Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Kamis, 22 Desember 2011 | No: 2063/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Perampok Bersenpi Gasak Rumah Pengusaha Pakaian

Polisi Sita 10.000 Butir Ekstasi Senilai Rp2,5 M

• Brankas Berisi Uang dan Surat Berharga Dibawa Kabur Medan-andalas Menjelang di ujung tahun 2011, kawanan perampok bersenjata api dan parang beraksi di Kota Medan. Kawanan perampok tersebut menggasak isi rumah pengusaha pakaian dan jasa pengiriman barang di Jalan Veteran No 186 ED, Rabu (21/12) pagi sekira pukul 06.30 WIB. Pelaku yang diperkirakan berjumlah empat orang terlebih dahulu menyekap dan mengikat seluruh penghuni rumah di lantai dua rumah tersebut. Saat itu rumah dihuni San Saw alias Hasan (75) bersama anaknya Ngawi Sen (43), menantunya Koe Cin (39), serta cucunya Veny (18), Vety (16), dan Peter (15). Menurut korban, keempat pelaku datang

Bersambung ke Hal. 15

TOTTENHAM vs CHELSEA andalas/hs poetra

Langsung MNCTV Jumat, 23 Des 2011, Pkl 03.00 WIB

SIAP MENYALIP DERBY London kembali memanaskan ajang Liga Inggris saat Tottenham Hotspur menjamu Chelsea, Jumat (23/12) dini hari nanti. Pertandingan ini diprediksi bakal berlangsung sengit karena kedua tim sekota itu bukan sekadar bersaing memperebutkan posisi ketiga klasemen, tetapi juga menjadi duel yang sarat dengan gengsi. Spurs yang saat ini berada di posisi ke tiga dengan 34 poin harus bisa menjaga tempatnya dari The Blues yang terus mengintai di bawahnya dengan selisih 2 poin. Siapapun tim yang memenangkan pertarungan ini, akan mempersempit jarak dari dua tim yang sedang bercokol di puncak, yakni Manchester City di posisi Didier Drogba pertama dengan raihan 41 Usai melewati poin dan Manchester United fase sulit, di bawahnya dengan mengbelakangan antongi 39 poin. menemukan performa terbaiknya.

Bersambung ke Hal. 15

Kurs Rupiah (21/12) Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD JPY MYR SGD USD

Jual 9270 1446 12009 14349 1176 11763 2890 7071 9151

Beli 9176 1432 11888 14200 1164 11633 2858 6998 9059

PAPARAN–Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga (kanan) didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Heru Prakoso (tengah) di Mapolresta Medan, Rabu (21/ 12), menunjukkan bungkusan berisi pil ekstasi ketika memaparkan penangkapan YY bersama barang bukti 10.000 butir ekstasi yang ditangkap Selasa (20/12) malam.

Medan-andalas Jaringan narkoba internasional kembali gagal beroperasi di wilayah Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara. Kali ini, sebanyak 10.000 butir pil ekstasi senilai Rp2,5 miliar asal Hongkong yang diduga akan diedarkan pada malam Tahun Baru, berhasil disita petugas Unit II Sat Res Narkoba Polresta, Medan, Selasa (20/12). Sampai Rabu (21/12), tersangka yang berperan sebagai kurir, Yuslian Yusman (57) warga Jalan Timor Baru II, Kelurahan Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur masih diperiksa petugas terkait. Sementara pemilik barang yang identitasnya telah diketahui yang disebut polisi sebagai Mr-X, masih dalam pengejaran.

Bersambung ke Hal. 15

Ada Sabu dan Kamar VIP di LP Wanita Tj Gusta Medan-andalas Petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kemenkumham menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Lapas Klas II Wanita Tanjung Gusta, Medan, Rabu (21/12) pagi. Hasilnya, petugas menemukan 5 gram sabu-sabu dan sebuah kamar VIP di hotel prodeo itu. Dua wanita yang diduga sebagai penghuni sekaligus pemilik barang haram itu langsung diamankan petugas. Berdasarkan informasi, kamar VIP yang dilengkapi televisi LCD dan DVD itu ditempati Anli Yusuf alias Mami, terpidana kasus kepemilikan narkoba yang divonis hakim PN Medan selama 10 tahun penjara. Ketika digeledah lebih teliti, tim yang dipimpin Wakil Menkumham Denny Indrayana juga menemukan sebuah brankas berisi uang Rp25 juta. Dan, yang lebih mencengangkan, dari kamar itu ditemukan sabu-sabu 5 gram. Temuan itu langsung menimbulkan indikasi penghuni kamar terlibat praktik peredaran narkoba di dalam lapas. Setelah menginterogasi Mami, petugas selanjutnya mengamankan seorang narapidana

andalas/istimewa

PENGEMBALIAN MOTOR CURIAN–Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga bersama Kasat Reskrim AKP Moch Yoris Marzuki SIK usai memberi keterangan tentang proses pengembalian 166 unit sepeda motor curian kepada pemiliknya tanpa dipungut biaya.

Pengembalian 166 Motor Curian, Gratis • Sepekan, 30 Penjudi Ditangkap Medan-andalas Petugas Reskrim Unit Ranmor Polresta Medan mempersilakan masyarakat yang

pernah kehilangan sepeda motor untuk datang dan melihat sepeda motornya di Mapolresta Medan Jalan HM Said No 1

Kampung Durian, Medan. Ada 166 unit sepeda motor curian yang berhasil disita di sana. Petugas akan segera mengembalikan sepeda motor tersebut tanpa dipungut biaya alias gratis. Syaratnya, pemilik cukup menunjukkan surat-surat resmi kepemilikan kendaraan tersebut berupa BPKB dan STNK kepada petugas. “Jika sudah membuat laporan polisi,

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Dari Liga Media Futsal SIWO PWI Sumut III 2011

ANEH tapi NYATA

Akhirnya Menjadi Ibu Setelah 6 Tahun Menanti Momongan Ketabahan menunggu kelahiran momongan memang menjadi idaman bagi pasangan suami istri. Itu jugalah yang dijalani pasangan Denny Kusyanto (31) dan Mardiana (29) yang datang jauh-jauh dari Asrama Sub Denpom 23 Iskandar Muda, Subulussalam, Aceh, ke Kota Medan. SEGALA usaha telah mereka lakukan selama 6 tahun sejak mereka menikah tahun 2005 silam. Baik ke dokter maupun ke orang pintar sudah mereka datangi. Namun, Tuhan belum juga mengabulkan keinginan mereka untuk mempunyai momongan.

andalas/yunan siregar

BAHAGIA– Orang tua bayi kembar empat, Mardiana dan suaminya Denny Kusyanto bahagia di ruang 302 F Lantai 3 RSIA Stella Maris, Rabu (21/12). Pada Maret 2011, Denny dan istrinya sepakat memutuskan

ikut program bayi tabung di bawah penanganan dr Binarwan

Halim SpOG (K) fer FICS di RSIA Stella Maris Medan. Dan, usaha mereka akhirnya tak siasia. Mardiana bisa hamil. Melalui operasi caesar yang berlangsung satu jam di RS itu pada Rabu (21/12), bayi yang telah lama mereka idamidamkan lahir. Bukan cuma seorang, bahkan mereka memiliki empat bayi sekaligus. Ya, bayi mereka kembar empat dan semuanya berkelamin perempuan. Kendati lahir prematur, kondisi keempat putri mereka normal dan masih dalam perawatan intensif petugas rumah sakit. Kebahagiaan terpancar dari wajah pasutri itu saat ditemui di ruang 302 F RSIA Stella Maris,

Bersambung ke Hal. 15

Indian Maya Hitung Mundur Hari Kiamat 2012 SUKU Indian Maya memperkirakan hari kiamat akan jatuh pada 21 Desember 2012. Kini mereka mulai melakukan hitung mundur berdasarkan ramalan itu. Menyusul dimulainya penghitungan mundur ini, Suku Maya yang berada di sekitar wilayah utara Meksiko melakukan berbagai ritual yang akan berlangsung selama satu tahun. Hal ini justru menarik perhatian banyak

pihak, khususnya para wisatawan. Pemerintah Meksiko pun memperkirakan akan dapat menarik wisatawan hingga 52 juta orang. Tentunya, hal ini seperti menjual hari kiamat yang menandakan titik balik matahari di tahun mendatang. Banyak arkeolog berdebat mengenai perkiraan kiamat pada 2012 mendatang. Bagi mereka, ramalan

Bersambung ke Hal. 15


Kamis 22 Desember 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

Terkait Kasus Tanah Jalan Jati

andalas Komisi A DPRD Medan Segera Panggil BPN Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan, Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Irwan Ginting, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Mengoptimalkan APBD Sumut untuk Rakyat

P

EMBANGUNAN di berbagai sektor di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2012, akan dibiayai dana Rp 7,3 triliun. Hal ini berdasarkan Rancangan-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Provinsi Sumut 2012, yang disahkan DPRD menjadi peraturan daerah (Perda) dalam sidang paripurna di Gedung Dewan, Rabu (21/12). Seluruh fraksi dalam paripurna dipimpin Ketua Dewan H Saleh Bangun bersama para Wakil Ketua Chaidir Ritonga, M Affan, Sigit Pramono Asri dan Kamaluddin Harahap, dihadiri Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Sekdaprovsu Nurdin Lubis dan para pimpinan SKPD, menyetujui pengesahan R-APBD itu. Struktur APBD 2012, yakni pendapatan daerah Rp 7,332 triliun, yang terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp 4,026 triliun, Dana Perimbangan Rp 1,686 triliun dan Lain-lain Pendapatan yang Sah Rp 1,619 triliun. Kemudian belanja daerah Rp 7,677 triliun, yang terdiri dari belanja tidak langsung Rp 4,504 triliun dan belanja langsung Rp 3,173 triliun. Antara pendapatan dan belanja, menyebabkan terjadinya defisit anggaran Rp 345,315 miliar, yang kemudian menjadi pembiayaan daerah. Dana sebesar Rp 7,3 triliun, tentu bukanlah jumlah yang sedikit. APBD Sumut tahun 2012, mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dibanding tahun lalu yang hanya sekitar Rp 5,1 triliun. Dengan kata lain terdapat peningkatan sekitar 30 persen. Peningkatan APBD Sumut ini, sudah barang tentu harus disyukuri. Apalagi, peningkatan tersebut ditopang dengan adanya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Sumatera Utara, yang kini mencapai angka Rp 4,026 triliun. Diharapkan peningkatan PAD tersebut, akan terus berlanjut di masa-masa mendatang, dengan cara terus mendorong dan memacu kinerja seluruh BUMD yang ada di daerah ini. BUMB sepatutnya tidak hanya pandai meminta dana penyertaan modal dari Pemprovsu, melainkan juga harus disertai dengan adanya kontribusi PAD. Sejalan dengan visi-misi pemerintahan Syampurno, yang ingin mewujudkan rakyat tidak lapar, tidak sakit, tidak bodoh, dan memiliki masa depan, kita berharap hendaknya APBD Sumut benar-benar dioptimalkan untuk kepentingan rakyat Sumatera Utara. Skala prioritas APBD Sumut harus dialokasikan demi kepentingan masyarakat. Misalnya, peningkatan ketahahan program pangan, sosialisasi Jamkesda dan Jamkesmas, pembangunan sarana pendidikan dan bantuan siswa miskin serta mengupayakan tersedianya lapangan kerja baru, untuk mengurangi angka pengangguran. Sebaliknya, alokasi dana untuk kegiatan-kegiatan seremonial dan tidak dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat, hendaknya dikurangi dan ditekan seminimal mungkin. Sekali lagi diingatkan, dana sebesar Rp 7,3 triliun, bukanlah jumlah yang sedikit. Dana sebanyak itu, sudah sepatunya dapat memberi jaminan, akan semakin meningkatnya kesejahteraan rakyat serta makin mulusnya jalan-jalan di pedesaan.(**)

Medan-andalas Untuk menyelesaikan persoalan warga Jalan Jati yang menjadi korban atas eksekusi Pengadilan Negeri (PN) Medan, Komisi A DPRD Medan akan segera memanggil pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan. Pemanggilan ini untuk mecari tahu kebenaran sertifikat yang dimiliki warga atas tanah tesebut. “Sesuai laporan yang kita terima, warga memiliki sertifikat hak milik atas lahan yang dieksekusi PN Medan itu dan merasa sangat dirugikan karena rumah mereka dirubuhkan. Untuk itu, kita akan memediasi persoalan ini dengan memanggil pihak BPN,� kata Wakil Ketua Komisi A DPRD Medan Surianda Lubis di gedung DPRD Medan, Rabu (21/12). Menurut Surianda, tidak ada alasan bagi Komisi A DPRD Medan untuk tidak merespon persolan sengketa tanah di Jalan Jati, Kelurahan Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur tersebut. Sebab, akibat eksekusi tersebut warga yang menempati lahan itu selama ini sudah sangat dirugikan dan kehilangan tempat tinggal. “Langkah terbaik untuk meyelesaikan masalah ini adalah mendudukkan pihak-pihak terkait yang terlibat dalam masalah ini. Dari sini nantinya kita akan dapat menempuh langkahlangkah apa yang akan diambil DPRD Medan,� ujarnya. Melalui pemanggilan pihakpihak terkait dalam masalah tersebut, lanjut Surianda, DPRD Medan akan lebih aspiratif dalam mengeluarkan reko-

mendasi yang harus dilaksanakan pihak PN Medan dan Pemko Medan mapun pihakpihak terkait lainnya. “Kita tidak menginginkan ada warga beranggapan bahwa DPRD Medan ini lamban menyikapi persoalan masyarakat, khususnya mengenai tanah yang memang banyak terjadi di Kota Medan. Karena itu, Komisi A harus segera mungkin menetapkan pemanggilan kepada pihak-pihak terkait atas masalah tersebut,� tegas Surianda. Lebih lanjut politisi PKS ini mengatakan, salah satu persoalan yang dihadapi di Kota Medan saat ini adalah persoalan tanah. Dalam konteks seperti ini, Pemko Medan harusnya bisa mengambil langkah-langkah antisipasi dari awal, sehingga persoalan seperti yang dihadapi warga Jalan Jati tidak terjadi di daerah lainnya. “Kalau ada sebagian menganggap bahwa warga yang tergusur itu adalah warga yang selama ini menumpang di atas lahan seseorang, harusnya aparatur Pemko Medan bisa mengantisipasi munculnya persoalan seperti sekarang ini,� kata Surianda. Oleh karena itu, Surianda

andalas/hs poetra

MENGADU KE DPRD - Warga korban penggusuran di Jalan Jati, Pulo Brayan, Medan saat mengadukan nasib mereka ke DPRD Medan Selasa kemarin. Kunjungan mereka diterima Wakil Ketua DPRD Ikrimah Hamidy dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). meminta agar ke depan Pemko Medan harus memiliki mekanisme dan aparat yang baik dalam masalah pertanahan. Dengan demikian, keabsahan sertifikat tanah yang dimiliki masyarakat atas tanah yang dikuasainya dapat dijamin kebenarannya oleh hukum dan undang-undang. “Manajemen pengelolaan tanah itu harus bisa dikelola

dengan baik. Ke depan Pemko Medan harus bisa menjamin keabsahan setifikat tanah yang dimiliki setiap warga Kota Medan dan siap mengadvokasi jika ada terjadi masalah, seperti yang terjadi di Jalan Jati saat ini,� ujarnya. Selain itu, Surianda juga mengimbau Pemko Medan agar tidak mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) di

Ibu Merupakan Tiang Negara Medan-andalas Peran seorang ibu sangat besar dalam membentuk kepribadian anak-anak mereka. Seorang ibu memiliki naluri untuk mengasuh, mengasah, dan mengasihi keluarga dan anak. Dengan sentuhan kasih sayang seorang ibu, anak-anak akan belajar tentang nilai-nilai kebenaran, kebaikan, dan kemuliaan hidup. Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Dr H Rahmat Shah melalui Staf Ahli DPD RI, Bechta Perkasa Asky yang menghadiri acara peringatan Hari Ibu ke-83 tahun 2011 yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di aula Martabe Kantor Gubsu, Medan, Senin (19/12). Rahmat mengakui bahwa pangkal kebahagiaan tiap individu senantiasa dimulai dari lingkungan terkecil dan paling mula dikenal individu tersebut. Lingkungan inilah yang disebut dengan keluarga dan ibu sebagai pengelola rumah tangga yang paling utama. Dari rumah tangga yang terkelola dengan baik, fisik, mental, dan spiritual para anggota keluarga, maka akan lahir generasi-generasi masa depan yang tercerahkan. Dalam pandangannya, Rahmat menilai bahwa para ibu adalah pilar

Mantan Rektor USU Terima Piagam Penghormatan

hatian kepada anakataupun tiang-tiang anak mereka. sebuah negara. Dalam puncak Di sisi lain, teracara peringatan Hakadang kesulitan ri Ibu ke-83 tahun ekonomi dan kon2011, Ketua Penadisi keluarga sering sihat Badan Koormemaksa seorang dinasi Organisasi Waibu bekerja dan nita (BKOW) Sumut membantu suamiNy Sutias Handayani nya untuk menoGatot Pujo Nugroho pang kebutuhan menceritakan sejakeluarga. Dalam Dr H Rahmat Shah rah singkat mengekondisi seperti ini, nai Hari Ibu. perhatian dan eneDisampaikannya bahwa sergi kasih sayang para ibu yang seharusnya tercurah kepada jarah Hari Ibu berawal dari gema anak-anak mereka menjadi Sumpah Pemuda dan alunan lagu Indonesia Raya pada tangterabaikan. Oleh karenanya Rahmat gal 28 Oktober 1928 pada Kongmengharapkan agar pemerin- res Pemuda Indonesia. Atas prakarsa para peremtah Indonesia semakin fokus untuk menyejahterakan ma- puan pejuang kemerdekaan syarakat. Pemerintah juga di- pada tanggal 22-25 Desember minta serius memperhatikan 1928 diselenggarakan Kongres upaya-upaya peningkatan kua- Perempuan Indonesia pertama kali di Yogyakarta. Salah satu litas perempuan Indonesia. Kepada para ibu yang ber- keputusan kongres tersebut karier di luar rumah, Rahmat adalah dibentuknya satu orgamengimbau agar senantiasa nisasi federasi yang mandiri mempunyai pemahaman dan dengan nama “Perikatan Perkesadaran akan ketinggian koempoelan Perempuan Indoarti dan peran dari kebera- nesia� (PPPI). Selanjutnya, pada saat daan mereka dalam membentuk masa depan generasi Kongres Perempuan Indonemuda. Sehingga para ibu ya- sia ke-3 yang diadakan di ng bekerja di luar rumah tidak Bandung tahun 1938 ditemelupakan nilai penting dari tapkan bahwa tanggal 22 Desebuah keluarga dan beru- sember sebagai Hari Ibu yang saha semaksimal mungkin merupakan Hari Nasional buuntuk tetap memberikan per- kan Hari Libur. (GUS)

Medan-andalas Mantan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof dr Chairuddin P Lubis DTM&H SpA(K), menerima piagam penghormatan dari Fakultas Ekonomi (FE) USU dan diserahkan langsung oleh dekan, Jhon Tafbu Ritonga, Rabu (21/12). Dalam penyerahan piagam yang dilangsungkan di Fakultas Kedokteran (FK) USU itu, Dekan FE didampingi Pembantu Dekan (PD) II, Arifin Lubis; dan PD III, Ami Dilham. Piagam yang diserahkan ini merupakan piagam yang diberikan seiring peringatan Dies Natalis ke-50 FE USU, akhir November lalu. Hanya saja, pada malam penyerahan itu, mantan Rektor USU Chairuddin P Lubis berhalangan datang. Dalam kesempatan itu, Jhon Tafbu menyatakan, piagam yang diberikan itu merupakan bentuk penghormatan fakultas yang dipimpinnya kepada Chairuddin P Lubis yang telah memimpin USU selama belasan tahun. Dalam masa kepemimpinannya, Chairuddin dinilai membawa banyak kemajuan bagi universitas tertua di Sumatera ini dalam berbagai

UMA Wisuda 600 Lulusan  Di Antaranya Bupati Langkat Ngogesa Sitepu Medan-andalas Universitas Medan Area (UMA) mewisuda sebanyak 600 lulusan, terdiri dari lulusan S1 dan Program Pendidikan Strata Dua (S2), Rabu (21/12) di Gelanggang Mahasiswa Kampus I UMA, Jalan Kolam Medan Estate. Dari 600 yang diwisuda, salah seorang di antaranya Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH. Rektor UMA Prof Dr H A Ya’kub Matondang MA pada rapat senat terbuka itu mengungkapkan, bahwa pada era ini telah terjadi pergeseran nilai-nilai sosial dalam masyarakat, karenanya pendidikan etika dan akhlak menjadi perhatian khusus. “Ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki tanpa dibarengi dengan etika akan dapat menghancurkan eksistensi umat manusia. Di sinilah relevansi UMA dengan visinya: Menghasilkan SDM Inovatif dan Berakhlak,� ucapnya. Dia juga berharap, alumni

Andalas/ist

WISUDAWISUDA-Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH saat diwisuda oleh Rektor UMA Prof Dr HA Ya’kub Matondang MA didampingi Dekan FH UMA Prof Syamsul Arifin, di Gelanggang Mahasiswa Kampus I UMA, Jalan Kolam Medan Estate, Rabu (21/12). yang dihasilkan mampu berpikir inovatif serta memiliki moral dan akhlak mulia. Intelektual yang inovatif dan berakhlak dicitrakan sebagai intelektual yang bertakwa dimana seluruh aktivitas kesehariannya dipandang sebagai ibadah kepada Tuhan. Pengurus Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) Drs HM Erwin Siregar MBA menyatakan, pihaknya akan terus meningkatkan mutu pendidikan di kampus itu. Pasalnya, ini sudah menjadi tuntutan

dalam menghadapi persaingan. “UMA sendiri akan menuju ISO 9000-2001, artinya menuju kampus yang berstandar internasional,�ucap Erwin menjawab wartawan seusai pelaksanaan wisuda. Dia menegaskan bahwa ISO 9000-2001 itu akan digapai dalam dua tahun ini. Untuk menggapai itu UMA akan melakukan pelayanan prima di seluruh unit kerja. “Saya yakin dengan pelayan prima ini akan dapat memuaskan bagi para mahasiswa,�ucap

atas lahan di Jalan Jati tersebut, baik izin medirikan rumah maupun pagar lahan yang sudah dieksekusi itu. “Pemko Medan jangan pernah mengeluarkan izin apapun di tanah yang masih bermasalah. Sebab, jika itu dilakukan Pemko Medan maka bisa jadi akan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi semua pihak,� tandas Surianda. (BEN)

Erwin. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Heri Kusmanto, dalam laporannya menyampaikan, 600 lulusan UMA yang diwisuda terdiri dari 582 program S1 Fakultas Teknik, Pertanian, Ekonomi, Hukum, Ilmu Sosial Politik, Psikologi dan Biologi. Kemudian, 18 orang dari program magister dari prodi Magister Administrasi Publik, Magister Agribisnis, Magister Ilmu Hukum dan Magister Psikologi. Di antara wisudawan adalah

aspek, baik ilmu pengetahuan, penelitian maupun pengabdian masyarakat sebagaimana Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di antara kemajuan dan peningkatan yang diperoleh USU selama kepemimpinan Chairuddin P Lubis ialah tersedianya Kampus USU Kuala Bekala, terwujudnya pembangunan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) USU, dan perbaikan kurikulum pendidikan sehingga bisa mempersingkat masa studi mahasiswa dengan standar yang sama seperti kurikulum sebelumnya. Menanggapi pemberian piagam penghormatan ini, Chairuddin P Lubis mengaku, semasa menjabat rektor, dirinya banyak menerima bantuan dan dukung dari sivitas akademika FE USU, di antaranya mantan Dekan FE, Prof Hadibroto dan Jhon Tafbu sendiri. Bantuan dan dukungan yang diberikan itu misalnya adalah membantu memperbaiki sistem pengelolaan keuangan, manajemen, dan dukungan lainnya. Menanggapi pemberian piagam penghormatan itu, Chairuddin mengungkapkan terima kasih kepada Dekan FE USU dan jajarannya. (NAS)

Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu yang dilantik sebagai Sarjana Hukum (SH). Ngogesa Sitepu kepada wartawan mengatakan, belajar merupakan perintah agama, karenanya setiap kita berkewajiban untuk terus menerus meningkatkan kualitas diri melalui berbagai kesempatan dan peluang untuk menimba ilmu. “Alhamdulillah, studi saya yang sempat tertunda kini rampung diselesaikan,� kata Ngogesa. Ngogesa dengan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) 098400266 berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana hukumnya setelah melalui ujian sidang atas bimbingan dosen Suhatrizal, SH, MH dan Syafaruddin, SH, MHum dengan judul “Skripsi Aspek Hukum Terhadap Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan oleh Oknum PNS�, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,61. Bupati Langkat yang hadir bersama istri Ny Hj Nuraida Ngogesa juga mengungkapkan gelar kesarjanaan yang diraih semata-mata untuk lebih memotivasi dirinya dan keluarga serta masyarakat Kabupaten Langkat akan perlunya pendidikan untuk meningkatkan kualitas diri. (HAM)


Kamis 22 Desember 2011

Curah Hujan di Sumut Dampak Badai Washi Filipina Medan-andalas Badai tropis Washi yang menewaskan ratusan warga di Filipina berdampak kepada Sumatera Utara. Setidaknya intensitas curah hujan meningkat dalam dua hari terakhir. Hartanto, Kepala Data dan Informasi (Datin) pada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah I Stasiun Bandara Polonia Medan, membenarkan hal itu ketika dikonfirmasi di Bandara itu, Selasa (20/12). Menurut dia, prediksi cuaca dua hari ke depan, badai Hashi sudah memasuki perairan utara kawasan Laut China Selatan (LCS), yaitu lautan yang dihampiri Negara Malaysia dan Thailand Selatan. Dengan demikian akan berimbas ke Sumatera Utara. “Masyarakat harus mewaspadai, badai tropis tersebut yang sudah menewaskan 650 warga Filipina serta 800 warga lainnya hilang ditelan badai,” katanya mengingatkan. Di Filipina, akibat peristiwa tersebut telah mengubah dua kota pantai menjadi gurun berlumpur dipenuhi mobil yang hanyut dan pohon tumbang. Menurut Hartanto, kondisi cuaca saat ini di kawasan Medan dan daerah lainnya terjadi hujan semakin merata dengan intensitas lebat dan sedang, terutama kawasan pesisir timur Sumatera Utara baik kawasan Medan, Deli Serdang, Langkat dan Asahan. Intensitas curah hujan meningkat juga mengguyur kawasan pergunungan seperti Berastagi dan Tanah Karo bahkan kawasan Selat Malaka serta pesisir barat Sumatera Utara seperti Sibolga, Madina maupun Nias. Dengan demikian, peluang banjir dan tanah longsor diperkirakan masih cukup tinggi terutama daerah Mandailing Natal (Madina) dan Pulau Nias. “Ke depan sungai-sungai di Sumatera Utara bahkan kawasan Medan diprediksikan akan meluap lagi karena curah hujan juga meningkat di kawasan pergunungan. Dengan demikian Sungai Deli, Babura, Denai dan Sungai Batuan akan meluap,” tambahnya. Sejak tiga hari belakangan ini kecemasan warga yang bertempat tinggal di daerah aliran sungai menjadi cemas, mengingat hujan siang malam mengguyur kawasan Medan dan daerah lainnya secara merata. Dengan demikian, peluang bajir kiriman pada malam hari cukup besar. Misalnya Amiruddin dan Jamaan yang tinggal tidak jauh dari Sungai Batuan Medan Johor menyatakan kecemasan. Masalahnya, selama ini kalau meningkat intensitas curah hujan luapan air sungai menggenangi sejumlah kawasan pemukiman di Kecamatan Medan Johor. “Hal tersebut berkaitan Sungai Batuan semakin dangkal akibat pembuangan sampah tidak terkontrol. Setiap musim hujan air akan menggenangi kawasan pemukiman warga terutama di Jalan Sukatari, Sukapura, Sukaria, Suka Bakti dan lainnya,” kata Jamaan. (RIL)

