Issuu on Google+


Halo CIMSA,

by 

preface.

P roject adalah kegiatan sehari-hari anggota CIMSA. Dalam setahun sebuah lokal CIMSA dapat menghasilkan  belasan hingga puluhan  project. Apabila dijumlah se-Indonesia, jumlah project yang dilakukan oleh CIMSA dapat mencapai lebih dari 500 buah. Dari fakta sederhana tersebut, cukup jelas untuk mengatakan project atau aktivitas merupakan aksi utama yang mendasari CIMSA, namun tidak cukup untuk menjelaskan maknanya bagi organisasi ini. Ketika berbicara mengenai aktivitas, kita akan dibawa kembali pada esensi dasar CIMSA lahir. Ide sederhana yang muncul pada tahun 2001, yaitu mewujudkan sebuah organisasi yang mewadahai aktivitas mahasiswa kedokteran Indonesia, direalisasikan. Berbagai ketertarikan mahasiswa kedokteran pada isu-isu kesehatan, social, dan budaya disalurkan ke dalam enam ranah kerja : kesehatan masyarakat, kesehatan reproduksi termasuk HIV/AIDS, pendidikan kedokteran, hak asasi manusia dan perdamaian, serta pertukaran pelajar berbasis riset maupun professional. Melalui aktivitas inilah, CIMSA berdiri dan berkomitmen untuk berkontribusi pada kesehatan Indonesia. Selama lima belas tahun berkiprah, CIMSA terus mengalami perkembangan melintasi generasi, begitu pula dengan aktivitasnya. CIMSA berusaha mengarahkan project-projectnya agar semakin berorientasi ke masyarakat, kolaboratif, dan berkelanjutan. Kini bersama dua puluh lokal yang tersebar

Hai CIMSA,

by 

CIMSA atau Center for Indonesian Medical Students’ Activities adalah organisasi non-pemerintahan yang bersifat independent, nasionalis, non-politik, dan non-partisan dengan program-program berbasis aktivitas. Bentuk konkret dari program berbasis aktivitas ini yaitu dengan menginisiasi pelaksanaan proyek dengan mengacu pada tagline CIMSA “Empowering Medical Students, Improving Nation’s Health”. Setiap tahunnya banyak proyek lokal hingga Internasional yang diinisiasi oleh CIMSA. Sebagai PDD, sebuah kehormatan untuk dapat ikut berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas proyek CIMSA sehingga proyek CIMSA dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada mahasiswa kedokteran dan masyarakat. Dengan adanya Promagz atau Project Magazine ini diharapkan dapat memfasilitasi lokal-lokal CIMSA untuk saling bertukar pikiran sehingga terlahir konsep-konsep baru terkait proyek yang lebih kreatif sehingga dapat melahirkan proyek proyek yang memiliki man faat lebih serta dapat dirasakan dengan baik oleh masyarakat luas dan member CIMSA. CIMSA, Empowering Medical Students Improving Nation’s Health

di Indonesia, CIMSA membina sekitar dua puluh komunitas melalui project-project berkelanjutan dan pengembangan masyarakat.  Selain itu, melalui rilis  CIMSA Program, akan lebih mudah untuk mengukur dan mewujudkan dampak dari aktivitas-aktivitas yang digolongkan ke dalam beberapa tema khusus. Untuk memperingati afinitas terhadap aktivitas dan merefleksikan perjalanannya, dengan bangga CIMSA persembahkan Promagz Edisi  Juli-Agustus, yang berisi review berbagai project lokal dan nasional. Besar harapan kami majalah ini dapat menjadi wadah bertukar informasi dan ide antar 20

President CIMSA Nisrina Widari

lokal CIMSA, sehingga menginspirasi dan membuahkan lebih banyak aktivitas yang lebih kontributif dan berdampak pada masyarakat.  Be Active with CIMSA!

PDD CIMSA M.Rosa Manillah


Halo CIMSA,

by 

preface.

P roject adalah kegiatan sehari-hari anggota CIMSA. Dalam setahun sebuah lokal CIMSA dapat menghasilkan  belasan hingga puluhan  project. Apabila dijumlah se-Indonesia, jumlah project yang dilakukan oleh CIMSA dapat mencapai lebih dari 500 buah. Dari fakta sederhana tersebut, cukup jelas untuk mengatakan project atau aktivitas merupakan aksi utama yang mendasari CIMSA, namun tidak cukup untuk menjelaskan maknanya bagi organisasi ini. Ketika berbicara mengenai aktivitas, kita akan dibawa kembali pada esensi dasar CIMSA lahir. Ide sederhana yang muncul pada tahun 2001, yaitu mewujudkan sebuah organisasi yang mewadahai aktivitas mahasiswa kedokteran Indonesia, direalisasikan. Berbagai ketertarikan mahasiswa kedokteran pada isu-isu kesehatan, social, dan budaya disalurkan ke dalam enam ranah kerja : kesehatan masyarakat, kesehatan reproduksi termasuk HIV/AIDS, pendidikan kedokteran, hak asasi manusia dan perdamaian, serta pertukaran pelajar berbasis riset maupun professional. Melalui aktivitas inilah, CIMSA berdiri dan berkomitmen untuk berkontribusi pada kesehatan Indonesia. Selama lima belas tahun berkiprah, CIMSA terus mengalami perkembangan melintasi generasi, begitu pula dengan aktivitasnya. CIMSA berusaha mengarahkan project-projectnya agar semakin berorientasi ke masyarakat, kolaboratif, dan berkelanjutan. Kini bersama dua puluh lokal yang tersebar

Hai CIMSA,

by 

CIMSA atau Center for Indonesian Medical Students’ Activities adalah organisasi non-pemerintahan yang bersifat independent, nasionalis, non-politik, dan non-partisan dengan program-program berbasis aktivitas. Bentuk konkret dari program berbasis aktivitas ini yaitu dengan menginisiasi pelaksanaan proyek dengan mengacu pada tagline CIMSA “Empowering Medical Students, Improving Nation’s Health”. Setiap tahunnya banyak proyek lokal hingga Internasional yang diinisiasi oleh CIMSA. Sebagai PDD, sebuah kehormatan untuk dapat ikut berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas proyek CIMSA sehingga proyek CIMSA dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada mahasiswa kedokteran dan masyarakat. Dengan adanya Promagz atau Project Magazine ini diharapkan dapat memfasilitasi lokal-lokal CIMSA untuk saling bertukar pikiran sehingga terlahir konsep-konsep baru terkait proyek yang lebih kreatif sehingga dapat melahirkan proyek proyek yang memiliki man faat lebih serta dapat dirasakan dengan baik oleh masyarakat luas dan member CIMSA. CIMSA, Empowering Medical Students Improving Nation’s Health

di Indonesia, CIMSA membina sekitar dua puluh komunitas melalui project-project berkelanjutan dan pengembangan masyarakat.  Selain itu, melalui rilis  CIMSA Program, akan lebih mudah untuk mengukur dan mewujudkan dampak dari aktivitas-aktivitas yang digolongkan ke dalam beberapa tema khusus. Untuk memperingati afinitas terhadap aktivitas dan merefleksikan perjalanannya, dengan bangga CIMSA persembahkan Promagz Edisi  Juli-Agustus, yang berisi review berbagai project lokal dan nasional. Besar harapan kami majalah ini dapat menjadi wadah bertukar informasi dan ide antar 20

President CIMSA Nisrina Widari

lokal CIMSA, sehingga menginspirasi dan membuahkan lebih banyak aktivitas yang lebih kontributif dan berdampak pada masyarakat.  Be Active with CIMSA!

PDD CIMSA M.Rosa Manillah


SEPTEMBER PROJECT

PHOTO BY SAMANGAIK - CIMSA UNAND


SEPTEMBER PROJECT

PHOTO BY SAMANGAIK - CIMSA UNAND


pro magz.

gamamorse

SEPT OCT EDITION 2016

Rangkaian kegiatan GAMAMORSE dikemas dalam bentuk formal lecture, field visit dengan interaksi langsung ke masyarakat dan pihak terkait, praktikum di laboratorium dengan fasilitas yang memadai, skills lab, dan diskusi panel. Untuk mendukung kegiatan tersebut telah disiapkan narasumber yang tepat. Narasumber untuk kegiatan ini antara lain adalah dosen-dosen dari FK UGM dan beberapa pembicara dari instansi pemerintah, instansi non-pemerintah, maupun WHO yang akan memberikan materi, serta masyarakat desa binaan FK UGM yang akan bekerjasama dalam kunjungan masyarakat. Tanpa melupakan fakta bahwa kegiatan ini diadakan pada waktu liburan musim panas bagi peserta dari luar negeri, kami menyediakan hiburan serta kunjungan ke tempat-tempat menarik yang sudah dipersiapkan secara matang oleh divisi social program antara lain ke Museum Ullen Sentalu, Ramayana Ballet, Dowa Bag, Desa Wisata Tembi, dan tempat menarik lainnya. Salah satu kegiatan menarik yang tak mudah dilupakan adalah Live-in di Desa Wisata Tembi dan juga Cultural Night. Di Desa Wisata, para peserta diajak untuk lebih dekat kepada alam, belajar membajak sawah dan juga bermain gamelan. Sedangkan kegiatan Cultural Night yang juga mengundang incoming SCORE-SCOPE tak kalah menarik dengan penampilan para peserta yang dilengkapi dengan hidangan khas asal negara masing-masing.

UNIVERSITAS GADJAH MADA Pada tanggal 24 Juli hingga 4 Agustus 2016 lalu, CIMSA UGM mengadakan kegiatan Gadjah Mada Medical Summer Course (GAMAMORSE) di lingkungan FK UGM serta beberapa tempat pariwisata di Yogyakarta. Teman baru dari berbagai belahan dunia dipertemukan di kegiatan ini, di samping itu banyak pengalaman dan pengetahuan baru didapat, tak lupa banyak juga destinasi wisata di Yogyakarta yang menarik yang dikunjungi. Kegiatan GAMAMORSE diikuti oleh 9 peserta, 3 peserta dari Indonesia (Universitas Katholik Atma Jaya) dan 6 peserta dari luar negeri (China, Pakistan, Canada, Germany, dan Italy).

PAGE.4

Untuk menilai hasil summer course peserta, panitia menyiapkan ujian PBT yang dilaksanakan di hari yang sama dengan saat Cultural Night peserta. Ujian PBT ini untuk mengevaluasi sejauh mana pengetahuan yang didapat peserta, sehingga dapat dipastikan bahwa peserta tidak hanya bersenang-senang dengan social program yang ditawarkan, tetapi juga mendapatkan ilmu dari materi-materi yang telah didapat. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini antara lain sesuai dengan yang dituliskan sebelumnya yaitu mendapat teman, pengetahuan, dan pengalaman baru. Menurut peserta kegiatan ini sangat bermanfaat dengan social program yang menyenangkan. Demikian pula, para panitia mendapat pengalaman baru dan hal ini juga meningkatkan kerjasama antar panitia dalam artian meningkatkan solidaritas sesama anggota CIMSA. Para panitia juga mendapat kesempatan untuk membuka hubungan baru dengan para dosen dan juga pembicara dari Dinas Kesehatan, yang pada akhirnya suatu saat dapat bermanfaat.

PAGE.5


pro magz.

gamamorse

SEPT OCT EDITION 2016

Rangkaian kegiatan GAMAMORSE dikemas dalam bentuk formal lecture, field visit dengan interaksi langsung ke masyarakat dan pihak terkait, praktikum di laboratorium dengan fasilitas yang memadai, skills lab, dan diskusi panel. Untuk mendukung kegiatan tersebut telah disiapkan narasumber yang tepat. Narasumber untuk kegiatan ini antara lain adalah dosen-dosen dari FK UGM dan beberapa pembicara dari instansi pemerintah, instansi non-pemerintah, maupun WHO yang akan memberikan materi, serta masyarakat desa binaan FK UGM yang akan bekerjasama dalam kunjungan masyarakat. Tanpa melupakan fakta bahwa kegiatan ini diadakan pada waktu liburan musim panas bagi peserta dari luar negeri, kami menyediakan hiburan serta kunjungan ke tempat-tempat menarik yang sudah dipersiapkan secara matang oleh divisi social program antara lain ke Museum Ullen Sentalu, Ramayana Ballet, Dowa Bag, Desa Wisata Tembi, dan tempat menarik lainnya. Salah satu kegiatan menarik yang tak mudah dilupakan adalah Live-in di Desa Wisata Tembi dan juga Cultural Night. Di Desa Wisata, para peserta diajak untuk lebih dekat kepada alam, belajar membajak sawah dan juga bermain gamelan. Sedangkan kegiatan Cultural Night yang juga mengundang incoming SCORE-SCOPE tak kalah menarik dengan penampilan para peserta yang dilengkapi dengan hidangan khas asal negara masing-masing.

UNIVERSITAS GADJAH MADA Pada tanggal 24 Juli hingga 4 Agustus 2016 lalu, CIMSA UGM mengadakan kegiatan Gadjah Mada Medical Summer Course (GAMAMORSE) di lingkungan FK UGM serta beberapa tempat pariwisata di Yogyakarta. Teman baru dari berbagai belahan dunia dipertemukan di kegiatan ini, di samping itu banyak pengalaman dan pengetahuan baru didapat, tak lupa banyak juga destinasi wisata di Yogyakarta yang menarik yang dikunjungi. Kegiatan GAMAMORSE diikuti oleh 9 peserta, 3 peserta dari Indonesia (Universitas Katholik Atma Jaya) dan 6 peserta dari luar negeri (China, Pakistan, Canada, Germany, dan Italy).

PAGE.4

Untuk menilai hasil summer course peserta, panitia menyiapkan ujian PBT yang dilaksanakan di hari yang sama dengan saat Cultural Night peserta. Ujian PBT ini untuk mengevaluasi sejauh mana pengetahuan yang didapat peserta, sehingga dapat dipastikan bahwa peserta tidak hanya bersenang-senang dengan social program yang ditawarkan, tetapi juga mendapatkan ilmu dari materi-materi yang telah didapat. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini antara lain sesuai dengan yang dituliskan sebelumnya yaitu mendapat teman, pengetahuan, dan pengalaman baru. Menurut peserta kegiatan ini sangat bermanfaat dengan social program yang menyenangkan. Demikian pula, para panitia mendapat pengalaman baru dan hal ini juga meningkatkan kerjasama antar panitia dalam artian meningkatkan solidaritas sesama anggota CIMSA. Para panitia juga mendapat kesempatan untuk membuka hubungan baru dengan para dosen dan juga pembicara dari Dinas Kesehatan, yang pada akhirnya suatu saat dapat bermanfaat.

PAGE.5


pro magz.

pre departure training

SEPT OCT EDITION 2016

Salah satu project SCOPE CIMSA UR periode 2016-2017 adalah PDT (Pre Departure Training). Yang telah dilaksanakan pada hari Minggu, 25 September 2016 pukul 14.00-17.00 WIB di Pitek Lanang CafĂŠ & Resto Pekanbaru. PDT merupakan wadah bagi para outgoers dan member CIMSA lainnya untuk menambah pengetahuan mengenai alur exchange. Sasaran utama dari project ini adalah 3 orang mahasiswa kedokteran klinik yang akan mengikuti pertukaran pelajar ke Italia. Acara ini diawali dengan pembukaan oleh MC dilanjutkan kata sambutan dari PO, LEO OUTGOING dan LOCO. Yang kemudian acara ini di buka oleh LOCO CIMSA UR. Dilanjutkan dengan pembacaan doa untuk kelancaran acara. Kemudian acara dilanjutkan denganpresentasemengenai alur exchange oleh LEO SCOPE-CIMSA UR. Selanjutnya, dilakukan presentase mengenai pengenalan ISIC Card oleh VLE kepada outgoers.Setelah itu dilakukan Talk Show tanya jawab dari peserta mengenai exchange kepada 2 orang pembicara yang sudah memiliki pengalaman pertukaran pelajar di luar negeri yaitu, Dr. dr. Arfianti, M.Biomed, M.Sc dan Rezky Darmawan Hatta, S.Ked.Talk Show ini dilakukan dengan durasi 45 menit.Kemudian diselingi denganCoffee Break. Lalu dilanjutkan Talk Show sesi kedua.

UNIVERSITAS RIAU

PAGE.6

Indikator keberhasilan project yaitu, peningkatan keterampilan outgoers untuk bersosialisasi di luar negeri, meningkatkan jumlah outgoers tiap tahunnya, membantu para outgoers untuk menjadi outgoers yang berkualitas, serta memotivasi outgoers untuk menjadi outgoers yang sukses dalam masa pertukaran pelajarnya. Publikasi dilakukan melalui media sosial seperti Line, Instagram, dan Path. Total pemasukan dana PDT sebesar Rp 516.282,00sedangkan pengeluaran dana sebesar Rp 516.282,00.Secara umum program kerja PDT by SCOPE ini berjalan dengan baik dan lancar.

PAGE.7


pro magz.

pre departure training

SEPT OCT EDITION 2016

Salah satu project SCOPE CIMSA UR periode 2016-2017 adalah PDT (Pre Departure Training). Yang telah dilaksanakan pada hari Minggu, 25 September 2016 pukul 14.00-17.00 WIB di Pitek Lanang CafĂŠ & Resto Pekanbaru. PDT merupakan wadah bagi para outgoers dan member CIMSA lainnya untuk menambah pengetahuan mengenai alur exchange. Sasaran utama dari project ini adalah 3 orang mahasiswa kedokteran klinik yang akan mengikuti pertukaran pelajar ke Italia. Acara ini diawali dengan pembukaan oleh MC dilanjutkan kata sambutan dari PO, LEO OUTGOING dan LOCO. Yang kemudian acara ini di buka oleh LOCO CIMSA UR. Dilanjutkan dengan pembacaan doa untuk kelancaran acara. Kemudian acara dilanjutkan denganpresentasemengenai alur exchange oleh LEO SCOPE-CIMSA UR. Selanjutnya, dilakukan presentase mengenai pengenalan ISIC Card oleh VLE kepada outgoers.Setelah itu dilakukan Talk Show tanya jawab dari peserta mengenai exchange kepada 2 orang pembicara yang sudah memiliki pengalaman pertukaran pelajar di luar negeri yaitu, Dr. dr. Arfianti, M.Biomed, M.Sc dan Rezky Darmawan Hatta, S.Ked.Talk Show ini dilakukan dengan durasi 45 menit.Kemudian diselingi denganCoffee Break. Lalu dilanjutkan Talk Show sesi kedua.

UNIVERSITAS RIAU

PAGE.6

Indikator keberhasilan project yaitu, peningkatan keterampilan outgoers untuk bersosialisasi di luar negeri, meningkatkan jumlah outgoers tiap tahunnya, membantu para outgoers untuk menjadi outgoers yang berkualitas, serta memotivasi outgoers untuk menjadi outgoers yang sukses dalam masa pertukaran pelajarnya. Publikasi dilakukan melalui media sosial seperti Line, Instagram, dan Path. Total pemasukan dana PDT sebesar Rp 516.282,00sedangkan pengeluaran dana sebesar Rp 516.282,00.Secara umum program kerja PDT by SCOPE ini berjalan dengan baik dan lancar.

PAGE.7


pro magz.

lawis

SEPT OCT EDITION 2016

LAWIS (Learning With SCOPH) merupakan project pertama SCOPH CIMSA UR tahun 2016-2017. Project ini dilaksanakan pada Sabtu, 24 September 2016 pada pukul 13.00-15.00 WIB di Booard Game Cafe Jl.Mangga Pekanbaru. Project ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepa mahasiswa (member CIMSA UR) Tentang cara melakukan pemeriksaan glukosa darah dan cara mengedukasi kepada pasien dan masyarakat. Project ini dengan peserta sebanyak 25 peserta yang bersal dari sco yang ada di CIMSA UR yaitu, SCORA, SCOME, SCORP, SCOPE, SCORE. Dimana tiap sco diambil perwakilan sebanyak 5 orang. Acara ini dimulai dengan pembukaan dari PO LAWIS. Lalu LPO SCOPH 2016-2017 dan LOCO CIMSA UR. Setelah itu dilakukan pembacaan doa agar diberi kelancaran acara dari awal hingga akhir acara. Setlah doa, kita mendengarkan materi dari trainer CIMSA UR yaitu Aulia Armaelis. Dimana materi tentang PHBS (Perilaku Hidup Sehat dan Bersih) yaitu isi tentang bagaimana kita jaga pola hidup kita seperti minum, tidur dan pola makan kita. Materi diberikan kurang lebih 20 menit. Setelah pemberian materi, MC membuka sesi ice breaking dimana sesi ini kita relax sejenak dengan permainan yang seru dan lucu. Setelah sesi tadi, acara ini lanjut istirahat dengan pemberian makan siang. Dimana kita makan bersama. Setelah makan siang, lanjut ke sesi pembelajaran skill. Sesi ini, dimana dibagi 5 kelompok. Tiap kelompok terdapat fasil yang akan mengajari kita bagaimana tata cara meriksa glukosa darah dan cara mengedukasi ke masyarakat . dimana peserta melakukan percobaan ke teman satu kelompoknya. Sesi skill tersebut berlangsung kurang lebih 1 jam.

