Issuu on Google+

FAJAR BALI Aktual, Tajam, dan Dinamis

SELASA, 3 DESEMBER 2013 | TAHUN XIV

Harga Eceran Rp. 3.000,-

Demokrat-Hanura Bakal Ajukan Calon Tandingan MANGUPURA-Fajar Bali Demokrat dan Hanura bahkan akan berencana melayangkan surat protes ke Bupati, karena menganggap hasil rapat tanggal 31 Oktober 2013 yang hanya meloloskan dua nama yakni I Made Sudiana dan I Nyoman Sukirta cacat hukum.  “Kami bersama Hanura hanya tunduk pada hasil rapat tanggal 27 Oktober lalu. Harus empat nama yang diusulkan ke Bupati,” tegas I Made Retha, salah satu petinggi Partai Demokrat. Ketua DPC Demokrat Badung Made Sunarta mempertegas kembali, jika 14 parpol ngotot

Wa l a u p u n m e r e k a (Demokrat dan Hanura) tidak mau tanda tangan, kami tetap menghargai sikap politik mereka. Dan mereka tetap saudara kami di KRBB Ketut Suiasa Ketua KRBB

mengusulkan dua nama, maka Demokrat juga akan tetap melayangkan protes.

“Sikap kami sama seperti sebelumnya. Kami tetap protes. Dan kalau itu diproses, calon kami (Ketut Subagia) juga harus diproses,” tegasnya. Setali tiga uang, Sekretaris DPC Hanura Badung, Ngakan Putu Sukarma, ketika dikonfirmasi melalui telepon juga menyatakan menolak hasil keputusan rapat pada tanggal 31 Oktober 2013. Penolakan serupa juga diungkapkannya terhadap hasil rapat koordinasi KRBB pada Minggu (1/12) kemarin. “Sikap kami tidak berubah, kami tetap menolak ke hal. 11

Wacik Diperiksa KPK Terkait Peran Anggota DPR

Tolak WTO, Konjen Amerika Serikat Didemo

DENPASAR-Fajar Bali World Trade Organization (WTO) yang rencananya akan digelar di Bali pada tanggal 3-6 Desember 2013 mendapat perlawanan keras. Senin (2/12) kemarin, puluhan mahasiswa yang terhimpun dalam Youth Solidarity Festival (YSF) melakukan aksi demo di depan Kantor Konsulat Jendral (Konjen) Amerika Serikat, di Jalan Hayam Wuruk Denpasar. Dalam orasinya, mahasiswa menuntut agar pelaksanaan WTO dibatalkan. Lantaran dianggap merugikan negara-negara yang sedang berkembang. Demonstrasi mahasiswa inipun mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan. Terlihat puluhan anggota Dalmas yang bersiaga di sekitar Konjen ke hal. 11

Pak Gubernur Berharap Modal dengan Bunga Rendah

FB/AGUNG

I Wayan Wardika

Modal adalah urat nadi keberlangsungan sebuah usaha komersil. Bayangkan jika para pengusaha kecil menengah tak mendapat akses permodalan, maka tidak akan bisa berkembang. Untuk itu sangat diperlukan modal usaha dengan suku bunga rendah.

FB/IST

Ketua TP PKK dan Dharma Wanita Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika melakukan Tanam, Tebar dan Pelihara Pohon Senin (2/12) di Balai UKM Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali.

JAKARTA–Fajar Bali Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menyebutkan pemeriksaan Jero Wacik adalah sebagai saksi untuk tersangka Rudi Rubiandini. Abraham mengatakan keterangan Jero dianggap penting untuk membuka perkara suap d i SKK Migas. “Keterangan Jero diperlukan untuk bisa mengembangkan lebih jauh ada tidak keterlibatan anggota Dewan,” kata Abraham sebelum rapat dengan Komisi Hukum di kompleks parlemen, Senayan, Senin, (2/12). Sebelumnya, KPK juga sudah memeriksa Ketua Komisi Energi DPR Sutan Bhatoegana. Abraham mengatakan, KPK akan mendalami apa pun keterangan yang diberikan Jero Wacik. Dia mengatakan belum ada ke hal. 11

Ny. Ayu Pastika Ajak Tanam dan Pelihara Pohon

DENPASAR-Fajar Bali Menindaklanjuti program “Menanam Selamanya” yang baru-baru ini diluncurkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, di Kecamtan Abang,

Kabupaten Karangasem pada akhir November lalu, Ny. Ayu Pastika selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, mengajak para ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali untuk

menanam pohon dalam acara yang bertajuk “Tanam, Tebar, Pelihara Pohon” di Balai UKM Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Senin (2/12). ke hal. 11

Jero Wacik

ke hal. 11

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

014/VI/KTR

BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/W-020

2780 Daftar Pemilih Tetap Bali Lenyap DENPASAR-Fajar Bali Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali tak hentihentinya bermasalah dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Meski pada tanggal 12 November 2013 lalu sudah ditetapkan jumlah DPT Bali sebanyak 2.941.157, namun pada pleno KPU Senin (2/12) kemarin, jumlah tersebut kembali menyusut. Sebanyak 2780 DPT din-

yatakan ‘menghilang’ dan 2292 orang pemilih belum mengantongi Nomor Induk Kependudukan (NIK). Seusai pleno kemarin, Ketua KPU Provinsi Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandhi menjelaskan, KPU terus melakukan verifikasi. Bukan hanya DPT invalid yang diverifikasi, tetapi DPT yang sudah memenuhi persyaratan pun terus diperbaharui. Oleh karena itu, menurut

Raka Sandhi, bukan hal yang aneh jika jumlah DPT kembali menyusut sebanyak 2780 pemilih. Hal ini disebabkan oleh adanya penduduk yang meninggal di bawah umur, ataupun telah diterima menjadi anggota TNI/Polri. Sedangkan untuk DPT invalid, KPU juga sudah melakukan verifikasi secara mendalam. Hasilnya, dari 11.006 pemilih tanpa NIK, kini berhasil disu-

sutkan menjadi 2.292 orang. Raka Sandhi mengungkapkan, prosentase pemilih tanpa NIK hanya 0.078 persen dari total DPT Bali. Meskipun demikian, bukan berarti KPU akan menutup mata dengan masalah tersebut, dan akan terus melakukan upaya verifikasi. Kalaupun nantinya angka 0,078 persen ini tidak berubah, KPU memaske hal. 11

FB/IST

Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Wakil Bupati Badung sepertinya makin beringsut. Pasalnya, setelah aspirasinya tak digubris oleh Koalisi Rakyat Badung Bersatu (KRBB), Partai Demokrat dan Hanura malah nekad berencana mengajukan calon PAW Wabup Badung tandingan kepada Bupati A.A Gde Agung.

DAFTAR PEMILIH TETAP BALI Jumlah Jumlah KABUPATEN/KOTA TPS Pemilih Kabupaten Badung Kabupaten Bangli Kabupaten Buleleng Kabupaten Gianyar Kabupaten Jembrana Kabupaten Karangasem Kabupaten Klungkung Kabupaten Tabanan Kota Denpasar TOTAL TPS : 8.094

875 573 1.347 1.061 579 1.095 382 1.069 1.131

348.983 80.678 532.138 358.747 223.044 378.147 153.487 355.612 407.541

TOTAL DPT : 2.938.377

444/XII/BGS

290/IX/IGR

ONLINE: www.fajarbali.com

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA

2

Siswa SD Pengeragoan Diculik

Perkosa PL, Chief Security Tersangka

NEGARA-Fajar Bali I Ketut Sastrawan Yoga (7) siswa kelas 1 SDN Pengeragoan Kecamatan Pekutatan diculik, sepulang dari membeli ikan hias oleh orang yang mengendarai mobil APV, pada Senin (2/12) kemarin. Penculikan tersebut terjadi dekat rumah korban dan warga setempat pun geger. Warga sejatinya beramairamai mendatangi rumah korban, di Banjar Bading Kayu Desa Pengeragoan Kecamatan Pekutatan. Diketahui, korban merupakan putra keempat dari lima bersaudara dari pasangan I Wayan Subawa (43) dan Ni Wayan Sudewi (40). Kronologis penculikan itu terjadi sekitar pukul 11.00 wita dan diketahui oleh saksi, Ni Wayan Mandri (68), tetangga korban. Korban awalnya terlihat pulang sekolah dan kemudian keluar dari rumah untuk membeli ikan hias yang dijual oleh penjual keliling. Ketika itu, korban mengenakan kaos kuning. Saat korban kembali pulang, melintasi jalan raya disisi kiri. Namun tiba-tiba ada orang dari dalam mobil menarik tangan korban untuk masuk ke dalam mobil. Setelah berhasil, anak itu masuk ke dalam mobil, lalu mobil itu langsung kabur. “Anak itu dinaikan ke dalam mobil, lalu mobil itu melaju

Gelapkan Uang, Terancam 5 Tahun Penjara

DENPASAR-Fajar Bali Seorang pria bernama Erik Setiawan (27) harus berhadapan dengan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar karena menilep uang perusahaan senilai Rp 12 juta. Dan akibat perbuatanya, dia pun terancam hukuman penjara 5 tahun lamanya. Dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Ni Wayan Yusmawati yang dibacakan dihadapan majelis hakim PN Denpasar memaparkan, terdakwa yang bekerja sebagai sales di CV. Mulya Jaya, diberi tugas menjual produk milik CV. Mulaya Jaya, berupa suku candang dan asesoris sepada motor. Dia ditugaskan menagih uang hasil penjualan dan seharus menyetor uang tagihan itu ke perusahaan. Namun terdakwa secara diam-diam membuat tagihan (DO) palsu dengan 24 tagihan. Dari 24 tagihan itu nilainya sekitar Rp 10 juta lebih. DO itu lantas diserahkan ke perusahan. Namun terdakwa nampaknya cukup cerdik dan langsung mengirim barang pesanan (DO) itu sendiri. Barang yang dibawa oleh terdakwa itu lantas dijual kepada orang lain. Tapi uang hasil penjualan itu oleh terdakwa tidak disetor ke perusahaan. "Selain itu terdakwa ternyata secara diam-diam juga mengambil tagihan sebesar Rp 3 juta dan uangnya tagihan itu juga tidak langsung disetor ke perusahaan," kata jaksa Yusma. Dari total uang Rp 13 juta lebih yang dipegang terdakwa, terdakwa hanya menyetor sebagian dan sisanya sebesar Rp 12 juta diambil terdakwa tanpa sepengetahuan perusahaan. "Uang Rp 12 juta yang tidak disetor ke perusahaan itu digunakan sendiri oleh terdakwa tanpa sepengetahuan perusahaan," tandas jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar itu. Akibat perbuatan itu, terdakwa oleh JPU dijerat dengan pasal 374 KUHP dengan ancaman hukuman selama 5 tahun penjara. W-007

Warga banjar Bading Kayu Desa Pengeragoan dikagetkan dengan penculikan bocah SD.

cepat,” ceritanya kemarin. Seingatnya, mobil tersebut bermerk APV warna silver. Tetapi sayangnya, dia lupa menghapal nomor plat kendaraaannya. Seingatnya lagi, mobil yang menculik anak itu, sebelumnya telah lama parkir dekat rumah korban. Dia juga mengaku kalau selama diparkir, tidak ada yang keluar dari dalam mobil.

Mengetahui anaknya diculik, awalnya Subawa, bapak korban tidak percaya. Barulah setelah diyakinkan, kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Pekutatan. Sebelum melapor, mendadak, orang tua korban menerima telpon dari seorang lelaki diduga pelakunya. Menurut Subawa, yang diduga pelaku itu bersuara pria dan meminta supaya dirinya

tak lapor polisi dan meminta uang tebusan sebesar Rp 200 juta. Usai melapor, sekitar pukul 17. 00 wita kemarin, dapat kabar dari Polsek Selemadeg Barat, Tabanan, kalau korban telah ditemukan di jalan. Diduga anak itu dibuang di jalan, lalu diamankan di Polsek Selemadeg. Dari Polsek Pekutatan dan Polres Jembrana,

Setelah Menangkap Pembesuk Selundupkan Sabu

langsung meluncur ke Tabanan. Sementara, Kapolsek Pekutatan Kompol Putu Ngurah Riasa ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mendapat kabar, korban telah ditemukan dan telah diamankan di Polsek Selemadeg Barat. Kondiri anak tersebut dikabarkan sehat. Kasus ini masih dilakukan penyelidikan. W-003

Polisi Ciduk Waitress Grahadi Bali

FB/HS

Tersangka Korupsi IHDN Mengaku Diancam

DENPASAR - Fajar Bali Dalam kasus dugaan korupsi IHDN penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali sudah menetapkan 5 tersangka. Bahkan kelima tersangka itu saat ini sudah mendekam dalam penjara. Informasi yang berkembang, ada satu orang tersangka yang malah diancam oleh 4 tersangka lainnya. Dia adalah Maritin, yang tidak lain adalah rekanan dalam pengadaan barang. Dia diketahui banyak mengetahui tentang rahasia bobroknya kasus ini di IHDN. Diketahui Ni Putu Indra Maritin alias Ni Putu IM, adalah salah satu rekanan yang berperan penting dalam dugaan korupsi tersebut. Perempuan setengah baya itu kini ditahan di Rutan Gianyar. Sedangkan empat lagi ditahan di Lapas Kerobokan, mereka adalah mantan rektor IHDN dan Direktur Pasca Sarjana IHDN Prof Made Titib, Pembantu Rektor II Praptini, staf IHDN Nyoman Suweca dan rekanan Wayan Sudiyasa. Karena Maritin ini adalah rekanan yang ikut merekayasa, mencari nama-nama rekanan lain yang seolah-olah mendaftar lelang. Maritin menyuruh Sudiyasa yang juga statusnya sebagai tersangka. "Dengan posisi yang seperti itu, Maritin terus diancam, dari proses penyidikan. Bahksan sampai saat ini terus diancam - ancam, makanya dia ditahan terpisah dengan yang lainya," ungkap sumber tadi. "Maritin dititip sendiri di rutan Gianyar, yang lainnya di Lapas Kerobokan," imbuhnya. Namun, dia mengatakan tetap ada perhatian khusus agar tidak sampai terjadi hal-hal yang diinginkan. Bahkan sampai sampai Jaksa sempat merahasiakan jika Maritin sempat diperiksa kembali di Kejati. Artinya Maritin dibawa dari Rutan Gianyar ke Kejati Bali secara diamdiam. Dikonfirmasikan ke Kasi Penkum (Penerangan Hukum) Kejati Bali Ashari Kurniawan membenarkan jika Maritin memang sempat diperiksa kembali di Kejati Bali. Terkait soal ancaman, Ashari mengatakan memang ada pertimbangan dari Jaksa penyidik memisahkan tempat menahannya. Namun Ashari mengatakan itu bagian dari strategi jaksa penyidik.W-007

FB/PR

Sepasang kekasih ditangkap terlibat penyelundupan dan pengguna narkoba.

DENPASAR – Fajar Bali Setelah menangkap pembesuk, Ramli Basalamah (36) yang kedapatan menyelundupkan sabu – sabu ke Lapas Kerobokan, pada Jumat (29/11) siang, jajaran Polres Badung menangkap pacar tersangka bernama Fionita Oktavianti (30) di kamar kosannya di Jalan Griya Anyar Gang Dwi Tunggal nomor 3, Pemogan, Denpasar.

Dari penggeledahan di kamar kosan Fionita yang bekerja sebagai waitress di Grahadi Bali ini petugas menemukan satu kantong plastik berisi bong, 3 korek api gas, 1 buah tabung kaca, 1 potong pipet warna merah, berisi plastik klip bening diduga sabu sabu seberat 0,4 gram. Menurut Kasat Narkoba Polres Badung AKP Bambang

Gede Artha tersangka Fionita ditangkap atas keterangan tersangka Ramli yang diciduk saat menyelundupkan sabu-sabu ke Lapas Kerobokan, pada Jumat (29/11) sekitar pukul 15.30 wita. Petugas sipir menemukan sabu-sabu seberat 150 gram yang tersimpan di kantung plastik yang didalamnya berisi makanan kecil, wafer tango dan makanan kecil lainnya. “Tersangka berusaha menyelundupkan sabu sabu ke Lapas dan ditangkap, kasusnya dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Badung,” ujarnya, pada Senin (02/12). Tersangka Ramli yang dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika ini, mengaku narkoba tersebut adalah kepunyaan Andi, temannya. Mantan residivis kasus jambret di Kuta itu mengaku disuruh oleh Andi untuk menyerahkan sabu – sabu tersebut kepada seorang napi di Lapas Kerobokan, berinisial AR. Tak cukup sampai disitu, dari pemeriksaan tersangka Ramli petugas mendapatkan

Ibu Rumah Tangga Ditangkap Mencuri DENPASAR – Fajar Bali Seorang ibu rumah tangga bernama Teti Damayanti (26) ditangkap jajaran buser Polsek Kuta terkait pencurian yang dilakukannya di rumah korbannya, Peni Megawati (26) di Jalan Mataram Gg Suli nomor 13 C, Kuta, pada Sabtu (30/11) dini hari. Tersangka Teti asal Ciamis, Jawa Barat ini ditangkap di kamar kosannya di Jalan Legian Gg Durian nomor 1, Kuta, pada Sabtu (30/11) sekitar pukul 15.30 wita. Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 HP Galaxi Tab, dompet, berbagai jenis kartu ATM, 1 HP Blackberry, 1 Samsung, dan 1 buah powerbank. Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Reza mengatakan kasus ini berawal dari laporan korbannya, Peni Megawati asal Jakarta yang tinggal di Jalan Mataram Gg Sulit nomor 13C kamar nomor 12, Kuta. Tak hanya korban yang merasa dirugikan dari aksi pencurian yang terjadi pada Sabtu (30/11) sekitar pukul 01.30 dini hari itu, tapi ada salah satu korbannya yakni Lia Resti Cahyani. “Pelapor kehilangan barang barang dari mulai HP, kartu ATM dan tabungan serta surat penting lainnya,” beber Kapol-

FB/HS

FB/HS

DENPASAR – Fajar Bali Sekian lama diperiksa jajaran PPA Polresta Denpasar, JA (34) Chief Security Café Wirama yang dituding memperkosa salah seorang pemandi lagu (PL) Café Wirama berinisial SS (21), akhirnya berstatus tersangka. Penepatan itu berdasar keterangan saksi saksi dan barang bukti yang dikumpulkan petugas di lokasi kejadian. Meski sudah menetapkan JA sebagai tersangka polisi masih terus mendalami kasus tersebut. Pasalnya, korban yang bekerja Kompol Benny Murjayanto sebagai pemandu lagu di Café Wirama, mengaku diperkosa sebanyak 4 kali dalam semalam. Penetapan status tersangka terhadap tersangka JA dibenarkan Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Benny Murjayanto, pada Senin (02/12) kemarin. Mantan Kanit II Subdit IV Dit Reskrimsus Polda Bali ini mengatakan, status tersangka terhadap JA sudah jelas, berdasarkan bukti bukti dan keterangan saksi - saksi dilokasi kejadian. “Statusnya sudah tersangka dan masih didalami keterangannya,” jelasnya. Mantan Kapolsek Kuta ini mengatakan, tersangka masih tetap ngotot tidak memperkosa korbannya SS, di kamar kosannya di Jalan Siligita Gang Mangga 14/7, Nusa Dua, pada Senin (25/11) lalu. Penyidik juga menemukan banyak kejanggalan terkait pengakuan korban yang mengaku diperkosa sebanyak 4 kali dalam semalam. “Ada kejanggalan dalam keterangan korban yang mengaku diperkosa sebanyak 4 kali. Masih kami dalami terus,” bebernya. JA yang merupakan Chief Security Café Wirama dilaporkan memperkosa SS salah seorang PL di Café Wirama yang terletak di Jalan By Pass Nusa Dua. SS mengaku diperkosa di kamarnya, di Jalan Siligita Gang Mangga 14/7 Nusa Dua pada Senin (25/11) lalu. Pemerkosaan itu dibarengi pemaksaan dan ancaman sehingga korban takut dan melaporkannya ke Polresta Denpasar. Cewek asal Bandung ini melaporkan diperkosa sebanyak 4 kali dalam semalam. R-005

FAJA R BALI Selasa, 3 Desember 2013, Tahun XIV

Seorang ibu rumah tangga ditangkap setelah mencuri di kamar kos-kosan.

sek, pada Senin (02/11). Menurut korban, barang barang tersebut hilang dikamarnya saat hendak pulang ke kosan. Korban melihat jendela kamar suda terbuka dan setelah diperiksa korban kehilangan tas tangan yang berisi HP Samsung Galaxy tab 2 inci warnah putih berikut KTP, kartu ATM BCA, Mandiri dan BRI, SIM C, dan HP Black Berry curve warna putih (gemini) disimpan di atas kasur beserta chargernya.