Pelayanan Pegawai Biro Binsos Pilih Kasih Medan-andalas Kendati Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho selalu mengingatkan agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemprovsu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, namun faktanya PNS di Biro Bina Sosial dan Kesejahteraan (Binsos Kesra) Setdaprovsu masih jauh dari harapan. Pasalnya, banyak warga mengeluhkan kinerja PNS di Biro Binsos Kesra di Lantai III Kantor Gubsu karena masih amburadul dan pilih kasih dalam memberikan pelayanan. “Saya sangat kecewa sekali terhadap kinerja staf di Binsos ini karena pelayanannya pilih kasih. Kalau warga biasa yang datang menanyakan proposalnya mereka tidak begitu menghiraukannya. Tapi kalau dijual salah seorang nama pejabat Pemprovsu mereka tampak ramah,” ujar Lindung kepada wartawan Senin (19/12) yang mengaku datang dari Taput mengurusi proposal bantuan gereja. Menurut Lindung, dalam bulan Desember ini saja, dia sudah bolak balik datang ke Medan sampai 3 kali. Tapi keberadaan proposal gereja itu belum juga ada kepastian apakah dibantu atau tidak. Jika ditanya kepada staf di Biro Binsos, katanya proposal itu sedang diproses dan sedang berada di atas (Sekdaprovsu-red). “Saya sudah capek Pak, bolak balik nanyakan pegawai bagian di agama ini tapi jawaban dan pelayanan yang diberikan tidak memuaskan,” ujar Lindung. Hal senada juga dikatakan S Ginting, proposal meminta bantuan untuk penyelesaian pascasarjana belum jelas juntrungannya. Jawaban yang dia peroleh selalau bahwa proposal masih di atas (sekda). Dan ditanya dimana nomor suratnya, pegawai biro Binsos selalu mengatakan sedang sibuk jadi tidak sempat memperlihatkannya. “Kalau sudah begini, semua mengaku sibuk. Tapi kalau kita punya kenalan, staf di sini cepat mengurusinya,” ujar Ginting. Sementara itu, Kepala Biro Binsos Kesra Sakhira Zandi ketika dikonfirmasi tidak berada di ruang kerjanya, tapi sedang mendampingi Plt Gubsu. Terkait hal ini, Ketua LSM Tralindo R Damanik mendesak Plt Gubsu segera memutasi para pejabat lama dan staf yang lama di Biro Binsos karena tidak maksimal bekerja untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. (WAN)

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

3

Pembangunan Harapan Square Berlanjut

Warga Diimbau Lakukan Class Action andalas/hs poetra

Medan-andalas Anggota Fraksi Medan Bersatu DPRD Kota Medan Godfried Effendi Lubis mengimbau warga sekitar Jalan Samnhudi agar melakukan gugatan class action (perwakilan kelompok) kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan atas persoalan pembangunan Harapan Square. “Kita heran melihat sikap Wali Kota Medan. Saat menjabat sebagai pelaksana tugas Wali Kota Medan, Rahudman menggusur semua pedagang dari kawasan itu, tapi sekarang malah membangun lapak-lapak pedagang di atas trotoar dan bahu jalan secara permenen,” kata Godfried kepada wartawan di gedung DPRD Medan, Rabu (21/12). Karena itu, kata Golfried yang juga anggota Komisi D DPRD Medan ini, warga harus melakukan perlawanan seperti melakukan gugatan class action kepada Pemko Medan. “Warga yang merasa dirugikan lakukan saja class action kepada Pemko Medan,” tandasnya. Dia mengatakan, alasan Wali Kota Medan untuk membangun kawasan tersebut sebagai ikon kuliner, sebenarnya patut didukung. Namun, dalam melakukan pembangunan itu hendaknya jangan sampai melanggar aturan ya-

MENINJAU - Anggota Komisi C DPRD Medan saat meninjau pembangunan Harapan Square di Jalan Samanhudi, Kelurahan Hamdan, Medan Maimun, belum lama ini. Komisi C mengimbau agar pembangunan dihentikan sementara selama dalam proses penyelesaian tuntutan warga yang tinggal di sekitar lokasi tersebut. ng sudah dibuat Pemko Medan sendiri. “Pemko Medan sudah melanggar aturan yang dibautnya sendiri. Sikap seperti ini tidak bisa dibernarkan. Pembangunan itu jangan dilakukan dengan mengesampingkan aturan yang sudah ada,” tandasnya. Sebagaimana diketahui, lanjut Godfried, upaya pembangunan Harapan Square tersebut mendapat perlawanan dari warga di sekitar lokasi. Karena memang keberadaan pusat jajanan malam itu nantinya sangat mengganggu aktifitas warga. “Di sinilah diperlukan sebuah kebijakan yang berdasar

Koordinasi Pemprovsu, Pemkab/Pemko dan PTPN II Sangat Lemah Medan-andalas Konsep pembangunan perkotaan kawasan Medan-Binjai-Deli Serdang-Karo (Mebidangro) sangat bagus untuk percepatan pembangunan, pertumbuhan wilayah dan peningkatan kesejahteraan rakyat di kawasan tersebut. Sayangnya, koordinasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dengan kabupaten/ kota, serta PTPN II sangat lemah, sehingga pembangnan Mebidangro rawan konflik. Demikian antara lain refleksi akhir tahun 2011 Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang disampaikan ketuanya, H Irwan Nasution SH, MHum, Sekretaris Riza Fakhrumi Tahir, Wakil Ketua Ir H Haris Harto MSP, Drs H Daudsyah Munthe MM, Syamsul Qomar dan pengurus lainnya, di Hotel Garuda Plaza Medan, Rabu (21/12). “Sebagai contoh, ketika Pemrovsu merencanakan ‘Kota Baru’ seluas 3000 hektar di lahan milik PTPN II di Percut Sei Tuan, ternyata pihak PTPN II tidak tahu rencana itu. Padahal, PTPN II juga sudah merencanakan akan mem-

pada kepentingan orang banyak. Jangan karena ambisi ingin membangun, lantas mengesampingkan kepentingan masyarkat di sekitar lokasi,” katanya. Sebelumnya, Komisi C dan D DPRD Kota Medan sudah meminta agar pembangunan Harapan Square stanvas selama dalam proses penyelesaian tuntutan warga yang tinggal di sekitar lokasi tersebut. Sayangnya, permintaan lembaga DPRD Medan itu tidak digubris Wali Kota Medan dan pihak pengembang Harapan Square, dan aktivitas pembangunan tetap berjalan. Bahkan, Wali Kota Medan

Rahubantah bahwa pembangunan Harapan Square di Jalan Samanhudi, Kelurahan Hamdan, Medan Maimun dalam keadaan stanvas. Pembangunan Harapan Square akan terus dilanjutkan. “Kita sudah menandatangani MoU dengan pihak ketiga untuk membangun Harapan Square, tidak mungkin distanvaskan. Itu untuk memberdayakan masyarakat dan upaya penataan kota,” kata Rahudman Harahap pada acara silaturahmi dan coffee morning bersama dengan insan pers di Hotel Emerald Garden Medan, Selasa (20/12). Terkait adanya keberatan

warga yang tinggal di sekitar Jalan Samanhudi atas pembangunan Harapan Square, lanjut Rahudman, pihaknya akan mencarikan solusi. Namun, keberatan warga itu jangan dipolitisir. “Kalau sudah pensiun, pensiun ajalah, jangan keberatan warga itu dibesar-besarkan untuk kepentingan politik. Saya lebih paham bagaimana menata kota ini menjadi lebih baik,” ujar Rahudman seolah meyindir Amru Daulay (mantan Bupati Mandailing Natal), penduduk Jalan Samanhudi yang paling getol menolak kehadiran Harapan Square. (BEN)

Pembangunan Mebidangro Rawan Konflik

bangun ‘Kota Sawit’ atau North Sumatera Palm Oil Valley (NSPOV) di areal seluas 8000 hektar yang membentang dari Percut hingga Kualanamu,” ucap Irwansyah Nasution. Lemahnya koordinasi itu, kata Irwansyah, menjadikan pembangunan Mebidangro rawan konflik. Bukan hanya dengan pemkab/pemko, tapi yang lebih parah dengan PTPN II. Kalau dengan pemkab/ pemko konflik masih pada tataran penyesuaian Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) Mebidangro. Sedangkan konflik Pemprov-PTPN II terkait dengan perencanaan dan penguasaan areal Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II. “Tentu saja kondisi ini sangat merugikan PTPN II. Padahal, PTPN II adalah BUMN yang sedang ‘sekarat’. Dan bukan tidak mungkin, akibat perencanaan Mebidangro yang miskoordinasi, PTPN II terancam dilikuidasi,” ungkap Irwansyah yang juga didampingi Wakil Bendahara PDK Kosgoro ’57 Sumut, Nova Juli Rosanna SE, Wakil Sekretaris Ramli Arianto, dan Wakil Ketua Zaman Gomo Mendrofa SH. Kosgoro ’57 juga menyoroti lemahnya koordinasi antara

andalas/hamdani

REFLEKSI AKHIR TAHUNAHUN-Ketua PDK Kosgoro 1957 Sumut Irwansyah didampingi pengurus lainnya saat menyampaikan refleksi akhir tahun 2011 kepada pers di Hotel Garuda Plaza Medan, Rabu (21/12). Pemprovsu dengan pemko/ pemkab dalam perencanaan maupun pelaksanaan konsep Mebidangro. Misalnya, Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) Mebidangro yang disusun Pemprovsu menetapkan Bandara Polonia tetap sebagai bandara internasional dan Pangkalan TNI-AU meskipun Bandara Kualanamu sudah beroperasi nantinya,

tapi Pemko Medan justru mengembangkan kawasan Polonia menjadi Central Business District (CBD). Selain itu, Pemprovsu dinilai tidak memiliki skala prioritas dalam pelaksanan master plan Mebidangro. Sebagai contoh, jaringan perkeretaapian yang belum optimal, pembangunan jalan tol MedanBinjai-Tebing Tinggi, serta

infrastruktur ke Bandara Kualanamu belum dilaksanakan, tapi Pemprovsu sudah “mimpi” membangun kota baru di Kecamatan Percut Sei Tuan Deli Serdang. “Seharusnya, selesaikan dulu pembangunan yang sudah lama direncanakan, setelah itu fokuskan pada rencana-rencana yang lain,” kata Irwansyah. Dalam refleksi akhir tahunnya, PDK Kosgoro 1957 Sumut akhirnya merekomendasikan, perlu koordinasi dan sosialisasi baik antara Pemprovsu, pemkab/pemko, PTPN II maupun antara pemerintah dengan lembaga-lembaga sosial dalam mewujudkan pembangunan Mebidangro. Koordinasi dan sosialisasi ini sangat penting. Selain bisa mengindari tumpang tindih kebijakan, juga akan menyiapkan masyarakat secara mental menerima modernisasi di kawasan Mebidangro. “Jangan sampai terjadi, pemerintah menyiapkan fasilitas-fasilitas modern, tapi mental warganya masih ndeso, tidak siap menerima proses modernisasi,” kata Sekretaris PDK Kosgoro 1957 Riza Fakhrumi Tahir. (HAM)

Gas Turbin-12 di PLN Pembangkitan Belawan Rusak

PT PJBS dan Sulzer Indonesia Dilapor ke KPK Medan-andalas PT Pembangkitan Jawa Bali Service (PJBS), anak perusahaan dari PT PLN (persero) dan PT Sulzer Turbine Indonesia (STI) sebagai sub kontraktor, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait dugaan korupsi pada pemasangan (instalasi) dan perbaikan pekerjaan Life Time Extention (LTE) Major Overhouls Gas Turbine (GT) 12 di Sektor Pembangkitan Belawan Tahun 2009. Hal itu dikatakan Direktur Gerakan Penyelamat Harta Negara (Gerphan) Pusat, Ir Janto Dearmando kepada wartawan, Selasa (20/12). Dalam laporannya, Gerphan menguraikan, pada tahun 2009 PJBS melaksanakan pekerjaan LTE Major Overhouls Gas Turbine GT 12 di Sektor Pembangkitan

Belawan dengan membeli Major Components dari Siemens dengan harga Rp 200 miliar. Dengan penggunaan Major Components dari OEM (Siemens), maka Siemens sebagai pabrikan memberikan strandar/toleransi sehingga Daya Terpasang GT-12 sebesar 128 MW dapat terpenuhi. Tapi dalam pelaksanaannya, ternyata PJBS tidak dapat melaksanakannya sesuai dengan standar dan toleransi yang direkomendasikan oleh Siemens, justru unit GT-12 mengalami vibrasi tinggi sehingga daya mampu maksimum GT-12 hanya berkisar 110-115 MW atau terdapat selisih sebesar 13-18 MW. Menurut Janto, potensi kerugian negara akibat tidak optimalnya GT-12 adalah

kehilangan daya akibat vibrasi tinggi. Dengan asumsi kehilangan 30 MW = 30.000 KW x 270 hari/pertahun x 24 jam/hari x Rp.400/jam. Maka terdapat kerugian negara sebesar Rp80 miliar/tahun. Perhitungan biaya listrik yang seharusnya dipasok PT PLN ke konsumen dengan harga jual Rp1200/KWH, biaya produksi Rp800/KWH maka kerugian PT PLN Rp400/KWH ditambah lagi dengan biaya perbaikan dan penggantian komponen GT yang rusak akibat vibrasi tinggi tersebut. Protes Keras Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Kontraktor Kelistrikan Indonesia (Akklindo) Sumut, Drs. Didhin Mahidin meminta agar PLN KITSBU segera membatalkan tender Nomor : 017/RKS-eA/610/PPBJ-A/ 2011 pekerjaan dan

pengadaan Major Overhoul PLTGU GT 11 PLN Pembangkitan Belawan karena terindikasi diarahkan kepada PT PJBS dan berpotensi merugikan negara puluhan miliar. Menunur Didhin, Tender kali ini dilakukan dengan menggunakan HPS OEM (Siemens) akan tetapi dalam pelaksanaan tendernya sengaja diubah menjadi non OEM. Hal ini sengaja dilakukan panitia untuk memuluskan jalan bagi PJBS sebagai peserta dan bisa menggunakan komponen material lain dengan harga murah walaupun dengan kualitas rendah. Komponen material Non OEM lebih murah 40 % dari yang OEM (Siemens). “Informasi yang kami dapatkan, PJBS akan bekerjasama dengan PT Sulzer Turbine Indonesia dengan menggunakan

komponen material merk Magna, buatan Iran,” bebernya. Ditambahkan Didhin, para kontraktor lokal Sumut akan melakukan protes keras kepada Meneg BUMN, Direksi PLN dan PLN KITSBU jika tender tetap dipaksakan dengan Non OEM dan diarahkan kepada PJBS dan PT Sulzer Turbine Indonesia karena hal itu akan meniadakan peran serta kontraktor lokal dan merusak tatanan dunia usaha bidang kelistrikan di Sumut. Sedangkan Gerphan meminta agar KPK memeriksa pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab atas terjadinya kerugian negara tersebut, di antaranya, GM PLN KITSBU, Direksi PT Pembangkitan Jawa Bali Service (PJBS) dan Direksi PT Sulzer Turbine Indonesia. (THA)


HUKUM & KRIMINAL

Kamis 22 Desember 2011

harian andalas | Hal.

4

Pengantar Kotak di Gereja Katedral Diperiksa Perwira Bidang Keamanan Negara Medan-andalas Kepolisian Sektor Medan Kota, Polresta Medan, Rabu (12/12) sore kembali memanggil Tongam FE Siregar (40), pengantar kotak mencurigakan di Gereja Khatolik Katedral Jalan Pemuda dan rumah dinas Walikota Medan. Tongam dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan ulang. Namun pemeriksaan kali ini bukan dilakukan penyidik Polsek maupun Polresta Medan. Tongam diperiksa perwira menengah berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dari Subdit I Bidang Keamanan

Negara Reserse Kriminal Umum Poldasu. Pemeriksaan kali ini mendapat perhatian serius dari petinggi di Polda Sumut. Bahkan Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga dan Direktur Reskrimum Poldasu Kombes Pol Bambang H dan Kasubdit I Reskrimum AKBP Heri Susyanto tampak hadir di Mapolsek Medan. Selain itu Kasat Reskrim Polresta Medan AKP Moch Yoris Marzuki SIK dan Kanit Idik I Jahtanras AKP Yudhi Frianto SIK juga memimpin apel personil Unit Jahtanras di Mapolsek Medan Kota. Terkaiat kedatangannya di Mapolsek Medan Kota, Tagam Sinaga tidak berkomentar. Begitu dia selesai bertemu Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat

SIK, orang nomor satu di Polresta Medan itu langsung pergi dengan mobilnya. Sementara AKP M Yoris ditanya wartawan, menjawab, kedatangan mereka ke Polsek hanya sekadar "main". "Tidak ada apaapa, hanya main-main saja," kata dia. Namun dari keterangan beberapa personil kepolisian, kedatangan Kapolresta Medan, Direktur Reskrimum dan sejumlah perwira ke Polsek Medan Kota untuk menindaklanjuti perintah Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro untuk menggali kembali informasi tentang pria yang meletakkan kotak itu ke gereja dan rumah dinas walikota. Sedangkan informasi lainnya menyebutkan, perintah Kapoldasu menyidik kasus itu,

karena adanya perintah Kapolri Jenderal Timur Pradopo yang menyaksikan berita kotak itu di salah satu tv swasta. "Persoalan bukan cuma masalah kotak itu diletakkan, tetapi juga dikarenakan penanganan kotak di rumah dinas walikota ternyata ditangani TNI, bukan polisi. Bahkan kotak di rumah dinas walikota sempat diledakkan," kata sumber. Kasubdit I Reskrimum AKBP Heri Susyanto, ditanya membenarkan kedatangan mereka atas perintah Kapolda. "Ya, atas perintah Kapolda untuk mengecek kebenaran kasus kemarin (kotak) itu," kata dia, mengatakan, setelah di cek, kotak itu memang berisi selebaran soal imbauan tidak memakan buah-buahan dan makanan luar

negeri. Dia juga mengatakan sudah melakukan konfirmasi kepada orang yang meletakkan kotak itu. Sementara, Tongam Siregar ditanya wartawan membenarkan dirinya diperiksa kembali terkait kasus itu. "Ya, saya dipanggil lagi ke Polsek, tetapi pemeriksaan dilakukan penyidik dari Poldasu" kata dia. Ditanya terkait apa saja pertanyaan kepadanya, Tongam mengatakan, masih soal motifnya meletakkan kotak di Gereja Katedral dan rumah dinas walikota. "Penjelasan saya sama, saya tidak berniat sedikitpun melakukan teror seperti dugaan semula, karena sebelum meletakkan kotak itu, saya telah menyurati instansi-instansi terkait di Medan soal imbauan itu," kata dia.(HER)

Lagi, Oknum Polisi Disidang Kasus Narkoba Medan-andalas Erwan Johari Ricky Manurung, anggota SPK Polres Pematang Siantar, bersama Leo Iskandar Hasibuan (mantan anggota Polri) dan Benny Elvis Presly Pasaribu kembali menjalani sidang perkara narkobanya di PN Medan, Selasa (20/12). Agenda sidang kali ini, masih mendengarkan keterangan saksi, yakni oknum Polwan Dit Narkoba Poldasu yang menyaru sebagai pembeli serta melakukan penangkapan kepada ketiga terdakwa. Dalam keterangannya, Siti oknum Polwan yang menyaru sebagai Esther Siregar, menerangkan, penangkapan itu berawal dari informasi warga yang mereka peroleh tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu. Lantas, Siti bersama tim-

nya melakukan penyelidikan dan memancing para terdakwa untuk bertransaksi. “Kami mendapat informasi dari warga, lalu kami pancing dengan memesan dua ons sabu. Terdakwa Benni menyanggupinya,� terang Siti dihadapan ketua majelis hakim Kawit Riyanto SH. Dalam persidangan sebelumnya, ketiga terdakwa dijerat dalam dakwaan primer melanggar pasal 114 (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 thn 2009, sedangkan dakwaan subsidernya melanggar pasal 112 jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 thn 2009. Chairidho sudah ditangkap majelis. Saat ini, sudah ditahan di Rutan,� ujar jaksa menjawab pertanyaan majelis hakim tentang keberadaan Chairidho, oknum Polres Binjai. (THA)

Pembobol Warnet Ditangkap Medan-andalas Dua pekan buron, tersangka pembobol warung internet (warnet), Dedi Syahputra, 33 (foto) warga Jalan Jermal VI, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai ditangkap petugas Reskrim Polsek Percut Seituan di warung tak jauh dari rumahnya, Rabu (21/12) dini hari. Kapolsek Percut Seituan, Kompol Maringan Simanjuntak ketika dikonfirmasi mengatakan, tersangka ditangkap dari hasil pengembangan dari tersangka Anto (35) warga Jalan Brigjen Katamso yang ditang-

kap dua pekan lalu. Anto ditangkap dari dalam kamar Hotel Heroes, Jalan HM Joni Medan. Tersangka di kantor polisi mengaku mencuri karena diajak oleh ketiga rekannya. Dan dirinya mendapatkan uang hasil curian itu sebesar Rp1 juta. Sementara itu dari hasil pemeriksaan petugas, tersangka Dedi Syahputra berikut berkas perkaranya akan dilimpahkan ke Polsek Patumbak, karena TKP-nya di wilayah hokum Polsek Patumbak.(ACO)

Diputusi Pacar, Pemuda Sei Bamban Tenggak Roundap Sei Bamban-andalas Gara-gara diputusi pacarnya, Mardi (20) warga Dusun I, Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban, Sergai nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menenggak racun rumput Roundap, Selasa (20/ 12) sekira pukul 08.00 WIB. Menurut penuturan Tukiman (69) habis pulang dari sawah, dia melihat keponakannya muntah-muntah lalu kejang-kejang sehingga dia memanggil bidan yang ada disekitar kediamannya. “Dia sempat bilang minum racun rumput, sehingga kami membawanya ke RS Melati, namun sekira pukul 12.30 WIB, nyawa Mardi tidak tertolong,� papar Tukiman. Tukiman sendiri tidak mengetahui penyebab tewasnya keponakannya tersebut, karena sejak tinggal bersamanya Mardi selalu membantunya di sawah. �Aku kasihan sama dia, karena sejak ibunya meninggal

dia seperti kehilangan tempat mengadu,� ucap Tukiman meneteskan air mata. Sementara itu penuturan bebarapa rekan korban, Mardi nekat minum racun akibat diputusi pacarnya Fitri (14) warga Desa Penggatalan, Kecamatan Sei Bamban, Sergai yang telah dipacarinya sejak duduk dibangku kelas VI SD. “Mardi bilang malam minggu itu dia melihat Fitri jalan sama cowok lain, sebelumnya sabu sore mereka sempat ribut dan dia diputusi Fitri,� ungkap rekan Mardi dirumah duka. Ditambahkan rekan korban, Mardi tergolong lajang yang rajin kerja setiap hari Mardi selalu membantu uwaknya ke sawah, sedangkan malam selalu kumpul dengan temantemannya. “Mungkin dia prustrasi di putusi Fitri, karena mereka sudah 4 tahun pacaran, tiba-tiba dia melihat Fitri jalan sama cowok lain,’ kata rekan korban tersebut. (RYAD)

Truk Muatan Batu

Truk CPO

Truk Muatan Batu Cadas dan CPO Terbalik Perbaungan-andalas Dua truk masing-masing mengangkut batu cadas dan crude palm oil (CPO) terbalik. Truk BK 8212 XM bermuatan batu cadas muda yang datang dari salah satu Galian C di STM Hilir tujuan Mabar-Amblas, terbalik persis di depan Gereja HKBP Dagang Kerawang Tanjung Morawa, Rabu (21/12). Sedangkan truk tanki BK 9775 BI muatan puluhan ton CPO tujuan Medan, terblik setelah menabrak

pembatasan jembatan Sei Ular di Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, sekira pukul 09.00 WIB. Informasi diperoleh, tidak ada korban jiwa atas kejaian itu. Waga sekitar yang mengetahui kejadian berbondong-bondong menatangi lokasi kejadian untuk menyakikan dari dekat terbaliknya truk itu. Menurut keterangan rekan sopir truk, Udalah (50) truk

tersebut datang dari arah Dusun Tungkusan, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir. Dengan muatan yang menggunung damtruk tersebut melaju ke arah Tanjung morawa dengan Tujuan Mabar. Namun saat berada persis di depan Gereja HKBP Dagang Kerawang Tanjung Morawa, roda sebelah kanan damtruk tersebut amblas dan akhirnya terbalik. Sementara truk tanki terbalik gara-gara ban belakang pecah. Tidak hanya pembatas jembatan

Gunakan Ijazah Palsu

Anak Wabup Langkat Ditetapkan Sebagai Tersangka Medan-andalas Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut akhirnya mentepkan anak wakil bupati Langkat, HP sebagai tersangka dalam kasus dugaan kepemilikan ijazah palsu D III AMIK MBP (Akademi Manajemen Informatika Komputer Medan Business Polytechnic). Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Pol Sadono Budi Nugroho ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan penetapan status hukum tersangka tersebut. "Berdasarkan hasil gelar perkara, statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka,"

ujar Sadono, Rabu (21/12). Dikatakan Sadono, setelah ditetapkan tersangka dalam waktu dekat HP akan segera dipanggil untuk menjalani penyidikan. "Suratnya akan kita layangkan minggu ini. Tapi, kita minta datang setelah 'natalan' nanti, sekitar tanggal 28 Desember 2011" sebut Sadono. Saat ditanya, dengan siapa HP mengurus ijazah palsu tersebut, Sadono mengaku belum dapat memastikannya. "Tersangkanya aja belum diperiksa, jadi kita belum tahu. Kita lihat saja nanti hasil dari pemeriksaan yang bersangkutan nanti

mengembang kemana," ucapnya. Diketahui, anak kandung Wakil Bupati Langkat, Budiono yang berinisial HP diduga menggunakan ijazah palsu pada penerimaan PNS Langkat tahun 2010. Untuk itu, pihak badan pertimbangan penyelesaian kasus-kasus pengawai melakukan kroscek ke AMIK MBP. Hasil kroscek tersebut, disimpulkan bahwa HP yang lulus PNS Langkat 2010 menggunakan ijazah palsu. Oleh karena itu, pihak AMIK MBP pun membuat surat pengaduan yang ditujukan kepada Polda Sumut beberapa waktu lalu. (STARBERITA)

yang rusak ditabrak truk tersebut, ratusan liter CPO yang berada dalam tangki tumpah ke aliran sungai Ular, hinga menyebabkan air sungai berubah warnanya menjadi kuning. “Tadi pagi kami mendengar ban pecah dan benturan keras dilokasi jembatan. Setelah kami lihat ada truk tangki yang datang dari arah Tebing menuju Medan, menabrak dinding jembatan dan hampir terjun ke sungai. Satu jam kemudian tangkinya

Pria Mabuk Rusak Kafe Garoga Delitua-andalas Seorang pria dalam kondisi mabuk berat dalam keadaan mabuk berat mengamuk dan merusak kafe garoga di Jalan Flamboyan, Medan, Selasa (20/12). Akibat perbuatan pria berinisial H tersebut, sejumlah barang-barang pecah belah berikut satu unit alat musik keyboard mengalami kerusakan. Tidak senang atas perbuatan pelaku, pemilik kafe Garoga, Ramli Simanjuntak (34) melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Delitua, Selasa (20/12) siang. Menurut keterangan korban, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 01.00 WIB. Saat itu pelaku warga sekitar kafe diduga dalam keadaan pengaruh minuman keras yang mendadak emosi dan marah-marah. Dalam kondisi dipengaruhi alkohol tersebut di tengah ramainya pengunjung menikmati suasana santai, pelaku melakukan perusakan terhadap sejumlah barang dan peralatan kafe seperti gelas, kursi, meja louds speaker hingga alat musik keyboard. Perbuatan pelaku menurut korban, tidak terjadi kali ini saja. Namun, kata Simajuntak, hal yang sama juga pernah dilakukan tersangka terhadap barang-barang kafe milik korban, tahun lalu. (STP)

SAMBUT HARI IBU

Tuntut Terdakwa di Bawah Umur, Jaksa Wanita Sering Bimbang Hari Ibu adalah hari peringatan atau perayaan terhadap peran seorang ibu dalam keluarganya, baik untuk suami, anak-anak, maupun lingkungan sosialnya.

