Issuu on Google+

TERBIT 24 HALAMAN NOMOR 235 TAHUN KE 63

RABU

4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

KASUS GANTUNG DIRI DI POLSEK SIJUNJUNG Dan orang-orang yang menuduh isterinya (berzina), padahal mereka tidak ada mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri, maka persaksian orang itu ialah empat kali bersumpah dengan nama Allah, sesungguhnya dia adalah termasuk orang-orang yang benar. (QS An Nuur ayat 6)

04.57 WIB

12.22 WIB

15.48 WIB

18.25 WIB

Keluarga Korban Tak Percaya Polda DUA tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor yang dilaporkan gantung diri, sudah dikubur. Namun masalah kematian mereka masih menimbulkan tanda tanya bagi keluarga. Mereka tak percaya Faisal dan Asep tewas karena gantung diri.

19.39 WIB

REFLEKSI Jebakan dalam Penyelenggaraan Pendidikan Karakter Oleh: Henmaidi, PhD HIRUK pikuk pendidikan karakter bergema di mana-mana. Di level pendidikan terbawah hingga perguruan tinggi. Program-program pendidikan karakter mulai bermunculan, mulai dalam bentuk seminar, lokakarya, hingga rencana-rencana perumusan kurikulum pendidikan karakter.

>> JEBAKAN, hal 11

KHAS Pendamping korban masyarakat Mesuji, Mayor Jendral TNI (purn) Saurip Kadi memberi keterangan mengenai tuntutan rakyat Mesuji kepada Presiden RI saat pertemuan korban Mesuji dan beberapa daerah konflik di Jakarta, Selasa (3/1). Pertemuan tersebut menuntut pemerintah untuk mengembalikan tanah hak warga negara agar rakyat segera memulai hidup normal dan adili aparatur negara yang terlibat dalam pelanggaran HAM serta cabut izin perusahaan yang terlibat di dalamnya. ANTARA

Ketua STAIN Bukittinggi Ditahan Raymond (tengah) menangis di makam sang ayah, di Kuburan Dagang, Kampung Jawa, Batu Gadang, Indarung Padang, Selasa (3/1). DAVID

Setelah 68 Tahun Raymond Temukan Kuburan Ayahnya RAYMOND Latukonsina, 68 tahun, terharu dan terisak menahan tangis ketika mengunjungi makam ayahnya di Kuburan Dagang, Kampung Jawa, Batu Gadang Indarung, Selasa (3/1). Raymond Latukonsina yang menjadi warga Belanda kelahiran Kota Padang 68 tahun silam. Dia tak menyangka bisa mengunjungi kuburan orangtuanya setelah puluhan tahun meninggalkan daerah kelahirannya tersebut. Selain menelusuri tanah kelahirannya di kawasan Pabrik Semen Padang, Indarung dan makam sang ayah, Jeremies Latukonsina, serta rumah tempat tinggalnya dulu, Raymond juga berniat mengurus akta kelahiran sebagai warga kelahiran Padang, 29 Agustus 1943 silam. Sebab, sejak meninggalkan Indonesia tahun 1948 Raymond ditetapkan sebagai anak adobsi oleh Bagian Pendaftaran Warga, Jakarta.

>> SETELAH 68, hal 11

Keselamatan Murid Terancam...... >> 10 Unand Temukan Mikroba Pembunuh >> 13 Hama Cabai...... Lengayang Rawan Aliran Sesat...... >> 21

PADANG, HALUAN — Baru saja menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Padang, Selasa (3/1) kemarin, majelis hakim langsung memerintahkan jaksa untuk menahan DR.Ismail, M.Ag, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bukittinggi terdiri atas K.G.Hutagaol, Tommy Busnarma dan Lena Seswati dalam surat

dakwaan menyatakan terdakwa telah melakukan korupsi pengalihan dana DIPA dan RKAKL tahun 2007 hingga tahun 2010 senilai Rp722,9 juta. Usai JPU membacakan dakwaan, majelis hakim dengan ketua Imam Syafei beranggotakan Emria Fitriani dan M.Takdir menetapkan terdakwa ditahan. Menurut majelis hakim, penahanan terhadap terdakwa karena kasus ini telah masuk dalam ranah hukum pengadilan

Tipikor Padang. Karena itu, usai sidang, terdakwa langsung dibawa oleh jaksa ke Lembaga Pemasyarakatan Padang (Lapas) Muaro Padang. Sementara sidang ini ditunda hingga Selasa (10/1) dengan agenda eksepsi dari penasehat hukum terdakwa. Dugaan kasus korupsi tersebut berawal pada tahun 2007. Menurut jaksa, terdakwa selaku Ketua STAIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi

telah mengambil kebijaksanaan sendiri untuk membentuk lima program studi (prodi) tanpa terlebih dahulu meminta izin pihak yang berwenang. “Lima Program studi tersebut di antaranya Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Tadris Bahasa Inggris,Tadris Matematika,Tadris Teknik Informatika,Tadris Bimbingan Konseling,” kata Hutagaol.

>> KETUA STAIN, hal 11

Semua Pejabat Diperlakukan Sama Wakil Gubernur yang diajukan ini tetap mempertimbangkan hasil pemetaan potensi dan penilaian kinerja mereka. Mereka yang dilantik itu adalah mereka yang memiliki nilai baik. “Kami punya kewenangan untuk mengusulkan nama-nama pejabat yang akan dilantik, tetapi tetap harus mengikuti sistem yang ada, mempedomani hasil pemetaan potensi dan penilaian kinerja,” kata Irwan Prayitno dalam sambutannya

>> KELUARGA, hal 11

MAIN ANCAM

GUBERNUR IRWAN PRAYITNO

PADANG, HALUAN — Gerbong mutasi yang bergulir di Pemprov Sumbar kali ini menggambarkan kerja sama yang baik antara Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar. Proses penentuan para pejabat untuk memimpin SKPD dan penetapan Staf Ahli Gubernur berawal dari usulan nama-nama yang mereka ajukan disamping nama-nama yang telah ada berdasarkan hasil pemetaan potensi dan penilaian kinerja. Meski demikian, nama orang-orang Gubernur dan

PADANG, HALUAN — Keluarga korban gantung diri di Polsek Sijunjung tidak yakin, dua bersaudara itu meninggal karena gantung diri. Pihak keluarga juga menyangsikan hasil otopsi yang disampaikan pihak Polda Sumbar. Kedua korban gantung diri tersebut adalah Faisal Akbar (15) dan Budi M Zen panggilan Asep (18). Mereka ditangkap dan ditahan karena terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor. “Sampai saat ini kami memang belum menerima hasil otopsi, tidak seperti yang diberitakan.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sedang bersalaman dengan Kepala Dinas Sosial Abdul Gafar, salah seorang dari 22 pejabat eselon II yang

Dipo Banjir Kritik JAKARTA, HALUAN — Ancaman Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam kepada para menteri dari parpol agar serius menjadi bemper Presiden SBY, menuai banyak kritik. Menurut pengamat politik Yunarto Wijaya, menteri tidak boleh melindungi kekuasaan politik Presiden. Yunarto menyatakan, ancaman Seskab Dipo Alam kepada para menteri untuk menjadi bemper Presiden pun dianggap salah kaprah. “Ini menyesatkan secara sistemik. DIPO ALAM Dalam konteks tata negara sudah salah kaprah ketika menteri melindungi kekuasaan politik presiden. Menteri harus profesional dan tidak berhubungan dengan konstelasi politik yang ada,” tegasnya saat dihubungi, Selasa (3/1). Ia juga menilai, komentar kontroversial Dipo yang telah kesekian kali itu sudah melanggar embarkasi dan melangkahi otoritas Presiden sebagai satu-satunya majikan menteri yang ada. Langkah ini pun dianggap berpotensi memperkeruh situasi dan menambah liar kondisi politik yang ada. Karena menteri tidak boleh terlibat politik praktis, ucap dia, kontrak yang ada antara presiden dan menteri bukan kontrak politik. Melainkan pakta integritas yang terkait targettarget dari kementerian yang dibawahinya. Termasuk menteri-menteri yang berasal dari partai politik.

>> SEMUA, hal 11 dilantik, Selasa (3/1) kemarin . HUMAS PEMPROV

>> DIPO BANJIR, hal 11

Besok, Bank Nagari Tetapkan Direksi Baru PADANG, HALUAN — Hari ini, Rabu (4/1), empat calon Direksi Bank Nagari, akan menjalani fit and proper test di Bank Indonesia (BI) Jakarta. Keempat calon direksi tersebut adalah Amrel Amir dan Hamdani untuk posisi Direktur Umum dan Yohanes serta Manar Fuadi untuk posisi Direktur Kepatuhan. Sementara dua calon lainnya, Suryadi Asmi dan Indra Wediana, hampir dapat dipastikan akan segera ditetapkan untuk posisi Direktur Utama dan Direktur Pemasaran, karena dalam RUPS seri B beberapa waktu lalu, mereka merupakan calon tunggal yang diajukan pemegang saham ke BI untuk menempati kedua

posisi tersebut. Selanjutnya, jika tak ada aral melintang, Kamis (5/1) besok, Bank Nagari kembali mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk menetapkan direksi baru Bank tersebut. “Ya, memang ada rencana untuk RUPS pada Kamis sore di Hotel Basko,” kata Direktur Pemasaran Indra Wediana, Selasa (3/1). Salah seorang sumber Haluan menyebutkan, dalam RUPS tersebut, ada dua kemungkinan yang akan terjadi. Yang pertama, menetapkan secara defenitif Suryadi Asmi sebagai Dirut dan

>> BESOK, BANK, hal 11


2 U TA M A KILAS Yeni Ditemukan Sudah Jadi Mayat PARIAMAN, HALUAN — Ibu muda, Yeni Hartati (30) warga Lubuk Ipuh Nagari Kuraitaji Kecamatan Pauh Kambar yang hilang ditelan gelombang Laut di Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakis Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (1/1), akhirnya ditemukan Selasa (3/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban ditemukan telah jadi mayat sekitar 1 km dari tempat korban ditelan gelombang. Menurut keterangan Camat Ulakan Tapakis, Zulkarnaini pada Haluan, Selasa (3/1), mayat korban ditemukan oleh nelayan saat melaut. Melihat adanya mayat di tengah laut, nelayan segera menepi dan memberitahu pada Tim SAR yang masih berposko di tepi pantai Ulakan. Mendapat informasi, Tim SAR langsung menuju lokasi mayat dengan menggunakan perahu karet. Setelah menemukan jasad korban Tim SAR membawa mayat korban ke posko serta memberitahu keluarga korban. ”Setelah dilakukan otopsi, mayat korban diserahkan pada keluarganya untuk dimakamkan,” kata Camat. Seperti diberitakan harian ini, Selasa (2/1), bahwa korban ditelan gelombang laut, setelah menyelamatkan anaknya Dimas (7). Yeni Hartati ikut terseret arus gelombang yang hingga hari kedua jasadnya tidak ditemukan. (h/ded)

5 Kolega An Rasyid Belum Tertangkap PADANG, HALUAN — Penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar masih melengkapi pemberkasan kasus Hendra An Rasyid, terkait dugaan kasus illegal logging. An Rasyid masih dititipkan di Mapolresta Padang, setelah penyidik melakukan perpanjangan penahanannya. “Penyidik telah memperpanjang penahanan pertama selama 40 hari, agar kasus tersebut dapat diselesaikan,” Kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. AB Kawedar di ruang kerjanya, Selasa (3/1). Dikatakan Kawedar, berkas kasus illegal logging yang dilakukan oleh An Rasyid dalam waktu dekat ini akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). An Rasyid, DPO dugaan kasus illegal logging yang paling dicari Polda Sumbar ditangkap Tangerang, Banten, Rabu (7/12) lalu, sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah ditangkap, An Rasyid langsung dibawa ke Padang, dengan menggunakan Pesawat Lion Air dan tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sekitar pukul 18.00 WIB dan langsung di bawa ke Polsek Padang Barat. Selama berada di Polsek Padang Barat, selain menjalani pemeriksaan, Hendra An Rasyid juga langsung ditahan. Melalui pemerisaan nantinya, penyidik akan mendalami kasus ini dan akan mengungkap pihakpihak yang memberi peluang kaburnya Hendra An Rasyid. An Rasyid diduga terlibat kasus pembalakan liar terbesar di Sumbar pada tahun 2006 silam. Jajaran Polda Sumbar bahkan pernah menyita 218 kontainer yang berisi kayu yang diduga tidak memiliki dokumen yang tidak sah di Pelabuhan Teluk Bayur Padang. Jumlah kayu yang ada dalam container berjumlah 4.381, 54 meter kubik dan diduga milik An Rasyid. Dalam proses hukumnya, penyidik membagi kasus ilegal loging tersebut, dalam tiga berkas. Berkas pertama sebanyak 44 kontainer berisi 986,43 meter kubik, diduga milik Johan Gani dan Anton. Berkas kedua 68 kontainer berisi 1.361,18 meter kubik kayu, diduga milik An Rasyid bersama Fahra Yeni. Berkas terakhir 106 kontainer diduga seutuhnya milik An Rasyid. Lima DPO Kawedar menjelaskan, lima kolega An Rasyid terus diburu Polda Sumbar. Foto mereka yakni Anton, Alisman, Johan Gani, Fahra Yeni dan Ridwan telah disebarkan ke seluruh Polda di Indonesia. Saat ditanyakan keberadaan kelima DPO itu, kata Kawedar, kemungkinan besar mereka masih di sekitaran Jawa. Gerakan mereka sangat licin dan mudah berpindah dari suatu tempat ke tempat lain. Selain itu, para kolega An Rasyid itu juga memiliki anggota yang loyal dan memiliki penciuman yang tajam, sehingga setiap informasi yang beredar di masyarakat, akan diketahui secara cepat dan tepat. (h/nas)

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

Ketua KAN Salido Disomasi PADANG, HALUAN — Mantan Kepala Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Sumbar periode 1998-2002 H Djamaris Zain melayangkan somasi kepada Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Nagari Salido Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Somasi dilayangkan terkait dengan pemberian gelar Datuk Rajo Mudo yang dianggapnya tidak sesuai dengan permintaan suku Tanjung yakni gelar Datuk Rajo Intan. Hal tersebut dikemukakannya saat mengunjungi redaksi Haluan Selasa (3/1). Menurut Djamaris, keluarga besar kaum suku Tanjung melalui mamak kepala waris telah mengajukan permohonan pada 1 Juni 1994 untuk memangku gelar tersebut. “Pemberian gelar Datuak Rajo Intan merupakan kesepakatan kaum suku Tanjung berdasarkan ranji keturunan yang sah,” tuturnya. Sementara, sebutnya, KAN yang tidak berwenang sebagai pemberi gelar datuk di kaum lain, tetapi wajib menyetujui gelar datuk yang mengajukan permohonan sesuai dengan ranji. “Sebab ia merupakan gelar sako,” tuturnya. Gelar sako datuk Rajo Mudo, kata Djamaris, merupakan gelar yang akan punah karena tidak memiliki generasi. Sementara gelar Rajo Intan merupakan gelar asli suku Tanjung di Kabun Kenagarian Bungo Pasang Salido. Lebih jauh Djamaris, kaum suku Tanjung telah melakukan peninjauan kembali tentang gelar tersebut pada 10 November 2011, tetapi KAN tidak mengindahkan dan menagih kembali gelar datuk Rajo Mudo dengan no surat SK.no.13/SK/KAN-SLD/10/2011. Gugatan yang dilakukan Djamaris atas nama Suku Tanjung, KAN Salido Kecamatan IV Jurai tidak ikhlas suku Tanjung di Kabun berpisah dengan Datuk Rajo Panduko Malin suku Tanjung Kenagarian Bungo Pasang. Bahwa, lanjutnya, KAN Salido Kecamatan IV Jurai diduga keras telah merekayasa gelar Datuk Rajo Mudo yang diduga palsu yang diberikan kepada kaum suku Tanjung di Kenagarian Bungo Pasang. “Kami akan menggugat melalui Pengadilan Negeri Painan,” tuturnya. Syuhendri Datuk Siri Marajo, yang juga merupakan tetua adat mengatakan, persoalanpersoalan kedatukan sebaiknya diselesaikan di tingkat kaum. “Gelar adat yang diberikan oleh kaum itu gelar sako. Ia habis di lingkungan datuk-datuk saja,” tuturnya. Namun, sambungnya, bila menganut Koto Piliang, yang merupakan gabungan dari beberapa suku, diselesaikan oleh penghulu pucuk. “KAN hanya mengawasi,” tuturnya. (h/adk)

MS alias Dika dikawal anggota Polres Sijunjung bersama BB satu unit mobil Avanza milik anggota Polda NAD. AZNELDI

GELAPKAN SEPEDA MOTOR

Pekerja Tambang Emas Ditangkap SIJUNJUNG, HALUAN — MS alias Dika (29) warga Jorong Taratak Batuang Nagari Padang Laweh, diringkus anggota Reskrim Polsek Koto VII, Senin (2/1) sekitar pukul 17.30 WIB. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pekerja tambang emas ini ditangkap polisi karena mengelapkan sepeda motor Mio BA 5089 KT milik Yontrinedi warga Palaluar Kecamatan Koto VII. Tak hanya sepeda motor, residivis kasus percobaan perampokan di Tamparunggo, juga melarikan mobil rental, Avanza BL 570 YY milik, Brigadir Ja’far anggota Polda Nanggroe Aceh Darusalam (NAD). Kapolres Sijunjung, AKBP Sumarto melalui Kasat Reskrim AKP Suyanto menyebutkan, peristiwa itu terjadi 24 April 2009 lalu.Pria asal Aceh Besar

BANTUAN RUMAH IBADAH

Anggota Dewan Bantu Percepatan Penyalurannya PADANG, HALUAN — Pemprov Sumbar yang selama ini terkesan diam saja ketika penyaluran bantuan gempa untuk rumah ibadah menuai protes, mulai angkat bicara. Tugas penyaluran dana berada pada DKPD Sumbar, tetapi anggota DPRD Sumbar ikut membantu percepatan penyalurannya. Apalagi pencairan bantuan gempa untuk rumah ibadah itu baru dimulai 21 Desember 2011, sementara 31 Desember 2011 sudah tidak dibenarkan lagi untuk mencairkan anggaran. Selain itu, para penerima bantuan tersebut merupakan usulan dari anggota dewan, sehingga mereka mengetahui datadata tentang rumah ibadah yang dibantu. “Mereka tahu data-data rumah ibadah yang dibantu karena merupakan usulan mereka dan berada di daerah pemilihannya,” terang

Sekdaprov Sumbar Ali Asmar kepada wartawan Senin (3/ 1), di Padang menanggapi hangatnya pemberitaan di media massa soal keikutsertaan anggota dewan menyalurkan bantuan rumah ibadah yang rusak akibat gempa 2007 dan 2008. Ali Asmar yang didampingi Kepala Dinas Sosial Abdul Gafar yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Bina Sosial, Bendahara Umum Daerah (BUD) DPKD Sumbar Refdiamond, Kabag Humas DPRD Sumbar Erdi Janur dan Kepala Biro Humas Surya Budhi menjelaskan, proses pencairan dan penyaluran dana bantuan itu harus segera dilakukan sebelum akhir tahun anggaran. Bantuan dewan tersebut memang sangat membantu, seperti dalam Surat Pertanggungjawaban (SPJ). Anggota dewan lang-

sung dapat menyerahkan SPJ-nya usai menyerahkan bantuan. Tetapi bila dana bantuan diambil langsung pengurus mesjid, maka SPJnya cukup lama baru diserahkan, sehingga menyulitkan dalam pembukuan keuangan daerah. Selain itu, kata Refdiamond, bantuan anggota dewan juga dimaksudkan untuk efisiensi dan efektifitas bagi pengurus masjid, sehingga mereka tidak perlu datang ke Padang menjemput bantuan. Meski demikian, Ali Asmar dapat memahami suara masyarakat yang disampaikan di media massa tersebut. Ke depan, pihaknya akan mempertimbangkan dengan lebih cermat lagi proses penyaluran bantuan ini. Apalagi mekanisme pencairan bantuan ini sudah diketahui masyarakat.(h/vie)

meminjam motor milik, Yontrinedi untuk suatu keperluan. Belakangan motor itu, bukannya dikembalikan kepemiliknya, mantan napi kasus penadah barang curian di Kota Pekan Baru Riau ini malah menjualnya ke seseorang di daerah Sumatera Utara dengan harga Rp2 juta. Korban yang gelisah karena motornya tak kunjung dikembalikan, berusaha mencari tersangka ke rumah mertuanya, namun tak kunjung bersua.Akhirnya korban melaporkan pria bertato itu ke Mapolsek Koto VII. Hampir dua tahun keberadaan tersangka tak terendus oleh polisi. Soalnya, tersangka memboyong isterinya ke Aceh.Tepat Senin (2/1) kemarin polisi “mencium” keberadaan tersangka.Tanpa membuang waktu, polisi langsung meringkus tersangka di rumah mertuanya

di Jorong Taratak Batuang Padang Laweh. Kepada petugas, tersangka juga mengaku, mobil Avanza BM 1864 FK (nomor polisi palsu) yang parkir di depan rumah mertuanya, milik anggota Polda NAD yang dia rental melalui salah seorang temannya di Banda Aceh. “Mobil itu, saya rental tanggal 30 Oktober 2011 lalu.Sewanya, Rp600 ribu untuk dua hari,” aku MS kepada penyidik di Unit Resum Polres Sijunjung Suyanto menambahkan, mobil tanpa STNK dan BPKB tersebut rencananya akan dijual tersangka dengan harga Rp30 juta.Beruntung, belum sempat dijual, tersangka berhasil diringkus polisi. Kini barang bukti, satu unit mobil Avanza milik anggota Polda NAD dan tersangka diamankan di Mapolres Sijunjung. (h/azn/nop)

Ismail Usman: 2012 Kemenag Sumbar Bersih dari Korupsi PADANG, HALUAN — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumbar, Ismail Usman menyatakan akan menindak tegas staf dan pegawai jajaran Kemenag Sumbar yang terlibat dengan korupsi. “Tahun 2012 ini kita akan terus mengupayakan Kemenag yang bersih lahir dan batin, bebas dari korupsi. Profesional dalam bekerja dan melaksanakan aturan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Untuk itu akan didukung dengan program yang berlandaskan pada aqidah, spiritual, etik, moral dan mental,” jelas Ismail kemarin (3/1) usai perayaan Hari Amal Bakti di Kantor Kemenag Sumbar, Padang. Selain itu, lanjut Usman, tahun 2012 Kemenag Sumbar akan terus fokus dalam peningkatan kualitas penyuluh sebagai ujung tombak program Kemenag Sumbar. “Kualitas kita dimulai dari dakwah dan penyu-

luhnya. Untuk itu seperti program Gerakan Maghrib Mengaji sebagai program strategis upaya pembinaan kehidupan beragama untuk mencintai masjid menjadi sentral pelayanan para penyuluh hendaknya,” jelas Ismail. Penyuluh beragama, lanjutnya, harus bisa menciptakan kondisi yang strategis untuk mewujudkan kehidupan beragama yang harmonis, transparan dan berkualitas. “Salah satunya dengan mengawasi pemungutan dana pernikahan jangan sampai terjadi pungutan liar dan sebagainya. Kalau ada yang seperti itu selain kita tegur akan diberi tindakan tegas,”katanya. Untuk penyuluh agama, Ismail mewajibkan setiap daerah mengusulkan penyuluh agama yang memiliki program pembinaan masjid. Terkait lulusan madrasah sebagai generasi penerus, Ismail mengharapkan lahirnya

lulusan yang memiliki akhlaqul Karimah. Dalam kesempatan ini juga, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengharapkan seluruh jajaran Kemenag di seluruh daerah di Sumbar mulai dari jajaran provinsi, kota/kabupaten hingga KUA di daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kita harapkan seluruh jajaran Kemenag bekerja dengan ikhlas dan tidak korupsi,”kata Irwan. Ditambahkan Ketua Panitia, Salman, berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka Hari Amal Bakti Kemenag ke-66 ini diberikan berbagai penghargaan. Kegiatan ini diikuti seluruh keluarga besar Kemenag Sumbar meliputi berbagai cabang olahraga, MTQ tingkat eselon VI Kemenag, Bintang Qasidah, KUA terbaik dan keluarga teladan. (h/dla)


EKBIS LINGKAR Agam Kembangkan Pembenihan Ikan MANINJAU, HALUAN — Tantangan dari Pemkab. Agam untuk memanfaatkan peluang usaha di sektor pembenihan ikan, mendapat jawaban dari Kelompok Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Saganggam Piciang, Jorong Ambacang, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya. Kini kelompok tersebut sedang giat menembangkan usaha. Hal itu disampaikan Sekretaris kelompok, Alber, Selasa (3/1) di Koto Malintang. Menurutnya, kelompok dimaksud beranggotakan 26 orang. Masing-masing anggota sudah memiliki 3 sampai 15 unit kolam pembenihan. Masing-masing kolam berukuran rata-rata 10 x 15 meter. Produksi saat ini baru sekitar 40.00060.000 ekor benih ikan/kolam/bulan. Untuk mengembangkan usaha, menurut Alber pula, dibutuhkan suntikan dana segar. Bila mengahrapkan dana sendiri, perkembangan usaha dirasakan amat lamban. "Kami sudah mengajukan permohonan permohonan pinjaman dana kepada Bank Nagari Cabang Lubuk Basung," ujar Alber. Bila dana pinjaman berhasil diperoleh, besar kemungkinan anggota kelompok lainnya akan ikut mengajukan pinjaman. Karena mereka juga membutuhkan modal pengembangan usaha. Menjawab Haluan, Alber mengatakan, usaha pembenihan sangat menjanjikan. Bahkan untuk kebutuhan petani ikan di Agam saja saat ini masih kurang. Sementara permintaan dari daerah tetangga, seperti Pasaman Barat dan Pasaman, kian meningkat. Alber juga mengatakan, saat ini pihaknya melakukan kerja sama dengan pembenih yang sudah berpengalaman, seperti Sudirman, pemilik pembenihan ikan Saigon Jaya, dan Kelompok Pembenih Ikan Mato Aia Sakato. Keduanya berada di Lubuk Basung. Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Agam, Ir. Ermanto, M.Si, didampingi Kabid Budidaya, Muzakir, membenarkan kalau usaha pembenihan ikan semakin diminati petani ikan di daerah itu. Mereka termotivasi dengan keberhasilan pembenih yang sudah maju, seperti Sudirman, Epi, dan Kelompok UPR Mato Aia Sakato, serta kenyataan kalau usaha itu cukup menjanjikan. "Petani ikan mana yang tidak akan tergiur dengan penghasilan Rp20 juta sampai Rp100 juta per bulan," ujarnya. (h/msm)

3

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

HUT KE-152 PT ASURANSI JIWASRAYA

Berikan Pelayanan Tepat Waktu PADANG, HALUAN — PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Cabang Sumbar meningkatkan pelayanan kepada nasabah dengan pembayaran klaim asuransi tepat waktu. Komitmen itu menjadi keunggulan bagi perusahaan asuransi jiwa milik neraga yang baru saja memperingati HUT ke-152, tepat 31 Desember 2011 ini. “Momen ulang tahun Jiwasraya ke-152 tahun ini yaitu tingkatkan pelayanan. Apapun jenis pelayanannya, kami tetap mewujudkan tepat waktu. Sebab, masalah waktu ini merupakan salah satu pelayanan prima yang diharapkan masyarakat,” kata Kepala Cabang PT Asuransi Jiwasraya Sumbar, Hj. Dewirma Suhelmi SE kepada Haluan, Selasa (3/1). Dia mengatakan, pelayanan tepat waktu yang dilaksanakan Jiwasraya sekaligus membuktikan pelada masyarakat bahwa perusahaan asuransi milik pemerintah ini professional dan bertanggungjawab kepada masyarakat. Hal itu sekaligus membantah adanya beberapa anggapan masyarakat yang mengatakan masalah urusan asuransi, muluknya di depan, susahnya saat pembayaran klaim. “Nah, kami sebagai perusahaan asuransi milik BUMN ini membantah tentang susahnya klim ini. Masyarakat silahkan buktikan di Jiwasraya, kami memberikan pelayanan tepat waktu. Apapun itu jenis pelayanannya, baik masalah urusan administrasi, maupun pengurusan klaim,” katanya lagi. Pelayanan prima yang diwujudkan Jiwasraya tersebut dibuktikan melalui Penghargaan Infobank BUMN Award 2011 dengan predikat “Sangat Bagus” atas kinerja keuangan tahun 2010. Penghargaan itu membuktikan pengakuan pihak luar atas performa Jiwasraya. Menurutnya, peningkatan pelayanan

itu juga upaya meningkatkan prestasi kinerja perusahaan asuransi yang bergerak di bidang asuransi jiwa masyarakat itu ke depan. Apalagi, tren positif pertumbuhan perusahaan asuransi tanah air pada 2011 yang mencapai 20 persen dipastikan berlanjut tahun ini. Pada 2012 industri asuransi di Indonesia diproyeksikan tumbuh di atas 25 persen menyusul potensi pasar yang dinilai masih sangat luas, baik untuk asuransi umum (kerugian) maupun asuransi jiwa. Selain kondisi makro ekonomi yang semakin membaik, tingginya pertumbuhan pada asuransi jiwa didukung oleh produk unit link. Masyarakat semakin sadar, asuransi tidak hanya untuk melindungi mereka dari resiko kecelakaan maupun penyakit, tetapi bisa menjadi sarana investasi. “Nah, inilah yang kami berikan kepada masyarakat. Kami Jiwasraya menyediakan asuransi jiwa, pensiun, kesehatan dan pendidikan. Salah satunya banyak produk-produk asuransi yang dikeluarkan perusahan asuransi Jiwasraya,” katanya lagi. Khusus bagi Jiwasraya, perusahaan asuransi yang telah berusia lebih dari 1,5 abad ini sudah cukup banyak produk-produk asuransi yang dikeluarkan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang dinamis. Salah satunya Unit Link, Produk Beasiswa, dan produk asuransi kesehatan. Ke depan, Jiwasraya selalu akan mengembangkan produkproduk asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. (h/vid)

Trafik Axis Naik Tajam Tahun 2011 JAKARTA, HALUAN — Axis, operator GSM dan 3G dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, sukses melayani kenaikan trafik selama akhir pekan perayaan Tahun Baru 2012. Kenaikannya mencapai 10 persen dari trafik hari biasa. Namun, dibandingkan malam tahun baru 2011, tahun ini Axis mencatat kenaikan trafik yang signifikan yaitu lebih dari 120 persen untuk trafik layanan telepon, 260 persen untuk trafik data, dan 95 persen untuk trafik SMS. Michael McPhail, Chief Technology Officer Axis dalam siaran persnya Selasa (3/1) menyatakan, “Tahun 2011 merupakan tahun yang sangat menantang untuk dapat menangani kenaikan signifikan pada trafik di jaringan komunikasi Axis untuk memastikan kualitas terbaik bagi pelanggan Axis”. Daniel Horan, Chief Marketing Officer Axis mengatakan, “Sebagai operator dengan pertumbuhan tercepat, kami melihat peningkatan besar pada trafik layanan dasar seperti SMS dan telepon pada tahun baru ini dibandingkan tahun sebelumnya. Perubahan yang paling besar adalah perpindahan besar-besaran ke penggunaan media sosial di jaringan Axis untuk menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru melalui facebook, twitter, whats app atau BlackBerry Messanger. Sebagaimana mengirimkan ucapan selamat Hari Natal dan Tahun Baru melalui SMS selama liburan ini, kebanyakan pelanggan Axis lebih memilih menelepon dan/atau menyampaikan ucapan selamatnya melalui berbagai situs media sosial.” Michael melanjutkan, “Axis telah menginvestasikan lebih dari USD 1 miliar pada pembangunan jaringan selama 3 tahun belakangan. Tahun ini, perusahaan telah mencadangkan pendanaan sebesar USD 1,2 miliar untuk lebih jauh memperluas jaringan dan kapasitasnya. (h/atv)

AXIS, operator GSM dan 3G dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, sukses melayani kenaikan trafik selama akhir pekan perayaan Tahun Baru 2012. IST


4 EKBIS LINGKAR Pembatasan BBM Bersubsid i Picu Naiknya Inflasi JAKARTA, HALUAN — Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengakui pelaksanaan pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) mulai April akan mendorong kenaikan laju inflasi selama 2012. “Pembatasan konsumsi BBM akan menyebabkan kenaikan inflasi tahun ini,” kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai rapat koordinasi di Kantor Menko Perekonomian Jakarta, Selasa. Ia menyebutkan, selain pembatasan konsumsi BBM bersubsidi, pada saat yang sama pemerintah juga mulai memberlakukan tarif dasar listrik (TDL) yang baru. “Tidak ada kenaikan harga BBM karena yang kita pilih adalah pembatasan. Pada saat yang sama juga ada kenaikan TDL,” tegas Hatta. Mengenai berapa besar sumbangannya terhadap inflasi 2012, Hatta mengatakan, belum ada perhitungan pasti. Menurut dia, meskipun ada dua hal yang pasti akan menekan laju inflasi 2012, pemerintah optimis dapat mengamankan target inflasi 2012 sebesar 5,3 persen. “Yang penting inflasi dari bahan pokok (terutama pangan) tetap dijaga di mana pasokan diupayakan tetap tersedia dengan jumlah memadai,” katanya. (h/ant)

Tanah Datar Minta Pabrik Pengolahan Kul it Manis PADANG, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk membangun pabrik pengolahan komoditi cassiavera atau kulit manis di wilayah setempat. “Pembangunan pabrik cassiavera menjadi satu dari tujuh usulan pembangunan sektor ekonomi di Tanah Datar pada 2012,” kata Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigoe dalam paparannya di Padang, Selasa (3/1). Usulan tersebut telah disampaikan kepada Pemprov Sumbar melalui pimpinan dan anggota DPRD Sumbar dari daerah pemilihan Sumbar-III (termasuk Kabupaten Tanah Datar, red) dalam kunjungan kerja dewan di daerah itu baru-baru ini. Selain pabrik cassiavera, pada kesempatan yang sama Pemkab Tanah Datar juga mengusulkan dibangunya pabrik pengolahan komoditi kakao di daerah ini. (h/ant)

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

Nelayan Sumbar Dapat Bantuan 122 Mesin Kapal PADANG, HALUAN — Masyarakat nelayan desa terpadu di Sumatera Barat akan menerima bantuan 122 mesin kapal dari pemerintah daerah setempat pada 2012.

KAPAL NELAYAN — Tahun 2012, masyarakat nelayan desa terpadu di Sumatera Barat akan menerima bantuan 122 mesin kapal dari pemerintah daerah setempat. Bantuan mesin kapal ini sebagai satu kegiatan dalam rangka pemberdayaan masyarakat nelayan desa terpadu di Sumbar. DENI PRIMA

“Bantuan mesin kapal ini sebagai satu kegiatan dalam rangka pemberdayaan masyarakat nelayan desa terpadu di Sumbar,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar Yosmeri di Padang, Selasa (3/1). Ia menambahkan, masyarakat nelayan desa terpadu yang akan menerima bantuan itu bermukim di pesisir pantai pada enam kabupaten dan kota di Sumbar. Tujuh daerah ini masing-masing, Kabupaten Agam, Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Pasaman Barat, Kota Padang dan Kota Pariaman. Selain bantuan mesin kapal nelayan, DPK Sumbar juga melakukan pengadaan sarana

prasarana perikanan berupa trammel net, gillnet monofilament dan fish box untuk bantuan bagi kegiatan gerakan pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan desa terpadu. Distribusi bantuan sarana prasarana perikanan bagi masyarakat nelayan desa terpadu itu yakni di Kabupaten Agam diberikan 10 unit mesin tempel berkekuatan 15 PK (tenaga kuda). Lalu di Pesisir Selatan akan disalurkan 20 unit trammel net dan 10 unit motor perahu tempel berkekuatan 15 PK. Untuk nelayan di Kota Pariaman diberi bantuan 20 unit gillnet monofilament. Di Kota Padang disalurkan bantuan 20 unit trammel net dan 27 mesin perahu longtail, di Padang Pariaman dibantu dengan 20 unit gillnet monofilament dan di Pasaman Barat disalurkan 20 unit gillnet monofilament dan 75 unit mesin kapal longtail. Untuk pengadaan semua bantuan sarana prasarana perikanan telah dialokasikan anggaran mencapai Rp2,16 miliar yang bersumber dari APBD 2012 pada pos belanja DKP Sumbar. (h/ant)

Tiga Bank Besar Aktif Turunkan SBDK JAKARTA, HALUAN — Bank Mandiri, Bank Central Asia (BCA) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) tercatat paling rajin menurunkan suku bunga dasar kredit (SBDK) sepanjang 2011. Ketiga bank papan atas ini menurunkan SBDK antara 0,46 persen hingga 2 persen untuk semua jenis kredit. Bank Mandiri menurunkan SBDK korporasi dan non-KPR sebesar 0,75 persen dan SBDK ritel

dan KPR 0,5 persen. BRI menurunkan SBDK korporasi sebesar 0,67 persen, ritel 0,57 persen, KPR 0,65 persen dan nonKPR 0,36 persen. BCA menurunkan SBDK ritel 0,5 persen, KPR 2 persen dan non KPR mencapai 1,41 persen. Sementara bunga kredit korporasi tidak berubah. Akhir Desember SBDK korporasi BCA mencapai 9 persen, paling rendah dibandingkan SBDK bank lain.

Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini mengatakan, penurunan ini tak lepas dari keberhasilan memangkas biaya dana. “Kami agresif meningkatkan tabungan dan menawarkan cash management ke korporasi,” ujarnya. Efisiensi juga menjadi kunci sukses BCA. Hal ini menilik cost efisiensi ratio (CIR), yang tetap terjaga di 46,7 persen. “Basis nasabah kami banyak di ritel,

karena itu cost of fund kami sangat rendah,” kata Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja. BCA leluasa memberikan bunga simpanan rendah, karena tak memiliki alasan jor-joran menarik DPK. Likuiditas melimpah. Lihat saja rasio intermediasi atau loan to deposit ratio (LDR) hanya 58,3 persen, jauh dibawah ketentuan Bank Indonesia sebesar 78 persen. Namun tak semua bank besar menurunkan SBDK. Bank Tabungan

Negara (BTN) malah menaikkan. Jika dibandingkan posisi SDBK pada Maret dengan Desember 2011, SBDK korporasi naik 0,46 persen, ritel naik 0,58 persen, KPR naik 0,23 persen dan non-KPR 0,53 persen. Direktur Utama BTN, Iqbal Latanro mengatakan, SBDK sebenarnya sudah menurun. Namun, pada pertengahan 2011 SBDK naik lagi, karena dana mahal bertambah. (h/knt)


NASIONAL 5

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

NOTES

Martha Christina Tiahahu 4 Januari 1800-Martha Christina Tiahahu dilahirkan di Nusa Laut, Maluku. Christina adalah pahlawan sebagai seorang pejuang kemerdekaan yang heroik. Dia seorang puteri remaja yang langsung terjun dalam medan pertempuran melawan tentara kolonial Belanda dalam perang Pattimura tahun 1817. Di kalangan para pejuang dan masyarakat sampai di kalangan musuh, ia dikenal sebagai gadis pemberani dan konsekwen terhadap citacita perjuangannya. Sejak awal perjuangan, ia selalu ikut mengambil bagian dan pantang mundur. Dengan rambutnya yang panjang terurai ke belakang serta berikat kepala sehelai kain berang (merah) ia tetap mendampingi ayahnya dalam setiap pertempuran baik di Pulau Nusalaut maupun di Pulau Saparua. Di Kapal Perang Belanda Eversten, Martha Christina Tiahahu menemui ajalnya dalam usia 17 tahun. Jasadnya diluncurkan Belanda ke dalam Laut Banda menjelang tanggal 2 Januari 1818. Menghargai jasa dan pengorbanan, Martha Christina dikukuhkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional. (dn/wpdi)

LINGKAR HMI Tuntut Kapolri Mundur

Sejumlah anak pengungsi banjir menjemur buku pelajaran sekolahnya di pinggir rel kereta api Desa Tanjung, Brebes, Jateng, Senin (2/1). Sebagian sekolah di 14 desa Kabupaten Brebes meliburkan siswanya karena masih terendam banjir dengan ketinggian mencapai 30 centimeter akibat meluapnya sungaiu Bengawan Solo. ANTARA

JAKARTA, HALUAN — Puluhan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru menggelar aksi unjuk rasa di Markas Polda Riau, menuntut Kapolri Jenderal Timur Pradopo untuk turun dari jabatannya. HMI menilai polisi sudah “menyayat” hati rakyat. “Banyak hati masyarakat yang tersayat dengan kemunculan sejumlah peristiwa penganiayaan aparat terhadap masyarakat,” kata Kordinator Lapangan (Korlap) HMI Cabang Pekanbaru Ahmad Efendi Siregar di sela aksinya, Selasa (3/1). HMI Pekanbaru mendesak agar seluruh aparat yang terlibat dalam melakukan penganiyaan dan tindak referesif terhadap warga tersebut agar diproses secara tegas.”Hentikan seluruh tindakan referesif dan pnganiayaan terhadap masyarakat yang tidak berdosa, seharusnya kepolisian itu mengayomi dan melindungi masyarakat, bukan dianiaya dan disiksa,” tegasnya. Para demonstran juga meminta kepada Polri menghentikan persekongkolan dengan perusahaan-perusahaan yang menzalimi dan merampas hak rakyat. Para mahasiswa juga menuntut Kapolda Riau, Brigjend Suedi Husein menindak tegas oknum aparat yang melakukan persekongkolan dengan pihak perusahaanperusahaan dan telah melakukan penganiayaan terhadap masyarakat di “bumi melayu”. “Kembalilah keasalnya, jangan sampai institusi penegak hukum malah nantinya menjadi musuh rakyat,” ujarnya. (ant)

Korban Mesuji 9 Orang Tewas JAKARTA, HALUAN — im Gabungan Pencari Fakta (TPGF) Kasus Mesuji melansir korban tewas periode 2010-2011 di tiga tempat, yakni Register 45 dan Desa Sritanjung, Kabupaten Mesuji, Lampung dan Desa Sodong, Mesuji, Sumatra Selatan, berjumlah sembilan orang. Ketua TGPF Denny Indrayana menjelaskan, jumlah korban jiwa yang meninggal akibat bentrokan di tiga lokasi tersebut, terdiri satu orang di Register 45, satu orang di Desa Sri Tanjung, dan tujuh orang di Desa Sodong. Temuan itu juga membantah bahwa korban tewas akibat konflik di Mesuji sesuai versi mantan Asisten Teritorial KSAD Saurip Kadi sebanyak 30 orang. “Total korban jiwa yang meninggal akibat bentrok di lokasi adalah sembilan korban jiwa,” kata Denny di kantor Kemenkopolhukam. Menurut Denny, laporan perkembangan TPGF itu didapat setelah bekerja selama dua pekan sejak terbentuk tanggal 17 Desember 2011. Adapun masa kerja timnya mencapai 30 hari. Karena itu, pihaknya optimis paling lambat 15 Januari 2012, pihaknya menyampaikan laporan akhir kepada Menko Polhukam Djoko Suyanto. (rep)

Rp2 Miliar, untuk Rehab Toilet DPR JAKARTA, HALUAN — Untuk memperbaiki toilet di Gedung Nusantara I DPR, pada tahun 2012 ini sudah disediakan anggaran. . Tak tanggungtanggung, dana yang dianggarkan hingga Rp2 Miliar. Kalau misalnya hanya habis Rp 1,5 miliar, sisanya akan dikembalikan ke kas negara. Tetapi kalau kurang, tentu akan ada anggaran perubahan. Staf Humas Sekretariat Jenderal DPR Jaka Winarko mengatakan, pihaknya akan mengecek terlebih dulu jumlah toilet yang akan diperbaiki.”Kalau misalnya hanya habis Rp 1,5 miliar, sisanya akan dikembalikan ke kas negara. Tetapi kalau kurang, tentu akan ada anggaran

SOLIDARITAS AAL

Posko Sandal Jepit Bermunculan JAKARTA, HALUAN— Kasus pencurian sandal anggota polisi yang menjerat seorang siswa di Palu, Sulawesi Tengah, dan sedang bergulir di pengadilan terus mendapat reaksi.

