Issuu on Google+

JUMAT, 28 DESEMBER 2012 TAHUN XIII

Redaksi: Telp./Fax: (0361) 411283, E-mail: berita_fajar@fajarbali.co.id, berita_fajar@yahoo.co.id, Website: http://www.fajarbali.co.id Harga Eceran Rp. 3.000,-

MP Mulai Merapat ke Golkar Empat Partai Pendukung MP Terus Berkonsulidasi Waktu pendaftaran calon Gubernur dari partai-partai politik di Bali sudah semakin dekat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali pun telah bergegas mempersiapkan segala sesuatu terkait perhelatan besar, Pemilihan Gubernur Bali (Pilgub) Bali Mei 2013 mendatang. Namun hingga kini belum satupun partai poilitik di Bali yang secara terbuka mengumumkan siapa bakal diusung untuk Pilgub mendatang.

DENPASAR-Fajar Bali Itulah fenomena yang terjadi menjelang perhelatan akbar, Pilgub Bali 2013 mendatang. Sejauh ini, tiga partai yang berhak mengajukan calon Gubernur karena memenuhi syarat keterwakilan jumlah kursi di DPRD Bali yakni PDIP, Golkar dan Demokrat, masih sebatas mengelus-elus calon. Kabarnya, PDIP akan mengusung Wagub Bali saat ini, A.A. Puspayoga,

sedangkan Golkar dan Demokrat akan membentuk koalisi bersama dua partai lain yakni Hanura dan Gerindra, telah ambil ancang-ancang akan mengusung Gubernur Bali saat ini, Made Mangku Pastika (MP) . Itu pun masih sebatas wacana. Alias belum ada kepastian.

Bali, kami sepakat mengusung Made Mangku Pastika” kata Sudikerta. Sebagai incumbent, Mangku Pastika mengungguli sejumlah survei yang digelar berbagai partai politik. Sudikerta tak menampik jika dari hasil survei yang digelar partainya, Made

KETUA DPD PARTAI GOLKAR BALI, I KETUT SUDIKERTA: “Kami memang sedang menjalin komunikasi dengan Demokrat untuk Pilgub Bali, kami sepakat mengusung Made Mangku Pastika” Sejumlah petinggi Golkar Bali, menegaskan partai beringin akan berkoalisi dengan beberapa partai lain, mengusung MP sebagai kandidat Gubernur. Ketua DPD Partai Golkar Bali, I Ketut Sudikerta yang dimintai komentarnya beberapa hari lalu membenarkan jika partainya sedang menjalin komunikasi intensif dengan Partai Demokrat untuk mengusung Made Mangku Pastika sebagai Gubernur Bali kali kedua pada Pilgub yang digelar 15 Mei 2013. “Kami memang sedang menjalin komunikasi dengan Demokrat untuk Pilgub

Mangku Pastika jauh mengungguli kandidat lainnya. Kendati sudah sepakat pada satu nama kandidat gubernur, namun koalisi partai belum menyepakati soal pendamping Made Mangku Pastika. Golkar punya beberapa kader mumpuni semisal Wayan Geredeg (Bupati Karangasem), Anak Agung Gde Agung (Bupati Badung), Tjokorda Artha Sukawati alias Tjok Ace (Bupati Gianyar dan Sudikerta sendiri sebagai Ketua DPD Golkar Bali. Sementara Partai Demokrat sudah bulat akan menyandingkan Ketua DPD mereka yang Bersamb. ke hal. 11

Gubernur Bali, Made Mangku saat Pastika menghadiri upacara Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Caru Wrespati Kalpa di Padmasana DPD Partai Golkar, Kamis (27/12).

HADAPI GALIAN C

Bandara Antisipasi Lonjakan Penumpang

Pemerintah Karangasem Diminta Tegas

DENPASAR-Fajar Bali Menjelang akhir tahun, diperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang yang datang ke Bali melalui bandara Ngurah Rai Bali. Karena itu, pihak Bandara Ngurah Rai, telah mengantisipasi situasi tersebut sejak 21 Desember lalu. Antisipasi yang dilakukan, termasuk membuka Posko gabungan, antara beberapa pihak yang terkait, seperti otoritas Bandara Ngurah

DENPASAR-Fajar Bali Komisi I DPRD Provinsi Bali meminta pemerintah bersikap tegas menghadapi pengusaha galian golongan C di Kabupaten Karangasem yang aktivitasnya mengakibatkan kerusakan lingkungan sekitar. “Saya khawatir kawasan hilir akan bertambah rusak,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali Gusti Putu Widjera di Denpasar, Kamis. Menurut dia, di Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, sejak perusahaan galian golongan C melakukan aktivitasnya, lingkungan di sekitarnya makin rusak. “Dampak terhadap lingkungan makin meluas, jika tidak segera dikendalikan,” kata mantan Wakil Bupati Karangasem itu. Widjera mencontohkan, saat musim hujan, ketika gundukan sisa dari pemilahan pasir tersebut jebol dapat mengakibatkan banjir bandang yang akan menggerus wilayah sekitarnya. Terlebih dari data informasi

Purwanto

Rai sendiri, Polisi, TNI AU, Security Bandara serta pos pelayanan kesehatan. General Manager Bandara Ngurah Rai, Purwanto yang dihubungi semalam membenarkan bahwa perkiraan lonjakan penumpang tersebut benar adanya. Itu sebabnya, pihaknya jauh hari sebelumnya telah melakukan langkah antisipasi dengan membuka pos gabungan Bersamb. ke hal. 11

Bersamb. ke hal. 11

Pansus Dapatkan Lima Dokumen CPNS MANGUPURA – Fajar Bali Sekretaris Pansus Investigasi CPNS Badung Wayan Reta menegaskan, Pansus telah berhasil mengantongi Lima dokumen CPNS. Kelima dokumen itu disebutnya sebagai salah satu bahan telaah ketika menggunakan hak bertanya interplasi DPRD kepada BKD Badung. Dokumen-dokumen tersebut nantinya juga akan digunakan untuk mendalami proses pelaksanaan rekrutmen CPNS yang diduga tidak sesuai dengan aturan atau petunjuk teknis yang ada. “Pansus akan menggali berbagai sumber informasi terkait dengan proses rekrutmen CPNS. Tetapi untuk saat ini, informasi baru digali dari BKD saja,” urai Reta. Tidak hanya itu saja, Reta kali ini juga mendesak adanya dokumen tambahan terkait dengan Rencana Anggaran Satuan Kerja (RASK) biaya rekrutmen CPNS. Hal ini terkait dengan dengan input, output, dan incame dalam rangka memanfaatkan anggaran efesien dan efektif. “Yang jelas, Pansus bekerja secara maraton untuk hasil yang maksimal. Oleh karena itu langkah pansus dipandu dengan time schedule. Sehingga bekerja secara serius menghasilkan kesimpulan yang akan dituangkan dalam Bersamb. ke hal. 11

Sentil Dilengserkan, Bupati Aceng melawan Kekuasaan memang dekat dengan harta dan wanita Empat partai matangkan rencana koalisi usung Pastika Perlu, agar koalisi tidak jadi kuahnya kolusi

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M JOGYAKARTA 3H/2M BANGKOK 4H/3M KUTAI 3H/2M HONGKONG 4H/3M BOOKING TICKET BEIJING 4H/3M PESAWAT & HOTEL HUB: 0361-7807850 / 7426100, 08123900846 KETUT SUDIARSA, SE

Dilengserkan, Bupati Aceng Melawan Datangi MA Memprotes Keputusan DPRD Bupati Garut, Jawa Barat, Aceng M Fikri, melakukan berbagai upaya agar dia tak dilengserkan dari jabatannya. Setelah sebelumnya menggugat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atas keputusan pemakzulan dirinya ke Pengadilan Tata Usaha Negara, hari ini, Kamis, 27 Desember 2012, Aceng mendatangi Mahkamah Agung.

Bupati Aceng

JAKARTA-Fajar Bali “Kami minta MA untuk menangguhkan permohonan DPRD terhadap Pak Bupati,” ujar penasihat hukum Bupati Aceng , Ujang Suja’i Toujiri, kepada Tempo. Seperti diketahui, DPRD Garut telah mengirimkan keputusan pemakzulan Aceng ke Mahkamah Agung kemarin. Menurut Ujang, pihaknya akan meminta MA untuk tidak melakukan uji materi terhadap putusan DPRD. Alasannya, keputusan para wakil rakyat itu tengah disengketakan di Pengadilan Tata Usaha Negara. “Sebelum ada kekuatan hukum tetap, kami minta Bersamb. ke hal. 11

Gadis Pelelang Keperawanan “Terdampar” di Bali DENPASAR-Fajar Bali Anda masih ingat Catarina Migliorini? Ya, dia adalah gadis Brasil berusia 20 tahun yang melelang keperawanannya seharga Rp 7,5 miliar, yang konon hasil dari lelang ini akan digunakannya untuk kepentingan amal. Nah, Catarina ternyata hingga saat ini masih perawan karena sang pemenang lelang pria Jepang bernama Natsu belum mengambil “hadiah”-nya. Catarina kini sedang menuju ke Australia, tetapi dia kini “terdampar” di Bersamb. ke hal. 11

METROKOTA

2

FAJA R BALI Jumat, 28 Desember 2012, Tahun XIII

Korupsi Dana PNPM Dituntut 4,5 Tahun DENPASAR – Fajar Bali Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tingkat pertama pada Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, menuntut terdakwa I Wayan Kari Bagas Pramanta (39) selama 4,5 tahun penjara. Tak hanya itu, terdakwa juga dikenakan denda Rp100 juta subsider enam bulan penjara serta mengembalikan pengganti kerugian negara Rp625.670.000 atau digantikan penjara selama tiga tahun. Tuntutan terhadap terdakwa kasus dugaan korupsi PNPM itu dibacakan tim jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem, I Putu Sugiawan, Cokorda Dian Permana P, Fathol Rasyid, dan Putu Agus Eka Sabana P. Pembacaan tuntutan itu dilakukan dihadapan ketua majelis

hakim tipikor, I Gusti Agung Bagus Komang Wijaya Adhi didampingi hakim ad hoc Nurbaya Lumban Goal dan Miptahul Halis, pada Jumat (27/12). JPU menyatakan terdakwa I Wayan Kari Bagas Pramanta ketika menjabat sebagai Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem, tidak terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksudkan dalam dakwaan primer pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 ayat (1) b UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pem-

berantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP, sehingga dibebaskan dari dakwaan primer. “Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi secara berkelanjutan sebagaimana dimaksudkan dalam dakwaan subsider pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) b UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP,” terangnya dipersidangan. Menurut JPU, terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana bergulir simpan pinjam kelompok perempuan (SPP) PNPM-MP di

Kecamatan Sidemen secara berulang sejak tahun 2007 hingga akhirnya mendapat keuntungan pribadi Rp 622,196 juta. Setelah mempertimbangkan halhal memberatkan yakni tidak mendukung upaya pemerintah dalam melakukan pemberantasan korupsi, merugikan keuangan negara dan menghambat program pemberdayakan perekonominan UMKM. Sedangkan hal-hal meringankan, diantaranya terdakwa mengakui perbuatannya, mempunyai tanggungan keluarga, bersikap sopan, menyesali perbuatannya dan belum pernah dihukum. Oleh karena itu, JPU memohon majelis hakim menjatuhkan hukuman setimpa berupa pidana penjara selama 4,5 tahun ditambah denda

Rp100 juta atau digantikan pidana enam bulan penjara. Serta mengembalikan uang pengganti kerugian negara Rp 625.670.000 dalam waktu sebulan sejak putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atau in cracht. Menyikapi tuntutan yang sangat berat itu, terdakwa I Wayan Kari Bagas Pramanta yang didampingi penasehat hukumnya I Gd Pt Bimantara Putra akan menyampaikan pembelaan secara tertulis dalam persidangan Selasa (8/1/2013). Atas hal itu, ketua majelis hakim IGAB Komang Wijaya Adhi menyatakan bila pada tanggal yang disepakati ternyata tidak menyampaikan pembelaan maka dianggap tidak menggunakan haknya. Terdakwa I Wayan Kari Bagas Pramanta yang beralamat di Dusun

Tebola Desa Sidemen Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem dan kini sebagai pegawai swasta, dibawa ke persidangan karena ketika menjabat sebagai Ketua Unit Pengelolaan PNPM-MP Kecamatan Sidemen, melakukan tindak pidana korupsi atas dana bergulir PNPM-MP di Kecamatan Sidemen secara berulang sejak tahun 2007 hingga tahun 2011 sehingga mendapat keuntungan pribadi Rp622,196 juta. Dalam melancarkan perbuatannya, terdakwa memiliki sejumlah modus untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain atau korporasi. Diantaranya membuat 50-an kelompok SPP fiktif. Bahkan, terdakwa yang membuat proposal kelompok fiktif tersebut, juga mencairkannya. R – 005

Terpidana Corby Terancam Tak Dapat Remisi

DENPASAR – Fajar Bali Remisi dua bulan penjara yang diperuntukkan kepada narapidana narkotika asal Australia, Schapelle Leigh Corby,dalam Natal 2012, terancam ditolak Kemenkum dan HAM. Pasalnya, remisi itu terbentur PP Nomor 99 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas PP Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Masyarakat. Disebutkan, dalam PP terbaru pengganti PP 28 tahun 2006, remisi bagi narapidana perkara narkotika diawasi ketat. Tak hanya kasus narkoba, napi yang berperkara korupsi, kejahatan terhadap keamanan negara dan kejahatan hak asasi manusia yang berat, serta kejahatan transnasional terorganisasi lainnya mendapat perhatian yang sama. Walau bisa mendapatkan remisi, salah satu syaratnya harus dipenuhi sebagaimana diatur dalam Pasal Sesuai Pasal 34A PP 99/2012, narapidana narkotika seperti Corby juga harus ikut membantu penegak hukum membongkar kasus yang terkait dirinya. Demikian disampaikan Wamenkum dan HAM Denny Indrayana. Untuk kasus Corby bukanlah justice collaborator. Terkait ancaman ditolak usulan remisi untuk Corby, Kalapas Kerobokan IGN Wiratna dikonfirmasi kemarin (27/12) mengatakan bahwa pihaknya hanya mengusulkan dan kewenangannya ada pada Kementerian. ”Kami hanya mengajukan usul dan kewenangan ada pada Kementerian,” tegasnya. Masalah Corby, jelasna, sudah diusulkan mendapatkan remisi dua bulan dalam Natal 2012 ini. Usulan ini dilakukan karena terpidana Corby mengikuti peraturan. Salah satunya mengikuti kebaktian. Didesak apakah remisi untuk Corby berbenturan dengan PP, Wiratna mengaku tidak tahu. ”Kami hanya mengusulkan Corby mendapatkan remisi karena dia berkelakuan baik selama ditahan di lapas,” bebernya. Kalapas mengatakan, Corby akan mendapatkan remisi Natal jika ada SK dari Menkum dan HAM. Sebaliknya, jika tidak ada SK itu maka bisa diartikan usulan remisi itu ditolak. ”Kalau nanti ada SK, berarti usulan remisi diterima. Kalau tidak ada SK, berarti ditolak. Begitu saja,” tutur dia. Terpidana Corby selalu menjadi sorotan masyarakat tak hanya di Bali tapi di Indonesia. Ratu Mariyuana itu tertangkap saat menyelundupkan ganja pada 2004 itu sudah dihukum 20 tahun penjara. Namun, mendapat grasi (pengampunan) dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berupa pengurangan hukumannya menjadi 15 tahun penjara. Selama menjadi penghuni Lapas Kerobokan, Corby setidaknya sudah mendapat remisi 31 bulan.R – 005

Salah satu toko penjual kembang api merasa kecewa dengan dicabutnya ijin pelarangan penjualan kembang api

Kapolda Larang Jual Kembang Api DENPASAR – Fajar Bali Dicabutnya ijin distributor penjualan kembang api di Bali berbuntut panjang. Para distributor, pelaku wisata dan para pedagang kaki lima mengaku kecewa akibat pelarangan tersebut. Bahkan beberapa hotel yang sudah mempersiapkan pesta kembang api dengan biaya jutaan terpaksa harus gigit jari. Kapolda Bali, Irjen Arif Wachyunadi dalam jumpa pers akhir tahun di Mapolda Bali pada Kamis (27/12) menegaskan bahwa Polda Bali melarang adanya penjualan kembang api di Bali. Menurutnya, penegasan pelarangan penjualan kembang api itu merupakan keputusan Kapolda Bali yang lama yang akan diteruskannya.

“Pelarangan penjualan kembang api akan tetap dijalankan,” tegasnya. Hanya saja, pelarangan itu memunculkan ketidak-senangan di tengah masyarakat khususnya distributor dan pedagang kecil. Para distributor mengaku rugi ratusan juga terkait dicabutnya ijin kembang api yang semula disetujui oleh Dit Intelkam Polda Bali. Salah seorang distributor kembang api mengatakan pihaknya mengalami kerugian mencapai ratusan juta karena pelarangan ini. Mereka mengaku sudah membeli dari produsen dan tidak mungkin untuk dikembalikan. “Saya sudah rugi ratusan juta. Mau diapakan kembang apinya?,” terang distributor yang enggan disebut namanya itu dengan mimic

kecewa. Padahal, katanya, dia sudah mendapat rekomendasi dari Dit Intelkam Polda Bali untuk menjual kembang api dengan melengkapi seluruh persyaratan. Ironinya, inij kembang api mendadak dicabut. Beberapa pihak hotel dan pelaku pariwisata juga mengaku kecewa dengan keputusan Kapolda Bali terkait pencabutan ijin tersebut. Sebab, mereka sudah mengeluarka uang ratusan juta untuk pesta kembang api pada malam tahun baru nanti. “Pihak Hotel mengaku kecewa dengan pelarangan kembang api ini. Padahal mereka sebelumnya sudah mendapat ijin pesta kembang api tapi tiba tiba dicabut,” beber petugas Polda Bali, pada Kamis (27/12). R – 005

Jos Pelajar, Berurusan Polisi

SINGARAJA – Fajar Bali Seorang pemuda bernama Putu Agus Andi alias Leong (21) asal Dusun Desa, Desa Kalisada, Kecamatan Seririt harus berurusan dengan jajaran kepolisian setelah mengejos seorang pelajar sebut saja Bunga (nama samaran-red) (14) disebuah kamar, pada Sabtu (22/12) sekitar pukul 23.00 wita. Kasus ini berawal saat pelaku datang ke rumah korban sekitar pukul 22.30 wita, dengan maksud ingin berpacaran. Selang beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 23.00 wita pasangan sejoli itu dipergoki berduaan di dalam kamar oleh keluarga korban. Hanya saja, mereka mengaku tidak berhubungan badan. Akibatnya, keluarga korban tidak terima dan mengadukan peristiwa itu ke Polsek Seririt. Menurut Kabag OPS Polres Buleleng Kompol Ida Bagus Wedanajati seizin Kapolres membenarkannya dan kasusnya masih ditangani unit PPA Polres Buleleng. ”Masih ditangani unit PPA Polres Buleleng,” ungkapnya. Seorang petugas PPA Polres Buleleng mengatakan, bahwa pacar korban sudah diamankan namun belum dilakukan penahanan. W – 008

Kepala BKD Badung Tersangka

DENPASAR – Fajar Bali Ke p a l a B a d a n Ke p e ga waian Daerah (BKD) Badung, Gede Oka Sukadana akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badung. Demikian ditegaskan

Direktur Reskrimsus Polda Bali, Kombes Pol Eldi Azwar pada Kamis (27/12) kemarin. Menurut Kombes Eldi pihaknya menetapkan Gede Oka Sukadana sebagai tersangka per 17 Desember lalu. “ Ya benar, dia sudah kita

RALAT PENGUMUMAN LELANG

Sehubungan dengan Pengumuman Lelang II (Kedua) di Harian Umum Fajar Bali tanggal 21 Desember 2012 tertulis: I Nengah Suryawan seharusnya  I Nengah Suryana dan a.n I Nyoman Mandra seharusnya I Nyoman Madra

Lelang ini di laksanakan pada hari/tanggal : Jumat, 4 Januari 2013. Demikianlah disampaikan untuk dapat dipergunakan sebaik-baiknya.                                           Denpasar, 14 Agustus  2012                  TTD                                                                                                                                                      PT. Bank Pembangunan Daerah Bali Kantor Cabang Klungkung      

 Pemimpin Umum /Penanggung jawab: IGM Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja Redaktur Pelaksana: Ida Bagus Putu Bagus  Redaktur: Gde Carmyaka, Hence Silalahi, Gst Agung Paramita, Blasius Besu, Supriyono  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, KS. Astana, Wimphy. A Saputra  Staf Redaksi: Suarja, Eliazar Patun, Heru Prasetya, Hery Subagio, Gde Sarjana, Rony B. H  Sekretaris Redaksi: Ketut Tini  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), IGA Diah (Klungkung), Made Doni (Tabanan), Wayan Sumertha (Bangli), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara), Destia Ariyanti, Laurensius Leba Tukan (Kupang)  Rikar Khandi (Manggarai Barat), Binjamin Gabus (Kontributor Manggarai Barat )  Alfan Manah (Manggarai)  Hironimus Dale (Manggarai Timur)  Biro NTB : Amirullah (Kepala Biro), Dedi Shopan Shopian, Nur Imansyah, Tarpi’in, Sarafudin, Mahdi (sirkulasi) Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama

tetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi penerimaan CPNS Badung,” tegasnya. Diterangkannya, sementara ini penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali belum melakukan pemeriksaan dan penahanan terhadap Gede Oka Sukadana. Pasalnya, pemeriksaan akan dilakukan awal Januari nanti. Pe m e r i k s a a n i n i a k a n setelah penyidik memeriksa keterangan sejumlah saksi saksi. Kombes Eldi menegaskan, hingga kini pihaknya belum berencana memeriksa Bupati Badung AA Gede Agung. Meski demikian, pihaknya dalam waktu dekat ini akan memeriksa pihak Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) akan segera diperiksa. Untuk memeriksa pejabat Badung, Kombes Eldi menegaskan, pihaknya sempat berkordinasi dengan Kemenpan terkait kisruh CPNS dan sudah mendapat ijin.

Bagian lain, pihaknya masih menunggu ijin sita dari PN Denpasar untuk mengambil beberapa bukti berupa dokumen di Pemkab Badung terkait penerimaan CPNS lalu. Sedianya, beberapa dokumen penemrimaan CPNS Badung ini akan diperiksa di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali. “Apabila surat ijin sita dari PN Denpasar keluar, kita akan menyita bukti bukti di Pemkab Badung,” urainya. Ditegaskannya lagi, tersangka Gede Oka Sukadana sejatinya dijerat Pasal 9 Undang-undang No 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, yang diperbaharui dengan undang-undang No 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman 5 tahun. Pengenaan pasal ini akibat adanya unsur permulaan yang cukup terkait perbuatan memalsukan dokumen yang dilakukan pejabat pemerintahan masuk korupsi. R – 005

Press.  Manajer SDM: IGK A Mertha Yoga.  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Marketing: IGA Galuh Ardaningrat  Manajer Pengembangan dan Sirkulasi: IB. Sudarsana  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar No.: 011.02.02.22723.9, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan :Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax. (0361) 411283 e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id. telp. sirkulasi (0361) 411283, 7887790. Tarif Iklan : Umum BW : Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC : Rp. 50.000 mm/klm, Keluarga/ Sosial : Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/ Neraca : Rp. 20.000 mm/klm, Advetorial : Rp. 15.000 mm/klm, Baris : Rp. 20.000 /baris, Iklan Umum Hal Utama : Naik 200% dari tarif iklan umum, Tarif Iklan Jakel (Coat Ad) : 300% dari tarif iklan umum. Percetakan: PT. Temprina .