UNIVERSITAS RIAU

PAGE.8

Setelah itu acara diakhiri dengan games, dimana games ini membutuhkan 10 peserta yang diambil secara acak , games ini memiliki arti yaitu keserasian antara pasangan dan juga di berikan hadiah utnuk pemenang 1 dan 2. Setelah itu ditutup dengan sesi foto bersama dengan seluruh pesertan, tamu dan member SCOPH CIMSA UR. Program kerja ini dengan indikator keberhasila yaitu untuk progamm pada project SECRET/SHC yang mana dengan sasaran pemeriksaan sebanya kurang lebih 50 orang dan dapat melakukan check kesehatan kepada masyarakat nanti di SECRET/SHC. Pengeluaran dari project LAWIS ini sebesar Rp. 2.328.500 dengan pemasukan sebesar Rp. 2.540.000 dan dengan sisa seesar Rp. 211.500. secara umum program kerja LAWIS ini berjalan dengan baik dan lancar.

PAGE.9


pro magz.

lawis

SEPT OCT EDITION 2016

LAWIS (Learning With SCOPH) merupakan project pertama SCOPH CIMSA UR tahun 2016-2017. Project ini dilaksanakan pada Sabtu, 24 September 2016 pada pukul 13.00-15.00 WIB di Booard Game Cafe Jl.Mangga Pekanbaru. Project ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepa mahasiswa (member CIMSA UR) Tentang cara melakukan pemeriksaan glukosa darah dan cara mengedukasi kepada pasien dan masyarakat. Project ini dengan peserta sebanyak 25 peserta yang bersal dari sco yang ada di CIMSA UR yaitu, SCORA, SCOME, SCORP, SCOPE, SCORE. Dimana tiap sco diambil perwakilan sebanyak 5 orang. Acara ini dimulai dengan pembukaan dari PO LAWIS. Lalu LPO SCOPH 2016-2017 dan LOCO CIMSA UR. Setelah itu dilakukan pembacaan doa agar diberi kelancaran acara dari awal hingga akhir acara. Setlah doa, kita mendengarkan materi dari trainer CIMSA UR yaitu Aulia Armaelis. Dimana materi tentang PHBS (Perilaku Hidup Sehat dan Bersih) yaitu isi tentang bagaimana kita jaga pola hidup kita seperti minum, tidur dan pola makan kita. Materi diberikan kurang lebih 20 menit. Setelah pemberian materi, MC membuka sesi ice breaking dimana sesi ini kita relax sejenak dengan permainan yang seru dan lucu. Setelah sesi tadi, acara ini lanjut istirahat dengan pemberian makan siang. Dimana kita makan bersama. Setelah makan siang, lanjut ke sesi pembelajaran skill. Sesi ini, dimana dibagi 5 kelompok. Tiap kelompok terdapat fasil yang akan mengajari kita bagaimana tata cara meriksa glukosa darah dan cara mengedukasi ke masyarakat . dimana peserta melakukan percobaan ke teman satu kelompoknya. Sesi skill tersebut berlangsung kurang lebih 1 jam.

UNIVERSITAS RIAU

PAGE.8

Setelah itu acara diakhiri dengan games, dimana games ini membutuhkan 10 peserta yang diambil secara acak , games ini memiliki arti yaitu keserasian antara pasangan dan juga di berikan hadiah utnuk pemenang 1 dan 2. Setelah itu ditutup dengan sesi foto bersama dengan seluruh pesertan, tamu dan member SCOPH CIMSA UR. Program kerja ini dengan indikator keberhasila yaitu untuk progamm pada project SECRET/SHC yang mana dengan sasaran pemeriksaan sebanya kurang lebih 50 orang dan dapat melakukan check kesehatan kepada masyarakat nanti di SECRET/SHC. Pengeluaran dari project LAWIS ini sebesar Rp. 2.328.500 dengan pemasukan sebesar Rp. 2.540.000 dan dengan sisa seesar Rp. 211.500. secara umum program kerja LAWIS ini berjalan dengan baik dan lancar.

PAGE.9


pro magz.

scrotum

SEPT OCT EDITION 2016

dalam kegiatan project SCROTUM. Bukan hanya ngobrol asyik, tetapi juga melakukan kegiatan-kegiatan bonding lain seperti games dan acara perkenalan. Intinya, SCROTUM ada untuk mengakrabkan dan mendekatkan antar member SCORA CIMSA UNS. Konsep yang diangkat untuk acara ini bukanlah konsep acara formal, namun semiformal-fun. Mengapa harus semiformal? Karena di acara ini ada sesi presentasi project. Mengapa fun? Karena SCROTUM 1 memiliki acara games bonding yang sangat asik dan basyah menyenangkan.

UNIVERSITAS SEBELAS MARET Hallo CIMSA!!! Ketemu lagi bareng CIMSA UNS. Kali ini bersama report dari project SCORA yang namanya SCROTUM 1 (SCORA Silaturahmi). Dari namanya aja udah bisa bikin penasaran kan? So, let’s check it out! SCROTUM 1 itu apa sih? Kok namanya aneh ya? Jadi SCROTUM 1 ini adalah project dari SCORA CIMSA UNS yang merupakan tempat bertemu dan bersilaturahmi pertama kali di awal kepengurusan bersama member SCORA CIMSA UNS supaya menjadi lebih solid dan makin basyah dalam menjalankan project-project dalam satu tahun ke depan. Mengapa perlu diadakan project SCROTUM ini? Padahal kalau mau makin akrab kan tinggal kumpul terus ngobrol bareng? Nah, inilah yang dijadikan konsep

PAGE.10

Acara diawali dengan pembukaan yang dilakukan oleh MC yang juga merupakan member SCORA CIMSA UNS angkatan 2015 bernama Musthofa dan Ligya. Setelah itu, masuk ke acara kedua yaitu perkenalan LCORA CIMSA UNS 2016/2017 yang dimoderatori oleh LORA CIMSA UNS 2016/2017 yaitu Aliya Wardhani. Selain memperkenalkan LCORA yang akan menjabat dalam satu tahun ke depan, LORA CIMSA UNS juga menyampaikan project-project apa saja yang akan menjadi tugas SCORA CIMSA UNS dalam satu tahun ke depan. Lalu, acara berlanjut ke sesi dinner yang juga diisi dengan presentasi oleh Project Officer (PO) tiap project SCORA mengenai konsep project yang akan dibawanya. Setelah selesai makan dan pemaparan project oleh para PO, acara berlanjut ke games bonding yang diikuti oleh semua peserta yang hadir, baik OC maupun member SCORA CIMSA UNS. Games berlangsung sangat seru, basyah, asyik, dan menyenangkan karena games-games yang diberikan sangat SCORA sekali temanya! Setelah acara games bonding, ada pemaparan kondisi keuangan SCORA CIMSA UNS oleh Treas SCORA UNS 2016/2017, dan diakhiri dengan penutupan dan foto bersama semua peserta. Kegiatan dalam project ini secara keseluruhan sudah berjalan dengan baik. Walaupun kegiatan dimulai sedikit mundur dari waktu yang telah diestimasikan karena beberapa kendala seperti macet di jalan menuju venue acara dan belum hadirnya peserta acara pada waktu mulainya acara yang sudah ditentukan, tetapi project ini tetap masih bisa berjalan dengan baik dan seluruh member SCORA CIMSA UNS sangat menikmati keseluruhan dari rangkaian acara project SCROTUM 1 ini. Sekian dulu ya project report dari CIMSA UNS yakni SCROTUM 1. Sampai berjumpa lagi di project-project berikutnya!

PAGE.11


pro magz.

scrotum

SEPT OCT EDITION 2016

dalam kegiatan project SCROTUM. Bukan hanya ngobrol asyik, tetapi juga melakukan kegiatan-kegiatan bonding lain seperti games dan acara perkenalan. Intinya, SCROTUM ada untuk mengakrabkan dan mendekatkan antar member SCORA CIMSA UNS. Konsep yang diangkat untuk acara ini bukanlah konsep acara formal, namun semiformal-fun. Mengapa harus semiformal? Karena di acara ini ada sesi presentasi project. Mengapa fun? Karena SCROTUM 1 memiliki acara games bonding yang sangat asik dan basyah menyenangkan.

UNIVERSITAS SEBELAS MARET Hallo CIMSA!!! Ketemu lagi bareng CIMSA UNS. Kali ini bersama report dari project SCORA yang namanya SCROTUM 1 (SCORA Silaturahmi). Dari namanya aja udah bisa bikin penasaran kan? So, let’s check it out! SCROTUM 1 itu apa sih? Kok namanya aneh ya? Jadi SCROTUM 1 ini adalah project dari SCORA CIMSA UNS yang merupakan tempat bertemu dan bersilaturahmi pertama kali di awal kepengurusan bersama member SCORA CIMSA UNS supaya menjadi lebih solid dan makin basyah dalam menjalankan project-project dalam satu tahun ke depan. Mengapa perlu diadakan project SCROTUM ini? Padahal kalau mau makin akrab kan tinggal kumpul terus ngobrol bareng? Nah, inilah yang dijadikan konsep

PAGE.10

Acara diawali dengan pembukaan yang dilakukan oleh MC yang juga merupakan member SCORA CIMSA UNS angkatan 2015 bernama Musthofa dan Ligya. Setelah itu, masuk ke acara kedua yaitu perkenalan LCORA CIMSA UNS 2016/2017 yang dimoderatori oleh LORA CIMSA UNS 2016/2017 yaitu Aliya Wardhani. Selain memperkenalkan LCORA yang akan menjabat dalam satu tahun ke depan, LORA CIMSA UNS juga menyampaikan project-project apa saja yang akan menjadi tugas SCORA CIMSA UNS dalam satu tahun ke depan. Lalu, acara berlanjut ke sesi dinner yang juga diisi dengan presentasi oleh Project Officer (PO) tiap project SCORA mengenai konsep project yang akan dibawanya. Setelah selesai makan dan pemaparan project oleh para PO, acara berlanjut ke games bonding yang diikuti oleh semua peserta yang hadir, baik OC maupun member SCORA CIMSA UNS. Games berlangsung sangat seru, basyah, asyik, dan menyenangkan karena games-games yang diberikan sangat SCORA sekali temanya! Setelah acara games bonding, ada pemaparan kondisi keuangan SCORA CIMSA UNS oleh Treas SCORA UNS 2016/2017, dan diakhiri dengan penutupan dan foto bersama semua peserta. Kegiatan dalam project ini secara keseluruhan sudah berjalan dengan baik. Walaupun kegiatan dimulai sedikit mundur dari waktu yang telah diestimasikan karena beberapa kendala seperti macet di jalan menuju venue acara dan belum hadirnya peserta acara pada waktu mulainya acara yang sudah ditentukan, tetapi project ini tetap masih bisa berjalan dengan baik dan seluruh member SCORA CIMSA UNS sangat menikmati keseluruhan dari rangkaian acara project SCROTUM 1 ini. Sekian dulu ya project report dari CIMSA UNS yakni SCROTUM 1. Sampai berjumpa lagi di project-project berikutnya!

PAGE.11


pro magz.

minimi lewat harga yang murah, karena kerja sama SCOME CIMSA UGM dengan perusahaan toko buku Togamas dan Spektra dari tahun ke tahun. Ada yang berbeda dengan MINIMI tahun lalu nih....

SEPT OCT EDITION 2016

Seiring dengan berkembangnya jaman dan kemudahan teknologi, orang-orang sekarang lebih senang dengan debit card daripada uang cash...Oleh karena itu MINIMI tahun ini menyediakan debit machine sehingga mempermudah pembelian di hari H, tanpa harus menyediakan uang cash! Kemudian, pembeli tidak hanya dari kalangan mahasiswa pre-klinik saja. Ada dari koas, dokter umum, residen, dokter spesialis, hingga dosen. Tahun ini juga, stand MINIMI lebih besar, karena menghadirkan ratusan buku, dari buku kedokteran tahun pertama, kedua, ketiga, hingga keempat. MINIMI tahun ini ada mading tentang how to survive as medical student, why sobotta and why KLM, dan tips-tips belajar di sekitar standnya. MINIMI dirasakan mahasiswa sangat membantu mereka dalam mencari buku-buku kedokteran, dengan harga yang bersahabat, dan diskon 15% yang membuat mereka “ga bisa ga beli�. MINIMI sendiri juga berdampak positif untuk anggota SCOME, karena bisa belajar bagaimana menjadi seorang reseller, membuat surat perjanjian kerja sama, bertemu dengan partner kerja, yaaah...meningkatkan jiwa kewirausahaan lah!

UNIVERSITAS GADJAH MADA Halo CIMSA! Beberapa saat yang lalu baru saja CIMSA UGM mengadakan Mini Medical Book Fair di Lobby RK FK UGM. Acara ini mendapat antusias yang luar biasa dari mahasiswa/i FK UGM, bahkan saat stand MINIMI belum resmi dibuka mahasiswa baru sudah begitu semangat mendekati stand untuk bertanya-tanya buku yang mereka perlukan serta harganya. Mini Medical Book Fair, atau yang lebih sering disebut dengan MINIMI, adalah projek yang dilaksanakan dengan tujuan memberikan fasilitas kepada mahasiswa/i di FK UGM khususnya mahasiswa baru untuk mendapatkan buku-buku kedokteran

PAGE.12

Bagaimana menangani banyaknya pre-order dari mahasiswa baru juga mahasiswa tahun kedua dan ketiga juga menjadi tantangan sendiri bagi sie humas MINIMI. Karena tidak hanya dealing with how to take note of their order, tapi juga harus siap menjawab pertanyaan konsultasi buku-buku yang mereka perlukan, perbedaan buku-buku dengan bahasan yang sama namun penulis dan penerbit yang berbeda, bahkan di luar buku..mereka juga konsultasi mengenai bagaimana kehidupan sebagai seorang mahasiswa kedokteran, sistem nilai, karakteristik setiap dosen, intinya MINIMI berbagi banyak hal... Wah... Yang lebih keren lagi, sudah banyak mahasiswa baru yang mulai tanya-tanya lewat stand MINIMI kapan kaderisasi CIMSA dimulai, dan menanyakan SCOME ranah kerjanya gimana... Hmm, adek-adek udah ga sabar aja! Siap-siap be active with CIMSA nih... Dengan adanya MINIMI, CIMSA UGM merasakan dampak yang luar biasa. Yaitu memiliki partner kerja yang bersedia mensponsori event-event CIMSA selanjutnya, khususnya SCOME.

PAGE.13


pro magz.

minimi lewat harga yang murah, karena kerja sama SCOME CIMSA UGM dengan perusahaan toko buku Togamas dan Spektra dari tahun ke tahun. Ada yang berbeda dengan MINIMI tahun lalu nih....

SEPT OCT EDITION 2016

Seiring dengan berkembangnya jaman dan kemudahan teknologi, orang-orang sekarang lebih senang dengan debit card daripada uang cash...Oleh karena itu MINIMI tahun ini menyediakan debit machine sehingga mempermudah pembelian di hari H, tanpa harus menyediakan uang cash! Kemudian, pembeli tidak hanya dari kalangan mahasiswa pre-klinik saja. Ada dari koas, dokter umum, residen, dokter spesialis, hingga dosen. Tahun ini juga, stand MINIMI lebih besar, karena menghadirkan ratusan buku, dari buku kedokteran tahun pertama, kedua, ketiga, hingga keempat. MINIMI tahun ini ada mading tentang how to survive as medical student, why sobotta and why KLM, dan tips-tips belajar di sekitar standnya. MINIMI dirasakan mahasiswa sangat membantu mereka dalam mencari buku-buku kedokteran, dengan harga yang bersahabat, dan diskon 15% yang membuat mereka “ga bisa ga beli�. MINIMI sendiri juga berdampak positif untuk anggota SCOME, karena bisa belajar bagaimana menjadi seorang reseller, membuat surat perjanjian kerja sama, bertemu dengan partner kerja, yaaah...meningkatkan jiwa kewirausahaan lah!

UNIVERSITAS GADJAH MADA Halo CIMSA! Beberapa saat yang lalu baru saja CIMSA UGM mengadakan Mini Medical Book Fair di Lobby RK FK UGM. Acara ini mendapat antusias yang luar biasa dari mahasiswa/i FK UGM, bahkan saat stand MINIMI belum resmi dibuka mahasiswa baru sudah begitu semangat mendekati stand untuk bertanya-tanya buku yang mereka perlukan serta harganya. Mini Medical Book Fair, atau yang lebih sering disebut dengan MINIMI, adalah projek yang dilaksanakan dengan tujuan memberikan fasilitas kepada mahasiswa/i di FK UGM khususnya mahasiswa baru untuk mendapatkan buku-buku kedokteran

PAGE.12

Bagaimana menangani banyaknya pre-order dari mahasiswa baru juga mahasiswa tahun kedua dan ketiga juga menjadi tantangan sendiri bagi sie humas MINIMI. Karena tidak hanya dealing with how to take note of their order, tapi juga harus siap menjawab pertanyaan konsultasi buku-buku yang mereka perlukan, perbedaan buku-buku dengan bahasan yang sama namun penulis dan penerbit yang berbeda, bahkan di luar buku..mereka juga konsultasi mengenai bagaimana kehidupan sebagai seorang mahasiswa kedokteran, sistem nilai, karakteristik setiap dosen, intinya MINIMI berbagi banyak hal... Wah... Yang lebih keren lagi, sudah banyak mahasiswa baru yang mulai tanya-tanya lewat stand MINIMI kapan kaderisasi CIMSA dimulai, dan menanyakan SCOME ranah kerjanya gimana... Hmm, adek-adek udah ga sabar aja! Siap-siap be active with CIMSA nih... Dengan adanya MINIMI, CIMSA UGM merasakan dampak yang luar biasa. Yaitu memiliki partner kerja yang bersedia mensponsori event-event CIMSA selanjutnya, khususnya SCOME.

PAGE.13


pro magz.

klimaks Menurut Guideline LPET 2015-2016, masih banyak remaja yang masih memiliki akses yang sulit terhadap informasi mengenai berbagai permasalahan seperti seksualitas, HIV/AIDS, kesehatan reproduksi, dan lain-lain. Hal ini dapat dikarenakan oleh kultur yang konservatif sehingga pembicaraan mengenai hal-hal tersebut seringkali dianggap tabu dan dihindari dari diskusi, tidak hanya diskusi publik, tapi bahkan diskusi dalam keluarga. Untuk menyiasati hal tersebut, peer education berper an dalam menyebarluaskan informasi tentang permasalahan-permasalahan yang menjadi perhatian kelompok tersebut, seperti masalah kesehatan, ekonomi atau pendidikan. Maka dari itu, peer educator memegang peran penting dalam edukasi mengenai kesehatan reproduksi yang masih tabu untuk dibicarakan di masyarakat.

SEPT OCT EDITION 2016

Pada tanggal 17 September 2016, SCORA UNAND baru saja melaksanakan projek LPET yang bernama KLIMAKS (Knowledge and Learning Til Maks). Acara dimulai dengan sambutan dari Project Officer dan LORA UNAND sekaligus pembukaan acara KLIMAKS ini. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai Maternal Health dan HIV/AIDS dari dr. Yura Indara, residen Obgyn RSUP M. Djamil. Pemateri cukup asik dan seru sehingga member SCORA cukup dapat menerima materi dengan baik. Kemudian, materi selanjutnya oleh Gama Agusto Lonanda, LORA 2013-2014 yang membawakan materi How to be a Good Peer Educator. Member SCORA juga diberikan Pre Test dan Post Test sebagai assessment untuk melihat impact dari projek ini.

UNIVERSITAS ANDALAS

Peer Education adalah metode untuk menyebarkan informasi, pengalaman, skill, dan ilmu antar orang yang setara (peer) untuk mengatasi permasalahan yang menjadi perhatian kelompok tersebut. Local Peer Educator Training merupakan projek wajib SCORA Nasional yang bertujuan untuk menjadikan Member SCORA sebagai peer educator yang baik karena peer educator merupakan pilar utama dalam penanggulangan HIV/AIDS (SCORA Manual Book).

PAGE.14

Acara kemudian dilanjutkan di SMAN 1 Padang dengan melakukan praktik peer education kepada siswa-siswsi SMAN 1 Padang yang dinilai oleh senior SCORA yang merupakan Peer Educator dan salah satunya merupakan PETRA NPEW 2015. Praktik ini dilakukan dalam bentuk SWG. Para siswa terlihat antusias dalam mengikuti projek ini dan cukup besar keingintahuan mereka mengenai hal-hal yang berbau kesehatan reproduksi. Setiap kelompok SWG juga diberikan skenario mengenai materi yang disampaikan sehingga para siswa bisa mendiskusikannya dengan teman sekelompok mereka menggunakan ilmu yang telah diberikan oleh member-member SCORA. Setelah dilakukan diskusi bersama, siswa-siswi mempresentasikan hasil SWG mereka di depan kelompok-kelompok lain. Kelompok dengan presentasi dan hasil SWG terbaik akan diberikan hadiah oleh SCORA. Acara kemudian diakhiri dengan foto bersama. Dengan dilaksanakannya projek KLIMAKS ini, adanya peningkatan nilai Post Test dari member SCORA dari rata-rata 68,8 menjadi 81. Para pelajar SMAN 1 Padang juga memberikan feedback positif sebanyak 97,37%. Diharapkan dengan diadakannya projek ini dapat terus memberikan manfaat ke depannya.

PAGE.15


pro magz.

klimaks Menurut Guideline LPET 2015-2016, masih banyak remaja yang masih memiliki akses yang sulit terhadap informasi mengenai berbagai permasalahan seperti seksualitas, HIV/AIDS, kesehatan reproduksi, dan lain-lain. Hal ini dapat dikarenakan oleh kultur yang konservatif sehingga pembicaraan mengenai hal-hal tersebut seringkali dianggap tabu dan dihindari dari diskusi, tidak hanya diskusi publik, tapi bahkan diskusi dalam keluarga. Untuk menyiasati hal tersebut, peer education berper an dalam menyebarluaskan informasi tentang permasalahan-permasalahan yang menjadi perhatian kelompok tersebut, seperti masalah kesehatan, ekonomi atau pendidikan. Maka dari itu, peer educator memegang peran penting dalam edukasi mengenai kesehatan reproduksi yang masih tabu untuk dibicarakan di masyarakat.