Jajaran buser Polsek Kuta dipimpin Kanit Reskrim Iptu Wahyu Setyo, berhasil menyelidiki kasus tersebut dan pelakunya mengarah kepada Teti Damayanti. Setelah dilakukan pengejaran, petugas membekuk tersangka di kamar kosanya di Jalan Legian Gg Durian no. 1, Denpasar, berikut barang – bukti milik korbannya. “Dilokasi penangkapan, kami menemukan beberapa barang bukti milik korbannya,” ungkap Kapolsek. R – 005

keterangan bahwa tersangka Ramli adalah pemakai berat dan sering mengkomsumsi narkoba bersama pacarnya bernama Fionita Oktavianti. Pasangan ini sudah lama pacaran dan bahkan, rencananya, kedua pasangan ini akan menikah awal tahun 2014 mendatang. M e n e r i m a k e t e ra n g a n tersebut, petugas langsung menyanggong kamar kosan tersangka Fionita di Jalan Griya Anyar Gang Dwi Tunggal nomor 3, Pemogan, Denpasar, sekitar pukul 20.00 wita. Saat disanggong, petugas melihat perempuan asal Sunda Jawa Barat ini berada di depan kamar hendak masuk ke kosan dan langsung ditangkap. Hasil

penggeledahan di kamar kosan, petugas mengamankan barang bukti sabu – sabu seberat 0,4 gram dan alat isap bong serta korek api gas. “Pacarnya ini (Fionita, red) bekerja waitress di Grahadi Bali. Sementara ini keterangan dua tersangka masih diperdalam,” ujar AKP Bambang. Dalam pengamatan, dua tersangka ini terlihat seakan tidak terpisahkan. Meski sudah berstatus tersangka dan bakal masuk dalam penjara, keduanya tampak mesra, berpelukan dan berciuman saat diperiksa penyidik Polres Badung. Sesekali keduanya terlihat sesunggukan seperti menyesali perbuatan yang mereka lakukan. R – 005

DENPASAR - Fajar Bali Teka-teki siapa sejatinya Chris Wisnu Sridana perlahan namun pasti mulai terkuak. Jika sebelumnya dia terkena kasus dan ditangkap di salah satu karaoke di Denpasar, Chris diketahui sebagai Dirut PT Penata Sarana Bali (PSB) dan pengelola Parkir di Bandara Ngurah Rai. Yang teranyar, ternyata pengelola parkir di Kebun Raya Eka Karya Bedugul juga diketahui milik Chris. Informasi yang rangkum koran ini, PT. PSR adalah milik Chris sepenuhnya. Karena pemegang sahamnya dipecah antara dia dan istrinya berinisial JU. "Jadi, dia diam-diam mengembangkan mengembangkan bisnis parkir, dia membuat Perusahaan dengan nama PT Penata Sarana Raya (PSR)," ujar sumber koran ini yang enggan namanya dikorankan. "Dia juga sebagai pengelola parkir di Kebun Raya Bedugul. Disana dia adalah pemilik saham dan sekaligus Dirut dan perusahaannya atas nama JU," imbuh sumber terpercaya diinternal Kejaksaan. Bahkan, pola permainan di Bandara, juga diterapkan Chris di PSR. Untuk itu, tim dari Kejagung sudah membongkar seluruh data-data di PSR. "Selain Ngurah Rai dan Kebun Raya ada juga di beberapa Bandara. Tapi bandara mana saya tidak tahu," imbuhnya. Nantinya, dari duit yang dipotong itu dapat lagi bagian. "Polanya sangat tradisional, kalau dicek akan langsung kelihatan," urainya. Sebelumnya diberitakan,sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan parkir, PT. Penata Sarana

Bali (PSB), rupanya banyak memiliki partner kerja. Selain PT. Angkasa Pura dan PT. Pelindo III, PT. PSB juga disebut-sebut punya kontrak pengelolaan parkir dengan Kebun Raya Eka Karya, Bedugul, Baturiti. Bahkan, kerja sama ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Setidaknya, kerja sama itu sudah berlangsung sejak 2002. Tapi anehnya, perusahaan yang diajak kerja sama justru punya nama yang hampir mirip dengan PT. Penata Sarana Bali, yakni PT. Penata Sarana Raya. Ini ditegaskan oleh Kepala Kebun Raya Eka Karya, I Nyoman Lugrayasa. Dalam penjelasannya, Lugrayasa mengaku urusan pengelolaan parkir di obyek penelitian sekaligus wisata itu memang dipercayakan kepada pihak ketiga. Tapi pengelola tersebut adalah PT Penata Sarana Raya. Selain itu dia juga menegaskan bahwa pengelolaan parkir di Kebun Raya sejauh ini tidak menemui masalah. Karena pihaknya bisa melihat langsung record dari sistem pengelolaan yang diterapkan perusahaan itu. Tak hanya itu, karena Kebun Raya berada di bawah naungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang notabene lembaga pemerintah pusat non kementerian setiap tahunnya berlaku audit dari inspektorat serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dikatakan pula, kerja sama pengelolaan parkir dengan perusahaan tersebut sudah berlangsung sejak 2002. Dan, kerja sama itu direvisi pada 2012 lalu dengan masa berlaku selama tiga tahun. W-007

PSR Kebun Raya Ternyata Milik Tersangka Chris

 Pe mimp in Umu m/P enanggung Jawab: IGMA Wi snu Mataram  P emimpin R edaksi: E manuel D ew ata Oj a  R edaktur P elaksana: Ida B agus P utu B agus  K oor dinator Liputan: A gung P arami ta  Redaktur: Gde Carmyaka, Hence Silalahi, Blasius Besu, Supriyono  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Heru Prasetya, Hery Subagio, Gde Sarjana, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja  Sekretaris Redaksi: Ketut Tini  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), IGA Diah (Klungkung), Made Doni ( Ta b a n a n ) , Wa y a n S u m e r t h a (Bangli), Ngurah Maharjana (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara), Laurensius Leba Tukan (Kupang), Rikar Khandi (Manggarai Barat), Alfan Manah (Manggarai), Hironimus Dale (Manggarai Timur)  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Manajer SDM: IGKA Mertha Yoga  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Marketing dan Pengembangan: IB. Sudarsana  Sirkulasi: Wayan Sumadita  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar No.: 011.02.02.22723.9, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk. Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN.


3

selasa, 3 DESEMBER 2013 | Tahun XiV

Seluruh SKPD Diminta Berperan Dalam  PPPA

Komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak begitu tinggi. Berbagai program dan kegiatan serta inovasi telah dilaksanakan untuk meningkatkan harkat dan martabat kaum perempuan serta memberikan perlindungan dan memperhatikan hak-hak anak. Untuk mengetahui implementasi yang telah dilakukan oleh Pemkot Denpasar dalam Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Tim Independen Kementerian PPPA RI, Dr. Setyawati melakukan verifikasi, yang dihadiri Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, Sekda Kota Denpasar A.A.N Rai Iswara dan seluruh SKPD Kota Denpasar. Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, Kota Denpasar tidak hanya melaksanakan perlindungan perempuan dan anak, tapi juga terhadap usia lanjut. Hal ini, agar seluruh SKPD memahami pemberdayaan dan perlindungan anak. “Pemberdayaan dan perlindungan anak tidak hanya dilakukan oleh  oleh Kepala Badan Pemberdayaan perempuan dan perlindungan saja, tapi SKPD yang lain juga harus paham,” ungkap Rai Mantra. Dikatakan,   pemberdayaan perempuan di Kota Denpasar telah dilaksanakan sejak 3 tahun yang lalu dan berkelanjutan. Serta anak yang mendapat perlindungan tidak hanya kepada anak normal saja juga termasuk penyandang disabilitas.  Namun, semuanya dengan berbagai kegiatan, agar semua anak-anak menjadi kreatif. Sementara, Sekda Kota Denpasar  Rai Iswara mengatakan, banyak hal yang dilakukan Kota Denpasar dalam pemberdayaan perempuan. Mulai dari membentuk badan keluarga berencana dan pemberdayaan perempuan, hingga membentuk Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender (Pokja PUG). Hal ini untuk memberikan acuan bagi aparat Pemerintah Daerah dalam strategi pengintegrasian Gender yang dilakukan. “Melalui perencanaan, pelaksanaan, penganggaran, pemantauan dan evaluasi atas kebijakan, program dan kegiatan pembangunan daerah,” ungkapnya Rai Iswara. Menurutnya, pengarusutamaan Gender adalah suatu strategi untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender. Melalui kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan, dan permasalahan perempuan dan laki-laki. Untuk  pengarusutamaan Gender dilakukan dalam semua tahap, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi dari semua kebijakan dan program pembangunan. Sedangkan dalam tahap perencanaan kebijakan dan program PUG dilakukan dengan melakukan analisis Gender pada masalah yang ada kebijakan. Rai Iswara menambahkan, pada pelaksanaan PUG di tahap perencanaan kebijakan dan program diperlukan syarat. Agar PUG dapat dijalankan oleh suatu lembaga atau organisasi. Persyaratan tersebut diantaranya, komitmen untuk menjalankan PUG, kebijakan dan program yang responsif Gender, kelembagaan pelaksanaan PUG. Sumber daya manusia pelaksanaan PUG, data terpilih, alat analisis, dan dukungan civil society atau partisipasi masyarakat dan juga ada perlindungan perempuan dan anak. Tim Independen Kementerian PPPA RI, Dr. Setyawati mengatakan, Kota Denpasar banyak kemajuan dari tahun yang lalu, karena komitmen dari Perintah Kota Denpasar sangat bagus. “Menyukseskan pelaksanaan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak memang komitmen dari para pengambil keputusan,” ungkapnya. Menurutnya, komitmen Walikota, Sekda, SKPD Kota Denpasar, dan Ketua Tim Penggerakan PKK sangat tinggi. Setyawati berharap jangan berhenti sampai di sini harus meningkat dan jangan puas karena telah bagus dari tahun lalu. “Yang terpenting bagaimana kita harus mengimplementasikan,” katanya. R-004

FB/CAR

Walikota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. I.A Selly, Sekda Kota Denpasar A.A.N. Rai Iswara, ketika menerima Tim Verifikasi Kementerian PPPA RI dalam  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kesirarnawa Art Center Denpasar

FB/CAR

Walikota, IB. Rai Mantra, menekan tombol mouse aplikasi Denpasar Heritage Apps, saat peluncuran “iDiscover City Walk-iBali” seri Denpasar Heritage Apps, di Hotel Werdhapura, Sanur

Walikota Sambut Positif Peluncuran  Denpasar  Heritage Apps Pemerintah  Kota Denpasar menyambut positif upaya Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI/Indonesia Heritage Trust) dan Urban Discovery memperkenalkan dan meluncurkan  aplikasi “iDiscover City Walk-iBali” yaitu seri Denpasar Heritage Apps, di Hotel Werdhapura, Sanur.  Peluncuran  tersebut ditandai penekanan tombol mouse aplikasi Denpasar Heritage Apps, oleh Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar, AA. N Rai Iswara, Walikota Ternate sekaligus Ketua Jaringan Kota Pusaka Indonesia, Drs. H. Burhan Abdurrahman, MM, Ketua BPPI Luluk Sumiarso, Wakil Ketua BPPI, Catrini Pratihari. Ketua BPPI Luluk Sumirso mengatakan, peluncuran Denpasar

Heritage Apps untuk mengisi Kota Pusaka dengan kreativitas, sehingga tidak hanya untuk pusaka tapi dengan kota kreatif. Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, menyambut gembira peluncuran iDiscover City Walk seri Denpasar Heritage Apps yang menjadi rintisan pertama sebelum diaplikasikan ke kota pusaka lainnya. “Banyak masyarakat yang tidak mengerti dan paham tentang warisan budaya, sehingga dengan kehadiran heritage apps menambah kecintaan dan keperdulian masyarakat atas kekayaan pusaka di Kota Denpasar,” ungkap Rai Mantra. Catrini Pratihari K Wakil Ketua BPPI dan Penanggungjawab Program BPPI Herite Apps Perwakilan Urban Solusion mengatakan, aplikasi ini untuk mempermudah infor-

Keberadaan satuan kegiatan belajar (SKB) Kota Denpasar merupakan yang terbaik saat ini karena kegiatan yang dilakukan tetap berlangsung dengan baik. “Setahun yang lalu saat berkunjung pelaksanaan kegiatan di SKB Kota Denpasar sudah berjalan dengan baik, dan sampai sekarang,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Lydia Freyani Hawadi, saat berkunjung ke SKB Kota Denpasar. Kunjungan Dirjen tersebut diterima Asisten Pembangunan Sekda Kota Denpasar Wayan Gunawan yang didampingi Bunda Paud Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra dan Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kota Denpasar IGN Eddy Mulya serta instansi terkait. Sampai saat ini biaya pendidikan anak usia dini (PAUD) masih kecil yaitu hanya men-

dapatkan anggaran Rp 700 miliar dari Rp 72 triliun APBN. Padahal yang masuk PAUD anak dari 0-6 tahun wajib mendapatkan pendidikan. Untuk itu Prof. Lydia Freyani Hawadi, Psikolog mengharapkan peranserta pemerintah daerah melalui APBD untuk meningkatkan pelaksanaan PAUD. Dalam kesempatan tersebut Prof. Lydia Freyani mengapresiasi Pemerintah Kota Denpasar yang telah memberikan perhatian serius terhadap PAUD di Kota Denpasar salah satunya dapat dilihat keberadaan SKB Kota Denpasar. Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pembangunan Sekda Kota Denpasar, Wayan Gunawan, mengatakan pertumbuhan program-program PAUDNI di Kota Denpasar menunjukkan tren mengembirakan. Hal ini ditunjukkan dengan tumbuhnya

masi pusaka yang ada di Kota Pusaka. Mendorong masyarakat untuk mendapat pengalaman tersendiri dalam menikmati keindahan Kota Pusaka. Bahkan untuk mendokumentasikan kisah-kisah tersembunyi tentang bangunan bersejarah, kuliner khas dan tradisi unik masyarakat sebelum terlambat karena dilupakan. Menurutnya, aplikasi “Denpasar Heritage Apps” bisa diunduh dengan mudah, karena  sebuah pemandu pribadi untuk jenjang pusaka, menikmati langsung kuliner lokal. “Serta menemukan toko-toko khusus dan berbagai keragaman dan keunikan pusaka yang sayang bila dilewatkan ketika berada di sebuah Kota Pusaka,” kata Catrini saat memberikan sambutan di Hotel Werdhapura Sanur.

Bahkan, Denpasar Heritage Apps dirancang sebagai sebuah seri dari 2 jam petunjuk jalan kaki berbasis GPS. Aplikasi ini melebihi rekomendasi yang disediakan oleh buku-buku panduan wisata serta memberikan kisah-kisah tersembunyi yang menarik tentang berbagai sudut Kota Pusaka. Catrini menambahkan, Denpasar Herintage Apps ditunjukkan kepada para wisatawan mancanegara. Namun aplikasi ini juga cocok untuk para pelajar, penduduk setempat. “Serta pencinta pusaka lainnya yang ingin mengetahui lebih banyak tentang sejarah dan tradisi setempat dengan berjalan kaki yang menyenangkan dan informatif,” ucapnya. Sementara unduh aplikasi iDoscovery City Walk di app stores saat ini seri Kota

Denpasar, yaitu Denpasar Heritage Apps sudah dapat dibeli dengan harga terjangkau yakni US$ 1.99. “Seluruh hasil yang didapatkan dari unduhan, akan dimanfaatkan BPPI untuk peningkatan promosi pelestarian Kota Pusaka,” imbuhnya. Untuk Kota Pusaka lainnya seperti Surabaya juga siap diunduh dan selanjutnya Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Magelang, Lombok, Medan. Sedangkan Ternate saat ini dalam proses pengembangan, begitu pula dengan versi Android dari aplikasi ini. “Segala fitur yang tersedia dalam aplikasi ini seluruhnya off-line, tanpa biaya tambahan. Informasi di dalamnya diperbaharui secara rutin agar tetap sesuai dengan perkembangan yang ada,” terangnya. R-004

Dirjen PAUDNI Puji Kegiatan SKB Kota Denpasar

FB/CAR

Bunda Paud Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra, didampingi Asisten Pembangunan Sekda Kota Denpasar Wayan Gunawan, menerima kunjungan Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Lydia Freyani Hawadi, di SKB Kota Denpasar layanan-layanan pendidikan anak usia dini nonformal dan informal baik yang difasilitasi pemerintah maupun swasta. Tentu ini mempermudah akses untuk mendapatkan layanan PAUDNI untuk masyarakat. Sampai saat ini menurut Rai

Mantra jumlah lembaga PAUD di Kota Denpasar mencapai 524 lembaga yang terdiri dari taman kanak-kanak 277 lembaga, kelompok bermain 123 lembaga dan TPA 24 lembaga. Disamping itu terdapat 240 satuan PAUD sejenis tersebar di desa/

kelurahan se-Kota Denpasar. Sedangkan untuk lembaga kursus dan pelatihan terbadapat 101 lembaga, PKM 14 lembaga, taman bacaan masyarakat 6 lembaga serta 1 rumah pintar. UPT SKB Kota Denpasar sebagai pelaksana teknis program PAUDNI keberadaannya mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya masyarakat yang datang untuk mendapatkan layanan PAUDNI. Kepala UPT SKB Kota Denpasar Ni Made Sugiantini, mengatakan SKB Kota Denpasar saat ini didukung pamong  belajar 17 orang, tenaga administrasi 1 orang yang telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal pada PAUDNI se-Kota Denpasar. Dengan demikian diharapkan sesuai dengan visi lembaga SKB Kota Denpasar yaitu terampil dan berprestasi dengan berpijak pada wawasan budaya. R-004

Kadus/Kaling Diminta Tangani Ketertiban dan Kebersihan Lingkungan Desa/Kelurahan mempunyai peran amat strategis sebagai ujung tombak serta benteng pertahanan dalam membendung derasnya pengaruh globalisasi. Karenanya, peran aparat amat besar dalam menangkal gempuran globalisasi tersebut. Guna meningkatkan kapasitas dan kemampuan aparat Desa/Kelurahan khususnya di Denpasar Barat, Pemkot Denpasar melalui Camat Denpasar Barat memberi Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia kepada seluruh Kadus/Kaling se-Kecamatan Denpasar Barat, di Kantor Camat setempat. Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam arahannya menekankan beberapa permasalahan perkotaan, terutama masalah  ketertiban dan keamanan. Masalah ini hendaknya dapat menjadi perhatian yang serius dari aparat Desa/Kelurahan sehingga bisa lebih intensif menjaga kondusifitas ling-

kungannya dengan baik. “Kita tidak bisa bekerja sendiri, harus banyak berkomunikasi, bekerjasama dengan aparat keamanan maupun unsur desa. Yang terpenting bagaimana cara kita untuk memberikan atau meningkatkan  keamanan dan ketertiban di masing-masing lingkungan kepada masyarakat di lingkungan kita,” papar Rai Mantra. Rai Mantra juga mengungkap masalah klasik yang dihadapi Kota Denpasar yakni tentang permasalahan sampah. Indonesia sudah menandatangani program  Mellenium Development Gols’s (MDG’s),  pada tahun 2015 harus bisa terlaksana program-program tersebut dengan beberapa negara. MDG’s itu bukan hanya masalah sampah, tetapi juga masalah kemiskinan serta menekan angka kematian ibu dan anak. “Selain itu, tahun 2015 nanti kita harus mampu memilah sampah, jadi sebelum memilah sampah kita juga harus mampu menangani  sampah

FB/CAR

Walikota IB Rai Mantra, menyematkan secara simbolis tanda peserta Bintek Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia yang diikuti seluruh Kadus/Kaling se-Kecamatan Denpasar Barat dari rumah tangga dan sampah itu harus tertutup dengan menggunakan tas plastik yang sudah diikat

sedemikian rupa dan setidaknya upaya ini mulai dari sekarang kita sudah bisa wujudkan. Mengin-

gat merubah karakter masyarakat sangat sulit, akan tetapi kita mulai untuk melaksanakan hal tersebut dengan sebaik-baiknya dimana permasalahan sampah tersebut sangat kompeks dan serius,” ulasnya. SEdangkan dari sector kependudukan, Rai Mantra mengatakan, dalam sebulan ini terjadi peningkatan jumlah penduduk pendatang di Kota Denpasar sebesar 6 persen. Diharapkan, adanya penambahan penduduk tersebut tidak menimbulkan biaya sosial yang tinggi. Pemkot Denpasar terus memberikan permudahan pelayanan pada masyarakat. “Bintek ini merupakan sinkronisasi kebijakan yang ada di SKPD menyambung ke aparat desa serta bagaimana caranya untuk terus mengupayakan pembangunan yang berkelanjutan, mengendalikan, dan menekan apa yang menjadi hal-hal di lingkungannya masing-masing yang menitikberatkan pada sektor ke-

bersihan, kependudukan, kemiskinan,  keamanan dan ketertiban,” uajar Rai Mantra. Camat Denpasar Barat, IB Joni Ariwibawa, juga berharap melalui Bintek ini para Kadus/Kaling bisa menyatukan persepsi dalam melaksanakan tugas-tugas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama untuk lebih mengatensi masalah kebersihan, kependudukan, keamanan dan ketertiban, dan yang terpenting adalah masalah kebersihan. Peserta Bintek ini diberikan berbagai materi pelatihan diantaranya administrasi kependudukan, penanggulangan HIV, ketentraman dan ketertiban, penataan lingkungan dan pengolahan sampah sampai tupoksi Kaling/Kadus. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 1921 November 2013 yang diikuti 112 orang peserta terdiri dari 75 orang Kadus dan 37 orang Kaling yang ada di Kecamatan Denpasar Barat. R-004


kotaplus

4

Mendagri : PTSP Berkualitas Tingkatkan Daya Saing Investasi Nasional

 Bupati Gde Agung Hadiri Rakor PTSP 2013 di Jakarta

FB/HERI

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi berbincang dengan Bupati Badung A.A. GdeAgung saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pelayanan Terpadu Satu PintuTahun 2013 Foto FB/hery Gamawan Fauzi, dengan meng- semakin baik. Komitmen pelay- yuguhkan pelayanan,” tegasnya. melakukan satu inovasi dalam Bupati Badung A.A Gde hadirkan narasumber dari anan publik yang berkualitas Sementara itu Deputi Pelay- satu tahun (one agency one Agung didampingi Kepala Deputy Pelayanan Publik ke- ini juga diharapkan akan dapat anan Publik inovation). Kementerian Pan dan Badan Pelayanan Peri- menterian PAN dan Reformasi menggairahkan iklim investasi BupatiBadung A.A GdeAReformasi Birokrasi Mi- gung dihadapan Deputi Pelayjinan Terpadu (BPPT) birokrasi Mirawati Soedjono, dan usaha sehingga dapat meBKPM, Ketua Komis- ningkatkan daya saing daerah rawati Soedjono selaku nara- anan Publik Kementerian Pan Kabupaten Badung I kepala sumber pada Rakor PTSP dan Reformasi Birokrasi Miioner persaingan Usaha (KPPU) dan nasional” ungkapnya. Made Sutama, Kabag serta implementasi PTSP di Gamawan Fauzi juga mene- mengungkapkan bahwa Ke- rawati Soedjono mengungkap Humas&Protokol A.A daerah oleh Bupati Sragen Agus gaskan bahwa Mendagri selaku mentrian Pan selaku Leading kan bahwa Pemerintah KabuSektor pada peningkatan kuali- paten Badung sejak awal telah kordinator pembinaan Gede Raka Yuda meng- Fatchurahman. M e n te r i D a l a m N e g e r i pelaksanaan otonomi dae- tas pelayanan public ini ber- berkomitmen untuk semahadiri Rapat Koordinasi Fauzi dalam sambu- rah akan terus harap agar keberadaan institusi kin meningkatkan performa Nasional Pelayanan Ter- Gamawan pelayanan terpadu yang ada kualitas layanan public metannya menekankan, kepada mendorong agar seluruh padu Satu Pintu (PTSP) Gubernur para Bupati/Walikodaerah kabupaten/kota di daerah ini tidak melakukan lalui optimalisasi peran BPPT Tahun 2013, Senin (2/12) ta pentingnya komitmen kepala dapat meningkatkan pelayanan praktek-praktek seperti sistem Kabupaten Badung, terbukti di Jakarta. daerah dalam meningkatkan publiknya yang berasaskan tukang pos yang sifatnya ijin selain didukungoleh peraturan kualitas pelayanan public me- pada pelayanan berkualitas, masuk melalui BPPT namun daerah terkait keberadaan lalui pelayanan terpadu satu cepat, mudah, terjangkau dan penyelesainnya masih pada BPPT, dalam rangka kemudaterukur sebagaimana diam- SKPD masing-masing, hal ini han pelayanan pihaknya juga pintu. justru akan memperlambat telah memberikan pendel“Tujuan penyelenggaraan anatkan oleh pemerintahan adalah untuk Undang-Undang No. 25 Ta- pelayanan. MANGUPURA-FAJAR Bal egasian kewenangan untuk “Kemetrian Pan dan Refor- penandatanganan pelayanan Rapat Koordinasi dengan mewujudkan kesejahteraan hun 2009 tentangpelayananp tema “membangun komitmen masyarakat oleh karenanya ublik.”Kemendagri akan terus masi Birokrasia akan terus perijinan kepadaKepala BPPT untuk  menciptakan kemuda- perlu dibangun model dan memberikan apresiasi dan mendorong kepala daerah serta juga telah mengeluarkan han perizinan usaha dan in- komitmen pelayanan oleh penghargaan kepada kepala agar mampu menciptakan Peraturan Bupati  berkenaan vestasi yang bebas KKN menuju aparat penyelenggara pemer- daerah yang dapat meningkat- inovasi dalam berbagai bentuk dengan standart operating daya saing Nasional” ini dibuka intahan dengan menyuguhkan kan kesejahteraan masyarakat- pelayanan sehingga masing- prosedur (SOP) pelayanan langsung Menteri Dalam Negeri kualitas pelayanan publik yang nya melalui inovasi dalam men- masing SKPD minimal dapat perijinan. W-014

