Page 1

SENGITNYA PERTARUNGAN RPMERGER 25 TRILIUN PAJAKENAKNYA ARAB SAUDI PRABOWO KARENA BOEING-AIRBUS BATUPIPA BARA RAIBBISNIS BIOSKOP MENGEJAR BISNIS MENANG

SISIPAN SISIPAN

SI MANIS SAAT KOPIYANG INDONESIA MENGGEROGOTI MERAJUT ASA DUNIA

®®

1-7 JULI 2013 MAJALAH EKONOMI & BISNISEKONOMI & BISNIS 25 NOVEMBER-1 DESEMBER 2013 MAJALAH

14 » TAHUN III RP 20.000

44 » TAHUN II RP 20.000


Mailbox majalah ekonomi dan bisnis

http://www.inilah.com/ireview n

inilahREVIEW pendiri: Muchlis Hasyim

inilah group : n portal news: www.inilah.com portal news : www.inilahKORAN.com n Surat kabar : inilah koran n portal news : www.jakartapress.com Kirimkan surat pembaca anda ke: redaksi@inilahreview.com

Pemimpin Redaksi: Bambang Aji setiady Redaktur Eksekutif: Tri Juli Sukaryana, latihono sujantyo Redaktur senior: budi kusumah,

serius bagi Pemda DKI.

sIsIpan

MeRgeR KaRena PiPa

enaKnya BiSniS BioSKoP

Sengitnya PeRtaRungan Boeing-aiRBuS

saaT KopI IndonesIa MerajuT asa

®

25 November-1 Desember 2013 mAjALAH eKoNomI & bIsNIs

bachtiar abdullah Redaktur: Derek Manangka,

Maya Lestari Fatmawati – Jakarta selatan

Iwan purwantono reporter: Mahbub Junaidi, Vinsensius Segu redaktur foto: dahlan rebo pahing

Buntut Penyadapan

14 » Tahun III RP 20.000

Cover: rangga diyarto

Perlu Sosialisasi Jalan Alternatif Sebagai warga Jakarta, tentu saja saya sangat menyambut baik pembangunan proyek mass rapid transit (MRT). Adanya MRT diharapkan mampu mengurai kemacetan Jakarta yang sudah sangat kronis. Bagi Jakarta inilah era baru yang perlu didukung oleh berbagai pihak. Hanya saja yang perlu diperhatikan oleh Pemda DKI adalah saat proyek tersebut dalam proses pembangunan. Dengan adanya proyek tersebut, mau tak mau akan membawa dampak yang cukup besar dan merugikan masyarakat. Pembangunan MRT akan berdampak pada lalu lintas Jakarta yang sudah penuh sesak. Bisa terbayangkan pengerjaan MRT tahap I, betapa lalu lintas di kawasan Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia dipastikan mengalami kemacetan parah. Sekarang saja di sepanjang jalan Fatmawati yang sedang dilakukan pelebaran jalan, telah terjadi kemacetan terutama di jam-jam rawan pagi dan sore hari. Sayangnya, memasuki jalan Fatmawati tidak ada pemberitahuan agar melewati jalan alternatif yang diperkirakan lebih lowong. Padahal jalur alternatif ini sangat penting dan perlu disosialisasikan. Kita juga sekarang menyaksi bebeberapa pohon-pohon peneduh di sepanjang jalan Sisingamangaraja hingga Jalan Sudirman, Jakarta Pusat sudah ditebang untuk proyek tersebut. Semoga saja ini menjadi perhatian

4

belakangan ini media massa diwarnai berita tentang penyadapan. Indonesia disadap oleh Australia. Sebagai bangsa yang berdaulat dan merdeka secara penuh, tentu saja yang apa yang dilakukan oleh Australia sangat melukai harga diri bangsa Indonesia. Peristiwa penyadapan ini seharusnya menjadi koreksi bagi pemerintah Indonesia, betapa lemahnya sistem penjagaan intelijen bangsa kita sehingga mudah ditembus oleh pihak asing. Bagaimana mungkin, telepon seorang presiden dan pejabat negara sangat mudah diakses pihak luar. Bukankah itu menjadi sebuah peristiwa yang memalukan? Buntut dari peristiwa itu adalah perang besar antara hacker-hacker Indonesia dengan Australia. Hacker Indonesia menghujani dunia maya Australia dengan berbagai serangan deface. Para hacker Indonesia masih mencoba melakukan serangan besar besaran ke situs pemerintah yang dianggap strategis termasuk kemungkinan situs milik Partai Koalisi Liberal-Nasional yang kini berkuasa di Australia. Sementara Australia tak tinggal diam, para hacker-nya juga menyerang balik, maka perang dunia maya antara dua Indonesia-Australia pun tak dapat dielakkan. Pemerintah harus harus memantau perang ini dan menjaga secara berlapis website-website penting agar tidak sistemnya tidak diacak-acak hacker Australia. Jika hacker-hacker lebih berani, bagaimana dengan pemimpin Indonesia? Beranikah Indonesia mengambil sikap memutuskan hubungan diplomatik dengan Australia, termasuk kerjasama Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA)? Ingat harga diri bangsa kita jauh lebih penting daripada kerjasama dengan Australia. Stefan Lukito Harsono Jl. Swasembada Barat – Tj. Priok Jakarta Utara

Fotografer: wirasatria, asep rochyadi REDAKTUR DESAIN: erbhayu prananta Desain & layout: yayan taryana, ade moh sofyan ilustrator: rangga diyarto RiSET: Mahario, tri handika, Aditya b sekretaris redaksi: nonon primayani putri,

unit usaha pemimpin perusahaan: nyoman brahmandita Manager keuangan: fahmi alamsyah marketing: AIDA iryani sirkulasi: herry chatib penasehat hukum: lucas sh & partners alamat redaksi dan usaha: jl. RIMBA NO 42, kebayoran baru-jakarta selatan 12150, tel 021 72795887, fax. 021 7222659 penerbit: pt media berita indonesia Distribusi: mirage distribution

SuratMingguini Ekonomi Syariah presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), beberapa hari lalu berharap gerakan ekonomi syariah mampu mendorong misi Indonesia untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia. Sistem ekonomi syariah ini bisa berkembang di berbagai sektor mulai dari perdagangan, perbankan, asuransi dan lainnya. Sistem ekonomi syariah juga menghindarkan pembiayaan yang bersifat spekulatif atau eksploitasi pasar keuangan, lingkungan hidup dan sosial, hanya demi keuntungan ekonomi pemilik modal. Idealnya memang seperti itu, apalagi negara kita adalah negara muslim terbesar di dunia, sehingga ekonomi syariah memiliki potensi yang luar biasa. Namun sayang, beberapa lembaga yang mengatasnamakan syariah belum berkembang secara signifikan. Pada perbankan, misalnya. Perbankan syariah di Indonesia kurang disosialisasikan ke masyarakat. Karena itu banyak orang masih belum mengerti mengenai perbankan syariah. Agar perbankan syariah lebih berkembang diperlukan komunikasi dan sosialisasi yang baik dan meluas mengenai ini. Selain harus ada inovasi produk dan penetrasi pasar yang lebih kuat lagi. Deddy Kusumah Jl Suria Kencana – Bandung

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


CONTENTREVIEW

LaporanUtama Setop, Berdagang dengan Australia

Indonesia selalu defisit berdagang dengan Australia. Struktur eksporimpor kedua negara juga tak menguntungkan Indonesia.

18 | nasional Merger Karena Pipa Upaya pemerintah menyatukan PT Perusahaan Gas Negara/PGN (Persero) Tbk dengan PT Pertamina Gas (Pertagas), belum tentu mulus. Banyak masalah bakal menghadang.

50 | profil Terry Gou Raja Elektronika dari Taiwan Membangun usaha dengan uang pinjaman, kini Terry sukses menjadi pengusaha elektronika terkemuka di dunia. Tak lama lagi, ia akan berekspansi ke Indonesia. 31 | sisipan Saat Kopi Indonesia Merajut Asa Pamor kopi asal Indonesia terus melejit hampir di antero dunia. Tak heran, strategi perang dagang pun mulai ditebar para pesaingnya.

22 | Bisnis Sepekan l Belanda Lirik Investasi di Indonesia l Ekspor Biodiesel Terganjal Bea Masuk l Penjualan Properti Bakal Menciut l RNI Perlebar Jaringan Waroeng Rajawali l Ekspor Semen Meningkat

40 | gaya hidup Dipijat-pijat Oleh Ular Ular-ular itu diletakkan di punggung dan dibiarkan bergerak. Setelah itu, adrenalin semakin oke dan stres hilang. 24 | bisnis Enaknya Bisnis Bioskop Persaingan bisnis bioskop semakin seru, setelah Grup Lippo merambah pasar ini.

4 | MailBox 8 | Editorial Australia 44 | Internasional Sengitnya Pertarungan Boeing-Airbus 52 | Hukum Masuk Blacklist, Budiman Menggugat 56 | Keuangan dan Perbankan Mencari Bungker Untuk Rupiah 60 | Pasar Modal Jangan Pusingkan Jangka Panjang 66 | Kolom Politik BUMN 38 | Figur Marissa Nasution

Berkah Hobi Bikin Sepatu

Berawal dari gemar mendisain sepatu, lahirlah bisnis yang menggiurkan. Adalah Marissa Nasution, mantan VJ MTV berdarah Jerman-Batak itu, tengah menuai hasilnya.


FOTO riset

V V

Inilah Bukti Intel Australia Sadap Ponsel SBY

FOTO riset

V V

Nasib Pembelian Lahan Peternakan di Australia Rencana Menteri BUMN Dahlan Iskan, yang akan membeli lahan peternakan sapi seluas 1 juta hektar di Australia, boleh jadi bakal jalan tersendat-sendat. Itu lantaran tensi hubungan diplomatik antara Indonesia–Australia memanas, setelah intelijen Negeri Kanguru itu ketahuan menyadap sejumlah pejabat di sini Pada September lalu, Dahlan sudah menunjuk dua BUMN, yakni PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan PT Pupuk Indonesia untuk membeli saham perusahaan lokal pemilik peternakan sapi, terutama di negara bagian Northern Territory. Dua BUMN ini sudah menyiapkan dana sebesar Rp1 triliun. n

FOTO riset

V V

5 Alasan CR7 Takkan Kembali ke MU fans setia Manchester United masih mencintai sosok Cristiano Ronaldo dan ingin melihatnya kembali memperkuat Setan Merah. Namun, hal itu tampaknya sulit terjadi. Ronaldo bergabung dengan MU tahun 2003 lalu dari Sporting Lisbon dan hengkang ke Real Madrid tahun 2009. Bersama Setan Merah, CR7 meraih banyak trofi termasuk Ballon d’Or tahun 2008. Musim lalu, Ronaldo pernah menyatakan masih mencintai MU. Sebagai bukti kecintaannya, pemain asal Portugal tersebut tak melakukan selebrasi ketika mencetak gol ke gawang tim yang ketika itu masih dilatih Sir Alex Ferguson di ajang Liga Champions. n

Inilah Jejak Mata-mata Australia di Indonesia

FOTO riset

V V 6

sebuah dokumen yang dibocorkan Edward Snowden diterbitkan oleh media Australia, ABC dan Guardian. Isinya cukup mengejutkan, yakni intelijen Australia menyadap telepon seluler milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah menteri. Intelijen Australia, yakni Defence Signal Directorate (DSD, sekarang bernama Australian Signals Directorate) terungkap pernah menyadap telepon seluler milik Presiden SBY pada 2009. DSD tidak hanya tahu isi percakapan antara SBY dengan lawan bicaranya, tetapi juga mengetahui jenis ponsel yang digunakan. SBY misalnya diketahui menggunakan Nokia E90-1. n

bukan sekali dua kali ini saja, Australia memata-matai Indonesia. Meskipun hubungan Australia terus terjalin, namun ketidakpercayaan Australia terhadap Indonesia terus berlangsung. Hampir semua Perdana Menteri Australia selalu menaruh perhatian penting terhadap masalah ini. Karena itulah kedutaaan besar Australia di Jakarta dijadikan sebuah stasiun mata-mata, bukan hanya untuk memata-matai Indonesia, tetapi juga untuk Asia-Pasifik. n

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


editorial

http://www.inilah.com/ireview Email kami: redaksi@inilahreview.com Kirim surat: inilahreview, Jl. Rimba No. 42, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12150

a

Australia

da banyak alasan yang mengemuka, kenapa Australia menyadap telepon Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), istrinya dan sejumlah menteri. Salah satunya adalah kekhawatiran Indonesia berpaling ke China. Itu kata Guspiabri Sumowigeno, Direktur Kajian Politik Center for Indonesian National Policy Studies. Padahal, Barat (Amerika Serikat dan semua sekutunya di seluruh dunia) memiliki skenario alias strategi besar membendung pengaruh China di mana-mana, yang dinamakan China Containment. Dalam konteks China Containment inilah maka perebutan pengaruh Barat dan China itu terjadi secara sengit. China Containment merupakan cara Amerika Serikat dan sekutunya membendung peningkatan pengaruh China, sebagai negara adidaya baru dalam ekonomi, militer, politik, dan budaya. Ini alasan cukup masuk akal. Tapi kenapa disadapnya hanya 15 hari? Dan terjadi pada Agustus 2009? Apa pertimbangannya? Tidak jelas. Sekaligus, alasan itu bisa dikesampingkan alias tak laku.

8

Alasan lain, yang lebih masuk akal, yang dikemukakan Philip Doring, seorang analis politik federal. Kata dia, penyadapan yang dilakukan Pemerintah Australia didasari oleh ketidakpercayaan. Menurut dia, seperti dimuat media Australia, The Age, di balik semua deklarasi persahabatan dan hubungan baik dengan Indonesia, sebenarnya pemerintah Australia tidak mempercayai Indonesia. “Kami bekerja sama dengan Indonesia, termasuk di bidang keamanan dan intelijen, tapi kami tidak percaya mereka. Kami tidak memiliki dan mungkin tidak akan pernah memiliki kepercayaan itu,” demikian Doring menulis. Australia menganggap sistem politik Indonesia sangat buram, penuh dengan korupsi, dan rentan terhadap masalah nasional. Negara Kanguru ini tidak menganggap Indonesia sebagai sahabat sejatinya. Oleh sebab itu, tidak menutup kemungkinan jika Indonesia akan menjadi ancaman bagi Australia di kemudian hari. Alasan ini juga cukup masuk akal. Tapi kenapa telepon genggam milik Kristiani Herawati yang notabene isteri presiden ikut disadap? Apa hubungannya dengan ‘pertemanan’ Indonesia-Australia? Alasan yang mungkin mendekati kebenaran adalah penyadapan itu dilakukan untuk mengintip arah kebijakan yang akan diambil oleh SBY. Maklum, ketika itu, ia bersama Boediono baru saja memenangkan Pemilu Presiden. Entah, apa saja informasi yang diperoleh Australia selama penyadapan berlangsung. Apakah benar, kasus Bank Century juga tarsadap oleh aksi itu? Yang jelas, Australia kini harus menelan dampak dari perbuatannya di masa lalu. Presiden SBY sudah menyatakan bahwa berbagai kerjasama dengan Australia, baik yang menyangkut ekonomi maupun politik, akan ditinjau kembali. Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan, pun sudah siap melakukan revisi atas undang-undang yang mengatur impor sapi. Sehingga, kelak, tak perlu lagi kita mengimpor dari Australia. Itu baru daging sapi. Belum lagi impor gandum, alumina, oksida, katoda tembaga, gula dan lain-lain. Dan yang tak kalah pentingnya adalah pengusaha Australia umumnya mereka bergerak di sektor pertambangan, pertanian, konstruksi, infrastruktur, keuangan, kesehatan, produksi makanan dan minuman, serta transportasi. Apakah mereka juga akan dibiarkan kena dampaknya? Sebab, jika hubungan dua negara semakin memburuk, bukan mustahil kehadiran mereka juga akan diusik. Padahal, dari Australia, Pemerintah Indonesia hanya membutuhkan satu kata: Maaf. n

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


Indonesia selalu defisit berdagang dengan Australia. Struktur eksporimpor kedua negara juga tak menguntungkan Indonesia. TEKS Latihono Sujantyo, Vinsensius Segu, dan Mahbub Junaidi Foto Wirasatria ilustrasi Rangga Infografis Erbhayu

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

9


SBY MARAH: Kerjasama dihentikan sampai semuanya jelas.

S

urat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dikirim Rabu (20/11) malam kepada PM Australia, Tony Abbott, hingga Sabtu (23/11) pagi belum juga dibalas. Padahal, Pemerintah Indonesia sangat berharap Abbott segera menjawab surat tersebut dan memberi penjelasan resmi terkait dugaan penyadapan yang dilakukan intelijen Negeri Kanguru itu terhadap sejumlah pejabat Indonesia. Sambil menunggu kabar dari Abbot, Pemerintah Indonesia sedikit demi sedikit mulai menurunkan tensi hubungannya dengan Australia. Mulai dari menarik Duta Besar Nadjib Riphat Kesoema, menghentikan pertukaran informasi dan pertukaran intelijen, latihan perang, sampai penghentian kerja sama penanggulangan para imigran pencari suaka politik. “Ini dihentikan dulu sampai semuanya jelas,” kata SBY saat menyampaikan pernyataan di Istana Negara, Rabu pekan lalu. Di bidang ekonomi, memang belum ada pernyataan tegas dari para menteri ekonomi untuk menurunkan derajat hubungan perdagangan dengan Australia. Namun, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengingatkan agar Indonesia mulai memperkecil ketergantungan perdagangan dengan Australia. “Ambil contoh seperti impor daging sapi. Sekarang, kita harus melihat negara lain, untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri kita,” tutur Hatta. Asal tahu saja, setiap tahun, Australia mengekspor sapi ke In-

donesia sebanyak 500 ribu ekor senilai US$ 340 juta. Jumlah ini setara 60% dari total ekspor sapi Australia ke berbagai negara. Sayangnya, saat ini Indonesia memberlakukan sistem country base untuk mengimpor sapi. Artinya, sapi hanya bisa diimpor dari dua negara, yakni Australia dan Selandia Baru. Celakanya, pasokan sapi dari Selandia Baru tidak sebanyak Australia. Sistem country base diberlakukan setelah UU No 18/2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan beberapa waktu lalu dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi karena dinilai bertentangan dengan UUD. Dengan sistem country base, maka semua impor daging sapi dan sapi hidup harus dari negara yang bebas

10

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

“Sekarang, kita harus melihat negara lain, untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri kita.” Hatta Rajasa, Menko Bidang Perekonomian


penyakit mulut dan kuku (PMK). Nah, sapi yang bebas dari PMK hanya dari Australia dan Selandia Baru. “Kita harus perjuangkan UU Peternakan untuk direvisi dan lakukan importasi dari manapun agar proses dan biayanya lebih efektif dan efisien,” ujar Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan. Sebelumnya, Indonesia menganut sistem zona base. Sistem ini memungkinkan Indonesia mengimpor sapi dari negara yang belum bebas PMK, seperti Brasil dan India. Namun, pembelian dilakukan di daerah tertentu yang dinyatakan steril dari PMK. “Saya sangat mendukung (zona base). Selama ini kita terbatas dari tempat tertentu saja,” tambah Gita. Memang, terlihat ada semangat nasionalisme dari Hatta dan Gita untuk tidak tergantung pada sapi Australia. Sikap serupa ditunjukkan Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Ismed Hasan Putro. Ismed bilang, RNI akan menghentikan impor sapi dari Australia. Kalaupun harus impor, maka tidak semua jatahnya diambil. “Bisa dong pesan 100, tapi mintanya 75 dulu. Ini untuk melindungi martabat bangsa,” kata Ismed. Bagaimana kalau dialog kedua negara menemui jalan buntu? “Mau tidak mau pemenuhan pasokan sapi harus dipenuhi dari negara lain,” tegas Gita. Itu artinya, untuk sementara harga daging sapi bisa melonjak sampai dua kali lipat dari harga di pasar. Sebab, pasokan daging sapi dan sapi hidup ke Indonesia akan jauh berkurang. Tapi, kata Ismed, tak apa. “Kalau sapi Australia diboikot, masyarakat makan ikan saja,” ujar Ismed. Sekarang, semua tergantung Tony Abbott, apakah dia bisa menjelaskan alasan-alasan di balik penyadapan lalu secara kesatria meminta maaf. Kalau tidak, Indonesia jelas akan menurunkan derajat hubungan perdagangannya sampai tingkat terendah, bahkan setop sama sekali.

HENTIKAN EKSPOR BAUKSIT Tapi, kalau mau diutak-atik, sebenarnya hubungan ekonomi Indonesia-Australia tidak bagus-bagus amat. Di sektor perdagangan, misalnya, Indonesia selalu mengalami defisit. Lihat saja pada periode JanuariSeptember 2013, nilai impor nonmigas Australia ke Indonesia mencapai US$ 3,52 miliar, sedangkan ekspor nonmigas Indonesia ke Negeri Kanguru itu hanya US$ 2,03 miliar. Artinya, sepanjang sembilan bulan itu, Indonesia defisit sebesar US$ 1,5 miliar. Jumlah ini meningkat sebesar US$ 200 juta dibandingkan periode yang sama tahun 2012. Tahun 2012, perdagangan kedua negara mencapai US$ 10,2 miliar. Ekspor Indonesia ke Australia kebanyakan berupa hasil pengolahan emas, perak, logam mulia, perhiasan, pengolahan kayu, bubur kertas dan kertas. Sebaliknya, impor Indonesia dari Australia mayoritas adalah bahan baku, seperti aluminium oksida, katoda tembaga,

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

11


paduan aluminium, gula, dan gandum. Lucunya, selama ini Indonesia juga mengekspor bauksit ke Australia. Di Australia, bauksit ini diproses menjadi alumina lalu dijual kembali ke Indonesia. Indonesia kemudian mengolahnya menjadi aluminium batangan. Selama ini, Indonesia mengimpor alumina dari Australia sebanyak 500 ribu ton untuk menghasilkan 250 ribu ton aluminium. Kalau begini, mana nilai tambahnya bagi Indonesia? Jadi, kalau struktur ekspor-impor sudah sedemikian rupa, agaknya Indonesia bakal kesulitan untuk masuk lebih banyak ke Australia. Apalagi, komoditas pertanian dan hortikultura yang jadi unggulan Indonesia, sudah kalah bersaing dengan Australia, termasuk produk pertanian untuk konsumsi. Itulah kenapa, Menteri Perindustrian MS Hidayat tahun depan berencana menghentikan ekspor bauksit ke Australia dan menyetop impor alumina dari negara itu.

SIAPA UNTUNG, SIAPA RUGI? Indonesia memang lahan subur bagi Australia. Dengan penduduk sebanyak 244 juta jiwa, Indonesia merupakan pasar poten-

Bisa dong pesan 100, tapi mintanya 75 dulu. Ini untuk melindungi martabat bangsa. Ismed Hasan Putro, Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia.

sial. Apalagi, pertumbuhan kelas menengah dari tahun ke tahun terus naik. Tim Harcourt, ekonom dari Australian School of Business Universitas New South Wales, seperti dikutip dari koran Australia, The Sydney Morning Herald memprediksi, sampai tahun 2030 jumlah kelas menengah di Indonesia akan mencapai 135 juta orang. Menurut Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia, DFAT, Indonesia adalah pasar yang menggiurkan. “Permintaan Indonesia akan barang-barang konsumsi dan jasa, terutama di bidang pendidikan, keuangan, kesehatan, ICT, dan pariwisata, sejalan dengan kemampuan industri Australia,� tulis DFAT dalam lamannya. Saat ini, ada sekitar 250 perusahaan Australia yang beroperasi di Indonesia. Mereka bergerak di bidang jasa keuangan, industri asuransi, perbankan, rumah sakit, sampai pertambangan. Sebanyak 38 perusahaan Australia terdaftar di 120 usaha pertambangan di seluruh Indonesia, seperti BHP Billiton, Newcrest, Leighton, dan Thiess. Di sektor perbankan, ada Commonwealth Bank yang beroperasi di Indonesia sejak 1997. Commonwealth menggarap bisnis asuransi, retail, dan usaha kecil. Kemudian ANZ Bank, yang menjadi 10 bank komersial swasta terbesar di Indonesia. Australia juga mempunyai dua perusahaan besar lainnya, IAG pada industri asuransi, dan jasa keuangan di Macquarie Group. Pendek kata, Australia sangat beruntung menjalin hubungan ekonomi dengan Indonesia. Jadi, kalau hubungan dagang itu ditutup oleh Indonesia, sudah bisa ditebak, siapa yang untung dan siapa yang rugi. n

TONY ABBOTT: Tak mau meminta maaf.

12

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


SAPI AUSTRALIA: Punya hubungan kuat dengan Indonesia.

