Page 1

Harian Umum

EDISI: 121, TAHUN KE-70

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018

Harga Eceran Rp3.750/Eks (Luar kota tambah ongkos kirim)

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

29 Jumaidil Awal 1439 H

REDAKSI / BISNIS: Komplek Bandara Tabing, Jl. Hamka Padang. Telp. (0751) 4488700, Fax (0751) 4488704, Email: haluanpadang@gmail.com

Rumah Kosmetik Ilegal Digerebek PADANG, HALUAN — Penggerebekan rumah produksi kosmetik ilegal, Rabu (14/ 2) siang itu membuat buncah. Lokasi penggerebekan adalah rumah terkesan mewah bernomor 11 di Blok F, Kompleks Griya Mawar Sembada, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Padang. Tidak ada yang menyangka, rumah bercat cream itu menjadi lokasi peracikan kosmetik ilegal. Informasi yang diterima, rumah dihuni warga berinisial ES. Beberapa orang juga acap kali terlihat keluar masuk di rumah tersebut. Selain meracik kosmetik yang bahannya kebanyakan dipasok dari luar negeri, sejumlah kosmeAda sekitar 26 tik yang dilarang dus yang berisi edar atau tidak ribuan botol terdaftar juga dikosmetik dan jual dan dipasarbahan baku yang kan oleh empudisita. nya rumah. Sedangkan kanPenggerebedilakukan pemilik rumah oleh petugas Baenggan keluar lai Besar Pengakarena was Obat dan menghindari M a k a n a n sorotan kamera (BBPOM) Paawak media dang bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda sekitar pukul 18.00 WIB. Ketika didatangi petugas, satu unit mobil Land Cruiser warna hitam dengan nomor polisi BA 1000 LV parkir di teras rumah. Petugas yang sebelumnya sudah menerima informasi dari masyarakat, langsung melakukan penggeledahan di setiap sudut rumah untuk mencari barang bukti. Setelah mendapatkannya, kosmetik dan bahan baku dibawa petugas. Ada sekitar 26 dus yang berisi ribuan botol kosmetik dan bahan baku yang disita. Sedangkan pemilik rumah enggan keluar karena menghindari sorotan kamera awak media. Kepala Bidang (Kabid) Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Sumbar¸ Antoni Asdi menuturkan, penggeledahan rumah tempat diproduksinya bahan kosmetik ilegal merupakan kegiatan rutin dari BBPOM dan selanjutnya akan didalami. “Hari ini kita melakukan penindakan rutin, adanya produksi sendiri di sini. Bahannya dari luar

BANJIR PADANG—Beberapa orang pengendara mendorong motornya yang rusak saat melewati banjir di kawasan Alai, Kota Padang, Rabu (14/2).Hujan deras yang mengguyur mengakibatkan sejumlah kawasan di Kota Bengkuang terendam banjir. IRHAM

Padang Dikepung Banjir

S

ETELAH kemarau yang memicu kekeringan, Padang secara tiba-tiba dilanda hujan deras. Hujan itu memicu banjir di sejumlah titik. Banjir kali ini masuk kategori parah. Ruas-ruas jalan sudah seperti sungai. Airnya deras. Rumahrumah warga juga tergenang setinggi paha orang dewasa. Padang di kepung banjir. BPBD siaga. PADANG, HALUAN — Hujan deras mengguyur seluruh wilayah Kota Padang sejak pukul 19.00 WIB, Rabu (14/2). Pantauan Haluan, banyak kendaraan yang mogok di tengah jalan.

Sejumlah warga yang berdomisili di kaki bukit juga dikabarkan bersiap mengungsi. Di Simpang Tunggul Hitam, beberapa kendaraan mogok di tengah jalan. Di Jalan Tan Mala-

>> PADANG hal 07

PARA guru dan murid menggotong tubuh guru yang pingsan karena ditimpa loteng gypsum SD Negeri 07 Payakumbuh yang berada di Kelurahan Koto Tuo Limo Kampuang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Rabu (14/2) pagi.

>> RUMAH hal 07 TIDAK TERBIT

DADANG

Besok, Jumat 16 Februari 2018 bertepatan dengan Tahun Baru Imlek 2569 yang merupakan Hari Libur Nasional, maka Harian Haluan Tidak Terbit. Haluan terbit kembali Sabtu 17 Februari 2018. Demikian agar para relasi dan pelanggan maklum. PENERBIT (Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mesmperteguh dengannya telapak kakimu (QS Al Anfaal Ayat 11)

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGRIB ISYA

ka sampai Simpang Sawahan, genangan air setinggi kurang lebih 20 centimeter dan berarus deras. SPBU Sawahan berhenti beroperasi karena tingginya air di sana. Kemudian di Jalan Sutomo, Marapalam menuju kampus UPI YPTK Lubuk Begalung, kondisi lalu lintas padat merayap karena genangan air di jalan tersebut mencapai 20 centimeter. Wartawan Haluan yang melakukan pemantauan terpaksa berbalik arah. Sejumlah pohon pelindung juga dilapor-

05.03 12.31 15.55 18.36 19.50

WIB WIB WIB WIB WIB

Puluhan Murid SD Ditimpa Ambrukan Loteng PAYAKUMBUH, HALUAN — SD Negeri 07 Payakumbuh yang berada di Kelurahan Koto Tuo Limo Kampuang, Kecamatan Payakumbuh Selatan mendadak buncah, Rabu (14/2) pagi. Suasana panik. Guru pingsan. Puluhan murid histeris, setelah loteng salah satu ruang kelas ambruk dan menimpa puluhan murid yang sedang belajar di dalam kelas. Data Kepala SD Negeri 07 Payakumbuh, Musri, ada 27 murid yang terhimpit loteng yang ambruk secara tiba-tiba “Kejadiannya tiba-

GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno menyerahkan SK kepada tiga Pjs Walikota untuk Kota Padang, Padang Panjang, dan Sawahlunto, di Auditorium Istana Gubernuran Sumbar, Rabu (14/2). IST

GUBERNUR KUKUHKAN TIGA PJS WALIKOTA

Legalitas Kuat, Pjs Diminta Bekerja Maksimal

PADANG, HALUAN — Tiga Pejabat Sementara (Pjs) Walikota untuk tiga kota yang mengikuti helat pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Sumatera Barat (Sumbar) tahun ini, diminta untuk menjalankan tugas sesuai dengan kewenangan yang diberikan. Selain itu, Pjs diharapkan maksimal dalam mengurai persoalan yang masih tersisa di kota penempatan masing-masing. Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar Irwan

>> LEGALITAS hal 07

tiba. Selain 27 murid yang terhimpit oleh loteng yang berbahan dasar gypsum itu, guru bernama Wilnawati yang sedang mengajar di dalam kelas bahkan sampai pingsan,”terang Musri ketika ditemui sejumlah awak media. Diceritakan kepala sekolah, sebelum kejadian tidak ada tanda-tanda apapun. Sehingga dirinya, termasuk seluruh guru tidak menyangka loteng gipsum yang ada dalam ruangan kelas

>> PULUHAN hal 07 KETUA DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim saat memimpin diskusi tentang pengembangan proyek geothermal yang ada di Kabupaten Solok, di Gedung DPRD, Rabu (14/2). IST

SERAHKAN LKPD 2017

Sawahlunto Pertama di Sumbar SAWAHLUNTO, HALUAN — Sebagai jawaban dari tantangan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumbar, Pemerintah Sawahlunto serahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2017 yang pertama di Sumbar. Penyerahan LKPD 2017 dilakukan langsung Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf dan diterima Kepala Sub Auditor BPK RI Sumbar, Indria Syzinia, di Gedung BPK RI Sumbar, Khatib Sulaiman Padang, Rabu (14/2). “Pemerintah Sawahlunto dan jajaran sangat konsisten

advertorial

CARI SOLUSI PERSOALAN GEOTHERMAL

DPRD Sumbar Undang Dua Pakar PADANG, HALUAN — DPRD Sumbar terus mencarikan solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah pembangunan proyek Energi Panas bumi (geothermal) yang ditolak sebahagian masyarakat Nagari Batu Bajanjang, Kabupaten Solok. Untuk itu, dua akademisi yang berasal dari Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB), didatangkan untuk berdiskusi dengan DPRD, Wakil Bupati Solok, dan masyarakat di Gedung DPRD, Rabu (14/2). Mereka yang diundang adalah, dosen geologi dan geothermal Institut Teknologi Bandung (ITB), Rina Herdianita dan Ketua Program Magister Eksplorasi

>> SAWAHLUNTO hal 07 www.harianhaluan.com

>> DPRD SUMBAR hal 07  Redaktur: Bhenz Maharajo

 Layouter: Irvand


2

UTAMA

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

REVITALISASI

SRG Harus Dikelola Yayasan PADANG, HALUAN — Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan, pembiayaan untuk merevitalisasi rumah gadang di Kawasan Saribu Rumah Gadang (SRG) di Koto Baru, Solok Selatan (Solsel) tidak hanya berasal dari pemerintah pusat, tetapi juga ditanggung oleh pemerintah daerah. Pemerintah akan menurunkan bantuan revitalisasi asalkan rumah gadang dikelola oleh yayasan, bukan oleh pribadi (Tempo.co, 10 Februari, Jokowi Minta Revitalisasi Kawasan Saribu Rumah Gadang Dikebut). Mengenai pengelolaan rumah gadang, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM)

Sumbar, Sayuti, mengatakan, rumah gadang boleh dikelola oleh yayasan, tetapi bukan yayasan nagari, melainkan

yayasan suku. Menurutnya, rumah gadang tidak bisa dikelola oleh yayasan nagari karena rumah gadang miliki suku, bukan miliki nagari. “Kalau rumah gadang dikelola oleh yayasan suku, nanti bantuan revitalisasi dari pemerintah itu masuk ke yayasan suku,” ujarnya di Padang, Senin (12/2). Sebagai Ketua LKAAM Sumbar, Sayuti mendukung revitalisasi rumah gadang di Kawasan Saribu Rumah Gadang. Ia menyebutkan, revitalisasi tersebut akan melestarikan rumah gadang sehingga bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan,

termasuk sebagai objek wisata dan penginapan sehingga mendatangkan keuntungan kepada pengelolanya. Meski rumah gadang bisa digunakan sebagai tempat penginapan, Sayuti menegaskan, tamu yang menginap di rumah gadang harus mengikuti aturan adat Minang dan aturan Islam, misalnya tidak boleh berbuat mesum. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solsel, Budiman, mengatakan, di kabupaten itu ada dua kompleks rumah gadang, yakni di Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, dan di Koto Baru, Kecamatan

Sungai Pagu. Rumah gadang yang akan direvitalisasi oleh pemerintah pusat adalah rumah gadang di Koto Baru yang dikenal sebagai Kawasan Saribu Rumah Gadang. Di Koto Baru, kata Budiman, terdapat 126 rumah gadang. Dari 126 rumah gadang itu, 40 di antaranya rusak parah, selebihnya rusak ringan dihuni, rusak ringan tidak dihuni, dan cukup banyak rumah gadang yang tidak rusak. “Sudah 10 rumah gadang yang dijadikan home stay, dan sedang dikembangkan 10 rumah gadang lagi untuk dijadikan home stay. Rumah ga-

dang yang direvitalisasi itu nantinya bisa digunakan sesuai dengan rencana pemanfaatannya, bisa untuk home stay, galeri, dan museum,” tuturnya. Mengenai dana revitalisasi dari pemerintah daerah, kata Budiman, Pemkab Solsel sedang membicarakan dana yang akan dianggarkan untuk revitalisasi rumah gadang. Berdasarkan hasil rapat, dana revitalisasi akan dianggarkan pada Dinas Pekerjaan Umum Solsel. Budiman menjelaskan, dana bantuan revitalisasi dari Pemkab Solsel akan dikeluarkan berdasarkan aturan yang berlaku, yakni melalui tender

apabila dananya di atas Rp200 juta atau melalui penunjukan langsung jika dananya di bawah Rp200 juta. Revitalisasi rumah gadang di Solsel bukan kali ini saja dilakukan. Budiman mengatakan, selama beberapa tahun belakangan sudah ada bantuan restorasi rumah gadang oleh Kementerian Kebudayaan, baik untuk rumah gadang di Abai maupun di Koto Baru. Ia menerangkan, bantuan restorasi rumah gadang dari Kementerian Kebudayaan tersebut diturunkan melalui sistem belanja biasa, yang bisa dihibahkan kepada masyarakat. (h/dib)

Viostin DS dan Enzyplex Sudah Ditarik PADANG, HALUAN — Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang Martin Suhendri menegaskan bahwa dua suplemen makanan yang dinyatakan positif mengandung DNA Spesifik babi, Viostin DS dan Enzyplex sudah ditarik dari peredaran. Penarikan langsung dilakukan ke distributor keduanya tersebut. “Kita sudah tarik ke distributor nya langsung di kedua perusahaan tersebut. Selain itu, kita juga sudah melakukan pengawasan di apotek-apotek terkait dilarang nya izin edar suplemen tersebut,” terang Martin pada Haluan, Rabu (14/2). Martin juga menegaskan bahwa, jika dalam jangka waktu enam bulan barang yang tidak layak edar tersebut masih ada yang belum ditarik maka BBPOM akan menyita langsung. Baik menyita di apotek-apotek maupun di pelayanan kesehatan masyarakat. “Sejauh ini belum ada laporan soal ditemukannya dua obat tersebut setelah ditarik,” imbuhnya. Sementara itu, terkait isu soal ditemukannya dua obat tersebut di apotek di Pasaman Martin membantah. Ia mengatakan isu tersebut beredar karena ada kesalahpahaman antara BBPOM di Padang dengan apotik di Pasaman. “Mereka minta disurati soal larangan beredarnya dua obat tersebut. Namun, kami tidak melakukan hal itu karena tidak sesuai dengan prosedurnya. Setelah itu terjadi miss komunikasi. Namun, saat ini sudah diluryskan kembali,” tambah Martin. (h/win)

GERBANG BANDARA — Sejumlah pekerja membangun gerbang Bandara Internasional Minangkabau di jalan menuju bandara tersebut, Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman, Rabu (14/2). Pembangunan gerbang tersebut dimulai pada pertengahan tahun lalu dan direncanakan selesai pada semester satu tahun ini. HOLY ADIB

Miliki Sabu, IRT Divonis 4 Tahun PADANG, HALUAN — Terdakwa Endang Nurmawati (37 tahun) divonis empat tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) klas IA Padang, Rabu (14/2). Pasalnya, janda satu anak ini terbukti bersalah memiliki narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 13 paket. Ketua Majelis, Sri Hartati mengatakan perbuatan terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana, memiliki narkotika golongan I jenis sabu. Sri Hartati didampingi hakum anggota Leba Max Nandoko dan Sutedjo berpendapat, terdakwa terbukti bersalah melanggar 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Tidak hanya itu, perbuatam terdakwa juga tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika. “Terhadap putusan ini, terdakwa dan jaksa mempunyai hak untuk menerima, menolak atau pikir,”kata Sri Hartati. Penasihat Hukum (PH) terdakwa mengaku pikir-pikir. Usai menjalani sidang, terdakwa langsung dibawa oleh sel tahanan Pengadilan Negeri Padang, dengan digiring penjagaan petugas tahanan kejaksaan. Dalam persidangan terungkap, terdakwa awalnya menggunakan sabu diajarkan oleh temannya dengan alasan bisa menghilangkan stres. Awalnya diberi secara cuma-cuma. Namun setelah terdakwa merasa ketergantungan dengan barang tersebut. Temannya yang saat ini DPO itu tidak lagi memberi dengan gratis, namun harus dibeli. (h/mghen)

Minangkabau Express Tengah Diuji di Madiun PADANG, HALUAN — Minangkabau Express ditetapkan sebagai nama Kereta Api (KA) Bandara Internasional Minangkabau (BIM). KA tersebut direncanakan mulai beroperasi pada akhir April atau selambat-lambatnya awal Mei 2018. Saat ini, Minangkabau Express masih menjalani serangkaian uji coba di daerah pembuatannya di Madiun, Jawa Timur. Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Amran, kepada wartawan mengatakan, setelah pengujian di Madiun tuntas, Minangkabau Express akan dibawa ke Sumbar untuk kemudian diuji pada rute sepanjang 23 kilometer yang menghubungkan stasiun KA Simpang Haru menuju BIM. “Nama Minangkabau Express menjadi pilihan Gubernur Sumbar. Sebelumnya kami menyampaikan tiga pilihan nama, Pedati Express, Ranah Minang Express, dan Minangkabau Express. Nama terakhir dipilih mengingat sejalan dengan nama bandara. SK penetapan nama itu sudah ada,” terang Amran, Rabu (14/2). Untuk sarana pendukung operasional Minangkabau Express, Amran menjelaskan bahwa Skybrige menuju terminal

penumpang BIM telah rampung dikerjakan, begitu pun lift dan ekskalator yang berfungsi mengantarkan penumpang kereta langsung sampai di komplek bandara. “Program pembangunan jalur ini sudah berjalan sejak 2012 oleh Kemenhub melalui Ditjen Perkeretaapian. Ditindaklanjuti Pemprov kemudian dengan melakukan pembebasan lahan di sepanjang jalur. Pembangunan stasiun di BIM sendiri berjalan multiyears selama tahun 2015/ 2016 dan dilanjutkan pada 2017. Fasilitasnya tergolong lengkap,” terangnya lagi. Sementara untuk anggaran, Amran menyebutkan total hingga pembangunan rampung telah menyerap APBN sebesar Rp300 miliar. Uji coba di jalur tersebut nanti dilakukan guna memastikan keamanan dan kelayakan jalur tersebut. Dalam waktu dekat, Amran mengaku pihaknya akan menentukan penetapan tarif yang akan dikenakan kepada para penumpang KA Minangkabau Express ini. “Total ada lima gerbong yang akan datang dengan total kapasitas 200 orang. Semoga dengan KA ini transportasi udara dan moda kereta api betul-betul terintegrasi,” tukas Amran. (h/isq)

BURSA KERJA DISNAKERTRANS

1.139 Pencaker Tamatan S1 PADANG, HALUAN — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbar mencatat 1.686 orang pelamar kerja terdaftar dalam bursa kerja (job fair) yang diadakan selama dua hari (8-9/2) di pelataran Disnakertrans Sumbar. Dari 1.686 pencari kerja (Pencaker) yang mendaftar itu, pencaker perempuan lebih banyak, mencapai

BPKB atas nama NASIRWAN, dengan nomor Polisi BA 1361 GM,Mobil Honda Mobilio warna putih tahun 2015,hilang dalam perjalanan ke rumah, bagi yang menemukan dapat menghubungi kantor polisi terdekat

www.harianhaluan.com

1.102 orang dan pencaker laki-laki mencapai 584 orang. Kebanyakan berkualifikasi pendidikan S1 sebanyak 1.139 orang. Selain itu juga ada yang berijazah S2, D3 dan SMA. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar, Nasrizal Nazarudin, kepada media Selasa (13/2) mengatakan, berapa yang diterima oleh perusahaan/lembaga yang buka stand di job fair belum mendapatkan kepastian. Pihaknya masih menunggu laporan dari perusahaan/lembaga tersebut. Selama dua hari job fair katanya, pengunjung yang membeludak. Bahkan membuat panitia kewalahan melayani pengunjung. Dalam job fair

tersebut, lowongan kerja yang tersedia cukup banyak yang ditawarkan. Ada 74 perusahaan baik perbankan, perhotelan, rumah sakit swasta, perusahaan otomotif, perusahaan keuangan, perusahaan jasa dan pemasaran, termasuk ritail, telekomunikasi dan pabrikasi. Membeludaknya pencari kerja ini kata Nasrizal, karena tidak seimbangnya antara kesempatan kerja yang tersedia dengan jumlah pencari kerja. Di sisi lain, ada juga perusahaan yang sulit mendapatkan pekerja yang sesuai kualifikasi dan persyaratan teknis yang diinginkan. Akibatnya, jumlah pengangguran makin meningkat. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk

menanggulangi ketidakseimbangan ini adalah dengan menggelar pameran bursa kerja. “Dalam bursa kerja kali ini kita meminta perusahaan yang memiliki lowongan menginformasikan secara langsung lowongan yang tersedia pada ajang pameran tersebut,” terangnya. Selain itu, pencari kerja juga diberikan kemudahan untuk dapat mengakses langsung lowongan dan mengikuti proses rekruitmen sesuai dengan ketentuan perusahaan yang bersangkutan. Dengan demikian diharapkan terjadi percepatan pertemuan antara pekerja kerja dengan pengguna tenaga kerja. Ini juga salah satu fungsi dari pelayanan penempatan tenaga kerja. (h/isr)

SENGKETA TANAH

JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi PH PADANG, HALUAN — Muliady, JPU kasus sengketa tanah dengan terdakwa Direktur CV Devindo Artha Development (DAD), Elvy Madreani (45) meminta majelis hakim yang menyidang perkara ini untuk menolak eksepsi Penasehat Hukum(PH) terdakwa. “Eksepsi dari PH terdakwa tersebut sudah masuk pada pokok perkara. Sedangkan untuk dakwaan sendiri sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku,” katanya dalam lanjutan sidang dugaan menjual rumah yang tanahnya masih bersengketa di Pengadilan Negeri Padang,Rabu (7/2). Lebih jauh, Muliady dalam sidang dengan agenda jawaban Eksepsi dari PH terdakwa menyebutkan eksepsi juga menyinggung

masalah barang bukti, serta korban atas perbuatan terdakwa. JPU menambahkan bahwa, semua barang bukti dapat dilihat dalam persidangan. “Penuntut umum menolak semua argumentasi dari PH terdakwa,” pungkasnya. Ketua majelis hakim Sri Hartati dengan anggota Leba Max Nandoko dan Suedjo menskor sidang pekan depan dengan agenda putusan sela. Dalam dakwaan kasus ini, Elvy Madreani pada bulan Juni 2013 atau di bulan Desember 2015, bertempat di kawasan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Terdakwa diduga menjual satuan Lingkungan perumahan atau lasiba yang belum menyelesaikan status hak tanah.(h/mg-hen)

Polisi Ungkap Pencurian Inventaris Sekolah DHARMASRAYA, HALUAN — Kapolres Dharmasraya AKBP Rudi Yoelianto mengatakan pihaknya sukses menangkap tiga anggota komplotan pencuri inventaris sekolah. Dari tangan mereka, diamankan puluhan barang elektronik seperti komputer,mesin printer, CPU, Keyboard, televisi dan lain sebagainya yang bernilai ratusan juta rupiah. Hal ini dikatakan Kapolres saat press relies dengan media di Dharmasraya, Rabu (14/2). Dikatakannya, selain barang curian tersebut, petugas juga mengamankan satu unit mobil yang digunakan untuk kejahatan dan uang tunai sebesar Rp500 ribu rupiah Dari penjelaskan Kapolres, dua dari tiga tersangka merupakan anak di bawah umur yang merupakan warga Dharmasraya, berinisial “P” dan “Y”. Tersangka lainnya, berinisial “B” (23), warga  Redaktur: Rakhmatul Akbar

Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung. Ketiga tersangka ternyata masih punya hubungan keluarga. Roedy yang didampingi Kasat Reskrim AKP Ardhy Nasution menyebutkan kasus tersebut terungkap pada Kamis (1/2) saat ditemukan satu unit mobil Daihatsu dengan No Pol BA 1063 KN dalam kondisi rusak berat akibat kecelakaan lalulintas di Kecamatan Koto Baru. Dari sana pengembangan dilakukan setelah petugas mendapati barang-barang yang mencurigakan, seperti kunci letter T, kunci inggris dan lainnya. “Kami bergerak cepat dan akhirnya kasus tersebut mengerucut pada satu nama yakni “B” yang merupakan orang terakhir yang merental mobil itu. Setelah itu,”B” berhasil kita amankan,dan dari hasil intrograsi dengan B, berhasil kita tangkap Y dan P di kediaman masing-masing pada Jumat (2/ 2),”urai Roedy. (h/mg-bdr)  Layouter: Luther


EKBIS

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

3

NPM Kembangkan Sayap ke Riau PADANG PANJANG, HALUAN — PT.NPM Vircansa berencana akan mengembangkan sayap ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Rencana tersebut tentunya menjadi angin segar bagi penggemar fanatik bus mania yang telah hadir sejak tahun 1937 tersebut.

FOTO BERSAMA — CEO PT.NPM, Angga Vircansa bersama Pimpinan Perusahaan Haluan David Ramadian, Kabiro Haluan Padang Panjang dan Sekretaris Perusahaan Haluan. NPM akan mengembangkan sayap ke Riau. APIS

RAMAYANA TEBAR HOKI

Dapatkan Diskon Hingga 75 Persen PADANG, HALUAN —Jelang Imlek, Ramayana Department Store Plaza Andalas, Padang menebar HOKI. Tak tanggung-tanggung, diskon untuk konsumen diberikan hingga 75 persen. Mendekati Hari Raya Imlek, mall dan tempat be-

lanja lainnya banyak menawarkan diskon dan promo yang langsung menarik mata. Bagi konsumen, diskon yang diberikan merupakan momen yang dinanti-nanti. Satu diantaranya yang menghadirkan promo pusat perbelanjaan adalah Ramaya-

na tersebut. Ramayana mengadakan tebar HOKI (Harga Oke Bikin Hepi) dengan diskon hingga 75 persen. Ketika ditemui Haluan, Alex Sandi, Store Manager R66 Ramayana PA mengatakan, untuk menyambut Imlek, Ramayana adakan promo

khusus untuk memanjakan konsumen. Diproduk fashion sendiri Ramayana mengadakan promo heboh. “Banyak sekali yang kami tawarkan dalam promo kali ini, mulai dari produk fashion hingga swalayan. Selain itu, di lini Supermarket kami tawarkan Food Festival periode 15 Februari hingga 27 Februari. Juga ada 1000 produk harga murah berlaku 15 Februari hingga 18 Februari. Ini merupakan promo unggulan yang kita berikan untuk awal Februari, “ ujar Alex Sandi, Store Manager R66 Ramayana, Rabu (14/2). Kevin, Asisten Manager R66 pada kesempatan yang sama menambahkan, Ramayana juga mengatakan promo untuk member Ramayana. “Jika member Ramayana telah mencapai minimal 20 poin, bisa mengambil angpau yang berisi hadiah menarik, syaratnya hanya menunjukkan kartu member dan memiliki minimal 20 poin, promo ini hanya be-

berapa hari,” tutur Kevin. Seterusnya Kevin menjelaskan, di Ramayana, untuk fashion, tidak hanya brand wanita dan pria, brand anak anak pun diskon 20-50 persen. “Kita diskon hingga 75 persen, ada juga diskon 50+20 persen,” ujarnya. Promo tebar HOKI diskon 75 persen, memberi diskon untuk barang barang branded. Seperti merek JJ Jeans Celana mulai Rp99.900 hingga Rp149.000, ada juga brand Diesel mulai dari Rp159.900, brand JB Boss turun harga menjadi Rp335.300. “Tak hanya itu, banyak deh pokoknya promo dan harga spesial yang kami berikan,” kata Kevin. Keterangannya, juga ada berbagai promo spesial untuk sendal dan sepatu, mulai dari brand wanita, pria dan anak anak. “Ini untuk edisi dua minggu dari awal bulan sampai tanggal 16 Februari, ini untuk menyambut imlek juga,” ujarnya. (h/mg-rei).

CEO PT.NPM, Angga Vircansa Cairul saat dijumpai Haluan di kantor NPM yang berada di Kelurahan Ngalau Padang Panjang Timur mengatakan, saat ini pihak PT. NPM sedang mempersiapkan peluncuran kantor NPM Vircansa baru yang berada di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. “Kita memeng telah berencana untuk mengembangkan sayap ke Riau. Alhamdulillah, rencana kita tersebut hampir terwujud. Saat ini kami sedang mempersiapkan untuk peluncuran kantor baru yang berada di Pekanbaru. Rencananya akan dibuka dalam waktu dekat ini,” tutur Angga Vircansa Chairul. Dikatakannya, untuk di kantor Pekanbaru, mungkin akan difokuskan ke Bus Pariwisata, namun juga tidak akan mengabaikan Angkutan Umum NPM Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang juga telah beroperasi hampir di seluruh Pulau Sumatera, Jawa, Bali dan Lombok. “Target utama kita mungkin memfokuskan ke bus pariwisata dulu. Namun untuk reguler seperti angkutan umum kita tetap prioritaskan,” terang suami dari Novia Gita Merryani itu. Untuk di Pekanbaru, lanjut Angga, PT. NPM akan membuka dua unit kantor, yang berada di Arenka 1 untuk kantor BUS Pariwisata Vircansa, dan di Arenka 2 untuk NPM Vircansa Reguler atau AKAP. ”Kita akan operasikan 10 bus pariwisata untuk di Pekanbaru, yang terdiri dari 5 unit bus berukuran besar (big) dan 5 unit bus berukuran sedang (medium). Sedangkan untuk reguler, kita akan melayani tiket perjalanan dari Padang, Pekanbaru, Duri, dan Dumai,” tutur Ketua HIPMI Padang Panjang itu.

Putra pertama dari pendiri PT.NPM itu juga berharap, dengan dibukanya kantor NPM di Pekanbaru, dapat menjadi kebanggaan tersendiri bagi perantau Minang yang ada di pekan baru, karena perusahaan asli Minang tersebut juga hadir di daerah perantauannya. “Kita juga berharap dengan keberadaan kita di Pekanbaru, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Pekanbaru akan mobil pariwisata, mengingat masyarakat Minang yang ada di pekanbaru juga banyak melakukan perjalanan wisata ke Provinsi Sumbar,” tutur Angga sang pengusaha muda itu. Untuk meningkatkan pelayanan terh adap konsumen setia PT.NPM Vircansa, CEO PT. NPM Angga Vircansa juga akan membuat terobosan baru yang sebentar lagi dapat dinikmati oleh para konsumen setia NPM. “Dalam waktu dekat, kita juga akan membuka layanan pembelian tiket reguler melalui website NPM di www.vircansa.com dan melalui aplikasi berbasis android,” pungkas Angga Vircansa. Sementara itu, Wahyu Aulia, salah seorang konsumen NPM Vircansa mengatakan, kehadiran NPM di Pekanbaru ini memang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat di Minang yang ada di Pekanbaru. Karena adanya kebanggaan tersendiri saat menaiki perusahaan minang yang telah legendaris di bidang angkutan jasa itu. “Dengan dibukanya kantor NPM di Pekanbaru, tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita masyarakat minang di Pekanbaru. Apa lagi NPM salah satu perusahaan angkutan legendaris yang tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaiknya kepada konsemen dari dahulunya,” tutur Wahyu Aulia. (h/pis)

Cicilan Datsun Hanya Rp2 Juta PADANG, HALUAN —Nissan Datsun Khatib Sulaiman, salah satu dealer mobil yang mewarnai produk otomotif, menghadirkan Datsun GO dan GO+ 1200 CC dengan angsuran Rp2 jutaan plus bonus aksesories dan voucher belanja. Pantauan Haluan di Ramayana Plaza Andalas, saat open indent produk Datsun, terlihat Datsun GO dan Datsun GO+ dan Cross. “Bahan bakar Datsun sangat irit. Selain itu biaya perawatan juga terjangkau. Untuk pajak konsumen jangan kawatir, soalnya pajak per tahun juga murah. Perihal model, Datsun tak kalah sporty dengan produk lain,” ungkap Valen, Rabu (14/2). Valen juga mengatakan, mengenai free bonus yang diberikan Datsun untuk pembelian produk tersebut.

www.harianhaluan.com

“Kami juga berikan bonus full acecories Datsun, kaca film solar gard, dan karpet potong Datsun,” tambahnya. Untuk fitur, Valen menjelaskan tentang Datsun GO. Dijelaskannya, meski banderol harganya murah, Datsun GO yang masuk kategori city car LCGC. Berbekal spesifikasi mesin 3-silinder 1.2 liter dan masuk kategori mobil baru, Datsun GO yang paling murah. Varian paling bawah, Datsun GO T dibanderol Rp 112,9 juta. Dikatakannya juga mesin Datsun GO punya Nissan March. Masih dari segi jantung mekanis, Datsun GO menggendong mesin yang sama dengan saudara city car Nissan March. Mesinnya berkode HR12DE, 3-silinder 1.2 liter. Bedanya, mesin Datsun belum berteknologi

KARYAWAN Datsun melayani konsumen yang butuh penjelasan tentang Datsun. RENDI

variable valve timing sementara March sudah. Tenaganya juga berbeda antara yang dipakai Datsun dan March, namun torsinya sama-sama 104 Nm. “Datsun GO punya satu fitur unik yang disebut Follow Me Home. Fungsinya memberikan penerangan ekstra, misalnya, saat malam hari dan pengguna baru parkir kemudian hendak masuk ke dalam rumah. Lampu utama tetap menyala selama beberapa saat meski mesin sudah dimatikan,” jelas Valen. Fitur itu biasanya tersedia di mobil-mobil dengan banderol harga yang lebih mahal. Kemudian Valen mengatakan, Datsun cukup

pintar untuk menekan harga. Daripada memangkas infotainment di varian rendah, Datsun menyediakan mobile docking station untuk memenuhi sektor hiburan. Sesuai namanya, Datsun memberikan dudukan untuk smartphone dan port USB bersanding port AUX. “Jadi, m usik bisa dimainkan dengan sumber smartphone maupun USB flashdrive. Maka bagi yang berminat silahkan hubungi 081266326695. Untuk DP, mulai dari Rp30 jutaan hingga Rp40 jutaan, belum dikurangi disc, dengan cicilan mulai Rp2 jutaan” ungkap Sales terbaik Datsun itu. (h/mg-rei)

 Redaktur: Devi Diany   Layouter: Syamsul Hidayat


4

EKONOMI

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

SEMEN PADANG GELAR SEMINAR

Konsen dengan Target “Zero Accident” PADANG, HALUAN — PT Semen Padang sebagai salah satu perusahaan yang mempekerjakan ribuan pekerja, sangat konsen dengan upaya untuk mencapai target nihil kecelakaan kerja (“zero accident”). Komitmen itu terlihat jelas dari arahan Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri, pada seminar dengan tema “Melalui budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) mendorong terbentuknya bangsa yang berkarakter” di Gedung Serba Guna (GSG) lantai satu, Rabu (14/2).

