Issuu on Google+

ONLINE

http://www.fajarbali.co.id

KAMIS, 3 JANUARI 2013 TAHUN XIII

Redaksi: Telp./Fax: (0361) 411283, E-mail: berita_fajar@fajarbali.co.id, berita_fajar@yahoo.co.id

Tanpa Pastika, PDIP Yakin Menangkan Pilgub

A A NGURAH OKA RATMADI Ketua DPD PDIP Bali

Di Gianyar kita menang sempurna, diatas 70%. Bahkan Golputnya hanya 20%, ini artinya PDIP masih solid dan k ader par tai bekerja. Untuk Pilgub juga harus begini

MP: Saya Harus Tentukan Sikap

DENPASAR-Fajar Bali Ketua DPD PDIP Bali, Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi yang juga Ketua DPRD Bali kembali menegaskan bahwa rekomendasi akan jatuh kepada salah satu kader terbaik dan muda PDIP. Alasannya mengemukakan bahwa kader PDIP-lah yang memimpin Bali kedepan adalah dalam beberapa Pilkada di Bali sudah dimenangkan oleh PDIP sendiri. “Dalam beberapa Pilkada kita (PDIP) sudah memenangkan Pilkada di Bali untuk bupati, kenapa Pilgub kita tidak berani pasang kader. Ini saatnya partai politik bergerak,” jelas Ketua DPD PDIP, yang akrab disapa Cok Rat, di ruang kerjanya, Rabu (2/1) kemarin. Dalam kesempatan itu Cok Rat juga menyampaikan bahwa DPP PDIP pasti sangat berhati-hati sekali mengeluarkan rekomendasi terhadap pasangan calon Gubernur nantinya. “Rekomendasi itu urusan pusat (DPP), namun bilapun besok diadakan Pilgub, PDIP sudah siap, apa takutnya dengan koalisi-koalisi itu,” tambah Cok Rat. KE HAL. 11

Menyebut, Tidak Ada Tandatanda dapat Rekomendasi PDIP Gubernur incumbent, Made Mangku Pastika alias MP, menyatakan dirinya tidak ingin bertepuk sebelah tangan menyikapi persoalan rekomendasi yang akan turun dari PDIP. “Tanda-tanda kuat bahwa rekomendasi tidak mengarah ke saya, tidak ada kejelasan sama sekali. Untuk itu karena saya ingin maju maka saya harus menentukan sikap,” terang Mangku Pastika, Rabu (2/1) kemarin di Kantor Gubernur Bali.

Pengembangan Bandara Ngurah Rai Tuntas Juni JAKARTA-Fajar Bali Kementerian Perhubungan RI menargetkan pengerjaan proyek pengembangan Bandar Udara Ngurah Rai, Bali yang sampai saat ini masih berlangsung, akan selesai pada Juni 2013. Target yang dipilih untuk penyelesaian bulan Juni tersebut sudah diperhitungkan dengan penyelenggaraan salah satu event internasional tahun 2013 yakni KTT APEC.

“Sebelum APEC, sudah harus selesai,” kata Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan seusai silaturahmi menyambut tahun baru 2013 di kantornya, Rabu, 2 Januari 2013. Kabar baik lain bagi masyarakat Bali dari Kementerian Perhubungan adalah, bahwa dalam tahun 2013, pihak kementrian perhubungan RI akan tunKE HAL. 11

DENPASAR-Fajar Bali Namun Mangku Pastika menggarisbawahi bahwa dirinya sampai tanggal 28 Agustus 2013 mendatang, masih orang PDIP karena pada pemilihan Gubernur 2008 silam, ia diusung PDIP. Karenanya, MP menyatakan hingga akhir masa jabatannya ia tetap menjaga komitmennya terhadap PDIP secara konsisten. Sejalan dengan itu, MP juga menyatakan bahwa secara etika politik dan etika ketimuran pihaknya harus tetap menahan diri sehingga tidak ada kesan belum apa-apa sudah kemana-mana. Dikatakannya lagi bahwa semakin dekatnya tanggal pendaftaran dan sudah dalam hitungan hari, maka setidaknya dirinya sudah harus menyiapkan diri. “Karena tanda-tandanya tidak jelas, saya berusaha mendekatkan diri dengan kendaraan lain. Persoalan mekanismenya nanti itu urusan partai koalisi,” jelasnya lagi. Sehingga dengan terbangunnya koalisi tersebut, komunikasi politik dengan dirinya semakin intens sehingga melahirkan calon yang terbaik untuk koalisi dan buat Bali. Pada kesempatan itu juga dikatakan bahwa dirinya harus bertemu dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno KE HAL. 11

MADE MANGKU PASTIKA SIMAKRAMA GUBERNUR

Awal Tahun di Taman Ayun Mengawali tahun 2013 , Gubernur Bali Made Mangku Pastika kembali menggelar simakrama dengan masyarakat. Simakrama akan dilaksanakan di Wantilan Pura Taman Ayun, Mengwi, Kabupaten Badung pada Sabtu (5/1). Demikian disampaikan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali, Drs. I Ketut Teneng, SP M.Si dalam siaran persnya Rabu (2/1). Menurut Ketut Ketut Teneng Teneng, penyelenggaraan Simakrama kali ini merupakan rangkaian simakrama yang sedianya dilaksanakan tanggal 29 Desember 2012. Namun karena kesibukan Gubernur di akhir tahun , acara simakrama diundur menjadi tanggal 5 Januari 2013. KE HAL. 11

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M JOGYAKARTA 3H/2M BANGKOK 4H/3M KUTAI 3H/2M HONGKONG 4H/3M BOOKING TICKET BEIJING 4H/3M PESAWAT & HOTEL HUB: 0361-7807850 / 7426100, 08123900846 KETUT SUDIARSA, SE

PERGANTIAN MENPORA

SBY tak Sertakan Demokrat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera pengganti Andi Mallarangeng sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Namun hal itu rupanya tidak didiskusikan terlebih dahulu dengan internal Partai Demokrat. Menurut Ketua Bidang Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Gede Pasek Suardika, hingga kini informasi tersebut belum diketahui oleh DPP Partai Demokrat. Anggota Komisi III ini mengaku tidak tahu menahu siapa yang menggantikan posisi tersangka ko-

Harga Eceran Rp. 3.000,-

Pasek Suardika rupsi proyek Hambalang itu. “Enggak tau saya, saya lagi di dapil, saya

lagi sama masyarakat,” jelas Pasek ketika dihubungi, Rabu (2/1). Pasek juga mengatakan, tidak ada desas desus ataupun pembicaraan di internal partai terkait kursi menpora. Sebab, kata dia, proses pergantian tersebut merupakan hak prerogatif presiden. “Tidak ada itu, enggak ada,” imbuhnya. Sebelumnya, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan, Presiden SBY akan segera mengumumkan siapa pengganti Menpora. “Dalam waktu dekat, KE HAL. 11

Bali Raih Predikat Destinasi Favorit Dunia DENPASAR-Fajar Bali Kadis Pariwisata Bali, Ida Bagus Subhiksu mengatakan bahwa kunjungan wisatawan ke Bali tahun 2012 ini sudah mencapai target. Dimana wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali mencapai 2,888 juta lebih. Sedangkan wisatawan domestik di Bali tahun 2012 juga mencapai target sekitar 5,5 juta wisdom yang berkunjung ke Bali. Kunjungan Wisman ini masih didominasi oleh turis asal Aistralias disusul wisatawan RRC, Jepang dan Malaysia. “Targetnya tahun 2012 itu 2,8 sampai 3 juta, ini pencapaian yang sempurna,” terang IB Subhiksu, Rabu (2/1) kemarin. Untuk tahun 2013 ditarget kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 3,1 juta KE HAL. 11

Paket BBM Didukung 313.239 Suara Sah KUPANG-Fajar Bali Pada hari terakhir pendftaran calon gubernur dan wakil gubernur NTT di KPU NTT, tampil mengejutkan publik NTT paket BBM sandi politik untuk pasangan Benny Bosu-Melkianus Adoe mendaftarkan diri sebagai salah satu kontestan Pilgub NTT di KPU NTT. Pasangan yang diusung Koalisi 15 partai politik non seat di DPRD NTT yang tergabung dalam Koalisi Kebhinekaan itu dinyatakan diterima pendftarannya oleh Ketua KPU NTT Jhon Depa dan seluruh komisioner dan sekretaris KPU NTT Obaldus Gogi. "Setelah kami lakukan penelitian persyaratan dukungan, maka kami menyatakan bahwa paket BBM memenuhi syarat pendfatran," kata Ketua KPU NTT Jhon Depa usai menerima

berkas dukungan paket BBM. Jhon Depa mengatakan, setelah menerima berkas pendftaran itu, KPU NTT akan melanjutkan dengan registrasi dalam lem-

baran Negara. KPU NTT, kata Jhon Depa, meminta agar Koalisi Kebhinekaan pengusung paket BBM agar segera memasukan daftar tim kampanye dan reken-

join facebook.com/fajar.bali

ing khusus dana kampanye. Ketua Koalisi Kebhinekaan, Anton Haba kepada wartawan mengatakan, paket BBM didukung 15 partai dengan rincian suara

sah diantaranya PDP sebanyak 40.684, PPPI 31.250, PNI Marhaenisme 28.280, PK NU 22.478, PNBK Indonesia 22.780, PPIB KE HAL. 11


METROKOTA

2

FAJA R BALI Kamis, 3 Januari 2013, Tahun XIII

Anak Dicabuli, Uang Ratusan Juta Amblas

Janda Kaya Tertipu Oknum Perwira Polisi DENPASAR – Fajar Bali Korps Institusi Polri kembali tercoreng moreng akibat tindakan oknum Polisi yang tidak bertanggung-jawab. Seorang oknum Polisi bernama Ipda Timbul Sasana Raharja dilaporkan oleh seorang janda kaya, MS (37), yang merasa ditipu hingga ratusan juta. Lebih tragis lagi, anak korban sendiri berinisial YI (10) dicabuli, sejak 8 bulan belakangan. MS, janda beranak satu itu datang ke Polda Bali didampingi kuasa hukumnya Siti Sapura SH, pada Rabu (02/01). Kedatangan korban tak lain ingin melaporkan kasus penipuan, penggelapan dan pencabulan yang diduga dilakukan oleh Ipda Timbul Sasana Raharjo, sejak mereka pacaran tahun 2008 lalu. Menurut Siti Sapura yang akrab dipanggil Ipung ini, selama berpacaran dengan Ipda Timbul, MS pengusaha kaya pemilik beberapa supermarket ini telah diperas hingga Rp 350 juta dengan imingiming akan dinikahi. Namun hingga kini pernikahan yang dijanjikan Ipda Timbul asal Kediri, Jawa Timur itu tidak jelas, malah yang bersangkutan kabur dan pindah tugas ke Polda Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Bulan November 2012 lalu. Akibatnya, MS melaporkan Ipda Timbul ke Propam Polda DI Yogyakarta. “Kita sudah cari dia kemana mana dan ternyata di pindah tugas ke Jogja,” bebernya, pada Rabu (02/1). Setelah melaporkan kasusnya ke Propam Polda DI Yogyakarta, tertanggal 24 November lalu, Ipda Timbul akhirnya diamankan dan menjalani pemeriksaan selama dua hari (26 November hingga 27 November 2012). “Di Yogyakarta kita laporkan kode etik profesi. Kesimpulan disana, pelaku melakukan semua pelanggaran serta di non jobkan ditempatkan sebagai Pama

Bantul hingga kasusnya selesai,” beber wanita yang akrab dipanggil Ipung ini. Dari pemeriksaan juga terungkap tersangka Ipda Timbul melakukan pencabulan terhadap anak korban berinisial YI yang kini berstatus pelajar. Namun dalam pemeriksaan, tersangka Ipda Timbul membantah mencabuli YI dan itu dilakukannya sebagai wujud kasih sayang sebagai anak. Menurut Ipung, karena kasusnya tergolong besar, pihak Polda DI Yogyakarta menyarankan MS melaporkan kembali ke Polda Bali karena sesuai dengan locus delicity berada di wilayah Bali. “Tadi kita sudah melapor ke Polresta Denpasar tapi penyidik menyarankan melaporkannya ke Polda Bali. Di Polda Bali kita melaporkan Ipda Timbul dalam kasus penipuan, penggelapan dan pencabulan,” ucap Ipung disela sela pemeriksaan di SPKT Polda Bali. Menurut Ipung, ada cerita unik, sebelum Ipda Timbul melakukan penipuan terhadap MS. Awalnya, Ipda Timbul meminta uang Rp 25 juta untuk disekolahkan dari Pama di Bangli ke Polda Bali. Tapi tidak diberikan oleh MS karena Ipda Timbul terlalu sering minta uang. “Dia menipu korban dengan alasan untuk sekolah sebagai perwira dari Bangli ke Polda Bali. Ternyata dia bertugas di Sat Narkoba Polresta Denpasar,” terangnya. Nah, karena MS tidak memberikan, pelaku pun berpura pura menikahi MS. Dia pun mendatangi keluarga MS dan berjanji untuk menikahi MS pada Bulan Juni 2012. “Empat tahun berpacaran, korban dijanjikan akan dilamar pada Juni 2010. Hanya saja, sampai Bulan Juli tidak pernah ada pernikahan. Ternyata dia sudah beristri bernama Ema di Denpasar. Pacarnya di Denpasar juga banyak sekitar 13 orang,” bebernya. R – 005

Buang Bayi, Ibu Kandung Ditangkap

DENPASAR – Fajar Bali Sosok bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di seputaran Supermarket Carrefour di Jalan Sunset Road, Kuta, pada Rabu (02/01). Berselang beberapa jam kemudian, jajaran Polsek Kuta berhasil menangkap si ibu pembuang bayi tersebut berinisial Komang Kar (19). Bayi malang itu ditemukan warga dalam kondisi masih hidup disemak semak. Selanjutnya warga membawa bayi tersebut ke RSUP Sanglah. Dalam penyelidikan jajaran buser Polsek Kuta, polisi mendapat informasi dari beberapa saksi yang diperiksa. “Ada saksi yang mengetahui ciri-ciri pembuang bayi tersebut dan kita tangkap,” jelas Kapolsek Kuta AKP Putu Dedi Ujiana, pada Rabu (02/01). Setelah diselidiki, ibu kandung pembuang bayi bernama Komang Kar asal Bangli. Komang Kar yang bekerja disebuah restoran di Carrefour ditangkap saat polisi mendatangi mess restoran tempat tinggalnya. “Dia kita tangkap saat hendak mau bekerja,” beber Kapolsek. Dari keterangan Komang kar, dia mengaku bayi malang berjenis kelamin perempuan itu adalah hasil hubungan gelapnya bersama pacarnya. Ironinya, saat anaknya lahir, sang pacar pun kabur dan dia terpaksa membuangnya. Menurut mantan Kapolsek Nusa Dua itu, pene m u a n o ro k i t u awa l nya d i ke t a h u i o l e h s a l a h seorang anggota Satlantas Polresta Denpasar. Di pembungkus bayi itu ada tulisan ’tolong rawat bayi ini.’ “Kita bawa bayi tersebut ke rumah sakit dan kita melakukan penyelidikan dan menangkap ibu yang membuang anaknya. Masih kita dalami keterangannya,” beber Kapolsek. R – 005

Oknum Polisi Itu Meraba - raba dan Menindih Korban

Siti Sapura kuasa hukum MS memperlihatkan poto oknum perwira Polisi yang melakukan penipuan dan pencabulan

DENPASAR – Fajar Bali Tindakan Ipda Timbul Sasana Raharjo terhadap MS (37) dan anaknya YI (10) tergolong sangat keterlaluan. Bayangkan saja, setelah sukses menguras harta MS selama berpacaran hingga 4 tahun, mantan anggota Sat Narkoba Polresta Denpasar ini tega mencabuli anak semata wayang MS, berinisial YI (10) dengan cara meraba raba dan menindihnya. Menurut Kuasa Hukum MS, Siti Sapura, terbongkarnya kejahatan Ipda Timbul berawal dari salah seorang perempuan bernama Sarah yang menghubungi MS lewat via telpon. Sarah mengaku berada di Jakarta dan istri dari Ipda Timbul. Betapa kaget dan marahnya MS mendengar perihal itu. Betapa tidak, selama ini Ipda Timbul berjanji akan menikahinya. Bahkan, korban sudah mengeluarkan uang hingga ratusan juta untuk membantu Ipda Timbul meraih pangkat perwira. Melihat ibunya marah akibat perlakukan Ipda Timbul yang biasa dipanggil papa itu, diam diam diketahui oleh anaknya YI. Seiring waktu berjalan, pada 23 November lalu, YI pelajar SD

ini memberanikan diri mengadukan perihal pencabulan yang dilakukan papanya (Ipda Timbul, red). “Mama jangan marah ya, papa timbul pernah pegang pegang dan menindih,” ucap korban seperti ditirukan oleh Siti Sapura, pada Rabu (02/01) kemarin. Betapa kagetnya MS mendengar penuturan sang anak. Bahkan, sang anak juga mengaku pencabulan itu sering dilakukan Ipda Timbul setelah ibunya pergi bekerja. Dari keterangan YI, pencabulan terjadi di toko merangkap rumah korban di seputaran Jalan Nusa Indah, Denpasar, sejak April 2012 lalu. “Kata korban, perutnya diraba hingga ke bawah, ditindih dan roknya dibuka. Pelaku sudah sering ke rumah korban dan dia biasa dipanggil papa. Kita menduga pencabulan terjadi pada April hingga Bulan Mei 2012 lalu,” tegasnya. Hanya saja, Siti Sapura mengaku belum mengetahui apakah korban juga disetubuhi oleh Ipda Timbul. Sebab, pemeriksaan masih berjalan dan penyidik harus lebih berhati-hati karena kasus ini menimpa anak dibawah umur. R – 005

Korupsi Jamsostek Biar Selamat, SK Diberi Kode Tol Dituntut 1,5 Tahun

DENPASAR-Fajar Bali Mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMD) Tabanan I Nengah Sugita (60) yang menjadi terdakwa dalah kasus dugaan korupsi dana Jamsostek, dituntut 1,5 tahun penjara. Tak hanya itu, selain dituntut penjara, terdakwa oleh jaksa penuntut umum (JPU) I Gusti Ngurah Anom Sukawinata dkk juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara. Pada persidangan, di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (2/1) kemarin, JPU menyatakan sesuai fakta persidangan, terdakwa I Nengah Sugita terbukti menguntungkan dirinya sendiri atau orang lain atau suatu korporasi secara berlanjut dengan cara menyalahgunakan kewenangan karena jabatannya. Oleh karena itu, dihadapan majelis hakim pimpinan Nur Syam, JPU menyatakan terdakwa tidak terbukti bersalah sebagaimana dakwaan primer pasal 2 ayat 1 jo pasal

18 ayat (1) huruf b UU No 31 tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 20 tahun 1999 jo pasal 64 ayat (1) KUHP. Namun terdakwa terbukti melanggar pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) huruf b UU No 31 tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 20 tahun 1999 jo pasal 64 ayat (1) KUHP. JPU juga mengatakan, tidak ditemukanya adanya alasan pembenar yang dapat menghapuskan tindak pidana yang dilakukan terdakwa. Sebelum menuntut terdakwa, JPU terlebih dahulu memaparkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa merugikan keuangan Pemkab Tabanan dan terdakwa tidak mengakui perbuatannya. Sedangkan hal meringankan terdakwa punya tanggungan keluarga dan belum pernah dihukum. “Dengan berbagai pertimbangan dengan demikian memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan hukuman penjata selama 1,5 tahun,” demikian bunyi tuntutan JPU. Selain itu dalam amar tuntutanya, JPU juga menyebut, uang klaim sejumlah Rp 360 juta lebih yang terbagi atas Rp 171 juta lebih dikembalikan kepada pihak PT Jamsostek dan sisanya ke kas Pemkab Tabanan melalui BPMD Tabanan. Menyikapi tuntutan tersebut, terdakwa setelah berkonsultasi dengan tim penasehat hukumnya I Gusti Agung Made Wardana dan Dewa Putu Alit Sunarya menyatakan akan menyampaikan pembelaan secara tertulis. Oleh karena itu, majelis hakim akan melanjutkan persidangan pada Rabu (9/1) mendatang dengan agenda pembelaan. Sebagaimana dakwaan JPU, sesuai hasil audit BPK RI tahun 2009 ditemukan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran Jamsostek bagi perangkat desa sekitar Rp 400 juta dengan modus membuat nama perangkat desa fiktif sebagai penerima Jamsostek. W-007

 Pemimpin Umum /Penanggung jawab: IGM Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja Redaktur Pelaksana: Ida Bagus Putu Bagus  Redaktur: Gde Carmyaka, Hence Silalahi, Gst Agung Paramita, Blasius Besu, Supriyono  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, KS. Astana, Wimphy. A Saputra  Staf Redaksi: Suarja, Eliazar Patun, Heru Prasetya, Hery Subagio, Gde Sarjana, Rony B. H  Sekretaris Redaksi: Ketut Tini  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), IGA Diah (Klungkung), Made Doni (Tabanan), Wayan Sumertha (Bangli), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara), Destia Ariyanti, Laurensius Leba Tukan (Kupang)  Rikar Khandi (Manggarai Barat), Binjamin Gabus (Kontributor Manggarai Barat )  Alfan Manah (Manggarai)  Hironimus Dale (Manggarai Timur)  Biro NTB : Amirullah (Kepala Biro), Dedi Shopan Shopian, Nur Imansyah, Tarpi’in, Sarafudin, Mahdi (sirkulasi) Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama

DENPASAR - Fajar Bali SK Bupati Buleleng Nomor 356 tahun 2005 dan SK Nomor 977 tahun 2008 terkait pembagian upah pungut Pajak Bumi dan Bangunan Kehutanan Perkebunan dan Pertambangan (UP PBB-KPP) Buleleng yang dibagi kepada sejumlah pejabat akhirnya akhirnya terbongkar. Made Widiarta, mantan Kabag Hukum Pemkab Buleleng saat memberikan kesaksian pada persidangan dengan terdakwa mantan Kadispenda Buleleng Nyoman Pastika di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (2/1) kemarin mengakui bahwa dia yang memerintahkan stafnya untuk memberi ‘kode tol.’ Kode itu diperuntukkan agar aman atau selamat bila di kemudian hari terjadi masalah hukum atas terbitnya SK tersebut. “Saya memerintahkan staf saya untuk memberi kode tol,”kata Widiarta menjawab pertanyaan JPU Wayan Suardi. Penasehat hukum terdakwa, Wayan Sedana juga sempat menyodok saksi mengapa diberikan kode tersebut. Namun,

Widiarta enteng menjawab, kode itu jika ada draft produk hukum, salah satunya SK bupati yang dibuat tanpa melalui Bagian Hukum. Alasanya, jika suatu saat adalah masalah dengan SK tersebut, pihaknya tidak tersangkut. “Jadi itu cuma tanda saja. Ketika nanti ada masalah dengan SK tersebut, maka kami bisa menjelaskannya,” tandasnya. Hakim Nursyam juga sempat menanyakan apakah dia tidak pernah memberikan masukan kepada bupati terkait prosedur pembuatan SK. Ditanya begitu, Widiarta yang menjabat sebagai Kabag hukum sejak 2000 sampai 2009 ini, dengan enteng menjawab tidak pernah. Mendapat jawaban seperti itu, hakim langsung mengatakan, berarti boleh pembuatan SK bupati tanpa melalui bagian hukum yang kemudian diberi kode tol. “Tidak seperti itu, ini karena sudah ditandatangani Bupati,”kelitnya. Widiarta pun menjelaskan, sesuai prosedur, pembuatan