P

eringatan dan perayaan biasanya dilakukan dengan membebastugaskankan ibu dari tugas domestik yang seharihari dianggap merupakan kewajibannya, seperti memasak, merawat anak, dan urusan rumah tangga lainnya. Kemarin siang, andalas mencoba mewancari seorang jaksa wanita yang telah memiliki anak tentang pengalamannya bertugas

melakukan penuntutan terhadap seorang terdakwa yang masih berusia dibawah umur. Dwi Melly Nova (foto), jaksa dari Kejatisu yang sehari-hari bersidang di Pengadilan Negeri Medan itu mengaku ada dilema dalam mengemban tugas yang diberikan negara kepadanya. Tak jarang, wanita yang sudah 10 tahun bertugas sebagai jaksa itu terharu dan menangis saat menuntut seorang terdakwa di bawah umur. “Setiap menyidangkan anak dibawah umur, pasti ada saja dilema yang saya hadapi. Terkadang ada rasa tak sampai hati untuk menuntutnya,� terang wanita yang memiliki tiga anak itu. Namun, karena negara telah memberikan kepercayaan

terbalik dan CPO yang berada dialam tangki tumpah kesungai,� ujar Anto dan Ahmad warga Perbaungan. Menurut keduanya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena begitu kejadian kepala truk nyandar di dinding jembatan sehingga sang sopir dan kernetnya langsung keluar menyelamatkan diri. “Mereka berdua selamat. Tangkinya nyandar didinding jembatan, kalau tidak truk itu sudah masuk sungai,� katanya.(RYAD)

kepadanya, mau tak mau, si penerus bangsa itu harus dituntut untuk mempertanggung jawabkan tindak pidana yang telah dilanggarnya. “Ya mau tak mau saya harus menuntutnya, tapi biasanya saya memberikan tuntutan minimum dengan alasan yang meringankan masih dibawah umur,� bebernya seraya sempat berpikir bagaimana jika anaknya yang didudukkan di kursi pesakitan itu. Dicontohkannya, seperti kasus peredaran narkoba yang pernah ditanganinya. Ketika itu, seorang anak dibawah umur diadili bersama pamannya, namun dalam berkas terpisah. Karena iba melihatnya, si anak hanya dituntut 4 tahun sedangkan pamannya dituntut selama 10 tahun. (THA)


HUKUM & KRIMINAL

Kamis 22 Desember 2011

Pecat Pegawai Tanpa Pesangon, Konsul AS Digugat Medan-andalas Konsul Amerika Serikat yang berada di Medan dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, masing-masing sebagai tergugat I dan tergugat II, digugat Indra Taufiq Djafar (38), warga Jalan Matahari VI, Helvetia. Pasalnya, pihak Konsulat Amerika Serikat di Medan telah memecatnya tanpa alasan yang jelas. Dalam pemecatan itu, penggugat yang telah bekerja selama 11 tahun 8 bulan, tidak mendapat haknya seperti yang diatur dalam UU RI No. 13 tahun 2003, tentang Ketenagakerjaan, yang mengatur secara spesifik tentang hak-hak pekerja. “Seharusnya sidang digelar hari ini, tapi terpaksa ditunda karena tergugat tidak hadir tanpa pemberitahuan,�

ujar penggugat melalui kuasa hukumnya, Parlindungan HC Tamba dan Hasbi Sitorus, kepada wartawan usai mengikuti sidang yang dipimpin majelis hakim Yuffery F Rangka SH, Rabu (21/ 12) kemarin. Selama bekerja dengan tergugat, kata Hasbi, kliennya telah menunjukkan itikad baik dengan menjaga hubungan dengan pihak ma-

najemen kantor serta karyawan dari tergugat. Hal itu dibuktikan dengan prestasi yang diperoleh selama bekerja di kantor tergugat berupa penghargaan sebagai karyawan terbaik. Sedangkan mengenai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), tidak memiliki dasar sama sekali. Alasannya hanya karena penggugat pernah ditawari marketing Bank Danamon Cabang Medan untuk menjadi nasabah guna mengajukan pinjaman, namun kenyataanya penggugat tidak merealisasikan tawaran tersebut. “Pemecatan sepihak yang dilakukan tergugat I, Konsul Amerika Serikat di Medan,

Antony Woods, terjadi satu hari setelah kliennya mendapatkan penghargaan sebagai karyawan terbaik dari tergugat,� terangnya. Berbagai upaya telah dilakukan penggugat, termasuk melakukan penyelesaian Bipartit dengan pihak tergugat, namun tidak tercapai penyelesaian. Dan panggilan secara patut yang dilakukan dinas tenaga kerja sebanyak dua kali terhadap tergugat tidak mendapat respon sama sekali. Untuk itu, terangnya, dalam gugatan yang dilakukan, penggugat mengajukan tuntutan hak normative kepada tergugat dengan mengacu pada ketentuan pasal 156 ayat 2,3,4 UU No 13 tahun

2003. Dalam tuntutan itu, penggugat mengajukan tergugat untuk membayar uang pesangon sebesar Rp107.856.000 dan uang penghargaan selama masa kerja dengan nilai Rp131.824.000. Selanjutnya, penggugat juga menuntut agar tergugat membayar ganti rugi perumahan dan perobatan senilai Rp19.773.600 dan uang penuh sejak Juli s/d Oktober 2011 sebanyak Rp175.565.600. “Kita akan perjuangkan hak-hak pekerja dalam hal ini penggugat selaku klien kami, kita akan buktikan dalam persidangan mendatang,� paparnya. (THA)

Keluarga Korban Pembunuhan Minta Pelaku Dihukum Berat Pancur Batu-andalas Dinda alias Lala (29), keluarga Leo Chandra alias Ahok (25), korban pembunuhan di Jalan Jamin Ginting, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis, 28 April 2011 lalu sekira pukul 21.00 WIB, minta pelaku dihukum berat. Korban tewas dihadapan pacarnya Nina Eliza (23), warga Desa Paya Geli, Keca-

matan Sunggal, Deli Serdang. Dua orang yang didakwa sebagai pelaku yang menghabisi nyawa korban, dituntut dengan hukuman masing-masing 18 tahun dan 15 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dicky Wirawan Sitinjak SH di PN Lubuk Pakam yang bersidang di Pancur Batu. Keduanya adalah Dosin Sembiring Pelawi alias Doa (27) warga Desa Merdeka, Keca-

matan Merdeka, Tanah Karo dan Natanael Bangun alias Nata (29) warga Jalan Gundaling, Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Tanah Karo. Dinda alias Lala (29) yang merupakan kakak kandung Ahok, waraga Komplek Rahayu Mas Tembung menilai tuntutan JPU sudah cukup ringan bagi seorang pembunuh seperti terdakwa. “Tuntutan hukuman yang diajukan jaksa sudah

cukup ringan dibandingkan dengan perbuatan sadisnya. Adik saya Chandra dibunuh secara keji. Membunuh ayam saja tidak seperti yang dilakukan terhadap Chandra,� katanya. Adik dari lima bersaudara itu dibunuh saat mau pulang dari pemandian Lau Sidebukdebuk Tanah Karo. Di perjalanan menjelang Bandar Baru, Chandra dibunuh dengan sadis. Pada lehernya terdapat

dua luka menganga yang hampir membuat putus lehernya. Di bagian dadanya terdapat satu tikaman hingga tembus dan pada bagian perut juga terdapat empat bekas tikaman. Atas perbuatannya itu, kata Lala, hukuman kedua pelaku jangan lagi kurang dari tuntutan yang diajukan jaksa. Dan kalau bisa supaya dinaikkan lagi, karena perlakuannya itu sangat sadis.(STP)

SERAHKAN BUKTI AWAL–Tim Pencari Fakta (TPF) MPW PP Kasus Anto Lembu Sumut usai menyerahkan berkas hasil investigasi awal kepada Ketua MPW PP Sumut, Anuar Shah SE didampingi Karateker Ketua MPC PP Deli Serdang, H Firdaus Nasution dan disaksikan Ketua PAC Batang Kuis, Warsito alias Anto Lembu di Swiss belhotel , Medan Selasa malam (21/12). andalas/ist

TPF LAPORKAN HASIL INVESTIGASI AWAL KE MPW PP SUMUT

Kasus Pembakaran Rumah Ketua PP Harus Ditangani Secara Profesional Kasus penyerangan dan pembakaran rumah ketua PAC PP Batang Kuis, Warsito alias Anto Lembu di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, harus ditangani pihak kepolisian secara profeional. “SAYA berharap petugas kepolisian bekerja secara profesional dan segera mungkin menuntaskan kasus yang menimpa kader kita, nto Lembu. Barusan saya juga baru berjumpa dengan Wakapoldasu. Beliau memastikan kalau polisi akan bekerja secara profesional menuntaskan kasus tersebut. Ya kita tunggulah dulu janji mereka,� kata Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut, Anuar Shah “Aweng�, SE dihadapan Tim Pencari Fakta (TPF) Kasus Anto Lembu dan

Karateker Ketua MPC PP Deli Serdang, H Firdaus Nasution, Selasa malam (20/12). Dalam menangani permasalah ini Aweng berpesan kepada TPF agar bekerja semaksimal mungkin dalam mengumpulkan informasi, data dan fakta akurat dilapangan sekaligus soal adanya indikasi skenario beberapa penyerangan ke rumah Anto Lembu yang diduga melibatkan oknum aparat keamanan. “Dari data dan informasi yang berkembang memang kita menemukan beberapa keganjilan, baik itu terbitnya SP3 terhadap kasus pelemparan bom Molotov yang menewaskan putri korban sampai sejumlah kasus rentetan lainnya. Itupun saya masih memerintah seluruh kader Pemuda Pancasila untuk tetap bersabar dan tidak bertindak anarkis dan mempercayakan kepolisian bekerja,� tegasnya. Dihadapan anggota TPF yang

terdiri dari Koordinator Pokja Humas MPW PP Sumut, H Idrus Djunaidi, Sekjen Pokja Humas Subono AT, Bendahara Abdul Salim, Ketua Bidang Pemberitaan dan Media Massa, Budiman Amin Tanjung SH, dan Ketua Bidang Unit Usaha dan Tenaga Kerja, Mirza Syahputra, Aweng berpesan agar hasil investigasi awal yang dilaporkan dapat dikembangkan lebih dalam lagi sehingga menjadi lapiran laporan bagi pihak Poldasu sekaligus menjadi bahan MPW PP Sumut untuk melaporkan kasus tersebut ke beberapa instansi lainnya seperti lembaga perwakilan rakyat, Mabes Polri dan Komnas HAM. “Sampai saat ini kita masih percaya pihak kepolisan, Ketua Wilayah juga masih menunggu itu. Bekerjalah, tapi tolong bekerjalah secara benar sehingga kasus ini bisa terungkap. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan kepada institusi

Polri yang kita banggakan ini,�ujar Firdaus Nasution. Sementara itu Koordinator Pokja Humas MPW PP Sumut, H Idrus Djunaidi menjelaskan kalau penyerahan hasil investigasi sementara kepada MPW PP Sumut sebagai gambaran awal kondisi yang dihadapi Anto Lembu berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan TPF. Selanjutnya, setelah mendapat arahan dari Ketua Aweng, TPF kembali bekerja melakukan pendalam materi hingga mendapat kesimpulan yang lebih kongkrit berdasarkan temuan hasil investigasi dilapangan. “Masukan yang diberikan Ketua Aweng tentunya akan kita tindak lanjuti sehingga memberikan hasil maksimal hinggakita memiliki pegangan yang kuat terhadap kondisi yang sebenarnya terjadi,� pungkasnya. (HER)

harian andalas | Hal.

5

Dugaan Korupsi Hibah Rp4 M ke USU

Polda Tunggu Hasil Audit dari Ahli Bangunan Medan-andalas Penyidik Subdit Tipikor Direktorat Reskrimsus Polda Sumut, hingga kemarin masih mengembangkan penyelidikan kasus dugaan korupsi dana hibah dari PT Pertamina ke Universitas Sumatera Utara (USU) senilai Rp 4 miliar. Setelah memeriksa sejumlah saksi, kini penyidik tengah menunggu hasil audit dari pihak terkait untuk mengetahui adanya tidaknya penyimpangan yang terjadi dalam dugaan kasus korupsi tersebut. “Kita masih terus mengembangkana penyelidikannya. Saat ini, penyidik masih menunggu hasil audit dari ahli bangunan,� kata Kasubbid Pengelola Informasi dan Data (PID) Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Rabu (21/12). Dijelaskannya, audit bangunan tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah hibah tersebut sesuai peruntukan atau ada yang digunakan tidak sesuai fungsinya. Setelah ditemukan unsur korupsi, selanjutnya penyidik akan meminta bantuan auditor untuk mengaudit kerugian Negara. Jika ditemukan penyimpangan, maka kasus dugaan korupsi tersebut bisa ditingkatkan ke tahap penyidikan. “Kita lihat dulu hasil auditnya. Kalau memang ditemukan penyimpangan dan ada indikasi kerugian Negara, kasusnya bisa ditingkatkan ke penyidikan,� tandas Nainggolan. Sebelumnya, penyidik Tipikor juga telah memintai keterangan saksi ahli dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) untuk menge-

tahui ada tidaknya pelanggaran yang terjadi dalam penggunaan dana hibah Rp 4 miliar dari PT Pertamina ke USU. Sejumlah saksi yang telah diperiksa diantaranya, Dekan Fakultas Ekonomi USU, John Tafbu Ritonga dan Ketua Pengadaan Proyek, Suhardi sudah diklarifikasi oleh penyidik. PT Pertamina memberikan bantuan hibah Rp 4 miliar ke USU dengan perjanjian untuk pembangunan aula Fakultas Ekonomi Rp 2 miliar, untuk Fakultas Tekhnik Rp 1 miliar dan Fakultas Keperawatan Rp 1 miliar. Namun belakangan diduga, dana Rp 1 miliar untuk pembangunan Fakultas Tehknik dialihkan ke Biro Rektor USU. Bahkan, dana itu digunakan untuk pengadaan LPSE, pembelian komputer, software, serta pengecetan ruangan dan meja yang diperkirakan tidak sampai Rp 1 miliar. Ada dugaan untuk pembangunan Fakultas Ekonomi yang semula ditetapkan Rp2 miliar hanya terealisasi Rp1,4 miliar, sehingga pembangunan aula yang dibawahi Jhon Tafbu Ritonga selaku Dekan Fakultas Ekonomi USU, terbengkalai. Kemudian, sisa anggaran Rp600 juta disebut-sebut digunakan untuk biaya konsultan dan untuk kepentingan pribadi. Selain itu, pembangunan Hospital Mini di Fakultas Keperawatan USU dari Rp 1 miliar hanya terealisasi Rp 800 juta, sisanya Rp 200 juta digunakan biaya konsultan. (HER)

MA Tolak Kasasi H Abi Sei Rampah-andalas Mahkamaha Agung (MA) melalui putusan No. 2124 K/Pid.Sus/2010 menolak permohonan kasasi dan pemohon kasasi Ahmad Dai Robi alias Haji Abi dan Jaksa Penuntut Umum pada Kejari Lubuk Pakam. Membebankan pemohon kasasi/ termohon kasasi/ terdakwa untuk membayar biaya perkara dalam tingkat kasasi sebesar Rp2500. Demikian diputuskan dalam rapat permusyawaratan MA pada hari Kamis (28/4/2011) oleh Prof Dr Mieke Komar SH MCL, Hakim Agung yang ditetapkan oleh ketua MA sebagai ketua majelis H Achmad Yamanie SH MH dan H Syamsul Maa’rif SH LL M Phd, hakim agung sebagai anggota diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum. Sementara itu, PN Lubuk Pakam No. 950/Pid.B/2009 PN.LP, tanggal 11 Januari 2010 yang amar putusannya yakni, menyatakan terdakwa H Ahmad Dai Robi alias H Abi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta menyebabkan rusaknya prasarana sumber daya air (SDA) sebagaimana dakwaan ke dua primer. Menjatuhkan pidana pada diri terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp50 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar oleh terdakwa maka akan diganti dengan pidana kurungan selama 2 tahun. Menyatakan bahwa masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan tersbut. Sedangkan putusan Pengadilan Tinggi Sumatera Utara No. 215/PID/2010/ PT.MDN tanggal 17 Mei 2010 yang amar lengkapnya yaitu, menerima permintaan banding dari Jaksa Penuntut Umum dan terdakwa/para pembanding. Menguatkan putusan PN Lubuk Pakam tanggal 11 Januari 2010 No. 950/Pid.B/2009/PN.LP yang diminta banding tersebut. Untuk mengingatkan, bahwa kasus yang melibatkan H Abi yang juga anggota DPRD Sergai tersebut berawal pada tahun 2007. Dimana teman terdakwa yang juga saksi, Sutario (berkas terpisah) selaku Kepala Desa Sei Jenggi secara kedinasan

melaporkan persoalan masyarakat kepada Pemkab Sergai tentang tingginya sedimen di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) sungai Nipah. Dimana selama ini dijadikan prasarana SDA yakni untuk mengairi lahan masyarakat sekitarnya, sehingga Sutario melalui forum gerakan pembangunan swadaya masyarakat (Gerbang Swara) yang merupakan program bupati mengirimkan surat No: 99/0.173/I/2008 tanggal 14 Januari 2008 kepada terdakwa selaku pengusaha galian C untuk melakukan pekerjaan pengorekan sedimen yang berada di sungai Nipah. Setelah mendapat ijin untuk penerukan dan pengangkatan sedimen di sepanjang DAS sungai Nipah, maka terdakwa bersama saksi Sutario bersepakat untuk menutupi biaya operasional pengerukan sedimen tersebut dengan melakukan pengorekan terhadap tanah disekitar tanggul. Yang selanjutnya diangkut ke kilang batu bata milik terdakwa daan kompensasinya terdakwa memberikan sumbangan material untuk pembangunan kantor kepala desa Sei Jenggi. Tanah yang berhasil diambil mencapai 2.260 Dump Truk dan seluruhnya diangkut kilang batu bata milik terdakwa. Sehingga perbuatan atas perbuatan terdakwa dan saksi Sutario tersebut spesifikasi tanah tanggul atau benteng DAS sungai Nipah menjadi berubah. Yang awalnya dari tanah liat yang mempunyai daya rekat dan daya ikat serta cukup untuk menahan air, telah mengalami perubahan dengan tanggul yang berasal dari tanah sedimen yang tidak mempunyai daya ikat dan akan berakibat terhadap kelabilan dari tanggul atau benteng dan sewaktu waktu akan jebol atau rusak serta akan menimbulkan kerusakan lingkungan sekitarnya. Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam, Faturahman SH ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (21/12) di kantornya mengatakan bahwa pihaknya telah melayangkan surat panggilan pertama kepada terdakwa H Ahmad dai Robi dan Sutario. “Kita telah layangkan surat pertama kepada keduanya,� bilang pria berkumis tebal asal Madura tersebut.(RYAD)

Sidang Prapid Kapolresta Medan dan Kapolsek Sunggal

SpKap dan SpHan Ditemina Keluarga Pemohon 19 Desember Lubuk Pakam-andalas Sidang lanjutan gugatan praperadilan terhadap Kapolsek Sunggal (termohon I), Kapolresta Medan (termohon II) dan Kejari Lubuk Pakam di Labuhan Deli (termohon III) di PN Lubuk Pakam, Selasa (20/12) terungkap bahwa, Nitenius Gea (21) warga Jalan Jalak 11 No 388 Perumnas Mandala, yang juga sebagai pemohon melalui kuasa hukumnya Heplin MH Siburian SH, dalam persidangan mengajukan bukti baru berupa surat perintah penangkapan dan penahanan diterima keluarga pemohon tanggal 19 Desember 2011. Surat itupun diterima dari Kepling setempat yang dititipkan oleh pihak kepolisian. Namun saksi Brigadir Rembangi Surbakti, penyidik pembantu pada Polsek Medan Sunggal yang melakukan pemeriksaan terhadap pemohon, menyangkal surat penangkapan dan penahanan terhadap Nitenius Gea disampaikan pada 19 Desember 2011. “Surat perintah penangkapan dan penahanan diantar langsung ke rumah pemohon 16 Nopember 2011. Tapi karena dalam rumah tersebut tidak ada orang atau keluarganya, maka surat tersebut saya titipkan kepada kepling setempat bernama Suradi,� ujar Rembangi Surbakti.

Menurut Rembangi Surbakti, penyidikan dan penahanan terhadap Nitenius Gea dilakukan berdasarkan surat perintah dari Kapolsek Sunggal. Dia juga mengakui bahwa yang melaporkan Nitenius Gea ke Polsek Sunggal adalah Marius Waruwu, sementara yang membawa Nitenius Gea ke Polsek Medan Sunggal adalah Marietty Waruwu. “Lebih duluan dilakukan penangguhan terhadap Nitenius Gea, baru kemudian pihak Kejaksaan mengembalikan berkas kepada penyidik untuk dilengkapi,� kata Rembangi Surbakti. Pada sidang saat itu juga, kedua pihak baik dari pemohon maupun termohon mengajukan bukti-bukti tertulis. Pemohon mengajukan bukti surat pernyataan kronologis dari isteri pemohon, surat pernyataan Agustina Zalukhu 17 Desember 2011 yang menyatakan penahanan dan penangkapan Nitenius Gea tanpa surat penangkapan dan penahanan, surat laporan informasi pengaduan orang hilang 17 Nopember 2011, surat perintah penangguhan penahanan dan copy promis Kopkar Karya Bhakti Nusantara. Dari termohon I dan II menyerahkan bukti tertulis diantaranya surat perintah penyidikan, surat perintah penangkapan dan penahanan. (BOB)


RAGAM

Jumat 25 November 2011

Kamis, 22 Desember 2011

UISU Eksis Ciptakan SDM Unggul dan Mampu Bersaing 389 Lulusan Diwisuda Medan-andalas Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Kampus Al-Munawwarah, Prof Ir H Zulkarnain Lubis MS, PhD, mewisuda 389 lulusan perguruan tinggi swasta (PTS) itu, di gedung Griya Dome Jalan T Amir Hamzah Medan, Rabu (21/ 12). Lulusan yang diwisuda terdiri dari 347 orang program sarjana (S1) dari 9 fakultas dan 42 orang program pascasarjana (S2) dari tiga program studi (Prodi), yakni Magister Satra, Magister Ilmu Hukum, dan Magister Manajemen. Dalam pidatonya, Rektor UISU Prof Zulkarnain Lubis mengatakan, tanggal 7 Januari 2012, UISU genap berusia 60 tahun. Dalam perjalanannya berbagai masalah terus datang silih berganti, namun berkat rahmat Allah , UISU masih tetap eksis dan dapat menghasilkan alumni sebagai sumber daya unggul dan mampu bersaing di pasaran kerja. Di samping itu, kata Prof Zul, UISU juga telah membuat program eLearning atau pembelajaran jarak jauh berkerjasama dengan PTS-PTS dan

Kordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah I Aceh-Sumut. Program ini agar UISU dapat menjangkau daerah-daerah dengan program pembelajaran yang bermutu dan legal menurut peraturanyang berlaku. Lebih jauh, rektor mengatakan pemabangunan citra UISU secara berkesinambungan terus dilakukan dengan mengundang tokoh-tokoh daerah maupun nasional memberikan kuliah umum di kampus tersebut, sebagai bukti bahwa UISU yang berkampus di Jalan Sisingamangaraja Medan ini baik-baik saja. Rektor berharap semua pihak menjaga kondusifitas UISU sehingga proses belajar- mengajar dapat berlangsung dengan baik. Mahasiswa, dosen, dan civitas akademika lainnya

dapat bekerja dengan anyaman sehingga apa yang dicita-citakan dapat terwujud. Kepada para wisudawan, rektor berpesan beberapa hal, antara lain, secara intelektual mereka harus mengembangkan ilmunya setinggi mungkin, meski sudah meraih pendidikan S1. "Jangan pernah berhenti belajar. Rasulullah Muhammad SAW menegaskan: Tuntutlah ilmu dari buaian sampai ke liang lahat,"kata mantan Rektor UMA ini. Selanjutnya, rektor meminta, para wisudawan bernar-benar menjadi sarjana yang berahklaqul karimah, berbudi luhur, berpikir maju, dan berpandangan luas serta taat beribadah, dan memiliki daya siang tinggi. Kemudian, para wisudawan harus memiliki kepedulian terhadap masalah sosial, religius, dan mampu mempertahankan dan mengembangkan kualitas iman, amal saleh dan memperjuangkan kebenaran. "Jangan pernah pasrah dengan keadaan. Jangan menyerah sebelum bertanding dan selalu memohon kepada Allah SWT dan senantiasa bersyukur atas nikmat yang telah diberikan," ajaknya. (HAM)

Harian andalas memberikan ruang dan kesempatan bagi guru dan siswa/siswi untuk mengirimkan hasil karya tulisan, puisi dan informasi berita seputar aktivitas kegiatan sekolah kirimkan melalui email : andalasnewsmedan@gmail.com

harian andalas | Hal.

6

harian andalas | Hal. 6

Sofyan Tan dan Lions Club Sumbang 1.000 Buku Medan-andalas Sejak diluncurkannya Gerakan Sejuta Buku untuk Anak Bangsa yang mendapat dukungan penuh dari Gubsu Gatot Pujonugroho, Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia (IPPI) Sumut, dr Sofyan Tan didampingi Dickson Pelawi, salah seorang pengurus Lions Club Brastagi sekaligus Ketua PWI Tanah Karo, dan Ketua Yayasan YP SIM, Finche, SE, Mpsi serta pengurus Lions Club Medan memberikan sumbangan 1.000 buku untuk Taman Baca Rakyat Desa Sukambanyak, Kecamatan Tiga Panah Senin (19/12). Sofyan Tan mengatakan, sumbangan 1000 buah buku yang berhasil dikumpulkan oleh IPPI Sumut dan Lions Club Medan itu merupakan bagian dari usaha mencerdaskan anakanak bangsa lewat gerakan gemar baca. Suami Elinar ini menjelaskan, gerakan itu menargetkan terkumpulnya 1 juta buku sampai 9 Desember 2012, yang secara bertahap akan disalurkan ke sejumlah taman baca rakyat yang ada di Sumut. Untuk mewujudkan gerakan tersebut, IPPI Sumut telah menggandeng Lions Club sebagai panitia pelaksana pengumpulan buku dari sejumlah

andalas/siong

SERAHK AN BUKU SERAHKAN BUKU- Ketua IPPI Sumut, dr Sofyan Tan bersama Finche, SE, MPsi dan Dickson Pelawi (Lions Club Medan dan Brastagi), secara simbolik menyerahkan bantuan 1.000 buku kepada Dirgantara Ginting, Pengelola Taman Baca Rakyat Desa Sukambanyak, Kecamatan Tiga Panah, Senin (19/12). dermawan "Anak-anak muda di kampung ini harus difasilitasi dengan kehadiran taman baca gratis, agar pengetahuan mereka bertambah luas, mampu berpikir kreatif dan berlogika," ujar Sofyan Tan. Sofyan Tan yang juga menjabat Sekretaris Komisi C Dewan Pendidikan Sumut ini mengaku prihatin dengan generasi muda yang saat ini lebih suka menonton televisi dari pada membaca buku.

Padahal kegemaran menonton televisi hanya akan menghasilkan generasi muda yang pola pikirnya suka menjiplak, berpikir serba instan dan mudah meniru hal-hal yang negatif. Karena itu, ia berharap desa Sukambanyak suatu hari berubah menjadi desa "suka membaca". Kalau generasi muda sudah gemar membaca, ia yakin, suatu waktu kelak akan lahir orang-orang besar dari desa itu. (SIONG)

Road Show Jurnalistik Goes to School 2011

Peluang Menambah Wawasan Siswa Medan-andalas Road Show Jurnalistik Goes to School 2011 merupakan peluang menambah wawasan para siswa. Melalui sajian pemateri yang dihadirkan, diharapkan, banyak pengetahuan tentang ilm jurnalistik yang bisa diserap oleh siswa. Demikian diutarakan wartawan senior, Dipo S Sumarno, ketika menjadi pemateri tentang "Kode Etik Jurnalistik", di SMK Negeri 5 Medan, Rabu (21/12). Menurutnya, keberadaan seorang jurnalis bisa menjadi sangat rawan ketika berita yang disajikannya memihak dan tidak berimbang. "Karenanya, seorang jurnalis harus mampu menyajikan informasi yang benar-benar berimbang dan andalas/ist akurat," ujarnya. SERTIFIKAT-Kepala SMK N 5 Medan, Drs Maraguna Nasution, MAP menyerahkan sertifikat Road Show Jurnalistik Goes to School kepada perwakilan siswa "Termasuk juga pada penutupan di SMK N 5 Medan, Rabu (21/12). pengambilan momen dan angle yang tepat, sehingga hasil foto akan menjadi lebih menarik dan berbicara," ungkapnya. Sedangkan, Wakil Ketua PWI Sumut Rizal Rudi Surya menyebutkan, dalam dunia

jurnalistik tidak ada aturan khusus, tetapi ada kode etik yang mengaturnya. Kode etik inilah kemudian menurutnya yang menjadi rambu-rambu dalam tugas peliputan seorang jurnalis. "Menyajikan informasi fakta, bukan berita bohong atau fitnah. Sama juga profesi lainnya, seperti dokter yang punya kode etik guna terhindar dari malpraktik," ujarnya. Dalam kesempatan itu, Rizal berkesempatan memberi sebuah buku karyanya kepada salah seorang siswi yang mengikuti road show tersebut. Julianda Putri, siswi SMK Negeri 5 Medan ini, mendapat buku "Nikmatnya Menulis".. Ketika dijumpai wartawan,

siswi jurusan bangunan ini tak membantah, kalau dirinya memang punya ketertarikan dengan dunia jurnalistik, sejak semasa kelas II SMP. Dan menurutnya, Road Show Jurnalistik yang digelar wartawan unit Pemko Medan ini, merupakan kegiatan yang baik dan positif. Sehingga, dia pun berharap, dirinya bisa menyerap ilmu jurnalistik yang disajikan itu, untuk menambah wawasannya tentang jurnalistik. Kepala SMK N 5 Medan, Drs Maraguna Nasution, MAP mengatakan, pelatihan jurnalistik merupakan kegiatan positif yang memang pantas diberikan siswa. Menurutnya, dipilihnya SMK N 5 menjadi tempat pelatihan merupakan kebanggaan tersendiri karena SMK N 5 memang telah berubah sejak lima tahun terakhir. "Kita berharap kegiatan ini menjadi modal siswa untuk aktif di dunia tulis menulis,"katanya. Acara serupa juga sebelumnya digelar di SMA St Thomas dengan pembicara Ketua PWI Sumut Drs Syahril dan Nurhalim Tanjung . (HAM)


Kamis 22 Desember 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Kamis 22 Desember 2011

Suarez Pantas Dihukum London-andalas Sebuah kelompok anti rasis bernama Kick It Out, mengeluarkan pernyataan yang memberikan dukungan kepada FA untuk memberikan hukuman terhadap Luis Suarez, karena insiden rasis yang dilakukannya terhadap Patrice Evra. Seperti diketahui, Patrice Evra melaporkan Suarez ke FA karena menuding penyerang asal Uruguay itu mengeluarkan kata-kata berbau rasis saat Manchester United menyambangi markas Liverpool, Oktober lalu. Tapi hukuman itu baru diberikan tadi malam. Liverpool memang bersikeras menegaskan Suarez tidak melakukan rasis terhadap bek kiri asal Prancis itu. Namun, ketua kelompok Lord Herman Ouseley terlihat sangat mendukung keputusan FA menghukum Suarez. "FA telah memperlihatkan kepimpinan dan niat melalui bagaimana rumitnya dan kompleks mengatasi masalah ini, menginventasi waktu dengan baik dan memastikan hasil

Luis Suarez

ini," demikian pernyataan dari Ouseley. "Ini menunjukkan tidak ada lagi diskriminasi, yang mana suatu organisasi seperti FIFA dan UEFA, harus melakukan hal yang sama," tegasnya, Rabu (21/12). "Kick It Out akan terus bekerja dengan klub dan pemain, mulai dari tingkat profesional, menawarkan pendidikan mengenai apa yang dianggap menyinggung dan sebuah sikap yang tidak dapat diterima," tandasnya.(NET)

harian andalas | Hal.

