Page 1

M Y K

BULETIN KONI PROVINSI JAMBI

M E R A I H EDISI 01

P R E S T A S I

E M A S

gelanggang.update

@gelanggangjambi

gelanggang_jambi@yahoo.com

BULAN JUNI 2014

6 Ridwan Terpilih Aklamasi

10

13

PABBSI, Penyumbang Terbanyak

Dekat dengan Keluarga

15 Atlet Jambi Turun di Tour de Singkarak

KONI Provinsi Jambi meluncurkan program Merpa (Meraih Prestasi) Emas 2016, program yang digadang-gadangkan mengembalikan kejayaan Jambi dalam percaturan olahraga ngkat nasional dan internasional. Program ini harus mendapatkan dukungan dari pengurus KONI/Cabor, atlet, pelah, wasit, pemerintah daerah dan masyarakat serta kalangan pers. Kata kunci program ini adalah sinergitas. Karena prestasi seorang atlet dak berdiri sendiri. Banyak faktor yang mempengaruhi pencapaian prestasi seorang atlet, faktor endogen dan eksogen. Faktor endogen ialah atribut atau ciri-ciri yang melekat pada aspek fisik dan psikis seseorang atlet sementara faktor eksogen

semua faktor di luar diri atlet baik yang terdapat di lingkungan tempat berlah maupun lingkungan organisasi yang kondusif. Proses pembinaan atlet oleh cabang olahraga harus memperhakan faktor endogen dan eksogen, misalnya lahan, sarana dan prasarana, keadaan lingkungan, penghargaan, kualitas pelah, level dan frekuensi pertandingan, hasil penelian dan lain sebagainya. Untuk mencapai target 10 besar dalam PON XIX di Jawa Barat men-

datang sangat berat, tapi bukan mustahil dapat dicapai. Salah satu upaya KONI Jambi dengan menggelar Pelatda jauh-jauh hari dengan membagi cabang olahraga prioritas agar lebih fokus yang diperkirakan mampu meraih medali. Semua program yang disusun harus didukung oleh dana. Selama ini hanya mengandalkan bantuan pemerintah daerah. Adanya ide untuk meminta bantuan kepada para pengusaha melalui acara coffe morning olahraga harus dimantap-

Alamat Redaksi : Jl. Halim Perdana Kusuma, No. 54 Jambi, Telp (0741) 24465, 7550416, 7551628, Fax : (0741) 24465

kan secepatnya. Tidak ingin membuang waktu, Minggu (15/6/2014) KONI Provinsi Jambi secara resmi meluncurkan Program Merpati Emas dengan dihadiri Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus di halaman parkir stadion Tri Lomba Juang. Seper kata pepatah “Masa depan adalah milik mereka yang menyiapkan hari ini”. Moga cita cita mengembalikan kejayaan olahraga Jambi bisa terwujud….. Amin.

C M Y K


2

EDISI 01

BULAN JUNI 2014

Kelola Dana Cabor dengan Bijak Arahkan Dana Tahun Ini untuk Endurance Atlet

SUMBER WWW.INVESTOR.CO.ID

GELANGGANG - Pengurus cabor peserta Merpa Emas diharapkan bisa lebih bijaksana mengelola keuangan bantuan KONI Provinsi Jambi. Gelontoran dana yang dak sedikit ini harus dimanfaatkan dengan bijak agar bisa menghasilkan output yang opmal. Pembantu Dekan III FIKS Unja, DR Sukendro, MKes, AIFO, mengatakan sesuai program pelah, seharusnya dana untuk tahun 2014 ini digunakan untuk menggen-

jot fisik atlet. “Endurance atau ketahanan tubuh atlet sangat dibutuhkan untuk bisa tampil pada masa puncak di kejurnas PraPON tahun 2015,”katanya. Maka, lanjutnya, pelatda tahun 2014 ini seharusnya tidak dialokasikan untuk try out atau lah tanding atau sparring partner. Sebab masalah teknik dan strategi seharusnya digenjot minimal 6 bulan menjelang tanding. “Jadi saya pikir, kejurnas pra PON dak ada yang dilaksanakan Februari 2015. Maka lebih baik jika cabor memanfaatkan gelontoran dana itu untuk menggenjot fisik atlet. Dengan ketahanan fisik atlet yang bagus, minimal 6 bulan menjelang kejurnas praPON atau Porwil 2015 mendatang, atlet baru mendapat materi lahan teknik dan strategi dengan porsi lebih,”bebernya. Pria yang kini tengah mengejar gelar ternggi di dunia pendidikan (profesor) ini menambahkan materi teknik dan strategi akan lebih bisa diterima atlet jika kondisi fisiknya sudah opmal. Tanpa itu, imbuhnya, mustahil seorang atlet bisa sampai di peak performance-nya.

Sukendro mengingatkan juga bahwa program pelah sangat berperan untuk bisa menampilkan penampilan puncak atlet. “Jangan sampai di awal-awal pelatda, atlet dipada dengan jadwal try out. Bagus juga jika dana try out diarahkan untuk menggelar lahan khusus di sebuah tempat tertentu dengan tujuan meningkatkan rasio VO2maxnya,”ungkap pria yang memelopori Porkes Unja hingga menjadi fakultas ini. Daerah-daerah dataran nggi menurutnya sangat cocok untuk bisa meningkatkan VO2Max atlet. Pihaknya juga menyediakan perlengkapan untuk mengukur VO2Max atlet jika diperlukan. Sohib sprinter legendaris Indonesia, Mardi Lestari ini ini sangat menyayangkan jika gelontoran dana sedemikian besar itu dak bisa menghasilkan sesuatu. “Pemerintah sudah berbaik ha untuk memberikan dana yang besar. Berikan pertanggungjawaban yang sempal dengan mengelolanya sesuai dengan prgram pelahan yang benar. Tahapan-tahapan itu sangat penng untuk mengantar atlet menuju penampilan

SUMBER REPS-ID COM

Melakukan tes VO2 max

puncaknya,”tukasnya. Cabor, ungkapnya, harus jeli karena dana itu diperuntukkan hingga akhir tahun 2014 dengan alokasi waktu 90 hari. Waktu 90 hari itu bukan waktu 3 bulan berturutturut melainkan waktu akumulaf hingga Desember 2014. Inilah yang harus bisa ditangkap para pelah 18 cabor Merpa Emas. || laporan : indrawan || editor : indrawan ||

Pemprov Dukung Penuh Merpati Emas 2016 GELANGGANG -Pemprov Jambi benar-benar serius mendukung prestasi olahraga Jambi. Ini ditunjukkan dengan peningkatan anggaran untuk pembinaan olahraga kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Namun ini harus dibarengi dengan prestasi dan juga perbaikan posisi Provinsi Jambi pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang bakal diselenggarakan dua tahun mendatang. Itu dikatakan Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) terkait penambahan dana hibah Pemprov Jambi untuk KONI tahun 2014 ini sebesar Rp 14 milyar. Jumlah tersebut juga sebagai bentuk dukungan Pemprov untuk kembali menduduki peringkat 10 besar PON seper yang dirumuskan Program Merpati Emas 2016 para pengurus KONI Provinsi. Dikatakan HBA, Pemprov siap mendukung pembinaan olahraga yang dilakukan KONI di antaranya penambahan anggaran yang bakal naik ap tahun dari 2014 sampai 2016 mendatang saat perhelatan PON XIX Jawa Barat. “Seap tahun mulai 2014 sampai 2016 akan bertambah terus, kita lihat berapa kekuatannya,”

katanya. Tahun 2014 Gubernur mengaku dak tahu persis berapa jumlah dana hibah yang diberikan Pemprov untuk KONI. Akan tetapi menurutnya jumlahnya bertambah dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar Rp 7 milyar. “Tidak tahu persis, tapi ada peningkatan dibanding 2013 sehingga nanti di 2016 target Merpa Emas bisa dilaksanakan dengan baik,” katanya. Penambahan anggaran seap tahun hingga perhelatan PON dilangsungkan menurut mantan Sekum KONI Provinsi Jambi ini, mesti dibarengi dengan perbaikan prestasi. Pada PON XVIII di Riau tahun 2012 lalu Jambi terlempar ke posisi 24, jauh dibandingkan dengan perolehan posisi PON XVII tahun 2008 di Kalimantan Timur yang berada di peringkat 15 dengan perolehan 11 medali emas, 17 perak dan 28 medali perunggu atau pada PON XVI tahun 2004 di Palembang dimana Jambi waktu itu bertengger di posisi 6 dengan perolehan 27 medali emas, 28 perak dan 15 medali perunggu. “Untuk atlet kami minta agar bisa memberikan prestasi di PON 2016 men-

datang akan ada perbaikan urutan kalau seperti di Riau kemarin jauh sekali,” katanya. Dikatakannya pembinaan olahraga memerlukan keseriusan dan juga program yang jelas. “Pembinaan yang jelas dan ini sudah diprogramkan oleh KONI dengan visi Merpa Emasnya, mudah-mudahan bisa terwujud,” ujarnya. Wakil Ketua I KONI Provinsi Jambi, Adri mengatakan dengan peningkatan anggaran setiap tahun bisa memenuhi target yang dicanangkan oleh

KONI melalui program Merpa Emas 2016, yakni menyodok ke posisi 10 besar perolehan medali. “Tahun ini KONI apresiasi pemprov dan DPRD Provinsi dengan penambahan anggaran, untuk bisa menuju prestasi sudah disahkan Rp 14 milyar lebih besar dari tahun lalu Rp 7 milyar,” katanya. “Saya berharap dengan adanya dana lebih untuk berprestasi di PON apa yang dicanangkan Merpa Emas terwujud, minimal sama dengan posisi di PON 2008 atau peringkat 10 besar,” tam-

bahnya. KONI, bilangnya, bakal menyusun item-item untuk pendanaan pembinaan prestasi seperti yang ditargetkan oleh pengurus, di antaranya untuk pelatda, PON, penghargaan atlet dan keperluan lainnya. “Ke depan KONI dan cabor bisa sinergi, kita genjot kompetisi, pelatda, kejuaraan nasional dan internasional agar kita lebih siap di PON,” bilangnya. || laporan : m humas|| editor : indrawan ||


EDISI 01

BULAN JUNI 2014

3

Rp 10,3 M untuk Merpati Emas

GELANGGANG - Komite Olahraga Nasional Indonesia Jambi mulai tancap gas program Merpati Emas 2016 atau meraih prestasi emas di PON 2016. Ketua Umum KONI Jambi, AS Budianto, kemarin mengatakan saat ini KONI sudah jauh bergerak untuk mewujudkan program itu.

