Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 15 Agustus 2011 | No: 1960/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Hati-hati Saat Dirazia Polisi UNTUK KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA SENIN, 15 RAMADAN 1432 H/15 AGUSTUS 2011 IMSAK : 04.55 WIB SUBUH : 05.05 WIB ZUHUR : 12.32 WIB

ASHAR : 15.51 WIB MAGRIB : 18.39 WIB ISYA : 19.50 WIB

Medan–andalas Pascakematian Wahyuni Simangunsong (26), teller BRI Syariah Medan, beredar imbauan melalui BlackBerry Messenger (BBM) tentang kewaspadaan terhadap polisi yang merazia di jalan. Wahyuni dirampok dan dibunuh oleh oknum polisi yang merazianya. Bersambung ke Hal. 15

Pernak-pernik Ramadan

Berbuka dengan Martabak Bangka ANDA tentu pernah mendengar atau merasakan kelezatan martabak bangka. Cemilan satu ini memang patut Anda coba untuk menjadi santapan berbuka puasa. Harga cemilan ini memang lumayan mahal, mulai dari Rp 15.000 hingga Rp35.000 per por-

"Polisi r e s m i yang menilang di jalan itu selalu menggunakan plang bertuliskan operasi tilang atau pemeriksaan. Jumlah polisinya selalu lebih dari dua orang. Itu tandanya.”

andalas/hs poetra

BARANG BUKTI–Sejumlah barang bukti kejahatan diperlihatkan petugas di Mapolresta Medan pada Jumat (12/8) lalu terkait ditangkapnya empat pelaku penculikan, perampokan, dan pembunuhan terhadap teller BRI Syariah Jalan S Parman Medan, Sri Wahyuni Simangunsong (26) dengan modus merazia kendaraan korban. Di antara barang bukti tersebut berupa seragam Polri dan Dinas Perhubungan.

KOMBES TAGAM SINAGA KAPOLRESTA MEDAN

Usut Keterlibatan Nazaruddin di RS USU

sinya tergantung jenis dan rasa yang diminati. Tetapi kocek yang dirogoh akan terbayar dengan lezat dan legitnya martabak bangka ini. Di Kota Medan, jajanan satu

Bersambung ke Hal. 15 andalas/net

TERTIMPA–Satu unit mobil pick up yang lagi parkir di Jalan Nibung Raya tertimpa pohon, kemarin.

Medan Dilanda Hujan Deras

ANEH tapi NYATA

Semangka Tumbuh

Pengendara Motor dan Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

POHON semangka aneh tumbuh di tembok bangunan sebuah kantor instansi pemerintah di Desa Tengah, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Akar pohon tersebut tampak menyembul keluar dari retakan tembok. Salah seorang petugas di kantor tersebut mengatakan kalau usia pohon semangka tersebut lebih kurang dua bulan. Tidak ada seorang pun yang menanam pohon itu sebelumnya, apalagi menyiramnya atau memupuknya. Air untuk menghidupi pohon

Medan-andalas Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Medan Sabtu dan Minggu (13-14/8) mengakibatkan beberapa pohon di jalan inti kota tumbang. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan menderita luka serius akibat tertimpa pohon tersebut. Sedangkan dua unit mobil yang diparkir di Jalan Nibung Raya juga ringsek. Pantauan di lokasi kejadian, Jalan Nibung Raya, dua mobil Toyota bak terbuka dan Toyota Innova yang parkir ringsek ditimpa pohon. Keterangan saksi mata, Joni (29) pekerja di salah satu perusahaan penjualan mobil yang banyak terdapat di daerah tersebut mengatakan, saat kejadian dia mendengar suara keras seperti tanah yang terbongkar. “Saat itu hujan deras dengan angin kencang. Tibatiba kudengar suara gemuruh diikuti dentuman. Waktu ku lihat, dua mobil yang parkir di depan toko sudah bonyok ditimpa pohon. Untung saat itu tak ada penumpang di dalam mobil,” tukas Joni. Dikatakan, pohon yang ada di depan tokonya

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

di Tembok Bangunan

Medan-andalas Dewan Pimpinan Daerah Ikatakan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan keterlibatan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin dalam proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Sumatera Utara (USU) di Medan. "Kami sangat mengapreasi kinerja KPK dan penegak hukum lainnya yang berhasil menangkap Nazaruddin. Namun jangan lupakan keterlibatan Nazaruddin dalam pembangunan RS Pendidikan USU," kata Ketua Umum DPD IMM Sumut Ze-

Bersambung ke Hal. 15

andalas/net

Rumah Sakit Pendidikan Universitas Sumatera Utara (USU) di Jalan Dr Mansyur Padang Bulan Medan diduga melibatkan Nazaruddin.

Piton Raksasa Hebohkan Warga Perbesi Seekor ular piton raksasa membuat heboh warga Desa Perbesi, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo. Warga berduyun-duyun ingin melihat ular yang panjangnya mencapai 8 meter dengan bobot lebih dari 100 kilogram itu.

andalas/lamhot situmorang

TIDAK TAKUT–Terlihat sejumlah anak-anak Desa Perbesi memegang ular piton.

ULAR piton itu ditemukan tiga warga Desa Perbesi pada Jumat (12/8) siang. Penemuan ular piton berukuran besar ini baru pertama kali terjadi di desa tersebut.

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15


Senin 15 Agustus 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

DPRD Medan Desak Pemko

andalas Ambil Alih PDAM Tirtanadi Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Hujan dan Ancaman Banjir

M

AS ASYYARAKA ARAKATT Kota Medan pada khususnya dan Sumatera Utara pada umumnya, beberapa bulan bela kangan ini terus menerus dilanda hujan deras, disertai angin kencang, yang sangat mengkhawatirkan serta menimbulkan perasaan was-was. Bahkan, banjir itu tidak sekadar mengancam, melainkan sudah sangat sering sekali menimpa masyarakat Kota Medan. Namun, sayangnya hingga kini, kita belum melihat adanya upaya antisipasi nyata dari pihak-pihak terkait, untuk mencegah dan menanggulangi bahaya banjir yang sangat mencemaskan tersebut. Terbukti, setiap kali terjadi hujan deras, air menggenang di mana-mana. Genangan air yang sangat mengganggu arus lalu lintas dan dapat membahayakan pengguna kendaraan itu, tidak hanya terjadi di pinggiran kota, melainkan juga di jalan-jalan protokol. Masalah yang kelihatannya sepele, tapi hingga kini belum bisa diatasi adalah penataan saluran drainase. Mudahnya air menggenang di banyak jalan di Kota Medan, antara lain karena tidak berfungsinya saluran drainase dengan baik. Tepatnya, terjadi penyumbatan di mana-mana. Hal ini antara lain, karena terjadinya eksploitasi daerah aliran sungai (DAS), yang belakangan ini banyak dimanfaatkan para pengembang, untuk membangun pemukiman di sekitar DAS. Belum lagi dengan kondisi Kota Medan serta kota-kota besar umumnya di tanah air, yang banyak terdapat pemukiman penduduk yang kumuh di sekitar daerah aliran sungai, yang berdampak pada seringnya melakukan pembuangan segala jenis sampah ke dalam sungai tersebut. Hal inilah, kemudian membuat sungai-sungai di sekitar Kota Medan, gampang meluap setiap kali hujan deras datang melanda. Sejatinya, ancaman banjir tersebut relatif mudah ditangani, apabila pihak berkompeten memahami serta mengerti dengan persis terhadap daerah mana saja yang rawan terhadap ancaman banjir. Dalam hal ini, jangan sampai dilakukan sistem acak untuk menentukan maupun mengukur titik rawan banjir, antara yang satu dengan titik rawan lainnya. Selain itu, diperlukan kesiapan untuk mengetahui dan menggunakan teknologi yang akan dipakai dalam membantu penanganan banjir. Teknologi di sini tentu saja suatu teknologi yang berguna saat banjir melanda. Teknologi tersebut dapat membuka saluran jika terjadi penyumbatan serta memiliki daya tampung yang baik. Hal yang tidak kalah pentingnya, dalam hal menyiasati ancaman banjir di tengah hujan deras yang seakan tidak mau berhenti mengguyur Kota Medan, adalah adanya kebijakan dan itikad baik (political and good will) Pemerintahan Kota untuk segera menyiasati ancaman banjir yang seakan tak kunjung usai tersebut. Harus disadari, jika tidak segera dicari alternatif solusinya, banjir tidak hanya akan sebatas bahaya yang mengancam kehidupan kita, bahkan sangat potensial menenggelamkan kota ini beserta seluruh penghuninya. (**)

Medan-andalas Komisi C DPRD Kota Medan mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Medan segera mengambil alih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi menjadi perusahaan daerah (PD) milik Pemko Medan. Hal itu dilakukan agar perusahaan tersebut dapat lebih maksimal dalam melayani masyarakat, khususnya masyarakat Medan. "Mengambil alih pengelolaan PDAM Tirtanadi sangat rasional karena memang pelanggan PDAM Tirtanadi itu sendiri pada umumnya adalah warga Medan. Kita mendesak Pemko Medan agar segera mengambil alih pengelolaan PDAM Tirtanadi, yang saat ini masih dikelola Pemerintah Provinsi Sumut," kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Medan Hasyim SE kepada wartawan, Minggu (14/8) di Medan Alasan mengambil alih pengelolaan PDAM Tirtanadi tersebut, sambung Hasyim, bukan semata-mata hanya karena pelanggan PDAM Tirtanadi itu hampir 80 persen adalah masyarakat Medan, tetapi lebih didorong karena faktor pelayanan dan distribusi air bersih di sejumlah wilayah di Medan masih bermasalah sampai saat ini. "Selama ini kita cukup banyak

menerima keluhan masyarakat tentang pasokan air yang tidak lancar, tapi kita (DPRD Medan) dan Pemko Medan sendiri tidak bisa berbuat banyak karena pengelolanya bukan bagian dari Pemko Medan. Kalau itu (Tirtanadi, red) sudah menjadi bagian dari Pemko Medan tentu akan lebih leluasa mengintervensi PDAM itu guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat," ujar Hasyim. Bahkan, di beberapa daerah di Kota Medan, seperti di kawasan Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Johor, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Medan Tembung, dan lainnya masih banyak warga yang belum dapat menikmati pasokan air PDAM Tirtanadi. Untuk mengambil alih pengelolaan PDAM Tirtanadi itu, lanjut politisi PDI Perjuangan ini memang bukan pekerjaan yang

mudah, butuh kerja keras dan lobi-lobi serta negoisasi yang saling menguntungkan. Karena itu, Pemko Medan harus segera melakukan penelitian dan kajian secara komprehensif. "Sesuai data, pelanggan PDAM Tirtanadi itu 80 persen adalah penduduk Kota Medan. Kalau semua pihak mau memberikan perhatian serius, bagaimana agar pengelolaan PDAM Tirtanadi bisa dialihkan atau diambil alih Pemko Medan, saya kira itu bisa terealisasi. Lagipula hal ini bertujuan untuk mewujudkan pelayanan yang lebih baik kepada warga Medan," ungkapnya. Hasyim mengatakan, jika PDAM Tirtanadi itu dapat dikelola secara profesional, maka ke depan perusahaan tersebut bisa menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) terbesar Pemko Medan. "Pemko Medan harus berani karena kalau perusahaan itu bisa dikelola dengan baik, pasti menguntungkan. Kepada Wali Kota Medan Rahudman Harahap kita harapkan agar upaya untuk mengambil alih PDAM Tirtanadi itu bisa segera ditindaklanjuti," katanya. Desakan untuk mengambil alih pengelolaan PDAM Tirtanadi juga datang dari Sekretaris

vetia yang sudah bermingguminggu air PDAM tidak jalan," kata Budiman. Dia menegaskan, bila pihak PDAM Tirtanadi tidak mampu mengatasi persoalan pasokan air bersih ke masyarakat, sebaiknya Pemko Medan mengambil ahli. "Masyarakat sudah menjerit karena PDAM Tirtanadi tidak mampu meningkatkan pelayanan kepada masayarakat, pasokan air bersih macet. Karena itu, Fraksi PDS akan mengusulkan kepada Pemko Medan untuk mengambil alih atau membuat perusahaan PDAM Tirntadi sendiri," tegas Budiman.

Fraksi PDS DPRD Kota Medan Ir Budiman Panjaitan. Pasalnya, aliran air PDAM Trtanadi yang mati total dibeberapa kawasan selama bulan Ramadan ini terkesan kurang menghargai masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa. Dimana salah satu kawasan yang mati total saat ini terjadi di kawasan Perumnas Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia. "Kita sangat menyayangkan bobroknya pelayanan PDAM Tirtanadi yang tidak memiliki komitmen yang baik mengatasi pasokan air ke masyarakat. Sebelum bulan puasa dijanjikan air tidak mati, tetapi kenyataan masyarakat banyak yang mengeluh karena air mati. Lihat saja di kawasan Perumn a s Hel-

(BEN)

 Hasyim SE

Teridentifikasi 60 Persen Kasus HIV di Klinik VCT

andalas/ist

AMBUT ANSAMBUT AMBUTANAN-Plt Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pujo Nugroho ST menyampaikan sambutan saat acara buka puasa bersama dengan para Pemimpin Redaksi media se-Sumut dan wartawan di anjungan Lantai 9 Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro Medan, Sabtu (13/8). Gatot mengharapkan media menyampaikan berbagai informasi yang akurat untuk membangun Sumatera Utara lebih baik.

Plt Gubsu Buka Bersama dengan Pemred dan Wartawan

Media Sarana Efektif Serap Aspirasi Medan-andalas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho ST menegaskan bahwa media adalah sarana yang efektif dalam menyerap aspirasi masyarakat. Karena itu, Gatot berharap sebagai sarana penyampai aspirasi tersebut, media mampu memberikan kontribusi dan kritik yang membangun bagi pengembangan Sumut ke depan. Hal ini dikatakan Gatot dalam sambutannya pada acara buka bersama dengan Pemimpin Redaksi (Pemred) media se-Sumut, di anjungan Lantai 9 Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro Medan, Sabtu (13/8). "Media diharapkan memberikan informasi yang dapat menjadi referensi bagi pelaksana pemerintahan dan ataupun pihak terkait lainnya demi pembangunan Sumut ke depan. Dengan demikian, informasi yang disampaikan tersebut adalah informasi yang dapat dipertanggungjawabkan," kata Gatot Gatot juga menginstruksikan kepada seluruh asisten dan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di jajaran Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu) untuk menjadikan media

sebagai refrensi dan cermin dalam melaksanakan tugastugas sehari-hari. Sebab, lanjut Gatot, informasi akurat dan bisa dipertanggungjawabkan yang disampaikan media merupakan cerminan dari aspirasi masyarakat yang harus direspon Dalam konteks HUT kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang, Gatot menyarankan agar media juga berperan dalam membangkitkan kembali semangat perjuangan dan kepahlawanan yang dimiliki pahlawan di masa lampau. Sebab, katanya, setelah keberhasilan perjuangan merebut kemerdekaan, semangat kepahlawanan harus terus ditumbuhkan untuk mengisi kemerdekaan sekarang ini. "Dalam hal ini tentu akan sangat membangkitkan motivasi, jika kemudian media yang selama ini sudah sangat banyak berkontribusi mengekspos tokoh-tokoh perjuangan maupun orangorang yang berjasa dalam perjuangan kemerdekaan bahkan dalam mengisi kemerdekaan. Dengan demikian, tentu diharapkan akan muncul semangat dan motivasi kepahlawanan bagi generasi muda sebagai penerus bangsa ke depan,"

tambahnya. Sementara itu, Ketua Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) Sumut Zaki Abdullah dalam sambutannya mengatakan, peran media selama ini, baik memberi kritik maupun mengekspos sisi positif adalah bagian dari supporting untuk menciptakan suasana kondusif dan mengarah pada tujuan yang baik. "Pada dasarnya, semua ingin pembangunan di Sumut berjalan dengan baik, namun media melihatnya dari sisi berbeda dengan menampilkan realita di lapangan, tujuannya tentu untuk kebaikan," katanya. Syahrin Harahap MA, selaku penceramah pada acara buka bersama tersebut, juga menyinggung keunggulan media dalam menyampaikan aspirasi masyarakat. Penyampaian informasi yang bertanggungjawab, katanya, akan membawa kemuliaan bagi penyampai berita tersebut. "Dalam suatu riwayat, Rasulullah pernah bersabda, jika seseorang yang karena kalimatnya membuat orang lain mendapatkan hidayah, maka itu setara dengan ketika orang tersebut mendapatkan unta merah. Artinya, ada kemuliaan yang sangat besar," ujarnya. (WAN)

Medan-andalas Klinik VCT RSU H Adam Malik Medan mengidentifikasi 30-60 persen dari 50-60 orang yang melakukan pemeriksaan di klinik VCT terinfeksi virus HIV. Kasus yang ditemukan didominasi lakilaki dan faktor risikonya heteroseksual dan narkoba suntik. Demikian disampaikan Koordinator Klinik VCT RSUP H Adam Malik Rahmad Nur Kurniawan kepada wartawan melalui telepon selulernya di Medan, Minggu (14/8). Menurut Rahmad, banyak faktor yang menyebabkan orang mengidap HIV, seperti perilaku yang berawal dari pola asuh dan lingkungan. "Contohnya remaja yang mencari jati dirinya, kalau lebih banyak dipengaruhi lingkungan dapat terjerumus kedalam pergaulan bebas dan memakai narkoba. Dari sini menyebabkan remaja terkena penyakit HIV," jelas Rahmad. Untuk itu, Rahmad menekankan sangat diperlukan support dari dunia pendidikan dan peran orang tua. Rahmad merasa setuju dengan adanya pendidikan tentang kesehatan reproduksi di sekolah. "Namun, perlu juga ditingkatkan pendidikan mengenai perilaku dan moralitas yang sekarang masih kurang di sekolah," ujarnya.

Di tempat terpisah, Koordinator Klinik VCT Rutan Tanjung Gusta Medan, dr Sakti Siregar mengatakan sampai posisi Juli 2011, terindetifikasi 4 orang yang mengidap HIV dari 40 orang dan yang memenuhi syarat mengkonsumsi ARV. "Ratarata usia produktif dengan faktor resiko narkoba suntik (IDUs) 37 orang dan heteroseksual 3 orang," ujar Sakti seraya menambahkan 40 orang itu sebanyak 5 orang yang meninggal. Sementara itu, Sekretaris Pelaksana KPA Medan, Ahmad Raja yang disinggung mengenai Perda HIV, mengatakan sudah dilakukan rapat dan dibahas serta sudah dibentuk Pansus untuk Perda HIV. Dengan adanya payung hukum atau Perda HIV itu, sambung Raja, maka akan teralokasi dana dari Pemko Medan berupa hibah. "Dengan adanya Perda HIV itu, dengan kemauan politik yang sudah ada, jadi usulan KPA lebih direspon Pemko," kata Raja. Mengenai kondisi HIV saat ini, Raja mengibaratkan seperti fenomena gunung es. " Tampak sedikit tapi sudah besar kasusnya. Makanya dalam renstra KPA 2011 - 2015 sedang diproses yang berisikan pencegahan dan pengendalian serta sosialisasi tentang HIV," pungkas Raja. (YN)

Bocah 2 Tahun Sejak Lahir Mengidap Tumor Medan- andalas Adi Suhanta Tarigan (2) warga Kuta Rakyat, Kecamatan Namantran, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, saat ini terbaring di Rumah Sakit Adam Malik Medan, akibat tumor pembuluh darah ditangan yang dideritanya sejak lahir. "Adi Suhanta sudah menderita tumor pembuluh darah sejak lahir, namun waktu itu tumornya kecil dan tidak sebesar sekarang ini," kata orang tua Adi Suhanta, Julianto Tarigan (29) di Rumah Sakit Adam Malik Medan, Minggu (14/6) Mengenai kondisi Adi Suhanta, Julianto mengatakan, kondisi anak pertamanya itu saat ini cukup stabil, sudah siap untuk dioperasi oleh tim dokter. Bahkan putranya itu tidak pernah merasa kesakitan akibat tumor tersebut. "Dulu kata dokter anak saya masih terlalu kecil untuk dio-

perasi dan harus menunggu usia dua tahun.Makanya tidak kami operasi, waktu itu usia anak kami belum cukup untuk dioperasi," kata Julianto. Mengenai biaya perobatan untuk putranya itu, Julianto yang bekerja sebagai petani mengatakan lebih mengandalkan program Jamkesda untuk melakukan operasi terhadap anaknya. "Kami punya Jamkesda dan masuk rumah sakit ini sudah seminggu lebih.Anak kami belum juga dioperasi karena harus dilakukan pemeriksaan darah dan lainnya," katanya. Ia berharap pasca operasi anaknya tersebut dapat sembuh dan beraktivitas seperti layaknya anak-anak seusianya. "Saya mengharapkan anak saya bisa normal seperti anakanak lainnya dan ada orang yang peduli dengan keadaan Adi Suhanta yang menderita sakit ini," kata Julianto. (ANT)


MEDAN KITA

Senin 15 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

Sertifikasi Guru Disinyalir Rawan KKN

Galakkan Kembali Gerakan Gotong-royong Medan-andalas Gerakan gotong royong yang saat ini mulai pudar dan jarang dilaksanakan masyarakat diharapkan dapat kembali digalakkan. Bagi masyarakat perkotaan, menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dengan cara gotongroyong juga sebagai bagian dari pelestarian budaya bangsa yang diwariskan para pendahulu. Hal tersebut dikatakan Dewan Pembina Karang Taruna Kecamatan Medan Helvetia Ir Budiman Panjaitan saat melaksanakan kegiatan gotong-royong bersama warga Lingkungan 1, 2, 3, dan 22, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, para pengurus Karang Taruna Medan Helvetia yang dipimpin Aprianto Sinaga dan Sekretaris Martin J Sinambela, di Jalan Perkutut Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (14/8). Budiman mengatakan, gotong-royong merupakan nilai yang terkandung dalam sila ke-3 Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia. Perilaku gotong-royong yang telah dimiliki Bangsa Indonesia sejak dahulu kala, merupakan kepribadian bangsa dan merupakan kearifan budaya lokal yang telah berakar kuat dalam kehidupan masyarakat. Namun, seiring dengan waktu yang berjalan, perilaku kegotong-royongan mulai memudar akibat pengaruh dari budaya luar yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia, seperti budaya individualisme dan materialisme yang telah merambah semua aspek kehidupan masyarakat. "Saat ini masyarakat sangat kurang melaksanakan gotong-royong untuk kebersihan lingkungan sekitar sehingga kesan kumuh lingkungan masih kerap ditemukan. Seharusnya hal ini tidak dibiarkan begitu, tetapi mari kita tumbuhkan kembali sikap kegotong-royongan ini untuk menjaga kebersihan lingkungan kita," katanya. Menurut, Budiman yang juga anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDS ini, dengan adanya pelaksanaan kegiatan gotong-royong di kawasan Jalan Perkutut tersebut diharapkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dan terhadap nilai Persatuan Indonesia itu sendiri dapat tumbuh dan berkembang, terutama bagi para pemuda sebagai generasi bangsa.

"Bersama Karang Taruna kami hadir untuk masyarakat, dan ini sebagai pembelajaran juga buat adikadik Karang Taruna dan menjadi dasar kita untuk melakukan pembinaan serta memberikan contoh kepada masyarakat. Apalagi sebentar lagi kita akan merayakan HUT RI ke-66, nilainilai Pancasila itu harus terus ditumbuh kembangkan," ujarnya. Sementara itu, Lurah Helvetia Tengah Achyar yang hadir dalam gotongroyong tersebut memberikan dukungan atas pelaksanaan kegiatan gotongroyong yang digelar Karang Taruna Kecamatan Medan Helvetia tersebut, serta berharap agar warga lainya dapat melaksanakan kegiatan serupa. Senada dengan Budiman Panjaitan, Ketua Karang Taruna Apri Julius pada kesempatan itu juga mengucapkan terimakasih kepada Camat Helvetia yang sudah memerintahkan jajarannya untuk mengikuti kegiatan gotong royong tersebut, serta apresiasi kepada Dinas Kebersihan Medan yang telah mengirimkan mobil truk sampah untuk mengangkut sampah gotong-royong ini. Dinas Kebersihan diharapkan dapat secara rutin untuk mengangkut sampah dari daerah Jalan Perkutut khususnya dan Kecamatan Medan Helvetia umumnya. Mohon Perbaikan Infrastruktur Dalam kesempatan tersebut, Budiman Panjaitan, Anggota Komisi D DPRD Medan Medan ini juga merasa prihatin atas kondisi jalan dan lingkungan sekitar yang belum mendapatkan perhatian serius dari pihak Pemko Medan. Drainase yang belum tuntas, dan jalan aspal yang sudah mulai rusak. Budiman, yang juga menjabat Sekretaris Fraksi PDS DPRD Kota Medan ini juga berharap agar pihak Pemko Medan juga memperhatikan lampu jalan yang tidak menyala dan belum dilakukan perbaikan. "Selain kawasan Jalan Perkutut sebagian besar kawasan Medan Helvetia masih gelap gulita karena tidak adanya lampu jalan. Kita harapkan masalah ini menjadi perhatian serius Pemko Medan, karena anggaran untuk itu sudah tersedia di Dinas Pertamanan," ujarnya. (BEN)

3

andalas/ist

PILIH KERUPUK- Makanan ringan jenis kerupuk masih menjadi pilihan masyarakat untuk dijadikan cemilan bersama keluarga. Aneka kerupuk yang ditawarkan pedagang di berbagai Kota Medan itu dengan aneka jenis rasa dijual dengan harga yang bersaing mulai Rp5 ribu - Rp10 ribu per bungkus.

RSU Pirngadi Harus Bebas Intervensi Pejabat Medan-andalas Menjadikan Rumah Sakit Umum (RSU) dr Pirngadi Medan menjadi rumah sakit yang baik dan bermartabat, Pemko Medan dan pengelola rumah sakit harus membenahi manajemennya. Dalam mengelola RSU Pirngadi Medan juga harus bebas dari segala jenis intervensi pejabat. "Harus ada kesadaran Pemko Medan dan Dirut RSU dr Pirngadi Medan untuk memajukan rumah sakit itu. Karena selama ini masih banyak kita mendengar keluhankeluhan dari masyarakat terkait buruknya pelayanan kepada masyarakat. Padahal anggaran untuk RSU Pirngadi Medan cukup besar," kata Ketua Komisi B DPRD Kota Medan Drs Roma P Simaremare di Gedung DPRD Medan, Jumat (12/8). Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan, sudah saatnya managemen RSU Pirngadi Medan berprilaku jujur dalam sistim penglolaan rumah sakit tersebut. Pasalnya, sumber daya manusia (SDM) yang ada di rumah sakit milik Pemko Medan itu tergolong sudah mampu dalam membenahi dan mengelola

Roma P Simaremare

rumah sakit dengan baik. "Sejauh ini kita melihat masih adanya intervensi-intervensi para pejabat di RSU Pirngadi Medan itu, baik dari atas maupun dari bawah dalam hal pengelolaannya. Seharusnya, RSU Pirngadi tidak saja harus baik dan bermatabat, tetapi jauh hari sebelumnya sudah bisa menjadi rumah sakit Badan Layanan Umum (BLU) jika saja sistim pengelolaannya dilakukan swadaya dan swadana. Ke depan pengelola RSU Pirngadi harus bebas dari interpensi pejabat," tegas Roma. Terkait pernyataan Wali Kota Medan Rahudman Harahap pada HUT ke-83 RSUD Pirngadi Medan, Kamis (11/8) lalu, yang menginginkan agar RSU Pirngadi Medan menjadi sebuah rumah sakit yang ber-

martabat dan tidak terkesan rumah sakit hanya untuk pasien miskin, menurut Roma, Wali Kota Medan dan aparatnya sendiri harus bisa memulai untuk berobat di RSU Pirngadi Medan. "Kita yakin masih banyaknya para pejabat Pemko Medan dan keluargannya lebih memilih berobat ke luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura. Harusnya para pejabat Pemko Medan termasuk Wali Kota Medan dapat memberikan contoh kepada masyarakat, kita harus bangga terhadap rumah sakit kita sendiri tidak harus berobat sampai ke luar negeri," ujarnya. Untuk menciptakan itu, lanjut Roma, diminta kesadaran Pemko Medan dan Dirut Pirngadi Medan untuk benar-benar memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat serta melengkapi segala fasilitas sarana prasarana sebagai pendukung pelayanan kepada masyarakat. "Agar tidak terkesan RSU Pirngadi sebagai rumah sakit hanya untuk pasien miskin maka pelayanan harus ditingkatkan, begitu segala fasilitas sarana dan prasarana harus segera dilengkapi guna mendukung pelayanan kepada masyarakat," tandasnya. (BEN)

Medan- andalas Anggota Dewan Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Ronald Naibaho menilai, pelaksanaan sertifikasi guru yang bertujuan meningkatkan kompetensi sekaligus kesejahteraan guru, belum berjalan secara profesional dan rawan terjadi kolusi, korupsi dan nepotisme. �Sertifikasi guru sebagai peningkatan kualifikasi guru, ternyata masih belum sesuai dengan yang diharapkan. Bahkan dalam pelaksanaannya rawan terjadi praktik KKN (kolusi, korupsi dan nepotisme),� katanya di Medan, Minggu (14/8). Praktik KKN dalam pelaksanaan sertifikasi guru, menurut dia, rawan terjadi mulai dari proses penjaringan, seleksi internal yang diselenggarakan Dinas Pendidikan kabupaten/ kota hingga pemberian sertifikat profesi oleh perguruan tinggi yang mengasuh program studi ilmu pendidikan. Namun melalui praktik curang dan KKN, dia mensinyalir, kemungkinan tidak sedikit guru dapat diberi penilaian layak untuk mengikuti program sertifikasi dan akhirnya dinyatakan lulus. Penyimpangan dalam proses rekrutmen peserta program sertifikasi guru tersebut dikhawatirkan akan membuat tujuan sertifikasi yang diamanatkan oleh undang-undang dan dilaksanakan oleh pemerintah selama ini sulit mencapai sasaran. Padahal, katanya, sertifikasi guru bertujuan menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik profesional, meningkatkan proses dan hasil pembelajaran, meningkatkan kesejahteraan guru, meningkatkan martabat guru dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, lanjut dia, sertifikasi harus dilaksanakan secara jujur, transparan, berkualitas, akuntabel dan jauh dari praktik KKN. Selanjutnya, pembuatan instrumen ujian sertifikasi harus mewakili kompetensi yang semestinya dikuasai guru. Dia menambahkan, praktik curang dan KKN dalam pelaksanaan sertifikasi bisa diantisipasi manakala seluruh institusi penyelenggara sertifikasi, termasuk bagi Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) dan perguruan tinggi yang mengeluarkan sertifikasi turut berkomitmen meningkatkan kompetensi guru. Ronald juga mengingatkan bahwa meski telah dinyatakan lulus sertifikasi dan telah menerima tunjangan profesi, bukan berarti guru yang bersangkutan telah memiliki kompetensi yang dipersyaratkan di dalam Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. (ANT)

Kapolsek Medan Kota Buka Puasa Bersama Tahanan

Tahanan Diharapkan Kembali ke Jalan yang Benar

andalas/Ist

DIABADIK ANDIABADIKANAN-Ir Budiman Panjaitan (tengah) bersama Lurah Helvetia Tengah Achyar, warga, dan sejumlah pengurus Karang Taruna Medan Helvetia diabadikan bersama usai melakukan kegiatan gotong-royong di Jalan Perkutut, Kelurahan Helvetia Tengah, Minggu (14/8).

