Page 1

Econopedia Buletin Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta

Perspektif Baru Ekonomi Kerakyatan

Edisi #11/Juni 2018

PIALADUNIA

& EUFORIA EKONOMI

Berita

Berita

Kualifikasi Internasional Perluas Jaringan

FE UNY Raih Juara 3 Lomba Karya Tulis Nasional MARSS #5

halaman 12

halaman 3

Econotips Inspirasi Bisnis Setiap masalah yang dihadapi dalam kehidupan manusia selalu bisa dijadikan peluang bisnis. Simak inspirasi bisnis dari jasa titip beli yang saat ini makin marak dijalani sebagai profesi kekinian. halaman 13

Aplikasi Terpopuler bagi Travellers halaman 14

Opini Pengorbanan dan Harapan di Balik Gemerlap Piala Dunia halaman 10


Daftar Isi

Econopedia Buletin Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta

Perspektif Baru Ekonomi Kerakyatan

Edisi #11/Juni 2018

PIALADUNIA

Edisi #11/Juni 2018

EUFORIA& EKONOMI

Inspirasi Bisnis Anak Guru Pebisnis Es Cokelat

halaman 13

Catatan Redaksi

Liputan Utama 4 - Euphoria Piala Dunia dan Roda Ekonomi

Berita 3 - Open House FE UNY, Tampilkan Karya Terbaik Mahasiswa

Salam Brighters! Pada edisi spesial Dies Natalis FE UNY ke 7 ini Econopedia kembali hadir dengan mengusung tema Piala Dunia dan Euphoria Ekonomi. Riuhnya penyelenggaraan Piala Dunia disambut antusias oleh penggemar bola di seluruh dunia tak terkecuali di Indonesia. Seperti apa keuntungan dan kerugian penyelenggaraan Piala Dunia dari sisi ekonomi kami akan ulas di Econopedia edisi 11 tahun 2018. Simak pula beberapa berita terbaru tentang Open House FE, prestasi mahasiswa FE terbaru, kompetisi StockLab, dan berita menarik lainnya. Jangan lewatkan pula rubrik inspirasi bisnis Jasa Titipan Online dan tips menarik ala Econopedia. Selamat membaca!

Redaksi

Penanggungjawab: Dr. Sugiharsono, M.Si. Pemimpin Redaksi: Lina Nur Hidayati, M.M. Sekretaris Redaksi: Mohamad Fadhli, S.Pd. Layout: Mohamad Fadhli, S.Pd. Produksi & Sirkulasi: M. Hendro Kuncoro, A.Md. Alamat Redaksi: Kantor Humas Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta, Kampus Karangmalang, 55281 Telp. (0274) 586168 ext 1812 - email: humas_fe@uny.ac.id - web: http://fe.uny.ac.id 2

7 - FE UNY Gelar Kontes Foto Selfi dan Pentas Seni

8 - FE UNY Raih Juara 3 Lomba

Karya Tulis Nasional MARSS #5

UNY Gelar Kompetisi Stocklab 9 - FE Kedua Kualifikasi Internasional Perluas 12 - Jaringan

Opini 10 - Pengorbanan dan Harapan di Balik Gemerlap Piala Dunia

Inspirasi Bisnis 13 - Peluang Mendulang Untung dari Bisnis Kekinian

Econotips Terpopuler bagi 14 - Aplikasi Travellers 15 - Serba-serbi

Econopedia

- Edisi #11/Juni 2018


Berita Open House FE UNY

Tampilkan Karya Terbaik Mahasiswa

humasfeuny

STAN OPEN HOUSE. Para pengunjung dan pejabat UNY meramaikan Open House FE UNY 2018.

M

enyongsong Dies Natalis UNY yang ke-54, seluruh fakultas tak terkecuali Fakultas Ekonomi (FE) UNY mengadakan Open House selama 3 hari pada 16 sampai 18 Mei 2018 lalu. Bertempat di halaman parkir barat gedung H.01 FE UNY, para mahasiswa dan organisasi mahasiswa meramaikan stan-stan yang disediakan. Berbagai produk mulai dari makanan, pakaian, aksesoris, dan produk lainnya ditawarkan oleh peserta Open House. Di depan stan, dipamerkan berbagai karya lomba fotografi dan desain poster dari mahasiswa FE UNY. Selain itu, diadakan pula buka bersama dan pentas seni di hari terakhir Open House. Sebagian stan juga merupakan ajang promosi dan publikasi bagi beberapa produk Program Kreativitas Mahasiswa. Rektor UNY Sutrisna Wibawa yang berkunjung ke Open House FE UNY sangat mengapresiasi karya mahasiswa tersebut. “Produknya bagus sekali. Kolaborasi dengan fakultas lain seperti ini akan meningkatkan kualitas produk,” ujarnya saat mengamati produk “Alve Health” yang merupakan hasil karya kelompok mahasiswa dari FE dan FMIPA.