KEPADA wartawan, dia mengatakan bawa gelontoran dana hibah Pemprov Jambi sebesar Rp 14 milyar sebagian besar dialokasikan untuk program Merpa Emas 2016 ini. “Ini buk keseriusan KONI untuk mengembalikan kejayaan olahraga Jambi di pentas nasional,”katanya di ruangannya sore

Alokasi dan Kuota Atlet Merpati Emas 2014 Kategori I Cabor : Wushu, dayung, Pabbsi dan senam Syarat : Minimal sumbang 2 medali emas PON 2016 Kuota : 14 atlet dan 4 pelah Dana : Rp 321.200.000 Alokasi : Kejurnas, kesehatan, tes fisik, monitoring Kategori II Cabor : Bilyar, gulat, sepatu roda dan tarung derajat Syarat : Minimal sumbang 1 medali emas PON 2016 Kuota : 4 atlet dan 1 pelah Dana : Rp 194.600.000 Alokasi : Kejurnas, kesehatan, tes fisik, monitoring Kategori III Cabor : Silat, karate, judo, panahan, nju, kempo, catur, balap sepeda, kempo, polo air Syarat : Minimal peringkat 4 kejurnas Kuota : 4 atlet dan 1 pelah Dana : Rp 118.800.000 Alokasi : Kejurnas, kesehatan, tes fisik, monitoring Khusus polo air Dana : Rp 220.600.000 Kuota : 13 atlet dan 2 pelah

kemarin. Budianto mengatakan bahwa Bidang Pembinaan Prestasi atau Binpres telah membagi empat kategori cabang olahraga (cabor). Keempatnya dibagi berdasarkan peluangnya untk menyumbang medali pada PON XIX 2016 di Jawa Barat mendatang. “Kategori pertama ada 4 cabor, kategori II terdiri dari 8 cabor dan kategori III terdiri dari 9 cabor perorangan dan satu cabor beregu yakni polo air,”bebernya. Sementara kategori keempat adalah cabor-cabor yang dak punya peluang atau peluangnya sangat kecil untuk menyumbang medali di PON mendatang. Pengategorian ini didasarkan pada evaluasi prestasi masing-masing cabor pada pelaksanaan tiga kali PON terakhir. “Selain itu juga didasarkan pada hasil kejurnas dan kejuaraan kejuaraan lain yang bersifat nasional termasuk pemeringkatan nasional,”tuturnya.

Atas dasar inilah, kemudian KONI juga mengategorikan bantuan dana untuk masing-masing kategori dengan nilai yang berbeda. Termasuk juga kuota atlet dan pelatihnya. “Yang pasti, dana itu adalah untuk masa pelatda sepanjang tahun 2014 dengan alokasi waktu 480 jam. Dana akan dialokasikan untuk kejurnas atau try out, pembinaan, kesehatan, tes fisik dan monitoring,”bebernya. Setelah melalui evaluasi akhirnya Binpres KONI Jambi menetapkan 4 cabor masuk di kategori I. Keempat cabor itu adalah wushu, dayung, angkat besi/angkat berat dan senam. Keempat cabor ini ditarget bisa minimal menyumbang dua medali emas. Sedangkan di kategori II, KONI menetapkan gulat, bilyar, tarung derajat, dan sepatu roda di dalamnya. Budianto mengatakan di kategori II ini minimal 1 medali emas bisa disumbangkan dari keempat

cabor yang telah ditetapkan. Sedangkan di kategori III, pencak silat, karate, catur, judo, panahan, kempo, balap sepeda, tinju dan taekwondo untuk cabor perorangan. Sedangkan untuk cabor beregu, KONI hanya menetapkan polo air masuk di dalamnya. Kategori ini otomatis juga akan memengaruhi jumlah bantuan dananya. Untuk kategori I, KONI siap menggelontorkan dana hingga Rp 321.200.000. Sedangkan untuk kategori II, KONI mengalokasikan dana Rp 194.600.000 selama setahun. Adapun kategori III mendapat jatah Rp 118.800.000 selama setahun. “Khusus polo air, kami akan memberi jatah Rp 220.600.000. Ini untuk 13 atlet dan 2 pelah,”imbuhnya. Lebih jauh ia mengingatkan bahwa para atlet yang masuk pelatda untuk serius. Sebab aturan degradasi dan promosi akan dilakukan. Inilah fungsi tiim monitoring yang akan terus melakukan evalu-

asi terhadap kinerja cabor selama pelatda. “Bahkan cabor pun akan dievaluasi. Kalau dalam perjalanannya ternyata tidak menunjukkan progress yang bagus, tentu didegradasi,”tukasnya. Hari ini, KONI mengundang 18 cabor yang masuk proyeksi tim PON Jambi. Mereka yang dihadirkan adalah semua unsur cabor. Mulai dari atlet, pelatih hingga pengurus cabor. Pertemuan ditujukan untuk menjelaskan pada semua unsur cabor untuk tentang bantuan dana itu. “Agar jangan sampai ada yang salah terima dengan alokasi dana yang kami siapkan,”tuturnya. Me n u r u t re n ca n a , H BA resmi meluncurkan program Merpati Emas ini 15 Juni. Peluncuran diperlukan untuk bisa menguatkan legitimasi program sehingga bisa lebih mendapat dukungan masyarakat luas.*** || laporan : indrawan ||

HBA akan Undang Pengusaha Bantu Olahraga GELANGGANG -Dana menjadi masalah penting untuk mengembalikan kejayaan olahraga Jambi di tingkat nasional. Ketua Umum KONI Jambi, AS Budianto, kemarin mengatakan bahwa dukungan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus sangat support dengan Merpati Emas. Maka dari itu, tak heran jika ada

peningkatan sampai dua kali lipat dibanding anggaran olahraga setahun sebelumnya yang hanya Rp 8 milyar Tak hanya itu, pertemuan AS Budianto dengan Gubernur HBA beberapa waktu lalu juga menghasilkan ouput positif. “Pak Gubernur siap mengundang pengusaha-pengusaha di Jambi. Mereka akan

dihadirkan pada sebuah acara coffee morning di rumah dinas. Di dalamya akan dibahas tentang bantuan perusahaanperusahaan itu untuk bisa menyisihan sebagian corporate social responsibility (CSR)-nya untuk membantu olahraga Jambi,”tuturnya. Budianto mengatakan langkah ini sangat strategis

karena selama ini ada pengusaha yang ikut membantu olahraga Jambi secara parsial dan belum terdata. “Sudah ada pengusaha yang sebelumnya ikut membantu secara parsial dan b e l u m d i ke t a h u i s e c a ra resmi oleh KONI,”katanya lagi.*** || laporan : indrawan ||


4

EDISI 01

BULAN JUNI 2014

pojok KONI KATA SAMBUTAN Saya menyambut baik dengan terbitnya Bulen KONI Provinsi Jambi “GELANGGANG” agar berfungsi mendidik, menghibur dan memberikan informasi terutama tentang dunia olahraga Kehadiran bulen ini diharapkan menumbuhkan rasa kepedulian, movasi dan rasa solidaritas kepada pengurus KONI, atlet, pemerintah dan masyarakat untuk menyembahkan prestasi yang terbaik membawa harum nama Provinsi Jambi di ngkat nasional dan internasional. Tantangan pengurus KONI saat ini cukup berat dengan menurunnya prestasi Jambi dalam PON sebelumnya. Adanya target dari KONI ingin mengembalikan kejayaan Provinsi Jambi dalam PON XIX di Jawa Barat 2016 mendatang suatu keniscayaan. Pemerintah Provinsi Jambi akan terus membantu, salah satunya memberi anggaran yang cukup besar. Untuk mencapai prestasi yang terbaik banyak faktor yang harus disinergikan, pengurus KONI/ Cabor, atlet, pemerintah daerah dan masyarakat. KONI sebagai induk olahraga harus fokus dan punya program yang jelas untuk mengeloborasi semua potensi yang ada. Program unggulan yang digagas KONI Provinsi Jambi adalah Merpa Emas yaitu Meraih Prestasi Emas dalam PON XIX mendatang sangat bagus sekali. Program Merpa Emas sejalan dengan meraih Jambi Emas khususnya pembangunan di bidang olahraga. Saya berharap bulen ini bisa menjadi alternaf informasi olahraga di Provinsi Jambi dan bisa terbit secara konnyu

H. Hasan Basri Agus Gubernur Jambi

KATA SAMBUTAN Dengan mengucapkan syukur alhamdullilah kami ucapkan atas terbitnya bulen KONI Provinsi Jambi yang bernama GELANGGANG. Diharapkan sebagai pendorong untuk mencapai program Meraih Prestasi Emas (Merpa Emas) tahun 2016 dalam PON XIX di Jawa Barat. Dalam menghadapi PON tersebut, KONI Provinsi Jambi bertekad memperbaiki peringkat dari PON sebelumnya. Untuk mewujudkan target tersebut digagaslah program Merpa Emas. Diharapkan program ini bisa berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari seluruh insan olahraga, pemerintah dan masyarakat. Hadirnya Bulen ini bertujuan : 1. Melah keterampilan komunikasi secara tertulis untuk menyampaikan ide-ide yang posive. 2. Menyediakan ruang berekspresi, apresiasi, saling tukar gagasan bagi insan olahraga 3. Memberikan informasi tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan pengurus KONI, atlet dan insan olahraga lainnya. 4. Menjalankan fungsi solidarity maker di antara pengurus KONI, Cabor, atlet, pelah/wasit. 5 Menumbuhkan semangat dan tekad untuk bersama-sama memajukan olahraga di Provinsi Jambi. Semoga bulen ini dapat bermanfaat untuk kemajuan dunia olahraga di Provinsi Jambi. Penerbitan perdana ini masih banyak kekurangan untuk itu kami mengharapkan masukan, saran dan krikan agar di masa datang lebih mantap lagi. Akhir kata, terima kasih kepada Bapak Gubernur dan jajaran pemerintahan daerah, pengurus KONI, Cabor, atlet dan seluruh masyarakat Provinsi Jambi yang telah mendukung dunia olahraga selama ini. Wassalam