Medan-andalas Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat, SIK bersama jajaranya dan ustaz Sempurna Silalahi melaksanakan buka puasa bersama tahanan yang dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah, Jumat (12/8). Sekitar 30 orang tahanan yang terlibat dalam berbagai kasus kejahatan tindak pidana kriminal merasakan suasana yang berbeda dan terharu dengan kegiatan ini. "Buka puasa dirangkai salat Magrib berjamaah dilakukan sebagai empati terhadap sesama umat muslim, khusus-

nya kepada tahanan yang sedang menjalani proses hukum," ujar Sandy. Sandy menambahkan, lewat buka puasa bersama ini diharapkan para tahanan bisa merasakan 'sedikit' nuansa rumah di sel tahanan. ''Sebab, jika mereka berbuka di rumah tentu bersama keluarga. Tetapi saat ini mereka merupakan keluarga kami. Karena itu mereka layak diajak menikmati penganan berbeda dibanding yang diterima selama ini,''katanya. Selain itu, sambung Sandy, buka puasa bersama ini juga untuk membangun silaturah-

mi dan memberi masukan agar setelah proses hukuman selesai, tahanan dapat kembali ke lingkungan masyarakat untuk membangun hidup yang lebih baik. "Ini menjadi cobaan atas kekhilafan dan mudah-mudahan setelah hukuman selesai dijalani, kembali ke jalan yang benar dan tak mengulangi kesalahan," harap Sandy. Sandy menambahkan, makanan dan minuman untuk berbuka puasa juga diberikan untuk personil seperti unit patroli yang bertugas di Pos Lantas dan Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK). (HER)

andalas/ist

CERAMAH- Ustaz Sempurna Silalahi didampingi Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat, SIK memberikan ceramah pada acara berbuka puasa bersama tahanan Polsek Medan Kota, Jumat (12/8).

LCM Fortune Bantu Penderita Daging Tumbuh di Otot Perut Medan-andalas Lidia, ibu tiga anak ini terbaring tak berdaya di kediamannya. Ia divonis mengalami penyakit gumpalan daging tumbuh di otot perut,tepatnya di bawah kiri pusar. Penderitaan yang dialami ibu muda, berusia 29 tahun ini, sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Medan, namun karena kekurangan peralatan, Lidia yang biasa disapa Ahuang disarankan berobat ke Penang. "Ia di vonis menderita daging tumbuh di otot perut bawah pada 17 Juni 2011,' ungkap L Rininta Fortunata, Sabtu (13/8) di Medan. L Rininta Fortunata menjelaskan A Huang merupakan warga tak mampu tinggal di Jalan AR Hakim GangTanjung No 39/

andalas/ist

DIABADIK ANDIABADIKANAN-Lidia bersama suaminya Yohan, diabadikan sebelum berangkat ke Penang untuk berobat yang diprakarsai LCM Fortune baru - baru ini di Bandara Polonia Medan.

49 Medan. Ia tinggal bersama suaminya,Yohan dan tiga anaknya, satu diantaranya masih berusia enam bulan. Lions Club Medan (LCM) Fortune merasa prihatin melihat penderitaan dan kondisi ekonomi keluarga A Huang. Maka dengan berbagai upaya, LCM Fortune memberangkatkan A Huang untuk berobat ke Penang pada 15 Juli 2011, guna berobat selama seminggu. Dari hasil pemeriksaan darah, MRI dan terakhir darah diperiksa di Kuala Lumpur, diketahui penyakitnya benar ada daging tumbuh diotot perut. Namun kata L Rininta Fortunata, untuk biaya operasi Lidia butuh dana RM 14500. Dan sampai hari ini, ungkap mantan Presiden LCM Fortune,biaya yang

terkumpul sekitar Rp 30 juta. "Dana itu belum cukup untuk operasi saja sekitar 50 juta lebih, belum biaya yang lain. Karena kekurangan dana Lidia saat ini hanya dirawat di kediamanya," ujar L Rininta seraya menginformasikan sesuatu kepada suaminya Yohan di 061 766 502 06. Untuk itu. L Rininta Fortunata juga mengimbau dan mengajak para dermawan, donatur yang cinta sesama untuk membantu orang tak mampu dan mengalami penderitaan. "Bagi sahabat, dermawan sekalian yang ingin meringankan biaya pengobatan Lidia dapat membantu ke rekening, a/n YOHAN , acc : 8305126574, BCA cabang Asia Mega Mas Medan," ungkapnya. (HAM)


HUKUM & KRIMINAL

Senin 15 Agustus 2011

Kebakaran di Kampung Kurnia Tunggu Hasil Labfor Belawan-andalas Kepolisian Resor Pelabuhan Belawan masih menyelidiki kebakaran belasan rumah di Lingkungan 9 Jalan Pulau Rupat Kampung Kurnia, Kelurahan Belawan Bahari, Medan Belawan, Sabtu (13/8) lalu. “Belum dapat dipastikan, kita masih menunggu tim Laboratorium Forensik (Labfor). Barang bukti yang dapat dijadikan bahan penyelidikan sudah disita Polsek,� kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Hamam Wahyudi kepada andalas, Minggu (14/8). Hamam menyebutkan, pihaknya atau tim Labfor belum melakukan serangkaian penyelidikan secara menyeluruh karena hari libur. “Besok, Senin (15/8), (hari ini –red) baru kita kerjakan lagi,� tambah Hamam. Kebakaran di Kampung Kurnia itu sendiri terjadi sekira pukul 23.30 Wib. Dalam peristiwa itu, sedikitnya 11 rumah penduduk musnah dilalap si jago mereh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian yang ditimbulkan mencapai ratusan juta rupiah. Keterangan diperoleh, malam kejadian para pemilik rumah sedang menonton televisi. Tiba-tiba dari salah satu rumah yang diduga menyimpan bensin muncul api tanpa dapat dikendalikan langsung berkobar sehingga tidak dapat dipadamkan. Untuk memadamkan api tersebut dipanggil warga mobil pemadam kebakaran (Damkar) tapi tidak dapat masuk ke lokai akibat tidak ada akses jalan

yang memadai. Tidak begitu lama apipun berkobar melalp ke 11 RTT itu rata dengan tanah dan berserakan barang-barang yang masih tersisa yang juga sudah turut terbakar seperti pakaian. Dugaan warga, sumber api itu dari rumah yang saat itu ditinggalkan penghuninya karena dari rumah dia lebih dulu terbakar sebab ada kobaran yang diperkirakan terbakarnya rumah tersebut. Akibat kebakaran itu ditaksir pemilik rumah mengalami kerugian puluhan juta rupiah tapi tidak ada korban jiwa. Diperkirakan 25 Kepala keluarga menjadi korban yang rumahnya terbakar.i. Pasca kebakaran rumah masing-masing dibersihkan dengan perasaan pilu sebab kebanyakan barang mereka tidak dapat diselamatkan. Informasi yang dihimpun dari Dirman warga setempat menyebutkan lokasi kebakaran itu tidak bisa didatangi pemadam kebakaran karena tidak ada akses jalan sehingga hanya bantuan warga saja untuk memadamkan api yang sedang berkobar itu. Kapolsek Belawan Kompol AH Pulungan melalui Kanit Reskrim AKP Jono Sirait, Minggu (14/8) mengatakan lokasi kebakaran itu dipasang garis polisi (police line). Menurut Kanit tersebut belum dapat dipastikan sumber api untuk sementara sumber api dari arus pendek listrik hingga kini masih dalam penyelidikan polisi tapi dia mengaku tidak ada korban jiwa. (THAM/DP)

Gerebek Judi dapat Narkoba Sei Rampah-andalas Petugas Reskrim Polres Sergai yang melakukan penggerebekan sebuah lokasi yang diduga dijadikan markas perjudian kim di Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, Jumat (12/8) sekira pukul 21.35 Wib menemukan dua tersangka pemilik narkoba jenis sabu-sabu. Kedua tersangka narkoba

andalas/supryadi

KASUS NARKOBA- Satu dari dua kasus narkoba, Asiong alias Yanto (33) warga Desa Diski, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, ketika diambil keterangannya oleh petugas penyidik Sat Narkoba Polres Sergai.

tersebut, Dony Sikay (54) warga Dusun III, Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai dan Asiong alias Yanto (33) warga Desa Diski, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. “Awalnya petugas mau meringkus para pelaku penjudi kim, namun setelah dilakukan penggerebekan menemukan 2 bungkus plastik diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu berat bruto 4.8 gram, 1 plastik tembus pandang berisi bubuk putih berat bruto 0.4 gram, daun ganja kering seberat 3.5 gram, 2 bh pipa kaca tetes kuping, 1 buah mancis dan sepucuk senjata Sofgan besrta 6 butir peluru,� jelas Kasubag Humas Polres Sergai, AKP ZN Siregar melalui SMS, Sabtu (13/8) sekira pukul 16.13 WIB. Kedua tersangka dan barang bukti, lanjut AKP ZN Siregar, kini diamankan di Sat Narkoba Polres Sergai guna penyelidikan lebih lanjut. “Kepada warga Sergai jangan sampai coba-coba menggunakan, apalagi jadi bandar Narkoba, ntar tidur lantai semen, tandas Kasubag. (RYAD)

Umar Patek Diperiksa Densus 88 Tiap Hari Jakarta-andalas Pelaku aksi teror Umar Patek ditahan Blok A Rutan Mako Brimob. Setiap hari, buronan yang baru datang dari Pakistan ini diperiksa intensif. "Masih diperiksa oleh Densus 88, bukan oleh kita (Brimob). Ditaruh di sel belakang," ujar Jubir Mako Brimob, AKBP Budiman, kepada wartawan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Minggu (14/8). Budiman menyampaikan Umar Patek dalam kondisi

sehat. Luka tembak di paha kanannya juga sudah sembuh. "Sudah tidak ada. Kalau salat, sudah lurus rukunya," terang Budiman. Menurut Budiman, penampilan Umar Patek masih sama dengan saat menjadi buron dulu. Pria ini masih memelihara jenggotnya. Sementara itu istri Umar Patek, Rukoyah binti Husein Huseno, alias Fatimah Zahra, ditempatkan di sel yang terpisah dengan suaminya. (DTC)

TINGGAL PUINGSeorang anak berjalan diantara puing-puing rumah warga Lingkungan 9 Jalan Pulau Rupat Kampung Kurnia, Kelurahan Belawan Bahari, Medan Belawan yang ludes terbakar pada, Sabtu (13/8) malam. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Kawanan Perampok Satroni Gudang Kelontong Ahwa Dua Petugas Keamanan Gudang Dilumpuhkan Tebing Tinggi-andalas Sekawanan perampok yang diperkirakan berjumlah empat orang menyatroni gudang kelontong milik Ahwa (50) di kawasan Jalan Musyawarah Lingkungan I, Kelurahan Brohol, Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi, Sabtu (13/8) sekira pukul 03.00 Wib. Dalam aksinya selain sempat melumpuhkan dua petugas keamanan gudang, Dedi (42) dan Sudarman (45) dengan cara mengikat tangan dan melakban mulut, para pelaku juga berhasil menggasak Rp8 juta dari dalam gudang korban dan dua unit handphone milik dua petugas keamanan tersebut. Menurut keterangan penjaga gudang,

setelah melumpuhkan mereka, pelaku masuk ke dalam gudang melalui pintu besi yang sebelumnya telah di potong kawanan ini. “Kami tidak mendengar kalau pintu besi depan masuk gudang di potong, dengan secara tiba-tiba saja kawanan perampok itu masuk ke gudang dan langsung memukul kami. Selanjutnya kami diikat dan mulut kami juga dilakban. Disitu kami diancam tembak jika melakukan perlawanan. Alhasil kami hanya diam saja,� tutur kedua penjaga gudang tadi. Setelah melumpuhkan kedua penjaga gudang, kawanan perampok mengacakngacak gudang, aksi perampokan itu berakhir sekira pukul 05.00 Wib. Beberapa saata setelah para kawanan perampok melarikan diri, tali yang mengikat sudarman akhirnya dapat dilepaskan, �Usai melepaskan ikatan Dedi, kami pun

langsung melaporkan kejadian itu ke polisi, dengan menumpang sepeda motor yang diendarai salah seorang warga,� tutur Sudarman. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tebing Tinggi, AKP Lili Astono didampingi Kapolsek Rambutan, AKP M Simarmata saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (14/8) membenarkan peristiwa tersebut. “Dari hasil keterangan sementara yang berhasil kita kumpulkan pelaku diduga lebih dari empat orang. Pelaku berhasil membawa Rp8 juta dan dua unit handphone milik penjaga gudang. Kasus perampokan di gudang yang berada di Musyawarah Lingkungan I, Kelurahan Brohol, Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi, kini masih ditangani Polres Tebing Tinggi, sedangkan kedua Penjaga gudang masih di mintai keterangan, guna penyelidikan lebih lanjut.(MET)

Polres Sergai Ringkus Enam Tersangka Judi Togel Sei Rampah-andalas Petugas Reskrim Polres Sergai dan Polsek jajarannya meringkus enam tersangka kasus judi toto gelap (togel) di wilayah hukumnya, Jumat (12/8) dan Sabtu (13/8). Kapolres Sergai, AKBP Arif Budiman, SIK, MH melalui Kasubag Humas, AKP ZN Siregar dihubungi wartawan, Minggu (14/8) membenarkan penangkapan tersebut. Dijelaskan, keenam tersangka judi togel tersebut masing-masing, Sukardi (40) warga Dusun II, Desa Suka Raja, Pegajahan, Sergai. “Yang bersangkutan ditangkap Polsek Perbaungan, Jumat (12/ 8) sekira pukul 22.00 WIB, di Dusun Senak, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Sergai. Dalam penangkapan yang dipimpin langsung Kapolsek Perbaungan, AKP Marluddin SAg, petugas kami menyita barang bukti uang Rp98 ribu, 1 buah blok notes, 1 lembar kertas rekapan, 1 buah pulpen warna biru merk Tecno,� kata Siregar.

Kejatisu sudah 4 Kali Kirim Permohonan ke Kejagung

“Kejati Sumatra Utara telah mengirimkan surat permohonan tersebut sebanyak empat kali ke Kejagung. Isinya mempertanyakan sudah sejauhmana proses surat permohonan izin pemeriksaan untuk Walikota Medan, Rahudman Harahap yang tersandung dalam dugaan kasus korupsi saat menjabat Sekretaris Pemkab Tapanuli Selatan pada 2005 lalu,� Katakan Kasi Penyidikan Pidsus Kejatisu, Jufri

4

andalas/hs poetra

Selanjutnya, tambah Siregar, di tempat terpisah, dihari yang sama juga ditangkap penulis angka tebakan judi kim, Supyat (52) warga Dusun X, Dess Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, sekira pukul 20.30 WIB, di belakang kios Ponsel Nurul bersaudara Dusun X, Desa Firdaus, Sei Rampah, Sergai. Saat ditangkap dari tersangka, petugas Reskrim Polres Sergai menyita barang bukti berupa 1 unit handphone, 2 lembar kertas bertuliskan angka tebakan judi kim, 1 potong kertas bertuliskan nomor atau angka tebakan judi KIM dan uang tunai Rp65 ribu. Sementara itu, pada Sabtu (13/8) sekira pukul 21.00 WIB, petugas kepolisian juga berhasil menangkap penulis dan pemasang angka tebakan judi kim di Dusun II, Desa Deli Muda Hilir, Kecamatan Perbaungan, Sergai, yakni, Susilawati (30) Dusun II, Desa Deli Muda Hilir, Perbaungan dan Suprizal (21) warga Dusun II, Desa Deli Muda Hilir, Perbaungan, sedangkan bandarnya bernama Juliyal Als iyal melari-

kan diri ketika akan ditangkap. Selanjutnya, kedua tersangka yang ditangkap langsung oleh Kapolsek Perbaungan AKP Marluddin SAg bersama anggotanya dari hasil pengembangan kasus yang sama dengan tesangkanya Sutikno itu, bersama barang bukti berupa uang tunai Rp23 ribu, handphone, 1 buku tulis rekapan, 1 pulpen, diboyong petugas ke Mapolsek Perbaungan, guna penyelidikan lebih lanjut. Begitu juga di Dusun III, Desa Sijenggi, Perbaungan, Sergai, petugas kepolisian dari Mapolsek Perbaungan, Sabtu (13/08) sekira pukul 21.00 WIB, menangkap tersangka penulis angka tebakan judi kim bernama Sutikno alias Utik (49) warga Dusun III, Desa Sijenggi, Perbaungan, Sergai. Kemudian oleh petugas, tersangka bersama barang bukti berupa uang tunai Rp159 ribu, 1 buah handphone, 1 pulpen, 1 lembar kertas rekapan bertuliskan angka tebakan digelandang ke Mapolsek Perbaungan. (RYAD)

Pemeriksaan Rahudman Harahap Masih Tunggu Izin Presiden Medan-andalas Hingga saat ini pihak Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara masih menunggu keluarnya surat perintah untuk izin pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Walikota Medan Rahudman Harahap dari Presiden SBY.

harian andalas | Hal.

Nasution, SH, MH kepada wartawan melalui telephon selulernya, kemarin. “Terakhir kalinya untuk surat keempat itu dikirimkan sebulan yang lalu, dimana kita mempertanyakan perkembangan surat permohonan izin pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Rahudman Harahap sebagai kepala daerah dari Presiden SBY,� ujarnya. Untuk perkara Rahudman, pihak kejaksaan telah menemukan dua kasus dugaan korupsi yang terjadi pada tahun 2005. Pertama perkara dugaan kasus korupsi pemakaian dan penyaluran dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapsel TA 2005 dengan kerugian negara sekitar Rp1.590.944.500 dari nilai yang dikucurkan sebesar Rp5,9 miliar. Dimana untuk kasus ini Kejatisu telah melakukan ekspos di kejagung dimana kasus diterima untuk proses selanjutnya dengan

melampirkan hasil audit BPKP. “Hasil Audit BPKP guna proses kelengkapan data untuk permohonan izin ke presiden dan hal tersebut telah dilengkapi, selain itu pihak kejaksaan telah menetapkan Walikota Medan Rahudman Harahap menjadi tersangka,� kata Jufri. Selama proses pemeriksaan lanjutan, pihak kejaksaan kembali menemukan adanya kerugian negara kedua yang terjadi pada saat Rahudman menjadi Sekda Pemkab Tapsel pada 2005 lalu, yakni pihak penyidik menemukan kerugian negara bukan hanya Rp1,5 miliar akan tetapi Rp13.8 miliar karena dana ini belum ada pertanggungjawabannya dari Rahudman yang saat itu menjabat Sekdakab Tapsel. “Terungkap kerugian negara dari temuan tim gabungan Inspektorat Pemprovsu dan Pemkab Tapsel. Berangkat dari temuan inspektorat ini, tim penyidik kemudian melakukan kordinasi dengan BPKP,� ucapnya. Sama dengan TPAPD untuk pertanggungjawab APBD Pemkab tapsel 2005, maka

pihak kejaksaan juga harus melengkapi kelengkapan hasil audit BPKP sebagai bukti yang harus dilengkapi sebagai surat pengajuan izin dan pemeriksaan terhadap Rahudman yang segera dikirim ke Kejagung dan Presiden SBY. Namun sampai sekarang, BPKP belum selesai melakukan penghitungan tentang adanya kerugian negara. Meski hasil audit BPKP belum selesai bukan berarti ini menjadi hambatan untuk keluarnya surat izin pemanggilan terhadap Rahudman Harahap yang saat ini Walikota Medan. “Karena audit BPKP itu hanya kelengkapan saja sedangkan bukti-bukti korupsi itu sudah ada ditangan penyidik kejaksaan�, ucapnya. “Diharapkan nantinya pihak penyidik sudah bisa melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Rahudman karena suratnya sudah dikeluarkan oleh Presiden. Terkendalanya pemeriksaan dan pemanggilan karena Rahudman menjadi kepala daerah yang izin pemanggilannya harus izin presiden,� paparnya. (FEL)

Pelajar SMK Tewas Dilindas Truk Binjai-andalas Riki Yuanda (16), pelajar SMK Putra Anda, Binjai tewas terlindas truk di Jalan Hasanuddin, Binjai atau persisnya di depan RSU Djulham, Sabtu (13/8) malam. Informasi diperoleh, sebelumnya Riki mengenderai sepeda motor Suzuki Satria BK 3431 PAC melaju dengan kecepatan tinggi melintas di Jalan Hasanuddin, Binjai. Persis di depan RSU Dr Djulham, tiba tiba sepeda motor yang dikenderainya menyenggol pengemudi sepeda motor Honda GL Pro hingga kedua kenderaan tersebut terjatuh. Pada saat bersamaan mucul mobil truk mengangkut pasir BK 8782 CH dan langsung menabrak Riki. Korban tewas di tempat karena mengalami luka di bagian kepala. Sedangkan pengemudi Honda GL Pro yang sama-sama terjatuh terhindar maut karena dia sempat berdiri dan lari ke pinggir jalan. Sopir truk setelah kejadian langsung kabur. Sedang korban dilarikan ke RS Djoelham, Binjai. (MKI)

Omzet Judi Togel Sekali Putar Rp1 Juta Medan-andalas Petugas Reskrim Polresta Medan membongkar praktik judi toto gelap (togel) beromzet Rp1 juta sekali putar di kawasan Jalan Skip Medan, Minggu (14/8). Dalam pengungkapan tersebut, polisi meringkus juru tulisnya, Teru Vasegent alias Tambi (38) warga Jalan M Idris, Medan. Darinya polisi menyita barang bukti 1 lembar kertas bertuliskan nomor togel, uang Rp250 ribu hasil penjualan nomor togel dan satu buah pulpen. Tersangka ditangkap atas informasi masyarakat. Menurut tersangka, satu hari ia mendapat omset satu juta rupiah. Seluruh hasil penjualan nomor togel tersebut disetornya kepada seorang oknum anggota TNI berinisial Han.(HER)

Pencuri Handphone Diamankan Biru Biru-andalas Pencuri handphone di rumah Cana Sitepu (40) di Dusun II Desa Mbaruai, Kecamatan Biru Biru, Deli serdang diamankan petugas ketika melakukan pungli terhadap sopir truk galian C di Kecamatan Biru Biru, Minggu (13/8). Saat ditangkap dari tersangka Sama Sitepu alias Camang (21) warga Dusun III Desa Namo Tualang, Kecamatan Biru Biru disita barang bukti satu unit handphone gt mobile putih milik anak korban, Efry. Informasi diperoleh aksi pencurian yang dilakukan tersangka pada Sabtu (12/8). Saat kejadian, keluarga Cana Sitepu meninggalkan rumahnya dalam posisi terkunci. Pelaku lantas masuk ke rumah korban lalu mengambil handphone gt mobile putih milik anak korban lalu kabur. Mengetahui rumahnya dimasuki maling, korban lalu melaporkan kejadian itu kepada kerabatnya. Bersama kerabatnya, korban yang sudah mengetahui pelakunya Camang, langsung mencari dan menemukan tersangka berikut barang buktinya, kemarin. (STP)


HUKUM & KRIMINAL

Senin 15 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

5

Kawanan Perampok Teller BRI Layak Dihukum Mati Medan-andalas Kawanan perampok yang membunuh karyawati Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah Cabang Medan Wahyuni Simangunsong, layak dijatuhi hukuman mati karena melakukan kejahatan secara terencana. "Unsur kejahatan berencananya terpenuhi," kata Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Farid Wajdi, SH, MHum di Medan, Minggu (14/8). Menurut Farid, dari penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian, diketahui bahwa kejahatan tersebut telah dipersiapkan secara matang. Unsur perencanaan secara matang itu dilihat dari proses pengintaian terhadap korban ketika keluar dari tempat kerjanya. Selain terencana, kejahatan yang dilakukan kawanan perampok itu dinilai memenuhi unsur penganiayaan dan sadis. Apalagi salah satu anggota kawanan perampok tersebut adalah anggota kepolisian yang seharusnya melindungi masyarakat. "Jadi, wajar jika hukuman yang dijatuhkan nantinya lebih berat," katanya. Pendapat serupa disam-

paikan Presiden LSM Perjuangan Hukum dan Politik (PHP) HMK Aldian Pinem yang menyatakan kawanan yang berjumlah empat orang itu sangat pantas dijatuhi hukuman mati. Apalagi pembunuhan tersebut dilakukan untuk menutupi aksi perampokan dengan tujuan agar tindak pidana yang dilakukannya tidak terbongkar. "Dalam KUHP, perampokan bermotif pembunuhan dapat diterapkan hukuman mati," katanya. Menurut catatan, karyawati BRI Syariah Cabang Medan Wahyuni Simangunsong dilaporkan hilang pada 1 Agustus 2011 dan ditemukan telah tewas di bawah jembatan Bintongar Tele, Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Samosir beberapa hari kemudian. Dari penyelidikan yang dilakukan, tim Satuan Reskrim Polresta Medan menangkap empat orang pelaku yakni RH, Shrm alias Emb, Ev, dan Brigadir EP yang merupakan personel polisi yang desersi, di kawasan Medan Marelan, Jumat pagi sekitar pukul 05.00 WIB yang diduga kuat terlibat dalam penculikan dan pembunuhan Wahyuni Simangunsong. (ANT)

14 Koruptor Peroleh Remisi HUT RI Jambi-andalas Sebanyak 14 orang narapidana terlibat kasus korupsi (koruptor) di Jambi mendapat remisi umum menyambut HUT Kemerdekaan RI dan remisi khusus hari besar agama menyambut hari raya Idul Fitri 1432 Hijriah. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi, Rinto Hakim di Jambi, Minggu (14/8) mengatakan, jumlah narapidana (napi) terlibat kasus korupsi di Provinsi Jambi berjumlah 45 orang, dan 14 orang di antaranya memperoleh remisi. "Secara bersamaan ke-14 napi terlibat kasus korupsi tersebut mendapat remisi umum dan remisi khusus," katanya. Ia menyebutkan, secara keseluruhan napi yang memperoleh remisi menghuni tujuh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan satu Rumah Tahanan Negara (Rutan) berjumlah 1.002 orang, dan 76 orang di antaranya langsung bebas. Tujuh Lapas dan satu Rutan di Provinsi Jambi kini dihuni 1.574 napi dan 515 tahanan, dan untuk 2011 napi yang beragama Islam mendapat remisi dua kali sekaligus yakni

remisi umum menyambut hari kemerdekaan serta remisi khusus hari besar keagamaan. Remisi khusus lebaran, napi yang mendapat remisi tercatat 853 orang, dan 17 orang di antaranya langsung bebas, atau masa hukumannya habis setelah dikurangi remisi. Ia mengatakan, untuk remisi umum secara simbolis pemberian remisi itu akan diserahkan oleh Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus pada 17 Agustus usai upacara kemerdekaan, sementara remisi menyambut hari Raya Idul Fitri 1432 H, diberikan usai Salat Ied. Napi yang menganut agama lain, seperti Kristen, Hindu dan Budha juga akan mendapat remisi khusus saat perayaan Natal, Nyepi dan Waisak. Remisi yang diberikan bervariasi mulai dari dua bulan hingga enam bulan, disesuaikan dengan masa hukuman dan penilaian tingkah laku yang bersangkutan selama di tahanan. "Napi yang memperoleh remisi, terutama yang langsung bebas diingatkan untuk tidak mengulangi perbuatan buruknya yang menyebabkan dia masuk penjara," kata Rinto Hakim. (ANT)

MASIH DIRAWAT –Tersangka pembunuh teller BRI Syariah, Briptu Erwin Panjaitan, hingga Minggu (14/8) masih dirawat di Rumah Sakit Bhyangkara Brimobdasu Jalan KH Wahid Hasyim, Medan akibat luka tembak di kedua kakinya.