SKANDAL SKOR NODAI

SETAN MERAH

Beijing-andalas Kabar mengejutkan bagi Manchester United. Jawara Liga Premier Inggris sebanyak 19 kali itu dituding menjalani laga persahabatan yang hasil akhirnya telah diatur sebelumnya. Adalah wasit top Cina, Huang Junjie, yang membuat klaim tersebut di depan pengadilan. Tak kurang dari 160 ribu pound diterima Junjie yang sempat mendapat kepercayaan menjadi pengadil di sejumlah laga kualifikasi Piala Dunia. Menurut Junjie, selama lima tahun berkecimpung di persepakbolaan Cina, dirinya telah menerima uang sogokan atau suap guna mengatur skor atau hasil akhir di enam laga domestik liga Cina antara 2005 dan 2009 serta dua pertandingan persahabatan. Salah satu dari partai friendly tersebut adalah laga antara Setan Merah dan Shenzhen FC di Macau, 23 Juli 1997 yang berkesudahan 6-0 untuk Cristiano Ronaldo

dkk. Laga persahabatan lainnya adalah partai antara Sydney FC dan Shanghai Shenghua, 2009. Selain mengaku menerima suap untuk mengatur skor di laga tersebut, Junjie pun mendapatkan ongkos serupa dari koleganya, Zhou Weixin, untuk mengubah hasil di sejumlah pertandingan lainnya. Selain dituntut melakukan tindakan korupsi sebagai wasit profesional, Junjie pun didakwa terlibat tindak penyuapan sebagai warga sipil. Sidang tindak korupsi terhadap sejumlah petinggi dan pejabat Cina dimulai pada Senin (19/12) ketika mantan Ketua Liga Super Cina, Zhang Jiangqiang, didakwa telah menerima suap sebesar 260 ribu pound untuk mengatur skor akhir pertandingan. Tak kurang dari 20 mantan ofisial dan wasit bakal menjalani persidangan. Wasit lainnya, Lu Jun, baru akan disidang pada Rabu (21/12) ini. Persidangan kali ini merupakan bagian dari penuntasan kasus korupsi yang telah merambah dunia olahraga di Cina dan membuat lengsernya sejumlah pejabat teras Asosiasi Sepakbola Cina (CFA). Kabarnya, pejabat CFA secara rutin telah melakukan penyuapan untuk mengatur hasil pertandingan termasuk laga timnas dan liga.(NET)

Alves Sindir Mourinho Barcelona-andalas Rivalitas antara Barcelona dan Real Madrid terus meruncing. Kali ini perang urat syaraf dilontarkan bek sayap El Barca, Dani Alves. Dalam pernyataannya kali ini, bek internasional Brasil memberikan responnya terkait komentar pelatih Jose Mourinho yang tidak mengakui superioritas El Barca yang meraih lima trofi sepanjang tahun 2011: La Liga, Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Super Spanyol dan terakhir Piala Dunia Antarklub 2011. Ya, beberapa waktu lalu Mourinho memang sempat melontarkan komentar pedasnya terhadap kesuksesan Barca menjuarai Piala Dunia Antarklub, usai mengalahkan tim kuat asal Brasil, Santos yang digawangi pemain muda sensasional Neymar da Silva. Saat itu, Mou meragukan legalitas (gengsi) turnamen tersebut. Menanggapi cibiran tersebut, Alves enggan mengambil pusing. Mantan bek Sevilla ini bahkan menilai, Piala Dunia Antarklub merupakan ajang bergengsi

Dani Alves

yang wajib dimenangkan dan pantas dirayakan. “Saat ini, kami adalah yang terbaik di dunia. Kami sudah membuktikannya dan itu menyakitkan (untuk sebagian orang). Untuk bisa tampil (di Piala Dunia Antarklub), Anda harus memenangkan Liga Champions dan kami melakukannya. Dalam sepekan terakhir, kami memenangi dua final (satunya lagi saat mengalahkan Madrid di La Liga),� jelas Alves, Rabu (21/12). “Saya selalu mengatakan bahwa Mourinho itu pelatih yang selalu mencibir kesuksesan orang, memberikan penilaian hanya berdasarkan kacamatanya. Kami tidak terganggu dengan semua itu, sebab kami tidak merasa inferior dari mereka (Madrid). Jadi, jika Anda tidak merasa lebih lemah (inferior), maka kritik seperti ini tidak berarti apa-apa,� sambungnya. “Meski demikian, kami sedikit kecewa dengan sikapnya (Mourinho) yang selalu mencemarkan apa yang kami dapatkan,� pungkasnya. (NET)

8

Ibrahimovic Beri Kado Natal Cagliari-andalas AC Milan kembali berhasil memetik poin penuh usai meraih kemenangan atas Cagliari dengan skor 2-0. Hasil ini membuat AC Milan merangsek ke posisi puncak klasemen sementara Serie A dengan 34 poin, menggeser Juventus yang mengumpulkan 33 poin. Cagliari sempat memiliki peluang emas pada awal pertandingan, tepatnya di menit kedua. Memanfaatkan umpan Andrea Cossu, Thiago Ribeiro langsung melakukan tembakan, yang sayangnya membentur tiang gawang Milan. Menit ke empat giliran AC Milan menyerang. Berawal dari umpan Ibrahimovic kepada Robinho yang langsung melepaskan kembali bola tersebut kepada Nocerino di mulut gawang lawan. Bermaksud menghalau bola, Francesco Pisano malah membuat bola masuk ke gawang sendiri dan membawa AC Milan unggul tipis 0-1. Laga seakan jadi milik Milan setelah unggul cepat di menit ke empat. Tetapi Cagliari seakan terlecut untuk bisa meladeni permainan agresif Milan dengan pertahanan rapat dan skema serangan balik. Alhasil skor 10 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Rossoneri sama sekali tidak mengurangi intensitas dalam menyerang. Cagliari kali ini bermain lebih terbuka untuk mencoba menyamakan kedudukan agar tidak kehilangan muka di depan tifosinya sendiri. Sayang, usaha Cagliari bermain terbuka kerap digagalkan lini belakang Milan. Alihalih menyamakan kedudukan, Cagliari harus rela kembali di bobol oleh Milan, kali ini lewat Ibrahimovic yang sukses mengkonversi umpan Robinho di menit ke 61, dan membawa timnya unggul 2-0. Unggul 2-0 membuat Milan menurun-

kan tempo permainan. Cagliari yang mencoba memanfaatkan penurunan tempo permainan lawan tetap saja gagal menembus solidnya lini belakang AC Milan yang kini di pimpin oleh Thiago Silva, sehingga skor tidak berubah hingga wasit Daniele Orsato meniup peluit tanda pertandingan usai. Usai mencetak gol ke gawang Cagliari, striker AC Milan Ibrahimovic membuat pernyataan bahwa, gol yang dipersembahkannya terse-

but merupakan haiah natal untuk para milanisti yang tetap setia mendampingi tim dimanapun bertandingan.“ Gol ini saya persembahkan untuk milanisti sebagai kado natal di punghujung tahun 2011 ini,� sebutnya. (NET)

Ortiz Ingin Patahkan Hidung Mayweather Garden City-andalas Mantan pemegang sabuk WBC kelas welter, Victor Ortiz mengakui, gerak tandukannya kepada Floyd Mayweather, ketika mereka berhadapan pada 17 September lalu, memang ditujukan untuk bermain kotor dan mematahkan hidung Mayweather. Aksinya itu, terdorong dari rasa kesal, karena beberapa kali, sikut Mayweather menyasar ke matanya, sementara wasit tak melihatnya. Tapi, giliran Ortiz membalas permainan kotor Mayweather, Ortiz ketahuan oleh wasit Joe Cortez. Alhasil, Ortiz mendapat peringatan dan pengurangan angka. Meski keduanya bermain kotor, tapi Ortiz harus mengakui keputusan Cortez, yang memenangkan Mayweather lewat kemenangan KO, meski keputusan itu masih kontroversial. “Benar, 100% saya memang berusaha mematahkan hidungnya, karena saya hitung sudah 16 kali dia menggunakan sikutnya ke mata kanan saya, akibatnya mata kanan saya sampai tertutup lebam,â€? tutur Ortiz, Rabu (21/12). Meski Ortiz sudah mengeluhkan hal itu kepada wasit, tetap saja wasit Joe Cortez tak menganggap ada kecurangan, dan berkata: “Teruskan bertarung, Victorâ€?. “Sikutnya (Mayweather) melukai mata kanan saya‌bahkan ada bukti fotonya. Mata saya tertutup karenanya. Jadi, saya terpaksa membalas dengan menanduknya,â€? lanjut Ortiz. Usai laga, petinju berjuluk The Vicious itu sempat meminta maaf kepada Mayweather. Kendati begitu, Ortiz tetap berambisi untuk menanduk Mayweather dan mematahkan hidungnya, jika mereka bertemu lagi suatu saat. “Jika dia ingin bermain kotor, saya juga bisa, tapi saya mulai tidak enak hati dan berpikir, ‘Yo Floyd, ini salah saya. Saya minta maaf OK’. Setelah itu saya merangkulnya,â€? lanjut mantan pengedar ekstasi dan ganja itu. “Tapi‌saya mengambil pelajaran dan pengalaman dari situ. Lain kali, saya akan lebih serius bermain kotor. Jika saya ingin menanduknya, saya berjanji akan mematahkan hidungnya dengan sundulan saya,â€? pungkas Ortiz, yang masih geram terhadap Mayweather.(NET)

Adrian Sutil

Sutil Mencari Tim

ZLATAN IBRAHIMOVIC

Stamberg-andalas Setelah hengkang dari tim Force India, Adrian Sutil kini tengah bersiap untuk mencari tim yang bersedia menampungnya untuk balapan di musim kompetisi 2012 nanti. Manajernya, Manfred Zimmermann mengatakan saat ini ada sejumlah tim yang representatif sebagai pelabuhan baru pembalap asal Jerman tersebut. Informasi yang diterima, Rabu (21/12) menyebutkan, Williams dan Caterham F1 (dulu Team Lotus) menjadi opsi tim yang bakal diperkuat Sutil pada musim depan. Hingga saat ini, hanya Williams yang belum menetapkan satu pembalapnya, setelah Rubens Barrichello didepak dari tim. Sementara, Caterham F1 sendiri akan diperkuat dua pembalapnya di musim 2011 lalu, Heikki Kovaleinen dan Jarno Trulli. Selain kedua tim tersebut, rumor yang berhembus menyebutkan Ferrari berniat merekrut Sutil setelah kontrak dengan Felipe Massa berakhir. Lebih dari itu, Hispania Racing Team dilaporkan juga menaruh ekspektasi kepada mantan pembalap Midland F1 Racing Team tersebut. Membaca spekulasi yang berkembang seputar masa depannya kliennya, Zimmermann memilih tidak mau berspekulasi. "Ini akan menjadi taktik yang aneh untuk memberikan nama nama tim yang akan Anda ajak bicara," kata Zimmermann. Sekali lagi, Zimmerman tetap teguh pada pendiriannya untuk belum mau bicara terkait di mana Sutil akan berlabuh. "Kami akan tetap tenang dengan pilihan kami dan memutuskan apa yang masuk akal," sambungnya. Dia melanjutkan, Sutil tidak terlalu terburu-buru untuk mengambil keputusan terkait masa depannya. "Masa depan Sutil belum pasti sekarang. Tetapi, kami tidak akan mengambil keputusan jangka pendek dengan panik. Kami tidak terburu-buru dan sampai 7 Februari, ketika test dimulai." Sedangkan, menurut salah seorang sumber menyebutkan Williams menjadi tim terdepan yang ingin mendapatkan jasa Sutil untuk menemani Pastor Maldonado sebagai ujung tombak tim. Istimewanya, sumber tersebut juga menyampaikan, Ferrari telah memproyeksikan Sutil untuk musim balap 2013 mendatang. "Williams sangat tertarik. Tapi bagaimanapun Sutil akan tetap menjadi pilihan menarik untuk Ferrari pada 2013. Itulah mengapa hanya Williams yang ingin merekrutnya selama satu tahun," kata sumber tersebut.(NET)


OLAHRAGA

Kamis 22 Desember 2011

Timnas Indonesia Naik Dua Tingkat Zurich-andalas Meski sudah lama tidak menjadi juara di sebuah turnamen, tapi peringkat Indonesia terlihat naik dua peringkat dari rangking terbaru yang dikeluarkan oleh FIFA, hari ini. Sebagaimana informasi yang dihimpun, Rabu (21/12), Timnas Indonesia yang hanya mendapatkan medali perak pada pertandingan sepakbola U-23 di SEA Games 2011, menempati peringkat 142 dengan mengumpulkan 189 poin. Uniknya, peringkat Timnas Indonesia ini mengalahkan peraih medali emas Timnas Malaysia, yang menempati peringkat 148, dan juga Timnas Singapura yang berada di posisi 145 peringkat FIFA. Sementara itu, juara Eropa dan dunia Spanyol masih menempati peringkat teratas FIFA dengan mengumpulkan 1654 poin. Tim Matador mengalahkan Belanda dan Jerman yang berada Posisi Tim Poin di bawah mereka. 1.Spanyol 1564 poin Praktis, peringkat 2.Belanda 1365 poin tertinggi di setiap 3.Jerman 1345 poin konfederasi adalah: 4.Uruguay 1309 poin Eropa, Spanyol 5.Inggris 1173 poin (Pertama), Amerika 6 Brasil 1143 poin Selatan Uruguay 7. Portugal 1100 poin (empat), Afrika Pan8. Kroasia 1091 poin tai Gading (16), 9. Italia 1082 poin negara Asia 10 Argentina 1067 poin Jepang (19), -Conembol, Mek-siko (21) dan SeBaru 142. Indonesia 189 poin landia (119). (NET)

andalas/ budi zulkifli

Foto Bersama : Para juara berfoto bersama dengan sesepuh bridge Sumut, Kolonel (Purn) Dr. H. Ahadin AR. MARS

Menegpora Tolak KLB PSSI Solo-andalas Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng tidak sependapat konflik yang terjadi di dalam tubuh PSSI diakhiri dengan aksi penggulingan kepengurusan PSSI saat ini. "Jangan sedikit-sedikit penggulingan pengurus. Pemerintah tidak mendukung ada penggulingan pengurus. Nurdin Halid aja kita tunggu sampai kepengurusannya berakhir," jelas Menegpora usai pemberian bonus Atlet Asean Paragames VI, di komplek Balaikota, Solo, Rabu (21/12). Menurut Menegpora, bila terjadi suatu perselisihan,baik itu di PSSI atau di cabang olah raga lainnya, di KONI/ KOI ada mekanisme penyelesaian perselisihan. Mekanisme penyelesaian perselishan,bisa diserahkan kepada administrasi olahraga. Dan administrasi olah raga tersebut yang bertugas menyelesaikan perselisihan di tiap-tiap cabang olah raga.Termasuk di dalam tubuh PSSI. "Di Koni/Koi ada administrasi olahraga, begitu juga di FIFA ada administrasi olah raga.Sehingga mari kita fokus apa perbedaannya. Apakah soal liga atau kompetisi,bisa diajukan kepada administrasi olah raga.Jangan dikit-dikit Pemerintah turun tangan," jelasnya. (NET)

9

Pengurus PSMS ISL Saling Tuding Medan-andalas Kepengurusan PSMS ISL saling tuding masalah keadaan lapangan Teladan yang dipergunakan dalam pertandingan persahabatan antar k l u b Sumut dan Malaysia. Bagian Marketing PSMS Nata Simangunsong menuding Ketua Panpel Safril Jambak mengkomersilkan uji coba PSMS dengan penjualan tiket. Sementara, Safril menuding Nata telah memojokkan dirinya yang juga pengurus PSMS. " Nata Simangunsong itu termasuk dalam bagian kepengurusan PSMS ISL dibagian marketing. Jadi sebagai pengurus buat apa dia ribut masalah pertandingan uji coba yang digelar di Teladan" ujar Panpel Safril Jambak di stadion Teladan, kemarin. Dikatakannya, buat sesama pengurus seharusnya memberikan masukan agar kompetisi berjalan lancar dan sukses, bukan untuk memojokkan pengurus.

Stabat Mendominasi di Hari Bridge Nasional Stabat- andalas Kota Stabat, KabupatenLangkat sudah sepantasnya menjadi lumbungnya olahraga bridge. Pasalnya, dalam rangka memeriahkan Hari Bridge Nasional (HBN) yang dilaksanakan secara serentak, kota mendominasi dalam kejuaraan menyambut HUT Bridge yang jatuh 17 Desember 2011 lalu di SMP Negeri 1 Stabat. Buktinya, para pemain muda bridge Stabat berhasil mendominasi posisi terbaik Turnamen Hari Bridge Nasional Provinsi Sumatera Utara Tahun 2011 itu, dimana para pemenangnya adalah : Juara I Vila Rosa - Yessi Grasella dari Stabat, Juara II M. Ihsan Nasution - Hasian Ahmady Daulay dari Stabat, Juara III Hotma Timur Maringan Sirait - Perwira Sakti Lubis dari Medan / Stabat, sedangkan Juara IV Nurul Husna - Ayuni Arfina dari Stabat dan Juara V Ahadin AR - Ali Bahari Siregar dari Medan. Ketua Pengkab GABSI Langkat yang juga Pelatih para pemain muda bridge Stabat dan juga Ketua Harian Pengprov GABSI Sumatera Utara Ir. Perwira Sakti Lubis kepada andalas di Stabat, Rabu (21/12) mengatakan, pihaknya sangat merasa puas dengan hasil yang dicapai para pemain Bridge Junior Langkat tersebut. " Ya, ini tentu prestasi yang membanggakan, sebab para pemain muda itu sudah mampu mengalahkan para pemain senior Sumatera Utara. Berarti kita sudah berhasil melakukan pembinaan dan regenerasi dengan baik,"ujarnya. (BD)

harian andalas | Hal.

Masalah laga uji coba PSMS dengan penjualan tiket merupakan hasil musyarah pengurus bukan diputuskan secara pribadi. " Ungkapan Nata sama saja menjelekkan pengurus dan juga dirinya sendiri yang termasuk dalam kepengurus. Saya tak gentar bila dia (Natared) melaporkan ke Walikota. Saya sebagai pengurus bukan untuk mencari makan, tetapi untuk kesuksesan PSMS saat melakoni pertandingan" tegasnya. Sebelumnya, Ketua fans PSMS SMeCK Hooligan yang juga bagian Marketing PSMS ISL Nata Simangunsong, menyayangkan sikap ketua panpel uji coba PSMS Medan Syafril Jambak SH, karena terlalu dikormesilkan tanpa mengutamakan misi skuad Ayam Kinantan dan tim PON Sumut untuk membentuk tim yang lebih baik. Ditemui usai tim PON Sumut menahan Perak FC Malaysia di stadion Teladan Medan Selasa (20/ 12), disamping itu Syafril tidak memikirkan kondisi lapangan menjadi rusak parah khususnya di lapangan tengah yang rumputnya menjadi gundul. Hujan yang turun seharian pada hari pertama Senin (19/12) dan hari kedua Selasa (20/12), seyogianya Syafril harus memindahkan laga uji coba PSMS dan PON Sumut tersebut ke tempat lain agar kondisi lapangan yang menjadi home base Ayam Kinantan tidak rusak. " Kerusakan ini dikhawatirkan akan bisa berakibat kelanjutan home base PSMS di kompetisi Indonesian Super League (ISL)," kata Nata. Nata menilai keengganan Syafril untuk menunda uji coba PSMS ataupun memindahkannya, karena dalam laga itu dia telah mengkormersilkannya dengan menjual tiket yang benar-benar mencekik leher seperti untuk tribun

terbuka Rp 20.000.- dan tertutup Rp 50.000.-. Dengan nilai harga tiket yang mencekik leher itu tidak sesuai dengan kualitas pertandingan yang disuguhkan dua tim Malaysia Sime Darby dan Perak FC, akibatnya minim disaksikan publik sepakbola Medan. B erbeda dengan di ISL, setiap PSMS tampil selalu dipadati penonton, tambahnya. Begitu juga setiap PSMS menghadapi tim-tim lokal di laga dadar kekuatannya, tetap banyak dihadiri penonton dan tidak saja di Teladan tetapi juga di stadion Kebun Bunga. Dia meminta kepada Ketua Umum PSMS untuk meninjau kembali keputusannya menghunjuk Syafril sebagai ketua panpel, begitu juga di laga ISL posisi Syafril sebagai ketua panpel sudah layak ditinjau kembali demi menjaga kedekatan antara masyarakat sepakbola Medan dengan PSMS tetap terjalin. Kepada Kadis Pertamanan H Erwin Lubis SH MM segera mencabut izin yang telah diberikannya, demi keselamatan stadion kebanggaan masyarakat Sumut ini. "Ini demi kondisi lapangan di Teladan tidak lebih hancur lagi," kata Nata. Kepada mantan Sekum PSMS periode Ketua Umum Abdillah, tidak hanya memikirkan pemasukan tetapi juga harus memikirkan kondisi lapangan agar kelanjutan PSMS menjadikan Teladan sebagai kandangnya tidak mendapat sanksi dari PT Liga Indonesia. " Pihak penyelenggara menggelar pertandingan ini hingga 24 Desember, bila diperdiarkan saya jamin kondisinya akan lebih parah lagi. Mengingat di bulan Desember ini merupakan musim turunnya hujan," kata Nata. (REL-YON)

Turnamen Bola Voli KPBC

Tim Marinir Tantang Lantamal di Final Belawan-andalas Tim voli Marinir akan menantang Lantamal Belawan di partai final Turnamen Voli KPBC, setelah kedua tim dapat mengalahkan lawannya partai di semifinal, Rabu (21/12). Tim voli Marinir mengalahkan Kejari Belawan sedangkan Lantamal mengalahkan Pelindo I Cabang Belawan. Sementara itu, untuk memperebutkan juara III dan IV akan bertemutim Kejari Belawan versus Pelindo I Cabang Belawan yang dilangsungkang hari ini, Kamis (22/12), sedangkan final akan diselenggarakan, Jumat (23/12) di Lapangan Bola Volli KPBC Belawan. Hal itu disampaikan Ketua Wasit Bola Voli Sumut T Bahrisyah yang bertindak sebagai kepala wasit pada pertandingan turnamen bola voli KPBC itu. Dikatakannya, sejak dimulai turnamen itu seluruh pemain berlaku sportif sesuai aturan yang diberlakukan pada saat tecnicak meeting seperti tidak diperbolahkannya menyusupkan pemain yang tidak ada namanya saat didaftarkan. "Kita himbau permainan itu bersih sehingga tidak ada protes dari tim sebab sebelumnya sudah disepakati supaya ke depan penyelenggaraannya lebih baik lagi," sebut T.Bahrisyah. (DP)

andalas/dp

Tim Lantamal Belawan diabadikan sebelum bertanding,

andalas/ist

Ketua Umum KONI Medan Drs H Zulhifzi Lubis foto bersama denga beberapa atlet yang berprestasi diidampingi Ketua Panpel Apresiasi Haryani.

KONI Medan Beri Penghargaan kepada 82 Atlet Berprestasi Medan-andalas Program-program pembinaan atlet yang digagas KONI Medan merupakan sangat luar biasa, sehingga layak menjadi contoh KONI kabupaten/kota di Sumatera Utara, termasuk pemberian tali asih kepada atlet yang berprestasi. Demikian dikatakan Ketua Umum KONI Sumatera Utara H Gus Irawan Pasaribu pada acara pemberian tali asih atlet berprestasi KONI Medan di Hotel Tiara Medan, Rabu (21/12). Menurut Gus Irawan, program KONI Medan sangat jelas, sehingga KONI Sumut selalu menjadikan KONI Medan menjadi contoh kepada KONI kabupaten/ kota di Sumatera Utara. "Kami selalu menjadikan KONI Medan sebagai contoh dan itu telah direspon beberapa KONI daerah dengan menggelar Porkab, seperti Asahan," jelas Gus. Gus menilai, prestasi yang diperlihatkan atlet binaan Kota Medan sudah mulai terlihat, dimana dari seluruh medali yang diraih atlet Sumut di SEA Games 2011 lalu, 60 persen berasal dari KONI Medan. "KONI Medan memang luar biasa dan kita patut memberikan apresiasi," katanya. Gus yakin, bila program pembinaan atlet KONI Medan terus berjalan seperti saat ini, maka cita-cita menjadikan Medan sebagai kota atlet bakal tercapai dan bisa dilihat pada PON 2020

mendatang selaras dengan citacita Sumut menjadi tuan rumah PON 2020. "Pembinaan atlet memang tidak bisa instan, hasil pembinaan KONI Medan akan kita lihat pada PON 2020," ungkapnya. Kepada atlet KONI Medan yang telah meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional, Gus berpesan agar segera mempersiakan diri, karena Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau sudah semakin dekat. "PON 2012 tinggal Sembilan bulan lagi, marilah kita mempersiapkan diri dengan waktu yang singkat ini," harapnya. Walikota Medan diwakili Sekdako Syaiful Bahri mengatakan, pemberian tali asih kepada atlet ini merupakan bentuk pehatian kepada olahraga. Penghargaan ini pun diharapkan menjadi cambuk untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. "Penghargaan ini diharapkan menjadi cambuk bagi atlet untuk meraih prestasi yang lebih tinggi," ujarnya. Sekda menilai, olahraga merupakan bagian strategis pembangunan Kota Medan. Karena itu, atlet diminta jangan berpuas diri, tapi terus tingkatkan prestasi ke tingkat internasional. "Mari kita satukan tekad untuk membangun olahraga Kota Medan ini," ajaknya. Sebelumnya, Ketua KONI Medan Drs H Zulhifzi Lubis

mengatakan, pemberian penghargaan ini merupakan salah satu pogram KONI Medan. Bahkan, untuk atlet yang berhasil meraih medali di PON 2012 mendatang bakal diberikan penghargaan lebih. Karena itu, pria yang akrab dipanggil "Opunk" ini meminta agar atlet mempersiapkan diri menghadapi PON 2012 mendatang. Pada kesempatan ini, Opunk pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung semua program KONI Medan. "Saat ini atlet Kota Medan siap bertanding dimana pun," tegas Opunk. Sedangkan, Ketua Penitia Hariyani melaporkan, pemberian penghargaan kepada atlet Kota Medan mulai dilaksanakan pada tahun 2008 silam. Ini merupakan bentuk penghargaan kepada atlet yang telah berjuang untuk mengharumkan nama Kota Medan. Adapun atlet yang menerima penghagaan tersebut sebanyak 82 orang ditambah pelatih sebanyak 23 orang. Atlet yang menerima penghargaan tersebut terdiri dari 11 orang yang meraih medali di SEA Games 2011 lalu dan 71 atlet yang telah memastikan lolos ke PON 2012 mendatang. "Kita berharap agar penghargaan ini dapat merangsang atlet untuk meraih medali di PON 2012 mendatang," pungkasnya. (YON)


EKONOMI-BISNIS

Kamis 22 Desember 2011

Bank Sumut Akan Salurkan KUPS Rp 60 Miliar Medan-andalas Bank Sumut tahun 2012 berencana menyalurkan Kredit Usaha Pengembangan Sapi sebesar Rp60 miliar karena melihat potensi besar dalam bisnis itu dan sekaligus mendukung swasembada daging 2014. "Dana KUPS (Kredit Usaha Pengembangan Sapi) sebesar Rp60 miliar itu naik 100 persen dari alokasi di 2010 dan 2011 yang masih masing-

masing sebesar Rp30 miliar," kata Direktur Utama Bank Sumut, Gus Irawan, di Medan, Rabu. Dia berbicara usai penandatangan rencana penyaluran kredit dengan para peternak sapi pada acara Bazar Intermediasi Peternakan Ruminansia Dan Perbankan Sumut Tahun 2011 yang digelar Bank Indonesia (BI) Medan. Sejak kredit itu dikucurkan, kata dia, permintaan semakin banyak dan nyatanya tidak ada terjadi kredit bermasalah. Dari Rp60 miliar pada 2010 dan 2011, hingga akhir tahun ini sudah dialokasikan sebanyak Rp52 miliar dan sisanya diharapkan terserap pada tahun ini juga.

harian andalas | Hal.