Econopedia

- Edisi #11/Juni 2018

Di stan yang lain, Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) FE UNY juga memberikan kesempatan kepada pengunjung Open House mempelajari saham lebih lanjut. KSPM menyediakan permainan Stocklab yang membantu memahami saham dengan cara yang m e ny e n a n g k a n . D i s a m p i n g i t u , pengunjung juga bisa membuka rekening saham secara langsung, serta melihat transaksi jual beli dan perkembangan pasar saham dan mendapat penjelasan langsung melalui layar komputer. Di hari terakhir, panitia Open House FE UNY mengadakan pentas seni dan buka bersama. Para mahasiswa menyajikan penampilan terbaiknya di bidang kesenian. Menjelang berbuka, Ketua Takmir Masjid Al Mujahidin UNY Ginanjar Ghoiru Mamnun mengisi materi kajian. (fadhli)

33


Liputan Utama

EUPHORIA

PIALA DUNIA humasfeuny

DAN RODA EKONOMI

M

ulai dari ramainya pemberitaan di media massa,

media elektronik, televisi, bahkan sampai

pembicaraan di warung-warung pun tak lepas

Berbicara mengenai sepakbola tak akan ada habisnya. Negaranegara dengan tim sepakbola kuat pasti akan lantang menyuarakan dukungan bagi negaranya tatkala event Piala Dunia digelar.

membahas event yang digelar setiap 4 tahun ini. Piala Dunia memang selalu menjadi euphoria. Tak pelak tatkala ajang ini digelar, banyak dampak yang ditimbulkan. Salah satu dampak besar yang ditimbulkan dari Piala Dunia ialah berputarnya roda perekonomian. Penyelenggaraan Piala Dunia pasti akan menimbulkan biaya yang besar, namun bukan berarti bahwa negara-negara tidak bersedia menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini. Bahkan, banyak negara memperebutkan posisi sebagai penyelenggara Piala Dunia. Jika sebuah negara menjadi penyelenggara, maka mereka harus mempersiapkan beberapa fasilitas seperti stadion berkapasitas besar, lapangan latihan, markas timnas,

4 4

Econopedia Econopedia

#5/Juni 2015 - Edisi- Edisi #11/Juni 2018


Liputan Utama serta sarana penunjang lain seperti akomodasi dan

menyediakan semua fasilitas demi suksesnya Piala

transportasi. Tentu saja biaya yang diperlukan untuk

Dunia di negara tersebut. Tak kurang dari Rp42,5 triliun

mempersiapkan fasilitas tersebut akan menjadi sangat

digelontorkan untuk membangun stadion, sarana

besar. Namun, dampak yang akan ditimbulkan juga

transportasi, bandara, dan fasilitas lain. Akan tetapi

sebanding dengan pengorbanan yang dikeluarkan oleh

dampak dari penyelenggaraan Piala Dunia tersebut

negara tuan rumah.

memberikan kontribusi 0,5% peningkatan Produk

Sebut saja Afrika Selatan yang notabene merupakan

Domestik Bruto (PDB) Afrika Selatan. Peningkatan lain

negara miskin, nyatanya bisa sukses menjadi tuan

juga terjadi pada sektor pariwisata dan industri makanan

rumah Piala Dunia 2010. Saat itu pemerintah Afrika

dan minuman. Belum lagi tingkat hunian hotel juga akan

Selatan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk

memberikan peningkatan yang signifikan bagi negara reuters

Econopedia

- Edisi #11/Juni 2018

5


Liputan Utama penyelenggara. Karena dampak ekonomi yang besar

Misalnya dampak ekonomi yang diharapkan tidak

bagi negara penyelenggara serta kesan prestise yang

seperti yang diharapkan. Pemasukan yang belum

ditimbulkan, makanya Piala Dunia akan selalu

mencapai target, serta tingkat pengangguran yang

menjadi primadona.

masih tinggi di negara tersebut hanya mampu

Tahun 2014 lalu Brasil juga telah menjadi negara tuan

menaikkan PDB Brasil sebesar 0,4 persen selama 10

rumah penyelenggara Piala Dunia. Bahkan biaya yang

tahun. Belum lagi pemberitaan miring yang

dikeluarkan Brasil hampir 3 kali lipat biaya

menyebutkan bahwa terdapat ratusan ribu warga

penyelengga-raan di Afrika Selatan dan negara tuan

Brasil yang kehilangan tempat tinggal akibat

rumah lain atau mencapai Rp200 triliun. Biaya

penggusuran sebagai lahan pembangunan stadion,

penyelenggaraan Piala Dunia di Brasil disebut-sebut

jalan, dan infrastruktur lain.

sebagai rekor biaya terbesar yang dikeluarkan negara tuan rumah. Biaya sebesar itu dikeluarkan untuk membangun 5 stadion berukuran besar, biaya perbaikan 7 stadion lain, serta membangun sarana penunjang

[

]

