Issuu on Google+

FAJAR BALI Aktual, Tajam, dan Dinamis

KAMIS, 5 JUNI 2014 | TAHUN XIV

INDONESIA MEMILIH

34 HARI LAGI

Harga Eceran Rp. 3.000,-

Tim Prabowo di Bali Makin Kuat

PDIP: Pidato Jokowi Tak Rontokkan Kepercayaan Rakyat JAKARTA–Fajar Bali Pidato capres Joko Widodo pada deklarasi kampanye damai Selasa (3/6) disorot khalayak luas. Gaya Jokowi yang kaku dinilai tak akan meruntuhkan elektabilitasnya. “Masa pidato bisa merontokkan kepercayaan rakyat? Apalagi pidato semua capres semuanya positif,” kata Politikus PDIP Arief Wibowo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/6). Joko Widodo Menurut Wakil Ketua Komisi II DPR ini, setiap capres punya karakter masing-masing. Jokowi juga punya karakter tersendiri, yang memang tak sama dengan tokoh lain. “Masing-masing punya langgam tersndiri, yang penting isi pidatonya. Faktanya Pak Jokowi didukung oleh masyarakat juga. Saya kira yang paling dibutuhkan adalah kemampuan orang bekerja, komitmen, dan konsistensinya,” tutur Arief. Survei teranyar yang dikeluarkan lembaga Populi Center menunjukkan keunggulan elektabilitas Jokowi-JK dibanding Prabowo-Hatta. Pasangan Jokowi-JK memperoleh elektabilitas 47,5 persen. Sedangkan Prabowo-Hatta meraih 36,9 persen. Arief merespon keunggulan ini. “Berarti sekarang tinggal penyelenggara Pemilu agar menjalankan tugasnya

Mudarta: Kader Demokrat Bali Wajib Menangkan Prabowo-Hatta Tim pemenangan capres-cawapres Prabowo-Hatta di Bali dipastikan makin kuat. Pasalnya Ketua DPD Partai Demokrat Bali I Made Mudarta telah meminta seluruh kader Partai Demokrat Bali wajib mendukung dan memenangkan duet capres-cawapres PrabowoHatta pada Pilpres 9 Juli mendatang. Jika ada kader yang membelot, Mudarta akan memberi sanksi tegas. DENPASAR-Fajar Bali Partai Demokrat telah resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Hatta Rajasa pada pemilihan presiden (Pilpres) 9 Juli 2014 mendatang. Keputusan partai yang dipimpin Susilo

KE HAL. 11

KE HAL. 11 KE HAL. 11

Pak Gubernur

Bambang Yudhoyono yang tak lain adalah besan dari Hatta Rajasa ini tentu harus diikuti oleh semua kader partai berlambang Mercy tersebut. Ketua DPD Partai Demokrat Bali I Made Mudarta Rabu (4/6) menegaskan, wajib hukumnya KE HAL. 11

Minta Solusi Atasi Kemacetan Ubud Di tengah gegap gempitanya pariwisata Bali, masalah kemacetan masih menjadi momok menakutkan. Seperti di daerah parisawata Ubud. Daerah yang mengandalkan seni dan budaya ini sejak 5 tahun belakangan ini selalu dikepung FB/ARTAYASA I Kadek Era Sukadana kemacetan. Tak heran, jika banyak wisatawan asing maupun domestik mengeluh. “Ya kemacetan ini merupakan tanggung jawab bersama baik pemerintah Kabupaten maupun Provinsi,” kata I Kadek Era Sukadana, salah seorang warga asal Padangtegal, Ubud

KE HAL. 11

Dompet

Dana Punia

FAJAR BALI

(Izin Gubernur Bali : 460/08928/III/BPMP/2014)

UNTUK membantu masyarakat Bali yang sebagian masih miskin dan memerlukan bantuan, atas izin Gubernur Bali Nomor : 460/08928/III/ BPMP/2014, Tertanggal: 27 Maret 2014, Harian Umum Fajar Bali bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali, BK3S Provinsi Bali dan PT. Bank Pembangunan Daerah Bali terhitung mulai tanggal 2 April 2014 membuka Dompet Dana Punia Fajar Bali, yang terbuka untuk umum. Bantuan Anda berupa uang/barang (natural) lainnya, dapat kami terima melalui dompet ini, dengan langsung ke Kantor Harian Umum Fajar Bali Jl. Indra Jaya No.8 Ubung Kaja Denpasar Telpon (0361) 411283 atau melalui Bank BPD, Nomor rekening: 050.02.02.02377-7 atas nama PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS. Semua bantuan anda kami akan muat di Surat Kabar Fajar Bali, dan pada saatnya nanti, kami salurkan secara terbuka kepada masyarakat Bali yang memerlukan. Penyaluran bantuan, baik berupa uang maupun barang (natural), akan kami pertanggungjawabkan secara rutin tiap 3 bulan sekali. Kami mohon uluran tangan Anda, untuk dapat membantu anggota masyarakat yang masih memerlukan uluran tangan kita bersama, dengan menyisihkan sebagian dari apa yang kita miliki. Terima kasih (Penerbit)

DOMPET DANA PUNIA FAJAR BALI JUMLAH KESELURUHAN

Rp. 54.039.000

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/W-020

ONLINE: www.fajarbali.com

FB/PURNAWAN

BARIS JOJOR-Gerak ritmis penari baris sakral di Desa Bali Kuna Cempaga, Buleleng. Tarian ini dipentaskan saat manis Kuningan di Pura Desa Cempaga dengan disaksikan oleh masyarakat setempat.

SURVEI LSI

Capres Nomor 1 Unggul di Jakarta JAKARTA–Fajar Bali Calon presiden dan wakil presiden dari koalisi yang dipimpin Partai Gerakan Indonesia Raya, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, diprediksi unggul di dua wilayah yang memiliki populasi terpadat di Indonesia, yakni DKI Jakarta dan Banten. Hasil survei oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mencatat, pasangan Prabowo-Hatta memperoleh dukungan 35 persen, sementara pasangan Jokowi-JK mendapat suara 30,66 persen di DKI Jakarta. Sedangkan di Banten, Prabowo-Hatta mendapat dukun-

gan 33,53 persen dan Jokowi-JK 26,25 persen. “Mungkin Jokowi sudah kehilangan pamornya sebagai gu-

MANGUPURA-Fajar Bali Sejumlah lokasi kampanye di kabupaten Badung telah ditentukan, meskipun jadwal kampanye Pilpres 9 Juli belum diketahui. KPUD Badung telah memetakan sejumlah titik di Badung Utara, Badung Tengah dan Badung Selatan sebagai lokasi kampanye. Namun, dari beberapa tempat tersebut, kampung turis Kuta masuk dalam daftar wilayah bebas kampanye terbuka. “Untuk kawasan Kuta tidak ada kampanye. Asas pertimbangan yang utama adalah keamanan pariwisata. Kami khawatir jika kampanye terbuka diadakan di Kuta bisa menganggu pariwisata,” ujar Komisioner KPUD Badung, Wayan Artana Dana, Rabu (4/6). Artana menegaskan, kenyamanan dan mobilitas turis di Kuta tetap menjadi prioritas. Jika Kuta

steril jadwal kampanye, maka untuk wilayah Kuta Utara dan Kuta Selatan tetap diperbolehkan menggelar kampanye terbuka. Khusus di Kuta Utara kegiatan dipusatkan di Gor Purna Krida, Kerobokan. Sedangkan di wilayah Kuta Selatan dipilih Lapangan Lagoon, Nusa Dua. Sedangkan untuk ksmpanye tertutup khususnya di Badung Selatan, tim kampanye diperbolehkan menggelar pertemuan tertutup dengan memakai hotel di seputaran Nusa Dua. “Khusus di wilayah Badung Selatan jika ada pertemuan tertutup kami arahkan ke hotel berbintang di Nusa Dua. Biaya hotel tetap mereka yang nanggung,” papar pria berkumis ini. Bagaimana dengan wilayah Badung Tengah dan Badung Utara? Artana menjelaskan, wilayah

7 PROVINSI STRATEGIS ARENA ‘TANDING’ PILPRES 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

DKI Jakarta Banten Jawa Barat Jawa Timur Jawa Tengah Sulawesi Selatan Sumatra Barat

bernur karena belum selesai satu masa jabatan sudah pindah,” kata peneliti dari LSI, Rully Akbar, di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu, (4/6). Menurut Rully, survei ini dipengaruhi kampanye hitam dan kampanye negatif yang dilakukan kedua belah pihak. “Mudahnya informasi diakses masyarakat kedua daerah tersebut membuat kampanye hitam berhasil mempengaruhi keterpilihan satu pasangan calon,” ujarnya. Dari 33 provinsi, LSI mengidentifikasi tujuh provinsi KE HAL. 11

Kuta Steril dari Kampanye Badung Utara dan Tengah lokasi kampanye lebih banyak. Pasalnya, jumlah pemilih dan wilayah lebih luas. Disebutkan, di wilayah Mengwi ada empat lokasi yang bisa digunakan sebagai kampanye terbuka. Yaitu lapangan umum Mengwi, lapangan umum Sembung, lapangan umum Kapal serta lapangan umum Munggu. Sementara di wilayah Petang dikonsentrasikan lapangan umum Petang. Untuk Kecamatan Abiansemal ditempatkan di Lapangan Kopral Wayan Surem. Lokasi terakhir didatangi Megawati dan pentolan PDIP saat kampanye Pileg lalu. “Kalau di Badung Selatan pertemuan tertutup di hotel, sedangkan di Badung Utara kami arahkan ke wantilan desa adat setempat,” beber pria yang menjabat sebagai divisi sosialisasi KPUD Badung ini. W-006

014/VI/KTR

Karangasem Target Menang 55 Persen AMLAPURA-Fajar Bali Tim Pemenangan PrabowoHatta yang tergabung dalam koalisi merah putih di Karangasem terus bertambah dengan merapatnya Partai Demokrat untuk memenangkan pasangan Prabowo-Hatta. Bahkan tim pemenangan yang diketuai I Wayan Geredeg ini menargetkan kemenangan 55 persen di Karangasem. Hal itu dikatakan I Wayan Geredeg didampingi wakil ketua tim pemenangan, I Nyoman Suyasa Rabu (4/6) kemarin seusai menggelar rapat tertutup untuk pemenangan Prabowo-

FB/DOK

I Wayan Geredeg Hatta di Karangasem. Wayan Geredeg mengatakan, pihaknya sangat optimisKE HAL. 11

Amankan Pilpres, Polda Siapkan 4.000 Personil

DENPASAR-Fajar Bali Kepolisian Daerah Bali menyiapkan sekitar 4.000 personel untuk mengamankan seluruh tahapan pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014. “Kami siapkan kekuatan Polda Bali sekitar 4.000 orang,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Ajun Komisaris Besar Hery Wiyanto, di Denpasar, Rabu (4/6). Menurutnya, ribuan personel terse-

but terdiri dari beberapa unsur di antaranya Samapta, Reserse, Lalu Lintas, Brimob, termasuk personel intelijen. Dia menjelaskan bahwa upaya pengamanan Pilpres dilaksanakan setelah melalui evaluasi pengamanan pada Pemilihan Legislatif dengan menentukan sejumlah sasaran pengamanan serta cara penindakan. “Untuk pengaturan KE HAL. 11

Penemuan Jamur Raksasa Gegerkan Warga Selat

Banyak Warga Berbondong Bawa Sesajen Warga Tukad Sabuh, Duda Utara, Selat, Karangasem dihebohkan dengan penemuan jamur yang cukup unik. Jamur yang tumbuh di Tegalan bekas galian C milik I Wayan Suda ini memiliki ukuran tinggi 30 cm dan lebar 50 cm. AMLAPURA-Fajar Bali Kontan temuan tersebut dengan cepat menyebar ke masyarakat lainnya, sehingga warga pun berbondong-bondong melihat jamur raksasa tersebut.

FB/BUDIASA

JAMUR-Masyarakat memotret Jamur raksasa yang ditemukan di Selat, Karangasem.

Informasi yang didapat Rabu (4/6) kemarin, jamur raksasa ini pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga setempat, I Komang Ngenteg sekitar empat hari yang lalu. Saat baru ditemukan itu, jamur tersebut belum mengembang dan masih kusuh. Namun, saat ini jamur raksasa sudah mulai mengembang dan bertambah banyak. Penemuan itu pun dengan cepat menyebar ke warga lainnya. “Kalau empat hari lalu, belum segini besarnya, namun sekarang membesar dan bertambah banyak,” ungkap Komang Ngenteg. Pun dikatakan, pihaknya sendiri tidak tahu secara pasti kegunaan jamur raksasa yang tumbuh di sisi barat Tukad Panti, Dusun Tukad Sabuh ini. Untuk melindungi jamur tersebut, pemilik lahan memagari jamur

Layouter: dejerie

KE HAL. 11

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA

452 Gram Sabu Diselundupkan dari Malaysia DENPASAR-Fajar Bali Dua pelaku penyelundupan paketan narkoba yakni Suwarno (61) dan Matheus Hedi (29) ditangkap jajaran Direktorat Narkoba Polda Bali bekerjasama dengan Petugas Bea dan Cukai, pada Sabtu (24/5) lalu. Hasil pengungkapan petugas ditemukan sabu seberat 452 gram yang diselundupkan dari Malaysia melalui paket kiriman pos. Digagalkanya aksi penyelundupan sabu tersebut berdasar deteksi mesin X Ray di kantor Pos Lalu Bea Renon, Sabtu (31/05) sekitar pukul 08.00 Wita. Dipaketan kardus tersebut berisi satu set tabung BI-PUMP 24 V merk pilisi lengkap dengan sparepart. Setelah dicek petugas melalui mesin X ray, ditemukan adanya paketan sabu. . "Didalam tabung BI-PUMP 24 V merk pilis ini, ditemukan tiga bungkus plastik bening yang berisi Kristal bening, masing-masing seberat, 204 gram, 204 gram dan 44 gram. Setelah di cek dengan cristal test, kristal bening tersebut positif merupakan narkotika jenis sabhu. ” Kasus ini sudah dilimpahkan ke Dit Narkoba Polda Bali, sabu yang ditemukan seberat 452 gram ini," bisik sumber Polda Bali kemarin. Jajaran Dit Narkoba Polda Bali langsung menyelidiki dan membawa paketan tersebut kepada pengirim paket bernama Suwarno dengan alamat Jalan Mandal Sari Gang VIII No 6 Dangin Puri Kelod, Dentim. Setelah menangkap Suwarno, petugas juga meringkus Matheus Edi dalam waktu yang bersamaan. Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Bali AKBP Hary Wiyanto membenarkan penangkapan dua pelaku narkoba tersebut. "Dua pelaku ditangkap dan masih diperiksa keteranganya,"bebernya. R-005

Sidang Notaris, Terungkap Dua Nama Azis Husein

DENPASAR-Fajar Bali Persidangan kasus penipuan dan penggelapan dalam penjualan sebidang tanah yang mengakibatkan korban Rahmat Agung Leonardi alias Yongki mengalami kerugian Rp5 miliar dengan terdakwa notaris R.M. Johanes Sarwono dan makelar Ali Ahmad Alatas, Rabu (4/6) terungkap dua nama Azis Husein. Dalam persidangan, dihadapan majelis hakim PN Denpasar yang diketuai Sugeng Riyono jaksa penuntut umum (JPU) IBM Argita Chandra, Putu Gede Astawa dan Eddy Arta Wijaya menghadirkan seorang saksi dari BPN Badung (Gusti Agung Wayan Sukasta), tiga saksi lain yang keterangannya dibacakan, yakni Nasar Talib, Azis Husein alias Azis Alamudin dan seorang notaris yang membuat perikatan. Dalam kesempatan tersebut, saksi Azis Husein melalui kesaksian yang dibacakan menerangkan jika dirinya sering dipanggil Azis Husein karena bapaknya bernama Husein, tapi sebenarnya bernama Azis Alamudi. "Saya membeli tanah dari I Made Gelap dan transaksi pada notaris Syarifudin. Saya tidak pernah memberikan kuasa menjual kepada seorang Agung Hari Purnomo SH. Selain itu, atas kejadian ini saya sangat dirugikan karena ada orang lain menggunakan nama Azis Husein. Perkara ini sudah saya laporkan ke Polda Bali," tandas Azis Husein sebagaimana dibacakan jaksa. Sementara itu, saksi Nasar Talib yang juga dibacakan jaksa menerangkan jika sepengetahuannya Azis Husein membeli tanah dari Cahyono Gunadi, juga sempat melihat terdakwa Ali Alatas melalui orang suruhannya memasang plang di tanah sengketa tersebut. Sebelumnya, jaksa melalui surat dakwaannya menerangkan dua orang terdakwa dalam berkas terpisah, yakni notaris bernama R.M. Johanes Sarwono asal Solo yang menetap di Jakarya dan seorang makelar bernama Ali Ahmad Alatas yang sudah ditahan penyidik sejak 3 April 2014, didakwa menggunakan pasal 378 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, atau pasal 372 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, yakni penipuan dan penggelapan secara bersama-sama. Hal ini terjadi ketika terdakwa Ali Ahmad Alatas memperoleh informasi ada sebidang tanah seluas 10.600 meter persegi dengan sertifikat hak milik (SHM) nomor 1569 di daerah Kerobokan atas nama Cahyono Gunadi, namun tanah itu dikelola oleh BPPN yang hendak dijual. Atas informasi ini, terdakwa menemui notaris R.M. Johanes Sarwono untuk menanyakan kejelasan informasi ini juga kepastian jual beli. Dikatakan dijual Rp12 miliar. Atas kondisi ini, Ali Alatas langsung memburu pembeli dan menawarkan kepada Rahmat Agung Leonardi alias Yongki, sambil memperlihatkan fotokopi sertifikat. Leonardi langsung percaya, karena Ali Alatas mengatakan tanah masih dalam penanganan BPPN tapi sudah ada menunjuk notaris Sarwono sebagai notaris yang hebat, yang dipercaya oleh BPPN. W-007

826/VI/KTR

FAJA R BALI

Kamis, 5 Juni 2014, Tahun XIV

Rekontruksi 24 Adegan, Ibu Tiri Penyiksa Anak Merasa Berdosa MANGUPURA-Fajar Bali Jajaran penyidik Reskrim Polres Badung melaksanakan rekontruksi kasus penganiayaan yang dilakukan ibu tiri, Nur Halimah alias Upa (21) kepada Ahmad Rifai alias Fai. Ada 24 adegan yang diperagakan tersangka Upa. Tersangka Upa mengakui penyesalannya dan merasa berdosa membunuh korban. Rekonstruksi tewasnya Rifai digelar langsung di rumah kontrakan tersangka di Banjar Batu Lumbung, Desa Gulingan, Mengwi. Rekontruksi berlangsung sekitar pukul 09.30 Wita hingga pukul 11.00 Wita dengan pengawalan ketat aparat kepolisian Polres Badung. Polisi juga mengawal tersangka Upa dari awal hingga akhir rekontruksi tersebut. . Dalam pengamatan Fajar Bali, ersangka Upa terlihat memperagakan seluruh adegan penyiksaan yang dilakukannya terhadap anak tirinya tersebut. Ibu rumah tangga yang kini hamil 5 bulan itu memperagakan cara memukul dengan menggunakan sapu lidi, mencekik korban dengan tangan dan membenturkan kepala korban ke tembok rumahnya. Yang lebih sadis, tersangka juga memperagakan adegan ketika korban sedang bermain bersama teman sebayanya di halaman dan tersangka diseret oleh tersangka dan sebelum masuk kamar pantat anaknya juga dipukul.

Tersangka Upa memperagakan adegan penyiksaan yang dilakukannya terhadap Rifai, anak tirinya.

