya jalan, pemerintah terpaksa memangkas pengeluaran lainnya. Tetapi pos gaji dan cicilan utang jelas tak mung­ kin dipang­kas. Jadi, yang masih mungkin dilakukan pe­ merintah adalah memangkas belanja modal. Ini berarti pembangunan harus dikorban­ kan untuk menutup kenaikan subsidi BBM. Jelas, ini akan berdampak pada pertum­ buhan ekonomi dan penyediaan lapangan pekerjaan. Dan bukan tidak mungkin, sub­ sidi untuk listrik, perumahan, serta rakyat miskin pun terancam disunat. Pengorbanan yang cukup besar, memang. Karena itu, Faisal Basri meng­usulkan agar pemerintah mulai mengambil langkah kon­ kret untuk mengantisipasi kenaikan subsidi BBM. Salah satunya adalah dengan mem­ batasi konsumsi BBM bersubsidi. ”Bahkan kalau bisa subsidi BBM dicabut,” katanya. Maksudnya, harga BBM mengikuti harga mi­ nyak dunia. Mungkinkah? Harus diakui, ini pilih­an yang sangat sulit bagi pemerintah. Namun, seperti dikatakan Agus Martowardojo di DPR beberapa waktu lalu, tahun ini dan ta­ hun 2012 harga BM tidak akan naik. ”Sampai saat ini anggaran negara masih kuat mena­ han kenaikan harga minyak dan kurs dolar,” katanya. Salah satu yang dijadikan alasan oleh pe­ merintah dan DPR untuk tidak menaikkan harga bahan bakar adalah krisis global. Peme­ rintah khawatir, daya beli masyarakat akan semakin menurun jika harga BBM dinaik­ kan. Untuk mengatasi pembengkakan subsi­ di BBM, pemerintah dan DPR sepakat untuk mengurangi konsumsi BBM bersubsidi. Entah bagaimana caranya, yang jelas ta­ hun depan kuota BBM bersubsidi dipangkas dari 40,4 juta kiloliter menjadi tinggal 37,8 juta kiloliter. Dengan pembatasan pema­ kaian BBM bersubsidi ini, maka anggaran subsidi bahan bakar dan elpiji dapat ditekan dari Rp 129,72 triliun tahun ini menjadi Rp 123,6 triliun. Namun Komaidi, pengamat perminya­ kan dari Reforminer Institute, meragukan pengurangan kuota akan mampu menekan konsumsi BBM. Menurutnya, selama sis­ tem transportasi tidak dibenahi, pemakaian BBM tetap akan tinggi. ”Sebab sekitar 60% konsumsi BBM untuk transportasi. Seharus­ nya sektor ini yang dibenahi terlebih dahulu,” katanya. n

54

Target Hasil Kompromi

S

eperti sudah diperkirakan, target lifting (pengangkutan pro­ duksi) minyak tahun ini tampaknya tidak akan tercapai. Dalam APBN 2011, pemerintah menargetkan lifting 970 ribu barel per hari. Namun hingga kuartal II realisasinya hanya 912 ribu barel. Ini me­ mang bukan hal baru. Paling tidak, dalam 11 tahun terakhir, pemerin­ tah telah melakukan revisi sebanyak sembilan kali gara-gara realisasi di bawah target. Biasanya, kekurangan tersebut ditutup dari stok minyak yang ada. Tahun lalu misalnya, pemerintah terpaksa mengambil 4 juta barel dari persediaan minyak yang jumlahnya mencapai 11 juta. Merevisi asumsi lifting minyak dalam APBN memang tidak di­ haramkan. Tetapi jika revisi itu dilakukan hampir setiap tahun, tentu ini mengundang tanda tanya. Terlepas siapa yang salah, penetapan lifting minyak melibatkan banyak pihak. Salah satunya adalah anggota DPR yang memang tidak memiliki kemampuan dalam menetapkan target minyak nasional. Itu sebabnya, tak jarang lifting minyak merupakan hasil tawar-menawar atau hasil kompromi antara pemerintah dengan wakil rakyat. Bahkan ada yang mengatakan, penetapan target lifting minyak lebih banyak di­ pengaruhi aspek politis dibanding bisnis. Masalahnya, kesalahan dalam menetapkan target lifting (dan harga) minyak ini berpengaruh pada pos lainnya. Termasuk besarnya defisit anggaran yang harus ditutup oleh pemerintah. n

Target dan realisasi lifting minyak (1000 barel) Tahun

APBN

APBN-P

Realisasi

Target

2007

1.000

950

899

Tidak tercapai

2008

1.034

927

936

Tidak tercapai

2009

960

960

944

Tidak tercapai

2010

965

965

954

Tidak tercapai

2011

970

-

912 *)

-Sumber: Kementerian ESDM

*) Hingga kuartal II 2011

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


makropdb

n Tidak menikmati kemajuan ekonomi

Kita Kaya, Kita Miskin Indeks pembangunan manusia Indonesia melorot 16 tingkat ke posisi 124. Ini bukti bahwa kemajuan ekonomi selama ini hanya dinikmati segelintir orang. TEKS Bastaman FOTO agus priatna