Rumah Subsidi Masih Andalan BTN JAKARTA, HALUAN — Rumah bersubsidi masih jadi andalan pertumbuhan kredit PT BTN (Persero) Tbk dengan porsi 37,83 persen dari seluruh kredit. Secara agregat, total kredit dan pembiayaan BTN pada akhir 2017 mencapai Rp 198,99 triliun. Dalam paparan kinerja kuartal empat 2017 di Kantor BTN pada Selasa (13/2), Direktur Utama BTN Maryono menjelaskan, BTN terus berupaya menyukseskan Program Satu Juta Rumah yang diusung pemerintah agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang memiliki hunian dengan harga terjangkau. Porsi kredit rumah masih yang dominan dari seluruh aktivitas bisnis perseroan sebesar 90,07 persen pada akhir 2017 dengan pertumbuhan 21,14 persen secara tahunan dari Rp 147,94 triliun menjadi Rp 179,22 triliun. Di segmen kredit rumah, kredit pemilikan rumah (KPR) naik 23,26 persen secara tahunan dari Rp 117,3 triliun menjadi Rp 144,58 triliun pada Desember 2017. KPR Subsidi menunjukkan pertumbuhan tertinggi sebesar 32,45 persen dari Rp 56,83 triliun menjadi Rp 75,27 triliun per Desember 2017. Pertumbuhan KPR Nonsubsidi sebesar 14,62 persen secara tahun dari 60,46 triliun menjadi 69,3 triliun di akhir 2017. Kredit konstruksi BTN juga naik 18,89 persen dari Rp 21,92 triliun menjadi Rp 26,08 triliun pada akhir 2017. Kredit nonperumahan BTN juga tetap tumbuh 19,78 persen dari Rp 16,49 triliun menjadi Rp 19,76 triliun pada akhir 2017. Hal itu ditopang kredit konsumer sebesar 1,59 persen secara tahunan menjadi Rp 4,81 triliun dan pertumbuhan kredit komersial sebesar 27,12 persen secara tahunan menjadi Rp 14,95 triliun pada akhir 2017. Pertumbuhan kredit itu diiringi perbaikan kualitas. Pada akhir 2017, NPL gross 2,66 persen dan NPL net sebesar 1,66 persen dibanding pada 2016 di mana NPL gross 2,84 persen dan NPL net 1,85 persen. ‘’Sejak 2013, NPL terus kami tekan turun dengan strategi yang terukur dan sistematis sehingga pengelolaannya lebih baik,’’ kata Maryono. Direktur BTN Nixon Napitupulu mengatakan, NPL KPR Subsidi sebesar 1,26 persen atau turun 0,37 persen. Menurutnya, persoalan saat ini adalah pada KPR Nonsubsidi yang naik 0,36 persen. BTN sedang mengupayakan penjualan, lelang, dan restrukturisasi rumah yang masih dihuni dan pemiliknya berpenghasilan tetap. Dia mengatakan tantangan BTN pada 2018 adalah menekan NPL KPR Nonsubsidi. ‘’Tren dua bulan terakhir ini sudah turun. Harus jaga disiplin agar turun sampai Juni dan Desember,’’ kata Nixon. (h/rol)

SALAMI INOVATOR — Dirut PT Semen Padang Yosviandri menyalami salah seorang perwakilan inovator pemenang Semen Padang Improvement Event 2017. IST

HARGA MULAI NAIK

Emas 24 Karat Rp568 Ribu/Gram PADANG PARIAMAN, HALUAN — Harga emas perhiasan sejak Januari 2018, mulai bergerak naik. Untuk mas 24 karat, harganya mencapai Rp568.000/ gram, sementara harga sebelumnya hanya Rp564.000/ gram. “Dalam kondisi harga emas naik seperti sekarang ini, maka masyarakat banyak yang menjual emas. Sedangkan warga yang beli emas mulai berkurang,” kata Af, penjual emas di Toko Amanah, Pasar Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman menjawab Haluan, Rabu (14/2). Ada beberapa faktor yang membuat harga emas itu naik, lanjutnya, Di antaranya berkaitan dengan naiknya nikai t ukar dolar dan memang harga emas dunia yang naik di pasar luar negeri. Pada saat harga emas tinggi seperti sekarang ini, menurutnya, jenis emas yang banyak dijual masyarakat saat ini dalam bentuk perhiasan cicin atau gelang, kalung juga ada. Meski demikian, baginya orang yang menjual emas perhiasan ketika harga naik, hal demikian sudah biasa. Dan kalau

AF, penjual emas di Toko Amanah siap melayani warga yang ingin menjual emas miliknya maupun membeli perhiasan baru di Pasar Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman. TRISNALDI

harga emas turun, banyak orang yang membeli emas lagi. Dia menambahkan, banyaknya orang jual emas ketika harga emas naik, karena mereka menilai beruntung dan bisa saja untuk keperluan biaya anak sekolah.

Sementara pak Masrul juga pedagang emas di Toko Mas Poras di Pasar Kampung Dalam mengaku, sejak warga lebih banyak menjual emas dari membeli m aka berpengaruh pada omzet yang diperolehnya. (h/tri).

MENTERI KOPERASI UKM

Pariwisata Harus Jaga Kearifan Lokal DENPASAR, HALUAN — Pemerintah meminta investor menjaga kearifan lokal dalam mengembangkan pariwisata. Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengatakan, kearifan lokal merupakan sesuatu yang harus dilakukan agar masyarakat dapat terdampak positif dari kemajuan zaman. Apalagi, banyak in-

www.harianhaluan.com

vestasi besar baik dalam maupun luar negeri yang menyasar wilayah pariwisata. “Jangan sampai hanya para investor yang mendapat keuntungan. Masyarakat juga harus mendapat keuntungan dari perkembangan destinasi wisata di daerahnya,” katanya saat membuka acara International Conference on Busi-

ness Law and Local Wisdom in Tourism di Kampus Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, dalam siaran pers, Rabu (14/2). Ia meminta agar banyak dibangun homestay di perdesaan, yang akan berdampak langsung pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, harus dibangun pelaku UKM yang mampu me-

nghasilkan produk-produk khas daerah sebagai cinderamata bagi para turis yang datang, termasuk mengembangkan kuliner khas daerahnya. Agar bisa berkembang kuat, ia mengatakan, sebaiknya para UKM tergabung dalam satu wadah bernama koperasi. “Karena, koperasi merupakan wujud nyata dari ekonomi rakyat sekaligus sebagai wujud pemerataan kesejahteraan dari sebuah pertumbuhan ekonomi,” ujar dia. Menurutnya, perkembangan sebuah destinasi wisata tidak akan terjadi tanpa pertumbuhan UKM. Begitu juga sebaliknya, UKM takkan bisa berkembang tanpa sektor pariwisata.

Puspayoga mengakui, tidaklah mudah dalam menjaga keraifan lokal. Hal tersulit dalam membangun sebuah destinasi wisata yakni mengubah pola pikir masyarakat sekitar atas d erasnya laju pariwisata. Sementara mengubah infrastruktur jauh lebih mudah asalkan ada anggaran. “Ada uang untuk membangun jalan, bandara, dan infrastruktur lainnya. Di sisi lain, apakah masyarakat disana mau mengubah mindset terhadap perkembangan destinasi wisata,” ujarnya. Masyarakat dinilai harus siap menerima kedatangan para turis dari berbagai belahan dunia yang tentunya membawa budaya dan perilaku beragam. (h/rol)

“K3 merupakan suatu yang utama dalam pekerjaan. Pekerja dan karyawan kita tidak hanya di Indarung, tapi juga di bagian lain sehingga kita ingin hasil yang diperoleh perusahaan tidak ada cidera di dalammya. Pergi dengan selamat dan pulang dengan selamat merupakan suatu keharusan bagi karyawan Semen Padang,” kata Yosviandri. Seminar yang berlangsung dari pagi hingga tengah hari itu, dihadiri jajaran direksi dan ratusan karyawan PT Semen Padang, karyawan dari anak perusahaan dan lembaga penunjang dan afiliasi, staf pimpinan dan karyawan Semen Padang Grup. Yosviandri yang belum sebulan menjabat Dirut PT Semen Padang itu dalam berbagai kesempatan selalu mengingatkan jajaran Semen Padang untuk komit dengan masalah kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di lingkungan perusahaan. Dalam setiap pertemuan, tak jarang ia mengingatkan tentang “safety induction” kepada karyawan. “Jangan sampai ada ‘darah’ dalam setiap kantong semen yang kita jual,” kata mantan Dirut PT PGAS itu. Dia mengatakan, Semen Padang sebagai perusahaan yang bergerak dengan target “zero accident”, akan m elakukan peningkatan pemantauan pelaksanaan K3 di seluruh area perusahaan. Dalam hal ini sebagai penanggung jawabnya yakni Biro Health, Safety & Environment. “Biro ini harus bisa mengkover seluruh area yang ada di perusahaan seluas ini. Kebijakan yang diambil harus dilaksanakan dengan komitmen yang kuat oleh manajemen agar bawahan juga mengikuti,” jelasnya. Keselamatan kerja ini akan dibenahi terus, baik untuk perusahaan ataupun untuk diri sendiri agar terus menjaga keselamatan. “Saya tidak mau menyampaikan berita duka bagi keluarga karyawan karena kecelakaan kerja,” katanya. Terkait seminar, sosok profesional berusia 50 tahun itu menekankan, K3 dan mutu juga untuk pembentukan manusia dan karakter karyawan Semen Padang sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kinerja Sumber Daya Manusia dalam bekerja. “SDM sangat penting bagi perusahaan. Jika SDM baik, maka perusahaan akan berkembang dengan baik. Dalam operasional kita berhadapan dengan alat dan operasional lainnya. Sehingga kecelakaan kerja bisa saja terjadi, namun perusahaan bertekad untuk zero accident,” katanya. Dalam seminar yang lebih dititikberatkan kepada pembentukan karakter SDM, menghadirkan motivator Henmaidi. “Perubahan besar diawali dengan dengan ‘mindset’ dan mimpi besar. Jika itu hanya dilakukan oleh satu orang dalam perusahaan, maka itu juga akan terjadi di perusahaan,” jelasnya. Perusahaan ibarat kapal, dimana visi manusia di perusahaan itu harus sama dengan perusahaan tempat dia bekerja. “Visi yang dimaksud disini bukan visi yang berhubungan dengan materi, uang, mobil mewah atau rumah, namun visi yang memiliki dimensi secara dunia dan akhirat. Visi dimana kita bisa melakukan keduanya dengan baik dan seimbang,” jelasnya. Ia juga mengatakan kebaikan yang dilakukan oleh satu individu di perusahaan akan memberikan efek baik bagi perusahaan itu, dan sebaliknya jika ada satu individu yang melakukan kesalahan atau keburukan, maka hal itu juga akan bisa menghancurkan perusahaan. Dalam acara seminar itu, juga diberikan penghargaan inovasi terhadap 31 tim inovasi yang masuk dalam SPIE II tahun 2017. Tim yang masuk dalam penghargaan menerima penghargaan dalam kategori platinum, gold dan silver. (h/rel)

 Redaktur: Devi Diany

 Layouter: Syamsul Hidayat


bek etik. Lusa apa ya

ak

OPINI Hujan Sesaat Saja HAMPIR satu bulan Kota Padang tak diguyur hujan. Padahal, tak seluruh daerah di Sumbar yang mengalami hal itu. Kemarau. Di beberapa daerah di luar Padang, hujan bahkan masih terus membasahi bumi. Sementara, di Padang, yang ada panas yang begitu terik dan terasa begitu panas. BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) bahkan menyebut cuaca di Padang mencapai 34 derajat celcius. Lambat laun, setelah panas dan nyaris kemarau yang diiringi dengan terbatasnya pasokan air bersih di 3 kecamatan di Padang hujan mulai mengguyur kota. Puncaknya, Rabu (14/2) kemarin, hujan melanda Padang sejak jelang Salat Magrib. Intensitasnya langsung terasa tinggi. Kata orang, hujannya sangat deras. Hampir seluruh wilayah diguyur hujan. Dalam beberapa jam saja, hujan tersebut sudah membuat genangan air yang terasa mengkhawatirkan. Yang mengkhawatirkan, adalah jelang perempatan by pass Lubuk Begalung. Airnya terlihat deras dan ada pula pengendara sepeda motor yang nyaris terseret arus. Untuk warga bersama petugas berkenan bahu membahu ikut membantu mengatasi keadaan di perempatan jalan tersebut. Melihat begitu gampangnya air menggenang hingga terjadinya banjir, perlu jadi pertanyaan lagi. Ada apa dengan kota ini. Padahal, di beberapa titik, drainase sudah diperbaiki. Tentunya harus tetap ada evaluasi. Namun di balik itu semua, ada sebuah upaya yang dilakukan di era Danrem 032/WBR Brigjend Widagdo HS yang merintis program biopori di banyak titik di Padang. Pada saat musim kemarau sejak Januari lalu itu, jelas pori-pori tanah mengering. Selain itu, daya serap tanah yang sudah lama tak mendapatkan air, apalagi dengan volume hujan yang begitu tinggi, tentunya akan semakin kecil. Air yang jatuh ke tanah tak cepat diserap tanah karena kontur tanah makin memadat dan porinya semakin mengecil. Penyelesaian masalah kekeringan itu kan harus berbarengan dalam penyelesaian masalah banjir dan kerusakan lingkungan. Caranya pada saat musim penghujan kita jangan banyak membuang air hujan, dengan begitu kita sekaligus bisa mengurangi banjir saat musim penghujan. Agar tidak banyak membuang air hujan, masyarakat bisa mengalirkan air ke Penampung Air Hujan (PAH) atau diresapkan ke sumur-sumur milik warga. Oleh karenanya harus ada gerakan masyarakat yang terorganisir untuk mensukseskan gerakan memanen air hujan ini. Selain memberdayakan sumur-sumur warga, upaya pengembangan biopori jadi alternative untuk menjaga keseimbangan air tanah. Lubang Resapan Biopori dapat dimanfaatkan untuk menambah air yang meresap masuk ke dalam tanah untuk menambah airtanah itu sendiri, selain itu lubang biopori yang dibuat dapat dimaksimalkan untuk membuat kompos alami dari sampah organik. Dengan lubang biopori dapat mengurangi genangan air dan juga banjir serta mencegah terjadinya erosi tanah dan longsor pada tanah yang kurang kompak atau lemah. Tempat-tempat yang dibuat lubang biopori biasanya pada saluran air hujan, pada tanah kosong ataupun di halaman. Dengan banyaknya manfaat yang diberikan biopori ini tidak salahnya kita memanfaatkannya di sekitar kita. Untuk membuat lubang resapan biopori ini cukup mudah, berikut ini adalah cara membuat lubang resapan biopori. (*)

HALUANISME  Rumah Kosmetik Ilegal Digerebek  Kemarin obat. Sekarang kosmetik. Lusa apa ya

 1.139 Pencaker Tamatan S1  Ini bisa jadi bahan kampanye pak

www.harianhaluan.com

15 OKTOBER FEBRUARI 2016 2018 KAMIS, 27 29 26 Jumaidil Awal1438 1439HH Muharram

5

Padang, How Long Can You? RONNY P SASMITA

SAYA sadar betul bahwa saya be rasal d ari kampung. Waktu kecil, bahkan sampai tamat SMA, saya sangat jarang mendatangi Kota Padang. Jika direrata, paling setahun sekali dua. Itu pun tidak lama. Biasanya, sekali waktu ikut Papa jika ada kepentingan ke Kota Padang. Sekali lagi ikut jalan-jalan keliling Sumbar bersama teman-teman sekolah, lalu selintas sejam dua jam singgah di Padang Kota. Spotnya, jika tidak di tepi Pantai Padang, ya di salah satu mall. Itu saja. Lebih dari itu, saya kurang mengenal Kota Padang. Dengan kenyataan yang demikian, otomatis saya tidak tersinggung jika dibilang anak kampung. Nyatanya memang demikian toh. Sampai tamat SMA, saya praktis hanya menguasai pemahaman spatial sosiologis daerah kelahiran saya saja. Miris? Nampaknya tidak juga. Memang sebagian temanteman waktu itu sangat sering bepergian ke Kota Padang. Yang sebagian tersebut biasanya anak-anak dari kalangan menengah atas di daerah saya. Tapi banyak juga yang seperti saya, yang hanya mengenyam pemandangan Kota Padang sekali dua dalam setahun. Jadi saya tidak perlu merasa miris karena tidak sendirian dalam posisi tersebut. Mungkin bagi sebagian orang h idup semacam itu tidak menarik, tidak dinamis. Tapi bagi saya, alhamdulillah, masih saya syukuri. Saya sangat menikmati masa-masa tersebut. Bahkan lebih dari itu, saya pun akan sangat ikhlas menikmati peri st i la h an - p e r is t il ah a n orang, apapun jenis kata-katanya, kepada saya. Everybody can talk anything, right. Selepas SMA, dengan bus (ketika itu jalur darat masih sangat diandalkan) saya merangsek ke tanah Jawa. Berawal ke Bogor, lalu ke tanah Pasundan. Saya cukup lama di tanah priyangan, sebelum melancong lagi ke Tanah Betawi. Otomatis, Kota Padang tidak terlalu familiar bagi saya. Sekali dua pulang kampung, terbilang jarang juga kota tersebut saya singgahi. Jikapun singgah, pa-

ling hanya untuk beli oleholeh, atau sedang ingin makan sesuatu yang kebetulan hanya ada di Padang Kota, atau mendatangi sodara mama dan papa. Kemudian selanjutnya hanya sempat memantau perkembangan berita tentang Kota Padang beberapa kali. Itupun sekali lalu saja. Tidak mendalam, dan tidak pula banyak melahirkan tanya. Lalu beberapa waktu lalu, intensitas saya bersinggungan dengan Kota Padang meningkat. Sekalipun masih buta spatial, secara kasat mata, semua yang saya lihat dan saksikan tentang perkembangan kota ini, in general, cukup mengecewakan. Padahal saya sadar betul bahwa saya berasal dari kampung, tapi hati saya cukup berani untuk mengatakan bahwa saya kecewa dengan perkembangan yang ada di kota Padang. Saya bertemu daerah pinggiran Kota yang tidak dialiri listrik. Jalan-jalan ke komplek lama yang masih seperti sepuluh tahun lalu. Saya juga bertemu jalan utama yang tata kelolanya entah seperti apa. Ada project yang setengah beres lalu seperti ditinggal begitu saja, dengan pembatas tengah jalan yang rawan menjadi penyebab kecelakaan. Saya melihat pantai yang dibangga-banggakan di sosmed, ternyata saya hanya mampu berkomentar “Oh ini toh”. Di kepala saya, maafkan jika saya salah mengambil parameter, ternyata banyak gambaran pantai seperti Bantaeng, misalnya, yang anggaran daerahnya sebelas dua belas dengan Kota Padang. Sekali lagi maafkan saya. Toh

masih untung saya tidak bawabawa Bali dan pantai-pantai sekelasnya sebagai parameter. Di sisi lain, ada masjid megah yang membanggakan. Ada cerita puja-puji yang memabukan. Ada cerita kultus personal yang mendekati sosok malaikat. Ada sindir dan satir sebagai lawannya. Secara verbal, semuanya memang dinamis. Tapi secara fisik, jika berkaca pada perkembangan yang dialami kotakota lain, saya pikir yang ada di Kota ini terbilang statis, jika tak mau dibilang mundur. Namun agak mirisnya, perkembangan fiskal kota ini tak kalah dengan kota lain. Tapi ya sudah lah, ketika itu, saya masih terhibur dengan kata hati, ”ah bukan urusan saya”. Karena biasanya selepas itu, saya kembali ke rantau, kembali bekerja (maklum orang kampung harus kerja untuk hidup toh). Saya harus kembali ke ritme aktifitas saya. Seiring berjalan waktu, saya semakin sering memantau perkembangan kota ini. Entah kenapa, baik melalui sosial media, ataupun melalui datadata resmi yang saya dapatkan. Hasilnya, saya sudah cukup berani untuk berkesimpulan bahwa “Padang seharusnya mampu tampil jauh lebih baik dari ini. Karena potensinya ke arah itu sangat besar. Dan saya sangat yakin, orang Padang pun mampu melakukannya, baik yang berasal dari orang Padang yang besar di rantau ataupun yang memang sudah dari dulu tinggal di Padang”. Sampai hari ini, saya masih bersemangat menyimpan keberanian untuk merawat kesimpulan itu.

Oh ya, bagaimanapun cerita ini hanya pendapat saya yang memang tidak pernah dibesarkan di Kota Padang. Saya minta maaf kepada masyarakat Padang jika ada cara pandang saya yang kurang bisa diterima. Satu hal yang saya cukup yakin bahwa semua masyarakat Padang, dari semua kalangan dan golongan, tentu menginginkan yang terbaik untuk kota Padang, menginginkan ada pergerakan maju nan konstruktif positif dari waktu ke waktu, terlepas dari kalangan mana peminpinnya. Jadi pendek kata, apapun teorinya, apapun permodelan ideologi yang dipakai untuk melihat keadaan Kota Padang, Padang adalah Kota Kita, kota yang punya potensi unuk berlari kencang menyamai, bahkan melampaui, kotakota lain yang sudah lebih dulu berlari kencang. Jangan lagi kita tergoda dengan kata tanggung jawab bersama, karena jika nanti ada apa-apa, lalu siapa yang bertanggung jawab. Siapa yang akan kita tagih. Tentu kita harus bergerak bersama, saling mengingatkan dan saling memberi masukan. Saling mengkritik dan memberi perspektif lain. Tapi secara otoritatif haruslah ada yang bertanggung jawab untuk memimpin gerakan memajukan bersama tersebut. Siapa tertuduhnya, tidak lain dan tidak bukan, yaitu pemimpin Kota Padang. Dengan kata lain, kita harus penuh antusias untuk ikut menyeleksi memajukan caloncalon yang baik dan kemudian ikut mengawasinya. Partai tentu punya kapasitas untuk

memberikan surat rekomendasi, tapi partai sejatinya jangan mendasarkan surat rekomendasi semata pada kemampuan fiskal dan lobby calon kepala daerah, tapi juga harus berlandaskan pada raso dan pareso ke hari-hari mendatang. Harapan masyarakat harus ditangkap, dipahami, dan dicarikan kandidat yang mampu merealisasikannya. Masyarakat daerah pasti menginginkan daerahnya untuk tidak tertinggal terlalu jauh. Masyarakat pastinya berharap ekonomi kota bergerak positif sehingga peluang-peluang ekonomi terbuka lebar, kesempatan kerja semakin lebar, layanan-layanan pemerintah semakin baik, dan keberpihakan pemerinrah daerah kepada masyarakatnya semakin tinggi. Dan itu semua tak akan terjawab hanya dengan modal populer atau memiliki kemolekan personal, sama sekali bukan itu jawabannya. Tapi dibutuhkan kompetensi politik yang mumpuni untuk menggiring semua kekuatan dan kapasitas pemerintah yang ada di daerah agar mampu melahirkan kebijakan-kebijakan dan sikap-sikap politik yang menjurus ke sana. Menjelang Pilkada serentak, di mana Padang menjadi salah satu kota yang akan menghelatkannya dan dengan kondisi-kondisi yang saya paparkan di atas, maka ada baiknya dimunculkan satu pertanyaan, How Long Can You Go, Padang? *** Penulis adalah Direktur Eksekutif Economic Action Indonesia/ EconAct

Tarif Parkir KAMI warga Padang Timur mengeluhkan soal tarif parkir yang tidak merata dan tidak jelas. Untuk sepeda motor kadang petugas parkir meminta uang Rp2.000 dan Rp3.000. Untuk mobil diminta Rp3.000 dan Rp5.000. Tarif parkir ini sepertinya sesuai keinginan petugas saja.kami berharap adanya penegasan dan pengawasan dalam hal ini. Trims Pengirim: 081374733***

 Redaktur: Rakhmatul Akbar

 Layouter: Luther


6

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

PARIWARA PEMKAB DHARMASRAYA

PRESIDEN Joko Widodo bersalaman dengan masyarakat di dampingi Wakil Bupati Dharmasraya Amrizal Dt Rajo Medan.

Saya juga menikmati malam di kota ini dengan mencoba kuliner setempat di kedai Mata Air Swalayan & Resto, tak jauh dari penginapan. Ada donat madu, bakso, aneka mie dan nasi goreng, serta minuman kopi dan teh. Saya datang dan bergabung dengan beberapa wartawan liputan istana yang lebih dulu tiba. Duduk di atas bangku dari drum bekas yang dibentuk menjadi sofa, mengobrol sam-

bil menyantap mie rebus yang enak tapi pedas, satu jam berlalu tanpa terasa. Sebelum beranjak kembali berjalan kaki ke penginapan, saya baru ingat kalau Ibu Negara yang menunggu di penginapan belum makan sejak tadi. Sebungkus mie rebus dari kedai ini pun saya bawa pulang. Begitulah. Seharian kemarin di Kabupaten Dharmasraya, saya datang ke persawahan di Kecamatan Sitiung meninjau proyek Padat Karya Tunai, membagikan 3.000 kartu Program Keluarga Harapan, 1.247 Kartu Indonesia Pintar, dan 4.000 lembar sertifikat tanah kepada masyarakat Sumatera Barat.” Hal ini dikutip dari facebook Presiden Joko Widodo, ini membuktikan kesenangan dan kebahagiaan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Dharmasraya. Kedatangan orang nomor satu Indonesia ini ke Kabupaten Dharmasraya, tentu-

nya tidak terluput dari kerja dan upaya Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan. SE, bersama Wakil Bupati Dharmasraya H. Amrizal. Dt. Rajo Medan. S. Sos, dalam mengembangkan dan membangun infrastruktur Kabupaten Dharmasraya lebih baik dari sebelumnya, mustahil kiranya seorang Presiden mau melakukan kunjungan kerja ke salah satu Kabupaten jikalau Kabupaten itu sendiri tidak ada kemajuan lebih baik dari yang sebelumnya. Maka dari itu, dengan menyempatkan diri Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, dan ibu Hj Iriana Joko Widodo, menginjakkan telapak kakinya di tanah Dharmasraya, dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Dharmasraya untuk bertemu dan bersalaman dengan seorang Presiden. Saat itu, seti banya

Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, dan ibu Hj. Iriana Joko Widodo, dalam rangka kunjungan kerja, pada Rabu 7 Februari 2018, tepatnya Pukul 10.45 Wib tiba di Kabupaten Dharmasraya dengan tiga helikopter yang memboyong Presiden beserta rombongan mendarat sempurna di Lapangan Bola Kaki Tamansari Jorong Teluk Sikai, Kenagarian Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya. Kedatangan rombongan itu disambut langsung oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan. SE, beserta istri Dewi Sutan Riska Tuanku Kerajaan. Setibanya di Teluk Sikai, Presiden dan Ibu Negara dengan membawa sedikitnya 23 Pejabat Tinggi Negara tersebut langsung disambut sorak gembira oleh masyarakat yang sudah menunggu sejak pagi. Dimana hari itu menjadi sejarah di Dharmasraya, pasalnya di Jorong Teluk Sikai, Nagari Sungai Duo, menjadi lautan masa, puluhan ribu masyarakat tampak begitu antusias menyambut kedatangan presiden dan berebut untuk bersalaman dengan menangis gembira, serta berfoto dengan orang nomor satu di Indonesia itu. Begitupun Presiden dan istri, serta Bupati dan Ny. bupati juga tampak begitu hangat m e n ya p a warga.

PRESIDEN Ir. H. Joko Widodo, dengan anggota DPR RI Komisi V Alex Indra Lukman.

PIDATO Presiden Joko Widodo, ketika berpidato penyerahkan sertifikat di Sport Center Dharmasraya. www.harianhaluan.com

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

PRESIDEN Joko Widodo, didampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Bupati Dharmasraya kunjungi program padat karya.

Cerita Jokowi dan 20 Jam di Kabupaten Dharmasraya SAYA bermalam di Dharmasraya, sekitar 200 kilometer dari Kota Padang Sumatera Barat, semalam, setelah serangkaian kunjungan di kabupaten itu. Penginapannya bernama Hotel Jakarta Indah yang berada di Jalan Lintas Sumatera Kilometer 1 Pulau Punjung.

Harian Umum

Berselang waktu beberapa menit, menyapa dan bersalaman dengan masyarakat, Presiden, ibu Negara, Bupati Dharmasraya dan Istri Bupati, yang juga turut didampingi oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, Wakil Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Dt Rajo Medan. S. Sos, saat itu langsung menuju agenda masing-masing kunjungan kerjanya Presiden. Hebatnya, selama perjalanan Presiden di Kabupaten Dharmasraya jelas tampak kedekatan dan keakraban Presiden dengan Bupati Dharmasraya, dengan bukti Presiden dan Bupati satu mobil untuk melakukan peninjauan pertama pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) berupa akses jalan, saluran air minum dan sanitasi Jorong Teluk Sikai, dan memeriksa pembangunan infrastruktur irigasi penunjang pertanian proyek Pemanfaatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Teluk Sikai, menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi 1.245 siswa, Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 3.000 KK dan sejumlah Bantuan Pangan Rastra di lapangan Bola Kaki Koto Agung. Seterusnya dari Koto Agung, usai menunaikan sholat zhuhur, presiden lanjut bertolak ke lokasi pembangunan Embung Desa di Nagari Sitiung. Di sana juga telah menunggu Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo. Embung yang dibangun di Nagari Sitiung ini memiliki volume penampungan air sebesar 15.625 meter kubik yang dibangun dengan jumlah dana Rp 810 juta. Pemerintah menargetkan pembangunan proyek tersebut tuntas dalam waktu 90 hari kerja dengan tenaga kerja 50 orang. Selanjutnya, presiden berlanjut untuk menyerahkan sertifikat tanah program PTSL di Sport Center Koto Padang. Presiden berpesan kepada masyarakat penerima sertifikat program untuk menjaga baikbaik sertifikat tersebut. Sebab, sertifikat itu adalah bukti hak milik atas lahan yang dimiliki. “Kepada masyarakat yang ingin menjadikan sertifikat itu sebagai anggunan untuk pinjaman uang ke bank agar mempertimbangkannya secara matang. Jangan sampai, sertifikat sudah diserahkan ke bank, ternyata kita tak mampu membayar cicilan, tentu sertifikat ini akan diambil oleh pihak bank,” pesan presiden. Di Sport Center, presiden sempat berdialog dan melakukan tanya jawab dengan masyarakat. Dalam kesempatan itu,

PRESIDEN Joko Widodo dan lainnya makan malam di kedai Mata Air Pulau Punjung.

PRESIDEN RI didampingi Bupati Dharmasraya lakukan peninjauan embung Nagari Sitiung.