SK bupati itu harusnya dimulai dari pembuatan draft oleh SKPD bersangkutan. Dalam hal SK Bupati Buleleng Nomor 356 tahun 2005 dan SK Nomor 977 tahun 2008, draft itu dibuat Kadispenda, selanjutnya dibawa ke Bagian Hukum untuk dikaji apakah sudah sesuai atau tidak. “Kalau tidak sesuai maka ada yang dikoreksi, yang selanjutnya dikembalikan ke Dispenda untuk dilakukan perbaikan. Hasil perbaikan, kembali masuk ke Bagian Hukum dan kalau sudah benar, maka diberikan paraf dan dibawa ke sekda. Kalau sudah diberikan paraf sekda, maka baru masuk ke bupati untuk ditandatangani,” ujarnya. Dia mengakui, bagian hukum berwenang melakukan kajian atau penelitian terhadap draft SK bupati menyangkut redaksional maupun substansinya, apakah sudah sesuai aturan atau tidak. Tapi, diakuinya kedua SK ini tidak melalui mekanisme. Draft itu langsung ke bupati. “Setelah ditandatangani bupati baru dimintakan nomor ke kami,” tandasnya.W-007

Maling Bobol Toko Handphone di Dalung

Tersangka maling bobol toko handphone ditangkap BADUNG – Fajar Bali Bobol toko handphone di RJ Cell di Jalan Padang Luwih, Dalung, Kuta Utara, Badung, seorang maling bernama Syaiful Bahri (28) nyaris tewas dihajar massa pada Sabtu (29/12) dinihari lalu. Tersangka kini diamankan di Polres Badung. Menurut Kapolres Badung, AKBP Komang Suartana, tersangka Syaiful Bahri asal Desa

Mayang, Kencong, Jember ini diciduk setelah menjebol toko handphone RJ Cell di Jalan Padang Luwih, Dalung, pada Sabtu dinihari sekitar pukul 01.00 wita. “Dia ditangkap warga saat membobol toko handphone,” ujarnya, pada Rabu (02/01). Tersangka Syaiful masuk ke toko dengan cara memanjat tempat penampungan air. Tersangka yang baru empat hari di

Denpasar itu naik ke atap toko dan membobol asbes dengan cara melepas paku asbes. “Pelaku masuk dan mengambil 44 handphone merk China beserta charger, 36 baterai handphone, 27 kabel data, 36 handset, 8 flashdish, 3 catreader, 13 memory card dan 48 bungkus rook berbagai merk,” terangnya. Naas, setelah keluar dari toko, aksinya dipergoki warga setempat dan dihajar hingga babak belur. Anggota Polres Badung yang melakukan patroli berhasil mengamankan tersangka dan melarikannya ke rumah sakit Kapal, Mengwi. Tersangka Syaiful mengatakan, nekad membobol toko handphone karena tidak punya uang dan pekerjaan. Dia datang ke Bali untuk mencari kerja karena usahanya sebagai petani tembakau di Jember, gulung tikar. Dia mengaku sebelum ke Bali sempat mencuri ayam, handphone dan uang milik keluarganya sendiri. Uang itu lalu digunakan untuk berangkat ke Bali. R – 005

Press.  Manajer SDM: IGK A Mertha Yoga.  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Marketing: IGA Galuh Ardaningrat  Manajer Pengembangan dan Sirkulasi: IB. Sudarsana  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar No.: 011.02.02.22723.9, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan :Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax. (0361) 411283 e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id. telp. sirkulasi (0361) 411283, 7887790. Tarif Iklan : Umum BW : Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC : Rp. 50.000 mm/klm, Keluarga/ Sosial : Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/ Neraca : Rp. 20.000 mm/klm, Advetorial : Rp. 15.000 mm/klm, Baris : Rp. 20.000 /baris, Iklan Umum Hal Utama : Naik 200% dari tarif iklan umum, Tarif Iklan Jakel (Coat Ad) : 300% dari tarif iklan umum. Percetakan: PT. Temprina .

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN.


KOTAPLUS

Kamis, 3 Januari 2013, Tahun XIII

3

Dewan Berharap Proyek Lapangan Puputan Tak Digarap Multi Years Dikhawatirkan Muncul Kemacetan Berlarut Proyek pembuatan museum Bali dan parkir basement di bawah lapangan Puputan Badung rencananya akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun anggaran. Namun kalangan DPRD Kota Denpasar justru menginginkan agar proyek itu dilakukan dalam satu tahun anggaran saja secara bersama-sama dan tidak dilakukan secara multi years. DENPASAR–Fajar Bali Rencana penataan lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung dengan membuat museum dan parkir basement terancam gagal. Hal itu dikarenakan minimnya anggaran yang dimiliki Pemkot Denpasar. Terutama pasokan dana yang dijanjikan Pemprov. Padahal sejak awal khusus untuk pembuatan museum rencananya akan dibiayai sepenuhnya oleh provinsi. Kabid Tata Ruang Kota, Dinas Tata Ruang dan Perumahan Kota Denpasar, Gede Cipta Sudewa, Selasa (1/1), mengakui, pihaknya bahkan telah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) yang dibuat tahun 2010 lalu bersama SKPD terkait lainnya. Penataan itu diperkirakan memerlukan anggaran hingga Rp 44 miliar, dengan rincian Rp 27 miliar untuk pembuatan museum di bawah patung, dan sisanya anggaran untuk pembuatan parkir bawah tanah alias parkir basement. Proyek itu terancam batal, mengingat bantuan dana yang dijanjikan oleh pemprov Bali sebelumnya, kini yang disalurkan ke pemkot hanya Rp 5 miliar saja. Awalnya untuk pembangunan museum direncanakan mulai dikerjakan

tahun 2013. Dan itu akan dibiayai oleh provinsi. Sedangkan untuk parkir bawah tanah rencananya akan didanai oleh Pemkot Denpasar. “Tapi setelah akhir 2012 lalu, anggaran yang turun dari provinsi hanya Rp 5 miliar saja,” ucap Cipta Sudewa. Mencermati kondisi tersebut, pihak DTRP bersama Sekda Denpasar AAN Rai Iswara telah melakukan rapat terkait hal ini. “Bagaimana kelanjutannya juga kami bahas. Menurut Pak Sekda ini ditunda dulu dan akan dikon irmasikan lagi ke provinsi mengingat kondisi dana yang diberikan, namun sampai sekarang belum ada tanggapan,” jelasnya. Saat ini, lanjutnya, dana Rp 5 miliar tersebut sudah masuk di bagian keuangan pemkot. Hanya saja pemkot khawatir jika proyek ini dipaksakan untuk digarap. “Dana yang diberikan baru segitu (Rp 5 M), sementara anggaran pemkot tak cukup untuk menalangi sisanya. Sehingga ditunda dulu daripada dipaksakan malah nanti menjadi proyek mangkrak karena kekurangan dana,” ungkap Cipta Sudewa, seraya mengaku saat ini pihaknya menunggu jawaban dari provinsi. Apakah ada dana tambahan, atau bagaimana. “Kalau tidak ada tambahan,

Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung rencananya akan ditata dengan dilengkapi parkir basement dan museum. kami juga akan tetap berkoordinasi apakah dana dikembalikan atau boleh dipergunakan untuk proyek lain,” imbuhnya. Sebagaimana diketahui, Pemprov Bali sempat menyarankan agar pemkot menata lapangan puputan, dengan membuat museum di bawah patung/kolam. Untuk anggaran ditanggung provinsi sedangkan untuk parkir basement-nya oleh Pemkot. Saran itu dis-

ambut girang pihak Pemkot. Bahkan DED sudah dirancang DTRP tahun 2010 dengan penghabisan anggaran sebesar Rp 289 juta. Proyek Digarap Multi Years Mesti diduga batal, namun isu teranyar menyebutkan proyek itu tetap terlaksana namun digarap secara bertahap. Para wakil rakyat di DPRD

Kota Denpasar tampaknya tidak menghendaki jika pihak Pemprov Bali benar-benar mewujudkan wacana hendak menggarap mega proyek Lapangan Puputan secara multi years (bertahap) dalam beberapa tahun. Terlebih, lokasi proyek berada di jantung kota. Kondisi penggarapan proyek multi years itu dikhawatirkan menimbulkan kemacetan yang berlarut dan memunculkan

kesan negatif. Sebaliknya, proyek senilai Rp 44 miliar yang diprediksi urung digarap tahun 2013 ini diharapkan bisa tergarap pada tahun 2014. “Kita menginginkan dan berharap kepada Pemerintah Propinsi Bali dan DPRD Propinsi agar penggarapannya dilakukan dalam satu tahun anggaran saja secara bersama-sama dan tidak dilakukan secara multi years,”

ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, AA Ngurah Wira Bima Wikrama, Rabu (2/1) kemarin. Wacana yang berkembang di propinsi proyek pembuatan museum Bali dan parkir basement di bawah lapangan Puputan Badung akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun anggaran. “Jadi wacananya museum ini digarap sedikit-sedikit setiap tahunnya, makanya anggaran yang diberikan juga secara bertahap Rp 5 miliar kemudian tahun berikutnya lagi berapa miliar begitu,” imbuhnya. Akan tetapi, Pemkot Denpasar menginginkan proyek ini digarap dalam satu tahun anggaran. Keinginan itu masuk akal, apalagi lokasi proyek berada di jantung kota yang setiap harinya padat dengan lalu lalang kendaraan. Semakin lama proyek digarap maka semakin lama pula masyarakat dihadapkan pada kemacetan. “Belum lagi kesan dari masyarakat pasti akan sangat negatif kalau ada proyek di pusat kota yang jangka waktu penggarapannya bertahun-tahun. Mestinya proyek ini digarap dalam satu tahun anggaran saja,” paparnya. Politisi Partai Demokrat ini menekankan, penggarapan dalam satu tahun anggaran dianggap sudah yang paling ideal dan dapat dimaklumi oleh masyarakat. “Kalau tahun anggaran 2013 rasanya sulit digarap apalagi anggaran yang kita terima hanya Rp 5 miliar, tahun 2014 lebih memungkinkan,” jelasnya, seraya berharap agar Pemkot menjalin komunikasi dengan propinsi terkait program tersebut. R-004

Wakil Bupati Badung I Ketut Sudikerta bersama Ketua DPRD Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan punia saat karya melaspas palinggih Begawan Penyarikan yang ada di Balai Banjar Pegongan Desa Taman Abiansemal.

Pura Begawan Penyarikan Banjar Pegongan Dipelaspas MANGUPURA – Fajar Bali Warga Br. Pegongan Desa Taman Kecamatan Abiansemal, melaksanakan karya melaspas palinggih Begawan Penyarikan yang ada di Balai Banjar tersebut berhubung telah selesai direnovasi. Acara ini dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Sudikerta, Ketua DPRD Badung I Nyoman Giri Prasta, Kadis Kebudayaan IB. Anom Basma, Perbekel Desa Taman I Gede Pastika, Bendesa Adat Taman I Made Kupasada dan para Kelian Adat /Dinas yang ada di Desa Taman serta tokoh masyarakat, Selasa (1/1). Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati I Ketut Sudikerta melakukan persembahyangan ber-

sama guna memohon keselamatan agar pelaksanaan karya dapat berjalan lancar sesuai harapan. Di samping itu Sudikerta menyampaikan, perbaikan palinggih merupakan kewajiban umat dan setelah selesai perlu diupacarai dengan menghaturkan upakara yadnya agar palinggih tersebut menjadi bersih dan suci sebagai tempat/ linggih Ida Batara. Dalam melaksanakan pembangunan dan melakukan upacara yadnya Sudikerta berharap agar dilakukan dengan hati yang tulus ikhlas dengan cara gotong-royong dengan memupuk rasa persatuan dan kesatuan antarmasyarakat, dan kedepannya pelaksanaannya dapat ditingkatkan. Untuk memotivasi semangat

masyarakat Wakil Bupati Badung mepunia Rp. 50 juta dan diikuti Ketua DPRD Badung I Nyoman Giri Prasta Rp. 15 juta dan secara pribadi kepada Sekaa Angklung Wanita Br. Pegongan Rp. 5 juta. Sementara itu Pamucuk Karya yang juga Kelian Dinas Br. Pegongan I Wayan Muriyana melaporkan, Br. Pegongan terdiri dari 270 KK dengan jumlah penduduk 1.620 orang. Pembangunan yang dilaksanakan meliputi; pembangunan parahyangan berupa Palinggih Begawan Penyarikan yang berlantai dengan menghabiskan dana sebesar Rp. 200 juta, yang bersumber dari bantuan Pemerintah Kabupaten Badung setiap tahunnya. W-014

2013, DTRP Prioritaskan Penataan Infrastruktur DENPASAR –Fajar Bali Sebagaimana pada tahun 2012, Pemkot Denpasar melalui Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) memfokuskan penanganan bidang infrastruktur, dengan menggarap jumlah proyek cukup besar seperti pembangunan gedung pusat layanan publik di kawasan Lumintang, gedung sekretariat DPRD Kota Denpasar, parkir basement di Jalan Sulawesi (sebelah timur Pasar Badung). Untuk tahun 2013 ini, sekalipun proyek yang ditangani tidak sebesar tahun lalu, namun DTRP menyebut penataan infrastruktur masih menjadi prioritas. Kepala Dinas Tata Ruang dan Perumahan Kota Denpasar, Kadek Kusuma Diputra mengatakan, untuk tahun 2013 ini ada sejumlah proyek yang akan ditangani. “Kami ada tugas membangun beberapa pasar desa, kantor Dinas PU, dan

beberapa bangunan lainnya,” ungkap Kusuma Diputra, Rabu (2/1) kemarin. Sayangnya mantan Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Capil) Kota Denpasar ini tidak merinci di mana lokasi proyekproyek tersebut. Demikian halnya dengan besaran anggaran yang dialokasikan untuk merealisasikan proyek dimaksud. Sementara bidang tata ruang kota, tahun 2013 masih melakukan penataan trotoar (trotoarisasi) sisa dari proyek di tahun 2012 yang belum tercover. “Untuk tahun ini (2013) kita lanjutkan proyek trotoarisasi di beberapa ruas jalan protokol seperti, Jalan Veteran, Sudirman, penataan di kawasan Jalan Kamboja, serta zoning regulation di Lumintang dan LC Mergaya,” sambung Kabid Tata Ruang Kota DTRP Denpasar, Gede Cipta Sudewa. Selain itu

juga ada proyek pembangunan Bale Panjang dan Bale Kulkul di Pura Desa Pakraman Denpasar. Dijelaskan pula konsep sekarang berbeda dengan tahun 2012 lalu. Walikota mencanangkan tahun 2012 lalu sebagai tahun infrastruktur, sehingga banyak proyek besar. “Tahun 2013 sekarang ini lebih condong pada pemanfaatan hal-hal yang sudah ada,” tandasnya. Cipta Sudewa pun menyebut, trotoarisasi yang dilakukan sekarang ini adalah lebih pada peningkatan kualitas. Mengingat kondisi trotoar terutama yang ada di Jalan Veteran dan Sudirman jarak ketinggiannya kurang dengan jalan. “Trotoar di Jalan Sudirman sekarang kondisinya rata dengan aspal. Nantinya diangkat agar lebih tertata dan keselamatan pejalan kaki lebih terlindungi,” pungkasnya. R-004

Bupati Badung A.A. Gde Agung menyerahkan punia kepada prawartaka karya I Wayan Kasem saat karya di Pura Balai Banjar Adat Padang Linjong Kuta Utara.

Karya Mamungkah Pura Melanting Banjar Padang Linjong

Bupati Gde Agung Hadir Tandatangani Prasasti MANGUPURA – Fajar Bali Krama Banjar Padang Linjong, Desa Adat Canggu, Kuta Utara, Rabu (2/1) kemarin melaksanakan puncak karya mamungkah, ngenteg linggih, padudusan alit lan tawur wraspati kalpa di Pura Balai Banjar Adat Padang Linjong. Upacara tersebut dipuput Ida Pedanda Griya Sogsogan serta dihadiri Bupati Badung A.A. Gde Agung didampingi anggota DPRD Badung I Made Sudiana, Ketua PHDI Badung I Nyoman Sukada, Camat Kuta Utara A.A. Yuyun Hanura Eny, Kapolsek Kuta Utara serta tokoh masyarakat Desa Canggu.

Pada kesempatan tersebut Bupati Gde Agung bersama krama Banjar melakukan persembahyangan bersama, dilanjutkan menandatangani prasasti karya. Guna memotivasi swadaya krama, Bupati juga menghaturkan dana punia sebesar Rp. 25 juta dan DPRD Badung sebesar Rp. 5 juta yang diterima prawartaka karya I Wayan Kasem. I Wayan Kasem melaporkan, karya mamungkah digelar serangkaian telah selesainya perbaikan palinggih balai banjar dan bale kulkul serta sejumlah bangunan yang ada di balai banjar. “Pembangunan palinggih Pura

Melanting, bale kulkul dan dapur dilaksanakan secara bertahap dari tahun 2007 hingga 2012. Dana yang dihabiskan mencapai Rp. 330 juta yang bersumber dari urunan krama banjar yang berjumlah 179 KK, swadaya masyarakat dan bantuan Pemkab Badung. Sementara biaya untuk upakara diperkirakan menghabiskan Rp. 250 juta,” katanya. Rangkaian karya mamungkah dan ngenteg linggih telah dimulai sejak redite paing ugu, 9 Desember 2012 lalu, sementara Ida Bhatara nyejer selama 3 (tiga) hari dan mesineb 5 Januari 2013. W-014


DAERAH

4 Empat Tahun Terbaring Diatas Pelepah Pisang Bukit Harap Uluran Tangan

Ni Ketut Bukit AMLAPURA-Fajar Bali Ni Ketut Bukit (40), warga Banjar Werdi Guna, Desa Jasri Kaler, Karangasem masih berjuang keras melawan penyakit yang dideritanya. Meski sudah berobat ke sejumlah rumah sakit dan dukun tak juga menujukan gejala membaik. Sesuai diagnose dokter penyakit yang dideritanya kencing manis. Penyakit yang memaksanya harus tidur beralaskan pelepah pisang karena rasa panas bak terbakar bara api membuatnya tak berdaya. Selain kondisi ekonomi keluarga yang memang pas-pasan membuat keluarganya semakin terpuruk. Anak dari pasangan Wayan Minggir dan Mangku Ngarta ini mengaku sudah menderita kencing manis sejak empat tahun silam. “Sebelum sakit, saya biasa mengumpulkan barang bekas untuk uang dapur,”ungkapnya ditemui Rabu (2/1) kemarin di rumahnya di Banjar Werdi Guna. Setelah penyakit bersarang di tubuhnya kontan dirinya tak mampu berbuat banyak. Jangankan bekerja atau keluar rumah, setiap malam sampai 5 kali dia harus merendam kakinya karena rasa panas luar biasa dirasaknya. Bahkan dia mengaku terpaksa harus tidur telanjang bulat dan beralaskan pelepaah pisang yang biasanya mengggunakan pelepah pisang saba untuk mengurangi rasa panas. Di tengah keterpurukan keluarga ini, untuk memenuhi kebutuhan keluarga, bergantung pada sang kakak, Ni Nengah Simpen (50), yang bekerja sebagai pemulung. Sementara adik laki-lakinya bernama I Wayan Macun yang tuna wicara juga harus membanting tulang menjadi buruh membantu nelayan memarkir jukung setelah datang dari melaut. “Keluarga tiyange ten ngelah napi, paon manten ten ngelah,(Keluarga saya tidak punya apa, dapur saja tidak punya,”ungkap Mangku Ngarta sembari menunjuk puing bangunan di sisi selatan yang sebelumnya dipakai dapur. Dia pun mengaku sempat menyampaikan keluhanya kepada Nyonya Mangku Pastika yang datang menjenguk (2/1) kemarin. Ngarta berharap ada uluran tangan untuk biaya pengobatan anaknya dan bantuan bedah rumah. Nyonya Mangku Pastika yang datang bersama rombongan menyerahkan bantuan sembako dan uang untuk membatu pengobatan Bukit. M-002

Pesta Pergantian Tahun

Empat Kasus Penganiayaan Terjadi di Klungkung

SEMARAPURA-Fajar Bali Angka kriminalitas di Kabupaten Klungkung justru melonjak di awal tahun 2013. Memasuki pergantian tahun saja, Polres Klungkung sudah mencatat adanya empat laporan penganiayaan yang terjadi di lokasi berbeda. Salah satunya adalah, laporan penganiayaan di Banjar Semaagung, Desa Tusan, Banjarangkan, Klungkung yang nyaris menimbulkan ricuh pada Selasa (1/1) dini hari. Selain itu, masih ada tiga laporan penganiayaan lagi, yang terjadi di hari yang sama. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun di Mapolres Klungkung pada Rabu (2/1) kemarin, penganiayaan juga terjadi di Desa Nyalian, Desa Paksebali, dan Desa Tusan. Kasus di Dusun Kelodan, Desa Nyalian terjadi pada Selasa (1/1) pukul 00.30 wita. Sang Made Muliayan (22) asal Dusun Penarukan, Desa Bumbungan, Banjarangkan melaporkan Torji (45) asal Dusun Uma Anyar, Desa Nyalian atas tuduhan penganiayaan. Saat kejadian, Muliayan baru saja pulang kerja, setiba di TKP ia bersenggolan dengan Torji. Sayangnya, Torji langsung naik darah dan langsung memukul korban dengan tangan kanan. Pukulan itu mengenai bibir dan wajah korban hingga bengkak dan lebam. Selanjutnya, Muliayan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Banjarangkan. Kasus penganiayaan selanjutnya terjadi di Banjar Timrah, Desa Paksebali, Dawan, Klungkung, Selasa (1/1) pukul 01.00 wita. Kali ini korbanya bernama I Kadek Juniartawan (18) asal Banjar Bucu, Desa Paksebali. Malam itu, Juniartawan yang sedang mengobrol dengan rekanya di TKP tiba-tiba saja didatangi oleh pelaku yang bernama Kenyus (23). Peristiwa ketiga terjadi di Banjar Semaagung, Desa Tusan, Banjarangkan, Selasa (1/1) pukul 01.00 wita. Kela, laki-laki asal Banjar Semaagung ini, dilaporkan oleh I Gede Agus Suantara (20) asal Banjar Kangin, Desa Tusan atas tuduhan penganiayaan. Saat kejadian, Suantara melintas di Banjar Semaagung bersama rekanya. Selanjutnya ia diberhentikan oleh Kela, dan langsung di tending serta dipukul . Tendangan dan pukulan itu mengenai bagian wajah korban, dan selanjutnya korban melapor ke Polres Klungkung. W-019

Gapura Desa

Bupati Lounching Pos Pemungutan Retribusi

BANGLI-Fajar Bali Acara Launching Pos Pemungutan Retribusi tempat rekreasi dan olahraga di Desa Sekardadi Kec. Kintamani dilaksanakan pada hari selasa (1/1) dihadiri oleh Bupati Bangli, I Made Gianyar SH,M. hum , Plh Sekda Kabupaten Bangli,HPI Bali, Polisi Pariwisata, dan Pimpinan SKPD kab. Bangli. Dalam laporannya yang dibacakan oleh Plt Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Bangli Drs. I Wayan Lawe,MM menyampaikan program ini terselenggara atas petunjuk Bupati Bangli, beberapa SKPD yang terkait,Pengelola daya tarik Wisata yang ada di Kabupaten Bangli, agar Pos

Pemungutan Retribusi yang berada di Desa Sekardadi untuk segera difungsikan dengan mengambil langkah – langkah yang sudah diupayakan dan secara khusus sudah melaksanakan koordinasi dengan petugas pemungut, bahwa pada hakekatnya mereka siap melaksanakan tugas dimanapun ditugaskan walaupun dengan keterbatasan dan kekurangan yang ada, namun kedepannya diharapkan hendaknya dapat diwujudkan Pos Retribusi yang representative sehingga faktor keamanan dan kenyamanan menjadi sesuatu yang penting diperhatikan. “Untuk dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada wisatawan, kami

Proyek rehabilitasi lanjutan bangunan bangsal pemindangan, di Desa Kusamba, Dawan, Klungkung memang sudah rampung. Sayangnya, bangunan yang terdiri atas satu kantor, enam los pemindangan dan enam los kios di Tempat Pemindangan Ikan (TPI) itu belum dapat dimanfaatkan. SEMARAPURA-Fajar Bali Proyek yang dikerjakan oleh CV.Bhunan Raya dengan dana APBN sebesar Rp 793.532.000,00 sejak 5 Oktober 2012 itu hanya berbentuk bangunan kasar saja. Oleh karena itu, warga yang hendak memanfaatkanya merasa tidak nyaman, dan memilih untuk menunda pengoperasianya. Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (2/1) kemarin, terlihat deretan los berdinding batako dan berpenyangga batu bata. Dindingnya tidak diplester dan hanya dilapisi campuran kapur kasar. Bagian los kios alasanya memang sudah disemen, tetapi di sejumlah bagian masih tersisa lubanglubang yang menganga. Tidak hanya itu, di sebuah bangunan, tepatnya yang berada di posisi paling tengah, dindingnya malah sudah retak. Di bagian emper kios, terlihatlah hamparan tanah bercampur pasir yang memperlihatkan bagian alasnya yang belum disemen.