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN.

KOTAPLUS

Jumat, 28 Desember 2012, Tahun XIII

3

Bioskop Lokitasari Tak Laku PD Pasar Kesulitan Cari Investor Rencana Pemkot Denpasar melalui PD Pasar memanfaatkan lantai III Pertokoan Lokitasari sebagai gedung bioskop tampaknya masih tersandung sulitnya mencari investor bidang perϐilman.

Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan pembuatan stage dan tenda untuk pembukaan Denpasar Festival V tahun 2012 di seputaran Patung Catur Muka dan Jalan Gajah Mada, Kamis (27/12).

Hari Ini, Denpasar Festival Dibuka Dimeriahkan Aneka Kuliner Khas Bali dan Parade Endek DENPASAR–Fajar Bali Agenda tahunan multi event yang bertajuk Denpasar Festival, hari ini Jumat (28/12) akan dibuka secara resmi. Denpasar Festival yang digelar untuk kelima kali ini dirancang sebagai on street festival dengan tag line Ranah Bertabur Kreasi. Denpasar Festival kali ini mengangkat tema sentral “Kotaku Rumahku” akan dipusatkan di sekitar bundaran patung Catur Muka, Jalan Gajah Mada, Jalan Veteran dan sekitar lapangan Puputan Badung. Kegiatan ini merupakan sinergi antara Pemerintah Kota Denpasar dengan komponen masyarakat Denpasar yang menampilkan beragam acara mulai dari seni, budaya, kuliner hingga tekstil. Acara ini sebagai bingkai puncak ekspresi kreativitas seniman Denpasar dan budaya unggulan yang mengacu pada potensi lokal. Acara pembukaan yang akan dimulai pukul 17.00 wita akan

diisi dengan berbagai atraksi kesenian dan budaya, serta pameran foto dari anggota Denpasar Photographer Community (DPC) yang telah dibuka Kamis (27/12) kemarin. Karya-karya terbaik para photographer Denpasar dipamerkan pada Denpasar Festival tahun ini. Hal ini disampaikan Kabag Humas dan Protokol Kota Denpasar IB. Rahoela, ditemui disela-sela persiapan pelaksanaan Denpasar Festival, Kamis (27/12) di Denpasar. Dikatakan persiapan baik untuk tempat maupun pengisi acara untuk pembukaan hari ini sudah siap. “Mudahmudahan cuaca pada saat pembukaan bersahabat, sehingga semua acara dapat berjalan dengan lancar,” harap Rahoela. Rahoela yang didampingi Kasubag Pemberitaan Dewa Gede Rai mengatakan, Denpasar Festival ini dipersiapkan secara optimal dan diharapkan dapat memberikan kebanggaan ma-

syarakat Kota Denpasar, sehingga bisa dijadikan ikon budaya Kota Denpasar akhir tahun yang tidak terlupakan. “Festival akhir tahun ini sekaligus dijadikan re leksi kehidupan masyarakat kota yang memiliki sekian banyak budaya unggulan sebagai pijakan mengembangkan budaya kreatif masyarakat,” ungkap Rahoela. Selain itu, pada Denfes kali akan diisi parade endek terbesar dengan melibatkan teruna-teruni Denpasar, para pegawai di Kota Denpasar, serta penampilan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan partisipasi pegawai Perbankan yang ada di Kota Denpasar dalam acara yang bertajuk Puspa Ragam Endek dan Songket. Sebagai perayaan akhir tahun yang terbuka untuk umum, lanjutnya, Denfes 2012 tetap menampilkan beragam ekspresi seni, budaya, kreativitas, teknologi, kuliner, perdagangan, industri dan lain-lain yang lekat dengan Kota

Denpasar dalam bingkai tema Kreta Angga Wihita yang dalam bahasa kekinian berarti Kotaku Rumahku. Tema ini mengandung makna, bahwa kota ini adalah milik semua masyarakat, oleh karenanya masyarakat dari manapun etnis dan latar belakangnya wajib untuk menjaganya dan memeliharanya layaknya menjaga rumah sendiri. Hal lain yang cukup menarik pada Denpasar Festival tahun ini adalah digelar “Jelajah Pusaka”. Dengan kegiatan ini, Pemkot Denpasar ingin mengajak warganya untuk lebih mengenal dan mencintai budayanya serta mengetahui sejarah Kota Denpasar dengan menelusuri tempat bersejarah dari Puri Pemecutan melewati jalan Gajah Mada, bundaran Patung Catur Muka hingga Puri Satria . ‘’Hal ini juga sebagai gambaran bahwa Kota Denpasar mempunyai landasan sejarah, seni dan budaya yang begitu kuat dan mendasar,’’ ujarnya. @Car

Gedung Pemadam Kebakaran Badung Diresmikan MANGUPURA – Fajar Bali Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung akhirnya memiliki gedung kantor yang megah dan representatif, dengan dilaksanakannya upacara peresmian yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Badung Ida Bagus A. Yoga Segara beserta anggota DPRD Badung I Wayan Yasa. Sebelum upacara peresmian paginya dilakukan upacara pemelaspasan dan mendem pedagingan bertepatan dengan Purnama Sasih Kepitu, Kemis (27/12) dipuput oleh Ida Pedanda Gede Kemenuh dari Grya Gede Sembung. Gedung yang berdiri di Jalan Kebo Iwa ini sebelumnya mengalami kebocoran sehingga tidak layak sebagai gedung perkantoran dan diperlukan rehab total. Hadir dalam acara tersebut perwakilan SKPD di lingkup Pemerintahan Kabupatern Badung, Mantan Kadis Pemadam Kebakaran Badung, Bendesa Adat Kerobokan, prajuru serta staf Dinas pemadam kebakaran. Dalam sambutan Bupati Badung yang dibacakan oleh Asisten

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kab. Badung I.B.A. Yoga Segara dan anggota DPRD Badung I Wayan Yasa meresmikan Gedung Dinas Pemadam Kebakaran Badung di Jalan Kebo Iwa yang ditandai dengan pengguntingan pita. Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kab. Badung I.B.A. Yoga

Segara menyampaikan bahwa dengan selesai dan rampungnya

perehaban gedung dan garase

mobil Dinas pemadam kebakaran ini, semoga dapat difungsikan sebagai pusat sarana operasional pelayanan masyarakat di bidang pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran. Mengingat, lanjutnya, bahaya kebakaran baik dari segi bobot dan dampak yang ditimbulkan dalam perjalanan waktu tidak semakin berkurang bahkan semakin meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya. “Tingkatkan disiplin kerja serta kesiapsiagaan dalam menanggulangi bahaya kebakaran sebagai bagian dari dinamika pembangunan di Kabupaten Badung” tegasnya. Sementara itu Kadis Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung I Wayan Weda Dharmaja mengungkapkan apresiasi Pemerintah Kabupaten Badung berupa rehab berat gedung pemadam kebakaran, pembuatan 2 unit tempat parkir mobil pemadam, pos pemadam serta pemberian 4 unit mobil pemadam kebakaran merupakan spirit untuk menggelorakan kembali semboyan pemadam “Pantang Pulang Sebelum Padam”. @hery

Kantor Layanan Publik Denpasar Siap Difungsikan DENPASAR-Fajar Bali Komitmen Walikota Rai Mantra mewujudkan pelayanan prima di Kota Denpasar terus digulirkan. Tidak saja melalui peningkatan kualitas layanan tetapi juga bukti membangun gedung yang representatif. Bahkan, gedung berlantai tiga yang dibangun di bilangan Lumintang nantinya diperuntukkan sebagai pusat pelayanan publik Kota Denpasar kini hampir 100 % rampung dan siap beroperasi. Sebelum dioperasikan, dilakukan upacara pecaruan dan pemlaspasan dipuput Ida Pedanda Gde Pemaron dari Grya Yang Batu Denpasar, Kamis (27/12) kemarin. Walikota IB. Rai Dharmawijaya Mantra yang hadir pada kesempatan tersebut berkesempatan mendem pedagingan di salah satu sudut gedung didampingi Sekda A.A Rai Iswara, Ketua Komisi B DPRD Kota Denpasar, Eko Supriadi, serta disaksikan undangan lainnya. Kepala Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Kota Denpasar, Made Kusuma Diputra didampingi Kabid Tata Lingkungan dan Bangunan, Putu Sukarja mengatakan, kantor pelayanan publik yang dibangun di utara Lapangan Lumintang sementara akan diperuntukkan tiga kantor yaitu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perijinan dan Kominfo yang saat ini masih

Upacara pecaruan di Pusat Pelayanan Publik, Lumintang, Kamis (27/12) kemarin. berkantor di Jalan Melati Denpasar. Dengan selesainya pembangunan gedung ini diharapkan semua jenis pelayanan akan disatukan di tempat ini dengan

konsep one stop service. “Artinya, masyarakat yang akan mengurus dokumennya baik itu berupa ijin, KTP, Akta dan lain-lain, tidak lagi kesana kemari, cukup satu pintu

semua diharapkan selesai,” jelasnya. Di samping menempatkan aparatur yang sesuai dengan kebutuhan serta kualitas yang memadai, gedung ini juga dilengkapi dengan fasilitas yang modern seperti, ruang tunggu yang nyaman plus CCTV, eskalator, perangkat IT di samping kenyamanan parkir. Untuk interior dan mechanical engineering pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi yang akan menempati. Dan direncanakan gedung berlantai tiga yang menelan dana sekitar Rp 40,7 miliar ini akan di-launching dan siap beroperasi pada 27 Pebruari 2013 nanti . Walikota IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, pembangunan gedung ini semata-mata untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. “Dengan motto Sewaka Dharma (melayani adalah kewajiban), kami beserta seluruh aparat di jajaran Pemkot Denpasar senantiasa memberikan yang terbaik kepada masyarakat, karena memberikan pelayanan terbaik merupakan satu kewajiban,” jelasnya. Dengan memadukan antara spirit pelayanan dengan kemajuan teknologi, Rai Mantra dengan seluruh jajarannya selalu melakukan inovasi dan terobosan. Sehingga bentuk pelayanan yang diberikan dari sisi waktu akan terukur kecepatannya di samping mudah, tepat, murah dan transparan. R-004

DENPASAR-Fajar Bali PD Pasar sempat merencanakan gedung bioskop terealisasi tahun 2013 mendatang. Namun karena sulitnya mencari investor guna mengelola bioskop itu kembali, rencana itu masih tersendat. Menyikapi kondisi itu, PD Pasar berniat proaktif mendekati langsung asosiasi ilm yang ada. Dirut PD Pasar Kota Denpasar, I Made Westra mengakui, upaya penataan lantai III dan IV yang diperuntukkan sebagai gedung bioskop mengalami hambatan. “Hingga saat ini belum ada investor yang berminat secara serius menanamkan investasinya untuk mengelola gedung bioskop yang kami tawarkan,” ungkap Westra, Kamis (27/12) kemarin. Kondisi seperti itu pun dikhawatirkan menjadi penyebab penataan lantai III dan IV Pertokoan Lokitasari tidak berjalan maksimal. Karenanya, lokasi yang dirancang untuk gedung bioskop yang terdiri dari empat ruang itu terancam mubazir. Sejatinya sudah ada beberapa investor yang sempat menjajagi lokasi, tapi hanya sebatas penjajagan. “Pengajuannya dibatalkan, kami juga sudah melakukan upaya pendekatan dengan sejumlah pengusaha bioskop di Jakarta, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil,” aku Westra. Meski demikian, Westra mengaku tetap berusaha untuk mencari investor yang bergerak dalam bidang per ilman dengan menjajaki pengusaha lokal yang sudah memiliki jaringan usaha di bidang bioskop, sesuai saran

dari beberapa pengusaha bioskop di Jakarta. Jika hingga tahun depan belum juga ada investor yang mengajukan penawaran untuk mengelola bioskop di kawasan Jalan Thamrin itu, pihak PD Pasar berencana lebih proaktif. “Kalau sampai nanti tidak ada yang serius, maka kami akan bersurat mendekati asosiasi ilm atau per ilman yang ada. Kalau saat ini kan kami menunggu penawaran, nanti jika sampai tidak ada maka kami yang menawarkan,” tandas Westra. Hal itu didasari komitmen untuk mempertahankan gedung bioskop tetap ada di Lokitasari. Selain itu, juga didasari pemikiran bentuk dan struktur bangunan di lantai III dan IV Pertokoan Lokitasari sejak awal sudah dirancang khusus untuk gedung bioskop. “Bisa saja lantai III dan IV itu dialihfungsikan, akan tetapi memerlukan perombakan total karena lantainya sudah dibuat miring, sesuai dengan konsep bioskop. Jadi sulit untuk mengubah ke fungsi lain, seperti kios,’’ papar Westra. Sebelumnya gedung bioskop di Lokitasari dikelola oleh pengusaha Wisata 21 Theatre. Saat itu, Wisata memanfaatkan empat ruang bioskop. Akan tetapi, beberapa tahun belakangan seiring perkembangan teknologi dan kian menurunnya minat masyarakat datang ke bioskop, geliat gedung bioskop secara umum khususnya Wisata pun mulai memudar dan akhirnya terpaksa ditutup oleh pengelolanya. R-004

PENTAS SENI GEOKS

Sajikan Topeng Modern Kisah Walter Spies DENPASAR – Fajar Bali Peradaban berkesenian tidak mengenal istilah stagnan atau berhenti. Hal itu yang mendasari sosok pelaku seni yang juga akademis Prof. Dr I Wayan Dibia, yang pada penghujung tahun ini akan mengeber karyanya. Serangkaian HUT Gerya Olah Kreatif Singapadu (GEOKS), seniman yang satu ini akan menggeber Malam Pentas Seni GEOKS, yang akan berlangsung 27 – 29 Desember di SingaProf. Dibia padu, Gianyar. “Memasuki tahun ke delapan, kita sebagai seniman tetap mengukuhkan diri untuk berkesenian. Maunya dilaksanakan bertepatan pada hari lahir GEOKS yang jatuh pada 22 Desember, namun bertepatan dengan Tumpek Wayang akhirnya kita geser saja,” ungkap Prof. Dibia, belum lama ini. Menariknya pula, ada dua acara yang akan dirancang spesial, yaitu sajian pementasan Tari Topeng Modern dan peluncuran dua buku masing-masing buku biogra i berjudul ‘ Mungkah Tanah, Mungkah Lawan ‘ serta buku berjudul ‘Taksu Dalam Seni dan Kehidupan Bali’. Pementasan Tari Topeng Modern ini mengambil teman “Tuan Tepis Penghuni Campuan Bali” yang akan ditampilkan Sabtu (29/12). Ceritanya, lanjut Dibia, Walter Spies, yang oleh para seniman Bali sering disebut “Tuan Tepis” adalah orang asing yang datang ke Bali dan membuka lembaran baru bagi sejarah perkembangan seni di Pulau Dewata. Intinya perjalanan Mr. Spies datang ke Bali atas undangan Ida Cokorda Gde Raka Sukawati, termasuk seniman yang ikut terlibat saat itu. Semua tokoh –tokoh akan dipentaskan dengan menggunakan topeng sesuai karakter seniman saat itu. Di antaranya, sosok seniman I Wayan Limbak, dua abdi Puri Ubud, Ida Cokorda Gde Raka Sukawati. Topeng – topeng ini dibuat khusus oleh Ida Bagus Alit (Lod Tunduh), Ida Bagus Anom (Mas), dan I Ketut Kodi (Singapadu). Adapun penata iringan adalah Dewa Beratha dari Sanggar Cudamani Pengosekan-Ubud. Sementara acara spesial lainnya adalah peluncuran buku dan bedah buku. Menurut Prof.Dibia, peluncuran buku ini sangat istimewa baginya. Kenapa demikian, buku biogra i berjudul “Mungkah Tanah dan Mungkah Lawang” ini menceritakan jiwa berkesenian sosok ayahandanya bernama I Wayan Geria. I Wayan Geria yang lahir 1909- 1962, adalah pencipta Barong Kunti Seraya bersama ayahnya Prof. Dr I Made Bandem dan Made Keredek, serta Cok. Oka Tubleng. Buku kedua, Taksu Dalam Seni dan Kehidupan Bali dibuat dalam dua bahasa selain bahasa Indonesia juga Bahasa Inggris “Taksu In and Beyond Arts” . “ Buku ini saya kumpulkan dan tulis sendiri. Prosesnya cukup lama. Untuk menunggu buku ini sudah 15 tahun lamanya,” urainya. Dalam buku Taksu, Prof Dibia menekankan taksu bukan saja kesenian, yang lebih penting adalah jiwanya atau spiritnya. “Taksu itu seperti angin, kita hanya dapat merasakannya. Apapun profesinya perlu taksu, baik dalam maupun di luar seni. Kehidupan Bali perlu taksu, misalnya Bali kalau dieksploitasi terus, ya maka taksunya akan hilang,” bebernya. Kedua bukunya itu akan dibedah oleh dua guru besar, masing –masing Prof Wayan Dana, M.Hum, akan membedah buku Biogra i dan Prof. Dr. Nyoman Darma Putra akan membedah buku Taksu. Prof. Dibia menegaskan adanya GEOKS adalah bagian dari upaya memainkan perannya sebagai ruang kreatif berkesenian, sekecil apapun sangat berarti bagi masa depan budaya Bali yang dibanggakan. W-017

daerah

4

FAJAR BALI Jumat, 28 Desember 2012, Tahun XIII

Ribuan Penduduk Belum Terekam E-KTP I Nyoman Suwirta

Kopas Srinadi Buka Swalayan Rama

Tawarkan Furniture dan Bahan Bangunan Hingga Malam

SEMARAPURA-Fajar Bali Unit usaha Koperasi Srinadi yang terletak di Jalan Rama, Klungkung, Kamis (27/12) kemarin berganti nama menjadi Swalayan Rama. Perubahan nama tersebut tentu saja dibarengi dengan perubahan produk-produk yang dipasarkannya. Menager Koperasi Srinadi, I Nyoman Suwirta menyampaikan, setelah empat tahun hanya memasarkan bahan-bahan bangunan, kini Swalayan Rama juga memasarkan furniture. Di sela-sela Breading Swalayan Rama, Suwirta menjelaskan, perkembangan usahanya tersebut terjadi begitu saja. Di Swalayan Rama, para konsumen akan dimanjakan dengan pelayanan dan kenyamanan yang baik. Di samping itu, konsumen juga akan didampingi oleh karyawan yang kompeten di bidangnya masingmasing. Tidak hanya itu, harga yang ditawarkan oleh Swalayan Rama adalah harga yang pasti. Sehingga para konsumen tidak direpotkan dengan proses tawar menawar yang panjang. Keunggulan lainya, pembelian produk apapun para konsumen dapat membayar dengan cara cash ataupun kredit. Di samping juga, sekaligus akan terdaftar sebagai anggota Koperasi Srinadi. “Ini juga kami gunakan sebagai upaya untuk penjaringan anggota baru. Kami mengajak masyarakat untuk menjadi bagian Koperasi Srinadi, meskipun koperasi ini memang sudah dimiliki oleh masyarakat Klungkung,” papar Suwirta. Saat ini Koperasi Pasar Srinadi sudah memiliki anggota sebanyak 11.700 jiwa, dan sudah memiliki pelanggan tetap sebanyak 2.200 jiwa. Atas prestasinya tersebut, pada tahun 2012, Koprasi Srinadi berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus. Ketika penghargaan berskala nasional tersebut diantaranya adalah, Dekopin awards, Koperasi awards, dan Koperasi Berprestasi Nasional. Penghargaan lainya, Koperasi Srinadi juga berhasil masuk dalam jajaran 100 koperasi terbesar nasional. Suwirta menyampaikan, Koperasi Pasar Srinadi menduduki peringkat ke-32 se-Indonesia. “Prestasi yang berhasil kami raih ini berkat dukungan dari masyarakat, dan juga pemerintah Kabupaten Klungkung,” imbuh Suwirta. Dengan diresmikanya Swalayan Rama, Suwirta berharap usahanya tersebut dapat diterima oleh masyarakat luas. Sebab menurutnya, semua unit usaha itu memiliki prospek yang baik. “Semua prospek usaha bagus, tapi bagaimana menempatkan usaha itu, sehingga kami optimis prospek jelas,” tegas Suwirta. Rencananya, acara Breading Swalayan Rama tidak hanya akan dirayakan di singa hari. Tetapi seluruh karyawan Koperasi Srinadi yang berjumlah 350 orang akan turut meramaikan acara musik yang digelar hingga malam. Di akhir Beranding, Suwirta sekali lagi menegaskan, bahwa Swalayan Rama akan beroperasi hingga pukul 21.00 wita. Sehingga para konsumen dapat berbelanja dengan leluasa, tanpa dikejar-kejar waktu. @Diah

I Komang Susana

Capil Gunakan Sistem Jemput Bola

Memasuki akhir tahun 2012, perekaman E-KTP di Kabupaten Klungkung belum juga mencapai target 100 persen. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Klungkung, I Komang Susana menyampaikan target perekaman baru tercapai 87,22 persen saja. SEMARAPURA-Fajar Bali Berdasarkan data tanggal 27 Desember 2012, dari 162.281 target, yang tercapai hanya 129.229. Atas situasi tersebut, perekaman E-KTP yang semula dijadualkan akan diakhiri pada 31 Oktober 2012 akhirnya diperpanjang hingga 31 Desember 2012. Susana mengaku pihaknya sudah melakukan upaya yang maksimal untuk mencapai target 100 pesen. Bahkan sampai menerapkan sistem jemput bola ke rumah-rumah peduduk yang tercatat belum melakukan perekaman. Di Kecamatan Nusa Penida target yang tercapai hanya 78,89 %, di Keca-

matan Banjarangkan hanya tercapai 91, 06%, di Kecamatan Klungkung hanya 89,75%, dan di Kecamatan Dawan hanya tercapai 91,34 % saja. “Hingga kemarin, pencapaian terendah memang terjadi di Nusa Penida,” jelas Susana, Kamis (27/12) seraya menengarai hal itu disebabkan banyak penduduk Nusa Penida yang telah merekam E-KTP di Kabupaten lain. Untuk mengatasi keterlambatan tersebut, Susana mengaku sudah menempuh berbagai cara, diantaranya adalah melakukan sistem jemput bola. Upaya itu dilakukan dengan melibatkan para Camat, Perbekel, hingga Lurah

Kasus Lakalantas Turun Drastis

GIANYAR- Fajar Bali Mayat berjenis kelamin perempuan tanpa identitas alias Mrs.X diperkirakan berumur 65 tahun ditemukan seorang warga yang sedang mancing ikan mengambang di Sungai, Desa Cekuk, Sukawati, Gianyar sekitar pukul 18.00 Wita, Rabu (26/12) petang. Karena mayat sudah bau busuk dan tidak ditemukan identitas disaku serta tidak ada keluarga yang mengaku mayat yang menggunakan pakaian adat madya itu akhirnya mayatnya dikirim dan dititipkan RSUD Sanjiwani Gianyar. Seizin Kapolres Gianyar, AKBP Hadi Purnomo, SH, Kapolsek Sukawati Kompol I Made Witaya dihubungi Kamis (27/12) kemarin mengatakan mayat perempaun yang sudah mengeluarkan bau busuk diketahui pertama kali oleh warga yang sedang memancing ikan pada sore hari itu. Saksi melihat mayat itu sedang terapung diair sungai setempat. Atas

temuan itu saksi kemudian menyampaikan kepada warga sekitar lanjut dilaporkan ke Mapolsek Sukawati. Mendapat laporan warga, anggota Polsek Sukawati langsung turun ke TKP. Anggota Polsek Sukawati minta bantuan tim identifikasi Polres Gianyar untuk melaku-