PRESIDEN RI berdialog dengan masyarakat di embung Nagari Sitiung.

presiden juga bagi-bagi hadiah sepeda sport kepada warga yang mampu menjawab pertanyaan dari presiden. Usai dari Sport Center, Presiden kemudian lanjut menuju Hotel Jakarta Indah, Pulau Punjung untuk bermalam, dan esok paginya akan bertolak ke daerah Solok dan Tanah Datar untuk melanjutkan agenda kunjungan kerjanya di Sumatera Barat. Sementara salah seorang anggota DPR RI Komisi V Dapil Sumbar Alex Indra Lukman, mengungkapkan pada Haluan, dengan kasat mata terlihat kedatangan Presiden membuat masyarakat Dharmasraya sangat senang, tidak ada tampak sedikitpun kebencian masyarakat khususnya Dharmasraya terhadap Pak Jokowi, dengan bukti di Kenagarian Sungai Duo menjadi lautan masa dengan masyarakat Dharmasraya dari pinggiran berbondong-bondong ingin melihat Presiden dengan menggunakan mobil bak terbuka. “Sangat luar biasa Jokowi, saat dirinya turun dari Heli langsung menyapa, bersalaman, berfoto dengan masyarakat. Tidak ada tampak kesombongan bahwa dirinya seorang pejabat tertinggi negara di depan masyarakat biasa,” ungkap Alex. Tambah Alex, Salutnya terhadap Jokowi, meskipun tidak ada tempat penginapan untuk seorang Presiden di Dharmasraya, namun Jokowi tetap mau bermalam di Kabupaten Dharmasraya dengan penginapan Hotel seharga 450 ribu semalam, ini

menunjukkan seorang diri presiden tidak sombong. Ucapan yang sama juga dikatakan Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, sulit kiranya mendapatkan seorang Presiden seperti Pak Jokowi, dimana dalam kunjungannya mengutamakan tegur sapa dengan masyarakat biasa, tidak melihatkan dirinya seorang presiden setiap kunker untuk di kawal ketat dalam pengamanan. Dan Bupati mengucap terimakasih tak terhingga kepada masyarakat Dharmasya menyambut kedatangan Presiden dengan baik dan antusias. Sementara, lewat media ini masyarakat Dharmasraya memberikan apresiasi setingi-tingginya kepada Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan. SE, dimana masyarakat Dharmasraya telah dapat bertemu langsung dengan seorang Presiden. “Kami sangat bangga dengan Bupati Dharmasraya karena dirinya sudah mampu membawa Presiden ke daerah kita ini. Kesempatan untuk bertemu dan bersalaman dengan seorang Presiden ini kesempatan yang sangat sulit, dan saat ini kami sudah dapat bertemu langsung dengan Presiden,”ungkap salah seorang Warga Teluk Sikai Sarwono pada haluan saat itu. Harapannya, dengan kedatangan Presiden, Kabupaten Dharmasraya hendaknya menjadi perhatian penuh oleh pemerintahan pusat dalam pembangunan segala infrastruktur di Kabupaten yang kita cintai ini. (**)

PRESIDEN Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo didampingi Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaa, dan istri Dewi Sutan Riska, menyerahkan KIP.  Redaktur: Dodi Nurja     Layouter: Irvand


UTAMA Sepotong Kayu Selamatkan Nyawa Pemancing PADANG, HALUAN — Personil Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Sumbar berhasil menyelamatkan seorang pemancing yang tergelincir dan terseret ombak, Rabu (14/2) pagi. Korban diketahui sudah dua hari terombang-ambing di tengah laut, dan bertahan dengan berpegangan pada sepotong kayu. Korban yang bernama Hidayat, selamat dan langsung dilarikan ke Puskesmas Bungus Teluk Kabung. Dia diketahui warga Jalan Rajawali, Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur. Hidayat terseret ombak ketika sedang memancing di Dermaga Navigasi Bunggus Teluk Kabung. Penemuan korban be rmula saat personil Ditpolari lewat di lokasi dermaga tersebut. Personil itu lalu melihat korban sedang terapung mengunakan kayu di laut. Dengan cepat, petugas meminta bantuan personil lainnya untuk menolong korban yang terombang-ambing. Dengan bantuan alat pelampung, korban berhasil dibawa ke darat dalam keadaan lemah tapi masih beryawa. Ia pun langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Wadir Polisi Perairan Polda Sumbar AKBP Azaz Siagian mengatakan, menurut keluarga korban, ia telah hilang selama dua hari. Korban pamit untung memancing. Diduga korban terlincir dan masuk kelaut. “Waktu itu anggota saya sedang lewat, melihat adanya orang melambaikan tangan di tengah laut. Ia cepat menolong dibantu masyarakat. Untung nyawa korban selamat walau lemas,” katanya, Rabu (14/2). Dijelaskan lagi, setelah korban dibawa ke darat dan langsung dirawat di Puskesmas, ia menghubungi pihak keluarga. Keluarga korban langsung datang dan membawanya. “Kata keluarga korban ia telah melaporkan kejadian ke Polsek terdekat karena keluarganya hilang ketika sedang mancing. Kita pun langsung respon dan cepat menolong orang membutuhkan karena itu sudah tugas kita,” ujarnya. (h/mg-hkl)

ANGGOTA Ditpolair mengevakuasi Hidayat, pemancing yang sempat terombang-ambing selama dua hari di lautan lepas. HAIKAL

ngan selama 15 tahun dan dendanya sampai Rp5 miliar. Untuk kasus ini harus tetap didalami lebih lanjut,” ucap Margiyanta. 1,25 Juta Kosmetrik ilegal Sepanjang 2017, secara nasional BPOM menemukan 1,25 juta produk kosmetik ilegal yang beredar di pasaran. Dari hasil pengawasan post-market, ditemukan 491.667 pieces kosmetik lokal ilegal dan 756.495 pieces kosmetik impor ilegal di wilayah Indonesia. BPOM juga menemukan 11.457 pieces kosmetik lokal dan 5.900 pieces kosmetik impor yang mengandung bahan berbahaya dengan nilai keekonomian mencapai lebih dari Rp20,5 miliar. Sementara itu, penemuan produk impor ilegal bahan baku obat, bahan pangan, dan kosmetik nilainya mencapai Rp146,88 miliar. Produk ilegal ini berasal dari Asia Tenggara hingga China. Kepala BPOM, Penny Kusumastuti Lukito merincikan, nilai impor produk ilegal yakni berupa obat senilai Rp6,38 miliar, suplemen makanan Rp53 miliar, kosmetik Rp78 miliar, dan bahan pangan Rp9,5 miliar. “Produkproduk itu berasal dari Singapura,

Malaysia, Thailand, India dan Tiongkok, dengan masuk melalui pelabuhan di Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, dan jalur darat di perbatasan Kalimantan Barat,” kata Penny, Rabu (14/2). Penny mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi, advokasi, dan diskusi dengan pelaku usaha kosmetik, termasuk melakukan pembinaan dan bimbingan teknis kepada para pelaku UMKM untuk memproduksi produk kosmetik dengan mengacu pada peraturan yang berlaku. Selain itu juga dilakukan peningkatan pelayanan publik secara berkesinambungan melalui percepatan notifikasi, serta consultation desk dan coaching clinic bagi para pelaku usaha kosmetik. Penny mengungkapkan, sejak penerapan Harmonisasi Asean di bidang kosmetik melalui sistem notifikasi online pada tahun 2011, terjadi peningkatan jumlah notifikasi, baik produk dalam negeri maupun luar negeri. Berdasarkan data BPOM, jumlah kosmetik yang ternotifikasi di tahun 2017 sampai bulan September sebanyak 33.823 produk, naik 11,57% dari periode sama tahun sebelumnya. (h/mg-hkl)

Padang ............................................ Dari Halaman. 1 kan tumbang di Ranah Parak Rumbio dan Jalan Hiligoo. Kondisi yang kian parah memaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang terus siaga. Perahu karet juga disiagakan di beberapa titik karena genangan a ir semakin tinggi. “Kami menyiagakan perahu karet di kawasan Pegambiran Kecamatan Lubuk Begalung sebagai bentuk antisipasi jika warga membutuhkan,” kata Kepala BPBD Kota Padang Edi Hasymi di Padang, Rabu (14/2) malam. Selain itu ada beberapa kawasan lain yang mengalami hal serupa yaitu kawasan Jundul Rawang, Pondok, Mato Aia, Sawahan, Tabiang dan lainnya. Ia mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan di mana saja kawasan yang berpotensi banjir. “Saat ini saya sedang melakukan patroli bersama tim keliling kota. Apabila ada yang darurat kita langsung turunkan tim ke sana,” kata dia. Ia menilai, hujan yang terjadi di kota ini baru beberapa jam namun menyebabkan beberapa kawasan tergenang air. Hal ini akibat musim kering yang melanda kota sejak beberapa waktu terakhir. “Akibatnya sampah plastik, dedaunan dan lainnya memenuhi selokan dan drainase dan menyebabkan air tersumbat,” kata dia. Ia mengimbau seluruh masyarakat yang masih berada di jalan raya agar berhati-hati dalam melintas karena beberapa ruas jalan masih tergenang air. “Kita mengimbau agar terus meningkatkan kewaspadaannya. Selain itu warga yang berada di aliran sungai dan lokasi dengan tingkat kecuraman hampir 45 derajat agar segera mencari lokasi yang aman,” katanya. www.harianhaluan.com

7

Puluhan........................................... Dari Halaman. 1 akan menimpa murid sekolah. “Kejadian sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu murid kelas 2B tengah mengikuti pelajaran matematika. Tak berapa lama, suara mengejutkan terdengar keras sampai ruangan majelis guru yang berjarak sekitar 4 kelas dari ruangan kelas 2B. Setelah terdengar suara dentuman, guruguru berlarian ke sumber bunyi. Ternyata suara tersebut dari ruangan kelas 2B. Di sana didapati loteng gipsum sudah menutupi seluruh ruangan kelas,” jelas Musri. Pecahan loteng sudah berada di atas kepala anak-anak dan berserakan sampai ke lantai. Anak-anak pun ada yang berteriak histeris. “Guru Wilnawati pingsan di dalam kelas, terpaksa di angkat bersama-sama untuk evakuasi ke luar ruangan kelas. Anak-anak terlihat sangat ketakutan, pucat

wajahnya,” ucapnya sang Kepsek. Untung saja, ucap Musri, kejadian tersebut tidak menimbulkan luka apapun terhadap murid dalam ruangan kelas. “Kalau murid tidak ada korban. Tetapi guru kelas terpaksa dirawat di rumah sakit. Memang tidak terlalu parah, tapi butuh perawatan,” ucapnya lagi. Loteng atau langit-langit yang ambruk tersebut, merupakan kegiatan proyek pada 2012 silam. Hampir 6 tahun berlalu, kondisi loteng sudah tidak layak untuk ditempati. Di SDN 07 Payakumbuh, terdapat dua ruangan kelas yang loteng gipsum mulai menganga. Yaitu ruangan kelas 6 dan kelas 5. Karena itu, pihak sekolah berencana untuk merobohkan loteng tersebut untuk antisipasi supaya tidak terjadinya peristiwa susulan. “Besok, loteng yang tak

layak kita robohkan. Sudah ada yang m enganga, seakan m au runtuh saja,” terangnya. Diakui kepala sekolah, ambruknya loteng SDN 07 Payakumbuh itu, bukan pertama kali terjadi. Bahkan, hampir tiap tahun loteng-loteng di sekolah dengan murid 323 dan 11 rombongan belajar itu terus berjatuhan. “Hampir tiap tahun loteng kelas ambruk. Kejadian serupa pada tahun lalu seperti di kelas 5B dan 4A, tetapi tidak separah ini,” ucap Musri. Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, pascaambruknya loteng gipsum SDN 07 Payakumbuh langsung mengumpulkan seluruh kepala sekolah. “Kepala sekolah kita kumpulkan dan mengimbau agar loteng yang sudah berumur 3 tahun lebih atau tidak layak pakai harus diganti. (h/ddg)

Sawahlunto...................................... Dari Halaman. 1

Rumah ............................................ Dari Halaman. 1 negeri, lalu diracik di rumah ini, untuk kemudian diedarkan,” katanya. Antoni menambahkan penggeledahan yang dilakukan oleh BBPOM saat berdasarkan informasi dari Polda Sumbar. “Ada sekitar 26 dus besar yang kita amankan. Akan kita lanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku nanti. Bahan-bahan yang digunakan bisa berbahaya bagi masyarakat, selanjutnya akan di teliti, apakah menggunakan bahan berbahaya atau tidak. Perlu uji labor untuk membuktikannya. Bahan yang disita labelnya belum terdeteksi, sebab tidak ada mereknya. Produk tersebut masih polos berupa cream malam, cream siang dan founder,” papar Asdi. Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sumbar Kombes Pol Margiyanta mengatakan, pada dasarnya setiap kosmetik yang beredar harus mempunyai izin dari BBPOM dan Dinas Kesehatan. Jika tidak ada izin, dipastikan ilegal. “Pemilik bisa saja dijerat dengan dengan Undang-undang Perlindungan Konsumen, UU Kesehatan, UU Perdagangan dan Industri dengan ancaman kuru-

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

Bangun Pengendali Banjir Untuk mengantisipasi banjir, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera Ditjen Sumber Daya Alam telah merampungkan pembangunan Pengendali Banjir dan Sedimen Barang Kuranji Segmen Tengah yang melintasi Padang sepanjang 2,2 km. Kehadiran infrastruktur tesebut mampu memberi manfaat untuk mengurangi risiko berulangnya banjir bandang di Kota Padang dan sekitarnya. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, perubahan iklim menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan sumber daya air di Indonesia. Faktorfaktor seperti pergeseran dan perubahan musim (musim hujan ke musim kemarau) serta pola hujan berdurasi pendek dengan intensitas tinggi kerap mengakibatkan banjir. “Saya mengajak semua pihak untuk menjaga daerah tangkapan air melalui penghijauan kembali dan menahan laju alih fungsi lahan,” ujar dia. Banjir bandang pada aliran Sungai Batang Kuranji terjadi beberapa kali, terakhir pada 2012. Penyebab utamanya adalah terjadinya penurunan dasar sungai akibat penambangan galian C, sedimentasi, dan kecepatan air yang tinggi serta menggerus dinding sungai dan tanggul sungai yang rendah. Kepala BWS V Sumatera Maryadi Utama menuturkan, proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu karena mendapatkan dukungan dari masyarakat, terutama yang tanahnya terkena pembebasan lahan. “Masyarakat, baik yang ada di sisi kanan maupun kiri sungai, sangat mendukung dan secara sukarela menyerahkan lahannya

untuk dibebaskan. Proyek ini selesai pada saat hujan besar beberapa bulan lalu. Alhamdulillah, aliran sungai tidak melimpas dan tidak mengakibatkan banjir di Kota Padang. Walupun terjadi genangan, namun itu akibat persoalan drainase lokal,” papar Maryadi. Pembangunan Pengendali Banjir dan Sedimen Batang Kuranji merupakan upaya Kementerian PUPR untuk memperbaiki Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Indragiri yang masuk kategori kritis sehingga potensial mengakibatkan banjir bandang. Hulu DAS adalah pegunungan Bukit Barisan yang memiliki luas 202,7 km2 serta panjang sungai 274,25 km. Curah hujan di DAS Batang Kuranji rata-rata per tahun sebesar 3.500-4.000 mm. Segmen Tengah yang telah diselesaikan merupakan fase pertama dari tiga fase pembangunan Pengendali Banjir dan Sedimen di Sungai Batang Kuranji. Pekerjaan yang dilakukan di antaranya normalisasi sungai, membangun lima buah cek dam dan perbaikan dua buah cek dam dengan lebar 35-75 meter, pembuatan jalan inspeksi, dan groundsil yang berfungsi untuk mengurangi kecepatan arus sungai Batang Kuranji. Biaya pembangunan proyek itu mencapai Rp 238 miliar yang dikerjakan melalui kontrak 2015-2017 oleh PT PP dengan PT ASHFRI secara Kerjasama Operasi (KSO). Kementerian PUPR saat ini melanjutkan pekerjaan serupa di daerah hulu sungai dengan anggaran Rp 174 miliar hingga 2019. “Sungai Batang Kuranji merupakan sumber utama air irigasi. Apabila di hilir sungai terjadi banjir, maka akan menggenangi sekitar 3.500 hektar areal pertanian,” kata Basuki. (h/mg-hkl/rei)

untuk terus meminimalisir kekurangan yang ada selama ini,” ujar Walikota Ali Yusuf yang didampingi Sekda Rovanly Abdams, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD), Buyung Lapau, Inspektur Jusmanidar beserta jajaran. Semakin cepatnya Kota Sawahlunto dalam menyerahkan LKPD, lanjut Ali Yusuf, merupakan bentuk kepatuhan Pemerintah Sawahlunto dalam melaksanakan administrasi terhadap penggunaan APBD dalam pembangunan. Sebagai manusia, lanjut Bapak tiga anak kelahiran 11 Mei 1970 itu, tidak yang bisa sempurna dalam bekerja. Namun demikian usaha untuk meminimalisir kekurangan yang terjadi terus dilakukan. Terkait asset PT. Bukit Asam, Ali Yusuf mengatakan, pemerintah selalu mengikuti aturan dalam penggunaannya. Bahkan, peme-

rintah berkeinginan untuk membelinya. Selain itu, Ali Yusuf juga mengharapkan, S awahlunto kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD 2017 yang diserahkan. Sebelumnya, untuk LKPD tahun anggaran 2015 dan 2016, Kota Sawahlunto mendapatkan opini WTP dua kali secara berturut-turut. Kepala Sub Auditorat BPK RI Sumbar, Indria Syzinia mengatakan Pemmerintah Sawahlunto merupakan daerah yang pertama di Sumbar yang menyerahkan LKPD ke BPK RI Sumbar. Secara nasional, Sawahlunto berada di posisi keempat setelah Musi Banyuasin, Kota Palembang, Pare-Pare dan Kota Sawahlunto di posisi keempat. Indria Syzinia mengatakan, pihaknya akan mulai melakukan pemeriksaan dan penilaian terhadap LKPD Kota Sawahlunto 2017, mulai Senin (19/2). Untuk itu

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan kooperatif saat pemeriksaan dilakukan Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sawahlunto, Buyung Lapau mengemukakan, lebih awalnya LKPD bisa diserahkan pada BPK Sumbar karena pemerintah kota sudah melakukan sistem rekonsiliasi tiap bulan terhadap pendapatan, belanja dan aset daerah. “Hal ini yang membuat pelaporan pertanggungjawaban keuangan semakin mudah disusun. Dengan sistem rekonsiliasi, sejak Januari 2017 hingga November 2017 sudah bisa disusun di Desember,” ujarnya. Sedangkan laporan Desember 2017, terang Buyung Lapau, sudah bisa dirampungkan di Januari 2018. Sehingga di Februari 2018 ini, LKPD 2017 sudah bisa diserahkan ke BPK RI Sumbar. (h/nto)

Legalitas ......................................... Dari Halaman. 1 Prayitno dalam sambutannya pada pengukuhan Pjs untuk tiga kota di Sumbar, Rabu (14/2). Di antaranya yang dilantik, Kepala Perpustakaan Daerah (Pusda) Sumbar Alwis yang didapuk menjadi Pjs Walikota Padang, Kepala Biro Organisasi Setdaprov Sumbar Irwan memimpin Kota Padang Panjang, dan Kepala Dinsos Sumbar Abdul Gafar menjadi Pjs Walikota Sawahlunto. Sementara Kota Pariaman yang juga iku t menyelenggarakan Pilkada tahun ini, jabatan wako tetap dipegang Mukhlis Rahman yang telah dua periode memimpin kota tersebut. “Kita tidak menutup mata, beberapa kota yang akan dipimpin oleh Pjs ini masih memiliki persoalan yang mesti d iselesaikan. Sesuai wewenang yang diberikan, kami berharap Pjs dapat maksimal mengurai dan mencarikan solusi atas persoalan itu. Waktu lima bulan jabatan Pjs ini cukup untuk menata organisasi dan administrasi pemerintahan itu,” pesan Irwan kepada ketiga Pjs tersebut. Selain itu, Irwan juga menyam-

paikan lima poin penting yang harus diingat dan dipegang oleh para Pjs selama menjalankan tugas di tiga kota tersebut. Pertama, agar Pjs melaksanakan kepemimpinan di kota penempatan sesuai dengan aturan perundang-undangan dan menetapkan kebijakan bersama DPRD setempat. Kedua, agar Pjs memelihara ketenteraman dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat. Kemudian yang ketiga, memfasilitasi penyuksesan penyelenggaraan Pilkada di kota penempat an dan menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) di daerah masing-masing. Keempat, menandatangani Perda tentang APBD dan tentang Organisasi Perangkat Daerah setelah mendapatkan persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Dan kelima, manetapkan pengisian dan penggantian pejabat sesuai dengan Perda perangkat daerah dan setelah mendapat persetujuan dari Mendagri. “Patut diingat juga oleh pejabat yang ada di OPD di ketiga kota, jangan sesekali m eremehkan

kepemimpinan Pjs, karena peran mereka tetap besar meskipun ada kata sementara di statusnya. Pjs Wako tetap punya legalitas yang kuat,” pesan Irwan lagi kepad ratusan ASN dari ketiga kota yang hadir dalam pengukuhan tersebut. Penunjukan ketiga pejabat dari lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar tersebut, lanjut Irwan, sudah melalui pertimbangan yang matang. Salah satunya yang terpenting adalah pertimbangan mengenai rekam jejak kepemimpinan masing-masing Pjs yang terpilih. Irwan pun meyakini, ketiganya akan mampu menjalankan tugas sesuai dengan kewenangan dengan maksimal. “Untuk Pak Alwis dan Pak Gafar ini, sebelumnya sudah berpengalaman manjadi Pjs. Sedangkan Pak Irwan matang dalam bidang organisasi, karena memang saat ini menjabat Kabiro Organisasi Setdaprov Sumbar. Karena itu, kami yakin ketiga “walikota tanpa pemilu” ini akan sanggup mengembang amanah dengan sebaik-baiknya,” pungkas Gubernur. (h/adv)

DPRD Sumbar ................................ Dari Halaman. 1 Geothermal Universitas Indonesia (UI), Yunus Daud. Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim menyampaikan penyamaan persepsi tentang geothermal sangat perlu dilakukan. Hal ini karena Sumbar sangat kaya akan geothermal. Beberapa proyek eksplorasi geothermal pun sudah mulai dilakukan di beberapa daerah. Namun di lain sisi di Sumbar terjadi pro dan kontra di masyarakat terkait geothermal ini, belum lagi beredar isu tentang dampak-dampak buruk aktivitas penambangan geothermal yang beredar di masyarakat. “Isu-isu yang beredar ini membuat masyarakat kontra pada eksplorasi geothermal. Untuk itulah diskusi ini dilakukan. Kita perlu mencari tahu dengan pasti apakah isu itu benar. Selain juga harus memastikan seberapa berharganya potensi geothermal yang dimiliki Sumbar,” ujar Hendra. Terkait ini, dalam penjelasan dua pakar yang diundang ke DPRD, dapat ditarik kesimpulan pengembangan geothermal di Sumbar sangat strategis untuk sumber daya energi serta pemenuhan kebutuhan listrik. Dosen UI, Yunus Daud mengatakan potensi geothermal sangatlah langka dimiliki oleh suatu negara. Tidak semua negara memiliki potensi ini. Indonesia termasuk sangat beruntung karena memiliki cukup banyak potensi geothermal. Geothermal, menurut dia sangat berharga untuk banyak hal. Terutama untuk pembangkit listrik.

Selain juga bisa dimanfaatkan untuk banyak keperluan lain yang memerlukan energi panas. Yunus mencontohkan, di beberapa negara, geothermal digunakan untuk pertanian, salah satunya untuk pengeringan teh dan pemanasan pada efek rumah kaca. Ada pula digunakan untuk industri perikanan. “Semua industri yang membutuhkan energi panas bisa dipasok dengan geothermal,” ujarnya. Ia juga menyebut dibandingkan sumber energi lain, geothermal lebih hemat dan lebih ramah lingkungan. Di lain sisi dosen ITB, Rina Herdianita mengatakan tak semua isu yang beredar tentang dampak negatif geotermal itu betul adanya. Misalnya tentang adanya informasi geotermal akan memicu gempa. Menurut dia, yang terjadi bukanlah gempa, melainkan adalah retakan atau pergesar bebatuan di dalam bumi karena adanya perbedaan suhu saat ekplorasi uap panas diambil. Getaran itu pun, kata dia, tak pasti terjadi. Melainkan hanya terjadi bila struktur bebatuan tak kokoh saja. Skalanya pun sangat rendah, yakni di bawah 3 SR, hampir sama dengan getaran ringan. Lalu ada pula isu tentang akan berkurangnya debit air permukaan seperti pada sungai-sungai dan mata air. Hal ini, menurut Rina tak akan terjadi bila perusahaan geotermal melakukan proses eksplorasi dengan cara yang benar. Di sinilah peran pemerintah dan perusahaan terkait memastikan

 Redaktur: Bhenz Maharajo

prosesnya benar-benar sesuai dengan sistem. Sehingga tak ada dampak negatif terjadi. Menanggapi ini, Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim menyebut, melihat dampak positif yang akan didapat dengan adanya pengembangan geothermal, Pemerintah Kabupaten Solok harus mensosialisasikan lagi kepada masyarakat dampak positif dari proyek ini. “Selama ini masyarakat belum mengetahui hal itu, sehingga timbul kesalahpahaman dan kemudian menyebabkan terjadi pengrusakan terhadap mobil milik pengembang proyek tersebut. Kami ingin ini disosialisasikan lagi secara jelas dan terang benderang ke tengah masyarakat,” kata dia. Ketua DPRD juga berharap, dalam melakukan sosialisasi pemerintah setempat agar melakukan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada bentrok dengan masyarakat. Sementara itu, Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin mengatakan upaya sosialiasi di wilayah Solok sempat dilakukan. Namun ada sosialisasi di suatu daerah yang berujung ricuh. Hal ini dikarenakan masyarakat setempat tak menginginkan adanya aparat saat sosialisasi. Mereka merasa ditekan dan dipaksa untuk setuju proyek tersebut. Sementara pihak perusahaan minta adanya aparat demi pengamanan. Dalam diskusi ini, hadir juga Wakil Ketua DPRD Sumbar, Guspardi Gaus dan Ketua Komisi IV M Nurnas serta beberapa anggota dewan yang lain. (adv)  Layouter: Irvand


8

PENDIDIKAN

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

SEKOLAH UNGGUL SMPN 2 SAWAHLUNTO

Lulusan Ditargetkan Hafal 9 Juz Alquran Siswa SDIT Adzkia Kunjungan Belajar ke Pasia Nan Tigo PADANG, HALUAN — Sebanyak 150 orang murid Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Adzkia turun mewawancarai puluhan nelayan di pantai Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (13/2). Tugas ini merupakan rangkaian kunjungan belajar siswa untuk luar lingkungan sekolah. Kegiatan ini diselenggarakan oleh guru KKG kelas 3 bekerja sama dengan guru bidang studi. Ada beberapa hal yang ditanyakan oleh para siswa, yaitu nama yang diwawancarai, lama bekerja, penghasilan rata-rata dalam satu bulan, peruntukan nafkah, dan lain sebagainya. Para nelayan ini bernaung dalam Kelompok Usaha Bersama atau yang disingkat KUB Muara Baru di bawah pimpinan Jonidas. Di hadapan siswa, pria yang sudah 13 tahun menjadi nelayan ini menuturkan suka dukanya menjadi nelayan. “Bapak ingin anak-anak tahu betapa susahnya jadi nelayan, penghasilannya tidak sebanding dengan jerih payah kerja. Kalau dibandingkan jumlah tangkapan ikan hari ini tidak sebanyak dahulu. Namun sukanya juga ada, yaitu ketika menarik pukat dan mendapat banyak ikan, hasilnya bisa untuk bayar uang sekolah anak, bisa untuk

beli kebutuhan pokok dan lain sebagainya,” ucap Jonidas, di depan para murid. Ketua rombongan sekaligus wali kelas 3, Ustaz Jafatri, berharap agar siswa siswi dapat mengikuti kegiatan ini dengan maksimal, karena dapat memberikan wawasan dan pengalaman baru. Demi menjaga keamanan, siswa diingatkan agar tidak melewati garis batas pantai yang ditetapkan. Ustaz Zahirin, salah satu perwakilan sekolah, saat pelepasan juga menyampaikan pesan agar siswa menjaga kebersihan lingkungan pantai dengan cara meletakkan sampah di tempatnya. Sebagai sekolah adiwiyata, karakter bersih adalah cerminan yang mesti lekat di manapun dan kapanpun berada. “Saya berharap agar siswa siswi dapat mengikuti kegiatan ini dengan maksimal, karena dapat memberikan wawasan dan pengalaman baru. Demi menjaga keamanan, siswa diingatkan agar tidak melewati garis batas pantai yang ditetapkan,” ujarnya. “Kunjungan belajar merupakan pembelajaran nyata di luar lingkungan sekolah, karena ada hal hal baru yang disajikan oleh alam ciptaan Allah SWT ini, seperti kata pepatah, alam takambang jadi guru,” lanjutnya. Keseruan anak-anak te-

KUNJUNGAN BELAJAR — Murid SDIT Adzkia tampak ceria saat melakukan kunjungan belajar ke pantai Pasia Nan Tigo Koto Tangah Padang. IST

rus berlanjut dengan ikut serta menarik tali pukat bersama nelayan. Kegiatan ini disebut dengan maelo pukek. Seakan tak mau kalah dengan para nelayan, mereka semua bahu membahu menarik tali, tidak sabar ingin melihat ikan

ikan yang terjaring dalam pukat di tepian. Di lain hal, saat ini SDIT Adzkia juga sedang menerima pendaftaran siswa baru (PPDB) hingga 24 Februari 2018. Orang tua wali murid yang ingin mendaftarkan putra putrinya ber-

gabung ke pelopor sekolah Islam terpadu di Sumatera, dapat datang langsung ke Sekretariat SDIT Adzkia Jl. Taratak Paneh No. 7 Padang atau juga mengunjungi situs di www.adzkiasumbar.or.id atau sditadzkiapadang1.blogspot.com. (rel/mg-vln)

SAWAHLUNTO, HALUAN — Sekolah unggul SMPN 2 Sawahlunto menargetkan siswa lulusannya mampu hafal 9 juz Alquran. Sementara berjalan dua semester ini, pihak sekolah menerapkan siswa hafal Alquran 3 juz. Kepala SMPN 2 Sawahlunto Nuryadi mengatakan, melihat perkembangan hingga memasuki semester kedua ini, pihaknya optimistis bisa melahirkan lulusan yang hafiz 9 juz Alquran. “Sekolah unggul kita, siswa kelas VII harus hapal 3 juz dan menguasai TOEFL bahasa Inggris 400, selain itu ada empat mata pelajaran yang dikompetisikan di sini, yakni hafalan Alquran, Matematika, bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam,” ungkap Nuryadi. Sebelumnya, terang Nuryadi, pihaknya menerima empat lokal siswa baru dengan 2 lokal boarding atau diasramakan dengam siswa sebanyak 58 siswa sedangkan dua lokalnya sebanyak 113 siswa. Sistem boarding, sebutnya, merupakan pertama kalinya dit erapkan di sekolah unggul ini. Pemerintah daerah, sebutnya, mengambil kebijakan menjadikan SMP Negeri 2 Sawahlunto menjadi sekolah unggulan, dengan sistem boarding school. Untuk dapat masuk menjadi siswa di sekolah unggulan itu, lulusan sekolah dasar dan setingkatnya, mesti mengikuti seleksi ketat, yakni harus hafal Alquran juz 30, atau setidaknya 15 surat di juz 30. Kepala Dinas Pendidikan Sawahlunto Deswanda menambahkan, ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan, serta menghadirkan generasi muda yang berkualitas dan siap berkompetisi di segala tingkatan. Diungkapkan Deswanda, pendidikan merupakan hak anak bangsa, dan pemerintah daerah berkomitmen untuk mewujudkannya. “Karena ini sekolah unggul dan hanya dua lokal asrama, maka ada seleksi dan persaingan yang sangat ketat antar lulusan sekolah dasar untuk bisa masuk ke sini. Sekolah ini memang menjadi target utama semua lulusan sekolah dasar,” katanya. Untuk tahun pelajaran selanjutnya akan kembali diterima sebanyak 60 siswa dengan standar penerimaan yang ketat. Hal itu ujar Deswanda, tidak lain adalah upaya untuk meningkatkan kualitas lulusan dan mutu pendidikan di kota ini. (h/rki)

PARIWARA PEMKO PADANG

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

MAHYELDI SERAHKAN SEMUA ASET NEGARA

Alwis Dikukuhkan Jadi Pjs Wali Kota Padang G

ubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno melakukan pengukuhan Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Padang yakni Alwis yang telah ditunjuk Kemendagri. Selain Alwis, gubernur juga mengukuhkan Pjs Walikota Padang Panjang Irwan dan Pjs Wali Kota Sawah-

lunto Abdul Gafar. Tiga Pjs Walikota di Sumbar itu dikukuhkan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Rabu (14/2), di Auditorium Gubernuran Sumbar. Dalam sambutannya, Gubernur Sumbar menekankan Pjs tersebut memiliki tugas berat, selain menjalankan roda pemerintahan, juga untuk menyukseskan Pilkada di

masing-masing daerah. “Pjs dibilang bisa sukses jika Pilkadanya juga sukses. Saya yakin ketiganya bisa mengemban amanah yang diberikan. Apalagi, Pak Alwis yang sudah berpengalaman,” ucap Irwan kepada Haluan. Pada kesempatan itu, Irwan juga menekankan agar Pjs bisa netral dalam Pilkada. Netralitas juga harus harus

GUBERNUR Sumatera Barat Irwan Prayitno mengukuhkan Pjs Wali Kota Padang Alwis www.harianhaluan.com

dimiliki Aparatur Sipil Negara (ASN) karena hal itu sudah diatur dalam undang-undang. “Saya yakin tiga Pjs ini orangnya netral. Saya harap hal yang sama juga berlaku bagi ASN yang ada di daerah tersebut. Kalau tidak netral bisa dikenai sanksi,” jelasnya. Pjs ini bekerja mulai 15 Februari 2018 hingga 23 Juni 2018 mendatang. Setelah itu,

tiga Pjs tersebut akan menyerahkan kembali jabatannya kepada walikota definitif yang habis masa cutinya. Pada kesempatan itu, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengucapkan selamat kepada Pjs Alwis. Sebelum meninggalkan rumah dinas Rabu sore (14/2), Mahyeldi menyerahkan seluruh aset-aset negara yang melekat padanya kepada Pjs Wali Kota Padang Alwis disaksikan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Ia berpesan agar OPD bisa bekerja sama dengan Pjs Wali Kota Padang untuk menjaga kondisi kota ini tetap kondusif. “Saya harap bapak dan ibu bisa memberikan yang lebih baik kepada masyarakat bersama dengan pak Alwis,” katanya. Sementara itu, Pjs Wali Kota Padang Alwis mengatakan, tugasnya menjaga agar tugas pemerintahan tidak terhenti. Selain itu menyukseskan pelaksanaan pilkada. “Saya membutuhkan dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemerintahan Kota Padang, untuk melaksanakan tugas sebagai Pjs,”sebut Alwis. Ia meminta kerja sama semua pihak yang berada di pemerintahan Kota Padang untuk dapat menjalankan tugas-tugas yang ada dengan baik, sehingga, nantinya saat wali kota dan wakil wali kota kembali menjabat tanggal 24 Juni, kondisi Kota Padang tetap terjaga. “Pak wali kota dan wakil walikota masih akan menghabiskan masa jabatan hingga 2019,” ujarnya. (h/adv)

WALI Kota Padang Mahyeldi bersama Pjs Wali Kota Padang Alwis dan Kepala OPD usai serah terima aset, foto bersama

GUBERNUR Sumatera Barat memberikan arahan kepada Pjs Wali Kota

WALI Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menyalami Pjs Wali Kota Padang Alwis usai dikukuhkan Gubernur Sumbar

GUBERNUR Sumatera Barat Irwan Prayitno mengukuhkan tiga Pjs di Sumbar  Redaktur: Nova Anggraini

 Layouter: Syamsul Hidayat


PADANG

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

9

DILARANG BERHENTI SEPANJANG JALAN KHATIB

DPRD Sumbar Sampaikan Kritik PADANG, HALUAN — Komisi IV DPRD Sumbar mengkritik keras langkah Pemerintah Kota Padang mengganti ramburambu di sepanjang Jalan Khatib Sulaiman dari leter P menjadi leter S.