Wayan Suriasih yang seharihari berada di lokasi itu mengaku pengerjaan sudah selesai sejak tanggal 16 Desember 2012 lalu. Ia juga sudah sempat bertanya kepada pekerja mengenai kondisi bangunan itu. Sayangnya, ketika itu para pekerja berdalih dana hanya mencukupi pembangunan hingga tahap bangunan kasar saja. Suriasih juga khawatir, di beberapa bagian bangunan akan bocor jika hujan menerpa. Namun, ia belum dapat memastikan mengenai kebocoran itu, karena hingga kemarin belum pernah terjadi hujan yang sangat deras. “Pemborongnya sudah saya suruh untuk buat lebih bagus, tapi dia bilang pembangunan sudah segini saja, karena uangnya tidak cukup,” papar Suriasih. Kepada Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (PPK) Kabupaten Klungkung, I Gusti Ngurah Badi Wangsa ketika dikonfirmasi juga menyampaikan hal yang sama. Menurut-

Kondisi Proyek Rehabilitasi Lanjutan Bangsal Pemindangan di TPI nya, dana yang dikucurkan dari pusat itu, hanya mencukupi untuk membuat bagunan kasar saja. Lebih lanjut, Badi Wangsa menyampaikan, saat ini bangunan itu masih dalam tahap pemeliharaan. Oleh karena itu, jika ada pihak-pihak yang

mengeluh atau keberatan akan segera ditanganai. Petugas dari Dinas PPK juga dikatakan kemarin sudah melakukan pengecekan ke lokasi . Hanya saja, mereka belum menyampaikan hasil pengecekan itu kepada dirnya. “Pengerjaan

memang sedemikian saja, itu masih masih masa pemeliharaan, kalau ada yang keberatan, nanti kan ditangani pada masa pemeliharaan. Tadi petugas sudah sempat mengecek ke sana tapi belum dilaporkan,” jelas Badi Wangsa. W-019

Gebrakan Sekda Adnyana Mulyadi

Tekankan Disiplin PNS

AMLAPURA-Fajar Bali Hari pertama masuk kerja pejabat Sekda Karangasem yang baru, Ir. I Gede Adnya Mulyadi, MM, pasca dilantik Bupati Geredeg akhir Desember lalu, melakukan gebrakan disiplin dengan membuat kebijakan jam kerja apel pagi bergeser

dari pukul 07.00 menjadi pukul 08.30 dengan konsekuensi PNS tidak diperbolehkan meninggalkan kantor jika bukan untuk kepentingan tugas. Sekda I Gede Adnya Mulyadi, meminta dukungan segenap staf di jajaran Pemkab. Karangasem untuk mematuhi aturan disiplin

Jalin Kebersamaan dan Persatuan Antar Klen Sibetan Gelar Kejuaraan Bola Voli Antar Klen keinginan mulia untuk harmonisasi perbedaan warna kulit di tataran masyarakat Hindu di Bali khususnya di Desa Sibetan. Saat membuka Kejuaraan, Jumat (31/12) lalu, Ketua Geredeg Centre, I Gede Arya Mahardika menegaskan, kejuaraan volley ball antar klen cukup unik dari segi ide penyelenggaraan, yang pertama kali di Karangasem dan mungkin juga di Bali. Nampaknya berwawasan sempit menonjolkan klen tetapi niatnya luhur untuk mengangkat klen sebagai kekayaan penyangga Hindu di Bali yang perlu didorong melakukan pembauran dan persatuan. Saat itu pihak Geredeg Centre membantu dana penyelenggara-

juga menaruh harapan dengan lokasi pemungutan yang baru dapat meningkatkan pelayanan yang lebih baik hal ini akan terwujud, tentunya berkat kerjasama dari semua Intansi terkait termasuk para petugas pungut serta kepada mitra kerja yang telah membantu kami selama ini sehingga semua kegiatan dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya. Demikian juga dengan petugas pungut untuk lebih meningkatkan pelayanannya sehingga Kintamani menjadi kenangan yang tidak terlupakan dan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bangli, dimana yang sudah mendapatkan pengakuan Dunia tentang

warisan budaya Dunia dan Batur Global Geopark, sehingga Kintamani menjadi perhatian Dunia karena secara langsung sudah dipromosikan oleh UNESCO. Sementara itu dalam sambutannya Bupati Bangli, I Made Gianyar, SH,M.hum, menyampaikan ini merupakan tempat pembenahan pemungutan retribusi dan nanti akan dilaksanakan pembenahan dalam bidang- bidang yang lain untuk menunjang kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Bangli. Pemungutan retribusi melalui sikap ramah tamahan , sopan santun, dan profesional akan menjadi kesan bagi para wisatawan. Pagi itu juga dilaksanakan pengalungan bunga sebagai ucapan selamat datang oleh Bupati Bangli kepada para wisatawan yang berkunjung ke Kintamani. @sum

Proyek Kios TPI Kehabisan Dana

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

AMLAPURA-Fajar Bali Kelompok Pemuda Kaum Kuzam Volley Ball Club Desa Sibetan Kecamatan Bebandem melakukan ide kreatif di bidang olahraga dengan menggelar event kejuaraan Bola Volley antar Klen (Bali:pasemetonan). Hal ini menurut Panitia I Made Bheru Suryawan, selain untuk menumbuhkan bibit pemain olahraga Volley di Desa Siebetan juga untuk mempersatukan antar klen yang ada. Semangat dan intern kekeluargaan tiap kulit biasanya ada saja permasalahan. Untuk itu dilakukan upaya persatuan melalui pendekatan olahraga meski nampak berbeda dari sisi klen itu sendiri tetapi memiliki

FAJA R BALI Kamis, 3 Januari 2013, Tahun XIII

an sebanyak 10 juta diserahkan Ketua I Gede Arya Mahardika serta memberikan bantuan paket sembako bagi 15 RTM di Desa Sibetan. Usai menyerahkan hadiah bagi pemenang kejuaraan, anggota DPRD Karangasem wilayah Dapil Bebandem, I Nengah Sumardi, SE, M.Si., menekankan, agar semangat keolahragaan dapat memperkokoh semangat pasemetonan antar kawitan atau antar klen sehingga kerukunan umat Hindhu di Perbekelan Sibetan dapat diwujudkan. Pentingnya mempererat semangat kjekeluargaan semeton kawitan yang menjadi penyangga utama ajeg Bali dengan loyalitasnya pada leluhur dalam melak-

sanakan dharma agama. Peserta kejuaraan terdiri dari Club Volley Warga Tangkas Kori Agung, Warga Pasek, Warga Pande, Gajah Para dan Dukuh Segening. Keluar sebagai pemenang adalah Club Volly warga Gajah Para, masingmasing berhak atas hadiah uang sebesar Rp. 1 juta, Rp. 600 ribu dan Rp. 350 ribu. Demikian juga Tarik Tambang diikuti 5 peserta dari umum dengan pemenang masing-masing : ABM crew, Predator Pengawan dengan hadiah masing-masing Rp. 1 juta dan Rp. 700. ribu. Pelaksanaan kejuaraan selama 6 hari dari tanggal 25 sampai dengan tanggal 31 Desember 2012 di Lapangan Volley Banjar Telutug Sibetan. @hm

apel pagi, apel kerja dan senantiasa melakukan inovasi kinerja setiap hari. Dengan memaksimalkan dan mendorong budaya kerja untuk memaksimalkan produktifitas PNS dilingkungan Pemkab. Karangasem. Ia tidak ingin PNS malas enggan apel pagi sebagai salah satu indika-

tor penegakan disiplin. JIka ada karyawan baik PNS maupun kontrak yang 7-0-3, akan ditindak melalui pengawasan melekat. Mulai Januari 2013 seluruh pegawai kontrak diwajibkan ikut apel pagi karena sama – sama merupakan jajaran aparatur pemerintah. Dengan adanya komunikasi antara staf dengan lapis pimpinan secara berjenjang dapat dibangun interaksi komunikasi dilingkungan staf sekretariat khususnya, sekaligus bakal menambah arus informasi dan adanya komunikasi, koordinasi, simplifikasi dan sinkrunisasi (KISS) diantara stakeholder yang ada sehingga terjalin hubungan baik dan saling memberdayakan dalam pelaksanaan tupoksi. Dari kiat itu akan timbul sikap sosialitatif antara pimpinan sehingga tidak terjebak kebuntuan tidak saling tunggu dan tumpang tindih. Ditambahkan, tidak ada istilah jabatan basah kering, masuk kotak atau bukan, semua sama saja dimanapun bertugas me-

mangku tugas negara. Azas bineka karya abdi negara hendaknya senantiasa dipahami segenap jajaran PNS sebagai aparatur pemerintah. Oleh karena itu seluruh stakeholder yang ada tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mencapai tujuan melaksanaan misi pembangunan Karangasem, harus bersatu, sinergis berbasis kinerja yang menuntut profesionalisme segenap unsur penyelenggara pemerintahan apapun posisinya dan sekecil apapun perannya. Terkait Tahun baru 2013, mantan Kadispenda itu menyampaikan permohonan maafnya secara tulus manakala dalam pergaulan sebagai abdi negara mengemban tugas sehari-hari terjadi kekhilafan sehingga menimbulkan rasa tidak enak. Ia mengajak, melalui semangat dan moment tahun baru segenap jajaran Pemkab Karangasem makin kompak bersatu, profesional sinergis dalam mengemban tugas, lebih produktif melakukan kinerja serta makin meningkat taraf kesejahteraannya. @hm


daerah

FAJAR BALI Kamis, 3 Januari 2013, Tahun XIII

Pekaseh, MTP Ketua Sabhantara 4Dinilai Tak Transparan Kelola Keuangan

Para pekaseh se- Kabupaten Tabanan melayangkan Mosti Tidak Percaya (MTP) kepada Ketua Sabhantara Pekaseh Kabupaten Tabanan Wayan Pasek Arimbawa. Arimbawa diduga tidak transparan dalam mengelola keuangan bantuan Pemkab sebesar Rp 100 Juta.

TABANAN-Fajar Bali Dana sebesar itu dialokasikan untuk acara studi banding dan tirta yatra para pekaseh se-Tabanan ke pulau Jawa. Namun kenyataannya, di tengah perjalanan ke Jawa, para pekaseh harus merogoh uang sebesar Rp 1.250.000 untuk biaya studi banding. Pasek pun menuntut agar Ketua Sabantara Pekseh menjelaskan kemana aliran dana Rp 100 juta sumbangan dari Pemkab Tabanan yang dicairkannya itu. Nyoman Wiasa, salah seorang pekaseh dari Kecamatan Marga Nyoman Wiasa, Selasa (2/1) mengatakan, Sabhantara Pekaseh Tabanan punya program studi banding dan tirta yatra ke Pulau Jawa. Rombongan dari Tabanan diberangkatkan dalam dua gelombang. Para Pekaseh se-Kecamatan Marga dan Kediri, sebanyak 42 orang diberangkatkan pada gelombang kedua dari tanggal 26 – 30 Desember 2012. Daerah yang dituju yakni Balai Besar Benih di Sukamandi, Jawa Barat, dan beberapa pura di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. “Semestinya studi banding dan tirta yatra ini kita mendapat bekal, tetapi kenyataannya kita norok (bayar sendiri-sendiri) hingga masing-masing perbekel kena Rp 1.250.000. Padahal dari Pemkab Tabanan, program Sabhantara ini mendapat kucuran dana Rp 100 juta. Kami mempertanyakan kemana aliran dana sebesar itu,” jelasnya sengit. Ditambahkanya, ada tiga kecamatan di Tabanan yang tak ikut program studi banding dan tirta yatra. Kecamatan yang tak ikut yakni Pebenel, Selemadeg Barat dan Tabanan. Sementara kelompok pertama yang diberangkatkan ada lima kecamatan yakni dari Pupuan, Baturiti, Kerambitan, Selamadeg Timur dan Selemadeg. Sedangkan kelompok kedua dari Kecamatan Marga dan Kediri sebanyak 42 orang dengan dua pendamping dari Pemkab Tabanan. “Saat studi banding kami tak dapat apa-apa (bekal, red), justru keluar uang saku sendiri masing-masing per pekaseh sebesar Rp 1.250.000, sehingga kami mempertanyakan bantuan Pemkab Tabanan sebesar Rp 100 juta itu larinya kemana.,” tambah Wiasa. Sementara ketika hendak dikonfirmasi, Ketua Sabhantara Wayan Pasek Arimbawa belum bisa dihubungi. W-004

Bupati Jembrana Putu Artha ketika sidak ke sejumlah SKPD di lingkunga Pemkab Jembrana.

Awal Tahun, Bupati Sidak Ruangan Dinas dan PNS NEGARA- Fajar Bali Diawal tahun 2013, sejumlah dinas dan kantor seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Jembrana, disidak Bupati Jembrana Putu Artha Rabu (2/1) kemarin. Kantor Camat Negara, menjadi sasaran sidak pertama sekitar pukul 07.45. Di kantor tersebut, Bupati Artha diterima Sekcam Negara, I Gusti Anom Saputra. Bupati meminta agar Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) melakukan penyuluhan ke lapangan. Usai sidak di Kantor Camat Negara, sidak dilanjutkan ke Kantor Inspektorat Jembrana. Di kantor tersebut ruangannya nyaris kosong, karena sedang ada rapat yang dirapatkan oleh Inspektur Made Arimbawa. Kemudian, Bupati Artha melanjutkan ke Bappeda dan PM Jembrana, yang berada di lantai dua, dalam satu gedung dengan Inspektorat. Di kantor itu, diterima Kepala Bappeda dan PM, Ketut Swijana.

Selanjutnya melanjutkan memeriksa sejumlah ruangan. Dinas Pendapatan Jembrana juga menjadi sasaran sidak bupati. Di dinas itu, seluruh pejabatnya sedang dirapatkan Kepala Dinasnya, Made Yasa. Selanjutnya, Dinas Hubkominfo Jembrana, Badan Kepegawaian Daerah, Dinas Tenaga Kerja dan Kesos Jembrana juga mendapat sasaran sidak. Beberapa dinas dan bagian di Setda Jembrana lainnya juga mendapat sidak yang sama, seperti Bagian Perlengkapan, Bagian Umum, Bagian Ekbangsosbud, ruangan Dinas Kesehatan, Dinas Perindagkop, Bagian Organisasi dan Tatalaksana, Dinas Pekerjaan Umum. Ketika di Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan, Bupati Artha mendapat tulisan di pintu Kepala Dinas berbunyi “Sedang Ada Rapat” dan “Tamu Harap Lapor Sekpri”.  Ketika Bupati Artha bertanya kepada pegawai apakah Kepala Dinas punya Sekpri, dijawab tidak oleh pegawai terse-

but. “ Tetapi mengapa disitu ada tulisan tamu harap lapor sekpri “ ujar Artha. Putu Artha didampingi Kabag Perlengkapan Made Aryana dan Kabag Humas dan Protokol Suherman, menekankan supaya dibuatkan standar terhadap fasilitas baik meja dan kursi untuk Sekdis, Kepala Bidang, Kepala Seksi, Kepala Sub Bagian hingga staf. Hal ini dimaksud supaya jelas mana kasi dan kabidnya. Bahkan saat sidak Artha juga menegur pegawai yang tak menggunakan tanda pengenal terutama kartu pegawai. Selain itu, bupati juga menyoroti ketidakhadirian sejumlah pegawai di kantor-kantor. Bila ijin tak masuk kantor, harus bersurat dan tak boleh melalui SMS. Begitupula bila sakit, harus ada surat keterangan dari dokter.  Artha juga menyoroti, supaya korden di kantor harus bersih, maka setidaknya sebulan sekali dicuci. Begitupula soal penggunaan listrik harus lebih hemat. @Pram

5

Dua Kelompok Berseteru Sepakat Damai

SINGARAJA – Fajar Bali Aksi ‘perang’ yang terjadi yang dilakoni oleh dua kelompok pemuda yang sempat bersitegang pada malam pergantian tahun, Senin (31/12) lalu, sepakat berdamai. Kedua belah pihak telah menandatangani kesepakatan setelah dilakukan mediasi untuk ketiga kalinya di Rupatama Mapolsek Kota Singaraja. Dalam pertemuan mediasi tersebut hadir dua tokoh dari Lingkungan Penarukan Desa (Pendes) dan Lingkungan Satria. Dua orang korban masing-masing Made Berna Soma Sarjana dan Dewa Nyoman Wardana juga hadir dalam pertemuan tersebut. Setelah dilakukan mediasi, kedua kelompok pemuda sepakat untuk mengakhiri konflik yang sebenarnya sudah terjadi secara turun temurun. Total ada lima poin kesepakatan yang ditandangani oleh kedua belah pihak. Poin pertama, kedua pihak sepakat untuk melaksanakan perdamaian antar lingkungan Pendes dan Satria secara khusus dan Kelurahan Penarukan secara umum. Kedua belah pihak juga sepakat saling memaafkan. Poin ketiga, masing -masing pihak sepakat untuk tidak lagi mengulangi kasus dimaksud, tidak terprovokasi atau memprovokasi warganya. Keempat, masing-masing pihak sepakat tidak akan membunyikan kulkul bulus bila terjadi tindak pidana khususnya di lingkungan satria dan pendes serta kelurahan pada umumnya. Poin kesepakatan terakhir yakni, apabila di kemudian hari ada kasus tindak pidana kembali maka untuk pertanggung jawabannya ada masing-masing perorangan tanpa melibatkan warga masyarakat lain dan akan bersedia dipores sesuai hukum yang berlaku. Kesepakatan itu ditandangani Kepala Lingkungan Pendes, Gede Sugriwa dan Kepala Lingkungan Satria Dewa Ketut Artha. Meski kedua kelompok sepakat berdamai, salah satu korban kekerasan, yakni Dewa Nyoman Ardana, menolak proses perdamaian. Ardana yang mengalami luka robek pada pelipis kanannya, menuntut agar pelaku pemukulan memohon maaf secara terbuka kepada dirinya, sebelum ia menyepakati kesepakatan damai.”Kalau perdamaian boleh namun kami tetap meminta proses hukum untuk dilanjutkan. Padahal saat itu saya tidak tau apa-apa namun kenapa saya dipukul sampau kepala saya robek keluar darah,”tutur Ardana dengan nada yang sedikit tinggi. Sementara itu Kabag Ops Polres Buleleng Kompol Ida Bagus Putu Wedanajati mengatakan, secara umum kesepakatan damai telah diambil. Sedangkan untuk masalahmasalah pribadi akan ditempuh jalur hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.”Intinya sekali proses perdamaian secara umum sudah diambil, supaya masalah ini tidak berlarut-larut dan ada saling balas dendam. Sedangkan hal-hal yang bersifat pribadi akan tetap kami proses,”tegas Wedanajati. W – 008

Pegawai Pemkab Khusuk Lakukan Persembahyangan

GIANYAR- Fajar Bali Di awal Tahun 2013, pegawai Pemkab Gianyar secara khusuk mengikuti pelaksanaan Pujawali Padmasana Kantor Bupati Gianyar yang j a t u h t i a p Ra h i n a B u d h a Umanis Wuku Dukut atau Rabu (2/12 ) kali ini menjadi momen tepat bagi seluruh pegawai di Lingkun-

gan Pemkab Gianyar untuk memohon keselamatan dan kelancaran bekerja dalam menapaki tahun baru 2013. Hal tersebut disampaikan Bupati Gianyar, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati selepas persembahyangan yang diikuti ratusan pegawai Pemkab Gianyar di Padmasana Kantor Bupati Gianyar

(2/1). Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Gianyar, Dewa Made Sutanaya, Ketua DPRD Gianyar, Made Mahayastra, Wakil Ketua DPRD Gianyar, Ketut Jata dan Made Togog serta Mantan Sekda Gianyar, Cokorda Gde Putra Nindia. Bupati Gianyar mengharapkan di tahun yang baru ini Pemerintahan Kabupaten Gianyar dapat

berjalan dengan lancar serta stabilitas dan kesejahteraan masyarakat dapat semakin terjaga. Kepala Bagian Kesra Setda Kabuapaten Gianyar, I Wayan Wardhana mengatakan sebelum pelaksanaan Pujawali, Pemkab juga telah melaksanakan Pamelaspasan bangunan baru di Kantor Bupati

mobil pribadi dan bus pariwisata itu,terlihat sejak pukul 19.30 wita, Selasa (1/1) malam lalu. Membludaknya arus balik wislok, sehingga parkir pelabuhan Gilimanuk tak dapat menampung, sehingga meluber hingga di parkir manuver Gilimanuk. Pihak ASDP sudah melakukan upaya supaya tak terjadi antrean terlalu lama, sehingga truk-truk yang hendak menyeberang langsung diarahkan ke dermaga LCM, dengan menggunakan jalur timur pelabuhan. Seluruh loket di pelabuhan dibuka dan mengoprasikan 30 armada kapal. Sampai tengah malam, ekor antrean hingga mengular sampai Gelung Kori Gilimanuk. Tak hanya pihak ASDP yang sibuk, aparat dari Polsek Kawasan Laut Gilimanuk,

juga terlihat sibuk mengatur antrean yang didominasi para wislok yang ingin kembali pulang ke Jawa. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Made Prihenjagat yang ditemui Selasa (1/1) malam mengatakan pihaknya sudah berupaya untuk mengatur antrean yang terjadi. Meskipun diguyur hujan, anggotanya tetap ditekankan untuk mengatur antrean, agar tak terjadi penyerobotan. Bila terjadi penyerobotan saat terjadi antrean akan menimbulkan kemacetan. Selain itu, pihaknya berupaya keras bekerja maksimal dan tetap mengantisipasi adanya kendaraaan curian yang berupaya diloloskan lewat jalur penyeberangan Gilimanuk Ketapang.Namun hingga,kemarin tidak ada indikasi kendaraan hasil curanmor yang melewati pelabuhan Gilimanuk. “Kami tetap waspada dan bekerja maksimal,” terangnya. Antrean mulai berkurang, sekitar pukul 04.00 wita, Rabu (2/1) kemarin. Terjadinya antre-

an, diduga karena armada kapal yang hendak bersandar untuk bongkar muat, harus menunggu sampai satu jam. Meskipun hujan, namun penyeberangan selat Bali berlangsung lancar dan cuaca normal. Salah seorang penumpang asal Malang, Purwanto mengaku sudah memperkirakan sebelumnya akan terjebak antrean. Namun dia tak punya pilihan lain dan harus tetap berangkat, karena anak-anaknya sudah waktunya bersekolah. Terkait padatnya arus balik wislok, Manajer Oprasional ASDP Gilimanuk, Wahyudi Susianto ketika dikonfirmasi Rabu (2/1) padi membenarkan terjadi antrean pada Selasa (1/1) malam. Menurutnya antrean yang terjadi ini, disebabkan karena rombongan arus balik menuju ke Jawa, datangnya bersamaan sehingga menumpuk di Gilimanuk. Antrean mulai berkurang sampai Rabu (2/1) pagi dan hanya memenuhi areal pelabuhan Gilimanuk. W-003