Bolehkah bermimpi bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia? Mengapa tidak, Agustus mendatang Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

lainnya. Dengan biaya yang begitu besar, Pemerintah

Tak selamanya Piala Dunia menimbulkan dampak positif bagi n e g a r a p e nye l e n g gara. Besarnya biaya yang dikeluarkan negara tuan rumah membuat negaranegara berpikir keras

untuk menjadi penyelenggara. Akankah Piala Dunia

Brasil berharap bahwa even tersebut akan

memberikan dampak positif bagi Rusia sebagai

memberikan dampak positif bagi perekonomian

penyelenggara Piala Dunia 2018? Kita tunggu saja

negaranya dalam jangka panjang. Tentu saja biaya

bagaimana dampak Piala Dunia bagi Rusia. Terlepas

yang dikeluarkan tidak akan dapat ditutup selama

dari pro dan kontra penyelenggaraan Piala Dunia,

even ini berlangsung, namun Pemerintah Brasil

ajang bergengsi ini akan selalu disambut sukacita

memiliki keyakinan untuk dapat menarik jumlah

bagi penggemar sepakbola. Bahkan Qatar sudah

wisatawan untuk datang ke negaranya selama Piala

mulai mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah

Dunia digelar dan setelah even ini usai.

Piala Dunia 2022.

Dampak positif lain yang ditimbulkan dari Piala Dunia

Bolehkah bermimpi bahwa Indonesia akan menjadi

yang dirasakan langsung oleh penduduk Brasil.

tuan rumah Piala Dunia? Mengapa tidak, Agustus

Menjelang dan selama Piala Dunia berlangsung, tarif

mendatang Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian

hotel di Kota Rio de Janeiro meningkat 100%. Belum

Games 2018. Berbagai pembangunan infrastruktur

lagi menggeliatnya sektor-sektor mikro seperti industri

telah dipersiapkan. Mudah-mudahan Asian Games

makanan, merchandise Piala Dunia, restoran maupun

akan memberikan kebanggaan bagi Indonesia di

pernak-pernik lain khas Piala Dunia.

mata internasional. Banyak yang berharap dengan

Namun, di balik kesuksesan penyelenggaraan Piala

menjadi tuan rumah Asian Games 2018 akan

Dunia juga perlu dipikirkan dampak negatif yang

mendorong event internasional lain diselenggarakan

ditimbulkan dari ajang tersebut. Brasil yang telah

di Indonesia. Mari ikut mensukseskan Asian Games

mengeluarkan biaya kurang lebih Rp200 triliun untuk

2018 di Jakarta dan Palembang serta boleh bermimpi

membangun dan merenovasi stadion, diberitakan

bahwa suatu saat Indonesia akan menerima tawaran

tidak mendapatkan imbalan yang sebanding.

menjadi tuan rumah Piala Dunia. (lina)

6

Econopedia

- Edisi- Edisi #11/Juni 2018 #5/Juni 2015


Berita Kerjasama dengan TransTV dan NuGreenTea,

FE UNY Gelar Kontes Foto Selfie dan Pentas Seni

M

elihat antusiasme mahasiswa yang

besar untuk berswafoto dan meng-

unggah di media sosial “Instagram�,

Fakultas Ekonomi (FE) UNY menggelar acara bekerja sama dengan NuGreenTea dan TRANSTV pada Selasa (17/4) lalu. Acara ini menjadi kesempatan yang bagus bagi FE UNY guna meningkatkan citra institusi melalui media sosial dan elektronik. Dalam acara ini, para mahasiswa bisa memanfaatkan properti yang tersedia untuk berfoto ria dan mengunggahnya ke akun Instagram mereka masing-masing. Dengan menambahkan tagar ter tentu, mereka bisa mendapatkan beberapa hadiah yang menarik.

humasfeuny

Selain kompetisi foto tersebut, para mahasiswa juga diberikan kesempatan unjuk tampil dalam kesenian. Sebagian mahasiswa menyumbangkan suara, sementara lainnya berupa seni tari modern dan klasik. Acara ini membuktikan bahwa selain pengetahuan di bidang ekonomi, mahasiswa FE UNY juga memiliki keterampilan dalam bidang yang lain, seperti kesenian. Turut menjadi bintang tamu dalam acara tersebut adalah Nufi Wardhana, seorang penyanyi yang tenar melalui berbagai video cover-nya di portal video Youtube. Rintik hujan yang mengiringi penampilannya tak menyurutkan para mahasiswa menyaksikannya dari awal hingga akhir. (fadhli)

Econopedia

- Edisi #11/Juni 2018

Mahasiswa FE UNY unjuk keterampilan seni dalam ajang kontes swafoto dan pentas seni, kemarin.

7


Berita

humasfeuny

FE UNY Raih Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional MARSS #5 JUARA KARYA TULIS. Fajar (tengah) dan Rifda (kiri) serta Nindya menjuarai lomba karya tulis ilmiah nasional mengusung ide yang kreatif.