Kala Peternak Sapi Menjerit S

iapa yang paling waswas dengan memburuknya hubungan Indonesia-Australia? Salah satunya adalah warga negara bagian Northern Territory (NT) yang berpusat di Darwin, Australia. Kini mereka sangat khawatir ketegangan diplomatik antara kedua negara merembet pada hubungan perdagangan. Kecemasan warga NT bisa dimaklumi. Sebab, selama ini wilayah NT adalah pemasok terbesar sapi ke Indonesia, baik dalam bentuk yang sudah dipotong maupun yang masih hidup. “Kami sangat prihatin jika sampai terjadi perubahan dalam hubungan perdagangan dengan Indonesia,” kata John Elferink, Jaksa Agung NT. “Kami di NT memiliki kaitan kuat dengan Indonesia dan kami bangga dengan hal itu.” Elferink menceritakan bagaimana para peternak sapi di NT mengalami kerugian sangat besar ketika Pemerintah Australia pada pertengahan 2012 secara sepihak menghentikan ekspor sapi ke Indonesia. “Kebijakan itu membuat kami terpukul,” katanya. Maklum, saban tahun para peternak NT mengekspor sapi ke Indonesia sebanyak 500 ribu ekor senilai US$ 340 juta. Jumlah ini setara 60% dari total ekspor sapi Australia ke berbagai negara. Jadi, bisa dibayangkan seandainya Indonesia menyetop impor sapi dari Australia, prahara bakal terjadi di NT. Perdana Menteri Australia, Tony Abbott ketika bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta, 30 September 2013, juga sempat menyinggung masalah ini. Kedua pihak pun sepakat melanjutkan impor sapi dari Australia. Perdagangan sapi kedua negara sempat kisruh ketika televisi ABC pada pertengahan 2012 menayangkan kekerasan terhadap sapi Australia di rumah pemotongan hewan (RPH)

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

di 12 lokasi di Indonesia. Dalam tayangan yang disiarkan ABC tersebut, tampak sapi yang masih hidup dipukul dengan benda tumpul. Sapi-sapi itu menggelepar, lalu mati. ABC memperoleh gambar itu dari Animal Australia. Animal Australia mengatakan, mereka merekam gambar tersebut ketika melakukan investigasi di RPH Indonesia. Tayangan ini menimbulkan protes dari penyayang binatang di Australia dan anggota parlemen. Mereka serempak menyatakan, setop ekspor sapi ke Indonesia. Namun setelah diselidiki, ternyata pemotongan sapi itu direkayasa. “Ada beberapa orang menerima bayaran untuk pengambilan gambar sadis yang divideokan itu,” ujar Elianor Sembiring, Wakil Ketua Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Sumatera Utara. Entahlah, siapa yang merekayasa pemotongan itu. Yang jelas, sekarang ini Australia mengurangi ekspor sapi ke Indonesia. Tentu saja, kebijakan ini banyak dikeluhkan oleh para peternak di NT. Sebab, dengan kebijakan ini, duit yang mereka terima dari Indonesia berkurang. Itulah sebabnya, ketika Menteri BUMN Dahlan Iskan menunjuk PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan PT Pupuk Indonesia untuk membeli lahan peternakan sapi di NT, banyak peternak di sana gembira. Mereka menyatakan, masuknya investor dari Indonesia akan menjadi penyelamat industri peternakan sapi yang lesu akibat kebijakan Pemerintah Australia mengurangi ekspor sapi hidup ke Indonesia. “Kami terbuka bagi investor asing,” kata Luke Bowen, juru bicara Asosiasi Peternak Northern Territory. Tapi, rencana itu bisa jadi bakal terhambat, setelah terbongkar kasus penyadapan oleh intelijen Australia terhadap sejumlah pejabat Indonesia. n

13


Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan

Jangan Tergantung Pada Satu Negara

perdagangan. Tentunya kedaulatan kita harus jelas ke depan. Tapi di sisi lain kita harus peka dan bijaksana bahwa kalau kita mengambil langkah yang drastis kita juga harus mengukur dampaknya, terutama terkait stabilitas harga dalam negeri. Sebab, jujur saja kita masih melakukan importasi produk-produk pertanian, khususnya daging sapi hanya dari Australia dengan jumlah yang tidak kecil.

Selama ini Indonesia selalu defisit berdagang dengan Australia. Apakah ini salah satu yang menjadi pertimbangan?

Saya kira bukan itu, karena sebelumnya hubungan kedua negara sangat baik. Tapi perlu saya garis bawahi bahwa apa yang telah dilakukan Australia itu sangat di luar batas kewajaran dan tidak pantas dilakukan.

TEKS Vinsensius Segu Foto Riset

Produk-produk apa saja yang diimpor dari Australia, selain daging sapi dan sapi hidup?

Selain sapi, ada buah-buahan, tapi tidak terlalu banyak karena kita bisa impor buah dari Thailand dan China. Selain itu, garam juga banyak kita impor dari sana. Tapi ke depannya kita akan meningkatkan industri ini di dalam negeri. Kemudian ada gandum, tapi saat ini kita juga banyak impor gandum dari negara lain.

Bagaimana dengan impor daging sapi dan sapi hidup dari Australia?

Tentu itu harus kita kaji. Kita harus berupaya agar pasokan bahan pangan dapat terpenuhi, baik dari dalam maupum melalui importasi. Jika ada produk selama ini masih bergantung dari satu negara, seperti Australia, maka kita harus segera mengkaji apakah akan mencari ke negara lain untuk memastikan tidak terjadi destrupsi terhadap pamasokan dan stabilitas harga.

Kalau impor sapi dari Australia disetop, lantas Indonesia akan mengimpor dari mana?

K

asus penyadapan yang dilakukan intelijen Australia terhadap sejumlah pejabat Indonesia telah membuat kesibukan Menteri Perdagangan, Gita Irawan Wirjawan, bertambah. Sebab, bukan apaapa, kasus ini bisa memengaruhi hubungan dagang kedua negara. Langkah apa yang akan dilakukan Gita mengenai hubungan perdagangan Indonesia-Australia? Vinsensius Segu dari InilahREVIEW mewawancarai peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat ini di Kementerian Perdagangan usai sholat Jumat pekan lalu. Petikannya:

Pemerintah Indonesia menyatakan akan menurunkan tensi hubungannya dengan Australia, baik di bidang keamanan maupun ekonomi. Langkah apa saja yang akan dilakukan Kementerian Perdagangan terkait hubungan perdagangan dengan Australia?

Kita akan terus melihat dan mengkaji. Tadi saya sudah berbicara dengan Menteri Pertanian (Suswono) dan beliau juga sudah mulai mengkaji untuk merevisi Undang-undang (UU) Peternakan agar kita bisa masuk ke negara lain. Dengan begitu, kapasitas kita untuk mengimportasi dari negara manapun bisa ditingkatkan. Kita jangan tergantung pada satu negara saja. Sebagai informasi saya sampaikan bahwa negara tetangga kita, Malaysia mengimpor daging sapi dari India dan Brasil. Ini jauh lebih murah dan kualitasnya lebih dibandingkan dengan daging sapi Australia. Standar kesehatannya juga baik. Tapi, kalau kita mau mengimpor dari India dan Brasil, kita harus revisi dulu UU Peternakan.

Bagaimana dengan ekspor bauksit ke Australia, apakah akan dihentikan?

Yang pasti apapun yang telah terjadi, itu sangat memengaruhi hubungan bilateral kita termasuk dalam kegiatan perdagangan kedua negara. Saat ini kita sedang dalam proses mengkaji ulang hubungan bilateral, baik dari sisi ekonomi dan

Kalau bauksit saya rasa tergantung secepat mana dan sejauh mana kita melakukan pembangunan smelter. Saat ini sudah digagas dan saya rasa waktunya nanti bisa diatur. Begitu semua smelter siap, kita akan mengambil sikap. Dari pada mengekspor bahan mentah ke sana (Australia) lalu diproses kemudian dijual kembali ke Indonesia, lebih baik untuk dalam negeri. n

14

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


M

ohamad Suleman Hidayat, kelahiran Jombang, Jawa Timur, 2 Desember 1944, adalah sosok pengusaha tulen yang kemudian dipilih menjadi Menteri Perindustrian pada 22 Oktober 2009. Dia pernah menjabat Ketua Umum Kadin Indonesia, Ketua Umum Real Estate Indonesia, dan beberapa jabatan lainnya di organisasi dunia usaha. Hidayat termasuk salah satu menteri yang begitu jengkel atas kasus penyadapan yang dilakukan intelijen Australia terhadap sejumlah pejabat Indonesia. Lantas, bagaimana sikap Hidayat terhadap masalah ini, terutama kerjasama sektor industri antara kedua negara? Hari Jumat pekan lalu, Hidayat diwawancarai Mahbub Junaidi dari InilahREVIEW. Petikannya:

Bagaimana Anda melihat aksi penyadapan yang dilakukan intelijen Australia terhadap sejumlah pejabat Indonesia, termasuk Presiden SBY?

Saya kira ini adalah suatu insiden antara dua negara di mana Australia terbukti melakukan penyadapan, meskipun itu sudah berlangsung beberapa tahun lalu. Tapi, tetap itu dilihat sebagai sebuah pelanggaran dalam hubungan diplomatik yang baik antara kedua negara. Jadi, pemerintah tentu ingin mendapat respons penyesalan dan permintaan maaf agar hubungannya bisa dipulihkan kembali. Saya mendengar Perdana Menteri Australia (Tony Abbott) memberikan penyesalan yang dalam atas kejadian yang membuat Presiden SBY malu. Menurut saya, Presiden enggak malu. Presiden marah, dan marah itu tentu atas nama rakyat Indonesia. Jadi, tetap diharapkan ada statement agar semua clear mengenai permintaan maaf atas kesalahan pemerintahan (Australia) di masa lalu dan bersedia meningkatkan kembali kerjasama lebih baik ke depan. Saya kira kalau begitu selesai dan bisa memulihkan. Tapi kalau tidak, ini tentu bisa mengganggu. Sekarang ini, hubungan G to G di bidang pertahanan dan sebagainya, mulai dihentikan dulu. Tetapi saya menjamin bahwa masalah pendidikan itu berjalan terus. Hubungan bisnis juga berjalan. Jadi, mestinya Australia segera membuat sikap yang bisa membuat hubungan pulih kembali.

Kerja sama di bidang Industri, bagaimana? Apakah ada pengaruhnya?

Kan baru beberapa hari. Tapi kalau berjalan berbulan-bulan, pasti ada pengaruhnya.

Apakah ini bisa menimbulkan krisis kepercayaan di antara pelaku bisnis kedua negara?

Kalau B to B enggak ada apa-apa, kok. Cuma hubungannya jadi kaku saja, karena pemerintahnya sedang tidak baik hubungannya.

Kerjasama di bidang industri, yang paling banyak apa saja?

Oh enggak banyak. Sejak mereka masuk ke sini kebanyakan untuk tambang dan kontraktor, termasuk sapi.

MS Hidayat, Menteri Perindustrian

Kalau Tidak Selesai, Bisa Mengganggu TEKS Mahbub Junaidi Foto Riset

dua bulan tidak ada penyelesaian politik, saya kira mulai terganggu juga. Menteri Luar Negeri Australia (Julie Bishop) sudah mengeluarkan travel warning bagi warganya yang mau berkunjung atau sudah ada di sini. Ini artinya waspada kalau ke Indonesia. Ini kan juga meningkatkan ketegangan hubungan dua negara. Padahal, turis Australia paling banyak di antara turis-turis lain yang berkunjung ke sini.

Sampai hari ini, belum ada juga indikasi niat baik dari PM Tony Abbott untuk meminta maaf secara terbuka dan resmi kepada bangsa Indonesia. Apakah seluruh kerjasama di bidang industri kedua negara akan dikaji ulang?

Lantas, bagaimana dengan kelanjutan perusahaan tambang Australia yang akan berinvestasi di Indonesia?

Untuk sementara saya kira berjalan saja. Tapi kalau sebulan-

Soal kerjasama di bidang industri, sampai sekarang belum akan dikaji ulang, apalagi diputuskan hubungannya. Saya berharap, dalam bilangan satu bulan bisa segera di-clear-kan masalah politiknya. n

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

15


Nafsu “Kanguru� di Pertambangan Sektor pertambangan menjadi incaran puluhan perusahaan Australia. Tapi, di Kalimantan Tengah mereka bermasalah. TEKS Latihono Sujantyo dan Mahbub Junaidi Foto Riset

K

onferensi dan Pameran Pertambangan Ozmine 2013 di Hotel Shangri La, Jakarta, hari itu berlangsung meriah. Ratusan pengusaha pertambangan dari Australia, Indonesia, dan beberapa negara anggota ASEAN hadir. Konferensi yang berlangsung selama dua hari itu banyak di-

TAMBANG BHP BILLITON: Mengambil sebanyak 770 juta ton.

16

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


dominasi pengusaha pertambangan dari Australia. Tak hanya pengusaha, hadir pula Sekretaris Parlemen Australia untuk Perdagangan, Kelvin Thomson dan Duta Besar Australia untuk Indonesia Greg Moriarty. Thomson memaparkan bahwa saat ini ada 45 perusahaan tambang Australia yang berminat pada 172 proyek pertambangan di Indonesia. Perusahaan itu, katanya, kebanyakan bergerak di bidang penyediaan alat, teknologi hingga jasa pertambangan, termasuk batu bara. Seperti halnya Thomson, Dubes Australia untuk Indonesia Greg Moriarty menyatakan, dalam tiga tahun terakhir Pemerintah Australia sudah mengeluarkan dana sebesar AUS$ 105 juta atau sekitar Rp 1 triliun untuk pengembangan di sektor pertambangan. “Kami berharap terjalin kerjasama yang sinergis antara Indonesia dan Australia menyoal usaha pertambangan,” ujar Moriarty. Konferensi itu berlangsung 16-17 April 2013, artinya sudah tujuh bulan lebih berlalu. Namun, nafsu pengusaha pertambangan asal Negeri Kanguru untuk membuka usaha di Indonesia, seperti belum hilang dari ingatan. Saat ini, ada sekitar 38 perusahaan tambang Australia yang beroperasi di Indonesia. Jadi, kalau nanti masuk 45 perusahaan lagi, maka sudah ada 83 perusahaan tambang Australia yang mencari untung di Indonesia.

BHP BILLITON Hanya saja, dari puluhan perusahaan tambang itu, ada beberapa yang dituding bermasalah, terutama tersangkut masalah lingkungan hidup. Ini, misalnya, bisa dibaca dari informasi yang diberikan aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi). Arie Rompas dan Pius Ginting, aktivis Walhi, pekan lalu berkampanye di beberapa kota di Australia. Dalam kampanye yang ditemani rekan mereka dari Friends of the Earth, organisasi lingkungan hidup internasional, Arie menyebut perusahaan tambang besar, seperti BHP Billiton dan Cokal Limited tengah membahayakan lingkungan hidup di kawasan hutan hujan di Kalimantan Tengah. “BHP Billiton berencana membuka ratusan ribu hektar hutan di jantung Kalimantan untuk proyek tambang batu bara besar-besaran,” kata Arie, Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Tengah kepada ABC. Sekadar informasi, BHP Billiton memegang tujuh konsesi pertambangan seluas 355 ribu hektar di Kalimantan Tengah. Proyek raksasa penambangan batu bara ini diperkirakan menelan dana yang sangat besar. Pemerintah Australia memberi pinjaman US$ 150 juta dan Bank Dunia US$ 3,2 miliar. Belum diketahui, berapa dana yang dikeluarkan dari kocek BHP Billiton. Sejak pertengahan tahun lalu, infrastruktur proyek ini mulai dibangun, seperti Pelabuhan Muara Tuyup, termasuk pembangunan jalan-jalan untuk akses pengangkutan batu bara. Juga akan dibangun rel kereta pengangkut batu bara sepanjang 385 kilometer yang menghubungkan antara Hulu Barito Basin dengan pasar tujuan ekspor. Proyek itu diperkirakan memulai produksi komersialnya pada 2014. Pada produksi pertama mereka berharap bisa mengeksraksi 1 juta ton coking coal dari area pedalaman ini, kemudian meningkat menjadi 10 juta ton per tahun.

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

Menurut Friends of the Earth, operasi tambang itu akan mengambil sebanyak 770 juta ton batu bara termal dari perut bumi Kalimantan Tengah, atau sekitar 2/3 total ekspor tahunan Australia. Namun, kawasan yang akan ditambang itu adalah rumah bagi pemilik tanah tradisional dan orang utan yang populasinya sebanyak 45 ribu hingga 69 ribu ekor. “Di desa tempat saya berasal, kami sudah melihat dampak kerusakan dari pertambangan emas yang dilakukan di Barito Basin. Jika BHP melanjutkan rencana mereka untuk membuka pertambangan, hal ini akan menjadi bencana bagi masyarakat lokal dan bencana bagi ekosistem. Daerah aliran Sungai Barito merupakan sumber penghidupan bagi warga setempat,” tutur Arie, Direktur Eksekutif Walhi Cabang Kalimantan Tengah. Begitu pula halnya jika rel kereta dibangun, maka hutan-hutan Borneo menjadi rusak. Keadaan ini bisa menyerupai dampak pembangunan Jalan Raya Trans-Amazon di Brasil, yang sejak tahun 1970 hingga kini menimbulkan konsekuensi negatif. Itulah sebabnya, Walhi dan Friends of the Earth mendesak BHP Billiton untuk membatalkan proyek raksasa ini. “Dampak dari tambang ini bisa berbuntut panjang,” kata Arie. Namun, BHP Billiton dalam pernyataannya kepada Guardian Australia mengatakan bahwa dampak lingkungan dari tambang ini telah sepenuhnya dievaluasi. “Rencana perusahaan tidak mencakup pertambangan di hutan lindung di Kalimantan Tengah,” kata BHP. Benar? Tampaknya perlu dibuktikan. n

Perusahaan Tambang Australia di Kalimantan Tengah 1. BHP Billiton 2. Cokal Ltd 3. ITOCHU Coal Resources Australia Pty Limited (ICRA) 5. Realm Resources 6. Leighton Resources 8. Asiatic Coal Pte Ltd (ACPL) 9. Straits Resources Limited is operated by Aurora Gold

17


nasional Aliansi Bisnis

Upaya pemerintah menyatukan PT Perusahaan Gas Negara/ PGN (Persero) Tbk dengan PT Pertamina Gas (Pertagas), belum tentu mulus. Banyak masalah bakal menghadang.

Merger Karena

TEKS Iwan Purwantono foto Riset

H

ubungan antara PGN dengan Pertagas mulai memanas, ketika PGN ingin membangun jaringan pipa di Jawa Timur dan Jawa Barat. Namun, proyek tersebut terpaksa berhenti karena protes dari Pertagas. Ternyata, terjadi persinggungan (cross section) di 11 lokasi yang bakal dilalui pipa oleh PGN. Alih-alih masalah mereda. Perkembangannya justru makin panas saja. Kemudian, PGN dituding melanggar kewajiban menerapkan saluran pipa gas bersama alias open access. Lantaran tak juga mereda, pemerintah membuka wacana untuk menggabungkan PGN dengan Pertagas. Tak sedang bercanda, Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan rencana mengakuisisi PGN melalui Pertagas, anak usaha Pertamina. Alasannya, PGN yang merupakan BUMN gas ini, tidak menerapkan aturan penggunaan pipa bersama atau open access. “Dalam hal ini, harus hati-hati. Saya harus membela PGN tapi juga harus membela negara. Saya yakin keduanya bisa dikombinasikan,� ungkap Dahlan. Sejatinya, open access di industri gas wajib dilakukan. Sesuai amanah Peraturan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (Permen ESDM) No 19 Tahun 2009 tentang Kegiatan Usaha Gas Bumi Melalui Pipa. Dan, diatur dalam UU No 22 Tahun 2001 tentang Migas. Sikap mbalelo PGN ogah menerapkan open access, cukup beralasan. Dengan open access, PGN bakal kehilangan sumber pendapatan dalam jumlah besar. Asal tahu saja, pendapatan PGN berkat open access membuat pendapatannya menyusut. Pada 2011, PGN membukukan US$ 280,2 juta. Namun melorot

18

PIPA GAS: Open access di industri gas wajib dilakukan.

menjadi US$ 269,8 juta pada 2012. Demi merajai bisnis transmisi dan distribusi gas, PGN juga gencar membangun jaringan pipanya. Saat ini, PGN memiliki jaringan pipa sepanjang lebih dari 5 ribu kilometer. Dalam membangun jaringan pipa gas itu, PGN kabarnya mendapat suntikan modal dari ADB. Artinya, PGN harus mengembalikan utang tersebut meski dengan jalan menyicil. Jadi, alasannya benar-benar soal fulus. Â Agar korporasi berkembang pesat,

PGN juga membidik bisnis sebagai trader gas. Ternyata benar, laba perusahaan bisa membengkak. Laporan Keuangan Kuartal III 2013, menyebutkan adanya peningkatan laba PGN 3% menjadi US$ 641,61 juta. Sedangkan pada periode yang sama di 2012, mencapai US$ 621,28 juta. Wajar saja, PGN tidak ingin pendapatannya terjun bebas. Apalagi, PGN sudah berstatus perusahaan publik, karena saham publik porsinya 43%. Jadi, penolakan PGN terhadap open acces se-

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


nasional Aliansi Bisnis

a Pipa

pertinya tak akan pernah melunak. Apabila masalah ini tak kunjung kelar, Dahlan tak punya pilihan lain. “Kalau enggak bisa selesai juga, saya ternyata enggak bisa mengambil kesimpulan karena sama kuatnya. Ada langkah cadangan yang saya siapkan. Saya minta pipa gas itu menjadi anak perusahaan milik Pertamina dan PGN,” tegas Dahlan.

sudah menyiapkan skenario Pertamina mengakuisisi PGN. Caranya, PGN diminta untuk mengakuisi Pertagas terlebih dahulu. Selanjutnya, gabungan perusahaan ini menjadi anak usaha Pertamina. Sekretaris Perusahaan PGN, Heri Yusuf mengatakan bahwa akusisi tidak semudah membalik tangan. Apalagi, PGN sudah menjadi perusahaan yang terbuka. “Saat ini, kami sedang kaji adanya opsi itu,” ungkapnya. Dikatakan Heri, PGN memiliki anak usaha yang bergerak di bisnis transmisi. Apabila akusisi ditempuh maka Pertagas bisa dilebur ke anak usahanya itu. “Nantinya, anak perusahaan di bidang transmisi bisa semakin kuat dengan mengakuisisi Pertagas,”terangnya. Tak mau kalah, Vice Presiden Corporated Communication Pertamina Ali Mundakir mengakui bahwa rencana akusisi PGN melalui Pertagas sudah setahun lalu. Pihak Pertamina bahkan sudah menyerahkan kajian perusahaan tentang merger PGN dan Pertagas kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan pada Desember 2012. “Apabila disetujui pemegang saham, merger PGN dan Pertagas adalah langkah strategis,” terangnya. Masuknya PGN, lanjut Mudakir, semakin memperkuat bisnis hilir Pertamina di sektor gas. Pada akhirnya, bisa berdampak positif kepada perkembangan industri di tanah air. Termasuk membantu PLN yang selama ini kerap mengeluhkan minimnya pasokan gas. Selain itu, lanjutnya, Pertamina menjamin skema open acces akan diberlakukan kepada dua entitas bisnis yang merger itu. “Kami patuh terhadap regulasi. Bahwa open access menjadi suatu kewajiban untuk dipenuhi. Apalagi tujuannya memang baik demi kepentingan negara. Selain juga menguntungkan konsumen,” paparnya.

Bikin Harga Murah Menurut sumber InilahReview, PGN tak hanya memonopoli di bisnis transmisi dan distribusi gas. Namun punya kemampuan untuk menekan produsen gas. Tidak heran apabila PGN selalu ber-

hasil meraup untung besar. “Sembilan bulan pertama saja, PGN bisa untung sampai Rp 7 triliun,” ungkapnya. Dalam Permen ESDM No 19 Tahun 2009 dan UU No 22 Tahun 2001, lanjutnya, secara jelas dan tegas mengatur larangan industri gas untuk bermain ganda. Tidak boleh merangkap sebagai trader dan transporter. “Tetapi PGN kan tidak begitu,” tuturnya. Praktik bisnis gas yang acapkali terjadi, PGN bertindak sebagai shiffer dengan membeli gas dari satu blok gas. Selanjutnya gas itu dijual kepada konsumen dengan harga tinggi, karena biaya angkut atau tol free yang ditetapkan PGN cukup tinggi. Sekretaris Jenderal Forum Pengguna Gas Bumi Achmad Wijaya punya cerita soal harga gas. Harga gas untuk industri di Jawa Timur yang sudah menggunakan open acces berkisar US$ 5,5 - US$ 9 per mmbtu. Jauh lebih murah dibandingkan dengan harga gas di Jawa Barat yang mencapai US$ 16 per mmbtu. Sekedar catatan, penyaluran gas di Jawa Barat yang digelar PGN tidak open acces. Suryadi Mardjoeki, Kepala Divisi BBM dan Gas PLN punya cerita sama. Harga gas milik PGN yang dibeli PLN memang lebih mahal. Misalnya, PLN harus membayar US$ 9,6 per mmbtu gas yang dialirkan ke PLTG Muara Tawar. Untuk ongkos angkut gas, biayanya dipatok PGN antara US$ 2,3-US$ 2,5 per mmbtu. Padahal, biaya penyaluran gas yang ditetapkan BPH Migas (open acces) sebesar US$ 1,47 per mmbtu. “Kalau open acces, tarifnya harus mengikuti BPH Migas. Tidak bisa sembarangan,” terangnya. Lalu bagaimana dengan industri lainnya? Menteri Perindustrian, MS Hidayat mengatakan bahwa open acces di industri gas, merupakan berita gembira bagi pelaku industri. Selama ini, dunia industri seringkali mengeluhkan soal pasokan serta mahalnya harga gas. Kalau harga gas bisa ditekan dengan open acces, biaya produksi pun turun. Penghematan ini bisa dialihkan untuk gaji buruh. Jadi, tidak perlu demo. n

«Kalau open acces, tarifnya harus mengikuti BPH Migas. Tidak bisa sembarangan»

Siap Akuisisi Masih menurut Dahlan, pemerintah

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

Suryadi Mardjoeki Kepala Divisi BBM dan Gas PLN

19


nasional Kebutuhan Pokok

Ganasnya Gula Rafinasi Gula rafinasi yang seharusnya untuk industri kembali merembes ke pasar konsumsi. Mengancam industri gula lokal serta petani tebu. TEKS Iwan Purwantono Foto riset

BANJIRI PASAR: Pasokan gula rafinasi melebihi kebutuhan.