Sosialisasikan Tahapan Pileg

KPU Gandeng Relawan Demokrasi DENPASAR-Fajar Bali Guna mengoptimalkan sosialisasi pelaksanaan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU)Kota Denpasar menggandeng relawan demokrasi yang terdiri dari berbagai kalangan. 25 anggota relawan demokrasi yang akan memb a n t u m e nyo s i a l i s a s i ka n tahapan Pemilu 2014 kepada masyarakat di kota itu sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih, Para relawan demokrasi yang dilantik sudah memenuhi lima segmen masyarakat yang dipersyaratkan oleh KPU Pusat yakni dari kelompok pemuka agama, kaum marginal, perempuan, pemilih pemula dan penyandang disabilitas.  “Setelah dilantik hari ini

(kemarin, red) mereka akan segera bekerja sampai pelaksanaan Pemilu Legislatif pada 9 April 2014,” ungkap Ketua KPU Kota Denpasar, I Gede Jhon Darmawan, di sela-sela pelantikan relawan demokrasi, Senin (2/12) di sekretariat KPU setempat.      Jhon Darmawan optimis, sosialisasi perihal pemilu dan pentingnya memilih yang dilakukan kalangan mereka sendiri, akan lebih mengena dibandingkan KPU terjun langsung ke kelompok-kelompok itu. “Misalnya, untuk menyasar pemilih pemula, akan lebih efektif manakala sosialisasi dilakukan oleh pelajar dan mahasiswa dengan penggunaan bahasa-bahasa yang akrab di kalangan generasi muda,” imbuh Jhon. Mengingat para relawan

demokrasi ini bekerja tanpa didampingi pihak KPU, maka sebelum relawan demokrasi itu terjun di kelompoknya masing-masing, KPU Kota Denpasar memberikan pembekalan, pelatihan (TOT), hingga diskusi kelompok terfokus. “Diskusi kelompok terfokus (FGD) juga dapat difasilitasi dengan menyasar masing-masing segmen. Dengan berbagai kegiatan tersebut diharapkan mereka dapat membantu KPU untuk m em b u ka kesad aran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya menggunakan hak pilih,” tandasnya. Menyinggung target partisipasi pemilih di Kota Denpasar pada Pemilu 2014, Jhon menyebut 75-80 persen Pohaknya menghendaki ada peningkatan dibandingkan tingkat partisipasi pe-

milih pada Pileg 2009 dan Pilkada Bali pada 15 Mei 2013 lalu. “Kalau penyelenggara pemilu sukses melakukan penyisiran pemilih dan masuk dalam DPT kemungkinan partisipasi pemilih akan meningkat,” ucapnya, seraya menambahkan, ketidakhadiran pemilih saat pencoblosan bisa jadi karena mereka tidak menerima surat panggilan, sementara petugas sulit menemukan alamat pemilih tersebut yang disebabkan te rl a l u s e r i n g b e r p i n d a h domisili. Apalagi urbanisasi di Denpasar juga cukup tinggi. Salah seorang relawan demokrasi, I Nyoman Alit Putrawan, mengakui, ketertarikannya menjadi agen sosialisasi KPU dilandasi prihatinannya melihat partisi-

pasi pemilih yang cenderung menurun pada setiap pelaksanaan pemilu di Indonesia. “Sebagai warga negara saya merasa terpanggil untuk memberikan pemahaman kepada m a sya ra ka t a ka n pentingnya pemilu untuk menentukan kebijakan nega ra da l a m l ima t a hu n ke depan,” terang Alit yang juga akademisi di Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar. Usai pelantikan relawan demokrasi, dilanjutkan seminar terkait sosialisasi tahapan pileg guna menarik partisipasi masyarakat. Sebelumnya, tepatnya Jumat (29/11) lalu KPU Kota Denpasar juga sudah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Denpasar melalui pleno tahap akhir sebanyak 407.541 pemilih. R-004

M A N G U P U R A- Fa j a r B a l i Menjelang tutup tahun,  Komisi B DPRD Badung bakal mengevaluasi seluruh kegiatan fisik di tahun anggaran 2013. Komisi yang membidangi pembangunan ini akan memanggil sejumlah SKPD terkait di Badung. Kepada instansi yang mendapat proyek akan diminta melaporkan hasil pekerjaanya. Mengingat pada 15 Desember, seluruh proyek  tahun 2013 ha-

rus tutup buku dan melaporkan hasilnya. “Kami akan panggil instansi terkait terutama instansi yang banyak memborong proyek, seperti Cipta karya, BinaMarga, Dinas Pendidikan dan DKP. Rencananya pecan depan kami undang mereka,” ungkap ketua Komisi B DPRD Badung Made Sumerta, didampingi Wakil Ketua Komisi B, I NyomanSutrisno di Gedung Dewan, Senin (2/12).

Mereka, kata Sume r t a , a ka n d i m i n t a m e l aporkan progress proyek. Sumerta menjelaskan, dalam pemanggilan nanti, pihaknya akan mengevaluasi proyek yang dikerjakan masing-masing SKPD. “Kami akan cek satu per satu apakah ada yang molor atau bermasalah. Karena tanggal 15 Desember proyek harus tuntas,” urai politisi PDI Perjuangan ini. Dewan, kata Sumerta, wajib tahu

kalau di lapangan ada proyek bermasalah.Terutama proyek molor.Sebab, proyek molor ada kaitan dengan denda atau pinalti. “Kalau ada  yang molor berarti harus dipinalti,” tegasnya. Meski ada sanksi pinalti, politisi asal Pecatu ini tidak berharap ada proyek pemerintah molor apalagi bermasalah. Pasalnya, proyek molor atau bermasalah akan merugikan masyarakat terutama masyarakat yang akan me-

manfaatkan proyek tersebut. “Kami tetap berharap semua proyek dan dibiayai APBD bias selesai tepat waktu. Selaindi kejar target juga harus berlomba dengan musim hujan,” tukasnya. Kalau tidak diantisipasi, lanjutnya,dikhawatirkan berpengaruh pada kualitas pekerjaan. “Kalau kena hujan, pekerjaan diburu-buru, kami khawatir kualitasnya akan turun,” pungkasnya.W-006

JelangTutupTahun, Komisi B Bakal Evaluasi Proyek Fisik

FAJA R BALI Selasa, 3 Desember 2013, Tahun XIV

Dewan Dipersilahkan Koreksi RAPBD DENPASAR-Fajar Bali Menyikapi kritik yang dilancarkan Fraksi Golkar DPRD Kota Denpasar, terkait sejumlah posting anggaran dalam RAPBD 2014 yang dinilai kurang masuk akal, Pemkot Denpasar tidak mempersoalkan manakala ada keinginan dari anggota dewan melakukan koreksi terhadap posting anggaran dalam draf RAPBD yang dianggap terlalu boros. Pihak eksekutif justeru mengembalikan permasalahan ini kepada para legislator, karena memang ranah dewan untuk melakukan koreksi/pengawasan di bidang budgeting. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, IB. Rahoela, ketika dikonfirmasi, mengatakan, pihak eksekutif hanya membantu menyiapkan rancangan dari hasil musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan) dari tingkat desa, kecamatan hingga kota. “Setelah itu tersusun, kami serahkan kepada dewan untuk dibahas,” ungkap Rahoela, Senin (2/12) kemarin. Karenanya, sejumlah anggaran yang dialokasikan dalam RAPBD sudah melalui tahapan kajian. Terkait sejumlah alokasi dana pada RAPBD pihaknya tidak memiliki kewenangan. Pihaknya mempersilahkan dilakukan koreksi atas besaran dana yang dialokasikan. “Kami siap memberi penjelasan jika memang ada yang dikoreksi,” ucapnya.  Soal besaran dana yang dituding ‘nyeleneh’ dan tidak masuk akal, eksekutif memiliki argumen sendiri. “Seperti pengadaan satu unit mobil senilai Rp 2 miliar, karena mempunyai spesifikasinya tersendiri, ada sarana dan fasilitas. Mobil yang dimaksudkan adalah untuk uji Kir keliling,” paparnya. Angka Rp 2 miliar adalah batas atas, tidak menutup kemungkinan harganya bisa di bawah nilai tersebut. Apalagi jika sudah masuk dalam tender, nilainya bias jadi lebih rendah. Demikian halnya biaya sewa bunga anggrek yang mencapai Rp 85 juta/tahun untuk pelayanan kepada publik untuk memperindah ruangan. “Memang kalau dijumlah setahun itu besar, tapi kalau dibagi setiap bulan nilainya kecil Rp 7 juta, kalau dibagi berarti setiap harinya Rp 200 ribuan,” papar Rahoela. Seperti diketahui, rapat paripurna pada Jumat (29/11) lalu gagal mengesahkan RAPBD menjadi APBD akibat aksi boikot 20 anggota DPRD Denpasar yang menilai pembahasan RAPBD 2014 belum final. Bahkan, ada indikasi sejumlah posting dana dalam APBD tersebut untuk kepentingan politik tertentu. Rapat paripurna dikabarkan dijadualkan kembali pada Rabu (4/12) besok. Sekretaris DPRD (Sekwan) Denpasar I Gusti Rai Suta, saat dikonfirmasi kemarin membenarkan hal itu. “Dalam jadualnya rapat akan digelar 4 Desember besok,” ucap Rai Suta kemarin. Anggota Dewan, Hilmun Nabi, mengungkapkan, sesuai dengan tata tertib Dewan, pasal 78 ayat 6 disebutkan, bila rapat paripurna tidak kuorum untuk mengambil keputusan dalam pengesahan APBD, maka bisa diserahkan ke gubernur. Untuk bisa melaksanakan kegiatan, maka Gubernur akan mengelaurkan Pergub agar pelaksanaan APBD itu bisa dilakukan. Hanya saja, pelaksanaan yang bisa dilakukan hanya bersifat rutin seperti gaji pegawai. Sementara kegiatan fisik lainnya, tidak bisa jalan. Di sisi lain, Sekkot Denpasar A.A. Ngurah Rai Iswara mengatakan, molornya pengesahan APBD Denpasar untuk tahun 2014 ini bukan hanya berdampak pada rencana kegiatan yang telah disusun. Pengesahan APBD yang tidak tepat waktu juga berdampak pada hilangnya reward  sekitar Rp 22 miliar. Karena tahun 2014 ini, Pemkot Denpasar lambat dari jadwal yang telah ditentukan. “Memang tidak hanya tepat waktu, masih banyak indikator untuk bisa mendapat reward itu,” ucap Rai Iswara. R-004

Karya Peneduh Jagat di Pura Geger

MANGUPURA–Fajar Bali Serangkaian karya peneduh jagat di Pura Geger Desa Peminge Kecamatan Kuta Selatan, dilaksanakan upacara tawur balik sumpah dengan rangkaian upacara mebebangkit dan mulangpakelem dengan sarana kebo, kambing,bebek dan ayam, yang bertujuan untuk menyeimbangkan buana alit dan buana agung. Senin (2/12) kemarin. Upacara bebangkit dipuput Ida Pedanda saking Baha. Sedangkan upacara pakelem dipuput Ida Pedanda GedeMandhara Pemoron dari Griya Kusumayati Denpasar, Ida Pedanda GedeJelantik dari Griya JadiTabanan dan Ida Resi Bujangga Sempidi. Hadir pada upacara tersebut Bupati Badung yang diwakili Sekda Badung Kompyang R. Swandika beserta jajaran SKPD PemkabBadung serta tokoh dan masyarakat Desa Peminge. Pelaksanaan upacara diawali dengan persembahyangan bersama dan dilanjutkan dengan melakukan Pekelem ke tengah laut.W-014

FB/HERI

Sekda Badung Kompyang R.Swandika melaksanakan persembahyangan bersama serangkaian karya peneduh jagat di Pura Geger Desa Peminge Kecamatan Kuta Selatan. Foto FB/hery

Trotoar di Jalan Kerobokan Nyaris Jebol MANGUPURA-Fajar Bali Trotoar di jalan Kerobokan tepatnya di banjar Kancil, Kerobokan, Kuta nyaris jebol.Selain pavingnya rusak, struktur trotoar di jalur padat kendaraan itu juga sudah melengkung. Kondisi ini cukup berbahaya bagi pejalan kaki. Menurut Agus salah satu warga sekitar, kerusakan Sudah terjadi dari tiga tahun lalu.  Namun sampai saat ini instansi terkait belum menanganinya. “Kalau tidak segera ditangani trotoar ini bias jebol dan sangat berbahaya bagi pejalan kaki. Kami berharap pemerintah  segera memperbaiki trotoar ini,” harapnya, Senin (2/12). Dimintai konfirmasi terkait masalah tersebut, Plt. Kepala Dinas BMP KabupatenBadung, IB Surya Suamba, mengelak jalan tersebut milik Pemkab Badung.  Menurutnya, sampai saat ini Jalan Kerobokan masih berstatus jalan propinsi. “Itu masih jalan provinsi, jadi kalau trotoarnya rusak itu  menjadi tanggung jawab provinsi,” kelitnya. Namunbegitu, Surya menyatakan akan segera berkoordinasi dengan PU Provinsi Bali, agar segera memperbaiki trotoar yang rusak. “Kami akan segera koordinasikan ke provinsi agar segera ditangani.Apalgi jalan itu merupakan jalan utama akses warga menuju Kuta atau kePuspem Badung,” katanya. W-006


DAERAH

FAJA R BALI Selasa, 3 Desember 2013, Tahun XIV

Keluarga Miskin Dapat Raskin Busuk

5

Serah Terima Proyek Belum Beres

Pemindahan Pedagang Galiran Terkatung-katung FB/BUDIASA

Pemindahan sekitar 1.200-an pedagang Pasar Galiran sampai saat ini masih terkatungkatung. Padahal megaproyek Pasar Galiran sudah rampung sejak September lalu. Bahkan pasar yang baru ini sudah diupacarai secara Hindu dengan upacara mecaru.

Warga yang memperlihatkan beras raskin yang rusak

AMLAPURA-Fajar Bali Bantuan beras kepada orang miskin di banjar dinas  Cangwang, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem yang diberikan pemerintah ternyata tidak layak dikonsumsi. Beras raskin tersebut berwarna kuning, gempur sehingga warga memilih tidak mengomsumsi beras tersebut dan memilih memasak nasi ubi. Hal itu dikeluhkan warga Banjar Dinas Cangwang kepada Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana, saat menginap semalam di lereng bagian timur Gunung Lempuyang.   Dari penuturan kepala dusun banjar dinas  Cangwang, I Nengah Sutriyasa saat ditemui, Senin (2/12) mengatakan, bantuan raskin yang dibeli warga seharga Rp 1600 per-kilogramnya ini kualitasnya sangat rendah. Selain berwarna agak kekuningan, beras yang didapat warga pun gempur dan berbau busuk. Warga pun  lebih memilih memasak ubi ketela yang dinilainya lebih bagus. “Ketimbang memasak beras bantuan itu, lebih baik memasak ubi,” ujar Sutriyasa yang juga dibenarkan warga lainya, I Wayan Suartika sambil memperlihatkan beras bantuan tersebut. Diakuinya, penduduk banjar dinas Cangwang berjumlah  149 kk, sementara jumlah penduduk yang masuk Rumah Tangga Miskin (RTM) sebanyak 81 kk. Penduduk  Cangwang  sebagian besar merupakan petani , peternak serta buruh bangunan. Sehingga, kebanyakan penduduk di banjar dinas tersebut masih berada di bawah garis kemiskinan. “Ya, seperti inilah keadaan banjar kami, penduduk masih memanfaatkan nasi ubi sebagai konsumsi,” ujarnya. Mendapat keluhan dari warga, Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana merasa sangat prihatin. Pihaknya pun berharap agar pemerintah memberikan perhatian lebih bagi warga yang tinggal di daerah terpencil seperti ini. Apalagi beras raskin itu merupakan bantuan pemerintah yang semestinya lebihbaik. “Kalau berasnya seperti ini, ya wajarlah masyarakat lebih memilih menkomsumsi nasi ubi,” ujar Gede Dana sambil menunjuk beras raskin, seraya berjanji akan memanggil pihak penyalur beras raskin tersebut. Sementara itu, Bupati Karangasem yang dihubungi terpisah mengaku akan secepatnya memerintahkan dinas terkait untuk turun  langsung mengecek seluruh beras bantuan termasuk untuk bantuan bencana. “Jika memang ditemukan beras raskin yang tidak layak, sebaiknya jangan diedarkan, kasihan masyarakat,” ujarnya. M-005

SEMARAPURA-Fajar Bali Sayangnya, sebagian pedagang yang akan menempati ruang baru mengeluhkan lamanya pemindahan, bahkan sebelunya pedagang pasar mendapat informasi akan adanya pindah pada 2 Desember kemarin.  Salah satu pedagang, Nyoman Resning (55) mengaku sudah melakukan persiapan untuk pimindahan barang dagangannya. Informasi pemindahan ke kios yang beru tersebut didengarnya dari sesama pedagang yang menempati areal parkir Semarapura. “Kok mendadak batal pindah, padahal kami sudah bersiap-siap sejak kemarin,” jelas Resning, Senin (2/12) kemarin. Hal yang sama juga dikatakan oleh Nengah Sriasih (56) yang berjualan bumbu dapur di areal sementara terminal. Namun Sriasih juga mengatakan bahwa sama saja biar pindah atau tidak, karena yang terpenting adalah ada yang belanja. “Toh

FB/SARJANA

Pasar Galiran masih tampak lengang, padahal pedagang sudah ingin pindah ke kios yang baru

juga kondisinya pada kios yang baru sempit dan sumpek, hanya lantainya saja pakai keramik,” terang Sriasih.  Hal yang berbeda dialami oleh Gede Darmawan yang berjualan bumbu dapur dan sembako. Darmawan mengaku sudah sempat memindahkan barang dagangannya sebagian. “Sudah sempat kami pindahan, namun tiba-tiba dilarang karena belum serah terima. Tiang tidak mengerti urusannya kom jadi ribet begini,” jelas Darmawan yang menginginkan segera pindah ke tempat yang baru. Mengingat kios sementara

sebelumnya bila hujan becek dan panas.  Kadis PU Pemkab Klungkung, Anak Agung Ngurah Agung ketika dikonfirmasi serah terima antara Pasar Galiran ke Pemkab Klungkung mengaku sudah memberikan surat serah terima ke Pemkab Klungkung. “Sudah itu (serah terima), sudah seminggu lalu kalau tidak salah,” terang Ngurah Agung. Dari rekanan proyek senilai Rp 50 miliar lebih tersebut sudah serah terima antara rekanan dengan PU Klungkung. Namun ketika PU menyerahkan ke Pemkab Klungkung untuk

“Saya sering patroli sendirian ke kecamatan-kecamatan dan banyak saya lihat pegawai itu berkeliaran di jalan pada saat jam keja. Perbuatan seperti ini tidak boleh lagi dilakukan, mari kita tunaikan tugas sebagai aparatur yang baik,” jelasWabupSukerana. Wabup menambahkan, kalau dirinya tidak ingin masyarakat dirugikan dengan lemahnya kedisiplinan pegawai. Makadari itu, untuk menegakkannya, pembinaan terhadap jajaran secara kontinyu harus dimulai dari pegawai yang ada di kecamatan. Karena menurutnya, pegawai kecamatanlah yang sering melanggar disiplin. Upaya pembinaan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten terhadap jajarannya adalah un-

tuk mengajak seluruh PNS disiplin dan serius melaksanakan dan mensukseskan program pembangunan  pemerintah. Menurutnya, program pemerintah tidak akan sukses apabila tidak ditunjang kinerja baik serta disiplin dari para aparatur. Camat Karangasem,  I Komang Agus Sukasena, SIP, menambahkan, Kantor Camat Karangasem dalam mengemban misi  pelayanan telah bekerja secara maksimal. Pimpinan berjanji akan mengevaluasi kembali kinerja pegawai kecamatan dan menindak tegas pegawai yang keluyuran di saat jam kerja. Selama ini setiap pegawai telah diberikan porsi kerja sesuai tugasnyam asingmasing sehingga diharapkan dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik. Hm*

RSUD Klungkung Dapat 18 Tenaga Kontrak Wabup Ingatkan PNS Kecamatan Tingkatkan Disiplin Instalasi Farmasi Masih Lowong

SEMARAPURA-Fajar Bali RSUD Klungkung sampai saat ini masih kekurangan SDM terutama tenaga medis dan yang bekerja di Instalasi Farmasi. Hal ini diungkapkan Direktur RSUD Klungkung, Made Adi Swapatni, Senin (2/12) kemarin. “Kami (RSUD Klungkung) sempat mengajukan 26 tenaga kontrak, namun baru terpenuhi 18 orang,” jelas Adi Swapatni.  Dari tenaga kontrak tersebut, hanya 1 orang yang berlatar belakang dokter dan selebihnya adalah tenaga perawat, FB/SARJANA bidan dan tenaga administrasi. Made Adi Swapatni Adi Swapatni mengungkapkan di Instalasi Farmasi masih membutuhkan banyak tenaga kerja atau SDM. “Kita juga belum memiliki tenaga asisten apoteker dan bila nanti terdapat depo apotek di UGD juga kekurangan tenaga,” tambahnya. Disisi lain Adi Swapatni juga menjelaskan bahwa untuk pelayanan instalasi farmasi pada Jamkesmas dan JKBM masih menggunakan tenaga dari umum.  Keinginan RSUD Klungkung untuk naik kelas dari Type C ke Type B juga mengalami hambatan seperti kurangnya tenaga medis dan instalasi. Disebutkannya untuk instalasi farmasi membutuhkan tenaga sebanyak 54 orang kini hanya tersedia 26 orang. “Untuk naik kelas itu selain memiliki gedung yang lengkap, kami juga membutuhkan jumlah SDM yang memadai,” paparnya. Secara total jumlah SDM yang ada di RSUD Klungkung sebanyak 535 orang, namun sebetulnya membutuhkan tenaga SDM setidaknya 600 orang yang ditempatkan dibeberapa bidang.W-010

AMLAPURA-Fajar Bali Wakil Bupati Karangasem, I Made Sukerana, SH mengingatkan seluruh pegawai, baik honorer maupun pegawai negeri sipil (PNS) agar meningkatkan kedisplinan, yakni sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat. “Kita ini adalah pelayan masyarakat, digaji oleh Negara untuk melayani masyarakat, dan pegawai itu harus displin, karena tak mungkin masyarakat itu yang harus melayani kita,’’ kata Wabup Sukerana di hadapan para pegawai dalam tatap muka di Ruang Rapat Kecamatan Karangasem, Senin (2/12) kemarin. Sebagai garis terbawah dalam melayani masyarakat yang digaji oleh negara, kantor camat diharapkan mampu mempertanggungjawabkan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat.

