Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 21 November 2011 | No: 2036/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

KAKI Timnas Indonesia U-23 sudah menjejak di final cabang sepak bola setelah menang 2-0 atas Vietnam, Sabtu kemarin. Tinggal selangkah lagi Garuda Muda menyempurnakan gelar juara umum SEA Games XXVI yang sudah di depan mata. Duel melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno sore ini bakal berlangsung panas

titus

Indonesia Thailand Vietnam Malaysia Singapura Philipina Myanmar Laos Kamboja Timor Leste Brunai

BONAI

Bersambung ke Hal. 15

L I V E

Perolehan Medali Sementara SEA Games 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

karena menjadi partai balas dendam skuad Garuda Muda setelah di penyisihan terakhir grup A kalah 0-1. Malaysia ke final usai menundukkan Myanmar 1-0. Kemenangan di partai pamungkas atas Harimau Malaya akan menjadi kado manis bagi Indonesia yang dipastikan menjuarai pesta dua tahunan negara-negara Asia Tenggara ini. Terakhir kali tim sepak bola Indonesia merebut emas cabang sepak bola SEA Games tahun 1991 setelah di final mengalahkan Thailand 4-3 lewat drama adu penalti. Sempat masuk final pada 1997, namun hanya bisa menyum-

154 95 87 52 41 27 11 9 4 1 0

130 83 85 45 43 47 23 7 11 1 3

116 105 91 70 71 69 28 35 20 5 7

SENIN, 21 NOV Pukul 18.30 WIB

BACA JUGA

Indonesia Pastikan Juara Umum SEA Games 2011 Hingga pukul 22.30 WIB, Minggu (20/ 11), kontingen Indonesia semakin kokoh di puncak klasemen perolehan medali dengan raihan 154 emas, 130 perak dan 116 perunggu.

Selengkapnya Hal.

9

foto-foto: andalas/hs poetra

TARGET PENERTIBAN–Terminal liar angkutan umum penumpang di Kota Medan akan menjadi salah satu target utama razia besar-besar yang dilaksanakan aparat gabungan. Salah satunya terminal liar di kawasan Jalan Si Simangaraja.

Razia Besarbesaran Dimulai • Sepeda Motor, Betor, Angkot, dan Terminal Liar Jadi Target Medan-andalas Ratusan personil gabungan dari kepolisian, Polisi Militer, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP, selama 20 hari terhitung mulai Senin (21/11) hari ini, akan melakukan razia besar-besaran terhadap kendaraan bermotor, terminal liar, dan bentuk pelanggaran lalu lintas lainnya di Kota Medan. Kasat Lantas Polresta Medan Kompol Made Ary mengatakan, untuk mendukung razia ini,

Desieli Halawa (Tersangka)

Rosalia Zebua (Tersangka)

Ribena Gulo (Tersangka)

ditandatangani di atas materai. Keempat tersangka yakni, Rosalia Zebua alias Yuni, Soni

Yaman Waruwu alias Ama Jelfin

Bersambung ke Hal. 15

65 Persen Korban Lakalantas Pengendara Motor KECELAKAAN lalu lintas (Lakalantas) di jalan raya masih merupakan ‘pembunuh’ ketiga terbesar setelah penyakit jantung dan TBC. Sesuai data Lakalantas di Sumut, pada 2010 periode Januari sampai Oktober tercatat 3.759 kasus mengakibatkan korban tewas 2.367, luka berat sebanyak 2.535 orang, dan luka ringan 3.075.

"Bandingkan dengan 2011 dalam periode yang sama, terjadi 4.369 kasus, berarti naik 600 kasus atau 16 persen,” ungkap Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro saat Sosialisasi Aksi Peduli Keselamatan sekaligus

Pawai Keselamatan Tertib Berlalu Lintas di Jalan Pulau Pinang, Medan, Minggu (20/ 11) pagi. Kapolda menambahkan, dari angka 4.369 kasus

Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Ayam Taman Hewan Siantar Berjari Sepuluh

Berharap Ferdinand Sinaga Harumkan Nama Sumut Masyarakat Sumatera Utara menaruh harapan besar kepada para pemain sepak bola Timnas Indonesia agar tampil menjadi yang terbaik dalam ajang pesta olahraga negara-negara sekawasan Asia Tenggara, SEA Games XXVI.

andalas/istimewa

BERBINCANG–Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho didampingi Ketua Umum PSSI Djohar Arifin berbincang dengan Ferdinand Sinaga, pesepakbola timnas berdarah Batak yang turut memperkuat Timnas di ajang Sea Games XXVI. Gelora Bung Karno. Motivasi khusus juga diberikan Plt Gubsu kepada

Bersambung ke Hal. 15

Plt Gubsu Semangati Garuda Muda

ITULAH yang tergambar saat Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho ST sengaja mengundang skuad Garuda Muda makan siang bersama di Hotel Sultan, Jakarta, jelang laga melawan Vietnam di semifinal, Sabtu (19/11) di Stadion Utama

Provost, PM, Dishub, Satpol PP, dan Organda dengan sasaran angkot yang berhenti sembarangan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang dan melanggar rambu-rambu larangan berhenti atau larangan parkir, serta betor yang melanggar larangan area bebas betor seperti di Jalan Sudirman dan Diponegoro. Kasat Lantas juga menambahkan, waktu penertiban akan dilaksanakan secara acak. Bagi pengendara yang terkena tilang wajib mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Medan. "Bagi yang terkena tilang tidak diperbolehkan menitip ke petugas, dan harus mengikuti sidang, hal ini dilakukan untuk membuat efek

Sony Y Waruwu (Tersangka)

Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Anak Nias-andalas Kepolisian Resor Nias berhasil membongkar sebuah jaringan perdagangan anak yang mengambil bayi dari keluarga miskin dan menjual bayi malang itu kepada orang berduit dengan harga Rp7.500.000. Dalam pengungkapan tersebut selain meringkus empat anggota sindikatnya, polisi Nias juga berhasil menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp1 Yerri Laia menggendong bayinya juta, 1 lembar kwitansi tanda korban perbuatan empat orang terima penyerahan uang, dan 1 sindikat perdagangan anak. lembar surat perjanjian yang

sebanyak 270 personil gabungan dikerahkan. "Untuk razia besok personil akan dibagi dalam tiga tim," katanya, Minggu (21/11). Tim pertama terdiri dari personil Sat Lantas, Sat Sabhara, Provost Polresta Medan, dan Polisi Militer dengan sasaran kendaraan roda dua dan roda tiga, termasuk yang tidak menyalakan lampu utama di siang hari dan pengendaranya tidak memakai helm. Tim kedua yang terdiri dari personil Sat Lantas, Sat Sabhara, PM, Dishub, Satpol PP, dan Organda Medan dengan sasaran terminal liar dan pool angkutan umum yang melanggar SK Wali Kota Medan. Tim ketiga, terdiri dari personil Sat Lantas, Sat Sabhara,

pemain timnas berdarah Batak, Ferdinand Sinaga agar mampu mengharumkan nama Sumut di

persepakbolaan nasional. Kegiatan makan siang bersama Plt Gubsu itu dihadiri Ketua Umum PSSI Prof Djohar Arifin yang juga putera Sumut. Kepada Ferdinand Sinaga, Gatot mengharapkan agar dapat menularkan pengalamannya untuk bibit-bibit baru pesepakbola yang mulai banyak muncul di Sumut. Dengan keberadaannya sebagai pemuda yang leluhurnya dari Tapanuli, Ferdinand Sinaga diharapkan dapat memberikan efek positif dalam pengembangan persepakbolaan di Sumut. "Pengalaman (Ferdinand Sinaga) yang ikut membela merah putih di SEA

Bersambung ke Hal. 15

SEEKOR ayam jantan menarik perhatian pengunjung di Taman Hewan Pematang Siantar (THPS), Pematang Siantar. Bila diamati selintas, ayam tersebut memang tak ada bedanya dengan jenis ayam lainnya. Tetapi ketika Anda melihat ke bagian kakinya, barulah Anda tahu keunikan ayam jantan yang ditempatkan dalam kandang khusus tersebut. Bila ayam lainnya biasanya hanya memiliki jumlah jari 8, ayam jantan koleksi THPS ini memiliki 10 jari. Ayam tersebut merupakan hasil penangkaran di THPS yang menetas pada 11 Juli 2011 lalu. "Pakan ayam ini adalah bijibijian dan buah-buahan," jelas Sri, Manejer THPS, Minggu (20/11).

Menurutnya, Taman hewan yang dikelola Dr H Rahmat Shah yang juga Ketua Umum Perhimpunan Kebun Binatang

Seluruh Indonesia (PKBSI) dan Anggota DPD RI tersebut akan terus mengupayakan pengembangbiakan ayam unik ini.(GUS)


Senin 21 November 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

andalas/hs poetra

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Menyempurnakan Gelar Juara Umum

D

ALAM daftar perolehan medali perhelatan Sea Games XXVI hingga kemarin, Indonesia masih kokoh di puncak. Total Indonesia sudah mengoleksi 140 emas, 112 perak dan 103 perunggu dengan total 355 medali. Dengan raihan medali sebanyak itu, hampir dapat dipastikan Indonesia akan keluar sebagai juara umum. Sebuah catatan prestasi yang wajar, sebab semua penyelenggara Sea Games selama ini memang, hampir pasti selalu keluar sebagai juara umum. Karenanya torehan prestasi yang dicatatkan dutaduta olahraga tanah air itu, tidak perlulah terlalu dibesar-besarkan. Memang prestasi itu haruslah disyukuri, sebab wajah negeri dipastikan akan tercoreng, kalau gelar juara umum, lepas dari jangkauan. Agar gelar juara umum, layak disebut membang– gakan, tugas menyempurnakannya berada di pundak Titus Bonai dkk. Partai final melawan Malaysia di cabang sepakbola, akan menjadi faktor penentu kesempurnaan gelar juara umum tersebut. Begitu pentingnya medali emas cabang sepakbola, sehingga tidak sedikit masyarakat yang memiliki pendirian ; lebih baik tidak meraih gelar juara umum, asal medali emas sepakbola bisa didapat. Dengan kata lain, medali emas cabang sepakbola merupakan medali yang nilainya lebih tinggi diban– dingkan cabang lain. Sukses meraih medali emas sepakbola akan menyenangkan seluruh rakyat Indonesia. Seluruh rakyat akan larut dalam ke– gembiraan yang tiada tara. Apalagi, sudah sangat lama (20 tahun lalu), Indonesia tidak pernah meraih medali emas pada cabang sepakbola Sea Games. Indonesia meraih emas SEA Games XVI tahun 1991 di Manila, Filipina. Di final melawan Thailand, Indonesia sukses meraih emas berkat kemenangan 4-3 (0-0) melalui adu penalti. Kendati lawan yang akan dihadapi pada pusingan akhir nanti adalah 'Harimau Malaya Muda' Malaysia, yang notabene sudah pernah mengandaskan 'Garuda Muda' 1-0 pada babak penyisihan, tidak berarti peluang kita menjadi jawara menjadi lebih kecil dibanding seteru abadi tersebut. Kita berharap, apa yang terjadi pada timnas senior pada Piala AFF tahun lalu, menjadi berbalik mengun– tungkan kita. Kala itu timnas senior menghajar Malaysia 6-1 di babak penyisihan. Namun, Malaysia gantian mempecundangi Indonesia 3-0 di babak final, sekaligus meraih gelar juara. Kini, hal yang sama kita harapkan terulang kembali. Malaysia menang di babak penyisihan, namun saat partai penentuan (final), semoga Patric Wanggai dkk tampil 'menggila' dan sukses membalikkan keadaan sekaligus mempersembahkan medali emas. Hanya dengan raihan medali emas sepakbola, gelar juara umum Sea Games, akan terasa sempurna dan membahagian rakyat. Semoga...(**)

MUSIK KAMPUSKAMPUS-Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara memperingati 30 Tahun Ikatan Mahasiswa Sastra Inggris (IMSI) di pelataran parkir kampus tersebut, Minggu (20/11). Di acara itu, mahasiswa menampilkan sejumlah kreasi seni, di antaranya bermusik. Salah satu band kampus yang tampil adalah Band 6a6 (Six a Six) yang mengaransemen ulang lagu “Cinta” ciptaan Alm Chrisye.

Hasil Survei GPPI

Gus Irawan Kandidat Terkuat Gubsu 2013 Medan-andalas Kendati Pemilihan Gubernur SumateraUtara (Pilgubsu) baru akan digelar pada 2013, namun sebagian lembaga sudah mulai memprediksikan siapa-siapa saja figur yang akan maju memperebutkan kursi orang nomor satu di Sumut tersebut. DPD Tingkat I Gabungan Pemuda Pembangunan Indonesia (GPPI) Sumatera Utara, baru-baru ini melaksanakan survei calon gubernur kepada 1200 responden di sejumlah kabupaten/kota di Sumut. Dari survei tersebut, Gus Irawan Pasaribu mendapat respon tertinggi untuk menduduki posisi Gubsu dari kandidat lainnya. “Gus Irawan kandidat terkuat Gubsu mendatang. Seandainya Pilkada Sumut digelar Nopember 2011 ini, kami bisa pastikan pemenangnya Gus

Kandidat Gubsu Hasil Survei GPPI Gus Gus Irawan Pasaribu (Dirut PT Bank Sumut) Rahmad Shah Rahmad (Anggota DPD RI) Gatot Gatot Pujo Nugroho (Plt Gubsu) TT Erry Nuradi (Bupati Serdang Bedagai) RE RE Nainggolan (Mantan Sekdaprovsu) Irawan,” kata Sekretaris DPD I GPPI Sumut, Hasbi Simanjuntak, kepada wartawan di Medan, Minggu (20/11). Selain Gus Irawan, ujar Hasbi, kandidat lain yang berpeluang menjadi Gubsu mendatang, yakni Rahmad Shah, Gatot Pujo Nugroho, T Erry Nuradi dan RE Nainggolan. Disebutkan, Gus Irawan mendapat respon cukup tinggi di sejumlah daerah, antara lain Kota Medan, Langkat,

Deli Serdang, Asahan dan Tapanuli Selatan. Dijelaskan, berdasarkan survei dilakukan GPPI Sumut, Gus Irawan memiliki peluang paling besar memenangkan Pilgubsu 2013, karena Gus Irawan dinilai sebagai tokoh populer dan dikenal dekat dengan masyarakat Sumut. Menurut responden, tambah Hasbi, umumnya masyarakat mengenal Gus Irawan melalui aktifitasnya sebagai Direktur Bank Sumut. Terlebih melalui program Bank Sumut, Gus Irawan diakui sering terjun ke masyarakat melakukan penyuluhan ke desa-desa. Di samping itu, sebut Hasbi, masyarakat juga berkeyakinan bila Gubsu mendatang berasal dari kalangan praktisi ekonomi, bisa membawa perubahan lebih baik untuk Sumut ke depan. “Sejumlah masyarakat, khususnya dari kalangan petani dan ekonomi menengah ke bawah, yakin bila Gus Irawan menjadi Gubsu, perputaran ekonomi di Sumut lebih baik dibanding saat ini,” ucap Hasbi Simanjuntak. (HAM)

KPK Diminta Ambil Alih Dugaan Korupsi Pelindo I Medan- andalas Setelah jajaran Direksi Pelindo I Medan, seperti Dirkeu Iman S, giliran Dirpum elindo I Iman Iskandar dan stafnya diperiksa diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) pekan lalu. Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan di kantor Pelindo I, Iman Iskandar sebelumnya menjabat direksi di Pelindo I, pernah juga menjabat Senior Manajer bidang pengadaan di kantor pusat Pelindo I Medan dan GM UTPK Gabion Belawan dan GM Dumai dan Dirop Pelindo IV di Makasar. Iman Iskanda diperiksa terkait dugaan korupsi proyek pengadaan dua unit crane atau pengangkut peti kemas di Pelabuhan Belawan pada 20072008 dan proyek rehabilitasi kantor pusat direksi tahun 2010, tanah urug di Unit Galangan Kapal Cabang Belawan. Menurut sumber, Kejatisu juga bakal memeriksa mantan

Dirpum PT Pelindo I, Pasoroan Herman Harianja yang dimutasikan menjadi Dirpum PT (Persero) Pelindo IV di Makasar. “Dengan kepindahan Herman ke Pelindo Makasar, terjadi kepanikan manajemen di Pelindo I,” kata Ketua Umum DPP LSM Cifor, Roby Haris melalui Sekjennya, Ismail Alex, didampingi Bidang Hukum Julfikar, SH, MH serta staf Humasnya Rinaldi Tanjung, Minggu (20/11) di Medan. Ismail Alex mengatakan, merasa ragu atas kinerja Kejatisu menuntaskan pengusutan dugaan korupsi di Pelindo I. Pasalnya pihak Kejatisu saat masih dipimpin Gortap Marbun melalui Asisten Intelijen Kejatisu M Yusni, sudah memeriksa pejabat PT Pelindo I dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan dua unit container crane dan empat unit transtainer di PT Pelindo I, Unit Terminal Peti Kemas(UTPK) yang kini berubah menjadi Belawan

Internasional Container Terminal(BICT) bernilai Rp 80 miliar tahun 2007, namun hingga kini kasusunya tidak tuntas. Pihak pemenang tender PT Transindo yang beralamat di Jakarta juga sudah diperiksa. Tapi tak jelas juntrungan kasusnya. “Persoalan korupsi di Pelindo I Medan memang berat untuk diungkap kalau tidak diambil alih oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena termasuk ‘ATM’ oknum pejabat di republik ini,” tuding Alex. Alex menambhkan, untuk mengalihkan perhatian publik, Dirut Pelindo I Harry Susanto telah dimutasikan menjadi Dirut Pelindo IV Makassar, Dirpum Pelindo I, Pasoroan Herman Harianja menjabat Dirpum Pelindo IV Makassar. Sementara Dirut Pelindo IV, Alfred Naksir kini menjabat Dirut Pelindo I dan Dirop Pelindo IV, Iman Iskandar kini menjabat Dirpum Pelindo I Medan. (DP)

Potensi Hujan di Sumut Tetap Tinggi Medan-andalas Beberapa hari ke depan, pantai barat maupun pantai timur Sumatera Utara (Sumut), bahkan negara tetangga, masih berpeluang curah hujan dengan intensitas tinggi, mengingat saat ini masih terjadi gejolak cuaca di kawasan Selat Malaka. Selain gangguan cuaca di Selat Malaka, saat ini juga masih berpotensi gangguan cuaca di Laut China Selatan. Pumpunan awan menjulang tinggi masih menggelayut kawasan Selat Malaka, menyebabkan ketenangan penumpang dalam penerbangan agak terganggu, akibat awan-awan gelap ditembus pesawat. Hartanto, Kepala Data dan Informasi (Datin) pada BMKG wilayah I stasiun Bandara Polonia Medan membenarkan hal itu ketika dikonfirmasi di bandara itu, Minggu (20/11). Menurutnya, saat ini dibandingkan gangguan cuaca di Laut China Selatan (LCS), gejolak yang terparah terjadi di kawasan Selat Malaka, menyebabkan berpeluang intensitas curah hujan tinggi di kawasan pesisir barat Sumatera Utara seperti Madina, Sibolga bahkan Tapanuli Tengah (Tapteng).

Sementara di pesisir timur seperti kawasan Medan, Deli Serdang, Langkat bahkan Asahan, intensitas hujan ringan dan sedang merata. Begitupun BMKG memprakirakan, ke depan hujan-hujan intensitas tinggi masih akan terjadi terutama di kawasan pesisir timur. Bahkan curah hujan tinggi saat ini berlangsung di kawasan Pulau Penang. Kota pinggir laut itu terlihat awanawan gelap menyelimuti kawasan itu menyebabkan hujan pada sore, malam bahkan pada pagi hari sejak November sering terjadi secara tiba-tiba. Misalnya Acoth, 55, pengurus Hotel Singapura di Penang menyatakan, sejak November intensitas curah hujan meningkat baik pada sore maupun pada malam hari. “Sejak Nopember lebih banyak hari diguyur hujan dari pada cerah matahari,” ujarnya. Sementara itu Hj Faridah (45) pemilik restoran muslim Sulaiman di kota Hajyai Thailand Selatan, Kamis (17/11), menyatakan saat ini intensitas curah hujan meningkat di kawasan itu, mengingat kota pariwisata berdekatan dengan Laut China Selatan. (RIL)

Eva Syahfitri, Calon Wisudawan Terbaik UMSU Medan-andalas Eva Syahfitri Nasution, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FH UMSU) yang pernah meraih juara I mahasiswi berprestasi tingkat Kopertis Wilayah I April 2010 lalu, diprediksi akan menjadi wisudawan terbaik UMSU yang akan digelar pada 3 Desember mendatang. Tak tanggung-tanggung, Eva berhasil meraih Indek Prestasi Kumulatif ( IPK ) 3,96 dengan judul skripsi "Tinjauan Yuridis Terhadap Kebijakan Pidana Bersyarat Dalam Perspektif Hukum Pidana". IPK tertinggi itu tertera dalam surat yang dikeluarkan Ida Hanifah, Wakil Dekan I FH UMSU pada tanggal 14 November 2011. Demikian disampaikan Humas UMSU, Anwar Bakti, kepada wartawan di Medan, ketika menjelaskan persiapan pelaksanaan acara wisuda UMSU yang akan digelar awal Desember mendatang di gedung Selecta Jalan Listrik Medan. "Wisuda kali ini akan

diikuti oleh 1.705 orang dari 7 fakultas dan pascasarjana di lingkungan UMSU,” sebut Anwar Keberhasilan Eva Syahfitri Nasution, kelahiran Sei Buluh, 7 Mei 1989, anak dari Bukhari Nasution meraih IPK 3,96, itu melampaui keberhasilan wisudawan UMSU sebelumnya. Tercatat beberapa nama yang pernah berhasil dengan IPK tinggi, Diah Wardani dari Fakultas Ilmu Pendidikan dengan IPK 3,94 pada wisuda November 2010, Adytia Reza Syahputra dari Fakultas Ekonomi, IPK 3,81 wisuda periode I 2009. Kemudian, Emlida Khairani Manurung dari Fakultas Ekonomi, IPK 3,81, terpilih sebagai wisudawan terbaik periode I, April 2011. Rektor UMSU Agussani Rektor UMSU melalui Anwar Bakti mengatakan, memberkan apresiasi kepada mereka yang berhasil meraih IPK tertinggi. “UMSU tetap memberikan perhatian dan penghargaan kepada mahasiswa yang berprestasi," ujar rektor seraya. (HAM)

Suara Anjing Bantu Penangkapan Imigran Gelap Medan-andalas Perburuan petugas Rumah Detensi Imigran (Rudenim) Medan terhadap imigran gelap yang melarikan diri saat rekreasi di Theme Park, Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, terus berlanjut. Berbagai cara dilakukan petugas untuk mempertanggungjawabkan kelalaian mereka dalam mengawasi imigran-imigran gelap tersebut. “Ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami. Infromasi sekecil apapun yang didapat di lapangan, selalu ditindaklanjuti. Berbagai cara kami lakukan untuk menemukan mereka (imigran gelap),” terang Kepala Rudenim, Muhartono SH, kepada andalas, Minggu malam.

Sampai saat ini, kata Muhartono, beberapa petugas Imigrasi bersama petugas Polsek Pantai Cermin masih di-standby-kan di Theme Park, mencari dua imigran gelap yang masih lolos. “Alhamdulillah, dua lagi sudah berhasil kami temukan. Tinggal dua lagi yang masih

kami kejar. Ini semua tidak terlepas dari bantuan masyarakat dan polisi,” bebernya. Muhartono menceritakan, ada yang menarik dalam penangkapan terhadap salah seorang deteni (imigran gelap). Sebab, deteni tersebut berhasil ditemukan berkat bantuan hewan peliharaan warga. Saat itu, ada seekor anjing warga yang menggonggong melihat hal yang aneh. Lalu, si empunya anjing kemudian keluar rumah dan mencari tahu penyebab anjingnya menggonggong. Setelah beberapa saat berkeliling, warga tersebut menemukan seorang imigran gelap tengah bersembunyi di rawarawa dekat rumahnya. “Warga

tersebut kemudian menyerahkannya ke Mapolsek Pantai Cermin. Sedangkan satu lagi kabarnya menyerahkan diri ke Polsek,” terangnya. Berdasarkan data yang diperoleh, saat ini sudah 8 imigran gelap yang melarikan diri saat pembagian makan siang di Theme Park berhasil ditemukan. Mereka masingmasing, Mohammad Reza, Abdul Fazal, Muhammad Reza, Kadim Ali, Muhammad Ali, Abdul Rahman, Amanullah Husain dan Muhammad Yasin. Muhartono juga menambahkan, untuk membantu proses pencarian, mereka juga menyebarkan informasi tentang ciri-ciri serta identitas para imigran yang belum tertangkap kepada petugas dan supir di beberapa

terminal di Kota Medan. Sebelumnya, sekitar 11 orang dari jumlah 89 imigran gelap yang sedang melaksanakan rekreasi di Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (17/11) kabur dengan cara melompat pagar pembatas di lokasi objek wisata tersebut. Kaburnya orang asing tersebut, baru diketahui setelah dilakukan pembagian jatah makanan terhadap mereka. Yang sebelumnya jumlah orang asing itu mencapai 89 orang, ternyata setelah dihitung tinggal 78 orang lagi, dan 11 orang menghilang tidak diketahui ke mana. Imigran gelap tersebut berada di Pantai Cermin, difasilitasi oleh NGO asing. (THA)


MEDAN KITA

Senin 21 November 2011

145 Ribu Warga Medan Perjuangan Terdaftar e-KTP

harian andalas | Hal.