10

KUPS Bank Sumut disalurkan kepada peternak di berbagai daerah seperti di Langkat dan Deli Serdang. Selain melihat potensi yang besar dalam bisnis peternakan itu, Bank Sumut menyalurkan KUPS untuk mendukung program pemerintah mencapai swasembada daging di 2014. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro, mengatakan, Bank Indonesia harus mendorong perbankan menyalurkan kredit ke peternak sapi karena selain untuk membantu masyarakat juga mendukung upaya swasembada daging pada 2014. (ANT)

Perlombaan Marching Band Semarakkan PDT 2011 Medan-andalas Sejumlah festival dan perlombaan akan digelar di Pesta Danau Toba 2011 pada 27-30 Desember di Parapat. Diantaranya perlombaan marching band yang akan diikuti 25 tim dengan jumlah peserta sekitar 1.500 orang.

andalas/hs poetra

NAIK-Loket penjualan tiket pesawat di Bandara Polonia Medan masih terlihat normal, belum ada lonjakan dan antrean karena biasanya warga membeli tiket dari agen travel langganan masing-masing, Rabu (21/12). Harga tiket pesawat dipastikan naik menjelang hingga akhir Natal dan Tahun Baru 2012 ini.

Kota Medan Akan Dibanjiri Ikan Impor Belawan-andalas Kota Medan bakal dibanjiri ikan impor, sebab sebelumnya para importir sudah memasok 6100 ton ikan impor dan menyusul 6374 ton lagi melalui Pelabuhan Belawan. Kuota impor ikan yang sudah diizinkan masuk seberat 10.800 ton yang dipasok 12 perusahaan coolstroge dan sudah mengantongi izin dari Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pengembangan Hasil Pertanian (P2HP) Departemen Pertanian RI di Jakarta dinilai layak komsumsi. Demikian disampaikan Kepala Karantina Ikan Belawan Ir Felix Lumbantobing, Rabu (21/12) di ruang kerjanya, terkait kuota ikan impor yang sudah diimpor maupun belum sesuai kuota. Disebukannya, ada 12 perusahan pengimpor ikan yang diberikan kuota pemasokan ikan impor, masing-masing PT Agung Sumatera Samudera Abadi sebanyak 500 ton jenis ikan mackerel atau rastreger kanugarta, bonito atau sarda orientalis, yellowtail atau caesio cuning, sardine atau dussu mieria acuta, travelly/caranx spp, PT Toba Surimi Industries sebanyak 450 ton jenis ikan sootong, cumicumi, gurita, kepah dan kepiting, PT Anugrah Semesta Perkasa sebanyak 600 ton jenis ikan mackarel atau salem. Selanjutnya, CV Son Ho sebanyak 600 ton jenis ikan pasifik mackerel atau scomber japonicus dan horse mackerel atau tcacurus japonices, CV Selat Malaka Frozen sebanyak 600 ton jenis ikan frozen horse mackerel atau scomber japonicus, frozen bonito atau sarda-sarda, CV Rezeki Kita

sebanyak 400 ton jenis ikan fresh mackerel atau scomber spp, PT Medan Tropical Canning dan Frozen Industries sebanyak 1.900 ton jenis ikan skipjack atau katsuwonus pelamis, bonito atau sardasarda dan lemuru atau saldinella spp. PT Anugerah Alam sebanyak 750 ton jenis ikan kembung, selayang, pepeitek, tongkol, cencaru dan PT Karya Agung Lestari Jaya sebanyak 300 ton jenis ikan mackerel atau trachurus japonicus, pasifik mackerel. Kemudian PT Golden Cup Seafood masok sebanyak 200 ton ikan impor jenis frozen horse mackarel dan pacifik mackarel masing-masing sebanyak 100 ton, PT Sari Ayu Windu Semesta (SAS) pasok ikan impor sebanyak 1.550 ton berbagai jenis diantaranya black tiger prawns, cat tiger prawns, cuttlefish, octopus, squid, fish fillet serta PT Bancar Makmur Indah memasok ikan impor sebesar 250 ton jenis black tiger. Jenis ikan impor yang masuk tersebut telah dinilai layak komsumsi serta tak ada ditemukan berformalin, apalagi ikan impor dari luar negeri tersebut sudah memiliki sertifikat mutu dari negara asal, pihak Karantina Ikan Belawan hanya melakukan pengawasan. Sedangkan perizinan sesuai kuota dikeluarkan oleh P2HP Jakarta. "Jenis ikan impor itu diberi izin untuk kebutuhan bahan dasar industri di Kota Medan, sebab hasil tangkapan nelayan dan budi daya tambak tidak mencukupi untuk kebutuhan industri tersebut," ucap Felix. (DP)

Menurut Kordinator Perlombaan Marching Band PDT 2011, M Syahrizal kepada wartawan, Rabu (21/12) sampai saat ini ada 25 tim marching band dengan masing-masing tim berjumlah 60 orang. Tim tersebut berasal dari Aceh, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Medan, Kisaran, Pematang Siantar dan Kabupaten Asahan. "Kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mensukseskan even PDT khususnya untuk perlombaan marching band ini. Semoga semua berjalan lancar dan sesuai dengan harapan," kata Syharizal. Di kegiatan PDT 2011, juga akan digelat festival menyelam (marhonong). Solu dakdak dan eksibisi layang-layang, khusus festival marhonong merupakan salah satu kegiatan wajib yang cukup diminati oleh masyarakat di sekitar pinggiran Danau Toba. Koordinator kegiatan Juara Sinaga kepada wartawan di Medan mengungkapkan, setiap peserta yang ingin mengikuti kegiatan ini harus mampu berenang dan juga dinyatakan sehat jasmaninya. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Oleh karena itu, pihaknya menyiapkan dokter khusus yang akan memeriksa kesehatan para peserta. Dilokasi terpisah, Ketua Umum Panitia PDT 2011, Jhon Hugo Silalahi menyatakan salut dengan partisipasi masyarakat di kawasan Danau Toba yang antusias mengikuti berbagai perlombaan permainan tradisional dan festival budaya di even PDT tahun ini. Terutama, sambung Jhon Hugo Silalahi, adalah perlombaan marhonong dan solu dakdanak yang

andalas/sulaiman

ATRAKSI-Peserta marching band melakukan atraksi di Open Stage Parapat pada PDT 2010 lalu. Perlombaan marching band kembali digelar di PDT 2011 yang akan diramaikan 25 tim dengan jumlah peserta mencapai 1500 orang. merupakan salah satu permainan tradisional masyarakat batak yang tetap dilestarikan sampai saat ini. Tak terkecuali dengan perlombaan marching band yang diramaikan peserta dari luar Sumut. Solu Dakdanak Dalam PDT 2011 juga digelar festival mendayung sampan kecil atau yang dikenal dengan nama Solu Dakdanak. Koordinator Festival Solu Dakdanak, Jest Tambunan mengungkapkan, kegiatan ini dibagi dalam empat kategori. Kategori pertama adalah mendayung sampan untuk kelompok remaja pria atau disebut Solu Dakdanak. Kategori kedua adalah Solu Parsada-sada, dan Solu Pardua-dua yang pesertanya terdiri dari kaum pria dewasa. Sedangkan untuk kategori keempat, Solu Pardua-dua yang pesertanya merupakan kelompok dewasa putri. Kegiatan ini akan diselenggarakan di daerah Ajibata pada 29 Desember mendatang. Dikatakan

Juara, panitia menargetkan peserta 70 -100 orang. "Teknis pelaksanaan kegiatan ini adalah, peserta diwajibkan mendayung sampan hingga jarak yang telah ditentukan oleh panitia. Mereka berpacu siapa yang paling cepat," katanya. Selain menggelar Festival Solu, kata Jest, pihaknya juga menggelar lomba renang perairan terbuka dengan jarak 2 kilometer. Kegiatan ini tertutup untuk atlet dan juga anggota club. Layang-layang Sementara itu, Koordinator Layang-layang, Azwar Pily mengatakan untuk festival layanglayang di PDT 2011, diramaikan puluhan peserta layang-layang dari negara asing yang berasal dari Singapura dan Malaysia. Para peserta tersebut telah mendaftarkan diri ke sekretariat panitia melalui website www.pestadanautoba2011.com. Mendekati hari pelaksanaan, Azwar Pily meyakini peserta terus akan bertambah terutama yang berasal dari negara-negara Asean. (MA)

Swasembada Sapi Bisa Tercapai Tahun 2014 Medan-andalas Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Syukur Iwantoro mengatakan, pemerintah optimis program swasembada daging sapi dan kerbau (PSDSK) bisa tercapai pada tahun 2014. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehaan telah berupaya melalui 13 kegiatan operasional untuk meningkatkan kemampuan produksi lokal. "Produksi daging sapi lokal saat ini berdasarkan estimasi hasil sensus berjumlah hampir 292,45 ribu ton sedangkan tingkat konsumsi masyarakat pada daging sapi mencapai 449,31 ribu ton," kata Syukur pada acara bazar intermediasi peternakan ruminansia dan perbankan Sumatera Utara tahun 2011 di Lapangan Benteng Medan, Rabu (21/12). Syukur menyebutkan, berdasarkan sensus PSPK 2011, populasi sapi potong sebanyak 14,8 juta ekor, sapi perah sebanyak 597,2 ribu ekor, dan kerbau sebanyak 1,3 juta ekor. PSDSK 2014 ditujukan untuk meningkatkan kemampuan produksi lokal dan impor secara bertahap akan menurunkan dengan sendirinya, sehingga menjadi maksimal 10 persen pada tahun 2014. Dikatakannya, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui berbagai kegiatan yang terfokus dan upaya terobosan, meyakini

program swasembada daging sapi/kerbau akan tercapai pada tahun 2014 dengan 13 kegiatan operasional. "Beberapa kegiatan terobosan itu antara lain, Sarjana Membangun Desa (SMD), Lembaga Mandiri Mengakar di Masyarakat (LM3), dan Insentif Penyelamatan Sapi Betina Produktif (IPBP)," papar Syukur. Sedangkan, salah satu persoalan mendasar yang selama ini dihadapi oleh petani peternak dalam mengembangkan usaha peternakan adalah keterbatasan akses terhadap sumber permodalan, serta terbatasnya agunan yang dimiliki peternak dan adanya prinsip kehati-hatian perbankan dalam penyaluran skim kredit pertanian. Karena itu, lanjut Syukur, pemerintah menyediakan bantuan pembiayaan untuk peternakan melalui skim kredit program Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS), Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) dan Kredit Usaha Rakyat. "Realisasi dari beberapa kredit program untuk peternakan masih rendah. Saya berharap semua pihak bisa membantu mengatasi berbagai permasalahan tersebut," haap Syukur. Menurutnya, duukungan pemerintah daerah dalam peningkatan penyaluran skim kredit dapat dilakukan antara lain, melalui sosialisasi kredit program oleh dinas terkait, upaya menumbuhkan

perusahaan penjamin kredit daerah (PPKD) perlu segera dipercepat, kredit program bersaing dengan dana-dana hibah/BLM pemerintah sehingga perlu dievaluasi dan diawasi pelaksanaannya agar lebih efekif dan mempercepat kemandirian petani peternak untuk dapat difasilitasi melalui skim kredit bersubsidi. Selain itu, Bank Indonesia diharapkan dapat menerapkan standar penilaian yang berbeda kepada bank-bank yang menyalurkan kreditnya ke sektor pertanian, karena usaha sektor peranian sangat unik dan menyangku penyediaan pangan masyarakat Indonesia serta menghasilkan multiplier effec yang luas. "Sumut mempunyai potensi pengembangan peternakan sapi potong yang cukup tinggi dengan dukungan lahan, sarana, dan prasarana lainnya. Sehingga hal ini merupakan peluang yang cukup besar," imbuhnya. Acara bazar peternakan ruminansia dan perbankan Sumut ini merupakan salah satu ajang sosialisasi skim kredit program dan pengenalan potensi pengembangan usaha sapi potong kepada masyarakat. "Harapan besar kami dengan acara ini dapat meningkatkan perhatian kita baik dari pemerintah, perbankan, dan masyarakat terhadap pembangunan peternakan secara keseluruhan," sebutnya. (SIONG)

Medan City Merchandise Promosikan Kota Medan Melalui T-Shirt Bagi banyak orang pakaian dapat dijadikan sebagai identitas diri dan cara untuk mengekspresikan diri. Berbicara tentang pakaian, kita tidak terlepas dari istilah kaos atau t-shirt. Salah satu bentuk pakaian yang tidak pernah pudar oleh zaman dan senantiasa diminati oleh semua orang, mulai dari anak kecil sampai orang dewasa. Umumnya, t-shirt tersebut berbentuk tulisan, lambang daerah, logo dan tulisantulisan menarik lainnya. DI kota Medan, usaha penjualan kaos seperti distro sangat mudah ditemukan. Hampir di setiap sudut wilayah kita dapat menemui tempat-tempat yang menyediakan kaos dan pakaian anak muda. Salah satu contoh usaha yang sedang berkembang adalah Medan City Merchandise (MCM) di Jalan Sei Musi. Usaha yang didirikan oleh Rangga

Danusa, Sandy Reza, dan Adriansyah Siregar ini dapat menjadi salah satu tempat yang layak untuk dikunjungi jika anda bingung dalam memilih kaos yang baik. Usaha yang didirikan pada tanggal 25 Juli 2011 ini, merupakan usaha bersama yang dirintis dan memiliki visi dan misi untuk memperkenalkan kota

Medan kepada pelancong baru, lokal atau pun mancanegara. Salah satu bentuk kampanye MCM untuk memperkenalkan kota Medan, dapat dilihat melalui desain yang dibuat oleh MCM sendiri, seperti kalimat "Bought Flight To Medan". Kalimat yang jelas menggambarkan dan menstimulus orang yang membaca tulisan untuk datang ke Medan.

Menurut Rangga yang ditemui di tempat usahanya, kemarin menyebutkan, usaha yang dirintis bersama rekanrekannya tersebut baru berjalan sekitar tiga bulan. Namun, sudah mendapat respon pasar dan perkembangannya cukup baik. Hal itu dibuktikan dari angka penjualan kaos dan tingginya antusiasme konsumen terhadap produk yang dihasilkan. Selain memiliki desain yang unik, kaos yang dihasilkan MCM juga dapat dibeli dengan harga yang terjangkau. Pada masa promo mereka hanya membandrol harga Rp 69.000 per-kaosnya. Tetapi dengan alasan untuk meningkatkan mutu kaos, MCM sekarang membandrol harga sekitar Rp 100.000 untuk setiap kaosnya.

"Kaos yang memilki desain yang unik dan tidak biasa pasti menarik perhatian, khususnya anak muda. Dalam menjalankan usaha, kami berusaha untuk selalu menghadirkan desain yang menarik. Salah satunya dengan cara membuat desain-desain yang berhubungan dengan urban dan lifestyle yang ada di Kota Medan," tambah Sandy. Kehadiran desain seperti ini memberikan warna tersendiri kepada khalayak dalam pemilihan kaos. Seperti pada edisi bulan Desember ini, MCM mengangkat PSMS sebagai tema print pada kaos yang akan diproduksi. Usaha patungan yang awalnya berkembang dari mulut kemulut ini, memiliki slogan yang cukup provokatif yaitu "Yeah Whatever! I Love This City." dan sengaja dibuat

memakai bahasa Inggris agar pesannya dapat tersampaikan ke semua khalayak. Karena khalayak sasaran dari MCM sendiri bukan saja konsumen yang berdomisili di kota Medan saja, tetapi juga turis mancanegara. Dalam proses promosinya MCM hanya menggunakan social media. Tetapi, penggunaan sosialmedia sebagai media promosi tidak menghambat MCM untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen. Saat ini MCM tidak hanya melayani konsumen yang berasal dari kota Medan saja, tetapi juga konsumen yang berada di luar kota seperti Bandung dan Riau. Biasanya pemesanan oleh konsumen yang berada di luar daerah dilakukan melalui internet. (RIL)


KOMUNITAS

Kamis 22 Desember 2011

harian andalas | Hal.

11

Sembilan Bidan Inspirasional Dianugerahi ‘Srikandi Award 2011’ Medan-andalas Sembilan bidan dengan program inspirasional terbaik dari tiga kategori yakni tantangan budaya, promosi kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi mendapatkan anugerah Srikandi Award 2011, Selasa, (20/12) di Jakarta. Malam penganugerahan yang berlangsung meriah dengan dihadiri oleh lebih dari 300 tamu dari berbagai kalangan, antara lain para pengurus dan anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI), pejabat pemerintah dari beberapa instansi serta dari

lembaga swadaya masyarakat ini dilakukan di Balai Kartini Jakarta, dan dimeriahkan oleh beragam acara serta hiburan. Malam penobatan Srikandi Award 2011 kemarin juga turut dihadiri oleh Prof Nila Moeloek MD

DIABADIK AN- Dari kiri ke kanan, Yeni Fatmawati selaku Corporate Affairs and Legal Director PT Sari Husada, Dr H. DIABADIKANAbidinsyah Siregar DHSM Mkes, Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional, Alternatif dan Komplementer, Kementerian Kesehatan RI, Ali Gufron Mukti MSc PhD diabadikan bersama, Selasa (21/12).

PhD – Utusan Khusus Presiden RI di MDGs ProfDr Ali Gufron Mukti, MSc PhD – Wakil Menteri Kesehatan dan Dr dr Sugiri Syarief MPA, Ketua BKKBN Pusat. Dalam siaran pers elektronik yang diterima wartawan koran ini, Rabu (21/12) Boris Bourdin selaku Presiden Direktur PT Sari Husada dalam sambutannya mengungkapkan, penghargaan Srikandi Award 2011 ditujukan kepada sembilan bidan

inspirasional yang telah memberikan inspirasi kepada masyarakat melalui program sosial kemasyarakatan menyangkut ibu dan anak secara mandiri di sekitar wilayah tempat tinggal mereka. Penghargaan ini tidak hanya sebagai apresiasi terhadap program-program yang telah dilakukan oleh para bidan namun juga sebagai bentuk dukungan kami dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta pemberian nutrisi yang terbaik. (REL)

Pemda Wajib Laksanakan SAPK Medan-andalas Sistim Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) merupakan kebijakan pemerintah pusat yang tertuang dalam peraturan Kepala Kepegawaian Negara No 20 Tahun 2008 tentang Pedoman Pemanfaatan Sistim Aplikasi Pelayanan Kepegawaian. Oleh karena itu pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota wajib melaksanakannya sesuai ketentuan yang berlaku. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) H Nurdin Lubis diwakili Staf Ahli Gubsu Drs Alexus Purba pada Sosialisasi Pemanfaatan SAPK di Ling-

kungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara di Hotel Niagara Parapat, Minggu (18/12). Menurut Sekda, mau tidak mau, suka tidak suka, PNS dituntut mampu menggunakan kemajuan teknologi informasi untuk memudahkan berbagai macam pekerjaan termasuk pekerjaan dalam pengelolaan kepegawaian untuk melayani PNS dengan baik, tepat waktu dan sedapat mungkin tanpa dibebani dengan beragam biaya seperti biaya fotokopi, biaya pengiriman berkas yang memberatkan para PNS. Ketua Panitia Pelaksana

yang juga Kepala Bidang Informasi BKD Provsu Drs Togar Simatupang MSP mengatakan, sosialisasi ini dimaksudkan agar segenap pengelola kepegawaian di lingkungan Pemprovsu dan Pemkab/Kota se-Sumut dapat memahami dan memanfaatkan SAPK dengan baik. Acara ini berlangsung dari mulai tanggal 18 s/d 20 Desember 2011 tersebut juga dihadiri yang mewakili Sekdaprovsu, mewakili Kepala Badan Kepegawaian Negara, Mewakili Kepala BKN Regional VI Medan, Kepala BKD Kabupaten/ Kota seSumatera Utara dan Nara Sumber. (WAN)

Wali Kota Terima Jaka dan Dara Pemenang Duta Wisata Indonesia Medan- andalas Jaka dan Dara Kota Medan meraih prestasi membanggakan di ajang pemilihan Duta Wisata Indonesia 2011 yang berlangsung di Palu baru-baru ini. Pasangan Chresya Ahmad Wiyanda dan T Nuranasmita meraih juara pertama menyisihkan pasangan lainnya yang berasal dari 19 provinsi di Indonesia. Kini, keduanya akan dipersiapkan untuk mengikuti pemilihan Duta Wisata Asean pada 2013. Hal ini terungkap ketika Chresya dan Nuranasmita menghadap Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM untuk melaporkan prestasi yang telah diraih di Balai Kota Medan, Rabu (21/12). Keduanya didampingi Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan Drs Busral Manan, Ketua Ikatan Keluarga Jaka dan Dara Kota Medan Muklis. Kepada Walikota, Chresya dan Nuranasmita menjelaskan secara ringkas proses pemilihan yang berlangsung secara ketat sehingga akhirnya terpilih sebagai juara. Padahal pasangan lainnya yang berasal dari 19 provinsi telah dipersiapkan secara matang selama 3 sampai 4 bulan. Sedangkan mereka mengaku hanya dipersiapkan dalam waktu singkat. ’’Walaupun hanya dipersiapkan dalam seminggu tapi kami tampil maksimal sehingga keluar sebagai juara pertama Duta Wisata Indonesia 2011. Hal ini tidak terlepas dari dukungan dan doa Bapak (Walikota),’’ kata Chresya. Usai menyandang gelar membanggakan itu, baik Chresya maupun Nuranasmita mengaku belum memiliki kegiatan maupun agenda terkait dengan keberhasilan menjadi Duta Wisata Indonesia. Menunggu datangnya

Drs H Rahudman Harahap kegiatan dari penyelenggara Duta Wisata Indonesia, keduanya membuka diri untuk diberdayakan Pemprov Sumut maupun Pemko Medan. Sementara itu, Mukhlis melaporkan kepada Wali Kota, Kota Medan mendapat tawaran menjadi tuan rumah menggelar pemilihan Duta Wisata 2012 . Setelah itu minta izin untuk mempersiapakn Chresya dan Nuranasmita mengikuti ajang pemilihan bergengsi Duta Wisata untuk tingkat Asean pada 2013. Rahudman Harahap mengaku sangat senang dengan keberhasilan yang diraih Chresya dan Nuranasmita sebagai juara Duta Wisata 2011. Untuk itu Walikota minta kepada Kadisbudpar untuk memberdayakan keduanya. Apalagi Kota Medan kini tengah menggaungkan program Visit Medan Year 2012. ’’Mereka telah membawa nama baik Kota Medan dan Sumatera Utara. Tentu mereka harus diberdayakan, terutama dalam memperkenalkan

Kota Medan kepada daerah lain di seluruh Indonesia, termasuk kota yang tergabung dalam sister city. Jadi mereka bisa kita manfaatkan untuk mendorong peningkatan daya tarik wisatawan baik lokal maupun mencanegara ke Kota Medan,’’kata Rahudman. Apalagi , lanjutnya, dirinya ingin mempromosikan Visit Medan Year 2012 di kawasan Bandara Soekarno Hatta. Gambar Chresya dan Nuranasmita sebagai ikon Duta Wisata Indonesia 2011 bisa digunakan untuk mempromosikannya sehingga turis lokal maupun mancanegara tertarik mengunjungi Kota Medan. Selanjutnya, Wali Kota mendukung keinginan untuk mengikutsertakan Chresya dan Nuranasmita dalam pemilihan Duta Wisata tingkat Asean 2013. Diharapkan, persiapan dilakukan sebaik mungkin sehingga keduanya kembali meraih hasil membanggakan sehingga membawa nama Kota Medan di tingkat Asean. ’’Saya juga sangat mendukung Kota Medan akan dijadikan sebagai tuan rumah pemilihan Duta Wisata Indonesia 2012. Seluruh fasilitas yang ada di kota ini sangat siap dan lengkap untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Dengan digelarnya kegiatan ini, tentunya akan mempromosikan Kota Medan kepada daerah lainnya,’’ ungkapnya. Di penghujung pertemuan, Wali Kota minta kepada Kadisbudpar untuk mempersiapkan kegiatan penyambutan malam Tahun Baru 2012. Orang nomor satu di pemko Medan ini, minta pelaksanaannya digelar di Taman Sri Deli Medan. Selain hiburan, Walikota pun berharap agar digelar ceramah keagamaan. (MA)

Andalas/Siong

HADIAHHADIAH-Pemenang guru favorit Honda 2011, Sabar Derita SPd menerima hadiah satu unit Honda Spacy dari Marketing Manager,Leo Wijaya didampingi Gunarko Hartoyo selaku Promotion Manager,CV Indako Trading Co, Rabu (21/12).

Sabar Derita, Pemenang Guru Favorit Honda 2011 Medan-andalas Ibu Sabar Derita SPd, seorang guru berusia 40 tahun yang mengajar di SMP Negeri 1 Sei Bingai Bahorok terpilih menjadi Guru Favorit Honda 2011. Ekspresi tidak percaya sempat terlihat diraut wajah Sabar Derita saat tiba di kantor CV Indako Trading Co,main dealer Honda Sumatera Utara di Jalan Pemuda Medan, Rabu ( 21/12) yang disambut Leo Wijaya selaku Marketing Manager didampingi Gunarko Hartoyo selaku Promotion Manager. “ Saya sangat senang dan benar-benar tidak menyangka dapat terpilih menjadi guru favorit dan menerima hadiah satu unit Honda Spacy,� tuturnya dengan wajah terseyum dan akhirnya percaya atas terpilihnya menjadi Guru Favorit Honda 2011. Menurut Sabar Derita, ini pertama kalinya mendapatkan

penghargaan luar biasa atas profesinya sebagai seorang guru selama 17 tahun. Terkait hadiah tersebut,ia merasa bersyukur sekali karena selama ini benar-benar sangat memimpikan memiliki sepeda motor untuk memudahkan aktifitas mengajar.Biasanya jika berangkat mengajar dia menggunakan angkutan

umum. “Terima kasih kepada Honda yang telah mewujudkan mimpi saya, dan terima kasih kepada seluruh murid yang telah memberikan dukungan untuk saya, “ ujar sang guru favorit yang berhasil menjadi pemenang setelah mengumpulkan 1237 poin ini. Leo Wijaya disela-sela penyerahan hadia menjelaskan, Program Guru Favorit dilaksanakan PT Astra Honda Motor bekerjasama dengan main dealer Honda se Indonesia.Pemberian hadiah Honda Spacy PGM FI guna mendukung profesi mulia seorang guru karena berkat jasa mereka maka lahir putraputri terbaik yang nantinya akan menjadi penerus bangsa yang membanggakan. “Kami mengucapkan selamat kepada Ibu Sabar Derita yang telah terpilih sebagai

pemenang Guru Favorit Honda 2011.Hadiah satu unit Honda Spacy semoga membawa manfaat, mendukung profesi beliau sebagai staf pengajar yang baik, “ ujar Leo Wijaya. Program yang berlangsung secara nasional sejak November sampai Desember 2011 ini merupakan ‘Gerakan Satu Hati‘ yang termasuk dalam rangkaian kegiatan Honda Fiesta 2011 yang telah digelar dengan meriah di beberapa daerah dan ‘big bang’nya dilaksanakan di Halaman Istana Maimun Medan pada Minggu lalu. Gunarko Hartoyo menambahkan pihaknya berharap lewat program ini tidak hanya antara Guru dan murid terjalin ikatan hati, namun antara Honda dan pecintanya juga akan semakin Satu HATI. (SIONG)

BERITA DUKACITA BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-B

LIE KIM LIEN

83

Jl. Hi ndu No. 37/35 Medan

19-12-11 19.00 WIB

23-12-11 13.00 WIB

D i perabukan

VIP-C

AGNI KUANNY

78

Jl. S i kambi ng No. 1 A P eti sah Medan

19-12-11 10.20 WIB

22-12-11 13.00 WIB

D i perabukan

1

CU KOK KHIANG

39

K omp. Tasbi II B lok V I No. 24 Medan

19-12-11 17.45 WIB

22-12-11 11.00 WIB

D i perabukan

2

TIO HOCK HUA

65

Jl. K .L. Yos S udarso Lrg. 20 No. 1 G P. B rayan Medan

18-12-11 06.00 WIB

22-12-11 14.00 WIB

D i perabukan

GOH A HUAT

25

Jl. A .R. Haki m Gg. B akong No. 125 Medan

19-12-11 21.50 WIB

22-12-11 13.00 WIB

D i perabukan

4

YONG PEI FANG

62

Jl. Tanjung K asau No. 10 Medan

17-12-11 13.55 WIB

22-12-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

6

HUANG WU XIU QIN

69

Jl. P. D i ponegoro No. 125 D umai Ri au

18-12-11 17.00 WIB

22-12-11 11.00 WIB

D i perabukan

7

LIE KING SIONG

91

Jl. Indragi ri No. 14 Medan

19-12-11 17.45 WIB

23-12-11 13.00 WIB

D i perabukan

8

TAN PAU LAN

72

Jl. Rahmadsyah Gg. Merpati No. 4 Medan

19-12-11 19.50 WIB

24-12-11 13.00 WIB

D i perabukan

9

LIM ENG KAW

77

Jl. S elam D usun I D esa S ena B atang K ui s

18-12-11 14.47 WIB

22-12-11 11.00 WIB

D i kebumi kan

3A


SUMATERA UTARA

Kamis 22 Desember 2011

harian andalas | Hal.