Usai rekontruksi, tersangka Upa mengaku berdosa menganiaya korban. Dia mengatakan, penganiayaan itu dilakukan-

nya sebagai pelampiasan kemarahan kepada suaminya yang tidak ada perhatian. "Saya menyesal sekali. Saya melam-

FB/HS

piaskan kemarahan ke Fai karena suami tidak ada perhatian," isak tersangka Upa sambil menangis. R-005

Duplikat Kunci Toko, Gasak Uang Jutaan Operasi Jaran Agung, Tiga Pencuri Motor Ditembak

KUTA-Fajar Bali Jajaran buser Polsek Kuta dipimpin Kanit Reskrim Iptu Wahyu Setyo, menciduk seorang pencuri bernama I Komang Astika Wiryanata (19) tinggal di Banjar Desa Padma Kencana Desa Busung Biu, Singaraja. Tersangka ditangkap setelah menggasak uang tunai sebesar Rp 6.182.992 di dalam toko Bali Fine Wine di Jalan Kayu Aya Seminyak Kuta, pada Selasa (03/06) lalu. Tersangka masuk ke toko dengan cara menduplikat kunci. Bobolnya toko Bali Fine Wine di Jalan Kayu Aya Seminyak Kuta terungkap saat pemiliknya, Luh Made Sri Rahayu Apriyanti, tidak bisa membuka toko pada Selasa (03/06) sekitar pukul 10.30 Wita. "Pintu toko tidak bisa dibuka dan pemiliknya memangil tukang kunci,trnyata kunci toko sudah diganti oleh seseorang," jelas

Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Subudi, Rabu (04/06) kemaren. Setelah toko sudah bisa dibuka, korban kaget uang yg disimpan di rak kasir hilang sebesar Rp.6.182.992. Dalam laporannya ke Polsek Kuta, korban mencurigai tersangka I Komang Astika Wiryanata yang bekerja di sebelah tokonya, sebagai pelakunya. Pasalnya, tersangka sebelumnya prnah mencuri uang sekitar 2 minggu lalu, sebesar Rp.2.790.000. Kasus pencurian ini menurut korban tidak dilaporkan karena sudah diselesaikan dan diganti rugi oleh tersangka. Aparat kepolisian Polsek Kuta langsung menginterogasi tersangka dan akhirnya mengakui perbuatannya. Setelah menjalani pemeriksaan I Komang Astika Wiryanta akhirnya ditahan. ”Tersangka mengaku perbuat-

FB/HS

2

Tersangka I Komang Astika Wiryanata diringkus polisi atas tuduhan pencurian di toko Bali Fine Wine Seminyak Kuta.

anya, dia masuk toko degan cara mengganti kunci toko dengan meminta bantuan tukang kunci, tandas Kapolsek. R-005

DENPASAR-Fajar Bali Operasi Jaran Agung 2014 dari 23 Maret lalu yang dilaksanakan jajaran Sat Reskrim Polresta Denpasar, berhasil menggulung tujuh pencuri motor yang tiga diantaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan saat ditangkap. Tujuh pelaku curanmor yang dibekuk bernama Muhammad Heri alias Herman, 50 asal Jember, Jawa Timur, Gatot Setiawan alias Iwan, 27 asal Singaraja, Imam Wahyudi alias Yudi, 19 asal Banyuwangi, Jawa Timur, Dwi Fajar Suryo Rihandoyo, 26 asal Surabaya, Jawa timur, Umar Wijaya, 33 asal Lumajang, Jawa Timur, I Made Budiana alias Dek Ana, 33 asal Denpasar dan Hariyanto Wibowo, 39 asal Lumajang, Jawa Timur. Sementara itu, tiga tersangka yang dilumpuhkan dengan timah panas adalah Dwi Fajar Suryo Rihandoyo ditembak di kaki kiri, Umar Wijaya ditembak di kaki

kanan dan Hariyanto Wibowo yang ditembak di kaki kanan dan kirinya. “Tiga pelaku ini masuk TO (target operasi, red) dan terpaksa ditembak karena melawan petugas saat akan ditangkap,” jelas Wakapolresta Denpasar, AKBP I Nyoman Artana pada jumpa pers, pada Rabu (4/6) kemarin. Dua dari tujuh pelaku merupakan residivis kasus serupa yakni Dwi Fajar Suryo Rihandoyo yang baru keluar dari Lapas Kerobokan pada Januari lalu. Dan, Umar Wijaya yang juga sempat menghuni Lapas Kerobokan beberapa tahun lalu. AKBP Artana menambahkan para pelaku melakukan aksinya dengan modus mengambil motor yang kuncinya masih nyantol dan juga menggunakan kunci palsu. Polisi juga mengamankan beberapa unit sepeda motor sebagai barang bukti. R-005

DENPASAR-Fajar Bali Te r d a k wa k a s u s p e m bunuhan terhadap anggota Polisi, M. Subahan alias Sub, Selasa (4/6) kemarin kembali disidangkan di PN Denpasar. Sidang kemarin masuk pada agenda pemeriksaan saksi. Sedianya ada empat orang saksi yang dihadirkan. Tapi lantaran waktu yang terbatas, majelis hakim PN Denpasar hanya memeriksa saksi orang saksi yaitu, Madda alias Mad. Diketahui, Madda alias Mad adalah saksi yang menemani korban menagih hutang ke rumah terdakwa. Dihadapan jaksa penuntut umum (JPU) Martinus T Sulu dan IGN Widana, saksi mengatakan tidak melihat saat terdakwa menusuk punggung korban. Tapi saksi membenarkan bahwa dia diajak korban untuk membawa motor terdakwa jika terdakwa tidak menepati janjinya untuk membayar hutang. "Saya tidak lihat waktu terdakwa menikam korban,"jelas saksi pada sidang kemarin. Terdakwa mengatakan, hanya mendengar ucapan korban yang mengajaknya lari. "Saya mendengar saat korban mengajak saya untuk lari. Dan saat itu saya lihat punggung korban sudah berdarah," jelas saksi lagi. Saksi juga mengaku men-

dengar bahwa korban memaki-maki terdakwa. "Saya dengar korban membentak dan memaki-maki terdakwa. Hanya itu yang saya tahu,"kata saksi menjawab pertanyaan jaksa. Kasus tewasnya anggota polisi itu terjadi di Gang IV, Sidakarya, yang juga merupakan tempat tinggal terdakwa. Kejadian berawal saat korban, Drs. I Putu Suarsa datang ke rumah terdakwa dengan maksud menagih hutang sebesar Rp 2,4 juta. Tiba di rumah, terdakwa memaki-maki korban dengan kata kata kasar. Bahkan, karena utangnya tidak dibayar korban akan mengambil sepeda motor korban. Namun terdakwa memohon kepada korban untuk tidak membawa motornya karena setiap hari dipakai kerja. Tapi permintaan terdakwa tetap tidak digubris oleh korban. Hal itu membuat terdakwa kalut dan mengambil pisau yang sebelumnya digunakan untuk membersihkan ikan. Pisau itu digunakan menikam punggung korban sebanyak dua kali. Dalam pelariannya, terdakwa ditangkap 22 Desember 2013 dan dikenakan Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancama hukuman 20 tahun penjara. W-007

Saksi Melihat Punggung Polisi Berdarah dan Diajak Lari

 Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: IGMA Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja  Redaktur Pelaksana & Koordinator Liputan: Agung Paramita (Penanggung Jawab Hal. Utama & Jurnalis Sekolah)  Redaktur: Gde Carmyaka (Penanggung Jawab Hal. Daerah), Hence Silalahi (Penanggung Jawab Hal. Otomotif & Metrokota), Blasius Besu (Penanggung Jawab Hal. Pendidikan), Supriyono (Penanggung Jawab Hal. Ekonomi & Kesehatan), I.B. Putu Bagus (Penanggung Jawab Hal. Kota Plus & Politik)  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana, Baiq Sohra  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Hery Subagyo, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja, A.A. Gede Agung, I.G.A. Diah Niti (Pemprov Bali)  Manajer Administrasi & Sekretaris Redaksi: IGKA Mertha Yoga  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), Gede Sarjana (Klungkung), Made Doni Darmawan (Tabanan), Wayan Sumertha (Bangli), Ketut Budiasa (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara)  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Pemasaran dan Sirkulasi : IB. Sudarsana  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Mangupura No.: 009.01.11.000160, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk.  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN. Layouter: Soma


KOTAPLUS

FAJA R BALI

Kamis, 5 Juni 2014, Tahun XIV

Dishub Pasang Lampu Pelican Crossing Wujudkan Kenyamanan Pejalan Kaki

D i n a s Pe r h u b u n ga n Kota Denpasar terus berbenah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat umum khususnya pejalan kaki untuk mempermudah menyebrang jalan. DENPASAR-Fajar Bali Selain menyediakan sebra cross penyeberangan kini Dinas Perhubungan Kota Denpasar memasang lampu Pelican Crossing. Lampu ini telah terpasang di Jalan Diponegoro didepan Mall Ramayana. Kabid Lalin Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Nyoman Sustiawan mengatakan pemasangan lampu pelican crossing merupakan salah satu  prasarana transportasi  agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik, sehingga timbul kenyamanan dan kondusivitas dalam berlalu lintas. Dikatakan, pelican crossing merupakan sebuah sistem peringatan dini bagi arus lalu lintas untuk memberikan kesempatan pejalan kaki yang akan menyeberang jalan. Pemasangan pelican crosing ini bertujuan untuk memprioritaskan para pejalan kaki yang setiap akan menyeberang jalan raya. Selain itu keberadaan pelican crosing juga memberikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. “Pelican Crossing ini merupakan sistem penye-

Pejalan kaki memanfaatkan lampu pelican saat hendak menyebrang jalan

FB/CAR

berangan jalan yang cukup efektif, orang cukup menekan tombol pelican tersebut, lalu menunggu hingga semua kendaraan berhenti dan dapat menyeberang dengan aman,” kata Sustiawan. Diharapkan keberadaan pelican crossing ini turut dijaga masyarakat sehingga terus dapat berfungsi untuk kenyamanan pejalan kaki. Dalam penggunaan

dan sosialisasi lampu pelican crossing pihaknya akan menempatkan petugas ditempat lampu tersebut. Pelican crossing ini  juga membantu kaum difabel dalam menyebrang jalan dan merasa lebih aman. Pemasangan lampu pelican crossing ini akan terus dilakukan terutama di kawasan padat arus lalu lintas. “Kami harapkan para

pengendara agar lebih hati-hati bila ada masyarakat yang menyebrang,” pintanya. Salah seorang pejalan kaki yang memanfaatkan keberadaan lampu pelican crossing Adi Putra mengaku sangat terbantu dengan adanya lampu tersebut. Namun meski demikian masih saja ada pengendara motor yang tidak mau berhenti saat lampu

hijau penyebrangan untuk pejalan kaki tersebut menyala. “Kami harapkan pengendara memperhatikan rambu lalin tersebut padahal lampu lalin merah sedangankan pejalan kaki lampunya hijau,” ujar Adi. Ini akan lebih memberikan rasa nyaman bagi pejalan kaki apabila aturan yang ada ditaati oleh semua pihak.R-004

BPPT Siapkan Surat Peringatan Terbukti Caplok Sempadan Jalan

FB/DOK

I Nyoman Ardana

MANGUPURA-Fajar Bali Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Badung menemukan hotel di Jalan Raya Tuban, Kuta terbukti melanggar sempadan jalan. Canopy bangunan berlantai lima tersebut mencaplok sempadan jalan. BPPT pun mengaku sudah meng-ultimatum pemilik untuk memotong sebagian bangunannya karena menyimpang dari gambar yang diajukan. “Dari hasil pantauan di lokasi,

FB/DOK

Made Sutama

memang ada bangunan yang sedikit mencaplok sempadan jalan, yakni bagian canopynya agak ke jalan, kalau yang lain tidak ada masalah. Izin juga sudah ada,” ungkap Kepala BPPT Badung I Made Sutama saat dihubungi Rabu (4/6) kemarin. Atas pelanggaran tersebut, Sutama mengaku sudah memberikan peringatan secara lisan kepada pemilik. Selain membrifing secara lisan, pihaknya juga kini tengah menyiapkan

Siswa Kurang Tertarik Gunakan Feeder Trans Sarbagita

DENPASAR-Fajar Bali Sejak dioperasikan akhir 2012 lalu, Dinas Perhubungan (Dihub) Kota Denpasar sudah dua kali melakukan evaluasi melibatkan pihak swasta yakni CV Maha Laksmi. Hasilnya, animo masyarakat terutama kalangan siswa menggunakan angkutan “Feeder” Trans Sarbagita belum optimal. Dalam sehari rata-rata 1.200 warga naik angkutan yang digratiskan ini. Dari jumlah tersebut, hanya 25 persen atau sekitar 300 penumpang dari kalangan siswa. Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Gede Astika, SH, didampingi Plt. Kepala UPT Pelayanan Transportasi Darat, I Dewa Ketut Adi Pradnyana, ST, MT., mengatakan, telah mengevaluasi keberadaan operasional feeder Trans Sarbagita. “Sejak dioperasikan 1,5 tahun lalu, sudah dua kali kami lakukan. Rencananya, dalam evaluasi tahun ini akan melibatkan akademisi dari Universitas Udayana,’’ ungkap Astika, Rabu (4/6) seraya menyebut evaluasi yang dilakukan menyikapi masukan anggota Dewan. Adi Pradnyana menambahkan sesuai tujuan awal, pengoperasian angkutan pengumpan ini diharapkan dapat dimanfaatkan para siswa, sehingga mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Namun berdasarkan evaluasi, dari 1.200 penumpang per hari, hanya 25 persennya siswa. Padahal, sosialisasi ke sekolah, penyebaran brosur serta sosialisasi melalui media massa sudah rutin dilakukan. ‘’Berdasarkan evaluasi, kondisi armada yang kurang representatif salah satu faktor masih rendahnya animo siswa memanfaatkan jasa angkutan pengumpan ini. Karenanya, ke depan ada meningkatkan kualitas armada, baik dengan pembatasan tahun maupun dilengkapi AC. Tapi ini masih tergantung hasil kajian Unud nantinya,’’ kata Adi Pradnyana. Sejalan dengan rencana beroperasinya Trans Sarbagita di koridor Mengwi – Ubung, Pemkot Denpasar juga berencana menambah jumlah trayek dari empat TP menjadi 10 TP. Saat ini, empat TP di Kota Denpasar dilayani 48 armada dan 8 kendaraan cadangan. Angkutan pengumpan ini beroperasi 2 shif, yakni mulai  pukul 06.00 – 14.00 dan pukul 14.00-22.00 Wita. ‘’Kami harapkan di tahun ini jumlah siswa yang memanfaatkan angkutan pengumpan ini meningkat 30 persen,’’ papar Adi Pradnyana. Sebelumnya anggota DPRD Kota Denpasar, A.A. Susruta Ngurah Putra minta agar operasional angkutan pengumpan Sarbagita dievaluasi. Pihaknya menilai operasional armada pengumpan belum maksimal. Terutama dari segi jumlah penumpang yang menggunakan angkutan ini. Evaluasi perlu dilakukan, katanya, untuk mengetahui penyebab minimnya masyarakat tidak mau menggunakan armada tersebut. Padahal, naik armada ini tidak dipungut biaya. Semestinya, masyarakat berlomba-lomba untuk bisa memanfaatkan armada ini, karena tidak perlu mengeluarkan biaya. “Inilah yang harus dicari tahu oleh Dishub, sehingga bisa memperbaikinya,”katanya.R-004

surat peringatan (SP I). Dalam SP I tersebut, meminta pemilik segera memotong bangian canopynya untuk disesuaikan dengan izin.”Peringatan lisan sudah. Sekarang kami siapkan SP I. Bangunan itu harus disesuaikan dengan gambar. Bagian canopy harus dipotong,” tegas pejabat asal Pecatu. Sutama, menjelaskan pemilik diminta membuat surat pernyataan siap membongkar bangunan sesui gambar pada izin. Kalau membandel? Jika tiidak diindahkan, jawab Sutama sesuai protap akan dikeluarkan SP II dan bila sampai SP III belum dibongkar maka pihaknya akan melimpahkan eksekusi ke Satpol PP Badung sebagai aparat penegak perda. Jika pelimpahan sudah dilakukan, maka bangunan terse-

but terancam dipotong paksa. “Tapi sekarang kita memakai cara manusiawi dulu, jangan sampai merobohkan (bangunan). Kecuali dia bandel, terpaksa penindakan kita serahkan ke Satpol PP,” tegasnya. Dipihak lain, Wakil Ketua Komisi A DPRD Badung I Nyoman Ardana mendesak pemerintah tegas dalam menindak pelanggaran ini. “Kalau memang sudah terbukti melanggar ambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,”tegasnya. Dewan yang duduk di bidang perizinan ini khawatir kalau diberikan toleransi, pelanggaran-pelanggaran serupa akan terulang. Sementara menurut anggota komisi A I Made Dharma, pelanggaran yang dilakukan hotel di Jalan Raya Tuban tersebut tergolong disengaja. Pasalnya,

menyimpang dari gambar izin yang diajukan ke pemerintah. Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah tidak memberikan toleransi lagi, karena sudah jelas melanggar sempadan jalan.”Saya lihat itu ada unsur kesengajaan, harus ditindak tegas. Kalau tidak akan menjadi preseden buruk bagi Pemkab Badung,” tandasnya. W-006

3 Dewan Ingatkan PPDB tak Over Kapasitas DENPASAR-Fajar Bali Membludaknya lulusan SD dan SMP yang terjadi hampir setiap tahun kerap menimbulkan persoalan bagi orang tua siswa. Tidak bisa dipungkiri, para orang tua senantiasa menginginkan agar anaknya dapat diterima di sekolah negeri baik jenjang SMP maupun SMA. Sementara di sisi lain, kapasitas daya tampung sekolah negeri masih terbatas. Menyikapi kondisi seperti itu, salah seorang anggota DPRD Kota Denpasar, AA. Gede Mahendra, SE, SH, mengingatkan agar dalam PPDB (Penerimaan FB/CAR AA. Gede Mahendra Peserta Didik Baru) tahun 2014 ini tetap mempertimbangkan Pendidikan gratis 12 tahun dan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan. Sayangnya, wacana itu dalam realitanya banyak menuai keluhan dari para  orang tua siswa yang menyatakan bahwa biaya pendidikan di Kota Denpasar sangat mahal. “Dalam hal peningkatan standar pelayanan pendidikan dasar, pemerintah haruslah bisa memenuhi standar yang menjadi ketentuan yang dimuat dalam permendiknas Nomor 23 tahun 2013,” ungkap AA Gde Mahendra, Rabu (4/6) kemarin. Ketua Fraksi Partai Golkar ini menyatakan, standarisasi yang dimaksud diantaranya, pendistribusian peserta didik antar sekolah haruslah merata. Pihaknya tidak ingin PPDB justeru menciptakan kesenjangan antara sekolah negeri dengan sekolah swasta atau bahkan menciptakan kesenjangan di tengah masyarakat, karena kurang mendapat pelayanan pendidikan dalam radius 3-6 km. Dicontohnya, Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam 1 (satu) kelas jumlahnya tidak melebihi 36 siswa. Ini yang selalu menjadi permasalahan pada setiap penerimaan siswa tahun ajaran baru. Banyaknya siswa yang lulus SD setiap tahunnya dan besarnya animo masyarakat yang berharap agar anaknya bisa diterima pada SMP Negeri membuat pemerintah dan pihak sekolah membuat kebijakan dengan menambah kuota penerimaan siswa baru menjadi 40-50 siswa per kelas pada sekolah SMP Negeri. Jumlah siswa dalam satu kelas tentu sangat berpengaruh terhadap pelayanan dan kualitas pendidikan yang dihasilkan. “Bagaimana para siswa mampu untuk berkonsentrasi dan mencerna materi pelajaran yang diberikan oleh guru pengajar jika ruang kelas penuh sesak dengan keberadaan siswa yang over kapasitas?” ucapnya. Selain itu, ketersediaan sarana dan prasarana sekolah seperti ketersediaan sarana laboratorium ataupun lab bahasa, meja dan kursi belajar harus berdasarkan kapasitas. Jangan sampai dengan terjadinya over kapasitas menyebabkan hak-hak siswa menjadi terkebiri serta menghambat proses  pembelajaran dan secara tidak langsung telah membuat biaya pendidikan menjadi semakin tinggi. Pihaknya pun menyebut, investasi untuk pengadaan ruang kelas baru dan perlengkapan yang sesuai standar merupakan tanggung jawab pemerintah daerah. Permasalahan yang ada di pelupuk mata malah jarang mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah, bahwa hampir setiap tahun ajaran baru jumlah siswa Sekolah Dasar relatif mengalami peningkatan.  Peningkatan jumlah siswa tersebut seharusnya telah diantisipasi oleh pemerintah daerah agar tidak terjadi kesenjangan pendistribusian peserta didik dengan investasi pengadaan ruang kelas baru. Saat ini, di kecamatan Denpasar Barat hanya terdapat 1  SMPN yaitu SMPN 7 Denpasar, sehingga tidak sesuai jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang ada. “Maka dari itulah kami selalu mendesak agar pemerintah Kota Denpasar bisa merealisasikan SMPN 13 di  Desa Padangsambian Kelod dan SMAN/SMKN di Desa Padangsambian Kaja. Dan begitupula di wilayah Denpasar Utara,” terang politisi Golkar yang kembali akan menempati kursi DPRD Kota Denpasr. R-004

Denpasar Raih Adipura

IB. Rahoela DENPASAR-Fajar Bali Kerinduan warga Denpasar akan penghargaan supremasi tertinggi bidang kebersihan berupa Adipura akhirnya terwujud. Tahun 2014, Kota Denpasar berhasil meraih penghargaan Adipura kategori kota Besar, setelah empat tahun berturut-turut sejak tahun 2010 gagal menggapainya. “Tahun 2009 Denpasar meraih penghargaan Adipura, setelah itu dari tahun 2010 sampai 2013 kami belum berhasil,” jelas Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, IB Rahoela, Rabu (4/6) kemarin. Selama 4 tahun berturutturut penghargaan Adipura tidak singgah di ibukota Provinsi Bali, lantaran kriteria penilaian yang mencakup kebersihan udara, air sungai serta sampah di Denpasar tidak bisa dipenuhi. Kota Denpasar sebagai incaran para urban dari 8 kabupaten lain di Bali menyebabkan semakin hari kepadatan