H. AS. Budianto, SE. MM Ketua Umum KONI Provinsi Jambi

H. AS. Budianto, SE. MM Ketua Umum Koni Provinsi Jambi

PENANGGUNG JAWAB : AS. Budianto, SE, MM Pengarah: Adri, SH, Beny Subagya, Syaiful Hasibuan, HK. Husnaini, SH. As”ari Syafii, S. Pd. Kemas Al Fajri Arsyad, SH. Ismet Kahar, SE. Nurli Izhar, B. SC, M. Ed. Ronald. ST,Bun Yamin, Dr. Sephelio, Erwin.S.E, Zainul, Fitri Ulinda, Iskandar Ismail.SH, Nalom Siadari.SE, Randu Kurniawan, Deddy Fitriadi, SH. H. Effi Herman. S.Pd, Indra Samain, H. Syafril Saputra.S.IP, Yoyo Sunaryo.SH, Usman Sulaiman, Mahmud Ishak. Amirullah, SH. H. Nasroel Yasier, Dr. Drs. H. Ilham, M. Kes, Amrizal Manan. MM, Yohana. SE, Dipo Ilham, SE, MBA Pemimpin Umum : H. Muhammad Nasir, SE Pemimpin Redaksi : Drs. H. Mursyid Sonsang Wakil Pemimpin Redaksi : Ridwan Redaktur : Indrawan Setyadi,Bandot Arywono, Nanang , Doddi Irawan, Maas

Sekretaris Redaksi Staf Redaksi Sirkulasi Reporter Layouter

: : : : :

Irawadi Kopli, ST Febrina Frieda, SP Taufik Kadir, Syukur Khan, Herman Heriyanto Tim Media & Humas KONI Provinsi Jambi Charles Sirait

Diterbitkan Oleh : KONI Provinsi Jambi. Alamat Redaksi : Jl. Halim Perdana Kusuma, No. 54 Jambi, Telp (0741) 24465, 7550416, 7551628, Email : gelanggang_jambi@yahoo.com, Fax : (0741) 24465, Percetakan : PT. Riau Graindo,Pekanbaru


EDISI 01

BULAN JUNI 2014

5

Jambi Juara III Kejuaraan Nasional Kempo Pelajar GELANGGANG – Atlet kempo Jambi berhasil menjadi juara ga Kejuaraan Nasional Pelajar di Kota Pekanbaru, Riau, yang berlangsung dari 28 – 30 Mei 2014. Dalam even ini Jambi memperoleh empat emas, empat perak dan satu perunggu. Prestasi itu diraih oleh M Gilang Ramadhan dan Aditya Paryuki di kelas embu berpasangan cam-

puran kyu II ngkat pemula yang meraih medali emas. Lalu di kelas embu berpasangan putri kyu I tingkat remaja atasnama Wita Zahara dan Riski Susan, yang juga meraih medali emas. Medali emas lainnya diraih oleh Dio Siaga Putra dan Riski Susan di kelas embu berpasangan campuran kyu I ngkat remaja, serta Aditya Laksamana (randori putera

kelas 58 kg). Sementara medali perak dipersembahkan oleh Aditya Paryuki dan Rizki Linda Yulianti di kelas embu berpasangan puteri kyu II ngkat pemula, dan M Iqbal Mediawan dan Kinanty Julchodijah di kelas embu berpasangan campuran kyu I ngkat pemula. Medali perak juga disumbangkan oleh Dio Siaga Putra dan M Dzaki

Agung di kelas embuberpasangan putera kyu I ngkat remaja, serta M Zulfi (randori putera kelas 50 kg. Sementara medali perunggu dibawa pulang oleh Arif Wibowo dan M Gilang Ramadhan di kelas embu berpasangan putera kyu II ngkat pemula. Pelatih kempo Jambi, Kamin, mengungkapkan, prestasi yang diraih atlet Jambi tersebut dicapai

berkat kerjasama yang baik di dalam m. Prestasi tersebut sangat di luar dugaan. Dalam kejuaraan ini m kempo Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) keluar sebagai juara pertama, sedangkan tuan rumah, Provinsi Riau, duduk sebagai juara kedua. *** ||Penulis : Chandra || ||Editor : Doddi Irawan ||

Polo Air Jambi Ikut Kejuaraan ‘Betawi Cup’ 2014 GELANGGANG - Pengurus Provinsi Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jambi mengirimkan dua tim untuk mengikuti ajang ujicoba kejuaraan internasional ‘Betawi Cup’ di Jakarta, 24--17 Juni 2014 mendatang di Kolam Renang Senayan. “Kedua tim dikirim untuk mengiku ajang ujicoba pada kejuaraan internasional di Jakarta itu, adalah m putra dan putri yang dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2016, kata Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, “Yopi Muthalib. Sejak beberapa bulan lalu, pengurus telah mempersiapkan kedua m dengan 26 pemain, masing-masing 13 putra dan 13 putri yang ditangani pelah kepala Olsen Tiger, dibantu Mulyadi, Robert Pelo dan Eko.

SUMBER DOK GOOGLE/JAMBIEKSPRES.CO.ID

Kejuaraan polo air internasional ‘Betawi Cup’ di Jakarta merupakan agenda tetap yang digelar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam rangka HUT Jakarta yang digelar seap tahunnya. Pada kejuaraan internasional tersebut, akan tampil beberapa m dari negara Asia, seper m Taiwan dan

Hong Kong serta m dari nasional maupun dari berbagai provinsi di Indonesia. ‘Betawi Cup’ di Jakarta merupakan ajang yang cukup baik untuk diiku m Jambi sebagai ujicoba dalam menjalankan program pelatda dan khususnya menghadapi PON mendatang di Jawa Barat, katanya pula.

“Kejuaraan internasional tersebut sangat penting diikuti tim Jambi karena ada m asing yang tampil di sana, sehingga pemain kita bisa menambah pengalaman tanding selain dengan m nasional Indonesia maupun provinsi lainnya,” kata Yopi. Pengurus RPSI Jambi berharap para pemain muda yang dimiliki

daerah ini, baik m putra dan putrinya bisa menimba ilmu dan pengalaman bertanding menghadapi tim luar negeri nannya. Menurut dia, masih ada sisa waktu dua pekan lagi, untuk mempersiapkan dan mematangkan strategi dan teknik pemain, agar bisa tampil maksimal di kejuaraan internasional ‘Betawi Cup’ tahun ini. Sebanyak 13 pemain putri Jambi yang akan tampil di kejuaraan internasional ‘Betawi Cup’ nan, terdapat ga pemain muda yang sedang berlah di pelatnas dan dua pemain lainnya dipkan untuk berlah di pelatnas. Kelima pemain yang kini berlah di pelatnas Bogor Jawa Barat tersebut adalah Ilham Damiya, Chintya, Ayudya Suidarmanty, Angle, dan Putri Lase. || laporan : nanang meriadi ||

Merangin Kirim 92 Atlet Popda Tarung Drajat Siap Hadapi Kejurnas G E L A N G G A N G - Ka b u p ate n Merangin mengirimkan sebanyak 92 orang atlet pelajarnya untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi Jambi, ditambah 9 orang ofisial. Kontingen Merangin ini langsung dilepas Bupati Merangin, Al Haris pada Selasa 10 Juni lalu. Adapun cabang yang diiku atletatlet Merangin yakni sepakbola, basket, voli, bulutangkis, tenis meja, tenis lapangan, takraw, dan pencak silat. Para atlet yang dikirimkan tersebut sebelumnya telah

mengiku proses seleksi yang ketat hingga akhirnya terpilih. Kepada seluruh atlet yang akan bertanding Haris berpesan, untuk selalu menjaga sportivitas dan memberikan penampilan terbaik. Selain itu, Haris juga berpesan agar para atlet tidak hanya fokus pada prestasi olahraga, namun juga harus fokus menyelesaikan pendidikannya. “Jangan hanya memikirkan olahraga, pikirkan juga pendidikan. Olahraga dan pendidikan harus seimbang,” tegas Al Haris.(tim)

G E L A N G G A N G — Pengprov Tarung Drajat Provinsi Jambi terus melakukan persiapan atlet yang akan dipertandingkan pada berbagai kejuaraan di tanah air, termasuk even yang sudah di depan mata, kejurnas di akhir tahun ini. Ketua Harian Pengprov Tarung Drajat Provinsi Jambi, Engkos Kosasih, mengatakan, pada prinsipnya mereka

sudah melakukan persiapan latihan, baik untuk kejurnas maupun Pekan Olahraga Nasional (PON), di Bandung, Jawa Barat, 2016 mendatang. Tarung Drajat ditetapkan oleh KONI Provinsi Jambi sebagai salah satu cabang olahraga yang diikutsertakan pada PON 2016. Untuk persiapannya pengurus cabang ini sudah membuat pola latihan yang

Petinju Jambi Pulang Tanpa Medali GELANGGANG — Lima atlet nju Jambi yang dikirim ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) III memperebutkan Piala Wapres, di Lahat, Sumatera Selatan, 18 - 24 Mei 2014, belum beruntung. Mereka pulang tanpa membawa satupun medali. Dicky Darraw yang diharap meraih medali di Kelas Bulu 56 Kg, kalah di perempat final oleh Hari Agusan, atlet nju Kalimantan Barat. Anto Siringoringo, andalan di Kelas Welter Ringan 64 Kg, kalah di babak delapan besar. Atlet lainnya kalah di babak penyisihan. Ketua Pengprov Pertina Jambi, Bazoka Sagala, melalui Wasekum Timous mengakui kegagalan atlet nju Jambi pada Piala Wapres terse-

but. Sebelumnya Pengprov Perna Jambi opmis meraih dua perak dalam kejurnas tersebut. Atlet nju yang dikirim mengiku kejurnas Piala Wapres itu terdiri dari ga putera dan dua puteri, yakni Rudy Hartono (Kelas Terbang 52 Kg), Dicky Darraw (Kelas Bulu 56 Kg), Anto Siringoringo (Kelas Welter Ringan 64 Kg), Veronika Malau (Kelas Bulu 57 Kg) dan Saidati (Kelas Terbang 51 Kg). “Semua atlet kita yang diturunkan itu berpotensi meraih medali. Saya minta pada mereka tidak gentar menghadapi atlet daerah lain yang sudah punya prestasi ,” kata Timous. Sebelum bertolah ke Lahat, lima

atlet nju Jambi ini sudah melakukan berbagai persiapan. Mereka lahan intensif selama 2 pekan di bawah asuhan pelah Nelson Pakpahan dan Situ Wahyudi, di Sasana GOR Kotabaru, Kota Jambi. Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, H AS Budianto SE MM, memang berharap atlet tinju Jambi menyumbangkan medali dan menunjukkan prestasinya pada ajang Piala Wapres di Lahat. Tinju merupakan cabang potensial Jambi, terbukti pada PON 2012 ikut menyumbang medali. “Saya berharap pada PON XIX 2016 di Bandung nanti cabang tinjumampu mempersembahkan medali emas, minimal satu,” ujar

