Page 1

Harian

andalas

Selasa, 8 Juni 2010 | No: 1613/Tahun V | E-Mail:redaksiandalas@gmail.com

L u g a s & Ce rd a s

Terbit 16 Halaman | Harga Rp 2.500 ( Luar Kota + Ongkos Kirim )

Anggota DPRD Medan ‘Tinggalkan’ Denni Ilham Medan-andalas Suasana gedung DPRD Medan memanas, Senin (7/6). Ini terjadi saat rapat paripurna pertanggungjawaban kinerja Pj Walikota Medan, Syamsul Arifin, tahun anggaran 2009. Bahkan rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) baru saja dimulai. Para anggota dewan meninggalkan Denni Ilham Pa-

nggabean di ruang paripurna, karena dinilai tak sah sebagai pimpinan dewan. Suasana rapat yang dipimpin Ketua DPRD Medan, Denni Ilham Panggabean, diwarnai dengan perang mulut dan adu argumentasi, hingga berujung pada aksi walk out Fraksi Golkar, Fraksi PPP, Fraksi PAN, Fraksi PDS, serta anggota Fraksi Demokrat.

Denni Ilham Panggabean

Perang interupsi anggota DPRD Medan itu diawali dengan mempertanyakan status Ketua DPRD Medan, Denni Ilham Panggabean yang dinilai sudah tak lagi menjabat sebagai ketua. Hal ini berdasarkan surat DPP Demokrat, ditandatangani Ketua Umum, Hadi Utomo dan Sekretarisnya, Amir Syamsuddin. Interupsi itu sendiri, bermula

dari Ketua PPP yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai berlambangkan Ka’bah itu, Ahmad Parlindungan Batubara. Dia meminta pada pimpinan rapat, agar pelaksanaan paripurna dengan agenda mendengarkan LKPj, serta pengumuman struktur Fraksi Demokrat DPRD Medan,

BERSAMBUNG KE HAL. 15

“Jangan Karena Bupati Nisel Mantan Jaksa” Didesak, Penuntasan CPNS Gate dan Korupsi

BERSAMBUNG KE HAL. 15

Medan-andalas Walau telah mengambil korban dan ada perintah tutup dari Penjabat (Pj) Walikota Medan saat itu, Rahudman Harahap, namun managemen diskotik M City di Jalan Gatot Subroto Medan terkesan membandel. Diskotik tempat tewasnya empat ajudan Gubsu dan beberapa orang pengunjung tersebut, kini kembali beroperasi diduga ganti nama menjadi Eli Pub Spa dan Karaoke. Berdasarkan informasi diperoleh andalas, Senin (7/6), tempat hiburan yang telah berganti nama itu bahkan belum mengantongi izin dari instansi terkait seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Medan, dan izin keramaian dari pihak kepolisian. Namun anehnya, tempat hiburan tersebut terus beroperasi. Sementara Disparbud terkesan merestui beroperasinya tempat hiburan ini. Terbukti, hingga saat ini Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemko Medan itu belum pernah memberikan larangan kepada management tempat

BERSAMBUNG KE HAL. 15

Togel Disebut Dibeking Oknum TNI dan Polri

Medan-andalas Kasus kejanggalan atau dugaan penyimpangan penerimaan dan pengumuman CPNS di Nias Selatan (Nisel) formasi 2008/2009 yang diduga melibatkan bupati dan Kepala BKD daerah setempat, diharapkan tak 'putus' di tengah jalan. Poldasu diharapkan serius mengusut kasus CPNS yang tidak sesuai dengan hasil sistem perengkingan USU tersebut. "Sistem perengkingan yang tak sesuai merupakan bukti kuat bagi Poldasu untuk meneruskan penyelidikan dan selanjutnya melakukan penahanan kepada Kharisman Halawa selaku penanggung jawab dalam kasus penerimaan CPNS tersebut. Polisi jangan sampai menghentikan kasus ini begitu saja," kata anggota Komisi A DPRD Sumut, H Syamsul Hilal kepada andalas, Senin (7/6) di Medan. Dikatakan Syamsul, adanya permainan dalam penerimaan CPNS Nisel jelas, merugikan banyak pihak dan merupakan pembohogan bagi masyarakat luas. "Bila hal ini terus didiamkan, maka akan semakin banyak pembodohan bagi masyarakat dan akan merugikan bangsa ini" tegas politisi PDI-P Sumut itu. Karenanya, kata Syamsul Hilal, dalam penanganan kasus ini Poldasu sebagai

Eks Diskotik M City Kembali Ancam Korban

andalas/rony muharrman

PEMERIKSAAN RUTIN Sejumlah Petugas Pemadam Kebakaran (P2K) melakukan pemeriksaan hydran air dikawasan Jalan Palang Merah Medan, Senin (7/6). Pemeriksaan saluran hydran ini dilakukan untuk mengetahui kondisi serta mengecek fungsi maupun kerusakan di saluran hydran yang tersebar di sejumlah titik di Kota Medan.

Medan-andalas Maraknya peredaran judi togel (toto gelap) di Kabupaten Tanah Karo hingga seakan tak terjamah hukum, diduga bukannya hanya dikoordinir oknum kepolisian. Investigasi kru andalas, Minggu (6/6) di Karo, judi togel yang kini semakin tumbuh subur di inti kota maupun di daerah pinggiran 'bumi turang' tersebut disebut, juga dikoordinir dua oknum TNI. Disebutkan, kedua oknum TNI tersebut telah menjalin kerjasama dengan petinggi Polres Karo untuk memuluskan jalannya judi tebak angka tersebut. Hanya saja, antara oknum Polri dan TNI yang menjadi agen penyetoran atau yang lebih dikenal dengan istilah bandar besar, berbagi kawasan masuknya rekap dan blok untuk pemasangan para pemasang. Seperti diberitakan sebelumnya, untuk kawasan Desa Ketaren dan Barus Jahe dikoordinir oleh oknum Polwan berinisial N Br Tarigan yang kini telah mendekam di jeruji besi akibat tertangkap tangan menjadi agen penyetoran oleh satuan P3D Polres Karo dipimpin langsung Waka Polres Karo Kompol Juniar Simanjuntak, beberapa waktu lalu. Sedangkan untuk daerah Kecamatan Berastagi dan Naman Teran, disebut-sebut dikoordinir oknum Polisi berinisial Ipda J diduga di back up oknum petinggi Polres

BERSAMBUNG KE HAL. 15

Dua dari tiga relawan Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA), Muhendri Muchtar dan Hardjito Warno serta seorang jurnalis televisi TVOne M. Yasin tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Senin (7/6/2010) setelah melakukan perjalanan dari Amman, Jordania. Dalam tragedi Freedom Flotilla terdapat 12 warga Indonesia, dua di antaranya luka tembak akibat hadangan militer Israel yang menghalang-halangi bantuan kemanusiaan saat memasuki jalur Gaza, Palestina.

Kajagung Izinkan Polri Periksa Cirus Sinaga Jakarta-andalas Surat izin ‘penindakan’ yang dilayangkan Tim Independen Mabes Polri dalam perkara Gayus Halomoan P Tambunan kepada Kejaksaan Agung terjawab sudah. Jaksa Agung Hendarman Supandji telah menyetujui permintaan Mabes Polri melakukan pemeriksaan terhadap mantan Kajari Lubuk Pakam, Deliserdang, Sumut, Cirus Sinaga dan temannya Poltak Manullang, yang dinilai bertanggung jawab dalam penanganan berkas Gayus. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Didiek Darmanto membenarkan turunnya izin Jaksa Agung. Surat tersebut, kata Didiek, sudah diteken Hendarman pada Jumat (4/6). Surat tersebut sebelumnya telah disodorkan oleh bagian pengkaji pada jajaran Pidana Khusus (Pidsus) kepada Jaksa Agung. Turunnya surat izin memastikan langkah polisi untuk ‘menindak’ Cirus dan Poltak. Menurut Didiek, Kejaksaan mengirimkan surat yang diteken Jaksa Agung pada Senin (7/6). “Insya Allah siang ini dikirim surat izin untuk C

Bongkar Bangunan Bersejarah Diancam 10 Tahun Penjara Medan-andalas Pembongkaran bangunan bernilai sejarah yang belakangan marak terjadi di Medan khususnya di Jalan Ahmad Yani-Jalan Gwangzu Medan, Sumatera Utara (Sumut), dinilai termasuk pelanggaran UU Nomor 5 Tahun 1992 hingga dapat dipidana penjara selama 10 tahun dan denda Rp100 juta. Sebeb, bangu-

nan tersebut termasuk cagar budaya bernilai sejarah yang harusnya dilindungi. Pengamat Sejarah dari Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara (USU) Dra Fitriaty Harahap SU, Senin (7/6) mengatakan, sesuai peraturan pemerintah (PP) nomor 10 tahun 1993 tentang pelaksanaan UU nomor 5 tahun 1992, benda buat-

Oknum Anggota DPRD Ngaku Hanya Mediasi

an manusia bergerak atau tidak bergerak berumur sekurangkurangnya 50 tahun, atau mewakili gaya yang khas dan mewakili masa gaya sekurang-kurangnya 50 tahun, termasuk benda cagar budaya bernilai sejarah. “Setiap orang yang memiliki atau menguasai benda cagar budaya wajib melindungi dan memeliharanya untuk diman-

terus terjadi. Salah satunya adalah bangunan tua bernilai sejarah di Jalan Gwangzu-Jalan Ahmad Yani. Bagunan tersebut telah rata dan dibangun lagi untuk kepentingan bisnis. Menurut Fitri, Ketua Departemen Sejarah Fakultas Sastra USU itu, benda cagar budaya

BERSAMBUNG KE HAL. 15

Kasus Ilegal Loging ‘Nyangkut’ di Polres Nisel

Aksi perambahan hutan di Nias nyaris tak pernah tuntas. Pasalnya, kasus yang ada saja hingga kini masih 'nyangkut' di Polres setempat. Contohnya, puluhan kubik kayu yang disita Polres Nias Selatan (Nisel) beberapa bulan lalu, hingga saat ini masih berada di belakang kantor Polres Nisel. Status hukumnya hanya aparat terkait yang tahu.

Puluhan kubik kayu illegal logging yang disita jajaran Polres Nisel masih berada di belakang kantor Polres.

Laporan Edi Gunawan Zebua–Nisel

SESUAI data dan keterangan sumber dari kepolisian Polres Nisel menyebutkan, status hukum kasus perambahan hutan itu sampai saat ini berkas belum lengkap (P-19). Alasannya, karena penyidik masih menunggu hasil

faatkan kepentingan agama, sosial, pariwisata, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan,” kata Fitri kepada andalas, saat diminta tanggapan terkait maraknya pembogkaran sejumlah bagunan bernilai sejarah di Medan. Seperti diberitakan sebelumnya, pembongkaran bagunan di kawasan Kesawan, Kota Medan,

penjelasan saksi ahli. Dari mana dan siapa saksi ahli yang dimaksud, juga masih 'mengambang'.

Pasalnya, kayu tersebut ditahan Polres beserta satu unit Kapal KM Ranjungan berikut nahkodanya. Tapi

anehnya, proses demi proses, akhirnya kapal dan nahkodanya dilepas oleh pihak Polres. Rumor yang berkembang, dilepasnya kapal dan nahkodanya, karena adanya 'upeti' ratusan juta rupiah pada pihak tertentu. Informasi dari pihak yang layak dipercaya menyebutkan, kayu yang dibawa Kapal KM. Ranjungan tersebut dirambah dari Pulau Telllo, Kecamatan Hibala. Pemiliknya adalah HM, oknum DPRD Nisel dari Partai Demokrat Dapil IV. Oknum wakil rakyat ini sendiri, sampai saat ini memang boleh dibilang ditakuti di Kabupaten Nisel. Terbukti, kasus 'tali airnya' saja sampai sekarang tak terjamah hukum. Dugaan kalau HM adalah pemilik atau terlibat langsung dalam

BERSAMBUNG KE HAL. 15

BERSAMBUNG KE HAL. 15

luna maya

Dilaporkan ke Polisi BEREDARNYA video porno mirip Luna Maya dan Ariel cukup menggemparkan masyarakat Indonesia. Pasangan kekasih itu pun akan dilaporkan ke polisi. Senin (7/6) siang , Lembaga Swadaya Masyarakat Hajar Indonesia bersama Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) melaporkan Luna dan Ariel ke Polda Metro Jaya. Pasangan yang menjadi bintang iklan Lux itu dijerat UU ITE dan KUHP pasal 282 tentang kesusilaan. "Jangan dianggap gosip semata, ini harus diproses secara hukum," ujar Farhat Abbas, ketua LSM Hajar saat dihubungi, Senin (7/6) Lelaki yang juga mencalonkan diri sebagai ketua KPK itu beralasan bahwa video porno yang mirip dengan Ariel dan Luna tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat. Ia pun menganggap video tersebut bukan hasil rekayasa. Meski sampai saat ini video

BERSAMBUNG KE HAL. 15

Kurs Rupiah Terhadap Mata Uang Asing BELI

JUAL

USD

9,278.00

9,260.00

SGD

6,552.66

6,517.94

HKD

1,195.16

1,181.45

EUR

GBP

13,393.02 13,345.28

MATA UANG

MATA UANG

BELI

JUAL

AUD

7,560.60

7,517.29

JPY

101.60

101.04

11,073.59 11,028.35

Sumber: Bank Danamon-Medan

Harian andalas membantu Anda untuk mendapatkan informasi tentang berbagai jenis kendaraan/mobil yang Anda butuhkan. Baca informasinya di Harian andalas setiap edisi Rabu.


MEDAN KITA

Selasa 8 Juni 2010

harian andalas | Hal.

2

andalas Lugas & Cerdas

PENERBIT PEMIMPIN UMUM WAKIL PEMIMPIN UMUM PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB REDAKTUR PELAKSANA KOORDINATOR LIPUTAN ASS. KOORDINATOR LIPUTAN SEKRETARIS REDAKSI REDAKTUR

STAF REDAKSI

FOTOGRAPHER PEMIMPIN PERUSAHAAN MANAGER SIRKULASI IKLAN PENASEHAT HUKUM

: : : : : : : : :

PT. Star Media Internusa Iskandar ST H Baharuddin Hasiholan Siregar Agus Salim Ujung Mulianta Ginting Uliansyah Cut Yulianti Gusliadi Ritonga, Hamdani Nasution, Raja P Simbolon, Eti Hidayat. : Asril Tanjung, Asiong, Hermawan, Endra Harianto, A Syukri Lubis, Jupri Simalango, Robenson Sidabariba, Usman Yazid, Rabial Rafli. : Rony Muharrman : : Eddy H. Tambunan : Syarifah : Syahril SH SpN, Nur Alamsyah SH MH, AbuBokarTambakSHMHum, A Herwan Bispo SH

ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BCA KCP Tomang Elok a/n Hasan Insja No. Rekening 7865044917 BRI KCP Kapten Muslim a/n Hasan Insya No. Rekening 0635-01-012885-50-4 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL redaksiandalas@gmail.com PENCETAK Baliscan. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Piala Dunia di Ambang Mata TAK terasa penantian perhelatan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, turnamen terakbar sepakbola sejagad, sudah di ambang mata. Jumat (11/6) ini akan dilakukan pembukaan sekaligus pertandingan perdana mempertemukan tuan rumah Afrika Selatan melawan Meksiko di Soccer City. Jauh-jauh hari sebelum perhelatan World Cup digelar, sejumlah pengamat sepakbola di mancanegara dan Indonesia, menggunggulkan Spanyol dan Brasil sebagai negara yang paling berpeluang menggondol predikat juara. Unggulan berikutnya adalah Italia, Inggris, dan Jerman. Jika berpedoman kepada hasil-hasil pertandingan kualifikasi Piala Dunia, prediksi tersebut cukup masuk akal. Pasalnya, Spanyol merupakan Juara Piala Eropa 2009, sedangkan Brasil seperti biasanya selalu tak pernah kekurangan sejumlah talenta pesepakbola berbakat, sehingga pemain sekaliber Ronaldinho pun, tidak masuk hitungan pelatih Carlos Dunga. Adapun Italia sebagai juara bertahan memang layak diunggulkan. Namun dalam sejarah Piala Dunia, sejak era 70-an, tidak pernah ada sebuah negara yang mampu mempertahankan statusnya sebagai juara bertahan. Karenanya, hampir mustahil Italia akan kembali tampil sebagai juara. Apalagi beberapa ujicoba yang dilakukan Tim Azzuri ini hasilnya juga tidak meyakinkan. Dalam beberapa penyelenggaraan Piala Dunia selama ini, justru yang kerap tampil sebagai kampiun adalah tim diragukan dan kurang diunggulkan. Karena itu, tidak berlebihan jika kita memprediksi salah satu tim yang diragukan bisa berbicara banyak, yakni Argentina, bakal tampil mengejutkan dan kemungkina besar akan tampil sebagai Juara Piala Dunia 2010 kali ini. Banyak kalangan menilai, titik lemah Argentina kali ini berada pada sosok sang pelatih Diego Armando Maradona. Hasil racikannya yang membuat tim Tango ini terseok-seok di kualifikasi dan baru lolos di menitmenit terakhir, membuat banyak pihak meyakini, Maradona tidak cukup piawai sebagai pelatih. Namun kita meyakini Maradona sudah banyak memetik pelajaran dari hasil-hasil kurang memuaskan itu. Dengan materi pemain yang dimiliki, diyakini Argentina akan melangkah mulus dari hadangan lawanlawannya di Group B, Nigeria, Korea Selatan dan Yunani. Amunisi yang dimiliki Maradona di dalam timnya bisa disebut sangat mumpuni. Tentu yang paling mentereng di sektor depan, di sana terdapat striker terhebat di dunia yakni Lionel Messi. Plus sejumlah pemain haus gol Gonzalo Higuain, Carlos Tevez, Diego Milito, Sergio Aguero dan Martin Palermo. Di sektor tengah juga terdapat nama-nama handal Javier Mascherano, Juan Sebastian Veron, Maxi Rodriguez, Javier Pastore. Lalu di belakang juga diisi bek-bek tangguh di antaranya Walter Samuel, Martin Demichelis, Gariel Heinze, dan Nicolas Burdisso. Titik lemah tim Juara Dunia 1978 dan 1986, mungkin berada di sektor kiper. Nama Mario Andujar, Sergio Romero, Diego Pozo, bisa disebut kualitasnya masih jauh dibanding dengan Casillas (Spanyol), Buffon (Italia), Julio Cesar (Brasil). Tentu hampir semua tim memiliki kelemahan. Namun Argentina punya keuntungan, sebab hampir semua pemain inti yang dipanggil, tidak ada yang mengalami cedera seperti dialami Ferdinand (Inggris), Ballack, Adler (Jerman), Drogba (Pantai Gading), Robben (Belanda), dan Pirlo (Italia). Keuntungan lain yang dimiliki Argentina adalah Messi. Pemain terbaik dunia 2009 ini dipastikan sangat bergairah ingin memberikan yang terbaik di negaranya. Sebab, Messi menyadari sepenuhnya tanpa pernah merengkuh gelar Piala Dunia, seorang pesepakbola belum layak disebut legenda. Hanya dengan titel Piala Dunia di tangan, Messi akan mampu keluar dari bayangbayang maestro dan pesepakbola terhebat sepanjang masa, Diego Maradona.(**)

AKSI PALESTINASeorang massa yang tergabung dalam Masyarakat Solidaritas Palestina menginjak spanduk yang dibuat persis seperti bendera Israel yang dibentangkan di badan jalan tepat di depan Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, belum lama ini. Dalam orasinya massa menyerukan pembebasan total dan pembukaan blokade Israel terhadap rakyat Palestina, dan meminta kepada dunia internasional agar memutuskan hubungan diplomatis dengan Israel. andalas/Rony Muharrman

Hari Ini, Hasil UMB-USU Diumumkan Medan-andalas Hasil ujian tulis Ujian Masuk Bersama Universitas Sumatera Utara (UMB USU) 2010 akan diumumkan pada hari ini, Selasa (8/6) mulai pukul 18.00 WIB sore melalui website www.penerimaan.spmb.or.id dan www.usu.ac.id. Demikian disampaikan Ketua Panitia Lokal (Panlok) USU Prof Dr Ir Sumono MS didampingi Sekretaris drg Saidina Hamzah Dalimunthe Sp.Perio (K) melalui Penanggung Jawab Informasi UMB USU Bisru Hafi SSos MSi, Senin (7/6) di kampus USU.

Selanjutnya bagi peserta yang lulus diwajibkan untuk mengikuti tahapan pelaporan dan pendaftaran mahasiswa baru USU pada tanggal 16-17 Juni 2010 pukul 08.00 WIB. Jadwal pelaporan untuk bidang non-eksakta tanggal 16 Juni dan untuk bidang eksakta tanggal 17 Juni. “Seluruh rangkaian pelaporan tersebut dipusatkan di Gelanggang Mahasiswa Jalan Universitas Kampus USU,” kata Bisru. Ada pun ketentuan bagi peserta pelapor yang lulus melalui jalur UMB ini, menurut Bisru, harus datang langsung (tidak boleh diwakilkan), berpakaian rapi (tidak dibenarkan memakai kaos oblong, sandal/

slop dan topi maupun cadar). Sedangkan kelengkapan yang harus dibawa pada saat pelaporan adalah Kartu Tanda Peserta Ujian UMB-SPMB asli, ijazah/SKHUN asli yang dilengkapi pasfoto. Surat ganti nama bagi yang pernah ganti nama. Kemudian, sebelum melakukan pendaftaran pada tanggal 22-23 Juni, ada dua tahapan yang harus diikuti oleh peserta yang telah lulus tersebut, yaitu melakukan pemeriksaan kesehatan di poliklinik Jalan Universitas Kampus USU dan pembayaran SPP serta Dana Kelengkapan Akademik (DKA) di seluruh cabang Bank BNI mulai tanggal 17-

Juni 2010. Sedangkan pendaftaran mahasiswa baru USU yang lulus melalui jalur UMB dijadwalkan pada tanggal 22-23 Juni 2010. Pada saat mendaftar calon mahasiwa tersebut harus telah mengisi dan melengkapi formulir isian berkas pendaftaran yang telah diterima pada saat pelaporan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, UMB-PTN Tahun 2010 berlaku secara serentak dan bersamaan untuk 12 perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia, yakni Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Universitas Malikussaleh (Unimal), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Andalas

Ruang Bedah RSU Dr Pirngadi Selesai Diperbaiki Giliran Mesin 'Scanning' Rusak Ruang bedah operasi 'central' RSU dr Pirngadi sudah kembali beroperasi. Ruang yang berada di lantai IV tersebut, hampir dua minggu tidak beroperasi. Beberapa pasien terpaksa mengeluh dan menjadwal ulang operasi terencana. Namun mesin 'scanning yang juga digunakan untuk bagian kepala kembali rusak.

K

ABAG Hukum dan Humas RSU dr Pirngadi Medan Edison Peranginangin SH MKes menjelaskan perbaikan ruang tersebut mencakup pengecatan ulang, AC, dan plafon yang bocor. “Sejak Sabtu kami sudah menerima surat rekomendasi dari kepala instalasi bedah bahwa kamar operasi sudah bisa dioperasikan,” ujarnya, Senin (7/6) di ruang kerjanya. Untuk itu katanya, pasien sudah bisa menjadwal ulang operasi. “Kami minta maaf soal operasi yang tertunda, kami memahami ada beberapa pasien yang marah, karena harus bolak-balik ke rumah sakit,” timpalnya.

Selama ini, lanjutnya pasien yang tertunda adalah pasien panyakit yang masih bisa ditunda sementara seperti hernia, tiroid. Sebab itu, sebutnya sebanyak dua pasien terpaksa dirujuk ke RSU Haji Adam Malik. “Setahu saya ada dua yang terpaksa dirujuk, keduanya merupakan korban kecelakaan lalu lintas. Kalau yang lain masih bisa menunggu jadwal,” ungkapnya. Sedangkan mengenai perbaikan fasilitas rumah sakit Pirngadi lanjutnya akan dilakukan bertahap. “Saat ini yang mendesak adalah ruangan bedah, makanya kami perbaiki. Yang lainnya masih akan dilakukan bertahap, termasuk soal layanan di gedung baru, saat ini masih dalam proses tender untuk pengadaan alat-alat kesehatan. Sedangkan untuk lift, kami belum ada kabar terbaru,” jelasnya. Hal yang sama terjadi pada mesin 'scanning' yang juga masih rusak. Pihaknya mengaku belum tahu kapan tuntas perbaikannya. “Kemungkinan akan selesai Rabu. Jadi untuk sementara kami rujuk ke rumah sakit lain seperti RSU Adam Malik. "'Scanning' yang ada di rumah sakit kami merupakan milik pihak ketiga,” jelasnya

menambahkan bahwa mesin 'scanning' ini juga sudah pernah rusak sebelumnya. Saat ditanyakan, apakah rumah sakit milik Pemko Medan ini belum membeli mesin 'scanning' baru, Edison bilang untuk tahun 2010 ini belum ada rencana pembeliannya. Terpisah, Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan Medis RSU dr Pirngadi Amran Lubis menjelaskan ada tujuh kamar operasi yang bisa difungsionalkan. “Namun ada satu yang masih saya lihat bocor sedikit, tapi idealnya sudah bisa dipakai,” ujarnya. Menurutnya, dengan operasional ruangan ini, maka rata-rata 15 hingga 16 pasien per hari yang bisa dioperasi. Meski harus ada yang kecewa dan memilih ke rumah sakit lain, Amran yakin tidak ada masalah dengan kurangnya pasien di lantai IV. Sebab menurutnya, sejauh ini 90 persen pasien yang akan dioperasi berasal dari ruang kelas III. Timpalnya, RSU dr Pirngadi Medan juga mengalami kendala dengan kurangnya dokter anastesia. “Kita masih sangat minim jumlahnya, sementara jumlah operasi sangat intens,” imbuhnya. (YN)

(Unand), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Jambi (Unja), Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Universitas Islam Negeri Makassar, Universitas Palangkaraya, dan Universitas Negeri Semarang. Jumlah peserta pendaftar UMB USU tahun ini sebanyak 35.675 orang, meningkat tajam dibanding tahun lalu yang berkisar 28 ribu. Sedangkan jumlah peserta yang mengikuti ujian UMB USU tahun ini mencapai 34.651. Perincian peserta ini adalah 14.845 kelompok IPA, 10.023 kelompok IPS, dan 9.783 kelompok IPC. (HAM)

Pegawai Kelurahan Sei Sikambing B Persulit Warga Medan-andalas "Sepertinya pegawai Kelurahan Sei Sikambing-B tidak senang dengan warga yang datang untuk mengurus Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dia juga bilang kalau ini sudah sore, dan kembali lagi besok," tutur seorang warga menirukan ucapan pegawai Kelurahan Sei Sikambing B, kepada andalas, Senin (7/6) sore. Adalah Rendra Pramana, warga pindahan dari Kecamatan Medan Johor yang mau mengurus KK dan KTP baru di Kelurahan Sei Sikambing B. Dirinya merasa pegawai kelurahan tersebut telah 'membola' dirinya. Rendra yang awalnya hendak mengurus KK dan KTP baru, datang ke Kelurahan Sei Sikambing B dengan membawa surat pindah keluarganya dari Kelurahan Kuala Bekala dan kakak iparnya dari Kelurahan Padang Bulan Selayang II. Dia mendapatkan informasi dari pegawai Kelurahan Sei Sikambing B bernama Irwan, harus melampirkan KK dari Kelurahan yang lama. Setelah Rendra mengambil KK kakak iparnya, dirinya pun kembali mendatangi kantor lurah tersebut. Namun, Irwan menyuruh dirinya untuk kembali lagi besok. Padahal, waktu sore itu baru menunjukkan pukul 15.30 WIB. Rendra tidak mau pulang tanpa hasil dan dirinya memberikan berkas tersebut kepada Irwan. Namun, Irwan mengatakan kalau KK dari keluarga Rendra harus dilampirkan juga. "Untuk apa jadinya tanda tangan Lurah Kuala Bekala dan Camat Medan Johor. Lantas apa gunanya surat tanda hilang dari Polsek Deli Tua itu. Padahal sudah saya bilang kalau KK keluarga saya telah hilang," ungkap Rendra kesal. Sang pegawai malah mengatakan, "Sampai kiamat pun kau tidak akan bisa urus surat ini," pungkasnya. Dia pun minta kepada Lurah Sei Sikambing B Zakaria Zuabaidi yang baru saja dilantik oleh Pj Walikota Medan, dapat menindak oknum-oknum pegawai di Kelurahan Sei Sikambing B yang menyalahi tugas dan kinerja di tingkat kelurahan. (RAF)


MEDAN KITA

Selasa 8 Juni 2010

harian andalas | Hal.

3

KILAS

Repdem Siap Menjaga Perolehan Suara Sofyan Tan-Nelly Armayanti Medan-andalas Sesuai instruksi DPD PDI Perjuangan Sumut dan perintah Dewan Pimpinan Nasional Repdem tentang partisipasi dan dukungan penuh terhadap calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan pada beberapa kabupaten/kota yang sedang melaksanakan pilkada, maka Repdem Sumut telah melakukan konsolidasi dalam rangka membulatkan tekad dan menyusun program untuk menjalankan amanah tersebut. Demikian disampaikan Ketua Repdem Sumut Ir Simson F Simanjuntak dan Ketua DPC Repdem Medan Dedy Hutabarat, Minggu (6/6). "Sebagai organ sayap PDI Perjuangan, penting bagi Repdem untuk menyatukan sikap dan barisan untuk memenangkan calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan dan dukungan Repdem adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Dalam kaitan ini Repdem Sumut telah memberikan arahan dan instruksi kepada seluruh jajaran DPC yang ada di kabupaten/kota yang sedang melangsungkan pilkada," kata Simson. Khusus Pilkada Medan, katanya, Repdem akan berkonsentrasi dan bekerja keras mendukung pasangan Sofyan - Nelly, mengingat kemenangan calon dari PDI Perjuangan tersebut sangat menentukan kebesaran dan marwah partai. "Keberhasilan calon dari partai untuk merebut kekuasaan tentu akan menjadi pintu masuk buat partai untuk mengimplementasikan program-program prorakyat sesuai dengan idiologi PDI Perjuangan. Medan adalah barometer dan 'titik api' pertarungan perebutan kekuasaan di Sumut, maka penting bagi Repdem untuk mendukungnya," tegas Simson. Dijelaskan Dedy, Repdem Medan bersama jajarannya telah melaksanakan rapat kerja pada Minggu, 6 Juni 2010, dalam rangka konsolidasi dan menyusun program kerja yang konkrit dan mampu dilakukan seluruh jajaran Repdem Medan. "Ada beberapa kerja yang telah disusun dan segera dikerjakan, yakni agitasi propaganda, pemantauan proses pilkada, pengawasan di TPS-TPS, dan mengawal suara sampai ke KPU," kata Dedy. Simson menambahkan, belajar dari pengalaman pada putaran pertama, Repdem menyadari bahwa proses pelaksanaan pemilihan ternyata rentan akan kecurangan tersistematis, misalnya adanya pemilihpemilih siluman dengan memanfaatkan formulir C6 yang tidak terpakai. "Maka untuk mengnatisipasi hal tersebut, Repdem Medan telah mempersiapkan pasukan 'siluman' yang akan memantau kemungkinan kecurangan tersistematis tersebut," katanya. Repdem sangat optimis dan yakin pasangan Sofyan Tan - Nelly Armayanti akan unggul pada Pilkada Medan Putaran Kedua nanti, sepanjang proses pemilihan dilakukan dengan jujur, akuntabbel, adil, dan fair. "Keyakinan tersebut didasari dengan apa yang terjadi di lapangan, dimana begitu antusiasnya warga Kota Medan, khususnya kaum marginal yang terpinggirkan akan adanya perubahan di Kota Medan. Rakyat Medan sudah jenuh terhadap perilaku pejabat dan birokrasi yang selama ini terkesan korup dan menindas rakyat kecil," kata Simson. "Rakyat butuh perubahan dan harapan perubahan mereka temukan pada sosok Sofyan Tan - Nelly Armayanti," sambung Dedy. (RPS)

Kuota Sertifikasi Guru Terancam tak Terpenuhi Medan, Langkat, dan Sergai Paling Parah Medan-andalas Kuota sertifikasi guru dalam jabatan di Sumut untuk tahun 2010 terancam tak terpenuhi. Ini akibat belum semua portofolio guru masuk ke Universitas Negeri Medan (Unimed) selaku lembaga yang akan menilai berkas-berkas guru tersebut. "Hingga kini dari 4.753 kuota guru yang diasessor di Unimed sebagai sub induk rayon 2, baru 3.698 berkas guru yang masuk ke Unimed. Sedangkan sebanyak 1.055 berkas lagi belum masuk. Padahal batas akhir penyerahan berkas tanggal 9 Juni," kata Ketua Panitia Sertifikasi Guru Unimed, Dr Zainuddin Muchtar M.Si, didampingi unsur panitia, Dr Lisyanto, Dr Sumarno dan Pembantu Rektor (PR) II yang juga Kahumas Unimed Drs Chairul Azmi MPd di kampus Unimed, Senin (7/6). Menurut dia, Unimed bersama Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut sudah jauh-jauh hari menginformasikan ke dinas pendidikan kabupaten/ kota di Sumut agar menyiapkan berkas portofolio guru-guru mereka yang akan disertifikasi. Tapi, hingga menjelang berakhirnya batas akhir penyerahan berkas, belum semua kabupaten/kota menyerahkannya. Bahkan pihaknya beberapa hari yang lalu juga telah menyurati kembali disdik di daerah agar merampungkan berkas-berkas guru yang akan disertifikasi tersebut. "Kami tidak tahu mau bilang apa lagi, entah dimana sangkutnya. Apakah memang guru-guru tersebut yang memang belum menyerahkan datadatanya ke disdik kabupaten/kota atau disdik-nya sendiri yang memang belum mengirimkan datanya itu," katanya. Tahun ini Unimed kebagian jatah memeriksa sebanyak 5.753 berkas portofolio guru-guru yang akan disertifikasi dari 17 kabupaten/kota di Sumut ditambah guru-guru sekolah Luar Biasa (SLB) dari provinsi Sumut. Dipaparkan, dari keseluruhnya, baru Kabupaten Asahan, yang melengkapi data portofolio guru. Sedangkan 16 kab/kota lainnya belum seluruhnya mengirimkan data jumlah guru yang ingin dinilai oleh Unimed. Ironisnya, Kota Medan yang memiliki kouta yang cukup besar portofolio guru sebanyak 1.245, namun baru mengirim 692 portofolio ke panitia, sedangkan sisanya 553 portofolio belum masuk ke Unimed. Begitu juga Kabupaten Langkat yang memiliki kuota 402 guru, yang masuk ke Unimed baru 204 portofolio. Serdang Bedagai dengan kuota 229 guru, yang masuk ke Unimed baru 109 portofolio. Kemudian potofolio guru-guru Sekolah Luar Biasa untuk Sumut yang memiliko kuota 16 guru, baru satu portofolio yang masuk ke Unimed. Pembantu Rektor II Drs Chairul Azmi MPd, mengimbau agar seluruh dinas kabupaten/kota untuk melengkapi data peserta portofolio untuk dikirimkan ke Unimed, agar dilakukan penilaian. (HAM)

DANCER COMPETITION- Sejumlah personil dari Studio 62 Dance tengah menunjukkan kekompakan timnya dalam 'Modren Dance Competition' di Lapangan Benteng Medan, belum lama ini. Studio 62 Dance ini berhasil menjadi salah satu finalis dalam kompetisi ini. andalas/Rony Muharrman

Dibuka, Pendaftaran SNMPTN Tahap II Medan-andalas Pendaftaran 'online' Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Sumatera Utara (USU) 2010, kembali dibuka. Pendaftaran dimulai tanggal 7 Juni dan ditutup 12 Juni 2010. “Pendaftaran dilakukan melaui website www.snmptn.ac.id dengan waktu pendaftaran hingga pukul 18.00 WIB. Sedangkan pembayaran biaya ujian di Bank Mandiri, mulai tanggal 7 hingga 11 Juni 2010 pukul 15.00 WIB,” ujar Ketua Pa-

nitia Lokal SNMPTN USU Prof Dr Ir Sumono MS didampingi Sekretaris drg Saidina Hamzah Dalimunthe Sp.Perio (K) melalui Penanggung Jawab Informasi SNMPTN USU Bisru Hafi SSos MSi di kampus USU, Senin (7/6). Dijelaskan, pendaftaran tahap II dibuka guna menampung siswa yang baru lulus Ujian Nasional (UN) Ulangan. Pendaftaran SNMPTN sebelumnya telah ditutup pada 31 Mei dan diperpanjang hingga 3 Juni lalu. Hingga Senin (7/6) jumlah peserta pendaftar SNMPTN USU telah mencapai

21.262 dengan rinician kelompok IPA 8.493, IPS 5.996 dan IPC (campuran IPA dan IPS) 6.773. Dalam menghadapi ujian tulis yang dijadwalkan 16 dan 17 Juni mendatang, Panitia Lokal (Panlok) SNMPTN USU telah melakukan persiapan, khususnya berkaitan dengan lokasi ujian. “Saat ini kita telah menyiapkan lokasi ujian pada tiga sektor,” kata Bisru. Ketiga sektor tersebut terdiri dari Sektor IPC Fakultas Kedokteran USU dengan 9 lokasi. Sektor II IPA Politeknik Medan dengan 14 lokasi dan Sektor III IPS Perguruan Yayasan Pendi-

dikan Harapan dengan 10 lokasi. Dengan demikian total keseluruhan lokasi yang telah disiapkan oleh panitia sebanyak 33 lokasi dengan daya tampung hingga mencapai 26 ribu peserta. Humas USU ini mengingatkan, agar para peserta dapat menghindari kesalahan dalam pengisian sewaktu melakukan pendaftaran online. Karena kesalahan yang terjadi tidak bisa diperbaiki kecuali hanya untuk perbaikan foto. Untuk perbaikan foto ini peserta dapat melaporkannya pada panitia di Kantor Panlok SNMPTN USU (Cikal) Jalan Dr T Mansur Kampus USU. (HAM)

Urus Paspor Makin Rumit Medan-andalas Mengurus paspor kini makin sulit. Hal ini dikatakan Santi, warga Jalan Tanjung Sari, Medan. Santi mengatakan, kini diperlukan surat keterangan dari orangtua untuk mengurus paspor. "Masa saya udah berumur 29 tahun begini harus minta izin sama orang tua saya untuk urus paspor," katanya.

