Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Jumat, 25 November 2011 | No: 2040/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Medan Zona Merah Peredaran Narkoba Medan-andalas Kepala Polisi Resor Kota Medan Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Tagam Sinaga SH MH didampingi

Bersambung ke Hal. 15

NARKOBA– Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga SH MH didampingi Kasat Res Narkoba Kompol Juli Agung Pramono SH SIK MHum (tengah) dan Wasat Res Narkoba, AKP B Marpaung SH S.Sos MHum (kanan) menunjukkan barang bukti hasil tangkapan sejak 1 hingga 23 November, Kamis (24/11) di Halaman Mapolresta Medan, termasuk 53 orang tersangka kasus narkoba.

Mayat Wanita Terpotong-potong di Kebun Tembakau PTPN II Hamparan Perak-andalas Sesosok mayat diduga berkelamin wanita, ditemukan terpotong-potong di dalam sebuah tong plastik di parit areal kebun tembakau PTPN II di Pasar 10, Desa Buluh Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, Kamis (24/11). Menurut informasi yang dihimpun di lokasi penemuan, mayat tanpa identitas itu pertama kali ditemukan Hendrianto (49), karyawan PTPN II yang sedang membabat rumput di pinggiran parit areal kebun tembakau. Saat asyik membabat, secara tak sengaja parang babatnya mengenai tong plastik tersebut. Dalam tong plastik itu Hendrianto melihat ada bungkusan goni. Karena penasaran

Bersambung ke Hal. 15

foto-foto: andalas/hs poetra

Demo Buruh di Batam Rusuh Batam-andalas Aksi unjuk rasa buruh di Kota Batam menuntut kenaikan upah berkembang menjadi kerusuhan. Sejumlah kendaraan dibakar, kantor wali kota, Mapolsekta Sagulung, dan sejumlah pos polisi hancur dilempari massa buruh yang mengamuk karena

• Kendaraan Dibakar, Kantor Polisi Dirusak tuntutannya tidak diakomodasi pemerintahan setempat. Di hari kedua unjuk rasa, ribuan buruh yang baru pulang kerja, menyusul rekan-rekannya ke Kantor Wali Kota Batam. Namun di dalam perjalanan mereka merusak dua kendaraan milik Dinas Perhubungan Batam. Aksi pengrusakan terjadi tak jauh dari Mall Kepri di kawasan Simpang Kabil, Kamis (24/11) siang. Mobil yang dibakar adalah sebuah pick-up milik Dishub Batam, yang kebetulan berpapasan dengan konvoi ratusan sepeda motor milik para buruh. Setelah meminta dua orang petugas Dishub Batam pergi, seluruh badan mobil tersebut dipukul dengan batu, sebelum akhirnya dibakar, mobil

tersebut digulingkan ke sisi jalan. Massa buruh juga melakukan pengrusakan terhadap sebuah sepeda motor milik Dishub Batam. Seorang petugas yang mengendarainya diminta turun dan sepeda motor tersebut dibuang ke parit setelah dipukuli dengan batu. Sepanjang perjalanan menuju Kantor Wali Kota Batam di Batam Center, seribuan buruh meneriakkan tuntutan kenaikan UMR dan pembebasan enam orang temannya yang ditahan kepolisian. Aksi konvoi dan sorak-sorai ini membuat warga di sekitar Batam Center tidak berani turun ke jalanan. Sementara kondisi Kantor Wali

andalas/desrin pasaribu

POTONGAN TUBUH–Petugas kepolisian sedang berusaha mengumpulkan potongan-potongan tubuh dari mayat yang diduga menjadi korban mutilasi di areal kebun tembakau PTPN II di Desa Buluh Cina, Hamparan Perak.

40 Orang Terkaya Indonesia versi Forbes 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17.

R Budi & Michael Hartono Susilo Wonowidjojo Eka Tjipta Widjaja Low Tung Kwok Anthoni Salim Sukanto Tanoto Martua Sitorus Peter Sondakh Putera Sampoerna Achmad Hamami Chairul Tanjung Boenjamin Setiawan Sri Prakash Lohia Murdaya Poo Tahir Edwin Soeryadjaya Kiki Barki

(USD14 miliar) (USD10 miliar) (USD8 miliar) (USD3,7 miliar) (USD3,6 miliar) (USD2,8 miliar) (USD2,7 miliar) (USD2,6 miliar) (USD2,4 miliar) (USD2,2 miliar) (USD2,1 miliar) (USD2 miliar) (USD1,7 miliar) (USD1,5 miliar) (USD1,4 miliar) (USD1,35 miliar) (USD1,3 miliar)

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Bos Djarum Masih Orang Terkaya di Indonesia • 3 Pengusaha Media Masuk 40 Orang Terkaya Jakarta-andalas Forbes merilis 40 nama orang terkaya di Indonesia, Kamis (24/ 11). Dua nama teratas merupakan pengusaha yang bergerak di bidang tembakau. Tiga orang terkaya di urutan teratas yakni Hartono bersaudara (pemilik Djarum), Susilo Wonowidjojo (Gudang Garam), dan Eka Tjipta Widjaja (Sinarmas grup). Aset trio ini, secara mengejutkan bernilai USD32,5 miliar, mewakili 38 persen dari total

Kurs & Harga Logam Mulia, Kamis, 24 Nov 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 8897 1438 12227 14218 1173

Beli 8809 1424 12104 14076 1161

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 11869 2869 6991 9143

Hadang Petugas Eksekusi

Beli 11751 2839 6917 9053

Masyarakat Kembali Blokir Jalan Jati andalas/hs poetra

TOLAK EKSEKUSI–Warga memblokir badan jalan dan membakar ban di Jalan Jati, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Medan, Kamis (24/11) untuk menghadang petugas yang berencana mengeksekusi sekolah dan perumahan yang luasnya diperkirakan 7 Ha.

Pengaduannya ‘Mengendap’ 7 Bulan

Mapolresta Medan, Kamis (24/11) sekira pukul 11.30 WIB kedatangan seorang tamu yang tidak biasa. Itu terlihat dari penampilan dan seragam polisi yang dikenakannya.

andalas/istimewa

TANYA PERKEMBANGAN–Brijen Pol Rajiman Tarigan diwawancarai sejumlah wartawan saat berada di Mapolresta Medan untuk menjumpai Kapolresta Medan guna mempertanyakan perkembangan tindak lanjut dari pengaduannya 7 bulan lalu, Kamis (24/11). nya sekitar tujuh bulan lalu. "Saya datang ke sini untuk mempertanyakan perkembangan kasus rumah saya yang

warga masyarakat di sana terlihat sudah berkumpul menanti kedatangan petugas eksekusi. Selain melintangkan ban-ban bekas di badan Jalan Jati, warga juga membakar sejumlah ban bekas. Aksi penolakan warga terhadap rencana eksekusi tersebut juga mendapat dukungan dari sekelompok massa dari Gera-

Bersambung ke Hal. 15 kan Mahasiswa dan Masyarakat Pelindung Tanah Rakyat. Selain membentangkan spanduk bernada kecaman terhadap mafia tanah dan perampasan tanah rakyat, mereka juga menggelar orasi. Namun hingga sore tim eksekusi dari PN Medan tak kunjung datang ke lokasi. Pendeta Bunsui Tigor selaku pembina Yayasan Pendidikan Methodis Muen saat dikonfirmasi andalas mengatakan tanah masyarakat yang mereka tempati tidak pernah bermasalah, bahkan sudah ada beberapa

Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Mantan Wakapolda Metro Jaya Datangi Kapolresta Medan

YA, TAMU itu adalah Rajiman Tarigan, mantan Wakapoltabes Medan yang kini telah purnawirawan dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal. Saat ditemui wartawan usai bertemu Wakapolresta Medan AKBP Pranyoto, mantan Wakapolda Metro Jaya itu mengaku ingin menemui Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga untuk mempertanyakan kasus yang diadukan-

Medan-andalas Ratusan masyarakat kembali memblokir Jalan Jati guna menghadang petugas dari Pengadilan Negeri Medan yang akan turun mengeksekusi sekolah dan sejumlah rumah seluas tujuh hektare di Kelurahan Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur tersebut. Sejak Kamis (24/11) pagi,

kekayaan ke 40 orang tersebut. Latar belakang ke-40 orang terkaya Indonesia cukup beragam mulai dari pengusaha batubara, rokok, sawit, alat berat, media hingga ritel. Setidaknya ada tiga pemilik media yang masuk dalam daftar yang disusun majalah Forbes tersebut. Namun ketiga pengusaha media itu tidak seluruhnya mendasarkan kekayaannya dari media

digadaikan menantu saya kepada salah satu BPR di kawasan Patumbak. Saya keberatan, kenapa BPR

tersebut tidak melakukan survei terlebih dahulu. Itu kan rumah saya, kok bisa diterima begitu saja. Namun, hingga 7 bulan ini belum ada perkembangannya," ungkap Rajiman. Menurut Rajiman, rumah miliknya itu diperkirakan bernilai Rp700 juta. Beberapa bulan yang lalu, rumah tersebut digadaikan menantunya ke sebuah bank perkreditan rakyat (BPR) dengan harga Rp170 juta tanpa sepengetahuannya. Rajiman mengaku sangat kecewa dengan kinerja BPR tersebut yang tidak melakukan survei terlebih dahulu. Meski begitu, Rajiman mengaku telah menebus rumah tersebut. "Saya telah mengadukan BPR tersebut, tapi sampai sekarang ini tidak ada perkembangannya, makanya saya datang ke sini untuk menjumpai Kapolresta yang dulu adalah mantan anak buah saya. Saya datang dengan seragam lengkap

Bersambung ke Hal. 15

Melahirkan Saat Usia 5 Tahun LINA Medina adalah ibu muda yang pernah tercatat dalam sejarah. Ia mengalami menarche atau menstruasi pertama pada usia 8 bulan, pembesaran payudara usia 4 tahun, dan melahirkan pada usia 5 tahun. Pada tahun 1939, di sebuah rumah sakit di Pisco Peru, datang seorang wanita keturunan India dengan wajah lelah dan pakaian compang-camping dari kaki bukit Andes. Dia dituntun oleh tangan seorang gadis kecil pemalu dengan perut yang sangat menonjol. Menunjuk pada gadis kecil yang ketakutan, wanita India tersebut memohon kepada dokter bedah dr Geraldo Lozada untuk mengusir roh-roh jahat yang menguasai diri si gadis kecil. Awalnya dr Lozada mengira gadis kecil yang bernama Lina Medina itu menderita tumor perut. Namun betapa terkejutnya ketika diperiksa diketahui bahwa Lina tengah hamil 8 bulan, yang membuat gadis kecil usia

Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Jumat 25 November 2011

harian andalas | Hal.

2

andalas/rony muharrman

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Redefinisi Peran dan Posisi Guru

H

ARI ini, 25 November diperingati sebagai Hari Guru. Setiap kali membicarakan soal guru, yang selalu terbayang di benak kita, adalah predikat yang melekat dalam dirinya, sebagai 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa'. Di masa lalu, guru juga kerap diidentikkan dengan sebuah profesi yang, jauh dari sejahtera, sehingga semua kalangan diharapkan berempati kepada guru. Tapi, dalam konteks kekinian, agaknya perlu dilakukan redefinisi peran dan posisi guru. Predikat guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, bisa jadi mengandung kebenaran. Namun, pada kenyataannya, sudah semakin banyak diberikan apresiasi terhadap guru, baik yang dilakukan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Sementara itu, anggapan bahwa guru jauh dari sejahtera, juga semakin terbantahkan. Bahkan, kini profesi guru semakin sejahtera. Pasalnya, gaji guru terus mengalami peningkatan. Hal ini ditopang pula dengan berbagai tam– bahan penghasilan melalui dana insentif guru, dana sertifikasi, dan berbagai dana lainnya. Dengan berbagai upaya peningkatan kesejahteraan guru yang digiatkan pemerintah, tidak ada lagi alasan bagi guru, untuk tidak profesional dan bertanggung jawab, dalam menjalankan tugasnya untuk mencerdaskan anak bangsa. Seperti diketahui, guru merupakan profesi yang dinamis. Ia terus berkembang seiring dengan peradaban yang mem– bentuknya. Dengan demikian, tugas seorang guru idealnya tidak lagi dibatasi tembok-tembok ruang kelas, melainkan harus mampu merambah ke 'dunia lain'. Yakni, dunia yang akan terus melecutnya menjadi sosok inspiratif, yang mampu mengilhami peserta didik menjadi generasi masa depan yang cerdas, baik secara intelektual, emosional, spiritual, maupun sosial. Di tengah rumit dan kompleksnya situasi peradaban yang kian mengarah pada atmosfer global, peran guru jelas makin sarat tantangan. Ia tidak hanya dituntut mampu mentransfer setumpuk ilmu dan teori kepada peserta didik, tetapi diharapkan juga mampu menorehkan tinta sejarah dalam ornamen peradaban. Ia tidak harus terjebak menjadi guru kurikulum yang hanya menjadikan murid sebagai 'tong sampah' ilmu pengetahuan, tapi mampu pula menjalankan peran kemanusiaannya sebagai guru inspiratif dalam kurikulum kehidupan se– sungguhnya. Bertahun-tahun lamanya, guru dininabobokkan oleh predikat pahlawan tanpa tanda jasa, yang disadari atau tidak, telah melumpuhkan daya kreativitas guru sebagai pionir perubahan. Guru menjadi profesi yang monoton dan miskin dinamika. Karenanya, ke depan masing-masing perlu melakukan introspeksi, dan tidak sekadar berpuas sekadar melakukan transfer knowledge kepada peserta didik. Guru juga harus mampu meredefinisi peran dan posisinya, yang ditandai dengan kesadaran untuk terus-menerus meningkatkan kualitas akhlak dan ilmunya. Selamat Hari Guru....(**)

TUNGGU ANGKUT AN ANGKUTAN Sejumlah siswa menunggu angkutan umum usai melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolahnya di kawasan Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (24/11). Adanya penertiban terminal liar yang gencar dilakukan pihak berwajib belakangan ini, membuat sejumlah angkutan tidak beroperasi. Hal ini berdampak kepada siswa dan masyarakat lainnya yang menggunakan jasa angkutan umum.

Sejumlah Fungsionaris Parpol akan Duduki Dewan Direksi

Wali Kota Dinilai tidak Serius Perbaiki Perusahaan Daerah Medan-andalas Munculnya sejumlah nama yang masih aktif di Partai Politik (Parpol) untuk menduduki jabatan dewan direksi di tiga Perusahaan Darah (PD) Kota Medan, yakni PD Pasar, PD Pembangunan, dan PD Rumah Potong Hewan (RPH), dinilai sebagai bukti ketidakseriusan Wali Kota Medan Rahudman Harahap untuk memperbaiki kondisi ketiga perusahaan tersebut. “Kita memang ada mendengar informasi bahwa direksi PD itu akan diisi oleh orang Parpol. Kalau itu terjadi, beratri Wali Kota Medan tidak ada niat serius untuk memperbaki kondisi ke tiga PD tersebut,” kata Tahjuddin Nur, mantan Direktur Operasional PD Pasar Medan, kepada wartawan di Medan, Kamis (24/11). Harusnya, menurut Tahjuddin, dari proses seleksi dan fit and proper test calon dewan direksi PD Kota Medan yang dilakukan Pemko Medan bersama pihak Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (FE USU) sejak Maret 2011 lalu, bisa menghasilkan orang-orang yang profesional untuk mengurus ketiga PD tersebut menjadi lebih baik. “Saya bukan bermaksud merendahkan kemampuan orang-orang yang namanya disebut-sebut akan menigisi jabatan direksi di tiga PD itu, tapi salah satu peryaratan umum dalam seleksi saat itu adalah tidak terlibat pengurus Parpol atau calon anggota legislatif. Karena itu, jika ada pengurus Parpol yang menjadi direksi PD maka legalitas seleksi dan fit and proper test itu patut kita pertanyakan,” ujar Tahjuddin. Seperti diberitakan sebelumnya, dari 10 orang calon yang akan dilantik untuk menduduki jabatan direksi di tiga PD Kota Medan tersebut, Wali Kota

Medan Rahudman Harahap disinyalir akan menempatkan orang-orang yang selama ini masih aktif di partai politik. Menurut sumber andalas, figur yang akan menempati Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Medan akan diisi oleh Harmein Ginting S.Sos dari Partai Golkar Medan. Sedangkan Direktur Operasional (Dirop) PD Pasar disebut-sebut akan diisi oleh Drs H Zulfan MBA yang aktif di Partai Demokrat. Sementara untuk jabatan Dirut PD Rumah Potong Hewan kabarnya akan diisi oleh Putrama Alkhairi dan Dirut PD Pembangunan akan diisi oleh Rafriandi Nasution yang sama-sama aktif di Partai Amanat Nasional (PAN). Bahkan menurut sumber, proses fit and proper test yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk merekrut calon dewan direksi tiga PD tersebut terkesan hanya menghambur-hamburkan uang rakyat dan telah melakukan kebohongan publik. “Peserta yang mengikuti fit and proper test calon dewan direksi PD Kota Medan sudah tertipu mentahmentah. Wali Kota Medan telah melakukan kemunafikan yang sering membuat janji dan tidak sesuai dengan perbuatannya. Salah satunya adalah perekrutan dewan direksi PD milik Pemko Medan ini,” ujar sumber. (BEN)

Masa Jabatan Plt Dirut dan Dirop PD Pasar tak Sesuai Kemendagri DUA oknum petinggi Pemerintah Kota Medan yang menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Direktur Utara (Dirut) PD Pasar Medan dan Plt Direktur Oprasional (Dirop) PD Pasar Medan disebut-sebut telah melakukan korupsi dan penipuan secara sitematis di PD Pasar Medan. Pasalnya, jabatan Plt Dirut dan Dirop di PD Pasar Medan yang diemban kedua oknum pejabat Pemko Medan tersebut sudah melanggar Kepmendagri No 50 tahun 1999 dan Perda Kota Medan No 8 tahun 2001. Mantan Dirop PD Pasar Medan Tahjuddin Nur mengatakan, sesuai Kepmendagri No 50 tahun 1999 pasal 17 ayat 2 dan Perda No 8 tahun 2001 pasal 24 ayat 2 disebutkan bahwa tenggat waktu jabatan Plt itu hanya tiga bulan. “Artinya, dua oknum pejabat Pemko Medan yang menjabat sebagai Plt Dirut dan Dirop di PD Pasar Medan secara terang-terangan telah menerima gaji di luar batas waktu yang ditentukan dalam Kepmendagri dan Perda tersebut,” kata Tahjuddin Nur kepada wartawan di Medan, Kamis (24/11). Menurutnya, kedua oknum pejabat Pemko Medan tersebut sudah bercokol sebagai Plt Dirut dan Dirop di PD Pasar Medan sejak bulan Februari 2011. Untuk itu, pihaknya berharap pengelapan uang PD Pasar Medan dengan menerima gaji di luar batas waktu yang telah ditentukan dalam Kepmendagri dan Perda itu

Bupati Asahan:

Rahmat Shah Layak Pimpin Sumut Medan-andalas Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang menilai, sosok Rahmat Shah layak untuk memimpin Provinsi Sumatera Utara yang dipilih melalui mekanisme Pemilukada tahun 2013. Penilaian itu disampaikan Taufan Gama Simatupang dalam sambutannya saar acara pelantikan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Asahan, di Hotel Bintang, Kisaran, baru-baru ini. Menurutnya, Rahmat Shah bukan cuma memiliki kepedulian yang tinggi kepada sesama manusia, tetapi juga terhadap satwa dan lingkungan. Sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Rahmat Shah juga dikenal memiliki komitmen yang tinggi dalam memperjuangkan program-program percepatan pembangunan daerah Sumatera Utara. "Melihat kiprahnya, Bapak Rahmat Shah layak untuk memimpin provinsi ini sebagai gubernur melalui pemilukada yang akan datang," kata Bupati Asahan tersebut dalam acara yang turut dihadiri Ketua PMI Sumatera Utara Dr H Rahmat Shah dan rombongan tersebut. Di bagian lain dalam sambutannya, Taufan Gama Simatupang juga menegaskan komitmen Pemkab Asahan yang siap membantu pengurus PMI Asahan dalam menjalankan tugas dan fungsinya. “Kami siap membantu perkembangan PMI di Asahan, semoga PMI Asa-

andalas/ist

BERBINCANG - Rahmat Shah berbincang-bincang santai dengan Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang di sela acara pelantikan pengurus PMI Asahan, barubaru ini. han ke depan dapat melahirkan ide-ide yang lebih baik daripada pengurus sebelumnya,“ cetus Taufan. Untuk itu, PMI diminta mengajukan program-program agar ditampung dalam APBD Asahan 2012. "Susunlah program-program yang baik, agar dapat kita bantu di R-APBD, tentunya sesuai dengan kemampuan anggaran,“ pinta Taufan. Sementara itu, Rahmat Shah dalam sambutannya meminta pengurus PMI Asahan yang baru dapat bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, terutama kepada Pemkab Asahan serta harus senantiasa berbuat kebaikan. “Saya yakin di bawah binaan Bupati Asahan, Bapak Taufan Gama Simatupang, PMI Asahan akan lebih berkembang dan semoga PMI