Di sejumlah daerah warga mendirikan posko untuk menghimpun sandal jepit yang akan diberikan kepada seorang polisi di Kota Palu. Warga di kawasan Sedan-Sariharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa, menenteng sandal jepit layak pakai untuk disumbangkan ke posko sandal jepit. Ini adalah bentuk solidaritas warga terhadap AAL, seorang siswa SMK di Palu yang dituduh mencuri

sandal seorang anggota polisi dan kini menjadi pesakitan di pengadilan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Aksi yang sama juga berlangsung di posko pengumpulan sandal di kawasan Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Posko yang dibuka Yayasan Sahabat Komunitas Pengamen Surakarta ini bertujuan untuk menerima sumbangak sandal jepit layak pakai sebagai pengganti alas kaki milik polisi

13 Desa Tolak HTI PT. HAN JAMBI, HALUAN—Masyarakat dari 13 desa dari empat kecamatan di Kabupaten Merangin, meminta kepada Bupati merangin untuk menghentikan proses perizinan yang diajukan oleh PT. Hijau Arta Nusa perusahaan HTI yang rencanannya akan membuka lahan di Kabupaten Merangin dan Sarolangun seluas 32.680 Ha. Adapun desa-desa yang sudah mengajukan penolakan tersebut adalah Desa Nalo Baru, Nalo Gedang dan Desa Danau di Kecamatan nalo Tantan. Kemudian ada Desa Pulau Aro, Medan Baru, Sekatuk dan Kapuk di Kecamatan Tabir Ulu. Selanjutnya Desa Muara Lange, Tanjung Beringin di Kecamatan Tabir Barat. Serta Desa Seling, Koto Rayo dan Kandang di Kecamatan Tabir. “Secara resmi desa-desa ini sudah menyampaikan surat penolakan mereka kepada Bupati Merangin untuk menolak dan menghentikan proses perizinan HTI di Kabupaten Merangin,”sebut Nelly Akbar, Legal Officer KKI Warsi yang selama ini aktif melakukan pendampingan masyarakat. Menurut Nelly ada banyak alasan yang menyebabkan masyarakat menolak kehadiran HTI. Areal yang diusulkan khususnya di Kabupaten Merangin Blok I yaitu di kecamatan Tabir, Tabir Ulu dan Tabir Barat sudah terdapat perkebunan rakyat yaitu karet. “Berdasarkan informasi yang didapat dari Kepala Desa Pulau Aro, hampir 80 % dari areal di Blok I sudah menjadi perkebunan karet masyarakat. Kalau ini dijadikan sebagai areal konsesi PT. HAN, maka akan terjadi konflik antara masyarakat dengan perusahaan. Apalagi, berdasarkan dokumen AMDAL tidak ada ganti rugi terhadap perkebunan masyarakat yang berada di dalam konsesi tersebut,”ujar Nelly. Sedangkan di di Blok II, yaitu di kecamatan Tabir Ulu, Tabir Barat, Nalo Tantan dan Renah Pembarap selain terdapat perkebunan rakyat juga

perubahan,” kata Jaka seperti dilansir kcm, Selasa (3/1). Dia berdalih banyak toilet yang perlu diperbaiki.”Kan sudah banyak toilet di Gedung Nusantara I yang bau dan rusak sehingga memang perlu direnovasi,” jawab Jaka ihwal alasan perlunya renovasi itu. Sementara itu, Ketua DPR Marzuki Alie dan anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Arwani Thomafi ketika dikonfirmasi mengaku tak tahu-menahu mengenai besarnya anggaran untuk perbaikan toilet tersebut. “Itu urusan Sekjen, tidak ada urusan dengan anggota,” kata Marzuki melalui pesan singkat.(dn/kcm)

wilayah tersebut merupakan tempat hidup dan penghidupan Orang Rimba. “Survey yang kami lakukan terdapat delapan kelompok Orang Rimba yang hidup di wilayah ini, yaitu kelompok Ali Kades, Karim, Bujang Kuat, Bujang Keriting, Bujang Kabut, Bujang Kuning dan Bujang Hitam. Kalau areal ini dijadikan areal konsesi PT HAN, maka Orang Rimba akan kehilangan tempat hidupnya,”lanjut Nelly seperti dilansir situs kki-warsi. Kehadiran HTI HAN, jika masih diteruskan oleh pemerintah, selain akan memperpanjang konflik lahan di Jambi, secara ekologis juga akan mengundang bencana ekologis. Hal ini mengingat lokasi HAN yang direncanakan di blok II tepatnya di Sungai Mangkilam secara topografi sangat sangat curam dengan vegetasi kayu dengan berdiameter besar. “Jika dijadikan HTI maka akan dilakukan land clearing, dan kayu-katu ini tentu akan ditebang untuk kemudian diganti dengan tanaman sengon sesuai rencana HAN, ini harus dicegah, karena jika diteruskan, maka bisa dibayangkan dampaknya bagi ekologi apalagi kawasan ini berada di wilayah hulu,”sebut Nelly. Hal serupa juga ditemukan di areal Blok III yang berada di Kabupaten Sarolangun, yaitu di kecamatan Cermin Nan Gedang dan Limun hampir seluruh arealnya bertopografi sangat curam, dengan ekosistem yang relatif baik. “Kalau ini dijadikan sebagai areal konsesi PT HAN, maka akan sangat berdampak secara ekologi, karena merupakan wilayah tangkapan air hulu sejumlah sungai yang yang bermuara ke Sungai Batanghari,”kata Nelly. Mengingat dampak dan konflik yang akan terjadi jika rencana ini, diteruskan, maka Nelly berharap pemerintah mau mendengarkan masukan masyarakat desa, dan segera menghentikan semua proses perizinan yang tengah dilakukan PT HAN. (dn/*)

131 Hati Zainuddin “Tidak , itu tidak bisa. Malu!” jawab Aziz! “Bagaimana Hayati?” “Saya hanya menurut...!” “Baiklah...kalau demikian pertimbangan yang telah diambil oleh Saudara Aziz, berangkatlah! Dimanapun negeri yang didatangi, kirim kami surat lekas. Beri kami kabar yang menggembirakan. Kalau pekerjaan dapat, boleh Hayati dijemput kemari atau saya mengantarkan. Cuma nasehat saya, ubahlah haluan hidupmu Saudara!” “Saya berjanji, sahabatku!” Besok paginya, berangkatlah Aziz menumpang kereta

api yang akan berangkat menuju Banyuwangi, diantarkan oleh Zainuddin dan Hayati ke stasiun. Di sana nyata sekali perasaan yang meliputi ketiga anak muda itu. Ketiganya sama-sama menitikan air mata... Dekat tetapi berjauhan Di beranda sebuah rumah makan yang ramai dalam kota Surabaya, sehabis waktu maghrib, duduklah Zainuddin seorang dirinya, mengepul asap rokoknya ke udara. Meskipun kendaraan banyak lalu lintas di hadapannya, semuanya seakan-akan tak terdengar olehnya, sebab pikirannya sedang mela-

yang dituduh dicuri AAL. Aksi penggalangan sandal juga berlangsun di Palu. Aliansi Pemerhati Anak Sulawesi Tengah sudah mengkumpulkan seratus sandal. Menurut koordinator aliansi, aksi ini adalah untuk keadilan, keprihatinan, dan solidaritas terhadap AAL. Mereka bahkan menuntut proses hukum segera dihentikan dan AAL dibebaskan dari segala tuntutan hukum. Kasus pencurian sandal jepit dengan terdakwa AAL disidangkan 20 Desember lalu. Terdakwa yang dituduh mencuri sandal milik Briptu Ahmad Rusdi diancam hukuman lima tahun penjara. AAL membantah tuduhan tersebut. Saat ditangkap ia terpaksa mengakui perbuatannya karena ditekan dan dianiaya tiga anggota polisi yang menginterogasinya, termasuk Ahmad Rusdi. Stop Kekerasan Sementara itu pemerhati anak, Seto Mulyadi, menyayangkan kasus seorang pelajar SMK di Palu, Sulawesi Tengah, yang diseret ke meja hijau karena dituduh mencuri sandal seorang anggota Brimob. Ia mengatakan, hukuman bagi anak tak harus dengan pidana karena hal tersebut dapat mengganggu kondisi anak. “Katakanlah, setiap anak bisa melakukan kekeliruan, tapi hukumannya kan tidak harus dipidana, apalagi dengan tuntutan 5 tahun penjara. Mudah-mudahan ini bisa mengubah paradigma keliru kita kepada anak-anak,” kata Kak Seto, sapaan akrabnya, saat bertemu wartawan di Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/1). Menurut Kak Seto, kasus yang melibatkan anak-anak seharusnya ditindak bukan dengan memenjarakannya, melainkan dengan cara mengembalikan kepada orangtua. Dengan begitu, si anak akan menyadari kekeliruan dan kesalahannya. Hal tersebut akan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak. Ia menegaskan bahwa seluruh masyarakat untuk menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap anak. “Mulai sekarang, stop kekerasan terhadap anak karena (kasus) ini

yang-layang ke tempat lain... Hayati, kecintaanya, pusat pengharapannya, sekarang sudah ada dalam rumahnya sendiri. Sudang berminggu dia memakan masakan Hayati, sudah berminggu makan minumnya dia menanakan, kain bajunya ditolongnya mencucikan. Alangkah beruntungnya sedianya dia, kalau sekiranya jadi dahulunya dia kawin dengan Hayati. Alangkah lapang terluang medan tempatnya berjuang di dalam hidup ini. Tentu rambutnya tak akan lekas gugur sebagai sekarang. Tentu dia akan menghadapi perjuangan hidup dengan gembira. Telah hampir genap citacitanya, tinggal dalam sebuah rumah yang sederhana, cukup

perkakas, cukup kekayaan, ternama, termasyhur. Hanya satu saja kekurangannya, ibarat alam yang kekurangan matahari, itulah nasibnya yang kekurangan Hayati. Sekarang Hayati itu sudah ada dalam rumahnya. Tetapi “ijab dan kabul”- nya dengan Aziz, inai yang melekat di kukunya seketika dia menziarahinya ketika sakit dahulu, semuanya telah menjadi batas, yang menyebabkan mereka seorang di ufuk Timur dan seorang di ufuk Barat. Sekembalinya dari stasiun mengantar Aziz, disuruhnya Muluk mencari seorang babu tua untuk teman Hayati di dalam rumah. Setelah itu, dia telah kurang dalam rumah, hanyalah di waktu makan dan di waktu tidur

hanya salah satu contoh suatu tindakan yang sangat keras dan kejam terhadap anak. Prinsip penjara bukan untuk anak-anak, itu harus menjadi pegangan kita semua,” lanjutnya. Seperti diberitakan, kasus pencurian sandal jepit yang menimpa AAL (15), siswa SMK 3 Palu pada November 2010. AAL dan dua temannya pulang dari sekolah. Saat itu ia masih duduk di bangku kelas III SMP. Mereka lewat di Jalan Zebra, di depan rumah indekos Briptu Anwar Rusdi Harahap dan menemukan sandal merek Ando warna putih. AAL kemudian membawa pulang sandal tersebut. Pada Mei 2011 sekitar pukul 15.00 WITA, saat AAL dan temannya pulang sekolah, Rusdi yang berada di depan rumah indekosnya bertanya kepada ketiganya soal sandal yang hilang. Saat itu, Rusdi menyatakan kehilangan sandal merek Eiger dan juga mengatakan sudah tiga kali kehilangan sandal. AAL dan temannya mengaku tidak mengambil sandal tersebut. Tidak puas dengan jawaban ketiga anak ini, Rusdi terus menginterogasi, bahkan memanggil seorang temannya dari Polda Sulawesi Tengah untuk membantu menginterogasi anak-anak itu hingga pukul 23.00. Merasa bahwa AAL-lah yang mengambil sandal miliknya, Rusdi memintanya untuk mengembalikan sandal tersebut. Kejadian ini diketahui orangtua AAL dan kemudian ada pembicaraan damai. Orangtua AAL menyanggupi untuk mengganti sandal jepit tersebut. Namun, setelah mengetahui bahwa anaknya memar dipukuli, orangtua AAL melaporkan persoalan ini ke Bidang Propam Polda Sulteng. Karena dilaporkan ke Propam dan menjalani sidang kode etik, Rusdi akhirnya melaporkan AAL untuk kasus pencurian sandal jepit ke Polsek setempat. Kasus pun bergulir. Sidang kasus sandal jepit ini akan dilanjutkan pada 4 Januari 2012 dengan pemeriksaan saksi lainnya. Perlu diketahui, sidang AAL menjadi sidang pertama di PN Palu untuk kasus pencurian sandal jepit. (dn/kcm/ant)

saja. Boleh dikatakan dalam waktu-waktu demikian dia kurang mengarang.***


6 OPINI

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

Haluan KITA Ekonomi Nasional 2012 Pesimisme vs Optimisme MESKIPUN dengan mematok pada angka 6,5 tetapi jika dibanding dengan negara-negara Asia Tenggara pada kuartal terakhir 2011 lalu, Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan tertinggi di ASEAN. Kemarin ketika memimpin sidang kabinet lengkap angkaangka pertumbuhan itu direspon dengan apresiasi tinggi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tapi kalaupun Presiden tidak memuji, kita pun orang awam patut juga menyampaikan apresiasi terhadap capaian Indonesia seperti itu di tengah berbagai masalah yang mendera Indonesia saat ini. Pujian juga patut kita sampaikan manakala tutup tahun 2011 ini inflasi hanya sebesar 3,79 persen yang tidak saja merupakan angka inflasi terendah di semua negara ASEAN tapi juga merupakan terendah di kawasan Asia Pasifik. Angka terrendah pernah kita capai dalam hal menekan inflasi adalah ketika berlangsung Pemilu tahun 2009 yang lalu. Ketika itu sangat luar biasa, inflasi hanya mencapai 2,78 persen. Itu adalah angka inflasi terendah sepanjang sejarah republik. Menilik pada angka laju pertumbuhan dan angka inflasi tadi, adalah wajar kalau pada tahun ini capaian angka ekspor Indonesia sudah mencapai 200 miliar USD. Ini memberikan sprit bagi kita bukan hanya mempertahankannya tapi meningkatkan lagi di tahun ini. Yang juga menggembirakan adalah bahwa realisasi APBN 2011 lebih baik dari evaluasi yang dilakukan bulan November. Dalam APBN 2011 tercapai pendapatan nasional 102,5 persen (Rp1.999,5 triliun) dari apa yang ditetapkan dalam APBN 2011 sedangkan pembelanjaan nasional mencapai 97,6 persen Rp1.289,6 triliun. Sedangkan defisit APBN 2011 yang semula ditetapkan sebesar 2,09 persen atau setara Rp150,8 triliun yang terealisasi atau terjadi adalah 1,27 persen atau sebesar Rp90,1 triliun. Lalu bagaimana kita menatap ekonomi Indonesia tahun ini? Jika membaca proyeksi yang dibuat Bank Dunia membuat kita pesimis. Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2012 menjadi lebih pesimistis. Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2012 menjadi 6,2%. Untuk pertumbuhan ekonomi 2011, Bank Dunia masih optimistis Indonesia bisa meraih pertumbuhan hingga 6,4%. Maka itu artinya angka pertumbuhan yang berada di bawah yang kita capai tahun 2011. Menurut proyeksi Bank Dunia perkiraan pertumbuhan dasar (baseline) Bank Dunia untuk tahun 2012 bagi perekonomian Indonesia telah diturunkan menjadi 6,2% sedikit lebih rendah 6,3% pada sebelumnya. Dari apa yang terjadao di Eropa dan AS (krisis utang) maka banyak pengamat meramalkan Indonesia akan ikut terimbas. Bahkan pengamat menilai ekonomi Indonesia akan mengalami banyak hambatan pada 2012 karena krisis utang di Eropa dan Amerika Serikat yang masih tak menentu. Selain itu kita tentu akan mengalami tekanan berat dari subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang kian meningkat akibat terus naiknya harga minyak mentah dunia yang saat ini mencapai 110 dolar AS. Ketegangan di Timur Tengah terutama di Teluk akan mempengaruhi ekonomi kita. Kenaikan harga minyak mentah dunia terjadi karena adanya ancaman dari Iran yang akan menutup Selat Hormuz, apabila negara-negara Barat masih mempersoalkan masalah nuklirnya. Ancaman Iran itu mengakibatkan harga minyak mentah dunia terus menguat jauh di atas 100 dolar AS per barel. Tapi masa depan tetap saja hanya bisa diramal dengan segala kemungkinannya. Jika Bank Dunia membuat kita pesimis, pengamat lain bisa membuat kita terdorong untuk mengejar sukses di tahun 2012 ini. Aviliani misalnya, malah optimistis kalau pertumbuhan nasional akan meningkat pada tahun 2012 ini. Ekonom itu melihat bahwa memasuki awal tahun 2012, pertumbuhan investasi di Indonesia diperkirakan akan meningkat. Peningkatan investasi diperkirakan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Disebutkan pada tahun 2012 Indonesia akan kebanjiran investasi karena masuknya Indonesia ke dalam kelompok negaranegara dengan peringkat utang layak investasi atau “investment grade”. Namun semua itu bisa jadi berantakan manakala kasus korupsi di negeri ini tidak tertangani dengan baik dan segudang masalah lainnya. Maka, tak ada kata lain kecuali memompa optimisme kita agar kita bisa lolos dari krisis sekaligus menepis apa yang diproyeksikan oleh IMF dan Bank Dunia tentang eknomi kita. Coba saja ikuti optimisme Menkeu Agus Martowardojo dan Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung, misalnya, mengantisipasi ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih tinggi mencapai 6,7% 2012 dari 6,5% tahun ini. Sekali lagi, masa depan hanya bisa diramal.***

Haluanisme „ Lima kolega An Rasyid belum berhasil ditangkap polisi „ Mungkin ATM nya masih penuh „ Presiden: pertumbuhan Indonesia tertinggi di ASEAN „ Termasuk pertumbuhan korupsi ndak?

Haluan Inspirasi

082170625544 - 081632253248

Untuk RRI Padang SARAN untuk RRI Padang pada acara Subuh Mubarokah. Diharapkan para pemandu acara supaya mengurangi kata-kata dan ucapan-ucapan yang tak penting atau bertela-tele karena menyecot dan mengurangi waktu yang tersedia. Bila narasumbar selesai menjawab pertanyaan sebaiknya segera saja terima telepon atau baca SMS. Hal ini mengingat waktu yang terbatas sedangkan penanya cukup banyak yang tak kebagian waktu. Hargailah para penanya bapak pemandu RRI jangan remeh saja karena waktu habis mendengar ucapan bapak yang tak penting. Mohon perhatiannya. +6281266844***

Trotoar Dicat Warna Parpol Tak lucu Pak, Trotoar Jalan A Yani dicat dengan warna salah satu partai politik di Padang. Mohon kembalikan warna seperti lazimnya peraturan lalu lintas. +6281363162***?

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

RESPONS TERHADAP TULISAN DARMAN MOENIR

Pendidikan Karakter, Masihkah Perlu? Oleh: Prof Dr H Azmi, MA Pemerhati Pendidikan dan Dosen UNP

SAYA diminta saudara Darman Moenir (DM) membaca artikelnya Hentikan Program Pendidikan Barkarakter! Haluan, Senin, 26 Desember 2011 yang menolak pendidikan karakter di sekolah. Jika saya melalui SMS menyatakan sangat setuju, bukan berarti saya setuju tidak ada pendidikan karakter di sekolah atau di mana saja. Yang saya tidak setuju adalah langkah yang sekarang dilakukan, seperti seminar-seminar berkepanjangan atau menghadirkan lagi mata pelajaran tambahan khusus untuk itu yang menurut DM hanya menghabiskan uang saja sementara masalahnya sudah jelas. Kenyataan memang mempertontonkan bahwa bangsa ini seperti sudah tidak punya karakter yang baik yang tersisa. Setiap hari kita lihat media mempertontonkan caci maki di parlemen, tawuran di kampus, demonstrasi yang merusak, pejabat yang berfoya-foya, rakyat kecil yang tergusur dan seterusnya, serta perbuatan korup (semua perbuatan yang tidak baik) lainnya yang kadang membuat kita muak dan kesal. Reformasi politik seperti telah menghasilkan kebebasan tanpa batas, yang seperti sering saya katakan kepada teman dekat, ‘kebebasan monyet di hutan’, yang rebutan apa saja tanpa mengenal aturan. Semua diukur dari sudut pandang sendiri, kelompok sendiri, bahkan kepentingan diri sendiri. Untuk kepentingan sendiri, orang meloncat dari pohon ke pohon yang berbuah lebat, untuk kemudian pindah lagi manakala buahnya telah habis, atau ketika melihat di pohon lain buahnya lebih enak. Dari kenyataan ini pendidikan karakter terasa sangat mendesak, tapi tentu bukan dengan mengembalikan Pendidikan Moral Pancasila gaya lama ke sekolah, melalui indoktrinasi massal. Bukankah selama Orde Baru penataran P4 sudah menghabiskan biaya tak terhi-

tung, dan apa hasilnya? Perlunya masyarakat dan bangsa yang berkarakter baik sejak lama sudah dirasakan. Bukankah nabi-nabi dan tokoh agama diturunkan untuk memperbaiki akhlak manusia? Bukankah Nabi Muhammad telah mengatakan bahwa kedatangannya adalah untuk membuat akhlak mulia, makarimal akhlaq? Hal yang sama juga dilakukan Buddha, Jesus dan Konfucius, mendidik manusia berperilaku mulia di antara sesama makhluk Tuhan dan kepada Tuhan. Oleh karena itulah semua ibadah dalam Islam misalnya, selain menjaga hubungan baik dengan Allah, juga selalu dihubungkan dengan hubungan yang baik antar manusia, ‘hablun minan naas’. Orang yang menjalankan shalat yang benar seharusnya dapat menghindari perbuatan yang tidak baik, dapat menghindari ‘fahsya dan mungkar’, orang yang berpuasa harusnya lebih bisa menahan diri dan peduli akan kekurangan orang lain, yang pergi haji menyadari keragaman hamba Tuhan dan seterusnya. Seorang Muslim yang baik adalah yang sadar bahwa Allah ada di mana-mana, sadar bahwa malaikat mengamati segala perilakunya yang akan dipertanggung jawabkan di hari kemudian. Muslim yang baik adalah yang optimis dan bekerja keras dalam hidup karena yakin Allah akan membantu, dan menjauhi perbuataan tidak baik dan korup karena yakin Allah menghukumnya. Sayangnya yang terjadi di Indonesia adalah sebaliknya. Korupsi, caci maki, mementingkan diri sendiri dianggap sebagai ideologi, harta dan kekuasaaan sebagai tujuan. Guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Pepatah lama ini tetap saja ada kebenarannya. Apa yang kita kemukakan dalam awal tulisan ini adalah contohnya. Hampir tidak ada lagi lembaga dalam masyarakat yang bebas dari kekurangan. Saling tuduh, saling caci, saling lempar, saling pukul, sementara melupakan kejelekan sendiri. Ketika seorang tokoh politik menjelekkan lawannya, dia lupa bahwa dia atau mungkin kawannya juga melakukan hal yang sama. Ketika ‘tokoh-tokoh agama’ bersepakat menuduh yang lain pembohong, bukankah ini petujuk bahwa tokoh-tokoh tersebut

telah kehilangan ketokohannya karena tidak berhasil atau gagal membina ummat mereka. Apakah ada agama yang mendorong pemukanya mencaci orang lain di muka umum? Apakah yang dimaksud dengan tokoh? Pendidikan karakter perlu. Thomas Lickona mengemukakan bahwa tujuan pendidikan karakter adalah menghasilkan orang baik (good people), yang dapat berbuat dan menyayangi (who can work and love), sekolah yang baik (good schools) yang peduli dan kondusif untuk belajar, dan sebuah masyarakat yang baik yang secara efektif dapat memecahkan masalah sosial dan kemiskinan. Dalam konsep Islam orang yang baik adalah yang menyayangi orang lain seperti menyayangi diri sendiri, yang baik hubungannya dengan Allah dan baik hubungannya dengan sesama, yang selamat orang lain dari perbuatan dan perkataanya. Orang Kristen melihat contoh yang baik dari Jesus yang mau menebus dosa orang lain dengan mengorbankan dirinya, orang Buddha menekankan pada perbuatan baik (dharma), Nabi Musa mengemukakan 10 nasehat (ten commandments) dan seterusnya. Apa ukuran kebaikan atau yang baik? Islam punya rumusan yang pas. Allah berfirman: pada dirimu apakah anda tidak amati, ‘fi anfusikum afala tubsirun?’ Bagaimana aplikasi ayat ini? Kalau anda suka orang lain melakukannya pada diri anda, lakukan pula hal yang sama pada orang lain, jika anda tidak suka, jangan lakukan kepada orang lain. Jika anda tidak suka dimaki, dicaci, ditipu, dijajah, diperkosa orang lain, jangan lakukan hal yang sama pada orang lain. Jika anda tidak suka orang malas dan suka meminta, maka anda jangan malas dan suka meminta. Jika masyarakat anda telah menentukan norma yang baik, maka ikutilah norma itu, karena anda juga tidak suka orang yang melanggar norma dan aturan yang berlaku dalam masyarakat. Pendidikan karakter haruslah mencakup aspek pengetahuan, yakni tahu mana yang baik; aspek perasaan, yakni merasa perlunya nilai dan sikap yang baik; serta aspek perbuatan atau amal, yakni melakukan atau mengamalkan perbuatan yang baik. Penekanan pendidikan karakter adalah pada pengamalan perbuatan yang baik, tidak sekadar hanya tahu dengan yang baik.

Pendidikan karakter mencakup dua sisi yakni sisi personal dan sisi sosial. Sisi personal mencakup sikap-sikap terhadap diri sendiri yakni: 1) bersikap positif pada diri sendiri, 2) berani menantang perbuatan yang merugikan diri sendiri dalam jangka pendek atau panjang, 3) jujur dan terbuka, 4) mempunyai etos kerja yang tinggi, ulet, rajin dan pantang menyerah, 5) berani dan kukuh dengan kebenaran, 6) berani mengambil resiko untuk kebaikan diri, dan 7) tidak korup/ curang dalam setiap tingkah laku. Sisi sosial mencakup sikap terhadap luar diri sendiri yakni: 1) memupuk sikap saling menghormati, toleran pada perbedaan, 2) memupuk sikap kebersamaan dan persamaan, 3) memupuk kebiasaan pemurah dan membantu orang lain, 4) berkomunikasi dengan baik dengan orang lain, ramah dan hormat, 5) memelihara/peduli pada kepentingan umum, tidak merusak fasilitas umum, dan menjaga kelestarian alam. Sisi sosial ini sebenarnya berujung pada cinta bangsa dan negara, dan kedua sisi membentuk warga negara yang baik, tujuan utama dari pendidikan nasional. Pendidikan karakter adalah pembentukan sikap hidup atau moral yang tidak mudah. Peri bahasa Inggris mengatakan “moral is caught, not taught”, moral atau sikap hidup diserap, bukan diajarkan, apalagi diindoktrinasikan. Ini berarti bahwa pendidikan karakter lebih menekankan pada contoh dan perilaku yang dapat diamati dari orang yang ditokohkan. Ada tiga agen yang berperan dalam pembentukan karakter seseorang, yakni orang tua, guru dan lingkungan sosial sehari-hari. Aspek dan cakupan yang dikemukakan di atas bukan untuk diindoktrinasikan dan dihafalkan tapi untuk dicontohkan dan diamalkan. Pencontohan mengharuskan para agen perubahan tingkah laku atau karakter tersebut terlebih dahulu mengubah tingkah lakunya. Oleh sebab itu guru jangan kencing berdiri (berbuat tidak baik). Pencontohan (modeling) harus dilakukan sepanjang waktu secara konsisten. Kosistensi adalah kunci kedua keberhasilan pendidikan karakter. Konsistensi berarti pembiasaan tingkah laku yang baik kapan saja dan dimana saja. Karakter yang baik haruslah menjadi kebiasaan yang membudaya. Pembelajaran karakter jika

diberikan khusus dalam pendidikan agama atau PKN haruslah dilakukan melalui diskusi terbuka sehingga setiap orang sadar betul mengapa dia harus berperilaku seperti itu. Pemaksaaan hanya akan menimbulkan sifat munafik, lain di depan, lain di belakang. Berikan pengalaman langsung, misalnya rasakan bagaimana rasanya disepelekan dan ditipu. Pendidikan karakter tidak seharusnya dengan menambahkan mata pelajaran baru. Semua kegiatan belajar di sekolah adalah wahana pembelajaran karakter. Setiap kegiatan belajar, IPA, IPS, dan Bahasa dapat diselipkan pendidikan karakter, seperti pendidikan bekerja sama, saling menghormati dan berlaku jujur antar sesama. Adanya mata pelajaran antikorupsi atau pengajaran karakter yang baru hanya membuang waktu dan dana. Yang lebih penting adalah mengubah sikap pelaksana pendidikan di sekolah, termasuk perubahan tingkah laku pemegang kebijakan pendidikan. Bupati atau walikota yang mengangkat guru atau kepala sekolah bukan karena karakter mereka baik tapi karena berasal dari tim sukses atau orang sekampung pasti sadar betul bahwa perbuatan itu tidak mereka senangi kalau dilakukan orang lain kepadanya. Atau kalau seperti kata ayat Qur’an mereka sudah pekak dan buta, berhati batu. Oleh sebab itulah Marvin Berkowitz mengemukakan “Effective character education is not adding a program or set of programs to a school. Rather it is a transformation of the culture and life of the school,” pendidikan karakter yang efektif bukanlah menambahkan program baru ke sekolah, tapi adalah transformasi budaya dan kehidupan di sekolah. Terakhir, pendidikan karakter memerlukan kontrol. Perilaku yang tidak baik atau menyimpang harus diatasi dengan penegakan aturan dan disiplin. Pelanggar harus dikenai sangsi, berat atau ringan. Sangsi tidak selalu harus berupa hukuman. Harus dicari cara yang sesuai yang bersifat memberi kesadaran pada seseorang untuk tidak berbuat tidak baik. Pendidikan karakter tidak dapat diserahkan hanya kepada guru di sekolah. Pendidikan karakter harus menjadi beban kita semua, sekolah dan masyarakat secara keseluruhan. Sekolah tidak dapat memoles calon warga masyarakat sendirian.„

Pendidikan Berkarakter Harus dengan Karakter Pendidikan Oleh: KASRA SCORPI PENDIDIKAN berakarakter akhirakhir ini ramai mencuat dalam wacana publik. Banyak politisi, pejabat pemerintah maupun tokoh masyarakat berbicara tentang itu. Bahkan ada yang “taragak” membuat mata pelajaran baru untuk mendukung pendidikan berlabel karakter. Muncuatnya wacana itu karena kegusaran melihat tingkah polah generasi muda bangsa dewasa ini yang tak karuan, gemar melanggar norma dan peradaban manusia. Gemar melanggar syariat agama, adat istiadat, HAM, hukum, maupun kaidah kehidupan berbangsa dan bernegara. Konkretnya suka tawuran, narkoba, miras, kebebasan seks, dan kurang hormat kepada orang tua dan guru. Untuk memperbaiki kondisi carut marut itu dunia pendidikan diberi beban menyelenggarakan pendidikan berkarakter. Nah apa itu karakter? Hakekatnya karakter merupa-

kan watak yang teraplikasi dalam bentuk sikap dan perilaku manusia yang sesuai dengan nilai-nilai ketuhanan, sosial dan hukum untuk menghadapi sesuatu. Oleh karena itu, paling tidak kita membutuhkan karakter berupa sikap dan perilaku terhadap kehidupan beragama, bersosial, berbudaya, berbangsa dan bernegara. Untuk itu pendidikan berkarakter sebenarnya telah dilakukan di lembaga pendidikan formal sekolah-sekolah melalui sejumlah mata pelajaran, seperti kewarga negaraan, sejarah, agama, budaya, muatan lokal dan sebagainya, kini dibuat pula kantin kejujuran, bahkan dulu ada mata pelajaran PMP, dan PSPB. Lagi pula setiap mata pelajaran mengandung unsur kognitif, afektif dan psikomotorik, dimana unsur afektif menekankan kepada sikap dan tingkah laku peserta didik. Tetapi kenapa dunia pendidikan sepertinya gagal mentransfer

nilai-nilai afeksi ke peserta didik? Masalahnya lembaga pendidikan kita lebih menekankan pencapaian kurikulum kepada aspek kognitif atau kecerdasan otak. Coba saja lihat, UN yang dijadikan sebagai indikasi keberhasilan pendidikan sangat mengedapankan aspek kognitif ketimbang afektif. Kemudian masalahnya terletak pada cara mentransfer nilai! Untuk mentransfer nilai ataupun sikap dan tingkah laku tidak cukup kalau hanya dengan cuap-cuap tanpa pemberian contoh teladan secara konkrit oleh lembaga pendidikan dan personalnya serta oleh orangorang yang semestinya harus memberikan contoh. Di sinilah masalah sesungguhnya! Sekarang kita kian langka menemui para pemberi contoh teladan, susah mencari siapa yang akan diteladani? Malah di lembaga pendidikan sendiri sering terjadi carut marut keteladanan. Tak percaya! Setiap kali ujian nasional apa yang terjadi? Ada pembocoran soal, ada guru

yang membagikan kunci jawaban, ada pengawas yang menunjuki peserta ujian dan sebagainya. Demi sebuah prestise sebuah sekolah kadang melakukan berbagai cara salah untuk meluluskan siswanya. Kongkalingkong penggunaan dana Bos, DAK dan dana komite tak kalah seru di beberapa sekolah, hal itupun didengar oleh para peserta didik dan mempengaruhi tingkah polah mereka. Apalagi di luar kawasan lembaga pendidikan, keteladanan semakin dibikin “edan”, bahkan di rumah tangga sendiri banyak orang tua toh masih enggan memberikan teladan moralitas terhadap putra-putrinya. Di luaran, di lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif dan lembaga kemasyarakatan lainnya amat sering tersiar berita melalui media bahwa semakin banyak tokoh-tokohnya melakukan penyimpangan moral yang tanpa disadari akan berpengaruh terhadap pembentukan karakter generasi muda. Melihat kepada fenomena

yang berkembang seperti itu sebuah kesimpulan kita adalah, melemahnya karakter generasi muda seperti yang dikhawatirkan banyak kalangan bukan karena tidak adanya mata pelajaran bermuatan karakter di sekolah formal tetapi karena karakter pengelola lembaga pendidikan itu sendiri termasuk lembaga negara dan lembaga masyarakat lainnya yang mengalami degradasi karakter, sehingga berdampak kepada karakter generasi muda. Jadikanlah lembaga pendidikan itu berkarakter duluan, karena tidak mungkin terwujud pendidikan berkarakter di tengah lembaga pendidikan yang amburadul karakter. Pendidikan berkarakter hatus didukung oleh karakter pendidikan. Kata founding father negara kita, Mohammad Hatta, “Sesungguhnya manusia memang jauh dari karakter yang sempurna karena itu dia harus bekerja keras setiap waktu membetulkan kesalahan dan menyempurnakan karakternya” Ayo sama-sama memperbaiki karakter!„

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Pemimpin Redaksi: Zul Effendi, Pemimpin Perusahaan: Irfan Jasri, Wakil Pemimpin Redaksi: Eko Yanche Edrie, Dewan Redaksi : H. Hasril Chaniago (Ketua), Zul Effendi, Eko Yance Edrie, Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Koordinator Liputan: Rudi Antono, Koordinator Liputan Daerah: Syamsu Rizal, Redaktur: Aci Indrawadi, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Perdana Putra, Rahmatul Akbar, Reporter Padang: Gusni Yenti Putri, David Ramadian, Gustedria, Haswandi, Andika Destika Khagen, Ade Budi Kurniati, Suswinda Ningsih, Mice Angelasari, Devi Diani, Defil, Nasrizal, Meidella Syahni Koresponden: Syamsuardi S, Jon Indra, Ridwan (Bukittinggi), Dedi Salim, Trisnaldi (Pariaman/Padang Pariaman), Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert (Payakumbuh/Limapuluh Kota), Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina (Pasaman), Miazuddin, Kasra Scorpi (Agam), Iwan DN, Darwin Danin, Maison (Padang Panjang), Yuldaveri, Emrizal, Aldoys (Tanah Datar), M. Junir, Gusmizar (Pasaman Barat), Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman (Pesisir Selatan), Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago (Kabupaten Solok/Kota Solok), Icol Dianto (Solok Selatan), Alamsyah Halim, Fadilla Jusman (Sawahlunto), Azneldi (Sijunjung), Maryadi, Ferry Maulana (Dharmasraya), Biro Jakarta: Syafruddin Al (Koordinator), Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: Yon Erizon Tim Kerja Usaha: Isbadri Bakri (Koordinator Sirkulasi), Nofriza Zaniyar, Alfarino Ikhsan (Koordinator Promosi), koordinator Iklan : Yunasbi, Tata Letak/Desain: Syafrizal (Koordinator), Nurfandri, Rahmad Doni, Rahmi, David Fernanda, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi Jamal, Keuangan : Bedhendri, Kasir : Desy, TI : Teguh, Pra Cetak : Sawal Marjuni.HRP, Mai Hendri, Syamsul Hidayat, Cetak : Mardianto (Koordinator), Elvin Devino, Afandi, Rudi Kurniawan, Prasetyo, Jecky Jekcson. Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: FC: Rp25.000/mm kolom, Produk BW: Rp 10.000/mmkolom, Spot Colour: Rp20.000/mmkolom, Display: Rp 10.000/mmkolom, Sosial BW: Rp 8.000/mmkolom, Sosial FC: Rp 15.000/mmkolom, Iklan Mini(Max 1kolom X50mm) Rp 100.000/1 kali muat, Iklan Baris: Rp 10.000/baris Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


SUMBAR 7

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

LINGKAR

PROYEK IRIGASI TAK RAMPUNG

CV Yadin Karya Diblacklist

Kepala Lapas Pasbar Diganti SIMPANG AMPEK, HALUAN — Yasni Santoso resmi menjadi Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas II B Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat. Yasni menggantikan kepala sebelumnya, Sudirwan, yang pindah ke LP Sijunjung. “Mudah-mudahan dengan kepala baru ini bisa mendorong pembangunan Pasaman Barat ke depan. Kepada kepala lapas yang lama, kami ucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama bertugas di Pasaman Barat. Mudah-mudahan di tempat yang baru dapat berbuat lebih baik lagi,” kata Wakil Bupati Pasaman Barat, Syahrul Dt Marajo saat serah terima jabatan di Padang Tujuah, Selasa (3/1). Menurutnya, Kalapas yang baru memiliki tugas berat untuk menyelesaikan permasalahan lahan yang ada di lokasi Lapas tersebut. Saat ini, ninik mamak pemilik ulayat sudah membuka jalan dalam penyelesaian lahan yang ada. Untuk itu, diharapkan kepada Kalapas baru dapat menyikapinya. Wali Nagari Aua Kuniang, Mansurdin pada kesempatan itu berharap Kalapas yang baru bisa meneruskan upaya dari Kalapas yang lama untuk menyelesaikan masalah yang terjadi selama ini, terutama persoalan lahan yang ada. Kepala Lapas yang lama, Sudirwan mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait yang telah membantunya selama bertugas di Pasaman Barat. Yasni Santoso pindahan dari LP Kelas II A Bengkulu yang menjabat sebagai Kasi Kegiatan Kerja. (h/nir)

AGAM, HALUAN — CV Yadin Karya milik Del, warga Balai Gurah, Kabupaten Agam, terpaksa di blacklist Dinas PU Agam. Penyebabnya, pengerjaan proyek irigasi di Nagari Salo, Kecamatan Baso, tidak rampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Akibatnya, pemilik CV Yadin Karya, Del, terpaksa membayar

denda sebesar Rp32 juta dan harus disetorkan ke kas negara paling lambat 14 hari setelah diputus kontrak. “Ya pengerjaan proyek irigasi di Nagari Salo, Baso, yang dikerjakan CV Yadin Karya kita putus kontraknya, karena tidak bisa selesai sesuai jadwal. CV itu harus membayar denda Rp32 juta

dan harus di blacklist. CV itu telah kita blacklist sejak tanggal 20 Desember 2011 lalu,” kata Kasi Pengairan Dinas PU Agam Atrison kepada Haluan, Selasa (3/1). Sementara Direktur CV Yadin Karya, Del, yang dihubungi Haluan membenarkan, CV nya telah di blacklist Dinas PU Agam dan harus membayar denda, karena

tidak mampu menyelesaikan proyek irigasi di Nagari Salo dengan anggaran dari APBD Kabupaten Agam sebesar Rp500 juta lebih. “Ya semua itu resiko yang harus saya alami sebagai kontraktor,” katanya polos. Menjawab Haluan, apa sebab terbengkalainya proyek irigasi di Salo itu, kata Del, air Batang

BENNY UTAMA SIDAK

Satu SKPD Kosong Saat Jam Dinas LB SIKAPING, HALUAN — Sebagai rangkaian terakhir dari fase fit and proper test pejabat eselon Pemkab Pasaman, Bupati Pasaman Benny Utama, Selasa (3/1) melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah dinas terkait.