SEPT OCT EDITION 2016

Pada tanggal 17 September 2016, SCORA UNAND baru saja melaksanakan projek LPET yang bernama KLIMAKS (Knowledge and Learning Til Maks). Acara dimulai dengan sambutan dari Project Officer dan LORA UNAND sekaligus pembukaan acara KLIMAKS ini. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai Maternal Health dan HIV/AIDS dari dr. Yura Indara, residen Obgyn RSUP M. Djamil. Pemateri cukup asik dan seru sehingga member SCORA cukup dapat menerima materi dengan baik. Kemudian, materi selanjutnya oleh Gama Agusto Lonanda, LORA 2013-2014 yang membawakan materi How to be a Good Peer Educator. Member SCORA juga diberikan Pre Test dan Post Test sebagai assessment untuk melihat impact dari projek ini.

UNIVERSITAS ANDALAS

Peer Education adalah metode untuk menyebarkan informasi, pengalaman, skill, dan ilmu antar orang yang setara (peer) untuk mengatasi permasalahan yang menjadi perhatian kelompok tersebut. Local Peer Educator Training merupakan projek wajib SCORA Nasional yang bertujuan untuk menjadikan Member SCORA sebagai peer educator yang baik karena peer educator merupakan pilar utama dalam penanggulangan HIV/AIDS (SCORA Manual Book).

PAGE.14

Acara kemudian dilanjutkan di SMAN 1 Padang dengan melakukan praktik peer education kepada siswa-siswsi SMAN 1 Padang yang dinilai oleh senior SCORA yang merupakan Peer Educator dan salah satunya merupakan PETRA NPEW 2015. Praktik ini dilakukan dalam bentuk SWG. Para siswa terlihat antusias dalam mengikuti projek ini dan cukup besar keingintahuan mereka mengenai hal-hal yang berbau kesehatan reproduksi. Setiap kelompok SWG juga diberikan skenario mengenai materi yang disampaikan sehingga para siswa bisa mendiskusikannya dengan teman sekelompok mereka menggunakan ilmu yang telah diberikan oleh member-member SCORA. Setelah dilakukan diskusi bersama, siswa-siswi mempresentasikan hasil SWG mereka di depan kelompok-kelompok lain. Kelompok dengan presentasi dan hasil SWG terbaik akan diberikan hadiah oleh SCORA. Acara kemudian diakhiri dengan foto bersama. Dengan dilaksanakannya projek KLIMAKS ini, adanya peningkatan nilai Post Test dari member SCORA dari rata-rata 68,8 menjadi 81. Para pelajar SMAN 1 Padang juga memberikan feedback positif sebanyak 97,37%. Diharapkan dengan diadakannya projek ini dapat terus memberikan manfaat ke depannya.

PAGE.15


pro magz.

sexting

SEPT OCT EDITION 2016 Bertemakan SEXTING (Sex Education Training), acara LPET ini dilaksan-

akan di kampus UKDW dan diikuti oleh seluruh member SCORA CIMSA UKDW. Acara diawali dengan sambutan Martinus Bagas sebagai Project Officer dari acara training ini. Selanjutnya, materi training langsung diberikan oleh Muhammad Berian dari SCORA CIMSA UGM sebagai tamu undangan yang bersedia menjadi trainer bagi member-member SCORA CIMSA UKDW. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Reisya Rizki Amanda sebagai Vice NORA 2016/2017 yang dengan senang hati mendampingi dan berpartisipasi bersama dengan SCORA CIMSA UKDW dalam menjalankan kegiatan LPET ini. Materi-materi menarik yang diberikan seperti dasar peer education (termasuk di dalamnya pengertian peer education, mengapa hal tersebut dibutuhkan, cara menjadi peer educator yang baik, dan kegiatan-kegiatan apa saja yang disediakan oleh SCORA CIMSA dalam rangka memfasilitasi member-membernya untuk mengembangkan peer education) kesehatan seksual dan reproduksi yang komprehensif (sex dan gender, Penyakit Menular Seksual, dan metode KB), serta HIV/AIDS yang mencakup juga transmisi virusnya merupakan ilmu pengetahuan baru yang sangat berguna bagi para partisipan. Selain itu, para partisipan juga diberikan pelatihan mengenai bagaimana cara menjadi peer educator yang baik, misalnya tidak boleh bersikap judgemental terhadap orang-orang yang sedang membutuhkan konseling mengenai topik-topik kesehatan seksual dan reproduksi. Antusiasme para partisipan sungguh terlihat dari berbagai macam pertanyaan yang diajukan oleh member-member SCORA CIMSA UKDW.

UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA

LPET (Local Peer Education Training) merupakan salah satu wadah yang disediakan oleh SCORA CIMSA untuk melatih dan menghasilkan peer educators yang berfokus pada topik kesehatan seksual dan reproduksi. Inilah mengapa pada hari Minggu (16/10/16) SCORA CIMSA UKDW mengadakan acara pelatihan ini untuk pertama kalinya di lokalnya.

PAGE.16

Kemeriahan dari acara ini bertambah ketika masuk ke dalam sesi ice breaking, dimana para pemain mini game yang kalah diberikan hukuman yang cukup unik, yakni lomba cepat-cepat memasang kondom. Tidak hanya kecepatan, cara pemasangannya juga dinilai oleh trainer setelah hukuman selesai. Pada saat sesi roleplay, para partisipan menampilkan roleplay dengan tema-tema berbau SCORA yang sangat menghibur untuk ditonton. Tema yang pertama yaitu ketika memiliki teman yang ternyata terkena HIV. Tema kedua yaitu ketika menemukan teman yang hamil di luar nikah. Tema yang terakhir yakni ketika ada teman yang “sering jajan� dan akhirya terkena Infeksi Menular Seksual. Tujuan dari roleplay ini ialah supaya para member SCORA CIMSA UKDW dapat melatih kemampuannya sebagai peer educator ketika dihadapkan dengan kasus-kasus seperti di atas yang sangat mungkin bisa menjadi kenyataan di era globalisasi ini. Acara diakhiri dengan sesi benang merah untuk mempererat rasa kekeluargaan diantara member SCORA CIMSA UKDW dan pemberian plakat kepada Muhammad Berian sebagai trainer peer educator pada LPET kali ini.

PAGE.17


pro magz.

sexting

SEPT OCT EDITION 2016 Bertemakan SEXTING (Sex Education Training), acara LPET ini dilaksan-

akan di kampus UKDW dan diikuti oleh seluruh member SCORA CIMSA UKDW. Acara diawali dengan sambutan Martinus Bagas sebagai Project Officer dari acara training ini. Selanjutnya, materi training langsung diberikan oleh Muhammad Berian dari SCORA CIMSA UGM sebagai tamu undangan yang bersedia menjadi trainer bagi member-member SCORA CIMSA UKDW. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Reisya Rizki Amanda sebagai Vice NORA 2016/2017 yang dengan senang hati mendampingi dan berpartisipasi bersama dengan SCORA CIMSA UKDW dalam menjalankan kegiatan LPET ini. Materi-materi menarik yang diberikan seperti dasar peer education (termasuk di dalamnya pengertian peer education, mengapa hal tersebut dibutuhkan, cara menjadi peer educator yang baik, dan kegiatan-kegiatan apa saja yang disediakan oleh SCORA CIMSA dalam rangka memfasilitasi member-membernya untuk mengembangkan peer education) kesehatan seksual dan reproduksi yang komprehensif (sex dan gender, Penyakit Menular Seksual, dan metode KB), serta HIV/AIDS yang mencakup juga transmisi virusnya merupakan ilmu pengetahuan baru yang sangat berguna bagi para partisipan. Selain itu, para partisipan juga diberikan pelatihan mengenai bagaimana cara menjadi peer educator yang baik, misalnya tidak boleh bersikap judgemental terhadap orang-orang yang sedang membutuhkan konseling mengenai topik-topik kesehatan seksual dan reproduksi. Antusiasme para partisipan sungguh terlihat dari berbagai macam pertanyaan yang diajukan oleh member-member SCORA CIMSA UKDW.

UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA

LPET (Local Peer Education Training) merupakan salah satu wadah yang disediakan oleh SCORA CIMSA untuk melatih dan menghasilkan peer educators yang berfokus pada topik kesehatan seksual dan reproduksi. Inilah mengapa pada hari Minggu (16/10/16) SCORA CIMSA UKDW mengadakan acara pelatihan ini untuk pertama kalinya di lokalnya.

PAGE.16

Kemeriahan dari acara ini bertambah ketika masuk ke dalam sesi ice breaking, dimana para pemain mini game yang kalah diberikan hukuman yang cukup unik, yakni lomba cepat-cepat memasang kondom. Tidak hanya kecepatan, cara pemasangannya juga dinilai oleh trainer setelah hukuman selesai. Pada saat sesi roleplay, para partisipan menampilkan roleplay dengan tema-tema berbau SCORA yang sangat menghibur untuk ditonton. Tema yang pertama yaitu ketika memiliki teman yang ternyata terkena HIV. Tema kedua yaitu ketika menemukan teman yang hamil di luar nikah. Tema yang terakhir yakni ketika ada teman yang “sering jajan� dan akhirya terkena Infeksi Menular Seksual. Tujuan dari roleplay ini ialah supaya para member SCORA CIMSA UKDW dapat melatih kemampuannya sebagai peer educator ketika dihadapkan dengan kasus-kasus seperti di atas yang sangat mungkin bisa menjadi kenyataan di era globalisasi ini. Acara diakhiri dengan sesi benang merah untuk mempererat rasa kekeluargaan diantara member SCORA CIMSA UKDW dan pemberian plakat kepada Muhammad Berian sebagai trainer peer educator pada LPET kali ini.

PAGE.17


pro magz.

scoradix

SEPT OCT EDITION 2016

Oktober 2016 SCORA CIMSA YARSI telah melaksanakan Local Peer Education Training (LPET) dengan nama SCORADIX ; SCORA RADIX “Be The Brand New SCORA Agent”. Mengusung tagline “Be The Brand New SCORA Agent” diharapkan setelah mengikuti training ini seluruh member SCORA menjadi perwakilan dari SCORA yang siap berbaur dengan masyarakat dengan membawa materi dan semangat yang baru. Tujuan dari LPET ini sendiri adalah untuk memberikan training khususnya kemampuan komunikasi dan tentang kesehatan reproduksi. Training tentang kemampuan berkomunikasi perlu diberikan agar ketika member SCORA terjun langsung ke masyarakat membawa materi kesehatan reproduksi seluruh member SCORA mampu menjelaskan dengan baik sehingga materi tersebut mudah diterima oleh masyarakat. SCORADIX diadakan di Warung Tekko Kelapa Gading dan dihadiri oleh member SCORA YARSI. Untuk meningkatkan pengetahuan member tentang materi yang menjadi fokus SCORA. SCORADIX mengundang beberapa trainer dari SCORA CIMSA YARSI. Materi yang diberikan antara lain SCORA in General oleh Ranny Ayu Farisah (LORA YARSI), HIV/AIDS oleh Muthiah Nabillah, dan Pendidik Sebaya & Save Sex oleh Ulfa Titiswari. Selain pemberian materi acara ini juga mengadakan small working group dimana seluruh peserta dibagi dalam tiga kelompok dan setiap kelompok berdiskusi tentang suatu kasus lalu mempresentasikannya ke kelompok yang lain.

UNIVERSITAS YARSI

Di akhir acara seluruh panitia dan peserta SCORADIX melakukan foto bersama. Dengan diadakannya LPET di CIMSA YARSI semoga dapat memberikan ilmu yang bermanfaat serta pengalaman yang menyenangkan dan tidak terlupakan bagi seluruh member SCORA CIMSA YARSI. Always, SCORA “The only way of fighting AIDS is through prevention and the only way of prevention is through education.”

PAGE.18

PAGE.19


pro magz.

scoradix

SEPT OCT EDITION 2016

Oktober 2016 SCORA CIMSA YARSI telah melaksanakan Local Peer Education Training (LPET) dengan nama SCORADIX ; SCORA RADIX “Be The Brand New SCORA Agent”. Mengusung tagline “Be The Brand New SCORA Agent” diharapkan setelah mengikuti training ini seluruh member SCORA menjadi perwakilan dari SCORA yang siap berbaur dengan masyarakat dengan membawa materi dan semangat yang baru. Tujuan dari LPET ini sendiri adalah untuk memberikan training khususnya kemampuan komunikasi dan tentang kesehatan reproduksi. Training tentang kemampuan berkomunikasi perlu diberikan agar ketika member SCORA terjun langsung ke masyarakat membawa materi kesehatan reproduksi seluruh member SCORA mampu menjelaskan dengan baik sehingga materi tersebut mudah diterima oleh masyarakat. SCORADIX diadakan di Warung Tekko Kelapa Gading dan dihadiri oleh member SCORA YARSI. Untuk meningkatkan pengetahuan member tentang materi yang menjadi fokus SCORA. SCORADIX mengundang beberapa trainer dari SCORA CIMSA YARSI. Materi yang diberikan antara lain SCORA in General oleh Ranny Ayu Farisah (LORA YARSI), HIV/AIDS oleh Muthiah Nabillah, dan Pendidik Sebaya & Save Sex oleh Ulfa Titiswari. Selain pemberian materi acara ini juga mengadakan small working group dimana seluruh peserta dibagi dalam tiga kelompok dan setiap kelompok berdiskusi tentang suatu kasus lalu mempresentasikannya ke kelompok yang lain.

UNIVERSITAS YARSI

Di akhir acara seluruh panitia dan peserta SCORADIX melakukan foto bersama. Dengan diadakannya LPET di CIMSA YARSI semoga dapat memberikan ilmu yang bermanfaat serta pengalaman yang menyenangkan dan tidak terlupakan bagi seluruh member SCORA CIMSA YARSI. Always, SCORA “The only way of fighting AIDS is through prevention and the only way of prevention is through education.”

PAGE.18

PAGE.19


Congratulation!

October Meeting 2016

Best Project Coordinator 1st Period

Chintia Amalia Universitas Andalas

Best Community Development Coordinator 1st Period

Best Project Project Persentation

Prolactin - Universitas Airlangga

Project Fair

Tha Atam M Universitas Airlangga

SOSIS - Universitas Andalas


Congratulation!

October Meeting 2016

Best Project Coordinator 1st Period

Chintia Amalia Universitas Andalas

Best Community Development Coordinator 1st Period

Best Project Project Persentation

Prolactin - Universitas Airlangga

Project Fair

Tha Atam M Universitas Airlangga

SOSIS - Universitas Andalas


OCTOBER PROJECT

PHOTO BY MAKAN KALADI - CIMSA UNAND


OCTOBER PROJECT

PHOTO BY MAKAN KALADI - CIMSA UNAND


pro magz.

hkkn-hdn On air berlangsung tepat pukul 17.30 WIB, kali ini pembahasannya cukup menarik karena narasumbernya yang seorang dokter dan apoteker. Kali ini yang ditekankan dari beliau berdua adalah bahwa semua tenaga profesional kesehatan harus berkolaborasi demi mencapai kesehatan pasien. Dokter bukanlah lagi komponen superior. Selain itu, tulisan dokter juga cukup menarik diperbincangkan, ternyata seorang dokter menulis “sandi rumput” seperti itu bukan asal-asalan, ada kode yang dapat dibaca oleh para apoteker. Siaran kesehatan ini pun membuka pertanyaan interaktif dari para pendengar Metta FM, pertanyaan yang datang pun cukup kritis. Siaran yang hanya berlangsung selama 1 jam dengan dikurangi break pun dirasa sangat bermanfaat bagi masyarakat umum yang masih awam. Sebelum project HKKN berlangsung kami membuat kuesioner pra dan pasca siaran untuk mengetahui seberapa banyak pengetahuan mahasiswa kedokteran mengenai Hari Kolab orasi Kesehatan Nasional kepada mahasiswa FK UNS yang disebar secara online dengan google form melalui LINE@ dan Instagram official account CIMSA UNS.

SEPT OCT EDITION 2016

Berlanjut ke HDN, hari yang selalu diperingati setiap tanggal 24 Oktober. Ya, Hari Dokter Nasional. Hari yang dinanti kehadirannya oleh kami semua sebagai calon-calon dokter untuk Indonesia. Disini berbagai rangkaian acara kami sajikan. Mulai dari pembagian bunga, foto kontes, live music, dan penerbangan balon harapan. SCOME bekerjasama HMPD FK UNS untuk menggaet lebih banyak lagi massa dalam project ini. Foto kontes sendiri menargetkan 50 peserta untuk ikut walaupun pada kenyataannya tidak semua yang mendaftar, mengambil bunga pada saat hari H.

UNIVERSITAS SEBELAS MARET Halo CIMSA! Kali ini CIMSA UNS bersamaan dengan report project dari SCOME yaitu HKKN-HDN nih. Penasaran nggak nih? Langsung saja kita lihat, yuk! HKKN (Hari Kolaborasi Kesehatan Nasional) yang diadakan SCOME CIMSA UNS tahun ini sangat berbeda dengan tahun lalu. CIMSA UNS yang berkerjasama dengan radio Metta FM Solo untuk mengadakan siaran atau radio talkshow bertema “Interprofessional Collaboration” bertepatan pada Hari Kolaborasi Kesehatan Nasional yang jatuh pada tanggal 12 Oktober 2016 lalu. Pada radio talkshow ini, diundang pembicara yakni dr. Amandha Boy Timor dan ibu Siti Ma’rufah, S.Apt, M.Sc, yang juga merupakan dosen di FK UNS. Sebagai informasi saja, dr. Boy sendiri adalah alumni CIMSA yang pernah menjadi Local Coordinator CIMSA UNS dan Vice President for Internal Affairs CIMSA Nasional 2009-2010. Penyiar dari Metta FM kali ini adalah Mas Wimbo.

PAGE.24

Dokter di Indonesia memiliki tantangan besar di masa depan, semoga dokter-dokter di Indonesia bisa lebih baik ke depannya. Selamat Hari Dokter Nasional!” ucap Wildan Satrio, LOME CIMSA UNS 2015/2016 mengenai project HDN. Secara keseluruhan, kegiatan-kegiatan dalam project ini berjalan dengan baik, baik dalam persiapan yang dilakukan sejak jauh-jauh hari oleh panitia, koordinasi dengan pihak eksternal terkait antusiasme dari mahasiswa FK UNS dan masyarakat Solo dan sekitarnya terhadap project HKKN-HDN ini. Banyak manfaat yang bisa diambil dari project ini. Dengan diadakannya project HKKN-HDN, sasaran yang menjadi target dalam project ini semakin menyadari akan pentingnya kolaborasi antar profesi yang juga sama-sama tenaga kesehatan dan sikap untuk lebih menghargai dokter-dokter yang ada di Indonesia. Baiklah, sekian dulu report project dari SCOME CIMSA UNS. Sampai bertemu pada project-project selanjutnya. JAYA CIMSA UNS!

PAGE.25


pro magz.

hkkn-hdn On air berlangsung tepat pukul 17.30 WIB, kali ini pembahasannya cukup menarik karena narasumbernya yang seorang dokter dan apoteker. Kali ini yang ditekankan dari beliau berdua adalah bahwa semua tenaga profesional kesehatan harus berkolaborasi demi mencapai kesehatan pasien. Dokter bukanlah lagi komponen superior. Selain itu, tulisan dokter juga cukup menarik diperbincangkan, ternyata seorang dokter menulis “sandi rumput” seperti itu bukan asal-asalan, ada kode yang dapat dibaca oleh para apoteker. Siaran kesehatan ini pun membuka pertanyaan interaktif dari para pendengar Metta FM, pertanyaan yang datang pun cukup kritis. Siaran yang hanya berlangsung selama 1 jam dengan dikurangi break pun dirasa sangat bermanfaat bagi masyarakat umum yang masih awam. Sebelum project HKKN berlangsung kami membuat kuesioner pra dan pasca siaran untuk mengetahui seberapa banyak pengetahuan mahasiswa kedokteran mengenai Hari Kolab orasi Kesehatan Nasional kepada mahasiswa FK UNS yang disebar secara online dengan google form melalui LINE@ dan Instagram official account CIMSA UNS.

SEPT OCT EDITION 2016

Berlanjut ke HDN, hari yang selalu diperingati setiap tanggal 24 Oktober. Ya, Hari Dokter Nasional. Hari yang dinanti kehadirannya oleh kami semua sebagai calon-calon dokter untuk Indonesia. Disini berbagai rangkaian acara kami sajikan. Mulai dari pembagian bunga, foto kontes, live music, dan penerbangan balon harapan. SCOME bekerjasama HMPD FK UNS untuk menggaet lebih banyak lagi massa dalam project ini. Foto kontes sendiri menargetkan 50 peserta untuk ikut walaupun pada kenyataannya tidak semua yang mendaftar, mengambil bunga pada saat hari H.