Asahan menjadi panutan di Sumut,“ ujar pria yang diberi gelar Mangaraja Halomoan Lubis itu. Akan Pertimbangkan Menyikapi harapan Bupati Asahan mengenai kepemimpinan Sumut ke depan, Rahmat menyatakan terima kasih atas apresiasi dan harapan tersebut. "Saya siap menjadi apapun untuk kepentingan daerah di mana kita dilahirkan, dibesarkan, dan suatu saat dikuburkan. Akan tetapi dalam konteks menjadi Gubsu, kita akan lihat dulu mekanisme serta caloncalon yang akan maju. Jika ternyata calon yang maju, masih yang itu-itu juga, maka saya akan pertimbangkan untuk mencalonkan diri sesuai keinginan dan harapan masyarakat,” ujarnya. (GUS)

segera diambil tindakan. “Setahu saya, Dirut di PD Pasar itu menerima gaji sekitar Rp 6-7 juta setiap bulannya, sedangkan gaji Dirop sekitar Rp 5-6 Juta per bulan. Kita berharap, gaji yang sudah mereka terima tidak sesuai ketentuan segera dikembalikan ke perusahaan,” ujarnya. Sementara itu, Plt Dirop PD Pasar Medan Irwan Ritongan yang juga Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Medan saat dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, pihaknya tidak pernah menerima gaji dari PD Pasar Medan selama menjabat sebagai Plt Dirop PD Pasar Medan. “Sejak Februari 2011 hingga saat ini saya tidak pernah menerima gaji dari PD Pasar, yang ada hanya biaya transportasi dan biaya operasional Rp 700 ribu setiap bulannya,” kata Irwan. Dia mengatakan, pihaknya tidak ada upaya untuk memperlambat proses penetapan pejabat definitif di PD Pasar tersebut. “Calon direksi seluruh Perusahaan Daerah (PD) Kota Medan termasuk PD Pasar sudah ada di tangan Wali Kota Medan, tinggal menunggu pelantikannya saja,” ujarnya. Sementara itu, Sekda Kota Medan Syaiful Bahri yang menjabat sebagai Plt Dirut PD Pasar Medan ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya tidak berhasil. Menurut salah seorang stanfnya, Sekda Medan saat itu sedang tugas ke Jakarta. (BEN)

Kloter 12 Tiba Lebih Cepat Medan-andalas Sebanyak 453 jemaah haji kelompok terbang (kloter) 12 Debarkasi Medan asal Kabupaten Serdang Berdagai, Tebing Tinggi dan Medan, tiba di bandara Polonia Medan lebih cepat 45 menit dari jadwal pada 04.15 WIB, Kamis (24/11). Demikian dikatakan Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan Drs HM Sazli Nasution, Kamis (24/11) di Asrama Haji Medan. “Kalau dari daftar pemberangkatan, kloter 12 tercatat sekitar 455 calhaj, namun pada pemulangan hanya 453. Satu orang meninggal dunia bernama Jumaidi bin Saman (72) dan seorang lagi Mustamir (65) masih dirawat di rumah sakit di Mekkah,” ujarnya. Dijelaskannya, sejak pemulangan jemaah haji dari kloter pertama hingga kloter 12 Debarkasi Medan, ada 9 jemaah haji yang dirawat inap di Rumah Sakit Haji Medan. “Hingga hari ini jemaah yang dirawat hanya dua orang, 7 jemaah lainnya sudah sembuh dan sudah pulang ke rumah masing-masing. Sementara, Abdul Ranisyam bin Sarung (90), penduduk Jalan Pelabuhan No 72 Pangkalan Susu, tergabung di kloter 11, masih dirawat di Mekkah karena menderita suspect prostat hiperteropi. Kemudian, Sujono Wagimen

Kasan Bin Wagimen (66), kloter 12, penduduk Jalan Kelambu Amplas No 21 Medan Amplas, dirujuk ke Rumah Sakit Haji Medan, Kamis (24/11). Wagimen didiagnosa mengidap penyakit diabetes melitus. “Sujono tidak diperbolehkan langsung pulang ke rumah karena kondisinya yang sakit. Jadi harus dirawat di rumah sakit dan belum tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk kesembuhannya,” sebut Sazli. Sazli menambahkan, ada dua jemaah haji asal Sumut yang masih dirawat secara intensif di rumah sakit Arab Saudi. Kedua orang tersebut bernama Naharuddin bin Busu Rahman (68), kloter 4, asal Serdang Bedagai, dirawat di King Faisal Jeddah dan Mustamir bin Ali Umar Siddiq (65), kloter 12, asal Pematang Siantar, dirawat di rumah sakit di Mekkah. Untuk biaya perawatan juga gratis hingga pasien sembuh. “Kalau nanti sampai pada waktu pemulangan jemaah haji usai dan jemaahnya belum sembuh, maka biaya pengobatan akan ditanggun oleh Konsulat Jenderal Indonesia yang berada di Jeddah. Jika sudah layak terbang, barulah jemaah haji boleh kembali ke tanah air,” katanya. Sedangkan 453 jemaah kloter 13, tambahnya, dijadwalkan tiba di Medan, Sabtu (26/11) pukul 03.15 WIB dengan pesawat GA 3213. (YN)


Jumat 25 November 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

3

PDIP Demo Kejatisu, Desak Penuntasan Berbagai Kasus Medan-andalas Ratusan massa dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Kamis (24/11). Massa yang dikomandoi Budiman Nadapdap itu mendesak lembaga penegak hukum segera menuntaskan kasus-kasus berskala nasional, yakni Bank Century, mafia pajak dan mafia Pemilu 2009. “Kami, DPD PDI-P Sumut dan seluruh DPC se Sumut mendesak agar Kejatisu memberikan rekomendasi ke pemerintah pusat terkait aspirasi kami ini. Sehingga, penuntasan kasus-kasus yang kami sebutkan tadi segera direalisasikan,” ujar Budiman Nadapdap yang saat itu didamping sejumlah pengurus DPD PDI-P Sumut, di antaranya Sutarto, Brilian Moktar, Syamsul Hilal, dan Ketua DPC PDI-P Medan, Hendry Jhon Hutagalung. Disebutkannya, bahwa lambannya kinerja aparat penegak hukum dalam memproses kasus-kasus hukum tersebut akibat adanya dugaan berhubungan erat dengan pihak penguasa, sehingga terkesan terjadi pembiaran terhadap kasus-kasus yang ada. "Seperti kasus Bank Century yang sudah mulai diungkap sejak tahun 2009 dan telah merugikan negara sebesar Rp6,7 triliun. Mengapa juga belum dituntaskan,” tantangnya. Diterangkanya, kasus Bank Century sebenarnya telah terjadi pelanggaran hukum baik dalam proses merger dan akuisisi proses Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP), penyaluran Penyertaan Modal Sementara (PMS). “Dalam kasus ini juga telah terjadi tindak pidana korupsi, tindak pidana umum, money laundry (pencucian uang) dan tindak pidana perbankan pada aliran dananya. Dengan demikian, sangat jelas bahwa berbagai UU telah dilanggar sehingga tidak beralasan jika kasus tersebut tidak bisa diungkap karena kekurangan alat bukti," ungkapnya. Oleh sebab itu, PDIP Sumut dan PDI-P di seluruh daerah di Indonesia menyatakan sikap yaitu meminta seluruh aparat penegak hukum, mulai dari KPK, Kepolisian, Kejaksaan dan Kehakiman untuk melaksanakan fungsinya sesuai UU yang berlaku di Indonesia serta tunduk terhadap konstitusi bukan kepada pemerintah yang berkuasa. Mendesak KPK dan aparat penegak hukum lainnya untuk mengusut tuntas kasus Bank Century sampai ke akarakarnya dan melakukan proses hukum kepada orang-orang yang terlibat dalam kasus tersebut tanpa diskriminasi. Setelah berorasi dan menyampaikan tuntutan, delegasi pengunjuk rasa kemudian diterima Asisten Intelijen, Andar Perdana dn Humas Kejatisu, Marcos Simaremare. Andar mengatakan bahwa aspirasi itu akan disampaikan ke pimpinan di Kejatisu guna ditindaklanjuti. (FEL)

Komisi B DPRD Medan Bahas Limbah KIM Medan-andalas DPRD Kota Medan meminta Badan Lingkungan Hidup (BLH) Medan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk memperbaiki pengelolaan limbah di Kawasan Industri Medan (KIM). Ketua Komisi B DPRD Medan Roma Simare-mare mengatakan, pengelolaan limbah di KIM masih menjadi kendala karena pada umumnya perusahaan di kawasan tersebut melakukan pengelolaan limbah langsung di perusahaan masing-masing, tidak melalui PT KIM. “Menurut aturan berlaku yang telah ditetapkan disebutkan bahwa pengelolaan limbah harus dilakukan oleh perusahaan yang memanfaatkan limbah, dalam hal ini PT KIM,” kata Roma Simare-mare saat kunjungan kerja Komisi B ke PT KIM, Kamis (24/11). Karenanya, lanjut Roma Simare-mare, Pemprovsu harus membentuk tim pemantau lingkungan limbah di wilayah KIM. BLH Medan dan Pemprovsu harus memperhatikan pengelolaan limbah untuk memperbaiki pengelolaan lingkungan hidup di kawasan industri tersebut. “Pengelolaan limbah di kawasan industri penting karena berkaitan dengan lingkungan hidup keseluruhan,” ujarnya. Direktur Utama PT KIM Gandhi Tambunan mengatakan, selama ini pihaknya kesulitan untuk meminta perusahaan yang beroperasional di sini melakukan pengelolaan limbah melalui PT KIM karena belum adanya aturan baku dari instansi terkait. “Pemerintah kurang memberikan fasilitas kepada PT KIM dalam pengelolaan limbah karena belum adanya aturan dari BLH. Lemahnya koordinasi antarinstansi menjadi penyebab utama,” ucapnya seraya mengatakan saat ini hanya 15 perusahaan yang mengelola limbah kepada pihaknya. (BEN)

andalas/hs poetra

BUNKASAI - Konsulat Jenderal Jepang di Medan, Yuji Hamada, membuka secara resmi Festival Budaya Jepang atau yang dikenal dengan nama "Bunkasai", di halaman Kampus Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU), Jalan Universitas Medan, Kamis (24/11). Acara diisi dengan Pameran Foto Tsunami Jepang dan pemutaran Filem Jepang, dan berbagai workshop seperti origami dan kaligrafi huruf kanji jepang. Acara pembukaan diwarnai dengan pemukulan gondang batak oleh Konsulat Jenderal Jepang di Medan, Yuji Hamada, dan Rektor USU Prof Syahril Pasaribu.

PLN Cabang Medan Digugat Rp 10, 39 M Denda Susulan P2TL Griya Hotel Ditunda Medan-andalas Ini pelajaran berharga buat Manager PT PLN Cabang Medan, Wahyu Bintoro. Akibat mempertahankan kesalahan anggotanya, manajemen PT PLN (Persero) digugat membayar ganti rugi senilai Rp 10,39 miliar. Gugatan ini disampaikan kuasa hukum manajemen Griya Hotel, Azhar AR SH dan Mahmud SH dari Diraja&Co Law Office Jakarta ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Medan dengan perkara No. 69/Pen/BPSKMdn/2011 tanggal 03 Nopember 2011. Selanjutnya, sesuai surat BPSK yang diteken Wakil Ketua HM Dharma Bakti Nasution SE, SH, MH nomor 733/BPSK/ 2011 tanggal 22 Nopember 2011, diperintahkan PT PLN (Persero) Cabang Medan selama proses pemeriksaan seng-

keta tersebut belum diputuskan BPSK Kota Medan, maka pembebanan biaya denda susulan terhadap Sdr Robert Hutahaean sesuai pelanggan listrik atas nama Aini Sugoto dengan ID Pelanggan No. 120110471780 selaku konsumen, ditunda sampai putusan BPSK Kota Medan. Dalam pokok gugatan, kuasa hukum Griya Hotel, Azhar AR SH dan Mahmud SH kepada wartawan, Kamis (24/11) mengatakan, tanggal 29 Juli 2011 PT PLN Cabang Medan telah mengirim surat No. 2365/ 152/MED/2011 tentang pem-

beritahuan pemutusan sambungan listrik, dengan alasan telah ditemukan pelanggaran oleh pihak pelanggan yaitu segel-segel pengaman box Alat Pembatas dan Pengukur (APP) tidak ada lagi seluruhnya, hingga didenda membayar tagihan susulan senilai Rp. 1,062 miliar. Lalu dilanjutkan tanggal 5 Agustus 2011 dengan kesewenang-wenangannya PT PLN Cabang Medan bersama petugas Detasemen Polisi Meliter Medan memutus aliran listrik di Griya Hotel dengan melakukan penganiayaan pada karyawan perusahaan itu. Akibat pemutusan aliran listrik itu, manajemen Griya Hotel harus menggunakan Genset yang memakan biaya mencapai Rp 339,98 juta serta mengalami kerugian inmaterial akibat dampak malu serta hilangnya kepercayaan konsumen hotel yang diperkirakan senilai Rp 10 miliar. Dijabarkan kuasa hukum

manajemen Griya Hotel dalam gugatannya, pelaksanaan P2TL oleh PT PLN Cabang Medan tidak memenuhi rasa keadilan, karena tidak dibukanya ruang bagi konsumen untuk membuktikan benar tidaknya pelanggaran yang ditetapkan yang jelas melanggar Pasal 4 huruf D UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Sedangkan, pemutusan sambungan listrik yang dilakukan PT PLN Cabang Medan kepada manajemen Griya Hotel melanggar Pasal 16 PP No. 10 tahun 1986 tentang kewajiban menyediakan arus listrik secara terus menerus bagi rakyat Indonesia. Menyangkut dugaan ditemukanya segel-segel yang rusak di Box APP listrik di Griya Hotel, dalam gugatan itu disebutkan, bukan menjadi dasar pokok terjadinya pelanggaran karena jelas bertentangan dengan Peraturan Menteri ESDM No. 09 tahun 2011 pasal 10 ayat (2) dan

Karyawan Tolak Penutupan RS Tembakau Deli Medan-andalas Pegawai Rumah Sakit (RS) Tembakau Deli resah menyusul berhembusnya kabar bahwa manajemen PTPN II memustuskan menghentikan operasi rumah sakit yang sudah berusia 116 tahun itu mulai 1 Januari 2012. Pegawai menyatakan sangat terkejut atas keputusan yang diambil manajemen PTPN II. "Beberapa minggu yang lalu, kami tiba-tiba dipanggil oleh pihaj manajemen dan disosialisasikan bahwa rumah sakit ini akan segera ditutup," ucap pegawai yang tidak mau disebutkan namanya, Kamis (24/11) di rumah sakit tersebut. Mereka mengatakan, bila pegawai dipindahkan ke tempat yang lain, manajemen harus memikirkan kompensasinya. "Sebenarnya rumah sakit ini

padat karya dan BUMN ini untuk masyarakat. Dan bila RS ini tutup, maka hal itu yang perlu dipertanyakan," ungkap seorang pegawai pria. Karyawan berharap, RS Tembakau Deli harus tetap beroperasi. "Kami di sini sudah kerja bertahun-tahun. Ada yang belasan tahun bahkan ada yang puluhan tahun," imbuhnya. Ditanya penutupan rumah sakit itu terkait persoalan ruislagh, dirinya meyakini rumah sakit itu tidak bakalan ditukarguling. "Kalau ruislagh, itu tidak benar. Tapi ini kabarnya bakalan peralihan. Kalau ditanya kami satu persatu, kami tidak setuju rumah sakit ini ditutup," katanya tanpa menjelaskan lebih rinci. Hal senada juga dikatakan pegawai yang lain. Mereka tidak setuju dengan keputusan manajemen yang akan menutup ru-

mah sakit, karena rumah sakit Tembakau Deli yang sudah berusia 116 tahun merupakan situs sejarah Kota Medan. "Ini juga salah satu situs sejarah di Kota Medan. Jika rumah sakit ini dijual, maka situs sejarah kita sudah tidak ada lagi," katanya. Ia menambahkan, dirinya lahir dan dibesarkan di Medan, kerja di Medan, punya istri dan anak juga di Medan. "Kalau kami dipindahkan karena rumah sakit ini ditutup, saya pribadi tidak setuju. Masyarakat juga membutuhkan rumah sakit ini," kesalnya. Untuk itu, mereka berharap kepada direksi untuk memikirkan kembali rencana penutupan tersebut. "Kita keberatan kalau kita dipindahkan. Mayoritas karyawan di sini merupakan orang Medan, kalau dipindahkan, tentunya kami kebe-

ratan," ujar mereka. Sementara itu, Kepala RS Tembakau Deli, dr Lili Syarif ketika hendak dikonfirmasi, Kamis (24/11) tidak berada di ruang kerjanya. Begitu juga dengan manajemen lainnya yang berkompeten memberikan keteranga, juga tidak berada di lingkungan rumah sakit. Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, dr Candra Syafei SpOG menuturkan, pihaknya belum ada menerima informasi mengenai rencana penutupan RS Tembakau Deli. "Kalau benar itu tutup, apa alasannya? Apa masalahnya? Itukan rumah sakit milik BUMN. Kita harapkan, rumah sakit itu jangan ditutup," ujar Candra seraya mengatakan akan menanyakan perihal tersebut kepada pihak manajemen rumah sakit. (YN)

Gerakan Jumat Bersih Pemprovsu Bukan Sekadar Slogan Medan-andalas Gerakan Jumat Bersih di lingkungan Pemprovsu yang dicanangkan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho sejak 4 November lalu, ternyata bukan sekadar slogan atau seremonial belaka. Terbukti, di lingkungan Kantor Gubsu, Kamis (24/11) mulai lantai I hingga X sudah terlihat bersih dan apik. Pantauan wartawan, ruang kerja para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di biro-biro juga terlihat rapi, tidak ada lagi meja yang berdebu dan kotor. Seperti di ruang Humas lantai III Kantor Gubsu, bahkan keranjang sampah sudah ada. Kasubag Humas, Dian Tito mengatakan, instruksi Plt Gubsu soal Gerakan Jumat Bersih sudah sepatutnya ia dukung bersama stafnya karena menciptakan lingkungan menjadi bersih dan mewujudkan perilaku hidup sehat. "Kita harus tetap membiasakan hal yang bersih dan rapi. Dan kebersihan itu haruslah dimulai dari diri dan lingkungan kerja kita agar semangat hidup dan kerja tetap ada," ujar Dian seraya

mengaku tidak ingin lagi melihat Plt Gubsu kecewa soal Gerakan Jumat Bersih. Menurut Dian, apa yang pernah disampaikan Plt Gubsu Gatot kepada para PNS yang meminta agar menjaga kebersihan ruangan dan memperbaiki kinerja di biro masing-masing, adalah untuk mewujudkan visi dan misi Syampurno, yaitu rakyat tidak sakit. "Bagaimana mungkin kita bisa sehat kalau lingkungan kita saja jorok. Lagi pula, ya idealnya memang kita tidak hanya hari Jumat saja menjaga kebersihan, tapi setiap hari," ujar Dian. Seperti diketahui, pada saat pencanangan Jumat Bersih (4/11), Plt Gubsu sempat kecewa sebab ketika sidak masih banyak ruangan Setda yang belum bersih. Seperti di ruangan Biro Hukum Lantai VII, Biro Pembangunan lantai VI, Biro Perekonomian lantai V, dan Biro Perlengkapan dan Perawatan (Kapwat) di lantai IV. Padahal, munculnya ide Gerakan Jumat Bersih ini, karena pada awal kerja pascalebaran yang lalu pada salah satuan perangkat kerja

Andalas/dok

Gerakan Jumat Bersih di Dinas Kominfo Sumut daerah (SKPD), ditemukan banyak sampah, sehingga mengganggu penglihatan dan kenyamanan. Plt Gubsu berharap, melalui Gerakan Jumat Bersih ini hendaknya menjadi perangsang, artinya para PNS tidak menyerahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga (Petugas Kebersihan-red), tapi seluruh PNS maupun pejabat eselon IV, III dan II membantu pihak ketiga untuk mewujudkan kebersihan itu. Sementara itu, Usuf, salah

seorang petugas kebersihan di Kantor Gubsu mengaku sejak Plt Gubsu Gatot Pujonugroho mencanangkan Gerakan Jumat Bersih, dia dan teman-temanya merasa sangat terbantu. "Terbantu sekali bang, sebab baik para tamu yang datang dan para PNS sudah saling menjaga kebersihan. Kalau dulu, banyak kali abu dan puntung rokok berserakan, tapi sekarang sudah berkurang sehingga ruangan terlihat bersih," ujar Usuf. (WAN)