Upayakan Raih Kinerja Terbaik LB SIKAPING, HALUAN — Bupati Pasaman Benny Utama saat membacakan amanat Menteri Agama RI Suryadharma Ali, dalam upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke66 Kementerian Agama Republik Indonesia, Selasa (3/1) menyebutkan, jajaran Kementerian Agama harus senantiasa berupaya meraih kinerja dan reputasi terbaik serta menciptakan aparatur yang berakhlak dan berintegritas tinggi. Dikatakan, berbagai isu keagamaan aktual di masyarakat belakangan ini, mengharuskan aparatur Kementerian Agama bekerja lebih optimal dalam melakukan pengaturan, bimbingan, pelayanan dan pengawasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Kementerian Agama. Oleh karena itu, kualitas dan kinerja aparatur Kementerian Agama tidak boleh tertinggal dibanding lembaga lain. Lebih lanjut disebutkan Benny Utama, aparatur Kementerian Agama harus dapat mengimplementasikan nilai-nilai keikhlasan dalam sikap, perbuatan, kepemimpinan dan setiap keputusan yang diambil. Dikatakan juga, dalam bidang kehidupan beragama, masih terdapat tantangan yang besar, yaitu masih adanya jarak antara agama dan perilaku umatnya, serta masih rendahnya tingkat pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran agama pada sebagian masyarakat. Tantangan lain, belum optimalnya sumber daya keagamaan, serta belum meratanya akses umat beragama terhadap sarana dan prasarana pelayanan keagamaan. Peringatan HAB Kementerian Agama RI ke-66 tahun ini di Pasaman juga dibarengi dengan sejumlah kegiatan dan lomba. Diantaranya, gerak jalan santai, melibatkan seluruh masyarakat. Selain itu sebagai bukti kepedulian terhadap pendidikan, juga di)serahkan beasiswa bagi siswa berprestasi. (h/wel/tos)

Bupati Pasaman Benny Utama melakukan sidak ke sejumlah SKPD di Pasaman. Hasilnya, satu SKPD kedapatan kosong. ATOS INDRIA

SAWAHLUNTO

PAN Buka Diri Bagi Calon Kepala Daerah SAWAHLUNTO, HALUAN — DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Sawahlunto menyatakan membuka diri bagi siapa saja yang berminat untuk tampil sebagai calon pemimpin Sawahlunto periode 2013 – 2018 mendatang. Dengan catatan, yang bersangkutan harus memiliki komitmen yang kuat untuk membangun Sawahlunto. Dengan komitmen tersebut, calon juga diharapkan memiliki visi yang sama dengan partai berlambang matahari tersebut. Hingga saat ini, PAN belum menentukan siapa yang akan diusung. “PAN merupakan partai yang terbuka, dan membuka diri bagi siapa saja, khususnya bagi mereka yang berminat untuk menjadi calon pemimpin Sawahlunto periode mendatang,” ujar Ketua DPD PAN Sawahlunto, Deri Asta, Selasa (3/ 1). Deri dengan tegas mempersilahkan para calon untuk berkonsultasi ataupun melakukan komunikasi politik dengan partai yang saat ini memiliki 10 persen suara atau perwakilan di

Hasilnya, beberapa pegawai negeri yang ada dinas tersebut, khususnya pejabat yang bereselon, ternyata banyak yang tidak hadir. Bahkan pada satu dinas, bupati menemukan kenyataan tidak satupun pegawainya yang berada di tempat disaat jam kerja, termasuk kepala dinasnya sendiri. Tak ayal, kenyataan itu membuat geram Bupati Pasaman. Pasalnya, saat mereka harus memberikan pelayanan kepada masyarakat, para pegawai dan pejabat yang diberikan amanah justru tidak tampak batang hidungnya. Tentu saja hal itu menjadi catatan bagi Benny Utama untuk mencopot alias menonjobkan pejabat yang kedapatan tidak hadir saat jam dinas tersebut. Kepada Haluan, Benny Utama menyebutkan, sangat riskan sekali di saat masyarakat butuh pelayanan, pejabatnya justru tidak ada di kantor. Bahkan yang sangat fatal sekali, ada satu dinas yang tidak ada pegawai sama sekali. “Ini sudah keterlaluan sekali. Masak tidak ada satupun pegawai yang berada di kantor, saat jam dinas,” tukuk Benny Utama Dari sidak Selasa (3/1)

gedung dewan ‘Kota Arang’ tersebut. dalam pemilihan kepala daerah pada “Sampai saat ini, PAN masih pertengahan 2013 mendatang. kosong. Partai sama sekali belum Tidak berbeda jauh dengan Deri menentukan siapa yang akan diusung Asta dan Epi Kusnadi, Ketua Majelis atau didukung. Kalau memang ada Pertimbangan Partai PAN Sawahlunto, suara-suara mendapat dukungan dari Nurman Intan Batuah mengatakan, PAN, itu mungkin baru sebatas bacaan hingga saat ini PAN masih partai terbuka yang membuka diri politik saja,” ujar Deri. Sekretaris DPD PAN bagi siapa saja. “Tentu, Sawahlunto Epi Kusnadi syaratnya memiliki komitmen secara terpisah mengatakan, untuk membangun dan bersedia mengembangkan PAN akan melakukan penpartai jika terpilih nantinya. jaringan terhadap calon PAN tidak membatasi seyang akan diusung ataupun yang akan didukung, batas kader atau simpatisan pada pertengahan tahun untuk maju. Masyarakat umum pun memiliki ke2012 ini. Namun, sebeDERI ASTA sempatan yang sama,” lumnya, internal partai akan terang Nurman. melakukan survey, untuk melihat langsung aspirasi masyarakat siapa Nurman juga menilai, jika ada tokoh yang mendapatkan dukungan yang berkeinginan membangun terbesar untuk melanjutkan kepemimpinan Sawahlunto, dengan maju dalam Pilkada 2013 mendatang, tentu saat ini. Untuk calon yang berminat, Epi hendaknya memulai sosialisasi sejak memastikan tidak akan ada pungutan dini. Jangan sampai, keterbatasan atau bayaran bagi bakal calon yang waktu nantinya, menjadi kendala ingin mendapatkan dukungan dari untuk tampil sebagai pemimpin yang PAN Sawahlunto, untuk bertarung dipilih masyarakat. (h/dil)

Dharmasraya Peringati HAB Kemenag DHARMASRAYA, HALUAN — Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-66 tingkat Kabupaten Dharmasraya, di-

tandai dengan upacara penaikan bendera merah putih dengan

Silasiah Salo, selalu besar akibat curah hujan sangat tinggi sepanjang November dan Desember 2011 lalu. “Jadi akibat besarnya tumpahan air Batang Silasiah, pengerjaan sulit dilakukan. Karena itu saya minta putus kontrak ke Dinas PU Agam, karena saya yakin tidak akan selesai sesuai jadwal,” terang Del. (h/jon)

inspektur upacara Wakil Bupati Dharmasraya H.Syafruddin R. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Muspida, Kepala SKPD, Camat, Karyawan Kemenag, Dharmawanita Kemenag, Guru-guru di lingkungan Kemenag serta para siswasiswi madrasah, berlangsung Selasa (3/12), di lapangan Kantor Kemenag Pulau Punjung. Wabup Syafruddin R yang membacakan pidato Menteri Agama RI Surya Dharma Ali, yang mengingatkan seluruh jajaran Kemenag agar dapat menjalankan

tugasnya dengan ikhlas dan jujur sesuai dengan motto Kemenag serta mentaati peraturan. Seluruh jajaran Kemenag diharapkan dapat melayani masyarakat dengan baik. Berdirinya Kemenag 66 tahun lalu merupakan tonggak sejarah bagi Kemenag. Kepala Kemenag Dharmasraya H. Afrizal, kepada Haluan seusai upacara menuturkan bahwa untuk tahun ini peringatan HAB berbeda dari tahun lalu. Biasanya upacara dilaksanakan di halaman kantor Bupati Dharmasraya. Namun kali

Dibutuhkan SEGERA 1. MANAGER CETAK 2. TEKNISI MESIN CETAK

ini justru digelar di halaman Kantor Kemenag. Sebelumnya peringatan HAB juga sudah dimeriahkan dengan berbagai lomba, baik antar sekolah maupun para pegawai di lingkungan Kemenag. Untuk lomba wilayah III yang terdiri dari lima kabupaten/kota, Kabupaten Dharmasraya meraih juara umum dengan memboyong lima trophy juara satu dan dua trophy juara dua. Susai upacara, dilaksanakan pembagian hadiah hasil lomba dalam rangka HAB serta pemotongan kue oleh Wabup Syafruddin R. (h/mdi)

nggak sempat baca

Bagi memenuhi syarat diatas kirimkan lamaran, cv, pasphoto 4x6 terbaru Anda ke :

HRD Harian Umum HALUAN Padang Komplek Bandara Tabing Jl. Hamka Padang

PENGOBATAN

ORIENTAL MEDICINE BP. DR.TM. MUHAMMAD,NSR,HS

ALAMAT PRAKTEK: Jl. Pasar Baru II No. 49 A RT.02 RW.II Kel. Kampung Jao Kec. Padang Barat-padang ( Jl. Ratulangi +50M dari Radio Arbes FM)

MENGOBATI SEGALA MACAM JENIS PENYAKIT LUAR DALAM, BARU LAMA MAUPUN KRONIS Kami mengobati segala macam/jenis penyakit dengan menggunakan bantuan terapi Timur-Barat dan Ramuan Obat Alami yang telah dipakai hampir seluruh bangsa di dunia. Bahkan kini telah diuji oleh pakar/Ahli secara klinis terbukti aman,ampuh, manjur mujarab serta tidak menimbulkan efek samping sama sekali!!!!. Anda menderita penyakit yang tertulis di daftar atau tidak disini segeralah ke alamat kami !!! Isyaallah kami siap membantu dan menunggu kedatangan Anda. Kulit muka anda keriput ???Kami juga menyediakan ramuan kecantikan (Obat Awet Muda) Air muka anda bisa terlihat lebih muda puluhan tahun dari usia sebenarnya. Kami juga kerjasama dengan Prof. DR. Hembing Wijaya Kusuma dan Prof. DR. Nurdin Ibrahim dalam meramu (meracik)

UNTUK UMUM AWET MUDA LUMPUH/STROKE KURAP PANU BELUM PUNYA ANAK DARAH KOTOR KENCING MANIS LEKEUMINIA TUMOR/KANKER ALERGI GONDOK/POLIP GANGGUAN SARAF HERNIA/T.BOROK STRESS/GELISAH MAAG/ULU HATI TELAPAK KAKI TANGAN BAU BADAN/MULUT BERKERINGAT JERAWAT/BISUL KANKER PAYUDARA MATA KATARAK/RABUN

HUB: HP 081374058709 VARISES/A. URAT PLEK HITAM DI WAJAH SEX DINGIN LK/PR AYAN/EPILEPSI KULIT BELANG PILEK MENAHUN INGIN GEMUK/LANGSING AMBIEN/WASIR SAKIT GIGI K.BATU/GINJAL

ASTHMA/S.NAFAS TBC BATUK DARAH SYPILIS/R.SINGA RHEUMATIK/ENCOK LIVER/S.KUNING DARAH T/RENDAH AMANDEL JANTUNG KORONER EXIM/GATAL-GATAL BATUK DARAH

PARU BOCOR TELINGA BERAIR TELINGA BERNANAH LEPRA/KUSTA KEPALA SAKIT SUSAH TIDUR DIARE/DISENTRI SEMBELIT/SINUSITUS MIMISAN DLL

Ingat!!! Jangan salah pilih, pengobat alternative Oriental Medicine, kalau ragu-ragu boleh dicoba-coba dulu, kalau berkhasiat baru berobat. Biaya obata hanya Rp. 1000,- semacam obat untuk sekali minimum!!!(Paling Mahal Dari Rp 5.000,- sampai Rp. 15.000,- Perhari minum obat) Pemeriksaan dan konsultasi di kenakan biaya Rp. 20.000,- atau boleh juga semampu anda kecuali Khusus pria/wanita dan penyakit parah/kronis lainya tapi boleh juga nego-

Kami adalah perusahaan media ternama, sedang mencari karyawan yang profesional dan mau bekerja keras. = Selection Criteria : 1. Pria minimal SLTA / SMK Diutamakan berlatar belakang Grafika. (Point 1,2) 2. Umur Maximum 40 tahun (Point 1,2) 3. Pengalaman di bidang percetakan minimal tiga tahun (Point 1,2) 4. Komunikatif dan memiliki kepribadian yang baik (Point 1,2) 5. Bersedia bekerja berdasarkan target dan mampu bekerja dalam tekanan (Point 1,2) 6. Leadership yang kuat dan tegas (Point 1) 7. Disiplin, Rajin dan mampu bekerjasama secara team (Point 1,2) 8. Menguasai tentang percetakan Surat Kabar, buku, majalah, brosur dan lain-lain (Point 1) 9. Menguasai estimasi / kalkulasi percetakan, proses cetak offset / digital printing sampai finishing (Point 1) 10. Mengerti dan mampu memonitor kwalitas cetakan (Point 1) 11. Mengerti dan memahami tentang bahan baku / material cetakan (Point 1)

BUKA TIAP HARI Jam 08.00-22.00 WIB HARI MINGGU/BESAR TETAP BUKA Hp. 081374058709 atau sms aja Pasti dibalas

kemarin, Bupati Pasaman yang mengikut sertakan sejumlah wartawan dan Satpol-PP, tampak tidak pandang bulu. Siapapun PNS yang tidak hadir pada hari itu, daftar hadir diambil langsung oleh bupati sendiri. Dikatakan Benny Utama, sidak yang dilakukan adalah rangkaian dari upaya perampingan SOTK. Dalam waktu dekat, sebanyak 83 pejabat ber eselon akan terhapuskan. Karena itu, Benny ingin melihat langsung apa saja kerja anak buahnya. Dan hasil sidak jelas merupakan bagian dari penilaian yang tengah ia lakukan. “Tentunya ini sesuai dengan hasil penilaian yang dilakukan oleh tim penilai dari UI dan UNP. Ternyata sangat cocok dengan hasilnya. Dan sidak ini ibarat kita melakukan cek fisik,” imbuh Benny Utama lagi. Hal yang menjadi kegeraman Benny Utama, pejabat struktural, contohnya kepala dinas, yang sudah diberikan tunjangan daerah dan tunjangan jabatan yang besarnya Rp4 juta dan diterima setiap bulan, namun kinerjanya ternyata tidak sesuai dengan tugas yang diamanahkan. Faktanya, disaat jam dinas, banyak diantaranya yang mangkir. Bahkan yang sangat disesali Benny, bawahannya dan staf tidak tahu kemana sang kepala dinas pergi. “Jadi tidak perlu disesali nanti, andai yang bersangkutan tidak masuk dalam nominator kepala dinas atau badan untuk pejabat eselon II. Ini sudah fakta. Rekan-rekan silahkan untuk menulisnya di koran,” ujar Benny Utama lagi. Dari sejumlah SKPD yang disidak, 5 kepala SKPD diantaranya tidak ada di tempat. sementara 7 SKPD beruntung karena kepala SKPD nya berada di tempat. Berkemungkinan sidak yang dilakukan sudah terendus atau bocor. Dalam sidak itu, Benny juga memberikan apresiasi untuk PNS yang disiplin. (h/tos)

KHUSUS PRIA

Impoten/lemah syahwat (syahwat mati bisa hidup kembali) memperbesar zakar/alat vital, mani encer, dll) semua penyakit lama, parah, kronis, menahun

klik kami di www.harianhaluan.com

KHUSUS WANITA

Memperbesar/memperindah Payudara, merapatkan vagina, (bisa seperti perawan lagi) Pektay, keputihan, terlambat bulan, dll. Semua penyakit lama, parah, kronis, menahun

Sebenarnya separah apapun penyakit yang kita derita ada obatnya, sebab zat yang menurunkan penyakit juga menurunkan obatnya. Hanya kita sajalah tempatnya lalai dan lemah, tidak yakin, malas berobatg, ragu-ragu,, tidak sabar ingin cepat-cepat sembuh dan lainya. Lihat dan bacalah sejarah dari mulai manusia pertama diciptakan sampai dengan setengah dan satu abad yang lalu. Penduduk seluruh dunia belum mengenal obatobat campuran kimia, tapi selalu menggunakan obat-obat ramuan alami. Orang sehat-sehat, kuat-kuat, panjang umur dan tak pernah terdengar penyakit yang tak bisa tertolong lagi. Cobalah lihat sekarang ini obat dan peralatanya canggih lagi modern. Ada yang salah bedah. Maal praktek, ada penyakit yang divonis tak ada obatnya lagi. Ada pasian yang diramal disini hidupnya beberapa hari lagi dan tidak ada manfaatnya dicerita panjuang lebar sendiri. Nah! Pastikan jangan tunda lagi mari kembali keramuan obat alami segeralah ke alamat kami sebelum terlambat!!! Kami siap menolong anda dengan ramuan asli kami!!! Yang namanya pengobatan alternative dan mengaku-ngaku menggunakan obat ramuan saat ini sangatlah banyak dan mungkin cukuplah mebingungkan kita semua. Ada yang menawarkan cukup sekali berobat penyalitnya langsung sembuh beberapa hari lantas angkat kaki ada yang ambil uang ratusan dan jutaan. Ada yang bikin nama aneh-aneh dan masih ada trik-trik dan lainya. Hanya untuk mengeruk keuntungan mereka semata bahkan mungkin dengan ulah merekalha dimata anda sangat terpuruk citra pengobatan ramuan alami saat ini. ingat jangan samakan pengobatan Oriental Medicine dengan lainya kami juga sediakan obat ramu dan racik sendiri. Ramuan-ramuan langsung bisa dibawa pulang. Ngomong-ngomong soal obat ramuan alami pasti biayanya sangatlah murah. Kami tidak asal tulis murah. Buktikanlah ke alamat kami!!!konsultasi dan Tanya-tanya dulu!!!Cuma Pemeriksaan saja dikenakan biaya Rp 20.000 (sepuluh ribu rupiah)

Insya Allah kami juga menobati penyakit non fisik (batin) digunaguna santet. Usaha macet, jodoh, pemanis, mental ada gangguan akibat obat-obat terlarang. Ingin rumah tangga rukun anak-anak cepat cerdas dan lainya.

Alamat sangatlah mudah semua buskota/semua kendaraan yang melewati Jl. Ratulangi +50 m dari Radio Arbes FM. Lihat Plang pengobatan Oriental Medicine. Minta Turun di Jl. Pasar baru

PRAKTEK BERIZIN, MENETAP DAN TIDAK TUTUP-TUTUP LAGI, CATATLAH ALAMAT INI BAIK-BAIK, KAPAN-KAPAN PERLU BISA DIPERGUNAKAN


8 LUAR NEGERI NOTES

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

IRAN VS AS

Terancam Perang Terbuka TEHERAN , HALUANTahun 2012 bakal menjadi tahun yang panas bagi hubungan Amerika Serikat dan Iran.

ISSAC NEWTON 4 Januari 1643-Ahli fisika Sir Isaac Newton FRS dilahirkan di Woolsthorpeby-Colsterworth, Lincolnshire. Newton adalah adalah seorang fisikawan, matematikawan, ahli astronomi, filsuf alam, alkimiawan, dan teolog yang berasal dari Inggris. Ia merupakan pengikut aliran heliosentris dan ilmuwan yang sangat berpengaruh sepanjang sejarah, bahkan dikatakan sebagai bapak ilmu fisika klasik. Karya bukunya Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica yang diterbitkan pada tahun 1687 dianggap sebagai buku paling berpengaruh sepanjang sejarah sains. Buku ini meletakkan dasar-dasar mekanika klasik. Dalam karyanya ini, Newton menjabarkan hukum gravitasi dan tiga hukum gerak yang mendominasi pandangan sains mengenai alam semesta selama tiga abad. Newton berhasil menunjukkan bahwa gerak benda di Bumi dan benda-benda luar angkasa lainnya diatur oleh sekumpulan hukum-hukum alam yang sama. Ia membuktikannya dengan menunjukkan konsistensi antara hukum gerak planet Kepler dengan teori gravitasinya. Sampai sekarang pun Newton masih sangat berpengaruh di kalangan i lmuwan dunia.Issac Newton meninggal pada 31 Maret 1727 dalam usia 84 tahun. (dn/wk)

Peluru Meriam Dikira Besi Loak HANOI, HALUAN — Perang Vietnam memang sudah berlalu lebih dari 30 tahun silam, tetapi sisa-sisa peninggalannya ternyata masih mematikan. Sebuah peluru meriam yang dikira sudah tidak aktif meledak di Provinsi Binh Thuan, Vietnam, Senin, sehingga menewaskan dua orang dan melukai dua lainnya. Demikian diungkapkan perwira kepolisian Vietnam, Nguyen Thanh Hoai, Selasa (3/1). Menurut Nguyen, insiden tersebut terjadi saat seorang pria membelah peluru meriam itu untuk dijual sebagai besi loak di pinggir jalan raya di distrik Ham Thuan Bac, Binh Thuan, Senin pagi sekitar pukul 09.00. Tanpa diduga, peluru itu ternyata masih aktif dan langsung meledak. Pria pedagang besi loak itu tewas seketika, tubuhnya terlempar 17 meter dari titik ledakan. Satu orang lagi, pengendara sepeda motor yang sedang melintas di tempat tersebut, ikut tewas terkena serpihan peluru, sementara pemboncengnya luka-luka. Pecahan peluru juga melukai seseorang di dalam truk tanki yang sedang melintas dan memecahkan kaca bus. (kcm)

Indonesia Raih Best Costum Award KUALALUMPUR, HALUAN — Indonesia meraih penghargaan “best national costum” dalam ajang final Miss Tourism International (MTI) ke-15 2011 di Kualalumpur, Sabtu malam. General Manajer El John Pageants, Vera Damayanti di sela acara tersebut mengatakan, Indonesia yang diwakili Putri Pariwisata Indonesia 2011, Melissa Putri Latar, mengenakan kostum bernuansa adat Sumatera Selatan. “Costum didesain perancang busana Deny Malik dan Febry Collection,” kata Vera. Dalam ajang final MTI 2011 itu, Melissa sempat masuk dalam lima besar kategori “best talent show” bersama Australia, China, Zimbabwe, dan Mongolia. Wakil dari Australia (Myffanwy Scadden) membawakan tarian balet, wakil China (Zhu Zhu) memainkan alat musik gesek tradisional), wakil Zimbabwe (Nadia Glori) membawakan tari tradisional. Wakil dari Mongolia (Pangmadulam Sukhbaatar) menyanyikan lagu Monogolia, sementara Melissa membawakan tari paduan Bali dan Jawa Barat. (ant)

Tiga orang pekerja memasang lampion berbentuk naga untuk festival lampion dalam rangka Tahun Baru China di Suining, provinsi Sichuan, Senin (2/1). Tahun Baru Imlek, atau Festival Musim Semi, akan dimulai pada 23 Januari yang menandakan masuknya Tahun Naga. REUTERS

Palestina dan Israel Duduk Semeja JERUSALEM, HALUAN — Para perunding Palestina dan Israel dijadwalkan bertemu pekan ini, setelah lebih dari satu tahun kebuntuan dalam proses perdamaian. Tapi kedua pihak meremehkan prospek bagi dilanjutkannya pembicaraan. Yitzhak Molcho dari Israel dan perunding Palestina Saeb Erakatduduk satu meja dalam pertemuan bertemu ,Selasa (3/1), di Jordania bersama utusan dari Kuartet penengah perdamaian Timur Tengah Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia dan PBB. “Ini bertujuan mencapai dasar bersama guna melanjutkan

pembicaraan langsung dan mencapai kesepakatan perdamaian PalestinaIsrael ... paling lambat pada akhir 2012,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri di Amman,Mohammad al-Kayed sebagaimana dikutip kantor berita resmi Jordania, Petra. “Penting bagi kedua pihak untuk memanfaatkan kesempatan baik ini,” kata Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton di dalam satu pernyataan yang disiarkan di Washington. Perundingan macet pada akhir 2010, setelah Israel menolak untuk memperbarui pembekuan sebagian kegiatan permukiman Yahudi di

wilayah pendudukan Tepi Barat Sungai Jordan sebagaimana dituntut oleh pihak Palestina. Palestina menyatakan mereka tak bisa mengadakan pembicaraan sementara Israel memperkokoh cengkeramannya atas tanah tempat, bersama dengan Jalur Gaza, mereka bermaksud mendirikan negara. Israel menyatakan upaya untuk mewujudkan perdamaian tak boleh berisi praysarat. Israel dan Palestina dijadwalkan bertemu secara bilateral serta dengan Kuartet Internasional di ibu Kota Jordania, Amman, kata Kayed dan Hillary. (ant)

Muslimah Inggris Raih Penghargaan LONDON, HALUAN — Seorang wartawan keturunan Pakistan masuk dalam daftar perempuan yang mendapat gelar kehormatan dari Kerajaan Inggris, yakni Order of British Empire (OBE). Gelar itu ia dapatkan muslimah Inggris ini berkat usahanya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan Muslim. Durdana Ansari, demikian nama wartawan itu, mengaku sempat terkejut saat namanya tertera dalam daftar yang akan mendapat gelar kehormatan dari Ratu Inggris, Elizabeth II. “Aku benarbenar terkejut. Aku tidak pernah membayangkan akan menerima peng-

hargaan ini. Aku begitu bahagia. Aku memang senang membantu perempuan Muslim untuk mendapatkan haknya memperoleh pendidikan yang layak,” kata dia seperti dikutip uxbridgegazette.co.uk, Selasa (3/1). Selama 22 tahun, ibu empat anak ini telah bekerja sebagai produser dalam program dunia BBC. Selanjutnya, ia bekerja untuk proyek perintis untuk etnis minoritas perempuan Muslim. Pada lembaga itu, ia membantu ribuan perempuan Muslim belajar bahasa Inggris dasar dan kemampuan informasi teknologi

(IT). “Aku pikir, perempuan membutuhkan pendidikan demi anak-anak mereka. Sementara, mereka sulit untuk keluar rumah. Jadi, aku ingin membantu mereka,” ungkapnya. Berkat kerja kerasnya, Durdana sempat mewawancarai tokoh-tokoh ternama di Inggris seperti perdana menteri. “Aku hanya menggunakan kesempatan yang ada,” kata dia. Lama di Hammaersmit, ia pun memutuskan pindah ke Rusilip. Di tempat tinggal barunya, ia banyak menjalankan kegiatan amal. Ia menjadi sukarelawan Rumah Sakit Kanker Imran Khan. (rep)

Pakistan-India Tukaran Data Nuklir ISLAMABAD, HALUAN — Pihak berwenang Pakistan dan India bertukar daftar instalasi dan fasilitas nuklir, Senin waktu setempat. Pertukaran tahunan itu berlangsung pada 1 Januari setiap tahun di bawah perjanjian yang ditandatangani pada tahun 1988 ketika mereka melakukan kesepakatan untuk tidak menyerang fasilitas nuklir masing-masing. Perjanjian tentang Larangan Serangan terhadap Instalasi dan Fasilitas Nuklir itu mulai berlaku pada Januari 1991. Daftar tersebut akan diserahkan kepada komisi tinggi Pakistan dan India di Islamabad dan New Delhi. Pertukaran pertama terjadi pada 1 Januari 1992 dan pertukaran 2012 akan menjadi pertukaran daftar ke21 berturut-turut antara kedua negara bertetangga. Pakistan dan India saling balas melakukan uji coba nuklir pada tahun 1998. Kedua negara secara de facto menguasai senjata nuklir. India melakukan uji coba nuklir pertama pada 1974, diikuti oleh lebih lima uji coba berikutnya pada ta-

hun 1998. Pakistan melakukan uji coba nuklir enam pada tahun 1998. Baik India maupun Pakistan

adalah penandatangan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT). India menganggap NPT diskriminatif sementara Pakistan telah mengindikasikan bahwa mereka tidak akan bergabung dengan perjanjian internasional itu sampai tetangganya, India melakukannya. Pada 2004 mereka meluncurkan proses perdamaian, yang terhenti setelah serangan teror Mumbai pada 2008, dengan New Delhi menekan Islamabad berbuat lebih banyak

untuk menghukum mereka yang bertanggung jawab atas pembantaian dan menindak kelompok-kelompok anti-India. Para pejabat senior Pakistan dan India menyimpulkan dua hari pembicaraan nuklir konvensional dan Membangun Keyakinan-Tindakan (CBMs) di Islamabad pada 27 Desember 2011. Ini adalah pertemuan pertama Kelompok Kerja Bersama CBMs nuklir dan konvensional pada lebih dari empat tahun, yang diadakan dalam “suasana ramah dan konstruktif”. Kedua pihak sepakat untuk merekomendasikan kepada Sekretaris Luar Negeri mereka untuk memperpanjang validitas Perjanjian Pengurangan Risiko dari Kecelakaan Berkaitan dengan Senjata Nuklir selama lima tahun. Kelompok-kelompok pakar kedua pihak terakhir bertemu di New Delhi pada Oktober 2007. India dan Pakistan kembali memasuki proses dialog mereka pada Februari 2011 setelah lebih dari dua tahun terhenti setelah serang

Tidak tertutup kemungkinan akan meletus perang terbuka menyusul kian mendekatnya Kapal Induk AL AS USS John C.Stennis yang memasuki Selat Hormuz melalui satu zona di mana angkatan laut Iran sedang melakukan latihan perang. Komandan Angkatan Bersenjata Iran Brigjen Ataollah Salehi, Selasa (3/1) mengeluarkan ultimatum bahwa satu kapal induk Amerika Serikat yang digelar di Timur Tengah harus “kembali” ke pangkalannya di Teluk Persia. Anacaman ini membuat suasana semangkin tegang.”Kami menganjurkan dan menegaskan bahwa kapal perang ini jangan kembali ke bekas pangkalannya di Teluk Persia,” kata Brigjen Ataollah Salehi kepada wartawan, yang dikutip laman internet angkatan bersenjata. “Kami tidak berniat untuk mengulangi peringatan kami, dan kami hanya memberikan peringatan satu kali,” katanya lagi. Peringatan itu dikeluarkan hanya satu hari setelah angkatan laut Iran menyelesaikan latihan perang 10 hari di jalur masuk ke Teluk dengan uji coba penembakan tiga rudal yang dirancang untuk menenggelamkan kapal-kapal selam. Kapal induk itu yang dikemukakan Salehi itu adalah USS John C.Stennis, salah satu dari kapal-kapal perang terbesar angkatan laut AS. Kapal itu pekan lalu memasuki Selat Hormuz menuju arah timur Teluk Oman dan melalui satu zona di

mana angkatan laut Iran sedang melakukan latihan perang. Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengatakan perjalanan itu adalah “rutin”. AS paling tidak menggelar satu kapal induk di atau dekat Teluk pada setiap saat, rotasi selama bberapa minggu atau bulan. AS mempertahankan pangkalan Armada kelimanya di negara Bahrain. Tidak segera diketahui apakah kapal induk USS C. Stennis itu menurut rencana akan kembali ke Teluk itu atau akan digantikan oleh salah satu dari 11 kapal induk AS. Kapal induk itu meninggalkan pangkalannya di negara bagian Washingtin barat akhir Juli tahun lalu untuk penggelaran tujuh bulan yang termasuk operasi-operasi di Teluk,kata laman-laman internet angkatan laut AS. Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz jika pihaknya diserang atau jika negara-negara Barat menjatuhkan sanksi terhadao ekspor minyaknya. Sekitar 20 persen minyak dunia dikirim melalui selat itu. AS memperingatkan pihaknya tidak akan menoleransi penutupan selat yang strategis itu. Ketegangan-ketegangan semakin meningkat setelah kepalastaf angkatanbersenjataJendral Jassan Firouzabadi mengumumkan bahwa Pengawal Revolusi Iran, yang divisi maritimnya menangani operasieperasi militer di selat itu dan Teluk Persia akan segera melakukan manuver-manuver mereka sendiri di daerah itu. Manuver-manuver itu adalah bagian dari program angkatan laut Iran dan Pengawal Revoslui yang diselenggarakan setiap tahun untuk meningkatkan kesiapan kemampuan angkatan laut Pegawal Revolusi,” kata Firouzabadi yang dikutip kantor berita Fars. (dn/afp/ant)

JELANG VONIS KASUS SODOMI

Malaysia Siaga Satu KUALA LUMPUR, HALUAN — Kepolisian Malaysia mewaspadai kemungkinan terjadinya kerusuhan saat pembacaan putusan kasus dugaan sodomi Anwar Ibrahim yang dijadwalkan digelar pekan depan. K e p a l a Kepolisian Kuala L u m p u r , Mohammad S a l e h , mengatakan pihaknya sudah menerima 168 surat keluhan dari berbagai penjuru negeri dari para pengusaha, politisi dan warga biasa. Surat tersebut berisi kekhawatiran bahwa aksi unjuk rasa itu akan mengganggu kenyamanan masyarakat. “Jika aksi unjuk rasa tetap dilanjutkan maka polisi akan mengambil langkah tegas sesuai undangundang yang berlaku,” kata Saleh, Selasa. Menanggapi ancaman polisi itu, Deputi Presiden Partai Keadilan Rakyat, Azmin Ali, menegaskan kelompok oposisi tak akan membatalkan aksi unjuk rasa. “Kelompok oposisi ingin menyampaikan pesan bahwa pemerintah bisa melakukan apa pun. Namun, pemerintah tidak akan bisa melemahkan perjuangan kami meruntuhkan tirani dan penindasan,” kata Azmin. Selain ancaman unjuk rasa besar-besaran di Kuala Lumpur, Anwar Ibrahim dijadwalkan akan mengunjungi seluruh Malaysia

untuk menyapa pendukungnya yang menggelar unjuk rasa di delapan negara bagian. Sebelumnya, Aliansi Oposisi Malaysia menegaskan akan mengerahkan 100.000 orang

untuk berunjuk rasa di luar Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur saat pembacaan putusan kasus dugaan sodomi Anwar Ibrahim. Pernyataan ini membuat kepolisian Malaysia mewaspadai kemungkinan terjadinya kerusuhan jika Anwar Ibrahim dinyatakan terbukti menyodomi mantan ajudan prianya. Jika terbukti melakukan sodomi, Anwar yang pernah menjadi Deputi Perdana Menteri di masa pemerintahan Mahathir Muhammad itu terancam hukuman penjara 20 tahun. Jika harus menjalani hukuman penjara, maka Anwar akan kesulitan mempertahankan kursinya di parlemen dalam pemilihan umum yang akan digelar tahun ini. Namun, Perdana Menteri Najib Razak membantah tuduhan Anwar yang mengatakan pemerintah menggunakan isu sodomi untuk menjegal kelompok oposisi. (rep)

Krisis Zona Euro Bisa Berkepanjangan LONDON, HALUAN- Nyaris luluh lantak oleh timbunan utang, 17 negara anggota zona euro mestinya mencermati betul catatan kritis Jacques Delors. Menurut sosok yang ikut ambil bagian saat kelahiran zona ini pada 1 Januari 1999 itu, ada kesenjangan antara pusat kekuasaan dalam koordinasi kebijakan ekonomi soal pemberian izin sejumlah anggota meningkatkan utang. Dominasi Jerman dan Perancis, termasuk Inggris yang kukuh mempertahankan pounds-

terling, memang kentara. Lantaran merekalah, Yunani yang acap dianggap menjadi pemicu awal krisis utang mendapat dana talangan 110 miliar euro tahun ini. Tapi, rupanya, krisis tidak berhenti begitu saja di Yunani. Pada urutan berikutnya, perkara rente ini menyeret pula negaranegara anggota seperti Portugal, Italia, dan Irlandia. Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Eropa (OECD) sudah mewanti-wanti pertumbuhan ekonomi di kawasan

tersebut andai krisis makin menjadi-jadi. Setidaknya ada penurunan 0,3 persen pertumbuhan ekonomi kawasan pada 2012 di posisi 1,6 persen. Menggarisbawahi soal koordinasi tersebut, Duta Besar Republik Indonesia Harsha E Joesoef sempat mengisyaratkan kalau koordinasi antarnegara zona euro, sebagaimana kritikan Delors memang terlihat rentan. Dalam pengamatan Harsha misalnya, pemerintah Slowakia terkesan emoh menyetor dana ke Bank Sentral Eropa sebagai

sokongan finansial. “Siapa yang utang? Kok, Slowakia mesti ikut menalangi,” begitu kira-kira petimbangan pemerintah Slowakia sebagaimana ucapan Harsha. Alhasil memang, krisis di zona itu akan cenderung berkepanjangan, bahkan sampai tahun 2011 tutup. Setidaknya, fokus utama zona tersebut tetap mencari formulasi tepat untuk menuntaskan krisis tersebut. Bagi Indonesia kemudian, sebagaimana sudah banyak catatan banyak pihak, krisis di

zona euro perlahan atau cepat akan memberi dampak. Amerika Serikat yang belum pulih dari krisis 2008 serta Eropa saat ini adalah tujuan ekspor mayoritas barang-barang Indonesia. Selagi daya beli konsumen kawasan itu kian melorot, ancaman perlambatan perekonomian di Tanah Air pun makin nyata. Maka, selain perluasan pasar ke kawasan-kawasan baru seperti Timur Tengah dan Afrika, peningkatan konsumsi domestik adalah keniscayaan pada tahun depan. (kcm)


RIAU DAN KEPRI 9

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

Pasar Baru Terkendala Listrik

Jumlah Pendatang Meningkat PEKANBARU, HALUAN — Sepanjang tahun 2011 lalu, jumlah pendatang ke Kota Pekanbaru mencapai 13.048 jiwa. Berdasarkan data yang diperoleh dari Disdukcapil Kota Pekanbaru, jumlah pendatang tahun 2011 tersebut jauh mengalami peningkatan jika dibanding tahun sebelumnya,sepanjang tahun 2011 Jumlah Pendatang baru Kota Pekanbaru sebanyak13.048 jiwa. Sementara, tahun 2010 sebanyak 9.000 jiwa. Dari total pendatang baru tersebut, terbanyak berasal dari Pulau Jawa. Kepala Disdukcapil Pekanbaru, M Noer MBS mengatakan sepanjang tahun 2011, jumlah pendatang baru di Kota Pekanbaru mencapai 13.048 jiwa yang sudah tercatat. Dari 13.048 tersebut, pendatang yang belum memiliki KKP dan KIP atau belum mendaftarkan dirinya ke Disdukcapil masih banyak. "Dari 13.048 jiwa tersebut merupakan jumlah warga yang pendatang yang mendaftarkan diri ke Disdukcapil. Sedangkan, diperkirakan masih banyak yang belum mendaftarkan diri,namun Kami juga tidak dapat memprediksinya," ungkap M Noer kepada Wartawan, Selasa (3/1) kemarin. Para pendatang baru ini tersebut,terdiri dari perpindahan PNS, pegawai BUMN dan TNI/ Polri serta urbanisasi masyarakat umum. Diprediksi, jumlah riil pendatang baru melebihi data yang masuk ke Disdukcapil karena banyak pendatang baru yang tidak melapor. Menurut M.Noer,tingginya pendatang baru ke Pekanbaru pastinya akan memberi dampak positif maupun negatif. Untuk dampak negatif dapat terjadi peningkatan jumlah pengangguran maupun tingkat kriminalitas. "Pendatang baru tersebut, juga dapat menyebabkan naiknya angka pengangguran dan tindakan kriminalitas, apabila mereka tidak memiliki keterampilan yang dapat diandalkan untuk mencari kerja," jelasnya. (Mg1)

Tanjungpinang Ulang Tahun ke-228 TANJUNGPINANG, HALUAN — Dalam rangka menyambut hari jadi kota Tanjungpinang yang ke 228, Pemerintah kota (Pemko) Tanjungpinang akan mengadakan serangkaian kegiatan. Adapun kegiatan tersebut berupa ziara makam, lomba melukis dan syukuran di Taman Budaya Senggarang. Surjadi Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kota Tanjungpinang, awal kegiatan akan berziarah ke makam Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah dan akan dilanjutkan ke makam Daeng Marewah serta makam Daeng Celak yang berada di Hulu Sungai Riau. "Kita pergi kesetiap makam untuk mengingat jasa para pahlawan-pahlawan tersebut, "kata Surjadi. Selain itu lanjut Surjadi, ziarah ke setiap makam-makam juga akan dilakukan di Pulau Penyengat yakni makam Raja Ali Haji Fisabilillah, makam Engku Putri serta ke makam Engku Hamidah. "Nanitnya rombongan akan melakukan sholat Dzuhur di Mesjid Raya Sultan Riau Penyengat, "paparnya Dihari yang sama, siang harinya, Lanjut Surjadi akan diadakan perlombaan melukis mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), SLTP dan SMA sederajat. Perlombaan tersebut akan diikuti sebanyak 228 peserta dan bertempat di Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang. "Pokoknya satu hari tersebut akan dipenuhi kegiatan untuk memperingati hari jadi kota Tanjungpinang, "paparnya Lebih lanjut kata Surjadi, esok harinya tanggal 6 Januari 2012 merupakan puncak kegiatan yang juga akan menggelar berbagai kegiatan. Semua kegiatan nantinya akan dipusatkan di Taman Budaya Senggarang yang akan diisi dengan berbagai atraksi kesenia dari beberapa paguyuban dam juga diiringi dengan peresmian 6 buah rumah adat yang sudah dibangun. "Rumah adat tersebut berupa rumah adat Melayu, Minang, Batak, Jawa, Bugis, Tionghoa dan replika Masjid Raya Sultan Riau Penyengat, "pungkas Surjadi. (cw53)

PERSIAPAN — Menyambut tahun baru imlek 2563, KADIN Kota Tanjungpinang bekerja sama dengan Yayasan Wahana Aspirasi Kepri, menggelar berbagai hiburan, Selasa (3/1). Terlihat sejumlah panitia tengah melakukan persiapkan di Lapangan Mamak Den Tanjung pinang. SUTANA

ANAMBAS, HALUANPasar Baru di Tarempa Barat, Kabupaten Kepulauan Anambas belum dapat difungsikan, karena terkendala masalah pemasangan listrik.

TERBENGKALAI — Pekerjaan pembangunan Taman Tepi Laut dan pembangunan Monumen RHF, untuk sementara di hentikan, menunggu tender ulang pada tahun 2012, Selasa (3/1). Untuk pengerjaan Taman Tepi Laut sendiri pihak PU Kota Tanjungpinang mengusulkan dana tambahan sebesar Rp5,5 miliar. SUTANA

750 Warga Terserang Penyakit PEKANBARU, HALUAN- Akibat banjir yang melanda di sejumlah kecamatan di Pekanbaru beberapa waktu lalu. sejumlah penyakit datang menyerang warga. Sebanyak 750 orang warga terserang penyakit, yang tersebar di fnam kecamatan di Pekanbaru. salah satunya terjadi di Kecamatan Rumbai Pesisir. Ketua RT 03/Rw 06 Kelurahan Meranti Pandak, kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru,Yursofiana mengatakan, akibat terjadinya banjir banyak warga yang terserang penyakit, dikarenakan lingkungan yang kotor juga bau yang tidak sedap dan dapat mencemarkan udara, hal tersebut juga berlanjut pasca banjir. "Tidak hanya itu saja, yang menjadi permasalan banyak diantarannya anak-anak maupun orang dewasa terserang penyakit,misalnya penyakit kulit, gatal-gatal, demam dan diare," ungkapnya ketika ditemui di lokasi pasca banjir RT 03/Rw 06 Kelurahan Meranti Pandak, Selasa (3/1) kemarin . Dikatakan Yursofiana,hal yang paling dibutuhkan oleh masyarakat

di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir sangat membutuhkan bantuan medis dan obat-obatan. "Selain sembako, kami juga membutuhkan bantuan obatobatan," harapnya. Berdasarkan pantauan Haluan Riau, di lokasi tersebut, sudah tidak ada banjir lagi, namun sisa-sisa banjir masih terlihat, diantaranya sampah yang masih berserakan disana-sini, sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap baik itu dari sampah maupun dari air parit ataupun lumpur-lumpur sisa banjir. Selain itu, terlihat juga anak-anak di lokasi tersebut, bermain di parit dekat rumah mereka tinggal, padahal air sangat berbahaya dan sangat rentan menimbulkan berbagai macam penyakit. Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru telah mendata sebanyak 750 warga yang terserang penyakit akibat banjir, diantaranya 127 orang terserang penyakit diare, 191 ISPA, 229 penyakit kulit, 28 orang kj tivitis (iritasi mata) dan penyakit lainnya 203 orang.

Rp300 Juta untuk Satu Pansus PEKANBARU, HALUAN — Belum adanya pencapaian dari target terhadap pengesahan 13 Ranperda Retribusi yang diajukan Pemerintah Kota (Pemko) yang seharusnya dapat disahkan hingga akhir 2011, namun sudah awal 2012, baru 3 Ranperda Retribusi yang disahkan. Terlambatnya pengesahan ranperda retribusi sesuai jadwal, DPDR Kota Pekanbaru beralasan tidak mau siasia dalam membahas ranperda retribusi yang diajukan Pemko hingga cepat mengesahkannya. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Badan Legislatif (Banleg) DPRD Kota Pekanbaru, Zaidir Albaiza SH kepada Haluan Riau Selasa (03/01) kemarin di ruang Komisi II DPRD Kota. Zaidir menegaskan, DPRD Kota Pekanbaru, tidak sia-sia dan membuat asal jadi Ranperda yang diajukan Pemko ini, karena DPRD perlu membahas unsur kepentingan masyarakat dari ranperda yang diajukan Pemko ini. "Ini serius kita dilakukan, karena untuk 1 Pansusu saja, menghabiskan anggaran APBD kirakira sebesar Rp 300 juta untuk 3 hingga 4 Ranperda yang dibahas. Maka dariitu perlu dilakukan kajian yang mendalam dari renperda yang dibahas. Kita tidak mau mengesahkan Ranperda asal jadi,"Sebut Zaidir.

Menurut Zaidir, sebetulnya yang menjadi permasalahan tidak tercapainya terget pengesahan 13 Ranperda di akhir tahun 2011, disebabkan terdesaknya waktu yang kasib diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) dan lalainya Pemko menyodorkan Ranperda retribusi yang dibahas oleh DPRD Kota. "Masa Pemko baru serahkan berkas 13 Ranperda Retribusi ini pada bulan November 2011 lalu, tentunya dengan waktu yang sangat singkat tersebut, DPRD tidak mungkin bisa menge-

- Paving Block ( K 125 - 300) (Bermacam) Model - Hollow Brick Press, Canstin - Bata Press, Biasa

Petugas PDAM Tirta Kepri memperbaiki pipa yang bocor di Jalan DI Panjaitan Tanjungpinang, Selasa (3/1). Seringnya perbaikan yang dilakukan PDAM diberbagai tempat menyebabkan aktivitas pengguna jalan raya sering terganggu. SUTANA

MULAI MANASIK HAJI TANGGAL 21 JANUARI 2012

PENDAFTARAN DAN WAKTU BELAJAR MANASIK HAJI

Kami juga menerima

- Pendaftaran setiap hari Senin s/d Sabtu jam 08.00 s/d 16.00 WIB - Mulai pada tanggal 1 Desember 2011

Umroh 2012 & Haji Plus 2013 / 2014

JADWAL PELATIHAN - Setiap hari Sabtu jam 09.00 - 12.00 WIB di kantor KBIH Al-Mabrur Jl. Rasuna Said No. 71 B Padang

ji

Harga Ha

+

USD $.7.250,mistik Biaya Do

Harga sesuai dengan hotel pilihan Anda

SYARAT

Gratis Pakaian Ihram dan baju praktek Manasik Haji serta topi

*Jika ada perubahan kami informasikan secepatnya

3 hari 2 malam 4 hari 3 malam

Rp 2.9 Jt ( Malaysia atau Singapore ) Rp 3.5 Jt ( Malaysia dan Singapore )

( Harga minimal keluarga 4 orang low season, booking 1 bln sebelumnya )

Jadwal Berangkat Tour Keluarga atau group : 1. Nyepi Tour 3h2m & 4h3m 2. Isa Tour 3h2m & 4h3m 3. Isa Tour 3h2m & 4h3m

tgl 22 Maret 2012 tgl 5 April 2012 tgl 17 Mei 2012

Tour Domestik*

DIBIMBING OLEH TENAGA PENGAJAR BERPENGALAMAN

CATATAN : Biaya Manasik Haji sebesar Rp. 900.000,-

3 hari 2 malam Rp 2.7 Jt ( Malaysia atau Singapore ) 4 hari 3 malam Rp 3.1 Jt ( Malaysia dan Singapore ) 5 hari 4 malam Rp 3.5 Jt ( 2 negara ) 6 hari 4 malam Rp 3.9 Jt ( 3 negara ) ( Harga minimal group 25 orang low season ) Tour terencana 2012 Off 6-8% * booking 6 bln sebelumnya

Tour Negeri Jiran untuk Keluarga /2014 Plus 2013

JADWAL PRAKTEK - Setiap hari Minggu jam 06.30 s/d 10.00 WIB di Komplek Asrama Embarkasi Haji Padang

Paket Tour Suka Suka Tour Negeri Jiran untuk Group Malaysia-Singapore-Thailand

KBIH YAYASAN AL - MABRUR

Paket 9 Hari Paket 14 Hari Paket 20 Hari

Sumbar,Medan,Pekanbaru,Jakarta,Bandung,Jogja,Bali dll. * Hub Kantor Marketing :

Contact Person :

081374442868 081226612443 081267527251

LINGGA, HALUAN- Puluhan PNS Pemkab Lingga yang tinggal di Dabo Singkep dan bertugas disejumlah dinas Daik, kembali terlantar di Pelabuhan Jagoh Dabo Singkep, Senin (3/1). Pasalnya, sebagian speed boat yang digunakan sebagai sarana transportasi, masih kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM). Tidak hanya PNS Pemkab Lingga, berdasarkan pantauan Haluan Kepri di lapangan, sejumlah warga Dabo, termasuk salah seorang anggota DPRD Lingga Riono. Ia terpaksa membatalkan ke Daik dan kembali ke Dabo setelah satu jam lebih menunggu di Pelabuhan Jagoh. "Padahal saya sudah ada janji ketemu rekanan saya di Daik pagi ini. Namun bagaimana lagi, karena sudah satu jam lebih menunggu di pelabuhan ini, ternyata speed tidak ada dan banyak yang tidak berjalan. Yang jelas niat dan usaha kita sudah ada, tapi mau diapakan lagi," katanya Wakil Ketua Komisi I DPRD Lingga ini berharap, pihak Pemkab Lingga untuk segera mengambil langkah cepat, dan tepat mengatasi kelangkaan atau kekosongan

BBM, khususnya jenis premium. "Kelangkaan BBM ini setidaknya telah menghambat segenap aktifitas masyarakat. Kami harapkan Pemkab Lingga cepat tanggap untuk mencarikan solusi, serta mencari akar persoalan yang sebenarnya," ungkapnya. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Lingga, Syamsudi sebelumnya tidak mau berkomentar banyak, tentang masalah keterlambatan maupun ketidak hadiran sejumlah PNS. "Persoalan ini termasuk sebuah unsur ketidak sengajaan. Namun lebih jelasnya, tanyakan saja ke Kepala Dinas masingmasing PNS tersebut," ucap Syamsudi singkat. Sementara Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Lingga, Jabar Ali menyatakan, telah mengajukan usulan penambahan kuota BBM ke Provunsi Kepri. "Usulan penambahan BBM tersebut sudah kami ajukan sejak beberapa bulan lalu ke pihak Pertamina di Batam, Tapi sampai sekarang ini kita masih menunggu realisasinya, dan mudahmudahan segera terkabulkan," ungkapnya. (nel/cw60).