Santi juga mengatakan pengetatan peraturan ini sebenarnya baik. Namun, menurutnya persyaratan ini sangat memberatkan bagi pengurus paspor. "Syarat ini sangat memberatkan, tapi ini bagus untuk mencegah hal-hal yang tidak benar," tuturnya. Cegah 'Trafficking' Menurut Humas Kantor

Imigrasi Kelas I Polonia Chairil, persyaratan izin orang tua digunakan untuk menghindari TKI membuat paspor 24 halaman. Paspor 24 halaman diharuskan kepada TKI, meski pun paspor model ini sebenarnya dipergunakan untuk pelancong atau wisatawan. Menurut Chairil, persya-

ratan ini hanya untuk menghindari TKI 'nakal'. "Peraturan ini dilakukan untuk mengatasi TKI yang nakal. TKI harus menggunakan paspor 12 halaman," jelas Chairil sembari menegaskan, peraturan ini diterapkan juga sebagai antisipasi 'trafficking'. "Kita komit tentang pencegahan 'trafficking'," ucapnya. (SBC)

Warga Minta Camat Medan Area Dicopot Medan-andalas Camat Medan Area Sofyan dituding abaikan perintah Pj Walikota Medan H Syamsul Arifin SE. Pasalnya sampai hari ini Sofyan belum menertibkan PKL Pasar Sukaramai Jalan AR Hakim No 1 Medan di depan Toko Emas Ismalina Siregar Jaya milik Rusdi Faisal Nasution. "Jelas camat tersebut telah membangkang surat Sekda Medan serta Pj Walikota Medan. Untuk itu sudah saatnya Pj Walikota Medan menonaktifkan camat tersebut," kata pemilik Toko Emas Ismalina Siregar Jaya Rusdi Faisal Nasution kepada andalas di Medan. Padahal sebelumnya camat itu telah berjanji akan menertibkan PKL tersebut dalam tiga hari. Namun, camat tersebut malah membalas surat sekda serta tidak menjalankan instruksi dengan alasan 'klise', akan berkoordinasi dengan pihak terkait serta menunggu Pilkada Medan selesai, dan alasan lainnya. Dalam hal ini Kasatpol PP Medan juga dinilai 'mandul' dan tak bernyali, kewajibannya untuk menegakkan perda larangan berjualan di atas trotoar tak terlaksana. Untuk itu Faisal Nasution minta Pj Walikota Medan dan inspektorat memanggil kedua pejabat tersebut karena tidak peduli keluhan masyarakat dan ingkar janji. (JUP)

Anak Pendiri Yayasan UISU Upayakan ‘Islah’ Ketua MUI Sumut Mendukung Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut Prof Dr H Abdullahsyah MA, mendukung langkah-langkah yang dilakukan anak pendiri Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) yakni dengan melakukan 'islah' dan 'road show' memohon dukungan para ulama, pemeritah juga Kapolda Sumut.

K

ITA sangat mendukung dengan adanya 'islah' yang dilakukan anak pendiri yayasan, termasuk upaya mohon dukungan. Sehingga dengan demikian, diharapkan semua pihak dan lapisan masyarakat menghapus keraguan terhadap keabsahan yayasan yang ada," kata Abdullahsyah di hadapan anak pendiri Yayasan UISU, saat bersilaturrahmi di rumahnya Jalan Bromo Ujung Medan, Minggu (3/6). Dikatakan Abdullahsyah, dengan adanya pernyataan anak pendiri Yayasan UISU ini, diharapkan semua pihak termasuk Kapolda Sumut, Pemprovsu, dan tokoh

pendidikan agar dapat memahami keadaan yang sebenarnya di UISU. "Pemerintah dan Polda Sumut diharapkan tidak ragu mengambil langkah penyelesaian UISU. Kita pasti mendukung, yang penting UISU jangan sampai mati. Saya berharap agar masalah UISU ini cepat diselesaikan, karena UISU merupakan aset umat Islam dan jangan sampai hancur,” jelasnya. Drs H Haris Bahrum Jamil (anak alm H Bahrum Jamil SH), didampingi anak pendiri Yayasan UISU lainnya, Hj Susi Chairunnisa (anak HjSariani AS), Drs Syahwin MSi (anak alm H Sabarudin Ahmad), Rizal Fahmi

Nasution (anak alm H Rivai Abdul Manap), dan H Zulfikri SE (anak alm H Adenan Benawi), pada kesempatan itu menyebutkan, masalah UISU telah diselesaikan secara hukum, sehingga dengan kesadaran penuh dengan tulus ikhlas telah menyudahi konflik internal UISU dengan melakukan 'islah' untuk mengembalikan UISU kepada 'khittah'-nya menjadi 'Izzatul Islam wal Muslimin'. “Kami sudah 'islah' dan bergabung dengan yayasan yang dipimpin Hj Sariani AS dan kami sebagai anggota pembina dengan tulus ikhlas sudah menyudahi konflik UISU,” jelas Haris Bahrum. Dikatakan Bahrum, dualisme Yayasan UISU telah berakhir dengan membubarkan Akta Notaris Teguh Perdana Sulaiman SH, No 2 Tahun 2006, berdasarkan rapat pembina tanggal 30 November 2009 dan dilegalisasi Notaris

Billiater Sitepu SH No 6255/ REG/XII/2009. Selanjutnya diikuti dengan bergabungnya pembina akta No 02/2006 ke dalam struktur pembina akta Rosniaty Siregar SH, sehingga hanya ada satu akta notaris sebagai pengelola Yayasan UISU, yakni akta Rosniaty Siregar SH. "Penggabungan ini merupakan itikat baik dan tanggung jawab moral kami selaku anak pendiri Yayasan UISU yang tidak menginginkan UISU hancur dalam kemelut berkepanjangan. Sudah saatnya kami dan seluruh elemen masyarakat khususnya Umat Islam bersama-sama menyelamatkan UISU yang merupakan aset umat Islam," kata Bahrum. Sebagaimana diketahui, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Mendiknas No 131 tanggal 11 September 2009 perihal penyelesaian masalah Yayasan UISU, Putusan MA No 151K/

'Rumput Muda' di RM Kalasan? 081260002xxx Sedia 'rumput muda'. Rumah Makan Kalasan di Jalan Griya dan Ayam Goreng Kalasan di Jalan Iskandar Muda Medan yang bernuansa khas Jawa Tengah, pakai karyawati 'rumput muda'. Cewek-cvewek ratarata usia muda yang baru tamat dari SMU. Kalau penampilan menarik, mereka dikontrak selama satu tahun.Tapi kebanyakan mereka dimanfaatkan untuk tiga bulan saja (masa training). Jadi, ratusan wanita muda silih berganti bekerja disitu. Mohon perhatian pihak Depnaker Sumut untuk memperhatikan nasib mereka. Hanya dimanfaatkan kecantikan dan kemolekan sesaat saja.

TUN2009, Surat Jenderal AHU Depkumham tanggal 18 Juli 2009, Surat Kopertis wilayah Sumut-NAD No 028 tanggal 25 November 2009, dan pengambilan keputusan penyelesaian kemelut UISU dalam rapat Muspida Plus di Kantor Gubsu 25 November 2009, yayasan UISU yang sah dipimpin Ketua Umum Prof Dr H Usman Pelly MA. Sementara Ketua Bidang Humas UISU H Syahrial AMS SH MHum mengharapkan, agar Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno memperhatikan permasalahan UISU dan kiranya dapat melakukan langkah-langkah penegakan hukum untuk menghindari kerugian lebih besar dari masyarakat, khususnya mahasiswa UISU. “Kita harapkan Bapak Kapolda Sumut jangan ragu untuk mengambil langkah penegakan hukum dalam penyelesaian UISU, sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar dialami mahasiswa,” jelasnya. (SUKRY)


KOMUNITAS

Selasa 8 Juni 2010

KILAS

MAN Siantar Bangun Lapangan Olahraga Serbaguna “Rahmat Shah” Medan-andalas Anggota DPD RI Dr H Rahmat Shah yang juga selaku Ketua Komite MAN Pematang Siantar, Kamis, 3 Juni 2010, meletakkan batu pertama pembangunan lapangan olahraga serbaguna "Rahmat Shah" di MAN Pematang Siantar, Jalan Singosari. Acara itu dilaksanakan usai melakukan silaturahmi dengan kepala madrasah, guru-guru, anggota komite serta ratusan orang tua siswa di madrasah tersebut. Kepala madrasah, Drs H Burhanuddin Zuhlil MA melaporkan keberadaaan serta kemajuan yang dicapai MAN Pematang Siantar baik dalam bentuk fisik maupun prestasi dalam bidang pendidikan. Misalnya persentasi kelulusan siswa dalam Ujian Nasional baru lalu mencapai 100 persen serta meningkatnya jumlah siswa yang masuk ke Perguruan Tinggi Negeri tanpa testing dan siswa yang memeroleh NEM tertinggi mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Dalam hal bangunan fisik dan sarana pendukung madrasah terus dilakukan pembenahan baik dengan anggaran pemerintah maupun dari komite. Guna menunjang keberhasilan yang telah dicapai, maka diprogramkan pembangunan lapangan olahraga yang mampu memfasilitasi bakat-bakat siswa dengan menyesuaikan lahan yang tersedia. "Untuk itu dalam tahun anggaran pendidikan 2010-2011 diharapkan dapat terwujud lapangan olahraga serbaguna yakni badminton, basket, dan takraw," sebut Zuhlil. Terkait dengan rencana pembangunan sarana olahraga dengan mencantumkan namanya di madrasah tersebut, Rahmat Shah mengaku merasa terhormat. "Sama seperti yang telah kami lakukan sebelumnya di Cikal USU, bangunan masjid di beberapa daerah yang menggunakan nama kami. Ini bukan menunjukkan ria, tetapi sebagai motivasi bagi masyarakat lainnya, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat merata," ujar Ketua Umum Forki Sumut yang juga meminta agar di MAN Pematang Siantar digiatkan juga cabang olahraga beladiri karate. "Ini juga menjadi cermin bagi calon-calon pemimpin, agar sensitif dengan kondisi masyarakat. Jangan seperti umum kita lihat dan rasakan, ketika mencalonkan diri menjadi kepala daerah, baru dekati rakyat, bangun citra, kasih bantuan yang macam-macam dan terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini kan pendidikan politik yang tidak benar," tandasnya. Dalam kesempatan tersebut Rahmat Shah memberikan bingkisan kepada 15 orang siswa berprestasi dan 5 orang guru teladan. (GUS)

Syafruddin dan Sunarmi DiKukuhkan Jadi Guru Besar USU Medan-andalas Universitas Sumatera Utara (USU) kembali mengukuhkan dua orang guru besar. Keduanya adalah, Syafruddin Ilyas, sebagai guru besar tetap dalam bidang genetika molekuler reproduksi pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Sunarmi sebagai guru besar tetap dalam bidang ilmu hukum ekonomi pada Fakultas Hukum USU. Pengukuhan dipimpin Rektor USU Prof Syahril Pasaribu. Rektor dalam sambutannya menyebutkan, kedua guru besar tersebut diterima sebagai anggota tetap dewan guru besar USU yang sangat diharapkan pemikiran-pemikirannya. "Kami mengharapkan pemikiran-pemikiran saudara untuk pengembangan USU di masa mendatang," kata rektor, tadi malam. Syafruddin Ilyas, menyampaikan pidato pengukuhannya berjudul “Upaya Pengembangan Tanaman Obat Asal Sumatera Utara Melalui Riset Biomedis.” Sementara Sunarmi menyampaikan pidato berjudul “Pentingnya Pengaturan Reorganisasi Perusahaan Dalam Rangka Penyempurnaan Hukum Kepailitan di Indonesia.” Syafruddin menyebutkan, Indonesia merupakan salah satu negara mega diversity untuk tumbuhan obat di dunia. Wilayah hutan tropika Indonesia memiliki keanekaragaman hayati tertinggi ke-2 di dunia setelah Brazilia. Dari 40.000 jenis flora yang ada di dunia sebanyak 30.000 jenis dijumpai di Indonesia dan 940 jenis di antaranya diketahui berkhasiat sebagai obat yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional secara turun-temurun. Tanaman obat di Sumut, katanya, sangat banyak di antaranya yang digunakan oleh masyarakat di Desa Bukit Lawang, seperti Daun kupukupu untuk batuk dan disentri, Pulai untuk malaria, demam dan mencret, Cerpus untuk demam, Belimbing untuk darah tinggi dan penurun panas, Pulutan untuk cacar air, Setekap untuk mengatasi akibat gigitan ular, Seribu Duri untuk obat panas dalam, Sembung untuk sakit perut, koreng pada orang melahirkan dan lain sebagainya. Dia menyebutkan, krisis moneter yang terjadi pada 2008 sesungguhnya merupakan siklus berulang yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya yaitu pada periode 1922, 1929 sampai 1931, tahun 1997 dan tahun 2008. Krisis moneter yang terjadi di Indonesia berpengaruh terhadap kepailitan perusahaanperusahaan di Indonesia yang selanjutnya berpengaruh terhadap pengaturan di bidang hukum kepailitan. "Dalam penyempurnaan hukum kepailitan sangat diperlukan kajian sejarah hukum," ujarnya. Sementara itu, Prof Sunarmi menyebutkan, dari beberapa kali krisis yang dihadapi Indonesia berpengaruh terhadap perkembangan hukum kepailitan. Perubahan hukum yang besar akan mengikuti dan bergantung pada perubahan sosial. Reorganisasi dalam hukum kepailitan sangat penting dilakukan untuk memperbaiki dan memaksimalkan kinerja perusahaan. Reorganisasi akan menguntungkan bagi masyarakat Indonesia. (HAM)

harian andalas | Hal.

4

Pelajar Sekarang Takut Berpidato Stabat-andalas Ketua DPC PDI P Langkat Safril SH menilai pelajar sekarang terkesan takut tampil dan pidato di depan umum. Hal ini menurutnya akibat pelajar sekarang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk nonton sinetron (televisi), ketimbang belajar.

ANDALAS/IST

KUNJUNGAN - Ketua TP PKK Provsu Hj Fatimah Habibie Syamsul Arifin (ketiga dari kiri), mewakili PKBL Pertamina H Chairuddin (kiri), Kadis Kessos Sumut Syaiful Syafri (kanan) foto bersama dengan Kepala Lapas Kelas II Anak Tanjung Gusta Medan Drs Arfan Bc IP, seusai kunjungan, Senin (7/6).

Lapas Bukan Tempat Pengucilan Anak Medan-andalas Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara Hj Fatimah Habibie Syamsul Arifin SE mengatakan, lembaga pemasyarakatan (Lapas) bukan tempat pengucilan bagi anak. Tapi sedang menjalani proses pembelajaran atas kekhilafan yang dilakukannya karena tersandung kasus hukum. “Banyak kegiatan pembelajaran yang diperoleh anak di lapas, seperti pembinaan keagamaan, musik, dan olahraga. Ini karena di lapas juga ada perpustakaan, pramuka. Pembelajaran ini sangat bermanfaat bagi anak-anak yang berada di lapas,” kata Fatimah ketika melakukan kunjungan bakti sosial menyambut Hari Anak Nasional 2010 di Lapas Kelas II Anak Tanjung Gusta, Medan, Senin (7/6). Dalam bakti sosial itu, Fatimah didampingi Kadis Kesejahteraan Sosial Provsu Drs Syaiful Syafri MM, Kabiro Pemberdayaan Perempuan,

Anak dan Keluarga Berencana Dra Hj Vita Lestari Nst MSi, H Khairuddin mewakili Program Kemitraan Bina Lingkungan PT Pertamina Region I Sumut, Agung Santoso dari PT Bank Sumut, dan Taslim dari PT Jamsostek Kanwil I. Menurut Fatimah, pemerintah telah menyelenggarakan pendidikan sembilan tahun dan paket belajar bagi anak putus sekolah dan kurang mampu, sehingga diharapkan penghuni Lapas Kelas II Anak ini bisa menamatkan pendidikannya minimal SMA sederajat. “Diharapkan anak di lapas bisa menjadi anak yang jujur, berakhlak mulia, sehat, cerdas dan berprestasi sesuai tema dan subtema HAN 2010 agar anak Indonesia belajar untuk masa depan,” kata Ketua Umum TP PKK Sumut ini. Pada kesempatan itu, Fatimah Habibie juga berkesempatan berdialog dengan Harianto Harianja, salah seorang napi anak. Harianto

mengaku di lapas ini ia tetap diberikan pendidikan formal dan informal. Kepala Lapas Kelas II Anak Tanjung Gusta Medan, Drs Arfan Bc IP menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kepedulian yang dilakukan TP PKK Provsu dan Dinas Kesejahteraan Sosial Sumut yang telah memberikan bantuan bagi penghuni lapas anak ini. Usai mengunjungi Lapas Anak, Ketua Tim Penggerak PKK bersama rombongan mengunjungi Pelayanan Sosial Tempat Penitipan Anak (PSTPA) Jalan T Amir Hamzah Medan. Rombongan disambut Kepala UPTD Dharma Asih Dra Hj Tama Surbakti. Selanjutnya rombongan mengunjungi Balai Asuhan Putri Sosial Evangeline Booth di Jalan Samanhudi Medan yang dihuni 76 orang anak yatim piatu dan keluarga kurang mampu, diterima Ketua Pembina Mayor Sunarto Suparmo. (HAM)

Ratusan Aktivis Lingkungan Medan

Deklarasikan Peduli Pemanasan Global Medan-andalas Ratusan aktivis lingkungan hidup Kota Medan dari berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa mendeklarasikan kepedulian terhadap antisipasi pemanasan global, kemarin. Deklarasi dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini melibatkan aktivis dari Pusat Studi Kajian Lingkungan Hidup IAIN Sumut, Jaringan Penegak Masyarakat Demokrasi, Pengurus pusat Gerakan baru Anti Korupsi (Gebak), HMI Cabang Medan, Laskar Merah Putih, Ori-H Relawan Indonesia, politisi dan akademisi. Dalam kegiatan tersebut, para

aktivis melakukan penanaman 3.000 bibit pohon di setiap kelurahan Kota Medan. Selain itu, para aktivis bersama-sama membacakan deklarasi pembangunan dan antisipasi ancaman pemanasan global. Hadir dalam acara deklarasi tersebut Anggota DPD RI Rahmat Shah, Dosen USU Ir Jaya Arjuna yang juga pakar lingkungan, Presiden Gebak Dedi Hermanto Sitorus serta ketua panitia dan Sekretaris Gerakan Peduli Kualitas Hidup Sumatera Utara, Ridho Alnazar dan Ahmad Ruluwat. Dalam deklarasi disebutkan, perlunya diterapkan kebijakan

pengalokasian berbagai kawasan penting khususnya di Sumut terkait situs budaya, produktifitas sumber daya alam, erosi, dan degradasi kesuburan tanah, keanekaragaman hayati, keindahan alami, dan daerah rawan bencana dengan konsekuensi perencanaan program konservasi dan pengalokasian dana yang mendukung. Para aktivis juga mengajak masyarakat tidak menggunakan bahan yang tidak ramah lingkungan dan belajar tentang lingkungan secara dini mulai tingkat pendidikan sekolah dasar hingga perguruan tinggi. (JUP)

Selain itu pelajaran berpidato juga nyaris mulai tidak lagi diajarkan di sekolah-sekolah. Safril mengatakan hal itu dalam sambutannya pada kegiatan Lomba Pidato Antarpelajar SLTA Sederajat se-Kabupaten Langkat yang diadakan DPC PDI-P Langkat di kantor partai tersebut pada 5-6 Juni lalu di Stabat. Meski perlombaan yang dilaksanakan dalam rangka Peringatan Harlah Pancasila ke-65 (1 Juni 2010) dan Harlah Bung Karno ke-109 (6 Juni 2010) itu berlangsung meriah, perlombaan itu hanya diikuti 25 pelajar. Sehingga hal ini sangat disayangkan Safril. Seharusnya, kata Safril, pelajar yang ikut serta dalam kegiatan ini lebih banyak lagi. Karena itulah Safril mempertanyakan keberanian pelajar di Kabupaten Langkat untuk tampil dan pidato di depan umum. “Ya, inilah yang patut kita pertanyakan, mengapa peserta hanya 25 orang. Ini adalah bukti nyata bahwa para pelajar saat ini memang terkesan tidak berani tampil dan pidato di depan umum. Maunya sih nonton sinetron saja, bukannya belajar. Karena itu, pantas jika mutu pendidikan di Indonesia ini gagal dan seperti jalan di tempat. Apalagi, di sekolah-sekolah sekarang ini nyaris tidak ada lagi pelajaran untuk latihan pidato,” ujarnya. Kendati begitu Safril mengaku bangga, karena PDI-P masih memiliki kepedulian yang tinggi terhadap generasi muda. PDI-P juga masih tetap komit membela wong cilik dan tidak melupakan sejarah. “Jangan pernah melupakan sejarah, karena pada dasarnya kemerdekaan itu bukan hadiah dari penjajah, tapi lahir berkat perjuangan yang gigih dan gagah berani dari para pahlawan dan pejuang kemerdekaan Indonesia,” ujarnya lagi. Perlombaan itu diikuti sebanyak 25 orang peserta. Tampil sebagai juara I Mazriah dari MAS Tarbiyah Islamiyah, Hinai Kiri, Secanggang), juara II M Taufik (SMAN Pangkalan Susu), dan juara III Ayu Syahputeri (SMAN 1 Stabat). Selain dimeriahkan dengan lomba pidato, peringatan tersebut juga diwarnai dengan kenduri dan pesta rakyat. (BD)

Sertijab Danden Rudal 004/Dumai Medan-andalas Pangdam I/BB Mayjen TNI M Noer Muis menjadi inspektur upacara pada serah terima jabatan Danden Arhanud Rudal 004/Dumai dari Mayor Arh Marthen Very R kepada Mayor Arh Yulian Iskandar di Serambi Kehormatan Makodam I/BB JaLan Binjai Km 7,5 Medan, Jumat (4/6). Pada upacara tersebut Pangdam I/BB menyampaikan, serah terima jabatan merupakan hal yang lazim dalam dinamika suatu organisasi, dengan tujuan untuk pengembangan karier, menambah wawasan, dan pengalaman dalam penugasan serta pematangan dalam kepemimpinan dan sebagai bekal pada pelaksanaan tugas selanjutnya. Pangdam I/BB mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Mayor Arh Marthen Very R beserta istri, yang telah melaksanakan tugas dengan baik serta mengucapkan selamat melaksanakan tugas baru mengikuti pendidikan Seskoad. Kepada Mayor Arh Yulian Iskandar beserta istri, Pangdam I/BB mengucapkan selamat bertugas sebagai Daden Rudal 004/ Dumai. Dengan bekal dari penugasan sebelumnya dari Kasi Bin Man Pusenarhanud tentu akan dapat memberikan yang terbaik dan menyukseskan pelaksanaan tugas. Pangdam I/BB menyatakan Detasemen Arhanud Rudal 004/Dumai memiliki tugas pokok untuk melindungi objek vital nasional, mampu menangkis serangan udara dari pihak lawan. Meskipun kondisi senjata yang sudah cukup tua, diharapkan satuan ini mampu melaksanakan tugas secara optimal. (REL/GUS)

KSF Potret Lantik Anggota Baru Kelompok Studi Fotografi (KSF) Potret STIK-P Medan melantik anggota baru yang merupakan angkatan ke-10 di Sayum Sabah, Kecamatan Namu Rambe, Deli Serdang, Minggu (6/6). Para anggota baru Potret ini diberi nama SPEED.

P

elantikan tersebut dihadiri sejumlah senior potret dan para undangan dari UKM yang ada di STIK-P serta perwakilan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan. Sebelum dilantik, para anggota baru Potret tersebut harus menjalani pendidikan dasar dan pelatihan materi kelas fotografi serta praktik hunting lapangan sejak 3-20 Mei 2009. "Awalnya, peserta yang mendaftar sebanyak 11 orang. Namun setelah mengikuti tahap pembelajaran dan seleksi akhir, sebanyak 3 orang peserta dinyatakan gugur karena tidak mengikuti pendidikan secara utuh,"

ANDALAS/RONY MUHARRMAN

PELANTIKAN - Sejumlah anggota baru Kelompok Studi Fotografi (KSF) Potret foto bersama pengurus seusai pelantikan di Sayum Sabah, Namu Rambe, Deli Serdang, Minggu (6/6). ungkap Andi Rambe selaku Ketua Umum Potret didampingi Kadri Boy Tarigan selaku panitia penerimaan

anggota baru Potret. Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan menyatu dengan alam

tersebut berlangsung selama satu hari satu malam. Malam harinya, kegiatan dimulai dengan melakukan semacam renungan suci yang sudah menjadi tradisi di Potret. Paginya, diakhiri dengan upacara pelantikan sekaligus penyematan mitela kepada delapan peserta yang lulus. Dedy Sinuhaji, anggota Potret sekaligus Sekjen PFI Medan yang hadir di lokasi kegiatan turut bangga dan memberikan apresiasi kepada anak-anak Potret yang baru dilantik. "Ke depannya kita berharap, dengan dilantiknya angkatan baru di Potret, dapat menciptakan insan-insan fotografi yang baik dan mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan fotografi di Indonesia khususnya di Kota Medan," tutur Dedy, jurnalis Harian Seputar Indonesia itu. Sementara itu Intan Jami'ah menuturkan kebahagiaannya bisa lulus bergabung di Potret. Dengan niat baik dan tekad yang bulat, gadis manis berkerudung tersebut mampu melalui ujian-ujian yang diberikan. (RN)


Selasa

POLITIK

8 Juni 2010

5

Marak, Pelanggaran dan Kampanye Terselubung

KILAS

Tim pemenangan Sofyan Tan Laporkan Tiga Kecurangan Medan-andalas Tim pemenangan Sofyan Tan-Nelly Armayanti secara resmi melaporkan tiga kecurangan berbau SARA ke pihak Panitian Pengawasan Pemilukada Kota Medan. Ketua tim pemenangan Sofyan Tan-Nelly Armayanti Budiman Nadapdap menjelaskan,tiga kecurangan berbau SARA yang mereka laporkan itu adalah Selebaran SARA oleh FSMB Kota Medan,Spanduk yang berbunyi hanya yg seiman dan seakidah yg boleh jadi pemimpin dan adanya selebaran yang seakan-akan dibuat tim sukses Sofyan-Nelly yang menyebutkan Medan akan diubah menjadi China Town. "Ada tiga kecurangan yang kita laporkan,dan ketiganya berbau SARA.Walau pun demikian,tetapi kami yakin,masyarakat kota Medan tidak gampang terhasut",ujar Budiman Nadapdap dalam temu pers yang berlangsung di aula Bung Karno DPD PDI-Perjuangan di jalan Hayam Wuruk,Senin(7/6) siang. Lebih lanjut Budiman mengatakan,temuan kecurangan berbau SARA yang terakhir mereka temukan adalah selebaran yang seakan-akan dibuat dan disebarkan oleh tim sukses Sofyan Tan-Nelly Armayanti yang menyebutkan bahwa Medan akan dijadikan " China Town "jika pasangan yang diusung PDI-Perjuangan dan PDS ini menang. "Selebaran ini kita temukan minggu lalu di beberapa tempat,termasuk di kantor Camat Medan Johor",imbuh Budiman yang didampingi sekretaris DPD PDI-Perjuangan Sumatera Utara Affan. Meski merasa dirugikan dengan selebaran dan spanduk yang berbau SARA,tetapi tim pemenangan Sofyan Tan-Nelly tetap optimis,karena yakin masyarakat kota Medan bukanlah masyarakat yang mudah dipengaruhi. "Walau pun isi selebaran dan spanduk yang banyak beredar itu merugikan calon kita,tetapi kita tetap percaya masyarakat kota Medan sudah cerdas dalam menentukan pilihan",tegas Budiman. Budiman, yang juga wakil ketua DPD PDI-Perjuangan Sumatera Utara juga mengingatkan masyarakat untuk tidak tertipu dengan materi kampanye pembodohan,yang menyatakan akan melakukan program pengentasan kemiskinan,program Medan Sehat,Program Keluarga Harapan.Karena program ini menurut Budiman adalah program milik pemerintah. Sementara itu, Sekretaris PDI-Perjuangan Sumut MAffan menambahkan,pihaknya masih tetap berharap warga kota Medan yang belum terdaftar sebagai pemilih mau mendaftarkan diri sehingga bisa menggunakan hak pilihnya. "KPU kota Medan sudah menyetujui adanya perbaikan Daftar Pemilih Tetap.Karena itu,kami berharap masyarakat kota Medan mau memanfaatkan momen ini dengan melapor ke kelurahan atau pun ke kami,"jelas Affan. (SIONG)

Panwas Humbahas : 1380 Kertas Suara Rusak Doloksanggul-andalas Pembukaan kertas suara, Panwaslukada Humbahas temukan kerusakan kertas suara sebanyak 1380 lembar. Kerusakan tersebut ditemukan dalam 25 kotak kertas suara yang telah selesai dibuka. Demikian disampaikan Ketua Panwaslukada Humbahas Retno Sinaga ST saat dikonfirmasi andalas, Sabtu (5/6) di Kantor Panwaslu, Jalan Siliwangi Doloksanggul. Jumlah kertas suara sesuai dengan kontrak pengadaan sebanyak 116.708 lembar yang dikemas dalam 47 kotak, sedangkan jumlah surat suara yang dicetak dan diserahkan kepada KPU sebanyak 118.208 lembar. Dari jumlah tersebut diperoleh selisih jumlah kertas suara sebesar 1500 lembar. Kejanggalannya adalah, jumlah pemilih sesuai DPT yang ditetapkan oleh KPU sebesar 113861. Sesuai peraturan Undang Undang, maka jumlah kertas suara cadangan harus 2,5 % dari jumlah pemilih yaitu 2847. Sehingga total jumlah kertas suara yang seyogianya diserahkan kepada KPU adalah sebanyak 116.708 lembar. Ketika Panwaslukukada mempertanyakan penambahan jumlah kertas suara sebesar 1500 di luar kontrak, jawaban Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Tua Marsakti Marbun, dirinya mengambil sendiri kebijakan tersebut karena khawatir jika ada kertas suara yang rusak dan tidak bisa digunakan untuk kertas pemilihan. PPTK mengaku bahwa penambahan kertas suara diketahui salah seorang anggota KPU Humbahas yakni Agus Simanullang STh, namun tanpa disertai dengan berita acara. Ketika Panwas mempertanyakan kepada PPTK, kebijakan apa yang mendasarinya untuk menambah kertas suara, justru Tua mengaku berani mencetak tambahan kertas suara karena ada anggota KPU di lokasi percetakan. "Kalau tidak ada anggota KPU di sana, saya tidak akan berani menambah pencetakan kertas suara tersebut, tapi karena saudara Agus berada di sana, maka saya beranikan untuk mengambil kebijakan menambah pencetakan jumlah kertas suara," ujar Tua kepada Panwas. Retno mengatakan, dalam pencetakan kertas suara telah sesuai dengan prosedur yang benar karena seluruh transaksi disertakan dengan berita acara. Namun menjadi tanda tanya bagi Panwaslukada selain penambahan 1500 kertas suara juga karena master kertas suara yang seyogianya telah diserahkan kepada KPU sampai digelarnya temu pers ini, master kertas suara tersebut masih berada ditangan PPTK. Terkait indikasi kecurangan pengadaan kertas suara, Panwaslukada akan mengkaji dugaan pelanggaran tersebut. Dan jika terbukti mengarah kepidana akan diteruskan kepada pihak kepolisian untuk diusut. "Kita akan tetap komit untuk menindaklanjuti temuan ini dan kita akan mengawasi seluruh tahapan Pemilukada dengan cermat sehingga tidak akan ada satu calonpun yang dirugikan maupun diuntungkan dari proses pelaksanaan seluruh tahapan ini," ujar Retno. (MPL)

Masyarakat Indonesia secara umum dan warga Sumatera Utara secara khusus semakin cerdas dan kritis. Silahkan kirim komentar Anda soal calon walikota/bupati yang layak untuk membangun daerah Anda. Komentar dapat dikirim ke Email redaksiandalas@gmail. com

harian andalas | Hal.

