Issuu on Google+

FAJAR BALI Aktual, Tajam, dan Dinamis

Jumat, 12 juli 2013 | TAHUN XIII

Harga Eceran Rp. 3.000,-

Gubernur Dorong Pasraman Lebih Inovatif AMLAPURA-Fajar Bali Memfilter dampak negatif era globalisasi, anak-anak perlu dibekali dengan pendidikan budi pakerti yang diantaranya bisa didapat melalui kegiatan pasraman. Pemprov Bali pun memberi perhatian serius terhadap pelaksanaan pasraman di Desa Pakraman se-Bali yang simbolis dibuka Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Wantilan Pura Bukit, Desa Pakraman Bukit, Kabupaten Karangasem, Kamis (11/7). Gubernur Mangku Pastika berharap, kegiatan pasraman yang dananya

diambilkan dari bantuan desa pakraman ini bisa dirancang lebih kreatif dan inovatif. Menurutnya, perubahan yang terjadi dewasa ini tak dapat dihindari. Fenomena yang terjadi dewasa ini, anak-anak tertarik dengan game atau komputer. “Saya kira tidak mungkin kita melarang anakanak untuk mengikuti kemajuan teknologi,” imbuhnya. Akan tetapi, kemajuan IT itu harus bisa dimanfaatkan untuk proses pembelajaran budi pakerti seperti melalui pasraman. “Saya berharap, para ahli IT kita mulai memikirkan bagaimana caranya

mengkolaborasikan materi pasraman dalam kemajuan teknologi. Misalnya, ada game Ramayana, Mahabrata yang sarat pesan moral,” imbuhnya. Dengan pola semacam itu, Gubernur yakin kalau anak-anak akan lebih tertarik untuk mengikuti pasraman. Lebih lanjut dia berharap agar anak-anak memanfaatkan kegiatan pasraman ini secara maksimal. Menurutnya, secara teori anakanak sudah diajarkan agama di sekolah. Namun demikian, pelajaran yang didapat dinilai belum pada tataran sradha bhakti dan budi pakerti.

Karena itu, kegiatan pasraman diharapkan lebih memperkokoh dasar keimanan anak-anak yang masih labil dan belum terlalu paham dengan kehidupan. Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Pasraman Desa Pasraman Drs. Dewa Putu Beratha,M.Si memaparkan, kegiatan yang serentak dilaksanakan di seluruh desa pakraman ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap ajaran agama. Selain itu, pasraman juga merupakan bagian dari upaya memperkokoh adat dan budaya Bali. R-002*

FB/IST

Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat membuka pelaksanaan pesraman di Desa Pakraman se-Bali yang dipusatkan di Desa Pakraman Bukit, Kamis kemarin.

Tim Kecil Tinjau Lokasi Bandara Menyusul disepakatinya lokasi Bandara Internasional di Desa Sumberkima, Kecamtan Gerokak, Buleleng, tim kecil yang dibentuk Gubernur Bali Made Mangku Pastika melakukan sidak ke lokasi bandara di Desa Sumberkima, Kamis (11/7) kemarin. SINGARAJA-Fajar Bali Kedatangan tim kecil ini untuk melihat dari dekat lokasi bandara internasional yang akan dibangun itu. Tim kecil yang beranggotakan, Kabid Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Ida Bagus Puja Astawa, Kepala Seksi Keselamatan Penerbangan,

Gatot Sanjaya, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali Gusti Made Surianta Putra, didampingi Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buleleng Gede Suyasa dan pejabat penting lainnya di Pemkab Buleleng. ke hal. 11

Tim kecil melakukan peninjauan terhadap lokasi tempat akan dibangunnya Bandar Udara di Bali Utara

FB/AGUS

Soal Kuantitas Saja PROGRAM Bali Mandara yang nota bena adalah program Gubernur Bali Made Mangku Pastika, mendapat acungan jempol dari semua penjuru di Bali. Program tersebut dinilai sangat berpihak pada rakyat. Tak kecuali I Made Santika, politisi asal Desa Batur, Kintamani, Bangli ini mengatakan program Bali Mandara adalah program yang sangat menyentuh masyarakat Bali. Santika mengatakan, terpenting sekarang ini adalah peningkatan kuantitas layanan.”Program FB/SUMERTHA Made Santika tersebut sudah sangat dipuji masyarakat, cuma bagi saya adalah perlunya peningkatan secara kuantitas (kuantitas layanan).Program

JAKARTA-Fajar Bali Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono meminta agar tidak ada satu pihak pun yang mengintervensi sidang kasus penembakan di Lembaga Pemasyarakatan Cebongan dengan terdakwa anggota Komando Pasukan Khusus di Pengadilan Militer Yogyakarta. Semua pihak yang dia maksud adalah militer dan sipil.

“Termasuk wartawan, tulis saja apa adanya,” kata Agus saat ditemui wartawan di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (11/7). Selain kepada jurnalis, dia juga meminta lembaga swadaya masyarakat dan organisasi masyarakat lain agar tidak mengganggu proses sidang. Terlebih sampai ikut masuk dalam materi

perkara. Agus pun meminta pejabat negara, seperti Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana, untuk tidak ikut intervensi sidang. Dia berharap persidangan kasus Cebongan ini dapat berjalan lancar. “Sudah, ikuti proses sidangnya saja.” Sebelumnya, Wakil Menteri ke hal. 11

TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/FB/W-020

BANGLI-Fajar Bali Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu telah mengunjungi sekaligus meresmikan banyak desa wisata di seluruh Nusantara. Satu di antaranya membuat Mari Elka terkesan. Desa wisata menjadi pilihan yang kian menyenangkan lantaran menawarkan pengalaman berlibur yang lebih dalam. Berada di desa wisata membawa para wisatawan merasakan suasana kampung dengan segala tradisi dan kekhasan yang senantiasa dilestarikan. Wisatawan juga bisa menginap di homestay yang disewakan warga setempat. Bicara homestay, Menparekraf Mari Elka Pangestu menyebutkan Desa Adat Penglipuran di Bali sebagai yang terbaik. “Homestay-nya bagus karena sudah memenuhi standar; bersih, rapi, dan teratur. Dan dari segi apa yang bisa kita alami di desa itu, karena

ke hal. 11

ke hal. 11

Bali Permata Tours

Menparekraf Terkesan Homestay di Penglipuran

Para terdakwa kasus Cebongan saat akan disidangkan

FB/IST

Mari Elka Pangestu

Pemprov Alokasikan Bantuan untuk Majelis Madya dan Mejelis Alit

Masing-masing Rp 100 Juta dan Rp 50 Juta Pada tahun anggaran 2014 mendatang Gubernur Bali Made Mangku Pastika akan merealisasikan bantuan kepada Mejalis Madya dan Majelis Alit masing-masing-masing sebesar Rp 100 juta dan Rp. 50 juta.

AMLAPURA-Fajar Bali Hal tersebut disampaikannya di selasela Pembukaan Secara Simbolis Pelaksanaan Pasraman Desa Pakraman se-Bali di Wantilan Pura Bukit, Desa Pakraman Bukit, Kabupaten Karangasem, Kamis (11/7). Gubernur menjelaskan keberadaan lembaga yang menaungi desa pakraman di tingkat kabupaten dan kecamatan itu perlu mendapat perhatian mengingat perannya yang sangat

strategis. “Jika ada persoalan yang timbul antar desa pakraman, itu ditangani oleh Majelis Alit. Demikian pula lebih luas pada lingkup Majelis Madya yang berada di tingkat kabupaten,” ujarnya. Bantuan yang rencananya mulai dikucurkan pada tahun anggaran 2014 itu diharapkan dapat memperlancar tugas-tugas Majelis Madya dan Majelis Alit. Bantuan tersebut nantinya bisa

dimanfaatkan untuk kegiatan terkait penguatan desa pakraman. “Untuk itu saya berharap segera dirancang proposalnya,” pintanya. Sebelumnya, Pemprov Bali secara bertahap telah meningkatkan bantuan untuk Desa Pakraman yang jumlahnya mencapai 1.480 dan tersebar di seluruh Bali. Pada tahun 2013, bantuan yang diberikan untuk desa pakraman sebesar Rp 100 juta. RL

001/VI/FB/BGS

ONLINE: www.fajarbali.com

join facebook.com/fajar.bali

FB/IST

Pak Gubernur

Jangan Intervensi Sidang Cebongan

014/VI/FB/KTR


2 Berkas CPNS Rampung, Menunggu P21 Kejaksaan DENPASAR – Fajar Bali Penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Bali sudah merampungkan berkas penyidikan kasus kisruh pengumuman CPNS Badung tahun 2012. Rencananya, berkas tersebut akan dikirim ke Kejaksaan dalam waktu dekat. “Penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Bali sudah menuntaskan hasil pemeriksaan dan segera diberkas dan dikirim ke Kejaksaan. Semoga langsung P21,” tegasnya kemarin. Kombes Hariadi mengaku bahwa penyidikan kasus CPNS Badung dengan tersangka Kepala BKD I Gede Oka Sukadana membutuhkan waktu lama. “Ada beberapa hal sehingga memakan waktu lama. Harus dicari fakta-fakta serta keterangan saksi ahli Hukum Universitas Udayana dan saksi ahli dari Jakarta,” tegas mantan Dir Lantas Polda Sulawesi Tengah itu. Menurutnya, koordinasi dengan Kejaksaan juga membutuhkan waktu. Selama proses penyidikan, penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali dan JPU terus berkoordinasi. “Apabila berkas sudah dikirim ke kejaksaan bisa langsung P21 dan tidak bolak-balik. Ini membutuhkan waktu,” urainya. Diterangkannya, tersangka I Gede Oka Sukadana dalam pemberkasan ini dijerat atas dugaan melakukan penyimpangan wewenang yang berpotensi terjadinya korupsi. Meskipun sudah merampungkan penyidikan, bukan berarti tugas polisi selesai karena masih melakukan pengusutan terhadap pelaku pemalsuan dokumen. “Masih berkembang, penyidik masih melakukan pengusutan siapa pemalsu dokumennya. Di Jakarta ataukah di Bali,” pungkasnya. R – 005

Edan, Korupsi Gaji PTT Untuk Metajen

DENPASAR - Fajar Bali Sidang kasus dugaan korupsi gaji pegawai PTT (Pegawai tidak tetap) Bangli dengan terdakwa Dewa Gde Ramayana kembali digelar, pada Kamis (11/9) kemarin di Pengadilan Tipikor, Denpasar. Sidang kemarin sudah masuk dalam agenda pemeriksaan terdakwa. Dalam sidang yang dipimpin majelis Hakim Erly Sulistyorini, sedikit membuat Hakim kesal. Pasalnya, suara terdakwa nyaris tidak terdengar. Bahkan Hakim berkali-kali meminta terdakwa untuk memperbesar suaranya. “Suara yang keras dan jelas, apa saudara ini tidak jelas suaranya,” hardik Hakim Erly, membuat Ramayana tersenyum. Awalnya ditanya tentang, kepastian honor tersebut cair atau tidak. Dia menjawab sebenarnya sudah cair, namun mengaku meminjam dana itu dulu untuk keperluan dirinya. Uang yang dia ambil adalah gaji PTT untuk LPH (Lembaga Pendidikan Hindu) Widya Darma. “Saya meminjam untuk keperluan pribadi,"jawabnya. Hakim mengejar dengan pertanyaan lebih dalam. “Untuk apa uang itu?,” tanyanya. Mendapat pertanyaan seperti itu, Ramayana nampak bingung. Dia lantas menjawab seperti kumur – kumur kalau uang itu digunakan untuk keperluan keluarga. “Itu dah keperluan apa?,” tanya hakim lagi. Kembali dia tidak menjawab dengan jelas, hakim sempat mangkel. Namun akhirnya terbongkar ketika pertanyaan diambil alih oleh Jaksa Eka Widiana. Yang mengawali bertanya, dengan mengatakan agar terdakwa Ramayana mau jujur. Namun tetap ngotot dan menjawab untuk kebutuhan sehari – hari. “Apa tidak ada untuk hoby?,” tanya Jaksa. Pertanyaan ini akhirnya membuka tabir, bahwa Ramayanan adalah maniak judi tajen alias adu ayam.sabung ayam. “Ada, untuk hoby, hoby hiburan,” jawabnya. Setelah itu langsung hakim menyambar, agar menjelaskan secara gamblang. “Hiburan apa?,” lanjut Erly. Ramayana terlihat tersenyum, karena Jaksa juga hampir tertawa setelah Ramayana didesak menjelaskan hobynya itu. “Tajen,” jawab Ramayanan polos. Setelah menjawab ini langsung Hakim Erly membabat Ramayana, “Itu namanya adu pitik (adu ayam),” cetusnya. Hakim langsung mengatakan sungguh terlalu Ramayana. Tega korupsi gaji sekian ratus pegawai, untuk bermain tajen. “Tahu anda, pertama anda menyiksa ayam sampai berdarah – darah dan mati. Kemudian saudara menyiksa keluarga, karena anda main tajen habisin duit banyak. Kemudian anda juga menyiksa ratusan pegawai tidak tetap, perlu makan anda tidak kasi gajinya,” ujar hakim. Setelah itu terdakwa juga mengaku bahwa, uang yang dia ambil adalah untuk gaji PTT LPH Dharma Widya dengan jumlah Rp 130 juta. Namun dia sempat mengembalikan Rp 64 juta, lewat memberikan gaji para PTT yang mencari kerumahnya. “Saya sudah kembalikan, tapi belum semua karena saya belum punya uang," jelasnya. Seperti berita sebelumnya Ramayana adalah Wakil Bendahara di Disdikpora Bangli. Dia menggarong gaji para PTT, tidak mencairkan selama satu tahun hingga pegawai resah dan protes. W-007

METROKOTA

FAJA R BALI Jumat, 12 Juli 2013, Tahun XIII

Sindikat Narkoba Dibekuk DENPASAR – Fajar Bali Jajaran Narkoba Polresta Denpasar membekuk sindikat narkoba masing masing berinisial JS (30), AI dan AH (27). Ketiga tersangka ditangkap di dua ditempat berbeda, pada Rabu (10/07) malam, dengan barang bukti ganja kering, sabu dan ekstasi. Menurut informasi dilapangan, tersangka JS sudah lama menjadi target operasi karena diduga sebagai pengedar dan pemakai narkoba. Diam-diam polisi melakukan pengintaian dan akhirnya membekuk tersangka JS di kamar kosannya di Jalan Raya Pemogan Denpasar, pada Rabu (10/07) malam. Dari kamar tersangka asal Medan, Sumatera Utara itu,

petugas menemukan barang bukti narkoba. Berupa 8 paket sabu sabu seberat 4,6 gram, ekstasi seberat 0,93 gram, 1 paket ganja seberat 1,89 gram, dua plastik klip, 2 bungkus isolasi, 1 gulung alumunium foil, 1 kotak berisi bong dan dua korek api gas. “Tersangka ditangkap dengan barang bukti ganja kering, sabu sabu dan lainnya,” jelas Kasat Narkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Suarda, pada Kamis kemarin. Tersangka JS akhirnya mengaku bahwa narkoba tersebut diperoleh dari temannya, di Jalan Raya Pemogan Gang Mertasari 1, Denpasar. Menerima informasi tersebut aparat kepolisian lang-

sung bergerak ke TKP. Dalam sebuah pengerebekan di kamar kosan tersebut, petugas mendapati dua pelaku sedang pesta sabu sabu. keduanya adalah AI dan AH, asal Jember, Jawa Timur. “ Di ka ma r kosa n ka mi menemukan barang bukti alumunium foil, berisi Kristal sisa sabu seberat 0,03 gram. Dua pelakunya langsung kita amankan,” tegasnya. Kompol Suarda mengatakan, pihaknya masih mendalami keterangan para tersangka untuk mengejar pelaku lainnya. Sementara ini para pelaku m a s i h d i p e r i ks a i n te n s i f berikut narkoba yang kini dijadikan sebagai barang bukti. R – 005

BENOA – Fajar Bali Sehari menghilang, Endra Budiman (27) anak buah kapal yang tenggelam di pantai Dermaga Barat pada Rabu (10/7) pukul

17.30 Wita, akhirnya ditemukan jadi mayat kemarin. Korban ditemukan tim gabungan Polair Polda Bali disekitar Dermaga Selatan Pelabu-

han Benoa pada Kamis (11/07) sekitar pukul 15.30 wita. Menurut informasi, korban yang bekerja disebuah perusahaan ikan di Benoa itu bermula

Berenang, ABK Tewas Mengambang

Tim gabungan Pol Air Polda Bali melakukan pencarian terhadap anak buah kapal yang tewas di dermaga selatan kemarin.

Pencuri Rumah 3 TKP Dibekuk NEGARA- Fajar Bali Dua pelaku pencurian yang beraksi di tiga TKP, dibekuk jajaran Polres Jembrana, Rabu (3/7) lalu. Kedua pelaku yakni N Fawaid (24) dan Sohibul Wafa (20) yang keduanya berasal dari Lingkungan Terusan Kelurahan Lelateng Kecamatan Negara. Kasubag Humas AKP Wayan Setiajaya seizin Kapolres Jembrana AKBP Komang Sandi Arsana Kamis (11/7) kemarin mengatakan kedua pelaku melakukan aksinya pertama tanggal 5 Juni sekitar pukul 01.00 wita lalu di rumah milik Saidah di jalan Pulau Buton No 5, Kelurahan Dauhwaru Kecamatan Negara. Rumah tersebut berhasil disatroni, dengan cara mencongkel jendela dengan obeng. Sebelum berhasil masuk, kedua pelaku manjat tembok dan

kondisi rumah korban dalam keadaan sepi. Pelaku akhirnya berhasil membawa kabur satu buah TV 20 inch, dua kipas angin, kompor gas dan tabung gas, mesin pompa mesk Sumitsu, setrika sanyo, microwafe dan tiga seprai. Tak hanya itu, di TKP kedua, pelaku melakukan aksinya di Gereja IGKB Mandira Asih Desa Tegal Badeng Timur Kecamatan Negara, pada tanggal 15 Juni lalu. Keduanya berhasil mencuri di gereja, dengan cara mencongkel jendela belakang gereja dengan menggunakan obeng. Setelah berhasil dibuka,

pelakunya langsung menyikat gitar listrik Yamaha, wareles dan sound sistem. Setelah itu, kedua pelaku beraksi kembali di rumah milik Wayan Gunawan di jalan Wibisana Kelurahan Banjar Tengah Kecamatan Negara, tanggal 29 Juni. Di rumah itu, pelaku berhasil menyikat sejumlah barang di antaranya printer canon,VCD dan jam tangan. Dalam setiap aksi pencuriaannya, pelaku selalu menggunakan sepeda motor mio warga putih DK 8155 BI. Kini kedua pelaku diamankan dan sejumlah barang bukti juga diaman, termasuk sepeda motor yang dipakai oleh pelaku. Akibat perbuatan tersebut, kedua pelaku dijerat pasal 363 KUHP. W-003

kedua pelaku ketika diamankan di Polres Jembrana, kemarin.

hendak berenang di Dermaga Barat pada Rabu sore sekitar pukul 17.00 Wita. “Dia berenang bersama teman temannya di Dermaga Barat,” beber sumber kemarin. Namun, setengah jam berenang, korban tidak terlihat. Diduga keras ombak menerjang tubuh korban dan langsung tenggelam. Sementara, rekan-rekan korban sempat mencari di sekitar pantai tapi tidak ditemukan. Hilangnya korban langsung dilaporkan ke Polisi dan Basarnas yang ada di Pelabuhan Benoa. “Tim Gabungan Polair Polda Bali dan Basarnas sempat melakukan pencarian di sekitar tempat menghilangnya korban,” ujar petugas Basarna Putu Suparyawan kemarin. Namun beberapa jam dilakukan pencarian, tim gabungan terpaksa menghentikannya. Pasalnya, kondisi cuaca yang

tidak memungkinkan. Selanjutnya, pencarian sempat dilakukan dilokasi tempat menghilangnya. “Namun, jasad korban tidak ditemukan,” ujarnya. Sehari tidak ada hasil, esoknya pada Kamis tim kembali melakukan pencarian dan melibatkan puluhan personil gabungan Pol Air Polda Bali dan Basarnas. Pencarian dilakukan hampir 10 jam dan akhirnya jasad Endra akhirnya ditemukan tewas mengambang di sekitar Dermaga Selatan Pelabuhan Benoa pada Kamis sore sekitar pukul 15.30 Wita. “Korban ditemukan di Dermaga Selatan sekitar 500 meter dari tempatnya tenggelamdi Dermaga Barat,” jelasnya. Dia mengatakan jasad korban asal Brebes ini belum membengkak dan masih bisa dikenali. Korban langsung dilarikan ke RS Sanglah untuk menjalani pemeriksaan. R – 005

DENPASAR – Fajar Bali Nasib seorang pemuda asal Βanyuwangi bernama R. Dewanto Handaru M nampaknya benar-benar bernasib sial. Pasalnya, hanya gara-gara terpancing emosi hingga menganiaya seorang perempuan bernama Nancy Deisy Angelina Mamahit. Akibatnya, Dewanto dituntut selama 10 bulan penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Ni Komang Swastini. Dalam amar tuntutan jaksa yang dibacakan dihadapan majelis hakim menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penganiayaa terhadap korban. "Oleh karena itu memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 10 bulan," demikian tuntutan Jaksa. Perbuatan terdakwa sebagaiman tertuang dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP. Mendengar tuntutan yang lumayan tinggi itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya langsung minta keringanan. Bahkan dengan terang-terangan terdakwa mengakui menyesal atas perbuatanya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Sama halnya dengan kuasa hukum terdakwa, Frans D Passar juga mohon keringanan. Namun permohonan keringanan yang disampaikan secara lisan itu ditolak oleh ketua majelis hakim, Hasoloan Sianturi. "Silahkan anda ajukan secara tertulis aja, biar cuma satu lembar juga tidak apa," pinya