Sejak digantinya ramburambu tersebut, mulai dari jalan Sudirman hingga sepanjang Jalan Khatib Sulaiman tidak boleh lagi ada

kendaraan yang berhenti. Leter P artinya dilarang parkir, sedangkan ramburambu penggantinya leter S bermakna dilarang berhen-

BANTUAN AIR—Sejumlah warga kampung Jua RT 02 RW05 Lubuk Begalung, Kota Padang berebut mengambil air bersih dari bantuan dari salah satu komunitas otomotif, Rabu (14/2) Padang. Cuaca panas yang melanda Kota Padang beberapa hai membuat sumur warga kekeringan, bahkan aliran sungai di beberapa wilayah juga ikut mengering. IRHAM

KIM Tekan Penyebaran Berita Hoax PADANG, HALUAN— HALUAN—Sebagai wahana informasi dan komunikasi antar masyarakat dan pemerintah, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di Kota Padang diharapkan mampu menekan penyebaran hoax atau berita palsu. Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Kota Padang, Asnel pada pembukaan Bimbingan Teknis bagi KIM, Rabu (14/2) di Hotel Inna Muara. Menurut Asnel, di saat teknologi informasi makin pesat maka pendayagunaan informasi melalui kelompok masyarakat memang perlu dilakukan, sehingga KIM yang ada di Kota Padang bisa menjadi mitra dialog pemerintah. “Apalagi sekarang penyebaran informasi begitu cepat dan mudah. Kehadiran KIM pun bisa digerakkan untuk menekan berita palsu yang kini banyak beredar,” kata Asnel kepada Haluan. Ia juga mengatakan, kehadiran KIM pun diharapkan bisa menjadi jembatan atau penyambung dalam mensosialisasikan setiap kebijakan pemerintah. “Saat ini di Kota Padang sudah ada 27 KIM berdasarkan Keputusan Walikota nomor 33 Tahun 2017. Kita harap kedepannya kelompok ini semakin banyak,” ujarnya didampingi Sekretaris Kominfo Kota Padang, Tarmizi Ismail.. (h/mg-mel)

www.harianhaluan.com

ti. Ada 18 rambu-rambu di sepanjang Jalan Khatib Sulaiman yang diganti Polresta Padang bersama Dinas Perhubungan Kota Padang. “Tak satupun lagi kendaraan mulai dari Jalan Sudirman menuju Khatib Sulaiman bisa berhenti sejenak menurunkan penumpang. Padahal jalan itu adalah pusat perkantoran dan juga ada pusat perbelanjaan. Ini perlu ditinjau oleh Pemko Padang, jangan karena menerapkan tertib lalu lintas masyarakat jadi korban, harus ada pertimbangan-pertimbangan,” ucap Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbar, Yulfitni Djasiran diruangannya, Selasa (13/2). Terkait ini, pascadigantinya rambu-rambu disepanjang jalan Khatib Sulaiman, disebutkan mereka yang ingin berhenti bisa langsung ke lahan parkir yang telah disediakan dinas atau perkantoran yang ada di lokasi sekitar. Disebut Yulfitni aturan ini akan menyulitkan, sebab tidak s emua masyarakat mempunyai kendaraan. Ia mempertanyakan bagaimana dengan masyarakat yang menggunakan angkutan umum seperti angkot. Ditambahkan Yulfitni, penggantian rambu-rambu oleh Pemko Padang melalui dinas perhubungan dan pihak kepolisian harus dipertimbangkan karena di kawasan itu telah banyak dikeluarkan izin pembangunan. Ada perkantoran, hotel, pu-

sat perbelanjaan dan pemukiman warga. “Apakah semua pelanggan transmart itu punya kendaraan, apakah semua pegawai kantor yang ada di sana punya kendaraan? Begitu juga dengan masyarakat di sekitar itu, tidak semua dari mereka punya kendaraan. Jika tidak ditinjau ulang ini namanya menyusahkan rakyat,” imbuhnya. Yulfitni menyarankan, untuk mengurai macet ada baiknya yang dipikirkan Pemko Padang adalah melakukan pelebaran Jalan Khatib Sulaiman atau mendirikan fly over. Hal itu karena, sepengetahuan dia sudah 30 tahun lamanya Jalan Khatib Sulaiman tidak pernah dipelebar. Sementara jumlah masyarakat yang memakai kendaraan bertambah setiap tahunnya. Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, M Nurnas mengatakan, kalau kebijakan ini tidak ditinjau ulang, sama halnya Pemko Padang tidak patuh menerapkan aturan. “Harusnya leter S itu mempunyai batas, radiusnya 30 meter ke kiri dan 30 meter ke kanan. Kalau sepanjang jalan itu leter S bersambung-sambung, sama halnya tak ada ruang bagi masyarakat untuk berhenti. Itu tidak benar, mengurai macet bukan seperti itu caranya,” ujar Nurnas. Disebut Nurnas beberapa cara yang bisa diambil untuk mengurai macet ada-

lah, m elarang kendaraan berputar di area yang dilarang, melarang parkir kendaraan di trotoar dan mempertimbangkan setiap izin yang dikeluarkan dalam pembangunan. Bangunan yang telah dikeluarkan izinnya harus diwajibkan mempunyai lahan parkir, sehingga tak ada trotoar yang dipakai sebagai area parkir dan menimbulkan macet. “Intinya tidak hanya di Khatib Sulaiman, semua jalan di Kota Padang harus diberlakukan ketegasan. Mesti ada penertiban dalam bentuk memberi sanksi tegas terhadap mereka yang melanggar,” tutur Nurnas. Anggota DPRD Sumbar, Saidal Masfiyuddin menyampaikan Pemko Padang mestinya memikirkan kepentingan masyarakatnya dalam melaksanakan sebuah kebijakan. Ia menyebut, bagaimana masyarakat akan turun di halte-halte yang telah ditentukan jika kendaraan tidak boleh berhenti. Sebelumnya, Kasatlantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya mengatakan, penggantian ramburambu dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan disepanjang Jalan Khatib Sulaiman. “Ada 18 titik yang kami ganti, dari leter P yang artinya dilarang parkir menjadi leter S yang artinya dilarang berhenti,” kata Asril. (h/len)

CUMA BERDAMPAK NEGATIF

Pelajar Dilarang Merayakan Valentine Day PADANG, HALUAN—DPRD Kota Padang mengimbau kepada pelajar di Kota Padang untuk tidak merayakan valentine day atau hari kasih sayang pada 14 Februari tahun ini. Larangan merayakan valentine day itu bukan hanya di dalam lingkungan sekolah, tapi juga di luar lingkungan sekolah. “Imbauan itu didasari karena perayaan valentine day tidak memberikan manfaat positif bagi siswa, malah sebaliknya malah memberikan dampak negatif,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Gustin Pramona, Rabu (14/2). Ia mengatakan, larangan kepada peserta didik untuk tidak merayakan valentine day merupakan langkah dan upaya Pemerintah untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia. “Larangan untuk merayakan valentine day ini juga, sebagai langkah untuk menjaga peserta didik agar terhindar dari kegiatan yang bertentangan dengan norma agama, norma sosial, dan budaya ketimuran,” katanya. Dikatakan, untuk menegaskan larangan siswa tidak merayakan valen-

tine day tersebut, pemerintah agar mengirimkan surat ke sekolah-sekolah yang ada di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Padang. Para kepala sekolah untuk memantau dan mengawasi, ada tidaknya kegiatan siswa yang merayakan valentine day. Anggota Komisi I DPRD Kota Padang Yuhilda Darwis melarang, perayaan hari Valentine, termasuk melalui media sosial, langkah yang diterapkan walaupun tidak ada tren perayaan hari kasih sayang di Kota Padang.

“Namun warga Kota Padang, nampaknya tidak ada kecenderungan meningkatnya perayaan hari Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari setiap tahun di kalangan anak muda,” ujarnya. Generasi muda, untuk menjaga akidah Islam. Islam itu agama kasih sayang, dan tidak ada yang dikhususkan pada hari kasih sayang dan ini bukan budaya Islam. “ Jadi harus dicegah karena terkait perilaku anak muda,” katanya. Ia khawatir, tren perayaan valentine akan meningkat di kalangan anak

muda. “Banyak (yang melakukan perayaan), ada anak-anak muda, tempattempat usaha seperti mal, swalayan yang membuat tema Valentine,” katanya. Namun untungnya, tren perayaan valentine ini tidak menonjol seperti perayaan hari keagamaan. Ia menyatakan, langkah seperti ini tetap perlu untuk mencegah kemungkinan ‘pergaulan bebas’ di kalangan remaja. “Saya rasa ini tetap perlu sebagai langkah edukatif dan juga preventif,” katanya.(h/ade)

 Redaktur: Afrianita

 Layouter: Rahmi


10

PADANG

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

Disdik Gagas Program Antipungli PADANG, HALUAN—Dinas Pendidikan (Disdik) Padang bersama Ombudsman Sumbar menggagas program sekolah antipungli. Program itu dibuat berdasarkan banyaknya pengaduan masyarakat tentang pungutan liar (pungli) di sekolah, dan banyaknya pertanyaan mengenai pungli di bidang pendidikan oleh pemangku kepentingan sekolah ke Ombudsman Sumbar.

500 Mubaliq Dikirim ke Perbatasan PADANG, HALUAN — Akidah masyarakat yang berada di daerah perbatasan minoritas muslim harus diperkuat dengan tujuan membentengi iman dari pengaruh luar. Hal itu sangat disadari Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi). Hampir tiap tahun, Parmusi mengirim 100 hingga 500 orang mubaliq di daerah perbatasan itu pada seluruh Indonesia. Hal itu ditegaskan Ketua Parmusi Sumbar, Darmadi didampingi pengurus lain, Irwan Syofyan kepada wartawan, Selasa (13/2). Disebutkannya, Parmusi adalah ormas Islam untuk memperkuat akidah umat yang ada di seluruh Indonesia termasuk di Sumbar. “Kita di Sumbar pun sudah melakukan banyak aktivitas untuk meningkatkan aqidah umat,”ujar Darmadi kepala Haluan, Selasa (13/2). Di samping itu Parmusi Sumbar juga bekerjasama dengan BRI Syariah dalam memberikan pinjaman untuk modal usaha masyarakat kecil warga Parmusi. Dikatakannya, pada 23-24 Februari mendatang Parmusi Sumbar akan melaksanakan musyawarah wilayah (Muswil) III di Asrama Haji. Sebab, dalam 5 tahun kepengurusan harus melaksanakan Muswil minimal sekali. Dalam Muswil tersebut diagendakan beberapa kegiatan, mulai dari mendengar laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, menyiapkan program 5 tahun ke depan hingga memilih pemimpin wilayan Parmusi periode 2016-2021. Menjelang Muswil tersebut, mencuat beberapa nama calon ketua wilayah Parmusi Sumbar seperti Irwan Syofan, Amora Lubis, Syafril Ilyas, Suhardiman Furkoni. Sistem pemilihan yang dilakukan dengan membuat sistem formatur dan formatur nantinya yang memilih ketua h/mg-mel) wilayah. (h/mg-mel)

Rumah Buruh Cuci Selesai Dibedah PADANG, HALUAN — Evawarni (43) warga masyarakat RT 02 RW 01 Kelurahan Lubuk Minturun Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang merasa lega, karena rumah yang menjadi kebutuhan untuk tempat berlindung sudah bisa ditempati. Hal itu disebabkan bantuan yang diberikan oleh Alumni SMP 16 Padang bersinergi dengan Baznas membedah rumah yang menjadi kebanggaan Eva. Eva yang sudah menjanda selama 10 tahun yang ditinggal mati oleh almarhum suaminya Alias terpaksa banting tulang untuk menghidupi ketiga orang anaknya, menjadi buruh cuci pakaian. Jangankan untuk membangun rumah, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja eva sudah susah, dengan adanya niat baik dari alumni SMP 16 Padang bersinergi dengan BAZNAS Kota Padang, menjadikan rumah eva sebagai salah satu program para alumni dapat terwujud . Ketua Alumni SMP 16 Padang angkatan 91 Eri Santoso mengatakan, ide bedah rumah ini timbul ketika melakukan acara temu alumni, dan ketika itu muncul ide. “Kami melihat rumah eva tidak layak huni. Rumah eva ini sudah satu setengah tahun baru selesai itupun harus bersinergi dengan Baznas untuk membuat kusen pintu dan jendela saja Eva harus menjual kambingnya. Untuk itu, kami para alumni SMP 16 Padang bersinergi dengan Baznas Kota Padang membantu eva untuk mewujudkan mimpinya,” ucap Eri Santoso. Pada kesempatan itu Camat Koto Tangah Syahrul,SP mewakili Walikota Padang meresmikan bedah rumah Eva, Rabu (14/2) mengucapkan terima kasih kepada para alumni yang telah melakukan kegiatan yang positif. Sementara itu Evawarni selaku tuan rumah yang rumahnya telah selesai di bedah sangat terharu. (h/rel)

www.harianhaluan.com

TAMAN BERMAIN — Fasilitas bermain anak yang dibuat oleh kecamatan Padang Selatan di Batang Arau ramai dikunjungi masyarakat, Rabu (14/2) Padang. Untuk menambah luasnya ruang lingkup bermain anak Kecamatan Padang Selatan mmbuat taman untuk bermain anak-anak. IRHAM

Dinas Sosial Sosialisasi BPNT PADANG, HALUAN — Kepala Dinas Sosial Kota Padang Amasrul mengatakan pentingnya melakukan sosialisasi kebijakan program nasional Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan rencana perluasan BPNT tahun 2018, kepada masyarakat luas. Dulunya masyarakat yang tak mampu mendapatkan beras miskin (raskin) beras sejahtera (Rastra), kini melalui progam pemerintah bantuan ini disalurkan melalui BPNT yang berkerjsama dengan pihak BRI. Acara ini bertujuan mensosialisasikan kebijakan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan rencana perluasan BPNT tahun 2018 dengan seluruh stakeholders terutama Tikor Rastra kota tentang pelaksanaan program BPNT. “Kita perlu kembali mengevaluasi pelaksanaan program BPNT yang sudah dimulai tahun 2017 untuk 44 kota di Indonesia termasuk Kota Padang. Karena program ini berupa pemberian

voucher seharga Rpd ikemb angka n 110.000 yang dapat kedepan perlu keditukarkan dengan akuratan data si peberas dan gula di enerima. Untuk perwarung yang sudah luasan pelaksanaan dikoordinir oleh diBPNT pada tahun nas sosial dan bekerja 2018, perlu persiasama dengan pihak pan lebih baik lagi, bank, seperti BRI,” terutama keakuratan ujar Amasrul saat sodata penerima BPNT sialisasi di Xanana harus tepat sasaran, AMASRUL Hotel Rabu (14/2) disamping prasarana kemarin. pendukung, seperti Dikatakan Amasrul, bahwa penambahan jumlah e warung, untuk Kota Padang jumlah pene- sehingga program BPNT yang baru rima ID Card ini berjumlah dilaksanakan untuk kota sebagai sebanyak 27.427 Kepala Ke- pengganti Program Rastra, yang luarga (KK) yang tersebar di 11 masih dilaksanakan di kabupaten kecematan. Untuk pelayanan mencapai sasaran tepat jumlah, mereka nantinya ada sebanyak tepat waktu, tepat sasaran, tepat 142 pos pos yang sudah disedia- harga, tepat kwalitas, dan tepat adkan oleh pihak terkait. ministrasi bisa terwujud. Amasrul juga menambahkan “Insyallah dengan sosialisasi bahwa program ini memerlukan ini akan berdampak luas di fasilitas pendukung yang memadai, tengah masyatakat. Sebab pada salah satunya jaringan internet, dan sosialisasi ini juga mengikutketerjangkauan lokasi E-Warung sertakam para kecematan dan oleh penerima BPNT. keluarahan yang ada di Padang,” Untuk itu apabila ujar Amasrul. (h/mg-mel)

Plt Kepala Ombudsman Sumbar, Adel Wahidi, mengutarakan, pihaknya menerima banyak pertanyaan dari penyelenggara sekolah, komite sekolah, dan masyarakat tentang pungli pendidikan. Pihak-pihak tersebut bertanya bolehkah pungutan dan sumbangan dilakukan di sekolah. Berdasarkan hal itu, kata Adel, pihaknya menyimpulkan bahwa perlu model atau pemahaman dan rujukan yang sama mengenai pungli pendidikan. Karena itu, Ombudsman Sumbar mendorong Disdik Padang untuk membuat m odel sekolah antipungli. “Kami dan Disdik Padang melalui Kabid Dikdas, Pak Ramson, sudah bertemu dua kali untuk membahas program sekolah antipungli ini. Saat ini, kami sedang membicarakan indikatornya,” ujar Adel di Padang, Rabu (14/2). Adel menerangkan, model sekolah antipungli yang sudah disepakati antara pihaknya dan Disdik Padang, antara lain, larangan pendanaan pendidikan oleh komite sekolah yang berasal dari pungutan. Kedua pihak sepakat bahwa penggalangan dana tersebut bersifat tidak mengikat alias tidak ditentukan jumlah dan waktu pembayarannya. “Permendikbud Nomor 75 Tahun 2017 tentang Komite Sekolah melarang itu dengan tegas. Komite hanya bisa menggalang dana dalam bentuk sumbangan dan bantuan. Proses yang benar melalui rapat dalam menggalang sumbangan hingga tersusunnya Rencana Kerja Anggaran Sekokah (RAKS), adanya papan informasi terkait pendanaan sekolah, adanya layanan aduan di sekolah, mekanisme transparansi, hingga penyusunan buku saku sekolah anti-

pungli,” tuturnya. Menurut Adel, penggalangan dana untuk sekolah bisa dilakukan dengan meminta bantuan pihak lain, seperti perusahaan dan donatur. Komite sekolah yang aktif bisa mencarikan dana demikian. Baginya, sekolah bisa maju dengan sumbangan atau bantuan, bukan dengan pungli. Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar pada Disdik Padang, Ramson, mengatakan, pihaknya akan memulai program sekolah antipungli itu pada tahun ajaran baru nanti pada pertengahan tahun ini. Pihaknya menargetkan 3 SMP dan 11 SD (1 SD tiap kecamatan) sebagai sekolah percontohan. Jika program tersebut dinyatakan berhasil d i sekolah perco ntohan, pihaknya akan mengembangkan program itu ke SD dan SMP lain dengan model sekolah percontohan. Ramson mengungkapkan, pihaknya menggagas program tersebut karena banyaknya laporan masyarakat tentang pungli di sekolah. Sementara itu, penyelenggara sekolah melakukan pungli dengan dalih butuh dana, padahal sekolah dilarang memungut uang apa pun untuk tingkat pendidikan dasar, yakni SD dan SMP. “Selain itu, banyak penyelenggara dan komite sekolah tak paham Permendikbud Nomor 75 Tahun 2017 tentang Komite Sekolah. Oleh karena itu, melalui program sekolah antipungli ini, kami akan menjelaskan, mana yang pungli dan mana yang bukan pungli. Kami akan menyusun indikator untuk dijadikan t it ik acuan agar sekolah be bas dari pungli. Program ini dibuat agar penyelenggara sekolah tidak bersangkutan dengan hukum gara-gar a pungli,” ucapnya. (h/dib)

Lusa, Pengurus Kosgoro 1957 Dilantik PADANG, HALUAN — Jika tak ada kendala, kepengurusan Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Sumatera Barat periode 2017-2022, bakal dilantik, Sabtu (17/2) oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, Agung Laksono. Ketua PDK Kosgoro 1957 Sumbar, Weno Aulia Durin didampingi Dewan Pertimbangan Organisasi, Syawir Thaher dan pengurus lainnya kepada wartawan, Rabu (14/2) di Wisma Kosgoro mengatakan, pelantikan pengurus Kosgoro 1957 itu juga akan dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. “Kita sudah audiensi dengan Gubernur Irwan Prayitno beberapa hari lalu, dan beliau mendukung kegiatan Kosgoro

1957 dan akan hadir saat pelantikan nanti,” terang Weno Aulia. Ditambahkan, saat bersamaan juga dilantik Ketua PDK Kosgoro 1957 kabupaten/kota se Sumbar. kemudian dilanjutkan dengan Pendidikan Kader Orientasi Tatap Muka (Orientama) serta musyawarah kerja daerah (Mukerda) I untuk membahas rencana kerja Kosgoro 1957 Sumbar ke depan. “Orientama ini sangat penting diikuti seluruh kader karena merupakan media kaderisasi untuk meningkatkan kualitas pimpinan dan kaderkader Kosgoro 1957,” katanya. Terkait dualisme Kosgoro, menurut Syawir Taher, untuk berorganisasi merupakan hak setiap orang. Namun Kosgoro yang dipimpin Hayono Isman sebelumnya memproklamirkan bersikap independen dan anggotanya juga dari berbagai

partai politik. “Sedangkan Kosgoro 1957 dengan tegas menyatakan, menyalurkan aspirasi politiknya kepada Partai Golkar. Hal ini tak terbantahkan karena Kosgoro tercatat sebagai pendiri Golkar bersama Soksi dan MKGR,” terangnya. Dilanjutkan Weno, untuk Orientama sejumlah narasumber akan dihadirkan, di antaranya Ketua Bidang Kaderisasi PPK Kosgoro 1957, Amir Hamzah, Sekjen PPK Kosgoro 1957 Sabil Rachman, Wakil Rektor Unand Hermansyah dan Endry Martius, Pengurus DPP Partai Golkar Sumbar Darus Siska dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar. “Materi koperasi menjadi salah satu poin dari orientama ini s ejalan dengan rencana pembentukan koperasi untuk membangun ekonomi yang

KETUA PDK Sumbar, Weno Aulia Durin didampingi Dewan Pertimbangan Organisasi, Syawir Thaher dan pengurus lainnya menggelar pertemuan wartawan tentang pelantikan Pengurus Kosgoro 1957 Sumbar. IST

kuat,” katanya. Terkait dengan suksesi Pilkada pada 4 kota di Sumbar, Golkar mengusung kader-kader terbaiknya. Dan sudah menjadi keharusan bagi Kosgoro 1957 untuk memenangkannya, masing-masing pasangan Emzalmi-Desri Ayunda (Kota Pa-

 Redaktur: Afrianita

dang), Genius Umar-Mardison (Pariaman), Fadli Amran-Asrul (Padang Panjang) dan Ali Yusuf-Ismed (Sawahlunto). “Tekad kita tentu untuk memenangkan pertarungan itu. Untuk itu, kita harus mel akukan konsoli dasi,” katanya. (h/vie)

 Layouter: Syamsul Hidayat


Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

JURNALISME WARGA

11

ang u t n a G g njan a J a n o s Pe

bag i rs en d ir i es on a te p i ik il em nggi tin gg i m , Bukitti h Bu kit : Erison n sa Bawa ini. *** a a P im i ir d K g Gantuan ta wisata Janjan g ng datang ke ko a y n a w wisata

Siluet Menikmati sunset merupakan pesona tersendiri bagi sebagian orang. Siluet senja di Tugu Merpati Perdamaian, Pantai Padang ini terlihat sangat indah dalam sebuah frame foto. *

Ladies Program IKWI ROMBONGAN ibu-ibu yang terdiri dari pengurus serta anggota Ikatan Keluarga

www.harianhaluan.com

Wartawan Indonesia (IKWI) se nusantara, Kamis (8/2) lalu berwisata ke Harau Baru,

Kabupaten 50 Kota. Mereka mengikuti Ladies Program IKWI yang digelar dalam rangka HPN

2018 di Sumbar. * Kiriman : Rita Elfia, Padang

Kiriman : Nisa, Padang

ď Ž Redaktur: Atviarni

ď Ž Layouter:Syamsul Hidayat


12

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

PAYAKUMBUH & LIMAPULUH KOTA

Limapuluh Kota Targetkan SPIP Level Tiga Polres Payakumbuh Dinilai Korlantas Mabes Polri PAYAKUMBUH, HALUAN — Selasa (13/2) siang, rombongan dari Korps Lalu Lintas Markas Besar (Mabes) Kepolisian Indonesia mendatangi Polisi Resor Payakumbuh. Rombongan yang terdiri dari Kombes Edi Junaidi (Anjak Subdit Jemen Opsreg Ditkamsel Korlantas) sekaligus ketua rombongan,Taufan Andriana dari Kementerian Perhubungan, Erwan Hermansyah dari Kementerian PU serta Kompol Ari Kasubdit Dikyasa Polda Sumbar. Kedatangan rombongan ke Kota Payakumbuh tersebut, dalam penilaian Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) tingkat nasional oleh Korlantas Polri. “Rombongan dari Korlantas Polri itu dalam menilai Payakumbuh sebagai daerah KTL tingkat nasional,” terang AKBP Kuswoto kapolres Payakumbuh melalui Kepala Polisi Sektor Kota Payakumbuh Kompol Russirwan pada Selasa (13/2) sore. Rombongan tersebut, ucapnya, sempat berkeliling dan meninjau sejumlah titik ruas jalan untuk melihat kondisi lalulintas di wilayah hukum Polres Payakumbuh. Tak hanya sekedar melihat situasi jalan saja, rombongan dari Mabes Polri itu, juga sempat meninjau TMC Pos Lantas Polres Payakumbuh. Dari TMC tersebut, terlihat jelas kondisi arus lalulintas dijalan raya Payakumbuh dibalik layar monitor yang terpasang di Pos Lantas Polres Payakumbuh. (h/ddg)

Tenun Payakumbuh Tampil di London Fashion Week 2018 PAYAKUMBUH, HALUAN — Tenun Payakumbuh bakal ditampilkan oleh Desiner kenamaan Tuty Adib diajang London Fashion Week yang dihelat 16-20 Februari. Di ajang tersebut, Tuty “menyulap” Tenun Payakumbuh menjadi baju kurung atau Basiba, yakni busana tradisional Minangkabau yang dipadukan dengan kerudung Tangkuluak. “Ibu Tuty Adib sengaja mengeksplorasi Tenun Balai Panjang Payakumbuh agar semakin mengenalkan tenun Payakumbuh di tingkat internasional,” ujar Ketua Dekranasda Payakumbuh, Henny Yusnita kepada Haluan, Rabu (14/02). Istri Wali Kota Payakumbuh itu mengatakan tenun Payakumbuh yang didesain menjadi Basiba mempunyai keunikan tersendiri dengan ciri khas garis-garis patah di samping lengan berbentuk segitiga. Henny menyampaikan desain yang dihasilkan desainer langganan Presiden Jokowi itu sangat eksploratif. Terinspirasi baju kurung basiba, Tuty Adib bisa menghasilkan pakaian dalam bentuk modest wear dan ready to wear. Bisa dibuat outernya, dan dieksplorasi menjadi gamis, cardigan, long maupun crop jacket, sehingga baju kurung tersebut terlihat lebih universal. “Kita sangat apresiasi dan berterima kasih kepada ibu Tuty, dengan waktu yang sangat mepet bakal bisa menunjukkan kekayaan budaya Payakumbuh ke publik Eropa maupun mancanegara,” pungkas Henny. (h/ mg-ari)

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Limapuluh Kota menargetkan tingkat kematangan (maturitas) Sistem Pengendalaian Intern Pemerintah (SPIP) pada Mei mendatag berada pada level 3 (terdefinisi), dengan karakteristik dipraktekan di seluruh OPD dan didukung dengan sistem pendokumentasian yang memadai. “Pemerintah sudah melakukan berbagai langkah dan strategi untuk mendorong pencegahan korupsi di Indonesia, salah satu upaya pencegahan tindak pidana korupsi yang d ilak ukan secara sistematis pada pemerintah dae- TEKEN KOMITMEN —Pematangan PIPP dan penandatanganan komitmen seluruh Kepala OPD di Rumah Dinas Bupati Limapuluh rah adalah melalui SPIP,” ung- Kota, Irfendi Arbii, Rabu (14/2). ZUL kap bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi pada penguatan sudah melakukan berbagai lang- yang efektif dan efisien, kean- agar BPKP Sumbar selalu mem- tercapai ke depannya. Lagipula, SPIP menuju level 3 serta pe- kah dan strategi untuk dalan pelapo ran keuangan, beri pendampingan dalam mencapai target maturitas SPIP nandatanganan komitmen se- mendorong pencegahan korupsi pengamanan aset negara, dan target pemerintah Limapuluh pada level 3, dibutuhkan proaktif luruh Kepala OPD di jajaran di Indonesia, salah satu upaya ketaatan terhadap peraturan Kota ke depan. “Saya harap dari seluruh perangkat daerah Pemkab dalam menyeleng- pencegahan tindak pida korupsi perundang-undangan. nantinya bapak Danny Aman- yang ada, utamanya dalam garakan SPIP, di Aula Kantor yang dilakukan secara sistematis “Kita manargetkan baseline da sebagai kepala instansi menyiapkan infrastruktur aturan/ Bupati Sarilamak, Rabu (14/2). pada pemerintah daerah adalah tingkat maturitas SPIP Lima- pembinan penyelenggraan regulasi yang menunjang tugas Hadir dalam kesempatan melalui SPIP. Sehingga mewa- puluh Kota mencapai level 3 SPIP dapat memberikan strategi dan fungsi. itu, Kepala Perwakilan Badan jibkan lembaga, gubernur dan pada bulan Mei mendatang. dan langkah percepatan me“Untuk itu, kita perlu mePengagawasan Keuangan dan bupati melakukan pengandalian Karena itu, saya menegaskan nuju level 3,” tuturnya. ningkatkan peran pengawasan Pembangunan (BPKP) Suma- terhadap penyelenggraan agar seluruh Kepala OPD untuk Kepala BPKP Sumbar, Dan- dan penyelenggaraan pemetera Barat, Danny Amanda, Plt kegiatan pemerintahnya. segera memperbaiki kelemahan/ ny Amanda mengatakan dengan rintah daerah, pengawasan Sekretaris Daerah, Taufik HidaDikatakan Irfendi, penye- keurangan kita dalam bentuk penandatanganan bersama bukan hanya dilakukan di yat beserta kepala-kepala OPD lenggaraan SPIP yang efektif pencepatan tindak lanjut atas pencapai target oleh perangkat akhir pelaksanaan kegiatan, di Lingkungan pemerintah dapat memberikan keyakinan saran mencapai target koita daerah ini, diyakini target yang akan tetapi juga dilakukan Kabupaten Limapuluh Kota. memadai atas tercapainya tuju- pada level 3,” tambahnya. ditujukan Kabupaten sejak proses perencanaan,” Menurut bupati, pemerintah an organisasi melalui kegiatan Irfendi Arbi juga meminta Limapuluh Kota akan bisa ulasnya. (h/zkf)

Puskesmas Koto Baru Simalanggang Diresmikan

BUPATI Irfendi Arbi meresmikan Puskesmas Koto Baru Simalanggang serta Blus Puskesmas setempat dengan membuka selubung papan nama. ZUL

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, diwakili Sekertaris, Windas Nofil, mengimbau masyarakat utamanya di Nagari Koto Baru Simalanggang dan sekitarnya untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan tingkat pertama itu dengan sebaik mungkin. Sehingga warga akan lebih terjaga serta mempermudah d alam setiap upaya

pengobatan. “Mamfaatkanlah Puskesmas ini dengan sebaik-baiknya untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Adanya Puskesmas baru di Koto Baru Simalanggang ini, hendaknya kita mampu menyiapkan diri untuk agreditasi ditahun 2018 ini,” ujar Sekretaris Kadis Kesehatan Sumbar, Windas Nofil beberapa hari yang lalu di Koto Baru Simalanggang.