andalas/hs poetra

Pasca Kedatangan Nazaruddin ke Indonesia

Mabes Polri Belum Minta Syarifuddin Dibawa ke Jakarta Medan-andalas Markas Besar (Mabes) Polri hingga, Minggu (14/8) belum ada memerintahkan Kepolisian Daerah Sumatera Utara untuk membawa kerabat tersangka korupsi proyek wisma atlet, M Nazaruddin, yakni Syarifuddin untuk dibawa ke Jakarta guna dilakukan upaya konfrontir. Upaya tersebut dilakukan terkait dengan kasus paspor palsu yang dimilikinya. Namun, untuk dapat mengusutnya, masih diperlukan bukti-bukti yang kuat termasuk menahan Syarifuddin, pemilik paspor yang dipakai Nazaruddin tersebut. "Sampai saat ini Mabes Polri belum meminta supaya Syarifuddin termasuk Yunus Rasyid dibawa ke Jakarta untuk ditemukan dengan Nazaruddin," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Drs Raden Heru Prakoso melalui telepon seluler, Minggu (14/8). Meski demikian, sebutnya, Polda Sumut dan Mabes Polri tetap berkoordinasi dalam penanganan kasus ini. Polda Sumut sendiri, bilang Heru, sifatnya hanya mendukung sebab kebetulan Syarifuddin berada di daerah ini. “Kapanpun Mabes Polri membutuhkan keterangan Syarifudddin dan Yunus Rasyid supaya dibawa ke Jakarta, kami selalu siap,” tegas Heru. Disinggung soal hasil pemeriksaan rumah Yunus Rasyid terkait keterangan Syarifuddin yang menyatakan paspor miliknya disimpan di dalam laci lemari dan beberapa penjelasan

lain, Heru berujar hasil yang diperoleh sementara ini masih sesuai dan penjelasan awal. "Penyidik sudah memeriksa rumah Yunus Rasyid, Jumat (12/8) dan hasilnya apa yang disampaikan Syarifuddin saat diperiksa masih sesuai hasil yang didapat saat pemeriksaan," tukas Heru. Sedangkan mengenai bagaimana paspor tersebut bisa didapat Nazaruddin, juru bicara Poldasu itu menyatakan pihak Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih mendalam. Disinggung kemungkinan Syarifuddin melarikan diri atau menghilang sebab yang bersangkutan sudah dipulangkan sejak pemeriksaan awal, Heru menegaskan itu merupakan kewajiban polisi. "Dia 'kan masih saksi jadi tak bisa ditahan dan kewajiban polisi memulangkannya dalam kurun waktu 1x24 jam apalagi Syarifuddin diketahui kooperatif saat diminta keterangan dan diyakini yang bersangkutan tidak akan melarikan diri," sambungnya. Diberitakan kemarin, penyidik Polda Sumut melakukan pemeriksaan di rumah

mantan politisi Yunus Rasyid di Jalan Garu I gang Jati I No.7. Tindakan itu dilakukan untuk menindaklanjuti pemakaian paspor Syarifuddin oleh mantan Bendahara Partai Demokrat, M.Nazaruddin. "Pihak Kepolisian telah mendatangi rumah Yunus Rasyid untuk mengetahui di mana hilangnya paspor Syarifuddin sesuai keterangannya saat diperiksa tim penyidik" ujar Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, usai buka puasa bersama Muspida plus di kediaman, Jumat (12/8). Dijelaskan Kapolda, berdasarkan keterangan Syarifuddin kepada penyidik, paspor miliknya disimpan dalam laci lemari tetapi tak mengetahui mengapa akhirnya bisa sampai ke tangan Nazaruddin. "Itu yang kita ingin cari tahu, mengapa sampai bisa dipakai Nazaruddin," tegasnya. Disebutkan, pihaknya juga akan menyelidiki mengapa Syarifuddin bisa pergi ke luarnegeri hingga beberapa lama. Padahal yang bersangkutan pegawai di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU).(HER)

Rutan Brimob Jamin Nazaruddin tak Keluyuran Seperti Gayus Jakarta-andalas Gayus Tambunan puluhan kali keluarmasuk sel saat ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, dengan membayar fulus pada petugas. Namun hal yang sama tidak akan bisa dialami Nazaruddin karena sistem di rumah tahanan itu sudah diganti. "Kompol Basuki (Karutan) tidak diragukan integritasnya. Komandan Korps Brimob saja dilarang masuk sel Nazar sama dia, apalagi yang lain," jamin jubir Mako Brimob AKBP Budiman di depan Mako Brimob Kelapa Dua, Minggu (14/8) petang. Budiman mengatakan, saat Gayus keluar sel, pengelolaan Rutan Mako Brimob masih di bawah Kemenkum HAM dan Bareskrim. Namun setelah peristiwa lolosnya Gayus semua dirombak. "Sekarang semua dari Brimob, termasuk Karutannya," katanya. Seperti diketahui, dalam kasus Gayus yang pelesiran setiap akhir pekan, mantan Karutan Brimob Kompol Iwan Siswanto divonis empat tahun penjara plus denda Rp200 juta. Budiman juga menuturkan, Nazaruddin mendapat pengamanan cukup ketat di Rutan Brimob. Selain para petugas yang biasa berjaga, KPK juga menempatkan dua orang untuk menjaga sel tersangka yang dibawa pulang dengan carter pesawat senilai Rp4 miliar itu. Di Mako Brimob Kepala Dua, tersangka kasus korupsi proyek wisma atlet, M Nazaruddin menghuni sel di Blok B yang

merupakan sel yang pernah dihuni eks anggota Komisi IX DPR dari Fraksi TNI/ Polri, Udju Djuhaeri. "Dia menempati sel di Blok B, itu bekas sel Pak Udju Djuhaeri, bukan Pak Susno," ujar Budiman. Udju adalah divonis bersalah menerima cek pelawat senilai Rp500 juta oleh Pengadilan Tipikor dalam kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI). Udju juga dinyatakan terbukti membagi-bagikan cek sejenis kepada tiga rekan satu fraksinya yakni Darsuf Yusuf (TNI AD), R Sulistyadi (TNI AL) dan Suyitno (TNI AU). Budiman menjelaskan, dalam sel tersebut terdapat spring bed, lemari kecil, kursi dan alat pendingin udara. "Tapi pendingin udaranya sudah mati. Dia juga tidak boleh keluar sel," terangnya. Hari ini Nazaruddin juga melaksanakan ibadah puasa. Nazaruddin juga terlihat enjoy karena sering ngobrol dengan petugas. "Buka puasa sudah kita siapkan, menunya apa saya belum cek, tapi kolak ada," terangnya. Menurut Budiman, Nazaruddin sempat menanyakan hak dan kewajibannya selama berada di dalam Rutan Mako Brimob. Pihak Rutan sudah menjelaskan. "Tadi langsung dijelaskan oleh Kompol Basuki, bahwa semua komunikasi harus melewati Karutan. Waktu besuk yaitu hari Selasa pukul 10.00-14.00 WIB dan Jumat 14.00 WIB-17.00 WIB," imbuhnya. (DTC)

Aksi Premanisme Merajalela di Terminal Lubuk Pakam Lubuk Pakam-andalas Aksi premanisme dan pemerasan di Terminal bus Lubuk Pakam kian merajalela. Para sopir angkutan umum mengaku resah atas tindakan para oknum preman yang mengutip sejumlah uang tanpa dasar hukum yang jelas. Keresahan itu sudah berlangsung lama, para sopir terpaksa memberikan uang sesuai permintaan preman karena takut terjadi hal tidak diinginkan. Bahkan dari pengakuan para sopir, khususnya angkutan Koperasi Usaha Pinggir jalan (KUPJ), para komplotan preman tidak segan-segan menganiaya setiap sopir yang menentang kemauan mereka. Anehnya, tidak ada tindakan dari aparat lepolisian maupun dari petugas Dinas Perhubungan Deli Serdang. Padahal kasus pemerasan oleh sekelompok preman ini sudah dilaporkan ke Polsek Lubuk Pakam, 27 Juli 2011 dengan nomor STPL/177/VII/SU/Res DS/ Sek Lbk Pakam, yang diterima Aiptu AT Pasaribu. Kami sudah laporkan aksi premanisme ini ke Polsek Lubuk Pakam, namun hingga kini belum ada tanda-tanda penanganannya. Ironisnya, pimpinan mereka berinisial, PP mengaku tidak takut dengan pengaduan tersebut. Kelompo itu juga menyebutnyebut bahwa pihaknya sudah mengamankan seluruh petugas yang diwilayah itu. Sejumlah pekerja di terminal bus Lunbuk Pakam menjelaskan, setiap angkutan diwajibkan membayar Rp3000 hingga Rp5000 per harinya. “kalau kami tegur, mereka (preman) itu mengatakan bahwa kepolisian sudah “diatur”,kalaupun dilaporkan tidak masalah,” pengakuan, sejumlah pekerja di ternimal tersebut. Kapolsek Lubuk Pakam, AKP M Ikhwan ketika dikonfirmasi, Minggu (14/8) membenarkan adanya laporan warga terkait dugaan pemerasan oleh sekelompok preman kepada para sopir angkutan umum. Namun hingga kini pihaknya masih mendalami kasus dengan memanggil sejumlah saksi-saksi tersebut. ”Kita masih mendalami kasus itu,” ujarnya singkat. (TH)


RAGAM

Senin 15 Agustus 2011

Pilot Lemas, Garuda Rute Hong Kong Mendarat di Kinabalu Jakarta-andalas Pesawat Garuda Indonesia rute Hong Kong-Denpasar mendarat di Kinabalu, Sabah, Malaysia. Hal ini dikarenakan kapten pilot mendadak mengalami lemas badan. "Dalam perjalanan kapten pilot Ahmad Arif merasa badannya lemas. Dan kapten Arif memutuskan untuk men-divert penerbangan ke Kinabalu," ujar Kepala Humas Garuda Pujobroto, Minggu (14/8) Menurut Pujo pesawat GA 857 tepat waktu saat berangkat dari Hong Kong sekitar pukul 15.47 dan direncanakan tiba di Denpasar pukul 20.35 waktu Denpasar. Namun dalam perjalanan kapten Ahmad Arif mendadak merasa badannya lemas dan memutuskan untuk mendarat penerbangan ke Kinabalu. "Tadi pesawat mendarat di Kinabalu pukul 18.56 waktu setempat. Saat ini kapten Ahmad Arif diperiksa di rumah sakit setempat," terangnya. Pesawat Boeing 737-800 tersebut membawa 131 penumpang, dan semuanya saat ini dalam kondisi aman di Kinabalu. Pesawat tersebut kini sedang menunggu kapten pengganti dari Kualalumpur. "Kalau masih ada penerbangan, penumpang akan kita terbangkan malam ini juga ke Denpasar. Tetapi bila tidak memungkinkan akan terbangkan besok pagi," terangnya. Para penumpang, menurut Pujo sudah diberi penjelasan mengenai hal ini. "Dan ini tentu langkah bijak dibanding pilot terus memaksakan perjalanannya," imbuhnya. (DTC)

harian andalas | Hal.

6

Plt Gubsu Lepas Penerima Penghargaan Tingkat Nasional

Bangsa Ini Butuh Banyak Pahlawan Medan-andalas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST menyebutkan, bangsa ini masih membutuhkan kelahiran pahlawan-pahlawan bangsa. Sebab, katanya, untuk membangun suatu bangsa dan daerah, seperti Sumut dibutuhkan orang-orang yang mampu melakukan sesuatu melebihi kapasitasnya. Hal ini dikatakan Gatot Pujo Nugroho, dalam sambutannya pada pelepasan para penerima penghargaan tingkat nasional asal Sumut di bidang pertanian dan kehutanan, di Aula Martabe, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro Medan, Sabtu (13/8). Para duta Sumut yang berasal dari kabupaten/kota di Sumut tersebut juga akan didampingi rombongan penari sigalegale yang terdiri dari siswa SMAN 2 Soposurung Balige dan Sanggar Tari Soposurung. "Pahlawan dalam artian sekarang dapat didefenisikan sebagai orang-orang yang mampu berbuat dan berkontribusi bagi bangsa ini dengan memaksimalkan, bahkan melebihi kapasitasnya. Misalkan jika kapasitas sesorang itu 5, maka ketika dia berbuat maksimal sampai 5 atau bahkan 6, maka orang tersebut dapat dikatakan pahlawan. Pahlawan pengisi kemerdekaan," kata Gatot. Dikatakannya, jika sebelum kemerdekaan, pahlawan adalah mereka yang sedia berkorban baik jiwa, moral

MENYEMANGATI-Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho menyemangati penari Sigale-gale dari SMAN 2 Soposurung Balige dan Sanggar Tari Soposurung yang akan tampil di Istana Merdeka. andalas/ist

maupun material untuk kemerdekaan Indonesia, maka dalam mengisi kemerdekaan ini, pahlawan adalah mereka yang mengabdikan dirinya dan berkontribsui bagi pembangunan bangsa. Sehingga kemudian, kata Gatot, pahlawan yang diharapkan terus lahir di masa kini adalah pahlawan di bidang pelestarian lingkungan, pertanian, kehutanan serta sosial dan budaya. "Para peserta penerima penghargaan yang akan menghadiri peringatan HUT ke66 RI di Istana Merdeka ini, adalah para duta Sumut, pahlawan Sumut yang tentu

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Sumut sesuai dengan bidang dan profesi masing-masing," lanjutnya. Dalam kesempatan tersebut, Gatot juga mengingatkan kepada siswa yang akan tampil membawakan tari "Sigalegale" sebelum momen penurunan bendera merah putih di Istana Merdeka nanti, agar menjadikan momentum tersebut dengan sebaik-baiknya. "Khusus bagi anak-anak kami yang akan menampilkan tari 'Sigale-gale' di Istana Merdeka nanti agar menjadikan momentum ini untuk memupuk semangat

perjuangan yang pernah dikobarkan pahlawan pada masa-masa dulu," tambahnya. Ketua Tim Kesenian Sigale-gale Halason Sitorus, dalam laporannya menyampaikan, tim kesenian yang akan berangkat ke Jakarta tersebut berjumlah 53 orang. Dalam penampilannya nanti, katanya, tim kesenian SMA 2 Soposurung Balige ini akan menampilkan patung yang dihidupkan sebagai polisi lalu lintas. "Akan ada modifikasi, tentunya tanpa mengurangi makna dari tari sigale-gale itu sendiri," katanya. (WAN)


RAGAM

Senin 15 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

7

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Endro Kiswanto:

Polantas Tidak Boleh Mengabaikan Puasa Belawan-andalas Berbuka puasa bersama memiliki momen penting dalam bulan Ramadhan. Selain bisa berkumpul dan bersilaturahmi, juga sebagai wujud kebersamaan untuk melakukan tugas sebagai polisi lalulintas di jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Pelabuhan Belawan. Dengan semangat puasa, insan Bhayangkara dapat meningkatkan pelayanan bagi pemakai jalan yang santun dan beretika lalulintas. Hal itu disampaikan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Endro Kiswanto, da-

lam acara buka puasa bersama Satlantas Polres Pelabuhan Belawan, di Pos Lantas Polsekta Medan Labuhan, Jalan Yos Sudarso Km 12, Sabtu (13/8). "Sebagai umat Islam, Polisi Lalulintas (Polantas) di samping melaksanakan tugas tidak boleh mengabaikan puasa. Artinya, kegiatan agama dan tugas sebagai polisi lalulintas harus bergandengan untuk membentuk harmonisasi dalam menjalani kehidupan," kata kapolres. Dalam kegiatan berbuka puasa bersama itu, juga diisi dengan tausiyah yang di-

sampaikan oleh Ustaz H Hasan Basri. Dalam tausiyahnya, Hasan Basri menyampaikan, kegiatan buka puasa bersama yang digelar Satlantas Polres Pelabuhan Belawan merupakan pekerjaan yang sangat mulia di mata Allah SWT. Apabila mau menjadi bagus dalam hidupnya, katanya, hendaknya sering melakukan puasa. Selain melaksanakan perintah Allah SWT, puasa juga membentuk pribadi yang sabar, peduli sesama, sehat jasmani dan rohani, serta mampu menciptakan kebersamaan.

"Personil Satlantas Polres Pelabuhan Belawan harus mewujudkan kebersamaan itu dalam tugas, apalagi mengatur lalulintas supaya penggunanya mau mematuhi aturan, etika jangan kebut-kwebutan membuat pengguna jalan yang lain terganggu," ucap Ustaz Hasan Basri. Turut hadir dalam acara tersebut, seluruh jajaran Satlantas Polres Pelabuhan Belawan seperti Kapos Lantas Polsekta Medan Labuhan Iptu J Sinaga, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP Kencana Ginting. (DP)

Hokky Situngkir, Ilmuwan Muda RI yang Mendunia Jakarta-andalas Salah satu penerima penghargaan Bakrie Award 2011 adalah Hokky Situngkir. Dia memperoleh hadiah khusus untuk ilmuwan muda berprestasi. Penghargaan itu diberikan di Jakarta, Minggu malam. Acara ini dihadiri sejumlah tokoh dan ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu. Hokky Situngkir telah melakukan banyak penelitian menarik. Bahan-bahan penelitiannya penting dan pendekatannya tidak tradisional. Dengan sadar Hokky memanfaatkan teknologi modern. Bersama Rolan Dahlan, ia menerbitkan buku Fisika Batik, yang menyorot unsur fraktal dalam motif-motif batik Nusantara. Ia juga mendirikan Indonesia Archipelago Cultural Initiatives (IACI) dan mewujudkan Ensiklopedi Budaya Nu-

santara. Hokky telah menghasilkan lebih dari seratus makalah ilmiah. Hasil penelitiannya dimuat di berbagai proceedings konferensi dan jurnal internasional bergengsi lainnya. Di jurnal Physica A, Hokky Situngkir membahas penggunaan persepsi jaring saraf buatan pada peta Poincare data

keuangan. Di Journal of Knowledge Management, ia membahas evolusi sistem ekonomi. Karyanya juga dimuat di Journal of Social Complexity, Journal of Peace and Conflict Resolution, Journal of Literary Complexity Studies, Journal of Mathematics and Culture, serta berbagai proceedings konferensi dan jurnal internasional bergengsi lainnya. Prestasi-prestasi penelitian tersebut memberikan kesempatan kepadanya untuk tampil dan berbicara di berbagai konferensi ilmiah internasional. Di usia 25 tahun, ia telah mendapatkan kehormatan untuk berbicara di Applications of Physics in Financial Analysis untuk mempresentasikan karyanya dalam penggunaan persepsi jaring saraf buatan dalam analisis data keuangan.

Pada usia 27, ia telah diundang untuk mempresentasikan karyanya dalam kajian studi pasar modal artifisial di New Economic Windows, sebuah pertemuan ekslusif yang diikuti sejumlah peraih nobel dan sangat menentukan dalam mengarahkan kurikulum ekonomi ke depan. Dalam 2 tahun terakhir, Hokky telah mendapatkan 5 penghargaan, untuk karya yang berbeda dari Business Innovation Center bersama Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Hokky juga adalah pembimbing berprestasi bagi para peneliti belia, dalam aktivitasnya bersama Surya Research International dan Surya Institute. Penghargaan yang diterima Hokky malam ini, diberikan oleh Freedom Institute yang didukung Bakrie untuk Negeri. (VN)

andalas/ist

NARASUMBER - Rahmat Shah (kanan) didampingi Dekan Fakultas Ekonomi USU Jhon Tafbu Ritonga (tengah) saat menjadi narasumber Diskusi Publik di FE USU baru-baru ini.

Banyak Oknum Pejabat Bermental Penjahat Medan-andalas Saat ini banyak oknum pejabat tetapi bermental penjahat, sehingga perilaku oknum pejabat tersebut sukar dibedakan antara penjahat dengan pejabat. Kalau pejabat, berarti orang yang disumpah dan menunaikan amanah yang diberikan dengan sungguhsungguh, sedang penjahat adalah orang yang dengan kekuasaannya hanya berbuat untuk kepentingan diri, keluarga, kelompok, dan kronikroninya saja. "Perbuatan ini tentunya merugikan masyarakat banyak yang seharusnya mendapatkan manfaat dari jabatannya tersebut," kata Anggota DPD RI Dr H Rahmat Shah saat menjadi narasumber pada Diskusi Publik "Berantas Tuntas Mafia Pajak & Pornografi Keuangan Negara dari Atas untuk Kesejahteraan Rakyat dengan Transformasi" di aula

Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, baru-baru ini. Kegiatan ini merupakan sesi ke-5 setelah kegiatan serupa digelar di empat tempat berbeda yakni Universitas Gajah Mada Jogjakarta, Universitas Sebelas Maret Solo, Universitas Airlangga Surabaya, dan Universitas Sriwijaya Palembang. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Majalah Garda dengan Lembaga Penyidikan Ekonomi dan Keuangan Negara (LPEKN). Rahmat menilai, bahwa permasalahan korupsi, mafia perpajakan, dan gagalnya pemerintah menyejahterakan masyarakat bukan terletak pada kelengkapan perangkat hukum dan peraturan yang ada, namun justru terletak pada permasalahan mental dan moral para oknum penyelenggara negara. Rahmat mencontohkan pelaksanaan e-KTP sebagai salah satu solusi mencegah kebocoran dan manipulasi keuangan negara. Ternyata pemerintah pusat belum siap dengan kelengkapan peralatan yang dibutuhkan, padahal

dana yang tidak sedikit jumlahnya telah dianggarkan. Keberhasilan pembangunan, sambung Rahmat, bukanlah sebuah pemberian ataupun dapat dicapai dengan cara-cara instan, apalagi dengan cara korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). "Keberhasilan hanya sangat mungkin dicapai bila kita bekerja keras, disiplin, fokus pada tujuan serta memohon yang terbaik dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Telah banyak contoh yang bisa diteladani dari para tokoh yang telah berhasil dengan prinsip-prinsi ini," kata salah seorang senator utusan Sumatera Utara ini. Selain Rahmat Shah, tampil juga narasumber lainnya, yakni Dekan Fakultas Ekonomi USU Drs John Tafbu Ritonga MEc, mantan Menteri Keuangan RI Dr Fuad Bawazier, Ketua LPEKN & Sekjen Asosiasi Pembayar Pajak Indonesia (APPI) HM Sasmito Hadinagoro, Wakil Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Prof Dr Gunadi, dan Mantan Aster KSAD Mayjend TNI (Purn) Saurip Kadi.(GUS)


OLAHRAGA

Senin 15 Agustus 2011

8

yang keempat di tahun lalu, Serena menjalani dua operasi gara-gara menginjak gelas di sebuah restoran di Jerman. Ia lalu menghabiskan 20 pekan untuk memulihkan kondisi kakinya. Masalah datang lagi ketika di bulan Februari ia didiagnosa ada darah yang membeku di bagian paru-parunya. Alhasil ia harus menyingkir dari lapangan dan baru mulai berlatih di bulan April -- dan saat ini posisinya di daftar peringkat WTA ada di peringkat 80-an. Stosur adalah lawan yang akan dihadapi Serena di final besok. Petenis peringkat 11 dunia itu lolos setelah mengalahkan Agnieszka Radwanska 6-2 5-7 6-2. Pekan depan Stosur dipastikan kembali masuk posisi 10 besar. ( DTC)

Toronto-andalas Serena Williams berhasil lolos ke babak final turnamen Rogers Cup setelah mengandaskan unggulan keempat Victoria Azarenka. Di final ia akan bertemu unggulan kesepuluh asal Australia, Samantha Stosur. Serena, yang sedang melakoni turnamen keempatnya semenjak absen selama satu tahun karena cedera dan problem fisik, menghabiskan satu jam 17 menit untuk menyudahi perlawanan Azarenka. Ia menang dua set langsung 6-3 6-3. "Tujuanku adalah mengerahkan kemampuan terbaik di setiap pertandingan dan setiap turnamen," tutur Serena, Minggu (14/8). Beberapa hari setelah memenangi titel Wimbledon-nya

Novak Djokovic

Tsonga Mundur, Djokovic ke Final juara Rogers Cup 2007, di babak final akan bertemu unggulan keenam Mardy Fish, yang sebelumnya mengalahkan Janko Tipsarevic 6-3, 6-4. Baru kalah satu kali dari 53 pertandingan, Djokovic sedang mencari titel kesembilan di musim ini, dan merengkuh rekor lima seri Masters. Ia mengalahkan Fish dalam pertemuan terakhir mereka di Florida di bulan Maret dengan 6-3 6-1. “Kondisinya berbeda,� tutur pemain Serbia itu. “Di Miami, pantulan bola lebih tinggi daripada di sini. Ini permukaan yang lebih lambat. Saya memainkan banyak pertandingan di malam hari, dia main di kala terang. Besok kami bertanding (jam 3 sore). Mungkin akan panas.� (DTC)

Dalglish Nilai Richardson Layak Dapat Kartu Merah Liverpool-andalas Manajer Liverpool Kenny Dalglish tak mau mengeluhkan hasil imbang raihan timnya. Namun, ia juga kurang sepaham dengan keputusan wasit untuk tidak mengartu merah pemain Sunderland di menit awal. Liverpool hanya bisa menuai hasil imbang 1-1 saat menjamu Sunderland, Sabtu (13/8) malam WIB, dalam laga perdana untuk kedua kesebelasan pada musim ini. 'Si Merah' jelas rugi karena laga itu dihelat di Anfield, kandangnya sendiri. Namun, Dalglish menilai hasil imbang pantas untuk Liverpool dan Sunderland. "Sepanjang permainan, untuk usaha dan komitmen yang mereka tunjukkan, saya pikir hasil seri mungkin layak," nilai Dalglish di Sky Sports. "Kami memiliki peluang lebih sedikit, kami agak kurang beruntung dengan gol Andy Carroll dianulir, yang mestinya bisa bikin kami unggul 2-0, tapi saya

pikir atas usaha dan kerja keras mereka, dan betapa Sunderland menyulitkan kami, mereka layak dapat satu poin," lanjutnya. Salah satu insiden yang mengundang perdebatan di pertandingan tersebut muncul pada menit awal, saat Kieran Richardson menjatuhkan Luis Suarez di kotak penalti. Richardson dapat kartu kuning sedangkan Liverpool diberikan tendangan penalti-yang lantas gagal dieksekusi Suarez. Sebagian akan menilai kalau Richardson layak dapat kartu merah, meski wasit tidak berpendapat demikian. Ketika itu wasit sepertinya menilai kalau Suarez tidak tepat mengarah ke gawang melainkan sedikit berbelok, sehingga Richardson tidak layak dapat kartu merah. Dalglish beropini sebaliknya meski tak mau terangterangan menyalahkan pengadil lapangan. "Jika Anda ingin mengitari kiper, akan sangat sulit untuk tidak sedikit menjauhi gawang," kilah Dalglish.(DTC)

Lampu hijau menyala tanda balapan di mulai, Dani Pedrosa yang memegang pole Position tampil agresif dan mempertahankan posisinya. Pembalap Repsol Honda lainnya, Andrea Dovizioso juga melakukan start dengan baik, dan berhasil meroket dari posisi enam ke posisi tiga. Namun, kepimpinan Pedrosa tidak bertahan lama. Memasuki turn 3, Jorge Lorenzo mampu mengambilalih pimpinan lomba. Memasuki lap ketiga, nasib nahas menghampiri Pedrosa yang harus terhempas dari motornya saat melibat turn 4. Pembalap asal Spanyol ini pun terpaksa mengakhiri balapan lebih awal. Jatuhnya Pedrosa membuat Lorenzo kembali mengambil alih balapan. Namun, itu juga tak bertahan lama. Pasalnya, di lap kelima pembalap Yamaha Factory itu harus menyerahkan posisi terdepan kepada rival terkuatnya, Casey Stoner. Berada di depan, Stoner menunjukkan cirri khasnya dengan langsung meninggalkan pesaingnya. Pertarungan sengit pun terjadi di perebutan tempat kedua. Andrea Dovizioso mendapat ancaman serius dari Lorenzo dan Marco Simoncelli di tempat keempat. Terus menempel ketat Dovi, Lorenzo berhasil mengkudeta Dovi pada lap kedelapan. Namun, keunggulan tersebut hanya bisa dipertahankan sebentar. Tiga lap berselang, Dovi kembali berhasil melewati Lorenzo untuk mengamankan podium dua. Sementara itu, kesalahan kembali dilakukan Lorenzo sehingga harus turun ke posisi empat, setelah juga disalip Simoncelli yang kini menempati posisi ketiga. Jika mampu mempertahankan posisi hingga finish, maka itu akan jadi podium pertama Super Sic. Memasuki delapan lap tersisa, Stoner kian nyaman

berada di depan. Sementara itu, perebutan tempat kedua melibatkan Dovi dan Simoncelli. Lorenzo di tempat keempat, kini mendapat ancaman dari rekan setimnya Ben Spies di tempat kelima. Sedangkan The Doctor Valentino Rossi yang sempat terlempar ke urutan 11 di awal lomba, kini terlibat pertarungan dengan Alvaro Bautista dalam memperebutkan posisi enam. Nahas bagi Bautista, pembalap Suzuki tersebut harus keluar dari pertarungan dengan Rossi setelah tergelincir saat memasuki tikungan di enam lap tersisa. Jalannya balapan tidak mengalami banyak perubahan di sisa enam lap. Stoner yang sudah unggul sekira sembilan detik, nyaman melintas garis finis pertama. Dovi berhasil mengatasi tekanan Simoncelli untuk meraih podium dua, sedangkan Simoncelli juga bisa tersenyum puas karena sukses meraih podium pertamanya. Lorenzo pantas kecewa dengan hasil balapan kali ini karena ini adalah kali ketiga sang juara dunia gagal naik podium. Sementara rekan setimnya, Ben Spies menempati posisi lima, kendati sempat mengira tak mampu membalap dengan maksimal menyusul cedera lengan yang dialaminya. Valentino Rossi juga masih harus bekerja ekstra keras untuk membawa tunggangannya Ducati bersaing, setelah hanya mampu mengakhiri balapan di posisi enam, diikuti rekan setimnya Nicku Hayden, Colin Edwards, Hiroshi Aoyama dan Hector Barbera di posisi sepuluh besar. (OKZ)

CASE Y

Serena Tantang Stosur

Brno-andalas Casey Stoner mempertahankan dominasinya di paruh kedua musim dengan meraih kemenangan di seri GP Brno, Rep.Ceska, Minggu (14/8). Sementara itu, hasil manis juga ditorehkan Marco Simoncelli yang sukses menapak podium perdananya.