AKT Leveransir

(IPHI) PROVINSI SUMATERA BARAT KOMPLEK ASRAMA HAJI Jl. Rasuna Said No. 71 B - Telp/Fax. (0751) 32810 PADANG Ikutilah Bimbingan Manasik Haji

- Mulai belajar hari Sabtu, 21 Januari 2012

Lagi, Puluhan PNS Terlantar di Pelabuhan

Produksi & Menjual :

HAJI KHUSUS (ONH PLUS & UMROH)

JADWAL BELAJAR

sahkan semuanya. Kita tidak mau mengesahkan ranperda secara kejar tayang tanpa pembahasan yang mendalam, karena dalan pembahasan yang perlu dilakukan memakai tenaga ahli, studi banding dan baru diputuskan melalui rapat bersama satker terkait,"sebutnya. Jadi kata Zaidir lagi, DPRD tidak ingin hasil Ranperda yang disahkan nantinya tidak diterima masyarakat banyak, hasilnya hanya mengawang dan tidak berguna sehingga memberatkkan masyarakat. (ben)

Padahal rencananya, pasar itu dioperasionalkan pertengahan Desember tahun lalu. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Said Baswidan mengatakan, sebelumnya PLN menyampaikan pemasangan listrik selesai di pertengahan Desember tahun 2011. Namun sampai saat ini, kilometer listrik belum terpasang. Jadi pedagang belum bisa pindah. "Belum bisa dipindahkan saat ini, karena listrik belum terpasang. Memang direncanakan sebelumnya dipertengahan desember. Tapi karena listrik belum terpasang juga sampai saat ini, makanya pedagang belum juga bisa pindah," katanya. PLN saat ini tengah memasang penambahan kabel untuk jalur daya yang baru, dan kabel telah selesai terpasang. Namun penyambungan listrik ke Pasar Baru tersebut belum juga dilaksanakan. Mengenai minimnya lokasi parkir yang dikeluhkan pe-

dagang. Said menuturkan, kondisi pasar yang terbatas ruangnya, akan diupayakan penambahanan tempat parkir di sekliling pasar. Namun demikian pembangunan tempat parkir ini akan dilaksanakan bertahap. "Memang tempat parkir masih kecil. Di tahun ini dianggarkan untuk pembangunannya secara bertahap," katanya Rencananya pasar berlantai dua dengan jumlah kios sekitar 78 kios ukuran 3 x 3 meter ini, diperuntukan bagi pedagang pakaian dan sepatu. Sedangkan lantai satu untuk pedagang yang menjual kebutuhan pokok. Fasilitas di pasar seperti mushola dan MCK sudah disediakan. Begitu juga dengan instalasi air yang telah terpasang. Pemindahan pedagang ke Pasar Baru dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Belum adanya pemutusan aset dari pemerintah kabupaten Natuna pada Anambas. Menyebabkan pasar inpres yang ada, retribusinya masih disetor sewanya oleh pedagang pada pemerintah Natuna. Rencananya pasar lama akan dikosongkan dan tidak diisi oleh pedagang yang baru. "Kami bersyukur ada pasar yang dibangun oleh pemerintah pusat. Ini bisa membantu peningkatan perekonomian daerah. Setelah listrik selesai dipasang PLN, kami dialog lagi dengan pedagang untuk pemindahan ini nantinya," katanya. (yul)

H. DARMON

PT. WISATA AL-MABRUR USMANIAH TOURS & TRAVEL

- Mengisi formulir pendaftaran - Pas photo bewarna 3x4 (tiga) lembar - Foto Copy ansuran ONH dari Bank 1 lembar - Foto Copy KTP

"750 warga yang terserang penyakit tersebut, didata dari enam posko kesehatan yang terpusat di Puskesmas diantaranya Rumbai, Umban Sari, payung Sekaki, Lima Puluh, Rejosari dan Puskesmas di Kecamatan Senapelan," ungkap Kasi Pengamatan Penyakit dan Krisis Bencana, Diskes Kota Pekanbaru, M.Napiri. Napiri berpendapat, penyakit akan terus bermunculan passca banjir, begitu juga dengan data yang ada, kemungkinan besar akan terus meningkat,karena pasca banjir juga banyak penyakit yang timbul. M.Napiri juga menjelaskan, pasca banjir,Diskes juga akan melakukan langkah penanggulangan penyakit yang ditimbulkan pasca banjir.Langka tersebut diantaranya, posko banjir dijadikan Puskesmas Keliling (Puskel). "Selain itu, Dinkes juga akan melakukan kerjasama dengan berbagai lintas sektor, untuk memulihkan lingkungan kesehatan yang masih kotor pasca banjir dengan abatisasi, kaporitisasi terhadap sumur cicin, dan penyemprotan sarang nyamuk. (Mg1)

Kami adalah travel yang bekerja secara profesional & sangat berpengalaman

LINGKAR

PT. Anugrah Citra Ilahi - Jl. Vetran Padang No. 98 Padang Telp. 0751 28135, Fax. 0751 24152, email: anugrahtours2000@yahoo.com

Biro Perjalanan Wisata anugrah Tours

0819 9349 0092 0852 7459 4374 0852 7478 1824

- Pasir, Sirtukil - Tanah Timbunan - Mesin Hidrolik Press - Cetakan Paving Block

Untuk Pemesanan Hubungi :

H. DARMON

08126712037 082174315079

Mutu Terjamin & Harga Bersahabat Dibuat oleh Tenaga Ahli & Profesional

Lokasi : 300 M dari Tugu Ikan Simp. Lubuk Alung arah Pariaman

Lembaga Kursus Dan Pelatihan

TOPOGRAPHY TRAINING CENTRE PUSAT PENDIDIKAN TEKNIK SURVEY PEMETAAN APLIKASI KOMPUTER Serta Tempat Uji Kompetensi (TUK) Bidang Geomatika (Juru Ukur) Terakreditasi Oleh : Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) No. 014 / KEP / 001 / LSP - GIM / 1 / 2008 TGL, 30 / 01 / 2008, No. Dokumen 10 / KAN / PM / 07-11

Jalan Veteran No.202 Simp. Jirek, Telp/Fax. (0752) 3389 Bukittinggi Sumatera Barat NPWP : 02.698.698.4 - 202.000

Nomor Induk Lembaga Kursus (NILEK) No : 08201.3.2.0025.32/40/99

PROGRAM KEAHLIAN 1 TAHUN TERPADU Aplikasi Program Kumputer Survey AutoCad serta Program Penunjang

Syarat Pendaftaran: 1.Foto copy NEM, STTB SLTA sederajat 1 lbr 2.Pas Foto Ukuran 2x3 warna 3 lbr 3.Foto copy KTP 4.Mengisi Formulir Pendaftaran 5.Uang Pendaftara Rp.75.000,-

Men di

Kur ngan su Ajaa s... aa...

MELAYANI : 1. Perbaikan Alat alat Ukur, seperti Waterpas Theodolit, 2. Jasa Pengukuran, Pemetaan, Pelatihan, Diklat

Info Lebih Lanjut Hubungi Bpk. Hidayat, Hp.081363116527, 0752 33891 Bukittinggi.


10

SIGAB

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

LONGSOR HANTAM SEKOLAH

Keselamatan Murid Terancam BATUSANGKAR, HALUAN – Ternyata dua lokal ruangan belajar di SD Negeri 15 Bungo Tanjung Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, sudah berada dibibir jurang akibat dihantam bencana longsor.

PT SP Buka Posko Kesehatan PADANG, HALUAN — PT Semen Padang membantu pengobatan korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada malam perayaan tahun baru, Sabtu (31/12). Kegiatan sosial pengobatan diberikan dengan membuka Posko Kesehatan di Malibo Anai. Posko kesehatan yang dipimpin Ketua Yayasan Rumah Sakit Semen Padang, Yuzril Boy itu menrjunkan tim relawan yang terdiri dari dokter, perawat dan karyawan rumah sakit. “Kita membuat Posko di Malibo Anai, karena daerah itu sangat padat lalu lintasnya dan rawan kecelakaan,” kata Yuzri Boy. Meskipun bakti sosial membuka Posko kesehatan, lanjut Boy, namun pihaknya mengharapkan tidak ada pasien. Artinya tidak ada terjadi kecelakaan di wilayah Malibo Anai. “Jangan niatkan terjadi kecelakaan pada malam tahun baru. Namun demikian, Posko kita siapkan untuk siaga memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan, jika memang ada terjadi,” kata Direktur Litbang dan Operasi, Agus B Nurbiantoro, ketika melepas tim tersebut. Selain memberikan bantuan bagi korban kecelakaan lalulintas, untuk mengisi kekosongan waktu tim ini melakukan goro bersama membersihkan Masjid Ukhuwah Malibo Anai, Kabupaten Padang Pariaman dan menyalurkan bantuan berupa 40 zak semen dari Direktur Pemasaran PT Semen Padang, Benny Wendry. Bantuan itu diserahkan oleh Ketua Yayasan Semen Padang, Yuzri Boy kepada ketua Mesjid Ukhuwah Malibo Anai dan Komandan Pos Traffic Accident Centre (TAC) terpadu Malibo Anai, masing-masingnya 20 zak semen. Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan dana dari Direktur Keuangan PT Semen Padang Epriliyono Budi. Tenggat waktu yang kosong itu diisi kegiatan out bond untuk membina kerjasama dan meningkatkan rasa kebersamaan seluruh karyawan Rumah Sakit Semen Padang, menyongsong untuk beroperasinya rumah sakit Semen Padang baru yang berlokasi di by pass kelurahan pisang pada tahun ini. Selama menggelar posko bantuan, Tim Semen Padang Peduli hanya menerima satu pasien, anak-anak yang terjatuh dari sepeda motor. Korban hanya mengalami luka kecil dan lecet. “Alhamdulillah, pengobatan korban dapat kita bantu dengan baik,”ujar Yuzri Boy yang didampingi oleh Bendahara Yayasan Nasrun. (h/vid)

Dua lokal belajar SD 15 Bungo Tanjung tak layak lagi dipakai, karena sudah berada dibibir jurang, lantainyapun sudah banyak yang retak. EMRIZAL

Luapan Bengawan Solo Menuju Jatim SUARABAYA, HALUAN- Banjir luapan Bengawan Solo mulai mengancam daerah hilir Jawa Timur, mulai Bojonegoro, Tuban, Lamongan, hingga Gresik. Banjir dari sungai terpanjang di Jawa itu terjadi di hulu Jawa Tengah, dengan ketinggian maksimal 10,24 meter terjadi di Jurug Solo. “Banjir luapan Bengawan Solo di Siolo, Jateng, akibat hujan di daerah setempat bukan dari buangan air dari Waduk Gajah Mungkur, “ kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro, Agus Bachtiar, Selasa. Ia memperhitungkan, perjalanan air banjir yang terjadi di Solo, Jateng, akan merambah kawasan Bojonegoro dalam waktu 40 jam. Berdasarkan perhitungan itu, air

Bengawan Solo di Bojonegoro, mengalami peningkatan secara signifikan, Selasa (3/1) malam. Sejak pukul 04.00 WIB Senin itu, kemungkinan Bojonegoro akan meningkat ketinggian airnya pada pukul 00.00 WIB Rabu (4/1). Menurut dia, antisipasi luapan banjir Bengawan Solo di daerah hilir, Jatim, pintu sudetan Sedayu Lawas di Lamongan, yang mampu mengalirkan air Bengawan Solo, sudah dibuka. Dengan demikian, air Bengawan Solo, selain dialirkan melalui saluran utama, di Sembayat, Gresik, juga dibuang ke Laut Jawa, melalui sudetan sepanjang 13,4 kilometer itu. “Dengan kondisi Bengawan Solo di hilir sekarang ini, airnya masih kosong, kemungkinan bertambahnya debit air banjir yang terjadi terkendali,

sepanjang tidak terjadi hujan, “ katanya, menjelaskan. Ia mengambarkan, banjir besar pada akhir 2008 dan awal 2008, ketinggian air di Jurug, Solo, mencapai 11 meter lebih dan dalam waktu bersamaan ketinggian air di Ndungus, Ngawi, juga mencapai 11 meter lebih. Akibatnya, terjadi banjir di sepanjang daerah aliran sungai terpanjang di Jawa itu, baik di daerah hulu Jateng, juga hilir Jatim. Sementara ini, dari laporan yang diterima ketinggian air di Jurug, Solo, berangsur-angsur turun, mencapai 7,18 meter (siaga II), Senin pukul 22.00 WIB. Dalam waktu bersamaan, ketinggian air di Ndungus, Ngawi, mencapai kisaran tujuh meter, juga sudah masuk siaga banjir. (ant)

Saat ini kondisinya sudah tidak layak lagi untuk dipakai sebagai lokasi pelaksanaan proses pembelajaran.”Dua ruangan belajar saat ini dalam keadaan sudah retak-retak pada bagian lantai, sementara piringpiring bagian belakang sudah ambruk dibawa longsor”, tutur Wali Nagari Bungo Tanjung M.Dt.Sinaro Batuah di lokasi sekolah tersebut, Selasa ( 3/1). Ke dua ruangan belajar yang selama ini dipakai oleh murid-murid Kelas VI itu kondisi bangunannya sudah berada di bibir jurang, yang sangat dikhawatirkan akan membahayakan bagi anak-anak yang tengah belajar. Pihak petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Tanah Datar, yang terdiri dari kabid Kedaruratan dan Logistik Elwads Darvins bersama Kabid Rehab Rekon Elbastian, petugas Dinas Pendidikan Dedek Supardana dan petugas UPT Dinas PU

Kecamatan Batipuh Zainal Abidin, telah melakukan peninjauan ke lokasi Selasa kemarin, untuk selanjutnya diupayakan perbaikan secepatnya. Kondisi dua ruang belajar di SD Negeri 15 Bungo Tanjung, saat ini kondisi lantainya sudah banyak yang retak, bila dipakai juga untuk kegiatan belajar mengajar, akan mendatangkan bahaya yang lebih besar, bahkan bisa memakan korban jiwa. “Untuk sementara ke dua ruangan belajar ini diupayakan tidak dimasuki anak-anak, sementara lokasi bekas runtuhan di bagian belakang ke dua lokal belajar itu juga tidak dijamah murid-murid, karena bisa membahayakan jiwa mereka”, tutur Elwads Darvins. Lokasi berdirinya sejumlah ruangan belajar di komplek SD Negeri 15 Bungo Tanjung ini, memang berada pada lokasi yang ketinggian, sekeliling lokasi itu dibatasi oleh tebing yang cukup dalam. Untuk mengatasi longsoran, selama ini pihak Kepala Sekolah telah menempatkan sejumlah tanaman bambu ( jenis aur duri ), untuk menahan longsoran, namun beberapa rumpun aur itu saat inbi sudah ada yang mati, sehingga bisa berakibat yang bakal menyusul. Di sekitar halaman belakang ruangan kelas yang saat ini sudah mengalami longsor, kelihatannya warga sekolah dengan leluasa membuang sambah ke lokasi tebing, yang bisa berakibat longsor susulan. ( h/emz )

TIPS SIGAB

Puting Beliung 1. Membuat struktur bangunan yang memenuhi syarat teknis untuk mampu bertahan terhadap gaya angin. 2. Perlunya penerapan aturan standar bangunan yang memperhitungkan beban angin khususnya di daerah yang rawan angin putting beliung. 3. Penempatan lokasi pembangunan fasilitas yang penting pada daerah yang terlindung dari serangan angin topan.

GELAR PELATIHAN SAR

KSB Nagari Salayo Menuju Kemandirian ADA yang menarik dan pantas dicontoh dari Kelompok Siaga Bencana (KSB) Nagari Salayo. KSB Nagari yang terdiri dari 2 KSB tingkat Jorong (KSB Galanggang Tangah dan KSB Batu Palano) ini melaksanakan kegiatan Pelatihan Team SAR (Search and Rescue) untuk tingkat Nagari Salayo Kecamatan Kubung Kabupaten Solok, 2– 4 Januari 2012. Pelatihan ini dilaksanakan secara mandiri. Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari anak muda Salayo yang memiliki minat dan kepedulian untuk beraktifitas di bidang SAR. Kegiatan ini dilaksanakan di sebuah SD di Salayo dengan memanfaatkan sekolah yang sedang libur semester. Pelatihan yang direncanakan selama 3 hari tersebut h dibuka secara resmi oleh BPBD kabupaten Solok, Senin (2/1). Ada hal yang sangat menarik dari kegiatan ini yaitu keberanian KSB Salayo untuk melaksanakan kegiatan pelatihan secara mandiri. Kedua KSB di tingkat Jorong ini merupakan lembaga social tingkat masyarakat yang lahir melalui program PRBBK (Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas)

yang didampingi oleh LSM JEMARI Sakato Sumatera Barat. Program ini didukung oleh UNDP melalui program SCDRR yang berkolaborasi dengan Kementrian Dalam Negeri dan BNPB. Program PRBBK di Salayo sudah berakhir semenjak bulan November 2011 dan secara kelembagaan telah menutup pendampingan program pada tanggal 16 November 2011. “Namun semangat dan kesadaran bahwa KSB bukanlah kelompok yang lahir hanya karena “proyek” sepertinya tidak terjadi di Salayo,” ujar Syafrimet Azis, Direktur Eksekutif JEMARI Sakato kepada Haluan, Selasa (3/1/2012). Ketua KSB Galanggang Tangah, Amir Syarifudin menyatakan bahwa moment tahun baru 2012 sebagai langkah awal kemandirian KSB setelah selama 1 tahun di dampingi oleh JEMARI Sakato. Lelaki paruh baya yang akrab di panggil Ma’etek ini secara gamblang menyatakan bahwa kondisi Salayo yang senantiasa diintai banjir membuat masyarakat sadar bahwa kesiapsiagaan menjadi hal yang mutlak di lakukan di Salayo. Zulpendri, Ketua KSB Jo-

rong Batu Palano menambahkan, keberanian untuk melangkah secara mandiri ini berawal dari peristiwa hanyutnya salah seorang warga Salayo di Sungai Batang lembang beberapa bulan yang lalu. Saat itu KSB baru lahir dan belum memiliki apa-apa kecuali semangat untuk kesiapsiagaan. Begitu juga ketika peristiwa banjir besar melanda Pesisir selaltan beberapa waktu lalu, KSB Salayo hanya mampu mengirimkan bantuan dalam bentuk bahan kebutuhan pengungsi. “Saat itu kami belum berani datang untuk tanggap darurat, karena kami belum memiliki kemampuan dan belum di latih,” ujar Zulpendri. Sedangkan Sekretaris KSB Galanggang Tangah Soetedjo menyatakan pelatihan ini dapat dilaksanakan karena KSB telah memiliki sedikit peralatan dasar untuk SAR yang didapatkan melalui dana hibah dari UNDP. Walaupun jumlah tidak terlalu banyak, namun sudah dapat memberikan peluang untuk dapat berbuat lebih banyak jika ada bencana. Wali nagari Salayo, Muzni Hamzah dalam kesempatan

Pelatihan Team SAR (Search and Rescue) untuk tingkat Nagari Salayo Kecamatan Kubung Kabupaten Solok 2 sd 4 Januari 2012

pembukaan pelatihan, menyatakan bahwa semua agenda kebencanaan yang rutin terjadi di Salayo tidak lagi menjadi bebannya sendiri. Bahkan secara penuh wewenang sudah saya limpahkan kepada KSB. BPBD Kabupaten solok yang diwakili oleh Ilham Wahab -Kepala Bidang Tanggap Darurat- dan Jalaludin -Kepala Bidang Kesiapsiagaan- mengaku sangat apresiatif dengan keberadaan KSB yang telah dipelopori oleh Nagari Salayo, padahal Peraturan Bupati tentang Kelompok Siaga Bencana

baru saja diterbitkan di September 2011. Dalam kegiatan hari Pertama pelatihan, tampil sebagai pemateri Suhardes, Ketua RAPI Kabupaten Solok yang menjelaskan materi Teknik Penggunaan Komunikasi Tanggap Darurat (Radio HT). Sedangkan untuk hari kedua materi berkaitan dengan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (P2GD) yang bekerjasama dengan Dinkes dan pihak terkait lainnya. Untuk hari ketiga direncanakan untuk praktek dan materi di lapangan. (dn/rel)


11

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

Keluarga Korban ............. Dari Halaman. 1 Besok, Bank ................... Dari Halaman. 1 Dari hasil yang disampaikan Polda, sangat berlainan dengan kondisi jenazah anak kami,” kata mamak korban Yusbar, didampingi ibu korban Yusmanidar, kakak korban Didi Firdaus dan mamak kampung J. Paduko Amat, Selasa (3/1) ketika datang ke Redaksi Harian Haluan. Mereka mengaku datang ke kantor media di Padang, karena pemberitaan di koran sudah tidak dapat dibenarkan. “Makanya kami datang untuk meluruskan,” kata Yusbar. Ia juga menyampaikan, kondisi jenazah saat diambil sudah tidak wajar, karena kakinya patah, tangannya juga patah, giginya rontok dan badannya lebam-lebam. “Jika gantung diri, lidahnya juga tidak terulur,” katanya. Ibu korban, Yusmanidar juga mengatakan hal demikian, tidak percaya anaknya bunuh diri. Sambil terisak, dia mengatakan betapa sulitnya melihat jenazah anaknya. Setelah dibuat perjanjian, baru dibolehkan melihat jenazah dan membawa pulang. Sampai di rumah, baru diketahui kalau ada kejanggalan di tubuh kedua korban. Oleh pihak keluarga diminta lagi keterangan pada Polres dan minta otopsi. Karena minta otopsi, maka perjanjian dibatalkan oleh pihak keluarga, dengan syarat nanti dibuat perjanjian lagi. “Namun sampai sekarang, perjanjian itu belum ada. Padahal itu disampaikan Kapolres langsung,” timpal Yusbar. Dikatakan, korban yang bernama Faisal ditangkap hari Rabu (tanggal 21 Desember 2011) di Pamatang Panjang. Ia ditangkap massa dan diserahkan ke wali nagari Pamatang Panjang. Oleh wali nagari diserahkan pada Polsek Sijunjung. Sedangkan Budri M. Zain, ditang-

kap di Kiliran Jao. Dia ditangkap hari Senin tanggal 26 Desember 2011. Dua kakak beradik tersebut kemudian meninggal hari Rabu (28/ 12) yang dilaporkan akibat gantung diri dalam sel tahanan Polsek Sijunjung. Atas desakan keluarga korban, jenazah keduanya kemudian dibawa ke RSUP M Djamil Padang dan dilakukan otopsi. Hari Jumat (30/12) kedua jenazah dikubur. Saat penguburan, datang Wakapolres Sijunjung beserta anggota, katanya untuk manjenguk orang meninggal. Saat itu dikasih amplop, oleh mamak ditanya apa isinya dan dikatakan itu hanya sedekah. “Kalau uang duka tidak akan terima. Isinya sebanyak Rp1,5 juta,” ujar Yusbar. Yusmanidar mengaku pernah menjenguk anaknya di kantor polisi, dan saat itu yang ditangkap baru Faisal. “Indak tahan awak doh malieknyo. Kakinyo dimasuak-an dalam asoi hitam. Baa ndak dihukum je, kalau inyo salah,” katanya. Mereka minta keadilan dan minta hasil otopsi disampaikan secara transparan. “Karena kami tidak tahu membaca hasil otopsi itu, kami minta orang yang pandai membacanya. Kami hanya minta keadilan, kalau salah anak itu, hukum saja sesuai hukum yang berlaku,” tutup Yusbar. Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Kawedar, ketika dikonfirmasi sebelumnya mengatakan, dua tersangka meninggal murni bunuh diri. “Hasil otopsi dari Dokter Forensik Rumah Sakit (RS) M. Djamil Padang bahwa dua orang tersangka tahanan Polsek Sijunjung meninggal akibat bunuh diri. Tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau penganiayaan. Karena meninggalnya wajar, jadi kasus tersebut tidak bisa diproses secara

hukum,” kata Kawedar ketika dihubungi melalui nomor telpon genggamnya, Jumat (30/12) sekitar pukul 21.00 WIB. Kepolisian Harus Terbuka Koordinator Divisi Pembaharuan Hukum dan Peradilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang Roni Saputra mengatakan, akan mendampingi kasus bunuh diri serentak ini karena menaruh beberapa kecurigaan. “Kepolisian harus terbuka agar tak menimbulkan praduga-praduga,” tuturnya di Padang Selasa (3/1). Keterbukaan polisi, sebutnya, soal foto pertama kali korban ditemukan, hasil olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), dan hasil otopsi. Menurut Roni, temuan-temuan itu harus diungkap karena perbedaan persepsi pihak keluarga dan kepolisian. Pihak keluarga, katanya, menemukan kondisi korban ada luka lecet, sayatan, dan bagian kepala yang merebam. Kecurigaan lain, sebutnya, waktu persis kematian korban. “Informasi yang kami peroleh dari pihak keluarga, korban diberitahu oleh wali nagari setempat pukul 21.00 WIB,” ujarnya. Ia mempertanyakan kenapa walinagari yang memberi kabar, bukan kepolisian. Dalam ilmu kedokteran, beber Roni, kematian karena bunuh diri dengan ciri fisik lidah keluar (bila gantung diri), mulut berbusa (bila minum racun), dan bola mata membelalak. “Ciri-ciri itu tidak ditemukan di tubuh korban,” tuturnya. “Pihak keluarga juga tidak mendapatkan hasil otopsi,” sambungnya. Alasan itulah, kata Roni, LBH memprioritaskan kasus tersebut dalam program 2012. Dalam waktu dekat, LBH akan menemui RS M. Djamil, Kapolda, dan DPRD untuk mengkomunikasikan kasus tersebut. (h/adk/rud)

Jebakan dalam ................ Dari Halaman. 1 Munculnya gagasan pendidikan karakter ini agaknya didasari oleh kondisi bangsa yang diterpa berbagai masalah moral. Mulai dari penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, tawuran, pergaulan bebas, perkelahian, pembunuhan, aborsi, kesemrawutan hukum dan sebagainya. Masalah bangsa yang ibarat benang kusut tak tentu ujung ini membuat penyelenggara negara berfikir keras untuk mengatasi semua ini. Akhirnya nyaris sampai pada kesimpulan, persoalannya adalah kurang kuatnya pendidikan karakter. Maka keluarlah ide dan rancangan program pendidikan karakter dari berbagai fihak. Didorong pula oleh pendekatan struktural dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Akan tetapi upaya-upaya ini ternyata membuat sebagian orang mengerutkan kening. Termasuk budayawan Darman Moenir yang mengungkapkan dalam tulisannya pada Haluan pada rubrik Refleksi (Senin, 26 Desember 2011). Saya bersepakat dengan kegalauan beliau. Jangan sampai upaya yang dilakukan ini ibarat orang sedang dihanyutkan air bah. Ranting kecil yang hanyutpun dipegangnya agar bisa menyelamatkan diri. Kondisi seperti orang yang benar-benar panik, tak tahu apa yang akan dilakukan. Saya pikir pertanyaan yang ada dalam tulisan Darman Moenir itu juga menjadi pertanyaan belum terjawab bagi banyak kalangan, termasuk yang sedang bergelut dengan program karakter ini. Pertanyaan paling mendasar: Karakter itu apa? Saya melihat hal ini menjadi sangat krusial di tengah upaya mencari jalan dalam pendidikan karakter. Saya melihat terdapat beberapa jebakan yang harus disadari. Jebakan Pertama Tak Jelas apa yang dimaksu dengan karakter. Ini menjadi jebakan pertama dalam mendisain program pembangunan karakter (saya lebih cenderung menyebutnya pembangunan dibanding pendidikan). Ini ibarat tujuan, yang hendak dituju tidak jelas. Persis seperti orang yang mau menembak burung, burungnya tidak jelas, kabur atau samar-samar. Ampokampok dalam samak, kata orang, untuang-untuang kanai. Dalam pemahaman saya, karakter ini menunjukkan sifat, perilaku asli yang tidak dibuat-buat dan tidak direkayasa. Dia muncul secara spontan. Dia bukan soft skill apa lagi hard skill. Semisal orang dengan karakter jujur, maka dia akan jujur dalam tiap situasi. Tak perlu otaknya menimbang-nimbang untuk mengambil sikap jujur. Jika seseorang memilah-milah pada situasi mana dia akan jujur, maka sebenarnya dia bukan orang jujur. Demikian juga karakter amanah, dalam segala macam situasi orang yang berkarakter amanah akan selalu amanah, biarpun kesempatan berbuat curang terbuka lebar tanpa diketahui orang. Dengan pemahaman seperti ini maka kita akan dengan mudah menemukan contoh-contoh karakter

seperti: Amanah, Sabar, Empati, Jujur, Adil, Tanggung jawab, Ikhlas dan banyak lagi. Jebakan Kedua Pemahaman atas ranah karakter. Setelah jelas apa yang dimaksud dengan karakter, karena kita mau mengaitkannya dengan proses pedagogi dan andragogi, maka yang perlu dipahami selanjutnya adalah di mana ranah karakter ini berada. Saya memahami karakter sesungguhnya berada pada ranah afektif. Bukan kognitif dan bukan pula psikomotor. Dengan demikian proses pembangunan karakter semestinyalah tidak direduksi kedalam kurikulum, berbentuk mata pelajaran atau mata kuliah. Kalau dia dimasukkan ke dalam mata ajar atau kuliah, dikhawatirkan terjebak lagi dalam ranah kognitif. Hasilnya nanti, siswa atau mahasiswa dapat menjelaskan dengan lancar tentang kejujuran, etika, kesabaran, keikhlasan, namun persoalan apakah dia bersikap seperti yang dijelaskannya itu, adalah persoalan lain. Ini akan kembali seperti penataran P4 masa lalu yang terhenti pada ranah pengetahuan. Jebakan Ketiga Kurangnya pemahaman atas bagaimana proses pembentukan karakter. Jika hal ini tidak dipahami dengan jelas, bagaimana program pembangunan karakter akan disusun? Saya memahami proses pembentukan karakter ini terdiri atas lima tahap: Tahap pertama: Pengetahuan dan pemahaman atas suatu karakter. Jika sudah tahu dan paham dengan karakter tersebut, baru mulai tahap kedua, yaitu proses meniru dan menerapkan. Kemudian tahap ke tiga pembiasaan, di mana karakter itu mulai dijadikan kebiasaan. Tahap ke empat pembudayaan, dimana tidaklah cukup segelintir orang saja yang membiasakan berkarakter, sementara lingkungan tidak, semua yang ada dalam lingkungan masyarakat haruslah juga diupayakan untuk memiliki karakter tersebut. Setelah melewati tahap pembudayaan, baru masuk pada tahap ke lima: menjadi karakter. Tahapan ini sebenarnya sejalan dengan pepatah Minang: ketek taaja-aja, gadang tabao-bao, tuo taubah tido, nah ketika sudah taubah tido inilah sifat itu menjadi karakter. Dengan ini, kita faham, sangat sulit membentuk karakter jujur jika seorang anak hidup dalam lingkungan tak jujur. Sulit membentuk karakter sabar jika orang tua pemarah, guru parabo, atau lingkungan tidak mendukungnya. Bagaimana mungkin karakter sopan dan santun akan terbentuk jika sejak kecil anak-anak mengamati lingkungan yang tidak mendukung, disuguhi tontonan tidak mendidik, melalui berbagai media cetak dan elektronik? Tentu demikian juga keadaannya dengan karakter-karakter lain. Jebakan Keempat Kurangnya pemahaman atas apa yang membuat karakter bisa bertahan pada diri sesorang. Jebakan keempat ini mendominasi banyak pemikir barat, yang tercermin dalam berbagai

literatur yang saya temukan. Hal ini pula yang membuat model pembentukan karakter dari Barat menemui jalan buntu. Saya memahami bahwa karakter hanya akan bertahan kuat jika dikendalikan oleh rasa spiritual. Iman dan taqwa ringkasnya. Karakter tidak akan bertahan dengan kuat tanpa adanya unsur religius ini. Coba bayangkan, sebagus apapun karakter seseorang yang hidup di negara maju yang dikenal bersih dari KKN, kemudian dia berpindah ke tempat lain. Nah ditempat baru ini kesempatan untuk berbuat curang terbuka, di lingkungan barunya orang terbiasa dengan suap-menyuap. Dan lingkungan seakan memaksa terjadinya praktek-praktek tidak benar ini. Kirakira apa yang terjadi jika orang ini tidak memiliki iman kuat? Mungkin dia akan goyah, atau malah sifat tamaknya muncul, sehingga akhirnya ikut menghalalkan segala cara. Nah jika empat jebakan di atas sudah difahami dengan baik, maka barulah kita berbicara tentang bagaimana menyusun program pembangunan karakter itu. Proses pembangunan karakter memerlukan waktu yang relatif panjang, dan memerlukan adanya pengkondisian. Kalau sekadar soft skill bisa dibentuk melalui belajar dan latihan, namun untuk membentuk karakter ini tidak cukup. Diperlukan adanya kondisi yang sesuai untuk membentuk suatu karakter, dan kondisi itu seharusnya diciptakan. Model pembentukan karakter yang mirip-mirip dengan penataran P4 dahulu akan sulit mencapai sasaran, karena: kondisi lingkungan tidak mendukung. Menambah mata ajar karakter, sepertinya hanya akan membuang-buang waktu dan anggaran, sebab pada prakteknya akan sulit keluar dari jebakan pemenuhan ranah kognitif saja, tanpa menyentuh ranah afektif. Program pembangunan karakter haruslah dilakukan secara holistik, menyeluruh. Langkah awal yang harus dilakukan adalah membentuk ketauladanan. Dalam skala luas: harus dimulai dari siapapun yang akan menjadi rujukan masyarakat: Mulai dari pimpinan negara serta penyelenggaran negara. Ibarat mandi, mengguyur harus dari kepala. Dalam skala lebih kecil untuk sekolah atau kampus, kesadaran atas karakter harus dimulai dari unsur pimpinan, guru/dosen, pegawai. Pembangunan karakter dilakukan secara terencana di dalam setiap kegiatan: pembelajaran di kelas, di laboratorium, di organisasi kesiswaan/ kemahasiswaan. Dengan begini baru program untuk siswa dan mahasiswa dapat dijalankan dengan baik. Di samping itu, orang tua dan masyarakat juga harus berperan serta secara aktif. Melalui pendekatan seperti ini mudahmudahan program pembangunan karakter dapat berjalan lebih baik. n Penulis adalah Dosen Fakultas Teknik Universitas Andalas dan Ketua Tim Karakter Universitas Andalas

Indra Wediana sebagai Direktur Pemasaran. Dan menjelang hasil fit and proper test dari BI keluar, Indra Wediana sekaligus akan merangkap Direktur Umum dan Direktur Kepatuhan. Kemungkinan kedua, menetapkan Suryadi Asmi sebagai Dirut dan Indra Wediana sebagai Direktur Pemasaran, dan kemudian menjelang hasil fit and proper test BI keluar, Syamsir

Alam (Direktur Umum saat ini) akan menjadi pelaksana tugas Direktur Umum, dan Syaiful Bahri (Direktur Kepatuhan saat ini), akan menjadi pelaksana tugas Direktur Kepatuhan. Masa jabatan direksi Bank Nagari berakhir pada 7 Januari 2012 dan selanjutnya pemegang saham akan memilih direksi baru untuk masa jabatan 2012 – 2016.

Selain menetapkan direksi tersebut, pada RUPS hari Kamis (5/1) itu, pemegang saham juga akan memilih Dewan Pengawas Syariah yang habis masa jabatannya pada November 2011 lalu dan sudah diperpanjang hingga Januari 2012. Dua orang Dewan Pengawas Syariah Bank Nagari saat ini adalah Gusrizal Gazahar dan M. Ridho. (h/atv)

Setelah 68 Tahun ............. Dari Halaman. 1 “Saya lahir di Indarung pada 29 Agustus 1943. Setelah ayahnya meninggal pada 1943, saya diboyong orangtua ke Jakarta,” kata Raymond di Indarung. Dia datang ke Indarung sejak Sabtu (24/12). Kedatangan Raymond kembali ke Indarung, karena orangtuanya dulu bekerja sebagai karyawan pabrik semen peninggalan Belanda tersebut. Perjalanannya di Padang dipandu oleh salah seorang karyawan Semen Padang yang juga keturuan Belanda, lokasi bekas rumah orangtuanya. Kakek Raymond dari pihak ibunya,

Pedro, dulu juga bekerja di PT Semen Padang. Sementara kakek di pihak bapaknya, Philip Latukonsina, dulu bertugas sebagai tentara KNIL. Setelah ditinggal sang ayah, ibu Raymond, Eleonora Beljabicincia, menikah lagi dengan seorang pria Belanda, Van Rhoon Vicktor Frederik. Ketika berkunjung ke makam sang ayah di Kuburan Dagang, Raymond tak kuasa menahan haru. Bulir-bulir air mata membasahi pipinya. Pria itu tampak menyeka mukanya dengan tangan kanannya, usai berdoa di makam sang ayah.

Usai mengunjungi makam sang ayah, Raymond mengungkapkan keinginan untuk mengurus akte kelahirannya di Padang. “Akte kelahiran itu sangat penting bagi saya. Saya merasa senang berada di Padang,” kata bekas fotografer dan pelatih tenis di Belanda itu. Untuk kepentingan itu, Raymond difasilitasi oleh Ketua PWI Sumbar Basril Basar bertemu dengan Walikota Padang, Fauzi Bahar. Walikota Padang Fauzi Bahar pun menyatakan siap membantu pengurusan akta kelahiran Raymond. (Laporan David Ramadian)

Ketua STAIN .................. Dari Halaman. 1 Kemudian terdakwa mengeluarkan surat keputusan (SK) pelaksana kelima program serta melakukan penerimaan mahasiswa baru dan semua biaya untuk mengoperasionalkan kelima program studi tersebut dibebankan pada DIPA STAIN 2007 dan 2008 yang diusulkan secara terus menerus kepada terdakwa selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) berdasarkan SK Menteri Agama RI tahun 2007 dan 2008 “Untuk tahun 2007 biaya yang dikeluarkan melalui bendahara pengeluaran STAIN sebesar Rp25,3 juta dan tahun 2008 sebesar Rp167,9 juta,” tutur Hutagaol. Terdakwa selaku KPA secara melawan hukum juga telah menyetujui pencairan DIPA STAIN M.Djamil Djambek untuk mendanai

operasional kegiatan kelima program studi , padahal itu tidak tercantum dalam DIPA dan RKA-KL tahun 2007 dan tahun 2008. Demikian juga untuk DIPA tahun 2009 dan tahun 2010 terdakwa selaku KPA tetap menyetujui seluruh pembiayaan dibebankan dari anggaran DIPA STAIN. yang dilakukan dengan cara-cara yang sama yakni masing-masing pelaksana Prodi mengusulkan anggaran biaya kepada terdakwa selaku KPA. “Anggaran yang disetujui tahun 2009 sebesar Rp373,6 juta dan tahun 2010 sebesar Rp155,9 juta,” terangnya. Akibat perbuatan terdakwa selaku KPA STAIN yang telah menyetujui dan memerintahkan menggunakan dana DIPA 2007 hingga 2010 yang

dipergunakan untuk tujuan lain, negara telah dirugikan senilai Rp722,9 juta. Perbuatan terdakwa bertentangan dengan pasal 17 ayat (1) jo Pasal 18 UU no.1 tahun 2004 tentang pembendaharaan negara. perbuatan terdakwa diancam pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 UU No.31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah oleh UU no.20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 jo pasal 64 KUHP. Selain terdakwa, masih ada pemeriksaan terhadap saksi Supratman, Aniswita, Era Sonita, Iswantir, Syahrul , Linda Yarni, Dodi Pasilaputra dan Ali Rahman (semua saksi di atas bertindak selaku pelaksana program studi yang perkaranya diajukan tersendiri). (h/dla)

Dipo Banjir .................... Dari Halaman. 1 Ia menilai, masuknya kader partai politik di jajaran kabinet selama ini sudah memberikan efek negatif. Pasalnya, menteri tersebut dipaksa untuk bekerja pada dua pimpinan. Presiden RI sebagai pemimpin kabinet di satu sisi dan partai di sisi yang lain. “Ucapan Dipo semakin menjerumuskan bahwa kerja utama menteri itu bukan profesional tapi politik. Ini menyesatkan,” tambah dia. Malah, bisa menjadi blunder dan dapat digunakan oleh lawan politik SBY. Karena itu, tambahnya, SBY seharusnya melakukan evaluasi terhadap pernyataan yang dianggap inisiatif politik pribadi tersebut. “Ini hanya inisiatif politik Dipo Alam dalam memperdiksi konstelasi politik. Masalahnya dia bukan pengamat politik. Dia menteri yang kerja sesuai bidangnya. Komentar itu keluar dari Dipo itu tidak pantas,” lanjutnya.