Budianto keka melepas lima atlet nju Jambi berangkat ke Lahat, beberapa waktu lalu. Menariknya, keikutsertaan lima atlet nju Jambi dalam Piala Wapres di Lahat merupakan even pertama yang diikuti pasca terbentuknya kepengurusan baru Pengprov Perna Jambi di bawah kepemimpinan AKBP Bazooka Sagala. Ketua Umum Pengprov Pertina Jambi, Bazoka Sagala, menyatakan sangat serius mempersiapkan atletnya guna menghadapi Piala Wapres. Selama dua bulan mereka digembleng serius dan intensif. Hampir seap hari mereka lahan. ||Penulis : Chandra || ||Editor : Doddi Irawan ||

biasa dilakukan, seperti pelatda yang diluncurkan oleh Gubernur Jambi 15 Juni lalu. Sementara itu, untuk persiapan kejurnas yang akan digelar sekitar bulan Nopember atau Desember 2014, Pengprov Tarung Drajat mempersiapkan atlet lapis kedua yang akan diterjunkan kelak. Engkos mengungkapkan, menghadapi kejurnas nanti Jambi akan mengikuti semua nomor yang dipertandingkan. Dalam kejurnas ini diturunkan atlet-atlet peserta Pra PON dan atlet lapis kedua yang dinilai mempunyai potensi dan masih berusia muda. Pelatih Kepala Tarung Drajat ini menjelaskan, atlet lapis kedua diturunkan untuk memberi kesempatan pada mereka mencari pengalaman dan menambah jam terbang bertanding. Sejumlah atlet lapis pertama juga diturunkan pada kejurnas nanti. Untuk kelas putera ada nama Septian, Tasdik dan Yusuf. Sedangkan di kelas puteri tercatat nama Astria, Ica, Ice Pandora dan Neni Indriani. “Kami mohon dukungan masyarakat Jambi terhadap atlet tarung drajat Jambi yang bertarung pada kejurnas nanti bisa meraih prestasi terbaik,” himbau Engkos. *** ||Penulis : Mirza Isa || ||Editor : Doddi Irawan ||


LINTAS Musorkab KONI Bungo Mulus, Ridwan Terpilih Aklamasi

6

EDISI 01

BULAN JUNI 2014

GELANGGANG — Musyawarah Olahraga Kabupaten Komite Olahraga Nasional Indonesia (Musorkab KONI) Bungo yang berlangsung di Kota Muara Bungo, Selasa (10/6), berjalan mulus. Sebelumnya sempat beredar isu ada pihak-pihak tertentu ingin menggagalkan musyawarah olahraga terbesar di kabupaten paling barat Provinsi Jambi tersebut. Menurut Sekretaris KONI Bungo, Syafrial Anas SE, persiapan musorkab tersebut sudah jauh-jauh hari dilakukan, termasuk penjaringan kandidat calon ketua KONI yang diumumkan terbuka melalui media massa, berupa pemasangan iklan selama seminggu di surat kabar harian lokal Bungo. Syafrial menjelaskan, sampai hari terakhir pendaaran calon ketua yang ingin mengabdi di KONI Bungo, hanya ada satu orang kandidat yang maju, yaitu H Ridwan Ibrahim —ketua KONI Bungo periode empat tahun sebelumnya. Majunya ketua lama itu karena diminta oleh 27 pengurus cabang olahraga (cabor) se-Kabupaten Bungo. Prestasi ditambah dua ormas pendukung, yaitu Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) dan NPC.

Dengan mendaarnya satu orang kandidat, dak perlu lagi dilakukan pemilihan ketua. Ridwan yang berkomitmen ingin membangun olahraga di Bungo otomas terpilih secara aklamasi. Musorkab difokuskan membahas program kerja KONI Bungo dan pemantapan organisasi seluruh cabor. Ini sangat penng, mengingat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi di Kabupaten Batanghari, Juni 2015, sudah semakin dekat. “Kami dak membahas intrik-intrik yang dilakukan oknum tertentu

Menyulap Stadion KONI Jadi Pusat Bisnis GELANGGANG — Stadion Koni Bumi Masurai Bangko, Merangin, rencananya akan dibangun menjadi Merangin Bisnis Center (MBC). Hal ini mengingat stadion Koni dak layak dibangun sport centre. Untuk sport centre lengkap dengan semua cabang olahraga akan dibangun di kawasan Mentawak. Bupa Merangin, Al Haris, menyatakan, lahan di Mentawak sangat luas dan cocok untuk pembangunan sport centre sebagai sarana olahraga lengkap. Fasilitas semua cabang olahraga akan dibangun di kawasan itu. Menurut Al Haris, pembangunan sport centre akan dikebut. Master-plannya sudah ada, nggal menunggu Detail

Engineering Design (DED). Dia minta DED segera diselesaikan secepat mungkin. Untuk mempercepat pembangunannya, Al Haris akan melaksanakan proyek sport centre dengan sistem multiyears selama dua tahun anggaran. Proyek ini akan dimulai tahun 2015 dan rampung pada tahun 2016. “Jadi akan ada dua proyek multiyears di Merangin pada tahun 2015, yaitu sport centre di Mentawak dan pengembangan RSUD Abundjani di Dusun Mudo,” kata Ketua Umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jambi ini. || laporan : Humas Koni Jambi || Editor : Doddi Irawan ||

yang dak ingin olahraga di Bungo maju. Hal itu hanya bunga-bunga dan dinamika dalam sebuah organisasi. Jadi kami abaikan saja,” ujar Syafrial. Ketua Terpilih KONI Bungo, Ridwan Ibrahim, menyatakan bahwa dirinya dak ada pikiran lain selain ingin memajukan semua cabor. Apalagi Porprov 2015 di Batanghari dan PON XIX 2016 di Jawa Barat dak lama lagi. Persiapan atlet harus dilakukan sejak dini, baik pembinaan maupun pelahan. Ridwan pun tidak segan-segan

menyumbangkan biaya yang dak sedikit untuk kemajuan olahraga di Bungo. Pikirannya fokus menghadapi Porprov 2015 agar Bungo bisa tampil sebagai juara umum. Menurut Ridwan, diantara atlet Bungo ada yang mampu bersaing di ngkat Asia, seper dari cabor dayung. Atlet-atlet berprestasi seperti itu menjadi perhatiannya, sehingga dia mau memimpin kembali KONI Bungo untuk periode 2014 – 2018. Ridwan berjanji tidak akan mengecewakan para pengurus

cabor yang sudah mempercayainya memimpin KONI Bungo. Sesuai UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, pemerintah wajib membiayai olahraga dengan menganggarkan 1 % dana APBD. Kalau masih kurang, peranan masyarakat melalui CSR dunia usaha boleh membantu pembiayaan pembinaan olahraga di daerah. “Saya sadar, para atlet sudah bekerja keras mencapai prestasi di seap cabor. Jika ada seorang atlet berprestasi yang terkesan diterlantarkan, ha saya miris melihatnya. Saya harus berjuang membangun semangat para atlet, khususnya di Kabupaten Bungo, agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional,” ungkap Ridwan. Musorkab KONI Bungo dibuka oleh Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, H AS Budianto SE MM, diwakili Wakil Sekretaris I, As’ari Syafi’i S.Pd. Musorkab berlangsung di Ballroom Hotel Bungo Plaza, Muara Bungo. Sampai berita ini naik cetak, formatur masih menyusun personil pengurus KONI Bungo, karena musorkab hanya mengantarkan hingga pemilihan ketua dan unsur formatur. *** ||Laporan : Nalom Siadari || ||Editor : Doddi Irawan ||

KONI Batanghari Sayembarakan Maskot dan Logo Porprov XXI GELANGGANG – Dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi XXI Tahun 2015, KONI Kabupaten Batanghari menggelar sayembara design maskot dan logo Porprov Jambi XXI. Sayembara dimulai sejak 8 Mei 2014 dan berakhir 5 Juni 2014 melalui media cetak, elektronik dan radio. Ketua Panitia Pelaksana Sayembara Design Maskot dan Logo Porprov Jambi XXI, M Aris, menjelaskan, KONI Provinsi Jambi menyerahkan sepenuhnya pelaksanaan sayembara pada KONI Kabupaten Batanghari. Dalam sayembara ini pania membelakukan sejumlah persyaratan. Persyaratan yang harus dipenuhi dalam sayembara maskot dan logo tersebut, untuk kategori design maskot adalah tampilan bentuk atau benda berupa ikan tapah dan wajib mencerminkan visi dan misi, ciri khas serta budaya Kabupaten Batanghari. Teks pada maskot adalah PORPROV XXI/2015 di Kabupaten Batanghari bersifat menarik, inovatif,

mengambarkan solidaritas persaudaraan dan sportifitas olahraga. Design maskot diberi penjelasan, berupa nama maskot, makna, unsur warna yang melambangkan karasteristik Kabupaten Batanghari secara terulis. Sementara pada kategori design logo berupa gambar atau sketsa singkat, mudah diingat, mewakili suatu arti kegiatan PORPROV XXI/2015 di Kabupaten Batanghari, mencerminkan visi, misi, ciri khas dan budaya Kabupaten Batanghari. Teks pada logo adalah PORPROV XXI/2015 di Kabupaten Batanghari bersifat menarik, inovatif, sederhana, mudah diingat dan menggambarkan sporfitas olahraga serta diberi penjelasan, berupa makna, filosofi dan unsur warna yang melambangkan karasteristik Kabupaten Batanghari secara tertulis. Peserta sayembara adalah berkewarganegaraan Indone-

sia, karya harus orisinil dan belum pernah dipublikasikan. Design maskot dan logo peserta dikirim ke panita dalam amplop tertutup. Peserta wajib melampirkan biodata, formulir pendaftaran, fotocopi KTP atau identitas yang berlaku, pas foto terbaru ukuran 4x6 sebanyak 2 lembar, design dibuat dalam bentuk softcopy/CD dan hardcopy/ print out A4, surat pernyataan keaslian design sebagai karya sendiri di atas materai Rp 6.000,. Aris menegaskan, design maskot dan logo yang masuk menjadi hak milik pania. Peserta yang menjadi pemenang bersedia menandatangani surat pernyataan penyerahan design maskot dan logo ke Pemkab Batanghari. Design maskot dan logo disampaikan ke panitia yang beralamat di Stadion KONI Batanghari Jalan Pemuda, Kelurahan Teratai, Kecamatan Muara Bulian, Batanghari kode pos 36612 atau ke email : panpel.maskotlogo. porprov21bh@gmail.com. Penilaian karya diserahkan sepenuhnya pada Dewan Juri. Pania menyiapkan hadiah bagi para pemenang dengan total Rp 10 juta. || tim ||