T

iga Mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang diketuai oleh Rifda Ayu Satriana (angkatan 2016), serta beranggotakan Anindya Muliawati (2016) dan Fajar Indra Prasetyo (2014) dan didampingI oleh Andreas Mahendro Kuncoro, Ph.D, berhasil meraih Juara 3 pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) MIPA Road to Scientific Paper and Seminar (MARSS) ke-5. LKTIN MARSS #5 diadakan oleh Kelompok Studi Ilmiah MIPA Scientist (KSIMIST) FMIPA UNY di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) UNY pada hari Kamis-Minggu, 1922 April 2018. Tema yang diusung oleh pihak penyelenggara pada MARSS #5 tahun ini yaitu “Aktualisasi Peran Pemuda dalam Pengembangan Potensi Lokal Melalui IPTEKS menuju Indonesia Emas 2045”. Mengambil judul karya “ECONY (Encyclopedia Economy): Inovasi Media Pembelajaran Mata Pelajaran Ekonomi Berbasis Ultra Reality untuk Siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA)”, Rifda dan kawan-kawan berhasil memperoleh j u a r a ke - 3 d a r i 1 5 f i n a l i s y a n g d i u n d a n g u n t u k mempresentasikan karyanya. Setidaknya ada 9 universitas yang menjadi finalis dalam ajang ini yaitu Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) 2 tim, Universitas Brawijaya (UB) 2 tim, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 4 tim, Universitas Jendral Soedirman (UNSOED) 1 tim, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (UAD) 1 tim, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) 1 tim, Institut Pertanian Bogor (IPB) 1 tim, Universitas Sumatra Utara (USU) 1 tim, dan Universitas Negeri Semarang (UNNES) 1 tim. Rifda dan kawan-kawan berhasil mengembangkan sebuah media pembelajaran berbasis ultra reality untuk mata pelajaran ekonomi siswa kelas X SMA. Berawal dari Fajar

8

anggota tim yang melihat permasalahan minimnya media pembelajaran ekonomi yang inovatif saat dia melakukan Praktik Lapangan Terbimbing (PLT). Hal ini kemudian disempurnakan dengan ide pengintegrasian teknologi Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan Speech Recognition. Munculah istilah Ultra Reality yang menjadi basis media pembelajaran ini. “Media kami memiliki keunikan di antaranya, animasi AR yang muncul bisa dinikmati menggunakan VR box, dan siswa sebagai pengguna bisa melakukan interaksi dua arah dengan animasi kami sehingga memungkinkan siswa belajar lebih aktif menggunakan media pembelajaran kami,” ujar Rifda ketua Tim. Rifda menambahkan, adanya ECONY ini diharapkan bisa menciptakan suasana belajar ekonomi yang lebih menyenangkan. Selain itu Rifda dan kawan-kawan bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan untuk berkarya dan mengharumkan nama UNY di kancah nasional. “Alhamdulillah, diberikan kesempatan untuk berkarya dan mengharumkan nama UNY di tingkat nasional, terimakasih kami haturkan kepada kedua orangtua, teman-teman, dan pihak-pihak yang telah membantu dalam proses persiapan hingga perlombaan dapat berjalan dengan baik.” Adapun urutan perolehan kejuaraan yaitu Juara 1 UB, Juara 2 ITS, Juara 3 UNY, Juara Harapan 1 UNY, Juara Harapan 2 UB. Sedangkan Best Presentation dan Best Poster diperoleh IPB dan UNNES. LKTIN MARSS #5 ditutup dengan acara Seminar Nasional dengan pembicara Ranitya Nurlita (Founder and Project Director of ASEAN Reusable Bag Campaign), H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (Bupati Kulon Progo), dan Radyum Ikono, B.Eng., M.Eng. (Co-Founder Nanotech Indonesia/Nano Center Indonesia Group). (fadhli/fajar)

Econopedia

- Edisi #11/Juni 2018


Berita

FE UNY

kspmfeuny

Tantangan Kurikulum Gelar Stocklab Pendidikan Ekonomi Competition Kedua

BERMAIN STOCKLAB. Para peserta lomba Stocklab Competition di FE UNY beberapa waktu lalu tampak serius mengatur strategi.