IB. Putu Okta Permana terbaring lemas di RSUD Singaraja setelah menjalani oprasi matanya yang terkena kembang api.

cederai anaknya.”Saat itu anak saya mengatakan takut pulang karena banyak orang yang sedang mabuk di pinggiran jalan sehingga dia mau menginap di rumah temannya yang bernama Arya namun belum sampai disana bola mata anak saya sudah kena kembang api. Namun kami tidak tau dari arah mana kembang api yang kemungkinan sengaja diarahkan kearah anak saya,”akunya. Ibunya, Jro Komang Adari mengatakan, anaknya sudah menjalani oprasi Selasa sore namun menurut keterangan dokter anak pertamanya dari empat bersaudara itu kemungkinan tipis bisa melihat dengan normal. ”Sudah dilakukan oprasi Selasa sore namun kata dokter kemungkinan anak saya bisa melihat dengan normal sangat tipis sekali namun kami tetap berdoa semoga anak kami bisa melihat dengan sempurna lagi,”katanya pasrah. W–008

Arus Balik Wislok Padati Gilimanuk

NEGARA- Fajar Bali Setelah berlibur merayakan tahun baru di Bali, para wisatawan lokal (wislok) dengan mengendarai mobil pribadi, bus pariwisata, kendaraan roda tampak membludak berdatangan menuju Pelabuhan Gilimanuk. Suasana membludaknya kendaraan wislok memadati areal parker pelabuhan Gilimanuk hingga meluber ke luar areal pelabuhan, Selasa (1/1) malam hingga Rabu (2/1) pagi. Untuk antisipasi terjadinya antrean, pihak ASDP sudah mengoprasikan sebanyak 30 armada kapal untuk penyeberangan selat Bali. Namun lantaran dermaga yang masih terbatas, membuat terjadi antrean. Padatnya arus balik wislok, yang lebih banyak didominasi

diantaranya Gelung Kori, Wantilan, Patung Dewa Wisnu, dan ruang Pressroom. Pelaksanaan Pujawali dipuput Ida Pedanda Griya Gde Manuaba Beng, Gianyar. Penyineban akan dilaksanakan pada hari sabtu pagi tanggal 5 Desember 2013. Dalam piodalan dipentaskan sesolahan rejang, baris, wayang dan topeng. W-005

Mediasi perdamaian yang dilakukan di Polsek Kota Singaraja

Pojok Desa Ketut Sujana:

Antisipasi Masalah Adat, Kuncinya Komunikiasi dan Koordinasi

Mata Kena Kembang Api, Terancam Buta SINGARAJA – Fajar Bali Perayaan tahun baru rupanya membawa momen yang sangat menyedihkan bagi seorang pegawai Hotel Aneka Lovina bernama Ida Bagus Putu Okta Permana (21). Pemuda asal Dusun Munduk, Desa Banjar, Kecamatan Banjar harus berbaring lemas di RSUD Singaraja setelah mata kanannya disambar kembang api saat mengendarai sepeda motor saat melintas di Dusun Ambengan, Desa Banjar tepatnya di depan Puskesmas Banjar I hendak menuju rumah temannya, Selasa (1/1) sekitar pukul 00 dini hari lalu. Korban saat itu hendak pulang kerumahnya. Namun saat hendak pulang, ia membatalkan niatnya karena banyak pemuda yang menenggak miras di jalan desa sehingga membuat dirinya ketakutan. Ia pun akhirnya memutuskan untuk pulang dan menuju rumah temannya yang ada di Jalan Pantai Banjar

wilayah Dusun Ambengan, Desa Banjar. Sesampainya di depan Puskesmas Banjar I, korban yang menaiki motor Yamaha Mio mendadak dari arah utara muncul kembang api yang langsung mengenai bola mata dan meledak tepat di bola matanya. Akibatnya, ia harus dilarikan ke RSU Santi Graha Seririt dan langsung dirujuk ke RSUD Buleleng. Di

rumah sakit pemerintah itu, ia pun menjalani operasi dan terancam buta permanen. Ayah korban, Ida Kade Arnawa mengatakan, korban sebenarnya sama sekali tidak tahu siapa yang menembakkan kembang api tersebut. Ia pun telah melapor ke Mapolsek Banjar dan meminta polisi mengusut tuntas kasus tersebut karena telah men-

I Ketut Sujana TABANAN-Fajar Bali Majelis Alit Desa Pakraman Kecamatan Selemadeg secara kontinyu dua bulan sekali melakukan koordinasi dan komunikasi dengan 32 Bendesa Adat Desa Pakraman yang ada di wilayah kecamatan Selemadeg. Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi pecahnya kejadian khususnya masalah adat, yang berakibat merugikan seluruh lapisan masyarakat. Langkah itu diambil oleh Ketua Majelis Alit Desa Pakraman Kecamatan Selemadeg, I Ketut Sujana. Dikatakan, pertamuan dua bulan sekali dengan para Bendesa Adat sejatinya untuk menjalin komunikasi dan koordinasi. “Permasalahan-permasalahan yang dihadapi

oleh masing-masing Bendesa Adat dapat dicarikan solusinya bersama-sama. Sehingga bibit-bibit permasalahan cepat bisa dicairkan solusi,” jelas Sujana. Ia yang sudah dua periode menjabat sebagai Ketua Majelis Alit Desa Pakraman Selemadeg yakni 2007 -2012 dan 2012-2017, mengaku komunikasi dan koordinasi secara kontinyu ternyata mampu meredam konflik-konflik adat yang terjadi di wilayah Desa Pakraman se Kecamatan Selemadeg. “Dibadingkan sebelumnya banyak kasus-kasus adat yang terjadi di wilayah Kecamatan Selemadeg, seperti perebutan setra dan kasus adat lainya. Kini dengan komunikasi dan koordinasi semuanya mampu dipecahkan dan dicarikan solusinya dengan baik,” tandasnya. Selain masalah adat, masalah penertiban penduduk pendatang juga kerap dibahas dalam pertemuan dua bulanan tersebut. “ Kita juga ikut peduli dengan keberadaan pendatang yang ada di masing-masing Desa Adat. Sehingga para pendatang bisa terdata dengan baik dan jumlah pendatang bisa dipantau,” tandasnya. Sejatinya ia merasa miris, dengan banyaknya kejadian seperti bentrok pada malam tahun baru lalu. “Kami di wilayah Kecamatan Selemdeg, sudah mengantisipasi sebelum malam pergantian tahun, dengan mengumpulkan para Bendesa Adat di kantor Camat yagn dihadiri jajaran Muspika. Menghimbau agar tidak sampai terjadi bentrok pada pergantian tahun,” tandasnya. Sujana yang juga Wakil Ketua Majelis Madya Desa Pakraman Kabupaten Tabanan bidang pawongan menegaskan dengan komunikasi dan koordinasi, pergantian malam tahun baru khususnya di wilayah Majelis Alit Desa Pakraman Kecamatan Selemadeg berjalan dengan aman dan lancar. W-004


6

KAMIS, 3 JANUARI 2013 TAHUN XIII

Badung Fokus

Dalam Pengelolaan Sampah Siap Mengolah Sampah Menjadi Komoditas Berharga

Kabupaten Badung, menjadi salah satu daerah paling favorit bagi wisatawan asing maupun wisatawan lokal. Seiring dengan terus meningkatnya angka kunjungan wisatawan, maka yang kemudian terjadi, adalah persoalan sampah yang juga semakin meningkat volumenya. Selain faktor alam, tak dapat dipungkiri juga dikarenakan tingkat kesadaran masyarakat yang masih kurang, seperti masih membuang sampah sembarangan di selokan, sungai, dan tempat umum lainnya.

Untuk di sejumlah daerah yang menjadi tujuan wisatawan seperti halnya di Badung, sampah sebenarnya bukanlah sekedar masalah di beban ruang dan daya tampung, tapi juga persoalan kesehatan serta keindahan. Dengan kata lain, fenomena permasalahan sampah baik langsung maupun tidak, memiliki dampak bagi penduduk perkotaan. Selain menimbulkan bau dan sumber berbagai penyakit menular, juga pudarnya nilai-nilai keindahan kota karena maraknya tumpukantumpukan sampah. Pada sisi lain, sampah merupakan persoalan abadi bagi masyarakat. Sebab, sampah adalah bukti akan adanya aktivitas masyarakat. Beruntung dalam persoalan sampah ini, Kabupaten Badung memiliki komitmen sangat tinggi untuk fokus dalam Pengelolaan Sampah. Bahkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Badung, optimis mampu mengolah sampah menjadi komoditas berharga. Lantas seperti apa saja inovasi dan programprogram kreatif yang dimiliki DKP Badung? Demikian wawancara Tim Fajar Mangupura bersama Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Badung, Drs. I Putu Eka Merthawan, Msi. Selamat Siang Pak Eka Merthawan. Sebagaimana telah diakui dunia, Kabupaten Badung menjadi salah satu daerah terfavorit untuk kunjungan wisatawan. Jadi bagaimana upaya anda selaku Kepala DKP Badung, untuk menjaga agar seluruh wilayah Badung tetap indah dan bersih? Selamat Siang. Baik kita jelaskan terlebih dahulu, dengan memilah beberapa program dan konsep yang kita miliki. Pertama, terkait Sumber Daya Manusia (SDM) yang kita miliki, kemudian materialnya, metoda dan mesin serta dalam tanda kutip disini ada juga potensi manajemen yang akan terus kita kembangkan. Untuk SDM dan Metoda-nya,

ya kita foskuskan menambah jam kerja mereka. Dari 1 kali menjadi 2 kali, dimana yang pagi hari dimulai pukul 06.00 dan siang pukul 12.00. Pelayanannya sendiri meliputi seluruh jalur utama dan kita optimalkan di kawasan pariwisata. Demikian juga untuk SDM di tenaga Taman, juga kita tambah. Berikutnya Material, kita tambahkan perangkat untuk kerja seperti contoh, mereka membawa alat penyapuan yang baik, berikut juga tata cara menaruh sampah yang benar. Tong sampah perbanyak, gerobak sampah diperbanyak, alat penyapuan disempurnakan. Artinya disini kita akan terus mengadakan penyempurnaan, tentunya untuk keindahan dan kebersihan di wilayah Kabupaten Badung. Bagaimana dengan dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Badung, terlebih lagi yang bersinggungan dengan peralatan yang bermesin? Inilah bukti dari keseriusan Pemkab Badung untuk fokus dalam pengelolaan Sampah, dimana dari sisi anggaran kita terus mendapatkan dukungan dari pemerintah Ba-

dung. Bentuknya berupa tambahan pembeli kendaraan yang totalnya 18 unit di tahun 2013 ini. Dengan dukungan anggaran tersebutlah, kami pun akan berusaha menjalankan seluruh program atau pola yang kita miliki. Dan tentunya fokus Pemkab Badung menangani kebersihan dan pertamanan, juga dengan mengedepankan pola partisipatif. Yang artinya kami pemerintah juga sangat perlu dukungan dari masyarakat atau keterlibatan peran serta masyarakat sebesar-besarnya.

Tentunya banyak terjadi kendala di lapangan, sejauh mana DKP mengatasi persoalan penanganan sampah tersebut? Untuk mengantasi kendala, makanya kita luncurkan beberapa program inofatif seperti salah satunya program ‘Bio Degradable Plastic’ Ramah Lingkungan. Sampah tersebut selain mudah terurai, juga harganya tidak jauh berbeda dengan harga plastik yang sebelumnya digunakan oleh masyarakat. Program ini juga sudah kita coba di hotel berbintang, sampai ke swalayan, dan saya optimis sudah berhasil.

Drs. I Putu Eka Merthawan, Msi. Kemudian kami juga punya program TPST, Gelatik, Unit Reaksi Cepat yang sifatnya mendadak di luar rutinitas, serta program bank sampah yang ada di sekolah-sekolah. Sedangkan program inovatif lainya berupa mengoptimalisasi jasa gerobak sampah, untuk menarik sampah di gang, dimana disini ada kelompok gerobak sampah. Juga kita optimalkan jasa pemungut sampah swasta. Dan dari seluruh inovasi tahun 2012 itu, akan dilanjutkan di tahun 2013 ini. Dengan seluruh program inovatif yang dimiliki DKP, apakah bisa dikaitkan dengan kesiapan menyongsong Adhipura 2013 nanti ? Tentu saja. Tidak hanya Dinas Kebersihan dan Pertamanan bersama Badan Lingkungan Hidup Badung saja, karena kami juga didukung segenap komponen terkait akan berupaya meningkatkan kebersihan dan partisipasi masyarakat menuju Badung bersih, hijau dan berbunga. Dan kami DKP berkalaborasi dengan BLH akan bekerja keras untuk menyikapi kekurangan-kekurangan sebelumnya. Terlebih lagi DKP bersama BLH sudah menyiapkan program nyata di tahun 2012 lalu yakni peresmian 16 TPST dengan pola 3 (tiga) R berbasis masyarakat di pemukiman tersebar di wilayah Badung. Selain itu kami juga telah mengundang Menteri LH untuk meresmikan 24 Bank Sampah berbasis sekolah. Bahkan tahun 2013 kami juga akan menambah bank

sampah menjadi 63, juga akan dibentuk bank sampah berbasis masyarakat. Bisa kami jelaskan kembali, sebelumnya Badung telah mencanangkan gerakan berkesimanbungan anti sampah plastik (gelatik), serta peresmian proyek kementerian LH di Badung yakni Perkampungan Pro Clean di Desa Taman yang telah menerapkan biogas, boipori, TPST, Pertamanan dan perairan. Intinya Kami DKP dengan BLH komit melangkah bersama mewujudkan badung bersih, hijau dan berbunga.

Untuk Pertanyaan Terakhir, sebagaimana diketahui Pantai Kuta dibanjiri sampah usai malam tahun baru kemarin. Bagaimana penanganannya? Seperti tahun-tahun sebelumnya, usai pesta malam tahun baru Pantai Kuta memang selalu dibanjiri sampah sisa perayaan malam pergantian tahun. Tidak hanya sampah plastik, sampah kiriman juga menambah kekotoran pantai. Dan untuk memisahkan sampah organik maupun bukan organik atau kimiawi seperti plastik, petugas kami (DKP) Kabupaten Badung, bersama warga sekitar langsung melakukan aksi bersihbersih yang mulai pukul 06.30 Wita. Bahkan kami juga kerahkan empat alat berat untuk membersihkan berbagai jenis sampah di sepanjang pantai Kuta hingga Legian. Jadi bisa dikatakan, semua bisa terkendali dengan baik. W-014


KAMIS, 3 JANUARI 2013 TAHUN XIII

‘GELATIK’ Badung Bukan Program “Bersemi”

Dalam menangani sampah di Badung, DKP Badung secara konsisten akan membentuk tempat pengolaan sampah terpadu dengan pola 3 R diwilayah pemukiman, saat ini sudah ada 10 Desa dan Kelurahan yang komit untuk mendukung program ini diwilayahnya. Kadis DKP Badung Drs. I Putu Eka Merthawan, M.Si disaat membuka pelatihan pengelolaan sampah menjelaskan, dalam pelatihan tahap I ini diikuti sekitar 65 peserta dari unsur pengelola pasar, Desa Adat dan PKK Desa perwakilan dari Desa/Kelurahan di Badung ini akan diajarkan mengenai pengelolaan sampah berpola 3 R (reduce, reuse, recycle) di Kabupaten Badung. Pelatihan tahap II akan dilaksanakan pada (17/4) nanti dengan jumlah peserta yang sama. Lebih lanjut dikatakan, ada dua konsep pola penanganan sampah di Badung yaitu pembuatan TPST berpola 3 R sedangkan pola kedua Ge.la.tik (gerakan berkelanjutan anti sampah plastik).”dari dua komponen ini saya yakin, kedepannya sampah yang ada di Badung tidak menjadi boomerang karena kita sudah mandirikan masyarakat dan optimalkan pengolahannya, mudahah-mudahan sampah kede-

pannya menjadi berkah bukan musibah”harap Merthawan. Sejauh ini program untuk TPST 10 Desa/ Kelurahan sudah siap tinggal diberikan bantuan dan sudah siap beroperasi. Sedangkan program gelatik hingga akhir tahun 2012 sudah dapat kumpulkan sekitar 87 ton, gelatik bukanlah sebuah program “bersemi” (beremangat seminggu) dari DKP Badung melainkan sebuah program berkelanjutan untuk penanggulangan sampah plastik. Kedepannya gelatik juga akan menggandeng instansi terkait seperti PKK, Disperindag Kop dan Dekranasda untuk meningkatkan kapasitas baik itu berupa pemasaran hasil olahan sampah plastik dan lainnya. ” melihat perkembangan yang sedemikian tingginya pengumpulan sampah itu, saya optimis 2014 Badung bisa menjadi Kabupaten yang bebas dari sampah plastik” ujarnya. Dalam pembukaan pengelolaan sampah di Kabupaten Badung 2012, hadir pula Wakil Ketua TP. PKK Badung Ny. Kompyang R. Swandika, Ketua Gatriwara Badung yang diwakili Ny. Ketut Suiasa beserta para pejabat terkait dilinngkungan Pemkab Badung. W-014

Pembukaan Pengelolaan Sampah di Badung

Antisipasi Tumpukan Sampah dan PKL+ dengan Telajakan Berbunga

Berbagai permasalahan yang mengiringi musim hujan seperti banjir dan menumpuknya sampah pun dikhawatirkan kembali terjadi. Untuk mengantisipasi masalah tersebut terutama timbunan sampah, perlu kesadaran segenap komponen masyarakat dalam menjaga lingkungan khususnya dalam menata telajakan. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung Putu Eka Merthawan mengatakan, pihaknya terus berupaya memunculkan inovasi untuk mengantisipasi masalah di musim penghujan. Salah satunya melalui program Telajakan Berbunga sebagai salah satu komponen program terintegrasi Bersih Harmonis Asri Berkelanjutan Tertata (Bersahabat). Taman telajakan dinilai mampu mengurangi sampah. Mengapa demikian, karena dengan adanya taman yang asri, setidaknya masyarakat akan enggan membuang sampah di sekitar taman karena akan merusak estetika lingkungan. Selain itu, taman telajakan juga diharapkan bisa menghambat populasi

pedagang kaki lima (PKL). Lebih lanjut dijelaskannya, saat ini DKP Badung tengah menggencarkan sosialisasi penataan taman telajakan lengkap dengan berbagai bunga. Masyarakat diharapkan bisa pro-aktif apalagi untuk membuat taman telajakan tidak dibutuhkan biaya mahal. “Tidak usah mahal yang penting berbunga dan tertata,” katanya.

Untuk mengisi taman, Eka Merthawan berharap masyarakat Badung menanam bunga Jepun. Pasalnya, bunga Jepun yang saat ini menjadi maskot Badung, telah menjadi primadona. Selain eksotis, bunga ini memiliki nilai ekonomis cukup tinggi. “Bunga Jepun benar-benar menjadi primadona karena dalam keadaan kering bisa laku 70 ribu per kilogram,” ujarnya. W-014

16 TPST Pola 3 R Siap Beroperasi 2013

Salah satu TPST, pengolahan sampah menjadi pupuk kompos Masalah sampah menjadi momok yang akan terus menghantui suatu daerah khususnya Kabupaten Badung yang mengandalkan pariwisata sebagai sektor andalan pertumbuhan ekonomi. Terobosan, pola penanganan terintegrasi dengan melibatkan segenap komponen perlu diambil guna mengatasi sampah. Pemkab Badung khususnya Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung di tahun 2012 ini meluncurkan lima program “Bersahabat” (Bersih Asri Harmonis Berkelanjutan dan Tertata) diharapkan secara signifikan mampu mengimplementasikan “Badung bersih hijau dan berbunga” menuju Badung sebagai kota hijau (green city). Kadis DKP Badung Drs I Putu Eka merthawan, M.si menjelaskan , lima program “Bersahabat” tersebut yang terdiri dari TPST pola 3 R berbasis desa, Bank Sampah berbasis sekolah effektif kurangi sampah, peluncuran Biogreadeble Plastic solusi permanen kurangi sampah plastik, Bulan Penataan Telajakan Berbunga dan Program Percontohan Kampung ProKlim. Khusus program pengelolaan sampah secara permanen DKP Badung telah menyiapkan 16 TPST Pola 3 R berbasis desa di wilayah permukiman , saat ini sudah memasuki verifikasi tahap final dan tahun ini siap beroprasi melalui pola uji coba, sedangkan beroprasi secara penuh direncanakan tahun 2013. DKP Badung saat ini secara berharap akan merubah pola penanganan sampah dari pola men-

gangkut dan membuang ke TPA Suwung, menjadi pola memilah dan mengolah dengan pola 3 R (reduce/mengurangi sampah, Reuse/memanfaatkan sampah dan recycle/mendaur ulang sampah). Eka Merthawan juga memberi apresiasi luar biasa kepada Lurah, Kepala Desa, Bendesa Adat, Ketua LPM dan BPD yg secara aktif mendukung program ini. 16 TPST dimaksud tersebar di Kecamatan Kuta Selatan sebanyak empat unit (Kelompok TPST Sawangan, Tpst desa ungaran, TPST Jimbaran Lestari dan TPST Angga Sari Pecatu), Kecamatan Kuta sebanyak dua unit (TPST Seminyak Clean dan TPST Legian Asri), Kecamatan Kuta Utara sebanyak dua unit (Desa Dalung dan Teja Lestari Banjar Tegal Jaya). Kemudian di Kecamatan Mengwi sebanyak terdiri dari lima unit (TPST Desa adat Kapal, DEsa adat Mengwi. Desa Penarungan, desa baha dan Kelompok Desa Sobangan), Kecamatan Abiansemal terdapat dua unit yakni di Desa Sangeh dan Taman, dan tera-