3

“Merepotkan, Karena Harus Bolak Balik ke Kantor Camat” Andalas/dok

Medan-andalas Ada sebanyak 145 ribu warga Kecamatan Medan Perjuangan yang bakal mendapatkan KTP elektronik (eKTP). Namun, pelayanan eKTP masih terkendala akibat minimnya alat yang tersedia. “Saat ini, kita baru memiliki 2 alat, kalau mau cepat selesai butuh 8 atau 9 alat. Tapi, ini sudah kita minta untuk penambahan, namun belum datang alatnya," kata Camat Medan Perjuangan, Rakhmad ASP Harahap SSTP, kepada andalas, Minggu (20/11) melalui telepon seluler. Dia menyatakan, masyarakat sangat antusias mengurus KTP elektronik. Pendaftaran

e-KTP di Kecamatan Medan Perjuangan telah dimulai sekitar 3 minggu yang lalu. Untuk memudahkan masyarakat berurusan, kata camat, pengurusan e-KTP dilakukan dengan sistim pendaftaran per kelurahan, setiap harinya. “Medan Perjuangan sendiri ada 9 kelurahan. Jadi kita undang per harinya satu kelurahan. Pendaftaran mulai pukul 08.00 sampai 17.00 WIB. Pemeriksaan pendaftar diselesaikan hingga malam hingga pukul 23.00 WIB," sebut Rahmad. Namun, saat disinggung mengenai target penyelesaian e-KTP di kecamatan yang dipimpinnya, Rakhmad tidak berani memasang target. Ka-

E-KTPE-KTP-Salah seorang warga saat mengikuti proses pengurusan e-KTP di Medan. rena tergantung ketersediaan alat yang digunakan. Dengan 2 alat yang ada saat ini, katanya, per harinya hanya mampu melayani maksimal 350 orang. Sedangkan

jumlah warga Medan Perjuangan yang akan memperoleh e-KTP mencapai 145 ribu orang. "Jadi, gak mungkin cepat selesai. Kita masih menunggu penambahan alat," terangnya.

Disinggung mengenai adanya keluhan warga saat mendaftar, misalnya warga yang merasa terlalu lama namanya dipanggil, menurut camat, hal itu merupakan masalah teknis. "Kita akan tertibkan lagi, mana tau ada kesalahan prosedur. Kita tetap lakukan evaluasi. Tapi, masalahnya sudah selesai," aku Rakhmad. Dari pantauan andalas, Sabtu (18/11) sejak pagi masyarakat Kelurahan Sidorame Barat II Kecamatan Medan Perjuangan tampak ramai mendaftar di tempat pendaftaran di depan kantor camat, Jalan Sehati. Warga datang dengan membawa undangan, lalu mendaftar. Setelah men-

dapatkan nomor antrean, warga kembali ke rumah, meskipun petugas tetap melakukan pemanggilan per 10 orang. Setelah dipanggil, warga memasuki ruangan perekaman data. Salah seorang petugas yang menerima surat undangan sesuai nomor urut antrean di ruangan perekaman data, mengatakan di sini dilakukan pengambilan foto, sidik jari dan pemeriksaan mata dan membubuhkan tanda tangan di layar elektronik. Setelah itu, baru menandatangani tanda sudah mengikuti pendaftaran dan perekaman pengurusan KTP elektonik. Salah seorang warga

Lingkungan I Kelurahan Sidorame Barat II, boru Tobing mengatakan, pengurusan eKTP ini cukup merepotkan, karena harus antre mendaftar dan menunggu dipanggil. "Jadi setelah daftar, antre untuk dapat nomor. Baru, pulang dan kembali lagi siang kemari, dan antre lagi menunggu dipanggil sesuai nomor antrean," ungkapnya. Maunya, kata ibu Tobing, pendaftaran dilakukan per lingkungan masing-masing jadi tidak harus lama menunggu. Seorang ibu juga mengatakan, pengurusan e-KTP merepotkan, karena harus bolakbalik ke kantor camat. (YN)

Rehab Gedung SMA 13 Diduga Proyek 'Siluman' Medan-andalas Rehab gedung ruang belajar SMA Negeri 13, Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor Medan, diduga proyek "siluman". Pasalnya, kepala sekolah sama sekali tidak mengetahui perihal proyek tersebut, karena tidak pernah ada koordinasi ataupun pemberitahuan baik secara tertulis maupun lisan. Informasi yang diperoleh dari LSM Transparansi Anggaran Lintas Instansi Indonesia (Tralindo), proyek rehab yang diperkirakan bernilai Rp 700-an juta itu, dikerjakan tanpa plang proyek, sehingga masyarakat sama sekali tidak mengetahui dari mana sumber dana, berapa anggaran, apa nama perusahaan yang melaksanakannya, dikerjakan mulai tanggalberapa dan kapan berakhir pekerjaan itu dilaksanakan. "Sangat ironis memang, jika Kepsek SMA Negeri 13 Drs Trisno SPd sama sekali tidak mengetahui asal-muasal proyek rehab gedung pada sekolah yang dipimpinnya,” ujar R Manik, Direktur LSM Tralindo, di Medan, Minggu (20/11). Manik mengatakan, sang kepsek sama sekali tidak dilibatkan dalam proyek rehabilitasi ruang belajar di sekolah itu. “Saya han-

ya diamanahkan untuk membina, mengawasi guru-guru dan murid. Masalah hadirnya proyek rehab bangunan di sekolah ini tidak pernah saya campuri,” ujar Manik menirukan jawaban Trisno saat Tralindo melakukan investigasi ke sekolah yang berlokasi di Jalan HM Zein Hamid Medan itu. Kata Manik, Kepsek mengakui, pernah seorang pejabat Dinas Pendidikan Medan menyuruhnya untuk menandatangani dokumen terkait proyek rehab ini. “Dokumen itu terpaksa ditandatanganinya mengingat bahwa perintah itu datangnya dari atasan,” ujar Manik. Selain itu, masih ada lagi proyek terselubung berupa pengadaan meja dan kursi belajar murid yang diperkirakan sedikitnya 28 unit (1 meja 2 kursi/palet-red). Proyek pengadaan meja dan kursi itupun juga tidak diketahui Kepsek SMA

Negeri 13. “Pengadaan meja kursi itupun, sama sekali tidak saya tahu persis. Soalnya, datang truk mengantar meja dan kursi ke sekolah ini, ya saya terima,” tutur Manik mengutip Trisno. LSM Tralindo menduga, rehab bangunan 7 lokal dan pengadaan 280 unit meja dan kursi belajar di SMA 13 melanggar Peraturan Presiden (Perpers) No 54 tahun 2010, sehingga bisa dikatakan sebagai proyek siluman. Sebab, berdasarkan Perpers No.54, segala bentuk proyek baik kecil, menengah maupun besar harus memasang plang proyek. Di papan proyek tersebut harus diterakan angka biaya yang digunakan, sumber dananya dijelaskan, dan nama perusahaan yang melaksanakan proyek tersebut harus jelas. “Jika proyek tersebut tidak gunakan plang proyek, maka proyek tersebut terindikasi terjadi penyimpangan atau korupsi. Maka yang namanya sudah bernuansa korupsi, tentu harus dilakukan pengusutan secara cermat, seksama dan tuntas,” kata Manik seraya meminta Poldasu maupun Kejatisu mengusut tuntas terhadap proyek yang diduga siluman tersebut. (WAN)

andalas/ist

TATAP MUK MUKAA - Anggota DPD RI Dr H Rahmat Shah saat melakukan tatap muka dan dialog dalam rangka reses dengan jajaran Muspida Kabupaten Labuhan Batu Selatan.

Minta Anggaran ke Pusat, Pemda Jangan Nyogok

Pusat Diminta Serius Perhatikan Infrastuktur di Daerah Medan-andalas Pemerintah daerah (Pemda) diminta agar gigih menuntut hak-hak finansial daerah ke pemerintah pusat. “Surati, kejar dan jangan bosan,” kata Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dr H Rahmat Shah di hadapan jajaran Muspida Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Rabu (16/11) di Kota Pinang. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Pemkab Labusel tersebut, Rahmat didampingi Sekda Labusel Rusman Syahnan SH dan Ketua DPRD Labusel Feri Andika Dalimunthe SKom , merupakan bagian dari rangkaian reses Rahmat sebagai Anggota DPD RI asal pemilihan Sumatera Utara. Dia menyebutkan, untuk Tahun Anggaran 2012, pemerintah pusat telah menetapkan anggaran belanja lebih dari Rp1.400 triliun. APBN yang telah disetujui DPR tersebut merupakan nilai dan angka yang tidak sedikit dan bila dipergunakan secara benar dan transparan, diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memba-

wa kemakmuran bagi bangsa. “Karena negara ini adalah milik bersama dan bukan milik segelintir atau sekelompok orang tertentu, pastinya kue pembangunan harus dibagi untuk sebesar-besarnya kelompok masyarakat, termasuk masyarakat di daerah terpencil dan daerah miskin sekalipun,” ujarnya. Untuk itu, pemerintah daerah harus gigih menuntut hak-haknya ke pemerintah pusat, terutama hak anggaran untuk pembangunan di daerah. “Kami ( DPD RI ) di Jakarta, siap memfasilitasi rekan-rekan di daerah dan siap membantu,” tegas Rahmat. Namun demikian, Rahmat mengingatkan agar dalam memperjuangkan hak daerah tersebut, jajaran pemerintah daerah tidak menggunakan uang pelicin dan sogokan. “Tentunya, kita tidak ada yang menginginkan teman-teman di sini nantinya berpindah tempat tidur,” kata Rahmat. Infrastruktur Sementara itu, sewaktu reses ke Kota Padang Sidimpuan, Selasa

(15/11), Rahmat menerima berbagai keluhan dan aspirasi terutama menyangkut minimnya perhatian pemerintah pusat untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu infrastruktur jalan-jalan negara di wilayah Tapanuli bagian selatan yang kondisinya masih sangat memprihatinkan. Di hadapan jajaran Muspida Plus Kota Padang Sidimpuan, Rahmat berjanji akan memfasilitasi dan memediasi pertemuan antara Pemko Padang Sidimpuan maupun pemerintah kabupaten/kota terkait dengan pemerintah pusat agar dapat segera diperjelas komitmen pemerintah pusat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama. Menurut Rahmat, rakyat Indonesia sebenarnya tidak meminta banyak dari negara ataupun pemerintah. Rakyat cukup tangguh dan mandiri di dalam menjalankan roda kehidupan walau di tengah kesulitan hidup yang terus mendera akibat lambatnya perjalanan roda pembangunan di negara ini. (GUS)

Ketua DPRD Medan Dituding Hambat Pembentukan Pansus PSB Medan-andalas Hasil rapat paripurna DPRD Medan tentang pembentukan Panitia Khusus Penerimaan Siswa Baru (Pansus PSB) yang digelar, Kamis (17/11) dinilai cacat hukum. Bahkan, sikap Ketua DPRD Medan Amiruddin yang langsung mengambil keputusan tanpa meminta persetujuan anggota dewan, dinilai sebagai salah satu upaya menghambat pembentukan Pansus PSB tersebut. “Keputusan rapat paripurna itu tidak sah dan cacat hu-kum karena pengambilan keputusan itu tidak sesuai mekanisme. Ketua DPRD Medan Amiruddin telah melanggar tata tertib dewan, bahkan terkesan berupaya agar Pansus PSB tidak jadi dibentuk,” kata Paulus Sinulingga, salah satu anggota DPRD Medan pengusul pembentukan Pasus PSB kepada wartawan, Jumat (18/11). Menurut Wakil Ketua Fraksi PDS ini, tiga opsi yang dihasilkan dalam rapat konsultasi pimpinan fraksi-fraksi sebelum diputuskan, harusnya diampaikan dan diminta persetujuan seluruh anggota dewan di rapat paripurna, bukan membacakannya dan langsung menjadikan sebuah keputusan. “Paripurna itu keputusan tertinggi, hasil rapat pimpinan fraksi itu sifatnya konsultasi bukan keputusan karena kalau dimulai dengan paripurna harus diakhiri dengan

paripurna juga. Jadi ini kesalahan ketua yang sangat fatal karena tiga opsi yang dihasilkan dalam rapat internal dengan unsur pimpinan harusnya disepakati pada rapat paripurna,” tandasnya. Paulus juga menegaskan, Fraksi PDS meminta agar rapat paripurna pembentukan Pansus PSB tersebut diulang kembali. “Kami menganggap keputusan ini tidak sah, makanya kami minta paripurna diulang kembali,” kata anggota Komisi B ini. Untuk mengantisipasi upaya meneggelamkan usulan pembentukan Pasus PSB tersebut, Paulus Sinulingga mengusulkan agar Komisi B DPRD Medan menunda pembahasan R-APBD 2012 khususnya anggaran Dinas Pendidikan Kota Medan, hingga masalah PSB dituntaskan. “Saya akan usulkan kepada Ketua Komisi B untuk menunda pembahasan R-APBD 2012, khususnya anggaran di Dinas Pendidikan Medan hingga kasus PSB tuntas. Penundaan itu tidak melanggar peraturan dan menjadi wewenang dewan,” katanya. Bahkan, menurut Paulus, perselisihan anatara Amiruddin dengan Muslim Maksum, salah seorang anggota Fraksi PKS, dalam rapat paripurna pembentukan Pansus PSB berpotensi menghilangkan upaya pembentukan Pansus PSB. Pasalnya, selama ini gejala

tersebut telah terlihat dengan lamanya proses menggelar Sidang Paripurna pembentukan Pansus PSB, termasuk penyampaian surat rekomendasi Komisi B tentang pencopotan Kadisdik Medan Hasan Basri. “Namun, harus dipikirkan juga dampaknya bagi pembangunan, karena bila satu anggaran ditunda pembahasannya, otomatis anggaran lainnya turut tertunda. Tapi kalau tidak begini, besar kemungkinan masalah ini hilang dan muncul kasus yang baru dalam PSB tahun ajaran 2012/2013 mendatang,” pungkasnya. Tetap Dilakukan Saat dikonfirmasi melalui telepon seluernya, Jumat (18/11), Ketua DPRD Medan Amiruddin memastikan usulan pembentukan Pansus PSB akan tetap dilakukan. Menurutnya, sidang paripurna yang berakhir ricuh tersebut dalam kondisi diskor. “Keputusan belum final, masih ada peluang terbentuknya Pansus PSB,” ujar Amiruddin. Terkait masalah kericuhan antara diruinya dan Muslim Maksum, menurut Amiruddin, hal tersebut merupakan hal yang biasa terjadi dalam lembaga politik. “Ini lembaga politik yang terdiri dari beragam partai politik. Jelas akan sering terjadi gesekan untuk memperjuangkan kepentingan partai politik masing-masing,” tandasnya. (BEN)


HUKUM & KRIMINAL

Senin 21 November 2011

harian andalas | Hal.

Apel Aksi Peduli Keselamatan Lalu Lintas Gunung Sitoli-andalas Kepolisian Resor Nias menggelar apel aksi peduli keselamatan lalu lintas tahun 2011 di lapangan Merdeka Gunungsitoli, Minggu (20/11) pukul 15.00 WIB. Hadir pada kesempatan tersebut Kapolres Nias AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK, M.Hum, Bupati Nias, Bupati Nias Barat, Bupati Nias Utara, Walikota Gunungsitoli, Dandim 0213 Nias, Dansubdenpom I/25 Nias, personil TNI Polri, personil Dinas Perhubungan Kabupaten dan Kota, Mahasiswa serta Kelompok Masyarakat Pecinta Tertib Berlalu Lintas. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel dengan Inspektur Upacara (Irup) Bupati Nias Sokhiatulo Laoli, yang diikuti dengan penyerahan helm SNI secara simbolis kepada peserta apel, dilanjutkan dengan pelepasan balon imbauan tertib berlalu lintas. Selanjutnya Kapolres Nias

4

andalas/ist

beserta Muspida Plus dan peserta apel yang hadir melaksanakan kegiatan pawai keliling Kota Gunungsitoli dalam mensosialisasikan penggunaan helm SNI dan penyalaan lampu utama (Light On). Setelah pelaksanaan pawai, seluruh peserta kegiatan berkumpul di Pos Lantas Kota Gunungsitoli untuk menerima pembagian stiker dan brosur tertib berlalu lintas. Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut dari arahan Kapolda Sumut terkait upaya membangun budaya tertib berlalu lintas dengan kegiatan aksi peduli keselamatan berlalu lintas yang melibatkan Pemda setempat dan komponen masyarakat. Disamping itu juga sebagai wujud kepedulian Pemerintah Daerah terhadap keamanan, ketertiban, keselamatan dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat. (HER)

PASANG HELM STANDAT – Kapolres Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK, M.Hum memasang helm berstandar SNI usai apel aksi peduli keselamatan lalu lintas tahun 2011 di lapangan Merdeka Gunungsitoli, Minggu (20/11) pukul 15.00 WIB.

Terkait Kasus Jual Beli Lahan Sawit

Kapolda: Ignasius Sago Pasti Ditahan Konvoi tertib lalu lintas diadakan dengan pawai kendaraan dan safety.

Mr X Tewas Digilas KA Perbaungan-andalas Seorang pria tanpa identitas (Mr X), diperkirakan berusia 35 tahun ditemukan warga tewas mengenaskan di perlintasan kereta api di KM 38-39, persisnya di Dusun I, Desa Pematang Sijonam, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu(20/11) sekira pukul 07.15 WIB. Ditubuh sesosok mayat yang diduga ditabrak KA tersebut, petugas dari Polsek Perbaungan yang melakukan identifikasi tidak menemukan identitas apa pun dipakaian korban. Kondisinya cukup tragis,

tampak bagian kepala korban remuk, kaki dan tangan kiri putus akibat terseret sekitar 40 meter dari lokasi kejadian. Kapolsek Perbaungan, AKP Marluddin SAg membenarkan peristiwa tersebut. “Saat ditemukan korban telah tewas, kini dievakuasi ke RSUD Sultan Sulaiman, Sei Rampah. Adapun ciri-cirinya, tinggi badan sekitar 158 cm, memakai celana pendek warna biru muda, baju kaos hitam liris merah, serta celana dalam warna biru tua memakai sandal kulit merek Prodilex,� tandas Kapolsek. (RYAD)

Dianiaya Tetangga, Wanita Hamil Lapor Polisi Biru Biru-andalas Sungguh malang nasib Friska Br Sembiring (30). Ibu 2 anak itu dihina bahkan dianiaya oleh tetangganya, S dan RP di kediamannya di Dusun V Perum Asabri Blok L Desa Selamat, Kecamatan Biru-Biru, Minggu (20/11) pukul 09.00 WIB. Ceritanya, pagi itu Friska baru pulang belanja. Sepulang belanja, Friska menjemur pakaian yang baru selesai dicucinya. Saat itulah, 2 orang tetangganya, S dan RP mencaki-maki korban. Spontan, Friska yang sudah tidak tahan dengan ucapan kedua tetangganya itu langsung membalas ucapan itu "aku kan juga manusia yang punya batas sabar. Jadi kubalas lah kata-kata orang tu bang, kubulang ma

orang tu, kaulah yang kayak gitu,� ungkap Friska. Ucapan Friska membuat pelaku emosi. Tanpa disadari oleh Friska yang tengah melangkah masuk ke dalam rumah, tiba-tiba S dan RP langsung menyerang Friska. Tanpa belas kasihan, S dan RP menghajar Friska dengan mencakar, menampar, menggumul bahkan perut Friska yang tengah hamil 2 bulan juga ditendang kedua pelaku. Atas dasar itu, Friska pun mendatangi Polsek Biru-biru untuk membuat laporan, Minggu (20/11) pukul 14.00 WIB. Kapolsek Biru-biru, AKP Mulyadi yang dikonfirmasi membenarkar adanya laporan tersebut dan akan segera memanggil dan memeriksa orangorang terkait dalam kasus tersebut. (STP)

Medan-andalas Tersangka dugaan kasus penipuan dan atau penggelapan serta pemalsuan surat jual beli lahan sawit di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ignasius Sago (67) dipastikan akan menghirup pengapnya udara Rumah Tahanan Polisi (RTP) Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapoldasu). Warga Jalan Kejaksaan, Medan yang menyerahkan diri setelah di DPO Polda Sumatera Utara selama kurang lebih 2 bulan lamanya itu akan dijebloskan ke dalam penjara/ditahan jika kesehatannya sudah pulih. “Pada saat menyerahkan diri ke Polda Sumut, tersangka se-

benarnya akan langsung ditahan, tetapi dia mempunyai catatan sebagai penderita penyakit jantung. Penyidik kemudian berkoordinasi dengan Bidang Dokkes Polda Sumut, dan disarankan untuk sementara waktu tidak dilakukan penahanan. Tetapi kalau dia sudah dinya-

takan sehat pasti segera kita tahan meskipun sudah pernah di operasi. Kita tidak ingin kasus meninggalnya Kadis Bina Marga, Gindo Maraganti Hasibuan kembali terulang, “ kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro kepada wartawan, Minggu (20/11). Lebih lanjut jenderal polisi bintang dua itu menerangkan, tersangka yang harus segera ditahan, misalnya berpotensi melarikan diri, menghilangkan barang bukti atau mempersulit jalannya pemeriksaan. Keputusan penyidik Poldasu tidak menahan tersangka Ignasius Sago, diharapakan tidak mengulang peristiwa pemeriksa-

Bertengkar dengan Teman Pria

PSK Bandar Baru Tewas Gantung Diri Sibolangit-andalas Bela (21) warga Jalan Binjai KM 19, pekerja sex komersial (PSK) di lokalisasi Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang ditemukan tewas tergantung dengan kain panjang di pintu kamar mandi kosnya di kawasan Padang Mas, Desa Bandar Baru, Sabtu (20/11). Keterangan diperoleh andalas di lokasi menyebutkan, korban pertama kali ditemukan oleh teman satu kosnya, Dewi tergantung di dinding kayu penyangga atap seng tempat mereka kos. Melihat hal tersebut, Dewi pun langsung menjerit, sehingga mengundang perhatian penghuni kos yang lain hingga datang ke lokasi kejadian. Mengetahui ada wanita tewas gantung diri warga pun langsung menghubungi Pos Polisi Bandar Baru dan petugas kemudian meneruskannya ke Mapolsek Pancur Batu. Mendapat informasi tersebut, petugas Polsek Pancur Batu dipimpin Kanit langsung, Iptu Gunawan SH dan tim forensik Polresta

Medan langsung terjun ke lokasi melakukan olah TKP dan proses indentifikasi terhadap korban. Oleh petugas, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUP H Adam Malik Medan guna dilakukan otopsi. Informasi lain yang diperoleh wartawan menyebutkan, malam hari sebelum kejadian, korban ditemukan sempat bertengkar dengan Soni Wae Zebua alias Ucok (28) karyawan Bungalow Kumala yang diduga sebagai pacar korban. "Tadi malam, mereka sempat bertengkar, namun berhasil dilerai, keduanya pun bisa ditenangkan. Namun tadi, dia (red-korban) ditemukan telah tiada," ujar Dewi. Sementara itu, Soni Wae Zebua alias Ucok (28) ketika ditemui wartawan mengaku bahwa dirinya bertengkar dengan korban karena menuduhnya selingkuh. "Padahal aku tidak ada selingkuh, aku pun kaget mendengar kalau Bela telah tewas gantung diri," ujar Ucok sembari mengaku berteman dengan korban sejak empat bulan yang lalu. Sementara, Beberapa warga

yang ditemui wartawan mengatakan bahwa selama ini, korban dikenal cukup baik dan tidak ada memiliki musuh. "Kami juga kaget saat mengetahui kalau dia tewas gantung diri, kalau yang bawa dia kemari aku tak tau sama sekali, yang tau itu cuma pemilik barak tempat dia tinggal," ujar seorang pria yang enggan disebut namanya. Kapolsek Pancur Batu, AKP Ruruh Wicaksono SIK SH MH melalui Kanit Reskrim, Iptu Gunawan SH saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. "Hasil olah TKP sementara, pada leher korban ditemukan bekas ikatan kain untuk gantung diri, dari kemaluan korban mengeluarkan cairan. Sementara tidak ada ditemukan tanda-tanda lain seperti tanda perlawanan disekitar TKP. Korban telah dibawa ke RSUP H Adam Malik guna diotopsi. Guna pengusutan lebih lanjut, kita telah mengamankan barang bukti berupa kain panjang yang digunakan sebagai alat gantung diri dan 3 orang saksi untuk diminta keterangan," ujar Gunawan. (STP)

Rumah Dokter Spesialis Kandungan Dibobol Maling PRT Dikejar Pakai Linggis, Kerugian Puluhan Juta Rupiah Rumah dr Alim Sahid Spog (Spesialis kandungan dan anak) di Jalan Laksana No 45/49 Kota Matsum IV Medan , dibobol kawanan maling, Jumat (18/11) sekira pukul 02.30 Wib.