Hasoloan. Sebagaimana dalam tuntutan JPU, terdakwa dituntut 10 bulan lantaran akibat perbuatanya, korban mengalami terluka dan menjalani perawatan kesehatan. Selain itu selama persidangan terdakwa juga selalu berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Sebagaimana terungkap dalam persidangan, perkara ini berawal dari rencana jual beli speaker milik Nancy kepada Intan Yodida Fitriani, kakak terdakwa Dewanto. Speaker sudah dibawa Intan, namun belum dibayar. Tidak kunjung dibayar, korban lantas berniat untuk mengambilnya kembali. Korban lantas menuju rumah Intan menggunakan mobil bersama temannya, Patricia Priska Paramita pada 13 Mei 2012 sekitar pukul 13.30 wita. ”Sampai di sana, hanya terdakwa yang ada," tandas korban. Apes bagi korban, terdakwa bukanya menyuruh korban masuk tapi malah ketika korban baru menurunkan sebelah kaki dari mobilnya, terdakwa langsung mendorong. Sehingga dia terjepit. Saat itu pula, terdakwa menendang dan memukul korban hingga mengalami lecet dan lebam. Ketika dikonfirmasi majelis hakim terkait keterangan saksi korban, Dewanto menyatakan bahwa itu tidak benar. Lelaki asal Banyuwangi ini membantah seluruh kesaksian korban. Padahal, dari saksi korban, juga saksi masyarakat serta visum sudah cukup memberikan bukti adanya penganiayaan tersebut. W-007

saan saksi dengan meminjam tempat di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bangli, sedangkan para penyidiknya dari Kejati Bali," ujarnya. Kejati Bali telah menetapkan anggota DPRD Provinsi Bali Hening Puspita Rini sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi itu. Penetapan itu dilakukan setelah pihak lembaga penegak hukum tersebut melakukan penyelidikan atas dugaan penyim-

pangan dalam pengadaan kain bagi ibu-ibu PKK pada 2011. Ashari mengatakan terkait kasus dugaan korupsi di Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) dan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali masih tetap belum ada perkembangan berarti, hanya saja penyidik masih memeriksa terus saksi. "Hanya pegawai biasa yang kami periksa, juga ada beberapa yang dari rekanan," tandasnya. W-007

Main Pukul, Pria Banyuwangi Dituntut 10 Bulan

Kejati Belum Jadwalkan Periksa Hening

021/VI/FB/KTR

DENPASAR – Fajar Bali Kejaksaan Tinggi Bali belum menjadwalkan untuk memeriksa anggota DPRD Provinsi Bali Hening Puspita Rini, yang tersangkut kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial pengadaan kain untuk anggota PKK di Kabupaten Bangli yang diduga merugikan keuangan negara sekitar Rp 500 juta. "Belum ada jadal untuk memeriksa Hening," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum

dan Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan di Denpasar, Kamis (10/9) kemarin. Saat ini penyidik masih terus memeriksa beberapa orang saksi terkait kasus dugaan korupsi itu. Sudah cukup banyak yang diperiksa untuk menemukan alat bukti baru. Saksi yang diperiksa adalah anggota masyarakat terkait dalam pengadaan kain tersebut. "Kami melakukan pemerik-

 Pe mimp in Umu m/P enanggung Jawab: IGMA Wi snu Mataram  P emimpin R edaksi: E manuel D ew ata Oj a  R edaktur P elaksana: Ida B agus P utu B agus  K oor dinator Liputan: A gung P arami ta  Redaktur: Gde Carmyaka, Hence Silalahi, Blasius Besu, Supriyono  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Heru Prasetya, Hery Subagio, Gde Sarjana, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja  Sekretaris Redaksi: Ketut Tini  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), IGA Diah (Klungkung), Made Doni ( Ta b a n a n ) , Wa y a n S u m e r t h a (Bangli), Ngurah Maharjana (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara), Laurensius Leba Tukan (Kupang), Rikar Khandi (Manggarai Barat), Alfan Manah (Manggarai), Hironimus Dale (Manggarai Timur)  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Manajer SDM: IGKA Mertha Yoga  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Marketing dan Pengembangan: IB. Sudarsana  Sirkulasi: Wayan Sumadita  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar No.: 011.02.02.22723.9, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk. Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN.


KOTAPLUS 3 Dewan Dorong Rencana Underpass Ubung

FAJA R BALI

Jumat, 12 Juli 2013, Tahun XIII

Patung Ngurah Rai Tetap Dipertahankan Mencuatnya wacana pembangunan jalan di bawah tanah (underpass) di simpang empat Jalan Cokroaminoto-Jalan Gatotsubroto, Ubung, Denpasar, mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Termasuk kalangan wakil rakyat di DPRD Kota Denpasar.

DENPASAR-Fajar Bali Bahkan dari pihak anggota Dewan mengaku sudah sempat membicarakan mengenai proyek ini dengan Dinas

Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Kota Denpasar, jauh hari sebelum wacana ini mencuat. “Wacana ini sebenarnya

sudah lama, kami bahkan sudah sempat membicarakan dengan Dinas Tata Ruang dan Perumahan mengenai p em b an g u n an u n d erp ass Ubung ini,” ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, AA Ngurah Agung Wira Bima Wikrama, ST, M.Si., Kamis (11/7) kemarin. Bagi politisi Partai Demokrat ini, wacana pembangunan underpass ini dianggap satu-satunya solusi yang paling masuk akal untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Denpasar. “Setelah disurvei,

ternyata simpang empat Jalan Cokroaminoto - Gatsu (Gatotsubroto) merupakan persimpangan yang paling parah tingkat kemacetan lalu lintasnya,” urai Wira Bima. Berdasarkan hasil survei itu, sebagai anggota DPRD Kota Denpasar, pihaknya mengaku sangat mendukung wacana pembangunan underpass tersebut untuk bisa direalisasikan. Persoalannya, adalah jalan ini jalan nasional, sehingga kewenangan sepenuhnya berada di pihak pemerintah pusat. “Melalui

Pemerintah Provinsi kami berharap bisa mewujudkan rencana ini, termasuk juga dengan masalah pembiayaan yang diperlukan,” terangnya. Menyinggung keberadaan patung pahlawan I Gusti Ngurah Rai manakala rencana tersebut terealisasi, lanjut Bima Wikrama, berdasarkan wacana yang ada nantinya patung dimaksud tetap dipertahankan dan tidak akan dipindahkan. Terlebih patung ini dari bahan logam yang mudah dipindah. “Patung ini juga tidak be-

sar, dibanding patung di simpang siur,” terangnya, seraya menambahkan, sebelumnya sempat ada wacana jalan layang di perempatan ini. Namun karena dianggap menyalahi etika dan tidak sesuai dengan adat budaya Bali, maka wacana itu kandas. Kepala Dinas Tata Ruang dan Perumahan Kota Denpasar, Ir. Kadek Kusuma Diputra, MT, membenarkan wacana tersebut. Pejabat asal Ubud, Gianyar ini menyebut rencana itu dianggap paling tepat mengurai kemacetan di kawasan

simpang empat Cokroaminoto – Gatsu ini. “Memang itu baru wacana, bagi kami underpass itu memang sangat bagus,” ucap Kusuma Diputra, seraya menekankan, jika wacana itu terealisasi, hal yang perlu dilakukan adalah menyiapkan tim dan segala hal termasuk sosialisasi. “Kajian teknisnya saat ini masih dalam tahap penggodokan. Demikian pula keberadaan patung I Gusti Ngurah Rai tetap dipertahankan,” terang Kusuma Diputra. R-004

dengan semua inventaris Barang Milik Daerah juga m a sya ra ka t B a d u n g k h u susnya terkait dengan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan perolehan sertifikat tanah dan bangunan milik Pemkab/masyarakat. “Artinya bagaimana agar tidak membebani masyarakat yang kurang mampu khususnya dengan hal-hal yang meribetkan terkait persertifikatan, nantinya akan membuat masyarakat menjadi

tidak percaya akan kinerja dan pelayanan Pemerintah,” tegas Gde Agung. Kepala BPN Kab. Badung, Jaya, SH.MM menyampaikan apresiasi dan penghargaan serta berterimakasih yang sebesar-besarnya terhadap Pemkab Badung atas kerjasama/sinergisitas yang dibangun selama ini serta bantuanya, agar terus berkelanjutan dan berkesinambungan, dengan harapan apa yang menjadi permasalahan terkait dengan Bea Perolehan Hak atas Tanah

dan Bangunan (BPHTB) dan persertifikatan bisa diminimalisir. Bila semua pihak berkomitmen serta didasari dengan niat/tanggung jawab yang tinggi semua opini yang terjegal terkait asset kedepanya tidak ada lagi. “BPN Kab. Badung yang merupakan lembaga vertikal beserta jajarannya akan berusaha memberikan pelayanan prima serta mengharmonisasikan data yang ada di BPN dengan di Pemkab Badung,”pungkasnya. W-014

Bupati Gde Agung Tanda Tangani MoU dengan BPN Badung

DIBUTUHKAN Wartawan Redaktur

SYARAT WARTAWAN  Pendidikan SMA/SMK  Umur Maksimal 30 tahun  Mampu Bekerja Tim  Suka Bertualang  Berpengalaman Menulis

SYARAT REDAKTUR  Pendidikan S1  Umur Maksimal 35

tahun  Mampu Bekerja Tim  Berpengalaman  Menguasai Bahasa Indonesia dengan Baik

FB/HERY

Bupati Badung A.A. Gde Agung didampingi Sekda Kompyang Swandika setelah penandatanganan MoU dengan Kepala BPN Kab. Badung,  Jaya, SH di Puspem Badung. MANGUPURA – Fajar Bali Pemkab Badung tengah gencar-gencarnya melakukan penataan aset dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan Barang Milik Daerah. Bupati selaku penguasa aset  telah berupaya keras melakukan upaya-upaya terobosan terhadap aset yang selama ini telah masuk ke dalam inventarisasi daerah yang tercatat sebagai aset daerah, baik yang telah bersertifikat dengan cara mengamankan, maupun yamg belum bersertifikat ataupun sertifikatnya dalam proses penyelesaian oleh BPN Kab. Badung khususnya. Demikian disampaikan Bupati Badung A.A. Gde Agung, SH saat penandatanganan MoU tentang Persertifikatan Tanah Inventaris Penguasaan Pemkab Badung, Naskah Perjanjian Ibah Berupa Mobil Toyota Kijang Innova, Sepeda Motor Honda Vario CW, Mobiler dan Pakta Integritas dari

BPN Kab. Badung serta B.A. Serah Terima dengan Kepala BPN Kab. Badung Jaya, SH.MM Kamis (11/7) kemarin bertempat di Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala Pemkab Badung. Hadir pada kesempatan itu, Sekda Kab. Badung Kompyang R. Swandika, SH.MM, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kab. Badung I.B.A. Yoga Segara, Asisten Administrasi Umum Kab. Badung I Gusti Ngurah Oka Darmawan, Kabag Aset Setda Kab. Badung Putu Rianingsih, MSi, Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Kab. Badung  I Nyoman Suardana, serta Kabag Hukum dan HAM Setda Kab. Badung yang diwakili Agus Kabinawa. Bupati Badung A.A. Gde Agung memberikan apresiasi, bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan, dukungan serta sinergisitas/kerjasama BPN Kab. Badung yang telah dibangun selama ini. “Kita

buktikan kepada seluruh lapisan dan komponen masyarakat Badung khususnya juga untuk menindak lanjuti opini-opini yang disampaikan BPK RI pada tahun 2010 lalu yang gara-gara penataan aset Pemkab Badung belum sesuai dengan Perundang-Undangan dan belum mengacu pada Permendagri yang ada”, jelasnya. Dengan hal tersebut, lanjut Gde Agung Pemkab Badung telah melakukan kajian dan mengambil langkah-langkah yang ditempuh bersama BPN Kab. Badung, bersinergi bersama-sama melayani kepentingan masyarakat untuk mensertifikatkan tanah-tanah yang masuk dalam inventaris Barang Milik Daerah juga tanah milik masyarakat Badung itu sendiri. Terbukti usaha itu telah menunjukkan hasil yang cukup signifikan, dengan melalui Program Prona dari 3.250 buah permohonan, sebanyak

1.409 telah selesai pensertifikatannya dan rencananya akan diserahkan secara simbolis oleh Bupati yang jadwalnya Bulan Agustus 2013 mendatang. Juga pada kesempatan itu dari BPN Kab. Badung akan meluncurkan program-program inovatif berupa System Informasi Management Pelayanan Pertanahan (SIMPP) di mana dengan hanya menggunakan sarana komunikasi hand phone masyarakat sudah bisa mengakses informasi terkait tentang pertanahan. ”Upaya melakukan penataan dan pensertifikatan aset ini memang tidak mudah,  untuk mensertifikat tanah, karena memerlukan bukti-bukti penguatan bahwa aset tersebut benar-benar milik Pemda atau masyarakat,“ ucap Gde Agung. Lebih lanjut disampaikan Pemkab Badung akan  mengambil langkah-langkah  dan mengkaji ulang serta menindak lanjuti kembali terkait

MANGUPURA – Fajar Bali Lembaga Perkreditan Desa atau sering disebut LPD merupakan suatu lembaga keuangan yang bersifat khas dan khusus. Yang mana, awalnya diprakarsai oleh Prof. I.B. Mantra dan sekarang menjadi milik desa adat dan beroperasi dalam  wilayah desa adat. LPD merupakan aset serta mitra dalam pembangunan di pedesaan yang menunjang pembangunan ekonomi kerakyatan. Orientasi LPD berbeda dengan lembaga keuangan lainnya, sehingga tidak dapat dimasukkan dalam kualifikasi lembaga keuangan mikro lainnya seperti bank. Adanya eksistensi LPD yang semakin kuat dan berkembang, maka diperlukan dukungan SDM pengelola yang memadai. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Dewa Joni Astabrata dalam rapat koordinasi LPD Kabupaten Badung

di Ruang Kerta Gosana, Pusat pemerintahan Kabupaten Badung, Mangupraja Mandala, Kamis (11/7). Dewa Joni juga mengungkapkan tujuan dari rapat koordinasi LPD se-Kabupaten Badung ini merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Kabupaten Badung untuk menyegarkan kembali pengelola LPD sehingga dapat melaksanakan tugasnya dan fungsinya secara optimal. Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan ini juga untuk menyatukan persepsi serta mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan LPD di Kabupaten Badung sehingga dapat meningkatkan kesehatan LPD. Peningkatan kesehatan LPD akan berimbas pada peningkatan keuntungan serta pendapatan sehingga dapat menunjang kegiatankegiatan yang dilaksanakan oleh desa adat. Rapat koordinasi ini dihadiri 30 LPD se Kabupaten Badung, dimana dari masing-

masing LPD tersebut  mengikutsertakan badan pengawas LPD beserta pengurus LPD. Kegiatan ini berlangsung selama 1 hari. Adapun narasumbernya Prof. Dr. I Wayan Ramantha, MM.AK.CPA dengan materi makalahnya “Penguatan Organisasi dan Tata Kelola LPD”;

Dr. Ida Bagus Wyasa Putra, SH.M.Hum dengan materi “Status dan Kedudukan LPD Pasca Berlakunya Undang-Undang Lembaga Keuangan Mikro 2013” serta Ir. Anak Agung Rai Astika dengan materi “Seputar Masalah Pengelolaan LPD dan Solusinya”. W-014

Jika berminat kirim CV/Lamaran ke Harian Umum Fajar Bali Jalan Indrajaya Nomor 8, Ubung Kaja. Email berita_fajar@yahoo.co.id. Hub. (0361) 411283

FB/HERY

Badung Gelar Rapat Koordinasi LPD

Kabag Adm. Perekonomian Dewa Joni Astabrata saat menghadiri rapat koordinasi LPD Kabupaten Badung di Puspem Badung.

006/VI/FB/R-008


DAERAH Karangasem Genjot Pencapaian Target Pajak Diimingi CPNS, Sumartini Tertipu Rp 175 Juta

4

FAJA R BALI

Jumat, 12 Juli 2013, Tahun XIII

Kasus penipuan berkedok CPNS kembali memakan korban. Kali ini seorang guru, I Komang Sumartini (31) asal Banjar Mengguna, Desa Tihingan, Klungkung, menjadi korban teranyar. Meski kejadian penipuan sudah terjadi sejak Jumat (29/10) 2010 lalu, korban baru melapor pada Jumat (11/7) kemarin.

FB/IST

AMLAPURA-Fajar Bali Guna mendorong tumbunya kesadaran mayarakat membayar pajak, Pemkab Karangasem melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) melaksanakan Gebyar Pajak Bumi Bangunan (Gebyar PBB) Kamis (11/7) di Wantilan Pemkab Karangasem, dibuka Wakil Bupati Karangasem I Made Sukerana, SH. Kepala Dinas Pendapatan Daerah diwakili Sekretaris I Wayan Sukerana, melaporkan, latar belakang dilaksanakannya Gebyar PBB adalah masih rendahnya kesadaran dan ketaatan wajib pajak dalam membayar pajak sesuai jatuh tempo yang telah ditetapkan, sementara pajak harus dipungut guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Gebyar PBB ini untuk memotivasi masyarakat khususnya wajib pajak untuk melunasi pajaknya lebih awal dari waktu yang ditentukan serta membudayakan masyarakat membayar pajak. Dengan demikian, capaian penerimaan pajak sesuai target yang ditetapkan, serta tumbuhnya rasa kepedulian masyarakat mendukung pembangunan. “Pelaksanaan gebyar PBB dimaksudkan untuk memotivasi wajib pajak agar sadar memenuhi kewajibannya membayar pajak sesuai jadwal waktu yang ditentukan per 30 September 2013, sebab jika lewat waktu wajib pajak dikenai denda,” terangnya. Wakil Bupati Karangasem, I Made Sukerana, SH, mengatakan, penyelenggaraan pemerintahan dituntut dapat meningkatkan kinerja sejalan meningkatnya kebutuhan pelay-

anan masyarakat. Sesuai semangat otonomi daerah setiap daerah dituntut makin mandiri menjalankan roda pemerintahan, walaupun implementasinya masih memerlukan pengawasan dan penyempurnaan. Upaya pemerintah meningkatkan pembangunan untuk mendorong perkembangan perekonomian rakyat ysag tidak terlepas dari dukungan dana dan peningkatan kinerja aparatur pemerinatah. Jumlah APBD Kab Karangasem tahun 2013 terdiri dari Pendapatan Daerah sebesar Rp. 957.295.412.618,19 dengan jumlah belanja sebesar Rp. 1.049.658.680.850,88 sehingga masih defisit sebesar Rp. 92.363.267.432,69. Kontribusi PAD terhadap APBD tahun 2013 sebesar Rp. 140.991.227.771,00 atau 14,73% dari pendapatan daerah, sedangkan dana perimbangan yang diterima sebesar Rp. 641.839.137.845,02 atau 67,05% dari pendapatan daerah termasuk dana bagi hasil pajak dan bukan pajak sebesar Rp. 26.647.712.845,02 atau 2,78% dan bagi hasil pajak propinsi dan pemerintah daerah sebesar Rp. 60.209.968.402,17 atau 6,29% dari pendapatan daerah.. Dari data tersebut diketahui pembiayaan pembangunan didominasi dana dari pusat. Sesuai semangat otonomi Karangasem bertekad mengurangi ketergantungan dengan mengoptimalkan PAD sesuai potensi yang ada dan kewenangan yang diberikan diatur dalam UU No 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi. PAD Karangasem setiap tahun terus meningkat dalam APBD induk sebesar Rp. 140.991.227.771,00 dan dalam

BANGLI-Fajar Bali Kerajinan kayu di Bangli kini dihadapkan pada keterbatasan bahan baku terutama kayu albezia. Hal itu disebabkan tingginya tingkat permintaan produk kerajinan kayu (kerajinan kayu setengah jadi yang diproduksi pengerajin Bangli) pada musimmusim tertentu. Kepala Disperindag Bangli Dra. Ni Wayan Manik, kepada Fajar Bali di kantornya, Kamis (11/7) ketika dimintai komentarnya soal eksistensi kerajinan Bangli, mengatakan untuk kerajinan kayu albezia, seperti kerajinan membuat kotak dan jenis souvenir, serta patung gaya Ubud mengalami keterbatasan bahan baku. Saat permintaan tinggi kebutuhan kayu meningkat. Hal itu kurang diimbangi dengan penanaman jenis

pohontersebut, menyebabkan kini pengerajin Bangli kesulitan mendapatkan bahan baku tersebut. Namun Manik tak menjelaskan seberapa besar kebutuhan kayu albezia bagi pengerajin, dan seberapa besar produksinya di Bangli. Yang jelas dengan tingkat permintaan produk kerajinan dari kayu albezia menyebabkan kini pengerajin kesulitan kayu tersebut. Akibatnya menurut Manik, banyak pengerajin yang istirahat.Dikatakan di Bangli banyak sentra-sentra pengerajin kayu menggunakan bahan albezia, adapun sentranya di Suter, Kubu, Bangli,Kayubihi, Pengotan, desa-desa di Susut dan sejumlah desa di kecamatan Tembuku. Kebutuhan kayu albezia sangat tinggi, dengan semakin tumbuhnya kreatifitas seni dibidang itu. Ketika ditanya sejauh mana

perubahan dirancang sebesar Rp. 151.221.559.268,88. KPP Pratama Gianyar diwakili AA Gde Raka Sumanjaya, SE, dengan disahkannya UU No 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi (UU-PDRD) serta SKP Menkeu dan Mendagri tentang tahapan pengalihan pengelolaan PBB maka sejak 1 Januari 2014 PBB dikelola Pemkab. Untuk itu saat ini sedang diambil langkah penyiapan dasar hukum pemungutan, penguatan kelembagaan, penyiapan sapra, penyiapan perangkat lunak dan SDM. Berkenan degan itu Kanwil DJP Bali dan KPP Pratama Gianyar memfasilitasi kelancaramn proses pebgalihan PBB-P2 kepada pemkab Karangasem. Pemkab Karangasem selama ini telah menjalin kerjasama sehingga pemungutan pembayaran PBB-P2 dapat dilaksanakan dengan lancar. Diperkirakan hingga Desember 2013 realisasi PBB-P2 di Kab Karangasem akan melampaui target sehingga bisa memperoleh insentif dari pelampauan target tetap dapat diraih. Jika telat membayar PBB dari tanggal 30 September 2013 dikenakan denda sebayak 2 %. Sekda Ir. I Gede Adnya Mulyadi, M.Si mengatakan, optimis alih kelola PBB –P2 kepada pemkab Karangasem dapat berjalan sesuai tahapan dan rencana. Untuk itu diminta segenap jajaran Dispenda dan petugas pungut bekerja keras utuk bisa mencapai target bahkan melampauinya. Tentang Gebyar PBB, Adnya meminta masyarakat dapat membayar kewajibannya tepat waktu sehingga tidak dikenakan denda. Hm*

diperoleh di Polres Klungkung, peristiwa penipuan ini terjadi di sebuah kos-kosan di kawasan LC Galiran, Semarapura Klod. Tepatnya, Jumat (29/10) 2010 lalu, korban bertemu dengan pelaku (Wisten) di Nusa Penida. Pada pertemuan itu, pelaku mengaku bisa mencarikan korban PNS

SEMARAPURA-Fajar Bali Hujan deras dan angin kencang menjadi musuh utama para petani di Kabupaten Klungkung saat ini. Tak hanya mengakibatkan hekataran tanaman padi rebah, cuaca buruk juga mulai merusak cabai. Kamis (11/7) kemarin, tanaman cabai milik petani di Subak Manduang, Desa Selat, Klungkung terserang penyakit aneh. Buah cabai yang masih hijau tiba-tiba membusuk, daunya keriting, dan sebagian layu. Akibatnya, petani pun terpaksa memanen cabainya lebih awal, walau harga jualnya rendah. Selain itu, melonjaknya harga cabai, juga membuat cabai busuk diserbu di pasaran. Menurut seorang petani cabai, Nyoman Suryati (42), seharusnya saat ini ia dapat meraup untung besar. Sebab, harga cabai di pasaran sedang meroket. Cabai yang sebelumnya seharga Rp 15 ribu per kilogram, sekarang melonjak ke harga Rp 60 ribu/ kilogram. Sayangnya, cuaca buruk m e n gh a n c u rka n h a ra p a n Suryati menikmati keuntungan. Buah cabainya yang belum siap panen, terserang penyakit aneh. Daun-daunya keriting, buah yang masih hijau membusuk, dan ada juga yang layu dan mati. Untuk mengurangi kerugian, Suryati pun terpaksa memanen cabainya lebih awal.