Gapura Desa

kan identifikasi terhadap mayat tersebut. Tak berselang lama kemudian anggota identifikasi Polres Gianyar tiba di TKP untuk melakukan visum luar terhadap mayat Mrs. X yang diperkirkan berumur 65 tahun. Karena petugas tidak menemukan identitas terhadap mayat

itu sehingga mayata itu disebut Mrs. X. Sambil menunggu pihak keluarga mayat Mrs. X itu kemudian dikirim ke RSUD Sanjiwani Gianyar. Seorang petugas kamar mayat RSUD Sanjiwani Gianyar mengatakan mayat Mrs. X itu Kamis (27/12) pagi sudah dikirim ke RSUP Sanglah, karena mesin yang ada ditempat menyimpenan mayat mengalami gangguan. Karena mayat itu sudah bau busuk sehingga dikirim RSUP Sanglah. Atas temuan mayat itu, Kapolsek Sukawati mengaku sudah menyebarkan infirmasi kepada masyarakat termasuk kepada para Babinkantibmas. Dugaan sementara mayata itu hanyut dari sungai bagian hulu. ”Sampai saat ini belum ada keluarga yang mengakui mayat perempuan itu sebagai keluarganya. Kita sudah sebarkan informasi kepada masyarakat dan Babinkantibmas yang bertugas di desa-desa,”tegas Kapolsek Sukawati.W-005

Bupati Ajak Pejabat Tingkatkan Disiplin

BANGLI- Fajar Bali Sebaga evaluasi terhadap disiplin pejabat di lingkungan Pemkab Bangli, mulai Januari 2013 mendatang, akan dilaksanakan apel awal bulan yang wajib diikuti oleh semua pejabat eselon di Kabupaten Bangli. Jika ada pejabat yang tidak hadir dalam apel awal bulan dimaksud tanpa keterangan yang jelas, maka akan dilakukan tindakan tegas. Tidak tertutup kemungkinan, pejabat bersangkutan akan dinonjobkan. Demikian disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar saat memberikan arahan kepada pegawai dilingkungan Pemkab Bangli saat pelaksanaan refleksi akhir tahun 2012 dan menyambut tahun baru 2013, di Haaman Kantor Bupati Bangli, Kamis (27/12). Disampaikan juga, disiplin merupakan hal mutlak yang wajib dimiliki oleh seluruh pegawai di Pemkab Bangli, karena sukses bisa diraih dengan disiplin. Jika ingin Bangli maju, maka seluruh pegawai harus memiliki jiwa pekerja keras dan disiplin. Sehingga untuk melakukan evaluasi terhadap disiplin pejabat di Lingkungan Pemkab Bangli, maka mulai Januari 2013 mendatang kita akan laksanakan apel awal bulan, yang wajib diikuti oleh seluruh pejabat eselon di Kabupaten Bangli. “Jika ada pejabat yang tidak hadir tanpa keterangan yang jelas, maka kita akan lakukan tindakan tegas, tidak tertutup kemungkinan pejabat bersangkutan akan dinonjobkan dari jabatannya”tegas Made Gianyar. Pada kesempatan itu Bupati Bangli Made Gianyar juga menginformasikan kepada pegawai yang ingin melamar jabatan eselon, agar menulis karya tulis tentang Geopark Kaldera Batur dan membuat karya tulis tentang program dan inovasi pada jabatan yang akan dilamar. “Kita ingin memiliki pejabat yang benar-benar berkopeten dan memiliki inovasi untuk memajukan Bangli” Ucapnya. Bupati Bangli Made Gianyar juga menghimbau kepada Pimpinan SKPD Kab Bangli yang memiliki bawahan tidak disiplin dan tidak bisa dibina, agar pegawai dimaksud diserahkan kepada Bupati untuk dilakukan tindakan lebih lanjut. “Ditahun 2013 mendatang, semua pihak harus bekerja keras untuk kemajuan Kabupaten Bangli”ungkapnya. @Sum

yang tersebar di masing-masing kecamatan. Tidak hanya itu, pihak catatat sipil juga berkeliling ke sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman. “Melihat situasi hingga tanggal 27 Desember 2012 ini, sudah dipastikan target 100 % tidak akan tercapai sampai akhir Desember ini. Kami sampai ke sekolah-sekolah, terutama SMA untuk mencari siswa yang sudah wajib KTP tapi belum melakukan perekaman,” ungkap Susana. Di samping itu, catatat sipil juga terus melakukan pemanggilan ulang kepada warga wajib E-KTP yang belum melakukan perekaman. Mereka disurati, dan diharapkan segera menuju tempat perekaman yang telah ditentukan. Oleh karena itu, saat ini para operator dan juga mesin yang tersebar di masing-masing kecamatan masih setia menunggu kedatangan warga. “ Kami sudah berbuat maksimal, intruksi dari pusat akan terus dilakukan perekaman, tetapi secara pasif. Para petugas menunggu kedatangan warga yang akan merekam,” jelas Susana. Untuk warga Klungkung yang sudah melakukan perekaman, E-KTP diharapkan sudah dapat dibagikan pada awal Januari 2013. Susana menjelaskan E-KTP sudah datang dari pusat, tetapi baru sekitar 50 % saja. Hanya saja, EKTP itu belum dapat dibagikan, lantaran belum ada intruksi resmi dari pusat. Awal Januari 2013, E-KTP akan dibagikan secara serentak di Kabupaten Klungkung. Proses pembagianya pun akan melalui mesin khusus yang dinamai reader. Yang mana, mesin tersebut akan mencocokkan, sidik jari, tanda tangan, ataupun retina mata pemilik E-KTP. Dengan demikian, diharapkan tidak akan ada kekeliruan, E-KTP sampai pada para pemilik yang memiliki kecocokan dengan data awal. W-019

BANGLI- Fajar Bali Secara umum angka kasus lakalantas di Kabupaten Bangli mengalami penurunan yang cukup drastis. Meski demikian, akibat laka lantas itu, lima nyawa melayang sia-sia di jalanan. Demikian diungkapkan Kasat Lantas Polres Bangli AKP I Made Sunarsa, saat ditemui Kamis (27/12). Dikatakan, untuk tahun 2012 jumlah kasus laka lantas di Bangli mencapai 37 kasus, dari jumlah itu korban meninggal dunia (MD) 5 orang, luka berat (LB) 17 orang dan luka ringan (LR) 57 orang. “Akibat kejadian itu mengakibatkan

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai

Refleksi Akhir Tahun

kerugian material Rp 16,8 juta,”kata pria asal Singaraja itu. Sementara untuk 2011, kata dia, jumlah kasus laka mencapai 41, dari jumlah itu korban meninggal sebanyak 26 orang, luka berat 26 orang dan luka ringan 38 orang. “Penyebab laka lantas dominant kaibat kelelalian pengendara,”kata dia. Berkaitan dengan itu, sebut dia, pihaknya terus memberikan pembinaan ke masyarakat, selaian mengadakan razia penertiban, pihaknya juga melakukan sosialiasi tertib berlalu lintas degan bersurap ke intansi, tokoh masyarakat maupun sekolah-sekolah. “Kita terus

galakan Septy Reading. Tanda lampu ini bisa efektif untuk menekan lalu lintas. Karena umumnya mata kita sangat peka dengan sinar,”papar dia. Ditanya kawasan mana saja yang rawan laka, sebut dia, ada perubahan trend. Kalau sebelumnya kasus laka lantas banyak di jalan pertokol, namun belakangan ini justru banyak terjadi di jalan desa. “Ini memungkinkan, karena merasa di pedesaan warga lelai. Padahal kondisi jalan sepi belum jaminan aman dari kecelakaan. Karena itu, kita harap meningkatkan kewaspadaan kapan dimana pun,”pungkasnya. W-002

Sambut Pergantian Tahun

Kapolres Gianyar Keluarkan Himbauan tak Gunakan Mercon

GIANYAR- Fajar Bali Kapolres Gianyar, AKBP Hadi Purnomo, SH, MH mengeluarkan surat himbauan agar tidak menghidupkan petasan, kembang api, mercon dan sejenisnya serangkaian pelaksanaan tahun baru.Bahkan surat himbauan Kapolres Gianyar ini sebarkan hingga ketingkat desa-desa di wilayah Gianyar. Namun kenyataan dilapangan masih banyak ditemukan anak-anak yang membunyikan mercon, petasan, kembang api dan sejenisnya. Bahkan antara penyulut petasan, mercon, kembang api masih kucing-kucingan dengan aparat. Kapolres membenarkan pihaknya sudah mengeluarkan surat himbauan serangkaian penyambutan pergantian tahun baru. Dikatakan, sedikitnya ada delapan poin isi surat himbauan diantaranya para peserta (masyarakat) penyambutan tahun baru 2013 dilarang untuk minum minuman berahalkohol, dilarang mabukmabukan. Selain itu, masyarakat dilarang untuk membunyikan/menyalakan kembang api, mercon, petasan dan sejenisnya. Himbauan Kapolres Gianyar yang lain yakni guna menjaga dan memelihara situasi kantibmas Kabupaten Gianyar agar tetap kondusif, pelaksaan penyambutan tahun baru bagi seka teruna agar

terpusat dan terorganisir dimasing-masing banjar yang dikoordinir oleh Ketua Sekaa Teruna dan diawasi pecalang masing-masing banjar, prajuru banjar selaku penanggungjawab. Bagi masyarakat dalam penyambutan tahun baru yang menggelar acara hiburan baik musik, tari-tarian para panitia wajib mengajukan surat permohonan ijin keramaian kepada Polres Gianyar dengan rekomendasi dari polsek setempat. Poin berikutnya, prajuru banjar adat dan desa pakraman bertanggungjawab terhadap ketertiban, keamanan dan kelancaran pelaksanaan penyambutan tahun baru dimasing-masing banjar serta mengerahkan para pecalangnya untuk melakukan pengawasan dan pengamanan. “Apabila dalam pelaksanaan penyambuatan tahun baru, terjadi pelanggaran hukum/tindak pidana atau tindakan yang dapat merugikan orang lain, pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan, perundang-udangan yang berlaku,”tegasnya, seraya menambahklan, apabila anggota menemukan penjualan petasan, mercon, kembang api tidak memiliki izin akan ditertibkan. Hingga saat ini polisi belum dapat mengamankan petasan, mercon, kembang api dan sejenisnya. W-005

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

Komit Tumbuhkan Ekonomi Kerakyatan DENPASAR-Fajar Bali Bertepatan dengan hari Purnama sasih kapitu, Kamis (27/12) warga Desa Pakraman Intaran, Sanur, Denpasar Selatan, menggelar upacara pemelaspas Pura Melanting Pasar Desa Intaran. Upacara ini juga dirangkaiakan dengan mendem pedagingan, macaru, pedudusan, serta piodalan di Pura Melanting pasar setempat, yang dipuput Ida Pedanda Gede Oka Timbul, dari Grya Timbul, Intaran, Sanur. Jro Bendesa Desa Pakraman Intaran, A.A Kompyang Raka, di sela upacara kemarin mengungkapkan, upacara ini diselenggarakan menyusul telah selesainya perluasan Pasar Desa Intaran di areal seluas 12 are

Desa Intaran Perluas Pasar Desa

ini. Sebelumnya, pada 3 Juli 2012 lalu, Pasar Desa Intaran di atas lahan seluas 28,1 are yang berada di sebelah selatan pasar yang diperluas ini telah mengalami revitalisasi juga telah diplaspas yang dihadiri Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra. Di Pasar yang diplaspas terdahulu, sanggup menampung 169 pedagang los dan 40 pedagang kios. Sedangkan perluasan ini dilengkapi 12 kios, ruang tunggu, serta parkir yang cukup luas. “Kita harapkan, dengan tambahan 12 kios ini, geliat perekonomian rakyat di Desa Pakraman Intaran khususnya dapat lebih ditingkatkan. Ini karena memang komitmen kami untuk terus mendorong tumbuhnya ekonomi

kerakyatan,” ungkap Kompyang Raka, yang juga ketua komisi A DPRD Kota Denpasar ini. Komitmen pihak desa untuk terus menggeliatkan ekonomi kerakyatan, juga diakui ketua panitia perluasan Pasar Desa Intaran, I Wayan Sudarta. Karenanya, pihak desa terus berupya menyediakan tempat agar pedagang dapat ditampung. “Walau revitalisasi tahap II ini hanya menyediakan 12 kios namum pemohonnya sudah mencapai 60 pedagang. Untuk itu pada Januari nanti kami akan menyeleksi pemohon yang dapat menempati kios ini,” tandas Sudarta, di sela upacara pemelaspasan Pura Melanting, Pasar Desa Intaran, kemarin.

Perluasan Pasar Desa Intaran ini, lanjut Sudarta, sudah dimulai sejak setahun lalu, dengan menggandeng LPD Desa Intaran dalam pembiayaannya. Dengan pola kemitraan ini, nantinya pedagang yang lolos seleksi untuk menempati kios ini hanya memikirkan cicilan di LPD dengan bunga yang sangat ringan. “Upaya ini sebagai langkah kami untuk meringankan pedagang tanpa harus memikirkan uang muka untuk menempati kios. Untuk di Pasar (perluasan) ini, kios akan ditempati pedagang baru, karena para pedagang yang sebelumnya berjualan di lokasi ini sudah tertampung di Pasar yang diplaspas terdahulu,” terang Sudarta, dibenarkan Kompyang Raka.  R-004

Upacara pemlaspasan, mendem pedagingan, mecaru, pedudusan, serta piodalan di Pura Melanting Pasar Desa Intaran, Sanur, Denpasar Selatan

daerah

FAJAR BALI Jumat, 28 Desember 2012, Tahun XIII

5 Dewan Warning Proyek Tidak Rampung Jelang Akhir 2012

TABANAN-Fajar Bali Sejumlah proyek di Tabanan ditengarai tidak rampung menjelang akhir tahun 2012 yang lagi beberapa hari saja. Teguran pun dilontarakan Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi terhadap proyek yang masih dalam proses pengerjaan. Seperti proyek pembangunan kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Pemkab Tabanan. Seperti yang dilontarkanya, Kamis (27/12) kemarin. Ditandaskanya secara teknis dan mekanisme harus ada penyelesaian di akhir tahun anggaran 2012 ini. “Simpelnya proyek harus dibayar sesuai yang selesai dikerjakan oleh rakanan, “ tandas Suryadi. Dengan adanya indikasi keterlambatang pengerjaan Dinas Pekerjaan Umum, pasti sudah melakukan kajian-kajian yuridis. Sementara itu pantauan di lokasi pembangunan Kantor Disdikmudpora Pemkab Tabanan yang berada di belakang kantor Bupati Tabanan. Tampak bangunan berlantai tersebut belum rampung dan masih banyak yang sedang dikerjakan para pekerja. Para pekerja masih sibuk mengerjakan beberapa bagian di proyek senilai Rp 4,495 M lebih itu. Dilain pihak Kepala Dinas PU Tabanan IGN Anom Antara sejauh ini belum bisa dikonfirmasi. Ketika ponselnya ditelpon tidak ada jawaban. W-004

Padmasana Kantor Camat Tabanan Dipelaspas Wabup Sanjaya Mekendang

TABANAN-Fajar Bali Bertepatan dengan purnamaning sasih kepitu, Kamis (27/12), padmasana Kantor Camat Tabanan dipelaspas. Pelinggih yang dibangun dengan batu lahar tersebut menelan dana sebesar Rp 35 juta sementara upacara menghabiskan dana Rp 20 juta. Tampak hadir ikut menyaksikan pemelaspasan tersebut, wakil Bupati, I Komang Gede Sanjaya,

anggota DPRD Tabanan, I Gede Sudiarta, para Perbekel dan Sekretaris Desa serta kelihan banjar se Kecamatan Tabanan. Upacara diawali dengan ngaturang banten pemelaspas dan dilanjutkan d e n ga n s e m b a hya n ga n b e r s a m a dihalaman Kantor Camat setempat. Pada kesempatan itu juga ditampilkan topeng sidakarya. Pada persembahan tari wali itulah, Wakil Bu-

pati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menunjukan kebolehanya menabuh kendang bersama seka gong Banjar Pangkung. Kontan saja suasana menjadi agak beda dengan penampilan orang nomor dua itu ikut bergabung menabuh kendang. Sementara itu Camat Tabanan, Gusti Ayu Supartiwi mengungkapkan, pembangunan padmasana di Kantor Camat Tabanan, karena kondisi padmasana sebelumnya, sudah tidak representatif lagi. Setelah dilakukan komunikasi dan koordinasi, akhirnya diputuskan untuk melakukan pemugaran dan pembangunan kembali tempat suci tersebut. “Kondisi padmasana sebelumnya memang sudah tidak representatif lagi. Dan kami lakukan

pembangunan kembali, sehingga bisa lebih baik lagi,”ujarnya. Dengan padmasana yang baru diharapkan akan mampu memberikan nuansa dan fibrasi baru dalam rangka meningkatkan kenerja PNS dilingkungan Kantor Camat Tabanan dan perbekel serta jajaranya dimasingmasing desa. Dengan kondisi seperti itu, masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang semakin maksimal demikian juga sebaliknya, peran serta dan dukungan masyarakat terhadap program yang digulirkan Pemkab Tabanan bias terwujud. Karena keberhasilan pembangunan sangat ditentukan seberapa besar dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan disuatu daerah. @don

Perseteruan Pengelolaan Hotel Jimbarwana Meruncing

Hotel Jimbarwana hasian itu dibongkar oleh Surata, dengan berkirim surat ke Bupati Jembrana. Wasa mengakui telah melanggar klausul dalam kontrak kerjasama dengan Pemkab Jembrana. Dalam kontrak antara Pemkab Jembrana dengan Perusda Jembrana, nomer 012/5404/per 104/2011, ada beberapa klausul yang dilanggar. Perusda menyadari adanya kesalahan dengan melanggar pasal 3 ayat 1. Semestinya, kalau menunjuk pihak ketiga (investor Surata) untuk mengelola hotel, harus ada persetujua dari bupati. Karena itu, dirinya mengaku salah, dan melakukan perjanjian dengan pihak Surata tanpa adanya kontrak tertulis. “Ini sebenarnya yang harus dimengerti oleh Pak Surata,” jelasnya. Memang kata Wasa, dalam kontrak kerjasama itu disebutkan selama lima tahun,

tapi ada evaluasi setiap tahun. Salah satu diputusnya kontrak kerjasama antara Perusda dengan Pemkab Jembrana, lantaran adanya pelanggaran yang dilakukannya itu. “Ini mungkin yang menjadi bahan evaluasi dan kajian dari Pemkab sebagai pemilik aset daerah Hotel Jimbarwana. “Saya memang telah melanggar klausul dalam kontrak itu, ya saya akui,” ujarnya. Selain itu, Wasa juga menyampaikan pemutusan kontrak kerjasama itu, sudah dilayangkan ke Perusda tertanggal 28 Nopember lalu. Namun diterima oleh staf Perusda tertanggal 29 Nopember 2012. Namun Wasa mengaku baru tahu kalau ada surat pemutusan itu pada tanggal 21 Desember 2012, ketika munculnya masalah ini. “Saya baru ngeh, ada surat pemutusan kontrak tertanggal dua puluh satu de-

sember lalu, lalu saya koordinasi dengan pemkab,” ujarnya. Selanjutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Surata, supaya mengosongkan Hotel Jimbarwana, tertanggal 2 Januari 2012, mendatang. Selanjutnya, akan dikelola oleh pihak pemenang tender yang baru yakni Komang Mertayasa. Sementara itu, Ketut Surata ketika dikonfirmasi Kamis sore kemarin membantah atas tudingan yang dilontarkan oleh Direktur Perusda Jembrana. Surat yang dikirim ke Bupati Jembrana tertanggal 7 Agustus lalu, merupakan laporan hasil pengelolaan hotel selama dirinya sebagai pengelola Hotel Jimbarwana. Dalam surat tersebut dilaporkan, pengelolaan hotel Jimbarwana sebagai penyumbang pajak terbesar di Jembrana. Dia tak membenarkan, kalau surat tersebut meminta legalitas

(27/12) kemarin. JPU berpendapat Gede Jaya secara meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam pasal 340 KUHP yang tercantum dalam dakwaan primer penuntut umum. Dalam berkas tuntutannya, JPU Putu Suryawan menganggap fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan, sudah sesuai dengan dakwaan primer yang diajukan penuntut umum dalam beberapa persidangan sebelumnya. JPU menilai terdakwa secara meyakinkan dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu dalam merampas nyawa ayah kandungnya. Dalam fakta persidangan

yang dibacakan penuntut umum, terdakwa mengaku membunuh ayah kandungnya karena mendapat pawisik bahwa istrinya berselingkuh dengan korban. Selain itu terdakwa juga mengaku mendapat pawisik dari sesuwunan-nya untuk membunuh korban. Selain menguraikan faktafakta yang diyakini memihak penuntut umum, jaksa juga menguraikan hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Hal yang memberatkan yakni terdakwa membunuh ayah kandungnya dengan terencana sehingga mengakibatkan luka yang mendalam terhadap keluarga. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa bersikap

sopan selama persidangan berlangsung.”Kami meminta kepada majelis hakim menjatuhkan hukuman 18 tahun penjara dikurangi masa kurungan selama menjalani persidangan,”ujar Suryawan. Usai membacakan berkas tuntutan, Ketua Majelis Hakim Made Ngurah Atmadja mempersilakan penasihat hukum terdakwa Gede Jaya, Made Mulyadi mengajukan pembelaan. Namun penasihat hukum tidak mengajukan pembelaan atau pledoi dan hanya meminta keringanan hukuman kepada majelis hakim. Sidang terhadap kasus ini akan dilanjutkan, Rabu (2/1) pekan depan dengan agenda putusan. W – 008

Habisi Ayah Kandung, Jaya Dituntut 18 Tahun SINGARAJA – Fajar Bali Gede Jaya akhirnya dituntut selama 18 tahun setelah menghabisi nyawa ayahnya sendiri bernama Ketut Madia yang terjadi pertengahan September lalu. Kini nasib Jaya alias Go Hi Cang, warga Banjar Dinas Sangker, Desa Mengening, Kecamatan Kubutambahan itu hanya bisa menyesali perbuatannya dengan menatap langit-langin rumah tahanan selama 18 tahun. Gede Jaya dituntut hukuman 18 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gede Astawa dan Putu Suryawan dalam persidangan yang digelar di Ruang Mediasi Pengadilan Negeri Singaraja, Kamis

TABANAN-Fajar Bali Jajaran satuan narkoba Polres Tabanan membekuk tersangka pengedar narkoba Ketut Gede Wiana alias Gondo (43) saat hendak turun dari mobilnya di Parkir Café Planet, Jalan Raya Nyitdah, Banjar Delod Puri, Desa Kediri, Kecamatan Kediri. Dari tangan tersangka asal PemebatanKapal, Desa Kapal, Mengwi Badung tersebut polisi menyita 3 butir tablet extasy warna merah muda dengan berat 0,6 gram netto. Wakapolres Tabanan, Kompol IGA Sasih, Kamis ( 27/12) kemarin menjelaskan penangkapan tersangka narkoba berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan Senin (25/12) ada seorang laki-laki sering datang ke TKP menggunakan mobil honda jazz nomor Polisi DK-1305-DB membawa narkotika. Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dan Rabu (26/12) sekitar pukul 22.40 Wita tiba di TKP. Saat tersangka turun dari mobil, anggota Satnarkoba langsung menangkap tersangka. “Tersangka sempat melakukan perlawanan. Sambil membuang barang bukti,” jelas IGA Sasih. Mendapatkan perlawanan, anggotanya kemudian membekuk tersangka dengan pergulatan. Tersangka berhasil dilumpuhkan dan mengalami patah tulang belika bahu kananya. “Kini tersangka sedang menjalani perawatan di BRSUD Tabanan,” terang Sasih. Tersangka berikut barang bukti berupa 3 butir exstasy kemudian diamankan pihak kepolisian. Atas perbuatanya tersanga diancam melanggar pasal 122 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun. W-004

pada Bupati. Dia sangat paham, kalau kontrak kerjasama dengan Pemkab Jembrana, adalah Perusda Jembrana. Cuma pihaknya berharap supaya Perusda melegalkan perjanjian pengelolaan antara dirinya dengan Perusda. Menyinggung harus hengkangnya dari Hotel Jimbarwana, tertanggal 2 Januari mendatang, belum dapat dipenuhinya. Bahkan dia mengaku sudah menunjuk pengacara. Pihaknya akan legowo, bila pemutusan kontrak tersebut sudah sesuai dengan mekanisme. W-003

Kisruh pengelolaan Hotel Jimbarwana ternyata belum ada titik temu. Tampaknya, perseteruan antara pengelola baru dari hasil tender baru dengan investor lama, Ketut Surata sebagai pengelola lama, makin meruncing. Apalagi pihak Ketut Surata masih bertahan. Sementara pengelola baru, Komang Mertayasa hingga kini belum mulai mengelola hotel Jimbarwana.