M

asalah pemerataan pem­ bangunan kembali dipersoal­ kan. Hal itu terkait dengan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) dan PBB yang saling bertolak belakang. Pekan lalu, BPS melaporkan bahwa produk domestik bruto (PDB) hingga kuartal III-2011 mengalami pertum­ buhan 6,5%. Di saat perekonomian dunia dilanda kelesuan, jelas ini sebuah prestasi yang membanggakan. Tapi sayang, di waktu yang sama, UNDP melansir Indeks Pem­

bangunan Manusia (IPM) Indonesia yang pada tahun ini turun dari peringkat dari posisi 108 ke-124. Jadi, tak salah bila banyak kalangan berpendapat bahwa pertumbuhan eko­ nomi yang tinggi selama ini tidak dinik­ mati oleh masyarakat banyak. “Kalau pertumbuham ekonomi tinggi, tetapi pembangunan manusia justru turun, berarti tujuan utama dari pembangunan tidak tercapai,” kata Hendri Saparini, pengamat ekonomi dari Econit. Kalau melihat laporan yang dipubli­

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

kasikan BPS, pertumbuhan ekonomi Indonesia memang lebih banyak dito­ pang oleh kegiatan yang tidak melibat­ kan masyarakat. Eskpor barang dan jasa misalnya, hingga kuartal III mencatat kenaikan 18,5%. Pertumbuhan cukup tinggi juga terjadi pada kegiatan impor barang dan jasa (14,2%), investasi (7,1%), dan konsumsi (4,8%). Sementara itu, sektor pertanian, pe­ ternakan, kehutanan, dan perikanan hanya tumbuh sebesar 3,9%. Padahal, sekitar sepertiga dari 237 juta penduduk Indonesia menggantungkan hidupnya pada sektor tersebut. Sebenarnya ada sektor lain yang bisa diandalkan untuk mensejahterakan rakyat, yakni kon­ sumsi pemerintah. Tapi sayang, pengeluaran pemerin­ tah hanya tumbuh 0,2%. Tentu saja, de­ ngan pertumbuhan sebesar itu, belanja pemerintah tidak bisa diharapkan untuk bisa meningkatkan kemakmuran rak­ yat. ”Pertumbuhan ekonomi hanya di­ nikmati sekelompok kecil masyarakat,” kata Hendri. Dibandingkan dengan negara lain, kemajuan Indonesia di bidang pereko­ nomian sebenarnya cukup membang­ gakan. Dengan PDB sebesar US$ 700 miliar atau sekitar Rp 6.300 triliun, ta­ hun lalu Indonesia berada di peringkat 16 dunia. Sementara pendapatan per kapitanya sudah mencapai US$ 3.000 atau sekitar Rp 27 juta per tahun. Cadangan devisa juga semakin kokoh, diperkirakan sudah lebih dari US$ 120 miliar. Kinerja Bursa Efek Indonesia tercatat sebagai bursa berkinerja terbaik di kawasan Asia Pasi­ fik, dimana saham yang diperdagangkan di situ selama tahun 2010 rata-rata men­ catat kenaikan 46,13%. Tapi, ya itu tadi, tak semua kemajuan itu tidak dinikmati rakyat kebanyakan. Indeks manusia Indonesia, yang dida­ sarkan pada kriteria kesehatan, pen­ didikan, dan pendapatan justru turun tajam. Kondisi ini berbeda jauh dengan China dan India, dimana pertumbuhan ekonomi mampu menciptakan kelas menengah yang andal. Karena itu, sejumlah kalangan mengusulkan agar strategi perekono­ mian Indonesia diubah, dimana sek­ tor riil dan usaha kecil (UMKM) harus mendapat perhatian yang lebih dari pemerintah. ”Pemerntah harus lebih serius mendorong usaha kecil,” kata Amirullah, Direktur Rumah Ekonomi Rakyat. n

55


makrotabung

n Sudah setahun tidak ada order

Lelah Menunggu Order Produsen lelah menanti tender tabung gas dari Pertamina. Banyak yang sudah rontok. TEKS AS Riyanto FOTO agus priatna

P

rogram konversi minyak tanah ke gas akan selesai tahun ini. Namun, ada pengecualian bagi Papua. Sebab pemerintah terken­ dala transportasi di pulau paling timur di Indonesia ini. Selesainya program ini juga membuat PT Pertamina mulai me­ ngerem tender pengadaan tabung gas. Tahun ini Pertamina berencana me­ ngadakan tender tabung gas sebanyak 56 juta tabung. Namun lamanya proses ten­