STONER

STONER LANJUTKAN DOMINASI

Serena Williams

Montreal-andalas Usaha Jo-Wilfried Tsonga untuk memberi kejutan pada Novak Djokovic tidak berhasil. Ia mengalami cedera di tengah pertandingan dan mundur, sehingga Djokovic berhak tampil di babak final Rogers Cup. Pada duel mereka di babak semifinal, Minggu (14/8) pagi WIB, Tsonga mendapat masalah di tangan kanannya dan menyatakan tidak melanjutkan pertandingan saat tertinggal 4-6 0-3. Tsonga, yang memaksa Djokovic bermain empat set di semifinal Wimbledon lalu, mengisyaratkan dirinya bermasalah kepada wasit setelah kehilangan servis game pertamanya di set kedua. Dan ketika Djokovic memegang servis, Tsosa diperiksa dokter dan memutuskan berhenti. Djokovic, yang merupakan

harian andalas | Hal.

Meksiko Singkirkan Tuan Rumah Kolombia Bogota-andalas Meksiko menjadi penjegal tuan rumah Kolombia. Tim berjuluk El Tri itu mengalahkan Kolombia 3-1 langsung, Minggu (14/8) dinihari WIB, untuk mencapai babak semifinal Piala Dunia U-20. Meksiko dengan demikian akan berhadapan dengan pemenang partai Spanyol kontra Brasil. Meksiko memimpin 1-0 lewat eksekusi penalti Erick Torres setelah Diego Reyes didorong di daerah terlarang. Kolombia menyamakan kedudukan di menit ke-60 melalui tendangan jarak jauh Duvan Zapata. Kedudukan ini membuat publik tuan rumah kian bersemangat. Namun pada menit ke-69 Meksiko kembali unggul ketika sundulan Edson Rivera bersarang di gawang Kolombia. Dua menit sebelum laga usai

Meskiko mengubur ambisi Los Cafeteros. Rivera kembali mencetak gol yang menutup kemenangan menjadi 3-1. Kemenangan ini memunculkan harapan akan tahun yang gemilang bagi persepakbolaan Meksiko. Tim senior menjuarai Concacaf Gold Cup, di final mengalahkan musuh bebuyutan Amerika Serikat. Meksiko juga menjuarai Piala Dunia U-17 dengan mengalahkan Uruguay di final. Portugal Tekuk Argentina Sementara itu, Portugal menekuk juara enam kali Argentina lewat adu penalti untuk melaju ke babak semifinal Piala Dunia U-20. Setelah bermain 0-0 hingga babak perpanjangan waktu usai, Portugal menang melalui tos-tosan dengan skor 5-4 di Cartagena, Minggu (14/8) dinihari WIB. Kiper Portugal Mika memegang peran penting. Mika melakukan penyelamatan gemilang saat berhadapan dengan eksekutor terakhir Argentina Nicolas Tagliafico. Portugal yang tidak pernah kebobolan dalam lima pertandingan di Kolombia akan bertemu pemenang partai perempat final lainnya antara Prancis dan Nigeria. Portugal mengincar gelar ketiga PD U-20 menyusul kejuaraan pada 1989 dan 1991.(LBC)

Newcastle-Arsenal Berakhir Tanpa Gol Newcastle-andalas Permainan cenderung datar dan monoton serta sedikit peluang yang hadir. Itulah sekilas gambaran laga Newcastle United vs Arsenal yang berakhir imbang tanpa gol. Dalam laga yang dihelat di St James Park, Sabtu (13/8) malam WIB itu, baik Newcastle maupun Arsenal gagal memberikan tontonan yang menarik. Jarang ada peluang yang membahayakan gawang dan bola lebih banyak berkutat di lapangan tengah. Arsenal harus mengakhiri laga dengan 10 orang setelah penyerang barunya Gervinho dikartumerah wasit di menit ke-78 karena terlibat keributan dengan Joey Barton. Jalannya pertandingan Di menit 18 bola liar di kotak penalti nyaris membuat Robin van Persie membobol gawang Tim Krul.

Untung bola yang membentur salah satu pemain lawan masih menyamping ke sisi kiri. Masuk ke babak kedua peluang bersih baru tercipta di menit ke 55 saat tembakan bebas Van Persie dari sisi kiri pertahanan Newcastle masih bersarang di atas jala Krul. Pertandingan masih tetap berjalan monoton dengan jarangnya peluang yang hadir dari kedua klub. Dan akhirnya memanas ketika sebuah insiden terjadi di menit ke-77. Saat itu Gervinho yang terjatuh di kotak penalti dan wasit tak memberikan penalti. Barton kemudian menghampiri Gervinho dan terlihat kesal karena menganggap si striker diving lalu kemudian menarik kaus Gervinho. Ini menyulut emosi Gervinho dan beberapa pemain lainnya yang akhirnya diakhiri dengan kartu merah untuk Gervinho karena didakwa memukul Barton. Sedangkan si gelandang bengal itu hanya dikartu kuning. Hingga laga berakhir skor 0-0 tetap bertahan. (DTC)

Chelsea Tertahan di Markas Stoke City

Striker Chelsea asal Spanyol Fernando Torres berusaha merebut bola dengan pemain bawah Stoke City Rory Delap, dalam pertandingan perdana kedua kesebelasan itu berakhir imbang tanpa gol. IST

Stoke-on-Trent-andalas Debut manajer Chelsea Andre Villas Boas di Premier League berakhir dengan satu poin. Meski menguasai pertandingan, The Blues harus puas bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Stoke City. Dalam laga yang berlangsung Minggu (14/8) malam WIB di Stadion Britannia, Villas Boas menampilkan Fernando Torres sebagai starter. Sementara Didier Drogba ada di cadangan. Pemain Pantai Gading itu baru masuk di pertengahan babak kedua. Chelsea memang tampil menguasai pertandingan dan memiliki sejumlah peluang. Sementara itu Stoke City yang mengandalkan bola-bola panjang dan lemparan ke dalam jarak jauh, juga mampu merepotkan pertahanan tim tamu. Skor 0-0 membuat tim meraih satu poin di laga perdana mereka di Premier League 2011/2012. Chelsea untuk sementara ada di urutan kedelapan, sementara Stoke di peringkat kesepuluh.

Jalannya Pertandingan Penguasaan bola di babak pertama dipegang oleh The Blues. Namun begitu The Potters yang mengandalkan bolabola panjang juga kerap merepotkan pertahanan Chelsea. Tidak terlalu banyak peluang matang yang tercipta di 45 menit pembuka. Peluang terakhir di pertandingan ini hadir di menit akhir babak pembuka. Aksi individu Torres mampu membuat dia masuk ke kotak penalti lawan. Namun penyelesaian akhir El Nino masih menyamping. Skor 0-0 menutup babak pertama. Peluang tim London Barat kembali hadir di menit ke-81. Namun tendangan bebas Didier Drogba masih bisa ditangkap oleh Begovic. Tekanan terus dilancarkan oleh "Si Biru". Namun hingga peluit akhir ditiupkan, tidak ada gol yang tercipta.(DTC)


OLAHRAGA

Senin 15 Agustus 2011

Sihar: Supporter Bisa Tanam Saham di PSMS Medan-andalas Selain merupakan anak Medan, setahun mengelola PSMS Medan membuat Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Sihar Sitorus tidak bisa melupakan tim berjuluk Ayam Kinantan itu. Diapun berharap, warga Medan juga ikut berpartisipasi mendukung tim yang berdiri tahun 1950 tersebut. Berbicara tentang PSMS Medan memang, tim yang bermarkas di Stadion Teladan Medan ini juga memiliki basis massa yang tidak kalah dari tim-tim lain seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya, dan PSM Makasar. Namun menurut Sihar, fans PSMS juga harus bisa membuktikan bahwa mereka memberikan dukungan kepada PSMS terutama dengan kondisi seperti sekarang. "Pembuktian bahwa PSMS punya banyak basis fans klub seperti SMeCK itu baru akan terbukti benar kalau menyumbangkan 200 ribu per orang untuk PSMS. Dengan kondisi yang saat ini , uang itu diperlukan PSMS," ujar Sihar Sitorus, kemarin. Sihar mencontohkan, jika 10 ribu suporter bisa menyumbangkan masingmasing 200 ribu rupiah saja, PSMS akan memperoleh dana sebesar Rp 2 Miliar. Sisanya bisa dikumpulkan dari pentolan-pentolan suporter atau pihak lain. Menurutnya, hal tersebut mirip seperti yang dijalani supporter Barcelona yang memiliki saham di klub. "

Dengan itu, suporter berhak untuk mengetahui dan mengendali klub, setidaknya meminta target klub juara," kata Sihar. Namun yang mungkin menjadi kekhawatiran suporter adalah intransparansi penggunaan dana tersebut nantinya. " Kalau memang seperti itu kekhawatirannya, ya nggak ada selesainy. Jangan lihat pengurusnya tapi lihat PSMS-nya," ungkap mantan manajer PSMS tersebut. Dia menilai, suporter harus membuktikan mereka merupakan bagian dari tim. "Kalau memang suproter menganggap enggak perlu merger, seharusnya punya solusi, apalagi merger itu pilihan, bukan paksaan," tegasnya. Diakuinya, PSMS memiliki nama besar yang dikenal seluruh masyarakat di Indonesia. Namun kendati memiliki nama, nama PSMS belum tentu terbukti menjual. "Tidak seperti Persib Bandung yang sudah terbukti namanya menjual, nama PSMS belum terbukti makanya perlu dibuktikan," pungkasnya. (YON-REL)

Panpel Sediakan 23.000 Tiket Pertandingan Timnas Solo-andalas Panitia Pelaksana menyediakan tiket masuk sebanyak 23.000 lembar pada pertandingan uji coba antara Tim Nasional Indonesia Senior melawan Timnas Usia-23 di Stadion Manahan Solo, Kamis (18/8). "Panpel menyediakan tiket masuk stadion sebanyak 23.000 lembar dari 24.000 kapasitas Stadion Manahan Solo," kata Koordinator Panpel lokal, Paulus Haryoto di Solo, Minggu (14/8). Menurut dia, pihaknya bersama panitia pusat bekerja sama mengantisipasi membludaknya jumlah penonton yang akan menyaksikan penampilan Timnas dalam uji coba terutama masalah tiket masuk stadion dan pengamanan. Hal tersebut, kata dia, karena animo masyarakat Solo untuk melihat langsung penampilan Timnas sangat luar biasa. Pada latihan Timnas di Stadion Manahan saja dibagian tribun barat dipadati ribuan penonton. Oleh karena itu, pihaknya selain menyediakan tiket masuk 23.000 lembar, juga memasang layar lebar di empat titik di kawasan stadion untuk mengantisipasi penonton yang tidak mendapatkan tiket. Selain itu, panpel juga menambah dua tiket boks sehingga jumlahnya bertambah menjadi 12 titik di kawasan stadion, hal itu untuk mengantisipasi antrean panjang penonton dalam pembeli tiket. Menurut dia, harga tiket masuk stadion pada pertandingan uji coba tersebut untuk tribun utara dan selatan dijual Rp15.000 per lembar serta disediakan 10 ribu lembar. Harga tiket tribun timur Rp20 ribu per

lembar danm trsedia 10 ribu lembar. Harga tiket y a n g menempati tribun barat VIP dijual harga Rp30 ribu per lembar dan jumlah tiket sebanyak 2.450 lembar. Jumlah tiket VIP atau tribun barat tengah sebanyak 1.150 lembar dengan harga Rp50 ribu per lembar. Panpel dalam pertandingan uji coba Timnas tersebut akan mengerahkan 300 hingga 400 personil aparat keamanan dari Polri dan TNI. Bahkan, panpel dalam pertandingan uji coba Timnas senior melawan Timnas Palestina, yang akan digelar di Stadiona Manahan Solo, pada Senin (22/8), akan mengerahkan aparat pengamanan lebih besar lagi. Karena, pertandingan itu tarafnya internasional, aparat keamanan yang dipersiapkan diperkirakan mencapai 600 personil. Panpel pusat Chaery Monny Helmy mengatakan, dua pertandingan uji coba untuk Timnas Indonesia di Solo ini, diperkirakan jumlah penonton membludak, karena masyarakat sangat antusias melihat penampilan kesebelasan Indonesia itu. "Kami bersama rekan-rekan panpel lokal yang menyukseskan uji coba agar pertandingan berjalan lancar dan aman," kata Chaery. Pertandingan uji coba antara Timnas senior besutan pelatih Wim Rijsbergen asal Belanda, melawan U-23 akan berlangsung di Stadion Manahan Solo, dimulai pukul 20.00 WIB. Firman Utina dan kawan kawan yang akan dijajal timnas U-23 yang dilatih Rahmad Darmawan, sebelum mereka diberangkatkan ke Teheran Iran melawan tuan rumah pada Pra-Piala Dunia 2014, pada 2 September 2011. (ANT)

harian andalas | Hal.

9

Lilyana/Tantowi Tumbang, Garuda Tanpa Gelar London-andalas Selesai sudah perjuangan pasukan Garuda di kancah Kejuaraan Dunia Bulutangkis Dunia. Setelah satusatunya harapan Indonesia di ganda campuran Liliyana Natsir/Ahmad Tantowi tumbang di tangan pasangan tuan rumah, Chris Adcock/Imogen Bankier, dengan kedudukan 21-16 21-19 pada laga semifinal yang berlangsung, Minggu (14/8) dinihari WIB. Pada game pertama, kedua pasangan samasama bermain ngotot. Kejar mengejar angka pun tidak terelakkan dalam pertandingan ini. Bahkan pasangan Lilyana/Tantowi sempat unggul pada kedudukan 14-12.

Tapi setelah itu, pasangan Inggris Adcock/ Imogen ini berhasil melewati poin Tantowi/Liliyana, sehingga akhirnya pasangan Inggris ini unggul jauh dan memenangkan game pertama dengan skor 21-16 dalam durasi hanya 15 menit saja. Game kedua, pasangan Inggris tersebut langsung tancap gas dan kembali unggul jauh 5-1, bahkan mereka tak memberi kesempatan Lilyana/Tantowi untuk mengejar poin Sehingga pertandingan pun berakhir dengan keunggulan pasangan Inggris tersebut dengan kedudukan 21-19. Sangat mengejutkan bila Lilyana/Tantowi tersingkir di turnamen ini mengingat penampilan memukau mereka di aja-

n g Djarum Indonesia Open Premier Superseries beberapa waktu lalu di mana pasangan ganda campuran tersebut meraih gelar runner-up di nomor ganda campuran. Dengan kekalahan Lilyana/Tantowi, praktis tak ada pasukan Garuda yang tersisa di Kejuaraan Bulutangkis Dunia yang berlangsung di Wembley tahun ini. Sangat disayangkan, tim bulutangkis Indonesia tak mampu berbuat banyak, bahkan tak satupun yang mampu tembus sampai ke final. Indonesia pun harus tutup buku di kejuaraan bergengsi ini tanpa gelar. (OKZ)

HDCI Sumut Gelar Bukber dan Sahur on The Road Medan-andalas Untuk lebih mempererat tali silaturrahmi antar anggota dan masyarakat, Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Sumatera Utara, melaksanakan buka puasa bersama (bukber) dan tausyiah yang dilaksanakan di halaman Kantor Harley Davidson Club Indonesia Sumut Jalan S Parman, Sabtu (13/8). Ketua Umum HDCI Sumut Ijeck melalui sambutannya mengatakan, kegiatan berbuka puasa bersama ini dan berbagai kegiatan bakti sosial memang sudah rutin dilaksanakan di setiap tahunnya. Namun, dalam Ramadhan 1432 ini, HDCI menggelar acara serupa lain dari tahuntahun lalu. "Kali ini kita selain melasanaan berbuka puasa bersama juga akan melaksanakan Sahur on The Road, yang mengelilingi Kota Medan, dengan menyediakan nasi sebanyak 600 kotak dengan menyinggahi posko-posko penjagaan serta panti asuhan," ucap Ijeck. Acara berbuka puasa bersama itu yang diselimuti dengan nuansa penuh kekeluargaan, selain dihadiri seluruh unsur pengurus HDCI Sumut, Pengprov IMI Sumut

andalas/ist

Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Sumut Ijeck sedang memberikan arahan kepada seluruh anggota HDCI untuk melakukan Sahur on The Road. juga dihadiri Kasat PJR Polda Sumut AKBP Endang Hermawan, SH, Kapendam I/BB Letkol Kav Halilintar serta Ketua Ikatan Motor Besar Indonesia Bayu Fadlan. Lebih lanjut Ijeck bersama komisaris HDCI Sumut Doddy menegaskan, dengan dilasanaan kegiatan ini selain untu mempererat tali silaturrahmi, juga sebagai per-

temuan seluruh anggota untuk menuangkan ide-ide atau saran, agar HDCI Sumut lebih dekat lagi dengan masyarakat. Ijeck menjelaskan, HDCI Sumut ke depan akan dihadapan berbagai program-program baik itu seperti bati sosial, bahkan berbagai even seperti touring dan even lainnya. Sementara itu, Komisaris HDCI

Adhyaksa Pimpin Pendakian Mont Blanc Jakarta-andalas Mantan Menpora Adhyaksa Dault akan memimpin pendakian menuju puncak Mont Blanc di Eropa, Agustus-September 2011, yang merupakan ekspedisi dua generasi (generasi muda dan tua) sambil mempromosikan Indonesia ke luar negeri. "Rombongan terdiri dari 11 orang termasuk dua wartawan televisi. Dengan komposisi lima orang berusia di atas 40 tahun. Saya 50-an dan ada yang 54 tahun," kata Adhyaksa pada peluncuran Ekspedisi 2 Generasi, Promosi Indonesia Pada PuncakPuncak Dunia, di Jakarta, Minggu, yang juga dihadiri Aburizal Bakrie selaku pembina kegiatan tersebut. Adhyaksa yang kini Ketua Umum Vanaprastha (LSM pencinta lingkungan) mengatakan, rombongan pertama akan berangkat pada 19

Agustus, sementara dirinya pada 4 September. Rombongan diharapkan dapat mencapai puncak gunung tertinggi di Eropa Barat itu pada 17 September 2011. Adhyaksa mengatakan, ekspedisi tersebut tidak hanya bertujuan mendaki gunung saja namun juga mempromosikan Indonesia. Ia mengatakan, dalam ekspedisi tersebut rombongan akan membawa berbagai alat promosi soal Indonesia seperti brosur dan lainnya. Selain itu mereka juga merencanakan membangun "stand" untuk mempromosikan Indonesia. "Jika memungkinkan bekerja sama dengan masyarakat atau pelajar yang ada di sana," kata mantan Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesi (KNPI) tersebut. Untuk melakukan ekspedisi tersebut, katanya, tim sudah melakukan latihan-latihan di dalam negeri dan juga mempersiapkan nutrisi. Dalam sehari mereka lakukan latihan dua kali namun karena puasa maka latihan disesuaikan. Mengenai

biaya, Adhyaksa mengatakan, sekitar Rp1 miliar. "Yang mahal adalah peralatan. Oleh sebab itu kegiatan ini disponsori pembina kami dan yang lainnya," katanya. Pada tahun depan, kata Adhyaksa, dia merencanakan akan mendaki Himalaya. Ia mengatakan, ekspedisi sambil mempromosikan Indonesia tersebut dilakukan agar orang tidak hanya berpikir Indonesia ribut terus. Sementara itu, Aburizal Bakrie mengatakan, bangga terhadap kegiatan yang juga bertujuan mempromosikan Indonesia di puncak-puncak dunia tersebut. Kegiatan tersebut sangat erat kaitannya dengan meningkatkan semangat nasionalisme yang kini dirasakan pudar. Bahkan saat ini tidak jarang ada orang Indonesia yang menjelekjelekkan bangsanya di dalam negeri maupun di luar negeri. Kegiatan tersebut, katanya, merupakan contoh generasi yang bangga akan Indonesia. Ia mengharapkan kegiatan itu akan menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar. Mont Blanc (bahasa Prancis, "Gunung Putih") di pegunungan Alpen Eropa ini adalah gunung tertinggi di Eropa Barat. Dengan ketinggian sekitar 4.810 meter (15.780 kaki). Mont Blanc terletak di sebagian wilayah Perancis dan wilayah Italia, akan tetapi Perancis bersikeras menyatakan bahwa puncak gunung ini berada di dalam area wilayahnya. Dua kota paling terkenal dekat Mont Blanc adalah Chamonix, Haute-Savoie (Prancis) dan Courmayeur, Valle d'Aosta (Italia). Mont Blanc terkenal sebagai tempat untuk kegiatan olah raga mendaki gunung dan ski. Mont Blanc pertama kali didaki pada 8 Agustus 1786 oleh Jacques Balmat dan Michel Paccard. Wanita pertama yang mencapai puncaknya adalah Marie Paradis pada 1808. (ANT)

Sumut Doddy meminta kepada seluruh pengurus dan anggota HDCI Sumut untuk lebih giat lagi melakukan pendekatan kepada masyarakat. " Kita memang sudah dikenal dengan seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu,ita patut untuk menjaga kepercayaan itu. Oleh karena, kita untuk lebih memperbanyak melakukan kegiatan yang bersifat sosial menyentuh langsung ke masyarakat," ungkapnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Buka Puasa dan Sahur HDCI Sumut juga melaksanaan Sahur on The Road dengan seluruh anggota HDCI Sumut yang menyinggahi poskoposko penjagaan yang ada di Kota Medan serta panti asuhan. " Hal ini dilakukan semata-mata untuk menjalin silaturrahmi antar sesama masyarakat. Oleh karena itu, kita melaksanakan kegiatan sahur bersama dengan msayarakat dengan mengelilingi Kota Medan,serta menyinggahi pos keamanan yang sedang bertugas serta panti asuhan," sebut Faisal Arif. (YON)

Kualifikasi PON Maraton Digelar di Palembang Semarang-andalas Babak kualifikasi PON untuk nomor lari maraton (42,195 kilometer) dijadwalkan digelar pada minggu ketiga September 2011 di Palembang, Sumatera Selatan. Komisi Pembinaan Pengprov PASI Jawa Tengah, Heri Setiyono ketika dihubungi dari Semarang, Minggu (14/8) mengatakan, ajang tersebut juga sebagai uji cobe venues untuk SEA Games XXVI di provinsi tersebut pada 11-22 November 2011. "Saya baru mendengar secara lisan soal kualifikasi untuk nomor lari maraton tetapi surat resmi dari induk organisasi olahraga atletik di Tanah Air ini belum ada," kata Heri yang juga Wakil Ketua Umum Pengkab PASI Kabupaten Blora. Dari tiga event yang dijadikan ajang kualifikasi PON yaitu kejuaraan atletik Jatim Open, kejurnas atletik junior, dan kejurnas atletik senior di Jakarta beberapa waktu lalu, nomor lari maraton belum dilombakan. Padahal, nomor ini merupakan salah satu andalan Jawa Tengah untuk merebut medali emas terutama dari kelompok putri atas nama Trianingsih pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau 2012. Terlepas dari belum ada kepastian babak kualifikasi maraton, kata dia, Jawa Tengah sudah menyiapkan sejumlah atletnya untuk diterjunkan pada kualifikasi mendatang. Ia menyebutkan, beberapa atlet yang disiapkan untuk mengikuti kualifikasi maraton seperti Erni Ulatningsih dan Unik Setiyorini (putri), Ari Swandana, Noce Matital, dan Karno (putra). Menurut dia, kalau untuk Trianingsih kemungkinan ajang SEA Games dijadikan event untuk kualifikasi seperti halnya saat mengikuti kejuaraan atletik Asia di Kobe, Jepang, untuk nomor lari 5.000 meter. Pelari asal klub Lokomotif Salatiga tersebut tidak tampil pada event yang dijadikan sebagai ajang kualifikasi PON tetapi yang bersangkutan sudah meraih tiket ke PON untuk nomor lari 5.000 meter berdasarkan hasil kejuaraan atletik Asia di Jepang. (ANT)


EKONOMI-BISNIS

Senin 15 Agustus 2011

4 Faktor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Jakarta-andalas Sampai kuartal II/2011 ini pertumbuhan ekonomi mencapai 6,5 persen. Tak puas, Pemerintah mentargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2012 dapat berada di kisaran 6,6-7 persen. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa ada empat faktor yang dapat mendukung perumbuhan ekonomi Indonesia semakin meningkat, ditengah adanya resesi yang diakibatkan oleh krisis utang Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Pertama jelas Hatta, ada kecenderungan peningkatan pada konsumsi pemerintah. "Konsumsi akan sekira 4,9 sampai 5,1 persen atau diatas itu," ungkap Hatta di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, akhir pekan lalu. Selanjutnya, Hatta menilai mendekatnya rating utang Indonesia pada investment grade menjadi daya dorong investasi terutama pada Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia. "(Investasi) Itu tumbuhnya dobel digit 20 persen itu kuat sekali, ini mesin pertumbuhan," tambahnya. Selain itu, adanya kecenderungan peningkatan pada net ekspor sebesar 17,5 persen dibandingkan net impor yang sebesar 15 persen membuktikan kuatnya ekspor Indonesia. "Jadi tetap neraca perdagangan kita surplus," jelas Hatta. Terakhir jika dilihat dari sisi demand, maka ada ekspansi dari state budget pada anggaran kita. Hatta mengklaim, dari sisi suplai, hampir semua sektor manufaktur ekspansif. "Semua ekspansif, manufaktur 6,6 persen, dia menjadi 6,1 persen karena masuk migas di situ, kedua pertanian pertambangan, kemudian transportasi dan telekomunikasi, semuanya positif. Jadi, di situlah yang menunjukkan pertumbuhan kita cukup kuat," tandasnya. (OKE)

Garuda-Metro Gelar Festival Tenun Jakarta-andalas Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya bangsa, khususnya tenun Indonesia, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bersama Cita Tenun Indonesia (CTI) dan MetroDepartment Store mengelar festival tenun yang bertemakan "Keindahan Dalam Keragaman". Melalui festival ini, Garuda Indonesia, Metro Department Store, dan Cita Tenun Indonesia (CTI) berupaya mensosialisasikan nilai dan makna dalam kain tenun Indonesia, serta menjadikan masyarakat memiliki rasa cinta, bangga, dan memiliki atas salah satu warisan budaya bangsa. "Festival tenun ini menampilkan berbagai koleksi kain tenun dari para perajin tenun Bali dan SambasKalimantan Barat, dan juga menampilkan koleksi tenun Bali ready-to-wear ekslusif hasil karya dari fashion designer putra bangsa, Priyo Oktaviano," kata VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Pudjobroto, Minggu (14/8) di Jakarta. Seluruh kain tenun yang ditampilkan merupakan produk perajin mitra binaan Garuda Indonesia dan CTI, yang telah mengikuti Program Pelatihan dan Pengembangan Perajin Tenun Bali periode 2009-2011, serta Sambas periode 2010-2012. Festival tenun berlangsung hingga 29 Agustus 2011, dan dilaksanakan di tiga lokasi Metro Department Store yang tersebar di Jakarta Selatan, yakni di Metro Pondok Indah (periode 29 Juli 2011 - 14 Agustus 2011), Metro Gandaria City (periode 12 - 22 Agustus 2011), dan Metro Plaza Senayan (periode 22 - 29 Agustus 2011). Pengunjung juga dapat menyaksikan Peragaan Busana koleksi tenun Bali oleh Priyo Oktaviano di Metro Pondok Indah (14 Agustus 2011; pukul 15.00), dan Metro Gandaria City (21 Agustus 2011; pukul 15.00), serta demo menenun oleh perajin tenun Bali pada periode waktu di Metro Gandaria City. Ketua Cita Tenun Indonesia (CTI), Okke Hatta Rajasa, mengatakan bahwa keberhasilan para mitra binaan untuk masuk ke Department Store merupakan kebanggaan tersendiri bagi CTI. Hal ini berarti bahwa tim pembinaan telah berhasil memenuhi kualitas mutu yang dipersyaratkan oleh Departemen Store terkenal seperti METRO. Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, mengatakan kerja sama yang baik antara Garuda Indonesia, CTI, dan Metro ini dapat menjadi salah satu tonggak kebangkitan industri tenun masyarakat. Kesempatan yang diberikan kepada para mitra binaan Garuda Indonesia dan CTI ini, telah membantu kain tenun Indonesia dapat dikenal secara lebih luas oleh para pencinta tenun khususnya, dan di Indonesia pada umumnya.(KCM)

SUN 12.45-15.30-18.15-21.00 THAMRIN 12.00-14.45-17.30-20.15 PALLADIUM 13.00-15.45-18.30-21.15

harian andalas | Hal.

Pertamina dan Total Oil Masih Tahan Harga BBM Jakarta-andalas PT Pertamina (Persero) maupun PT Total Oil Indonesia sementara waktu belum berencana melakukan perubahan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) periode 15 Agustus 2011. Sehingga sampai saat ini mereka masih menggunakan harga jual BBM periode 1 Agustus 2011 lalu. "Belum ada (perubahan), nanti kalau ada perubahan kami infokan," kata VP Corporate Communication Pertamina Mochammad Harun, kemarin.