UNIVERSITAS SEBELAS MARET Halo CIMSA! Kali ini CIMSA UNS bersamaan dengan report project dari SCOME yaitu HKKN-HDN nih. Penasaran nggak nih? Langsung saja kita lihat, yuk! HKKN (Hari Kolaborasi Kesehatan Nasional) yang diadakan SCOME CIMSA UNS tahun ini sangat berbeda dengan tahun lalu. CIMSA UNS yang berkerjasama dengan radio Metta FM Solo untuk mengadakan siaran atau radio talkshow bertema “Interprofessional Collaboration” bertepatan pada Hari Kolaborasi Kesehatan Nasional yang jatuh pada tanggal 12 Oktober 2016 lalu. Pada radio talkshow ini, diundang pembicara yakni dr. Amandha Boy Timor dan ibu Siti Ma’rufah, S.Apt, M.Sc, yang juga merupakan dosen di FK UNS. Sebagai informasi saja, dr. Boy sendiri adalah alumni CIMSA yang pernah menjadi Local Coordinator CIMSA UNS dan Vice President for Internal Affairs CIMSA Nasional 2009-2010. Penyiar dari Metta FM kali ini adalah Mas Wimbo.

PAGE.24

Dokter di Indonesia memiliki tantangan besar di masa depan, semoga dokter-dokter di Indonesia bisa lebih baik ke depannya. Selamat Hari Dokter Nasional!” ucap Wildan Satrio, LOME CIMSA UNS 2015/2016 mengenai project HDN. Secara keseluruhan, kegiatan-kegiatan dalam project ini berjalan dengan baik, baik dalam persiapan yang dilakukan sejak jauh-jauh hari oleh panitia, koordinasi dengan pihak eksternal terkait antusiasme dari mahasiswa FK UNS dan masyarakat Solo dan sekitarnya terhadap project HKKN-HDN ini. Banyak manfaat yang bisa diambil dari project ini. Dengan diadakannya project HKKN-HDN, sasaran yang menjadi target dalam project ini semakin menyadari akan pentingnya kolaborasi antar profesi yang juga sama-sama tenaga kesehatan dan sikap untuk lebih menghargai dokter-dokter yang ada di Indonesia. Baiklah, sekian dulu report project dari SCOME CIMSA UNS. Sampai bertemu pada project-project selanjutnya. JAYA CIMSA UNS!

PAGE.25


pro magz.

msf goes to campus

SEPT OCT EDITION 2016

Every time the ongoing conflict in the Middle East pops up on the news, the first thought that crosses our minds centers around “What happened to mankind? Has humanity lost its way?” Little do we know that amidst all the bloodshed that paints the region red, several doctors and other healthcare practitioners are sacrificing their lives to save those who are injured, piecing up together every last bit of humanity left on the land. These doctors have experienced situations too horrendous to be spoken of, such as seeing their patients being killed by the airstrikes right before their eyes, without even having a split-second to save them.

UNIVERSITAS INDONESIA

PAGE.26

These brave doctors are part of Médecins Sans Frontières (MSF) or Doctors Without Borders, an independent, medical humanitarian organization which delivers emergency aid to people around the world who are affected by armed conflict, epidemics, natural disaster, and exclusion from healthcare. Even though currently thousands of healthcare practitioners from 69 countries around the world join forces to cater the needs of the afflicted, sadly the world is such a hostile place that this sheer number is not enough. This initiates SCORP CIMSA UI’s first collaboration with MSF, titled “MSF Goes to Campus”, which will be held on October 12th 2016. Through a movie screening and a seminar by an MSF speaker, this event aims to reach out to medical students and show them a glimpse of what it’s like to be a doctor who works for humanitarian organization. Wishing it to be an intimate, insightful experience and in order to ensure the message will truly come across, participants were limited. Despite the quota, this upcoming event received all sort of positive responses. It is hoped that the event will spark the medical students’ interest to work in the humanitarian field and inspire them to continue the legacy of spreading love and humanity in places where chaos and uncertainty reign, in times when all hope seems lost.

PAGE.27


pro magz.

msf goes to campus

SEPT OCT EDITION 2016

Every time the ongoing conflict in the Middle East pops up on the news, the first thought that crosses our minds centers around “What happened to mankind? Has humanity lost its way?” Little do we know that amidst all the bloodshed that paints the region red, several doctors and other healthcare practitioners are sacrificing their lives to save those who are injured, piecing up together every last bit of humanity left on the land. These doctors have experienced situations too horrendous to be spoken of, such as seeing their patients being killed by the airstrikes right before their eyes, without even having a split-second to save them.

UNIVERSITAS INDONESIA

PAGE.26

These brave doctors are part of Médecins Sans Frontières (MSF) or Doctors Without Borders, an independent, medical humanitarian organization which delivers emergency aid to people around the world who are affected by armed conflict, epidemics, natural disaster, and exclusion from healthcare. Even though currently thousands of healthcare practitioners from 69 countries around the world join forces to cater the needs of the afflicted, sadly the world is such a hostile place that this sheer number is not enough. This initiates SCORP CIMSA UI’s first collaboration with MSF, titled “MSF Goes to Campus”, which will be held on October 12th 2016. Through a movie screening and a seminar by an MSF speaker, this event aims to reach out to medical students and show them a glimpse of what it’s like to be a doctor who works for humanitarian organization. Wishing it to be an intimate, insightful experience and in order to ensure the message will truly come across, participants were limited. Despite the quota, this upcoming event received all sort of positive responses. It is hoped that the event will spark the medical students’ interest to work in the humanitarian field and inspire them to continue the legacy of spreading love and humanity in places where chaos and uncertainty reign, in times when all hope seems lost.

PAGE.27


pro magz.

galactose

SEPT OCT EDITION 2016

SCOME UR ingin terus mengasah skill para member salah satunya adalah skill member dalam hal berkomunikasi dan berinteraksi karena skill tersebut sangat berguna nantinya ketika kita menjadi dokter. Selain itu member SCOME juga ingin berbagi pengetahuan yang telah didapatkan agar dapat bermanfaat bagi banyak orang. Pada kesempatan kali ini SOME UR mengadakan kegiatan GALACTOSE (Gigi Sehat Gizi Lengkap Bersama Dokter Kecil dan SCOME). Kegiatan GALACTOSE ini diadakan pada sabtu, 29 Oktober 2016 pukul 08.00-11.00 di SDN 39 Pekanbaru. Project ini diawali dengan pre test sebelum penyampaian materi kesehatan gigi dan makanan yang bergizi oleh member SCOME, post test setelah penyampaian materi, role-play makanan bergizi, praktek menyikat gigi perkelompok yang dinilai menggunakan daftar tilik oleh member SCOME dan FETUS CIMSA UR dan pemberian award kepada dokter kecil terbaik. Siswa/i SDN 39 Pekanbaru dan member SCOME sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, terutama pada saat member SCOME memperagakan cara menyikat gigi yang baik dan benar dengan menggunakan phantom gigi. Walaupun pada pertengahan kegiatan terjadi pemadaman listrik hal ini tidak menurunkan antusiasme mereka dalam mengikuti kegiatan ini.

UNIVERSITAS RIAU

PAGE.28

Diakhir kegiatan terpilih 2 orang dokter kecil terbaik yaitu Destri Annisa Mulyadi dan Sava Rakha Hangkeano yang kemudian diberi sertifikat penghargaan dan hadiah sebagai penyemangat award untuk mereka. Kegiatan ini sangat banyak memberikan manfaat bagi siswa/i dan terutama member SCOME. Semoga ilmu yang didapatkan member pada kegiatan ini dapat berguna dikehidupan sehari-hari dan nantinya ketika telah menjadi dokter.

PAGE.29


pro magz.

galactose

SEPT OCT EDITION 2016

SCOME UR ingin terus mengasah skill para member salah satunya adalah skill member dalam hal berkomunikasi dan berinteraksi karena skill tersebut sangat berguna nantinya ketika kita menjadi dokter. Selain itu member SCOME juga ingin berbagi pengetahuan yang telah didapatkan agar dapat bermanfaat bagi banyak orang. Pada kesempatan kali ini SOME UR mengadakan kegiatan GALACTOSE (Gigi Sehat Gizi Lengkap Bersama Dokter Kecil dan SCOME). Kegiatan GALACTOSE ini diadakan pada sabtu, 29 Oktober 2016 pukul 08.00-11.00 di SDN 39 Pekanbaru. Project ini diawali dengan pre test sebelum penyampaian materi kesehatan gigi dan makanan yang bergizi oleh member SCOME, post test setelah penyampaian materi, role-play makanan bergizi, praktek menyikat gigi perkelompok yang dinilai menggunakan daftar tilik oleh member SCOME dan FETUS CIMSA UR dan pemberian award kepada dokter kecil terbaik. Siswa/i SDN 39 Pekanbaru dan member SCOME sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, terutama pada saat member SCOME memperagakan cara menyikat gigi yang baik dan benar dengan menggunakan phantom gigi. Walaupun pada pertengahan kegiatan terjadi pemadaman listrik hal ini tidak menurunkan antusiasme mereka dalam mengikuti kegiatan ini.

UNIVERSITAS RIAU

PAGE.28

Diakhir kegiatan terpilih 2 orang dokter kecil terbaik yaitu Destri Annisa Mulyadi dan Sava Rakha Hangkeano yang kemudian diberi sertifikat penghargaan dan hadiah sebagai penyemangat award untuk mereka. Kegiatan ini sangat banyak memberikan manfaat bagi siswa/i dan terutama member SCOME. Semoga ilmu yang didapatkan member pada kegiatan ini dapat berguna dikehidupan sehari-hari dan nantinya ketika telah menjadi dokter.

PAGE.29


pro magz.

candle

SEPT OCT EDITION 2016 Acaranya itu dilaksanakan tanggal 30 Oktober 2016, di Rumah Singgah

Kanker Alfamart, Pekanbaru. Rumah singgah tersebut dikelola oleh YKAKI (Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia) dan Rumah Singgah tersebut adalah rumah kanker anak pertama yang ada di Pulau Sumatera. Dinamakan rumah singgah alfamart, penyumbang terbesar yang mengontrakkan rumah sekarang ini adalah dari pihak alfamart. Kebanyakan anak-anak tersebut menderita leukemia, dan kanker kelenjar getah bening. Disana, adik-adiknya berumur kisaran 2-11 tahun. Jadi, tujuan CIMSA UR mengadakan acara disana adalah untuk berbagi kebahagiaan dengan adik-adik penderita kanker agar mereka dapat melupakan sejenak akan masalah penyakitnya dan saling sharing kepada orangtua mereka. Jumlah adik-adik penderita kanker dalam ruamh itu sebanyak 10 orang (dan orangtua yang mengiuti group sharing juga 10 orang Pada acara CANDLE, acara dibagi kedalam 2 bagian . Pertama, acara dibawakan oleh MC kece yaitu, Tasya Rahmi dan Aldyi Septian yang kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari PO, LOCO, dan pihak rumah singgah kanker. Selanjutnya, para orangtua diberi materi entang pengenalan apa itu kanker dan jenis-jenisnya oleh trainer CIMSA UR yang bernama Gebby Puspita Sari, kemudian dilanjutkan dengan sesi sharing yang dibawakan oleh dr. Indah Prasetya Putri. Nah, selagi orangtuanya diberi materi, adik-adiknya diberikan pengajaran tetang bagaimana cara mencuci tangan yang dibawakan dengan nyanyian, asikk bukan?? Dan gak hanya itu, adik-adiknya juga diberikan games edukasi yang melatih konsentrasi. Setelah orang tuanya kat kepada dr Indah dan pihak singgah rumah kanker yang bernama Bu Iin. Tetapi tidak hanya pihak CIMSA yang memberikan plakat, pihak rumah singgahnya juga memberikan plakat loo sama kita.

UNIVERSITAS RIAU HI CIMS‌‌ Pada tau nggak apa project local dari CIMSA UR?????? Apa, apa??? CANDLE? YAK, Betul sekali. CANDLE itu apa sih?.Jadi Candle itu kepanjangannya Cancer, Handle With Care. Disini kita akan berbagi kasih dengan anak-anak dan menyatakan bahwa CIMSA UR peduli sama anak-anak kanker dan akan berpartisipasi dalam meningkatkan semangat anak-anak untuk tetap tersenyum dan tetap semangat dalam kehidupannya. Nah, CANDLE yang pertama kali itu diadain oleh SCOPH dan SCORA CIMSA UR.

PAGE.30

Setelah pemberian plakat selesai, para orang tua dan adik-adik diputarkan video edukasi tentang bagaimana cara menolak ajakan atau pemberian dari orang yang tidak dikenal. Tapitau ngak sih, ternyata adik-adik kita ini pinter-pinter semua loh, ada yang pandai bermain music, bernyanyi, dan bahkan menari, dan yang paling diapresiasi adalah kemampuan dan keberanian mereka tampil di depan umum sekalipun dengan kekurangan mereka. Dan yang paling membuat sedih ketika Milius bernyanyi dengan sendu lagu yang berjudul langit biru sambil bermain gitar, dilanjutkan adik-adik tersebut yang sama-sama menyanyikan lagu jangan menyerah. Hu..hu sedihhhh, tetap semangat ya dik-adik sayang, jangan menyerah. Setelah kisah sedih itu, kita dibuat ketawa terbaha-bahak sama adik umur 5 tahun namanya Dinda. Dinda joget dan hibur kita semua. Luar biasa kan talenta mereka?

PAGE.31


pro magz.

candle

SEPT OCT EDITION 2016 Acaranya itu dilaksanakan tanggal 30 Oktober 2016, di Rumah Singgah

Kanker Alfamart, Pekanbaru. Rumah singgah tersebut dikelola oleh YKAKI (Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia) dan Rumah Singgah tersebut adalah rumah kanker anak pertama yang ada di Pulau Sumatera. Dinamakan rumah singgah alfamart, penyumbang terbesar yang mengontrakkan rumah sekarang ini adalah dari pihak alfamart. Kebanyakan anak-anak tersebut menderita leukemia, dan kanker kelenjar getah bening. Disana, adik-adiknya berumur kisaran 2-11 tahun. Jadi, tujuan CIMSA UR mengadakan acara disana adalah untuk berbagi kebahagiaan dengan adik-adik penderita kanker agar mereka dapat melupakan sejenak akan masalah penyakitnya dan saling sharing kepada orangtua mereka. Jumlah adik-adik penderita kanker dalam ruamh itu sebanyak 10 orang (dan orangtua yang mengiuti group sharing juga 10 orang Pada acara CANDLE, acara dibagi kedalam 2 bagian . Pertama, acara dibawakan oleh MC kece yaitu, Tasya Rahmi dan Aldyi Septian yang kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari PO, LOCO, dan pihak rumah singgah kanker. Selanjutnya, para orangtua diberi materi entang pengenalan apa itu kanker dan jenis-jenisnya oleh trainer CIMSA UR yang bernama Gebby Puspita Sari, kemudian dilanjutkan dengan sesi sharing yang dibawakan oleh dr. Indah Prasetya Putri. Nah, selagi orangtuanya diberi materi, adik-adiknya diberikan pengajaran tetang bagaimana cara mencuci tangan yang dibawakan dengan nyanyian, asikk bukan?? Dan gak hanya itu, adik-adiknya juga diberikan games edukasi yang melatih konsentrasi. Setelah orang tuanya kat kepada dr Indah dan pihak singgah rumah kanker yang bernama Bu Iin. Tetapi tidak hanya pihak CIMSA yang memberikan plakat, pihak rumah singgahnya juga memberikan plakat loo sama kita.

UNIVERSITAS RIAU HI CIMS‌‌ Pada tau nggak apa project local dari CIMSA UR?????? Apa, apa??? CANDLE? YAK, Betul sekali. CANDLE itu apa sih?.Jadi Candle itu kepanjangannya Cancer, Handle With Care. Disini kita akan berbagi kasih dengan anak-anak dan menyatakan bahwa CIMSA UR peduli sama anak-anak kanker dan akan berpartisipasi dalam meningkatkan semangat anak-anak untuk tetap tersenyum dan tetap semangat dalam kehidupannya. Nah, CANDLE yang pertama kali itu diadain oleh SCOPH dan SCORA CIMSA UR.

PAGE.30

Setelah pemberian plakat selesai, para orang tua dan adik-adik diputarkan video edukasi tentang bagaimana cara menolak ajakan atau pemberian dari orang yang tidak dikenal. Tapitau ngak sih, ternyata adik-adik kita ini pinter-pinter semua loh, ada yang pandai bermain music, bernyanyi, dan bahkan menari, dan yang paling diapresiasi adalah kemampuan dan keberanian mereka tampil di depan umum sekalipun dengan kekurangan mereka. Dan yang paling membuat sedih ketika Milius bernyanyi dengan sendu lagu yang berjudul langit biru sambil bermain gitar, dilanjutkan adik-adik tersebut yang sama-sama menyanyikan lagu jangan menyerah. Hu..hu sedihhhh, tetap semangat ya dik-adik sayang, jangan menyerah. Setelah kisah sedih itu, kita dibuat ketawa terbaha-bahak sama adik umur 5 tahun namanya Dinda. Dinda joget dan hibur kita semua. Luar biasa kan talenta mereka?

PAGE.31


pro magz.

beware

SEPT OCT EDITION 2016

HALLO CIMSA! HAI SCORAWR! Pada kesempatan kali ini SCORA CIMSA UIN Syarif Hidayatulah Jakarta melaksanakan project BeWare (Breast Cancer Awareness Month). Acara ini terlaksana pada Hari Selasa, 25 Oktober 2016 yang diadakan di Kafetaria Kampus FKIK UIN Syarief Hidayatullah Jakarta. Berdasarkan ata yang didapat menunjukan bahwa Breast Cancer merupakan kejadian kanker nomor 2 yang tersering. Dimana dilaksanakan project ini untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian mahasiswa PSPD UIN Jakarta mengenai kejadian Breast Cancer. Project ini selebrasi dan campaign mengenai breast cancer. Dengan berkompakan menggunakan baju pink para mahasiswa PSPD datang ke stand untuk tanda tangan di banner dan membagikan pita ink serta flayer yang berisikan mengenai definisi , epidemologi, etiologi, faktor resiko, gejala, dan pemekeriksaan dini. Kemudian juga melakukan demo sadari yang dihadiri oleh para mahasiswa. Dan diakhiri dengan foto bersama. Terlihat para mahasiswa PSPD sangat antusias dengan diadakannya project ini karna hampir 100% mahasiswa mengenakan baju pink dan semua mencapai inikator keberhasilan. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIFHIDAYATULLAH

Metode publikasi BeWardengan dua cara yaitu dengan face to face ke kelas-kelas menjelaskan menggunakan ppt tentang kegiatan apa saja yang akan dilakukan.selain itu juga publikasi melalui media sosial (OA CIMSA Uin dan group-groupCIMSA maupun kelas). Dari keseluruhan project ini berjalan amat baik hanya jadi bentrok dengan jawal kuliah sehingga harus memundurkan demo sadari tapi semua berjalan dengan lancar. Sekian project report dari SCORA UIN, salam basyah:*

PAGE.32

PAGE.33


pro magz.

beware

SEPT OCT EDITION 2016

HALLO CIMSA! HAI SCORAWR! Pada kesempatan kali ini SCORA CIMSA UIN Syarif Hidayatulah Jakarta melaksanakan project BeWare (Breast Cancer Awareness Month). Acara ini terlaksana pada Hari Selasa, 25 Oktober 2016 yang diadakan di Kafetaria Kampus FKIK UIN Syarief Hidayatullah Jakarta. Berdasarkan ata yang didapat menunjukan bahwa Breast Cancer merupakan kejadian kanker nomor 2 yang tersering. Dimana dilaksanakan project ini untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian mahasiswa PSPD UIN Jakarta mengenai kejadian Breast Cancer. Project ini selebrasi dan campaign mengenai breast cancer. Dengan berkompakan menggunakan baju pink para mahasiswa PSPD datang ke stand untuk tanda tangan di banner dan membagikan pita ink serta flayer yang berisikan mengenai definisi , epidemologi, etiologi, faktor resiko, gejala, dan pemekeriksaan dini. Kemudian juga melakukan demo sadari yang dihadiri oleh para mahasiswa. Dan diakhiri dengan foto bersama. Terlihat para mahasiswa PSPD sangat antusias dengan diadakannya project ini karna hampir 100% mahasiswa mengenakan baju pink dan semua mencapai inikator keberhasilan. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIFHIDAYATULLAH

Metode publikasi BeWardengan dua cara yaitu dengan face to face ke kelas-kelas menjelaskan menggunakan ppt tentang kegiatan apa saja yang akan dilakukan.selain itu juga publikasi melalui media sosial (OA CIMSA Uin dan group-groupCIMSA maupun kelas). Dari keseluruhan project ini berjalan amat baik hanya jadi bentrok dengan jawal kuliah sehingga harus memundurkan demo sadari tapi semua berjalan dengan lancar. Sekian project report dari SCORA UIN, salam basyah:*

PAGE.32

PAGE.33


pro magz.

hdn

UNIVERSITAS GADJAH MADA Hello CIMSA! As a member of CIMSA, with the leading mottos “Empowering Medical Student, Improving Nation’s Health”, SCOME CIMSA UGM in collaboration with Badan Khusus Pendidikan Dokter (BKPD) FK UGM celebrated National Doctors’ Day with a series of celebrations, started from October 23rd till October 26th. SCOME CIMSA UGM started the series of National Doctors’ Day celebration by giving a socialization to people in kilometre 0 of Yogyakarta about Universal Health Coverage, Health Access, and Digital World for Health Services. It took a lot of people attention due to their curiousity and their enthusiasms in saying their opinion while hoping as well to all doctors in Indonesia

PAGE.34

It took a lot of people attention due to their curiousity and their enthusiasms in saying their opinion while hoping as well to all doctors in Indonesia. With a tool of infographic posters, we started our “tour” to people there. We delivered some materials about what people should know i.e the targets of government for JKN 2020, what things are facilitated by government as coverage, to where they should make call for complains if anything does not run as it should. While the second topic is about digital world for health services, with a clear purpose to briefly enrich and lighten people about technology which is around us and should be taken as advantage for us especially for health services. Still so many people do not know if mere with our both hands, we easily are able to consult with our favorite and trusted doctors from another island in Indonesia, that we can order medicine from an application, that patient to patient with the same diseases can talk in the same chat rooms to share what they have been feeling for, all of those great things come from applications made by people in Indonesia, and no doubt that people here too should make it benefit as maximum as possible. Then, we asked for people’s opinions to doctors in Indonesia, as National Doctors’ Day is the day where doctors reflect what they have done and what to do next for better health of Indonesia. Last but not least, we also informed the people to listen radio to on the next day 101.3 Star Jogja FM, airing “Digital World for Health Services”, with Mr.Fadli, CEO and Founder of Pasienia (application that connects patient to patient with the same diseases to share each other) and accompanied by Local Officer on Medical Education CIMSA UGM, Ariana Maharani. The next day, on October 24th, Happy National Doctors’ Day! All students of Faculty of Medicine UGM wore white shirts as one of the campaign, then we gave our “thank you” cards too to all doctors and lecturers in FK UGM as our appreciation towards them, to their hardwork, their initiatives, their ideas, their struggles, and many more. We also started the first day of HDN Photo Contest on our photobooth. Still last but not least, vibe, one of the most important things during celebration was becoming the priority to the event itself. Under the concept of mini festival with many entertainments, food, beverages, medical check-ups, photobooth, and some cute stationary and medical equipments selling made the venue of the mini festival became so crowded of doctors, staffs, and students. The mini festival offered many things to see and invited many externals to be involved. Started very early in the morning, medical check-ups, food and beverages stalls, photobooth, stationary and medical equipment stalls were ready on their place. This event became the happiness for everyone, as it did not just targets students, but staffs also who helped a lot our activities in the campus, they were meaningful as well, so we gave thanks by giving them a free medical check-ups (cholesterol level, glucose level, blood pressure, etc). The students were also helped with stationary and medical equipment stalls where they could buy their needs during in campus with a friendly price as it was under agreement of SCOME CIMSA UGM with the externals. al Doctors’ Day!