56

der membuat produsen tabung gas men­ jerit. Mereka berharap Pertamina segera melaksanakan tender secepatnya. Memang program konversi ini mem­ buat industri tabung gas naik daun. Jauh sebelum program konversi gas digagas, di Indonesia hanya terdapat enam pro­ dusen tabung gas. Mereka hanya mem­ produksi tabung gas ukuran 12 kg dan 6 kg. Namun saat pemerintah menggiat­ kan program konversi gas, produsen pun

terus bertambah. Bahkan pemodal besar juga kepincut dengan bisnis ini. Tahun 2010, PT Hanson Internatio­ nal Tbk mengambil alih 97% saham PT Apinus Rama senilai Rp 10,454 miliar. Apinus Rama merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri tabung gas elpiji 3 kg. Aipinus tahun itu juga meme­ nangkan tender 126 ribu tabung gas 3 kg dari Pertamina senilai Rp 15 miliar. Kini, jumlah produsen tabung gas 3 kg telah mencapai 74 perusahaan. Na­ mun, sekitar 10% dari jumlah itu sedang sekarat dan terpaksa ditutup lantaran tak memperoleh order. Tender Perta­ mina juga tak kunjung digelar. Maklum, untuk bisa memproduksi tabung gas u­ kuran 3 kg, produsen harus menggelon­ torkan setidaknya Rp 18 miliar – Rp 20 miliar - untuk mendirikan pabrik berka­ pasitas 1.000 unit per hari. Menurut Tjiptadi, Ketua Asosiasi Tabung Gas (Asitab), sebenarnya Perta­ mina memesan sekitar 40 juta tabung gas ukuran 3 kg pada Asitab. Namun, pesanan kemudian direvisi menjadi 56 juta unit yang memberikan potensi tam­ bahan pesanan pada para produsen ta­ bung gas. Sayangnya, pesanan tak kunjung da­ tang. Akibatnya, banyak anggota Asitab yang memilih menutup usahanya. Ada pula yang masih bertahan lantaran ya­ kin pemerintah akan menggelontorkan pesanan kembali pada para produsen. “Tapi sudah setahun ini tidak ada order,” ujar Tjiptadi. Selain gulung tikar, menu­ rut Tjiptadi, ada juga yang masih berta­ han sambil berharap Pertamina segera menggelar tender. Tjiptadi menambahkan, Pertamina kemungkinan belum memberikan pesa­ nan karena belum adanya izin dari Ke­ menterian Energi dan Sumber Daya Mi­ neral (ESDM) untuk menggelontorkan dana. Izin itu sendiri harus mendapat persetujuan dari DPR. “Mudah-mu­ dahan 2012 anggarannya bisa turun,” katanya. Haruskah menunggu Pertamina? Ta­ hun lalu, para produsen sebenarnya mu­ lai berencana untuk mengekspor tabung gas. Penyebabnya, yaitu tadi, pasokan berlebih dan daya serap hanya meng­ andalkan Pertamina saja. Saat itu pasar yang dilirik adalah Nigeria yang juga akan menggelar program konversi mi­ nyak tanah ke gas. Namun hingga kini, belum terdengar realisasinya. Susah memang kalau hanya jago kan­ dang. n

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


inilahREVIEW 0812 Tahun I | 17-23 Oktober 2011 inilahREVIEW Tahun I | 14-20 November 2011

66 3


pasar modal ihsg

Tak Akan Selesai Dalam Semalam Jika Indeks Dow Jones bertahan cukup lama di atas 12.000, IHSG akan melaju kencang. Selagi memungkinkan, BI disarankan kembali memangkas tingkat bunga acuan di bulan depan. TEKS Ahmad Munjin FOTO riset

58

S

etelah berlangsung berlarut-larut selama beberapa pekan, penyelesaian krisis keuangan yang menimpa Yunani dan Italia akhirnya menemukan titik terang. Perdana Menteri Yunani yang baru, Lucas Papademos, dipastikan akan memperlancar masuknya dana bailout yang bakal digelontorkan sejumlah lembaga keuangan dan negara donor. Begitu pula Mario Monti, yang menggantikan posisi Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi.

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


pasar modal ihsg Bekas Komisioner Uni Eropa ini dipastikan bakal membuat saluran yang lebih besar bagi arus uang yang akan menyelamatkan negeri itu dari kebangkrutan. Tak ada lagi peluang untuk tawar menawar, memang. Apalagi Italia menanggung beban kewajiban yang lebih besar lagi. Negeri yang menjadi kampung halamannya para mafioso ini memiliki utang 1,9 triliun euro atau US$ 2,6 triliun. Dari jumlah tersebut, US$ 300 miliar di antaranya akan jatuh tempo tahun depan yang tinggal kurang dari dua bulan lagi. Betul, kewajiban yang mesti dipikul Yunani masih lebih kecil, ‘hanya’ 350 miliar euro. Namun kalau dibandingkan dengan PDB, utang Yunani itu telah mencapai level 160%, sementara utang Italia 120%. Terlepas dari angka rasio utang berbanding PDB yang lebih kecil, jika Italia sampai mengalami gagal bayar, maka dampak negatif yang ditimbulkan pasti jauh lebih buruk lagi. Bukan hanya terhadap negara-negara yang menjadi anggota Uni Eropa, tapi ke hampir seluruh negara di dunia. “Jika Italia dinyatakan 99% potensial default, indeks bakal kembali melemah ke level 3.200-an,” kata Praska Putrantyo, analis dari Infovesta Utama. Dan yang lebih membahayakan adalah jika Italia—yang notabene merupakan negara yang ekonominya terkuat nomor tiga di Eropa itu—sulit mendapatkan bailout. Selain sentimen negatif, pekan lalu sebenarnya ada sejumlah berita positif yang bertiup ke pasar modal. Seperti dipangkasnya BI Rate sebesar 50 basis poin ke level 6%. Sementara dari Amerika Serikat, angka pengangguran juga mengalami perbaikan di atas ekspektasi pasar. Sementara angka defisitnya juga menipis dari minus US$ 44,9 miliar ke minus US$ 43,1 miliar. Akan halnya dari Eropa, selain dua PM baru yang berkomitmen akan melakukan reformasi fiskal, kabar baik datang dari aksi Bank Sentral Eropa (ECB) yang membeli obligasi Italia. Menipisnya kekhawatiran yang melingkupi Zona Euro itulah yang mendorong sejumlah bursa saham, di akhir minggu lalu, mulai menggeliat. Indeks Dow Jones misalnya, menguat hingga 259,89 poin (2,19%) ke level 12.153. Indeks Nasdaq dan S & P juga berhasil mencatatkan kenaikan yang signifikan, 2,04% dan 1,95%.