Suryati mengaku harga jual cabai hijaunya hanya Rp 20 ribu/ kilogram, padahal harga cabai merah saat ini mencapai Rp 60 ribu/kilogram. Bukan hanya harga yang lebih murah, jumlah panen Suryati pun menyusut. Bisanya dalam waktu dua minggu sekali, ibu tiga anak ini bisa memperoleh hasil panen 12 kilogram, tapi sekarang hanya 7 kilogram saja. “Dulu sekali panen, saya bisa dapat dua belas kilo, sekarang paling banyak dapat cuma 7 kilogram saja,” ujar Suryati. Situasi di Pasar Galiran, Klungkung juga berbeda. Pasokan cabai dari Pulau Jawa sudah tidak ada lagi, sehingga mengakibatkan peningkatan harga cabai. Kurang dari seminggu, harga cabai sudah mencapai Rp 60 ribu/kilogram. Ironisnya, harga cabai yang terlalu tinggi membuat para pembeli lebih tertarik untuk membeli cabai busuk. Dalam sekejap, cabai busuk pun diserbu pembeli dengan harga hanya Rp 10 ribu/kilogram. Salah seorang pedagang cabai di Galiran, Nengah Suartini menyampaikan cabai busuk memang ramai dibeli. Namun, sebelumnya cabai busuk tersebut sudah melewati proses penjemuran dan dibersihkan. “Ya yang busuk juga laku, tapi sebelumnya cabai itu sudah dijemur dan dibersihkan,” jelas Suartini. W-019

Harga Melonjak, Cabai Busuk Diserbu Pembeli

Pengerajin Kayu Terkendala Bahan Baku kerajinan itu mengangkat perekonomian pengerajin, Manik mengatakan masih rendah hasil yang bisa dinikmati pengerajin Bangli, karena mereka baru mampu menghasilkan barang kerajinan setengah jadi, belum banyak yang mampu memfinishing. Dia berharap agar pengerajin mampu melakukan finishing, untuk bisa menikmati hasil yang lebih tinggi. Bahkan hal itu terjadi bukan hanya pada kerajinan kayu, tetapi pada banyak produks. Dia berharap pengerajin di angli agar mampu berperan sampai di finishing, sehingga bisa menghasilkan harga produksi yang lebih tinggi, untuk bisa meningkatkan pendapatan. Lalu terhadap keterbatasan kayu itu, Kadis P3 Bangli Ir I Wayan Sukartana, belum bisa dikonfirmasi. W-002

Gapura Desa

SEMARAPURA-Fajar Bali Korban melaporkan, I Nyoman Wisten (40) asal Banjar Pendem, Desa Ped, Nusa Penida. Tak tanggung-tanggung, korban diiming-imingi CPNS dengan syarat menyerahkan uang sebesar Rp 175 juta. Berdasarkan informasi yang

FB/Diah

Petani Cabai Saat Memanen Cabai di Sawahnya

asalkan menyerahkan sejumlah uang. Berselang beberapa waktu, korban akhirnya kembali bertemu dengan pelaku di koskosan wilayah Galiran. Di saat yang bersamaan, korban yang berprofesi sebagai guru tersebut menyerahkan uang sebesar Rp 175 juta kepada pelaku. Sesuai laporanya di Polres Klungkung, korban mengaku sudah mengantongi kuintansi penyerahan uang. Setelah menyerahkan uang, korban pun merasa yakin akan lulus sebagai CPNS. Sayangnya, harapan itu buyar, saat korban mengikuti tes CPNS, dan

FB/ARTAYASA

justru dinyatakan tidak lulus. Mendapat kenyataan demikian, korban (Sumartini) pun mulai merasa curiga. Berkali-kali ia meminta uangnya dikembalikan oleh pelaku, tetapi tidak kunjung diberikan. Hingga akhirnya, korban melapor ke Polres Klungkung. Kasubag Humas Polres Klungkung, AKP I Made Sudanta ketika dikonfirmasi mengaku sudah menerima laporan penipuan tersebut. Sudanta menegaskan, saat ini jajaran kepolisian Polres Klungkung masih melakukan penyelidikan. Termasuk juga pemeriksaan saksi-saksi. W-019

Dispenda Gianyar gelar Pelatihan PBB

Dispenda Gelar Pelatihan Pengalihan PBB-P2 GIANYAR-Fajar Bali Guna mempercepat realisasi Pengalihan Pajak Bumi d a n B a n g u n a n Pe d e s a a n dan Perkotaan (PBB-P2), Dinas Pendapatan Kabupaten Gianyar menggelar pelatihan kepada jajaran pemungut pajak Dinas Pendapatan Kabupaten Gianyar di Ruang Sidang Utama  Kantor Bupati Gianyar, Kamis  (11/7). Pelatihan yang diikuti oleh sekitar 45 orang terdiri staf Seksi Pajak Bumi Bangunan dan sedahan (petugas pungut pajak) tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari disahkannya UU No 28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang menetapkan PBB – P2 sebagai pajak daerah. Dengan penetapan undang – undang tersebut, awalnya penerimaan PBB-P2 yang merupakan pajak pusat kini menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga memberikan keuntungan bagi Kabupaten Gianyar.  Tahun 2012 penerimaan PBB-P2 Kabupaten Gianyar sektor pedesaan dari target Rp.849.083.630 terealisasi sebesar Rp.1.329.054.000, sedang sektor perkotaan ditargetkan Rp. 8.513.441.963 terealisasi Rp.10.689.133.000. Kepala Seksi Bimbingan dan Penyuluhan Kantor Wilayah Di-

rektorat Jenderal Pajak Provinsi Bali, Teguh Sulistyono mengatakan, Kabupaten Gianyar telah mempunyai kesiapan untuk melaksanakan pengalihan PBB-P2. Hal ini dilihat dari kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki untuk mendukung proses pengalihan tersebut. “Gianyar sudah siap saya rasa. Tinggal siapkan SDM dan pemindahan data,”terang Sulistyono. Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Gianyar, I Putu Gde Bhayangkara mengatakan, dengan adanya pengalihan PBB-P2 menjadi PAD akan mampu meningkatkan pendapatan fiskal sehingga mampu berkontribusi lebih dalam pembangunan di Kabupaten Gianyar. Untuk itu, pihaknya berharap p eser ta men gikuti pelatihan dengan seksama dan serius sehingga nantinya mampu memahami prosedur pengalihan pajak yang benar sesuai amanat undang – undang dan mampu mengimplementasikan dengan baik dalam hal pembayaran PBBP2 dari masyarakat ke Dinas Pendapatan Kabupaten Gianyar. “2014 pengalihan ini mulai direalisasikan. Saya harap peserta semua fokus dan serius mengikuti pelatihan,” ucap Bhayangkara. W-005

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

Simakrama Ngaben Massal, Bupati Candra Salut Kegotongroyongan Warga SEMARAPURA-Fajar Bali Semangat gotong royong masyarakat dalam melaksanakan upacara yadnya, ngaben massal mendapat dukungan Bupati Klungkung, I Wayan Candra. Semangat kebersamaan tersebut hendaknya dapat dipelihara secara berkelanjutan. Demikian diharapkan Bupati Klungkung, I Wayan Candra dalam menghadiri upacara ngaben dan ngeroras massal di Desa Pakraman Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Rabu (10/7). Kedatangan Bupati didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkab Klungkung, Wayan Parna dan unsur Muspika Banjarangkan. Rombongan diterima langsung panitia ngaben massal beserta warga setempat di Balai Banjar Tengah, Desa Pakraman Nyanglan. Menurut panitia upacara ngaben masal, Nyoman Setemer, pelaksanaan ngaben masal ditujukan untuk meringankan beban warga

yang akan melaksanakan upacara pengabenan maupun ngeroras. Menurut penuturannya, upacara ngaben masal yang dilaksanakan tiap lima tahun sekali, pada tahun ini diikuti sebanyak 33 sawa. Sedangkan untuk ngeroras terdapat penambahan sebanyak 14 sawa. Sesuai rencana, upacara pengabenan akan dilaksanakan pada Rabu (17/7) mendatang, sedangkan upacara ngeroras dilaksanakan pada Jumat (26/7) mendatang. Sementara itu, Bupati Klungkung, I Wayan Candra pada kesempatan ini menyatakan salut atas semangat kegotongroyongan warga dalam melaksanakan yadnya yang sudah dapat berjalan dengan baik. Sebagai umat telah melaksanakan swadarma dengan baik, bersama-sama melakukan ayah-ayahan yang didasari dengan semangat pengorbanan. “Semoga semangat kebersamaan ini dapat terpelihara secara

FB/Diah

Bupati Candra Ketika Menghadiri Acara Ngaben Massal

berkelanjutan,”harap Bupati Candra. Terkait pelaksanaan kegiatan yang sudah berjalan sesuai harapan, masyarakat telah berhasil melaksanakan darma agama dan

darma Negara dengan baik. Sementara itu, sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat dalam melaksanakan yadnya, Bupati Candra juga menyerahkan punia, seraya

mendoakan upacara pengabenan dan ngeroras yang dilaksanakan krama Desa Pakraman Nyanglan ini dapat berjalan dengan baik dan labda karya. W-019*


DAERAH

FAJA R BALI Jumat, 12 Juli 2013, Tahun XIII

Punya 2 Mobil dan Tanah Nikmati BLSM

Warga Jagaraga Protes ke Kantor Camat Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang diterima masyarakat dinilai kurang tepat sasaran. Karenanya, ratusan masyarakat Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan yang tidak mendapatkan bantuan langsung itu datang ke kantor camat setempat untuk melakukan protes, Kamis (11/7) siang kemarin.

FB/Agus

penjelasan yang pasti terkait tidak dapatnya kami bantuan ini. Aparat desa mengatakan itu langsung dari pusat. Kalau tidak aparat desa yang memberikan data apakah orang pusat itu tahu masyarakat di bawah,” terangnya sembari menyerukan kepada camat untuk

Warga Desa Jagaraga memprotes BLSM yang tidak tepat sasaran

turun langsung ke desa. Camat Sawan, Gusti Ngurah Suradnyana, saat di konfirmasi terpisah mengaku bersyukur adanya masyarakat yang datang ke kantor camat memberikan informasi dan sejauh ini dengan tidak dapatrnya beberapa masyarakat bantuan langsung itu pihaknya sudah

Pilkel Desa Bongan

Diantar Baleganjur, Pak Ngurah Dapat Nomor Urut 1 TABANAN-Fajar Bali Calon perbekel Bongan I Gusti Ngurah Putu Suardika (38) yang kerap disapa Pak Ngurah diantar baleganjur seka Teruna Dharma Santi Banjar Bongan Pala, saat mengambil nomor urut di kantor Perbekel Bongan, Kamis (11/7) kemarin. Dalam pengundian nomor urut tersebut Pak Ngurah mendapatkan nomor 1, sedangkan dua kandidat lainya mendapatkan nomor urut 2 dan 3 . “Astungkara, sesuai dengan harapan kami mendapatkan nomor urut satu,” jelas Pak Ngurah usai mengambil pengundian nomor urut untuk pemilihan perebekel Desa Bongan, Kemarin. Ia berharap nomor urut satu yang diraih dalam pengundian menyertai pada hari H pemilihan dengan menempati posisi nomor satu. Diakuinya, target meraih suara sebanyak-banyaknya merupakan pekerjaan yang berat dan membutuhkan kerja keras dari tim yang telah dibentuk. Terkait keterlibatan baleganjur dalam pengambilan nomor urut kadidat, Pak Ngurah menegaskan hal tersebut merupakan spontanitas Seka Truna Banjar Bongan Pala yang sudah bulat dalam tekat mendukungnya sebagai calon perbekel desa bongan. “Ini merupakan bukti dukungan seka teruna terhadap saya selaku calon perbekel,”

Pojok Desa

melakukan pendataan ulang dan akan mengusulkan kembali ke pemerintah pusat. Terkait warga kaya yang mendapatkan bantuan pemerintah itu pihaknya juga akan melakukan pencabutan dengan terlebih dahulu melakukan musyawarah desa.

”Masalah itu, kalau benar ada masyarakat kaya yang mendapatkan bantuan itu tentu kami akan melakukan pencabutan namun sebelumnya kami akan melakukan musyawarah di desa terlebih dahulu, apabila benar yang bersangkutan kaya ya kami cabut,” terangnya. W-008  

AMLAPURA-Fajar Bali Mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang hari raya I d u l F i t r i te r u t a m a menjelang arus mudik dan balik lebaran berbagai upaya dilakukan pihak otoritas Pelabuhan Padangbai, Karangasem. Kepala Adminstratur Pelabuhan Padangbai, I Ketut Arya Dana, mengaku akan menambah sekitar tujuh unit Fery untuk mengatasi sekiranya terjadi lonjakan penumpang.

Hanya saja pihaknya belum memastikan kapan kapal tersebut akan mulai dioperasikan. Pada hari biasa Feri yang melayani penyeberangan sebanyak 21 kapal. Dengan tambahan tujuh kapal menjelang Idul Fitri, akan ada 28 Fery untuk melayani penumpang yang diprediksi ada penambahan 5 sampai 10 persen. ”Jumlah tiket juga akan ditambah sesuai dengan jumlah yang diprediksi,” terang Arya

TABANAN-Fajar Bali Dalam rangka menumbuhsuburkan rasa kebersamaan dan menekan biaya pelaksanaan upacara yadnya, Pemerintah Kabupaten Tabanan menggandeng Panitia Penyelenggara Upacara Bebayuhan Wetuan dan Sapuh Leger masal. Kegiatan digelar dari tanggal 14 sampai dengan 17 Juli 2013 mengambil tempat di Gedung Kesenian I Ketut Mario. Hajatan manusa yadnya ini digelar dalam rangka meningkatkan kualitas mental dan spiritual masyarakat Tabanan menuju Tabanan Serasi. Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia, I Nengah Suela, Kamis ( 11/7 ) kemarin, di Tabanan. Suela mengungkapkan, dengan upacara yang dilaksanakan secara masal ini, akan bisa menekan biaya pelaksanaan upacara. “Kami berharap dengan kegiatan upacara yang dilaksanakan secara masal ini, masyarakat akan bisa menjangkau biaya yang kami tawarkan, yang jauh lebih ringan dibandingkan dengan bila dilaksanakan secara sendiri-sendiri,”ujar Suela. Mantan Kepala Inspektorat Tabanan ini menambahkan, kegiatan yang digelar terbuka untuk umum dan dipuput oleh sarwa sedaka (20 sulinggih). “Ini kami lakukan sebagai cermin rasa persatuan dan kesatuan serta semangat kebersamaan sebagai sesama umat Hindu,”tegasnya. Namun demikian kata Suela, ada beberapa persyaratan yang mesti dipenuhi oleh calon peserta. Usia minimal peserta 4 tahun dan mengisis formulir pendaftaran dan membayar dana punia. Untuk satu orang peserta dikenai dana punia sebesar Rp 350.000. Sedangkan untuk 2-3 orang dalam satu keluarga, mendapatkan keringanan, yakni Rp 300.000 per orang. Sementara kalau lebih dari tiga orang dalam satu keluarga biayanya lebih ringan lagi yakni, Rp 250.000 per orang. Menurut Suela, dalam lontar Kala Tatwa menyebutkan, siapa pun yang lahir pada hari Sabtu Keliwon (tumpek) dan yang lahir pada wuku wayang, terlebih yang lahir pada Tumpek Wayang, atau pun kalau ada orang yang kelahiran tergolong “Jadma Sukerta ”(orang melik), kepadanya sebaiknya dilakukan upacara penyucian kelahiran (bayuh wetuan/meruwat). Yang masuk katagori Jadma Sukerta kata Suela adalah, anak tunggal (tidak bersaudara), Tiba Angker (lahir berbelit tali pusar/ tidak menangis), Margana (yang lahir ditengah perjalanan), Julungwangi (lahir tat kala matahari terbit), Julung Sarab (lahir saat matahari terbenam), Wijil (orang terlahir cebol), Buncing (lahir bersamaan, beda jenis kelamin), Pancoran Apit Telaga ( perempuanlaki-perempuan), Pipilan ( lima bersaudara, empat perempuan, satu laki) dan Puja Daha ( ibu hamil yang usia kehamilanya sebelum 3 bulan ketemu wuku wayang,dan/atau usia kehamilanya lebih dari 7 bulan ketemu wuku wayang, atau kehamilanya ketemu dengan dua kali wuku wayang. Untuk mempermudah masyarakat bisa mendapatkan informasi terkait dengan pelaksanaan upacara tersebut, panitia telah menyiapkan tempat pendaftaran disemua kecamatan yang ada di Tabanan. W-004

Jelang Lebaran, ASDP Padangbai Tambah 7 Fery Dana. Lonjakan penumpang diperkirakan akan terjadi H-5 dan H plus 5 lebaran. Dari segi keamanan pihak Pelabuhan juga sudah melakukan pengecekan terhadap peralatan dan keselamatan penumpang yang ada dalam kapal termasuk peningkatan pengamanan mulai dari areal pelabuhan, pintu masuk dan parkir serta darmaga. Sejauh ini arus lalulintas penyeberangan laut masih normal.