12

H Syahrial Malik Dilantik Jadi Ketua DPRD Tebing Tinggi Tebing Tinggi-andalas H Syahrial Malik resmi menjadi Ketua DPRD Tebing Tinggi Pengganti Antar Waktu (PAW) menggantikan HM Syafri Chap, setelah diambil sumpah dan janjinya oleh Ketua Pengadilan Negeri Elyta R Ginting SH LLM, dalam Paripurna Istimewa di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Tebing Tinggi, kemarin. Selain pengambilan sumpah dan janji PAW Ketua DPRD, paripurna istimewa dipimpin Wakil Ketua DPRD H Chairil Mukmin Tambunan, dihadiri Wali Kota H Umar Zunaidi Hasibuan, Wakil Wali Kota H Irham Taufik, juga melantik sekaligus mengambil sumpah janji Kornel Sihaloho. sebagai anggota DPRD PAW dari Fraksi Partai Golkar menggantikan HM Syafri Chap. Pengambilan sumpah dan janji yang dikawal puluhan aparat keamanan dari Polresta Tebing Tinggi

tersebut, berdasarkan UU RI No 27/ 2009 tentang MPR/DPR/ DPD dan DPRD serta berdasarkan PP RI No 16 tentang tata tertib DPRD dan sesuai keputusan Gubsu No.188. 441007/KPTS/Tahun2011 tentang peresmian pengangkatan Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi serta Keputusan GUBSU No.188.44/1006/ KPTS/Tahun 2011 tentang pengangkatan PAW anggota DPRD. Wali Kota Umar Z Hasibuan mengatakan, Pergantian Antar Waktu (PAW) yang dilakukan ini bukan hal baru. Tapi tuntutan dinamika perpolitikan dan proses penegakan hukum dan perundang-undangan. “Saudara ketua yang telah diangkat, sebagai pengemban amanat rakyat dari perwakilan politik berkewajiban secara profesional memainkan perannya. Artinya sebagai pimpinan dan wakil rakyat harus mampu mengakomodir aspirasi yang muncul dan berkem-

bang dalam masyarakat," katanya. Dikatakan, implementasi dari aspirasi yang diwakili kepada wakilnya menjadi tolok ukur keberhasilan lembaga legislatif dalam mewujudkan clean government and good governance. “Saat ini kita telah menyahuti proses dinamika politik di tubuh DPRD seiring dengan perkembangan, rekonstruksi politik sebagai bagian dari pembelajaran politik masyarakat yang semakin kritis untuk mengaktualisasikan aspirasi masyarakat yang semakin berkembang,” ujarnya. Kepada HM Syafri Chap, Umar menyampaikan rasa hormatnya. “Saya juga menyampaikan rasa hormat dan penghargaan setingginya kepada H Muhammad Syafri Chap atas pengabdian dan sumbangsihnya selama menjadi pimpinan legislatif," katanya. (MET)

KETU KETUAA BARU - H Syahrial Malik secara resmi dilantik menjadi Ketua DPRD Tebing Tinggi Pengganti Antar Waktu (PAW) menggantikan HM Syafri Chap, oleh Ketua PN Tebing Tinggi, Elyta R Ginting SH LLM.

DPR-RI Sikapi Dugaan Ipal Oknum DPRD Tanjung Balai

Amdal PT EJS Tak Miliki Sertifikat Kementerian LH TANAM POHON - Bupati Tigor Panusunan Siregar SpPD didampingi Kadis Hutbun Ir Jumingan, melakukan penanaman pohon mangga.

Bupati Labuhan Batu Tanam Pohon untuk Anak Cucu Rantau Prapat-andalas Untuk menyiasati cuaca ekstrim, saat ini berbagai upaya telah dilakukan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Seperti memberikan bibit unggul dengan masa panen pendek dan penanaman sejuta pohon di berbagai tempat. Demikian dikemukakan Bupati Labuhan Batu Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD, di sela peringatan Hari Penanaman Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) di Komplek Yayasan Pendidikan Indonesia Membangun, Jalan Adam Malik, Rantau Prapat, kemarin. Bupati mengatakan, penamanan pohon yang dilakukan memang tidak dapat dirasakan manfaatnya saat ini. Tapi, dalam 20 tahun mendatang anak cucu kita pasti dapat merasakannya. “Karena itu, tanamlah pohon untuk anak cucu sebagai warisan bernilai tinggi bagi mereka pada saatnya nanti,”kata Tigor. Pemanasan global sudah nyata dapat dirasakan. Jadi, tidak ada jalan lain sebagai orang tua dan pemerintah harus mulai berbuat saat ini, dengan melakukan gerakan penanaman pohon baik itu di lingkungan pekarangan masing-masing, maupun di lokasi-lokasi yang dianggap tandus," ujarnya. Sementara, Menteri Kehutanan RI menjelaskan, penanaman satu miliar pohon Tahun 2011 merupakan gerakan nyata penanaman pohon secara massal yang bertujuan untuk menambah tutupan lahan dan mencegah terjadinya bencana banjir dan longsor, konservasi keanekaragaman hayati (biodeversity), penyerapan karbon di atmosfir untuk pencegahan dampak perubahan iklim, mendukung pembangunan ketahanan pangan, energi, dan ketersediaan air untuk kesejahteraan masyarakat. (ONE)

Pangururan-andalas Di tengah ajakan Presiden SBY, agar setiap orang menanam pohon. Namun kejadian ironis justru terjadi di Samosir yang ditandai dengan adanya rencana PT EJS, menebang hutan seluas 2250 ha, hanya untuk kepentingan sebuah kebun bunga. Ironisnya lagi, salah satu konsultan PT EJS Argo Mulia Lestari, Manusun Sitanggang tidak dapat membuktikan sertifikat dari Kementerian Lingkungan Hidup, untuk menyusun Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) perusahaan milik asing tersebut. Hal ini terungkap, saat Forum Pemerhati Samosir Nauli (PESONA), yang terdiri dari GAMKI, KSPPM, STKS, Radio Samosir Green, KAMU,

Pers Peduli Lingkungan Hidup dan JPSI (Justice Peace and Integrity Creation) diketuai Rohani Manalu, meminta supaya konsultan Amdal PT EJS dapat membuktikan sertifikat yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup. "Penilaian Amdal PT EJS ini kami nilai cacat hukum. Pasalnya, salah satu konsultannya tidak turut serta melampirkan sertifikatnya di daftar pustaka. Hanya ketuanya bermarga Pane serta beberapa anggota melampirkan curriculum vitae,” ungkap Rohani kepada wartawan, di Tuktuk Siadong, Simanindo, kemarin. Menurutnya, kehadiran PT EJS bukan hanya berdampak pada pemanasan global akibat penebangan kayu di lahan seluas 2.250 ha di Desa Hariaran Pintu, Kecamatan Harianboho. Kehadiran PMA ini juga akan berdampak terhadap kelangsungan hidup para petani di Kecamatan Sianjur Mulamula, sebab petani tidak dapat lagi menanam padi dua kali setahun akibat debit air yang makin berkurang.

Rohani menilai, Kepala Badan LH Kabupaten Samosir, Darwin Harianja 'pasang badan' terkait penilaian akhir Amdal PT EJS ini. "Kenapa dia yang selalu menjawab pertanyaan Forum Samosir Nauli (Pesona), kenapa tidak diberi kesempatan kepada konsultan PT EJS serta pihak EJS itu sendiri yang memberi pemaparan, seolah dia pasang badan mengenai Amdal PT EJS," katanya. Seentara, Bolusson Pasaribu warga Desa Hariara Pintu mengaku, dirinyalah yang membawa Komisaris PT EJS, Mr Lee ke Samosir untuk menanamkan modal. "Warga Hariara Pintu senang dengan kehadiran PT EJS, karena kehadiran perusahaan ini maka akan terbuka lapangan pekerjaan,’’ katanya. Menurutnya, kendati penilaian akhir Amdal PT EJS dapat diterima oleh komisi penilai akhir, PT EJS tidak langsung beroperasi."PT ESJ masih akan mengurus izin usaha dan izin lain, jadi tidak gampang untuk beroperasi,” pungkas Bolusson. (FS)

Bantuan Koperasi Langkat Diduga Diselewengkan Stabat-andalas Untuk menghidupkan koperasi yang ada di Kabupaten Langkat, Dinas Koperasi dan UKM Langkat diberi tugas dan amanah untuk melakukan pembinaan. Lebih dari itu, Dinas Koperasi dan UKM Langkat diberi tugas untuk membantu dengan memberikan bantuan melalui dana APBD Kabupaten Langkat. Namun, diduga kuat sejak tahun 2007 sampai tahun 2011 bantuan itu telah diselewengkan alias dikorupsi. Akibatnya, setiap tahun Kadis Koperasi dan UKM Langkat, Drs. Zul diduga kuat telah mengaut uang negara hingga ratusan juta rupiah. Penyelewengan itu anatara lain seperti pemberian bantuan untuk Koperasi Sakina, dimana dalam APBD tertera sebesar Rp. 30.600.

000,- namun realisasinya hanya diberikan sebesar Rp. 12.175.000,Begitu juga dengan Koperasi Wanita Melayu dalam APBD tertera sebesar Rp 40.165.000. Namun realisasinya hanya diberikan sebesar Rp.21.000.000,L alu, Koperasi Wanita Jaya Kesuma dalam APBD diberikan sebesar Rp. 37.475.000,- namun realisasinya hanya diberikan sebesar Rp. 25.500.000,- Sedangkan untuk Koperasi Meubel Sawit, dalam APBD tertera Rp 93.692. 200,- namun realisasinya hanya Rp. 92.541.761,Dengan demikian, diduga kuat pemberian bantuan itu jadi ajang korupsi bagi Dinas Koperasi dan UKM pada setiap tahunnya sejak tahun 2007 sampai tahun 2011 dan hal ini tentu patut jadi perhatian

aparat penegak hukum. Itu baru contoh kecil, karena praktik busuk itu diduga terus saja terjadi. Hanya saja Kadis Koperasi dan UKM Langkat, Drs Zulkifli ketika dikonfirmasi, kemarin, membantah dugaan tersebut. “ Ah tidak benar itu,” jawabnya singkat. Namun, menanggapi hal tersebut, Ketua ICW (Indonesian Corruption Watch) Langkat, M Mas’ud MZ menegaskan, sah-sah saja jika mereka membantah. Namun yang jelas, ICW Langkat bisa membuktikan indikasi korupsi dana APBD tersebut. “Ya, sah-sah saja jika mereka membantah, tapi kami juga bisa membuktikan bahwa benar telah telah terjadi indikasi korupsi dari dana APBD Langkat,” ujarnya. (BD)

Guru di Deli Serdang Galang Dana Bedah Rumah Lubuk Pakam-andalas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI di jajaran Pemkab Deli Serdang, sisihkan dana untuk membantu untuk membantu program bedah 4 unit rumah tidak layak menjadi layak huni bagi keluarga kurang mampu di daerah itu. Dana yang dihimpun dari sebahagian penghasilan para guru itu, diserahkan kepada Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars, pada peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-66 PGRI, Rabu (21/12) di Gedung Balairung Lubuk Pakam. Wabup Zainuddin Mars menyampaikan terima kasih dan bangga dengan berbagai prestasi diperoleh guru di daerah itu. Tentu prestasi ini merupakan bukti kontribusi bagi pembangunan

pendidikan, khususnya di Kabupaten Deli Serdang maupun kepada bangsa dan negara. Termasuk sumbangsih bagi peningkatan harkat martabat saudara kita yang kurang mampu dengan mendukung gerakan bedah 10.000 rumah tidak layak huni daerah itu. Ditegaskan, peringatan Hari Guru harus dimaknai sebagai pendorong semangat bagi upaya menciptakan generasi berkualitas melaui pendidikan. Karenanya, sebagai guru harus menyadari, tugasnya tidak sekadar mendidik di bidang pengetahuan saja, tapi mengetahui tugas dan fungsinya sehingga merasakan seorang murid adalah bahagian dari dirinya. Berkat rasa kebersamaan dengan bersinerginya kemampuan pemerintah yang didukung swasta

layak pakai. "Kini, kita menuju tahap apresiasi meningkatkan mutu pendidik yang dibekali dari berbagai sisi termasuk sekolah yang terawat," kata wabup. Kadisdikpora Hj Saadah Lubis MAP menjelaskan, tujuan penting peringatan Hari Guru dan PGRI ke-66, antara lain untuk menumbuhkembangkan kesadaran dan tanggung jawab guru sebagai insan pendidik, yang me miliki tanggung jawab untuk membentuk karakter bangsa melalui penanaman nilai-nilai di dalam pembelajaran. Hari Guru tersebut diwarnai pemberian penghargaan keBANTUAN GURU - Wabup H Zainuddin Mars didampingi Kadisdikpora Saadah Lubis pada guru, kepala dan sekolah MAP, menerima bantuan dana dari guru, untuk bedah 4 unit rumah tidak layak huni yang telah megharumkan nama bagi keluarga tidak mampu di Deli Serdang. Deli Serdang, dalam berbagai dan partisipasi masyarakat, sejak telah berhasil membebaskan ajang lomba di tingkat provinsi 2007 lalu, melalui konsep Cerdas gedung sekolah SD dari tidak maupun nasional. (TH)

Tanjung Balai-andalas Anggota DPR-RI dari PKB, Hj Lily Khadijah Wahid menyatakan kepada andalas, Rabu (21/11), dirinya sudah mendengar tentang dugaan ijazah palsu (ipal) anggota DPRD Kota Tanjung Balai dari Partai Golkar, HMS. Menurut Lily, hukum harus ditegakkan terhadap siapa pun tanpa pandang bulu. Menggunakan ijazah palsu merupakan tindakan penipuan. "Fraksinya harus merecall yang bersangkutan dari DPRD dan harus diseret ke pengadilan agar menjadi efek jera serta pembelajaran di masa mendatang," tegasnya. Sementara, anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Ramadhan Pohan kepada andalas mengatakan, tidak sulit membuktikan ijazah palsu seseorang, jika aparat penegak hukum mau melakukannya. "Jangan sampai hal ini menjadi isu berkepanjangan. Kasihan orang yang tertuduh, menjadi bulan bulanan di media, dan anggapan masyarakat benar ini mesti diclearkan dengan cepat," katanya. Ketua Bidang Hukum LSM SIRA Tumpak Hatorangan Nababan SH MH menambahkan, pihaknya sudah melaporkan kasus tersebut ke Komisi III DPR RI. Selanjutnya Komisi III akan memanggil Departemen Agama untuk mempertanyakan keabsahan ijazah yang bersangkutan. "Kalau pemerintah melalui Departemen Agama membatalkan ijazah yang bersangkutan, baru akan kita laporkan ke pihak yang berwajib," sebutnya. (FN)

Kabanjahe Juara Umum MTQ Pelajar Karo Berastagi-andalas Kecamatan Kabanjahe menjadi juara umum dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat putraputri SD dan SMP yang digelar di Masjid AsSawiyah Jalan Jamin Ginting Berastagi. Demikian dikatakan Ketua MGMP Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Karo, Sahirun Batubara, SAg didampingi KKG Pendidikan Agama Islam (PAI) SD Kabupaten Karo, Binus Bancin, SAg kepada wartawan di Kabanjahe, Selasa (20/12). Dikatakannya, Kabanjahe menjadi juara umum setelah ketiga kontingennya menjadi juara satu dari empat tingkat yang diperlombakan dalam MTQ tersebut. Di tingkat SD Putra, juara satu direbut Ridho Abdul Hamid (Kabanjahe) diikuti Rozki Mardika (Tigapanah) dan Alfa Syahriduan (Munthe). Ditingkat SD putri, juara satu diraih Diah Ayuningtyas (Kabanjahe), diikuti Sri Wahyuni (Tigapanah) dan Rabiatul Adawiyah (Munthe). Sementara, di tingkat SMP Putra, juara satu diraih Reza Pangestu (SMPN 2 Kabanjahe), Zulfahmi Tarigan (SMPN 1 Tiganderket) dan juara ketiga Ronal Pratama Tarigan (SMPN 3 Kabanjahe). Terakhir, di tingkat putri SMP, juara satu dimenangkan Lara Madani Br Sitepu (SMPN 1 Tiganderket) diikuti Astini Syahrida Br Berutu (SMPN 2 Tigapanah) dan Dinia cahayu (SMPN 2 Munthe). (RTA)

Ratusan Ibu di DS Tanam Pohon Lubuk Pakam-andalas Ratusan ibu menggelar aksi gerakan penanaman pohon di Komplek Perkantoran Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam, kemarin. Aksi yang diadakan ini dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-83, dan HUT ke-12 Dharma Wanita. Dengan antusias seluruh ibu terlihat melakukan aksi penanaman pohon tersebut. Sekitar ratusan bibit pohon yang terdiri atas puluhan jenis pohon ditanam. Di antaranya pohon mahoni, kelengkeng, jambu bol, jambu air, mangga, asam gelugur, dan beberapa bibit tanaman buah lainnya. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars, Ketua DPRD Hj Fatmawati, Ketua TP PKK Hj Anita Amri Tambunan, Ketua GOP TKI Hj Asdiana Zainuddin, Ketua Dharma Wanita Hj Fauziah Azwar, KCK, Bhayangkari, Ketua PKK seluruh kecamatan dan organisasi wanita lainnya, para camat se kabupaten Deli Serdang dan masyarakat, diawali dengan melaksanakan gerak jalan santai melintasi komplek kantor bupati. (TH)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS. ACEH TAMIANG: Zul Herman.


Kamis 22 Desember 2011

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

13

Tambang Dolomit di Karo Harus Segera Ditutup Kabanjahe-andalas Aliansi LSM Kabupaten Karo peduli hutan dan pertambangan terdiri dari LSM Penyelamat Nusantara, LSM Badan Anti Korupsi (Bakindo) dan LSM LIRA, demo Kantor Dispertamben Pemkab Karo, Mapolres Karo dan DPRD Karo, desak pemerintah segera menutup pertambangan dolomit di Kecamatan Tiganderket dan Kecamatan Kuta Buluh. Dengan mengendarai puluhan kenderaan sepeda motor dan mobil, sambil mengusung sejumlah poster yang bernadakan mengkritisi Pemkab Karo, massa aliansi LSM mengawali demonya di Kantor Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Pemkab Karo, Rabu (21/12). Di kantor itu beberapa saat korlap pendemo menyampaikan orasinya. Namun dalam penyampaian orasi itu, tak seorangpun pejabat termasuk pegawai kantor itu yang menyambut mereka, termasuk kepala Dinas Pertamben Robert Peranginangin tidak ada di tempat. Merasa tidak dihargai, massa ali-

ansi LSM menerobos masuk ruangan dan menggedor pintu ruang kerja kadis sambil memanggil-manggil nama kadis “Robert Peranginangin keluar kau, pertanggungjawabkan perbuatanmu, jangan terlalu sering kau bodoh-bodohi rakyat Karo, cabut ijin pertambangan dolomit di Kecamatan Tiganderket dan Kecamatan Kuta Buluh, kau penghisap darah rakyat” pekik massa mengerumuni pintu. Usai itu massa beranjak keluar ruangan dan menyegel pintu masuk kantor Dispertamben. Dan selanjutnya massa pendemo dari Aliansi LSM Kabupaten Karo berangkat menuju Mapolres Karo melanjutkan aksi unjuk rasa. Di halaman depan Mapolres, mereka kembali berorasi menyampaikan tuntutannya. Secara bergantian juru bicara pendemo Syafi’i Tarigan dan Julianus Sembiring meneriakan ”cabut surat izin pertambangan daerah (SIPD) yang digunakan sebagai dasar untuk menambang dolomit di kecamatan Tiga Nderket dan Kuta Buluh, Tangkap aparat Pemkab Karo yang memback-up

164 Buruh PT SIAP Di-PHK Tanpa Pesangon

SIPD ilegal dan kegiatan pertambangan dolomit ilegal di Kecamatan Tiga Nderket dan Kuta Buluh, termasuk tutup prtambangan dolomit di kedua tempat itu, karena pertambangan dolomit tersebut berada di wilayah hutan lindung berdasarkan ketentuan SK Menhut No.44 tahun 2005, selain itu pemegang SIPD telah melanggar kewajiban-kewajibannya, sebagaimana tertuang didalam SIPD tersebut. “Dan itu harus dicabut berdasarkan ketentuan Perda No.06 tahun 2006 tentang retribusi, selanjutnya bahwa SIPD dan pertambangan dolomit di dua kecamatan itu jelasjelas bertentangan dengan UU No.04 tahun 2009 tentang pertambangan dan UU No.41 tahun 1999 tentang kehutanan,”seru korlap demo Julianus Sembiring. Sementara Kasat Intelkam Polres Karo AKP Herry, mengaku sebelumnya tidak mengetahui adanya demo tersebut, “Saya mengetahui adanya demo Aliansi LSM, Rabu, setelah mereka unjuk rasa di Mapolres Karo,”pungkas Hery. (RTA)

andalas/robert tarigan

ORASI - Aliansi LSM sedang berorasi di depan gerbang utama gedung DPRD Karo, mendesak tambang dolomit ditutup.

SDN 010179 Asahan Diduga 'Sunat' Bantuan Siswa Miskin

Bupati Asahan Serahkan SK Kenaikan Pangkat

Binjai-andalas Ratusan (164) buruh PT Serba Indah Aneka Pangan (PT SIAP) di Jalan Kolonel Yos Sudarso, Kelurahan Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Timur, menggelar demo ke DPRD Binjai, Rabu (21/l2), karena di-PHK tanpa diberi pesangon. Dengan mengendarai sepeda motor dan mobil sewaan, mendatangi DPRD Binjai menyampaikan orasi menuntut hak karena selama dipecat dari pekerjaan sama sekali tidak diberi upah maupun hak, sesuai ketentuan Undang Undang Nomor 13 tahun 2003. Edi Sumarno, Poltak Tampubolon, Pangitungan Siagian dan Nicholas Sutrisman mewakili para buruh di hadapan anggota dewan dan Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon menjelaskan, PT SIAP pada 1 November 2009 secara mengejutkan di hadapan buruh mengatakan, tidak beroperasi lagi alias tutup. Sejak itulah para buruh berjumlah 164 orang tidak bekerja dan tidak menerima uang pesangon maupun hak haknya. Merasa nasib mereka hanya dijadikan alat produksi yang dapat dieksploitasi, dan PT SIAP tidak mempedulikan nasib karyawannya. Para buruh kemudian meminta perlindungan melalui kuasa hukumnya, Law Office Pakpahan & Associates. Berbagai usaha sudah dilakukan untuk jalan penyelesaian, tapi PT SIAP bersikap masa bodo

dan malah tidak mau menemui mereka. Melihat gelagat yang tidak baik itu, kemudian para buruh bersama kuasa hukumnya mendatangi Disnaker Binjai. Berdasarkan laporan tersebut, Disnaker Binjai langsung turun tangan menerbitkan anjuran, yang pada intinya memerintahkan agar pengusaha PT SIAP, segera membayar pesangon. Namun, para buruh oleh pihak Disnaker Kota Binjai diminta tidak bertindak di luar hukum dan bersabar. Tapi nyatanya hingga akhir tahun 2011, persoalan pembayaran upah dan hak hak buruh tidak juga dipenuhi PT SIAP. Karena sudah hilang kesabaran menunggu kepastian, akhirnya para buruh bersama kuasa hukumnya, unjuk rasa ke DPRD Binjai, mengadukan masalah dengan harapan agar wakil rakyat bisa menjembatani penyelesaian. Kepada wakil rakyat dan Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon, para buruh meminta agar mereka dapat dipertemukan dengan pemilik usaha PT SIAP, yang selama ini dianggap tidak bertanggung jawab. DPRD Binjai sepakat untuk menyelesaikan persoalan tanpa mengundang keributan. (MKI)

andalas/FAS

BANTUAN SISWA - SD Negeri No 010179 Desa Air Putih Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan, diduga 'menyunat' bantuan siswa miskin. Rp180.000 dipotong Rp 30. 000 per siswa. Beberapa orang tua siswa lainnya di tempat yang sama tidak berani mengutarakan atau melaporkan pungli dana bantuan tersebut, khawatir anak mereka akan dikucilkan ataupun nilainya dibuat rendah. Bukan itu saja SDN yang jumlah siswa keseluruhannya hanya 51 orang tersebut sebelumnya menerima dana bantuan siswa miskin berjumlah lebih dari yang diterima saat ini. Namun entah apa penyebabnya pada tahun ini hanya menerima sekitar Rp150.000, setelah dipotong Rp 30. 000 per siswa. Terkait dengan adanya pemotongan dana bantuan tersebut, Kepala SDN 79, LP yang dikonfirmasi kemarin mengakui, ada melakukan pemotongan. Tapi, dia menyebut pemotongan yang dilakukan ter-

Asahan-andalas Kepala SD Negeri No 010179 Desa Air Putih Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan berinisial LP diduga telah melakukan 'penyunatan' dana bantuan untuk siswa miskin Rp 30.000 setiap siswa. Terkuaknya pemotongan dana bantuan siswa miskin yang dilakukan Kepala SDN tersebut, setelah beberapa orang tua siswa mengeluhkan pemotongan yang dianggap memberatkan siswa tersebut, di Desa Air Putih Kecamatan Meranti, kemarin. Sebut saja N, orangtua siswa yang tak mau jatidirinya diketahui, kepada wartawan mengatakan, beberapa hari lalu dirinya dan orang tua siswa lain berjumlah 17 orang diundang kepsek ke sekolah, untuk menerima dana bantuan siswa miskin sebesar Rp 180. 000. Ternyata, dana yang seharusnya utuh diterima sebesar

Jalan Kubangan Kerbau di Langkat Resahkan Warga

KUBANGAN KERBAU - Jalan Paya Kangkung kondisinya sangat memprihatinkan dan mirip kubangan kerbau

Secanggang-andalas Sebelum adanya penggalian tambang minyak di Desa Kepala Sungai, masyarakat setempat, tepatnya para penguna jalan yang melintasi jalan transportasi di Paya Kangkung, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, tidak pernah merasa resah. Menurut keterangan warga Paya Kangkung kepada andalas, Rabu (21/12) dulunya jalan di desa tersebut, jarang dilalui kendaraan roda besar. Kini, hampir setiap hari jalan di desa mereka dilalui truk yang lalu lalang mengangkut bahan-bahan bangunan milik PT Pertamina, yang tengah membuat bangunan atau penggalian minyak tanah, di Dusun Sungai Cabang. "Dulu, sebelum adanya pengeboran minyak tanah tersebut, jalan di desa tersebut tidak pernah seperti kubangan kerbau, walaupun musim hujan datang setiap hari," beber warga, yang berada di desa kepala sungai tersebut. Bahkan, yang lebih menyedihkan lagi bagi anak-anak didik yang hendak berangkat ke sekolah guna menuntut ilmu, terpaksa harus turun dari sepedanya karena takut terjatuh. Akhirnya sepatu anak sekolah tersebut mirip seperti sepatu orang pulang dari sawah. Tak jarang, di antara anak didik yang ke sekolah serta pulang dari sekolah, nyaris terjatuh akibat licinnya jalan transportasi yang harus mereka lalui. Masyarakat setempat berharap kepada PT Pertamina, yang menggunakan jalan transportasi di Desa Kepala Sungai, agar jalan yang ada di desa mereka segera diperbaiki dan diaspal. (SBR)

sebut hanyalah sebuah kekhilafan semata. Untuk itu, dia meminta permasalahan tersebut tidak dibesar-besarkan atau disebarluaskan. Sebelumnya, S Siagian SPd yang merupakan tenaga pendidik di sekolah tersebut mengatakan, pemotongan dana siswa miskin tersebut sebelumya telah dibicarakan. “Pemotongan sebesar Rp 30.000 per siswa digunakan untuk biaya memfotocopy serta melengkapi dokumen siswa lainnya agar dapat menerima bantuan tersebut,” ungkap Bendahara BOS ini. Namun ketika disinggung besarnya dana bantuan yang dipotong kepala sekolah, Siagian tidak berani membeberkan. "Penyerahan bantuan tersebut sepenuhnya wewenang kepala sekolah. Kami selaku tenaga pendidik di sini hanya bertugas mengajar," ujarnya. (FAS)