Medan-andalas Meski masa kampanye menjelang Pilkada Medan putaran kedua belum ditentukan jadwalnya oleh KPUD Kota Medan, namun aksi bagi-bagi sembako dan dugaan kampanye terselubung masih terus terjadi. Kali ini, indikasi pelanggaran yang ditemukan Panwas berdasarkan laporan masyarakat terjadi di tiga wilayah, masing-masing Kecamatan Medan Perjuangan, Medan Belawan dan Medan Selayang. Pelanggaran di Kecamatan Medan Perjuangan berupa bagibagi beras seberat 5 kg kepada masyarakat dengan mencantumkan kartu nama pasangan calon nomor 6, Rahudman Dzulmi Eldin. Pelaksanaan pembagian beras berlangsung dari kediaman Bidan Br Sitompul. "Untuk kasus ini, Panwaslukada Medan sudah meminta keterangan dari pelapor, saksi dan terlapor. Dan dalam waktu dekat ini akan dilimpahkan ke Poltabes Medan," kata anggota Panwaslukada Medan Diana Suwita kepada wartawan, di kantornya, kemarin. Didampingi Anggota Panwaslukada Robinson Simbolon dan Humas Panwaslukada

(andalas/uliansyah)

Inilah salah satu bukti pelanggaran dan kampanye terselubung pasangan calon. Fakhruddin, dijelaskan Diana Suwita, pelanggaran bagi-bagi "obat, minyak makan dan beras politik" juga terjadi di Kecamatan Medan Belawan dan Medan Selayang. Untuk pelanggaran di Kecamatan Medan Belawan, terjadi di Rumah Adat Horas Jalan Medan Belawan km 26 Kelurahan Belawan Bahagia, kegiatan acara pada 1 Juni 2010

diduga kampanye terselubung dengan menggelar bagi-bagi beras kepada masyarakat oleh pengurus PDI Perjuangan Cabang Belawan (selaku penyelenggara-red), dan dihadiri oleh seorang anggota DPRD Medan dari FPDI Perjuangan. Indikasi pelanggaran "beras politik" pihak panitia penyelenggara melakukan penukaran

Kartu Tanda Pemilih Pemilukada Medan 2010 milik warga dengan beras 5 kg. Modusnya, warga Kelurahan Belawan Bahagia disuruh memberikan fotocopy kartu pemilih atau menunjukkan kartu pemilih, dan bagi masyarakat yang bisa menunjukkan kartu pemilih berhak memperoleh beras seberat 5 kg, kemudian diarahkan memilih

pasangan nomor 10 Sofyan Tan - Nelly. "Kasus ini segera ditindaklanjuti dengan melakukan pemanggilan terhadap terlapor (paniti penyelenggara-red), jika bukti-bukti sudah cukup dan kuat, secepatnya dilimpahkan ke Poltabes Medan. Aksi bagi-bagi 'Obat, Minyak Makan dan Sembako Politik' di Kecamatan Medan Selayang, dipaparkan Humas Panwaslukada Fakhruddin, pembagian obatobatan terjadi di kawasan Jalan Abdul Hakim/samping Gang Susuk Lima. Dan pembagian beras 5 kg serta minyak makan 2 liter di kawasan Jalan Abdul Hakim Gang Susuk II di daerah Kecamatan Medan Selayang. Sedangkan pelanggaran "Beras dan Minyak Makan Politik", terjadi di kediaman Ratni boru Surbakti di Jalan Kampung Susuk II. Modusnya, terlapor (Ratni br Surbakti-red) membagi-bagikan beras 5 kg dan minyak makan 2 kg beserta kartu nama dan brosur pasangan calon."Soal bagi-bagi sembako modusnya kian beragam. Sehingga, Panwas harus menemukan bukti secara langsung agar kasusnya bisa dijerat pelanggaran pidana," ujarnya. (MU)

Didukung Prof Arif, Posisi Sofyan-Nelly Menguat Medan-andalas Posisi pasangan Sofyan Tan – Nelly Armayanti makin bertambah kuat, menyusul bergabungnya Tim Pemenangan Prof Arif Nasution – Supraktikno untuk memenangkan calon walikota dan wakil walikota yang diusung PDI Perjuangan dan PDS ini. Hal ini terungkap pada pertemuan Tim Pemenangan Arif – Supratikno dengan Tim Pemenangan Sofyan Tan–Nelly Armayanti, kemarin, di Kantor DPD PDI Perjuangan Sumut Jalan Hayam Wuruk No 11 Medan. Pada pertemuan itu Tim Pemenangan Arif – Supratikno menyampaikan, mereka sudah punya konsep-konsep yang selama ini belum termaksimalkan dan berharap bisa sinkron dengan program-program Tim Pemenangan Sofyan Tan – Nelly Armayanti. Mereka juga menegaskan, dukungan itu sudah permanen, tidak terpengaruh dengan apa pun hasil gugatan Arif – Supratikno yang saat ini sedang dalam proses pengadilan. Ketua Tim Pemenangan Sofyan Tan – Nelly Armayanti, Budiman Nadapdap pun menyambut ’hangat’ bergabungnya

Tim Pemenangan Arif – Supratikno tersebut. Dengan bergabungnya Tim Arif ini, maka target untuk memaksimalkan relawan akan tercapai. Kami juga makin percaya diri dengan bergabungnya Tim Pemenangan Arif, setelah sebelumnya kami mendapat dukungan begitu banyak dari berbagai ormas, OKP, dan parpolparpol yang sebelumnya mendukung calon lain,” paparnya. Budiman menambahkan, dengan penggabungan ini, maka komunikasi politik pun harus makin intens. Lalu atas nama tim pemenangan, dia mengapresiasi

penggabungan ini dan berharap jadi momentum untuk mewujudkan terpilihnya walikota yang bisa memenuhi harapan Raykat Medan. Di pihak lain dia katakan, ini bukan soal Sofyan Tan melawan Rahudman, tapi masalah Sofyan Tan dan Rahudman sama-sama maju ke putaran kedua. ”Jadi bukan soal siapa melawan siapa,” katanya. Sebelumnya, Wakil Sekretaris Bidang Internal PDI Perjuangan Sumut Drs Soetarto MSi menjelaskan kepada Tim Pemenangan Arif – Supratikno sejauh mana sosialisasi dan kegiatan lain yang sudah dilakukan. Termasuk rencana mengantisipasi perubahanperubahan yang mungkin terjadi pada komposisi pemilih nanti, seperti perpindahan TPS, realisasi penggunaan KTP, dan lainnya. ”PDI Perjuangan menyadari pentingnya perhatian di TPS-TPS, sehingga keberadaan relawan disana memang sangat penting,” katanya. Sehubungan dengan itu, Wakil Ketua

Bidang Hukum dan HAM Alamsyah Hamdani SH menambahkan, adanya kordinasi yang lebih intens antara kedua tim pemenangan ini, sehingga apa yang disebutkan di atas bisa diantisipasi serta rencana-rencana yang sudah dibuat Tim Pemenangan Arif – Supratikno tidak terlewatkan. Alamsyah juga menyampaikan informasi, bahwa beberapa pengurus Partai Gerindra secara pribadi-pribadi sudah menyampaikan dukungan kepada Sofyan Tan. ”Tapi secara organisasi memang belum,” katanya. Tim Pemenangan Arif – Supratikno yang hadir terdiri dari perwakilan 15 kecamatan dan sudah punya jaringan lengkap. Di akhir pertemuan disepakati akan ada pertemuan lain yang lebih intens dan besar untuk merealisasikan hasil pembicaraan tersebut. Semua yang hadir sepakat, bahwa pada pemilihan tanggal 19 Juni nanti, akan didapat pemimpin yang benar-benar sesuai harapan masyarakat Kota Medan. (RPS/ASIONG)

Penyandang Cacat Ilhami Sofyan Tan-Nelly Medan-andalas Setelah lama mencari, calon Wali Kota Medan Sofyan Tan akhirnya bertemu kembali dengan Awaldi alias Syawal (33), seorang penyandang cacat yang membuatnya terharu saat kampanye terbuka pada 7 Mei lalu di Lapangan Merdeka. “Bung Syawal telah memberikan suatu ilham bagi saya. Karena dia yang mengingatkan bahwa walikota bukan hanya memperhatikan orang miskin, tapi juga penyandnag cacat yang masih terdiskriminasi,” kata Sofyan Tan saat bersilaturahmi di rumah Syawal, Jalan Gari I, Gang Kuini, Medan Amplas, kemarin. Syawal merupakan seorang penyandang cacat lumpuh layu yang tak bisa berjalan karena kedua kakinya tidak normal. Saat kampanye terbuka lalu, pria berdarah Minang tersebut menghampiri Sofyan Tan saat masih berdiri di atas panggung. Ribuan mata tertuju kepadanya karena tanpa di-setting Syofyan Tan langsung memeluk Syawal yang ingin menyampaikan pesan untuk memberikan perhatian bagi orang cacat seperti dirinya. Suasana kampanye saat itu mengharu biru karena tidak ada satupun panitia kampanye yang mengetahui dari mana datangnya pria tersebut. Sehingga tim kampanye akhirnya menjad i k a n S y a w a l

Perbaiki Jalan Berlubang PERSAINGAN Calon Walikota dan Wakil Walikota Medan di Pilkada Kota Medan, menyisakan pasangan Rahudman-Eldin dan Sofyan-Nelly.Siapapun yang menang di putaran kedua 19 Juni 2010 mendatang, yang penting walikota terpilih memperhatikan infrastruktur khususnya jalan yang banyak berlubang.

sebagai simbol melawan kemiskinan dengan bekerjasama untuk perubahan. Sofyan Tan tampak tak kuasa berkatakata ketika mengetahui kalau istri Syawal yaitu Patra Yanti baru saja melahirkan anak perempuan mereka pada 17 Mei lalu. Sekitar lima hari setelah pemungutan suara putaran pertama berlangsung. Dengan kondisi yang memprihatinkan Syawal yang tidak memiliki penghasilan tetap berjuang keras membiayai persalinan istrinya. “Terpilih atau tidak di putaran kedua ini, saya akan bantu Bung Syawal untuk kesejahteraannya,” ujar Sofyan Tan. Banyak cara menurutnya untuk membantu penyandang cacat. Apalagi banyak di antara penyandang cacat yang memiliki keahlian khusus. SepertiSyawal yang spesialis dalam memodifikasi kenderaan bermotor. Menurutnya pemberian modal usaha dapat diberikan ke Syawal. Pemko Medan juga seharusnya dapat memberikan ketrampilan khusus bagipenyandang cacat agar bisa bekerja di perusahaan seperti manusia biasa. Diungkapkannya bahwa setiap perusahaan dalam peraturanperundang-undangan wajib mempekerjakan minimal satu peyadang cacat untuk bekerja. Syawal mengaku bangga rumahnya

Orang Tua keluarga penyandang cacat , Syawal, terharu menerima kunjungan Calon Walikota Sofyan Tan. andalas/asiong

didatangi calon wali kota . Karena selama 15 tahun dirinya berada di Medan dan sering mengikuti beberapa kegiatan kampanye, baru kali ini ada calon yang bersedia bersilaturahmi langsung ke rumahnya. Ditegaskannya meskipun dirinya cacat, tapi hati dan semangatnya tidakcacat. Karena itu dirinya punya kemauan keras untuk hidup sejahtera dan diperlakukan adil oleh pemerintah. Karena yang dialaminya selama ini meskipun memiliki keahlian, namun tetap hidup luntang – lantung untuk mencari nafkah. “Cita-cita saya ingin buka bengkel atau jualan kelontong. Saya pikir cita-cita ini wajar bagi orang seperti saya tapi kenyataannya sulit diwujudkan,”

Perhatikan drainase

Pegang Janji

ujarnya. Syawal berharap pasangan Sofyan Tan – Nelly jika terpilih dapat memenuhi janjinya untuk memperhatikan masyarakat miskin dan penyandang cacat. Dia yakin pasangan tersebut bisa mewujudkannya. “Ibarat pepatah minang, tuntutlah ilmu hingga ke Negeri China. Tapi sekarang orang China-nya sudah datang ke rumah saya jadi saya yakin dia pasti bisa,” ujar Syawal yang bermarga Chaniago tersebut. Patra Yanti, 22, tampak tak kuasa menahan air matanya ketika dikunjungi Sofyan Tan. Menurutnya kedatangan tersebut dapat menghiburdirinya yang baru saja melewati masa yang sulit karena keterbatasan uang ketika akan melahirkan. (SIONG)

Pengaspalan Jalan

WALIKOTA dan Wakil Walikota terpilih yang berhasil keluar sebagai pemenang Pilkada Kota Medan , diharapkan komit dengan janji-janji yang diucapkannya saat kampanye di tengah-tengah masyarakat.

SAAT ini masih banyak kawasan di Medan yang saluran paritnya tersumbat akibat sampah yang dibuang ke saluran parit. Untuk itu, Walikota Medan nantinya mau memperhatikan drainase yang tumpat tersebut.

BANYAK warga Kota Medan mengeluhkan sikap pilih kasih yang ditunjukkan Pj Walikota Medan sebelumnya, khususnya pengaspalan jalan. Diharapkan walikota mendatang tidak menerapkan hal serupa dalam menjalankan tugasnya.

Syahrial

Novi

Dina

Delvi

Warga Karang Sari Polonia

Warga Jalan Tuasan Medan

Warga Jalan Cinta Karya Medan

Karyawan di Bandara Polonia


Selasa

EKONOMI

8 Juni 2010

harian andalas | Hal.

6

Mendesak, Pengoperasian Feri Sumut di Samosir

Lion Air akan Dilaporkan ke Pihak Berwajib Medan-andalas Kesal tidak diizinkan naik pesawat, Ketua Komisi E DPRD Sumatera Utara Brilian Moktar berencana melaporkan manajemen maskapai Lion Air Cabang Medan ke pihak berwajib. Dia menilai pihak Lion Air sudah tidak lagi memberikan pelayanan terbaik kepada para calon penumpang yang akan bepergian, baik tujuan Jakarta maupun kota-kota besar lainnya di Indonesia. Kekesalan itu, kata Brilian Moktar, berawal dari sikap arogan Wendra Januar salah seorang Staf Lion Air di area boarding gate yang menghalangi ketika hendak menuju tangga pesawat. "Saat itu sekira pukul 09.45 Wib masih terlihat dua calon penumpang menaiki tangga pesawat. Kenapa saya

tidak diizinkan naik, padahal saya sudah punya tiket boarding," ujar Brilian Moktar kesal. Selanjutnya, Brilian Moktar mendatangi Aswita salah seorang petugas supervisor di counter check in untuk mempertanyakan nama dan nomor seat 30 B yang tertera di boarding pass. Namun, setelah dicek, nomor kursi tempat duduknya sudah diisi oleh orang lain. Kemudian Brilian Moktar bersama protokolnya kembali diarahkan ke customer service yang diterima oleh Rere. Petugas tersebut mengaku kalau atas nama Brilian Moktar sudah dipindahkan ke penerbangan selanjutnya JT-395 yang bertolak sekitar pukul 11.00 Wib. Namun, Brilian Moktar sudah sempat membeli tiket Garuda Indonesia yang bertolak pukul 10.55 Wib. Di hadapan Anggota DPRD Sumut

tersebut, Distrik Manager Lion Air Cabang Medan Juli Aspita mengaku akan mengevaluasi staf-stafnya di lapangan yang bertugas saat itu. "Atas nama Lion Air, saya minta maaf," ujar Juli seraya menambahkan pihaknya bersedia mengembalikan uang tiket yang sudah dibeli Brilian Moktar. Namun, upaya tersebut ditolak oleh anggota dewan yang mengaku akan menghadiri rapat di Jakarta tersebut. Seyogianya, hari itu Senin (7/6) Brilian Moktar menumpang Lion Air tujuan Jakarta Nomor Penerbangan JT0301 yang boarding pukul 09.30 Wib. Namun, oleh petugas boarding, Brilian Moktar yang sampai di pintu boarding sekitar pukul 09.45 Wib tidak diizinkan naik pesawat dengan alasan sudah tutup. Diduga ada permainan penjualan seat dengan harga tinggi oleh staf-staf Lion Air di lapangan. (RIL)

Medan-andalas Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan SH MH meminta kepada Menteri Perhubungan dan Menteri Keuangan agar segera mengoperasikan dua kapal feri yang konon sudah selesai dirakit di Balige. Soalnya menurut dia, feri sangat vital dan merupakan angkutan massal yang efisien untuk penyeberangan dari dan ke Samosir untuk digunakan masyarakat, aparatur, pengguna jasa perdagangan apalagi untuk menunjang arus wisatawan. “Akan kita bicarakan dengan Menkeu dan Menteri Perhubungan agar segera mengoperasikan dua kapal feri itu, yang sampai sekarang belum jelas. Kita tidak tahu masalah birokrasinya, tapi seharusnya yang diutamakan kebutuhan masyarakat sangat mendesak,” kata Trimedya kepada wartawan di Bandara Polonia, kemarin. Trimedya yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Hukum/Perundangundangan itu mengaku, saat berkunjung ke Samosir dia langsung menyaksikan bagaimana banyaknya warga masyarakat baik warga Samosir maupun dari luar yang terkendala aktivitasnya akibat pelayanan kapal feri

yang melayari Ajibata-Tomok belum maksimal. “Feri yang ada saat ini satu-satunya dan milik swasta. Di Tomok, banyak yang kecewa karena pihak feri mengutamakan membawa truk barang dan truk tangki. Sementara mobilmobil pribadi dan angkutan penumpang malah ditinggalkan. Ini kan tidak benar," ungkapnya. "Kita terpaksa menunggu tiga jam baru bisa diseberangkan. Bahkan saya dengar dari masyarakat dan pengusaha daerah, pemilik feri itu mendukung salah satu pasangan di Samosir. Apakah tindakan itu disengaja atau tidak, kita tidak tahu pasti,” kata Trimedya lagi. Sementara Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Efendi Panjaitan SE mengatakan, pihaknya akan mendesak sekaligus mendukung Pemprovsu dan Dinas Perhubungan Sumut untuk mempercepat pengoperasian dua kapal feri itu karena sangat mendesak. “Dua kapal Feri itu kan sudah selesai dibuat di Balige. Tapi kok lama kali dioperasikan,” katanya. Makanya, kata Trimedya, jangan bermimpi Samosir bisa dikunjungi banyak turis kalau kondisi infrastruktur angkutan penyeberangan

saja masih seperti itu. Pihaknya di DPR RI akan memperjuangkan anggaran tambahan apakah dari pos Kementerian UKM, Kementerian Pertanian, Kementerian PU, dan Kementerian Pariwisata untuk membantu pengembangan pertanian, pariwisata dan infrastruktur di Kabupaten Samosir agar kabupaten yang baru lima tahun mekar itu bisa sejajar dengan kabupaten lainnya. Pada bagian lain Trimedya mengatakan, pihaknya juga telah menyampaikan kepada Kapolres Samosir dan Pemkab Samosir agar lebih ketat mengawasi dan menindak kegiatan penebangan hutan dan lahan. Karena penebangan liar menurut informasi masyarakat masih terjadi di Samosir. “Salah satu akibatnya baru-baru ini terjadi longsor di salah satu desa di Samosir. Makanya kita minta masyarakat bersama-sama aparat hukum dan pemkab untuk menjaga kelestarian alam Samosir. Itu perlu sebagai tangkapan air Danau Toba, mencegah bencana alam dan memelihara udara lebih segar. Lihatlah sekarang Samosir tidak dingin lagi seperti dulu,” kata Trimedya. (RIL)

Semalam di Parmaksian (2)

Membangun HTI Dituding Merusak Hutan CATATAN: Sondang Silalahi-Sidikalang PROKONTRA lain tentang TPL (PT Toba Pulp Lestari,Tbk) ialah pembangunan hutan tanaman industri (HTI)-nya. Perusahaan terbuka (Tbk) yang menjual sahamnya di bursa efek Indonesia (BEI) ini mengklaim dirinya sebagai pembangun hutan. Sedangkan beberapa pegiat lembaga swadaya masyarakat (LSM) mencapnya ”perusak” ekosistem. Dengan aktivitas HTI-nya TPL memang memeroleh konsesi hutan (IUPHHK–izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu) seluas 269.060 hektar dari pemerintah pada tahun 1992, di atas hutan produksi. Konsesi inilah yang dikembangkan menjadi HTI dengan tanaman pokok ekaliptus (eucalyptus sp). TPL mengelompokkan arealnya menjadi lima sektor, yakni sektor Aeknauli (Simalungun), Habinsaran (Tobasa dan Taput), Aekraja (Taput dan Humbang Hasundutan), Tele (Humbang Hasundutan, Samosir, Dairi, Pakpak Bharat), dan Sidimpuan (Tapsel, Paluta). Tujuannya untuk memasok sepenuhnya bahan baku kayu sekitar 1,1 juta ton ke pabrik di Parmaksian. Tetapi, setelah melalui proses deliniasi

(pengecekan lapangan) ternyata kurang dari 51 ribu hektar (18,5 persen) saja dapat dijadikan HTI alias perkebunan kayu. Selebihnya dipertahankan sebagai areal tanaman unggulan, tanaman kehidupan, konservasi, saranaprasarana, dan kepentingan masyarakat. Dan, per Desember 2009 pembangunan HTI sudah tercapai 39.500 hektar. Cukup? Menurut pernyataan Direktur TPL, Juanda Panjaitan SE dalam beberapa pertemuan dengan Komisi B (perekonomian) DPRD Sumut, ”pasti cukup” untuk memenuhi semua kebutuhan bahan baku jangka panjang. Apalagi masih ditambah sekitar 10 ribu hektar perkebunan kayu rakyat (PKR) dengan pertumbuhan kayu per tahun (MAI–main annual increament) mencapai 30 meter per hektar. Dalam konsep PKR, tanah adalah milik masyarakat. Sedangkan semua pembiayaan, mulai dari penyediaan bibit, ongkos kerja hingga panen ditalangi TPL. 40 persen hasil panen menjadi bagian masyarakat sedang 60 persen di-investasikan kembali untuk replanting. Yang menarik lagi, sebagian besar pekerjaan dalam pembangunan HTI ini (mulai dari penyiapan lahan tanpa cabut akar dan tanpa bakar, penanaman, pemupukan, perawatan, pemanenan

pada usia 6-7 tahun, hingga pengangkutan) dilaksanakan oleh ratusan pengusaha lokal-–dalam program kemitraan bisnis—-ditopang ribuan tenaga kerja setempat. Namun, fakta-fakta itu tidak menyurutkan para pengritik untuk melancarkan serangan, bahwa pembangunan HTI di hutan alam tetap merusak lingkungan. Bahkan HTI dengan mono-kultur rentan terhadap kerusakan dan perubahan iklim. Beberapa bencana alam longsor dan banjir jamak dihubung-hubungkan dengan aktivitas HTI TPL. Terakhir, banjir bandang yang melanda Buntu Mauli dan Sabulan, dua desa di kecamatan Sitio-tio, Samosir, Kamis 29 April 2010 dikait-kaitkan dengan keberadaan areal kerja TPL di Sitonggitonggi (Samosir) yang sudah dihentikan penebangannya tahun 1998. Kontroversi baru mereda setelah pihak Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai (BP-DAS) Barumun-Asahan memastikan air hujan Sitonggi-tonggi tidak mengalir melalui titik bencana, melainkan melalui sebuah sub-DAS Asahan yang bermuara ke Kota Muara, Tapanuli Utara. Bagaimana solusinya? Juanda mengatakan TPL akan terus mengomunikasikan kinerja TPL kepada

andalas/sondang silalahi

BIBIT EKALIPTUS - Fatmin Malau (Kepala Humas PT Toba Pulp Lestari di Porsea) di tengah ribuan bibit pohon ekaliptus yang dibibitkan PT Toba Pulp Lestari di Desa Parmaksian, Porsea, Kabupaten Toba Samosir. segenap pemangku kepentingan (stakeholder) terutama masyarakat di sekitar HTI. Katanya lagi, ”Kritik dan saran kami perlukan untuk memperbaiki terusmenerus kinerja kami. Tetapi tudingan merambah dan merusak lingkungan tidak tepat karena kegiatan kami 100 persen legal dan memenuhi ketentuan.” Menurut hemat saya, TPL perlu terus menyempurnakan kinerjanya sambil meningkatkan komunikasi budaya dengan masyarakat lokal. Dalam hal legalitas yang dipertanyakan sebagian kalangan, pihak pemberi izin (instansi kehutanan) tidak boleh berpangku

tangan dengan membiarkan pemegang izin berhadap-hadapan (head to head) dengan masyarakat. Tetapi mesti cepat memberi klarifikasi. Dalam hal terjadi pengaitan peristiwa bencana dengan aktivitas legal kehutanan, sikap cepat tanggap seperti ditunjukkan BP-DAS dipujikan guna mencegah penyesatan informasi. Hanya, apabila berdasarkan penelitian independen benar-benar ada korelasi antara bencana dengan aktivitas legal kehutanan, maka semua pihak yang terkait dengan proses legalisasi itu mesti memikul tanggung jawab! Bagaimana pendapat Anda? (***)

KA Ingin TTarif arif KKere ere ta Ek onomi Naik 50 PPer er sen ereta Ekonomi ersen Jakarta-andalas PT Kereta Api (Persero) menginginkan kenaikan tarif kereta kelas ekonomi sebesar 50 persen diberlakukan secara bertahap enam bulan sekali untuk meringankan pengguna jasa perkeretaapian. Direktur Utama PT KA Ignasius Jonan mengatakan keinginan itu akan disampaikan dalam rapat penetapan formulasi tarif kereta kelas ekonomi yang akan digelar pada Rabu pekan ini. "Saran kami gradual kenaikannya agar tidak terlalu berat bagi penumpang," katanya disela-sela Raker antara Kementerian Perhubungan dan Komisi V DPR, Senin (7/6). Dia menyatakan pihaknya telah mengajukan usulan kenaikan tarif angkutan penumpang kelas ekonomi untuk semua

lintas di Jawa dan Sumatera mulai Juni 2010. Dengan sistem bertahap, dia menambahkan tarif akan naik 12,5 persen tiap enam bulan sekali selama dua tahun. Menurut Jonan, tarif kereta kelas ekonomi tidak pernah naik sejak delapan tahun lalu sehingga perseroan tidak bisa menjamin peningkatan kualitas layanan. Kenaikan besaran tarif penumpang kereta ekonomi terakhir kali naik pada 2004 sebesar 10-20 persen dibandingkan pada 2002. Bila tarif kereta ekonomi dinaikkan, Jonan menjelaskan pihaknya siap menerima keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan anggaran dana subsidi public service obligation (PSO). "Kalau izin tarif naik disetujui, PSO tidak naik atau bahkan dikurangi pun juga boleh," ujarnya. (TS)


Selasa

BISNIS

8 Juni 2010

harian andalas | Hal.

Honda Rilis Wajah Baru Tiger

Musim Hujan Harga Jeruk Terus Naik

Jakarta-andalas Tanpa seremoni, PT Astra Honda Motor (AHM) memperbarui wajah Honda Tiger, Senin (7/6). Honda Tiger kini tampil dengan lampu depan tunggal (single headlamp), tidak lagi dengan dua lampu asimetris seperti di versi sebelumnya.

Berastagi-andalas Sejak tiga hari belakangan ini, harga jeruk madu di Kabupaten Tanah Karo terus naik. Kenaikan harga buah penghasil vitamin C ini dinilai cukup sangat signifikan, hingga mecapai lebih dari 100 persen. Menurut Naima Br Silalahi, salah seorang petani jeruk di Berastagi Kabupaten Tanah Karo, kenaikan harga jeruk terjadi sejak musim hujan kembali turun di sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Akibatnya, pasokan persediaan barang terbatas. Hal tersebut karena banyak jeruk yang busuk akibat tanaman terlalu banyak menampung persediaan air. "Air memang dibutuhkan tanaman, tapi kalau terlalu banyak juga tidak bagus bagi tanaman. Apalagi jeruk yang rentan terhadap air, selain menyebabkan buah tidak manis, juga bisa busuk," terangnya. Hingga kini, harga tolak buah jeruk dari agen mencapai Rp14 ribu/ kilogram. Padahal sebelumnya harga jeruk madu hanya sekitar Rp500 / kilogram. Selain harganya meningkat tajam, persediaan jeruk madu juga sangat terbatas. Kondisi ini, tentu saja kerap membuat pelanggan merasakan kekecewaan. Pasalnya, kebanyakan pelanggan Naima berasal dari luar kota. Dan kini, mereka harus rela pulang dengan 'tangan kosong' karena stok persediaan habis. Pedagang Bingung Kenaikan harga jeruk turut berimbas pada situasi dilema pedagang di Kota Lubuk Pakam, Deli Serdang. Sejumlah pedagang buah di pasar tradisonal Lubuk Pakam mengaku kebingungan dalam menetapkan harga eceran jeruk. Seperti yang dirasakan Asni Chaniago, pedagang tradisional di Kota Lubuk Pakam. Pedagang buah-buahan ini mengaku sulit meyakinkan pelanggannya untuk menerima kenyataan akan kenaikan harga jeruk. Sebab, menurut Asni harga jeruk jarang sekali mencapai harga setinggi ini. "Biasanya, kalau mereka tidak terima harga semahal ini, paling tidak jadi beli," bilangnya. Meski merasa bingung dalam menentukan harga, Asni mengaku menetapkan harga jeruk madu Rp15 ribu/ kilogram. Padahal, harga sebelumnya Asni hanya menjual jeruk dengan harga paling mahal Rp8000/ kilogram. Selain itu, kenaikan harga jeruk juga berdampak pada turunnya omzet bagi para pedagang jeruk. bahkan, tidak jarang pula mereka harus menjual jeruk di bawah harga modal kerena takut merugi. Karena, jeruk salah satu buah yang tidak tahan lama dan cepat mengalami pembusukan.(DNA)

Direktur Pemasaran PT AHM Julius Aslan mengatakan kendati volume penjualannya tidak sebesar segmen motor bebek dan skutik, pertumbuhan penjualan motor tipe sport relatif stabil. Kontribusi tipe sport ini di pasar motor nasional berkisar 8-10 persen. “Ketangguhan dan ke-andalan mesin 200 cc Honda Tiger sudah terbukti. Kami yakin kehadiran varian baru dan refreshment atas tampilan model sebelumnya akan semakin memperkokoh dominasi Honda di segmen sport 200 cc,” ujarnya. Dilengkapi dengan visor pada bagian atas lampu utama membuat penampilan varian baru model sport ini tampak lebih sporty dan gagah. Selain itu, desain baru pada bracket alumunium penyangga lampu depan dan panel meter

yang dilapisi warna chrome menambah kesan mewah dan stylish varian Tiger baru ini. Sementara itu, varian lama Honda Tiger juga mengalami perubahan yang terlihat pada desain striping dan body color yang kini tampil lebih gagah dan agresif. Desain dua lampu asimetris Honda Tiger ini memadukan konsep desain yang advance dengan tampilan motor Eropa sehingga memunculkan desain motor advance cruiser. Honda Tiger varian lampu tunggal memiliki tiga pilihan warna yaitu Black Bromo, Red Krakatau, dan Grey Leuser, sedangkan varian lampu asimetris mempunyai empat pilihan warna, yaitu Black Makaly, Red Savano, Grey Elbrus, dan White Cartenz. Kedua varian Honda Tiger ini di-

lengkapi juga dengan secure key shutter yang membuat motor sport ini menjadi lebih aman dan shroud yang berkarakter menyatu dengan tangki bensin. Rem depan dilengkapi disk brake yang memberi kesan sporty layaknya motor besar sementara rear grabnya yang terpisah memperkuat kesan stylish dan futuristik. Lampu belakang yang sudah dilengkapi dengan LED semakin menambah unsur dinamis dan kecanggihan motor dengan transmisi percepatan ini. Kendati memiliki tampilan yang berbeda, AHM memasarkan kedua varian Honda Tiger baru ini dengan harga yang sama, yaitu Rp24,8 juta on the road DKI Jakarta.