FB/CAR

penduduk semakin tinggi. Banyaknya orang tentu berpengaruh pada tingginya tingkat konsumsi masyarakat. Meski telah gencar melakukan sosialisasi sadar kebersihan hingga penyediaan tempat sampah organik anorganik di fasilitas-fasilitas umum, keberadaan sampah di Denpasar tidak bisa terbendung. Bahkan sampai ditetapkan sebagai peraih penghargaan Adipura tahun 2014 kategori Kota Besar, tumpukan-tumpukan sampah di beberapa tempat di Denpasar masih tampak berserakan. Rahoela pun menegaskan, penghargaan Adipura kali ini, hanya diberikan kepada 3 kota besar dari puluhan kota besar di Indonesia. “Yang dapat kali ini adalah Kota Denpasar, Pekanbaru dan Manado. Ini sebuah kebanggaan. Upaya yang selama ini dilakukan Pemkot Denpasar untuk meraih Adipura akhirnya terwujud,” jelasnya. Untuk itu, Rahoela menyampaikan ucapan terima kasih pada masyarakat kota Denpasar yang telah mendukung Pemkot menjaga kebersihan kota dari sampah, polusi, limbah cair, serta menjaga kebersihan air sungai. “Faximail terkait penghargaan Adipura ini telah kami terima tadi pagi (kemarin,red). Besok (hari ini,red) Wakil Presiden RI akan langsung menyerahkan penghargaan kepada Walikota Denpasar,” imbuhnya. R-004

812/V/BLAS

Layouter: Layouter:Zohra Zohra


DAERAH

4

FAJA R BALI

Kamis, 5 Juni 2014, Tahun XIV

Pantai Goa Lawah dan Pesinggahan Tergerus Abrasi 30 KK Terancam Puluhan warga yang tinggal di pesisir pantai Pesinggahan dan Pesisir Pura Goa Lawah saat ini sudah ternacam terkena abrasi. Sebelumnya, bibir pantai begitu jauh dan kini sudah semakin mendekat ke areal perumahan. Puluhan warga ini mengandalkan hidup sebagai nelayan dan sebagiannya sudah beralih ke buruh bangunan. SEMARAPURA-Fajar Bali Beberapa warga menyebutkan rumah warga yang berada dekat pantai sudah sering kemasukan air laut dan sempat menggenang. Atas kondisi ini, bila air laut pasang dan ombak membesar, warga menjadi was-was dan mencoba untuk mengungsi ke areal yang elbih tinggi. Gelombang besar tersebut biasanya terjadi pada bulan Juli sampai bulan September yang disertai dengan hujan dan angin kencang. Pindahnya garis pantai sampai ke daratan ini membuat garis pantai berada di pinggir rumah warga. Warga juga telah mengusahakan agar air laut tidak masuk ke pekarangan mereka dengan membuat pembatas dengan pasir dan mena-

nam pohon waru. Namun usaha ini juga sia-sia oleh kekuatan alam yang tidak bisa dilawan. Bahkan tembok watga juga sudah ada yang roboh akibat terjangan ombak ini. Usaha lain yang dilakukan adalah membuat tanggul pantai, namun usaha ini terkendala dana. Warga setempat, Wayan Simpen mengaku sudah beberapa kali berusaha membendung air yang masuk tersebut. namun usaha itu juga siasia, mengingat tanggul yang dibuat tidak permanen dan usahanya ini terkendala biaya. Warga lain juga yang sudah merasakan abrasi, Ketut Gampil pernah melakukan usaha yang sama. Selain meninggikan pekarangan rumahnya, usaha yang sama juga dibuat oleh Ketut Gampil. “Tiang berharap pemerintah bisa membantu warga disini. Kami sudah beberapa kali kemasukan air laut,” terang Ketut Gampil, Rabu (4/6) kemarin. Untuk bisa hidup sehari-hari, nelayan ini juga mengeluhkan adanya tangkapan ikan mereka yang terus menurun. Bahkan dalam melaut, nelayan ini lebih sering pulang dengan tangan hampa dan merugi karena harus membeli minyak. Usaha lain yang dilakukan adalah menjadi tukan servis perahu atau menjadi buruh bangunan. W-010

FB/SARJANA

Optimalkan Sirkulasi Ekonomi

Dewan Harap Pasar Kidul Dioperasikan Sesuai Jadual BANGLI-Fajar Bali DPRD Bangli harapkan pengoperasian pasar Kidul dapat lebih cepat dan tidak molor dari jadual. Tempat transaksi darurat (sementara) yang ada sekarang di terminal Loka Srana tidak memadai, sehingga proses transaksi tak bisa berjalan optimal dan sesuai harapan. Selain itu semakin lama pedagang memanfaatkan tempat sementara itu, semakin lama juga persoalan kesemerawutaan mewarnai kota Bangli, terlebih di saat hari raya. Harapan itu muncul dari Wakil Ketua DPRD Bangli, I Nyoman Basma, SH , setelah dirinya sempat melihat realita kondisi di pasar tersebut menjelang hari raya Galungan, belum lama ini. Dia melihat wajah kota Bangli (di sekitar pasar Kidul itu semerawut. Dia menyadari, kalau kesemerawutan itu sebagai konsekuensi daripada kasus pasar terbakar, 11/9-2012 lalu. Tetapi harapan dia, sebagai pusat sirkulasi ekonomi, maka

Basma juga angkat bicara. Dia harapkan Pemkab tak seenaknya memberikan tempat relokasi bagi pedagang. Sebagai tempat berdagang setidaknya ada fasilitas yang mendukung kearah itu ,seperti tersedianya areal parkir, suasana aman dan nyaman baik bagi pedagang dan pembeli. “Intinya mereka perlu diberikan tempat yang representatif, jangan semau gue soal penempatan pedagang”, ujar Basma. Sebelumnya penghuni Ruko Enggal Agung, I Made Geede mengatakan kalau direlokasi ke RSUD Bangli, dia menolak. Dia harap diberikan tempat depan Ruko yang sekarang ini jadi tempat parkir. Dikatakan berjualan sementara di tempat parker itu tak menganggu proses rehab Ruko.”Kalau kami harus pindah ke eks banguna RSUD terlampau jauh, banyak energy yang habis”, ujar mantan anggota DPRD Bangli, asal Dusun Penida Kaja, Tembuku,Bangli ini. W-002*

pasar membutuhkan tempat yang representatif, agar transaksi dapat terjadi optimal, nyaman dan tertib dan bahkan aman. Karena itu dia berharap Pasar Kidul yang kini direhab, termasuk rehab rumah dan Toko(Ruko) agar dapat dioperasikan secepat mungkin atau tak molor dari jadual yakni Desember 2014, sesuai target yang dipatok Bupati Bangli. Untuk harapan tak molor, dia harapkan instansi yang membidangi yakni Disperindag Bangli agar bekerja serius pada urusan pasar tersebut. ”Kami tak ingin sampai pengoperasian molor, pedagang sudah cukup lama menggunakan tempat yang sumpek tersebut”, ujar Basma, Caleg yang sukses meraih kursi kembali dari hasil Pileg lalu ini. Menyinggung soal perehaban Ruko yang berkonsekuensi pada dipindahkan pedagang , yang dia dengar direlokasi ke eks bangunan RSUD Bangli,

Wabup Letakkan Batu Pertama Perluasan Kantor Bupati

FB/SARJANA

Telan Dana 5,9 Miliar

Wabup Made Kasta meletakkan batu pertama pada pembangunan perluasan Kantor Bupati Klungkung

SEMARAPURA-Fajar Bali Meski sempat tiga kali gagal tender, akhirnya pembangunan perluasan Kantor Bupati Klungkung terwujud. Perluasan kantor ini mengambil tempat di bekas rumah dinas Sekda Klungkung yang luasannya mencapai 10 are. Pekerjaan pembangunan ini mulai start pada Rabu (4/6) kemarin ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wabup Made Kasta. Peletakan batu pertama ini didampingi oleh PPTK Pembangunan Dinas PU Klungkung, Jati Laksana dan rekanan dari CV Asri Cipta Natha Alam, Ne-

ngah Sudiartana. Wabup Made Kasta mengakui sebelumnya pembangunan gedung tersebut gagal tender beberapa kali. Gagalnya ini akibat rekanan yang ambil bagian dalam tender tidak memenuhi persyaratan. Disisi lain Made Kasta menyebut bahwa ada faktor niskala dan sekala terkait pelaksanaan pembangunan gedung tersebut. “Bertepatan denga Rabu, yang ingkelnya Watek Gajah, kita harapkan bangunan ini nantinya bisa kuat dan beberapa uacara pendhuluan sudah dilaksanakan,” terang Made Kasta. Ditambahkan Made Kasta bahwa

gedung tersebut nantinya akan digunakan oleh Bagian Keuangan, Bagian Kesejahtraan Rakyat dan Humas Protokol. Dijelaskannya kantor Bagian Kesra saat ini kantornya sudah tidak layak lagi didebut kantor. Kepala Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Dinas PU Klungkung, Made Jati Laksana menjelaskan bahwa gedung tersebut dirancang dengan lantai 3 dengan sistem tiang pancang. “Kita sudah adakan zondeer (pemetaan) kekuatan tanah, sehingga pelaksanaan pondasi dengan sistem tiang pancang,” terang Jati Laksana. Gedung lantai III tersebut menelan dana sekitar Rp 5,9 miliar yang berasal dari APBD Klungkung. Sedangkan lama waktu pelaksanaannya 185 hari, terhitung mulai tanggal 4 Juni 2014. Jati Laksana juga menjelaskan bahwa rekanan yang memenangkan tender pelaksanaan adalah CV Asri Cipta Natha Alam. Direktur CV Asri Natha Alam, Nengah Sudiartana menjelaskan tenaga kerja yang dimanfaatkan adalah tenaga lokal dan tenaga asal Jawa. Dirinya juga yakin bahwa waktu 185 hari waktu pelaksanaan bisa dituntaskan, sehingga perusahaannya tidak terkena finalty. W-010

Abrasi di Pantai Pesinggahan sudah mengancam rumah warga

Amlapura Kembali Raih Adipura

I Wayan Geredeg

FB/IST

AMLAPURA-Fajar Bali Kendati obsesi Amlapura merebut Adipura Kencana tahun ini kandas, namun masih berjaya berhasil mengkoleksi Tropy Adipura untuk kedelapan kalinya. Karena ketatnya penilaian Adipura, bisa lolos meraih Adipura saja sudah bersyukur. Bahkan Bali yang biasanya mendominasi perolehan penghargaan bergengsi tersebut kini hanya menyisakan 3 kota saja.

Kepala DKP I Made Suama, SH, Rabu (4/6) mengaku penilaian Adipura tahun ini sangat ketat. “Jangankan lolos menerima Adipura Kencana, sudah berhasil meraih Adipura saja sudah bersyukur,” ucapnya. Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, mengucap syukur masih dapat mempertahankan reputasi dalam penanganan penataan lingkungan perkotaan. Karena sudah berupaya keras untuk mempersiapkan diri bisa mencapai Adipura Kencana tetapi belum terealisasi, harus disyukuri bahwa partisipasi masyarakat masih tinggi. Kedepan upaya mengelola masalah kebersihan dan persampahan harus terus digenjot agar makin membudaya di tengah masyarakat. Masalah kebersihan dan lingkungan hidup sudah tidak bisa ditawar lagi untuk senantiasa menjadi perhatian serius saling bersinergi mendorong peran masyarakat sadar akan pentingnya menciptakan kebersihan lingkungan hidup yang nyaman dan produktif melalui pola penanganan dan

pengelolaan sampah organik maupun non organik. Made Suama, menambahkan, potensi kelebihan Karangasem yang menjadi obyek penilaian adalah kesinambungan pembangunan bidang penataan lingkungan hidup, memotivasi masyarakat dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat, mendorong melalui peran lomba desa adat, lomba Kelurahan, Lomba Lingkungan serta prestasi lomba adiwiyata yang sudah dicapai. Sementara kearifan lokal khas Karangasem masih bertumpu pada peran desa adat dengan awig-awignya dalam pemungutan dan pengelolaan sampah plastik seperti di Desa Adat Purwayu, Selumbung, Jasi, Gumung, Pesedahan dsb. Dengan 18 kriteria diseleksi kota – kota peserta lomba yang layak menyandang predikat kota adipura. Disamping itu juga dipersiapkan bidang non pisik baik menejemen, keberadaan MOU, keputusan-keputusan lain sebagai obyek penelitian yang disinkrunkan dengan kenyataan di lapangan, dengan arah kian nampaknya peran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.

Prestasi kota Amlapura menerima penghargaan Trpy Adipura hingga tahun 2014 sudah mecapai angka delapan kali. Dalam hal pengelolaan sampah tidak hanya bertumpu pada TPA saja melainkan kini sudah ada Tempat Pembuangan Sampah Terpadu di desa-desa yang mengelola sampah tersendiri. Sejumlah desa yang sudah siap mengelola TPST antara lain Sengkidu, Rendang dan Bungaya yang bahkan telah dilengkapi dengan kelompok-kelompok masyarakat. Saat ini kota Amlapura memproduksi sampah sekitar 150 m3 per hari dan sudah turun menjadi 140 m3 karena sudah diolah di sumbernya, didukung personil 473 orang termasuk di luar kota. Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Karangasem (BLH) I Wayan Diana, SE, mengatakan, menyongsong turunnya dewan adipura ke Kabupaten Karangasem dalam waktu dekat telah dipersiapkan baik pisik maupun non pisik menyusul masuknya Amlapura kedalam nominasi 10 kota kecil yang menjadi obyek penilaian untuk Adipura Kencana. Hm*

Rekonstruksi Kasus Lapangan Berdarah Jadi Tontonan Gratis

BANGLI-Fajar Bali Ribuan warga, baik masyarakat umum, pelajar, bahkan PNS turut larut menyaksikan jalanya proses rekonstruksi , kasus penusukan di lapangan Kapten Mudita, usai Calonarang, Mei lalu. Tiba-tiba saja penonton bagaikan semut datang berduyun-duyun, menyaksikan tontonan gratis sejak dimulai sampai detik akhir rekonstruksi tersebut ada dari bagia selatan lapangan, bagian utara dan bagian timur lapangan. Tersangka I Putu Yudana alias Yuda (19) asal Dusun Buayang, Desa Landih , Rabu (4/6) tampil sebagai pelaku yang yang asli dalam adegan rekonstruksi dimaksud, meski sebelumnya ada kekhawatiran pihak kalau rekonstruksi menggunakan pemeran aslinya. Korban I Made Dwi Mariastrawan alias Dede ( 20) asal Banjar Pule , Bangli meregang nyawa. Tidak mau kecolongan , ratusan petugas diturunkan untuk mengawal jalanya proses rekontruksi yang mempergakan 19 adegan. Proses rekontruksi diawali dari tersangka , I Putu Yudana dan saksi I Putu Arimbawa hendak pulang melewati lapangan basket Kapten Muditha. Bersamaan korban , I Made Dwi Mariastrawan , Wayan Gede Julairtawan , I Wayan Artha Wedana dan I Kadek Hendriawan berjalan dari lapangan Voley menuju lapangan basket. Tersangka Putu Yudana menoleh kebelakang yaitu kearah barat atau kearah korban karena mendengar seperti bunyi pagar diinjak. Karena dipandang , korban Made Dwi Mariastrawan bersama Wayan Gede Julairtawan , berjalan mendekati tersangka . Dan selanjutnya korban , Made Mariastrawan medorong serta menantang tersangka berkelahi , namun tersangka waktu itu mencakupkan tangan meminta maaf kepada korban. Adegan selanjutnya korban memukul tersangka menggunakan tangan kanan dan mengenai dahi sebelah kiri tersangka. Tetapi korban I Kadek Hendriawan tidak tinggal diam dan langsung menggrip( mengunci dengan tangan ) leher tersangka

FB/SUMERTA

Adegan rekonstruksi kasus penusukan

menggunakan tangan sambil memukul perut tersangka dan saat bersamaan pula korban Made Dwi Mariastrawan menendang tersangka dari arah belakang dan mengenai rusuk sebelah kiri. Pada adegan ke delapan tersangka Putu Yudana mengeluarkan pisaua dari sarungnya yang diselipkan dicelana pada pinggang sebelah kanan . Tersangka Yudana kemudian mengayunkan pisau dari arah kanan ke kiri dan mengenai tangan kiri dan perut Kadek Hendriawan . Karena terluka korban Kadek Hendriawan melepaskan grip dan kembali terkena pisau pada bagian lengan kirinya . Bersamaan korban I Wayan Artha Wedana Putra mendekat dan melerai namun terkena sabetan pisau tersangka . Tersangka Putu Yudana kembali mengayunkan balik pisaunya dari arah kanan kekiri dan mengenai korban Wayan Gede Julairtawan pada bagian dahi sebelah kiri dan lengan kanan . Korban Made Dwi Mariastrawan menendang tersangka menggunakan kakai kanan dan saat itu juga terkena pisau yang diayunkan tersangka dari arah kanan ke kiri mengenai paha bawah kanan korban Mariastrawan. Dalam rekontruksi ini juga

diperagakan tersangka menaruh kembali pisau dikantong depan jaket switernya dan tersangka membuang pisau ke sungai Melangit serta tersangka mencuci pakian yang dipakai saat kejadian. Kasat Reskrim Polres Bangli , AKP I Nyoman Sukanada ditemui disela- sela proses rekontruksi , mengatakan proses rekontruksi merupakan suatu teknik dalam metode satu penyidikan untuk mendapat kejelasan kasus yang ditangani . “Dalam kasus ini diperagakan sebanyak 19 adegan ,“ ujar mantan kapolsek Kuta Utara ini Proses rekontruksi kasus ini mendapat perhatian dari pihak Kejaksaan Negeri Bangli dan juga dari Penasehat Hukum tersangka. “Untuk tersangka kita jerat dengan pasal 351 KUHP “ tegas Sukanada. Ditambahkan, kasus penusukan yang dilakukan oleh tersangka I Putu Yudana berawal dari kasus pengroyokan yang dilakukan oleh korban bersama rekanrekanya. “Tersangka juga mel;akukan perlawanan yakni lapor balik dan mengaku menjadi korban pengroyokan dan dalam rekontruksi semuanya tergambar secara nyata,“ tegasnya. W-002 Layouter: Soma


DAERAH

FAJA R BALI

Kamis, 5 Juni 2014, Tahun XIV

Rapat Pansus II DPRD Tabanan

Mendesak, Payung Hukum Standarisasi Biaya Pendidikan Adanya keraguan dan kekhawatiran Kepala Sekolah dalam mengelola dana sekolah termasuk dana komite, disikapi dengan cepat oleh DPRD Tabanan. Masalah itu dibahas dalam rapat Pansus II mengenai perubahan atas Perda no 3 - 2009 tentang sistem penyelenggaraan pendidikan di kabupaten Tabanan dan Ranperda perijinan di bidang kesehatan, Rabu (4/6) kemarin.

FB/Doni

TABANAN-Fajar Bali Anggota Pansus II, I Made Dirga menegaskan, pemerintah harus segera membuat payung hukum terhadap sistem pendidikan di Tabanan. Terutama mengenai penggunaan anggaran sekolah yang belakangan ini

menjadi momok bagi para kepala sekolah. “Kami tidak ingin kasus yang terjadi di SMAN Klungkung, terjadi di Tabanan,” jelas Dirga. Politisi PDIP asal Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan ini berharap adanya regulasi yang jelas mengenai penggunaan anggaran pendidikan.