S

abtu (21/04) kemarin yang bertepatan dengan hari Kartini, Kelompok Studi Pasar Modal Fa ku l t a s E ko n o m i Un i ve r s i t a s N e g e r i Yogyakarta atau KSPM FE UNY mengadakan kompetisi permainan kartu yang disebut Stocklab Competition. Kompetisi ini bekerjasama dengan First Asia Capital Sekuritas dan diikuti oleh 50 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakar ta dan sekitarnya. Dengan adanya acara ini, diharapkan peserta dan pihak yang terlibat lebih mengenal tentang dunia saham. Dalam sambutannya, Ketua KSPM FE UNY menyampaikan bahwa ia mengharapkan agar peserta lebih mengetahui tentang permainan kartu ini dan untuk menjalin silaturahim antara peserta Stocklab Competition yang kebanyakan mereka adalah pengurus KSPM di universitas masing-masing dengan para pengurus KSPM FE UNY. Stocklab sendiri merupakan permainan kartu yang dibuat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang

Econopedia

Edisi #11/Juni 2018

bisa digunakan tidak hanya untuk bermain tetapi juga untuk mengedukasi orang yang masih awam terhadap dunia investasi pasar modal. Dengan permainan ini juga bisa terlihat apakah seseorang lebih cocok menjadi seorang investor atau trader/ pedagang. Setiap pemain berlomba-lomba mengumpulkan aset dengan berinvestasi di beberapa sektor saham dan reksadana. Pemain dengan uang terbanyak di akhir permainanlah yang dinyatakan sebagai pemenang sebagaimana dikutip dari stocklab.co.id Setelah melakukan perlombaan dari babak I, II dan final. Akhirnya peserta dari UPN Veteran Yogyakarta yaitu Deby Difta Wahyuni dinyatakan sebagai pemenang atau juara 1. Selanjutnya, ada Irfan Dewaditya Putra sebagai juara 2 dari Universitas Gajah Mada. Selain itu, ada Natalia Mentari Subroto dari STIE AUB Surakarta didapuk sebagai juara 3. Ketiga pemenang tersebut telah mengalahkan puluhan peserta lainnya dan berhak mendapat sejumlah uang dalam bentuk rekening saham. (kspm)

9


Opini

PENGORBANAN DAN HARAPAN DI BALIK GEMERLAP PIALA DUNIA Wahyu Rusdiyanto, M.M. Dosen Jurusan Pendidikan Administrasi Perkantoran FE UNY

P

esta akbar sepak bola

apakah semua anggaran yang

Bagaimana dengan dana dari

dunia kembali digelar.

disiapkan untuk menjadi tuan rumah

perusahaan sponsor? Bukankah

Tahun 2018 ini, yang

dapat berdampak positif? Dex

dana sponsor juga menunjukkan

mendapatkan mandat menjadi

Glenniza, managing editor di pandit

angka yang fantastis? Sayangnya

tuan rumah FIFA World Cup (piala

football (penyedia data dan analisis

sampai saat ini, kita tidak tahu

dunia) yaitu Rusia. Untuk menjadi

sepak bola) menuliskan Komite

bagaimana pembagian dana

tuan rumah mega even seperti

Olimpiade Internasional pernah

sponsor yang masuk untuk FIFA

piala dunia ternyata tidak mudah.

menyimpulkan bahwa menjadi tuan

maupun untuk negara penye-

Dalam dokumen resminya, FIFA

rumah acara olahraga seper ti

lenggara. FIFA bukan merupakan

sebagai induk sepakbola dunia

Olimpiade atau Piala Dunia tak

organisasi yang wajib menyerah-

mensyaratkan tiga hal utama

membuat sebuah negara bertambah

kan laporan keuangan kepada

yaitu: (1) Infrastuktur dan Fasilitas

kaya. Acara olahraga memang

publik. Sebagai catatan, pada

terbaik, (2) dua belas stadion

hampir selalu menghabiskan uang

tahun 2015 beberapa petinggi

dengan kapasitas penonton

lebih banyak daripada anggaran yang

FIFA ditangkap karena kasus suap dan korupsi.

40.000 orang untuk fase grup dan

direncanakan. Pada 2016, peneliti

80.000 orang untuk laga pem-

dari SaĂŻd Business School di Oxford

Alexander Djordjadze (Direk-

buka dan penutup (3) Standar

menganalisis 30 Olimpiade (baik

tur FIFA dan LOC Piala Dunia 2018)

terbaik untuk Akomodasi, TV

musim panas maupun musim

mempunyai pandangan lain,

Broadcasting dan Teknologi

dingin). Mereka menyimpulkan jika

menjadi tuan rumah Piala Dunia

Informasi. Selain itu, Rusia masih

tak satu pun yang sesuai dengan

bukanlah karena faktor uang.

harus bersaing dengan negara-

rencana anggaran awal.

“Untuk Rusia, kami berpendapat

negara lain yang mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Piala Dunia 2018 di Rusia akan memakai 12 stadion di 11 kota. Total

Mengapa banyak negara

biaya penyelenggaraan Piala Dunia

berminat menjadi tuan rumah

Rusia adalah 11,8 miliar dolar AS

Piala Dunia? Bukankah syarat dari

atau sekitar 165 triliun rupiah.

F I FA d i a t a s m e m b u t u h k a n

Periode sebelumnya, Piala Dunia

anggaran yang tidak sedikit? Jika

Brazil 2014 menghabiskan anggaran

dipandang dari sisi ekonomi,

s e b a ny a k 2 0 0 t r i l i u n r u p i a h .