Wajah baru Honda Tiger

Pertumbuhan Ekonomi Kota Medan Lamban Medan-andalas Pertumbuhan ekonomi Kota Medan tahun 2009 melamban menjadi 6,15 persen jika dibandingkan dengan tahun 2008. Meski demikian, Pemko Medan dalam laporan keterangan pertanggungjawabannya, Senin (7/6) mengaku kalau pemerintah selama tahun 2009 berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi. "Walaupun pertumbuhan ekonomi cenderung menurun, namun kita masih dapat mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dibandingkan pencapaian nasional," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan M Fitriyus, saat membacakan LKPj Pemko Medan tahun 2009 pada sidang paripurna DPRD Medan dengan agenda mendengarkan LKPj Pemko Medan. Di sisi lain, Fitriyus memaparkan, Kota Medan tetap menghadapi berbagai masalah dan tantangan yang membutuhkan solusi terpadu di masa datang. Antara lain tinggi-

(IC)

Indosat tak Lagi Membangun Tower Baru Medan-andalas PT Indosat mulai menerapkan sistem tower bersama di Sumatera Utara (Sumut) sejak tahun 2010. Dengan demikian pembangunan tower baru sudah tidak ada lagi, melainkan dengan sistem sewa bersama operator telekomunikasi lain. Demikian terungkap dalam dengar pendapat Komisi D DPRD Sumut dengan operator telepon seluler dipimpin pelaksana ketua komisi Maratua Siregar di ruang komisi, Senin (7/6). Pejabat dari PT Indosat menyebutkan, tower bersama tidak mengurangi komitmen pihaknya dalam melayani masyarakat. Malah hal ini sesuai dengan kebijakan Pemprovsu yang menerapkan tower bersama bagi operator telekomunikasi. Dalam rapat itu Komisi D DPRD Sumut hanya hadir beberapa orang yakni Maratua Siregar, Jamaluddin Hasibuan, Zulkarnain, Analisman Zalukhu. Sedangkan dari operator telepon selular selain Indosat juga mewakili Telkomsel, PT XL. Sampai kini, PT Indosat memiliki 1.220.778 pelanggan di Sumut, terdiri atas pelanggan mentari 115.027, IM3 1.030.832, Matrix 55.221, Starone 19.693. Selain itu, Indosat memiliki Base Transceiver Station (BTS) yang terus berkembang, terhitung tahun 2009 sebanyak 26 BTS, tahun 2010 sebanyak 10 BTS dan existing Sumut sebanyak 542 BTS. Begitupun PT Indosat masih menghadapi sejumlah masalah di lapangan, dalam mewujudkan komitmen meningkatkan layanan. Antara lain lambatnya pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB), adanya keberatan warga terhadap keberadaan tower, seringnya pencurian di tower, adanya gangguan kabel akibat gangguan pelebaran jalan, dan pasokan listrik yang masih sering terganggu. (MSC)

Menteri BUMN Dukung Merger Flexi-Esia

nya tingkat kerusakan dalam hal pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan jalan, jembatan dan drainase. Di sektor tertib lalu lintas, masalah yang dihadapi adalah kurang seimbangnya jumlah moda transportasi. Ini mengakibatkan Pemko Medan dituntut untuk mewujudkan sistem berlalu lintas dengan tingkat keselamatan serta rasa aman dan nyaman lebih baik. Dalam hal pengembangan pasar tradisional, Pemko Medan mengakui belum bisa merealisasikannya secara maksimal. Karenanya, Pemko Medan merencanakan terus melakukan pembenahan, penataan dan pemberdayaan pasar tradisional. "Di samping itu, banyak masalah-masalah pembangunan kota belum tertangani secara menyeluruh. Seperti pengangguran, kemiskinan dan kesenjangan. Untuk itu, seluruh komponen pembangunan kota hendaknya tetap bekerja sama secara harmoni," urainya. (MU)

Jakarta-andalas Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung upaya Telkom dalam proses merger antara Flexi dengan Esia. “Soal usulan dari Telkom soal rencana merger Flexi dengan Esia sekarang masih dalam tahap negoisasi. Ini adalah langkah korporasi. Kalau kami dari Kementerian BUMN menyambut positif rencana merger tersebut,” kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (7/6). Ia melanjutkan sepanjang poses merger dalam skema win-win solution. Misalnya Telkom punya 15 persen dan Esia punya 10 persen dan nanti jumlah saham proporsional dengan itu. Nanti dalam bentuk joint operation apapun namanya yang penting win-win solutionnya ada. “Intinya kita dukung, sepanjang win-win solution dan kita sedang mengkaji. Dan mudah-mudahan dalam bulan ini atau dua bulan ke depan kajiannya sudah selesai,” katanya.

Ia mengakui kalau Telkom pernah mengajukan surat ke Kementerian BUMN, isinya minta persetujuan Kementerian BUMN untuk mensinergikan itu (Flexi dengan Esia). Kalau masing-masing berjalan sendiri kelihatannya kekuatan untuk memengaruhi pasar kurang. "Kalau kita kurang apalagi dengan mereka, makanya ini kita sinergikan menjadi kekuataan riil bisa menumbuhkan perusahaan," jelasnya. Ketika ditanya apakah rencana merger Flexi dengan Esia oleh Telkom akan dibahas dalam RUPS, Mustafa mengatakan kalau urusan tersebut adalah aksi korporasi. “Secara prinsip Kementerian BUMN setuju rencana merger tetapi belum kita berikan surat yang penting Telkom-nya sudah memiliki image yang bagus. Apakah nanti joint operation itu go public atau tidak bukan masalah yang penting Telkom kan sudah Tbk,” jelasnya. (IC)

ORIGINAL / CIA LIAW CAI

DIBELIDENGANHARGATINGGI

Bersih - Lezat Oke Rantang Rp. 700.000 Kotak Rp. 8000 NB. Khusus Kotak Kertas Tiap Hari Ganti² Menu Ayam/Ikan

TV - PS - DVD - Sound System - Laptop - AC - Kulkas, Dll

KULKAS

Hub. CV. GRIYA ELEKTRONIK/BABE

Cuci AC Rp. 20.000

Call: 061 - 69916161

Jl. Gaperta B6 Tel. 8450085, FL. 76660300

BONGKAR/PASANG AC, Kulkas, M. Cuci, Dispenser, TV

Jual/Beli AC baru/bekas Hub:

SERVICE COMPUTER / LAPTOP / PRINTER

77651615 0812 6395 1615

Bersedia dipanggil / siap ditempat printer, terima komputer P. IV Hub. RAJACOM

Hari Libur Buka

061-7663 5768 / 0813 6222 2572

RAJA CATERING Paket Rumah Tangga, Kantoran, Nasi Kotak, Paket Anak Kost Hub.

081396 375417 Rumah Makan

300 WATTS

AC

KING SERVICE

7

AKIRA ( AUX (

( 2Jt, an ( 2Jt, an

LENGKAP PASANG + GARANSI 3 THN LENGKAP PASANG + GARANSI 3 THN

(BERHADIAH PARFUM OTOMATIS + DVD) JUAL - BELI/TUKAR - TAMBAH BERBAGAI MEREK REPERASI/BGKR - PSG/CUCI/ISI OBAT / GARANSI HUBUNGI :

TOKO BERDIKARI Almt: Asia Raya Blok H No. 3A (Comp. A. MMAS)

DARA MINANG

MENERIMA PESANAN/KATERING NASI KOTAK

Gratis 2 bulan film HBO dan Star Movies 370 PERTANDINGAN LIGA ITALIA Full dan LIGA INGGRIS Pasang 1 bulan gratis 1 bulan

Tersedia : Ayam Bakar, Ikan, Gulai, dll.

DIBUTUHKAN

Wanita (gadis/janda) dipekerjakan daerah Medan untuk jaga anak & perawat gaji Rp. 600.000 rb s/d Rp. 1.200.000 rb / bulan bersih + 50 rb bonus. Fasilitas: Makan, asrama, pendidikan gratis. NB : - Menerima pindahan dari yayasan lain - Sampai di Medan dijemput. - Gaji disesuaikan.

Lengkap di

HP. 081165 3635 / Flexi: 7732 0638 / IWAN TAN

Hub. 0852 9741 7701

Hub. PUTRI NESIA Telp. 061 – 6992 1199 ; HP. 0812 6463 504

LOWONGAN KERJA

AC AC AC

PT. MULIA TOUR & TRAVEL

KARYA TEKNIK

Melayani reservasi t. pswt dmtk & Int. T. Kapal Laut, Ren. Mobil & V Hotel. Jl. Jamin Ginting No. 300 P. BulanMedan (Spng. Stasiun BTN) Telp. 061-8217970, 0815 3020 522. Buka pkl. 08.00 - 22.00 WIB

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

SERVICE LAPTOP/PC/PRINTER

Install, Scan Virus,Recovery Data, Dll Instalasi Jaringan Warnet + Router / Office

Dibutuhkan Wanita (Gadis/janda) untuk dipekerjakan menjaga Anak/Jompo di Medan Gaji Rp. 650.000,- + 50 rb bonus/bulan. Hub. Bapak HERI Jl. Setia Budi No. 440 Tj. Sari Medan Telpn. 061-7649 1870, HP. 0812 6394 197

Hub : REFI COM Jl. Tombak N.26 B

FAJAR TEKNIK – Service, Freon – Bongkar / pasang – Spare part – Jual Beli AC bekas

KULKAS–MESIN –CUCI–INSTALASILISTRIK H U B U N G I

0813 7020 0524 061 – 6991 4688

SERVICE CUCI AC, ISI FREON, BONGKAR PASANG, REPARASI, KULKAS, MESIN CUCI Hub.

DIFA SERVIS 0813 9735 7061 061 - 69644786

SINAR JAYA ELECTRONIC Cash & Credit

(TV, KULKAS, AC, MESIN CUCI DLL)

Proses Cepat - Syarat Ringan

Hub. (061) 7380 408 - 0813 9707 7171 Jl. Medan Btg. Kuis No. 48 Pasar IX Tembung Medan - Sumut Samping Showroom Yamaha

R E PA R A S I ELEKTRONIK

Kami sudah berpengalaman untuk reparasi/service TV, sound system, amplie, cd dan sejenis elektronik.

Hubungi :

A Tak / Hui Elektronik Service Jl. Gajah No. 40/94

0812 6019 887, 77569887

Bakso Mas Kamto M E N Y E D I A K A N B A K S O, MIE AYAM DAN ANEKA JUICE

Serba Rp. 5.000,Jl. Satria No. 64 Medan Jl. Gurilla No. 60 Medan

Hub. MAS KAMTO

P.S. NEW CITRA CAFÉ Segera kunjungi T.S. New Citra Café,tempat nyaman, aman, menarik dan indah dengan harga murah, meriah. Sekali datang pasti ketagihan. Pokoknya enjoy bersama kami, dihibur oleh penyanyi yang handal. Kunjungi P.S. New Café di Jl. Pantai Indah (belakang Tirtanadi Sunggal)

Hub. 0813 75100 887

061-501 365 87 / 0888 793 1978 BERSEDIA DIPANGGIL

Hub. 0813 7040 9999

Jl. K.L. Yos Sudarso Km. 6,9 Tg. Mulia Medan - Belawan HP. 0813 7074 0044

FORTICO Susu Bubuk Skim Colostrum, Gratis Info Peluang Usaha Buat Anda. Hub. ARDI 0812 659 7981, 061-68788455. Bersedia Antar Sampai Tempat


Selasa

IKLAN

8 Juni 2010

harian andalas | Hal.

RAP JAYA

Dicari Distributor dalam dan luar kota untuk produk: - Kopi Moca Ginseng, sangat bagus untuk stamina, membantu kesuburan pria dan wanita. - Pupuk organik Hubungi:

Pemasangan kuda² Cerobong Asap Baja Ringan Talang Air Kubah Mesjid Dadting AC, Dll Hub. RUSMIN Jl. Karya No. 234 Medan

Marta : 0813 9731 0315 0813 6102 2032

HP. 0812 6545 4894 ; 0816 3154 953

8

DISEWAKAN / DIJUAL Rumah, SHM, Lt/Lb ± 400/160 m², terdiri dari rumah induk (4 KT, 2 KM, RT, RM) & Rumah belakang (6 KT/WC, cocok kost²an), tepi jalan cocok rumah tinggal, kantor, mess. Lok. Jl. Pabrik Tenun 99 Simp. Sekip/Ayahanda. Serius hub. 081533747400 & 061 – 4561804 (maaf TP)

BISNIS 2010 Agen Pulsa Elektronik di Seluruh Indonesia

Syarat Mudah Hubungi :

087868808058

FAMILY RENTAL MOBIL (PT)

DIJUAL RUMAH CEPAT

BUTUH DANA CEPAT JAMINAN BPKB SEMUA TAHUN Hub. EDY HS

APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

SHM, lt/lb 170/120, air, PLN, telp, siap huni, lks, eko prona 1, Gedung Johor Medan, KPR Bank 120%. Hub. VICTOR TAMBUNAN HP. 0813 7607 8078

0813 7607 2779 YOGA FINANCE Jl. Gat-Su Simp. Sei Kambing

TOYOTA HARI INI

BUTUH UANG KONTAN

Ready: New Camry, New Altis, Yaris, Innova, Avanza, Rush, dll

Tidak Ribet & Tidak Jelimet. Proses 3 Hari Setelah Survei, SK Camat: 10 jt s/d 100 jt. Sertifikat Hak Milik (SHM) --> 100 Jt keatas.

PROSES CEPAT SYARAT MUDAH Hub. 77758012 (Tek Chiang)

Hub. 0812 643 7095

RUMAH DIJUAL 1) Type 36, Uk. ± 8 x 20 M, Keramik, SHM, KT 2, KM 1, Daerah Komp. Tamora Indah I (Tg. Morawa), Harga Rp 140 Jt/Nego, 2) Type 45, Uk. ± 200 M, Keramik, KT 2, KM 1, SHM, Telepon, Daerah Komp. Tamora Indah I (Tg. Morawa), Harga Rp. 150 Jt/Nego. Hub. 0812 6040 1980 (TP).

PUSAT PENDIDIKAN

TEKNISI HANDPHONE Menerima siswa/i untuk dididik menjadi teknisi HP yang handal, dijamin bisa, ada sertifikat, Instruktur berpengalaman

DIJUAL RUMAH

LamaPendidikan1½Bulan=(30xPertemuan)

Fasilitas: PLN, PAM, Telp. Full Keramik, 4 KT, 1 KM, R. Makan, R. Tamu. Dekat Jl. Besar Medan Sunggal Bisa masuk mobil. Harga nego.

Masuk setiap hari: = Jam 09.00 - 13.00 WIB - Kelas Pagi = Jam 14.00 - 17.00 WIB - Kelas Sore - Kelas Malam = Jam 18.00 - 21.00 WIB Biaya Pendidikan Rp. 1.500.000 Materi Pendidikan Software dan Hardware Syarat Pendaftaran - FC Ijazah Terakhir - FC KTP (Identitas) - Pasphoto 3x4 = 2 lembar Siswa dari luar kota disediakan Mess Segera Daftar ke LPK

Hub. 0819 6232 37 / 8467113

MICRO SAINT

DIJUAL CEPAT 3½ TKT Ukuran 4 x 18 M, Jl. Pancing. Lokasi usaha dekat Bank, full keramik, gypsum, siap huni. TP. Nego. Hub. 061 69927938

PANGLONG SETIA BARU

Jl. William Iskandar No. 113 Medan

Menjual Segala Jenis Alat² Bangunan, Batako Menerima Tempahan Kusen

Telp. 061 7790 2515 / 0813 6111 1667

Dijamin OK ... Murah dan Bagus !!!

BUTUH DANA TUNAI CEPAT

RUKO DIJUAL / SEWA

Jl. K.L. Yos Sudarso Km. 12,5 No. 74 Simp. Doby Titipapan - Medan Sumut HP. 0812 6565 881

JAMINAN BPKB KENDARAAN SEMUA TAHUN YANG TERBARU HADIR DI MEDAN BUNGA RENDAH

LT. 4 x 22, LB. 4 x 20 m, SHM, 3 Lantai Full Keramik 350 Jt. Bisa KPR di Jl. Besar Medan Bt. Kuis Sei Rotan.

Hubungi :

REED’S

0812 6316 0099 0878 6954 5149

Serius ?? Hub. 0813.6203.5221

DANA CEPAT

REPERASI SPRINGBED TERIMAGANTIKAIN+BUSA+KERASKHUSUS

JAMINAN BPKB SEMUA TAHUN

Proses Cepat, Syarat Ringan.

RUMAH DIJUAL

- Jl. Mergat No. 5 Uk. 4 x 16, hadap Selatan, 4 tgkt, siap huni. - Komp. Johor Print House Jl. Eka Rasmi, uk. 4 x 15,2 tgkt, siap huni. - Komp. Tasbi 2 Blok VI No. 64, hadap Utara, uk. 12 x 25, siap huni. - Taman Aquarius Jl. Besar Sunggal, hadap Timur, uk. 7 x 18, kosong.

UNTUKTULANGPUNGGUNG,TEMPAHANBARU SEGALAUKURAN

Hub. (061) 77052032

0815 3476 7327

Antar Jemput GRATIS Hub : Hock Hwa

LINDUNGI GINJAL ANDA

(061)77591638 - 081 3766 56288

Hubungi : 061 7639 1804

http://ongproperty-ongproperty.blogspot.com

Kontrol Tensi & Gula Darah secara teratur. Sedia tensi digital, alat pengukur gula/as Urat / Kolesterol, dll. Pesan antar/kirim (area Sumatera). Klik www.alkesmedan.com atau call/SMS

DIJUAL RUMAH Di Komp. Setia Jadi Residence (Krakatau), Uk. 4 x 12 M, 2½ Tkt, 3 KM, Air, Listrik. Hub. 6966 61111

ke: 0819870215 / 061 76844481 / 0812 6479168 Regar (alkesmedan.com)

DANA TUNAI

Spesialis Surat Tanah, SHM/SK Camat Khusus Kotamadya Medan, Bunga rendah, 1 hari cair, terima take over bank, kredit macet dan bantu kredit bank.

PROMO DAIHATSU Xenia DP 10 jt an Luxio DP 5 jt an Pick Up DP 5 jt an Tersedia juga TERIOS, GRAN MAX, SIRION

DIJUAL RUMAH

TERPERCAYA, AMAN DAN TERJAMIN

Hub. : ESTY Capella

Compleks Cemara Hijau Blok FF No. 19, SHM. 2 KMT, 2 KM, Siap Huni. Peminat Langsung ke Lokasi atau

085270294200 / 91148252

Hub. HP. 0812 603 3052

Hub. JONO

0812 6095 5531, 061-7685 4885

RUMAH DIJUAL uk. 7,5 x 13 M, SHM, keramik, berpagar, di Jl. Bejo depan Nazri Water masuk dari Jl. Benteng Hilir Letda Sujono / Titi Sewa Hub. 061 6991 8188

RUMAH DIJUAL

AHLI PASANG GIGI TURUN / NAIK BERAT BADAN

Dengan Nutrisi Protein Buah – buahan Solusi Tepat Mengatasi: - Gemuk pada Anak-anak - Gemuk setelah melahirkan - Susah BAB / Perut Buncit - Terlalu Kurus & Gampang Cape

Gar a Has nsi il

Menerima Pasang Gigi Segala Usia Tua dan Muda Jl. Karya Gg. Perdamaian No. 213 B Karang Berombak – Medan HP. 0819 854 380 ; 06 – 685337

Konsultasi dan Sample Gratis Hubungi : 7600 3715 ERNI 0813 061 – 76763296

Hub. 061 – 7781 9201, 0813 7565 7088 (TP)

DIKONTRAKKAN RUMAH

RUMAH DIJUAL

Di Jln. Sei Alas No. 11-A, Daerah Jln. Darussalam Medan Baru, Ada Telp, PAM, Listrik, KT 4, KM 2, Garasi, dekat ke Medan Fair, Berastagi Swalayan , LB. 200 M, LT. 526 M, LT. 526 M, Cocok utk PBF, Distributor, Sewa Min. 2 Thn. Hub. 0852 9600 0871, 0812 6097 2061

Spesial BPKB mobil, truk, SPD MTR (dlm/luar kota). Juga terima mobil kredit, over leasing dan pelunasan BPKB. Bunga rendah dan terjamin. Cair 1 hari.

SHOCK BREAKER

- Bambu II, uk. 4,1 x 35, SHM, 4 kt, 4 KM, 3 AC, kitchen set, tangki air, lux, siap huni. - Jl. Pasar Inpres (depan Gedung Pasar Pendidikan) Krakatau uk. 4 x 21, 4 kt, 3 km, SHM, cocok buka usaha, lingkungan Tionghoa.

Rumah baru tipe 36 Hook, luas tanah 11 x 14 m, Gria Nabila D/16 Jl. Sei Mencirim Medan Krio Sunggal, DP Rp. 20 jt nego (bisa cicil), sisa kredit 175 bulan x Rp. 1,2 jt.

Hub. 0812 6477 1874

BUTUH DANA TUNAI

SERVICE

DIJUAL RUKO 2½ TINGKAT

OVER CREDIT / B.U

Hub. SQF Finance (Sdr. RAY) 061 – 8 4 4 5 7 1 6 0813 7044 6633

1 Unit Rumah Baru di Perum Bougenville Indah Residence, Jl. Sei Mencirim Desa Suka Maju, Kec. Sunggal LT. 9 x 17 M, LB. 9 x 10,5 M, KT. 3, KM. 2, R. Tamu, R. Kel. + Dapur, Tipe 70. Telah Renovasi, Minimalis. Harga terjangkau, siap huni. Peminat Serius Hub.

0812.650.1450

AHLINYA SERVICE SHOCK MOBIL DAN SEPEDA MOTOR

JL. PANCING NO. 271 TELP. 0812 6369 2212

DANA KILAT

BPKB / SHM

DIJUAL

SK CAMAT

Rumah Baru lengkap dengan perabotan, 2½ lt, 3 KT, 3 KM, SHM, PLN. Jl. Eka Rasmi (Komp. Johor Town House) Blok C No. 12. Hub. Ibu Catherine Tel. 06176377778, HP. 081260645000

0813 970 26263 69484281

DANA CEPAT CHARGE 2,5%

PIJAT TRADISIONAL UTK PRIA & WANITA

NB. BANTU PELUNASAN KARTU KREDIT 77489255 7347169

HUB:

ANDA BUTUH DANA ??? Kami Solusinya !!! Pinjaman tanpa Agunan. Syarat mudah, proses cepat, bunga ringan. Pinjaman mulai dari 30 jt 150 jt. Syarat : Copy KTP + kartu kredit. Hubungi: Jenny Wijaya ,S.Kom. 0819 7423 023

Jl. B. Katamso Gg. Rapi Blok D No. 7 Komplek Per mata Prima Belakang Sekolah Harapan Mandiri uk. 4 x 14 M, SHM, PAM, Listrik, 2 AC, Water heater, sofa, 2 KM, 2 KT, siap huni. Harga Nego (TP).

Hub. 061 – 77375552 , 0878 6888 0279 TRADISIONAL MASSAGE

TARIK TUNAI KARTU KREDIT

DIJUAL RUMAH 2½ TKT

“CAHAYA” Jl. Brigjend. Katamso Dalam No. 90-K (Belakang Ace Hardware) Medan

Telp. 061 – 91344306 PARKIR LUAS

EDFAN JAYA (ANAMER / PEMBORONG) Menerima rehab rumah, cat rumah, pasang keramik, sekat ruang, instalasi air & listrik. Hubungi : Telp. 061 77395078, 0813 6128 5078, 0819 885078

DIJUAL RUMAH / TANAH

RUMAH DIJUAL CEPAT

LB : 6x9 permanen LT: 13x24, sudah tembok tinggi keliling, siap huni, SHM, lokasi Perumahan Dharma Deli/Saentis Psr. I, harga 68 Jt/nego. Hub. 0813 9731 3156, 061-77007956 Kec. Percut Sei Tuan

JL. SENDOK 39 Ayahanda - Medan Luas Tanah ± 1000 m Hub. (061) 4522.980 HP. 0813.6212.2378


OLAHRAGA

Selasa 8 Juni 2010

harian andalas | Hal.

9

Red Bull Perpanjang Kontrak Webber Milton Keynes-andalas Mark Webber resmi menandatangani perpanjangan kontrak selama setahun ke depan. Pembalap Australia itu mengaku senang dan mengharapkan kesukesan yang lebih di masa mendatang. Belum lama ini Red Bull sempat diterpa 'perang sipil' pasca tabrakan di GP Turki sehingga mengakibatkan tim tidak mendapat hasil maksimal. Webber dan Vettel yang terlibat insiden itu bahkan saling menyalahkan satu sama lain. Dalam perkembangan selanjutnya, Webber dinilai sebagai pihak yang "bersalah". Toh hal tersebut tidak dapat melunturkan kepercayaan Red Bull terhadap pembalap berusia

34 tahun itu. Hal itu dibuktikan dengan perpanjangan kontrak yang telah ditandatangani Webber. Dengan kontrak ini, maka berarti sekali lagi Webber akan bertandem dengan Vettel pada 2011. Sebab, rekan setimnya itu telah lebih dulu memperpanjang kontraknya hingga tahun depan. "Saya berharap kami berpengalaman dengan banyak kesuksesan bersama di masa depan dan mencapai tujuan kami sesungguhnya yakni memenangi titel juara dunia," sahut mantan pembalap Williams itu di Autosport. "Keputusan untuk memperpanjang kontrak selama setahun lagi adalah

Jelang Ujicoba PSMS

Suyono Fokus ke Penyerangan Medan-andalas Menjelang laga uji coba ketiga PSMS Medan melawan PS Kelambir Lima, Jum'at (11/6) mendatang, Asisten Pelatih Suyono berencana akan menggelar latihan hari ini (8/6) yang akan dilakukan di Stadion Kebun Bunga. Meski menang dalam uji coba pertama dan kedua, Suyono merasa masih perlu mengembalikan performa skuad 'The Killer' seperti saat mengikuti musim kompetisi. "Saya merasa masih perlu latihan untuk mengembalikan performa yang terbaik yang pernah ada di tim ini (PSMS)," ungkap Suyono saat dihubungi andalas via selular, Senin (7/6). Suyono menerapkan materi latihan 'development attacking play and ways play to the goal'. Yang diharapkan para pemain nantinya dapat semakin gencar menyerang dan lebih produktif dalam mencetak gol. "Decelopment attacking play and ways play to the goal adalah materi yang akan saya latih nanti. Dan saya harap para pemain dapat memperagakan materi ini untuk lebih banyak menciptakan serangan dan mencetak gol," tambahnya. Memang dalam dua laga uji coba yang telah dilakoni skuad PSMS, M Afan Lubis dkk masih menunjukkan performa di bawah rata-rata. Apalagi lini depan yang ada saat ini tidak begitu membahayakan pertahanan lawan, dan minimnya mencetak gol. Mengenai M Halim, Suyono mengatakan kalau kemungkinan besar Halim tidak akan diturunkan dalam laga kontra PS Kelambir Lima, Jum'at (11/6) nanti. Itu dikarenakan kondisi fisik yang belum fit setelah sempat dirawat akibat gelaja Demam Berdarah Dengue (DBD). "Sepertinya Halim belum bisa tampil lawan PS Kelambir Lima nanti. Kondisi fisiknya belum normal, karena penyakit kemarin. Dan kita akan pasangkan Irwin di bawah mistar gawang," papar Suyono. Menurut Sekretaris Umum PSMS Idris SE, lini depan skuad 'The Killer' saat ini memang dinilai tidak produktif. Terbukti, dalam dua laga uji coba beberapa waktu lalu M Affan Lubis dkk hanya bisa mencetak empat gol, dan sangat bertolak belakang dengan apa yang diharapkan. "Mereka memang sangat minim dalam mencetak gol. Dan saya himbau kepada Suyono untuk menerapkan materi latihan yang dapat memicu pemain untuk lebih banyak menyerang dan produktif dalam mencetak gol," pungkas Idris. (Raf)

saling menguntungkan. Secara luas diketahui bahwa saya tidak tertarik dengan bergantung di Formula 1 untuk kepentingan itu dan pada tahap karir saya, saya senang dengan durasi setahun yang saya dapatkan," sambung dia. Kesepakatan ini juga disambut gembira oleh Christian Horner selaku team principal Red Bull. "Keputusan untuk mempertahankan Mark sangat terang-terangan kami ungkapkan." "Dia adalah sebuah anggota penting dari tim kami dan saat ini ia menampilkan performa terbaik dalam karirnya sebagai salah satu kandidat serius peraih juara dunia pembalap tahun ini," tutup Horner. (OZ)

Kejurnas Antar PPLP

Sumut Siap Capai Sukses Ganda Medan-andalas Tuan rumah Sumatera Utara (Sumut) menyatakan siap mencapai sukses ganda pada pelaksanaan kejuaraan nasional (Kejurnas) antar Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) cabang sepakbola, yang rencananya akan dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin SE di Stadion Teladan Medan, Sabtu (12/6) mendatang. "Sebagai tuan rumah, kita ingin penyelenggaraan Kejurnas antar PPLP ini berjalan sukses. Dan sebagai tuan rumah pula, kita berharap tim sepakbola kita tampil sebagai juara," ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga sumatera Utara (Kadispora Sumut), Parlautan Sibarani SH, kepada wartawan, Senin (7/6). Didampingi Ketua Panitia Kejurnas PPLP, H Sakiruddin SE dan Ketua Harian KONI Sumut, John Ismadi Lubis, Kadispora Sumut mengatakan, Kejurnas antar PPLP cabang sepakbola ini berlangsung hing-

Paris-andalas Kesuksesan Rafael Nadal memenangi Prancis Terbuka memberi efek positif pada posisinya di ranking dunia petenis putra. Pemuda Spanyol itu akan kembali jadi nomor satu. Nadal menjuarai Prancis Terbuka setelah menundukkan Robin Soderling, 6-4, 62, 6-4, Minggu (6/6). Ini adalah titel kelima Nadal di turnamen tanah liat itu setelah tahun 2005, 2006,

PETIR

Telp. 061-7772 2201 / 77865449. Fax. 061 - 4151337

Ingin seper ti Demian/Deddy Corbuzier? Kami ajarkan kepada Anda puluhan teknik/trik ilusi, pasti menakjubkan, dibimbing sampai bisa. Hanya Rp. 250 Rb. Hub. 0813 6165 7799. Jl. Gn. Singgamata No. 26 Krakatau (Dekat UMSU)

ga 20 Juni mendatang dan diikuti sembilan tim PPLP, termasuk Ragunan. Masing-masing PPLP Sumbar, Maluku, Maluku Utara, Papua, NAD, Sulsel, Jatim, Ragunan, dan Sumut sebagai tuan rumah. Untuk mencapai keinginan itu, Kadispora mengatakan, pihaknya berharap panitia bekerja semaksimal mungkin. "Jadilah sebagai tuan rumah yang baik," imbau Kadispora. Begitu terhadap tim PPLP Sumut yang kini tengah dalam gemblengan pelatih Drs Syafei Pylly, diharapkan bisa menunjukkan prestasi terbaiknya da-

Nadal Nomor 1 Lagi

* Stock alat grounding + pemasangan grounding system * Surge Arresters / Protector: Listrik, Data, Telekomunikasi. dll Sole Agent: pt. L’PROTECH