Hal yang sama pun disampaikan oleh Brand and Communication PT Total Oil Indonesia Rulianti Syahrul yang mengatakan perseroan belum mengubah harga jual ritel BBM mereka. Dengan demikian perusahaan minyak asal Perancis tersebut masih menggunakan harga lama per 2 Agustus lalu. "Belum ada perubahan harga, kalau ada perubahan nanti saya kabari," katanya. Sebelumnya PT Shell Indonesia

akan menurunkan harga BBM mereka mulai pukul 22.01 WIB tanggal 14 Agustus 2011. Harga BBM Shell jenis Super R92 sekelas pertamax di Jabodetabek turun Rp 200/liter dari Rp 8.400/liter jadi Rp 8.200/liter. Harga ini akan menjadi yang termurah jika dibandingkan dengan harga BBM sejenis produksi Pertamina yaitu Pertamax yang di Jakarta harganya dijual Rp 8.300 per liter. Sementara harga BBM Total beroktan 92 dijual Rp 8.350 per liter. (DTC)

10

BPK Temukan Penyelewengan Dana Otsus Berkedok Aset Bank Jakarta-andalas Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mendapatkan adanya aset yang tercatat ada pada bank, namun pada kenyataannya Bank tersebut sudah tidak ada. Aset tersebut, kebanyakan dicatatkan atas milik pemerintah daerah. Ketua BPK Hadi Purnomo mengungkapan terdapat modus penyelewangan anggaran oleh Pemerintah daerah yang mengalokasikannya dana Otonomi Khusus (otsus) sebagai aset pada sebuah Bank yang sudah tidak ada. "Kita cek terus ternyata banknya sudah tidak ada lagi," ungkap Hadi di Kantornya, Senayan, Jakarta, akhir pekan kemarin. Selain itu, dia mengungkapkan, ada modus yang menggunakan deposito yang sudah diambil namun tetap dinyatakan ada. "Tetap bunga masuk, tapi bukan dari banknya, BPK meminta trustback dong ke banknya," tuturnya. Hal tersebut, kata dia, dilakukan untuk menguji suatu transaksi yang terjadi pada bank yang telah memberikan bunga tersebut. "Apakah benar jumlahnya, apakah benar itemnya, apakah jelas sumbernya. Itu harus kita lakukan," kata Hadi. Namun demikian, Hadi enggan menyebutkan daerah mana saja yang telah melakukan penyelewengan dana otsus tersebut. ketika dikonfirmasi apakah semua Pemda melakukan hal tersebut, Hadi membantahnya. "Tidak. Itukan cuma modus," tegas dia. (OKE)

Garam Lokal Masih Tiarap di Rp 350 per Kg andalas/siong

PELUNCURAN-Direktur PT Lotus Pradipta Mulia, Ramlan didampingi Sales Manager PT Federal Karyatama, Sagali Budi Setiawan meluncurkan dua jenis pelumas produk terbaru Evotec dan Flick, Sabtu (13/8).

Federal Oil Luncurkan Dua Jenis Pelumas Terbaru Medan-andalas Federal oil encer terbaru, Evotec 40 (10w40 SL Jaso MA) dan Flick 40 (10w40 SL Jaso MB) Sabtu (13/8) diluncurkan di Restoran Grand Kowloon Jalan Thamrin Medan. Sales Manager PT Federal Karyatama, Sagali Budi Setiawan mengatakan, Evotec 40 dikhususkan untuk oli motor bebek dan sport sementara Flick 40 untuk motor jenis matik. Kedua oli encer terbaru itu dihadirkan untuk menjawab kebutuhan motor generasi terbaru. "Tidak saja pada satu merek motor tertentu, Evotec dan Flick terbaru ini cocok untuk semua jenis motor," sebutnya. "Kota Medan adalah kota ketiga tempat peluncuran setelah Jakarta dan

Bandung. Kota berikutnya kami lakukan secara roadshow. Kami yakin oli encer terbaru ini memperkokoh kepemimpinan penjualan kami," kata Sagali Budi Setiawan. Menurutnya, kelebihan kedua jenis oli itu adalah cepat melumasi, tarikan mesin lebih enteng, irit bahan, penguapan lambat, suara mesin lebih halus, tidak mudah terurai dan harga yang terjangkau oleh masyarakat pengguna sepeda motor. Direktur PT Lotus Pradipta Mulia, selaku main dealer federal oil di Sumut, Ramlan mengatakan, pihaknya menyambut baik produk terbaru oil encer tersebut yang tentunya akan memperkuat jaringan penjualan mereka. Ramlan mematok penjualan hingga 2.000 kardus per bulan untuk wilayah Sumut. Dia bahkan optimis penjualannya akan meningkat sebesar 20% hingga akhir tahun. "Federal oil adalah yang paling banyak dipilih

konsumen sebagai oli motor," ungkapnya. Dikatakannya, Lotus Pradipta Mulia sebelumnya sukses memasarkan oli federal yakni Supreme UTEC 20w-50 Jaso MA, Supreme XX 20w-50 SJ syntetic, Rextron R 10w30 SJ Jaso MA, Prime 1 Red 10w-30 SJ Jaso MA, Evotec 10w-30 SJ Jaso MA, Prime 1 Blue 10w-30 SL Jaso MB, Flick 10w-30 SJ Jaso MB dan Federal Gear Oil 10w-30 SJ Jaso MB. Peluncuran oli yang dihadiri ratusan mekanik dari berbagai bengkel Kota Medan Federal Oil Center (FOC) dan AHASS dirangkai dengan acara berbuka puasa dan hiburan yang menyediakan berbagai hadiah Hadir juga para pemilik bengkel dan mitra federal oil. "Saya berharap acara berbuka puasa makin meningkatkan silaturahmi untuk mendorong lahirnya produktivitas yang lebih baik ke depan," harapnya.(SIONG)

Jakarta-andalas Para petani garam mengaku harga jual garamnya masih belum kunjung membaik, pasca kisruh banjirnya garam impor. Garam-garam mereka masih ada yang hanya dihargai Rp 350 per Kg oleh produsen dan pedagang. Ketua Umum Asosiasi Petani Garam Seluruh Indonesia (APGASI) Syaiful Rahman menjelaskan, harga garam petani di bulan Agustus ini untuk kualitas I hanya dihargai Rp 500-550 per Kg. Padahal sesuai dengan aturan pemerintah (SK Mendag) harganya ditetapkan Rp 750 per Kg. Hal yang sama pun untuk garam kualitas II dari seharunya Rp 550 per Kg kenyataannya hanya laku Rp 350-450 per Kg. "Harga garam sampai sekarang belum ada perkembangan harga," kata Syaiful di Jakarta, Minggu (14/8). Ia menjelaskan, masalah harga garam yang layak bagi petani sangat erat kaitannya dengan target produksi garam tahun 2011. Jika dalam cuaca normal, produksi garam petani bisa mencapai 1,41,6 juta ton. Untuk itu ia meminta masuknya garam impor harus dihentikan, demi menyelamatkan harga garam petani. "Sangat tergantung penyerapan para importir produsen (IP). Saya yakin kalau masih membeli di bawah SK menteri, saya yakin 1,4 juta ton tak akan tercapai, petani tak akan terangsang memproduksi," katanya. Dikatakannya masalah membanjirnya garam impor ini karena tak jelasnya perhitungan waktu Panen Raya Garam dan realisasi produksi garam petani. Meskipun berdasarkan versi kementerian perdagangan dan kementerian perindustrian produksi garam hingga tanggal 8 Agustus 2011 baru mencapai 58.000 ton. (DTC)

Tujuh Bulan Pertama New Honda Blade Terjual 2,46 Juta Unit KEHADIRAN New Honda Blade makin mengawal kepemimpinan Honda yang berhasil membukukan penjualan hampir 2,46 juta selama tujuh bulan pertama tahun ini. Pencapaian ini mengantarkan Honda menguasai 51,4 % pangsa pasar di pasar motor domestik. Pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil memberikan

SUN 12.00-15.00-18.00-21.00 PLAZA 11.45-14.45-17.45-20.45 THAMRIN 12.00-15.00-18.00-21.00 PALLADIUM 13.15-18.15-19.15-21.45

dampak positif terhadap industri kendaraan roda dua. Di pasar domestik, total penjualan sepeda motor tercatat mencapai 4,8 juta unit atau tumbuh sekitar 11,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada periode yang sama penjualan motor Honda juga mengalami pertumbuhan yang positif dengan rata-rata penjualan per bulan sekitar 352.000 unit. Bahkan, jika dibandingkan dengan Januari-Juli tahun lalu, pertumbuhan penjualan Honda mencapai sekitar 23,1% atau jauh melampaui pertumbuhan pasar motor nasional.

SUN 13.00-15.30-18.00-20.30 PALLADIUM 12.00-14.30-17.00-19.30 BINJAI THAMRIN 12.45-15.15-17.45-20.15 PLAZA 13.00-15.30-18.00-20.30

Senior General Manager Sales Division PT AHM Sigit Kumala mengatakan, tingginya permintaan sepeda motor Honda dalam tujuh bulan pertama tahun ini secara tidak langsung menggambarkan bahwa kualitas motor Honda semakin diterima dengan baik oleh konsumen. "Semakin besar penjualan sebuah merek, mencerminkan kualitas produknya semakin diterima dengan baik oleh konsumen. Pada akhirnya konsumen akan mengikuti kata hatinya untuk memilih merek yang sudah mereka buktikan sendiri kualitasnya,"

PLAZA 12.30-14.20-16.10-18.0019.50

ujar Sigit Kumala. Dalam kurun tujuh bulan pertama tahun ini, penyumbang terbesar penjualan Honda adalah tipe skutik yaitu sebanyak 1.265.366 unit. Angka ini melonjak sekitar 55,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 815.829 unit. Pencapaian ini semakin mengukuhkan predikat Honda sebagai raja baru skutik di negeri ini dengan 53,4% pangsa pasar. Di segmen bebek, dominasi penjualan Honda juga belum tergoyahkan. Selama kurun

BINJAI 13.15-15.30-17.45-20.00

tujuh bulan pertama tahun ini, tercatat 1.051.424 unit motor bebek Honda terjual di pasar domestik. Pencapaian ini mengantarkan Honda meraih 55.1% pangsa pasar di segmen bebek pasar motor domestik. Honda Revo Series tercatat sebagai kontributor terbesar penjualan motor bebek Honda dengan angka penjualan sebanyak 537.950 unit. Sisanya disumbangkan oleh Supra X 125 dengan penjualan sebanyak 397.413 unit dan Honda Blade sebanyak 116.061 unit. (SIONG)

BINJAI 13.00-15.15-17.30-19.45

PLAZA 13.00-15.15-17.30-19.45


KOMUNITAS

Senin 15 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

11

MKKI dan Sahabat Center Medan Bagikan Paket Lebaran Medan-andalas Majelis Kelenteng Khonghucu Indonesia Kota Medan dan Sahabat Center Medan, Minggu (14/8) sore membagikan 300 paket lebaran kepada keluarga kurang mampu khususnya umat muslim di Kecamatan Medan Petisah. Paket berupa 3 ton beras, 50 luisin sirup, dan 1500 butir telur itu diserahkan di halaman kediaman Lie-Lie selaku Bendahara MKKI Sumut, Jalan Meranti Medan. "Pembagian ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun. Namun, kali ini, jumlah yang kita bagi adalah 300 paket," ucap Lie-Lie didampingi Ketua Sahabat Center Medan, Jasmin Chandra dan Ketua Umum MKKI, Hasyim SE, usai menyerahkan paket itu. Sejumlah pengurus dan anggota MKKI serta Sahabat Center yang hadir dalam aksi amal ini di antaranya, Halim Chandra, Siek Lie, Susanto Chen SE, Tan Poh An, Andy Wiranata, Sian Yet, Ronie, Acong,Sukiran SH Mkn, Mario, Anna, Hasan Lim, Michael Wijaya, Eldrin Silalahi, Fitri

andalas/ist

PEL PELAATIHANTIHAN-Kadispora Kota Medan Drs Hanas Hasibuan MAP memberi sambutan saat membuka Pelatihan Iman dan Taqwa (Imtaq) Pemuda Remaja Islam se-Kota Medan di Asrama Haji Medan.

Dispora dan BKRMI Kota Medan Gelar Pesantren Kilat Remaja

Meningkatkan Kualitas Masyarakat Lewat Pelatihan Imtaq Medan - andalas Pembinaan iman dan taqwa (Imtaq) bagi para pemuda dan remaja Islam merupakan bagian tak terpisahkan dari program peningkatan kualitas masyarakat Kota Medan, yang dijabarkan lewat berbagai program, baik lewat pendidikan formal maupun nonformal. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan Drs Hanas Hasibuan MAP saat membuka Pelatihan Iman dan Taqwa (Imtaq) melalui Pesantren Kilat Ramadhan Pemuda Remaja Islam se-Kota Medan yang dilaksanakan 1215 Agustus di Asrama Haji Medan. "Kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas masyarakat dan sangat relevan dengan visi pembangunan Kota Medan yaitu Kota Medan menjadi kota metropolitan yang berdaya saing,

nyaman, peduli, sejahtera dan religius. Juga sesuai dengan misi Kota Medan yaitu meningkatkan kualitas pemerintahan yang demokratis, berkeadilan, transparan dan akuntabel," kata Hanas Hasibuan. Kadispora berharap, kegiatan ini dapat membina iman dan taqwa para pemuda remaja Islam di Kota Medan, dan kemudian dapat tumbuh menjadi kader-kader bangsa yang berkualitas, berdaya saing, beriman dan bertakwa serta bertangungjawab dalam memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara, termasuk dalam memajukan Kota Medan. Di akhir sambutannya Kadispora berpesan kepada para, agar mengikuti pembekalan ini dengan bersungguhsungguh. Kepada para staf

Di Yayasan Sosial Prestasi Lanjut Usia Sumut "Kami sudah coba apa yang kami bisa, tapi kerja belum selesai. Belum apaapa. Kami sudah beri kami punya jiwa, kerja belum selesai. Belum bisa memperhitungkan 4-5 ribu nyawa" Itulah sebait puisi perjuangan "Krawang Bekasi" karya Chairil Anwar yang menjadi puisi wajib dalam lomba baca puisi perjuangan menyambut HUT ke-66 Kemerdekaan Republik Indonesia di Yayasan Sosial Prestasi Lanjut Usia Sumut, di Jalan Candi Mendut Medan, Sabtu (13/8). Acara

SEMANGA TSEMANGATT-Ida Nelly Sihombing, peserta lomba baca puisi khusus lansia di Yayasan Sosial Prestasi Lanjut Usia Sumut, Sabtu (13/8).

bergembira dalam menyambut dan mengisi Idul Fitri. "Saya secara pribadi berterimakasih dan mengapresiasi pengurus MKKI dan Sahabat Center Medan yang bahu membahu untuk membantu wong cilik," kata Hasyim yang juga anggota DPRD Medan ini. Apa yang dilakukan, imbuh Hasyim, semoga bisa dicontoh oleh orang lain yang berkecukupan, agar kebersamaan berbagi kasih dalam membantu wong cilik terus berlanjut dan juga sebagai wujud kepedulian sesama manusia serta sebagai satu kesatuan anak bangsa dalam kebhinekaan tunggal ika Pada kesempatan itu, Srilastri, salah seorang warga yang menerima paket lebaran, mengucapkan terima kasih kepada MKKI dan Sahabat Center Medan. Wanita paruh baya ini berharap kepedulian sosial yang ditunjukkan kedua organisasi ini tidak berhenti sampai di sini. "Mudah-mudahan amal dan karya nyata mereka diterima Tuhan Yang Maha Kuasa," ucapnya. (SIONG)

BERPOSEBERPOSE-Sejumlah pengurus MKKI dan Sahabat Center Medan berpose bersama-sama sebelum memberikan bantuan sebanyak 300 paket kepada warga kurang mampu, Minggu (14/8)

tra kerjanya. Dia mengingatkan kepada anggota BKPRMI agar dapat mempertanggungjawab setiap kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah dalam bentuk laporan pertanggungjawaban. "Pegang kepercayaan yang diberikan sehingga kedepan kerjasama BKPRMI dengan pemerintah dapat terjalin dengan lebih baik lagi," ujar Ali Mukhtar Ngabalin. Di kesempatan yang sama, Ketua DPD BKPRMI Kota Medan Safrizal Harahap SHI mengatakan kegiatan ini menunjukkan bahwa Pemko Medan tidak hanya membangun fisik tapi juga membangun jiwa spiritual menjadi beriman dan bertakwa kepada generasi muda Islam. Di tempat terpisah, Kabid Kepemudaan Dispora Medan, Suryadi SE didampingi Sekretaris Panitia H Muslih Zein SH mengatakan, dengan mengikuti kegiatan ini kita harapkan para pemuda dan remaja Islam Kota Medan akan lebih tangguh menghadapi tantangan kehidupan dimasa mendatang. (YON)

pengajar diharapkan selain memberikan pembekalan iman dan taqwa, juga hendaknya memotivasi para peserta agar mereka lebih tekun menyiapkan diri menyongsong hari depan yang lebih baik, sesuai motto Kota Medan, Hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih cerah dari hari ini. Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana Drs A'zam Nasution MAP dalam laporannya mengatakan, kegiatan dilaksanakan atas kerjasama DPD BKPRMI Kota Medan dengan Dispora Medan, dengan peserta sebanyak 80 remaja Islam se Kota Medan. Tujuan kegiatan adalah untuk mendidik dan melatih para remaja/pemuda di Kota Medan agar memiliki pengetahuan/keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME sebagai bekal dalam mengahdapi masa depan yang penuh tantangan. Ketua Umum DPP BKPRMI H Ali Mukhtar Ngabalin memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemko Medan, karena sudah menjadikan BKPRMI menjadi mi-

Ipid, Awie, Cun Siang, Riko, Kenny Lik dan Sekjen FABB Yuvy Limbong. Ketua MKKI Sumut Andy Wiranata didampingi Ketua MKKI Medan,Tan Poh An menambahkan, kegiatan itu terlaksana berkat partisipasi dan kerjasama dengan sejumlah donatur termasuk anggota dan pengurus Oxygen Star serta penyanyi kondang Sumut, Kenny Lik. "Tanpa dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, mustahil kegiatan amal ini bisa terwujud," ujar Andy. Sementara itu, Tan Poh An menambahkan, paket lebaran ini merupakan bantuan agar warga kurang mampu juga bisa ikut merayakan lebaran dengan sukacita. "Kita harap semua warga Muslim yang kurang beruntung, bisa tersenyum di hari yang fitri nantinya," imbuh Tan Poh An. Ketua Umum MKKI, Hasyim SE mengatakan, kepedulian MKKI dan Sahabat Center Medan dalam pembagian paket sembako menjelang Lebaran merupakan bentuk kepedulian agar warga kurang mampu bisa ikut

andalas/siong

Plt Gubsu Safari Ramadan di Kabupaten Nias Medan-andalas Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho diwakili Asisten IV Administrasi Umum dan Aset Setdaprovsu Drs H Asrin Naim bersama rombongan melakukan Safari Ramadan di Kabupaten Nias, Jumat (12/ 8). Safari Ramadhan dipusatkan di Masjid Al-Abrar Tetehosi Idanogawo, Kecamatan Idanogawo. Turut dalam safari itu Ustaz Dr Muhammad Sofian Lc, Qari Jakfar Hasibuan, Kepala Biro Binsos Provsu diwakili Kabag Agama Biro Binsos Drs H Muhammad Hatta Siregar, SH, MSi. "Saya berkunjung ke daerah ini dengan tujuan untuk

lebih mempererat hubungan silaturahmi dengan para alim ulama, tokoh masyarakat, kaum muslimin dan muslimat serta masyarakat Kabupaten Nias," ujar Asrin Naim. Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, SH, MH dalam sambutannya mengatakan, persaudaraan di daerah ini sudah terpelihara dengan baik. Untuk itu, ke depan tetap terpelihara dengan baik. "Pemerintah Kabupaten Nias mengucapkan terimakasih atas kerukunan yang tercipta di daerah ini," katanya. Ustad Muhammad Sofian dalam ceramahnya mengatakan, negara yang makmur adalah negara yang memper-

hatikan rumah ibadah di daerahnya. Acara tersebut dilanjutkan dengan pemberian bingkisan berupa kain sarung dan uang kepada 150 ulama dan 150 anak-anak yatim piatu yang ada di Kabupaten Nias. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Asisten IV Administrasi Umum dan Aset Setdaprovsu Drs H Asrin Naim. Turut hadir dalam acara tersebut Muspida Plus Kabupaten Nias, Ketua MUI Kabupaten Nias, Drs H Jafar Harefa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ulama Kabupaten Nias. (WAN)

Kakek dan Nenek Beradu Gaya Baca Puisi Perjuangan

ini juga dirangkai dengan acara buka puasa bersama. Tak cuma satu puisi yang dibawa para peserta. Selain puisi wajib "Krawang Bekasi", peserta harus membaca puisi pilihan. Panitia pun menyediakan juga puisi perjuangan yang dapat dipilih peserta yakni "Catatan Tahun 1945", "Diponegoro" dan "Pahlawan Tak Dikenal". Sesuai dengan penyelenggara acara yang dimotori para tokoh senior Sumut di antaranya Ketua Pepabri Sumut Brigjen TNI (Purn) H Muhammad Ali Imran Siregar MBA, Ketua Dewan Kesenian Medan yang juga Ketua Panitia Lomba, Hj Anita Chairunnisa Daryatmo, Ketua dan Sekretaris

Yayasan Sosial Prestasi Lanjut Usia Sumut H Sanggup Purba dan Hj Saniwati ini, maka 41 peserta lomba juga berasal dari kalangan lanjut usia. Meski tak muda lagi, namun gaya para peserta lomba baca puisi perjuangan khusus lansia ini tampil memukau mengobarkan semangat kemerdekaan Indonesia. Sembari menjalankan ibadah puasa, suara lantang para peserta lomba baca puisi ini tetap membahana. Di antara para peserta yang berasal dari kalangan pejuang kemerdekaan, warakauri, istri purnawirawan TNI/Polri ada yang datang dengan memakai pakaian tradisional. Ada

pula yang memakai baju ala pejuang kemerdekaan, perawat perang dan sebagainya. Lebih empat jam para peserta memainkan intonasi, gaya dan gerak dalam melakukan dramatikal puisipuisi perjuangan tersebut. Dari penilaian para peserta ini, dewan juri yakni Baharuddin Sahputra, Dra F Adla Hasibuan dan Ibnu Hajar SPd ini memlilih 10 peserta terbaik kelompok kakek dan nenek. Pemenang lomba kelompok kakek yakni juara pertama Drs Amrin Karim MHum, juara dua Sauridas, juara tiga SM Napitupulu, juara empat Nurdin Silalahi dan juara lima Pugun Bangun. Sedangkan kelompok neneki Nurida

Hutagalung, Hj Lely Farida, Hj Ratni Siti Rahma Hutabarat, Ny Ridwan dan Ny Amir Hamzah. Magdalena, salah seorang peserta lomba baca puisi mengaku senang dapat mengikuti lomba baca puisi antarlansia yang baru pertama kali digelar di Sumut. Ia berharap lomba ini dapat mempersatukan semua lansia di Sumut termasuk para warakauri di Sumut . Semangat membaca puisi juga dilontarkan Paino, purnawiran Polri yang ikut dalam lomba. "Walau tak menang, harus semangat," kata warga Mariendal-I tersebut. Ungkapan senada diutarakan Ketua Dewan Kesenian Medan yang juga

Ketua Panitia Lomba, Hj Anita Chairunnisa Daryatmo yang juga pengurus DPD Pepabri Sumut. "Kita berharap para lansia tak sekadar memikirkan hari tua karena para lansia masih dapat diberdayakan untuk pembangunan Indonesia," terangnya. Ia berharap generasi penerus bangsa dapat bersemangat dalam mengisi pembangunan. Demikian pula untuk menggali bakat para lansia dan generasi penerus bangsa. "Tetap semangat mencintai budaya dan kesenian bangsa. Kita berharap acara ini dapat membangkitkan semangat melestarikan budaya dan kesenian nasional," jelasnya. (HAM)

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

ONG KIM SUI

81

Jl. P andu No. 1 B Medan

13-08-11 20.15 WIB

16-08-11 11.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-B

CHOU SE WUI

34

Jl. S eki p Gg. P enghulu No. 6 D Medan

13-08-11

15-08-11 12.00 WIB

D i perabukan

VIP-C

LIM CHE LIANG / SANUDDIN

87

Jl. Gajah Mada No. 6A Medan

10-08-11 06.45 WIB

16-08-11 09.00 WIB

D i kebumi kan

3

TAN A LONG

83

Jl. Medan B i njai K m. 11.5 Medan

13-08-11 12.00 WIB

16-08-11 12.00 WIB

D i kebumi kan

4

TAN HUI SUN

67

Jl. A .R. Haki m Gg. B akung No. 44 A Medan

13-08-11 07.00 WIB

16-08-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

6

SO KOEI LAN

82

Jl. B . K atamso D alam No. 62 M Medan

12-08-11 18.35 WIB

16-08-11 11.00 WIB

D i kebumi kan

7

TEH KENG AI

66

Jl. Rahayu Gg. B i ntang No. 52 Medan

13-08-11 03.00 WIB

18-08-11 12.00 WIB

D i perabukan

8

TJIU YU LAN

88

Jl. Temenggung No. 10 Medan

13-08-11 08.15 WIB

16-08-11 11.00 WIB

D i perabukan

9

HO TJING TIE

78

Jl. S utomo Ujung No. 231 Medan

14-08-11 08.00 WIB

18-08-11 12.00 WIB

D i perabukan


KOMUNITAS

Senin 15 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

11

MKKI dan Sahabat Center Medan Bagikan Paket Lebaran Medan-andalas Majelis Kelenteng Khonghucu Indonesia Kota Medan dan Sahabat Center Medan, Minggu (14/8) sore membagikan 300 paket lebaran kepada keluarga kurang mampu khususnya umat muslim di Kecamatan Medan Petisah. Paket berupa 3 ton beras, 50 luisin sirup, dan 1500 butir telur itu diserahkan di halaman kediaman Lie-Lie selaku Bendahara MKKI Sumut, Jalan Meranti Medan. "Pembagian ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun. Namun, kali ini, jumlah yang kita bagi adalah 300 paket," ucap Lie-Lie didampingi Ketua Sahabat Center Medan, Jasmin Chandra dan Ketua Umum MKKI, Hasyim SE, usai menyerahkan paket itu. Sejumlah pengurus dan anggota MKKI serta Sahabat Center yang hadir dalam aksi amal ini di antaranya, Halim Chandra, Siek Lie, Susanto Chen SE, Tan Poh An, Andy Wiranata, Sian Yet, Ronie, Acong,Sukiran SH Mkn, Mario, Anna, Hasan Lim, Michael Wijaya, Eldrin Silalahi, Fitri

andalas/ist

PEL PELAATIHANTIHAN-Kadispora Kota Medan Drs Hanas Hasibuan MAP memberi sambutan saat membuka Pelatihan Iman dan Taqwa (Imtaq) Pemuda Remaja Islam se-Kota Medan di Asrama Haji Medan.