Bisa dipangkas lagi Berpikirlah secara rasional. Begitu kira-kira saran yang dilontarkan Sa-

”Pemangkasan BI Rate diyakini tidak akan memicu inflasi.” trio Utomo, Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia. Sebab, kata dia, permasalahan yang membelit perekonomian Eropa tidak akan selesai dalam semalam. Itulah yang membuat para investor melangkah ekstra hati-hati. Sehingga tak mengherankan jika para pemodal belakangan cenderung menerapkan strategi jangka pendek. “Aksi profit taking akan sering terjadi,” kata Satrio. Menurut perhitungan kepala riset ini, jika Dow Jones cukup lama ber-

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

ada di atas level psikologis 12.000, ada kemungkinan indeks harga saham gabungan juga akan menguat. Level resistance yang dituju berada pada kisaran 3.800 – 3.875. Sebaliknya, jika Dow kembali terkoreksi ke bawah 12.000, IHSG juga akan terseok-seok dengan kisaran support 3.650 – 3.525. “Secara umum, saat ini pasar masih berada pada masa-masa krisis, sehingga volatilitasnya sangat tinggi,” katanya. Itu sebabnya, Satrio cenderung merekomendasikan saham-saham yang bakal menjadi pendorong bagi penguatan indeks. Pilihannya, antara lain, efek terbitan PT Indo Tambangraya Megah (ITMG), yang kinerja keuangannya cukup bagus dan berada di atas ekspektasi pasar. Selain itu, yang juga layak dipertimbangkan adalah ASII, GGRM, BMRI, BBRI dan UNTR. ”Saya rekomendasikan buy on weakness atas saham-saham tersebut, terutama kalau IHSG sudah mencapai kisaran support 3.525-3.650,” tutur Satrio. Tekanan yang datang dari Zona Euro juga dijadikan sebagai faktor utama oleh Dandossi Matram dalam memprediksi indeks saham. Permasalahan Yunani yang belum tuntas, yang kemudian ditambah dengan persoalan yang membelit Italia, kata dia, akan menahan laju indeks gara-gara tekanan jual asing yang masih cukup kencang. Ia meramalkan, di minggu ini, IHSG akan bergerak di rentang 3.700 – 3.800. Khusus untuk Bursa Efek Indonesia, kata Dandossi, angka penurunan indeks akan tertahan oleh pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia. Makanya, pengamat pasar modal ini berharap otoritas moneter kembali melakukan hal serupa pada Desember depan. Selain peluangnya terbuka, ”Pemangkasan BI Rate diyakini tidak akan memicu inflasi. Sebab, di saat ekonomi mengalami krisis, orang tidak akan berani berspekulasi,” katanya. Sebaliknya, jika BI Rate diturunkan lebih agresif, akan memberikan banyak manfaat bagi perekonomian Indonesia. Rendahnya suku bunga, akan menekan high cost yang selama ini membuat ekonomi Indonesia tidak kompetitif. Sama seperti yang disarankan rekanrekannya, Dandossi juga menyarankan agar investor bermain jangka pendek. Jangan menunggu terlalu lama, lepas barang ketika harganya sudah mengalami sedikit penguatan. n

59


pasar modal saham perbankan

Masih Atraktif Ada yang sudah kemahalan, tapi tak sedikit yang punya potensi menguat. TEKS Ahmad Munjin FOTO agus priatna

S

ebuah kejutan besar terjadi di kamis pekan lalu. Bank Indonesia, secara tak terduga memangkas BI Rate hingga 50 basis poin menjadi tinggal 6%. Disebut sebagai kejutan, bukan hanya lantaran di bulan sebelumnya bunga acuan telah dipotong 0,25%, tapi penurunan sebesar 0,5% benarbenar di luar ekspektasi pasar. Sebab itu berarti dua kali lebih besar dari yang diperkirakan. Spontan, tingkat bunga acuan terendah sejak 2005 itu menjadi perbincangan banyak kalangan di dunia bisnis. Topik yang paling hangat dibahas adalah ihwal bisnis perbankan yang diprediksi bakal makin kinclong. Se-