Belum ada lonjakan jumlah penumpang. Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Ki Bagus Tri mengatakan Polres Karangasem berencana akan mendirikan pos keamanan tambahan diluar pos regular yang sudah ada. “Selain penambahan personil yang berjaga, untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan akan dibagun dua pos pantau masing-masing di yeh Malet dan Buitan,” pungkasnya. M-002

KTP Seumur Hidup Tunggu Payung Hukum

FB/Doni

tandasnya. Kedepan seka teruna bukan saja di Bongan Pala, namun seka teruna yang ada di Desa Bongan yang memiliki potensi seni dan budaya termasuk di bidang olah raga dibangkitkan kembali. “Salah satu contoh saya akan kembali adakan Pordes. Pekan Olah Raga Desa yang selama ini mati suri.” Tandasnya. Padalah menurut tokoh muda asal Sedahan Jro Gede Bongan ini ajang pordes merupakan ajang mencari bibit-bibit berbakat generasi muda bongan. “Banyak lagi program yang saya miliki. Namun saya tidak mau mengatakan. Karena saya akan buktikan,” tandasnya. Sementara itu sebelum berangkat menuju Kantor Desa Bongan, seka teruna Banjar Bon-

Tabanan Gelar Upacara Sapuh Leger dan Bebayuhan Wetuan Massal

gan Pala yang diampingi bebrapa tokoh masyarakat setempat melangsungkan persembahyangan di Pura Bale Banjar setempat. Dengan berpakaian adat madya kaos putih yang dilengkapi Foto Pak Ngurah dibagian punggung. Iring-iringan calon perbekel Pak Ngurah kemudian berjalan kaki dengan lantunan gamelan beleganjur. Tiba di kantor Desa Bongan, calon perbekel Pak Ngurah diterima oleh panitia pemilihan yang selanjutnya dilangsungkan pengundian nomor urut. Tahapan Pilkel Bongan dilanjutkan dengan kampanye yang dimulai dari tanggal 12 hingga 31 Juli. Masa tenang dari tanggal 1 sampai 3 Agustus sedangkan hari H pencoblosan tanggal 4 Agustus 2013. W-004*

FB/MAHARJANA

Arus lalulintas penyeberangan Padangbai masih relatif normal, belum terjadi lonjakan penumpang

BANGLI-Fajar Bali Kartu Tanda Penduduk (KTP) berlaku seumur hidup, kini masih menunggu payung hukum. Sebelumnya diatur dengan UU.No 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan, namun kini UU tersebut bakal dirubah. ”Untuk KTP seumur hidup payung hukumnya masih sedang dalam pembahasan di DPR RI, dulu sih menggunakan UUno.23 tahun 2006, sekarang UU itu dirubah”, ujar Kepala Kantor Catatan Sipil dan Kependudukan Bangli I Wayan Warga Megantara, Kamis (11/7). Ditanya soal kemungkinan semua penduduk mendapat KTP seumur hidup dia mengatakan hal itu sangat mungkin, dengan sistem e-KTP. Karena dengan sistem e-KTP tak perlu ada perubahan yang siginifikan pada identitas penduduk tersebut. Selain itu dengan E-KTP bisa diyakini tingkat keakuratannya. ”Yang berubah paling alamat, entah karena dia menikah atau hal lain”, ujarnya. Sekadar diketahui sampai sekarang E-KTP sudah terdistribusi sekitar 153.000 e-KTP. Sisanya ada sekitar 40.000 yang belum memiliki e-KTP.Kini dari jumlah 40.000, itu ada yang sudah mengikuti proses rekaman. Keterlambatan itu, akibat faktor geografis dan tingkat kesadaran masyarakat yang masih kurang soal perlunya KTP. W-002

Tradisi Megibung Banjar Saren Jawa, Budakeling, Bebandem AMLAPURA-Fajar Bali Warga Muslim di Banjar Saren Jawa dikenal memiliki segudang keunikan. Dari segi bentuk bangunan dengan arsitektur Bali, urutan nama seperti orang Bali seperti Wayan, Nengah, Nyoman dan Ketut. Selaian itu untuk memanggil mereka yang sudah tua umumnya menggunakan We dan untuk yang masih muda dengan panggilan Bli menggunakan bahasa Bali halus. Keunikan lainya mereka juga mengenal tradisi megibung (makan bersama). Memasuki hari pertama bulan puasa, menu saat Buka Puasa dan Pertengahan Puasad diwarnai dengan kegiatan megibung. Tradisi Megibungan ini di-

lakukan di Mesjid Nurul Hayat, satu satunya Mesjid di Kampung tersebut. Menjelang buka puasa, warga Saren Jawa terutama yang laki laki baik tua maupun muda berbondong bondong datang ke Mesjid. Mereka duduk lesehan di emperan Mesjid di sisi timur dan barat melingkari makanan yang terdiri dari Nasi dan Lauk yang sudah diletakkan dalam nampan dengan ditutup menggunakan tedung saji. Dengan berbahasa Bali halus melalui pengeras suara Kelian Adat Raden Ketut Ayumudin memberitahukan warga bahwa acara santap bersama dengan megibung segera dimulai. ”Megibung kerap dilakukan saat warga punya hajatan,”ujar

Ketut Ayumudin tetua kampung tersebut. Warga Saren Jawa terdiri dari 120 KK dan terbagi menjadi empat tempek. Keempat tempek tersebut dibagi masing-masing dua tempek menyiapkan gibungan pada buka puasa hari pertama dua tempek menyiapkan saat p u a s a ke s e l i ku r a t a u h a r i keduapuluh satu. Ketut Ayumudin menambahkan megibung khusus bagi umat Muslim laki laki yang pergi ke Mesjid, sementara ibu ibu menyiapkan sagian di rumah dengan memasak terlebih dulu. Usai mengibung dilanjutkan dengan Solat di dalam Masjid. Setelah itu warga langsung pulang ke rumahnya masing masing. M-002

FB/MAHARJANA

SINGARAJA – Fajar Bali Kehadiran ratusan masyarakat Jagaraga yang dikoordinir oleh Ketut Suangsa.”Kami merasa BLSM tidak tepat sasaran karena beberapa masyarakat yang tidak mampu tidak mendapatkan bantuan itu. Seperti saya dan warga yang datang ke kantor camat kenapa tidak dapat,”terang Suangsa. Justeru beberapa masyarakat yang kaya mendapatkan bantuan tersebut sedangkan masyarakat yang miskin tidak mendapatkan BLSM. ”Ada masyarakat yang memiliki 2 mobil dan tanah mendapatkan bantuan ini, sedangkan kami dan masyarakat yang tidak mampu malah tidak mendapatkan apaapa,” tuturnya. Pihaknya mengaku sempat menyampaikan kepada kepala desa namun tidak mendapatkan jawaban pasti. ”Kami juga sangat kecewa dengan pelayanan aparat desa yang selama ini tidak bisa memberikan

5

Umat Muslim laki-laki di Banjar Saren Jawa, Bebandem menggelar acara megibung di Masjid setempat


PENDIDIKAN

6 Prestasi Semakin Bersinar

FAJA R BALI Jumat, 12 Juli 2013, Tahun XIII

Juga Terkait Pendidikan dan Kebudayaan

SMP PGRI 2 Juara I Lomba Kidung Tingkat Denpasar

DENPASAR-Fajar Bali Prestasi SMP PGRI 2 Denpasar setiap tahun terus bersinar, sehingga patut diperhitungan dalam berkompetitif dengan sekolah negeri. Salah satu bukti, SMP PGRI 2 baru-baru ini berhasil menoreh prestasi tingkat kota Denpasar, yakni meraih juara I lomba kidung, yang diikuti SMP campuran di Denpasar. Tim peraih lomba kidung, Luh Putu Ani Sindi Asri Andika, I Made Krystya Darma, Ni Luh Sri Meliani dan I Gede Tilem Rama Sadhana. Selain itu tidak ketingglan pula yang ikut membanggakan, siswa SMP PGRI 2 berhasil ke tingkat nasional dalam ajang Olimpiade Olahraga dan Sain Nasional (O2SN) di Samarinda mewakili Bali. Kemampuan siswa ke O2SN ini untuk me motivasi dan memberikan spirit kepada siswa lainnya, agar ke depan kembali tampil pada ajang nasional. Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, Dr., I Gede Wenten Aryasuda, M.,Pd., Kamis (11/7) kepada koran ini mengatakan, keberhasilan SMP PGRI 2, selain bertolak dari visi sekolah berlandaskan agama dan budaya, juga dibina guru khusus, hingga siswa memiliki kemampuan sesuai bidangnya. Selain itu juga sesuai moto, berpacu meraih prestasi , maka guru dan siswa termotivasi untuk terus berpacu mengembangkan kemampuan sesuai bidangnya. Peraihan prestasi pada seni kidung, karena kidung menjadi unggulan, dan kidung pada kelompok seni suara. Seni sebagai penopang kehidupan agama di Bali, dan berada pada kelompok pancagita, yang sekaligus sebagai penyangga utama Bali, ujar Aryasuda. Pancagita menurut Aryasuda terdiri dari, japa mantra atau weda yang diucapkan pendeta atau sulinggih pada saat muput upacara. Selain itu pancagita Juga mencakup, suara genta atau bajra, suara kidung, suara gong dan suara kulkul. Ditinjau dari sisi lain, bidang seni juga sebagai bagian integral dari pendidkan karakter. Sebetulnya pendidikan karakter telah muncul seiring dengan seni. Saat ini pembinaan karakter tetap didukung bidang seni, tutur Aryasuda. Selain itu melalui tradisi membuat lawar, juga mewbina karkter siswa dalam segi kebersamaan dalam budaya. Aryasuda membenarkan, sekolah ikut mengembangkan bakat dan minat siswa sesuai dengan kemampuannya. Serta meningkatkan peran sekolah sebagai pusat kebudayaan. Karena kebudayaan ikut menempah mental siswa agar tidak terjebak negative thingking. Selain mengemukakan tentang prestasi kidung, Aryasuda juga mengutarakan, tentang minat masyarakat untuk menyetudikan putra-putrinya di SMP PGRI yang dipimpinnya. Hingga saat ini kepercayaan masyarakat masih tinggi terhadap SMP PGRI 2. Untuk tahun akademik 2013/2014, yang sudah mendaftar saat ini sekitar 700 calon siswa. Namun diperkirakan pendaftar akan meningkat , karena hasil pendaftaran online untuk ke SMPN sudah diumumkan Kamis kemarin. Untuk kebutuhan proses belajar mengajar (PBM), SMP PGRI 2 memiliki gedung sendiri dilengkapi 30 ruang belajar. Untuk praktik disediakan laboratorium, termasuk laboratorium komputer, perpusatakaan serta lainnya. R-008

Konsul India Gelar Temu Sejumlah Konsul di Bali

FB/HERU

Konsulat Jenderal India H.E. Mr A.S. Takhi bersama sejumlah konsul dan pejabat pusat dan daerah

DENPASAR-Fajar Bali Para konsulat jenderal dan konsul kehormatan di Provinsi Bali mengadakan pertemuan makan siang bulanan mereka di restoran India Sitara di Renon, Denpasar, belum lama ini. Pertemuan makan siang yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal India, H.E. Mr A.S. Takhi, di Bali tersebut dihadiri oleh para anggota korps konsuler serta beberapa pejabat pemerintah pusat dan provinsi Bali. Termasuk staf ahli gubernur

Bali serta kepala imigrasi Denpasar dan kepala lembaga pemasyarakatan Kerobokan, kepala penerbangan bandara internasional Ngurah Rai dan direktorat keamanan objek vital Polda Bali, berkesempatan berinteraksi dengan konsulat - konsulat asing. Ada empat konsulat jenderal di Bali, yaitu Australia, India, Jepang dan Timor-Leste, dan 26 negara lainnya diwakili oleh konsul kehormatan, termasuk Brazil, Chili, Republik Ceko, Denmark, Perancis, Jer-

man, Hungaria, Italia, Malaysia, Meksiko, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Rusia, Republik Slovakia, Afrika Selatan, Spanyol, Sri Lanka, Swedia, Finlandia, Swiss, Austria, Thailand, Tunisia, Inggris dan Amerika Serikat, dan juga PBB. Dalam sambutannya, konsul jenderal India menjelaskan bahwa fokus utama dari konsulat India adalah untuk memperkuat hubungan komersial dan budaya yang telah berabad-abad dengan tujuan untuk memperdalam hubun-

gan people to people antara India dan Indonesia. “ Bahwa kedua negara adalah negara demokrasi, negara berkembang dan anggota G20, dan memiliki masyarakat majemuk dengan populasi yang besar, yang lebih dari setengahnya merupakan generasi muda,” ujarnya.Ditambahkan, untuk menghadapi tantangan yang serupa dalam hal pembangunan infrastruktur, konektivitas, memastikan ketahanan pangan dan energi, pendidikan tinggi dan lapangan kerja bagi

pemuda dan lainnya. “ Maka konsulat memiliki fokus pada pendalaman kontak pendidikan, pertukaran pariwisata, kerjasama kebudayaan dan pembangunan kapasitas, selain juga mempromosikan perdagangan dan investasi antara India dan Indonesia,” imbuhnya. Pada kesempatan itu para konsul dan pejabat Indonesia juga menikmati tarian Bali dan tarian klasik kathak yang dipersembahkan oleh siswa dari pusat kebudayaan India di Bali. W-017

Dibidani Guru Cerdas dan Kreatif, Lahirkan Siswa Cerdas dan Kreatif

Guru Berprestasi SMPN 10 Dinilai Tim Penilai Provinsi Bali FB/IST

Siswa peraih juara I lomba kidung didampingi Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, I Gede Wenten Aryasuda

DENPASAR-Fajar Bali Prestasi SMPN 10 Denpasar terus melangit, baik prestasi guru maupun siswa,

sehingga tidak mengherankan jika SMPN 10 pada struktur ketiga setelah SMPN 1 dan SMPN 3 Denpasar. Terkait prestasi, Kamis (11/7), tim penilai guru berprestasi tingkat provinsi Bali, mengadakan peniain guru prestasi di SMPN 10. Ketua Tim Penilai yang juga Kepala SMAN 1 Kuta Utara, Dr., I Ketut Kerta, M.,Pd., bersama 4 anggota tim, termasuk dari Kementerian Agama (Kemenag), diterima Kepala SMPN 10, Drs., I Ketut Sukarta, didampingi Komite Sekolah, Ir., Junida Pagah Giri, di halaman SMPN 10, menyambut kedatangan tim penilai guru berprestasi tingkat provinsi Bali. Ngakan Made Sura Adnyana, S.,Pd., sebagai guru berprestasi SMPN 10 yang dinilai tim penilai. Sura Adnyana merupakan guru beprestrasi tingkat kota Denpasar, sehingga Suar Adnyana pada posisi the big five, dan berhak dinilai untuk ke tingkat provinsi Bali. Pada kesempatan itu, hadir juga Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kabiddikmen)

(Disdikpora) Denpasar, Drs., I Made Raka, M., Si., Ak., Sebelumnya, guru SMPN 10 juga telah meraih prestasi yakni, Dra., Ni Wayan Purnasih, guru berprestasi tingkat nasional tahun 2012. Ni Made Nuratni, S.,Pd., guru berprestasi tingkat kota Denpasar tahun 2011. Prestasi guru-guru yang secara berturut –turut ini, juga karena Sukarta selaku kepala sekolah (Kasek) dan Pagah Giri selaku komite sekolah, selalu memberikan motivasi, agar sguruguru mampu berkompetitif dengan guru SMP lainnya di Denpasar khususnya dan di Bali umumnya. Te r nya t a m o t iva s i i t u dibuktikan kembali Suar Adnyana yang melejit ke tingkat provinsi Bali sebagai guru berprestasi. Mudah-mudahan Sura Adnyana dapat menjadi duta Bali ke tingkat nasional. Ketua Tim Penilai Guru Berprestasi Provinsi Bali, I Ketut Kerta menyampaikan, SMPN 10 tidak hanya berbicara di tingkat provinsi Bali, namun juga dapat berbicara pada tingkat nasional, sehingga dapat mengangkat derajat guru –guru di Bali, karena prestasi

yang ditoreh. Sebelumnya dinamakan guru teladan, dan saat ini dinamakan guru berprestasi. Kerta juga mengingatkan, agar tidak hanya sebatas guru yang cerdas, tetapi juga lebih lengkap lagi sebagai guru yang kreatif. Kerta mengakui tentang prestasi SMPN 10 baik akademik maupun non akademik. Khusus non akademik, SMPN 10 satu-satunya SMPN yang setiap tahun mengadakan pentas budaya, yang sekaligus ikut memproteksi budaya Bali. Diktakan demikian, karena Kerta memahami benar tentang profil SMPN 10. Pada kesempatan itu, Ketua Komite SMPN 10, Pagah Giri membenarkan, siswa SMPN 10 yang cerdas serta keratif, karena dibidani guru yang cerdas dan kreatif. Oleh karenanya, ke depan akan diprogramkan untuk membentuk club kreatif di SMPN 10, sehingga tidak saja Intelectual Quality (IQ), Emotional Quality (EQ) dan Spiritual Quality (SQ), yang sudah diterapkan. Tetapi dibutuhkan juga siswa yang kreatif, sehingga dapat menjadi entrepre-

neurer, sebagai bagian dari kesuksesan di masyarakat. Pagah Giri juga berharap sekolah dapat menyaring siswa yang memiliki bakat terpendam namun punya kreativitas tinggi, agar dapat dibina sehingga berkembang sesuai talentanya. Selain itu Pagah Giri juga mengetengahkan tentang SMPN 10 hingga saat ini masih kekurangan sekitar 10 ruang kelas. Diharapkan kekurangan kelas akan dapat terpenuhi ke depan. Kepala SMPN 10, Sukarta mengatakan, prestasi SMPN 10 semakin mengangumkan, karena saking gembiranya karena prestasi yang diraih. Sukarta mengemukakan hal itu dihadapan tim penilai sambil menangis. Sejak pimpinan sebelumnya hingga saat ini, prestasi SMPN 10 terus berkompetitif, dan semakin bertambah usia semakin percaya diri dalam mendongkrak kualitas. Keberhasilan UN karena guru –guru di SMPN 10 profesional dan berkompetensi, serta siswa juga disiplin dalam mengikuti proses pembelajaran dan les tambahan. R-008

FB/BLAS

117/VI/FB/R-008

Ketua Tim Penilai guru berprestasi provinsi Bali I Ketut Kerta didampingi Kepala SMP N 10 Denpasar I Ketut Sukarta dan Komite Sekolah Junida Pagah Giri

Guru Prestasi SMPN 10 Denpasar didampingi Kabiddikdasmen Disdikpora Denpasar I Made Raka


EKOWISATA

FAJA R BALI

Jumat, 12 Juli 2013, Tahun XIII

7

Kunjungan Naik, Tingkat Hunian Hotel Melorot Kunjungan wisatawan domestik dan asing yang terus meningkat ke Bali, tak serta merta membuat dampak langsung bagi pelaku industri akomodasi. Ironisnya, justru tingkat hunian atau okupansi hotel melorot.

DENPASAR-Fajar Bali “Saat jumlah kunjungan wisman naik 5 persen, oku� pansi kita justru mengalami penurunan. Bahkan pada awal tahun penurunannya hingga 20 persen,” ujar Ketua PHRI Den� pasar, Ida Bagus Gede Sidharta

Putra, Kamis (11/7). Diakui, kondisi ini sangat ironis bagi pelaku industri pari� wisata. Saat kunjungan wisman naik 5 persen ke Bali, okupansi hotel justru mengalami penu� runan. Menurutnya, fenomena ini tak lepas dari tak terkon�

DENPASAR - Fajar Bali PT. Karang Bali Asli (KBA) Tur melakukan serangkaian kegiatan amal serta bakti sosial (Baksos) berupa pemberian bantuan ke beberapa panti asuhan, panti jompo, anak anak kurang mampu maupun penderita cacat. Kegiatan yang rutin digelar setiap tahunnya ini diikuti oleh seluruh pimpinan, staf, sopir serta guide dalam rangka me� nyambut hari ulang tahun (HUT). President Direktur PT. KBA Tur I Putu Winastra mengatakan, ke� giatan amal ini diadakan setiap tahunnya dan selalu bertepatan dengan HUT KBA Tur yakni se� tiap tanggal 12 Juli. Untuk tahun ini kata Winas� tra, PT. KBA Tur memilih mem� berikan bantuan sosial kepada Panti Asuhan Tat Twam Asi yang berlokasi di Jalan Jayagiri, Denpasar. Dalam kegiatan tersebut, Winastra menyampaikan keg� iatan ini merupakan salah satu wujud dari tanggung jawab sosial (coorporate social re� sponsibility/CSR) dari peru�

sahaannya. Dengan prinsip utama yakni berbagi, salah satunya berbagi dengan anak - anak panti dengan selalu menyisihkan keuntungan KBA Grup. “Ini merupakan bentuk CSR perusahaan kami dengan cara berbagi dan memberikan bantuan sosial,” ujarnya Kamis kemarin (11/7). Untuk kegiatan sosial seper� ti ini, KBA Grup yang menaungi KBA Tur, KM Trans, De Klumpu Eco Resort dan D’Umah Bali Housing Compund akan terus berkomitmen untuk mening� katkan jumlah bantuan sosial perusahaan yang dipimpinnya di masa yang akan datang. “Kita akan terus berkomitmen meningkatkan jumlah bantuan seperti ini,” terangnya. Bantuan yang diberikan PT. KBA Tur kali ini berupa sembilan bahan pokok (sem� bako) seperti beras, mie instan, minyak goreng, gula, teh dan lainnya. Selain itu, setiap anak di panti asuhan Tat Twam Asi diberikan sejumlah uang saku. Bantuan ini juga diisi acara potong tumpeng serta santap

trolnya pertambahan kamar di Bali. “Katanya moratorium, namun kenyataannya ya jumlah kamar bertambah terus,” sebut� nya usai bertemu dengan BPK Kota Denpasar dan Dispenda Denpasar. Disebutkan, saat ini per� tumbuhan kamar di Kota Denpasar atau Bali secara kes� eluruhan diyakininya di atas 5 persen. Namun nyatanya, per� tumbuhan jumlah kunjungan sebesar 5 persen tak mampu mendongkrak okupansi. “Ho� tel-hotel yang dibangun dua tahun lalu mungkin sudah

banyak beroperasi sehingga menambah jumlah kamar,” ujarnya. Terkait pertemuan dengan BPK dan Dispenda, Gus Sid� harta menyatakan, pihaknya menyampaikan sejumlah po� tensi PHR di Denpasar. “Kita sudah sampaikan kepada pihak pemerintah mengenai potensi PHR di Denpasar yang selama ini masih bisa dioptimalkan,” jelasnya. Sekretaris PHRI Denpasar, Anak Agung Ngurah Adhi Ar� dhana menambahkan, hingga saat ini jumlah anggota PHRI