Iklan

Pengurus KONI Provinsi Jambi

H. AS Budianto, SE, MM Ketua Umum

HK Husnaini, SH Sekretaris Umum

Pengurus KONI Kabupaten Muarojambi

Sudirman, SPd Ketua Umum

Suzan Novirinda Sekretaris

Pengurus KONI Kabupaten Sarolangun

Samsul Riduan, ST Ketua Umum

Aher Ali,SP Sekretaris

Pengurus KONI Kabupaten Merangin

Badri Husin Ketua Umum

M. Abdi Suryana Sekretaris

Pengurus KONI Kota Jambi

H. Abdul Rahman Ketua Umum

H. Surihamsyah Sekretaris

Pengurus KONI Kabupaten Tanjab Timur

Syafril Ketua Umum

Endang Sekretaris

Pengurus KONI Kabupaten Bungo

H. Ridwan ibrahim Ketua Umum

Safrial Anas Sekretaris

Pengurus KONI Kota Sungai Penuh

Suprawadi Ketua Umum

Dedi Iryanto Sekretaris

EDISI 01

BULAN JUNI 2014

7

Pengurus KONI Kabupaten Batanghari

Arzanil Ketua Umum

EC. H. Akhmadi Sekretaris

Pengurus KONI Kabupaten Tanjab Barat

Abdul Halim Gumri Ketua Umum

Apnijal, S.Pt Sekretaris

Pengurus KONI Kabupaten Tebo

M. Najib YS, SE Ketua Umum

Ansori, S.Fil, I Sekretaris

Pengurus KONI Kabupaten Kerinci

Ardizal, S.Pd, MM, MBA Ketua Umum

Ir. Sabrun, M.Si Sekretaris


8

EDISI 01

BULAN JUNI 2014

SEPATU RODA

SEPAK BOLA

BILIARD PANAHAN


Galeri PELATDA

EDISI 01

BULAN JUNI 2014

9


10

EDISI 01

BULAN JUNI 2014

PABBSI, Cabor Penyumbang Medali Terbanyak untuk Jambi

Perserosi Andalkan Oki Raih Emas di PON GELANGGANG - Oki Ardianto masih menjadi andalan Pengurus Provinsi Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) untuk meraih medali emas pada PON XIX Jawa Barat mendatang. Berbekal raihan satu medali Emas dan perak pada pon ke XVIII di Pekanbaru, Riau tahun 2012 lalu. Sekretaris umum Yoyok Sunaryo mengatakan Oki masih menjadi andalan untuk meraih medali sebanyak-banyaknya pada pon 2016 mendatang. Untuk mecapai target medali emas di PON, Yoyok mengatakan saat ini Oki terus meningkatkan latihannya di Jawa Timur. “Oki ordianto

terus meningkatkan latihan di Surabaya, Jawa Timur dikarenakan hingga saat ini Provinsi Jambi belum memiliki sirkuit sepatu roda,” kata Yoyok. Menurut Yoyok berbekal kecintaannya pada Jambi Oki bakal berlatih keras untuk demi meraih prestasi di PON membawa harum nama Jambi. Pada peluncuran Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Merapati Emas 2016, Oki Ardianto dan pelatih sepatu roda Is Kurniawan bakal langsung hadir langsung. Kehadiran mereka sebut Yoyok juga untuk mensupport atlet lainnya agar bekerja keras berlatih un-

tuk mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional. Pengprov Perserosi sendiri menurut Yoyok hingga kini belum mengirimkan atletnya mengikuti Kejurnas, sejak PON Riau tahun 2012 berlangsung. Meski tidak ada sirkuit permanen tempat latihan bagi atlet sepatu roda namun menurut Yoyok antusias generasi muda Jambi untuk mengenal olahraga sepatu roda sangat tinggi. Untuk itu menurutnya mesti dibarengi dengan fasilitas yang memadai yang disiapkan oleh pemerintah. || laporan : nanang meriadi || ||Editor : bandot arywono ||

GELANGGANG -Kesuksesan olahraga Jambi dak lepas dari keberadaan cabang-cabang olahraga. Salah satu cabor yang ikut membesarkan olahraga Jambi adalah angkat besi/angkat berat. Bernaung di bawah Pengprov Persatuan Angkat Besi/Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Jambi, cabor ini adalah salah satu penyumbang medali terbanyak bagi olahraga Jambi. Ismewanya lagi adalah seluruh atlet penyumbang medali adalah putra asli Jambi. Resmi diperkenalkan di Jambi tahun 1983, angkat besi langsung mendapat tempat di hati masyarakat Kota Jambi. “Sebab memang yang membawa angkat besi ke Jambi adalah salah satu atlet angkat besi yang melegenda di Indonesia,”kata Jangcik, salah satu mantan atlet angkat besi yang kini menjadi atlet. Pembawa “virus” angkat besi itu adalah Charlie Dephos. Charlie Depthios melambungkan olahraga angkat besi Jambi di ngkat nasional. Dia menjadi pemegang dua kali rekor dunia angkat besi nomor clean and jerk pada kelas terbang ringan di Surabaya, 28 September 1969 dengan angkatan 127,5 Kg. Dan Olimpiade Muenchen, Jerman 27 Agustus 1972 dengan angkatan 132,5 Kg. Sangat concern dengan angkat besi, ia pun beberapa kali berpindah domisili. Hampir di seluruh Indonesia telah ia singgahi. Tujuannya hanya satu, memasyarakatkan olahraga angkat besi. “Terakhir, beliau menghabiskan masa senjanya di Jambi hingga meninggal,”lanjut Jangcik. Kehadirannya di Jambi juga bukan tanpa alasan. Dirinya melihat banyak potensi untuk dingkatkan prestasinya. Maka dengan peralatan seadanya, ia pun mulai membuka tempat latihan. “Tempat lahan perdana adalah asrama Polisi Militer di Jelutung Jambi,”ungkapnya. Bermodalkan peralatan kualitas tinggi miliknya pribadi, Charlie mulai mendidik putra-putra Jambi. Perlahan namun pasti, olahraga ini pun mulai dikenal. Sosialisasi melalui sekolah-sekolah membuat angkat b esi makin mudah dikenal. Tak heran jika banyak siswa sekolah yang akh-

irnya bergabung. Cabang olahraga yang pertama kali diperkenalkan di Jambi pada tahun 1983 ini sangat diperhitungkan di tingkat nasional di era 90 an. Di era 90 an dan 2000 Provinsi Jambi mampu menyumbangkan berbagai prestasi di berbagai kejuaran ngkat nasional bahkan ngkat dunia. Ada nama Rosmainar peraih medali perunggu SEA Games 2004 di Vietnam, medali perak Kejuaraan Asia pada 2001 dan 2003, dan juga peraih medali perak Kejuaraan Dunia 2003 dan tampil di Olympiade Athena, Yunani 2002. Selain itu ada juga nama Sugiono, dan Enosh Depthios yang ikut mencicip tampil di Olympiade di Barcelona Spanyol tahun 1992. Bahkan cabang olahraga angkat besi yang waktu itu merupakan cabang prioritas oleh Gubernur Jambi dibuatkan tempat lahan khusus secara tersendiri yang sekarang ini masih berdiri di Kotabaru. Jangcik, pelatih angkat besi Kota Jambi yang juga salah satu angkatan pertama atlet angkat besi Jambi mengisahkan sebelum memiliki gedung lahan sendiri di bilangan Kotabaru, lahan angkat besi Jambi awalnya dilakukan di asrama Polisi Militer di Jelutung. Waktu itu menurutnya peralatan lahan angkat besi yang dimiliki PABBSI Jambi merupakan peralatan terbaik di masanya. Peralatan buatan Swedia ini menurutnya selain merupakan peralatan pribadi yang dibawa Charlie Depthios dan juga peralatan sumbangan dari Gubernur Jambi. Di masa-masa awal banyak pelajar yang tertarik untuk bergabung menjadi atlet angkat besi. “Banyak yang tertarik dan ingin bergabung, kabar itu dari mulut ke mulut, mulai dari anak SD ingin ikut bergabung. Waktu itu jumlah atletnya puluhan orang,” kata Jangcik mengisahkan. Tidak seper zaman sekarang yang sudah tersedia nutrisi untuk instant untuk meningkatkan stamina, zaman dulu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dari makanan seper ikan dan daging. *** ||Penulis: Bandot Arywono || ||Editor: Indrawan Setyadi

KONI Jambi Alokasikan Dana Pelatda ke Cabor GELANGGANG , - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi akan mengalokasi dana atau anggaran olahraganya kepada cabang olahraga yang masuk dalam program Merpati Emas 2016. KONI Jambi telah menetapkan sebanyak 18 cabang olahraga (cabor) yang diprioritas dalam ga kategori untuk program Merpa Emas 2016. Selain itu KONI juga sudah mengalokasikan dana

untuk kegiatan pelatda ke-18 cabor tersebut serta cabor-cabor lainnya. Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, H Ahmad Subandi Budianto, mengatakan dana yang dialokasikan itu berbeda untuk seap cabor dan kategori, dimana untuk cabor kategori I, yang terdiri dari cabang olahraga wushu, dayung, senam, dan angkat berat/angkat besi, diberikan dana Rp 321,200 juta

per cabor. Dana tersebut akan digunakan untuk biaya pelatda, kejurnas atau try out, kesehatan, tes fisik, serta monitoring dan evaluasi dan dana Rp 321,200 juta tersebut diperuntukkan kepada16 atlet dan 4 pelah. Selanjutnya untuk cabor kategori II, yang terdiri dari cabang olahraga gulat, biliar, tarung derajat, dan sepatu roda, diberikan dana sebesar Rp194,600 juta per

cabor. Dana tersebut diperuntukkan bagi 8 atlet dan 2 pelah. Sementata itu untuk cabor kategori III, dana yang diberikan berbeda. Untuk sembilan cabor perorangan yang terdiri dari karate, judo, silat, nju, catur, panahan, kempo, balap sepeda dan taekwondo, disediakan dana Rp118,800 juta bagi 4 atlet dan 1 pelah. Sedangkan untuk cabor beregu polo air yang juga masuk kategori III, disediakan

dana Rp 195 juta bagi 13 atlet dan 2 pelah. Lebih lanjut Budianto mengatakan, cabor di luar cabor yang 18, akan mendapatkan dana Rp 50 juta untuk pembinaan. Kemudian juga dialokasikan Rp 25 juta untuk fungsional. Sementara itu untuk peralatan dan perlengkapan dialokasikan dana Rp 50 juta hingga Rp 200 juta. *** || laporan : nanang meriadi ||