Karangasem Kantongi Buta Aksara Tertinggi di Bali

FB/IST

Tatap muka Wabup Sukerana dengan jajaran PNS untuk meningkatkan disiplin

Suwirta Tinjau Ruang Kerja Bupati Ruang Sebelumnya Remang-remang dan Kebanyakan Almari

FB/SARJANA

AMLAPURA-Fajar Bali  Wakil bupati Karangasem, I Made Sukerana mengakui, jumlah penduduk Karangasem yang  buta aksara dibandingkan dengan daerah lainnya menduduki peringkat pertama.  Hal itu berdasarkan data BPS tahun 2012, jumlah warga buta aksara di kabupaten Karangasem mencapai 40 ribu atau sekitar 7 persen dari jumlah pendudukan Karangasem. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Karangasem dis ela-sela acara Peringatan Hari Aksara Internasional ke-48, di Gedung SKB Karangasem, Senin (2/12). Jumlah warga buta aksara tersebut  berusia di atas  24 tahun. Faktor penyebab tingginya jumlah warga buta aksara ini dikarenakan tingkat kemiskinan yang masih tinggi di Karangasem. Selain itu, factor jarak tempuh ke sekolah juga sangat mempengaruhi jumlah warga buta aksara. “Meski angka penduduk miskin sudah menurun, namun jumlah warga buta aksara masih tergolong tinggi dibandingkan dengan daerah lainya,” kata Sukerana. Selain itu, Sukerana juga mengatakan, untuk mengentaskan buta aksara ini, pemkab Karangasem telah melakukan upaya menekan jumlah warga butaa ksara. Salah satunya dengan mendirikan beberapa sekolah filial yang tersebar di beberapa kecamatan, termasuk pendirian pusat kegiatan belajar masyararakat. “Salah satu cara untuk menekan jumlah warga buta aksara ini dengan membuat beberapa sekolah filial,” sambungnya. Sementara Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Pemuda dan Olahraga (PNFPO) Disdikpora Karangasem, I Made Subawa, mengakui program yang dicanangkan tersebut belum berjalan secara optimal lantaran terbentur dana yang sangat minim. “Saat ini, Pemkab Karangasem mengucurkan anggaran sebesar Rp 500 juta, yang bersumber dari APBD untuk menekan jumlah buta aksara tersebut. Targetnya, 2014 nanti  penurunan angka buta aksara sebesar 1.250,” kata Subawa. M-005.

Bupati terpilih Nyoman Suwirta didamping Kabag Perlengkapan Ketut Sena saat meninjau ruang kerja bupati sebelumnya yang terkesan remang-remang dan banyak almari

SEMARAPURA-Fajar Bali Bupati Terpilih, Nyoman Suwirta yang akan dilan-

tik pada 16 Desember mendatang, tiba-tiba nyelonong masuk ke Ruang Kerja Kantor

Bupati Klungkung. Dalam kunjungannya ke ruang kerja bupati ini, Nyoman Suwirta mengaku sudah meminta ijin kepada Bupati Klungkung Tjokorda Gede Agung. “Sebelumnya saya sudah minta ijin ke bupati, ini dalam rangka persiapan agar nanti setelah dilantik langsung bisa bekerja,” terang Nyoman Suwirta disela-sela peninjauan tersebut, Senin (2/12) kemarin.  Suwirta menjelaskan, ruang kerja bupati sebelumnya Wayan Candra, yang di lantai II, kondisinya remangremang. Selain itu kondisi ruang kerja bupati agak berat. Mengingat di dalam ruang tersebut terdapat empat

diberikan ke Dinas Perindagkop UKM belum terlaksana. Bahkan dengan tegas Ngurah Agung menyebut saat ini prosesnya sedang ada di Sekda, Asisten, Bagian Perlengkapan dan PerindagkopUKM. “Kita di PU tidak bisa membuat SK, kalau teknisnya silahkan tanya ke Perindag,” jawabnya singkat.  Kadis PerindagkopUKM, Dharma Suyasa ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa sampai saat ini belum menerima serah terima Pasar Galiran ke dinasnya. “Kami belum serah terima, sehingga belum bisa memin-

ta pedagang untuk pindah ke kios yang baru,” terang Dharma Suyasa. Dharma Suyasa juga mengatakan, sebelum meminta pedagang pindah lokasi sebaiknya diadakan dulu semacam peresmian. Diakuinya karena belum ada serah terima dari Bupati Klungkung ke Perindagkop UKM, juga dirinya meminta data yang akurat mengenai jumlah pedagang dan berapa kios yang diserahterimakan. “Kami belum terima data lengap, ini menyangkut administrasi serah terima,” tutup Dharma Suyasa.W-010

Tingkatkan Pengawasan Keuangan

Agung Bharata Lantik Auditor BPKP Sebagai Inspektur GIANYAR-Fajar Bali Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata melantik dan mengambil sumpah, I Made Juwana, SE. MM, auditor madya pada Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bali sebagai inspektur di Pemkab. Gianyar. I Made Juwana menempati jabatan sebagai Kepala Inspektorat Pemerintah Kabupaten Gianyar yang selama ini masih kosong. Hal ini terungkap pada acara pelantikan pejabat eselon II, III dan IV, Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar di Ruang Sidang Kantor Bupati Gianyar, Senin (2/12). I Made Juwana asal Bangli, memulai karier tahun 1982, di Kantor II Direktorat Jenderal Badan Keuangan Negara (DJBKM) Jakarta, tahun 1996 bertugas di BPKP Perwakilan DKI, dan tahun 1996 pindah ke BPKP Pusat sampai tahun 2002. Selanjutnya dari tahun 20022011 sebagai auditor di BPKP Perwakilan Jambi, dan sejak 2011 bertugas sebagai auditor di BPKP Perwakilan Propinsi Bali. I Made Juwana ditemui selepas acara pelantikan menyampaikan sebagai inspektur dirinya akan menerapkan PP 60 Tahun 2008, tentang sistem pengawasan internal pemerintahan (SPIP) untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik Good Government. Beberapa hal yang diterapkan tentang  lima usnur yang

almari yang besar, namun kosong tanpa ada barang. “Beberapa almarinya nanti digeser, agar ruangan menjadi lebih luas,” tambahnya. Selain memperluas ruangan, Nyoman Suwirta juga berencana akan mengganti pintu kayu dengan pintu kaca. Hal ini bertujuan agar ruangan menjadi lebih transparan. Sedangkan untuk ruang kerja wakil bupati akan menempati lantai I, agar memudahkan melakukan koordinasi.  Bahkan sebelum menempati ruang tersebut, Nyoman Suwirta bersama Made Kasta berencana akan melakukan upacara pecaruan dengan tingkatan Rsi Ghana. Upacara ini juga bertujuan untuk menetralisir kedua

terakandung didlamanya, yakni, lingkungan pengendalian, Penilaian risiko, Kegiatan pengendalian, Informasi dan komunikasi, Pemantauan pengendalian intern. Dengan penerapan sistem ini secara efektif diharapkan tercapainya predikat Wajar Tanpa Pengecualian terhadap konerja keuangan di Kabupaten Gianyar. Kepala BPKP Bali Drs. Didik Krisdiyanto, menyampaikan, sekitar 350 lebih auditor BPKP diperbantukan tugas baik di kementerian, pemda dan lembaga pemerintahan lainnya. Khusus untuk Propinsi Bali ini merupakan hal yang pertama kali untuk di kabupaten/kota. Dengan penugas ini, kami berharap dapat lebih memudahkan koordinasi dan yang utama ada terciptanya tata kelola keungan pemerintahan yang lebih baik. Bupati Gianyar, Anak Agung Gde AGung Bharata menyampaikan, dengan telah dilantikan inspektur yang baru yang berasal dari BPKP diharapkan tata kelola keuangan Pemerintah Kabupaten Gianyar dapat berjalan lebih baik. Fungsi pengawasan internal akan lebih diintensifkan sehingga terwujudnya tata permerintahan yang bersih sesuai dengan visi-misi Bagus. Sebanyak 111 pejabat structural di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar dilantik, terdiri dari 1 pejabat eselon II, 32 pejabat eselon III dan 78 pejabat eselon IV. W-005 kekuatan agar menjadi netral. Mecaru Rsi Gana ini hanya dilakukan di Rumah Jabatan Bupati dan Ruang Kerja Bupati/ Wakil Bupati yang baru. “Ini juga persoalan yang penting, kita juga harus meminta restu dari alam dimana kita melakukan aktifitas,” tambahnya. Sebelumnya, Nyoman Suwirta juga sempat menyambangi Rumah Dinas Bupati yang akan ditempati. Namun ruangan tersebut sudah kosong dan tidak ada lagi barang-barang yang tersisa. “Baik rumah jabatan dan taman halaman depan kantor bupati juga akan kita tata, tetapi tidak sekarang, nanti pelan-pelan kita lakukan,” tutupnya.W-010


DAERAH

6

FAJA R BALI Selasa, 3 Desember 2013, Tahun XIV

Penilep Tunjangan Profesi Guru Ditahan

SINGARAJA-Fajar Bali Penahanan terhadap Cening Arca terbilang cepat. Jaksa baru mulai membuka surat perintah dimulainya penyidikan pada awal November lalu. Baru dua pekan lalu jaksa menetapkan Cening sebagai tersangka dan

FB/Agus

Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaraja Senin (2/12) akhirnya menahan mantan Bendahara Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) Kecamatan Buleleng, Cening Arca yang tersandung masalah korupsi dana tunjangan profesi guru (TPG) non sertifikasi.

Mantan Bendahara Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) Kecamatan Buleleng, Cening Arca ditahan oleh Kejaksaan Negeri Singaraja

langsung menahan tersangka kemarin. Sebelumnya ia sudah

diperiksa sejak pukul 09.00 pagi secara marathon namun

pihak kejaksaan melakukan penahanan terhadap tersangka sekitar pukul 15.00 wita. Dalam pelaksanaan penahanan tersangka didampingi oleh pengacara Nyoman Nika. Begitu dibawa ke ruang kesehatan, tersangka terlihat gelisah dan mencoba melobi agar tidak ditahan. Namun penahanan tidak bisa dibendung lagi. Ia langsung dibawa menggunakan mobil tahanan dan dititipkan di Lapas Singaraja. Penahanan Cening dilakukan tepat pada pemeriksaan kedua. Sebelumnya ia sempat diperiksa kejaksaan pada pekan kedua November lalu. Ia kemudian dipanggil pada akhir November namun mangkir. Baru Senin kemarin ia memenuhi panggilan. Kasi Pidsus Kejari Singaraja Wayan Suardi mengatakan, unsur-unsur dugaan korupsi yang dilakukan tersangka sudah memenuhi. Tersangka diduga kuat melanggar pasal 3 dan

pasal 8 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Sementara ini jaksa baru menyatakan jika tersangka secara sah dan meyakinkan menilep dana sebesar Rp 124 juta mulai tingkat TK, SD, dan SMA. Namun tidak menutup kemungkinan jaksa akan mengembangkan penyidikan ke hal lain, seperti uang makan guru non sertifikasi.”Tadi sebelum ditahan sempat meminta penangguhan, tapi ini sudah tidak bisa penangguhan lagi. Tersangka mengakui menggunakannya untuk kepentingan pribadi dan sampai saat ini bahasanya masih mengusahakan pengganti,” ujar Suardi. Sementara itu tersangka Cening Arca tidak banyak bicara terkait penahanannya. Ia bahkan sempat meminta agar masalahnya tidak dibawa ke ranah hukum. “Tidak ada maksud menggunakan untuk kepentingan pribadi. Kalau bisa cukup sampai disini saja,” pintanya memelas. W-008

NEGARA- Fajar Bali Anggaran untuk pembelian kendaraan atau mobil dinas sebanyak enam unit yang dipasang untuk APBD 2014, akan dipangkas. Pemangkasan tersebut dialihkan untuk biaya atau dana operasional kepada kelian tempek. Hal tersebut disarankan oleh kalangan DPRD Jembrana saat melakukan rapat kerja dengan eksekutif tentang pembahasan APBD 2014. Perlunya memperhatikan kelian tempek, karena tanggungjawabnya telah membantu memfasilitasi programprogram Pemkab Jembrana. Salah satu anggota Tim Anggaran Pemerintah Daerah yang juga sekretaris Fraksi PDI-P Jembrana,IB Susrama mengatakan usulan untuk memperhatikan kelian tempek, karena kelian tempek yang berjumlah sebanyak 1200 orang, perlu kiranya diberikan biaya atau dana operasional. Selama ini kata Susrama, tugas dan fungsi kelian tempek beban tanggungjawabnyak yakni membantu memfasilitasi apa yang menjadi program Pemkab Jembrana. “Kami harap, kelian tempek harus diperhatikan,”ujar Susrama yang juga selaku Ketua Komisi C. Usulannya terhadap kelian tempek, agar diberikan dana operasional sebesar Rp 500

ribu per orang dalam satu tahun. Agar perhatian kepada kelian tempek ini tercapai, maka dana atau anggaran untuk pembelian kendaraan dinas sebanyak 6 unit dianggarkan sebesar Rp 1 miliyar yang akan dianggarkan pada APBD 2014, dipangkas. Dengan pemangkasan ini, dialihkan untuk dimanfaatkan dana operasional para kelian tempek yang hanya menghabiskan Rp 600 juta. “Kami mohon, perhatian kelian tempek. Hemat saya lebik baik kendaraan dinas untuk operasional ditunda dulu. Apalagi nilai untuk dana operasional kelian tempek, tak terlalu besar,” ujarnya. Meski anggaran untuk dana operasional masih sedikit, tetapi hal ini menjadi perhatian dan dapat meningkatkan supaya mereka melakukan sosialisasi atas program-program pemerintah. Terhadap usulan tersebut, Ketua TAPD yang juga Sekda Jembrana, Gede Gunadnya kemarin sepakat untuk memperhatikan kesejahteraan kelian tempek, dengan memberikan dana operasional. Untuk pembelian kendaraan dinas akan dipangkas. Sebelumnya anggaranya dipasang untuk enam unit, kemungkinan hanya membeli tiga unit. Namun hal tersebut tetap meminta persetujuan bupati. W-003

FB/PRAMONO

Anggaran Pembelian Petugas Gabungan Sidak Mikol Kendaraan Dinas Dipangkas

Sidak mikol yang dilakukana petugas gabungan di sejumlah pedagang, Senin (2/12) kemarin.

NEGARA- Fajar Bali Petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Perindagkop, Bidang Pariwisata Dinas Dikporaparbud Jembrana, Sat Pol PP Jembrana serta kepolisian melakukan sidak minuman beralkohol (Mikol) ke sejumlah pedagang, Senin (2/12) kemarin. Sidak yang dilakukan tim gabungan ini, untuk mengantisipasi peredaran mikol yang tak berijin, ditambah lagi menjelang perayaan malam tahun baru. mendatang. Sejumlah pedagang yang disidak terutama di Kecamatan Negara. Dalam sidaknya, petugas

yang terhimpun dalam tim gabungan, mendata dan lebih banyak menanyakan ijin penjualan mikol, di sejumlah warung dan toko. Selain itu, sidak ini juga untuk mengantisipasi penyalahgunaan mikol menjelang perayaan tahun baru. Di tengah melakukan sidak mikol, petugas gabungan juga menemukan dan mendapati penjualan komestik yang diduga palsu serta peredaraannya yang telah dilarang oleh BBPOM. Kasi Perlindungan Konsumen Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop Jembrana, I Gede Darmika mengatakan pihaknya

Pilkel Ditunda, Tujuh Desa Protes

FB/Agus

Tolak Surat Edaran Mendagri

Warga masyarakat yang mewakili ketujuh desa yang ada di Kecamatan Banjar saat mendatangi kantor BPMPD Kabupaten Buleleng

SINGARAJA – Fajar Bali Lantaran beberapa Desa yang ada di Kabupaten Buleleng tidak dapat menyelenggarakan Pemilihan Perbekel (Pilkel) lantaran terbentur pelaksanaan Pileg dan Pilpres membuat tujuh desa di Kecamatan Banjar memprotes penundaan Pilkel setelah keluarnya surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 140/7635/PMD. Ketujuh desa yang memprotes dan menolak secara tegas surat edaran itu dan bahkan memilih tetap melakukan pemilihan perbekel sesuai dengan waktunya yang saat ini telah

berjalan persiapan pelaksanaan Pilkel. Protes dilakukan dengan mendatangi Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Buleleng, Senin (2/12) kemarin. Warga yang hadir dalam protes yang dilayangkan ketujuh desa itu disertai juga oleh BPD desa setempat dan panitia pemilihan perbekel dimasing-masing desa yang berjumlah sekitar lima puluh orang. Desa yang melayangkan protes yakni Desa Pedawa, Banyuseri, Kayuputih, Tampekan, Munduk, Gobleg, dan Gesing. Rombongan masyarakat ditemui langsung Kepala BPMPD

Gede Sandhiyasa dan didampingi Camat Banjar Gustri Ngurah Nuradi. Saking banyaknya warga yang ingin mengikuti pertemuan, ruang pertemuan BPMPD Buleleng pun menjadi penuh dan sesak. Anggota BPD Kayuputih Gede Arta menegaskan masyarakat sampai saat ini belum bisa menerima kenyataan bahwa pilkel akan ditunda. Padahal tahapan sudah berjalan sejak dua bulan lalu, dan kini hanya tinggal melangsungkan pemilihan saja. ”Padahal masyarakat itu sangat antusias dengan pilkel. Kami

khawatirnya dengan penundaan pilkel ini masyarakat justru mengartikan lain. Bisa ribut di masyarakat ini,” ujar Arta. Panitia pemilihan di Desa Munduk, Wayan Artama bahkan dengan tegas menolak penundaan pilkel.”Pokoknya kami jalan terus. Itu keinginan masyarakat. Kami ini sudah cetak surat suara segala macam. Sudah banyak habis biaya dan tenaga ini,” ujarnya. BPD di Desa Banyuseri bahkan sempat membuat pernyataan sikap. Setidaknya ada delapan poin yang menjadi pernyataan sikap dari BPD desa setempat.

telah memberikan surat teguran kepada pemilik toko yang masih menjual kosmetik palsu dan dilarang beredar oleh BBPOM. “Dalam sidak mikol ini, untuk sebuah pengawasan dan pengendalian mikol. Disamping itu, juga mengawasi barang-barang yang dilarang beredar, sepeda make up dan kosmetik.” ujarnya. Terhadap penjualan mikol ini, akan terus dilakukan sidak dan pengawasan, hingga menjelang perayaan tahun baru mendatang. “Sidak ini paling tidak dapat menekan penyalahgunaan mikol,” ujarnya lagi. W-003

Isinya pun tak jauh beda dengan tuntutan. Mereka keberatan dengan adanya penundaan pilkel. Masyarakat bahkan dengan tegas menolak keberadaan pejabat sementara yang akan ditunjuk pemerintah mengisi posisi perbekel pasca masa jabatannya berakhir. Kepala BPMPD Gede Sandhiyasa pun belum bisa memberikan kepastian terkait aspirasi warga itu. Sandhiyasa mengaku masih akan berkonsultasi dengan Bupati Buleleng. Mengingat instruksi dalam edaran Mendagri sudah jelas dan pemerintah tidak ingin main labrak aturan yang baru diterbitkan. Meski demikian Sandhiyasa tidak membantah jika surat edaran itu terlambat sampai. Meski tanggal surat 5 November 2013, namun surat baru diterima 20 November dan baru bisa disosialisasikan kepada perbekel melalui camat pada 28 November lalu.”Inti surat itu kan semua proses pemilihan yang terjadi di tahun 2014 itu dihentikan. Nah pemilihan itu kan satu rangkaian tahapan mulai dari sosialisasi, penjaringan calon, penetapan, sampai pelantikan perbekel. Kalau 2014 baru pelantikan, ya ini kan tidak bisa. Karena edarannya seperti itu,” ujar Sandhiyasa. Seperti pemberitaan sebelumnya, sebanyak 38 desa terancam mundur melakukan pemilihan perbekel (pilkel) yang rencananya dilaksanakan tahun 2014 terpaksa ditunda. Ini dilakukan untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan calon legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) yang keduanya berlangsung tahun 2014. W-008

POTRET FAJAR BULELENG

FB/Agus

Pitaran Pelatih yang dilaksanakan di Gedung Pramuka Kumarasthana Singaraja

Pramuka Buleleng Gelar Pitaran Pelatihan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Buleleng menggelar Pitaran Pelatih yang dilaksanakan selama tiga hari di Gedung Pramuka Kumarasthana Singaraja dalam upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia, SDM Pramuka. Meningkatkan SDM pelatih pembina Pramuka di jajaran Pusdiklat Cabang, Gerakan Pramuka Kwarcab Buleleng, selama tiga hari menggelar Pitaran Pelatih Cabang di Gedung Pramuka Kumarasthana Singaraja diikuti 45 orang Pelatih Cabang dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) yang sudah memiliki Surat Hak Latih (SHL) dan merupakan lulusan Kursus Pelatih Dasar (KPD) dan Kursus Pelatih Lanjutan (KPL). W-008

Kelulusan CPNS Kewenangan Pusat

NEGARA- Fajar Bali Terkait kepastian pengumuman hasil test CPNS bulan lalu, kewenangan kelulusannya ada di pemerintah pusat. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jembrana, I Wayan Gorim dalam apel rutin di Pemkab Jembrana, Senin (2/12) kemarin. Masalah itu, disampaikan, karena untuk menjawab sejumlah pertanyaan yang belakangan ini berkembang di masyarakat. Gorim mengatakan untuk pengumumannya nanti, akan langsung diputuskan Badan Kepegawaian Nasional dan FB/PRAMONO diumumkan secara serentak. Wayan Gorim. Pengumuman tersebut dilakukan sesuai dengan Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Menpan RI nomor 10 tahun 2013. Pengumumannya nanti akan dapat diakses di situs www.bkn.go.id. Pengumuman ini juga berlaku bagi pelamar CPNS yang melalui jalur K2. Sampai saat ini, pihaknya masih menunggu pengumuman dari pusat. Karena soal ini bukan merupakana kewenangan dari daerah. Dalam penerimaan CPNS, daerah hanya bertindak sebagai panitia daerah yang membantu menyiapkan tempat serta keperluan test. “Seluruhnya, menjadi tanggungjawab pemerintah pusat, bukan daerah, sehingga tak mungkin bisa diintervensi,” terangnya. Pihaknya meminta supaya jangan sampai percaya pada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi dengan menjanjikan dapat meloloskan. Menurunya, semuanya tidak benar. Dalam penerimaan CPNS di Jembrana tahun 2013, mendapat formasi 75 tenaga pendidik (PGSD) dan 25 tenaga medis. Dari jumlah pelamar sebanyak 730, 44 orang diantaranya tidak hadir, sementara pelamar K2 sebanyak 88 orang hadir lengkap. W-003