AXIS Luncurkan ‘AXIS Blaast’ JAKARTA-Fajar Bali AXIS, operator online terkemuka di Indonesia, hari ini mengumumkan peluncuran ‘AXIS Blaast’, platform aplikasi ponsel yang berbasis cloud dengan versi yang telah disesuaikan dari Blaast, penyedia platform aplikasi ponsel berbasis cloud terkemuka. Layanan ‘AXIS Blaast’ menyediakan beragam jejaring sosial, games, dan berbagai fungsi aplikasi bagi pelanggan AXIS yang menggunakan ponsel fitur dan smartphone Android pemula. Layanan ini dapat diunduh gratis melalui browser pada ponsel dan dapat digunakan di lebih dari 2000 tipe ponsel. Daniel Horan, Chief Marketing Officer AXIS, mengatakan, AXIS senang dapat meluncurkan layanan ‘AXIS Blaast’ untuk pelanggan. Sementara smartphone terus berkembang di Indo� nesia, 75% dari layanan internet masih diakses melalui ponsel fitur. Dengan layanan baru ini, kini pengguna ponsel fitur dapat menikmati lebih dari 100 aplikasi seperti jejaring sosial, mes� senger, games, berita dan berbagai aplikasi lokal, seperti yang dapat mereka temukan di smartphone. Hal ini sesuai dengan visi AXIS untuk menjadikan layanan komunikasi seluler tersedia dan terjangkau bagi seluruh ma� syarakat. ‘AXIS Blaast’ memungkinkan penggunanya untuk mengakses aplikasi smartphone berbasis cloud dari ponsel fitur mereka. Layanan ini menawarkan solusi bagi beragam jenis tipe ponsel, dari ponsel fitur yang terjangkau (seharga $30 USD atau sekitar Rp300.000) hingga smartphone pemula. Apapun jenis ponsel yang dimiliki pelanggan, mereka dapat mengakses aplikasi yang sama. Bagi pelanggan, hal ini sangat berguna untuk dapat meningkatkan kegunaan ponsel mereka tanpa harus kehilangan data dan aplikasi favorit, karena semua dapat diakses dengan layanan cloud dari Blaast. Khusus bagi pelanggan AXIS, ’AXIS Blaast’ menyediakan lay� anan Blaast yang standar ditambah fitur-fitur premium, seperti berbagi photo, sticker premium, kumpulan berita-berita sosial, konten layanan VAS AXIS dan aplikasi CariLokasi. “Blaast sangat senang dapat bermitra dengan AXIS, dan kerjasama ini semakin meningkatkan pertumbuhan pada pasar aplikasi ponsel di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Kami berharap dan yakin dapat membantu AXIS menjadikan pelang� gan yang tadinya hanya menggunakan layanan panggilan untuk juga semakin semakin sering menggunakan layanan data,” kata Vesa Kemppainen, pendiri dan CEO Blaast. RL

Denpasar mencapai 42 hotel. Jumlah ini memang tak seban� yak jumlah hotel yang ada di Denpasar. “Kita tak mungkin menjadikan hotel tak berizin menjadi anggota PHRI,” se� butnya. Ada puluhan hotel yang kini belum masuk menjadi anggota PHRI. Diantara mereka ada yang sudah mengantongi izin, namun belum mendaftar. “Kita berharap hotel yang sudah berizin segera menjadi ang� gota. Dan hotel yang belum berizin segera mengurus izin,” himbaunya. W-006

Sambut HUT, KBA Tur Gelar Bakti Sosial

PENGUMUMAN LELANG KEDUA

PT Bank Rakyat Indonesia, (Persero),Tbk Cabang Tabanan ������������������������������������������ selaku Pemegang Hak Tanggungan I berdasar� kan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan, dengan jasa menggunakan jasa pralelang PT Balai Lelang Mandiri Prasarana melalui perantara KPKNL Denpasar akan melaksanakan penjualan lelang dimuka umum pada :

FB/RONY

President Direktur PT. KBA Tur saat menyerahkan bantuan ke salah satu anak penghuni Panti Asuhan Tat Twam Asi. bersama dengan penghuni panti asuhan tersebut. Sementara itu, Ketua Panti Asuhan Tat Twam Asi Ibu I Gusti Ngurah Ketu menyam� paikan ucapan terima kasih atas bantuan dan kepedulian

yang ditunjukkan oleh KBA Tur. “Saya harap KBA Tur di masa mendatang lebih berkembang lagi agar nantinya jumlah ban� tuan yang bisa diterima lebih ditingkatkan lagi,” harapnya. Saat ini terang Ngurah Ketu,

Panti Asuhan Tat Twam Asi mengasuh 48 anak mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan beberapa anak yang duduk di sekolah menengah atas (SMA). W-011

Menteri Suswono Jamin Pasokan Daging Sapi

FB/IST

JAKARTA – Fajar Bali Menteri Pertanian Suswono menjamin pasokan daging sapi dengan menyediakan 109.000 ekor sapi. Jumlah ini, kata Sus� wono, berasal dari feedloter atau penggemukan sapi yang dipersiapkan sebagai pasokan menjelang Ramadan hingga akhir tahun. “Pasokan aman,” kata Sus� wono usai rapat koordinasi ketersediaan bahan pangan menjelang Lebaran di kantor Kementerian Koordinator Per� ekonomian, Rabu, (10/7). Pencatatan survei Biro Pusat Statistik di 66 kota di Indone�

sia pada pekan pertama Juli 2013, harga daging mencapai Rp 92.265 per kilogram. Se� dangkan pada pekan keempat bulan lalu, harga daging sapi Rp 90.982 per kilogram. Ini berarti harga daging sapi dalam dua pekan meningkat sebesar 1,41 persen. Suswono menjelaskan ke� naikan harga daging meru� pakan siklus yang biasa terjadi pada awal bulan. Siklus ini, kata dia, dapat memburuk lantaran efek psikologis masyarakat yang dapat mempengaruhi permintaan. “109.000 ekor itu dapat menangkal spekulan,” kata dia. Suswono menyatakan ke� menterian menyediakan paso� kan daging sapi yang diambil dari jatah triwulan ketiga. Ia pun menjamin adanya penam� bahan jumlah pasokan ihwal kekhawatiran peternak lanta� ran pasokan triwulan ketiga

yang digunakan lebih awal. “Jika ada kepastian penam� bahan, peternak akan berani melepasnya, harga pun terken�

dali,” ujar Suswono. Kementerian, kata dia, juga menemui para importir terkait pasokan Lebaran pekan de�

pan. Pertemuan ini, menurut Suswono, membuat kebijakan bagi importir agar tetap ada pasokan hingga akhir tahun. TP

Hari/tanggal Pukul Tempat

: Jumat, 26 Juli 2013 : 10.00 Wita : Kantor PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Cabang Tabanan Jalan Gunung Semeru No. 1 Tabanan

Objek Lelang 1. Debitur : I WAYAN MULIADI 1 (satu) bidang tanah berikut segala turutan diatasnya sesuai dengan SHM No.1242, Surat Ukur No. 331/2003 tanggal 03 September 2003, seluas 750 m2, a.n. I Wayan Muliadi., terletak di Desa Gubug, Kec. Tabanan, Kab. Tabanan - Bali. Dengan nilai limit Rp 303.750.000,00 dan uang jaminan Rp 200.000.000,00

2. Debitur : I KETUT KASTA 1 (satu) bidang tanah berikut segala turutan diatasnya sesuai dengan SHM No. 1003, Surat Ukur No.208/2002,tanggal 01 Oktober 2002, seluas 6700 m2, a.n. I Ketut Kasta, terletak di Desa Babahan, Kec. Penebel , Kab. Tabanan - Bali. Dengan nilai limit Rp 125.000.000,00 dan uang jaminan Rp 70.000.000,00 3. DIBATALKAN -

4. Debitur : I MADE DARMAYASA 1 (satu) bidang tanah berikut segala turutan diatasnya sesuai dengan dengan SHM No.786 Surat ukur no: 00525/batannyuh/2010 tanggal 15 Desember 2010, seluas 970 m2, a.n. I Gede Nyoman Suardana, Ni Luh Gede Intan Suandewi, I Gede putu Aget Widiarsono Sutika, terletak di Desa Batannyuh, Kec Marga, Kab. Tabanan-Bali. Dengan nilai limit Rp 159.200.000,00 dan uang jaminan Rp 100.000.000,00 5. Debitur : I GEDE MERTAYASA 1 (satu) bidang tanah berikut segala turutan diatasnya sesuai dengan dengan SHM No.1133 Surat Ukur 348/Pandak Bandung/2009 tanggal 22 Juli 2009, seluas 475 m2, a.n. I Gede Mertayasa terletak di Desa Pandak Bandung , Kec Kediri, Kab. Tabanan-Bali. Dengan nilai limit Rp 350.000.000,00 dan uang jaminan Rp 170.000.000,00 6. Debitur : I WAYAN SUDIANA 1 (satu) bidang tanah berikut segala turutan diatasnya sesuai dengan dengan SHM No.735 Surat Ukur 167/pitra/2005 tanggal 26-05 2005, seluas 1500 m2, a.n. I Wayan Sudiana terletak di Desa Pitra, Kec Penebel, Kab. Tabanan-Bali. Dengan nilai limit Rp 652.500.000,00 dan uang jaminan Rp 300.000.000,00

Syarat-Syarat Lelang : 1. Objek lelang/aset properti tersebut, dijual lelang dengan kondisi apa adanya (as is), dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang; 2. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan penawaran ke Rekening No. 264471810 a.n. Rekening Penampungan Lelang KPKNL Denpasar di Bank BNI Cabang Denpasar Gajahmada, yang sudah efektif selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang; 3. Penawaran lelang dilakukan dengan cara lisan semakin meningkat; 4. Peserta lelang/kuasanya harus hadir pada saat pelaksanaan lelang; 5. Pelaksanaan lelang tetap dilaksanakan walaupun hanya diikuti oleh 1 (satu) orang peserta lelang; 6. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib membayar bea lelang 2% dan harga lelang selambatlambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah pelaksanaan lelang, apabila tidak melunasi bea lelang dan harga lelang, maka dinyatakan batal dan uang jaminan disetorkan ke kas negara; 7. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan bukti setor dan Kartu Identitas diri (KTP/SIM); 8. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan/ penundaan lelang terhadap objek lelang tersebut diatas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/ peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan/keberatan dalam bentuk apapun kepada pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT BRI (Persero), Tbk Cab. Tabanan Jalan Gunung Semeru no. 1 Tabanan (0361) 811087, 811688; Kantor PT Balai Lelang Mandiri Prasarana, Jalan Tukad Petanu No.9C Panjer – Denpasar Telp (0361) 2730330, atau KPKNL Denpasar Telp. (0361) 229151 Denpasar, 12 Juli 2013 PT. BRI (Persero) Tbk, Cab. Tabanan ttd Hanam Fajar Nugraha Pimpinan Cabang

200/VII/FB/KTR

DIBUTUHKAN ACCOUNTING

013/VI/FB/IGR

DIKONTRAKKAN Restaurant Daerah UBUD Hubungi : 087 861 21 9783 081 999 01 3939

192/VI/FB/KJS

168/VI/FB/KTR

????

Mau Usaha TANPA RUGI… . .

Perusahaan surat kabar yang sedang berkembang di Bali, membutuhkan seorang Accounting berpengalaman dengan syarat sebagai berikut: 1. Wanita 2. Pendidikan Min. SMA/SMK 2. Usia Maks. 30 Tahun 3. Jujur dan teliti Bagi yang berminat segera hubungi: HARIAN UMUM FAJAR BALI Jl. Indrajaya No. 8 Ubung Kaja - Denpasar Telp. (0361) 411283 E-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.com

KERIPIK SINGKONG Pedas

BALAREA

Membuka Peluang Usaha Tanpa Modal Untung Hingga Jutaan/bln, Cocok Untuk Anak Sekolah/Mahasiswa/Ibu Rumah Tangga/Karyawan. Alamat : Pecatu Resort, Jln. Arjuna Blok C7 No. 15 Dreamland Telp : (0361) 9288442 151/V/FB/KTR

160/VI/FB/GLH

018/I/FB/KTR

166/VI/FB/IGR

193/VI/FB/KJS

191/VI/FB/KJS


POLITIK

POLITISI

Rhoma Boleh Ikut Konvensi Demokrat

Rhoma Irama

FB/IST

JAKARTA-Fajar Bali Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua mengatakan jika raja dangdut Rhoma Irama boleh mengikuti konvensi untuk menentukan calon presiden di partai itu. Menurut dia, Rhoma dapat ikut asalkan memenuhi syarat dan lulus seleksi komite. “Rhoma Irama juga boleh, asal lulus seleksi dulu di komite,” kata Max sebelum rapat paripurna di kompleks parlemen Senayan, Kamis (11/7). Max menuturkan ada dua tahapan peserta yang ingin menjadi calon pres-

iden dari Partai Demokrat. Tahap pertama, menurut dia, akan diseleksi oleh komite konvensi untuk menjadi bakal calon. Mengenai syarat agar lolos menjadi bakal calon, Max mengatakan belum bisa memaparkan. Alasannya, komite nanti yang akan menentukan syaratnya. Sampai saat ini, komite konvensi belum terbentuk. Setelah menjadi bakal calon, ujar Max, rakyat yang akan menyeleksi. “Kami sudah bekerja sama dengan tiga lembaga survei untuk mengetahui keinginan masyarakat,” ucap anggota Komisi Informasi DPR RI. Konvensi Calon Partai Demokrat akan digelar selama delapan bulan. Jadwal akan dibagi menjadi dua tahap, yakni September-Desember 2013 dan Januari-April 2014. Tahap pertama melaksanakan seluruh kegiatan konvensi, kecuali debat antar kandidat. Proses konvensi sudah disepakati semiterbuka. Setiap calon dipersilakan mendaftar. Seleksi awal akan dilakukan komite untuk menjaring calon yang memenuhi kriteria yang disiapkan partai. Saat ini sejumlah nama sudah digadang-gadang bakal ikut dalam konvensi. Mereka adalah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md., mantan Kepala Staf Angkatan Darat Pramono Edhie Wibowo, Ketua DPD Irman Gusman, dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan. TP

Hubungan Ical-Paloh ‘Cair’ Jika Menang Pemilu 2014,Golkar Siap Berkoalisi

Tak diduga, Aburizal Bakrie yang selama ini ‘bermusuhan’ dengan Surya Paloh bisa ketemu dan duduk bersama dalam suatu acara buka puasa di kantor DPP Partai Nasdem.

JAKARTA-Fajar Bali Pertemuan kedua pimpinan partai ini pun mengundang spekulasi bahwa antara Partai Golkar pimpinan Ical dan NasDem yang dipimpin Surya Paloh akan berkoalisi. Terhadap pertemuan itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan, ini modal koalisi bagi Partai Golkar dalam Pemilu 2014 mendatang. “Kemarin kan rekonsiliasi, kalau secara politik, pastinya akan ada lobi ke sana, Nasdem pun diprediksi lolos PT (parliamentary threshold). Jadi, modal koalisi ke depan,” ujar Nurul di Kompleks Parlemen, Kamis (11/7). Nurul melihat dengan datangnya Ical ke acara buka puasa bersama yang diadakan Surya Paloh menand a k a n

hubungan kedua politisi ini mencair. Pasalnya, pada tahun 2009 silam, hubungan Ical dan Surya Paloh sempat renggang. Surya Paloh akhirnya memilih hengkang dari Partai Golkar dan mendirikan organisasi massa Nasdem yang menjadi cikal bakal

PARPOL

Aburizal Bakrie

Hanura Desak KPU Massa Khofifah Patuhi Putusan Bawaslu Serbu Kantor KPU Jatim JAKARTA-Fajar Bali Partai Hati Nurani Rakyat meminta Komisi Pemilihan Umum segera melaksanakan putusan Badan Pengawas Pemilu terkait dengan pengembaliaan hak politik calon legislatornya dari Daerah Pemilihan Jabar II. Ketua Dewan Pimpinan Pusat Hanura, Saleh Husin, beralasan agar calon legislator segera bersosialisasi dengan konstituennya di daerah. “Kami mengharapkan KPU langsung melaksanakan putusan setelah partai-partai yang sempat hilang daerah pemilihannya dapat menyelesaikan administrasi terkait dengan masalah itu,” kata Saleh di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/7). Dia mengatakan, keputusan Badan Pengawas sudah adil. Rabu lalu, Badan Pengawas menggelar sidang putusan gugatan Partai Hanura terhadap Komisi Pemilihan umum yang mencoret seluruh caleg Partai Hanura Dapil Jabar II. Badan Pengawas akhirnya mengabulkan permohonan Hanura untuk memperbaiki nomor urut calegnya serta diperbolehkan mengikuti proses Pemilihan Umum 2014. Sebelumnya KPU mencoret seluruh caleg Partai Hanura di Dapil Jawa Barat II karena dianggap tak memenuhi ketentuan 30 persen keterwakilan perempuan. Dengan putusan Bawaslu, Hanura berhak mengikuti Pemilu 2014 sepanjang memenuhi daftar bakal calon dengan persyaratan tidak menambah atau mengganti bakal calon dan memperhatikan 30 persen keterwakilan perempuan. TP

SURABAYA-Fajar Bali Puluhan pendukung calon gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah mendatangi Kantor KPU Jatim di Jalan Raya Tenggilis, Surabaya, Kamis. Mereka mempertanyakan independensi KPU Jatim dalam proses penetapan cagubcawagub Jatim. Massa yang tergabung dalam Komunitas Pendukung Khofifah (KPK) itu membawa berbagai poster kecaman kepada KPU. Selain itu mereka juga membawa ratusan lembar uang palsu sebagai simbol KPU Jatim telah kehilangan independensi karena disuap oleh pasangan calon tertentu.

Massa masih mempertanyakan, langkah KPU yang menilai bahwa pasangan KhofifahHerman masih belum dapat lolos, akibat polemik dukungan ganda dua partai non parlemen yakni PPNUI dan PK. ‘’Harusnya setelah surat rekomendasi dukungan partai turun, KPU langsung menganggap sah dukungan,’’ ujar koordinator Aksi, Salim Assyuri. Dalam aksinya, selain bergantian berorasi, massa juga berdoa dan menggelar istigotsah di depan pintu masuk kantor KPU Jatim. Ada pula aksi teatrikal yang mengisahkan matinya demokrasi oleh kekuatan penguasa. TP

Sambut Ramadan, PAN Luncurkan Pasukan Mojil

JAKARTA-Fajar Bali Partai Amanat Nasional (PAN) meluncurkan pasukan bermotor yang dinamai Mojil alias Motor Ta’jil. Misi pasukan ini adalah menyediakan makanan kecil untuk berbuka puasa ramadan bagi warga masyarakat dan pengguna jalan. “Makanan berbuka puasa ini untuk masyarakat yang tidak mampu, masjid dan para penguna jalan yang tidak sempat untuk berbuka puasa di rumah,” kata Ketua Harian Komite Pemenangan Pemilu DPP PAN, Putra Jaya Husein, di kantor DPP PAN, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (11/07). Pasukan bermotor yang bersegaram biru berlogo PAN ini setiap harinya membawa 1 seribu paket makanan berbuka puasa. Wilayah operasinya adalah Jakarta, Surabaya, Bandung dan Padang. Beberapa kader PAN akan ikut dalam pasukan Mojil. Di antaranya adalah Jeremi Thomas, Dwiki Darmawan, Hengki Kurniawan dan Eko Patrio. Sesuai dengan namanya, maka hanya menu ta’jil yang dibagikan oleh Mojil. Terdiri dari minuman dalam kemasan dan kue serta makanan kecil lainnya yang cukup untuk membatalkan puasa. “Dibagikan ini secara gratis,” tegas Putra. NET

pendirian Partai Nasdem. “Petanya kelihatan memang, mulaiketahuan,keluargabesarkuning berkoalisi, sekarang kan sudah ada magnetnya. Saya bersyukur, SP dan ARB (Ical) hubungannya sudah sudah cair. Semoga ini bukan cuma pertemuan buka puasa saja, bisa berharap dalam koalisi,” tuturnya. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal “Ical” Bakrie menyempatkan diri hadir dalam acara buka bersama di DPP Partai Nasdem pada Rabu. Surya Paloh menyatakan, pihaknya terbuka untuk berkoalisi dengan Partai Golkar pada Pemilu 2014. Hal senada dikatakan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie saat menghadiri acara buka puasa bersama di Kantor DPP Partai Nasdem, “Kita bersahabat. Kenapa tidak harus saling membantu? Kalau Ical minta bantuan, saya akan siap membantu.