NEGARA- Fajar Bali Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Jembrana, Wayan Wasa ketika dikonfirmasi Kamis (27/12) kemarin mengatakan kekisruhan diawali, pihak Surata sebagai investor lama, membuka kesalahannya dengan menulis surat kepada Bupati Jembrana, tertanggal 7 Agustus. Surat tersebut ditandatangani I Ketut Surata, selaku pengelola Hotel Jimbarwana dan General Manajer, I Gede Sukadana. Semestinya, kata Wasa, pihak ketiga (investor Surata) tidak usah mengirim surat ke bupati, karena yang bekerjasama dengan Pemkab Jembrana yakni Perusda Jembrana, bukan pihak Surata. Menurutnya pihak Surata itu, hanya sebagai pengelola dibawah Perusda. Surat ke bupati itu, dinilai membongkar kesalahan. Semestinya kata Wasa lagi, pihak Surata dapat merahasiakan kontrak pengelolaan dibawah tangan dengan pihaknya. Namun kenapa kera-

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba

Pojok Desa Jembatan Yeh Buah – Pangkung Kwa Diresmikan NEGARA- Fajar Bali Jembatan penghubung antara Banjar Yeh Buah menuju Banjar Pangkung Kwa di Desa Penyaringan Kecamatan Mendoyo diresmikan Bupati Jembrana Putu Artha, Kamis (27/12) kemarin. Peresmian yang juga dihadiri Wakil Bupati Jembrana, Made Kembang Hartawan, Ketua DPRD Jembrana, Ketut Sugiasa dan anggota DPRD Bali asal Jembrana, IB.Birawa. Dibangunnya Jembatan itu, praktis dapat mempermudah aktifitas dan kegiatan masyarakat setempat, terutama meningkatkan perekonomian rakyat. Putu Artha saat peresmian kemarin mengatakan dengan dibangunya jembatan Yeh Buah-Pangkung Kwa, dapat mewujudkan pembangunan infrastruktur di Jembrana. Diharapkan, dengan dibangunnya jembatan itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama kemudahan akses perekonomian. Pihaknya mengajak supaya masyarakat untuk

berpartisipasi aktif untuk memelihara serta menjaga dengan baik. Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jembrana, IGN Mertadana menjelaskan proyek pembangunan jembatan dan jalan Hotmix sepanjang 52 meter itu menggunakan anggaran bersumber dari dana BKK(Bantuan Keuangan Kabupaten) tahun 2012 sebesar dengan rencana anggaran Rp 500 juta. Proyek tersebut dikerjakan rekanan. CV Pelita Utama dengan nilai kontrak sebesar Rp. 491.800.000,- dengan waktu pengerjaan 90 hari kalender. .Dijelaskan pembangunan jembatan ini dibangun dengan panjang bentang 9 meter dan lebar perkerasan 3 meter. Kemudian pembangunan jalan hotmix sepanjang 90 meter dengan lebar 3 meter, dimana 52 meter dibiayai dari anggaran pembangunan jembatan, sedangkan sisanya 38 meter merupakan partisifasi dari rekanan. W-003

Bupati Jembrana, Putu Artha ketika meresmikan jembatan Yeh BuahPangkung Kwa, Kamis (27/12).

6

Jumat, 28 Desember 2012, Tahun XIII

FAJA R BALI

POS UN Belum Dikirim Pusat

Disdikpora Bali Siapkan Dana Bidiksimi Rp 3,9 M

Kadisdikpora Bali A.A Gede Ngurah Sujaya saat memberikan penjelasan tentang beasiswa miskin.

DENPASAR-Fajar –Bali Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bali pada tahun akademik 2013/2014, telah menyediakan anggaran Rp 1.39 miliar untuk beasiswa miskin (Bidiksimi). Penejelasan itu disampaikan Kadisdikpora Bali, A.A. Gede Ngurah Sujaya dihadapan kepala SMA/SMK se-Bali di gedung pertemuan Disdikpora Bali, Kamis (27/12). Bidiksimi yang akan dikucurkan itu, untuk tingkat SD,SMP,SMA/SMK untuk kebutuhan biaya pendidikan. Bidiksimi SMK mendapat jatah Rp 3,200.000,/siswa/ tahun, ditambah bantuan pusat Rp 1 juta dan dana BOS Rp 1 juta, jumlah Rp 5. 200.000. Total yang dibutuhkan SMK Rp 7. 200.000, namun untuk menggenapi, akan ditambah pemerintah kota/kabupaten. Sedangkan Bidiksimi SMA Rp 2 juta/siswa/ tahun , SMP Rp 890 ribu/siswa/tahun dan SD Rp 6.020.000/siswa/tahun. Khusus Bidiksimi untuk SMK, sudah termasuk untuk biaya uji kompetensi keahlian (UKK)

. Sedangkan Bidiksimi untuk kelas III terhitung Januari-Juni 2013. Siswa kelas I baru terhitung Juli-Desember, sementara kelas II memperoleh setahun penuh. Bidiksimi ini langsung dikirim ke rekening siswa dengan diperkuat rekomendasi kepala sekolah (Kasek). Setelah siswa penerima Bidiksmi ke bank untuk menerima Bidikmisi, uang tidak langsung diberikan kepada siswa tersebut. Tetapi Bidiksimi langsung ditransfer ke rekening sekolah, sehingga uang tidak di bawah pulang siswa, karena khawatir disalahgunakan, ujar Sujaya. Sebelum mencairkan Bidiksimi, Sukaya akan mensosialisasikan kepada orang tua, agar memahami mekanisme pencairan Bidiksimi. Tujuannya, agar mencegah munculnya salah persepsi orang tua siswa miskin. Selain menjelaskan tentang Bidiksimi, kepada Fajar Bali, Sujaya juga mengemukakan tentang persiapan menghadapi UN mendatang. Prosedur Operasi Standar (POS) untuk kebutuhan UN, hingga kini belum dikirim

pusat ke Disdikpora Bali. Pasalnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), belum menandatangani POS. Namaun yang pasti aplikasi UN tetap 20 paket, dan mudah-mudahan Januari bulan depan POS sudah dikirim Kemendikbud. Selain 20 paket, aturan pelaksanaan UN sama dengan tahun lalu, dalam 1 ruang 20 siswa maksimal dengan sitem pengawasan silang. Sujaya mengatakan, secara psikologis mental peserta UN harus disiapkan lebih awal, karena setiap peserta UN memiliki lembar jawab komputer (LJK) berbeda, sehingga tidak bisa nyontek. Oleh karenya peserta UN harus belajar serius. Guna meyiapkan mental peserta UN, Disdikpora Bali akan meggelar try out, dengan menerapkan 20 paket, sekaligus melatih peserta UN agar mandiri dalam menjwab LJK. Disdikpora Bali menyiapkan anggran untuk try out Rp 56 miliar dari dana APBD. Untuk mencetak soal try out, tidak langsung dilaksanakan Disdikpora Bali, tetpi melaui tender, tandas Sujaya. R-008

DENPASAR-Fajar Bali Menghadapi ujian nasional (UN), tidak saja peningkatan waktu belajar dan mengikuti try out. Namun yang penting diperhatikan orang tua siswa yakni data peserta UN harus akurat. Kepala Bidang Pengkajian dan Pengembangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bali, I Wayan Suarna, SE,MSi., di Disdikpora Bali Kamis (27/12) mengtakan, orang tua siswa harus menyiapkan data yang kurat tentang nama putra-putrinya yang akan mengikuti UN. Nama yang dikrim ke sekolah dan akan dilanjutkan ke Disdikpora Bali, harus berdasarkan akte kelahiran sejak SD,SMP,SMA/SMK. Nama peserta UN harus sama berdasrkan akte kelahiran, sehingga sesuai SK UN, kata Suarna. Kendala yang dihadapi bila nama berbeda misalnya, nama depan Wayan, tidak boleh disingkat WY, tetapi harus secara lengkap nama depan peserta UN. Dikatakan, bila berbeda maka peserta

UN tersebut tidak punya ijazah asli, tetapi hanya berupa penguatan surat keterangan dari Disdikpora dan kepal sekolah (Kasek). Untuk itu orang tua dan sekolah harus cermat mencantumkan nama peserta UN, sebelum dikirim ke Disdikpora Bali. Jauh-jauh sebelum nama peserta UN dikrim ke Disdikpora untuk dicantumkan dalam daftar tetap peserta UN, orang tua sudah harus memastikan nama yang benar. Suarna membenarkan, untuk kebutuhan ini, maka Disdikpora Bali sudah melakukan sosialisasi, sehingga kelak bila terdapat keselahan nama, jangan salahkan institusi terkait. Disdikpora telah berupaya all out dalam mencerdaskan bangsa hingga mengingatkan tentang kebutuhan terkait UN, karena untuk kepentingan masa depan generasi penerus. Bila sekolah atau orang tua menemukan kendala, segera disampaikan ke Disdikpora Bali, termasuk mutasi Kasek sehubungan dengan UN. R-008

Nama Peserta UN Harus Sesuai Akte Kelahiran

I Wayan Suarna

Perkuat Jejaring Internasional

Shimane Art Center Jepang Kunjungi ISI Denpasar DENPASAR- Fajar Bali            Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar mendapat kunjungan kehormatan dari Shimane Art Center, Kamis (27/12), diterima Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr., I Wayan Rai S, MA., di gedung Rektorat ISI Denpasar. Rektor ISI Denpasar, Rai, S, didampingi Pembantu Rektor (PR) II dan PR IV saat memenerima kunjungan Masako Uchino perwakilan dari Shimane Art Center mengatakan, tujuan kunjungan untuk menjalin kerjasama dengan ISI Denpasar. Sekaligus menyampaikan undangan terkait dengan pelaksanaan World Kagura Festival di Jepang yang rencananya berlangsung pada tanggal 2-4 November 2013.   Seperti diketahui bersama, hingga saat ini ISI Denpasar telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak baik di dalam mau pun luar negeri. Khususnya dengan Jepang, kampus ISI Denpasar telah menjalin kerjasama dalam bentuk MoU dengan Tokyo University of the Arts, Okinawa University, Kanda University, dan yang terakhir dengan Ochanimatsu University. “Kerjasama ini tidak sebatas pada University to University ( U to U), tetapi juga dengan berbagai pihak yang mendukung, misalnya saja dengan Shimane Art Center, ungkap Rai S.   “Melalui undangan kehormatan ini, diharapkan tidak saja memberikan dampak positif dari segi sosial budaya, namun juga dari segi pariwisata. Rai S mengharapkan, melalui festival ini tidak hanya mampu memperkenalkan kampus ISI Denpasar, namun juga Bali dan bah-

Rektor ISI Denpasar, I Wayan Rai S berbincang dengan Masako Uchino perwakilan dari Shimane Art Center.

kan Indonesia.  Masako mengutarakan, festival yang dilaksanakan ini bertaraf internasional, dan akan diikuti sejumlah negara di antaranya, Korea, Brazil, Indonesia dan negara lainnya. “Saya berkunjung ke ISI Denpasar atas rekomendasi beberapa pakar Seni di Jepang, kampus ISI Denpasar sangat terkenal di sana,” ungkap Masako dalam bahasa Jepang yang diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia oleh Kaoru. Masako berharap, kerjasama dengan ISI Denpasar, ke depannya berjalan lancar. Pada kesempatan itu Masako juga berterima kasih, karena telah disambut dengan baik

oleh Rektor ISI Denpasar beserta jajarannya, dan bersedia menerima undangan dalam World Kanguru Festival. Tema yang digunakan dalam festival tahun depan berkaitan dengan kegiatan pertanian atau bercocok tanam. “Bali memang memiliki beragam kebudayaan, diantaranya juga kesenian terkait dengan kegiatan bercocok tanam’, ungkap Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. Sugiartha menuturkan, bahwa keragaman kesenian khususnya terkait dengan pertanian telah turun temurun dilakukan dan merupakan peninggalan kesenian wali yang bersifat klasik. W-017

Jumat, 28 Desember 2012, Tahun XIII

EKOWISATA

7

Upah Buruh Indonesia Terendah di Asia Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal mengatakan, upah buruh di Indonesia masih terendah di Asia. Bahkan, upah minimum di Indonesia masih kalah dengan Filipina.

JAKARTA-Fajar Bali “Upah nasional Rp 2,2 juta, tetapi di daerah kan masih ada yang Rp 1,5 juta. Upah kita masih kalah dibanding dengan negara lain,” kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal saat konferensi pers di Gren Alia Cikini, Jakarta, Kamis (27/12). Berdasarkan catatan Said, rata-rata upah buruh di Thailand sudah mencapai 300 juta dollar AS atau mencapai Rp 2,7 juta, sementara Filipina masih Rp 2,5-2,6 juta per bulan. Dengan kondisi tersebut, pihaknya meminta kenaikan upah buruh sebesar 100 persen secara bertahap hingga 2015 mendatang. Rinciannya akan dilakukan sebesar 30 persen per tahun. “Perhitungan kenaikan upah itu disesuaikan dengan in lasi, pertumbuhan ekonomi, perhitungan kenaikan upah minimum, dan kemjuan teknologi,” tambahnya. Jika ada kenaikan sebesar 30 persen per tahun, pihaknya mengharapkan ada upah minimum buruh sebesar Rp 3 juta per bulan pada 2015. “Untuk gaji sekarang, kami susah menabung. Jika sudah sebesar itu, kan kami setidaknya bisa menabung dan

sisanya bisa dibelanjakan. Nanti imbasnya juga akan meningkatkan perekonomian,” terangnya. Buruh Siap Demo Massal Paraburuhakanbersiapmelakukandemomassalpadapertengahan Januari 2013 mendatang. Hal itu dilakukan bila pengusaha akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran dan penangguhan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2013. “Pertengahan Januari 2013 akan ada demo lebih besar, sekitar 8-10 aksi besar. Itu akan diikuti oleh 30.000 pekerja di

Jabodetabek,” kata Said Iqbal. Menurut Said, jika pengusaha jadi memangkas tenaga kerja dan membatalkanupahminimummaka hal itu akan melemahkan implementasi amanat Undang-undang BadanPenyelenggaraJaminanSosial (BPJS) yang isinya memberlakukan jaminan kesehatan dan jaminan pensiun bagi buruh. Menurutnya, ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) yang hampir mencapai satu juta buruh itu hanya upaya Apindo dan Kadin, serta pengusaha nakal saja. Mereka mengingkari pembayaran UMP tanpa harus diaudit kerugian keuangan pe-

rusahaan dan tidak membutuhkan persetujuan serikat pekerja sebagaimana diatur dalam Permenakertrans No. 231/2003. Akibatnya, gubernur akan mengabulkan penangguhan tersebut dengan mudah. “Penentuan upah minimum itu tidak ada kaitannya dengan produktivitas. Namun hanya akan berkaitan dengan kemampuan perusahaan. Tapi masih banyak pengusaha yang malah mengajukan keberatan kenaikan upah buruh tersebut,” tambahnya. Menurut Said, pengusaha tersebut sebenarnya hanya me-

nyuarakan kepentingan pribadi, bukan kepentingan para buruh. Sebab, menurut penelitian dan pengamatannya, sampai saat ini belum ada investor yang berniat hengkang dari Indonesia. Dari hasil pembicaraannya dengan Forum Investor Bekasi, yang mayoritas merupakan pemilik perusahaan di Bekasi sebenarnya tidak ada rencana penangguhan upah buruh maupun pemutusan hubungan kerja. “Buruh itu jangan diprovokasi (untuk tidak dinaikkan upah buruh dan di-PHK), sehingga tidak menjadi reaktif,” pungkasnya. (kom)

Kenaikan TDL Bikin Industri Tekstil Kelimpungan JAKARTA-Fajar Bali Sekretaris Jenderal Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ernovian G. Ismy, mengatakan industri tekstil terancam melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) serta menaikkan harga jual setelah pemerintah menaikkan tarif dasar listrik rata-rata 15 persen. “Kenaikan TDL memberatkan, apalagi terjadi di saat kami masih berjibaku dengan kenaikan upah buruh,” kata Ernovian Kamis, (27/12). Ia belum bisa memastikan besaran kenaikan harga jual setelah kenaikan upah buruh dan tarif TDL ini. Sebelumnya, pemerintah memastikan akan menaikkan tarif listrik mulai 1 Januari 2013. Kenaikan dilakukan secara bertahap setiap 3 bulan dengan besaran kenaikan total 15 persen. Pada tiga bulan pertama, kenaikan tarif mencapai 4,3 persen. Ernovian mengatakan, pemutusan hubungan kerja tidak mungkin dapat dihindari karena

beban pelaku industri tekstil dan garmen yang merupakan industri padat karya sudah terlalu berat. Menurut dia, krisis ekonomi di Eropa yang tak kunjung pulih, kenaikan upah buruh, serta kenaikan TDL membuat pelaku industri tekstil tidak punya pilihan lain selain melakukan PHK untuk bertahan. “Kalau e isiensi sudah kami lakukan, jadi tidak mungkin lagi melakukan e isiensi,” katanya. Pengurangan produksi, kata Ernovian, juga tidak akan menjadi solusi atas kenaikan TDL karena pengurangan produksi hanya akan membuat tenaga kerja idle, sementara perusahaan harus tetap membayar upah pekerja. Ernovian mengatakan, kebijakan pemerintah yang menaikan TDL dan upah buruh ini akan membuat industri tekstil mencatatkan pertumbuhan yang datar pada tahun depan. Ia memproyeksi industri tekstil akan tumbuh 5 persen atau sama seperti tahun ini. (tem)

Wamendag: Pedagang Bingung Soal Redenominasi JAKARTA-Fajar Bali Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengaku bahwa pelaku usaha dan pedagang masih bingung soal rencana pemerintah melakukan penyederhanaan nilai mata uang (redenominasi). Pihaknya masih menunggu sosialisasi resmi dari Bank Indonesia. “Soal redenominasi, pelaku usaha masih belum jelas, ini seperti apa sih. Apakah akan menguntungkan atau malah merugikan,” kata Bayu di KantorKementerianPerekonomian Jakarta, Kamis (27/12). Menurut Bayu, rencana pemerintah melakukan redenominasi ini memang ada sisi positif dan negatifnya. Namun dari kacamata Bayu, bila redenominasi ini tidak mengubah nilai mata uang sendiri, maka hal tersebut tidak akan bermasalah. Yang perlu dikhawatirkan, kata Bayu adalah dari sisi pembeli karena di dalam toko atau sesuatu yang dijual nanti akan ada dua harga berbeda namun dikabarkan akan memiliki nilai yang masih sama. Misalnya harga sabun Rp 1.000 dan Rp 1. Kedua produk tersebut sama nilainya. “Makanya kita tunggu saja sosialisasi dari pemerintah nanti, itu mau seperti apa,” tambahnya. Jika sudah jelas, maka Kementerian Perdagangan akan melakukan sosialisasi cepat khususnya ke

pedagang ritel agar bisa mengerti tentang redenominasi secara lebih jelas. Sebab, pedagang ritel inilah yang akan menjadi sasaran konsumen saat penerapan redenominasi pada 2017 nanti. (kom)

DICARI SEBANYAKBANYAKNYA GURU YANG PENUH CINTA KASIH UNTUK ANAK USIA 1-6 TAHUN.

HUB. 0361 7435044

Kampanye Safety Riding dibarengi dengan pembagian bunga, leaϐlet keselamatan dan juga penyerahan papan himbauan hati-hati di Pura Jagat Natha dan Pura Tanah Kilap.