SULAP/ILLUSIONIS

Parlautan Sibarani SH

lam Kejurnas nanti. "Saya yakin, dengan kerja yang maksimal dan serius dalam berlatih, Sumut bisa mencapai dwi sukses dalam Kejurnas nanti. Sukses penyelenggaraan dan sukses dalam prestasi," ujar Kadispora optimistis. Ketua pelaksana Kejurnas, H Sakiruddin SE mengatakan, seluruh tim direncanakan tiba di Kota Medan pada hari Sabtu (12/6) pagi. Sementara acara pembukaan berlangsung pukul 14.00 WIB. Sakiruddin juga menambahkan, pertandingan dilaksanakan pagi dan sore di Stadion Teladan dan Stadion TD Pardede. Sementara lapangan PPLP Sunggal dijadikan sebagai lapangan alternatif. "Seluruh atlet kita inapkan di gedung LPMP Sunggal," kata Sakiruddin. Popdasu Pada kesempatan itu, Kadispora Sumut Parlautan Sibarani SH menginformasikan bahwa Kota Tanjung Balai menyatakan siap untuk menggelar Pekan Olahraga Pelajar Daerah Sumatera Utara (Popdasu), mulai 22 sampai 28 Juni 2010. Event Popdasu yang mem-

pertandingkan enam cabang olahraga itu akan dibuka oleh Gubernur Sumut, H Syamsul Arifin SE. Menurut Kadispora, mengingat minimnya sarana olahraga di Kota Tanjung Balai, maka ada beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan di luar Kota Tanjungbalai. Seperti cabang renang diperlombakan di Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan. Cabang atletik diperlombakan di komplek PT Inalum, Kabupaten Batubara. Sementara di Kota Tanjung Balai dipertandingankan cabang olahraga sepak takraw, gulat, pencak silat, dan tenis meja. "Sampai saat ini sudah 18 Kabupaten/Kota yang mendaftar untuk mengikuti Popdasu 2010," ujar Kadispora Sumut, Parlautan Sibarani SH. Atletik Raih 2 Emas Kadispora Sumut, Parlautan Sibarani SH, menginformasikan pula bahwa tim PPLP Sumut meraih 2 medali emas, 4 perak, dan 2 perunggu pada Kejurnas antar PPLP cabang atletik di Gorontalo, Sulawesi Utara. Sehingga menempatkan Sumut

berada di ranking 3 setelah Jatim dan NTB. Dua medali emas yang direbut itu masing-masing dari nomor tolak peluru putri atas nama Irfani, dan nomor jalan cepat atas nama Elvi Alvianti. Sedangkan 4 medali perak masing-masing diraih Endang Sari Sitorus dari nomor lari 100 meter putri, Tetty Suasti Tarigan (lari 5.000m), Putri Aulia (lari 200m), dan tim estafet 4 x 400m putri. Kemudian 2 medali perunggu direbut Nurainun dari nomor lari 400m, dan Sri Astuti dari nomor lempar lembing. Kendati gagal merebut gelar juara umum, namun Kadispora Sumut Parlautan Sibarani SH merasa puas dengan hasil yang dicapai para atlet. "Walaupun hasil yang dicapai belum optimal, namun para atlet telah menunjukkan prestasi yang baik. Dan diharapkan pada masa mendatang dapat lebih ditingkatkan lagi," ujar Kadispora Sumut. "Saya juga mengucapkan terimakasih kepada para pelatih yang telah berupaya meningkatkan prestasi para atlet setiap tahunnya," pungkas Kadispora. (RAF)

SSB Sejati Pratama Target Delapan Besar

2007 dan 2008. Selain itu, Nadal juga akan menjadi petenis nomor satu dunia lagi saat pembaruan ranking dilakukan ATP pada Senin (7/6) ini. Nadal menggusur posisi petenis Swiss, Roger Federer. Nadal kehilangan posisi nomor satu dunia 11 bulan lalu, tepatnya pada 6 Juli 2009, ketika ia memutuskan tidak mempertahankan gelarnya di Wimbledon karena dibekap cedera. Soderling, satu-satunya pemain yang pernah mengalahkan Nadal dalam 39 penampilannya di Prancis Terbuka, memprediksi Nadal akan jadi nomor satu untuk waktu yang lama bila mampu tampil sehebat itu. "Dia jelas punya kesempatan untuk jadi nomor satu dalam waktu lama, terutama

GAS 3 KG (ANTAR DI TEMPAT)

jika dia bermain seperti itu. Dia hebat dalam bertahan tapi bisa bermain ofensif dengan baik juga. Dia bisa mengubah permainan dari bertahan ke menyerang dengan cepat; itulah kenapa dia sangat hebat," nilai Soderling di situs turnamen. Meski akan menjadi nomor satu lagi, Nadal menganggap bahwa pencapaiannya di Prancis Terbuka, di mana ia cuma kurang satu titel untuk menyamai rekor enam titel Bjorn Borg, jauh lebih penting. "Saya bilang kepada kalian semua dari kemarin dan beberapa kali lainnya, saya pikir (yang penting adalah) Roland Garros. Bukankah ini yang paling penting buat saya?" kata Nadal sembari menunjuk trofi juaranya. (DS)

Medan-andalas Menatap kompetisi Danone Cup U-12 2010, Sekolah Sepak Bola (SSB) Sejati Pratama tengah gencar mempersiapkan tim yang akan ikut meramaikan kompetisi antar SSB ini. Pelatih SSB Sejati Pratama U12, Budianto yang ditemui andalas, disela-sela latihan, Senin (7/6) mengatakan kalau para pemain untuk kompetisi itu telah disusun, dan terdiri dari pemain-pemain yang telah memiliki nyali dalam berkompetisi. "Semua pemain sudah sering mengikuti kompetisikompetisi yang ada. Dan saya yakin dengan materi pemain yang ada," ungkap Budi. SSB Sejati Pratama sendiri hanya mengirimkan satu tim, dan terdiri dari pemain kelahiran tahun 1998, 1999, dan bahkan seorang strikernya kelahiran tahun 2000. "Ketentuan pemain memang minimal kelahiran tahun 1998. Tapi penyerang kita ada yang kelahiran tahun 2000. dan saya yakin dia sudah mampu bersaing," tambahnya. Meski telah mempersiapkan materi pemain yang cukup matang, Budianto tetap tidak

DIJUAL TANAH

TANAH DIJUAL

Uk. Luas 45 panjang 18 meter letak di Jln. Sempurna Lubuk Pakam. Hub. Bapak Sinulingga (Nego) 0812 6417 4198

Di Jl. Pancing Ujung / Pasar IV Mabar Hilir Kec. Medan Deli, Lebar 13, Panjang 43, SHM. Luas ± 550 m², Harga Nego. HUBUNGI :

KREDIT PASTI DARI HONDA Pasti Ok, Pasti Puas

TANAH DIJUAL

DIJUAL TANAH

Supra X 125 CW New Beat jari-jari New Beat CW Vario Racing Vario Techno

ANGS. 632 RIBU ANGS. 516 RIBU ANGS. 534 RIBU ANGS. 647 RIBU ANGS. 641 RIBU

1.Uk. 13 x 50m, Sertifikat Jl. Panglima Denai Seb. Terminal Amplas depan Pom Bensin. 2.Ukuran 59 x 102,60 Jl. Jermal 15

SHM, lok. Komplek Tamah Perkasa Indah (TPI) Blok I No. 12.

Tersedia Angsuran Murah untuk PNS dan Karyawan Swasta

Hub. ANGEL MOTOR (0813 6127 3959)

Hub. 0813.7698.9125

PROGRAM KEJUTAN AKHIR MARET

TANAH DIJUAL DI TANJUNG SARI

Susah cari minyak tanah, harga mahal gunakanlah pengganti minyak tanah, gas ukuran 3 kg.

Pemesanan hubungi :

ABADI GAS

Jl. Selam I Gg. Setia No. 17 Telp. 061–7365167 / 0811 6020 828

DP 1,2 JT DP 1 JT DP 1 JT DP 1 JT DP 2 JT

DP angsuran paling murah dijamin 100% baru. Gratis service 3 thn.

- Revo Dp. 500 rb angs 486 rb - 35 bln - Supra X 125 Dp. 500 rb angs 586 rb - 35 bln - Vario Dp. 1.250 rb angs 610 rb - 35 bln - Beat Dp. 750 rb angs 518 rb - 35 bln - Dan lain-lain (data lengkap pasti OK) Hub. HOMBINK - 061 – 7656 9946 0813 6208 8849 – 0878 6964 1864

1.Jl. Pasar I, Gg. Pribadi V No. 1 dekat Ringroad, 25 x 20 m, tanah kosong, SHM 2.Jl. Sempurna Gg. Kenanga dkt Kantor Kopertis Luas 1179m², SHM. 3.Jl. Pasar I Gg. Bersama dekat Perumahan Puri, Uk. 20x 27,5 m, surat Camat

Hub. HP. 0813.6144.6225 0878.6859.9084 – (061) 7714.1273

0812.6451.8921

memiliki target yang berlebihan. Dirinya bukan tidak menginginkan tim ini menjadi juara. Tapi, melihat kapabilitas tim lainnya, dirinya merasa anak asuhnya masih perlu banyak belajar. "Bukannya saya tidak ingin juara. Namun, saingan kita juga cukup berat. Dan target saya adalah lolos partai delapan besar saja," imbuhnya lagi. Menurutnya, tim yang paling dominan adalah tim Mayang Putra yang dilatih oleh Yunus Saragih. Karena tim ini dinilai memiliki skill dan semangat juang yang tinggi. "Mayang Putra sepertinya akan mendominasi kompetisi ini. Karena anak asuh Yunus Saragih memiliki jam terbang yang cukup baik," bebernya. Meski begitu, Budianto mengimbau kepada pihak panitia pelaksana agar dapat bertindak tegas dan sportif. Dengan menindak peserta yang mencoba berbuat curang dengan mengirimkan datadata yang fiktif. "Saya harap panitia dapat menindak para peserta yang melakukan kecurangan dalam data diri yang diberikan. Dan bertindak sportif," pungkas Budi. (RAF)

TANAH STRATEGIS Untuk kantor, showroom dan Gudang dijual 32 M x 98 M di Jln. Kapt. Sumarsono dekat Griya Riatur, SHGB, Harga 8 Milyar, Telp. 0812 6016 697

DIJUAL TANAH

Hub. 77100 489 0812 2600 26171

4 Kapling, Harga/Kapling Rp. 20.000.000, Uk. 9½ x 14, Jl. Dr. Wahidin Gg. Sawah Binjai Timur. Hub. 0813 7086 6944, (061) 7633 3664, Harga Bisa Nego

D I J UA L

TANAH DI MARELAN

2 (dua) bidang Tanah/Rumah berdampingan, ukuran L. 19 M x P. 34 M. Terletak di Jl. Polonia No. 32-A dan No. 32-C Medan. Sertifikat Hak Milik. Harga 1,6 M. Hub. HP. 0811659199

- LT 6000 M², LB 500 M² di Terjun, Marelan - LT 2700 M², LB 300 M², di Titi Payung Pinggir jalan, tembok keliling, harga nego. Berminat hub. langsung pemilik. (Lingkungan Tionghoa).

HP. 0811 632885

TANAH DIJUAL

Uk. 16 M x 26 M, Sertifikat Hak Milik. Jln. Pendidikan masuk dari Jln. Mestika – Mandala. Cocok untuk perumahan dan industri. Lingkungan Tionghoa dan Aman, Lebar jalan dilewati Truk.

Hub. 0812 652 2691, 7739 6550


OLAHRAGA

Jumat 4 Juni 2010

harian andalas | Hal.

Selasa, 8 Juni 2010

10

Halaman 10

Robben tak Dicoret Belanda WALAUPUN belum memberi kepastikan kapan persisnya Arjen Robben bisa pulih, tapi pelatih Belanda Bert van Marwijk memutuskan tidak mencoret pemain bintangnya yang satu itu. Robben mengalami cedera hamstring di menit-menit terakhir pertandingan ujicoba timnya melawan Hongaria dua hari lalu. Dalam laga berkesudahan 6-1 untuk Belanda itu ia masuk di babak kedua, mencetak dua gol, dan keluar lapangan lima menit sebelum bubaran dengan terpincang-pincang. "Saya memutuskan tidak memanggil pemain lain untuk memberi dia (Robben) kesempatan untuk memulihkan kondisi dan kembali masuk skuad di turnamen ini," terang Van Marwijk dilansir Reuters, Senin (7/6) dinihari WIB. Tidak dijelaskan sang pelatih, berapa lama winger yang di musim ini tampil gemilang bersama Bayern Munich itu akan kembali fit. Namun keputusan itu menandakan bahwa cedera Robben tidak semengkhawatirkan dugaan sebelumnya. Belanda akan memulai Piala Dunia-nya dengan menghadapi Denmark pada 14 Juni. Jepang dan Kamerun adalah lawan mereka yang lain di Grup E. (OZ)

Wasit Laga Pembuka Inggris Bermasalah? WASIT Brasil yang ditunjuk memimpin laga pembuka penyisihan Grup C Piala Dunia 2010 antara Inggris dan Amerika Serikat (AS) ternyata bermasalah. Daily Mail melaporkan, Senin (7/6), sang wasit diklaim tidak kompeten oleh Federasi Sepakbola Brasil. Carlos Eugenio Simon dipercaya menjadi pengadil lapangan kala Three Lions berhadapan dengan The Yanks pada laga pertama Grup C, Minggu (13/6/2010). Simon juga tercatat ambil bagian dalam dua putaran final Piala Dunia terakhir. Meski demikian, pamor Simon di Brasil rupanya tidaklah mengesankan. Akibat sejumlah kesalahan yang dibuatnya di kompetisi domestik, Simon pernah mendapat skorsing hingga enam pekan dari Federasi Sepakbola Brasil. Dia pun menjadi musuh nomor satu klub-klub seperti Palmeiras dan Flamengo. November lalu, wasit 44 tahun menyulut amarah Palmeiras setelah menganulir gol Obina sehingga menyebabkan klub takluk 0-1 dari Fluminense. Merasa dirugikan, presiden Palmeiras, Luiz Gonzaga Belluzzo langsung mencaci-maki Simon dan mengklaim sang wasit menerima suap. "Dia adalah penjahat, penipu‌ seorang bajingan yang tidak tahu malu. Dia pasti menerima suap dari seseorang. Jika saya bertemu dengannya di tengah jalan, saya akan menamparnya," ketus Belluzzo saat itu. Sementara, tahun lalu, Simon menjadi musuh Flamengo akibat memberikan kartu merah kepada striker Diego Tardelli dalam laga penentuan melawan Cruzeiro. Tardelli sebelumnya menuntut penalti setelah dijatuhkan di kotak terlarang, namun Simon menilai tindakan itu sebagai upaya diving dan segera mengusirnya. Atas kejadian itu, Flamengo menulis surat kepada sekjen FIFA, Jerome Valcke, beserta DVD rekaman pertandingan dan meminta Simon tidak dilibatkan dalam pesta akbar sepakbola di Afrika Selatan. FIFA sepertinya tidak terpengaruh dengan tudingan itu dan tetap menyertakan Simon dalam daftar ofisial Piala Dunia kali ini. Namun, informasi tersebut jelas akan menodai kredibilitas Simon dalam setiap pertandingan yang dipimpinnya. (OZ)

TIM Argentina pimpinan Diego Maradona mulai membuka diri untuk publik Afrika Selatan. Latihan pertama mereka menciptakan atmosfer tersendiri untuk sekitar 5.000 fans di Pretoria. Maradona memimpin langsung latihan pertama itu hari Minggu (6/6) waktu setempat di lapangan stadion Universitas Pretoria. "Maradoo, Maradoo," begitu penonton meneriakkan nama legenda hidup sepakbola Argentina itu saat memasuki lapangan. Bendera Argentina berkibaran dari sektor penonton, berpadu dengan bendera Afsel. Kapten Argentina saat memenangi Piala Dunia 1986 itu diberi koor serempak "Ole, Ole, Ole, Die-go, Diego." Demikian diberitakan AP yang dilansir YahooSport. Skuad dibagi ke dalam dua sesi latihan, dengan para starter bermain imbang 3-3 melawan tim cadangan laga berdurasi 35 menit. Carlos Tevez, Gonzalo Higuain dan Angel di Maria mencetak gol untuk tim starter, Ariel Garcia, Diego Milito dan Mario Bolatti dari tim cadangan. Histeria pada Lionel Messi juga terjadi. Seorang remaja asal Mozambik yang bernama Jacinto, mengaku datang ke Pre-

toria hanya untuk melihat pemain terbaik dunia 2009 dari klub Barcelona itu. "Messi adalah sebuah keajaiban. Dia datang dari surga untuk bermain sepakbola," demikian prosa Jacinto, yang mengenakan replika kaus Barcelona bernomor 10 di punggungnya. Selama memimpin latihan Maradona terus berd i r i d a n memp e rhati-

Brasil atau Argentina? PERHELATAN sepakbola akbar Piala Dunia sudah 18 kali diselenggarakan. Sebagian besar publik sepakbola dunia tentunya percaya dengan mitos dalam olahraga ini. Bicara mengenai mitos, pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan (Afsel) ini juga memiliki mitos. Para pemerhati sepakbola tentunya tidak mengetahui secara detail apa mitos yang selalu mewarnai perjalanan Piala Dunia. Ada satu fakta yang tidak bisa dipungkiri dari Piala Dunia. Tempat penyelanggaraan turnamen sepakbola berbesar di jagad raya itu menentukan negara mana yang menjadi juara dunia. Sejak Piala Dunia 1962 di Chile, tim Amerika Latin selalu tampil sebagai kampiun bila Piala Dunia berlangsung di luar benua Eropa. Uniknya, tim Amerika Latin itu selalu menghentikan perjuangan wakil Eropa di partai puncak. Tengok saja fakta ketika Piala Dunia berlangsung di Chile. Kala Brasil tampil sebagai juara setelah menumbangkan Rep Ceska. Empat tahun kemudian (1966), Inggris menjadi tuan rumah sekaligus juara.

Pada Piala Dunia 1970 di Meksiko, Brasil kembali menjadi yang terbaik usai menghempaskan Italia. Piala Dunia 1974 kembali ke Eropa, tepatnya di Jerman dan tuan rumah jawaranya. Begitu seterusnya. Bagaimana dengan Piala Dunia Afsel? Bila berkaca sejarah yang ada, maka turnamen kali ini akan dimenangkan tim dari Amerika Latin. Ada lima negara yang mewakili zona Conmebol yakni Argentina, Brasil, Chile, Paraguay dan Uruguay. Melihat kekuatan kelima kontestan tersebut, Argentina dan Brasil lebih difavoritkan menjadi juara. Kedua negara tersebut memiliki segudang pemain bintang yang merumput di pentas Liga Eropa. Satu-satunya hadangan besar yang bisa menjegal perjalanan keduanya berasal dari tim kuat asal Spanyol. Namun bila mengacu pada kematangan tim, Brasil layak diunggulkan. Sebagian besar pemain yang diboyong pelatih Carlos Dunga menjadi pernah tampil pada Piala Dunia 2010. Sementara Argentina hanya diperkuat sekira 10 pemain yang tampil di Jerman lalu. Sebelumnya Brasil sudah

kan dengan serius. Tidak banyak instruksi khusus yang ia berikan, kecuali beberapa masukan kepada pemain seperti "Bagus. Go Tiger," atau "Bagus. Bagus. Teruskan, teruskan." Di luar

stadion, sekitar 500 orang menunggu dengan setia sampai sesi itu berakhir, dengan harapan tetap bisa melihat para pemain atau Maradona menghampiri mereka, bahkan membangi beberapa tanda tangannya. "Tak masalah kalau saya tidak bisa masuk," ujar Augusto, fans berusia 30 tahun. "Saya menghabiskan 6.000 dolar untuk bisa ke sini, kehilangan tunangan saya, dan bisa kehilangan pula pekerjaan." Bisa Berakibat Fatal Sementara itu, kebijakan a r s i t e k Timnas Argen-

Fakta Final Piala Dunia: 1962 Chile 1966 Inggris 1970 Meksiko 1974 Jerman Barat 1978 Argentina 1982 Spanyol 1986 Meksiko 1990 Italia 1994 AS 1998 Prancis 2002 Korsel/Jepang 2006 Jerman membuktikan ketangguhannya dengan menjuarai Piala Konfederasi 2010, atau ajang pemanasan resmi sebelum Piala Dunia. Hebatnya, Brasil menyapu bersih lima pertandingan dengan kemenangan. Selain itu, Brasil memenangkan duel pada babak kualifikasi. Brasil yang bertindak sebagai tuan rumah pada pertemuan pertama harus puas dengan hasil imbang tanpa gol. Namun Ricardo Kaka dkk tampil perkasa dengan melindas Argentina 3-1 di Stadion Gigante de Arroyito, Rosario. Brasil juga tampil sebagai juara grup zona Amerika Latin dengan total angka 34 poin dari 18 pertandingan. Argentina sendiri berada di

Brazil 3-1 Rep Ceska Inggris 4-2 Jerman Barat Brazil 4-1 Italia Jerman Barat 2-1 Belanda Argentina 3-1 Belanda Italia 3-1 Jerman Barat Argentina 3-2 Jerman Barat Jerman Barat 1-0 Argentina Brasil 3-2 Italia Prancis 3-0 Brasil Brazil 2-0 Jerman Italia 5-3 Prancis urutan keempat karena hanya mengemas 28 poin. Kendati demikian, semua pihak tidak serta merta bisa merehkan Chile, Paraguay dan Uruguay. Ketiga negara ini juga berpeluang mencetak sejarah di Afsel. Dalam sepakbola ada istilah segala sesuatunya dapat terjadi. Bila mitos atau sejarah Piala Dunia kembali terjadi, maka harapan wakil Eropa tertutup sudah. Lantas bagaimana prediksi Anda? Apakah Anda tetap menjagokan tim Eropa seperti Spanyol, Inggris atau Belanda yang tampil sebagai juara? Mari sama-sama kita simak perjalanan Piala Dunia yang dimulai 11 Juni hingga 11 Juli mendatang. (OZ)

Cedera, Pirlo Dipertahankan ANDREA Pirlo dalam kondisi tidak fit menjelang Piala Dunia dimulai. Meski demikian pelatih Marcello Lippi memberi isyarat akan mempertahankan gelandang kreatif asal AC Milan itu. Pirlo cedera betis saat membela Italia berujicoba melawan Meksiko hari Kamis lalu. Ia diperkirakan butuh tiga minggu untuk pulih. Jika perkiraan itu terbukti, pemain 31 tahun itu bakal absen di pertandingan pertama Azzurri melawan Paraguay, juga di laga kedua menghadapi Selandia Baru. Ia akan beruntung jika punya kesempatan main melawan Slovakia di partai terakhir grup. Meski begitu Lippi memastikan bahwa Pirlo tidak akan dicoret dari daftar tim. "Kalau dia harus melewatkan tiga pertandingan, itu bukan masalah. Dia mungkin comeback di pertandingan keempat. Siapa tahu?" tukas sang pelatih. Selain Pirlo, tiga gelandang Italia yang lain juga masih berkejaran dengan waktu untuk memulihkan kondisinya. Mereka adalah Mauro Camoranesi, Claudio Marchisio dan Angelo Palombo. Walaupun ada empat pemain tengahnya yang sedang dalam kondisi tidak fit, tapi Lippi hanya menyiapkan satu pemain cadangan, kalau-kalau di antara mereka ada yang tidak bisa tampil. Pemain di daftar tunggu itu adalah Andrea Cossu. "Hanya Cossu yang akan berangkat bersama tim. Apapun yang terjadi, saya takkan memanggil pemain lagi," tukas Lippi. (DS)

Kacau, Skuad Prancis EMPAT hari menjelang Piala Dunia 2010 dimulai, skuad Prancis disinyalir berada dalam kekacauan. Mantan pemain Les Bleus, Marcel Desailly, menambah situasi krisis dengan prediksi mengejutkan. Desailly menyebut Les Bleus akan gagal menembus babak 16 besar atau perdelapan final Piala Dunia. Tentu saja, Desailly makin pesimis dengan prospek Prancis memenangkan Piala Dunia. Alih-alih yakin dengan kemampuan tim nasionalnya sendiri, Desailly justru memprediksi Uruguay dan Afrika Selatan yang akan lolos dari Grup A. "Sementara saya tetap berharap Prancis dan Afrika Selatan lolos ke putaran kedua, saya pikir Afrika Selatan dan Uruguay yang akan berhasil melakukannya," kata Desailly yang mengangkat Piala Dunia 1998 bersama Prancis. Prediksi Desailly memiliki efek berantai. Pelatih Prancis,

Raymond Domenech, disalahkan atas ketidaksiapan timnya. Usai Piala Dunia, Domenech pun akan diganti oleh Laurent Blanc, mantan rekan Desailly di timnas. Di sisi lain, ketahanan Domenech menghadapi kritikan terusmenerus disebut cukup mengesankan. Namun bagi Desailly, hal itu tidak berkontribusi apapun pada perbaikan performa Prancis. "Saya nyaris yakin, Prancis tidak dapat memenangkan Piala Dunia. Prancis kini sudah di ujung persiapannya, dan seharusnya mereka dalam kondisi terbaik. Tapi, saya jengkel karena Prancis bahkan belum

menyiapkan strategi dan susunan pemain. Padahal, tim yang ingin memenangkan Piala Dunia sudah harus tahu tentang hal-hal itu," tandas Desailly seperti dilansir Telegraph. Sejauh ini, dari tiga pertandingan uji coba, Prancis menang satu kali, seri satu kali dan kalah satu kali. Kemenangan itu pun tipis, hanya 2-1 atas Kosta Rika. Yang lebih mengkhawatirkan, performa Prancis kini bukannya membaik, justru memburuk. "Prancis menginginkan keajaiban seperti pada Piala Dunia 2006. Tapi, ini adalah tim yang berbeda," ujar Desailly yang dijuluki The Rock itu. "Pada Piala Dunia 2006,

tina, Diego Maradona, yang membolehkan para pemainnya melakukan hubungan seks sepanjang perhelatan Piala Dunia 2010 mengherankan banyak pihak. Tak terkecuali Presiden Brasil, Lula Da Silva. Seperti diketahui, Maradona memang membebaskan para pemainnya melakukan hubungan seksual selama Piala Dunia Afrika Selatan berlangsung. Tentu saja, dengan catatan, itu dilakukan dengan istri atau kekasih masing-masing pemain, dan tidak melibatkan alkohol. Kebijakan ini jelas bertolak belakang dengan sebagian besar pelatih yang berharap para pemainnya fokus dalam setiap laga. Pelatih Timnas Inggris, Fabio Capello, bahkan melarang para istri dan kekasih (WAGs) pemain memasuki kamp latihan. Presiden Da Silva pun mengaku heran dengan aturan yang ditetapkan Maradona. Mau tidak mau, dia menyimpan harapan tersendiri saat turnamen digulirkan, 11 Juni nanti. "Diego Maradona adalah satu-satunya pelatih yang mengadopsi kebijakan itu. Saya ingin melihat para pemain Argentina bermain dengan kondisi kelelahan di setiap pertandingan mereka," cetusnya kepada Guardian, Senin (7/6). (VN/DS)

Prancis memiliki para pemain berpengalaman seperti Fabien Barthez, Lilian Thuram, Patrick Vieira, Claude Makalele, Zinedine Zidane dan Thierry Henry. Ketika memenangkan Piala Dunia 1998, kami juga memiliki pengalaman dan kematangan," tutur Desailly. "Generasi muda kini seharusnya membawa antusiasme yang sama, tapi ternyata tidak. Mereka adalah pemain bagus, tapi bukan tipikal pemimpin. Sementara untuk memenangkan Piala Dunia, Prancis membutuhkan tim para pemimpin," ujar Desailly melempar kritik kepada para pemain Prancis. Striker Chelsea Nicolas

Anelka juga mengakui, Perancis miskin pemain bagus. Namun justru kemiskinan itu dinilai bisa menjadi keuntungan dan peluang bagi Perancis untuk bisa melaju ke putaran final Piala Dunia. Perancis lolos ke final Piala Dunia secara kontroversial setelah mengalahkan Irlandia dalam pertandingan play-off untuk sampai ke Afrika Selatan. Belakangan Perancis dikalahkan China 1-0 dalam pertandingan pemanasan sebelum Piala Dunia digelar. "Saya pikir kami memiliki skuad yang bagus tapi kami tidak bermain sangat baik di kualifikasi. Tapi dalam sepakbola Anda tidak pernah tahu. Apa pun bisa terjadi," kata Anelka seperti dikutip situs resmi Chelsea, Senin kemarin. Sebab menurut Anelka jika Perancis bisa memenangkan dua pertandingan pertama, maka kepercayaan diri akan datang kemudian. "Perancis akan lebih baik tanpa tekanan, setiap kali Prancis memiliki tekanan besar kami tidak bermain dengan baik," kata Anelka. "Ini mungkin lebih baik jika tidak ada yang mengharapkan kami untuk mencapai final. Kita akan lihat nanti," kata Anelka. (VN)


Selasa

HUKUM & KRIMINAL

8 Juni 2010

KILAS

Poldasu Bongkar Jaringan Perdagangan Sabu-sabu Medan-andalas Direktorat (Dit) Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) berhasil mengungkap jaringan perdagangan sabu-sabu di Jalan Besar Batangkuis Desa Baru Kecamatan Batangkuis Deli serdang, Minggu (6/6) sekira pukul 12.00 WIB. Polisi berhasil menangkap tujuh orang tersangka. Direktur Narkoba Poldasu Kombes Pol Joh Turman melalui Kasat I Idik Narkoba AKBP Mardiaz mengatakan, penangkapan ketujuh tersangka berdasarkan laporan masyakat ke kepolisian. Beranjak dari laporan tersebut, Dit Narkoba menangkap Rudiansyah di kediamannya, Desa Baru Kecamatan Batang Kuis. Dari tangan Rudiansyah, Dit Narkoba Poldasu berhasil menyita berupa narkotika jenis sabu-sabu sebanyak satu bungkus plastik warna putih dengan berat 10.59 gram. Setelah diintograsi petugas, Rudiansyah mengaku memperoleh sabu dari Herman Sutan Lubis. Dan sekira pukul 12.30 WIB, Herman bersama tersangka Safii, Zulfikar dan Juliati berhasil ditangkap di Jalan Besar Batang Kuis dekat Pom Bensin. Lalu, Zulfikar dan Nuriati mengaku bahwa sabu tersebut didapatnya dari Yusriana, warga Jalan PWS Gang Buntu Medan. Sekira pukul 15.30 WIB, polisi berhasil menangkap Yusriana di rumahnya, yang baru saja kembali dari Jalan Setia Budi. Yusriana mengaku sabu itu diperolehnya dari Rahmat Lubis, warga Jalan Karya Medan. Dan sekira pukul 17.30 WIB, Rahmadsyah Lubis berhasil ditangkap di Jalan Iskandar Muda, tepatnya di depan Medan Plaza. Dari tangan Rahmad, polisi menyita satu unit mobil pickup milik tersangka Zulfikar serta satu unit sepeda motor milik Rahmad. Kemudian ketujuh tersangka langsung dibawa ke Poldasu. Namun sekitar pukul 18.00 WIB, mobil yang membawa kelima tersangka terhenti di atas jembatan layang Amblas akibat adanya mobil L-300 berhenti. Pada saat itu, tiga dari lima tersangka, masingmasing Herman, Zulfikar dan Rifai, berhasil melarikan diri dengan membuka pintu belakang polisi. Dua tersangka berhasil kembali diamankan polisi, yakni Herman dan Zulfikar, namun Rifai berhasil melarikan diri dan belum ditemukan dan ditangkap. "Keenam tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat (2) subsider pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 undangundang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," kata Kasat I Idik Narkoba AKBP Mardiaz. (SUK)

Poldasu Diminta Berantas Judi Sam Kwan Medan-andalas Anggota Komisi C DPRD Kota Medan, Hasyim meminta Poldasu menindak tegas semua bentuk perjudian yang ada di Kota Medan, termasuk perjudian jenis dadu atau lebih dikenal dengan nama Sam Kwan. Hal ini disampaikannya pada andalas, Senin (7/6) di ruang kerjanya. “Soal penanganan judi jenis ini, jangan tanggung. Semua orang yang terlibat di dalamnya, harus ditindak,” ujarnya seraya mengatakan, judi adalah musuh bersama dan harus diberantas dari daerah ini. Informasi diperoleh, aktifitas judi jenis ini sudah merambah di beberapa kawasan di seputaran Kota Medan. Kalau sebelumnya judi ini dikabarkan dikelola di kawasan Polonia Medan, kemudian berpindah ke kawasan Belawan. Saat ini dikabarkan, sudah mulai merambah ke kawasan Titipapan. Belakangan, judi jenis ini sudah mulai memasuki kawasan Delitua dan seputaran daerah Tuntungan. Anehnya, meski omset judi ini seharinya bisa memperoleh uang hingga ratusan juta rupiah, petugas hukum di daerah ini sepertinya tak bisa mengendus keberadaan orang-orang yang melakukan aktifitas bisnis jenis ini. Dan hingga kini, tak diperoleh informasi, siapa saja orang yang ikut terlibat didalam melancarkan aktifitas judi Sam Kwan. (MU)

Main Keroyok, Diadukan ke Polisi Binjai-andalas Dua saudara sepupu, Winda (15) dan Novi (21) terpaksa berurusan dengan polisi karena melakukan pengeroyokan terhadap Bunga (bukan nama sebenarnya) di Jalan Nenas III, Kelurahan Suka Ramai, Kecamatan Binjai Barat, Senin lalu. Keduanya dilaporkan ke Polsek Binjai Barat oleh Bunga (16) dan orang tuanya, Hus (45). Hanya saja, kedua tersangka itu tidak ditahan. Menurut beberapa sumber, keduanya mendapat jaminan dari beberapa ‘orang penting’ di Polresta Binjai. Bunga kepada andalas di Binjai, Senin (7/6) mengatakan, peristiwa itu terjadi pada hari Senin (26/4) lalu sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, seperti biasa Winda dan Bunga terlibat ‘perang mulut’ sampai akhirnya Winda menendang Bunga. Mendapat perlakukan kasar seperti itu, Bunga pun membalas. Namun naas, Novi datang membantu Winda. Akibatnya, Bunga terjerembab ke parit dan menderita cedera parah di bagian kepala dan pinggangnya. Karena itu, Bunga pun dilarikan ke RSU dr Djoelham agar mendapat perawatan yang intensif. Orangtua korban, Farida (45) marah dan berniat untuk mengadukan kasus tersebut ke Polsek Binjai Barat. Namun, orangtua tersangka, Husein datang bersama isterinya ke RSU dr Djoelham untuk menjenguk dan meminta damai. Perdamaian pun disiapkan, namun Husein keberatan untuk membayar ganti rugi (membayar semua biaya pengobatan korban). Akibatnya, perdamaian pun gagal dan Farida pun mengadukan hal tersebut ke Polsek Binjai Barat. Kini, perkara tersebut pun bergulir ke Kejari Binjai. Namun, sampai sekarang kedua tersangka tidak ditahan. Menanggapi hal tersebut, orangtua korban, Farida berharap agar aparat penegak hukum dapat bertindak netral. Artinya, bertindak sesuai dengan kaedah hukum yang berlaku dan tidak memihak kepada salah satu pihak. “Saya tidak mau tahu, yang penting kasus ini harus diselesaikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, karena bagaimana pun juga negara kita ini adalah negara hukum. Jadi, segala sesuatunya harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang ada,”ujarnya. Dari pantauan andalas, sejak kejadian itu, banyak orang yang datang ke rumah korban. Semua meminta agar korban mau berdamai. Namun, bentuk perdamaian yang ditawarkan tidak sesuai dengan keinginan korban. “ Ya harus diberi pelajaranlah, biar tidak sewenang-wenang. Sudah main pukul, main keroyok lagi,” ujar Farida. (BD)

harian andalas | Hal.