SEPT OCT EDITION 2016

PAGE.35


pro magz.

hdn

UNIVERSITAS GADJAH MADA Hello CIMSA! As a member of CIMSA, with the leading mottos “Empowering Medical Student, Improving Nation’s Health”, SCOME CIMSA UGM in collaboration with Badan Khusus Pendidikan Dokter (BKPD) FK UGM celebrated National Doctors’ Day with a series of celebrations, started from October 23rd till October 26th. SCOME CIMSA UGM started the series of National Doctors’ Day celebration by giving a socialization to people in kilometre 0 of Yogyakarta about Universal Health Coverage, Health Access, and Digital World for Health Services. It took a lot of people attention due to their curiousity and their enthusiasms in saying their opinion while hoping as well to all doctors in Indonesia

PAGE.34

It took a lot of people attention due to their curiousity and their enthusiasms in saying their opinion while hoping as well to all doctors in Indonesia. With a tool of infographic posters, we started our “tour” to people there. We delivered some materials about what people should know i.e the targets of government for JKN 2020, what things are facilitated by government as coverage, to where they should make call for complains if anything does not run as it should. While the second topic is about digital world for health services, with a clear purpose to briefly enrich and lighten people about technology which is around us and should be taken as advantage for us especially for health services. Still so many people do not know if mere with our both hands, we easily are able to consult with our favorite and trusted doctors from another island in Indonesia, that we can order medicine from an application, that patient to patient with the same diseases can talk in the same chat rooms to share what they have been feeling for, all of those great things come from applications made by people in Indonesia, and no doubt that people here too should make it benefit as maximum as possible. Then, we asked for people’s opinions to doctors in Indonesia, as National Doctors’ Day is the day where doctors reflect what they have done and what to do next for better health of Indonesia. Last but not least, we also informed the people to listen radio to on the next day 101.3 Star Jogja FM, airing “Digital World for Health Services”, with Mr.Fadli, CEO and Founder of Pasienia (application that connects patient to patient with the same diseases to share each other) and accompanied by Local Officer on Medical Education CIMSA UGM, Ariana Maharani. The next day, on October 24th, Happy National Doctors’ Day! All students of Faculty of Medicine UGM wore white shirts as one of the campaign, then we gave our “thank you” cards too to all doctors and lecturers in FK UGM as our appreciation towards them, to their hardwork, their initiatives, their ideas, their struggles, and many more. We also started the first day of HDN Photo Contest on our photobooth. Still last but not least, vibe, one of the most important things during celebration was becoming the priority to the event itself. Under the concept of mini festival with many entertainments, food, beverages, medical check-ups, photobooth, and some cute stationary and medical equipments selling made the venue of the mini festival became so crowded of doctors, staffs, and students. The mini festival offered many things to see and invited many externals to be involved. Started very early in the morning, medical check-ups, food and beverages stalls, photobooth, stationary and medical equipment stalls were ready on their place. This event became the happiness for everyone, as it did not just targets students, but staffs also who helped a lot our activities in the campus, they were meaningful as well, so we gave thanks by giving them a free medical check-ups (cholesterol level, glucose level, blood pressure, etc). The students were also helped with stationary and medical equipment stalls where they could buy their needs during in campus with a friendly price as it was under agreement of SCOME CIMSA UGM with the externals. al Doctors’ Day!

SEPT OCT EDITION 2016

PAGE.35


pro magz.

aerola

SEPT OCT EDITION Rangkaian kegiatan pertama dari project ini adalah edukasi kepada ma2016 hasiswa yang ada di lingkungan sekitar FK UNS dan mengajaknya untuk

berfoto dan melakukan campaign di akun media sosialnya dengan menggunakan twibbon bertema Breast Cancer Awareness Month (BCAM) yang sudah disediakan oleh SCORA CIMSA UNS. Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 Oktober 2016 dan diikuti oleh sekitar 40 orang. Seluruh panitia AEROLA yang merupakan member dari SCORA CIMSA UNS menyebar dan memberi edukasi kepada mahasiswa mengenai bahaya kanker payudara dan pentingnya melakukan SADARI untuk deteksi dini kanker payudara, dan kemudian mahasiswa yang sudah diedukasi tersebut diajak untuk berfoto menggunakan properti pita pink untuk diberi twibbon dan mengikuti campaign di akun media sosial Instagram masing-masing.

Kegiatan kedua dalam rangkaian project AEROLA ini jatuh pada tanggal 16 Oktober 2016 di CFD Jalan Slamet Riyadi bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia cabang Solo dan komunitas Love Pink Solo dalam talkshow mengenai kanker payudara bersama pembicara yang merupakan dokter pakar onkologi dari RS. Dr. Moewardi Solo, yaitu dr. Kristanto Yuli Yarsa. Di CFD ini pula, SCORA CIMSA UNS melakukan edukasi mengenai bahaya kanker payudara dan pentingnya SADARI kepada masyarakat yang sedang berjalan-jalan menikmati CFD, lalu mengajaknya berfoto dengan menggunakan p properti pita pink.

UNIVERSITAS SEBELAS MARET Hallo CIMSA!!! Ketemu lagi sama CIMSA UNS. Kali ini dengan project dari SCORA yang namanya AEROLA. Wiiiii, namanya aja udah bikin kepo dan penasaran, kan? So, let’s check this out! AEROLA itu apa sih? Kok namanya lucu gitu itu project apa sih? Isinya ngapain aja? Oke, dibahas satu-satu, ya. Jadi, AEROLA itu kepanjangannya adalah Aware Tthe Cancer for Her and Let Her be Happy. AEROLA ini adalah serangkaian project-project yang diselenggarakan selama bulan Oktober. Kenapa di bulan Oktober? Karena bulan Oktober adalah BCAM (Breast Cancer Awareness Month). Seluruh rangkaian kegiatan yang ada dalam project ini memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kanker payudara dan pentingnya SADARI sebagai upaya deteksi dini kanker payudara.

PAGE.36

Kegiatan ketiga dalam rangkaian project ini adalah siaran di Radio Metta FM Solo yang jatuh pada tanggal 21 Oktober 2016. Narasumber dari talkshow ini adalah dr. Endah dari YKI Solo dan ibu Dyah dari komunitas Love Pink Solo yang merupakan survivor kanker payudara. Talkshow di radio ini membahas banyak hal mengenai kanker payudara seperti apa saja yang dapat menyebabkan kanker payudara, gejala klinisnya, apa tindakan pertama yang harus dilakukan apabila menemukan benjolan ketika melakukan pemeriksaan payudara, hingga terapi apa saja yang diterima oleh survivor kanker payudara yang sudah ditanggung sepenuhnya oleh BPJS. Talkshow ini juga menekankan kepada masyarakat untuk tetap percaya kepada tenaga medis ketika menemukan kasus kanker payudara atau kanker lainnya, karena memang tenaga medis sudah dipersiapkan untuk hal tersebut. Rangkaian kegiatan terakhir dalam project AEROLA yaitu pada tanggal 28 Oktober 2016 dengan melakukan penyuluhan dan edukasi kepada ibu-ibu PKK dalam pertemuan rutin bulanan di daerah Laweyan, Solo. Di pertemuan rutin ibu-ibu PKK tersebut, panitia AEROLA yang juga member SCORA CIMSA UNS berbagi ilmu dan edukasi mengenai bahaya kanker payudara dan pentingnya SADARI sebagai upaya deteksi dini bagi kanker payudara.

PAGE.37


pro magz.

aerola

SEPT OCT EDITION Rangkaian kegiatan pertama dari project ini adalah edukasi kepada ma2016 hasiswa yang ada di lingkungan sekitar FK UNS dan mengajaknya untuk

berfoto dan melakukan campaign di akun media sosialnya dengan menggunakan twibbon bertema Breast Cancer Awareness Month (BCAM) yang sudah disediakan oleh SCORA CIMSA UNS. Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 Oktober 2016 dan diikuti oleh sekitar 40 orang. Seluruh panitia AEROLA yang merupakan member dari SCORA CIMSA UNS menyebar dan memberi edukasi kepada mahasiswa mengenai bahaya kanker payudara dan pentingnya melakukan SADARI untuk deteksi dini kanker payudara, dan kemudian mahasiswa yang sudah diedukasi tersebut diajak untuk berfoto menggunakan properti pita pink untuk diberi twibbon dan mengikuti campaign di akun media sosial Instagram masing-masing.

Kegiatan kedua dalam rangkaian project AEROLA ini jatuh pada tanggal 16 Oktober 2016 di CFD Jalan Slamet Riyadi bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia cabang Solo dan komunitas Love Pink Solo dalam talkshow mengenai kanker payudara bersama pembicara yang merupakan dokter pakar onkologi dari RS. Dr. Moewardi Solo, yaitu dr. Kristanto Yuli Yarsa. Di CFD ini pula, SCORA CIMSA UNS melakukan edukasi mengenai bahaya kanker payudara dan pentingnya SADARI kepada masyarakat yang sedang berjalan-jalan menikmati CFD, lalu mengajaknya berfoto dengan menggunakan p properti pita pink.

UNIVERSITAS SEBELAS MARET Hallo CIMSA!!! Ketemu lagi sama CIMSA UNS. Kali ini dengan project dari SCORA yang namanya AEROLA. Wiiiii, namanya aja udah bikin kepo dan penasaran, kan? So, let’s check this out! AEROLA itu apa sih? Kok namanya lucu gitu itu project apa sih? Isinya ngapain aja? Oke, dibahas satu-satu, ya. Jadi, AEROLA itu kepanjangannya adalah Aware Tthe Cancer for Her and Let Her be Happy. AEROLA ini adalah serangkaian project-project yang diselenggarakan selama bulan Oktober. Kenapa di bulan Oktober? Karena bulan Oktober adalah BCAM (Breast Cancer Awareness Month). Seluruh rangkaian kegiatan yang ada dalam project ini memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kanker payudara dan pentingnya SADARI sebagai upaya deteksi dini kanker payudara.

PAGE.36

Kegiatan ketiga dalam rangkaian project ini adalah siaran di Radio Metta FM Solo yang jatuh pada tanggal 21 Oktober 2016. Narasumber dari talkshow ini adalah dr. Endah dari YKI Solo dan ibu Dyah dari komunitas Love Pink Solo yang merupakan survivor kanker payudara. Talkshow di radio ini membahas banyak hal mengenai kanker payudara seperti apa saja yang dapat menyebabkan kanker payudara, gejala klinisnya, apa tindakan pertama yang harus dilakukan apabila menemukan benjolan ketika melakukan pemeriksaan payudara, hingga terapi apa saja yang diterima oleh survivor kanker payudara yang sudah ditanggung sepenuhnya oleh BPJS. Talkshow ini juga menekankan kepada masyarakat untuk tetap percaya kepada tenaga medis ketika menemukan kasus kanker payudara atau kanker lainnya, karena memang tenaga medis sudah dipersiapkan untuk hal tersebut. Rangkaian kegiatan terakhir dalam project AEROLA yaitu pada tanggal 28 Oktober 2016 dengan melakukan penyuluhan dan edukasi kepada ibu-ibu PKK dalam pertemuan rutin bulanan di daerah Laweyan, Solo. Di pertemuan rutin ibu-ibu PKK tersebut, panitia AEROLA yang juga member SCORA CIMSA UNS berbagi ilmu dan edukasi mengenai bahaya kanker payudara dan pentingnya SADARI sebagai upaya deteksi dini bagi kanker payudara.

PAGE.37


pro magz.

sexting

SEPT OCT EDITION 2016 Bertemakan SEXTING (Sex Education Training), acara LPET ini dilaksan-

akan di kampus UKDW dan diikuti oleh seluruh member SCORA CIMSA UKDW. Acara diawali dengan sambutan Martinus Bagas sebagai Project Officer dari acara training ini. Selanjutnya, materi training langsung diberikan oleh Muhammad Berian dari SCORA CIMSA UGM sebagai tamu undangan yang bersedia menjadi trainer bagi member-member SCORA CIMSA UKDW. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Reisya Rizki Amanda sebagai Vice NORA 2016/2017 yang dengan senang hati mendampingi dan berpartisipasi bersama dengan SCORA CIMSA UKDW dalam menjalankan kegiatan LPET ini. Materi-materi menarik yang diberikan seperti dasar peer education (termasuk di dalamnya pengertian peer education, mengapa hal tersebut dibutuhkan, cara menjadi peer educator yang baik, dan kegiatan-kegiatan apa saja yang disediakan oleh SCORA CIMSA dalam rangka memfasilitasi member-membernya untuk mengembangkan peer education) kesehatan seksual dan reproduksi yang komprehensif (sex dan gender, Penyakit Menular Seksual, dan metode KB), serta HIV/AIDS yang mencakup juga transmisi virusnya merupakan ilmu pengetahuan baru yang sangat berguna bagi para partisipan. Selain itu, para partisipan juga diberikan pelatihan mengenai bagaimana cara menjadi peer educator yang baik, misalnya tidak boleh bersikap judgemental terhadap orang-orang yang sedang membutuhkan konseling mengenai topik-topik kesehatan seksual dan reproduksi. Antusiasme para partisipan sungguh terlihat dari berbagai macam pertanyaan yang diajukan oleh member-member SCORA CIMSA UKDW.

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

LPET (Local Peer Education Training) merupakan salah satu wadah yang disediakan oleh SCORA CIMSA untuk melatih dan menghasilkan peer educators yang berfokus pada topik kesehatan seksual dan reproduksi. Inilah mengapa pada hari Minggu (16/10/16) SCORA CIMSA UKDW mengadakan acara pelatihan ini untuk pertama kalinya di lokalnya.

PAGE.38

Kemeriahan dari acara ini bertambah ketika masuk ke dalam sesi ice breaking, dimana para pemain mini game yang kalah diberikan hukuman yang cukup unik, yakni lomba cepat-cepat memasang kondom. Tidak hanya kecepatan, cara pemasangannya juga dinilai oleh trainer setelah hukuman selesai. Pada saat sesi roleplay, para partisipan menampilkan roleplay dengan tema-tema berbau SCORA yang sangat menghibur untuk ditonton. Tema yang pertama yaitu ketika memiliki teman yang ternyata terkena HIV. Tema kedua yaitu ketika menemukan teman yang hamil di luar nikah. Tema yang terakhir yakni ketika ada teman yang “sering jajan� dan akhirya terkena Infeksi Menular Seksual. Tujuan dari roleplay ini ialah supaya para member SCORA CIMSA UKDW dapat melatih kemampuannya sebagai peer educator ketika dihadapkan dengan kasus-kasus seperti di atas yang sangat mungkin bisa menjadi kenyataan di era globalisasi ini. Acara diakhiri dengan sesi benang merah untuk mempererat rasa kekeluargaan diantara member SCORA CIMSA UKDW dan pemberian plakat kepada Muhammad Berian sebagai trainer peer educator pada LPET kali ini.

PAGE.39


pro magz.

sexting

SEPT OCT EDITION 2016 Bertemakan SEXTING (Sex Education Training), acara LPET ini dilaksan-

akan di kampus UKDW dan diikuti oleh seluruh member SCORA CIMSA UKDW. Acara diawali dengan sambutan Martinus Bagas sebagai Project Officer dari acara training ini. Selanjutnya, materi training langsung diberikan oleh Muhammad Berian dari SCORA CIMSA UGM sebagai tamu undangan yang bersedia menjadi trainer bagi member-member SCORA CIMSA UKDW. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Reisya Rizki Amanda sebagai Vice NORA 2016/2017 yang dengan senang hati mendampingi dan berpartisipasi bersama dengan SCORA CIMSA UKDW dalam menjalankan kegiatan LPET ini. Materi-materi menarik yang diberikan seperti dasar peer education (termasuk di dalamnya pengertian peer education, mengapa hal tersebut dibutuhkan, cara menjadi peer educator yang baik, dan kegiatan-kegiatan apa saja yang disediakan oleh SCORA CIMSA dalam rangka memfasilitasi member-membernya untuk mengembangkan peer education) kesehatan seksual dan reproduksi yang komprehensif (sex dan gender, Penyakit Menular Seksual, dan metode KB), serta HIV/AIDS yang mencakup juga transmisi virusnya merupakan ilmu pengetahuan baru yang sangat berguna bagi para partisipan. Selain itu, para partisipan juga diberikan pelatihan mengenai bagaimana cara menjadi peer educator yang baik, misalnya tidak boleh bersikap judgemental terhadap orang-orang yang sedang membutuhkan konseling mengenai topik-topik kesehatan seksual dan reproduksi. Antusiasme para partisipan sungguh terlihat dari berbagai macam pertanyaan yang diajukan oleh member-member SCORA CIMSA UKDW.

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

LPET (Local Peer Education Training) merupakan salah satu wadah yang disediakan oleh SCORA CIMSA untuk melatih dan menghasilkan peer educators yang berfokus pada topik kesehatan seksual dan reproduksi. Inilah mengapa pada hari Minggu (16/10/16) SCORA CIMSA UKDW mengadakan acara pelatihan ini untuk pertama kalinya di lokalnya.

PAGE.38

Kemeriahan dari acara ini bertambah ketika masuk ke dalam sesi ice breaking, dimana para pemain mini game yang kalah diberikan hukuman yang cukup unik, yakni lomba cepat-cepat memasang kondom. Tidak hanya kecepatan, cara pemasangannya juga dinilai oleh trainer setelah hukuman selesai. Pada saat sesi roleplay, para partisipan menampilkan roleplay dengan tema-tema berbau SCORA yang sangat menghibur untuk ditonton. Tema yang pertama yaitu ketika memiliki teman yang ternyata terkena HIV. Tema kedua yaitu ketika menemukan teman yang hamil di luar nikah. Tema yang terakhir yakni ketika ada teman yang “sering jajan� dan akhirya terkena Infeksi Menular Seksual. Tujuan dari roleplay ini ialah supaya para member SCORA CIMSA UKDW dapat melatih kemampuannya sebagai peer educator ketika dihadapkan dengan kasus-kasus seperti di atas yang sangat mungkin bisa menjadi kenyataan di era globalisasi ini. Acara diakhiri dengan sesi benang merah untuk mempererat rasa kekeluargaan diantara member SCORA CIMSA UKDW dan pemberian plakat kepada Muhammad Berian sebagai trainer peer educator pada LPET kali ini.

PAGE.39


pro magz.

t-helperizme Dengan diadakannya advokasi ini diharapkan dapat meningkatkan mutu dan kualitas sistem pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, yang berbanding lurus dengan peningkatan kualitas lulusannya. Improving Nation’s Health yaitu diharapkan dengan meningkatnya kualitas lulusan kedokteran sehingga dapat melahirkan dokter-dokter yang berkompetensi serta dapat mengurangi angka kematian dan kesakitan nasional. Dengan meningkatnya lulusan Fakultas Kedokteran Universi tas Andalas yang berkualitas diharapkan mampu membawa perubahan pada kesehatan nasional.

SEPT OCT EDITION 2016

Project ini telah dilaksanakan dalam tiga bentuk kegiatan yaitu pengumpulan kuisioner, pembuatan video wawancara, dan advokasi. Pengumpulan kuisioner dilakukan pada tanggal 5-9 September 2016, pembuatan video wawancara dari tanggal 18 Agustus – 18 September 2016 dan Advokasi ke MEU dilakukan pada 30 September 2016. Pembagian Kuisioner dan pembuatan video dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Kampus Limau Manis dan Jati. Sedangkan Advokasi T-HelperIzme diadakan di Gedung Medical Education Unit Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

UNIVERSITAS ANDALAS Salah satu Project SCOME CIMSA Unand 2016-2017 adalah T-HelperIzme. Project ini sesuai dengan ranah kerja SCOME nomor satu yaitu penggalakan reformasi sistem dan kurikulum pendidikan kedokteran untuk mengembangkan pendidikan kedokteran. Project ini memiliki perbedaan dengan Project lainnya karena Project ini membawa gebrakan advokasi terhadap pihak Fakultas Kedokteran Universitas Andalas demi kemajuan sistem pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Tujuan pelaksanaan Project T-HelperIzme disesuaikan dengan tujuan CIMSA yaitu Empowering Medical Students dan Improving Nation’s Health. Disebut Empowering Medical Students karena diharapkan dengan pelaksanaan Project ini dapat meningkatkan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang berkualitas dan mampu bersaing di kancah Internasional.