Keputusan Direksi PT PLN (Persero) No. 234.K/DIR/2008 tanggal 22 Juli 2008. Selanjutnya, pelaksanaan P2TL PLN Cabang Medan melaksanakan Peraturan Menteri ESDM seharusnya diawasi oleh Hakim di Pengadilan Negeri setempat bukan hanya dilakukan oleh manajemen PT PLN Cabang Medan hingga terjadi kesewenang-wenangan. Hingga pada pokok gugatan itu, Hakim BPSK Medan memerintahkan dan memutuskan PT PLN Persero Cabang Medan diminta untuk membatalkan tagihan susulan, selanjutnya PT PLN Persero Cabang Medan melanggar UU No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, mengembalikan cicilan tagihan susulan yang telah dibayar senilai Rp. 219.500.110, membayar denda akibat kerugian menggunakan genset senilai Rp.339.980.000,- dan pembayaran kerugian inmateriil senilai Rp10 miliar. (YON)

9 Warga Afganistan Masih Diisolasi Belawan-andalas Sebanyak 9 orang dari 11 warga Afganistan penghuni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan yang sempat melarikan diri saat dibawa rekreasi ke Theme Park Pantai Cermin, Serdang Bedagai, pekan lalu, kini sedang diisolasi di Rudenim Medan. Sedangkan 2 imigran gelap yang belum ditemukan, masih dalam pencarian. Hal itu dikatakan Kepala Kanwil Hukum dan HAM Sumut, Baldwin Simatupanag, Kamis (24/11) usai serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Labuhan Deli dari M Sukardi Sianturi kepada Mulyadi, di Labuhan Deli. Menurut Baldwin Simatupang, warga Afganistan itu kepada petugas Rudenim mengatakan, mereka berusaha melarikan diri karena bosan tinggal di Rudenim yang tak kunjung diurus oleh United National High Commissioner for Refugees (UNHCR), suatu lembaga independen tentang penanganan pengungsi. Pihak UNHCR selalu menjanjikan para pengungsi itu akan ditempatkan di suatu negara netral. Kata Baldwin, pihak Rudenim sebetulnya sudah berusaha membuat mereka betah di lokasi itu, dengan membuat berbagai kegiatan seperti olah raga dan kebebasan berekspresi. Namun, para imigran tidak puas, kalau cita-cita mendapat penangan dari UNHCR tidak tercapai. “Para pengungsi itu berharap, supaya dalam waktu dekat dapat diberangkatkan UNHCR melalui International Organisasion Migran (IOM) dan Non Govermental Organization (NGO), sehingga tidak lagi mengalami stres dan berfikiran netagif terus menerus,” ucap Baldwin. (DP)


HUKUM & KRIMINAL

Jumat 25 November 2011

Diduga Terkena Angin Duduk

andalas/supryadi

Sopir Bus Tewas Mendadak Delitua-andalas Tunggul Sihotang (42) warga Gang Karya Sari I, Kelurahan Pangkalan Mansyur yang kesehariannya bekerja sebagai sopir bus tewas mendadak di Pool Bus Makmur, Jalan AH Nasution, Medan, Kamis (24/11). Belum diketahui pasti penyebab kematian korban. Namun menurut informasi, korban tewas akibat penyakit angin duduk. Polisi masih menyelidiki kematian Tunggul. Informasi diperoleh, orang pertama yang menemukan Tunggul tewas adalah kernetnya, Rimson Tambah (31). Ketika itu ia bermaksud mem-

berikan uang setoran penumpang kepada Tunggul. Rimson yang tidak menaruh curiga, mengira korban sedang tidur di bangku belakang bus. Ia pun berusaha membangunkannya, namun Tunggul tak kunjung bangun. Setelah diamati, Tunggul dipastikan tewas. Saksi yang mengetahui Tunggul tewas lalu melaporkannya ke polisi. Petugas yang datang ke lokasi kejadian langsung mengamankan TKP. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUP H Adam Malik Medan guna dilakukan otopsi luar.(STP)

Korban Racun Serangga Tewas STM Hilir-andalas Elisma Br Ginting (38) warga Desa Penungkiren, Kecamata STM Hilir, Deli Serdang yang diduga korban racun serangga, Rabu (23/11) sekira pukul 18.15 Wib, akhirnya meninggal dunia. Sebelumnya petani timun itu ditemukan warga dalam kondisi mulut berbuih, diduga dia minum racun serangga di dalam gubuk perladangan miliknya. Informasi diperoleh menyebutkan, pada hari kejadian korban berencana hendak memanen buah timun miliknya di areal perladangan tidak jauh dari desa itu. Entah apa yang terpikir di benak istri Jasa Sitepu (40)

BUDIDAYA DI LAHAN SEMPIT – Kapolres Sergai, AKBP Arif Budiman SIK MH menyasikan Ketua Pengurus Cabang Bhayangkari Sergai, Rini Arif Budiman didampingi para fasilitator pertanian yaitu, Rapi Sinaga dan Armai Matondang ketika memberikan contoh cara budidaya di lahan sempit dengan tanaman vertikultur.

yang merupakan seketaris desa (sekdes) di desa itu, saat berada di ladang sendirian Ibu muda ini diduga meneguk sebagian racun serangga yang biasa dipergunakan sebagai racun untuk tanaman timunya. Melihat kondisi korban saat itu tengah tak sadarkan diri, lantas warga memberitahu kepada sumainya kemudian bergegas membawa korban ke rumah dan selanjutnya diteruskan ke klinik terdekat tidak jauh dari desa itu untuk mendapatkan pertolongn medis. Karena kondisi korban kritis, Elisma kemudian dievakuasi ke RSU Sembiring Delitua. Sesampainya di rumah sakit, korban meninggal dunia.(STP)

MAYAT TANPA IDENTITAS – Petugas kepolisian melakukan proses indentifikasi mayat tanpa identitas yang ditemukan di areal kebun tebu Kwala Bingei DP I Kopel B (Titi Penceng) Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Kamis (24/11). andalas/budi zulkifli

Mayat di Kwala Bingei Diduga Korban Pembunuhan Stabat-andalas Sosok mayat pria tanda identitas (Mr X) yang ditemukan warga membusuk di areal kebun tebu Kwala Bingei DP I Kopel B (Titi Penceng) Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Kamis (24/11) pukul 13.00 WIB diduga korban pembunuhan. Sebab, saat ditemukan kondisi korban ditemukan dengan posisinya telungkup dan kedua tangan dan kaki korban diikat. Bahkan mulut serta leher di bagian wajahnya dibekap dengan lakban. Mayat korban pertama kali ditemukan tukang rumput. Ciri-ciri mayat korban, diperkirakan berumur 45 tahun dan

tinggi sekitar 165 cm, memakai celana panjang keper hitam dan baju kaos kuning. Ada dugaan korban tewas empat hari lalu. Pasalnya, kondisi tubuhnya sudah mulai membusuk serta berulat. Kapolsek Stabat, Iptu Zulkarnain didampingi Kanit Reskrimnya Ipda Firman Immanuel SH dikonfiramsi wartawan mengaku belum dapat memastikan penyebab kematian korban. “Saat ini kita belum mengetahui secara pasti penyebab tewasnya pria tersebut. Namun ada dugaan mayat itu korban pembunuhan. Untuk memastikan itu, kami masih menunggu hasil visum RSU Pirngadi Medan,“ kata Kapolsek. (BD)

Sei Rampah-andalas Bhayangkari Polres Serdang Bedagai melaksanakan kegiatan pelatihan pertanian perkotaan menuju ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga dalam rangka mendukung Gerakan Perempuan Tanam Pelihara (GPTP) tahun 2011 di Lingkup Sumatera Utara (Sumut), Kamis (24/ 11) di Aula Markas Polres Sergai. Ketua Pengurus Cabang Bhayangkari Sergai, Rini Arif Budiman dalam sambutannya mengatakan, acara pelatihan yang dilaksanakan ini berkaitan dengan kegiatan pengurus daerah bekerjasama dengan Badang Litbang Pertanian Propinsi Sumut. Tujuannya membudidayakan

Massa PDI-P Minta Polisi Tegakkan Hukum

Dalam tuntutannya massa. meminta kepada aparat penegak hukum khususnya kepolisian agar melaksanakan fungsi sesuai Undang-Undang yang berlaku di Indonesia. Ini mengingat banyak kasus-kasus di Sumut belum terselesaikan, sehingga mencederai rasa keadilan masyarakat. Dalam orasinya, Wakil Sekretaris PDIP Sumut, Sutarto yang didampingi Ketua PDIP Medan, Hendri Jhon menyatakan lambannya kinerja aparat penegak hukum dalam memproses kasus-kasus hukum yang diduga berhubungan erat dengan pihak penguasa sehingga terkesan terjadi pembiaran terhadap kasus-kasus yang ada. "Seperti kasus Bank Century yang sudah mulai diungkap sejak tahun 2009

dan telah merugikan negara sebesar Rp6,7 triliun. Dimana dalam kasus tersebut telah terjadi pelanggaran hukum baik dalam proses merger dan akuisisi proses Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP), penyaluran Penyertaan Modal Sementara (PMS)," katanya. Ditambahkannya, dalam kasus Bank Century juga telah terjadi tindak pidana korupsi, tindak pidana umum, money laundry (pencucian uang) dan tindak pidana perbankan pada aliran dananya. Melihat fakta itu sangat jelas bahwa berbagai UU telah dilanggar, sehingga tidak beralasan jika kasus tersebut tidak bisa diungkap karena kekurangan alat bukti. Sutarto menambahkan, PDI-P Sumut menyatakan sikap yaitu meminta seluruh aparat penegak hukum, mulai dari KPK, Kepolisian, Kejaksaan dan Kehakiman untuk melaksanakan fungsinya sesuai UU yang berlaku di Indonesia serta tunduk terhadap konstitusi bukan kepada pemerintah yang berkuasa. Lalu, mendesak KPK dan aparat penegak hukum lainnya untuk mengusut tuntas kasus Bank Century sampai ke akar-akarnya dan melakukan proses hukum kepada orang-orang yang terlibat dalam kasus tersebut tanpa diskriminasi. Dan mendesak aparat penegak hu-

kum untuk mengusut tuntas dan melakukan proses hukum terhadap kasus mafia Pemilu yang terjadi pada Pemilu 2009, baik pada saat pemilihan Legislatif maupun pemilihan Presiden sesuai dengan UU yang berlaku di Indonesia. Kemudian, mendesak aparat penegak hukum agar berani melakukan penyidikan terhadap kasus-kasus pajak yang merugikan keuangan negara. Mendorong DPR-RI untuk mengawasi kinerja dari aparat penegak hukum terutama menyangkut kasus-kasus yang menjadi perhatian publik dan merugikan keuangan negara serta yang mencederai rasa keadilan masyarakat. Sambungnya, meminta kepada pemerintahan SBY-Budiono agar benarbenar melaksanakan penegakan hukum yang adil bagi masyarakat dan menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum seperti yang dijanjikan pada Pemilu Presiden tahun 2009. Dengan pernyataan sikap tersebut, ucap Sutarto, PDIP Sumut mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar berperan aktif mengawasi kinerja dari aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya sehingga tidak tebang pilih dan diskriminasi dalam penegakan hukum.(HER)

KPK Tangkap Anggota DPRD Semarang-andalas Dua anggota DPRD Kota Semarang yang ditangkap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yakni APS dan Smt, selain merupakan ketua fraksi, juga merangkap anggota Badan Anggaran (Banggar). Keduanya ditangkap petugas KPK di halaman DPRD Kota Semarang setelah mengikuti rapat banggar mengenai Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di ruang rapat paripurna DPRD Kota Semarang, Kamis (24/11). APS adalah Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional dan Ketua Komisi B DPRD, sedangkan Smt Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Semarang. APS April 2011 juga terpilih sebagai Ketua DPC PAN Kota Semarang. Salah seorang pimpinan Banggar, Sriyono, mengatakan bahwa rapat bang-

gar tersebut tidak hanya membahas mengenai TPP, tetapi juga sejumlah proyek lainnya yang nantinya masuk dalam APBD Kota Semarang 2012. Pembahasan di tingkat banggar ditarget selesai pekan ini, karena Senin pekan depan dijadwalkan pembahasan diteruskan di tingkat komisi. "Sementara target paripurna APBD Kota Semarang 2012 dapat dilakukan pada 15 Desember 2011," katanya. Dua anggota dewan yang ditangkap KPK tersebut sempat mengikuti rapat sampai selesai, namun begitu rapat selesai, keduanya langsung dibawa petugas KPK dan sempat terjadi adu mulut dengan petugas KPK. Keduanya akhirnya diperiksa di mobil Kijang Innova pelat merah dengan nomor kendaraan H 95 A, mobil dinas APS. Dalam pemeriksaan tersebut, kemu-

dian diketahui keduanya ditangkap dengan barang bukti berupa sejumlah amplop putih dan setelah diperiksa oleh dua orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja diketahui setiap amplop berisikan satu gepok uang tanpa diikat dengan pecahan Rp100 ribu. Dua anggota dewan yang ditangkap tersebut tidak hanya anggota banggar, tetapi keduanya juga ketua fraksi dan salah satunya juga ketua komisi. Terkait penangkapan tersebut, Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Semarang, Wiwin Subiyono, mengaku akan mencari kebenaran informasi mengenai penangkapan dua anggota dewan tersebut. "Saya belum tahu persis bagaimana kejadiannya. Jadi nanti akan kami cari informasi pasti kebenarannya seperti apa," kata Wiwin. (ANT)

Oknum Polwan Kepergok Selingkuh dengan Oknum Perwira TNI Kepergok selingkuh dengan oknum perwira TNI berpangkat Mayor, oknum Polisi Wanita (Polwan) yang disebut-sebut bertugas di Sat Sabhara Polresta Medan, Aipda N dilaporkan suaminya, Dodi Artha ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polresta Medan.

D

odi ditemani ayahnya, Ahmad Jar kepada wartawan mengatakan, bahwa dirinya memergoki istrinya, Aipda N dan Mayor R di Hotel Garuda, Binjai pada, Kamis (24/11) dini hari. Saat memerngoki istrinya, Dodi tidak langsung marah, dengan hati yang sedikit emosi, Dodi sempat memfoto istrinya tersebut sedang tidur tanpa menggunakan baju dan hanya ditutupi selimut dengan oknum perwira TNI tadi.

"Saya memang tidak langsung marah, karena saya sendirian saat itu dan tak mau konyol. Selesai memfoto, ternyata pria itu tahu keberadaan saya dan langsung ditanya, ngapai kau?”. Lalu saya bilang, saya suaminya, dan oknum perwira itu langsung masuk serta menutup pintu. Dan hari ini saya langsung ke polresta untuk membuat pengaduan," katanya saat di temui di masjid Polresta medan sambil menunjukkan bukti foto istrinya. Menurut Dodi, dirinya sudah mulai curiga sama istrinya sepuluh hari belakangan ini. Dimana sepuluh hari yang lalu, ketika ia pulang dari subusalam, didapati di handpone istrinya ada sms mesra dari seorang lelaki. "Sepuluh hari yang lalu, kedapatan sama saya di handphonenya ada sms mesra dari seseorang. Saat saya tanya katanya itu sms nyasar dan terjadilah pertengakaran diantara kami. Sejak kami bertengkar esoknya istri saya tidak pulang-pulang sampai saya

memergoki istri saya dengan orang lain di hotel Garuda," terangnya. Setelah satu hari tak pulang lanjutnya, dirinya merasa heran dan terus mencari informasi tentang keberadaan istrinya. Dimana dari informasi yang di terimanya istrinya selingkuh dengan oknum perwira TNI berpangkat Mayor. "Saya sempat bingung, dia menghilang tanpa kabar dan handponenya tidak aktif, ku tanya teman-temannya ternyata dia ada main dengan seorang pria. Lalu kemarin malam, anak saya yang bungsu tersebut nelpon handphonenya aktif tapi ngak diangkatnya. Dan melalui handphone yang dihubungi anak saya itu dengan alat gps tahu dimana keberadaan istri saya yang berada di kawasan Binjai," terangnya. Malam itu juga lanjutnya, ia langsung mencari ke kawasan Binjai. Namun Ketika mau pulang, ada nampak mobil istrinya di Hotel Garuda, dan langsung ditanyanya kepada resepsionist hotel dan benar istrinya bersama pria lain. Ia sendiri mengaku telah menikahi

4

Bhayangkari Polres Sergai Latihan Budidaya Lahan Perkotaan

Demo di Mapoldasu

Medan-andalas Ratusan massa tergabung dalam Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sumut berunjukrasa di Markas Kepolisian Daerah Sumatera (Mapoldasu) Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 Medan, Kamis (24/11) siang.

harian andalas | Hal.

istrinya tersebut, selama 16 tahun dan telah di karunia dua orang anak. Dan saat ini, hanya ingin bercerai. "Saat ini saya ingin dia dipecat dan bercerai," sebutnya Wakil Kepala Sat Reskrim Polresta Medan, AKP Ronny Nicolas Sidabutar SH SIK ketika dikonfirmasi andalas via telepon seluler, kemarin mengaku belum menerima laporan dari anggotanya. Namun mantan Kanit Judi/Sila dan Ekonomi Sat Reskrim Poltabes MS itu mengatakan jika, kasus itu benar ada, tempat kejadian perkara (TKP) nya berada di wilayah hukum Polres Binjai. Hal senada juga dikatakan Kasi Propam polresta Medan, AKP Beno saat ditanya wartawan. Beno juga mengakui belum mengetahui, perselingkuhan oknum Polwan yang bertugas di Sat Sabhara Polresta Medan itu. "Tahu dari mana kalian dia selingkuh, bukti foto itu belum begitu kuat. Tapi waluapun begitu akan kita ambil berkasnya nanti dan kita minta keterangan Aipda N," sebutnya. (HER)

lahan yang sempit agar bisa digunakan bercocok tanam jenis tanaman vertikultur, seperti, cabe, kangkung, sawi dll, yang masa panennya lebih cepat. “Pertanian perkotaan merupakan bentuk kegiatan usaha komersil atau non komersil yang berkaitan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi bahan pangan atau hasil lain. “Manfaatnya, antara lain, memberikan akses pangan yang lebih luas bagi masyarakat, menjamin ketersediaan pangan dengan produk yang lebih segar serta dapat menciptakan kesempatan kerja dan sumber pendapatan,” ungkap Rini Arif Budiman.(RYAD)

Pembawa Sabu di Asahan Sindikat Internasional Medan-andalas Tersangka Zu (41) warga Tanjung Balai yang membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 3 kilogram yang ditangkap Kepolisian Resor Asahan, Sumatera Utara diduga kuat bagian sindikat pengedar internasional. "Jelas sindikat internasional karena diduga menggunakan tenaga asing," kata Kapolres Asahan AKBP Marzuki ketika dihubungi wartawan, Kamis (24/11). Menurut Marzuki, indikasi keberadaan sindikat pengedar narkoba internasional itu juga dapat dilihat dari asal sabu-sabu yang didatangkan dari Malaysia. Pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengejar beberapa pihak yang diduga terlibat dalam peredaran barang terlarang tersebut. (ANT)

Belasan Pelayan Kafe Terjaring Razia Medan-andalas Belasan pelayan kafe remang-remang di kawasan Tanjung Sari, Medam terjaring razia yang digelar Polsek Sunggal, Kamis (25/11) sekira pukul 00.00 WIB. Guna dilakukan pendataan, mereka langsung diboyong ke Mapolsek Sunggal. Kapolsek Sunggal AKP M Budi Hendrawan SIK mengatakan, razia tersebut digelar dalam rangka menindak lanjuti laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan kafe reman-remang itu. "Razia ini dilaksanakan atas laporan warga yang sudah lama resah, selain itu, razia juga untuk mengantisifasi maraknya peredaran narkoba," kata Budi. Lebih lanjut, mantan Kapolsek Pancur Batu itu mengatakan, kafe-kafe yang dirazia itu antara lain, kafe zuma dan kafe ratu yang ada di Jalan Pasar II Tanjung Sari, Medan. Setelah didata satu per satu, belasan wanita dan pelayan kafe itu dipulangkan. (ACO)

Polresta Medan Ringkus 28 Tersangka Judi Medan-andalas Petugas Reskrim Unit Vice Control (VC) Polresta Medan sejak 16 s/d 23 November 2011 berhasil meringkus 28 tersangka kasus judi toto gelap (togel) dan kartu leng di tempat dan waktu berbeda. Kepela Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Medan, AKP Moch Yoris Marzuki SIK ketika dikonfirmasi andalas melalui Kanit Idik 3 Judi/Sila (VC), AKP Hartono SH membenarkan penangkapan tersebut. “Ke-28 tersangka ini terlibat kasus judi togel dan leng. Mereka terbagi dalam 13 perkara. Satu kasus narkoba, “ Kata Hartono di ruang penyidik Judi/Susila Polresta Medan, kemarin. Ke-28 tersangka ini dipersangka dengan pasal 303 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tukas Hartono.(HER)

Pencuri di PT IGM Dibekuk Belawan-andalas Tiga pemuda yang melakukan aksi pencurian dinamo di PT Industri Galvanis Medan (IGM) dibekuk petugas Reskrim Polsek Medan Labuhan, Kamis (24/11). Ketika tersangka masing-masing, Suwarman (54), Syahruddin (37), Ansyar Giannas (31) ketiganya warga Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Saat ditangkap dari tersangka disita barang bukti dinamo, besi bekas, dan tembaga. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bersama barang bukti ketiga tersangka langsung diboyong ke Mapolsek Medan Labuhan. Keterangan diperoleh, aksi pencurian yang dilakukan ketiga tersangka sekira pukul 09.30 WIB. Ketiga tersangka ditangkap setelah warga memergoki aksi mereka. Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP M Oktavianus ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. (DP)


HUKUM & KRIMINAL

Jumat 25 November 2011

harian andalas | Hal.