10

Econopedia

jika Piala Dunia bisa menjadi kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa ini adalah Rusia yang baru. Ini juga menjadi kesempatan untuk mengembangkan infrastruktur. Di kota-kota penyelenggara, investasi besar akan dilakukan oleh pemerintah - Edisi #11/Juni 2018


Opini kepada bandara, rel kereta, sistem

tua dan orang tak berpendidikan

pernah menjadi peserta piala

komunikasi, dan infrastruktur

(kecuali perempuan) menyatakan

dunia. tepatnya tahun 1938 saat

olahraga seperti stadion. Itu semua

mereka lebih bahagia. Jika sebuah

masih bernama Hindia Belanda.

adalah bagian dari warisan Piala

negara menjadi tuan rumah, orang-

Walaupun demikian, FIFA masih

Dunia,� katanya.

orang akan berkumpul, nonton

mencatat bahwa Indonesia adalah

bareng, di ruang tamu, di kafe

negara Asia pertama yang menjadi

maupun di bar.

peserta piala dunia. Mari terus

Tidak dapat dipungkiri bahwa infrastuktur dan transpor tasi

S e b u a h ke u n t u n g a n y a n g

berharap agar Indonesia mampu

giurkan pasca perhelatan ajang

langsung dirasakan negara yang

kembali berlaga di pentas sepak

olahraga. Pusat olahraga, stadion,

menjadi tuan rumah yaitu dapat

bola paling akbar tersebut. Mari

sarana transportasi dan hotel tetap

mengikuti Piala Dunia tanpa harus

selalu berharap kita dapat

dapat digunakan setelah per-

menjalani babak kualifikasi. Dengan

merasakan kegembiraan itu suatu

helatan berakhir. Pertanyaannya,

kata lain, ketika negara-negara lain

hari nanti. Sebagai pemanasan,

apakah stadion/pusat olahraga

bertanding untuk mendapatkan

mari kita bergembira sebagai tuan

dapat digunakan secara reguler

jatah menjadi peserta Piala Dunia,

rumah ajang olahraga terbesar se-

(rutin)? Apakah kunjungan wisata-

negara yang ditunjuk menjadi tuan

Asia, Asian Games 2018 di Jakarta

wan tetap tinggi pasca ajang

rumah otomatis menjadi peserta

dan Palembang.

olahraga selesai? Dibutuhkan

Piala Dunia. Hak yang sama juga

merupakan warisan yang meng-

komitmen bersama untuk tetap

didapatkan oleh juara bertahan

menjaga warisan tersebut.

Piala Dunia sebelumnya. Bagi

Faktanya, tidak sedikit warisan-

negara-negara dan masyarakatnya

warisan ajang olahraga yang

yang mempunyai minat dan

terbengkalai karena tidak terawat

perhatian tinggi pada sepak bola,

seperti stadion Palaran di

menjadi peserta Piala Dunia adalah

Samarinda (Pasca PON 2008) dan

sebuah kebanggaan dan kebahagia-

Stadion Maracana di Brazil (Pasca

an luar biasa. Dalam sejarahnya, Indonesia

Piala Dunia 2014 dan Olimpiade

smegetonline.com

2016). Kembali ke pertanyaan awal,

chinadaily

indeksberita.com

lantas mengapa tetap banyak negara yang berminat menjadi tuan rumah piala dunia? Dalam sebuah artikel di panditfootball.com, Studi Eurobarometer menunjukkan jika menjadi tuan rumah Piala Dunia MOHAMAD FADHLI/FEUNY

memang tidak membuat negara bertambah kaya, tapi akan lebih membuat mereka gembira. Studi tersebut menunjukkan sebagian besar orang bahkan sampai orang

Econopedia

- Edisi #11/Juni 2018

11


Berita

Kualifikasi Internasional

humasfeuny

Arya Lukito memberikan materi pengenalan CPA Australia di hadapan mahasiswa FE UNY.

Perluas Jaringan D

ewasa ini, kualitas seorang tenaga kerja bisa dilihat salah satunya melalui gelarnya. N a m u n h a l i n i t a k c u ku p d i te n g a h perkembangan dunia yang semakin menyatu ini. Seorang tenaga kerja, misalnya seorang akuntan, juga mesti memiliki jaringan yang membuat dia terhubung dengan perkembangan bidang ilmunya sendiri. Jaringan itu umumnya berupa asosiasi atau ikatan. Dengan bergabung dalam ikatan profesi yang sebidang, seorang akuntan menjadi lebih profesional jika dibandingkan hanya mengandalkan gelarnya saja. Demikian dipaparkan perwakilan Certified Practising Accountant (CPA) Australia, Reza Havies dalam Kuliah Umum (Studium Generale) di Fakultas Ekonomi (FE) UNY, Selasa (20/3) kemarin. Reza menuturkan, CPA Australia adalah ikatan akuntan profesional yang berdiri di Australia pada 1886. “CPA Australia punya 19 kantor di berbagai negara di Asia, termasuk Indonesia, hingga Inggris,” terangnya. Reza melanjutkan, CPA Australia memberikan banyak keuntungan bagi akuntan. “Seperti halnya IAI (Ikatan Akuntansi Indonesia), CPA Australia menjadi wadah bagi akuntan profesional. Dengan bergabung di CPA Australia, akan terbuka peluang untuk memperluas jaringan dengan akuntan dari berbagai negara,” ujarnya. Senada dengan itu, Ketua Jurusan Pendidikan Akuntansi FE UNY, Rr. Indah Mustikawati juga mengajak para mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi keilmuannya. “Barangkali selama ini mahasiswa hanya mengenal Public Accountant sebagai akuntan profesional. Dengan studium