Suasana rapat pansus II DPRD Tabanan,kemarin

Sehingga insan pendidikan terutama guru lebih fokus menjalankan kewajibanya mengajar anak didiknya menjadi murid yang berkualitas. “Tugas seorang guru itu berat, jangan lagi mereka dibebani oleh tanggungjawab lain apalagi bersenggolan dengan hukum ,”

tandasnya. Hal senada juga diungkapkan oleh Wayan Eddy Nugraha Giri anggota pansus 2 lainya. Ia mengusulkan agar segera dibentuk panyung hukum terkait sistem pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Tabanan I

GIANYAR-Fajar Bali Masalah pengelolaan sampah menjadi perhatian penting bagi Pemerintah Kabupaten Gianyar ditengah daeranya menjadi salah satu daerah wisata di Bali yang banyak dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Kunjungan itu tak terkepaskan karena Kabupaten Gianyar terkenal dengan kekayaan Seni dan Budaya serta keindahan alam dan hasil kerajinan masyarakatnya yang menarik dan berkualitas sebagai souvenir bagi wisatawan itu sendiri. Untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan kunjungan wisatawan hal yang penting mendapat perhatian adalah masalah kebersihan dan penghijauan wilayah Kabupaten Gianyar terutama masalah pengelolaan sampah. Hal ini terungkap saat Sosialisasi Bali Clean & Green oleh Yayasan Bali Wastu Lestari di Ruang sidang Kantor Bupati Gianyar Rabu (4/6). Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar Surya Adnyani Mahayastra yang dalam kesempatan tersebut membuka pembukaan sosialisasi mengatakan

FB/ARTAYASA

Pengelolaan Sampah Menjadi Perhatian Pemerintah Gianyar

Sosialisasi Bali Clean & Green oleh Yayasan Bali Wastu Lestari di Ruang Sidang Kantor Bupati Gianyar Rabu (4/6).

bahwa dalam upaya mendukung dan mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Gianyar yakni terwujudnya Gianyar BAGUS (Bersih, Alami, Giat, Berbudaya dan Sejahtera) menuju Jagatdhita maka TP-PKK Kabupaten Gianyar bekerjasama dengan dinas terkait melaksanakan beberapa kegiatan untuk meningkatkan kebersihan dan penghijauan di Kabupaten Gianyar. Diantaranya pembinaan ke desa desa serta melaksanakan lomba terkait kebersihan, melaksanakan perempuan dan pelihara pohon yang dilaksanakan seluruh pegawai dan ibu ibu PKK seluruh Kabupaten Gianyar serta

kegiatan One Man One Tree. Guna mendukung Gianyar menuju terwujudnya permukiman yang sehat, bersih, bebas sampah dan air limbah, TP PKK Kabupaten Ginayar sangat mengapresiasi terhadap pelaksanaan Sosialisasi Bali Clean & Green dengan materi Masalah Sanitasi dan Pengelolaan Sampah. Dalam sosialisasi Ketua Yayasan Bali Wastu Lestari Luh Riawati SE, Msi selaku penyaji materi mengatakan bahwa kondisi persampahan di Gianyar dimana telah banyak usaha dan kebijakan yang diambil pihak Pemkab namun belum signifikan menekan angka timbulan

sampah karena kurangnya kesadaran semua pihak untuk bekerjasama dan berperan aktif menangani sampah. Untuk itu Bank sampah merupakan salah satu solusi manajemen sampah yang berperan mengajak masyarakat mengambil manfaat dari sampah. Sementara dalam laporan tim sosialisasi Bali Clean & Green dari yayasan Bali Wastu, Desak Putu Purnamasari mengatakan bahwa pelaksanaan secara umum sosialisasi ini bertujuan memberikan pembekalan dan meningkatkan pemahaman dan penerapan kelompok sasaran terhadap sanitasi baik di tingkat keluarga dan lingkungan masyarakat. Sosialisasi yang berlangsung sehari ini diikuti oleh 70 peserta dari perwakilan PT PKK Desa, serta seluruh SKPD yang terkait di lingkungan Pemkab Gianyar. Diharapkan melalui sosialisasi ini dapat memberikan kontribusi yang nyata dalam upaya mewujudkan Bali Sebagai Propinsi yang hijau, melalui Program Bali Clean & Greean yang telah dicanangkan oleh Gubernur Bali sejak tahun 2010. W-005

Pemkab Klungkung Bakal Bangun Padmasana Masih Hitung Dana dan Konsultasikan ke Sulinggih

SEMARAPURA-Fajar Bali Wakil Bupati Klungkung yang juga penekun spiritual sempat beberapa kali mengadakan pembicaraan dengan SKPD terkait dan sulinggih terkait pengadaan Padmasana di Kantor Bupati Klungkung. “Di Bali, mungkin satu-satunya kantor Bupati yang tidak memiliki Padmasana, ini sangat penting, bagian utama dari bangunan adalah tempat suci,” terang Made Kasta, Rabu (4/6) kemarin. Dijelaskannya lagi untuk pembangunan Padmasana tersebut sebisanya akan dilaksanakan

pada anggaran perubahan 2014, dengan catatan anggarannya bisa dengan penunjukan langsung dan bisa diselesaikan sebelum tahun 2015 mendatang. “Ini kita sedang adakan komonikasi lagi, dan membahas anggarannya, kalau toh tidak bisa pada anggaran perubahan 2014 ini maka sebagai keharusan melaksanakan pada anggaran induk 2015,” tambah Made Kasta. Penekun spiritual ini juga menyebutkan bahwa pertanda lingkungan Pemkab Klungkung panas (dalam arti niskala) sudah datang dengan banyak tanda-

SINGARAJA - Fajar Bali Pasca terbakarnya kantor Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng pada 31 Juli 2013 lalu hingga kini pembangunan kantor Desa Pemaron masih ‘jalan ditempat’ alias tidak ada tandatanda akan dilakukan pembangunan gedung baru. Camat Buleleng Putu Ayu Reika Nurhaeni saat dikonfirmasi Fajar Bali, Rabu (4/6) siang kemarin belum menerima kapastian terkait usulan pembangunan kantor kepala Desa Pemaron.”Masalah pembangunan gedung kepala desa Pemaron pasca terbakar kami belum menerima usulan dari pihak desa. Bahkan dalam musrenbang yang kemarin dilakukan di Desa Pemaron pihak desa juga tidak ada usulan melainkan dalam pelaksanaan Musrenbang kemarin pihak desa justru mengusulkan tiga jalan untuk dilakukan

pengaspalan,”terangnya. Camat Reika meminta kepada pihak desa membuat usulan sehingga bisa disampaikan kepada bupati.”Kalau memang belum ada usulan kami harapkan kepada pihak desa agar nantinya membuat usulan sehingga kami bisa menyampaikan hal itu kepada pak bupati,”harapnya. Perbekel Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng Putu Mertayasa saat dikonfirmasi terpisah pihaknya mengaku sudah mengusulkan kepada bupati diawal tahun ini bahkan Bupati Buleleng berjanji akan membantu untuk pembangunan kantor desa melalui anggaran perubahan mendatang. ”Kami sudah sempat mengusulkan untuk pembangunan kantor desa diawal tahun kemarin dan bahkan bupati berjanji akan memberikan bantuan pembangunan kantor

tanda. Tanda-tanda itu mulai dari adanya lulut emas (semacam ulat kecil berwarna emas), dan adanya rumah tawon di ruang kantor Bupati Klungkung. Made Kasta menjelaskan dari sumber Lontar Soda Sidhi Ciwa Krama, bahwa dengan tanda-tanda tersebut maka ada sesuatu yang belum tuntas. Persoalan yang timbul dengan adanya pembangunan Padmasana tersebut adalah merelokasi kantin yang menempati posisi kaja kangin areal Pemkan Klungkung. Made Kasta memastikan bahwa Pemkab Klung-

kung bakal menyiapkan kantin dan tempatnya akan dicarikan yang representatif. “Selain bakal disediakan tempat yang representatif, setidaknya juga bakal disediakan dua atau lebih kantin, sehingga ada pilihan menu,” tambahnya. Namun demikian, Pemkab Klungkung juga harus menyiapkan anggaran untuk pembanguan kantin tersebut, “Kalau bisa dianggaran perubahan lebih bagus, saya kira anggaran yang dibutuhkan untuk mebuat kantin tidak banyak,” pungkasnya.W-010

Putu Santika menjelaskan, mulai tahu 2015 seluruh sumber dana sekolah harus masuk dulu ke APBD. Termasuk dana komite. Setelah masuk dalam APBD barulah bisa digunakan sesuai dengan perda yang ada. “Penjelasan ini diungkapkan oleh pihak BPKP Provinsi Bali ketika memberikan pejelasan pada workshop yang digelar Dewan Pendidikan beberap waktu lalu,” jelas Santika. Karena Perda masih digodok, untuk sementara bisa menggunakan Surat Edaran Bupati atau Peraturan Bupati sebagai payung hukum sementara penggunaan dana sekolah. Ketua Pansus II, I Wayan Wirawan menegaskan pihaknya menampung semua masukan yang ada. Dari masukan tersebut sudah terbentuk kerangka dari Perda Sistem Penyelenggaraan Pendidikan. “Kita akan godok lagi renperda ini agar menghasilkan Perda yang benarbenar sesuai harapan bersama,” tandasnya. W-004*

5 POTRET FAJAR BULELENG

Rapat pemantapan menjelang Buyan Lake festival

FB/Agus

Jelang Pelaksanaan Buyan Festival Digelar Rapat Pemantapan Dua minggu menjelang pelaksanaan Buyan Lake Festival 20 hingga 22 Juni 2014 Panitia induk menggelar rapat pemantapan dengan seluruh kordinator acara di Ruang Rapat Dinas Pertanian dan Peternakan, Rabu (4/6) pagi kemarin. Dipimpin Bupati Putu Agus Suradnyana, rapat lebih menekankan perkembangan sekaligus menfinalisasi seluruh konten kegiatan. Satu kegiatan berupa seminar terbuka menjadi agenda terakhir pelaksanaan Buyan Festival. Seminar nantinya membahas peruntukkan dan nasib danau Buyan kedepan menghadirkan beberapa praktisi lingkungan dan pariwisata sebagai narasumber. Salah satunya adalah Gede Ardika mantan Menteri Pariwisata era Presiden Megawati Soekarno Putri. Dijelaskan Bupati, hasil akhir dari Buyan Lake Festival tidak semata untuk meningkatkan sektor pariwisata di daerah catur desa. Melainkan menururtnya, Buyan Lake Festival bisa membangkitkan dan menumbuhkan rasa memiliki danau buyan sebagai bagian dari daya tarik Bali Utara. W-008

Pangkalan Gas Elpiji Disidak

NEGARA- Fajar Bali Agen dan Pangkalan gas elpiji di Jembrana, disidak Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop Jembrana, Rabu (4/6) kemarin. Sidak tersebut menyusul adanya kelangkaan gas elpiji isi 3 kilogram belakangan ini. Sidak yang dilakukan jelang Bulan Ramadhan ini, untuk mengetahui apa penyebab dari kelangkaan atau sulitnya mencari gas elpiji belakangan ini. Setelah ditelusuri, lebih banyak diakibatkan banyaknya peralihan pengguna gas elpiji 12 kilogram ke gas elpiji berukuran 3 kilogram. Menurut Yudi Artawan,

bagian oprasional PT Pande Astika Dharma Agen Gas Elpiji 3 kilogram, karena adanya peralihan dari penggunaan 12 kilogram ke ukuran 3 kilogram. Lantaran banyaknya permintaan masyarakat ke ukuran isi 3 kilogram, sehingga membuat kesediaan gas elpiji ukuran 3 kilogram berkurang bahkan sulit dicari. Meningkatkan jumlah permintaan itu, terjadi ketika Hari Raya Galungan dan Kuningan. Kemudian sekarang menjelang Bulan Ramadhan. Data yang diperoleh kemarin, jumlah peredaran tabung gas elpiji isi 3 kilogram, setiap hari mencapai 13 ribu tabung.

Untuk di Jembrana, sekarang ini masih kekurangan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram. Terhadap masalah ini, bidang perdagangan Dinas Perindagkop Jembrana,meminta kepada para agen tabung gas elpiji untuk membuat surat penambahan kuota kepada Dinas Perindagkop Bidang Perdagangan, yang selanjutnya diteruskan ke Pertamina. “Untuk mengatasi masalah ini, disarankan untuk mengajukan penambahan kuota ke pertamina Denpasar,” ujar Kasi Promosi dan Penyaluran Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop Jembrana, Putu Gede Maha Putra. W-003

NEGARA- Fajar Bali Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Dusun Peh Desa Kaliakah hingga kini makin overload. Ditambah lagi volume sampah, kian bertambah dan terus menumpuk. Jelas ini akan menimbulkan masalah dan dampak lingkungan. Sehingga, Jembrana sudah diperlukan lahan TPA yang baru dan menggunakan system Sanitary landfill. Desakan itu dikemukan Ketua Komisi B DPRD Jembrana, Nyoman Sutengsu Kusumayasa, Rabu (4/6) kemarin. Menurutnya, perlu membuka lahan baru untuk TPA di Jembrana dengan system Sanitary Landfill. Masalah terkait lahan TPA, belum ada laporan dari pihak

eksekutif , karena itu perlunya dibuatkan lahan baru dan menetapkan lokasi TPA. Desakan untuk membuat lahan baru TPA, disampaikan dewan dalam rapat kerja dengan Bappeda Jembrana. Bila memang sudah ditentukan di mana lokasi lahan TPA tersebut, perlu diketahui apakah tempatnya sudah dibuat system sanitary landfill. Dia menyoroti masih banyak lokasi yang cocok untuk lahan TPA di Jembrana. “Bila sudah ada harus segera dilakukan,” ujarnya. Kondisi TPA di Dusun Peh, sudah meluber, tak menampung.Sampah-sampah dari sejumlah TPS, makin menumpuk sehingga makin menggunung. Alat berat atau eskavator

yang disediakan, hanya mampu menggeser sampah yang baru tiba serta meluber. Sementara itu, Kakan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (LHKP) Jembrana, I Wayan Darwin mengatakan untuk mengatasi kondisi TPA Peh yang overload, pihaknya mulai merancang TPS di setiap kecamatan dibangun atau dibuat system sanitary landfill. Sekarang ini yang telah digarap rancangan itu di wilayah Sumbersari Melaya. Darwin membenarkan kalau kondisi TPA di Peh sudah meluber dan menggunung sehingga akan berdampak pada kesehatan lingkungan. Pihaknya tetap melakukan penyemprotan untuk membasmi lalat serta lainnya. W-003

Dewan Soroti Kondisi TPA

Bupati Janjikan Pembangunan Kantor Desa Pemaron Pasca Terbakar

FB/Agus

Kantor kepala desa Pemaron yang terbakar

desa dianggaran perubahan mendatang,”terangnya. Mertayasa mengaku anggaran yang dipatok guna melakukan pembangunan kantor desa

itu sesuai dengan RAB yakni Rp 900 juta. ”Dalam usulan kami sudah kami patokan harga sesuai dengan RAB sebesar Rp 900 juta lebih,” jelasnya. W-008

Layouter: Soma


6

KAMIS, 5 JUNI 2014 | TAHUN XIV

Jelang Pelaksanaan PILPRES 2014

Kesbangpol dan Linmas Badung, Sosialisasikan 13 Instruksi Presiden

S

aat membuka rapat koordinasi nasional (rakornas) Pemilihan Presiden tahun 2014 yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Juli 2014 nanti, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali mengulang 13 instruksi yang sudah disampaikannya pada rakornas pada 11 Februari lalu. Instruksi tersebut berupa arahan terhadap pemerintah pusat dan daerah, serta penegak hukum hingga ajakan terhadap masyarakat luas. Rakornas tersebut dihadiri Wakil Presiden (Wapres) Boediono, jajaran menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II, kepala lembaga negara, dan penegak hukum, penyelenggara pemilu dari pusat maupun daerah, serta kepala daerah. Undangan yang hadir sekitar 4.000 orang. Rakornas ini dilakukan untuk menyelaraskan gerak langkah berbagai pihak yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Pada kesempatan itu juga, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan 13 instruksi kepada seluruh jajaran terkait penyelenggaraan Pemilihan Presiden tahun 2014. Ia meminta seluruh lembaga dan instansi Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas menyukseskan pemilu Kabupaten Badung I Nyoman Suendi

Tahun Politik 2014

agar berlangsung damai, adil, dan demokratis. Presiden juga menyoroti masalah netralitas pemerintah pusat dan daerah, Polri, serta TNI. Dan yang kemudian akan segera ditindaklanjuti dari Rakornas tersebut, Pemkab Badung melalui Badan Kesbangpol dan Linmas memastikan akan segera mensosialisasikan ke-13 Instruksi Presiden tersebut ke seluruh lapisan masyarakat di wilayah Pemkab Badung. Untuk mengetahui langkah sosialisasi seperti apa saja di Kabupaten Badung?  Berikut wawancara Tim Fajar Mangupura bersama salah satu pejabat Pemkab Badung yang pada Rakornas turut hadir, yakni Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Badung I Nyoman Suendi.   Point apa saja yang didapat Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Badung, saat mengikuti Rakornas kemarin? Dari Rakornas yang kami ikuti kemarin, pada intinya Presiden Republik Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudoyono menginstruksikan agar bagaimana mensukseskan tahapan demi tahapan pemilu Pilpres. Kemudian tidak hanya itu, kita di daerah juga mempunyai kewajiban untuk mensosialisasikan ke-13 instruksi tersebut ke keseluruh lapisan masyarakat.   Dalam sosialisasi, apa saja kirakira yang akan ditekankan, khususnya yang berkaitan dengan Pemerintah Daerah? Tentunya berkaitan dengan netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS). Karena penegasan Bapak Presiden, di UU Pemilu (Pilpres) No 42 tahun 2008, disitu diamanatkan bahwa PNS harus netral, serta harus tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kemudian juga harus terhindar dari kontaminasi tim pemenangan. Kemudian juga berkaitan dengan pemberian suara, sifatnya harus rahasia. Satu lagi, Pemda disini berkewajiban membantu dan memfasilitasi proses pemilu, jika itu memang diminta oleh penyelenggara pemilu.  

Badung Juga Intens Gelar Pendidikan Politik Bagi Pemula

Kepala Badan Kesbangpolimas Nyoman Suendi membuka Pendidikan Politik Bagi Pemula yang ditandai dengan penyematan tanda peserta. Pemerintah Kabupaten Badung sangat komit dengan pembangunan baik Fisik maupun non fisik, demikian pula dengan kehidupan demokrasi yang akan berlangsung di tahun 2014 ini. Pelatihan politik bagi pemula di Kabupaten Badung yang diprakarsai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Perlindungan Masyarakat Kabupaten Badung dipandang sangat perlu mengingat nafas perkembangan kantong kantong suara cukup Banyak pada pemilihpemilih pemula yang hampir 54 % di Kabupaten Badung dan mendapat sambutan baik oleh para pelajar dan Mahasiswa. Pendidikan Politik Bagi Pemula yang dilaksanakan disalah satu ruang rapat

Kesbangpolimas Kabupaten Badung menjadi bagian awal dari kehidupan demokrasi di Badung. Acara yang dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik, Perlindungan Masyarakat Kabupaten Badung  Nyoman Suendi dengan peserta berjumlah 120 orang darai kalangan pelajar dan mahasiswa dan dihadiri Perwakilan Kesbangpolimas Provinsi Bali, Panwaslu, Dinas terkait Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung serta narasumber dari Dandim dan Polres Badung, belum lama ini. Ketua Panitia Umi Larasaty melaporkan “dilaksanakannya pendidikan politik kepada para pelajar dan mahasiswa atau pemula

merupakan pemberian pembekalan serta pemahaman politik serta menambah wawasan dan kepedulian terhadap perkembangan politik dan pengamalan pemilu 2014 yang sudah didepan mata. Serta menanamkan kesadaran berpolitik yang baik dan benar. Kepala Badan Kesbangpolimas Kabupaten Badung I Nyoman Suendi dalam sambutannya menyampaikan “Pendidikan politik bagi masyarakat dan pelajar yang menjadi pemilih-pemilih pemula yang merupakan penghasil suara yang cukup banyak di Kabupaten Badung sangatlah perlu untuk dipahami mengingat kehidupan demokrasi yang terlahir dari pemula-pemula ini dalam rangka untuk pemilihan umum di tahun 2014 perlu di perhitungkan dan dicermati,” tegasnya. Lebih lanjut disela-sela pelatihan Suendi mengatakan dengan pelatihan politik yang diprakarsai Kesbangpolimas Kabupaten Badung dan mendapat  apresiasi oleh Pemerintah Kabupaten Badung  dengan di gelarnya pelatihan untuk pemula ini diharapkan kedepannya menjadi penyambung lidah bagaimana berpolitik yang bijak dan benar dalam kehidupan demokrasi menjelang pesta Demokrasi Pemilu 2014 yang sudah didepan mata. Acara dilanjutkan dengan penyematan Tanda peserta oleh Kepala Badan Kesbangpolimas Nyoman Suendi dan diikuti oleh seluruh peserta. W-014

Masih berkaitan dengan sosialisasi, untuk di Kabupaten Badung sosialisasi tersebut akan dimulai kapan? Akan segera kami tindaklanjuti. Rencananya, kita besok (hari ini-red) akan berkoordinasi dengan KPU Badung bersama instansi terkait, dalam rangka melakukan langkah bersama berkontribusi memfasilitasi tahapan demi tahapan proses Pemilu. Dari rakor tersebut, kami tentunya juga akan membahas mengenai prosedur pemantauan persiapan logistik maupun distribusi logistik. Sehingga harapan bapak Presiden, yakni pemilu Pilpres bisa berjalan lancer, aman dan damai, bisa tepat pada waktunya bisa terwujud.    Sasaran sosialisasinya? Berkaitan dengan sosialisasi, kita disini juga berharap bantuan dari media untuk turut membantu mensosialisasikan ke-13 intruksi presiden tersebut. Sedangkan, sasaran untuk sosialisasi di Pemkab Badung, kami akan mendekati seluruh tokoh-tokoh masyarakat. Tentunya setelah rapat koordinasi dengan KPU Badung, kami akan langsung sosialisasi turun ke masyarakat ke seluruh desa yang ada di wilayah Pemkab Badung.   Menyinggung keamanan wilayah. Langkah strategis seperi apa yang akan dilakukan Kesbangpol dan Linmas Badung, untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah di Kabupaten Badung? Bersinggungan dengan keamanan, tentunya sudah ada Kepolisian dan TNI. Kita di Kesbangpol dan Linmas Badung selalu berkoordinasi dengan mereka. Sedangkan khusus untuk di Puspem Badung, tentunya kami akan selalu koordinasi dengan Sat Pol PP Badung yang juga tentunya disini melibatkan pula Linmas. Semuanya itu sudah sesuai standar, seperti yang telah kami terapkan pada Pemilu legislative belum lama ini.   Untuk di wilayah Kabupaten Badung, apakah ada titik rawan keamanan, dan menjadi atensi khusus?