M

asuknya gula rafinasi ke pasar umum, memang bukan sekali terjadi. Kasusnya sudah berulang-ulang namun tak pernah bisa diatasi. Belakangan, Ketua umum Asosiasi Pengusaha Gula Terigu Indonesia (Apegti), Natsir Mansur geregetan juga. Kemarahan Natsir semakin memuncak ketika tahu bahwa gula rafinasi membanjiri pasar di Makassar. Ini membuat PTPN XIV, BUMN gula yang beroperasi di Sulawesi Selatan, harus menghentikan produksinya. “PTPN XIV, pabrik gulanya tutup gara-gara pabrik gula rafinasi. Ini bisa menimpa pabrikpabrik gula lainnya di Jawa,’’ kata Natsir. Masalah gula rafinasi, lanjut Wakil Ketua Umum Kadin ini, menjadi tanggung jawab Kementerian Perdagangan (Kemdag) dan Kementerian Perindus-

20

trian (Kemenperin). Pihak Kemdag dituding terlalu ‘royal’ dalam mengeluarkan izin impor gula mentah (raw sugar), bahan baku gula rafinasi. Sedangkan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), menurut Natsir terlalu mudah memberikan izin pendirian pabrik gula rafinasi. Saat ini, sedikitnya ada 12 perusahaan gula rafinasi yang tersebar di Banten, Bekasi, Lampung dan Makassar. Dari 12 perusahaan gula rafinasi itu, delapan diantaranya tergabung dalam Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia, yakni PT Angels Products (Serang, Banten), PT Jawamanis Rafinasi (Cilegon, Banten), PT Sentra Usahatama Jaya (Cilegon, Banten), PT Permata Dunia Sukses Utama (Serang, Banten), PT Dharmapala Usaha Sukses (Cilacap), PT Sugar Labinta (Lampung Selatan), PT Duta Sugar

International (Serang, Banten) dan PT Makassar Tene (Makassar, Sulawesi Selatan).‘’Perusahaan gula rafinasi nakal yang menjual produknya di pasar konsumsi, harus dicabut izinnya.,”tegasnya. Di Makassar, ungkap Natsir, perusahaan gula rafinasi menghasilkan 400 ribu ton. Sedangkan, kebutuhan dari industri makanan dan minuman (mamin) hanya 150 ribu ton. Mau tak mau, kelebihan stok 250 ribu ton gula rafinasi, dilempar ke pasar umum. “Akibatnya, pasar gula kristal putih (GKP) produksi petani terganggu. Kejadian ini, sudah terjadi tiga tahun belakangan. Namun, pemerintah diam saja,’’ujarnya. Masuknya gula rafinasi ke pasar non industri sejatinya memang sulit dibendung. Soalnya, kapasitas produksi gula nasional tak mampu memenuhi kebutuhan. Apalagi tahun ini, gara-gara faktor cuaca, produksi gula nasional diprediksikan turun 10%-20% menjadi 2,3 juta ton. Sementara kebutuhan gula nasional 2013 mencapai 5,75 juta ton. Jadi, produksi gula nasional hanya mencukupi 40% permintaan. Wajarlah apabila gula rafinasi yang bentuknya lebih halus dan berwarna putih itu, merembes ke pasar nonindustri. Audit pendahuluan BPK membenarkan adanya perembesan gula rafinasi di pasaran. Indikatornya, kebutuhan gula rafinasi dari industri mamin, tidaklah sebesar kuota impor gula mentah yang ditetapkan Kemdag sebesar 2,265 juta ton. “Potensi merembesnya gula rafinasi jelas merugikan petani tebu kita,” ungkap Ali Masjkur Musa, anggota BPK. Selama ini, lanjut Ali, pemerintah terlalu longgar dalam memberikan izin pendirian pabrik gula rafinasi. Selain itu, pemerintah juga terkesan mengobral izin impor gula mentah tanpa berpikir panjang. “Kalau ingin melindungi petani tebu, pemerintah seharusnya tetapkan kebijakan tarif impor raw sugar. Selain juga mengoptimalkan produksi gula nasional,” terangnya. Memang benar, Kemdag mengizinkan impor raw sugar sebanyak 2,265 juta ton di 2013. Tiba-tiba ada penambahan impor raw sugar menjadi 3,8 juta ton. Tertinggi di dunia. n

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


nasional Kebijakan Fiskal

M

ulai November, kalangan importir harus merogoh koceknya lebih dalam. Pasalnya, pemerintah bakal menaikkan tarif PPh impor sampai 300%, atau tiga kali lipat, 2,5% menjadi 7,5%. Selama ini, PPh impor yang diatur pasal 22 UU Pajak (PPh 22) menetapkan pajak 2,5% dari total nilai impor kepada perusahaan yang memiliki izin API (Angka Pengenal Importir). Nah, penaik­an PPh 22 sebesar 7,5%, diberlakukan kepada perusahaan yang memiliki izin API (Angka Pengenal Importir). Sedangkan perusahaan non API, PPhnya memang sudah dipatok 7,5%. Aturan baru ini, menurut Bambang Brodjonegoro, Wakil Menteri Keuangan II, berlaku untuk dua jenis produk impor yakni, barang konsumsi akhir dan barang yang tidak termasuk kelompok pemicu inflasi. “Produk pangan, tidak kena,” katanya. Yang dimaksud barang konsumsi akhir cukup beragam. Intinya, seluruh produk impor yang tidak lagi dipakai untuk input produksi berikutnya, dikenaikan PPh 7,5%. Baik yang diimpor perusahaan API atau non API. “Jumlahnya ratusan jenis barang yang kena penaikan. Termasuk ponsel (telepon seluler),” terangnya. Data BPS menyebutkan adanya kenaikan 7,05% atas nilai impor 10 komiditas utama di 2013. Tercatat, periode Januari-September 2012, nilai impor 10 komoditas utama mencapai US$ 10,6 miliar. Sedangkan periode yang sama di 2013 terkerek menjadi US$ 11,3 miliar. Angka impor terbesar disumbang dari produk ponsel sebesar US$ 2 miliar. Setahun kemudian naik 5% menjadi US$ 2,1 miliar. Sedangkan produk pangan berupa gandum, nilai impor pada 2012 mencapai US$ 1,23 miliar dan US$ 1,38 miliar di 2013. “Kita ingin mengurangi defisit neraca transaksi berjalan dengan menerapkan aturan ini. Agar impor terkendali. Selain juga, kita terus mendorong ekspor,”jelasnya. Selain menjaga bandul neraca perdagangan agar seimbang, Wahyu Tumakaka, Direktur Transformasi Proses Bisnis Direktorat Jenderal Pajak mengakui bahwa penaikan PPh 22, berpengaruh besar terhadap pencapaian target pajak. Asal tahu saja, APBN-P 2012 mematok setoran PPh 22 sebesar Rp 42,7 triliun. Sedangkan per November 2013, peroleh­ annya mencapai Rp 31,56 triliun, atau 74% dari target. “Pajak ini lebih menya-

BARANG KONSUMSI: PPh impor bakal naik, termasuk untuk ponsel.

Pukulan Angin Beleid Pajak Derasnya barang impor melebarkan defisit transaksi berjalan. Untuk mengeremnya, pemerintah menaikkan pajak penghasilan (PPh) impor. TEKS Iwan Purwantono Foto dok

sar kepada kegiatan impor,” ungkapnya. Pandangan berbeda dikemukakan Dradjad Wibowo, Ekonom dari Sustainable Development Indonesia. Kata dia, ada potensi melonjaknya inflasi di balik kebijakan tersebut. Logikanya, pengusaha atau importir tidak akan rela merugi. Kenaikan PPh 22 bakal dibebankan kepada konsumen dengan menaikkan harga. Kalau sudah begitu, upaya peme-

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

rintah membendung barang impor dikhawatirkan hanya memukul angin saja. Alias sia-sia belaka. Riset World Economic Forum 2013, menyiarkan adanya peningkatan daya beli masyarakat Indonesia. Posisinya naik dari 50 ke 38 se-dunia. Artinya, konsumen Indonesia yang memiliki daya beli lumayan kuat, bakal memburu produk impor walaupun mahal. n

21


bisnis sepekan

Belanda Lirik Investasi di Indonesia

b

elanda melihat Indonesia memiliki potensi besar sebagai tempat mengembangkan bisnis. Saat ini sedikitnya ada 110 perusahaan asal Belanda yang akan masuk dan berinvestasi di Indonesia. “Terdapat 110 perusahaan asal Belanda bersedia datang ke sini, ke Indonesia dan bekerja sama dengan mitra di Indonesia,“ tutur Perdana Menteri Mark Rutte, dalam keterangan persnya, usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta. Rutte berharap hubungan bilateral kedua negara bakal bermanfaat bagi rakyat kedua negara, karena Indonesia memiliki peran yang sangat besar di bidang ekonomi dan politik Asia Tenggara maupun dunia. Menurut Rutte,  perusahaan-perusahaan Belanda memiliki kemampuan finansial dan teknologi yang bisa dimanfaatkan

oleh pengusaha lokal sekaligus mendorong perkembangan industri di Indonesia. Sementara itu, Presiden SBY menjelaskan, kedua pihak telah sepakat untuk mendorong peningkatan kerjasama perekonomian di lima sektor utama. Yakni, di bidang perdagangan dan investasi, pengelolaan air dan pengendalian banjir, pembangunan infrastruktur dan

Ekspor Biodiesel Terganjal Bea Masuk

h

ambatan perdagangan internasional ke Uni Eropa untuk produk sawit dan turunannya seolah tak pernah kendur. Setelah sebelumnya diadang dengan kampanye negatif antisawit, kini ekspor biodiesel ikut dijegal. Uni Eropa akan memberlakukan bea masuk antidumping terhadap produk biodiesel asal Indonesia selama lima tahun. Besarnya bea masuk antidumping itu berada di kisaran € 76,94 (Rp 1,222 juta) sampai € 178,85 (2,841 juta) per ton.

22

Sejauh ini tercatat, perusahaan asal Indonesia yang produknya terkena bea masuk antidumping antara lain: PT Musim Mas, PT Pelita Agung Agrindustri (Permata Hijau Group), PT Wilmar Nabati Indonesia, dan Wilmar Bioenergi Indonesia (Wilmar Grup). “Persentase antidumping-nya berkisar antara 10% hingga 20%,” ujar Oke Nurwan, Direktur Pengamanan Perdagangan, Kementerian Perdagangan, pekan lalu. Menurut hasil investigasi Uni Eropa, pemberlakuan bea masuk tambahan karena

logistik, pertanian, serta pendidikan. “Saya dan para menteri bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang yang nyata-nyata berjalan baik. Itu akan kami jaga dan tingkatkan.Sedangkan, kami juga sepakat untuk mencari peluangpeluang baru di berbagai bidang,” pungkasnya. n nur

industri biodiesel di Uni Eropa dirugikan dengan impor biodiesel asal Indonesia dan Argentina. Beberapa industri yang disebut mengalami kerugian secara material adalah Verbio AG (VBK) asal Jerman, Diester Industrie SAS asal Perancis, dan Novaol Srl asal Italia. Menanggapi rencana kebijakan yang keputusannya baru akan diambil setelah pembahasan internal EU pada pada 28 November itu, Wakil Menteri Perdagangan Bayu Khrisnamurti mengaku kecewa. Sebab eksportir biodiesel Indonesia tidak mendapat subsidi dari pemerintah. Subsidi biodiesel yang diberikan oleh pemerintah adalah langsung kepada konsumen (end user). “Jadi apa yang dilakukan Uni Eropa itu sebenarnya agak diskriminatif,” tukasnya. Jika keputusan UE   itu diketok,   produsen biodiesel dalam negeri akan turun produksinya dan harga biodiesel asal Indonesia tidak lagi kompetitif. Memang, pengenaan bea tambahan itu dilakukan setelah mereka bisa membuktikan perusahaan-perusahaan   Indonesia tersebut menjual biodiesel ke Eropa di bawah harga dalam negeri. n nur

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


bisnis sepekan

Penjualan Properti Bakal Menciut

p

enjualan di pasar perumahan di Indonesia pada 2014 diperkirakan akan mengalami penurunan. Ada tiga faktor yang menyebabkan terjadinya situasi serupa itu. Pernyataan itu disampaikan lembaga

RNI Perlebar Jaringan Waroeng Rajawali

p

t Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan delapan perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung ekpansi Waroeng Rajawali. Direktur Utama RNI Ismed Hasan Putro, pekan lalu, menjelaskan kedelapan perusahaan BUMN itu adalah BRI, BNI, Mandiri, Pegadaian, Sang Hyang Sri, Perindo, Jamsostek dan KAI. “Sinergi ini dilakukan agar terjalin sinergi dengan perusahan-perusahaan BUMN lainnya melalui ritel Waroeng Rajawali. Diharapkan Waroeng Rajawali da-

pemeringkat kredit internasional, Fitch Ratings, di Jakarta, pekan lalu. Dalam keterangan resmi yang disampaikan Fitch itu disebutkan, ketiga faktor tersebut adalah terjadinya pengetatan kredit pemilikan rumah (KPR), harga jual rata-rata yang lebih tinggi, dan terbatasnya produk baru yang diluncurkan. Lebih jauh Ficht juga menjelaskan bahwa penurunan penjualan terutama akan terjadi pada segmen properti mene-

ngah hingga high-end. “Pembeli biasanya upgraders yang sebenarnya bisa menunda pembeliannya,” tandasnya. Di tengah penurunan tersebut, Fitch mengungkapkan pengembang properti perumahan dengan land bank besar, berbiaya rendah, dan berkualitas tinggi akan cenderung menghemat uang. Di samping itu, lembaga itu juga memandang, recuring revenue akan menjadi sumber likuiditas penting dalam kondisi tersdebut. n nur

pat memenuhi kebutuhan rakyat dengan harga yang jauh lebih murah tetapi juga kualitasnya baik,” katanya, usai penanda­ tanganan. Pada kesempatan itu, RNI juga melangsungkan peresmian Waroeng Rajawali sebagai outlet ke-51. Menurut Ismed pihaknya akan membuka 1.500 gerai Waroeng Rajawali di seluruh Indonesia, 500 di antaranya dibuka di sejumlah lokasi di Jakarta. Ismed menargetkan pembukaan 250 gerai di seluruh Indonesia hingga akhir 2013. Waroeng Rajawali itu sendiri akan menjual 5% produk yang berasal dari UKM binaan BUMN. Selain itu, banyak pula produk hasil dari RNI yang dijual di gerai ini. Di antaranya, gula, teh, obat-obatan, minyak goreng, dan daging. Untuk satu gerai, RNI menggelontorkan investasi senilai Rp 500 juta sampai Rp 700 juta. n icn

Ekspor Semen Meningkat

e

kspor semen asal Indonesia dalam 10 bulan pertama tahun ini tumbuh signifikan. Pendorongnya, pasokan semen di dalam negeri melimpah. Sejak beberapa tahun terakhir, memang ada penambahan kapasitas produksi dari para produsen semen nasional. Kabar tersebut disiarkan kepada publik oleh Ketua Umum Asosiasi Semen Indonesia (ASI) Widodo Santoso, di Jakarta, Kamis (21/11). Dia mengungkapkan, penjualan semen ke pasar luar negeri semakin intensif. “Kelebihan pasokan semakin besar, sehingga ekspor ikut naik,” bebernya. Data ASI menyebutkan, ekspor semen sepanjang Januari hingga Oktober 2013 mencapai 137.804 ton, naik 43,5% dari periode yang sama tahun lalu. Lonjakan ekspor yang cukup signifikan itu juga terjadi jenis klinker. Ekspor klinker selama 10 bulan

pertama tahun ini mencapai 396.934 ton atau tumbuh 295,29% ketimbang periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ekspor semen terjadi pada beberapa produsen semen pelat merah.

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

PT Semen Indonesia Tbk melalui PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa, misalnya, selama Januari hingga Oktober 2013 mampu mencatatkan pertumbuhan ekspor cukup besar. n nur

23


Bisnis Industri Hiburan

Enaknya P Bisnis Bioskop Persaingan bisnis bioskop semakin seru, setelah Grup Lippo merambah pasar ini. Teks Latihono Sujantyo Foto Wirasatria

24

asar tontonan film di bioskop tampaknya semakin aduhai. Ini bisa dilihat dari antrean orang yang saban hari masuk ke gedung bioskop, apalagi di hari Sabtu dan Minggu. Masyarakat rela membayar tiket dengan harga cukup lumayan untuk menonton film di bioskop XXI atau Blitzmegaplex. Pasar besar inilah yang kini dibidik Grup Lippo. Nah, mulai bulan Februari 2014, kelompok usaha yang dimiliki keluarga Mochtar Riady ini mulai memasuki bisnis bioskop. Jadi nanti, Grup Cinema 21 (XXI dan Studio 21) dan Blitzmegaplex akan kedatangan tamu baru.

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


Bisnis Industri Hiburan

Lippo akan memanfaatkan sekitar 40 mal milik mereka. Beberapa ruang di dalam mal itu akan disulap menjadi gedung bioskop, termasuk tidak memperpanjang kontrak ruangan untuk bioskop di pusat perbelanjaan milik mereka.

melayani sebanyak 357 ribu orang. Karena itu, kata Theo kepada Kontan, Senin (18/11), nanti seluruh mal milik Lippo terdapat bioskop yang dikelola sendiri. Ia menargetkan dalam lima tahun ke depan, Lippo mempunyai 1.000 layar bioskop. Target tersebut tentu saja sangat besar. Grup Cinema 21 saja yang sudah 20 tahun lebih menggarap bisnis ini, saat ini baru punya 667 layar di 135 bioskop miliknya. Grup ini menargetkan hingga tahun 2017 sudah memiliki 1.000 bioskop. Grup Cinema 21 selama ini memang dikenal sebagai ‘Raja Bioskop’ dengan penguasaan hampir 90%. Grup ini juga sebagai pelopor jaringan cineplex di Indonesia. Jaringan bioskop ini tersebar di beberapa kota besar di seluruh Indonesia dan sebagian besar di antaranya terletak di dalam pusat perbelanjaan, dengan film-film Hollywood dan Indonesia sebagai menu utama.

BIOSKOP XXI: Menguasai pasar bioskop.

Di mana Lippo akan membangun gedung bioskop? Menurut Presiden Direktur Grup Lippo, Theo L Sambuaga, Lippo akan memanfaatkan sekitar 40 mal milik mereka. Beberapa ruang di dalam mal itu akan disulap menjadi gedung bioskop, termasuk tidak memperpanjang kontrak ruangan untuk bioskop di pusat perbelanjaan milik mereka. Theo mengatakan, pasar bioskop di Indonesia masih terbuka lebar. Saat ini di Indonesia baru ada sekitar 700 layar bioskop milik Cinema 21 dan Blitzmegaplex. Kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 240 juta jiwa, itu artinya satu layar bioskop

Blitzmegaplex Berbenah Persaingan di bisnis bioskop tampaknya semakin enak ditonton. Grup Cinema 21 dan Blitzmegaplex tentu tak tinggal diam. Akhir tahun ini Blitzmegaplex akan menambah dua lokasi bioskop baru di Batam dan Bekasi. Tahun depan, Blitzmegaplex telah menyiapkan agenda ekspansinya ke luar Jakarta. Targetnya, setiap tahun, Blitzmegaplex bisa membuka studio baru di empat lokasi. Blitzmegaplex tak sekadar menambah jumlah bioskop, tapi juga semakin memanjakan penonton. Maklum, saat ini bioskop tak lagi sekadar buat orang menonton film. Ia kini telah berubah menjadi sebuah gedung dengan segala fasilitas yang membuat orang betah di dalamnya. Blitzmegaplex, pengusung pertama konsep one stop entertainment, akhir Agustus lalu meluncurkan studio 4dx. Pada studio 4dx, teknologi empat dimen-

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

si terlihat lebih jelas di gambar dan lebih hidup. Teknologi ini juga didukung efek lainnya, seperti kursi yang bergoyang, efek angin, dan air. Untuk studio baru ini, Blitzmegaplex memboyong tren dari Korea Selatan. Mereka berniat menggaet pelanggan kelas menengah atas. Untuk langkah pertama, Blitzmegaplex membuka satu studio tersebut di Blitzmegaplex Grand Indonesia. Satu studio 4dx memiliki kapasitas 128 kursi (seat). Rencananya, dalam waktu dekat, Blitzmegaplex juga akan menambah jenis studio tersebut di bioskopnya di Mal Paris Van Java, Bandung dan Mall of Indonesia, Jakarta. Untuk membuat sebuah studio 4dx, dibutuhkan dana sebesar US$ 300 ribu. Hingga saat ini, Blitzmegaplex melayani penontonnya melalui tujuh tipe bioskop, antara lain tipe reguler, satin, dua dimensi, tiga dimensi, 4dx, velvet, dan dinning cinema. Besarnya pasar tontonan film itulah yang juga membuat investor asing tergiur ingin masuk ke bidang ini. Tahun 2011, Grup Lotte sempat menemui pejabat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mendirikan 100 bioskop di Indonesia. Konglomerasi asal Korea Selatan ini, Lotte Cinema sudah menyiapkan dana sekitar Rp 3 triliun. Namun, karena sektor bioskop masih tertutup bagi asing, niat Lotte untuk sementara tertunda. Menurut Ketua Umum Gabungan Perusahaan Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin, kalau asing boleh masuk ke sektor ini, bisnis bioskop di daerah bakal semarak. Maklum, 70% bioskop yang ada di Indonesia, berada di Jakarta. “Ini peluang bagus, apalagi kalau investornya dari Amerika atau Australia, kita tantang internasional masuk sini,” kata Djonny. Nah lho. n

25


Bisnis Ekspansi Usaha

Menghitung Langkah-langkah Salim Laba bersih Salim Group boleh merosot. Tapi tidak berarti langkah ekspansinya jadi terhenti. Konglomerat ini makin rajin melebarkan usahanya. Teks Budi Kusumah Foto Riset

U

saha Grup Salim, akhirakhir ini sedang mengempis. Gara-gara melemahnya harga sejumlah komoditas, melonjaknya biaya gaji serta naiknya bahan baku impor, laba bersih

LANGKAH ICBP: Membuka restoran pizza

26

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


Bisnis Ekspansi Usaha PT Indofood Sukses Makmur pada kurtal III-2013 merosot 24,6% menjadi Rp 1,92 triliun. Tapi itu tak berarti grup ini menghentikan langkah ekspansinya. Tak lama lagi, salah satu anak usahanya (Indofood CBP Sukses Makmur/ICBP) akan membuka bisnis restoran pizza. Bekerjasama dengan JC Comsa, ICBP bersepakat untuk mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan pengolahan berbagai jenis makanan berbahan dasar terigu. Salah satunya, dengan membuat restoran bergaya Italia dengan nama Popola Mama. Porsi saham ICBP di perusahaan patungan ini sebesar 51%, sedangkan JC Comsa memiliki 49%. Sang mitra, yang berasal dari Jepang, sebenarnya bukan merupakan muka baru di bisnis ini. Ia juga memiliki 120 jaringan restoran dengan berbagai merek, seperti Ichiban Dori, Odori, Shanghai Express, Yakumo Hakkei, Kongari Yaki, Delsole, dan Hishizen Sushi. Rupanya, manajemen Indofood melihat bisnis makanan dan minuman punya prospek yang cerah. Buktinya, pada 15 November lalu, ICBP bersama mitra bisnisnya (PT Asahi Group Holdings South East Asia Pte Ltd) mengakuisisi aset kelompok usaha Tirta Bahagia. Grup pemilik bisnis air minum dalam kemasan ini dibeli dengan harga Rp 2,2 triliun. Sebelumnya, dua anak perusahaan ICBP yaitu PT Asahi Sukses Beverage dan Asahi Indofood Beverage Makmur, membeli seluruh saham PT Pepsi Cola indobeverage senilai US$ 30 juta. Jadi selain akan bermain di produk air minum dalam kemasan, Indofood juga akan menjajal bisnis minuman ringan. Bukan hanya mencaplok yang sudah eksis, Indofood juga melebarkan sayap usahanya dengan cara mendirikan perusahaan baru. Pada September lalu, ICBP mendirikan PT Indofood Mitra Bahari Makmur, yang bergerak di usaha pengolahan ikan. Sebelumnya, ICBP bersama Tsukishima Food Industri mendirikan PT Indofood Tsukishima Sukses Makmur. Yang ini ditujukan untuk mengolah minyak dan lemak nabati.