Sedangkan Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Akbar Tanjung meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memperingatkan Seskab. Menurut Akbar, penilaian terhadap kinerja para menteri, itu sepenuhnya hak prerogatif Presiden untuk menilai. “Tidak relevan kalau menteri menilai menteri, apalagi dia mengatakan secara terbuka. Padahal posisi dia pun dinilai oleh Presiden,” kritik Akbar. Akbar menilai, tidak pada tempatnya Dipo Alam mengeluarkan pernyataan seperti itu. Yang paling tahu kinerja menteri, imbuh dia, tentu adalah Presiden karena yang membuat komitmen kontrak politik adalah Presiden dengan jajaran kabinetnya. Atas dasar itu, tidak bisa salah satu menteri menilai menteri lain tidak loyal terhadap Presiden. Kalau Presiden menganggap tak loyal dan mau mengganti, lanjut Akbar, itu

sepenuhnya hak Presiden. “Tidak ada yang bisa menolak,” ujar mantan ketua umum Partai Golkar tersebut. Terpisah, Sekretaris F-PPP di DPR, Muhamad Arwani Thomafi mengatakan, ancaman Dipo Alam kepada para menteri tidak pada tempatnya. Karena mengenai penilaian terhadap kinerja menteri dan reshufle merupakan kewenangan Presiden SBY. ‘’ Dipo Alam tidak perlu mengancam. Sebaiknya sesama pembantu presiden bisa berkoordinasi dengan baik, masingmasing bekerja sesuai tupoksinya,’’ kata dia. Menurut Arwani, pernyataan seskab ke publik seperti ini bisa ditafsirkan ada persaingan subyektif antarmenteri. Padahal, lanjut dia, dalam konstitusi sudah jelas bahwa yang mengawasi dan berwenang penuh untuk menilai kinerja menteri adalah Presiden. (dn/rep)

Semua Pejabat ................ Dari Halaman. 1 pada pelantikan 22 pejabat eselon II dan melepas 7 mantan pejabat yang memasuki pensiun di lingkungan Pemprov Sumbar, Selasa (3/1). Meski diantara mereka yang dilantik ada orang Irwan atau orang MK, namun dipastikan tidak ada pengelompokan atau disebut orangnya gubernur atau orangnya wakil gubernur. Semua pejabat akan diperlakukan sama, dievaluasi setiap waktu, dan sekali enam bulan dievaluasi secara menyeluruh. Lalu, diantara beberapa pejabat yang dilantik ini akan ada yang dipanggil secara pribadi untuk mendapatkan pencerahan. Misalnya saja soal kepemimpinannya yang dinilai kurang baik dan tidak tepat diterapkan selama ini atau soal penanganan masalah yang dihadapi. “Bila telah diingatkan tetapi pejabat bersangkutan tidak juga berubah, atau tidak juga sesuai dengan yang diharapkan maka tentu aka nada tindakan,” kata Irwan. Dan secara tidak langsung, Sekdaprov Sumbar yang dihubungi terpisah mengakui, ada beberapa pejabat yang telah dipanggil secara khusus untuk mendapat pengarahan tersebut. Dan diharapkan waktu yang diberikan dapat digunakannya untuk mengubah pola kepemimpinannya. Apalagi bila suara dari mitra kerja pemerintah, seperti anggota dewan juga memberikan penilaian yang sama. Dari 22 pejabat eselon II yang dilantik, 3 pejabat di antaranya dilantik lagi karena adanya perubahan nomenklatur SKPD yang dipimpinnya, seperti Asisten II Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesra Syafrial, Kepala Biro Humas Surya Budhi dan Kepala Biro Pemerintahan Fachril Murad. Lalu 2 orang lainnya dilantik karena pemisahan SKPD yang dipimpinnya

dengan terbentuknya SKPD yang baru, yaitu Kepala Dinas Pendidikan Syamsulrizal, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Afriadi Laudin. Sedang 17 pejabat lain yang dilantik adalah untuk mengisi posisi yang kosong. Mantan Sekdakab Pessel Rosman Effendi dilantik sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan. Hal itu memang sudah menjadi keinginannya untuk mengabdi di lingkungan Pemprov Sumbar. Dan upaya Rosman telah dimulai saat proses seleksi Sekdaprov Sumbar beberapa waktu lalu. “Rosman Effendi memang sudah menjadi PNS di lingkungan Pemprov Sumbar atas keinginannya sendiri untuk lebih berkembang. Hal itu telah dimulai sejak seleksi Sekda. Dan dia setuju untuk ditempatkan sesuai dengan keinginan gubernur,” kata Ali Asmar. Rosman Effeni, Afriadi Laudin, Sudirman Gani, Eka Nuzla adalah pejabat eselon II dengan pangkat/ golongan ruang tertinggi yang dilantik yaitu Pembina Utama Madya (Golongan IV/d). Sedangkan Onzukrisno yang dilantik untuk menduduki kursi Kepala Biro Organisasi Setdaprov Sumbar adalah pejabat dengan pangkat/golongan terendah yaitu Pembina (Golongan IV/a). Non Job Bila Terpaksa Sampai saat ini, duet kepemimpinan Irwan-MK masih memegang komitmen untuk tidak memberlakukan non job bagi pejabat di lingkungan Pemprov Sumbar, kecuali dengan amat terpaksa. Misalnya saja kinerjanya sangat buruk, tersangkut kasus amoral atau hukum dan masalah berat lainnya. “Namun sepanjang pejabat bersangkutan masih mau diingatkan dan merubah kinerjanya, maka diupayakan tetap dipakai, tidak ada non job,” kata Irwan.

Menjabat lebih dari 5 tahun Sementara itu, menjawab pertanyaan soal adanya pejabat di Pemprov Sumbar yang sudah karatan di suatu SKPD bahkan lebih dari 5 tahun, Sekdaprov Sumbar Ali Asmar mengakuinya. Namun proses mutasi dan promosi itu mesti dilakukan secara bertahap. “Kita tidak melakukan mutasi dan promosi itu serta merta seluruh SKPD diganti, tetapi secara bertahap dan tidak membuat kehebohan. Hal ini juga sebagai contoh bagi kabupaten/ kota, mengganti pejabat harus dengan alasan yang tepat dan sesuai mekanisme,” katanya. Dikatakan, para pejabat yang sudah lebih 5 tahun di tempat yang sama, sedang dalam pertimbangan untuk promosi atau mutasi pada bagian lain. Namun dia enggan merinci siapa mereka. Tetapi dari data yang dimiliki Haluan terdapat nama Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Rosnini Savitri. Sementara itu, saat penyerahan penghargaan berupa pin emas bagi 7 mantan pejabat Pemprov Sumbar, Irwan mengatakan, perpanjangan jabatan sudah tidak ada lagi. Semuanya kembali ke aturan yang ada, yaitu pensiun di usia 58 tahun. Irwan menyampaikan permohonan maaf dengan munculnya istilah “Pergub SS” atau Pergub Syahrial Syam, yaitu Pergub yang dikeluarkan untuk mempanjangan masa dinas pejabat eselon II dan berlaku pada masa kepemimpinan Syahrial Syam selama 1 tahun. Setelah dipertimbangkan, maka hal itu tidak dapat dilakukan karena kaderisaasi itu perlu dilakukan. Antrean PNS itu cukup banyak, sekitar 150 eselon III dan 3 kali 150 eselon IV. Sehingga pejabat setelah Syahrial Syam, langsung pensiun ketika telah berusia 58 tahun. (h/vie)


12

MOZAIK

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

Seorang petugas kepolisian melintasi sebuah alat berat yang dioperasikan untuk memperbaiki tanggul di aliran sungai gendol, Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta. ANTARA

Meminimalkan Ancaman Banjir Lahar Merapi

M

EMASUKI puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada Januari 2012, ancaman banjir lahar melalui sungai-sungai berhulu di Merapi tampaknya perlu menjadi kewaspadaan karena material erupsi 2010 di puncak dan lereng gunung itu masih cukup besar.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian Yogyakarta Subandriyo memperkirakan pada akhir tahun lalu masih tersisa 90 juta meter kubik material vulkanik di sejumlah sungai yang berhulu di Gunung Merapi. “Sampai dengan saat ini material vulkanik yang terkeruk atau yang terbawa arus ke sejumlah sungai yang berhulu di Merapi jumlahnya baru mencapai 30 hingga 40 persen saja,” katanya. Dengan jumlah volume material pasir dan batu sekitar 90 juta meter kubik dari jumlah awal diperkirakan 130 juta meter kubik, ancaman banjir lahar di sejumlah sungai yang berhulu di Merapi masih sangat besar dan akan berlangsung cukup lama. “Sekitar 90 juta meter kubik material tersebut tersebar di sejumlah sungai yang ada di Kabupaten Sleman dan Jawa Tengah,” katanya.

Sungai-sungai yang berhulu di Merapi tersebut meliputi Sungai Woro, Klaten sekitar 7,8 juta meter kubik, Sungai Gendol Sleman 24 juta meter kubik, Sungai Kuning, Sleman 8,7 juta meter kubik, Sungai Boyong Sleman 2,4 juta meter kubik, Sungai Krasak, Sleman 10,8 juta meter. Kemudian Sungai Putih di Magelang 8,2 juta meter kubik, Sungai Lamat Magelang 1,4 juta meter kubik, Sungai Pabelan 20,8 juta meter kubik, Sungai Semawo 4,4 juta meter kubik dan Sungai Trisik 3,8 meter kubik. “BPPTK sudah melakukan pemetaan di sejumlah kawasan yang ada di Sleman, untuk mengantisipasi banjir lahar dingin sejak dini,” katanya. Subandriyo mengatakan, untuk Sungai Gendol di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, ancaman lahar dingin meliputi Desa Glagaharjo dan Desa Argomulyo Kecamatan Cangkringan serta Desa Sindumartani, Kecamatan Ngemplak. “Sedangkan untuk Sungai Opak meliputi Desa Wukirsari, Argomulyo di Kecamatan Cangkringan dan Desa Bimomartani, Kecamatan Ngemplak. Sedangkan untuk terusan Sungai Opak bawah meliputi Desa Tamanmartani, Kecamatan Kalasan dan Bokoharjo, Kecamatan Prambanan,” katanya. Mengenai salah satu cara antsipasi lahar dingin di Kecamatan Cangkringan dengan membangun sudetan, menurut Subandriyo, masih harus dilakukan evaluasi dari BPPTK apakah cukup efektif atau tidak. “Sudetan salah satu langkah antisipasi agar terjangan lahar dingin tidak memasuki pemukiman warga. Namun apakah cara itu efektif, masih perlu dikaji kembali saat memasuki musim hujan,” katanya.

BPPTK Yogyakarta akan melakukan peringatan kepada warga untuk terus waspada akan ancaman banjir lahar dingin. “Kami minta warga untuk mendengarkan informasi yang disampaikan BPPTK Yogyakarta melalui Pemerintah Kabupaten Sleman maupun pemerintah desa,” katanya. Puncak Curah Hujan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Geofisika Yogyakarta mengimbau warga yang tinggal di kawasan daerah aliran sungai mewaspadai potensi banjir menjelang musim puncak hujan Januari 2012. Staf Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Geofisika Yogyakarta (BMKG) Agus Triyanto di Yogyakarta mengatakan, fenomena La Nina berpotensi terjadi pada puncak musim hujan, yang diprediksi pada Januari 2012. “Uap air pada Januari jumlahnya lebih banyak sehingga berpotensi menimbulkan banjir,” katanya. Fenomena La Nina yang terjadi pada 2012 diprediksi tidak jauh berbeda dengan musim hujan pada tahun-tahun sebelumnya. BMKG telah menyosialisasikan potensi banjir kepada masyarakat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) untuk mengantisipasi dampak bencana banjir air maupun banjir lahar dingin. “Terutama untuk masyarakat yang tinggal di kawasan daerah aliran sungai (DAS) harus terus meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan tinggi,” kata dia. BMKG bekerja sama dengan sejumlah lembaga, seperti, BPPD untuk memberikan informasi yang benar

Sejumlah warga melintasi dam sabo bronggang setelah penyurutan aliran lahar dingin di Sungai Gendol, Cangkringan,Sleman, DI Yogyakarta. Hujan deras di puncak Merapi mengakibatkan terjadinya banjir lahar dingin dengan membawa material vulkanik sehingga perlu diwaspadai. ANTARA

terhadap potensi dan ancaman banjir. “BPPD akan menyebarkan informasi potensi banjir kepada masyarakat melalui ‘handy talky’ (HT) maupun pesan singkat seluler setiap tiga jam saat puncak curah hujan terjadi di DIY,” katanya. Ia mengatakan, saat ini intensitas hujan berada pada kategori ringan hingga sedang, yakni lima hingga 20 milimeter (mm) per hari. “Idealnya pada Desember curah hujan telah merata di DIY. Namun, saat ini intensitas curah hujan masih belum merata di seluruh wilayah DIY karena terjadi penyebaran angin,” kata dia. Menurut dia, intensitas hujan turun secara bertahap, yakni ringan, sedang, hingga banyak. Curah hujan dikategorikan lebat atau tinggi jika

mencapai 50 hingga 100 mm per hari dan sangat lebat di atas 100 mm. “Januari intensitas hujan lebih banyak atau deras kemudian secara bertahap akan berkurang hingga April 2012,” katanya. Tingkatkan Koordinasi Curah hujan dalam beberapa hari terakhir mulai meninggi sehingga potensi banjir lahar melalui sungai berhulu di Gunung Merapi juga semakin tinggi. Untuk itu komunitas sukarelawan pemantau Gunung Merapi meningkatkan koordinasi. “Koordinasi dan pembagian tugas ini sesuai dengan keberadaan markas komunitas sukarelawan tersebut, untuk memudahkan dan mengoptimalkan pemantauan,” kata Koordinator “Relawan Jogja Timur” (RJT) Sri Sunaryo.

Menurut dia, pembagian tersebut berdasar arahan dari Badan Kesatuan Bangsa, Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana (Kesbanglinmas dan PB) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. “Dengan adanya pembagian tugas dan wilayah pemantauan tersebut, pola komunikasi dan penugasan relawan menjadi lebih terarah,” katanya. Komunitas Siaga Merapi (KSM) di Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan dan Forum Peduli Bumi (FPB) di Desa Sindumartani, Kecamatan Ngemoplak bertugas di sebelah timur aliran Sungai Gendol. “Sementara Saluran Komunikasi Sosial Bersama (SKSB), Agro Merapi Community (AMC) dan Relawan Jogja Timur (RJT) mengawasi sebelah barat Sungai Gendol, Sungai Opak dan Sungai Kuning,” katanya. Sri Sunaryo mengatakan, dengan adanya pembagian tersebut, semua komunitas relawan bertanggung jawab penuh terhadap wilayah yang sudah ditentukan. “Dalam menjalankan tugas, relawan dibantu SAR yang fungsi utamanya untuk evakuasi jika ada korban dalam setiap kejadian bencana. Meski begitu, tiap komunitas juga sudah memiliki Tim Reaksi Cepat (TRC),” katanya. Ia mengatakan, pada kondisi darurat TRC harus mampu mencatat setiap kejadian sekaligus melaporkan kronologis bencana, mulai dari korban harta benda hingga korban jiwa. “Setelah melakukan identifikasi terhadap bencana yang terjadi, TRC akan melaporkan kepada induk komunitas dan meneruskan ke Kesbanglinmas dan PB Sleman,” katanya. „Victorianus Sat Pranyoto


PADANG LINGKAR Harga Cabai Kembali Naik RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

Dua Pemuda Diciduk Pol isi

PADANG, HALUAN — Dua pemuda asal Lampung, Hanaf i (25) dan Bustami (18) d itangkap pol isi karena d iduga mencuri mancis (korek api) d i sebuah toko aksesoris d i Lapai, Kecamatan Nanggalo, Senin (2/1) sekitar pukul 20.30 WIB. Dua pemuda ini masuk ke dalam toko dengan berpura-pura sebagai pembel i. Kemud ian mereka menanyakan harga korek api yang berbentuk gantungan kunci. Namun, setelah dapat mancis tersebut mereka malah memasukkannya ke dalam saku. Sebelumnya, pemil ik toko pun merasa curiga dengan gelagat ket ika masuk ke dalam toko. Setelah d iperhatikan, dan mengetahui pelaku ini mengambil korek api, pemil ik toko pun berteriak. “Saya pun sudah curiga lebih dulu, makanya saya perhatikan terus, sampai saya mel ihat pelaku memasukan mancis ke dalam saku. Setelah itu, saya pun memohon kepada pol isi agar membebaskan kedua pelaku karena kasi han,” kata pemil ik toko yang t idak mau d isebutkan namanya. Hanaf i kepada petugas mengaku, mencuri korek api tersebut karena ingin sekal i memil ikinya “Saya mengaku salah, dan mohon untuk d ibebaskan pak,” kata Hanaf i memohon sambil menangis d i hadapan petugas. “Kami mengamankan mereka, dan hingga kini masi h d iperiksa penyid ik apakah mereka telah sering melakukan pekerjaan tersebut atau t idak,” kata Rusd i, Kanit III SPKT Polresta Padang, Iptu Rusd i Agus Sukandar. (h/nas)

PADANG, HALUAN — Harga cabai di kawasan Pasar Raya Padang kembali melonjak naik, akibat tersendatnya pasokan dari luar daerah.

LAYANI-Pedagang cabai di Pasar Raya Padang tengah melayani pembeli, Selasa (2/1). Harga cabai saat ini mengalami kenaikan akibat kurangnya pasokan. RAHMAT HIDAYAT

Unand Temukan Mikroba Pembunuh Hama Cabai PADANG, HALUAN — Tim peneliti dari Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas menemukan mikroba untuk memberantas penyakit tanaman cabai. “Tim yang terdiri dari dosen, dan beberapa mahasiswa ini telah menemukan sekitar 500 bakteri, dan virus yang bisa membasmi penyakit tanaman cabai,” kata Kepala Laboratorium Bioteknologi, dan Pemuliaan Tanaman Unand, Prof Jamsari, Selasa (3/1). Tim yang bekerja sejak 2008 telah menemukan 125 isolat bakteri dari 500 yang diujikan sebagai penghasil

senyawa kitinase yang dapat membunuh jamur patogen penyebab penyakit ‘antraknose’ yakni penyakit busuk buah. “Senyawa kitinase mematikan aktivitas bakteri penyakit tanaman cabai,” lanjutnya. Dia mengatakan, kitinase yang dihasilkan bakteri semacam pseudomonas, bacillus, agrobacteria, dan jenis lainnya ini diambil melalui proses pemisahan atau ekstraksi. Kemudian senyawa ini dijadikan dalam bentuk biofungisida yang selanjutnya diberikan kepada tanaman cabai yang terkena penyakit. “Selain bakteri, virus juga bisa dijadikan

pembasmi penyakit tanaman cabai,” katanya Saat ini melalui rekayasa genetika, virus gemini bisa dijadikan vaksin untuk penyakit kuning keriting. Untuk mematikan aktivitasnya dalam penyakit kuning keriting pada daun, mikroba ini diubah susunan gennya. Dampak dari perubahan itu katanya, akan terjadi perubahan sifat virus itu dari yang mematikan bagi tanaman menjadi pelindung dari penyakit tersebut.”Perbedaan biofungisida dan rekayasa virus ini ada pada prinsip kerjanya yakni membasmi dan mencegah,” katanya.

Dia menjelaskan, biofungisida dari bakteri lebih berperan dalam penghancuran tubuh jamur yang ada pada tanaman cabai yang terserang penyakit ‘antraknose’. Sementara dengan rekayasa virus ini lanjutnya, berfungsi sebagai kekebalan atau imun bagi tubuh tanaman cabai tersebut. “Diharapkan 2012 ini didapatkan hasil yang aplikatif,” katanya. Dia mengatakan pada tahun 2012 penelitian ini bisa didapatkan produk yang layak untuk dipasarkan dan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.(h/adk/ant)

Dalam beberapa hari terakhir truk yang biasa membawa pasokan salah satu barang kebutuhan rumah tangga tersebut tidak seberapa yang masuk ke Kota Padang. Hal tesebut diungkapkan oleh Syahrial, salah seorang pedagang cabai, Selasa (3/12). Ia menjelaskan, sehari sebelumnya ia masih menjual cabai dengan harga Rp36 ribu per kilogram. Tetapi keamrin sebagian besar pedagang terpaksa menaikkan harga hingga Rp46 ribu per kilogram. “Kenaikan terjadi memang cukup signifikan, tetapi kami harus menaikkan harga, karena kami mengambil cabai juga dengan harga yang tinggi,” lanjutnya Menurutnya, kenaikan harga cabai akibat berkurangnya truk yang mengangkut kebutuhan pokok tersebut. Biasayanya, setiap hari ada sekitar lima truk yang mengangkut cabai ke

13 Padang. “Setiap paginya truk pembawa cabai tersebut datang dari Medan dan Jawa. Tetapi, hari ini (kemarin-red) hanya satu truk yang masuk dari Medan. Sekadar untuk mendapatkan cabai tersebut saja saya harus berebut dengan pedagang yang lain. kenaikan seperti ini biasa terjadi, sifatnyapun hanya temporal. Jika truk yang membawa truk yang datang membawa cabai kembali datang seperti biasa, hargapun akan turun,” katanya. Masyarakat memang sangat mengeluhkan kenaikan harga tersebut. Ada yang terkejut karena sehari sebelumnya harganya masih Rp36 ribu perkilogram. tetapi karena cabai sangat dibutuhkan, para pembeli terpaksa harus tetap membeli sebagai pelengkap penganan rumah tangga mereka. Sementara itu, untuk harga cabai giling harga relatif stabil, karena stok yang dimiliki pedagang masih mencukupi. Yelnita, Salah seorang ibu rumah tangga yang berbelanja di kawasan pasar mengatakan, kenaikan cabai sangat memberatkan, karena cabai merupakan kebutuhan yang cukup penting bagi rumah tangganya. Ia cukup terkejut, kenaikan Rp10 ribu perkilo sangat besar baginya, apalagi kebutuhan keluarga terus meningkat. (h/yat)

PENJUALAN buah-buahan di Pasar Raya tetap diserbu pengunjung, meski di lokasi lain menjamur tem pat-tempat penjualan buah-buahan .HASWANDI


14 PA D A N G LINGKAR

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

TAK KANTONGI IZIN

RS Reksodiwiryo Wujudkan Green Hospital PADANG, HALUAN — Rumah Sakit Dr Reksodiwiryo (RST), Ganting, akan mewujudkan ramah lingkungan (green hospital). “RST terus berbenah diri dengan mewujudkan green hospital,” kata Kepala RST Reksodiwiryo, Letkol CKM Farhaan Abdullah, Selasa (3/1). Menurutnya, implementasi kebijakan green hospital dilakukan untuk meningkatkan salah satu mutu pelayanan di rumah sakit. “Rumah sakit tidak terjebak pada orientasi bisnis semata, namun juga memperhatikan lingkungan dengan melakukan penaman pohon,” katanya. Dia menambahkan, untuk mewujudkan RST terus melakukan penataan taman dalam memfungsikan zona hijau dengan penanaman pohon dan pembuatan taman sepanjang area rumah sakit. “Penanaman berbagai jenis pohon di lingkungan RS dimulai dari area parkir depan sampai yang ada di bagian belakang, serta lingkungan dalam di sekitar kamar perawatan pasien,”katanya. Kebijakan Green Hospital lanjut Farhaan merupakan jawaban pergeseran tuntutan kebutuhan mutu pelayanan RS bagi masyarakat. “Rumah sakit dapat memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi pasien dan pengunjung lainnya untuk memenuhi unsur kenyamanan ekologis sebagai pertimbangan pasien dalam pemilihan rumah sakit,”kata Farhaan. Dia mengatakan selain dilakukan penaman berbagai jenis pohon, juga melakukan penataan lahan parkir yang nyaman bagi pengunjung rumah sakit. “Hal ini dimaksudkan untuk membenahi jalur parkir agar mempermudah kendaraan yang melintas sehingga tidak menggangu mobil yang mengantarkan pasien ke Instalasi Rawat Darurat (IGD) RST,” katanya. (ant)

Dinas TRTB Butuh Tambahan Motor PADANG, HALUAN — Dinas Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) Kota Padang membutuhkan tambahan kendaraan operasional roda dua, untuk memaksimalkan pekerjaannya dalam melakukan penertiban terhadap bangunan yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). “Kami membutuhkan tambahan kendaraan roda dua, sebagai penunjang dalam pekerjaan. Karena, tanpa kendaraan sulit rasanya untuk menyelidiki dimana saja bangunan di Kota Padang yang tidak memiliki izin,” kata Kepala Dinas TRTB Kota Padang Dian Fakhri Menurutnya, saat ini Dinas TRTB memiliki kendaraan roda dua sebanyak 10 unit namun yang rusak 6 unit. Sedangkan, yang masih beroperasional hanya 4 unit. Untungnya, tahun 2012 ini tambahan lagi sebanyak 3 unit jadi masih perlu ditambah lagi sekitar 3 unit lagi untuk mencukupkan 10 unit. Neskipun kendaraan operasional ter batas, tapi, pekerjaan masih berjalan lancar dengan bekerjasama pihak kelurahan dan kecamatan. Jadi, Dinas TRTB tidak perlu berjalan tiap hari menyelidiki bangunan mana saja yang belum mendapatkan IMB. Dengan kerjasama pihak kelurahan dan kecamatan, maka kelurahan dan kecamatan nantinya melaporkan ke Dinas TRTB mana saja bangunan yang tidak punya IMB kemudian dengan adanya laporan tersebut, lalu petugas Dinas TRTB dengan kendaraan operasionalnya langsung datang menyelidiki. “Dan, jika memang benar laporan itu. Maka, bisa segera disegel atau dibongkar tergantung kesalahan dari pemilik bangunan itu,” katanya. Menanggapi hal itu Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Kota Padang Syahrul mengatakan, sangat menyayangkan kenapa ada kendaraan operasional yang rusak. Dan, kenapa sampai rusak padahal ketika diberikan ke Dinas TRTB masih dalam keadaan bagus.(h/ade)

Depot Air Terancam Ditutup PADANG, HALUANUsaha depot air minum isi ulang yang tidak mengantongi izin operasional dari instansi berwenang terancam ditutup.

RAWAN — Kendaraan dibiarkan parkir di sembarang tempat, meski memakan badan jalan. Padahal kondisi demikian rawan kemacetan, dan kecelakaan lalu lintas. Dinas Perhubungan berjanji akan menertibkan parkir dalam tahun ini. HASWANDI

“Awal bulan ini tim gabungan sudah turun melakukan inspeksi terhadap usaha depot air minum isi ulang di wilayah Kota Padang. Kita beri waktu tiga bulan bagi yang belum mengantongi izin,” kata Komandan Satpol PP Sumbar Edi Aradial di Padang, Senin (2/1) Tim gabungan dalam penertiban usaha depot air minum terdiri atas unsur Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Satpol PP. Menurutnya, apabila dalam rentang waktu yang sudah disediakan masih ada pelaku usaha depot yang tidak mengurus izin usahanya, maka akan ditutup. Izin usaha depot air minum sudah diatur dalam Pergub Nomor 59 tahun 2004, tapi masih banyak yang belum mengindahkannya. Kondisi ini kalau terus dibiarkan mengurangi

pamasukkan bagi daerah serta sangat berisiko terhadap kondisi kesehatan masyarakat, katanya. “Tujuan penertiban izin bukan untuk mematikan usaha masyarakat, tapi menjalankan prosedur yang berlaku. Pelaku usaha depot banyak tak mengetahui rambu-rambu yang harus diindahkan setelah mereka mengoperasikan usahanya,” ujarnya menambahkan. Menurutnya, banyak usaha depot air minum di Padang dan sejumlah kabupaten dan kota tidak memiliki izin. Kondisi itu tentu sangat mencemaskan terkait kualitas air yang dipasok dan didistribusikan kepada masyarakat. Bahkan, menurut Edi, pemilik usaha yang sudah punya izin pun kerap lalai melakukan pemeriksaan rutin terhadap kualitas air yang dihasilkan. Ia mengatakan, mulai tahun ini seluruh denda maksimum terhadap pelanggaran peraturan daerah yang masuk kategori tindak pidana ringan (tipiring) akan masuk ke kas daerah. Penerapan ini sudah dikoordinasikan dengan pihak kejaksaan, dan kepolisian sebagaimana tuntutan Undangundang Nomor 28 Tahun 2009, tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. (h/vie/ant)

Ketua FWK Sebut Polisi Buta Warna PADANG, HALUAN — Ketua harian umum Forum Warga Kota (FWK), Budi Syahrial, dihadirkan menjadi saksi dalam sidang lanjutan perkara pembakaran atribut yang disangkakan kepada terdakwa Sofyan Rambo dan Darwan, di Pengadilan Negeri (PN) Padang, Selasa (3/1). Puluhan pedagang pasar raya terlihat memenuhi ruang sidang untuk mengikuti jalannya persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Budi mengatakan aparat kepolisian yang menangani kasus sewaktu ia melapor tersebut buta warna. “Sewaktu saya melaporkan kejadian, topi yang dibakar itu bewarna dongker. lalu terkait topi yang menjadi daftar pencarian barang oleh pihak kepolisian yang berwarna hijau dan hitam saya tidak tahu, mungkin saja polisi itu buta warna,” kata Budi ketika ditanya oleh salah satu anggota tim

penasehat hukum pedagang pasar raya terkait warna topi yang diterangkan saksi di persidangan beda dengan sewaktu ia melapor ke pihak kepolisian. Usai menyatakan hal tersebut, puluhan pedagang pasar raya yang melihat berjalannya persidangan tertawa sambil mengeluarkan katakata cemooh dari mulut mereka. “Masa iya polisi buta warna,”tutur salah seorang pedagang pasar raya yang menyaksikan persidangan. Pada sidang yang dipimpin majelis hakim Asmuddin beranggotakan hakim Astri wati dan Jamaluddin ini,Budi menyebutkan pengerusakan atribut oleh terdakwa Sofyan dan darwan adalah ketika mereka memegang topi saat kejadian. Dan yang menyulut api kepada topi dan baju yang dipegang terdakwa adalah orang lain, hingga sekarang orang tersebut masih dalam daftar pencarian polisi Namun ketika ditanyakan salah

seorang PH pedagang pasar raya siapa yang memiliki topi dan baju yang dibakar sewaktu kejadian 10 oktober 2011 di pasar raya impres 2 lantai 1 tersebut, Budi menjawabnya tidak tahu, dan suasana pun memanas karena Budi mencoba melempar pertanyaan tersebut ke sekretarisnya yang berada di luar ruang sidang. Saya tidak tahu baju, dan topi pilkep yang dibakar itu milik siapa karena di bawah FWK juga ada Organisasi Pedagang Sejenis (OPS), yang memiliki ciri tersendiri terhadap atribut FWK. Tanya kepada sekretaris karena saya mendapat laporan dari mereka,” ujar Budi Lagi-lagi kejanggalan pun terungkap di persidangan. Sewaktu melapor kepada pihak kepolisian pada tanggal 11 oktober 2011, Budi mengatakan ia membawa barang bukti berupa berita di koran, contoh topi yang dibakar, dan surat

kuasa melapor dari ketua FWK. Namun dalam berita acara pemeriksaan yang dilampirkan sebagai barang bukti (BB) di persidangan Budi melapor atas nama pribadi sendiri. “Kalau itu saya tidak tahu,” ujar Budi. “Mana mungkin anda tidak tahu, sedangkan yang memaraf surat laporan tersebut anda, sendiri,” ungkap PH pedagang pasar raya. Sementara itu kewajiban terkait aturan tentang keanggotaan, dan kewajiban seseorang anggota FWK yang menyangkut atribut FWK, Budi syahrial tidak dapat menjawab karena semua itu tidak ada di atur dalam Anggaran Dasar Rumah Tangga (ADRT). “Kewajiban untuk mengembalikan jika keluar dari FWK dan aturan seseorang dinyatakan keluar dari FWK hanya sesuai kesepakan bersama, karena ADRT belum ada, yang ada hanya Anggaran Dasar (AD) FWK,”ujar Budi.

Tidak saja Budi, dua saksi lainnya, Indra kasman, bendahara FWK dan Rajjabman, Wakil Sekretaris FWK juga hadir sebagai saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Saksi Indra Kasman yang mengaku berada di tempat kejadian perkara (TKP), mengatakan latar belakang terjadinya pembakaran tersebut merupakan tidak sepahamnya pendapat para pedagang dengan FWK. Pedagang menginginkan pasar impress II. III, dan IV hanya di renovasi. Sedangkan FWK berpendapat bangunan pasar tersebut dibangun dengan bertahap dengan dana APBD/APBN. Sementara saksi Rajjaban ketika ditanya oleh hakim dan PH pedagang pasar raya terkait hal tersebut, ia banyak menjawab tidak tahu. “Saya tidak tahu pak, karena saya tidak ada di TKP sewaktu kejadian,” ujar Rajjaban. (h/dla)

SASTRI BAKRIE

“Esa Tak Pernah Mau Damai” PADANG, HALUAN — Sidang lanjutan perkara pengrusakan inventaris Sekretariat DPRD Kota Padang yang menyeret nama anggota DPRD Maidestal Hari Mahesa dilanjutkan dengan menghadirkan saksi, sekaligus pelapor Sastry Bakrie, Selasa (3/1). Dalam keterangannya sekretaris dewan ini mengatakan, dirinya melanjutkan perbuatan Esa ke proses hokum, karena tidak menemui jalan damai, meski sudah dimediasi oleh beberapa pihak berkali-kali.

“Sudah beberapa kali diupayakan jalan damai. Salah satunya oleh Uda Basril Jabar, namun saya tidak melihat itikad dari saudara Esa. Saya lihat dia tidak menyesal,” ujar Sastry dalam keterangannya di hadapan majelis hakim yang diketuai Asmuddin, dengan anggota Asmar dan Yoserizal di Pengadilan Negeri Padang Dalam upaya mediasi yang dilakukan, Sastry mengaku selalu bersedia untuk mengikuti jalan damai asalkan Esa mau mencabut kata-kata yang menurutnya me-

rupakan penghinaan. “Saya selalu yang menyiapkan draft perdamaian itu pak hakim,”katanya. Kasus ini menurut Sastry, bermula saat Esa yang merupakan anggota DPRD Kota Padang mendatangi ruangan Sekwan DPRD Kota Padang pada tanggal 15 Agustus 2011 untuk menanyakan l pemotongan uang perjalanan dinas sebesar Rp100 ribu per anggota. Saat itu Sastry menjelaskan uang tersebut dipotong berdasarkan hasil keputusan pimpinan

DPRD Kota Padang yang telah diberitahukan kepada masingmasing fraksi. Tidak terima akan alasan tersebut Esa yang kemudian tersulut emosi, seperti yang dijelaskan Sastry, lalu melontarkan kata-kata yang dianggap Sastry sebagai sebuah penghinaan, dan berujung pada pengrusakan meja dan pintu Sekreatriat DPRD Kota Padang. Melihat Esa tersulut emosi, Sastry sempat memberikan uang Rp100 ribu milik pribadinya. “Selain mengatakan Sekwan

Pungli, ia juga melontarkan katakata korupsi, dan mengatakan saya menzalimi dan memalak uang anggota dewan, dan dengan uang itulah yang membuat saya kaya saat ini. Tidak terima akan hal ini saya mengganggap ini sebagai penghinaan,” katanya lagi. Saat itu pulalah Esa melampiaskan emosinya pada satu unit meja yang berada di ruangan Sekwan dengan menendang kaca meja hingga pecah. Tak lama setelah memecahkan meja menurut beberapa saksi lainnya Esa berjalan keluar ruangan menuju lobi lalu menghancurkan kaca pintu lobi. “Saat itu dia juga mengatakan untuk melaporkan saja ke polisi biar dia bisa membuka semua COURIER & CARGO SERVICE Lebih Cepat Lebih Baik bobrok sekwan,” ujar Sastry Jl. Teknologi Raya No. 104, Siteba Padang, Telp. (0751) 7871716, HP. 081374001716, FAX. (0751) 7056964 menirukan. PENGIRIMAN DOKUMEN, PAKET & CARGO (Melayani Lokal & Dpmestik ke Seluruh Wilayah Nusantara) Namun, saksi lain, Syafrida Catt : Jemput Antar Alamat JASA PINDAH RUMAH/KOST, PINDAH KANTOR/TOKO/BARANG (Dalam / Luar Kota di Nusantara) Wati, salah seorang satu pegaEKSPEDISI (PENGANGKUTAN BARANG) Sumatera-Jawa/Nusantara wai Sekretariat DPRD Kota PENGEPAKAN (PACKING) & PENYEDIA ARMADA ANGKUTAN (TRUCKING) AKTIS MURAH, PR CITY COURIER (Pengiriman Dalam Kota; Paket & Dokumen, Billing Statement, AHABAT Padang yang berada di ruangan Kartu Kredit, Brosur, Undangan, dll. DAN BERS saat itu mengaku tidak menCabang/Outlet ZATAKA : PADANG, Cengkeh : (0751) 775824, Simp. Tinju Lapai : (0751) 7809336, HP. 081320551548 DUKU : (0751) 484169, HP 081374883322, BUKITTINGGI : (0752) 7001516, HP. 081363573535, SOLOK : (0755) 22050, HP. 085274022811, PAINAN : (0756) 22473, HP. 08126745508, MUARO Sjj : (0754) 20250, HP.081374632998, MUARA LABUH : dengar berbagai ucapan yang (0755) 70592, HP. 081363814593, Simp. Empat Pasaman : HP. 085263008432, 081363321678, Pulau Punjung : (0754) 40042, HP. 081374044040, Jambi : (0741) 21545, HP. 081927513593, Sungai Penuh : (0748) 323725, JAKARTA : (021) dianggap hinaan oleh Sastry. 8608003, 93443910, HP. 0811868308, Pekanbaru : (0761) 5522788, 085271945100 dan Agen/Outlet kami di kota anda “Saya hanya mendengar ia meminta Sekwan mengembalikan uang potongan tersebut,” ungkapnya. Hal yang sama juga diungkapkan beberapa saksi lain, yaitu Asmawita dan Amrizal staf sekretariat, Yani sekretaris pribadi Ketua DPRD Kota Padang dan Osman Ayub, salah satu anggota DPRD Kota Padang lainnya.”Saya hanya mendengar Esa mengatakan Sekwan Pungli berkali-kali sambil mengibaskan uang Rp100 ribu ke udara,”kata Amrizal. Beberapa keterangan saksi ini dibantah oleh Esa yang mengatakan bahwa ia pernah enam kali mengupayakan jalan damai namun tidak berhasil. “Saya sudah enam kali membuat surat, selain itu saya juga tidak memecahkan kaca pintu, namun mengangkat dan bermaksud menggeser pintu,”katanya .(h/dla)

ATAKA Express

menambah ukuran permanen

TOKO CENTRAL

0751-850 0066 - 0812 8333 5222 Jl. Khatib Sulaiman No. 24 (Depan STIKES INDONESIA/100m sebelum Masjid Agung Sumbar


OLAHRAGA 01. Man. City

19 14 3

2

(53-16)

45

02. Man. United

19 14 3

2

(49-17)

45

03. Tottenham

18 12 3

3

(35-20)

39

04. Chelsea

20 11 4

5

(36-23)

37

05. Arsenal

20 11 3

6

(36-27)

36

06. Liverpool

19 9

7

3

(24-15)

34

07. Newcastle

19 8

6

5

(26-25)

30

08. Stoke City

20 8

5

7

(21-30)

29

09. Norwich

20 6

7

7

(28-34)

25

10. Everton

18 7

3

8

(19-20)

24

11. Swansea

20 5

8

7

(20-23)

23

12. Fulham

20 5

8

7

(22-26)

23

13. Aston Villa

20 5

8

7

(22-26)

23

14. West Brom

19 6

4

9

(19-27)

23

15.Sunderland

19 5

6

8

(23-22)

21

16.Queens PR

20 4

5

11

(19-35)

17

17.Wolverhampton 20 4

5

11

(22-36)

17

18.Wigan Athletic 19 3

6

10

(16-36)

15

19.Blackburn

20 3

5

12

(29-43)

14

20.Bolton

19 4

1

14

(23-42)

13

Hasil Pertandingan Senin (2/1) Aston Villa Vs Swansea C Blackburn R.Vs Stoke C. Queens PR Vs Norwich C. Wolves Vs Chelsea Selasa (3/1) Fulham Vs Arsenal Jadwal Pertandingan Rabu (4/1) Tottenham H. Vs West Brom Wigan Vs Sunderland Manchester C Vs Liverpool Kamis (5/1) Everton Vs Bolton W NewcastleVs Manchester U

0 1 1 1

-

MANCHESTER, HALUAN — Penyerang bengal asal Manchester United Wayne Rooney dipastikan akan tampil kala “The Red Devils” bertandang ke St James’ Park kandang Newcastle United Rabu (4/1) malam ini. Sir Alex Ferguson menyatakan bahwa “Wazza” julukan Wayne Rooney siap diturunkan dalam pertandingan tersebut. Rooney sebelumnya sempat mendapatkan sanksi dari pihak United akibat permasalahan kebugarannya. Sanksi tersebut didapatkannya setelah ia keluar bersenang-senang pada malam hari bersama Darron Gibson dan

2 2 2 2

2 - 1 02.45 WIB 02.45 WIB 03.00 WIB 03.00 WIB 03.00 WIB

01.AC Milan

16 10 4

2

(35-16)

34

02.Juventus

16 9

7

0

(27-11)

34

03.Udinese

16 9

5

2

(20-9)

32

04.Lazio

16 8

6

2

(24-13)

30

05.Inter Milan

16 8

2

6

(22-19)

26

06.Napoli

16 6

6

4

(29-18)

24

07.AS Roma

16 7

3

6

(21-19)

24

08.Catania

16 5

7

4

(20-23)

22

09.Palermo

16 6

3

7

(18-20)

21

10.Genoa

16 6

3

7

(19-24)

21

11.Chievo

16 5

5

6

(13-18)

20

12.Atalanta

16 6

8

2

(23-19)

20

13.Fiorentina

16 4

6

6

(15-15)

18

14.Cagliari

16 4

6

6

(12-17)

18

15.Parma

16 5

4

7

(21-27)

19

16.Siena

16 3

6

7

(14-16)

15

17.Bologna

16 4

3

9

(14-24)

15

18.Cesena

16 3

3

10

(8-20)

12

19.Novara

16 2

6

8

(17-29)

12

20.Lecce

16 2

3

11

(17-33)

9

01.Madrid

16 13 1

2

(56-15)

40

02.Barcelona

16 11 4

1

(50-8)

37

03.Valencia

16 10 3

3

(26-16)

33

04.Levante

16 9

2

5

(25-19)

29

05.Sevilla

16 6

6

4

(18-17)

24

06.Malaga

16 7

3

6

(22-20)

24

07.Espanyol

16 7

2

7

(16-20)

23

08.Osasuna

16 6

7

3

(21-28)

25

09.Bilbao

16 5

7

4

(23-19)

22

10.Atletico

16 5

4

7

(23-26)

19

11.Real Betis

16 6

1

9

(17-22)

19

12.Getafe

16 5

4

7

(14-21)

19

13.Granada

16 5

4

7

(10-16)

19

14Mallorca

16 4

6

6

(15-22)

18

15. Sociedad

16 4

5

7

(16-23)

17

16.Vallecano

16 4

4

8

(16-18)

16

17.Villarreal

16 3

6

7

(13-23)

15

18.Gijon

16 4

3

9

(16-27)

15

19.Santander

16 2

8

6

(11-21)

14

20.Zaragoza

16 2

4

10

(13-31)

10

Juventus Lapar TURIN, HALUAN — Penampilan Juventus di tahun 2011 cukup gemilang. Meski saat ini berada di peringkat kedua, Juventus menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan. "Kami memulai musim ini dengan baik. Saya merasakan adanya rasa antusias yang lebih jika dibandingkan ketika menjalani laga pra musim. Kami belum tahu akan berada di mana saat akhir musim. Namun, potensi yang ada di tim ini setidaknya bisa mengobati kegagalan pada musim-musim sebelumnya," kata Andrea Pirlo seperti dilansir Football Italia (net)

15

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

RAUL ALBIOL

Ditaksir Citizen MANCHESTER, HALUAN — Manchester City lirik pemain Madrid pada bursa pemain musim dingin. Salah satu pemain yang kabarnya ingin didatangkan The Citizen, Raul Albiol. Kemampuan Albiol yang bisa dijadikan bek tengah maupun gelandang bertahan sangat dibutuhkan oleh Roberto Mancini, Albiol diproyeksikan sebagai pengganti Kolo Toure dan Yaya Toure yang bakal pergi ke Piala Afrika. Albiol sendiri merupakan salah satu pemain yang dianggap sebagai tenaga berlebih di Bernabeu, bukan pilihan utama di sana, padahal ia ingin ikut ke Euro 2012 bersama Spanyol. Maka sudah pasti satu-satunya jalan adalah tampil reguler, dan mungkin opsi ini pula yang akan diambil oleh mantan bek Valencia itu di bulan Januari ini. Selain Albiol, kabarnya The Citizen juga berharap proposal pembelian senilai 5 Juta Poundsterling untuk Jose Angel Pozo segera disetujui Real, Pozo adalah pemain akademi Madrid yang masih berumur 15 tahun.(net)

Jonny Evans. Tindakannya tersebut membuat penampilannya menurun karena kondisinya tidak fit. Permasalahan yang dialami Rooney berdampak pada permainan United. Terakhir Blackburn Rovers berhasil mengalahkan United dengan skor 3-2. Fergie berharap kondisi Rooney dan beberapa pemain lain dapat membaik untuk membantu Man-U menghadapi Newcastle. “Kami tengah berjuang keras untuk mendapatkan Rio Ferdinand dan Ryan Giggs untuk pertandingan hari Rabu tersebut dimana kehadiran mereka akan membuat perbedaan yang bagus bagi kami,” terang pelatih

berkebangsaan Skotlandia tersebut. “Anderson akan menjadi lebih baik lagi. Dia telah bermain selama 45 menit pada hari Sabtu kemarin setelah empat bulan cedera. Tak ada pemain lain yang akan segera kembali. Tentu saja Wayne Rooney akan dimainkan.” “Ada beberapa sesi latihan yang dia lewatkan. Anda harus fit untuk bermain di liga ini. Anda tidak dapat melewatkan sesi latihan.” “Kami mendapatkan banyak cedera. Mungkin cara kami bermain menyebabkan hal tersebut karena kami selalu ingin menguasai bola dan kami selalu ingin bermain.”(net)

JOSEP GUARDIOLA

Sampai 2013 Saja? BARCELONA, HALUAN— Presiden Barcelona, Sandro Rosell mengungkapkan calon pelatih yang pantas menjadi pengganti Josep “Pep” Guardiola. Marcelo Bielsa menjadi pilihannya setelah ia berhasil mengangkat Athletic Bilbao. Masa depan Guardiola bersama Barca masih belum jelas. Ia memang telah menyatakan bahwa akan tetap bertahan bersama tim Catalan tersebut hingga setidaknya satu musim lagi. Kabar tentang kepergian pelatih berusia 40 tahun tersebut dari Barca pada tahun 2013 kian marak. Mantan pemain Barca tersebut memiliki pilihan untuk bermain di liga lain atau cuti selama setahun. Rosell sendiri memiliki rencana seandainya akhirnya Guardiola benarbenar meninggalkan klub juara Piala Dunia Antar Klub 2011 tersebut. Ia akan mendatangkan Marcelo Bielsa sebagai pengganti Guardiola. Pelatih berusia 56

tahun tersebut bahkan telah mendapatkan sanjungan dari para pemain Barca sendiri pada bulan November lalu. Lionel Messi, Javier Mascherano, dan Alexis Sancez memberikan apresiasi tersendiri bagi pelatih Bilbao tersebut.