60

bab, dengan adanya pernurunan tingkat bunga, usaha simpan-pinjam yang diselenggarakan bank bakal semakin moncer. Itu, memang, yang diharapkan Bank Indonesia. Turunnya bunga acuan, secara logika, akan membuat bunga pinjaman ikut menciut. Tapi, jangan dulu cepat berharap beleid BI ini akan segera menurunkan tingkat bunga kredit. Seperti dikatakan sejumlah pengamat,

langkah ini hanya akan menurunkan tingkat bunga simpanan, tapi belum tentu bunga kredit. Alasan yang dikemukakan para bankir cukup klise. Selain (katanya) masih terikat oleh simpanan berbunga tinggi yang belum jatuh tempo, tingkat bunga juga sudah ditetapkan dalam rapat pemegang saham (RUPS). Jadi, kalau mau diubah, harus menunggu RUPS berikutnya. Cukup masuk di akal. Tapi, Bank Indonesia kelihatannya tak mau ‘dikecoh’ begitu saja. Menurut Darmin Nasution, Gubernur Bank Indonesia, pihaknya akan mewajibkan setiap bank untuk memasukkan ancang-ancang penurunan

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


pasar modal saham perbankan

Price Earning Ratio Perbankan

bunga kredit dalam rencana bisnis bank (RBB) yang harus diserahkan paling lambat awal Desember. RBB tersebut, kelak akan disahkan akhir januari 2012. Dan jika ada bank yang tidak memasukkan rencana penyesuaian tingkat bunga untuk masa operasional tahun depan, BI akan memanggil bankir yang bersangkutan. Pantas memang jika BI bersikap setengah memaksa. Soalnya, selama ini, kebijakan penurunan BI Rate hanya dipakai oleh perbankan untuk menekan tingkat bunga deposito. ”Sementara bunga kredit tak diungkit-ungkit,” kata AG Pahlevi, analis dari Andalan Artha Advisindo Securities. Terlepas dari sikap para bankir yang selalu ingin ‘enak sendiri’, beleid ini tetap merupakan angin positif bagi dunia bisnis uang. Biaya dana yang ditanggung bank, misalnya, pasti akan turun. Begitu pula non performing loan (NPL) alias

kredit yang tidak lancar, dipastikan angkanya bakal menciut dengan adanya penurunan ini. Walhasil, secara umum, kebijakan ini bakal memangkas biaya dana yang dikeluarkan bank.

Untuk spekulasi Yang jadi masalah adalah loan to deposit ratio (LDR) yang rata-rata telah mencapai 83-88%. Ini merupakan rekor tertinggi setelah krisis 2008. Sampai sampai pada September 2011, beberapa

bank mengalami kesulitan likuiditas. Inilah yang, mungkin, akan menahan sejumlah bank untuk menurunkan bunga simpanan. “Tujuannya agar ada insentif

Sumber Alfiansyah, Valbury Asian Securities

untuk saving,” kata Pahlevi. Lantas bagaimana dengan nasib saham-sahamnya? Pahlevi dan beberapa analis lainnya sepakat mengatakan bahwa turunnya BI Rate merupakan sentimen positif bagi saham perbankan. Itu sebabnya, ia merekomendasikan beli untuk BMRI, BBRI, BBCA dan BBNI. Alasannya, emiten-emiten itu, memiliki posisi dana murah yang cukup tinggi, sehingga bisa dengan mudah memenuhi cost of fund. Lalu LDR, kecuali BBRI, masih berada di bawah rata-rata industri. LDR perbankan menegah besar masih di bawah ketentuan BI, 78-100%. Sementara BBRI sudah di atas 80%. Saham yang paling murah, menurut Pahlevi, adalah BMRI dengan Price to Book Value Ratio (PBV) 2,3 kali. Sehingga saham ini masih memiliki potensi untuk naik mencapai historis PBV-nya sebesar 0,7 kali hingga Agustus-September 2012. Bank ini juga memiliki CAR (rasio kecukupan modal) yang bagus yakni 16%. Sementara NPLnya yang hanya 1% masih jauh berada di bawah rata-rata industrinya yang 3%. Lain BMRI lain pula BBCA. Saham yang satu ini tidak mendapat rekomendasi beli lantaran sudah tergolong mahal. Kendati, kata Pahlevi, masih memiliki potensi untuk menguat. Pemotongan bunga acuan sebagai sentimen positif bagi bisnis bank juga diakui Alfiansyah. Menurut Kepala Ri-

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

set Valbury Asia Securities ini, jika digandengkan dengan inflasi yang year on year 4,42%, bunga acuan yang 6% masih menyisakan real interest rate 1,58%. Ini berarti masih lebih menarik dari China yang bunga acuannya 6,5% dengan inflasi 5,5%. Makanya, keputusan Bank Indonesia ini diyakini Alfiansyah akan lebih menggairahkan bisnis bank, terutama dalam mendorong penyaluran kredit. Gairah ini juga secara otomastis akan menular ke saham-sahamnya yang kebanyakan masih di bawah harga wajar. Jika dilihat berdasarkan Price Earning Ratio (PER), saham-saham bank BUMN—seperti BMRI, BBRI dan BBNI--masih cukup atraktif karena PER-nya masih berada di bawah rata-rata sektornya yang 14,48 kali untuk 2011 dan 13,06 kali untuk 2012.