PAGE.40

T-HelperIzme adalah wadah bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas untuk menyampaikan aspirasi terkait sistem pendidikan yang diterapkan pada saat ini. Aspirasi tersebut mencakup bagaimana sistem pendidikan yang dijalani, apa saja kendala yang ditemukan selama sistem berjalan, dan bagaimana solusi yang disarankan dilihat dari sudut pandang mahasiswa terkait kendala yang dihadapi. Dari data yang diperoleh melalui kuisioner, dilakukan advokasi kepada pihak Medical Education Unit Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Setelah dilakukan advokasi diharapkan Medical Education Unit Fakultas Kedokteran Universitas Andalas memperoleh masukan dari aspirasi mahasiswa sebagai bahan pertimbangan dalam membuat kebijakan untuk perbaikan sistem pendidikan. Sehingga diharapkan terciptanya sistem yang efektif serta mudah dipahami dan dilaksanakan oleh kedua pihak. T-HelperIzme ini adalah Project baru yang membuat gebrakan di kampus Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dengan pelaksanaan advokasi ke pihak fakultas sehingga membuat mahasiswa tertarik untuk mengisi dan berpartisipasi aktif dalam Project ini. Project T-HelperIzme ini sangat bermanfaat dan perlu dilanjutkan, karena melalui Project ini bisa didapatkan titik temu antara mahasiswa yang menggunakan sistem pendidikan dan pihak kampus yaitu, Medical Education Unit sebagai pihak yang berwenang dalam pembuatan kebijakan sistem pendidikan. Dengan diadakannya Project ini diharapkan dapat timbul komunikasi yang efektif antara mahasiswa dan pihak fakultas, sehingga dapat menghasilkan sistem pendidikan yang lebih baik, mudah dipahami, efektif serta efisien bagi kedua belah pihak. Yang mana, hasil akhirnya dapat terjadi peningkatan kualitas lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

PAGE.41


pro magz.

t-helperizme Dengan diadakannya advokasi ini diharapkan dapat meningkatkan mutu dan kualitas sistem pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, yang berbanding lurus dengan peningkatan kualitas lulusannya. Improving Nation’s Health yaitu diharapkan dengan meningkatnya kualitas lulusan kedokteran sehingga dapat melahirkan dokter-dokter yang berkompetensi serta dapat mengurangi angka kematian dan kesakitan nasional. Dengan meningkatnya lulusan Fakultas Kedokteran Universi tas Andalas yang berkualitas diharapkan mampu membawa perubahan pada kesehatan nasional.

SEPT OCT EDITION 2016

Project ini telah dilaksanakan dalam tiga bentuk kegiatan yaitu pengumpulan kuisioner, pembuatan video wawancara, dan advokasi. Pengumpulan kuisioner dilakukan pada tanggal 5-9 September 2016, pembuatan video wawancara dari tanggal 18 Agustus – 18 September 2016 dan Advokasi ke MEU dilakukan pada 30 September 2016. Pembagian Kuisioner dan pembuatan video dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Kampus Limau Manis dan Jati. Sedangkan Advokasi T-HelperIzme diadakan di Gedung Medical Education Unit Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

UNIVERSITAS ANDALAS Salah satu Project SCOME CIMSA Unand 2016-2017 adalah T-HelperIzme. Project ini sesuai dengan ranah kerja SCOME nomor satu yaitu penggalakan reformasi sistem dan kurikulum pendidikan kedokteran untuk mengembangkan pendidikan kedokteran. Project ini memiliki perbedaan dengan Project lainnya karena Project ini membawa gebrakan advokasi terhadap pihak Fakultas Kedokteran Universitas Andalas demi kemajuan sistem pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Tujuan pelaksanaan Project T-HelperIzme disesuaikan dengan tujuan CIMSA yaitu Empowering Medical Students dan Improving Nation’s Health. Disebut Empowering Medical Students karena diharapkan dengan pelaksanaan Project ini dapat meningkatkan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang berkualitas dan mampu bersaing di kancah Internasional.

PAGE.40

T-HelperIzme adalah wadah bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas untuk menyampaikan aspirasi terkait sistem pendidikan yang diterapkan pada saat ini. Aspirasi tersebut mencakup bagaimana sistem pendidikan yang dijalani, apa saja kendala yang ditemukan selama sistem berjalan, dan bagaimana solusi yang disarankan dilihat dari sudut pandang mahasiswa terkait kendala yang dihadapi. Dari data yang diperoleh melalui kuisioner, dilakukan advokasi kepada pihak Medical Education Unit Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Setelah dilakukan advokasi diharapkan Medical Education Unit Fakultas Kedokteran Universitas Andalas memperoleh masukan dari aspirasi mahasiswa sebagai bahan pertimbangan dalam membuat kebijakan untuk perbaikan sistem pendidikan. Sehingga diharapkan terciptanya sistem yang efektif serta mudah dipahami dan dilaksanakan oleh kedua pihak. T-HelperIzme ini adalah Project baru yang membuat gebrakan di kampus Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dengan pelaksanaan advokasi ke pihak fakultas sehingga membuat mahasiswa tertarik untuk mengisi dan berpartisipasi aktif dalam Project ini. Project T-HelperIzme ini sangat bermanfaat dan perlu dilanjutkan, karena melalui Project ini bisa didapatkan titik temu antara mahasiswa yang menggunakan sistem pendidikan dan pihak kampus yaitu, Medical Education Unit sebagai pihak yang berwenang dalam pembuatan kebijakan sistem pendidikan. Dengan diadakannya Project ini diharapkan dapat timbul komunikasi yang efektif antara mahasiswa dan pihak fakultas, sehingga dapat menghasilkan sistem pendidikan yang lebih baik, mudah dipahami, efektif serta efisien bagi kedua belah pihak. Yang mana, hasil akhirnya dapat terjadi peningkatan kualitas lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

PAGE.41


pro magz.

hari dokter nasional

SEPT OCT EDITION Pada Lomba Photo Contest Nasional , peserta harus berfoto bersama 2016

salah satu dokter yang mereka idolakan, lalu foto tersebut di upload ke instagram dengan menggunakan frame HDN dan ditambahkan caption semenarik mungkin juga menjelaskan alasan mereka memilih dokter tersebut, peserta juga harus menambahkan hastag #hdnscomecimsaunand2016 #cimsaunand. Tujuan dari Lomba Nasional ini yaitu diharapkan mahasiswa FK seluruh Indonesia ikut serta berkontribusi merayakan peringatan HARI DOKTER NASIONAL.

Selanjutnya pada tanggal 18-21 Oktober ini di FK Unand sendiri juga diadakan Lomba photo contest se FK Unand, dimana target persertanya merupakan mahasiswa FK Unand sendiri.Pada tanggal 22 Oktober merupakan hari penilaian untuk seluruh cabang lomba, disini dinilai berdasarkan like terbanyak untuk ketiga cabang lomba serta pada poster ditambahkan penilaian berdasarkan juri dimana jurinya yaitu member scomedian itu sendiri.

UNIVERSITAS ANDALAS Hari dokter Nasional merupakan salah satu project yang diangkatkan oleh SCOME CIMSA UNAND untuk memperingati Hari Dokter Nasional yang jatuh pada tanggal 24 oktober. Rangkaian acara HDN (Hari Dokter Nasional) dimulai dari tanggal 18-21 Oktober yang merupakan rentang waktu untuk para peserta lomba poster dan photo contest Nasional mengupload hasil poster dan foto mereka ke instagram. Untuk Lomba Poster Nasional syaratnya peserta harus membuat poster yang bertemakan HARI DOKTER NASIONAL , lalu peserta mengupload hasil poster nya ke instagram, dan menambahkan caption yang berhubungan dengan hari dokter nasional diikuti dengan hastag #hdnscomecimsaunand2016 #cimsaunand.

PAGE.42

Kemudian pada tanggal 23 Oktober 2016 diadakan Seminar Nasional bertema “Merajut Harmoni dalam Tali Pengabdian Profesi”. Seminar diisi oleh MKEK Sumbar tentang “Mengenal lebih dekat Hukum Kedokteran saat ini” serta dari dokter Intership tentang “Mengenal Seluk Beluk Kehidupan Intership di Pedalaman”. Seminar dimulai dari pukul 09.00 WIB diawali dengan pembukaan oleh mc, kata sambutan oleh PO, OC, President CIMSA UNAND dan kemudian dibuka secara resmi oleh Pembina CIMSA BEM KM FK UNAND. Acara dilanjutkan dengan pre test dan kemudian seminar oleh dokter dari MKEK Sumbar yaitu Prof.dr.Eryati Darwin mengenai Hukum Kedokteran saat ini. Disini tampak antusias peserta mendengarkan ditandai dengan banyaknya peserta yang bertanya saat sesi tanya jawab. Setelah pemberian seminar oleh pihak MKEK dilanjutkan dengan pengumuman pemenang Lomba yang diadakan tanggal 18-21 Oktober lalu. Kemudian peserta seminar diberi waktu istirahat siang untuk makan dan shalat. Setelah dzuhur acara dilanjukan dengan “The Scome’s Show” yang dipandu oleh seorang moderator yang mengadakan talkshow dengan 2 orang dokter, dimana dokter pertama yaitu dr.Aswarni merupakan dokter yang pernah PTT di pedalaman dhamasraya, NTT serta pedalaman papua. Lalu, dokter kedua yaitu dr.Amiruddin merupakan dokter yang pernah intership di kepulauan Natuna. Disini banyak sekali pengalaman dan juga pelajaran yang bisa didapatkan dari kedua pembicara ini serta banyak pengalaman-pengalaman mereka saat mengabdi di pedalaman yang dibagi kepada peserta seminar. Dari peserta pun juga sangat antusias terbukti dengan banyak pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepada pembicara. Setelah acara The Scome’s Show berlangsung, acara Seminar Nasional dilanjutkan dengan Pelepasan Balon dengan spanduk bertuliskan HARI DOKTER NASIONAL sebagai simbiolis puncak perayaan HARI DOKTER NASIONAL yang jatuh pada tanggal 24 Oktober.

PAGE.43


pro magz.

hari dokter nasional

SEPT OCT EDITION Pada Lomba Photo Contest Nasional , peserta harus berfoto bersama 2016

salah satu dokter yang mereka idolakan, lalu foto tersebut di upload ke instagram dengan menggunakan frame HDN dan ditambahkan caption semenarik mungkin juga menjelaskan alasan mereka memilih dokter tersebut, peserta juga harus menambahkan hastag #hdnscomecimsaunand2016 #cimsaunand. Tujuan dari Lomba Nasional ini yaitu diharapkan mahasiswa FK seluruh Indonesia ikut serta berkontribusi merayakan peringatan HARI DOKTER NASIONAL.

Selanjutnya pada tanggal 18-21 Oktober ini di FK Unand sendiri juga diadakan Lomba photo contest se FK Unand, dimana target persertanya merupakan mahasiswa FK Unand sendiri.Pada tanggal 22 Oktober merupakan hari penilaian untuk seluruh cabang lomba, disini dinilai berdasarkan like terbanyak untuk ketiga cabang lomba serta pada poster ditambahkan penilaian berdasarkan juri dimana jurinya yaitu member scomedian itu sendiri.

UNIVERSITAS ANDALAS Hari dokter Nasional merupakan salah satu project yang diangkatkan oleh SCOME CIMSA UNAND untuk memperingati Hari Dokter Nasional yang jatuh pada tanggal 24 oktober. Rangkaian acara HDN (Hari Dokter Nasional) dimulai dari tanggal 18-21 Oktober yang merupakan rentang waktu untuk para peserta lomba poster dan photo contest Nasional mengupload hasil poster dan foto mereka ke instagram. Untuk Lomba Poster Nasional syaratnya peserta harus membuat poster yang bertemakan HARI DOKTER NASIONAL , lalu peserta mengupload hasil poster nya ke instagram, dan menambahkan caption yang berhubungan dengan hari dokter nasional diikuti dengan hastag #hdnscomecimsaunand2016 #cimsaunand.

PAGE.42

Kemudian pada tanggal 23 Oktober 2016 diadakan Seminar Nasional bertema “Merajut Harmoni dalam Tali Pengabdian Profesi”. Seminar diisi oleh MKEK Sumbar tentang “Mengenal lebih dekat Hukum Kedokteran saat ini” serta dari dokter Intership tentang “Mengenal Seluk Beluk Kehidupan Intership di Pedalaman”. Seminar dimulai dari pukul 09.00 WIB diawali dengan pembukaan oleh mc, kata sambutan oleh PO, OC, President CIMSA UNAND dan kemudian dibuka secara resmi oleh Pembina CIMSA BEM KM FK UNAND. Acara dilanjutkan dengan pre test dan kemudian seminar oleh dokter dari MKEK Sumbar yaitu Prof.dr.Eryati Darwin mengenai Hukum Kedokteran saat ini. Disini tampak antusias peserta mendengarkan ditandai dengan banyaknya peserta yang bertanya saat sesi tanya jawab. Setelah pemberian seminar oleh pihak MKEK dilanjutkan dengan pengumuman pemenang Lomba yang diadakan tanggal 18-21 Oktober lalu. Kemudian peserta seminar diberi waktu istirahat siang untuk makan dan shalat. Setelah dzuhur acara dilanjukan dengan “The Scome’s Show” yang dipandu oleh seorang moderator yang mengadakan talkshow dengan 2 orang dokter, dimana dokter pertama yaitu dr.Aswarni merupakan dokter yang pernah PTT di pedalaman dhamasraya, NTT serta pedalaman papua. Lalu, dokter kedua yaitu dr.Amiruddin merupakan dokter yang pernah intership di kepulauan Natuna. Disini banyak sekali pengalaman dan juga pelajaran yang bisa didapatkan dari kedua pembicara ini serta banyak pengalaman-pengalaman mereka saat mengabdi di pedalaman yang dibagi kepada peserta seminar. Dari peserta pun juga sangat antusias terbukti dengan banyak pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepada pembicara. Setelah acara The Scome’s Show berlangsung, acara Seminar Nasional dilanjutkan dengan Pelepasan Balon dengan spanduk bertuliskan HARI DOKTER NASIONAL sebagai simbiolis puncak perayaan HARI DOKTER NASIONAL yang jatuh pada tanggal 24 Oktober.

PAGE.43


pro magz.

secret

SEPT OCT EDITION 2016

Jadi kami dari SCOPH CIMSA UR mengadakan project yang namanya SCOPH Education and Check for Your Health 1 (SECRET 1) . Project ini menjadi salah satu wadah bagi masyarakat untuk melakukan check kesehatan,tujuan nya adalah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat tersebut. Sekaligus acara ini menjadi wadah bagi para member untuk melatih skillnya karena para member langsung turun ke masyarakat dan sekaligus juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat. Tentunya, sebelum mengadakan project ini para member sudah dibekali terlebih dahulu melalui project sebelumnya yang dinamakan Learning with SCOPH (LAWIS). Lokasi pelaksanaan kita lakukan di CFD(Car Free Day) Pekanbaru, sehubungan dengan banyaknya masyarakat yang melakukaan kegiatan olahraga pagi juga disana. Acaranya kita mulai jam 07.00-09.00 WIB. Pemeriksaan yang diadakan diantaranya adalah glucose test, cholesterol test, uric acid, and blood pressure. Masyarakat terlihat sangat antusias dan ikut berpartisipasi dalam project ini, banyak juga yang bertanya-tanya dengan bahaya yang mungkin terjadi jika diluar batas normal? bagaimana mengobatinya? Nah, disinilah para member memberikan edukasi pada masyarakat, bagaiman menjaga pola hidup yang benar, dan karena pemeriksaan ini hanya bertujua untuk screening saja, kita tidak bisa memberitahukan obat secara langsung kepada masyarakat, tapi menyarankan untuk melakukan pemeriksaan langsung ke rumah sakit untuk hasil yang lebih valid.

UNIVERSITAS RIAU

Project ini juga melibatkan calon member CIMSA UR secara langsung atau dinamakan “fetus�. Tapi fetus-fetus ini belum melakukan pemeriksaan, mereka hanya melakukan promosi kepada masyarakat di sekitar CFD. Diakhir acara kita melakukan evaluasi kegiatan mengenai keberhasilan kegiatan kali ini dan apa aja yang harus diperbaiki di project berikutnya agar lebih baik dan lebih keren lagi.

Haiiii Scopheroes, para jagoannya masyarakat Kali ini kita akan bahas mengenai salah satu project CIMSA UR yang telah dilaksanakan tanggal 16 Oktober yang lalu nama acaranya adalah SECRET. SECRET apaan sih maksudnya? SECRET kan artinya rahasia? Apa ini project main rahasia-rahasiaan gitu? Kok CIMSA ada project gitu sih? Eits, jangan mikir lain-lain dulu. Jawabanya ini bukan project rahasia, tapi ini adalah salah satu project yang mencerminkan SCOPH sendiri, apalagi kalau bukan kesehatan masyarakat.

PAGE.44

PAGE.45


pro magz.

secret

SEPT OCT EDITION 2016

Jadi kami dari SCOPH CIMSA UR mengadakan project yang namanya SCOPH Education and Check for Your Health 1 (SECRET 1) . Project ini menjadi salah satu wadah bagi masyarakat untuk melakukan check kesehatan,tujuan nya adalah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat tersebut. Sekaligus acara ini menjadi wadah bagi para member untuk melatih skillnya karena para member langsung turun ke masyarakat dan sekaligus juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat. Tentunya, sebelum mengadakan project ini para member sudah dibekali terlebih dahulu melalui project sebelumnya yang dinamakan Learning with SCOPH (LAWIS). Lokasi pelaksanaan kita lakukan di CFD(Car Free Day) Pekanbaru, sehubungan dengan banyaknya masyarakat yang melakukaan kegiatan olahraga pagi juga disana. Acaranya kita mulai jam 07.00-09.00 WIB. Pemeriksaan yang diadakan diantaranya adalah glucose test, cholesterol test, uric acid, and blood pressure. Masyarakat terlihat sangat antusias dan ikut berpartisipasi dalam project ini, banyak juga yang bertanya-tanya dengan bahaya yang mungkin terjadi jika diluar batas normal? bagaimana mengobatinya? Nah, disinilah para member memberikan edukasi pada masyarakat, bagaiman menjaga pola hidup yang benar, dan karena pemeriksaan ini hanya bertujua untuk screening saja, kita tidak bisa memberitahukan obat secara langsung kepada masyarakat, tapi menyarankan untuk melakukan pemeriksaan langsung ke rumah sakit untuk hasil yang lebih valid.

UNIVERSITAS RIAU

Project ini juga melibatkan calon member CIMSA UR secara langsung atau dinamakan “fetus�. Tapi fetus-fetus ini belum melakukan pemeriksaan, mereka hanya melakukan promosi kepada masyarakat di sekitar CFD. Diakhir acara kita melakukan evaluasi kegiatan mengenai keberhasilan kegiatan kali ini dan apa aja yang harus diperbaiki di project berikutnya agar lebih baik dan lebih keren lagi.

Haiiii Scopheroes, para jagoannya masyarakat Kali ini kita akan bahas mengenai salah satu project CIMSA UR yang telah dilaksanakan tanggal 16 Oktober yang lalu nama acaranya adalah SECRET. SECRET apaan sih maksudnya? SECRET kan artinya rahasia? Apa ini project main rahasia-rahasiaan gitu? Kok CIMSA ada project gitu sih? Eits, jangan mikir lain-lain dulu. Jawabanya ini bukan project rahasia, tapi ini adalah salah satu project yang mencerminkan SCOPH sendiri, apalagi kalau bukan kesehatan masyarakat.

PAGE.44

PAGE.45


pro magz.

cegar

SEPT OCT EDITION 2016

Orang-orang lanjut usia yang berada di panti jompo harus mendapat perhatian khusus, hal ini dikarenakan mereka sangat jarang berkumpul dengan keluarga sehingga mereka jarang mendapatkan kasih sayang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk Meningkatkan rasa kekeluargaan antara mahasiswa kedokteran Malikussaleh dengan warga panti jompo Darussa’adah serta meningkanya rasa awareness warga panti jompo darussa’adah mengenai kesehatan sebanyak 50% dalam kurun waktu 1 tahun. Manfaat yang bisa didapat dalam kegiatan ini diantara lain, terbentuknya suasana yang harmonis antara masyarakat panti jompo Darussa’adah dengan mahasiswa kedokteran yang mengikuti kegiatan Cegar, warga panti jompo Darussa’adah merasa masih ada orang-orang yang memperhatikan serta memberikan kasih sayang kepada mereka, mahasiswa kedokteran dapat belajar dalam meningkatkan rasa empati, serta dapat mengimplementasikan hasil belajarnya untuk dibagikan kepada warga panti jompo Darussa’adah. Sasaran dalam project ini adalah geriatri-geriatri yang ada di Panti Jompo Darussa’adah .

UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Assalamualaikum wr wb Scorp CIMSA Unimal telah mengadakan project tahunan yaitu Ceria Geriatri (CEGAR) pada hari Sabtu tanggal 1 Oktober 2016 di Panti Jompo Daruss’adah.Kegiatan dalam memberdayaan mahasiswa kedokteran untuk terus peduli terhadap orang-orang lanjut usia. Kegiatan ini haruslah dimulai dan dimotori oleh kaum muda, khususnya oleh CIMSA.

PAGE.46

Kegiatan ini dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an, kemudian pemberian materi mengenai ‘Management Stress’, mengingat semakin lanjut usia, seseorang mudah saja mengalami depresi yang berawal dari stress, oleh karena itu dipilihlah judul materi bagaimana dalam menyikapi stress pada lansia. Rangkaian acara berikutnya adalah goyang PPAP (Pinapple Pen Apple Pen) bersama geriatri untuk mengurangi stress, kemudia pemeriksaan kesehatan. Dalam pemeriksaan kesehatan ini diukur tekanan darah, kemudian dibandingkan dnegan data pertemuan sebelumnya. Rangkaian berikutnya adalah senang-senang, yaitu bermain game bersama, makan serta foto bersama. Kegiatan ini berpotensi untuk dilanjutkan, mengingat geriatri-geriatri yang ada di Panti Jompo Darussa’adah jarang ada yang menjenguk dan dapat memperat tali silaturahmi antara mahasiswa kedokteran dengan geriatri-geriatri di Panti Jompo Darussa’adah. Semoga project ini bermanfaat dan dapat menginspirasi teman-tam di local unimal maupun diluar local unimal. Akhir kata, Wassalamualaikum wr.wb

PAGE.47


pro magz.

cegar

SEPT OCT EDITION 2016

Orang-orang lanjut usia yang berada di panti jompo harus mendapat perhatian khusus, hal ini dikarenakan mereka sangat jarang berkumpul dengan keluarga sehingga mereka jarang mendapatkan kasih sayang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk Meningkatkan rasa kekeluargaan antara mahasiswa kedokteran Malikussaleh dengan warga panti jompo Darussa’adah serta meningkanya rasa awareness warga panti jompo darussa’adah mengenai kesehatan sebanyak 50% dalam kurun waktu 1 tahun. Manfaat yang bisa didapat dalam kegiatan ini diantara lain, terbentuknya suasana yang harmonis antara masyarakat panti jompo Darussa’adah dengan mahasiswa kedokteran yang mengikuti kegiatan Cegar, warga panti jompo Darussa’adah merasa masih ada orang-orang yang memperhatikan serta memberikan kasih sayang kepada mereka, mahasiswa kedokteran dapat belajar dalam meningkatkan rasa empati, serta dapat mengimplementasikan hasil belajarnya untuk dibagikan kepada warga panti jompo Darussa’adah. Sasaran dalam project ini adalah geriatri-geriatri yang ada di Panti Jompo Darussa’adah .

UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Assalamualaikum wr wb Scorp CIMSA Unimal telah mengadakan project tahunan yaitu Ceria Geriatri (CEGAR) pada hari Sabtu tanggal 1 Oktober 2016 di Panti Jompo Daruss’adah.Kegiatan dalam memberdayaan mahasiswa kedokteran untuk terus peduli terhadap orang-orang lanjut usia. Kegiatan ini haruslah dimulai dan dimotori oleh kaum muda, khususnya oleh CIMSA.

PAGE.46

Kegiatan ini dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an, kemudian pemberian materi mengenai ‘Management Stress’, mengingat semakin lanjut usia, seseorang mudah saja mengalami depresi yang berawal dari stress, oleh karena itu dipilihlah judul materi bagaimana dalam menyikapi stress pada lansia. Rangkaian acara berikutnya adalah goyang PPAP (Pinapple Pen Apple Pen) bersama geriatri untuk mengurangi stress, kemudia pemeriksaan kesehatan. Dalam pemeriksaan kesehatan ini diukur tekanan darah, kemudian dibandingkan dnegan data pertemuan sebelumnya. Rangkaian berikutnya adalah senang-senang, yaitu bermain game bersama, makan serta foto bersama. Kegiatan ini berpotensi untuk dilanjutkan, mengingat geriatri-geriatri yang ada di Panti Jompo Darussa’adah jarang ada yang menjenguk dan dapat memperat tali silaturahmi antara mahasiswa kedokteran dengan geriatri-geriatri di Panti Jompo Darussa’adah. Semoga project ini bermanfaat dan dapat menginspirasi teman-tam di local unimal maupun diluar local unimal. Akhir kata, Wassalamualaikum wr.wb

PAGE.47


pro magz.

scoreo

SEPT OCT EDITION 2016

SGP 1 dilaksanakan hari Minggu, tanggal 9 Oktober 2016 di Ruang Kuantan Lantai 1 Fakultas Kedokteran Universitas Riau. Pada tahun ini SCORE CIMSA UR mengambil materi Metodologi Penelitian, Design Poster Ilmiah, CIMSA Berbasis Data, dan Cara Menggunakan Aplikasi SPSS. SGP 1 tahun ini mengambil nama SCOREO (SCORE on October). Materi Metodologi Penelitian dan Design Poster ilmiah disampaikan oleh dr. Desby Juananda M.Sc selaku Dewan Pembina Organisasi CIMSA UR dengan durasi 90 menit. Pada materi ini member SCORE diharapkan dapat mengenal lebih awal seluk-beluk dunia riset, dasar-dasar penelitian, tahapan membuat penelitian dan cara membuat poster ilmiah sesuai dengan ketentuannya. Di akhir penyampaian materi, dr. Desby membuka sesi tanya jawab. Member sangat aktif untuk bertanya seputar penelitian dan membuat poster ilmiah. Setelah penyampaian materi oleh dr. Desby, dilaksanakan Small Working Group (SWG) membuat poster ilimiah dengan tema yang telah ditentukan. SWG dibagi menjadi 3 kelompok kecil. Kelompok 1 membahas mengenai Demam Berdarah, Kelompok 2 mengenai Filariasis, dan kelompok 3 mengenai Malaria. SWG berlangsung selama 30 menit. Design poster dipresentasikan oleh perwakilan kelompok, lalu dikomentari dan dinilai langsung oleh dr. Desby Juananda, M.Sc dan Deya Seiso ra selaku LOCO CIMSA UR. Design poster ini dimenangkan oleh kelompok Filariasis. dr. Desby mengharapkan kepada member SCORE agar dapat merealisasikan poster ilmiah ini disetiap project.

UNIVERSITAS RIAU

SGP level 1 dikenal juga dengan nama Training for Trainer (TNT). Pada level ini member SCORE mendapatkan training mengenai riset dari orang yang ahli dalam bidang riset. Selanjutnya training yang sudah didapatkan pada SGP 1 akan diimplementasikan di SGP level 2. Dengan demikian, SGP level 2 adalah realisasi dari SGP level 1. Bentuk realisasinya bisa berupa pembuatan kuisioner, pembuatan poster ilmiah, atau yang lain yang telah didapatkan dari SGP 1.

PAGE.48 PAGE.4

Materi CIMSA Berbasis Data disampaikan oleh Trainer CIMSA UR yang juga member SCORE, yaitu Nurul Syaidah dengan durasi 15 menit. Materi ini penting untuk diketahui oleh member CIMSA, terutama SCORE, karena saat ini CIMSA merupakan organisasi berbasis data. Para mmeber sangat aktif mendengarkan materi ini. Pada penghujung acara member SCORE diajarkan menggunakan aplikasi data SPSS oleh LORE CIMSA UR, Atya Nasmah. Semua member SCORE telah mempunyai aplikasi data SPSS di laptop masing-masing. Sehingga LORE dengan mudah memberikan pengarahan dan diikuti langsung oleh para member. Kemudian LORE menguji masing-masing member untuk mengetahui seberapa jauh kepahaman member dalam menggunakan SPSS

PAGE.49


pro magz.

scoreo

SEPT OCT EDITION 2016

SGP 1 dilaksanakan hari Minggu, tanggal 9 Oktober 2016 di Ruang Kuantan Lantai 1 Fakultas Kedokteran Universitas Riau. Pada tahun ini SCORE CIMSA UR mengambil materi Metodologi Penelitian, Design Poster Ilmiah, CIMSA Berbasis Data, dan Cara Menggunakan Aplikasi SPSS. SGP 1 tahun ini mengambil nama SCOREO (SCORE on October). Materi Metodologi Penelitian dan Design Poster ilmiah disampaikan oleh dr. Desby Juananda M.Sc selaku Dewan Pembina Organisasi CIMSA UR dengan durasi 90 menit. Pada materi ini member SCORE diharapkan dapat mengenal lebih awal seluk-beluk dunia riset, dasar-dasar penelitian, tahapan membuat penelitian dan cara membuat poster ilmiah sesuai dengan ketentuannya. Di akhir penyampaian materi, dr. Desby membuka sesi tanya jawab. Member sangat aktif untuk bertanya seputar penelitian dan membuat poster ilmiah. Setelah penyampaian materi oleh dr. Desby, dilaksanakan Small Working Group (SWG) membuat poster ilimiah dengan tema yang telah ditentukan. SWG dibagi menjadi 3 kelompok kecil. Kelompok 1 membahas mengenai Demam Berdarah, Kelompok 2 mengenai Filariasis, dan kelompok 3 mengenai Malaria. SWG berlangsung selama 30 menit. Design poster dipresentasikan oleh perwakilan kelompok, lalu dikomentari dan dinilai langsung oleh dr. Desby Juananda, M.Sc dan Deya Seiso ra selaku LOCO CIMSA UR. Design poster ini dimenangkan oleh kelompok Filariasis. dr. Desby mengharapkan kepada member SCORE agar dapat merealisasikan poster ilmiah ini disetiap project.

UNIVERSITAS RIAU

SGP level 1 dikenal juga dengan nama Training for Trainer (TNT). Pada level ini member SCORE mendapatkan training mengenai riset dari orang yang ahli dalam bidang riset. Selanjutnya training yang sudah didapatkan pada SGP 1 akan diimplementasikan di SGP level 2. Dengan demikian, SGP level 2 adalah realisasi dari SGP level 1. Bentuk realisasinya bisa berupa pembuatan kuisioner, pembuatan poster ilmiah, atau yang lain yang telah didapatkan dari SGP 1.

PAGE.48 PAGE.4

Materi CIMSA Berbasis Data disampaikan oleh Trainer CIMSA UR yang juga member SCORE, yaitu Nurul Syaidah dengan durasi 15 menit. Materi ini penting untuk diketahui oleh member CIMSA, terutama SCORE, karena saat ini CIMSA merupakan organisasi berbasis data. Para mmeber sangat aktif mendengarkan materi ini. Pada penghujung acara member SCORE diajarkan menggunakan aplikasi data SPSS oleh LORE CIMSA UR, Atya Nasmah. Semua member SCORE telah mempunyai aplikasi data SPSS di laptop masing-masing. Sehingga LORE dengan mudah memberikan pengarahan dan diikuti langsung oleh para member. Kemudian LORE menguji masing-masing member untuk mengetahui seberapa jauh kepahaman member dalam menggunakan SPSS

PAGE.49


pro magz.

set

SEPT OCT EDITION 2016

Salah satu project SCORA CIMSA UR periode 2016-2017 adalah SET (Sex Education Training). Project ini telah dilaksanakan pada hari Minggu, 02 Oktober 2016 pukul 08.00-11.30 WIB di Fakultas Kedokteran Universitas Riau. SET merupakan wadah bagi anggota SCORA CIMSA UR dan anggota CIMSA UR untuk menambah pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi termasuk HIV/AIDS dan untuk bisa menjadi peer educator (pendidik sebaya) khususnya dalam bidang kesehatan reproduksi termasuk HIV/AIDS. Sasaran utama dari project ini adalah seluruh Organizing Committee dan 2 orang dari masing-masing SCO. Acara ini diawali dengan pembukaan oleh MC dilanjutkan kata sambutan dari PO, LORA dan LOCO yang pada kegiatan kali ini diwakilkan oleh LORA. Kemudian acara ini di buka oleh LORA CIMSA UR. Dilanjutkan dengan pembacaan doa untuk kelancaran acara. Kemudian acara dilanjutkan dengan training. Materi pertama mengenai “HIV/AIDS” dengan pembicara yaitu Gebby Puspita Anggraini dan Aulia Husna Armaelis. Materi kedua mengenai “Pubertas dan Seks Bebas” dengan pembicara yaitu Rizki Pernadi dan Nurul Syaidah. Materi ketiga mengenai “KB dan Kontrasepsi” dengan pembicara Arief Budiman dan Herlinda Gustia.

UNIVERSITAS RIAU

PAGE.50 PAGE.4

Indikator keberhasilan project yaitu, meningkatnya pemahaman peserta tentang materi yang telah diberikan. Kegiatan selanjutnya yaitu SWG. Small working group adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui sejauh mana para peserta mengerti dengan training yang telah diberikan sebelumnya serta melatih para peserta untuk menjadi peer educator yang dapat menjelaskan materi yang telah didapatkannya kepada teman sebaya. Peserta dibagi tiga kelompok yang masing-masing dibina oleh trainer. Publikasi dilakukan melalui media sosial. Total pemasukan dana SET sebesar Rp 1.993.000,00 sedangkan pengeluaran dana sebesar Rp 544.500,00. Secara umum program kerja SET ini berjalan dengan baik dan lancar

PAGE.51


pro magz.

set

SEPT OCT EDITION 2016

Salah satu project SCORA CIMSA UR periode 2016-2017 adalah SET (Sex Education Training). Project ini telah dilaksanakan pada hari Minggu, 02 Oktober 2016 pukul 08.00-11.30 WIB di Fakultas Kedokteran Universitas Riau. SET merupakan wadah bagi anggota SCORA CIMSA UR dan anggota CIMSA UR untuk menambah pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi termasuk HIV/AIDS dan untuk bisa menjadi peer educator (pendidik sebaya) khususnya dalam bidang kesehatan reproduksi termasuk HIV/AIDS. Sasaran utama dari project ini adalah seluruh Organizing Committee dan 2 orang dari masing-masing SCO. Acara ini diawali dengan pembukaan oleh MC dilanjutkan kata sambutan dari PO, LORA dan LOCO yang pada kegiatan kali ini diwakilkan oleh LORA. Kemudian acara ini di buka oleh LORA CIMSA UR. Dilanjutkan dengan pembacaan doa untuk kelancaran acara. Kemudian acara dilanjutkan dengan training. Materi pertama mengenai “HIV/AIDS” dengan pembicara yaitu Gebby Puspita Anggraini dan Aulia Husna Armaelis. Materi kedua mengenai “Pubertas dan Seks Bebas” dengan pembicara yaitu Rizki Pernadi dan Nurul Syaidah. Materi ketiga mengenai “KB dan Kontrasepsi” dengan pembicara Arief Budiman dan Herlinda Gustia.

UNIVERSITAS RIAU

PAGE.50 PAGE.4

Indikator keberhasilan project yaitu, meningkatnya pemahaman peserta tentang materi yang telah diberikan. Kegiatan selanjutnya yaitu SWG. Small working group adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui sejauh mana para peserta mengerti dengan training yang telah diberikan sebelumnya serta melatih para peserta untuk menjadi peer educator yang dapat menjelaskan materi yang telah didapatkannya kepada teman sebaya. Peserta dibagi tiga kelompok yang masing-masing dibina oleh trainer. Publikasi dilakukan melalui media sosial. Total pemasukan dana SET sebesar Rp 1.993.000,00 sedangkan pengeluaran dana sebesar Rp 544.500,00. Secara umum program kerja SET ini berjalan dengan baik dan lancar

PAGE.51


pro magz.

UNIVERSITAS RIAU

PAGE.52

telemalt

SEPT OCT EDITION 2016

Salah satu project SCOPE CIMSA UR periode 2016-2017 adalah TELEMALT (Teaching and Learning for Human’s Agleam Potency). Yang telah dilaksanakan pada hari Minggu, 16 Oktober 2016 pukul 09.00-12.00 WIB di Panti Asuhan Sri Mujinab Pekanbaru. TELEMALT merupakan wadah bagi para member SCOPE dan anak-anak dari Panti Asuhan Sri Mujinab untuk saling berkomunikasi dan menambah pengetahuan dan skill terutama pengetahuan dalam berbahasa inggris. Sasaran utama dari project ini adalah anak anak dari Panti Asuhan Sri Mujinab Pekanbaru. Acara ini diawali dengan pengenalan dari member CIMSA kemudian di lanjutkan dengan pemberian materi oleh peer educator. Pada sesi ini, dibagi menjadi dua kelompok besar yang di bagi berdasarkan tingkat pendidikan dari anak-anak Panti Asuhan Sri Mujinab, yaitu SD dan SMA. Untuk kelompok SD, dilakukan pemberian materi berupa penyebutan nama anggota tubuh, angka dan huruf menggunakan flashcard dan video interaktif yang dibimbing oleh dua orang peer educator dari member SCOPE CIMSA UR yaitu, Dwi Nisa Chairun dan Jeanike Defrawati. Sedangkan kelompok SMA, materi yang diberikan adalah grammar dan preposition yang diberikan oleh dua orang peer educator dari member SCOPE CIMSA UR yaitu, Izfhathaniah dan Irene Yohana. Adapun peran Incoming pada sesi ini, Paolo Rinaldi, Incoming dari Italy yaitu sebagai pengamat dan juga memberi beberapa ilmu kepada anak-anak Panti Asuhan Sri Mujinab baik kelompok SMA maupun SD. Selanjutnya, dilanjutkan sesi kedua acara yaitu Performance. Dimana pada sesi ini, setiap anak di minta untuk menampilkan apa yang sudah mereka pelajari dari peer educator pada sesi sebelumnya. Adapun performance dari anak SD yaitu, menyebutkan nama-nama anggota tubuh dalam bentuk senam. Sedangkan anak SMA, menampilkan daily conversation. Pada sesi 2 ini, dinilai oleh Incoming, Paolo Rinaldi dan peer edu cator sebagai juri. Dimana akan dipilih 4 orang pemenang dari kelompok SD, dan 2 orang pemenang dari kelompok SMA. Indikator keberhasilan project yaitu, semangat dan pengetahuan dari adik-adik Panti Asuhan Sri Mujinab Pekanbaru dapat bertambah dalam berbahasa inggris serta meningkatkan soft skill yakni Public Speaking bagi para incoming dan member SCOPE-CIMSA UR. Publikasi dilakukan melalui medsos seperti Line, Instagram, dan Path. Total pemasukan dana TELE MALT sebesar Rp 720.000,- sedangkan pengeluaran dana sebesar Rp 717.075,- Secara umum program kerja TELEMALT by SCOPE CIMSA UR ini berjalan dengan baik dan lancar. Program kerja TELEMALT ini mendapat respon yang positif dari member SCOPE maupun target, yaitu anak-anak Panti Asuhan Sri Mujinab. Sehingga potensi keberlanjutan dari kegiatan ini cukup baik dan memberi banyak manfaat

PAGE.53


pro magz.

UNIVERSITAS RIAU

PAGE.52

telemalt

SEPT OCT EDITION 2016

Salah satu project SCOPE CIMSA UR periode 2016-2017 adalah TELEMALT (Teaching and Learning for Human’s Agleam Potency). Yang telah dilaksanakan pada hari Minggu, 16 Oktober 2016 pukul 09.00-12.00 WIB di Panti Asuhan Sri Mujinab Pekanbaru. TELEMALT merupakan wadah bagi para member SCOPE dan anak-anak dari Panti Asuhan Sri Mujinab untuk saling berkomunikasi dan menambah pengetahuan dan skill terutama pengetahuan dalam berbahasa inggris. Sasaran utama dari project ini adalah anak anak dari Panti Asuhan Sri Mujinab Pekanbaru. Acara ini diawali dengan pengenalan dari member CIMSA kemudian di lanjutkan dengan pemberian materi oleh peer educator. Pada sesi ini, dibagi menjadi dua kelompok besar yang di bagi berdasarkan tingkat pendidikan dari anak-anak Panti Asuhan Sri Mujinab, yaitu SD dan SMA. Untuk kelompok SD, dilakukan pemberian materi berupa penyebutan nama anggota tubuh, angka dan huruf menggunakan flashcard dan video interaktif yang dibimbing oleh dua orang peer educator dari member SCOPE CIMSA UR yaitu, Dwi Nisa Chairun dan Jeanike Defrawati. Sedangkan kelompok SMA, materi yang diberikan adalah grammar dan preposition yang diberikan oleh dua orang peer educator dari member SCOPE CIMSA UR yaitu, Izfhathaniah dan Irene Yohana. Adapun peran Incoming pada sesi ini, Paolo Rinaldi, Incoming dari Italy yaitu sebagai pengamat dan juga memberi beberapa ilmu kepada anak-anak Panti Asuhan Sri Mujinab baik kelompok SMA maupun SD. Selanjutnya, dilanjutkan sesi kedua acara yaitu Performance. Dimana pada sesi ini, setiap anak di minta untuk menampilkan apa yang sudah mereka pelajari dari peer educator pada sesi sebelumnya. Adapun performance dari anak SD yaitu, menyebutkan nama-nama anggota tubuh dalam bentuk senam. Sedangkan anak SMA, menampilkan daily conversation. Pada sesi 2 ini, dinilai oleh Incoming, Paolo Rinaldi dan peer edu cator sebagai juri. Dimana akan dipilih 4 orang pemenang dari kelompok SD, dan 2 orang pemenang dari kelompok SMA. Indikator keberhasilan project yaitu, semangat dan pengetahuan dari adik-adik Panti Asuhan Sri Mujinab Pekanbaru dapat bertambah dalam berbahasa inggris serta meningkatkan soft skill yakni Public Speaking bagi para incoming dan member SCOPE-CIMSA UR. Publikasi dilakukan melalui medsos seperti Line, Instagram, dan Path. Total pemasukan dana TELE MALT sebesar Rp 720.000,- sedangkan pengeluaran dana sebesar Rp 717.075,- Secara umum program kerja TELEMALT by SCOPE CIMSA UR ini berjalan dengan baik dan lancar. Program kerja TELEMALT ini mendapat respon yang positif dari member SCOPE maupun target, yaitu anak-anak Panti Asuhan Sri Mujinab. Sehingga potensi keberlanjutan dari kegiatan ini cukup baik dan memberi banyak manfaat

PAGE.53


pro magz.

aksi babeku

SEPT OCT EDITION 2016 Aksi Babeku diselenggarakan di SDN Binong 2. Anak-anak yang mengi-

kuti acara ini adalah murid-murid kelas 3. Pada pukul setengah tujuh, kami mulai mempersiapkan acara ini. Terlihat beberapa murid berseragam olahraga, yang tidak lain adalah murid-murid kelas 3, sudah mulai berdatangan. Setelah hampir seluruh murid berkumpul, tibalah saatnya kami memulai acara Aksi Babeku. Anak-anak dikumpulkan berdasarkan kelas mereka untuk diabsen. Kemudian, para group leader mengumpul kan anggota-anggota mereka yang sudah ditentukan, dari group 1-group 8. Anggota yang telah dikumpulkan diberikan name tag. Acara Aksi Babeku dimulai dengan pembukaan oleh MC, ice-breaking, dan doa. Acara pertama yang diselenggarakan adalah games. Ada tiga games yang diadakan oleh Aksi Babeku, yaitu tarik tambang, kuda bisik, dan koin dalam baskom. Anak-anak sangat bersemangat dan senang saat bermain. Disini, mereka juga diajarkan tentang kekompakan dan kerja sama antar anggota group. Anak-anak juga bermain dengan sportif dan bisa menerima saat mereka tidak menang dalam suatu games. Acara Aksi Babeku lainnya yang tidak kalah seru adalah Fun with Holi Powder.