Berkaca dari pengalaman pemilu Legislative kemarin, dari hasi evaluasi bisa dikatakan dapat berjalan aman dan lancar. Untuk itu, kami pastikan pada tahapan Pemilu Pilpres nanti atensi keamanan akan merata di seluruh wilayah Kabupaten Badung. Tapi tentunya, kami juga akan selalu berusaha mengantisipasi ataupun bergerak melalui tim monitoring kami, untuk terus memonitoring potensi kerawanan konflik yang ada di wilayah Badung.   Pemilu Legislatif telah berlalu. Kini yang terdekat Pemilu Presiden dan kemudian akan berlanjut di tahun berikutnya yakni Pemilukada. Hasil evaluasinya seperti apa dan harapan anda untuk kedepannya? Mudah-mudahan semua tahapan Pemilu bisa berjalan lancar. Dan hasil pemilu legislative lalu tentunya akan kita pakai evaluasi untuk kemudian mempersiapkan diri menghadapi pesta demokrasi berikutnya yakni Pilpres yang terdekat ini. Dari hasil evaluasi tersebutlah, akan kita lanjutkan dengan kembali menggelar sosialiasi langsung menyentuh lapisan masyarakat. Intinya, Pileg ini akan kita pakai sebagai tonggak untuk evaluasi dan peningkatan serta intensitas sosialisasi itu sendiri.   Pertanyaan terakhir, di tahun politik 2014 pemilihan Legislative sudah berlalu. Pertanyaannya adalah, apakah target peningkatkan jumlah pemilih bisa tercapai? Mengacu dari data tahun 2009, di Kabupaten Badung yang menggunakan hak suaranya sebesar 71 persen. Dan dari evaluasi Pemilu Legislative belum lama ini, tercatat 77,41 persen atau lebih tepatnya meningkat sekitar 6,40 persen. Dari angka tersebut, tentunya kita dapat pastikan Badung sudah mampu melebihi target nasional yakni diatas 75 persen. Berangkat dari fenomena itu, kami pun sangat berharap pada Pemilu Pilpres mendatang, angka 77,41 persen itu setidaknya bisa dipertahankan, dan alangkah lebih baiknya lagi akan kami perjuangkan agar bisa meningkat lagi. W-014

P

Sat Pol P Bes

emilihan Umum adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam pelaksanaan pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, DPR Daerah provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/ kota di Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang telah ditetapkan dengan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2013. Satpol PP mempunyai tugas membantu kepala daerah untuk menciptakan suatu kondisi daerah yang tenteram, tertib, dan teratur sehingga penyelenggaraan roda pemerintahan dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat dapat melakukan kegiatannya dengan aman. Oleh karena itu, disamping menegakkan Perda, Satpol PP juga dituntut untuk menegakkan kebijakan pemerintah daerah lainnya yaitu peraturan kepala daerah. Berdasarkan tuntutan Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, bahwa untuk membantu Kepala Daerah dalam menegakan Peraturan Daerah dan

pen Kete Mas Pam P liki pela tiba atu Kep tela 13 149 Tah Dae Pra perl pela

Wujudkan Pemilu Damai di Tahun Politik 2014

Kesbangpol dan Linmas Badung Berusaha Tekan Angka Golput Pemkab Badung melalui Badan Kesbangpolinmas berkomitmen menyukseskan penyelenggaraan pemilu 2014 dengan tetap mengutamakan penyelenggaraan tugas-tugas pemerintah dan mencegah terjadinya conflict of interest. Berbagai upaya dilakukan baik melalui penyediaan personel, penyediaan sarana dan prasarana maupun monitoring penyelenggaraan pemilu. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kesbangpolinmas Kabupaten Badung Drs. I Nyoman Suendi didampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Badung A.A. Gede Raka Yuda, di Puspem Badung, belum lama ini. Suendi mengatakan, pihaknya wajib memberikan bantuan dan fasilitas demi kelancaran pelaksanaan tugas, wewenang dan kewajiban penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Panwaslu Badung, sesuai dengan permintaan penyelenggara pemilu. “Dan tentunya tetap berpedoman pada aturan perundangundangan,” ujarnya. Dalam rangka menjaga situasi tetap kondusif dan pemilu damai, Badan Kesbangpolinmas Badung secara periodik melakukan koordinasi dan pemantauan dengan melibatkan berbagai institusi. Mulai dari Polres, Kodim, Polresta Denpasar hingga anggota Satlinmas yang ada di masing desa. “Di Badan Kesbangpolinmas sendiri ada Bidang Kewaspadaan Nasional yang lebih diinten-

sifkan kerjanya sehingga kemampuan deteksi dini dalam menghadapi berbagai bentuk potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan keamanan jelang pemilu 2014. Terkait partisipasi pemilih, Suendi mengatakan, kecenderungan penurunan terjadi di sepanjang pelaksanaan tiga pemilu sejak tahun 1999 hingga tahun 2009. Tingkat partisipasi pemilih pada tahun 1999 sebesar 92,74 persen. Angka partisipasi pemilih menurun pada penyelenggaraan pemilu tahun 2004 yakni 84,07 persen dan kembali turun menjadi 71 persen pada pemilu 2009. Menyikapi hal ini, Badan Kesbangpolinmas Badung secara rutin melakukan kegiatan pendidikan politik bagi masyarakat. Untuk bulan Maret 2014, Badan Kesbangpolinmas Badung melalui Bidang Politik

telah menyelenggarakan dua kegiatan yaitu pendidikan politik bagi pemilih pemula yang menyasar siswa-siswi SMA/ SMK dengan tujuan memberikan dan menanamkan pemahaman serta mentransformasikan pendidikan politik bagi pemilih pemula dalam rangka menambah wawasan serta cara berpikir dalam berdemokrasi. Ini untuk mewujudkan kepedulian generasi muda sebagai pemilih yang cerdas untuk menggunakan hak pilihnya dan meminimalkan golput.  Kegiatan lain yang dilakukan berupa pendidikan politik bagi perempuan yang diikuti ibu-ibu PKK desa di Kabupaten Badung. “Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah dalam upaya membangkitkan semangat kaum perempuan khususnya di Kabupaten Badung untuk berpartisipasi aktif dalam dunia politik sekaligus mendorong kaum perempuan untuk menggunakan hak politiknya,” tutup Suendi. W-014

Kepala Badan Kesbangpolinmas Kabupaten Badung Drs. I Nyoman Suendi didampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Badung A.A. Gede Raka Yuda

Pendidikan Poli

Sekretarisnya Badan Kesbangpol dan Linm Negeri Bagi Aparatur di Hotel Graha Pertiw Untuk memberikan pemahaman kepada para PNS dalam pelaksanaan Pemilu, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Kesbangpol dan Linmas menyelenggarakan Pendidikan Politik Dalam Negeri Bagi Aparatur. Acara ini dibuka Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Badung diwakili Sekretarisnya Ni Made Adi Suartati, bertempat di Hotel Graha Pertiwi, Kerobokan Kaja, belum lama ini. Pada kesempatan tersebut Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Kesbangpol dan Linmas Ni Made Adi Suartati menyampaikan, PNS sebagai unsur

Apa dar Poli mem mas ang Poli dan har wai mat L caka bag pate unt man sala pera


KAMIS, 5 JUNI 2014 | TAHUN XIV

Jelang Pelaksanaan PILPRES 2014

PP Siap Amankan Puspem, serta Seluruh Assetnya disamping unsur kepolisian dan aparat keamanan lainnya. Oleh karenanya Satuan Polisi Pamong Praja mempunyai misi strategis dalam membantu Kepala Daerah untuk menciptakan suatu kondisi Daerah yang tentram, tertib dan teratur sehingga penyelenggaraan roda pemerintahan dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat dapat melakukan kegiatannya dengan aman. Ketentuan di atas dapat dimaknai, Penyelenggaraan Pemilihan Umum yang sedang berjalan ini melibatkan semua komponen bangsa, tidak hanya KPU dan Panwaslu saja yang sebagai penyelenggara, juga melibatkan unsur dari penegak hukum (Kepolisian, Kejaksaan dan Peradilan) Pemerintah, Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota dan Pemerintah Propinsi. Setelah dihadapkan pada pengamanan di Pemilu Legislative, kini Sat Pol PP Kabupaten Badung kembali akan turut berperan dalam mengawal keamanan diproses Pemilu Pilpres tahun 2014 ini? Seperti apa saja kesiapannya, Untuk lebih lengkapnya berikut wawancara Tim Fajar Mangupura bersama Kasat Pol PP Kabupaten Badung, Ketut Martha.   Bisa terlebih dahulu dijelaskan, peran Pol PP Badung di dalam proses pemilu Pilpres tahun 2014 ini? Kalau berbicara peran, tentunya kami dalam konteks ini berada dalam kewenangan melakukan pengamanan wilayah saja. Secara umum kita menurunkan anggota membantu pengamanan pelaksanaan Pemilu, namun tentunya juga tidak masuk ke ranah teknis, sifat kami pengamanannya saja dan tidak bisa masuk ke ranah politiknya.   Apakah ada instruksi khusus dari Pimpinan Daerah? Untuk persiapan Pol PP Badung dalam rangka Pilpes dalam rangka keamanan, sesuai perintah Bapak Sekda, kami sebagai leading sektor untuk pengamanan Puspem serta seluruh asset Pemda Badung di luar Puspem. Kedua kami juga dibawah koordinator asisten I, dimana instruksinya kepada seluruh kepala SKPD wajib mengamankan kantornya masing-masing. Kemudian dalam Pilpres ini, meskipun belum ada rapat koordinasi namun kami sudah berkoordinasi dengan KPU.   Ketika nantinya ada jadwal Rakor dengan Kasat Pol PP Kabupaten Badung

nyelenggarakan Ketentraman dan ertiban Umum dan Ketentraman syarakat dibentuk Satuan Polisi mong Praja. Polisi Pamong Praja yang memitugas pokok dan fungsi dalam aksanaan ketentraman, keteran umum dan penegakan peruran daerah serta Keputusan pala Daerah, sebagaimana yang ah di amanahkan dalam Pasal. huruf (c), dan Pasal 148 serta 9, Undang-Undang Nomor. 32 hun 2004 tentang Pemerintahan erah. Keberadaan Polisi Pamong aja merupakan lembaga yang lu diberdayakan fungsinya dalam aksanaan pengamanan Pemilu

KPU, apa saja kira-kira yang akan dibahas? Tentunya yang pertama kami ingin mengetahui detail dari jadwal kampanye. Sejauh ini kami tahu jadwal kampanye yakni tanggal 4 Juni sampai 5 Juli justru dari media massa dan media elektronik. Intinya, kami ingin mengetahui tentang jadwal kampanye, jadwal pemasangan penurunan atribut. Karena pengalaman kemarin di Pemilu Legislative, kami tekankan banyak caleg memasang Baliho atau atribut kampanyae tidak pada tepatnya. Untuk itu, pada Rakor bersama KPU nanti, kami akan menekankan untuk memperhatikan pemasangan alat peraga kampanye sesuai estetika, apalagi jangan sampai pasang di sekitar taman milik Pemkab Badung.   Bagaimana dengan aturan pemasangan atribut kampanye? Berkaitan pemasangan baliho menjadi salah satu atensi kita. Dan meskipun belum dapat informasi dari KPU, tapi kami secara normative akan menyiagakan seluruh anggota dan BKO di seluruh Kecamatan. Anggota yang disiagakan secara keseluruhan, baik di induk maupun di Kecamatan,  dan tetap pula bekerjasama dengan aparat keamanan kepolisian dan TNI.   Bagaimana dengan hasil evaluasi dari Pileg kemarin? Untuk keamanannya sudah sangat bagus dan sangat kondusif, namun yang memang perlu untuk diperhatian dan serius ditindaklanjuti, masih berkaitan dengan pemasangan alat peraga kampanye.  Terutamanya adalah menyinggung tentang tata letak alat peraga kampanye, untuk itu kami minta agar KPU Badung dapat mengantisipasinya, jangan sampai mengganggu estetika tata ruang pemerintah daerah. Jangan sampai terulang lagi kesemrawutan alat peraga kampanye seperti pada Pileg lalu.   Pertanyaan terakhir, apakah ada antisipasi titik rawan keamanan, serta titik rawan kesemrawutan atribut kampanye? Dari pantauan kami di Sat Pol PP Badung, sepertinya keamanan masih sangat kondusif. Kemudian jika berbicara antisipasi kesemrawutan atribut kampanye, kami melihatnya untuk kedepannya akan merata dan belum bisa diprediksi secara tepat. Namun pada intinya, kami akan selalu siaga sesuai tupoksi kami, serta akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait di Pemkab Badung dan akan selalu berkoordinasi dengan pihak keamanan Polri maupun TNI. W-014

itik Bagi Aparatur di Kabupaten Badung

mas Kabupaten Badung Ni Made Adi Suartati menyematkan tanda kepada peserta Pendidikan Politik Dalam wi, Kerobokan Kaja

aratur Negara haruslah netral ri semua golongan dan Partai itik, tidak diskriminatif dalam mberikan pelayanan kepada syarakat dan dilarang menjadi ggota dan atau pengurus Partai itik. PNS yang menjadi anggota n/atau pengurus Partai politik rus diberhentikan sebagai Pegai Negeri Sipil, baik dengan hort maupun tidak dengan hormat. Lebih lanjut Adi Suartati membaan, kegiatan pendidikan Politik gi Aparatur Pemerintah di Kabuen Badung masih perlu diberikan tuk bisa memberikan pemahan berpolitik, dimana sebagai ah satu faktor kekuatan Negara, ran dan fungsi PNS amat poten-

sial. Dalam Pemilu selain harus netral dari kepentingan Partai Politik, partisifasi PNS terutama di Kabupaten Badung diharapkan dapat diwujudkan dalam hal, PNS harus aktif menjadi pemilih dan bisa ikut serta membantu mensosialisasikan kepada keluarga serta lingkungan tentang Pemilu. PNS bisa menjadi juru Kampanye Pemerintah yang menyampaikan kepada masyarakat tentang kebijakan yang diambil KPU dan aneka kebijakan Negara dalam meningkatkan pengetahuan serta membangun partisifasi aktif masyarakat Badung dalam Pemilu. Sementara itu Kabid. Politik Ni Made Umi Larasaty melaporkan, maksud diselenggarakannya

Pendidikan Politik Dalam Negeri ini adalah agar setiap Aparat Pemerintah di jajaran Pemerintah Kabupaten Badung memahami akan tugas, hak dan kewajiban serta tanggungjawabnya sebagai abdi Negara dan pelayan masyarakat dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan pembangunan Politik Dalam Negeri bagi Aparatur Pemerintah di Kabupaten Badung serta memahami sejauhmana keterlibatannya dalam kancah Politik. Pendidikan Politik dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 3 s/d 5 Juni 2014 dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang dari PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. W-014

7

Sosialisi 4 Pilar Kebangsaan di Badung

Sekda Badung Kompyang R. Swandika tukar menukar cinderamata dengan anggota MPR RI Ruhut Sitompul, SH saat berkunjung Ke Puspem Badung Kabupaten Badung menerima Tim Kerja Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yaitu anggota MPR RI yang terdiri ketua rombongan Drs. H. Zainut Tauhid Sa’adi, MSi, anggota Ruhut Sitompul, SH., Drs. H. Murad U. Nasir, M. Si., Dr. Ir. Arif Budimanta dan Ir Marhany Victor P. Pua. Acara yang dilaksanakan di ruang Kerta Gosana Puspem Badung dihadiri oleh Sekda Badung Kompyang R. Swandika yang didampingi Kadis Dikpora Badung Ketut Widya Astika, Kepala Badan Kesbangpolitmas Nyoman Suendi serta dihadiri oleh guru se Kabupaten Badung, belum lama ini. Ketua PGRI Badung Ketut Kertha dalam laporannya menyampaikan “Keberadaan PGRI dalam kehidupan ber-

bangsa dan  bernegara tidak terlepas dari keberadaan nilai luhur 4 Pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang juga menjadi tonggak kehidupan dan nafas pendidikan di Indonesia. Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada para pendidik se Kabupaten Badung  ini semoga menjadi ujung tombak pemersatu bangsa dalam dunia pendidikan. Kesenjangan sosial dan ketidak pedulian akan nilainilai luhur 4 pilar Kebangsaan akan menjauhkan kita dari rasa memiliki negeri Indonesia yang kita cintai ini, dengan sosialisasi yang dilaksanakan oleh para anggota MPR RI yang di ketua oleh Ruhut Poltak Sitompul yang lebih kren dipanggil “Bang Poltak si Raja

MInyak “ ini membuat rasa memiliki terjaga dan melekat sampai akhir hayat. Dengan sosial lisasi 4 Pilar Kebangsaaan diharapkan para pendidik nantinya dapat memiliki dan menyampaikan kepada anak didiknya atau kemasyarakat lingkungannya” harapnya. Bupati Badung, Anak Agung Gde Agung dalam Sambutannya  yang dibacakan Sekda Badung Kompyang R. Swandika mengatakan “ Pemerintah Kabupaten Badung mengapresiasikan Sosialisasi 4 Pilar kebangsaan dipandang sangat penting dan perlu untuk disampaikan kepada siapa saja yang menjadi warga Indonesia. Dengan dilaksanaknya sosialisai 4 Pilar Kebangsaan kepada seluruh Guru dan

pendidik se Kabupaten Badung yang diprakarsai PGRI Kabupaten Badung di bawah Dinas Pendidikan merupakan langkah yang sangat tepat dimana para punggawa dunia pendidikan yaitu para guru yang menjadi ujung tombak penoreh rasa untuk dapat memaknai Pancasila, UUD 45, NKRI dan keberadaan Bhineka Tunggal Ika dikehidupan dan masyarakat. Langkah- langkah Pemerintah Pusat dalam hal ini MPR RI yang membidangi dan memasyarakatkan 4 Pilar kebangsaan ini sangatlah tepat  “ jelas Sekda Badung Kompyang R. Swandika.      Ruhut Sitompul dalam kesempatan tersebut menyampaikan “Anggota MPR RI mempunyai tugas mengkordinasikan dan mensosialisakan dan memasyarakatkan keberadaan Pancasila, UUD 45, NKRI dan keberadaan Bhineka Tunggal Ika di seluruh pelosok Tanah air Indonesia. Dengan keberadaan 4 Pilar merupakan tanggung jawab moral. Ini dipandang sangat perlu di era kekinian mengingat akhir-akhir ini apa yang terjadi di masyarakat sangat memprihatinkan. Keberadaan 4 Pilar Kebangsaan ini dipandang sangat perlu untuk menjunjung nilai-nilai luhur perjuangan para pahlawan. Lebih lanjut Luhut mengatakan “ apa yang menjadi sosialisasi 4 Pilar kebangsaan sangatlah penting untuk kehidupan berbangsa dan bernegara dari manapun asal dan martabatnya diharapkan agar tetap menjaga kesatuan dan persatuan bangsa yaitu NKRI diatas segalanya” tegasnya.  Untuk menjaga dan menjalin tali silahturahmi dilaksanakan tukar menukar cendramata antara MPR RI dan Pemerintah Kabupaten Badung. W-014