Karena itu, lanjutnya, dibutuhkan komitmen untuk mempersiapkan agreditasi Puskesmas ini, kalau agreditasi meningkatkan maka mutu kesehatan akan lebih baik. “Jadi persiapankah segala hal untuk akreditasi Puskesmas tahun 2018 ini, semoga seluruh Puskesmas yang ada di Limapuluh Kota, teragreditasi nantinya,” sebutnya. Diresmikannya Puskesmas

Nagari Koto Baru Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh itu, ditandai dengan pengguntingan pita dan pelepasan balon serta dilaksanakannya penandatanganan komitmen guna mendukung akreditasi Puskesmas oleh Bupati Irfendi dan disaksikan seluruh undangan yang hadir. Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi ketika meresmikan Puskesmas dan Launching Blud Puskesmas setempat, meminta seluruh jajaran Pemkab Limapuluh Kota, untuk mendukung akreditasi Puskesmas di kabupaten ini. Diharapkan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan dan memperlancar pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kecamatan Payakumbuh, khususnya. Puskesmas ini dibangun sebagai pusat penanganan medis tingkat pertama bagi masyarakat, jadi masyarakat tidak mesti langsung ke rumah sakit kalau masih bisa sembuh di fasiltas kesesehatan ini. Pelayanan yang bermutu dan prima di Puskesmas tentunya diharapkan guna mewujudkan

pembangunan kesehatan di Kabupaten Limapuluh Kota. “Nantinya, penan ganan kesehatan harus sesuai standar sehingga masyarakat yang berobat tidak kecewa atas pelayanan petugas medis Selain itu, Bupati Irfendi berpesan kepada semua tenaga kesehatan Puskesmas agar bekerja secara profesional sesuai standar kerja, selalu ramah dan tersenyum dalam melayani pasien. Bupati juga berharap tahun 2018 ini, hendaknya seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota, hendaknya dapat teragreditasi dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Limapuluh Kota, lebih meningkat lagi ke depannya. Tampak hadir selain Sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Windas Nofil, juga Kepala Dinas Kesehatan Limapuluh Kota, Tien Septino, unsur Forkopimda, Camat Payakumbuh, Aimel Nazra, Wali Nagari se-Kecamatan Payakumbuh, Kepala BPJS, Kepala Cabang Bank Nagari Payakumbuh, Tokoh Masyarakat dan undangan lain. (h/ zkf)

Kejari Payakumbuh Musnahkan Enam Kilogram Ganja PAYAKUMBUH, HALUAN — Sebanyak 6 kilogram lebih narkoba jenis ganja kering siap edar, dibakar pada Rabu (14/2) pagi dihadapan pejabat tinggi di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Seperti Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, Kapolres Payakumbuh, Kapolres Limapuluh Kota, Kepala BNN Kota Payakumbuh, Kepala Pengadilan Negeri, Ketua DPRD, Dandim, serta Kasat Narkoba Polres Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Pembakaran terhadap barang haram tersebut merupakan pemusnahan barang bukti oleh Kejaksaan Negeri Payakumbuh terhadap perkara yang telah ingkrah secara hukum. “Sesuai amanah undang-undang, barang bukti harus dimusnahkan. Ada 31 perkara dari barang bukti yang dimusnahkan ini,” terang Nur Tamam Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh usai pemusnahan barang bukti pada Rabu (14/2). Saat pemusnahan tersebut, tak hanya berupa ganja kering saja. Melainkan ada www.harianhaluan.com

beberap jenis narkoba lainnya. Seperti sabu, pil serta obat tidak berizin. Dijelaskan Kajari Payakumbuh, barang bukti yang dimusnahkan itu merupakan perkara sejak setahun terakhir ini di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Payakumbuh meliputi Polres Payakumbuh dan Polres Limapuluh Kota serta Pengadilan Negeri Tanjung Pati dan Pengadilan Negeri Payakumbuh. Kepala Kejaksaan Payakumbuh Nur Tamam menyampaikan, barang bukti narkoba yang dimusnahkan kali ini berupa sabu-sabu 43,95 gram, ganja 6161,35 gram, Happy Five sebanyak 29 butir, pil Hexymer berjumlah 3.401 butir dan obatobat terlarang lainnya yang tidak memiliki izin edar sebanyak 2.387 pcs. “Pemusnahan barang bukti merupakan perintah undang-undang. Pemusnahan ini dilakukan setelah perkara memiliki kekuatan hukum tetap atau setelah adanya keputusan pengadilan,” kata Nur Tamam. Ia menambahkan pemusnahan

KEJAKSAAN Negeri Payakumbuh bersama unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kota Payakumbuh gelar pemusnahan barang bukti perkara narkoba di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kota Payakumbuh, Rabu (14/2). IST

ini merupakan yang pertama pada tahun 2018. Pantauan Haluan, pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara memasukkan barang bukti ke dalam tiga tong yang telah disiapkan. Lalu Kajari dan Unsur Forkopimda melakukan pembakaran secara bersama. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz, Kapolres Kota Paya-

kumbuh, AKBP Kuswoto, Kepala BNNK Payakumbuh, AKBP Firdaus, Ketua DPRD Limapuluh Kota, Datuk Safaruddin, Perwakilan Pengadilan Negeri Kota Payakumbuh dan Dandim serta Kasat Resnarkoba Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Sementara itu Waki Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz mengatakan, Payakumbuh sebagai kota berkembang menjadi sasaran  Redaktur: Heldi Satria

empuk bagi pengedar narkoba. Oleh karena itu Pemko Payakumbuh bersama Forkopimda turut serta dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. “Kita perbanyak sosialisasi terhadap bahaya narkoba kepada siswa mulai dari SD hingga SMA sehingga generasi muda Payakumbuh terhindar dari dampak buruk narkoba,” tukasnya. (h/ddg/ mg-ari)      Layouter: Rahmi


AGAM & BUKITTINGGI

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

13

KEBUN BINATANG BUKITTINGGI

Dirancang dengan Konsep Modern BUKITTINGGI,HALUAN — Objek wisata Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), atau yang lebih dikenal dengan sebutan kebun binatang dalam waktu dekat segera direnovasi Pemko Bukittinggi dengan konsep Kebun Binatang Modern seperti Jawa Timur Park. “Perencanaan renovasi ditenderkan pada bulan Februari ini, dengan dana

diperkirakan ratusan miliar rupiah. Dan pada tahun 2019 mendatang dana

pembangunannya juga akan diusulkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), karena waktu untuk merenovasi nya diperkirakan lebih dari satu tahun,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Bukittinggi Erwin Umar Rabu (14/2). Menurut Erwin, sebagai

objek wisata yang paling besar memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), keberadaan TMSBK terus mendapat perhatian dari Pemerintah Kota ini. Sementara perencanaan renovasi seperti di Jawa Timur Park akan dimulai pada tahun 2018 ini yang dananya diupayakan dari Coorporate

SEGERA DIRENOVASI — Kondisi tanah kebun binatang yang berkontur tinggi rendah seperti tampak pada gambar atas dalam waktu dekat segera direnovasi Pemko menjadi datar dengan konsep modern. RIDWAN

Benteng Pasar Atas Gelar Musrenbang BUKITTINGGI, HALUAN — Sejumlah usulan program dan kegiatan, disampaikan warga dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Benteng Pasar Atas, Kecamatan Guguk Panjang, Senin (12/2). Musrenbang Kelurahan Benteng Pasar Atas ini dihadiri oleh Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Wakil Ketua DPRD H. Trismon, Camat Guguk Panjang Rispayanto, LPM, Niniak Mamak dan sejumlah undangan lainnya. Walikota Bukittinggi melalui Camat Guguk Panjang Rispayanto dalam Musrenbang tersebut menyampaikan, Benteng Pasar Atas harus dapat menjadi pusatnya pariwisata Bukittinggi. Untuk itu seluruh sarana dan prasarana pendukung, hendaknya dapat diatur senyaman mungkin. “Kelurahan Benteng Pasar Atas merupakan wajah kota. Karena di kelurahan ini ada Jam Gadang, pusat pertokoan, pusat perbelanjaan dan perhotelan. Oleh karena itu sektor pariwisata di kelurahan ini harus jadi prioritas. Apalagi dalam waktu dekat akan ada revitalisasi Pedestrian Jam Gadang dan pembangunan pusat pertokoan Pasar Atas pasca kebakaran beberapa waktu lalu,” kata Rispayanto. Selain sektor pariwisata ujarnya, dalam musrenbang juga diharapkan usulan dari bidang pendidikan dan infrastruktur. Sehingga kegiatan yang menjadi prioritas itu dapat tertampung dan terealisasikan. “Melalui kegiatan musrenbang, program prioritas dapat disimpulkan untuk selanjutnya diusulkan dalam musrenbang kecamatan,” terangnya. Sementara itu Wakil Ketua DPRD Bukittinggi, H. Trismon mengungkapkan, anggota dewan siap membantu masyarakat dan pemerintah melalui dana Pokir anggota dewan. Sehingga beberapa program atau kegiatan kemasyarakatan yang belum tertampung akan dapat dilaksanakan melalui Pokir anggota dewan. Lurah Benteng Pasar Atas Ismet Fauzi menjelaskan, sebelumnya pada hasil pra musrenbang, didapat 18 kegiatan yang akan diusulkan. Namun dari sejumlah kegiatan itu, hanya ada beberapa program prioritas yang diusulkan nantinya dalam musrenbang kecamatan. (h/tot)

Social Responsibility (CSR), dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kondisi kandang satwa di TMSBK kini jelas mantan kadisdik Agam ini, bertingkat-tingkat. Ada yang dalam posisi rendah dari jalan, ada juga yang kandang satwa di atas jalan. Dan dalam renovasi nanti, seluruh kandang ini akan dibuat mendatar, sehingga tampak lebih lapang, yang tentunya nanti memudahkan para pengunjung melihat seluruh satwa yang ada. Sedangkan dilihat dari kondisi satwa, seluruhnya dalam kondisi sehat, makanannya juga tercukupi. Dalam satu tahun dibutuhkan dana lebih kurang Rp2 miliar. Dan dengan maksimalnya pendapatan yang diperoleh pertahunnya, Pemko Bukittinggi tidak akan mengubah status TMSBK menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), yang dikelola pihak ketiga. “Kita berharap program renovasi TMSBK ini berjalan dengan lancar, sehingga ke depan pelayanan pada pengunjung lebih maksimal. Sehingga target memperoleh keuntungan untuk pendapatan asli daerah dari penjualan karcis masuk terus tercapai, sesuai dengan target yang ditetapkan,” harapnya. Sementara itu Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias menuturkan, di In-

HASIL PENILAIAN KORLANTAS POLRI

Targetkan 9 Kursi Legislatif Pemilu 2019

KTL di Bukittinggi Memuaskan

BUKITTINGGI, HALUAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Bukittinggi, menargetkan perolehan 9 kursi legislatif di DPRD Bukittinggi, pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang, sekaligus menjadikan Partai Gerinda sebagai partai pemenang Pemilu. Demikian diungkapkan Ketua DPC Gerindra Kota Bukittinggi Ismunandi Sofyan, usai melaksanakan kegiatan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT ) Partai Gerindra ke-10 yang berlangsung di Kantor DPC Gerindra Jalan Sudirman Bukittinggi, Minggu (11/2). Peringatan puncak HUT Gerindra yang dilaksanakan oleh DPC Gerindra Bukittinggi ini berlangsung secara sederhana dan meriah. Kegiatan HUT selain dihadiri oleh jajaran pengurus, kader, simpatisan partai dan sejumlah perwakilan partai politik, juga turut dihadiri oleh anggota Fraksi Gerindra DPRD Bukittinggi Beny Yusrial yang juga selaku Ketua DPRD Bukittinggi, beserta anggota Fraksi Gerindra lainnya. Ismunandi Syofyan mengatakan, meskipun DPC Gerindra Bukittinggi membutuhkan perjuangan berat dalam mencapai target tersebut, namun pihaknya tetap optimis untuk mampu merealisasikan target yang telah ditetapkan. Karna DPC Gerindra Bukittinggi memiliki strategi sendiri

untuk mewujudkan target itu. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mewujudkan target itu adalah dengan merangkul dan mengajak seluruh kader partai untuk dapat menyatukan komitmen dan membulatkan tekad untuk kemenangan Gerindra pada Pemilu 2019 mendatang. Di samping itu kepada seluruh kader dan simpatisan diminta untuk tidak mudah dipecah belah dalam suasan politik saat ini. “Kita juga mengajak semua partai politik peserta Pemilu di Kota Bukittinggi untuk dapat bersama-sama membangun masyarakat dan daerah. Sebab ini merupakan tugas kita bersama. Kita jangan sampai terhasut dan mau diadu domba oleh siapa pun. Sebab, saat ini banyak upaya pihak-pihak tertentu untuk memecah belah. Untuk itu kita harus bersatu melawan piha-pihak yang akan memecah belah partai dan NKRI ini,” tegas angota DPRD Provinsi ini. Diakuinya, tanpa terasa sudah 10 tahun Partai Gerindra berkiprah di kancah perpolitikan Indonesia. Diusianya uang ke 10 tahun ini, tentunya banyak suka duka yang telah dilewati Partai Gerindra, terutama perjalanan DPC Gerindra Bukittinggi sendiri pada Pemilu 2009 silam. Menurutnya, pada Pemilu 2009 silam Gerindra Bukittinggi hanya memiliki 10 calon legislatif (caleg) dari 30 orang Kader Gerindra. Berkat

perjuangan yang dilakukan, Gerindra Bukittinggi berhasil mengantarkan 1 orang kadernya ke DPRD Bukittinggi dengan meraih 1 kursi. Kemudian pada Pemilu 2014, Partai Gerindra mendapatkan kepercayaan dan tempat di hati masyar akat, yang dibuktikan dengan banyaknya caleg yang mendaftar di DPC Gerindra Bukittinggi. Atas kepercayaan yang diberikan itu maka Gerindra Bukittinggi berhasil menjadi parati pemenang di Bukittinggi dengan meraih 4 kursi di DPRD. Bahkan dari 4 orang anggota Fraksi Gerindra yang duduk di DPRD Bukittinggi, satu orang anggota dipercaya menjadi Ketua DPRD, yakni Beny Yusrial. “ Untuk itu dengan adanya perubahan sistim di KPU dalam Pemilu 2019 mendatang, maka DPC Gerindra Bukittinggi menargetkan perolehan 9 kursi di DPRD Bukittinggi, ungkap Ismunandi Sofyan. Sementara itu, Ketua pelaksana HUT Partai Gerindra ke-10 tahun 2018 tingkat kota Bukittinggi, Shabirin Rahmat menambahkan, sebelumnya rangkaian kegiatan HUT partai Gerindra ke 10 tingkat kota Bukittinggi telah diawali dengan tabur bunga dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Gulai Bancah. “Untuk kegiatan puncaknya kita laksanakan di kantor DPC Gerindra Bukittinggi,” ulasnya. (h/tot)

Pokir Rp3 Miliar untuk Pendidikan

www.harianhaluan.com

ditargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi karcis masuk,” terangnya. Terpisah, Kepala Bidang TMSBK Disparpora Bukittinggi Ikbal mengungkapkan, TMSBK dan Benteng Fort de Kock merupakan objek wisata penghasil PAD tertinggi, seperti pada tahun 2017 lalu ditargetkan PAD sebesar Rp10,7 miliar, dan di akhir tahun realisasi target ini berlebih di angka Rp12,1 miliar. Sementara itu dilihat dari data jumlah kunjungan yang masuk melalui pintu masuk TMSBK selama tahun lalu itu sambung Ikbal, jumlah pengunjung tercatat 857.777 orang, yang 482.233 orang, anak-anak 205.434 orang, dan turis mancanegara 577 orang. Sedangkan pengunjung yang berkunjung dari pintu masuk Benteng Fort de Kock tercatat, 114.789 orang dewasa, anak-anak 53.521 orang, dan turis ancanegara 1.233 orang. “Dengan o ptimalnya konsep renovasi ini, ke depan TMSBK a kan lebih baik dari segi pelayanan, keamanan, dan kenyamanan, sehingga akan lebih banyak pengunjung yang datang dari berbagai daerah dan mancanegara, yang tentunya juga berdampak positif pada penjualan karcis, sehingga target PAD akan ter us tercapai,” ungkapnya. (h/rdw)

DPC GERINDRA BUKITTINGGI

ANGGOTA DEWAN DAPIL MKS MENGANGGARKAN

BUKITT INGGI, HALUAN — Anggota DPRD Bukittinggi yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Bukittinggi I Kecamatan Mandiangin Koto Salayan (MKS), akan menganggarkan dana sebesar Rp3 miliar untuk pendidikan di daerah tersebut. Wakil Ketua DPRD Bukittinggi Yontrimansyah mengatakan, anggaran 3 milyar itu berasal dari dana pokir masing masing anggota dewan yang berasal dari dapil I MKS. Karna untuk dapil I Kecamatan

donesia bahkan dunia, hanya di Bukittinggi Kebun Binatang terletak di tengah kota. Maka dari itu renovasi yang akan dilaksanakan ini akan diupayakan sesuai dengan desain terbaik, sehingga nantinya menjadi kebun binatang terunik, dengan konsep modern. “Detail Engineering Design (DED) untuk renovasi ini disiapkan secepat mungkin, sehingga proses renovasi nya berjalan sesuai dengan waktu pengerjaan yang telah dirancang. Dan seiring berjalannya renovasi, TMSBK nanti juga akan lebih hijau dan rindang, sebagai wujud tambahan dari taman kota,” jelasnya. Karena d ana renovasi TMSBK diupayakan melalui dana CSR dari BUMN, Pemko Bukittinggi akan melakukan pembicaraan dengan pihak BUMN yang ada di Bukittinggi. Mengingat sejauh ini juga sudah banyak dana CSR yang disalurkan untuk pengembangan pariwisata, dan TMSBK merupakan juga bagian dari objek wisata. “Di samping renovasi, Pemko Bukittinggi juga komit akan lebih meningkatkan kesejahteraan satwa, dengan memperhatikan kesehatan melalui pemeriksaan rutin oleh dokter hewan, memberikan makanan sesuai dengan kebutuhannya. Dengan arti kata perhatikan dulu keberadaan satwa, baru

MKS ini, ada sebanyak 10 orang anggota dewan yang duduk di DPRD Bukittinggi saat ini. Untuk penganggaran tersebut kata Yontrimansyah, ia telah melakukan koordinasi dengan seluruh anggota DPRD yang berasal dari Dapil MKS ini. Dari sepuluh orang anggota dari Dapil MKS, masing-masingnya akan menganggarkan dana pokir pribadinya sebesar Rp300 juta, sehingga dana Pokir yang dikumpulkan it u menjadi Rp3 miliar. “Jika masing masing

anggota dewan mengeluarkan dana Pokirnya Rp300 juta, maka akan terkumpul dana Rp3 miliar. Dana pokir ini dikhususkan untuk pendidikan di Kecamatan MKS, dengan tujuan agar kualitas dan mutu pendidikan di MKS dapat ditingkatkan,” kata Yontrimansyah yang juga selaku anggota DPRD dari Dapil MKS ini, Senin (12/ 2). Menurutnya, dana pokir yang dianggarkan itu sengaja ditujukan untuk bidang pendidikan. Hal ini dilakukan mengingat prog-

ram Pemko Bukittinggi yang akan menjadikan Kecamatan MKS sebagai pusat pendidikan di Bukittinggi. Untuk itu perlu dilakukan peningkatan mutu dan kualitas pendidikan, termasuk peningkatan fasilitas sarana dan prasarana gedung sekolah yang ada di MKS. Diakuinya, untuk sarana fasilitas gedung sekolah di MKS memang ada sebagian yang sudah layak diremajakan dan revitalisasi. Untuk itu melalui dana pokir yang dianggarkan oleh anggota dewan

dari MKS ini, diharapkan bisa membantu untuk pemenuhan kebutuhan tersebut “Kami angota dewan dari Dapil I MKS, siap membantu pemerintah daerah baik dalam bidang pembangunan fisik maupun non fisik. Melalui dana pokir yang kami anggarkan diharapkan bias membantu pembangunan dibidang pendidikan. Sehingga upaya Pemko Bukittinggi untuk menjadikan MKS sebagai daerah tujuan pendidikan dapat terwujud,” ungkapnya. (h/tot)

BUKITTINGGI, HALUAN — Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri) melakukan penilaian Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) tahap I di Kota Bukittinggi, Selasa(13/2). Kehadiran Tim Penilai Korlantas Polri tersebut disambut oleh Walikota Ramlan Nurmatias dan Kapolres AKBP Arly Jembar Jumhana. Ketua Tim Penilai Korlantas Polri Kombes Edi Junaidi mengatakan, unsur yang dinilai dalam tahap I ini meliputi fasilitas jalan, kelengkapan, penegakan hukum, transportasi, marka jalan dan hal yang terkait dengan lalu lintas. Untuk Sumatera Barat jelasnya, diwakili tiga daerah yaitu Kota Padang, Payakumbuh, dan Kota Bukittinggi. “Sehari kemarin (Senin, 12/2) tim melakukan penilaian di Kota Padang, hari ini ke Bukittinggi dan lanjut ke Kota Payakumbuh. Tim terdiri dari delapan orang, 4 orang dari Polri, 3 orang dari Dinas Perhubungan, dan 1 orang dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” katanya. Edi Junaidi menyatakan kepuasan dengan kemajuan Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) di Bukittinggi. Apalagi dengan kehadiran langsung dan komitmen Walikota dalam penataan lalulintas, yang akan menambah nilai bagi Bukittinggi. Pada kesempatan yang sama, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, tahun sebelumnya, Bukittinggi tetap mengirimkan bahan, tapi belum beruntung, namun d engan komitmen bersama dengan Polres Bukittinggi, dibantu Dinas Perhubungan, penataan KTL di Bukittinggi

mampu diwujudkan, sesuai dengan kriteria yang diminta Korlantas Polri. “Baru kali ini Bukittinggi dinyatakan lolos penilaian, sehingga dikunjungi tim penilai. Untuk Provinsi Sumatera Barat hanya tiga daerah yang lolos, namun bukan berarti daerah lain tidak mengirimkan, tapi belum lolos, beruntung Bukittinggi kali ini terpilih,” jelasnya. Saat ini sambung Wako Ramlan, Bukittinggi telah memiliki produk hukum tentang Kawasan Tertib Lalu Lintas ini. Mulai dari kawasan jalan Sudirman, jalan Imam Bonjol sampai ke Novotel, Balai Sidang Hatta dan seputaran Jam Gadang. Sementara itu, Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana mengatakan, pihaknya siap mendukung program KTL yang dilaksanakan Pemko Bukittinggi, yang ditindaklanjuti dengan menurunkan personil dari Satuan Lalu Lintas, untuk turut serta melakukan pengawasan di lapangan. “Bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Polres Bukittinggi terus menjalankan program pendukung, sehingga saat dilakukan pengusulan kali ini, Kota Bukittinggi masuk kriteria yang diminta Korlantas Polri,” ungkapnya. Selanjutnya, Kasat Lantas Polres Bukittinggi AKP Sukur Hendri Saputra menjelaskan, bahwa tim ini akan melakukan penilaian hari ini di ketiga KTL Kota Bukittinggi tersebut, dan segala persyaratan sebagai kriteria penilaian telah disiapkan jajaran Satuan Lantas Polres Bukittinggi bersama stake holder lainnya bersama Pemko Bukittinggi. (h/ril)

PENILAIAN KTL — Wako Ramlan bersama Ketua Tim Penilai Korlantas Polri Kombes Edi Junaidi dan Kapolres AKBP Arly Jembar Jumhana dalam kegiatan penilaian Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) tahap I di Kota Bukittinggi, Selasa(13/2). YURSIL  Redaktur: Atviarni

 Layouter: Rahmi


14

PADANG PARIAMAN

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

Lima Balon Walnag Sikucua Lolos Verifikasi PADANG PARIAMAN, HALUAN — Sebanyak lima orang bakal calon Walinagari Sikucua Timur Kecamatan V Koto Kampung Dalam, berhasil lolos pada tahap verifikasi administrasi dan akan diusulkan untuk ditetapkan sebagai calon walinagari pada Bupati Padang Pariaman. “Dari lima orang yang mendaftar sebagai calon walinagari, kelimanya memenuhi persyaratan untuk dilanjutkan pada tingkat panitia pemilihan daerah,” ujar Sekretaris Walinagari Sikucua Timur, Hendra Putra pada Haluan, Selasa (13/2). Dikatakan Hendra, bahwa panitia Pilwana Sikucua Timur akan bekerja sesuai tahapan yang telah ditetapkan oleh PPD Padang Pariaman. “Setelah tahapan verifikasi berkas ini, kami akan mengumumkan hasil verifikasi tersebut dan menerima masukan dari masyarakat,” kata Hendra. Setelah pengumuman ini, aku Hendra, dia bersama panitia lainnya akan melakukan rapat pleno penetapan calon walinagari yang berhak dipilih oleh masyarakat pada 1 Maret yang akan datang. Dan dilanjutkan dengan pengundian nomor urut calon. “Kami berharap, kelima calon ini akan ditetapkan sebagai calon walinagari yang akan dipilih pada 4 April 2018 h/ded) nanti,” terangnya. (h/ded)

Coklat Malibou Diluncurkan Sebagai Produk Unggulan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Coklat Malibou Padang Pariaman resmi dilaunching (diluncurkan), Kamis kemarin di Hotel Inna Padang. Launching produk unggulan Padang Pariaman ini dihadiri oleh Deputi Energi Logistik Kawasan dan Pariwisata Edwin Hidayat Abdulllah. Edwin Hidayat Abdulllah mengatakan bahwa BUMN sangat peduli dengan produk IKM yang dihasilkan oleh masyarakat. BUMN juga mempunyai peran untuk memasarkan produk lokal dan membangun IKM di Sumbar. “Sebuah produk itu butuh pemasaran. Untuk itu BUMN hadir untuk membantu IKM di Sumbar khususnya Coklat Malibou Padang Pariaman,” kata Edwin yang terkenal rendah hati itu. Sementara Presdir PT. Hotel Indonesia Iswandi Hadi mengatakan, kualitas coklat malibou sudah bagus. Berbagai poduk juga sudah ada di Hotel Inna Padang yaitu coklat batang, bubuk, permen dan biji kakao. Ke depan, Coklat Malibou Padang Pariaman menjadi brand di Hotel Inna Padang. “Saya sudah mencobanya memang enak sekali. Kalo hanya coklat saja, mungkin banyak yang menjual. Tapi Coklat Malibou dari biji coklat murni, tanpa pengawet dan berkhasiat untuk kesehatan,” kata Iswandi di Hotel Inna Padang.