Sementara itu Guardiola memiliki kemungkinan untuk melatih di Liga Premier. Prestasi Guardiola membuat Sir Alex Ferguson percaya akan kemampuannya. Fergie percaya Guardiola dapat menjadi penggantinya yang tepat untuk melatih.(net)


16 O L A H R A G A PSPS Tumbangkan Persisam PEKANBARU, HALUAN — PSPS Pekanbaru berhasil menumbangkan Persisam Samarinda dengan Skor 2-1 dalam lanjutan Indonesia Super League, di Stadion Sport Center Kuantan Sengingi, Riau, Selasa sore. PSPS yang bertindak sebagai tuan rumah dengan tambahan semangat dari suporternya langsung melakukan serangan. Pada menit ke-30 melalui umpan terobosan yang dilayangkan Ambrizal disambut langsung oleh Dzumafo berhasil menyarangkan bola ke sudut kanan gawang Persisam yang dijaga Agung Prasetyio. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan PSPS. Skor ini bertahan hingga jeda Menit ke-57, Askar Bertuah menggandakan kemenangan. Isnaini berhasil menambah keunggulan PSPS melalui tandukan kepalanya dengan memanfaatkan umpan dari Afril Hadi. Menit ke-79, tendangan bebas Patrick Dzeku hampir saja menambah keunggulan PSPS, namun masih tipis di kiri gawang Persisam. Tim tamu baru bisa memperkecil kekalahan pada menit ke-85, melalui pemain pengganti Johan Yoga Utama. Hasil akhir 2-1 untuk keunggulan PSPS Pekanbaru. Berdasarkan hasil itu, posisi PSPS naik ke puncak klasemen dengan 10 poin. Mundari Karya menyatakan senang dengan kemenangan yang dicapai PSPS karena pada laga tersebut pemain PSPS disiplin sehingga bisa memenangkan laga. "Permainannya sore ini lumayan bagus, karena disiplin yang diterapkan, dan mudah-mudahan permainan ini terus bertahan hingga akhir kompetisi," ujar Mundari Karya. (ant)

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

Diego Ingin Kembali ke Belanda JAKARTA, HALUAN — Diego Michiels menegaskan bahwa tidak ada siapapun yang mempengaruhi keputusannya untuk mengundurkan diri dari Pelita Jaya Karawang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Diego Michiels melalui surat pernyataan tertanggal 29 Desember 2011 menyatakan mengundurkan diri secara sepihak dari Pelita Jaya. Menurut Diego, alasan utama dibalik keputusannya untuk mundur dari Pelita Jaya Karawang karena dirinya ingin memperkuat tim nasional. Tetapi, menurut pengakuan Manajer Pelita Jaya Lalu Mara, alasan dibalik keputusan Diego

Michiels adalah karena hasutan Penanggung jawab timnas Benhard Limbong. Dia dikabarkan menelpon para pemain Pelita dan menghasut mereka. Namun, dalam keterangan persnya yang digelar di Hotel Century, Jakarta, Selasa (3/1/2012) siang WIB, Diego dengan tegas membantah hal tersebut. "Saya juga mendengar beberapa kabar yang salah tentang Benhard Limbong. Tak ada yang memaksa saya untuk mengun-

Pesepakbola PSIM Yogyakarta, Nova Zaenal (kiri) berebut bola dengan pesepakbola Persih Tembilahan, Husein (dua kiri) pada petandingan Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Selasa (3/1). Pertandingan tersebut dimenangkan oleh PSIM Yogyakarta dengan skor akhir 2-0. ANTARA

berencana kembali ke Belanda setelah memutuskan kontrak dengan klub Indonesia Super League, Pelita Jaya, yang saat ini menjadi polemik. "Saya belum tahu mau bergabung dengan klub mana setelah ini. Jika kondisi di sini tidak memungkinkan untuk mengembangkan karir, saya akan kembali ke Belanda," kata Diego Michiels di Hotel Atlet Century Senayan Jakarta, Selasa. Pemain keturunan IndonesiaBelanda itu mengakhiri kontraknya dengan Pelita Jaya, setelah klub milik keluarga Bakrie itu tidak bertanding di kompetisi resmi yang digelar oleh PSSI dan dinilai akan menghambat karirnya sebagai pemain timnas.(ant/net)

Dahlan Iskan Dicalonkan Jadi Ketum PSSI JAKARTA, HALUAN — Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, dirinya memerlukan izin dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono jika setuju dicalonkan menjadi Ketua Umum PSSI. "Harus ada tugas dari presiden untuk saya karena saya kan menteri yang tugasnya di bidang yang berat, sehingga tidak mungkin menyatakan menerima tanpa ada izin dari presiden," katanya ketika ditemui di kantor kepresidenan, Jakarta, Selasa. Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) menyerukan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Terkait hal itu, Pengprov PSSI Jawa Timur berniat untuk mencalonkan Dahlan sebagai Ketua Umum PSSI. Terkait hal itu, Dahlan tidak memberikan jawaban, apakah dia menyambut baik atau menolaknya. "Aku tidak bisa ngomong sama sekali," katanya. Meski demikian, Dahlan berpen-

Putra Buana Menang PAYAKUMBUH, HALUAN — TIM Putra Buana KU 15 Tahun Sawah Padang Payakumbuh Selatan berhasil menang 4 – 3 atas tim Diklat SKB ( Sanggar Kegiatan Belajar ) Payakumbuh Senin sore ( 2/1 ) dilapangan Palano Jaya Talang Koto Nan Ampek Payakumbuh Barat. Menjelang turun minum, tim Putra Buana memimpin juga 1 – 0 atas Diklat dalam pertandingan dipimpin Syamrizal, dibawah tatapan sekitar 150 pasang mata penonton. Gol – gol dari Putra Buana dicetak Fadli 2 gol, dan masing – masing 1 gol lewat tendangan Aan Rinaldi dan Yogi , masing – masing menit 20, 37 ,40, dan menit 50. Sedang gol balasan dari Diklat didampingi Eri Bestari ( pelatih ) serta Tafril Syamri, SPd pimpinan SKB yang juga menager tim Diklat SKB Kota Payakumbuh ini lahir dari kaki Robi 2 gol, serta 1 gol sundulan tajam dari Febri yang membikin Fachri Mulya kiper Putra Buana mati langkah. Tiga gol yang dihasilkan Diklat Senin sore itu, baru lahir ,menit 31 atau 1 menit babak kedua baru dimulai Syamrizal, serta menit 45, dan 2 menit jelang pluit bubar ditup wasit. Menurut Tafril Syamri, pertarungan uji coba Diklat SKB dengan Putra Buana yang juga berintikan pemain – pemain Diklat dan memperkuat klub asalnya Putra Buana, sebagai uji coba dan evaluasi hasil latihan, serta untuk menghadapi tim Diklat Bangkinang Riau, Minggu (8/1 ) dilapangan Palano Jaya. Sebelum uji coba dengan Putra Buana, tim Diklat KU 15 tahun ini juga uji coba dengan tim SMA 3 yang umumnya KU 17 dan 18 Tahun. Kita memang kalah juga 1 – 4 atas tim SMA 3, tambah Tafril dipinggir lapangan Palano Jaya pada Haluan kemaren.Uji coba dengan Putra Buana dengan mamakai atau menarik 6 pemainnya yang ditempa Diklat perlu dievaluasi aturannya. (h/snt)

durkan diri dari Pelita," tegasnya. "Jadi, semua itu kabar yang salah. Saya mengundurkan diri karena saya peduli tentang masa depan saya. Jadi, saya memutuskan berhenti dari Pelita. Tidak ada telepon dari Benhrad Limbong." "Itu keputusan saya sendiri, tidak ada yang memaksa dan tidak ada dorongan dari PSSI," tandas pemain naturalisasi asal Belanda tersebut. Kubu Pelita Jaya sendiri dikabarkan telah mengadukan permasalahan pemutusan kontrak sepihak Diego itu ke Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI). Setelahnya, kubu Pelita Jaya juga akan membawa masalah ini ke ranah hukum. Diego Michiels

dapat, permasalahan di PSSI bisa diatasi bila para pengurusnya adalah orang-orang muda, berumur di bawah 45 tahun. Hal itu untuk memotong generasi yang terlibat konflik di dalam tubuh PSSI. "Generasi baru di PSSI, di sepakbola ini yang di bawah 45 tahun ini banyak yang bagus, termasuk untuk jadi pengurus," katanya. Sebelumnya, Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang didukung dua pertiga anggota PSSI berencana mengambil alih Kantor PSSI yang berada di areal Gelora Bung Karno Jakarta. KPSI ingin mengambil alih Kantor PSSI dengan dalih untuk mempersiapkan KLB yang telah direncanakan yaitu 6 Maret nanti. Sebelum KLB, KPSI juga akan menggelar Kongres Tahunan di Bandung, 21 Januari nanti. Salah satu agendanya adalah membentuk Komite Pemilihan dan Komite Banding. (ant)

PSIM Raih Poin Penuh di Kandang YOGYAKARTA, HALUAN — Tim tuan rumah PSIM Yogyakarta memetik angka penuh saat menjamu Persih Tembilahan di laga kedua Divisi Utama Liga Indonesia dengan skor 2-0 di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Selasa Malam. Dua gol yang mengantarkan Laskar Mataram memetik kemenangan dicetak kaptem tim Nova Zaenal pada menit ke-69, dan gol kedua dibukukan pemain asing asal Belanda Emile Linkers pada menit ke-80. "Kami tidak menyangka, Persih Tembilahan bermain bagus. Itu diluar dugaan kami. Mereka memiliki pertahan yang sulit dibongkar," kata Pelatih Kepala

PSIM Hanafing usai pertandingan. Dua gol kemenangan PSIM Yogyakarta yang pada pertandingan mengenakan seragam warna biru itu pun dicetak melalui serangan dari sayap. Sementara itu, Manajer Persih Tembilahan Sudinoto mengatakan cukup puas dengan permainan tim asal Pulau Sumatera tersebut meskipun harus menelan kekalahan. Pada menit ke-26, tendangan bebas yang dilakukan pemain PSIM asal Belanda Christian Adelmund masih melayang di atas gawang, disusul "first shot" Linkers pada menit ke-39 juga gagal mengoyak gawang yang dijaga Agus Salim. Di awal babak

Dibutuhkan Segera 1. FOTOGRAFER Syarat - syarat : a. Pria minimal D III Diutamakan berlatar belakang jurusan fotografi b. Jago motret dengan baik dan benar (secara teknik dan ide) terutama potraitur, human interest serta contoh karya foto (terlampir) c. Umur Maksimum 35 tahun d. Pengalaman di bidang fotografi minimal satu tahun e. Punya Kendaraan sendiri f. Komunikatif dan memiliki kepribadian yang baik g. Bersedia bekerja berdasarkan target dan mampu bekerja dalam tekanan h. Disiplin, rajin, dan mampu bekerjasama dengan tim

Bagi yang memenuhi persyaratan diatas, kirimkan lamaran CV, Pasphoto 4x6 terbaru Anda ke :

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : CANON NP 6050 CANON IR 5000 CANON IR 6000 CANON IR 5020 CANON IR 6020 CANON IR 8500 CANON IR 6570 CANON IR 2200 CANON IR 3300 CANON IR 8500 = Rp.

HRD Harian Umum Haluan Padang Komplek Bandara Tabing Jl. Hamka Padang

kedua, Reinhard menyia-nyiakan kesempatan emas. Saat sudah berhadap-hadapan dengan Agus Salim, ia justru lengah sehingga tendangannya dapat diselamatkan oleh dua pemain belakang Persih Tembilahan. Sementara itu, tim tamu mampu meningkatkan serangan di sepertiga terakhir babak pertama. Pemain bernomor punggung 10 Febri Setiadi Hamzah hampir mengoyak gawang yang dijaga kiper Agung Prasetyo. Kesempatan lain yang dimiliki Persih Tembilahan datang sekitar menit ke75. Tendangan Christian Bekatal mampu ditahan Agung.(ant)

28 juta

BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495

Aji Santoso

Status Aji Tunggu Keputusan Exco JAKARTA, HALUAN — Status Aji Santoso yang saat ini menjadi kandidat terkuat sebagai pelatih timnas U-23 untuk menggantikan Rahmad Darmawan akan diputuskan pada rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Koordinator Timnas Bob Hippy di Jakarta, Selasa, mengatakan, rencananya rapat Exco untuk membahas penggatian pelatih timnas U-23 akan dilakukan tanggal 8 atau 10 Januari nanti. "Aji Santoso itu usulan saya, jadi belum tentu dia yang dipakai. Yang jelas, pasti atau tidaknya akan dibahas dan diputuskan pada rapat nanti," katanya di Kantor PSSI Senayan Jakarta. Menurut dia, mantan pelatih Persebaya Surabaya itu dinilai telah sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan untuk menangani timnas U-23. Bahkan pelatih asal Malang, Jawa Timur, itu telah ikut menangani timnas U-23 saat ditangani oleh Rahmad Darmawan. Selain Aji Santoso, ada beberapa pelatih yang masuk

Way of Life!

nggak sempat baca

nominasi untuk melatih timnas muda ini salah satunya pelatih klub Semen Padang, Nilmaizar. Selain itu ada beberapa nama di antaranya Widodo Cahyono Putro dan Hanafing. "Lihat saja nanti. Yang jelas semua akan diputuskan," kata anggota Komite Eksekutif PSSI itu. PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin, saat ini mulai konsentrasi dalam menyiapkan timnas U-17 dan U-20. Untuk menangani timnas U-17 PSSI telah menunjuk Indra Safri, sedangkan timnas U-20 dilatih oleh Widodo Cahyono Putro. Guna memaksimalkan kemampuan timnas U-20, anak asuh Widodo Cahyono Putro akan diiikutkan pada kejuaran Piala Hasanal Bolkiah di Brunei Darussalam akhir Februari nanti. Sedangkan U-17 akan diikutkan pada kejuaraan di Hongkong akhir Januari ini. Sementara itu untuk pelatih timnas senior yang akan turun pada pertandingan terakhir Pra Piala Dunia (PPD) 2014 melawan Bahrain akan tetap mengandalkan Wim Rijsbergen.(ant)

30jt, nt s/d Discou 9% nga 3,9 gan/bu DP rin

DP klik kami di www.harianhaluan.com

IGD 24 jam

PT. ELANG PERKASA MOTOR : Jl. Khatib Sulaiman No.87 Padang Telp. (0751) 7051422, 7051423

Kantor Cabang : = PAYAKUMBUH : Jl. St. Usman No.14, Kampung Cina Telp. (0752) 91795 = DHARMASRAYA : Jl. Lintas Sumatera Koto Baru KM.218 Dharmasraya Telp. (0754) 71245 HARI MINGGU / LIBUR SHOWROOM TETAP BUKA

8jt-an


O L A H R A G A 17

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

Syahrial Bakhtiar Pimpin Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar

POJOK ARENA PB Pertina Segera Pil ih Ketua PADANG, HALUAN — Dua nama digadanggadang akan memimpin Pengurus Pusat Persatuan Tinju Nasional (PB Pertina) periode 2012-2016 pada Kongres PB Pertina yang dihelat pada 13-14 Januari di Jakarta. Hal ini diungkapkan Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina Sumbar Togi P Tobing. Menurut Togi, calon kuat untuk menjadi ketua umum PB Pertina menggantikan Setya Novanto yang muncul ke permukaan diperkirakan ada dua nama, yaitu H Reza Ali dan Kombes Joni Asadoma. Togi menilai dari dua nama tersebut, dirinya lebih melihat program visi dan misi kandidat Reza Ali. Langkah awal yang sudah disampaikan reza sangat bagus dengan program pembinaan daerah-daerah. “Reza Ali mempunyai harapan untuk memunculkan kembali iven tinju di Indonesia. Disamping itu juga dari segi dukungan dana kuat, Reza juga punya strategi tertentu untuk memajukan olahraga tinju,” tuturnya di selasela pelantikan pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sumbar Selasa (3/1). Namun togi juga tidak melihat berat kemana dirinya akan memilih calon ketua umum tersebut. Karena kedua kandidat itu sama-sama memiliki reputasi bagus dalam dunia tinju. Kongres PB Pertina yang semula akan dilangsungkan 5-7 Januari akhirnya diundur menjadi 13-14 Januari di Jakarta. Pengprov Pertina Sumbar sendiri dalam kongres tersebut akan mengutus Ketua Umum Togi P Tobing dan Sekretaris Umum Fazril Ale. (h/rio)

PADANG, HALUAN – Syahrial Bakhtiar mendapat amanah baru untuk dipercaya memimpin Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar tersbut, mendapat amanah baru sebagai pejabat struktural di pemerintahan provinsi Sumatra Barat. Berbekal kesuksesan mengomandoi KONI Sumbar beberapa

tahun belakangan, mantan dekan FIK UNP itu mendapat kepercayaan memimpin Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora Sumbar). Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat struktural dan pelepasan mantan pejabat struktural eselon I dan II yang yang dipimpin Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ini, berlangsung di Aula Gubernur Selasa (3/1) serta dihardiri oleh seluruh pejabat di lingkungan

pemerintahan Sumbar. Orang nomor satu di KONI Sumbar tersebut mengungkapkan kepada Haluan akan memegang amanah dengan sebaik-baiknya dan akan mensinergikan olahraga dengan pembangunan. “Dalam waktu dekat kita akan menggarap segala sesuatu yang berkaitan dengan olahraga sehingga dapat mendongkrak sisi pembangunan khususnya di Sum-

Tak Dibahas, Tak Dianggarkan PADANG, HALUAN — Harapan pahlawan olahraga Sumbar yang berhasil mengibarkan merah putih di arena SEA Games XXVI 2011 lalu untuk segera mendapatkan bonus, pupus sudah.

Tak mudah tampil di atas podium di ajang kelas SEA Games sambil mengangkat merah putih, seperti yang dirasakan Martinel (tengah). Sayang jerih payah mereka hanya dikompensasi pemerintah pusat, kendati pemerintah daerah lain, ada yang menggelontorkan bonus atau tali asih untuk atlet-atletnya. ANTARA

Martinel, Pernah Dirayu Kalimantan Timur Laporan : Rakhmatul Akbar

SAAT pelaksanaan PON XIII tahun 1993 lalu di Jakarta, atlet balap sepeda Sumbar, Nurhayati tak lagi membela panji-panji Sumatera Barat. Pebalapsepeda putri ini sudah menjadi warga Yogyakarta karena daerah ini menampung “pelarian” atlet yang menjadi trend saat itu. Saat itu puluhan atlet berprestasi yang diiming-imingi pindah daerah dengan janji bonus dan pekerjaan tetap. Tempo menyebut mereka sebagai atlet kutu loncat. Dinukil dari laman http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/ 1993 bersama Nurhayati, lebih dari 30 atlet dari berbagai daerah yang

jabatan di organisasi tertinggi seluruh cabang olahraga di Sumbar itu. Karena menurutnya posisi baru sebagai Kadispora bukanlah jabatan publik dan hanya sebatas struktural semata “Ya boleh-boleh saja merangkap jabatan, yang terpenting disini adalah bagaimana kita melaksanakan tugas dengan maksimal dan total dalam berbuat demi kemajuan olahraga daerah,” tukasnya. (h/rio)

BONUS UNTUK ATLET SEA GAMES PERAIH MEDALI

Oklahoma City dan Miami Kalah MIAMI, HALUAN — Miami dan Oklahoma City, dua tim terakhir yang belum terkalahkan pada NBA musim ini, mengalami kekalahan untuk pertama kalinya pada Senin, di saat juara bertahan, Dallas Mavericks, dan Atlanta Hawks berpesta merayakan kemenangan. Mavericks mengalahkan tamunya, Thunder, dengan sko 100-87, sehingga catatan menang kalah mereka menjadi 2-4, sekaligus membalas kekalahan di Oklahoma City pekan lalu. Sementara tuan rumah Heat kalah 92100 dari Hawks meskipun LeBron James mencatatkan poin terbanyak yakni 28 poin. Miami dan Oklahoma City masih berbagi catatan menang-kalah NBA terbaik yakni 51, setelah musim ini bergulir sembilan hari. Musim ini setiap klub hanya akan memainkan 66 pertandingan, setelah terjadi perselisihan seputar kontrak kolektif antara pemulik klub dengan para pemain. Di Dallas, bintang Jerman, Dirk Nowitzki, mencetak 26 poin dan melakukan enam rebound, untuk membantu Mavericks meraih kemenangan, sementara Shawn Marion menambahkan 17 poin, Jason Terry menyumbang 15 poin dan Vince Carter mencetak 14 poin. Jason Kidd melakukan sembilan asist untuk Dallas, dan Ian Mahinmi melakukan sembilan rebound untuk Mavericks. Pencetak poin terbanyak musim lalu, Kevin Durant, memimpin Thunder dengan 27 poin, sementara Russell Westbrook menambah 18 poin dan delapan rebound. Di Miami, Joe Johnson mencetak 21 poin, dan Al Horford menambah 16 poin dan sembilan rebound bagi Hawks, yang sekarang memiliki catatan menang-kalah 4-1, hanya tertinggal dari Miami di divisi Tenggara. Tracy McGrady membukukan 16 poin, tujuh rebound, dan empat asist untuk Atlanta. Di belakang James, perolehan poin Heat dipimpin oleh Chris Bosh, dengan 19 poin, dan Dwayne Wade dengan 12 poin dan sepuluh asist.(ant)

bar. Karena saat ini olahraga sudah menjadi bagian dari pembangunan. Disamping itu olahraga pun menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pendidikan serta bisa merangsang percepatan pembangunan ke de pan,” ujarnya. Masalah dua jabatan yang dipercayakan kepadanya, Syahrial mengaku akan tetap memegang

dirayu hijrah ke daerah lain. DKI paling banyak mendapat imbas. Ada 26 atlet DKI Jaya yang hijrah. Salah satu daerah yang menampung atlet-atlet ibukota negera ini adalah Yogyakarta. ''Kami menerima pelarian atlet,'' kata Soebagio, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Yogyakarta zaman itu. Salah satu yang ditampungnya, Nurhayati, pembalap sepeda putri dari Sumbar Memang tidak semua atlet yang bisa dibuai rayuan dan janji manis itu. Pedayung tangguh Indonesia kala itu, Abdul Razak menolak mentahmentah tawaran Jawa Barat. Padahal,

rupiah yang ditawarkan menggiurkan juga untuk ukuran era 90-an. Ia ditawar Rp30 juta, plus pekerjaan tetap untuk pindah dari Sulawesi Tenggara, daerah yang memang dikenal pabrik atlet dayung ini. Untuk kekinian, pola rayu merayu itu ternyata masih ada. Siapa sasarannya? Ternyata Martinel Prihastuti, atlet peraih emas cabang karate di arena SEA Games 2011 lalu. Dihubungi melalui teleponnya, Martinel menyebut ia dirayu tahun 2008 lalu. Saat itu, ia mendapat tawaran dari Kalimantan Timur untuk memperkuat daerah kaya itu untuk menghadapi PON XVII lalu.

Tahun itu juga Kalimantan Timur memang menjadi host PON. Untung Martinel tak mengikuti jejak Nurhayati. Untungnya, saat itu Martinel sudah mendapat “kepastian” hidup. Ia mendapat kesempatan untuk menjadi PNS di lingkungan Pemprov Sumbar. “Kebetulan waktu itu ada harapan dari pemerintah bang,”cerita Atik saat bertutur kepada Haluan, Selasa (3/1). Ia juga mendapat kabar dari rekan-rekan di tim karate Indonesia, daerah asal mereka memberikan bonus atas keberhasilan. yang mereka raih di pesta olahraga terbesar se Asia Tenggara.(*)

Pebulutangkis Indonesia Berguguran SEMARANG, HALUAN — Pemain Indonesia berguguran pada babak kualifikasi kejuaraan bulu tangkis Victor Korea Open 2012 di Seoul, Korea Selatan, Selasa. Berdasarkan laman tournamentsoftware disebutkan, pasangan Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati yang menjadi unggulan ketiga babak kualifikasi harus menyerah dari ganda campuran tuan rumah. Ganda campuran asal Djarum Kudus tersebut harus mengakui keunggulan pasangan Yeon Seong Yoo/Ye Na Jang dengan dua set langsung 12-21 dan 7-21 dalam waktu 23 menit. Kemudian pasangan kakak beradik Markis Kido/ Pia Zebadiah yang menjadi unggulan keempat babak kualifikasi harus tersingkir karena dikalahkan ganda campuran tuan rumah, Ji Wook Kang/Hye In Choi dengan angka 1321 dan 14-21 dalam waktu 33 menit. Sementara itu pada nomor tunggal putri, Adriyanti Firdasri juga gagal melangkah ke babak utama setelah dikalahlan pemain tuan

rumah, Hye Youn Hwang dengan dua set 16-21 dan 16-21 dalam waktu 34 menit. Pada nomor ini, semua pemain Indonesia harus melalui babak kualifikasi, yaitu Maria Febe Kusumastuti berhadapan dengan Sindhu PV (India), Kemudian Lindaweni Fanetri yang menjadi unggulan ketiga menghadapi Jeanine Cicognini (Swiss). Ketua PB Djarum Kudus, Yoppy Rosimin ketika ditanya kekalahan pemain ganda campuran asal Djarum Kudus (Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati) mengatakan, pasangan ini baru digabungkan setelah Pia Zebadiah mengundurkan diri dari pelatnas. Kemudian pasangan Korea yang dihadapi Fran/Shendy, kata dia, sebenarnya pemain terbaik Korea terutama Yeon Seong Yoo. Tetapi, kata dia, karena yang bersangkutan baru dipasangkan dengan Ye Na Jang maka harus mengikuti babak kualifikasi. “Saya kira memang pasangan Korea itu sangat berat,” katanya. (ant)

Pemerintah provinsi, belum juga membahas reward untuk empat atlet. Hasilnya, realisasinya masih diragukan. “Kita belum membahasnya. Secepatnya (hal itu) akan dibahas,”kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ketika ditanyai Haluan usai melantik pejabat eselon II di lingkungan Setdaprov Sumbar, Kondisi ini sangat kontradiktif dengan atlet-atlet dari luar Sumbar yang juga punya prestasi sama dengan Nofrizal dan Martinel Cs. Di Nusa Tenggara Barat sana, enam atletnya telah menerima tali asih alias bonus dari pemerintah provinsinya. Dikutip dari situs www. mediaindonesia.com atlet peraih medali emas, masing-masing Ridwan pada cabang lomba lari 1.500 meter putra, Fajrin pada cabang lomba lari estafet 4x100 meter putra dan Dwi Putri Kinastri pada cabang olahraga kempo, telah diguyur bonus senilai Rp15 juta per keping emas. Sementara, untuk peraih perak dan perunggu dihargai bonus senilai di bawah Rp15 juta dan peraih perunggu memperoleh Rp10 juta. Bahkan, di DKI Jakarta, atlet yang memperoleh emas perorangan dibandrol lebih tinggi. Untuk peraih emas perorangan besarnya bonus Rp 200 juta, perak Rp 75 juta dan perunggu Rp 35 juta. Sementara untuk yang berpasangan, masingmasing atlit mendapat Rp 150 juta untuk emas, Rp 60 juta untuk perak, dan Rp 25 juta untuk perunggu. Untuk kategori beregu, masing-masing Rp 100 juta untuk emas, Rp 40 juta untuk perak, dan 15 juta untuk perunggu. Situs berita www.tribunolahraga.com menyebut Pemprov DKI menyiapkan angka Rp21,7 miliar untuk menghargai atlet-atletnya. Perhatian yang luput ini dikhawatirkan atlet-atlet potensial Sumbar jadi objek “bajakan” daerah lain jelang PON kali ini. Pengalaman pahit ini pernah dirasakan Sumbar saat kehilangan atlet balap sepeda, Nurhayati. Peraih emas balap sepeda pada PON dekade 1980an itu, dibajak Yogyakarta dan pada PON XIII tahun 1993 lalu di Jakarta, ia tak lagi membela Sumbar. Namun,

kemungkinan ini ditampik anggota Komisi IV DPRD Sumbar, Irdinansyah Tarmizi. Regulasi saat ini membatasi hal itu karena perpindahan atlet bisa dilakukan maksimal pertengahan tahun lalu. “Intinya bukan itu. Intinya adalah perhatian dari pemerintah. Jika tak diperhatikan, dikhawatirkan akan jadi preseden karena dikhawatirkan dapat mempengaruhi minat generasi muda untuk mendalami olahraga prestasi. Hendaknya, seorang olahragawan itu, terutama yang berprestasi menerima perhatian lebih sehingga memancing generasi muda untuk ikut mendalami bidang ini,”sebut politisi Golkar ini Ketua Komisi IV Muslim M Yatim juga mengakui memang anggaran untuk pemberian bonus bagi atlet itu tak dianggarkan. Namun, saat mengunjungi atlet berlaga, mereka sempat memberikan bantuan bagi si atlet. “Contohnya saya, Saat itu, saya membantu ke atlet kita yang bertanding di kolam renang. Selain saya, juga ada Ketua DPRD Yultekhnil yang memberikan bantuan bagi atlet kita di cabang olahraga sepak takraw,”kata Muslim memberikan pandangan lain. Saat penganggaran, muncul asumsi bonus atlet SEA Games sudah menjadi domainnya pemerintah pusat sehingga tak ada anggaran daerah untuk atlet Sumbar yang berhasil meraih medali. Salah seorang atlet peraih medali emas pada SEA Games lalu, Martinel Prihastuti mengakui saat ini belum ada sinyal positif terhadap untuk pemberian bonus bagi mereka. KONI, kata karateka yang akrab disapa dengan Atik ini, sebelumnya telah menyampaikan kondisi soal bonus dan memang tak ada anggaran untuk itu. Namun, perasaan kecewa tetap saja ada. Ia justru khawatir penerusnya jadi patah semangat melihat kondisi ini karena bisa jadi mereka khawatir untuk masa mendatang, mereka juga mengalami hal serupa. Padahal, sebut Martinel lagi, saat ia mengoleksi medali perak di cabang yang sama saat pelaksanaan SEA Games XXV 2009 lalu di Laos ia menerima tali asih dari pemerintah provinsi tahun lalu. Berapa ? Aduh, lupo bang,(lupa bang),” kata gadis asal Lubuk Kilangan, Kota Padang ini. Sekretaris Umum KONI Sumbar Indra Jaya berharap apresiasi dari pemerintah tetap ada. Pada pertemuan dengan Pemprov beberapa waktu lalu, bentuk apresiasi itu masih dibicarakan, salah satunya format dipromosikan sebagai atlet andalan KONI Sumbar. (h/mat/rio)

Syahrial Bakhtiar (Ketua Umum KONI Sumbar)

Bonus tak Dianggarkan BONUS untuk atlet-atlet peraih medali saat pelaksanaan SEA Games tahun lalu itu tak dianggarkan, termasuk pada anggaran tahun 2012. Bersama pihak terkait, kami baru menganggarkan bonus untuk peraih medali pada ajang Porwil (Pekan olahraga Wilayah) Sumatera di Kepri dan Kejurnas. Hal ini tentu menimbang keuangan provinsi Sumatera Barat yang memang terbatas. Kita tentunya proporsional. Mereka (atlet peraih medali)-kan sudah menerima bonus dari pemerintah pusat. Jadi saat ini, kami masih konsentrasi untuk pemberian bonus Porwil dan Pra PON (Kejurnas) (h/rio)

Irdinansyah Tarmizi (Anggota Komisi IV DPRD Sumbar)

Sisihkan Anggaran PON KITA tak usah melihat siapa yang dipersalahkan anggaran ini tidak teranggarkan di APBD Sumbar. Tetap ada pola untuk menyiasatinya. Dari Rp20 miliar yang dianggarkan untuk persiapan PON XVIII di Riau, KONI bisa saja mengusulkan kepada Pemprov untuk menyisihkan anggaran tersebut untuk atlet-atlet tersebut. Kita berharap itu cukup untuk memberikannya kepada atlet sebagai tali asih sebagai wujud kepedulian Sumatera Barat untuk mereka. Selain itu, pemerintah tentunya juga bisa menggandeng pengusaha, perusahaan besar, BUMN dan BUMD di Sumbar untuk ikut berperan memikirkan perhatian itu. (h/mat)


18 BUKITTINGGI DAN AGAM LINGKAR

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

2011, DANA UMAT TERKUMPUL RP1,75 MILIAR

PKPU Makin Dipercaya Masyarakat

HAB Kemenag Diperingati BUKITTINGGI, HALUAN — Keluarga besar Kementerian Agama (Kemenag) diimbau mentaati aturan dan pedoman penyelenggaraan tatakelola pemerintahan yang baik dan akuntabel berdasarkan kerangka manajerial dan moral yang ketat. “Lakukan pengawasan melekat dalam diri kita. Tempatkan proporsi kewenangan yang dimiliki dan pertimbangkan secara matang segala langkah dan tindakan yang dilakukan,” kata Walikota Ismet Amzis saat membacakan sambutan tertulis Menteri Agama Suryadharma Ali pada upacara Hari Amal Bhakti (HAB) ke-66 Kementerian Agama tingkat Kota Bukittinggi, Selasa (3/1). Selain itu, walikota juga mengingatkan untuk memperbaiki lingkungan dengan menciptakan suasana yang mendukung bagi terlaksananya program pencegahan dan pemberantasan korupsi. “Jauhkan lingkungan yang terkait dengan sikap atau sistem yang dapat mengarahkan kita pada perbuatan koruptif,” tegasnya. Sebab, sekuat apapun niat dan kapabilitas moral seseorang jika berada dalam lingkungan yang tidak mendukung bagi terciptanya tatakelola pemerintahan yang bebas dari korupsi, hampir dapat dipastikan akan dapat menggoyahkannya. (h/rdw).

TOMI ABDULLAH

BUKITTINGGI, HALUAN — Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Cabang Bukittinggi makin mendapat tempat dihati masyarakat untuk menyalurkan zakat, infaq dan sadaqah kepada warga yang berhak menerima sesuai dengan tuntunan Alquran dan Sunnah Nabi. Buktinya, sepanjang tahun 2011, PKPU Cabang Bukittinggi berhasil mengumpulkan dana umat sebesar Rp1,75 miliar. Jumlah dana itu terus meningkat dari tahuntahun. “Tahun 2009, dana terkumpul

Rp1,19 miliar. Pada tahun 2010, dana terkumpul mencapai Rp1,57 miliar. Dan tahun 2011 dana terkumpul Rp1,75 miliar. Peningkatan ini, tentu saja atas kepercayaan masyarakat yang mampu dan memiliki kelebihan rezeki melalui kami di PKPU untuk disalurkan kepada yang berhak atau muzakki,” kata Kepala Cabang PKPU Bukittinggi, Tomi Abdullah, dalam percakapanya dengan Haluan, Selasa (3/1) kemarin. Diungkapkan, personil yang bertugas mengumpulkan zakat, infaq dan sedekah berjumlah 23 orang.

Dan delapan orang sebagai amil (panitia zakat-red). Kata Tomi Abdullah, dana yang terkumpul itu lebih banyak didapat dari kotak infaq yang disebar di Bukittinggi yang berjumlah sebanyak 1.450 kotak infaq. “Selain itu, juga banyak dari dana orang tua asuh dan peduli sekolah, disamping donatur yang langsung mengantarkan zakat atau infaqnya ke kantor Cabang PKPU Bukittinggi di Gurun Panjang,” kata Tomi Abdullah. Menurutnya, apa yang ada sekarang, meskipun

GEDUNG PARKIR KEMBALI DIANGGARKAN RP15 MILIAR

Pembangunan Gedung DPRD Tak Lagi Dianggarkan BUKITTINGGI, HALUAN — Dalam rencana anggaran Pemko Bukittinggi tahun 2012 ini, pembangunan gedung DPRD tidak dianggarkan lagi oleh Dinas PU setempat.

Guru Honor Dapat Honor BUKITTINGGI, HALUAN — Para guru honor di Kota Bukittinggi boleh tersenyum bangga. Pasalnya, pemko cukup memperhatikan kesejahteraan mereka. Para guru bukan PNS yang mengajar di sekolah swasta maupun negeri mendapat honor bulanan dari Pemko Bukittinggi. Bahkan, nilainya tersebut setahun belakangan mengalami peningkatan pula. “Alhamdulillah kami menerima honor tetap dari Pemko, terima kasih Pak Walikota yang sudah memperhatikan nasib dan kesejahteraan kami,” ujar El Syofyan, Ketua Umum Ikatan Guru Honor Indonesia (IGHI) Kota Bukittinggi. Betapa hati mereka tak senang. Setiap bulan menerima Rp250 ribu. Honor tersebut dibayarkan dua kali dalam setahun. El Sofyan yang juga Wakasek SMP Gajah Tongga ini mengemukakan, saat ini ada 889 guru honor yang menerima honor tetap bulanan tersebut. Untuk tahap kedua 2011, telah disalurkan langsung ke rekening masingmasing guru menjelang akhir tahun kemarin. Total dana yang diperuntukkan bagi 889 guru honor tersebut Rp1.333.500.000. Pada penyaluran tahap II itu juga sekaligus dibayarkan kekurangan Rp100 ribu/orang untuk periode Januari-Juni 2011 kepada 908 guru dengan nilai keseluruhan Rp544.800.000. “Total dana untuk honor dan kekurangan yang dibayarkan adalah Rp1.878.300.000. Penyalurannya melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Bukittinggi. (h/rdw)

Gelar RAT Tepat Waktu

Sebab, selama tiga tahun belakangan ini, dana yang terus dianggarkan tidak pernah bisa dipakai, karena tanah tempat akan dibangunnya gedung DPRD di Bukik Batarah Manggih Gantiang tengah berkasus dan telah menyeret 6 orang pejabat Pemko Bukittinggi ke balik jeruji besi. Sementara mantan walikotanya Djufri dan Sekdanya Khairul terus diadili Pengadilan Tipikor Padang, terkait kasus mark up tanah Manggih Gantiang yang rencananya untuk pembangunan gedung dewan terhormat Kota Bukittinggi. “Ya, untuk apa kita anggar-

Arus lalulintas di kawasan Jam Gadang selalu macet dan simpang siur, karena banyaknya lokasi parkir dan pedagang gerobak yang mangkal di badan jalan. JON INDRA

BUKITTINGGI, HALUAN — Sebuah koperasi dikatakan baik dan sehat jika dapat melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) tepat waktu. Sebab, RAT merupakan wahana menyampaikan pertanggungjawaban pengurus kepada anggota tentang perjalanan koperasi dalam setahun. RAT itu dilaksanakan di awal tahun. Karena itulah, Pemko Bukittinggi memberikan penghargaan kepada koperasikoperasi yang mampu melaksanakan RAT 2011 tepat waktu. “Tahun ini piagam penghargaan walikota kita berikan kepada sepuluh koperasi yang tercepat melaksanakan RAT 2011,” kata Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Koperindag Kota Bukittinggi, Yetti Murni. Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung Wako Ismet Amzis diberikan saat koperasi tersebut melaksanakan RAT. Dalam keterangannya, Selasa (3/1), Yetti Murni menyebutkan, yang pertama kali melaksanakan RAT adalah Koperasi BPSB V, yakni pada Senin 2 Januari 2012. Sedangkan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) melaksanakan RAT, Selasa 3 Januari 2011 di mess MAN I/ Model, Gulai Bancah. Urutan ketiga tercepat adalah KPN Agro Veteriner BPPV regional II Bukittinggi yang akan melaksanakan RAT Kamis 5 Januari mendatang. (h/rdw).

dengan dana lebih dari satu miliar, belumlah sebanding dengan warga kurang mampu yang harus mendapat perhatian dan kepedulian. “Saya imbau kepada seluruh orang-orang yang memiliki kelebihan rezeki, untuk bisa menyisihkan sebagian harta mereka melalui PKPU untuk disalurkan kepada yang berhak. Karena serupiah yang anda sumbangkan merupakan nafas kehidupan, pendidikan, asa dan harapan mereka yang kurang mampu,” urai Tomi Abdullah mengakhiri. (h/jon)

Oknum Dokter RSAM Diduga Hina Pasien Jamkesda BUKITTINGGI, HALUAN — Sungguh memilukan dan menyakitkan perilaku salah seorang oknum dokter di Rumah Sakit Ahmad Mochtar (RSAM) berinisial AB, yang ringan lidah menghina dan mencaci warga miskin pemakai kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Peristiwa tersebut terjadi ketika, WI (24), pemegang Jamkesda yang warga Kelurahan Tarok, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, memeriksakan kehamilannya ke rumah sakit itu, Senin (2/1) siang lalu. Entah mengapa, kedatangan WI siang itu tidak disambut ramah oleh sang dokter. Malah dokter itu balik bertanya, ”Biaso awak dima malahiaan?” tanya sang dokter. WI menjawab, “Di Rumah Sakit Yarsi Buk.” “Ooooooo, dek pakai kartu miskin, mangko kamari mah yo?” MI pun menjawab ”Indak Buk, awak pakai Jamkesda. Rumah sakit rujukan

Jamkesda tu kamari Buk. Makonyo awak datang kamari.” “Iyo, Jamkesda atau apolah namonyo, itu urang miskin mah,” ujar dokter AB sambil merobek kertas administrasi Jamskesda MI yang telah dibuatkan staf dokter tersebut. WI menceritakan penghinaan dokter RSAM terhadap dirinya tersebut kepada Haluan, Selasa (3/ 1), sambil meminta agar nama terangnya tidak ditulis. Masalahnya, ia belum melahirkan dan ia menduga sekaligus merasa khawatir, pihak RSAM pasti akan dendam padanya jika masalah ini diberitakan media massa. Menyikapi pelayanan buruk itu, Direktur RSAM Bukittinggi dr. Ermawati, M.Kes yang dihubungi Haluan siang kemarin membantah cerita yang dialami WI. Ermawati menyatakan bahwa tidak ada pelayanan seperti itu di rumah sakit

yang ia pimpin. “Saya mengenal Uni AB. Orangnya baik dan ramah. Bahkan setelah saya konfirmasi, sepanjang Senin lalu, AB mengaku tidak pernah mengasari pasien Jamkesda,” bantah Ermawati. Ermawati pun menjamin, tidak akan ada sikap balas dendam dari pihaknya, jika ada pasien yang komplain melalui media. ”Saya perlu tahu nama dan alamat pasien itu Pak. Saya jamin dia tidak akan kami apa-apakan. Apalagi balas dendam,” kata Ermawati sambil mendesak Haluan siapa nama dan dimana alamat pasien berinisial WI tersebut. Direktur RSAM itu juga mengatakan, pasien Jamkesda berobat di RSAM tidak gratis. Karena pembiayaanya dijamin oleh pemerintah. ”Pasien Jamkesda itu tidak gratis, tetapi dibayarkan oleh pemerintah pusat melalui Kementrian Kesehatan,” terang Ermawati. (h/jon)

kan lagi? Karena kalaupun dianggarkan tidak bisa juga dilaksanakan, karena tanahnya bermasalah,” kata Kepala Dinas PU Bukittinggi Ir. H. Zet Buyung kepada Haluan, Selasa (3/1). Dikatakan, meskipun tahun lalu anggaran untuk pembangunan gedung parkir di tanah eks kantor Kehutanan Provinsi Sumbar di jalan Perintis Kemerdekaan Bukittinggi gagal dilakukan, karena belum ada kepastian hibah dari pihak Dinas Kehutanan Provinsi dan gubernur, tahun ini justru kembali dianggarkan. “Karena proses hibahnya sedang berjalan dan izin Gubernurnya sudah ada,” kata Zet Buyung. Tahun lalu, dana yang telah dianggarkan untuk pembangunan gedung parkir empat lantai di tanah eks kantor Kehutanan Sumbar itu sebesar Rp4,8 miliar, terpaksa dikembalikan ke kas negara karena proses hibahnya belum selesai. “Namun karena proses hibah tahun ini diyakini akan segera tuntas, maka kembali kita anggarkan dana untuk pembangunan gedung parkir itu sebesar Rp15 miliar,” kata Zet Buyung menutup pembicaraan. (h/jon)