Masyarakat Bungkulan Kembali ‘Urug’ Kejari Laporkan Pungli Prona

SINGARAJA – Fajar Bali Untuk kedua kalinya masyarakat Desa Bungkulan ‘mendatangi Kejaksaan Negeri Singaraja guna membawa bukti terkait dugaan Pungli prona yang ada di Desa Bungkulan. Kurang lebih 20 orang mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Singaraja dengan membawa bukti dugaan Pungli dalam pelaksanaan prona yang terjadi ditahun 2012, Senin (2/12) siang kemarin. Waga diterima langsung Kasi Pidsus Kejari Singaraja. Setelah dilakukan penyerahan beberapa bukti seperti kwitansi, nama-nama orang sebanyak kurang lebih 40 orang yang menyatakan diri bahwa keberatan dalam pemungutan uang berkisar Rp 300 hingga 700 ribu yang dipergunakan untuk biaya oprasional serta uang lelah dalam pelaksanaan prona. Kadek Bendesa menyatakan bahwa di dalam kwitansi yang diterima warga sebagai tanda bukti pembayaran uang lelah nilainya sangat bervariasi.”Masyarakat Desa Bungkulan yang merasakan keberatan atas pungutan itu berksar 40 orang lebih yang dipungut biaya pelaksanaan prona bervariasi. Apakah itu dipungut karena luas tanah apa berdasarkan apa kami tidak tau namun kami merasa keberatan dengan adanya pungutan itu,” terangnya. Bahkan Bendesa juga menuturkan didalam pelaksanaan pungutan kemudian diserahkan kepada kelian banjar dinas masing-masing. Adanya penyetoran itu menjadi masyarakat keberatan dan kwitansi yang diterimanya dipergunakan sebagai barang bukti bahwa ada pungutan. ”Dilakukan pungutan kemudian disetorkan, entah kemana arah uang itu kami tidak mengetahui secara jelas makanya kami keberatan dan membawa kwitansi itu ke kejaksaan sebagai barang bukti,” ungkapnya. Kasi Pidsus Wayan Suardi mengatakan masih mempelajari aduan dari masyarakat itu. Berkas laporan dan bukti-bukti yang diajukan warga kini masih ada di meja Kajari Singaraja Tjok Anom Susilayasa. Meski belum membuka penyidikan, Suardi menyebutkan ada beberapa kwitansi yang dinilai memiliki nilai fantastis. Mengingat ada kwitansi yang mencantumkan angka Rp 1,7 juta dan Rp 3 juta. “Masih kami pelajari dulu. File prona tahun 2008 sampai 2012 juga kami buka lagi, karena seperti ada trend setiap ada prona pasti ada pungli disana. Ada beberapa desa juga yang sedang kami pelajari, termasuk Bungkulan ini salah satunya,” ujar Suardi. W-008


PENDIDIKAN

FAJA R BALI Selasa, 3 Desember 2013, Tahun XIV

Spirit OF Solidarity STIE Triatma Mulya untuk Anak-anak Kanker di Bali

Dihadiri 9 Negara dan 297 Peserta

ISICOS dan SESINDO Dibuka Kepala Pustekom Kemendikbud

FB/BLAS

Mahasiswa STIE Triatma Mulya sedang menampilkan atraksi

MANGUPURA-Fajar Bali Dalam kesibukan akademik mahasiswa dituntun untuk tetap seimbang. Semboyang life in harmony dengan berazaskan Tri Hita Karana menjadi landasan hidup seluruh umat di dunia. Implementasi Tri Hita Karana yakni keselarasan hidup dengan Tuhan, dengan sesama dan dengan lingkungan seakan mendasari kegiatan musik yang diselenggarakan oleh mahasiswa STIE-TM. Sebagai aplikasi mata kuliah MICE Manajemen, mahasiswa semester 5 STIE Triatma Mulya menyelenggarakan pentas musik yang bertemakan Spirit of Solidarity. Pentas music ini juga dimeriahkan dengan pergelaran tarian khas daerah Flores, penampilan group band kampus dan group band Indie di Bali. Peserta band Indie yang tampil dalam ajang ini di antaranya Hyena Wants Party, Sunday Morning, Mom Called Killer, Angka Ganjil, Jack Sparow, Peggy Sue, Live Line, Good Morning dan beberapa band indie lainnya. Kegiatan yang disponsori oleh Exel, Selular Global Net, Puri Saron dan The Distro, mencetak ticket sebanyak 1000 lembar. Harga diket dijual Rp 15.000,- dimana seluruh profit dari event ini akan diserahkan ke Yayasan Kanker Anak Indonesia. Acara yang dibuka oleh Pembantu Ketua (Puket) Akademik & Kemahasiswaan, Ibu Putu Agustini berlangsung lancar dan meriah. Peserta yang datang membawa fans masing-masing menari dengan enerjik di depan panggung. Pengunjung datang secara bergiliran sesuai jadwal pentas band favorit mereka. Daya tampung central parking STIE Triatma Mulya yang menampung hingga 1000 orang terlihat ramai secara bergiliran hingga jam pentas berakhir. Di samping penggalangan dana berupa uang kegiatan ini juga mengumpulkan pakaian bekas layak pakai, buku-buku, boneka, sepatu dan perlengkapan lain yang masih layak untuk disumbangkan. Event ini sesungguhnya menjadikan mahasiswa memahami konsep aplikasi event manajemen. Disamping itu, melalui kegiatan ini mahasiswa mendapat pengalaman berharga tentang kegetiran para penderita kanker dalam berjuang untuk hidup. Seluruh profit diserahkan kepada yayasan kanker anak Bali, yang kini merawat anak-anak penderita kanker. Mereka membutuhkan kasih, uluran tangan, bantuan dana untuk dapat melanjutkan proses pengobatan yang sedang mereka jalani. Rasa empaty yang timbul pada kalangan mahasiswa / remaja merupakan pembelajaran soft skill yang sangat berharga bagi mahasiswa. Mereka menjadi penuh rasa syukur dan belajar menyikapi keadaan dengan baik. AGS/R-008

DENPASAR-Fajar Bali Information Systems International Conference (ISICOS) ke-2 dan Seminar Sistem Informasi Indonesia (SESINDO) ke-6, dibuka Kepala Pustekom Kemendikbud, Ari Santoso, di Inna Bali Beach Hotel, Senin (2/12). ISICOS dan SESINDO dihadiri 297 peserta dari 9 negara, Australia, Indonesia, Irland, Jepang, Amerika, Malaysia, Filipina, Saudi Arabia dan United Emirat Arab. Keynot Speaker, Mendikbud, Prof. Muhmmad Nuh diwakili Kepala Pustekom Kemendikbud, Ari Santoso. Prof. Douglas Vogel. Prof. Don Kerr, Prof. Richardus Eko Indrajit, dan Prof. Nai Wei Bill Lo mengatakan, Pustekom antara lain menguraikan, Pustekom, bukan bekrja berdasarkan anggaran, karena anggaran bukan suatu handycam. Finansial bukan suatu hal yang utama, tetapi bisa kerjasama dengan PT Telkom, sehingga kita bisa berhasil memasang internet, dan sudah sampai 250 persen. Karena sekolah-sekolah terpasang internet merupakan keberhasilan yang luar bisa. Sedangkan mengenai Kompetensi padab 21, bahwa pekerja yang terdepan, tidak hanya pintar saja, tetapi fleksibel dan apektif dan itu yang paling penting, serta pembelajaran harus inoivatif dan kreatif. Selain itu tentang budaya lokal, karena sesuatu yang luar biasa dan di Indonesia karena budaya. Santoso juga mengutarakan lulusan IPA dan IPS matematikanya lemah, maka apa yang harus dilakukan ketika kuliah. Pada hal informatika sarat sekali dengan matematika, dan pulau Jawa di atas rata-rata, dan Sumatera sudah

Kepala Pustekom Kemendikbud, Ari Santoso saat mebuka ISICOS dan SESINDO serta peserta dari 9 negara baik. Namun yang paling parah di Sulawesi, NTT dan NTB serta Papua, demikian IPS juga sama. Sementara itu Lecture & Coordinator for e-Giovernment & IT Governanace Research Group Toni Dwi Susanto menjelaskan, tema yang diangkat, kurikulum sitem informasi, karena secara nasional sedang menjalankan kerangka kualifikasi kurikulum nasional Indonesia. Sistem informasi Indonesia belum ada kurikulumnya, bahkan edukasi tentang apa itu informasi belum ada. Pada saat yang sama pendirian proposal chapter Indonesia, namanya Asosiasi iformation system. Asosiasi profesi sistem informasi level dunia menyetujui kita untuk membuka chapternya dan meresmikan di acara ini. Chapter menjadi tempat berkumpul, dosen, akademisi reseacher sampai dengan profesional. Kemudian juga belakangan ini isu yang diha-

dapi banyak perusahaan, jadi bagaimana mensinerjikan antara manusia dengan teknologi. Tetapi lebih dari pada itu, sebenarnya tantagan terbesar yang disuport STIKOM sebagai local partner, kita akan menghadapi perjalan bebas ASEAN 2015, dan AFTA tantangannya harus ada standardisasi. Thailand dan Malysia sudah mempelajari bahasa Indonesia, dan culture serta skill yang lebih tinggi, salah satunya membuat standar infromasi melalui asosiasi sistem informasi, sehingga harus terakreditasi dan tersertifikas. Menjawab pertanyaan mengenai antisipasi cyber crime terkait penyadapan, , Susanto menyampaikan, sampai sekarang belum punya standar secara profesional. Soal Profesional di Indonesia trdapat Indonesia Security Insiden Respontim and Internet Infrastruktur (ISIRII) lebih dari profesional IT. Terdapat hal yang tidak

dicover IT, yakni proses and people. Pada kesempatan itu, Agus Zainal Arifin Dekan ITS, mengemukakan, kita butuh standar kurikulum sehingga sistem informasi di Jawa Timur dan di Bali, juga di daerah lain yang sama. Karena itu perlu dikomunikasikan antar –akademisi. Adanya seminar ini sebagai ajang bertukar pikiran, kalau tidak ada forum seperti ini bagaikan katak di bawah tempurung, ternyata pandai begitu keluar tidak ada papa-apa. Kemudian tentang pendirian asosiasi bukan sekadar peguyuban, tetapi merupakan suatu kelompok dalam bidang yang sama sistem informasi. Selain itu penetapan standar kemampuan, pada AFTA kita masih belum tahu kira-kira orang-orang Indonesia dari jalur komputer akan bisa dapat kerja atau tidak. Karen dalam AFTA orangorang dari negara asing akan ke Indonesia cari pekerjaan.

FB/BLAS

Demikian orang Indonesia bisa bekerja di luar negeri, kita tidak boleh menolak. Oleh karena itu kita tentukan standar, kita berhap ada standar yang asli Indonesia. Dengan adanya asosiasi yang didirikan hari ini, akan standar kebutuhan yang harus dipenuhi, yakni kompetensi. Ketua STIKOM Bali Dadang Hermawan mengakui, sebagai tuan rumah dan sebagai bagian dari masyarakat Bali, sangat bangga dan bahagia diajak kerjasama oleh ITS . Kegiatan ini bukan yang pertama tetapi sudah 3-4 kali, dan tahun depan juga sama. Ini merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dan STIKOM Bali selalu diajak baik perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri, juga instansi pemerintah seperti Kominfo dan Mendagri untuk melaksanakan acara seperti ini yang berkaitan dengan IT. R-008

Toreh Sederetan Prestasi dan Akan Study Tour

Jam Terbang SMK Kesehatan Bali Medika Mulai Tampak DENPASAR-Fajar Bali SMK Kesehatan Bali Medika akan melaksanakan studi tour ke Bandung dan Jakarta, dan peserta study tour terdiri dari 180 siswa kelas XI, didampingi 8 guru pembimbing. Keterangan itu dikemukakan, Ketua Yayasan Bali Medika, I Putu Sutika Patra, di SMK Kesehatan Bali Medika, Senin (2/12). Tujuan study tour , untuk membuka wawasan siswa dan guru. Study tour dilangsungkan selama 3 hari, di Bandung dan Jakarta. Di Bandung peserta study tour akan meninjau Frans Studio, dan di Jakarta, ke Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes), Monumen Nasional (Monas), Taman Mini dan Ancol. Sutika Patra membenarkan, kegiatan study tour dilaksanakan SMK Kesehatan Bali Medika setiap tahun. Selain tentang studi tour, SMK Kesehatan Bali Medika juga mulai mengunjuk kemampuan melalui jam terbang siswa dan guru. Jam terbang itu dibuktikan siswa dan guru dengan menyabet sederetan prestasi yang menggembirakan, juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), yang dipersembahan paket, Canita Riyanti, Sintia Oeti dan Nick Tri Daniyati. L K T I te r s e b u t d i g e l a r di Fakultas Kedokteran (FK) Hewan Universitas Udayana (Unud), dengan mengusung judul, “Pengolahan Sampah Organik Canang Menjadi Pakan Konsetrat Kambing Menggunakan Fermentasi Rhizopus, Sp”. Pada lomba LKTI sebelum-

Indonesia Lawyer Club Tayangkan Kasus dr Ayu

Wakili Keluarga, Dewa Ayu Laksmi Diundang di ILC

Dewa Ayu Laksmi DENPASAR- Fajar Bali Kasus dr Ayu masih bergulir. Rencanaya pada Hari Selasa ( 3/12) malam ini, program top, TV One, Indonesia Lawyer’s Club (lLC) akan mengangkat kisah dr. Ayu yang dituduh malpraktik yang kemudian mendapat dukungan penuh dari para dokter belakangan ini. Dalam pada ini kakak kandung dr Ayu, Dewa Ayu Laksmi mewakili keluarga diundang di program JLC. “ Saya diundang melalui utusan pengacara OC Kaligis, sebagai pengacara di rumah sakit adik di Manado,” jelas laksmi, Senen( 2/12). Dewa Ayu Laksmi Kabid Dokumantasi dan Informasi Taman Budaya, mengatakan, dalam acara program di lLC nanti, ia akan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan semua pihak baik rekan -rekan seprofesi, bahkan sampai menteri kesehatan RI yang dari itu akan bisa segera dilakukan peninjauan kembali (PK) hingga nama baik adiknya bisa kembali pulih, serta pula dukungan dari DPR RI dan lainnya. “ Dan tentu yang tidak bisa saya sampaikan satu persatu di sini, kami mengucapkan banyak terima kasih atas dukungannya, “ jelasnya. Dalam kesempatan itu juga tentunya tidak pula atas nama keluarga besar dr Ayu, ingin menyampaikan dari rasa duka cita kepada almarhum ibu Fransisca, semoga arwah almarhum diterima disisi Tuhan yang Maha Esa. “ Yang pasti saya dan keluarga yakin kalau adik saya dan temennya itu tidak menginginkan musibah ini terjadi,” selanya. Selanjutnya ditambahkan, hal -hal yang diketahuinya melalui reverensi tentang tuduhan terhadap adiknya, baik itu tuduhan sebagai Malpraktif, DPO, dan kaitannya, ingin disam paikan dalam kesempatan itu. “ Saya paham, karena saya bukan orang hukum, namun dari moment ini setidaknya kita ingin tahu dari banyak sumber itu, diporsi mana sebenarnya yang tepat untuk kasus yang menimpa adik saya itu, karena sebenarnya di pengadilan pertama sudah bebas murni, disini kami ingin minta klarifikasinya,” ungkapnya. W-017

7

struktur gedung sekolah, dengan 6 Ruang Kelas Baru (RKB), dan 1 ruang pertemuan yang dapat menampung 700 audiens. Penambahan RKB tersebut, menurut Sutika Patra, sesuai target penerimaan siswa baru tahun 2014/2015, di atas 300 siswa. Sejak perdana hingga saat ini, SMK Kesehatan Bali Medika yang memiliki Kompetensi Keahlian, Keperawatan dan Analis Kesehatan, telah mendapat ke-

percayaan masyarakat, karena masyarakat menjatuhkan pilihan ke SMK Kesehatan Bali Medika. Oleh karenanya sangat pantas, bila setiap tahun peminat membeludak. Sedangkan khusus kompetensi siswa, diterapkan pola koalisi antara Rumah Sakit (RS) dengan sekolah. Setelah lulus uji kompetensi, siswa akan diberikan sertifikat bersama yakni oleh sekolah dan RS. Kini institusi tersebut mulai

berkomitmen untuk peningkatan mutu, sarana dan prasarana update. Selain itu juga peningkatan SDM guru, dan selain guru terdapat 2 tenaga dokter sebagai pengjar. Sementara dalam mempersiapkan siswa kelas XII untuk menghadapi Ujian Akhir Nasional (UAN), Sutika Patra mengatakan, SMK Kesehatan Bali Medika, telah lebih awal menyelengarakan les tambahan. R-008

FB/BLAS

FB/HERU

nya, paket siswa, Septia Riska, Sintia Oeti dan Tenya Ningrum, juga berhasil menggondol juara harapan I. Prestasi LKTI Avisena Competition ini digelar di Fakultas Farmasi Unud. Serta juara harapan III LKTI se- Bali dan Jatim di Poltekkes Denpasar, yang diraih paket, Hera Wahyu Astiani, dan Septia Rika dan Rena. Selain kebolehan itu, dalam tarung bebas Olimpiade Sains Terapan Nasional (OSTN) Biologi, siswa Putu Hera Astiani, mampu menoreh juara III. Tidak tanggung-tanggung guru SMK Kesehatan Bali Medika juga melejit dalam prestasi yang mengejutkan. Prestasi itu disajikan guru, I Gst Putu Agus Ferry Sutrisna Putra, S.ST, Putu Batu Akasara, S.Pd. M.Pd., dengan menyabet juara I lomba Video Pembelajaran di UPT Rumah Pintar Denpasar. Tidak sebatas itu saja, bahkan pada lomba karya ilmiah dan inovasi pembelajaran guru SMK tingkat nasional, juga dipartisipasi I Gst Putu Agus Ferry Sutrisna Putra. Kepala SMK Kesehatan Denpasar, Drs., Gde Rimaya, DMM., mengakui, guru dan siswa selalu diberikan motivasi agar aktif pada setiap lomba, untuk lebih membuka cakrawala akademis. Diharapkan ke depan selain mempertahankan prestasi yang telah diraih, juga dapat lebih meningkatkan prestasi, ujar Rimaya yang didampingi Sutika Patra. SMK Kesehatan Bali Medika sebagai SMK Kesehatan perdana di Denpasar ini, kini sedang merampungkan infra-

Guru-guru SMK Kesehatan Bali Medika bersama piala hasil torehan siswa dan guru

402/XI/KTR


8 Akademisi Tuding Politik Pangan Indonesia tak Jelas JAKARTA – Fajar Bali Guru Besar Ilmu Ekonomi Pertanian Universitas Lampung Bustanul Arifin mengatakan politik pangan tidak jelas arahnya sehingga pembangunan pertanian Indonesia terpinggirkan secara politik. “Tidak jelasnya politik pangan ini merupakan bagian dari masalah besar ekonomi pangan Indonesia,” kata dia dalam Simposium Pangan Nasional di Jakarta, Senin (2/12) kemarin.Persoalan besar pertama ekonomi pangan adalah target swasembada pangan yang menurut Bustanul agak menyesatkan apalagi masih kerap ditemui dominasi pangan impor atau fenomena ketagihan impor.“Hal ini semakin parah dengan  ketidakpahaman pemimpin pemda dalam kebijakan pangan,” katanya. Permasalahan besar kedua yang disorot Bustanul Arifin adalah pasar pangan yang tidak simetris, yang ditandai antara lain bila ada harga naik di tingkat konsumen, maka hal tersebut tidak tertransmisikan dengan baik di produsen. Persoalan besar ketiga adalah masalah keberagaman pangan yang rendah akibat pemaksaan komoditas beras.NT

Pedagang di Pasar Seni Sukawati II Guang Menggeluh

FB/AGUNG

Pasar Seni Sukawati II di Desa Guang, Sukawati, Gianyar GIANYAR-Fajar Bali Sepinya kunjungan wisatawan lokal ke Pasar Seni Sukawati II tepatnya di Desa Guang, Sukawati, Gianyar dikeluhkan beberapa pedagang. Untuk saat ini penjualan di Pasar Seni Sukawati II menurun hal tersebut disebabkan karena, menjamurnya pasar oleh-oleh khas Bali, khususnya di Kota Denpasar. Hal tersebut disampaikan salah satu pedangan yang membuka gerai daganganya di Pasar Seni Sukawati II di Desa Guang, Gianyar, I Ngurah Satria, Senin (2/12) kemarin. Dikatakan, sepinya pengujung bukan dirasa pada bulan dan tahun sekarang saja tetapi sepinya pengunjung sudah dirasa sejak empat tahun sebelumnya. Satria menjelaskan, Pengunjung yang datang ke Pasar Seni Sukawati II, sekarang langsung menuju kepasar oleh-oleh khas Bali yang begitu banyak berkembang. Dengan banyaknya pengujung ke Pusat Belanja oleh-oleh khas Bali tersebut , membuat para pedagang di Pasar Seni Sukawati II mengalami penurunan omset penjualan. “Penurunan pendapatan saya rasa untuk saat ini sangat drastis, sebelumnya bisa mendapatkan keuntungan kotor kurang lebih Rp 20 Juta sampai dengan Rp 30 juta per hari sekarang paling saya bisa mendapatkan keuntungan kotor sebesar Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta per harinya,” keluh Lelaki asal Denpasar ini. Dirinya mengatakan, untuk kunjungan para wisatawan ke Pasar Seni Sukawati II, terlihat ramai pada hari-hari libur nasional saja. I Made Sendra, pedagang yang menggelar dagangannya di Pasar Seni Sukawati II juga menyapaikan hal yang senada. Pria setengah baya ini, menjelaskan, turunya minat pengunjung untuk berbelanja juga disebabkan banyaknya pusat oleh-oleh khas Bali yang menjamur. Disamping itu juga harga yang ditawarkan disana cukup murah dan juga jam buka tutup pasar oleh-oleh khas Bali sampai 24 jam. M-004

EKONOMI

Selasa, 3 Desember 2013, Tahun XIV

Kenaikan TDL dan Harga Bawang Dorong Inflasi November Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan laju inflasi di November 2013 adalah sebesar 0,12%. Penyebab utama dari inflasi adalah kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang memberi andil 0,09%. JAKARTA – Fajar Bali Namun di samping kenaikan tarif listrik, penyebab inflasi di November 2013 adalah kenaikan harga bawang merah, jeruk, dan sewa rumah. Kepala BPS Suryamin menuturkan, bawang merah memiliki andil inflasi sebesar 0,06% dengan naiknya harga secara rata-rata sebesar 9,75%. Ini diakibatkan oleh kurangnya pasokan terhadap kebutuhan. “Perubahan terjadi di 66 kota. Tertinggi di Sumenep dan Pematang Siantar,” ungkap Suryamin di kantornya, Jakarta, Senin (2/12) kemarin.