13 Instruksi Presiden Terkait Pelaksanaan PILPRES 2014

Akan Disosialisasikan ke Masyarakat Badung Instruksi PERTAMA, kata Presiden, soal kesuksesan Pemilu lalu yang diakui dunia sebagai pemilu yang damai dan demokratis. Sehingga, Presiden meminta agar seluruh jajaran mengukir sejarah yang serupa pada Pilpres 2014 ini. KEDUA, mari kita ambil pengalaman dan pelajaran dari pelaksanaan Pemilu lalu. Yang sudah baik, mari kita jaga dan pertahankan. Yang belum baik, mari perbaiki dan sempurnakan. Kasus penyimpangan dan pelanggaran yang pernah terjadi, mari kita niatkan dan usahakan tidak terjadi lagi,” ujar Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pilpres 2014 di Sentul Bogor. Instruksi KETIGA, Presiden meminta agar seluruh jajaran penyelenggara pemilu dan institusi penegak hukum melaksanakan ketentuan dan aturan tentang Pilpres. Presiden meminta agar seluruh jajaran mentaati UndangUndang Dasar 1945, Undang-Undang Pemilihan Presiden, dan aturan lain yang dikeluarkan penyelenggara pemilu. KEEMPAT, Presiden mengarahkan agar seluruh instansi dan partai politik memahami tugas dan wewenang masing-masing, mulai dari penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, partai politik, TNI, dan Polri untuk membantu masyarakat. Presiden menginstruksikan agar jajaran TNI dan Polri menjelaskan tugas dan tanggung jawabnya kepada masyarakat. «Agar jika ada aduan dan usulan dari masyarakat, mereka tidak salah alamat. Sering terjadi setiap aduan protes atau rekomendasi dialamatkan ke Presiden, padahal bukan kewenangan Presiden, bukan tugas dan tanggung jawab Presiden menurut undang-undang,» papar Presiden. Instruksi  KELIMA, lanjutnya, seluruh lembaga dan instansi diharapkan untuk mencegah dan meniadakan segala bentuk penyimpangan dan pelanggaran pilpres, termasuk intimidasi dan paksaan. Penegak hukum, kata Presiden, harus aktif mencegah hal itu.  “Dalam hal pelanggaran dan penyimpangan, sanksi harus diberikan tegas dan adil,” kata Presiden. KEENAM, Presiden menyebutkan perlunya pencegahan kekerasan dan benturan antar massa terkait pilpres 2014. “Masyarakat kita makin matang

dan makin takut pada aturan pemilu yang berlaku. Saya mengajak dan berharap pimpinan dan elite politik untuk jaga kedamaian, aman, dan ketertiban tahapan pemilu. Mari kita jaga pula pernyataan dan tindakan provokatif dan agitatif yang bisa menyulut emosi dan elemen masyarakat kita,” papar Presiden. Selanjutnya, dalam instruksi KETUJUH nya, Presiden meminta agar seluruh elemen menjaga akuntabilitas dan transparansi pada tingkat penyelenggara pemilihan presiden, Tim Sukses, jajaran pemerintah daerah, dan jajaran penegak hukum. Presiden yakin dalam pelaksanaan pilpres akan terjadi suhu politik yang meningkat. “Cegah dan tiadakan hal-hal yang bisa menimbulkan kecurigaan yang tidak perlu, apalagi fitnah,” katanya. KEDELAPAN, Presiden memerintahkan, jika ada aduan, dilakukan secara tertib dan damai sesuai dengan aturan dan mekanisme yang diatur undang-undang. Presiden mengingatkan penegak hukum untuk mencegah aksi kekerasan dan anarki, seperti pembakaran dan perusakan bangunan serta benturan fisik. Instruksi  KESEMBILAN, Presiden menyinggung pers dan media massa yang diharapkannya melakukan pemberitaan yang akurat dan konstruktif. Presiden menuturkan, media massa adalah milik publik dan untuk kepentingan publik pula. Sehingga, media massa tidak bisa dijadikan kepentingan kalangan tertentu. Seperti sekarang ini 2 media televisi swasta yang melakukan siaran langsung ini. Instruksi  KESEPULUH, Presiden meminta jajaran pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk tetap mengutamakan tugas di pemerintah. Presiden

mengatakan, jajaran pemerintah tidak boleh mengabaikan tugas pokoknya sebagai pejabat pemerintah. Selanjutnya, instruksi KESEBELAS, Presiden mengatakan, TNI dan Polri perlu menjaga netralitasnya. Menurutnya, era politik praktis TNI dan Polri telah usai. Instruksi  KEDUA BELAS, Presiden meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah Gubernur, Bupati, Walikota beserta Wakilnya, untuk membantu para penyelenggara pemilihan presiden. Dia menjelaskan, bantuan kelancaran logistik pilpres perlu dilakukan agar tidak terlambat sampai ke penyelenggara pemilihan di daerah. Yang  KETIGA BELAS, gunakanlah anggaran dengan sebaik-baiknya. Pastikan tidak terjadi penyimpangan, menjaga akuntabilitas, dan tanggung jawab yang benar,”  Dalam penyelenggaraan Pilpres tahun 2014 ini hampir dapat dipastikan kita akan menghemat anggaran pilpres, karena pilpres h a nya dilaksanakan 1 putaran, pap a r P re s iden ke-6 RI Susilo B a m b a n g Yudhoyono.

Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono Layouter: Wiadnyana


PENDIDIKAN

FAJA R BALI

Kamis, 5 Juni 2014, Tahun XIV

Penerimaan Peserta Didik Baru SMA/SMK Gunakan Tiga Jalur Gus Gaga Minta Diknas dan Komite Mengawasi

GIANYAR-Fajar Bali Surat edaran PPDB No. 420/1426/Diskdipora ini diterbitkan setelah dilaksanakan pertemuan antara Sekda Ida Bagus Gaga Adi Saputra dengan Kepala Disdikpora Dewa Gde Alit Mudiarta didampingi Kabid Dikmen I Gusti Ngurah Suasta, Ketua PGRI A.A. Gde Oka, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Made Sudama, perwakilan MKKS SMK Dewa Putu Alit , dan perwakilan MKKS SMP Dewa Nyoman Bawa di Kantor Bupati Gianyar. “Seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan sekolah bersama komite agar mengawasi bersama seluruh pelaksanaan PPDB, jangan sampai

terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Ida Bagus Gaga Adi Saputra, kemarin. Gus Gaga menambahkan selama ini proses penerimaan siswa baru sering menimbulkan beberapa persoalan, karena diakui beberapa orangtua siswa cenderung memaksakan agar anaknya mendapat sekolah favorit di Kabupaten Gianyar. Dengan ke sia pa n Di sdikp ora dan s e ko l a h b e r s a m a ko m i t e mengantisipasi hal ini diharapkan pelaksanaan PPDB di Kabupaten Gianyar tahun ini berjalan dengan lancar. Ke p a l a D i s d i kp o ra K a bupaten Gianyar Dewa Gde Alit Mudiarta menjelaskan, mekanisme PPDB tahun ini berdasarkan Nilai Ujian Na-

FB/DOK

Demi lancarnya pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) mengeluarkan surat edaran tentang pedoman PPDB Tahun Pelajaran 2014/2015.

Ida Bagus Gaga Adi Saputra sional sesuai Surat Keterangan Hasil Uj ian Nasion al (SKHUN) untuk SMP/MTs ke S M A / S M K . S e d a n gka n untuk SD ke SMP berdasarkan Surat Keterangan Hasil Ujian Sekolah Terkoordinasi (SKHUST) minimal 60 % dari daya tampung sekolah. Kedua, dari jalur prestasi akademik/ non akademik maksimal 20 %, dan terakhir dari jalur siswa miskin atau kurang mampu atau anak yatim/piatu maksimal 20% dari daya tampung. “Jadi, tahun ini tidak ada melalui Tes

Potensi Akademik (TPA),” tegasnya Ditambahkan Dewa Alit, untuk jalur prestasi, calon siswa minimal meraih juara 3 tingkat kabupaten pada kejuaraan yang dilaksanakan dinas atau instansi pemerintahan dibuktikan dengan s e r t i f i ka t ya n g d i ke l u a r kan oleh dinas atau instansi pemerintah. Sementara, jalur siswa kurang mampu dengan menunjukkan kartu Gakin, Keluarga Pra Sejahtera (KPS) dan surat pendukung lainnya. Setiap calon siswa berhak memilih tiga sekolah dimana pendaftaran dilaksanakan di sekolah asal dan bukan di sekolah penerima. Artinya, jika dari SD ke SMP, maka pendaftaran dilaksanakan di SD asal siswa bersangkutan. Adapun jadwal pendaftaran untuk TK/RA/TKLB dan SD/SDLB pada 19 s/d 21 Juni 2014. Pengumuman diterima 23 Juni 2014 dan pendaftaran kembali 24 s/d 26 Juni 2014. Untuk pendaftaran SD ke SMP dan SMPLB dilaksanakan 25 s/d 28 Juni 2014.

On Air & Media Relations Section Head, Yongky Yohansyah bersama undangan pada acara Metro TV On Campus di Unud.

Perengkingan nilai 2 s/d 3 Juli 2014, pengumuman 4 Juli 2014 dan pendaftaran kembali 7 s/d 11 Juli 2014. U n t u k j e n j a n g S M P ke SMA, SMK dan SMALB pendaftaran dilaksanakan 20 s/d 25 Juni 2014, perengkingan nilai 26 s/d 29 Juni 2014, pengumuman 30 Juni 2014 dan pendaftaran kembali 1 s/d 4 Juli 2014. PPDB tahun ajaran 2014/2015, mengacu Peraturan Bersama Men teri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama No. 04/VI/PB/2011, dan No. MA/111/2011, tentang PPDB pada Taman KanakKanak/Raudhatul Athfal dan sekolah/Madrasah. Surat Edaran Gubernur Bali No. 422.1/5021/Disdikpora, tanggal 25 April 2014 tentang PPDB tahun pelajaran 2014/2015 dan Surat Edaran Kepala Disdikpora Propinsi Bali No. 4 2 2 . 1 / 6 0 8 9 / D i s d i k p o ra , tanggal 13 Mei 2014 tentang petunjuk pelaksanaan PPDB tahun pelajaran 2014/2015. W-005

Bangun Sekolah Satu Atap Atas Permintaan Masyarakat SEMARAPURA-Fajar Bali Disdikpora Klungkung bakal menambah lagi sekolah satu atap untuk SD-SMP di Desa Selat, Kecamatan Klungkung. Saat ini Klungkung memiliki 6 sekolah satu atap diantaranya di Desa Takmung, Klungkung dan lima lagi di Nusa Penida. Kadisdikpora Klungkung Nyoman Mudarta menjelaskan untuk pembangunan sekolah satu atap di Desa Selat tersebut Nyoman Mudarta atas permintaan masyarakat. Sedangkan sekolah SMP Negeri yang terdekat berjarak lebih dari 6 km dari Desa Selat dan sekitarnya. “Saat ini sedang dalam proses oleh ULP, dimana anggarannya sekitar Rp 1,3 miliar,” terang Nyoman Mudarta. Diyakininya, sekolah satu atap ini tidak akan bernasib seperti sekolah satu atap di Desa Takmung yang kekurangan siswa. “Kalau di Takmung itu, jarak ke sekolah SMP Negeri dekat, ada dua pilihan ke SMP Gelgel atau ke SMP Banjarangkan,” jelas Mudarta. Sedangkan lingkup siswa yang bakal masuk ke sekolah tersebut adalah tamatan SD dari Desa Selat, Desa Tegak dan Akah. Sebagian pula dari wilayah sekitar desa tersebut dan termasuk dari Karangasem (Bukit Jambul). “Hal lainnya adalah, guru-guru yang sertifikasinya belum memenuhi persyaratan akan mendapat jam mengajar lagi,” pungkas Mudarta. W-010

FB/DOK

8

FB/BLAS

Metro TV On Campus di Unud Disambut 600 Undangan MANGUPURA-Fajar Bali Metro TV menjalin kerjasama dengan Kopiko 78 c menggelar Metro TV On Campus di Universitas Udayana (Unud) Rabu (4/6). Metro TV On campus tersebut disambut penuh spirit oleh sekitar 600 undangan yang hadir di Gedung Widya Sabha Unud Bukit Jimbaran Kabupaten Badung. Selain aktivitas di dalam gedung, kegiatan di luar gedung juga semarak, karena sejumlah stand yang menyatu dengan kegiatan Metro TV On Camups juga dibanjiri pengunjung. Kepedulian Metro TV On Campus terhadap dunia pendidikan menurut On Air & Media Relations Section Head, Yongky Yohansyah, agar lebih dekat kepada mahasiswa. Kegiatan Metro TV On Campus perdana dilaksanakan di Universitas Gajah Mada (UGM). S a a t i n i d i l a ks a n a ka n di Unud, dan Metro TV On Campus akan melanjutkan road show bulan Agustus di Universitas Hassanudin (Unhas), Oktober di Universitas Andalas Padang. Pada bulan September di Institut Pertanian Bogor (IPB), d i U n ive r s i t a s I n d o n e s i a (UI) bulan November dan terakhir di Universitas Syah Ku a l a ( U S K ) B a n d a Ac e h pada bulan Desember. Yohansyah mengatakan, hari perdana di Unud Rabu kemarin acara stand up comedy show with kopiko 78 c bersama Comic Kuncir, Iky dan abdul Hadi. Selain itu juga digelar hiburan yang disambut meriah oleh uandagan yang hadir. Aktivitas pada Kamis (5/6) di Auditorium Widya Sabha

Unud, akan digelar sharing jurnalistik bersama Putri Ayuningtyas, Boy Nova, Prita Laura, Ralph Tampubolon, dan eagle doc clinic oleh Joko Anwar.

Sharing jurnalisitik ini untuk menyiapkan SDM menghadapi digital 2015 sesuai dengan program Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkoinfo).

Jumat (6/6), talkshow Mata Najawa on stage serta menghadirkan narasumber, Anies Baswedan, Sujiwo Tedjo, Farhan dan Bima Arya. W-001

607/III/BLAS

824/VI/BLAS

532/II/BLAS

Layouter: Wiadnyana


FAJA R BALI

Kamis, 5 Juni 2014, Tahun XIV

PARIWARA

9

Sharp LED TV AQUOS Quattron Pro

Harga Full HD, Kualitas Gambar Lampaui 4K/UHD DENPASAR-Fajar Bali Pada umumnya, kemampuan seorang manusia untuk mendeteksi resolusi didasarkan pada terangnya gambar yang dihasilkan oleh layar televisi. Jika melihat pasar TV saat ini, teknologi Ultra-High Definition (UHD) mulai menjadi tren baru lantaran diklaim mampu menghasilkan kualitas gambar yang paling baik di antara jenis TV lainnya. Sayangnya, konten untuk teknologi UHD dan fasilitas pendukung penyiaran yang tersedia di dunia masih sangat terbatas sehingga memiliki TV 4K/UHD yang ditawarkan sebagai TV berkualitas terbaik oleh para produsen TV belakangan ini pun tidak akan maksimal dalam penggunaannya. Menjawab hal tersebut, PT

Sharp Electronics Indonesia (SEID) meluncurkan LED TV terbarunya, Sharp AQUOS Quattron Pro yang mampu memberikan pengalaman menonton terbaik melalui kualitas gambarnya yang melampaui TV UHD. Sharp AQUOS Quattron Pro merupakan generasi terbaru dari Sharp AQUOS Quattron, TV LED dengan empat warna RGBY pertama di dunia yang dirilis pada tahun 2010 lalu, kini telah dilengkapi dengan ’oneof-a-kind-technology’ yang hanya di miliki oleh Sharp hingga mampu memberikan pengalaman menonton yang jauh lebih baik konsumen setia kami. ”Sharp AQUOS Quattron Pro menghadirkan kualitas gambar yang jauh dari apa yang diberikan oleh TV UHD dan telah disesuaikan dengan kondisi

penyiaran di Indonesia untuk saat ini dan di masa mendatang serta tetap hemat energi sesuai keunggulan khas kami. Mulai hari ini, kami optimis era Quattron Pro akan dimulai,” tegas Fumihiro Irie selaku President Director SEID. Sharp AQUOS Quattron Pro diluncurkan sebagai TV berbasis Full-High Definition (Full HD) dengan empat keunggulan yang menjadikan teknologi ini menonjol dibandingkan yang lainnya. Pertama, resolusi, dengan membenamkan teknologi 4 warna primer ala Quattron yang telah disempurnakan, Quattron Pro melalui Quattron Pro Drive* mampu menyajikan resolusi gambar empat kali lebih tinggi dibandingkan TV Full HD lainnya, atau setara dengan resolusi UHD saat ini.

Kedua, warna Quattron Pro mampu menghasilkan reproduksi warna yang lebih hidup bahkan jika dibandingkan dengan TV UHD berkat turunan teknologi 4 warna primer dari Quattron. ”Dengan kata lain, Quattron Pro mampu memperluas jangkauan atau gradasi warna yang dapat ditangkap oleh mata kita, terutama warna kuning dan cyan,” jelas Herdiana Anita Pisceria, Product Marketing General Manager SEID. Ketiga, tingkat kecerahan warna, Quattron Pro memiliki tampilan gambar dengan warna-warna yang lebih cerah karena mendapatkan tambahan warna kuning yang tidak dimiliki oleh TV manapun. Oleh sebab itu, teknologi ini mampu mewujudkan kualitas gambar dengan tingkat kecerahan

50 persen lebih tinggi dibandingkan dengan TV UHD. Keempat, sebagaimana popularitas Sharp selama ini, Quattron Pro juga tetap berpihak pada konsumen dengan menghasilkan teknologi yang mampu memangkas 40 persen energi dibandingkan dengan TV UHD. Jadi, untuk menikmati seluruh keunggulan teknologi yang dimiliki oleh Quattron Pro, konsumen tak perlu khawatir tagihan listriknya akan membengkak karena biaya yang ditimbulkan dari penggunaan produk ini dapat dihemat hingga 40 persen. Sebagai pelengkap dari fitur-fitur andalan di atas sekaligus komitmen untuk menjamin kepercayaan dan loyalitas konsumen setianya, Quattron Pro juga telah

lulus dari 400 macam tes dan berhasil men-

dapatkan sertifikasi dari THX Studio yang didirikan oleh George Lucas, tokoh di balik kesuksesan film tenar Star Wars. Dengan sertifikasi yang merupakan standar tertinggi bagi reproduksi audio/visual ini, Quattron Pro telah diakui mampu menampilkan reproduksi gambar dan suara senyata mungkin dengan aslinya. Disuguhkan dalam tiga ukuran yaitu 60, 70, dan 80 inch, Quattron Pro akan dilepas ke pasaran deng-

an kisaran harga mulai kisaran Rp 59 Juta hingga Rp 105 Juta. “Kami melihat pasar big size masih terbuka lebar sebab konsumen middle-up kini semakin gandrung dengan TV berlayar lebih besar berkat sensasi menonton yang ditawarkan. Karena itu, kami menargetkan penjualan sebesar 1.000 unit untuk TV Ukuran besar dan menaikan pangsa pasar hingga 15 % sampai akhir tahun 2014. RL

MATAHARI AUTO GALERY NEW HARRIER 2.0 premium NEW ALPHARD 2012 (putih) HARRIER LPrem’07+04 hitam ALPHARD S 2012 putih LowKM

AVANZA G 2010

NEW VELLFIRE 2013 (hitam) H.CRV 2012 MT hitam asli DK

LAND CRUISER BENSIN 2009 (hitam)

VELLFIRE ZG+GS 2.4 AudJpng hitam

NEW LEXUS RX 270 (hitam & putih) WRANGLER 2Pt Sahara’12 F.Opt 237/VII/IGR

Hubnngi :

(0361) 7893104

Alamat: Jl. Bypass Ngurah Rai no. 18, Tohpati-Denpasar 555/II/WS

518/I/IGR

STOKIST XAMTHONE

Pusat Penjualan Produk Herbal, Dicari tersedia produk-produk herbal untuk Agen menyembuhkan berbagai macam penyakit kronis : Jantung, Stroke, kangker, HIV, asam urat,Rematik ,asma, dll. Promo khusus Maret-Mei, hanya dengan 99.000 sudah bisa jadi agen. Dengan potensi penghasilan jutaan rupiah/bln, Alamat : Jln. Cok agung Tresna No. 11 Renon, Pin BB 28C73778. Tlp. 081246444265, agen Karangasem : 08214570880, Agen N.Dua : 081353215612, Agen Klungkung : 08123868908, Agen Abiansemal : 0361-8944563

419/XI/AGN

519/I/TTV

517/I/IGR

160/VI/FB/GLH

229/VII/IGR

227/VI/FB/AG

018/I/FB/KTR

750/V/BLAS

166/VI/FB/IGR

453/XII/AGN

Layouter: Wiadnyana


EKONOMI

10

FAJA R BALI

Kamis, 5 Juni 2014, Tahun XIV

Buah dan Sayuran Membuat NTP Bali

FB/IST

Penerbangan ke luar negeri melalui Bandara Ngurah Rai cendrung naik.

Penerbangan Internasional Naik, Domestik Turun

DENPASAR - Fajar Bali Komoditas kelompok buah dan sayuran yang mengalami kenaikan menjelang hari raya membuat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Bali mengalami kenaikan. Angka NTP Bali naik sebesar 0,59 persen atau dari 103,82 di bulan Mei 2014 menjadi 104,44 di April 2014. Berdasarkan data yang diperoleh di Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, komoditas buah dan sayur yang termasuk di dalam Subsektor Holtikultura ini tercatat naik dengan komposisi masing - masing sebesar 2,75 persen dan 2,14 persen. Kelompok buah - buahan yang mengalami kenaikan diantaranya adalah mangga naik 10 persen, anggur 5 persen, salak 4,42 persen, pi-

sang 3,03 persen dan jeruk 2,33 persen. Sementara, kelompok sayuran yang mengalami kenaikan yakni lobak naik 20 persen, tomat 12,91 persen, kubis 6,20 persen, sawi 6,04 persen dan kembang kol 5 persen. Kepala BPS Provinsi Bali Panusunan Siregar mengungkapkan, selain Subsektor Holtikutura yang tercatat mengalami kenaikan sebesar 2,29 persen, Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat dan Subsektor Perikanan juga mengalami kenaikan dengan komposisi masing - masing 1,92 persen dan 0,91 persen. “Subsektor utama yang mendorong naiknya NTP Bali adalah Subsektor Holtikultura,” ujar Siregar di Denpasar belum lama ini.