M

eski kawanan maling tidak berhasil membawa kabur barang berharga miliknya, namun kerugian korban mencapai puluhan juta rupiah, sebab sebagian perabot rumah tangga dirusak. Ada dugaan para pelaku merupakan orang yang sudah kenal keluarga korban, sebab saat kejadian pembantu korban melihat sekilas wajah seorang pelaku yang ada kemiripan dengan tetangga mereka. Pengakuan korban saat membuat

an menantu Ignasius Sago berinisial Ben yang terlibat dalam perkara perizinan perkebunan di Kabupaten Madina dengan objek yang sama. Ben juga berstatus DPO Polres Madina, bahkan berkas perkaranya sudah P21 (lengkap), namun belum dapat diserahkan kepada Kejaksaan karena telah melarikan diri. Ben pada saat diperiksa kepolisian sebagai tersangka tetapi tidak ditahan, seperti saat Ignasius Sago diperiksa Poldasu. Sebelumnya Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Heru Prakoso mengatakan, meski tersangka Ignasius Sago tidak

pengaduan di Polsek Medan Area, Jumat (18/11) sore, saat kejadain dirinya sedang bertugas di Kota Pinang Labuhan Batu Selatan. Dini hari itu sekira pukul 03.00 Wib, istrinya menelpon bahwa ada kawanan maling masuk ke rumah mereka. Kata istri saya (Defi), kawanan maling itu masuk setelah merusak jerjak jendela kamar depan. Lantas para pelaku yang diperkirakan berjumlah tiga orang terus mengobrak-abrik seisi lemari, namun tidak menemukam barang berharga, karena panik para pelaku juga merusak tempat tidur. Merasa penasaran, para pelaku masuk ke ruang tamu setelah merusak kunci pintu kamar depan. Agar aksinya berjalan mulus, para kawanan maling ini mematikan semua lampu. Saat itulah, pembantu rumah tangga

(PRT) korban Nurbaini mendengar suara mencurigakan. Ingin tahu, Nurbaini keluar dari kamarnya, dan melihat disekitarnya sudah gelap gulita. Lantas, seorang pelaku menyalakan seter ke arah Nurbaini, sambil mengejarnya dengan linggis. Tak mau jadi korban, dengan penuh rasa takut Nurbaini lari ke kamar istri korban (defi) yang ada di depan kamarnya, dan langsung menguncinya. Karuan saja, Defi tersentak, dan terus menghubungi suaminya, dan keluarga lainnya sambil berteriak maling. Mendengar suara teriakan itu, kawanan maling ini terus berhamburan keluar. Tidak berapa lama, warga dan keluarga korban berdatangan dan terus menyisir areal sekitar rumah. Kejadian ini dengan cepat menyebar, sehingga dalam waktu tidak lama

sejumlah anggota Polsek Medan Area turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi petugas polisi menemukan satu sandal yang diduga milik para pelaku. Dan siangnya, dr Alim Sahid sampai di Medan dari Kota Pinang. Setelah mendapat laporan dari istrinya, dr Alim didampingi adik ipar dan keluarganya membuuat pengaduan ke Polsek Medan Arera. Menurut dr Alim Sahid, dari keterangan pembantu dan sejumlah keluarga. Mereka mencurigai kalau pelakunya tetangga mereka berinisial F. Namun pun begitu kata dr Alim kasusnya kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.�Barangbarang tidak ada yang hilang, tapi kerugian mencapai Rp20 juta, sebab banyak perabot rumah yang dirusak,� rinci dr Alim. (HER)

ditahan, namun keberadaannya tetap dalam pengawasan polisi. “Meski tidak ditahan karena memiliki catatan penyakit jantung, tapi yang bersangkutan tetap diawasi pihak kepolisian,� sebut Heru. Seperti diketahui, Ignasius Sago pengusaha sawit di Kabupaten Madina menyerahkan diri ke Polda Sumut, Selasa (15/11) setelah diburu sekira dua bulan. Ini merupakan tindaklanjut laporan Ir Octo Bermand Simanjuntak pada 1 April 2011 terkait kasus jual-beli lahan sawit di Madina, menyebabkan korban mengalami kerugian sebesar Rp250 juta. (HER)

Pedagang Keripik Dianiaya OTK Pancur Batu-andalas Junaidi (41), lelaki yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang keripik menjadi korban penganiayaan dilakukan orang tak dikenal (OTK) di Jalan Jamin Ginting KM 19, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Pancurbatu, Sabtu (19/11) sekira pukul 05.00 WIB. Tak hanya dianiaya, warga Desa Suka Raya, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, ini juga kehilangan handphone yang diduga dibawa kabur pelaku penganiayaan itu. Tidak terima dengan kejadian tersebut, korban kemudian membuat pengaduan ke Mapolsek Pancur Patu. Dalam pengaduannya korban mengaku, saat sebelum kejadian, setelah mengantar keripik singkong barang dagangannya, korban dengan mengendarai mobil jenis Cerry Box bermaksud pulang dari arah Tanah Karo menuju kediamannya di Desa Suka Raya, Pancur Batu. Namun setibanya di Desa Sugau, Pancur Batu korban dikejutkan dengan teriakan sekelompok pengendara sepeda motor motor dan mengatakan dirinya telah menabrak orang. Merasa dirinya tak ada menabrak orang, korban pun melanjutkan perjalanan kembali ke arah Medan. Namun naas baginya, karena tidak menghiraukan teriakan itu, kelompok OTK yang mengendarai 5 unit sepeda motor berjumlah 10 orang itu langsung mengejarnya dan berhasil menghentikan mobil korban di TKP lalu membabak belurkannnya. (STP)

Curi Motor, Pekerja Bangunan Dihajar Warga Medan-andalas M Andi Pulungan (25), yang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan ditangkap warga saat hendak mencuri sepeda motor di Jalan Keramat Indah, Desa Bandar Klippa, Percut Sei Tuan, Sabtu (19/11). Selanjutnya oleh warga, warga Jalan STM Suka Tabah, Medan Johor ini diserahkan ke Polsek Percut Sei Tuan. Sebelumnya tersangka sempat dibabak belurkan warga. Informasi diperoleh, sebelumnya sekira pukul 09.00 Wib, korban Hendra Silalahi, warga Jalan Seksama, Desa Binjai, Kecamatan Medan Denai, pagi itu lagi berada di rumah temannya dan memarkirkan sepeda motor Zupietr MX BK 5847 QH persis di depan rumah kawannya. Pada saat itu tersangka datang dan mencoba membobol kunci sepeda motor korban. Namun tibatiba pemilik sepeda motor keluar dari rumah. Dia terkejut melihat sepeda motornya hendak dicuri tersangka. Hendra langsung berteriak maling. Spontan warga yang mendengar suara jeritan dari korban, langsung menghampiri tersangka dan membabak belurkannya. Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Maringan Simanjuntak saat dikonfirmasi membenarkan pristiwa tersebut. “Tersangka sudah kita tahan dan kasusnya sedang kita selidiki,� tutur Maringan. (ACO)


HUKUM & KRIMINAL

Senin 21 November 2011

harian andalas | Hal.

5

Giat Berkantor di Polsek

Kapolres Nias Ajak Komponen Keagamaan Berantas Pekat Kepala Polisi Resor Nias, AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto SIK, M.Hum terus melakukan kegiatan berkantor di Polsek-polsek di wilayah hukumnya.

J

umat, (18/11) pukul 09.00 wib, mantan Kasat I/Tipidum (Tindak Pidana Umum) Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumut berkantor di Polsek Sirombu, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat. Hadir pada kesempatan tersebut Kasat Intelkam AKP Berlin J. Zebua S.Sos, Kasat Lantas AKP M Nasir Tanjung SH, Kasat Binmas AKP Drs A.E Telaumbanua MH, dan Kapolsek Sirombu Iptu B Girsang beserta anggota. Dalam arahannya, Kapolres Nias menyampaikan kepada personil yang hadir tentang peningkatan kinerja dan pelayanan masyarakat terutama atensi Kapoldasu tentang pembersihan internal dalam pemberantasan judi, togel dan narkoba. Selanjutnya Polsek Sirombu sebagai wilayah paling barat di wilayah hukum Polres Nias yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif terhadap masyarakat perairan terlebih lagi setelah dibentuknya Pos Polisi Sat Polair untuk menanggulangi berbagai tindak kejahatan perairan seperti penyelundupan, ilegal fishing, penggunaan pukat, dan kejadian orang / kapal tenggelam. Setelah melaksanakan kegiatan berkantor di Polsek Sirombu, Kapolres Nias AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK M.Hum selanjutnya bersama-sama dengan masyarakat sekitar melaksanakan ibadah Salat Jumat di Mesjid Jamik Baiturrahman, Kecamatan Sirombu. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tatap

muka dan Silaturahmi dengan tokoh masyarakat muslim Kecamatan Sirombu diantaranya Al Ustadz Abdullah Syafei dan pada kesempatan tersebut, Kapolres Nias turut memberikan dana bantuan pembangunan Masjid Jamik Baiturrahman, Kecamatan Sirombu. Selanjutnya setelah melaksanakan perjalanan dari Kecamatan Sirombu, pada pukul 17.00 wib bertempat di kantor Sinode BNKP Kota Gunungsitoli, Kapolres Nias AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK M.Hum kembali melaksanakan kegiatan ramah tamah dan dialog interaktif dengan pengurus sinode BNKP Kota Gunungsitoli yang dipimpin oleh Ephorus BNKP Gunungsitoli, Pdt Kaleb Hia S.Th, M.Th. Dalam pertemuan tersebut direncanakan dalam waktu dekat akan disusun Nota Kesepatakatan Bersama (MoU) antara Polres Nias dengan BNKP (Banua Niha Keriso Protestan) yang ditujukan dalam menjalin kerjasama untuk pembinaan umat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif serta pelibatan personil Polres Nias untuk penyampaian sosialisasi hukum dalam kegiatan penggembalaan BNKP. “Berkantor di Polsek merupakan program Kapolda Sumut yang ditujukan untuk mengetahui secara langsung kesiapan Polsek di jajaran. Selain itu juga untuk mendekatkan diri kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di Kecamatan,� kata Mardiaz kepada andalas. Dalam kegiatan tatap muka di Masjid Jamik Baiturrahman Sirombu dan Sinode BNKP Kota Gunungsitoli, Kapolres Nias mengajak partisipasi seluruh komponen keagamaan untuk secara bersama-sama memberantas penyakit masyarakat (pekat) antara lain togel, miras dan narkoba. (HER)

GIAT BERKANTOR DI POLSEK – Kapolres Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK M.Hum saat melaksanakan kegiatan berkantor di Polsek Sirombu Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat.

Pertahankan Aset Sesepuh yang Dirampas PT Musim Mas

Besok, Ribuan Anggota FKPPI Turun ke Jalan Rawe Medan-andalas Ribuan anggota Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (FKPPI) Medan, besok (Selasa, 22 November, red) akan turun dan berjuang mempertahankan tanah waris seluas 3,2 hektar di Jalan Rawe Lingkungan XIV, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli milik pendiri sekaligus sesepuh FKPPI, Zulnamis Ibnu Chaldum, S.Sos yang diduga dirampas PT Musim Mas.

Didampingi wakil ketua I FKPPI Medan, H Bambang Heryanto SH, dan wakil ketua III, Mayor Sinaga serta bendahara, Edo Binar Dutijaba, Krisman menegaskan, terkait insiden, Kamis (17/11) lalu, FKPPI tidak pernah melakukan penyerangan. “Kami hanya mempertahankan dan bermaksud mengamankan aset keluarga kami yang dirampas PT Musim Mas. Kami datang tanpa membawa senjata tajam. Namun di lokasi kami diserang preman-preman bayaran bahkan ada oknum polisi bersenjata di sana,� tegas Krisman. Kami akan melaporkan oknum polisi yang disebut-sebut anak oknum ketua salah satu OKP yang diduga dibayar PT Musim Mas tersebut ke Propam Poldasu atas tindakan arogansinya dalam insiden

itu. Nantinya kami minta pak Kapolda untuk memprosesnya,� tambahnya. Akibat insiden tersebut, sejumlah pengurus FKPPI Medan terluka akibat sabetan senjata tajam. Salah seorang diantaranya, bendahara FKPPI, Edo Binar Dutijaba. Dia menderita luka bacok di bagian tangan kirinya. Kasus penganiayaan secara bersama-sama itu sudah dilaporkan korban ke Polres Pelabuhan Belawan. Laporan korban tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) No Pol. 513/ XI/ 2011/ SPK Terpadu. Warga Asrama Singgasana III, Kelurahan Gaharu Kampung, Kecamatan Medan Timur itu minta Polres Pelabuhan Belawan untuk segera menindak lanjuti laporan pengaduannya. (HER)

“Kami akan turun dengan massa yang lebih besar lagi jika pihak PT Musim Mas mengingkari janji. Artinya, jika Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyatakan bahwa tanah waris terbut milik Zulnamis, maka PT Musim Mas harus mundur. Jika tidak, kami akan bertindak,� tegas ketua FKPPI Medan, Ir A.R Krisman

Purba kepada wartawan di Medan, Minggu (20/11). Sebaliknya, tambah Krisman, pihaknya, dalam hal ini Zulnamis yang diwakili Zakky Syahri akan mundur jika BPN menyatakan lahan itu milik PT Musim Mas. Hal tersebut dilakukan sesuai dengan pernyataan bersama yang dibuat pada Jumat, (18/11).

ABG Dipukuli Teman Kerja

Kadiv Imigrasi: Sembilan Imigran Gelap Ditangkap

Labuhan-andalas Seorang anak baru gede (ABG), Fahrul Rozi (17) warga Lingkungan XI, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (19/11) mendatangi Mapolsek Medan Labuhan. Fahrul Rozi datang untuk membuat laporan pengaduan terkait dengan tindak penganiayaan yang diduga dilakukan rekan kerjanya di PT Angkasa kawasan Kecamatan Medan Deli. Menurut keterangan Fahrul Rozi, kejadian tersebut bermula saat ia sedang melaksanakan tugasnya seperti biasa. Akan tetapi, saat itu ia diejek oleh rekan kerjanya yakni Yuyun (40). Merasa sakit hati, Fahrul Rozi pun langsung membalas ejekan rekan kerjanya tersebut. Akan tetapi, setelah Fahrul Rozi membalas ejekan rekan kerjanya tersebut, Fahrul Rozi langsung mendapatkan tindak penganiayaan hingga membuat ia mengalami luka memar dibeberapa bagian tubuhnya. Tak terima dengan kejadian tersebut, ia pun mendatangi Mapolsekta Medan Labuhan guna membuat laporan pengaduan terkait dengan tindak penganiayaan yang ia alami.(STARBERITA)

Medan-andalas Kepala Divisi Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Wilayah Sumatera Utara, Bambang Widodo mengatakan, sudah sembilan orang dari jumlah sebelas imigran gelap yang kabur di Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, berhasil ditangkap. "Imigran gelap tersebut, saat ini dititipkan di Rumah Detensi Imigran (Rudenim) Medan," kata Bambang Widodo saat dihubungi di Medan, Minggu (20/11). Sebelumnya, sekitar 11 orang dari jumlah 89 imigran gelap yang sedang melaksanakan rekreasi di Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Kamis (17/11) kabur dengan cara melompat pagar pembatas di lokasi objek wisata tersebut. Kaburnya orang asing tersebut, baru diketahui setelah dilakukan pembagian jatah makanan terhadap mereka. Yang sebelumnya jumlah orang asing itu mencapai 89 orang, ternyata setelah dihitung tinggal 78 orang lagi, dan 11 orang menghilang tidak diketahui ke mana.

Imigran gelap tersebut berada di Pantai Cermin, difasilitasi oleh NGO asing. Bambang mengatakan, sembilan orang asing yang berhasil ditangkap itu, beberapa orang di antaranya Abdul Rahman, Abu Fazal, Yasin, Muhammad Reza, Aziz Ullah dan Moh Raza. Selanjutnya, dua orang lagi imigran gelap yang kabur itu, terus diburu hingga berhasil ditangkap kembali. Pihaknya telah memerintahkan dua orang pegawai Rudenim Medan dan bekerja sama dengan aparat kepolisian terus mencari imigran yang menghilang itu. "Pokoknya dua imigran gelap yang belum ditemukan itu harus secepatnya ditangkap dan jangan dibiarkan berkeliaraan di luaran," kata Bambang yang juga mantan Kepala Imigrasi Banda Aceh. Dia mengatakan, ditangkapnya sembilan imigran gelap tersebut, merupakan hasil pencarian yang dilakukan petugas Rudenim Medan, sejak hari Kamis hingga Sabtu. Imigran gelap yang menghilang itu, sempat dilakukan penyisiran di

Pantai Cermin, terminal Amplas Medan dan sejumlah lokasi lainnya yang dianggap dijadikan tempat bersembunyi orang asing tersebut. Kehadiran imigran gelap itu di Medan, merupakan pencari suaka yang melintasi Indonesia dengan tujuan Australia. "Jadi, imigran gelap tersebut, hanya kebetulan melintas di daerah ini," kata Bambang. Ketika ditanya mengenai dua imigran gelap yang belum ditemukan itu, Bambang mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih terus mencari. Bagi masyarakat yang mengetahui dan melihat orang asing itu dapat melapor ke petugas Imigrasi Medan. "Cepat atau lambat, imigran gelap tersebut harus dapat ditangkap. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab Imigrasi," kata Bambang. Sementara itu, data yang diperoleh menyebutkan, jumlah imigran gelap yang sedang rekreasi di Pantai Cermin itu sebanyak 89 orang, terdiri dari Afghanistan (57 orang), Myanmar (24 orang) dan Sri Lanka (8 orang). (ANT)

2011, Jumlah Laka Lantas di Sergai Mencapai 366 Kasus Polres Gelar Apel Peduli Keselamatan Lalu Lintas

Perbaungan-andalas Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas selama 2011 di Kabupaten Serdang Bedagai, tercatat 366 kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 100 orang meninggal dunia, 153 orang mengalami luka berat, 525 orang luka ringan dengan kerugian materil atau harta benda sebesar Rp.1.128.550.000. Rata rata perhari meninggal dunia 1 sampai dengan 2 orang. Dari sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi itu 80 % sepeda motor. Sedangkan dari sejumlah korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia dominan adalah usia produktif termasuk usia pelajar dari dari SMP maupun SMA. Demikian dikatakan Kapolres Sergai, AKBP Arif Budiman SIK saat memimpin apel besar aksi peduli keselamatan berlalulintas dalam rangka program polri di lapangan sepak bola PTPN IV Adolina, Kelurahan Batang Terab, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (20/11). Apel besar aksi peduli keselamatan berlalulintas ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan memberikan keselamatan pada pengguna jalan serta kelancaran arus lalu lintas disepanjang jalan raya.

Apel besar dan kampanye kegiatan aksi peduli keselamatan berlalu lintas, sambung Kapolres, bertujuan untuk meningkatkan peran dan fungsi Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta membangun jiwa budaya tertib berlalu lintas tentang penggunaan helm standar (SNI) dan menyalakan lampu utama pada siang hari. Untuk menyikapi situasi lalu lintas sebagaimana yang terjadi, Polres Sergai bertekad untuk meningkatkan peran serta masyarakat melalui kemitraan bersama guna memantapkan pelaksanaan tugas Polantas dalam rangka mewujudkan budaya tertib lalu lintas dan menciptakan keselamatan lalu lintas dijalan serta pelayanan Polri yang lebih professional dan dipercaya masyarakat, tegas Kapolres Sergai AKBP Arif Budiman SIk MH. Turut hadir Wabup Sergai, Ir H Soekirman, Kabag Ops Kompol B. Aritonang, Kasat Bimmas AKP Syahril, Kasat Lantas AKP Gunadi SB, Kasat Narkoba AKP Noviardi, Kasat Intelkam AKP Drs H Sugiono, para Kapolsek, Camat, Pengurus Bayangkari, kepala desa, OKP, Karyawan PTPN, karyawan swasta, para pelajar, klub sepeda motor, skuter dan mobil serta undangan. (riyad) andalas/supryadi

PASANG HELM STANDAT – Kapolres Sergai, AKBP Arif Budiman SIK MH didampingi Wabup Sergai, H Soekirman memasang helm berstandar SNI kepada lima orang perwakilan dari berbagai elemen. Usai acara Apel Besar tertib lalu lintas diadakan pawai kendaraan dan safety.

Saat Berulang Tahun

Bocah Empat Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Seorang bocah tewas terbawa arus sungai Jalan Denai, kawasan Medan Denai Minggu (20/11) siang. Naasnya, bocah lelaki bernama MR Fadli (4) tewas pada hari kelahirannya. Informasi di lokasi mengatakan, putra dari pasangan Zaenal (27) dan Riri (25) warga Jalan Jermal II No 47 Medan, seperti biasa siang itu sekitar pukul 09.00 Wib korban ditemani kakeknya Albadin (60) bermain di sungai yang lokasi tidak jauh dari rumah. Tidak lama berselang tamu dari keluarga korban datang. Lantas, sang kakek pulang ke rumah untuk melihat siapa tamu yang datang. Setelah itu, sang kakek kembali melihat korban, namun tidak menemukan dimana korban bermain, namun sang kakek hanya melihat sandal korban di bibir sungai. Takut kalau korban terseret arus sungai, kakek korban berteriak minta tolong. Teriakan sang kakek membuat warga sekitar berdatangan, dan terus melakukan pencarian. Tidak berapa lama. warga menemukan

jasad korban mengapung di bawah jembatan Sungai Denai dekat Perumnas Mandala, siang sekira pukul 12.00 WIB dalam kondisi sudah tewas. Pantauan wartawan, suasana duka masih menyelimuti di rumah duka terlihat kesedih di raut wajah kedua orang tuanya. Begitu pula dengan kakek dan nenek kolrban. Sementara, warga sekitar terus berdatangan untuk berbelasungkawa. Rencananya korban akan dimakamkan sore ini juga. Kapolsek Medan Area, Kompol Aries S melalui Kanit Reskrim AKP Jonser Banjarnahor membenarkan kejadian ini. "Belum tahu penyebabnya, korban bermain ditemani kakeknya, tidak tahu kakeknya balik ke rumahnya. Pada saat balik ke sungai, cucunya sudah tidak ada," kata Jonser kepada wartawab.(HER)


RAGAM

Senin 21 November 2011

harian andalas | Hal.

6

5.305 Orang Lagi, Jamaah Haji Sumut di Kota Suci Medan- andalas Haji asal Sumatera Utara yang masih berada di Kota Suci saat ini diperkirakan mencapai 5.305 orang lagi dari jumlah 8.404 orang yang berangkat ke Tanah Suci tersebut. Jumlah jamaah itu akan terus semakin berkurang dengan kedatangan jamaah haji di Bandara Polonia Medan, sesuai dengan jadwal penerbangan dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

dok/andalas

HARUS LLOOYAL AL- Aparat pemerintah Kota Medan harus loyal kepada pimpinannya dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Aparat dari tingkat keluarahaan di kawasan Menteng VII berbaris saat menunggu kedatangan Wali Kota Medan Rahudman Harahap baru-baru ini.