11

Diduga Sengketa Lahan

1 Petani Tewas 1 Kritis Medan-andalas Diduga sengketa lahan di Simpang Pasar 6 Desa Karang Gading Kec Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, mengakibatkan seorang petani, Miskun (45) warga Dusun 3 Desa Paya Tusam Kec Sei Wampu tewas, Senin (7/6) sekira pukul 24.30 WIB dinihari.

andalas/yunan

TEWAS-Mayat Miskun (45) warga Dusun 3 Desa Paya Tusam Kec Sei Wampu saat dievakuasi ke Instalasi Jenazah RSU dr Pirngadi Medan guna diotopsi.

Ancam Bunuh Ibu Kandung

Oknum Polisi Dilaporkan ke Provost Medan-andalas Main ancam terhadap ibu kandung sangat tidak pantas dilakukan, apalagi oleh seorang anggota polisi. Aiptu Heriyanto yang bertugas di Sat Samapta Poltabes Medan, Jalan Putri Hijau, tampaknya harus berhadapan dengan kasus hukum, karena mengancam ibu kandungnya sendiri yang sudah renta. Wagiem (70) ibu kandung Heriyanto yang menetap di Jalan Starban No 52/VII Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, mengadukan prilaku kasar anaknya ke Provost Poltabes Medan, pada hari Rabu 13 Oktober 2009 lalu. Pengaduan Wagiem ditindaklanjuti provost. Maka, pada hari Rabu (9/6) besok, Aiptu Heryanto, Aiptu Heryanto, akan disidang disiplin di Mapoltabes Medan dalam acara mendengarkan keterangan saksi M Ali (46) warga Jalan Starban Medan. Saksi adalah adik ipar Heriyanto. M Ali kepada wartawan, kejadiannya berawal hanya gara-gara ingin menguasai rumah ibunya, Wagiem. Ceritanya, pada bulan Agustus 2009 lalu, Aiptu Heriyanto dengan istrinya bersama ibu kandungnya baru pulang dari Binjai dengan mengendarai mobil angkot yang dikemudikan Heriyanto. Di perjalanan, oknum anggota Sampta Poltabes Medan tersebut mengeluarkan kata-kata ancaman yang berbunyi, “Kalau mamak tidak senang dengan kata-kata awak, sekarang ini kalau mamak buka pintu mobil ini dan mamak melompat awak gak melarang dan awak diam aja gak akan menolong mamak,”ujat Heriyanto yang ditirukan M Ali.

Mendengar ucapan anaknya yang sadis itu, sang ibu ketakutan dan hanya diam saja. Kemudian pada hari Rabu 16 September 2009, Aiptu Heriyanto menghina ibunya dengan kata-kata penipu. Lalu menyuruh adik-adik kandungnya masing-masing Damiri, Syahrial, Jamin dan yang lainnya untuk menyuruh ibunya membagi-bagikan harta warisan dengan cara menjual rumah. Herannya, Heriyanto mengatakan, “kalau tidak ada yang mau menyuruh ibu membagikan rumahnya kepada anak-anaknya maka saya bisa membuat ibu mati berdiri.” Mendengar ucapan oknum anggota Sat samapta Poltabes tersebut, sang ibu semakin takut kalau nanti anaknya tersebut berbuat nekat. Awalnya, Wagiem tidak mau mengadukan putranya tersebut. Namun hampir setiap hari Heriyanto yang tinggal bersamanya terus meneror dirinya dan tidak segan-segan melontarkan kata-kata ancaman. Selain itu juga, Heriyanto pernah mengancam ibunya melalui M Ali yang dikatakannya ibu akan mati berdiri. Akibat perbuatannya tersebut, maka sang ibu didampingi Ali membuat laporan ke unit Provost atau P3D Poltabes Medan dalam kasus pengancaman membunuh. Setelah cukup lama laporan tersebut, akhirnya pada Rabu (9/6) besok kasusnya akan disidang disiplin di Mapoltabes Medan. Surat Panggilan saksi untuk menghadiri sidang tersebut telah di terima M Ali yang ditandatangani Kanit Provost Poltabes Medan AKP Subeno SH. Sekarang ini kasus oknum anggota sat Samapta itu telah diproses. (AZIS)

Selanjutnya petugas dari Polsek Medan Labuhan mengevakuasi korban yang memiliki seorang istri dan empat anak ini ke Instalasi Jenazah RSU dr Pirngadi Medan guna diotopsi. Menurut Suhendro (26) warga Dusun I desa yang sama dengan korban dan ikut menjadi korban penikaman di Pirngadi mengatakan, sebelum kejadian mereka berjumlah sekitar 10 orang. Saat itu, lahan atau perladangan yang telah mereka beli seharga Rp 7,8 juta per hektarnya di perkampungan Kurandak Dusun 15 Paluh Kuroh sekitar 4 tahun lalu tidak berapa jauh dari tempat kejadian. Lahan itu mereka usahai dengan menanam padi, tapi saat mereka datang, dilihat tanaman mereka sudah berganti dengan pohon sawit yang baru ditanam dan mereka mencabuti pohon sawit tersebut yang mungkin milik seorang pengusaha. Namun sewaktu di perjalanan hendak pulang, sambung Suhendro, dirinya berboncengan sepeda motor

dengan temannya dan di suruh berhenti oleh 4 orang pemuda. “Dua orang di sepeda motor dan dua lagi datang, yang satu nanya kami dari mana,” kata Suhendro dan menjawab dari ladang. Seketika dirinya ditikam dengan senjata tajam mengenai bagian punggung sebelah kiri, sedangkan satu orang lagi merusak ban sepeda motornya dengan sebilah parang namun tidak rusak. Melihat itu, Suhendro ditarik temannya dan lari dengan sepeda motor. Masih kata Suhendro, korban Miskun yang membonceng adiknya, Atma (35) ikut distop. Melihat ini, Atma berusaha menghindar, namun Miskun saat lari terjatuh dan kena tikaman jatuh tersungkur ke tanah. Sedangkan teman mereka yang lainnya, masih berada di belakang. Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Anthony Rajagukguk yang dikonfirmasi mengatakan 2 korban luka tikaman yang dilakukan satu orang. Saat kejadian korban distop dijalan dengan mengendarai sepeda motor di Desa Karang Gading di pinggir jalan perladangan. Korban Miskun sempat dibawa ke klinik, namun karena luka tikaman pada bagian ketiak 1 liang sekitar satu jam nyawa korban tidak tertolong lagi. “Kita sedang memburu satu tersangka yang sudah diketahui identitasnya. Tersangka bisa dikenakan Pasal 351 Tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun,” ujar Anthony. (YN)

Polisi Bekuk Kurir, Pengedar dan Pemakai Narkoba Medan-andalas Jajaran Polsekta Sunggal, berhasil membekuk empat orang yang terdiri dari pemakai ganja, kurir dan pengedar sabusabu, dari empat tempat berbeda, Minggu (6/6). Keempat tersangka masing-masing, Leo Anggara (18) warga Binjai, Gang Balai Desa pemakai ganja, Rahmad Abadi (44) Warga Zainul Arifin, Gang Kampung Kubur, sebagai kurir sabu-sabu, Asro Suhadi Harahap Alias Hadi (28) warga Jalan Sei Deli, Kelurahan Silasas sebagai kurir sabu-sabu dan Mansyur Nasution alias Ucrit (27) warga Jalan Mentimun Kelurahan Silasas sebagai pengedar sabusabu. Kapolsekta Sunggal AKP Faisal Napitupulu didampingi Kanit Reskrim Ipda Alexsander, Senin (7/6) siang kepada wartawan mengungkapkan tersangka Leo Anggara (18) diamanakan di Jalan Binjai Gang Balai Desa dengan barang bukti 3 am kecil ganja kering. Sedangkan tersangka Rahmad Abadi (44) ditangkap di Jalan Taruma Kelurahan Petisah, saat

mengantarkan pesanan 1 paket sabu seharga 200 ribu kepada Ahok (DPO). Sedangkan Asro Suhadi Harahap alias Hadi (28) diamakan saat mengantarkan sabu sebanyak 1 paket ke seorang wanita bernama Dewi di Jalan Komplek Setia Budi II, Kelurahan Asam Kumbang. Setelah dilakukan pengembangan polisi juga berhasil mengamankan Mansyur Nasution alias Ucrit selaku bandar sabusabu dan berhasil mengamankan 2 paket kecil sabu-sabu. “Untuk mempertanggung jawab perbuatan itu, keempat tersangka akan dijerat pasal 114 ayat (1) Subs 112 (1) UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman paling minimal 5 tahun dan maksimalnya 20 tahun penjara” kata Faisal. Sementara itu, Rahmad Abadi (44) saat ditanyai andalas mengaku, sangat menyesal, sebab menurutnya dia hanya membelikan saja dan berharap mendapat upah dari Ahok (buron) yang sudah lama dia kenal. (AZIS)

Penjual Kupon Togel Masuk Sel Namorambe-andalas Efendi Sembiring (35) ditangkap Polsek Namorambe karena menjual judi Toto Gelap (Togel). Warga Dusun II Kayu Embun, Desa Delitua, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang ini, harus meringkuk di dalam terali besi Polsek Namorambe Data yang diperoleh wartawan, tersangka ditangkap, Minggu (6/6) malam di salah satu warung kopi di Desa Kuta Tengah Jalan Besar Namorambe persisnya di depan Puskesmas. Tersangka ditangkap berdasarkan laporan masyarakat yang mengatakan di warung tersebut sering tempat pemasangan togel. Mendapat laporan berharga, Kapolsek Namorambe AKP

Marluddin SAg memerintahkan anggotanya Unit Reskrim melakukan pengintaian. Tak perlu menunggu lama, petugas langsung menyergapnya. Dalam penyergapan itu, petugas berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti satu unit HP Nokia 1112, uang Rp 104.000, serta 1 unit pulpen yang digunakan tersangka menjalankan bisnis haramnya. Kapolsek Namorambe AKP Marluddin SAg kepada wartawan membenarkan penangkapan tersangka. Kapolsek juga menjelaskan, selama ini tersangka sudah merupakan target operasi. tersangka ini juga dikenal sangat licin dan selalu berpindahpindah tempat menjual Togel. (MUL)

Poldasu Grebek Judi Togel di 4 Kabupaten/Kota Direktorat Reskrim Poldasu berhasil menggerebek sarang judi togel beromset puluhan juta rupiah per hari di 4 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Dalam penggebekaan itu, polisi menahan 11 tersangka penjual judi togel. Hal ini diungkap Kanit VC Sat I Tipidum Dit Reskrim Poldasu Kompol Chairulla L Lubis melalui pelaksana harian (lakhar) Bidang Humas Poldasu AKBP MP Nainggolan kepada andalas Senin (7/6). Menurutnya ini merupakan hasil penggrebekan judi togel di empat kabupaten/kota lokasi di Sumatera Utara yang dilakukan selama sepekan terakhir. “Kami melakukan penggrebekan ini di 4 lokasi di Sumatera Utara dari hasil pengrebekan tersebut kami menangkap 11 orang tersangka yang di antaranya bertugas sebagai juru tulis togel dan penjual togel, tidak tanggung-tanggung omset dari bisnis judi togel ini mencapat puluhan juta rupiah dalam sehari,” ungkap perwira dengan lambing melati satu di pundaknya ini.

Diungkapkan, penangkapan dilakukan di Tebingtinggi, Deliserdang, Batubara, dan Medan dengan jumlah 11 orang tersangka. Di Kabupaten Tebing Tinggi dengan 3 tersangka di antaranya Parlindugan SE, warga Desa Binjai Dusun 66 Kabupaten Serdang Bedagai, Tumpak Oktorio Tambunan (30 ) warga Jalan Langsat Kelurahan Rambung Kecamatan Tebing Tinggi, Hendri Jonatan Sitorus (26 ) warga Jalan Pepaya No 16 kelurahan Rambung Kecamatan tebing Tinggi digrebek selasa (2/6) di Jalan Langsat Kelurahan Rambung Kecamatan Tebing Tinggi. Di daerah Medan, tersangkanya Zulkifli Abdullah (41), dan Sahrul (29) keduanya warga Jalan Brigjen Katamso Gang Kesatria Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun. Peng-

DITAHAN-Para tersangka judi togel yang ditangkap di empat kabupaten/ kota di Sumut ditahan di Mapoldasu.

andakas/sukry

grebekan dilakukan pada tanggal 19 Mei 2010 dengan tempat kejadian perkara (TKP) Jalan Brigjen Katamso Gang Kesatria No 27 Kelurahan Sungai Mati Kecamatan Medan Maimun. Di Deliserdang, polisi menangkap Samiran (43) warga Jalan Binjai km 12, Nurdin (41) warga Desa Purwodadi Dusun Satu Kecamatan Sunggal, Yanto (39) warga Jalan Pembangunan Km 12. Penangkapan dilakukan tanggal 20 Mei 2010 dengan omset Rp 1,5 juta satu

putaran per hari. Sedangkan di Batu Bara, polisi menangkap Buyung Ladri (43), Rolington Gultom, Gaduh Naiborhu (55), yang di tangkap pada 24 mei 2010. “Ke 11 tersangka tersebut saat ini meringkuk di dalam sel tahan Reskrim Mapoldasu guna penyelidikan lebih lanjut. Mereka dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda Rp 25 juta,” kata Nainggolan. (SUK)


SUMATERAUTARA 12 Cederai Rakyat, DPRD Batubara ‘Jalan-jalan’ ke Malaysia

Selasa

harian andalas | Hal.

8 Juni 2010

KILAS

Lulus 100 Persen, UN Ulangan SMA/ SMK/MA di Asahan Kisaran-andalas Peserta UN Ulangan SMA/SMK dan MA di Kabupaten Asahan yang dilaksanakan pada 10-14 Mei 2010, telah diketahui hasilnya. Dari 220 orang peserta yang mengikuti UN, semuanya dinyatakan lulus. Demikian diungkapkan Kabid Dikmen Disdik Asahan, Drs Darmawan, MPd, ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Menurutnya, peserta UN Ulangan yang berasal dari tingkat SMA sebanyak 52 orang, SMK 95 orang dan Madrasah Aliyah sebanyak 73 orang. Seluruh peserta yang berasal dari Asahan ini lulus seratus persen. Disinggung kapan peserta UN Ulangan mendapatkan ijazah, Darmawan belum bisa memastikan karena hingga kini pihaknya belum menerima blanko ijazah. Padahal, siswa yang mengikuti UN Ulangan ini sangat berharap bisa secepatnya mendapatkan ijazah karena akan digunakan untuk mengikuti testing Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang rencanannya digelar 1617 Juni 2010. Darmawan menambahkan, untuk mengikuti testing PTN, pihaknya akan membuatkan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) dari sekolah sembari menunggu ijazah aslinya terbit. (FAS)

cederai hati rakyat karena ada kesan Komisi C hanya ingin jalan-jalan saja ke Malaysia, bukan untuk menyelesaikan kasus itu,” kata Muis. Dikatakan hanya sekadar jalanjalan, lanjut Muis, karena Komisi C tidak mempunyai persiapan matang untuk menindaklanjuti masalah itu. “Bayangkan saja, mereka (Komisi C-red) belum tahu dimana keberadaan korban kok nekad pergi. Ini ‘kan hanya menghambur-hamburkan uang rakyat saja,” katanya. Kesan jalan-jalan itu juga terlihat dengan berangkatnya seluruh personil

Batubara-andalas Kunjungan kerja (Kunker) Komisi C DPRD Batubara ke Malaysia, belum lama ini, dalam upaya penyelesaian kasus dugaan penjualan manusia (trafficking) yang menimpa Wardaniah salah seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Tanjungtiram, telah mencederai hati masyarakat. Hal itu dikatakan Pemerhati Kinerja Pemerintah, Abdul Muis, Minggu (6/ 6) di Limapuluh. “Saya katakan men-

Komisi C yang berjumlah sepuluh orang. Padahal, kalau niatnya ingin menyelesaikan masalah tersebut, sebaiknya kirim saja satu atau dua orang sebagai mewakili komisi. “Bayangkan saja, berapa uang rakyat yang telah dihabiskan untuk urusan tersebut. Untuk mengurus satu TKI saja harus dilakukan sepuluh orang. Masih mending kalau ada hasilnya. Ini tidak, jangannya menyelesaikan masalah, dengan korban saja mereka tak bertemu. Akibatnya, orangtua korban yang telah mengadukan persoalan itu ke Komisi C tentu sangat kecewa. Arti-

Dinas Infokom Deliserdang ‘Kehilangan Induk’

Terhambat Pemanggilan Tersangka Penjual Hutan Negara Kisaran-andalas Pemanggilan terhadap tersangka kasus penjualan hutan negara yang di register 5/A Nantalu Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan seluas 1.600 hektar, terhambat karena Pemkab Asahan sedang menyelenggarakan Pemilukada 12 Mei 2010. Salah satu tersangkanya adalah Ir Amir Syarifuddin AF, MM, yang ikut sebagai salah satu kontestan Pemilukada. Kepada wartawan harian ini, Kapolres Asahan AKBP Mashudi, SIK, melalui Kabag Bina Mitra Polres Asahan, Kompol Zulfikar, akhir pekan lalu, mengatakan, kasus penjualan hutan negara ini sudah ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku. Bahkan berkas dari salah satu tersangka yang juga anggota DPRD Asahan saat ini yakni HS sudah dilimpahkan ke Kejari Kisaran. Namun untuk pemeriksaan terhadap Ir Amir Syarifuddin AF saat ini belum dilakukan. Menurutnya, belum diperiksanya mantan Cabup ini karena yang bersangkutan menjadi calon Bupati Asahan di Pemilukada 12 Mei 2010. Sedangkan sejumlah saksi lainnya telah diperiksa Polres Asahan. Dia juga mengungkapkan, Polres Asahan sudah dua kali memanggil tersangka Ir Amir Syarifuddin AF. Tapi karena yang bersangkutan sedang sakit, makanya tidak bisa menghadirinya. “Untuk pemanggilan ketiga tertunda karena Polres Asahan sibuk menangani pengamanan Pemilukada,” ujarnya seraya menambahkan dia akan menanyakan kepada Sat Reskrim soal proses kelanjutan perkara tersebut. (FAS)

GIZI BURUKZefri bocah penderita gizi buruk asal Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. andalas/Budi Zulkifli

Gizi Buruk, Pemkab Langkat Bantu Zefri Stabat-andalas Pemkab Langkat memberikan bantuan kepada Zefriadi alias Zefri (13) bocah penderita gizi buruk asal Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Langkat. Bantuan disalurkan melalui Bagian Kesejahteraan Sosial, Kamis (3/6). Bantuan itu berupa uang tunai sebesar Rp 4 juta disalurkan langsung Camat Secanggang, Nilawati bersama Koordinator Pusat Pelayan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Langkat Togar Lubis serta Kepala Puskesmas Secanggang Drg Deliani didampingi Kades Jaring

Tewas Kecelakaan, tapi tak Dapat Santunan PT Jasa Raharja

Halus, Salim. Camat Secangang dan Koordinator P2TP2A mengatakan, meski terlambat, pihaknya berharap bantuan itu dapat dimanfaatkan sebaik mungkin demi kesembuhan Zefri. “Tidak ada kata terlambat untuk membantu Zefri, anak ini mengidap penyakit TBC. Penyakit itu dapat disembuhkan asalkan pengobatannya berkesinambungan,” ujar Togar Lubis sambil memegang tangan Zefri. Kepala Puskesmas Secanggang, Drg Deliani menyebutkan, pihaknya akan terus memantau kesehatan dan menyarankan kepada ibunya agar

Zefri terus menerus dirawat. Zefri adalah anak kedua dari 4 bersaudara hasil perkawinan Anisah (30) dan Zulkifli (34). Sejak 6 tahun terakhir Zefri kekurangan gizi dan selanjutnya mengidap penyakit suspect TBC. Seperti diberitakan sebelumnya, Sabtu 29 Mei lalu, Togar Lubis yang juga merupakan Koordinator Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut, juga telah menyerahkan bantuan dari seorang TKW yang bekerja di Hongkong bernama Siti Ainur Rohmah kepada Zefri dengan nominal Rp 1 juta. (BD)

Disosialisasikan, Tamu Wajib Lapor di Batubara

Batubara-andalas PT Jasa Raharja diminta mensosialisasikan kepada masyarakat luas tentang kriteria kecelakaan yang mendapatkan santunan dari perusahaan tersebut. Soalnya, sampai saat ini masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui jenis kecelakaan yang mana saja yang dapat santunan dan mana yang tidak. “Kita berharap PT Jasa Raharja mau mensosialisasikannya. Sebab, ada kecelakaan yang korbannya tewas tapi tidak mendapatkan santunan dengan alasan kecelakaan tunggal,” kata pengurus LSM Kupas Tuntas Indonesia, Beny Damanik kepada wartawan di kantornya, Senin (7/6). Seperti yang dialami pengendara sepedamotor, Hendrik Daulay (24) warga Desa Bandartinggi, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, yang meninggal dunia di RS Sri Pamela Tebingtinggi akibat kecelakaan lalu lintas menabrak pohon, Sabtu (8/5). Menurutnya, hasil olah TKP kepolisian ada yang dikirimkan kepada PT Jasa Raharja Cabang Utama Medan oleh Aiptu A Simbolon atas nama KSPK A. Kemudian, PT Jasa Raharja menyatakan bahwa kecelakaan itu adalah kecelakaan tunggal di luar jaminan UUD No 34 tahun 1964. Dengan demikian, keluarga korban tidak dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan santunan kematian. “Belajar dari pengalaman itu, kita berharap PT Jasa Raharja mau mensosialisasikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak bingung,” paparnya. (ZN)

nya, dewan telah mencederai hati rakyat,” katanya. Muis juga mempertanyakan dari mana dana yang digunakan Komisi C untuk berangkat ke Malaysia. Apakah dari APBD Batubara? Apakah memang ada anggaran untuk kunjungan ke luar negeri dalam APBD? “Setahu saya untuk tingkat DPRD tidak dibenarkan melakukan kunker ke luar negeri tanpa ijin dari gubernur. Apakah Komisi C sudah mendapat ijin dari Gubsu? Ini perlu diketahui masyarakat untuk menghindari tudingan miring terhadap anggota dewan,” pungkasnya. (ZN)

Batubara-andalas Kepala Bagian Pemerintah Pemkab Batubara, Radyansyah F Lubis SSos, menggelar sosialisasi tentang cara pengisian buku tamu ataupun tamu wajib lapor di hadapan Sekdes Kecamatan Medang Deras, Selasa(1/ 6) di aula kantor PKK Medang Deras. Menurutnya, ada beberapa tata cara

pengisian buku tamu yang sebelumnya telah diberikan Pemkab Batubara, namun kurangnya sosialisasi sehingga pengisian buku tamu belum seperti yang diharapkan. Untuk itu, harap Radyansyah yang baru menduduki jabatan Kabagpem ini, apa yang disosialisasikan itu kiranya dapat dilaksanakan oleh pemerin-

tahan desa dengan mengarahkan kepada Kepala Dusun ataupun Kepala Lingkung. Hal senada disampaikan Kabagpem Kecamatan Medang Deras, Suyanto. Dia mengakui kurangnya sosialisasi terhadap Kepala Dusun dan Kepala Lingkungan sehingga pengisian buku tamu ataupun tamu wajib lapor belum berjalan dengan baik. (ZN)

Lubukpakam-andalas Bupati Deliserdang diminta segera mengangkat dan menetapkan kepala Dinas Infokom agar dapat bekerja maksimal sesuai tuntutan dan perkembangan zaman. Desakan ini dilontarkan sejumlah staf dan pekerja di dinas itu mengingat jabatan tersebut lowong karena pelaksana tugas, Ir Meiber Sitompul sudah memasuki masa pensiun awal Juni 2010. “Memang sejak Kadis Infokom Zainuddin Mars menjadi wakil bupati, jabatan dipegang seorang pelaksana tugas. Tetapi saat ini pelaksana tugas sudah pension,” kata staf yang tidak bersedia disebut namanya kepada wartawan. Kini, para staf merasa kehilangan induk karena dalam sepekan terakhir nyaris kinerja dinas tersebut terkendala akibat tidak ada penanggung jawab, khususnya terkait kebijakan menyangkut operasional. Padahal Infokom merupakan corongnya pemerintah ke masyarakat yang setiap saat dibutuhkan. “Infokom ini ibarat kokinya Pemkab Deliserdang. Kadi kalau koki tidak ada tentu menunya juga tidak standart,” celutuk staf lainnya. Terlebih sekarang ini ada kegiatan akbar pagelaran pameran pembangunan dalam rangka hari jadi ke 64 Kabupaten Deliserdang. Bukan hanya itu, tidak definitifnya jabatan Kadis sangat berdampak dalam kerja sama antara sesama staf. Kerap terjadi percekcokan antara bendahara rutin dengan para kepala bidang (Kabid) khususnya menyangkut pengeluaran dana operasional. Oknum bendaharan diduga mengganggap remeh bila jabatan Kadis dipegang pejabat pelaksana, kata mereka. Wakil Bupati Deliserdang, Zainuddin Mars, mengakui tugas seorang kepala dinas infokom cukup berat karena berbeda dengan dinas lainnya. Pasalnya infokom sebagai penyeimbang harus mampu menetralisir permasalahan yang terjadi di pemerintahan daerah, termasuk menjalin kerjasama yang baik dengan media. Sehingga figur yang layak menjadi Kadis Infokom sulit dicari. Namun demikian, kata Zainuddin, dalam pekan ini pihaknya akan mengangkat pejabatnya. “Pekan ini dipastikan sudah ada Kadisnya,” ujar Wabup kepada andalas, kemarin. (TH)

Dipanggil, Kades Diduga Penjual Lahan Sawit Warga Penyelesaian masalah sengketa lahan kebun sawit seluas 150 hektar milik 40 KK yang berada di Dusun IV Desa Tangga, Kecamatan Aek Sonsongan, Asahan, dengan pengusaha asal Desa Martebing, Kecamatan Dolokmasihol, Serdangbedagai, Effendy Taswid, mulai menemukan titik terang.

S

oalnya, permohonan warga kepada DPRD Asahan disepakati untuk memanggil Kades yang diduga penjual lahan serta pengusaha yang membeli lahan tersebut. Dalam pertemuan itu, 40 KK yang tergabung dalam kelompok Tani Maju Jaya diwakili Sutiman, Buyung Zainuddin, Kasiyono didampingi kuasa hukumnya Zasnis Sulung dan Zulham Rany, SH, dari kantor LBH Publiek Asahan-Tanjungbalai. Sementara DPRD Asahan

dipimpin Ketua Komisi A Bun Yaddin, SH, didampingi Wakil Ketua Aidi Manurung, SH, Sekretaris Komisi Syamsul Qodri Marpaung LC, dan anggota komisi Drs Ismail ST, Budiman Manurung ST. Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan yakni dalam waktu dekat Komisi A DPRD Asahan akan turun ke lapangan bersama petani dan kuasa hukumnya untuk meninjau lahan yang disengketakan tersebut. Tujuan turunnya anggota

DPRD Asahan ini untuk mengetahui secara jelas lahan yang dipersengketakan atau yang dirampas oknum pengusaha, seperti yang disampaikan petani dalam surat perlindungan kepada DPRD Asahan, baru-baru ini. Setelah dilakukan peninjauan, DPRD Asahan melalui komisi A akan menggelar pertemuan 10 Juni 2010. Dalam pertemuan ini nantinya dewan akan memanggil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Asahan, Dinas Kehutanan dan

Perkebunan, Camat B Pulau, Camat Aek Songsongan serta Kepala Desa Jhoni Sihotang yang diduga kelompok tani sebagai penjual lahan kepada pengusaha Effendy Taswid. Sebelumnya, salah satu kuasa hukum yang mendampingi petani ke DPRD Asahan mengatakan, sebelumnya kebun sawit tersebut milik 40 KK warga setempat. Tapi sejak Januari 2010, lahan itu dirampas paksa oleh pengusaha asal Kabupaten Serdangbedagai, Effendi Taswid. (FAS)

BE RI T A DU K ACI T A

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

IVANA AMIR HUSIN

26

Jl. Imam B onjol No. 10 B Medan

04-06-10 06.37 WIB

08-06-10 11.00 WIB

D i perabukan

1

LIM LIE LIE

38

Jl. Gajah No. 17 / 31 Medan

04-06-10 07.00 WIB

08-06-10 12.00 WIB

D i perabukan

4

NG YU HUA

64

Jl. B . B ari san Galang

05-06-10 04.00 WIB

08-06-10 10.00 WIB

D i perabukan

5

NG TIE BAN

76

K omp. C i tra Graha B lok C No. 2 Medan

06-06-10 12.00 WIB

09-06-10 11.00 WIB

D i perabukan

8

LIM SIAU MIN

43

Jl. S ulang S ali ng No. 11 / 34 B Medan

06-06-10 15.30 WIB

09-06-10

D i kebumi kan

9

LIANG SUK CEN / FATIMAH

100

Jl. B anteng No. 2 Medan

06-06-10 07.00 WIB

09-06-10 12.00 WIB

D i perabukan

VIP-C


Selasa 8 Juni 2010

KILAS

Pungli, Program Prona Sergai Macet Pegajahan-andalas Program Nasional (Prona) pembuatan sertifikat tanah oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Serdangbedagai, menuai protes dari masyarakat. Soalnya, tidak sedikit oknum kepala desa yang memungut biaya dari warga yang mengikuti program tersebut. Alasannya untuk uang makan dan Kedol uang minyak juru ukur BPN. Terkesan Prona kini dijadikan ajang Pungutan Liar (Pungli) oleh oknum Kades. Pungutan liar pembiayaan sertifikat itu terungkap di Desa Karang Anyar, Kecamatan Pegajahan, Sergai. Warga dipungut biaya sebesar Rp 1 juta untuk satu sertifikat. Ironisnya, walaupun sudah menyerahkan uang sesuai yang diminta oknum Kades, sertifikat tanah warga yang mengikuti program ini sejak 2008 lalu hingga sekarang tak kunjung selesai. Menurut Kedol (34) warga Dusun III Desa Karang Anyar Kecamatan Pegajahan, dia sudah mengajukan permohonan pembuatan sertifikat tanah sejak 2008, tapi hingga 2010 tak kunjung selesai. “Saat itu ada 51 warga yang bermohon ke BPN Sergai dan hanya 48 yang keluar sertifikatnya,” ungkap Kedol. Kedol mengungkapkan, setiap pemohon dikutip uang Rp 1 juta oleh Kades dengan rincian, Rp 250-Rp 500 ribu sebagai uang muka, sisanya dibayar setelah selesai. “Kami sudah bayar uang muka tapi suratnya tak keluar. Ketika ditanya langsung kepada Kades, kami malah diabaikan begitu saja,” ujar Kedol. Kedol pun hanya bisa pasrah melihat tidnak tanduk Kadesnya yang tidak berpihak kepada masyarakatnya. Kades Partimin didampingi Sekdes Suhartono, ketika ditemui di Kantor Desa Karang Anyar mengaku, pengutipan sebesar Rp 1 juta memang ditetapkan oleh Kades. “Dana Rp 250 ribu digunakan untuk pengukuran, Rp 200 ribu untuk biaya di BPN Sergai dan Rp 550 ribu digunakan pemerintahan desa untuk biaya materai, photocopy surat-surat pemohon dan lainnya,” kilah kedua aparat desa itu. (RAS)

SUMATERAUTARA

harian andalas | Hal.

Terbengkalai, Rehab Jalan Sei BuluhNaga Lawan Sergai Sergai-andalas Menjelang digelarnya Pemilukada Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), proyek peningkatan, pemeliharaan dan rehabilitasi jalan di daerah itu marak dilakukan. Diduga proyek itu hanya ‘tebar pesona’ oknum tertentu untuk menarik simpati rakyat menjelang Pemilukada.