Utang Tak Masalah Masih di tahun ini, Indofood Asian Agri Resources, akan mengakuisisi saham Roxas Holdings Inc, yang merupakan pabrik gula terbesar di Filipina. Nilai akuisisinya US$ 57,3 juta dolar. Sebelumnya, anak perusahaan Indofood (Ocean 21) mendirikan Ocean Ace Shipping, yang

KFC: Saham PT Fast Food Indonesia dibeli 35,84%.

Bukan hanya mencaplok yang sudah eksis, Indofood juga melebarkan sayap usahanya dengan cara mendirikan perusahaan baru. bergerak di bidang perkapalan dengan modal US$ 100 ribu. Pada awal tahun, Indofood Agri Resouces juga membeli 50% saham Companhia Mineira di Acicar e alcool Parcipacoes. Ini adalah perusahaan pengolahan tebu dari Brasil. Nilai akuisisinya sekitar US$ 71,7 juta. Lantas pada 15 Februari Indofood meneken perjanjian penyertaan dengan China Minzhong Food Corporation Limited, yang sahamnya tercatat di Singapore Exchange Securities Trading Limited. Secara bertahap Indofood mengakuisisi saham Minzhong. Hingga akhirnya, 10 Oktober 2013 sekitar 88,99% saham Minzhong dikuasai. Kendati di awal November, Indofood melepas 6,1% kepemilikannya ke publik. Jadi selain makanan dan minuman, kini Indofood juga menguasai bisnis sayuran. Tak tanggung-tanggung yang dikuasai Minzhong mulai dari budi daya hingga pengolahan sayuran segar. Tidak berhenti sampai di situ. PT Indomarco Makmur International (DNET)

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

juga telah membeli 35,84% saham PT Fast Food Indonesia senilai Rp 1,9 triliun. Selain itu pada hari yang sama DNET mengakuisisi 31,5% saham Nippon Sari Corpindo senilai Rp 2,1 triliun. Di sektor otomotif, Grup Salim juga, melalui Gallat Venture Ltd membeli 52,35% saham Indomobil Sukses Internasional, yang mengageni merek Suzuki. Lalu bulan Agustus dilakukan tender offer 19,4% saham lainnya, sehingga total uang yang digelontorkan mencapai Rp 10,72 triliun. Begitu agresifnya Grup Salim yang sampai menghabiskan sekitar Rp 25 triliun untuk ekspansi. Namun, di belakang itu, utang perseroan juga dengan sendiri akan membengkak, karena sebagian manuver itu dibiayai oleh utang. Persoalan utang ini juga mendapat sorotan dari Sem Susilo. Tapi sebaliknya, Sem menganggap rasio utang kelompok usaha ini tergolong kecil, di bawah rata-rata Debt to Equity Ratin (DER). Makanya, saham-saham grup ini masih mendapat rekomendasi beli. n

27


Bisnis Infrastruktur Telekomunikasi

Calon Kuat Pendamping Mitratel TBIG dan Protelindo bersaing untuk menjadi mitra binis Mitratel. Pemenangnya akan tampil sebagai raja penyewaan infrastruktur menara telekomunikasi. Teks Bastaman Foto Riset

B

ak kembang desa, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) tengah menjadi rebutan banyak pihak. Tapi, dari sekian banyak pelamar, tampaknya hanya dua perusahaan yang memenuhi syarat untuk menjadi pendamping anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia itu. Mereka adalah PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) dan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo). Persaingan antara TBIG dengan Protelindo diperkirakan bakal seru. Maklum, perusahaan yang nanti terpilih sebagai pendamping Mitratel bakal menjadi raja tekelomunikasi di tanah air. Maklum, Mitratel merupakan pemilik dari 3.000 menara yang sebagian besar dimanfaatkan untuk pemancar Telkom dan anak-anak usahanya. Persaingan bakal kian seru karena TBIG maupun Protelindo merupakan milik Grup Saratoga dan Grup Djarum, yang secara finansial bisa diandalkan. Herman Setya Budi, Direktur Utama TBIG, belum mau berkomentar tentang rencana tersebut. Tapi, TBIG akan menerbitkan obligasi Rp 4 triliun dalam dua tahun ke depan. Bagi Telkom sendiri, uang sebenarnya bukan alasan utama dalam pelepasan saham Mitratel. “Tetapi lebih kepada mencari mitra bisnis,” ujar Indra Utoyo, Direktur IT Solutions and Strategic Porfolio PT Telkom. Karena itu, langkah yang ditawarkan Telkom adalah tukar saham (swap). Telkom akan melepas 49% sahamnya di Mitra. Sebaliknya, BUMN ini mendapatkan saham di mitra bisnisnya. Dengan cara back door listing ini, me-

28

nurut Indra, jalan Mitratel untuk menjadi perusahaan publik diharapkan akan lebih lapang. Indra belum bersedia menyebutkan harga 49% saham Mitratel. Yang jepas, hingga kuartal III-2013, perusahaan ini memiliki kekayaan Rp 7,44 triliun. Sementara laba bersihnya tercatat Rp 305 miliar pada 2012. Dengan kinerja seperti itu, tak salah bila TBIG dan Protelindo akan bersaing habis-habisan untuk bisa mempersunting Mitratel. Apalagi, ya itu tadi, kelak pemenangnya bakal muncul sebagai raja telekomunikasi. Sekedar informasi saja, saat ini TBIG mengelola sekitar 9.308 menara, sedangkan Protelindo memiliki

9.180 menara. Saat ini, bisnis penyewaan infrastruktur menara telekomunikasi sebenarnya begitu cerah. Rata-rata rasio pelangan per menara masih kecil. TBIG contohnya, baru 1,78 pelanggan per menara. Idealnya, tingkat okupansi menara berkisar antara dua hingga tiga pelanggan per menara. Namun, dengan semakin berkembangnya teknologi telekomunikasi, bisnis penyewaan menara sebenarnya cukup cerah. Kehadiran layanan 4G berbasis teknologi Long Term Evolution (LTE), misalnya, membuat bisnis menara menjadi menarik. Soalnya, layanan 4G LTE di Indonesia saat ini dikelola oleh Internux sebagai pemilik lisensi Broadband Wireless Access (BWA) di spektrum 2,3 GHz. Menurut Devid Gubiani, Chief Technology Officer Internux, 1.500 base station TDD LTE milik Internux akan dipasang, di sejumlah menara yang ada. “Untuk menara, kami terpaksa outsource karena biayanya mahal,” ujar Gubiani. n

MENARA TBIG: Prospeknya bakal cerah

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


PT Pos Indonesia

Tuan Rumah The 20 ASEAN Postal Business Meeting

s

etelah menjadi tuan rumah World Mail & Express Asia Pasific 2013 di Denpasar, Bali, bulan Oktober lalu, kini PT Pos Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Internasional The 20th ASEAN Postal Business Meeting (APBM) di Yogyakarta tanggal 26-28 November 2013. APBM merupakan pertemuan tahunan yang diselenggarakan negara-negara anggota secara bergiliran, dengan mengikutsertakan perusahaan pos milik pemerintah dari 10 negara ASEAN, ditambah ASEAN 5 ++, yakni, Republik Rakyat Cina, Hong Kong, Jepang, India dan Republik Korea. Pertemuan ini fokus pada isu-isu yang memengaruhi industri pos di kawasan ASEAN serta melakukan pertukaran informasi dan pengalaman serta succsess story terkait revitalisasi pos dan pengembangan kegiatan usaha antara negara-negara ASEAN. ASEAN Pos Business Meeting (APBM) didirikan tahun 1992 khusus untuk operator pos di negara-negara ASEAN dengan tujuan penguatan dan koordinasi ASEAN kerjasama di sektor pos. Kegiatan-kegiatan internasional yang melibatkan Pos Indonesia membuka peluang besar bagi BUMN ini untuk menjadi yang pertama di Asia Tenggara, seperti

th

yang menjadi target nakhoda baru, Budi Setiawan. Untuk merealisasikan target ini tentu butuh action yang tepat. Maklum, tahun ini laba Pos Indonesia baru mencapai Rp 325 miliar, atau peringkat ketiga setelah Malaysia dan Singapura. Saat ini, ada empat bisnis yang dijalankan Pos Indonesia, yakni mail, logistics, retail dan financial service. Layanan financial service yang dimiliki oleh Pos Indonesia antara lain adalah layanan Pos Pay, remittance, dan giro. Untuk meningkatkan pelayanan, perusahaan ini akan mengkreasikan Post Card, yaitu kartu yang dapat digunakan untuk semua jenis layanan Pos Indonesia. Misalnya menerima transfer uang, membayar tagihan listrik, telepon, cicilan kepada leasing, dan sebagainya selama terdapat saldo di dalam kartu tersebut. Post Card sangat aman karena dibenamkan teknologi chip yang sama dengan kartu Bank, dan dapat digunakan di seluruh Kantor Pos yang tersebar di Tanah Air, “Rencananya kartu ini akan kami luncurkan pada bulan Januari 2014 yang akan datang”, ujar Dirut Utama Pos Indonesia, Budi Setiawan. Financial service lain yang akan dicoba oleh Pos Indonesia adalah asuransi mik­ ro. Dengan modal jaringan yang dimiliki

oleh Pos Indonesia, asuransi mikro memiliki peluang bisnis yang menggiurkan. Sebab, Pos Indonesia tidak hanya menjadi agen penjual saja, tetapi akan membangun perusahaan joint venture dengan perusahan-perusahaan asuransi, baik dari dalam maupun luar negeri. Pos Indonesia juga akan terus mengembangkan bisnis logistik. Berdasarkan data Frost & Sullivan, dengan ekonomi yang terus bertumbuh, arus pengiriman barang terus meningkat dan bisnis logistik bisa tumbuh sekitar 16,4%. Untuk menjamin ketersediaan angkutan udara, beberapa maskapai penerbangan sudah bekerjasama dengan Pos Indonesia. Menurut Budi, beberapa maskapai akan menyediakan pesawat khusus untuk mengangkut logistik Pos Indonesia, terutama untuk wilayah timur Indonesia. Di bisnis mail, pengembangannya akan difokuskan pada parcel dan express courier. Untuk mendukung perkembangan tersebut perlu dibangun infrastruktur processing dan delivery yang modern dengan standar best practise di dalam dan luar negeri yang mampu menangani kiriman secara baik. Untuk mempercepat pembenahan bisnis  mail  dan  parcel  ini, Pos Indonesia merekrut SDM eksternal yang berkualitas dan memiliki  kompetensi penanganan yang baik dari swasta. Semua strategi bisnis yang jitu dan upaya serius manajemen baru Pos Indonesia merupakan energi pengerek dan penggerak yang luar biasa. Tak lama lagi kantor pos akan diperbanyak outletnya sekitar 250 kantor sehingga di akhir tahun ini jumlahnya menjadi lebih dari 4.000 kantor. Targetnya, tahun 2016, Pos Indonesia memiliki 7.000 kantor. n

kIRI KE KANAN: eNTIS SUTISNA (DIREKTUR SDM DAN UMUM), ISMANTO (DIREKTUR SURAT DAN PAKET), BUDI SETIAWAN (DIRKETUR UTAMA), SETYO RIYANTO (DIREKTUR RITEL DAN PROPERTI), TAVIP PARAWANSA (DIRKETUR KEUANGAN).

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

29


Pamor kopi asal Indonesia terus melejit hampir di antero dunia. Tak heran, strategi perang dagang pun mulai ditebar para pesaingnya. TEKS RATNA NURAINI Foto Riset

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

31


KOPI LUWAK: Mengerek Indonesia ke posisi ketiga eksportir kopi.

B

au wangi mendadak menyergap gedung tempat berlangsungnya Brussels Holiday Fair (BHF) di Belgia, yang dihadiri oleh ribuan pengunjung. Seolah terbius oleh aroma tersebut, rombongan manusia yang ada di situ pun mulai bergerak menuju paviliun Indonesia. Sesaat kemudian, tampak antrean panjang di sudut kopi luwak “Indonesian Civet Coffee”. Di sana, para pengunjung seakan berlomba mendapatkan kopi bercita rasa khas Indone-

32

sia yang diseduh di dalam cangkir karton khusus berukuran espresso dan berlogo “Wonderful Indonesia”. Pemandangan serupa itu ditemui selama lima hari pelaksanaan pameran, yang digelar awal tahun lalu tersebut. Alhasil, stan kopi Indonesia tidak pernah sepi dari serbuan pengunjung. Tentu, cuplikan situasi di stan kopi Indonesia tersebut tidak bisa serta-merta merefleksikan tingginya animo masyarakat internasional terhadap kopi khas Indonesia. Namun

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


Kalau dulu 83% ekspor masih berupa biji, tetapi sekarang sudah berubah karena sudah banyak yang beli instan kopi industri. kesimpulan serupa bisa diambil manakala sejumlah data pun menunjukkan hal serupa. Sebut saja data tentang rata-rata nilai ekspor kopi dari Indonesia. Pada 2012 tercatat, rata-rata nilai ekspor kopi mencapai angka di atas US$ 1,5 juta pada 2012. Angka itu memiliki arti bahwa kopi telah menyumbang sebesar 1,18% devisa negara dari non migas. Capaian tertinggi rata-rata nilai ekspor tersebut, menurut Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) Irfan Anwar, sejalan dengan peningkatan volume ekspor kopi nasional. Pada 2011 ekspor tercatat mencapai 353.698 ton, dan naik sebesar 4,5% menjadi 510.000 ton. Dari data peningkatan volume ekspor kopi, Irfan membeberkan, fakta lain terkait perubahan karakteristik ekspor. Jika sebelumnya ekspor kopi biji mendominasi, kali itu ekspor kopi instan justru mencatatkan peningkatan menjadi 70.000 ton. “Ini merupakan peningkatan signifikan dibanding 2011 yang berada di angka 7.196 ton. Kalau dulu 83% ekspor masih berupa biji, tetapi sekarang sudah berubah karena sudah banyak yang beli instan kopi industri,� tuturnya.

Ketiga di Dunia Secara umum diketahui, volume ekspor kopi asal Indonesia pada 2012 naik 72% dibanding pada 2011. Penjabarannya, pada 2012 volume ekspor kopi Indonesia mencapai 10.620.000 kantung (satu kantung berisi 60 kilogram/kg). Sedangkan pada 2011 hanya 6,15 juta kantung. Memang International Coffee Organization (ICO) juga membeberkan, secara global terjadi pula peningkatan volume ekspor kopi sebesar 8,2% atau menjadi 113 juta kantung pada 2012. Hal itu, menurut hitungan ICO, karena terdorong oleh permintaan yang lebih tinggi dibandingkan 2011, yakni sebesar 104.570.000 kantung. Adanya peningkatan ekspor nasional yang signifikan tersebut sekaligus mengerek Indonesia ke posisi ketiga sebagai eksportir kopi robusta terbesar di dunia. Saat ini, ekspor terbesar kopi di dunia masih berasal dari Brazil, yakni sebanyak 28.260.000 kantung. Sesungguhnya prosentase ekspor kopi negeri samba itu tengah mencatatkan penurunan lebih dari 15 persen. Namun, nyatanya hal tidak memengaruhi pencapaian ekspor Brazil. Posisi kedua ditempati Vietnam dengan volume 25.470.000 kantung biji kopi. Jumlah itu naik dibandingkan pada 2011, yaitu sebanyak 17.670.000 kantung.

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

PENIKMAT KOPI: Berlomba mendapatkan cita rasa.

Data ICO juga membeberkan adanya kenaikan 2,4 persen ekspor robusta, yakni menjadi 46,61 juta kantung pada 2012 dari 37.530.000 kantung di 2011. Namun pengiriman untuk kopi arabica sedikit turun menjadi 66.520.000 kantung dari 67.040.000 kantung. Permintaan untuk varietas robusta naik karena kopi jenis ini lebih murah daripada Arabika dan memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi. ICO memperkirakan, total produksi kopi dunia periode 2012-2013 diperkirakan mencapai 144.060.000 kantung dari sebelumnya hanya 134.560.000 kantung periode 2011-2012

Berbuah Harap Peringkat yang berhasil diraih Indonesia di bisnis kopi tak pelak menumbuhkan beragam harapan. Di antaranya, terkait peningkatan kualitas. Ihwal peningkatan kualitas produksi, Teguh Wahyudi dari Indonesia Coffee and Cocoa Research Institute (ICCRI) meyakini bahwa sejatinya Indonesia memiliki potensi untuk menyusul posisi Vietnam. Asalkan, Indonesia dapat melakukan intensifikasi perkebunan kopi. Teguh mengingatkan, Vietnam hanya memiliki lahan kopi sebesar 512 ribu ha. Namun dari lahan seluas itu, sambung dia, Vietnam bisa memproduksi lebih dari 1 juta ton per ha. “Indonesia memiliki lahan 1,6 juta ha. Tapi produksinya kurang dari 1 juta,� katanya. Diketahui, dari sekitar 1 juta hektar lebih lahan kopi di Indonesia saat ini, hanya sekitar 950 ribu hektar yang menjadi perkebunan produktif kopi Indonesia. Sedangkan dari areal produktif itu, hanya dihasilkan rata-rata 750.000 ton kopi per tahun. Nah, untuk meningkatkan kualitas produksi dalam ne-

33


geri, Teguh menekankan perlunya pengelolaan yang baik. Di Indonesia saat ini, potensi produksinya 2-3 juta ton. Kalau pengelolaannya baik, potensi produksi tercapai 60%. Saat ini potensi produksi kita baru 20%, makanya perlu intensifikasi. Mumpung di Vietnam (produksi kopi) sedang declining, memungkinkan bagi kita mencapai produksi 1,5 juta ton. Hasrat agar bisa menandingi kemampuan produksi kopi Vietnam memang tidak berlebihan. Mengingat justru pada 1980-an, Indonesia menjadi “guru” bagi Vietnam tentang seluk-beluk bertanam kopi. “Berbekal rasa keinginantahuan masyarakat Vietnam, perlahan kopi di Vietnam tumbuh pesat,” katanya, dalam diskusi di Tanggamus, Lampung, barubaru ini. Menurutnya, dengan pengetahuan seadanya, masyarakat

Vietnam mulai mengembangkan budidaya tanaman kopi di negaranya meski sulit mencari lokasi tanah yang baik. Bukan cuma belajar, Teguh menambahkan, saat itu pihak Vietnam bahkan membeli bibit kopi dari Indonesia. “Tapi memang, dukungan Pemerintah Vietnam sangat memadai, berbeda dengan Indonesia yang belum disokong penuh oleh pemerintah. Sebab sesungguhnya, peran pemerintah sangat penting demi memajukan kopi di Indonesia,” pungkasnya. Jadi, jika benar kinerja ekspor kopi nasional pada 2013 ditargetkan bisa bisa mencapai 580 ribu ton, dari angka semula pada 2012 sebanyak 530 ton, maka tidak ada kata lain selain diperlukan kesepakatan untuk saling bergandeng tangan antara produsen dan otoritas terkait. n

Perang Dagang Luwak Luwak tiba-tiba saja menjadi cerita di manca negara. Kepopuleran ini muncul, gara-gara binatang ini gemar makan biji kopi. Nah, biji kopi yang dikeluarkan kembali berupa kotoran inilah, yang dijadikan salah satu minuman favorit termahal di dunia. Harganya bisa mencapai US$ 625 atau sekitar Rp 6,3 juta per kilogram. Inilah rupanya yang mengusik TRAFFIC, LSM anti perdagangan hewan liar. Soalnya, luwak yang ditangkap di alam liar dan ditangkarkan untuk memproduksi kopi, diperlakukan dengan tidak layak.

34

Tudingan serupa juga dilontarkan People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), yang menyebut produksi kopi luwak Indonesia melanggar hak-hak kehewanan. Di dalam tudingannya, disebutkan, musang dipelihara di kandang dalam kondisi menyedihkan. Kandangnya amat tandus, kotor, dan tidak ada tempat untuk memanjat. Tuduhan ini dibantah oleh Bayu Krisnamurti, Wakil Menteri Perdagangan. “Kita harus melihat secara khusus dalam proses luwak kopi itu ada pelanggaran hak-hak kesejahteraan hewan. Tetapi ini tidak bisa di-

generalisasikan. Sama halnya seperti sapi perah yang dikasih makan dan diperah susunya. Kalau ada luwak tidak diberi makan selain kopi dan dia dipaksa makan itu sifatnya kasus. Justru kalau ada pengusaha yang melakukan akan merugikan dan menurunkan produktivitas. Luwaknya tentu akan sakit,” ujarnya. Bayu menduga, isu negatif kopi luwak Indonesia lebih bersifat persaingan dagang. Saat ini kopi luwak Indonesia menjadi brand yang dikenal dan laku di pasaran ekspor. Sehingga hal itu memukul industri kopi selain kopi luwak. n

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


K

opi merupakan minuman yang digemari banyak orang karena memiliki keunikan cita rasa tersendiri. Namun di antara penikmat kopi, tak sedikit pula yang gemar memburu manfaat dari minuman tersebut. Salah satu varian kopi yang dikenal memiliki manfaat unik adalah kopi lanang atau yang di dunia internasional dikenal sebagai peaberry coffee. Kopi lanang yang diambil dari bahasa Jawa dan memiliki arti pria itu sesungguhnya tidaklah dikhususkan untuk dikonsumsi oleh kaum adam. Penamaan lanang bagi kopi tersebut muncul lebih disebabkan oleh wujudnya. Diketahui, kopi jenis ini memiliki biji yang bulat dan tunggal. Bukan terbelah dua seperti biji kopi pada umumnya. Kopi lanang didapat dengan menyortir biji kopi jenis Robusta dengan sangat teliti. Jumlahnya yang tergolong sangat jarang membuat kopi jenis ini menjadi istimewa. Proses terbentuknya biji kopi yang bulat dan tunggal tersebut terjadi secara alamiah. Hal itu mengakibatkan, dalam sekali panen, hasil biji kopi lanang sangat sedikit. Sebagai perbandingan, dari 50 kilogram biji kopi, setelah disortir hanya terdapat 800 gram biji yang kopi lanang. Daya tarik kopi lanang tersebut bukan hanya terletak pada perbedaan bijinya. Tapi, kopi itu juga dinilai memiliki cita rasa lebih tinggi, aroma yang lebih wangi, dan rasa lebih padat. Bukan hanya itu, kopi ini memiliki kadar kafein sangat tinggi, mencapai 2,1%, dan bercita rasa halus. Itu juga menjadi istimewa karena ada kepercayaan dari para penikmatnya yakni, mengkonsumsi kopi lanang bisa meningkatkan kinerja dan menjernihkan pikiran. Manfaat lain yang kerap disiarkan terkait kopi lanang adalah menambah vitalitas kaum pria, stamina, daya tahan tubuh, gairah, dan konsentrasi kerja. Hanya saja hingga saat ini, belum pernah ada penelitian khusus yang dilakukan terkait kesahihan manfaat kopi tersebut. Permintaan pasar atas kopi lanang mulai merebak sejak sekitar empat tahun silam. Kini, harga jual kopi lanang di pasar mencapai sekitar Rp 140.000-Rp 150.000 per kilogram. Sedangkan, harga kopi biasa (baik arabika ataupun robusta) hanya sekitar Rp 100.000 per kilogram. Di Bali, harga jual kopi lanang bahkan bisa mencapai Rp 250.000 per kilogram. Tingginya permintaan kopi lanang di kawasan itu sangat terkait dengan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Korea Selatan dan Taiwan. Sayang, kendati mulai menjerat minat penikmat kopi di mancanegara, nyatanya pasar lokal untuk kopi lanang masih tergolong sepi. Baru sebagian dari masyarakat di Pulau Jawa mengetahui adanya kopi lanang. Itu pun kerap hanya bergaung sebatas kalangan para penggemar kopi. Salah satu daerah penghasil kopi lanang yang terkenal adalah Banyuwangi, Jawa Timur. Konon, dengan mengkonsumsi kopi lanang asal Banyuwangi, penikmatnya bisa langsung merasakan tenaga ekstra. Kopi lanang sendiri disebut-sebut sangat cocok dikonsumsi di daerah yang suhu udaranya cukup dingin. n

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

Si Lanang yang Memikat Secara garis besar, kopi memang hanya terbagi atas dua varietas yakni Robusta dan Arabica. Namun, varian dari keduanya cukup beragam. Demikian juga dengan manfaatnya. TEKS RATNA NURAINI Foto Riset

ROBUSTA LANGKA: Merebak sejak empat tahun lalu.