Pulih Senin, Jadwal Penerbangan di Bali Bali-andalas Jadwal penerbangan di Bali akan kembali puluh pada hari ini, Senin (21/11). Hal ini terkait sudah ditutupnya pelaksanaan KTT ASEAN ke-19 dan KTT Asia Timur di kota wisata itu. Namun hingga saat ini, Minggu (20/ 11) lalu lintas di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, masih terganggu. Hal itu dikarenakan ada prioritas bagi para delegasi dan kepala negara yang ikut menghadiri pertemuan tingkat tinggi tersebut. Otoritas bandara memberikan

keistimewaan kepada para delegasi dan kepala negara peserta KTT. Setengah jam sebelum pesawat delegasi atau presiden pesera KTT tiba, bandara akan dikosongkan. Lalu lintas bandara akan berhenti selama 30 menit. Begitu pun sebaliknya, jika pesawat para delegasi atau presiden akan berangkat, aktivitas bandara juga dihentikan selama 30 menit. Hal itu merupakan prosedur tetap bandara menjamu tamu negara. Kendati begitu, PT

Angkasa Pura I Ngurah Rai berjanji hari ini penerbangan akan kembali normal. "Aktivitas bandara akan kembali normal," ujar Humas PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Bali, Sherly Yunita. Menurut Sherly, Minggu (20/11) kemarin merupakan hari terakhir kepala negara dan delegasi KTT kembali ke negara asalnya. "Hari ini terakhir kepala negara dari berbagai negara kembali ke negara asalnya. Jadi, ini bisa dipastikan aktivitas kembali normal," tutur Sherly. (MA/DT)

Menurut Staf Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, Chairul Syam di Medan kemarin, jamaah haji tersebut setiap harinya terus berdatangan atau tiba di Bandara Polonia Medan dari Mekkah, sesuai dengan jadwal yang

telah ditentukan panitia haji. "Rombongan jamaah yang kembali ke Indonesia ini, tidak ada yang tepat waktu. Kedatangan jamaah haji itu setiap harinya pada pukul 01.00 WIB dan 03.00 WIB," kata Chairul. Dia mengatakan, penyambutan kedatangan jamaah haji itu, baik di Bandara Polonia maupun di Asrama Haji Medan tetap dilakukan dengan baik, juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Sumut Haji Abdul Rahim dan para pejabat lainnya. Meskipun, kedatangan jamaah haji yang tergabung di Koloter Debarkasi Medan itu pada dini hari, namun penyambutan tetap meriah dan berlangsung tertib, aman dan lancar. "Setiap penyambutan jamaah haji berjalan dengan baik dan tidak pernah ada masalah.Ini memang sudah dipersiapkan jauh hari sebelumnya. Pelayanan bagi jamaah haji di Asrama

Haji itu tetap seperti biasanya, baik saat berangkat ke Mekkah, mau pun ketika kembali ke Indonesia," ujarnya. Sebelumnya, Chairul mengatakan jamaah haji yang mengalami gangguan kesehatan atau sakit, ketika tiba di tanah air, juga diberikan pengobatan di Klinik Asrama Haji maupun yang dirujuk ke Rumah Sakit Haji Medan. "Hingga saat ini, tercatat tujuh jamaah haji yang dirawat di Rumah Sakit Haji Medan. Segala biaya pengobatan jamaah haji yang mengalami sakit itu, ditanggung panitia haji,''ujarnya. Sementara itu, data yang diperoleh di Kementerian Agama Sumatera Utara, jumlah calon jamaah haji asal daerah itu yang berangkat ke tanah suci Mekkah tahun 2011 ini diperkirakan mencapai lebih kurang 8.404 orang dan 90 orang petugas haji. (MA/YN)

18 RS Rujukan ODHA di Sumut Medan-andalas Sebanyak 18 rumah sakit yang tersebar di Sumatera Utara menjadi rumah sakit rujukan bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Hal itu sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Kesehatan RI, yakni Kepmenkes No 782/Menkes/SK/IV/ 2011 tentang rumah sakit rujukan. "Diantara 278 rumah sakit seIndonesia, 18 rumahsakit di Sumut menjadi rumah sakit rujukan untuk ODHA," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, dr Candra Syafei SpOG di Medan, kemarin Dalam SK Menteri Kepmenkes No. 782/Menkes/ SK/IV/2011 tentang rumah sakit rujukan ODHA di Sumut disebutkan, 5 rumah sakit pemerintah diantaranya terdapat di Kota Medan. "Seperti RSUP H adam Malik, RSUD dr Pirngadi Medan, RS Bhayangkara,

RS Kesdam, dan RS Haji Medan," ujar Candra. Sedangkan ke-13 rumahsakit lainnya terdapat diberbagai Kabupaten/Kota lainnya. Diantaranya, RS HKBP Balige, RSU Lubuk Pakam Deli Serdang, RS Kabanjahe Kabupaten Karo, RS Pematang Siantar, RS Kumpulan Pane Kota Tebing, RS Sultan Sulaiman Kabupaten Serdang Bedagai, RSUD dr Djoelham Binjai, RSUD Rantau Prapat Kabupaten Labuhan Batu, RS Adrianus Sinaga Kabupaten Samosir, RS dr Ferdinan L Tobing Kabupaten Sibolga, RSUD Padang Sidempuan, RS Tarutung di Kabupaten Tapanuli Utara dan RS dr H Abdul Manan Simatupang Asahan. Diantara 33 Kabupaten/ Kota di Sumatera Utara, tambahnya, hanya 26 Kabupaten/Kota saja yang melaporkan adanya kasus HIV/

AIDS. Berdasarkan data lalu yang diperoleh di Dinas Kesehatan Sumatera Utara sampai Oktober 2011, jumlah kumulatif penderita HIV ditemukan sebanyak 1.220 penderita HIV positif dan 1.949 penderita yang sudah menjadi AIDS. Kemudian, dalam laporan tersebut terdapat sebanyak 380 penderita meninggal dunia akibat virus mematikan tersebut. Daerah tertinggi jumlah penderitanya, Kota Medan masih kota tertinggi penderita HIV/AIDS dengan jumlah 2.049 penderita, Deliserdang dengan jumlah 263 penderita, Karo dengan jumlah 165 penderita, Pematang Siantar dengan jumlah 123 penderita dan Tobasa dengan jumlah 122 penderita. Berdasarkan jenis kelamin, penderita HIV laki-laki ada 840 jiwa, perempuan 380 penderita. Sedangkan penderita AIDS laki-laki sebanyak 1.580 jiwa, perempuan ada 369 orang. Sementara faktor resiko tertinggi dari penularan virus ini,yaitu heteroseksual dengan jumlah 1.921 kasus, penggunaan jarum suntik (penasun) dengan jumlah 937 penderita. Ada 119 penderita, merupakan hetero dan merupakan IDU's. (YN)


Senin 21 November 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Senin 21 November 2011

harian andalas | Hal.

8

Chicarito Penentu Swansea-andalas Sontekan Javier Chicarito Hernandez menjadi penentu kemenangan Manchester United atas Swansea City 10 dalam partai lanjutan Liga Premier di Liberty Stadium, Sabtu (19/11). Gol semata wayang striker berjuluk Chicharito itu sekaligus menjaga tekanan MU terhadap Manchester City di puncak klasemen. Kemenangan Manchester City dari Newcastle United di partai sebelumnya memaksa MU wajib merebut poin penuh di kandang Swansea. Ini bertujuan agar selisih lima poin tetap terpelihara dan kesempatan itu terbuka ketika pada menit ke-11 Hernandez mengoyak gawang yang dijaga Michel Vorm. Gol bermula dari kesalahan Angel Rangel yang dimaksimalkan Ryan Giggs untuk memproduksi assist. MU mengontrol jalannya babak pertama, tetapi Scott Sinclair gagal menuntaskan peluang pada menit ke-22. Swansea lebih aktif menekan di babak kedua, sebelum sepakan Phil Jones menerpa tiang gawang. Meski menang, namun MU belum mampu mengembalikan bentuk permainan terbaik dalam tiga pertandingan terakhir sejak dipermalukan City.(NET)

Javier ‘Chicarito’ Hernandez

BARCA BAYANGI MADRID

Penalti Balotelli Luar Biasa! Manchester-andalas Pelatih Manchester City, Roberto Mancini memuji cara Mario Balotelli mengambil tendangan penalti, kala timnya melumat Newcastle United dengan skor 13. Mancini juga menegaskan bahwa Balotelli adalah sosok pemain muda penuh talenta. Balotelli menjadi sosok yang membuka keran gol The Citizens kala bersua Newcastle United lewat titik penalti. Balotelli mengambil ancangancang dengan tidak terlalu jauh dari bola, dan dengan santai melepas bola ke sudut kanan gawang Newcastle United. “Penalti yang diambil oleh Mario Balotelli sangat luar biasa. Mustahil baginya melewatkan sebuah penalti,� puji Mancini, Minggu

(20/11). Pelatih asal Italia ini merupakan sosok yang mencium bakat yang dimiliki Balotelli ketika keduanya masih berada di Inter Milan. Mancini juga menegaskan dirinya hanya seorang pelatih yang membantu pemainnya untuk berkembang. �Saya hanya membantu agar dia tidak menyia-nyiakan talentanya, dan memastikan dia mencapai pemain (hebat) yang bisa dia capai. Sisanya bergantung pada dirinya dan dia bermain sangat baik,� tandasnya.(NET)

Barcelona-andalas Tak ada “virus FIFA� menjangkiti Barcelona. Laskar besutan Pep Guardiola ini secara meyakinkan mempecundangi Real Zaragoza empat gol tanpa balas dalam partai lanjutan La Liga di Nou Camp, Minggu (20/11) dini hari WIB. Kemenangan ini melanjutkan performa apik Barca di kandang sendiri di musim ini.

Hanya membutuhkan 18 menit bagi tuan rumah membuka kemenangan. Berawal dari tendangan bebas Xavi Hernandez, bola disambar Gerard Pique untuk mengoyak gawang Zaragoza untuk kali pertama. Barca menciptakan beberapa peluang dan membuangnya untuk menambah keunggulan sebelum Lionel Messi merubah skor menjadi 2-0 dua menit sebelum turun minum yang menjadi gol ke-15 di musim ini. Di saat Zaragoza tak mampu memberikan ancaman berarti, Cesc Fabregas nyaris membawa Barcelona memimpin 3-0 di awal babak pertama. Tetapi Carles Puyol benar-benar mewujudkan keunggulan 3-0 pada menit ke-53 ketika menuntaskan bola liar kemelut di depan gawang Zaragoza. Poin penuh seakan di tangan, tapi Guardiola masih sempat memasukkan Andres Iniesta, David Villa, dan

Thiago Alcantara. Adalah Villa yang menutup kemenangan 4-0. Aksi Isaac Cuenca di sayap kanan dilanjutkan dengan umpan silang dan Villa yang berada di tiang jauh tak membuang peluang melalui sundulan sambil menjatuhkan badan alias diving header. Duel Mendebarkan Real Madrid langsung mengembalikan keunggulan tiga poin di puncak klasemen sementara La Liga. Valencia harus mengakui keunggulan Los Merengues yang memetik kemenangan dengan skor 2-3 pada pertarungan mendebarkan yang dihiasi tensi tinggi di Estadio Mestalla, Minggu (20/11) dini hari WIB.

Ranieri: Gol Motta Offside

Mario Balotelli

THIAGO MOTTA

Milan-andalas Kemenangan Inter Milan atas Cagliari diwarnai gol pembuka kontroversial dari Nerazzurri. Allenatore Inter Claudio Ranieri pun mengaku kalau timnya kali ini diuntungkan wasit. Menjamu Cagliari, Minggu (20/11) dinihari WIB, Inter berhasil memetik poin penuh berkat kemenangan 2-1 atas tamunya itu. Inter memimpin saat pertandingan memasuki menit 54. Dari tendangan bebas, Ricardo Alvarez melayangkan bola ke kotak penalti untuk kemudian diteruskan Thiago Motta ke dalam gawang. Yang menjadi masalah, gol itu berbau pelanggaran karena sebelum diterima Motta, bola sempat dikuasai Giampaolo Pazzini. "Apakah gol Thiago Motta offside? Ya, memang benar," aku Ranieri di Football Italia. "Hakim garis tidak melihat Giampaolo Pazzini bersentuhan (dengan bola). Untuk kali ini, para ofisial menguntungkan kami," lanjutnya. Gol tersebut, nilai Ranieri, sudah membangkitkan moral timnya sehingga dapat bermain lebih baik dan membuat gol kedua tak lama kemudian. "Kami harus memecahkan kebuntuan dan saat kami mendapatkan gol pertama, muncullah Inter yang lain, tim yang lebih bersemangat," simpulnya.(NET)

Babak pertama berlangsung sepi. Hanya saja Madrid berhasil memimpin melalui gol Karim Benzema pada menit ke-20. Akan tetapi di babak kedua pertarungan menjadi sangat menegangkan. Tensi tinggi merebak dan diwarnai hujan kartu kuning. Los Che membuka babak pertama dengan gebrakan menjanjikan. Dalam lima menit pertama saja mereka mampu menghadirkan dua ancaman. Madrid menggandakan kedudukan melalui sundulan Sergio Ramos yang meneruskan sepak pojok Mesut Ozil di menit ke72. Akan tetapi tiga menit kemudian Roberto Soldado memperkecil ketinggalan menjadi 1-2 melalui sepakan keras kaki kanan. Permainan semakin seru dan di menit ke-79 Cristiano Ronaldo mempertontonkan ketajamannya ketika peluang dari sudut sempit mampu dilesakkan ke gawang. Keunggulan Madrid kembali menjadi dua gol. Gol kedua Soldado di menit ke-83 sempat membuka kembali kesempatan bagi Valencia. Namun hingga pertandingan berakhir skor tetap 3-2 untuk Madrid.(NET)

Tiote Target Chelsea London-andalas Di bursa transfer Januari mendatang, Chelsea bakal memburu gelandang Newcastle United, Cheick Tiote. Pemain asal Pantai Gading bernama lengkap Cheick Ismael Tiote tersebut menjadi target utama bos The Blues, Andre Villas-Boas. Chelsea diklaim bersedia menyodorkan tawaran fee transfer sebesar 20 juta pound atau sekitar Rp 280 miliar. Tiote, 25 tahun, baru bergabung dengan The Magpies pada bursa transfer musim panas 2010. Saat itu, Newcastle beruntung mendapatkannya dari FC Twente Enschede dengan harga murah, hanya 3,5 juta pound. Menyusul semangat juang dan aksi heroiknya di lapangan hijau, bandrol Tiote ditaksir naik hampir enam kali lipat. Sejatinya, dalam dua bursa transfer sebelumnya, Chelsea –saat itu masih ditangani Carlo Ancelotti– telah berusaha mendatangkan Tiote ke Stamford Bridge. Namun, hasilnya nihil. Akan tetapi, Pardew memberi isyarat bagi klub peminat untuk menguras kocek klub lebih dalam guna mendapatkan tanda tangan Tiote yang baru pada 25 Februari 2011 menandatangani kontrak baru dan panjang berdurasi enam setengah musim atau baru akan berakhir pada musim panas 2017.(NET)


harian andalas | Hal.9

Senin Senin, 21 November 2011

Tiga Rekor SEA Games Pecah di Renang Sirip

Indonesia Pastikan Juara Umum SEA Games 2011 Jakarta-andalas Hingga pukul 22.00 WIB, Minggu (20/11). Kontingen Indonesia semakin kokoh dipuncak klasemen perolehan medali dengan raihan 154 medali emas, 129 perak dan 116 perunggu. Dengan jumlah tersebut memastikan duta-duta olahraga Bangsa Indonesia ini menjadi juara umum sehari sebelum penutupan SEA Games XXVII yang berlangsung besok di Stadion Gelora Jakarabing, Palembang Sematera Selatan, Selasa (22/11). Posisi kontingen Indonesia ini tak mungkin lagi terkejar oleh rivalnya Thailand yang berada di posisi kedua dengan meraih 95 emas, 105 perak dan 283 perunggu yang terpaut 59 medali emas. Indonesia masih berpeluang meraih medali emas di cabang sepakbola, catur, futsal putra, bridge putra yang masih melakukan

pertandingan penentu untuk meraih medali emas. Ketua KONI/KOI Rita Subowo sebelumnya sudah menyatakan, jika Indonesia sudah meraih 136 medali emas, maka Indonesia sudah dipastikan juara umum SEA Games di Palembang-Jakarta. Selain 154 emas, Indonesia kini sudah mengoleksi 129 perak dan 116

Pecatur Sumut Rudin Hamdani Raih Perak Palembang-andalas Pecatur FM Rudin Hamdani (2322) mempersembahkan medali pertama untuk kontingen Indonesia dari cabang olahraga catur setelah memastikan posisi kedua pada nomor catur cepat SEA Games XXVI. Pada babak kesembilan atau babak terakhir yang berlangsung di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Minggu (20/11), pecatur yang pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 akan turun membela Sumatera Utara itu mencatatkan hasil remis melawan pecatur Malaysia IM Mas Hafizulhelmi (2398). Dengan hasil tersebut, secara keseluruhan Rudin mengumpulkan 7 angka kemenangan dari sembilan babak yang dimainkan dan berada di posisi kedua sekaligus memastikan medali perak. Medali emas diraih pecatur Vietnam GM Le Quang Liem yang pada klasemen akhir meraih 8 angka kemenangan, sementara medali perunggu juga diraih pecatur Vietnam GM Nguyen Ngoc Truong Son (2662) yang mengumpulkan 6 angka kemenangan. Pecatur lain yang diturunkan Indonesia pada nomor catur cepat FM Kasmiran (2350) hanya mengumpulkan 4 angka kemenangan dan berada di posisi delapan. (ANT)

perunggu di berbagai cabang olahraga yang di pertandingkan di SEA Games ini . Thailand menjelang tiga hari penutupan SEA Games kembali mengambil alih posisi nomor kedua dari Vietnam. Thailand kini mendapat 95 emas, 83 perak dan 105 perunggu. Sedangkan Vietnam, 87 emas, 85 perak dan 90 perunggu. Brunei dan Timor Leste sejak hari pertama SEA Games dibuka selalu berada diurutan paling buncit. Timor Leste yang sudah sembilan hari menjadi juru kunci, pada hari Sabtu ini bangkit setelah berhasil mengalahkan atlet Kempo Indonesia. Sehingga Timor Leste meraup 1 emas, 1 perak dan 5 perungu. Posisi buncit kini ditempati Brunei Darussalam dengan 0 emas, 3 perak dan 7 perunggu. (NET)

Palembang-andalas Tiga atlet renang sirip (finswiming) Indonesia berhasil memecahkan rekor baru SEA Games XXVI/2011 yang diciptakan di Stadion Akuatik Jakabaring, Palembang, Minggu (20/11). Ketiga rekor baru SEA Games yang dipecahkan oleh tiga atlet Indonesia tersebut yang pertama oleh Margareta Herawati nomor 100 meter bifins putri, kemudian 200 meter surface putra oleh Patrol Gasoline dan ketiga rekor 200 meter surface putri Angelina Sugianto. Margareta Herawati atlet Indonesia pecahkan rekor baru 100 meter 'bifins' putri pada SEA Games XXVI/2011 dengan waktu 51,05 detik lebih cepat dari rekor lama 51,55 detik atas namanya sendiri pada 2009. Kemudian pada nomor 200 meter Surface putra rekor baru dan emasnya direbut atlet Indonesia Patrol Gasoline sekaligus memecahkan rekor baru SEA Games waktu satu menit 24,60 detik lebih cepat dari rekor lama satu menit 28,60 detik oleh Ngu Xuan Phoung dari Vietnam pada 2009. Rekor ketiga yang dipecahkan atlet Indonesia dinomor 200 meter

surface putri dibuat oleh Angelina Soegianto dengan waktu satu menit 38,07 detik atau lebih cepat dari rekor lama satu menit 4 0 , 5 4 detik atas n a m a Nguyen Thi Quynh dari Vietnam p a d a 2009. (ANT)

Margareta Herawati

Voli Putra Indonesia Lepas Emas Palembang-andalas Tim bola voli putra Indonesia harus rela melepas predikat juara bertahan setelah dikalahkan Thailand dengan skor telak 0-3 (23-25, 17-25 dan 19-25) di final SEA Games 2011. Pertandingan di Palembang Sport and Convention Center, Minggu (20/11) yang disaksikan lebih dari 5.000 pasang mata pendukung Indonesia itu berjalan seimbang pada set pertama dengan perolehan skor antara kedua tim

tersebut saling susul-menyusul hingga kedudukan 23-23. Namun, Thailand dapat merebut set pembuka tersebut setelah smash Affan Priyo Wicaksono menyangkut net. Memasuki set kedua, Thailand yang sudah berada di atas angin pun bermain dengan lebih berani. Servis menyerang dan smash yang tajam menjadi senjata Jirayu Raksakew untuk terus menyerang pertahanan Andri dan kawan-kawan. Di set tersebut, pemain

Indonesia semakin tidak berdaya menghadapi serangan-serangan tajam Thailand yang terus unggul dalam pengumpulan angka hingga berakhirnya set tersebut. Pada set ketiga, Pelatih Tim Bola Voli Putra Indonesia Li Qiujang memilih mengganti tosser Bagus Wahyu Ardyanto dengan Adi Sucipto. Setelahnya, permainan Indonesia mulai berkembang dan tuan rumah tak dapat mengimbangi permainan yang dikembangkan Thailand hingga kedudukan 19-25. (ANT)

Horas Bintang Judo SEA Games Jakarta-andalas Horas Manurung menjadi "bintang" sekaligus pahlawan bagi kubu Indonesia pada hari terakhir pertandingan cabang judo setelah meraih emas di kelas 90Kg putra di GOR Judo Jakarta Utara. "Terima kasih Tuhan yang memberi jalan bagi saya untuk bisa meraih kemenangan dan emas ini," kata Horas seusai mendapat pengalungan medali emas di podium juara SEA Games XXVI/2011, Minggu (20/11). Horas meraih medali emas setelah mengalahkan Aung Zin Linn (Myanmar) dengan kemenangan satu wazzari dan satu yuko. Perjuangan atlet asal Sumatera Utara itu patut mendapat acungan jempol pasalnya bangkit ketika ketinggalan satu yuko di awal laga. Satu emas dari Horas benar-benar kejutan, pasalnya target hari keempat tim Indonesia lebih menjagokan pejudo Krisna Bayu yang turun di kelas 100 Kg untuk mendulang emas. Namun Krisna kalah pada babak

andalas/ist

Horas Manurung mengangkat salahsatu oficial dalam bentuk kegembiraannya setelah meraih mendali emas SEA Games kualifikasi, sehingga harus puas dengan perunggu. Turun di partai terakhir, Horas sangat percaya diri. Meski sejak penyisihan atlet Myanmar cukup mendominasi, namun dengan

agresifitas atlet Indonesia mampu mengacaukan keunggukan teknik atlet Myanmar yang sebelumnya menumbangkan atlet Malaysia Mohammed Noor Mohammed Ezzat.

"Saya tak berfikir ketinggalan angka, itu kuncinya sehingga tidak terpengaruh. Setelah bisa mendesaknya power saya seolah meningkat," katanya. Hasil gemilang yang diraih

Horas cukup istimewa karena diraih pada penampilan perdananya di ajang SEA Games. Meski dalam perjalannya tidak membukukan nilai telak atau ippon, namun Horas cukup konsisten dan disiplin dalam melakukan pergerakan. Meski demikian, ia mengaku tidak kaget dengan hasil yang diraihnya karena sukses itu tidak lepas dari persiapan yang dilakukannya selama ini. Bahkan ia menyebutkan bisa bertanding tanpa beban meski di partai yang ditunggu-tunggu kubu Indonesia untuk bisa melampaui target KONI. Ia mengaku gembira bisa mempersembahkan medali emas bagi Indonesia, dan hal itu menguatkan tekadnya untuk terus menjadi bagian dari tim Indonesia. Ia berharap bisa kembali berlaga di SEA Games XXVII/2013 di Myanmar. "Saya ingin berbuat lebih banyak lagi bagi Indonesia, bila dipercaya ingin tetap jadi bagian tim ini di SEA Games XXV/2013," katanya menambahkan. (ANT)


EKONOMI-BISNIS

Senin 21 November 2011

harian andalas | Hal.