Kalau tidak sanggup, ya, gimana. Bukan tidak mungkin komunikasi politik dengan saling menghargai,” kata Surya. Ical pun menjawab bahwa kemungkinan untuk berkoalisi dengan Nasdem selalu ada. “Jadi, bisa saja ada silaturahim politik. Untuk berkoalisi, bisa saja. Kenapa tidak?” kata Ical. Surya mengaku telah lama menjalin persahabatan dengan Ical. Keduanya juga membantah bahwa pertemuan ini merupakan yang pertama setelah Surya meninggalkan Golkar dan mendirikan Nasdem. “Padahal, esensi kehidupan, bukan musuhan. Ada baiknya silaturahim politik. Kita berbeda pandangan,

FB/IST

8

FAJA R BALI

Jumat, 12 Juli 2013 Tahun XIII

Khofifah FB/IST

198/VII/KTR

Surya Paloh

kita tetap berkawan,” kata Ical. Partai Golkar akan tetap berkoalisi dengan partai lain pada Pemilu Presiden 2014 meskipun menang pemilu. Golkar menilai dengan sistem pemerintahan sekarang, berkoalisi adalah sebuah keniscayaan. “Kalaupun Golkar memenuhi syarat (mengajukan calon presiden), kami akan koalisi,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Tantowi Yahya di kompleks parlemen, Senayan, Kamis (11/7). Menurut dia, meskipun menganut sistem presidensial, partainya tetap akan mengutamakan koalisi. Koalisi dengan semua partai dari berbagai platform. Tidak hanya partai nasionalis, tetapi juga partai yang berlandaskan Islam. Sebab pengurus Golkar juga berasal dari berbagai aliran dan latar belakang. Namun, koalisi ini akan diputuskan usai pemilu setelah kekuatan politik tergambar nyata. Dia menyatakan, peluang berkoalisi dengan PDI Perjuangan juga terbuka lebar. Aburizal mencari calon wakil presiden yang bisa menutupi kelemahannya. Misalnya, figur yang berasal dari Jawa. “Yang penting ada kesamaan visi,” kata dia. Hanya saja, Golkar tak akan menurunkan posisi tawar jika berkoalisi dengan partai lain. Sejauh ini, Golkar tetap menawarkan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden. Golkar juga belum punya rencana untuk mengevaluasi pencalonan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden. Sinyal adanya koalisi dengan partai lain itu terlihat dari pertemuan antara Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dengan Ketua Umum Partai NasDem. TP

PDI-P Segera Bahas Pengganti Emir Moeis JAKARTA-Fajar Bali Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Eriko Sotarduga mengaku prihatin dengan ditahannya Emir Moeis oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun demikian, Eriko mengatakan pengganti Emir sebagai Ketua Komisi XI DPR akan segera dibahas bersama pimpinan fraksi. “Akan kami sampaikan ke Pimpinan Fraksi, besok kan penutupan masa sidang DPR,” kata Eriko saat dihubungi pada Kamis (11/7) sore. PDI-P sendiri, lanjutnya akan menyiapkan kuasa hukum untuk mendampingi Emir dalam menghadapi proses hukum. “Kami sangat prihatin, semua proses hukum kami hormati dan akan kita ikuti setiap tahapnya,” ujar Eriko. Untuk diketahui, KPK akhirnya menahan Ketua DPP PDIP Emir Moeis yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi XI DPR, Kamis sore. Emir merupakan tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Tarahan, Lampung. Menurut informasi dari pengacaranya, Emir ditahan di Rutan Guntur, Jakarta Selatan. Emir ditahan seusai diperiksa selama kurang lebih lima jam

Emir Moeis dalam kapasitasnya sebagai sebagai anggota DPR 1999tersangka. Dengan mengenakan 2004 dan 2004-2009. Emir baju tahanan KPK berwarna diduga menerima 300.000 doloranye yang menggantung pada lar AS dari PT Alstom Indonesia bagian lengan kirinya, Emir yang meruapakan perusahaan menuju mobil tahanan. Ia tidak pemenang tender PLTU Tarahan. berkomentar saat diberondong KPK menjerat Emir dengan Pasal pertanyaan wartawan seputar 5 Ayat 2, Pasal 12 Huruf a atau b, Pasal 11, dan atau Pasal 12 B penahanannya hari ini. Pemeriksaan Emir ini meru- Undang-Undang Pemberantasan pakan yang pertama. Sejak Tindak Pidana Korupsi. Dalam ditetapkan sebagai tersangka kasus ini, KPK telah memeriksa hampir setahun lalu, Emir be- sejumlah saksi, termasuk petlum diperiksa apalagi ditahan. inggi PT Alstom Indonesia. KPK KPK menetapkan Emir sebagai juga telah memeriksa sejumlah tersangka dalam kapasitasnya saksi di luar negeri. KP

199/VII/KTR

198/VII/KTR

FB/IST


OTOMOTIF “ADMIRER” Gasak 5 Penghargaan

9

FAJA R BALI

Jumat, 12 Juli 2013, Tahun XIII

FB/BAGUS

DENPASAR - Fajar Bali Demi menyalurkan hobby dan bakat dibidang modifikasi mobil, para pemuda sebagian besar meroritas dari Batubelik, Kerobokan. Kuta Utara, Badung membuat suatu komonitas club mobil. Mereka dijuluki dengan nama “ADMIRER” yang berdiri sejak tanggal 15 November 2012 dan sudah puluhan pemuda yang ikut dalam komonitas ini. Berdirinya Admirer sendiri diawali dari perkumpulan salah satu Desa di Kerobokan. Namun, saat itu mereka beda komonitas. Akhirnya salah satu

Ella, Satu – Satunya Wanita Club YVCI Bali

DENPASAR – Fajar Bali L a d y b i k e r, c a n t i k ? Hmmm..,ini dia sosok wanita yang masih jarang ditemui, apalagi berani touring jauh naik motor lelaki. Saat Media Fajar Bali menemui Sist Khusnul Laila, 33, yang kerap dipanggil Ella di Coffe Secreat, Jalan Drupadi, Renon, Denpasar pada hari Selasa kemarin (9/7). Ella selaku penasehat TVCI Bali sudah bergabung dengan YVCI (Yamaha Vixion Club Indonesia) sejak 2009 dan ia menjadi member YVCI Bali016. Tentunya ia sendiri yang mengendarai sepeda motorsport Yamaha V-Ixion dengan plat nomor DK-2721-IA. Lanjut, ella yang juga berprofesi sebagai seorang model, memang sudah sering melakukan touring baik keliling Bali atau keluar Bali.

“Saya hobi banget dengan touring adventure, apalagi dengan motor kesayangan saya ini yang biasa dipakai oleh kaum lelaki. Soalnya, saya sudah belajar naik motor sejak masih sekolah SD dengan motor ayah saya,” kata Ella yang terakhir kalinya touring di Banyuwangi, Jatim. Ya, Ella sebelumnya memakai motor Yamaha RX-King milik ayahnya jadi tak heran ia terlihat sangat mahir mengendarai Yamaha V-Ixionnya. “Dulu waktu pertama kali belajar motor saya langsung diajari memakai motor kopling. Saat itu saya pakai motor Honda GL-Pro punya Papa, setelah itu saya pakai RX-King. Terus saya sudah sering ke Solo karena rumah orang tua saya memang di Solo,” tambah Ella yang hobby banget membaca

novel. Selain itu, Ella juga masuk sebagai anggota Ikatan Motor Club (IMI) membawahi otomotif Bali, saat ini touring terjauh yang pernah dilakukan Ella yang juga sebagai baru mencapai kota Yogyakarta. “Tapi jika ada waktu, maka suatu saat nanti saya berniat touring ke Sabang,” kata Ella menutup cerita. Kata dia, biasanya club YCPI Bali mangkal di jalan Teuku Umar, Denpasar tepatnya di depan Bank ANZ sebelah Nav Karaoke setiap malam minggu. Rencana untuk kedepannya ia sendiri akan melakukan touring ke Jambi event Jambore Nasional. “Kesibukan saya saat ini, masih didunia modeling, yang pastinya touring juga dan pekerjaan” tambahnya. M-003

anggota Admirer mengajak rekan - rekan yang lain untuk membuat suatu komonitas yang sama, seperti yang diakui oleh Juanda Arta Putra, 22, asal Br Tendek, Kuta Utara, Kerobokan, Badung. Ia sendiri mengaku, sejak berdirinya komonitas ini banyak pemuda lain yang ikut serta bergabung. Tujuan mereka membentuk Admirer, agar para kaula muda yang suka atau hobby mengotak - atik mobilnya bisa tersalurkan dengan adanya komonitas ini. Tak tanggung - tanggung, demi memajukkan Admirer sejumlah

kompetisi modifikasi contes dan beberapa penghargaan berhasil mereka raih. “Selama delapan bulan Admirer berjalan, sudah lima penghargaan kami raih di tingkat Nasional. Suatu kebanggaan kami bisa meraih penghargaan tersebut, tak lupun juga dengan dukungan rekan - rekan lain dan juga sponsor” jelasnya. Lima penghargaan tersebut yakni The Best Cutting, The Best Dislay, Juara 1 Mini Bar Contes dan The Best SQ Audio Sound System. Club ini biasanya manggkal di Distric, Renon, Mini Mart Batu Belik dan masih banyak tempat lainya. “Admirer sendiri beranggotakan 32 orang, kedepannya kami akan memperbanyak anggota dan mencari bakat bakat diluar sana khususnya di bidang modifikasi mobil” ucapnya. Juli Arta Putra, 18, menambahkan rata - rata mobil yang biasanya mereka pakai yakni Jazz, alasan memilih mobil tersebut karena memang mobil keluaran Honda ini memiliki daya tarik khas tersendiri bagi mereka. “Sebenarnya di komonitas kami mobil apa saja boleh bergabung. hanya saja, saat ini anggota kami banyak yang menggunakan Jazz” tutur Juli sembari selanjutnya akan menggejar target di HIM contes tingkat Nasional. M-003

FB/IST

bongan berjalan sampai Kota Banyuwangi dan menginap disana sembari menikmati kuliner dan suasana malam

minggu di Kota Gandrung. Tidak banyak kendala yang dihadapi pada hari pertama di rute Denpasar-Banyuwangi.

Hanya dengan Rp 100 Ribu

ti, AHM akan mengantar 2.400 konsumen sepeda motor Honda pulang ke kampung halaman dengan 58 bus eksekutif, serta mengangkut 1.200 sepeda motor milik pemudik dengan 24 truk khusus pengangkut sepeda motor. Kegiatan ini diselenggarakan sesuai himbauan pemerintah untuk mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor. “Dengan demikian, pemudik dan sepeda motornya akan aman dan nyaman sampai tujuan,” ujar Istiyani Susriyati, General Manager Honda Customer Care Center (HC3) AHM. Persyaratan untuk mengikuti program ini antara lain, calon pemudik wajib memiliki sepeda motor Honda dengan kondisi standar, menggunakan helm SNI, dan bersedia membawa barang bawaan tidak lebih dari 5 kg serta bersedia turun di tempat

finish yang telah ditentukan. Calon peserta cukup menyediakan uang pendaftaran Rp 100.000. Dengan uang tersebut

FB/IST

Kawasaki Ninja 250 ABS SE yang juga dijuluki sebagai raja jalanan kembali mendapatkan sentuhan terbaru dari pabrikan asalnya, Jepang. Diketahui oleh media otomotif internasional Kawasaki tengah mempersiapkan peluncuran Ninja 250 ABS SE yang disulap lebih garang tampilannya. SE merupakan kepanjangan dari Special Edition, dari namanya saja kita akan menemukan beberapa perbedaan yang khas dibanding dengan varian standarnya. Kawasaki Ninja 250 ABS SE yang menggunakan model 2014 ini mendapatkan dua warna dan corak terbaru yang lebih garang dan agresif. Hadir dengan dua warna dan corak baru yakni dominan putih/hitam (Pearl Stardust White/Ebony) dan hijau/hitam (Lime Green/Ebony) membuatnya tampak lebih fresh. Untuk urusan mesin, Kawasaki nampaknya tidak mengubah spesifikasi mesin sebelumnya. Kawasaki Ninja 250 ABS SE memiliki kubikasi mesin sebesar 249cc, 2-silinder sejajar, berpendingin air yang mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 32 hp pada 11000 rpm serta torsi puncak 21 Nm pada 10000 rpm. Rencananya varian terbaru dari Ninja 250 ABS SE ini akan mulai dijual pada awal September depan. Masih akan dipasarkan di Jepang, Kawasaki membanderolnya dengan angka ¥603.225 atau setara dengan Rp 59,3 jutaan. Bagaimana Bro, semakin penasaran dan ‘greget’ dengan sosok terbarunya? Kita tunggu saja kehadirannya di Tanah Air. OB

Suzuki Luncurkan Swift Sport Versi 5 Pintu

New Ford Fiesta 2014 Hanya Rp 139 Jutaan!

FB/BAGUS

Rentetan panjang truck, jalan berlubang dan bergelombang serta berkelak-kelok dapat dilalui dengan mudah oleh 7 unit Vario 125 PGMFI, 2 unit Beat PGMFI, 3 unit Verza dan 1 Unit CB150R. Perjalanan dilanjutkan pada pagi hari di hari kedua, rute menanjak jalur BanyuwangiKawah Ijen dapat dengan mudah disantap oleh Motor Injeksi PGMFI Honda walaupun ada beberapa dengan kondisi berboncengan. Dinginnya udara pegunungan dan jalan berkelok menanjak yang sempit disikat habis oleh para Rider dengan mudah. Setelah beristirahat sebentar di pinggir Kawah Ijen sambil menikmati segarnya udara pegunungan, rombongan Touring melanjutkan kembali perjala-

Pelanggan Honda Bisa Pulang Kampung Lebaran tahun ini, konsumen sepeda motor Honda dipastikan dapat berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halamannya masing-masing. Karena, pada musim mudik tahun ini, PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggelar kegiatan Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH). Sebagai even tahunan, program ini dilakukan dengan konsep menyuguhkan kenyamanan dan keamanan bagi pemudik. AHM telah menyediakan dua rute yang sudah ditetapkan, yaitu Jakarta - Semarang dan Jakarta - Yogyakarta. Sementara untuk Balik Bareng, AHM menyiapkan rute Semarang - Jakarta saja. AHM beralasan bahwa pemudik yang kembali ke Jakarta dipastikan akan berkurang karena mereka akan lebih lama lagi berada di kampung. Pada tanggal 4 Agustus nan-

FB/IST

Di India, Suzuki telah meluncurkan Swift Sport versi 5-pintu di pasar internasional, sebelumnya Suzuki juga memamerkan Swift sport yang versi 3 pintu. Kehadiran versi ini menambah varian dan model dalam pilihan Suzuki Swift. Secara bentuk atara Swift Sport 5 pintu dan 3 pintu sama, hanya jumlah pintunya saja yang membedakan. Mulai dari bumper sporty, aero kit, velg berukuran besar, tailpipes kembar, kursi dan setir sporty semua sama. Kemudian yang sedikit membedakan untuk versi 2013 kali ini letak LED lampu rem dipasang lebih tinggi dan tambahan fitur window untuk pengemudi ‘auto up’. Suzuki Swift Sport memiliki mesin bensin 1.6-liter, yang menghasilkan tenaga 134 hp pada daya maksimum dan dipadukan dengan transmisi manual 6-speed, seperti dirilis motorbeam, Kamis (11/07). Kemudian untuk jarak tempuh yang mampu dicapai mobil ini yakni 15 km dalam 1 liternya. Menggunakan warna biru metalik yang mengkilat menambah kesan sporty mobil hatchback ini. Model ini memang ditunjukkan untuk pasar internasional, tidak seperti edisi khusus Swift RS yang baru diluncurkan kemarin dengan tambahan stiker. OB

Motor Injeksi PGMFI Honda Irit, Kencang dan Jago Tanjakan

BANYUWANGI – Fajar Bali Guna membuktikan ketangguhan Motor Injeksi PGMFI Honda, para Rider di bawah payung HMC (Honda Motorcycle Club) Bali menjajal Sepeda Motor Injeksi PGMFI Honda dalam Touring HMC Goes to Kawah Ijen. Sebanyak 13 unit Sepeda Motor Injeksi PGMFI Honda dari berbagai type pada hari Sabtu memulai perjalanan dari Kantor Astra Motor Denpasar menuju Kawah Ijen yang terletak di Kabupaten Banyuwangi. Touring HMC Bali kali ini sengaja memilih rute menuju seberang pulau guna menguji ketangguhan dan keiritan Motor Injeksi PGMFI Honda sambil menikmati indahnya pemandangan di Kawah Ijen. Pada hari pertama rom-

Wow, Inilah Kawasaki Ninja 250 Terbaru!

para pemudik akan mendapatkan 2 tempat duduk pada bus eksekutif, paket makan sahur dan buka puasa, 1 liter bensin

nan kembali menuju kota Denpasar. Kali ini jalur menanjak tadi dituruni oleh rombongan Motor Injeksi PGMFI Honda tanpa menemui kesulitan menuju Ketapang. Rombongan menempuh perjalanan Gilimanuk-Denpasar pada malam hari dengan jalur yang basah akibat hujan. Kembali iringan panjang truck, jalan berlubang dan bergelombang dilahap dengan mudah oleh para Rider. Total 396 KM perjalanan touring kali ini dilalui tanpa masalah. Untuk konsumsi bahan bakar juga lumayan irit, hanya menghabiskan 35 ribu rupiah saja pada Vario 125 PGMFI. Motor Injeksi PGMFI Honda memang No. 1, irit, kencang dan jago tanjakan. RL

yang akan diisikan pada motor ketika sampai di tujuan. Tak hanya itu, para pemudik juga akan mendapatkan asuransi kecelakaan oleh Asuransi Astra Buana dan berhak memenangkan doorprize berupa 2 sepeda motor Honda dan hadiah lainnya. OB

Apakah Anda berencana membeli city car yang berpenampilan sporty dan memiliki performa tangguh tapi irit BBM? Jika mau bersabar, generasi terbaru Ford Fiesta model tahun 2014 akan segera diluncurkan. Alasan menunggu kehadiran New Ford Fiesta 2014 bakal tidak akan sia-sia. Sebab city car Amerika ini akan dibekali mesin EcoBoost yang lebih bertenaga, ramah lingkungan serta irit bahan bakar. Pihak Ford Amerika mengatakan bahwa New Ford Fiesta 2014 nanti akan dibanderol mulai dari harga $14,000 atau setara dengan Rp 139 jutaan. Bahkan dalam iklan Ford berikut ini, konsumsi BBM New Fiesta 2014 dikatakan sanggup capai 40 mpg atau 17 km/lt untuk penggunaan di jalan bebas hambatan. New Ford Fiesta 2014 yang memiliki desain baru dengan bentuk grille ala supercar Aston Martin ini memang layak untuk dinantikan. Di harapkan saat resmi dihadirkan di Indonesia nanti, masalah harga tentunya bisa tidak berbeda jauh. Berikut video trailer menarik dari Ford untuk New Fiesta 2014: OB

FB/IST

Tata Xenon RX Siap Masuk Indonesia Tata Motors Indonesia akhirnya memenuhi janjinya untuk memasukkan Tata Xenon RX ke Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari pendaftaran model tersebut di Kementerian Perindustrian pada Selasa lalu. Mobil itu sendiri dicatatkan atas nama PT Tata Motors Distribusi Indonesia dengan nama produk “TATA Xenon RX.3.0”. Produk ini sendiri memiliki perwajahan serupa Toyota Hilux single cabin, tetapi dengan bak yang besar dan pintu bak di bagian sisinya sehingga lebih fleksibel dan ekonomis dalam mengangkat barang. Baknya sendiri yang merupakan tipe flatbed memiliki ukuran 2.565 x 1.675 x 415 mm. Sementara itu, ukuran mobil sendiri atau dimensinya memiliki panjang 5.361 mm dengan lebar 1.860 mm. Jarak antara roda depan dan belakangnya 3.150 mm. Untuk jantung pacu, mobil yang sedianya akan dipakai bekerja keras ini memiliki mesin turbo diesel berkode Tata 4SP TC BSIII dengan pendingin standar air tetapi sudah memanfaatkan direct injection untuk pasokan bahan bakar. Kemudi pun sudah power steering, yang didesain memungkinkan kolaps saat tabrakan. Kapasitas total mesin 3.000 cc sesuai kode model (sebenarnya 2.956 cc) dengan semburan tenaga maksimal pada angka 72 hp di putaran mesin 3.000 RPM dan torsi 223 Nm di rentang putaran mesin 1.600-2.200 RPM. OB


OLAHRAGA

10

Jumat, 12 Juli 2013, Tahun XIII

PASI Bali Prediksi Rampung Akhir Agustus Kontingen peserta Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Bali XI, tak perlu khawatir dengan venues cabang atletik. Renovasi lintasan sedang dikerjakan diprediksi rampung lebih cepat.

pijakannya, begitu pula lintasan lari. “Kesungguhan itu membuat kami selaku pengurus PASI Bali sangat terbantu, dan tak perlu khawatir lagi,”katanya. Ia menambahkan tugas PASI selain menurunkan anggota Teknikel Delegate (TD), pada hari H-nya akan memantau aktivitas atlet yang berasal dari kabupaten/ kota. Hasil pantauan itu menjadi bahan utama bagi PASI untuk menentukan sikap pembinaan yang dipersiapkan PASI Bali turun diberbagai kejuaraan, termasuk pra-PON mendatang. Dari tampilan Porprov, diyakini bisa menjadi dasar kuat bahwa atlet bersangkutan layak dan tidaknya untuk dibina secara berkelanjutan. “Tugas kami di tingkat Provinsi memantau hasilnya di seluruh nomor yang dilombakan di cabang atletik,”tuturnya. R-007

FB/Supri

NGEBUT : Penyelesaian Renovasi lintasan lompat jauh di Stadion Ngurah Rai Denpasar. Foto diambil Kamis (11/7/2013).