Mulyadi Resmi Jabat Ka Rutan Labuhan Deli Belawan-andalas Mulyadi BC MH SMI resmi menjabat Kepala Rutan (Ka Rutan) Labuhan Deli, menggantikan pejabat lama M Sukardi Sianturi BC IP SH MH yang dipromosikan pada jabatan barunya sebagai Ka Rutan Tebing Tinggi. Mulyadi sendiri sebelumnya menjabat Ka Rutan Riau. Upacara serah terima jabatan ini, dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumut, Baldwin Simatupang dan dilaksanakan di halaman Rutan Labuhan Deli, Kamis (24/11). Hadir dalam acara itu, Kalapas Tanjung Gusta Suwarso BC iP, Kapolres Pelabuhan Belawan

AKBP Endro Kiswanto, Karutan Binjai Pasaribu dan undangan. Baldin dalam sambutannya mengatakan, pengalihan tugas dan promosi jabatan merupakan hal yang biasa dalam suatu organisasi, dan merupakan sebuah dinamika berorganisasi, yang berdasar pada mekanisme kepemimpinan dan kaderisasi serta penyegaran dalam rangka peningkatan karir dan kinerja aparatur pemerintah itu sendiri. Menurut Baldwin, ada tiga tahapan perubahan yang harus dilakukan pejabat Karutan selaku pucuk pimpinan di rutan guna tercapainya reformasi birokrasi yang god goverment (pemerintahan yang bersih) serta rutan yang bebas korupsi yakni peru-

Pencuri Emas Divonis 2 Tahun Penjara Medan-andalas Majelis hakim Junilawaty SH, memvonis 2 tahun penjara Dery Andrian Syahputera terdakwa pencuri emas seharga Rp92 juta pada pertengahan Desember 2010 lalu, yang digelar diruang Cakra II PN Medan, Rabu, (23/11) sore. Dalam amar putusan, Dery terbukti bersalah melakukan pencurian dirumah tetangganya yaitu Marhaban warga Jalan Kutilang Sei Sekambing Medan. Vonis yang dijatuhkan majelis hakim jauh lebih berat dari tuntutan JPU sebelumnya yang menuntut terdakwa Dery 1 Tahun 6 Bulan penjara. Aksi pencuria tersebut dilakukan Dery bersama 3 rekannya yang kini masih DPO, yaitu dengan masuk dengan mencongkel pintu belakang rumah Marhaban dan membongkar seluruh isi lemari kamar korban ketika tertidur pulas. (STARBERITA)

andalas/desrin pasaribu

bahan pola pikir, perubahan budaya agar tak ada lagi budaya punggutan liar (pungli) dalam rutan dan perubahan prilaku dari para petugas dan staf di Rutan sebagaimana diakui memang jumlah petugas Rutan itu memang terbatas jumlahnya. "Saya percaya pak Mulyadi itu orang pilihan bisa menjalankan tugas yang semakin hari kian berat di Rutan Labuhan Deli ini, apalagi saya ketahui rutan ini telah melebihi kapasitas jumlah tahanan, dimana kapasitas hanya 250 tahanan namun saat ini ada sekitar 960 tahanan, dan ini menjadi permasalahan yang perlu dicari solusinya, untuk itu perlu saling kordinasi antar semua intansi. (DP)

SERTIJAB KA RUTAN – Suasana serah terima jabatan Kepala Rutan (Ka Rutan) Labuhan Deli dari M Sukardi Sianturi BC IP SH MH kepada pejabat yang baru Mulyadi BC MH SMI di halaman Rutan Labuhan Deli, kemarin.

Tembak CS BRI, Briptu Vico Divonis 14 Bulan Medan-andalas Briptu Vico Daniel Prawira Haminson Panjaitan, yang didakwa melakukan penembakan terhadap cleaning service Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Wilayah Medan di Jalan Putri Hijau, divonis penjara selama 14 bulan.

BRIPTU VICO PANJAITAN

Massa FRB Demo PN Lubuk Pakam Lubuk Pakam-andalas Ratusan massa Forum Rakyat Bersatu (FRB) melakukan aksi unjukrasa di halaman kantor Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam, Kamis (24/11) sekira pukul 11.00 WIB. Dalam orasinya, massa yang datang membawa spanduk, meminta pelaku penganiaya, Eko Sopianto Cs dibebaskan dari tuntutan karena mereka merupakan korban rekayasa kelompok Suprianto alias Anto Keling. “Bebaskan Eko Sopianto dkk, stop kriminalisasi kelompok tani oleh aparat hukum,” teriak massa. Aparat kepolisian pun melakukan penjagaan ekstra ketat di depan pintu masuk saat massa berniat akan menerobos pintu masuk ke kantor PN Lubuk Pakam untuk bertemu Ketua PN Lubuk Pakam. Tidak berapa lama, Wakil Panitera PN Lubuk Pakam S Simanjorang SH menemui massa dan mengarahkan untuk bertemu Humas PN Lubuk Pakam, Immanuel Tarigan SH.(BOB)

Pencuri 10 Kg Beras Dituntut Setahun Penjara Medan-andalas Zulfahmi warga Belawan, terdakwa pencuri 10 kilogram beras untuk makan nenek dan ibunya, dituntut setahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Yunitra pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negri (PN) Medan, Kamis (24/ 11) sore. Di depan majelis hakim yang dipimpin Karto Sirait, Zulfahmi pemuda pengangguran ini dinyatakan bersalah melanggar pasal 362, yaitu malakukan pencurian beras sebarat 10 kg Heny daerah Kapten Muslim pada 4 Agustus 2011 sekitar pukul 16.00 WIB sore, yang bermoduskan berpura-pura membeli susu ke toko tersebut. Pada keterangan Zulfahmi dipersidangan, ia membenarkan pencurian tersebut. Hal itu ia lakukan karena terpaksa untuk mengisi sejengkal perut untuk nenek, dan kedua orang tuanya yang telah tua renta. Menurut Zulfahmi kembali mencuri itu ia lakukan karena sudah tidak ada pekerjaan karena sepeda motor yang selama ini digunakanya untuk ojek telah dicuri orang. Atas perbuatanya tersebut ia ditahan di rumah tahan (rutan) Tanjung Gusta Medan dan telah menjalani kurungan 4 bulan lamanya. (STARBERITA)

5

Vonis terhadap personil Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pamobvit) Polresta Medan, itu dibacakan majelis hakim diketuai Subiharta SH pada persidangan yang digelar di ruang Cakra II PN Medan, Kamis (24/11) siang. Vonis tersebut lebih tinggi 4 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut

Umum (JPU) Iwan Ginting, yang sebelumnya menuntut pria bertubuh gumpal itu dengan hukuman penjara selama 10 bulan. “Menyatakan terdakwa Vico Panjaitan telah terbukti bersalah melanggar pasal 359 KUHpidana, yaitu melakukan tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain karena kelalaian dengan melakukan penembakan atas Muhammad Dermawan (21), warga Pasar VII, Tembung, Medan di kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Jalan Putri Hijau depan Capital Building pada tanggal 31 Mei 2011 dengan menggunakan senjata laras panjang jenis SSI V2 milik terdakwa,” sebut majelis sembari mengatakan dakwaan primer yakni pasal 338 tidak terbukti. Pertimbangan majelis hakim menolak dakwaan primer jaksa,

yakni karena sebelumnya antara terdakwa dengan korban tidak ada konflik, namun mereka kerap bersenda gurau bersama. “Matinya korban tidak diharapkan. Hal itu sesuai pengakuan terdakwa yang meminta tolong seusai menembak dan membawanya ke rumah sakit. Atas dasar tersebut majelis hakim menyatakan unsur dakwaan primair tidak terbukti,” ucap Subiharta. Sedangkan dakwaan subsidair, katanya, telah terpenuhi unsur kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain. Mendengar putusan itu, kuasa hukum terdakwa, R Napitupulu SH, mengaku menerima pasal yang disangkakan kepada kliennya. Tetapi dia juga mengatakan akan pikir-pikir dulu untuk mengajukan banding. (THA)

Sidang Narkotika Ganja, Terdakwa Dihukum 10 Tahun Lubuk Pakam-andalas Tiga pria asal Aceh, Dharmansyah (32) warga Desa Seuneubok Punti, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireun, Fardi Hasan (26) warga Desa Gampong Merbo Jurong, Kecamatan Lapang Kabupaten Aceh Utara, dan Syaiful Bahri (29) warga Desa Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langso Baro, Kota Langsa, terdakwa perkara narkotika jenis ganja seberat 10 kilogram dihukum masing-masing selama 10 tahun penjara serta denda Rp8 miliar subsidair 4 bulan kurungan penjara, akibat membawa ganja sebanyak 10 Kg. Putusan (vonis) tersebut lebih ringan 4 tahun dari tuntutan Jaksa

Penuntut Umum (JPU) Ernita P Sembiring SH yang menuntut ketiga terdakwa dengan pidana penjara masing-masing 14 tahun penjara. “Ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 111 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dan barang bukti berupa satu unit mobil Toyota Avanza BK 1409 JL warna silver dirampas untuk negara,” sebut ketua majelis hakim Mujiono SH pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam, Kamis (24/11). Ketiga terdakwa melakukan perbuatannya pada Jumat, 13 Mei 2011 sekira pukul 14.00 Wib di Jalan Medan-Tanjung Morawa Desa

Wonosari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Sebelumnya Syaiful Bahri dihubungi oleh temannya M Yunus (belum tertangkap) yang bertempat tinggal di Pekan Baru dan atas kesepakatan bersama antara Syaiful Bahri dengan M Yunus dimana Syaiful Bahri sanggup menyediakan ganja sebanyak 10 kg. Selanjutnya Syaiful Bahri menghubungi Gardi Hasan dan mengatakan bahwa temannya dari Pekan Baru memesan ganja sebanyak 10 kg. Atas kesepakatan bersama, Syaiful Bahri dan Fardi Hasan berhasil mendapatkan ganja sebanyak 10 Kg dari Iskandar (belum tertangkap).

Kemudian Syaiful Bahri menghubungi Darmansyah dan mengatakan akan merental mobil ke Pekan Baru dan pembayaran diberikan setelah pulang dari Pekan Baru. Darmansyah kemudian berhasil mencari mobil rentalan Toyota Avanza BK 1409 JL warna silver dari temannya, kemudian terdakwa Syaiful Bahri dan Iskandar menemui Darmansyah di rumahnya dan sesampainya di kediaman Darmansyah kemudian Syaiful Bahri, Iskandar serta Darmansyah memasuki dan menyusun 10 ball ganja kedalam bemper depan mobil Toyota Aavanza. Selanjutnya Darmansyah membawa mobil tersebut dari Banda

Aceh menuju Pekan Baru dan saat di jalan Medan-Tanjung Morawa, tepatnya di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa tiba-tiba mobil tersebut menabrak satu unit sepeda motor bebek dan satu unit sepeda motor GL Pro. Akibat kejadian itu, bemper depan mobil Toyota avanza terbuka dan ganja yang sudah disusun di dalam bemper berjatuhan di jalanan sebanyak 8 ball dan membuat pihak kepolisian curiga dan akhirnya menangkap Darmansyah, Fardi Hasan dan Syaiful Bahri berikut ganja 10 Kg, 1 unit Toyota Avanza BK 1409 JL, dan satu lembar STNK atas nama Safrizal oleh pihak Polres Deli Serdang.(BOB)

Intel KPK Gadungan Kembali Diadili M Dedi, warga Jalan Sei Mencirim Dusun II Paya Geli, Deli Serdang, kembali menjalani sidang lanjutan di ruang Cakra III Pengadilan Negeri Medan, Kamis (24/11).

S

idang tersebut digelar untuk meminta pertanggungjawaban pria berusia 41 tahun itu karena telah menipu dua kakak-beradik dengan imingiming dapat meloloskan bekerja sebagai PNS di Pemkab Deli Serdang. Dipersidangan terungkap, dalam aksinya terdakwa mengaku bertugas sebagai Intel di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedua korbannya yang masih memiliki hubungan saudara, yakni Rina Megawati Sagala dan sepupunya

Jhoni Presli Sianturi pun berhasil dikelabuinya. Rina Megawati Sagala, dalam keterangannya mengaku peristiwa penipuan yang dialami terjadi pada Desember 2009 silam. Korban dikenal kepada terdakwa oleh kerabatnya, Usme Sianturi. Dalam perkenalan itu, terdakwa Dedi mengaku bisa mengurus dan meloloskan korban sebagai PNS di lingkungan Pemkab Deli Serdang dan Pemko Medan. Termakan iming-iming itu, korban kemudian rajin menghubungi terdakwa untuk membahas pengurusan dirinya dan sepupunya masuk PNS. Lantas, terdakwa memanfaatkan kepercayaan korban dan meminta uang sebesar Rp60 juta untuk mengurus kedua korban masuk PNS. “Awalnya, saya kurang yakin. Tetapi

setelah diberikan janji-janji palsu ditambah postur tubuhnya yang tinggi tegap, saya pun akhirnya percaya dan menyetorkan uang sebanyak Rp60 juta kepada Dedi,” terangnya seraya mengungkapkan terdakwa berjanji menempatkan dirinya di Dinkes Pemkab Deli Serdang dan sepupunya Jhoni di Pemko Medan. Setelah menerima uang tersebut, terdakwa meminta korban untuk menunggu pengumuman nama CPNS. Namun, nama kedua korban tidak keluar pada pengumuman tersebut. Alhasil, korban kembali menghubugi terdakwa untuk menanyakan janji terdakwa. Mendengar tagihan kedua korban, terdakwa kembali mengeluarkan omongan-omongan palsu dengan dalih nama kedua merupakan calon sisipan. Sehingga, namanya belum keluar dan

bakal menyusul. “Dia juga minta uang tambahan Rp3 juta pak hakim. Alasannya untuk membayar panitia yang mengurus calo PNS,” ucap Rina. Setelah uang tambahan yang diminta terdakwa diserahkan, kejelasan mengenai status mereka menjadi PNS juga tidak jelas. Terdakwa selalu menghindar ketika diajak bertemu. “Karena saya jenuh lihat tingkahnya yang tidak mau diajak jumpa, kejadian itu saya laporkan ke polisi,” ungkapnya lagi. Usai mendengarkan keterangan saksi, sidang kembali ditunda dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi lainnya. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Masni SH, mendakwa perbuatan terdakwa Dedi melanggar pasal 372 jo pasal 378 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan. (THA)


RAGAM

Jumat 25 November 2011

Tingkatkan Kualitas Pelajar

Rubrik Nuansa Pendidikan

Hadapi Tantangan Pendidikan ASEAN Medan-andalas Keberadaan mobil layanan internet bisa dijadikan mobil layanan pendidikan untuk menjangkau daerah-daerah yang blank (tidak terjangkau layanan internet) untuk membantu pelajar dalam meningkatkan kualitasnya melalui dunia maya. Hal ini untuk menjawab tantangan pendidikan tingkat ASEAN pada 2015 Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Syaiful Syafri di Rapat Koordinasi Disdik Provsu yang dihadiri sejumlah Kadis Pendidikan Kabupaten dan Kota di Hotel Soechi Rabu kemarin, layanan internet sampai ke daerah yang tak terjangkau tersebut juga untuk menghadapi tantangan pendidikan tingkat ASEAN pada 2015. "Gubsu H Gatot Pudjo Nugroho mengingatkan kita dikala peluncuran 97 unit mobil layanan internet Kecamatan di Kabupaten dan Kota, terakhir beliau kembali mengingatkan di saat penyerahan dana sertifikasi guru yang berjumlah 9.200 orang,"ungkap Syaiful IKLAN

Syafri. Syaiful Safri menjelaskan, dimanapun pelajar berada tidak boleh tertinggal informasi.. "Jika hingga tahun 2015 kita tidak mampu bersaing dengan dunia pendidikan tingkat ASEAN, maka peluang kerja, perbaikan SDM masyarakat Indonesia khususnya Sumut akan semakin tertinggal,"jelasnya. Untuk itu, lanjut Syaiful Syafri, pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap kinerja guru termasuk mensosialisasikan gerakan ibadah dan belajar sejak pukul 18.30-22.00 WIB bagi seluruh pelajar di Sumut. Selain itu, kata Syaiful Syafri, sarana dan prasarana pen-

didikan juga harus diperbaiki termasuk juga pelatihan kompetensi guru perbidang studi ditingkatkan serta pembelajaran siswa aktif terus digalakan. "Semua ini untuk memperoleh generasi muda pelajar yang takwa dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, kecerdasan intelektual semakin meningkat sekaligus memiliki karakter bangsa yang kuat dan tahan uji,"tegas Syaiful Syafri. Para Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kepala BLPT sebagai lembaga teknis yang menangani pendidikan di Sumut, kata Syaiful Syafri. untuk tahun anggaran 2012 segera menyusun program yang baik dan dikomunikasikan ke jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota. Baik yang berhubungan dengan program PAUD atau TK dan pendidikan non formal atau informal,SD SMA SMP dan SMK. "Program yang disusun saya minta bisa didiskusikan dengan tim ahli sehingga tersusun program berkesinambungan , terintegrasi, sinergitas dan terdata secara dokumentasi dalam sistem pendidikan," ujarnya. (SIONG)

Pacu Potensi, Kreativitas Guru dan Siswa HARIAN andalas, mulai Kamis (23/11) kemarin telah memulai gebrakan dalam rangka mendukung percepatan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dengan berbagai disiplin ilmu. Melalui rubrik Nuansa Pendidikan yang terbit satu halaman setiap Hari Kamis akan menyajikan berbagai liputan dan tulisan seputar dunia pendidikan di Sumut. Rubrik Nuansa Pendidikan aktif untuk menginformasikan sejumlah kegiatan yang diselenggarakan stakeholders dunia pendidikan. Mulai dari penyelenggara pendidikan baik Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS), SMA/SMK, SMP, Madrasah, SD, TK, PAUD (Pendidikan Anak Usia Dinia) dan sejumlah dunia pendidikan nonformal lainnya. Harian andalas memberikan ruang dan kesempatan bagi para guru dan siswa/siswi untuk mengirimkan hasil karya tulisan, puisi dan informasi berita seputar aktivitas kegiatan sekolah. Ini kami lakukan dalam rangka memacu potensi bagi guru dan siswa agar terus meningkatkan kreativita dalam memajukan dunia pendidikan. Tulisan, puisi dan informasi berita dapat dikirimkan melalui email : andalasnewsmdan @gamil.com. Kehadiran rubrik Nuasa Pendidikan ini langsung mendapat respon positif dari seluruh stakeholders pendidikan di tanah air. Apa komentarnya?

harian andalas | Hal.

Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Drs Syaiful Safri MM "Perlu media yang setiap hari memberitakan tentang pendidikan di Sumut seperti menyalurkan bakat guru dan siswa sebagai penulis, peneliti masingmasing keunggulan dan kegiatan suatu sekolah bisa diceritakan,prestasiprestasi siswa dan guru bisa diberitakan. Media cetak yang tersedia adalah Surat Kabar Harian Andalas yang berkenan mengalokasikan beberapa halaman sebagai sarana komunikasi pendidikan di Sumut, disamping seluruh media cetak yang telah banyak menuliskan dan memberitakan tentang pendidikan," Kadis Pendidkan Kabupaten Nias, Drs F Yanus Larosa "Rubrik Pendidikan sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat sumatera Utara terutama menyangkut informasi bidang pendidikan. Melalui Harian Andalas kami bisa menerima informasi mengenai pengembangan pendidikan yang bisa kami sosialisasikan ke masingmasing pemangku Dinas Pendidikan terutama para pengawas,kepala sekolah dan dewan pendidikan." Kadis Pendidikan Kota Medan, Drs H Hasan Basri MM "Saya kira ini rubrik yang sangat bagus jika ada salah satu media menyediakan halaman pendidikan. Rubrik ini sangat dinantinantikan masyarakat kita, sesuai dengan motto pendidikan kota yaitu pendidikan untuk semua, semua mendidik.Jadi melalui rubrik pendidikan ini Harian Andalas ikut mendidik masyarakat Provinsi Sumatera Utara," . Staf Ahli Dinas Pendidkan Provinsi Sumut, Prof. Dr Efendy Napitupulu MPd," Saya pikir rubrik pendidikan Harian Andalas sangat bagus untukmenginformasikanseperti apa sebenarnya program-program pendidikan yang sudah dibangundandilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Sumatera Utara karena kedepannya kita akan menghadapi tantangan untuk berkompetisi dengan bangsa lain terutama tingkat ASEAN pada tahun 2015,"

6

Staf Ahli Yayasan Pendidkan Budi Luhur, Jakarta Selatan, Sunten Z Manurung," Kebetulan saya bukan orang Sumatera Utara, namun beberapa waktu lalu saya ada mendengar Harian Andalas sangat m e m b a n t u mempromosikan program pendidikan kepada rakyat .Rubrik pendidikan memang perlu,saya kira ini merupakan satu media komunikasi yang sangat bagus antara pemerintah dan masyarakat melalui media Harian Andalas untuk menyampaikan program pendidikan pemerintah," Dekan Fakultas Ekonomi Yayasan Pendidikan Budi Luhur, Jakarta Selatan, Ir Ratnaningsih MBA "Wah...ini rubrik yang sangat bagus sekali untuk Harian Andalas karena bagaimanapun sosialisasi pendidikan ke masyarakat sangat penting dilakukan.Melalui rubrik ini, bisa kelihatan apa saja yang sudah dikerjakan oleh dunia pendidikan.Jika masyarakat sudah tahu rubrik ini, tentunya mereka juga bisa memberikan masukan karena kemajuan pendidikan selalu berawal dari interaksi yang baik," . Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, Drs H Dwi Anang Wibowo MPd, "Menurut saya rubrik pendidikan ini sangat ekslusif dan bagus sebagai saranauntuk meningkatkan penyebaran informasi dunia pendidikan agar kedepannya masyarakat Sumut tidak ketinggalan informasi," (SIONG)

Kadis Pendidikan Kota Tanjung Balai,Drs H Hamat Sinambela MPd "Keberadaan rubrik Pendidikan ini sangat bagus dan semoga bisa berkembang terus hingga ke daerah-daerah terpencil.Kami dari Kota Tanjung Balai siap mengembangkan pendidikan Kota Tanjung Balai dan membantu Harian Andalas untuk mengisi rubrik pendidikan ini,"

IKLAN

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540


Jumat 25 November 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Jumat 25 November 2011

HASIL DAN KLASEMEN LIGA CHAMPIONS GRUP E Bayer Leverkusen Valencia Bayer Leverkusen (*) Chelsea Valencia KRC Genk

2-1 7 -0 5 5 5 5

3 2 2 0

Chelsea KRC Genk 0 2 2 2

2 1 1 3

7-7 10-4 12-4 1-15

9 8 8 2

GRUP F Arsenal Marseille Arsenal (*) Olympique Marseille Olympiakos Borussia Durtmund

2- 1 0-1 5 5 5 5

3 2 2 1

Borussia Durtmund Olympiakos 2 1 0 1

0 2 3 3

6-3 4-2 5-5 4-9

11 7 6 4

GRUP G Zenit st Petersburg Shakhtar Donetsk APOEL Nicosia (*) Zenit st Petersburg Porto Shakhtar Donetsk

0-0 0- 2 5 5 5 5

2 2 2 0

APOEL Nicosia Porto 3 2 1 2

0 1 2 3

6-4 7-5 7-7 4-8

9 8 7 2

GRUP H AC Milan BATE Borisov Barcelona (*) AC Milan (*) Viktoria Plzen BATE Borisov

2-3 0-1 5 5 5 5

4 2 1 0

Barcelona Viktoria Plzen 1 2 1 2

0 1 3 3

16-4 9-6 2-9 2-10

13 8 4 2

8

BARCA JAGA PERFORMA Milan-andalas Klub raksasa asal Spanyol, Barcelona menambah performa terbaiknya dengan melangkah lolos ke babak 16 besar Liga Champions dengan predikat juara Grup H. Barca mengubur ambisi AC Milan lewat kemenangan 3-2 (2-1) di San Siro, Kamis (24/11) dini hari WIB.

tak penalti Milan. Milan nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-19. Apes bagi Robinho sepakannya dari jarak begitu dekat melambung di atas sasaran. Namun, pada menit ke-20, Zlatan Ibrahimovic menyamakan kedudukan ketika mengkonversi umpan terobosan Clarence Seedorf dengan tendangan first-time. Skor menjadi imbang 1-1.

Tekanan yang dilakukan Milan di awal babak pertama cukup efektif meredam tiki-taka Barca. Tetapi perlahan tim besutan Pep Guardiola mampu bangkit dan di menit ke-14 mereka memimpin berkat gol bunuh diri Mark van Bommel. Gelandang veteran Belanda ini kurang sempurna menghalau umpan silang Seydou Keita ketika menyerang sisi kanan ko-

Klub Bayern Munchen Barcelona Valrncia CSKA Moskow Basel AC Milan Real Madrid Napoli Porto Valencia

Djokovic Kandas London-andalas Novak Laju petenis nomor satu Djokovic dunia Novak Djokovic kandas, dan harus mengakui keunggulan David Ferrer dalam dua set langsung, pada turnamen tenis ATP World Tour Final, Kamis (24/11) dinihari WIB. Djokovic mengaku ini adalah pertandingan terburuknya sepanjang tahun ini. Dalam pertandingan yang berlangsung tadi malam di O2 Arena, petenis nomor satu dunia itu harus mengakui keunggulan Ferrer 6-3 6-1. Praktis, peluang Djokovic untuk lolos ke babak semifinal semakin tipis. Meski masih menyisakan satu pertandingan lagi di Grup A melawan Janko Tipsarevic, namun peluang Djokovic untuk lolos sangat berat. "Maksud saya, saya harus memuji lawan saya, dia bermain sangat bagus," kata Djokovic. "Namun, anda tahu, saya tidak bisa menampilkan permainan terbaik," sambung petenis asal Serbia itu, yang sepanjang tahun ini, memenangi 41 pertandingan dan menjuarai tiga grand slam pada tahun ini. "Ini adalah pertandingan terburuk yang pernah saya mainkan pada musim ini. Saya membuat terlalu banyak kesalahan sendiri. Saya tidak bermain bagus. Itu memang faktanya," lanjut petenis 24 tahun itu, Kamis (24/11). "Mungkin, ini dikarenakan panjangnya perjalanan musim ini. Mungkin karena, saya tidak dalam kondisi terbaik. Namun, hari-hari seperti itu memang mungkin saja terjadi di olahraga ini dan anda harus menerima kekalahan ini," tandasnya.(NET)

Barca mulai menguasai keadaan dan penalti Lionel Messi mengantar Barca unggul 2-1 meski harus mengulangi eksekusi hingga dua kali. Penalti di menit ke-31 itu diakibatkan pelanggaran Alberto Aquilani terhadap Xavi Hernandez. Selang semenit, peluang David Villa menggandakan keunggulan Barca dipatahkan penyelamatan brilian Christian Abbiati. Milan yang kembali berada dalam posisi tertinggal berusaha membalas. Satu menit sebelum turun minum, kemelut yang diawali tembakan bebas Clarence Seedorf nyaris mengoyak gawang Barca untuk kedua kalinya. Hingga babak pertama usai kedudukan tetap 2-1 untuk keunggulan Barcelona. Pelatih Milan Massimilano Allegri langsung melakukan perubahan. Alexandre Pato yang turut menyum-

bang satu gol pada pertemuan pertama di Nou Camp dimasukkan untuk menggantikan Robinho. Serangan Milan jadi lebih menggigit. Benar saja, pada menit ke-54 Milan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Aksi brilian KevinPrince Boateng sebelum melepaskan sepakan keras kaki kanan mengantarkan bola ke gawang Barcelona tanpa sanggup dihentikan kiper Victor Valdes. Momentum ini gagal dijaga Rossoneri. Barca pun akhirnya kembali memimpin buah dari kerja sama apik. Xavi mengoyak gawang Milan usai menerima umpan Messi pada menit ke-63. Milan 2, Barcelona 3. Allegri lantas memasukkan Antonio Nocerino untuk menambah tenaga di lini tengah. Akan tetapi, perubahan itu tak memberi arti. Hingga pertandingan usai kedudukan tetap 3-2 untuk Barcelona. Atas hasil ini, Barcelona lolos ke fase knock-out sebagai juara Grup H. Barca memimpin dengan raihan 13 poin dari lima kali bertanding. Milan harus puas lolos sebagai runner-up grup dengan koleksi delapan poin.

*Lolos ke fase 16 besar

10 TOP SKOR Gol Nama 6 Mario Gomez 6 Lionel Messi 5 Roberto Soldado 4 Seydou Doumbia 4 Alexander Frei 4 Zlatan Ibrahimovic 4 Karim Benzema 4 Edinson Cavani 4 Hulk 3 Jonas

harian andalas | Hal.

Van Persie Mengesankan

Tevez tak Dipinjamkan Manchester-andalas Manchester City bakal memblokade setiap usaha klub yang berminat meminjam strikernya asal Argentina, Carlos Tevez, di bursa transfer musim dingin Januari mendatang. The Citizens hanya akan melepaskan Tevez secara permanen alias dilego. City menampik tegas spekulasi yang berkembang di Italia yang mengklaim jika Tevez telah setuju bergabung dengan AC Milan dalam kontrak peminjaman selama enam bulan plus opsi permanen di akhir musim. Selain Rossoneri, dua klub elite Serie A Italia lainnya, Inter Milan dan Juventus, dikabarkan juga berminat memboyong mantan penyerang Manchester United yang kariernya di Etihad Stadium diklaim telah berakhir menyusul pertikaiannya yang tak kunjung usai dengan bos City Roberto Mancini. Terakhir, Tevez mangkir dari latihan dan pulang ke kampung halamannya. Karenanya, mumpung bursa transfer musim dingin belum dibuka, City telah memberikan sinyal bahwasanya mereka hanya akan mau maju ke meja perundingan soal transfer Tevez jika klub peminat bersedia menyodorkan dana tunai. City yang mematok bandrol 50 juta pound di bursa transfer musim lalu mengakui jika value Tevez bakal berkurang. Akan tetapi, City memberikan indikasi jika fee transfer Tevez tidak akan diobral alias masih cukup tinggi. “Terlepas dari apa yang telah terjadi, Tevez adalah pemain yang sangat bagus dan masih berharga. Jadi, setiap pemain bagus tentunya mempunyai value yang tinggi pula,” tegas Mancini. Sampai sejauh ini, kontras dengan spekulasi yang beredar, diyakini tidak ada satu pun dari ketiga klub raksasa Italia tersebut—Milan, Inter, dan Juve—yang telah melakukan kontak resmi baik dengan pihak City maupun Tevez.(NET)

Carlos Tevez

Robin van Persie mencetak sepasang gol untuk membantu Arsenal mengalahkan Borussia Dortmund 2-1 di Emirates Stadium, London, Kamis dini hari WIB. Hasil ini memastikan Arsenal lolos ke fase knock-out Liga Champions. Setelah bermain kurang rapih di babak pertama yang berkesudahan 0-0, gebrakan Arsenal empat menit selepas jeda memecahkan kebuntuan. Dari umpan silang Alex Song, sundulan Van Persie merobek gawang Dortmund. Van Persie kemudian membawa The Gunners memimpin 2-0 setelah memaksimalkan umpan Mikel Arteta pada menit ke-86. Gol Shinji Kagawa pada injury time tak mampu menghindari Dortmund dari kekalahan. Berkat kemenangan ini Arsenal tak hanya lolos ke babak berikut. Tim besutan Arsene Wenger itu pun lolos selaku juara grup. Sedangkan Dortmund, atas kekalahan ini, berada dalam posisi terjepit untuk bisa memperpanjang nafas di kompetisi paling elite di Eropa tersebut. Chelsea Dijegal Sementara itu, Ambisi Chelsea melangkah ke babak 16 besar Liga Champions harus ditangguhkan hingga pertandingan terakhir babak penyisihan grup. Gol telat Manuel Friedrich mengantar Bayer Leverkusen menekuk Chelsea 2-1 di Bay Arena, Kamis dini hari WIB. Chelsea tahu betul kemenangan akan memastikan satu tempat di fase knock-out. Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Chelsea membuka peluang setelah Didier Drogba menuntaskan peluang di menit ke-47. Akan tetapi, usaha The Blues mengamankan keunggulan itu menemui kegagalan. Adalah Eren Derdiyok yang mengubah skor menjadi 1-1. Striker internasional Swiss itu membawa Leverkusen menyamakan kedudukan lewat sundulannya di menit ke73. Chelsea pulang dengan tangan hampa menyusul gol Friedrich di injury time. DengaN hasil ini Chelsea harus melakoni partai terakhir di Grup E melawan Valencia untuk menentukan nasib mereka. Leverkusen pada pertandingan terakhir bertemu Genk yang relatif enteng. Valencia sendiri menjaga peluang setelah pesta gol menghancurkan Genk 7-0 di Estadio Mestalla. Roberto Soldado menjadi bintang lapangan setelah membukukan hat-trick. Tiga gol Soldado tercipta d menit ke-12, 36, dan 38. Sebelumnya Jonas membuka kemenangan di menit ke-10. Di babak kedua, Los Che menambah kemenangan melalui gol Pablo Hernandez (68), Aritz Aduriz (70), dan Tino Costa (80).(NET)

Massa Sarankan Barrichello Pensiun Sao Paulo-andalas Felipe Massa, bukan satu-satunya pembalap yang sedang kesulitan akan performanya musim ini. Tapi juga kompatriotnya yang lebih senior, Rubens Barrichello. Massa menyarankan, untuk Barrichello agar segara pensiun. Massa menilai, Barrichello pensiun, musim depan, dari pada menambah keterpurukan reputasinya di F1. Barrichello punya reputasi bagus, ketika menjadi tandem Michael Schumacher di Ferrari. Tapi, Rubinho – sapaan Barrichello terpuruk, usai dibuang Ferrari ke tim lain. “Saya sudah memberinya saran: untuk pensiun saja. Bagi saya, Barrichello punya karier hebat di F1: pembalap yang membalap paling banyak di GP dan juga dengan banyak kemenangan. Kariernya adalah impian semua pembalap,” tutur Massa, Rabu (23/11). “Dia membalap untuk tim terbaik di F1. Saya tak mampu melihat Barrichello mengais sponsor, untuk membalap lagi musim depan, setelah apa yang pernah dia capai,” tutupnya.(NET)

Rubens Barrichello


OLAHRAGA

Jumat 25 November 2011

harian andalas | Hal.

9

Wali Kota Salut dengan Perjuangan Atlet Medan di SEA Games andalas/m ruslan

Asisten III Pemkab Aceh Timur,A Munir SE MAP melakukan pukulan pertama pertanda turnamen dilangsungkan. Kamis (24/11)

Pemkab Atim Gelar Turnamen Bola Voli Antar SKPD Aceh Timur-andalas Dalam menyambut HUT ke-40 Korpri, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melaksanakan Turnamaen Bola Voli antar SKPD dan Korpri yang dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Timur yang diwakili Asisten III A Munir, SE, MAP di Lapangan Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Aceh Timur, Kamis (24/11). Sabutan bupati yang dibacakan Sisten III A Munir, SE, MAP menyebutkan, turnamen ini sebagai momentum untuk mempererat silaturrahmi antar Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berada di lingkungan kerja Kabupaten Aceh Timur " Jadikan event ini dan momentum HUT ke-40 Korpri ini, sebagai ajang memperkuat persatuan dan persaudaraan diantara kita PNS daerah ini," ajak bupati melalui Asisten III A Munir SE MAP. Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Rusydi SPd melaporkan, event voli putri ini menggunakan sistim gugur dan di ikuti 9 tim peserta dan berlangsung selama dua hari sejak, 24 hingga 25 Nopember 2011. Adapun tim peserta yang bertanding masing masing Sekretariat Daerah (Setdakab), Dinas Kesehatan, BPD (Bank Aceh) Cabang Langsa, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan , Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan, Dinas PUD dan Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur. (LAN)

KONI Medan Gelar Rakor Medan-andalas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan akan menggelar Rapat Koordinasi Dan Konsolidasi, yang berlangsung di Hotel Garuda Plaza, Medan, Sabtu (26/11). "Rencananya, Rakor akan dibuka oleh Wali Kota Medan, Drs. H. Rahudman Harahap, MM pada Sabtu pagi," ucap Ketua Umum KONI Medan Drs. H. Zulhifizi Lubis (Opunk Ladon), usai memimpin rapat persiapan Panpel Rapat Koordinasi dan Konsolidasi (Rakor) di Ruang Rapat, KONI Medan, kemarin (24/11). Dikatakan, Rakor diikuiti semua Pengcab olahraga yang ada di Medan, ditambah utusan dari 21 Koni Kecamatan. Opunk ingin melalui rakor ini bisa disusun agenda dan program kerja demi kemajuan olahraga di kota Medan. Menurut Opunk, KONI Medan punya dua agenda besar di tahun 2012 mendatang, disamping program-program lain. Agenda besar tersebut, katanya, adalah ikut membantu persiapan Sumut menghadapi PON 2012 di Riau, dan juga gelaran Pekan Olahraga Kota (PORKOT)f Medan 2012, yang telah menjadi agenda tahunan. "Kita harapkan kerja sama peserta untuk bisa hadir tepat waktu, mengingat Rakor ini berlangsung hanya satu hari. Dan kami juga ingin semua peserta, baik dari Pengcab ataupun KONI Kecamatan, hadir dengan kesiapan materi yang matang," sebut Opunk Ladon, didampingi Ketua Panpel Rapat Koordinasi dan Konsolidasi KONI Medan, Khairil Basri. (YON)

Wolfgang Pikal Latih Arema Indonesia Malang-andalas Mantan asisten pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl yakni Wolfgang Pikal, telah mengikat kontrak bersama Arema Indonesia yang bakal mengikui kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012. "Media Officer" Arema Indonesia LSI Sudarmaji di Malang, Kamis (24/11) mengaku, pihaknya sudah mengikat kontrak dengan Wolfgang Pikal sebagai "arsitek" tim berjuluk Singo Edan itu selama satu musim. "Alasan manajemen memilih dan mengikat kontrak dengan Wolfgang, karena begitu banyak harapan dan usulan Aremania (suporter fanatik Arema) agar Singo Edan dilatih oleh pelatih yang memiliki pengalaman di timnas," ujarnya. Selain mengontrak Wolfgang Pikal untuk menukangi Arema LSI selama satu musim, manajemen juga mengikat Marcio Souza yang diharapkan menjadi salah satu penopang barisan depan (penyerang). (NET)

Medan-andalas Walikota Medan H Rahudman Harahap bangga dan salut, serta sangat menghargai perjuangan para atlet-atlet asal Kota Medan yang membela Indonesia di pentas SEA Games XXVI/2011 di Palembang-Jakarta. " Saya tadi sudah melaporkan kepada Walikota tentang hasil dan catatan prestasi atlet-atlet asal Medan yang membela Indonesia di pesta olahraga paling bergengsi di tanah air ini. Beliau sangat bangga, salut dan berterimakasih kepada para atlet. Melalui pentas pesta olahraga paling bergengsi se-Asia Tenggara ini, terbukti, atlet kota Medan mampu berprestasi di tingkat internasional," kata Ketua Umum KONI Medan Zulhifzi Lubis kepada wartawan di Sekretariat KONI Medan, Kamis (24/11). Zulhifzi yang akrab disapa Opunk Ladon lebih lanjut menjelaskan, pada SEA Games 2001, dari 20 atlet asal

Sumut di Kontingen Merah Putih, 13 di antaranya berasal dari Medan, dan berhasil menyumbangkan 5 medali emas (nomor perorangan) serta 5 medali perak. Medali emas masingmasing disumbangkan Lindswell, Heriyanto dan Aldi Lukman (ketiganya dari cabor wushu), dan Jintar Simanjuntak (kumite perorangan Kelas 67 Kg dan Kumite Beregu Putra). Sementara Medali perak diraih Dessy Indri Astuti (wushu), Mardiah Nasution (karate), Dian Rahmayati (anggar), Hamdani Rudin (catur) dan Silverter Gober Manik (polo air). Bagi KONI Medan, torehan prestasi para atlet

sungguh luar biasa.Dan pihaknya tentu berterimakasih kepada semua pihak baik klub, Pengprov dan PB Olahraga, KONI Sumut maupun KONI Pusat maupun pihak penyelenggara Pelatnas, yang turut memberi andil sehingga kemampuan atletatlet asal Medan kini lebih baik dan mampu menorehkan prestasi. KONI Medan sendiri, tambah Opunk, terus mensupport para atletnya yang berlaga di SEA Games. Ini dibuktikan dengan hadirnya beberapa pengurus baik ke Palembang maupun Jakarta sembari memberi "ingot-ingot" penambah motivasi kepada para atlet. Disinggung apakah bentuk apresiasi selanjutnya juga diberikan dalam bentuk bonus? Zulhifzi menyebutkan, yang terpenting pihaknya selalu berupaya berbuat yang terbaik sebagai wujud perhatian kepada atlet. (YON)

Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap dan ketua KONI Opunk Ladon