10

Inflasi Rendah Bisa Kurangi Kemiskinan

Tomi Wistan

REI Sumut Bangun Rumah Sejahtera Medan-andalas Real Estat Indonesia Sumatera Utara meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah, perbankan dan pengusaha distribuor bahan bangunan untuk bisa memenuhi kebutuhan perumahan di daerah itu yang sekitar 160.000 unit per tahun. "REI Sumut melihat langkah sinergi itulah yang membuat pengembang di berbagai daerah di luar Sumut seperti Riau bisa dengan mudah membangun rumah murah yang diinginkan masyarakat," kata Ketua REI Sumut Tomi Wistan di Medan, kemarin. Menurtnya, di Riau misalnya, pemerintahnya membantu pengembang REI untuk mendapatkan lahan murah termasuk pengurusan izin yang tidak dipersulit bahkan diberi keringanan biaya. Akibatnya, kata dia, di Riau, pengembangan rumah sejahteranya bisa mencapai 10.000 per tahun. "Itu yang akan ditiru oleh REI Sumut dan berharap bisa menjadi magnet bagi pemangku kepentingan lainnya di Sumut untuk membangun rumah sejahtera yang dibutuhkan masyarakat," katanya. Sebagai bukti keseriusan REI, kata dia, tahun 2012 pihaknya menargetkan bisa membangun 10.000 unit rumah, Jumlah itu, naik 100 persen dari rata-rata yang bisa dilakukan selama ini sekitar 5.000 unit per tahun. Pada 2009-2010, realisasi pembangunan rumah sederhana sebanyak 10.371 unit atau kalau dirata-rata hanya 5.000 unit per tahun. Peningkatan target pembangunan rumah sejahtera tapak (tipe 36) itu mengacu pada melihat masih banyaknya kebutuhan rumah di daerah itu dan keinginan REI Sumut untuk bisa mengikuti jejak keberhasilan daerah di Jawa dan Riau yang sudah bisa membangun hingga 10.000 unit per tahun. "Momentum turunnya suku bunga pinjaman menyusul turunnya BI rate menjadi tinggal 6 persen, harus benarbenar dimanfaatkan REI untuk mengejar ketinggalan dalam membangun rumah sejahtera di Sumut," katanya. Turunnya BI rate diharapkan menurunkan lagi suku bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) yang saat ini paling murah masih sebesar 7,5 persen. Anggota DPD RI utusan Sumut, Parlindungan Purba, mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumut bisa membantu pengadaan lahan murah bagi pengembang dengan meminta ke Pusat perihal lahanlahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) yang sudah habis waktunya. (RIL/ANT)

Medan-andalas Inflasi rendah bisa membantu mengurangi tingkat kemiskinan Sumatera Utara Bagian Utara (Sumbagut). Jika inflasi menurun, maka daya beli masyarakat semakin tinggi. Sehingga, kemiskinan juga akan semakin cepat ditekan jika inflasi pada kelompok bahan pangan bisa dikendalikan, termasuk volatile food yang di wilayah Sumbagut cukup berfluktuatif. Hal itu dikatakan Deputi Gubernur Bank Indonesia Dr Hartadi A Sarwono kepada sejumlah wartawan saat menggelar konfrensi pers di lantai 8, Gedung BI Medan, akhir pekan lalu. Dikatakannya, pengaruh inflasi makanan ke tingkat kemiskinan

bisa terjadi mengingat kelompok masyarakat miskin lebih banyak membelanjakan pendapatannya untuk makanan dan bahan makanan. "Merespon terkait tantangan inflasi, sesuai amanat yang dibebankan oleh Undang-Undang, Bank Indonesia tetap berkomitmen mendukung berbagai upaya untuk menjaga stabilitas inflasi," kata Dr Hartadi A Sarwono. Dalam konteks ini sebut Hartadi yang didampingi Pimpinan Bank Indonesia Medan Nasser Atorf, Bank Indonesia menempuh berbagai kebijakan yang bisa mengarahkan inflasi agar sesuai target yang ditetapkan dengan tetap mempertimbangkan upaya mendorong pertumbuhan-per-

Mr Locus Family

Sajikan Hiburan Karaoke tanpa Alkohol Medan-andalas Mr Locus Family Karaoke dan kopitiam kini hadir di Jalan H Adam Malik Medan. Dengan mengusung hiburan yang sehat, tanpa alkohol dan tidak merusak moral anakanak, Mr Locus tampil beda dengan karaoke lainnya. Selain lokasi strategis, desain KTV (kamar karaoke) terlihat unik dan menarik serta terpajang larang keras di antaranya dilarang mengonsumsi minumuman beralkohol. Direktur Utama PT Locus Entertainment, Daniel Hidayat SH pada peresmian Mr Locus Family Karaoke dan kopitiam, Minggu (20/ 11) kepada wartawan menyebutkan, Medan merupakan cabang yang ke-9 di Indonesia. "Rencana kita akan hadirkan 5 cabang di Sumatera Utara. Kita mengedepankan karaoke yang sehat tanpa alkohol," sebutnya. Mr Locus hadir dengan konsep

merebut pasar 30 persen yakni keluarga yang menginginkan hiburan karaoke. Bahkan Locus telah memiliki mekanikal (mesin musik) yang mempunyai hak cipta. "Kita memberikan apresiasi atau membayar kepada pencipta lagu. Makanya saya heran yang punya mesin musik itu Locus, tapi kenapa yang naik brand artisnya," jelasnya. Pada peresmian yang dihadiri Mr Kim T, investor asal Korea dan beberapa pimpinan dari Jakarta serta unsur Muspika Medan Barat, Daniel menyebutkan prospek karaoke di Medan sangat bangus. Namun begitu dia menyebutkan tidak sembarang membuat bisnis karaoke keluarga karena harus mengusung konsep yang tidak mudah dan memiliki izin pakai lagu (hak cipta). "Banyak karaoke disinyalir tidak memiliki izin pakai lagu, kalau ditanya pasti mengaku tidak tahu.

andalas/ist

ji, yakni Rendang Yugo. Seperti yang dilakukan Merry Fersy (49), memulai usaha membuat rendang sejak tahun 2008 lalu. Awalnya, ia tertarik membut rendang kering dalam kemasan ketika melihat tayangan televisi swasta, jamaah haji dari Indonesia pada tahun itu kesulitan mencari makan. Istri Ismed ini merasa iba melihat jamaah haji, bahkan tidak makan hingga malam andalas/siong hari. "Dari situlah saya

berpikir dan muncul ide membuat rendang kemasan yang bisa tahan lama, sehingga bisa mereka bawa ke sana. Saya bilang ke suami bisa membuat itu dan dia mendukung," kata Merry, Minggu (20/11) di rumahnya yang sekaligus tempat produksi Rendang Yugo, Pusat Industri Kecil (PIK), Jalan Menteng VII, Medan. Merry merupakan orang Minang asli, tidak kesulitan membuat rendang yang enak dan awalnya memang dia membuat rendang Minang asli. Karena rasanya yang terlalu pedas kurang disukai masyarakat Sumut, dia kemudian merubahnya dengan membuat rendang MinangMelayu. "Rendang RENDANG-Meski belum genap tiga tahun, Rendang Yugo laris manis di pasaran. Rendang Yugo kini Minangsudah menjadi bekal jamaah calon haji yang berangkat ke Tanah Suci Mekkah. Melayu

SUN THAMRIN PALLADIUM BINJAI 12.00-14.15-16.30-18.4521.00-23.15 SUN PALLADIUM 12.15-14.30-16.45-18.0021.15

Maka itu Locus hadir memberikan warna yang beda dengan lainnya," ujar Daniel. Sementara itu HM Dharma Bakti Nasution selaku tokoh masyarakat menyampaikan terima kasihnya Locus memberikan perhatian kepada masyarakat setempat dengan merekrut sebagai pekerja. "Locus bukan hanya memberikan hiburan tetapi juga sebagai wadah menampung aspirasi masyarakat setempat merekrut sebagai pekerja untuk meningkatkan kesejahteraan serta memberikan kepedulian sosial bagi masyarakat yang tidak mampu," jelasnya. Sebelum peresmian, PT Locus Entertainment mengundang anakanak yatim dan masyarakat miskin untuk berbagi. Peresmian juga ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng. (RIL)

DIABADIKAN-Seluruh pimpinan dan karyawan Mr Locus Karaoke dan Kopitiam diabadikan usai peresmiannya, Minggu (20/11).

Raup Rupiah dari Bisnis Rendang Medan-andalas Mengawali bisnisnya dari niat mulia, pengusaha makanan ini tidak hanya ingin meraup laba semata, namun membuat sesuatu y a n g bermanfaat untuk dibawa jamaah calon haji ke tanah suci saat menunaikan ibadah ha-

tumbuhan ekonomi. Karena itu ucapnya, dalam ruang lingkup pengendalian inflasi secara agregat, Bank Indonesia pada RDG 10 Oktober lalu memutuskan menurunkan BI Rate sebesar 50 bps. Keputusan ini ditempuh setelah mempertimbangkan prospek inflasi ke depan yang cukup rendah sehingga bisa berada dalam kisaran target 4,5+1%. Selain itu, arah penurunan BI Rate diharapkan bisa me-mi-nimalkan dampak perlambatan ekonomi global terhadap pertumbuhan ekonomi domestik. "Kebijakan ini juga didukung oleh kebijakan di bidang nilai tukar dan beberapa kebijakan makroprudensial," ujarnya. (SIONG)

PALLADIUM PLAZA 12.00-14.20-16.40-19.0021.20 SUN BINJAI 12.30-14.35-17.00-19.1521.30

THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.0021.20 PLAZA 13.10-15.30-17.50-20.10 BINJAI 12.15-14.25-16.35-16.4520.55

PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.3021.40 BINJAI 12.30-14.40-16.50-19.0021.10

rasanya disukai orang melayu," ucap wanita yang mengambil nama anaknya, Guruh Yugo Pratama ini sebagai merk produknya. Alumni ISSI Padang ini mengawali promosi dengan ikut pameran di Ramadhan Fair. Dalam promosi ternyata sambutan masyarakat begitu baik. Rendang Yugo buatan Merry pun laris manis di pameran awal. "Setiap tahun pemberangkatan jamaah calon haji, kami membuka stand di Asrama Haji," ujarnya tersenyum simpul. Menurutnya, bukan hal mudah bisa menjual makanan untuk calhaj. Karena makanan itu harus diperiksa lebih dulu oleh dokter dan panitia pelaksana ibadah haji. "Susah masuknya, harus diperiksa dulu oleh pengelola dan dokter haji," imbuhnya. Namun, karena rendangnya memang sehat dan higienis, pengelola haji pun mengizinkan Merry memasarkan Rendang Yugo untuk calon haji. Merry pun bersyukur karena rendangnya dapat membantu perbekalan

SUN 12.45-14.55-17.05-18.1521.25

andalas/sulaiman

DILUNCURKAN-SeorangmodeldiabadikanbersamaAllNewXeniayangdiluncurkan untuk pasar Sumatera Utara di Plaza Medan Fair, beberapa pekan lalu.

BNI Janji Turunkan Bunga KPR Jakarta-andalas PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) berjanji akan menurunkan bunga kredit pemilikan rumah (KPR) seiring turunnya suku bunga acuan (BI Rate). Dalam dua bulan, Bank Indonesia telah menurunkan BI Rate 75 basis poin menjadi 6 persen. "Kita akan turunkan secara gradual dalam waktu dekat. Kita turunkan gradual karena hati-hati untuk menjaga likuiditas," kata Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo, kemarin. Gatot menjelaskan sebelum turunnya BI rate ini sebenarnya BNI sudah terlebih dahulu menurunkan bunga KPR. Hingga akhir Desember 2011 ini BNI mengadakan promo suku bunga KPR 7,49 persen selama satu tahun. Sementara untuk suku bunga mengambang (floating), suku bunga dasar kredit BNI untuk KPR sebesar 11,80 persen per 30 September 2011 atau turun tipis dari 30

calhaj selama di Mekkah. Dia berani menjamin, rendang yang sudah mendapat label halal dari MUI tersebut bisa bertahan hingga satu tahun. Sehingga, aman dijadikan bekal calhaj atau oleh-oleh warga Indonesia yang berada di luar negeri. "Proses pembuatan Rendang Yugo bisa bertahan selama satu tahun, kuncinya adalah minyak pada masakannya yang harus dibuang. Prosesnya, ketika masak, minyak rendang harus dipisah, agar masakan tahan lama. Lalu daging yang digunakan adalah daging lokal tanpa lemak. Selanjutnya, daging dimasak sampai benar-benar kering, lalu dipres untuk menghilangkan minyaknya. Setelah itu, rendang dikemas dengan kertas alumunium foil. Tingginya permintaan rendang buatannya, membuat Merry setiap hari harus memasak daging sebanyak 30 kilogram. Untuk memasak rendangnya, dia dibantu enam karyawan yang merupakan tetangganya. Selain Medan sebagai pangsa

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 SUN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40 THAMRIN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

Juni 2011 sebesar 11,90 persen. Menurutnya, penurunan suku bunga kredit ini, lanjutnya, akan dilakukan dalam waktu dekat. Saat ditanya akan turun berapa suku bunga kredit BNI, Ia hanya berujar akan mengikuti mekanisme pasar. Seperti diketahui, beberapa bank mulai melakukan promo bunga tetap (fix) KPR. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menawarkan bunga KPR sebesar 7,5 persen di tahun pertama, sedangkan Bank Mandiri menawarkan suku bunga tetap (fix) KPR mulai dari 5,25 persen selama dua tahun. (VIVAnews)

pasar, Merry juga mempromosikan Rendang Yugo hingga ke Jakarta, Yogya, Batam, Bandung, Pekan Baru, dan kota lainnya di Indonesia. Digandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut serta Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sumut, Rendang Yugo juga sudah dipamerkan hingga ke luar negeri, Belanda, Inggris, Singapore, Yordania, China, dan Malaysia. Rendang Yugo buatan Merry ada tiga jenis, yakni rendang daging, rendang paru, dan rendang telur. Harganya mulai dari Rp 25000-Rp 50000. Untuk rendang telur harganya Rp 25000, rendang paru Rp45000, dan rendang daging Rp 50.000. Namun, masih ada satu keinginannya yang belum tercapai. Dia ingin memiliki toko sendiri untuk memasarkan Rendang Yugo. "Pengen punya toko khusus Rendang Yugo. Jadi orang wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin membeli oleh-oleh Medan, langsung ke toko Rendang Yugo," harapnya. (SIONG)

THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.0021.20 BINJAI 23.25

PLAZA 17.45-19.35


KOMUNITAS

Senin 21 November 2011

harian andalas | Hal.

11

andalas/Ist

TER TIB LAL U LINT ASTERTIB LALU LINTASAS-Peserta dari club Honda mengenderai sepeda motor dengat tertib dan dilengkapi dengan safety riding. Keselamatan berkendara di jalan raya juga disosilisasikan lewat kegiatan Aksi Peduli Keselamatan bersama Raja Motor Supra X Helm In” di Lapangan Merdeka Medan.

Klub Honda Dukung Keselamatan Berlalu Lintas Medan-andalas Kesadaran masyarakat dalam mengutamakan keselamatan dalam berkendara merupakan hal yang sangat penting. Begitu juga dengan peranan setiap Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) untuk mensosialisasikan cara berkendara yang baik dan aman, juga merupakan nilai-nilai yang perlu di upayakan dan diikuti segala lapisan masyarakat. Menurut Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Bambang Sukamto kepada wartawan Bambang Sukamto, kemarin, banyak cara bisa dilakukan mendukung keselamatan berlalu lintas tersebut. Salah satunya seperti yang dilakukan Honda, dengan menghadirkan produk sepeda motor dibarengi dengan teknologi AHO (Automatic Headlamp On atau Lampu Otomoatis Hidup) yang sangat membantu kinerja dari pihak kepolisian dalam sosialisasi menghidupkan lampu di siang hari bagi pengendara motor. Begitu juga dengan kehadiran fitur fungsional Helm In yang menjadikan penggunaan helm terasa nyaman, karena helm itu juga dapat ditempatkan di dalam bagasi. Keseriusan itu semakin terbukti dengan gelaran bertajuk “ Aksi Peduli Keselamatan bersama Raja Motor Supra X Helm In” yang berlangsung di Lapangan Merdeka Medan,Minggu (19/11). Tujuan kegiatan yang juga dibarengi dengan pawai 1.000 Honda Supra X Helm In untuk menanamkan budaya tertib lalu lintas di jalan raya. Selain itu juga memberikan kesadaran kepada masyarakat agar lebih membudayakan penggunaan helm SNI, penggunaan lajur kiri dan terbiasa untuk menyalakan lampu utama pada siang hari. Leo Wijaya, Marketing Manager CV Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan menyambut positif kegiatan tersebut. Karena hal ini sejalan dengan komitmen Honda yang selalu konsisten melakukan sosialisasi safety riding. Untuk mensukseskan gelaran ini, pihaknya juga akan menghadirkan 1000 Honda Supra X Helm In yang

diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya keselamatan. “ Honda Supra X Helm In yang baru kami luncurkan minggu lalu merupakan bentuk dukungan terhadap program pihak kepolisian, karena tidak hanya memberikan kemudahan penggunaan helm bagi pengendara, namun produk terbaru ini juga dilengkapi dengan fitur lampu otomatis ,“ ujar Leo Wijaya didampingi J Berry Siregar selaku Kepala Divisi Humas CV Indako Trading Co. Honda Supra X Helm In sendiri, sambung Leo banyak kelebihan. Selain disertai dengan fitur AHO, bebek Honda ini juga memiliki bagasi super luas 19,5 liter yang dapat menyimpan helm full face, sehingga pengendara tidak perlu mikir dua kali untuk selalu membawa pelindung kepala tersebut kemana-mana. Selain itu, bebek teranyar Honda ini juga dilengkapi dengan tangki berkapasitas 5.6 liter, sehingga memudahkan pengendara untuk tidak seringsering ke SPBU. Berbicara soal keiritan, kata Leo, bukan rahasia lagi jika raja bebek rajanya irit dan sudah dibuktikan lewat tantangan Jelajah Honda Supra X Helm In Membelah Sumatera Utara yang digelar pada 13 November lalu. “Dimana dengan melakukan uji perjalanan Tarutung-Medan, Supra X Helm In berhasil memecahkan rekor dengan mencatat jarak tempuh 89,66 km/liter hanya dengan sekali isi bensin,’’katanya. Selain 1000 Honda Supra X Helm In, kegiatan Pawai Keselamatan Tertib Lalu Lintas ini direncanakan turut dimeriahkan oleh klub-klub Sumut Honda Bikers. Sebagai komunitas yang lebih memahami bagaimana cara berkendara yang baik, kehadiran klubklub Honda diharapkan dapat membantu mengkampanyekan keselamatan lalu lintas di jalan raya. Gunarko Hartoyo, Promotion Manager CV Indako Trading Co berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, dan membantu upaya aparat kepolisian dalam upaya meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah Sumatera Utara. (SIONG)

andalas/Siong

DIBUKADIBUKA-Ketua Walubi kota Medan Ir Sutopo didampingi Sekretaris Walubi Kota Medan Husin Chandra SE, Ketua Fraksi Medan Bersatu DPRD Medan Dra Lily MBA, serta tokoh agama Buddha membuka acara Olimpiade Buddhis Walubi di Kampus IT&B Jalan Mahoni Medan, Minggu (20/11).

Tingkatkan Kemampuan Murid dan Guru

Walubi Medan Gelar Olimpiade Buddhis Medan-andalas Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi Medan) menggelar acara Olimpiade Buddhis Walubi di Kampus IT&B Jalan Mahoni Medan, Minggu (20/11). Kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan murid, membina guru agama agar lebih giat dalam menyampaikan tentang Buddha Dharma serta melestarikan Buddha Dharma di Medan Olimpiade ke 4 yang diisi dengan perlombaan mewarnai, perlombaan menggambar sketsa, perlombaan untuk meningkatkan pengetahuan Buddha Dharma dan perlombaan cermat Dharma ini diikuti sekitar 500 peserta dari sekolah se- kota Medan mulai tingkat SD, SMP hingga SMA. Tony SH mewakili Ketua Walubi Sumut Dr Indra Wahidin merasa bangga atas digelarnya even tahunan Olimpiade Buddhis Walubi yang merupakan agenda rutin serta program kerja Walubi Medan.

“Kegiatan ini hendaknya tidak merupakan sebuah kompetisi, namun semata-mata untuk berprestasi, berkreasi dan memberikan motivasi. Mudahmudahan acara ini berperan memajukan pendidikan dan memberikan motivasi bagi masa depan umat Buddha khususnya di Medan dan umumnya di Sumatera Utara,” ucapnya. Dalam kegiatan itu juga dihadiri, Ketua Walubi kota Medan Ir Sutopo, Sekertaris Walubi Kota Medan Husin Chandra SE, mewakili Walubi Sumut Tony SH, Ketua MBI Medan Romo Wa-

sudewen, Ketua Fraksi Medan Bersatu DPRD Medan Dra Lily MBA, Koordinator Panitia Pelaksana Olimpiade Buddhis Walubi Wilson Wirya MBA dan Pengawas Guru Agama Kementerian Sumut Rudy Harjon SH. Ir Sutopo dalam sambutannya sekaligus membuka acara Olimpiade tersebut mengatakan olimpiade ke-4 yang merupakan agenda rutin, untuk kali ini terkesan mendadak. “Kami memohon maaf bagi para undangan acara ini sedikit terlambat untuk dilaksanakan karena ada sesuatu kendala, kita berdoa semoga tahun depan acara ini dapat diperbaiki,” ujarnya. Dikatakannya Walubi Medan merasa bangga dan gembira dengan banyaknya peserta yang hadir dan memberikan sambutan yang luar biasa. “Kita yang telah terlahir sebagai pemenang, sebagai pemenang harus meningkatkan kualitas hidup kita tentunya dengan koridor-ko-

ridor agama Buddha Dharma ini. Kami ingin agar adik-adik memiliki Buddha Dharma yang baik dan terus meningkatkan Buddha Dharma,” katanya. Sementara, Ketua Panitia Olimpiade Buddhis Walubi, Husin Chandra mengungkapkan, tujuan diselenggarakan olimpide ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang Buddha Dharma bagi para siswa sekolah, dan menjadi tolak ukur untuk mengukur kemampuan para guru agama Buddha dalam melestarikan Buddha Dharma di kota Medan. “Kita adakan Olimpiade Buddhis ini untuk meningkatkan kemampuan murid sekaligus bisa membina guru agama agar lebih giat lagi menyampaikan tentang Buddha Dharma kepada para murid dan melestarikan Buddha Dharma di Medan,” ucap Husin Chandra yang juga Sekretaris Walubi Kota Medan ini. (SIONG)

Seminar Korupsi

Sumut Babak Belur Dibuat Koruptor Medan-andalas North Sumatra Coruption Watch (NSCW) menyatakan kesiapannya untuk menyeret para koruptor di Sumut ke dalam penjara. “Kita akan berjuang keras menyeret para koruptor ke dalam penjara dan menyatakan perang terhadap korupsi di Sumut,” ujar Ketua NSCW Sugiat Santoso didampingi Sekretaris M Hasby Simanjuntak, pada acara “Dialog Pemberantasan Korupsi” di Hotel Madani Medan, Sabtu (19/11). Sugiat menjelaskan, jika budaya korupsi dan para koruptor dibiarkan, maka Sumatera Utara akan menjadi provinsi yang paling hancur dan babak belur. Dalam dialog itu juga berbicara sejumlah tokoh pemuda dan mahasiswa, seperti Ketua Umum Badko HMI Sumut Dedi Andika Syahputra, Sekretaris Umum Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indone-

bagaimana solusi terhadap pemberantasan korupsi itu. “Aksi solutif juga kita akan berikan untuk pemberantasan korupsi ini,” ujarnya. Menurut Sugiat, mereka juga akan melakukan deklarasi gerakan pemberantasan korupsi di Sumut sembari melakukan evaluasi akhir tahun terhadap pemerintahan dan jalannya penegakan hukum terhadap pelaku korupsi di Sumut. Ketua Umum Badko HMI Sumut Dedi Andika Syhaputra pada kesempatan tersebut memaparkan, bahaya laten dari Ketua NSCW Sugiat Santoso saat menyampaikan sambutan pada dialog Perang Ter- korupsi yang sangat menghancurkan sendi-sendi dari hadap Korupsi di Hotel Madani Medan, Sabtu. kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka untuk itu gerakan yang sangat kuat sia (PMII) Hasan Basrsi, dan tidak ada kata lain, kecuai dalam melakukan pemberanKetua Generasi Muda (Gema) melawan secara bersama- sama tasan korupsi di Sumut. Mathla’ul Anwar Sumut Drs korupsi di Sumatera Utara. “Kegiatan ini akan dilakukan HM Djoharis Lubis MPd. “Kalau kita semua elemen secara intens ke depannya,” Dalam dialog yang dihadiri masyarakat bersatu padu ujar Sugiat Santso. mahasiswa, tokoh pendidikan, memberantas korupsi, maka Aksi yang dilakukan NSCW dan para aktivis pemberanmudah- mudahan Sumatera dan elemen pemuda ini bukan tasan korupsi di Sumut itu, Utara akan bisa berkembang hanya sekadar kritikan yang tokoh pemuda itu menyatukan tanpa korupsi. Dan itu merupatidak memiliki solusi terhadap gerakan untuk membuat aksi kan impian kita ke depan,” ujar peberantasan korupsi, tapi bagaimana memberantas Dedi Andika. (HAM) mereka sudah menyiapkan korupsi di Sumut, agar menjadi

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

1

TEH YONG CHIAN

15

Jl. Mandala Gg. Orba No. 7 I Medan

20-11-11 08.00 WIB

23-11-11 15.00 WIB

D i perabukan

3

KHO BAN TJOAN

70

Jl. K akap No. 7 / 3 B Medan

20-11-11 00.30 WIB

23-11-11 11.00 WIB

D i perabukan

LIE KIM ENG

79

P ekanbaru

20-11-11 10.20 WIB

24-11-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

4

TAN KIAU YEN

79

Jl. A .R.. Haki m No. 146 Medan

19-11-11 09.50 WIB

24-11-11 09.00 WIB

D i kebumi kan

5

LIE SIU KHIM

79

Jl. Logam No. 11 E Medan

18-11-11 07.00 WIB

21-11-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

6

GOH AI KIM

88

Jl. B esi Gg. Ramai I No. 19 Medan

20-11-11 09.20 WIB

8

LIU SIP SEN / AKU

65

K omp. A si a Mega Mas B lok B X V I Medan

19-11-11 21.10 WIB

23-11-11 13.00 WIB

D i perabukan

9

TEH GUEK NGO

77

Jl. A .R. Haki m Gg. D ahli a No. 71 Medan

18-11-11 15.00 WIB

21-11-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

3A


Senin

SUMATERA UTARA 12 Setahun Tersangka, Sekdakab Langkat tak Ditahan harian andalas | Hal.

21 November 2011

Narkoba Momok Menakutkan Generasi Muda Percut Sei Tuan-andalas Maraknya peredaran dan pemakaian narkoba di kalangan pelajar, tidak bisa dianggap sepele dengan alasan karena perkembangan zaman. Kalau hal ini terus dibiarkan, akan menjadi problem baru. Semua pihak harus memerangi dan membentengi diri dari penyebaran narkoba. Narkoba harus diberantas, karena telah menjadi momok menakutkan bagi generasi muda. Demikian dikemukakan Fadli Kaukibi SH CN di depan ratusan siswa SMA Cerdas Murni, pada Sosialisasi dan Penyuluhan Anti Narkoba, yang digelar LSM Dewan Pemberdayaan Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Indonesia (DPPE-RI) Sumut, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provsu di Aula SMA Cerdas Murni Jalan Beringin No 33 Tembung, Sabtu (19/11). Mengingat peredaran narkoba saat ini semakin sulit diatasi, apalagi dilihat dari aspek sosiologi pendidikan ini sangat berdampak buruk bagi masa depan remaja dan pelajar. "Hendaknya dalam mencari identitas diri, pelajar harus selalu waspada dan introspeksi dan tidak lupa sharing kepada orangtua, guru atau pemuka agama jika sedang menghadapi masalah," kata Kaukibi. Dalam mencari solusi jangan sampai terjerumus kepada hal negatif seperti pergaulan bebas dan menjadi pemakai narkoba. Tidak ada masalah tidak bisa diselesaikan, caranya bukan dengan merusak diri, sebab narkoba bukan solusi yang baik. Untuk itu, dalam menjalani kehidupan untuk meraih cita-cita, jangan pernah putus asa. "Allah SWT tidak suka kepada orang-orang putus asa," ujarnya. Selain memberikan penyuluhan narkoba, LSM DPPE-RI SU terus akan berbuat terbaik bagi masyarakat. Ini demi menindaklanjuti program Pemprovsu khususnya Dinas Kesehatan. Kegiatan ini akan dilakukan secara kontiniu, dalam waktu dekat LSM ini juga akan melakukan penghijauan menanam 20 ribu pohon di seluruh Kabupaten Deli Serdang. Pembicara lainnya, Kurnia Hidayat SSos menyebutkan, remaja merupakan usia rentan terhadap narkoba. Sekitar 2 juta pengguna NAPZA di Indonesia, mayoritas berusia 20-25 tahun, 90 persen pria. Usia pertama kali menggunakan NAPZA rata-rata 19 tahun. Sekjen Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba Sumatera Utara, Mora Indah Simamora ST menambahkan, kota-kota besar seperti Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar menjadi daerah tujuan pasar narkotika internasional, target utamanya remaja. Hal ini sesuai penelitian, meliputi faktor keluarga, kepribadian, teman, lingkungan dan faktor kesempatan. Sedangkan Sekretaris LSM DPPE Hendri Adi SH mengatakan, pecandu narkoba harus dihukum berat. Dan, negara harus berperan mengayomi dan membina korban atau merehabilitasi pecandu narkoba seefesien dan seefektif mungkin, agar mereka jera. (FT)

Stabat-andalas Berkas kasus dugaan korupsi Sekdakab Langkat, Surya Djahisa sampai sekarang masih belum juga ada kejelasan.Buktinya, sudah lebih setahun diyakini 'macet' di Pidana khusus (Pidsus) Kejari Stabat. andalas/budi zulkifli

BEBAS - Sudah setahun menjadi tersangka, Surya Djahisa masih bebas menjalankan tugasnya sebagai Sekdakab Langkat. Hingga kini aparat penegak hukum belum juga menahan yang bersangkutan.