Misalnya, saham BBRI yang saat ini diperdagangkan di level Rp 6.850 (10/11). Dengan PER industri 14,48 kali dibagi PER BBRI (12,54 kali) lalu dikali dengan harga saat ini, maka saham ini— hingga akhir tahun—masih memiliki potensi untuk menguat ke Rp 7.900. Potensi kenaikan serupa terdapat pada saham BMRI dan BBNI. “Sementara untuk BBCA dan BDMN lebih cocok untuk spekulasi karena PER yang sudah berada di atas rata-rata,” kata Alfiansyah. Selamat berinvestasi. n

61


pasar modalaneka tambang

Emas Boleh Berkilau, Saham Antam? Kalau tak dijegal faktor Eropa, harga ANTM pasti melesat. TEKS Setyadi FOTO riset

H

arga emas, sungguh, sangat susah untuk ditebak. Ada yang mengatakan, harga si kuning akan merekah manakala investor mencari tempat yang aman di saat kondisi ekonomi tak menentu. Tapi, terbukti, pendapat itu tak sepenuhnya benar. Lihat saja yang terjadi di akhir pekan lalu. Tatkala pasar ‘merayakan’ ditemukannya solusi untuk mengatasi krisis yang terjadi di Yunani dan Italia, dan tingkat pengangguran di AS mulai menunjukkan pengurangan yang berarti, harga emas toh tetap menanjak naik. Pada penutupan pasar minggu lalu, si kuning di pasar dunia menguat US$ 30,20 atau 1,72% menjadi US$ 1.789,10 per troy ounces. Ini semacam ‘penebusan’ alias rebound setelah sehari sebelumnya mengalami penurunan hingga 1,8%. Namun, setajam apapun fluktuasi yang terjadi, selama belum mengalami penurunan hingga 30%, harga si kuning tetap berada di atas target harga yang dipatok manajemen PT Aneka Tambang Tbk (US$ 1.250 per troy ounces). “Selama biaya produksi berada di level US$ 700, harga US$ 1.300-an sudah cukup bagi kami,” kata Alwinsyah Lubis, Direktur Utama PT Antam. Bagi BUMN ini, emas memang merupakan salah satu sumber pendapatan yang cukup diandalkan. Hitung saja, sepanjang Januari hingga Oktober lalu, perseroan telah menjual sekitar 5,85 ton emas. Artinya, seperti dikemukakan Alwin, emas yang terjual tahun ini bisa mencapai 6 ton. Betul, kendati mendatangkan penghasilan yang besar, si kuning bukanlah kontributor utama bagi pendapatan Antam. Andalan utama Antam masih feronikel yang hingga akhir September telah menghasilkan pemasukan Rp 3,1 triliun atau 40% dari total pendapatan perseroan. Sementara emas hanya menyumbang 33% pendapatan. Dan, sisanya datang dari penjualan batubara dan bauksit.

62

“Selama biaya produksi berada di level US$ 700, harga US$ 1.300-an sudah cukup bagi kami,” Alwinsyah Lubis, Direktur Utama PT Antam

Total, hingga akhir triwulan III, Antam berhasil mencatatkan penjualan sebesar Rp 7,8 trilliun atau naik 36%. Dari angka tersebut, laba bersih yang diraih mencapai Rp 1,56 triliun atau naik sekitar 64%. Kinerja nan mengilap itulah yang membuat Antam menjadi salah satu pusat perhatian para investor di pasar saham. Sejumlah analis melihat, saham berkode ANTM ini, yang pekan lalu ditutup pada level Rp 1.680 (11/11) masih memiliki potensi yang cukup besar untuk menguat. Ada yang meramalkan, dengan price earning ratio yang masih berada di level 6,8 kali, ANTM masih sanggup menan-

jak ke kisaran Rp 3.000. Hanya saja, tak semua pelaku pasar seoptimistis itu. Ada juga yang meramalkan harga saham ini hanya akan naik ke level Rp 2.500. Prediksi yang disebut terakhir, cukup rasional. Sebab, harga tertinggi yang pernah dicapai saham ini (sepanjang 2011) hanya berada di level Rp 2.600. Selain itu, harga ANTM juga agak sulit menanjak lantaran terpengaruh oleh faktor eksternal berupa dampak krisis Eropa yang merembet ke sejumlah negara lainnya. Asal tahu saja, sebagian besar pendapatan Antam berasal dari ekspor. Seperti feronikel yang lebih banyak diekspor ke Eropa dan sebagian kecil ke Korea Selatan. n

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011 inilahREVIEW 08 Tahun I | 17-23 Oktober 2011

66 57


bisnissepekan

n Komitmen Mengurangi Polusi 26%.