Iklan

EDISI 01

BULAN JUNI 2014

11


12

EDISI 01

BULAN JUNI 2014

Program Merpati Emas 2016 KONI Provinsi Jambi Oleh : Ronald, ST

K

O N T I N G E N Provinsi Jambi untuk pertama kali ikut PON X tahun 1981 di Jakarta. Dalam pesta akbar olahraga terbesar di Indonesia itu konngen Jambi menduduki peringkat 23 dengan meraih 1 Perak. Setelah itu Jambi mampu menembus 10 besar, misalnya pada PON XI s/ d XVI peringkat 7, 8 dan bahkan pada tahun 2004 menembus peringkat enam besar. Prestasi tersebut seolah sulit untuk dapat dipertahankan tahun 2008 pada PON XVII di Kalm prestasi Jambi menurun. Jambi menduduki peringkat Ke– 15 dengan perolehan 11 emas, 17 perak, dan 28 perunggu. Pada PON XVIII tahun 2012 di Riau, peringkat Jambi terjunbebas menjadi peringkat 24 dengan memperoleh 3 emas, 8 perak, 20 perunggu. Prestasi terburuk dalam sejarah Jambi mengiku PON Kegagalan Jambi pada PON Riau disebabkan antara lain

system rekruitmen atlet yang belum baik, pembinaan pelah dan wasit/juri yang kurang memadai, terbatasnya dana pembinaan, system pelatda yang dak berjalan secara opmal, belum adanya pembinaan khusus Cabor (Cabang Olahraga) yang berprestasi Belajar dari kegagalan tersebut, sebagaiupaya membangkitkan kembali kejayaan prestasi olahraga Jambi dengan target merebut peringkat 10 besar pada PON XIX tahun 2016 di Jawa Barat nantinya, KONI Provinsi Jambi melalui Rapat Anggota (RA) tahun 2012 telah mengamanatkan dan menetapkan program MeraihPrestasi (Merpa) Emas 2016. Program ini dimulai tahun 2013 dengan dilaksanakannya Pelatda untuk 11 Caborunggulan, sedangkan tahun 2014 dilaksanakan Pelatda untuk 18 Caborprioritas. Pelatda yang akan dibuka dan diresmikan oleh Gubernur Jambi pada tanggal 15 Juni 2014 di KONI Provinsi Jambi akan diiku 180 atlet dan pelah. Dan untuk memonitoring, mengevaluasi serta memberi-

kan study lapangan teknis agar sesuai dengan kaidah-kaidah kepelatihan. KONI Provinsi Jambi membentuk Tim Monitoring dan Tim teknis Pelatda dimaksud. Dan sebagai wujud tanggungjawab semua Pengurus KONI Provinsi Jambi terhadap Program Merpati Emas 2016, melalui Bidang Humas KONI Provinsi Jambi akan menyampaikan informasi khusus seputar Pelatda Tahun 2014 Program Merpati Emas 2016 dan Program-Program KONI lainnya. Informasi tersebut dapat dibaca padaBuletin GELANGGANG. Harapan seluruh insane olahraga di Jambi yaitu dengan terbitnya Bulen Gelanggang beritanya dapat memotivasi atlet-atlet yang belum berprestasi untuk semangat meraih prestasidan yang sudah berprestasi semangat meningkatkan prestasinya, minimal mempertahankan prestasinya. Bravo untuk Bulen Gelanggang. Jambi Biso… Jambi Juaro… Penulis Kabid Binpres KONI Jambi

Bola dan Dendam Sejarah Oleh : Drs H. Mursyid Sonsang

T

IAP pergelaran piala dunia sepak bola selalu memberikan kejutan-kejutan. Padahari kedua kejuaraan dunia sepak bola di Brasiliatahun2014 mempertemukan musuh bubuyutan juara bertahan Spanyol melawan Belanda yang berakhir dengan skor 1 – 5, membuat para pendukung tim Spanyol tidak percaya dengan kekalahan skor yang sangat telak ini. Bagi Belanda kemenangan ini terbuka lebar peluang lolos dari group B bersama Chili sedangkan Spanyol peluang cukup berat mengingat Chili juga memetik kemenangan 3 – 1 atas Australia. Tapi itulah yang namanya sepak bola, kejutan-kejutan bisa terjadi. Peluang Spanyol masih terbuka kalau dalam pertandingan berikut menang lawan Chili dan Australia. Kita masih ingat empat tahun lalu di Afrika Selatan final

kejuaraan dunia sepak bola paling akbar di dunia itu mempertemukan Spanyol danBelanda. Pada saat itu, Spanyol berjaya dengan menyingkirkan Belanda dengan skor tipis 1–0 membuat Spanyol menjadi juara dunia sepak bola yang pertamakalinya. Sementara m Belanda harus pulang dengan kepala tertunduk dan rasa pilu yang sangat dalam, gagal lagi mereka menjadi juara, walau mereka sudah beberapa kali masuk final. Kemenangan Belanda atas Spanyol ini setidaknya bisa membalas dendam empat tahun lalu dengan cara-cara yang sporf dan bermartabat. Tidak saja pemain dan masyarakat Belanda yang bergembira ria, tapi juga para pendukungnya di seluruh dunia, dak terkecuali di Indonesia. Melihat kegembiraan para pendukung Belanda di Indonesia yang jumlahnya jutaan orang, saya memperhatikan wajah-wajah mereka di televisi, tempat-tempat nonton bareng. Semua bersorak gembira dengan wajah puas dan mata berbinar-binar. Mereka teriakan hidup….Belanda…mantap..

Holand…oke Nederland. Saya bertanya dalam hati, Apakah mereka itu dak ingat hampir 350 tahun, nenek moyang pemain Belanda itu menjajah Indonesia? Bisa jadi bagi orang-orang yang lahir di atas tahun1945 dak melihat langsung betapa kejamnya Belanda, kalau pun mereka tahu dari cerita orang tuanya atau membaca buku sejarah. Mengamati fonemena itu, ternyata olahraga khususnya sepak bola bisa menghilangkan dendam sejarah. Olahraga saat ini dak saja sebuah permainan tetapi hiburan universal yang mampu menyatukan perbedaan ras, agama, adat, bahasa dan lain sebagainya. Walau nenek moyang para pemain Belanda itu mencatatkan sejarah dengan luka dan kepedihan yang dalam bagi bangsa kita, tapi sepak bola mampu untuk melupakan itu semua. Tidaklah elok, dendam diwarisi ke generasi berikutnya. Tapi jangan pula dilupakan sejarah, sebagai cermin bangsa ini untuk melaju ke masa depan…. Penulis Pimpinan Redaksi Bulen Gelanggang


EDISI 01

BULAN JUNI 2014

13

LEBIH DEKAT dengan KELUARGA “Pertandingan sudah mulai israhat Juni sampai Agustus, rencananya masamasa israhat ini bakal saya pergunakan untuk keluarga, apalagi sebentar lagi bulan puasa,” ucap Gerry. Sebagai satu-satunya wasit asal Jambi, Gerry memang sering meninggalkan keluarganya di Jambi untuk memimpin pertandinganpertandingan Liga Super Indonesia. Di waktu jeda pertandingan LIGA Super Indonesia resmi seper sekarang ini menurut rehat pada pertengahan Juni. Gerry merupakan waktu-waktu Rehat Liga Indonesia dipergu- yang berharga untuk mengisinya nakan Gerry Rama Prabowo, dengan lebih mendekatkan diri wasit Liga Super Indonesia (LSI), dengan keluarga di Jambi. asal Jambi untuk menghabiskan Mantan pemain sepakbola waktu dengan keluarga, apalagi yang mengidolakan Bambang rehat hingga bulan Agustus Pamungkas ini mengaku juga bertepatan dengan datangnya bakal menyisihkan waktunya unbulan suci Ramadhan. tuk melihat laga-laga piala dunia

Ilham Senang Diperhatiin

I

LHAM Damiyanti senang cabang olahraga polo air menjadi bagian dari Program Merpa Emas 2016. Goal geer regu polo air putri Jambi ini menjadi salah satu atlet polo air yang bangga bisa tergabung di pelatda Merpa Emas. “Bahagia bisa diperhain, bangga karena menjadi bagian Merpa Emas,” kata Ilham. Kebahagiaan juga dirasakan oleh seluruh anggota regu polo air putri, rasa bangga dan dorongan untuk berprestasi di Kejurnas maupun PON Jawa Barat membuat mnya lebih termovasi. Dengan masuknya regu polo air putri ke program Merpa Emas, Ilham juga berharap ada peningkatan perlengkapan untuk cabor polo air.

Ilham berharap melalui Merpa Emas olahraga di Jambi kembali berprestasi di kancah nasional. “Kita berharap ke depannya merpa emas terus ada agar bisa membantu mendukung cabor berprestasi,” katanya. Cabang polo air rencananya juga bakal memulai pelatda merpa emas, pelatda merpa emas yang dilauncing Minggu 16 Juni sebagai awal dimulainya pelatda 18 cabor prioritas program yang Merpa Emas. Di bulan puasa nan pelatda regu polo air putri yang sudah disusun 6 jam dalam seminggu atau 3 kali dalam lahan dalam sepekan juga bakal disesuaikan untuk menghorma para atlet yang melakukan ibadah puasa. ||laporan : bandot arywono ||

yang sedang dihelat di Brasil. “Tentu saja, saya juga mengiku Piala Dunia,” katanya. Gerry pada Piala Dunia tahun ini menjagokan m-m superior seper Brasil, juara bertahan Spanyol dan juga kesebelasan Jerman untuk bersaing memperebutkan gelar juara pada perhelatan sepakbola terakbar empat tahunan ini. Meski rehat sebagai juru pengadil lapangan, Gerry yang juga tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi mengaku tetap menjaga kebugarannya dengan berolahraga. “Latihan-latihan juga tetap,” ucap Gerry. || tim ||

Agendakan Latihan meski Puasa M HANIF WIJAYA atlet panahan asal Jambi mengaku terus berlah mempersiapkan diri. Salah satu atlet andalan Jambi untuk merebut medali emas di PON XIX Jawa Barat ini saat ini masih berada di sekolah atlet Ragunan. “Kegiatan masih seperti biasa latihan-latihan,” kata Hanif. Hanif mengatakan untuk mengikuti pemusatan lahan daerah (Pelatda) Merpa Emas dak ada persiapan khusus dilakukan. “Kalau untuk persiapan dak

ada yang khusus, seper biasa,” katanya. Hanif mengaku dirinya siap untuk mengikuti pelatda, meski belum ada panggilan resmi dari pengurus Perpani Jambi namun Hanif mengaku siap untuk mengikunya. Menjelang bulan Ramadhan Hanif mengatakan masih tetap akan menjalani lahan meski porsinya dikurangi dari hari biasa. “kalau untuk pulang ke Jambi belum tahu kapan,” sebutnya. || m ||


14

EDISI 01

BULAN JUNI 2014

Psikologi Olahraga Membantu Atlet Bermental Tangguh GELANGGANG - Mental yang tegar, sama halnya dengan teknik dan fisik, akan didapat melalui lahan yang terencana, teratur, dansistemas. Dalam membina aspek psikis atau mental atlet, pertama-tama perlu disadari bahwa setiap atlet harus dipandang secara individual, yang satu berbeda dengan yang lainnya. Untuk membantu mengenal profil seap atlet, dapat dilakukan pemeriksaan psikologis, yang biasa dikenal dengan “psikotes”, dengan bantuan psikometri. Profil psikologis atlet biasanya berupa gambaran kepribadian secara umum, potensi intelektual.dan fungsi daya pikirnya yang dihubungkan dengan olahraga.