Pemkab Asahan Siap Bantu Majukan PMI

Dengan demikian, hingga kini Surya masih bebas melenggang kangkung. Padahal, statusnya sudah setahun ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus dugaan korupsi merugikan keuangan negara Rp 1,1 miliar. Kenyataan ini mengundang reaksi keras dari sejumlah pihak, yang mengaku sudah bosan dan gerah melihat buruknya kinerja aparat penegak hukum dalam menangani kasus tersebut, di antaranya dari Ketua LSM ICW (Indonesian Corruption Watch) Langkat, M Mas’ud MZ. Sampai sekarang sudah lebih setahun Surya Djahisa ditetapkan sebagai tersangka, namun tetap belum juga ditangkap dan diajukan ke pengadilan. Jadi, jelas sekali adanya dugaan ‘permainan’ tingkat tinggi dalam penanganan kasus tersebut. Sangat jauh berbeda, jika yang melakukan kejahatan adalah ‘orang- orang kecil’ pasti sudah ditangkap dan dijeb-

loskan ke sel tahanan. "Begitulah potret penegakan hukum di negara kita, masih jauh dari harapan masyarakat. Kita hanya bisa bersedih, dan prihatin terhadap situasi memalukan tersebut,” ujarnya kepada andalas, Minggu (20/11). Lebih jauh dijelaskannya, bahwa kasus dugaan korupsi Surya Djahisa tersebut tidak bisa dianggap persoalan kecil. Sebab, terkait dengan dugaan penyalahgunaan keuangan negara di antaranya bersumber dari pajak masyarakat. Karena itu, dia memprediksi apabila dalam waktu dekat, Sekdakab Langkat itu tidak juga tersentuh hukum, dapat dipastikan seluruh lapisan masyarakat akan ‘menyerbu’ Kejari Stabat, untuk menuntut keadilan. Pasalnya, masyarakat sudah bosan dan apatis melihat kinerja aparat penegak hukum, termasuk di Langkat, yang selalu terkesan berpihak dan 'memberi angin' kepada para koruptor. Mas’ud menegaskan, pihaknya sudah mendapat kabar kalau kasus tersebut sudah sampai di meja penyidik Pidsus. Namun, hingga kini tidak dapat diteruskan karena alasan yang tidak pasti. "Tampaknya Jaksa takut untuk ‘menyeret’ Sekda Langkat ke Pengadilan. Kalau takut, bagus jangan jadi Jaksa lah, mundur saja, daripada bikin malu,”ujarnya. (BD)

Ratusan Bal Pakaian Bekas Diamankan Bea Cukai

DPD KNPI Labuhan Batu akan Gelar Musda

TANDA TANGAN - Bupati Taufan Gama Simatupang menyaksikan penandatanganan berkas Ketua PMI Asahan.

Rantau Prapat-andalas Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Kabupaten Labuhan batu XII, akan digelar Desember 2011 mendatang. Ketua KNPI Labuhan Batu, H Kamal Ilham SKM didampingi Sekretaris M Risfan SH menyampaikan hal itu, pada rapat pengurus pleno pembentukan Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC) Musda di Aula Sekretariat KNPI, kemarin. Kamal mengatakan, selama kepemimpinannya sejak tahun 2008 dan akan berakhir pada 2011 ini, program kerja KNPI dalam mewadahi organisasi kepemudaan (OKP) dan Organisasi Kepemudaan Islam (OKI) di Labuhan Batu, telah terlaksana dengan baik. Hal itu berkat kerja sama yang baik dari seluruh pengurus KNPI Labuhan Batu, khususnya dari tandemnya M Risfan SH, yang sangat aktif selaku Sekretaris KNPI dan cukup dikenal seluruh elemen di daerah tersebut. Diakuinya, duet antara dirinya dengan sekretaris, dibantu unsur pengurus DPD KNPI lainnya membuat induk organisasi kepemudaan tersebut dapat berjalan dengan baik, dalam melaksanakan visi, misi dan program kerja selama tiga tahun ini. Sementara Ketua dan Sekretaris OC yang disetujui floor pada rapat pengurus pleno, Sahrial dan Yosrizal. Sedangkan Ketua dan Sekretaris SC, Andi Pati Dana dan Bpna Tumbur S. Ketua OC Musda KNPI Sahrial menyebutkan, kepengurusan lengkap OC akan disampaikan dalam rapat lanjutan. (ONE)

Kisaran-andalas Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP mengatakan, Pemkab siap mendukung keberadaan Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Asahan. "Kami siap membantu perkembangan dan kemajuan PMI di daerah ini," kata bupati pada pelantikan PMI Asahan di Kisaran, kemarin. Taufan Gama menekankan, yang harus dipahami PMI Asahan adalah tujuan dan harapan yang ingin dicapai melalui mekanisme pergantian pengurus. Yakni, tumbuhnya semangat baru, ide-ide baru serta langkah baru yang dapat membawa PMI lebih baik dari sebelumnya. Dari eksisnya keberadaan PMI Asahan, bupati berharap kepada pengurus yang baru, agar hal-hal yang sudah baik dapat selama ini lebih ditingkatkan di masa mendatang. Untuk itu, para pengurus diminta selalu solid dalam menjalankan tugastugasnya dan dilandasi rasa tulus dan ikhlas. “Semoga dengan kehadiran PMI di Asahan dapat pula memberikan kontribusi siginifikan dalam rangka membantu mewujudkan visi dan misi Pemkab Asahan yakni Asahan yang Religius, Sehat, Cerdas dan Mandiri,“ kata bupati.

Besitang-andalas Ratusan bal goni plastik berukuran besar berisi pakaian bekas eks luar negeri, yang diduga masuk secara ilegal, diamankan aparat Polsek Besitang bekerja sama dengan Bea Cukai Pangkalan Susu, Sabtu (19/11) sekitar pukul 18.30 WIB, dari lokasi pelantaran tikungan Simatupang, Desa Bukit Selamat Kecamatan Besitang, Langkat. Drama penangkapan truk warna hitam bernomor Polisi BK 9471 BI, disaksikan masyarakat sekitar, terlihat saat itu awak truk baru saja selesai melakukan pemuatan barang ke atas truk. Dan, sisanya masih berada di bawah karena truk tersebut tidak mampu mengangkut keseluruhan bal tersebut. Namun tiba-tiba petugas Polsek Besitang, dipimpin langsung Kapolsek AKP Sukerman didampingi Kanit Reskrim dan anggota Polsek Besitang bersama beberapa petugas Bea Cukai, beraksi cepat melakukan penangkapan, sehingga situasi TKP berubah mencekam. Pantauan andalas di lokasi sejak pagi, terlihat jelas dari Jalinsum Medan–Aceh persis di tikungan Simatupang, tumpukan goni diduga berisi pakaian bekas eks luar negeri tersebut, sangat terlihat jelas bila dilihat dari jalan raya. Ratusan bal pakaian bekas tersebut bertumpuk rapi di pinggir sungai yang ditutupi terpal warna biru. Sementara, puluhan jurnalis yang ingin meliput ke lokasi tidak bisa masuk

Sementara, Ketua PMI Sumut H Rahmat Shah usai melantik pengurus PMI Asahan mengatakan, pengurus PMI Asahan yang baru hendaknya dapat bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, terutama dengan Pemkab Asahan. PMI Asahan harus senantiasa berbuat kebaikan walaupun kebaikan diperbuat tersebut hanya sedikit, namun manfaatnya dirasakan masyarakat. “Saya yakin di bawah pembinaan Bupati Taufan Gama Simatupang, PMI di Asahan akan semakin berkembang dan diharapkan PMI Asahan dapat menjadi panutan di Sumut," kata Rahmat Shan. Ketua PMI Asahan, Erwis Edi Pauja Lubis SH MAP menyebutkan, keberadaan PMI dalam gerakan kemanusiaan sudah pasti tidak dapat dijalankan secara utuh oleh PMI, jika tidak ada dukungan berbagai pihak dalam proses pencapaian tujuan tersebut. Ke depan, Erwis berjanji akan menyiapkan kader-kader relawan PMI yang tangguh, mulai dari tingkat PMR hingga KSR dan TSR. Kemudian meningkatkan kebutuhan darah bagi Asahan, bahkan daerah lain."Sebab darah sangat dibutuhkan masyarakat setiap hari," katanya. (FAS)

andalas/ Dony Syahputra

PAKAIAN BEKAS - Ratusan goni plastik berisi pakaian bekas eks luar negeri saat berada di lokasi pelataran sebelum diamankan petugas Bea Cukai. karena pintu pagar dikunci. Sedangkan, jalan raya depan lokasi tersebut ramai didatangi masyarakat yang ingin menyaksikan peristiwa tersebut. Menurut sumber andalas, barang tersebut awalnya diangkut dari jalur laut menggunakan kapal yang lumayan besar pada pagi hari. “Lumayan besar jenis kapal yang mengangkut Monza tersebut pada malam hari," katanya. Pagi itu juga barang tersebut langsung diangkut menggunakan truk menuju arah Medan. Sisanya bermasalah dan ditangkap aparat Bea Cukai. Truk beserta ratusan bal pakaian bekas itu, kini diamankan dan langsung dibawa menuju Kantor Bea Cukai Belawan. (DN)

Masyarakat Deli Serdang Berikrar Patuhi Aturan Lalu Lintas Lubuk Pakam -andalas Sedikitnya 500 kendaraan bermotor dan beca motor dari Masyarakat Pecinta Tertib Lalu Lintas berkonvoi dengan menyalakan lampu utama dan menggunakan helm standar bagi pengendara maupun yang dibonceng, dalam rangka sosialisasi tertib lalu lintas, digelar Polres Deli Serdang, Minggu (20/11). Pawai bersama ini diikuti jajaran Polri, TNI, PNS, dan masyarakat pengendara roda dua dan becak motor. Start di depan lapangan alun-alun Pemkab, mengitari Kota Lubuk Pakam dan Tanjung Morawa. Ditandai dengan penyerahan helm kepada perwakilan masyarakat, oleh wakil Bupati Deli

Serdang H Zainuddin Mars bersama Kapolres AKBP Wawan Munawar SIK MSi, dan pembacaan ikrar untuk mematuhi peraturan lalin diwakili tiga warga serta pernyataan moral mewakili generasi muda agar pengendara dapat mematuhi aturan berlalulintas. Wabup Zainuddin Mars bersama Muspida, Kapolres, Sekdakab Drs H Azwar S MSi, pimpinan SKPD, turut mengendarai sepeda motor bersama masyarakat hingga ke finish di Alun-alun Pemkab, dilanjutkan dengan undian lucky draw bagi seluruh peserta dengan hadiah helm berstandar SNI. Kapolres AKBP Wawan Munawar SIK MSi menjelaskan, ke-

giatan pawai sepeda motor ini dilakukan secara serentak di wilayah hukum jajaran Polda Sumut, dalam rangka revitalisasi tertib lalu lintas, tentang penggunaan helm SNI dan menyalakan lampu utama pada siang hari bagi pengendara sepeda motor, maupun becak motor sesuai dengan UU No 22 tahun 2009. Salah satu upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas jalan yang memerlukan penanggulangan secara komprehensif, mencakup upaya pembinaan, pencegahan, pengaturan dan penegakan hukum. Dijelaskan, berdasarkan data kepolisian, kasus kecelakaan sangat memprihatinkan. Kasus kecelakaan justru mayoritas pe-

ngendara roda dua, yang rata-rata meninggal dunia karena para pengendara tidak mematuhi ketentuan tertib lalu lintas yang baik. Kapolres menyebutkan, dalam 11 hari belakangan ini hasil monitor terlihat 90 persen masyarakat pengendara sudah mematuhi. "Dampaknya cukup positif terbukti kecelakaan lalin di wilayah hukum Polres Deli Serdang menurun drastis hingga 80 persen," kata Kapolres. Di sela-sela kegiatan tersebut, Wabup Zainuddin Mars menekankan kepada seluruh jajaran aparatur pemerintah, hendaknya turut berperan aktif menyukseskan program tertib lalu lintas tersebut, di manapun berada. (TH)

HELM - Wabup DS, Zainuddin Mars bersama Kapolres AKBP Wawan Munawar SIK MSi memakaikan helm SNI kepada perwakilan masyarakat yang ikut konvoi.

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa Sejahtera TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS. ACEH TAMIANG: Zul Herman.


Senin 21 November 2011

Kecelakaan Lalu Lintas Didominasi Usia Produktif Balige-andalas Kapolres Tobasa AKBP Budi Suherman SH MSi menegaskan, kewajiban menggunakan helm, penutup dada serta menyalakan lampu di siang hari bagi pengendara roda dua dan tiga, demi menyelamatkan masyarakat dari korban kecelakaan di jalan raya. Penegasan itu disampaikan Kapolres Tobasa pada apel besar masyarakat pecinta tertib lalu lintas, Minggu (20/11) di halaman Kantor Bupati Tobasa. Menurut Kapolres, Tobasa menyikapi perkembangan situasi saat ini berdampak negatif pada keamanan lalu lintas dengan jumlah kendaraan yang bertambah banyak dan fasilitas jalan tidak memadai, terutama di jalan protokol menimbulkan kepadatan lalu lintas. Dijelaskan, dalam penggunaan helm dan pelindung dada harus dipatuhi masyarakat saat mengendarai sepedamotor. Sebab, bagian kepala dan dada merupakan bagian sangat vital bagi manusia. Untuk itu, langkah paling tepat dan cepat dengan menggunakan helm pelindung dada serta menyalakan lampu di siang hari. Bahwa, dari analisa dan kajian data kecelakaan lalu lintas, korban meninggal dunia paling dominan masih berusia produktif yaitu pelajar. Pemasangan lampu di siang akan sangat efektif untuk mengingatkan pengendara lainnya. "Dengan adanya cahaya lampu ini akan bisa membantu konsentrasi pengendara untuk lebih berhati-hati," kata Kapolres. AKBP Budi Suherman menghimbau, masyarakat Tobasa khususnya pengendara sepeda motor, agar turut berperan aktif dalam mendukung dan menyukseskan program budaya tertib lalu lintas, dengan memberi contoh dan teladan kepada pengguna jalan lainnya."Hal ini dapat kita terapkan jika didukung dengan tekad, kemauan dan adanya kebersamaan," katanya. Usai apel, dilanjutkan dengan pembagian helm oleh Kapolres, dari hasil sumbangan Ketua Tim Balige Raider Community (BRC), yang juga Ketua DPD PAN Tobasa, Ir Jefrin Alam Harahap dan Penasihat BRC, Yulitri Roriana br Panggabean kepada setiap peserta pengendara roda dua dan peserta pawai keliling. (HAR)

Bupati Tobasa Dukung Kebangunan Rohani Balige-andalas Bupati Tobasa Kasmin Simanjuntak, menerima kunjungan audiensi pengurus LPPD (Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah) di ruang kerjanya, kemarin. Bupati mengatakan, pembangunan masyarakat bermartabat tidak terlepas dari aspek peningkatan kebangunan rohani, yang akan mampu mengangkat masyarakat pada harapan baru dan bertumbuhnya iman. Mengingat urgensi aspek tersebut, memberikan atensi dalam program dan kegiatan peningkatan kebangunan rohani di tengahtengah masyarakat Toba Samosir. LPPD Toba Samosir dipimpin Jonson Nasution, pada kesempatan tersebut menyampaikan kesiapan LPPD Toba Samosir, mengikuti perhelatan Pesparawi 2011 Sumut, yang akan digelar di Sibolga pada 27-30 November 2011 mendatang. Jonson melaporkan, pada festival yang mementaskan penampilan paduan suara dari seluruh kabupaten/ kota di Sumut dalam membawakan lagu-lagu gerejawi ini, Tobasa diwakili paduan suara “Avenue Voice” binaan Budiyanto Tambunan dan Andi Marlon Tambunan. Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak menyambut baik perhelatan akbar suguhan lagu-lagu gerejawi, dan berharap Avenue Voice dapat berprestasi mengharumkan nama Toba Samosir pada ajang tersebut. (HAR)

Koptan Kecamatan Selesai Studi Banding ke Sergei

SAWAH - Kepala UTPD Pertanian Kecamatan Selesai Adian Daulay,turun ke sawah bersama petani di Desa Padang Cermin. Stabat-andalas Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Selesai Adian Daulay akan membawa para ketua dan anggota kelompok tani (Koptan) melakukan studi banding ke Desa Lubuk Bayas Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergei), Selasa (22/12) untuk berdialog dan belajar dengan kelompok tani Mawar di daerah itu. Bahkan, direncanakan bukan hanya pengurus kelompok tani saja yang ikut, tapi juga para PPL (Penyuluh Pertanian lapangan) dan kepala desa se-Kecamatan Selesai. Kegiatan itu dilakukan untuk menambah pengetahuan para petani dan meningkatkan kesejahteraan para petani sesuai dengan visi dan misi Bupati Langkat dalam pengentasan kemiskinan.Selain itu, agar bisa menjadikan Kecamatan Selesai menjadi kecamatan yang memiliki spesifikasi di bidang pertanian. Tujuan lainnya, untuk memadukan pertanian dan peternakan, sebab selain memiliki potensi di bidang pertanian Kecamatan Selesai juga dikelilingi areal perkebunan, dan sebagian besar masyarakatnya juga dikenal sebagai peternak. Yang lebih menggembirakan, kegiatan itu dilkakukan dengan dana swadaya dari para petani.Jadi, sama sekali tidak mengandalkan dana APBD seperti dilakukan para anggota dewan yang terhormat. (BD)

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

13

Polres Dairi Gelar Pawai Keselamatan Berlalu Lintas Sidikalang-andalas Kapolres Dairi AKBP Yustan Alpiani didampingi sejumlah unsur Muspida, melepas ratusan peserta pawai keselamatan dan ketertiban berlalu lintas (safety riding). Para peserta terdiri dari TNI/ Polri, mahasiswa, pelajar, pengemudi betor, dan masyarakat Kota Sidikalang, dengan mengendarai sepeda motor di sepanjang Jalan Protokol Sidikalang, Minggu (20/11). Kegiatan itu merupakan program Mabes Polri yang dilaksanakan serentak Polres seluruh Indonesia. Tujuannya, untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas yang dinilai menjadi penyebab angka kematian lebih besar, bila dibandingkan dengan kematian anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas. Menurut Kapolres, angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas jauh lebih besar, dibanding dengan kematian anggota kepolisian yang sedang melaksanakan tugas. Setiap bulan, ribuan masyarakat Indonesia meninggal dunia, akibat kecelakaan lalu lintas. "Karena itu, melalui sosialisasi keselamatan pawai keselamatan berlalu lintas yang digelar serentak di seluruh Indonesia,

diharapkan dapat menekan atau menurunkan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas,” harap Yustan, sebelum melepas peserta pawai sepeda motor dan betor di halaman Mapolres Dairi. Yustan yang juga didampingi Kasat Lantas, AKP Mishanan mengingatkan, setiap harinya, 60 persen kehidupan masyarakat berada di jalan raya yang penuh dengan ancaman. Saat berangkat maupun pulang kerja, kalau tidak berhati-hati dalam berkendara, nyawa akan terancam. "Untuk itu, terutama bagi pengguna sepeda motor hendaknya mematuhi seluruh peraturan lalu lintas dan menggunakan seluruh perlengkapan keselamatan (safety riding) seperti helm pengaman, menghidupkan lampu utama pada siang hari untuk menghindari atau meminimalisir risiko kecelakaan yang setiap hari mengancam,”pinta Yustan. Pada penghujung acara safety riding, Kapolres Dairi memberikan SIM gratis kepada sejumlah personel TNI AD, didampingi Dan Ramil Kota Sidikalang, Kapten Inf Aman Simbolon, serta memberikan sejumlah doorprize berupa helm standar kepada peserta pawai yang beruntung. (SS)

andalas/sondang silalahi

PAWAI - Kapolres Dairi AKBP Yustan Alpiani, melepas peserta pawai keselamatan berlalu lintas di halaman Mapolres Dairi, Minggu (20/11).

PTPN III Asahan Diserang Penyakit Ganoderma Kisaran-andalas Sejumlah lembaga pemerhati di Kabupaten Asahan, prihatin dan menyayangkan maraknya jenis penyakit tanaman sawit ganoderma menyerang Kebun PTPN III Distrik Asahan, berlabel Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Keprihatinan ini dinyatakan Ketua DPP LSM Radar Karsidi, didampingi Ketua DPP LSM Konsorsium 9, Sudirman Marpaung kepada andalas di Kisaran, Minggu (20/11). Menurut kedua lembaga ini, ganoderma merupakan jenis penyakit disebabkan cendawan atau jamur dengan ganas sering menyerang tanaman sawit masih produktif. Penyakit ini berawal dari lingkungan maupun sekitar areal tanaman penghasil Crude Palm Oil (CPO), yang kurang bersih alias dipenuhi semak.

SEMAK - Semak yang menyelimuti Kebun Unit Sei Dadap Afd II, salah satu penyebab berkembang biaknya penyakit ganoderma. Selain itu, perawatan terhadap tanaman sangat minim sehingga penyakit yang disebabkan jamur maupun cendawan tersebut mudah berkembang biak. Ironisnya, penyakit ganoderma marak menyerang PTPN III Kebun Unit berlabel RSPO.