PWI-R DS Sukses Laksanakan Rakercab Deli Serdang-andalas Dalam pemantapan jati diri organisasi Persatuan Wartawan Indonesia Reformasi (PWI-R), dinilai sangat perlu melakukan pembenahan di segala bidang terutama internal organisasi. Sebab, wartawan juga manusia yang tidak terlepas dari kealfaan maupun kesilapan dalam melaksanakan profesinya, demikian juga Koordinator Cabang di Deli Serdang. Bahkan PWI Reformasi Deli Serdang siap menjadi corong pembangunan di ranah Deli Serdang. Demikian dikatakan Ketua PWI-Reformasi Deli Serdang, Firdaus Tanjung didampingi Sekretaris Thamrin,BA, Bendahara Syafrizal.SP beserta sejumlah wakil ketua, wakil sekretaris, wakil bendahara dan badan pengurus (kompartemen) lainnya kepada wartawan usai melaksanakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab), di Sekretariat Jalan Pendidikan I No 14 Sei Rotan Percut Sei Tuan, kemarin. Rakercab PWI R Deli Serdang perdana pasca terbitnya Surat Keterangan Terdaftar (SKT) No: 220/ 22/BKB/XII/2011, Badan Kesatuan Bangsa (Bakesbang) Pemkab Deli Serdang tersebut dihadiri sekitar 30 pengurus dan anggota lainnya. Karena itu, PWI Reformasi Deli Serdang sesering mungkin mengevaluasi setiap perkembangan yang ada di tengah masyarakat dalam melaksanakan fungsinya sebagai alat sosial kontrol terhadap pemerintahan dan instansi lainnya di Kabupaten Deli Serdang. Sesuai hasil rapat, PWI-R Deli Serdang berencana akan melaksanakan kegiatan social, berupa khitan massal yang nantinya akan disusul pengobatan gratis untuk masyarakat umum. Bahkan akan diadakan kegiatan pelatihan jurnalis secara bertahab untuk para wartawan dan para siswa tingkat SMP maupun SMA. Ini semua termasuk bagian dari program kerja ke depan. Sementara, Sekretaris PWI Reformasi Deli Serdang, Thamrin BA menambahkan, sudah saatnya organisasi jurnalis ini bersama-sama Pemkab Deli Serdang menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik guna melanjutkan program pembangunan Kabupaten Deli Serdang dari segala lini yang semuanya untuk kepentingan masyarakat. (FT)

Kisaran-andalas Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP menyatakan, ke depan akan menyerahkan secara langsung Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Asahan, yang dilakukan setiap pelaksanaan apel gabungan di Kantor Bupati Asahan, setiap Senin. Kepala Bagian Humas Setdakab Asahan, Rahman Halim AP mengatakan, kemarin, penyerahaan penghargaan kenaikan pangkat yang dilakukan secara langsung oleh bupati, bertujuan untuk lebih mengenal antara bupati dan staf. Artinya bupati dapat mengetahui secara langsung, siap-siapa saja yang mendapat pengharagaan kenaikan pangkat, sekaligus menghindari adanya hal kurang baik terhadap proses pengurusan kenaikan pangkat. Kabag Humas menyebutkan, penyerahan kenaikan pangkat tersebut, bila Bupati Asahan tidak dapat menghadiri atau menyerahkan langsung, SK kenaikan pangkat akan diserahkan Wakil Bupati Asahan, atau dapat juga diserahkan Sekretaris Daerah (Sekda). “Yang pasti ada pejabat yang memberikan langsung SK tersebut kepada PNS. Hal ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Asahan terhadap PNSnya,” kata Kabag Humas, seraya menambahkan, penyerahan SK kenaikan pangkat tersebut telah dimulai terhadap PNS guru pada Hari Guru yang lalu. (FAS)

Camat Percut Sei Tuan Terima Penghargaan Mendagri Percut Sei Tuan-andalas Dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional yang ke 83 yang jatuh pada tanggal 21 Desember 2011, Camat Percut Sei Tuan, Darwin Zein SSos menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Hal ini menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat Percut Sei Tuan, karena berhasil menjadi juara I perlombaan Gerakan Kecamatan Sayang Ibu Tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2011. Sebagai yang terbaik tentu berhak menerima penghargaan kejuaraan. Hal tersebut diungkapkan Camat Darwin Zein kepada andalas, Rabu (21/12) melalui telepon dari Jakarta usai menerima penghargaan. “Tadi kita udah menerima penghargaan dari Gamawan Fauzi di Kantor Mendagri,” ujar Darwin. Kemenangan ini tentunya tidak terlepas dari dukungan semua pihak dan ini merupakan kemenangan masyarakat Kecamatan Percut Sei Tuan, sehingga keberhasilan ini merupakan jerih payah masyarakat yang dikomandoi para kepala desa dan lurah. Demikian juga dengan peran serta TP PKK setiap desa dan kelurahan di Kecamatan Percut Sei Tuan yang sangat berperan dalam peningkatan peranan wanita dalam pembangunan daerah. Dikatakannya, penghargaan juara tersebut diterima setiap kabupaten/kota yang memperoleh kemenangan dalam perlombaan kecamatan sayang ibu yang diadakan di tingkat provinsi masing masing. "Ini harus kita syukuri, karena kepercayaan diberikan Pemprovsu bukanlah suatu pemberian yang mudah. Namun berbagai kriteria telah berhasil kita lalui melalui beberapa tahapan. Alhamdulillah semua itu bisa terlaksana dengan baik," terang Darwin. Menurutnya, juara bukan merupakan tujuan tapi keberhasilan dalam pembinaaan masyarakat merupakan program yang harus dilaksanakan. "Sudah menjadi komitmen saya sejak dipercaya Bupati Deli Serdang menjadi Camat Percut Sei Tuan, memberikan pelayanan prima dan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan masalah," katanya. (FT)


Kamis

ACEH MEMBANGUN

22 Desember 2011

harian andalas | Hal.

SMAN 2 Bireuen Pacu Mutu Tingkatkan Status Menuju RSBI Bireuen-andalas SMA Negeri 2 Bireuen saat ini berupaya melakukan sistem pemekaran siswa sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) terhadap siswa dalam satu ruang, sekaligus memacu mutu peserta didik dalam upaya meningkatkan status jenjang sekolah tersebut menuju sekolah Rintisan Sekolah Berstandar Indonesia (RSBI) untuk tahun pembelajaran 2011/2012. Hal itu terungkap ketika Kepala Sekolah SMAN 2 Bireuen Abdul Fattah SIP didampingi wakil Kesiswaannya Drs Rusli Usman dan Guru Olahraga Ir Usdami Thaher, dalam perbincangan dengan andalas, Rabu (21/12) di ruang kerjanya. Menurut Abdul Fattah, pihaknya bersama guru saat ini terus memacu peningkatan kualitas peserta didik serta pengembangan pemekaran siswa sesuai SPM, karena 6 ruang baru kontruksi dua lantai yang dibangun sejak 24 Juni lalu sudah selesai pada Oktober 2011 lalu. “Kami merasa gembira dan bersyukur kepada Allah dengan selesainya pembangunan 6 ruang Ke-

las Baru (RKB) kontruksi dua lantai, sehingga siswa yang berdesak-desakan dalam satu ruang mencapai 46 siswa telah mampu dimekarkan sesuai SPM yakni 36 siswa dalam satu ruang kelas,“ ungkapnya. Selain itu tambah Abdul Fattah, pihaknya juga yakin sekolah yang dipimpinnya mampu meningkatkan status jenjang menjadi RSBI, sebab peningkatan mutu peserta didik yang dibina para guru di sekolah tersebut sudah mampu berprestasi bidang bahasa Inggris, Matematika dan Komputerisasi serta bahasa Indonesia. Menjawab andalas menyangkut kurikulum KTSP dalam pengembangan percepatan peningkatan mutu siswa di SMA Negeri 2 Bireuen, Abdul Fattah menyebutkan, ada beberapa prinsip pengembangan KTSP antara lain, berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya, Beragam dan terpadu; Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni; Relevan de-

Pemilih Tidak Terjebak Isu Menyesatkan Langsa-andalas Seluruh pemilih terutama para calon pemilih pemula, hendaknya tidak terjebak atau terpengaruh dengan segala isu yang menyatakan bahwa Pemilukada yang dilaksanakan pada 16 Februari 2012 akan ditunda, itu merupakan isu sesat. Isu tersebut hanya sebatas isapan jempol belaka. ”Insya Allah Pemilukada tidak ada penundaan,” ungkap Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Langsa, Agusni AH saat membuka sosialisasi Pemilukada untuk pemilih pemula bagi pelajar dari sejumlah sekolah di Kota Langsa tingkat SMA sederajat, Rabu (21/12) di Aula Sekretariat Pemko Langsa. Menurunya, isu-isu itu merupakan isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan dan hanya sebagai upaya untuk menyangsikan dan menyimpang siurkan agar masyarakat menjadi ragu untuk mengikuti Pemilukada. Sementara itu, sosialisasi ini yang dikemas dengan perlombaan cerdas cermat dan baca puisi, dapat menjadi sebuah media lain dalam rangka menyerap segala sesuatu sekaitan tahapan Pemilukada yang akan terus diintensifkan. Sehingga masyarakat tidak lagi ragu akan pelaksanaan Pemilukada. Sedangkan, untuk perlombaan cerdas cermat KIP Kota Langsa mengambil tema tentang pemahaman dan sejarah Pemilukada di Aceh, dan untuk puisi terkait dengan kedamaian demokrasi. Kegiatan ini selain untuk menarik pemilih pemula dalam mengikuti sosialisasi Pemilukada, juga sebagai ajang kreasi diri para peserta tersebut. Selain itu, kegiatan ini bertujuan agar mereka (peserta) paham tentang Pemilukada, apalagi mereka akan menjadi stakeholder di kalangannya, sehingga nantinya mereka dapat mengajak teman-temannya untuk ikut berpartisipasi dalam mensukseskan Pemilukada. Acara yang dilaksanakan selama satu hari tersebut dikuti sebanyak 120 peserta terdiri dari pelajar tingkat SMA sederajat di koordinir oleh Ketua Pokja Sosilaisasi, Kasrun, dan dewan juri terdiri dari LSM, pihak sekolah dan KIP Kota Langsa. (LAN)

Sekretaris KIP Aceh Jaya Dilantik Banda Aceh-andalas Sekretaris Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Djasmi Has atas nama Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum (KPU) melantik Sardani sebagai Sekretaris KIP Aceh Jaya. Pelantikan berlangsung di Aula KIP Aceh di Banda Aceh, Rabu. Turut dihadiri Ketua KIP Aceh Abdul Salam Poroh dan anggota KIP Aceh Tgk Akmal Abzal serta komisioner KIP Aceh Jaya. Sekretaris KIP Aceh Djasmi Has mengatakan, pelantikan ini untuk mengisi kekosongan jabatan Sekretaris KIP Aceh Jaya yang lowong sejak sebulan setengah lalu. "Jabatan Sekretaris KIP Aceh Jaya lowong setelah pejabat lama ditarik ke pemerintah kabupaten setempat, karena yang bersangkutan merupakan pegawai pemerintah daerah," katanya. Sebelum dilantik sebagai Sekretaris KIP Aceh Jaya, Sardani menjabat Kepala Subbagian Keuangan di Sekretariat KIP Aceh. Sementara, sekretaris lama, Kusomi, belum sempat dilantik karena ditarik kembali ke sekretariat daerah. Ia mengatakan, penunjukan sekretaris tersebut dinilai mendesak agar penyelenggaraan pemilihan kepada daerah di kabupaten itu tidak terhambat. "KIP Aceh Jaya akan melaksanakan pemilihan bupati dan wakil bupati pada 16 Februari 2012. Pemilihan tersebut digelar serentak dengan pilkada gubernur dan wakil gubernur Aceh," katanya. Menurut dia, tugas sekretaris di KIP Aceh Jaya sangat penting, terutama dalam hal pencairan dana pilkada. Sebab, ketua KIP maupun para komisionernya tidak berwenang mencairkan dana pilkada. "Saya mengimbau pejabat yang baru dilantik ini langsung bekerja serta berkoordinasi dengan jajarannya agar pilkada gubernur dan bupati yang tinggal dua bulan lagi terlaksana dengan lancar," pinta Djasmi Has. (ANT)

andalas/suherman amin

RUANG KELAS BARU - Pembangunan Enam Ruang Kelas Baru (RKB) dua lantai, SMA Negeri 2 Bireuen yang dibangun dengan dana Otsus Kabupaten Bireuen senilai Rp 1,3 miliar lebih, oleh CV Linggeh Keramat sejak 24 Juni 2011 selesai dibangun sejak Oktober 211 lalu.

ngan kebutuhan kehidupan; Menyeluruh dan berkesinambungan; Belajar sepanjang hayat; Dan seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah. ”Itulah antara lain dasar prinsip KTSP sangat relevan dengan konsep desentralisasi pendidikan dan sejalan dengan pelaksanaan otonomi daerah, serta konsep manajemen berbasis sekolah (MBS) yang mencakup otonomi sekolah di dalamnya,” ungkap Abdul Fattah. Sementara itu Rusli Usman wakil kepala sekolah bidang kesiswaan menyebutkan, pihaknya juga meningkatkan prestasi siswa dengan belajar di ruang laboratorium bahasa serta membawa ke perpustakaan yang ada di sekolah tersebut untuk menguji kompetensi siswa sebab mereka (seluruh guru) serius berupaya agar SMA Negeri 2 Bireuen yang difavoritkan masyarakat, meningkatkan statausnya menjadi RSBI di Bireuen untuk tahun 2011/2012 nantinya. Selain itu sebut Rusli, dengan adanya perluasan sarana penunjang berupa aula yang sebelumnya

Aktivis Aceh Gelar Aksi Sayang Mesuji Meulaboh-andalas Masyarakat Aceh sayang Mesuji (MASAM) melakukan aksi simpati terhadap peristiwa berdarah Meusuji, Lampung dan Sumatera Selatan, di Simpang Pelor Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Rabu. Koordinator aksi Zulhelmi Ridwan mengatakan, aksi simpatik tersebut juga sebagai peringatan kepada pemerintah daerah agar dapat menepis sedini mungkin kasus penyerobotan tanah warga oleh perusahaan di wilayah itu agar tragedi berdarah tidak terjadi di Aceh. "Di Aceh banyak perusahaan-perusahaan sudah beroperasi dan menyerobot tanah warga, dan kita meminta sebelum terjadi pertumpahan darah di daerah kita, pemerintah daerah dapat mengevaluasi dan mencabut HGU perusahaan yang sudah terindikasi," kantanya. Aksi teriterikal yang diperagakan puluhan aktivis Aceh itu, menggambarkan adanya tragedi berdarah pembantaian petani di Kecamatan Mesuji, dengan tidur di jalan simpang Pelor Meulaboh lengkap dengan spanduk dan atribut bertuliskan "Hentikan penyerobotan tanah warga". Komunitas ini juga menyorot kasus Mesuji adanya dugaan pelanggaran terhadap pembentukan pe-

tugas pengamanan swakarsa oleh perusahaan, sementara menurut Peraturan Kepala Polri Nomor 8 tahun 2009 tentang implementasi dan standar HAM, petugas hanya dibenarkan kepada aparat kepolisian. Jelas Zulhelmi, selain itu ada tiga poin lagi yang menjadi tuntutan aktivis Aceh yakni mendesak pemerintah segera mengusut tuntas peristiwa berdarah di Mesuji dan menghukum pihak-pihak yang terlibat. Kemudian meminta pemerintah mencabut HGU perusahaan asing yang beroperasi di wilayah tersebut yang terindikasi terlibat terjadinya pembantaian petani setempat akibat mempertahankan tanah mereka diserobot. Terakhir kepada pemerintah Aceh dimintakan untuk mengevaluasi dan mencabut seluruh HGU perusahaan yang teridentifikasi menciptakan kejanggalan pelanggaran dan memicu konflik pertanahan. "Pemerintah harus bertangungjawab atas kejadian di Mesuji, agar peristiwa serupa tidak terjadi di Aceh, sehingga perusahaan-perusahaan di Aceh tidak berpeluang menciptakan kericuhan seperti yang sudah-sudah," tegasnya. Aksi simpatik yang berlangsung 2,5 jam itu katanya untuk membangunkan pemerintah Aceh, agar tidak terlena dengan aktifitas perusahaan di wilayah masing-masing sebelum terjadi korban rakyatnya sendiri karena hanya demi keuntu-

ngan pembanggunan dan pribadi. Lebih lanjut dikatakan, terlebih daerah Aceh yang merupakan kawasan bekas konflik, bukan tidak mungkin kasus pembantaian dan penembakan dapat terjadi apabila pemerintah lalai dalam melaksanakan pengontrolan beroperasinya perusahaan. Sebut, Zulhelmi yang akrap disapa Bogel itu, ada sejumlah kemiripan pemicu kejanggalan pelanggaran oleh perusahaan di wilayah setempat, sehingga aksi massa sudah sering terjadi karena sudah gerah dengan aktifitas perusahaan yang menyerobot tanah warga. Pembantaian di Mesuji direkayasa atau benar adanya, menurutnya bukanlah hal yang dipersoalkan, karena kasus tersebut sudah menjadi rahasia umum dan itu terjadi akibat keteledoran pemerintah. "Aceh hampir sama seperti di Mesuji, mulanya perusahaan berdiri atas izin pemerintah mengelola sawit mereka, lambat laun lokasi mereka meluas sampai ke pemukiman warga, dan itu sudah ada di daerah kita," imbuhnya. Aksi simpatik tersebut diikuti oleh Aktivis Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Meulaboh, SMUR, DPC Granat Aceh Barat, Flower Aceh-Meulaboh, LSM Asoh, FK Gemab, Pemerintahan Mahasiswa -Universitas Teuku Umar, BEM-Se Aceh Barat, IPELMABAR, ALumni Cefill Aceh, GeRAK Aceh Barat, Yayasan Annisa dan IPELMAWAR. (ANT)

Gapoktan Peumaju Aceh Binaan LSM AC-Denmark Dirikan “Saung Tani“ GABUNGAN Kelompok Tani (Gapoktan) Peumaju Aceh binaan LSM AC-Denmark selesai membangun Saung Tani (Balee Mupakat) di Gampoeng Alue Sijuek, Kemukiman Pintoe Batee, Kecamatan Peudada, Bireuen dengan bantuan anggaran migas APBA.

S

aung Tani yang selesai dibangun Sabtu pekan lalu itu didirikan pada sepetak tanah yang sebelumnya bekas rumah milik Tarmizi Age (Mukarram) yang kini berada di Denmark dan tanah tersebut milik adiknya Saifuddin Age, yang menjabat sebagai Ketua LSM ACDenmark (ACDK) berlokasi di belakang SD Negeri 14 Peudada Bireuen dengan Luas tanah 8m x 14 m. Menurut informasi yang andalas peroleh dari Haris Munanzar Staf Perencana Program LSM ACDK dan Ketua Gabungan Kelompok Peumaju Aceh Tgk Saifuddin, Rabu (20/12) di Pucoek Alu Rheung Bireuen, pengecatan Saung Tani atau Balee Mufakat itu dicat berwarna hijau sebagai symbol bahwa seluruh anggota Kelompok Tani Peumaaju Gampoeng komit melaksanakan penghijauan sesuai simbul mereka yakni “simbol penghijauan“. Saifuddin menyebutkan, tujuan didirikan Saung Tani tersebut adalah sebagai tempat pertemuan petani, baik keperluan rapat,

andalas/suherman amin

BALEE MUF AK MUFAK AKAAT - Inilah Saung Tani (Balee Mupakat) Gapoktan Peumaju Aceh binaan ACDK yang didirikan di Gampoeng Alue Sijuek, Kemukiman Pintoe Batee, Kecamatan Peudada, Bireuen dengan bantuan anggaran migas APBA. tempat pelatihan, dan evaluasi program serta musyawarah mufakat (Duek Pakat). ”Gapoktan Peumaju Aceh” yang berdiri pada tahun 2007 hasil musyawarah kelompok-kelompok tani yang ada di Kecamatan Peudada. Dan saat ini di bina oleh LSM ACDK, sekaligus membantu dan membina kelompok-kelompok tani lainnya di Kecamatan Peudada, Bireuen. Beberapa program yang sedang dijalankan oleh kelompok-kelompok tani saat ini antara lain, Tanaman Pangan Dan Holtikultura Jeruk Nipis oleh Kelompok Gle Cot Pupok, Perkebunan Kakao oleh Kelompok Usaha Baru, Tanaman Pangan Dan Holtikultura Halia oleh Kelompok Gle Ramboeng Rapa’I

dan, Petenakan Sapi Bali oleh Kelompok Alue Naga Jaya. Menurut Saifuddin, ke depan, Gapoktan Peumaju Aceh terus mengupayakan mengepakkan sayapnya untuk membina para petani ke kecamatan-kecamatan yang ada di wilayah Bireuen demi kesejahteraan masyarakat. Selain itu sesuai progam saat ini mereka telah mempersiapkan satu kelompok tani lagi yaitu Kelompok Leubok Sanee Gle Beurabu yang bergerak di bidang Program Agrowisata dan untuk sementara masih dalam proses pengurusan, LSM ACDK yang selalu berusaha meningkatkan pembinaan agar semua kelompok tani bisa sukses menjalankan program-programnya dengan baik. (HERA)

14

hanya berukuran 12 x 12 meter dan hanya mampu menampung 150 siswa, kini sudah diperluas menjadi 24 x 12 meter, sehingga berkapasitas 300 orang. Rusli menambahkan, pihaknya melakukan kiat-kiat dalam peningkatan kualitas dengan berbagai hal antara lain berdayakan pustaka dengan pengelola yang kreatif, berdayakan laboratorium, pelaksanaan peningkatan professional guru melalui guru mata pelajaran menyangkut kurikulum KTSP yang menciptakan kateristik moral nuansa Islami secara kontiniu serta memperkuat proses pembelajaran dengan metode pembelajaran bahasa Inggris. “Kita menyadari bahwa payung hukum KTSP di samping UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PP 19 tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, BSNP juga berpijak kepada Peraturan Mendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Peraturan Mendiknas No. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL),” sebut Rusli sebagai dasar acuan peningkatan kualitas guru dalam meningkatkan prestasi siswanya menuju sekolah RSBI. (HERA)

DPRA Bahas Lima Rancangan Qanun Banda Aceh-andalas DPR Aceh mulai membahas lima rancangan qanun yang menjadi prioritas program legislasi 2011 guna disahkan menjadi peraturan daerah. "Pembahasan kelima rancangan qanun berdasarkan keputusan badan musyawarah dewan," kata Ketua DPR Aceh Hasbi Abdullah saat membuka sidang paripurna pembahasan lima rancangan qanun di gedung dewan setempat di Banda Aceh, Rabu. Adapun kelima bakal produk hukum tersebut, empat di antaranya usulan eksekutif, yakni rancangan qanun irigasi, rancangan qanun pajak Aceh, rancangan qanun bagi hasil pajak dengan kabupaten/kota, serta rancangan qanun perseroan terbatas dan pengembangan investasi Aceh. Serta rancangan qanun tentang perubahan atas Qanun Nomor 3/2007 tentang tata cara pembentukan qanun. Rancangan qanun ini merupakan inisiatif DPRA. Menurut dia, kelima rancangan qanun tersebut merupakan aturan turunan Undang-Undang No 11 Tahun 2011 tentang Pemerintahan Aceh atau UUPA. "Materi kelima rancangan qanun sudah dibahas secara matang antara DPRA dan eksekutif Pemerintah Aceh dengan melibatkan para pakar serta melalui proses penyaringan masukan dari masyarakat," katanya. Khusus untuk rancangan qanun pajak Aceh dan rancangan qanun bagi hasil pajak Aceh dengan kabupaten/kota, kata dia, merupakan kebutuhan mendesak. "Pajak merupakan sumber pendapatan bagi Provinsi Aceh. Dengan disahkannya rancangan qanun pajak ini nantinya diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah," kata Hasbi Abdullah. Begitu juga dengan rancangan qanun lainnya, ujar dia, juga dibutuhkan sebagai payung hukum dalam menangani masalah irigasi dan mengatur perseroan terbatas serta pengembangan investasi Aceh. "Sedangkan pengesahan rancangan qanun inisiatif dewan perubahan atas Qanun No 3/2007 dinilai sangat mendesak karena qanun yang lama banyak kekurangan," ungkap dia. (ANT)

MPD Aceh Minim Anggaran Banda Aceh-andalas Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh yang merupakan instrumen kekhususan sesuai dalam Undang-undang Nomor 44 tahun 1999 tentang Keistimewaan Aceh kurang mendapatkan porsi anggaran yang berimbang, sehingga sulit menjalankan program. "Anggaran untuk MPD sangat minim, sehingga kita kesulitan untuk menjalankan fungsi dan peran sebagai lembaga yang memberikan pertimbangan kepada DPR Aceh dan Gubernur dalam menerapkan kebijakan pembangunan pendidikan di daerah," kata Ketua MPD Aceh Warul Walidin di Banda Aceh, Rabu. Dikatakan, peran MPD sepertinya kurang mendapat posisi strategis dalam sistem Pemerintahan Aceh. Dijelaskannya, kedudukan MPD seharusnya dapat diperkuat karena lembaga itu sama seperti Majelis Permusyawaran Ulama (MPU) atau Majelis Adat Aceh (MAA), namun dalam porsi kewenangan dan juga anggaran, DPRA cenderung mengabaikan persoalan ini. "Kedudukan kita kurang kuat, anggaran juga sangat minim, hal ini menyebabkan MPD kurang maksimal dalam menjalankan fungsinya," ujarnya. Ditambahkannya, saat ini MPD Aceh sedang menyusun Rancangan Qanun MPD dan juga penyususan rencana strategis (renstra) yang nantinya kedua perangkat ini dapat memperkuat posisi dan kedudukan MPD serta diharapkan nanti memiliki kerangka dan arah yang jelas dalam merumuskan konsep pendidikan Aceh. "Kita berharap renstra dan qanun ini dapat segera lahir agar memudahkan kerjakerja MPD," harapnya. Warul Walidin juga menyampaikan terimakasih kepada AusAID Sedia Project yang telah membantu MPD Aceh dalam merumuskan konsep dan Renstra MPD. "Renstra tersebut nantinya dapat menjelaskan tentang fungsi-fungsi keorganisasian, rumusan konsep peningkatan kapasitas kelembagaan, tugas pokok dan fungsi serta peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan di Aceh," katanya menjelaskan. (ANT)


Kamis

SAMBUNGAN

22 Desember 2011

.........(Dari Halaman 1)

SIAP MENYALIP Kemenangan tentunya juga akan membuat asa menjadi juara liga musim ini tetap terjaga karena perjalanan musim masih panjang. Sebaliknya, kekalahan akan membuat kesempatan untuk menyalip ke puncak klasemen bakal semakin sulit Tim asuhan Andre VillasBoas memang lolos ke babak 16 besar, namun peformanya di liga masih diragukan. Terakhir, mereka ditahan imbang 1-1 oleh Wigan Athletic. Berbeda dengan Spurs, yang berhasil mengalahkan Sunderland dengan skor tipis 1-0. Pemain seperti Ade Bayor, Jermain Defoe, dan Luka Modric harus menjadi perhatian bagi para pemain lini belakang The Blues. Karena, permainan menyerang dilakukan para punggawa Spurs akan membahayakan lini pertahanan Chelsea, seperti saat melawan Wigan di mana Chelsea terus digempur di menit-menit akhir babak kedua dan akhirnya mengalami kebobolan setelah unggul terlebih dahulu. Sebaliknya, Drogba yang telah kembali ke peforma terbaiknya bisa menjadi ancaman

15

Ada Sabu dan Kamar VIP di LP Wanita Tj Gusta

Emmanuel Adebayor

.........(Dari Halaman 1)

harian andalas | Hal.