Jeruk memiliki andil 0,02% atas inflasi. Kurangnya pasokan juga menjadi masalah bagi harga buah-buahan ini. Sehingga harga meningkat 3,15% secara rata-rata. Sementara itu kenaikan sewa rumah juga menjadi penyebab inflasi dengan andil 0,02%, karena kenaikan secara rata-rata 0,5%. Alasannya adalah adanya biaya perawatan rumah. “Meningkatnya biaya perawatan rumah itu membuat harga sewa juga naik,” kata Suryamin. Suryamin menyebutkan, beberapa komoditas juga menjadi penghambat inflasi karena harga yang secara rata-rata tercatat penurunan atau deflasi. Diantaranya adalah daging ayam ras dengan deflasi 0,1% dan harga secara rata-rata turun 6,03%. “Ini karena pasokannya cukup,” ujarnya. Kemudian adalah cabai rawit dengan andil -0,05 dan perubahan harga - 23,47%, telur ayam ras andil -0,03 dan perubahan harga -3,9%, dan cabai merah -0,02 dan perubahan harga -9,69%. NT

FB/IST

Indonesia Kalahkan China Jadi Negara Favorit Investasi

TOKYO – Fajar Bali China turun peringkat sebagai negara teratas favorit investasi perusahaan-perusahaan Jepang. Turunnya peringkat China ini menjadi yang pertama, setelah 20 tahun lebih menjadi favorit. Penyebabnya, biaya buruh mahal dan meningkatnya tensi politik kedua negara. Posisi China turun ke nomor 4, digeser oleh Indonesia yang naik peringkat dari nomor 3 tahun lalu menjadi nomor 1. Karena Indonesia cocok untuk investasi otomotif dan elektronika bagi perusahaan Jepang. Survei terbaru ini diterbit-

FB/IST

kan oleh Japan Bank for International Cooperation (JBIC), Senin (2/12) kemarin. Peringkat China turun, setelah 21 tahun menjadi negara terfavorit untuk investasi perusahaan-perusahaan asing. JBIC melakukan survei terhadap perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di luar negeri, dan meminta para perusahaan tersebut memilih 5 negara yang menjanjikan untuk bisnis dalam 3 tahun ke depan. Ada 500 perusahaan yang disurvei, dan 44,9% mengatakan Indonesia merupakan tempat terbaik untuk berbisnis, sementara popularitas China

jatuh ke level terendah, yaitu dari 62,1% menjadi 37,5%. Banyak perusahaan mengatakan, biaya buruh di China sudah tinggi, dan sulitnya untuk mencari tenaga kerja baru. Ada juga yang mengatakan kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi di negeri Tirai Bambu tersebut. Lalu tinggi tensi politik China dengan Jepang soal perebutan pulau, juga menjadi perhatian. Sementara India, tetap berada di posisi kedua negara favorit investasi perusahaan Jepang. Thailand menempati posisi ketiga, naik dari posisi 4 tahun lalu. NT

melaut, hasil tangkapan turun dratis. Disebutkan, kalau cuaca baik, hasil tangkapan  dengan perahu tradisonal rata-rata  bisa mencapai 10 ton per hari, sedangkan dengan kapal besar rata-rata bisa mendapat 20-30 ton per hari. “Tapi sekarang hasil tangkapan turun hingga 60 persen,” ujarnya seraya mengatakan nelayan biasanya  berlayar ke Pengambengan wdanMuncar. Meski hasil tangkapan sepi, ia mengaku para nelayaan tetap bertahan. Bagian lain, para nelayan berharap pemecah ombak yang rencananya akan dibangun di  Dermaga Kedongan segera terealisasi. “Kalau pas datang ombak besar, kami khawatir akan menghantam perahu yang

sedang bersandar. Jadi kami berharap pemecah ombak segeraterealisasi,” tukasnya. Selanjutnya disebutkan, kelompok nelayan Kertha Bali saat ini beranggotakan 60 orang. Secara terpisah, Ben desa Adat Kelan I Made Sugita mengatakan, musim paceklik ikan yang terjadi setiap tahunnya sebenarnya bisa diatasi.  Pada saat angin barat seperti saat ini, nelayan bisa berlayar ke Jawa. Namun kendalanya, kata Sugita yang juga anggota Dewan Badung ini, kapal tidak diizinkan bersandar di dermaga di Jawa. Karena belum ada kerjasama Pemerintah Provinsi Bali dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. ”Saya berharap pemerintah

provinsi bisa menjembatani agar nelayan kita bisa belayar ke Jawa, sehingga tidak lagi mengenal paceklik,” tukasnya. Kalau kondisi masih seperti ini, kata Sugita, Bantuan kapal dari pusat tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Karena, saat angin barat, kapal besar tidak bisa melaut.”Biasanya selama kurang lebih enam bulan, kapal didiamkan saja tidak berani dibawa melaut. Seperti ini kan sangat di sayangkan,  hasil tangkapan otomatis anjok,” lontarnya. Padahal, lanjutnya, tahun 2014, pemerintah pusat akan memberikan tambahan 4 unit kapal dengan kekuatan 30 GT. “Kami sangat berharap pemprov segera bisa menjembatani dengan Pemprov Jatim. Sehingga jangan sampai bantuan dari pusat tidak bisa dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya. W-006

NUSA DUA - Fajar Bali Pemerintah Indonesia menyindir sikap pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa yang memberikan subsidi besar kepada para petaninya. Sehingga produk pertanian yang dihasilkan lebih berdaya saing, tetapi melemahkan produk pertanian negara berkembang, termasuk Indonesia. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan meminta, subsidi pertanian negara maju dikurangi. Sebaliknya Indonesia akan mengupayakan peningkatan penentuan subsidi pertanian hingga 15% dari total produksi bagi negara berkem-

bang dan miskin. Ini akan diperjuangkan dalam Konferensi Tingkat Menteri Anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) IX yang berlangsung pada 3-6 Desember 2013 di Nusa Dua, Bali. Seperti diketahui, melalui mekanisme Agreement on Agriculture (AoA) tahun 1994 di Uruguay, dibahas tentang mekanisme pemberian subsidi pertanian bagi negara maju dan berkembang. Subsidi negara maju disepakati sebesar 5% dari total produksi pertanian, sedangkan negara berkembang 10%. Namun, sejumlah negara maju masih melakukan subsidi domestik seperti AS dengan Farm Bill yang disahkan Mei 2002 dengan nilai US$ 180 miliar, sebagai tambahan subsidi sektor pertanian hingga 10 tahun ke depan. Padahal, berdasarkan data pada akhir Putaran Uruguay (1994), AS masih menyisakan subsidi ekspor US$ 594 juta, Uni Eropa sebesar US$ 8.496 juta, Austria menyisakan dana US$ 790 juta, Polandia mencapai US$ 493 juta, dan Kanada sebesar US$ 363 juta. Oleh karena itu, Gita meminta

subsidi pertanian negara maju dikurangi. Sebaliknya Indonesia akan mengupayakan peningkatan penentuan subsidi pertanian hingga 15% bagi negara berkembang dan miskin. “Komponen kedua adalah paket pertanian yang menyangkut masalah export competition itu aspirasi negara berkembang agar negara maju mau dan akan mengurangi subsidi mereka. Ini negara maju kan memberikan subsidi banyak sekali ke petani. Kita minta mereka mengurangi agar daya saing mereka kepada produk pertanian kita bisa meningkat,” kata Gita saat bertemu dengan seluruh media di Hotel Melia Nusa Dua, Bali, Senin (2/12) kemarin. Menurut Gita, setiap tahun pemerintah AS memberikan subsidi pertanian kurang lebih sebesar US$ 100 miliar/tahun kepada petani. Sedangkan pemerintah Uni Eropa memberikan subsidi pertanian sebesar 80 miliar euro/ tahun. Beda dengan negara maju, subsidi pertanian bagi negara berkembang dibatasi maksimal hanya 5-10% dari total produksi/tahun. NT

Ilustrasi gedung bertingkat

Cuaca Buruk, Hasil Tangkapan Anjlok

MANGUPURA-Fajar Bali Cuaca buruk yang terjadi dua pekan belakangan ini menyebabkan hasil tangkapan para nelayan di Kelandan Kedonganan anjlok. Pasalnya, para nelayan tidak berani melaut ke perairan dalam karena khawatir dihantam ombak. Sehingga hanya mengandalkan hasil tangkapan d e n g a n c a r a t r a d i s o n a l .  Ketua Kelompok Nelayan Kertha Bali I Ketut  Suardinata menuturkan, memasuki pergantian musim para nelayan tidak bisa melaut secara maksimal sehingga hasil tangkapan sepi. “Kita masih tetap melaut tapi tidak bisa jauh, karena takut ombak besar. Karena

biasanya sudah masuk pergantian musim, cuaca akan buruk. Sekarang cuaca masih bagus, tapi kita tidak tahu di tengah laut kalau tiba-tiba ada angin kencang dan ombak besar, makanya kita tidak berani melaut jauh,” ungkapnya saat dihubungi, Senin (2/12) kemarin. Menurutnya, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, cuaca buruk akan terjadi sampai bulan ketiga. Untuk tetap bisa melaut, katanya, nelayan memilih berlayar secara tradisonal dengan menggunakan perahu-perahu kecil. Kapal besar dengan muatan 30 GT bantuan dari pusat untuk sementara didiamkan sampai menunggu cuaca membaik. Dengan tidak maksimalnya

DENPASAR – Fajar Bali Garuda Indonesia menargetkan hingga tahun 2015, maskapai penerbangan BUMN ini bisa melayani daerah-daerah tujuan investasi dan wisata. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu menjelaskan dibukanya rute penerbangan hingga pelosok negeri mampu memajukan potensi wisata eksotik di daerah-daerah. Disamping juga mampu merangsang pertumbuhan perekonomian daerah setempat.“Ini pengalaman empiris begitu dibuka penerbangan langsung oleh maskapai pasti akan ada peningkatan jumlah wisatawan. Bukan hanya pariwisata yang akan terbantu tapi juga perdagangan investasi dan ekonomi secara lebih luas,” ucap Mari kepada wartawan di sela peluncuran penerbangan perdana ATR Garuda Indonesia di Bima NTB, Senin (2/12) kemarin. Garuda Indonesia menargetkan hingga tahun 2015, maskapai penerbangan BUMN ini bisa melayani daerah-daerah tujuan investasi dan wisata. Mari menjelaskan penyediaan rute penerbangan oleh Garuda Indonesia tersebut juga mampu memberi kepercayaan kepada

para wisatawan asing. “Kita harus akui maskapai Garuda memang kalau bicara asing. Itu lebih memilih mencari Garuda apakah itu karena asumsinya atau di Eropa hanya boleh terbang maskapai Garuda. Itu sangat membantu membuka wisman,” sebutnya. Selain ketersediaan penerbangan oleh maskapai tanah air, penataan dan pengembangan bandara juga wajib diperlukan. “Kalau bandara tahap demi tahap. Seperti Labuan Bajo baru selesai tahun ini. Terminal baru jadi tahun depan. Kita sudah memetakan, sudah diprioritaskan. Kita dari wisata ada beberapa tempat yang kita prioritaskan sebagai kawasan strategis pariwisata nasional,” sebutnya. Pembukaan rute-rute jarak pendek juga mampu meratakan persebaran pertumbuhan kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri. Saat ini pusat pertumbuhan terletak di Bali, Jakarta serta Batam dan Bintan.“Maka kita mendorong Jogjakarta, Jawa Tengah dan Indonesia bagian timur. Di wilayah timur menarik untuk minat tertentu. Seperti selancar, mendaki gunung, kuda, tracking, terkait alam. Terkait berlayar di antara pulau. Ini special interest tourism,” katanya. NT

Pembukaan Rute, Peluang Pemerataan Wisman

442/XII/KTR

FAJA R BALI

Gita Sindir AS dan Eropa yang Memberi Subsidi Besar ke Petaninya

Gita Wirjawan


PARIWARA 9 BUMN Pupuk Ambil Alih Pabrik Amoniak Jepang FAJA R BALI

Selasa, 3 Desember 2013, Tahun XIV

PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) melalui anak perusahaannya PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) akan mengambil alih pabrik amoniak yang dikelola perusahaan Jepang, Mitsui & Co Ltd dan Tomen, pada 31 Maret 2014.

JAKARTA – Fajar Bali “Sesuai dengan ‘cooperation agreement’ tahun 1997 antara PKT, Mitsui & Co Ltd dan Tomen, pabrik amoniak PT Kaltim Pasifik Amoniak (KPA) akan dialihkan kepada PKT setelah KPA mencapai target keuntungan dalam bentuk akumulasi tunai yang telah ditetapkan,” kata Dirut PKT Aas Asikin Idat, di Jakarta, Senin (2/12) kemarin. KPA merupakan perusahaan  yang dibentuk Mitsui & Co Ltd dan Tomen

dengan komposisi saham masing-masing sebesar 75 persen dan 25 persen. Perusahaan itu memproduksi dan memasarkan amoniak dari pabrik yang berlokasi di wilayah PKT, Bontang (Kal i m a n t a n T i m u r ) d e n ga n kapasitas produksi 2.000 ton amoniak per hari atau sekitar 660 ribu ton per tahun. “Pengalihan tersebut telah ditindaklanjuti dalam bent u k ‘ h e a d o f a g re e m e n t ’ ( H o A ) ya n g d i t a n d a t a n g a n i p a d a 1 1 N ove m b e r 2013 di Jakarta,” ujarnya.

Penandatanganan dilakukan antara Dirut PKT Aas Asikin Idat dan Presdir KPA Yasushi Hori, dan disaksikan pemegang saham ke d u a p i h a k a n t a ra l a i n  Presdir PIHC Arifin Tasrif. Aas mengatakan pihaknya menilai setelah melalui perhitungan yang matang, pengambilalihan pabrik amoniak KPA sudah bisa dilakukan tahun ini karena ada opsi yang memungkinkan untuk segera diambilalih sesuai perjanjian tahun 1997 itu. Sebelumnya diperkirakan, pabrik tersebut baru bisa diambil alih pada 2018. “Namun kami menghitung l e b i h b a i k d i a m b i l s e ka rang, karena bisnis amoniak juga sedang bagus,” katanya.       Proses pengambilalihan itu, lanjut Aas, sedang dilakukan, termasuk proses pengalihan berbagai perijinan, peralihan

lisensi proses, dan kontrakkontrak lainnya dari KPA ke PKT. “Setelah penandatanganan HoA sebut, akan diikuti dengan penandatangan p e n ga l i h a n a s e t p a d a 3 1 M aret 2014 den gan n ilai kompensasi yang masih kami hitung,” katanya. D i r u t P I H C A r i fin Ta s r i f m e m p e r k i ra k a n n i l a i kompensasi pengalihan aset pabrik amoniak tersebut mencapai sekitar 110 juta dolar AS. Pihaknya akan menggunakan dana perusahaan sendiri untuk membayar kompensasi tersebut.  “Setelah diambil alih kami akan menjadikan pabrik amoniak tersebut sebagai entitas bisnis sendiri, menjadi anak perusahaan baru dengan nama PT Pupuk Indonesia Kimia (PIK),” katanya. Pabrik amoniak tersebut, kata dia, akan mendukung

rencana PIHC untuk mengembangkan industri petrokimia berbasis nitrogen seperti amonium nitrat, di sampi n g m e n j a m i n ke te r s e d i aan amoniak untuk bahan baku pupuk, terutama NPK. “Jadi manfaatnya ada kepastian pasokan amoniak untuk memenuhi kebutuhan industri pupuk di dalam

negeri dan menunjang pengembangan industri p e t ro k i m i a ,” u j a r A r i f i n . Sejak beroperasi pada tahun 2 0 0 0 , p ro d u k s i a m o n i a k KPA tersebut dipasarkan ke mancanegara dengan tujuan utama Taiwan, India, Vietnam, Korea Selatan, Jepang, dan negara-negara lain di kawasan Asia Pasifik.

“Setelah diambil alih nanti, kami akan mengutamakan pasokan amoniak untuk kebutuhan di dalam negeri, di samping ekspor,” katanya. Apalagi, sesuai perjanjian 1997 itu, lanjut dia, ada ‘off take’ produksi sebesar 60 persen untuk pihak pemegang saham KPA sampai tahun 2024. AN

193/VI/FB/KJS

018/I/FB/KTR

192/VI/FB/KJS

419/XI/AGN

160/VI/FB/GLH

227/VI/FB/AG 418/XI/BLS

166/VI/FB/IGR

229/VII/IGR

021/VI/FB/KTR

252/VIII/IGR

237/VII/IGR


OTOMOTIF

10 Cinta Berat Dengan Vespa

FB/BAGUS

DENPASAR – Fajar Bali Maniak vespa, julukan itu memang sangat cocok bagi pria asal Palembang ini. Ia yang sering di sapa Iszul ini sudah belasan tahun peminat kendaraan roda dua yang sejarahnya tak perlu diragukan lagi. Perkembangan vespa dari generasi ke genarasi ia sudah mencicipinya, dari vespa model lawas hingga terbaru ia pernah memilikinya. Benar kah? Pria yang bernama lengkap Iskandar Zurkanain, 36, kemarin, mengungkapkan bahwa sejak pertama kali melirik kendaraan vespa, ia tidak ada niat untuk berdalih ke model atau pun merek motor lainnya. Karena vespa Iskandar Zurkanain, asal Palembagi dirinya adalah kenda- bang yang sering disapa Iszul raan mempunyai ciri khas dan karakter yang sangat kuat. Bahkan, dengan karakternya ia mengaku sangat pas dengan kendaraan ini. “Kalau di bilang cinta dengan vespa, tidak perlu ditanya lagi. Pastinya banget. Vespa ini sudah sebagai pacar saya sendiri. Apalagi, sejak munculnya vespa model baru saya langsung mengincarnya” ungkap pria yang memiliki Piaggio Vespa LX 150 FI, tahun 2000, nopol DK 8055 JN, warna Hijau ini. Tak sampai disini, Vespa yang dimiliki sekarang ia rombak habis – habisan. Tidak memperdulikan berapa biaya yang ia harus keluarkan demi kendaraannya ia tampil ciamik di mata orang banyak. Bicara modifikasi, vespa miliknya sudah terpasang aksesories crashbar di seluruh body vespa yang berfungsi melindungi body vespa saat mengalami benturan ataupun jatuh saat berkendara. “Lampu depan sudah terpasang HID, lampu belakang LED, kemudian aksesories lampu lainnya sudah saya rombak semua. Saya juga pasangkan box di belakang motor dan masih banyak yang saya modifikasi,” tuturnya. Bahkan, semua barang aksesories untuk modifikasi itu langsung import dari tempat asal vespa itu sendiri yakni Italy, wow. Selain itu, untuk mesin pada vespa ini juga mengalami perubahan. Terlihat seperti standard, namun, jika dikendarai vespa ini memiliki kecepatan mencapai lebih tinggi dari biasanya. “Mesin dirombak dari 150cc menjadi 189cc, hampir 200cc. Jika di totalkan biaya keseluruhannya itu melebihi angka Rp 13 jutaan. Target masih ada yang ingin saya modifikasi sambil mencari barang terbaru untuk awal tahun 2014 nanti” akunya. Ia yang juga sebagai salah satu anggota Discooter ini, menyampaikan untuk perawatan vespa sudah tidak perlu kuatir. Banyak masyarakat yang berpendapat bahwa perawatan vespa sangatlah ribet. “Namun, kini vespa sudah ada keluaran matic jadi perawatannya lebih mudah, simple dan tidak ribet” tambahnya. M-003

FB/IST

Datsun Siap Dijual di Medan dan Makassar

Pesan Discooter “Gunakan Vespa Dengan Bijak” DENPASAR – Fajar Bali Ingin tampil beda, Discooter merupakan sekumpulan para pecinta vespa di dalamnya rata – rata masih berjiwa muda yang ingin ikut serta memajukan peminat kendaraan roda dua ini khususnya di Bali. Berdiri sejak tanggal 12 Juni 2012 dengan anggota 15 orang sangat menjunjung tinggi arti dari pada safety raiding. Tidak arogan di jalan dan ingin menjadi contoh bagaimana berkendara dengan baik adalah salah satu prinsip mereka dalam komunitas ini. Ivan Reza, asal Jakarta selaku Leader Discooter kepada media ini, mengungkapkan terbentuknya komunitas ini bertujuan untuk mengajak teman – teman yang hobi di dunia otomotif, khususnya di peminat vespa itu sendiri, agar mengarah yang lebih positif. Sebagai wadah atau tempat agar hobi mereka bisa tersalurkan dan bisa berkumpul sesama pecinta vespa. “Tentunya menambah pertemanan, kami disini tidak muluk – muluk dan tidak banyak aturan. Komunitas ini memang tempat dimana menghilangkan rasa penat kita, saling berbagi informasi tentang vespa dan bisa senang – senang bareng. Dalam artian positif ya,” cetusnya. Selain itu, mereka bisa dekat dan saling kenal dengan komunitas lain di luar vespa. Rata – rata di dalam Discooter memiliki kendaraan Piaggio Vespa GTS 150, LX 125/150 dan Vespa S 150. Bahkan dari 15 anggota itu beberapa adalah seorang perempuan.