7

khir di Kecamatan Petang terdapat satu unit TPST. strategi pembuatan TPST dengan pola 3R telah dirancang sejak setahun yang lalu,TPST tersebut sebagian besar merupakan hasil swadaya masyarakat baik berupa lahan, SDM maupun alat transportasi. Pemkab Badung membantu pengadaan bangunan melalui permohonan dengan mengajukan proposal yang telah diverifikasi DKP Badung, adapun mesin pencacah, pengayak sampah serta mesin kompos di siapkan melalui dana APBD dengan pola bantuan hibah dari pos anggaran DKP Badung. Program TPST Terpadu dengan pola 3R diharapkan mampu secara signifikan mengurangi volume sampah yang tak dikelola. Output sinergi DKP Badung dengan TPST berbasis desa itu nantinya diharapkan 75 persen sampah bisa diolah dan sisanya 25 persen berupa residu dibuang ke TPA Sarbagita yang akan diangkut langsung petugas DKP. “Adapun produk nonorganic seperti plastik disalurkan melalui Tim Gelatik DKP sedangkan komposnya DKP membantu menyalurkan melalui Hotel di Badung,” tandasnya. W-014

Badung Siap Songsong Adipura 2013 Pemerintah Kabupaten Badung menyatakan kesiapannya menyongsong penilaian Adipura tahun 2012-2013. Untuk itu Dinas Kebersihan dan Pertamanan bersama Badan Lingkungan Hidup Badung didukung segenap komponen terkait akan berupaya meningkatkan kebersihan dan partisipasi masyarakat menuju Badung bersih, hijau dan berbunga. Hal tersebut terungkap saat sosialisasi pedoman pelaksanaan program adipura yang disampaikan Asisten Deputi Kementerian Lingkungan Hidup RI Ir. Sudirman bersama anggota Tim Melda Mardalina di Puspem Badung, beberapa waktu lalu. Kadis DKP Badung I Putu Eka Merthawan didampingi Kepala BLH I Ketut Sudarsana mengakui hasil dari penilaian tim pusat pada penilaian adipura 2011-2012 merupakan fakta yang sebenarnya. Pihak DKP berkalaborasi dengan BLH akan bekerja keras untuk menyikapi kekurangan-kekurangan sebelumnya. Dikatakan, DKP bersama BLH sudah menyiapkan program nyata di tahun 2012 yakni peresmian 16 TPST dengan pola 3 (tiga) R berbasis masyarakat di pemukiman tersebar di wilayah Badung. Selain itu pihaknya dalam waktu dekat akan mengundang Menteri LH untuk meresmikan 24 Bank Sampah berbasis sekolah. “Pada tahun 2013 akan menambah bank sampah menjadi 63, juga akan dibentuk bank sampah berbasis masyarakat,” jelasnya. Lebih lanjut Eka Merthawan

menjelaskan, sebelumnya Badung telah mencanangkan gerakan berkesimanbungan anti sampah plastik (gelatik), dan hasilnya kini telah berhasil mengumpulkan sebanyak 87 ton sampah plastik. Disamping itu akan dilakukan peresmian proyek kementerian LH di badung yakni Perkampungan Pro Clean di Desa Taman yang telah menerapkan biogas, boipori, TPST, Pertamanan dan perairan. “Kami DKP dengan BLH komit melangkah bersama mewujudkan badung bersih, hijau dan berbunga,” kata Eka Merthawan. Asisten Deputi Kementerian LH Sudirman bersama Melda Mardalina menyampaikan, hasil evaluasi adipura tahun lalu, secara umum kondisi kebersihan Badung sudah cukup baik, namun masih dapat ditingkatkan terutamanya pengelolaan sampah di 6 lokus yang masuk ke dalam kreteria Gerakan Indonesia Bersih (GIP) seperti, (sarana perhubungan, rumah sakit/ puskesmas, pasar, pendidikan dan perairan terbuka)serta TPA. “Dalam penilaian adipura tahun 2013 unsur yang dinilai meliputi pengelolaan sampah dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta pengendalian pencemaran air baik fisik maupun non fisiknya termasuk 6 lokus GIB tersebut,” jelasnya. Ditambahkan Sudirman, Tim telah memulai pemantauan pada awal Oktober 2012, validasi dari Januari-Maret 2013 dan Juni penganugrahan Adipura. “Untuk mensukseskan program ini harus dilakukan secara bersama-sama baik pemerintah dengan seluruh komponen masyarakat,” pintanya. W-014


EKOWISATA

8

TDL Naik, Buruh Jadi “Tumbal” Pemerintah Didesak Lakukan Eϐisiensi Kenaikan tarif dasar listrik akan berdampak terhadap buruh. Menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal, kenaikan tarif listrik akan memicu harga barang kebutuhan sehari-hari ikut naik. JAKARTA – Fajar Bali “Buruh juga akan dipaksa membayar kontrakan lebih tinggi,” kata Said ketika dihubungi, Rabu,(2/1). Said menuturkan banyak rumah kontrakan dan kredit kepemilikan rumah buruh yang menggunakan listrik di atas 450 dan 900 kwh. Akibatnya, buruh akan mengalami kenaikan pembayaran listrik bulanan sekitar Rp 15-25 ribu per bulan. Artinya, kata Said, kenaikan upah buruh akan turun 5 persen dari kenaikan rata-rata upah minimum sebesar Rp 500-700 ribu per bulan. “Daya beli buruh akan menurun,” ucap Said. Kenaikan tarif listrik akan memicu kenaikan harga barangbarang lain, terutama barang olahan yang pabriknya menggunakan listrik, termasuk pemilik rumah kontrakan. Pemilik kontrakan buruh sudah berancangancang menaikan harga sewa Rp 50 ribu Rp 100 ribu per bulan sehingga kenaikan upah jadi sia-sia. Bahkan pengembang, berencana menaikan harga rumah sehingga akan makin mempersulit buruh untuk membeli rumah milik sendiri. Beban juga akan dirasakan pengusaha. Menurut Said, pengusaha akan menekan

biaya lain dan yang paling mudah akan menekan biaya buruh. “Yaitu menekan kenaikan berkala tahunan upah buruh yang bermasa kerja di atas satu tahun atau menghapus tunjangan transportasi dan tunjangan lain yang sudah dijadikan satu dengan nilai kenaikan upah minimum yang diterima buruh,” papar aktivis buruh ini. Kebijakan pengusaha ini, tutur

Said, jelas merugikan pendapatan buruh yang diakibatkan kenaikan harga tarif dasar listrik. Karena itu, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia menolak kenaikan harga tarif dasar dan mendesak pemerintah mendorong Perusahaan Listrik Negara melakukan e isiensi. Said mengatakan PLN sebaiknya menggunakan batu bara untuk pembangkit listrik, bukan lagi bahan bakar minyak.

Pemerintah memastikan kenaikan tarif listrik mulai 1 Januari 2013. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik mengatakan kenaikan dilakukan bertahap setiap tiga bulan dengan rata-rata kenaikan sebesar 15 persen selama satu tahun. Untuk tiga bulan pertama, kenaikannya sebesar 4,3 persen. Kenaikan tarif listrik ini berbeda-beda setiap kelompok pelang-

gan. Untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 450-900 volt ampere, tidak ada kenaikan. Sedangkan pelanggan rumah tangga, bisnis, dan pemerintah dengan daya 6.600 volt ampere atau lebih harus membayar dengan harga keekonomian, terdiri atas biaya pokok produksi Rp 1.261 per kilowatt-jam ditambah margin 7 persen. (tem)

Kamis, 3 Januari 2013, Tahun XIII

INVESTASI Malaysia Tambah Kebun Sawit di Indonesia Kuala Lumpur Kepong Bhd (KLK), perusahaan perkebunan raksasa asal Malaysia, memproyeksikan investasi senilai 1,3 miliar ringgit Malaysia atau sekitar Rp 4 triliun untuk pengembangan bisnis oleokimia dan perkebunan kelapa sawit di Indonesia. “Investasi ini untuk menjaga keberlanjutan dan pertumbuhan jangka panjang perusahaan,” kata pemimpin KLK, Raja Muhammad Alias, seperti dikutip The Star, Selasa, (2/1). Saat ini KLK sedang membangun dua pabrik di Kalimantan Tengah dan di timur Indonesia. Sedangkan dua pabrik di Sumatera dan satu pabrik di Belitung diharapkan mulai berproduksi tahun ini. Meski ekonomi global belum stabil, dia yakin performa grup akan tetap baik sepanjang tahun 2013. Sebab, pemerintah Malaysia telah menurunkan bea keluar yang akan mengurangi tekanan penumpukan barang. “Kami percaya minyak sawit sebagai bahan makanan akan bertahan dalam keadaan sulit,” katanya. Raja optimistis bisa mendongkrak pertumbuhan hingga dua digit untuk produksi tandan buah segar (TBS) dan perbaikan kualitas ekstraksi minyak. KLK, kata dia, akan berfokus untuk meningkatkan nilai tambah, seperti, “Menangkap metana untuk energi dan meningkatkan kualitas produksi dengan menggunakan heksana dan pelarut lain, juga akan dilanjutkan.” Direktur Utama KLK Tan Sri Lee Oi Hian mengatakan akan melanjutkan serangkaian proyek ekspansi kapasitas hasil produksi sawit, seperti fatty acids, fatty alcohol, dan fatty ester, yang sudah dimulai sejak 2012. “Tantangannya adalah memastikan produksi komersial tepat waktu dan mempercepat realisasi penjualan,” terangnya. Produksi fatty acids diperkirakan akan mencapai 165 ribu ton dari KLK Dumai dan 100 ribu ton dari KLK Emmerich Jerman. Sedangkan produksi fatty alcohol akan ditingkatkan. “Termasuk tambahan 80 ribu ton dari KLK Oleomas,” katanya. Tan mengatakan, saat ini terjadi kelebihan kapasitas untuk pasar fatty acids mencapai 40 persen dan fatty alcohol hingga 30 persen. “Kami menyadari bahwa ini menempatkan lebih banyak tekanan ke pasar kapasitas sudah terbangun. Tapi kondisi ini menawarkan kesempatan lebih besar dalam perencanaan untuk memenuhi standar pelanggan,”cetusnya. Menurut dia, perseroan akan mendorong e isiensi biaya dan memberikan nilai tambah. “Di Cina, kami akan melanjutkan strategi menambah volume. Pada saat yang sama, fokus pada peningkatan e isiensi operasional sambil mengembangkan secara langsung,” pungkasnya. (tem)

Pengiriman Barang Inϐlasi Kota Denpasar 0,58 Persen Domestik Naik 25% DENPASAR - Fajar Bali Di tahun 2012, tercatat jasa pengiriman barang mengalami kenaikan. Namun, kenaikan tersebut hanya berlaku pada tingkat outgoing dan incoming secara domestik saja. Ketua Asosiasi Jasa Pengiriman Ekspress Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Bali Ida Bagus Gede Arsana Manuaba mengatakan, kenaikan pengiriman keluar Bali tercatat 500 ton dan menuju Bali sebesar 1.500 ton. “Di sisi value, memang terjadi kenaikan, namun domestik saja. Di tingkat internasional, terjadi penurunan,” ungkap manuaba di Denpasar, Rabu kemarin (2/1). Untuk domestik, Manuaba menyebut, beberapa barang yang mendominasi pengiriman di antaranya adalah hadiah atau barang pribadi, fashion apparel, dan barang - barang belanja online. “Barang - barang tersebut sangat mendominasi di domestik. Sedangkan di internasional, pengiriman beberapa barang kerajinan seperti perak (silver) mengalami penurunan drastis,” sebutnya. Dirinya menilai, penurunan pengiriman di tingkat internasional mungkin disebabkan pasar Eropa dan Amerika sedang mengalami guncangan ekonomi yang cukup kuat sehingga berdampak juga pada beberapa jasa pengiriman. “Banyak di negara - negara Eropa maupun Amerika belum pulih benar situasi ekonominya sehingga kita ikut terkena imbasnya,” ucap pria yang juga memiliki perusahaan jasa pengiriman bernama Platinium Logistic yang berkantor di seputaran Denpasar. Ke depannya, Manuaba berharap, ada peningkatan pengiriman yang terjadi baik di tingkat domestik maupun di tingkat internasional. “Untuk domestik, kami harapkan terjadi peningkatan sebesar 30 persen dari yang sebelumnya 20 persen dan untuk internasional, sekitar separuhnya lah,” harap Manuaba. Dirinya juga mengungkapkan banyak kendala yang ditemui dan tantangan yang dihadapi para pengusaha jasa pengiriman seperti dirinya. “Kendalanya sih masalah klasik. Banyak dari jasa pengiriman yang belum memiliki izin,” ungkapnya. Ditambahkan, dari 166 perusahaan jasa pengiriman yang tersebar di Bali, baru 47 yang telah memiliki izin sedangkan sisanya tidak memiliki izin. “Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait agar jasa - jasa pengiriman tidak berizin ditertibkan dan kami bersama - sama melakukan sidak dan lumayan ampuh. Beberapa di antaranya bersedia mencari izin,” ucap Manuaba. Ia menilai, banyaknya pengusaha jasa pengiriman enggan mengurus surat izin dikarenakan mereka menduga prosesnya belat - belit. “Mungkin SITU AO menjadi penyebab mereka malas mengurus. Padahal prosesnya gampang dan tidak ruwet,” ungkap Manuaba yang juga memperingatkan kepada jasa pengiriman tidak berizin akan dikenakan sanksi sesuai Undang Undang (UU) Perposan yakni hukuman penjara 7 tahun dan denda Rp 1 miliar. M 001

DICARI SEBANYAKBANYAKNYA GURU YANG PENUH CINTA KASIH UNTUK ANAK USIA 1-6 TAHUN.

HUB. 0361 7435044

DENPASAR - Fajar Bali Berdasarkan hasil pantauan harga – harga pada bulan Desember 2012, di Kota Denpasar terjadi in lasi sebesar 0,58 persen. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Gde Suarsa mengatakan, in lasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,91 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,59 persen. “In lasi masih cukup rendah. Harga masih stabil serta bisa dikendalikan. Tata niaga barang tidak tersendat dan harga masih bisa terjangkau oleh masyarakat,” ujar Suarsa Rabu kemarin (2/1). Suarsa memaparkan, kelompok barang atau jasa yang mengalami

penurunan indeks adalah kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,24 persen, kelompok sandang 0,15 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,44 persen serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,02 persen. Sementara itu, komoditas yang mengalami kenaikan harga selama Desember 2012 antara lain komoditas bahan makanan seperti bawang merah, bawang putih, sawi hijau, daging ayam ras, wortel, ikan jangki dan daging sapi serta komoditas perumahan seperti tarif sewa rumah. Sedangkan, komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain pepaya, cabe merah, kacang panjang serta tarif angkutan udara. “Bahan makanan memberi an-

dil yang sangat besar terhadap terjadinya in lasi yakni sebesar 0,4501 persen,” ungkap Suarsa. BPS Bali mencatat, dalam tahun 2012 ini in lasi tertinggi terjadi pada bulan Januari yakni sebesar 0,90 persen dan in lasi terendah tercatat di bulan November dengan 0,13 persen. “Bulan November adalah bulan yang telah menyesuaikan, di mana bulan sebelumnya banyak hari raya jadi harga - harga sangat stabil,” ujar Suarsa. Saat ini, in lasi Kota Denpasar berada di atas 2 kota besar yakni Jakarta sebesar 0,56 persen dan Surabaya sebesar 0,52 persen. Jika diurutkan dari in lasi tertinggi, Kota Denpasar menempati urutan ke 31 dari 66 kota di seluruh Indonesia yang sedang mengalami in lasi. M-001

Penduduk Miskin Turun 0,3 Persen JAKARTA-Fajar Bali Jumlah penduduk miskin Indonesia pada bulan September 2012 turun 0,3 persen dibandingkan posisi Maret 2012. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (2/1). Pada bulan September 2012, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan) mencapai 28,59 juta orang (11,66 persen), berkurang sebesar 0,54 juta orang (0,3 persen) dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2012 yang sebesar 29,13 juta orang (11,96 persen). Meski terjadi penurunan jumlah, namun Indeks Kedalaman

Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan menunjukkan kenaikan. “Ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung semakin menjauhi garis kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran penduduk miskin juga semakin melebar,” ujarnya.

Dia menjelaskan, penurunan tersebut terjadi di wilayah perkotaan di pedesaan. Di perkotaan, jumlahnya berkurang 0,14 juta orang, sedangkan di pedesaan turun 0,4 juta orang. Namun konsentrasi penduduk miskin tetap di pedesaan yakni sebanyak 18,08 juta orang. (kom)

PENGUMUMAN LELANG 2 (KEDUA) PT. Bank Perkreditan Rakyat Antenk Selaku Pemegang Hak Tanggungan I melalui jasa Pra lelang PT. Bali Auction House berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan melalui perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Denpasar akan melaksanakan penjualan lelang dimuka umum pada: Hari/tanggal : Kamis / 17 Januari 2013 Pukul : 10.00 Wita s/d selesai Tempat : Kantor PT. BPR Antenk, Jalan Slamet No. 27 X Kuta - Badung Terhadap barang jaminan hutang Debitur a.n. Ni Luh Suhermiati, alamat Jalan Pancing No. 101 B Denpasar, barang yang dilelang berupa: 1 (satu) bidang tanah berikut segala turutannya sesuai dengan SHM No. 11555/Kel. Benoa, tanggal 27-05-2009, Surat Ukur No. 8022/Benoa/2009 tanggal 22-05-2009, seluas 200 m2, a.n. NI LUH SUHERMIATI, terletak di Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, dengan limit Rp. 300.000.000,00 (Tiga Ratus Juta Rupiah) dan uang jaminan Rp. 150.000.000,00 (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah) Syarat-Syarat Lelang: 1. Objek lelang/aset properti tersebut, dijual lelang dengan kondisi apa adanya (as is), dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang; 2. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan penawaran ke Rekening No. 264471810 a.n. Rekening Penampungan Lelang KPKNL Denpasar di Bank BNI Cabang Gajah Mada Denpasar, yang sudah efektif selambat – lambatnya 1 ( satu ) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. 3. Penawaran lelang dilakukan dengan cara lisan semakin meningkat; 4. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib membayar bea lelang 1% dan harga lelang selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah pelaksanaan lelang ke Rekening No. 264471810 a.n. Rekening Penampungan Lelang KPKNL Denpasar di Bank BNI Cabang Gajah Mada Denpasar, apabila tidak melunasi bea lelang dan harga lelang, maka dinyatakan batal dan uang jaminan disetorkan ke kas negara; 5. Pelaksanaan lelang tetap dilaksanakan walaupun hanya diikuti oleh 1 (satu) orang peserta lelang; 6. Setiap peserta lelang wajib melakukan penawaran dan penawaran paling sedikit sama dengan nilai limit. Apabila tidak melakukan penawaran dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 (tiga) bulan diwilayah kerja KPKNL Denpasar; 7. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan bukti setor dan Kartu Identitas diri (KTP/SIM); 8. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan/penundaan lelang terhadap objek lelang tersebut diatas, dan pihakpihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan/ keberatan dalam bentuk apapun kepada pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT. Bali Auction House, Jalan By Pass Ngurah Rai No. 100, Telp. (0361) 8201500 atau PT. BPR. Antenk, Jl. Slamet No. 27 X Kuta - Badung, Telp (0361) 754443, 757851 Denpasar, 03 Januari 2013 PT. BPR Antenk PT. Bali Auction House ttd ttd Drs. I Wayan Artana Basir Bahuga Direktur Utama Direktur

PT. BPD BALI Cabang Singaraja Jl. Dewi Sartika Nomor 30 Singaraja PENGUMUMAN LELANG KEDUA PT. Bank Pembangunan Daerah Bali Cabang Singaraja dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Singaraja, akan melaksanakan penjualan di muka umum (lelang) parate eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 tahun 1996, pada : Hari : Kamis Tanggal : 17 Januari 2013 Pukul : 11.00 WITA Tempat : Kantor PT. BPD Bali Cabang Singaraja Jl. Dewi Sartika Nomor 30 Singaraja Terhadap barang jaminan milik Penanggung Hutang dan/atau Penjamin Hutang dalam kondisi apa adanya, Debitur atas nama : 1. IR. MADE SUARDANA 1 (satu) bidang tanah seluas 1170 m2,SHM No. 1392, Gambar Situasi No. 4020/1990 tanggal 12 Desember 1990, atas nama Insinyur Made Suardana, berikut segala sesuatu yang ada diatasnya, terletak di Kelurahan Bungkulan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng a.n INSINYUR MADE SUARDANA. (Nilai Limit Rp. 244.000.000,00 – Uang Jaminan RP.200.000.000,00) 2. I KETUT SURYAWAN 1 (satu) bidang tanah seluas 135 m2, SHM No. 464, Surat Ukur No. 00134/Tukadmungga/2004 tanggal 13 Oktober 2004, atas nama Ni Kadek Arjani, berikut segala sesuatu yang ada diatasnya, terletak di di Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng a.n NI KADEK ARJANI . (Nilai Limit Rp. 183.000.000,00 – Uang Jaminan Rp. 100.000.000,00). Syarat –syarat lelang : 1. Lelang ini terbuka untuk umum, transparan dan bebas KKN dengan sistem penawarn secara lisan dengan harga semakin meningkat. 2. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan ke Rekening PT. BRI (Persero) Cabang Singaraja No. 0088.01.000394.30.4 atas nama Rekening Penampungan Lelang KPKNL Singaraja dengan mencantumkan Nomor Urut barang yang dilelang tersebut diatas, paling lambat 1(satu) hari sebelum pelaksanaan lelang, dan 1 (satu) slip setoran uang jaminan penawaran lelang hanya berlaku untuk 1 (satu) obyek lelang, serta membawa bukti setor dan foto copy indentitas Diri yang masih berlaku pada saat pelaksanaan lelang. 3. Setiap peserta lelang wajib melakukan penawaran minimal sama dengan Nilai Limit, dimana penawaran yang telah disampaikan oleh Peserta Lelang kepada Pejabat Lelang tidak dapat dibatalkan. Apabila Peserta Lelang tidak melakukan penawaran akan dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 (tiga) bulan diwilayah KPKNL Singaraja. 4. Peserta lelang yang ditunjuk sebagai pemenang lelang harus melakukan Pelunasan paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak melunasi, pemenang lelang dianggap wanprestasi dan tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 6 (enam) bulan diseluruh wilayah Indonesia, serta uang jaminan disetorkan ke Kas Negara. 5. Apabila tidak ditunjuk sebagai pemenang lelang, uang jaminan dikembalikan kepada penyetor tanpa potongan apapun. 6. Dalam pelaksanaan lelang ini terhadap pemenang lelang/pembeli dipungut Bea Lelang Pembeli (1%) dari harga lelang dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan atau Bangunan (BPHTB). 7. Keterangan lebih lanjut harap menghubungi PT. BPD Bali Cabang Singaraja dan KPKNL Singaraja. Singaraja, 03 Januari 2013 PT. BPD Bali Cabang Singaraja Kepala I GEDE SUKANADA, SE Nrk.0726


NTB - NTT

FAJA R BALI

Kamis, 3 Januari 2013, Tahun XIII

9

KKP Beri Bantuan Satu Kapal LOBAR-Fajar Bali Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berupa satu unit kapal untuk nelayan. Kepala Dinas Kelautan dan PerikananKabupaten Lombok Barat Ir Hasbulloh saat meninjau bantuan kapal nelayan mengatakan kapal bantuan yang diberikan KKP satu unit kapal untuk nelayan berkapasitas 32 GT senilai Rp 1,32 miliar. Bantuan kapal nelayan tersebut diperuntukkan bagi nelayan yang ada di Dusun Montong, Kecamatan Batulayar. “Bantuan kapal nelayan ini untuk kelompok usaha bersama Montong Bangkit. Kami terus memberikan perhatian kepada nelayan agar hasil tangkapannya terus meningkat,” katanya kepada Fajar Bali, Rabu (2/1). Menurutnya, bantuan itu diberikan dalam rangka memaksimalkan hasil tangkapan nelayan agar produksinya terus meningkat dengan menggunakan kapal yang ukurannya lebih besar dan mampu menampung hasil tangkapan yang banyak. “Kapal semacam ini bisa berlabuh ke daerah lokasi penangkapan selama dua hari, dua malam,” katanya.