12

generale ini, kita akan mengetahui lebih jauh CPA sebagai akuntan profesional,” ucap Indah. Menurut Reza, kualifikasi internasional membuat hasil kinerja seorang akuntan lebih dihargai dan diakui, tidak hanya tingkat nasional, bahkan internasional. “Saat ini, akuntansi bukan hanya soal angka, tapi perusahaan juga mencari akuntan yang memiliki keterampilan strategis, seper ti kepemimpinan, atau kemampuan analisis pasar. Keberadaan program, software, dan artificial intelligence menuntut akuntan meningkatkan keterampilan. Fungsi kecerdasan buatan adalah untuk membantu kita dalam bekerja, bukan menggantikan,” urai Reza yang menjadi Country Manager and Chief Representative CPA Australia di Indonesia. Business Development Manager CPA Australia Arya Lukito menegaskan perlunya seorang akuntan berkualifikasi internasional. “Kualifikasi internasional menuntut akuntan untuk menguasai standar internasional. Dengan demikian, hasil analisa dan keputusannya akan lebih diakui dan dipertanggungjawabkan,” Arya menambahkan, dengan anggota lebih dari 160 ribu orang, CPA Australia merupakan jaringan yang kuat. “Anggota kami mulai dari sektor industri, praktisi, hingga akademisi. Setiap akuntan bisa menjadi anggota CPA Australia, dengan terlebih dulu mengikuti program-program CPA. CPA Australia juga bekerja sama dengan IAI. Anggota IAI yang mengambil program CPA Australia bisa mempersingkat waktu tempuh programnya,” jelas Arya. (fadhli)

Econopedia

- Edisi #11/Juni 2018


Inspirasi Bisnis

Peluang Mendulang Untung dari Bisnis Kekinian wirecard.at

Pernah dengar istilah Jastip? Generasi kekinian pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah Jastip atau Jasa Titip Beli Online. Jasa Titip Beli online juga sering dikenal sebagai personal shopper.

B

isnis model ini berkembang seiring dengan

tawarkan kepada calon konsumen dan

maraknya penggunaan gadget dan sosial

tambahkan ongkos kirim membeli, transfer biaya

media. Memanfaatkan kesibukan, jam kerja

barang, maka bisnis jastip akan terjadi.

yang padat serta faktor kemudahan menjadi pemicu menjamurnya bisnis jastip online.

Bisnis jastip online bermodal kepercayaan, oleh karenanya bangun kepercayaan bagi

Jastip yang berkembang seperti saat ini berawal

konsumen. Ketika konsumen percaya bahwa

dari menitipkan pembelian barang kepada teman

barang titipannya akan tiba sesuai yang dipesan,

ketika mereka pergi ke luar negeri. Biasanya barang-

harga sesuai perjanjian, biaya jastip yang masuk

barang branded dari luar negeri harganya akan lebih

akal dan tidak ada unsur penipuan maka bisnis

murah jika beli di luar, dan ketika sampai Indonesia

jastip akan berkembang dengan baik.

harganya akan menjadi lebih mahal. Ketika ada teman

Berapa keuntungan yang dapat diraup dari

yang akan pergi keluar negeri, saatnya titip untuk

bisnis jastip online? Sebagai gambaran, jika

dibelikan barang.

setiap barang yang di beli dikenakan jastip

Jika ingin bisnis jastip online setidaknya kita harus

Rp10.000 dan dalam sebulan ada 100 barang

memiliki akun media sosial. Media sosial terpopuler

yang dibeli maka untung yang akan diperoleh

yang dipakai untuk berbisnis di antaranya adalah

perbulan sebesar Rp1.000.000,-. Jika perbulan

Instagram, Line, Facebook, dan lain sebagainya.

ada tambahan income sebesar satu juta rupiah,

Melalui media sosial tersebut seorang personal

dalam 1 tahun tambahan uang belanja bisa

shopper dapat mencari barang yang banyak

meningkat sebesar 12 juta rupiah. Biasanya

dibutuhkan atau digemari oleh konsumen, seperti

semakin mahal nilai barang yang dibeli maka

elektronik, alat kosmetik, pakaian, buku, mainan,

jastip yang akan dikenakan juga lebih mahal.