China Open

Kido/Hendra ke Perempatfinal Shanghai-andalas Pasangan nomor ganda putra Indonesia Markis Kido/Hendra Setiawan terus menunjukkan grafik peningkatan setelah mendulang medali emas SEA Games kemarin. Di China Open 2011 ini pasangan tersebut berhasil melaju ke babak perempatfinal, setelah mengalahkan ganda Indonesia lainnya. Bertandingan yang berlangsung di Yuan Shen Gymnasium, Pudong, Shanghai, Kamis (24/11) sore WIB, tiket berhasil diraih Kido/Hendra setelah mengalahkan saudara muda Ryan Agung Saputra/Angga Pratama 22-20 21-17. Pada babak perempatfinal nanti, ganda putra unggulan delapan ini akan berhadapan dengan Mathias Boe/Carsten Mogensen. Pasangan asal Denmark ini lolos, setelah berhasil menyingkirkan Hirokatsu Hashimoto/ Noriyasu Hirata. Kido/Hendra menjadi ganda putra Indonesia satusatunya yang berhasil mendapatkan satu tiket ke babak perempatfinal. Muhammad Ahsan/Bona Septano, Alvent Chandra/ Hendra Aprida Gunawan, sudah kandas sejak babak pertama. Sisakan Simon Sementara itu, satu per satu tunggal putra Indonesia berguguran. Kali ini, Merah Putih tinggal menyisakkan Simon Santoso saja di turnamen bulutangkis China Open 2011. Dalam pertandingan yang berlangsung Yuan Shen Gymnasium, Pudong, Shanghai, Kamis (24/ 11) siang WIB, Simon berhasil lolos ke babak perempatfinal setelah

mengalahkan rekan senegara Taufik Hidayat 21-15 21-10. Simon tampil perkasa sejak awal set pertama. Pemain muda ini mampu merepotkan Taufik, yang lebih berpengalaman. Setelah skor 10-10, Simon tampil lebih lepas dan mampu meninggalkan perolehan poin Taufik. Terbukti, Taufik hanya mampu menambah lima angka lagi, sedangkan Simon terus meninggalkan perolehan angka Taufik. Akhirnya, Simon menutup pertandingan ini dengan kemenangan 21-15. Dominasi Simon berlanjut pada set kedua. Peraih medali emas SEA Games XXVI

ini, terus mengumpulkan angka dengan mudah. Hasilnya, Simon berhasil menyingkirkan Taufik dengan kemenangan 21-10. Dengan demikian, maka Simon menjadi tumpuan harapan Indonesia untuk meraih gelar juara di tunggal putra. Sebelumnya, dua pemain muda Tommy Sugiarto dan Dionysius Hayom Rumbaka, sudah lebih dulu kandas. Pada babak perempatfinal nanti, lawan tangguh sudah dinanti Simon. Simon menanti pemenang antara Du Pengyu yang akan berhadapan dengan Peter Gede, pada ronde kedua. Tontowi/Liliyana Juga Kandas Indonesia sudah tidak memiliki kesempatan untuk meraih gelar juara di sektor ganda campuran. Wakil tersisa Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir, kandas di babak perempatfinal turnamen bulutangkis China Open 2011. Bertanding di Yuan Shen Gymnasium, Pudong, Shanghai, Kamis (24/11) siang WIB, Tontowi/ Lilyana harus mengakui keunggulan pasangan Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl dua set langsung 21-17 21-13. Susul menyusul angka terjadi pada set pertama. Tontowi/Lilyana yang menempati unggulan empat, mendapatkan perlawanan sengit dari pasangan asal Denmark itu. Akhirnya, Laybourn/Juhl menutup set pertama dengan kemenangan 21-17. Tontowi/Lilyana kembali berusaha bangkit pada set kedua. Namun, permainan Laybourn/Juhl mampu menyulitkan permainan Tontowi/ Lilyana. Laybourn/Juhl berhasil menutup pertandingan ini dengan kemenangan 21-13. Dengan demikian, maka kandas sudah harapan Indonesia untuk meraih gelar juara dari sektor ganda campuran. Pasalnya, dua wakil lainnya pasangan Nova Widianto/Vita Marissa dan Muhammad Rijal/Debby Susanto sudah lebih dulu kandas pada babak pertama. (NET)

Bonus Atlet SEA Games Masih Sisa Rp 25 M Jakarta-andalas Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) A n d i Mallarangeng mengaku dana yang disiapkan oleh negara untuk bonus atlet yang meraih medali SEA Games 2011 mencukupi. "Saat Asian Games 2010, perahu naga membuat pemerintah tekor. Tapi pada SEA Games kali ini tidak satupun medali emas diraih oleh cabang itu," katanya di sela-sela pemberian penghargaan kepada peraih medali SEA Games 2011 di Gedung Serba Guna Senayan Jakarta, Kamis (24/11). Dengan hasil yang kurang pada SEA Games 2011 ini diharapkan cabang perahu naga yang sempat membawa nama harum Indonesia di ajang Asian Games mampu memperbaiki hasilnya pada SEA Games 2013 di Myanmar. "Saya tantang lagi perahu naga bikin tekor pemerintah. Kami yakin pada event-event mendatang hasilnya jauh lebih baik," katanya sambil becanda dan disambut tepuk tangan oleh semua atlet dan pelatih yang hadir. Sebelumnya dana yang dipersiapkan oleh Pemerintah melalui APBN untuk bonus tersebut adalah sebesar Rp150 miliar. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan total bonus yang dikucurkan hanya kurang lebih Rp125 miliar. Dengan dengan demikian ada sisa sekitar Rp25 miliar. Setiap atlet yang mampu merebut medali emas akan mendapatkan bonus Rp200 juta, perak Rp50 juta dan perunggu Rp30 juta. Sedangkan pelatih akan mendapatkan bonus Rp50 juta untuk emas, Rp30 juta untuk perak dan Rp15 juta untuk perunggu. Menpora menjelaskan bahwa nilai bonus yang diberikan itu berdasarkan medali yang diraih. Jadi jika atlet turun dalam maka bonus yang diberikan tetap sama dengan atlet tunggal yaitu masing-masing sesuai dengan ketetapan yang ada. "Bonus ini merupakan motivasi agar atlet jauh lebih berprestasi. Kami berharap, bonus yang diterima digunakan sebaik-baiknya," katanya. Pada kesempatan itu Menpora langsung memberikan bonus secara simbolis kepada atlet yang mendapat lebih dari dua emas. Atlet yang menerima secara langsung diantaranya I Gede Siman Sudartawa (renang dengan 4 emas) dan Uyun Muzizah (balap sepada dengan 3 emas). (ANT)


EKONOMI-BISNIS

Jumat 25 November 2011

andalas/ist

REI Sumut Apresiasi Program Bedah Rumah Hal tersebut dikatakan Ketua REI Sumut Tomi Wistan, ketika Talkshow di Starnews Radio 102.6 FM, Kamis (24/ 11). Tomi mengatakan, pihaknya bersinergi membantu warga yang berpenghasilan rendah untuk membangun rumah dengan cara menghimbau para

pengembang untuk membangun rumah murah atau melakukan bedah rumah. Selain itu, lanjutnya, ia berkomitmen bahwa program tersebut, khususnya bedah rumah akan dilakukan didaerahdaerah yang di Sumatera Utara, seperti di Kabupaten Deli Serdang yang sudah

Penyertaan Modal ke BUMD Jangan Pakai APBD Medan-andalas Wakil Ketua DPRD Sumut, Ir H Chaidir Ritonga MM berpendapat, penyertaan modal ke badan usaha milik daerah (BUMD), dalam hal ini yang dimiliki Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), sebaiknya jangan memakai APBD. Politisi Partai Golkar ini beralasan, APBD lebih mendesak digunakan untuk program pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian dan lainnya atau yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan rakyat, daripada dikelola BUMD. "Yah, kita ingin agar BUMD tidak lagi disuntik APBD. Untuk tahun anggaran 2012, kita cocoknya memoratorium bantuan APBD ke BUMD," ujar Chaidir kepada wartawan, Kamis (24/11), mengomentari alotnya pembahasan penyertaan modal ke BUMD di R-APBD 2012 dalam rapat badan anggaran DPRD Sumut. Dari pengamatan wartawan, finalisasi pembahasan APBD terfokus pada pembahasan penyertaan modal ke BUMD. Dua pendapat di Banggar masih melebar, yakni menyetujui atau tidak soal penyertaan modal itu. Walau demikian, Chaidir yang juga masuk dalam Banggar DPRD Sumut ini sepakat agar modal BUMD ditambah. Secara pribadi maupun lembaga, sebutnya, dirinya siap memberi dukungan. Dikatakan, penambahan modal bisa didapatkan melalui beberapa instrumen. Antara lain dengan fasilitas kredit perbankan. Jika mungkin cost of fund-nya besar, alternatif untuk mencari pendanaan dari pemerintah pusat mungkin bisa dijajaki. Alternatif berikutnya

THAMRIN 12.30-14.40-16.50-19.0021.10 SUN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

Ir H Chaidir Ritonga MM melalui share saham dengan Pemkab/Pemko semisal Pemko Medan. Kota Medan dengan APBD yang hampir mencapai Rp 4 triliun saat ini, memberi peluang untuk itu. Tidak juga berhasil, menurut Chaidir bisa digunakan alternatif terakhir, yakni melalui APBD. Namun menurutnya, alternatif ini tidak dianjurkan kecuali jika memang kebutuhannya sudah sangat mendesak. "Harus benarbenar diaudit apakah memang sangat mendesak untuk disertakan modal. Kalau tidak, sebaiknya jangan memakai APBD, bagusnya kita gunakan saja APBD untuk kepentingan masyarakat," sebutnya. Mengapa sesulit itu untuk penyertaan modal dari APBD, menurut Chaidir bukan sengaja diciptakan. Chaidir memaksudkannya untuk mendorong BUMD lebih agresif memupuk laba. BUMD yang mencetak laba, sangat dinanti-nantikan pemilik. "Uang yang dihasilkan lebih halal dan legal," ujarnya. (UJ)

PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.3021.40 BINJAI 12.30-14.40-16.50-19.0021.10

berjalan. "REI bersinergi dalam membentu warga yang menginginkan rumah, karena itu, kita minta kepada pengembang untuk membangun rumah murah dan juga melakukan bedah rumah," jelasnya. Ia juga mengatakan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Deli Serdang yang telah melakukan program bedah rumah. Dimana, lanjutnya, program tersebut dinilai sangat membantu warga yang membutuhkan rumah layak tinggal. (DED/

Medan-andalas Privatisasi perusahaanperusahaan milik pemerintah, hendaknya diutamakan agar memberi manfaat kepada para pekerja perusahaan yang bersangkutan. Jika pekerja menjadi pemilik saham perusahaan, maka perusahaan itu tetap menjadi bagian dari Indonesia, tidak justru pindah ke koorporasi asing. Pengamat politik dari Universitas Gajah Mada (UGM) Revrisond Baswir menyatakan kasus-kasus privatisasi perusahaan semacam Indosat yang kemudian dibeli Singtel, yakni bagian Temasek Singapura merupakan kasus yang seharusnya menjadi pelajaran berharga. "Tidak sulit sebenarnya, kalau memang keinginan itu ada. Jika memang akan diprivatisasi, dan pekerja menjadi prioritas, tinggal dipotong gaji. Potongan itu berubah menjadi saham," kata Revrisond Baswir dalam Seminar Nasional Menuju Ekonomi Konstitusi sekaligus Deklarasi Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) yang berlangsung di aula Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Kamis (24/11). Disebutkan Revrisond, privatisasi merupakan upaya perluasan kepemilikan perusahaan. Jika hal ini yang diinginkan, maka tidak selalu harus dijual kepada koorporasi asing. Rakyat Indonesia bisa

andalas/ist

SEMINAR SEMINAR-Dari kiri ke kanan, moderator Muhammad Jailani, pembicara aktivis Henry Saragih, pengamat politik Universitas Gadah Mada (UGM) Revrisond Baswir dan Ahmad Taufan Damanik dari Universitas Sumatera Utara (USU) saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Menuju Ekonomi Konstitusi, di Fakultas Farmasi USU, Kamis (24/11). menjadi pemilik perusahaan itu, melalui sistem kepemilikan saham yang dapat diperoleh melalui berbagai cara. "Jika Garuda Indonesia misalnya, bisa melalui pembelian tiket, reward dari setiap pembelian tiket diubah menjadi saham, kemudian untuk Indosat, perolehan sahamnya bisa melalui reward pembelian pulsa dan sebagainya," kata Revrisond dalam seminar yang turut menghadirkan sejumlah pembicara lain seperti aktivis Henry Saragih, pengamat politik Ahmad Taudfan Damanik, serta Ridwan Rangkuti dan Budi Agustono. Disebutkan Revrisond, cara-cara sederhana itu meru-

PAMERAN AMERAN-Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin didampingi Kadis Koperasi UMKM Medan Qamarullah Fatah meresmikan Pameran Promosi Produk UMKM Medan 2011 di Lapangan Gajah Mada Jalan Krakatau Medan, Kamis (24/11).

REL)

Pertamina Siagakan Mobil Tangki Medan-andalas Assitant Manager External PT Pertamina Region I, Fitri Erika mengatakan, menjelang Natal dan Tahun Baru 2012, kesiapan yang akan dilakukan PT Petamina adalah pertama menyiagakan sejumlah armada mobil tangki untuk wilayah-wilayah yang diprediksi akan terjadi akumulasi peningkatan permintaan BBM terutama dijalur-jalur wisata seperti di kawasan Danau Toba, Brastagi maupun jalur arus mudik maupun balik. "Kesiapan pertama tentunya kita menyediakan mobil tangki di depot-depot yang ada. Di Sumatera Utara kita punya lima lokasi terminal BBM atau depot seperti di Belawan, Pematang Siantar, Kisaran, Gunung Sitoli dan Sibolga, "kata Fitri Erika kepada andalas, Kamis (24/11) di Medan. Sementara untuk pasokan elpiji, Erika mengutarakan mereka juga disokong dua depot yaitu di Tandem Binjai dan satunya lagi di Pangkalan Susu. "Untuk penyaluran BBM dan elpiji tidak ada hari libur. Secara terus menerus kita melayani di depot-depot baik di hari libur maupun di Hari Tahun Baru termasuk dengan depot pengisian BBM pesawat udara," ucap Erika. Seperti tahun lalu lanjut Erika, di akhir tahun biasanya ada tren ekstra flight untuk penerbangan. Jadi pihaknya harus bisa menyalurkan Avtur dalam jumlah yang tersedia banyak di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di Polonia. Selain itu, sebutnya, secara rutin setiap tahun pihaknya juga membentuk satgas guna melakukan pemantauan kelancaran distribusi BBM, elpiji, avtur dan pelumas kepada konsumen melalui lembaga penyalur yang ada. "Untuk Natal dan Tahun Baru biasanya di H-10 sampai H+10 akan dibentuk Tim Satgas," ujarnya. Menurutnya, hingga saat ini permintaan BBM masih normal. Pihaknya belum mendapat gambaran berapa jumlah kuota yang ditetapkan dalam APBN tahun 2012.Tetapi kata Erika sebagai informasi hingga bulan Oktober kemarin, di Sumatera Utara memang sudah over penyaluran premium dan solar sekira 2-3 persen dari kuota yang ditetapkan pemerintah. (SIONG)

THAMRIN 16.20-18.40-21.00

pakan solusi untuk mengikutsertakan rakyat secara langsung, termasuk untuk kepemilikan Freeport maupun Inalum. Hal ini juga dapat menjadi cara untuk menghentikan langkah koorporasi asing yang terus berupaya menguasai perekonomian Indonesia. Kapitalisme hanya beroentasi untuk menggandakan keuntungan, tidak peduli dengan apapun dan tidak peduli negara manapun. Kapitalis, di mana dia bisa menggandakan keuntungan, ke sana akan pergi, tak penting negara. Lagi pula, demokrasi kooporasi tak bisa terbukti tak diteruskan. Terbukti di Amerika Serikat dan Eropa ekonominya mulai kolaps. (DED)

andalas/sulaiman

Jelang Natal-Tahun Baru

SUN BINJAI PLAZA THAMRIN PALLADIUM 12.00-14.15-16.30-18.4521.00 SUN PALLADIUM 12.15-14.30-16.45-18.0021.15 SUN BINJAI 12.30-14.35-17.00-19.1521.30

10

AEPI Sumut Dideklarasikan

DIABADIKAN DIABADIKANKetua REI Sumut Tomi Wistan dan Pemimpin Umum Starmedia Group Iskandar (tengah) diabadikan bersama usai talkshow di Starnews Radio 102.6 FM, didampingi Wakil Ketua REI Sumut, Hery Manshuri dan Wakil Sekretaris REI Sumut, Fajri.

Medan-andalas Real Estate Indonesia Sumatera Utara (REI Sumut) berkomitmen untuk merangkul dan memperbanyak anggota REI Sumut. Tujuannya adalah guna memperkuat organisasi, baik dari sisi keanggotaan, maupun sumbangsih dalam pembangunan Sumut.

harian andalas | Hal.

Pameran Promosi Produk UMKM

UMKM Terbukti Mampu Melewati Krisis SEMANGAT dan kegigihan pelaku UKMK (Usaha Kecil Mikro dan Menegah) dalam menghadapi krisis dan tantangan serbuan produk impor di Sumatera Utara khususnya Kota Medan sudah teruji. Agar pelaku UMKM tetap eksis mengembangkan produknya baik secara kuantitas dan kualitas, Pemko Medan melalui Dinas Koperasi UMKM Medan terus membantu koperasi dan UMKM dalam mengembangkan pasarnya. Demikian disampaikan Wali Kota Medan Rahudman Harahap melalui Wakil Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin saat membuka pameran promosi produk UMKM di Lapangan Gajah Mada Jalan Karakatau Medan, Kamis (24/11). "Pemko Medan memberikan apresiasi kepada koperasi dan UMKM yang telah teruji dan terbukti mampu dalam menopang pertumbuhan ekonomi Kota Medan dan menampung para tenaga kerja," katanya. Dzulmi Eldin didampingi Kadis Koperasi UMKM Medan Qamarullah Fatah, Dinas Perindag Medan Syahrizal menambahkan kelangsungan usaha pelaku koperasi dan UMKM harus terus dilanjutkan agar berbagai subsektor yang berhubungan dengan kome industri tersebut bergerak. Sehingga peranan Pemko Medan dalam mendukung kelancaran dan kelangsungan UMKM terus dilakukan dengan berbagai program pembinaan dan pameran untuk promosi. "Koperasi dan UMKM ini merupakan sebuah kegiatan usaha yang harus mendapat perhatian serius. Karena mereka inilah sebenarnya pelaku usaha yang tangguh dan pantang menyerah dalam

THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.0021.20 PLAZA 13.10-15.30-17.50-20.10 BINJAI 12.15-14.25-16.35-16.4520.55

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 SUN 12.15-14.25-16.35-18.4520.55

menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif," ujarnya. Qamarullah Fatah menambahkan pameran Promosi Produk UMKM 2011 Medan ini diikuti 120 peserta dari koperasi, UMKM, Kewirausahaan usaha dan sebagainya yang menampilkan aneka produk kerajinan, furniture, sepatu, konveksi, makanan dan minuman, kaligrafi, aksesoris dan sebagainya. 120 peserta pelaku UMKM ini, sambung Qamarullah, mengisi 100 stan yang disediakan dalam pameran yang dilangsungkan 24-27 November mendatang. Pameran yang dibuka gratis untuk masyarakat umum ini juga diramaikan dengan kehadiran warung informasi masyarakat Indonesia dan Telkom yang antinya membantu pelaku koperasi dan UMKM dalam memasarkan produknya melalui jaringan online. "Ini merupakan event yang ke empat kaling sekaligus rangkaian pameran promosi produk UMKM yang sebelumnya digelar di kawasan Pusat Industri Kecil di Jalan Menteng VII Medan. Kami yakin apa yang menjadi harapan pelaku koperasi dan UMKM dalam mengembangkan pasar produknya melalui promosi ini dapat tercapai," ujarnya. Syaharizal menambahkan Dinas Perindag Medan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pameran ini yang melibatkan berbagai koperasi dan UMKM di Medan. Karena mitra binaan UMKM yang selama ini mendapat binaan dari pemerintah turut andil untuk mengembankan kemampuannya dan melakukan promosi kepada masyarakat luas. (MA)

PLAZA 12.30-14.20-16.10-18.0010.50

THAMRIN 12.00-14.10


KOMUNITAS Mikroskil Juara Olimpiade Robot Dunia 2011 Jumat

harian andalas | Hal.