Banleg Siap Godog 26 Raperda

Dikatakan, kapal bantuan nelayan tersebut bersandar di pelabuhan Lembar sejak tanggal 28 Desember 2012 lalu setelah menempuh perjalanan jauh. Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran untuk peningkatan sarana dan prasarana perikanan dalam rangka memacu produksi perikanan dalam negeri agar terus meningkat. “Hasil tangkapan para nelayan ini sudah ada kerjasama. Tinggal kita masukan saja, kita tidak menjual ke para pedagang atau pengecer,” kata Hasbulloh. Lebih jauh, Hasbulloh mengaku produksi hasil tangkapan para nelayan ini tidak serta merta menjadi masukan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pihaknya akan mengkaji peraturan agar tangkapan hasil nelayan tersebut nantinya bisa masuk ke PAD. “Kapal nelayan ini kan bantuan dari K PP. Jadi kami harus mempelajari aturan biar jelas agar kami nantinya tidak salah mengambil kebijakan,” katanya.(man) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Barat Ir Hasbulloh saat meninjau kapal nelayan yang diberikan KKP.

DB Belum Mengkhawatirkan LOBAR-Fajar Bali Kendati sudah musim penghujan, Penyakit Demam Berdarah (DB) di Kabupaten Lombok khususnya Lombok Barat (Lobar) belum terlalu mengkhawatirkan. “Pada musim penghujan perlu diwaspadai penyakit demam berdarah, pada masa ini populasi nyamuk DB meningkat karena banyaknya tempat berinduk,” kata Kabid Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) PPP Lombok Barat dr Ahmad Tau iq Fathoni kepada Fajar Bali, Rabu (2/1). Menurutnya, sejauh ini penyakit DB belum begitu menonjol disebabkan karena masim ini dinilai sebagai musim pancaroba. Puncak musim penghujan masih lama yakni memasuki bulan Januari dan Februari. Kendati demikian masyarakat perlu waspada. “Masyarakat harus membersihkan lingkunga, genangan air, kamar mandi harus dibersihkan. Tempat seperti ini menjadi tempat nyamuk bersarang,” katanya. Dikatakan, penyakit DB adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue. Virus ini masuk ke peredaran darah manusia melaui gigitan nyamuk dari genus aedes. “Nyamuk ini dapat mengganggu system pembekuan darah dan pembuluh darah,” kata Ahmad Tau iq Fathoni.. Dari catatan RSUD PPP, kasus penyakit DB yang di tagani rumah sakit tahun 2012 baru mencapai 28 orang, itu pun menimpa anakanak. Sedangkan daerah yang rawan DB hanya Kecamatan Lembar. Di wilayah Lobar kebanyakan daerah perkampungan. Daerah perkampungan yang jumlah penduduknya tidak terlalu padat, saluran juga tidak tersumbat Lain halnya dengan wilayah atau daerah perkotaan yang penduduknya padat. “Yang terpenting adalah ingat 3 M (menguras bak mandi, menutup penampungan air dan mengubur keleng-kaleng bekas,” katanya.(man)

PKPB Minta Kyai Zul Gandeng SJP MATARAM- Fajar Bali Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) gubernur dan wakil gubernur tanggal 13 Mei mendatang, sejumlah Partai Politik (Parpol) mulai bersuara untuk memberikan masukan pada calon orang nomor satu di NTB. Salah satunya dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) NTB yang menyarankan agar calon gubernur DR KH Zulki li Muhadli SH yang dikenal juga Kyai Zul dapat menggandeng Suryadi Jaya Purnama alias SJP sebagai orang nomor dua. “Itu harapan kami, sebagai salah satu Partai pengusung Kyai Zul agar berpasangan dengan Suryadi Jaya Purnama,” kata Ketua DPD PKPB NTB H Macksun Ridwayni kepada Fajar Bali, Rabu (2/1). Dia mengaku, SJP memiliki kelebihan tersendiri yaitu, disamping asli orang Lombok Timur, SJP juga memiliki hubungan kuat dengan masyarakat di Kabupaten Dompu, Kota Bima dan Kabupaten Bima. “Jadi, saya sudah mengusulkan ke Kyai Zul, dan beliau katanya sedang istiharoh,” kata Macksun Ridwayni yang juga Anggota Komisi II DPRD NTB. Lebih jauh, Macksun Ridwayni meminta agar deklarasi Kyai Zul sebagai calon resmi NTB satu dilaksanakan di Kabupaten Lombok Timur dan lansung menentukan pasangan. “Intinya, kami sebagai partai pengusung berharap Kyai Zul dapat berpasangan dengan Suryadi Jaya Purnama,” ujarnya..(ded)

Kasus Proyek Infrastruktur

Kontraktor Belum Kembalikan Uang Denda Persoalan demi persolan yang disisakan dari proyek isik tahun anggaran 2012 di Kabupaten Lombok Utara (KLU) kini menjadi perhatian banyak orang dan pemerintah setempat diminta lebih tegas. LOMBOK UTARA-Fajar Bali Persoalan yang terjadi misalnya mulai dari buruknya kwalitas infrastruktur jalan dan bangunan termasuk masih ada rekanan atau kontraktor yang belum mengembalikan kelebihan uang negara/ daerah yang terpakai dari proyek terkait serta denda atau inalty atas keterlambatan penyelesaian proyek bersangkutan. PT. Surya Karya Sari misalnya, PT ini tahun 2011 memenangkan tender beberapa paket jalan senilai Rp5 miliar lebih dengan volume sekitar 4 kilometer. Dalam pelaksanaannya selain kwalitasnya buruk, PT inijuga dikenakan denda atau inalty sebesar Rp39 juta. Selain itu yang bersangkutan juga harus mengembalikan uang Negara

1. Outlet Pertokoan Cakranegara 2. Outlet Majeluk Perempatan Lampu Merah 3. Outlet Karang Baru (Niwa Cell) 4. Outlet Gomong Jalan Pemuda Depan Lapangan Tenis Dikpora NTB 5. Outlet Majaphit Samping Kantor Dispenda NTB 6. Outlet Toko Merdeka, Ampenan

Rp.437 juta karena anggaran yang terpakai tidak sesuai dengan volume pekerjaan yang sudah dikerjakan. “Dari Rp.437 juta uang Negara yang harus dikembalikan oleh pihak kon-

Dishub Mataram Siap Benahi Terminal MATARAM- Fajar Bali Di tahun 2013 ini, Dinas Perhubungan dan Komunikasi (Dishub) Kota Mataram lebih serius lagi melakukan penataan angkutan dikawasan Kota Mataram. “Masalah ini sebenarnya sudah lama, namun masih aja ada sopir angkutan yang belum sadar’’ ungkap Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi (Dishub) Kota Mataram, Drs. H. Anis Mashur kepada Fajar Bali saat ditemui di kantornya, Rabu (2/1).. Menurut Anis, yang didampingi Kabid Perhubungan Darat Dinas Perhubungan dan Komunikasi, Mahfudin mengatakan, terminal Mandalika yang dimiliki oleh Kota Mataram merupakan terminal tipe A, yang terbesar di NTB.

KORAN FAJA R BALI Tersedia

di sini

Kholidi Kholil

traktor (PT.Surya Karya Sari) baru Rp.100 juta yang sudah dikembalikan ke kas daerah,” ungkap Kepala Dinas Pendapatan Pegelolaan Keuangan dan Aset Daerah KLU, Drs. H. Kholidi Kholil, MM ditemui Fajar Bali, Rabu (2/1). Menurut dia, PT itu juga dikenakan denda atas keterlambatan pekerjaan sebesar Rp.39 juta.”Kita sudah paksa PT yang bersangkutan agar segera menyelesaikan kekurangan pengembalian tersebut. Sebagai jaminan serti ikat milik PT masih diamankan di bank hingga semuanya dilunasi,” tegas mantan Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM KLU ini. Dia juga menilai kualitas pekerjaan dari PT. Surya Karya Sari juga buruk. Termasuk beberpa paket proyek tahun 2012 juga harus di hentikan karena berbagai persoalan. “Proyek pembangunan embung di Desa Rempek juga distop,” tutur Kholidi. Untuk diketahui untuk paket proyek ya n g d i ke r j a ka n P T. S u r ya K a r ya Sari senilai Rp. 5.278. 139. Paket proyek jalan hotmix tahun 2011 ini meliputi Pemenang –Trengan, Kr.Desa – Kr.Jero, Kr.Nangka – Getak Gali, Kr.Langu-Kr.Bayan dengan dengan volume 4 km lebih.(inT)

Di terminal tipe A ini pula sudah disiapkan untuk kedatangan dan keberangkatan. Sehingga, dengan adanya terminal kedatangan dan keberangkatan masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan dan tidak simpang siur dalam mengelola administrasi. Tak hanya itu, pihaknya juga akan membenahi ketertiban angkutan dan mengoptimalkan terminal induk, dan memberikan pembinaan melalui pelatihan hingga menyelenggarakan eventevent angkutan terbaik. Meski kesadaran masih kurang, namun pihaknya tidak pernah putus asa melakukan pembenahan. Bahkan ia optimis terminal Mandalika akan menjadi terminal yang optimal sep-

erti daerah lainnya. “Kita himbau kepada mereka supaya sadar,” tukasnya. Lebih jauh, Anis Mashur mengharapkan di tahun 2013 ini, kinerja Dishub Kota Mataram lebih baik dibanding tahun sebelumnya dan .lebih meningkatkan kualitas program kesadaran para sopir angkutan. Berdasarkan pantauan langsung Fajar Bali di Terminal Mandalika dan beberapai terminal di Kota Mataram, ternyata masyarakat masih suka naik angkutan di luar terminal. Alasannya, karena meraka ingin cepat sampai tujuan. Sementara di dalam terminal mereka tidak ingin menanti terlalu lama. ‘’ Ya biar cepat,’’ kata salah seorang penumpang.(gie)

MATARAM- Fajar Bali Ditahun 2013 ini, Badan Legislasi (Banleg) DPRD NTB akan menargetkan 26 Rancangan Peraturan Daerah (Reperda) untuk dibahas dan digodog. Dari 26 Reperda tersebut, 16 diantaranya usulan dari eksekutif, dan 10 Raperda inisiatif dewan. Dari 26 Reperda itu juga, terdapat 12 Raperda yang sempat tertunda pembahasan dan penggodokannya, sisanya 14 Raperda muncul ditahun 2013 ini. Ketua Banleg DPRD NTB Ardani Zul ikar SH membenarkan hal tersebut. Dia menjelaskan, terdapat 9 Raperda yang menjadi prioritas pembahasan ditahun 2013 ini. Sisanya, bersifat kondisional. “Itu semua karena tertundanya pembahasan ditahun 2012 lalu. Jadi, tahun ini kita rampungkan semua. Tapi, yang kita prioritaskan ada sembilan,” katanya kepada Fajar Bali, Rabu (2/1). Disinggung, apakah mampu menyelesaikan sejumlah Raperda tersebut sesuai target. Ardani Zulikar mengaku akan mengusahakan dengan sekuat tenaga dan waktu. “Bagaimana pun kita akan berusaha saja,” tukasnya. Hal yang sama dikatakan Wakil Ketua Banleg DPRD NTB Ahmad SH. Dia menekankan bahwa, sebuah kewajiban dari Banleg bersama Program Legislasi Daerah (Prolegda) dalam menyelesaikan berbagai agenda pembahasan Raperda. “Nanti kita akan upayakan. Kalau pun ada kendala seperti kasus sebelumnya itu menjadi pelajaran dan kita akan cari solusinya,” kata Ahmad. Wakil Ketua DPRD NTB H Lalu Syamsir sebelumnya membeberkan bahwa, setiap pembuatan satu buah Raperda oleh DPRD NTB bersama eksekutif minimal menghabiskan anggaran sebesar Rp200 juta hingga Rp300 juta. Dalam setahun DPRD NTB bersama eksekutif melalui Prolegda yang didalamnya terdapat Banleg DPRD NTB dan Biro Hukum Setprov NTB harus menelorkan Peraturan Daerah (Perda) minimal 16 hingga 20 Perda. Jika 20 Perda dikalikan dengan Rp300 juta, maka anggaran yang dihabiskan untuk membuat prodak hukum tersebut mencapai Rp 6 miliar. Menurut Syamsir, berkualitasnya sebuah Perda tergantung dari anggaran yang ada. “Tapi, walau dananya kecil, InsaAllah Perda yang dihasilkan tetap berkualitas,” katanya. Disinggung untuk apa saja anggaran sebesar itu, Syamsir menjelaskan anggaran Rp200 juta hingga Rp300 juta tersebut digunakan untuk sosialisasi Raperda, analisa akademis, menerima masukanmasukan, seminar, kajian tim ahli, pembahasan DPRD NTB, hingga studi banding. “Selama ini kami menggunakan anggaran cukup kecil, kendati kecil kualitas tetap kami utamakan,” kata Syamsir. Munculnya Raperda hingga menjadi Perda itu, lanjut Syamsir datang dari usulan eksekutif dan inisiatif dewan. Untuk usulan eksekutif biasanya menghabiskan anggaran yang cukup besar. Sedangkan, inisiatif dewan anggarannya minim. “Kalau menunggu inisiatif dewan kita lemah dari sisi anggaran. Tapi, kalau eksekutif anggarannya sangat terpenuhi,” kata Syamsir. Lebih jauh, dia menekankan bahwa, program penyusunan dan pengesahan sebuah prodak hukum tentunya tidak lepas dari sebuah kerjasama yang baik antara legislatif dan eksekutif baik dari sisi moril, maupun material. Sehingga, semakin cepat eksekutif bergerak dalam mengusulkan prodak hukum, semakin cepat pula penyusunan dan pengesahannya.(ded)

Diduga Salah Perencanaan

Proyek Tiang Kantor DPRD KLU Mangkrak LOMBOK UTARA-Fajar Bali Proyek pembangunan t i a n g ka n to r D e wa n Pe r wakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang menela n a n g g a ra n R p 3 0 0 j u t a dari APBD KLU tahun 2011 itu hingga sekarang belum ada tindak lanjutnya alias mangkrak. Diduga proyek tersebut salah perencanaan sehingga belum ada tindak lanjutnya sampai sekarang. Pantauan Fajar Bali, sedikitnya delapan belas tiang yang dicor menggunakan beton berukuran sedang dengan tinggi sekitar 3 meter terlihat menempel dibangunan induk. Te p a t nya d i b a n g u n a n ruang sidang DPRD KLU.

Abdul Gani

Sepintas memang tidak ada proyek pembangunan tiang, tetapi kalau kita perhatikan tampak beberapa tiang sudah berdiri dan sudah selesai dikerjakan meski belum dapat berfungsi sama sekali. Beberapa waktu lalu, dari kalangan anggota DPRD sendiri, proyek ini sempat menjadi pertanyaan dan perbincangan, namun toh juga bulm ada tindak lanjutnya. Wajar juga menjadi sorotan karena kalau dilihat dari segi kebutuhan atau urgency masih jauh. B u k t i nya m e s k i m e n g habiskananggaran hingga ratusan juta, sampai sekarang belum ada sisi positif dan negative yang dapat di dapatkan dari pembangunan itu.

“Sejak awal saya tidak pernah setuju dengan proyek pembangunan tiang kantor DPRD ini. Karena melihat dari manfaatnya yang dapat dirasakan langsung belum ada sampai sekarang,” tegas Abdul Gani anggota DPRD KLU saat ditemui Fajar Bali Rabu (2/1). Terhadap persoalan itu, pihaknya berharap, masalah yang ada hendaknya menjadi pengalaman dan pelajaran agar kedepannya kita tidak salah merencanakan semua program. “Apa pentingnya dari proyek itu, kita tidak mau akibat salah perencanaan kita membangun dua kali. Kantor DPRD kan belum final dimana lokasinya,”tegas Gani yang juga politiasi dari PKB ini.(inT)


10

Kamis, 3 Januari 2013, Tahun XIII

FAJA R BALI

Mahasiswa IPDN Kunjungi Almamater

Usai Liburan PBM hari Pertama Serius

Mahasiswa IPDN yang juga alumnus kunjungi Sakura dan usai sekolah siswa memadati jalur tertentu namun tetap tertib, dan lalulintas juga lancar. DENPASAR-Fajar Bali Liburan sudah usai, kini tiba waktunya untuk mengakitifkan proses belajar mengajar (PBM). Sejak Rabu (2/12), seluruh sekolah baik di Denpasar mau pun di Badung sudah aktif melaksanakan PBM. Kepal a Seksi Pendidikan Menengah (Kasidikmen) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung, I Gede Suparsa, S.,Sos., membenarkan, bahwa kegiatan PBM sejak kemarin telah dilaksanakan secara serius. Sekolah-sekolah sejak awal Januari mulai mempersiapkan siswa kelas XII melalui les tambahan, untuk mengikuti try out baik dilaksanakan Disdikpora Bali mau pun Disdikpora Badung, serta persiapan menghadapi ujian nasional (UN). Sementara hasil pantauan Fajar Bali disejumlah sekolah di Denpasar, suasana di sekolah-sekolah hening, karena PBM dilaksanakan sejak pagi hari setelah liburan. Aktivitas PBM itu, karena siswa tidak memanfaatkan hari pertama mulai sekolah, untuk bersih-bersih lingkungan

sekolah. Kebersihan sekolah sepanjang liburan telah dilakukan petugas khusus disetiap sekolah. Selain itu selama liburan pegawai bidang administrasi tetap aktif ke sekolah, dan kepala sekolah (Kasek) juga terus memantau kondisi selama liburan, termasuk kebersihan sekolah. Kegiatan PBM di SMAN 8 Denpasar, SMPN 12 Denpasar dan di SMAN 1 Kuta Utara (Sakura) berlangsung tertib dan lancar seperti PBM sebelum liburan. Kinerja guru-guru setelah liburan mulai diaktualkan, karena profesi guru mencerdaskan bangsa untuk mencetak SDM ke depan. Wakasek Humas Sakura, Drs., Made Wali secara garis besar menjelaskan, kini sekolah tersebut mulai aktif memberi bimbingan kepada siswa kelas XII sebagai calon peserta UN. Bimbingan itu diberlakukan sore hari dan berlangsung hingga menjelang UN. Penjelasan itu disampaikan Made Wali seusai menerima 2 alumni Sakura lulusan tahun 2011 dan

2012, yang kini sedang menimba ilmu di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kedua mahasiswa IPDN lulusan Sakura itu, I Putu Bayu Airlangga asal Br. Ujung Sari Sading dan Gede Chandra Marga Suasa, asal Br. Bhuana Asri. Kedua mahasiswa IPDN itu sedang menjalani liburan di Bali, namun sebagai alumni tetap ingat akan almamater, sehingga menyempatkan diri berkunjung ke Sakura. Sayangnya saat berkunjung Kasek tidak berada di sekolah, karena Kasek sedang sibuk mengurusi kepentingan sekolah di luar sekolah, sehingga dilayani Made Wali yang juga mantan guru mahasiswa IPDN itu. Lulusan Sakura yang melanjutkan studi ke IPDN l 2011/2012, 4 orang. Selain itu kegiatan PBM juga mulai mencerminkan keramaian di jalurjalur tertentu, saat siswa pulang sekolah. Di Peguyangan dihadapan traffic light didominasi siswa, namun ketertiban tetap dijaga, sehingga lalu lintas tetap aman dan lancar. R-008

Pengiriman Naker ke Kapal Pesiar Kontinu

Mahasiswa Stipar Triatma Jaya Training di AS

menerapkan kurikulum tentang manage- dilengkapi dengan pengetahuan manajeDENPASAR-Fajar Bali Sekolah Tinggi ilmu Pariwisata (Stipar) men perhotelan. Kurikulum ini dirancang rial sama dengan manajemen perhotelan. Triatma Jaya Dalung Badung, terus beru- dengan penekanan pada keterampilan Khusus kompetensi lulusan, mahasiswa paya meningkatkan SDM mahasiswa, untuk dan keahlian di bidang food and beverage memiliki kompeteni yang dipersyaratan, menghadapi persaingan bebas. Selain me- (F&B), room divisions dan event manage- untuk menjabat pada level supervisor ataiu lalui roses belajar mengajar (PBM), Stipar ment. Serta dilengkapi dengan pengetahuan middle manager di industri perhotelan dan pariwisata. Mahasiswa juga Triatma Jaya juga memberimampu merencanakan dan kan kesempatan kepada mamenciptakan peluang bisnis hasiswa training baik di hodi bidang tersebut. Mahasiswa tel-hotel di Bali dan luar Bali memiliki kompetensi bahasa serta di Singapura, Malaysia, Inggris dan bahasa asing lainBelanda dan Amerika Serinya dan penguasaan teknologi kat (AS). Kepala Pemasaran informasi sebagai salah satu dan Humas Stipar Triatma kebutuhan pokok pada industri Jaya, Luh Chandra Dewi, SE., pariwisata masa kini. SemenMM., menyampaikan, Stipar tara prospek kerja lulusan, Triatma Jaya, memberikan untuk Prodi perhotelan dan kesempatan kerja di kapal pariwisata, memiliki peluang pesiar Costa Crociere. kerja yang sangat luas pada Permintaan untuk bekertingkat supervisor dan manejeja di darat dan kapal perial baik di dalam mau pun di siar tinggi, namun untuk luar negeri . Kompetensi yang memenuhi kebutuhan itu dimiliki lulusan mampu menmasih terbatas. Kendati gelola hotel, restoran, bar, kafe, dalam jumlah yang belum catering service, kapal pesiar, maksimal, institusi itu konevent organizer dan MICE. Juga tinu mengrim lulusan sebgai Gedung yayasan Triatma Jaya sebagai pusat kegiatan ketua yayasan airlines dan travel agent, tourtenaga kerja (Naker) secra dan pegawai. ist information center, cargo kontinu ke Costa Crociere company, expedition company, dan di darat. Chandra Dewi juga menjelaskan, Program Studi (Prodi) manajerial yakni, human recources, finance, seaport, landport dan airport. Selain itu juga export import company di Stipar Triatma Jaya, Bisnis Hospitaliti marketing, teknologi informasi dan keterserta lainnya, ujar Chandra Dewi. Selain Perhotelan untuk D IV. Akomodasi dan ampilan teknis lainnya. Sedangkan manajemen pariwisata, infrastruktur yang memenuhi kebutuhan Katering khusus S1. Convensi Incentive dan Pameran (MICE). Divisi Makanan dan kurikulun dirancang dengan penekanan PBM, juga didukung, ruang belajar yang Minuman DIII, Akomodasi Perhotelan DIII, keteramnpilan dan keahlian dalam men- nyaman, perpustakaan, laboratorium dapur, Manajemen Usaha Perjalanan Wisata DIII gelola obyek wisata, tour and travel, guid- bakery dan pastry. Restaurant dan bar, front dan Manajemen Perhotelan DIII. Untuk ing, ticketing, ground handling, cargo dan office, mock-up rooms dan housekeeping memantapkan Prodi, Stipar Triatma jaya event management. Sebagi penunjang juga serta laundry dan lainnya. R-008

Diikuti SMP Se-Bali

Four Griska Denpasar akan Gelar IT Competition

animasi tingkat nasiDENPASAR-Fajar Bali onal, dan belum lama Sebagai sekolah PGRI berselang SMK PGRI yang memiliki kelebihan ini juga meraih juara selain bidang pariwisata III lomba IT animasi juga teknik komputer dan yang digelar Kementinformatika , berencana erian Pendidikan dan akan menggelar Four Kebudayaan (KemenGriska IT competition dikbud) melalui intemenjenag akhir Janunet. Siswa program ari 2013. Keterangan itu keahlian IT , memiliki dikemukakan Kepala kretivitas. Sehingga SMK PGRI 4 atau Four sel al u memant au Griska Denpasar, Drs., perkembangan lomba I Ketut Suarya, M.,Pd., animasi di internet, kepada Fajar Bali Rabu dan hingga saat ini (2/1). Four Griska IT Suarya terus memecompetition ini akan diiberikan motivasi agar kuti siswa SMP seluruh siswa aktif mengikuti Bali, seperti yang pernah lomba animasi yang dilaksanakan tahun-tadigelar institusi di luar hun sebelumnya. Suarya Ketut Suarya Bali, bila perlu tingkat juga mengatakan, Griska intenasional. IT competition ini untuk Keberhasilan itu mencerminkan pendimenggali kemampuan siswa SMP dan sekaligus memberikan motivasi agar terus dik di SMK PGRI 4 benar-benar profesional dan berkompetensi sesuai bidangnya. Wajar meningkatkan diri di bidang IT. Dikatakan demikian, karena SMK PGRI bila setiap tahun minat lulusan SMP melan4, pernah meraih jura III lomba IT bidang jutkan studi ke SMK PGRI 4 membeludak,

baik untuk program keahlian, TI untuk multi media, dan pariwisata untuk akomodasi perhotelan dan jasa boga. SMK PGRI yang berlokasi di Padang Sambian ini untuk kebutuhan praktik siswa meyediakan, kamar hotel bertaraf bintang lima. Juga laboratorium komputer dan internet, front office, housekeeping, kitchen, bar dan restoran serta bahasa yang dilengkapi air conditional (AC), termasuk ruang belajar. Selain praktik di sekolah, SMK PGRI 4 telah menjalin kerjasama dengan sejumlah hotel dan restoran di Denpasar, Badung dan di daerah lainnya di Bali untuk ptaktik siswa. Suarya mengakui, seluruh siswa kelas IX, sudah semuanya melaksanakan praktik disejumlah hotel. Dukungan lainnya agar siswa rajin mebaca, sekolah juga menyediakan perpustakaan. Institusi itu juga memberikan kemudahan kepada calon siswa baru SMK PGRI 4 baik akademis dan non akademis. Kemudahan itu, untuk rangking I dapat potongan 30 % uang gedung. Rangking II 20% dan rangking III 10 %. Sedangkan bagi siswa asal Padang Sambian dan SMP PGRI mendapat potongan uang gedung 20 %, ujar Suarya. R-008.