Warga Puduang Risaukan Kondisi Jalan AMPEK NAGARI, HALUAN — Warga Puduang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, merisaukan kondisi jalan di daerah mereka. Kondisi jalan tidak laik tempuh, dan pada beberapa titik sudah putus. Menurut pemuka setempat, M. Dt. Rajo Bogo, Selasa (3/1), jalan dari Simpang Padang Kalam, Nagari Sitanang, kondisinya sulit dilalui. Bahkan badan jalan, sekitar 50 meter sudah terban masuk jurang, akibat bencana medio 2005 lalu. Sampai kini ruas jalan tersebut belum diperbaiki. Akibatnya, pemakai jalan mengalihkan jalan ke kebun sawit warga. Kemudian badan jalan, sekitar 1 Km dari lokasi pertama, arah ke Bawan, kondisinya juga mencemaskan. Sebagian besar badan jalan sudah terban masuk jurang. Akibatnya, jalan juga dialihkan ke kebun warga. Jalan Simpang Padang Kalam-Bawan, via Puduang, sekitar tahun 1970-an pernah diaspal dengan konstruksi lapisan

penetrasi (Lapen). Sejak itu nyaris tidak pernah dirawat. Baru beberapa tahun lalu diaspal (lapen) sekitar 500 meter. Kawasan Puduang, banyak menghasilkan sawit, kelapa, kacang-kacangan, dan pinang. Buruknya jalan menjadi kendala utama peningkatan kesejahteraan warga di kawasan itu. Di samping itu, jalan tersebut merupakan jalan pendidikan. Banyak pelajar, sejak tingkat SD sampai SMA dari kawasan itu, yang membutuhkan jalan dimaksud setiap hari kerja. Hal senada disampaikan pemuka masyarakat lainnya, AZ. Maruhun Saripado. Menurutnya, jalan Simpang Padang Kalam-Bawan, sekitar 4 Km, sangat dibutuhkan warga. Jalan tersebut dibutuhkan Anak Nagari Sitanang, dan Bawan, setiap harinya. “Kami berharap Pemkab Agam memperbaiki jalan tersebut, karena sangat kami butuhkan untuk meningkat kesejahteraan,” ujarnya. (h/msm)

Aset dan Nasabah Bank Nagari Cabang Bukittinggi Terus Meningkat

ANTONIUS BUKITTINGGI, HALUAN — Aset dan jumlah nasabah Bank Nagari Cabang Bukittinggi terus meningkat. Karena itu, bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat ini diyakini akan mampu memberikan kontribusi optimal bagi perkembangan dan

kemajuan Kota Bukittinggi dimasa mendatang. Optimisme tersebut disampaikan Pemimpin Bank Nagari Cabang Bukittinggi, Antonius, SH, kemarin. Menurutnya, hingga akhir 2011 lalu, Bank Nagari Cabang Bukittinggi memiliki aset Rp509,4 miliar. Dan Rp454,06 miliar diantaranya merupakan dana masyarakat Bukittinggi. Dimana Rp182,7 miliar berasal dari tabungan dengan tabungan sebesar Rp123,6 miliar adalah penabung SIKOCI. Total nasabah mencapai 31.544 nasabah. Khusus bagi masyarakat kota Jam Gadang, tutur bapak dua anak asal Maninjau, Agam, kelahiran Padang Panjang 1958 ini, akan memperoleh kemudahan dari Bank Nagari dalam

bertransaksi untuk berusaha serta untuk meningkatkan taraf hidup. Jika ada pihak yang mengaku-ngaku dipersulit dalam urusan kredit oleh Bank Nagari, hal itu jelas tidak benar. Kredit yang dikucurkan Bank Nagari hingga menjelang akhir 2011 lalu,mencapai Rp386,4 miliar. Khusus kredit KUR (Kredit Usaha Rakyat) mencapai Rp12,5 miliar lebih dengan jumlah nasabah mencapai 450 orang. Alumni D3 Fakultas Ekonomi Unand (1981) dan Fakultas Hukum STIH Pariaman 1997, yang sebelumnya juga pernah memimpin Bank Nagari Cabang Lintau Kabupaten Tanah Datar (2001-2002), Batu Sangkar (20042007), Pariaman (2008) dan Cabang Solok (2009-2010) ini,

mengaku kagum dengan daya tarik Bukittinggi yang selalu disesaki oleh pengunjung, terlebih setiap hari libur. “Bukittinggi sungguh hebat, kendati kecil tapi memiliki daya tarik luar biasa. Terlebih ketika menyambut pergantian tahun 2011-2012 lalu. Saya bersama keluarga merasa kagum menyaksikan kota ini penuh sesak dipenuhi pengunjung. Tidak hanya kalangan kalangan muda, tapi dari balita hingga lansia ikut nimbrung di kawasan Jam Gadang. Hal seperti ini belum pernah kami saksikan di tempat tugas sebelumnya,” ujarnya. Dampaknya, apa saja yang dijual pedagang selalu laris manis sehingga para nasabah disamping mampu mengem-

balikan kredit dengan bunga kecil secara lancar, usaha yang mereka rintis juga tumbuh dan berkembang sehingga sebagian besar mereka betul –betul merasakan kesejahteraan dari hasil usaha yang mereka raih. Tidak hanya pedagang di kota, Bank Nagari juga berupaya meningkatkan usaha dan kesejahteraan hidup masyarakat di pedesaan di kabupaten Agam dengan program “NENAS” (Panen Lunas). Dari sosialisasi yang dilakukan katanya, baru masyarakat Kecamatan Canduang yang telah memanfaatkan dana KUR tanpa agunan. Yakni Kelompok Tani Mandiri Bukik Batabuah yang terdiri 20 KK (kepala keluarga), yang memanfaatkan dana KUR untuk

mengembangakan usaha penggemukan 40 ekor sapi. Masing masing anggota bertanggungjawab mengembangkan dua ekor sapi jenis Simental. Program NENAS yang telah dilaksankan sejak Maret 2011 lalu, yang diketuai M. Husni itu, dibimbing tenaga PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan). Dari monitoring yang dilakukan, perkembangannya ternyata sangat menggembirakan. Setiap sapi yang dibeli seharga Rp7 juta– Rp 9 juta per ekor itu, mengalami pertumbuhan seberat 2 kg per hari. Sehingga dalam jangka waktu enam bulan, harganya menjadi dua kali lipat lebih. Dengan adanya kredit KUR Bank Nagari, Antonius mengaku optimis ekonomi akan tetap

bangkit dan tumbuh. Tingkat pertumbuhan ini tentu akan dapat menciptakan distribusi ekonomi yang adil, mengurangi kemiskinan, meningkatkan daya beli masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bukittinggi serta daerah Agam sekitarnya. “Sebab dalam membangun perbankan serta membangun ekonomi, ada tiga strategi utama yang dilaksanakan. Yakni terus meningkatkan pertumbuhan investasi dan ekspor, menggerakkan sektor riil, meningkatkan tenaga diberbagai sektor perdagangan dan jasa, dan mengurangi kemiskinan secara sistematis dengan revitalisasi pembangunan,” ujarnya menutup pembicaraan. (h/rdw).


PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA 19

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

LINGKAR 66 Tahun Kemenag Tetap Ikhlas Beramal PAYAKUMBUH, HALUAN—Hari jadi ke 66 Kementerian Agama (Kemenag) RI yang lebih dikenal dengan Hari Amal Bakti (HAB) diperingati dengan upacara bendera di Lapangan Sari Bulan, Selasa (3/1). Ratusan peserta mengikuti upacara dengan khidmat. Upacara dihadiri PNS di jajaran Pemko Payakumbuh, Muspida, sejumlah pejabat. Upacara merupakan rangkaian acara peringatan dibentuknya kementerian khusus yang menangani masalah agama dalam struktur pemerintahan RI pada 3 Januari 1946, dengan tema “Memperteguh Komitmen untuk Membangun Kementerian Agama yang bebas dari Korupsi dengan motto Ikhlas, Integritas dan Bersih”. Wakil Walikota Payakumbuh, H. Syamsul Bahri, selaku inspektur upacara, menyampaikan amanat tertulis dari Menteri Agama RI, Suryadharma Ali. Dalam amanatnya, Menteri Agama mengingatkan, aparatur Kemenag jangan sampai kehilangan perspektif dan wawasan menyangkut alasan fundamental berdirinya kementerian yang menaunginya. Kemenag, menurutnya memiliki peran aktual ditengah perkembangan bangsa, negara dan kehidupan umat beragama. Dan hingga hari ini, Kemenag masih berpegang teguh pada motto kerja “Ikhlas Beramal”.(h/zkf)

37 Orang Calon Panwascam Diseleksi PAYAKUMBUH, HALUAN—Sebanyak 37 calon Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) diseleksi. Mereka sudah menyerahkan berkas lamaran persyaratan administrasi, untuk menjadi Panwascam Pemilukada Walikota dan Wawako Payakumbuh 2012, yang ditetapkan oleh Tim Seleksi Administrasi Panitia Pengawas (Panwas) Kota Payakumbuh. Seluruh calon Panwascam tersebut, dijadwalkan mengikuti tes tertulis pada hari Senin (9/1) di Hotel Bundo Kanduang Payakumbuh. Tahapan Pemilukada telah ditetapkan secara resmi oleh KPU Kota Payakumbuh. Seluruh tahapan harus diawasi oleh Panwas. Karena itu jadwal perekrutan Panwascam dikebut. Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Tim Seleksi Pengawas, Yusril Yazid, kepada wartawan Selasa (3/1) di Payakumbuh. Menurutnya, calon Panwascam yang lulus ujian tertulis harus mengikuti satu ujian lagi, yaitu fit and proper test. Menurut dia, dalam prosesnya, akan terjaring calon Panwascam yang mendaftar menjadi 30 orang atau enam orang per kecamatan. Enam orang itu masing-masing tiga orang yang memiliki nilai tertinggi dilantik menjadi Panwascam dan tiga orang lagi disiapkan untuk penggantian antar waktu (PAW). Dikatakan, fit and proper test dilaksanakan pada Kamis (12/1). Selanjutnya, peserta yang lulus akan dilantik pada Sabtu (14/1), sekaligus mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek). Kemudian mereka harus segera siap untuk bekerja. (h/zkf)

Tujuh TPA Khatam Quran PAYAKUMBUH, HALUAN—Tujuh TPA pada dua kelurahan berbeda di Kecamatan Payakumbuh Timur dan Kecamatan Lamposi Tigo Nagari (Latina), menggelar acara perayaan khatam Quran. Untuk Kelurahan Kotopanjang Payobasung, Payakumbuh Timur, iven tersebut berlangsung di Masjid Baiturrahim, Minggu (1/ 1), dengan 46 peserta dari tiga TPA. Sementara, di Kelurahan Sungai Durian, Latina, diikuti 105 peserta, berasal dari lima TPA, dan dipusatkan di Masjid Arruhama, Senin (2/1). Pada kedua tempat itu, hadir Wakil Walikota Payakumbuh H. Syamsul Bahri, Wakil Ketua DPRD H. Sudirman Rusma, Camat Payakumbuh Timur Yunida Fatwa, S. Sos, M.Si, Kabag Kesra Mai Aidil, S. Sos, dan Camat Latina Mardius, S. Sos, sejumlah kepala bidang di Kantor Kementerian Agama Payakumbuh serta pemuka masyarakat setempat. Perayaan khatam Quran di kedua kelurahan, mendapat dukungan warga warga. Sebelum diuji kemampuan mereka membaca ayat suci Alqur’an, para peserta dan murid TPA, diarak keliling kota. Wawako Syamsul Bahri, mengaku bangga, dengan tumbuh suburnya pendidikan agama dan pendidikan baca Alquran diseluruh TPA. “Tidak percuma pemko memberikan intensif yang mencapai ratusan juta buat guru TPA/TPSA/MDA di kota ini,” katanya. Laporan dari Kantor Kementerian Agama Payakumbuh, total murid TPA yang sudah diberikan sertifikat, sebagai tanda mampu membaca Alquran, mencapai 2.372 sertifikat. (h/smt)

PAYAKUMBUH

Tahapan Pemilukada Tersusun PAYAKUMBUH, HALUAN — Tahapan prosesi Pemilukada di Kota Payakumbuh 2012 sudah tersusun.

Foto bersama pimpinan daerah Kota Payakumbuh usai acara batagak pangulu Nagari Parambahan, Latina. ZULKIFLI

LAMPOSI BATAGAK PANGULU

Tujuh Ninik Mamak Dilantik PAYAKUMBUH, HALUAN—Anak nagari Lamposi, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), baralek batagak panghulu baru dan jinih nan ampek. Tujuh putera terbaik Latina, dilewakan memakai gelar ninik mamak, dalam acara di halaman KAN Lamposi, Selasa (3/1). Walikota Payakumbuh H. Josrizal Zain, Wakil Walikota H. Syamsul Bahri, pimpinan DPRD H. Sudirman, pimpinan SOPD, Camat Latina Mardius, S.Sos, Ketua LKAAM Indra Zahur Dt. Rajo Simarajo, SE, beserta ketua-ketua KAN 7 nagari di Payakumbuh, Ketua KAN Lamposi, Dt. Damuanso, serta tokoh masyarakat setempat, hadir dalam acara tersebut. Walikota Payakumbuh Josrizal Zain selaku pucuak undang LKAAM, saat memberi sambutan mengemukakan, Latina sebuah kecamatan pemekaran yang baru berusia tiga tahun, namun dinilai mampu berlari kencang dalam memacu pembangunan. Kecamatan ini, katanya, akan sejajar dengan kecamatan atau nagari lainnya, jika pemerintahan kecamatan mampu memberdayakan seluruh ninik mamak dan potensi anak

nagari. Walikota optimis, sinergitas ninik mamak dengan pemerintahan kecamatan, akan memberi dampak positif bagi Latina ke depan. Menurut walikota dan Ketua LKAAM Indra Zahur Dt. Rajo Simarajo, potensi alam dan SDM Latina cukup besar. Tinggal lagi, upaya pemberdayaan yang harus dilakukan jajaran pemerintahan kecamatan bersama KAN dan ninik mamak pemangku adat. Potensi tersebut, akan menjadi sia-sia, kalau semangat kekeluargaan dan kebersamaan terabaikan. Pada acara tersebut, walikota dan ketua LKAAM, memberikan ucapan selamat, atas prestasi KAN Payobasung sebagai KAN Terbaik Sumatera Barat 2011. Walikota Josrizal Zain bersama Wawako Syamsul Bahri, Wakil Ketua DPRD Sudirman Rusma, Ketua LKAAM Dt. Rajo Simarajo, ikut memasang keris ke pinggang penghulu baru, sekaligus memberikan ucapan selamat kepada penghulu baru. Ketujuh ninik mamak yang dilewakan gelarnya itu, Jhon Usman Dt. Asa

Batuah (suku sambilan kampuang sikumbang), Satria Muliadi Dt. Tiko Alam (suku sambilan kampuang simabua), Jhon Irsal Dt. Ja Mulia Sakato (suku sambilan kampuang paga cancang), Rusman Dt. Bagindo Malano (suku sambilan kampuang simabua), Farid Hendra Gazi Dt. Indo Marajo (suku ampek ninik kampuang pitopang), L. Yasman Dt. Mongguang (suku sambilan kampuang simabua), Indwar Mursyd Dt Sinario Sati (suku sambilan kampuang payobada), Zico Saputra Dt. Ja Mulia Saiyo (suku sambilan kampuang paga cancang), Sukri Dt Rajo Lelo (suku malayu kampuang malayu). Sedangkan, Jinih nan Ompek yang dilantik, terdiri dari Dayat Illahi, sebagai imam (suku sambilan kampuang sikumbang), Andi Saputra sebagai bilal (suku malayu kampuang malayu), Niswan sabagai khatib (suku caniago kampuang caniago) dan Watrizal sebagai engku luma (suku ompek niniak kampuang salo). Keempatnya Bertugas di Masjid Ijtihad Parambahan Padang Aur di Kelurahan Padang Sikabu. (h/smt)

2011, DPRD Hasilkan 26 Perda PAYAKUMBUH, HALUAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh, mengelar rapat paripurna pertama di tahun 2012. Agenda paripurna adalah penutupan masa sidang dan masa reses ke tiga tahun 2011 dan pembukaan masa sidang dan masa reses pertama DPRD 2012, di ruang sidang utama DPRD, Jalan Sukarno-Hatta, Selasa (3/1). Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Sudirman Rusma, didampingi Wakil Ketua DPRD H. Suhaimy Biran, BA. Tampak hadir Wakil Walikota Payakumbuh, H. Syamsul Bahri, Sekdako H. Irwandi, SH, anggota Muspida, sejumlah pimpinan SOPD dan pimpinan parpol, LSM serta ormas. Dalam rapat paripurna itu, kegiatan yang dilakukan DPRD Payakumbuh sepanjang 2011, disampaikan Sekretaris DPRD Drs. Atur Satria. Sedangkan Wakil Ketua Sudirman Rusma menyampaikan, seluruh kegiatan yang dilaksanakan itu, merupakan implementasi kinerja dewan, dalam rangka meningkatkan pembangunan dan mensejahterakan warga kota. Menurut dia, masih banyak aspirasi warga yang belum diwujudkan. Tapi, semuanya itu, sudah menjadi tekad bagi seluruh anggota dewan, untuk berbuat lebih baik ke depan. Kerjasama dengan eksekutif dan warga kota, akan menjadi per-

hatian serius, untuk ditingkatkan. Dikatakan, sepanjang 2011, DPRD melaksanakan kegiatan-kegiatan pada masa sidang dan masa reses yang dimulai tanggal 1 Januari dan berakhir 31 Desember. Kegiatan tersebut meliputi, rapat-rapat, kunjungan kerja luar daerah dalam provinsi, kunjungan kerja luar provinsi, konsultasi ke tingkat atas, produk yang dilahirkan, serta kegiatan sosial lainnya. Sementara itu, Sekwan Atur Satria melaporkan, selama 2011 dilakukan 96 kegiatan rapat, meliputi 18 rapat paripurna, 12 kali rapat Pansus I pembahasan 6 ranperda, 11 kali rapat Pansus II pembahasan 8 ranperda, dan 7 kali rapat Pansus III pembahasan 5 ranperda, 12 kali rapat kerja DPRD dengan eksekutif, serta 36 kali rapat dengar pendapat (hearing) dengan stakeholder. Untuk kunjungan kerja luar daerah dalam provinsi dan luar provinsi, Atur Satria menjelaskan, panitia khusus masing-masing satu kali, dan dua kali untuk komisi-komisi. Sedangkan kunjungan kerja luar provinsi komisikomisi, masing-masing tiga kali, panitia khusus masing-masing satu kali dan satu kali untuk Balegda. Karena itu, lanjut Atur, konsultasi ke tingkat atas yang terdiri dari panitia khusus, Badan Kehormatan, Badan Legislasi dan komisi-komisi, masingmasing juga satu kali. Sepanjang tahun tersebut, produk yang di-

hasilkan, 26 Perda. Di antaranya, Perda penetapan APBD 2011, Perda tentang Kawasan Dilarang Merokok, Perda tentang Lambang Daerah, Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2012-2030, Perda tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Capil, Perda tentang Pertanggungjawaban dan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2010 dan tentang penetapan perubahan APBD Tahun anggaran 2011. Produk lainnya, berupa 16 buah keputusan DPRD dan 7 keputusan pimpinan. Antara lain keputusan dewan tentang persetujuan penetapan Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2011 dan rancangan Perwako tentang penjabaran APBD Kota Payakumbuh, anggaran 2011, Keputusan dewan tentang Pansus pasar dan Atlet Kota Payakumbuh, keputusan dewan tentang persetujuan penetapan 17 buah Ranperda menjadi peraturan daerah Kota Payakumbuh. Sementara itu, eksekutif telah menyampaikan dua Ranperda kepada DPRD untuk segara dibahas pada masa sidang dan masa reses pertama 2012. Keduanya, Ranperda tentang perubahan kedua atas Perda tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas di Lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh, dan Ranperda tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan Polisi Pamong Praja Kota Payakumbuh. (h/zkf)

nggak sempat baca

klik kami di www.harianhaluan.com

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari”

Pelaksanaan dan pengucapan sumpah/janji pasangan Walikota dan Wawako Payakumbuh terpilih hasil Pemilukada nanti, sesuai tahapan, dijadwalkan hari Minggu 23 Oktober 2012. Jelang pengucapan sumpah dan janji itu, diprediksi banyak rangkaian kegiatan yang akan dilalui. Kegiatan yang akan berlangsung mulai 1 hingga 14 Januari 2012 diawali dengan pembentukan/pengangkatan dan bimbingan tekhnis PPK dan PPS. Hal itu diungkapkan Ketua KPUD Kota Payakumbuh, Hendra Yanni, kepada Haluan diruang kerjanya, kemarin. Menurutnya, masa kampanye berlangsung dari 25 Juni sampai 8 Juli 2012. Kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan atribut dan alat peraga kampanye, 9 sampai 11 Juli 2012. Kemudian memasuki masa tenang. Pemungutan suara dan perhitungan kertas suara di TPS berlangsung tanggal 12 Juli 2012, Dikatakan, kalender penting lainnya, pemutakhiran data dan daftar pemilih oleh PPS dengan dibantu PPDP mulai 9 Maret hingga 7 April 2012. Selanjutnya, pengesahan dan pengumuman daftar pemilih sementara (DPS) 8 hingga 28 April, dilanjutkan dengan perbaikan daftar pemilih sementara juga sama dengan jadwal pengesahan dan pengumuman. Jelang jadwal pencalonan, juga ada acara penyusunan dan penetapan rekapitulasi jumlah daftar pemilih tetap (DPT), hingga 22 Februari sampai 26 Februari, yang disampaikan pengumuman atau penyerahan dokumen dukungan calon perorangan. Dilanjutkan dengan pendaftaran pasangan calon yang diajukan partai politik atau gabungan partai politik dan perorangan, 30 Maret sampai 5 April 2012. Jika tak ada aral melintang, pengumuman pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh yang memenuhi syarat, dari 12 sampai 26 Mei 2012. Dilanjutkan dengan penetapan, penentuan nomor urut dan pengumuman pasangan calon 13 Mei sampai 28 Mei 2012. Diperkirakan suhu politik di Kota Payakumbuh akan makin menghangat. Utamanya menjelang masa pemilihan pasangan calon, memasuki masa kampanye Pemilukada sampai pemungutan suara terhadap pasangan calon walikota dan wakil walikota Payakumbuh, pengganti Josrizal Zain yang habis masa jabatannya 2012 ini. Keputusan KPU Kota Payakumbuh, tentang tahapan program dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Walikota Payakumbuh, tahun 2012 ini sudah tertuang dalam surat Keputusan nomor : 20/ KPTS/ KPU-Pyk-003.435146/2011. Sesuai dengan harapan masyarakat Kota Payakumbuh, pesta demokrasi Pemilukada, harus sukses. Untuk itu warga kota terutama wajib pilih, dapat menggunakan hak suaranya, sehingga terpilih pasangan terbaik dari yang baik nantinya. (h/snt/zkf)

Limapuluh Kota Kaya dengan Souvenir LIMAPULUH KOTA, HALUAN—Berburu souvenir dan pernak pernik untuk dipakai pada awal tahun 2012, Limapuluh Kota tempatnya. Daerah ini ternyata kaya dengan souvenir beragam rupa? Tenunan kaum hawa di Jorong Lompek tidak hanya berkualitas dan ramah lingkungan, tapi juga sangat modis dan juga cukup murah. Selain songket Jorong Lompek, Nagari Halaban, di Nagari Kubang, Kecamatan Guguak, juga tumbuh subur usaha pembuatan songket. Usaha itu dirintis oleh tiga perempuan tangguh. Mereka adalah Hj Risna Ridwan, Dewi Reni dan Hj, Marni Geneng. Mereka bisa menampung tenaga kerja sekitar 150 orang. Songket yang mereka hasilkan juga berkualitas. Untuk aksesoris rumah tangga, wisatawan dapat mengoleksi tembikar dari Jorong Golo Gandang, Nagari Andaleh, yang diantaranya berupa vas bunga, asbak dan lain-lain. Selain kerajinan tembikar, di Nagari Andaleh terdapat usaha anyaman rotan. Para penganyam mencapai sekitar 80 kepala keluarga. Di antara penganyam yang direkomendasikan oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga adalah Syamsil Alam. Perajin ini membuat beraneka ragam anyaman seperti, bola takraw, gantungan kunci, topi dan lain-lain. (h/dod)


SIJUNJUNG

20 LINGKAR

HAB Kemenag Diperingati SIJUNJUNG, HALUAN — Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke- 66 Kementerian Agama Repubik Indonesia Tahun 2012, di Kabupaten Sijunjung, Selasa kemarin di pusatkan di halaman kantor bupati setempat. Upacara yang dipimpin Bupati Sijunjung Yuswir Arifin dihadiri Ketua DPRD Sijunjung Muklis R, unsur Kompida, Kepala SKPD, PNS, TNI, Polri, dan organisasi wanita. Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, membacakan

450 Ribu Ekor Benih Ikan Dibagikan Gratis SIJUNJUNG, HALUAN — Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sijunjung tahun 2012 ini menyediakan 450 ribu ekor benih ikan nila.

“Jelas ini bukan merupakan tugas yang tidak ringan, karena menyangkut pengelolaan aspek mendasar dan peka dalam kehidupan bangsa, yang menuntut tanggung jawab profesional dan tanggung jawab moral dari kita semua,”Yuswir amanat Menteri Agama Republik Indonesia meminta seluruh aparatur Kementerian Agama untuk tidak kehilangan perspektif dan wawasan menyangkut alasan fundamental atau ratio d’etre berdirinya Kementerian Agama. Aparatur harus memahami misi, tugas dan fungsi Kementerian Agama yang harus diperkuat dari masa ke masa, serta memahami peran aktual Kementerian Agama di tengah perkembangan bangsa, negara dan kehidupan umat beragama. “Jelas ini bukan merupakan tugas yang tidak ringan, karena menyangkut pengelolaan aspek mendasar dan peka dalam kehidupan bangsa, yang menuntut tanggung jawab profesional dan tanggung jawab moral dari kita semua,” katanya. Berkembangnya isu keagamaan aktual di tengah masyarakat belakangan ini mengharuskan aparatur Kementerian Agama bekerja lebih optimal dalam melakukan pengaturan, bimbingan, pelayanan, dan pengawasan sesuai tugas pokok dan fungsi Kementerian Agama. Peran yang diemban Kementerian Agama dalam pembangunan bangsa bukanlah peran yang bersifat marjinal atau pinggiran. Untuk itu, kualitas dan kinerja Kementarian Agama tidak boleh tertinggal dibanding lembaga lain. Dia juga menghimbau seluruh keluarga besar Kementerian Agama agar mentaati aturan dan pedoman pentelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel berdasarkan kerangka kerja manajerial dan moral yang ketat.(h/azn)

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

Lansek Manih

Benih ikan sebanyak itu akan disalurkan secara gratis kepada kepala keluarga (KK) miskin dan kelompok yang memiliki lubuak larangan. “Prinsipnya bantuan yang akan kita berikan itu merupakan bantuan pemberdayaan masyarakat, dan diberikan kepada KK miskin dan kelompok yang memiliki lubuak larangan,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan melalui Kabid Perikanan Sutarto kepada Haluan di ruang kerjanya, kemarin. Selain memberikan dampak yang baik terhadap peningkatan ekonomi, sambung Sutarto, bantuan tersebut juga dimaksud untuk meningkatan gizi KK miskin. Dan yang penting sekali

BUPATI Sijunjung Yuswir Arifin didampingi Kepala Bappeda Jaheri dan Camat Sijunjung Kasman, disambut kesenian anak nagari saat berkunjung ke Nagari Aia Angek. AZNELDI

Realisasi PAD Dishub Tercapai 97,39 Persen SIJUNJUNG, HALUAN — Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Dinas Perhubungan dan Inforkom Kabupaten Sijunjung, hingga 29 Desember 2011 sebesar Rp1.293.430.900 atau tercapai 97,39 persen, dari target Rp1.328.130.000. “Realisasi sebanyak itu berasal dari sebelas penerimaaan yang dibebankan kepada Dinas Perhubungan dan Inforkom,” ujar Kepala Dinas Perhubungan dan Inforkom Sijunjung Ramler kepada Haluan di ruang kerjanya, kemarin. Dari sebelas pos retrebusi yang dibebankan ke Dinas Perhubungan dan Inforkom, sambung Ramler, sumber penerimaan terbesar berasal dari retrebusi terminal bus dan truk Kiliran Jao. Dia mengatakan, retribusi terminal bus dan truk Kiliran Jao tahun 2011 terealisasi sebesar Rp976.187.000 atau

97,62 persen dari target Rp1 miliar. Meski target yang dibebankan tahun 2011 ini tidak terpenuhi, namun dibandingkan dengan penerimaan tahun 2010 lalu, realisasi penerimaan tahun 2011 jauh lebih tinggi. “Tahun 2010 lalu, penerimaan retrebusi terminal Kiliran Jao, hanya Rp663.162.000,- atau 66,32 persen dari target Rp1 miliar,” ulas mantan Kepala Bidang Seni dan Budaya Dinas Parsenibudpora Kabupaten Sijunjung. Sementara itu, PAD di pos retrebusi pengujian kendaraan bermotor melebih target yang ditetapkan. Retribusi pengujian kendaraan bermotor target ditetapkan tahun 2011 sebesar Rp250 juta. Sementara, realisasinya mencapai Rp277.712.500. Begitu juga dengan retrebusi izin usaha angkutan bermotor juga melampaui target ditetapkan.”Retribusi

izin usaha angkutan bermotor, terealisasi sebesar 19.760.000 atau 123,50 persen dari Rp16.000.000 target yang ditetapkan,” jelasnya. Tak hanya itu, retribusi pasar grosir dan pertokoan di terminal Kiliran Jao ditargetkan sebesar Rp31.500.000 dan terealisasi sebesar Rp31.920.000. Retribusi pelayanan sampah/ kebersihan, target Rp4.342.000 terealisasi sebesar Rp4.909.000. Retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum, target Rp2.400.000, terealisasi Rp2.400.000. Izin trayek, target sebesar Rp1.260.000 terealisasi Rp1.500.000. Retribusi legalisasi daerah, ditargetkan Rp3.500.00, terealisasi Rp4.747.500. Sedangkan, retribusi pemakaian kekayaan daerah ditargetkan Rp5.728.000, terealisasi Rp4.722.000. Kemudian, retribusi tempat khusus parkir ditetapkan sebesar Rp13.400.000 terealisasi Rp10.813.700. (h/azn)

menumbuhkan animo masyarakat berusaha di sektor perikanan sehingga target produksi ikan setiap tahun meningkat. “Jadi tidak sekedar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat saja, tetapi juga meningkatkan gizi keluarga dan produksi ikan,” ulasnya. Dia mengatakan, pemberian benih gratis secara umum meningkatkan produksi ikan. Pada tahun 2011, jumlah produksi ikan sebesar 6.000 ribu ton per tahun. Dan tahun 2012 ini Dinas Peternakan dan Perikanan mematok target menjadi 7.300 ton per tahun. Menurut Sutarto, pemberian benih ikan nila gratis ini sudah dimulai sejak Sijunjung dipimpin Bupati Darius Apan. Bahkan, katanya, hingga tahun 2011 lebih kurang 3 juta benih ikan nila gratis dibagi-bagikan kepada KK miskin dan kelompok. Menyinggung persyaratan mendapatkan bantuan itu, menurut Kabid Perikanan, tidak terlalu sulit. KK miskin dan kelompok cukup mengajukan per-mohonan ke Balai Benih Ikan (BBI). Permohonan bantuan itu, harus diketahui walinagari setempat.(h/azn)

Satpol PP Diminta Sopan Jalankan Tugas SIJUNJUNG, HALUAN— Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Sijunjung Jon Kanedi mengingatkan jajarannya untuk memahami tupoksi dan berlaku sopan dalam menjalankan tugas. “Sat Pol PP itu sebagai aparat pengawal Perda, harus mengedepankan wawasan intelektual dalam menghadapi setiap persoalan,” ujar Jon Kanedi kepada Haluan di ruang kerjanya, kemarin. Menurutnya, keberadaan Sat Pol PP sebagai penegak Perda bukanlah untuk ditakuti, melain untuk melindungi dan mengayomi masyarakat serta tetap berpijak

NE W

NE W

V21

V7

V79

pada peraturan yang berlaku. Mantan Camat Kupitan ini, tidak menapik adanya anggapan negatif terhadap Sat Pol PP selama ini. Anggapan itu, katanya, akan dijadikan bahan evaluasi bagi seluruh anggota agar lebih profesional lagi dimasa mendatang. “Saya tak ingin didaerah ini ada anggota Sat Pol PP yang bertindak brutal dan arogan. Sat Pol PP adalah aparat yang diberi tugas untuk penertiban dan menegakkan Perda, tapi bukan berarti bisa berbuat semena-mena,” katanya. Dia juga mengingatkan seluruh anggotanya meningkatkan disiplin, baik dalam berpakaian maupun dalam bertugas. (h/azn)

V59

Dapatkan di : AUTHORIZED DEALER : THEO Cell Padang : JAYA Phone, LORUS Cell, HENDRA Ponsel. Bukittinggi : MUTIARA BARU Seluler, IGUANA Cell, ID Phone, Payakumbuh : ISTANA Ponsel, BENTENG Cell. Solok : HENDRA Ponsel, BUANA Cell, RATU PRIMA Cell, SINAR GIGI Cell. Pasaman : OZON Pasaman. Muara Labuh : HOMESTAY, PUJA Cell,

Dharmasraya : CENDRAWASIH Cell.

Sawahlunto : Alahan Panjang : SARI Cell

RAJA Shop,

Marissa Nasution

Website : www.virtu-v.com, info: info@virtu-v.com, fanspage: Virtuv V, Twitter: @virtuvindonesia

CV. BUDDY SUMUR BOR

CV. SAROHA ELEKTRONIK

Rp.9 Jt

Rp.13 Jt

Rp.6 Jt

Syarat ketentuan berlaku

AYO BURUAN!!!

Kalau bisa pakai PVC, Ngapain pakai besi Atau Rp. 1,5 Jt per batang (Pipa Gyp)

Hub : CV. BUDDY SUMUR BOR Komp. Gando Permata Cendana Mata Air Blok F No. 04 Padang (Depan Lapangan Voly) Gando Permata Telp. (0751) 765601 HP. (0751) 8212111, HP. 081266015111

PUSAT GIPSUM

Jl. Alai Timur No.77 Ampang Padang Telp. (0751) 40874

Sekarang paket air bersih ada pilihan

PRODUKSI, DISTRIBUTOR, PAPAN GIPSUM

Rangka Metal, Asesoris, Lis Profil Melayani Siap Pasang Dalam/Luar Kota HUBUNGI GIPSUM :

Melayani : PENJUALAN PEMASANGAN TUKAR TAMBAH PERBAIKAN BONGKAR PASANG SERVIS RENTAL AC

= = = = = = =

AC KULKAS KIPAS ANGIN DISPENSER AIR PANAS Semua Merk Baru & Bekas

Jl. Andalas No. 7 Simp. Haru - Padang Telp.38555, 38573 Jl. By Pass Baru Km 9,5 No. 2 Padang Telp. 495411, 499262

=

Service Resmi Elektroluc Wilayah Sumbar

DIJUAL : SHM, Luas 7.000m2, Lokasi Gurun Laweh Kalumbuk Kec. Nanggalo. ada Rumah & Durian Unggul Nasional. Hub : HP. 08126708098

Iklan Baris

Smart

Rp. 20.000,- / terbit

TOYOTA PROMO AKHIR TAHUN DISCOUNT !!! %

Kredit

3,9 / 1 th / Jw 5 th

SISKA.R

NUSANTARA AC

Avanza Innova Fortuner Yaris Vios Dyna

08116619781 0751-7847106

Jl. Gajah Mada (Simp Tinju) Padang Telp. (0751) 7711802 Mengerjakan / Menjual : - Isi Freon AC Mobil - Spare Part - Service Perbaikan - Pemasangan Bekas / Baru 791

ADEK : 08126752801

= OTOMOTIF

=

ELEKTRONIK

KOMPUTER ALAT KOMUNIKASI FASHION = BIRO JASA = RUPA RUPA = INFO BISNIS = = =

Pasang Iklan Anda disini ...

KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

DIKONTRAKKAN TANPA PERANTARA

BANGUNAN 1000M2, PINGGIR JALAN RAYA A N D U R I N G SARANGGAGAK. HUB : 081316379039 temukan juga e-paper kami di

www.harianhaluan.com sahabat informasi online ANDA

Otomotif

Pasang Iklan Anda disini ...

KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

JADIKAN KAMI RUANG PROMOSI YANG TEPAT UNTUK USAHA ANDA

PINDAH PRAKTEK

dr. WIDYA,Sp.KK Pindah ke : Jl. Seberang Padang Utara I No.4 RT.03 RW.I Padang LOKASI

RS. Tentara

karena kami adalah SAHABAT anda ... Hubungi kami di : KOMP. BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG. TELP. (0751) 4488700 - 3, FAX. (0751) 4488704 email : iklan_haluan@yahoo.com

Jl. Proklamasi

Smart

= PROPERTI

Iklan Baris Rp. 20.000,- / terbit

Klinik Griya Satya


RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

LINGKAR TP PKK Tingkatkan Kinerja PAINAN, HALUAN — Tim Penggerak PKK Pessel pada tahun 2012 ini berupaya meningkatkan peran dan kinerja untuk mengajak keluarga-keluarga di Pessel menjadi keluarga yang cerdas, sejahtera dan mempunyai ketangguhan membangun masa depan bangsa dalam menghadapi tantangan global. Tantangan global harus disikapi dengan cermat dan optimis agar berbagai kegiatan PKK yang dilaksanakan dapat memberikan hasil atau dampak yang nyata ke depan. Ketua HKG PKK Pessel, Wartawati menyebutkan para kadernya agar terus termotivasi dan aktif mendukung kegiatan PKK. “Para kader agar tetap terus giat melaksanakan tugas dan fungsinya dalam memberdayakan dan mensejahterakan keluarga,” tuturnya. “Optimalisasi gerakan PKK sebagai gerakan yang dikelola memakai prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat yang sudah dilaksanakan dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya menambahkan. Dari Januari 2010 hingga kini, kata Wartawati, berbagai kegiatan telah dilakukan, seperti berbagai macam acara dan kemeriahan sesuai dengan potensi masingmasing daerah,acara pokok dan acara pengembangan oleh daerah. Ke depan, menurutnya, para kader akan terus aktif dan mampu melaksanakan kegiatan PKK sesuai dengan fungsinya yakni sebagai wadah aktivitas sosial kemasyarakatan bagi keluarga dan meningkatkan kualitas bangsa. Dikatakannya, kader PKK di Pessel diminta untuk selalu meningkatkan kapasitas dan memberikan perhatian yang sungguhsungguh terhadap pemberdayaan keluarga. “Kita memang harus memahami keluarga sebagai sebuah potensi sosial yang besar dan karenanya harus ada strategi pembangunan yang tepat sehingga dapat memberikan manfaat,” katanya. Keluarga adalah sebuah lingkungan yang kodrati.keluarga akan selalu ditempatkan dalam sanubari setiap orang, katanya menambahkan. “Pembangunan keluarga agar menjadi keluarga yang sejahtera dan juga kebutuhan yang dilandasi oleh kodrat kehidupan,” tuturnya. Selama ini tim PKK telah banyak berbuat,akan tetapi tantangan yang begitu besar dan dinamikan hidup yang begerak cepat maka dibutuhkan pula upaya dan strategi pemberdayaan yang sesuai dengan kehendak zaman. Dengan memahami tantangan yang begitu berat dalam memakanai tanggung jawab terhadap pemberdayaan keluarga maka segenap jajaran PKK setiap daerah diharapkan menjalin hubungan baik dengan Dinas, badan,dan kantor selaku mitra kerja tim penggerak PKK.(h/har)

Warga Dilarang Bangun Rumah di Pantai PAINAN, HALUAN — Wakil Bupati Pessel Editiawarman mengingatkan, bantuan tahap pertama bagi korban banjir bandang di Pesisir Selatan tidak dibenarkan untuk membangun rumah di pinggir pantai atau di lokasi zona merah lainnya. “Proses pencairan bantuan sudah dimulai semenjak Selasa pekan lalu. Untuk itu para korban banjir bandang yang memperoleh bantuan diingatkan tidak mempergunakannya untuk membangun rumah di pinggir pantai,” katanya. Disebutkan Editiawarman, bantuan tahap satu dimulai di dua kecamatan, yakni Kecamatan Lengayang dan Kecamatan Sutera. Tiap-tiap kepala keluarga yang rumahnya hancur akan memperoleh sebesar Rp10 juta. Kemudian pada tahap dua nanti diserahkan lagi Rp10 juta dan terakhir Rp5 juta. Namun yang perlu diingat oleh warga yang rumahnya runtuh di pinggir pantai, uang tersebut tidak dibenarkan dipergunakan membangun rumah di pinggir pantai. “Jika ketahuan, ada warga yang membangun kembali rumahnya di pinggir pantai, maka dana tahap dua dan tiga tidak akan diserahkan. Jika diserahkan juga berarti pemerintah sama saja membiarkan warga menciptakan bencana lagi untuk mereka,” kata Editiawarman. Dikatakannya, setelah Lengayang dan Sutera, pencairan dana bantuan akan dilanjutkan ke Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti, Tapan dan Lunang Sialut. (h/har)

Lengayang Rawan Berkembangnya Aliran Sesat PAINAN, HALUAN — Untuk mengantisipasi berkembangnya aliran sesat dan terlarang di Lengayang, warga perlu melakukan antisipasi melalui peningkatan pemahaman keagamaan. Lengayang saat ini juga termasuk kawasan yang rawan berkembangnya aliran sesat dan menyesatkan. Hal itu disampaikan Ketua MUI Kecamatan Lengayang Arjulis Imam Mulia. Menurut dia, tanpa pembekalan dan memberikan pemahaman agama secara tuntas kepada masyarakat, maka akan terjadi kondisi rawan berkembangnya aliran yang membuat masyarakat resah. Disebutkan Arjulis, di Lengayang, peran mubalig memberikan arti sangat penting

KONDISI terakhir Pasir Putih Kambang setelah dikikis ombak beberapa waktu lalu. HARIDMAN

Pilwanag 106 Nagari Pemekaran Tuntas PAINAN, HALUAN — Sepanjang tahun 2011 lalu, Pesisir Selatan berhasil merampungkan pemilihan wali nagari (Pilwanag) di 106 nagari hasil pemekaran. Terakhir yang melakukan pemilihan adalah Kecamatan Lunang Silaut. Pemilihan 16 wali nagari di Kecamatan Lunang Silaut berlangsung di penghujung tahun 2011 lalu. Dengan telah selesainya kegiatan pemilihan pada akhir tahun, maka jumlah pemerintahan terendah di Pessel, resmi menjadi 182 nagari. “Kecamatan Luang Silaut adalah yang terakhir melakukan pemilihan wali nagari hasil pemekaran. Karena pemilihannya tuntas dilakukan

pekan lalu. Target waktu sebagaimana direncanakan telah tercapai,” katanya. Disebutkannya, Pilwanag yang dilaksanakan di 16 nagari itu juga telah menghasilkan 16 orang pemenang. Mereka adalah Narudi (Wali Nagari Binjai), Slamet Riadi (Wali Nagari Lubuak Bonta), Sukirman (Wali Nagari Durian Seribu), Syofian (Wali Nagari Air Hitam). Selanjutnya, Sutoyo (Wali Nagari Simbungo), Kamarul (Wali Nagari Sungai Sirah), Darfianto (Wali Nagari Sungai Sariak), Pujiono (Wali Nagari Sungai Pulai), Sarmin (Wali Nagari Lunang Selatan), Asmal (Wali Nagari

Sindang), Hermanto (Wali Nagari Pondok Parian Lunang), Musril Mai (Wali Nagari Lunang Tengah) dan Armin Siswoyo (Wali Nagari Lunang II). Disebutkannya, ke 16 wali nagari baru tersebut pelantikannya di jadwalkan pada Januari tahun 2012. Namun pelantikan ini masih menunggu jadwal yang disusun oleh Badan Musyawarah (Bamus) Nagari. Menurut Amri, terdapat tiga kecamatan yang wali nagarinya tidak bisa dilantik hingga Desember lalu. Di antaranya Kecamatan Lunang Silaut, Linggo Sari Baganti dan Ranah Pesisir. (h/har)