25 November 2011

Medan-andalas Pelajar Mikroskil Robotic Centre Medan meraih juara III "Regular Category Junior High School" dalam Olimpiade Robot "World Robotic Olympiad (WRO) 2011" di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UAE), pada 18-20 November 2011 lalu. Tiga pelajar Mikroskil Robotic Centre Medan yakni Leonardi, Rizki Akbar, dan Yusuf Juan yang mewakili Sumatera Utara dipimpin William SKom (alumnus STMIK–Mikroskil Jurusan Teknik Informatika), tergabung dalam Mikrobot Indonesia yang dikoordinir Bambang Rusli BSc mengikuti World Robotic Olympiad (WRO) 2011. Indonesia dalam kejuaraan ini mengirimkan 35 pelajar dari berbagai sekolah, setiap tahunnya mengikuti WRO dan berprestasi pada setiap event tersebut. Pada tahun 2011 ketiga pelajar kebanggaan Sumut ini merakit “robot pemanjat tangga”, berhasil menyelesaikan rintangan dan tantangan waktu yang ditentukan panitia penyelenggara. Menurut William, tim pe-

andalas/ist

JU ARA - Tiga pelajar Mikroskil Robotic Centre Medan yakni Leonardi, Rizki Akbar, dan Yusuf Juan (jongkok) diabadikan JUARA bersama usai meraih juara III di World Robotic Olympiad) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. lajar Mikroskil Robotic Centre Medan dapat menyelesaikan rintangan dan tantangan waktu dengan skor 348.59 dan keluar sebagai juara III dengan selisih skor yang sangat tipis dengan juara I dan II, yaitu 359.85 dan 356.18. Di open category, walau pun tidak meraih predikat top 3, tim pelajar dari SMAN 28 Jakarta yang menampilkan “ro-

President WRO pada penutupan, Minggu (20/11) lalu. Dubes RI untuk UAE M Wahid Supriyadi menyatakan prestasi anak-anak Indonesia ini memberikan citra yang positif bagi Indonesia. "Prestasi ini menunjukkan kepada publik internasional bahwa anak-anak Indonesia memiliki kecakapan dan inteligensi yang tinggi," katanya.

bot pembersih laut yang tercemar minyak” cukup mendapat perhatian dari para pengunjung dan peserta lainnya. Menurut Bambang Rusli, selain keikutsertaan tim Indonesia meraih prestasi WRO, kesuksesan lain yang diraih adalah dipilihnya Indonesia sebagai “Tuan Rumah World Robotic Olympiad 2013” yang diumumkan secara resmi oleh

11

Syukuran HUT Polairud ke-61 Diundur

Ditambahkan, keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah WRO 2013 dipastikan juga akan memberikan kontribusi bagi citra positif Indonesia di mata dunia internasional. WRO 2013 juga memberi peluang bagi Indonesia untuk mempromosikan meeting, incentive, convention, exhibition (MICE), pariwisata dan budaya, karena lomba ini akan diikuti ribuan orang, mulai dari pelajar, orang tua, guru, dan lembaga-lembaga yang mendukung keikutsertaan setiap negara. Bambang Rusli selaku pimpinan Mikrobot menjelaskan, Indonesia dipercaya sebagai Ketua Panitia WRO 2013 yang diperkirakan akan diikuti sekitar 3.000 peserta dari 36 negara dan akan dipertandingan beberapa kategori untuk tingkat pelajar dan tingkat perguruan tinggi untuk pertama kalinya. Dengan demikian diharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia untuk menyukseskan WRO 2013 yang rencananya diselenggarakan di Jakarta. Ditambahkan, kehadiran Dubes RI pada proses "Bidding" berhasil memberikan keyakinan kepada President WRO bahwa Pemerintah Indonesia telah memberikan komitmen penuh bagi terselenggaranya WRO 2013 di Indonesia.(REL/GUS)

Belawan – andalas Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) ke-61 jatuh pada, Kamis 1 Desember 2011 diundur pelaksanaannya menjadi, Senin 5 Desember 2011. HUT Polairud ini akan diperingati seluruh personil sejajaran Direktorat Kepolisian Air Daerah Sumatera Utara (Ditpolairdasu) di Mako Ditpolairdasu Jalan TM Pahlawan Belawan. Begitu juga serangkaian kegiatan dalam rangka HUT tersebut seperti gerak jalan santai seyogianya dilaksanakan pada, Jumat (25/11) ditunda menjadi, Jumat (2/12) mendatang. Tidak ada sebab yang signifikan syukuran dan kegiatan dalam rangka HUT itu ditunda. Demikian disampaikan Direktur Ditpolairdasu Kombes Pol Ario Gatut kepada andalas, Rabu (23/11) disela-sela kesibukannya. Menurutnya, keutuhan dan kekompakan dengan meningkatkan jiwa korsa dalam satu visi dan misi, pelihara dan bangkitkan ketrampilan serta kemaptaan yang dimiliki dalam meraih prestasi untuk dijadikan simbol keberhasilan dan kebanggaan tetap

terjaga utuh. Kemudian,sambung Ario Gatut meningkatkan profesionalisme agar senantiasa sigap, tangggap, tepat dan tuntas dalam melakukan setiap tindakan. Serta kuasai dan pertahankan sarana peralatan utama yang dimiliki agar senantiasa tetap pada kondisi yang optimal guna mencapai keberhasilan tugas yang maksimal harus dilaksanakan. ‘’Menyambut HUT Polairud di Ditpolairdasu keluarga besar mengadakan kegiatan olahraga dan sebagai puncak peringatannya dilaksanakan syukuran yang sangat sederhana karena mengingat saat ini sangat prihatin dan merupakan petunjuk Kapolri,’’ kata Ario Gatut. Ditpolairdasu tahun ini berhasil memaksimalkan keamanan di laut Sumatera Utara tanpa gangguan yang signifikan sehingga pengguna jasa laut tidak banyak terganggu. Ario Gatut berharap kerjasama yang baik dengan masyarakat untuk lebih menkondusifkan laut karena kemampuan Ditpolairdasu tidak akan ada dan berhasil bila tidak didukung semua pihak, tegasnya.(DP)

DPP Pujakesuma Sambut Malam 1 Suro Medan–andalas Menyambut malam 1 Suro, tahun baru dalam kalender masyarakat Jawa, yang jatuh pada Sabtu (26/11), Dewan Pengurus Pusat (DPP) Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) melaksanakan serangkaian acara yang dipusatkan di Padepokan Agung Tunggal Roso Jalan Sedap Malam, Patumbak 2 Kabupaten Deli Serdang. Acara yang dimulai pukul 19.00 Wib itu akan diisi dengan kegiatan seni dan budaya seperti wayang kulit, pagelaran tari dan makan bersama secara ambengan. Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Pujakesuma H Suratman SP kepada wartawan usai melakukan rapat persiapan di Hotel Soechi Medan, kemarin.

andalas/ist

Ketua Umum DPP Pujakesuma H Suratman SP (kanan) bersama Ketua DPW Pujakesuma Sumut Kolonel Inf Ahwan Ismadi (tengah) dan Ketua DPP Pujakesuma H Suherdi. Dijelaskan, Bulan Suro sebagai awal tahun Jawa, bagi masyarakatnya dianggap bulan yang suci atau sacral. Bulan untuk melakukan perenungan, bertafakur, berintros-

sesama etnis Jawa di Sumatera Utara,” ujar Suratman. Sementara, ketua panitia Ir Zahir MAP didampingi Sekretaris Suwarsim menjelaskan, selain diisi dengan seni tari

peksi, serta mendekatkan diri kepada Sang Khalik. “Kegiatan-kegiatan yang berkaitan, baik menjelang maupun selama bulan Suro ini diharapkan dapat menguatkan silaturahmi

dan budaya, acara malam 1 Suro ini juga dirangkai perkenalan pengurus DPP, DPW Pujakesuma dan DPW Wanita Pujakesuma Sumut Periode 2011-2016 hasil Musyawarah Besar (Mubes) III di Asahan 5 November. “Peringatan Suroan bertujuan untuk melestarikan seni budaya Jawa sekaligus silaturahmi terhadap pengurus DPP, DPW dan DPW Wanita yang baru terpilih,” ujar Zahir. Hadir dalam pertemuan itu, Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Generasi Muda (GM) Syaiful Syafri, Ketua DPW Pujakesuma Sumut Kolonel Inf Ahwan Ismadi, Ketua DPP Pujakesuma H Suherdi, Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi H Rusbandi serta jajaran pengurus teras Pujakesuma lainnya. (DED)

Calon Sarjana UMA Dilatih Memasuki Dunia Kerja Medan-andalas Pusat Tenaga Kerja (PJK) Universitas Medan Area (UMA) menggelar pelatihan memasuki dunia kerja selama dua hari, mulai Selasa (22/11) hingga Rabu (23/11), di convention hall kampus tersebut, Jalan Kolam Medan Estate, Medan. Kegiatan pelatihan yang digelar dalam dua gelombang itu, dibuka Wakil Rektor UMA Bidang Kemahasiswaan, Ir Zulher Noer MP. Pelatihan diikuti sedikitnya 200 calon sarjana yang akan diwisuda pada 21 Desember mendatang. Zulhery Noer dalam sambutannya mengatakan, UMA memiliki kepedulian terhadap para lulusan yang akan terjun ke tengah masyarakat. Sebelum diwisuda, katanya, UMA mempersiapkan lulusannya agar siap bersaing memasuki dunia kerja.

“Karena itu, kita bekali mereka dengan pengetahuan bagaimana memasuki dunia kerja sehingga mereka mampu dan siap bersaing di dunia kerja yang kompetitif,” ujar Zulhery. Pelatihan yang menampilkan empat pembicara, yakni Drs Bahrum Jamil MAP dengan materi kesiapan memasuki dunia kerja, Azhar Azis Spsi, MPsi (cara membuat lamaran kerja), Adi Satria ST ( tips dan trik menghadapi kompetisi di dunia IT) dan Suryani Harjo Spsi, MPsi yang juga ketua panitia dan ketua PJK UMA,

DUNIA KERJAWakil Dekan bidang Kemahasiswaan FISIP UMA, Drs Bahrum Jamil MAP menjelaskan kepada para calon alumni UMA, bagaimana memasuki dunia kerja, Rabu (23/11) di kampus setempat. andalas/hamdani

ingatkan para calon sarjana UMA untuk mempersiapkan mental dan prilaku dari mental dan prilaku mahasiswa menjadi mental dan prilaku kerja. Selain itu, katanya para

memberikan materi teknik wawancara dan psikotes. Salah seorang pembicara, Bahrum Jamil, Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMA, meng-

calon sarjana bisa melihat kesempatan kerja sekaligus mengasah kemampuan baik hard skill maupun soft skill, sehingga nantinya tak terkejut dengan situasi dunia kerja yang dihadapi. (HAM)

andalas/ thamrin samosir

TANAM --Ketua Bhayangkari Cabang Polres Pelabuhan Belawan didampingi dua pengurus lainnya, melakukan penanaman ubi di pekarangan mess lajang Polres Pelabuhan Belawan menyambut Gerakan Perempuan Tanam Pohon 2011 Sumatera Utara.

Bhayangkari Polres Pelabuhan Belawan

Tanam Tanaman Pangan di Pekarangan Medan–andalas Dalam rangka mendukung Gerakan Perempuan Tanam Pohon 2011 di Provinsi Sumatera Utara, puluhan pengurus Bhayangkari Cabang Polres Pelabuhan Belawan melakukan penyemaian dan pembibitan beberapa tanaman kebutuhan bahan pangan di halaman mess lajang Polres Pelabuhan Belawan, Rabu (23/11). Tanaman itu diantaranya bibit tomat, cabai, sawi, kangkung, bayam, jagung, serta penaburan 2000 bibit lele. Kegiatan yang dipimpin langsung Ketua Cabang Bhayangkari Polres Pelabuhan Belawan, Sinar Endro Kiswanto. Nyonya Kapolres menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan realisasi atau praktek dari pelatihan pertanian perkotaan yang dilaksanakan pada 22 November 2011 lalu di Kantor Dinas Pertanian. Program pertanian perkotaan sebagai salah satu kegiatan dalam Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara, yang direncanakan akan di-launching pada 2 Desember 2011 mendatang oleh Ani Yudhoyono dan Erna Witoelar. “Program ini sangat positif. Sebab, kita diajarkan untuk mengoptimalisasikan pemanfaatan khususnya la-

han perkarangan halaman untuk tanaman pangan yang mampu memenuhi kebutuhan keluarga disamping untuk tujuan yang berorientasi ekonomi,” katanya. Pelaksanaan kegiatan diawali di lingkungan Polres Pelabuhan Belawan dan 3 Polsek sejajaran Polres Pelabuhan Belawan. Kemudian akan ditingkatkan ke tingkat kecamatan dan kelurahan. “Apa yang saya dapat dipelatihan kemarin, saya ajarkan kepada anggota Bhayangkari disini dan diharapkan dapat bermanfaat bagi seluruh anggota,” harapnya. Sementara itu, pembina Cabang Bhayangkari Polres Pelabuhan Belawan, AKBP Endro Kiswanto menyambut baik kegiatan Gerakan Perempuan Tanam Pohon 2011 yang dilaksanakan Cabang Bhayangkari Polres Pelabuhan Belawan. Endro berharap program dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan dipastikan bisa membantu perekonomian setiap keluarga. “Setiap pengetahuan positif yang kita peroleh harus diteruskan kepada seluruh jajaran. Termasuk pemanfaatan lahan-lahan kosong untuk ditanami tanaman-tanaman pangan harus kita ajarkan kepada anggota,” terangnya. (THA)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

1

Nama

KIE TJIN HOK

Umur (Thn)

71

Alamat

Jl. Sei Kera Gg. HM. Said No. 12 A Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 23-11-11 10.00 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

26-11-11 13.00 WIB

Keterangan / Tempat

Dikebumikan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

KHO HUA AI / YANNY

57

Jl. D r. F.L. Tobi ng No. 44 A / 36 Medan

21-11-11 10.00 WIB

26-11-11 13.00 WIB

D i perabukan

LAI GEK ENG

91

Jl. Nato Jakarta

21-11-11 22.10 WIB

25-11-11 13.00 WIB

D i perabukan

3

CHUA SIU GIOK

63

Jl. Ni bung II No. 60 Medan

22-11-11 22.36 WIB

26-11-11 12.00 WIB

D i perabukan

8

LIU TJIN SI

89

Jl. P usat P asar No. 102 / 103 Medan

23-11-11 09.45 WIB

26-11-11 12.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-A 1-2


SUMATERA UTARA

Jumat 25 November 2011

Jabatan Kalapas Tebing Tinggi Diserahterimakan

SERTIJAB - Wali Kota Umar Z Hasibuan serius menyaksikan sertijab Kalapas Tebing Tinggi. Tebing Tinggi-andalas Kakanwil Kemenkumham Sumut Baldwin Simatupang minta Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Tebing Tinggi-Deli melakukan tiga perubahan. Yakni, perubahan tingkah laku personel maupun warga binaan, perubahan pola pikir dan perubahan budaya kerja. “Jika ketiganya telah dilakukan, akan terwujud clean government dan good governance di lingkungan Lapas Tebing Tinggi,” tegas Baldwin, pada serah terima jabatan Kalapas Tebing Tinggi, dari Salman Daidi Bc IP SH MHum kepada Mananti Sukardi Sianturi Bc IP SH MH, Rabu (23/11). Serah terima jabatan Kalapas, dihadiri Wali Kota Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM, Ketua PN Elyta Ras Ginting SH LLM, Kapolres Sergai AKBP Arif Budiman, mewakili Kapolres Tebing Tinggi Kasat Reskrim AKP Lili Astono, Kalapas Anak Medan, Asep Syarifuddin Bc IP SH CN, dan

Kaden Brimobdasu Detasemen B Tebing Tinggi diwakili Zendrato. Wali Kota Umar Z Hasibuan mengatakan, selama ini hubungan Pemko dengan Lapas Klas II B Tebing Tinggi terjalin cukup baik. Bahkan beberapa kegiatan Pemko tetap melibatkan Lapas. “Lapas sebagai salah satu pusat pembinaan mental untuk menyadarkan warga binaan yang melakukan kesalahan, khilaf agar kembali ke tengah masyarakat dengan baik. Tidak terlepas dari perhatian dan tanggungjawab Pemko, sebab warga binaan tersebut sebagian warga Tebing Tinggi," kata wali kota. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Umar Z Hasibuan memberikan plakat kepada Salman Daidi dan cenderamata dari para undangan. Sementara, KPLP Bahtiar Sitepu SH MH mewakili jajaran staf Lapas Tebing Tinggi, melepas Salman Daidi dan menyambut Sukardi Sianturi dengan memberikan ulos. (MET)

Supir Truk Diduga Sasaran Pungli PJR Besitang Besitang-andalas Pemberitaan andalas, 'PJR Besitang Dilempari Uang Receh', tidak membuat efek jera oknum yang bertugas di pos polisi Direktorat Lalu Lintas Poldasu Induk IV Sat PJR Pos Besitang, Langkat, melainkan terus melakukan aksinya di pinggir jalan raya, sejak siang hingga malam. Oknum berpakaian preman selalu duduk dan berdiri di pinggir jalan raya di depan pos PJR, seakan kebal hukum seperti dipantau andalas, Rabu (23/11) malam. Mereka tidak menggunakan atribut kepolisian, namun diduga melakukan pungli persis di depan Pos PJR Besitang. Oknum tersebut menggunakan senter sebagai alat penerangan untuk memberi signal kepada supir truk, seakan mereka (oknum petugas-red) sedang berada di jalan raya untuk menunggu saweran dari setiap truk yang melintas. Permainan ini sudah menjadi rahasia umum, karena setiap truk yang melintas selalu melemparkan uang receh kepada oknum petugas yang berada di pos tersebut.

Mustafa (51) mengaku warga Lhoksukon, berprofesi sebagai supir truk saat dikonfirmasi andalas, Rabu malam di simpang Bukit Mas Besitang mengatakan, setiap melintas di depan pos PJR, dia tetap melemparkan uang 'receh'. "Mana berani kita tidak memberi saweran kepada mereka, nanti malah jadi repot dan dipersulit, karena mobil patroli PJR selalu siap siaga di pinggir jalan raya," beber Mustafa dengan logat Aceh yang kental. Ia menambahkan, bukan hanya di pos itu saja, tetapi pos Polantas dan Polsek Besitang, juga melakukan hal yang sama. "Apalah daya kami, kalau tidak diberi malah jadi kerjaan dan bisa terlambat sampai tujuan," katanya dengan nada sedih. Warga setempat berharap, dugaan praktik pungli tersebut menjadi perhatian serius Dirlantas Polda Sumatera Utara, sekaligus dapat memantau kinerja anak buahnya di lapangan. "Jika oknum PJR Besitang terbukti melakukan pungli terhadap supir truk, mereka harus ditindak sesuai peraturan yang berlaku,"kata mereka. (DN)

harian andalas | Hal.

Distan Deli Serdang Disinyalir Gelapkan Bantuan Ternak Lubuk Pakam-andalas Bantuan pengadaan ternak itik kepada masyarakat miskin di tiga kecamatan di Deli Serdang, disinyalir 'digelapkan' Dinas Pertanian Deli Serdang. Tidak seluruhnya bantuan pengadaan itik tersebut disalurkan kepada orang yang berhak menerimanya. Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat Tim Reses Dapil IV, dipimpin Rusmani Manurung SH didampingi Benhur Silitonga SE MM, Suriyani, Alisman Saragih SH, Chairul Anwar SE dan Henry Rosmawaty Sitanggang, dengan Dinas Pertanian, diwakili Bagian Peternakan Deli Serdang, kemarin. Pada pertemuan yang dihadiri Staf Dinas Pertanian, Parasisto M SPt dan Johan Siregar terungkap, bantuan itik kepada masyarakat miskin di Kecamatan Pantai Labu, disalurkan sebanyak 750 ekor dan ke Percut Sei Tuan 750 ekor. Hal itu langsung dipertanyakan anggota DPRD Deli Serdang Benhur Silitonga, yang merasa heran kenapa hanya 750 ekor di tiap kecamatan. Sementara dalam penyusunan APBD 2011, pihaknya sudah memperjuangkan anggaran untuk bantuan pengadaan itik sebanyak 3 ribu ekor untuk tiga kecamatan. “Hitung-hitungan bodohnya saja, kalau 3 ribu ekor untuk tiga kecamatan, berarti seribu ekor per kecamatan,” ujar Benhur, seraya menyampaikan salam kepada Kadis

K ANT OR - Tampak Kantor Dinas Pertanian Deli Serdang saat jam kantor tidak terpasang Bendera, foto diambil ,Rabu (23/11) pukul 13.30 Wib. ANTOR Pertanian yang dikabarkan sedang sakit saat itu. Jumlah itu rencananya akan digulirkan kepada masyarakat miskin untuk menyejahterakan mereka. "Namun, kalau tidak seluruhnya disalurkan Dinas Pertanian kepada rakyat miskin, kita patut merasa heran," ujarnya usai pertemuan. Mungkin jumlah itu kecil bagi aparat Pemkab Deli Serdang, tapi sangat berarti bagi para petani atau masyarakat miskin. Dengan 50 ekor saja setiap rumah tangga, warga miskin sudah bisa terbantu perekonomiannya. Kalau 250 ekor tiap

kecamatan tidak disalurkan, artinya banyak warga miskin tidak mendapatkan. "Pemkab Deli Serdang harusnya peduli terhadap warga miskin," harapnya. Itu baru masalah distribusinya yang kurang, belum lagi terkait penyaluran kepada masyarakat, apakah sudah tepat sasaran. "Selain itu, akan muncul pertanyaan baru, kalau itik tidak disalurkan dengan tepat, apakah bantuan kambing, lembu dan bantuan-bantuan lainnya, juga sudah sampai kepada masyarakat," ungkapnya seraya menyebutkan hendaknya pemerintah

Enam Perkebunan Swasta di Langkat Tunggak Pajak Stabat-andalas Enam perkebunan swasta di Kabupaten Langkat, masih menunggak pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) tahun 2010. Keenam perusahaan tersebut, PT Megah Pusaka Andalas, PT Tepian Gayor Langkat, PT Hasfarm Sukokulon, Perkebunan Puskopad/ A Dam-I/BB, PT Sepakat Citra I Perkasa, dan PT Panca Sawit Kurnia Mas. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Langkat, Drs Marino Singarimbun, kepada wartawan, kemarin. Dijelaskan, berdasarkan data Kantor Pelayan Pajak (KPP) Pratama Binjai-Langkat, mereka masih melakukan penunggakan pajak PBB perkebunan TA 2010. Besaran tunggakan ketetapan Pajak PBB di perusahaan perkebunan pada TA 2010 itu. PT Megah Pusaka Andalas sebesar Rp 325.057.200,- dari

ketetapan pajak TA 2010 sebesar Rp 325.057.200,-. PT Tepian Gayor Langkat, sebesar Rp37.460.440,- dari ketetapan pajak PBB Perkebunan sebesar Rp 37.460.440. Tunggakan pajak PBB Perkebunan PT Hasfarm Sukokulon, sebesar Rp 41.626.490, dari ketepan pajak PBB Perkebunan yang harus dibayar Rp 41.626.490,- TA 2010. Tunggakan PBB Perkebunan Puskopad/A Dam-I/BB sebesar Rp 41.578.100, dari ketetapan pajak PBB Perkebunan yang harus dibayar sebesar Rp 41. 578.100, TA 2010. PT Sepakat Citra I Perkasa sebesar Rp 61.467.450,- dari ketetapan pajak PBB perkebunan di TA 2010 sebesar Rp 61.467.450 belum dibayar. Tunggakan pajak PBB Perkebunan PT Panca Sawit Kurnia Mas, sebesar Rp 24.730.420, dari ketetapan pajak TA 2010 ditetapkan KPP Pratama Binjai Langkat, sebesar Rp 41.428.