Profil atlet pada umumnya tidak berubah banyak dari waktu kewaktu.Oleh karenanya, orang sering beranggapan bahwa calon atlet berbakat dapat ditelusuri semata-mata dari profil psikologisnya. Anggapan semacam ini keliru, karena gambaran psikologis seseorang tidak menjamin ke berhasilan atau kegagalannya dalam prestasi olahraga, karena banyak sekali faktor lain yang mempengaruhinya. Beberapa aspek psikologis dapat diperbaiki melalui latihan ketrampilan psikologis (diuraikan kemudian) yang terencana dan sistematis, yang pelaksanaannya sangat tergantung dari komitmen si atlet terhadap program tersebut***

Prinsip - Prinsip Dasar Pembinaan Atlet Memahami keberadaan atlit merupakan prinsifprinsif dasar yang selalu harus melekat pada diri seorang pembina/pelatih dalam memberikan latihan-latihan, sebagai pedoman perlu diperhatikan 12 prinsip dasar manusia 1. Manusia bersifatorganis, Atlit tidak terlepas dari hukum hukum ilmu faal yaitu hokum psikofisiologi. Misalnya atlit lari kencang tentu membutuhkan pernapasan yang dalam dan pengambilan nafas terengah-engah. Setiap manusia akan tegang menghadapi pertandingan. Untuk dapat memobilisasi sumber-sumber kemampuan jiwa, harus relaks tidak ada

beban mental maupunfisik, maka pada awal mental training perlu sekali kepada atlit diberikan relaksasi. 2. Motivasi, merupakanprinsipdasar yang tidakboleh diabaikanya itu setiap manusia ingin memenuhi kebutuhan dan mendapat kepuasan. Dalam olahraga motif berprestasi merupakan tuntutan kebutuhan yang utama sehingga mendapatkan keberhasilan. 3. Sikap percaya diri, yaitu memahami bahwa dalams u at u p e r ta n d i n ga n p a d a akhirnya yang menentukan kalah dan menang adalah atlit itusendiri. Atlit tidak cukup hanya menguasai teknik, taktik saja akan tetapi lebih

dibutuhkan ketahanan mental pada saat pertandingan yaitu percaya akan kemampuan dirinya sendiri. Hakekat percaya diri adalah kepercayaan atas kemampuan diri sendiri tanpa bantuan orang lain (khususnya pelatih), menghadapi pertandingan denganpenuh percaya diri, perasaan tidak pernah kalah sebelum bertanding ini merupakan hal yang baik ditanamkan pada diri atlit. 4. Disiplin diri sendiri, bahwa prestasi akan dapat dicapai oleh atlit yang memiliki disiplin diri sendiri dengan latihan yang teratur dalam upaya untuk mencapai target yang ditentukan sendiri, tidak melanggar ketentuan-ketentuan dari pelatih, sehingga jelaslah bahwa sikap disiplin diri sendiri ini dibutuhkan oleh atlit sejak menjalani latihan, latihan sendiri, dan pertandingan yang terikat pada peraturan dan wasit. 5 . Ke m a u a n ya n g ku at , merupakanprinsipdasar yang perludimiliki atlit untuk mencapai kemenangan dalam pertandingan dan mencapai prestasi tinggi, tidak cepat puas dan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik, tidak mudah menyerah dan goyah menghadapi kekalahan. Kemauan kuat juga perlu dimilki untuk mengatasi kejemuan, kebosanan dalam latihan dan

kelelahan fisik. Konsentrasi yang baik sangat membantu upayauntuk menimbulkan ketenangan karena ia tidak mudah terganggu perhatianya baik yang datang dari luar dirinya maupun dari dalam, seperti cemoohan para penonton, seorang pacar yang berada di luar arena dan hiruk pikuk penonton.

gan demikian terbentuklah persepsi diri positif berarti menggambarkan diri dari segi positifnya dan menilai diri sendiri cendrung positif dengan menyadari kelebihan dan kelemahannya.Maka hal ini jelas menjauhkan diri dari Internal Comflict yang merugikan konsentrasi menghadapi pertandingan.

7. Pengontrolandiri, yaitu untuk menghadapi berbagai keadaan, atlitharus dapat menguasai diri atau mengontrol diri, sehingga tidak terganggu oleh tekanan dan goncangan emosional dari luar. Jhon Cripton (1991: 105) bahwa intinya adalah dapat menguasai diri dari rasa takut, kecewa, ragu-ragu dan sebagainya dan tetapdapatmenggunakanakalnyadenganbaik.

10. Konsepdiri, yaitu untuk memantapkan perkembangan pribadi atlit, dengan menggunakan pandangan secara menyeluruh tentang pribadinya d a n m e m p u nya i re n ca n a hidup yang mantap,dan siap menghadapi keadaan yang bagaimana pun juga.

8. Harapan untuk sukses, yaitu untuk mengatasi rasa takut gagal, maka atlit perlu men sugesti diri sendiri dan menimbulkan ³Self affecacy´ yaitu perasaan dapat berhasil. 9. Berpikir positif, yaitu untuk mengatasi penilaian negative pada diri sendiri dan suatu keadaan terhadap obyek yang diamati. Berpikir positif akan menjauhkan atlit dari rasa tidak puas yang dapat menimbulkan konflik pada diri atlit. Den-

11. Komitmen, yaitu memiliki rasa tanggungjawab sebagai suatu anggota team dan sebagai utusan suatu negara, rasa tanggung jawab untuk mengharumkan nama daerah dan bangsa. 12. Meditasi, perlu dilakukan oleh atlit untuk mengatasi suatu masalah dan memperkuat mental atlit. Dengan meditasi disamping atlit dapat lebih berkonsentrasi juga akan mendatangkan ketenangan dan kesabaran, sehingga tindakannya lebih mantap dan terarah. || Sumber : Psikologi Kepribadian Sikap Mental || Blog Amrandkk ||


Nasional&Internasional

EDISI 01

BULAN JUNI 2014

15

Prestasi Atlet Program Sriwijaya Cemerlang Meningkat

Atlet Jambi Turun di Tour de Singkarak GELANGGANG, KONI-Satu atlet balap sepeda Jambi hari ini akan memulai aksinya di Tour de Singkarak 2014. Abdul Soleh, atlet balap sepeda Jambi ini bergabung dengan klub BBC Pesisir Selatan untuk bersaing dengan tim-tim seantero dunia yang turun di Tur de Singkarak. Supriadi, Sekum Pengprov ISSI Jambi, kemarin mengatakan bahwa Abdul Soleh bergabung dengan 6 pebalap sepeda lainnya

di BBC Pesel. “Dia dan mnya akan menempuh jarak 1.250 km dalam 9 etape,”katanya kemarin. Saat ini sendiri, Abdul Soleh juga telah bersiap di padang karena hari ini adalah start Tour de Singkarak. Ia berharap agar Soleh mendapatkan hasil terbaik. “Ini bisa menjadi obat atas digusurnya ia dari Pelatnas SEA Games,” ungkapnya. Soleh sendiri memang menjadi andalan Jambi di setiap

even kejuaraan, terutama nomor jalan raya. Di usianya yang masih muda, potensinya untuk bisa meraih potensi puncak sangat terbuka. Keikutsertaannya di Tour de Singkarak ini pun menyimpan harapan tersendiri. “Setidaknya ia bisa menambah jam terbang sehingga ikut meningkatkan kemampuannya di segala kompesi,”pungkasnya. *** ||Penulis: indrawan Setyadi ||

Jateng Terancam Kehilangan 15 Emas PON Jabar SEMARANG, GELANGGANG KONI- Jawa Tengah terancam kehilangan 15 medali emas pada PON XIX/2016 Jawa Barat karena 24 atlet dari berbagai cabang olahraga mengajukan pindah atau mutasi ke provinsi lain. Pelaksana Tugas KONI Jawa Tengah Hartono saat memimpin rapat koordinasi dengan pengurus cabang olahraga di Semarang, Rabu, mengatakan angka itu berdasarkan perolehan medali emas pada PON XVIII/2012 Riau yang mencapai 37 keping emas. Tetapi, lanjut dia, sudah menjadi kebijakan Jawa Tengah untuk dak mengeluarkan surat pindah kepada atletnya. “Mereka yang mengajukan mutasi ini merupakan atlet prestasi,” katanya. Ia mengatakan kalau sudah 30 hari mereka mengajukan surat pindah ternyata tidak mendapat balasan maka yang bersangkutan bisa melenggang tetapi yang terjadi sekarang ini mereka ada yang mengajukan banding kepada Badan

Arbitrase Olahraga Indonesia (Baori). Dari jumlah tersebut, kata dia, yang sudah resmi pindah karena menang dalam sidang di Baori adalah Agus Prayogo dan Dian Karka (keduanya dari cabang olahraga atlek) yang pindah ke Jawa Barat. Menurut dia, berdasarkan keterangan dari pengurus atletik Jawa Tengah disebutkan bahwa atlet yang pindah maka daerah yang baru harus memberikan kompensasi uang pengganti pembinaan. “Saya mendengar informasi kalau uang ganti pembinaan itu Rp300 juta tetapi uang tersebut masuknya ke kas negara,” katanya. Ia mengakui, selama empat kali pelaksanaan PON ini, prestasi Jateng selalu menjadi bayang-bayang tiga provinsi (DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur). Ini terjadi karena kinerja cabang olahraga kurang optimal. “Kalau seperti ini tentunya dari 47 medali emas yang kita raih pada PON 2012 Riau

tentu akan hilang 15 emas karena ada 23 atlet prestasi yang mutasi,” katanya. Makanya, kata dia, mulai 2015 kinerja pengurus cabang olahraga akan dingkatkan dengan catatan bisa mengelola bantuan hibah dari KONI Jateng. “Kita akan membuat terobosan tentang pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh pengurus cabang olahraga,” katanya. Menurut dia, dana hibah yang akan dikelola oleh masing-masing pengurus cabang olahraga ini untuk jangka waktu setahun sehingga pencairannya dua tahap (per enam bulan sekali). “Di situ pengprov bisa membuat proposal berapa kebutuhan mereka, jadi dak menanyakan apakah dana dari KONI sudah turun atau belum,” katanya. Ia menyebutkan, dengan sistem seperti itu untuk 2014 ini sudah berjalan untuk 11 cabang olahraga seperti taekwondo, karate, anggar, sepak bola, nju. “Nantinya mulai 2015 sudah untuk semua cabang olahraga,” katanya. || m ||