Dapat Kucuran US$ 100 juta Dari ADB TEKS Hideko FOTO dok.inilah.com

G

encarnya program untuk me­ngurangi efek gas rumah ka­ ca yang dilakukan pemerintah ber­

buah manis. Minggu lalu Bank Pemba­ ngunan Asia (ADB) memberikan pin­jaman pendanaan kepada Indone­

sia sebesar US$ 100 juta. Dana ini meru­pakan bantuan ADB untuk mem­ bantu pemerintah kurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan keta­ hanan terhadap perubahan iklim. ”Pendanaan ini akan membantu upa­ y a pemerintah membuat per­ tumbuhan ekonomi menjadi ramah lingkungan dengan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah,” kata Jon D. Lindborg, Country Director ADB di Indonesia. Seperti yang telah diketahui peme­ rintah telah berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 26% dari kondisi biasa tanpa intervensi pada ta­ hun 2020 dan meningkatkan pengu­ rangan tersebut menjadi 40% dengan bantuan internasional. Pengurangan emisi gas rumah kaca tersebut jelas membutuhkan investasi miliaran dolar AS. Sementara itu Pene­ litian ADB menunjukkan, jika dibiarkan tanpa intervensi maka perubahan iklim di Indonesia akan menimbulkan kerugian antara 0,7% hingga 2,5% dari Produk Do­ mestik Bruto (PDB) di akhir abad ini. Penelitian itu juga mencatat, Indone­ sia menghasilkan lebih dari separo emisi gas rumah kaca dari seluruh kawasan Asia Tenggara akibat dari penebangan hutan dan perubahan lahan gambut un­ tuk kegiatan pertanian. n

Tahun Yang Cerah Bagi Broker Properti TEKS Hideko FOTO Dahlan Rebo Pahing

B

agi para broker properti, 2011 me­ rupakan tahun yang menggembira­ kan. Selama tahun ini diperkirkaan tran­ saksi properti yang menggunakan jasa broker mencapai Rp 170 triliun. Untuk diketahui fee untuk broker properti se­ kitar 2% dari transaksi. Angka transaksi properti ini bisa jadi akan bertambah sebab baru memperhitungkan transaksi yang terjadi di Jawa dan Sumatera saja. Dibandingkan dengan tahun lalu,

64

n Transaksi properti lewat broker meningkat.

tran­saksi properti melalui jasa broker ini meningkat sekitar 40%. Menurut Darmadi Darmawangsa, Ketua Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi), seiring dengan cerahnya bisnis properti di tanah air. Penjualan broker properti

mulai bergeser dari pasar sekunder ke pasar primer. Ia pun optimistis pada 2012 transaksi properti yang mengguna­ kan jasa broker makin meningkat meski ada kekhawatiran ekonomi Indonesia akan terkena dampak krisis Eropa. n

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


bisnissepekan

Jasa Marga Siapkan Rp 40 Triliun Bangun Jalan Tol TEKS Hideko FOTO dok.inilah.com

D

alam dua tahun ke depan pem­ bangunan jalan tol akan makin ma­ rak. Itu terkait dengan Jasa Marga yang telah menyiapkan dana sebesar Rp 40 triliun. Besarnya anggaran tesebut sudah disesuaikan dengan prediksi kemampuan keuangan perusahaan dalam periode yang sama. Anggaran itu dialokasikan untuk pembangunan Sembilan ruas tol yang se­ dang dan akan dibangun Jasa Marga. Sembilan ruas tol itu memiliki pan­ jang 214,85 kilometer dengan nilai in­ vestasi Rp 24,66 triliun. Itu artinya Jasa Marga masih memiliki dana sekitar Rp 15 triliun untuk membangun jalan tol di luar sembilan ruas jalan tol tadi. Dengan sisa anggaran tersebut Jasa Marga tengah melirik pembangunan tol Medan-Kuala Namu senilai Rp 2,6 tri­ liun dan akusisi jalan tol Tanjung Perak –Waru Surabaya dengan nilai investasi Rp 11,1 triliun. n

n Transaki properti lewat broker meningkat.

Antam Mampu Jual 6 Ton Emas TEKS Hideko FOTO dok.inilah.com

D

emam emas yang mulai dirasa­ kan sejak awal tahun ini benarbe­ nar membawa berkah bagi per­ usa­ha­an tambang emas layaknya PT Ane­ka Tambang (Antam). Alwin Syah Lubis, Dirut PT Antam, pun sangat op­ ti­mistis penjualan emas perusahaan­ nya tahun ini akan melampaui target. Di awal tahun PT Antam hanya me­ nargetkan penjualan emas sebesar 5,3 ton, namun hingga kuartal III-2011 pen­ jualan emas sudah mencapai 5,85 ton. Melihat perkembangan ini, tak salah ji­ ka Alwin kini mematok target baru pen­ jualan emas, yakni sebesari 6 ton. Untuk memenuhi permintan emas yang meningkat ini PT Antam pun te­ rus menggenjot produksi emasnya di tam­bang Cibaliung, Pandeglang, Ban­ ten. Meningkatya penjualan emas ini ter­nyata juga memberikan konstribusi