Dispora dan BKRMI Kota Medan Gelar Pesantren Kilat Remaja

Meningkatkan Kualitas Masyarakat Lewat Pelatihan Imtaq Medan - andalas Pembinaan iman dan taqwa (Imtaq) bagi para pemuda dan remaja Islam merupakan bagian tak terpisahkan dari program peningkatan kualitas masyarakat Kota Medan, yang dijabarkan lewat berbagai program, baik lewat pendidikan formal maupun nonformal. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan Drs Hanas Hasibuan MAP saat membuka Pelatihan Iman dan Taqwa (Imtaq) melalui Pesantren Kilat Ramadhan Pemuda Remaja Islam se-Kota Medan yang dilaksanakan 1215 Agustus di Asrama Haji Medan. "Kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas masyarakat dan sangat relevan dengan visi pembangunan Kota Medan yaitu Kota Medan menjadi kota metropolitan yang berdaya saing,

nyaman, peduli, sejahtera dan religius. Juga sesuai dengan misi Kota Medan yaitu meningkatkan kualitas pemerintahan yang demokratis, berkeadilan, transparan dan akuntabel," kata Hanas Hasibuan. Kadispora berharap, kegiatan ini dapat membina iman dan taqwa para pemuda remaja Islam di Kota Medan, dan kemudian dapat tumbuh menjadi kader-kader bangsa yang berkualitas, berdaya saing, beriman dan bertakwa serta bertangungjawab dalam memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara, termasuk dalam memajukan Kota Medan. Di akhir sambutannya Kadispora berpesan kepada para, agar mengikuti pembekalan ini dengan bersungguhsungguh. Kepada para staf

Di Yayasan Sosial Prestasi Lanjut Usia Sumut "Kami sudah coba apa yang kami bisa, tapi kerja belum selesai. Belum apaapa. Kami sudah beri kami punya jiwa, kerja belum selesai. Belum bisa memperhitungkan 4-5 ribu nyawa" Itulah sebait puisi perjuangan "Krawang Bekasi" karya Chairil Anwar yang menjadi puisi wajib dalam lomba baca puisi perjuangan menyambut HUT ke-66 Kemerdekaan Republik Indonesia di Yayasan Sosial Prestasi Lanjut Usia Sumut, di Jalan Candi Mendut Medan, Sabtu (13/8). Acara

SEMANGA TSEMANGATT-Ida Nelly Sihombing, peserta lomba baca puisi khusus lansia di Yayasan Sosial Prestasi Lanjut Usia Sumut, Sabtu (13/8).

bergembira dalam menyambut dan mengisi Idul Fitri. "Saya secara pribadi berterimakasih dan mengapresiasi pengurus MKKI dan Sahabat Center Medan yang bahu membahu untuk membantu wong cilik," kata Hasyim yang juga anggota DPRD Medan ini. Apa yang dilakukan, imbuh Hasyim, semoga bisa dicontoh oleh orang lain yang berkecukupan, agar kebersamaan berbagi kasih dalam membantu wong cilik terus berlanjut dan juga sebagai wujud kepedulian sesama manusia serta sebagai satu kesatuan anak bangsa dalam kebhinekaan tunggal ika Pada kesempatan itu, Srilastri, salah seorang warga yang menerima paket lebaran, mengucapkan terima kasih kepada MKKI dan Sahabat Center Medan. Wanita paruh baya ini berharap kepedulian sosial yang ditunjukkan kedua organisasi ini tidak berhenti sampai di sini. "Mudah-mudahan amal dan karya nyata mereka diterima Tuhan Yang Maha Kuasa," ucapnya. (SIONG)

BERPOSEBERPOSE-Sejumlah pengurus MKKI dan Sahabat Center Medan berpose bersama-sama sebelum memberikan bantuan sebanyak 300 paket kepada warga kurang mampu, Minggu (14/8)

tra kerjanya. Dia mengingatkan kepada anggota BKPRMI agar dapat mempertanggungjawab setiap kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah dalam bentuk laporan pertanggungjawaban. "Pegang kepercayaan yang diberikan sehingga kedepan kerjasama BKPRMI dengan pemerintah dapat terjalin dengan lebih baik lagi," ujar Ali Mukhtar Ngabalin. Di kesempatan yang sama, Ketua DPD BKPRMI Kota Medan Safrizal Harahap SHI mengatakan kegiatan ini menunjukkan bahwa Pemko Medan tidak hanya membangun fisik tapi juga membangun jiwa spiritual menjadi beriman dan bertakwa kepada generasi muda Islam. Di tempat terpisah, Kabid Kepemudaan Dispora Medan, Suryadi SE didampingi Sekretaris Panitia H Muslih Zein SH mengatakan, dengan mengikuti kegiatan ini kita harapkan para pemuda dan remaja Islam Kota Medan akan lebih tangguh menghadapi tantangan kehidupan dimasa mendatang. (YON)

pengajar diharapkan selain memberikan pembekalan iman dan taqwa, juga hendaknya memotivasi para peserta agar mereka lebih tekun menyiapkan diri menyongsong hari depan yang lebih baik, sesuai motto Kota Medan, Hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih cerah dari hari ini. Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana Drs A'zam Nasution MAP dalam laporannya mengatakan, kegiatan dilaksanakan atas kerjasama DPD BKPRMI Kota Medan dengan Dispora Medan, dengan peserta sebanyak 80 remaja Islam se Kota Medan. Tujuan kegiatan adalah untuk mendidik dan melatih para remaja/pemuda di Kota Medan agar memiliki pengetahuan/keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME sebagai bekal dalam mengahdapi masa depan yang penuh tantangan. Ketua Umum DPP BKPRMI H Ali Mukhtar Ngabalin memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemko Medan, karena sudah menjadikan BKPRMI menjadi mi-

Ipid, Awie, Cun Siang, Riko, Kenny Lik dan Sekjen FABB Yuvy Limbong. Ketua MKKI Sumut Andy Wiranata didampingi Ketua MKKI Medan,Tan Poh An menambahkan, kegiatan itu terlaksana berkat partisipasi dan kerjasama dengan sejumlah donatur termasuk anggota dan pengurus Oxygen Star serta penyanyi kondang Sumut, Kenny Lik. "Tanpa dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, mustahil kegiatan amal ini bisa terwujud," ujar Andy. Sementara itu, Tan Poh An menambahkan, paket lebaran ini merupakan bantuan agar warga kurang mampu juga bisa ikut merayakan lebaran dengan sukacita. "Kita harap semua warga Muslim yang kurang beruntung, bisa tersenyum di hari yang fitri nantinya," imbuh Tan Poh An. Ketua Umum MKKI, Hasyim SE mengatakan, kepedulian MKKI dan Sahabat Center Medan dalam pembagian paket sembako menjelang Lebaran merupakan bentuk kepedulian agar warga kurang mampu bisa ikut

andalas/siong

Plt Gubsu Safari Ramadan di Kabupaten Nias Medan-andalas Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho diwakili Asisten IV Administrasi Umum dan Aset Setdaprovsu Drs H Asrin Naim bersama rombongan melakukan Safari Ramadan di Kabupaten Nias, Jumat (12/ 8). Safari Ramadhan dipusatkan di Masjid Al-Abrar Tetehosi Idanogawo, Kecamatan Idanogawo. Turut dalam safari itu Ustaz Dr Muhammad Sofian Lc, Qari Jakfar Hasibuan, Kepala Biro Binsos Provsu diwakili Kabag Agama Biro Binsos Drs H Muhammad Hatta Siregar, SH, MSi. "Saya berkunjung ke daerah ini dengan tujuan untuk

lebih mempererat hubungan silaturahmi dengan para alim ulama, tokoh masyarakat, kaum muslimin dan muslimat serta masyarakat Kabupaten Nias," ujar Asrin Naim. Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, SH, MH dalam sambutannya mengatakan, persaudaraan di daerah ini sudah terpelihara dengan baik. Untuk itu, ke depan tetap terpelihara dengan baik. "Pemerintah Kabupaten Nias mengucapkan terimakasih atas kerukunan yang tercipta di daerah ini," katanya. Ustad Muhammad Sofian dalam ceramahnya mengatakan, negara yang makmur adalah negara yang memper-

hatikan rumah ibadah di daerahnya. Acara tersebut dilanjutkan dengan pemberian bingkisan berupa kain sarung dan uang kepada 150 ulama dan 150 anak-anak yatim piatu yang ada di Kabupaten Nias. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Asisten IV Administrasi Umum dan Aset Setdaprovsu Drs H Asrin Naim. Turut hadir dalam acara tersebut Muspida Plus Kabupaten Nias, Ketua MUI Kabupaten Nias, Drs H Jafar Harefa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ulama Kabupaten Nias. (WAN)

Kakek dan Nenek Beradu Gaya Baca Puisi Perjuangan

ini juga dirangkai dengan acara buka puasa bersama. Tak cuma satu puisi yang dibawa para peserta. Selain puisi wajib "Krawang Bekasi", peserta harus membaca puisi pilihan. Panitia pun menyediakan juga puisi perjuangan yang dapat dipilih peserta yakni "Catatan Tahun 1945", "Diponegoro" dan "Pahlawan Tak Dikenal". Sesuai dengan penyelenggara acara yang dimotori para tokoh senior Sumut di antaranya Ketua Pepabri Sumut Brigjen TNI (Purn) H Muhammad Ali Imran Siregar MBA, Ketua Dewan Kesenian Medan yang juga Ketua Panitia Lomba, Hj Anita Chairunnisa Daryatmo, Ketua dan Sekretaris

Yayasan Sosial Prestasi Lanjut Usia Sumut H Sanggup Purba dan Hj Saniwati ini, maka 41 peserta lomba juga berasal dari kalangan lanjut usia. Meski tak muda lagi, namun gaya para peserta lomba baca puisi perjuangan khusus lansia ini tampil memukau mengobarkan semangat kemerdekaan Indonesia. Sembari menjalankan ibadah puasa, suara lantang para peserta lomba baca puisi ini tetap membahana. Di antara para peserta yang berasal dari kalangan pejuang kemerdekaan, warakauri, istri purnawirawan TNI/Polri ada yang datang dengan memakai pakaian tradisional. Ada

pula yang memakai baju ala pejuang kemerdekaan, perawat perang dan sebagainya. Lebih empat jam para peserta memainkan intonasi, gaya dan gerak dalam melakukan dramatikal puisipuisi perjuangan tersebut. Dari penilaian para peserta ini, dewan juri yakni Baharuddin Sahputra, Dra F Adla Hasibuan dan Ibnu Hajar SPd ini memlilih 10 peserta terbaik kelompok kakek dan nenek. Pemenang lomba kelompok kakek yakni juara pertama Drs Amrin Karim MHum, juara dua Sauridas, juara tiga SM Napitupulu, juara empat Nurdin Silalahi dan juara lima Pugun Bangun. Sedangkan kelompok neneki Nurida

Hutagalung, Hj Lely Farida, Hj Ratni Siti Rahma Hutabarat, Ny Ridwan dan Ny Amir Hamzah. Magdalena, salah seorang peserta lomba baca puisi mengaku senang dapat mengikuti lomba baca puisi antarlansia yang baru pertama kali digelar di Sumut. Ia berharap lomba ini dapat mempersatukan semua lansia di Sumut termasuk para warakauri di Sumut . Semangat membaca puisi juga dilontarkan Paino, purnawiran Polri yang ikut dalam lomba. "Walau tak menang, harus semangat," kata warga Mariendal-I tersebut. Ungkapan senada diutarakan Ketua Dewan Kesenian Medan yang juga

Ketua Panitia Lomba, Hj Anita Chairunnisa Daryatmo yang juga pengurus DPD Pepabri Sumut. "Kita berharap para lansia tak sekadar memikirkan hari tua karena para lansia masih dapat diberdayakan untuk pembangunan Indonesia," terangnya. Ia berharap generasi penerus bangsa dapat bersemangat dalam mengisi pembangunan. Demikian pula untuk menggali bakat para lansia dan generasi penerus bangsa. "Tetap semangat mencintai budaya dan kesenian bangsa. Kita berharap acara ini dapat membangkitkan semangat melestarikan budaya dan kesenian nasional," jelasnya. (HAM)

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

ONG KIM SUI

81

Jl. P andu No. 1 B Medan

13-08-11 20.15 WIB

16-08-11 11.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-B

CHOU SE WUI

34

Jl. S eki p Gg. P enghulu No. 6 D Medan

13-08-11

15-08-11 12.00 WIB

D i perabukan

VIP-C

LIM CHE LIANG / SANUDDIN

87

Jl. Gajah Mada No. 6A Medan

10-08-11 06.45 WIB

16-08-11 09.00 WIB

D i kebumi kan

3

TAN A LONG

83

Jl. Medan B i njai K m. 11.5 Medan

13-08-11 12.00 WIB

16-08-11 12.00 WIB

D i kebumi kan

4

TAN HUI SUN

67

Jl. A .R. Haki m Gg. B akung No. 44 A Medan

13-08-11 07.00 WIB

16-08-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

6

SO KOEI LAN

82

Jl. B . K atamso D alam No. 62 M Medan

12-08-11 18.35 WIB

16-08-11 11.00 WIB

D i kebumi kan

7

TEH KENG AI

66

Jl. Rahayu Gg. B i ntang No. 52 Medan

13-08-11 03.00 WIB

18-08-11 12.00 WIB

D i perabukan

8

TJIU YU LAN

88

Jl. Temenggung No. 10 Medan

13-08-11 08.15 WIB

16-08-11 11.00 WIB

D i perabukan

9

HO TJING TIE

78

Jl. S utomo Ujung No. 231 Medan

14-08-11 08.00 WIB

18-08-11 12.00 WIB

D i perabukan


SUMATERA UTARA

Senin 15 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

12

Pembangunan Kantor Satpol-PP Terancam Gagal Kisaran-andalas Pembangunan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab Asahan di lokasi tanah eks HGU PT BSP di Jalan A Yani Kisaran, terancam gagal. Pasalnya, tim dari Dinas PU Asahan saat melakukan pengukuran untuk lahan pembangunan kantor Satpol-PP dihalang-halangi sejumlah massa mengatasnamakan Badan Penelitian dan Perjuangan Tanah untuk Rakyat (BPPTR) Asahan, kemarin. Massa BPPTR coba menghalang-halangi petugas melakukan pengukuran dan pematokan, karena pihak PU tidak dapat menunjukkan surat kepemilikan diatas tanah eks PT BSP Kisaran. Jika mereka dapat menunjukkan surat yang sah atas kepemilikan lahan tersebut , BPPTR berkenan memberikan tanah tersebut yang saat ini menurut pengakuan beberapa orang dari masa BPPTR yakni Muklis Bela dan Andi Kurnia. Bahwa tanah

lahan eks HGU PT BSP sebelumnya 5 hektar dijadikan asst Pemkab Asahan, namun 50 hektar selama 17 tahun dijadikan tanah telantar. Menurut Syahrum ST, petugas dari Dinas PU Asahan yang memimpin pengukuran dan pematokan pembangunan Kantor Satpol-PP, dirinya merupakan petugas dari pemerintahan yang diperintah untuk melakukan pengukuran. Soal surat-menyurat bukti kepemilikan yang sah, Dia dan tim pengukuran tidak tahu menahu. Untuk lebih jelasnya terkait kepemilikan atas tanah dimaksud dia menyarankan massa BPPTR mempertanyakan hal itu ke Pemkab Asahan. Sementara aktivis BPPTR Andi Kurnia, minta petugas dari Dinas PU agar segera menghentikan pengukuran dan pematokan yang mereka lakukan saat ini, jika tidak dapat memperlihatkan surat tanah dimaksud. Alhasil, tim pengukuran dan

Enam Pejabat Eselon III Pemkab Karo Dilantik Kabanjahe-andalas Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti membenahi sejumlah jabatan struktural di lingkungan Pemkab Karo secara definitif. Sebelumnya bupati mengangkat sejumlah pejabat struktural sebagian besar hanya sebagai pelaksana harian atau pelaksana tugas. Dalam seminggu ini Bupati Karo, melakukan dua kali pelantikan sejumlah pejabat struktural. Senin lalu dilantik 3 pejabat struktural eselon II dan terahir, Jumat (12/8) dilakukan pelantikan 6 pejabat struktural eselon III. Pejabat eselon III yang dilantik, Roberto Kemit SE sebagai Sekretaris Inspektorat, Ngaku Ramos Perangin-angin SP sebagai Kepala Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu, Ramlan SSos. sebagai Camat Dolat Rakyat, Kuat Karo-Karo SPd MSi, sebagai Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan, Usman Bangun SH sebagai Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa dan Nurjunila Br Ginting SPd. MPd, sebagai Kabid Pendidikan TK dan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Karo. Pelantikan pejabat eselon

andalas

andalas/hamdan rangkuti

RICUH - Terjadi kericuhan saat pengukuran untuk pembangunan Kantor Satpol PP antara tim dari Dinas PU Asahan dan BPPTR di lahan eks HGU PT BSP.

Banyak Sekolah Kekurangan Kursi

III dilaksanakan Asisten III Drs Ramli Sembiring MSc, atas nama Bupati Karo bertempat di aula Kantor Bupati Karo Jalan Djamin Ginting, Kabanjahe. Hadir dalam acara tersebut Asisten I Pemerintahan Drs TM Tarigan, Kepala BKD Drs Kawar Sembiring MSi dan sejumlah pejabat struktural di Pemkab Karo. Bupati diwakili Ramli Sembiring mengatakan, jabatan dan kepercayaan yang diberikan harus disyukuri. Karena merupakan amanah dan anugerah dari sehingga harus dapat dipertanggungjawabkan dengan bekerja sesuai dengan tupoksinya masingmasing secara maksimal. Kepada Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu, Bupati harapkan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, proses perizinan tidak berbelit, sebagaimana yang sering dikeluhkan masyarakat dan pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan PAD Kabupaten Karo. “Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Karo dapat belajar banyak dari Kantor Pelayanan Perijinan Bandung, sebagai kantor yang memberikan pelayanan perijinan terbaik oleh KPK,” ujar Ramli. (RTA)

Diprioritaskan, Pembangunan Menyentuh Masyarakat Sunggal-andalas Badan Kenaziran Masjid Tanjung Gusta, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang atas perhatian yang diberikan kepada Desa Tanjung Gusta berupa pembangunan infrastruktur jalan. Sehingga transportasi di daerah ini berjalan lancar. Mereka juga minta pemerintah daerah terus memprogramkan dan memprioritaskan pembangunan yang menyentuh kehidupan masyarakat, untuk percepatan pembangunan di daerah ini. Hal ini diungkapkan ketua kenaziran Drs Noor Hatta APT MM, saat menerima kunjungan Tim I Safari Ramadan Deli Serdang yang pimpin Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars, di Masjid Husnul Hidayah Desa Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal, kemarin. Wakil Bupati H Zainuddin Mars didampingi Kaban Kesbang Drs Edy Azwar, Wadan Yon 121 Macan Kumbang Mayor Inf Muhammad Digdoyo Berbudi, Camat Sunggal Drs Sariguna Tanjung MSi, menyampaikan terima kasih dan bangga bertemu dengan jamaah salat tarawih dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.

pematokan dari Dinas PU Asahan yang dikawal puluhan petugas Polres Asahan tidak dapat berbuat banyak. Para petugas dari Dinas PU tersebut langsung menghentikan pengukuran saat massa BPPTR mempertanyakan keabsahan dari surat tanah yang hendak dibangun kantor satpolPP. Padahal diketahui pada saat pengukuran terjadi petugas Dinas PU didampingi satuan keamanan dari Polres Asahan. Sebelumnya massa BPPTR melakukan perjuangan atas tanah eks PT BSP seluas 50 hektar setelah 17 tahun oleh pemerintah setempat dibiarkan telantar. Hal itu mereka lakukan, mengacu pada pasal 9 ayat 2 UU No.5 Tahun 1960 yang menegaskan, “Tiap-tiap warga negara Indonesia, mempunyai kesempatan yang sama untuk memperoleh sesuatu hak atas tanah serta untuk mendapatkan manfaat dari hasilnya, baik bagi diri sendiri maupun keluarga.” (FAS)

Kebersamaan merupakan modal kekuatan bagi percepatan pembangunan di Deli Serdang, yang telah terbina lewat tiga pilar kekuatan yaitu pemerintah, dukungan swasta dan peran serta masyarakat, kebersamaan ini tentu merupakan perwujudan tuntunan dan ajaran agama. Hal ini telah dibuktikan dengan gerakan pembangunan melalui konsep ‘CERDAS” yaitu Percepatan Rehabilitasi dan Apresiasi terhadap sekolah tepatnya pada tahun 2007 telah mampu menjadikan gedung Sekolah Dasar menjadi layak pakai, demikian juga pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sudah semakin baik. Kemudian gerakan bedah 10.000 rumah tidak layak huni bagi masyarakat kurang mampu telah mendapat sambutan dari seluruh elemen masyarakat,dan hingga kini telah selesai dibangun 1000 unit. Deli Serdang ke depan menjadi kabupaten yang maju dan berkembang dapat dilihat dari rencana pembangunan kedepan seperti kawasan strategis pembangunan nasional, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri Terpadu. (TH)

Realisasi Anggaran Pendidikan Dairi Tidak Tepat Sasaran Sidikalang-andalas Alokasi anggaran pendidikan di Kabupaten Dairi, dinilai tidak tepat sasaran. Pasalnya, di daerah ini masih banyak sekolah yang kekurangan kursi belajar dan harus duduk berdesak-desakan serta rebutan meja saat memasuki kelas. "Saya suah sering menyampaikan kepada pihak Dinas Pendidikan agar kebutuhan mobiler segera dilengkapi. Namun hingga kini belum juga ada tanggapan pihak berkompeten," kata Kepala SD Negeri Sungai Raya, Mian Simamora kepada andalas, Minggu (14/8). Ia menekankan, dalam proses belajar-mengajar, peserta didik sangat membutuhkan suasana nyaman. "Karenanya, sekolah kami sangat membutuhkan kucuran dana untuk mere-

hab ruangan kelas serta melakukan sejumlah perbaikan agar kondisi sekolah ini tidak terlihat kumuh," katanya. Sementara, pada rapat yang digelar di DPRD Dairi, dihadiri para Kepala UPT, Kepala sekolah, Dewan Pendidikan dan pemerhati pendidikan baru baru ini, pimpinan rapat Resoalon Lumban Gaol menjelaskan, anggaran pendidikan tiga tahun terakhir ini sudah dialokasikan hingga mencapai 20 % dari APBD, ditambah kucuran dana dari propinsi dan pusat (APBN). Sedangkan, pemerhati pendidikan dari Sada Ahmo, Ronald Silalahi mengatakan, diskriminasi pendidikan selalu ditemui jika membahas seputar upaya meningkatkan pembangunan dan kualitas pendidikan di Dairi. Karena itu, dalam pembahasan Ranperda Dairi ke depan, harus ditetapkan pendidikan alternatif yang mencerdaskan anak bangsa. Penindakan terhadap praktik pungli harus terus dilakukan di institusi pendi-

dikan serta sharing pendapat dari banyak pihak perlu difasilitasi pemerintah dan DPRD mengingat pendidikan menjadi pilar utama kemajuan bangsa. Pada kesempatan itu juga beberapa Kepala UPT menyampaikan keluhan, seputar masih banyaknya sekolah di Dairi mengalami kekurangan mobiler, tenaga pengajar serta berbagai fasilitas penunjang aktivitas pendidikan lainnya. "Kami minta perhatian Pemkab agar menyediakan tenaga ahli yang memahami komputer sehingga saat komputer rusak di sekolah, segera dapat diperbaiki," kata Kepala UPT Tigalingga, W Simbolon. Kepala UPT Sitinjo K Tumangger mengatakan, demi meningkatkan mutu pendidikan dan kecerdasan siswa, kepala sekolah yang akan pensiun, sebaiknya segera dikembalikan menjadi guru kelas. Dan, masa tugas seorang kepala sekolah sebaiknya maksimal 4 tahun. Baru kemudian dievaluasi kembali. Jika

Tim Safari Ramadan Pemkab DS Bantu Pembangunan Masjid TIM Safari Ramadan Pemkab Deli Serdang, bergerak serentak mengunjungi Masjid di 22 kecamatan wilayah itu. Bupati Drs H Amri Tambunan melalui Wabup H Zainuddin Mars dan rombongan yang tergabung dalam Tim I mengunjungi Masjid Al-Ikhlas, Desa Tanjung Morawa A Kecamatan Tanjung Morawa, kemarin malam.

P

ada kesempatan itu, Wabup H Zainuddin Mars menyerahkan bingkisan dan uang tunai kepada pengurus Nazir Masjid beserta Remaja Masjid Al-Ikhlas untuk mendukung lancarnya kegiatan ibadah Ramadan di daerah itu. Zainuddin Mars mengatakan, percepatan pembangunan daerah harus dilakukan dengan kekuatan kebersamaan melalui Gerakan Deli Serdang Membangun (GDSM) yang sukses dilakuakan dimulai dari di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pertanian. Begitu juga bedah rumah merupakan gerakan kebersamaan yang menjadi kekuatan utuh. Program ini adalah gerakan moral dan merupakan salah satu bahagian dari upaya perbaikan taraf hidup warga yang langsung dapat dinikmati dan dirasakan hasilnya. "Kita berharap program ini berjalan dengan baik, sehingga berdampak positif bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah ini," kata wabup.

BANTUAN - Wakil Bupati Deli Sedang H Zainuddin Mars, menyerahkan bantuan kepada pengurus Nazir Masjid Al-Ikhlas Tanjung Morawa. Budaya kebersamaan inilah yang perlu diangkat kembali dan dilestarikan dalam diri untuk membangun Deli Serdang secara bersama sama, pemerintah, pengusaha dan masyarakat. "Dengan pengakuan kita adalah bersaudara apapun kesulitan akan mudah dihadapi, ini adalah bagian dari jati diri dan budaya bangsa," ujarnya. Pada hari yang sama, Tim II dipimpin Sekdakab Drs H Azwar S MSi mengunjungi Kecamatan Galang, Tim III dipimpin Sekwan DPRD Deli Serdang Drs HM Iqbal Nasution mengunjungi Kecamatan Percut Sei Tuan. Tim IV dipimpin Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Parlaungan SH MSi, Safari Ramadan di Kecamatan Pagar Merbau, Tim V dipimpin Staf Ahli

Bidang Ekonomi dan Keuangan Drs H Rahmad Nasution MAP Safari Ramadan di Kecamatan Hamparan Perak. Selanjutnya Tim VI dipimpin Ketua Bappeda Ir H Irman Dj Oemar MSi di Lubuk Pakam, Tim VII dipimpin Kadis Kesehatan dr H Masdulhaq Siregar SpOG (K) MHA Safari Ramadan di.Bangun Purba, Tim VIII dipimpin Kadis Perikanan dan Kelautan Ir Zulkifli Nasution di Kecamatan STM Hulu. Kemudian Tim IX dipimpin Kadis Cipta Karya Ir H Abdul Haris Pane MM, Safari Ramadan ke Kecamatan Gunung Meriah, Tim X dipimpin H Abdul Malik Dalimunthe SH,MM di Kecamatan Sibolangit, serta Tim XI dipimpin Pl Kadis PKD Drs H Hasbi Budiman MSi di Kecamatan Namorambe. (TH)

dinilai berprestasi, jabatannya bisa diperpanjang lagi. Tumangger juga meminta agar pemerintah memberikan anggaran yang berbeda kepada setiap UPT, sebab lokasi dan hal–hal yang harus ditangani setiap UPT berbeda-beda. Sementara, anggota DPRD yang hadir pada pembahasan Ranperda Pendidikan itu menyimpulkan, anggaran pendidikan sudah 20 % dari total APBD. Namun, praktiknya di lapangan realisasi anggaran di Kabupaten Dairi, masih sangat banyak yang belum tepat sasaran. Untuk itu, Pemkab Dairi diminta agar benar-benar serius dalam memajukan pendidikan di daerah itu demi mengejar ketertinggalan dari daerah lain di SumateraUtara. Kepada pihak aparat penegak hukum, diharapkan segera melakukan pengusutan secara berkesinambungan, terhadap kemungkinan adanya dugaan penyelewangan, yang berdampak pada tidak tepatnya sasaran realisasi anggaran pendidikan di Kabupaten Dairi. (SS)

Perusahaan Perusak Utama DAS Kabanjahe-andalas Pada konsultasi masyarakat dan Fokus Group Discusssion (FGD) dilaksanakan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Wampu Sei Ular di PPWG Zentrum GBKP Kabanjahe, dihadiri stakeholder dari Pemkab Karo dan Simalungun dengan materi “Penjaringan Permasalahan Dalam Rangka Penyusunan Rencana Terpadu DAS Wampu,” kemarin, DPD LIRA satusatunya peserta yang tidak mengeluh soal DAS. "Kami telah memberikan bantuan tanaman kakao kepada beberapa petani Karo yang menggunakan lahan di sekitar DAS dengan biaya sendiri, karena tanaman coklat 3 tahun sudah menghasilkan. Bagi petani hal ini sangat penting dalam peningkatan ekonomi sekaligus berfungsi sebagai tanaman penyangga di lahan kemiringan sekitar DAS," kata Sekda LIRA, Julianus Sembiring. Dikatakannya, tidak perlu terlalu mengharapkan anggaran dari pemerintah dalam pengelolaan DAS terpadu. Perusahaan-perusahaan di Karo seperti PT MIL di Merek, PT WEB di Kuta Buluh, PT Tirta Sibayakindo di desa Doulu dan perusahaan lainnya yang memanfaatkan jasa lingkungan, harus dimintai pertanggungjawaban dalam pengelolaan DAS Wampu. Seluruh perusahaan yang ada harus membayar mahal terhadap kerusakan daerah aliran sungai yang mereka lakukan. Kontribusi PAD seluruh perusahaaan itu harus ditingkatkan, serta dapat memberikan kontribusi langsung melalui CSR (community social responsilibility) sesuai dengan UU No 40 tahun 2007. Salah satu contoh pembangunan pipa distribusi air minum dari lokasi DAS ke pemukiman penduduk yang berfungsi sebagai serapan air (infiltrasi) dari daerah hulu ke hilir. "Solusi tercepat untuk alat resapan air (man made capital), sehingga ketika musim hujan seperti saat sekarang, dari hilir tidak harus banjir akibat kiriman air dari daerah hulu, karena air tersebut sudah dipergunakan untuk kebutuhan air minum masyarakat," kata Sembiring. (LAMS)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa Sejahtera TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Lugas & Cerdas Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari, Reza Gunawan LHOKSEUMAWE: Sopyan BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


SUMATERA UTARA

Senin 15 Agustus 2011

Klaim Lahan HGU PTPN II Makin ‘Menggila’ Lubuk Pakam-andalas Klaim lahan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II (persero) dinilai kian menggila dan tidak terkendali. Pasalnya, lahan yang dinyatakan eks HGU, kini hampir seluruhnya masih diperpanjang. Bahkan areal yang tidak pernah menjadi lahan perkebunan masuk dalam HGU.

andalas/robert tarigan

HANCURKAN JALAN - Drainase yang tumpat menghancurkan jalan nasional Kabanjahe-Dairi, tepatnya di Simpang Moga Jaya, Kabanjahe. Terlihat air limbah tumpah ke badan jalan.