35


Menyusuri Jejak Si Hitam Java Siapapun tak akan membantah nikmatnya kopi. Tapi, tahukah bahwa karena khasiatnya, kopi justru pernah masuk dalam daftar minuman terlarang. TEKS RATNA NURAINI Foto Riset

K

onon berpuluh abad silam, biji kopi pertama kali ditemukan oleh seorang gembala ternak di Ethiopia bernama Kaldi. Temuan itu berawal dari perubahan mendadak perangai hewanhewan ternaknya yang menunjukkan keagresifan secara berlebih. Alkisah, pada masa itu, Kaldi dikenal sebagai penggembala yang baik dan sangat bertanggung jawab terhadap hewan ternak yang diurusnya. Suatu hari, kambing-kambing tersebut tidak pulang. Kaldi resah bukan buatan. Dia pun lantas mencari hewanhewan ternaknya itu. Saat akhirnya ditemukan, kekhawatiran justru semakin mencengkeram Kaldi. Betapa tidak, dia mendapati kelakuan aneh diperlihatkan oleh kambing-kambing gembalaannya. Hewan-hewan itu tampak sedang berloncatan seolah riang gembira yang terlalu berlebihan. Ketika itu diceritakan betapa Kaldi meyebut hewan-hewan gembalaannya itu seperti sedang mabuk. Di tengah keheranannya, Kaldi melihat sekumpulan bijibiji berwarna merah mengilap di semak-semak, tak jauh dari lokasi kambing-kambingnya itu “menari-nari�. Berbalut rasa keingintahuan menguak keanehan tersebut, Kaldi pun mulai mengunyah biji-bijian temuannya itu. Hanya dalam waktu singkat, perilaku aneh kambing-kambing itu pun seolah menulari si gembala tersebut. Kaldi mulai ikut menari-nari, tak ubahnya hewan ternak gembalaannya. Secara kebetulan, lewatlah seorang pria terpelajar yang diketahui berasal dari kota. Pria bernama Aucuba itu tengah didera kantuk, lelah, dan lapar yang hebat. Singkat kata, dia pun menjajal biji-biji merah tersebut demi mengganjal perutnya. Tak berapa lama, Aucuba merasa tubuhnya jadi segar, tenaganya pulih, dan rasa kantuknya pun bagai menguap. Meyakini efek tersebut muncul akibat makanan yang baru saja ditelannya, Acuba pun membawa beberapa biji merah ke kota dan mencampurnya dengan makanan lain. Kemudian, Acuba pun menggunakan biji merah itu sebagai bahan pencampur minuman untuk para biarawan. Tujuannya, agar para biarawan itu bisa tetap terjaga selama berdoa. Selanjutnya, dia juga menyebarkan biji-biji merah yang diyakini mengandung keajaiban itu ke kota dan sejumlah biara. Upaya meracik biji-bijian itu kemudian disebutkan

36

membawa Acuba dalam pusaran harta yang berlimpah. Terlepas dari berbagai legenda dan mitos soal penemuan kopi tersebut, kini minuman kopi telah dikenal luas di dunia. Bahkan kebiasaan meminum kopi nyaris menyaingi kebiasaan meminum teh.

Penamaan Komersial Sejarah juga mencatat, penanaman komersial kopi pertama kali dilakukan di Arab pada abad ke-15. Dan untuk jangka waktu yang lama, perdagangan komoditi itu mendapat peng-

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


an, penyelundupan biji kopi terakhir dilakukan. Penyebaran kopi itu terjadi akibat adanya larangan agar tanaman atau biji kopi tidak keluar kawasan Arab. Kopi pun dengan cepat menyebar ke Eropa. Sesungguhnya, masyarakat Italia sudah lebih dulu mengenal kopi, tepatnya sejak abad ke-10. Hanya saja, di negeri itu pembukaan kedai kopi pertama, Botega Delcafe, baru terjadi pada 1645. Pada abad ke-18, misionaris (utusan), para pedagang serta kolonis memperkenalkan kopi pada Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Di Amerika, kopi selanjutnya dijadikan sebagai minuman nasional di Amerika Serikat dan menjadi menu utama di meja-meja makan pagi. Permintaan kopi yang sempat rendah di Amerika—karena dianggap tidak bisa menggantikan bir—kemudian berbalik selama Perang Revolusi. Permintaan terhadap kopi pun meningkat cukup tinggi, sampai para penyalur harus membuka persediaan cadangan dan menaikkan harganya secara dramatis. Pada kurun waktu yang diperkirakan sama, orang Belanda pun mulai membidik Indonesia, khususnya Jawa, Indonesia.

awalan yang sangat ketat. Pasalnya, para petani Arab berusaha dengan berbagai cara untuk menghentikan upaya negara lain memperoleh biji kopi mereka yang berharga. Namun, penyebaran produksi kopi telanjur sulit untuk dibendung. Biji kopi maupun potongan tanaman akhirnya tersebar dan masuk ke sejumlah wilayah di daerah Aden, Mesir, Suriah, dan Turki. Dari kawasan jazirah arab, pada abad ke-17 kopi akhirnya menyebar ke Eropa. Pedagang Belanda disebut sebagai pengimpor kopi dalam skala besar pertama ke Eropa. Pada 1690-

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

Produk Diharamkan Perjalanan kopi menjadi minuman yang paling digemari penduduk bumi menoreh beragam dinamika. Pada 1511 kopi terlarang bagi para imam konservatif dan ortodoks di majelis keagamaan di Mekah, Arab Saudi. Akan tetapi, larangan itu kemudian dicabut pada 1524. Adalah sang pemberi perintah, yakni Sultan Selim I dari Kesultanan Utsmaniyah Turki, yang mencabut sendiri larangan tersebut. Di Kairo, Mesir, sejatinya juga sempat beredar larangan yang serupa. Kebijakan itu tak pelak memukul pengusaha kedai kopi dan pemilik gudang-gudang kopi. Hingga seabad lamanya, larangan atas penggunaan kopi silih berganti bermunculan di sejumlah negeri. Pada 1656, Wazir Kerajaan Usmaniyah pun ikut-ikutan menerbitkan larangan pembukaan kedai-kedai kopi. Bahkan, Usmaniyah juga mewacanakan hukum cambuk terhadap orang-orang yang kedapatan meminum kopi. Baru beberapa tahun kemudian, pelarangan minum kopi di Timur Tengah berhasil digerus. Di Italia, pendeta-pendeta bahkan melarang umatnya meminum kopi. Agaknya mereka meyakini, kopi lebih banyak membawa mudarat dan karena mendatangkan setan. Di Rusia, pelarangan serupa juga pernah diterbitkan aturannya. Namun aturan itu cenderung diberlakukan secara “diskriminatif� dan demi menjaga wibawa aristokrasi kopi. Dimana, karena mengganggap kopi sebagai minuman bergengsi, Raja Frederick Agung yang menduduki tahta Rusia pada 1777 memperbolehkan kalangan atas atau kelas bangsawan mengkonsumsi kopi. Lantas bagaimana kopi bisa sampai ke Amerika? Ada yang mengatakan bahwa Kapten John Smith membawa kopi saat mendirikan koloni di Jamestown Virginia. Kopi berkembang menjadi suatu kekuatan besar ketika pemerintah AS melarang alkohol pada 1920. Dua puluh tahun kemudian, Amerika Serikat secara teratur mengimpor kopi 70% dari seluruh jumlah impor kopi seluruh dunia. Penimbunan kopi pun merajalela hingga mengakibatkan harga kopi terus melambung. n

37


figur

Berkah Hobi Bikin Sepatu

b

TEKS iwan purwantono FOTO riset

Marissa Nasution

erawal dari gemar mendisain sepatu, lahirlah bisnis yang menggiurkan. Adalah Marissa Nasution, mantan VJ MTV berdarah Jerman-Batak itu, tengah menuai hasilnya. Sepatu karya presenter cantik ini, cukup digemari karena memang punya ciri khas dan unik. Tinggi hak sepatunya saja dibatasi sampai 5 centimeter. Warna yang tersedia juga cukup ngepop, namun tetap terkesan glamor. Selain itu, produk sepatu bermerek Doolhouse ini, sengaja didesain untuk segala umur. Modelnya beragam mulai dari boots, high heels, wedges, sampai ankle boots. “Awalnya dijual via toko online. Kini sudah ada toko khusus,” papar Marissa yang punya alis tebal dan hidung bangir itu. Agar bisnisnya bisa terus berkembang, pemain film Get Married 2 ini, rajin promosi ke luar negeri. Ternyata, ampuh juga. Marissa sempat kewalahan memenuhi pesanan dari Jerman dan Belanda. Pada acara Jakarta Fashion Week 2012, sepatu made in Marissa sempat dipamerkan. Nah, yang membuat Marissa semakin yakin dengan bisnis ini adalah dukungan dari sang pacar. Sayangnya, Marissa masih merahasiakan jati diri pujaan hatinya itu. “Dia sangat mendukung usaha saya. Jadi, saya cukup beruntung,’’ ungkapnya. n

38

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


figur

Kesengsem Investasi Properti

Febby Febiola

d

TEKS iwan purwantono FOTO riset

i kala punya fulus lebih, tak ada salahnya berinvestasi di sektor properti yang harganya cenderung naik dari tahun ke tahun. Febby Febiola, bintang film kelahiran 24 Mei 1978 yang masih terlihat cantik itu, mengaku tertarik berinvestasi properti, sejak beberapa tahun lalu. Kini, mantan istri Bruce Nicholas Delteil ini, memiliki sejumlah rumah dan apartemen. “Ada beberapa alasan kenapa properti sangat menarik. Karena, investasi paling sederhana, ya properti,’’ terang Febby. Sebagai selebriti yang punya jam terbang tinggi, tentunya Febby memiliki pundi-pundi uang yang melimpah. Wajarlah apabila, bintang film horor KM 97 ini, memilih untuk membelanjakan hasil keringatnya ke sektor properti. Bagi yang berniat membenamkan modalnya di sektor ini, Febby punya sedikit saran. Sebelum membeli rumah atau apartemen, harus mengetahui kredibilitas pengembang atau developernya. Nah, siapa ingin mencoba. n

Tolak Iklan Anti Kesehatan TEKS iwan purwantono FOTO riset

Susan Bachtiar

m

eski usianya masuk kepala empat, Susan Bachtiar masih terlihat cantik dan menarik. Kulit wajahnya masih kencang dan awet muda. Demikian pula tubuhnya, tetap terjaga langsing. Ternyata, bintang film Perempuan Punya Cerita yang dirilis 2008 itu, punya disiplin tinggi serta idealisme kuat. Misalnya, Susan tak mau sembarangan menerima job. Apalagi kini, Susan berstatus sebagai Duta Yayasan Jantung Indonesia itu, semakin pilih-pilih. “Kalau ada tawaran iklan produk yang berlawanan dengan misiku (Duta Yayasan Jantung Indonesia, red), tentu aku tolak,’’ungkapnya. Selama berkarier di pentas hiburan, Susan dikenal keras dan selektif. Khususnya terhadap industri makanan atau minuman yang tidak pro kesehatan. Jangan coba-coba karena dia akan menolaknya mentah-mentah.“Tidak iklan saja, sinetron juga saya kurang suka. Walaupun tawaran honornya besar,’’ pungkasnya. n

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

39


gaya hidup

Dipijat-pijat Oleh Ular Ular-ular itu diletakkan di punggung dan dibiarkan bergerak. Setelah itu, adrenalin semakin oke dan stres hilang. TEKS Sri Wulandari foto riset

40

s

aat tubuh letih dan penat, otot dan saraf terasa tegang, spa pun kerap menjadi pilihan untuk berelaksasi mengembalikan kebugaran tubuh. Namun, sesuai perkembangan jaman, spa pun dimodifikasi sedemikian rupa. Pemijatan sekujur tubuh tidak dilakukan oleh pemijat tradisional dengan menggunakan tangan manusia, tetapi kini ada yang menggunakan alat bantu agar memiliki sensasi yang berbeda. Salah satunya adalah dengan ular. Ular yang digunakan bukanlah jenis ular sembarangan, tapi dipilih yang tidak berbisa. Ular yang digunakan juga bukan jenis yang buas, tapi sudah jinak

serta terbiasa mengenal aroma tubuh manusia. Biasanya ular jenis california, jagung, ular susu atau florida king snakes. Kadang-kadang ada yang menggunakan ular piton kecil yang beratnya maksimal mencapai 20 gram. Usia ular-ular piton pilihan ini juga sangat diperhatikan dari yang berusia 2 tahun ke atas, karena diusia ini piton memiliki gerakan yang gesit Biasanya demi keamanan dan kenyamanan pelanggannya, mulut ular diselotip. Hanya ular yang sudah diberi makan 30 menit sebelumnya yang akan digunakan sebagai media pijat. Sebab, umum足 nya ular yang sudah kenyang selalu menghindar apabila diletakkan di atas tubuh manusia. Nah, gerakan ular yang menggeliat ke berbagai arahlah yang di-

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


gaya hidup gunakan sebagai media pijat. Ular-ular ini diletakkan di punggung dan dibiarkan bergerak. Jika bobot ular kurang terasa, biasanya beberapa ular ditambahkan. Ular-ular pemijat ini diyakini bisa memicu adrenalin serta memperbaiki metabolisme hingga meredakan stres. Gesekan dari ular piton di atas tubuh manusia akan mengeluarkan hormon adrenalin yang dapat memberikan efek yang positif untuk sistem metabolisme tubuh. Liukan ular di atas punggung akan membuat detak jantung berpacu cepat. Ini akan menyebabkan asupan oksigen semakin banyak diterima tubuh. Selain itu, gesekan ular ini akan melancarkan peredaran darah dan memberikan sensasi rileks yang berbeda. Kulit ular yang sedikit bersisik halus menimbulkan rasa tersendiri dan membuka pori-pori kulit tubuh, sehingga resapan nutrisi masuk ke dalam tubuh akan lebih cepat. Spa ular ini juga konon dapat meredakan migren. Setelah di punggung, ular-ular ini akan dipindahkan ke bagian kaki, lalu meremas-remasnya. Remasan ini diyakini mampu menghilangkan pegal-pegal. Setelah merasa rileks, kini beralih ke area badan bagian depan. Bagian intim akan ditutup dengan handuk lalu ular diletakkan di atas perut hingga dada. Kadang ular-ular ini juga akan merayap hingga ke wajah.

Tren di Banyak Negara Beberapa negara menawarkan jenis spa dengan pemijat ular. Di Israel, bagian Utara, Talmei Elazar misalnya, dengan biaya sebesar US$ 80 hingga US$ 250, kita dapat merasakan sensasi ular yang memijat tubuh. Adalah Barak’s Carniverous Plant Farm yang merupakan tempat untuk ber-

kembang biak ular-ular ini yang menyediakan jasa spa ular. Di sana, ular yang dipergunakan adalah ular jenis non venomous king (tidak berbisa) dan corn snake. Barak si pemilik spa yang akan mengawasi ular asuhannya saat menggeliat di atas tubuh pelanggannya. “Beberapa orang mengatakan dengan remasan ular membuat mereka merasa lebih baik, rileks,” kata Barak. Cara yang dipakai adalah, pasien diminta berbaring dalam kondisi rileks, kemudian sang terapis akan meletakan beberapa ekor ular di atas wajah dan punggung pasien. Biasanya ular yang ditaruh di tubuh pasien berjumlah 6-8 ekor. Ular-ular tersebut akan merayap menyusuri punggung dan juga wajah pasien. Itu di Israel, di Jakarta ada juga spa yang menggunakan ular. Spa jenis ini tengah tren dan menjadi perbincangan hangat masyarakat urban. Adalah Bali Heritage Reflexiology & Spa di kawasan Blok M yang menyediakan layanan pemijat dengan ular-ular piton. Selama proses pemijatan, pelanggan akan dilayani oleh dua terapis, satu terapis untuk memijat dan lainnya menjaga ular supaya tetap pada tempatnya. Sementara ular merayapi punggung, terapis melakukan pemijatan untuk rileksasi pada kaki. Manajer Bali Heritage Reflexiology & Spa Paulus Abraham mengatakan kebanyakan penyuka pijat ular ini berasal adalah orang-orang asing, seperti dari Kanada, Australia, Rusia, Jepang, dan Korea yang sudah menetap di Jakarta. Mereka umum­nya penyayang binatang melata itu, sehingga selain memanfaatkan untuk memijat tubuhnya, mereka pun kerap bermain-main dengan ular-ular tersebut. Untuk menjamin keselamatan pelanggan, dua

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

orang pegawai selalu berjaga-jaga di dalam ruang perawatan untuk mengawasi tingkah laku ular tak berbisa tersebut. Berapa biaya yang dikenakan sekali pijat? Bagi yang tertarik untuk merasakan sensasi dari spa ular ini, cukup merogok kocek sekitar Rp 480.000 dengan durasi 90 menit. Anda mau coba? n

Spa-spa Unik Bukan hanya ular yang dijadikan media spa. Ada beberapa media, seperti berikut ini: Spa Sake, Jepang Pemandian air panas di Hakone Kowakien Yunessun, Jepang menggunakan sake untuk berendam. Selain sake, spa ini juga menawarkan pilihan berendam menggunakan teh hijau, wine, kopi dan bahkan kuah ramen. Sementara untuk facial, perawatan spanya menggunakan emas 24 karat. Kaktus, di Meksiko Di resort Four Seasons di Punta Mita, Meksiko menawarkan pijatan memakai kaktus, tumbuhan tajam yang dipercaya membuat pasien merasa lebih baik. Tapi jangan khawatir, karena kaktus yang digunakan untuk memijat sudah tidak berduri lagi. Jerami, Italia Hotel Heubad Spa, Völs am Schlern, Italia menawarkan spa jerami. Caranya, jerami dipanaskan hingga mencapai suhu 40 derajat celcius, lalu orang akan berbaring di atas jerami tersebut. Menurut pengelola spa, mandi jerami ini bermanfaat untuk membuka pori-pori kulit sehingga membantu proses detoxifikasi dan dapat membantu menghilangkan sakit dan nyeri serta memperlancar metabolisme tubuh.

41


kesehatan minuman menyehatkan

Susu Memang Luar Biasa Susu, penting bagi manusia karena kaya kandungan zat yang perlu bagi tubuh. Strategi pemasaran membuat manfaat susu jadi bias. TEKS Indah Winarso FOTO wirasatria, riset

b

anyak orang mengenal susu karena kaya gizi yang terkandung di dalamnya. Sebut saja karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Cairan berwarna putih ini juga mengandung sumber vitamin larut lemak seperti E, A, D dan sumber lemak esensial dan hormon. Lemak ini juga mengandung mononsaturated fatty acid (MUFA), semacam minyak zaitun yang baik untuk kesehatan jantung. Minuman ini juga kaya dengan zat B1, B2, B6, B 12, niacin, asam folat (pemben-

42

tuk sel) dan C. Juga yodium, natrium, selenium dan zat besi. Susu juga mengandung kalsium dan fosfor yang sangat baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Ada juga magnesium yang berguna untuk pembentukan tulang, protein, dan fungsi saraf. Sedangkan kandungan zinc sangat berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat penyembuhan luka. Sayangnya, manfaat susu yang banyak itu belum sepenuhnya bisa dinikmati oleh orang Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah masih rendahnya produksi susu nasional. Sampai saat ini sekitar 70% kebutuhan susu nasional masih dipasok dari negara lain. Akibatnya, harga jual susu jadi mahal, apalagi di saat kurs dolar menguat terhadap rupiah. Jadi, tak heran bila konsumsi susu di Indonesia juga lebih rendah dibanding negara lain. Tahun 2011, penduduk Indonesia mengkonsumsi 12,85 liter susu per kapita per tahun. Jauh di bawah Malaysia (50,9 liter), India (47,1 liter), Singapura (44,5 liter), Thailand (33,7 liter), Vietnam (14,3 liter), dan Filipina (13,7 liter).

Iklan Menyesatkan Masih rendahnya produksi dan konsumsi ini membuat Indonesia dibanjiri berbagai macam produk susu impor. Masalahnya, di sini, susu-susu itu diiklankan dengan jargon yang menyesatkan. Misalnya susu yang dapat membuat anak cerdas, susu untuk pria, susu

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


kesehatan minuman menyehatkan

Inilah Macam-Macam Susu

susu di toko swalayan: Jangan terlalu termakan iklan lah....

untuk ibu hamil dan menyusui sampai susu khusus untuk orang tua. Tapi tak banyak produsen susu yang mengatakan bahwa susu yang segmented ini adalah hanya fortifikasi (penambahan) vitamin pada susu sesuai dengan keperluan. Misalnya saja vitamin A, B, D, AHA, DHA, Omega 3, Omega 6, antioksidan, dan kalsium, yang sebenarnya bisa juga didapat dari bahan makanan lain. Mengapa susu juga perlu difortifikasi? Hal ini karena asupan serta kebutuhan kalsium setiap orang berbedabeda. Seorang perokok misalnya, akan memilih susu yang difortifikasi dengan antioksidan untuk menangkal radikal bebas dari rokok yang dihisapnya. Menurut Prof. Hardinsyah, Ketua Pergizi Pangan Indonesia, fortifikasi bisa bermacam-macam. Tapi biasanya susu ditambah dengan Kalsium, Asam folat, pengurangan lemak dan penggantian gula. Memang, kalsium adalah salah satu mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Jika asupan kalsium makanan rendah, maka tubuh tidak bisa mengambilnya dari cadangan karena tubuh tidak menyimpannya dalam bentuk cadangan. Namun jika asupan kalsium berlebih, tubuh otomatis akan mengeluarkan zat tersebut. Selain susu, sebenarnya sepiring makan siang atau malam dengan lauk

memadai mengandung 500 mg kalsium. Sehingga, jika seseorang makan 3 kali sehari, berarti ia sudah dapat mencukupi kebutuhan harian kalsium yang mencapai 1.000-1.500 mg. Sebuah penelitian di Kanada, yang dirilis oleh cbcnews, menyebutkan sekitar 90% patah tulang pinggul yang dialami oleh 1.126 wanita dan 490 pria ternyata akibat kecelakaan ( jatuh). Jadi bukan karena mereka kekurangan kalsium. Feskanich, penulis penelitian ini, juga mengatakan banyaknya kasus tulang rapuh dan patah tulang bukan karena konsumsi susu yang rendah. Jadi, meskipun kalsium sangat dibutuhkan oleh tubuh, tak berarti seseorang harus harus selalu mengonsumsi susu. Bahkan, untuk beberapa kasus, konsumsi susu justru harus dibatasi. Bagi seseorang memiliki kecenderungan sakit ginjal, misalnya, maka konsumsi susu sebaiknya dibatasi. Untuk penderita penyakit semacam ini, kebutuhan kalsiumnya bisa dipenuhi dari makanan lain. Yang lebih penting lagi, ternyata kepadatan tulang (densitas tulang) berhubungan dengan asupan kalsium dan aktivitas fisik. Maksudnya, aktivitas fisik dan asupan kalsium berperan penting dalam kemadatan tulang. Jadi, jangan terlalu termakan iklanlah.... n

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

Susu dikenal sebagai minuman yang menyehatkan karena kandungan yang ada didalamnya. Berikut beberapa jenis susu yang ada di pasar. • Susu Full cream: Mengandung 4% lemak dan biasanya banyak mengandung vitamin A dan vitamin D. • Susu rendah lemak (low fat). Kandungan lemaknya hanya setengah dari susu full cream. • Susu Skim. Kandungan lemaknya kurang dari 1%. • Susu Evaporasi. yaitu susu yang telah diuapkan sehingga menjadi kental. Mirip dengan susu kental manis, tetapi susu jenis ini rasanya tawar. • Susu Pasteur. Susu yang melalui proses pasteurisasi (dipanaskan) 65° sampai 80° C selama 15 detik untuk membunuh bakteri patogen yang dapat menyebabkan penyakit. • Susu Flavoured. Susu full cream atau low fat yang ditambahkan rasa tertentu untuk variasi. Misalnya susu coklat, strawberry, pisang, dan rasa lainnya. • Susu Calcium Enriched, yaitu susu yang ditambah dengan kandungan kalsium dan kandungan lemaknya telah dikurangi. • Ultra-High Temperature-Treated (UHT). Susu jenis ini adalah susu yang dipanaskan dalam suhu tinggi (140° C) selama 2 detik dan langsung dimasukkan dalam karton kedap udara. Susu ini dapat disimpan untuk waktu yang lama. • Susu Conjugated Linoleic Acid (CLA). Susu ini bermanfaat bagi orang yang ingin merampingkan tubuh.n

43


internasional Industri Penerbangan

Sengitnya Pertarungan Boeing-Airbus

Pemesanan oleh Dubai dilakukan saat ajang dirgantara akbar di negara Teluk itu. Jet 777X yang dipesan adalah jet jarak jauh yang memiliki daya tampung sebanyak 350-400 penumpang dan berharga sekitar US$ 350 juta sampai US$ 377 juta. Boeing tak hanya bersepakat dengan Emirates Airlines, tapi juga Etihad Airways, Qatar Airways, dan Flydubai. Fly Dubai adalah maskapai berharga miring yang didanai Pemerintah Dubai sejak lima tahun lalu. Kenapa mereka memilih Boeing dan bukan Airbus? Boeing mengklaim jenis pesawat tersebut 12% lebih irit dibanding Airbus A350. Selain itu, Jetliner ini adalah pesawat pertama Boeing yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan maskapai wilayah Teluk. Dengan mesin berkekuatan besar dan bersayap ekstra lebar, pesawat ini diyakini mampu melakukan proses lepas landas dengan mudah di tengah gurun yang panas. Emirates memesan 115 pesawat Boeing 777-9X senilai US$ 55,6 miliar,

Boeing dan Airbus mendapat banyak pesanan dari ajang Dubai Airshow. Dua maskapai raksasa ini terus bersaing ketat.

m

inggu siang pekan lalu, menjadi hari yang sangat cerah bagi Boeing. Siang itu, Direktur Utama Boeing Company, James McNerney jauh-jauh datang dari Seattle, AS dan tersenyum bersama Wakil Presiden dan penguasa Dubai, Sheikh Muhammad bin Rashid Maktoum di ajang Dubai Airshow. Mereka resmi meluncurkan Boeing

44

TEKS Indah Winarso foto, ilustrasi riset

777X Jetliner yang akan memperkuat maskapai Emirates Airlines. Dubai mencatat rekor pemesanan kepada Boeing senilai lebih dari US$ 101,5 miliar (sekitar Rp 1.116 triliun). Mereka memesan 225 unit pesawat dan mulai dikirim pada 2020. Ini jauh melampaui angka pesawat yang dipesan oleh Lion Air, Indonesia yang mencapai US$ 21,7 miliar pada 2011 dan disaksikan Presiden AS, Barack Obama.