GELANGGANG - Prestasi para atlet dibina dalam program Sriwijaya Cemerlang saat ini mengalami peningkatan yang diharapkan mereka dapat berprestasi pada PON di Jawa Barat 2016. Ketua Harian Satuan Pelaksana Sriwijaya Cemerlang Iyakrus kepada wartawan di Palembang, Jumat mengatakan, setelah dievaluasi ternyata prestasi para atlet binaan mayoritas mengalami perubahan dari hari-hari sebelumnya. Memang, lanjut dia, pihaknya rutin melaksanakan evaluasi terhadap atlet KONI yang dibina dalam program Sriwijaya Cemerlang itu. Evaluasi tujuannya untuk melihat perkembangan prestasi para atlet sehingga nantinya dapat berprestasi pada pesta olahraga empat tahunan mendatang. Selain itu evaluasi untuk melihat kelemahan mereka selama melaksanakan lahan dalam program pembinaan jangka panjang melalui Sriwijaya Cemerlang, katanya. Mengenai evaluasi di antaranya

daya tahan fisik, teknik dan kecepatan mereka dalam berlah terutama lari. Jadi untuk sementara ini sudah mengalami perubahan dan prestasi para atlet terus meningkat. Memang, kata dia, para atlet pembinaannya perlu dimaksimalkan kembali sehingga prestasi mereka semakin meningkat keka turun pada PON mendatang. Atlet yang dibina itu menggunakan sistem gugur dan promosi, supaya pada pesta olahraga yang akan diiku atlet andalan dari seluruh KONI se-Indonesia tersebut dapat meraih prestasi terbaik. Sebelumnya Wakil Ketua Bidang Humas dan Media KONI Sumsel Darmansa mengatakan, atlet yang dibina dalam program tersebut sebanyak 141 orang dari 31 cabang olahraga. Atlet yang dibina itu antara lain dari cabang atlek, renang, senam, sepak bola, bulutangkis, bola voli, sepak takraw dan taekwondo. || m ||

DIVISI UTAMA

Persisko Jambi Degradasi GELANGGANG – Persisko Jambi kembali menelan kekalahan pada laga lanjut Divisi Utama Liga Indonesia, atas tim tamu Persitara Jakarta pada Rabu (11/6) sore kemarin. Kekalahan di stadion Tri Lomba Juang, KONI, Jambi kemarin memastikan satusatunya klub asal Jambi ini di degradasi dari Divisi Utama. Dengan kekuatan seadanya, serta minimnya pemain penyerang, Persisko Jambi akhirnya tumbang dengan skor 0-1 (0-1). Saat ini, Persisko hanya menyisakan 2 pertandingan lagi di Divisi Utama, dengan satu laga di kandang, dan satu laga tandang. Jalanya pertandingan di babak pertama pertama, Persisko Jambi acap kali di bawah tekanan oleh m Persitara Jakarta. Terbuk pada menit 9 Persisko Jambi kebobolan, berkat tendangan Nur Ihsan, pemain tengah Persitara Jakarta. Memasuki babak kedua, m tamu kembali menyuguhkan permainan menyerangnya, beberapa kali peluang emas diperoleh, namun tidak dimanfaatkan dengan baik oleh pemain depan Persitara. Hingga pertandingan usai, skor bertahan 0-1. Pelatih Persitara Jakarta, Darwis, mengaku cukup puas dengan hasil pertandingan

kemarin. Dengan hasil itu, ia mengaku opmiss mnya akan bertahan di Divisi Utama Liga Indonesia. “Kita bersyukur bisa mencuri poin di kandang Persisko Jambi ini. Saya intruksikan kepada pemain untuk bermain lepas. Kedepannya kita akan perbaiki di mana kekurangan tim dalam menyelesaikan peluang emas. “Saya sangat opmis bisa bertahan di Divisi Utama ini karena kami masih mempunyai kesampatan dua kali kandang dan dua kali tandang,” ujar Darwis usai pertandingan. Sementara itu, Pelah Persisko Jambi, Yusran mengatakan, m besutannya ini sudah pas di degradasi, karena tinggal satu kali pertandingan tandang dan satu kandang lagi. Ia mengaku, masih tumpulnya peyerangan Fadli dkk, pada pertandingan kemarin. Hal ini disebabkan, kekurangan pemain, setelah beberapa nama pemain hengkang dari Persisiko Jambi “Saya hanya mempertahankan harkat dan mertabat anak Jambi untuk tetap masuk dalam Divisi Utama ini. Tetapi kenyataannya, degradasi sudah di depan mata. Faktor dalam pertandingan ini adalah tumpulnya pemain kita,” ujar Yusran.***


16

EDISI 01

BULAN JUNI 2014

Ahmad Subandi Budianto

Besar di Olahraga, Bertekad Besarkan Olahraga GELANGGANG -Sosok AS Budianto sudah tak asing di geliat olahraga Jambi. Kiprahnya di pencak silat bahkan jauh digelunya sebelum dia seper saat ini. Hingga akhirnya dipercaya memimpin KONI Jambi, AS Budianto, total dan komit memajukan olahraga Jambi. Bahkan saat berjuang menjadi orang nomor satu di KONI Jambi, dirinya rela melepas jabatan ketua umum Pengprov IPSI Jambi yang telah membesarkan dirinya di olah-

raga. Pencak silat Jambi selama dipegang Budianto sangat diperhitungkan di kawasan Sumatera maupun ngkat nasional. Bukan mimpi menurut Budianto dengan Rencana Strategis Program Merpa Emas 2016, Provinsi Jambi ditargetkan minimal meraih 10 medali emas di PON Jawa Barat Jambi. Tekad membawa Provinsi Jambi masuk 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON)

XIX terus digelorakan oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi Ahmad Subandi Budianto. Pria yang memimpin KONI sejak tahun 2012 ini yakin Jambi bisa kembali berprestasi di PON. Mantan Ketua IPSI Provinsi Jambi ini sebelumnya telah teruji membina pesilat Jambi berprestasi di ngkat nasional. PON di Jawa Barat nan menurutnya akan menjadi k balik kebangkitan olahraga Jambi di

ngkat nasional. “Kebersamaan erat yang terjalin oleh pengurus menjadi modal bagi Jambi untuk membawa Jambi berprestasi,” katanya. Merpa Emas menurut Budianto merupakan renstra pengembangan Olahraga Jambi yang mengacu pada upaya pembinaan potensi daerah, yang fokus pada membuka akses pembinaan, pendanaan, training centre, sarana prasarana, program lah tanding serta reward dan punishment bagi

atlet dan pelah di ap cabang olahraga yang menjadi unggulan. “Di PON Pekanbaru, rata-rata atlet kita kalahnya di perempat final, oleh atlet yang memang sudah punya nama dingkat nasional,” katanya. Diperkuat atlet asli binaan cabang olahraga di Jambi menurutnya PON Jawa Barat nan menjadi k balik Provinsi Jambi di peringkat 10 besar dan mampu mewujudkan keinginannya dan masyarakat Jambi, Provinsi Jambi memliki atlet berkelas dunia.***

Berjuang dari Bawah, Tak Sampai Lupa Akar GELANGGANG -Perjuangan AS Budianto hingga menjadi sesukses sekarang bukan hal mudah. Pernah menjadi pekerja kasar ambisi dan tekad besarnya untuk sukses berakhir manis. Keinginannya untuk bisa mengenyam bangku kuliah selepas SMA membuatnya siap bekerja keras. “Saya pernah kerja kasar untuk mencari dana kuliah,”katanya. Maka, cita-cita itu kemudian dijadikan motivasi selama bekerja. Kerja kerasnya membuahkan hasil. Dirinya selalu diberi kepercayaan untuk memikul tanggung jawab lebih besar. Berikutnya, dana pun terkumpul dan mengantarkannya bisa berkuliah. Saking girangnya bisa berkuliah, dia sampai mengabadikan nomor induk mahasiswanya (NIM), hingga sekarang. “Iya, pelat nomor polisi mobil selalu menggunakan angka 1039 seperti nomor induk mahasiswa saya dulu,”katanya. Dan tak heran jika saat ini dirinya sangat perhatian dengan masyarakat kelas bawah. Bahkan karyawannya di PT CKB, selalu diajaknya umroh untuk bisa lebih mendekatkan diri dengan pencipta yang membuat manusia bisa mulia di bumi. Kini Budianto sudah menikmati hasil kerja kerasnya. Dirinya tak melupakan akarnya. Selain selalu bermurah hati kepada warga yang kurang

BIODATA Nama Tempat/Tgl Lahir Nama Isteri Anak

: H Ahmad Subandi Budiyanto SE MM : Cirebon, 08 Maret 1958 : Nelli Herlina SH MH : 1. Indria Herdiya 2. Ahmad Septyano

Pengalaman Organisasi Olahraga : 1. Ketua Harian Pengprov IPSI Propinsi Jambi 1996 – 2003 2. Ketua Harian Pengprov POSI Propinsi Jambi 2003 3. Ketua Harian Pengprov PTMSI Propinsi Jambi 2006 – 2010 4. Ketua Harian Pengprov IPSI Propinsi Jambi 2007 – 2011 5. Dewan Permbangan PB IPSI 2008 – 2012 6. Ketua Club Volley Ball Arembi Kota Jambi 2008 – 2012 7. Ketua Umum KONI Provinsi Jambi 2012 – 2016

beruntung, dirinya juga tidak meninggalkan akarnya sebagai insan olahraga. Totalitasnya di olahraga pun tak ditinggalkannya. Meski sudah bergelimang jabatan di berbagai organisasi besar, namun dirinya tak sampai melupakan KONI. Sebagai induk olahraga di Jambi, KONI kini sepenuhnya diken-

dalikannya. “Saya sekarang fokus di KONI. Mari bersama-sama membesarkan kembali olahraga Jambi di level nasional bahkan internasional. Saya yakin bersama kita bisa mewujudkan ini,”pungkasnya. *** ||Penulis: Bandot Arywono || ||Editor: Indrawan ||Setyadi

Buletin gelanggang edisi 1  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you