Sementara Bupati Ali Mukhni mengapresiasi Kementerian BUMN yang bekerja sama dengan coklat malibou. Artinya, BUMN benar-benar peduli dengan tumbuh kembangnya IKM di Sumatera Barat. “Alhmdulillah, mimpi IKM berbasis coklat menjadi nyata. Motto Kementerian BUMN yang hadir untuk negeri benar-benar terbukti. Atas nama pemerintah dan masyarakat kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri BUMN,” kata peraih Satya Lencana Pembangunan dari GUNTING PITA — Deputi Energi Logistik Kawasan dan Pariwisata Edwin Hidayat Abdulllah didampingi Presdir Hotel Indonesia Iswandi Hadi dan Kadis PMPTP Hendra Aswara menggunting Presiden RI itu. Coklat, tambah Ali Mukh- pita saat launching Cokelat Malibou di Hotel Inna Padang. DEDI SALIM ni, merupakan produk ung- kita meningkatkan jumlah Padang Pariaman. dang Pariaman di Parit guan Sumbar dan Padang Pa- produksinya,” kata peraih Untuk pengolahan terda- Malintang pada tanggal 14 riaman yang tercantum dalam Penghargaan Ketahanan Pa- pat dua pabrik yaitu di Sikucur Oktober 2017. Rancangan Pengembangan ngan itu. Kec. V Koto Kampung Dalam Ketika itu Bupati Padang Industri Provinsi (RPIP) tahun Ke depan, Ali Mukhni dan Malibou Anai Kec 2x11 Pariaman Ali Mukhni menyu2016-2035. berharap Coklat Malibou be- Kayu Tanam. Dari kedua pabrik guhkan secangkir coklat haIa berharap petani kakao kerja sama dengan hotel-hotel tersebut bisa diolah 20-40 kilo ngat kepada Ibu Rini. Kemusemakin bersemangat mena- Inna di Seluruh Indonesia. coklat per hari. dian ibu menteri berpendapat nam dan merawat pohon Kadis Penanaman Modal Diceritakannya bahwa awal bahwa coklat malibou sangat kakao, sehingga menghasilkan Pelayanan Terpadu dan Pe- mula coklat malibou bekerja enak dan sehat. biji kakao yang berkualitas dan rindustrian Kab. Padang Paria- sama dengan hotel Inna Padang Setelah itu ia meminta Baberdaya saing dengan produk man Hendra Aswara menga- ketika Menteri BUMN Rini pak Iswandi Hadi selaku Presluar negeri. takan bahwa kebun kakao selu- Soemarno mengunjungi Pa- dir Hotel Indonesia untuk be“Petani tentu sangat as 32 ribu hektar merupakan dang Pariaman. Tepatnya wak- kerja sama dengan Coklat gembira, biji kakaonya sudah yang terluas di Sumatera Barat. tu pelaksanaan groundbre- Malibou. Untuk Sumbar diamasuk hotel berbintang. Pe- Produksi kakao Sumbar di- aking jalan tol Padang-Pe- wali kerja sama dengan Hotel masarannya sudah ada, tinggal dominasi dari petani kakao kanbaru di Kantor Bupati Pa- Inna Padang. (h/ded)

Indah Kargo Grup Santuni 490 Anak Yatim

KOMISARIS Indah Grup, Lenggogeni didampingi CEO Indah Grup, H. Arisal Azis memberikan santunan pada seluruh anak yatim yang ada di Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Sabtu (10/2), di Masjid Raya Ismael Kampung Dalam. DEDI SALIM

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Sekitar 490 orang anak yatim yang ada di Kecamatan V Koto Kampung Dalam Padang Pariaman, mendapat santunan dari H. Arisal Azis CEO Indah Kargo Grup, Minggu (11/2), di Masjid Raya Ismael

www.harianhaluan.com

Pasar Kampung Dalam. “Keseluruhan anak yatim ini merupakan anak-anak ambo yang ada di kampung halaman yakni V Koto Kampung Dalam,” ujar CEO Indah Kargo Grup, H. Arisal Azis pada wartawan usai penyerahan bantuan tersebut

secara simbolis pada tiga orang anak yatim. Sementara itu Komisaris Indah Kargo Grup, Lenggogeni pada kesempatan itu menyampaikan, bah wa pad a tahun ini santunan anak yatim dari perusahaan dan pribadinya lebih difokuskan untuk kampung halaman. Untuk itu dia meminta pada seluruh anak yatim agar bersyukur dan mendoakan Indah Grup tetap dalam lindungan Allah SWT. “Hal ini salah satu bentuk kepedulian terhadaap kampung halaman,” katanya. Koordinator pelaksanaan kegiatan sosial Indah Grup, Maymuspi pada Haluan menyampaikan, bahwa untuk kecamatan V Koto kampung Dalam terdaftar sebanyak 490 anak yatim yang akan mendapat santunan. Santunan ini diberikan Rp170 ribu/orang dan akan disantuni setiap bulannya. Menurut Maymuspi, san-

tunan ini pada bulan yang akan datang akan diteruskan pada kecamatan-kecamatan tetangga. “Beliau, H. Arisal Azis, berkeinginan untuk menyantuni seluruh anak yatim yang ada di Padang Pariaman dan program ini akan dilakukan secara bertahap,” ungkapnya. Dikatakan Maymuspi, sehari sebelumnya, Sabtu (10/2) malam di tempat yang sama, yakni Masjid Raya Ismael, sekitar 300 masyarakat penuh sesak dalam masjid yang terletak di tengah Pasar Kampuang Dalam tersebut, untuk berkomitmen atau saciok bak ayam, sadanciang bak basi menjadikan V Koto Kampuang Dalam sebagai “Kampung Alquran”. Tak ada spanduk atau baliho yang terpampang. Hanya banyak orang , mulai dari niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, guru mengaji, guru silek, bundo kandung, wali nagari, wali kor ong ,

pemuda dan pemudi, urang tuo. Sabtu malam itu, tokoh rantau asal Kampuang Dalam, pemilik PT Indah Grup, H. Arisal Aziz hadir, dan ingin mewujudkan mimpinya tentang kampung Alquran itu terwujud di kampungnya sendiri. Malam itu, Arisal Aziz membagikan kitab suci umat Islam, satu kepala keluarga satu Alquran. Jadi ada sekitar 8.000 an Alquran dibagikan, karena di kecamatan yang terdiri dari 7.668 kepala keluarga itu, mendiami 49 korong di tujuh nagari. Tidak sekedar itu, untuk guru mengaji plus guru didikan Subuh ditanggung honornya Rp1,5 juta untuk setiap korong setiap bulannya. Walikorong juga diberikan honor Rp500 ribu, ketua pemuda korong juga kebagian Rp250 ribu tiap bulan. “Alquran yang saya bagikan ini, di samping bahasa

Arab, juga ada bahasa Indonesianya yang bisa dipahami maknanya,” kata putra Kampung Dalam ini. Dia juga berharap, jangan taruh kitab ini dalam almari, tapi dibaca. Biar dia punah akibat dibaca, dari pada rancak terletak saja. Dukungan semua pihak, kata Arisal Aziz, sangat dibutuhkan dalam mewujudkan Kampuang Dalam sebagai kampung Alquran. Sebab, tanpa dukungan tak akan bisa terwujud. Pemuda sebagai tulang punggung nagari, punya peran yang strategis membendungi halhal yang negatif. Sebelumnya juga telah diterbarkan sebanyak 150 ribu bibit ikan pada aliran Batang Naras yang ada di Kecamatan V Koto Kampung Dalam. Menurut Maymuspi, penyebaran benih ikan tersebut juga bentuk kepedulian dia ter hadap pelestarian lingkungan hidup, terutama ter hadap Batang Naras.

“Ikan-ikan ini natinya bisa dijadikan daya tarik wisata,” kata Maymuspi. Pada kesempatan itu Maymuspi mengajak masyarakat Kampung Dalam lainnya yang memiliki kelebihan rezeki untuk sama-sama ikut membangun kampung halaman. Terutama sekali dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan karakter generasi. Sementara itu Ketua Yayasan Al-Aziz, Amir Azli menyebutkan, bahwa program ini merupakan program yang sangat mulia dan hutang bagi masyarakat seluruh kecamatan ini untuk menyambut baik ide dan gagasan yang telah disepakati bersama ini. “Ratusan juta tiap bulan Arisal Aziz menggelontorkan uangnya, demi akhlak dan masa depan anak nagari dalam kecamatan ini. Sebelumnya, untuk sebagian sekolah di Padang Pariaman sebanyak 350 ribu Alquran sudah dibagikan,” kata Amir Azli. (h/ded).

 Redaktur: Nova Anggraini   Layouter: Rahmi


Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

RIAU & KEPRI

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

15

Dermaga Pulon Dibangun 2019 LINGGA, HALUAN — Selain sudah tidak layak dan memperihatinkan, kondisi Pelabuhan Pulon, Desa Mentuda, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, dalam kondisi rusak parah. Hal ini menjadi perhatian serius Dinas Perhubungan (Dishub) Lingga yang merencanan pembangunan dermaga baru di wilayah itu tahun depan.

Pelabuhan Sekupang Dipadati Penumpang SEKUPANG, HALUAN — Menjelang libur tahun baru Cina atau Imlek, terminal Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) mulai dipadati penumpang, Selasa (13/2) siang. Pantauan Haluan Kepri di lokasi, pelabuhan didominasi oleh penumpang yang akan melakukan perjalanan domestik dengan tujuan ke Selat Panjang, Bengkalis, dan Sei Guntung. Bahkan beberapa kapal pun sudah disiapkan di dermaga untuk antisipasi lonjakan penumpang. Trino Palapa, Kepala Syabandar Sekupang menyebutkan, bahwa jumlah penumpang naik menggunakan kapal feri meningkat hanya terjadi pada rute lokal, atau sejumlah daerah seperti Kabupaten Bengkalis dan Tanjung Batu. Bahkan, lanjutnya lagi, dipastikan jumlah penumpang akan melonjak pada Rabu dan Kamis mendatang. Kita juga sudah menambah 6 hingga 8 kapal feri untuk mengangkut para penumpang. Data yang diperoleh jika penumpang berangkat mencapai 1.500 an perhari. Dan kemungkinan pada Rabu hingga Kamis mendatang diprediksi bisa mencapai 3.000 an penumpang. “Kemungkinan lonjakan penumpang pada Rabu dan Kamis. Kita juga akan menambah 5 kapal dibanding hari biasa untuk melayani penumpang berangkat ke Selat Panjang dan Bengkalis,” kata Trino kepada Haluan Kepri di kantornya. Sedangkan, katanya kembali, untuk kondisi cuaca dilaut sangat mendukung dan bagus dilalui. “Alhmdudillah kondisi cuaca sangat bagus dan mendukung,” ujarnya. (h/hk)

Nurdin Ingin Percepatan Investasi TANJUNGPINANG, HALUAN — Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun menginginkan adanya peningkatan dan percepatan-percepatan investasi di Kepri. Karena itu, dukungan semua pihak sangat diharapkan, terlebih dari Jakarta dengan regulasi dan formula-formula yang memberi manfaat pada banyak pihak. “Kita ingin beberapa kegiatan di Kepri menjadi proyek strategis nasional. Juga beberapa lokasi yang sudah menarik minat investor segera terbit regulasinya. Supaya semakin pasti mereka berinvestasi,” kata Nurdin usai pertemuan di Jakarta dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait dengan investasi. Di antara yang dibahas pada pertemuan itu adalah percepatan dan peningkatan untuk Pulau Asam, Batu Ampar, Bandara Hang Nadim, Perkeretaapian, Tanjungsauh, dan Jembatan Batam- Bintan. Pertemuan itu dipimpin langsung Direktur Bidang Perencanaan Investasi BKPM, Tamba P Hutapea dan dihadiri sejumlah perwakilan kementerian lembaga terkait seperti dari Kemenko Perekonomian. Nurdin pada pertemuan itu didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan, H Syamsul Bahrum. (h/hk)

KELENTENG SIAK — Kelenteng ini terletak di tengah-tengah Kota Siak Sri Indrapura, merupakan bagian dari objek wisata di Kabupaten Siak yang tetap di pelihara. Kelenteng ini dibangun pada tahun 1871 dan merupakan bangunan tertua di Siak. Kelenteng ini mempunyai bentuk arsitektur yang unik dan juga merupakan tempat ibadah masyarakat Tionghoa di Kota Siak. IST

CEGAH WABAH DBD

Dinkes Lakukan Fogging TANJUNGPINANG, HALUAN — Demi mencegah terjadinya peningkatan wabah penyakit Demam Berdarah atau Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang akan melakukan abatisasi massal (penebaran abate) dan fogging atau pengasapan. Kepala Dinkes Dalduk KB Kota Tanjungpinang Rustam, mengatakan besok, (hari ini), pihaknya akan melakukan abatisasi massal melibatkan petugas Juru Pemantau Jentik (Jumantik), tim kesehatan di dua kelurahan yakni Kelurahan Batu Sembilan dan Tanjung Ayun Sakti. “Langkah ini ditempuh menyikapi adanya kecenderungan peningkatan kasus DBD di dua kelurahan tersebut dalam 6 minggu pertama tahun 2018 ini. Angkanya cenderung lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya maupun dibanding kelurahan lain,” kata

Rustam saat dijumpai, Selasa (13/2). Dijelaskan Rustam, selama bulan Januari hingga Februari 2018 ini telah terjadi 24 kasus DBD di Kota Tanjungpinang. Dari 24 kasus tersebut, 6 kasus di Kelurahan Batu Sembilan dan 5 kasus di Kelurahan Tanjung Ayun Sakti. Selain itu, kata Rustam, kegiatan abatisasi massal tersebut dilakukan untuk melengkapi tindakan fogging yang sebelumnya langsung dilakukan dalam 48 jam sejak ditemukan adanya kasus DBD positif. “Sejauh ini untuk seluruh kasus positif DBD yang ada telah dilakukan tindakan fogging,” ujarnya. Dikatakan Rustam, perlu dilakukan abatisasi massal karena tindakan fogging hanya memberantas nyamuk dewasa. Sedangkan pertumbuhan jentik menjadi nyamuk hanya butuh beberapa hari. Kalau tidak dilakukan abatisasi, mala hasil

fogging akan percuma karena dalam seminggu sesudahnya akan tumbuh nyamuk-nyamuk baru. “Abatisasi massal ini dalam rangka program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), seperti dengan melakukan pemeriksaan jentik pada rumah yang ada di lingkungannya, menggerakan masyarakat dalam kegiatan PSN tersebut,” jelasnya. Untuk efektifnya pelaksanaan abatisasi tersebut, Rustam mengharapkan peran aktif para Lurah, Ketua RW dan RT serta seluruh warga. Kegiatan sosialisasi dilakukan melalui berbagai cara untuk mengajak warga berpartisipasi termasuk melalui informasi mobil keliling oleh masing-masing puskesmas. “Untuk mencegah terjadinya kasus meningkat tindak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan petugas kesehatan saja, melainkan semua komponen harus bergerak berperan mencegah DBD,” pungkasnya. (h/hk)

Kepala bidang (Kabid) Perhubungan Laut dan Udara di Dishub Lingga, Selamat mengatakan, Pelabuhan Pulon sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan rehab. Sehingga, harus dilakukan pembangunan ulang. “Baru-baru ini kita turun ke Pulon, Pelabuhan Pulon ini mau tidak mau harus kita ganti. Kalau itu direhab tidak memungkinkan lagi, karena dengan bangunan tiang pancang yang memang cor di tempat, itu tidak bisa bertahan dengan waktu yang lama. Itu jembatannya putus,” kata Selamat kepada wartawan ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Dia mengatakan, pembangunan dermaga tersebut akan menjadi prioritas Dishub di tahun 2019 mendatang menggunakan APBD murni. Bahkan, pihak desa sudah diarahkan untuk mencari lokasi baru.

“Kami sudah sampaikan kepada kepala desa, ini menjadi prioritas pertama di tahun 2019, karena ini murni. Pihak desa juga sudah menyiapkan lokasi baru dan itu sudah dilihat. Tapi kita juga berupaya apabila tahun ini bisa disuport dengan perawatan rutin, kita perbaiki dulu mana yang bisa diperbaiki,” katanya. Ia mengaku, walau bagaimana pun pelabuhan tersebut wajib dibangun. Karena, jika masih saja seperti saat ini, kapal fery reguler t idak akan menyinggahi pelabuhan itu. “Saya komitmen tahun 2019 ini Pulon jadi prioritas,” janji Selamat. Sementara itu, untuk pembangunan pelabuhan lainnya yang menjadi prioritas Dishub Lingga yakni, Pelabuhan Tanjung Lipat serta Pulau Bukit yang keduanya berada di Kecamatan Senayang. (h/hk)

PEMBENTUKAN KELURAHAN BATU HITAM

Menunggu Disahkannya Perda NATUNA, HALUAN — Pembentukan Kelurahan Batu Hitam yang memekarkan diri dari Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur tinggal menunggu disahkannya Perda Kelurahan Batu Hitam oleh DPRD Natuna. Ketua Badan Legislasi Daerah (Banleg) DPRD Natuna, Jarmin Sidik mengatakan, proses pembahasan sudah rampung, tinggal di paripurnakan. “Pembahasan di tingkat Banleg sudah selesai. Hasilnya akan kita serahkan kepada pimpinan DPRD untuk di paripurnakan,” kata Jarmin di kantornya, Senin (12/2). Politisi Partai Gerindra ini mengaku, proses pembahasan Properda Pembentukan Kelurahan Batu Hitam menjadi prioritas Banleg tahun ini sebab usulan pembentukan sudah lama diajukan. “Seharusnya Kelurahan

ini sudah dibentuk bersamaan dengan pengesahan Perda Pembentukan 20 desa. Akan tetapi karena ada perbedaan aturan, maka Perda Pembentukan Kelurahan Batu Hitam ditarik kembali. Artinya perdanya tidak sama dengan perda pembentukan desa,” ungkap Jarmin. Dari 7 Properda yang dibahas, Ia menempatkan Properda Pembentukan Kelurahan Batu Hitam pada urutan paling atas. Selain mendesak, persyaratan administrasi sudah lengkap serta memenuhi kriteria pembentukan kelurahan baru. “Kalau memang ada kekurangan, akan dilengkapi. Untuk mengetahui adanya kekurangan pada persyaratan, nanti pimpinan DPRD akan membentuk panitia khusus. Tapi pada hakekatnya seluruh persyaratan sudah lengkap,” paparnya. (h/hk)

Raider 136 TS Punya Kolam Renang SAGULUNG, HALUAN — Yonif Raider 136 Tuah Sakti Barelang akhirnya memiliki kolam renang sendiri. Kolam yang menjadi impian prajurit di kesatuan ini terletak tak jauh dari Konpi Bantuan, Tembesi, Sagulung. Penggunaan kolam renang ini ditandai dengan peresmian, Selasa (13/2) oleh Danyon Yonif 136 TS Barelang, Letkol Inf Santoso. Turut dihadiri oleh warga sekitar, kepala sekolah di sektiaran Batuaji dan Sagulung. Keberadaan kolam renang milik Yonif 136 TS Barelang, selain akan digunakan untuk anggota TNI sebagai tempat berlatih juga

www.harianhaluan.com

dibuka untuk masyarakat umum. “Kolam renang ini selain untuk anggota TNI berlatih, juga bisa dimanfaatkan masyarakat umum,” kata Danyon Yonif 136 TS Barelang, Letkol Inf Santoso. Kolam renang yang dibangun ini, kata dia, dibangun untuk keperluan anggota TNI berlatih, namun kalangan masyarakat umum di daerah itu juga bisa memanfaatkannya sebagai sarana berlatih bagi atletatlet renang di Batam. Bahkan, lanjutnya Santoso, kolam renang ini dibangun untuk memacu para atlet renang kota Batam. Oleh karna itu pihaknya

sudah berkoordinasi dengan Koni Batam, agar datang untuk latihan. Selain itu, untuk masuk ke kolam renang, warga hanya mengeluarkan biaya Rp10 ribu. Namun untuk pelajar hanya Rp5 ribu. Yang menariknya lagi, selama seminggu belakangan ini, masyarakat Batam masuk secara gratis. Kalangan masyarakat Batam dari lembaga pendidikan baik dari t ingkat SD hingga perguruan tinggi bisa menggelar kegiatan di kolam renang yang memiliki standar internasional yang tujuannya guna meningkatkan prestasi maupun

menjaring bakat perenang. Selain itu, pihaknya juga memanfaatkan lahan di sekitar kawasan kolam renang itu sehingga bisa dibangun sarana penunjang lainnya seperti warung ataupun tempat lainnya yang positif sehingga nantinya bisa dimanfaatkan oleh kalangan prajurit dan masyarakat setempat. Sarana kolam renang yang dimiliki saat ini, tambah dia, ada sebanyak tiga unit merupakan satu unit untuk keluarga yang kedalamannya 50 cm, kemudian satu lagi khusus latihan dengan kedalamannya 1 meter. Dan selanjutnya kolam renang khusus yang sudah paham renang dengan dua titik kedalaman, yakni 1,3 meter dan 2, 7 meter dengan panjang 50 mete dan lebar 32 meter. “Disini kita bangun ada 3 unit kolam renang. Dengan panjang 50 meter, lebar 32 meter serta kedalamannya bervariasi. Akan tetapi jalan masuknya masih jalan tanah. Nantinya akan kita bangun cepat dan sudah kita laporkan ke Camat dan Walikota Batam,” terangnya. Sementara itu, salah tenaga pengajar diseputaran Sagulung menyambut baik. Tak hanya itu, warga sekitar juga ikut bangga karena ada kolam dekat rumah. “Kita tak perlu lagi jauh-jauh untuk latihan berenang. Disini aja sudah bisa. Hanya butuh uang masuk Rp10 ribu sudah bebas berenang,” ujarnya Borbor Pasaribu. (h/hk)

 Redaktur: Afrianita   Layouter: Syamsul Hidayat


16

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

PASBAR MEMBANGUN

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

TOKOH masyarakat yang mengikuti kegiatan konsultasi publik

SEBAGIAN peserta konsultasi publik

RANCANGAN AWAL RKPD 2018

Pasbar Adakan Konsultasi Publik PASBAR, HALUAN— Sesuai amanat Permendagri No. 86 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan kegiatan publik Rancangan Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) TAHUN 2018. Kegiatan dilaksanakan di aula kantor bupati setempat Rabu (14/2). Dalam sambutannya Bupati Pasaman Barat Syahiran yang dibacakan oleh Asiten 1 Bidang Pemerintahan Afrizal Azhar, mengatakan dasar hukum pelaksaan RKPD tersebut berpedoman kepada Pasal 80 Permendagri 86 tahun 2016 tentang rancangan awal RKPD dibahas bersama dengan kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam forum konsultasi publik untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan. Masukan dan saran dirumuskan dalam berita acara kesepakatan dan ditandatangani oleh Kepala Bappeda dan kepala perangkat daerah serta perwakilan masyarakat yang hadir pada konsultasi publik. “Kegiatan ini penting sekali dilakukan sebelum lebih jauh dalam Musrenbang, kita dudukkan secara bersama dalam RKPD. Maka dari itu, saran dari semua pihak mulai dari tokoh adat, tokoh agama, bundo kanduang, camat serta pemangku kepentingan lainnya memberikan masukan demi pembangunan Pasbar ke depan,” urai Afrizal Azhar. Ia menambahkan, adapun tujuan RKPD yakni menjaring aspirasi pemangku kepentingan pada tahap awal untuk menghimpun aspirasi atau harapan para pemangku kepentingan terhadap prioritas dan sasaran pembangunan pada tahun yang direncanakan. Mendapatkan masukan penting yang lebih menitikberatkan pada aspek teknokratis, oleh karena itu forum konsultasi dilaksanakan secara terbatas dengan mengundang para pemangku kepentingan utama yang terdiri dari unsur akademisi/perguruan tinggi, asosiasi-asosiasi profesi, para pengusaha dan tokoh masyarakat.

www.harianhaluan.com

Afrizal Azhar menjelaskan, permasalahan pembangunan tahun 2019 bidang infrastruktur masih terdapat 15 jorong tertinggal dan 1 jorong terisolir. Kondisi infrastruktur, cakupan air minum layak, cakupan sanitasi, jaringan telekomunikasi, listrik yang masih belum memadai. Belum terpenuhinya sarana dan prasarana olah raga untuk penyelenggaraan Porprov, belum tersedianya tribun GOR, kolam renang, GOR indoor,

dan venue lainnya. Belum optimalnya penataan infrastruktur ibukota kabupaten penyelesaian jalan lingkar dalam, jalan lingkar luar, pelebaran jalan ke Padang Tujuh, pasar rakyat. Penuntasan pembangunan Massjid Agung, dan pembangunan Islamic Centre. Permasalahan bidang ekonomi, Keamanan dan Kerawanan Pangan, menurunnya produksi beberapa komoditi tanaman pangan rendahnya kualitas dan daya saing tenaga kerja, optimalisasi rencana pembangunan dan operasional BLK. Lemahnya kemandirian koperasi, UMKM, dan IKM, rendahnya persentase koperasi yang melaksanakan RAD tepat waktu, rendahnya daya saing produk UMKM, rendahnya pertumbuhan UMKM dan IKM dan rendahnya UMKM yang dapat mengakses pembia-

yaan, belum memadainya sarana dan prasarana pada destinasi wisata dan rendahnya pertumbuhan industri kreatif daerah. “Permasalahan bidang budaya masih tingginya angka kemiskinan (7,26 persen tahun 2017) belum optimalnya pelayanan kesehatan dasar dan rujukan, tingginya angka kematian ibu melahirkan, tingginya angka kematian bayi, tingginya angka stunting. Belum terpenuhinya target pencapaian SPM b idang pendidikan, belum optimalnya peran dan fungsi lembaga adat dan keagamaan,” jelas Afrizal Azhar. Prioritas pembangunan daerah tahun 2019 pengamalan ajaran agama dalam kehidupan masyarakat dan pengembangan nilai-nilai luhur kebudayaan. Pembangunan Kualitas Sumber Daya Manusia pembangunan

KONSULTASI PUBLIK — Afrizal Azhar memberikan sambutan dalam konsultasi publik rancangan awal RKPD tahun 2018. OSNIWATI

pendidikan dan kesehatan yang berwawasan kependudukan dan Kesetaraan Gender. Pembangunan Infrastruktur Sarana Prasarana Wilayah, peningkatan Kedaulatan Pangan, Agroindustri dan Kemaritiman, Pemberdayaan Koperasi dan Industri Kecil

Menengah (UMKM). Penanggulangan kemiskinan pengangguran dan daerah tertinggal berbasis pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Pengembangan perdagangan, investasi, jasa, pariwisata dan industri kreatif, penerapan tata kelola pemerintahan yang baik

 Redaktur: Atviarni

dan reformasi birokrasi. Penegakan hukum, ketertiban, keamanan, dan linmas, pembangunan wilayah sesuai dengan penataan ruang, pengelolaan Sumber Daya Alam (SDM) secara berkelanjutan dan berwawasan. (h/ows)

 Layouter: Rahmi


Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

PARIWARA PEMKAB DHARMASRAYA

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

17

PRESIDEN RI, Ir. H. Joko Widodo, didampingi anggota DPR RI Komisi V Alex Indra Lukman, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan. SE.

Kunjungan Kerja Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Kabupaten Dharmasraya

K

unjungan Kerja Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, ke Kabupaten Dharmasraya, mendatangi persawahan di Kecamatan Sitiung guna meninjau proyek Padat Karya Tunai, membagikan 3.000 kartu Program Keluarga Harapan, 1.247 Kartu Indonesia Pintar, meninjau proyek pembangunan Embung di Nagari Sitiung, serta membagikan 4.000 lembar sertifikat tanah kepada masyarakat Sumatera Barat di Gelanggang olahraga Dharmasraya di Kecamatan Koto Baru Rabu, 7 Februari 2018 lalu.

PRESIDEN RI, Ir. H. Joko Widodo bersama Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaa. SE.

Kedatangan Presiden RI dan Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo disambut oleh Anggota DPR RI Alex Indra Lukman, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, Bupati

Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, SE, dan istri Dewi Sutan Riska Tuanku Kerajaan, serta ribuan masyarakat di lokasi pendaratan helikopter, jorong Teluk Sikai,

Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, Dharmasraya. Usai mengikuti seluruh kegiatan, Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, beserta ibu Hj. Iriana Joko Widodo, dan rombongan kabinet kerja menginap di Kabupaten Dharmasraya, di Hotel Jakarta Kecamatan Pulau Punjung, tepatnya di depan pasar baru Pulau Punjung, dan mengadakan pertemuan tertutup bersama Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan. SE, serta beberapa tokoh masyarakat Kabupaten Dharmasraya. Dalam pertemuan tertutup ini dibicarakan beberapa permasalahan, terutama masalah infrastruktur, kelistrikan, jaringan komunikasi, ekonomi masyarakat, pendidikan dan berbagai persoalan lain yang membutuhkan pena-

nganan cepat serta bantuan dari pemerintah pusat, beberapa solusi dan instruksi langsung keluar dari Presiden atas permaslahan yang ada. Selanjutnya, Presiden RI. Ir. H. Joko Widodo, dan rombongan meninggalkan Kabupaten Dharmasraya melalui jalan darat dan melanjutkan kunjungan kerja di Sumatera Barat pada hari Kamis, 8 Februari 2018 kemaren. Secara khusus, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan. SE, menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas kunjungannya ke Kabupaten berjuluk Ranah Cati Nan Tigo ini, dan solusi yang diberikan Presiden terhadap berbagai persoalan mendesak yang ada di Kabupaten Dharmasraya. Sementara, Bupati Dhar-

masraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan. SE, juga menyampaikan ucapan terimakasih tak terhingga terhadap salah seorang anggota DPR RI komisi V. Alex Indra Lukman dan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, serta seluruh pimpinan dan anggota pengamanan kegiatan Presiden, baik dari TNI, Polri di Wilayah Sumatera Barat dan Kabupaten Dharmasraya. “Kepada Masyarakat Dharmasraya, saya tak tahu harus berterimakasih seperti apa, karena telah memberikan sambutan yang hangat kepada Presiden kita. Saya terharu melihat antusias masyarakat yang begitu tinggi, menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo tiba di Kabupaten Dharmasraya”cetus Raja Koto Besar itu.

SENYUM tawa terlontar dari mulut Presiden RI Ir. Joko Widodo, Anggota DPR RI Komisi V Alex Indra Lukman, dan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan. SE. www.harianhaluan.com

 Redaktur: Arda Sani  Layouter: Luther


18

OLAHRAGA

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

Semen Padang FC Pertimbangkan Pindah Kandang Welliansyah Ikuti Kursus Pelatihan Lisensi A AFC PADANG, HALUAN – Pelatih dan Manajer Semen Padang FC menyambut baik dipanggilnya asisten pelatih Semen Padang FC, Welliansyah untuk mengikuti kursus pelatihan lisensi A AFC yang akan di selenggarakan di Nirwana Sawangan Park, Depok, 19 Februari hingga 4 Maret. Walliansyah sendiri direncanakan bertolak ke Depok, Sabtu (17/2). “Tentunya ini menjadi kabar yang baik untuk sepakbola Sumbar. Karena akan menambah lagi deretan pelatih hebat dari Sumatera Barat,” ujar Pelatih Semen Padang FC, Syafrianto Rusli kepada Haluan, kemarin. Menurutnya, keikutsertaan Welliansyah mengikuti kursus pelatihan lisensi A AFC ini akan membantu tim Semen Padang FC untuk menjadi lebih baik. Manajer Semen Padang FC, Win Bernardino, mengatakan, Weliansyah nantinya akan memberikan dampak yang positif untuk tim Semen Padang. “Semakin banyak yang berlisensi A AFC di tubuh Semen Padang FC tentunya akan memberikan nilai tambah dan hal positif lagi untuk tim. Mudah-mudahan setelah kembalinya dari kursus kepelatihan, bisa memberikan kontribusi dan menambah prestasi sepakbola Sumatera Barat khususnya Semen Padang,” ujarnya. Sementara itu Welliansyah mengatakan akan berangkat ke Depok, pada hari Sabtu (17/2).”Sabtu ini saya berangkat ke Sawangan untuk mengikuti kursus pelatih lisensi A AFC, dari 19 Februari sampai 4 Maret 2018. Jadi sekitar dua pekan absen dari tim,” tuturnya. Ia mengatakan, kesempatan untuk meraih lisensi A AFC ini merupakan kesempatan kedua untuknya.”Pada Agustus 2017 lalu saya juga masuk daftar untuk mengikuti peserta kursus. Tetapi saya tidak mengikutinya karena saat itu sedang menunaikan ibadah haji,” ungkapnya. Welliansyah dan peserta lainnya, selama mengikuti kursus akan diinstrukturi oleh Instruktur pelatih dari AFC asal Kuwait, Bader Abdul Jalil dibantu asisten instruktur, Sutan Harharah dari Indonesia.”Insya Allah saya akan berusaha keras dan Mudahmudahan bisa meraih lisensi A AFC,” ujarnya. (h/mg-mal)

www.harianhaluan.com

PADANG, HALUAN — Semen Padang FC yang musim ini akan berlaga di Liga 2 sedang mempersiapkan alternatif kandang yang akan di tempati. Stadion M. Yamin, Sijunjung menjadi pilihan utama untuk tim yang berjuluk Kabau Sirah ini. “Saat ini kami memang sedang mempersiapkan alternatif kandang lain yang akan di tempati Semen Padang,” kata Manajer Semen Padang FC, Win Bernardino, Rabu (14/2). Menurutnya, alasan mempersiapkan alternatif kandang ini karena ketakutan manajemen dengan keadaan stadion H. Agus Salim Padang saat ini.”Saya takut kalau nantinya stadion H. Agus Salim tidak lolos verifikasi PSSI, karena situasi saat ini keadaan rumput sudah banyak yang rusak. Serta, dicabutnya tiang gawang pasca HPN 2018. Jadi kami harus jaga-jaga apabila GHAS tidak lolos verifikasi,” katanya. Saat ini Stadion M. Yamin menjadi salah satu alternatif yang bisa dipersiapkan Semen Padang. “Sebelumnya kami kan juga pernah memakai M. Yamin untuk Homebase Semen Padang. Itu merupakan salah satu

PINDAH KANDANG — Semen Padang berencana untuk memindahkan kandangnya dari Stadion H. Agus Salim saat Liga 2 nanti. Hal ini disebabkan kondisi Stadion H. Agus Salim Padang yang tidak memungkinkan. Semen Padang saat beruji coba dengan Solok FC di Stadion H. Agus Salim Padang beberapa waktu lalu. IRHAM

pertimbangan kami,” ujarnya. Untuk jarak tempuh yang cukup jauh ke Sijunjung, Win mengatakan, untuk di Liga 2 jarak ini tidak akan menjadi hambatan. “Sekarang kita bermain untuk Liga 2, jadi menurut saya ini tidak akan menjadi

penghalang,” katanya. Ia berharap, pihak Dispora Kota Padang bisa cepat memperbaiki stadion. “Mudah-mudahan semuanya bisa cepat diperbaiki, jadi kami tidak perlu pindah ke stadion lain,” ungkapnya. Sedangkan untuk pendafta-

ran pemain di Liga 2, Win menyatakan, saat ini masih menunggu kepastian dari pihak PSSI. “Sampai saat ini belum ada kepastian kapan pemain akan mendaftar. Jadi kami masih menunggu kabar dari PSSI,” katanya.