Drainase Bermasalah Rontokkan Jalan Nasional di Karo Kabanjahe-andalas Drainase bermasalah merupakan penyebab datangnya berbagai bencana, seperti banjir dan kerusakan badan jalan, yang bisa memicu terjadinya longsor. Parahnya, jalan nasional di wilayah Tanah Karo, karena secara umum tidak memiliki drainase layak, sehingga aspal hotmix badan jalan cepat terkelupas dan rusak. Apalagi bila kualitas material aspalnya sangat diragukan, otomatis mempercepat kerusakan. Anehnya, kondisi ini sudah berlangsung lama, namun sepertinya luput dari perhatian institusi terkait. Perlu dipahami bahwa masalah banjir bukan masalah parsial, tetapi masalah terintegrasi. Begitu juga penanganannya harus dilakukan secara terintegrasi. Masalah banjir

merupakan tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja (dalam hal ini dinas teknis terkait). Problem banjir erat sekali kaitannya dengan sistem drainase yang diterapkan, seharusnya seluruh komponen masyarakat harus terlibat," ujar anggota DPRD Karo, Sentosa Sinulingga, menjawab andalas, Minggu (14/8) di Kabanjahe. Dikatakannya, konsep drainase agar dapat berhasil baik harus dipandang secara kawasan/wilayah. Persoalan drainase terutama dalam hal penanganan banjir maupun korelasinya dengan pencegahan kerusakan badan jalan, tidak dapat dilihat secara lokal saja. Antara satu dengan yang lainnya saling berkaitan dan saling memberikan dampak. Nah, namun sering kali pemerintah abai

Ratusan Anak Yatim Terima Santunan Lebaran

SANTUNAN - Ratusan anak yatim piatu dan kaum duafa secara tertib menerima santunan jelang lebaran dari anggota DPRD Deli Serdang, Rakhmatsyah SH, istri dan anaknya. Percut Sei Tuan- andalas Anggota DPRD Deli Serdang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rakhmadsyah SH kembali memberikan santunan kepada sekitar 200 an anak yatim piatu dan kaum dhuafa dari kediamannya di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (14/8). Pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa memang sudah dilakukan secara rutin setiap bulan Ramadan sejak 8 tahun silam. "Ini untuk membantu saudarasaudara kita yang kurang mampu dalam menghadapi lebaran tahun ini, sekaligus membersihkan setiap rezeki yang diberikan Allah pada saya dan keluarga,” ujar Rakhmat, yang juga Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Deli Serdang. Rakhmatsyah mengatakan, apa yang diberikan keluarganya hendaknya jangan dilihat dari seberapa besar jumlahnya, tetapi keikhlasan keluarga besar almarhum Haji Hasballah kepada masyarakat kurang mampu, khususnya dalam menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1432 H ini. "Yang jelas, kami berharap

13

Termasuk Perumahan Tamora Indah

Langkat Nominasi Terbaik Lomba GP3A Nasional Stabat- andalas Kelompok Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Tri Tani Jaya, Kecamatan Tanjung Pura belum lama ini mewakili Sumatera Utara dalam ajang perlombaan tingkat Nasional tahun 2011 di Yogyakarta. Untuk itu, direncanakan tim juri pusat dalam waktu dekat akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan. “Untuk itu, lakukan berbagai persiapan yang perlu tanpa melakukan rekayasa di lapangan,” kata Sekdakab Langkat, Drs H Surya Djahisa MSi saat memimpin rapat persiapan Verifikasi Tim Juri Pusat Lomba GP3A Tingkat Nasional tahun 2011 di ruang rapat sekda, baru-baru ini. Setelah belum lama ini Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu menerima penghargaan di bidang pertanian yang diberikan langsung Menteri Pertanian di Tenggarong Kaltim pada acara Penas, kini di bidang pengelolaan penggunaan air oleh para petani dalam hal ini irigasi persawahan, Langkat kembali menjadi satu-satunya Kabupaten di Propinsi Sumatera Utara yang masuk dalam nominasi terbaik tingkat nasional. Untuk itu, Surya berharap seluruh SKPD terkait agar berkoordinasi penuh untuk mendukung kelompok GP3A Tri Tani Jaya agar Tim Juri pusat tidak merasa kecewa atas hasil kunjungan survei lapangannya, mengingat hal ini dapat membawa nama baik Langkat di tingkat Nasional sebagai bukti Bumi Langkat berseri sarat prestasi yang nyata bukan direkayasa. Berkaitan dengan hal tersebut, Kadis Pertanian H Basrah Daulay SP menjelaskan, sebelumnya untuk sistem irigasi telah dikembangkan di wilayah Langkat Hulu, Namun sejak program nasional Agro Marine Politan telah dilakukan hal tersebut di wilayah pesisir dan dikembangkan di Kecamatan Tanjung Pura yang mengairi areal seluas 427 Ha lahan persawahan. Jika dibandingkan dengan beberapa daerah lain di Indonesia kelompok GP3A Tri Tani Jaya yang berada di Kecamatan Tanjung Pura mampu meningkatkan produksi beras dengan biaya irigasi yang jauh lebih murah. Hal ini menjadi salah satu perhatian tim juri pusat untuk melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Untuk itu, nantinya tim juri pusat akan melakukan beberapa penilaian terhadap aspek teknis, ekonomis dan kelembagaan lewat dialog langsung kepada para petani dan survei di lapangan yang direncanakan selama satu hari penuh pada tanggal 16 Agustus nanti. (BD)

harian andalas | Hal.

lewat momentum seperti ini, kami dapat memberikan sumbangsih dan kepedulian kami kepada masyarakat. Mudahmudahan langkah seperti ini dapat diikuti para warga mampu lainnya, untuk membantu masyarakat susah,” ujar Rahmat, dalam cara yang juga dihadiri ulama, seperti ustaz M Yusuf, M Safi’Ii Baharuddin, Imam, dan lainnya, serta para tokoh masyarakat, bilal mayit, kepala dusun se-desa Percut. Sementara itu, Al Ustaz H Abdul Majid dalam taushyahnya menyampaikan betapa pentingnya arti menafkahkan sebagian rezeki sebagai umat Islam yang memiliki kemampuan. Sebab, rezeki yang diperoleh itu akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT apabila sebagiannya diberikan kepada fakir miskin dan anak yatim. Hidup ini perlu juga dibekali dengan amalan-amalan yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. "Makanya, setiap kali menyalurkan rezeki yang kita miliki kepada yang mustahak atau berhak menerimanya, Allah akan menambah dan memberkahi rezeki yang di peroleh itu,” ujarnya. (FT)

melihat kondisi yang seharusnya mendapat penanganan lebih, ujarnya. Drainase yang tidak memadai bisa disaksikan sepanjang lintasan Medan-Berastagi. Demikian juga dari jalur Kabanjahe-Dairi atau Kabanjahe-Tigabinanga. Dengan kondisi ironis tersebut membuat sebagian badan jalan cepat terkelupas dan berlobang lobang. Hal itu sudah pasti mempercepat kerusakan badan jalan. Demikian juga sepanjang jembatan lodah yang baru satu tahun siap direhabilitasi, air limbah yang tumpah ruah dari Kabanjahe menggenangi seisi jembatan tersebut. “Sangat disesalkan, bangunan jembatan lodah yang menelan dana miliaran rupiah dari APBN tidak memiliki drainase atau saluran buangan air menuju sungai

lau biang,” sindir politisi Partai Gerindra itu. “Aneh pemerintah kita ini, bangunan jembatan lodah yang menelan dana milyaran rupiah tidak memiliki buangan air yang memadai. Asal hujan jembatan ini dipenuhi air limbah. Sanggup membangun dengan dana miliaran rupiah, tapi tidak sanggup membuat saluran airnya yang ditaksir tidak lebih dari puluhan juta. Kalau begini sama saja membangun untuk dihancurkan. "Kalau sudah rusak, tahun depan dianggarkan lagi perbaikannya atau dana pemeliharaanya, begitu seterusnya," celetuk B. Purba (51) warga Kabanjahe, kepada andalas, Minggu saat ditemui di sekitar jembatan lodah, Kabanjahe. (RTA)

Pemekaran Desa Habeahan Naburahan Diresmikan Bupati Samosir-andalas Bupati Samosir Ir Mangindar Simbolon, meresmikan pemekaran desa otonomi baru yaitu Desa Habeahan Naburahan di lingkungan Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir, kemarin. Pada peresmian desa otonomi baru ini, seluruh masayarakat Desa Habeahan Naburahan khususnya di Dusun Habeahan, menyambut antusias kedatangan Bupati Samosir dan rombongan beserta undangan dari para perantau baik dari Jakarta, Medan dan kota lainnya dengan tarian-tarian dan nyanyian selamat datang. Peresmian desa otonomi baru ini diawali dengan kebaktian singkat dibimbing Pdt TM Hutapea. Kemudian penandatangan prasasti oleh Bupati Samosir Mangindar Simbolon, diikuti pembukaan papan plank kantor Desa Habeahan Naburahan, kemudian bupati melantik secara resmi Pjs Kepala Desa Habeahan Naburahan. Bupati Mangindar Simbolon meminta kepada seluruh masyarakat Desa Habeahan Naburahan dapat menjaga kebersamaan dan lebih mengutamakan

musyawarah untuk mufakat dalam mengambil setiap keputusan sesuai dengan motto Kabupaten Samosir Satahi Saoloan. “Dasar dari pemekaran satu desa adalah untuk lebih menyejahterakan rakyatnya dan untuk itu seluruh masyarakat, para perantau dan pemerintah desa harus bersatupadu membangun desa," katanya. Sementara itu, Pemrakarsa Pemekaran Desa Ir Tunggul Habeahan yang juga mantan Anggota DPRD Samosir periode 2004-2009 ini, meminta seluruh masyarakat Desa Habeahan Naburahan untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas terbentuknya Desa Habeahan Naburahab sebagai daerah otonomi baru di wilayah Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir. “Hendaknya terbentuknya desa ini menjadi wadah pemersatu dan bukan menjadi sumber konflik dan perpecahan sehingga pembangunan desa d idesa otonom baru ini sungguh-sungguh nyata dirasakan masyarakat dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah kabupaten Samosir,” tambah Tunggul Habeahan. (FS)

“Hampir seluruhnya, lahan sekitar 5.873 hektar yang HGU-nya berakhir pada 2000 lalu dan dinyatakan tidak diperpanjang lagi serta lahan Bandara Kuala Namu seluas 1365 hektare di Kecamatan Beringin Deli Serdang, ternyata kembali terdaftar sebagai areal perkebunan PTPN II sesuai SK No 42 /HGU BPN 2002, ”jelas Ketua Komis A DPRD Deli Serdang Benhur Silitonga MM kepada wartawan, di Lubuk Pakam,Minggu (14/8) menyikapi hasil pertemuan kunjungan kerja komisi A dengan Direktur Utama PTPN II kemarin. Data diperoleh komisi A dari pihak PTPN II, lokasi perumahan Tamora Indah Tanjung Morawa juga terdaftar dalam HGU yang baru. Padahal lokasi ini tidak pernah sejarahnya menjadi areal perkebunan. " Tentu hal ini sangat meresahkan masyarakat dan pemerintah daerah," ungkap Benhur. Jika mengacu pada per-

undang-undangan, tentu semua lahan yang ada HGU-nya harus dibersihkan, untuk kepentingan perkebunan dan segala bangunan harus diokuvasi di antaranya Bandara Kuala Namu, perumahan Tamora Indah pun harus hengkang dari lokasi itu. Mengamati, kian 'menggilanya, SK HGU pelat merah ini, diduga terdapat mafia pertanahan maupun mafia HGU untuk memperkaya diri. Untuk itu, komisi A DPRD Deli Serdang akan mengusulkan pembentukan Tim dan Panitia Khusus (pansus) pertanahan eks HGU. ”Jangankan pendistribusian lahan eks HGU kepada masyarakat, lahan yang tidak pernah menjadi perkebunan pun yang di dalamnya bangunan perumahan, sekarang sudah menjadi HGU. Ini harus diusut tuntas agar tidak memicu keresahan di tengah masyarakat," tegasnya. Sebelumnya ,Kepala Project Implementation Unit (PIU) Satker AP II Joko Waskito menyatakan, lahan Bandara Kuala Namu telah memiliki sertifikat. Lahan sekitar 1365 Hektar itu merupakan sebagian lahan eks HGU PTPN 2, sebagian lagi lahan milik warga yang dilepaskan, Puskopad serta PT Serdang Hilir yang sudah bersertifikat. Pihaknya tidak mengetahui jika PTPN II masih mendaftarkan lahan Bandara ke dalam HGU No 42. Kalaupun terjadi demikian, kemungkinan BPN Pusat lupa bahwa areal tersebut sudah bersertifikat. (TH)

Idaham, Setahun Memimpin Binjai RSUD Dr. Djoelham. Hal itu Binjai-andalas Satu tahun sudah kepe- tentu sesuai dengan visi dan mimpinan HM Idaham SH MSi misinya, selain ingin membasebagai Wali Kota Binjai. ngun Kota Binjai menjadi kota yang maju, Idaham Berbagai perubajuga bertekad untuk han sudah terjadi menjadikan Kota dan dirasakan oleh Binjai menjadi kota masyarakat, di anyang indah, damai, taranya adalah meaman dan nyaman. ningkatkan pelayaSebelum menjanan kesehatan, baik bat wali kota, suami di Rumah Sakit Hj Lisa Andriyani Umum Daerah Lubis kelahiran (RSUD) Dr DjoelLangsa, 8 Juni ham maupun di Puskesmas-PusHM Idaham 1965, tercatat pernah menjabat sekesmas yang terbagai: dapat di Kota Binjai. Sebagai buktinya, lihat saja - Staf Bagian Hukum RSUD Dr Djoelham yang daPemkab Langkat hulunya carut-marut kini telah - Kasubag Bantuan Hukum Langkat tampak indah dan nyaman. Hal itu tentu tidak terlepas - Camat Besitang dari perhatian wali kota ‘pilihan - Kabag Hukum Pemkab Lang kat\Kepala BKD Langkat rakyat’ tersebut. Kepeduliannya terhadap - Kadis Pertamanan Kota Medan pelayanan kesehatan telah - Wakil Ketua AMPI Kota Binjai (1994-1997 dan 2000-2005) banyak membantu warga. Ka- Wakil Ketua PD Al Washliyah rena itu, tidak ada lagi kekeLangkat (2003- 2010) cewaan dan tanda tanya di hati - Sekretaris Yayasan Ponpes Ulu masyarakat Sesuai dengan mul Qur’an Stabat (2004-2010) janjinya, pelayanan kesehatan - Sekretaris KORPRI Langkat akan ditingkatkan sehingga (2007-2009) tidak ada lagi warga yang - Sekretarais MKGR Langkat kesulitan untuk berobat. (2008- 2012) Bahkan, untuk mengawasi - Ketua PD PPM Sumut (2008langsung pelayanan kese2012) hatan kepada masyarakat, - Wakil Ketua ICMI Sumut (2009) Idaham sempat ‘berkantor’ di (BD)

Paripurna DPRD Pakpak Bharat Lancar FRAKSI Asa Nduma dan Fraksi Sikadang Jandi DPRD Pakpak Bharat, menyampaikan pemandangan umum terhadap Nota Pengantar Bupati tentang Laporan Pertanggung Jawaban APBD Tahun Anggaran 2010, yaitu Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPj) Bupati Pakpak Bharat.

R

encana peraturan daerah, tentang perubahan kedua atas peraturan daerah No 6 Tahun 2008, tentang struktur organisasi dan tata kerja lembaga teknis, rancangan peraturan daerah tentang tempat pemakaman umum, rancangan peraturan daerah pendirian Perusahaan Daerah Pakpak Bharat Agro Lestari (PD PAL) dan juga ranperda tentang

penyertaan modal pada perusahan daerah. Sidang paripurna DPRD Pakpak Bharat, resmi dibuka Ketua DPRD Pakpak Bharat Agustinus Manik. Paripurna dihadiri segenap anggota DPRD, Kapolres, Dandim 0206 Dairi, Kepala Kejaksaan Negeri Sidikalang, Ketua Pengadilan Negeri Sidikalang, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala

Badan Pertanahan Nasional, Kepala Biro Pusat Stastik, Sekretaris Daerah, Sekretaris Dewan dan lainnya. Sidang Paripurna DPRD Pakpak Bharat dalam penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Pengantar Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu MBA, berjalan dengan lancar dan aman. (WES)


Senin

ACEH MEMBANGUN

15 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

14

Puspa Theatre Disulap Jadi Mall Lhokseumawe-andalas Salah satu tempat hiburan masyarakat Kota Lhokseumawe yaitu Puspa Theatre, kondisinya sudah tak layak dipergunakan lagi. “Namun, ke depan akan disulap jadi mall atau supermarket sebagai pusat perbelanjaan masyarakat di Kota Lhokseumawe,” ungkap salah seorang pengusaha keturunan Tionghoa, Dedy kepada andalas, kemarin di Lhokseumawe. Menurut Dedy, bekas hiburan masyarakat itu telah dibeli oleh salah seorang pengusaha di Lhokseumawe untuk dibangun Mall atau supermarket pada tahun 2005 lalu. Namun, belum dibangun karena berbagai alasan, tetapi pada tahun 2012 ini akan beralih

fungsi dari bekas tempat hiburan rakyat menjadi sebuah mall. Apalagi lokasinya sangat cocok di pusat kota. “Pengembangan usaha bisnis mall atau supermarket di Kota Lhokseumawe akhir-akhir ini sangat berkembang pesat dan wajar penambahan pusat perbelanjaan selain Harun Square dan berbagai Supermarket mini lainnya. Sehingga, kota Lhokseumawe ke depan lebih bergairah kembali seperti daerahdaerah besar di Sumatera Utara,” ujarnya. Bahkan, pengusaha yang akan membangun mall itu sebelumnya telah berupaya mencari lokasi yang cocok untuk berbisnis dan terus memantau lokasi baik di daerah Cunda, Buket Rata maupun Panggoi. (BT)

Kemandirian bagi Siswa Sangat Perlu Aceh Utara-andalas Pendidikan perlu menanamkan jiwa berdikari kepada anak didik, sehingga dapat mendorong mereka untuk hidup mandiri. Bahkan melalui pendidikan dan pengajaran yang menanamkan jiwa berdikari diharapkan anak didik dapat berguna bagi diri pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara,” ungkap Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumbok, Kecamatan Nibong Aceh Utara Drs Muhammad Nur kepada andalas, kemarin. Menurutnya, membebaskan setiap manusia itu maksudnya adalah hidup menurut kodrat-iradatnya sendiri. Tetapi mewajibkan mengejar tertib damainya masyarakat umum. Sehingga memunculkan jiwa berdikari khususnya kepada anak didik merupakan salah satu peninggalan dari tokoh pendidikan kita yang

dulu. Selain itu, juga menumbuhkan ketajaman pikiran, kejernihan perasaan, tetap dan kuatnya kemauan dan tenaga, dan kematangan budi pekerti dan itu perlu terus dilestarikan pada anak didik. "Para guru diwajibkan mengingat dan mementingkan kodrat-iradatnya anak-anak didik, dengan tidak melupakan segala keadaan yang mengelilinginya, sehingga kecerdasan lahir dikemudian hari,” katanya. Disebutkan, cara mendidik dengan perintah, paksaan dengan hukuman perlu diganti dengan memberi tuntunan dan menyokong anak dalam bertumbuh dan berkembang dengan kodrat-iradatnya sendiri, melenyapkan segala yang merintangi pertumbuhan dan perkembangan, dan mendekatkan anak-anak kepada alam dan masyarakatnya. (BT)

Kembang Api Mulai Muncul di Bireuen Bireuen-andalas Pedagang musiman yang menjual mainan anak-anak dan kembang api, mulai muncul di lokasi jalan protokol Andalas Bireuen. Bagi para peminat terhadap barang tersebut bila melewati jalan protokol tersebut langsung membelinya dengan harga bervariasi. Munculnya pedagang mainan anak-anak dan kembang

api bagi sebahagian orang tua sangat merepotkan bila ke Kota Bireuen, sudah pasti anak mareka melirik hal ini dan terpaksa harus merongoh uang disakunya. “Merepotkan memang dengan hadirnya pedagang, namun demikian setahun sekali hal ini harus kita penuhi kepada anak anak termasuk ABG,” ujar Susanto, warga Bireuen. (HUS)

Pengrajin Kue Lebaran di Bireuen Cerah Bireuen-andalas Pengrajin kue di berbagai desa (Gampong) di Kecamatan Kecamatan dalam kawasan Kabupaten Bireuen, cukup banyak permintaan dari kalangan masyarakat, untuk persiapan kue lebaran. Demikian diungkapkan Salahuddin (43) pengrajin kue di Bireuen, yang dihubungi andalas, Minggu (15/8). Pengrajin kue kering ini menyebutkan, menjelang Hari Raya Idul Fitri l432 Hijriah, bagi umat Islam, telah lama memesan berbagai jenis kue kering untuk disajikan kepada tamunya pada saat lebaran tiba nanti. Kue kering ini semuanya telah ada orang yang pesan. Salahuddin yang sangat sederhana bersama istrinya Juwariah, bahkan selama banyak pesanan kue ini, pihaknya telah memperkerjakan tujuh orang tenaga kerja yang direkrut di sekitar Kota Bireuen. Hal ini untuk membantu mengerjakan berbagai jenis adonan kue mulai dari tepung terigu sampai kocok telor. Semuanya dilakukan dengan mempergunakan tangan (tradisional) karena belum mampu untuk membeli mesin adonan secara canggih. Pembuatan kue kering yang dilakukan setiap hari dipasarkan ke pedagang kue kering di Kota Bireuen, maupun di luar kota juang. Karena, kue-kue yang dibuat masih terbatas, sebab selain terbentur modal juga tempat usahanya masih sekitar komplek rumahnya yang sederhana. Untuk menambah usaha tidak mungkin dilaku-

kan. “Harus kita cari tempat tersendiri sedangkan sekarang ini, hanya dikerjakan secara kecil-kecilan,” katanya. Tetapi, masyarakat jelang lebaran yang diperkirakan jatuh pada Rabu 31 Agustus 2011 nanti terus memanfaatkan untuk membeli kue ini, sebagai persiapan untuk menyambut tamunya pada hari bahagia tersebut. Berbagai jenis kue mulai kekarah, kreing, sempit, dodol dan lainnya, semua pesanan dari masyarakat khususnya kalangan ibu rumah tangga, yang tidak mau repot untuk buat kue di rumah lebih baik membelinya, tambah Salahuddin. Kue kering ini dijual perkilogram sesuai jenis kue. Banyak ibu rumah tangga apalagi sibuk dengan pekerjaan dan karir, untuk persiapan kue mereka memesan kepadanya, yang telah lama menekuninya. Pengrajin kue ini pada hari biasa hanya bisa menghabiskan 35 Kg berbagai jenis kue, tapi kini hampir l00 Kg kue setiap hari, ludes di beli masyarakat yang datang ke rumahnya. Menurutnya, dari dulu pekerja berasal dari kalangan keluarganya sendiri, terpaksa harus memperkerjakan tujuh orang lain untuk membantu. Apalagi kini permintaan terus meningkat karena lebaran sudah diambang pintu. Untuk mengejar order tersebut pihaknya telah mempersiapkan berbagai kemungkinan, semisal dapur bakar kue dan alat lainnya, berupa kayu bakar dari hasil olahpapan, yang dibeli sekitar Rp 350,000 sampai Rp 450,000/ truk. (HUS)

TAK LLAAYAK - Bekas gedung Puspa Teatre yang sudah tidak layak sebagai tempat hiburan, akan dibangun sebuah mall atau supermarket. andalas/bukhri talus

Penjarahan Marak di Areal Bekas Exxon Mobil Lhokseumawe-andalas Sejumlah aset bekas Exxon Mobil Indonesia (Emoi) di Landing, Lhoksukon yang telah dihibahkan kepada Pemkab Aceh Utara terkesan tidak terurus dan terjaga. Misalnya, bangunan di areal warehouse utara dan selatan kondisinya kini bagai bangunan tak bertuan. Akibatnya, sebagian peralatan dan bahan bangunan seperti tiang besi dan kayu telah dijarah. Menurut beberapa warga Gampong Alue Drien, Kecamatan Lhoksukon yang merupakan kawasan operasional dan perkantoran Exxon Mobil penjarahan berbagai peralatan dan bahan bangunan di sekitar areal warehouse tersebut dilakukan secara terang terangan yang diangkut dengan truk dan

sudah berlangsung lama. Akibatnya, semua bangunan kini hanya tinggal puing-puing saja. “Kondisinya sekarang memang demikian banyak bahan dan peralatan kantor sudah tidak ada lagi bahkan tiang besi atau kayu banyak yang sudah dipotong. Siapa pelakunya dan barang serta peralatan yang telah dibongkar itu dibawa kemana, kami tidak tahu,” sebut salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya, Minggu (14/8). Sementara di areal Bechelor Camp, lanjutnya lagi yang sebagian gedungnya sudah dijadikan kantor dinas Pemkab Aceh Utara juga dalam kondisi memprihatinkan. Semua perkantoran itu tidak berpagar hingga berbagai jenis binatang ternak bebas berkeliaran. “Prihatin sekali ketika di sekitar perkantoran pemerintah itu penuh dengan kotoran ternak,” ungkapnya. Pencurian Marak Beberapa warga lainnya menuturkan, di areal bekas Exxon Mobil

tidak ada lagi. Bahkan, besi yang memagari sekeliling komplek juga telah dibongkar, dan tembok betonnya telah hancur akibat dihantam martil besar untuk diambil tulang besi. Kapolres Aceh Utara, AKBP Farid BE yang dihubungi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tentang kehilangan sejumlah bahan bangunan di komplek Bechelor Camp yang kini telah dijadikan perkantoran Pemkab Aceh Utara. Polisi berhasil menangkap seorang anggota komplotan pencuri besi milik Exxon Mobil. Petugas juga mengamankan mobil bermuatan besi yang diduga hasil curian. “Sy (31) warga Gampong Keh Nibong, Kecamatan Nibong, Aceh Utara, yang diduga sebagai komplotan penjarahan barang Exxon tertangkap di Keude Blang Jruen, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Selasa pekan lalu sekira pukul 01.40 WIB dinihari saat membawa mobil bermuatan besi seberat sekitar 800 kg. (UCR)

selama setahun terakhir marak pencurian terhadap barang barang milik Exxon Mobil. Bahkan, kemarin dua unit mesin genset berkekuatan 10 KWH, yang dihibahkan Exxon Mobil kepada Pemkab Aceh Utara telah hilang dari lokasinya, komplek Bechelor Camp. Mesin genset itu raib bersama sejumlah besi pipa, dan bahan bangunan lainnya. Keterangan yang diperoleh andalas di sekitar Bechelor Camp, menyebutkan, banyak bangunan di kompleks itu kini telah hancur akibat penjarahan. Banyak kayu yang dipasang sebagai kuda-kuda dan balok bangunan gedung sudah dicopot. Sementara untuk dua unit mesin genset, kini hanya tinggal kabel di kamar mesin. Menurut warga, mesin yang dihibah itu mampu menerangi tujuh kecamatan wilayah timur Aceh Utara. Disebutkan, penjarahan yang dinilai sangat berani itu terhadap pipa besi yang belakangan cukup banyak tersimpan di komplek itu, kini sudah

Pendataan e-KTP di Bireuen 18 Agustus Bireuen-andalas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bireuen, Muzakir Aziz mengatakan, mulai 18 Agustus 2011, mulai melaksanakan pembuatan e-KTP (KTP Elektrik). Dan untuk tahap awal dimulai dengan pengambilan foto, sidik jari serta tanda tangan masyarakat sudah wajib KTP. Menurut Muzakir Aziz kepada andalas kemarin, daftar agregat kependudukan per kecamatan (DAK2) Bireuen tahun 2011, kondisi 26 Mei 2011, total masyarakat wajib KTP di Bireuen sekitar 300.158 ribu lebih dari total jumlah penduduk 431.188 ribu. Disebutkan, foto, sidik jari dan tanda tangan masyarakat wajib KTP

tersebut, dimasukkan ke dalam microship, lalu dicetak di Jakarta. Setelah itu, baru dikembalikan lagi ke daerah. “Untuk memperoleh e-KTP itu, masyarakat harus menyerahkan KTP lama, melalui pihak terkait di kecamatan dan Geuchik di tempat tinggal masing-masing,” ungkapnya. Ditambahkan, untuk melayani proses pendataan tersebut, jumlah petugas operator sebanyak 70 orang sudah direkrut empat orang dari kantor camat di setiap kecamatan. Bagi peserta wajib KTP sudah terdata saat ini, masih gratis. Sedangkan untuk peserta wajib KTP reguler proses pengurusan selanjutnya disesuaikan dengan ketentuan daerah.

Diprediksikan, untuk jadual pelaksanaannya 3,5 bulan, dan diharapkan apabila waktu tersebut tidak cukup, bisa diberikan penambahan waktu. Apalagi ini bulan puasa sangat dimuliakan, masyarakat apakah mau dimobilisasi untuk mengikuti proses pengambilan data dibutuhkan itu. Selain itu, juga terbentur dengan pelaksanaan pemilukada. “Fungsi eKTP untuk mencegah KTP ganda, fasilidasi data penduduk, mendeteksi terorisme,” tambah Muzakir Aziz. Sementara itu Kabid Informasi Kependudukan Disdukcapil Bireuen Munir menyebutkan, pihaknya sudah melakukan pendidikan

dan pelatihan (Diklat) pada 9-10 Agustus melaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis bagi petugas pembuatan KTP elektronik (e-KTP) dari semua kecamatan dalam wilayah Bireuen yang berjumlah 70 peserta. “Pelatihan dan bimbingan teknis yang menghadirkan instruktur dari Secofindo Bireuen adalah untuk melatih petugas pembuat KTP dari kecamatan yang dimulai 18 Agustus mendatang di kecamatan masingmasing,” jelas Munir. Menurut Munir, di setiap kecamatan untuk petugas inti dalam pembuatan e-KTP sebanyak empat orang dan akan ditambah dua orang dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bireuen. (HERA)

Pecal Bang Tar dan Es Bandung Mas Kris

Makanan dan Minuman Terlaris SEPANJANG bulan puasa, ternyata memang luar biasa membawa berkah bagi umat manusia terutama muslim. Sebelumnya tidak ada kegiatan yang berarti, namun selama bulan puasa penjaja penganan berbuka puasapun menjamur.