FB/BAGUS

Para anggota Discooter saat ngumpul bareng di salah satu café beralamat Jalan Dwi Sri, Kuta, Badung

“Ada 2 wanita ikut serta dalam komunitas kami, target ke depannya ingin agar komunitas ini lebih solid dari sebelumnya dan menambah anggota lebih banyak lagi,” terangnya. Selain ngumpul bareng sekali dalam seminggu, mereka juga touring ke berbagai wilayah. Sambung kata Ivan, hampir seluruh Bali sudah mereka kunjungi. Bahkan, ren-

cana selanjutnya ingin touring hingga ke luar Bali. “Kalau kegiatan baksos sendiri, itu kegiatan yang bisa dikatakan tidak kecil. Butuh rencana yang benar - benar matang agar hasilnya maksimal, sedangkan ke kompakan Discooter juga sangat mempengaruhi. Pastinya itu sudah ada di agenda kami,” akunya. Di sisi lainnya, vespa bagi

mereka merupakan kendaraan yang sangat unik, clasic, pas untuk anak muda juga dan tampil berbeda. Apalagi vespa sangat cocok di pulau Bali, dengan berkendara sambil memandangi keindahan alam serta pariwisata yang ada di Bali menimbulkan kesan – kesan tersendiri dan memunculkan sebuah kenikmatan yang berbeda bagi mereka yang meng-

endarai vespa. “Dulunya sangat jarang sekali ya, masyarakat yang menggunakan vespa ini. Sejak munculnya vespa model baru yang lebih modern, tapi ciri khas vespa itu masih ada membuat masyarakat sangat tertarik ingin memilikinya” tambahnya sambil berpesan “Gunakan vespa dengan bijak”. M-003

Yamaha Vixion Berpenampilan New Honda CBR250R Dijual di Indonesia, Bro! Ada kabar gemM1 Dilego Rp 34 Juta bira bagi Anda Yamaha Vixion modifikasi ini dilego dengan bandrol Rp 34 juta, tampilannya sudah jadi seperti M1 09. Sang pemilik berminat menjual tunggangannya karena butuh tambahan dana untuk beli rumah. Untuk modifikasi Yamaha Vixion ini mengusung konsep sporty mengikuti tipe diatasnya, M1 09. Melalui konsep tersebut menjadikan tampilan motor karya Jani Belper ini tampil layaknya tunggangan pembalap dunia, Valentino Rossi. Karya modifikasi ini dihasilkan oleh tangan kreatif rumah modifikasi Bepler Bodywork dengan custom fiber. Untuk melihat langsung bisa menghubungi langsung Jani Belper di 081904109901. 0T

Pada pertengahan tahun 2014, mobil ini siap menjalal pasar otomotif. Datsun akan menggunakan jaringan Nissan di Indonesia dalam mempersiapkan dealer-dealernya. Pada pertengahan tahun nanti, total ada 40 dealer yang akan beroperasi. "Kombinasi Datsun dan Nissan di beberapa kota, sekitar 8 kota di Indonesia. Di Jawa, lalu di kota Medan dan Makassar," kata Indriani Hadiwidjaja, Head of Datsun Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta. Sedari masa pengenalannya kepada pengunjung di IIMS 2013, Datsun GO+ yang merupakan model MPV disebut menggunakan mesin 1.200 cc dengan transmisi 5-percepatan manual. Informasinya menunjukkan bahwa pilihan transmisi tetap pada apa yang disampaikan waktu itu, yakni hanya transmisi manual. Sejauh ini belum ada bocoran informasi kapankan model dengan transmisi otomatis akan luncur. GO+ dipasangi mesin 1.200 cc dengan transmisi 5-percepatan dengan fitur pendukung mobile gadget di interior, yakni mobile docking untuk mengintegrasikan smartphone dan perangkat musik dengan sistem audio mobil. MPV yang disebut bersusunan kursi 5+2 ini memiliki panjang 3.995 mm, lebar 1.635 mm, dan tinggi 1.485 mm, sementara jarak antar-poros roda adalah 2.450 mm. Untuk ukurannya lebih panjang dari model hatchbacknya, GO, pun segi bobot kendaraan sangat diperhitungkan. OT

FAJA R BALI

Selasa, 3 Desember 2013, Tahun XIV

FB/IST

Buruan dibeli sebelum terlambat !

penggemar motor sport Honda di Tanah Air. Keluarga baru dari CBR yakni New Honda CBR250R terbaru dikabarkan akan mengaspal di Indonesia pada tahun 2014 mendatang. Kabar gembira ini langsung keluar dari pernyataan para petinggi PT Astra Honda Motor (AHM) s e l a k u pabrikan m o t o r Honda Indonesia. Di an ta ranya dipaparkan oleh Thomas Wijaya selaku Wakil GM DiFB/IST Pabrikan Honda akan meluncurkan model terbaru tahun depan. visi Penjualan AHM, yang menyatakan bahwa itu sektor fairing juga mendapat ini dibekali dengan mesin peluncuran model terbaru ini rombakan yang cukup signifikan, 250cc, silinder tunggal, yang (CBR250R) akan dipersiapkan sehingga membuatnya lebih mampu menghasilkan tenaga pada semester kedua (Juli) di sebesar 23,7 hp pada 9,900 sporty dan garang. tahun 2014. Meskipun dari sektor me- rpm dengan torsi puncak menHonda Motor Company memsin bisa dibilang sama dengan capai 17,2 Nm pada 7,400 rpm. berikan debut pada CBR250R Untuk masalah harga beliau model sebelumnya, namun undi ajang Tokyo Motor Show tuk sektor knalpotnya men- belum mampu menjelaskan sebeberapa pekan yang lalu (20 galami perubahan besar, di mana cara tepat, pasalnya untuk 2013 November 2013). Seperti yang lebih keren dan stylish. Knalpot ini AHM masih fokus dengan kita bersama motor terbaru ini CBR250R terbaru ini berlapis pemasaran CBR250R model yang mengusung 'mata kembar' yang krom dengan moncong silincer ada saat ini. Lagipula, belum ada jelas berbeda jauh dengan model satu pun negara di dunia yang berwarna hitam. atau generasi sebelumnya. Selain New Honda CBR250R 2014 memasarkannya saat ini. OT

FB/IST

Motor jadul tapi tetap eksis bagi penggemarnya

Tak mau kalah dengan langkah Yamaha yang kembali merilis motor klasik namun baru dan modern, Honda baru-baru ini merilis Little Cub 50cc dalam rangka merayakan Super Cub C100 yang ke-55 tahun. Super Cub pertama kali terlahirkan pada tahun 1958 yang telah bertahan dan mendapatkan hati di para penggemarnya di seluruh penjuru negara dunia. Little Cub 50cc yang menggunakan ba-

sis bodywork sama persis dengan C100 ini hadir dalam dua varian terbaru. Di antaranya adalah model standar dan model khusus edisi ulang tahunnya yang ke-55 tahun. Tidak lebih dari 1500 unit saja, Honda memang hanya menyediakan dengan jumlah tersebut. Corak warna yang bisa dipilih pun hanya dua macam yakni warna dasar merah dan hitam.

Tampang jadul teknologi modern, itulah kelebihan edisi spesial ini. Mengusung mesin sekitar 49cc berpendingin udara, Little Cup ini sudah dibekali dengan sistem fuel injeksi. Dengan mesin ini, tenaga yang mampu dihasilkannya hanya sekitar 3,4 hp pada 7,000 rpm dengan torsi puncak sekitar 3,7 Nm pada 5,000 rpm. Motor kecil ini dibekali dengan transmisi manual 4-percepatan. Untuk sektor roda menggunakan velg berdiameter 14 inci. Uniknya, suspensi depan masih mempertahankan model leading-link dengan suspensi ganda untuk sektor belakang. Masalah keiritannya jangan dipertanyakan lagi, lantaran mengusung mesin yang mungil, Little Cup ini mampu menjelajah jarak hingga 112 km untuk tiap 1-liter bahan bakarnya. Little Cup yang standar dibanderol dengan harga ¥ 210.000 setara dengan Rp 24,4 juta. Sedangkan yang versi edisi spesialnya dilego sekitar ¥ 249.900 atau setara Rp 29,1 juta. OT

Suzuki secara global telah berantisipasi dengan 'serangan' sportbike entry-level 150cc sejenis dari berbagai macam pabrikan motor di dunia. Suzuki Indonesia sendiri beberapa waktu yang lalu telah memaparkan niatannya untuk segera menghadirkan pesaing Honda New Mega Pro dan Yamaha V-Ixion bahkan Yamaha R15 yang akan masuk Tanah Air. Terhembus kabar bahwa sosok Suzuki GSX150R ini akan memulai debutnya pada ajang New Delhi Auto Expo yang sedianya akan dihelat Februari 2014. Kabarnya versi full fairing ini akan mencomot desain umum dari GSXR1000. Beberapa kalangan otomotif memprediksi bahwa sportbike ini akan dibekali dengan mesin injeksi dengan mengusung silinder tunggal yang dipadukan dengan transmisi 6-percepatan. Banyak spekulasi sosok sportbike Suzuki yang dimaksud,

mulai dari produk lokal Suzuki India hingga Suzuki China yang mengusung mesin 150cc menjadi tebakan para penggemar dan pemerhati otomotif nasional. Namun semua itu sedikit demi sedikit mulai terkuak belakangan. Faktanya, belum lama ini pihak Suzuki mengungkapkan bahwa sosok sportbike-nya akan mengusung mesin dan bodywork yang sama sekali baru. "Desainnya pasti baru dengan model naked bike dan akan diluncurkan pertengahan 2014," ujar Yohan Yahya selaku GM Marketing 2W PT Suzuki Indomobil Sales. Sama halnya dengan proyek Yamaha yang akan merilis VIxion versi full fairing, Suzuki yang terwakili oleh Kazumasa Watanabe selaku Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales juga menegaskan bahwa setelah tahap awal peluncuran naked bike ini sudah dipersiapkan versi fairingnya.OT

FB/IST

Si Jadul, Honda Super Cub Modern Hot! Suzuki GSX150R 2014 Siap Mengaspal

Tragedi tabrakan bintang film Paul Walker (Brian O’Conner)

Paul Walker Dipastikan Meninggal Akibat Kecelakaan Mobil Kabar duka datang dari bintang film ‘Fast & Furious’, Paul Walker. Aktor yang berperan sebagai Brian O’Conner itu dikabarkan meninggal dunia di California pada Sabtu (30/11/2013) waktu setempat. Paul meninggal dunia akibat kecelakaan mobil tunggal. Demikian dilansir TMZ, Minggu (1/12/2013). Menurut beberapa saksi, Paul yang mengendarai mo-

bil Porsche tiba-tiba lepas kendali dan menabrak sebuah pohon. Mobil sport tersebut langsung habis terbakar. Beberapa sumber mengatakan, Paul tidak sendiri dalam mobil tersebut. Namun, keduanya langsung meninggal di tempat. Paul meninggal dunia di usianya yang ke-40. Paul diketahui tengah syuting untuk seri ketujuh film ‘Fast & Furious’.OT


11 NASIONAL Kapolri Minta Polisi Tak Anggaran untuk Pakai Mobil Mewah Pengawas Tak Cair

FAJAR BALI

Selasa, 3 Desember 2013, Tahun XIV

I Ketut Rudia pencairan dana tersebut. Ia pun tidak tahu pasti jumlah anggaran yang sudah disetujui oleh DPR RI untuk tenaga pengawas. Hanya saja, berdasarkan informasi yang ia dengar, ada sekitar Rp 900 miliar dana yang dipersiapkan untuk tenaga pengawas. Dana sebesar itu, di-

FB/DIAH

gelontorkan untuk pengawas di seluruh Indonesia. “Bawaslu pusat sudah mengajukan anggaran itu dan dari Komisi II DPR RI juga sudah setuju, tapi hal ini harus dibicarakan lagi secara matang di Kementerian Keuangan,” papar Rudia. Selain masalah anggaran

pengawas, Bawaslu Bali juga menyayangkan sikap Calon Legislatif (Caleg) yang tidak merespon ‘teguran’ mereka. Utamanya, terkait pemasangan iklan di media cetak ataupun elektronik. Padahal, sebelumnya Bawaslu sudah menyurati bahkan mendatangi Caleg-caleg yang bersangkutan. “Hal inilah yang kita tidak inginkan, untuk itu para caleg ini harus taat pada aturan dan kita sudah layangkan surat kepada pengurus parpol seminggu lalu agar kader-kadernya tidak melanggar jadwal kampanye dulu,”jelasnya. Sesuai dengan aturan, Rudia menyampaikan kampanye di media massa hanya boleh dilakukan selama 21 hari sebelum masa tenang. Apabila larangan ini tetap tidak dihiraukan, ia pun memastikan akan ada sanksi pidana terhadap para Caleg. Dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun dan denda 12 juta. W-019

Mendag RI: Perdagangan Multilateral Terancam Tanpa Kesepakatan Bali

MANGUPURA-Fajar Bali Menteri Perdagangan (Mendag) Indonesia Gita Wirjawan mengatakan jika Konferensi Tingkat Menteri World Trade Organization ke-9 tidak mampu menghasilkan kesepakatan apapun, perdagangan multilateral akan terancam. “Risiko jika tidak ada kesepakatan apapun di Bali, semangat perdagangan multilateral akan riskan dan di manakah eksistensi kebijakan WTO itu,” kata Gita dalam jumpa pers G33 di Nusa Dua, Bali, Senin (2/12). Terlebih, lanjut Gita, setelah 12 tahun tanpa hasil atau berhasil melanjutkan Putaran Doha, sudah seharusnya negara-negara anggota WTO mampu mencapai sebuah kesepakatan di Bali kali

ini.”Putaran Doha sudah 12 tahun, jika keluar dari Bali tanpa hasil dan harus diperpanjang enam bulan lagi, saya rasa tidak akan berjalan,” ujar Gita. Gita mengatakan, sejauh ini ada negara-negara yang menyatakan bahwa paket yang telah terselesaikan sebaiknya disetujui terlebih dahulu, namun ada juga yang menyatakan kesepakatan tersebut harus secara utuh. Gita menambahkan, Indonesia sebagai tuan rumah memiliki tugas untuk menjembatani kepentingan antara negara miskin, berkembang dan negara maju melalui Paket Bali yang berisikan tiga isu runding. “Terkait isu runding Least Developed Countries (LDCs) sudah

disepakati oleh 159 negara anggota,” ujar Gita. Indonesia sendiri berusaha untuk mendorong disepakatinya salah satu poin yang ada dalam Paket Bali apabila nantinya dalam KTM WTO ke-9 mengalami kebuntuan. Dalam Paket Bali tersebut, beberapa poin yang diinginkan untuk disepakati adalah Trade Facilitation, Agriculture, dan LDCs itu sendiri. Dalam poin LDCs tersebut, beberapa hal yang sudah disepakati oleh negara-negara anggota WTO dalam General Council di Jenewa di antaranya adalah, Simplified Rules of Origin, Services Waiver, Duty Free Quota Free, dan Market Access to Cotton.

Poin dalam Paket Bali berupa LDCs merupakan kepentingan dari negara-negara kurang berkembang yang sudah selesai dibahas dan disetujui oleh negara-negara anggota WTO. Meskipun demikian, perundingan yang lebih berat masih terjadi untuk menyelesaikan Paket Bali secara utuh. Poin yang masih belum terselesaikan adalah terkait dengan pertanian dan fasilitasi perdagangan. Dengan kondisi tersebut, perundingan untuk penyelesaian Proposal Paket Bali yang sesungguhnya harus diselesaikan di Jenewa itu, pada akhirnya harus dibawa ke Bali sehingga akan diambil keputusan oleh para menteri dari 159 negara itu. KP

Demokrat-Hanura Bakal Ajukan Calon Tandingan

DARI HALAMAN 1

hasil rapat tanggal 31 Oktober 2013, maupun rapat Minggu (1/12) kemarin (Minggu lalu, red). Kami merasa kecewa,” ucapnya. Sama seperti Demokrat, Partai Hanura juga telah menyiapkan calonnya untuk dikirim ke Bupati, walau tak melalui KRBB. Bahkan, Sukarma mengancam akan membawa persoalan ini ke ranah hukum jika protesnya tak digubris. Sementara KRBB tetap memastikan akan menyerahkan hasil keputusan rapat pada tanggal 1

Desember 2013 di Kantor DPD II Golkar Badung di Desa Penarungan, Mengwi, pada Selasa (3/12) hari ini. “Iya, besok (hari ini, red) kami serahkan surat KRBB ini ke Bupati Badung,” kata Ketua KRBB Suiasa ketika ditemui di kantor DPRD Badung, Senin (2/12). Dia kembali menegaskan, bahwa hasil rapat KRBB terakhir bukan kembali memutuskan dua nama Cawabup yang akan dikirim ke Bupati. Rapat KRBB 1 Desember 2013 semata-mata hanya berkoordinasi dan

m e m a n t a p k a n ko mitmen anggota terhadap dua nama Sudiana dan Sukirta yang telah diajukan ke Bupati sebelumnya. Bagaimana dengan penolakan Demokrat dan Hanura? Suiasa yang juga Wakil Ketua DPRD Badung ini menyatakan tak ada masalah. KRBB, katanya, tetap menghormati keputusan yang diambil Demokrat dan Hanura. “Walaupun mereka (Demokrat dan Hanura) tidak mau tanda tangan, kami tetap menghargai sikap politik mereka. Dan mereka tetap saudara kami di KRBB,” jelasnya. KRBB pun, lanjut Suiasa, tak

berniat menghalangi-halangi langkah Demokrat dan Hanura yang berencana akan mengajukan calonnya ke Bupati, meski tak melewati KRBB. “Kami tidak akan menghalangi, itu hak politik mereka. Silakan Bupati yang menilai,” tandasnya. Namun, lanjutnya, karena Bupati dan Wakil Bupati terpilih adalah diusung oleh KRBB, maka sudah tentu penggantinya harus diusung pula oleh KRBB. “Saya tidak berwenang menilai salah atau benar, yang jelas aturannya seperti itu,” pungkasnya.W-006

khawatir, jika WTO tetap dilakukan, maka akan terjadi liberalisasi pendidikan. Sehingga, membuat biaya pendidikan menjadi melonjak hingga 30 bahkan sampai 50 persen. Di samping itu, massa juga menilai, WTO hanya akan merugikan negara-negara yang sedang berkembang, termasuk Indonesia. “Kami menyasar konjen Amerika karena Amerika sebagai pemegang kontrol dalam pertemuan WTO ini. Kita mendesak bubarkan WTO, WTO itu adalah sampah yang tidak

berguna,” tegas Hari Sandi. Selain YSF, Rakyat Indonesia Melawan Neokolonialisme-Imperialisme (Gerak Lawan) bersama dengan Social Movements for an Alternative Asia (SMAA) juga melakukan penolakan yang serupa. Perwakilan Serikat Petani Indonesia, Henry Saragih menilai WTO hanya sebagai formalitas saja. Sebab, selama 18 tahun berdiri, pertanian tak pernah mengalami kemajuan, dan ketersediaan pangan juga masih minim. Kelaparan, dan nilai impor yang murah menjadi

salah satu cermin kegagalan WTO. “Pertemuan di Bali tak akan menjamin kedaulatan pangan. Melalui fasilitas perdagangan, akan lebih banyak impor untuk negara berkembang, menjatuhkan harga jual produk domestik, dan mendorong petani kecil keluar dari pasar,” tambah Pablo Solon, Direktur Eksekutif Focus on the Global South. Sayangnya, hampir berjam-jam melakukan orasi, tak satupun perwakilan dari Konjen AS yang menanggapinya. W-019

Dayu Sudikerta, Ketua Umum Dharma Wanita Ny. Cok Pemayun, beserta seluruh ketua unsur Dharma Wanita Provinsi Bali. Ayu Pastika menegaskan bahwa sasaran penanaman pohon adalah untuk mewujudkan lingkungan alam Bali yang hijau, sejuk dan lestari serta mewujudkan Bali sebagai pulau organik. Ayu Pastika me-

nambahkan, kegiatan menanam pohon saja tidak cukup, namun harus ada upaya untuk memelihara pohon itu sendiri. “Apalagi di Bali kita kenal dengan konsep Tri Hita Karana, yang salah satunya menjaga keseimbangan hubungan kita dengan lingkungan, jadi sebisa mungkin sayangi pohon itu untuk Bali yang lebih baik ke depannya. Karena ini

cara kita membayar hutang kita pada ibu pertiwi”, pungkasnya. Acara diakhiri dengan penanaman secara simbolis bibit pohon kenanga oleh Ny. Ayu Pastika dan dilanjutkan penyerahan bibit pohon kepada seluruh ketua unsur Dharma Wanita agar ditanam dan dipelihara di lingkungan kantornya masingmasing. W-019*

masuk dalam DPT Khusus. Karena hak pilih itu kan hak prinsip dan diatur oleh undangundang, yang penting orangnya ada, dan hanya kesulitan untuk melengkapi administrasi. Saya contohkan, di lapas Denpasar ada dua TPS. Kalapasnya sendiri sudah menelpon kami, dan memastikan bahwa pemilih itu

ada, hanya saja kesulitan untuk melengkapi administrasi. Nanti, DPT invalid ini dapat memilih, dengan persyaratan administrasi yang bisa dipertanggungjawabkan,” jelas Raka Sandhi. Selanjutnya, meski DPT sudah ditetapkan berkali-kali, tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut akan berkurang

lagi. Raka Sandhi pun menyampaikan demikian, apalagi pihaknya hanya menunggu instruksi dari pusat. KPU Provinsi masih memiliki kesempatan untuk terus melakukan verifikasi DPT hingga H-14 pencoblosan, sedangkan KPU Kabupaten/ Kota diberikan tenggang waktu sampai H-7 saja. W-019

Tolak WTO, Konjen Amerika Serikat Didemo DARI HALAMAN 1 AS dengan seragam lengkap. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Hayam Wuruk pun sempat dialihkan kurang lebih selama satu jam. Sekjen Front Mahasiswa Nasional, Hari Sandi menyampaikan pihaknya memang sengaja menyasar Konjen AS. Sebab, Amerika diyakini sebagai pemegang kontrol untuk pertemuan WTO. Penolakan terhadap WTO yang dilakukan oleh YSF bukan tanpa alasan. Mereka

Polairud di Mako Polisi Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Senin (2/12). Dari pantauan media, Sutarman nampak tak menggunakan mobil Toyota Camry atau Toyota Land Cruiser ketika menghadiri kegiatan HUT tersebut. Ia menggunakan mobil Toyota Kijang Innova warna silver metalik. Untuk saat ini, kata Sutarman, ia memberikan kelonggaran kepada bawahannya yang masih menggunakan mobil dinas mewah. Ia pun meminta agar bawahannya tak

sungkan menggunakan mobil tersebut ketika sedang dinas bersamanya. Pasalnya, mobil tersebut dibeli dari anggaran belanja negara. Meski begitu, ia menambahkan, jika mobil tersebut nantinya sudah tak dapat digunakan, untuk pengadaan mobil baru, ia meminta agar hanya diadakan mobil kijang saja. “Nanti kalau sudah lama dan dia harus diganti, gantinya yang seperti ini (Innova),” kata Sutarman seraya menunjuk mobil dinas Innova miliknya. KP

Dana Kampanye Wajib Dilaporkan

NEGARA-Fajar Bali Dana kampanye bagi masingmasing partai politik (parpol) sebagai peserta pemilu legeslatif tahun 2014, wajib dilaporkan ke KPU. Selanjutnya, laporan penggunaan dana kampanye tersebut akan diaudit oleh Kantor Audit Publik yang ditunjuk oleh KPU. Penekanan tersebut disampaikan Ketua KPU Jembrana, Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya saat sosialisasi Pedoman Pelaporan Dana Kampanye di Hotel Jimbarwana, Senin (2/12) kemarin. Dalam sosialisasi kemarin dihadiri sejumlah caleg, para pimpinan parpol, serta dari Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) Bali yang sekaligus mengisi materi sosialisasi tersebut. Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya mengatakan rekening dana untuk kampanye tersebut, diwajibkan dilaporkan ke KPU Jembrana dan paling lambat 27 Desember mendatang. Materi yang disampaikan dari IAI tetap mengacu PKPU No, 17 tahun 2013 tentang pedoman pelaporan dana kampanye, baik peserta pemilu DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten tahun

FB/PRAMONO

DENPASAR-Fajar Bali Menyadari peluang kecurangan tertinggi terjadi di tingkat TPS, Bawaslu Bali pun berencana memperketat pengawasan. Yakni, dengan menyiapkan satu tenaga pengawas untuk satu TPS. Sayangnya, rencana itu tak semudah wacana, karena sampai Senin (2/12) kemarin anggaran untuk membiayai pengawas tak kunjung cair. Padahal sebelumnya, Komisi II DPR RI sudah menyetujui anggaran bagi tenaga pengawas di TPS. Hal ini dikemukaan oleh Ketua Bawaslu Bali, I Ketut Rudia. Upaya untuk pengadaan tim pengawas di TPS ini sekaligus untuk mengatasi keragu-raguan pengawasan. Oleh karena itu, Rudia sangat berharap dana untuk tenaga pengawas segera dapat terealisasi. Bahkan, ketika menghadiri pleno DPT KPU yang disaksikan oleh anggota Partai Politik, Rudia meminta agar kader-kader Bali di DPR RI dapat memperjuangkan