Ia mengatakan, saat ini Semen Padang FC sedang mencari pemain untuk lini depan. “Kami masih mencari dan menjajaki pemain yang cocok untuk mengisi lini depan. Saat ini masih belum ada yang cocok dan kami panggil,” ujarnya. (h/mg-mal)

DIJADIKAN SEBAGAI AJANG PRA PORPROV

Dispora Sumbar Gelar Kejurda PADANG, HALUAN — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat bekerja sama dengan PASI Sumbar bakal menggelar Kejurda Atletik, 5-7 Maret di Stadion H. Agus Salim Padang. Kejurda ini juga menjadi ajang pra Porprov. “Bila limit waktu yang ditetapkan mampu dilewati atlet maka kita pastikan lolos ke Porprov XV Sumbar di Padang Pariaman. Jadi, rugi bagi kabupaten/kota yang tidak mengirim atletnya di iven,” ujar Perwakilan PASI Sumbar Syafrudin saat rapat persiapan dengan Dispora Sumbar, Rabu (14/2). Sementara itu pihak Dispora Sumbar

menyambut baik Kejurda ini dijadikan sebagai ajang pra Porprov. Dengan dijadikan aja pra Porprov tentunya akan membuat para peserta akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya agar bisa meraih tiket ke Porprov. “Bila limit waktu yang ditetapkan bisa tembus akan lebih awal lolos Porprov. Kenapa mesti menunggu Pra Porprov di Sijunjung,” ujar Kepala UPTD PPLP Sumbar Rafli Efendi. Hingga Rabu (14/2) sudah 100 peserta yang mendaftar dari 11 kabupaten dan kota yang mengkonfirmasi keikutsertaannya.Hanya saja, Kabupaten Dharmasraya sampai

kemarin itu belum ada konfirmasi keikutsertaannya. “Padahal undangan baik via telpon maupun surat email sudah kita kirimkan ke seluruh kabupaten dan kota,” terang Yona Afrimasari yang juga pengurus PASI Sumbar dang pegawai Dispora. Namun Yona tetap optimistis 19 kabupaten dan kota bakal mengirim para atletnya jelang kejuaraan. Sesuai agenda jadwal yang telah dirilis panpel pendaftaran atau pernyataan keikutsertaan kontingen telah dimulai sejak Senin (12/

 Redaktur: Arda Sani

2) sampai Kamis (15/2) ini. Lokasi pendaftaran Sekretariat panpel di ruang kerja Bidang Olahraga Dispora Sumbar. Kemudian jadwal keabsahan peserta dari kabupaten dan kota ditetapkan mulai Senin (19/2) sampai Jumat (23/2) mendatang ditempat yang sama saat pendaftaraan. Jadwal technical meetting Minggu (4/3) pada pukul 19.00 WIB di Dispora Sumbar.Lalu, jadwal pertandingan langsung pembukaan pada Senin (5/2) sampai Rabu (7/3) di lintasan Stadion H. Agus Salim, Padang. (h/mg-mal)

 Layouter: Luther


INTERNASIONAL

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

19

Korsel Tanggung Akomodasi Korut Selama Olimpiade SEOUL, HALUAN — Pemerintah Korea Selatan telah menganggarkan dana sebesar 2,8 miliar won (sekitar Rp 36 miliar) untuk menutup biaya pengeluaran Korea Utara selama menghadiri Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang. Disampaikan Kementerian Unifikasi Korea Selatan, dilansir AFP, anggaran tersebut digunakan untuk biaya transportasi, penginapan, konsumsi dan lain-lain bagi 229 orang di tim pendukung Korea Utara beserta tim demonstrasi taekwondo dan sekitar 140 penampil dalam pagelaran seni. Sedangkan untuk akomodasi 22 atlet Korea Utara yang bertanding di olimpiade yang berlangsung pada 9 hingga 25 Februari 2018 itu, akan dibayarkan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC). Seoul tetap berhati-hati untuk

memastikan kehadiran kontingen Korea Utara di Pyeongchang tidak melanggar berbagai sanksi yang dijatuhkan kepada Pyongyang. Untuk itu, biaya akomodasi akan langsung dibayarkan kepada penyedia jasa alihalih melalui pejabat Korea Utara. Menteri Unifikasi Cho Myounggyon, yang juga memimpin Dewan Kerja Sama Promosi dan Perdagangan Utara dan Selatan sebagai penyedia anggaran, menyebut keikutsertaan Korea Utara dalam olimpiade kali ini telah menjadi momentum kunci untuk memperbaiki hubungan antara kedua Korea.”Keikutsertaan Korea Utara telah menjadi momentum kunci untuk memperbaiki hubungan antar-Korea dan menjamin tercapainya perdamaian di semenanjung Korea,” kata Cho. Pihaknya memahami banyaknya

Menlu Belanda Mengundurkan Diri Setelah Ketahuan Berbohong AMSTERDAM, HALUAN — Menteri Luar Negeri Belanda Halbe Zijlstra mengundurkan diri sehari setelah ketahuan berbohong telah mendengar Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara mengenai ambisinya untuk menciptakan sebuah “Rusia yang Lebih Besar” (Greater Russia) pada 2006. Zijlstra mengakui bahwa kebohongan itu telah merusak kredibilitasnya sehingga dia tidak mungkin lagi mempertahankan posisinya. Dalam pidato pengunduran dirinya di depan parlemen, Zijlstra mengatakan bahwa masalah “Greater Russia” itu merupakan kesalahan terbesar dalam karier politiknya. Dia menambahkan, Belanda pantas memiliki seorang menteri luar negeri yang jauh dari celaan. Pengunduran diri Zijlstra dilakukan sehari sebelum kunjungan resminya ke Rusia, di mana dia direncanakan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov. Kunjungan pertama dari Belanda ke Rusia itu dibatalkan menyusul pengunduran diri Zijlstra. Karier Zijlstra sebagai Menlu Belanda berakhir setelah empat bulan menjabat. Dia baru saja ditunjuk sebagai Menlu Belanda pada oktober 2017. Skandal itu bermula pada konferensi partai 2016 saat dia mengklaim telah mendengar Presiden Putin berbicara mengenai rencana pembentukan “Greater Rusia” dalam pertemuan pengusaha pada 2006. Saat itu Zijlstra masih bekerja di perusahaan minyak Shell. Menurut Zijlstra, saat itu Putin berbicara mengenai “Greater Russia” yang termasuk Rusia, Belarusia, Ukraina dan negara-negara Baltik.Namun, cerita itu dibantah oleh surat kabar Volkskrant, yang mengungkap bahwa meski Zijlstra masuk dalam delegasi Shell, dia tidak hadir dalam pertemuan bisnis tersebut. Menyusul laporan Volkskrant itu, Zijlstra akhirnya mengakui dia telah berbohong demi melindungi sumber yang sebenarnya. Meski begitu, dia berkeras bahwa rencana Putin untuk “Greater Russia” itu benar-benar ada. (h/okz)

www.harianhaluan.com

pihak yang mencemaskan partisipasi Korea Utara di Olimpiade Musim Dingin kali ini.”Kami tetap berupaya mematuhi peraturan yang ditetapkan IOC tanpa melanggar norma-norma dan sanksi internasional yang diberlakukan terhadap Korea Utara,” tambah Cho, dilansir Yonhap. Sementara dari Korea Utara, sang pemimpin tertinggi Kim Jong Un memuji sambutan yang telah diberikan Korea Selatan kepada delegasi tingkat tingginya saat berkunjung pekan lalu, termasuk saudara perempuannya, Kim Yo Jong. Sebagai balasan, Yo Jong telah menyampaikan undangan dari kakaknya untuk Presiden Korea Selatan Moon Jae-in untuk bertemu di Pyongyang. Namun Moon tidak segera menjawab karena masih menunggu waktu dan kondisi yang tepat. (h/dtc)

KOREA BERSATU — Atlet Korea Selatan dan Korea Utara bersatu selama olimpiade musim dingin 2018. Korea Selatan menanggung akomodasi Koera Utara selama olimpiade musim dingin. NET

Prancis Ancam Serang Suriah PARIS, HALUAN — Presiden Prancis,Emmanuel Macron, mengancam bakal “menyerang” Suriah jika pemerintahan negara itu terbukti menggunakan senjata kimia terhadap warganya. Macron menegaskan, penggunaan senjata kimia adalah “batas merah” bagi pemerintah Prancis. “Kami akan menyerang tempat peluncuran-peluncuran dilakukan atau diselenggarakan,” ujarnya kepada para wartawan. Namun, menurut Macron, intelijen Prancis sejauh ini belum menemukan bukti bahwa senjata kimia terlarang telah digunakan. ”Begitu bukti tersebut telah

ditemukan, saya akan melakukan seperti yang saya katakan. Prioritasnya adalah perang melawan teroris,” seru Macron. Komentar Macron mengemuka menyusul sejumlah laporan yang menyebutkan pemerintah Suriah memakai senjata kimia, termasuk dugaan serangan klorin.

Sebanyak sembilan orang dirawat akibat mengalami kesulitan bernapas setelah sebuah bom yang diyakini terisi dengan bahan kimia dijatuhkan di Saraqeb, kota di sebelah barat laut Provinsi Idlib. Kota itu hingga kini dikuasai kubu pemberontak. Akan tetapi, pemerintah Suriah membantah bahwa mereka menggunakan senjata kimia dan tidak menyasar warga sipil. Pernyataan Macron bahwa Prancis akan melakukan serangan di Suriah merupakan komentar paling keras sejak tahun lalu. Saat itu, Macron berkata

kepada Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa penggunaan senjata kimia di Suriah merupakan “batas merah” yang akan mendapat “respons langsung” dari Prancis. Setelah serangan senjata kimia dekat Damaskus pada 2013, Amerika Serikat dan Rusia menyepakati sebuah rencana dengan Suriah untuk memusnahkan cadangan senjata kimia dalam setahun. Nyatanya, Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) terus mencatat penggunaan bahan kimia beracun di negara tersebut. Pada April 2017,

serangan di kota Khan Sheikhoun yang dikuasai kubu pemberontak menyebabkan ratusan orang mengalami gejala serupa dengan orang yang terkena paparan gas syaraf. Sejumlah saksi mata mengaku melihat beberapa pesawat tempur menyerang kota. Ada pula rekaman video yang menunjukkan mulut para korban, yang sebagian besar anak-anak, berbusa. Lebih dari 80 orang tewas saat itu. Presiden Suriah, Bashar al-Assad, dan Rusia berulang kali mengatakan insiden itu dibuat-buat. (h/dtc)

 Redaktur: Arda Sani  Layouter: Luther


20

TANAH DATAR

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

Pelayanan PN Batusangkar Sudah Bagus BATUSANGKAR, HALUAN — Direktur Pembinaan Teknis Direktorat Jendral Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI, DR Aswandi melakukan kunjungan ke Pengadilan Negeri Batusangkar, Sabtu (10/2). Rombongan yang terdiri dari beberapa Ketua Pengadilan Negeri di Sumatera Barat itu, disambut oleh Ketua PN Batusangkar Effendi beserta jajarannya. “Pelayanan PN Batusangkar sudah bagus, namun tinggal mempertajam lagi,” sebut Aswandi. Pengadilan Negeri Batusangkar dalam melakukan pelayanan terhadap para pencari keadilan sudah baik, namun perlu ditingkatkan lagi untuk masa yang akan datang terutama dalam melayani warga dalam mendapatkan layanan hukum. MA telah meluncurkan program yang disebut Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang merupakan pelayanan urusan hukum satu pintu. Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) ini di depan gedung PN Batusangkar tersebut, semuanya dipantau menggunakan CCTV. Sebelumnya, rombongan melihat Istana Basa Pagaruyung dan objek wisata lainnya, yang menurut Aswandi sangat indah. Namun perlunya suatu terobosan yang mampu membuat para wisatawan itu betah dan menghabiskan h/emz). uangnya di Tanah Datar. (h/emz).

Pemkab Perkuat Keberadaan PAUD BATUSANGKAR, HALUAN — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar, Abrar mengatakan, keberadaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting untuk pendidikan anak sejak dini. Abrar menyebutkan, walaupun PAUD belum menjadi urusan wajib pemerintah sebagaimana SD dan SMP, akan tetapi pihaknya tetap memberikan perhatian yang besar terhadap keberadaan lembaga tersebut. “PAUD didampingi secara utuh oleh pemerintah. Untuk mendukung keberadaan PAUD di Tanah Datar, maka pihak kami telah melakukan penguatan terhadap lembaga PAUD yang ada,” katanya di Batusangkar, Selasa (13/2). Beberapa bentuk dukungan pemerintah ialah, dengan memberikan pelatihan kompetensi kepada pendidik. Dari sisi kelembagaan akan dilakukan akreditasi, hal ini dilakukan apabila PAUD yang bersangkutan mengusulkannya kepada pemerintah. “Dari sisi operasional juga dibantu, sehingga diharapkan meningkatkan kualitas PAUD yang ada,” ujarnya. Ia mengatakan, di wilayah Tanah Datar terdapat sebanyak 379 PAUD dari beberapa kategori yang tersebar di 14 kecamatan di daerah tersebut. Untuk kategori Kelompok Bermain, terdapat sebanyak 90 lembaga pendidikan dan untuk kategori Satuan PAUD Sejenis, terdapat sebanyak 99 lembaga. Sementara itu untuk kategori Taman Penitipan Anak terdapat sebanyak delapan lembaga dan untuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat terdapat sebanyak enam lembaga. “Paling banyak adalah untuk kategori Taman Kanak-kanak (TK) yang berjumlah sebanyak 194 lembaga,” ujarnya. Ia menambahkan, dari 379 PAUD tersebut, terdapat sebanyak 5.464 peserta didik dengan tenaga pendidik sebanyak 560 orang. “Dari seluruh tenaga pendidik, yang berstatus PNS baru sebanyak 153 orang, sementara 407 orang lainnya masih berstatus Non PNS,” katanya. Terkait pentingnya keberadaan PAUD di suatu daerah, sebelumnya Bunda PAUD Sumbar, Nevi Irwan Prayitno mengatakan karakter anak ditentukan dan dipengaruhi oleh pola pengasuhan keluarga dan lingkungan. (h/emz)

RSUD Ali Hanafiah Raih Akreditasi Paripurna BATUSANGKAR, HALUAN — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Ali Hanafiah Batusangkar, menerima sertifikat akreditasi paripurna bintang lima dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Sertifikat akreditasi diserahkan Ketua Eksekutif KARS, Dr.dr. Sutoto kepada Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma di Sekretariat KARS Kuningan Jakarta Selatan, Senin (12/2) didampingi Direktur RSUD M. Ali Hanafiah Batusangkar dr. Afrizal Hasan, Ketua Komite Mutu dr. Nedi Hidayat, SpA, Kabid Pelayanan selaku Ketua Tim Akreditasi Suwanto Hartono, SKM, M.Kes dan Benny Akbar. Ketua Eksekutif KARS Dr.dr. Sutoto mengatakan, pada era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan melalui Akreditasi Paripurna Rumah Sakit dituntut untuk mening- AKREDITASI PARIPURNA—Wabup Zuldafri Darma menerima piagam akreditasi paripurna bintang lima untuk RSUD M.Ali Hanafiah katkan pelayanan menjadi Batusangkar dari Ketua Eksekutif KARS Dr.dr. Sutoto. EMRIZAL lebih baik, berkualitas, efisien sesuai dengan kebutuhan ma- lulus tingkat paripurna. nan. Semuanya itu bertujuan Standar Nasional Indonesia lagi di seluruh bidang dalam syarakat. “Keberhasilan ini merupa- untuk meningkatkan kualitas (SNI). pengelolaan rumah sakit ke “Selamat kepada RSUD M kan hasil kerja keras yang pelayanan dan keselamatan Ditambahkan Afrizal, bah- depannya,” ungkap Wabup. Ali Hanafiah Batusangkar yang profesional dari seluruh pega- pasien. wa di Indonesia ada tingkatTerkait dengan penghartelah memperoleh akreditasi wai rumah sakit yang berjumDiperolehnya Akreditasi tingkat pelayanan mutu rumah gaan RSUD M. Ali Hanafiah paripurna bintang lima. Untuk lah 500 orang, 19 orang dokter Paripurna ini menunjukkan sakit berdasarkan Undang- Batusangkar, lanjut wabup, itu, ke depannya saya berharap spesialis dan 16 dokter umum tingkat kepercayaan masyarakat undang, yaitu Rumah Sakit pihak rumah sakit bersama untuk bisa meningkatkan dan yang didukung oleh Bupati kepada Rumah Sakit M.Ali Bintang Satu Perdana, Bintang pemerintah daerah secara bermempertahankan akreditasi Tanah Datar, Irdinansyah Tar- Hanafiah Batusangkar semakin Dua Akreditasi Tingkat Dasar, tahap dan terukur akan terus yang telah diraih,” ujar Sutoto. mizi dan Zuldafri Darma selaku meningkat pula. Masyarakat Bintang Tiga Akreditasi Ting- berusaha untuk meningkatkan Dikatakan juga, memper- Wakil Bupati serta seluruh tersebut berasal dari beberapa kat Madya, Bintang Empat fasilitas, sehingga diharapkan tahankan yang tekah diraih itu jajaran pemerintah daerah, kecamatan di Kabupaten Tanah Akreditasi Utama, dan Bintang ke depan tidak hanya menjadi lebih sulit dari memperoleh- Dinas Kesehatan dan semua Datar bahkan dari kabupaten Lima Akreditasi Tingkat Pari- milik masyarakat Tanah Datar, nya. Oleh sebab itu jagalah pihak yang mendukung ter- dan kota tetangga. purna yaitu mutu pelayanan tapi juga masyarakat dari daekepercayaan ini dengan sebaik- wujudnya akreditasi ini,” ung“Atas kepercayaan ini, Ru- kesehatan paling baik. rah lain. Ke depan akan babaiknya. kap Afrizal. mah Sakit M. Ali Hanafiah Sementara itu, Wakil Bu- ngun rumah sakit yang repSementara Direktur RSUD Dikatakan, persiapan pro- Batusangkar menyampaikan pati Tanah Datar Zuldafri Dar- sentatif dan sesuai master plan M. Ali Hanafiah Batusangkar, ses akreditasi telah dimulai terima kasih dan terus berupaya ma juga menyampaikan rasa yang sudah ada yang memAfrizal Hasan mengatakan, sejak awal tahun 2015. Persia- mempertahankan dan mening- bangganya kepada RSUD M. butuhkan dana Rp.254 miliar. rumah sakit yang dipimpinnya pannya meliputi pembenahan katkan mutu pelayanan kepada Ali Hanafiah Batusangkar, “Alhamdulillah, untuk tameraih predikat bergengsi itu manajemen internal, pengem- seluruh pasien/masyarakat,” karena rumah sakit ini meru- hun 2018 kita memperoleh atas kerja keras semua unsur di bangan SDM dengan berbagai kata Afrizal. pakan rumah sakit yang lulus bantuan Rp.34 miliar dari rumah sakit. Penghargaan itu kualifikasi, penyempurnaan Akreditasi Paripurna men- akreditasi paripurna versi baru Kementerian Kesehatan RI dari berdasarkan Surat No: 216/ dokumen Standar Prosedur jadi sangat penting untuk me- 2012. Dana Alokasi Khusus (DAK) KARS/I/ 2018 bahwa Rumah Operasional (SPO), melengkapi ningkatkan kepercayaan dari “Dengan diperolehnya ak- yang nantinya diprioritaskan Sakit Umum Daerah M. Ali berbagai fasilitas unit layanan, masyarakat dalam menjamin reditasi ini diharapkan jadi untuk membangun ruangan Hanafiah Batusangkar berhasil pengembangan inovasi laya- mutu pelayanan sesuai dengan semangat untuk meningkatkan poli,” kata Wabup. (h/emz)

Warga Antusias Belanja di Pasar Pagi Cubadak BATUSANGKAR, HALUAN — Pasar pagi di wilayah Nagari Cubadak Kecamatan Limakaum yang telah diresmikan oleh Camat Limakaum Afrizal, Minggu (11/2), selalu ramai pengunjung. Keberadaan pasar ini benar-benar memenuhi harapaan masyarakat dan sangat strategis untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Lokasi pasar yang memanfaatkan lahan kosong di pinggir ruas jalan raya provinsi Batusangkar – P adang itu, luasnya sekitar 250 meter. Di lokasi itu, telah d ibangun

sejumlah lapak, pusat perbelanjaan warga Nagari Cubadak yang diberi nama Pasar Pagi Cubadak. “Nagari Cubadak sebagai pintu gerbang Kota Batusangkar mempunyai wilayah yang strategis, di mana selain berada di tepi Jalan Raya Padang Panjang –Batusangkar, juga dijejeri beberapa perumahan. Jadi warga yang mempunyai usaha industri rumahan dan hasil pertanian akan bisa menjualnya langsung di pasar ini. Maka dengan sendirinya tingkat ekonomi akan meningkat,” sebut Camat Limakaum, Af-

MELALUI SIARAN RRI

Jaksa Sapa Warga Tanah Datar B AT U SA N G K A R , HALUAN — Kejaksaan Negeri Tanah Datar menyelenggarakan dialog interaktif dengan warga melalui siaran udara RRI Regional Bukittinggi, yang dilangsungkan di Kantor Kajari di Pagaruyung, Selasa (13/2). Dalam Dialog Interaktif tersebut, Kajari M. Fatria beserta empat orang Kasi secara langsung menyampaikan kepada masyarakat melalui udara,

menjabarkan tentang sekelumit tupoksi yang menjadi tugas kesehariannya. Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tanah Datar, Ardi, menjabarkan kepada pemirsa RRI Bukittinggi tentang Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang dipimpinnya. Kegiatan tersebut dilakukan melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dan Jaksa Masuk

Pesantren (JMP). Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi bahaya narkoba, kenakalan remaja dan bentuk-bentuk kejahatan lain yang cendrung melibatkan pelajar dan anak sekolah beserta akibat hukumnya. Secara bergantian memberi paparan di antaranya Kasi Pidana Umum Yarnes, Kasi Pidsus, Atmariadi, dan Kasi Datun Riza Ardiansyah, menguraikan sekilas tentang fungsi dan pe-

kerjaan terkait jabatan yang mereka emban,yang sedang atau telah dilakukan diwilayah hukum Kabupaten Tanah Datar. Terpisah, Kepala RRI Bukittinggi, Eddy Ivan mengatakan, bagi masyarakat yang ingin melakukan dialog dengan pihak kejaksaan dapat menghubungi telepon 081374526961 pada saat siaran langsung “Jaksa Menyapa”. (h/emz).

Presiden Kunjungi Kegiatan P3-TGAI B AT U SA N G K A R , HALUAN — Meskipun dalam kondisi cuaca hujan lebat, sesuai jadwal yang direncanakan semula, Presiden RI Joko Widodo tetap saja turun menelusuri pematang sawah pada hamparan persawahan warga, di Jorong Piliang Nagari Limo Kaum, Kamis (8/2). Di lokasi tersebut, Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan iriwww.harianhaluan.com

gasi persawahan, yang merupakan implementasi dari program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) melalui kegiatan Padat Karya di Kabupaten Tanah Datar. P3-TGAI ini merupakan program infrastruktur berbasis masyarakat yang diluncurkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Program ini ber-

tujuan untuk meningkatkan partisipasi dari petani pemakai air dalam kegiatan perbaikan, rehabilitasi, dan peningkatan jaringan irigasi di areal persawahan. Untuk Sumatera Barat, Kementerian PUPR menganggarkan Rp 17 miliar untuk 98 lokasi jaringan irigasi di Kabupaten Agam, Dharmasraya, 50 Kota, Kota Padang, Padang Pariaman, Pasaman, Pasaman

Barat, Pesisir Selatan, Sijunjung, Kota Solok, Solok Selatan dan Kabupaten Tanah Datar. Usai menyusuri pematang sawah ditengah guyuran hujan lebat dan menyalami para pekerja yang masih tetap bertahan, Jokowi kembali ke kerumunan masyarakat yang juga tetap bertahan di pinggir jalan sembari meneriaki, Jokowi..Jokowi.. Jokowi.(h/emz)

rizal. Sementara itu, Wali Nagari Cubadak, Asrizailis mengungkapkan, ide membuka pasar pagi yang terletak di samping Kantor Wali Nagari Cubadak tersebut berawal dari besarnya potensi warga Cubadak dalam menggelola home industry dan hasil pertanian. Namun wadah penyalurannya (pemasarannya) belum ada. Maka terbersit ide untuk membuka pasar pagi pada lahan yang tersedia. “Hasil musyawarah dengan tokoh masyarakat serta pelaku home industry disepakati un-

tuk membuka pasar pagi yang memanfaatkan lahan kosong seluas kurang lebih 250 meter. Alhamdulilah, warga sangat antusias. Buktinya saat ini sudah 125 lapak diisi dan kita merencanakan pasar pagi ini akan mampu menampung lebih dari 200 pedagang,sebagian besar diisi oleh warga Cubadak,” sebut Wali Nagari Asrizailis. Menurutnya, pasar pagi yang merupakan swakelola masyarakat dan bekerjasama dengan Bumnag Cubadak Sakato ini, akan menampung hasil home industry warga,

seperti kuliner dan hasil pertanian serta kerajinan yang nantinya diharapkan dapat mendongkrak ekonomi masayarakat. “Di Cubadak ini banyak warga mengelola home industry, seperti kuliner godok ubi, kubang lodang, kecimui, panyiaram, serabi dan lamang tapai dan banyak lainnya. Maka dengan dibukanya pasar pagi ini mereka bisa memasarkan produknya. Saat ini kita sudah melakukan nego untuk membangun Pasar Nagari Cubadak yang representatif. Insya Allah,” ungkapnya. (h/emz)

Jajaran Kominfo Anjangsana ke Panti Asuhan BAT U SA N G K A R , HALUAN — Rombongan Dinas Kominfo Tanah Datar dipimpin Kadis Kominfo yang diwakili Kabid IKP, Mustafa Akmal didampingi Kasi Kemitraan, Dwita Novalinda, melaksanakan anjangsana ke Panti Asuhan Tuan Qhadi Padang Ganting. Rombongan Kominfo dalam rangka HUT Radio Luhak Nan Tuo tersebut diterima Pimpinan Panti Asuhan, Defrison Bandaro Bujang bersama anak asuhnya di pelataran depan pondok Panti Aasuhan tersebut, Minggu (11/2). Kabid IKP Mustafa Akmal menyampaikan, kegiatan anjangsana ke panti asuhan merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam turut memeriahkan HUT Radio Luhak Nan Tuo. “HUT Radio diperingati setiap tanggal 16 Februari. Namun tahun ini bertepatan dengan hari libur, maka acara puncak dimajukan pada tanggal 14 Februari. Salah satu kegiatannya adalah

anjangsana ke panti asuhan sebagai bukti kepedulian kita antar sesama,” ujarnya. Mustafa menambahkan, kegiatan anjangsana dilaksanakan juga untuk meninjau perkembangan anak panti, serta menumbuhkan semangat serta m engajak mereka untuk mendengarkan Radio Luhak Nan Tuo 102.5 FM. “Di kesempatan kunjungan itu, kita mengajak anakanak di panti asuhan untuk mendengar Radio Luhak Nan Tuo, karena pada radio kebanggaan masyarakat kita ini banyak program untuk peningkatan kualitas pendidikan seperti program bahasa inggris dan tahfiz disamping memberikan informasi perkembangan Tanah Datar,” tambahnya. Sementara itu, Pimpinan Panti Asuhan Tuan Qadhi Padang Ganting, Defrison Bandaro Bujang menyampaikan terima kasih atas kunjungan dari LPPL Radio Luhak Nan Tuo bersama fans ke panti asuhannya.  Redaktur: Devi Diany

“Alhamdulillah, terima kasih atas kepercayaan bapak dan ibu semua yang menjadikan panti asuhan kami ini sebagai tempat melaksanakan program berbagi. Insya Allah bantuan yang diberikan kepada 15 orang siswa binaan kami memperoleh imbalan pahala dari Allah SWT,” ujar Defrizon. Defrizon juga menyampaikan, bahwa anak asuh di pantinya, tidak hanya berasal dari Padang Ganting saja, namun juga dari Lintau, Tanjung Emas, bahkan dari Solok, Sijunjung. Umumnya mereka mengenyam pendidikan di tingkat MTsN dan MAN dan SMAN Padang Ganting. “Untuk operasional kegiatan di panti asuhan, disamping diperoleh bantuan pemerintah juga berasal dari perantau Padang Ganting. Dan saat ini kita juga berusaha meningkatkan kwalitas anak anak panti termasuk juga dalam bidang Tahfiz. Saat ini sudah ada anak kita yang hapal satu juz,” katanya. (h/emz)  Layouter: Rahmi


Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

PARLEMENTARIA DPRD SIJUNJUNG

Pengelolaan Pariwisata Belum Optimal S I J U NJ U N G , HALUAN — DPRD Sijunjung menilai manajemen serta pengelolaan pariwisata oleh pemerintah Kabupaten Sijunjung kurang optimal. Hal ini terlihat dari masih stagnannya perkembangan pariwisata di Kabupaten Sijunjung.Hal ini diungHENDRI SUSANTO kapkan anggota Komisi III DPRD Sijunjung Hendri Susanto. Pihaknya juga mengaku banyak menerima saran dan kritikan serta banyaknya keluhan yang kerap dilontarkan warga masyarakat maupun pengunjung luar yang datang ke Kabupaten Sijunjung terutama terkait masalah infrastruktur. Hendri Susanto menilai hal ini sebagai bukti Dinas Pariwisata tidak mempunyai terobosan-terobosan untuk mengoptimalkan lokasi wisata yang ada di Kabupaten Sijunjung. Padahal pihak terkait bisa memanfaatkan sarana dan prasarana yang a da. “Sekarang tinggal bagaimana kreativitas dari unsur dan dinas terkait untuk mengemas agar jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sijunjung meningkat meskipun infrastrukturnya kurang baik,” kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut. Padahal, menurutnya sektor pariwisata itu tidak memerlukan infrastruktur yang terlalu bagus. Kalau seandainya kita menuju lokasi wisata kemudian kondisi jalannya kurang baik, mungkin bisa disiasati dengan cara sistem pariwisata petualangan atau sejenisnya. Berbagai pengalaman dirinya berkunjung ke beberapa tempat wisata baik di dalam negeri, infrastruktur tidak mesti harus bagus. Justru, dengan adanya infrastruktur jelek itu, menjadi sebuah kesan tersendiri jika pengemasannya baik. Hal ini penting karena sektor pariwisata mampu mendongkrak ekonomi kerakyatan. Hendri Susanto juga menambahkan Dinas Parpora seharusnya bisa melakukan terobosan-terobosan baru yang lebih inovatif untuk mengembangkan potensi wisata Sijunjung. “Dinas pariwisata itu harus melihat dari dua pendekatan, pendekatan budaya dan pendekatan industri, yang penting tourist guide-nya disiapkan dan turisnya tidak merasa kecewa,” bebernya. Namun, hal tersebut tergantung bagaimana cara mengemas dan mengangkat suatu potensi wisata menjadi hal yang menarik, sehingga bisa menjadi daya tarik bagi para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. (h/ogi)

www.harianhaluan.com

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

21

Pembangunan Jembatan Agar Segera Diselesaikan SIJUNJUNG,HALUAN— Dasri Rajo Timbu Anggota Komisi II DPRD Sijunjung, meminta pemerintah Daerah segera menyelesaikan pembangunan jembatan di atas sungai Batang Karimo yang berada di Nagari Lubuk Tarok, Kecamatan Lubuk Tarok. Tujuannya, supaya masyarakat sekitar lebih tenang beristirahat karena jembatan tersebut jika dilalui kendaraan menimbulkan kebisingan. Dirinya menjelaskan, jembatan darurat yang dibangun pemerintah setelah Galodo yang menghantam Nagari Lubuk Tarok beberapa waktu lalu itu,

belum dapat dimanfaatkan sepenuhnya. Lantaran, suara dari pergesekan jembatan itu menimbulkan bunyi yang cukup kuat, hingga terdengar radius 400 meter. Sehingga masyarakat mengambil langkah, pengendara dilarang melintasi jembatan darurat tersebut. Kini pengendara kendaraan