Astra Motor Bali Gelar Safety Riding Touring DENPASAR-Fajar Bali Guna meningkatkan kesadaran akan safety riding terutama penyalaan lampu depan, Astra Motor Bali menggelar Safety Riding Fun Touring pada Kamis (27/12) kemarin. Touring yang diikuti oleh 20 motor Honda CARE (Customer Asisstant And Road Emergency) dan awak media otomotif di Denpasar mengambil rute seputaran kota Denpasar dan Badung. Pada touring ini para peserta juga diajak untuk berkampanye safety riding dengan membagikan bunga, leaϔlet keselamatan dan stiker nyalakan lampu. Di pos-pos kampanye yang terletak di Pura Jagat Natha Denpasar dan

Pura Tanah Kilap yang terletak di Jalan By Pass Ngurah Rai juga diserahkan Papan Himbauan Hati-Hati sebagai saran himbauan kepada pengendara untuk berhati-hati melewati kawasan pura tersebut pada saat ada upacara. Honda CARE merupakan salah satu layanan Honda kepada para konsumen sebagai pelayanan pada konsumen Honda yang mengalami masalah dengan motor Hondanya di jalan raya (Road Emergency) dan juga dapat membantu dalam pelayanan servis kendaraan (Hoem Service) di rumah konsumen. “Para mekanik ini dalam membantu para konsumen setia Honda di jalan dan di

rumah perlu diberikan pengetahuan berkendara (safety riding), sehingga dalam perjalanan ke konsumen dapat sampai dengan selamat”, ujar Putu Januara, Service Enginer Astra Motor Bali. “Keselamatan merupakan prioritas kami, mereka harus sampai tujuan dengan selamat sehingga dapat melayani konsumen tepat waktu,” imbuh Harry Pranata Safety Riding Instructor di Astra Motor Bali. Bila anda mengalami masalah dengan sepeda motor Honda anda, baik di jalanan maupun di rumah cukup menghubungi pusat layanan Honda Care di nomor telepon (0361) 438008. (rls)

ANDA MEMBUTUHKAN JASA TAGIHAN ATAU JASA DEBTCOLLECTOR BERPENGALAMAN

HUBUNGI

TUNTAS

RIKO 081 339 644999 081916512369

PARIWISATA VOA Hingga Agustus Mencapai US$ 39,1 Juta DENPASAR - Fajar Bali Hingga Agustus 2012, penerimaan visa kunjungan (Visa On Arrival/VOA) dari wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali tercatat mencapai US$ 39,1 juta. Jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2011, pemasukan negara dari salah satu sektor pariwisata ini bertambah banyak. “Jika dibandingkan Agustus 2011, VOA mencapai US$ 36,9 juta,” ujar Peneliti Ekonomi Madya Bank Indonesia Denpasar Sunarto belum lama ini. Dalam laporan statistik ekonomi keuangan daerah Provinsi Bali disebutkan, penerimaan dari turis asing yang berplesiran ke Bali itu bertambah besar sejalan dengan jumlah kedatangan masyarakat internasional ke Bali. Penerimaan VOA selama delapan bulan di semester I tahun 2012 dibayarkan oleh sekitar 1.567.943 orang yang harus membayar kewajibannya saat menginjakkan kakinya di Bali, sebab tidak semua turis asing yang datang ke daerah ini membayar VOA. Sunarto memaparkan, banyaknya pemasukan dari sektor pariwisata disebabkan karena turis luar negeri yang berlibur ke Bali umumnya lebih dari seminggu sehingga pembayaran VOA-nya lebih besar dan berdampak pada angka penerimaannya yang tinggi. Turis asing ke Bali membayar VOA rata-rata US$ 25 sekali kunjungan selama Agustus 2012 tercatat sebanyak 215.362 orang dari sekitar 254.020 orang masyarakat internasional yang berlibur. Sementara itu, Dinas Pariwisata Provinsi Bali melaporkan wisatawan mancanegara yang datang langsung dari negerinya ke Bali, baik melalui darat maupun laut sebanyak 1.882.559 orang dari Januari hingga Agustus 2012. Jumlah ini naik sebesar 4,57 persen dari periode sama di tahun 2011 yang hanya berjumlah 1.800.346 orang. Besarnya penerimaan dari turis asing yang melakukan perjalanan wisata ke Bali, tentu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang selama ini masih mengandalkan dari sektor pariwisata, industri kecil dan pertanian. Kedatangan wisatawan dalam dan luar negeri masih ramai apalagi pada musim libur Natalan dan menyambut tahun baru 2013, para pelancong masih berkeinginan untuk bisa berlibur di Pulau Dewata. Dari data yang diperoleh di Badan Pusat Statistik Bali, ada tiga pintu masuk turis asing yang datang langsung dari luar negeri ke Bali yakni lewat pelabuhan laut Padangbai, Tanjung Benoa dan Bandara Ngurah Rai, namun sebagian besar turis asing ke Pulau Dewata lewat udara. M-001

KEUANGAN Rupiah Melemah Karena Kondisi Pasar JAKARTA – Fajar Bali Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, rupiah memang sedang melemah mengikuti kondisi pasar. “Memang kondisi pasar begitu. Salah satunya supaya impornya diredam, ekspornya masih memberikan manfaatlah,” ucap Bambang usai menghadiri Rapat Koordinasi di Bank Indonesia, Rabu, (26/12). Bambang menjelaskan, pelemahan rupiah masih akan berlangsung selama transaksi berjalan (ekspor-impor) belum membaik. “Kalau current account belum membaik susah dong untuk rupiah membaik secara drastis, rupiah kan harus mengikuti kondisi pasar,” katanya. Ia mengingatkan bahwa nilai tukar rupiah bukan ditentukan Bank Indonesia, melainkan oleh mekanisme pasar. Bambang menilai, pergerakan rupiah masih cukup stabil. Menurut dia, rupiah juga tak akan mencapai level Rp 10 ribu. “Saya rasa tidak,” ujarnya. Menurut Bambang, begitu ekonomi dan neraca perdagangan membaik, rupiah berpeluang untuk terapresiasi. Menurut Data Kurs tengah BI, rupiah melemah ke Rp 9.707 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan 21 Desember 2012, rupiah berada di level Rp 9.687 per dolar AS. Hingga triwulan III 2012, BI mencatat ada perbaikan dalam Neraca Pembayaran Indonesia (NPI). Secara keseluruhan, NPI surplus US$ 800 juta pada triwulan III 2012 setelah de isit US$ 2,8 miliar pada triwulan II 2012. (tem)

8

FAJA R NTB Kantor Desa Monggas Dibakar FAJA R BALI

Jumat, 28 Desember 2012, Tahun XIII

KORAN FAJA R BALI Tersedia

di sini

1. Outlet Pertokoan Cakranegara 2. Outlet Majeluk Perempatan Lampu Merah 3. Outlet Karang Baru (Niwa Cell) 4. Outlet Gomong Jalan Pemuda Depan Lapangan Tenis Dikpora NTB 5. Outlet Majaphit Samping Kantor Dispenda NTB

Lantaran diduga adanya money politic serta lambannya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Tengah merespon keinginan masyarakat untuk dilakukan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) ulang di Monggas. Massa akhirnya melampiaskan emosi dengan membakar Kantor Desa Monggas Kecamatan Kopang.

6. Outlet Toko Merdeka, Ampenan

NATARU

Amankan Nataru, Polres KLU Siaga Penuh LOMBOK UTARA-Fajar Bali Jajaran Kepolisian Resort Lombok Utara menyiagakan kekuatan penuh untuk pengamanan Natal hingga perayaan Tahun Baru (Nataru) 2013. Kendati di wilayah Lombok Utara tidak banyak konsentrasi umat kristiani yang menjalankan Misa Natal, namun pihak Polres setempat tetap menerjunkan puluhan personil pengamanan keberbagai lokasi. Demikian pula jelang pergantian tahun pekan depan, Polres yang baru kali pertama mengawal pengamanan hari-hari besar sejak diresmikan pertengahan tahun 2012 lalu itu, tetap mengerahkan total sebanyak 235 orang personil yang dimiliki dan telah disebar dibeberapa titik terutama di kawasan wisata Tiga Gili, kecamatan Pemenang, guna mengantisipasi Gangguan Kamtibmas dan memberi rasa aman bagi masyarakat. Kapolres Lombok Utara, AKBP.Ronny Azwawi,SH.SIK melalui Kabag Ops. AKP.I Nyoman Adi Kurniawan dikonirmasi wartawan menyebutkan, libur Natal dan tahun baru diprediksi akan membuat arus kunjungan wisatawan ke Lombok Utara meningkat khususnya ke Tiga Gili. Untuk itu pengamanan kepolisian akan di fokuskan diwilayah tersebut disamping beberapa lokasi keramaian sekitar lainnya dikecamatan Pemenang dan Tanjung. Dikatakan Nyoman Adi, konsentrasi penuh pengamanan Polres terletak di pelabuhan Bangsal, pelabuhan Telok kodeq dan Tiga Gili khususnya Gili Trawangan. Untuk pengamanan di tiap Gili dilakukan patroli laut setiap saat dan dirikan Posko yang dijaga 5-10 orang personil, dan khusus untuk Gili trawangan yang memiliki tingkat mobilitas dan keramaian yang lebih besar, ditempatkan 10-20 personil yang dibantu oleh 5 personil Pos Polisi Sektor Trawangan. Nyoman Adi menambahkan, hingga sejauh ini suasana Kamtibmas diseluruh wilayah Lombok Utara relatif aman dan kondusif. Masyarakat tetap menjalankan aktivitas dengan normal, hanya saja menjelang perayaan puncak pergantian tahun tanggal 31 Desember 2012, diperkirakan beberapa lokasi pantai akan ramai dan arus kendaraan akan lebih padat serta rawan kecelakaan. Untuk itu pihaknya juga telah membangun kerjasama pengamanan dengan sejumlah dinas instansi terkait termasuk berbagai elemen masyarakat di Lombok Utara pengamanan bersama. (inT)

Sebanyak 129 K1 Dinyatakan Lulus, 3 Terpental LOMBOK BARAT-Fajar Bali Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lombok Barat sudah mengantongi sejumlah nama yang dipastikan lulus sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) melalui jalur honorer kategori satu (K1). Kepala BKD Lobar Syukran mengatakan, nama-nama CPNS yang dinyatakan lulus melalui jalur honorer K1 ini sudah ada di tangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lobar dan pihaknya sudah mengumumkan nama-nama tersebut ke publik. Dari 133 orang K1 yang ikut diveri ikasi BKN, yang dinyatakan lulus tau memenuhi Kriteria (MK) sebanyak 129 orang, 3 orang lainnya dinyatakan gugur atau tidak memenuhi Kriteria (TMK) karena tidak memenuhi syarat. “Bukan kami yang nyatakan mereka gugur, tapi hasil dari veri ikasi BKN dan Kemnepan RB,” katanya. Dikatakan pihaknya telah melakukan klari ikasi mengenai CPNS Lobar yang lulus melalui jalur kategori satu di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan hasilnya nama-nama K1 sudah dikatonggi. Sekarang mereka sedang menyiapkan berkas dan meraka akan disebar di 20 SKPD . Dimana dari 129 orang itu sebanyak 11 orang dari tenaga pengajar, 8 orang kesehatan dan sisanya 10 tenaga tekhnis. “Tanggal Mulai melaksankan Tugas (TMT) Per 1 Desember 2013,tinggal mereka menyiapkan berkas,” katanya.(man)

LOMBOK TENGAH-Fajar Bali Peristiwa yang terjadi Rabu itu sebagai bentuk kekecewaan masyarakat atas tidak diresponnya keinginan mereka. “Karena tidak mendapat respon dilakukannya Pilkades ulang dari Pemda, kantor desa dibakar oleh orang tak dikenal,” kata Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Monggas Malkan saat dikon irmasi di tempat kejadian perkara. Malkan menjelaskan, kejadian pembakaran kantor desa tersebut pihaknya tidak mengetahui sama sekali, karena pada waktu itu ia bersama anggota sat Pol PP melayat ke rumah salah satu warga setempat yang meninggal dunia sekitar pukul 12.30 wita. “Kemudian tiba-tiba di informasikan oleh warga yang kebetulan berdekatan rumahnya dengan kantor desa bahwa ada asap yang keluar dari kantor desa tersebut. Pembakaran tersebut terjadi sekitar pukul

Kondisi Kantor Desa Monggas yang dibakar massa 12.30 wita,” jelasnya. Sebelum berangkat melayat lanjut Malkan, pihaknya sempat memindahkan dokumen-dokumen penting yang ada didesa,hal tersebut untuk bertujuan mengantisipasi ketika terjadi seperti saat ini (kemarin red). “Saya sudah mengamankan dokumen penting Desa sebelum berangkat melayat,” ujarnya. Diakuinya hingga saat ini pihaknya tidak mengetahui pelaku pembakaran kantor desa tersebut,sementara invenatris desa yang rusak akibat ke-

jadian tersebut yaitu,Kursi,pintu yang terbakar,kaca jendela yang pecah,ruang kepala desa yang terbakar,ruangan BPD . ”Mengenai kerugian saya tidak bisa menghitungnya,” tukas Malkan. Menanggapi persoalan yang terjadi, Kapolres Loteng AKBP Supriyadi yang pada saat itu berada di TKP mengatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan. “Kami masih dalam penyelidikan dan kami belum tahu siapa pelakunya,” kata Supriyadi. Namun Barang bukti (BB) yang diamankan oleh aparat

Terkait Sengketa Lahan Gili Trawangan

Jasman Hadi: PT.WAH Tak Punya Hak Atas Lahan Gili Trawangan LOMBOK UTARA-Fajar Bali Ketua Panitia Khusus (Pansus) Lahan Sengketa Gili Trawangan DPRD KLU, Jasman Hadi dalam laporan paripurna kerja pansus yang digelar di ruang sidang utama DPRD KLU Kamis (27/12) kemarin mengatakan, PT.Wanawisata Alama Hayati (PT.WAH) telah melanggar pertauran perundang-undangan dan tidak punyak hak atas tanah yang saat ini diklaim sebagai miliknya. Menurut Jasman, beberapa pelanggaran yang dilakukan PT.WAH diantaranya telah melakukan akti itas dilahan sengketa tanpa izin Jasman Hadi yang jelas karena seluruh perijinan yang dimilki PT.WAH tidak berlaku, pihak PT telah membagi-bagi lahan seluas 3 Ha sebagai bentuk konfensasi kepada warga, termasuk Pemda Lombok Utara telah melanggar UU no 26 tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Lombok Utara untuk menjadi daerah otonomi baru dan Perda No. 9 Tahun 2011 tentang pengelolaan Aset daerah. “Semua bentuk perijinan yang dikantongi PT.WAH s u d a h b a t a l d a n t i d a k p r o s e d u r a l ,” t e g a s J a s m a n di temui Fajar Bali usai menghadiri sidang Paripurna Pansus. Sedangkan beberapa data dan fakta perundang-undangan yang juga dilanggar PT.WAH diantaranya, UU No.5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok Agraria, hasil identi ikasi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi NTB tahun 2003 dan BPN Lombok Barat tahun 2003 yang mencantumkan tanah HGB PT WAH indikasi terlantar, seluruh izin dan kententuan HGB tidak dilaksanakan sesuai kententuan sejak diperoleh pada tahun 1996 hingga tahun 2009, surat dari BPN Provinsi NTB No. 642/18-52/XII/2010 tanggal 8 Desember 2010 hal mohon penagguhan pemindahtanganan izin HGU PT.WAH yang dialamatkan ke BPN KLU untuk memberikan catatan status quo,” tegas Jasman. Dikatakan Jasman lebih lanjut, Pansus sudah membuat rekomendasi agar Bupati KLU untuk mengusulkan tanah sengketa itu sebagai tanah terlantar kepada pemerintah pusat melaui pemerintah provinsi dengan mengacu pada PP No.11 tahun 2010 penertiban tanah terlantar. Bupati harus meminta kepada PT.WAH untuk menunjukkan serti ikat asli yang dimilikinya, memberikan catatan status quo, pemda harus bertanggung jawab atas kerugian warga akibat penggusuran yang dilakukan termasuk menulusuri aliran dana yang digunkan untuk operasi Gatarin, “ beber Politisi dari Partai Hanura ini. (inT)

kepolisian yang digunakan oleh pelaku yaitu Ban bekas, jerigen , batu sedangkan diakuinya motif pembakaran tersebut adalah ketidak puasan dengan hasil Pilkades. “Saat ini kami masih lidik pelakunya dan kami belum bisa mengatakan siapa pelaku pembakaran kantor desa Monggas tersebut,” terang Supriyadi sambil memasuki mobilnya sembari mengatakan, seharusnya bagi yang kalah harus bisa menerima kekalahan tersebut, itulah yang namanya politik.

Ditempat terpisah, Wakil Bupati Lombok Tengah Drs HL Normal Suzana saat memantau persiapan digelarnya pelantikan Kepala Desa terpilih Lapangan Muhajirin Praya Loteng menegaskan bahwa, pelantikan Kepala Desa terpilih tetap akan dilaksanakan. Mengenai jumlah kepala desa yang akan dilantik, pihaknya belum berani memastikan jumlah kepala desa yang dilantik. “Saya belum berani memastikan berapa orang yang akan dilantik, mudah-mudahan bisa 100 persen,” ujarnya. Terkait dengan adanya para calon atau masyarakat yang belum puas terhadap keputusan penetapan kepala Desa oleh BPD, pihaknya berharap untuk tidak dengan cara anarkis. “Kalau memang belum puas dan ada dugaan-dugaan silahkan diproses melalui jalur hokum,” tukas Normal Suzana. Mengenai kasus didesa Monggas Kecamatan Kopang, Normal Suzana sangat menyanyangkan atas tindakan anarkis hingga harus membakar Kantor Desa miliknya masyarakat itu sendir. Terhadap persoalan tersebut, pihaknya berharap agar masyarakat tetap menerima pesta demokrasi dengan bijak. “Seandainya ada masyarakat maupun calon yang merasa belum puas, silahkan menempuh jalur hukum, dan saya sarankan untuk mengkaji dulu materi apa yang akan dilaporkan,,” ujar Normal Suzana. (Par)

Dewan Minta SE Larangan Membantu Ponpes Dicabut MATARAM- Fajar Bali Komisi IV meminta agar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mencabut Surat Edaran (SE) yang menyatakan Pemerintah Daerah, baik Provinsi maupun kabupaten/kota dilarang membantu atau menyumbang dana APBD pada Madrasah atau Pondok Pesantren (Ponpes). “Kami nantinya akan menyatakan untuk meminta Mendagri mencabut Surat Edaran itu karena dapat membuat situasi hubungan yang tidak baik,” kata Anggota komisi IV DPRD NTB Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat TGH Hazmi Hamzar kepada Fajar Bali, Kamis (27/12). Dia menjelaskan, lembaga pendidikan Madrasah sejatinya dikelola oleh masyarakat yang disetarakan dengan Sekolah Negeri dengan sejumlah persyaratan. “Munculnya SE Mendagri ini bisa merenggangkan hubungan pemerintah dengan masyarakat. Terlebih di NTB, pendidikan madrasah lebih banyak jumlahnya daripada sekolah negeri,” ujarnya. Dia mempertanyakan, kalau tidak mendapatkan pembinaan dari Provinsi

mapuan kabupaten/kota, apakah ada jaminan semua madrasah akan mendapatkan bantuan dari APBN. “Ada jaminan tidak dari Pemerintah Pusat, dengan dikeluarkannya Surat Edaran itu,” kata TGH Hazmi Hamzar. Menurut dia, bantuan Pemerintah Pusat pada Madrasah serta Ponpes di NTB belum mencapai10persen.Sementara,Madrasahatau pun Ponpes masih banyak yang membutuhkan bantuan dari Pemerintah Pusat, khususnya Pemerintah Daerah. “Kalau kemudian, Pemda dilarang membantu atau menyumbang ke Madrasah atau Ponpes. Lalu ada jaminan tidak dari Pusat menyalurkan bantuannya lebih dari 10 atau 20 persen,” ujarnya. Lebih jauh, TGH Hazmi Hamzar menjelaskan bahwa Madrasah atau Ponpes memiliki historika yang sangat panjang dalam membangun dunia Pendidikan di Negeri ini. “Madrasah memiliki andil besar dalam mengedukasi dan mendidik masyarakat. Tidak sepatutnya Mendagri mengeluarkan SE yang melarang Pemda memberikan sumbangan pada Madrasah karena masih banyak madrasah yang membutuhkan bantuan Pemerintah,” ujarnya.(ded)

Polisi Mulai Tangani Pencegatan Karyawan di BIL LOMBOK TENGAH-Fajar Bali Adanya kasus pencegatan terhadap salah satu karyawan yang ada di Bandara Internasional Lombok (BIL) sekitar pukul 23.30 wita Senin malam (24/12) lalu oleh orang tak dikenal kini, tengah dalam penyelidikan Polres Loteng. Kapolres Loteng AKBP Supriyadi Sik menjelaskan, kasus pencegatan terhadap karyawan BIL memang kasus luar biasa sejak dirinya menjabat sebagai kapolres baru diloteng , dimana persoalan seperti itu harus cepat ditindaklanjuti agar masyarakat tidak merasa resah lagi dalam beraktivitas.

“Kasus tersebut saat ini sedang ditangani pihak Polres loteng. Kami akan menindak tegas pelakunya, tapi saat ini masih lidik,” tegasnya kepada Fajar Bali, Kamis (27/12). Mengenai korban lanjut Supriyadi, pihak polres sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban, dan hanya mengalami memar dibagian tubuh, akibat kekerasan yang dilakukan oleh pelaku. ”Korban sudah kami periksa, hanya mengalami memar saja. Kami akan memeriksa akar permasalahannya dulu,apa motif dari semua ini masih dalam proses penyelidikan,” (Par)

Bupati Pimpin Reϐleksi Akhir Tahun

Pemerintah Lobar Mampu Tekan Angka Kemiskinan Bupati Lombok Barat (Lobar) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) H Zaini Arony memimpin releksi akhir tahun kinerja Pemerintah Daerah Lobar yang dilakukan setiap penghujung tahun, namun kali ini sebagai tutup akhir tahun 2012.

LOMBOK BARAT- Fajar Bali Dalam rapat tanpa di hadiri Wakil Bupati Lobar H Mahrip itu memprioritaskan membahas re leksi akhir tahun sebagai bahan evaluasi dan gambaran kondisi apa yang sudah dikerjakan dan belum dikerjakan untuk meningkatkan kinerja para pemangku kebijakan di Bumi Patut Patuh Patju di masa mendatang di Aula

Kantor Bupati, Kamis (27/12). Sejak di lantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat 17 April 2009 lalu, pasangan ZamZam (Zaini Arony-Mahrip) telah mengarunggi berbagai dinamika yang menyeruak didalam sendisendi pembangunan. Kini masa pemerintahannya genap berusia 3 tahun 3 bulan. Acara re leksi akhir tahun dalam rangka merangkum berbagai denyut pembangunan yang berkembang yang terjadi dalam tiga tahuan belakangan. “Ini lah gambaran capain kinerja pembangunan yang telah di raih oleh pemerintah daerah bersama masyarakat. Tentu di sana sini masih banyak kekurangan. Tapi mari kita melihat secara obyektif akselerasi pembangunan yang telah kita capai,” kata Bupati Lobar H Zaini Arony. Menurutnya, tahun 2012 akan segera kita lalui, dalam menjelang

akhir tahun ini kita memiliki tiga masa yakni masa kini, masa lalu dan masa depan, namun yang kita miliki sejatinya adalah masa kini. Dalam perjalanan pemerintahan tiga tahun belakangan tidak lah bertabur bungga, tidak pula dalam kondisi tanpa badai. Untuk mencapai kinerja pembangunan yang dapat memusakan semua orang tentunya tidak terlepas dari soal waktu, kemampuan iscal dan program keberlanjutan, “Kenapa setiap penghujung tahun saya menggelar re leksi akhir tahun dengan mengundang toga, toma, camat, SKPD dan pemangku kebijkan lainnya, tidak lain adalah sebagai bentuk kontrol dan merangkum capain kenerja kita sejauh mana kita melangkah lebih maju,” katanya. Dipaparkannya, untuk mencapai prioritas pembangunan ,pemerintah daerah telah melakukan berbagai pendekatan yakni

Bupati Lobar H Zaini Arony dan Sekda H Moh Uzair memimpin rapat reϐleksi akhir tahun kinerja pemenrintah daerah.

pendekatan kesejahteraan dan pendekatan keamanan.Arah prioritas pembangunan yakni peningkatan kualitas pendidikan dan pengentasan tuna aksara, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan , peningkatan infra-

struktur dan peningkatan pertumbuhan ekonomi. Kemudian peningkatan ketahanan dan kemandirian pangan, selanjutnya penanganan bencana alam, tata kelola pemerintahan dan peningkatan kinerja aparatur. “Kami juga

melakukan politik penganggaran untuk mencapai strategi pencapaian target yakni pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi dan lain sebagainya,” katanya. Menurutnya, setelah mencapai target prioritas pembangunan , maka indikator keberhasilan yang telah di capai pemerintah daerah adalah penurunan angka kemiskinan, penurunan kesenjangan atau disparitas wilayah, peningkatan kwalitas lingkungan hidup dengan penurunan lahan kritis dan indeks pembangunan manusia. “Jumlah dan persentase penduduk miskin terus berkurang sepanjang tiga tahun terkahir dimana pada tahun 2009 jumlah penduduk miskin sebanyak 208.500 orang atau 29, 02 persen, tahun 2010 119.600 orang atau 19 ,70 persen dan tahun 2012 sebanyak 88,900 orang atau 4,32

persen,” katanya. Sejalan dengan indicator keberhasilan pemerintah daerah tersebut, lanjut Bupati H Zaini Arony PDRD Lobar terus mengalami peningkatan dari 0,38 Triliun dari 3,564 triluin sector yang menyumbang PDRB adalah sector Pajak Hotel dan Restauran 24,25 perswen, pertanian 23,11 persen dan jasa 13, 94 persen. Faktor keamanan sangatlah penting dan factor pendukung lainnya. Infrastruktur yang telah di bangun sepanjang 153, 75 km,sedangkan pustu yang telah kita bangun 57 pustu, 16 puskesmas dan 116 poskesdes . Ini factor pendukung penurunan angka kemiskinan. “Yang lebih presitius adalah kabupaten Lombok Barat telah dianungrahi KPD Award dari kementerian tertinggal karena mampu menekan angka kemiskinan,” katanya.(man)