n Melampaui Target

kepada pendapatan perusahaan sela­ ma Kuartal III-2011 yang mencapai Rp

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

1,56 triliun atau meningkat 64% dari periode yang sama tahun lalu. n

65


kolomlie charlie

“Wani Piro?” Penulis: Lie Charlie*

H

akim bisa disogok? Sistem hukum Kontinental yang kita anut sekarang memang memungkinkan itu. Coba pikir, jika setelah menjalani seluruh acara persidangan dan akhirnya hanya hakim yang mengambil keputusan, saya sebagai terdakwa pasti kasak-kusuk mencoba memengaruhi hakim supaya diputus bebas. Apa lagi yang lebih menarik hati kalau bukan uang? Maka saya berusaha menyogok. Jangan naïf, semua orang punya harga. Bukan, bukan harga diri, melainkan harga untuk dibeli secara komersial. Kalau ditawari suap Rp 100 ribu, saya akan marah-marah dan menghardik, “Saya tidak bisa dibeli!” (baca: “Tawaran suap anda terlalu sedikit.”) Ketika ada yang mencoba menyuap saya Rp 100 juta, saya mulai goyah dan berkata, “Hmmm, kalau dipikir-pikir, perkara anda ini….” (“Tambah sedikit lagilah.”) Kalau ada yang berusaha menyuap saya Rp 1 miliar, saya tidak bisa berpikir lagi dan hanya bisa berucap, “Semua perkara bisa diatur. Saya tahu anda tidak korupsi.” (“Siplah! Tenang, pokoknya you pasti bebas.”) Ada kalanya saya sedang tidak butuh uang, namun saat ada orang minta bertemu di hotel berbintang serta memperkenalkan saya dengan wanita yang mengenakan kaos ketat berleher rendah dan memakai stocking warna ungu, matilah saya. Sistem Hukum Anglo-Saxon Hakim dalam sistem hukum Anglo-Saxon tidak mengambil keputusan, melainkan hanya memandu jalannya sidang. Para jurilah yang memutuskan terdakwa bersalah atau tidak bersalah. Juri tidak harus ahli hukum. Juri dipilih dari anggota masyarakat. Ia bisa guru, rohaniwan, ibu rumah tangga, tukang kayu, atau juru parkir, asal waras, cukup umur, dan bersedia dipilih menjadi juri. Juri mengikuti jalannya sidang dan selama bertugas dikarantina. Jumlah juri disesuaikan dengan bobot perkara. Juri harus mengambil keputusan bulat “bersalah atau tidak bersalah” atas terdakwa. Maka sulit sekali memengaruhi juri, apalagi mau menyuap mereka. Setelah juri memutuskan terdakwa bersalah, kemudian hakim menjatuhkan hukuman dengan mempertimbangkan tuntutan jaksa dan sesuai kitab undang-undang yang berlaku. Jika juri memutuskan terdakwa tidak bersalah, perkara selesai, sidang pengadilan ditutup, dan terdakwa praktis melenggang

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

bebas. Sistem hukum Anglo-Saxon, jelas, lebih baik dan logis untuk dianut oleh Indonesia yang sudah menjadi negara maling dan suap. Karena juri berasal dari masyarakat, besar kemungkinannya “rasa keadilan masyarakat” dapat dipenuhi. Dalam sistem hukum Kontinental, meskipun jaksa dan pembela masing-masing sudah menyampaikan argumen yang bagus dan teliti, hakim bisa saja mengambil keputusan semaunya. Mengadu ke Komisi Yudisial? Boleh jadi, setiap hakim diadukan oleh pihak yang tak puas. Capek deh! Hampir Masuk Jurang Bagaimanapun cara kita berpikir, baik pada siang maupun malam, pasti akan menyimpulkan bahwa sistem hukum Anglo-Saxon lebih baik dan logis dibandingkan dengan sistem hukum Kontinental yang kita anut sekarang. Jika demikian, tak ada alasan untuk tidak segera beralih kepada sistem hukum Anglo-Saxon dan membabat habis semua koruptor. Pilihlah juri yang “dengan melihat wajahnya saja sudah tahu seseorang itu korupsi atau tidak”. Sistem hukum Kontinental lebai sekali. Perkara perdata biasa saja bisa menghabiskan waktu berbulan-bulan di tingkat Pengadilan Negeri. Lantas butuh waktu sampai paling cepat enam bulan untuk masuk ke Pengadilan Tinggi. Kemudian kita mesti menunggu satu sampai dua tahun bila mengajukan kasasi. Sudah begitu, biarpun kita menang di Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi, apabila kalah di Mahkamah Agung, tetap disebut kalah, padahal skor: 2-1 untuk kemenangan kita. Jika sistem hukum Kontinental yang tidak logis dijalankan di negara yang terbiasa melakukan praktik suap dan hampir 100% warganya korupsi, kita seperti sedang berdiri di tepi jurang yang dalam dan gelap. Kalau tidak segera berbelok ke jalan yang benar, kita pasti hanya menunggu waktu untuk jatuh masuk jurang. Katanya kita masih bisa berharap pada KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Selama sistem hukum yang kita anut tidak berubah, KPK hanya dipuji bila menangkap orang. Tapi, sekaIi lagi, dalam sistem hukum Kontinental, nasib terdakwa korupsi tetap bergantung pada hakim. Hakim tahu hal ini dan—kalau mau--dapat memanfaatkan situasi. n

*Penulis pegawai swasta di Bandung.

66


Biarlah waktu yang akan membuktikan kebenaran suara-suara sumbang itu. Yang pasti tugas sebagai Dirut PLN tidak mudah.

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011

66


b

inilahREVIEW 12 Tahun I | 14-20 November 2011


inilah review edisi 12: Pengusaha di Balik Sea Games