M

enjamurnya penganan berbuka puasa di kawasan Bireuen terutama yang sangat padat adalah Kuta Juang Squar Jalan Rel Kereta Api di kala jam menunjukkan waktu pukul 16.00 WIB, sudah berbondong-bondong gerobak tolak yang akan menjajakan penganan berbuka dari berbagai jenis. Pemantauan andalas di Jalan Rel Kereta Api, ternyata makanan dan minuman yang terlaris adalah es Bandung Mas Kris, Pecal Bang Tar dan berbagai jenis kue sejenis ondel-ondel (Boh Roem-Roem). Namun, yang tak kalah pentingnya buah kurma asal Timur Tengah yang membanjiri pasaran di wilayah kota Bireuen, dan sangat besar minat beli masyarakat untuk persiapan berbuka puasa. Hal itu tampak sajian bahan berbuka di Meunasah banyak

andalas/ suherman amin

DISERBU - Penjaja makanan di Jalan Rel Kereta Api/ Kota Juang Squar diserbu pembeli yang mempersiapkan bahan penganan untuk berbuka puasa. terlihat kurma tersusun sebagai hidangan berbuka. Selain itu, juga menjadi pavorit masyarakat dan tampaknya tidak boleh ketinggalan adalah kanji yang sengaja dimasak di Meunasah

secara bersama oleh para remaja. Di berbagai supermaket yang ada di Bireuen, buah kurma sangat banyak berderetan dan tersusun rapi, pun demikian kata petugas supermaket sangat diminati oleh

masyarakat dan kususnya sebagai penganan utama dalam berbuka di meunasah-meunasah. Menyangkut harga tentunya bervariasi mulai dari Rp 7.500-Rp l5.000/kotak. Masyarakat banyak membelinya sebab buka puasa dengan kurma sebagai Sunnah Nabi Muhammad SAW. Bahkan, mareka ada yang menyumbang kepada orang buka puasa di Meunasah dan Masjid. Kanji Buatan Meunasah Sementara itu selain kurma, kanji juga oleh masyarakat di berbagai Gampong (desa) di Bireuen, dalam buka puasa tetap disuguhinya makanan kanji (ibu pedah) yang dibuat oleh kaum bapak di meunasah, pada sore hari dengan berbagai campuran rempah rempah dan santan. Kanji sudah menjadi tradisi bagi umat Islam, bila tiba bulan puasa membuatnya, di Meunasah sebab pada bulan suci ini secara bersama mareka kumpul dana beli bahan bersama dan dimasak di Meunasah lalu disuguhkan untuk semua orang tanpa kecuali tetap mencicipinya dan menyenanginya apalagi mengandung ramuan obat obatan, ujar Ramli didampingi remaja lainnya kepada andalas seusai memasaknya di meunasah dalam kawasan Bireuen. (HERA)


Senin

SAMBUNGAN

15 Agustus 2011

Realisasi APBD Sumut Masih 38 Persen Medan-andalas Diduga karena terlalu hati-hati menggunakan anggaran, realisasi penggunaan APBD Sumut 2011 masih sangat minim. Hingga bulan Agustus ini, serapan anggaran baru Rp1.768.129.330.790 atau sekira 38,32 persen dari total anggaran Rp4,8 triliun. Menurut Kepala Biro Keuangan Setdaprovsu Mahmud Sagala realisasi tersebut berdasarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang dikeluarkan kas daerah Pemprovsu ke SKPD masingmasing. "Artinya belum pertanggungjawaban," kata Mahmud Sagala di ruang kerjanya Lantai II Kantor Gubsu, akhir pekan lalu. Mahmud menyebutkan sebagian besar anggaran yang belum terserap di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) umumnya untuk proyek pembangunan fisik. Sebab biasanya pencairan dilakukan pada akhir tahun. Mahmud yang didampingi Kepala Bagian (Kabag) Evaluasi APBD Kabupaten/Kota Biro Keuangan Pemprovsu Indra Saleh dan Kabag Perbendaharaan Biro Keuangan Ilyas SSos mengaku ada sikap kehati-hatian dalam penggunaan anggaran sehingga belum anggaran terserap secara maksimal. Ilyas menambahkan, anggaran yang telah mereka cairkan ke sejumlah SKPD Rp1.768.129. 330.790. Angka tersebut berdasarkan perhitungan 10 Agustus. Realisasi daya serap tertinggi ada di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut sebesar 69,07 persen dan Dinas Perhubungan (Dishub) 68,76

persen. Sedangkan yang masih di bawah 50 persen antara lain Dinas PU Bina Marga 25,34 persen, Dinas Pengairan 23,83 persen, Dinas Pendidikan 31,06 persen, serta Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) 47,45 persen. "Perhitungan serapan anggaran dilakukan berdasarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yaitu anggaran yang sudah dikeluarkan oleh biro keuangan ke SKPD bersangkutan. Jika masih ada proyek atau program yang belum terealisasi kemungkinan bukan karena tidak dicairkan biro keuangan tapi masih tertahan di bank atau SKPD masing-masing,” ujar Ilyas. Mahmud mengakui umumnya yang duduk di biro keuangan masih orang baru. Karena itu pihaknya bertekad memperbaiki sistem yang ada. ”Yang belum pas selama ini ya kita pas kan lah. Sebagai manusia kita upayakan,” ujar Mahmud. Di tempat terpisah Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga menyebutkan, biasanya serapan anggaran akan sangat besar di akhir tahun. Namun jika dilihat dari proses tender sejumlah SKPD di Sumut yang telah dilakukan sejak awal tahun, maka hal itu tidak sepenuhnya benar. Umumnya menurut Chaidir rendahnya serapan APBD diakibatkan sikap kehati-hatian kuasa pengguna anggaran. Hal itu sudah menjadi persoalan secara nasional. Di Sumut tak bisa dipungkiri juga salah satu dampaknya karena proses hukum yang sednag dijalani gubernurnya serta pergantian atau mutasi sejumlah pejabat yang cukup besar selama 2011.(WAN)

ini cukup mudah ditemukan. Seperti di kawasan Jalan Krakatau, Jalan Gajah Mada, Jalan SM Raja, Jalan Marelan Raya, Jalan Serdang, Jalan Setia Budi, dan sejumlah tempat lainnya. Menurut Inong (29), salah seorang pedagang martabak bangka di Jalan Marelan Raya, ia menjual berbagai macam martabak mulai dari martabak manis dengan tiga rasa berbeda, seperti cokelat, kacang, keju, dan martabak bangka rasa durian, rasa ayam, rasa pedas, dan rasa jamur. Dia berjualan pukul empat sore sampai setengah sebelas malam setiap harinya selama bulan Ramadan. Di hari biasa pun dia

.........(Dari Halaman 1) rikan ketabahan. Amiin!! Dan Informasi yang berkembang melalui jaringan BlackBerry Messenger (BBM) yang beredar dari satu grup ke grup lain tentang imbauan pengamanan diri sendiri, terutama bagi yang biasa berkendara seorang diri pada malam hari atau melewati tempattempat sepi itu ternyata benar. Peredaran pesan waspada kejahatan itu untuk memeringatkan rekan, saudara, keluarga, atau teman selama bulan puasa ini karena ada indikasi kejahatan meningkat. Pesan ini beredar khususnya setelah tersiar berita tewasnya seorang teller Bank BRI Syariah di Medan. Inilah pesan broadcast tersebut: "Innallillahi Wainaillaihi Rojiun. Telah meninggal dunia sodari kita Wahyuni Simangunsong, usia 26 thn, kerja di BRI Syariah S Parman sbg teller. Disemayamkan di Kp lalang Gg. Damai. Saudari kita ini korban hipnotis, perampokan, dan penyiksaan ditemukan polisi hari ini tgl 5 Agustus di Samosir dengan kondisi yang mengenaskan akibat penyiksaan setelah 5 hari hilang. Mohon doanya agar pelaku kejahatn tertangkap dan Saudari kita ditempat kan yg terbaik di Sisi Allah. Dan yg ditinggalkan dibe-

bagi teman2 yg selalu berkendaraan sendirian agar selalu waspada. Mohon dibagikan ke teman2 yg ada di list kamu diharapkan agar semakin banyak org yg mendoakan dan banyak org yg waspada." Terkait pesan BBM tersebut, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan bereaksi cepat. Kepala Kepolisian Resor Kota Medan, Komisaris Besar Tagam Sinaga, menegaskan agar berhati-hati saat polisi melakukan razia tanpa plang resmi. "Polisi resmi yang menilang di jalan itu selalu menggunakan plang bertuliskan operasi tilang atau pemeriksaan. Jumlah polisinya selalu lebih dari dua orang. Itu tandanya," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Medan Komisaris Besar Tagam Sinaga, akhir pekan lalu. Tagam mengimbau warga agar tetap waspada. Akan tetapi, jangan sampai mengabaikan dan apatis terhadap polisi yang menggelar operasi. Modus Tersangka Sebagaimana diketahui, petugas Reskrim Polresta Medan akhirnya berhasil mengungkap kasus penculikan dan perampokan disertai pembunuhan terhadap teller Bank BRI Syariah

Jalan S Parman, Medan, Wahyuni Br Simangungsong (26). Pelakunya ternyata oknum anggota polisi yang bertugas di Polsek Kutalimbaru bernama Briptu Erwin Panjaitan (30) dan istrinya, Ria Br Hutabarat (29) warga Perumahan Waikiki Blok D No 25 Medan Selayang serta pasangan suami istri, Suherman alias Embot (22) dan Eva Sari (22) warga Jalan Setia Indah, Perumahan Sri Gunting, Sunggal. Dari kronologi kejadian diketahui, jika korban telah diikuti oleh tersangka Ria Hutabarat dan Eva Lestari dengan menggunakan sepeda motor Vega R BK 5429 HX (plat palsu). Saat itu korban baru saja pulang dari kantornya Bank BRI Syariah di Jalan S Parman, Medan. Ria kemudian menelepon suaminya Erwin Panjaitan mengatakan bahwa korban sudah mengarah pulang ke kediaman korban. Setelah mobil korban, Toyota Innova hitam BK 1356 JH sampai di Simpang Pemda, Erwin Panjaitan dan tersangka Suherman lantas menghadang dengan alasan melakukan razia. Korban tak bisa berkutik karena tersangka saat itu mengenakan seragam Polri, PDL lengkap dengan rompinya. Berhasil menguasai korban, tersangka Briptu Erwin Panjaitan

tetap berjualan martabak karena berjualan martabak memang sudah sejak lama ditekuninya sebagai penopang ekonomi keluarga. Menurutnya, satu porsi cemilan ini tidak akan habis dimakan satu orang dan cukup untuk dimakan tiga atau empat orang. Karena itu biasanya pembeli hanya memesan dua atau paling banyak empat porsi. Dia mengakui martabak bangka tidak seperti jajanan lainnya yang banyak diminati saat bulan Ramadan seperti sekarang. "Tetapi yang pembeli tetap ada aja, terutama pelanggan kita yang memang udah tahu enaknya rasa martabak buatan kita," aku ibu mengenakan jilbab yang mengaku punya dua anak ini.(GUS)

tersebut memang terlihat sudah tua dan memerlukan peremajaan. “Kita sebenarnya sudah memberitahukan ke pihak kelurahan, tapi tak ada tanggapan. Mau kita potong sendiri takut disalahkan dan pasti nanti kena denda,” tukas Joni lagi. Akibat tumbangnya pohon menimpa dua mobil tersebut, arus lalu lintas di Jalan Nibung Raya sempat mengalami kemacetan. Pihak Dinas Pertamanan yang telah dihubungi sudah satu jam sejak tumbangnya pohon tak juga kunjung tiba.

Di tempat terpisah di Jalan Diponegoro, hujan deras dan angin kencang juga menumbangkan satu pohon di jalan tersebut. Tumbangnya pohon mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor menjadi korban. Seorang anggota Polantas Polresta Medan Brigadir Charles yang sempat ditemui mengatakan, korban pengendara sepeda motor terjatuh tertimpa ranting pohon tumbang. “Tapi dia terluka parah. Rahangnya sepertinya lari, kedua tangannya terlihat patah. Dia telah kita bawa ke RS Materna,” jelas Charles. (HER)

Semangka Tumbuh

di Tembok Bangunan .........(Dari Halaman 1) itu diperkirakan berasal dari air hujan yang merembes di tembok. Uniknya, kendati tidak tumbuh di tanah, pohon semangka ini tumbuh subur dan mampu berbuah. Menurut warga, tumbuh subur dan berbuahnya pohon semangka ini menjadi bukti kebesaran Tuhan bahwa tidak ada yang susah bila ada kemauan. "Cobalah, ini kebesaran Tuhan, kalau kita mau berusaha apa yang tidak berhasil, sedangkan semangka saja dapat tumbuh di di tembok, mana ada tanah di dalam tembok," ujar R Siburian. Tumbuhnya pohon semangka di tembok kantor tersebut menurut warga lainnya bukan baru pertama terjadi, tetapi sudah dua kali dan menghasilkan buah semangka yang lumayan besar dan manis. "Tumbuhnya pohon semangka tersebut kemungkinan hasil kerja sama serangga berupa semut

hitam. Mungkin semut mendapatkan biji semangka dan dibawa ke dalam lubang tembok tersebut. Namun karena tidak dikonsumsi oleh semut-semut tersebut, akhirnya biji tersebut menjadi kecambah dan tumbuh subur," ujar Carles, warga lainnya. Carles mengatakan kalau belajar dari kejadian ini, manusia juga harus bekerja sama dan mencontoh kerja sama semut agar membuahkan hasil untuk kepentingan bersama. Pohon ini sekarang dalam pemeliharaan pihak kantor instansi pemerintah tersebut dan cukup ramai menarik perhatian warga setempat. Kepala Desa Tengah Ebenezer Pelawi SH yang ditemui wartawan di lokasi tumbuhnya pohon semangka tersebut mengatakan kalau kejadian tersebut baru kali pertama di desanya. "Ini baru kali pertama terjadi saya lihat, hal ini merupakan keunikan di desa kami dan ini perlu dilestarikan sama-sama," ujar Pelawi.(STP)

masuk bersama korban ke mobil korban, kemudian mobil diambil alih Briptu Erwin Panjaitan dan membawa mobil tersebut ke RSU H Adam Malik, Medan diikuti oleh Suherman alias Embot, Ria Hutabarat, dan Eva Lestari menggunakan sepeda motor Vega R. Setelah sampai di RSU H Adam Malik Medan, Ria Hutabarat dan Eva Lestari masuk ke dalam mobil lalu melakban wajah korban (sekeliling kepala). Hingga kemudian jenazah korban ditemukan 5 Agustus lalu di Tanah Karo. Korban Gubernur LIRA Dari hasil pengembangan pemeriksaan, ternyata para tersangka juga terlibat dalam kasus perampokan terhadap Gubernur LIRA Sumut, Rizaldi Mavi pada 26 Juli 2011. "Namun Rizaldi Mavi tidak sempat dibunuh walau sudah sempat dibawa ke daerah Asahan, karena korban berhasil melompat dari mobil," terang Tagam Sinaga. Aksi perampokan terhadap Rizaldi Mavi dan temannya Boru Nasution, dilakukan para tersangka di kawasan Labuhan Deli, tepatnya di bawah jembatan tol Belmera. Ketika itu, Suherman alias Herman berperan penting de-

ngan menyamar sebagai petugas Dinas Perhubungan. Dia mengenakan seragam Dinas Perhubungan dan mencegat Rizaldi Mavi yang mengendarai mobil. Lalu, Erwin Panjaitan bersama istri mereka naik ke mobil yang sudah menunggu sekitar beberapa meter. Kemudian, Rizaldi Mavi dan wanita itu dibawa ke Kabupaten Batu Bara. Di Batu Bara, Boru Nasution diturunkan, sedangkan Rizaldi Mavi dibawa ke arah Asahan. Namun ketika melintas di depan pos polisi, Rizaldi Mavi melompat dari mobil dan langsung melarikan diri dalam kondisi lemas akibat terus dianiaya selama dalam perjalanan. Para pelakupun meluncur ke arah Asahan. Peristiwa itu terjadi. Kapolresta Medan Tagam Sinaga mengakui bahwa tersangka Briptu Erwin Panjaitan pernah terlibat dalam kasus penjambretan dan pernah divonis selama empat bulan pada 2009 silam. Kemudian, pada 2010, Erwin menjalani pembinaan di Sie Propam Polresta Medan, namun tersangka tidak pernah masuk dinas hingga akhirnya dibekuk Tim Reskrim Polresta Medan karena terlibat aksi perampokan dan pembunuhan terhadap Wahyuni Simangunsong. (HER/BBS)

Nazarudin Ditangkap, Adelin Lis Kapan?

Pengendara Motor dan Mobil Tertimpa Pohon Tumbang .........(Dari Halaman 1)

15

Hati-hati Saat Dirazia Polisi

Berbuka dengan Martabak Bangka .........(Dari Halaman 1)

harian andalas | Hal.

andalas/net

TIBA–Bekas Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin saat menuruni tangga pesawat yang membawanya dari Kolombia setibanya di Jakarta, Sabtu malam.

Medan-andalas Tertangkapnya Muhammad Nazaruddin di Kolombia, mendapat apresiasi dari banyak pihak. Namun Nazaruddin hanyalah satu dari puluhan warga Indonesia yang menjadi buronan interpol hingga saat ini. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari laman kepolisian internasional (Interpol), www.interpol.int, tercatat sebanyak 58 warga Indonesia menjadi buronan Interpol. Mereka diduga terlibat dalam berbagai kasus pidana, seperti pencucian uang, korupsi, narkoba, terorisme, hingga penyeludupan manusia. Salah satu nama tenar yang masih melenggang bebas di luar negeri adalah Adelin Lis, terpidana kasus pembalakan ribuan hektare hutan di Mandailing Natal dan pencucian uang. Sekadar mengingatkan, bos PT Keang Nam Development ini, sempat bebas dari dakwaan majelis hakim Pengadilan Negeri Medan pada 5 Januari 2007 dalam perkara pembalakan hutan di Madina. Adelin divonis bebas oleh majelis hakim diketuai Arwan Birin yang juga Ketua PN Medan saat itu. Usai divonis hari itu Adelin langsung dibebaskan dari Rutan Tg Gusta Medan. Sejak itu pula Adelin Lis seperti lenyap ditelan bumi. Namun pada tingkat kasasi, Majelis Kasasi Mahkamah Agung yang diketua Bagir Manan pada 31 Juli 2008 menjatuhkan vonis 10 tahun penjara terhadap Adelin Lis. Adelin juga harus membayar denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara serta mewajibkan Adelin membayar uang pengganti Rp119,8 miliar dan US$2,938 juta. Adelin Lis juga diancam tambahan hukuman 5 tahun penjara jika tidak membayar uang pengganti kerugian negara. Namun pihak kejaksaan belum mengeksekusi PK tersebut karena Adelin tak diketahui keberadaannya hingga sekarang. Adelin Lis ditangkap polisi pada medio September 2006 di tempat persembu-

nyiannya di Beijing, China. Setelah itu dia diboyong ke Medan melalui Jakarta. Sering Terlihat Sayangnya, keseriusan pihak kepolisian maupun kejaksaan menangkap kembali Adelin Lis dan menghukum yang bersangkutan serta mengembalikan kerugian negara akibat perbuatannya juga masih dipertanyakan. Padahal hampir semua aset Adelin Lis diketahui banyak di daerah ini untuk disita dan dilelang guna mengganti kerugian negara. Bahkan Adelin Lis yang konon berada di Singapura diduga sering bolak-balik ke Medan maupun Madina untuk melihat aset dan aktivitas perusahaannya. Adelin Lis dilaporkan pernah terlihat di Panyabungan, Madina) dan Medan. "Masyarakat memang sudah pernah memberikan informasi tersebut kepada kami. Kemunculan pria mirip Adelin sudah sering," ujar Ratno, Koordinator Republic Corruption Watch Sumatera Utara (RCW Sumut) seperti dikutip dari Suara Pembaruan di Medan, Kamis (7/7) lalu. Kemunculan pria mirip Adelin tersebut, menurut Ratno bukan menjadi rahasia umum di tengah masyarakat. Sebab, banyak penjahat kelas kakap terkesan dibiarkan berkeliaran. Daftar Hitam Menyikapi ini Lembaga Bantuan Hukum Medan meminta pemerintah mengeluar daftar hitam ke Interpol guna melacak keberadaan Adelin Lis. "Menurut saya tidak cukup Adelin Lis hanya diberi status Daftar Pencarian Orang (DPO). Perlu terdaftar di Interpol sehingga memudahkan aparat untuk menemukannya,” ujar Direktur LBH Medan Nuriono kepada andalas, kemarin. Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Edi Irsan menyebutkan pihaknya masih tetap melakukan pencarian terhadap Adelin Lis. Kejatisu selama ini telah berkoordinasi dengan Poldasu guna memburu buronan itu. Hanya saja, hingga kini pihaknya masih belum menemukannya.(FEL/GUS)

Usut Keterlibatan Nazaruddin di RS USU .........(Dari Halaman 1) frizal, Wakil Ketua Chandra A Siregar dan pengurus lainnya di kantornya Jalan SM Raja No 136 Medan, Minggu (14/8). Menurut mereka dugaan keterlibatan Nazaruddin semakin kuat karena adanya kesaksian Direktur Utama PT Duta Graha Indah Tbk Dudung Purwadi di Pengadilan Tipikor Jakarta beberapa waktu lalu yang mengungkapkan, ada keterlibatan Nazaruddin dalam proyek RS Pendidikan USU dan RS Adam Malik di Sumatera Utara. "Ini merupakan fakta persidangan yang tidak boleh diabaikan. Kami harap aparat penegak hukum segera melakukan penyidikan dan audit karena kami yakin

ada kejanggalan dalam pelaksanaan kedua proyek tersebut," pungkasnya. Nazaruddin yang kini menjadi tersangka untuk sejumlah kasus korupsi dengan total kerugian negara diperkirakan mencapai Rp6 triliun tersebut, lanjut Zefrizal, juga harus mendapatkan perlindungan dari segala tekanantekanan agar berani membeberkan siapa saja yang terlibat dalam berbagai proyek yang ditanganinya. "Kami khawatir orang-orang yang terlibat dalam berbagai kasus Nazar sudah dipersiapkan sebelumnya sebagai tumbal politik dan pada akhirnya secara sistematis mengendapkan kasuskasus lainnya termasuk yang di daerah," paparnya.

Sebelumnya, mantan rektor USU Prof Dr Chairuddin P Lubis menyatakan, tidak kenal dengan mantan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dan tidak pernah berkomunikasi dengannya. "Tak mungkinlah Nazaruddin mengatur proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan USU karena prosesnya sudah dimulai lama," katanya. Chairuddin juga menyatakan, pembangunan RS Pendidikan USU sudah digagas sejak tahun 2003. Kemudian pada tahun 2007 diperoleh persetujuan dukungan dana dari Islamic Development Bank (IDB). "Saya tidak kenal Nazaruddin, tidak pernah berkomunikasi dengan dia. Proses pembangunan rumah sakit itu

sudah lama, sejak tahun 2003. Pada saat itu Nazaruddin di mana, saya tidak tahu," katanya. Mimpi Besar Sementara itu Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Prof dr Fasli Jalal PhD mengharapkan, pengelola RS USU harus lebih mengedepankan pelayanan maksimal kepada pasien sesuai dengan pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. "Penelitian, pendidikan dan pengabdian, harus tetap lebih diutamakan. Begitu juga nantinya dengan operasional Rumah Sakit USU harus tetap mengedepankan pelayanan kepada pasien," kata Fasli saat meninjau pembangunan RS USU di Jalan Dr Mansjur Medan, Senin, 16 Mei lalu.

Pembangunan RS USU, katanya, merupakan mimpi besar yang terwujudkan, karena ini merupakan harapan yang sudah sejak lama dicita-citakan Rektor USU sebelumnya Prof Chairuddin P Lubis. Rumah sakit yang menurutnya selesai dibangun akhir Juni 2011 ini, akan menjadi rumah sakit pendidikan mandiri terbesar dari beberapa rumah sakit milik perguruan tinggi negeri lainnya di Indonesia. Diharapkan awal tahun 2012, pengoperasian rumah sakit pendidikan yang memiliki 16 kamar bedah tersebut sudah dapat berjalan dan sudah bisa menerima pasien, meski belum sepenuhnya perangkat yang dibutuhkan terpenuhi.(THA/HAM)

Piton Raksasa Hebohkan Warga Perbesi .........(Dari Halaman 1) Menurut Aman, Binar, dan Ngaman yang menemukan ular piton itu, awalnya mereka hendak berburu babi hutan dengan membawa beberapa ekor anjing.

Di perjalanan tepatnya di perladangan warga di kawasan Perladangan Mondul, mereka dikejutkan oleh kemunculan seekor ular raksasa dari areal rawa-rawa. Ular tersebut menyerang seekor anjing yang mereka

bawa. Namun karena tubuhnya yang sangat besar, ular itu berhasil melilit sekujur tubuh anjing. Saat itulah mereka membacok ular itu hingga tewas. “Saat itu pertarungannya lumayan seru bang, karena

anjing kita sempat melakukan perlawanan terhadap ular besar itu. Namun ular itu berhasil melilit anjing kita itu hingga tak berdaya,” papar Aman didampingi Binar. Setelah berhasil mereka bunuh, ular tersebut mereka

bawa pulang ke desanya yang berjarak kurang lebih 2 Km dari lokasi penemuan ular. Sesampainya di desa, warga yang mengetahui informasi itu langsung berduyun duyun melihat wujud ular tersebut.(LAMS)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Senin, 15 Agustus 2011 | No: 1960/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

6 FINALIS MISS UNIVERSE

BERPOSE SEKSI SELAIN wakil dari Thailand, Chanyasorn Sakornchan, ternyata situs resmi Miss Universe juga menayangkan lima kontestan yang tampil seksi mengenakan bikini. Siapakah mereka? Tidak lama lagi, ajang Miss Universe 2011 akan dihelat di Sao Paulo, Brasil. Sebanyak 88 kontestan berparas cantik dari seluruh penjuru dunia akan berkompetisi memperebutkan mahkota Miss Universe yang saat ini dipakai Ximena Navarrete. Pesona kecantikan para finalis 2011 sudah bisa dilihat di situs resmi Miss Universe. Selain profil singkat (usia dan negara yang diwakilinya), pihak Miss Universe Organization (MUO) juga menayangkan foto-foto para finalis yang cantik dan seksi.

Dari semua penampilan kontestan Miss Universe, rupanya tidak hanya Chanyasorn Sakornchan dari Thailand yang berbikini seksi. Sebanyak lima finalis lainnya juga mengekspos lekuk tubuhnya dalam busana renang. Mereka adalah Anastagia Pierre (Bahama), Ronnia Fornstedt (Swedia), Paula Guillo (Spanyol), Viviana Ortiz (Puerto), dan Larisa Popa (Romania). Berbeda dari enam finalis yang mengenakan bikini, kontestan lainnya terlihat cantik dengan gaun pilihan yang memeluk tubuh. Finalis asal Indonesia, Nadine Alexandra misalnya, tampil menarik dengan busana kebaya rancangan Anne Avantie. “Menurut saya, itu hak dari Miss Universe Organization untuk

menayangkan foto tersebut. Karena YPI juga menyetorkan foto seperti itu (bikini), tapi yang ditayangkan saat Nadine Alexandra (wakil Indonesia) pakai kebaya,” kata Mega Angkasa selaku Head of Communication YPI saat dihubungi okezone melalui telepon selulernya, belum lama ini. Untuk mengikuti kontes Miss Universe, kata Mega, pihak YPI sudah mengirimkan empat foto Puteri Indonesia 2010 ini dalam balutan busana yang berbeda,yaitu gaun malam, national costume, koktail, dan bikini. “Semua kontestan diminta mengirimkan empat foto. Mungkin sebelum karantina dimulai (21 Agustus 2011), baru satu foto yang ditayangkan di situs Miss Universe,” tutup pria supel ini.(BBS)

Thailand, Filipina dan India Pesaing Nadine UNTUK memperebutkan mahkota Miss Universe, Nadine Alexandra harus bersaing dengan 87 finalis dari seluruh penjuru dunia. Lalu, pesaing terberat Nadine di kawasan Asia siapa saja? “Kontestan asal Filipina (Shamcey Supsup), Thailand (Chanyasorn Sakornchan), dan India (Vasuki Sunkavalli) menjadi pesaing Nadine. Setiap penyelenggaraan Miss Universe, salah satu finalis dari negara tersebut mewakili Asia untuk melaju ke babak 20 besar,” kata Mega Angkasa yang dihubungi okezone melalui telepon selulernya, belum lama ini. Meski mempunyai pesaing berat, kata Mega, Nadine tidak patah semangat untuk tampil maksimal di kontes kecantikan dunia yang diadakan di Sao Paulo, Brasil, mulai 21 Agustus mendatang. Adapun Nadine yang dihubungi secara terpisah mengaku otimistis bisa menjalani tugas sebagai duta Indonesia

di ajang Miss Universe dengan baik. “Saya tentu saja ingin menjadi Miss Universe. Tapi kalaupun tidak menjadi juara, saya ingin sekali ungguli prestasi Puteri Indonesia 2004, Artika Sari Devi yang masuk 15 besar di ajang Miss Universe 2005,” kata Nadine kepada okezone. Meraih kemenangan di ajang Miss Universe 2011, bagi Nadine memiliki arti yang sangat besar. Tidak hanya membuat Indonesia bangga, tetapi untuk membuktikan kepada semua orang bahwa dirinya layak menjadi Puteri Indonesia 2010. “Saat terpilih menjadi Puteri Indonesia 2010, tidak sedikit orang yang menilai saya sebelah mata. Mereka bilang saya tidak mampu dan tidak layak menjadi Puteri Indonesia,” kenang Nadine.(BBS)

Nadine Alexandra bersama Miss Universe 2010, Ximena Navarrete.


Harian Andalas 15Agustus 2011