9

Jumat, 28 Desember 2012, Tahun XIII

Pengeluaran Wisatawan Tak Sebanding LABUAN BAJO- Fajar Bali Dari berbagai pengakuan wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo menyebutkan bahwa masalah kebersihan menjadi penyebab utama wisatawan tidak betah berkunjung ke Kota Komodo ini. Hal tersebut didukung dengan hasil survey yang dilakukan Swisscontact pada tahun 2008 yang menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran wisatawan yang berkunjung ke Manggarai Barat sebesar ± $ US 70/hari, dengan lama tinggal sekitar 5.3 hari. Jika kurs dolar dihitung Rp 9.500/US 1 $, maka pengeluaran wisatawan di Manggarai Barat sebe-sar Rp 665.000/ hari. Dengan demikian, pada 2010 jumlah uang yang beredar di Labuan Bajo, yang dinikmati langsung oleh masyarakat dari wisatawan sebesar 48.801 x 5,3 x Rp 665.000 = Rp 172.323.651.150. Angka 172 M lebih merupakan angka yang cukup besar untuk ukuran Labuan Bajo. Pertanyaannya apakah para wisatawan dapat menikmati atau merasa puas dengan pelayanan yang diperolehnya selama berkunjung di Manggarai Barat?. Hal tersebut dikemukakan, Kornelius Rahalaka Pengamat Pariwisata, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (27/12). Namun, survey tentang tingkat kepuasan pelanggan/ wisatawan yang dilakukan pada tahun 2008 tersebut juga menunjukkan, banyak wisatawan mengeluh dan merasa tidak puas terkait dengan kebersihan kota Labuan Bajo. Padahal, tujuan berwisata adalah bersenang-senang atau untuk

meninggalkan sejenak rutinitas keseharian di tempat asal wisatawan guna menikmati keindahan alam pada destinasi wisata. Namun apa yang dinikmati di Labuan Bajo? Ke mana saja mereka berjalan, pemandangan yang segera dilihat adalah sampah berserakan di mana-mana. Kornelis berpendapat, Sampah paling dominan berasal

dari hasil limbah rumah tangga berupa botol dan gelas plastik dari air mineral yang dibuang di sembarangan tempat oleh penduduk maupun pengunjung setelah menikmati isinya. Padahal, justru sampah terutama sampah plastik inilah yang paling ditakuti oleh para wisatawan mancanegara. Kandungan kimiawi dari plastik sangat memba-

Tarian Multi Etnis Iringi TUNAS Mendaftar di KPU NTT cagub NTT dari Partai Golkar, ketika menari Kebalai dalam acara Deklarasi paket TUNAS KUPANG-Fajar Bali Pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur NTT dari Partai Golkar Ibrahim Agustinus MedahEmanuel Melkiades Laka Lena atau yang dikenal dengan sandi politik TUNAS bakal diiringi oleh berbagai tarian dari sejumlah etnis di NTT ketika mendaftar di KPU NTT Sabtu, (29/12/2012). Calon Gubernur dari paket Tunas, Ibrahim Agustinus Medah kepada Fajar Bali usai memimpin rapat Pembentukan Tim Pemenangan Paket TUNAS di

gedung DPD Golkar NTT, Kamis (27/12/2012) mengatakan, pasangan TUNAS bersama massa pendukung sekitar 2000 orang akan berjalan kaki dari rumah pribadinya di Jalan El. Tari Kota Kupang menuju sekretariat KPU NTT melewati Jalan Polisi Militer. Dikatakan Medah, sepanjang perjalanan sekitar 1 Km itu, pasangan TUNAS bakal diiringi oleh tarian daerah dari berbagai etnis di NTT yang menggambarkan bahwa NTT yang terdiri dari berbagai etnis dan kepelbagaian itu mesti

diramu sebagai sebuah kekayaan yang dapat disinergikan dengan optimal untuk membangun NTT yang lebih mandiri, adil dan sejahtera. “Kepelbagaian NTT itu jangan dijadikan sebagai alasan untuk mengkotak-kotakan diri, tetapi dijadikan sebagai kekayaan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” katanya. Eks bupati Kupang dua periode itu menambahkan, sampai didepan gerbang KPU NTT, paket TUNAS akan diiringi tarian Hedung, yang adalah tari perang dari Adonara yang menggambarkan keperkasaan seorang pejuang untuk siap bertempur di medan laga. Ketua Tim Pemenangan Paket TUNAS, Mec Sabah mengatakan, massa yang diperkirakan ikut mengantar paket TUNAS ke KPU NTT sekitar 2000 orang sebagai wujud dukungan simpatisan terhadap paket TUNAS. “Massa itu datang dari Kota Kupang dan kabupaten Kupang,” katanya.***REN

24 Ton Miras Siap Dimusnahkan Polda NTT KUPANG-Fajar Bali 24 Ton Minuman Keras (Miras) jenis Sopi siap di musnahkan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) yang disita dari berbagai Kabupaten dan Kota di Provinsi di NTT beberapa waktu lalu. Miras itu diamankan oleh Polisi Air (Pol Air), Polres Kupang, dan Polres Kupang Kota. Kapolda NTT, Brigjen. Ricky HP. Sitohang ketika di temui di Pelabuhan Pol Air, Senin (24/12/2012) mengatakan 24 Ton miras jenis sopi yang berhasil di amankan itu sejatinya akan beredar di kalangan masyarakat Kota Kupang saat merayakan Natal 25 Desember 2012. “24 Ton Minuman Keras (Miras) jenis sopi itu di amankan dari Kabupaten dan Kota di Provinsi NTT, selama dua bulan terakhir” kata Jenderal Sitohang. Dikatakannya, 24 Ton Miras jenis Sopi itu di sita oleh Polres

Kupang Kota, Polres Kupang dan Pol Air. Menurut Sitohang, Polres Kupang berhasil mengamankan Miras jenis Sopi sebanyak 1006 liter, Polres Kupang Kota sebanyak 660 liter dan Pol Air sebanyak 4408 liter. Dijelaskannya, 24 Ton Miras jenis Sopi itu berhasil diamankan ketika Pol Air, Polres Kupang dan Polres Kupang Kota saat menggelar operasi Cipta Kondisi selama bulan Oktober hingga November 2012. Hal ini dilakukan karena kekerasan yang terjadi di Kota Kupang bahkan di berbagai Kabupaten yang ada di Provinsi NTT disebabkan karena Miras. “Miras sebanyak 24 Ton itu karena tidak memiliki ijin resmi dan diperkirakan akan dijual untuk dikomsumsi masyarakat Kota Kupang. Karena Miras, di Kota Kupang dan Kabupaten lain di NTT sering terjadi tindak pidana,” kata

Sitohang. Selain Miras jenis Sopi, kata Sitohang, yang berhasil di sita oleh Pol Air, Polres Kupang dan Polres Kupang Kota, juga berhasil menyita 212 botol minuman keras merk Habuck. Seluruh minuman itu berhasil disita ketika dikirim menggunakan Kapal Motor (KM) dari Kiser, Ambon melalui Kabupaten Alor 19 Desember 2012 lalu sekitar pukul 01.00 dini hari. Sitohang menegaskan pembawa 24 Ton Miras jenis Sopi dan 212 minuman botol merk Habuck akan diproses secara hukum dan semuanya siap dimusnahkan oleh Polda NTT. Namun sebelum proses pemusnahan di lakukan, Polda NTT masih menunggu surat keputusan atau penetapan dari Pengadilan Negeri (PN) Kupang terkait dengan lokasi yang digunakan sebagai tempat pemusnahan. REN

hayakan kesehatan manusia. Jika sampah plastik dibakar, akan menimbulkan dioxin dan furan (penyebab kanker) serta mengganggu pernafasan. Dalam skala besar, masalah pembakaran sampah plastik juga berpengaruh pada pamanasan global. Bandingkan dengan sampah alami berupa dedaunan dan batang-batang pohon. Walaupun

jumlahnya banyak dan dibakar, tidak akan mengganggu kesehatan manusia. “Apakah masyarakat dan terutama pemerintah daerah Manggarai Barat merasa puas dan tidak perlu perduli dengan kondisi sanitasi lingkungan di Labuan Bajo yang semakin buruk? Bandingkan masyarakat sudah menikmati sejumlah

uang yang dibelanjakan para wisatawan yang berkunjung ke daerah ini namun, di sisi lain kita lupa akan kewajiban untuk menjaga kebersihan lingkungan. Perlunya membenahi kebersihan dan sanitasi lingkungan adalah kebutuhan kita semua termasuk para wisatawan yang berkunjung. Rasanya, tidak ada waktu lagi

untuk berdebat, tapi yang dibutuhkan adalah solusi dan tindakan nyata demi kebersihan, keindahan, keserasian Kota Labuan Bajo. Tunjukkan kepada para wisatawan bahwa kita pantas menyandang gelar The New7 Wonder of Nature” bebernya. Dijelaskannya, sebagai ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Labuan Bajo memiliki letak yang sangat strategis sebagai pintu gerbang utama bagian barat memasuki Provinsi NTT dan khususnya pulau Flores. Selain sebagai pusat pelayanan pemerintahan, Labuan Bajo berperan sebagai pusat pelayanan kepariwisataan menuju obyek wisata Komodo serta beraneka ragam obyek wisata lainnya. Sebagai pintu masuk, Labuan Bajo memiliki beberapa infrastruktur wilayah seperti bandar udara Komodo, pelabuhan Pelni, pelabuhan fery (ASDP) dan beberapa amenietas kepariwisataan yang cukup memadai seperti penginapan dan hotel dari kelas melati sampai hotel berbintang, juga restauran. “Komodo The New7 Wonder of Nature yang telah diumumkan pada bulan November 2011 lalu telah mengangkat nama Labuan Bajo ke seantero dunia serta menjadi perhatian para wisatawan mancanegara maupun lokal. Dari tahun-ketahun, kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo semakin meningkat. Pada tahun 2010 jumlah kunjungan wisatawan mencapai 48.801 orang. Kalau dianalisa lebih lanjut, berarti rata-rata jumlah kunjungan per hari selama tahun 2010 mencapai 134 wisatawan” ungkapnya. (RAD)

Pesan Natal Uskup Ruteng:

Umat Katolik Jaga Toleransi Keberagaman dan Keutuhan Ciptaan komitmennya untuk terus berjuang dan dan sikap tegas gereja menolak tamRUTENG-Fajar Bali Pada perayaan Natal Uskup Gereja terlibat aktif dalam gerakan ekologis bang,” kata Mgr. Hubertus Leteng. Keuskupan Ruteng. Menurut Uskup Katolik sebagai kepala gereja di suatu menjaga dan melestarikan alam dan wilayah keuskupan yang membawahi lingkungan dengan terlibat aktif dalam Hubertus, salah satu pokok iman yang beberapa gereja paroki mempunyai gerakan penghijauan. Gereja Katolik penting adalah keterkaitan antara tradisi menyampaikan Surat Gembala Manggarai pun dengan tegas menolak ekologi dan iman. Iman juga berkaitan dengan upaya menjaga dan kepada umatnya yang berisi nimelestarikan lingkungan hidup. lai-nilai injil yang harus dihayati Karena itu, dalam nota pastoral dan dijalankan oleh umat katolik. para uskup se-Indonesia tahun Dan tahun ini, Surat Gembala 2012 lalu dengan tegas meUskup Ruteng disampaikan tepat nyatakan, alam semesta bukan sehari sebelum perayaan malam objek eksploitasi, melainkan banatal yakni pada perayaan misa gian yang tidak dapat dipisahkan Minggu, 23/12/2012 dan disamdari manusia. paikan di seluruh Gereja Katolik Dalam pesan Natal itu, uskup di Keuskupan Ruteng, Manggarai. juga menjelaskan, pada sidang Lewat Surat Gembalanya kali KWI tahun 2012 uskup se-Indoneini, Uskup Ruteng Mgr.Hubertus sia menyatakan keprihatinan atas Leteng,Pr meminta umat katolik kondisi alam dan lingkungan saat untuk menghayati imannya denini. Lingkungan telah dieksploigan solid, mandiri dan solider. tasi oleh manusia secara serakah, Iman yang solid artinya iman ceroboh, dan tidak memperhiyang bertumpu pada kekuatan tungkan kebaikan bersama. Tuhan yang nyata dalam perHutan ditebang, lahan dibuka saudaraan yang teguh dengan untuk perkebunan, dan pertsesama serta berakar pada buambangan yang tidak bertangdaya sendiri. Dan iman yang gung jawab. Lingkugan rusak, mandiri artinya setiap umat aktif terjadinya bencana alam, lahir atas kesadaran sendiri membankon lik sosial, akses ke sumber gun Gereja baik aspek rohani daya alam hilang dan terjadi maupun materil- inansialnya. Sementara iman yang solider Uskup Ruteng, Mgr Hubertus Leteng,Pr (kanan), marginalisasi masyarakat lokal/ adalah iman yang bersetiakawan didampingi Dubes Vatikan untuk Indonesia, Mgr adat, perempuan, dan anakdengan orang miskin,lemah dan Antonio Guido Filipazzi saat perayaan Yubileum anak. Keadaan diperparah densakit yang bertolak dari solidari- 100 Tahun Gereja Katolik Manggarai Oktober 2012 gan kebijakan yang didasarkan pada kepentingan politik sesaat tas Allah sendiri dimana Gereja yang lalu. dan pola pikir jangka pendek sudah beraksi secara nyata lewat pengobatan gratis serta sumbangan tambang dan meminta umat untuk yang mengabaikan keadilan lingkungan. Para uskup dalam pesan Natal tersebagi panti yatim piatu dan panti cacat. memperlakukan alam sebagai sesama Mengenai keberadaan Gereja Katolik ciptaan dan mengelolanya secara ber- but meminta seluruh umat Kristiani untuk selalu mengembangkan habitus ditengah kehidupan berbangsa dan tanggung jawab. Mgr.Hubertus Leteng, Uskup Ruteng baru, khususnya hidup selaras alam berbernegara, Uskup Hubertus meminta Umat Katolik Manggarai terus menjaga mengatakan alam semesta ini bukanlah dasarkan kesadaraan dan perilaku yang toleransi dan keberagaman. Umat ha- sebagai obyek yang dapat dieksploitasi pedulu pada lingkungan sebagai bagian rus menjadi 100% Katolik dan 100% sesuka hati. “Bumi adalah rumah bagi perwujudan iman dan pewartaan dalam Indonesia. Kehadiran Presiden SBY manusia”. Karena itu, marilah kita jaga dan bentuk pemulihan keutuhan ciptaan. Untuk itu, perlu dicari usaha berpada minggu puncak Yubileum 100 lestarikannya. Umat Keuskupan Ruteng Tahun Gereja Katolik Manggarai mem- diminta perhatian untuk tetap menjaga dan sama untuk pengelolaan sampah, beri penegasan bahwa Gereja Katolik melestarikan alam semesta ini dan jangan penghematan listrik, air, energi ramah adalah bagian utuh dari Indonesia melakukan eksplotasi dengan sesuka hati. lingkungan, penanaman pohon, gerakan ”Bumi adalah rumah bagi manusia, percontohan di bidang ekologi, advokasi serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa sehingga Gereja Katolik pun Karena itu, kita semua diajak untuk persuasif di bidang hukum terkait hak akan terus berjuang memwujudkan ke- memperlakukan alam sebagai sesama hidup dan keberlanjutan alam dan linghidupan yang adil, damai dan sejahtera. ciptaan dan mengolahnya secara ber- kungan. Lembaga-lembaga pendidikan Dalam konteks menjaga integrasi tanggungjawab. Kita semua diundang diharapkan daspat mengambil peran dan keutuhan ciptaan, melalui Surat untuk dapat terlibat aktif dalam ger- yang besar dalam gerakan penyadaran Gembala ini, Gereja Katolik Mang- akan ekologis menuju keutuhan ciptaan akan masalah lingkungan dan pentinggarai menegaskan kembali posisi dan melalui berbagai kegiatan penghijauan nya kearifan lokal. (Alfan Manah)

10

Jumat, 28 Desember 2012, Tahun XIII

Panahan Bali Hadapi Rival Berat DENPASAR – Fajar Bali Selesai menjalani latihan resmi di lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, tempat pertandingan Kejuaraan Panahan Indonesia Open, yang dimulai Jumat (28/12) pagi ini, tim panahan Bali, bersaing di event ini. “Melihat latihan resmi tim panahan putra dan putri Bali siang sampai sore tadi (kemarin siang sampai sore –red), saya optimis anak – anak mampu memberikan perlawanan ketat dan sengit, kepada para rivalnya,” akui Ketua Umum Pengprov Perpani Bali, Sony G. Hariyanto, Kamis (27/12) kemarin. Rasa optimis itu disampaikan Sony, khususnya tim putra dan tim putri compound perorangan. Para arjuna dan srikandi Bali, menunjukkan bidikan dengan akurasi dan ketepatan yang baik. Menurutnya peluang prestasi diraih, lanjutnya, terutama di bagian tim compound putra yang dihuni, Vanagosi, Andersen dan Malte, yang ketiganya dari Buleleng, serta John dari Denpasar, dan Susila Dharma dari Karangasem. “Tapi tak menutup kemungkinan dalam pertandingan besok (hari ini –red), tim putri compound kami yang diperkuat Nur Aika dan Tomoko dari Badung, Nanda Noor Gustiriani dari Denpasar, serta Yunita dari Buleleng, akan tampil terbaiknya,”imbuhnya. Dijelaskan, jika di PON XVIII Riau lalu, Bali hanya memiliki tim panahan compound putri Bali, kini Bali memiliki tim compound putra. Artinya, Bali kini memiliki tim yang komplit yakni putra dan putri,”katanya. R-007

Kandidat Minta Taat Aturan

‘Suhu Versus Murid’ Berebut Ketum KONI Bali ‘Dwi Putra’ Bertemu di Final

I Gst.Bgs.Alit Putra

Made Nariana

Sepanjang sejarah estafet kepemimpinan KONI Bali, hanya pemilihan periode 2013-2017 nuansanya berbeda. Kedua kandidat menyatakan samasama memperoleh dukungan.

Tono Suratman DENPASAR – Fajar Bali Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman, menyadari para anggota menginginkan pejabat public, karena dipandang mempunyai kelebihan. “Tapi jika Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional ada ketentuan pejabat publik tidak boleh memimpin KONI,” ujar Tono Suratman di saat jamuan makan malam sekaligus pembukaan Kejuaraan Panahan Indonesia Open, di Sanur Paradise, Kamis (27/12) malam. Hadir pada acara semalam, Kasdam Udayana Brigjen TNI Pratimun, S.Sos, Danrem 163/WSA, Kol. Inf. Ida Bagus Purwa Laksana, Sekjen PB Perpani Alman Hudri, dan Ketua Umum KONI Bali Drs Made Nariana. Musorprov KONI Bali hari ini, untuk memilih ketua umum KONI Bali periode 2013-2017 ini berjalan lancar. Selain mematuhi UU SKN No. 3 Tahun 2005, Tono Suratman juga mendesak kandidat calon ketum KONI Bali periode empat tahun mendatang harus mematuhi Surat Edaran Mendagri. “Ketua umum KONI harus profesional, putra bangsa terbaik, dan menyintai olahraga. Itu saja tidak cukup, ia harus senantiasa berupaya memajukan prestasi olahraga,”tegas Tono Suratman. Dia menjelaskan, Surat Edaran Mendagri juga sudah sangat jelas tentang larangan rangkap jabatan oleh pejabat publik. Bahwa saat ini masih ada ketua umum KONI di Tanah Air masih dijabat oleh pejabat publik, Tono Suratman mengatakan memang semuanya perlu dievaluasi, dan ditinjau kembali. “Evaluasi yang saya maksudkan, meninjau ulang mengapa sampai demikian, apakah undang-undangnya perlu dievaluasi, atau bagaimana. Tetapi jika semua kandidat mau mematuhi ketentuan perundang-undangan, tidak sampai persoalan. R-007

DENPASAR – Fajar Bali Incumbent Made Nariana, mengklaim mendapat restu dari pentinggi Bali. Sedangkan I Gusti Bagus Alit Putra, memperoleh dorongan besar dari anggota KONI Bali. Te r l e p a s m a n a y a n g b e n a r, p e m b u k t i a n n y a ada pada hasil akhir Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Bali, Jumat (28/12) hari ini, di hotel Nirmala Denpasar. Sebanyak 59 suara menjadi penentu kendali KONI Bali empat tahun ke depan. Dari jumlah itu, 7 dari unsure Pengprov Fungsional diantaranya PP KORI, ISORI, dan SIWO PWI, sedangkan 9 suara berasal dari KONI Kabupaten / Kota, selebihnya Pengprov cabang olahraga prestasi. Mencermati track record keduanya. I Gusti Bagus Alit Putra yang saat ini masih menjabat Wakil Ketua DPRD Bali, adalah ‘suhu’ dari Made Nariana, pada periode 2004-2008, Alit Putra mengendalikan KONI Bali, dan Nariana sebagai Sekretaris Umum. Andil besar ditorehkan Alit Putra dengan membawa kontingen Bali berada diperingkat 9 nasional, dengan 17 medali emas, 18 perak dan 25 medali perunggu. Merupakan raihan prestasi yang mencuat sepanjang keterlibatan Bali di multi event olahraga empat tahunan. Sedangkan Made Nariana, mampu menjaganya, dengan tetap berada diperingkat 9 nasional, meski dana pembinaan yang digelontor Pemprov Bali sama dengan empat tahun sebelumnya, yakni

kurang lebih Rp 17 milyar. Di PON XVIII/2012, Riau, kontingen Bali memperoleh 16 medali emas, 17 perak dan 30 medali perunggu. Jika sekarang keduanya maju bareng untuk memperebutkan satu kursi, tahta tertinggi top organisasi olahraga di Bali, merupakan kemajuan berarti di dunia olahraga. Artinya ‘Ngayah’ yang selama ini dilontarkan pembina olahraga, semakin banyak diminati. Logisnya prestasi ke depan lebih baik. Terpentung pemikiran jernih dan tidak mengorbankan pembinaan olahraga, menjadi dambaan komunitas olahraga. Lan Ananda pembina muda yang mengaku konsen terhadap pembinaan cabang taekwondo menyatakan, ketua umum KONI Bali ke depan, jangan hanya menyusu ke Pemprov Bali, harus ada terobosan baru untuk meringankan beban pembina di tingkat Pengprov. “Kalau ketua umum Pengprov cabang olahraga tidak banyak yang melirik, kenapa kursi KONI Bali sekarang menjadi rebutan.”ucap Lan Ananda, Kamis (27/12) kemarin. Ketua Umum Pengprov Taekwondo Bali itu menegaskan, bila ketua umum KONI Bali hanya mengandalkan dana dari APBD Bali, harusnya tak usah Musorprov, lebih baik arisan saja. “Ya, kalau hanya mengandalkan dana APBD kan intinya hanya mengatur, tidak berupaya mencari tambahan. Cocoknya arisan untuk menjadi ketua umum KONI,”tutupnya. R-007

DISKUSI – Para pembicara saat diskusi SIWO Bali, Ketut Suwandi (kiri), IB Anom dan Nengah Madiadnyana.