Target PE Tahun 2012 Dipatok 6 Persen PAINAN, HALUAN — Pertumbuhan ekonomi (PE) Pesisir Selatan tahun 2012 dipatok di atas 6 persen. Target tersebut diharapkan bisa dicapai melalui kerja perangkat pemerintah dan masyarakat Pesisir Selatan. Hal itu dikatakan Bupati Pessel Nasrul Abit, terkait rencana Pesisir Selatan lima tahun ke depan. Pesisir Selatan berani menarget pertumbuhan ekonomi sebesar itu mengingat rata-rata pertumbuhan ekonomi Pessel selama tiga tahun terakhir cenderung naik. Misalnya tahun 2009 PE sebesar 5,28 persen, dan tahun 2010 sebesar 5,5 persen. “Jadi ada perbandingan logis dengan target yang ingin dicapai. Yang jelas dalam rentang waktu 2005 hingga 2010 terjadi kecenderungan kenaikan pertumbuhan ekonomi,” ujar Nasrul Abit. Digambarkannya, pada tahun 2005 pertumbuhan ekonomi Pesisir Selatan sekitar 5,10 persen. Kemudian tahun 2006 pertumbuhan ekonomi sekitar 5,22. Artinya terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya. “Selanjutnya tahun 2007 pertumbuhan ekonomi 5,31 persen,

selanjutnya tahun 2008 dan 2009 naik lagi menjadi 5, 47 persen, dan yang sangat prestisius tahun 2010 diperkirakan mencapai angka 6 persen,” ungkap Nasrul Abit lagi. Naik Selain itu, Nasrul Abit juga menyebutkan, perbaikan ekonomi di Pesisir Selatan telah menunjukkan peningkatan berarti sejak beberapa tahun terakhir. Hal itu diketahui dengan pendapatan perkapita masyarakat Pesisir Selatan yang selalu meningkat tiap tahun. Disebutkannya, peningkatan pendapatan perkapita telah menurunkan angka kemiskinan di Pesisir Selatan dari 42 ribu KK menjadi hanya 26 ribu. Lebih jauh diuraikannya, sebagai bahan perbandingan, bahwa telah terjadi peningkatan pendapatan masyarakat ditandai dengan hasil pendataan Bappeda Pesisir Selatan. “Berdasarkan hitungan Bappeda, pendapatan perkapita tahun 2005 sekitar Rp3 jutaan, kemudian tahun 2006 naik menjadi lima jutaan,” ujar Nasrul Abit. Yang terbesar, menurut Nasrul Abit, adalah dalam rentang waktu

2008, 2009 dan 2010 dengan pendapatan perkapita mencapai angka Rp6 jutaan, dan terakhir sudah di atas Rp10 jutaan. “Ini menandakan telah terjadi peningkatan perbaikan ekonomi masyarakat Pesisir Selatan. Dengan demikian, berbagai kebutuhan dasar oleh masyarakat Pesisir Selatan sebenarnya telah terpenuhi,” ujar Nasrul Abit. Maka menurutnya, dengan angka dan data tersebut wajar Pesisir Selatan tahun 2014 mendatang keluar dari kategori daerah tertinggal. Dibenahi Sementara itu, agar roda perekonomian berjalan lancar, pemerintah hingga Feberuari 2012 segera menyelesaikan jalur penting perekonomian. “Misalnya penyelesaian jalan alternatif yang membentang dari Lakuak ke Padang Rubia. Jaln tersebut kini sedang dalam proses pengerjaan,” kata Nasrul Abit. Dikatakannya, jalan alternatif itu segera ditingkatkan statusnya sebagi jalan nasional. Jalur itu merupakan jalur pengganti jalan yang runtuh di Pasir Putih Kambang. (h/har)

21

untuk menangkal masuknya ajaran yang membuat masyarakat resah. “Untuk itu, sebagai organisasi para ulama, MUI juga memberikan pemahaman kepada umat agar mereka juga tidak ikut tersesat. Ujung tombaknya berada pada para mubalig,” kata Arjulis Imam Mulia di Lengayang, Minggu (1/1). Disebutkan Arjulis, selain para mubalig, peran keluarga dan masyarakat sekitar juga sangat menentukan. Masyarakat perlu menemu kenali dan berkonsultasi dengan mubalig atau dengan pihak MUI sendiri jika menemukan pemikiran dan ajaran yang tidak bersesuaian dengan amalan selama ini. “Tapi yang terpenting adalah, bagaimana masyarakat arif bijaksana dalam menyikapi setiap persoalan yang muncul terkait ajaran yang sesat. Jangan main hakim sendiri dan bertindak semena-mena. Jika perlu lakukan pendekatan persuasif dan ajak mereka untuk kembali ke ajaran yang benar,” kata Arjulis. Ditambahkannya, Lengayang saat ini juga termasuk kawasan yang rawan berkembangnya aliran sesat dan menyesatkan. (h/har)

Proyek Infrastruktur Masih Jadi Agenda Utama Tahun 2012 PAINAN, HALUAN — Tahun 2012, sejumlah agenda prioritas tetap dilaksanakan. Secara garis besar ada lima kegiatan prioritas yakni pembangunan jalan Pasar Baru – Alahan Panjang, pembangunan jalan Mandeh – Sungai Pisang, pemeliharaan Jalan Lintas Barat Sumatera, pembangunan jalan Kambang – Muara Labuh dan penyeleseian pembangunan Masjid Raya Painan. Wakil Bupati Pessel Editiawarman menyebutkan, jalan Pasar Baru - Alahan Panjang sepanjang 60,75 km merupakan jalan penting untuk pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata. Jalan tersebut juga merupakan jalur alternatif untuk menjangkau daerah lain dari Pesisir Selatan. “Permasalahan selama ini adalah, ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Solok dan Pesisir Selatan itu melintasi kawasan cagar alam air Tarusan. Namun terakhir didengar kabar persoalannya telah selesai,” katanya. Selanjutnya jalan Mandeh - Sungai Pisang. Menurutnya hal ini dilatarbelakangi sejumlah hal. Pertama, tentu untuk pertumbuhan ekonomi. Kedua, untuk menunjang dan melengkapi pengembangan kepariwisataan sehubungan dengan objek wisata yang dimiliki Pesisir Selatan dan Kota Padang. Dan jalan ini nantinya juga menjadi jalan alternatif. “Permasalahnnya, ruas jalan yang dibangun melewati hutan lindung. Kemudian akan ada lahan produktif terpakai untuk pembangunannya. Dan tentu harus ada upaya yang dilakukan pemerintah,” katanya. Kemudian yang ketiga,

“Permasalahan selama ini adalah, ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Solok dan Pesisir Selatan itu melintasi kawasan cagar alam air Tarusan” kata Editiawarman katanya, pemeliharaan jalan Lintas Barat. Jalan ini menjadi jalur paling penting di Pesisir Selatan. Ini satu-satunya jalur yang bisa mengakses segala penjuru di Pesisir Selatan. Permasalahannya adalah masih banyak jalan yang rusak, kemudian di beberapa tempat jalan masih sempit. “Kemudian yang keempat adalah jalan Kambang – Muara Labuh. Panjang jalannya diperkirakan 64 km, berfungsi untuk pertumbuhan ekonomi Pesisir Sealatan dan Solok Selatan. Permasalahannya adalah, jalan tersebut melewati hutan TNKS,” kata Editiawarman lagi. Terakhir agenda pemerintah adalah pembangunan Mesjid Raya Painan. Sebagai ibukota kabupaten, Painan belum memiliki mesjid yang representatif sebagai tempat ibadah bagi masyarakat dan pengunjung Painan. “Kendala pembangunannya adalah, dana yang akan tersedot besar,” ungkapnya. (h/har)

Nasib Pasir Putih Setelah Dua Kali Tertimpa Bencana Oleh : Haridman Kambang

PEMBANGUNAN Jembatan di Koto XI Tarusan. Di kecamatan ini terdapat dua titik pembangunan jembatan baru, semuanya berada di jalan lintas barat Sumatera. HARIDMAN

PESISIR SELATAN

Banda Sapuluah

KAWASAN Pasir Putih Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan terancam tinggal kenangan. Setelah dua kali ditimpa musibah dengan waktu yang tidak terlalu lama, kawasan itu benarbenar akan mengakhiri masa kejayaaannya sebagai kampung, sebagai objek wisata dan sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi di Lengayang. Dua kali bencana melanda, yakni banjir bandang 3 November dan dua bulan kemudian abrasi pantai telah memporak-porandakan kawasan itu. Banjir menyebabkan rumah terseret, jalan terban dan tiga nyawa melayang. Abrasi menyebabkab puluhan rumah yang

berjejer di pinggir pantai runtuh, tanah menjadi lautan, wilayah kian sempit. Pasir Putih Kambang babak belur dan merasai. Warga setempat menyebutkan mereka “sudah habis main” menghadapi bencana yang datang berturut-turut itu. Untuk menyelamatkan sejengkal tanahpun tidak kuasa. Padanan kalimat “habis main” itu barangkali dalam bahasa Inggris, “game over”, itu yang sedang dihadapi Pasir Putih. Upaya penyelamatan aset, penyelamatan rumah, penyelamatan tanah sesungguhnya telah dilakukan warga di Pasir Putih. Tapi upaya itu tidak maksimal, jika tidak mau dikatakan gagal. Empat hari saja, kekurangan lahan akibat

terkikis sekitar 8 meter dari bibir pantai menuju jalan nasional. Tanah di sana kini memang sudah sempit, jarak bibir pantai ke jalan nasional hanya 8 meter pula. Pasir Putih tamat. Apalagi pemerintah ketika bencana itu datang menyarankan ke masyarakat untuk memikirkan tempat tinggal lain. Dalam artian jangan dihuni lagi Pasir Putih Kambang itu. Terakhir warga juga dikejutkan oleh pernyataan Kepala BPBD Pessel Nashariyadi bahwa tidak akan ada bantuan bagi mereka di Pasir Putih. Soalnya mereka mendirikan rumah dan tinggal di lokasi yang tidak diizinkan pemerintah. Warga di Pasir Putih tinggal di zona merah atau dilokasi yang sangat dilarang. Pemerintah malah sering mengingatkan warga untuk tidak membangun rumah di zona

terlarang tersebut karena rawan bencana. Warga dianggap tidak mengindahkan peringatan itu. Berbeda jika rumah mereka runtuh akibat dihondoh banjir, meskipun tinggal di bibir pantai. Bagi korban banjir pemerintah memang mengalokasikan dana untuk itu, karena bangunan tersapu akibat air yang datangnya bukan dari laut.Pemerintah hanya memperbolehkan mendirikan bangunan di pinggir pantai dengan jarak seratus meter. Jika kurang dari jarak itu maka berarti sama saja sengaja masyarakat tersebut sengaja membuat bencana sendiri. Pemerintah “mengusir” warga disana dengan cara sangat halus. Keluarnya pernyataan pemerintah untuk tidak lagi membuat rumah di Pasir Putih dan tidak adanya

bantuan korban abrasi bagi yang tinggal di zona merah sudah cukup mengisaratkan bahwa kawasan itu telah game over. Lalu persoalnnya adalah, jika sudah berakhir Pasir Putih, langkah apa yang akan dilakukan pemerintah untuk menyelamatkan sekiatr 40 KK lebih yang rumahnya rusak, sebagian hancur ? Relokasikah, atau yang lainnya? Tidak ada jawaban kongkrit. Yang ada hanyalah penderitaan warga yang kian bertambah. Warga tetap saja ingin bertahan menunggu pasang surut. Kemudian memperbaiki puing puing rumah bila hal itu masih bisa, lalu bertahan hingga pasang berikutnya. Mereka bertahan diakhir masa kejayaan Pasir Putih. Setelah itu mereka memulai kembali permainan barunya di sana. Demikian terus terjadi.***


22 FIGURA

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

DASRIL MUNIR

Lakoni Tiga Pekerjaan Sekaligus MUNGKIN hanya segelintir orang yang bisa melakoni lebih dari dua pekerjaan. Pria kelahiran Silungkang 27 Desember 1954 ini, mampu menjalankan tiga pekerjaan sekaligus. Santai dan fokus, menjadi rahasia kesuksesannya dalam menjalankan semua pekerjaannya tersebut. Dasril Munir, itu nama yang diberikan pasangan Munir Sutan Mudo dan Suwarni, yang kini sama-sama telah tiada. Dasril Munir yang tumbuh di tengah keluarga pedagang itu, kini

mampu menjalani pekerjaan sebagai dosen di salah satu universitas swasta di Kota Padang, kepala BPR Gajah Tongga Silungkang, dan juga sebagai anggota DPRD Sawahlunto. “Jalani dengan santai, namun harus fokus. Sehingga setiap pekerjaan yang dilakukan dapat terselesaikan dengan baik,” ujar Dasril Munir ketika ditemui Haluan, di gedung dewan, Selasa (3/1). Keseharian ayah dari empat anak itu memang tidak terlihat beban dalam menjalani berbagai

profesinya. Malahan, wajah dari suami Sulastri Ajis itu tetap cerah. Ketika ditanya, jika diwajibkan harus memilih salah satu dari ketika pekerjaannya saat ini, Dasril mengaku belum bisa memutuskannya. “Bagi saya tidak ada beban dalam menjalan semua aktifitas pekerjaan selama ini. Kalau untuk dosen, mengajar sebagai hobi saya. Kalau ada orang yang mengerti dengan penjelasan yang saya berikan, saya sangat senang,” ujar Dasril.

Dasril yang pernah menjadi guru di Sekolah Menengah Farmasi Bukittinggi dan SMA Don Bosco Padang itu, juga pernah dipercaya sebagai Kepala SMA Sekolah Dagang Indonesia (SDI) Silungkang, semenjak tahun 1985 hingga 1998. Jebolan sarjana S1 farmasi Universitas Andalas tahun 1984 itu, melanjutkan pendidikan S2 magister manajemennya di Universitas Putra Indonesia (UPI) Padang. Lulus dari UPI, Dasril Munir langsung mendapat kesempatan menjadi dosen di

universtas tersebut. Anak pertama dari enam bersaudara yang juga penerus dari pendiri kopi cap teko Silungkang itu, kini berkeinginan untuk mendirikan sebuah sekolah tinggi setaar akademi akutansi di tanah kelahirannya Silungkang. “Saya sangat ingin membangun perekonomian masyarakat, dengan mengembangkan sektor pendidikan. Tujuan utamanya, tentu saja untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” terangnya.(h/dil)

UUT PERMATASARI

Rajin Treadmill U

ntuk menunjang maksimalnya penampilan, pedangdut Uut Permatasari ternyata rajin mengolah tubuh. Dirinya pun mengaku selalu melakukan olahraga dengan rutin. Olahraga treadmill dan renang pun telah menjadi pilihannya. “Suka treadmill ama renang. Tapi emang aku orangnya banyak suka ama olahraga sih,” ucapnya saat dihubungi.. Kesibukannya di dunia keartisan ternyata tak menyurutkan niat penyanyi cantik ini untuk menjaga vitalitas. Tak bisa pagi hari, Uut pun selalu menyempatkan diri di malam hari.

“Kalau pagi jarang banget yah. Biasanya malah malam gitu. Olahraganya pun selalu di rumah,” lanjutnya. Saat sedang malas berolahraga, Uut Permatasari juga tak berhenti untuk sekedar bergerak. Bahkan ketika dirinya sedang bercermin pun tak pelak harus meng-goyangkan tubuh. “Kadang juga joget di depan kaca. Gerak terus pokoknya, badan ga bisa diem. Dipanggil adik saleho, ga tau dia nyebut aku seperti itu kenapa. Orang kalau sedang megang sulak pun tetap bergerak dan berjoget,” pungkasnya. (kpl)

ARIEL

Dikabarkan Menikah di Bui MASIH ingat bagaimana derasnya airmata Luna Maya saat membela Ariel Peterpan yang terkena kasus video porno? Kala itu, Luna nggak terima karena Ariel divonis penjara 3 tahun 6 bulan. Bahkan Luna tak segan mendatangi Komnas HAM untuk mendapatkan keadilan. Meski usaha Luna tak membuahkan hasil apapun, setidaknya pengorbanan Luna sebagai bentuk cintanya kepada Ariel. Hari demi hari, ia rela menempuh perjalanan panjang dari Jakarta menuju Bandung untuk menjenguk sang kekasih. Kunjungan itu rutin dilakukan. Hingga pada akhirnya wajah Luna tak tampak lagi di Rutan Kebon Waru, Bandung dan kabar yang mengatakan jika Luna dan Ariel putus semakin berhembus kencang. Tapi sayang, Luna enggan berkomentar soal kisah asmaranya dengan vokalis Peterpan itu. Termasuk isu yang beredar jika Ariel sudah menikah dengan cinta pertamanya bernama Tita di bui. Benarkah? Isu tersebut memang masih simpang siur. Saat cumicumi.com berusaha menguak berita tersebut, tak satupun sumber berita yang bisa dimintai keterangan. Begitu juga dengan pihak Tita yang bungkam dan menutupi status Tita. Mungkinkan kabar pernikahan Ariel di penjara sebagai bukti jika hubungan cinta Ariel dan Luna telah berantakan dan kandas di tengah jalan? Padahal, cinta mereka disebut-sebut sebagai cinta yang sangat kuat. Meski kala itu Ariel sudah menikah dengan Sarah Amalia dan dikaruniai satu orang putri, Luna masih disebut-sebut masih ada di hati Ariel, hingga rumahtangga Ariel dan Sarah kandas. Tapi kali ini hati Luna sepertinya sudah terkoyak mendengar kabar sang kekasih telah menikah di penjara dengan cinta pertamanya. (ccm)

BRITNEY SPEARS

Hindari Pernikahan Mewah SETELAH mengumumkan pertunangannya dengan mantan manajernya, Britney Spears awal bulan Desember lalu, kini pelantun tembang Criminal tersebut mengatakan bahwa dirinya akan menghindari pernikahan mewah ala selebriti Hollywood dan lebih memilih pesta pernikahan tertutup, dengan hanya dihadiri keluarga dan sahabat. Kabar yang dilansir majalah Touch Weekly dari orang dalam mengatakan bahwa Britney memilih pesta tradisional dengan gaya khas Selatan. “Ia ingin pernikahan dengan gaya khas Selatan, dengan banyak makanan, dikelilingi keluarga, kedua putranya, serta teman masa kecilnya. Jauh berbeda dengan pernikahan ala Hollywood,” ungkap nara sumber tersebut. Jason, tunangannya, seperti yang kita tahu telah mengejutkan Britney dengan pesta pertunangan yang megah di Chocolate Lounge and Sugar Factory, Paris Hotel, di Las Vegas sehari setelah Jason meminta Britney untuk menikahinya. Britney pun langsung bereaksi dengan menulis di akun Twitternya, “OMG. Kemarin malam Jason mengejutkanku dengan hadiah yang telah lama aku tunggu. Tak sabar untuk menunjukkannya padamu! SO SO SO excited!!!! Xxo.” Jason meminang Britney setelah berpacaran denganya selama 2 tahun. (kpl)


RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

LINGKAR Tinggi, Minat Pengunjung Perpustakaan PARIAMAN, HALUAN — Pengunjung perpustakaan di Pantai Gandoriah terus meningkat. Dalam dua bulan ini jumlah pengunjung sudah tercatat lebih dari 500 orang. “Sudah mulai dikenal dan ramai dikunjungi pengunjung, terutama para pelajar yang memanfaatkan ketersediaan buku yang ada di sini,” kata Delviawati, salah seorang pengurus pustaka kepada Haluan, Minggu kemarin. Perpustakaan itu buka tiap hari, termasuk hari Minggu, dengan jumlah koleksi buku-buku lebih dari 1.500 judul buku. Pengujung perpustakaan, tidak hanya bisa membaca buku di ruang pustaka yang sudah disediakan sebagai tempat membaca, tapi juga buku-buku yang akan dibaca, bisa dibaca di rumah dengan cara menjadi anggota pustaka. “Kita sudah memberi pelayanan untuk pengunjung pustaka menjadi anggota pustaka dengan cara mendafatar,” kata Del. Kini sudah tercatat tidak kurang dari 40 orang anggota perpustakaan. “Memang sedikit tapi ini sudah merupakan langkah awal yang bagus,” katanya. (h/tri)

Sabiduak Sadayuang

K O TA PA R I A M A N

Tuntas, Pemberian Insentif untuk Pemilik Sapi Bunting PARIAMAN, HALUAN — Pembayaran insentif sapi/kerbau bunting milik masyarakat di Kota Pariaman, sudah selesai dilakukan.

Perbaikan Balaikota Tuntas PARIAMAN, HALUAN — Gedung Balaikota di Jalan Imam Bonjol Kota Pariaman, selesai diperbaiki. Perbaikan kantor yang rusak akibat gempa 2 tahun lalu itu, selesai dikerjakan pada 19 Oktober 2011. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kota Pariaman Syahrizal kepada Haluan menjelaskan, perbaikan struktur gedung yang rusak, mulai dikerjakan 25 Mei 2011. Pekerjaan memang dihiasi adendum waktu dan pekerjaan baru tuntas tanggal 20 Desember 2011. Saat ini tinggal pekerjaan interior saja yang perlu dituntaskan. Anggaran untuk pekerjaan terkontrak sebesar Rp4,35 miliar. Dengan dana sebesar itu, gedung yang rusak parah sudah diperbaiki dan ditempati, meski baru tahap I. Di awal tahun 2012 ini, Walikota Pariaman, wakil walikota dan Jajaran Sekretariat Daerah Kota Pariaman beserta sejumlah SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman, kembali menempati kantor permanen, yang lebih dua tahun bekerja di ruang kantor sementara, pascabencana gempa 2009. Sekretaris Daerah Kota Pariaman Armen, Senin (2/1), meninjau Balaikota di Alai Gelombang dan Kantor eks Bappeda Karan Aur, didampingi Asisten I dan Staf Ahli Walikota. Selain ruang kerja walikota dan wakil walikota, pada lantai I dan II Balaikota akan ditempati sekretaris daerah beserta jajaran di antaranya Asisten Tata Praja dan Asisten Pembangunan, staf ahli serta 7 bagian di lingkungan sekretariat daerah sendiri dan sejumlah SKPD yang belum mempunyai kantor permanen juga diperintahkan untuk menempatinya. SKPD itu di antaranya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM), Dinas Budpar, dan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Pol PP serta leburan dari Dinas Tata Ruang yang dimerger ke Dinas PU dan KLH. (h/tri)

Unit Layanan Kesehatan Tidak Berfungsi PARIAMAN, HALUAN - Unit Pelayanan Kesehatan Pariwisata di Pantai Gandoriah yang diresmikan bulan November tahun lalu, hingga kini belum beroperasi sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, yakni Sabtu dan Minggu. Pantauan Haluan pada beberapa akhir pekan di bulan Desember lalu, pintu pos pelayanan kesehatan itu tertutup rapat, tak ada aktivitas medis. Padahal wisatawan sangat ramai berkunjung ke objek wisata pada saat itu. Keberadaan pos itu tak sesuai dengan fungsi yang diharapkan, yaitu untuk membantu memberi pelayaanan kesehatan kepada masyarakat sekitar, termasuk pengunjung wisata yang memerlukan pelayanan kesehatan di lokasi wisata Pantai Gandoriah. Kepala Bidang Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Pariaman M Mukhsin di Balaikota Pariaman, Kamis (29/ 12), menjawab Haluan, membenarkan kondisi itu. “Kami sedang mengatur penanggung jawab pos tersebut secara tepat, sehingga untuk operasionalnya bisa lebih konkret. Tidak seperti sekarang ini yang bersifat keroyokan dari sejumlah Puskesmas yang ada di Kota Pariaman, dan kenyataannya juga tak beroperasi,” kata Mukhsin. Pada pos ini rencananya memang ditempatkan satu orang dokter, bidan dan perawat. Hal ini dimaksudkan untuk penanganan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat yang datang berobat ke sana. “Pos ini dilengkapi obat-obatan, dan di sini sifatnya untuk pertolongan pertama,” jelas Mukhdin. Tahun 2012, katanya, operasional unit kesehatan itu akan dimaksimalkan, karena sudah dianggarkan melalui APBD. Selama ini, untuk pelayanan di sana belum dianggarkan.(h/tri)

WALIKOTA Pariaman ketika menandatangani berita acara penerimaan bantuan kapal tangkap tuna long line berukuran 30 GT. TRISNALDI

Bantuan Kapal Tuna Long Line Diserahkan PARIAMAN, HALUAN — Kapal tangkap ikan tuna long line 30 GT, bantuan Pemprov Sumbar kepada Pemerintah Kota Pariaman, diterima langsung Walikota Pariaman Mukhlis R, Kamis (29/12). “Kapal ini segera kita operasionalkan. Persiapannya sedang dilakukan, di antaranya menaikkan telaah staf ke walikota,” kata Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kota Pariaman Yandrileza menjawab Haluan, Senin (2/1). Dalam pengoperasian kapal tersebut digunakan sistem segitiga, di mana pemerintah (pemilik kapal) bekerja sama dengan pihak ketiga dan diteruskan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB). Diharapkan, hasil yang diperoleh dari bapak angkat atau pihak ketiga ini, bisa mendatangkan pemasukan bagi pemerintah kota atau menambah PAD. Sementara antara bapak angkat

dengan nelayan yang tergabung dalam KUB, tergantung pada perjanjian yang mereka sepakati, antara lain bisa dengan cara bagi hasil dengan dasar hitungan persentase. “Harapan kita tentu tidak merugikan nelayan yang ikut menangkap ikan dengan kapal tersebut,” katanya. Biaya operasional kapal kapasitas 30 GT itu untuk sekali melaut, menghabiskan dana tidak kurang dari Rp25 juta, selama 15 hari dengan jarak tangkap sekitar 12 mil laut. “Karena biaya tinggi itulah kita berupaya untuk memanfaatkan bapak angkat atau pihak ketiga guna menunjang operasionalnya,” kata Yandri. Nelayan dari kelompok usaha bersama itu sudah dilatih khusus untuk kapal long line. Latihan yang diberikan kepada mereka tidak

Target tahun ini hanya 320 ekor, dengan insentif Rp500 ribu per ekor yang dibayarkan kepada pemilik ternak tersebut. Kepala Dinas Pertanian Kota Pariaman Syaiful Rizal kepada Haluan, Senin (2/1), menjelaskan, program tersebut untuk menyukseskan Swasembada Daging 2014. Teknis pelaksanaanya, dengan melakukan pantauan oleh tim teknis dan tim pemeriksa kebuntingan terhadap ternak sapi milik masyarakat. Setelah itu dinyatakan positif, dengan jangka waktu bunting lima bulan, barulah uang insentif tersebut diserahkan kepada pemilik ternak tersebut. “Kegiatan pemeriksaan dilakukan bulan Agustus 2011, setelah Suarat perjanjian kerja

23

(SPK) ditandatangani. Di Sumatera Barat, hal ini serentak dilakukan,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Indrayani. Total insentif itu besarnya Rp200 juta, yang dikelola oleh Kelompok Tani Saayun Salangkah Desa Rumbai. Dana tersebut langsung ditransfer ke rekening kelompok. “Kita hanya kebagian 1 paket, untuk dana insentif sapi bunting tersebut. Program itu bernama, program insentif penyelamatan sapi/kerbau betina produktif (IPBP),” katanya. Untuk mencapai sukses pelaksanaan program, empat faktor terus dilaksanakan, mulai dari peningkatan pelayanan bidang kesehatan hewan, inseminasi, teknik pembuatan pakan dan pembinaan kelembagaan dan kelompok ternak. Di sisi lain, tahun 2011, peran IB secara berangsur telah dilimpahkan ke kelompok ternak, yaitu Kelompok Ternak Sabiduak Sadayuang di Desa Apar. Pada tahun 2012 ini operasionalnya dimulai di lingkungan kelompok. Anggota kelompok ternak ini dilatih sebagai petugas IB di lingkunganya.(h/tri)

hanya teori, tapi juga praktik dengan memagangkan nelayan tersebut di kapal milik Pemprov Sumbar. Kapal 30 GT itu berkapasitas 24-28 ABK. “Jadi tak ada kata tunggu lamalama untuk operasional kapal. ABK sudah ada, bahkan bapak angkat sudah ada. ABK sudah dilatih. Kini menunggu prosedur administrasi saja,” jelas Yandri. Kapal yang diterima Pemerintah Kota Pariaman tersebut, diserahkan bersamaan dengan empat daerah lainnya di Sumbar, yaitu Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Pesisir Selatan dan Pasaman Barat. Walikota Pariaman Mukhlis R, pada kesempatan itu merasa senang dan antusias dengan bantuan kapal tangkap tuna jenis long line 30 GT itu. Kapal tersebut diberi nama KM Inka Mina 67. Pemko Pariaman berharap kehadiran kapal itu dapat meningkatkan pendapatan nelayan.(h/tri). PENUMPANG kereta api wisata baru turun dari kereta di stasiun KA Kota Pariaman. TRISNALDI

DONGKRAK PAD

Kepala SKPD Diminta Pelajari Lagi Perda 10/2008 PARIAMAN, HALUAN — Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta mempelajari kembali Perda Nomor 10 Tahun 2008 Tentang Urusan Pemerintah yang Menjadi Kewenangan Pemerintah Kota Pariaman dan menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Merujuk kepada Peraturan Daerah (Perda) No 10 Tahun 2008 Tentang Urusan Pemerintah yang Menjadi Kewenangan Pemerintah Kota Pariaman itu, masih banyak perizinan yang belum tergarap. “Kita harus jeli dan menggali potensi perizinan yang ada dan potensi PADnya,” jelas Asisten Administrasi dan Pembangunan Sekdako Pariaman Yaminu

POS unit pelayanan kesehatan pariwisata di Pantai Gandoriah tampak masih tutup, Sabtu (31/12). Padahal, pos ini semestinya sudah harus beroperasi. TRISNALDI

Ganti Rugi Lahan Warga Diserahkan

Rizal, pada acara serah terima perizinan kepada Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (KP2TPM) Kota Pariaman, di Pendopo Rumah Dinas Walikota, Kamis (29/12). “Hal ini harus segera dilakukan, karena dengan dicabutnya beberapa Perda retribusi, berimplikasi pada berkurangnya penghasilan PAD, seperti dicabutnya Perda tentang retribusi SITU (Surat Izin Tempat Usaha), SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan). Keberadaan Kantor KP2TPM, suatu langkah strategis untuk meningkatkan investasi dan penanaman modal di Kota Pariaman. Lembaga ini harus bisa secara kontinyu memperlihatkan peningkatan, baik dari segi kuantitas izin yang dikeluarkan maupun kualitas pelayanan. “Apa yang dilakukan hari ini merupakan rangkaian pelimpahan kewenangan tahap kedua, yang mana telah ditandatangani beberapa Peraturan Walikota (Perwako) tentang pelimpahan kewenangan perizinan yang akan diserahterimakan kepada KP2TPM, yakni Izin Usaha Jasa,” kata Yaminu Rizal.(h/tri)

dengan total persil PA R I A M A N , HALUAN — Pe178 persil. Namun baru ganti merintah Kota Parrugi di tiga desa iaman menyerahkan yang dibayar, yaitu pembayaran ganti rugi lahan milik Desa Marunggi, Balai dan Palak Aneh. Jummasyarakat yang lahnya19 persil, deterkena pembangan jumlah dana ngunan Irigasi Anai Mayfaldi II di Kecamatan ganti rugi sebesar Pariaman Selatan, Rabu (28/12). Rp800 juta. Sisanya menyusul Ganti rugi itu langsung dibayar awal tahun 2012 ini. Penyerahan pembayaran diserahkan oleh Sekda Pariaman Armen, kepada 19 orang ganti rugi, dihadiri Kepala Balai penerima, untuk 19 persil tanah, Wilayah Sungai V Provinsi di aula Dinas Kelautan Peri- Sumatera Barat dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah kanan Kota Pariaman. “Ini pembayaran perdana,” Kota Pariaman. kata Kepala Bagian PemePada kesempatan yang sarintahan Kota Pariaman Mayfaldi ma, dilakukan pula penyerahan kepada Haluan, usai penye- dana pembebasan lahan untuk Pembangunan Kantor Camat rahan ganti rugi. Harga penggantian yang Pariaman Timur, sebesar Rp1,2 dibayarkan sesuai dengan miliar yang prosesnya sudah ketentuan, lahan kering, yaitu dimulai sejak tahun 2009. Luas tanah yang diganti rugi Rp50ribu per meter, dan penggantian untuk rawa Rp40 ribu menjadi 8.099 meter persegi. Penyerahan dilakukan di per meter. Pembangunan Irigasi Anai hadapan notaris dan Kepala II, melewati tujuh desa di Badan Pertanahan Nasional Kota kawasan kecamatan tersebut, Pariaman. (h/tri)

KUA PPAS APBD Pariaman Disahkan PARIAMAN, HALUAN — KUAPPAS APBD Kota Pariaman Tahun 2012, disahkan DPRD Kota Pariaman, melalui sidang paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Pariaman Ibnu Hajar, Jumat (30/12). Pengesahan KUA & PPAS ditandai dengan penandatangan nota kesepakatan bersama antara DPRD Kota Pariaman dengan Walikota Pariaman. Dengan demikian, tugas Badan Anggaran (Banggar) untuk menyiapkan KUA & PASS APBD

tahun 2012 tersebut sudah rampung. Sebelumnya, pembahasan KUA-PPAS APBD tahun 2012 berjalan alot, karena terjadi perbedaan persepsi antara Banggar dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah(TAPD) yang memandang rasionalisasi kegiatan, terutama terkait regulasi Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) nomor 127/ PMK.07/2011 tentang batas maksimal defisit APBD dan batas maksimal kumulatif pinjaman daerah

tahun anggaran 2012. Salah satu poin penting dari Permenkeu tersebut adalah tentang batas maksimal defisit APBD, hanya sebesar 6 persen. Namun setelah dilakukan dengan mendengarkan pendapat empat fraksi, ke empat fraksi dalam pendapatnya menyatakan setuju untuk dilanjutkan pembahasannya. Ketua DPRD Ibnu Hajar, mengatakan, dengan disahkannya KUA PPAS tersebut, selanjutnya eksekutif

akan menyusun rancangan APBD 2012, dan menyerahkan kepada Banggar untuk dibahas, seterusnya dapat disahkan menjadi APBD 2012. Pada kesempatan yang sama, DPRD Kota Pariaman juga mengesahkan 12 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Pariaman tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Ke-12 Ranperda tersebut, yaitu Ranperda pajak hotel, pajak restoran, pajak parkir, pajak penerangan jalan, pajak reklame.

Berikutnya adalah Ranperda retribusi rumah potong hewan, retribusi penggantian biaya cetak kartu tanda penduduk dan akta catatan sipil, retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan, retribusi pengujian kendaraan bermotor, retribusi izin trayek, retribusi terminal serta satu Ranperda tentang pencabutan Perda Nomor 07 tentang retribusi perizinan kegiatan usaha di bidang pariwisata. (h/tri)


24 LINGKAR UBH Tingkatkan Layanan Bagi Mahasiswa PADANG, HALUAN — Bertempat di Aula Balairung Caraka Gedung B Kampus I Universitas Bung Hatta Ulak Karang, civitas akademika UBH menggelar Refleksi Akhir Tahun 2011 dengan tema “Bersyukur dan Kebersamaan Sebagai Landasan Peningkatan Kinerja Menyonsong Tahun 2012. Rektor UBH Prof Dr Hafrijal Syandri MS membuka Refleksi Akhir Tahun 2011 dengan memaparkan hasil yang telah dicapai dalam tahun 2011. Dalam sambutannya rektor menyampaikan, ada beberapa perubahan dalam sistem pelayanan administrasi kemahasiswaan, dan berbagai perubahan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan yang maksimal terhadap civitas akademika. Menyambut tahun baru 2012 pihaknya mencanangkan beberapa rencana dan kegiatan untuk meningkatkan rasa syukur, dan kebersamaan antara lain melakukan Jumat bersih melalui gotong royong, penghijauan dan olah raga, service exellent atau layanan prima bagi sesama, mahasiswa dan stake holder. Tak kurang dari 300 dosen, karyawan, mahasiswa mengikuti acara silaturahim tersebut. Sebelum ceramah agama yang disampaikan Drs H Suhefri, para hadirin disuguhkan tayangan video profil UBH. Suhefri dalam dalam ceramahnya banyak mengupas bersyukur, dan kebersamaan. Menurutnya kampus ini bisa berdiri tegap tidak lepas dari perjuangan para tokoh-tokohnya terdahulu, dan dibangun dengan kebersamaan dan bersyukur. Ia menambahkan, prestasi-prestasi yang telah diperoleh UBH selama ini, harus di syukuri dan dengan kebersamaan maka semakin kuat pula kepercayaan masyarakat terhadap kampus yang saat ini adalah universitas terbaik di Kopertis Wilayah X. Menyikapi laporan ringkas rektor dan uraian ceramah agama, rektor dan Sufri mengajak seluruh sivitas akademika untuk selalu bekerj,a dan mengabdi dengan landasan sikap sabar, ikhlas, hati yang jernih, dan pikiran yang bersih untuk meraih masa depan yang cerah. Tak lupa ia mengatakan, lembaga ini merupakan lahan untuk berjuang dan investasi kebaikan. Oleh karena itu, untuk kemajuan bersama dan meraih posisi yang unggul di dunia dan akhirat, maka perlu adanya kebersamaan dan bersyukur.berita Universitas Bung Hatta: Di akhir acara ditutup dengan baca pusi “Cintaku Universitas Bung Hatta” oleh Ultra Daresfa. (h/ita)

RABU, 4 JANUARI 2012 M 9 SAFAR 1433 H

PENDIDIKAN

Ketua Umum Indo Jalito Astri Asgani didampingi Elita Basko (barisan pertama kanan belakang), menyerahkan bantuan seragam SD bagi korban banjir bandang di Pesisir Selatan (Pessel) secara simbolis, kepada Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel, Nasharyadi B, di Hotel Basko Padang, Selasa (3/ 1). HASWANDI

BANTUAN INDOJOLITO

Seragam Sekolah untuk Korban Banjir PADANG, HALUAN — Indo Jalito kembali memberikan bantuan berupa seragam SD bagi korban banjir bandang di Pesisir Selatan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Astri Asgani selaku Ketua Umum Indo Jalito, kepada Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel, Nasharyadi B, di Hotel Basko Padang, Selasa (3/1). Bantuan seragam itu dikemas dalam 10 box, yang berisi 800 set seragam untuk murid SD kelas satu hingga kelas enam. Selain itu, juga ada bantuan berupa 60 set tas sekolah, yang diserahkan secara bersamaan pada Selasa kemarin. Menurut Nasharyadi, dengan adanya bantuan dari Indo Jalito ini, maka kebutuhan anak SD korban banjir bandang, telah terpenuhi untuk saat ini. Sebelumnya memang banyak murid SD yang mengeluh kebutuhan perlengkapan sekolah, karena perleng-

kapan sekolah yang mereka miliki telah hanyut terbawa arus banjir bandang. “Ada sekitar 500 anak sekolah, mulai tingkat TK hingga SMA sederajat di enam kecamatan di Pessel yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat banjir bandang. Dari beberapa bantuan sebelumnya, ditambah bantuan dari Indo Jalito, maka untuk saat ini, kebutuhan itu telah terpenuhi,” ujar Nasharyadi. Menurutnya, bantuan seragam tersebut akan diserahkan langsung kepada anak yang membutuhkan dengan sistem rumah ke rumah. Ia beralasan, jika diserahkan di sekolah, akan terjadi perebutan antar sesama murid, dan juga bisa berimbas salah sasaran, karena tidak semua murid SD di enam kecamatan, betul-betul kehilangan perlengkapan sekolah. Nasharyadi menambahkan, saat ini proses belajar mengajar di enam kecamatan yang mengalami dampak terparah banjir bandang, telah normal kembali. Hanya saja, masih ada satu bangunan TK yang saat ini belum beroperasi, karena mengalami rusak parah. Namun direktur sekolah itu telah memberi sinyal pembangunan kembali pada tahun 2012 ini.

“Untuk proses belajar mengajar di TK yang rusak itu, saat ini masih memakai Kantor Kepala Desa Pasir Putih. Meski belajar dalam tempat darurat, namun tidak mengurangi semangat anak maupun guru yang mengajar,” ujar Nasharyadi. Ia mewakili korban banjir bandang Pessel juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Indo Jalito. Indo Jalito merupakan perkumpulan ibu-ibu asal Sumbar yang bergerak di bidang sosial, yang saat ini bermarkas di Jakarta. Untuk saat ini, keanggotaan Indo Jalito telah berjumlah 150 orang, yang mayoritas tinggal di Jakarta. Pengumpulan dana itu sendiri merupakan sumbangan dari anggota Indo Jalito, yang memang berasal dari istri pejabat, istri pengusaha, berprofesi pengusaha, dan berprofesi lainnya. “Bantuan seragam sekolah ini merupakan bantuan kedua yang kami berikan. Sebelumnya, kami juga telah memberikan bantuan, baik berupa pakaian, uang tunai dan kebutuhan lainnya, yang total bantuan waktu itu mencapai Rp175 juta,” jelas Astri Asgani, Ketua Umum Indo Jalito, yang didampingi anggota Elita Basko. (h/wan)

UN Syarat Masuk PTN Disambut Positif PADANG, HALUAN — Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadikan ujian nasional (UN) 2012 sebagai syarat masuk perguruan tinggi negeri (PTN), merupakan wujud penghargaan terhadap prestasi siswa “Rencana itu pada satu sisi dapat mengangkat kredibilitas UN, sehingga tidak hanya sebatas uji kompetensi siswa pada akhir tahun pelajaran,” kata Guru Besar Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang Prof Jamaris Jamna Dengan menjadikan UN sebagai syarat masuk PTN, menurut dia, maka maksud diadakannya UN sebenarnya singkron dengan fungsi PTN itu sendiri. PTN merupakan bagian dari pemerintah. Sementara UN juga salah satu program pemerintah. Dengan begitu sangatlah tepat jika keduanya dikaitkan satu sama lain. “Dengan demikian ma-

syarakat bisa lebih menghargai pelaksanaan UN sebagai program pemerintah di bidang pendidikan,” katanya menambahkan. Bagi siswa SMA sederajat yang lulus UN dengan predikat atau nilai terbaik sudah sepantasnya dapat masuk ke PTN. Hal ini salah satu bentuk penghargaan pemerintah terhadap siswa yang telah meraih prestasi selama 12 tahun di jenjang pendidikan sekolah.. Menurutnya, calon mahasiswa PTN harus memiliki bukti atau surat tanda telah lulus UN dari sekolahnya. Jika belum, maka tidak diperbolehkan mengikuti perkuliahan meski telah diterima melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Dalam hal ini, menurutnya, SNMPTN tetap menjadi prioritas utama lulus atau tidaknya calon mahasiswa di PTN karena juga merupakan program yang telah dicanangkan pemerintah.(h/wan/ant)

Kerjasama ITP dengan ITT Ditunda PADANG, HALUAN — Institut Teknologi Padang (ITP) menunda acara penandatanganan MoU atau kerjasama dengan Institut Teknologi Telkom (ITT) Bandung, dengan alasan akan memperbaiki lagi sistem kerjasama yang akan dilakukan. Acara penandatangan kerjasama itu yang rencananya dilakukan pada Selasa (3/1) kemarin, akhirnya diisi dengan sosialisasi program pascasarjana dari ITT Bandung. Menurut Rektor ITP, Nofrianto, kerjasama yang ditawarkan sebelumnya hanya bersifat umum. Ia berasumsi, kerjasama itu baiknya ditingkatkan lagi hingga ke melibatkan fakultas dan jurusan terkait, sehingga kedua perguruan tinggi ini dapat saling menguntungkan.

“Selain melibatkan fakultas dan jurusan, bisa saja nanti kerjasamanya berbentuk pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen dalam jangka waktu dua bulan, atau yang lainnya, sehingga ilmu yang didapat mahasiswa dan dosen bisa lebih berkembang,” ujar Nofrianto. Ia menilai, jika kerjasama tersebut dikemas dengan cukup apik, maka akan berpengaruh sekali terhadap penilaian akreditasi perguruan tinggi. Oleh karena itu, ITP dan ITT akan kembali merumuskan draft kerjasama, yang ditargetkan rampung dalam sebulan atau dua bulan mendatang. Sementara itu, Ketua Tim ITT Bandung, Gelar Budiman, juga mengakui adanya kekurangan dalam sistem kerjasama tersebut dan perlu diperbaharui.

Ia sangat sepakat dengan rencana awal sistem kerjasama yang ditawarkan ITP. “Kajian tentang pertukaran mahasiswa dan dosen sangat menarik sekali, bahkan bisa juga kerjasama dalam suatu penelitian-penelitian. Ini bisa meningkatkan kualitas akademik, dan suatu poin plus dalam penilaian akreditasi perguruan tinggi. Apalagi kami ITT Bandung baru dibangun pada 2003 lalu, dan butuh kerjasama yang cukup luas dengan berbagai perguruan tinggi,” ujarnya. Ia juga menawarkan program pendidikan S2 atau pascasarjana di ITT Bandung bagi lulusan ITP, dengan biaya pendidikan yang tidak memberatkan, sesuai dengan hasil kesepakatan yang akan dirumuskan nantinya. (h/wan)

Rektor dan pejabat rektorat Institut Teknologi Padang (ITP) berdiskusi dengan Tim Institut Teknologi Telkom (ITT) Bandung, untuk membuat suatu kerjasama dalam suatu acara di Kampus ITP, Selasa (3/1). HASWANDI


Haluan 04 Januari 2012