DUBAI AIRSHOW: Persaingan produsen Eropa dan AS.

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


internasional Industri Penerbangan dengan kapasitas angkut 400 penumpang. Maskapai ini juga memesan 35 Boeing 777-8X, yang berkapasitas 350 penumpang. Etihad Airways juga tak ketinggalan. Maskapai yang berbasis di Abu Dhabi ini memesan 17 Boeing 777-9X serta delapan 777-8X, sedangkan Qatar Airways memborong 50 pesawat jenis Boeing 777-9X senilai US$ 18,9 miliar. Emirates, Etihad, dan Qatar memanfaatkan lokasi geografis di persimpangan Eropa, Asia, dan Afrika untuk menarik penumpang baru. Upaya ini ditujukan untuk menjadikan wilayah Teluk sebagai lokasi transit dominan bagi para penumpang penerbangan, selain upaya untuk menjaga pertumbuhan ekonomi kawasan. Salah satu bagian penting kesepakatan Boeing dengan Emirates dan Etihad adalah kongsi dagang dengan Mubadala, konglomerasi milik Pemerintah Abu Dhabi yang bertugas menciptakan industri, diversifikasi ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja bagi warga negaranya. Kongsi tersebut menghasilkan material komposit canggih bagi pesawat jet di Uni Emirat Arab.

Perolehan order Boeing di even itu jauh lebih besar dibanding yang diraih rivalnya asal Eropa, Airbus. Terus Berlangsung Perolehan order Boeing di even itu jauh lebih besar dibanding yang diraih rivalnya asal Eropa, Airbus. Total order yang dibukukan Airbus pada pameran kedirgantaraan di Dubai itu hanya US$ 40 miliar, atau dua kali dari nilai yang dibukukan pada Paris Air Show yang digelar pertengahan tahun ini. Ini menandakan persaingan antara Boeing dengan Airbus masih terus berlangsung. Persaingan sengit dua pab­ rikan global ini dimulai sejak dekade 1970-an. Saat itu Airbus mencoba menyaingi Boeing melalui teknologi. Sebagai contoh, Airbus A300 menggunakan banyak material komposit di pesawat.

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

Mereka juga melakukan otomatisasi fungsi dari mesin dan menjadikannya pesawat jet komersil besar itu bisa dioperasikan hanya dengan dua kru. Pada dekade 1980-an Airbus menjadi perintis pada pengenalan kendali ‘’Fly-by-wire’’ digital pada Airbus A320. Tak mau kalah, Boeing juga melakukan hal yang sama. Boeing 787 Dreamliner adalah pesawat penumpang besar pertama yang dibuat dengan menggunakan material komposit dalam struktur badan pesawatnya. Persaingan antara Airbus dan Boeing dilanjutkan pada era 1990-an. Airbus mulai membangun konsorsium Eropa (Perancis, Spanyol, Inggris, Jerman), sementara Boeing dari AS mengambilalih mantan saingannya, McDonnell Douglas saat perusahaan ini tidak lagi beroperasi dan bergabung dengan Boeing pada 1997. Pabrikan lainnya, seperti Lockheed Martin dan Convair di AS, juga British Aerospace, Dornier dan Fokker di Eropa, telah menarik diri dari pasar penerbangan sipil karena masalah ekonomi dan penjualan yang terus menurun. Perubahan politik yang terjadi di Asia dan Soviet, membuat iklim bisnis pesawat kurang baik, sehingga persaingan antara Boeing dan Airbus kian tajam. Afiliasi politik negara-negara pemiliknya juga dimanfaatkan oleh dua pabrikan ini. Mereka mencoba memanfaatkan, melalui kontrak tambahan untuk produksi dari komponen pesawat atau perakitan di beberapa negara yang penting dan strategis untuk mendapat keuntungan yang kompetitif. Contohnya, Boeing membina hubungan jangka panjang bersama pemasok dari Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries untuk membuat beberapa mesin pesawat mereka. Airbus pun begitu. Memanfaatkan konsorsium perusahaan-perusahaan Eropa, Airbus memang memiliki kesempatan lebih kecil dalam meng-outsource beberapa bagian signifikan di luar pabrik mereka di Eropa. Namun di tahun 2009 Airbus telah membuka sebuah pabrik perakitan di Tianjin, RRC untuk produksi jet seri A320. Dalam 10 tahun terakhir (2003– 2012), Airbus telah menerima total 7.714 pesanan pesawat dan mengirim 4.503 pesawat, sedangkan Boeing menerima 7.312 pesanan dan mengirim 4.091 pesawat. Dan, persaingan masih terus berlangsung. n

45


internasional media cetak

Forbes akan menjual sebagian besar sahamnya, di tengah guncangan hebat industri media cetak Amerika Serikat. TEKS indah winarso foto riset

Siapa Mau Beli Forbes? m

enjelang musim dingin, kabar hangat datang dari gedung majalah Forbes di Fifth Avenue, New York City, Amerika Serikat (AS). Pengumuman itu berbunyi bahwa manajemen majalah itu akan menjajaki kemungkinan penjualan saham. Hitung-hitungannya akan dituntaskan oleh Deutsche Bank. Memo itu ditandatangani oleh Direktur Eksekutif Forbes Media, Mike Perlis kepada para karyawannya. “Frekuensi dan seriusnya penawaran ini, membawa kami pada keputusan tersebut,” tulis Perlis di memo itu. Kabar hangat itu langsung disamber oleh para penawar potensial untuk membeli saham majalah dwi mingguan beroplah 900 ribu eksemplar di seluruh dunia itu. Salah satu peminatnya adalah majalah Time.

46

Beberapa pengamat terkejut dengan rencana penjualan ini karena selama ini mereka menganggap Forbes adalah perusahaan yang cukup stabil karena sangat berpengalaman mengelola media. Beberapa halamannya malah ditulis untuk ‘dijual’ kepada klien dan laris manis. Ulasan Forbes diakui sangat berpengaruh bagi pihak yang ditulis untuk mendongkrak popularitas mereka. Di Asia dan Timur Tengah, misalnya. Ulasan majalah ini jadi acuan perusahaan mana saja yang kuat secara infrastruktur dan CEO mana saja yang dianggap baik. Secara rutin mereka juga membuat penelitian bagi para miliarder di beberapa kawasan dunia. Peringkat ini amat berpengaruh dan selalu ditunggu pembacanya. Sebenarnya penjualan saham ini bukan pertama kali bagi media yang dirintis keluarga Forbes. Pada 2006, saham

minoritas Forbes sudah dijual ke Elevation Partners, sebuah investor dimana penyanyi U2, Bono bergabung sejak 2004. Elevation memang rajin berekspansi. Pada tahun 2010 mereka menggandakan investasinya di situs jejaring sosial, Facebook. Bono melalui perusahaan mitra investasi ini menggelontorkan dana segar sekitar US$ 120 juta sehingga total investasi di Facebook mencapai sekitar US$ 210 juta. Wall Street Journal menulis, kewajiban pembayaran US$ 264 juta untuk Elevation merupakan alasan Forbes mencari pembeli sahamnya. Mereka mengharapkan penjualan saham ini memberi pemasukan tambahan antara US$ 400 juta hingga US$ 500 juta. Rencana penjualan saham itu menjadi perhatian karena Forbes akhirnya tercatat sebagai media ketiga yang menjual saham. Pertama adalah majalah mingguan legendaris Newsweek yang menghentikan edisi cetak dan beralih ke online. Kedua, The Washington Post yang Agustus lalu menjual sebagian besar sahamnya ke bos Amazon.com, Jeff Bezos. Sang bos Amazon ini dianggap piawai mengelola media digital. Koran legendaris ini melambung karena dua wartawannya, yakni Bob Woodward dan Carl Bernstein yang membongkar skandal Watergate sehingga membuat Presiden Richard Nixon turun dari jabatan pada tahun 1974.

Habis-habisan Forbes sebenarnya berada dalam performance terbaiknya. Selain masih menjual edisi cetaknya, sejak 10 tahun lalu mereka sudah menggarap digitalisasi medianya. “Kami bekerja dengan baik dan penjualan digital telah mencapai 25%,” kata Perlis. Forbes dikenal sebagai majalah bisnis yang secara rutin melansir daftar

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


internasional media cetak kekayaan para pelaku bisnis, termasuk juga daftar orang Amerika terkaya (Forbes 400) dan peringkat perusahaan top dunia (Forbes Global 2000). Karena majalah ini juga terbit di beberapa kawasan seperti Asia, Eropa, Timur Tengah dan Amerika Latin, maka dia juga menerbitkan daftar orang kaya kawasan itu diimbangi ulasan perkembangan turun naiknya kekayaan seseorang dari tahun ke tahun. Forbes juga menulis masalah-masalah teknologi, komunikasi, ilmu pe­ ngetahuan, dan hukum. Pesaing utama mereka adalah Fortune dan Bloomberg serta Businessweek. Majalah yang awalnya hanya menulis keuangan, industri dan topik pemasaran, didirikan oleh kolumnis keuang­ an BC. Forbes di tahun 1917 bersama Walter Drey, seorang manajer dari majalah Wall Street. Forbes memegang lini

Sejak 1993 hingga kini Pemimpin Redaksi Forbes dipegang oleh Steve Forbes dan CEO dijabat Mike Parlis. Di bawah kendali dua orang ini, Forbes dicetak dalam 15 edisi berbeda di seluruh dunia. redaksi, sedangkan Drey memegang lini bisnis. Moto majalah ini adalah ‘The Capitalist Tool’ dan sepenuhnya menjadi perusahaan milik keluarga Forbes. Sejak kematian ayahnya, putra sulung Forbes, yakni Bruce Charles Forbes, mengambil alih perusahaan pada 1954 dan merampingkan operasional serta mengembangkan pemasaran. Selama masa jabatannya sampai 1964 , sirkulasi majalah ini naik dua kali lipat. Forbes mulai terkenal ketika tampuk pimpinan dipegang putra kedua Forbes, Malcolm Forbes. Selain dianggap kuat secara bisnis, Malcom juga memperkuat media ini di bidang konten karena sering jadi acuan banyak pihak untuk artikelnya. Ulasan mereka juga sering masuk menjadi nominasi National Award, AS. Forbes pun sudah dicetak di Indonesia. Pertama kali diterbitkan di Indonesia oleh PT Wahana Mediatama pada 2010.

STEVE FORBES

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

kantor forbes: Mulai kedodoran.

Sejak 1993 hingga kini Pemimpin Redaksi Forbes dipegang oleh Steve Forbes dan CEO dijabat Mike Parlis. Di bawah kendali dua orang ini, Forbes dicetak dalam 15 edisi berbeda di seluruh dunia. Para redakturnya kerap mengisi acara khusus bisnis yang mereka namai TV Forbes di Fox TV selain punya acara khusus di radio. Steve Forbes pernah dua kali mencalonkan diri menjadi presiden AS dari Partai Republik pada 1990 dan 2000, tapi gagal. Belakangan, keuangan Forbes mulai kedodoran seiring migrasi iklan-iklan dari cetak ke media online. Tahun 2010, kantor pusatnya di New York City, dijual kepada New York University. Kini, mereka menempati lantai bawah gedung itu dengan cara menyewa. Sebelumnya, keluarga Forbes juga sudah menjual koleksinya, yakni Faverge, karya seni jaman Victoria. Asetnya yang lain berupa lahan real-estate seluas 171.400 hektar di Colorado dijual dengan harga US$ 175 juta. Kini mereka akan melepas 40% saham lagi untuk mengisi kantongkantong­nya yang mengempis. Siapa berminat? n Chua Sock Koong.

47


internasional Swiss

Negeri dengan Belasan Referendum Swiss selalu menomorsatukan kepentingan dan hati rakyatnya. Inilah yang membuat kedudukan pemerintah sangat stabil TEKS INDAH WINARSO foto riset

s

wiss benar-benar memberi gambaran negara ideal bagi dunia. Sebagai negara federal, demokrasinya bersifat langsung. Banyak hal besar dan kecil dipersoalkan oleh

48

pada Minggu, 24 November. Rakyat diminta untuk menyetujui atau menolak kesenjangan gaji yang terjadi di Swiss. Referendum muncul karena rakyat menemukan fakta bahwa gaji seorang eksekutif selama sebulan, jumlahnya ternyata bisa mencapai ribuan kali gaji seorang petugas kebersihan. Karena itu, referendum ini memiliki jargon ‘1:12 enough!’ untuk menggambarkan kesenjangan antara gaji terendah dan tertinggi di Swiss. Jargon itu artinya, perbandingan gaji eksekutif dan staf terendah sebaiknya tak melebihi 1:12. Ditilik dari sejarah, pada tahun 1984, gaji rata-rata para eksekutif di Swiss enam kali lebih tinggi dari gaji karyawan teren-

rakyatnya karena negara ini adalah negara federal yang dianggap paling demokratis. Apa ukurannya? Negara kecil yang makmur ini tengah menyiapkan sebuah referendum yang akan diadakan

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


internasional swiss dah. Rasio ini naik menjadi 13 kali lipat pada 1998 dan melonjak menjadi 43 kali lipat pada tahun 2011. Saat ini, gaji eksekutif perusahaan susu Nestle di Swiss mencapai 73 kali lipat gaji karyawan terendah. Yang lebih fantastis adalah gaji pejabat tertinggi di Norvartis yang baru bisa dicapai oleh karyawan gaji terendah jika terus bekerja selama 266 tahun. Gaji eksekutif utama perusahaan layanan jasa keuangan Credit Suisse, Brady Dougan pada 2010 mencapai 1.812 kali dari gaji karyawan terendah. Fantastis.

Rakyat Marah Sebenarnya usulan referendum ini diajukan kelompok pemuda sosialis (sayap kiri) sejak dua tahun lalu dan mendapat dukungan dari 100 ribu warga Swiss sehingga bergulir menjadi isu yang besar. Jika referendum berhasil, akan turut menentukan pemilu pemerintahan distrik. “Swiss negara kaya tapi kekayaannya didistribusikan dengan tidak adil, “ kata David Roth, ketua pemuda Partai Sosialis Swiss yang mengumpulkan tandatang­an-tandatangan itu. Roth memberi ilustrasi bahwa penghasilan seorang manajer di Swiss bisa mencapai ratusan juta euro tapi lebih dari 300 ribu orang Swiss, bekerja dengan upah sangat rendah. Menurutnya itu sangat tidak layak bagi negara dengan tingkat ekonomi dan penggangguran rendah, seperti Swiss. Apalagi dunia masih menganggap negara itu sebagai negara kaya di Eropa. Sebenarnya, referendum ini dipicu dari pemberitaan tentang bonus Daniel Vasella sebesar US$ 79 juta dolar AS (Rp 918 miliar), saat mundur sebagai pimpinan raksasa farmasi Swiss, Novartis, Februari lalu. Bonus yang sangat banyak itu, membuat banyak orang Swiss marah. Karena itu, meski rakyat banyak yang marah dan mendukung referendum, tapi menurut jajak pendapat banyak eksekutif yang diam-diam menentangnya. Menurut jajak pendapat, hanya 36% responden mendukung referendum ini, 54% menentang, dan 10 % masih ragu-ragu. Berdasarkan studi sebuah universitas di Zurich, ribuan perusahaan multinasional akan terganggu dengan referendum ini. Namun langkah referendum ini harus dilakukan oleh anggota DPR Swiss karena jika disepelekan, mereka bisa kehilangan pemilih. Para CEO korporasi merasakan suhu politik Swiss makin panas karena kasus itu. Sebagian be-

Suara setuju dari rakyat mutlak penting dalam pembuatan suatu aturan atau undangundang yang mengikat. Tak heran jika negara ini sering dijuluki sebagai negara referendum. sar di antara mereka pasrah jika terjadi pembatasan gaji dan bonus. Beberapa malah menyatakan siap jika harus meninggalkan Swiss jika gagal meraih gaji yang supertinggi.

Rakyat Sebagai Pengawas Swiss adalah republik federasi berpenduduk sekitar 41 juta jiwa dan terdiri dari 26 negara bagian yang dinamakan ’canton’. Terletak di Eropa dan berbatasan langsung dengan Jerman, Perancis, Austria, Italia dengan wilayah terbesarnya adalah pegunungan Alpen yang indah. Selain sektor pariwisata, Swiss memiliki pasar ekonomi modern yang stabil, dengan nominal perkapita (GDP) lebih tinggi dibanding ekonomi negara-negara lain di kawasan Eropa. Dalam Global Competitiveness Report yang dikeluarkan The World Economic Forum, mereka memberi peringkat ekonomi Swiss sebagai yang paling kompetitif di dunia. Usai resesi ekonomi, Swiss di-

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

nyatakan sebagai negara kaya di Eropa yang layak diperhitungkan. Swiss adalah rumah bagi beberapa perusahaan multinasional besar seperti Nestle, UBS AG, Zurich Financial Services, Credit Suisse, Novartis, ABB dan The Swatch Group. Swiss adalah negara papan atas di bidang ekonomi. Yang unik dari Swiss adalah penganut sistem referendum yang merupakan variasi dari sistem pemerintahan parlementer dan presidensial. Legislatif Swiss sepenuhnya di bawah pengawasan rakyat yang memilih mereka. Sehingga, jika ada sesuatu yang tidak berkenan di hati rakyat, maka sekuat tenaga mereka akan mengupayakan referendum. Suara setuju dari rakyat mutlak penting dalam pembuatan suatu aturan atau undang-undang yang mengikat. Tak heran jika negara ini sering dijuluki sebagai negara referendum. Pada tahun ini tercatat delapan referendum yang digelar oleh DPR Swiss. Tiga referendum pertama dilakukan pada tanggal 3 Maret 2013. Referendum itu berisi; dukungan rakyat atas kebijakan pemerintah federal soal keluarga, amandemen undang-undang federal dan perencanaan tata ruang. Seringnya referendum diadakan membuat Swiss punya pengalaman yang baik untuk selalu menomorsatukan kepentingan dan hati rakyatnya. Keuntungan lain adalah kedudukan pemerintah menjadi sangat stabil. Nah, Anda mau ke Swiss? n

49


profil

Terry Gou

Raja Elektronika dari Membangun usaha dengan uang pinjaman, kini Terry sukses menjadi pengusaha elektronika terkemuka di dunia. Tak lama lagi, ia akan berekspansi ke Indonesia. TEKS Sri Wulandari ilustrasi rangga Diyarto

S

iapakah pengusaha sukses di Taiwan? Pasti semua telunjuk akan mengarah kepada Terry Gou. Sosok orang yang kerap masuk Majalah Forbes saban tahun itu memang dikenal sebagai pengusaha yang tangguh dan tiada tandingannya. Dia adalah pemilik perusahaan manufaktur di Taiwan, yang bergerak di bidang elektronik melalui bendera Foxconn Technology Group. Salah satu produk yang digarap oleh pengusaha dengan jumlah kekayaan mencapai lebih dari US$ 5,9 miliar ini adalah komponen elektronik untuk Apple, Sony, Microsoft, Dell, HP, Motorola, Amazon, Nintendo, Intel, Cisco, Nokia dan banyak merek terkenal lainnya. Lahir pada 8 Oktober 1950 di Taiwan, Terry sesungguhnya bukan asli Taiwan. Orang tuanya yang seorang polisi memutuskan hijrah dari Provinsi Shanxi, di daerah Cina daratan, ke Taiwan. Terry lahir dalam kondisi kehidupan yang memprihatinkan. Tak heran, bila sejak kecil dia sudah ditempa oleh kedua orangtua untuk bekerja keras dan menerapkan disiplin yang tinggi. Sebagai anak sulung, Terry selalu dijadikan suri tauladan bagi kedua adik lelakinya: Tai-Chiang Gou dan Tai-Cheng Gou. Karena itu, Terry menerapkan hidup dengan belajar serius, baik saat duduk sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Begitu lulus kuliah, dia tak lantas mendapat pekerjaan yang baik. Dia

50

menjadi buruh di pabrik karet. Bosan karena tak ada kemajuan, Terry pindah bekerja di bengkel ban. Sesudahnya, dia tercatat sebagai karyawan di sebuah perusahaan tanaman obat-obatan. Hingga suatu ketika, pada tahun 1974, Terry nekat meminjam uang ibunya sebesar US$ 7.500. Dengan uang itu dia mendirikan Foxconn, pabrik plastik yang digunakan untuk televisi. “Saat itu saya hanya punya sepuluh karyawan dengan pabrik yang sangat kecil,” kenangnya. Terry yakin, pabriknya akan berkembang. Dan, kenyakinannya terbukti. Karena, memasuki periode 1980-an, saat komputer menjadi fenomenal, Terry beralih memproduksi konektor untuk PC. Permintaan pasar cukup pesat. Hingga membuat Terry membangun Longhua Sains & Teknologi Park di Shenzen, Cina pada 1988. Di pabrik barunya ini ada sekitar 270.000 pekerja. Longhua Sains & Teknologi Park-lah yang menghantarkan kesuksesan Terry. Di pabrik ini pula semua manufaktur elektronik dikembangkan. Kini, Terry

memiliki 40 pabrik Foxconn yang tersebar di seluruh dunia, dengan kantor pusat di Taiwan. Dari pabrik ini, Foxconn menjadi pemasok terbesar di dunia perangkat elektronik dan memiliki fasilitas serta laboratorium di Cina, Amerika Serikat, Jepang, Republik Ceko, Hungaria, Meksiko, Brasil, India dan Vietnam.