DENPASAR – Fajar Bali Tim wakil dari Ubud Gianyar, menggaet tiket final pada turnamen sepakbola Denpasar, setelah mengubur impian all Denpasar final mengalahkan Guntur FC 2-1, di Stadion Kompyang Sudjana, Kamis (27/12) kemarin. Dominasi klub-klub Denpasar mengamankan dua tiket final, berhasil digagalkan wakil Gianyar, Putra Sesana Ubud. Dalam laga semifinal kedua Putra Sesana yang melawat ke Denpasar dengan meladeni Guntur FC, sukses menekuk lawannya dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan tim asuhan Kartadnya tersebut, masingmasing disumbangkan Mustika, menit 29, dan Agus Fredy menit ke 50. Sedangkan satu gol balasan Guntur FC, dipersembahkan Lucky Adi, menit 82. Dipimpin wasit Tedy, tampilan

pada babak pertama kedua tim bermain dalam tempo lambat. Guntur FC yang diasuh Wayan Sukadana, memilih lebih dulu menekan pertahanan Putra Sesana. Tapi kecolongan lebih dulu, Mustika yang melesatkan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti, gagal dihalau penjaga gawang Guntur FC, Edi Parwata. Gol Mustika menit ke 29, merubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Putra Sesana, bertahan hingga jeda. Kemenangan Putra Sesana membawa pemain tetap tenang dalam mengolah kulit bundar, tampilan itu membuat para pemain Guntur FC kian garang mengejar. Tragedi kembali menimpa Guntur FC, serangan balik Putra Sesana , aksi Agus Fredy berhasil membobol gawang Guntur FC untuk kali kedua. Ten-

dangan bolanya yang menyusur lapangan, gagal diantisipasi Edi Parwata. Gol menit 50 ini memperbesar keunggulan Putra Sesana menjadi 2-0. Beruntung bagi Guntur FC, jelang pertandingan berakhir, tepatnya menit 82, Guntur FC akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalannya. Gol balasan Lucky Adi ini merubah skor akhir pertandingan menjadi 2-1, sekaligus hasil penentu kedua tim untuk kemenangan Putra Sesana. “Pemain sudah bermain maksimal, tapi hasilnya lain, saya amati dua gol itu hanya keberuntungan,”kilah pelatih Guntur FC, Sukadana. Keperkasaan Putra Sesana di ajang ini, di final ditunggu Putra Tresna FC, yang akan dilangsungkan Minggu (30/12) sore.R-007

Jangan Mengikuti Jejak PSSI DENPASAR – Fajar Bali Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali, di penghujung tahun 2012 menggelat diskusi terbatas dengan topik: “Sosok Ketua Umum KONI Bali, Periode 2013-2017.” Topik ini sangat tepat diangkat, mengingat Jumat (28/12) hari ini insan olahraga Bali sedang fokus memilih ketua umum KONI Bali melalui musyawarah olahraga provinsi (Musorprov). Pembicara. Ida Bagus Anom, wakil dari Biro Kesra Provinsi Bali, mengingatkan kepada cabang olahraga supaya memilih kandidat yang tidak menimbulkan resistensi. Sebab, siapa pun yang terpilih sebagai ketua umum KONI Bali periode 20132017 akan berhubungan dengan APBD Bali. “Pengurus KONI Bali periode empat tahun mendatang harus terpilih sesuai ketentuan perundang-undangan, dan bukan sosok yang dapat menimbulkan anggaran dari pemerintah

(APBD Bali,red) tidak turun,” kata Ida Bagus Anom. Anom berharap Musorprov jangan meniru cabang olahraga sepak bola, terjadi kisruh yang menyebabkan kerugian besar bagi cabor itu sendiri, dan masyarakat Indonesia secara umum. Di Pusat, ada pengurus PSSI versi Johar Arifin, ada juga Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) pimpinan La Nyalla Mahmud Mattaliti. Di bagian lain, Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bali, Lan Ananda, menilai gerak-gerik cabor tak mau ada perubahan. Kandidat calon ketua umum belum ada wajah baru. Dirinya secara tegas menolak jika masalah olahraga dibawa ke ranah politik. “Saya juga dengar kalau Pak Alit Putra (calon ketum KONI Bali) disebut-sebut diproyeksikan menjadi anggota DPR RI, kalau nanti terpilih sebagai ketua umum KONI Bali, apa iya organisasi olahraga kita ini bisa dikendalikan dari Jakarta,”

ujarnya sembari menyatakan Pengprov TI Bali masih belum Senada dengan Lan Ananda, wakil dari KONI Denpasar, Made Suartana memandang perlunya ketua umum KONI Bali mendatang adalah orang yang punya visi dan misi mengembangkan dan memajukan olahraga Bali. “Termasuk juga pengurus lainnya haruslah mengerti substansi keolahragaan, berkepribadian khusus, yang meliputi berani, tegas, jujur dan transparan,” pinta Suartana. Pembicara lainnya adalah Ketua Umum KONI Badung, Ketut Suwandi, berpendapat bahwa ketua umum KONI Bali adalah figur yang kreatif dan memiliki akses luas, yang ini tentunya tak bisa dilepaskan dari faktor pendanaan. Pasalnya meski pemerintah memiliki kewajiban menjadi “penyandang dana” bagi olahraga di Bali. Namun figur Ketum KONI Bali juga mestinya memiliki kreativitas dalam menggali dana diluar APBD,”jelasnya. R-007

FAJAR BALI Jumat, 28 Desember 2012

Tahun XIII

NASIONAL 11 BNN Himbau Masyarakat Waspadai Warga Asing JAKARTA-Fajar Bali Badan Narkotika Nasional (BNN) mengimbau Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Ham, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, hingga masyarakat untuk mewaspadai adanya warga negara asing yang berkemungkinan menjadi aktor dari peredaran narkoba. “Untuk mengantisipasi adanya pelaku peredaran narkobayangsemakinmemasyarakat,” kata Kepala BNN, Inspektur Jenderal Anang Iskandar, di gedung BNN, Rabu, 26 Desember 2012.

dicari tahu apakah mereka hanya memperdaya wanita untuk mengatasnamakan aset dan rekening mereka. Sebab, bisa jadi ini merupakan proses pencucian uang. Warga negara asing tersebut, kata dia, kebanyakan datang dari Malaysia. Sejumlah aktor peredaran narkoba, menurut Anang, punya target mendapat suaka secepat mungkin. Akan tetapi, Anang yakin usahanya tak akan mudah karena kini peredaran narkoba bisa diketahui, bahkan dari masyarakat. VVN

Pengurus RT dan RW, menurut dia, juga harus peduli terhadap keberadaan warga negara asing di lingkungan masing-masing. Sebagai ketua warga, sudah seharusnya didata betul status orang asing tersebut. “Minimal dicari tahu betul apa profesinya dan status pernikahannya. Banyak kasus warga negara asing yang memasyarakat. Salah satunya pelaku narkoba di Cisarua, yang malah sudah kawin dengan warga setempat,” ujar Anang. Selain itu, lanjut Anang, harus

M. Nuh Sesalkan Kurikulum 2013 Nusakambangan Cocok untuk Koruptor Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gajah Maja, Oce Madril, berpendapat bahwa memilih penjara Sukamiskin, Bandung, sebagai penjara khusus koruptor justru tidak akan memberi efek jera kepada para koruptor. Sebaliknya, itu justru memanjakan para koruptor. “Penjara Sukamiskin tidak jauh beda dengan penjara Cipinang di Jakarta,” kata Oce, Kamis, 27 Desember 2012. Oce sependapat dengan rencana pemerintah untuk mengisolasi para koruptor di suatu penjara khusus agar memudahkan pengawasan dan pengendalian. Tetapi,

dia menilai kurang tepat jika memilih Sukamiskin sebagai penjara khusus koruptor, karena hanya akan memberi kemudahan kepada para koruptor. “Di Sukamiskin tahanan bisa dikunjungi setiap saat. Padahal konsepnya adalah hendak mengisolasi para koruptor agar memberi efek jera,” kata dia. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia merencanakan menempatkan koruptor di penjara Sukamiskin. Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, mengatakan Sukamiskin memiliki daya tampung yang memadai karena satu sel hanya didiami satu tahanan, sehingga pen-

Denny Indrayana gawasannya lebih mudah. “Ini menjadi keputusan di Kementerian Hukum,” kata Denny, kemarin, Rabu, 26 Desember 2012. Adapun Komisi Pemberantasan Korupsi lebih memilih para koruptor diisolasi

ke Nusakambangan. “Kami sepakat bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa, sehingga perlu penanganan yang menimbulkan efek jera,” kata juru bicara KPK, Johan Budi S.P. Menurut Oce, korupsi adalah kejahatan luar biasa yang dapat disetarakan dengan tindak pidana terorisme dan narkotika. Sehingga lebih tepat jika para koruptor ditempatkan di Nusakambangan. “Citra penjara Nusakambangan adalah tempat bagi pelaku kejahatan luar biasa. Sehingga menempatkan koruptor di Nusakambangan dari sisi sosial akan memberi rasa malu dan shock terapy,” kata Oce. VVN

Pemerintah Karangasem Diminta Tegas ......................................................................... dari hal. 1 masyarakat saat reses, kata dia, perusahaan yang melakukan eksplorasi galian pasir di Desa Sebudi mencapai puluhan unit, namun yang mengantongi izin resmi hanya empat. “Ini jelas terjadi pelanggaran yang harus ditindak tegas oleh aparat dan instansi terkait terhadap perusahaan yang tak mengantongi

izin operasional,” ujar politikus Partai Demokrat asal Desa Menanga itu. Widjera menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten Karangasem tidak melakukan tindakan tegas terhadap perusahaan yang tak mengantongi izin perusahaan. “Saya amati Pemkab Karangasem

seakan membiarkan perusakan lingkungan tersebut dengan dalih mengejar retribusi dari galian C tersebut untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten,” ujarnya. Menurut dia, jika perusahaan yang melakukan eksplorasi tidak memiliki izin operasi,

terus pihak pemkab melakukan pemungutan retribusi dari pengusaha itu sama artinya pemkab juga melakukan pelanggaran secara hukum. “Kami akan turun segera ke lapangan, sehingga memiliki data lebih akurat mengenai kerusakan yang telah terjadi di galian tersebut,” katanya. R-002

Bandara Antisipasi Lonjakan Penumpang ................................................................... dari hal. 1 yang disebut Pos Nataru (Natal Tahun Baru). ‘Betul. Memang seperti biasanya, setiap akhir tahun pasti ada lonjakan penumpang yang cukup besar. Saya memperkirakan, tahun ini khususnya pada hari-hari menjelang tahun baru terjadi lonjakan penumpang hingga 30 persen. Ya misalnya kondisi penumpang setiap hari dsalam keadaan normal biasanya 35 ribu, itu misalnya, maka di harihari menjelang akhir tahun ya akan naik hingga 40-45 ribu. Dan puncaknya ya tanggal 29 Desember,’ ujarnya. Sementara itu, Pertamina memprediksi kebutuhan avtur di Bandar Udara Ngurah Rai,

Bali, akan naik hingga lima persen selama libur Natal dan Tahun Baru 2013, kata Assistant Customer Relation Pertamina Fuel Retail Marketing Region V Rustam Aji. “Menurut pengalaman tahun-tahun sebelumnya, akan terjadi peningkatan kebutuhan avtur dua hingga lima persen karena maskapai penerbangan mengeluarkan penerbangan ekstra serta mengubah jenis pesawat dengan ukuran lebih besar untuk mengatasi lonjakan penumpang,” kata Rustam Aji di Denpasar, Kamis. Dalam kondisi normal, penjualan avtur di Bandara Ngurah Rai rata-rata mencapai 1.250 kiloliter per hari. “Oleh karena

diprediksi ada peningkatan kebutuhan, maka kami akan mengoptimalkan suplai avtur dari terminal BBM ke depot pengisian pesawat udara (DPPU) dengan menyiapkan armada yang ada (bridger maupun tanker),” ujarnya. Pertamina juga akan menjaga kesiapan sarana dan fasilitas operasi (refueller dan hydrant dispenser) guna menghindari kemungkinan ada kendala dalam pelayanan ke maskapai penerbangan. Selain itu, Pertamina akan memantapkan kordinasi dengan pihak Angkasa Pura dan maskapai penerbangan yang ada terkait jadwal penerbangan tam-

bahan. Di sisi lain, untuk memenuhi kebutuhan BBM yang juga diprediksi meningkat, pihaknya akan mengoptimalkan sistem distribusi melalui monitoring stok BBM di seluruh terminal BBM melalui sistem komputerisasi SIM S&D (sistem informasi management supply & distribution). Sedangkan optimalisasi pelayanan penjualan BBM di SPBU dengan meminta mereka meningkatkan stok di masingmasing dengan menambah setoran. Minimal cadangan stok yang disiapkan untuk dua hari dan menyiapkan SPBU buka 24 jam di lokasi-lokasi strategis dan bisa menerima BBM juga selama 24 jam,” ujarnya. R-002

Dilengserkan, Bupati Aceng Melawan ............................................................................. dari hal. 1 MA untuk tidak bekerja dulu. Hormati proses yang sedang berjalan,” ujar Ujang. Ujang menilai keputusan DPRD Garut cacat hukum. Dia menuduh putusan itu tidak obyektif karena diintervensi oleh Kementerian Dalam Negeri dan Gubernur Jawa Barat. Dia menunjuk miripnya keputusan Dewan dengan rekomendasi Menteri Dalam Negeri yang dikirimkan ke DPRD sebelum pemakzulan diputuskan. “MA harus menyampaikan pendapatnya secara adil,” ujarnya. Ujang mengakui saat ini dirinya bersama Bupati Aceng tengah dalam perjalanan menuju Jakarta. Aceng M.Fikri direncanakan tiba di MA sekitar pukul 12.00 WIB dan akan mendatangi bagian pengaduan di Mahkamah Agung. Bupati Aceng diusulkan untuk dipecat dari jabatannya karena menikah siri selama empat hari dengan Fany Octora,

18 tahun. Perbuatan Aceng itu melanggar UU No. 1 Tahun 1974, karena tidak mencatatkan perkawinannya dan melakukan perceraian tanpa melalui pengadilan. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi menilai keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut memberhentikan Aceng HM Fikri dari jabatan bupati sudah benar. Apalagi, menurut Gamawan, keputusan itu sudah sangat kuat karena disetujui tiga per empat dari seluruh anggota DPRD Garut. “Padahal dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah, pemakzulan kepala daerah baru bisa dilakukan kalau sudah disetujui dua per tiga anggota dewan,” kata Gamawan di Istana Negara, Rabu, 26 Desember 2012. Oleh karenanya, Gamawan menambahkan, DPRD Garut tak perlu risau dengan ancaman

Bupati Aceng Fikri yang hendak memperkarakan keputusan pemberhentian itu ke pengadilan. “Nanti biar pengadilan yang menguji,” kata Gamawan. Seperti diketahui, Jumat pekan lalu, rapat paripurna DPRD Garut memutuskan mengusulkan pemakzulan Aceng dari jabatan Bupati Garut ke Mahkamah Agung. DPRD Garut menuduh Aceng melanggar etika dan sumpah jabatan seperti diatur Undang-Undang Pemda. Alasannya, saat menikahi dan menceraikan Fany Octora, Aceng telah melanggar aturan pernikahan dan perceraian dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan serta memalsukan dokumen negara berupa buku nikah. Aceng tak menerima keputusan DPRD ini. Melalui kuasa hukumnya, Ujang Suja’i, dia menyatakan akan menggugat Keputusan DPRD ke pengadilan tata usaha negara. Keputusan dewan ini

dinilai tak adil, tanpa pembuktian, serta melanggar asas kepastian hukum dan proporsionalitas. Menurut Gamawan, keberatan Aceng sangat tak beralasan. Secara tata negara, Gamawan menilai keputusan DPRD Garut sudah punya landasan hukum yang jelas. DPRD juga tak mengurusi masalah pidana dalam kasus Aceng, sehingga tak melanggar aturan. “Kalau soal pidana, itu baru urusan kepolisian dan tak terkait lagi dengan DPRD,” katanya. Gamawan mengatakan, idealnya, proses penonakti kan Aceng berdasarkan keputusan Mahkamah Agung bisa dieksekusi antara 30-60 hari. Sedangkan jika terkait kasus pidana penipuan yang kini tengah diusut kepolisian, Gamawan menyebutkan penonakti kan tinggal menunggu proses hukum. “Kalau sudah ditetapkan statusnya, langsung saya nonakti kan,” ujarnya. VVN

Gadis Pelelang Keperawanan “Terdampar” di Bali ...................................................... dari hal. 1 Bali sembari menunggu Pemerintah Australia mengabulkan permohonan visanya. Justin Sisely, pembuat ilm Australia yang mendokumentasikan Catarina, berencana, hubungan seks Natsu dan Catarina akan dilakukan di atas pesawat terbang yang akan membawa mereka dari Bali menuju Australia untuk menghindari masalah hukum di Indonesia. Awalnya, Catarina dijadwalkan kehilangan keper-

awanannya pada November lalu. Namun, menurut juru bicara Justin Sisely, Frank Thorne, rencana itu berubah karena beberapa hal. “Perubahan ini menyesuaikan dengan perkembangan pembuatan dokumenter,” kata Thorne seperti dikutip The Huf ington Post. “Saat ini, semua proyek ditunda hingga tahun baru. Jadi, kami belum bisa banyak berkomentar saat ini,” lanjut Thorne.

Jika visa Catarina dikabulkan Pemerintah Australia, proses produksi dokumenter ini selanjutnya akan dilanjutkan di Negeri Kanguru. “Setelah visa Catarina dikabulkan, kami akan melanjutkan proses penyempurnaan dokumenter di Australia,” kata Juston Sisely kepada Huffington Post melalui surat elektroniik. “Saya yakin sistem hukum Australia tidak berkeberatan dengan

lelang dan lain-lainnya. Itulah sebabnya mengapa proses selanjutnya kami lakukan di sana,” ujar Justin. Jika dilanjutkan di Australia, proses dokumenter ini akan menggagalkan upaya Jaksa Agung Brasil Joao Pedro de Saboia Bandeira de Mello Filho untuk menyelidiki kasus lelang keperawanan ini. Jaksa Agung Brasil curiga kasus ini tak lebih dari sebuah kasus penyelundupan manusia. KMP

JAKARTA-Fajar Bali Hadirnya kurikulum baru yang mulai berjalan pada Juli 2013 ternyata sempat disesali oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh. “Saya menyesal karena anak saya sudah besar,” ujar dia dalam kunjungan ke kantor Tempo, Rabu, 26 Desember 2012. Anaknya yang sudah beranjak dewasa, tidak bisa menikmati perubahan mendasar terhadap sistem pendidikan di Indonesia. Disebut mendasar karena kurikulum 2013 akan banyak berisi materi pelajaran yang bisa mendorong anak-anak

Nopember (ITS) ini. Untuk mempersiapkan itu, Kementerian sudah merancang pelatihan guru, menyiapkan buku dan juga tentunya pedoman kurikulum. “Semua beban tidak boleh ada di tangan masyarakat, pemerintah yang nanggung,” kata Nuh. Guru-guru siap dilatih mulai Maret 2013. Khususnya para pengajar kelas 1,4,7 dan 10 yang mengalami pergantian kurikulum pertama kali. Buku pun siap disebarkan sebelum tahun ajaran baru di 2013. Tahun depan, Kementerian akan membuka tender soal pengadaan buku ini. OKZ

Indonesia lebih baik dalam bersikap, lebih kreatif dan tentunya lebih membuka pengetahuan. “Masak model-model pendidikan seperti ini hanya bisa dinikmati siswa sekolah elit saja,” ujar Nuh dengan logat Surabaya yang medok. Sekolah elit yang dimaksud Nuh merujuk pada sekolahsekolah yang sudah menyerap kurikulum internasional seperti The International Baccalaureate (IB). Kurikulum 2013 memang mengacu pada model pendidikan macam itu. “Biar yang sekolah negeri juga bisa,” kata Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh

MP Mulai Merapat ke Golkar ............................................... dari hal. 1 juga tokoh muda, Made Mudarta sebagai kandidat Cawagub pendamping Made Mangku Pastika. Sementara itu, Gubernur Bali, MP menyatakan sampai saat ini belum memutuskan akan menggunakan partai apa nantinya dalam Pilgub. Hanya saja, mantan Kapolda Bali ini menegaskan ia pasti maju dalam Pilgub Bali Mei 2013 mendatang. Ia pun mulai merapat ke Partai Golkar. Seperti Kamis (27/12) kemarin, atas undangan Partai Golkar, Mangku Pastika dalam kapasitas sebagai Gubernur menghadiri odalan yang dilaksanakan di kantor DPD Golkar Bali, jalan Surapati Denpasar. Pada kesempatan itu pula hadir sejumlah pimpinan partai politik selain para elit Golkar Bali. Mereka antara lain, ketua DPD partai Demokrat, Made Mudarta yang digadang-gadang Demokrat Bali untuk mendampingi MP dalam Pilgub mendatang. Ia hadir bersama kader Demokrat lainnya,

Alit Putra. Sedangkan dari Golkar sendiri hadir langsung ketua DPD Golkar Ketut Sudikerta. Ketika ditanya wartawan soal kesiapannya diusung koalisi yang domitori Golkar dan Demokrat, MP tetap berkomentar merendah. “Saya belum berani menentukan kendaraan partai politik yang mana akan saya gunakan untuk kembali mencalonkan diri lagi sebagai gubernur,” katanya seusai menghadiri odalan di Kantor DPD Partai Golkar Bali di Denpasar. Pada Pilkada 2008, Pastika mencalonkan diri melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Namun sampai sekarang, belum ada tandatanda Pastika mendapatkan surat rekomendasi dari DPP PDIP. “Saya masih menunggu. Pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur waktunya masih sebulan ke depan. Dan sekarang saya masih menjabat gubernur hingga Agustus 2013,” kata mantan Kepala Polda Bali itu.

Ia mengaku dirinya sudah didekati oleh Partai Golkar untuk diusung menjadi calon gubernur pada Pilkada Bali mendatang. “Memang saya sempat dihubungi oleh pengurus Partai Golkar, baik oleh Dewan Pengurus Daerah Golkar Bali maupun Dewan Pimpinan Pusat Golkar. Namun hingga kini juga belum ada surat rekomendasi dari pusat untuk menyatakan untuk mengusung saya,` ucapnya. Menyinggung siapa yang cocok akan mendampinginya sebagai wakil gubernur, Mangku Pastika mengatakan siapa saja bisa, asalkan mereka memiliki visi dan misi yang sama untuk memajukan masyarakat Bali. “Saya mencari pendamping orang yang semangat dan cekatan dalam menindaklanjuti program-program pemerintah,” katanya. Ditanya apakah mencari wakil gubernur yang umurnya lebih muda, Mangku Pastika mengelak tak mau buruburu menyebut nama. R-002

Pansus Dapatkan Lima Dokumen CPNS ............................... dari hal. 1 rekomendasi nanti. Januari target, dan mudah-mudahan bisa rampung,” tegas Reta Ditambahkan oleh Wakil Ketua Pansus I Made Retha, Pansus CPNS Badung telah berhasil mengantongi lima dokumen terkait rekrutmen CPNS Badung 2012. Adalah dokumen Surat Panitia Nasional CPNS Tahun 2012 No R/134/S. PAN-RB/9/2012 tertanggal 19 September 2012, yang memuat tentang daftar nilai peserta Tes Kompetensi Dasar (TKD) Seleksi CPNS 2012. Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN dan RB) No B/3364/D III. PAN-RB/11/2012, terKANKER PAYUDARA

tanggal 30 November 2012, perihal penjelasan mengenai pengumuman CPNS Badung. Dokumen yang terkait dengan Tes Kompetensi Bidang (TKB) bagi pelamar CPNS formasi Guru. Daftar identitas peserta CPNSD secara lengkap nama, nomor peserta, alamat, nomer HP yang dinyatakan lulus TKD berdasarkan pengumuman yang diterbitkan Tim Pelaksana Pengadaan CPNSD Badung nomor 800/7215/BKD Diklat tertanggal 9 November 2012. Juga dokumen berita acara serah terima (bila ada) terkait penerimaan dan penyerahan berkas-berkas atau dokumen pengadaan CPNSD.