Siregar menambahkan, komoditas yang ada di Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat didorong naiknya komoditi seperti kakao naik 6,43 persen, cengkeh 3,72 persen dan kopi 2,72 persen. Sedangkan, komoditas yang mendorong naiknya NTP Bali di Subsektor Perikanan disebabkan naiknya indeks pada kelompok Penangkapan sebesar 1,48 persen dengan komoditi ikan terbang naik 20 persen, baronang 6,24 persen, cakalang 5,93 persen, layar 5,74 persen dan san kembung 3,71 persen serta di kelompok Budidaya juga mengalami kenaikan 0,94 persen dengan komoditi ikan nila 2,05 persen, rumput laut 1,04 persen dan kerapu 1,04 persen. W- 011

Di Bandara Ngurah Rai Tercatat 2.147 Unit Penerbangan Internasional Dari data yang diperoleh di Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, pada April 2014 lalu jumlah penerbangan internasional keluar Bali melalui Bandara Internasional Ngurah Rai mengalami peningkatan. Tercatat, penerbangan internasional sebanyak 2.147 unit penerbangan atau naik sebesar 4,22 persen dari keadaan bulan sebelumnya yang mencapai 2.060 unit penerbangan.

DENPASAR-Fajar Bali Kepala BPS Provinsi Bali Panusunan Siregar mengungkapkan, dari jumlah penerbangan keluar tersebut negara tujuan masih didominasi penerbangan menuju Australia kemudian disusul Singapura, Malaysia, Hongkong dan Jepang. Jumlah penerbangan ke Asutralia pada April 2014 ini sebanyak 717 unit penerbangan, Singapura 493 unit penerbangan, Malaysia 313 unit penerbangan, Hongkong 182 unit penerbangan dan Jepang 91 unit penerbangan. Bila dilihat secara periode year on year (yoy) lanjut Siregar, penerbangan dengan tujuan ke

5 negara tersebut mengalami peningkatan yang dimana penerbangan menuju Hongkong mendominasi dengan kenaikan 51,67 persen dari jumlah pada April 2013 lalu sebanyak 120 unit penerbangan. Sedangkan penerbangan menuju Australia naik 33,77 persen dari 536 unit penerbangan di April 2013, disusul Singapura naik 33,60 persen dari 369 unit penerbangan di April 2013 dan Malaysia naik 23,72 persen dari 253 unit penerbangan di April 2013. Sementara kata Siregar, penerbangan keluar menuju negara Jepang tidak berubah. “Di April 2013 lalu jumlah penerbangan

menuju Jepang sebanyak 91 unit penerbangan. Di bulan yang sama tahun 2014 ini jumlahnya tetap,” ujarnya belum lama ini di Denpasar. Siregar menambahkan, selain penerbangan menuju 5 negara tersebut, BPS Provinsi Bali mencatat bahwa penerbangan dari Bandara Internasional Ngurah Rai menuju Republik Rakyat Cina (RRC), Korea Selatan, Taiwan dan Timor Leste naik. Dari ke 4 negara ini, penerbangan menuju RRC yang mengalami kenaikan signifikan dengan besaran 415,38 persen atau naik dari 13 unit penerbangan di April 2013 menjadi 67 unit penerbangan di April 2014. Sementara, penerbangan menuju Thailand mengalami sedikit penurunan dengan besaran 11,11 persen dari 63 unit penerbangan di April 2013 menjadi 56 unit penerbangan pada April 2014 lalu. Untuk penerbangan domestik keluar Bali Siregar mengatakan, turun 0,41 persen atau dari 3.167 unit penerbangan di Maret 2014 menjadi 3.154 di April

2014. Dari 5 besar tujuan embarkasi penerbangan domestik pada April 2014 lalu terangnya, hanya penerbangan dengan tujuan Jakarta turun 8,84 persen dibandingkan keadaan bulan sebelumnya yakni dari 1.154 unit penerbangan menjadi 1.052 unit penerbangan. “Jika dilihat secara month on month (mom), hanya penerbangan menuju Jakarta yang mengalami penurunan dari 5 besar kota tujuan,” ucap Siregar. Sementara kata Siregar, penerbangan menuju Surabaya naik 1,21 persen dari 494 unit penerbangan di Maret 2014 menjadi 500 unit penerbangan di April 2014, Lombok Praya naik 9,05 persen dari 243 unit penerbangan di Maret 2014 menjadi 265 unit penerbangan di April 2014, Bandung naik 3,24 persen dari 216 unit penerbangan pada Maret 2014 menjadi 223 unit penerbangan di April 2014 dan Jogjakarta naik 2,46 persen dari 203 unit penerbangan di Maret 2014 menjadi 208 unit penerbangan di April 2014. W- 011

pada Maret 2014 yang dimana mencapai US$ 38.173.407. Kepala BPS Provinsi Bali Panusunan Siregar menyatakan, selain China yang mendominasi barang impor ke Bali dengan 61,07 persen, berbagai produk impor juga didatangkan dari negara Amerika Serikat, Hongkong, Australia dan Singapura dengan persentase masing - masing sebesar 7,82 persen, 6,45 persen, 5,63 persen dan 4,15 persen. “Produk asal Cina masih menjadi komoditi impor yang dominan,” terang Siregar di Denpasar belum lama ini. Siregar melanjutkan, komo-

ditas utama yang diimpor pada April 2014 ini yakni produk mesin - mesin atau mekanik dengan nilai impor US$ 10.737.000, produk mesin atau peralatan listrik US$ 1.481.000, komoditi garam, belerang dan kapur sebesar US$ 386.000, produk lonceng, arloji dan bagiannya US$ 384.000, produk kendaraan dan bagiannya US$ 318.000, perangkat optik US$ 315.000, benda - benda dari besi dan baja US$ 243.000, berbagai makanan olahan US$ 229.000, karet dan barang dari karet US$ 218.000 serta komoditi hasil hutan US$ 187.000. W-011

FB/IST

Komoditas kelompok buah dan sayur mengalami kenaikan menjelang hari raya membuat nilai tukar petani naik.

Produk China Mendominasi Inpor ke Bali

Berbagai produk China seperti alat permainan dan perlengkapan rumah tangga mendominasi barang impor Indonesia ke Bali

DENPASAR - Fajar Bali Produk asal negeri China sangat mendominasi barang impor yang masuk ke Provinsi Bali. Berbagai produk dari negara yang kini menjadi kiblat perekonomian dunia tersebut jumlahnya bernilai US$ 9.824.000. Bahkan bila dilihat secara year on year (yoy), produk impor China mengalami kenaikan sebesar 251,99 persen yang dimana pada April 2013 jumlahnya

hanya mencapai US$ 2.791.000 Berdasarkan dari data yang diperoleh di Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, nilai impor pada bulan April 2014 mencapai US$ 16.085.481. Angka ini tercatat mengalami penurunan 23,89 persen bila dibandingkan pada bulan yang sama di tahun 2013 dimana jumlahnya mencapai US$ 21.160.381 dan menurun 57,86 persen dibandingkan keadaan

PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT

SEWU BALI

Memberikan Pelayanan Terbaik : • Kredit • Tabungan • Deposito

Dijamin LPS

Alamat : Jl. By Pass Ir. Soekarno, Kediri. Tabanan Telp. (0361) 8941428. Fax. (0361) 8941528

739/IV/KTR

779/V/BLAS

IndoBank

PT. BPR DEWATA INDOBANK PRODUK DANA : DEPOSITO PRIORITAS DEPOSITO BERHADIAH DEPOSITO BERJANGKA TRINDO (Tabungan Berjangka) TABUNGAN JUNIOR

PRODUK KREDIT :

KLM (Kredit Lunak Multiguna KPR (Kredit Pemilikan Rumah 7 Kavling Tanah

TABUNGAN DANA INDOBANK TABUNGAN INDOBANK TABUNGANKU TRINDO PLUS

KMK (Kredit Modal Kerja) KI (Kredit Investasi)

Head Office. J. Dr. Ir. Soekarno Kediri, Tabanan, Bali. Telp. (0361) 8469672, 7984401. Fax. (0361) 8469673. Email : bpr_dewataindobank@yahoo.com Branch Office Jl. Raya Kuta No. 57 B, Kuta, Badung, Bali telp. (0361) 766236. Fax. (0361) 766236. Email : dewataindobank@yahoo.co.id

740/IV/KTR

807/V/SWJ

Layouter: Zohra


FAJA R BALI

Kamis, 5 Juni 2014, Tahun XIV

NASIONAL

11

Tim Prabowo di Bali Makin Kuat DARI HALAMAN 1

FB/AGUNG

Pelaksanaan kegiatan Focus Group Discussion dalam rangka kegiatan Literasi Media dengan Tema “Masyarakat Cerdas, Pers Berkualitas” di Hotel Puri Dalem, Sanur, Denpasar.

Pers Berperan dalam Dinamika Sosial DENPASAR-Fajar Bali Biro Humas Provinsi Bali menggelar Focus Group Discussion dalam rangka kegiatan literasi media dengan tema “Masyarakat Cerdas, Pers Berkualitas”. Dua orang narasumber turut diundang yakni dari Anggota Dewan Pers Republik Indonesia, I Made Ray Karuna Wijaya dan dari Praktisi Media dan Konsultan Politik, I Gusti Putu Artha, di Hotel Puri Dalem, Sanur, Denpasar, Rabu (4/6). Dalam kesempatan tersebut Gubernur Bali Made Mangku Pastika berhalangan hadir. Sambutan Gubernur Bali dibacakan oleh Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali, Drs I Ketut Teneng, SP, M.Si. Teneng menyampaikan, sangat menyambut baik acara yang dilaksanakan pada kesempatan tersebut, serta mengapresiasi Biro Humas atas gagasan Focus Group Discussion (FGD) yang dinilai sebagai salah satu wujud komitmen Pemerintah Provinsi Bali menjadikan media pers benar-benar sebagai patner pemerintah daerah dalam melak-

sanakan pembangunan. Diharapkan dari kegiatan FGD bisa tercipta sebuah kesamaan pandangan dan pemahaman terhadap kondisi pers dan masyarakat, untuk selanjutnya bisa merumuskan langkah-langkah bagi segenap pemangku kepentingan dalam upaya membangun masyarakat cerdas melalui peran media. Media atau pers adalah pilar keempat dari demokrasi setelah lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif. Keempat pilar tersebut harus bersinergi dalam mengawal proses reformasi dalam seluruh tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pers juga harus mampu memfungsikan diri secara strategis. Di dalam sinergitas tersebut iklim kebebasan pers tentu tidak boleh diterjemahkan sebagai kebebasan tanpa batas. Pers juga harus netral, independen dan profesional. Dilanjutkan, dinamika sosial yang terjadi saat ini tidak dapat dilepaskan dari peran yang dimainkan oleh pers. Dengan kata lain pers turut membentuk

rekayasa sosial melalui agenda seting yang berpengaruh terhadap pola pikir dan prilaku masyarakat. Maka dari itu kegiatan ini sangat penting bagi setiap pemangku kepentingan untuk turut membantu masyarakat dalam rangka pembangunan daerah serta memberikan ruang bagi insan pers untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan dengan keterbukaan agar lebih mudah membangun senergitas guna mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan. Dalam sambutan Gubernur Bali juga menyampaikan apresiasi khususnya kepada dewan pers yang telah mendukung kegiatan FGD dan berharap kepada dewan pers sebagai salah satu intitusi penting agar bisa mengawal kebebasan pers dan mampu menjalankan perannya dengan optimal untuk turut membangun masyarakat yang cerdas dan pers yang berkualitas di tanah air. Sementara itu, anggota Dewan Pers Republik Indonesia, I Made

Ray Karuna Wijaya, memaparkan media dalam hal ini haruslah berkualitas dan bermanfaat. Pertama dipercaya karena independen dan kredibel, kedua dibutuhkan karena mencerahkan, mendidik dan menginspirasi serta yang ketiga media diinginkan karena menarik dan menghibur. Hal tersebut sangat dibutuhkan dikarenakan akan bisa mendidik dan mencerahkan masyarakat luas. Sedangkan menurut Praktisi Media dan Konsultan Politik, I Gusti Putu Artha, perlu adanya pengaturan planing yang ketat dan penataan lembaga pers itu sendiri. Berangkat dari sebuah kenyataan kiranya sejumlah penataan yang melembaga seyogyanya mulai dilakukan jajaran pers di seluruh tanah air. Penataan dimaksud agar kebebasan pers yang telah diraih saat ini tidak berubah menjadi bumerang yang justru akan merusak tatanan pers disatu sisi serta sendi-sendi peradaban dan kemanusiaan disisi lainnya. M-004

DARI HALAMAN 1

tahap wacana. Jika hal ini dibiarkan, kata pria yang terpilih menjadi wakil rakyat di Gianyar itu, dipastikan Ubud akan ditinggalkan oleh wisatawan. “Ya kami harap

Gubernur Bali, Mangku Pastika juga ikut memberikan solusi agar persoalan kemacetan di Ubud bisa teratasi,” jelasnya. Hal ini penting karena Ubud merupakan salah satu objek

wisata di Bali yang sudah terkenal dan mendunia. “Persoalan ini tidak hanya menjadi persoalan Kabupaten tetapi juga Provinsi maupun pusat,” tutupnya. W-005

persen kemenangan, pihaknya akan berupaya meyakinkan masyarakat pemilih. Apalagi melihat fenomena sekarang ini, Indonesia memang memerlukan pemimpin yang betul-betul bisa mengayomi rakyat. Karena bagaimanapun Bali identik dengan pasriwisata, pariwisata tentunya tak lepas dari keamanan Bali.

“Yang bisa menjamin keamanan ya Prabowo. Karena calon kami cukup menjanjikan, dan cukup bagus. 55 persen kemenangan bisa diraih,” beber Geredeg diamini Ketua DPC Gerindra Karangasem, I Nyoman Suyasa. Pihaknya pun menjamin, kader Golkar di Karangasem tidak ada yang membelot ke

pasangan capres lain. Kalaupun ada yang ke partai lain, itu hanya bersifat pribadi, karena partai sudah jelas partainya berada di koalisi Merah Putih. “Saya kira di Karangasem tidak sampai ada yang membelot, kami tetap solid memenangkan Prabowo-Hatta,” ucap Wayan Geredeg. W-016

Minta Solusi Atasi Kemacetan Ubud Rabu (4/6). Selama ini, dirinya mengakui kemacetan di Ubud belum menemukan solusi yang jitu dan semuanya masih dalam

Karangasem Target Menang 55 Persen DARI HALAMAN 1

tis pasangan Prabowo-Hatta akan menang di Karangasem. Apalagi dengan tambahan kekuatan bergabungnya Partai Demokrat Karangasem. Pihaknya pun telah merancang persiapan–persiapan untuk memenangkan Prabowo-Hatta. Untuk saat ini pihaknya fokus mempersiapkan kegiatan jangka pendek, yakni persiapan Deklarasi di Bajra Sandhi, tanggal 6 Juni nanti. “Untuk persiapan sudah kami lakukan. Termasuk membuat susunan tim pemenangan. Namun saat ini kami fokus mempersiapkan deklarasi nanti,” ujarnya Untuk mencapai target 55

kepada semua kader yang ada di Bali untuk ikut mensosialisasikan keputusan ini. “Dari hasil dialog dengan Prabowo Subianto, ternyata visi misi serta platform politik kita searah dan segaris dengan Partai Demokrat. Beliau siap melanjutkan program-program Susilo Bambang Yudhoyono. Di sini wajib hukumnya kepada semua kader untuk melanjutkan visi misi partai,” katanya di Denpasar. Mudarta melanjutkan, sesuai dengan dukungan terhadap pasangan Prabowo-Hatta, para kader Partai Demokrat yang ada di Bali juga siap masuk ke dalam Koalisi Merah Putih. “Sudah menjadi kewajiban kepada setiap kader untuk membantu mensosialisasikan serta meneruskan visi misi partai. Semua kader akan masuk ke koalisi untuk pemenangan PrabowoHatta,” katanya. Mudarta yang juga masuk sebagai dewan penasihat di tim pemenangan pasangan Prabowo-Hatta di Bali juga tegas meyakini bahwa setiap kader Partai Demokrat yang ada di

Bali patuh dan tunduk terhadap keputusan partai. “Saya yakin semua kader partai akan tunduk dengan keputusan arah dukungan ini. Kalaupun ada yang membelot, ya sesuai dengan aturan organisasi pasti ada sanksi,” tandasnya.

Siapkan Strategi Hadapi PDIP Tim pemenang PrabowoHatta Badung mulai rapatkan barisan guna menyusun strategi untuk memenangkan jagoannya. Rapat yang digelar di kantor DPD Golkar Badung Selasa sore itu dihadiri langsung pimpinan parpol koalisi di Kabupaten Badung. Seperti Ketua DPD Partai Golkar Badung, I Ketut Suiasa bersama jajarannya, Ketua DPD Gerindra Badung IGN Puriartha, petinggi PAN, PKS dan PPP Badung. Parpol yang tergabung dalam koalisi Merah Putih ini siap all out memenangkan Ketua Dewan Pembina Gerindra itu sebagai Presiden RI. Untuk Badung sendiri, Golkar dipercaya sebagai ketua tim pemenangan Prabowo-Hatta. Dipilihnya Golkar karena partai berlambang beringin ini dianggap paling kuat dibanding

parpol-parpol koalisi lainnya di Badung. Sementara sebagai sekretaris tim dipegang oleh Ketua DPD Gerindra Badung IGN Puriartha. “Iya, kami (Golkar Badung, red) memimpin tim pemenangan Prabowo-Hatta di Badung. Ini sesuai petunjuk koalisi di pusat,” kata Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Badung, I Ketut Suiasa, Rabu (4/6). Dikatakan, meski Golkar memimpin, namun parpol koalisi seperti Gerindra, PAN, PKS dan PPP akan bergerak bersamasama. Dalam rapat kemarin, selain mengukuhkan struktur tim pemenangan, juga dibahas sejumlah strategi untuk menghadapi kekuatan PDI Perjuangan. Hanya saja Suiasa ogah membeberkan strategi dan target dari tim capres nomor urut 1 ini. “Susunan pengurus sudah terbentuk. Dan strategi agar menang tentu sudah kami siapkan. Tinggal tarung,”kata Suiasa. Sebagai tindaklanjut dari rapat ini, pihaknya mengaku sudah meminta seluruh kader parpol koalisi turun menggalang dukungan ke masyarakat. “Intinya tim ini akan segera bergerak,” tegasnya. W-011/W-006

PDIP: Pidato Jokowi Tak Rontokkan Kepercayaan Rakyat DARI HALAMAN 1 secara tegak lurus, tanpa ada manipulasi rekapitulasi di Pilpres 2014 nanti,” tanggap Arief.

Gelar Konsolidasi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menggelar kondolidasi dengan seluruh kepala daerah yang berasal dari PDI-P, di hari pertama kampanye Pemilu Presiden 2014, Rabu (4/6). Dalam konsolidasi itu, calon presiden yang diusung PDI-P bersama partai koalisi lainnya, Joko

Widodo, memerintahkan seluruh kepala daerah menjaga situasi di daerahnya agar tetap kondusif selama 32 hari masa kampanye. “Tanggung jawab utama kepala daerah kan untuk menjalankan pemerintahan daerah dengan baik agar situasi kondusif betul-betul diwujudkan oleh kepala daerah dari PDI Perjuangan. Komitmen itu yang tadi diberikan oleh Jokowi,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto, seusai acara konsolidasi kepala daerah dari PDI Perjuangan, di Kantor Dewan Pimpinan

Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Ia mengatakan, arahan tersebut merupakan tindak lanjut atas deklarasi pemilu damai yang dibacakan dan ditandatangani kandidat Pemilu Presiden (Pilpres) 2014, Selasa (3/6). Hasto mengatakan, PDI-P tidak ingin deklarasi pemilu damai itu hanya menjadi peristiwa seremonial saja. Saat ini, ada 95 orang kepala daerah yang merupakan kader PDI Perjuangan dan mereka berkomitmen untuk menciptakan kampanye damai. KP

gah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara. Sigi nasional ini diselenggarakan pada awal Mei 2014 dengan total responden 2.400 dan margin of error sekitar 2 persen.