bagi tim asuhan Harry Redknapp. Villas-Boas diperkirakan akan memakai skema permainan 4-33 dengan tiga pemain di depan yaitu, Drogba, Sturridge, dan Juan Mata. Mengantisipasi serangan tiga pemain tersebut, Redknapp diperkirakan akan menggunakan pola permainan 4-4-1-1. Bermain di hadapan publiknya sendiri, Spurs tentu akan merasa lebih bersemangat dalam laga ini. Rekor Chelsea dalam lima musim terakhir ini belum pernah meraih kemenangan di White Hart Lane Stadium. Chelsea selalu pulang dengan tangan hampa. Di musim ini Spurs baru sekali kalah dikandang, saat dipermalukan 1-5 oleh Manchester City pada bulan Agustus lalu. Catatan buruk inilah yang akan dihapus Villas-Boas dengan tekad meraih poin penuh di White Hart Lane Stadium nanti. Apalagi dari 8 laga tandang yang mereka lakoni, rekor mereka terbilang cukup baik, yakni 4 kali menang, 2 kali imbang, dan 2 kali kalah. The Blues dikalahkan Manchester United 1-3 di Old Trafford pada September lalu dan kalah saat dijamu QPR 0-1 pada Oktober lalu.(BBS/GUS)

lainnya bernama Susi. Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut Baldwin Simatupang mengaku tak habis pikir dengan seluruh temuan itu. Ia memastikan seluruh prosedur pengawasan di rutan maupun lapas yang

dipimpinnya telah dilakukan dengan ketat. "Saya serahkan sepenuhnya kepada BNN, yang jelas prosedur sudah dilakukan dengan baik," kata Baldwin. Pihak BNN maupun Denny Indrayana belum bersedia memberikan keterangan apapun terkait temuan itu. Bahkan pe-

meriksaan kedua wanita itu dilakukan secara rahasia. Terpisah, Jaksa Dwi Melly Nova yang menangani perkara Mami mengaku saat ini Mami tengah mengikuti persidangan Peninjauan Kembali (PK) atas perkara kepemilikan sabu seberat 2,5 Kg yang dituduhkan

kepada Mami, yang diajukannya. “Seingat saya, kemarin dia (Mami, red) saya tuntut 15 tahun dan dijatuhi vonis oleh hakim selama 10 tahun. Lalu, dia mengajukan banding dan putusannya menguatkan putusan hakim PN Medan. Dia juga mengajukan kasasi atas perkaranya itu, tapi

putusan sama seperti putusan sebelumnya. Karena tidak puas, dia ngajukan PK dan sekarang masih diproses,” terang Nova sembari menyebutkan terdakwa merupakan residivis karena sebelumnya pernah juga tertangkap atas kasus sabu dan judi.(THA)

Rp7,3 Triliun R-APBD Sumut Disahkan Medan-andalas Pembangunan di berbagai sektor di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada tahun 2012, akan dibiayai dana Rp7,3 triliun. Hal ini berdasarkan Rancangan-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Propinsi Sumut 2012, yang disahkan DPRD Sumut menjadi peraturan daerah (Perda) dalam sidang paripurna di gedung Dewan, Rabu (21/12). Seluruh fraksi dalam rapat paripurna dipimpin Ketua Dewan H Saleh Bangun bersama para Wakil Ketua Chaidir Ritonga, M Affan, Sigit Pramono Asri, dan Kamaluddin Harahap, dihadiri Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Sekdaprovsu Nurdin Lubis, dan para pimpinan SKPD, menyetujui pengesahan R-APBD itu. Struktur APBD 2012, yakni pendapatan daerah Rp7,332 triliun, terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp4,026 triliun, Dana Perimbangan Rp1,686 triliun, dan lain-lain pendapatan yang sah

Rp1,619 triliun. Kemudian belanja daerah Rp 7,677 triliun, yang terdiri dari belanja tidak langsung Rp4,504 triliun dan belanja langsung Rp3,173 triliun. Antara pendapatan dan belanja, menyebabkan terjadinya defisit anggaran Rp345,315 miliar, yang kemudian menjadi pembiayaan daerah. Selanjutnya, defisit tersebut akan ditutupi dari sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) tahun sebelumnya yang diprediksi sebesar Rp700,027 miliar atau menjadi penerimaan pembiayaan. Sementara dari Silpa itu, dialokasikan Rp354,712 miliar dalam bentuk pengeluaran pembiayaan. Dengan demikian, pembiayaan netto menjadi Rp345,317 miliar. Sebelumnya, anggaran pendapatan dan belanja itu, didongkrak dengan masuknya anggaran dana BOS Rp1,577 triliun dari pemerintah pusat, yang pada tahun 2012, pemerintah menunjuk seluruh provinsi di Indonesia yang langsung menyalurkan dana BOS.

andalas/agus salim ujung

CERIA–Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho dan Ketua DPRDSU Saleh Bangun tampak ceria, saat menandatangani pengesahan RAPBD Sumut 2012 di gedung DPRDSU, Rabu (21/12). Fraksi Partai Demokrat dalam pandangan akhirnya terhadap RAPBD itu, melalui juru bicara Hasbullah Hadi meminta Pemprovsu untuk memperhatikan dua bidang pembangunan, yakni pendidikan dan kesehatan. Partai Golkar menggarisbawahi pentingnya perhatian mengurangi penduduk miskin. Kemudian pengurangan pengangguran terbuka dan pengangguran terdidik

yang menurut farksi ini masih dirasakan mengganggu. Selain itu, sangat perlu perhatian mengurangi ketimpangan pembangunan antarwilayah dan belum memadainya infrastruktur yang kesemuanya menyumbang tingkat inflasi. Sementara Fraksi PDI Perjuangan menyoroti belum memadainya anggaran untuk sektor pendidikan dan kesehatan, serta menyoroti perlunya upaya maksimal

guna mendorong masuknya investor menanamkan modalnya di Sumut. Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho menyampaikan terima kasih dengan telah disahkannya R-APBD tersebut. Dia menghargai seluruh upaya dari DPRD SU maupun dari Pemprovsu selama penyusunan, pembahasan hingga pengesahan, yang menurutnya merupakan bentuk niat, peran, dan tanggung jawab membangun Sumut.(UJ)

Pengembalian 166 Motor Curian, Gratis

Perampok Bersenpi Gasak Rumah Pengusaha Pakaian

.........(Dari Halaman 1)

dengan menggunakan mobil Toyota Kijang Innova warna silver bernomor polisi BK 1168 ZY yang diduga palsu. Kawanan perampok ini berhasil membawa kabur sebuah brankas yang berisi BPKB, suratsurat tanah, perhiasan, dan uang tunai Rp11 juta. Pelaku juga menyikat tas korban yang berisi uang tunai Rp1 juta dan 1 unit telepon genggam. Informasi lain yang diperoleh andalas, sebelum kejadian seorang penghuni rumah bernama Peter baru berangkat ke sekolah. Diduga Peter lupa mengunci kembali troli berwarna coklat di rumah toko (ruko) berlantai tiga itu, kecuali hanya merapatkannya saja. Saat itulah kawanan perampok

masyarakat korban pencurian sepeda motor diharapkan membawa bukti Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL),” imbuh Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga SH MH dan Kasat Reskrim AKP Moch Yoris Marzuki SIK di Mapolresta Medan, Rabu (21/12). Ke-166 unit sepeda motor tersebut disita dari hasil operasi rutin khusus kejahatan jalanan (street crime) seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kenderaan bermotor (curanmor) selama dua bulan terakhir. Kepada para pemilik sepeda motor tersebut tak perlu mengkhawatirkan sepeda motornya selama di Mapolresta Medan. Petugas telah membuatkan tenda besar untuk melindungi ratusan sepeda motor tersebut dari hujan dan panas agar tetap terawat. “Ini merupakan salah bentuk pelayanan terhadap masyarakat. Kita buatkan tenda besar agar ratusan sepeda motor ini tidak terkena hujan dan panas,” kata Kombes Pol Tagam Sinaga. Jika memang ada salah satu dari kendaraan itu terbukti milik warga, maka polisi akan mengembalikan. "Tidak ada masalah administrasi, semua gratis. Kalau ada petugas yang macam-macam terkait pengeluaran motor ini, langsung laporkan saya," tegas Tagam. Untuk mempermudah masya-

rakat mengenali sepeda motornya, petugas Reskrim Polresta Medan juga telah menempel nomor mesin dan rangka di papan tak jauh dari lokasi ratuan sepeda motor disimpan. “Masyarakat yang ingin mengambil sepeda motornya, silakan temui Kanit Ranmor. Ruangannya di lantai I. Masuk ke ruang Sat Reskrim, belok kanan, paling ujung sebelah kiri,” sebut Kasat Reskrim AKP Moch Yoris Marzuki SIK. Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan prestasi dan terobosan baru Kasat Reskrim AKP Moch Yoris Marzuki SIK dalam mengungkap kasus kejahatan jalanan. “Saya sebagai Kapolresta Medan bangga dengan beliau (Kasat Reskrim, red) yang telah membuat terobosan-terobosan pengungkapan kasus yang memang sudah menjadi atensi pimpinan. Saya juga minta dukungan rekan-rekan (wartawan, red),” ucap Tagam. 30 Penjudi Ditangkap Dalam kesempatan tersebut Kapolresta Medan juga menyampaikan pengungkapan 30 kasus judi oleh petugas Reskrim Unit Judi/Sila, selama sepekan terakhir. “Terkait kasus judi kami tetap komit memberantasnya. Seminggu terakhir ini, ada 30 kasus yang berhasil kita ungkap. Jumlah tersangkanya juga 30 orang,” sebut Tagam.(HER)

.........(Dari Halaman 1)

yang diduga datang dari arah Jalan Sutomo menyatroni rumah korban yang berada di persimpangan Jalan Veteran/Bengkalis atau tepat di depan Komplek Villa Timur Raya itu. Keempat pelaku, tiga di antaranya bersenjatakan parang dan tidak mengenakan penutup wajah (sebo) masuk menggeledah setiap ruangan di lantai I. Seorang pelaku lainnya yang menggunakan sebo dan menggenggam senjata api langsung menuju lantai II rumah korban disusul rekan-rekannya. Hasan yang saat itu baru bangun tidur dan beranjak ke kamar mandi di lantai II terkejut melihat keberadaan para pelaku. Hasan sempat mencoba memberikan perlawanan. Namun dengan mudah kakek tua ini berhasil dilumpuhkan pelaku.

Selanjutnya para pelaku memeriksa seluruh ruangan di lantai II dan III. Semua penghuni rumah dikumpulkan dan diikat dengan tali di lantai II. Setelah itu para pelaku dengan leluasa menjarah barang-barang berharga di rumah tersebut. Di salah satu ruangan di lantai II, para pelaku menemukan satu buah brankas. Karena beratnya, brankas tersebut diturunkan pelaku ke lantai I dengan cara menggelindingkannya lewat tangga. Diduga karena kesulitan memasukkan brankas tersebut lewat pintu samping mobil, para pelaku sampai rela memecahkan kaca belakang mobil agar bisa memasukkan brankas tersebut ke dalam mobil. Saat pelaku lainnya menggeledah isi rumah, salah seorang

korban sempat mencoba melawan. Saat itu pelaku mengancam akan memperkosa Vety bila melakukan perlawanan. Para pelaku kemudian mengambil satu unit HP CDMA milik korban. Uniknya, saat korban meminta agar kartu nomor HPnya tidak ikut diambil, pelaku mengabulkannya. Kawanan perampok tersebut beraksi sekitar 20 menit. Setelah menguras harta benda korbannya, kawanan tersebut meninggalkan lokasi dengan mengendarai mobil ke arah Jalan SM Raja dari Jalan Jawa. Untung saja mobil Honda CRV BK 188 PQ warna silver, sepeda motor Yamaha Jupiter BK 2878 AAF warna hitam yang berada di dalam rumah lantai I dan mobil Toyota Avanza BK 1631 QH

warna Hitam yang terpakir di depan rumah korban tidak ikut dibawa pelaku. Pagi itu juga korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Medan Timur yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban dan berjarak 5 meter dari pos satpam Komplek Villa Timur Raya. Kapolsek Medan Timur Kompol Patar Silalahi didampingi Kanit Reskrim AKP Ridwan SH saat dikonfirmasi melalui telepon seluler membenarkan kejadian tersebut. "Saat ini sudah 2 orang saksi yang kami periksa yakni pemilik rumah, besok akan bertambah lagi," ucap Kanit. Sementara korban yang hendak diwawancarai terlihat masih shock atas kejadian tersebut dan belum bisa memberikan komentar.(ACO)

Polisi Sita 10.000 Butir Ekstasi Senilai Rp2,5 M .........(Dari Halaman 1) “Ini merupakan pengungkapan terbesar di jajaran Polresta Medan. Penyitaan ribuan butir pil maut kualitas terbaik ini sekaligus menyelamatkan 10.000 generasi penerus dari kehancuran masa depan akibat penyalahgunaan barang haram tersebut,” kata Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro melalui Kabid Humas Kombes Pol Drs Raden Heru Prakoso di Mapolresta Medan, Rabu (21/12). Didampingi Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga, Kasat Res Narkoba Kompol Juli Agung Pramono SIK SH MHum, dan Kasat Reskrim AKP Moch

Yoris Marzuki SIK, juru bicara Kapoldasu itu juga menyebutkan, pengungkapan ini merupakan kado akhir tahun yang dipersembahkan Sat Reserse Narkoba Polresta Medan. Heru memperkirakan, hasil penyitaan barang bukti berupa 10.000 butir ekstasi ini mencapai Rp2,5 miliar jika dikonversikan per butirnya Rp250 ribu. Sementara itu, Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga mengatakan, barang bukti 10.000 butir pil ekstasi itu disita dari seorang kurir---yang diduga memiliki jaringan narkoba internasional (Hongkong, Malaysia, dan Tanjung Balai)---di lapangan parkir Hotel Emerald Garden,

Jalan Putri Hijau, Medan. Mantan Kasat Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumut itu juga menyebutkan, penangkapan dan penyitaan ribuan butir pil ekstasi itu berawal dari informasi masyarakat dan penyelidikan secara terus menerus selama dua pekan. Pada Kamis (8/12), Kanit II AKP Tohap Siregar mendapat informasi tentang adanya seseorang yang diduga sebagai bandar narkotika jenis pil ekstasi di Jalan Timor. "Setelah melakukan koordinasi dengan Kasat Res Narkoba, anggota saya lalu membentuk tim dan melakukan penyelidikan secara mendalam. Kurang

lebih dua minggu melakukan penyelidikan, tersangka dapat ditangkap bersama barang buktinya,” kata Tagam. Tagam juga menjelaskan 10.000 butir pil ekstasi yang dikemas dalam dua bungkus plastik tersebut terdiri dari 5.000 butir berwarna biru dan 5.000 butir lagi berwarna abu-abu. Dari hasil penyidikan sementara terhadap tersangka, 10.000 butir pil ekstasi itu diperolehnya dari seseorang, kita sebut saja Mr-X, pada Minggu (18/12) sekira pukul 14.00 WIB di salah satu kedai kopi di kawasan Jalan Semarang, Medan. "Tersangka mengaku kurir dan menerima upah mengantar Rp30

juta. Rencananya ribuan butir pil ekstasi itu akan diantar kepada seeorang di Denpasar, Bali menggunakan jalur darat,” papar Tagam. Sedangkan Kasat Reserse Narkoba Polresta Medan Kompol Juli Agung Pramono ketika ditanya pasal yang dipersangkakan kepada tersangka mengatakan, sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subs 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum Rp10 miliar ditambah 1/3,” jelas Agung.(HER)

empat buah tiang di depan rumah. “Saya pikir itu apa, gak ngerti. Rupanya pas di USG anak kami kembar empat,” ujarnya tersenyum. Baik Denny maupun Mardiana mengatakan saat ini belum memikirkan nama buat keempat putri mereka yang sedang menjalani perawatan di ruang neonatologi rumah sakit ibu dan anak itu. “Belum terpikir namanya, hanya ingin anak kami sehat-sehat,” ujar Denny. Diminta tanggapannya soal momentum Hari Ibu dan banyaknya pasutri yang belum atau sulit mempunyai momongan, Denny mengatakan tidak ada yang perlu disalahkan bila pasangan suami istri belum memiliki anak. “Jangan saling menyalahkan, tapi periksa sama-sama, sekarang kan era

kesetaraan gender,” sebutnya. Ungkapan senada juga diucapkan istrinya agar suami istri jangan berputus asa bila belum memiliki anak. “Kami sudah berobat ke mana-mana bahkan hingga ke orang pintar,” katanya. Untuk itu, Mardiana berharap di Hari Ibu ini, agar ibu-ibu lain yang belum memiliki anak tetap berusaha. “Tapi, suami juga harus ikut berusaha dan sama-sama memeriksakan diri, jangan saling menyalahkan,” imbaunya. Sebelumnya, empat bayi kembar yang merupakan program bayi tabung berjenis kelamin perempuan ini, lahir di RSIA Stella Maris, Senin (19/ 12) dini hari. Dokter Binarwan Halim yang menangani program bayi tabung pasutri Denny dan

Mardiana mengatakan program tersebut dilakukan pasangan itu sejak Maret 2011. Saat itu dilakukan pengambilan sperma milik suami dan mengambil sel telur istrinya yang proses pengambilannya dilakukan bersamaan. Lalu, sperma dan sel telur yang diambil tadi disatukan dalam tabung untuk proses pembuahan. Tiga hari berikutnya, pembuahan menghasilkan 11 embrio. Tiga embrio di antaranya dimasukkan ke dalam rahim istrinya. Sedangkan sisanya, 8 embrio lagi, disimpan di tempat khusus. Setelah 2 minggu, hasilnya positif dan minggu ketiga dilakukan pemeriksaan dengan USG (ultrasonografi). “Hasilnya, ada 5 janin. Rupanya, ada dua janin yang membelah menjadi dua,” sebutnya.(YN)

Indian Maya Hitung Mundur Hari Kiamat 2012 Akhirnya Menjadi Ibu Setelah 6 Tahun Menanti Momongan .........(Dari Halaman 1) yang didapat dari sebuah kalender batu yang berusia 1.300 tahun hanya menandakan berakhirnya siklus dari kalender Maya. Hal serupa juga kerap diutarakan oleh para pengelola wisata di sekitar wilayah Desa Maya. "Dunia tidak akan kiamat. Ini hanya akhirnya suatu era," ungkap juru bicara Dinas Pariwisata Cancun Yeanet Zaldo seperti dikutip Associated Press, Rabu (21/12). "Bagi kami, hal ini tidak ubahnya sebagai pesan menuju perubahan," imbuhnya. Beberapa kota di dan desa di wilayah Maya sudah memulai hitung mundur yang akan berlangsung. Kota Chiapas di Tapachula yang berbatasan langsung dengan Guatemala,

memulai hitung mundur kemarin. Penghitungan mundur ini menggunakan sebuah jam digital berukuran 2,4 meter. Jam tersebut diletakkan tepat di tengah kota hingga satu tahun ke depan. Sedangkan di lokasi arkeologis Izapa, para pendeta Maya akan membakar dupa serta memanjatkan doa. Sementara di antara Cancun dan Playa del Carmen, warga menyimpan pesan serta foto dalam sebuah kapsul waktu yang akan dikubur selama 50 tahun. Tampak pendeta dan warga Indian Maya melakukan ritual pada kapsul itu. Hingga kini kalender kiamat Suku Maya masih menjadi perdebatan. Tetapi beberapa orang memang mempercayainya dan banyak pula yang menentangnya.(NET)

.........(Dari Halaman 1) kandungan dan dua minggu Rabu (21/12). “Bahagia dan senang rasanya sudah memiliki anak,” ungkap Mardiana yang sedang duduk di kursi di samping tempat tidur didampingi suaminya. Diceritakan, mereka mengikuti program bayi tabung ini karena merupakan solusi terbaik untuk bisa memiliki momongan. “Program ini merupakan solusi terbaik buat kami,” ujar Denny yang bertugas di Sub Denpom Iskandar Muda 23 Subulussalam. Demi segera memiliki anak, Mardiana sejak mengikuti program bayi tabung di Medan terpaksa meninggalkan pekerjaannya sebagai guru SD di Subulussalam. “Saya kos di Medan demi untuk menjaga

sekali melakukan kontrol ke dokter,” sebutnya. Mengenai anak mereka yang kembar empat, keduanya mengatakan sudah mengetahuinya dari hasil USG saat usia kandungan Mardiana 3 bulan. “Tahu kembar empat dan merasa was-was juga walaupun senang. Semuanya kami serahkan kepada Tuhan,” tutur Mardiana. Selama masa kehamilan dirinya, ucap Mardiana, tak ada masalah dengan makanan, hanya saja dia tidak boleh banyak bergerak karena bayinya kembar empat. Sebelum dilakukan USG, Mardiana mengaku sempat bermimpi bertemu dengan almarhum ayahnya. Dalam mimpi itu, dilihatnya, almarhum ayahnya mendirikan


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Kamis, 22 Desember 2011 | No: 2063/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Yeyen Lidya Pilih Joget BANYAK kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengeluarkan keringat selain dengan jenis olahraga tertentu. Seperti yang dilakukan oleh artis penyanyi Yeyen Lidya yang memilih berjoget demi menjaga kondisi kesehatan. "Kalau olahraga yang kayak atlet gitu sih sudah dua tahun ini nggak pernah. Paling demi menjaga kesehatan aku nari atau joget-joget. Sama saja kan. Biasanya dalam seminggu ya lumayan lah, sehari satu lagu asal joget-joget dan menari saja," ujar Yeyen Lidya, kemarian. Yeyen mengaku banyak merasakan manfaat dari olahraganya itu. Kondisi tubuhnya menjadi berbeda, lebih segar ketimbang saat tidak melakukan apa-apa. "Yang dirasakan biasanya badan jadi segar ya kalau kita habis bergerak. Beda banget dengan biasanya. Hitung-hitung olahraga ringan juga," ungkapnya. Yeyen sendiri mengaku tidak terlalu suka pergi ke tempat kebugaran. Olahraga yang dilakukan biasanya jenis olahraga ringan. Soal budget juga tidak banyak yang harus dikeluarkan. Sebagai penyeimbang olahraganya yang dinilai kurang itu, Yeyen selalu selektif memilih makanan. "Budget sih, aku nggak ada. Paling kalau untuk yang malas olahraga kayak aku ya, jaga makan saja, untuk usiaku yang sudah tidak muda lagi ya lebih berhati-hati memilih makanan saja," ujar Yeyen yang mengaku sangat ingin sekali berolahraga seperti kebanyakan atlet. (NET)

Juwita Bahar Bakal Rilis Single Duet TAHUN 2011 sudah dilewati dengan baik oleh pelantun tembang Maybe Yes Maybe No ini. Walaupun tidak selamanya di atas, namun karir Juwita sepanjang tahun ini bisa dikatakan cukup baik. Bahkan gadis ayu yang bulan Januari mendatang bakal memasuki 16 tahun ini mengaku sedang dibanjiri job. "Yang pasti sih banyak, kadang ada di atas kadang di bawah ya berputarlah. Aku kayak lagi penuh sama job aku," ungkap Juwita, kemarin. Untuk tahun 2012 mendatang pun, gadis bernama lengkap Juwita Thofany Sanjaya ini telah punya rencana karir. Dia bermaksud mengeluarkan single duet terbaru, di mana dia akan berkolaborasi dengan sang kakak, Jelita Bahar. Namun, rencana itu belum digodok matang. Juwita pun mengakui bahwa proyek yang dia rencanakan tersebut adalah proyek keluarga. Selain ingin merentas karir yang lebih spektakuler di dunia hiburan, putri Annisa Bahar ini juga mengaku ingin punya usaha lain di luar dunia entertainment, hanya saja dia belum memutuskan usaha macam apa yang akan ditekuninya.(NET)

DHANI-CAMILIAMALIK

Tak Hadir di Sidang Depe SIDANG kasus kekerasan dengan terdakwa Dewi Perssik kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (21/12). Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi meringankan, yakni manager pemilik goyangan gergaji itu, Junaedi Tri Nugroho alias Didit dan Ujeng. "Sidang tadi, alhamdulillah para saksi meringankan saya, karena memang saksinya dari pihak saya. Kemarin kan saksi Jupe, tapi alhamdulillah mereka secara tidak langsung meringankan saya," ungkap Dewi Perssik. Pengacara Dewi Perssik, Yanuar Bagus Sasmito usai sidang mengungkapkan bahwa saksi lain yakni Ahmad Dhani dan Camelia Malik tidak bisa hadir memenuhi panggilan. "Mas Dhani dan Camelia kebetulan

AHMADDHANI

NU Jamin Saya Bukan Yahudi Yuni Shara & Raffi Balikan KETEGANGAN yang terjadi antara Raffi Ahmad dan Yuni Shara sedikit mereda. Pasangan yang sempat putus dua bulan lalu itupun kembali baikan, dan tampil berdua lagi. "Sebenarnya enggak ada kata-kata itu (balikan), karena kita enggak pernah bilang jadian, tapi kemarin (break) ya kita memang harus begitu," jelas Yuni, Rabu (21/12). Menurut Yuni, jika dia tak berpisah dengan Raffi beberapa waktu lalu, presenter Dahsyat tersebut tidak dapat memahami apa yang diinginkannya. "Karena kalau enggak begitu (break) Raffi mungkin enggak tahu keluhan saya, dan Raffi enggak paham betul apa yang saya mau, dan mungkin banyak saya pendam. Semuanya ini mudah-mudahan ada hal yang baik ke depannya," harapnya. Ke depannya, mereka berharap dapat menjalani hubungan lebih santai sebagaimana mereka menikmati hubungan keduanya. "Kemarin karena banyak pressure dari manamana. Intinya sekarang kita jalanin saja sekarang senatural mungkin, kita jalanin juga sedemikian adanya kita berdua," tutur Yuni yang ada disamping Raffi.(NET)

AHMAD Dhani masih banyak orang yang menganggapnya sebagai pengikut Yahudi. Padahal, kata Dhani, Nadhlatul Ulama (NU) sudah menjamin kalau dirinya bukan Yahudi. "Sebenarnya ini bukan masalah penyebaran Yahudi, dan lain-lain. Kalaupun begi (dianggap menyebarkan ajaran agama lain), ya tetap dilindungi sama undang-undang," kata Dhani, Rabu (21/12).

Karena NU sudah menetapkan dia bukan Yahudi, Dhani meminta orang tidak lagi menuduhnya sebagai Yahudi. Akibat anggapan pengikut Yahudi, Dhani sering menjadi sasaran kemarahan ormas keagamaan dan mengalami pencekalan. "Padahal NU kan sudah menjamin, kalau Ahmad Dhani bukan Yahudi, dan lain-lain," tegasnya.(NET)

berhalangan. Kalau Mas Dhani karena dia sakit, suaranya parau. Kondisinya tidak memungkinkan. Mbak Camelia Malik juga mengonfirmasikan bahwa dia berhalangan, sedang di luar kota. Tapi pada intinya mereka bersedia menjadi saksi yang meringankan untuk Dewi Perssik," ungkap Yanuar. Dhani dan Camelia memang kunci dari nota perdamaian kedua belah pihak. Keduanya dianggap sebagai pihak yang bisa menceritakan tentang nota perdamaian tersebut. Nota itu menjadi kunci yang harus dibuktikan, di mana saat itu Dhani yang memfasilitasi dan Camelia Malik sebagai mediatornya. "Nota perdamaian itu, sudah dipergunakan Jupe untuk perkara dia. Jupe terbukti bersalah, meskipun diputus tiga bulan penjara, dan 6 bulan masa perco-

Ratu Felisha Gugat Cerai Suami! SATU lagi artis Indonesia mengalami keretakan rumah tangga. Artis cantik Ratu Felisha menggugat cerai suaminya yang berasal Belanda, Franciskus Immanuel ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Gugatan

baan dalam pengawasan," ungkapnya. Jika kasus itu dituduhkan kepada Depe dengan kasus yang sama, Yanuar melihat ada yang tidak beres. Hal ini menjadi bukti bahwa Depe tidak bersalah. Selain itu yang memiting dalam adegan film itu seharusnya Depe, tapi kenyataannya justru yang melakukannya Jupe. Dewi lanjut Yanuar, tidak bisa dibuktikan sebagai pelaku penganiayaan, karena dia sebagai korban. Ini, adalah perkara kasus Jupe bukan Depe. "Di sini, dalam kasus ini sudah ada pelaku dan korban. Sudah diputus, bahwa dalam sidang sebelumnya, Jupe terbukti diputus bersalah dengan 3 bulan kurungan penjara, dan 6 bulan masa percobaan dengan pengawasan," pungkasnya.(NET)

dilayangkan pada 29 November 2011 lalu. "Ya benar, sudah mendaftarkan gugatan cerainya pada tanggal 29 November lalu, yang menggugat Ratu Felisha," ujar juru bicara Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Tamah SH saat dihubungi wartawan, Rabu (21/12). Tidak banyak yang tahu soal kabar perceraian bintang film Buruan Cium Gue itu, padahal persidangan sudah berlangsung selama dua kali. "Sidang perdana sudah dilakukan pada tanggal 19 Desember lalu," ujar Tamah.(NET)


Harian Andalas 22 Desember 2011