DASRI RAJO TIMBU terpaksa berjalan diatas jembatan lama yang telah miring agar sampai ditempat tujuan. “Akibat terlalu bising, masyarakat

Pemprov Sumbar Didesak Perbaikan Jalan Provinsi SIJUNJUNG,HALUAN — kebutuhan warga Kalangan DPRD Kabupaten masyarakat Kabupaten Sijunjung meminta PemeSijunjung dan luar rintah Provinsi Sumatera Kabupaten Sijunjung,” kata Barat melalui Pemerintah Politisi Partai Keadilan Daerah Kabupaten Sijunjung Sejahtera (PKS) tersebut. untuk melakukan percepatan Sehingga, tambahnya perbaikan jalan-jalan propemerintah daerah termavinsi yang dilalui warga suk provinsi harus memermasyarakat Kabupaten Sijunhatikannya, Pemerintah jung. Terlebih, saat ini banyak daerah bisa melakukan jalan di Kabupaten Sijunjung kolaborasi dengan Pemprov yang mengalami rusak. Sumbar untuk percepatan Anggota Komisi II DPRD perbaikan jalan yang rusak. Sijunjung Sumanto S.Pt meSehingga proses perbaikan ngatakan, banyaknya jalan pun bisa berjalan lancar, provinsi maupun Kabupaten tanpa melihat apakah itu SUMANTO S.PT yang rusak membuat resah jalan yang dikelola para pengguna jalan, terutama pemerintah provinsi, pusat, bagi pengendara yang baru melalui jalan atau kabupaten/kota. “Yang jelas itu harus jalan rusak tersebut, bahkan bisa terjadinya demi kepentingan masyarakat, jangan kecelakaan, hal tersebut harus dipersiapkan melihat apakah itu jalan provinsi, kabudengan baik oleh pemkab berkoordinasi paten/kota, atau jalan nasional. Selain dengan pihak pemprov. “Ruas jalan provinsi melakukan percepatan perbaikan jalan, maupun Kabupaten di kabupaten Sijunjung pemerintah pun perlu menjaga daya tahan sudah mulai mengalami kerusakan, sudah dan kualitas pembangunan jalan, sehingga waktunya pemerintah memperbaiki jalan tidak mudah rusak.,” ujar Sumanto. (h/ogi) yang rusak, terutama jalan yang dilalui untuk

melarang pengendara untuk melintasi di atas jembatan Darurat,”ungkap Politisi Hanura tersebut. Menurutnya, untuk melintasi jembatan tersebut, pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat lebih terpaksa menggunakan jembatan lama yang kondisinya sangat mengkhwatirkan. Lantaran jembatan tersebut miring diterjang air bah (Galodo) beberapa waktu yang lalu. Hal Ini dikhawatirkan akan memakan korban jiwa. Jika jembatan itu roboh. Dasri Rajo Timbu juga sangat menyayangkan peme-

rintah yang belum memberikan respon yang positif terhadap pembangunan jembatan darurat tersebut. padahal telah pernah disampaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Sijunjung. Untuk kelanjutan Pembangunan jembatan itu membutuhkan anggaran sekitar 20 juta. “Kita berharap, pembanguan jembatan Darurat tersebut segera diselesaikan serta tidak menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar, agar masyarakat leluasa berjalan diatas jembatan yang melintasi sungai batang Karimo tersebut,”ungkapnya. (h/ogi)

Percepat Pembangunan di Segala Sektor SIJUNJUNG,HALUAN — Beberapa tahun terakhir ini akselerasi pembangunan di Kabupaten Sijunjung dinilai semakin membaik. Sejumlah sektor seperti pendidikan, kesehatan dan pembenahan infrastruktur menunjukkan perubahan. “Dihari jadi Kabupaten Sijunjung ini kita ingin percepatan pembangunan dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan. Namun ditangan Bupati beserta leding sektor lainnya semua sektor kami lihat terus bergerak kearah yang lebih,” ujar Nasirwan anggota DPRD Sijunjung Komisi III . Politisi Partai Persatuan pembangunan (PPP) ini juga menyebutkan program lima pilar pembangunan Bupati Sijunjung harus terus didukung sehingga kesejahteraan masyarakat dapat tercapai dan sudah sepantasnya Kabupaten ini jauh lebih baik. “Kabupaten Sijunjung pada tahuh 2018 ini menginjak pada umurnya yang ke 69, dan mudah-mudahan Kabu-

 Redaktur: Dodi Nurja

NASIRWAN paten ini lebih baik dari sebelumnya,’’singkatnya. Disamping itu, dirinya juga menambahkan bahwa saat ini kabupaten Sijunjung juga harus lebih memperhatikan mengenai kemajuan tingkat pendidikan dan kesehatan yang harus dirasakan oleh semua lapisan masyarakat tanpa membedabedakan. “ Semua lapisan masyarakat Kabupaten Sijunjung harus ikut merasakan kemajuan, baik dalam bidang pembangunan, pendidikan , kesehatan dan lainnya,” ucapnya.(h/ogi)

 Layouter: Irvand


22

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

www.harianhaluan.com

IKLAN

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

 Redaktur: Dodi Nurja

 Layouter: Luther


SUMBAR

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

23

Wako Solok Apresiasi Tim Peduli Asmat

SERAHKAN PENGHARGAAN – Wali Kota Solok, Zul Elfian didampingi Sekda dan Kadis Kesehatan foto bersama dengan tim kemanusiaan Kota Solok peduli Asmat, selepas pemberian piagam penghargaan di lapangan apel Pemko Solok, Rabu (14/2). YUTIS WANDI

SOLOK, HALUAN — Pemerintah Kota Solok mengapresiasi keberhasilan Tim Kota Solok peduli Asmat Papua yang menjalankan misi kemanusiaan di ujung timur nusantara pekan lalu. Apresiasi dari pemko itu diungkapkan melalui pemberian piagam penghargaan terhadap tim yang beranggotakan 5 orang tersebut, saat apel pagi di hadapan pegawai di lingkup Pemko Solok kemaren. Sebelumnya, Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk dan campak yang melanda kabupaten Asmat di provinsi Papua memantik kepedulian pemerintah Kota Solok untuk peduli sesama anak bangsa. Kepedulian itu ditunjukkan pemko Solok

dengan mengirim 1 tim Kota Solok Peduli Papua yang membawa bantuan kemanusiaan bagi warga di kawasan ujung timur nusantara itu. Satu tim yang beranggotakan 5 orang tersebut, terdiri dari PMI 1 orang dokter spesialis anak dr. Igm Afridoni, S. Pa, Hartini Herawati dan Febrianto Sahril dari Dinkes Kota S olok, pendamping dari DPRD ketua komisi III Nasril In Malintang Sutan yang juga Waka Penanggulan bencana PMI bersama sekum PMI Ronnie Daniel. Tim kemanusiaan dari Kota Solok merupakan satusatunya perwakilan Kabupaten/Kota se-In donesia yang hadir di kabupaten yang memiliki 23 distrik

(kecamatan) dan 224 desa tersebut. ”Inilah yang membuat kita bangga, karena kota Solok satu-satunya pemerintah kabupaten/kota yang mengantarkan bantuan bersama tim medis ke daerah itu,” kata Walikota Solok Zul Elfian. Pihaknya mengapresiasi tim kemanusiaan yang berangkat ke Papua untuk menyalurkan bantuan obatobatan, Rendang dan pelayanan medis kepada warga setempat. “Terima kasih kepada seluruh anggota tim yang telah menjalankan misi kemanusiaan. Serta semua pihak yang telah memberikan dorongan, semoga ini menjadi amal soleh dan dibalasi oleh Allah,” kata wako. (h/ndi)

WARGA KOTA PARIAMAN KECEWA

Pembagian KIS Dinilai Tak Merata Lingkar

Bupati Dharmasraya Sidak ke Puskemas Tiumang DHARMASRAYA, HALUAN — Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskemas Tiumang, Selasa (13/2) kemaren. Kunjungan dadakan bupati muda itu adalah untuk melihat langsung aktivitas pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut. Pada kesempatan itu, selain melihat-lihat pelayanan oleh pegawai puskesmas, bupati juga tampak berdialog langsung dengan sejumlah masyarakat yang ingin berobat, dan juga pasien yang sedang dirawat di puskesmas itu. Hal ini tentu saja untuk memastikan, apakah pelayanan yang diberikan oleh pihak Puskesmas Tiumang kepada masyarakat sudah berjalan dengan baik. Kepada petugas dan dokter, bupati juga berpesan untuk selalu mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat. “Utamakan pelayanan optimal bagi masyarakat,” ingat bupati. (h/mg-bdr)

KOTA PARIAMAN, HALUAN — Masyarakat Kota Pariaman, Rabu (14/2) keluhkan pembagian Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang tidak merata. Hal ini terjadi di Desa Rambai, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman. Kepada Haluan, Nurheffi, salah seorang warga Rambai mengatakan, dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan sosial lagi semenjak bergantinya kepala negara yang lalu. Ibu dari lima orang anak ini mengaku tidak mengetahui kenapa dirinya tidak mendapat bantuan sosial lagi dari pemerintah. “Saya tidak tahu bagaimana mendaftarkan diri untuk mendapatkan PKH, KIS dan KIP itu lagi. Padahal saya sangat membutuhkan KIS

tersebut, untuk bisa berobat mata dan kaki saya ini yang sering sakit,” ujarnya. Diketahui, Nurheffi dulunya selalu mendapatkan bantuan sosial, seperti askes dan beras raskin. Ia juga mengatakan dirinya semakin kesulitan disaat subsidi listriknya juga ikut dicabut pemerintah. “Saya sangat kewalahan membayar listrik yang sampai Rp400 ribu perbulannya,” ujarnya. Dirinya mengatakan sangat terkejut dengan naiknya listrik

yang dibayarnya. Bahkan kenaikannya mencapai dua kali lipat. Menurut Heffi, sebelum subsidi listrik dicabut, ia hanya membayar listrik perbulannya Rp100 ribu hingga Rp110 ribu paling tinggi. Namun semenjak subsidinya dicabut ia harus membayar hampir Rp500 ribu perbulannya. Ia juga mengatakan, dirinya pernah menanyakan kepada pihak kader desa setempat, tentang cara mendapat KIS dan KIP tersebut. Namun pihak desa mengatakan bahwa itu dipilih langsung oleh dinas sosial. “Saya pernah bertanya ke Kader Desa yang ada, namun menjawab itu keputusan dari Dinas Sosial, kami tidak bisa merubahnya,” ujarnya lagi. Hal serupa juga dialami

www.harianhaluan.com

tinggal dibangunan bekas reruntuhan. “Sampai saat ini saya tidak ada menerima bantuan sosial, seperti bantua rumah. Saya hanya mendapat bantuan gempa dulu saja,” tambahnya. Ia berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan lagi nasib dirinya dan warga yang juga memiliki nasib yang sama denganya. “Saya hanya bisa berharap ada bantuan dari pemerintah setempat,” tambahnya lagi. Sementara itu, Siti, Sekretaris Desa Rambai mengatakan, wewenang dalam memilih KIS dan KIP untuk masyarakat itu dari Dinas Sosial bukan dari desa. “Kami tidak berwenang untuk memberi dan menukar masyarakat yang mendapat KIS KIP,” pungkasnya. (h/mg-rul)

Damkar Pessel Kekurangan Pos dan Armada

Angka Kecelakaan di Solsel Turun SOLOK SELATAN, HALUAN — Operasi rutin yang dilakukan satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Solsel berhasil mengamankan enam kendaraan roda dua tanpa dilengkapi dokumen resmi kendaraan. Operasi kelengkapan berkendara ini digelar dijalan Protokol Padang Aro, Sangir, Rabu (15/2). Kasat Lantas Polres Solsel, AKP Mazwanda mengatakan, operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan di jalan raya. “Imbauan dan sosialisasi untuk melengkapi dokumen berkendara telah sering dilakukan, kami masih fokus pada kelengkapan dokumen tersebut seperti SIM dan STNK,” ujarnya. Ia mengatakan, dari gelar operasi rutin ini, sebanyak 38 kendaraan ditilang, dengan barang bukti (BB) berupa 12 SIM dan 20 STNK, ditambah enam unit kendaraan roda dua karena pada saat penindakan tidak mampu menunjukkan satupun dokumen kendaraan. “Jika tidak memiliki salah satu dokumen seperti SIM dan STNK yang dijadikan BB salah satu dari dokumen tersebut, maka yang ditahan adalah kendaraan,” lanjutnya. Ia menambahkan, ke depan penindakan bukan hanya sebatas dokumen namun akan lebih ditingkatkan kepada kelengkapan kendaraan tersebut. “Sebagai daerah baru penindakan terhadap pengendara kami lakukan secara bertahap, untuk itu kami mengimbau masyarakat agar segera melengkapi dokumen, serta pasang kelengkapan kendaraan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan saat berkendara,” sebutnya. Ia mengungkapkan, dalam setiap gelar operasi yang dilakukan, pihaknya tidak menemukan kendala di lapangan. “Pimpinan sangat mendukung, tidak ada intervensi dari pihak manapun, semua pengendara diperlakukan sama sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya. Ia melanjutkan efek positif dari setiap gelar operasi yang dilakukan satlantas adalah menurunnya angka kecelakaan setiap tahunnya. “Pada 2016 terjadi 39 kecelakaan dan di 2017 turun menjadi 29 kecelakaan,” tuturnya. Dalam operasi rutin kali ini, pihaknya turun lansung ke lapangan bersama 14 personil ditambah empat orang dari Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ). Ia mengungkapkan untuk mempermudah koordinasi dalam pengaturan lalu lintas pihaknya juga melaksanakan apel gabungan setiap rabu pagi dengan pihak DLLAJ Solsel. (h/jef)

Kartini, warga Kecamatan Pariaman Selatan. Kartini bisa dikatakan warga kurang mampu. Pasalnya, wanita yang sudah menjanda 20 tahun itu, tidak memiliki penghasilan tetap. Ia hanya bekerja sebagai pencari kayu bakar yang nantinya dijual ke masyarakat dengan pengasilan Rp20 ribu perharinya. “Saya hanya mencari kayu, dan kayu itu saya jual ke masyarakat yang membutuhkan, itupun kadang ada kadang tidak,” ujarnya. Kartini juga mengeluhkan kondisi rumah yang tidak layak ditempatinya semenjak bencana gempa 2009 lalu. Pasalnya rumahnya juga roboh akibat goncangan gempa tersebut. Karena tidak mempunyai biaya ia bersama anak dan cucunya

KAPOLRES Dharmasraya, AKBP Roedy Yulianto didampingi Kasat Reskrim saat memberikan keterangan pers setelah melakukan penangkapan terhadap spesialis pembongkar gedung sekolah, Rabu (14/2). MARYADI

Polisi Bongkar Aksi Pencurian Spesialis Sekolah DHARMASRAYA, HALUAN — Kepolisian Resort Dharmasraya berhasil membongkar sendikat pencurian dengan pemberatan khusus pada lingkungan sekolah. Dalam kasus itu, tiga orang berhasil diciduk, sayangnya dua diantara pelaku merupakan anak di bawah umur. Dalam melakukan aksinya, tiga orang pelaku itu telah menyatroni tiga sekolah yang berbeda, diantaranya SMAN 1 Koto Baru, SMAN 1 Koto Besar dan SMAN 1 Sungai Rumbai. Dalam setiap aksinya, pelaku selalu dibekali kunci leter T, obeng dan linggis untuk mencongkel jendela atau pintu, dan targetnya barang-barang eloktronik berupa komputer, laptop, TV hingga infokus. Kapolres Dharmasraya, AKBP Roedi Yoelianto mengatakan, ketiga pelaku merupakan sepesialis pencuri barang barang elektronik milik Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat. Dikatakanya, dari tiga orang pelaku tersebut berinisial B (23), warga Tanjung Ampalu, Sijunjung, dan P (16) warga Koto Besar, Dharmasraya dan Y (14) asal Jambi. “Satu dari tiga orang pelaku ini, satu orang yakni B merupakan resedivis ranmor, sedangkan dua diantaranya anak di bawah umur yang putus sekolah,” ujarnya.

Dijelaskan mantan Kapolres Padang Pariaman itu, penangkapan ketiga tersangka berawal dari penemuan mobil jenis minibus BA1063 KN, yang ditinggalkan pelaku di Jalan Lintas Sumatera dikawasan Koto Baru, dalam keadaan rusak akibat dari kecelakaan. Didalm mobil itu katanya, ditemukan perkakas yang mencurigakan seperti linggis, kunci leter T dan obeng. Selanjutnya dilakukan pengembangan, hingga mengerucut pada orang yang menggunkan mobil terakhir yakni pelaku berinisial B. “Pada 2 Februari, tersangka B berhasil ditangkap, selanjutnya dikembangkan lagi hingga dua orang tersangka lainnya berhasil ditangkap juga,” imbuh Roedy. Mobil yang mereka gunakan merupakan mobil rental dan yang merental mobil itu pelaku berinisial B. Lebih lanjut Kapolres yang punya hobi olahraga sepak bola ini mengatakan, jika melihat barang bukti yang cukup banyak, maka pelaku bisa membuka toko elektronik. “Kalau lihat barang buktinya, tiga orang pelaku ini bisa bukak toko elek tronik, dan ditaksir jumlah nominal dari barang bukti yang diamankan harganya secara keseluruhan berkisar Rp120 juta,” sebutnya. Disisi lain katanya, ketiga

pelaku di duga t idak hanya beraksi di Dharmasraya saja, namun juga beraksi di daerah lain seperti Sijunjung. “Kita menduga pelaku ini beraksi juga didaera lain. Nanmun dugaan ini masih kita kembangkan,” ujarnya. Sedangkan untuk menjual hasil curian, lanjutnya, pelaku memasarkan melalui media elektronik atau akun facebook milik tersangka B. “Barang bukti yang kita amankan ini sebahagian sudah sempat dijual melalui media Facebook, bahkan ada yang kita sita dari warga daerah lain seperti Solok, Payakumbuh,” katanya. Sedangkan untuk pembeli, Polisi masih menilai-nilai niat pelaku yang membeli, atau belum bisa dikatakan sebagai penadah. Untuk mempertanggungjawaban perbutanya pelaku diancam dengan Pasal 363 KUHP dengan hukumab maksimal 7 tahun kurungan penjara. “Kita kenakan 363 untuk tiga orang tersangka, namun khusus untuk tersangka P dan Y ada pengecualian karena di bawah umur, cara peradilannya pun berbeda karena harus mengacu pada sistem peradilan pidana anak, s ebagai mana yang diatur pada UU No 11 tahun 2011 tentang perlindungan anak,” tutupnya. (h/ mdi)

PAINAN, HALUAN — Guna meminimalisir terjadinya kerugian yang signifikan baik materil maupun jiwa akibat kebakaran, saat ini Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) masih membutuhkan tambahan 11 unit pos pemadam kebakaran di daerah itu. Pelaksana Harian (Plh) Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Pessel, Dailipal, menyebutkan, pihaknya mengaku masih kesulitan untuk memadamkan api di daerah itu, dikarenakan jauhnya jarak tempuh disejumlah wilayah. “Saat ini kita baru memiliki empat pos pemadam kebakaran, yakni Kecamatan IV Jurai, Lengayang, Ranah Pesisir dan Basa IV Balai Tapan. Jadi, idealnya tiap kecamatan terdapat satu pos pemadam kebakaran,” sebutnya di Painan, Rabu (14/2). Lebih lanjut kata dia, dari 15 kecamatan yang tersebar pada 182 nagari di Kabupaten Pesisir Selatan, wilayah yang belum memiliki pos pemadam kebakaran adalah, Kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang, Bayang Utara, Batang Kapas, Sutera, Linggo Sari Baganti, Pancung Soal, Air Pura, Ranah IV Hulu Tapan, Lunang, dan Silaut. Menurutnya, jika semua kecamatan sudah memiliki pos pemadam, maka pihaknya optimis hal itu akan mempercepat proses pemadaman yang dipastikan bisa meminimalisir kerugian materil maupun jiwa. “Secara prosedur  Redaktur: Heldi Satria

pemadaman harus dilakukan secara persuasif. 5 menit setelah mendapat kabar, pihak kita langsung turun kelapangan. Sebab, kalau mengandalkan mobil pemadam dari kecamatan lain, tentu penanganannya tidak akan maksimal dikarenakan jarak tempuh s erta medan yang berat untuk menjangkau pemukiman warga,” ungkapnya. Di ta mbah kannya , selain kekurangan pos pemadam, pihaknya juga mengaku kekurangan personil dan mobil operasional pemadam kebakaran yang saat ini hanya berjumlah lima unit saja. “Saat ini, pada masing-masing pos baru memiliki satu unit mobil pemadam kebakaran, kecuali di Kecamatan IV Jurai yang memiliki dua mobil operasional pemadam,” jelasnya. Untuk mengantisipasi hal itu, lanjut dia, setiap tahunnya pihaknya berupaya mengajukan anggaran ke DPRD untuk penambahan mobil operasional pemadam kebakaran. Sebab, sepanjang tahun 2017, telah terjadi 50 kali kebakaran di Pesisir Selatan, kebakaran itu pada umumnya disebabkan oleh korsleting listrik dan satu orang warga dinyatakan meninggal dunia akibat kejadian tersebut. “Kita mengajukan penambahan mobil operasional pemadam kebakaran ini, secara bertahap. Sebab, satu unitnya mampu menelan anggaran sebesar Rp1,5 miliar. Mudahmudahan dapat segera direalisasikan,” tutupnya. (h/mg-kis)  Layouter:Rahmi


24

SUMBAR

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 29 Jumaidil Awal 1439 H

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

JAGA KELESTARIAN DAERAH

Pelaku Wisata Diimbau Sadar Lingkungan

Sutan Riska Apresiasi Dua Ranperda Inisiatif DHARMASRAYA, HALAUN — Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, apresiasi dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif dari DPRD Kabupaten Dharmasraya, yakni tentang pengelolaan zakat dan bantuan hukum untuk masyarakat miskin. Apresiasi ini disampaikan bupati saat memberikan tanggapan atas dua Ranperda inisiatif DPRD tersebut, dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Ruang Rapat Utama Sekretariat DPRD, Selasa (13/2). Menuru t bupati, pengelolaan zakat memang perlu dilakukan sesuai syariah, amanah, bertanggung jawab, profesional dan transparan dengan program kerja yang jelas dan terarah. Dalam kaitan ini, pemerintah berkewajiban memberikan perlindungan, pembinaan dan pelayanan kepada muzaki, mustahik dan pengelola zakat. Untuk itu, perlu adanya peraturan daerah tentang zakat yang berasaskan iman dan taqwa dalam rangka mewujudkan keadilan sosial, kemaslahatan, keterbukaan dan kepastian hukum. “Setelah mempelajari Ranperda tersebut, menurut hemat kami, materinya telah disusun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun secara substansi tentunya akan dilakukan pembahasan secara mendalam pada rapatrapat bersama antara pemerintah daerah dengan DPRD,” ujar bupati. Sementara itu, untuk bantuan hukum bagi warga miskin, menurut bupati, penyelenggaraannya telah dilaksanakan dalam bentuk pelayanan konsultasi dan penyuluhan hukum (perkara-perkara nonlitigasi). Namun terhadap warga miskin yang menghadapi perkara di pengadilan, diakui b upati memang belum dapat diberikan pelayanan bantuan hukum. Sehingga mereka kesulitan untuk mengakses keadilan karena terhambat oleh ketidakmampuan mereka mewujudkan hakhak konstitusional mereka. “Oleh karena itu, kami menyambut baik adanya usul inisiatif DPRD untuk menyusun dan membahas Ranperda tentang bantuan hukum untuk masyarakat miskin ini,” pungkas bupati. (h/mg-bdr)

PAINAN, HALUAN — Guna meningkatkan geliat pengunjung ke Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) diperlukan pemberdayaan terhadap masyarakat untuk menerapkan pola sadar wisata dalam hal menjaga lingkungan. Hal itu bertujuan, agar terciptanya kondisi yang bersih, indah dan kondusif bagi wisman dan wisnu ketika berkunjung ke daerah yang berjulukan Negeri Sejuta Pesona tersebut.

TEKEN MOU Walikota Pariaman, Mulhlis Rahman saat menandatangani nota kesepahaman tentang pencegahan pengawasan, penanganan permasalahan dana desa di Aula Balai Kota Pariaman, Rabu (14/2). TRISNALDI

Pemko Pariaman Serahkan Data Siskeudes ke BPKP PARIAMAN, HALUAN — Walikota Pariaman, Mulhlis Rahman dan Kapolres Pariaman, AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto menandatangan nota kesepahaman (MoU) tentang pencegahan pengawasan, penanganan permasalahan Dana Desa (DD) di kota tersebut, Rabu, (14/2). Penandatanganan nota kesepahaman pengawasan antara Pemerintah Kota Pariaman dengan pihak kepolisian itu dilaksanakan di Aula Balaikota Pariaman. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan antara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Efendi Jamal dengan KetuaTP-PKK Kota Pariaman, Ny Reni Mukhlis tentang penganggaran dana untuk perempuan di desa. Selain itu dilakukan pula penyerahan data kompilasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) seluruh Desa kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Barat dan diterima kepala BPKP, Dani Amanda. Mukhlis Rahman mengatakan, penan-

datanganan nota kesepahaman yang dilakukan untuk mensukseskan program pembangunan di Kota Pariaman, Kepolisian, PKK, BPKP sebagai unsur pembangunan bangsa, memiliki misi memberikan dukungan terhadap keberhasilan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa, untuk itulah dilakukan kerjasama. Walikota minta, ketika dilakukan pelatihan kepada aparatur desa diikuti dengan sebaikbaiknya. Khusus mengenai pertanggungjawaban penggunaan dana desa, perangkat desa harus dapat menyusun perencanaan program dana desa sampai pertanggungjawaban keuangan secara efektif, dan efisien agar sesuai dengan visi misi desa. “Pengelolaan dana desa saat ini sudah menggunakan sistem aplikasi yang disebut Siskuedes. Fungsinya untuk mempermudah kepala Desa dan perangkat Desa melakukan perencanaan dana desa, menyusun RPJM dan akhirnya bisa dientrikan kedalam aplikasi tersebut,” sebut wako. (h/tri)

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga, Mawardi Roska, mengatakan, pemberdayaan kepada masyarakat khususnya para pelaku wisata akan dilakukan secara berkesinambungan. Menurutnya, agar masyarakat memiliki kesiapan dalam mengembangkan pariwisata daerah ke arah yang lebih baik. “Selama ini, kita tahu para pelaku wisata telah menikmati hasil dari perkembangan pariwisata daerah kita. Namun, mereka tidak mengetahui sebagian tindakan mereka akan membuat beberapa kawasan wisata menjadi rusak. Seperti contoh, kita mendapat laporan ada pelaku wisata yang membawa pengunjung ke kawasan konservasi, sehingga dikhawatirkan akan merusak terumbu karang yang ada disana,” sebutnya di Painan, Rabu (14/2). Lebih lanjut dikatakannya, pemberdayaan yang dilakukan kepada pelaku wisata hendaknya mampu membuat mereka memiliki

pemahaman yang intelektual dalam hal pengembangan pariwisata daerah. Sebab, seiring berjalannya waktu pariwisata Pessel akan terus melejit hingga ke mancanegara. “Jika tempat wisata kita sudah rusak, maka manfaat dari pelaku wisata hanya sebentar saja. Jadi, kita harapkan manfaat wisata ini adalah untuk jangka panjang. Mari kita jaga secara bersama-sama,” ajaknya. Ia berharap, ke depan para pelaku wisata dan masyarakat setempat, harus paham dengan lingkungan dan alam, sehingga upaya penyelamatan wisata daerah benar-benar mampu berkembang dengan baik. Sebab, perkembangan pariwisata dan lingkungan harus seiring sejalan. “Jadi, jika ingin hasil yang maksimal, mari samasama kita wujudkan wisata yang ramah lingkungan, meningkatkan mutu pelayanan terhadap pengunjung, kualitas SDM dalam bidang pariwisata serta berkompeten terhadap masing-masing bidang. (h/mg-kis)

PARIWARA PEMKO PADANG

Kepala Dinas Perdagangan menuju lokasi peresmian Pasar Raya Padang

Usai peresmian, gubernur dan jajaran mendatangi pedagang di basement Inpres III.

Kedatangan rombongan Gubernur Sumbar ke Pasar Raya Padang.

Pasar Raya Padang Kembali Bangkit

P

ASCA gempa 2009, Pasar Raya Padang kembali menggeliat. Hal tersebut ditandakan dengan diresmikannya bangunan Pasar Raya Padang Inpres I, II , III dan IV, oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Selasa (13/2) sekitar pukul 17.00 WIB.

GUBERNUR Sumbar memberikan sambutan dalam peresmian Pasar Raya Padang. www.harianhaluan.com

“Pasar Raya Padang Pasca gempa 2009 lalu tidak berjalan sebagaimana layaknya. Bangunan banyak yang rusak dan runtuh, sehingga pasar raya tersendat dan terhambat. Namun demikian, berkat kerja keras kita semua Pasar Raya Padang bisa bangkit kembali dan menjadi etalase Sumbar,” ujarnya. Dikatakannya, Pasar Raya Padang sebagai etalase Sumbar, karena selain sebagai pusat ekonomi, alasan lain karena orang yang datang ke Sumbar Pasti ke Padang terlebih dahulu. Sebab itu diharapkan nantinya bisa membuat pedagang sejahtera. “Pasar adalah perputaran ekonomi dan pusat peputaran uang. Selama ini Pasar Raya Padang sudah terkenal dengan tempat orang berbelanja dari mana pun bahkan tidak hanya eceran, tidak hanya retail, tapi grosir

di sini,” lanjut Irwan. Ia menambahkan, dengan peresmian pasar, mudah-mudahan bisa menggerakkan roda ekonomi di kota Padang dan Sumbar. Selain itu diharapkan juga bisa meningkatkan kesejahteraan bagi pedagang sendiri, dan memberikan kemudahan dan kenyaman bagi warga dan pembeli ke Pasar Raya Ini. “Anggarannya Rp247 miliar, dari tahun 2011. Yang paling banyak dari anggaran APBD Kota Padang, APBD provinsi 72 miliar, dari pusat Rp7,8 miliar, kalau nggak salah, jadi gabung, Alhamdulilah,” ucapnya. Sementara itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, peresmian Pasar Raya Padang sekaligus juga mempublikasi kepada masyarakat di Sumbar bahwa Pasar Raya Padang sudah selesai dan sudah bisa difungsikan. “Kita akan berupaya meramaikan masyarakat bertransaksi di pasar raya. Seluruh perizinan akan ditempatkan di sini. Sehingga mudah-mudahan, bagaimana harapan pedagang masyarakat bisa berbelanja ke sini, makanya kita rencanakan

Pengguntingan pita sebagai tanda telah diresmikannya Pasar Raya Padang

pasar ini bersih, rapi dan ini menjadi bagian untuk wisata belanja,” kata Mahyeldi. Mahyeldi juga mengapresiasi kinerj Dinas Perdagangan yang sudah berkerja keras melakukan penataan Pasar Raya dengan prinsip tidak ada satu pun PKL yang tergusur. Semua pedagang ditempatkan ditempat yang

representatif. “Terima kasih kepada Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang dan jajaran yang sudah menata pasar dengan baik. Ini pantas diapresiasi, sebab Kadisnya sampai 200 kali untuk bertemu dengan pedagang untuk menyelesaikan persolaan,” tutur wali kota.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal menambahkan zaman dulu Pasar Raya Padang sangat terkenal, dengan itu maka akan direbut kembali kejayaan tersebut dengan berbagai upaya diantara dengan menjadikan pasar raya sebagai pusat perdagangan di Sumbar. “Kalau sudah ada pusat  Redaktur: Heldi Satria

perdagangan tentunya orang-orang daerah lain tentu a kan datang kesini untuk melihat bagaiamana model perdagangan yang ada. Kedepannya kita akan berkerjasama dengan kabupaten/kota melalui Kadin masing menempatkan produk unggulannya,” u cap Endrizal. (*)  Layouter: Irvand

Haluan 15 Februari 2018  

Haluan 15 Februari 2018

Haluan 15 Februari 2018  

Haluan 15 Februari 2018

Advertisement