Dan Kelima dokumen tersebut sudah diterima kemarin oleh Pansus yang diserahkan pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Badung. Penyerahan dokumen tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, Ketua Wakil Ketua Pansus Investigasi. “Memang kita sudah terima kelima dokumen itu hari ini (kemarin), tetapi masih ada yang kurang. Daftar identitas peserta belum lengkap. Juga sampul asli belum ditunjukkan. Dokumen ini sangat penting bagi kita, untuk pemberkasan secara lengkap sehingga dilanjutkan proses selanjutnya,” tutup Retha. W-014

Jangan Putus Asa Dulu Semua Penyakit Pasti Ada Ramuan / Obatnya

KANKER GANAS

PAKAR HERBALIS SUPRANATURAL

SPESIALIS PENYAKIT KANKER DAN TUMOR TANPA OPERASI

Alamat Praktek : Jl. Palapa XI – Sidakarya DPS. Telp. 0361-8950577, 7448097 HP. 081 835 6255

TABIB ABU HUSEIN

SUDAH PENGALAMAN BUKA PRAKTEK SELAMA 29 TAHUN DAN TELAH RIBUAN PASIEN KANKER DAN TUMOR DISEMBUHKAN TANPA HARUS DIOPERASI DI INDONESIA SAMPAI KEMANCA NEGARA TELAH MENDAPAT PENGAKUAN DARI MASYARAKAT LUAS & STATUSNYA BETUL-BETUL TELAH DIAKUI OLEH BANGSA LAIN JARANG ADA PASIEN YANG GAGAL DISEMBUHKAN.

LANGSUNG DITANGANI OLEH PAKARNYA YANG SUDAH PROFESIONAL UNTUK : *TUMOR JINAK/RADANG *TUMOR HATI/OTAK *TUMOR KANDUNGAN *TUMOR MATA/RAHANG-HIDUNG *KANKER MULUT RAHIM *TUMOR RADANG TENGGOROKAN *KANKER PROSTAT / USUS *KENCING MANIS/DIABETES *KANKER PAYUDARA *KENCING BATU/BATU GINJAL *KANKER LEHER/RADANG *KANKER HATI/DARAH/LIDAH *HERNIA / KHOLIB RADANG *KANKER GETAH BENING/DARAH *TUMOR TULANG-KULIT *KANKER OTAK/TULANG *TUMOR RAHIM/HIDUNG *KISTA KANDUNGAN/MION *TUMOR GANAS/LEHER

*PERUT SERING NYERI WAKTU HAID (SAKIT) *KANKER SERVICK *TOMOR BUAH DADA *TUMOR PERUT-OVARIUM

Tersedia Ramuan Khusus Super Kejantanan dan Keperkasaan Pria Wanita Super / Jos Untuk :

*BENJOLAN DI BADAN *WASIR *DAGING TUMBUH *TELOID *HEPATITIS B-C *GONDOK KELENJAR *AMANDEL *KUTIL DI BADAN *HERPES *ANEMIA *HIV-AIDS *GAGAL GINJAL *LUMPUH

* Memperbesar Alat Vital (Panjang / Paten) * Lemah Syahwat / Cepat Loyo / Tahan Lama / Kuat * Mani Encer * Haid Tidak Lancar Herbal * Datang Bulan Tidak Cocok dari100% rempah-rempah alami tanpa efek samping * Menyemburkan Sperma * Ejakulasi Dini / Cepat Keluar

* Sex Kurang Bergairah Biar Perkasa Diranjang * Istri Susah Orgasme * Keputihan Cina dan Ramuan Arabic. Ramuan Yang Kami Gunakan Alami (Herbal) tanpa Eefek Samping * Sperma Kurang Subur * Rahim Biar Kuat Cara TABIB ABU HUSSEIN mengobati pasien Tumor Perut di rumah alamat praktek Jl. Palapa XI Sidakarya telah banyak Pasien Kanker & Tumor yang sudah disembuhkan oleh Tabib Abu Hussein * kandungan Kurang Subur / Tertutup lemak ditempat prakteknya dirumah. Tumor Lidah Tumor Usus Tumor Hidung Kanker Kelamin Tumor Otak * Cepat Bisa Hamil 30 Hari perut langsung isi Jarang ada yang GAGAL (Banyak orang berhasil) Sistem Pengobatan Kami Menggunakan Metode Reflexiologi, Bekam, Ramuan India, Ramuan

LANGSUNG DITANGANI OLEH PAKARNYA YANG SUDAH PROFESIONAL UNTUK : KONSULTASI GRATIS HUBUNGI : PUSAT PENGOBATAN ALTERNATIF SUPRANATURAL

TABIB ABU HUSSEIN / www.tabib-hussein.com E-mail : info@tabib-hussein.com ALAMAT PRAKTEK : JL. PALAPA XI SIDAKARYA

DI DEPAN PERUMAHAN LIVA KAVLING I SIDAKARYA – DENSEL-BALI-INDONESIA TELP : (0361) 7448097 / FAX (0361) 8950577 HP. 081 835 6255 – 081 999000022 BUKA SETIAP HARI MINGGU BUKA

: JAM 09.00 S/D 20.00 MALAM : JAM 09.00 S/D 01.00 SIANG

KAMI JUGA MENYEDIAKAN KAPSUL/RAMUAN SERBUK : Kapsul Tinggi badan 1 bulan 4-8 cm untuk usia 30 Tahun ke bawah, ingin langsing 2 minggu Turun 6 kg Gempur Lemak Diperut Bergaransi Resmi Gemuk Badan 3 Minggu Naik 5-7 kg beratnya (tanpa efek samping)

TABIB ABU HUSEIN SIAP MELAYANI PASIEN YANG SAKIT SAMPAI SEMBUH TOTAL Tabib Abu Hussein juga menangani problem anda seperti; Diguna-guna Anti Selingkuh Memikat Jodoh Memisah Wil / Pil Biar usaha tidak diganggu DLL Tidak buka cabang di tempat lain

Mengobati semua jenis penyakit Kulit & Kelamin

Biaya pengobatan terjangkau untuk umum SASARAN : DARI PASAR SANGLAH, TIGA KALI LAMPU MERAH, BELOK KIRI JL. SIDAKARYA, ± 400M MASUK JALAN SIDAKARYA BELOK KANAN JALAN KE PALAPA CARI JALAN PALAPA XI, LIHAT PAPAN NAMA TABIB ABU HUSSEIN DI PALAPA XI MASUK DI DEPAN PERUMAHAN LIVA KAVLING I, RUMAH PRAKTEK

F

IZIN PRAKTEK : 314/IP/ITH/2000.39/THI/2000 IZIN KEJARI NO : B-1334/P.1.10/DPS.5/04/2007 IZIN DINKES NO : 448.3/2.PT.19.1.09

PESAN TABIB ABU HUSSEIN, YAKINKAN DIRI ANDA UNTUK BEROBAT KE TABIB ABU HUSSEIN. INSYA ALLAH 3 S / D 5 HARI MINUM RAMUAN HERBAL TABIB ABU HUSSEIN PASTI SUDAH ADA PERUBAHAN. AMIEN.

Berlangganan Fajar Bali Hub : (0361) 789 7791 087 861 515 191

POLITIK

12

FAJA R BALI Jumat, 28 Desember 2012 Tahun XIII

POLITISI

Belum Yakin akan Maju

JAKARTA-Fajar Bali Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD sedang mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang peluangnya maju sebagai calon presiden pada pemilihan tahun 2014. Hingga kini, Mahfud masih belum yakin akan maju. “Sekarang persiapannya menghimpun informasi,” kata Mahfud usai menghadiri acara seminar Refleksi dan Evaluasi Penegakan Hukum dan HAM 2012 di kantor pusat DPP PPP, Rabu. Mahfud mengaku mulai menimbang-nimbang kembali niatnya maju ke bursa capres 2014. “Ya nanti, kita lihat perkembangannya. Kan yang namanya partai tidak melihat satu orang. Melihat saya, melihat si A, si B, si C,” katanya. Pada akhirnya, kata Mahfud, partai akan memilih secara obyektif, Mahfud MD mana kandidat yang dinilai paling bagus. Mahfud juga belum bisa memberi sinyal, partai mana yang sudah siap mengusungnya, apakah Partai Persatuan Pembangunan, atau Partai Kebangkitan Bangsa. Dua partai ini, menurut Mahfud, memiliki hubungan dekat dengan dirinya. Karir politik Mahfud memang dimulai dari kedua partai itu. “Tapi belum tentu juga. Dulu kan saya orang PPP. Tapi sebelum reformasi, saya bantu PKB. Ketika membuat amandemen, bantu Golkar,” katanya. Tapi sekarang, ia menegaskan, ia bukan partisipan partai mana pun. Mahfud tak terpengaruh mengenai pilihan calon presiden muda atau tua. “Silakan saja, biar rakyat memilih. Tidak usah tua atau muda,” kata pria 55 tahun kelahiran Sampang-Madura itu. Mahfud menegaskan hingga hari ini dia belum yakin akan maju. “Kalau yakin itu kan berarti sudah ada pada tingkat: ada yang mengusulkan dan saya sendiri sudah siap,”katanya`. (Tem)

Pemerintah Akan Larang Dinasti Politik dalam Pilkada

JAKARTA – Fajar Bali Belakangan marak munculnya calon kepala daerah memiliki ikatan kekeluargaan dengan kepala daerah sebelumnya. Seperti contohnya Bupati Tabanan Eka Wiryastuti yang menggantikan ayahnya Adi Wiryatama. Juga Makmun Ibnu Fuad yang terpilih menggantikan ayahnya Fuad Amin sebagai Bupati Bangkalan, Jawa Timur. Fenomena dinasti politik juga terjadi di pemilihan Wali Kota Bekasi, dimana Sumiyati Mochtar Mohammad ikut dalam kontes Pilkada Bekasi menggantikan suaminya Mochtar Mohammad yang dibui karena terbukti melakukan tindak pidana korupsiMenanggapi maraknya dinasti politik, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi mengatakan pihaknya tengah mengupayakan adanya revisi dalam UU Nomor 32 Tahun 2004. “Inilah yang sekarang ingin kita atur di revisi UU Nomor 32 karena banyaknya kasus-kasus seperti itu. Ada yang suami digantikan ke istri, bapak oleh anak, atau istri oleh suami dan sebagainya. Ini fenomena yang terjadi belakangan ini,” ujat Gamawan di Istana Negara Jakarta, Kamis (27/12). Dalam revisi UU Nomor 32 Tahun 2004 itu, sambung Gamawan, pihaknya akan mengatur hubungan tali darah satu tingkat ke bawah (anak) atau ke samping (suami/istri) agar tidak diperbolehkan dalam Pilkada mendatang. Namun, Gamawan menjelaskan, tidak diperbolehkan maju disini bukan berarti pelarangan selamanya, namun diberi jeda waktu antara keluarga sebelumnya dengan yang akan maju. “Ini tidak selamanya dilarang, jeda dulu satu periode. Nanti setelah kosong, diisi oleh yang lain boleh,” katanya. (put)

SBY dan Megawati dalam suatu acara

SBY-Megawati Islah?

JAKARTA-Fajar Bali Pertemuan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua MPR Taufiq Kiemas didampingi Puan Maharani di Istana Negara pada Rabu, 26 Desember 2012 dapat diartikan sebagai hubungan yang positif antara Partai Demokrat dengan PDI Perjuangan.  Kenapa?. Adalah Sayarif Hasan, salah seorang anggota Dewan Pembina Partai Demokrat menilai pertemuan SBY-Taufiq Kieas itu sebagai hal positif. “Itu kan satu pertemuan bagus sekali. Silaturahmi antara tokoh nasional itu merupakan suatu hal yang sangat positif sekali,” ujar Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Syarif Hasan, di Istana Negara Jakarta, Kamis (27/12). Syarif mengatakan, dari hasil pertemuan tersebut bukan tak mungkin partai berlambang bintang Mercy itu akan melakukan koalisi dengan PDI Perjuangan. “Itu sangat mungkin, tidak tertutup kemungkinan. Sinyal (koalisi) itu kan di mana-mana selalu ada. Apalagi komunikasinya bagus seperti kemarin itu bagus sekali,” kata Syarif. Kendati Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tak ikut serta dalam pertemuan tersebut, Syarif mengapresiasi adanya pertemuan itu. Dia mengibaratkan pertemuan SBY dan Taufiq sebagai bentuk kemesraan kedua partai. “Lagunya itu kan kemesraan. Harus selalu dipupuk. Kemesraan itu bagus. Kebersamaan bangun bangsa patut kita tingkatkan bersama,” tutur Menteri UKM dan Koperasi ini.  Seperti diketahui, kemarin Taufiq ditemani putrinya Puan Maharani mendatangi Istana Negara Jakarta. Kedatangan keduanya selain untuk bersilaturahmi juga untuk memberikan buku biografi Taufiq yang berjudul Gelora Kebangsaan Tak Kunjung Padam. Buku tersebut akan segera diluncurkan saat perayaan ulang tahun Taufiq yang ke-70 pada 31 Desember 2012 mendatang. Pertemuan SBY dengan Taufiq juga oleh banyak orang diartikan sebagai Islah SBY-Megawati. Benarkah? Tentu masyarakat ingin melihat kenyataannya. Yang jelas, kalau Megawati ingin maju sebagai Capres 2014 maka dukungan dari Demokrat sangat diharapkan. (tem)

I Nyoman Suwirta

Suwirta Siap Menuju ‘Klungkung 1’ Diusung Gerindra Bersama PKPB dan PNBKI Satu lagi, tokoh yang akan meramaikan Pemilukada di Kabupaten Klungkung. Namanya sudah tidak asing, ia adalah I Nyoman Suwirta yang selama ini menjabat sebagai manajer Koperasi Pasar Srinadi. Kamis (27/12) kemarin, SEMARAPURA-Fajar Bali Suwirta menegaskan kesiapanya melenggang ke kursi Klungkung I tersebut. Meskipun rekomendasi belum turun, namun Suwirta mengaku sudah menjatuhkan hatinya pada Partai Gerindra yang rencanya akan berkoalisi dengan PKPB dan PNBKI. Dalam keteranganya, Suwirta menjelaskan sudah sejak tiga bulan ini ia didekati oleh sejumlah elit politik di Klungkung. Termasuk di dalamnya adalah Partai Gerindra, yang gencar melakukan

pendekatan. Setelah melakukan berbagai pertimbangan, akhirnya Suwirta pun memutuskan untuk memberikan lampu hijau kepada Partai Gerindra Klungkung. Disinggung mengenai alasanya, Suwirta pun mengaku tidak tahu pasti, karena itu masalah hati. Di samping juga, visi dan misi yang diusung oleh Partai Gerindra dirasakanya sangat sesuai dengan dirinya. Terutama adalah mengenai penerapan ekonomi kerakyatan. Menurut Suwirta, di samping kesamaan visi dan misi,

cara pendekatan juga sangat dijadikanya pertimbangan selama ini. Banyak partai politik yang menawarkan posisi Klungkung II kepadanya selama ini. Namun, hanya Partai Gerindra yang berani menawarkan posisi Klungkung I (calon Bupati) kepadanya. Setelah memberi lampu hijau kepada Partai Gerindra, rencananya Suwirta akan dipaketkan dengan Made Kasta. Suwirta dengan tegas mengakui bahwa ia bukanlah orang politik. Namun, dengan keputusanya maju sebagai calon Bupati Klungkung, ia ingin mengubah mainset dunia perpolitikan selama ini. Jika sebelumnya politik dikatakan kejam, maka ia akan menjadikan politik itu indah. Selain itu, ia juga ber-

harap dapat memberi edukasi ke masyarakat, bahwa dunia politik itu tidak selalu identik dengan uang banyak. “Politik itu perlu diberi warna, dengan warna yang berbeda ini, kita akan saling mengisi,” ujar Suwirta. Suwirta juga mengaku dengan maju sebagai calon Bupati Klungkung, ia ingin menguji diri. “Saya ingin melakukan semacam taste, bagaimana sih kemampuan saya. Saya hanya bermodal program dan bukti yang sudah saya lakukan selama ini. Program saya sudah siap, tapi berharap politik dengan cost rendah,” ungkap Suwirta. Kini Suwirta masih menunggu deklarasi dari Partai Gerindra. Tetapi ia berharap agar deklarasi dapat dilakukan sebelum Kop-

Farhat Abbas Nekat Nyapres 2014

JAKARTA-Fajar Bali Pengacara Farhat Abbas berencana maju sebagai calon Presiden Republik Indonesia pada Pemilihan Umum 2014. Ia mengklaim sudah mendapat dukungan dari Partai Pemuda Indonesia dan Gerakan Aku Indonesia. “Saya semangat maju di Pilpres 2014 karena ada kesempatan terbuka untuk semua masyarakat Indonesia,” kata Farhat saat dihubungi,kemarin. Ada beberapa hal yang akan dilakukan Farhat bila dirinya benar-benar terpilih menjadi Presiden RI. Suami penyanyi Nia Daniati ini akan mengubah sistem pendidikan di Indo-

nesia. “Saya mau mereformasi pendidikan. Lima tahun masuk SD. SMP dan SMA disatukan menjadi tiga tahun dan kuliah langsung S2,” Farhat menjelaskan. Menurutnya sistem seperti itu sudah diberlakukan di beberapa negara maju. Indonesia, kata dia, sudah saatnya untuk meniru. “Kalau sistem sekarang terlalu lama,” ujarnya. Dia juga berjanji akan melakukan sumpah pocong dan bersumpah tak korupsi bila terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia. Ia ingin maju sebagai calon Presiden pada Pilpres 2014 menggunakan satu partai (yang tergolong partai gurem) pada pemilihan umum

2014 nanti. “Saya akan sumpah pocong dan bersumpah untuk tidak korupsi,” kata Farhat. Farhat sadar cara seperti itu masih dianggap tabu oleh masyarakat. Tapi ia ingin membuktikan bahwa dirinya tak bakal memakan duit rakyat saat memegang jabatan Presiden “Ini penting agar tidak berani berbohong, dan korupsi. Efeknya, mereka para pejabat berpikir ulang kalo mau korupsi,” ujar suami penyanyi Nia Daniati ini. Gebrakan Farhat ini akan berlaku bagi para pemimpin di lembaga-lembaga hukum di Indonesia. “Polisi, hakim, semua akan disumpah pocong,” katanya. (tem)

Puan Maharani

erasi Pasar Srinadi melakukan Rapat Akhir Tahun (RAT). Pengembangan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Klungkung akan menjadi prioritasnya. Sebelum menyampaikan keputusanya untuk maju sebagai calon Bupati, mulanya seluruh karyawan Koperasi Srinadi sempat khawatir. Mereka takut, jika suatu hari nanti Koperasi Pasar Srinadi akan ditingglkan oleh laki-laki asal Nusa Penida tersebut. Tetapi, setelah ia memberikan penjelasnya, akhirnya seluruh karyawannya pun mendukung sepenuhnya. Di samping itu, ia memastikan Koperasi Srinadi sudah dibangun dengan sistem yang paten, sehingga tidak akan goyah walaupun ia maju sebagai calon Bupati. W-019

Farhat Abbas

Jelantik Jaring Aspirasi ke Nusa Penida

Bersama Menteri Kelautan Temui Nelayan DENPASAR-Fajar Bali Potensi perikanan dan potensi lainnya di kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, mendapat perhatian khusus Komisi IV Anggota DPR RI utusan Partai Gerindra Bali, A.A. Bgs Jelantik Sanjaya, MBA., dan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sharif Cicip Sutarjo. S e s u a i p ro g ra m , J u m a t (28/12) hari ini, Anggota DPR RI, Jelantik Sanjaya dan Menteri Kelautan dan Perikanan, Cicip Sutarjo akan mengunjungi Nusa Penida. Jelantik Sanjaya diundang masyarakat Nusa Penida, bertujuan untuk dapat menjaring aspirasi masyarakat Nusa Penida. Keterangan itu dikemukakan Jelantik Sanjaya yang ditemui Fajar Bali di Denpasar, Kamis (27/12). Jelantik Sanjaya mengatakan, hasil penjaringan aspirasi masyarakat bawah di sejumlah daerah di Bali akan disampaikan ke atas, sehingga dapat menyusun Undang-Undang (UU), agar memperkuat negara untuk menjalankan UU. Nusa Penida sudah diteliti Balai Besar Perikanan dan Kelautan Buleleng. Potensi Nusa Penida, selain rumput laut, juga

A.A Bgs Jelantik Sanjaya ikan kerapu, dan lahan kritis akan ditanami tanaman buah naga. Terkait kebutuhan petani dan nelayan, maka pada masa reses selama di Bali, Jelantik Sanjaya juga telah menampung aspirasi masyarakat di Buleleng Barat. Kepada masyarakat Bulerleng Barat, diberikan bantuan kaca mata gratis kepada masyarakat. CMYK

Kamis kemarin diundang masyarakat Desa Kutu kecamatan Kuta Selatan. Penjaringan aspirasi masyarakat ini sesuai hak DPR RI, membuat UU, menentukan anggaran dan melakukan kontrol. Baru 3 tahun sebagai anggota DPR RI, karena usulannya terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan serta Dirjen, berhasil

memperoleh bantuan sosial (Bansos) untuk masyarakat Bali Rp 15 miliar. Setiap sidang DPR, Jelantik Sanjaya getol karena mengusulkan bantuan untuk masyarakat bawah. Memberikan bantuan kepada masyarakat di luar Bansos, atau sumbangan pribadi, kata Jeplantik Sanjaya perlu dipertanyakan, uangnya dari mana. Pada masa reses di Bali sebelumnya, Jelantik Sanjaya telah menyumbang berupa, mesin pemarut kelapa, mesin semprot untuk kelompok masyarakat bawah. Bantuan itu untuk mendorong masyarakat agar dapat mandiri dan meyerap tenaga kerja. Bantuan pribadi itu, diperoleh dari kelebihan uang tiket pesawat, karena gaji anggota DPR pas-pasan. Selain itu bantuan berupa tenaga pendamping dalam pemanfaatan teknologi pertanian, sehingga masyarakat petani dapat mengakses dan mengaplikasi sarana teknologi pertanian, serta penggunaan pupuk kompos. Buktinya saat ini hasil panen padi mencapai 8 hingga 9 ton, sedangkan sebelumnya hanya 5 hingga 6 ton. Untuk kebutuhan ini perlu

integrasi. Setelah berhasil memotivasi masyarakat kecil, perlu pula ditindaklanjuti, membantu agar hasilnya dapat dipasarkan . Masyarakt juga diberikan pengetahuan manejemen secara sederhana, agar memsarkan hasilnya. Untuk itu jangan hanya berbicara, tetapi aktualkan agar bermanfaat bagi masyarakat, dan jangan asal-asalan saja, ucapnya. Oleh karenya Jelantik Sanjaya berdiskusi dengan kepala desa (Kades), forum Kades, subak dan foum subak kecamatan serta kabupaten. Manfaatnya agar memiliki pemahaman tentang program nasional dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Saat ini DPR RI sedang meyusun UU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, dan UU Pemberantasan Perusakan Hutan, yang akan rampung sekitar April tahun depan. Sedangkan UU Holtikultura dan UU Pangan, sudah rampung. Jelantik Sanjaya juga megakui program Simantri di Bali, namun Pemda juga mengalokasikan lahan pertanian sesuai RTRW dan membentuk agri bank serta asuransi pertanian. R-008


epaper fajar bali edisi 28 des 2012