Parahnya, tidak semua proyek tersebut dikerjakan dengan bagus. Salah satunya proyek lanjutan rehabilitasi jalan Sei Buluh-Naga Lawan. Pemantauan andalas di lapangan, Senin (6/6) proyek jalan Sei Buluh-Naga Lawan yang seharusnya sudah dikerjakan seperti proyek-proyek peningkatan jalan lainnya di Kabupaten Serdangbedagai, kini justru terbengkalai. Proyek yang berasal dari dana DAK anggaran 2010 itu, terlihat tidak dik-

erjakan lagi. Sementara plank proyek yang menjelaskan kegiatan rehabilitasi jalan Sei Buluh-Naga Lawan yang menelan dana mencapai Rp 695.100.000 sudah dipasang. Di tempat yang sama, jembatan menghubungkan Desa Naga Lawan dengan desa sekitarnya yang baru dibangun, juga sudah retak-retak. Irwansyah Saragih (41) warga Dusun II Desa Naga Lawan, mengaku heran melihat rehabilitasi jalan Sei Buluh-

Naga Lawan tak kunjung dikerjakan. Di plank proyek yang dipasang terlihat penanggungjawab proyek adalah CV Semangat Cipta. Dan berdasarkan papan plank itu seharusnya proyek tersebut sudah dikerjakan. Pelaksana proyek CV Semangat Cipta ketika hendak dikonfirmasi tidak berhasil. Begitu juga dengan Kadis PU Binamarga ketika hendak dikonfirmasi di kantornya sedang rapat di Pemkab Serdangbedagai. (RAS)

Inspektorat Mandul, Pungli Berjaya

Terancam Ambruk, 40 Rumah Warga Berastepu Karo Karo-andalas Sekitar 40 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Berastepu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo merasa sangat resah akibat rumah yang ditempatinya sudah rusak dan dikawatirkan runtuh diduga karena getaran kuat berasal dari dump truck yang mengangkut Galian C. Keresahan dan keberatan warga ini 40 KK melalui perwakilannya Gemuk Sitepu (55) didampingi Ketua LSM Komite Pemantau Kinerja Pemerintah (KPKP) Kabupaten Karo, Ikuten Sitepu, SH, kepada sejumlah wartawan termasuk andalas, Senin (7/6) di Kabanjahe. Menurut Gemuk Sitepu, Galian C menggunakan alat berat yang hasilnya diangkut dump truck, diduga melebihi muatan setiap hari melintasi jalan seputaran rumah penduduk. Akibatnya, getaran kuat membuat rumah warga retak dan dikawatirkan rubuh. Karena itulah, Gemuk Sitepu didampingi sejumlah wartawan mendatangi Kadis Tamben Pemkab Karo, Ir Hendri Ginting. Namun disayangkan, Hendri Ginting tidak bersedia menerima perwakilan warga dan wartawan yang ingin konfirmasi. Alasannya sedang sibuk. Pemantauan wartawan, Ir Hendri Ginting hanya seorang diri di ruangannya. Saat ditanya tentang izin Galian C Kasi Pertambangan Umum, Juliamin Sembiring, ST, mengatakan akan memanggil Kabidnya. Namun tunggu punya tunggu, Kabid tersebut tidak kunjung hadir. Juliamin kemudian mengambil kebijakan menyampaikan pertanyaan warga kepada Kadis Hendri Ginting. Menurut Kadis yang disampaikan Juliamin, pihaknya akan segera turun ke lokasi untuk mencek kebenaran laporan warga. Saat ditanya sanksi yang diberikan kepada pemegang izin bila kedapatan menyalahgunakan izin, Juliamin mengatakan akan mencabut izin tersebut. Sebab, katanya, izin Galian C yang diberikan secara manual, tidak boleh menggunakan alat berat.Di tempat terpisah Kadishub, Drs Jamin Ginting, saat dikonfirmasi wartawan, menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Tamben dan Dinas PUD Karo. (IS)

13

(andalas/TH)

SD MASEHI-SD Masehi Desa Deleng Buntu, Kecamatan Sibiru-biru, Deliserdang, kondisinya sangat memprihatinkan.

Nyaris Rubuh, Gedung SD Swasta Masehi Butuh Perhatian Deliserdang-andalas Ratusan siswa beserta guru SD swasta Yayasan Masehi Desa Deleng Buntu, Kecamatan Sibirubiru, Kabupaten Deliserdang, terancam keselamatannya dalam melakukan aktifitas belajar mengajar akibat gedung sekolah yang nyaris rubuh. Bangunan yang berdiri sejak tahun 1970 itu, saat ini kondisinya sangat parah. Kayu atap bangunan sudah lapuk dan tidak layak pakai. Dikhawatirkan atap gedung sekolah sewaktuwaktu bisa jatuh menimpa siswa. Guna menghindari hal yang tidak diinginkan dan timbulnya korban jiwa, sekolah yang dihuni sekira 130-an siswa itu seharusnya segera direnovasi. Kepala SD Masehi Deleng Buntu, Triana Dewi Keliat, SPd,

yang ditemui wartawan, belum lama ini, mengatakan, saat ini pihaknya bersama GBKP Runggun Deleng Buntu dan Klasis Medan Delitua sudah membicarakan rencana renovasi sekolah tersebut. Pihaknya memahami bahaya yang mengancam siswanya bila gedung sekolah tidak segera dibenahi. Pihaknya sudah mengajukan kepada Klasis Medan Delitua untuk segera direnovasi. Kondisi sekolah yang sudah buruk itu sudah berjalan lebih dari 10 tahun dan sudah pernah disampaikan kepada instansi terkait untuk dibantu agar direnovasi. Tapi hingga kini bantuan tersebut belum ada. “Kita sudah berulangkali membuat permohonan ke Pemkab Deliserdang, tetapi belum pernah mendapat respon,” ungkap Tri-

ana Dewi.Walaupun kondisi sekolah sangat mengkhawatirkan, namun masyarakat sekitar tetap mempercayakan anaknya dididik di SD Masehi tersebut. Sioalnya, sekolah yang terdekat sejauh 5 Km sehingga para orang tua memilih anaknya menimba ilmu di sekolah itu. Dari data jumlah siswa disebutkan, sebanyak 23 siswa Islam, 59 Kristen Protestan dan 49 Katolik. Untuk itu diharapkan bantuan Pemkab Deliserdang dan para donatur untuk segera merenovasi sekolah yang merupakan tempat anak bangsa dididik. Rencananya panitia juga akan beraudensi kepada Bupati Deliserdang, Drs H Amri Tambunan, yang dikenal sebagai bapak pendidikan yang telah meluncurkan program ‘Cerdas’ dan GDSM. (TH)

Lubukpakam-andalas Badan Inspektorat Daerah Pemkab Deliserdang, dinilai ‘mandul’ dan tidak mampu bekerja sesuai fungsi melakukan pengawasan internal, bagi instansi yang merugikan masyarakat. Hal itu terlihat dari tidak adanya reaksi terhadap tindakan penyimpangan atau pelanggaran terhadap Peraturan Daerah (Perda) yang tumbuh subur di jajaran Pemkab Deliserdang, walau rakyat sudah menjerit dan terpublikasi di banyak media cetak maupun elektronik. Contoh kecil, peristiwa di Kelurahan Cemara, Kecamatan Lubukpakam. Warga di sana sudah menjadi korban pungutan liar (Pungli) oknum Kaur Kelurahan dengan memasang tarif Rp 70 ribu untuk pengurusan KTP dan KK. Padahal menurut Perda Perda No 5 tahun 2006, untuk penerbitan KK dikenakan biaya sebesar Rp 6 ribu dan KTP sebesar Rp 10 ribu. Praktik pungli tersebut sudah menjadi rahasia umum bagi warga Kelurahan Cemara, yang seakan-akan sebagai biaya resmi yang ditetapkan pemerintah daerah dan dapat dipertanggung jawabkan dimuka hukum. Keberanian oknum staf kelurahan di sana melakukan Pungli kepada warga, ditengarai selain mendapat persetujuan dari lurah, sang oknum juga diback-up salah satu LSM. Sehingga warga sungkan untuk menolak besaran biaya yang ditetapkan. Walau perbuatan yang ceondong pemerasan terhadap warga ini gencar diberitakan di mass media, namun instansi yang berfungsi mengawasi di jajaran Pemkab Deliserdang hanya ‘tidur’, sehingga terkesan ada persekongkolan mulai dari tingkat desa/kelurahan hingga ke pemerintahan kabupaten untuk menumbuhsuburkan Pungli. “Apa tugas Inspektorat, tidur saja, media massa sudah rebut, warga sudah menjerit maraknya praktik Pungli mulai tingkat desa, tapi kok di-

anggap angin lalu saja,” ujar Berlin warga Lubukpakam. Berlin yang juga seorang PNS ini, sangat pesimis Bupati Deliserdang, Drs H Amri Tambunan, mau menindak tegas bawahannya yang nyatanyata sudah melanggar peraturan dan menyengsarakan rakyat. “Omong kosong bupati mau bertindak, itu jawaban klise yang belum pernah dibuktikan sepanjang kepemimpinanya,” tandas Berlin. Soalnya, tambah Berlin lagi, Inspektorat saja tidak peka terhadap keluhan masyarakat. Kalau bupati memang komit menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih (good government), tentu pelanggar Perda sudah ditindak sejak dulu. Herannya praktik memperkaya diri itu semakin terang-terangan dan semakin berjaya. Kepala Inspektorat Pemkab Deliserdang, Poltak Tobing, SH, yang dikonfirmasi melalui Sekretaris Inspektorat, Alwinson Hasibuan, SH, kemarin, mengaku enggan berkomentar karena hal itu wewenang atasannya. Di samping itu, pihaknya juga tidak mengetahui kalau praktik Pungli di wilayah itu marak diberitakan di media massa. Menurutnya, biasanya jika ada tindakan pelayanan publik yang merugikan masyarakat, pihaknya diberi SPT untuk melakukan pemeriksaan. Sementara itu, anggota DPRD Deliserdang meminta aparat penegak hukum segera melakukan pemeriksaan terhadap instansi maupun oknum yang melakukan Pungli terhadap masyarakat. Sungguh naif, hanya untuk kebutuhan dasar saja, warga sudah dipungli. Bagaimana dengan yang lainnya. “Diharapkan jaksa maupun aparat kepolisian memeriksa oknumoknum yang melakukan pemerasan terhadap warga dalam pengurusan identitas berupa KTP dan KK,” tegas Ketua Komisi A DPRD Deliserdang , Mikael TP Purba. (TH)

Koramil 16/TM Gelar Baksos di Makam Pahlawan Komandan Koramil 16/TM, Kapten Kav. Rianto didampingi Batuud, Peltu Bambang dan personilnya, menggelar kegiatan bhakti sosial (Baksos) di Taman Makam Pahlawan (TMP).

Koramil 16/TM melakukan bakti sosial di Taman Makam Pahlawan dengan membersihkan lokasi makam bersama masyarakat dan FKPPI.

S

andalas/sup

Harian

andalas Lugas & Cerdas

aat ditemui andalas di lokasi, Minggu (6/6), Kapten Kav. Rianto mengatakan, kegiatan bakti masyarakat atau disebut gotong royong tersebut adalah salah satu bentuk kemanunggalan TNI dengan masyarakat, serta kepedulian para generasi muda terhadap para pahlawan. Pihaknya dan jajarannya yang

merupakan Babinsa di 26 desa dan kelurahan di Kecamatan Tanjungmorawa, selalu proaktif dalam kegiatan kemasyarakatan yang merupakan salah satu fungsi TNI di tengah-tengah masyarakat. Menurtnya, TNI selalu siap membantu serta bersinergi dengan organisasi serta masyarakat, dan mendukung penuh masyarakat dalam membangun infrastruktur di daerahnya. “Hal ini telah menjadi komitmen saya sejak menjabat sebagai Komandan Koramil 16/TM,” kata Kapten Kav. Rianto. Dengan kegiatan bhakti sosial tersebut secara tidak langsung akan membina hubungan silahturahmi antara personil Koramil 16/TM dengan masyarakat

khususnya para pengurus OKP yang bernaung di bawah bendera FKPPI, yang merupakan salah satu organisasi binaan TNI. Dengan demikian hubungan itu akan terus terjalin dan diharapkan akan tercipta dan terjaganya kemanunggalan di dalam tubuh TNI melalui Koramil 16/ TM dengan masyarakat pada umumnya. Kegiatan Baksos kali ini antara lain melakukan pembersihan seluruh areal Taman Makam Pahlawan dengan merapikan taman, serta membabat rumput yang tingginya sudah melebihi makam yang ada, jelas Peltu, Bambang yang didampingi pengurus FKPPI, Uli Purba dan Shelly DW. (SUP)

Wartawan Daerah : Belawan: Binsar Simatupang,Stabat: Subur Syahputra,Langkat: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Binjai: M Kamil Ismail, Kabanjahe: Ilham Supandi, Dairi: Sondang Silalahi, Phak-pak Barat: Robert Boang Manalu,Humbang Hasundutan: Marganda Lumbangaol, Deliserdang: Suprapto, Firdaus Tanjung, TH Sihombing,Sergai: Rasum,Tebingtinggi: Riady Kasidi,Siantar/Simalungun: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare,Kisaran: Hamdan Rangkuti,Batubara: Zulkifli Nasution,Labuhan batu: Iwan Kesuma,Samosir: Marihot Simbolon,T Nickson Simbolon,Nias Selatan: Eddy Gunawan Zebua,Biereun: H Suherman Amin,M Husin Spd,Juanda Iskandar,Kutacane: Alwahidi, Malik Hamdani,Meulaboh: Iskandar Muda.


ACEH MEMBANGUN

Selasa 8 Juni 2010

harian andalas | Hal.

14

Bertha Sihasale Terpilih Jadi Kades Lawe Bekung Kutacane-andalas Dalam pemilihan Kepala Desa Lawe Bekung Tampahan Kecamatan Badar Kabupaten Aceh Tenggara, yang berlangsung, Kamis lalu, Bertha Sihasale berhasil mengungguli kandidat calon lainnya, Japerman Siahaan yang dilaksanakan di Jalan Pante Barat, berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Pesta demokrasi di tingkat Pemilihan Kepala Desa (pilkades) itu diikuti dua orang kandidat yaitu Japerman Siahaan dan Bertha Sihasale, dihadiri Muspika Kecamatan Badar. Seluruh warga Desa Lawe Bekung Tampahan juga turut menyaksikan jalannya pemilihan untuk menjadi pimpinan desa itu, periode 20102016.

PILKADESDuduk nomor dua kanan, Bertha Sihasale, terpilih menjadi Kepala Desa Lawe Bekung Tampahan Kecamatan Badar Aceh Tenggara.

(andalas/alwahidi)

KILAS

Lintasan KutafajarManggamat belum Diperbaiki Tapaktuan-andalas Ruas jalan lintasan Kuta Fajar, Kecamatan Kluet Utara menuju Manggamat, Kluet Tengah, Aceh Selatan, yang hancur sejak beberapa bulan lalu, hingga kini belum diperbaiki. Bahkan, kini kerusakan jalan yang baru setahun selesai diaspal itu semakin parah. Rusaknya jalan kabupaten sepanjang 16 Km itu baru setahun selesai diaspal yang menguras dana APBK miliaran rupiah itu, akibat setiap hari dilintasi truk pengangkut hasil tambang bijih besi milik PT Pinang Sejati Utama (PSU). Selain dipenuhi kerikil dan batu besar, sepanjang jalan itu dihiasi lubang-lubang besar yang sangat sulit dilintasi kendaraan roda dua dan empat. “Tidak hanya mengganggu para pengguna jalan, tapi kondisi jalan yang hancur-hancuran itu juga menganggu perekonomian masyarakat,”kata Rustam, seorang warga Kluet, kemarin. Meskipun kerusakan lintasan itu, sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ada upaya untuk memperbaiki atau menyelamatkan jalan itu. Buktinya, kata sumber itu, Pemkab masih membiarkan mobil pengangkut bahan baku bijih besi itu melintasi jalan kabupaten itu. Camat Kluet Utara, Zubiruddin yang dihubungi membenarkan, ruas jalan lintasan Kutafajar-Manggamat yang sudah hancur itu, kini kondisinya semakin parah akibat dilintasi truk pengangkut hasil tambang bijih besi milik PT PSU yang melebihi tonase. Kondisi ini diperparah dengan tibanya musim penghujan dalam beberapa hari terakhir ini. Sepanjang jalan itu, kini digenangi air layaknya kubangan kerbau. (SE)

PLN Putuskan 2.000 Pelanggan di Samalanga Bireuen-andalas PT PLN Ranting Samalanga, Bireuen, memutuskan arus terhadap 2.000 pelanggan yang menunggak rekening listrik selama lima bulan terakhir ini. Pemutusan tersebut berdasarkan tunggakan yang tersebar di Kecamatan Samalanga, Jeunieb, Pandrah, Plimbang, dan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen. Selain itu, sebagian Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya. Sedangkan tunggakan di wilayah Ranting Samalanga mencapai Rp 1,8 miliar. Kepala PLN Ranting Samalanga, Rusli mengatakan, untuk pemutusan serta pembongkaran meteran di rumah pelanggan yang menunggak itu, pihaknya menurunkan 40 personel penagihan rekening listrik. Target pemutusan sekitar 2.000 buah kwh meter (meteran) dan kabel, akan dibongkar oleh tim petugas pemutusan PLN setempat. “Tahap pertama kita putuskan pelanggan yang menunggak lima bulan keatas dan selanjutnya yang menunggak tiga bulan keatas. Pemutusan ini sudah dimulai sejak 1 Juni dimulai di Kecamatan Jeunieb, dan targetnya selama satu bulan tuntas di 6 kecamatan tersebut,” ujarnya. Diakui Rusli, sebelum dilakukan pemutusan meteran itu, pihaknya telah melayangkan surat teguran kepada sejumlah pelanggan yang menunggak, termasuk tembusannya kepada para geuchik, dan lewat siaran radio.“Namun, setelah adanya peneguran tersebut, hanya beberapa pelanggan yang peduli terhadap imbauan tagihan penuggakan rekening listrik milik negara. Meski telah kami beri dispensasi, tapi masih banyak pelanggan yang kurang mempedulikannya”, pungkasnya. (HUS)

Camat Badar Syamsuar AP MM, dalam kesempatan itu mengatakan, agar tatacara pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa yang dilaksanakan, digelar dengan sebaik-baiknya. Kepada yang menang hendaknya dapat meningkatkan kinerjanya demi kemajuan warga Desa Lawe Bekung tampahan. "Kemenangan bukan kemenangan sepihak, tetapi kemenangan seluruh warga Desa Lawe Bekung Tampahan. Sementara kepada kandidat yang kalah, diminta supaya berjiwa besar menerima kekalahannya, sebab di dalam pertarungan apa pun kalah menang itu soal biasa," kata Syamsuar. Dari penghitungan suara yang dilaksanakan

Insiden Jembatan Gantung, 9 Ditemukan Tewas Gayo Lues–andalas Ritual tolak bala dilakukan warga di Desa Meloak Aih Ilang, Putri Betung, Gayo Lues membawa petaka. 12 anak hanyut akibat jembatan ambruk saat menonton prosesi itu. Hingga kini baru sembilan yang ditemukan. “Baru sembilan,” kata Mukmin, Camat Putri Betung dihubungi dari Banda Aceh, Senin (7/6). Sekitar delapan korban ditemukan kemarin dan seorang lagi didapatkan pagi tadi. Tim SAR masih terus mencari korban hanyut. Mukmin menolak memberi keterangan panjang dengan alasan sedang sibuk. Insiden itu terjadi Minggu siang kemarin, saat warga menggelar kenduri tolak bala. Saat para tetua

kampung menghanyutkan sesajian berupa ayam jantan putih ke sungai, puluhan anak-anak berdiri di atas jembatan gantung yang terbentang di sungai, melihat prosesi ritual itu dari atas. “Karena anak-anak berdiri di satu sisi sehingga jembatan oleng dan anker yang menghubungkan besi jembatan lepas. Anak-anak semua jatuh dalam ke sungai,” kata Ibnu Hasyim, Bupati Gayo Lues, Senin. Kondisi arus sungai saat itu deras, menyusul hujan lebat mengguyur wilayah itu dalam beberapa hari ini. Sekitar 25 anak-anak mengalami luka-luka. Mereka langsung mendapat pertolongan medis, sebagian besar hanya mengalami luka lecet. Laporan ke Wagub Aceh Beberapa saat setelah musibah tersebut, Wagub Aceh Muhammad Nazar yang sedang mendampingi kafilah Aceh di MTQN XXIII di Bengkulu, menerima laporan se-

mentara dari Bupati Gayo Lues, Ibnu Hasyim. Bupati Gayo Lues ke Wagub Aceh melaporkan telah terjadi kecelakaan akibat putusnya jembatan gantung di Desa Meloak Aih Ilang, Kecamatan Putri Betung, Minggu (6/ 6) sekitar pukul 12.00 WIB. Menurut laporan sementara yang diterima Wagub Muhammad Nazar, hingga sore kemarin jumlah korban seluruhnya yang ikut jatuh ke sungai mencapai 32 orang yang umumnya anak-anak berumur di bawah 12 tahun. Dari jumlah itu, 19 orang selamat dengan luka-luka ringan, 13 orang sempat hilang terbawa arus. Sejak kejadian itu, upaya pencarian langsung dilakukan oleh masyarakat dengan melibatkan pihak kecamatan, tim SAR, dan relawan lainnya. Sementara hingga sore kemarin, menurut laporan versi Bupati Gayo Lues, delapan orang sudah ditemukan meninggal, lima lainnya masih dalam pencarian. (AC/S)

Pipa PDAM Bocor, Rumah Warga Banjir Langsa-andalas Menyusul kebocoran yang terjadi pada saluran pipa penyuplai air PDAM Tirta Keumuneng, sejak April 2010 lalu, sejumlah rumah warga di Dusun Rahmat, Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur, mengalami kebanjiran. Parahnya lagi, selama pipa PDAM ini bocor, warga sekitar tidak lagi menerima suplai air. Kendati telah dilaporkan kepada pihak PDAM, namun hingga sekarang belum juga diperbaiki. Salah seorang warga Sungai Lueng, Yusuf mengatakan kemarin, akibat adanya kebocoran yang di salah satu titik pipa PDAM yang berada di KM 6, sejumlah rumah warga di Dusun Rahmat, Gampong Sungai Lueng, digenangi air PDAM sejak dua pekan terakhir. “Selama dua pekan ini

genangan air yang berasal dari bocornya pipa PDAM penyuplai air tersebut, telah menimbulkan banjir di sekitar rumah warga,” katanya. Dikatakan, warga sudah berulangkali melaporkan kondisi kebocoran pipa air itu kepada PDAM. Namun hingga sekarang belum juga diperbaiki. “Laporan kami tentang kebocoran pipa penyuplai air tersebut hingga kini belum mendapatkan tanggapan serius dari pihak PDAM. Seolah-olah apa yang kami laporkan itu adalah hal sepele. Padahal air dari pipa itu telah menyebabkan rumah kami kebanjiran,” ujarnya kesal. Menurut Yusuf, berapa hari lalu pihak PDAM memang mengirimkan petugasnya untuk mengecek lokasi. Namun setelah dicek, bukannya air di sana surut melainkan bertambah.

Karena pihak PDAM hanya melakukan penggalian di salah satu titik pipa, kemudian setelah itu mereka kembali menimbun lokasi pipa yang diduga bocor. Sementara Kepala Bagian Pelayan PDAM Tirta Keumeuneng Langsa, Baharudin, ketika dikonfirmasi Serambi, melalui jaringan teleponnya, mengatakan, pihaknya hingga kini belum menerima laporan dari Unit Pelayan Terpadu (UPT) PDAM daerah sekitar terkait adanya kebocoran pipa di KM 6, Gampong Sungai Lueng. “Kita belum menerima laporan dari pihak UPT Sungai Lueng. Namun untuk menghindari dampak yang merugikan warga, kita akan mengkonfirmasikan dahulu laporan ini ke bagian teknis PDAM ataupun pihak UPT Sungai Lueng. (SN)

karena sebagian besar kebun mereka di hantam banjir bandang dan sampai sekarang belum bangkit. “Warga tak punya modal untuk memulai usaha baru, jangankan untuk membangkitkan usaha, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sudah sangat sulit,”ujarnya. Menurutnya, sawah yang luasnya 40 hektare di desa mereka sebelum banjir menjadi andalan warga dalam menuhi

(AWD)

Dokter PNS Diminta Utamakan Tugas Dinas Bireuen-andalas Dokter berstatus PNS yang bertugas di Kabupaten Bireuen diminta untuk mengutamakan tugas dinas untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat daripada tugas di rumah sakit swasta. Karena semua dokter PNS diberi gaji, tunjangan, dan insentif oleh pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkannya. Permintaan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr Amir Addani, Minggu (6/6) menanggapi keluhan warga bahwa ada sebagian dokter lebih mengutamakan tugas di rumah sakit swasta daripada di rumah sakit pemerintah. Agar hal itu dipatuhi para dokter PNS, menurut Amir, pemerintah hendaknya merancang qanun tentang tugas dan kewajiban seorang dokter yang berstatus PNS sehingga pelayanan di rumah sakit pemerintah makin membaik. “Dalam Muscab Ikatan Dokter (IDI) Bireuen, Sabtu (5/ 6) Pak Bupati juga meminta dokter PNS untuk mengutamakan tugas di tempat utama,” ujarnya. Amir menjelaskan, upaya pemerintah untuk membebaskan warga yang masih dalam pasungan karena gangguan jiwa menghadapi kendala karena sebagian keluarganya belum mengizinkan dibawa ke Banda Aceh. “Kemarin Ibu Darwati A Gani selaku Ketua Tim Penggerak PKK Aceh hendak menjemput dua warga Bireuen yang masih dipasung. Namun, hanya satu orang yang bisa dibawa ke Banda Aceh, sedangkan seorang lainnya belum diizinkan keluarga,” jelasnya. Karena itu, ia mengharapkan keluarga hendaknya merelakan anggota keluarga yang memang masih dipasung untuk di bawa ke Banda Aceh supaya bisa diobati. Karena Pemerintah Aceh berusaha semaksimal membantu mereka agar hidup normal. “Keinginan pemerintah belum sepenuhnya direspons pihak keluarga, padahal biaya pengobatan ditanggung pemerintah, kecuali biaya untuk kebutuhan keluarga itu sendiri,” ungkapnya. (HERA)

40 Ha Sawah Tetap Tertimbun Kayu Kuala Simpang-andalas Seluas 40 hektare sawah warga di Desa Batu Bedulang, Kecamatan Banda Pusaka, Aceh Tamiang, masih tertimbun kayu yang dibawa banjir empat tahun lau. Sehingga warga tidak dapat mempergunakan sawahnya untuk bercocok tanam. Tokoh masyarakat Desa Batu Bedulang, Amat Zais mengatakan, saat ini ekonomi warganya sangat sulit

panitia pemilihan, kandidat Kepala Desa memperebutkan jumlah suara dari 185 jumlah pemilih yang sah. Setelah diadakan perhitungan, Bertha Sihasale meraih suara terbanyak dengan perolehan 93 suara. Sementara Japerman Siahaan hanya mendapat dukungan 83 suara. Sedangkan suara yang tidak sah atau rusak sebanyak 5 suara. Dengan jumlah suara terbanyak yang diraih Bertha Sihasale dari rivalnya Japerman Siahaan, dengan sendirinya Bertha Sihasale tercatat sebagai wanita pertama menjadi kepala desa sebagai orang nomor satu desa itu, dan akan menjadi pimpinan Desa Lawe Bekung Tampahan selama enam tahun ke depan.

salah satu kebutuhan pokok namun sekarang sawah tersebut tidak dapat difungsikan karena tertimbun lumpur dan kayu eks banjir. “Kalau warga turun ke sawah, beras di rumah untuk setahun tidak perlu mikir lagi,” ujar mantan datok ini. Saat ini, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sebagian warga ada yang pergi ke hutan mencari kayu alim. Namun pekerjaan berat dan penuh

resiko tersebut tidak langsung menghasilkan. Dari sepuluh kali masuk hutan hanya sekali yang mendapatkan hasil. Selebihnya utang menumpuk karena sebelum berangkat mereka meminjam uang dari toke untuk ditinggalkan pada keluarga. Ada juga sebagian warga yang berkebun seperti menanam cabe dan sayuran serta membersihkan sawah yang tertimbun lumpur untuk menanam padi tapi luasnya sekitar tiga hektare. Kondisi ini juga terkendala dengan air untuk mengairi sawah. (SE)

BINJAI ST-4 12.00-14.45-17.30-20.15

PLAZA-2 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30 PALLADIUM-4 11.30-13.30-15.30-17.30-19.30-21.30 BINJAI ST-2 12.15-14.05-15.55-17.45-19.35-21.25

PLAZA-4 THAMRIN-1 12.00-14.45-17.30-20.15 SUN-2 PALLADIUM-2 13.00-15.45-18.30-21.15

PRESIDENT 13.00-15.15-17.30-19.45 SUN-4 12.30-14.45-17.00-19.15-21.30 SUN-1 THAMRIN-4 PALADIUM-1 12.00-14.15-16.30-18.45-21.00 PLAZA-1 17.30-19.45

PLAZA-3 11.40-14.00-16.20-18.40-21.00 THAMRIN-3 12.50-15.10-17.30-19.50-22.10 BINJAI ST-4 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50-21.40

THAMRIN-2 PALLADIUM-3 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50-21.40 SUN-3 12.00-13.50-15.40-17.30-19.20-21.10 (DOLBY 3D WITH INDONESIAN SUBTITLED)

GOOD BABE PLAZA-1 13.00-15.10

BINJAI ST-3 12.00-13.50-15.40-17.30-19.20-21.10


SAMBUNGAN

Selasa 8 Juni 2010

harian andalas | Hal.

15

Eks Diskotik M City Kembali Bongkar Bangunan Bersejarah Diancam 10 Tahun Penjara...(Dari Hal. 1) yang memberika corak khas sejarah, keaslian bentuknya, dan keuntungan cukup besar,” kata dari prespektif hukum, secara bersejarah di Jalan Ahmad YaniAncam Korban...(Dari Hal. 1) dan unik, jumlah dan jenisnya pengamanannya,” ujarnya. Andi Arba di ruang kerjanya. sosial akan merusak berbagai Gwangzu Medan. Katanya, itu

hiburan itu. Disebut-sebut, pihak Disparbud dan beberapa oknum anggota DPRD Medan, telah mulai dapat upeti per bulan dari bisnis hiburan malam tersebut. Tujuannya, agar wakil rakyat di DPRD Medan tak mengomentari keberadaan tempat hiburan yang diduga menyalahi prosedur itu. Sekaitan dengan persoalan itu, Ketua umum Forum Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi, Dedi Hermanto Sitorus menegaskan, dengan beroperasinya tempat hiburan malam, Elit Pub Spa dan Karaoke yang sebelumnya menggunakan nama M City, sama saja melanggar suatu kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Pemko. Parahnya lagi, dengan dilakukannya pembiaran seperti itu, maka Disparbud Kota Medan dinilai tak menggubris perintah Pj Walikota Medan selaku pengambil kebijakan di pemerintahan kota ini. "Dengan beroperasinya kembali tempat hiburan malam M City yang telah merubah namanya menjadi Elite Pub, sama saja merupakan sebuah pelanggaran yang telah dilakukan oleh pihak management tempat hiburan malam tersebut terhadap perintah Pj Walikota Medan. Dan kita menilai, Disparbud Kota Medan telah mengangkangi perintah Pj Walikota Medan yang memerintahkan kepada SKPD itu untuk menutup tempat hiburan malam tersebut, sewaktu masih menggunakan nama M City. Oleh karena itu, kita minta kepada Pj Walikota Medan untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kota Medan dan memerintahkan tutup Elit Pub," kata Dedi, Senin, (7/6) di Medan. Dia juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera memberikan tindakan secara hukum kepada pemilik gedung dan pihak managemen Elit Pub, karena telah menggunakan gedung yang nyatanyata tak ada izinnya. Apalagi

tempat hiburan itu sebelumnya telah menewaskan sekira 20 orang pengunjung dan menyebabkan korban luka dan ringan puluhan pengunjung lainnya. Saat itu, Elit Pub yang sebelumnya bernama M City, terbakar disebabkan kelalaian pekerja dan pihak managemen. Ironisnya, manager M City yang sempat ditangkap Poldasu sekaitan kasus kebakaran itu, tak sampai diproses ke meja hijau. Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPRD Medan, Ikrimah Hamidi, yang diminta tanggapannya soal keberadaan Elit Pub, meminta kepada Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) untuk segera membongkar habis bangunan gedung bekas M City tersebut. Alasannya, karena tidak akan kuat menampung pengunjung sebab telah pernah terbakar. "Beroperasinya tempat hiburan itu, jelas tak memandang segi keamanan bagi pengunjung. Sebab suatu waktu gedung yang diduga telah rapuh akibat kebakaran tempo hari lalu itu, tidak akan mampu menahan beban pengunjung hingga akan runtuh. Gedung tersebut tidak akan mampu menahan beban dan jika ini terus dibiarkan, maka gedung bekas M City tersebut akan kembali memakan korban jiwa. Sebab itu Pemko Medan melalui Dinas TRTB Medan, harus membongkar habis gedung tersebut. Dan Dinas Parawisata dan Kebudayaan Medan juga harus membatalkan izin beroperasinya tempat hiburan tersebut, bila izin sudah terlanjur diberikan" tegas Ikrimah. Terkait hal di atas, pihak managemen Elit Pub dan Karaoke yang dicoba dikonfirmasi guna perimbangan pemberitaan, hingga Senin sore tidak berhasil. Kata karyawan Elit Pub, bos (pimpinan) atau manager mereka jarang masuk. "Bos jarang masuk. Hanya sesekali untuk ceking," ucap karyawan, mohon namanya tak ditulis karena takut dipecat.(JUP/ZIZ)

Anggota DPRD Medan ‘Tinggalkan’ Denni Ilham...(Dari Hal. 1) diskor. Untuk kemudian, meminta unsur pimpinan DPRD Medan terlebih dahulu melakukan rapat pimpinan dewan dan pimpinan fraksi. Sebab, keberadaan Denni sebagai Ketua DPRD Medan dan memimpin sidang paripurna, dinyatakan sudah tak sah lagi berdasarkan surat DPP Demokrat yang masuk ke semua Fraksi di DPRD Medan. ”Surat itu sudah jelas, kalau saat ini Denni Ilham Panggabean tak lagi menjabat Ketua DPRD Medan. Dan oleh Partai Demokrat, jabatan itu diserahkan kepada Amiruddin,” ungkap Parlindungan Batubara, seraya menegaskan kalau rapat paripurna tetap dilanjutkan, sama saja dengan paripurna tak sah atau cacat hukum. Hal senada disampaikan, anggota Fraksi Golkar, CP Nainggolan. Katanya pada pimpinan rapat, usulan Parlindungan agar diterima. Pimpinan DPRD Medan bersama pimpinan fraksi melakukan rapat untuk menyikapi persoalan ini. Namun diduga permintaan tak disetujui, dan rapat paripurna tetap saja dilangsungkan, fraksi yang menolak kehadiran Denni Ilham Panggabean memimpin sidang paripurna, memilih walk out dari ruang sidang. “Ini tak bisa dibenarkan. Dan apa yang dilakukan pimpinan DPRD Medan sudah menyalahi PP Nomor 16,” ungkap Parlindungan, dibenarkan Sekretaris Fraksi Golkar, Ihamsyah, Ketua Fraksi PAN, M Arif, pada wartawan sesaat setelah meninggalkan ruangan sidang paripurna. Terpisah, Wakil Ketua DPRD Medan, Ikrimah Hamidi dan Augus Napitupulu menyatakan, gerakan walk out dari ruangan sidang adalah hak masing-masing anggota