Adapun wawancara dilakukan dengan metode tatap muka. Survei dilengkapi dengan riset kualitatif melalui focus group discussion, in-depth interview, dan media analysis. KP

beberapa titik dengan lokasi dan waktu yang hampir bersamaan. Namun, lanjut Hery, polisi belum menerima jadwal kampanye khusus Pilpres untuk wilayah Pulau Dewata dari KPU Bali. Polda Bali, kata dia, telah menerapkan sejumlah sasaran yang akan menjadi target pengamanan pada tahapan Pilpres di antaranya pengamanan orang baik dari kandidat dan pelaksana Pemilu yakni KPU dan Bawaslu. Selain itu pengamanan tem-

pat kampanye dan rute serta pengamanan terhadap barang yang menjadi sarana kampanye juga menjadi target polisi. Tahapan kampanye Pilpres dari kedua pasangan kandidat berlangsung mulai 4 Juni-5 Juli 2014 di seluruh Indonesia. Pilpres 2014 diikuti oleh dua pasangan calon presiden dan wakil presiden dengan nomor urut 1 yakni pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan nomor urut 2 pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. AN

Capres Nomor 1 Unggul di Jakarta DARI HALAMAN 1 strategis yang akan menjadi the real battle field, yakni, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Ten-

Amankan Pilpres, Polda Siapkan 4.000 Personil DARI HALAMAN 1

(pengamanan) tidak sebanyak saat pengamanan Pileg,” ucapnya. Pengaturan pengamanan yang tak sebanyak saat pelaksanaan pemilihan wakil rakyat itu dikarenakan jumlah partai yang telah bergabung menjadi dua gabungan dengan jadwal kampanye yang khusus. Sedangkan pada saat kampanye Pileg diikuti tersendiri oleh 12 partai politik yang tersebar di

Penemuan Jamur Raksasa

DARI HALAMAN 1 raksasa yang dianggapnya sangat aneh. “Ini baru pertama kalinya menemukan jamur yang sebesar ini,” ungkapnya lagi. Hal senada dikatakan pemilik lahan, I Wayan Suda. Ia mengaku tidak memiliki firasat yang aneh sebelum jamur raksasa ini ditemukan warga. Suda pun beranggapan jamur yang tumbuh ini sebagai fenomena alam yang tidak biasa. “Ya sengaja dipagari dengan pelepah salak agar tidak ada yang menggangu. Banyak warga yang datang kesini sambil membawa sesajen berupa Canang yang ditaruh di atas jamur raksasa. Bahkan banyak juga warga yang datang melihat dan mengabadikan jamur raksasa ini,” ujarnya. W-016

026/VI/FB/MHM

824/VI/BLAS

Layouter: dejerie


POLITIK

Menuju

Parlemen Perjuangkan Pembangunan Pro Rakyat

FB/BUDIASA

AMLAPURA-Fajar Bali Nama I Gede Dana tentunya sudah tak asing lagi di kancah politik di Kabupaten Karangasem. Tiga kali terpilih menjadi anggota DPRD Karangasem membuat pria kelahiran Desa Datah ini tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat kecil, sesuai dengan visi dan misi partai yang telah membesarkannya, yakni PDI Perjuangan. “Tantangan yang cukup besar I Gede Dana ke depannya untuk memajukan Kabupaten Karangasem,” ujar politisi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem, mengawali percakapannya, Senin (2/6) lalu. I Gede Dana mengakui, untuk menyerap aspirasi masyarakat, tidak bisa hanya duduk di belakang meja saja. Dua periode duduk di gedung dewan Karangasem, diakuinya belum cukup optimal memperjuangkan aspirasi masyarakat Karangasem. Menginjak periode ketiga ini, ia akan memaksimalkan kinerja dalam memperjuangkan program di bidang pendidikan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM). “Ke depannya pendidikan harus dioptimalkan agar sumber daya manusia lebih baik. Dengan SDM kita baik, tentunya tingkat penggangguran akan berkurang, dan tentu kemiskinan akan terkikis,” ujar Gede Dana yang juga Ketua DPRD Karangasem saat ini. Selain itu, ia pun berjanji untuk tetap fokus memperjuangkan perbaikan infrastruktur terutama di pedesaan. Dengan infrastruktur yang baik, pendekatan pelayanan pun lebih memadai. Ia pun mencontohkan infrastruktur di pinggiran, sangat jauh dari kata layak. “Pemerintah jangan hanya memfokuskan perbaikan infrastruktur di perkotaan saja, namun mesti harus digarap sampai ke pinggiran,” ujar Gede Dana. Untuk sektor ekonomi, ia tetap memperjuangkan ekonomi kerakyatan agar betul-betul ditangani dengan baik. “Karena yang menopang ekonomi adalah usaha kecil dan menengah,” katanya. Dalam menyerap aspirasi masyarakat, caleg yang terpilih dari Dapil V Abang ini tak segan-segan menginap di rumah keluarga kurang mampu. Hal itu sudah sering ia lakukan dalam lima tahun terakhir ini. Dari hasil menginap, ia pun menjadi tahu apa yang dibutuhkan masyarakat. Lantaran sering turun langsung ke bawah, Gede Dana mampu memperoleh suara tertinggi dibandingkan dengan caleg lainnya. “Bukan berapa banyak saya mampu meraih suara, namun seberapa banyak yang mampu saya berikan untuk masyarakat, salah satunya dengan memperjuangkan program-program yang menguntungkan masyarakat kecil,” ujar Gede Dana, yang saat pileg lalu mengumpulkan 5.780 suara ini. W-016

Ketua Bawaslu Sayangkan Jokowi Tak Penuhi Panggilan

JAKARTA-Fajar Bali Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad menyayangkan sikap calon presiden Joko Widodo yang tidak memenuhi langsung undangan Bawaslu untuk mengklarifikasi tudingan kampanye sebelum waktunya. Bawaslu akan tetap mengambil keputusan berdasarkan fakta dan data yang diyakini Bawaslu benar. “Kita sayangkan ya kalau pak Jokowi tidak hadir langsung. Karena dalam undangan kita nyatakan mohon untuk tidak diwakili,” ujar Muhammad di Jakarta, Rabu (4/6). Namun, terkait laporan kampanye sebelum waktunya, yang diduga dilakukan oleh capres nomor urut dua ini, menurut Muhammad, ada tiga poin indikator yang akan menjadi landasan Bawaslu dalam mengambil keputusan. Tiga indikator tersebut yakni adanya subjek, ajakan, dan pemaparan visi misi. Menurut aturan, ketiga poin ini bersifat akumulatif untuk disebut kampanye. Artinya jika ditemukan ketiga unsur ini baru termasuk kategori kampanye. Untuk kasus Jokowi, lanjut Muhammad, Bawaslu baru melihat secara kasat mata ada dua unsur yakni ada subjek dan ada ajakan. “Nah kita memanggil untuk verifikasi yang ketiga. Kalau dia tidak hadir ya dia sendiri yang rugi,” katanya. Bawaslu, tambah Muhammad, akan meminta keterangan tim hukum sebagai perwakilan Jokowi terkait alasan ketidakhadiran Jokowi dan pemaparan mengenai ada tidaknya unsur ketiga. KP

Dahlan Iskan Merasa Tak Ditegur Presiden

JAKARTA-Fajar Bali Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan merasa tidak sedang dievaluasi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait melorotnya kinerja kementerian lantaran para menteri sibuk berkampanye menjelang pemilu presiden. Dahlan mengatakan, hingga saat ini, dirinya belum berkampanye untuk pasangan nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla. “Nggak merasa, nggak merasa,” ujar Dahlan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/6). FB/IST Dahlan Iskan Dahlan mengaku belum diminta untuk turun berkampanye bagi Jokowi-JK. Pasalnya, saat Dahlan menyatakan dukungannya, tim sukses Jokowi-JK sudah terbentuk. Dahlan pun mengaku lebih baik tidak diturunkan untuk menjadi juru kampanye lantaran keterbatasannya dalam berpidato. “Jurkam sudah banyak sekali dan apakah saya bisa kampanye dengan baik. Saya kan nggak bisa pidato dengan baik,” kata mantan Direktur Utama PLN itu. Dahlan mengaku semenjak ikut konvensi calon presiden Partai Demokrat, dirinya tidak pernah terlalu aktif turun ke lapangan. Sehingga, dia bisa memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas sebagai menteri. Menurut dia, sosialisasi sosok Jokowi-JK akan lebih banyak dilakukan oleh para relawannya. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan rapor merah kepada 10 menteri yang kementeriannya dianggap tak memberikan kinerja yang memuaskan. Tiga di antaranya diberikan kepada Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, dan Kementerian Agama yang kini posisi menteri definitifnya masih kosong. Mereka dianggap tidak optimal dalam melaksanakan instruksi presiden dan rencana kerja pemerintah (RKP). Presiden sempat mengeluarkan dua Inpres, yakni terkait dengan penghematan Anggaran Pendapatan Belanja Negara tahun 2014 dan instruksi agar para menteri menghindari pengambilan kebijakan yang kontroversial. KP

Kamis, 5 Juni 2014, Tahun XIV

Pernyataan Hendropriyono Dianggap Hina Prabowo Mantan Kepala Badan Intelijen Negara, AM Hendropriyono, menyebut calon presiden Prabowo Subianto memiliki gangguan kejiwaan atau psikopat. Ia pun dilaporkan ke Kepolisian RI.

JAKARTA-Fajar Bali Alfons Loemau, yang mewakili Komunitas Flobamora (Flores, Sumba, Timor, Alor) sebagai pihak pelapor, mengatakan, pernyataan Hendropriyono telah menghina Prabowo. “Ini menyesatkan masyarakat Indonesia. Hari ini kata-kata itu dianggap sebagai kata-kata yang mengandung fitnah dan penghinaan yang harus dibuktikan,” kata Alfons,di Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI, Jakarta, Rabu (4/6). Dia juga mengkritik pernyataan Hendro yang menyebut Prabowo sebagai psikopat atau agak gila. Sementara, untuk maju sebagai calon presiden, Prabowo telah menjalani

psikotest dan dinyatakan lolos. Ia meminta Hendro membuktikan pernyataannya secara hukum. Selain itu, Alfons juga menyebut pernyataan Hendro telah melecehkan institusi TNI saat menyeleksi para perwiranya.Setiap proses kenaikan pangkat di tubuh TNI, kata Alfons, perwira harus menjalani tes psikotes dan Prabowo berhasil melewatinya hingga pangkat jenderal. “Rakyat harus diberikan pencerahan, pernyataan-pernyataan yang menyesatkan ini membahayakan bagi keutuhan bangsa dan negara,” katanya. Sebelumnya, Hendropriyono mengaku telah mengenal Prabowo sejak masih aktif se-

bagai anggota TNI. Ia mengaku selalu menjadi atasan Prabowo semasa keduanya masih aktif sebagai anggota TNI. Menurut Hendro, setiap anggota TNI yang ingin naik pangkat harus menjalani tes prakesehatan perwira (prakeswa).

“Saya waktu itu bisa melihat hasil tesnya karena menjadi atasannya. Hasil prakeswa Prabowo itu G4, gila, bahkan mendekati schizophrenia ,” kata Hendro dalam diskusi yang diselenggarakan relawan Kawan Jokowi di Jakarta, Selasa

(3/6). Hendro mengatakan, seorang anggota TNI dengan kondisi kejiwaan seperti itu sangat temperamental dan mudah terpancing amarahnya. “Ini bukan hanya emosional, tetapi sudah psikopat,” katanya. KP

SURABAYA-Fajar Bali Elektabilitas Prabowo Subianto terus melejit terlebih pasca Pemilihan Legislatif. Raihan positif ini lantaran kemampuannya mengikis stigma keras, kejam, dan pemarah menjadi sosok yang tegas, egaliter dan bersahabat. Terbukti hasil survei dari sejumlah lembaga survei bahkan tren Prabowo terus naik dibanding dengan Jokowi yang cenderung stagnan. Sosiolog dari Universitas Jember (Unej) Jawa Timur, Maulana Surya Kusumah mengatakan, berdasarkan hasil survei nasional dan analisis yang dilansir Lingkaran Survei

Indonesia (LSI) Network, Jumat (30/5) lalu, elektabilitas calon presiden dari Koalisi Merah Putih, Prabowo Subianto, meningkat sejak pemilu legislatif (pileg).  “Trend survei pemilu saat ini Prabowo menguat dan Jokowi stagnan cenderung menurun,” kata Maulana, Rabu (4/6). Menurut Maulana sebelum pileg, berdasarkan survei nasional LSI pada akhir Mei hingga awal April lalu, elektabilitas Prabowo sekitar 18 persen. Namun setelah pileg, elektabilitasnya meningkat menjadi 22,75 persen. Sementara elektabilitas Jokowi dari 40 persen kini hanya 35,42 persen.

Ia menjelaskan, trend naik ini karena isu yang dilempar bahwa Prabowo adalah sosok militer yang keras, kejam pemarah sudah tidak dipercaya lagi oleh publik. Isu-isu tersebut di-counter dengan tindakkan Prabowo yang makin humanis dan bersahabat. Isu Prabowo sebagai penjahat HAM kerap dilemparkan oleh lawan-lawan politik dengan harapan membuat masyarakat ketakutan untuk memilih pasangan Prabowo-Hatta di Pilpres 9 Juli mendatang. “Prabowo dan tim suksesnya berhasil melakukan kontra gerakan dengan melaporkan isu-isu

yang memojokkan mereka ke aparat hukum. Ini akhirnya secara tidak langsung mengoreksi citra yang disebarkan tadi oleh lawan politik Prabowo,” katanya. Salah satu puncak keberhasilan memukul balik isu itu adalah saat pengundian nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden yang digelar Komisi Pemilihan Umum tempo hari. “Prabowo memanfaatkan waktu tiga menit setelah pengundian itu dengan baik, dengan mengucapkan selamat dan terima kasih kepada banyak pihak, termasuk lawan politiknya Jokowi-JK,” pungkasnya. OK

FB/IST

Hendropriyono

Elektabilitas Prabowo Melejit Berkat Kerja Cerdas

Prabowo

FB/IST

Hasyim Muzadi Minta Jusuf Kalla Beri Posisi untuk NU

JAKARTA-Fajar Bali Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Hasyim Muzadi, meminta calon wakil presiden Jusuf Kalla memberikan posisi kepada tokoh NU jika nanti memenangi Pemilu Presiden 2014. Menurut Hasyim, besarnya jumlah warga NU harus diwujudkan dengan adanya perwakilan di jajaran pemerintahan. “NU itu (ormas) terbesar, kenapa pemikirannya enggak ada yang mewakili? Kita berharap, kita doakan, kita dukung, tapi juga kita titipi amal makruf,” kata Hasyim di hadapan ratusan kiai, di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Rabu (4/6). Hasyim menegaskan, sangat wajar jika ada tokoh NU yang masuk dalam pemerintahan selanjutnya. Menurut dia, dengan jumlah

FB/IST

12

FAJA R BALI

Hasyim Muzadi bersama calon wakil presiden Jusuf Kalla, di Jakarta, Rabu (4/6). pengikut yang besar, NU dianggap mewakili mayoritas penduduk di Indonesia. “Kita berharap posisi, masa orang NU segini banyak enggak dikasih bagian? Tapi juga perlu kajian jelas, titip posisi dan masa depan NU,” ujarnya. Sebelumnya, Hasyim me-

nyatakan, dirinya mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla. Ia meminta warga NU yang memberi dukungan sama untuk bergerak dalam membantu pemenangan JokowiJK. KP

JAKARTA-Fajar Bali Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Drajad Wibowo mengklarifikasi pernyataan Ketua Majelis Pertimbangan PAN Amien Rais yang menyebut pertarungan dalam Pemilu Presiden 9 Juli mendatang layaknya “Perang Badar”. Menurut Drajad, pernyataan Amien itu banyak dipelintir oleh berbagai pihak. “Soal Pak Amin menyebut ‘Perang Badar’ itu sudah dipelintir oleh berbagai pihak, misalnya banyak diarahkan

kepada perang antara Muslim dan non-Muslim,” kata Drajad di Jakarta, Rabu (4/6). Saat itu, Drajad diundang ke sebuah acara untuk mengomentari hasil survei sebuah lembaga. Namun, karena melihat banyaknya media yang hadir, dia juga menyampaikan klarifikasinya terkait “Perang Badar”. “Pelintiran seperti itu bisa merusak bangsa kita. Kalau pelintiran yang masih biasa, okelah. Akan tetapi, ini dibuat seolah Pak Amien mau mengibarkan perang

antara Muslim dan non-Muslim, jahat sekali,” ujar Drajad. Drajad mengatakan, yang dimaksud Amien adalah agar pihaknya berjuang menghadapi pilpres dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan berupa jabatan atau kursi. “Kalau perang badar itu kan dilakukan oleh Nabi dengan keikhlasan. Jangan perang seperti Perang Uhud, yang berperang dengan tujuan untuk memperebutkan harta,” pungkas Drajad. KP

TABANAN-Fajar Bali PDIP Tabanan memasang target kemenangan untuk Jokowi-JK, 70 persen di Gumi Lumbung Beras. Hal itu dilontarkan oleh Ketua Bappilu DPC PDIP Tabanan, Ketut Purnaya, saat mengumpulkan caleg terpilih di sekretariat DPC PDIP Tabanan Jalan Yeh Gangga, Desa Gubug, Tabanan, Rabu (4/6). “Kita target 70 persen kemenangan untuk capres JokowiJK,” jelas Purnaya. Untuk mencapai target 70 persen, kata politisi asal Belayu, Marga ini caleg

terpilih harus mengamankan raihan suaranya saat Pileg sekaligus meningkatkan suara untuk kemenangan Jokowi-JK. Para caleg PDIP yang berhasil mengamankan 56 persen suara untuk kuasai 22 dari 40 kursi DPRD Tabanan dipacu untuk meningkatkan suaranya. Secara matematika, imbuh Purnaya, target 70 persen itu tercapai dengan gabungan suara dari partai Hanura dan NasDem yang dalam Pileg kemarin berhasil masing-masing merebut 2 kursi. “Caleg yang sudah terpilih

harus kerja keras dan amankan suaranya. Demikian pula rekanrekan yang kurang beruntung kemarin dirangkul untuk ajak serta amankan suaranya,” tandas Purnaya, yang lolos ke DPRD Provinsi Bali. Caleg terpilih Made Dirga sekaligus jawara se-Bali dalam pengumpulan suara ke DPRD Kabupaten mengaku siap kerja keras memenangkan JKW-JK. Ia menegaskan kemenangan bisa tercapai dengan kerja keras sekaligus dengan menguatkan saksi untuk menekan terjadi

PAN: Pernyataan Amien Rais soal Perang Badar Dipelintir

Prabowo-Hatta Siap Bertarung di “Kandang Banteng”

JAKARTA-Fajar Bali Sebagai basis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Jawa Tengah menjadi daerah potensial bagi pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Namun, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Radjasa tetap optimistis memenangkan pertarungan di ‘kandang banteng’. Wakil Ketua Bidang Penggalangan dan Kampanye Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Idrus Marham, yakin pasangan yang diusungnya mampu mendulang suara signifikan di Jawa Tengah. Alasannya, kata Idrus, suara PDIP menurun cukup drastis pada Pemilu Legislatif 9 April lalu. “Pileg kemarin turun, dari 19 menjadi 18 persen, artinya kita bisa tafsirkan. Kenapa kursi turun, peluang PrabowoHatta bisa menang di sana,” katanya di Rumah Polonia, Jalan Cipinang-Cempedak, Jakarta Timur, Rabu (4/6). Hal senada dikatakan Direktur Relawan pemenangan Prabowo-Hatta, Harris Bobihoe. Menurut dia, di Pulau Jawa ada dua pertiga penduduk Indonesia. “Kita melihat bahwasannya untuk Jawa Barat, Jawa Timur itu kita cukup optimistis. Barangkali yang memang harus agak kerja keras adalah di Jawa Tengah. Basis PDIP di sana, Gubernurnya pun dari PDIP. Tapi saya kira kita optimistis,” ujarnya. Bila diprediksi dengan kondisi saat ini, lanjut Harris, Prabowo-Hatta bakal meraup 50 persen suara di Jawa Tengah. Mengenai strategi kampanye yang bakal dilakukan, Harris mengaku tidak memiliki strategi khusus, selain melakukan pendekatan dengan tokoh-tokoh masyarakat di Jawa Tengah. “Dengan para ulama, dan juga basis-basis dari partai koalisi yang selama ini sudah ada. Itu yang kita jadikan awal untuk bagaimana kita mendulang suara di Jawa Tengah,” pungkasnya. OK

FB/IST

Prabowo-Hatta

PDIP Tabanan Pasang Target 70 Persen Untuk Jokowi-JK kecurangan. Kader lainnya, Putu Eka Putra Nur Cahyadi, peraih tiga besar suara di DPRD Tabanan menyatakan kesiapannya kerja keras menangkan JKW-JK bersama sayap partai. Sedangkan Gusti Nyoman Wastana mengajak kader terpilih untuk menggeliatkan sosialisasi. Seperti memasang baliho, spanduk dan stiker di tempat-tempat strategis. Sementara itu Ketua DPC PDIP Tabanan I Ketut Suryadi menegaskan agar seluruh jajaran partai di semua tingkatan

melakukan pendekatan langsung kepada rakyat. Tentunya dengan memberikan sosialiasi alasan-alasan kenapa harus memilih Jokowi-JK. Pihaknya juga akan menggelar persembahyangan bersama tanggal 6 Juni di Pura Luhur Batukaru. Memohon agar pilpres berjalan aman, damai dan sukses. Namun sayang pertemuan itu hanya dihadiri 15 caleg terpilih dari 22 caleg PDIP yang lolos menjadi anggota DPRD Tabanan. Sementara 7 caleg lainnya memilih tidak datang. W-004 Layouter: Wiadnyana


FAJAR BALI EDISI 5 JUNI 2014