NASIONAL

FAJAR BALI Kamis, 3 Januari 2013

Tahun XIII

SBY Prihatin Kecelakaan Anak Hatta JAKARTA-Fajar Bali Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah mendengar kabar insiden kecelakaan yang melibatkan putra Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Muhammad Rasyid Amirullah. “Beliau sangat prihatin. Ini musibah yang sangat kami sesali,” kata juru bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, di Istana Negara, Rabu, 2 Januari 2012. Menurut Julian, Presiden SBY terus berkomunikasi secara intensif dengan Hatta Rajasa untuk memberikan dukungan atas musibah yang dialami keluarga besannya itu. “Bapak Presiden juga telah mengetahui bahwa Pak Hatta telah langsung menangani dan bertemu dengan keluarga korban dan

menyelesaikannya secara baik,” ujar Julian. Pada Selasa, 1 Januari 2013 lalu, mobil BMW hitam B 272 HR yang dikendarai Rasyid, putra bungsu Hatta Rajasa menabrak mobil Daihatsu Luxio hitam berpelat nomor F 1622 CY yang dikemudikan Frans Sirait, 37 tahun, di kilometer 3.350 tol Jagorawi pukul 05.45 WIB. Akibatnya, dua penumpang Luxio meninggal dunia, yaitu Harun, 57 tahun, dan M. Raihan, 14 bulan. Sedangkan tiga lainnya terluka. Rasyid sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan maut itu. Sebelumnya diberiutakan, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan, Muhammad Rasyid Amirullah,

pengemudi BMW maut yang menewaskan dua orang di tol Jagorawi, telah jelas statusnya. “Status Rasyid tersangka, dia yang kemudikan mobil dan menabrak dari belakang,” kata Rikwanto, Rabu, 2 Januari 2013. Dia mengatakan, kini anak Hatta Rajasa itu diancam Pasal Pasal 283 junto Pasal 287 ayat 5 junto Pasal 310 ayat 3 Undang-Undang Lalu Lintas Tahun 2009. “Karena kelalaiannya menyebabkan orang lain luka berat atau meninggal dunia. Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,” katanya. Namun, dia menyebutkan, saat ini tersangka belum ditahan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat trauma dan benturan. Namun Rikwanto tidak memberitahu-

kan rumah sakit tempat pemuda berusia 22 tahun itu dirawat. Sejauh ini, menurut dia, Rasyid baru menjalani pemeriksaan awal. Rasyid tetap diproses hukum, tapi sekarang dalam perawatan. “Kalau sudah sembuh menurut keterangan dokter, baru dilanjutkan prosesnya,” katanya. Sebelumnya, mobil BMW hitam jenis jip yang dikendarai Rasyid, bernomor polisi B 272 HR, menabrak mobil Daihatsu Luxio hitam berpelat F 1622 CY yang dikemudikan Frans Sirait, 37 tahun, di kilometer 3.350 tol Jagorawi pukul 05.45, Selasa, 1 Januari 2013. Akibatnya, dua penumpang Luxio meninggal dunia, yaitu Harun, 57 tahun, dan M. Raihan, 14 bulan. Sedangkan tiga lainnya terluka. VVN

Reshuf le Kabinet Bisa Jadi Batal JAKARTA-Fajar Bali Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bakal melihat dan mempertimbangkan hasil evaluasi kinerja kabinet secara keseluruhan untuk menentukan perlu atau tidaknya reshuf le kabinet dalam waktu dekat. “Bilamana dipandang tidak perlu reshuf le, Presiden tidak akan me-reshuf le kabinet,” kata juru bicara kepres-

idenan, Julian Aldrin Pasha, melalui pesan pendek kepada Tempo, Selasa, 1 Januari 2013. Menurut dia, evaluasi kinerja kabinet saat ini sedang dilakukan. Adapun Presiden SBY telah meminta faktor-faktor yang membuat sejumlah kementerian terhambat atau terhalangi dalam mencapai target kinerja sepanjang 2012 agar ditelusuri.

“Bila ada kelalaian, harus ada koreksi terhadap pejabat yang bersangkutan,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa. Hasil evaluasi Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) sepanjang 2012 menunjukkan ada beberapa kementerian yang berkinerja

buruk lantaran capaian target kinerjanya kurang memuaskan. “Ada satu-dua kementerian yang programnya tidak tercapai seperti keinginan kami,” kata Kepala UKP4, Kuntoro Mangkusubroto, Kamis pekan lalu. Namun Kuntoro enggan menyebutkan kementerian yang kinerjanya rendah itu. Terakhir, SBY merombak kabinet pada 2011 lalu. VVN

MP: Saya Harus Tentukan Sikap DARI HALAMAN 1

Putri. “Saya harus ketemu Ibu (Megawati), harus ketemu. Entah bagaimana bentukanya. Ini kembali soal etika, sebab dulu Ibu yang menunjuk saya sebagai gubernur. Saya bukan type orang yang lari begitu saja, kita harus baik. Saya sangat menaruh respek terhadap beliau, karena beliau itu adalah Presiden RI yang ke V,” tambahnya. Sehingga apapun yang terjadi kedepannya tidak meninggalkan kesan tidak enak. Pada kesempatan itu pula, dikatakannya bahwa dirinya maju memegang tiga patokan untuk bertarung sebagai calon gubernur. Patokan pertama disebutnya tidak ada money politik, kedua tidak ada black campaign dan ketiga tidak ada

kekerasan. “Ketiga itu saya pegang teguh, sehingga berlandaskan satyam siwan sundaram,” paparnya lagi. Dengan hal tersebut, menurutnya bisa melahirkan pemimpin Bali yang baik. Terkait dengan majunya lagi sebagai Gubernur Bali, ditegaskannya akan masih melanjutkan Program Bali Mandara. Fondasinya sudah ada namun menurutnya masih memerlukan perawatan yang intensif sehingga bisa bersaing kedepan. “Kedepan persaingan akan semakin ketat, didepan nanti tidak ada belas kasihan dan yang ada hanya kompetisi. Namun kita sepertinya belum siap, dari generasi muda dan SDM yang kita miliki,” paparnya lagi. sehingga dengan Program Bali Mandara yang sudah ada masih

memerlukan perawatan, dijaga, dikembangkan, disempurnakan dan diperdalam. sehingga seluruh masyarakat Bali menikmati pembangunan yang sesungguhnya. “Kita sesungguhnya ingin menciptakan generasi yang pantang menyerah, bermental baja. Program Bali Mandara harus diteruskan,” terangnya menutup pembicaraan seputar pencalonannya menjadi Gubernur Bali. Disisi lain, Ketua DPD Partai Gerindra, Ida Bagus Sukarta justru mengatakan bahwa Gerindra Bali saat ini belum menyatakan secara resmi berkoalisi. Dikatakannya, Gerindra masih menunggu keputusan DPP Gerindra pusat terkait pencalonan dan mengikuti koalisi. “Disisi lain, kita (Gerindra masih mengadakan survey elektibilitas,

sedangkan untuk bergabung dengan koalisi masih menunggu keputusan dari DPP kami,” jelas IB Sukarta. Lebih jauh dikatakannya bahwa koalisi ke PDIP sangat tipis peluangnya. Namun diakuinya, bahwa untuk koalisi tidak ada yang sifatnya permanen, sehingga koalisi bisa saja dengan partai lain selain PDIP. “Koalisi pada Pilkada lain juga bermacam, sehingga lebih melihat dari unsur elektibilitas calon dan sejalan dengan garis partai,” jelasnya. Sedangkan koalisi besar yang telah tercipta di Bali buat mengeroyok PDIP, untuk Gerindra baru sebatas ungkapan lisan saja. “Secara resmi belum, ketemu pertama saja baru saat di Waribang saja,” tutup IB Sukarta.W-010

Pengembangan Bandara Ngurah Rai Tuntas Juni DARI HALAMAN 1

taskan keputusan mengenai lokasi bandara di Bali Utara. Menurut dia, pemerintah pusat, selama ini memang tidak hanya memikirkan pengembangan bandara Ngurah Rai, tetapi juga telah berencana untuk membangun bandara di wilayah utara Bali. Saat ini, kata Mangindaan, Kementerian Perhubungan sedang menyiapkan

master plan untuk membangun bandara baru itu. Kementerian Perhubungan pun segera menyiapkan studi lanjutan terkait bandara baru di utara Bali itu, yang dimaksudkan untuk mengurangi kepadatan bandara yang sudah ada. “Tahun 2013 ini, kami harus putuskan segera lokasinya,” kata Mangindaan. Ia mengungkapkan, saat ini bandara yang sudah ada di selatan, yaitu Bandara Ngurah Rai,

sudah tidak dapat diharapkan lagi karena terlalu padat. Untuk pembangunan tersebut, Kementerian Perhubungan telah melakukan pembicaraan dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk membangun fasilitas dermaga penyeberangan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, di bandara itu. “Dari Lombok ke bandara baru cuma 1,5 jam kalau naik kapal cepat,” kata Mangindaan.

Pembangunan bandara baru di Bali Utara yang selama ini ramai diwacanakan berbagai pihak memang mentok dalam penetapan lokasi bandara yang akan dibangun. Diskusi panjang lebar eksponen masyarakat di Bali selama ini, khususnya pada tahun 2011 yang lalu, cukup ramai tentang lokasi bandara Bali utara. Hanya saja, hingga kini penetapan lokasi pastinya belum jelas. VVN

Awal Tahun di Taman Ayun DARI HALAMAN 1

Terkait dengan pelaksanaan Simakrama kali ini, Gubernur Bali mengundang masyarakat Bali, khususnya di Kabupaten Badung untuk hadir dalam acara tersebut. Sebagaimana pelaksanaan simakrama sebelumnya, dalam kegiatan ini masyarakat dapat menyampaikan berbagai pertanyaan, masukan dan masalahnya kepada Gubernur secara langsung dengan melakukan registrasi terlebih dahulu. “Regis-

trasi dimulai pada pukul 08.00 wita. Setiap penanya akan memperoleh waktu masing-masing 3 menit untuk manyampaikan masukan, pertanyaan atau kritiknya”, ujar Teneng. Sedangkan simakrama akan dimulai pada pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 12.00 dan diakhiri dengan Tri sandya dan makan siang bersama. Menurut Teneng simakrama merupakan media komunikasi bagi masyarakat sekaligus bentuk budaya demokrasi dimana

masyarakat dapat secara terbuka bertatap muka dan curhat kepada Gubernur Mangku Pastika. Dengan simakrama diharapkan masyrakat dapat memberikan masukan dan evaluasi terhadap sejumlah program unggulan yang telah diluncurkan Pemprov Bali seperti JKBM, Simantri, Bedah Rumah, Gerbangsadu, Green Province, Jamkrida Bali Mandara, Trans Sarbagita dan lain - lain. “Masukan itu tentunya akan sangat berguna

bagi penyempurnaan program Bali Mandara ke depannya. Yang tentunya bertujuan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali ”, demikian ujarnya. Untuk itu Teneng berharap agar masyarakat Bali, khususnya di kabupaten Badung dapat hadir di acara simakrama. Pada kesempatan itu Gubernur Made Mangku Pastika akan didampingi oleh para pejabat terkait dan kepala SKPD di lingkungan Pemprov Bali. @R-002

11

Daripada Koar-koar, Gubernur Sambut Baik Gugatan Walhi DENPASAR-Fajar Bali Gubernur Made Mangku Pastika menyambut baik gugatan yang dilayangkan Walhi ke PTUN. Katanya, sebgai seorang manusia ia juga berpotensi berbuat salah. Mantan Kapolda Bali ini meminta agar kesalahnnya ditunjukkan melalui sidang PTUN nanti. “Saya senang dengan gugatan yang dilayangkan Walhi ke PTUN. Dari pada berkoar-koar dengan tidak elegan dan terkesan primitif, maka lebih elegan digugat ke PTUN,” tutur Pastika santai, Rabu (2/1). Selama ini, imbuh Pastika, timnya sudah bekerja keras melakukan kajian terhadap apa yang disampaikan Walhi. Bila nantinya dari hasil kajian tersebut ditemukan pelangaran, Pastika mengaku tak segan mencabut izin yang telah dikeluarkannya. “Kalau salah, pasti dicabut, tidak ada gengsi-gengsian. Kita komitmen menjaga alam Bali, dan orang Bali wajib membelanya,” ujar Mangku Pastika. Ancaman aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) yang akan menggugat Gubernur Bali Made Mangku Pastika

Tanpa Pastika, PDIP Yakin Menangkan Pilgub DARI HALAMAN 1

Bahkan dikatakannya dengan optimis bahwa dikeroyokpun PDIP oleh koalisi partai besar PDIP belum tentu kalah. “PDIP saya yakin menang, asalkan tidak ditinggalkan wong cilik,” tegasnya lagi. Sebagai bukti bahwa PDIP yakin menang adalah berkaca dari Pilkada Gianyar lalu yang memenangi Pilkada dengan sempurna. “Di Gianyar kita menang sempurna, diatas 70%. Bahkan Golputnya hanya 20%, ini artinya PDIP masih solid dan

22.079, Partai Patriot 19.528, PBR 25.808, PBB 19.407, PIS 9.631, Partai Merdeka 18.030, Partai Buruh 12.923, PP Nahdatul Umah Indonesia 702, PSI 16.192, dan Partai Barnas 23.52. “Total suarah sah yang mengusung paket BBM sebanyak 313.239 suara sah dan kami sudah lewat dari batas minimum yang diisyartkan UU yaitu 309 ribu lebih,” kata Anton Haba yang juga Ketua PDP NTT itu. Cagub dari Paket BBM Benny Bosu kepada wartawan usai mendaftar di KPU NTT mengatakan, tidak ada lagi yang ia dan pasangannya Mell Adoe untuk mempelajari lagi tentang NTT. “Kami sudah puluhan tahu mengabdi untuk NTT, dan isi perut NTT sudah kami tahu,” kata Benny Bosu. Menurut Benny Bosu ada tiga segi yang perlu dibenah di NTT diantaranya Sumber Daya Aalam NTT yang hebat saat ini, dengan potensi besar dua blok

yaitu blok laut sebanyak 75 persen dan daratan sebanyak 25 persen akan membawa kesejahteraan dan mengeluarkan NTT dari keterpurukan jika dikelolah dengan baik. “Ada berbagai kekayaan alam di bawah laut mengapa selama ini tidak dimanfaatkan. Itu karena infrastrkutur kita belum memedai,” katanya. Benny Bosu, praktisi hukum dan pengusaha kaya raya di Malang ini mengatakan, NTT belum punya pelabuhan laut internasional yang dapat membuka akses NTT ke Negara luar. Selain itu, aspek Sumbaer Daya Manusia NTT juga harus dirubah. “Kami akan bermitra dengan seluruh Perguruan Tinggi di NTT dan kita buat wadah untuk diskusikan soal generasi NTT,” katanya. Selain itu, syarat lain yang harus dilakukan pemimpin NTT kedepan adalah pemimpin di provinsi kepulauan itu harus berjiwa wira usaha. “Gubernur NTT kedepan tidak boleh masuk kantor jam 7- jam 2.

Makanya saya pilih wakil pak Mell Adoe yang berpengalaman di birokrasi yang lebih tua supya lebih bijak membawahi para PNS,” katanya. Benny Bosu juga tidak mau sesumbar untuk menyebutkan target prosentase kemenangannya seperti paket lain. “Kami tidak mau mendahului kehendak Tuhan,” katanya. Menurut dia, jika mengkalim prosentase kemenangan maka sama halnya dengan tidak menghargai kedaulatan rakyat. “Berapa persen kemenangan kita, kita serahkan sepenuhnya kepada rakyat,” ujarnya. Balon wakilnya, Mell Adoe mengatakan, paket BBM tahu permasalahan NTT dan tahu solusinya. “Syarat untuk memajukan NTT maka pemimpinnya harus cerdas,” ujar bekas Ketua DPRD NTT itu. Mell Adoe yang kini menjabat Ketua Majelis Partai Demokrat NTT itu menambahkan, paket BBM punya nurani untuk memajukan rakyat NTT. “Kami sudah sumpa ke Tuhan Yesus untuk tidak makan

uang APBD,” kata bekas politisi Golkar NTT itu. Mell Adoe menambahkan, jika paket BBM dipercayakan Tuhan dan rakyat NTT untuk menjadi pemimpin maka dalam penempatan jabatan di birokrasi akan mengedepankan profesionalisme bukan promordialisme. “ penempatan jabatan harus berdasarkan syarat dan sesuai kehalian serta harus jujur dan mengedepankan asas pemerataan,” kata Mell Adoe. Pantaun Fajar Bali, pasangan BBM diantar 15 petinggi partai pengusung. Meski diguyur hujan, para pendukung paket BBM tetap setia menanti proses pendaftaran. Salah satu pendung paket BBM Aloyisuis Dado mengatakan, dukungan terhadap paket BBM akan semakin mengalir dari sejumlah partai yang belum bergabung. Ketua PBR NTT Ramly Razid mengatakan, paket BBM pasti akan memenangkan pertarungan karena didukung oleh infrastruktur 15 partai di NTT. ***REN

kader partai bekerja. Untuk Pilgub juga harus begini,” jelasnya lagi. Rendahnya golput tersebut dikatakan oleh Cok Rat bahwa masyarakat saat ini sudah bisa menentukan pilihan dan kepercayaan masih pada PDIP. Ketika di minta komentarnya apakah Mangku Pastika sudah pasti dilepas PDIP, Cok Rat tidak menjawab secara tegas. Hanya dikatakannya lagi bahwa PDIP tidak memakai lagi Mangku Pastika bukan berarti PDIP membenci Mangku Pastika, “Saya sendiri tidak ada benci-bencian dengan Mangku Pastika. Namun

kehendak rakyat di akar rumput yang menghendaki kader PDIP yang semestinya memimpin Bali,” tegasnya lagi. Bahkan Cok Rat juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Mangku Pastika, bahwa sudah pernah berjalan bersama PDIP. “Terimakasih kalau begitu, sudah pernah jalan bareng PDIP,” ungkapnya. Namun buruburu dikatakannya bahwa sebelum ada rekoemndasi resmi dari DPP PDIP bahwa Mangku Pastika masih memiliki peluang untuk naik bersama PDIP sekali lagi.W-010

Bali Raih Predikat Destinasi Favorit Dunia DARI HALAMAN 1

wisman. Namun dikatakannya bahwa pariwisata Bali masih menghadapi kendala dan hambatan seperti belum tuntasnya permasalahan transportasi di Bali termasuk bandara. Subhiksi berharap bila bulan Juli 2013 transportasi di JDP dan Underpass bisa selesai, itu akan sangan membantu. “Saat ini connecti ity antar destinasi di bali masih ada hambatan, belum

bisa dari satu tempat ketempat lain dalam satu jam,” terang Subhiksu lagi. permasalahan kemacetan itulah yang sering mendapat komplin dari wisatawan, sehingga Bali masih perlu berbenah soal transportasi. Dikatakannya bahwa untuk setiap destinasi agar bisa ditempuh dalam waktu 30 menit sehingga wisatawan dalam sehari bisa mencapai 4 atau 5 destinasi. Disisi lain, dalam tahun 2012 ini, Bali oleh majalah pariwisata

di Hongkong mendapat predikat The Best Of Destination. Sehingga hal tersebut menyebabkan wisatawan asia khususnya RRC dan China akan lebih banyak lagi berkunjung ke Bali. Disisi lain, wisatawan Jepang, Inggris dan Amerika sudah memberikan kepercayaan lagi terhadap Bali sebagai daerah kunjungan wisata. “Bali secara alam dan budayanya masih bagus untuk dikunjungi namun masih perlu berbenah,” tutup IB Subhiksu.W-010

SBY tak Sertakan Demokrat DARI HALAMAN 1

secara de initif Menpora yang baru akan ditunjuk atau dipilih oleh bapak Presiden. Saya belum bisa memastikan kapan,” ungkap Julian di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/1). Selama proses pemilihan pejabat baru, Julian mengungkapkan terdapat sejumlah pihak yang mengajukan mengisi posisi tersebut. Meski demikian, niat untuk mengajukan diri itu masih dibenarkan dalam undang-undang. “Ada yang mengajukan diri, kan enggak salah kan? Itu kan berarti ada keinginan secara positif untuk KANKER PAYUDARA

ikut memberikan kontribusi terhadap negara,” tandasnya Sebelumnya diberitakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga saat ini belum juga menunjuk pengganti Andi Mallarangeng sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Kursi orang nomor satu di Kemenpora itu merupakan pos Partai Demokrat. Partai Demokrat sendiri mengaku tengah menyiapkan nama untuk diajukan kepada Presiden SBY untuk mengisi posisi Menpora. “Sedang disiapkan (nama calon Menpora). Ya biasa toh partai mendiskusikannya, mengganti yang lebih

tepat,” kata Sekretaris Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/12). Meski demikian, dia enggan menyebut siapa-siapa saja yang akan diusulkan oleh Demokrat. Dia hanya mengatakan, nama Menpora baru akan segera diumumkan dalam waktu dekat. “Dalam tempo yang tidak terlalu lama,” jelasnya. Menurutnya, penentuan pengganti Menpora sudah diatur dalam mekanisme organisasi Partai Demokrat. “Berikan kesempatan pada Partai Demokrat menemukan yang terbaik,” paparnya. MDK

Jangan Putus Asa Dulu Semua Penyakit Pasti Ada Ramuan / Obatnya

KANKER GANAS

PAKAR HERBALIS SUPRANATURAL

SPESIALIS PENYAKIT KANKER DAN TUMOR TANPA OPERASI

Alamat Praktek : Jl. Palapa XI – Sidakarya DPS. Telp. 0361-8950577, 7448097 HP. 081 835 6255

TABIB ABU HUSEIN

SUDAH PENGALAMAN BUKA PRAKTEK SELAMA 29 TAHUN DAN TELAH RIBUAN PASIEN KANKER DAN TUMOR DISEMBUHKAN TANPA HARUS DIOPERASI DI INDONESIA SAMPAI KEMANCA NEGARA TELAH MENDAPAT PENGAKUAN DARI MASYARAKAT LUAS & STATUSNYA BETUL-BETUL TELAH DIAKUI OLEH BANGSA LAIN JARANG ADA PASIEN YANG GAGAL DISEMBUHKAN.