Digantikan Robot Dalam waktu dekat Foxconn akan mendirikan pabrik di Indonesia dengan menggandeng Agung Sedayu Group untuk memproduksi ponsel. Terry sangat optimistis, awal 2014 Foxconn sudah bisa membangun pabrik. Rencana investasi bertahap hingga US$ 5 miliar. Diakui Terry, proses investasi di Indonesia agak lambat karena harus mempersiapkan banyak hal. “Setelah ini saya akan ke Jakarta. Kami sudah berkomitmen investasi di Indonesia,” tegas Terry. Terry mengaku, Faxconn merupakan perusahaan terbesar yang memproduksi komponen elektronika untuk dipasarkan di seluruh dunia. Sejumlah merek barang elektronika terkenal di dunia mendapatkan pasokan komponen dari Foxconn. Bahkan, sejak tahun 2003, Foxconn juga mulai memproduksi motherboard untuk PC dan saat ini memiliki omzet lebih dari US$ 40 miliar. Saat itu, Intel sedang mengembangkan chipset, lalu menggandeng Foxconn menjadi mitra bisnisnya dalam mengembangkan motherboard. Sukses

Itu sangat tidak mudah, karena kami memiliki pekerjaan yang sulit dari sisi manufaktur. Tanpa komunikasi yang baik, maka kami tidak akan bisa menanganinya (pekerjaan). inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


profil

i Taiwan bermitra dengan Intel, Foxconn mulai dipakai oleh vendor dan perusahaan penyedia elektronik lainnya. Apel mempercayakan bahan material produknya dibuat oleh Foxconn. Apple saat ini berkontribusi sebesar 40 persen dari pendapatan tahunan Foxconn. Pada tahun 2012, Sharp Corporation --perusahaan multinasioanl dari Jepang yang terkenal dengan produk display-nya-- mulai memakai Foxconn sebagai pengembang manufaktur produknya. “Merek seperti TV LCD Sharp 50% diproduksi oleh Foxconn,” kata Terry. Lalu bagaimana dia mengendalikan perusahaannya? Terry mengaku tidak mudah mengendalikan sebuah perusahaan dengan jumlah tenaga kerja mencapai 1,4 juta yang tersebar di banyak negara. “Itu sangat tidak mudah, karena kami memiliki pekerjaan yang sulit dari sisi manufaktur. Tanpa komunikasi yang baik, maka kami tidak akan bisa menangani (pekerjaan),” ujar Terry. Cerita sukses yang diraih Terry tak selamanya mulus. Pada 2011, dia sempat dihantam kabar tak sedap. Konon, beberapa pegawainya memilih bunuh diri karena tidak kuat dengan tekanan kerja yang berat dan upah yang rendah di perusahaan Terry. Mereka memilih lompat dari gedung Faxconn untuk mengakhiri hidupnya. Pasca peristiwa itu Foxconn memang menaikkan dua kali lipat gaji karyawannya. Hanya saja, karena tak ingin bermasalah dengan tenaga manusia, Foxconn akhirnya memproduksi 20.000 robot pekerja dan jumlah tersebut bakal terus meningkat. “Ke depannya kami akan menambah lagi satu juta robot pekerja,” ujar Terry. n

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

«Saat itu saya hanya punya sepuluh karyawan dengan pabrik yang sangat kecil»

51


hukum Kolektibilitas Kredit

Masuk Blacklist, Bud

Bank Indonesia

Gara-gara namanya masuk dalam blacklist, Budiman menggugat BI dan Stanchart. TEKS Sri wulandari Foto wirasatria

B

ukan main marahnya Budiman. Pengusaha mekanik elektrikal ini namanya masuk dalam daftar kredit bermasalah atau blacklist yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI). Padahal setahunya, ia taat membayar tagihan yang diminta Standard Chartered Bank (Stanchart) meski pernah terlambat. Budiman pun menghubungi Stan-

52

chart menanyakan mengapa BI bisa mem-blacklist-nya. Dari bank asing ini, Budiman mendapat jawaban bahwa kartu kreditnya jenis Visa Bisnis Platinum No. Kartu Kredit 4934970580251210 sudah lunas dan ditutup. Stanchart kemudian mengirim surat ke BI pada 8 Agustus 2011 berisi laporan kredit miliknya. Stanchart juga meminta maaf pada BI atas kekeliruan terkait Budiman dan mengatakan niatnya

melaporkan status pinjaman terkini ke BI agar statusnya diubah menjadi baik, sehingga tidak bermasalah apalagi macet pada bulan berikutnya. Seharusnya persoalan selesai. Namun, pada kenyataannya status blacklist dalam Sistem Informasi Debitur (SDI) BI tersebut tetap melekat pada Budiman. Warga Jalan Pabuaran Tumpeng No.8, RT.003/001, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang ini, tentu saja tak terima. Dia pun melayangkan gugatan terhadap Stanchart dan BI. Budiman menuntut ganti rugi sebesar Rp 23 miliar. Sidang perkara tersebut bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kuasa hukum Budiman, RM Pahlevi mengatakan, pada 23 Agustus 2011 Budi-

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


hukum Kolektibilitas Kredit

diman Menggugat man telah mendatangi BI dengan tujuan menanyakan status blacklist yang terdapat dalam SDI. Blacklist tersebut diajukan oleh Stanchart kepada BI. Budiman memperoleh informa­si bah­ wa Debitur Identifikasi Number (DIN) dengan nomor 0666406172720000477 adalah atas nama “Budiman” dengan dua alamat. Selain beralamat di Tangerang, disebutkan Budiman juga beralamat di Jl.Bangka IXB No.33 RT.010/RW.12 Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Selain ke BI, Budiman pada tanggal yang sama juga melakukan pengecekan ke Stanchart. Apa yang dilakukan kedua bank ini, menurut Budiman, sangat merugikan dirinya karena menempatkan posisinya dalam status blacklist. Menurut Budiman, dirinya bukan termasuk dalam daftar debitur dengan status kredit yang bermasalah dan macet. Akibat status tersebut, Budiman tidak dapat memeroleh pinjaman dari perbankan lainnya. Padahal, pinjaman tersebut sangat dibutuhkan untuk memutar roda usahanya. “Yang terjadi sekarang, Budimana hanya bisa membayar cicilannya saja,” kata Pahlevi. Dalam persidangan upaya damai dengan difasilitasi hakim sempat dilakukan. Tetapi upaya damai tersebut gagal, akibatnya sidang terus dilanjutkan hingga sampai putusan. BI sendiri tak pernah menghadirkan kuasa hukum di persidangan. Akibatnya hakim masih menunggu jawab BI selaku tergugat II yang dibacakan di muka persidangan. Kuasa hukum Stanchart, Donny Rustriyandi Dasuki mengatakan dalil-dalil yang dikemukakan Budiman sangat tidak benar. Bahkan, terkesan mengadaada dan sudah merupakan tugas tergugat I untuk selalu memberi pelayanan dengan ramah kepada para pelanggan dan informasi yang disampaikan adalah informasi yang akurat.

Jawaban BI Lalu apa jawab BI? Dalam jawa­ba­ n tertulisnya, BI mengatakan bahwa mereka merujuk pada DIN 066406171743000123

Standard Chartered Bank

berdasarkan laporan Stanchart. Kondisi transaksi Budiman tertulis lancar. Difi A. Johansyah, Direktur Eksekutif Hubungan Masyarakat BI menyebut setiap hari BI kebanjiran permintaan masyarakat yang minta agar namanya dihapuskan dari daftar backlist. Dalam sehari ada 50 orang yang meminta agar namanya dibersihkan. Tetapi, BI tidak begitu saja menuruti permintaan nasabah. BI perlu mengon­ firmasikan kepada bank yang bersangkutan. Apabila, jawabannya tidak bermasalah, maka nama nasabah akan dibersihkan. Jika ternyata masih ada masalah, BI pun menyarankan agar persoalan diselesaikan dahulu dengan bank yang bersangkutan. Sekadar informasi, orang yang menerima kredit dalam bentuk apapun, secara otomotis terdaftar pada kolektibilitas BI dan tercantum dalam Informasi Debitur Individual (IDI). Dari sinilah terekam jejak pelunasan kredit dan diurut secara ranking. Ranking pertama, yaitu

yang selalu melunasi pembayaran secara tepat waktu. Ranking kelima berisi daftar nama-nama orang yang melakukan penunggakan pembayaran hingga lebih dari 270 hari. Ranking kelima inilah yang disebut daftar blacklist. Data ini selalu dijadikan referensi berbagai bank untuk mengetahui track record pinjaman calon nasabahnya. Pihak bank atau lembaga pemberi pinjaman dapat mengakses IDI. Bila ingin tahu status Anda, bisa datang ke gerai info BI dan meminta formulir permohonan IDI dengan membawa KTP asli dan tidak bisa diwakilkan. Bila namanya tercantum dalam blacklist, BI memberikan tenggat waktu hingga enam bulan untuk melunasi semua tunggakan yang ada. Jika sudah dilunasi, maka BI akan menaikkan peringkat peminjam ke posisi yang lebih baik. Jika peminjam menemukan ketidakcocokkan data di IDI, ia bisa juga mengajukan keluhan langsung ke BI untuk segera dikoreksi. n

«Yang terjadi sekarang, Budimana hanya bisa membayar cicilannya saja»

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

RM Pahlevi Kuasa hukum

53


hukum UU Keuangan Negara

Uji Materi Audit BUMN Forum BUMN mengajukan uji materi UU Keuangan ke Mahkamah Konstitusi (MK). TEKS Sri Wulandari Foto riset

Kementerian BUMN: Ada kepentingan negara.

K

abar tak sedap muncul dari tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bukan menyangkut kinerja maupun keuangannya, melainkan gugatan yang dilancarkan Forum BUMN, Biro Hukum Kementerian BUMN, dan Pusat Pengkajian Masalah Strategis Universitas Indonesia ke Mahkamah Konstitusi. Forum BUMN ini mengajukan uji materi (judical review) UU Keuangan Negara pasal 2 huruf g dan huruf i UU Keuangan Negara dan Pasal 6 ayat (1), Pasal 9 ayat (1) huruf b, Pasal 10 ayat (1) dan ayat (3) huruf b, dan

54

Pasal 11 huruf a UU BPK. Pada kausal permohonannya, Forum BUMN dkk menggugat ruang lingkup keuangan negara sepanjang frasa “termasuk kekayaan yang dipisahkan pada perusahaan negara/perusahaan daerah (Pasal 2 huruf g)” dan “Kekayaan pihak lain yang diperoleh menggunakan fasilitas yang diberikan pemerintah” (Pasal 2 huruf i). Forum BUMN dkk menilai, pasal tersebut diskriminatif dan bertentangan dengan Pasal 28D ayat (1) UUD 1945, karena BUMN sebagai entitas bisnis diperlakukan berbeda dengan sektor swasta.

Padahal, dalam praktiknya, regulasi untuk BUMN  lebih ketat dibandingkan sektor swasta. Sementara di sisi lain, BUMN juga dituntut menghasilkan laba yang besar. Hingga saat ini, jumlah BUMN tercatat sebanyak 141 perusahaan dengan total aset senilai Rp 3.500 triliun. Nah, judicial review itu diajukan bertujuan untuk menghindarkan keuangan dan kinerja BUMN dari wewenang audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Karuan saja, permohonan tersebut membuat sejumlah lembaga angkat bicara. Koalisi untuk Akuntabilitas Keuangan Negara (KUAK) yang terdiri dari Indonesia Budget Center (IBC), LIMA, Indonesia Corruption Watch (ICW), TePI dan LSM lainnya sangat mengkhawatirkan permohonan tersebut. Betapa tidak, jika sampai BUMN dipisahkan dari keuangan negara, bisa jadi BUMN dijadikan sebagai sapi perah untuk menggalang dana politik pemilu 2014. Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR sampai mendesak MK agar menolak judical review tersebut. “Kalau wewenang pengawasan BPK dilepas, implikasinya panjang. Kita minta MK benar-benar berpikir soal ini,” tegas anggota BAKN DPR, Eva Kusuma Sundari. Peneliti IBC Apung Widadi menyebutkan bawah pengujian perkara di MK sebetulnya memang sah sesuai dengan konstitusi. Tetapi, harus dilihat sisi substansinya, karena sangat mengkhawatirkan jika gugatan tersebut dikabulkan oleh MK. Negara bisa kehilangan aset dari BUMN. “Jika pengujian tersebut dikabulkan maka secara otomatis aset BUMN baik yang diperoleh dari suntikan negara melalui penanaman modal negara setiap tahun maupun dari keuntungan bisnis akan beralih kepada pihak yang dikelola di luar keuangan negara,” jelas Apung. Donald Fariz, dari ICW menduga pengajuan uji materi ini berasal dari pemerintah, yaitu dari Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan. Dia pun mengingatkan agar MK lebih cermat sebelum memutus uji materi itu. Sebab, katanya, ada kepentingan negara yang lebih besar ketimbang kepentingan sekelompok kalangan yang bakal mendapat untung dari uji materi ini. Toh, kekhawatiran semua pihak itu masih menggantung. Pasalnya, MK sendiri belum memutuskannya. Itu artinya, semua pihak harap bersabar. n

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


hukum Sengketa Merek

Berebut Bodycology Advanced Beauty dan Sherly Nyolanda berselisih di pengadilan karena merek Bodycology. TEKS Sri Wulandari Foto riset

A

dvanced Beauty System Inc, perusahaan pembuat produk kesehatan dan kecantikan asal Dallas, Amerika Serikat, jengkel. Advanced menuding merek dagangannya dipakai oleh Sherly Nyolanda, pengusaha Indonesia. Kejengkelan ini kemudian ditumpahkan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Dalam berkas gugatannya, Advanced, mengklaim sebagai pemilik merek Bodycology. Pihaknya telah mendaftarkan merek tersebut di negaranya, di Amerika Serikat sejak 22 September 1992. Bahkan, merek ini juga telah terdaftar di negara-negara Uni Eropa (UE), seperti Spanyol, Inggris, Prancis, Belanda, Denmark, Italia, Rumania, dan Cekoslovakia. Di Indonesia, Advanced juga sudah mengajukan permohonan pendaftaran ke Direktorat Merek Direktorat

Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM. Merek tersebut diajukan pada 16 April 2011 dan mendapat nomor agenda D002011013471 di kelas barang 03, yakni untuk kelas barang yang melindungi produk-produk perawatan rambut, seperti pelembab, pelembut rambut, perekat untuk rambut palsu, losion, minyak wangi, dan sabun mandi. Tapi, alangkah kagetnya Advanced. Sebab ketika dilihat, ada pendaftar lain yang menggunakan merek yang sama. Pendaftar itu tak lain adalah Sherly Nyolanda, yang pada 17 Januari 2011, mendaftarkan merek Bodycology ke HAKI. Langkah hukum untuk membatalkan merek Sherly pun ditempuh. Gugatan ini merujuk ke Pasal 68 ayat (2) UU Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek. Advanced menuduh Sherly beriktikad tidak baik

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

dengan menyamai merek miliknya yang sudah kondang di mancanegara. Tentu saja Sherly menolak tuduhan itu. Dalam berkas jawabannya, Sherly bilang Advanced tidak memiliki kapasitas mengajukan gugatan pembatalan merek. Karena merek yang digugat tidak terdaftar di Indonesia. Gugatan pembatalan merek yang diajukan Advanced adalah gugatan yang prematur, karena pendaftaran merek yang diajukan Advanced ditolak HAKI. Menurut Sherly, Advanced seharusnya mengajukan keberatan terlebih dahulu ke Komisi Banding Merek, bukan langsung melayangkan gugatan pembatalan. Hal ini mengacu pada Pasal 20 Ayat 3, Pasal 29 Ayat 1, Pasal 30 Ayat 1, dan Pasal 31 Ayat 1 UU Merek. Sherly juga menambahkan bahwa Bodycology milik Advanced bukan merek terkenal. Pendaftaran di AS dan Uni Eropa bukan serta merta membuat suatu merek menjadi tenar. Sedangkan merek milik Sherly yang terdaftar di HAKI telah melalui proses pemeriksaan substantif oleh Ditjen HAKI. Jadi, merek yang terdaftar ini telah sesuai dengan UU Merek. n

55


keuangan Pilihan investasi

Mencari Bungker Untuk Rupiah Deposito menarik, obligasi juga lumayan. Sementara saham dan reksa dana sulit diduga. Bagaimana dengan emas? TEKS bastaman foto riset

INVESTASI DOLAR: Tahun ke depan berpeluang menguat 4,8%.

s

atu poin demi satu poin, setiap hari dolar terus menguat terhadap rupiah. Tidak begitu terasa, memang. Tapi, jika dibandingkan dengan kurs tengah di awal tahun, sampai saat ini dolar telah menguat sekitar 1.813 poin terhadap rupiah. Jadi, dalam waktu hampir 11 bulan dolar telah menguat 19%. Keuntungan yang diterima pemilik deposito

56

valas lebih besar lagi karena ia masih menikmati bunga. Tapi, bagi karyawan atau pengusaha yang penghasilannya dalam rupiah, menguatnya nilai tukar dolar berarti malapetaka. Apalagi jika mereka ingin membeli produk yang kandungan impornya masih cukup tinggi. Para pemegang rupiah bakal semakin terpukul jika The Fed benar-benar memangkas stimulus (Quantitative Easing III), Februari 2014.

Kalau begitu, apa yang harus dilakukan agar rupiah hasil jerih payah itu tetap aman? Ada beberapa alternatif yang mungkin cocok untuk dipakai sebagai bungker. Salah satunya adalah menukarkan rupiah ke mata uang asing yang diperkirakan bakal menguat. Dolar, contohnya. “Saya perkirakan tahun depan rupiah masih akan bertengger di atas level Rp 11.000,� ujar David Samual, ekonom BCA. Suara senada dikemukakan Zulfirman Basir, analis pasar uang dari Monex Investindo Future. Ia memperkirakan, sepanjang Maret-Juli 2014, rupiah akan bergerak di level Rp 12.000 per dolar. Jika saat ini kurs rupiah Rp 11.450 per dolar, berarti setengah tahun ke depan dolar berpeluang menguat 4,8%. “Tapi jika pemilu memuaskan investor, maka rupiah akan bergerak di level Rp 11.000,� katanya. Selain berpeluang menikmati selisih kurs, pemilik dana juga bisa menikmati bunga jika dananya disimpan di deposito valas. Bank UOB Indonesia, misalnya, saat ini menawarkan deposito dolar 2,38% untuk jangka waktu satu bulan. Artinya, dalam enam bulan ke depan pemegang deposito valas berpeluang menikmati kenaikan kurs dolar serta bunga sekitar 6%. Sudah begitu, mereka juga terbebas dari risiko rugi akibat pelemahan nilai tukar rupiah. Pilihan kedua bagi mereka yang masih sayang pada rupiah adalah deposito berjangka atau tabungan. Jika

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


keuangan Pilihan investasi masih diganggu rasa was-was, pilihlah bank pemerintah atau bank swasta papan atas. BCA merupakan bank yang berani memberikan bunga 7% untuk deposito berjangka satu bulan. Tapi, kalau mau imbal hasil yang tinggi, pilihlah salah satu dari sekian banyak bank swasta yang memberikan tawaran bunga menggiurkan. Sebut saja Bank Danamon, Bank Bukopin, atau Bank Ina Perdania. Bank Ina, misalnya. Selain menawarkan tabungan berbunga 7,25%, bank ini juga memberikan hadiah berupa tambahan bunga 1%-15%. Syaratnya, deposan harus menyetor dana minimal sebesar Rp 100 juta dan rela dikunci selama tiga bulan. Selain mata uang asing dan deposito, misalnya masih banyak pilihan lain: saham, obligasi, reksa dana, emas, dan properti. Mana yang lebih menguntungkan? Deposito valas dan deposito rupiah jelas, keuntungannya sudah bisa dikalkulasi. Bagaimana dengan saham? Harus dia-

Untuk membiakkan uang, pasar modal sebenarnya masih lebih lumayan ketimbang emas. kui, saat ini emas bukan bungker yang menguntungkan dan aman.

Ancaman Tapering Off Rekor tertinggi harga emas terjadi pada September 2011. Ketika itu harganya mencapai US$ 1.921,15 per troy ounce atau sekitar Rp 594.000 per gram. Tapi, sejak April lalu, harganya terus menukik. Terakhir, untuk pengiriman bulan Desember 2013, harga si logam mulia berada di level US$ 1.284,60 atau sekitar Rp 495.585 per gram. Untuk 2014, Morgan Stanley, lembaga jasa keuangan asal Amerika, memperkirakan harga emas akan berada di level US$ 1.313. Untuk membiakkan uang, pasar modal sebenarnya masih lebih lumayan ketimbang emas. Bila dihitung dari awal tahun hingga pekan lalu, indeks harga saham gabungan (IHSG) masih menguat 2,9%. Dengan tingginya suku bunga, sa-

inilahREVIEW 14 Tahun III 25 November-1 Desember 2013

ham memang menjadi kurang menarik. Apalagi ada rencana dari The Fed untuk memangkas dana stimulus. Namun bukan berarti saham menjadi tidak menarik sama sekali. Jika tepat memilih saham, bukan tak mungkin investor bisa meraup gain tinggi. Saham PT Pembangunan Perumahan (PTPP), contohnya, hingga November lalu sudah menguat 46,99%. Kinerja saham Wika pun cukup lumayan, naik 22,3% dalam 11 bulan terakhir. Di tengah ancaman pemotongan dana stimulus oleh The Fed, para analis tetap yakin kinerja IHSG akan lebih baik dari tahun ini. Untuk tahun 2014, sejumlah analis merekomendasikan saham sektor konstruksi, perbankan, dan barang konsumsi. “Ketiga sektor tersebut tidak terlalu terpengaruh sentimen global,� ujar Harry. Lain halnya dengan pertambangan dan perkebunan, kedua sektor ini diperkirakan masih akan terpengaruh lemahnya ekonomi dunia. Masih ada pilihan lain yang juga bisa berpeluang memberikan keuntungan tinggi: reksa dana, tanah, dan obligasi. Reksa dana pendapatan tetap tahun depan diperkirakan bisa memberikan return 10%-12%. Sedangkan reksa dana campuran, diprediksi memberikan imbal hasil 13% - 15%. Reksa dana berbasis saham sebenarnya bisa memberikan return tinggi, hanya saja para investor harus jeli dalam memilih manajer investasi (MI). Tapi kalau mau aman, investor mungkin bisa menaruh uangnya di obligasi pemerintah maupun korporasi. Tingginya tingkat suku bunga mau tak mau ikut mengerek kupon obligasi. Surat utang dengan peringkat AAA, misalnya, diperkirakan masih mampu memberikan imbal hasil 0,5% di atas obligasi negara (SUN). Namun, seperti halnya saham, tapering off menjadi ancaman bagi pasar obligasi. Surat utang ini juga rentan terhadap inflasi dan BI rate. Bagi pemilik dana yang ingin tidur nyenyak, properti dan tanah bisa masuk dalam keranjang investasi mereka. Betul, kenaikan suku bunga dan kebijakan loan to value (LTV) membuat pertumbuhan sektor ini akan melambat di tahun 2014. Namun, secara umum, harga tanah cenderung meningkat terus. Nah, selamat mengamankan harta Anda. n

57


keuangan Non-Konvensional

Agar Syariah Makin Gres Lewat Gres, BI berharap pangsa perbankan syariah bisa meningkat dari 5% saat ini menjadi 15%. Bagaimana dengan bisnis syariah lainnya? TEKS bastaman foto riset

i

ni mungkin bisa jadi bukti bahwa bisnis memang tidak mengenal agama. Lihat saja perkembangan bisnis syariah di tanah air. Kendati 88% penduduk Indonesia memeluk agama Islam, namun perkembangan bisnis berlandaskan hukum Islam masih jauh dari harapan. Bahkan tertinggal dari negara lain yang mayoritas penduduknya non-Muslim. Ada beberapa faktor yang membuat ekonomi syariah belum mampu berbicara di Indonesia. Salah satunya, karena sebagian besar masyarakat kadung merasa nyaman dengan bisnis konvensional. Penyebab lainnya, di samping kalah gencar dalam berpromosi, produk dan jaringan bisnis syariah masih jauh tertinggal dari industri lainnya. Itu sebabnya, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah agar ekonomi syariah bisa lebih pesat lagi. Salah satunya lewat Gerakan Ekonomi Syariah (Gres) yang digelar BI dan Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah (PKES), pekan lalu. “Indonesia mempunyai potensi menjadi pusat ekonomi syariah dunia,” ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Jika melihat jumlah penduduk ber-

58

agama Islam, seharusnya memang seperti itu. Tapi, ya itu tadi, potensi itu belum bisa dimafaatkan secara optimal karena berbagai kendala. Itu sebabnya, lewat Gres, BI berharap ekonomi syariah makin makin berkembang di tanah air. “Pengembangan ekonomi syariah akan menjadi prioritas kami,” ujar Agus Martowardojo, Gubernur Bank Indonesia. Salah satu kebijakan itu adalah mengizinkan bank umum syariah (BUS) dan unit syariah memanfaatkan jaringan kantor induk usaha. Tidak hanya itu, mereka pun bisa memanfaatkan pegawai induk usaha sebagai konsultan. Dengan adanya bantuan SDM dari induk, diharapkan BUS bisa melayani sektor-sektor yang selama ini belum tersentuh, seperti pemberian kredit korporasi dan infrastruktur. Sebelumnya, BI telah memberikan insentif berupa keringan modal inti kepada BUS dalam kelompok BUKU I (modal inti di bawah Rp 1 triliun) dan Buku II (modal inti di bawah Rp 5 triliun). Dalam aturan baru ini, BUS cukup menyediakan modal inti Rp 3 miliar. Bila ingin membuka kantor cabang dan kantor kas,

mereka cukup menyediakan modal inti minimal Rp 1,5 miliar dan Rp 500 juta. Selama ini, dalam pembukaan jaringan, modal inti yang harus disediakan bank syariah tak berbeda dengan bank konvensional. Yakni, sebesar Rp 8 miliar untuk kantor cabang, Rp 3 miliar kantor pembantu Rp 3 miliar, dan Rp 1 miliar kantor kas. Tak heran bila jaringan perbankan syariah tertinggal dari bank konvensional. Per Maret 2013, jumlah kantor bank konvensional sudah mencapai 17.089 buah, sedangkan perbankan syariah baru 1.705 buah. Dengan penetrasi seperti itu, tak heran bila aset perbankan syariah baru mencapai Rp 223,5 triliun atau hanya 5% dari aset perbankan nasional.Dengan berbagai kemudahan itu, Agus optimis pangsa BUS akan meningkat menjadi 15% - 20%. “Dengan pertumbuhan rata-rata 38% per tahun, perbankan syariah berpotensi menjadi besar,” katanya Agus mungkin benar, tapi bagaimana dengan nasib asuransi syariah, pembiayaan syariah, dan lainnya? Oh, untuk mereka, kewenangan ada di tangah Otoritas Jasa Keuangan. n

inilahREVIEW inilahREVIEW 14 Tahun III 13 |Tahun 25 November-1 III | 18-24 November Desember 2013


keuangan Valuta Asing

Untung Ada Kantung Penyelamat Kewajiban pemerintah mencicil utang membuat cadangan devisa menipis. Rupiah pun kembali lunglai. TEKS bastaman foto riset

s

eperti telah diduga sebelumnya, rupiah kembali melorot. Ini terjadi karena pemilik uang tak tahan lagi melihat berbagai sentimen negatif yang muncul di dalam maupun di luar negeri, terutama setelah The Fed kembali menegaskan rencana pemangkasan dana stimulus akhir tahun ini. Akibatnya, seperti kita saksikan bersama, di akhir pekan lalu rupiah kembali ditutup melemah 0,38% ke level Rp 11.705 per dolar. Kendati menukiknya hanya sedikit, tetap saja pelaku pasar uang di Jakarta deg-degan. Sebab, salah satu pemicu pelemahan nilai tukar rupiah itu adalah rilis notulen rapat The Fed 29–30 Oktober, Rabu pekan lalu. Dalam notulen itu disebutkan, pemangkasan stimulus bisa dilaksanakan Desember depan jika data payroll Amerika menunjukkan perbaikan. Tetapi jika yang terjadi sebaliknya, kemungkinan pemangkasan dana stimulus baru

akan dilakukan Januari 2014. “Selama rencana pemangkasan stimulus belum dilakukan, rupiah akan terus tertekan,� ujar Albertus Christian, analis Monex Investindo. Selain faktor stimulus, pasar juga dihadapkan pada situasi dimana permintaan dolar bakal meningkat tajam di akhir tahun ini. Salah satunya adalah kebutuhan dolar untuk membayar cicilan dan bunga utang luar negeri pemerintah yang jumlahnya mencapai US$ 21 miliar lebih. Pembayaran cicilan utang ini tentu saja bakal menguras cadangan devisa, yang September lalu berjumlah US$ 95,7 miliar. Turunnya cadangan devisa itu diperkirakan akan menekan kemampuan Indonesia dalam membiayai impor dan bayar utang turun dari 5,3 bulan saat ini menjadi 4,2 bulan. Yang dicemaskan, menipisnya cadangan devisa ini akan mendorong para pengusaha berlombalomba memborong dolar. Aksi borong ini berpotensi merontokkan nilai tukar rupiah. Memang, menipisnya cadangan devisa di tangan BI dapat mempe-

ngaruhi nilai tukar rupiah. Tapi, ingat, itu bukan berarti kemampuan Indonesia membiayai impor dan bayar utang akan berkurang. Soalnya, beberapa waktu lalu otoritas moneter telah membuat kantung-kantung penyelamat untuk mengatasi tekanan pada cadangan devisa. Salah satunya meneken bilateral currency swap arragement (BCSA) senilai US$ 37 miliar dengan Bank of Korea, Bank of Jepang, dan Bank The People’s Bank of China. Di sini, BI sepakat menaruh mata uang rupiah di tiga bank sentral tersebut untuk jangka waktu tertentu. Sebaliknya, mereka menaruh mata uangnya di BI untuk dimanfaatkan oleh importir Indonesia. Dengan adanya BCSA, maka transaksi perdagangan antara Indonesia dengan Korea, Jepang, dan China tak perlu lagi memakai dolar. Tak hanya BCSA, BI pun telah mengantongi pinjaman siaga (standby loan) sebesar US$ 5 miliar dari Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia, Japan Bank for International Cooperation (JBIC), dan pemerintah Australia (US$ 1 miliar). Dana ini baru digunakan bila terjadi hal-hal luar biasa. Misalnya, bila cadangan devisa hanya cukup untuk membiayai impor dan bayar utang kurang dari 4 bulan. Jadi, kenapa harus cemas? n