DPRD Medan. ”Gerakan itu boleh saja. Namun hal ini sama sekali tak mempengaruhi hasil dari pelaksanaan sidang paripurna tentang LKPj dan penetapan komposisi struktur Fraksi Demokrat DPRD Medan,” kata Ikrimah Hamidi. Ketua DPRD Medan, Denni Ilham Panggabean pada wartawan menjelaskan, tindakan yang dilakukan fraksi di DPRD Medan adalah hal wajar. Namun mantan Ketua DPC Demokrat Kota Medan yang dinonaktifkan sesaat setelah dirinya mendaftarkan diri sebagai kandidat Walikota Medan beberapa waktu lalu itu, meminta semua pihak untuk bersabar terkait dengan adanya surat DPP menyangkut kedudukannya sebagai Ketua DPRD Medan. “Ini persoalan internal partai. Karenanya, saya berharap agar persoalan ini selesai terlebih dahulu di internal partai. Untuk kemudian, baru akan dilakukan pembahasan di badan musyawarah (Banmus-red), DPRD Medan,” kata Denni. Sekaitan persoalan ini, nasib anggota DPRD Medan dari Fraksi Demokrat, Amiruddin yang ditunjuk DPP Demokrat menggantikan posisi Denni Ilham Panggabean sebagai Ketua DPRD Medan, hingga kini belum ada kejelasan. Namun, wakil rakyat dari partai ini tak mau memberikan keterangan apapun. ”Saya tak mau memberikan keterangan apa-apa. Lebih baik dipertanyakan langsung pada Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan, Herry Zulkarnaen,” kata Amiruddin. Hal sama dilakukan Ketua Fraksi Demokrat, Herry Zulkarnaen. ”Untuk sementara ini, biarkanlah persoalan ini berjalan apa adanya. Nanti setelah suasana tepat, baru kita memberikan keterangan,” ucap Herry.(MU)

luna maya Dilaporkan ke Polisi...(Dari Hal. 1) tersebut belum terbukti keasliannya, Farhat tidak terlalu mempedulikannya. Bersama organisasi yang dipimpinnya, Farhat akan

tetap melaporkan Luna dan Ariel. "Nanti kan terbukti. Mudahmudahan bermanfaat bagi masyarakat," tambahnya.(DH/G)

sangat terbatas dan langka, nilainya sangat penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan bangsa Indonesia. “Sesuai pasal 26 UU nomor 5 tahun 1992, barangsiapa dengan sengaja merusak benda cagar budaya, mengubah bentuk, dan memugar tanpa izin dari pemerintah dapat dipidana dengan pidana penjara selamalamanya 10 tahun dan denda Rp 100 juta,” ujarnya. “Selain untuk memupuk rasa kebanggaan nasional dan memperkokoh kesadaran jati diri sebagai bangsa, melestarikan benda cagar budaya juga bertujuan untuk kepentingan sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan serta pemanfaatan lain dalam rangka kepentingan nasional,” jelasnya. Namun akibat kurangnya kependulian pemerintah daerah dalam menetapkan bangunan-bangunan tua sebagai benda cagar budaya dan situs sejarah di daerah ini, lanjutnya, merupakan penyebab maraknya perusakan dan penghancuran bangunan bernilai sejarah oleh pihak pemilik modal besar. “Pengelolaan benda cagar budaya dan situs bersejarah memang tanggung jawab pemerintah, tetapi setiap orang yang memiliki atau menguasai benda cagar budaya wajib melindungi dan memeliharanya dengan memperhatikan nilai

Terpisah, Pj Walikota melalui Kabag Humas Pemko Medan, Drs Anas Hasibuan MAP yang diminta tanggapannya soal pembongkaran bangunan bersejarah di Jalan Ahmad Yani oleh pengembang guna bisnis media, mengaku belum mendapatkan jawaban secara langsung dari Kadis TRTB Kota Medan tentang pengeluaran izin perubuhan bangunan bersejarah tersebut. “Saya belum mendapatkan jawaban langsung dari Kadis mengenai izin peruntukannya. Dari kemarin-kemarin saya coba menghubungi Kadis TKTB via telepon seluler, juga mendatangi ke kantornya, namun belum berhasil. Namun hingga saat ini izin untuk perubuhan bangunan bersejarah itu baik dari Dinas TRTB dan izin dari kepala daerah, setahu saya belum ada dikeluarkan," jelas Anas Hasibuan. Beda dengan apa yang ditegaskan anggota Komisi D DPRD Sumatera Utara, Andi Arba. Katanya, selama ini, secara keseluruhan, kita memang kurang memperhatikan persoalan gedung bernilai sejarah yang ada di Kota Medan. “Padahal, jika hal ini diperhatikan, itu bisa memberikan keuntungan buat keuangan pemerintah setempat. Sebagai contoh misalnya, negara maju menjual gedung bersejarah sebagai aset wisata dan mendatangkan

Terpisah, Ketua Umum Komunitas Aksi Mahasiswa Peduli Anti Korupsi (Kampak), Aminullah Siagian, menegaskan bahwa tindakan nyata perubuhan gedung dalam pengawasan pemerintah Kota Medan, adalah tindakan melawan hukum, khusus sebagaimana diatur dalam Perda Kota Medan No 8 tahun 1988 dan undang-undang No 5 tahun 1992. “Bila hal itu dilakukan dengan pembiaran, kedepan lokasi itu akan sangat berimbas pada musnahnya seluruh gedung bernlai sejarah,” kata Aminullah. Yang sangat membahayakan, kata dia, bila pembiaran tetap terjadi di zona pengawasan pemerintah yang mempunyai kekuatan hukum. Suatu ketika, jelas dia, disinyalir akan menjadi sebuah icon di kota Medan yang menggambarkan lebih berkuasanya pengusaha ketimbang pemerintah. “Hal itu akan semakin nyata ketika gedung pencakar langit berdiri menjulang seolah menginjak-injak keberadaan Perda dan undang-undang. Sehingga berimbas pada pemerintah itu sendiri, yang tak punya kekuatan untuk mengakkan peraturan di bumi pertiwi ini,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa Kampak sebagai wadah generasi muda yang terdidik, akan segera melaporkan masalah ini ke Poldasu. Ditambahkannya, selain

tatanan kehidupan generasi muda ke depan. Yakni akan kehilangan sejarah dan dapat dipedomani sebagai jati diri untuk menghadapi tantangan yang semakin mengglobal. ”Sehingga generasi muda kita tak kehilangan jati diri dan negerinya,” ungkapnya. Hal senada dikatakan, Presiden Mahasiswa (Presma) Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIK-P) Medan, Pran WH Hasibuan. Katanya, sebagai generasi muda, mereka sangat kecewa dengan tindakan perubuhan gedung

terjadi akibat lemahnya pengawasan pemerintah dan penegak hukum serta masih adanya mafia perizinan di lingkungan Pemko Medan. "Pemko Medan harus bertanggungjawab, dan aparatur penegak hukum harus berani mengambil tindakan. Ini sangat merugikan banyak pihak, terutama generasi muda yang telah kehilangan akar sosialnya. yakni sejarah kawasan Kesawan. Ini bisa mengakibatkan ketidakjelasan arah pembangunan,” ucap Pran WH Hasibuan. (EH/BEN/MU/JUP)

Kajagung Izinkan Polri Periksa Cirus Sinaga...(Dari Hal. 1) dan P,” ujar Didiek Darmanto, Senin (7/6). Hingga saat ini belum jelas apa yang dimaksud polisi dengan ‘penindakan’ yang ada dalam suratnya. Didiek percaya polisi hanya melakukan pemeriksaan lanjutan atas pemeriksaan terdahulu kepada kedua jaksa tersebut. Meskipun begitu, jika penyidik telah memiliki serangkana alat bukti yang cukup Jaksa Agung sebagaimana tertuang dalam Pasal 8 ayat (5) UU No.16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan dapat memberikan izin ‘penindakan’ yang diminta oleh Mabes Polri. Pasal 8 ayat (5) UU No 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan menye-

butkan “Dalam hal melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (4), jaksa diduga melakukan tindak pidana maka pemanggilan, pemeriksaan, penggeledahan, penangkapan, dan penahanan terhadap jaksa yang bersangkutan hanya dapat dilakukan atas izin Jaksa Agung”. Setelah Jaksa Agung memberikan izin, kewenangan tim penyidik independen untuk segera menjadwalkan waktu pemeriksaan terhadap dua jaksa tersebut. Jika kelak dari hasil pemeriksaan status Cirus dan Poltak berubah, Mabes Polri tidak lagi memerlukan izin dari Jaksa Agung.(HULIN)

Togel Disebut Dibeking Oknum TNI dan Polri...(Dari Hal. 1) Karo AKP LS. Selanjutnya untuk daerah Desa Bunuraya, Tiga Panah, Merek dan Kandibata disebut dikoordinir dua oknum TNI . Berikutnya beberapa desa di Karo dikoordinir mantan anggota DPRD Karo berinisial MT bersama rekannya berinisial TP yang diduga di back up oknum AKP LS, Praka R dan Serma M. Pantauan andalas di beberapa daerah di Kabupaten Karo, judi tebak angka yang kini telah meresahkan dan menyengsarakan masyarakat yang didominasi kaum petani tersebut telah dipasarkan terang-terangan bagai penjualan kacang goreng. Namun ketika disambangi kru andalas kepada jurtul togel (juru tulis toto gelap) di salah satu warung kopi di Kecamatan Kabanjahe tentang penjualan kupon judi togel, sang jurtul hanya menjawab singkat. "Gimana lah Bang, sebenarnya kupon ini tidak resmi, namun karena bos kami ada setoran ke Polres makanya gak ditangkap," ujar jurtul togel, takut namanya ditulis di koran. Informasi dihimpun, para sub agen yang tidak menyetorkan hasil rekap kepada oknum polisi dan

TNI di atas, langsung disikat habis alias dijebloskan ke sel tahanan. Sedangkan para jurtul dan sub agen yang menyetorkan hasil rekap penjualan hingga kini tetap 'langgeng' dan terkesan tidak tersentuh hukum. Oleh karenanya, Pangdam dan Kapoldasu diminta untuk bertindak dan menindak anggotanya yang terbukti menkoordinir peredaran judi togel yang kini semakin marak di Tanah Karo khususnya dan Sumut pada umumnya. Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI M Noer Muis melalui Kapendam (Kepala Penerangan Kodam) I/BB Letkol Asren Nasution ketika dikonfirmasi andalas, Senin (7/6) melalui telepon seluler mengatakan, pada prinsipnya setiap perbuatan tindakan illegal termasuk backing judi maupun koordinir judi togel, dikategorikan pelanggaran berat. Oleh karenanya, jika ditemukan adanya keterlibatan anggota TNI membacking dan mengkoordinir judi togel, diminta untuk segera dilaporkan kepala komandan satuannnya dengan data yang akurat. “Kita akan proses secara

hukum yang berlaku bila nantinya ada personil TNI yang terbukti melakukan pelanggaran berat tanpa memberikan toleransi. Dan pihak kami akan berterima kasih bila adanya pihak yang melaporkan perbuatan yang merusak citra, juga nama baik kesatuan TNI di mata masyarakat," tegas Kapendam. Terpisah, Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno melalui Kabid Humas Kombes Pol H Baharuddin Djafar didampingi Lakhar (pelaksana harian) Bid Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, Poldasu tidak akan memberi toleransi kepada setiap anggota Polri yang terlibat dalam perjudian dalam bentuk apapun. "Kami akan menindak bila nantinya ada oknum Polri yang terlibat dalam bentuk judi apapun, karena ini merupakan prioritas utama Poldasu sebagaimana yang diinstruksikan Kapoldasu. Dan diimbau kepada segenap lapisan masyarakat maupun pihak dirugikan, untuk melaporkan oknum-oknum yang terlibat dalam peredaran

togel di Kabupaten Karo, baik mengkoordinir dan mem-back up mulusnya peredaran judi tebak angka tersebut," tegas Baharuddin. Ngaku Diback Up Sebelumnya, dua bandar togel di Tanah Karo yakni, T Ginting (35) warga Desa Banuraya, Kecamatan Tiga Panah, Tanah Karo dan Anto warga Jalan Mumah Purba, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo, ditangkap polisi di Jalan Mumah, tepatnya di warung kopi Tenang Purba, Desa Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kamis lalu. Keduanya mengaku mengedarkan judi togel tersebut karena diback up oknum TNI. Hal ini dikatakan tersangka T Ginting saat diinterogasi Pelaksana Harian (Lakhar) Bidang Humas AKBP MP Nainggolan di ruang juru periksa Dit Reskrim Poldasu, Senin (7/6). "Bandar dan yang membackingi kami pak, seorang TNI Kodim Tanah Karo Bernama Z.....," kata T Ginting, menyebut nama oknum TNI dimaksud. Begitu juga dengan pengakuan teman T Ginting bernama Anto. “Sama pak, bandar yang

membackingi judi togel malam di Tanah Karo seorang TNI bernama Z.....," ucap Anto. Menanggapi maraknya judi togel yang dibackingi oleh anggota TNI, Lakar Bidang Humas Poldasu mengatakan, pihaknya akan segera memberantas judi togel yang marak di berbagai daerah dan tidak mempedulikan siapapun yang membackingi bisnis haram tersebut. “Kita akan berantas seluruh jenis perjudian di Sumatera Utara," kata Nainggolan. Sebelumnya Kabid Humas Poldasu Kombes Pol. Baharuddin Djafar pernah meminta kepada masyarakat untuk membantu kepolisian dengan melaporkan anggota Polri maupun TNI yang mem-back-ing oknum dan tempat perjudi atau maksiat. Tujuannya, agar pihak Poldasu dengan cepat meringkusnya. “Masyarakat juga seharusnya membantu kepolisian, jika memang kedapatan seorang anggota Polri/TNI yang membackingi tempat judi atau pun tempat maksiat lainnya. Berikan data tentang anggota Polri/TNI agar pihak kita dapat meringkusnya dengan cepat," tegas Baharuddin.(TIM)

“Jangan Karena Bupati Nisel Mantan Jaksa”...(Dari Hal. 1) tim penyidik harus benar-benar mengusut tuntas unsur permainan yang ada di dalamnya. Bila kasus ini terus dikembangkan, tak tertutup kemungkinan oknum bupati dan Sekda daerah setempat terindikasi terlibat. Dengan demikian, penegak hukum nantinya dapat mengadili dan menjebloskan para pelaku kecurangan penerimaan CPNS tersebut ke penjara. “Pelaku CPNS gate Nisel harus diadili dan diproses secara hukum maupun undang-undang yang berlaku, agar hal sama tidak terulang kembali nantinya baik di Pemkab Nisel maupun di kabupaten/kota lainnya," pungkasnya. Seperti yang telah diberitakan, dalam pengumuman CPNS tersebut peserta yang dinyatakan lulus oleh pihak USU tidak tertera pada pengumunan yang dikeluarkan oleh BKD Nisel, namun diganti dengan nama orang lain yang bahkan diduga tak mengikuti testing. Atas dasar tersebut, DPPGPN Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Peduli Nias (DPP –

GPN) Osodogo Lase pada 27 Juli 2009, melaporkannya ke Dit Reskrim Polda Sumut dengan nomor surat 004/DPP-GPN/ VIII/2009. Diminta agar hasil CPNS Nisel 2008/2009 dibatalkan serta menahan Kepala BKD Nisel Kharisman Halawa yang disebut-sebut sebagai dalang CPNS gate yang diduga dibekingi bupati setempat. Polda Sumut juga telah mendatangi Kantor Pemkab Nisel dan menyita beberapa dokumen untuk barang bukti. Selanjutnya melalui Sat III Tipikor, Poldasu telah melakukan pemeriksaan terhadap empat saksi dalam penerimaan CPNS gate itu. Selanjutnya, Poldasu akan memanggil kembali Kepala BKD Nisel Kharisman Halawa setelah sebelumnya sudah dipanggil dan diperiksa oleh penyidik. Korupsi Rp101 Miliar Pemkab Nisel memang didera berbagai masalah. Ini diduga karena oknum bupati sarat melakukan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN). Sebab itu, selain kasus CPNS gate, terpisah kasus dugaan korupsi sebe-

sar Rp 101 miliar di Pemkab itu juga diributi dan kini ditangani jaksa. Dugaan korupsi ini, sebagaimana hasil temuan BPK. Kepala Seksi Penerangan (Kasipenkum)/Humas Kejatisu Edi Irsan Kurniawan Tarigan SH ketika ditanya andalas seputar perkembangan pengusutan kasus yang diduga melibatkan bupati Nisel tersebut, menegaskan kalau jaksa penyidik masih mengusutnya. Secara rinci, juru bicara Kejatisu belum dapat menjelaskan hasil pengusutan, karena belum menerima laporan dari timnya. “Nanti saya sampaikan jika sudah ada laporan. Saya juga masih ada tugas di luar kota ” kata Edi Irsan. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini dilaporkan sejumlah elemen masyarakat Nisel, sebagaiana desakan yang disampaikan ratusan masyarakat Nisel tergabung dalam Forum Masyarakat Nias Peduli (Formanispe) dalam aksi demo, Senin (17/5) lalu di gedung Kejatisu di Jalan Jend AH Nasution

Medan. Koordinator aksi, Frans Zakarino Zamili pada saat itu mengatakan, warga Nisel melalui Formanispe merasa berkewajiban mendorong penuntasan dan pemberantasan kasus korupsi di daerah itu. "Jangan karena bupatinya mantan jaksa, dia jadi kebal hukum, " kata Zamili, seraya menambahkan bahwa jauh hari sebelum aksi ini digelar, Formanispe telah melaporkan sejumlah kasus dugaan korupsi di Nisel ke sejumlah lembaga hukum terkait. Diantara kasus yang dilaporkan dimaksud, yakni temuan BPK adanya dugaan penyelewengan APBD Nisel senilai Rp101 miliar. Bentuk korupsi, kata Zamili, pembayaran tidak didukung Surat Perintah Membayar Uang (SPMU) senilai Rp1,8 miliar, dugaan korupsi pengeluaran biaya insentif PBB di Dinas Pendapatan Daerah Nisel senilai Rp1,4 miliar. Selain itu, selisih kekurangan kas Pemkab senilai Rp300 juta lebih. Kemudian dugaan korupsi pengeluaran uang di Sekda-

kab Nisel senilai Rp800 juta lebih yang hingga saat ini belum bis dipertanggungjawabkan. Lalu, dugaan korupsi pengadaan tanah Tahun 2008 senilai Rp19,5 miliar. Modusnya, harga tanah tidak sesuai, pembayaran rekayasa, dan berita acara pelepasan tanah akalakalan. Banyak lagi kasus dugaan korupsi lainnya yang sudah dilaporkan secara resmi ke Kejatisu. Sebab itu, Zamili mensinyalir, lambanya penuntasan kasus dugaan korupsi di Nisel diduga karena bupati yang menjabat adalah seorang mantan jaksa, dan sempat menjadi Kajari Gunung Sitoli. "Meski demikian, kami sangat optimis di tangan Kajatisu Sution Usman Adji, tidak ada yang kebal hukum,” kata Zamili. Terkait hal di atas, bupati Nisel yang dikonfirmasi via telepon selular, tidak bersedia memberi jawaban. Melalui ajudannya, bupati mengatakan sedang rapat. Sementara dikonfirmasi via SMS, mulai sore hingga malam, Senin (7/6) tak dijawab.(HER/JUP)

Kasus Ilegal Loging ‘Nyangkut’ di Polres Nisel...(Dari Hal. 1) perambahan hutan tersebut, karena saat penangkapan kayu itu oleh polisi, HM yang ditanya wartawan mengatakan kalau kayu-kayu rambahan adalah untuk keperluan kerabatnya, yakni bupati. Ironisnya, ketika kasus diproses dan Hardi M alias HM diperiksa polisi, oknum anggota DPRD Nisel itu mengatakan kalau dirinya hanya sebagai mediasi. "Saya datang dan dipolres

hanya sebatas memediasi,” ujarnya dikantor dewan HM, beberapa waktu lalu. Dan dikatakan HM, kayu tersebut justeru adalah milik Jaya Gowasa, penduduk Desa Baluta. "Bukan milik saya," kata HM. Maraknya penebangan hutan di wilayah hukum Polres Nisel, disebut-sebut karena pihak kepolisian di sana terkesan tebang pilih dalam menegakkan supremasi hukum. Selain itu,

kurangnya keseriusan dari pihak-pihak terkait untuk menertibkan bisnis illegal tersebut. Pada hal menurut keterangan Kepala Pelaksana Harian Humas Polda Sumut, Drs MP Nainggolan pada wartawan di Medan beberapa waktu lalu, pelaku bisnis illegal logging harus ditindak tegas. “Itu sudah harga mati,” ujar Nainggolan, belum lama ini dipolda Sumut.

Proses hukum kasus perambahan ini sendiri jadi mengambang dan dikhawatirkan akan bungkam selamanya, karena adanya pengakuan HM yang mengatakan dirinya datang dan dipanggil ke Polres sebagai mediasi. Artinya, dengan keberhasilan HM memediasi kasus ini, perkaranya pun dikhawatirkan ditutup oleh Polres Nisel. Menyikapi hal di atas, Sekretaris KBPPP Resot Nias

Selatan, Yunarius Duha SE didampingi Sekertaris LSM Laskar Merah Putih, G Zebua, menyebutkan selain kasus illegal logging, beberapa kasus lainnya yang melibatkan HM namun diduga dideponir aparat hukum, yakni kasus pengadaan Kapal di Dinas Perikanan TA 2008 dengan dana bersumber dari Koremap, kasus dugaan amoral dengan seorang wanita serta lainnya.(**)


ACEH

Selasa 8 Juni 2010

harian andalas | Hal.

16

5 Pelaku Penculikan Surveyor PT APR Dibekuk Aceh Utara-andalas Jajaran Mapolres Aceh Utara akhirnya berhasil menciduk lima pelaku penculikan terhadap dua surveyor PT Arga Pasca Rencana (APR), di perairan Kuala Catok, Desa Teupin Kiyuen, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. Para pelaku diciduk dalam waktu dan tempat terpisah, dinihari kemarin, setelah lima hari lamanya tim gabungan reserse dan intel polres itu melakukan penyisiran di seputaran pantai Seunuddon, Aceh Utara hingga ke kawasan hutan bakau dan perairan Aceh Timur. Kapolres Aceh Utara AKBP Drs Herman Sikumbang, dalam konferensi pers dengan wartawan menyebutkan, bersama para pelaku turut diamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 6.601.000 dengan perincian satu lembar pecahan Rp 100.000, 130 lembar pecahan Rp 50. 000 dan satu lembar pecahan Rp 1.000. Enam unit telfon genggam, masing – masing empat unit jenis Nokia, satu unit jenis I mobile dan satu unit jenis Sony Ericson. Selain itu, lanjut Kapolres, diamankan juga satu set alat pengukur karakteristik kedalaman laut (fish findeer), terdiri dari antena besi, kabel, layar monitor merk Garmin seri GPS map 178 Sounder, satu Master Card BNI dengan no seri 5264 2223 6014 0529 serta satu dompet berwarna coklat, satu rencong kecil dan satu sangkur. “Untuk sen-

jata api yang digunakan para pelaku saat terjadinya aksi tembak terhadap para personel polres di kawasan Perairan Seunuddon, Jumat siang hari, hingga kini belum diketahui keberadaannya,” jelas Kapolres. Kelima pelaku penculikan tersebut, masing – masing, FS alias PL, warga Desa Ulee Rubek Timue yang ditangkap di Perlak, Aceh Timur, sekitar pukul 23.15 WIB. Zak alias R, warga Desa Ulee Rubek Timu, ditangkap di Desa lueng Sa. MR alias J, warga Desa Lueng Peut, Kecamatan Madat, ditangkap di desa setempat pukul 23.55 WIB. SS alias Z, warga Desa Lueng Sa, Kecamatan Madat, Aceh Timur, ditangkap di Simpang Lueng desa setempat, Minggu (6/6) pukul 00.15 WIB. RS alias DL, warga Desa Ulee Rubek Timue, ditangkap di depan terminal Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, sekitar pukul 01.30 WIB. “Tersangka berhasil diciduk berkat sistem IT dimiliki Polres dikombinasikan deng-

Kapolres Aceh Utara AKBP Drs Herman Sikumbang (dua dari kiri), saat melakukan sesi tanya jawab dalam konferensi pers digelar di Aula Mapolres, terkait keberhasilan pengungkapan kasus penculikan dua surveyor PT Arga Pasca Rencana (APR). an sistem manual (informan),” ujar Kapolres. Ia menambahkan, awalnya para pelaku meminta tebusan Rp 700 juta, namun setelah pihak polres meminta manajer PT APR mengulur waktu dan melakukan negosiasi, akhirnya didapatkan deal tebusan senilai Rp 25 juta, yang akhirnya ditransfer ke rekening para pelaku Sabtu (5/6) sekitar pukul 12.00 WIB. Tepat pukul 18.00 WIB, kedua sandera dibebaskan para pelaku. Setelah tebusan ditransfer, para pelaku menarik uang dari

Telur Bertangkai Hebohkan Warga BASYARIAH (75), warga Desa Kumbang, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, secara tidak sengaja menemukan sebutir telur ayam kampung miliknya yang memiliki tangkai dengan cangkang yang lunak, Minggu (6/ 6) sekitar pukul 16.00 WIB. Temuan itu sempat menggemparkan warga desa setempat, pasalnya baru kali ini mereka melihat ada telur yang bertangkan dengan cangkang lunak (lembek). Saat ditemui andalas, Senin (7/ 6) di rumahnya, Saiful (24), cucu Basyariah, menyebutkan, sore itu, neneknya sibuk mencari keberadaan ayam betina miliknya yang memang sedang bertelur. Saat ditemukan, ayam betina itu tampak lesu seperti ayam yang sedang sakit dengan posisi duduk di atas tanah. “Awalnya, nenek saya mengira ayam betina itu sedang sakit, karena terlihat tidak lincah seperti biasanya. Namun saat ayam itu diangkat, di bawah badannya terdapat sebutir telur yang diperkirakan baru saja dikeluarkan, mengingat hawa telur masih hangat,” papar Saiful. Karena merasa ada yang aneh dengan temuan telur itu, Basyariah langsung mengabari anak dan cucunya yang ternyata juga ikut heran. “Kami belum pernah melihat ada telur bertangkai dan

ATM secara dua tahap dengan total Rp 10 juta. “Yang telah dipakai oleh pelaku Rp 3.399.000 dengan sisa Rp 6.601.000. Sedangkan sisanya Rp 15 juta masih tersimpan di ATM,” rinci Kapolres. Penyergapan dilakukan dengan memakai taktik silent, yakni menyergap dengan tiba – tiba. “Tidak ada perlawanan berarti dari lima tersangka, kecuali ZAK alias R yamg terus meronta sekitar 30 menit hingga petugas sedikit mengalami kesulitan. Namun akhirnya tersangka berhasil dilumpuhkan

juga,” terang Kapolres. Usai konfrensi pers, Kasat Reskrim Iptu Samsuddin dan Kasat Intel Iptu Zainal, yang kala itu turun langsung memimpin penyergapan, kepada andalas menjelaskan, tim yang diturunkan dari reserse berjumlah tujuh personel beserta Kasat Reskrim, sedangkan dari intel empat personel termasuk Kasat Intel. “Dengan 11 personel yang ada akhirnya dibagi menjadi tiga kelompok dengan tiga titik sergap, yakni Perlak, Madat dan Pantonlabu,” ujar keduanya.

Lanjutnya, FS alias PL diciduk di Perlak, Aceh Timur, usai menarik sejumlah uang di salah satu ATM BNI di kawasan tersebut. Tersangka berhasil dibekuk setelah diintai petugas sejak Sabtu sore. “FS merupakan DPO Polres Aceh Utara sejak lama atas kasus penyanderaan nahkoda kapal dengan senjata api pada tahun 2008 silam. Kala itu, tersangka lolos,” sebut Kasat Reskrim. Dia juga disebut-sebut sebagai dalang pencurian sepeda motor dan sejumlah kejahatan lainnya di kawasan

Aceh Utara dan Aceh Timur. Bahkan, FS juga merupakan pelaku kejahatan lintas provinsi yang sebelumnya, pernah berada di Batam, Malaysia, dan sejumlah provinsi lainnya di Indonesia. Mengalami Trauma Terkait kondisi kedua korban penculikan tersebut, yakni Setiono, 25, dan Dian Nugraha, 32, Kapolres menyatakan pihaknya telah mengamankan kedua karyawan tersebut. Namun, ia tidak dapat memberitahukan di mana keberadaannya, demi masa penyembuhan akan trauma berat yang diderita keduanya. Dia menyebutkan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus itu. Kini, mereka sedang memburu jaringan kelompok kejahatan tersebut. Pasalnya, pelaku kejahatan ini pernah melepaskan tiga kali tembakan di kawasan Perairan Seunuddon, Aceh Utara. “Jadi, kita terus buru jaringan mereka. Tentu, bekerjasama dengan Polres Aceh Timur,” pungkas Kapolres. Seperti diberitakan sebelumnya, dua karyawan PT Arga Pasca Rencana, diculik tiga OTK di tepi Pantai Kuala Catok, Desa Teupin Kiyuen, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Selasa lalu sekitar pukul 16.00 WIB, saat sedang mensurvei pantai setempat. Menurut pengakuan sejumlah saksi mata, para pelaku membawa sebuah pistol dan dua bilah sangkur. Saat ini kasus tersebut telah ditangani Mapolres Aceh Utara, sedangkan untuk identitas pelaku dan motif penculikan belum diketahui.(CT)

Delapan Qanun Aceh Barat Disahkan DPRK Saiful menunjukkan telur bertangkai dan bercangkang lunak yang dihasilkan salah satu ayam kampung betina milik neneknya, telur bertangkai tersebut sempat hebohkan warga Kecamatan Syamtalira Aron dan sekitarnya, photo direkam, Senin (7/6).

bercangkang lunak, meski sebelumnya kami juga pernah membaca di media cetak ada temuan telur bertangkai, tapi cangkangnya tetap keras tidak lembek,” pungkasnya. Saat ini telur itu disimpan dengan baik oleh keluarganya, karena ia merasa telur itu unik, meski awalnya ia sempat beren-

Meulaboh-andalas Bupati Aceh Barat Ramli MS dalam penutupan rapat paripurna IV DRPK, dalam rangka pembahasan, penetapan serta penandatanganan qanun-qanun Kabupaten Aceh Barat tahun 2010, Senin (7/6) mengatakan, terhadap beberapa rancangan qanun yang telah diajukan beberapa waktu lalu ke DPRK, telah mendapat sambutan dan tanggapan sangat luar biasa. Dan semua qanun-qanun tersebut telah selesai dilakukan pembahasan dan penelaahan secara mendalam, sekaligus telah ditetapkan sebagai qanun Kebupaten Aceh Barat.

Tentu saja, keberhasilan dan kesuksesan yang telah dicapai, tidak terlepas dari peran aktif DPRK, yang telah bekerja keras siang dan malam, sehingga dapat menyelesaikan semua tugastugasnya, sesuai jadwal telah ditetapkan. Untuk itu, Ramli MS atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada DPRK, karena telah menghasilkan yang terbaik bagi kelangsungan roda pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan. Di samping itu, Bupati Ramli MS juga memberi

apresiasi kepada seluruh SKPD yang telah bekerja maksimal disertai rasa kebersamaan serta saling koordinasi, sekaligus dilandasi semangat persatuan dan kesatuan serta kesamaan visi dan misi. Dengan begitu, pembahasan terhadap beberapa rancangan qanun Kabupaten Aceh Barat berlangsung sukses, sebagaimana diharapkan. Dengan telah ditetapkannya beberapa qanun tersebut, kata bupati, diharapkan dapat menjadi pedoman dan acuan bagi pemerintah Kabupaten Aceh Barat, baik dalam meningkatkan pelayanan publik, maupun pendapatan asli daerah

cana akan menggoreng telur tersebut untuk dijadikan lauk nasi. “Telur kampung kan baik bagi kesehatan, karena mengandung banyak gizi dan proteinnya, jadi sangat enak kalau dijadikan lauk nasi. Namun mau bagaimana lagi, nenek saya tidak memberi izin menggoreng telur itu,” ucapnya pasrah dengan nada kecewa.(CT)

Kunjungi dan baca e-paper Harian andalas dan Mingguan KPK POS di http://www.starberita.com

(PAD), dalam rangka mewujudkan masyarakat Aceh Barat yang adil, makmur sejahtera dan bermartabat. Kita juga menyadari, terhadap rancangan qanun-qanun yang telah mendapat persetujuan dan penetapan dewan, pasti akan mendapat tanggapan prokontra dari masyarakat, namun kita akan terus berupaya melakukan sosialisasi secara terbuka, agar dapat memberikan pemahaman kinerja aparatur, peningkatan pendapatan daerah, dalam rangka melanjutkan pembangunan Aceh Barat yang lebih baik di masa mendatang. (IM)

Harian Andalas  

Harian Andalas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you