JAKARTA-Fajar Bali Kapolri Jenderal Pol Sutarman meminta agar para bawahannya tak menggunakan mobil mewah pada saat dinas di lapangan. Selain itu, ia juga mengingatkan agar bawahannya tak perlu membeli mobil mewah meski memiliki kemampuan untuk membelinya. “Nanti juga kalau mobilmobil itu paling tinggi Innovalah, jangan pakai mobil-mobil yang mewah. Kita nggak elok sekarang masyarakat lagi susah,” kata Sutarman saat ditemui usai kegiatan HUT Ke-63

Saat sosialisasi Pedoman Pelaporan Dana Kampanye di Hotel Jimbarwana, Senin (2/12) kemarin 2014. Bila sampai batas waktu yang diberikan ada parpol yang belum melaporkan, maka pihaknya akan memberikan sanksi kepada parpol, yakni dilakukan pencoretan sebagai peserta pemilu, sesuai UU Pemilu No 8 tahun 2012 pasal 134 . Terkait itu, H Erfan Efendi, Ketua DPC PPP Jembrana disela-sela sosialisasi kemarin mengaku pelaporan dana kampanye tersebut, akan menjadi beban bagi para pimpinan partai politik. Sebagai pimpinan partai politik, sudah banyak disibukkan dengan urusan partai. Sekarang ditambah lagi, disibukkan dengan kewa-

jiban melaporkan dana kampanye. Dia melihat pola aturan semacam ini, seperti masa lalu. Semestinya aturan semacam ini dihapuskan, apalagi seperti sekarang ini, adanya sistem tarung bebas. Dipastikan hal ini akan membuat beban dan “neraka” bagi pimpinan partai. “Mestinya hal ini dapat disederhanakan,” ujarnya. Sementara, yang hadir dalam kegiatan kemarin, perwakilan dari Panwaslu Jembrana, perwakilan Kantor Kesbangpol Jembrana, perwakilan parpol, caleg serta sejumlah anggota DPRD yang juga sebagai caleg di tahun 2014. W-003

panggilan KPK karena sedang mengikuti rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Bali. KPK sudah meminta Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk menetapkan status cegah kepada empat orang. Dua di antaranya adalah ajudan

Jero Wacik yang bernama I Gusti Putu Ade Pranjaya dan teman dekat Jero yang merupakan Presidium Masyarakat Pertambangan Indonesia, Herman Afifi Kusumo. Selain Putu dan Herman, dua sisanya adalah konsultan bernama Eka Putra, Direktur Rajawali Swiber Cakrawala Deni Karmania. KP

kan angin segar bagi para pengusaha untuk bisa mengembangkan usahanya menjadi lebih besar. Apalagi dalam hal ini ada program Jaminan Kredit Daerah ( Jamkrida) dari Pemerintah Provinsi Bali. Program ini diharapkan bisa langsung membantu pengusaha kecil dan menengah dalam mengakses permodalan dengan suku bunga rendah. “Kucuran modal dengan suku bunga rendah sangat diharapkan para pelaku usaha seperti saya,” jelasnya. Wardika melanjutkan, saat

ini dirinya agak susah mengakses permodalan. Apalagi harus memakai jaminan. Dirinya berharap Pemprov Bali bisa mensosialisasikan lagi program Jamkrida, agar para pengusaha tahu bagaimana prosedur untuk mendapatkan modal dari program itu. “Semoga Pemprov Bali bisa memberikan kami jalan untuk dapat modal usaha dengan suku bunga rendah. Karena pengusaha kerajinan kini rawan gulung tikar apabila tidak dibantu dengan suntikan modal yang segar”, tutupnya. M-004

Wacik Diperiksa KPK Terkait Peran Anggota DPR

DARI HALAMAN 1 peningkatan status terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tersebut. Sebelumnya, Jero sempat mangkir dari panggilan pemeriksaan penyidik KPK pada 26 November 2013. Ketika itu Jero mengaku tak memenuhi

Berharap Modal dengan Bunga Rendah DARI HALAMAN 1 Hal tersebut diungkapkan salah satu pengusaha sekaligus pengrajin bernama I Wayan Wardika belum lama ini. Pemilik Gentong Sari Artha, di Jalan By Pass Ngurah Rai, Tohpati, Denpasar ini mengatakan, untuk saat ini usahanya masih bisa berjalan. Tetapi kedepan agar tetap eksis dirinya membutuhkan bantuan permodalan dengan bunga rendah. Modal tersebut dibutuhkan tentunya agar bisa memberi-

Ny. Ayu Pastika Ajak Tanam dan Pelihara Pohon

DARI HALAMAN 1 Selain bertujuan mendukung program Bali Mandara dalam rangka mewujudkan Bali sebagai Green Province, acara ini juga untuk memeriahkan HUT ke 14 Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny.

2780 Daftar Pemilih Tetap Bali Lenyap DARI HALAMAN 1 tikan pemilih tanpa NIK tidak akan kehilangan hak pilihnya. Mereka akan digolongkan ke dalam DPT khusus, dan administrasinya dilengkapi dengan data-data pendukung yang sudah dikantongi oleh KPU Bali. “DPT invalid kami pastikan

026/VI/FB/MHM


POLITIK

12 POLITISI

JK Tak Akan Pindah Partai

Lagi, Sutan Mengelak Ada THR KETUA Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat Sutan Bhatoegana kembali membantah anggota Komisi yang dia pimpin menerima Tunjangan Hari Raya 2013 dari Rudi Rubiandini. Pemberian itu diduga ketika Rudi masih menjabat Kepala SKK Migas. Sebelumnya, Rudi disebut memberikan THR pada Sutan melalui koleganya di Komisi Energi, Tri Yulianto. “Komisi VII tidak ada menerima FB/IST THR seperti yang diberitakan,” kata Sutan Bhatoegana Sutan saat ditemui di kompleks DPR Senayan, Senin (2/12). Menurut dia, anggotanya tak pernah menerima pemberian apa pun, apalagi yang terkait dengan SKK Migas. Sutan tak membantah pernah bertemu dengan Rudi di luar pertemuan resmi antara SKK Migas dengan Komisi Energi. Menurut dia, tidak ada larangan bagi anggota Dewan untuk bertemu di luar acara resmi dengan mitra kerja. Dia mengatakan pernah bertemu di luar gedung Dewan dengan Rudi sebanyak dua kali. “Saya diundang beliau,” kata dia. Terkait dengan adanya THR melalui Tri Yulianto, Sutan juga sudah memanggil anggotanya itu. Menurut dia, pimpinan Komisi mengklarifikasi apakah pernah menerima uang dari Rudi. Menurut Sutan, Tri Yulianto membantah pemberian itu. Sutan bahkan sampai bertanya dua kali kepada anggota fraksinya itu. TP

JAKARTA-Fajar Bali Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan tak akan keluar dari Partai Golkar. Keputusan itu diambilnya meski dirinya akan maju sebagai calon presiden dari partai lain pada Pemilu Presiden 2014. JK menuturkan, dirinya saat ini bukan hanya masih berstatus sebagai tokoh senior sekaligus anggota partai berlambang pohon beringin itu. Namun, satu alasan penting lain yang membuatnya enggan berpindah partai adalah karena pernah menjabat sebagai ketua umum partai asalnya. “Saya anggota Golkar dan pernah jadi ketum sehingga

Jusuf Kalla FB/IST

Pemilu 2014

Partai Demokrat diramalkan akan menjadi partai tengah dalam pemilu 2014 mendatang. Ini terjadi sebagi akibat ketidakpercayaan masyarakat terhadap partai ini setelah kadernya diketahui terlibat dalam kasus korupsi.

Capres NasDem Lebih Baik dari SBY JAKARTA-Fajar Bali Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh menyatakan calon presiden yang akan diusung partainya tak akan seperti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia menilai, jika capres partainya tak lebih baik, maka itu menjadi tanda kemunduran dan tak sesuai dengan semangat perubahan. “Capres NasDem lebih baik dari presiden saat ini dan capres dari partai lain,” kata Surya paloh seusai membuka Rapat Kerja Nasional di Ancol, kemarin. Meski demikian, Paloh menyatakan, Partai NasDem belum membahas dan menentukan nama yang akan dicalonkan sebagai capres. Ia mengklaim, partainya memiliki komitmen dan konsisten akan mulai membahas mengenai capres pasca Pemilihan Umum Legislatif pada April 2014. Paloh juga menyatakan, partainya sangat terbuka untuk koalisi dengan partai lain. Partai NasDem belum memiliki ketentuan ketat atau memilah nama-nama partai yang akan diajak atau ditolak untuk berkoalisi. Meski demikian, menurut dia, Partai NasDem sudah memiliki ketentuan dan sikap dalam menjalin koalisi. Usai Pileg, Partai NasDem baru akan memiliki posisi tawar dengan partai lain untuk berkoalisi. Jika mampu menembus presidential threshold, kemungkinan diskusi dan koalisi akan dilakukan. “Jika di bawah ambang batas, lebih baik diam saja dan ikut partai yang lain. Ini sikap Nasdem,” ujarnya. KP

JAKARTA-Fajar Bali Menanggapi ramalan itu,Partai Demokrat tak ambil pusing meski disebut terancam terdegradasi dari barisan partai papan atas pada Pemilihan Umum 2014. “Biarin saja. Santai saja,” kata Ketua Harian Demokrat, Syarief Hasan, beberapa hari lalu. Menurut Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ini partainya menargetkan perolehan suara sebesar 15 persen pada pemilu legislatif nanti. Karena itu, ujar Syarief, jika partainya diramal hanya akan memperoleh 10 persen suara, maka target yang dipatok sudah hampir tercapai. “Kami

kan masih punya waktu kurang lebih empat bulan lagi.” Prediksi bahwa partai berlambang logo Mercy ini bakal terhempas dari jajaran partai papan atas lantaran sejumlah kadernya terus digelayuti skandal korupsi. “Kasus korupsi menjadi faktor utama kemerosotan elektabilitas Demokrat,” kata peneliti dari Lingkaran Survei Indonesia, Adjie Alfarabie, Selasa pekan lalu. “Pada Pemilu 2014, Demokrat diprediksi hanya akan menjadi partai tengah,” ia menambahkan. Menurut Adjie, partai tengah adalah partai dengan perolehan suara di bawah 10 persen. Melalui ha-

Pemira PKS untuk Dongkrak Citra Partai

PKS Semarang Pilih Hidayat Nur Wahid

P

Hidayat Nur Wahid

tak mungkin pindah partai,” katanya seusai menjadi pembicara dalam diskusi politik yang digelar Fraksi PKB di MPR, di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (2/12). Selanjutnya, JK mengaku sangat berterima kasih kepada semua pihak, khususnya dari luar Partai Golkar yang telah memberikan dukungan agar dirinya maju sebagai calon presiden pada tahun depan. Dalam kesempatan yang sama, ia tegaskan niatnya maju sebagai calon presiden karena banyaknya usulan dan dorongan dari berbagai pihak. “Saya didukung. Nanti dilihat kan masih lama. Waktunya

masih cukup. Setelah legislatif masih enam bulan lagi,” jawabnya terhadap pertanyaan mengenai partai selain Golkar yang akan dijadikannya sebagai kendaraan politik di tahun depan. Seperti diberitakan, JK digadang-gadang menjadi salah satu bakal calon presiden dari PKB selain Mahfud MD dan Rhoma Irama. Dukungan untuk JK mengalir dari pengurus DPW PKB di sejumlah daerah. Dalam banyak kesempatan, JK mengaku belum ingin menjawab semua tawaran yang muncul dan memilih terus berkomunikasi sampai hasil pileg diketahui TP

Demokrat Jadi Partai Tengah

PARPOL

JAKARTA-Fajar Bali Pengamat politik dari Universitas Negeri Islam Syarif Hidayatullah, Gungun Heryanto, berpendapat pemilihan raya yang dilakukan Partai Keadilan Sejahtera sekadar strategi “jualan”. “Supaya nama mereka yang selama ini buruk bisa terangkat lagi,” kata dia ketika dihubungi, Senin (,2/12). Bentuk political marketing ini, menurut dia, merupakan upaya untuk tetap eksis di 2014. Meski dianggap tidak dapat mengejar angka pencalonan presiden, pemira PKS dirasa bisa membentuk opini positif dari publik tentang partai tersebut. “Kasus-kasus yang dilakukan oleh kader PKS selama ini menyebabkan elektabilitasnya merosot,” ujar Gungun. Meski demikian, Gungun tidak setuju jika pemira PKS dikategorikan sebagai fenomena partai Islam. Sebab, political marketing seperti itu juga digunakan oleh partai lain menjelang 2014. “Hanya saja caranya yang berbeda,” kata dia. “Mendekati tahun politik banyak partai ingin menaikkan nilai jual mereka.” Partai lain pun bermanuver, ucap dia. Misalnya, Prabowo

FAJA R BALI

Selasa, 3 Desember 2013 | Tahun XIV

FB/IST

yang bertemu dengan pimpinan Partai Amanat Rakyat, pemimpin Nasional Demokrat yang bertamu ke kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan konvensi calon presiden Partai Demokrat. “Semuanya membuka zona possible aggrement,” ujar Gungun. Menurut dia, semua kemungkinan harus dibuka selebarlebarnya oleh banyak partai. Terlebih partai-partai poros tengah. “Supaya membuka kemungkinan koalisi,” ucapnya. Beberapa hari lalu, PKS menyelenggarakan pemira untuk menetapkan calon presiden Pemilu 2014 mendatang. Partai berlambang dua bulan

sabit itu juga melakukan uji publik terhadap nama-nama yang bakal dipilih sebagai calon presiden. “Kami gunakan permira dan survei,” kata Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Taufik Ridho, beberapa waktu lalu. Diketahui, sejumlah daerah sudah menggelar pemilihan raya, Salah satu diantaranya Kota Semarang. Partai Keadilan Sejahtera Kota Semarang sudah melaksanakan pemilihan raya guna menjaring calon presiden yang bakal diusung dalam pemilihan presiden 2014. Pemungutan suara yang dilakukan pada Jumat dan Sabtu, 29-30 November 2013 itu menempatkan Hidayat Nur Wahid di posisi teratas, bersaing ketat dengan Anis Matta. “Yang memperoleh suara terbanyak untuk aspirasi kader adalah Hidayat Nur Wahid dengan memperoleh suara 18,0 persen,” kata Ketua PKS Kota Semarang Agung Budi Margono, Senin. Hanya selisih satu persen, Presiden PKS Anis Matta berada di urutan kedua dengan memperoleh 17,0 persen. Disusul Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan 16,4 persen, Menteri

Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring 12,5 persen, dan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno 6,0 persen. Sebaliknya untuk perolehan suara di kalangan simpatisan PKS Kota Semarang, Anis Matta meraup suara tertinggi, yakni 19,6 persen. Selanjutnya, simpatisan PKS Kota Semarang juga menginginkan Tifatul Sembiring maju calon presiden dengan memperoleh suara 16,1 persen. Ahmad Heryawan mendapatkan 13,0 persen dan Hidayat Nur Wahid 10,7 persen. Adapun anggota DPR Fahri Hamzah yang sempat menggundurkan diri dari bursa calon presiden di PKS tetap memperoleh suara hingga 9,3 persen. Agung menyatakan yang berhak mengikuti pemilu raya PKS Kota Semarang yang digelar di Kantor PKS Semarang sebanyak 3.000 daftar pemilih. Dari jumlah itu, yang hadir menggunakan hak pilihnya sebanyak 93,5 persen. Ketua Pelaksana Pemilu Raya PKS Jawa Tengah, Ahmadi, belum bisa menjelaskan pemenang pemilu raya PKS di wilayah Jawa Tengah. “Hingga hari ini belum selesai direkap,” kata Sekretaris PKS Jawa Tengah itu.TP

sil survei lembaganya yang dilakukan pada 12 SeptemberOktober lalu terhadap 1200 responden dengan rentang kesalahan 2,9 persen, elektabilitas Demokrat mentok di level 10 persen. Syarief menanggapi dingin hasil survei itu. Menurut dia, ada hasil survei lembaga lain yang menunjukkan angka berbeda untuk elektabilitas partainya. “Bahkan hasil survei lain ada yang menyebut elektabilitas kami 12 persen,” ucapnya. Ia mengatakan, pergerakan elektabilitas partainya cukup bagus. “Kami optimis dan semangat untuk mencapai target 15 persen.” Adapun penurunan popularitas Demokrat, menurut sigi Lingkaran Survei, mulai signifikan sejak Juni 2011, ketika M. Nazaruddin --kala itu Bendahara Umum Demokrat-terjerat suap Wisma Atlet, Jakabaring, Palembang. Elektabilitas partai yang didirikan Susilo Bambang Yudhoyono ini makin limbung setelah sejum-

lah petingginya turut menjadi tersangka, seperti Angelina Sondakh, Hartati Murdaya, dan Anas Urbaningrum. Sementara itu dilaporkan, hasil survei terbaru Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan, konvensi calon presiden yang digelar Partai Demokrat sangat tidak populer. Hasil surveinya menyebutkan 83,1 persen responden tidak mengetahui perhelatan politik internal partai berlambang Mercy itu. “Hanya 16,9 persen responden yang mengetahui Demokrat bikin konvensi,” kata peneliti politik CSIS, Tobias Basuki, saat menyampaikan hasil surveinya, kemarin, Survei CSIS pada 13-20 November 2013 lalu melibatkan 1.180 responden di 33 provinsi. Survei dengan metode wawancara tatap muka itu memiliki margin of error sebesar 2,85 persen. Tobias mengatakan, ketidaktahuan responden menunjukkan

konvensi tersebut tak digelar secara optimal. Akibatnya, publikasi kegiatan konvensi tidak menjadi topik yang hangat di media massa. “Apalagi Demokrat tidak memiliki media sendiri,” ucapnya. Kepala Departemen Politik CSIS Philips J. Vermonte mengatakan, Demokrat tidak berupaya maksimal membangun opini publik soal urgensi konvensi. ”Malah yang terlihat geliat konvensi dibebankan pada peserta yang bakal bersaing,” ujarnya. Padahal, dia melanjutkan, konvensi adalah pintu masuk bagi Demokrat menuju pada partai yang demokratis, jauh dari oligarki dan politik dinasti yang cukup kental dalam pergerakan partai tersebut. Konvensi, kata Philips, juga bisa menjadi momen bagi Demokrat untuk meningkatkan elektabilitas yang terpuruk akibat kasus korupsi. “Demokrat sebetulnya memberi contoh yang baik bagi jalannya demokratisasi internal partai,” katanya TP

JAKARTA-Fajar Bali Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Achmad Basarah menilai melejitnya tingkat elektabilitas Joko Widodo pada beberapa hasil survei menunjukkan kesuksesan sistem kaderisasi partai. “Membuktikan bahwa kader-kader partai kami dipercaya oleh masyarakat,” ujarnya , Senin (2/12). Menurut Achmad, hasil survei yang dipiblikasikan oleh lembaga-

lembaga analis politik dijadikan referensi oleh partainya untuk menimbang siapa yang akan dijagokan menjadi calon presiden. “Tapi, sesuai amanat kongres tertinggi partai, keputusan tetap ada di Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri,” kata dia. Achmad optimis PDI Perjuangan bisa meraih 27 persen suara pada pemilihan umum calon legislator tahun depan. Partai berlambang banteng ini menyiapkan

tiga skenario pencapresan, salah satunya dengan memasangkan Megawati dan Jokowi. “Suatu kombinasi yang menarik.”Peneliti dari Center for Strategic and INternational Studies J. Kristiadi sebelumnya mengatakan kasus korupsi beberapa kader PDI Perjuangan tidak akan mempengaruhi elektabilitas partai. Alasannya, selain karena korupsi yang merata terjadi di semua partai, PDI Perjuangan punya Jokowi. TP

PDIP Menilai Jokowi Dipercaya Masyarakat

443/XII/KTR

Penanganan Stroke Dengan Brain Wash

embuluh darah merupakan salah satu organ penting dari mahluk hidup. Tolak ukur kesehatan seorang manusia bisa dilihat dari pembuluh darahnya. Semakin tidak sehat gaya hidupnya, maka semakin besar potensi gangguan di pembuluh darah. Gangguan pada pembuluh darah yang disebabkan gaya hidup tidak sehat adalah timbulnya plak atau timbunan lemak di pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi tidak lancar. Hal ini dialami dr. Made Wardana, SpKK. Ia mengalami penyumbatan pada pembuluh darahnya hingga mengalami stroke ringan.

Ditemui beberapa waktu lalu, Wardana menuturkan jika penyumbatan terjadi pada pembuluh darah di otak sehingga bagian tertentu di tubuhnya tidak mendapatkan cukup darah. “Saya mengalami kelumpuhan pada bagian kiri dan tangan kiri saya mengalami kesemutan,” ujarnya. Ia kemudian memeriksakan ke dokter saraf dan disarankan untuk menjalani pemeriksaan MRI untuk mengetahui dimana lokasi penyumbatan. “Dari hasil MRI ternyata ada penyumbatan dan kematian sel di beberapa bagian pembuluh darah yang menuju otak,” tutur Wardana. Sebagai seorang dokter, Wardana

tahu bagaimana efek dan bahayanya jika pembuluh darah tersumbat. Ia kemudian mencari informasi apakah ada teknik pengobatan untuk mengobati pembuluh darahnya yang tersumbat. “Saya cari di Internet ternyata ada teknik untuk mengeruk plak di pembuluh darah. Teknik tersebut sudah dikerjakan di salah satu RS di Jakata,” tutur Wardana. Setelah mencari informasi lebih lanjut, ternyata tindakan tersebut sudah ada di RS BaliMed Denpasar. Seperti diketahui RS BaliMed memiliki alat Cathlab yang terkini dan bisa digunakan tidak hanya sebatas penyakit jantung tetapi penyakit saraf dan

pembuluh darah lainnya. Teknik yang dimaksud Wardana adalah teknik Intraarterial Thrombolysis Trials (ITT) dengan DSA (Digital Substraction Angiography) untuk penyakit stroke akut. Jadi sebuah selang dipasang dan dimasukkan sepanjang pembuluh darah. Pada saat sampai di daerah penyumbatan, obat pelarut sumbatan akan disemprotkan untuk menghancurkan plak penyebab sumbatan tersebut. “Saya menjalaninya sekitar 30 menit dan tidak merasakan sakit sama sekali,” tutur Wardana. Lanjutnya ketika disemprotkan obat

pelarut sumbatan ia hanya merasakan panas atau dingin. Setelah tindakan tersebut, perlahan-lahan koordinasi tubuh bagian kirinya yang sempat terganggu perlahan membaik.

Informasi selengkapnya dapat menghubungi RS BaliMed Denpasar Bali Contac Person: Sandri 082144878/PIN BB 24E5B1B8 414/xi/igr


FAJAR BALI EDISI 3 DESEMBER 2013