FORKI Bali Tetapkan Tim Ofisial Piala Mendagri

FB/Supri

Wayan Warno

187/VII/FB/KTR

DENPASAR – Fajar Bali FORKI (Pengprov Federasi Olahraga Karate-do Indonesia) Bali telah menyusun tim ofisial Kejuaraan Karate Piala Mendagri 2013. Dari pertemuan itu ditetapkan Made Arjaya yang juga anggota DPRD Bali sebagai tim manajer karate Bali. Selaku Kepala Pelatih, Wayan Warno didampingi Krisna Karang. Kemudian ofisial tim meliputi, Nyoman Sumayasa, Made Artana, Parta Wijaya, Made Ngurah, Willy dan Kertiyasa. “Hadir pada pertemuan tersebut semua perguruan hadir, dan tim ofisial diambil dari atlet yang mengusung perguruannya, seperti Nyoman Sumayasa dari Inkai dan Made Ngurah asal Gojukai,”kata Wayan Warno. Dijelaskan Kepala Pelatih Tim Karate Bali Wayan Warno, event itu akan berlangsung, 29 hingga 31 Agustus di GOR Lila Bhuana Denpasar. Diakui, tuan rumah baru menyelesaikan pembentukan kepanitian Piala Mendagri di kediaman Ketua Umum FORKI Bali, Ketut Rochineng, Kamis (11/7/2013). Pertemuan itu belum fokus membicarakan berapa jumlah atlet yang mengusung tuan rumah Bali. Sebagai gambaran menurut Warno, juara karate gubernur cup dua bulan lalu di GOR Merpati, Denpasar, menjadi pijakan FORKI untuk dipanggil memperkuat Bali. “Karena banyaknya atlet yang dipersiapkan saya belum bisa menyebutkan satu per satu, tapi minggu depan sudah final, mereka yang masuk tim sudah jelasnya. Di event ini masih versi Warno, terdapat karateka yang mengusung nama PB. FORKI, kemudian atas nama FORKI Provinsi, dan karateka atas nama perguruan masing-masing, seperti Inkai, KKI, Lemkari, Gojukai, Inkanas dan Shiroite. R-007

Akhir Pekan Putuskan Nama Atlet TABANAN – Fajar Bali Dari 29 cabang olahraga yang dipertandingkan dan dilombakan pada Porprov Bali XI, KONI Tabanan akhirnya menetapkan 19 cabang olahraga tampil pada multi event olahraga dua tahunan di Denpasar, September mendatang. Binpres KONI Tabanan, Gusti Bagus Arya Palasara menjelaskan jumlah cabor yang memperoleh kepercaya mengusung lumbung beras Bali itu, disesuaikan dengan potensi raihan medali, disamping menye-

suaikan anggaran yang ada. S e d a n gka n 1 0 c a b o r yang absen potensinya sangat diragukan, seperti senam, tinju, tenis lapangan, balap motor, binaraga, basket, voli, bridge dan balap sepeda. Dari 19 cabor yang dilibatkan pada Porprov nanti, Tabanan untuk saat ini menginventarisir 235 atlet, didampingi 105 ofisial. Tapi jumlah altet dan ofisial masih bisa berkurang, hingga penentuannya saat entry by name. “Untuk finalisasi na-

ma-nama atlet bisa diketahui, akhir pekan ini, sesuai agenda KONI Tabanan mendaftarkan atlet di cabang olahraga yang diikuti,”ucap Gus Arya— sapaan Binpres KONI Tabanan, Kamis (11/7/2013), yang menambahkan kalau jumlah cabor tidak berubah, tapi jumlah atlet masih bisa berkurang dengan dasar efesiensi anggaran. Meski dengan segala keterbatasan, KONI Tabanan tetap optimis memburu perbaikan peringkat di event tersebut. R-007

FB/Supri

DENPASAR – Fajar Bali Ketua Harian Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bali Ida Bagus Dipta yang mempunyai ikatan dengan fasilitas itu, merasa yakin akhir Agustus nanti sudah rampung. “Kami melihat perkembangan renovasi dengan cepat,a mereka bekerja lembur tak kenal waktu, dari perbaikan tribun dan lintasan atletik, “ujar Ida Bagus Dipta, Kamis (11/7/2013). Keterkaitan PASI adalah lintasan atletik, mengingat seluruh nomor yang dilombakan cabang atletik terpusat di Stadion Ngurah Rai, Denpasar. Dipta melihat kesungguhan Pemprov Bali dalam merenovasi fasilitas itu. Pengerjaan utama fasilitas atletik adalah arena lompat jauh yang berada di sisi timur Stadion Ngurah Rai, dengan mengganti gravel atau

Gusti Bagus Arya C. Palasara

Kodrat Konsentasi Peningkatan Kualitas

FB/Supri

Progrom Pengprov Kodrat Bali, Ujian Kenaikan Tingkat.

DENPASAR – Fajar Bali Menuju kualitas petarung kini menjadi tugas Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali yang harus

diwujudkan, jika menyasar pada prestasi level nasional. Demikian dikatakan Ketua Umum Pengprov Kodrat Bali, Kompyang R. Swandika, Rabu (10/7/2013). Namun sebelum Pengprov Kodrat Bali menindaklanjuti kualitas petarung, kata Kompyang R. Swandika tugas terdepan adalah Satuan Latihan (Satlat) yang ada di tingkat kabupaten/ kota. Proses itulah yang harus dilalui sebelum Pengprov Kodrat Bali menindaklanjuti ke jenjang berikutnya seperti program ujian kenaikan tingkat kepada setiap petarung. “Andil

Satlat yang utama mencetak petarung yang berbobot sebelum mengikuti program ujian kenaikan tingkat di level Bali,”ujar Swandika. Ia menambahkan, sebelum mereka tampil pada gelaran level Bali yakni Porprov Bali, para petarung yang belum memenuhi persyaratan kurata III, harus mengikuti ujian kenaikan tingkat. Ujian itu merupakan kewajiban bagi petarung untuk diikuti, karena menuju kualitas petarung. “Pada Porprov Bali XI, min-

imal petarung yang berhak tampil adalah penyandang kurata III, dari segi bobot sudah teruji, dan pada lagan anti tak akan terjadi ketimpangan kualitas,”katanya. Lebih lanjut, untuk ujian kenaikan tingkat bagi petarung telah digelar Pengprov Kodrat Bali, di lapangan Niti Mandala Denpasar, yang melibatkan 1.750 peserta, utusan dari kabupaten/ kota se-Bali. “Kalau bicara kuantitas tak perlu diragukan, sekarang tinggal meningkatkan kualitas petarung,”paparnya.R-007

Klungkung tak memiliki sisa dana, dengan dana pembinaan bersumber dari orang tua atlet, pembinaan terus jalan. “Kami mengusulkan untuk ajegnya pembinaan, maka biaya pelatih bersumber dari orang tua atlet,”jelasnya. Kemudian program mendasar juga mengalami perubahan. Selama ini pusat pembinaan pebulutangkis di GOR bulutangkis Praja Santi, dialihkan ke GOR Swecapura. “Pengalihan tempat latihan bagi pebulutangkis Klungkung merupakan murni usulan dari klub dan orang tua atlet, yang menghendaki menggunakan GOR Swecapura, dan memperoleh dukungan penuh dari

Ketua Umum KONI Klungkung, Dewa Gede Oka Subawa,”ucap Ketua Umum PBSI Klungkung terpilih, Ida Bagus Geriawan, Kamis (11/7/2013). Di GOR tersebut juga sebagai sentral menggembleng atlet yang dipersiapkan tampil pada Porprov Bali XI. Menggunakan fasilitas GOR Swecapura manfaatnya sangat besar, PBSI bisa leluasa menjabarkan program tanpa harus terganggu dengan jadwal bulutangkis lainnya. “Saat berlatih di GOR Praja Santi terkendala waktu yang terbatas karena milik pribadi, sekarang lebih leluasa mem a n fa a t ka n G O R Swe c a pura, karena fasilitas KONI Klungkung,”paparnya.R-007

PBSI Klungkung Memperoleh Dukungan Ortu

082/VII/FB/W-020

KLUNGKUNG – Fajar Bali Tak ada alasan tak maju lagi, mengingat PBSI Klungkung ditopang oleh orang tua atlet soal biaya pelatih. Respon orang tua atlet dan pemilik klub tentang dana pembinaan itu disampaikan langsung saat pemilihan Ketua Umum PBSI Klungkung. Menurut Ketua Umum PBSI Klungkung terpilih, Ida Bagus Geriawan, mereka mengusulkan dana untuk membiayai pelatih diusung bersama-sama dari orang tua atlet. Usulan tersebut murni datang dari orang tua atlet yang menginginkan perbaikan dan percepatan prestasi. Usulan tersebut dibenarkan, orang tua atlet, Nyoman Sumerta. Alasannya selain PBSI


FAJAR BALI Jumat, 12 Juli 2013, Tahun XIII

NASIONAL

11

Mabes Polri Jatuhkan Sanksi untuk Dua Perwira Dua perwira polisi yang diduga akan melakukan praktek suap di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, AKBP ES dan Kompol JAP akhirnya mendapatkan sanksi atas tindakannya.

JAP, diduga berniat melakukan praktek suap. ES yang merupakan anggota Kepolisian Daerah Jawa Tengah, membawa dan diduga akan menyerahkan uang ratusan juta kepada ES. Dalam praktik ini, ES berperan sebagai perantara kepada perwira tinggi polisi di Divisi MSDM Polri. Suap tersebut diberikan oleh ES diduga agar mendapatkan jabatan tertentu. Aksi mereka kemudian di ketahui oleh Bareskrim Polri, kedua Polisi tersebut akhirnya ditangkap di komplek Mabes Polri. TP

JAKARTA-Fajar Bali Kedua polisi tersebut dianggap melakukan pelanggaran disiplin. “ES sudah mendapatkan sanksi, promosinya ke Kombes dibatalkan oleh Polda Jawa Tengah,” kata Juru bicara

Markas Besar Kepolisian Inspektur Jenderal Ronny F Sompie pada wartawan, Kamis (11/7). Pelanggaran yang dilakukan oleh ES, menurut Roni, adalah penyalahgunaan izin. “Dia izinnya menjenguk keluarga,

ternyata datang ke Mabes Polri.” Sama dengan ES, JAP yang diduga menjadi perantara ke perwira tinggi polisi di Divisi MSDM Polri, juga sudah menerima sanksi. “ Kompol JAP sudah demosi dan mutasi, awalnya di lingkungan SDM, saat ini dimutasi ke Biro Perencanaan,” ujar Roni. Sedangkan uang ratusan juta yang dibawa oleh ES, lanjut Roni, memang sempat disita oleh Polri, namun saat ini sudah dikembalikan kepada ES. Seperti diketahui sebelumnya, dua polisi, yaitu ES dan

JAKARTA-Fajar Bali Akademisi asal Amerika Serikat (AS) melestarikan bahasa Bali. Alissa Stern membuat software (perangkat lunak) untuk pengajaran bahasa tersebut. Dilansir voaindonesia.com, Rabu (10/7), untuk membuat model belajar interaktif, Stern membuat perangkat lunak pengajaran Bahasa Bali. Dibuat dalam bentuk modul, Stern pun membagikan software-nya tersebut kepada masyarakat lokal serta masyarakat dunia. Lulusan Harvard Law School

dan Cornell University itu mengatakan Bahasa Bali memiliki keunikan tersendiri. Di antaranya karena pemilihan kata dalam percakapan Bahasa Bali yang menunjukkan kedekatan serta etika penggunanya. Selain itu kata-kata dalam bahasa Bali juga memiliki nilai filosofi, sejarah, kebudayan serta kearifan lokal. Menurut Stern, dengan keunikan yang dimiliki oleh Bahasa Bali sudah selayaknya bahasa daerah tersebut dimasukkan sebagai bagian dari warisan budaya dunia.

“Bahasa Bali itu penting untuk seluruh dunia. Ini semacam heritage (warisan). Bahasa Bali semacam permata asli dan itu dinilai orang di seluruh dunia karena ada banyak keahlian dan ilmu,” ujar Stern, yang belajar Bahasa Indonesia di IKIP Malang dan pernah mengajar di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Pada kenyataanya penutur Bahasa Bali saat ini memang cenderung berkurang. Terbukti sekarang hanya terdapat sekitar satu juta penutur aktif Bahasa Bali dari sekitar 3,5 juta pen-

duduk Bali. Alissa yang turut mengurus yayasan nirlaba basabali.org menyebutkan, modul interaktif belajar Bahasa Bali hanya sebuah cara memanfaatkan teknologi untuk menarik minat generasi muda dalam mempelajari bahasa ibu. Modul interaktif belajar Bahasa Bali tidak saja memuat tata bahasa dan catatan yang fokus pada percakapan bahasa Bali tetapi juga memuat tentang pembelajaran penulisan dengan menggunakan huruf Bali. TP

JAKARTA-Fajar Bali Komisi Pemberantasan Korupsi menahan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Emir Moeis yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Tarahan, Lampung, Kamis (11/7). Menurut informasi dari pengacaranya, Emir ditahan di Rutan Guntur, Jakarta Selatan.

Emir ditahan seusai diperiksa selama kurang lebih lima jam dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Dengan mengenakan baju tahanan KPK berwarna oranye yang menggantung pada bagian lengan kirinya, Emir menuju mobil tahanan. Politikus PDI-Perjuangan ini tidak berkomentar saat diberondong pertanyaan wartawan seputar penahanannya pada hari ini.

Pemeriksaan Emir ini merupakan yang pertama. Sejak ditetapkan sebagai tersangka hampir setahun lalu, Emir belum diperiksa, apalagi ditahan. KPK menetapkan Emir sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR 1999-2004 dan 2004-2009. Emir diduga menerima 300.000 dollar AS dari PT Alstom Indonesia yang merupakan perusahaan peme-

nang tender PLTU Tarahan. KPK menjerat Emir dengan Pasal 5 Ayat 2, Pasal 12 Huruf a atau b, Pasal 11, dan atau Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam kasus ini, KPK telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk petinggi PT Alstom Indonesia. KPK juga telah memeriksa sejumlah saksi di luar negeri. TP

Satpol PP Sempat ‘Semprit’ Proyek Hotel Trans

Soal Kuantitas Saja

MANGUPURA-Fajar Bali Aktivitas proyek Hotel Trans yang dikeluhkan I Nengah Sukanata (50) ternyata sesuai kenyataan di lapangan. Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung sudah turun ke lokasi setelah menerima surat pengaduan dari Sukanata selaku pemangku Pura Campuan Batur Cakti Kelawasan Kerobokan. Dan kenyataan di lapangan sesuai yang diadukan. Satpol PP pun telah menyemprit hotel bersangkutan. Kepala Satpol PP Badung I Ketut Martha, mengakui setelah mengecek lokasi proyek, fakta seperti isi dalam surat pengaduan Sukanata tertanggal 24 Juni. Kebisingan yang dikeluhkan warga juga dibenarkan, sebab Martha sendiri yang mendapati bahwa pengerjaan

proyek hingga larut malam. “Iya memang benar, saya sendiri mendapati pengerjaan proyek sampai pukul 23.00 Wita. Tapi saya sudah tegur itu,” akunya, Kamis (11/7). Fakta lainnya, lanjut Martha, mobil truk yang mengangkut bahan-bahan material juga meninggalkan tanah liat. Akibatnya, Jalan Mertanadi yang masuk satu jalur dengan lokasi hotel itu dibangun yakni di Banjar Taman Mertanadi, Kelurahan Kerobokan Kelod, kotor. “Tanah yang nempel pada roda kendaraan itu mengotori Jalan Mertanadi. Kalau musim hujan itu bisa licin, sedangkan kalau panas jadi berdebu,” jelasnya. Terhadap keluhan itu pun, katanya menambahkan, pihaknya telah menggelar pertemuan bersama instansi teknis di lingkun-

gan Pemkab Badung seperti DCK, BLH, Disparda, Camat Kuta Utara, Lurah Kerobokan Kelod, Kepala Lingkungan Mertanadi, serta pihak penanggungjawab Hotel The Trans, Gede Minggu Aditya. Dalam pertemuan itu, paparnya, pihak hotel tak menutup mata atas keluhan warga sekitar proyek. Sebab, pihak hotel sadar aktivitas apapun yang berkaitan dengan pembangunan pasti mengakibatkan dampak. “Pihak hotel sudah berjanji akan meminimalkan dampak dari proyek itu, seperti yang diutarakan Sukanata soal kebisingan, getaran, dan lain-lain,” jelas Martha. Di sisi yang lain, Martha menambahkan, telah meminta pihak hotel untuk mencantumkan dokumen-dokumen perizinan yang dikeluarkan

pemerintah pada direksi kit proyek. Sehingga, memudahkan petugas lapangan untuk mengontrol aktifitas pembangunan. “Saran kami harus memajang izin-izin yang telah dikeluarkan pemerintah daerah. Kedua penanggungjawab (kontraktor) harus ngerti dengan dokumen itu, sehingga bisa mengurangi dampak terhadap pengaruh lingkungan,” paparnya. Dikonfirmasi terpisah, Gede Minggu Aditya selaku pihak penanggungjawab Hotel The Trans, menegaskan, keluhan warga terkait aktivitas proyek pembangunan hotel telah diselesaikan dalam pertemuan lintas instansi di lingkungan Pemkab Badung, belum lama ini. “Kami sudah selesaikan, sekarang tidak ada masalah lagi,” ujarnya singkat. W-006

DARI HALAMAN 1

DARI HALAMAN 1

disepakatinya lokasi bandara internasional di Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak. Dari hasil peninajaunnya, secara teknis lokasi bandara memang sudah disepakati di Desa Sumberkima. Di lokasi ini juga sudah dibangun Air Strip Letkol Wisnu yang selama ini sudah dikontrak oleh BIFA untuk mencetak calon penerbang. Menurut Puja, setelah peninjauan ini tim kecil akan melaporkan hasilnya kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Masalah lanjutan terkait lokasi

ini akan dilakukan pengkajian lebih mendetail. Pengkajian ini dilakukan dengan pertimbangan aspek teknis seperti kecepatan arah mata angin dan aspek teknis lainnya. Demikian luas lahan yang akan dihabiskan juga belum bisa dipastikan, karena masih memerlukan kajian yang lebih mendalam.”Kalau masalah itu akan ada kajian yang lebih detail dan yang jelas bandara akan dibangun dengan model dua runway,” jelasnya. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, pihakn-

ya hanya menemani tim kecil bentukan gubernur untuk melakukan pengecekan lokasi bandara di Buleleng barat. Pengecekan ini hanya menyangkut lokasi dan aspek teknis kebandaraan lainnya itu akan diserahkan sepenuhnya kepada tim atau Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.”Saya tidak mau berkomentar banyak yang jelas saya menemani tim mengecek lokasi dan masalah lainnya itu saya serahkan kepada tim atau pemerintah pusat dan provinsi,” jelasnya. W - 008

Hukum dan HAM Denny Indrayana mengaku dikritik Mahkamah Agung (MA) atas sejumlah pernyataannya terkait persidangan Cebongan. Dia membantah berupaya mempengaruhi jalannya persidangan kasus itu. “MA mengkritisi sikap saya karena dianggap dapat mengganggu kemerdekaan peradilan. Saya ingin mengatakan, kami justru ingin membantu MA dan Pengadilan Cebongan,” ujar Denny melalui keterangan persnya. Menurut dia, informasi soal intimidasi yang terjadi pada wartawan peliput sidang Cebongan tidak boleh didiamkan. “Itu sebabnya saya ikut berbicara dan memberikan catatan atas proses persidangan,” kata Denny. Dengan melakukan pengawasan, Denny menjelaskan, masyarakat ingin mendukung agar proses peradilan berjalan dengan fair, tanpa intimidasi, dan fokus pada masalah utama, yaitu pembunuhan keji dan be-

rencana yang tidak dapat ditoleransi dengan alasan apa pun. “Saya sangat menghormati prinsip kemerdekaan kekuasaan kehakiman. Justru karena itu kami ingin memastikan kewibawaan pengadilan tidak dikebiri oleh proses pengadilan yang penuh intimidasi serta tidak fokus pada inti masalah pembunuhan berencana,” ujar Denny. Pantauan kritis media massa, lembaga hukum, dan juga lembaga swadaya masyarakat diharapkan tidak dilihat sebagai intervensi. “Tetapi disikapi sebagai kontribusi kami agar pada akhirnya keadilan betul-betul menang melalui putusan pengadilan Cebongan.” Sebelumnya, jurnalis Kompas dan Tribun Yogyakarta mendapat tekanan dari pengacara terdakwa kasus Cebongan. Jurnalis kedua media itu mengaku mendapat tanggapan dari ketua tim pengacara, Kolonel Rochmad, yang tidak senang atas pemberitaan mereka yang menyudutkan terdakwa. Bah-

kan, Koordinator Masyarakat Pemantau Media (MPM) Lucas Ispandriarno mendapat ancaman serius saat memandu acara di sebuah stasiun radio. Markas Besar TNI Angkatan Darat membantah adanya upaya penekanan terhadap jurnalis yang meliput persidangan kasus Cebongan di Pengadilan Militer Yogyakarta. “Tidak benar itu, saya sudah cek,” kata Kepala Dinas Penerangan Mabes AD, Brigadir Jenderal Rukman Ahmad, saat dihubungi, Rabu. Rukman mengaku telah menghubungi Kolonel Rochmad untuk meminta konfirmasi. Rukman menyebut Rochmad memang menghubungi jurnalis Kompas. Namun, dia membantah telah terjadi intimidasi. Rochmad, kata Rukman, justru balik menuding jurnalis Kompas yang keliru menulis berita. Bahkan, dari harian Kompas sudah mengakui kesalahan pemberitaan. “Walhasil, harian Kompas telah meralat berita keesokan harinya.” TP

Akademisi Amerika Serikat Bikin Software Bahasa Bali

KPK Tahan Emir Moeis

Tim Kecil Tinjau Lokasi Bandara Selain melihat dari dekat lokasi bandara, tim kecil didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng Made Arya Sukerta menyempatkan diri melihat dari udara lokasi bandara dengan menaiki pesawat milik Bali Internasional Filght Academy (BIFA). Salah seorang anggota tim kecil, Ida Bagus Puja Astawa, mengatakan, peninjauan ini bukan yang pertama kali. Namun peninjauan susulan setelah

Jangan Intervensi Sidang Cebongan DARI HALAMAN 1 Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana menilai pemeriksaan saksi oleh penasihat hukum 12 terdakwa anggota Kopassus tidak fokus pada detail kronologi pembunuhan empat tahanan titipan di Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Sebaliknya, pertanyaan penasihat hukum terdakwa kebanyakan pada standar operasional prosedur (SOP) pengamanan di lembaga pemasyarakatan. “Fokus yang digali soal SOP, seolah-olah ada kesalahan. Padahal, seharusnya fokus pada masalah pembunuhannya,” kata Denny di Yogyakarta, Jumat lalu. Atas pernyataan itu, Denny mengaku dikritik Mahkamah Agung (MA). Dia balik membantah berupaya mempengaruhi jalannya persidangan kasus itu. Denny beralasan pernyataan dia justru bertujuan membantu MA dan pengadilan Cebongan. Sementara Wakil Menteri

FB/IST

Menjelang lebaran, masyarakat tidak perlu resah. Stok daging di Bali masih aman.