Padahal, diketahui kebun yang telah mendapatkan sertifikat RSPO ini merupakan kebun, yang salah satunya dapat meningkatkan laba, sehingga perusahaan makin berkembang dan dapat menembus pasar internasional. "Jika kebun terus-menerus

Mesin Pertanian Bantuan Distan Asahan Dijualbelikan Asahan-andalas Sejumlah Kelompok Tani (Koptan) Desa Serdang Kecamatan Meranti Asahan, penerima bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan) dari Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, diduga menjualbelikan bantuan tersebut. Pantauan andalas di Dusun IV Desa Serdang Kecamatan Meranti kemarin, ditemukan alat mesin pertanian (alsintan) berupa tresher diduga dijualbelikan Koptan M diketuai MS. Hasil penelusuran diketahui, tresher bantuan Dinas Pertanian Asahan pada tahun 2010 telah dijual kelompok tani itu kepada warga setempat berinisial MI. Saat dikonfirmasi andalas di kediamannya Desa Serdang kemarin, pembeli tresher MI awalnya tidak mengakui membeli alat dimaksud. Namun ketika disebut, bahwa informasi tersebut berasal dari anggota Koptan sendiri, MI akhirnya lebih tidak bisa berkutik. Selanjutnya warga yang kesehariannya bekerja sebagai petani padi ini mengakui, memang benar dirinya membeli mesin tersebut dari Ketua Koptan M, seharga Rp

3,5 juta, namun baru dibayarnya Rp 2,5 juta. Sementara Ketua Koptan M, MS saat dikonfirmasi pada hari yang sama mengatakan, dirinya sebagai Ketua Koptan M belum pernah menjual alsintan berupa tresher yang diberikan Dinas Pertanian kepada warga setempat. "Thresher tersebut ditempatkan di rumah warga setempat untuk dipakai memanen padi. Informasi soal penjualan alsintan, tidak benar," bantahnya. Namun ketika disinggung pada tahun 2011, Koptan M masih mendapat bantuan alsintan dari Dinas Pertanian, ia membenarkan. Tapi, ketika diteliti kondisi tresher yang baru diteriman keadaannya sudah tidak utuh. Mesin berupa motor penggerak tresher sudah dicopot. Menurut sumber, mesin thresher yang baru diterimanya juga diduga telah dijual seharga Rp 5 juta. Sementara, UPTD Pertanian Kecamatan Meranti Syaifuddin ketika dikonfirmasi, terkait sejumlah bantuan Pemkab Asahan melalui Dinas Pertanian yang saat ini marak dijualbelikan Koptan, menyatakan belum mengetahui temuan tersebut. (FAS)

Dinsos Sumut Tingkatkan Peran FK PSM Stabat-andalas Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Sumatera Utara melakukan pemantapan usaha ekonomi produktif. Hal itu dilakukan melalui pelatihan selama tiga hari tentang pemantapan peran FK PSM (Forum Komunikasi Pekerja Sosial Masyarakat) dan memberikan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada beberapa Kelompok Usaha Bersama (KUBE) FK PSM dari Kecamatan Binjai, Stabat dan Secanggang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Sambirejo, 16 hingga 19 November 2011. Hadir pada acara pembukaan, Kepala Desa Sambirejo Kusnadi, pengurus FK PSM Kabupaten Langkat, Kasi Organisasi Kantor Sosial Langkat Drs Anhar Tua, dan perwakilan dari Dinas Kesejah-

teraan Sosial Pemprovsu Drs Barita Sihite. Intinya, Dinas Kesejahteraan Sosial Sumut berupaya untuk memasyarakatkan usaha ekonomi produktif untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Bantuan yang diberikan adalah bantuan stimulan berupa alat- alat perbengkelan, door smeer, kerajinan tangan wanita pembuatan makanan ringan dan lain-lain. Berkenaan dengan digelarnya kegiatan tersebut, Ketua FK PSM Langkat, Nata Syahputra SE menyambut positif. Kegiatan seperti itu patut untuk didukung, karena bermanfaat untuk masyarakat banyak.“Ya, paling tidak untuk mengurangi PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) yang ada di Kabupaten Langkat,”ujarnya. (BD)

diserang penyakit ganoderma, keuntungan rendemen minyak yang dihasilkan tandan buah sawit pertrosnya akan sangat minim. Sebab, dalam setiap hektar satu Afdeling ditemukan puluhan tanaman sawit produktif mati mengering,” beber mereka. Seperti diketahui, RSPO adalah lembaga internasional yang concern terhadap pencapaian 8 prinsip pengelolaan sawit lestari. Di antaranya berkomitmen terhadap perbaikan terus menerus pada wilayahwilayah utama aktivitas. Selain itu, kebun memperoleh sertifikat RSPO, kebun yang dapat meningkatkan laba sehingga perusahaan dapat berkembang dan menembus pasar internasional. “Jika tanaman sawit produktif mati, bagaimana mungkin bisa meningkatkan laba perusahaan,” kata mereka. Ketika ditanya, PTPN III Kebun Unit mana saja di Distrik Asahan berlabel RSPO terkena serangan ganoderma. Kedua lembaga ini menyebutkan, PTPN III Kebun Unit Sei Dadap, dan Kebun Unit Ambalutu. Di kedua kebun ini ditemukan puluhan

tanaman sawit mati pada setiap Afdeling."Belum lagi temuan buah restan yang saat ini hangat dibicarakan," ujarnya. Sementara, Sekjen Indonesian Corruption Watch (ICW) Cabang Asahan Sudir Amansyah SE, menanggapi maraknya penyakit ganoderma menyerang PTPN III Kebun Distrik Asahan, mendesak pengawas internal (PI) agar segera turun ke setiap kebun unit, untuk mengaudit dengan benar pelaksanaan perawatan, baik untuk tanaman muda (TM1) maupun tanaman tua (TM2). "Pasalnya, kita menduga pelaksanaan perawatan untuk tanaman penghasil devisa negara ini tidak dijalankan dengan semestinya alias dikorupsi," bebernya. Sebelumnya ketika dikonfirmasi, Asisten Personalia Kebun (APK) Kebun Sei Dadap Suparman, terkait penyakit ganoderma mengatakan, permasalahan tersebut hingga kini belum ditemukan obat yang ampuh membasminya. "Sedangkan, untuk perawatan di Afdeling II belum memasuki rotasi," ungkapnya. (FAS)

Dituding Materialis, Pendeta Diminta Introspeksi

andalas/Robert tarigan

GBKP - Ketua Moderamen GBKP, Pdt MP Barus, Bupati Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, dan Pdt Erick J Barus, hadir pada penangkuhan 16 pendeta GBKP. Kabanjahe-andalas Kualitas pendeta terlihat dari perkembangan jemaat yang dilayani. Untuk zaman modern seperti sekarang, pendeta yang biasa-biasa saja perlu “dibengkelkan”. Jemaat semakin menuntut kualitas pendetanya. Demikian dikatakan, Ketua Umum Moderamen GBKP, Pdt MP Barus MTh, yang menjadi pengkhotbah dalam kebaktian penangkuhan 16 pendeta se-GBKP di Gereja GBKP Runggun Simpang Enam Kabanjahe, dihadiri 1200 jemaat, Minggu (20/11). Dikatakannya, pandangan miring yang lahir di tengah jemaat sekarang ini, pendeta semakin materialistis. Ini tantangan yang harus diubah. Perlu instropeksi dan evaluasi diri. Apa yang sudah dilakukan kepada jemaat. "Kita perlu materi, tapi bukan itu yang utama, melainkan spirit dan totalitas pelayanan. Motivasi yang tepat ialah membangun jemaat bagi kemuliaan Allah," ujarnya. Dalam renungannya diambil dari Matius 12 ; 13-37, Pdt MP Barus mengatakan, kalau suatu pohon dikatakan baik, baik pula buahnya,

sebaliknya jika suatu pohon dikatakan tidak baik, tidak baik pula buahnya."Sebab dari buahlah pohon itu dikenal,” katanya. Sementara, Pdt Elba Pranata Barus STh, mewakili 16 pendeta yang ditangkuhkan, dalam renungannya mempertegas komitmen 16 pendeta pelayan yang ditangkuhkan. "Kunci utama, mau berserah diri, penyerahan total diri kita kepada Tuhan dalam melayani dan meningkatkan spiritualitas jemaat. Identitas kita harus jelas dan terang. Tidak boleh meremang atau abu-abu,” ujarnya. Memasuki acara inti penangkuhan 16 pendeta dipimpin langsung Ketua Umum Moderamen GBKP, Pdt MP Barus DTh dibantu Sekum Moderamen, Pdt Simon Tarigan, STh dan pengurus Moderamen lainnya, setelah sebelumnya prosesi penangkuhan pendeta diarak keliling Kabanjahe dengan titik start, Kantor Moderamen GBKP di Jalan Kapten Pala Bangun dan berakhir di Gereja GBKP Simpang Enam Kabanjahe. (RTA)


Senin

ACEH MEMBANGUN

21 November 2011

harian andalas | Hal.

14

Pemko Banda Aceh Seleksi Calon Kepsek Banda Aceh-andalas Pemeritah Kota Banda Aceh melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) melaksanakan penyeleksian calon kepala sekolah (Kepsek) tingkat SD sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas pengajar. "Sudah ada 27 calon kepala sekolah yang telah diseleksi, mereka juga telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan kompetensi untuk meningkatkan kemampuan serta pengembangan profesi," kata Kepala BKPP Kota Banda Aceh M Natsir Ilyas di Banda Aceh, Minggu. Didampingi Ketua panitia penyelenggara Juswardi seusai menutup diklat calon kepala sekolah di aula PGRI Aceh, ia mengatakan pendidikan dan pelatihan yang telah diikuti selama empat bulan merupakan langkah awal dimulainya komitmen bersama terhadap perubahan paradigma rekrutmen kepala sekolah yang sesuai dengan amanat Permendiknas nomor 28/2010. Program yang mendapat dukungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Aceh dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Solo, Jawa Tengah itu diharapkan dapat memberikan kontribusi, komitmen dan pikiran pada

pradigma baru dalam penugasan atau pengangkatan kepala sekolah serta adanya upaya penguatan kapasitas dan kompetensi yang berkualitas. Diklat calon kepala sekolah juga untuk menumbuhkembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan calon kepala sekolah yang meliputi dimensi kompetensi kepribadian, kewirausahaan, supervisi dan sosial. Menurutnya, peserta yang mengikuti pendidikan dan pelatihan ini merupakan guru-guru pilihan yang diseleksi dengan ketat, ada 100 lebih yang mendaftar tapi yang lolos hanya 29 orang yang berhak mengikuti pendidikan dan pelatihan. "Dari 29 calon kepala sekolah itu dua diantaranya tidak lulus karena tidak menyelesaikan tugas pembuatan portofolio dan mengundurkan diri," katanya. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh Sofyan mengatakan para guru yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan dipastikan akan menempati jabatan kepala sekolah. "Dalam waktu dekat ada tiga orang yang memperoleh predikat sangat memuaskan akan dilantik sebagai kepala sekolah, ini bukti komitmen kami terhadap amanat Permendiknas nomor 28/2010," kata Sofyan. (ANT)

Sampah Masalah Sosial dari Sisi Kesehatan UNTUK mempercepat terwujudnya Pemko Langsa Bersih dan Hijau, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Langsa Umar SH yang baru saja dilantik sebagai Kepala SKPD tersebut satu bulan lalu, terus melakukan program kerjanya dengan menindak lanjuti menumpuknya sampah di beberapa lokasi di jajaran Pemko Langsa.

U

ntuk itu, pihaknya telah melakukan pembersihan sampah yang sudah lama menumpuk dimana–mana, khususnya lokasi tong sampah. Selanjutnya, membersihkan semua parit dan got yang tersumbat akibat sampah. Umar yang ditemui di sela program kebersihan tersebut, kemarin mengatakan, sampah merupakan masalah sosial bila dipandang dari sisi kesehatan tidak kalah mengkhawatirkan. Sampah sering disebut sebagai sumber penyakit yang terbesar. Artinya, kebersihan lingkungan dari sampah adalah yang paling disoroti dari sudut pandang ini. Tentu saja semua orang pasti merasakan dampak dari sampah ini. Baik itu orang yang pola hidupnya hijau maupun orang dengan pola hidup yang sangat ekstrim terhadap lingkungan. “Untuk itu, sangat diperlukan penanganan serius semua pihak. Terkait permasalahan sampah ini, upaya-upaya yang telah dilakukan diharapkan lebih ditingkatkan lagi. Misalnya, pola dan perilaku hidup hijau dan bersih yang benar, usaha sekecil apapun pasti akan sangat bermanfaat. Penerapan hidup bersih dan pola hidup hijau harus benarbenar ditanamkam dalam kehidupan masyarakat,”

andalas/suherman amin

ABRASI DAN EROSI - Abrasi dan erosi di beberapa titik akibat gerusan ombak dan kikisan air pinggiran krueng dan kawasan pesisir pantai di Bireuen sudah sangat mengkhawatirkan dan membuat resah masyarakat bila tidak segera ditangani.

Harumkan Bireuen

Ulama di Aceh Diminta Aktif Berpolitik Meulaboh-andalas Wakil Gubernur Provinsi Aceh, Muhammad Nazar, meminta seluruh ulama di Provinsi Aceh melibatkan diri dalam perpolitikan guna menunjukkan demokrasinya agama Islam dimata dunia.

Umar SH katanya. Disamping itu, katanya, diperlukan juga pemikiran dan jiwa untuk benar-benar melestarikan lingkunagn dari sampah. Kerena itu merupakan permasalahan menyangkut nasib kehidupan bersama. Berbagai macam masalah dan akibat yang dihasilkan oleh sampah, namun orang yang paling besar menerima dampaknya adalah orang-orang perkotaan. Sebab, menurut survey yang dilakukan para ahli lingkungan dan juga statistik dari pemerintah, khususnya dalam bidang kebersihan kota menyimpulkan bahwa penghasil sampah yang terbesar adalah masyarakat kota dengan perbandingan 2:1 dengan masyarakat desa. Maka, permasalahan sampah menjadi sangat kompleks dan susah untuk diselesaikan. Dengan pola perkembangan gaya hidup dan berbagai macam aspek lainnya, menyebabkan sampah sulit diselesaikan. Misalnya, dengan kemajuan sekarang manusia memerlukan sesuatu yang cepat dan praktis dan sering kali meniggalkan permasalahan yang belum tuntas. Disinggung tentang masalah sampah menumpuk di mana-mana, penumpukan sampah tersebut mungkin diakibatkan kendaraan mobil damtruk yang mengangkut sampah tidak bisa membuangnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Karena saat itu jalan ke TPA sudah tidak bisa dilalui, karena jalannya sangat hancur. (HARTO)

"Dalam agama Islam tidak ada satu laranganpun bagi ulama untuk berpolitik karenanya kita mengharapkan ulama ikut berpartisipasi memberikan saran dan pendapat dalam hal perpolitikan," katanya di Meulaboh, Minggu (20/11). Kata Wagub Aceh, agama Islam adalah agama yang demokrasi tidak pernah mengekang hak pemeluknya untuk mengikuti perkembangan zaman

terlebih dalam memikirkan pembangunan negara karena ulama juga merupakan pemimpin umat muslim. Kondisi ketidakstabilan politik di wilayah Aceh karena kurangnya partisipasi ulama karena ada pihak yang menilai ulama yang masuk ranah politik sudah melenceng dari ketentuan agama Islam. Padahal menurt Nazar, peran ulama sangat penting untuk mengkolaborasikan kondisi daerah Aceh dengan penganutnya 100 persen muslim sehingga roda pemerintahan dijalankan tetap berbasis Islam. "Dengan peran ulama Aceh pasti lebih dapat mempopulerkan martabat agam Islam, sehingga tidak ada pandangan negatif ajaran Islam tidak memihak pada pemerintah," jelasnya. Lebih lanjut dikatakan ulama dan "umara" (pemimpin) merupakan dua golongan yang harus

dipadukan untuk menciptakan ketahanan agam Islam, seandainya ulama tidak membantu maka bisa saja pemimpin tersesat dari petunjuk ajaran Islam. Kondisi demikian akan berdampak pada kehancuran sebuah daerah karena ajaran Islam diyakini mampu membawa perubahan yang lebih baik mengikuti perkembangan terutama dalam sistem pemerintahan. Saran Wagub Aceh itu, ulama mesti bangkit memperlihatkan pada dunia bisa membangun Aceh tidak hanya mementingkan amalan akhirat karena pekerjaan dunia juga merupakan perintah tuhan yang harus jalankan. "Penyatuan ulama dan umara sangat penting, kalau kedua ini bisa menyatu saya pikir Aceh akan aman dan damai apalagi dalam kondisi pilkada kita berharap peran serta ulama," pungkasnya. (ANT)

Pekerja Aceh di Malaysia Banyak Dijual Agen Pengarah Kuala Lumpur-andalas Malaysia, bagi orang Aceh bagai orang pulang kampung saja. Sudah sejak lama orang Aceh bertandang ke negeri Jiran itu. Bahkan ketika Aceh diberlakukan sebagai Daerah Operasi Militer (DOM) pada 19891998 eksodus secara besar besaran tak terbendung. Diperkirakan ada sekitar satu juta orang Aceh, baik yang telah menjadi warga negara Malaysia, berstatus izin permit maupun sebagai pendatang haram mencari rezeki di Malaysia. Datok Muhammad Faisol Bin Hassan (70), salah seorang warga Malaysia asal Aceh dalam sebuah percakapan dengan andalas di Kuala Lumpur belum lama ini mengaku, prihatin dengan kondisi daerah dan rakyat Aceh yang belum bangkit dan masih bergantung dengan daerah lain. Belum mampu memanfaatkan dan mengolah hasil bumi, laut dan tambang yang melimpah terkandung diperut bumi Aceh. “Saya memantau, hingga saat ini hampir semua hasil Aceh diangkut ke daerah lain tidak diolah di Aceh. Begitu juga terhadap pelabuhan laut dan udara belum sepenuhnya termanfaatkan hingga pemasukan untuk daerah dari sektor jasa lari kedaerah lain,” tutur Datok Faisol yang memiliki banyak

usaha dagang yang dijalankan di Malaysia. Seraya membaca beberapa pantun nasehat Aceh, Datok Faisol yang lahir di Malaysia, 1930 dari pasangan Teuku Hassan-Nurhasanah asal Indra Puri Aceh Besar lebih lanjut mengatakan, “meunyo hantem usaha hana harta rheut di manyang” (kalau tidak berusaha tidak ada harta jatuh dari langit) karenanya harus berusaha untuk berobah. “Kalau perlu hijrah seperti yang dilakukan Nabi Muhammad SAW,” sarannya. Mungkin karena Pemerintah Aceh, lanjutnya belum berusaha untuk membangun kilang (industri) baik kilang pengolahan hasil bumi, laut dan tambang maupun elektronik menyebabkan banyak awak Aceh terus berdatangan ke Malaysia. Dari pantauan pihaknya, ratusan orang Aceh yang terpencar hampir seluruh negeri di Malaysia banyak sebagai pendatang haram. Mareka selalu dikejar-kejar dan ditangkap polisi Malaysia karena tidak memiliki izin tinggal. Yang lebih memprihatikan karena mareka para pekerja yang datang dari Aceh tidak memiliki izin sering dijual oleh agen penampung tenaga kerja dan dijual kepada majikan yang membutuhkan. “Para pekerja yang tetipu

oleh agen kerap tidak memperoleh gaji, karena gaji kontraknya telah diambil agen. Mau mengadu kemana, kalau mengadu ditangkap polisi karena para pekerja ini tidak memiliki permit,” ungkap Datok Faisol. Terhadap problema yang dihadapi para pekerja Aceh menurut Datok Faisol beberapa saudagar Aceh di Malaysia telah membentuk sebuah wadah yang dinamakan Dewan Perdagangan Acheh Malaysia (DPAM). Wadah ini selain mempersatukan seluruh pedagang Aceh yang ada di Malaysia baik yang telah menjadi warga negara Malaysia, maupun yang masih berstatus izin permit juga nantinya akan memantau seluruh pekerja yang datang dari Aceh bagi pengurusan izin agar mareka terhindar oleh penjualan yang dilakukan para agen pengarah tenaga kerja. Dijelaskan, wadah semacam ini sudah banyak dilakukan oleh orang-orang Indonesia dari suku lain yang berdagang di Malaysia. Dengan adanya wadah akan memudahkan pelaporan dan kemudahan-kemudahan yang diberikan Kerajaan Malaysia. “Saya sebagai Presiden DPAM nantinya akan berusaha mendapatkan apa yang dibutuhkan baik oleh pedagang maupun tenaga kerja Aceh,” cetus Datok Faisol. (UCR)

Melalui Pendidikan Luar Sekolah Bireuen-andalas Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikbudpora) Kabupaten Bireuen Drs Asnawi MPd mengharapkan kepada kontingen yang akan mengikuti berbagai kegiatan dalam rangka menyemarakkan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-46 di Tapaktuan harus mampu membawa harum nama daerah melalui prestasi. Prestasi pendidikan luar sekolah atau nonformal dan informal di Kabupaten Bireuen menyangkut berbagai hal seperti penuntasan buta aksara, penuntasan wajib belajar dengan paket A, B dan C sudah teruji dan di kala hari HAI tahun 2010 lalu kontingen Bireuen sudah meraih juara favorit. “Saya berharap jika pada HAI ke-45 di Sabang Bireuen juara pavorit, maka pada tahun ini (2011) Bireuen harus mampu meningkatkannya dan usahakan juara umum,” kata Asnawi ketika melepas 35 peserta (kontingen) Bireuen untuk berangkat ke Tapaktuan Aceh Selatan, Minggu (20/11) mengikuti HAI yang dipusatkan di Lapangan Naga Tapaktuan yang dibuka Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Selasa (22/11). Sementara, Ketua Kontingen M Husin SPd dalam laporannya menyebutkan, peserta yang ikut serta dalam kegiatan pameran, kesenian tradisional dan hasil karya seni serta kebudayaan berjumlah 35 orang sudah termasuk dua orang koordinator dari Disdikbudpora. Selain itu, peserta dari berbagai unsur yakni dari unsur Lembaga Kursus, PAUD, Kesetaraan, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan UPTD SKB Kabupaten Bireuen. Pelaksanaan Kegiatan HAI Ke-46 menurut rencana dibuka Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Selasa (22/11) di Lapangan Naga Kota Tapaktuan Aceh Selatan. M Husin menambahkan, kegiatan HAI diiukuti oleh seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Aceh, dan sesuai harapan pihaknya akan berusaha sekuat tenaga untuk menunjukkan kebolehan-kebolehan peserta sehingga Bireuen memperoleh juara umum. (HERA)

Ratusan Warga Jalan Santai Keliling Kota Bireuen Bireuen-andalas Ribuan warga wilayah Kabupaten Bireuen dan Kalangan pendidik mengikuti acara gerak jalan santai, dalam upaya menyambut dan menyemarakkan Hari Guru Dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-66 di Kabupaten Bireuen. Gerak jalan santai yang dilaksanakan Minggu (20/11) yang diprakarsai Disdikdukpora Bireuen memperoleh sambutan meriah dari berbagai kalangan masyarakat. Tampak warga Bireuen sangat antusias mulai dari para pelajar, pejabat, para pendidik dan masyarakat ikut ambil bagian dan turut serta dalam kegiatan tersebut. Gerak jalan santai perorangan dan beregu yang diikuti ratusan kalangan masyarakat itu, mulai start di depan Meuligo Bupati Bireuen dengan tujuan mengelilingi kota Bireuen dengan beberapa jalan protokol dan berakhir kebali ke halaman Meuligoe Bupati Bireuen. Kegiatan tersebut mendapat sambutan penuh senyum simpul dari warga yang mengerumuni kawasan badan jalan menyaksikan acara gerak jalan santai itu. Namun, kerumunan massa di pinggiran badan jalan sangat tertib menyaksikan para peserta gerak jalan santai yang mengelilingi pusat Kota Bireuen melintasi ruas-ruas jalan protokol, berkat kesigapan aparat kepolisian arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali, sehingga tidak menimbulkan kemacetan. Setelah acara berakhir dan kembali ke posko untuk menyaksikan penarikan undian, seusai nomor urutan peserta lomba yang memperebutkan bermacam hadiah menarik dari panitia pelaksana. (HERA)


Senin

SAMBUNGAN

21 November 2011

harian andalas | Hal.

15

Seleksi Capim KPK

Bambang Widjojanto Menanti Datangnya Keajaiban Ketiga Jakarta-andalas Calon pimpinan KPK Bambang Widjajanto enggan berkomentar soal kuatnya dukungan terhadapnya menjadi pmpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011 - 2014 mendatang. Pasalnya dukungan tidak diberikan secara langsung kepadanya. "Dukungan tidak langsung ngomong sama saya. Jangan kepedean," ucapnya di sela-sela peluncuran buku 'Perang-Perangan Melawan Korupsi' karya Bambang Soesatyo di RM Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (20/11). Dia mengatakan tetap mempelajari berbagai kasus korupsi untuk mengembangkan aura positif menjelang dilaksanakannya uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan (capim) KPK. Salah satunya dengan memperbanyak membaca buku untuk membuktikan bahwa dia mampu menjadi pimpinan KPK. "Saya tidak mau mendahului Dewan.