Yang dicemaskan, menipisnya cadangan devisa ini akan mendorong para pengusaha berlomba-lomba memborong dolar. Aksi borong ini berpotensi merontokkan nilai tukar rupiah. inilahREVIEW 14 13 Tahun III | 18-24 25 November-1 NovemberDesember 2013 2013

59


pasar modal IHSG

Jangan Pusingkan Jangka Panjang Main pendek merupakan strategi yang disarankan para analis. Ya, dari pada kejeblos terlalu dalam. TEKS Ahmad Munjin ilustrasi rangga Diyarto

P

ertemuan tahunan National Economists Club di Washington, AS, Rabu (20/11), berlangsung meriah. Di situ hadir para bankir ternama bank-bank terkemuka AS, sejumlah ekonom, para analis pasar uang dan tentu saja yang menjadi pusat perhatian Kehadiran Ben Bernanke, Gubernur Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed). Dalam pidato yang disampaikan pada acara makan malam itu, Bernanke mengatakan bahwa The Fed akan tetap mempertahankan suku bunga rendah. “Bahkan setelah pengangguran turun di bawah 6,5% dan inflasi tetap di bawah 2,5%,�ucap Bernanke. Ini merupakan strategi The Fed untuk memompa ekonomi AS lebih dinamis bergerak. Sebab, dengan suku bunga rendah, warga terdorong untuk meminjam, berinvestasi, dan berbelanja. Dengan cara ini, The Fed secara bertahap akan mengurangi pembelian obligasi dari US$ 85 miliar menjadi sekitar US$ 60 miliar hingga US$ 65 miliar. Sinyal inilah yang kemudian mengguncang pasar modal. Ditambah dengan sentimen negatif berupa pelemahan rupiah, defisit neraca pembayaran, hingga isu stimulus global langsung mempengaruhi perdagangan saham. Pada penutupan pasar Jumat (22/11), akhirnya indeks menclok

60

di level 4.317,96. Artinya dalam sepekan IHSG kembeli melanjutkan penurunan sebesar 18,5 poin atau sekitar 0,4%. Kecil memang. Tapi ini menunjukkan pelemahan terjadi secara berkelanjutan. Oleh sebab itu, arah indeks di pekan ini masih fifty-fifty. Kemungkinan naik atau turun sama kuatnya. Meskipun Dow Jones Industrial Average pada penutupan perdagangan selalu menunjukkan hasil positif. “Yang menjadi beban

pasar saat ini adalah nilai tukar rupiah yang masih kacau, karena menembus 11.700,� kata Satrio Utomo, Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia. Selama nilai tukar rupiah masih berada di atas 11.500 per dolar AS, pasar tetap akan gemetaran. Emiten-emiten yang punya eksposur impor yang besar dan punya utang dolar AS dalam jumlah yang banyak akan terimbas sentimen negatif. Dalam sepekan ke depan, Satrio me-

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


pasar modal IHSG ramalkan, support IHSG berada di level 4.284-4.300. Jika ditembus, support berikutnya adalah 4.195-4.225. Sementara itu, resistance indeks di level 4.3354.360. Jika batas atas terlampaui, berarti sinyalnya masih positif dan trennya berubah menjadi naik, baik untuk jangka pendek maupun jangka menengah.

Jangan Tembus 4.300 Untuk sementara, lantaran tren IHSG dalam jangka pendek masih turun, Satrio menyarankan, sebaiknya investor memasang strategi trading jangka pendek. Tapi, jika tiba-tiba IHSG menembus resistance, sangat bagus mengambil posisi saham untuk target window dressing. Di sisi lain, jika IHSG tiba-tiba turun ke bawah 4.284, lebih baik menunggu IHSG turun ke kisaran 4.2254.195 untuk masuk bursa saham. Jadi, posisi beli-simpan saham bisa dilakukan jika tren IHSG untuk jangka pendek minimal dan menengah sudah berubah menjadi naik. IHSG memasuki level aman untuk tren naik jangka menengah jika menguat ke atas 4.500. Untuk trading, Satrio menyodorkan sejumlah saham perbankan, konstruksi, crude palm oil (CPO) dan pertambangan batu bara. Saham pilihannya adalah PT Indo Tambang Raya Megah (ITMG), PT United Tractor (UNTR) dan PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA). Di sektor perbankan, PT Bank Man-

diri (BMRI), PT Bank Central Asia (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI). Di sektor konstruksi, PT Wijaya Karya (WIKA) dan PT Waskita Karya (WSKT). Sedangkan di perkebunan ada PT Astra Agro Lestari (AALI) dan PT London Sumatera Plantation (LSIP). Meskipun dalam beberapa hari terakhir, LSIP dan AALI pergerakannya tidak terlalu menarik. Dua saham ini menarik jika tiba-tiba harga sahamnya jatuh. “Saya rekomendasikan buy on weakness untuk trading, posisi-posisi jangka pendek. Jangan terlalu pusing untuk jangka panjang dulu,”ujarnya. Masalah nilai tukar rupiah yang merosot juga diungkapkan Willy Sanjaya, pengamat pasar modal. Apalagi, kinerja keuangan emiten kuatal III-2013 ternyata banyak juga yang mencatatkan angka yang buruk. Kuartal IV 2013 pun, kinerja keuangan emiten tidak akan terlalu berbeda dengan kuartal III seiring kenaikan agresif BI rate ke 7,5%. Lalu, masalah politik dalam negeri juga memanas jelang pemilu 2014. Soal window dressing, kalau ada, kemungkinan baru akan kelihatan pada 1-15 De-

sember 2013. Sekarang mungkin waktunya untuk mengoleksi saham-saham unggulan di tengah pasar yang kurang kondusif. Koleksi saham unggulan untuk dijual pada 15 Desember. Dalam sepekan ke depan, support kuat IHSG berada di level 4.300 dan resistance 4.355. “Saya rasa tidak mudah bagi IHSG untuk menembus support 4.300. Saya melihat potensi technical rebound IHSG sepekan ke depan,” ujar Willy. Kalaupun melemah, indeks akan bertahan di atas 4.300. Level 4.300 akan tertahan untuk menjaga window dressing. Saham-saham pilihan untuk dijual pada 15 Desember adalah PT Bank Mandiri (BMRI) dengan target harga Rp 8.300, PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) dengan target harga Rp 2.350, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan target harga Rp 8.350, PT Adaro Energy (ADRO) dengan target Rp1.280, dan PT Bank Central Asia (BBCA) dengan target harga Rp11.000. “Saya rekomendasikan buy saham-saham tersebut mudah-mudahan bisa dijual 15 Desember 2013,” katanya. n

IHSG 15/11

4,335.45

22/11

4,317.96

DOW Jones 22/11

16,063.29

15/11

15,961.70

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

61


pasar modal Saham Farmasi

Yang Digoyang Nilai Tukar Tak banyak pilihan di sektor farmasi. Hanya dua atau tiga saham yang layak diperhatikan. TEKS Ahmad Munjin ilustrasi rangga Diyarto

F

luktuasi rupiah yang terus bergejolak memberikan tekanan besar terhadap sektor industri farmasi. Itu karena banyaknya bahan baku impor yang digunakan. Namun demikian, ada beberapa emiten layak diamati prospeknya. Saham Kalbe Farma (KLBF) dan Tempo Scan Pacific (TSPC) bahkan termasuk ke dalam 50 saham dengan kapitalisasi terbesar di BEI. KLBF menempati peringkat ke 11 dengan porsi 1,49% dari total kapitalisasi BEI, sementara TSPC bertengger di posisi ke48 dengan porsi kapitalisasi sebesar 0,40%. Dari sisi likuiditas perdagangan, hanya lima saham yang sering diperdagang­ kan di bursa, masing-masing KLBF, KAEF, INAF, PYFA dan DVLA. Laporan keuangan kuartal ketiga tahun 2013 yang telah dirilis beberapa emiten farmasi, sebagian emiten mengalami penurunan pendapatan dan juga laba bersih. Hal ini dipicu oleh melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang berimbas pada meningkatnya beban usaha emiten. Sebab, emiten farmasi masih mengandalkan sebagian besar bahan baku impor. Laba bersih per saham dasar (earning per share/EPS) ada beberapa yang mengalami penurunan cukup signifikan,

62

Misalnya PYFA dari Rp 7,45/saham turun menjadi Rp 4,27/saham (-42,68%), KAEF dari Rp 26,67/saham menjadi Rp 21,87/saham (-17,99%) dan DVLA dari Rp 97/saham menjadi Rp 85/saham (-2,37%). Yang menarik adalah ada dua saham berkapitalisasi besar yang masih mencatatkan pertumbuhan penjualan dan juga laba bersih. Pertama, KLBF. Emiten yang mengklaim dirinya sebagai perusahaan farmasi terbaik di Asia Tenggara

ini mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 18,01% dibanding kuartal sebelumnya. Laba bersih naik tipis dari Rp 27/saham menjadi Rp 29/saham atau sekitar 7,41%. Kedua, TSPC. Meskipun mencatatkan pertumbuhan penjualan hanya sebesar 3,74% namun laba bersihnya naik dari Rp 122/saham menjadi Rp 128/saham atau sekitar 4,92%. “Kinerja emiten farmasi yang kurang begitu atraktif di kuartal ketiga inilah yang kemungkinan besar menyebabkan para investor masih ragu untuk mengoleksi saham-saham dari sektor ini,� kata Muhammad Saepul Islam, seorang investor. Meski demikian, masih ada sisi positif yang dapat dijadikan acuan pemilihan saham dari sektor ini. Produk-produk dari emiten sektor ini sudah begitu dikenal masyarakat, sehingga menjadikan sektor farmasi ini salah satu sektor yang defensif dan tahan akan krisis. Menurut hasil riset indeks sektoral dari tahun 2007 sampai tahun 2012, tercatat bahwa selama kurun waktu tersebut, sektor consumer goods mencatat pertumbuhan rata-rata 29,14% per tahun. Bahkan ketika terjadi krisis tahun 1998, saat sektor lain menorehkan pertumbuhan yang negatif, sektor

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


pasar modal Saham Farmasi konsumsi masih mencatatkan pertumbuhan rata-rata 15% per tahun. Di antara emiten farmasi yang layak dikoleksi untuk jangka panjang adalah Kalbe Farma dan Tempo Scan Pacific. Selain produknya yang sudah banyak dikenal masyarakat dan kinerjanya yang cenderung stabil, kedua emiten ini juga tercatat sebagai emiten yang rajin membagi deviden bagi para investornya. Ditinjau dari sisi PER (price earnings ratio) dan PBV(price to book value) yang disetahunkan, TSPC terlihat lebih murah dengan rasio PER 19,04 x dan PBV 3,7 x dibanding KLBF dengan rasio PER 35,70 x dan PBV 7,87 x.

Pilihannya Terbatas Dengan menggunakan salah satu teknik valuasi sederhana dan memperhatikan acuan suku bunga acuan (BI Rate) di 7,5%, serta memperhitungkan rata-rata pertumbuhan jangka panjang kedua emiten sebesar 15%, diperoleh harga wajar untuk KLBF sebesar Rp 727 dan un-

tuk TSPC sebesar Rp. 3.207. Dari valuasi ini, kedua saham itu memang sudah di atas harga wajarnya. Namun nilai saham TSPC masih berada dalam taraf fair value karena mengacu pada harga terakhir di kisaran Rp 3.200an. Sementara saham KLBF memang terlihat lebih mahal karena saat ini diperdagangkan di area Rp 1.300-an. Memperhatikan chart mingguan kedua emiten ini dalam rentang setahun terakhir, baik saham KLBF maupun TSPC sedang berada dalam kondisi bearish. Rentang harga KLBF setahun terakhir berada pada kisaran Rp 980-Rp 1.560, sementara TSPC berada di kisaran Rp 3.000-Rp 4950. Bila dilihat dari indikator Fibonacci retracement, TSPC sudah menjebol support garis Fibonacci 23% di Rp 3.450 sebagai benteng pertahanan terakhir, Dan sekarang sedang menguji level terendah setahun terakhir di angka Rp 3.000. Sementara itu, KLBF terus berkonsolidasi di area Fibonacci 50% sekaligus menguji support di level Rp 1.270. Meskipun secara umum indikator teknikal menunjukkan sinyal negatif untuk kedua saham ini, namun KLBF terlihat

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013

lebih safe untuk mulai dikoleksi, selama harganya tutup di atas support Rp 1.270. Jika KLBF mampu mempertahankan support-nya di Rp 1.270, target terdekatnya berada di kisaran Rp 1.340-Rp 1.380. Sedangkan TSPC masih harus menunggu ujian support di level Rp 3.000, karena bila tembus support terendah setahun terakhir ini, bisa jadi akan menuju level Rp 2.925 untuk kemudian ke level Rp 2.625. Memang, secara teknikal, saham-saham farmasi secara umum kurang menarik dibandingkan saham-saham di sektor lain. Terutama yang telah mengalami pelemahan tajam. Karena volume transaksinya kecil, saham DYFA dan DVLA kurang menarik dan sering dijadikan ‘gorengan’. Oleh sebab itu, jika mau masuk lebih baik pilih yang tiga saja, KLBF, KAEF, dan INAF. “Kalau bisa, KLBF saja,” kata Satriawan, analis dari Mandiri Sekuritas. Saham KLBF masih konsolidasi dan saat ini berada di-support Rp 1.280-Rp 1.250. Di sisi lain, resistance KLBF berada di Rp1.350. Jadi, kisaran pergerakan KLBF masih di situ dalam sepekan ke depan dan belum mengindikasikan pembalikan arah menguat. Untuk bullish, KLBF harus menunggu konfirmasi di sekitar Rp 1.300. Jika saham ini menguat di atas Rp 1.300, baru ada potensi untuk bullish. Target penguatan berikutnya Rp 1.350 dan Rp 1.380 per saham. “Saya rekomendasikan main pendek dengan pola speculative buy untuk KLBF,” ujar Satriawan. KAEF sedang berada dalam down trend jangka pendek. Tanda-tanda rebound-nya belum ada. Tapi, di level Rp 530, potensi penurunannya sudah agak terbatas. Dalam sepekan ke depan, support saham ini berada di level Rp 500. Jika sudah di level ini, potensi koreksinya terbatas. Sementara itu, resistance-nya berada di level Rp 600. “Saya rekomendasikan buy on weakness untuk KAEF,” ujarnya. Laju saham INAF mirip dengan KLBF yang masih konsolidasi, tapi INAF sudah berada di dekat resistance Rp 170. Meskipun, belakangan volume transaksi dari INAF menipis sehingga saham ini kurang menarik untuk di-trading-kan. Speculative buy untuk INAF. Sebab, saham ini akan kembali bullish jika mampu menguat dan melewati Rp 170 per saham. Target harga berikutnya adalah Rp180 per saham dengan support di Rp 162. n

63


pasar modal Perusahaan Gas

KILAS PGAS: Harga beli melambung, margin tergerus.

PGAS, Belum Menarik PGAS melemah, gara-gara laporan keuangannya tidak memuaskan investor. Tunggu sampai laporan kinerja akhir tahun terbit. TEKS Ahmad Munjin ilustrasi riset

G

unjang-ganjing Perusa­ haan Gas Negara dan Pertamina, makin hari makin meng­hangat saja. Masing-masing pihak ingin menguasai, dengan cara akuisisi. Di tengah kericuhan ini, kebetulan harga sahamnya (PGAS) menunjukkan pergerakan mendatar dengan kecenderungan menurun. Dibanding dengan awal bulan (Rp 5.100), telah mengalami penurunan sebesar 5,88%. Dilihat dari laporan keuangan kuartal III-2013, sebenarnya kinerja PGAS tidak jelek-jelek amat. Pendapatannya naik signifikan, 20,2%, menjadi US$ 2,2 miliar. Naiknya pendapatan ini turut mengerek perolehan laba bersih perseroan sebesar 3,38% menjadi US$ 642 juta. Tapi, rupanya, prestasi itu tidak memuaskan pasar. Kinerja keuangannya tidak terlalu bagus. Laba bersihnya cen-

64

derung menurun akibat mengalami kenaikan harga beli gas,” kata John Veter, pengamat pasar modal. Jadi, penurunan harga PGAS belakangan ini, menurut dia bukan faktor rencana Pertamina yang akan mengakuisisi PGAS. “Kalau itu tak ada pengaruhnya,” ujar John. Melambungnya harga beli gas, sampai 54%, telah menggerus margin perusahaan. Sementara, untuk menaikkan harga jual, PGAS butuh persetujuan DPR. Itu sebabnya, John merekomendasikan hold untuk PGAS dengan target harga di Rp 5.500 yang tidak terlalu lama, paling dalam 3-4 bulan. Jika saham ini turun ke Rp 4.500 mungkin bisa dibeli oleh para investor. Artinya, yang belum punya saham ini tunggu di Rp 4.500 untuk masuk dan bagi yang sudah punya hold saja hingga

target Rp 5.500 tercapai. Untuk turun ke bawah Rp 4.500, sangat tergantung pada laporan keuangan kuartal IV-2013. Pasar harus melihat, apakah PGAS bisa mempertahankan profit margin atau justru memburuk. Jika profit margin bisa dipertahankan, potensi penurunanya sudah terbatas. Fanny Suherman, research analyst PT OSO Securities, juga punya pendapat yang sama. Kata dia, secara teknikal, saham PGAS untuk sepekan ke depan masih berada dalam pola minor downtrend. Akan tetapi, saham ini sudah membentuk positive divergence. Indikator ini menunjukkan potensi rebound dalam sepekan ke depan. “Saya rekomendasikan speculative buy saham PGAS dengan target harga di level Rp 5.000. Tapi, segera cutloss jika melemah dan menembus Rp 4.550,” kata Fanny. Secara umum, saham PGAS belum sepenuhnya menarik. Ini masih spekulasi saja, bahwa untuk pekan depan saham ini bisa menguat. Tapi, habis itu kalau tidak kuat bisa turun lagi. Seperti yang dikemukakan di depan, saham ini masih dalam pola minor downtrend. n

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


kolom bambang aji

Politik BUMN

a

da apa dengan badan usaha milik negara (BUMN) kita? Di Rusia dan Eropa Timur, dalam sekejap peran BUMN habis bersamaan dengan terkuburnya ekonomi sosialis. Di Eropa dan Amerika Latin, BUMN sudah banyak yang dijual kepada swasta. Alasannya, perusahaan-perusahaan negara itu ternyata boros dan rugi. Nah, dari pada terus bocor, paling enak dijual saja. Beban berkurang, duit masuk. Indonesia sedikit berbeda. Beberapa kalangan menginginkan BUMN tidak diswastakan tetapi dilepas dari sistem keuangan negara. Setidaknya, upaya itulah yang kini tengah diperjuangkan oleh Forum BUMN, Biro Hukum Kementrian BUMN dan Pusat Pengkajian UI. Mereka mengajukan uji materi UU No. 17/2003 tentang Keuang­ an Negara dan UU No. 15 tentang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Jika gugatan itu dikabulkan, maka BUMN bukan lagi bagian dari keuangan negara. Efek lainnya, korupsi yang terjadi di BUMN tidak bisa lagi dijerat dengan UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) karena tak ada lagi unsur merugikan keuangan negara. Inilah yang membuat para aktivis dalam Koalisi Untuk Akuntabilitas Keuangan Negara (KUAK) menentang langkah yang diambil oleh Forum BUMN, Biro Hukum Kementerian BUMN, dan UI tadi. KUAK khawatir, langkah tersebut justru akan semakin menyuburkan korupsi di BUMN. Sekadar informasi, hingga semester I–2013, BPK menemukan 510 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 2,6 triliun. KUAK menilai, langkah memisahkan BUMN dari keuangan negara merupakan upaya “perampokan” keuangan negara oleh partai politik menjelang Pemilu 2014. Entah partai politik mana yang dimaksud KUAK se-

66

bagai perampok. Tapi, memang, bukan rahasia lagi jika BUMN kerap menjadi sapi perahan golongan politik yang berkuasa. Dana BUMN dihabiskan seperti pembagian rezeki yang halal. Ini mungkin yang kurang disadari oleh rakyat bahwa ternyata BUMN bukan pembawa kemakmuran, tapi menjadi obyek jarahan bagi para penguasa. Di negara seperti Indonesia, di mana sektor negara masih dominan dalam perekonomian, BUMN merupakan unit bisnis yang paling besar. Tak salah bila dia merupakan lahan yang subur dan menjadi rebutan buat cantelan bagi para pejabat yang punya bisnis. Mereka bisa mendikte BUMN agar menunjuk bisnisnya, bisnis golongan partainya, bisnis sanak keluar, atau sebagai pemenang tender. Menyedihkan. Padahal negara telah memberikan kedudukan yang terhormat kepada BUMN. Kepada dialah kekayaan negara (sumber daya alam dan sumber lainnya yang berkepentingan dengan rakyat banyak) diserahkan untuk dikelola. Dan rakyat pun merasa tentram, karena bukan swasta yang kapitalis yang mengelola sumber kekayaan negara. Mereka pun yakin, BUMN akan menghantarkan memakmuran yang adil dan merata. Sayangnya, karena berbagai sebab, tidak semua harapan itu menjadi kenyataan. Salah satunya, ya itu tadi, karena BUMN kerap jadi sapi perahan. Hal lain, sebagai kreasi politik, dalam kerjanya BUMN tidak bisa lepas dari norma dan standar birokrat. Makanya, dalam berbisnis, BUMN tidak segesit swasta. Sialnya, sistem ekonomi pasar yang melanda dunia memberikan lingkungan yang brutal kepada BUMN. Ekonomi pasar tidak memberi peluang kepada BUMN-BUMN yang bekerja setengah-setengah. Tak heran bila banyak BUMN yang justru jadi beban negara. Jangan disalahkan bila ada kalangan yang melihat BUMN lebih banyak memproduksi mudarat dari pada kemaslahatan bagi rakyat. Mimpi agar BUMN mempersembahkan kemakmuran kepada rakyat ternyata hanya sebuah ilusi. Ternyata, BUMN adalah sekumpulan manusia juga, bukan malaikat yang mengantar rakyat ke surga. Di banyak negara, sejarah BUMN adalah sejarah panjang yang penuh kegagalan. Kita juga sudah tahu, Boris Yeltsin dari Rusia, Lech Walesa dari Polandia, Fernando Color Argentina, Carlos Menen dari Brasil, dan Carlos Salinas dari Meksiko, mempunyai sikap yang jelas dan sama terhadap keberadaan BUMN: dari pada cuma menghidupi beberapa gelintir bisnis pejabat dan partai politik, lebih baik BUMN dibubarkan atau dijual kepada swasta. Bagaimana kita? n

inilahREVIEW 14 Tahun III | 25 November-1 Desember 2013


Inilahreview edisi 14 th iii low res full  

Indonesia selalu defisit berdagang dengan Australia.Struktur ekspor-impor kedua negara juga tak menguntungkan Indonesia.

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you