Jelang Lebaran, Stok Daging Aman DENPASAR-Fajar Bali Kepala Dinas Peternakan Pemprov Bali, Putu Sumantra menjelaskan bahwa stok daging menjelang Lebaran di Bali cukup aman. Disamping aman, Sumantra mengatakan secara umum, masyarakat Bali tidak banyak yang merayakan Lebaran, sehingga sesungguhnya kebutuhan akan daging secara umum tidaklah banyak. “Kebutuhannya naik, tetapi tidak sebesar di daerah luar Bali, di sini stok masih aman kok,” terang Sumantra, Kamis (11/7) kemarin. Sumantra sendiri menjelaskan bahwa setiap tahunnya sapi Bali yang keluar mencapai sekitar 53.000 ekor—di mana stok sapi yang keluar setiap bulannya rata-rata 4.000 ekor. Ini mengalami peningkatan yang

sudah bagus, cuma perlu peningkatan kuantitas,” ujar Santika. Kata dia perlu peningkatan jumlah kartu JKBM, jumlah kelompok Simantri dan terutama kuantitas bedah rumah. Dikatakan jumlah rumah yang tidak layak huni , terutama di Kecamatan Kintamani dibanding dengan layanan bedah rumah, masih jauh. Karena itu Santika berharap pada program Bali Mandara jilid II ini secara

tinggi pada saat menjelang bulan Ramadhan. Dikatakan, sapi yang keluar Bali dalam sebulannya mencapai 7.000 ekor. Diakui bahwa kebutuhan sapi untuk keluar Bali sangat tinggi. Namun bila permintaan itu dipenuhi maka sapi Bali akan cepat habis dan flasma nuftah sapi Bali sudah terancam. “Makanya kita sarankan peternak untuk tidak menjual induknya kecuali induk yang sudah afkir,” tambah Sumantra. Banyaknya permintaan sapi Bali untuk keluar, menurut Sumantra hal itu tidak bisa dipaksakan. “Kalau quota pengiriman melebihi, maka berdampak pada tahun mendatang, karena quota pengeluaran sapi terbatas,” terangnya. Yang lebih

penting lagi, sapi Bali harus diselamatkan, karena memiliki kekhasan dan hanya ada di Bali. S u ma n t ra men ega ska n meskipun di lapangan terlihat banyak sapi, tetapi bukan untuk dipotong sekarang di tengah suasana Ramadhan yang kecenderungan peningkatan permintaan. “Kami juga meminta para pedagang untuk menghitung kembali sapi-sapinya supaya kontinyuitas terjamin. Kalau sekarang berlebih, itu sebenarnya untuk persediaan pada bulan-bulan berikutnya agar tetap tersedia,” ujarnya. Ia menyarankan juga para pedagang ikut memelihara induk sapi untuk antisipasi kalau terjadi semakin terbatasnya para peternak sapi. W-010

kuantitas, terutama bedah rumah agar ditingkatkan. “Di Kintamani banyak sekali rumah tak layak huni, kami harap pada program Bali Mandara jilid II secara kuantitas ditingkatkan, selain soal kualitas, “ujar politisi santun di Partai Golkar Bangli ini. Ketika ditanya soal Simantri, dia melihat program tersebut secara konsep sangat bagus. Konsep hulu hilirnya jelas, hingga produksinya memiliki pasar yang jelas.

Dengan sistem Simantri itu, sampai kotoran sapi dan kencing sapi bisa disulap menjadi pupuk organik.”Sistem Simantri telah membuat limbah-limbah menjadi bernilai ekonomis, bayangkan kencing sapi bisa jadi pupuk bio urine, kan lumayan kan dan menyerap banyak tenaga kerja”, ujar laki-laki berkumis tipis yang familiar ini yang menggaris bawahi bahwa program Bali Mandara senantiasa ditunggu rakyat Bali. W-002

Indonesia yang pertama, tapi di luar negeri sering,” imbuhnya. Meski berharap sebuah desa wisata tetap mempertahankan kekhasannya, Mari berharap standar kebersihan homestay diperhatikan. Kebersihannya menyangkut kamar mandi juga higienitas makanan yang disuguhkan. Dan, tak kalah penting adalah keramahan. “Konsep homestay itu, orangorang yang memiliki rumahnya juga masih tinggal di situ. Jadi, yang kita makan juga yang biasa mereka makan,” ujarnya.

Homestay di desa wisata memang menjadi program terencana dari Kemenparekraf karena mampu menambah penghasilan masyarakat. Rencananya, hingga 2014 akan diresmikan 2.000 desa wisata sementara hingga kini jumlahnya sekira 1.800 desa wisata. “Di beberapa daerah sudah banyak program homestay karena memang enggak ada pilihan lain selain homestay, enggak ada hotel. Dan itu sangat menjanjikan untuk masyarakat setempat,” tutupnya. NT

Menparekraf Terkesan Homestay di Penglipuran DARI HALAMAN 1 mereka masih mempertahankan sisi tradisionalnya,” katanya kepada Okezone di Desa Wisata Sarongge, Cianjur, Jawa Barat, baru-baru ini. Mari Elka menyoroti benar keberadaan homestay yang terdapat di desa wisata. Dia mengaku lebih senang tinggal di homestay karena bisa benarbenar merasakan atmosfer kehidupan masyarakat lokal. “Saya pertama tinggal di sebuah homestay di Flores. Di

026/VI/FB/MHM


0361 411283

12

Pesona

PKB

FAJA R BALI

Jumat, 12 Juli 2013 Tahun XIII

Sosok Rindu Penerus Seniman Arja DENPASAR – Fajar Bali Aksi Sekaa Arja Godogan tak bisa lepas dari seniman satu ini. Namanya I Ketut Anom, (50) asal Banjar Dakdakan, Abiantuwung, Kediri, Tabanan. Dari penari yang lain, ia paling lihai memerankan lakonnya. Ia mengeluarkan keahliannya dalam menari serta mekidung di atas panggung berbentuk setengah lingkaran dengan dialaskan tikar berwarna merah. Alunan nada yang dilontarkan serta diiringi para penabuh membuat seluruh penonton terhipnotis. FB/BAGUS “Saya sudah puluhan tahun I Ketut Anom menjadi penari dan berkomitmen akan terus menjadi penari. Agar kelak, bisa menjadikan contoh kepada anak - anak saya untuk meneruskan tradisi ini”, tuturnya. Ia mengaku, awal mula berminat menjadi penari, karena tradisi menari sudah turun temurun di keluarganya. Mulai kakek, nenek, orang tua, kakak dan saudara lainnya. “Kenangan saya saat pertama kali pentas, agak gemetar, takut dan grogi didepan para penonton yang menyaksikan saat itu. Namun, memang dari awal saya sudah berjanji untuk berlatih lebih serius hingga menjadi seperti sekarang”, ucapnya. Ternyata, tidak hanya dia saja yang ikut pementasan Arja ini, masih ada tiga saudaranya yang ikut serta di dalamnya. “Ada tiga saudara saya juga yang ikut serta pementasan Arja di PKB ini”, akunya saat ditemui di belakang panggung setelah pementasan selesai. Menurutnya, kesenian tradisional Bali yang satu ini harus dilestarikan agar tidak tersingkir oleh zaman. Untuk sementara ini belum ada calon untuk meneruskan mereka sebagai penari Arja, karena sedikit orang yang berminat. “Kami seluruh sekaa Cita berharap untuk kedepannya ada orang yang meneruskan budaya ini, setelah kami”, tutupnya. M-003

Keliling Stand

PKB Tahun Ini Keuntungan Menurun DENPASAR - Fajar Bali Usaha kerajinan Arda Wooden Shoes and Crafts menjadikan Pesta Kesenian Bali (PKB) sebagai tempat mempromosikan kerajinan yang dihasilkannya. Selain itu, PKB ini juga merupakan event untuk mencari para FB/RONY customer baru dengan Owner Arda Wooden Shoes and Crafts cara menampilkan berWahdina Meliana bagai inovasi terbaru. Owner Arda Wooden Shoes and Crafts Wahdina Meliana mengatakan, bagi pengrajin usaha kecil dan menengah (UKM), PKB merupakan sarana yang tepat untuk melakukan promosi hasil kerajinan para pengusaha. “Tujuan utama saya ikut PKB untuk melakukan promosi, memperkenalkan inovasi terbaru kerajinan saya dan untuk mencari para customer baru,” ujarnya Kamis kemarin (11/7). Wanita cantik kelahiran 27 Mei 1979 ini melanjutkan, usaha yang dilakoni sejak turun temurun ini sudah memasuki tahun ke 11 keikutsertaannya mengikuti PKB. Dirinya pun mencatat, grafik dari keuntungan yang didapat selalu menunjukkan hasil yang sangat memuaskan. “Sudah 11 kali ikut PKB. Dan selalu mencatatkan keuntungan,” tutur wanita yang akrab disapa Dina ini. Dina mengenang, PKB pada tahun 2011 mencatat keuntungan yang sangat besar dibandingkan tahun - tahun lainnya. “Selama 11 kali saya ikut, PKB tahun 2011 keuntungan saya cukup besar. Sekitar 100 persen lah,” ujarnya. Keuntungan pada PKB 2013 XXXV kali ini Dina memprediksi ada penurunan keuntungan yang didapat. Bahkan dirinya menyebutkan, besaran penurunan keuntungan kerajinannya tersebut mencapai 10 persen. “Dibandingkan tahun - tahun yang lain, keuntungan saya dalam PKB tahun ini menurun 20 persen,” sebutnya. Single parent 2 putri kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat ini menawarkan hasil kerajinannya di PKB dengan harga yang bervariasi. Untuk kerajinan sandal yang menjadi keunggulannya ini Dina menawarkan seharga Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu setiap pasangnya. Selain itu, untuk produk kerajinan tas Dina menawarkan Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu. Hasil produksinya tersebut kata Dina, juga diekspor keluar negeri seperti Jepang, Italia, Amerika Serikat dan Puerto Rico. Namun, ekspor ke negara adidaya Amerika Serikat saat ini terang Dina sedikit tersendat akibat krisis ekonomi yang dialami negeri Paman Sam tersebut. Namun Dina mengakui, pasar lokal masih mendominasi hasil produk kerajinannya. Pasar lokal masih berpotensi dengan besaran proporsi sebesar 90 persen. Dina menilai, pelaksanaan PKB XXXV kali ini cukup bagus terutama dari sisi keamanan dan kebersihan. Selain itu, penampilan seperti pemberian karpet di setiap stand juga mendapat apresiasi. “PKB tahun ini cukup bagus. Penataan, keamanan serta kebersihannya sudah mengarah ke lebih baik,” pujinya. Namun, Dina yang menempati stand seluas 3x3,5 meter dengan biaya sewa sebesar Rp 12 juta ini mengharapkan agar promosi yang dilakukan oleh panitia pelaksana lebih gencar lagi. Beberapa promosi itu katanya bisa berupa pemasangan spanduk serta baliho. “Dulu promosi seperti pemasangan baliho dan spanduk terkait PKB sangat banyak sekali,” bebernya. W -011

Jadwal PKB

JUMAT, 12 JULI 2013 Waktu Tempat Kegiatan Waktu Tempat Kegiatan Waktu Tempat Kegiatan Waktu Tempat Kegiatan

: 11.00 wita : kalangan Angsoka : Rekonstruksi Kesenian Bumbang dari kota Denpasar : 17.00 wita : Kalangan Angsoka : Rekonstruksi Tari Tetantrian Kab, Bangli : 20.00 wita : Kalangan Ayodya : Joged Bumbung dari Kab, Buleleng : 20.00 wita : Kalangan Kriya : Pementasan Drama Modern Wayang Kulit FSP ISI Denpasar Waktu : 20.00 wita Tempat : Wantilan Kegiatan : Parade Arja dari Kota Denpasar Waktu : 20.00 wita Tempat : Stage Ksinarnawa Terbuka Kegiatan : Kolaborasi musik dan tari oleh Narwastu Music and Dance Found

Ketika Godogan

Persunting Putri Raja Meski usia penari di atas 50 tahun, raut wajahnya sudah kelihatan banyak kerutan, tak jadi halangan sekaa Arja satu ini untuk membuat banyolan menarik. Dengan alur cerita yang cukup serius, kakek-nenek ini pun mampu membuatnya renyah.

DENPASAR – Fajar Bali Pesta Kesenian Bali (PKB) ke – 35 Kamis kemarin (11/7) dimeriahkan pementasan Arja sebagai kesenian tradisional Bali. Pementasan Arja kali ini diwakili sekaa Arja Godogan Isti Seka Cita, Br Dakdakan, Abiantuwung, Kediri, Tabanan. Usia sekaa Arja ini pun tergolong tua. Sejarah Arja disebutkan awal mula kira – kira pada tahun 1920 yang diperankan oleh para laki – laki. Hingga berkembangnya saat ini sudah ada diperankan oleh perempuan. Tema yang biasanya digunakan dalam arja seperti mengambil lakon sejarah atau kisah kisah, drama kontemporer maupun cerita cinta. Berbeda dari kesenian tradisional Bali lainnya, ciri khas Arja di samping memiliki petuah ajaran kebaikan, lelucon, dagelan, tarian dan seni drama yang tidak kalah dengan kesenian Bali lainnya, Arja juga selalu menonjolkan nyanyian seperti kekawin atau kidung - kidung tradisional Bali dan juga busana yang digunakan pun pakaian adat Bali lengkap. Sekaa Arja Godogan Isti Seka Cita

yang merupakan Duta Kabupaten Tabanan ini berdiri sejak tahun 1962 dan diketuai oleh I Made Rempig Rada (72) asal Banjar Dakdakan. Kesempatan mereka di penampilan Arja ini mengangkat Lakon “I Wayan Godogan”. Demi menyukseskan penampilan tersebut, pelatihan – pelatihan, kostum beserta aksesories dan alat pengiring sudah disiapkan sebelumnya. “Sebelum penampilan kami berlatih seminggu dua kali, masing – masing fokus untuk memperankan tokoh – tokoh di dalam cerita tersebut agar lebih menjiwai. Tak luput, aksi komedi kami perankan agar masyarakat Bali terhibur”, ungkap Sempig. Awal mula penampilan Arja ini mengisahkan seorang Prabu bernama Jenggala yang mempunyai dua orang istri. Prabu ini berasal dari Daha dan Pesarakan. Istri pertama yang berasal dari Daha mempunyai enam orang anak, sedangkan istri kedua yang berasal dari Pesarakan mempunyai satu orang anak. Suatu ketika, seorang dari Pedukuhan atau Megatan yang bernama Bapan Godogan berkeinginan untuk meminta anak Sang Prabu untuk dipinang oleh putranya. Namun, dalam cerita tersebut keinginannya tidak dikabulkan oleh sang prabu. “Karena keinginan Bapan Godogan yang terlalu kuat, diapun akhirnya dipenjara dan dibunuh” ucapnya. Singkat cerita sang raja sumbar dan mengeluarkan bisama, bila Bapan Godogan dapat hidup kembali maka raja akan memberikan salah satu putrinya yang tinggal di Jempeng untuk dinikahi oleh anak Bapan Godogan yang berna-

FB/BAGUS

Sekaa Arja Godogan Isti Seka Cita Tampilkan Lakon “I Wayan Godogan”. Lakon yang cukup serius ini dibuat renyah dengan joke-joke yang dikeluarkan oleh sang penari Arja. Para penonton pun dibuat tertawa cekikikan.

ma I Wayan Godogan. Demikian ending kisah Wayan Godogan yang membuat para penonton enggan beranjak dari tempat duduknya. “Disini kami (para Arja) berjumlah 14 orang, belum termasuk para Geguntangan (penabuh). Total keseluruhan 30 orang itu seluruhnya dari Banjar Dakdakan. Kami hanya menyediakan kostum Bali lengkap dengan aksesorisnya dan Geguntangan. Di luar itu sudah pihak panitia PKB yang menyediakan”, tuturnya. Para penonton memang sangat antusias menyaksikan pementasan Arja ini. Bahkan, dengan aksi kocak para Arja membuat penonton tertawa sampai

ngakak, padahal seniman-seniman itu sudah berusia senja. Terlepas dari ketuaannya mereka masih sanggup mengeluarkan tingkah konyolnya didepan para penonton. Hari semakin panas, tak satupun penonton meninggalkan panggung, hingga puluhan penonton rela untuk berdiri selama empat jam demi menyaksikan aksi kocak para Arja. “Sebenarnya pementasan ini berdurasi enam jam, karena permintaan dari panitia memberikan batas waktu hanya empat jam. Kami maklumi intinya penampilan kali ini berjalan dengan baik dan penonton terhibur sesuai yang saya harapkan”, tambahnya. M-003/W-017

Dolanan Duta Gianyar Mengundang Tawa

GIANYAR-Fajar Bali Parade Gong Kebyar Anakanak memang menjadi primadona setiap perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB). Seperti saat penampilan Sekaa Gong Kembang Dharma Putra, Banjar Menak, Tulikup, Gianyar berhadapan dengan Sekaa Gong Eka Wakya Banjar Paketan, Paket Agung, Buleleng Rabu (10/7) malam. Saat itu penonton memadati areal panggung terbuka Ardha Candra. Meski sempat tertunda akibat hujan deras yang mengguyur kawasan Art Center, parade gong kebyar akhirnya bisa dilaksanakan. Penonton tetap berdatangan memenuhi areal Ardha Candra untuk melihat penampilan duta-duta seni dari dua kabupaten tersebut. Duta Gianyar yang mendapat dukungan langsung Asisten I Cok Rai Widiarsa P. dan pejabat SKPD di lingkungan Pemkab Gianyar, menampilkan empat garapan terbarunya yakni, Tabuh Kreasi Lelambatan Selah Tiga, Tari Kreasi Bata Gina, Dolanan Medagongan, dan Tabuh Kreasi Segara Madu Kasiyut. Penata Tabuh Sekehe Gong Kembang Dharma Putra, IB Widnyana menjelaskan, semua yang disuguhkan mampu menyampaikan makna dari tabuhtabuh yang dibawakan seperti

FB/ARTHAYASA

Lelambatan Selah Tiga merupakan ungkapan penata dimana pada komposisi Tabuh Pat, ada celah-celah yang digarap tanpa meninggalkan jumlah peniti dengan memasukkan hitungan 3 antara 1 kajar yang tidak lazim pada tabuh lelambatan. Tari Kreasi Bata Gina dengan penata tari IB Kt. Agung Sugiarta mengisahkan para pengrajin batu bata merah yang menjadi kebanggaan Desa Tulikup. Keseharian masyarakat bergelut dengan lumpur dan sudah mentradisi dan hasil keringat mereka menjadi bahan bangunan baik

untuk rumah, bangunan suci dan bangunan lainnya. Suasana meriah dan tepuk tangan penonton membahana saat penampilan Dolanan Medagongan. Gerak dan bahasa yang lucu mampu memancing penonton untuk tertawa. Permainan ini menggunakan bambu dan mereka saling dorong berusaha membuat lawan jatuh. Bagi yang kalah akan dihukum sesuai dengan kesepakatan. Permainan ini melahirkan gelak tawa dan saling mencerca, hanya sebatas dalam permainan. Setelah itu mereka tetap bersahabat.

Penampilan terakhir berupa Tabuh Kreasi Segara Madi Kasiyut” karya IB Made Widnyana yang terinspirasi dari laut sebagai sumber kehidupan yang diwujudkan dalam komposisi gending. Karya ini pada intinya mengingatkan pada manusia bahwa alam patut dijaga dan dipelihara bersama. Sementara duta Buleleng juga membius penonton dengan menampilkan empat garapan terbaru mereka, yakni Tabuh Lelambatan Munduk Wukir, Tari Kreasi Kukusarum, Tabuh Kreasi Jagat Arum dan dolanan.

Pada Tabuh Lelambatan Munduk Wukir, menurut penata tabuh Wayan Jebeg, terinspirasi dari perbukitan dan gunung dan digarap berpatokan pada uger-uger tabuh dan disisipkan kotekan sebagai pemanis sehingga tercipta nada yang selaras dan harmonis. Sementara Tari Kreasi Kukusarum dengan penata tari Nym. Suriati menampilkan tarian yang mengisahkan aroma gumpalan asap dan pancaran sinar suci dari Pura Pengaruman dan Pura Taman yang merupakan sungsungan jagat warga Banjar Paketan Buleleng. Penuangan gerak yang dinamis dan suka cita sebagai karakter anak Buleleng. Dolanan dari duta Buleleng menampilkan permainan Mesiap-siapan. Permainan dengan penata tari Nyoman Suariyati dan penata tabuh Made Pasca Wirsutha ini mengandung nilai bahwa dalam mengarungi kehidupan, bahwa menang dan kalah adalah biasa. Dolanan ini juga mengundang gelak tawa penonton karena gerak dan bahasa yang lucu. Penampilan terakhir berupa tabuh kreasi Jagat Arumyangtidakmeninggalkanjajar pageh gending dan mengkombinasikan dengan melodi-melodi sehingga tercipta nada yang selaras dan harmonis. Parade diakhiri dengan jabat tangan para penabuh dan penari serta foto bersama. W-005


FAJAR BALI EDISI JUMAT, 12 JULI 2013