Tugas saya membuktikan bahwa saya cukup sustainable. Salah satu ciri orang yang baik, ya konsisten," ujar Bambang. Bagaimana bila kemudian memang benar-benar terpilih? Bambang mengaku mendapatkan keajaiban ketiga dalam hidupnya. Keajaiban pertama adalah keberhasilannya hidup di Papua selama 8 tahun dengan meraih penghargaan Kennedy Human Right Award. Kemudian terpilih menjadi Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH), padahal dirinya merasa orang biasa. Bongkar Century Bambang Widjojanto memasukkan kasus bailout Bank Century sebagai prioritas utama jika terpilih dalam seleksi capim KPK periode 2011-2014. Menurutnya kasus Bank Century menyangkut hajat hidup orang banyak. Sehingga KPK wajib memberikan klarifikasi data dan fakta yang berkembang di media massa dan publik.(NET) foto-foto: andalas/hs poetra/istimewa

Rakernas PAN Akan Bahas Pencapresan Hatta Rajasa Jakarta-andalas Partai Amanat Nasional (PAN) akan menggelar Rapat Kerja Nasional pada 10-11 Desember mendatang. Salah satu agendanya adalah membahas pencapresan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa dalam Pemilu 2014. "Besok kami di Rakernas akan minta sikap resmi DPW secara tertulis dan kita bahas apakah terlalu dini kita putuskan besok atau tunggu dulu 2012-2013 karena masyarakat sekarang menunggu hasil akhir manfaat yang diberikan partai kepada masyarakat," kata Ketua DPP PAN Putra Jaya Husin. Hal itu dikatakan Putra saat menggelar jumpa pers bersama dua Ketua DPP PAN Bakri dan Bima Arya Sugiarto di Kantor DPP PAN, Jalan Warung Jati Barat, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Minggu (20/11). Menurut Putra, suara-suara DPW yang menginginkan agar Hatta segera ditetapkan sebagai bakal capres 2014-2019 dari PAN sudah terdengar pada rakornas par-

.........(Dari Halaman 1) bangkan perak setelah dikalahkan Thailand 4-2 juga melalui drama adu penalti. Kini puluhan ribu suporter dan jutaan masyarakat Indonesia sudah tak sabar untuk berpesta atas kesuksesan Garuda Muda menggayang Harimau Malaya sekaligus menyudahi puasa medali emas SEA Games selama 20 tahun itu. Sepak bola Indonesia sudah terlalu lama menanti lahirnya prestasi dari ajang bergengsi internasional. Olahraga paling populer di tanah air ini lebih sering disuguhi adegan kerusuhan dan konflik di tubuh PSSI yang memuakkan ketimbang prestasi. 2010, Indonesia sebenarnya berharap bisa jadi juara AFF. Tapi sangat disayangkan timnas senior yang bagus sejak awal turnamen, ternyata tampil loyo saat manggung di partai final dan sangat menyakitkan karena trofi juara yang sudah di depan mata direbut musuh bebuyutan, Malaysia. Tak ada pilihan lain, inilah saatnya bagi Patrich Wanggai dkk untuk memuaskan dahaga publik sepak bola Indonesia dengan kemenangan. Kekalahan hanya akan membuat kesuksesan Indonesia meraih gelar juara umum SEA Games serasa hambar dan kurang bermakna. Skuad besutan Rahmad Darmawan itu harus mengembalikan marwah Timnas Indonesia yang dulu sebagai negara besar selalu merajai cabang sepak bola dan terbaik di kawasan Asia Tenggara. Malaysia memang bukanlah lawan yang ringan. Kekuatan sepak bola negara itu sedang bangkit dalam beberapa tahun terakhir. Terbukti Malaysia

tai yang lalu. Akan tetapi, DPP PAN tidak bisa mengambil keputusan terkait hal itu dalam forum rakor. "Pertemuan rakor kemarin ada beberapa provinsi sudah mulai mendesak kepada DPP untuk mempersiapkan diri dan memutuskan bahwa ketua umum kami akan dicalonkan sebagai presiden," cetus dia. Sementara itu, Bima Arya menambahkan, pengurus PAN daerah memang ingin adanya sikap tegas terhadap pencalonan Hatta itu. Faktor utamanya bukan karena partai lain sudah curi start lebih dulu, melainkan tidak adanya nama lain selain Hatta yang pantas dicalonkan. Acara rakernas itu akan dihadiri oleh 5.000 peserta. Ini merupakan gawe partai yang terbesar sejak Hatta duduk di kursi ketua umum. Selain soal pencapresan, para kader PAN akan membahas konsolidasi internal partai yang ditargetkan selesai pada Juli 2012 mendatang. Kemudian, soal pembentukan badan ad hoc di daerah-daerah untuk memenangkan Pemilu 2014.(DTC)

sukses merebut trofi AFF 2010 dengan mengalahkan Indonesia. Saat Malaysia mengalahkan Indonesia 1-0 di laga terakhir penyisihan grup A kemarin, RD---sapaan arsitek timnas--sengaja menyimpan sejumlah pemain inti karena lebih fokus menghadapi laga di semifinal. Namun dari laga itu, diyakini RD telah memiliki sejumlah catatan untuk diterapkan kepada anak-anak asuhnya. RD juga dipastikan menurunkan para pemain inti seperti saat menghadapi Vietnam kemarin. Tim Harimau Malaya punya barisan pertahanan berlapis yang tangguh dan disiplin. Hal yang harus diwaspadai Garuda Muda, serangan balik tim asuhan Ong Kim Swee yang dimotori sang kapten, Baddrol Bakhtiar, sangat cepat dan berbahaya. Satu hal yang harus diingat, Malaysia pandai memancing emosi untuk menjatuhkan mental lawan. Pasukan Garuda muda pun datang ke final dengan semangat dan motivasi maksimal. Belum lagi faktor pemain keduabelas yaitu tampil di hadapan publik sendiri yang dikenal antusias dan fanatik. Tim asuhan RD punya daya serang impresif dan akselerasi tinggi melalui kecepatan sayap Okto Maniani dan Andik Vermansyah. Salah satu kunci kemenangan pun ada di dua bomber maut asal Papua, Patrich Wanggai dan Titus Bonai. Kunci kemenangan untuk Indonesia adalah ketenangan diri, mental bertanding, dan tidak mudah terpancing emosi. Jika ini bisa dilakukan, maka kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah sekaligus menjadi juara umum dan juara cabang sepak bola SEA Games XVII akan benar-benar menjadi kenyataan.(BBS/GUS)

ORANG UTAN– Sejumlah massa yang tergabung dalam Aksi Pekan Peduli Orang Utan Indonesia membagikan 1000 pohon mahoni kepada pengendara di Budaran HI, Jakarta, Minggu (20/11). Dalam aksinya mereka menuntut agar pelaku individu maupun institusi yang terlibat dalam pembataian orang utan Kalimantan dapat diproses secara hukum serta semua perkebunan sawit maupun tambang industri yang berhubungan dengan sektor kehutanan dan lingkungan hidup dilakukan proses audit Lingkungan.

Razia Besar-besaran Dimulai .........(Dari Halaman 1) jera," tegasnya. Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Medan Armansyah Lubis saat menghadiri Sosialisasi Aksi Peduli Keselamatan Berlalu Lintas di Jalan Pulau Pinang, Medan, Minggu (20/11) menyebutkan setidaknya ada 86 terminal angkutan umum penumpang

Antar-Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar-Kota AntarProvinsi (AKAP) yang akan ditertibkan karena melanggar SK Wali Kota Medan No 551.21/059/ 2008, seperti di kawasan Jalan Si Singamangaraja, Jalan Jamin Ginting, Jalan Asia, dan Jalan Laksana. Dalam razia ini, pelanggaran akan langsung diberikan sanksi penindakan karena sosialisasi

sudah dilakukan sebelumnya. “Sesuai Undang-undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Darat, penindakan itu adalah tugas aparat kepolisian. Kita (Dishub dan Satpol PP, red) hanya mendampingi aparat kepolisian,” kata Armansyah. Sementara itu Kabag Ops Polresta Medan Kompol Yushfi Nasution saat dikonfirmasi Star-

berita melalui telepon selulernya membenarkan soal digelarnya razia besar-besaran terhadap kendaraan bermotor ini. Namun Yusfhi enggan menyebutkan kawasan mana saja yang akan menjadi sasaran razia ini. "Kalau kita bilang sekarang di mana –mana saja tim itu bergerak, bisa bocorlah nanti razia. Soalnya kita sudah cukup

melakukan sosialisasi dan pengumuman dan Senin nanti akan kita lakukan penindakkan," terang Yushfi. Yushfi juga menimbau agar masyarakat pengendara sepeda motor, betor, angkot, dan kendaraan bermotor lainnya untuk segera melengkapi administrasi kendaraanya seperti SIM, STNK, dan kelengkapan kendaraan lainnya, termasuk helm.(HER/DON/BEN)

65 Persen Korban Lakalantas Pengendara Motor .........(Dari Halaman 1) Lakalantas di 2011 mengakibatkan 1.907 orang tewas. Meski terbilang turun, tetap masih memprihatinkan karena bila dihitung, setiap hari ada 4-5 orang yang meninggal dunia akibat Lakalantas. Angka ini, sambungnya, cukup besar dan jika tidak dilakukan langkah antisipasi maka jalan raya menjadi tempat ‘pembantaian’ manusia. “Karena itu, di saat bersamaan, di seluruh Polres jajaran Polda Sumut melakukan sosialisasi dan Aksi Peduli Keselamatan Berlalu Lintas,” katanya. Menurut Kapolda, kendara-

an yang paling banyak mengalami Lakalantas yakni sepeda motor mencapai 65 persen dan korbannya didominasi orangorang yang masih usia produktif yakni 16-30 tahun. Untuk mengeliminasinya, diperlukan langkah-langkah yang dimulai dari rumah tangga, setelah itu meluas ke tingkat RT, RW, sekolah, kampus, dan akhirnya meluas ke seluruh lapisan masyarakat sehingga pengguna jalan raya khususnya di Medan dapat mengerti dan memahami peraturan serta tertib Lalin hingga dapat mengurangi angka kecelakaan. Kapoldasu mengatakan, Aksi Peduli Keselamatan dan Tertib

Berlalulintas ini digelar secara serentak di 23 kabupaten/kota di wilayah Sumatera Utara. Dengan digelarnya kegiatan ini warga diharapkan membudayakan penggunaan helm SNI, penggunaan lajur kiri, dan menyalakan lampu utama pada siang hari bagi kenderaan roda dua dan tiga. Terpisah, Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sumut Kombes Pol Bambang Sukamto menyatakan, kegiatan ini salah satu upaya yang dilakukan untuk mengajak pengguna jalan raya lebih peduli. Mendukung Sebelumnya, Wali Kota Medan Rahudman Harahap menyatakan dukungan pihaknya

terhadap kegiatan yang digagas Kapoldasu tersebut. Untuk itu Pemko Medan melalui Dinas Perhubungan dan Satpol PP akan membantu Polresta Medan mulai Senin (21/11) untuk menindaklanjuti Aksi Peduli Keselamatan dan Tertib Berkendara yang telah diinstruksikan Kapoldasu. “Saya berharap kepada seluruh warga Kota Medan agar dapat menerima dan mendukug upaya penertiban arus lalu lintas yang akan digelas mulai besok (hari ini, red), sehingga dapat mengurangi tingkat lakalantas yang terjadi selama ini,” kata Rahudman. Usai melepas ribuan peserta

pawai, Wali Kota Medan selanjunya membonceng Kapoldasu mengendarai sepeda motor Harley Davidson diiringi konvoi puluhan anggota motor gede yang mendukung kegiatan tersebut. Di akhir acara dilakukan penarikan luckydraw. Seorang pemenang sepeda motor yang ikut konvoi kendaraan roda dua, ternyata belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Hal ini terungkap ketika Kapolda berbincang dengan pemenang sebelum menyerahkan secara simbolis duplikat kunci sepeda motor yang menjadi hadiah. “Waduh, ini belum punya SIM kenapa bisa ikut,” keluh Kapolda.(HER/BEN)

Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Anak .........(Dari Halaman 1) alias Yaman, Desieli Halawa STh alias Ama Brian, dan Ribena Gulo alias Ikut. “Keempat tersangka ini ditangkap di sejumlah lokasi dan waktu berbeda, Sabtu (19/11) dan Minggu (20/11),” kata Kapolres Nias AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK MHum kepada andalas, tadi malam. Lebih lanjut Mardiaz, mengungkapkan awalnya pada 12 November lalu sekira pukul 09.00 WIB, korban Yeri Laia meminta bantuan tersangka Rosalia Zebua alias Yuni agar anaknya, Rafati Ndruru yang masih berumur 8 bulan dapat ditempatkan di Panti Asuhan karena dirinya tidak mampu menghidupi anaknya akibat faktor ekonomi. Oleh tersangka Rosalia Zebua selanjutnya melarang korban untuk menyerahkan ke panti asuhan dan lebih baik dicarikan orang tua angkat untuk merawat bayi tersebut. Namun korban tidak setuju dengan saran tersangka.

Karena tidak mendapat persetujuan korban, tersangka Rosalia Zebua selanjutnya berpurapura membawa bayi korban untuk jalan-jalan ke Desa Miga. Setelah tersangka kembali ke rumah, korban kemudian menanyakan keberadaan bayinya kepada tersangka Rosalia Zebua. Pada saat itu tersangka mengatakan bahwa bayi tersebut saat ini telah diasuh oleh orang yang bernama Herman Dakhi asal Teluk Dalam dan sudah tidak dapat dihubungi lagi. Kemudian korban melaporkan hal tersebut ke Polres Nias. Mendapati laporan dari korban, Kasat Reskrim Polres Nias selanjutnya memimpin langsung tim buser untuk melakukan penyelidikan. “Dari keterangan saksi-saksi di lapangan dan telah terpenuhinya alat bukti yang cukup, dapat disimpulkan bahwa telah terjadi tindak pidana perdagangan anak. Selanjutnya penyidik kami melakukan penangkapan terhadap tersangka Rosalia Zebua pada Sabtu (19/11) sekira pukul

13.00 WIB di rumahnya Jalan Lagundri Komplek TPI, Kecamatan Gunung Sitoli, Kota Gunung Sitoli,” kata Mardiaz. Dari hasil pengembangan penyidikan, tambah Mardiaz, diketahui bahwa pada 12 November 2011 setelah tiba di Desa Miga, tersangka Rosalia Zebua bertemu dengan dua tersangka lainnya, Soni Yaman Waruwu alias Ama Jelfin Als Yaman dan Desieli Halawa STh alias Ama Brian yang kemudian menyerahkan uang sebesar Rp4 juta kepada tersangka Rosalia Zebua sebagai uang pembelian bayi tersebut. Kasat Reskrim Polres Nias beserta anggota selanjutnya menelusuri keberadaan kedua tersangka Soni Yaman Waruwu alias Ama Jelfin alias Yaman dan Desieli Halawa STh alias Ama Brian (sebelumnya mengaku bernama Herman Dakhi asal Teluk Dalam). Setelah dilakukan penyidikan yang akurat diketahui bahwa kedua tersangka merupakan warga Kecamatan Lolofitu Moi. Penyidik Sat Reskrim Polres

Nias dengan dibantu Kapolsek Lolofitu Moi beserta anggota selanjutnya melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka di tempat yang berbeda. Tersangka Soni Yaman Waruwu alias Ama Jelfin alias Yama ditangkap pada Minggu (20/11) pukul 05.00 WIB di Desa Hilibowo Kecamatan Lolofitu Moi dan tersangka Desieli Halawa STh alias Ama Brian ditangkap sesaat kemudian di Desa Hilimbuasi, Kecamatan Lolofitu Moi. Penangkapan terhadap tersangka Desieli Halawa alias Ama Brian cukup mengejutkan warga sekitar karena sehari-harinya tersangka dikenal cukup baik dan berprofesi sebagai pendeta BNKP. Namun setelah mendapatkan penjelasan dari kepolisian warga selanjutnya dapat memahami proses penangkapan tersebut. Dari kedua tersangka yang ditangkap, Penyidik Polres Nias selanjutnya mendapatkan nama tersangka baru yang diketahui telah membeli bayi tersebut dari kedua tersangka Soni Yaman

Waruwu alias Ama Jelfin alias Yaman dan tersangka Desieli Halawa STh alias Ama Brian. Tersangka yang terakhir ternyata seorang perempuan, Ribena Gulo alias Ikut yang ditangkap dari rumahnya di Desa Salo’o, Kecamatan Ulu Moro’o pada pukul 08.00 WIB. Dari pengakuan tersangka Ribena Gulo diketahui bahwa dirinya telah membayar uang senilai Rp7.500.000 kepada tersangka Soni Yaman Waruwu alias Ama Jelfin alias Yaman dan Desieli Halawa STh alias Ama Brian sebagai biaya pembelian bayi tersebut. Setelah mengamankan korban, Rafati Nduru, Penyidik Sat Reskrim Polres Nias selanjutnya membawa para tersangka ke Mapolres Nias guna penyidikan lebih lanjut. “Para tersangka kita dijerat dengan Pasal 6 dan Pasal 10 dari UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Orang atau Trafficking Yo Pasal 83 dari UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” jelas Mardiaz.(HER)

Berharap Ferdinand Sinaga Harumkan Nama Sumut .........(Dari Halaman 1) Games 2011, semoga dapat ditularkan ke anak-anak di Sumut," katanya. Setelah bertemu dengan pemain timnas tersebut, Plt Gubsu mengadakan pembicaraan khusus dengan Djohar Arifin dan Ketua Komisi Disiplin PSSI Brigjen TNI Berhard Limbong. Usai pembicaraan itu, TNI Berhard Limbong menyampaikan dukungannya terhadap kepemimpinan Gatot Pujo Nugroho sebagai Plt Gubsu.

"Catat besar-besar, saya mendukung kepemimpinan Plt Gubsu" kata perwira tinggi TNI yang juga putra Sumut itu kepada semua orang saat jamuan makan siang tersebut. Persepakbolaan Sumut Usai pertemuan itu, Plt Gubsu menyampaikan sejumlah harapan dan keianginannya untuk memajukan persepakbolaan di Sumut. Di antaranya imbauan agar seluruh kecamatan di provinsi itu memiliki lapangan bola sendiri yang representatif untuk meningkatkan prestasi dan semangat

pembinaan persepakbolaan. Menurut Gatot, pihaknya sangat berkeinginan untuk mengembalikan kejayaan persepakbolaan di Sumut yang pernah sangat disegani di tingkat nasional. Karena itu, pihaknya selalu mencari upaya untuk membangkitkan semangat masyarakat Sumut dalam mengembangkan potensi persepakbolaan yang ada. Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah menyiapkan lapangan bola di setiap kecamatan agar bibit-bibit potensial yang ada dapat

mengembangkan bakat dan kemampuan. Harapan itu telah dititipkan ke Pengprov Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumut dengan menjalin komunikasi dan koordinasi terhadap pemkab dan pemkot di provinsi tersebut. "Kita harus bisa membangkitkan Sumut kembali sebagai barometer sepak bola nasional," katanya. Selain untuk mencari bibit baru dan mengembangkan potensi yang ada, lapangan bola yang ada di setiap kecamatan juga bermanfaat sebagai sarana

publik untuk menjadi lokasi pertemuan masyarakat. Dengan keterbatasan APBD yang dimiliki, Pemprov mengharapkan PSSI Sumut dapat mengajak pihak swasta untuk merealisasikan harapan tersebut. Dengan ketersediaan dana pihak swasta yang cukup banyak, pihaknya berkeyakinan upaya menciptakan lapangan bola di setiap kecataman di Sumut dapat direalisasikan. "Dengan APBD yang belum memungkinkan, (keterlibatan swasta) itu penting," kata Plt Gubsu.(WAN)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Senin, 21 November 2011 | No: 2036/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

foto-foto: andalas/hamdani nasution

Ketua MPO GM Pujakesuma Sumut Drs Syaiful Syafri MM (ketiga dari kiri/duduk), Ketua DPW Pujakesuma Sumut Agus Baktiono, Sekretaris Swarsim, Wakil Ketua MPO Drs Sugiatno, Sekretaris MPO Ir Zahir MAP, Kadis Sosial Sumut Robetson Simarupang dan pengurus lainnya, foto bersama di sela-sela Mukerwil, di Hotel Dhaksina Medan, Sabtu (19/11).

GM PUJAKESUMA SUMUT CANANGKAN TAHUN 2012

Gerakan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Jawa

Ketua MPO GM Pujakesuma Sumut Drs Syaiful Syafri MM dan pengurus lainnya saat menyanyikan lagu “Indonesia Raya” pada acara pembukaan Mukerwil GM Pujakesuma Sumut.

Ketua Umum DPP Pujakesuma H Suratman, pengurus lainnya dan peserta memanjatkan doa pada acara pembukaan Mukerwil.

Para pelajar ikut memeriahkan Mukerwil GM Pujakesuma Sumut .

Medan-andalas Generasi Muda (GM) Pujakesuma Sumatera Utara (Sumut) mencanangkan Tahun 2012 sebagai tahun pemberdayaan ekonomi warga Jawa di provinsi ini. Lewat program-programnya nanti, seluruh masyarakat Jawa di Sumut bisa hidup mandiri dan punya usaha. Hal itu diungkapkan Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Dewan Pengurus Wilayah (GM) Pujakesuma Sumut, Drs Syaiful Syafri MM, saat berbicara pada Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) GM Pujakesuma Sumut, di Hotel Dhaksina Medan, Sabtu (19/11) sore. Hadir dalam acara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pujakesuma H Suratman SP, sesepuh masyarakat Jawa Ir H Sujarwono, Ketua Umum Padepokan Jawa Kolonel (Purn) Rusbandi, Ketua DPW Pujakesuma Sumut Kol Inf Ahwan Ismadi SPd.I, MH, Wakil Ketua MPO GM Pujakesuma Sumut Drs Sugiatno, Sekretaris MPO Ir Zahir MAP, MPO Pujakesuma Sumut H Suherdi, Ketua Joko Tingkir Sukirmanto, Ketua DPW GM Pujakesuma Sumut Agus Baktiono, Sekretaris Swarsim, dan pimpinan GM Pujakesuma kabupaten/kota se-Sumut. Juga hadir sekaligus menyampaikan ceramah pemberdayaan masyarakat miskin oleh Kadis Kesejahteraan dan Sosial Sumut Drs Robetson Simatupang, dan Drs Purwanto MSi dari Universitas Negeri Medan (Unimed) menyampaikan makalah tentang ekonomi classter dalam rangka program pemberdaan ekonomi masyarakat. Dalam paparannya bertajuk “Menuju Masa Depan Pujakesuma di Sumatera Utara”, Syaiful Syafri yang juga Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Kadisdiksu) mengatakan, Sumut dengan jumlah penduduk 13.248.368 jiwa, yang tersebar di 33 kabupaten/kota serta 417 kecamatan dan 5744 desa/kelurahan, merupakan daerah strategis dalam membangun ekonomi keluarga. Dari jumlah penduduk tersebut, katanya, sebanyak 4.424.960 atau 33,40% merupakan Suku Jawa, yang tersebar di beberapa kabupaten/kota sebagai basic perkebunan dan daerah pertanian yang masuk ke Sumut sekitar tahun 1930. “Sayangnya, besarnya jumlah

suku Jawa di Sumut belum memberi arti yang besar bagi kesejahteraan warganya. Isu yang berkembang dan strategis, Suku Jawa rentan terhadap masa depan, karena banyak generasi mudanya putus sekolah. Kemudian, banyak generasi mudanya sebagi buruh kasar, pekerja rumah tangga, buruh perkebunan, pedagang kecil-kecilan. Sedangkan yang berprofesi sebag PNS, TNI, Polri, pengusaha, pejabat daerah masih minim,” ungkap Syaiful. Karenanya, Syaiful menyarankan, untuk memberdayakan masyarakat Jawa di Sumut perlu dilakukan langkah-langkah strategis, di antaranya membentuk kelembagaan sebagai kumpulan dari perwakilan suku Jawa. Lembaga Pujakesuma, Wanita Pujakesuma, Kesenian Pujakesuma dan Generasi Muda Pujakesuma harus dikembangkan mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan, dan desa/ kelurahan. “Kelembagaan yang terbentuk harus punya visi yang jelas. Misalnya, GM Pujakesuma harus menjadi wadah silaturahmi dan peningkatan kesejahteraan generasi muda suku Jawa di Sumut,” ucapnya. Tak cukup sampai di situ. Lembaga-lembaga yang ada harus aktif melakukan pendataan terhadap persoalan yang ada pada warga Jawa. Artinya, dengan data yang jelas, akan diketahui program apa yang harus dilaksanakan di desa itu. Apakah program pemberdayaan, atau program penyaluran, atau program pelatihan keterampilan. Menurut mantan Pj Bupati Batubara ini, jika pedagang atau industri diberi bantuan modal usaha, yang sebelumnya dikumpul dan diberi arahan bagaimana berwirausaha. Sedangkan remaja putri pustus sekolah, akan dididik keterampilan selama enam bulan secara gratis di Panti Sosial Bina Remaja di Tanjung Morawa. Begitu pula bagi warga cacat tubuh, dididik keterampilan selama setahun secara gratis di Panti Sosial Permadi Putra. Sementara bagi pengangguran, dilatih keterampilan sesuai dengan bakatnya di Balai Latihan Kerja milik Depnaker. Syaiful mengakui, untuk melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat itu,

memerlukan biaya (modal). Dan modal bisa dihimpun melalui gotong royong (iuran) atau gerakan menabung bersama yang disimpan dalam suatu bank, yang selanjutnya dibentuk Baitul Mal wat Tamwil (BMT) Pujakesuma atau Koperasi Pujakesuma. Untuk gerakan penghimpunan modal ini, tambahnya, bisa melakukan studi banding ke Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, yang penduduknya mayoritas suku Jawa. “Di Desa Bandar Setia telah berdiri BMT Sejahtera 01 dengan modal awal Rp16 juta, dan sekarang sudah berkembang menjadi BMT yang sehat dan maju dengan mengelola Rp3,5 miliar. Keuntungan BMT tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat setempat,” ungkap mantan Kadis Sosial Sumut ini seraya memanggil Adek Muhiddin SH, pimpinan BMT Sejahtera 01 Desa Bandar Setia, tampil ke depan peserta Mukerwil GM Pujakesuma, untuk memaparkan kiat-kiatnya mengelola BMT tersebut. Muhiddin mengakui, BMT yang dipimpinnya kini menjadi BMT terbaik ketiga dari 397 BMT di Indonesia. Apresiasi GM Pujakesuma Sementara itu, Ketua Umum DPP Pujakesuma H Suratman SP dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap program-program GM Pujakesuma Sumut. Dia mengharapkan, hasil Rakerwil ini bisa dilaksanakan oleh jajaran GM Pujakesuma di seluruh kabupaten/kota di Sumut, sehingga terbuka lapangan kerja baru, baik di bidang pertanian, industri, mapun wirausaha lainnya. Sedangkan Ketua DPW GM Pujakesuma Sumut Agus Baktiono mengatakan, kehadiran GM Pujakesuma merupakan upaya untuk mengaktualisasikan segenap potensi yang dimiliki warga Jawa, untuk bersama dengan segenap komponen masyarkat lainnya ikut serta memberikan kontribusi bagi pembangunan di segala bidang. Sedangkan Ketua Panitia Swarsim dalam laporannya mengatakan, Mukerwil berlangsung dari 19-20 November, diikuti 20 pimpinan GM Pujakesuma kabupaten/kota se-Sumut.(HAM)

Ketua Umum DPP Pujakesuma H Suratman SP, MPO Pujakesuma Sumut H Suherdi, Ketua DPW Pujakesuma Sumut Kol Inf Ahwan Ismadi SPd.I dan pengurus lainnya, foto bersama dengan pengurus GM Pujakesuma Kabupaten/Kota se-Sumut.

Peserta Mukerwil GM Pujakesuma Sumut sesaat sebelum acara mengheningkan cipta pada pahlawan bangsa.

Peserta Mukerwil GM Pujakesuma utusan kabupaten/kota di Sumut.

Wanita Pujakesuma menghadiri Mukerwil GM Pujakesuma Sumut.


Harian Andalas 21 November 2011