LANGSUNG DITANGANI OLEH PAKARNYA YANG SUDAH PROFESIONAL UNTUK :

Paket BBM Didukung 313.239 Suara Sah DARI HALAMAN 1

atas pemberian izin pengelolaan hutan mangrove bukan isapan jempol semata. Rabu (2/1/2013) Walhi secara resmi mendaftarkan gugatannya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Denpasar. Walhi bersama beberapa elemen lainnya memakai nama Tim Advokasi Penelamat Kelestarian (TAPAK). Gugatan terhadap Gubernur Bali itu didaftarkan dengan nomor gugatan 01/G/2013/PTUN.Dps. Gugatan terhadap Gubernur Made Mangku Pastika dilayangkan berkaitan dengan pemanfaatan terhadap Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai. “Ini adalah kasus pertama kali di Bali, dimana gubernur digugat ke PTUN karena melanggar beberapa ketentuan lingkungan hidup,” kata Ketua Walhi Gendo Sudarsana. Dikatakan, keberadaan mangrove di Tahura Ngurah Rai berhubungan erat dengan mitigasi dampak lingkungan hidup dan kebencanaan, menjaga keseimbangan ekosistem terhadap intrusi air laut, melindungi abrasi dan lainya. ”Belum lagi kalau kita hubungkan dengan pelanggaran sempadan pantai, 30 persen persyaratan hutan di sebuah provinsi,’ ujarnya. RLS

*TUMOR JINAK/RADANG *TUMOR HATI/OTAK *TUMOR KANDUNGAN *TUMOR MATA/RAHANG-HIDUNG *KANKER MULUT RAHIM *TUMOR RADANG TENGGOROKAN *KANKER PROSTAT / USUS *KENCING MANIS/DIABETES *KANKER PAYUDARA *KENCING BATU/BATU GINJAL *KANKER LEHER/RADANG *KANKER HATI/DARAH/LIDAH *HERNIA / KHOLIB RADANG *KANKER GETAH BENING/DARAH *TUMOR TULANG-KULIT *KANKER OTAK/TULANG *TUMOR RAHIM/HIDUNG *KISTA KANDUNGAN/MION *TUMOR GANAS/LEHER

*PERUT SERING NYERI WAKTU HAID (SAKIT) *KANKER SERVICK *TOMOR BUAH DADA *TUMOR PERUT-OVARIUM

Tersedia Ramuan Khusus Super Kejantanan dan Keperkasaan Pria Wanita Super / Jos Untuk :

*BENJOLAN DI BADAN *WASIR *DAGING TUMBUH *TELOID *HEPATITIS B-C *GONDOK KELENJAR *AMANDEL *KUTIL DI BADAN *HERPES *ANEMIA *HIV-AIDS *GAGAL GINJAL *LUMPUH

* Memperbesar Alat Vital (Panjang / Paten) * Lemah Syahwat / Cepat Loyo / Tahan Lama / Kuat * Mani Encer * Haid Tidak Lancar Herbal * Datang Bulan Tidak Cocok dari100% rempah-rempah alami tanpa efek samping * Menyemburkan Sperma * Ejakulasi Dini / Cepat Keluar

* Sex Kurang Bergairah Biar Perkasa Diranjang * Istri Susah Orgasme * Keputihan Cina dan Ramuan Arabic. Ramuan Yang Kami Gunakan Alami (Herbal) tanpa Eefek Samping * Sperma Kurang Subur * Rahim Biar Kuat Cara TABIB ABU HUSSEIN mengobati pasien Tumor Perut di rumah alamat praktek Jl. Palapa XI Sidakarya telah banyak Pasien Kanker & Tumor yang sudah disembuhkan oleh Tabib Abu Hussein * kandungan Kurang Subur / Tertutup lemak ditempat prakteknya dirumah. * Tumor Lidah Tumor Usus Tumor Hidung Kanker Kelamin Tumor Otak Cepat Bisa Hamil 30 Hari perut langsung isi Jarang ada yang GAGAL (Banyak orang berhasil) Sistem Pengobatan Kami Menggunakan Metode Reflexiologi, Bekam, Ramuan India, Ramuan

LANGSUNG DITANGANI OLEH PAKARNYA YANG SUDAH PROFESIONAL UNTUK : KONSULTASI GRATIS HUBUNGI : PUSAT PENGOBATAN ALTERNATIF SUPRANATURAL

TABIB ABU HUSSEIN / www.tabib-hussein.com E-mail : info@tabib-hussein.com ALAMAT PRAKTEK : JL. PALAPA XI SIDAKARYA

DI DEPAN PERUMAHAN LIVA KAVLING I SIDAKARYA – DENSEL-BALI-INDONESIA TELP : (0361) 7448097 / FAX (0361) 8950577 HP. 081 835 6255 – 081 999000022 BUKA SETIAP HARI MINGGU BUKA

: JAM 09.00 S/D 20.00 MALAM : JAM 09.00 S/D 01.00 SIANG

KAMI JUGA MENYEDIAKAN KAPSUL/RAMUAN SERBUK : Kapsul Tinggi badan 1 bulan 4-8 cm untuk usia 30 Tahun ke bawah, ingin langsing 2 minggu Turun 6 kg Gempur Lemak Diperut Bergaransi Resmi Gemuk Badan 3 Minggu Naik 5-7 kg beratnya (tanpa efek samping)

TABIB ABU HUSEIN SIAP MELAYANI PASIEN YANG SAKIT SAMPAI SEMBUH TOTAL Tabib Abu Hussein juga menangani problem anda seperti; Diguna-guna Anti Selingkuh Memikat Jodoh Memisah Wil / Pil Biar usaha tidak diganggu DLL Tidak buka cabang di tempat lain

Mengobati semua jenis penyakit Kulit & Kelamin

Biaya pengobatan terjangkau untuk umum SASARAN : DARI PASAR SANGLAH, TIGA KALI LAMPU MERAH, BELOK KIRI JL. SIDAKARYA, ± 400M MASUK JALAN SIDAKARYA BELOK KANAN JALAN KE PALAPA CARI JALAN PALAPA XI, LIHAT PAPAN NAMA TABIB ABU HUSSEIN DI PALAPA XI MASUK DI DEPAN PERUMAHAN LIVA KAVLING I, RUMAH PRAKTEK

F

IZIN PRAKTEK : 314/IP/ITH/2000.39/THI/2000 IZIN KEJARI NO : B-1334/P.1.10/DPS.5/04/2007 IZIN DINKES NO : 448.3/2.PT.19.1.09

PESAN TABIB ABU HUSSEIN, YAKINKAN DIRI ANDA UNTUK BEROBAT KE TABIB ABU HUSSEIN. INSYA ALLAH 3 S / D 5 HARI MINUM RAMUAN HERBAL TABIB ABU HUSSEIN PASTI SUDAH ADA PERUBAHAN. AMIEN.


Berlangganan Fajar Bali Hub : (0361) 789 7791 087 861 515 191

POLITISI

POLITIK

12

FAJA R BALI Kamis, 3 Januari 2013 Tahun XIII

Koalisi Dua Kaki, Ujian Berat SBY di 2013 Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute, Hanta Yudha AR, menilai, pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyo (SBY) akan dihadapkan pada tantangan efektivitas kerja kabinet di tahun 2013. Pasalnya, koalisi gemuk yang digagas partai-partai pendukung pemerintah diperkirakan akan lebih fokus mengurusi persiapan Pemilu 2014.

Rhoma Irama

Bantah Cari Dukungan

JAKARTA-Fajar Bali Penyanyi dangdut Rhoma Irama membantah dirinya mencari dukungan meski pada Selasa, 1 Januari 2013 telah berkunjung ke sejumlah daerah di Jawa Tengah. Raja dangdut ini mengaku hanya menjalin silaturahim dengan sejumlah penggemarnya dan ulama. “Ini dalam rangka silaturahmi ke Soneta Radio Pekalongan,” ujar Rhoma Irama, saat berada di Bandar Udara Ahmad Yani Kota Semarang, Rabu (2/1). Ia tak menyangkal kehadirannya di Kota Pekalongan ini juga untuk menemui Habib Lufti Yahya. Meskipun begitu, ia mengaku pertemuan dengan Habib Lutfi ini dalam rangka minta nasehat. “Itu tidak untuk minta dukungan, tetapi mohon petunjuk dan nasehat,” ujar Rhoma. Saat wawancara dengan wartawan kemarin, Rhoma menyatakan tak mengharapkan untuk menjadi presiden. Meski begitu, ia tak memungkiri siap dicalonkan bila ada dukungan dari ulama dan masyarakat. Aktivis Persatuan Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Jawa Tengah, Ahmad Raib, menyatakan dukungan ulama terhadap pencalonan presiden bagi Rhoma ini sangat penting, mengingat ulama sebagai pewaris nabi yang selama ini menjadi panutan umat. “Tak salah bila Bang Rhoma menggandeng ulama untuk memimpin rapat,” ujar Raib. Ia menilai majunya Rhoma sebagai calon presiden sangat realistis. Apalagi Rhoma mendapat dukungan dari organisasi PAPPRI yang tersebar di seluruh Tanah Air. (tem)

JAKARTA-Fajar Bali “Tahun 2013 akan semakin memanas dan penuh hiruk-pikuk politik jelang 2014. Tahun 2013 akan menjadi starting point di 2014. Isu efektivitas pemerintahan akan terus menghiasi 2013, terkait koalisi gemuk yang tidak efektif dan ancaman soliditas kabinet,” ujar Hanta, Rabu (2/1), di Jakarta. Hanta mengatakan, menterimenteri yang berasal dari partai politik akan disibukkan untuk memenangkan partainya. Dengan demikian, tahun ini akan terjadi fenomena dualisme loyalitas menteri yang mengancam soliditas kabinet. Kondisi ini membuka peluang dilakukannya perombakan kabinet. “Fenomena koalisi dua kaki akan menjadi ujian terberat pemerintahan SBY,” kata Hanta.

Selain itu, pada tahun 2013 ini, parpol-parpol akan fokus pada persiapan pemenangan di Pemilu 2014. Hal ini akan diawali dengan adanya kompetisi politik di daerah-daerah. “Akan diawali dengan pemanasan pilkada di provinsiprovinsi strategis dan lumbung suara 2014 seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan,” paparnya. Sementara itu, pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Indria Samego juga memperkirakan, para ketua umum partai akan mulai sibuk mengurus partai sehingga kerja kabinet akan terganggu. “Karena tidak ada partai berjalan tanpa ketum. Semua tunggu ketum. Tahun 2013 ini pasti akan ada conflict of inter-

est,” ujar Indria di Jakarta. Ia mengatakan, butuh keberanian Presiden untuk mengingatkan para pembantunya. Selain itu, Presiden perlu kembali mengevaluasi kinerja para menteri berdasarkan hasil penilaian UKP4. Jika memang dinilai buruk, Presiden harus mengambil langkah tegas untuk

menggantinya demi percepatan program kabinet. “Kalau pemimpin lebih sibuk pada kekuasaan untuk diri sendiri bukan pada rakyat, maka kita going nowhere,” ujarnya. Saat ini, sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II memang merupakan ketua umum partai seperti Menteri Perekonomian

Hatta Rajasa yang merupakan Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Menteri Agama Suryadharma Ali yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar yang merupakan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (Kom).

Golkar Wajibkan Caleg Artis Ikut Pembekalan JAKARTA-Fajar Bali Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Tantowi Yahya memastikan semua calon legislatif yang akan diusung pada pemilu legislatif 2014 sudah mendapatkan pembekalan dari partai. Termasuk bagi caleg yang masuk dari kalangan profesional dan artis. “Tidak ada pengecualian, siapa pun yang ingin menjadi caleg harus ikut program ini,” kata Tantowi, Rabu (2/1). Menurut Tantowi, sesuai dengan keputusan rapat pimpinan nasional keempat 2012 lalu, setiap caleg disyaratkan untuk mengikuti pembekalan dan orientasi. Untuk calon anggota DPR, sudah diikuti oleh delapan angkatan. Tantowi mengatakan,

Panwas Provinsi Gelar Sidak

partainya memastikan tak ada caleg yang direkrut secara instan. Meski dari kalangan profesional seperti artis, akademikus, dan budayawan, tetap harus sudah terdaftar di partai dalam jangka waktu tertentu dan telah mengikuti orientasi. Dalam program orientasi itu, setiap kader dididik untuk bisa turun dan mengabdi di daerah pemilihan masing-masing. Mereka dituntun untuk melakukan program kekaryaan. Selain untuk mengkampanyekan diri sendiri, para caleg juga diminta mensosialisasikan Partai Golkar dan calon presiden dari Golkar, Aburizal Bakrie. Untuk bisa menjadi caleg, Partai Golkar, kata Tantowi, mensyaratkan empat hal, yaitu pengabdian, dedikasi, loyalitas, dan tak tercela. Tak tercela ini maksudnya tak terlibat dalam kegiatan

yang merugikan bangsa dan negara. Termasuk di dalamnya korupsi, kolusi, dan nepotisme. Saat ini ada beberapa artis yang sudah ikut program orientasi dan terdaftar sebagai caleg dari Golkar. Namun Tantowi belum mau mengungkapkannya. “Nanti, kalau sudah final, akan kami sampaikan pada publik,” kata mantan presenter televisi ini. Sesuai jadwal, batas akhir penyerahan daftar caleg sementara ke Komisi Pemilihan Umum daftar berakhir pada April 2013 nanti. Namun, sebelum diserahkan, Golkar rencananya mengumumkan daftar caleg sementara itu pada publik, akhir Januari nanti. Partai akan menerima masukan dari masyarakat sebelum daftar final diserahkan ke KPU. (tem)

Ambang Batas Pencalonan Presiden Tetap 20 Persen

GIANYAR-Fajar Bali Panitia Pengawas Pemilu Provinsi melakukan sidak ke Panwaslu Gianyar, Rabu (2/12).”Sidak ini dilakukan untuk mengetahui data pasti soal pengawasan vertual, “ kata Kadek Wirati, salah satu anggota Panwaslu Provinsi Bali, Rabu. Ia mengatakan data itu dipakai untuk memperkuat jika nantinya ada partai yang tidak puas akan verifikasi tersebut. Sebelumnya,setelah dilakukan verifikasi partai politik pada tahap kedua, akhirnya ditetapkan lima partai politik yang lolos verifikasi. “Dari hasil pleno KPU Kab. Gianyar ada lima partai politik yang memenuhi syarat (MS),” kata Ketua KPU Kabupaten Gianyar, Anak Agung Putra saat menggelar rapat Pleno terbuka terkait verifikasi Parpol di Warung PADI, Blahbatuh, Gianyar, Minggu. Ia mengatakan adapun partai yang lolos verifikasi itu adalah Partai Damai Sejahtera (PDS), PKPB, PKNU, PNI Marhaenisme serta Partai Nasional Republik (NASREP). Khusus di Kabupaten Gianyar, kata dia ada 16 parpol yang diverifikasi yakni PBI, Partai Buruh, Partai Damai Sejahtera, PDK, PKPB, PAKAR, PKNU, Partai Kedaulatan, Partai Kongres, PNBK, PNI M, Nasrep, PPDI, PPPI, Partai Republik dan partai SRI. Jelasnya, ke-16 parpol ini diverifikasi dua tahap. Pertama soal kepengurusan kedua soal keanggotaan. Pada saat verifikasi, masing-masing partai Politik diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan. Sementara itu, dalam Pleno tersebut juga hadir Panwaslu Gianyar,serta pengurus Partai Politik yang lolos verifikasi.W-005

Umum Gerindra, Suhardi, JAKARTA-Fajar Bali menilai adanya ambang batas Ambang batas persenitu melanggar Undang-Untase dukungan partai politik dang Dasar 1945. “Konstitusi untuk pengajuan calon preshanya mengatur bahwa ada iden (presidential threshold) dua syarat untuk menjadi hampir bisa dipastikan akan presiden,” katanya. Syarat tetap berada di angka 20 pertama adalah warga negara persen. Selain dari partai Indonesia dan syarat kedua, besar, kini dukungan sudah calon itu didukung oleh partai muncul dari partai menendan gabungan partai. gah. Salah satunya Partai “Itu ambang batas dari Kebangkitan Bangsa. mana asalnya? Mengapa me“Dari dulu sampai sekanyalahi UUD? Ingat, kita masih rang, berulang-ulang kali punya UUD 1945,” kata Susaya bilang, kami tetap pada hardi. Gerindra sendiri sudah 20 persen,” kata Ketua Fraksi Marwan Jafar pasti mencalonkan Letjen PKB Marwan Jafar, Selasa lalu. Menurut Marwan, tujuan partainya Purn Prabowo Subianto sebagai calon bertahan untuk tetap memilih angka 20 presiden pada 2014. Namun, berdasarkan persen adalah karena ingin memperkuat semua survei politik, suara Gerindra masih sistem presidensil. “Tanpa didukung par- jauh dari 20 persen. Pembahasan syarat lemen kuat, kebijakan pemerintah akan minimal pencalonan presiden kini masih digodok Badan Legislasi DPR. Sebelumnya terganjal,” katanya. Penentangan hanya muncul dari Partai PPP dan PKS sudah mendukung presidenGerakan Indonesia Raya (Gerindra). Ketua tial threshold 20 persen.(net)

Tantowi Yahya

PDIP Bangli Pasang Target

Ada Penambahan Kursi di Tiga Dapil Netralitas pihak kepolisian dalam Pemilu 2014 sangat diharapkan.

Pemilu 2014, Kepolisian Jamin Netral

JAKARTA-Fajar Bali Kepala Bagian Penerangan Umum Markas Besar Kepolisian, Komisaris Besar Agus Riyanto, menjamin seluruh anggota Kepolisian akan bersikap netral dalam menghadapi Pemilihan Umum 2014. “Polisi ini netral dalam menghadapi permasalahan, apalagi pemilu,” kata Agus, Selasa. Sebelumnya, politikus Gerindra, Martin Hutabarat, menilai Kepolisian dan Kejaksaan rentan digunakan untuk kepentingan politik menjelang Pemilihan Umum 2014. Menurut dia, kedua lembaga tersebut memakai sistem komando sehingga apa yang diperintahkan oleh atasan kepada bawahan harus dilaksanakan. Agus minta publik segera melapor jika ada tindakan polisi yang mengarah kepada satu kepentingan politik tertentu. “Laporkan saja. Tapi jangan asal tuding,” ujar dia. (tem)

PDIP Bangli pada Pemilu 2014 ditarget bisa menambah kursi untuk di DPRD II Bangli. Target tersebut dipasang untuk di tiga daerah pemilihan (dapil) yakni dapil Kintamani, dapil Susut dan Dapil Bangli.

BANGLI-Fajar Bali Ketika ditanya soal pencalegan, Sekretaris DPC PDIP Bangli IBR. Mudarma mengatakan, partainya mentargetkan penambahan kursi ditiga dapil. Lalu, mengapa tiga dapil saja? Mudarma yang juga Ketua DPRD Bangli ini mengatakan target tersebut dikaitkan dengan keberadaan Bupati, Wakil Bupati. Dia yakini dengan adanya bupati (I Made Gianyar) dari wilayah Kintamani, suara PDIP di Pemilu 2014 meningkat. Sedangkan target di dapil Susut naikkan kursi adalah terkait Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta yang juga kader PDIP berasal dari dapil tersebut. ”Target di dapil itu bisa menambah

kursi DPRD,karena kita punya Bupati dari Kintamani, kita punya wakil bupati dari Susut, kan tidak muluk-muluk kita pasang target naikkan kursi,”ujar Mudarma. Sedangkan untuk target naik di dapil Bangli, dirinya sendiri yang berasal dari dapil ini yang mengaku bakal kerja keras untuk bisa mendongkrak suara. Dan terlepas dari kerja kerasnya, dia mengatakan bila jadi dapil Bangli berdiri sendiri tak gabung dengan Tembuku, maka suara-suara milik Caleg PDIP dari Tembuku di wilayah Bangli dengan sendirinya tercecer. Yang tercecer ini bakal berpotensi menambah kursi. ”Caleg dari Tembuku dulu punya suara di Bangli, bila kini dapCMYK

il Tembuku-Bangli dipisah,maka ada suara tercecer, ini yang berpotensi menambah kursi di dapil Bangli. Ketika ditanya berapa kursi ditarget naik, dia tak berani memberikan angka pasti, tetapi dia mengaku berusaha untuk bisa kembali 19 kursi seperti pada tempo lalu. Dia juga mengatakan pada

Pemilu 2009 lalu PDIP memiliki 14 kursi dari 30 kursi di DPRD Bangli. Dari jumlah itu, 8 kursi diraih di dapil Kintamani, 3 kursi diperoleh di dapil Susut dan 3 kursi dari Dapil Bangli-Tembuku yang saat itu dua kecamatan ini menjadi satu dapil. Parpol besar ini memang terus mengalami penurunan kursi, dari 22 kursi,

turun menjadi 19 kursi, dan kini hanya 14 kursi. Mudarma tanpa menyebut angka target, dia mengaku berusaha untuk bisa kembali ke angka 19 kursi.”Kita harapakan bisa kembali ke 19 kursi,”ujarnya. Namun kepada dapil Tembuku, kalau saja dapil ini berdiri sendiri, dia malah pesimis untuk naikkan kursi. Malah bertahan saja susah. Sebab bila dapil ini berdiri sendiri, berarti telah adanya suara tercecer di dapil Bangli, bertolak dari hasil Pemilu 2009. “Untuk di dapil Tembuku bisa bertahan saja di 3 kursi kita bangga”, tambah Mudarma. Menyinggung soal pen-Calegan, dia mengatakan saat ini PDIP Bangli sudah mengirim 300 persen Bacaleg(Bakal Caleg). Jumlah itu sudah terisi dari unsur perempuan. Dikatakan 90 Bacaleg sudah dikirim ke DPP PDIP melalui DPD PDIP Bali. (W-002)


Epaper Harian Umum Fajar Bali Edisi 3 Januari 2013