UNIVERSITAS PELITA HARAPAN Mencuci tangan dan menggosok gigi merupakan dua hal termudah yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan diri. Namun, tidak jarang orang-orang masih meremehkan kedua aktivitas tersebut, sehingga kebiasaan mencuci tangan dan menggosok gigi belum tertanam dalam kebanyakan orang. Aksi Badan Bebas Kuman (Aksi Babeku) merupakan sebuah program yang dibuat oleh CDO-C, yang bertujuan untuk membangun kebiasaan mencuci tangan dan menggosok gigi pada anak-anak dan menambah pengetahuan anak-anak seputar kesehatan. Selain itu, Aksi Babeku juga punya aktivitas-aktivitas menarik dan yang pastinya, seru! Setelah mempersiapkan acara ini dalam satu bulan, akhirnya kami dapat mewujudkan acara ini pada hari Sabtu, 1 Oktober 2016.

PAGE.54

Seperti nama dari aktivitas ini, anak-anak akan bermain dengan holi powder bersama dengan group leaders. Mereka dilempari oleh holi powder, yang juga melambangkan penyakit-penyakit yang disebabkan jika tidak mencuci tangan dan menggosok gigi. Permainan ini dibentuk seperti permainan kucing-kucingan, dimana anak-anak sebisa mungkin harus menghindari terkena ‘penyakit’. Sangat terlihat kegembiraan anak-anak saat bermain. Acara selanjutnya adalah Stations Kebersihan. Ada tiga stations dalam acara ini, yaitu Station Cuci Tangan, Station Kebersihan, dan Station Penyakit. Pada ketiga station ini anak-anak diajarkan cara mencuci tangan dan menggosok gigi yang baik dan benar, manfaat-manfaatnya, dan penyakit yang berhubungan dengan tidak mencuci tangan dan menggosok gigi. Kemudian, anak-anak dibagikan diberikan hadiah berupa sikat gigi dan juga pasta gigi. Sebelum pulang, anak-anak dibagikan makan siang. Kami juga memberikan sabun buatansendiri untuk anak-anak. Sebelumnya, anak-anak sudah memilih bentuk dari sabun yang mereka inginkan, kemudian kami yang membantu anak-anak untuk membuat sabun. Pemberian sabun buatan sendiri ini bertujuan agar anak-anak termotivasi untuk selalu menjaga kebersihan dan juga menambah kreativitas mereka. Aksi Babeku dapat berjalan dengan cukup baik. Walaupun ada beberapa kendala dalam jalannya acara, tapi kami mampu mengatasinya dengan baik. Selain itu, anak-anak yang mengikuti acara ini sangat senang, terutama setelah mereka menunggu lama untuk mendapatkan sabun buatan sendiri. Kami, anggota dari CDO-C mendapatkan banyak sekali pengalaman baru dan pelajaran berharga dari Aksi Babeku. Kami berharap dari acara ini, anak-anak juga bisa merasakan pengalaman dan mendapat pengetahuan tentang kebersihan diri dan kesehatan, serta dapat membiasakan diri dalam mencuci tangan dan menggosok gigi.

PAGE.55


pro magz.

aksi babeku

SEPT OCT EDITION 2016 Aksi Babeku diselenggarakan di SDN Binong 2. Anak-anak yang mengi-

kuti acara ini adalah murid-murid kelas 3. Pada pukul setengah tujuh, kami mulai mempersiapkan acara ini. Terlihat beberapa murid berseragam olahraga, yang tidak lain adalah murid-murid kelas 3, sudah mulai berdatangan. Setelah hampir seluruh murid berkumpul, tibalah saatnya kami memulai acara Aksi Babeku. Anak-anak dikumpulkan berdasarkan kelas mereka untuk diabsen. Kemudian, para group leader mengumpul kan anggota-anggota mereka yang sudah ditentukan, dari group 1-group 8. Anggota yang telah dikumpulkan diberikan name tag. Acara Aksi Babeku dimulai dengan pembukaan oleh MC, ice-breaking, dan doa. Acara pertama yang diselenggarakan adalah games. Ada tiga games yang diadakan oleh Aksi Babeku, yaitu tarik tambang, kuda bisik, dan koin dalam baskom. Anak-anak sangat bersemangat dan senang saat bermain. Disini, mereka juga diajarkan tentang kekompakan dan kerja sama antar anggota group. Anak-anak juga bermain dengan sportif dan bisa menerima saat mereka tidak menang dalam suatu games. Acara Aksi Babeku lainnya yang tidak kalah seru adalah Fun with Holi Powder.

UNIVERSITAS PELITA HARAPAN Mencuci tangan dan menggosok gigi merupakan dua hal termudah yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan diri. Namun, tidak jarang orang-orang masih meremehkan kedua aktivitas tersebut, sehingga kebiasaan mencuci tangan dan menggosok gigi belum tertanam dalam kebanyakan orang. Aksi Badan Bebas Kuman (Aksi Babeku) merupakan sebuah program yang dibuat oleh CDO-C, yang bertujuan untuk membangun kebiasaan mencuci tangan dan menggosok gigi pada anak-anak dan menambah pengetahuan anak-anak seputar kesehatan. Selain itu, Aksi Babeku juga punya aktivitas-aktivitas menarik dan yang pastinya, seru! Setelah mempersiapkan acara ini dalam satu bulan, akhirnya kami dapat mewujudkan acara ini pada hari Sabtu, 1 Oktober 2016.

PAGE.54

Seperti nama dari aktivitas ini, anak-anak akan bermain dengan holi powder bersama dengan group leaders. Mereka dilempari oleh holi powder, yang juga melambangkan penyakit-penyakit yang disebabkan jika tidak mencuci tangan dan menggosok gigi. Permainan ini dibentuk seperti permainan kucing-kucingan, dimana anak-anak sebisa mungkin harus menghindari terkena ‘penyakit’. Sangat terlihat kegembiraan anak-anak saat bermain. Acara selanjutnya adalah Stations Kebersihan. Ada tiga stations dalam acara ini, yaitu Station Cuci Tangan, Station Kebersihan, dan Station Penyakit. Pada ketiga station ini anak-anak diajarkan cara mencuci tangan dan menggosok gigi yang baik dan benar, manfaat-manfaatnya, dan penyakit yang berhubungan dengan tidak mencuci tangan dan menggosok gigi. Kemudian, anak-anak dibagikan diberikan hadiah berupa sikat gigi dan juga pasta gigi. Sebelum pulang, anak-anak dibagikan makan siang. Kami juga memberikan sabun buatansendiri untuk anak-anak. Sebelumnya, anak-anak sudah memilih bentuk dari sabun yang mereka inginkan, kemudian kami yang membantu anak-anak untuk membuat sabun. Pemberian sabun buatan sendiri ini bertujuan agar anak-anak termotivasi untuk selalu menjaga kebersihan dan juga menambah kreativitas mereka. Aksi Babeku dapat berjalan dengan cukup baik. Walaupun ada beberapa kendala dalam jalannya acara, tapi kami mampu mengatasinya dengan baik. Selain itu, anak-anak yang mengikuti acara ini sangat senang, terutama setelah mereka menunggu lama untuk mendapatkan sabun buatan sendiri. Kami, anggota dari CDO-C mendapatkan banyak sekali pengalaman baru dan pelajaran berharga dari Aksi Babeku. Kami berharap dari acara ini, anak-anak juga bisa merasakan pengalaman dan mendapat pengetahuan tentang kebersihan diri dan kesehatan, serta dapat membiasakan diri dalam mencuci tangan dan menggosok gigi.

PAGE.55


pro magz.

blusukan

SEPT OCT EDITION 2016

Panitia mulai berkumpul di FK pada pukul 7 pagi dan pergi ke lokasi pada pukul 08.15. Terdapat sedikit kendala pada transportasi. Pertama, satpam mengeluhkan bahwa kendaraan transportasi kita membuat bundaran di FK menjadi macet, oleh karena itu panitia segera dimobilisasi menuju tujuan. Acara dimulai sedikit siang pada pukul 9.30 sebab kelas tempat seminar masih dipakai oleh FON. Acara dimulai dengan pembukaan dari Wakil Kepsek dan Ketua panitia. Semua berjalan dengan lancar. Kemudian diikuti dengan seminar yang dipimpin oleh dr.Vita Yunita Sutanto. Anak-anak sangat antusias dalam mengikuti seminar. Mereka sangat partisipatif dan mau mengikuti apa yang diberikan oleh dokter. Namun terdapat kendala, yaitu anak-anak yang duduk di belakang kurang bisa mendengarkan apa yang dokter bicarakan. Panitia kurang respon terhadap hal ini, sehingga ketika ketua memanggil anak-anak tersebut untuk duduk di depan, seminar sudah mau berakhir. Setelah seminar selesai, MC langsung mengkoordinasi anak-anak dan mentor untuk masuk ke bagian games.

UNIVERSITAS PELITA HARAPAN

PAGE.56

Games terdiri dari 5 pos dan games selesai sesuai dengan jadwal. Namun, ada beberapa pos yang kekurangan waktu dan ada pos yang kelebihan waktu. Pada akhirnya setelah games selesai, diadakan makan bersama. Anak-anak menyukai makanan yang diberikan oleh panitia. Terdapat beberapa makanan yang lebih dan panitia tidak disediakan makanan yang memadai, sehingga mau tidak mau panitia harus berbagi agar dapat makan semua. Akhirnya acara sudah mau berakhir, MC mengarahkan anak-anak dan mentor untuk masuk ke kelas. Kemudian diadakan penyerahan sertifikat dan bingkisan untuk sekolah dan dokter. Namun, sertifikat masih belum ditandatangani sehingga nanti PR hrus kembali ke sekolah untuk memberikan sertifikat yang sudah ditanda tangani. Acarapun diakhiri dengan sesi foto, kemudian pantia pulang dan dimobilisasi kembali ke FK

PAGE.57


pro magz.

blusukan

SEPT OCT EDITION 2016

Panitia mulai berkumpul di FK pada pukul 7 pagi dan pergi ke lokasi pada pukul 08.15. Terdapat sedikit kendala pada transportasi. Pertama, satpam mengeluhkan bahwa kendaraan transportasi kita membuat bundaran di FK menjadi macet, oleh karena itu panitia segera dimobilisasi menuju tujuan. Acara dimulai sedikit siang pada pukul 9.30 sebab kelas tempat seminar masih dipakai oleh FON. Acara dimulai dengan pembukaan dari Wakil Kepsek dan Ketua panitia. Semua berjalan dengan lancar. Kemudian diikuti dengan seminar yang dipimpin oleh dr.Vita Yunita Sutanto. Anak-anak sangat antusias dalam mengikuti seminar. Mereka sangat partisipatif dan mau mengikuti apa yang diberikan oleh dokter. Namun terdapat kendala, yaitu anak-anak yang duduk di belakang kurang bisa mendengarkan apa yang dokter bicarakan. Panitia kurang respon terhadap hal ini, sehingga ketika ketua memanggil anak-anak tersebut untuk duduk di depan, seminar sudah mau berakhir. Setelah seminar selesai, MC langsung mengkoordinasi anak-anak dan mentor untuk masuk ke bagian games.

UNIVERSITAS PELITA HARAPAN

PAGE.56

Games terdiri dari 5 pos dan games selesai sesuai dengan jadwal. Namun, ada beberapa pos yang kekurangan waktu dan ada pos yang kelebihan waktu. Pada akhirnya setelah games selesai, diadakan makan bersama. Anak-anak menyukai makanan yang diberikan oleh panitia. Terdapat beberapa makanan yang lebih dan panitia tidak disediakan makanan yang memadai, sehingga mau tidak mau panitia harus berbagi agar dapat makan semua. Akhirnya acara sudah mau berakhir, MC mengarahkan anak-anak dan mentor untuk masuk ke kelas. Kemudian diadakan penyerahan sertifikat dan bingkisan untuk sekolah dan dokter. Namun, sertifikat masih belum ditandatangani sehingga nanti PR hrus kembali ke sekolah untuk memberikan sertifikat yang sudah ditanda tangani. Acarapun diakhiri dengan sesi foto, kemudian pantia pulang dan dimobilisasi kembali ke FK

PAGE.57


pro magz.

puberty talk Para siswi terlihat begitu bersemangat, bahkan beberapa berlari untuk mendapatkan posisi terbaik selama presentasi, saat menuju booth-booth yang telah dihias dengan dekorasi-dekorasi menarik ditambah dengan variasi makanan kecil yang boleh diambil oleh peserta sambil mendengarkan presentasi di setiap booth.

SEPT OCT EDITION 2016

Waktu 20 menit yang diberikan untuk masing-masing booth berlalu tanpa terasa karena keingintahuan para siswi yang begitu besar sehingga mereka sangat aktif bertanya di setiap booth setelah mendengarkan presentasi, selain itu mereka juga aktif menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan seperti pada booth mitos contohnya. Setelah selesai dan mendapatkan penjelasan dari keempat booth, peserta perempuan kembali bergabung dengan peserta laki-laki yang sedang bermain games di aula. Setelah selesai bermain games, seluruh peserta diberikan post test sebagai indikator apakah pelajaran yang mereka dapatkan berhasil diterima dengan baik. Sekitar pukul 15.00 acara Puberty Talk selesai dilaksanakan ditutup dengan foto bersama seluruh panitia dan peserta.

UNIVERSITAS PELITA HARAPAN

Puberty Talk yang dilaksanakan di SMPN 9 Tangerang pada tanggal 1 Oktober 2016 dimulai tepat pukul 13.30, peserta perempuan maupun laki-laki berkumpul di aula untuk mengikuti pre test. Setelah pre test, para siswi diberikan kartu untuk pembagian kelompok dan langsung menuju booth-booth yang ditempatkan di kantin sekolah didampingi oleh mentor kelompok masing-masing sedangkan peserta laki-laki tetap berada di aula dan mendapatkan pelajaran tentang pubertas.

PAGE.58

Kami memulai hari dengan mayoritas membantu satu sama lain prepping untuk acara, ini termasuk dekorasi. Sementara mereka melakukan hal ini, wakil saya dan saya membantu transportasi mendapatkan semua mobil siap dan diberi nomor. Setelah kami menyiapkan kami sedang pergi ke pergi; ada satu masalah, wakil kami agak menguasai pekerjaan transportasi dan itu bagus dari dia tapi itu berakhir membingungkan semua orang karena di beberapa titik kita semua tersesat sehingga kami harus menunggu satu sama lain untuk konvoi ke sekolah. Ketika kami sampai ke sekolah saya mengumpulkan semua orang dan menugaskan orang-orang tentang apa yang harus mereka lakukan dalam rangka mempersiapkan. Sementara semua orang bekerja, beberapa gadis tidak melakukan apa-apa melainkan membuat orang lain melakukan pekerjaan mereka yang benar-benar menjengkelkan. Sebelum itu, acara kami berlari cukup lancar, presenter kami melakukan pekerjaan yang menakjubkan mendapatkan semua orang memompa untuk acara kami. komunikasi mereka dengan baik. Masalah yang kita pergi melalui cukup banyak. Seharusnya aku tidak ditugaskan untuk pekerjaan melainkan pastikan acara berjalan lancar karena kami mengalami masalah dengan salah satu staf di mana mereka tidak memberitahu orang tua pada waktu apa anak-anak akan berakhir dan aku tidak ada untuk membantu karena sibuk rekaman. Juga salah satu staf menuntut kita tentang memberi uang; namun ketika kami berbicara dengan kepala sekolah dia secara khusus mengatakan bahwa kami akan berkontribusi dengan memberikan persediaan untuk UKS. Juga kami diberitahu bahwa ruang kami diberi tidak akan cukup untuk anak-anak tetapi sebagai acara

PAGE.59


pro magz.

puberty talk Para siswi terlihat begitu bersemangat, bahkan beberapa berlari untuk mendapatkan posisi terbaik selama presentasi, saat menuju booth-booth yang telah dihias dengan dekorasi-dekorasi menarik ditambah dengan variasi makanan kecil yang boleh diambil oleh peserta sambil mendengarkan presentasi di setiap booth.

SEPT OCT EDITION 2016

Waktu 20 menit yang diberikan untuk masing-masing booth berlalu tanpa terasa karena keingintahuan para siswi yang begitu besar sehingga mereka sangat aktif bertanya di setiap booth setelah mendengarkan presentasi, selain itu mereka juga aktif menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan seperti pada booth mitos contohnya. Setelah selesai dan mendapatkan penjelasan dari keempat booth, peserta perempuan kembali bergabung dengan peserta laki-laki yang sedang bermain games di aula. Setelah selesai bermain games, seluruh peserta diberikan post test sebagai indikator apakah pelajaran yang mereka dapatkan berhasil diterima dengan baik. Sekitar pukul 15.00 acara Puberty Talk selesai dilaksanakan ditutup dengan foto bersama seluruh panitia dan peserta.

UNIVERSITAS PELITA HARAPAN

Puberty Talk yang dilaksanakan di SMPN 9 Tangerang pada tanggal 1 Oktober 2016 dimulai tepat pukul 13.30, peserta perempuan maupun laki-laki berkumpul di aula untuk mengikuti pre test. Setelah pre test, para siswi diberikan kartu untuk pembagian kelompok dan langsung menuju booth-booth yang ditempatkan di kantin sekolah didampingi oleh mentor kelompok masing-masing sedangkan peserta laki-laki tetap berada di aula dan mendapatkan pelajaran tentang pubertas.

PAGE.58

Kami memulai hari dengan mayoritas membantu satu sama lain prepping untuk acara, ini termasuk dekorasi. Sementara mereka melakukan hal ini, wakil saya dan saya membantu transportasi mendapatkan semua mobil siap dan diberi nomor. Setelah kami menyiapkan kami sedang pergi ke pergi; ada satu masalah, wakil kami agak menguasai pekerjaan transportasi dan itu bagus dari dia tapi itu berakhir membingungkan semua orang karena di beberapa titik kita semua tersesat sehingga kami harus menunggu satu sama lain untuk konvoi ke sekolah. Ketika kami sampai ke sekolah saya mengumpulkan semua orang dan menugaskan orang-orang tentang apa yang harus mereka lakukan dalam rangka mempersiapkan. Sementara semua orang bekerja, beberapa gadis tidak melakukan apa-apa melainkan membuat orang lain melakukan pekerjaan mereka yang benar-benar menjengkelkan. Sebelum itu, acara kami berlari cukup lancar, presenter kami melakukan pekerjaan yang menakjubkan mendapatkan semua orang memompa untuk acara kami. komunikasi mereka dengan baik. Masalah yang kita pergi melalui cukup banyak. Seharusnya aku tidak ditugaskan untuk pekerjaan melainkan pastikan acara berjalan lancar karena kami mengalami masalah dengan salah satu staf di mana mereka tidak memberitahu orang tua pada waktu apa anak-anak akan berakhir dan aku tidak ada untuk membantu karena sibuk rekaman. Juga salah satu staf menuntut kita tentang memberi uang; namun ketika kami berbicara dengan kepala sekolah dia secara khusus mengatakan bahwa kami akan berkontribusi dengan memberikan persediaan untuk UKS. Juga kami diberitahu bahwa ruang kami diberi tidak akan cukup untuk anak-anak tetapi sebagai acara

PAGE.59


SEE YOU ON NEXT EDITION

L AY O U T I N G A N D E D I T O R B Y

MUHAMMAD GILANG D P M E D I A A N D C O M M U N I C AT I O N T E A M CIMSA UNAND



ProMagz September - October 2016