maupun aksesori. Capture barang yang menarik,

(lina)

Econopedia

- Edisi #11/Juni 2018

13


Econotips

kisspng

Aplikasi Terpopuler Bagi Travellers Jika Anda sering bepergian tentunya akan selalu memanfaatkan aplikasi online untuk mencari tiket, hotel, destinasi wisata populer, maupun tempat makan yang direkomendasikan di kota tertentu. Aplikasi online dapat membantu kita untuk mempersiapkan perjalanan. Berikut beberapa aplikasi populer yang mudah untuk mempersiapkan perjalanan:

1.Online Travel Agency (OTA) Dengan aplikasi ini Anda akan mudah memesan tiket perjalanan baik pesawat maupun kereta, hotel, car rental, tempat makan maupun transportasi lokal. Beberapa aplikasi Online Travel Agency seperti Traveloka, Pegi-pegi, Trivago, maupun Skyscanner, akan membantu anda memesan akomodasi sebelum melakukan perjalanan. Bahkan dengan menggunakan aplikasi ini Anda akan mendapatkan point yang dapat di-redeem untuk pembayaran pada t r i p b e r i k u t n y a . Ta k k e t i n g g a l a n u n t u k mempersiapkan perjalanan dengan budget tertentu pada beberapa aplikasi ini akan diberikan perbandingan harga tertinggi dan terendah serta penawaran terbaik pada moment tertentu.

14

2.Aplikasi Peta Siapa yang tidak kenal Google Map maupun Waze? Sepertinya aplikasi ini merupakan aplikasi wajib sebagai penunjuk jalan ketika melakukan perjalanan dengan menggunakan mobil. Aplikasi ini dapat memberikan informasi mengenai traffic selama perjalanan, jarak tempuh terdekat dengan beberapa alternatif, serta estimasi lamanya perjalanan. Namun tetap berhati-hati ketika menggunakan aplikasi ini, sesuaikan dengan medan jalan yang dihadapi. Jika jalan tidak memungkinkan untuk dilewati, pilih jalan lain yang lebih layak agar tidak tersesat.

Econopedia

- Edisi #11/Juni 2018


Econotips

3.Aplikasi Pelengkap Travelling Untuk memastikan apakah ada barang yang tertinggal, Anda dapat menggunakan Packpoint atau Triplt sebagai asisten pribadi. Aplikasi ini dapat mengatur barang bawaan yang harus dipersiapkan seperti durasi perjalanan, cuaca hingga aktivitas yang dapat dilakukan selama perjalanan. Bahkan aplikasi tersebut akan otomatis terkoneksi dengan Google Calendar dan e-mail untuk mengingatkan jadwal keberangkatan dan itinerary perjalanan Anda.

kisspng

4.Akomodasi Hotel atau Penginapan

kisspng

Penginapan murah selalu menjadi incaran travellers khususnya backpacker. JIka anda bermaksud melakukan perjalanan dengan biaya yang low budget Anda dapat memanfaatkan Airbnb, Airyroom, Zenrooms, ataupun Reddoorz. Berbagai tipe penginapan dapat ditemukan pada aplikasi tersebut, mulai dari apartemen, hingga kamar hotel dengan harga miring. Meski harga yang ditawarkan cukup murah namun fasilitas yang didapatkan tidaklah mengecewakan. Banyak tipe kamar murah yang sudah dilengkapi dengan AC, wifi, serta kamar yang cukup nyaman.

5.Transportasi Aplikasi transportasi yang populer digunakan saat ini di antaranya ialah Grab, Uber dan Gojek. Berawal dari layanan pemesanan taksi bernama Grabtaxi, Grab saat ini telah menjelma menjadi aplikasi on-demand yang fokus pada layanan transportasi roda dua dan roda empat terkemuka di kawasan Asia Tenggara. Sama seperti Grab, Gojek juga dapat menjadi pilihan bagi travelers saat memerlukan transportasi lokal. Selain memberikan layanan on-demand, Gojek juga memiliki layanan lain seperti Go-Food, Go-Send, GoMassage, Go-Auto, maupun layanan lain yang sangat membantu traveler ketika sedang berada di kota lain. (lina)

Econopedia

- Edisi #11/Juni 2018

sewarga.com

15


Serba-serbi

Selamat &

Sukses Dies Natalis FE UNY ke-

22 Juni 2011 - 22 Juni 2018

freepik

Segenap Keluarga Besar FE UNY mengucapkan selamat idulfitri 1439 h Minal 'Aidin wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin

freepik

Econopedia Buletin FE UNY Edisi Juni 2018  

Buletin Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta "Econopedia" Edisi Juni 2018

Econopedia Buletin FE UNY Edisi Juni 2018  

Buletin Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta "Econopedia" Edisi Juni 2018

Advertisement