400. Marino menambahkan, dari keenam perusahaan tersebut, mereka juga sudah mendapat ketetapan pajak PBB perkebunan di ketepan pajak TA 2011. Di antaranya, untuk PT Megah Pusaka Andalas sebesar Rp 391.559.840, PT Tepian Gayor Langkat sebesar Rp 41.019800, PT Hasfarm Sukokulon sebesar Rp 57.150.170, Perkebunan Puskopad/A DamI/BB sebesar Rp 50.418.400, PT Sepakat Citra I Perkasa sebesar Rp 86.911.450, dan PT Panca Sawit Kurnia Mas, mendapatkan ketetapan pajak PBB Perkebunan ditahun 2011 sebesar Rp 51.710.444,-. “Kita berharap ke enam perusahaan perkebunan tersebut, dapat melunasi tunggakan PBB Perkebunan milik mereka di Kabupaten Langkat, sesuai dengan ketetapan Pajak dari pihak KPP Pratama BinjaiLangkat," kata Marino. (SBR)

Pesparawi Harus Jaga Nama Baik Tebing Tinggi ngen Pesparawi, Jefri Sembiring menyampaikan, sejak dibentuknya Pesparawi pada April 2011 lalu telah diadakan seleksi di tingkat kota pada bulan Juli 2011, untuk mengikuti perlombaan tingkat provinsi di Sibolga. “Pembiayaan telah ditampung dalam APBD 2011 Kota Tebing Tinggi,” jelasnya. Sementara, Ketua Pesparawi Kota Tebing Tinggi, Ir Antoni Lumban Raja mengatakan, untuk pemenang paduan suara mewakili ke tingkat provinsi, pihaknya mengadakan seleksi perseorangan dari keseluruh tim paduan suara yang ikut. “Dari hasil seleksi perseorangan itulah dibuat satu tim mewakili ke tingkat povinsi di Sibolga," ujarnya. Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Tebing Tinggi, Drs H Hasful Husnain berharap kegiatan tersebut lebih meningkatkan jalinan persaudaraan. “Kegiatan ini sangat positif bagi generasi muda dan pelajar. Mari kita dukung acara seperti ini untuk persatuan dan persaudaraan, semoga lebih mendekatkan diri pada Tuhan,” imbaunya. (MET)

benar-benar mengawasi penyaluran tersebut. Pihak Dinas Pertanian yang hadir dalam RDP mengakui, bantuan di Pantai Labu dan Percut Sei Tuan masing-masing 750 ekor. Sementara, saat Kadis Pertanian Wirdan Rangkuti dan Kabag Peternakan hendak dikonfirmasi, kemarin, stafnya menyebut tidak berada di tempat. Sedangkan, mobil dinasnya terlihat diparkirkan di teras kantornya. Bukan hanya itu, pemandangan ganjil juga terlihat di depan kantor tidak dipasang bendera selayaknya kantor pemerintah. (TH)

Kepala BKD Nisel Dituding Lecehkan DPRD

Wali Kota Umar Z Hasibuan

Tebing Tinggi-andalas Wali Kota Ir H Umar Zunaidi Hasibuan melepas kontingen Pesparawi Tebing Tinggi, mengikuti perlombaan Pesparawi XI Sumatera Utara di Kota Sibolga, kemarin, dari Balai Pertemuan Kartini, ditandai dengan penyerahan bendera pataka kontingen Pesparawi kepada Ketua Pesparawi Kota Tebing Tinggi Ir Anthoni Lumbanraja. Atas nama Pemko dan masyarakat, Wali Kota Umar Z Hasibuan berharap kontingen kota itu mampu menjaga nama baik daerah. “Terima kasih kepada panitia perlombaan Pesparawi yang telah menyeleksi secara obyektif. Masyarakat sangat mengharapkan kontingen Peparawai dapat menjaga nama baik Tebing Tinggi,” harap walikota. Wali kota juga berpesan agar dalam menyanyikan kidung Tuhan, tampilkan senyuman menarik sehingga tercipta keharmonisan lagu dan sinkronisasi musik dan lagu. “Karena ini perlombaan kidung Tuhan, bawalah tim atas nama Tuhan dan dalam keberkatan Tuhan," katanya. Ketua Pemberangkatan Konti-

12

Nias Selatan-andalas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nias Selatan Sokhinaso Giawa SH (SG), dituding lecehkan DPRD Nisel, terkait panggilan terhadap dirinya, soal klarifikasi mutasi mantan Kabag Humas Pemkab, Erwinus Laia SSos MH. Pasalnya, SG tidak menghadiri undangan DPRD dari Komisi A yang dijadwalkan Selasa, kemarin. Saat dikonfirmasi, Ketua Komisi A DPRD Nisel Sawato Giawa, yang juga saudara kandung Kepala BKD, menjelaskan, ketidakhadiran SG, disebabkan surat yang dikirim dewan terlambat sampai ke BKD. "Itulah sebabnya SG, tidak hadir pada rapat dengar pendapat tersebut," kata Sawato kepada sejumlah wartawan, kemarin. Sawato mengatakan, untuk pemanggilan berikutnya akan dikonfirmasi terlebih dulu dengan Ketua DPRD Effendi, bagaimana mekanismenya. "Kita akan lakukan pemanggilan ulang terhadap Kepala BKD Nisel, tapi tidak bisa dipastikan kapan jadwalnya," ujarnya. Sementara Erwinus Laia, ketika diminta tanggapan soal tidak hadirnya Kepala BKD Nisel FG, ketika dipanggil Komisi A mengatakan, jika Kepala BKD sengaja tidak menghadiri dengar pendapat tersebut. "Itu bermakna, yang bersangkutan telah melecehkan lembaga terhormat DPRD, " katanya kepada andalas, Kamis (24/11). Untuk itu, DPRD harus melakukan tindakan, agar tidak terjadi lagi kesewenangwenangan terhadap pegawai negeri sipil, yang bertugas di Kabupaten Nias Selatan. "DPRD juga harus mampu menindaklanjuti asipirasi masyarakat," tambahnya. (EZ)

Program e-KTP Batu Bara tak Sesuai Jadwal

BENDERA - Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan menyerahkan bendera pataka kontingen Pesparawi kepada Ketua Pesparawi Kota Tebing Tinggi Ir Anthoni Lumbanraja.

Batu Bara-andalas Program e-KTP gratis di Batu Bara diperkirakan tidak akan dapat diselesaikan, sesuai jadwal yang telah ditetapkan, karena kurang siapnya pihak konsorsium dalam pengadaan peralatan dibutuhkan. Pelaksanaan e-KTP di Batu Bara, yang dimulai awal Oktober dan akan berakhir akhir Desember 2011 dipastikan tidak akan terpenuhi. Hal ini disebabkan peralatan yang sebelumnya disiapkan dua unit pada setiap kecamatan. Ternyata sampai saat ini hanya satu unit saja yang bisa dioperasikan pada setiap kecamatan. Sementara Kabupaten Batu Bara meliputi 7 kecamatan. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Batu Bara, M Nasir menjelaskan, hingga Rabu (23/11) dari 340 ribu warga Batu Bara, wajib KTP baru 36 ribu yang sudah mengurus pendataan eKTP atau sekitar 16 persen. Nasir menyebutkan, jadwal terakhir pengurusan e-KTP akhir Desember 2011 tidak akan terpenuhi. Karenanya, sesuai kesepakatan kepala daerah kabupaten/ kota dengan Mendagri, jadwal pengurusan e-KTP akan diperpanjang hingga April 2012. (SUSI)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa Sejahtera TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS. ACEH TAMIANG: Zul Herman.


Jumat 25 November 2011

Puluhan THL Dishub Langkat Mengaku Ditipu Stabat-andalas Puluhan Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Perhubungan Langkat kecewa karena sudah ditipu. Pasalnya, setelah dijanjikan akan diangkat menjadi pegawai honorer, puluhan THL disuruh membayar ‘uang pelicin’ oleh oknum PNS di dinas tersebut. Namun, setelah uang diserahkan, ternyata janji itu palsu dan tidak terbukti. Hal itu ditegaskan kembalioleh LSM Perjuangan Hukum dan Politik (PHP) Kabupaten Langkat, Maino Rasyidi kepada andalas di Stabat, Kamis (24/11). Buktinya, sampai sekarang janji itu tidak pernah terwujud. “Janji tinggal janji, akibatnya para korban bertekad akan menempuh jalur hukum dan mengadukan nasibnya ke polisi,”ujarnya. Puluhan THL Dinas Perhubungan Langkat telah menjadi korban penipuan, di antaranya adalah Mey Hendri Bangun (32) warga Jalan T. Amir Hamzah, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Miko Fery Ardila (23) warga Dusun Paya Belibis, Desa Stabat Lama, Kecamatan Wampu, Langkat dan Muhamamad Ali (32), warga Desa Partumbukan, Kecamatan Wampu, Langkat. Ketiganya telah mengadu dan meminta Ketua LSM Perjuangan Hukum dan Politik (PHP) Kabupaten Langkat Maino Rasyidi agar membantu menyelesaikan permasalahan tersebut, Senin lalu. Untuk itu, ketiganya telah memberi kuasa kepada Maino untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, termasuk berkaitan dengan masalah hukumnya. Para korban mengaku telah dimintai uang setelah dijanjikan akan diangkat menjadi pegawai honorer dan mendapat SK honorer dari Dinas Perhubungan Langkat. Mey Hendri Bangun mengaku dimintai uang Rp. 30 juta, Miko Pery Ardila Rp. 30 juta dan Muhammad Ali Rp. 12.500.000,- oleh oknum PNS di Dinas Perhubungan Langkat yang menjabat sebagai penanggung jawab (koordinator kegiatan) Pos Kwala Begumit, Edward Siahaan. “Itu penipuan namanya. Karena itu, harus diusut sampai tuntas, lalu tangkap dan seret pelakunya ke penjara,” ujar Maino lagi sembari menunjukkan foto copy Surat Perintah Tugas Nomor : 2908/DISHUB-LKT/SP/2008 yang dikeluarkan dan ditandatangani Kepala Dinas Perhubungan Langkat, Syahmadi SSos. Menanggapi hal tersebut, Ketua ICW (Indonesian Corruption Watch) Langkat, M Mas’ud MZ setuju jika kasus dibawa ke jalur hukum. Sementara, oknum PNS yang dituding telah melakukan penipuan itu, ES sampai saat ini tidak dapat dihubungi untuk konfirmasi. (BD)

Semarak, Peringatan Hari Guru di SMPN 1 Siempatrube Pakpak Bharat-andalas Peringatan Hari Guru ke-66 yang digelar SMPN 1 Siempatrube, berlangsung semarak. Hal ini ditandai dengan ditampilkannya aneka kegiatan. Seperti, pentas seni dan bazaar hasil karya pelajar di Lapangan SMPN 1 Siempatrube, Kamis (24/11). Peringatan Hari Guru kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini berkat ide kepala sekolah Purnama SPd, bekerja sama dengan guru, staf dan OSIS, saling bahumembahu mewujudkan pagelaran pentas seni dan bazaar. Dengan memberdayakan pelajar sebagai kreator dan pelaku utama seluruh rangkaian kegiatan dengan panduan dari wali kelas masing-masing. Acara yang dirangkai dengan pemberian cenderamata dan pemberian hadiah bagi guru dianggap berprestasi oleh pelajar, yang sebelumnya telah diadakan polling kuisioner. Pemotongan kue ultah guru ke-66, penampilan puisi, pidato dalam bahasa Inggris, vokal solo, cheerleaders, aksi pramuka, paduan suara dan bazaar. Purnama SPd mengatakan, kegiatan menyambut Hari Guru dilakukan dengan memberdayakan pelajar untuk berkreasi dan memamerkan apa yang mampu mereka kerjakan. Hal ini sebagai bagian dari pendidikan bagi pelajar, yang kelak diharapkan membuatnya mandiri dalam kehidupan sehari-hari. "Event semacam ini akan terus diupayakan sehingga tumbuh rasa percaya diri dalam diri pelajar, untuk menampilkan kreasi mereka. Usaha apapun yang dapat mereka perbuat akan kita tumbuhkembangkan, selama bernilai positif,” ujarnya. (WES)

Pemkab Nisel Gelar Konsultasi RTRW Nias Selatan-andalas Pelaksanaan konsultasi publik rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Nias Selatan, dibuka Wakil Bupati Drs Hukuasa Ndruru, di Ray Center-Nanowa Kecamatan Teluk Dalam, Rabu (23/11). Sebagai tindak lanjut hasil pembahasan laporan akhir RTRW Kabupaten Nias Selatan belum lama ini, Kepala Bappeda Yan Putra Lase SE mengatakan, konsultasi dilaksanakan dalam rangka penyusunan RTRW Kabupaten Nias Selatan. Sementara, Ketua DPRD Efendi bersyukur kepada Bappeda Sumut yang melakukan konsultasi tentang RTRW. "DPRD mendukung kegiatan penyusunan RTRW dan mengimbau kepada peserta agar dapat memberikan masukan agar kabupaten Nias Selatan dapat tertata dengan baik,”ujarnya. Wakil Bupati Hukuasa Nduru mengingatkan, hendaknya konsultasi publik RTRW benar-benar dioptimalkan, dan tidak hanya untuk menghamburkan anggaran. Pelaksanaannya harus sesuai fakta dan tidak hanya copy paste. Sebab, RTRW Kabupaten Nias Selatan sudah pernah disusun pada masa pemerintahan lama. Namun, semua tidak masuk akal, seperti pelabuhan di Kecamatan Gomo, dan rel kereta api di Kecamatan Susua. "Mana mungkin bisa dibangun Pelabuhan Laut di Gomo sebab di sana tidak ada laut," katanya. (EZ)

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

13

Anggota DPRDSU Brilian Moktar

Pembongkaran Rumah Dinas Guru Tak Sesuai Prosedur Percut Sei Tuan-andalas Pembongkaran eks rumah dinas guru SDN 106159 Sampali sebanyak 5 unit di halaman SMPN 6 Sampali, ditolak, karena tidak sesuai prosedur. Hal ini ditegaskan Bendahara Fraksi PDIP DPRD Sumut, Brilian Moktar SE saat meninjau lokasi, Kamis (24/11). Menurut Brilian, Kadisdikdispora Deli Serdang, Camat Percut Sei Tuan, Kepala Desa Sampali maupun Kepala SMPN 6 Sampali, tidak berhak memberi perintah bongkar. Sesuai peraturan otonomi daerah, hanya Bupati Deli Serdang yang berhak memberi perintah bongkar. Namun dalam masalah ini surat perintah dari bupati sama sekali tidak ada, yang ada hanya surat Dinas Kependidikan DS dan Kecamatan Percut Sei Tuan, yang berisi perintah pengosongan, bukan pembongkaran. "Sementara surat Kepala SMPN 6 Sampali No : 421.3/ 239/SMPN.6/XI/2001 adalah perintah pengosongan dan pembongkaran,”katanya. Dijelaskan, keberadaan SDN 106159 Sampali yang saat ini dijadikan SMPN 6, berdasarkan mufakat masyarakat dan pemerintahan kecamatan/ desa di-

PER AK AN - Anggota DPRDSU Brilian Moktar mempertanyakan sekaligus menentang pembongkaran eks perumahan guru SDN 106159 Sampali. PERTTANY ANYAK AKAN usulkan ke Bupati Deli Serdang tersebut, sangat baik. Mengingat saat ini keberadaan SMPN di Sampali memang sangat dibutuhkan. Namun, untuk pembongkaran eks gedung perumahan guru SDN 106159 yang masih ditempati 4 unit dari 5 unit tersebut harus melalui prosedur

dan sesuai dengan perundang undangan. Apa lagi permasalahan ini pengaduannya masih dalam proses di Mahkamah Agung. Sementara para guru dipindah ke SDN 101774, 101775 dan SDN 101776. “Karena itu, Fraksi PDIP DPRDSU melayangkan surat No: 57/F.PDI-P/

CV GMP Kabanjahe Dituding Kangkangi Perda Kabanjahe-andalas Sesuai surat edaran (SE) Bupati Karo melalui Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) No : 540/ 0671/ Tamben/ 2011 tertanggal 20 Mei 2011, perihal penyetopan kegiatan penambangan dan pengambilan bahan galian C di Desa Gamber dan Desa Berastepu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, CV GM Prima (GMP) dinilai mengangkangi peraturan daerah. Dalam SE Bupati Karo dinyatakan, berdasarkan hasil pengawasan dan penertiban usaha bidang pertambangan dilaksanakan instansi terkait Pemkab Karo dengan SPT Nomor 253/ SPT/ 2011 di Desa Berastepu dan Desa Gamber Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo tanggal 27-28 April 2011, disimpulkan pelaksanaan penambangan di lokasi dimaksud tanpa izin. Sedangkan pada poin kedua, ditegaskan agar Kepala Desa Berastepu segera menghentikan kegiatan dimaksud sesuai isi poin pertama. Sebab, telah

bertentangan dengan peraturan daerah (Perda) No : 6 tahun 2006 tentang pajak pengambilan dan perizinan pengelolaan bahan galian C dan Surat Deputi IV MenLH 5581/ Dep IV-5/ LH/ 10/ 2004 tanggal 21 oktober 2004 tentang penambangan pasir di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo. Namun, menurut penuturan Kepala Desa Berastepu Sapta Pelawi, kemarin, CV yang beroperasi tersebut hanya berhenti tiga hari saja, selanjutnya melakukan aktivitas seperti sediakala. Sebenarnya, bukan hanya surat edaran penghentian penyetopan kegiatan penambangan saja. Surat teguran untuk pengurusan izin kembali juga sudah ada. Jadi, mereka sekarang bekerja tanpa izin. "Saat saya menunjukkan surat, mereka hanya mengindahkan selama tiga hari, setelah itu mereka bekerja kembali,” ujar Pelawi. Kata Pelawi, bahwa selama puluhan tahun CV tersebut mengeruk hasil alam desa tersebut, namun belum pernah memberikan kontribusi terha-

ruang kerjanya, Kamis (24/11). Disebutkan, dari tahun-tahun sebelumnya sampai tahun 2011 Pemkab Pakpak Bharat, belum pernah membahas secara terbuka dengan DPRD. Hal disebabkan belum adanya permintaan dari serikat pekerja dan serikat buruh di daerah ini. Penetapan UMK Pakpak Bharat, juga dipengaruhi oleh kenyataan, belum adanya investor yang mendirikan perusahan di daerahg tersebut.

Desa Sampali, Ir Hj Sri Astuti, Kasi Trantb Percut HM Irsyam SH serta petugas yang berada di lokasi, terkejut. Pada prinsipnya Brilian Moktar, tidak melarang penghuni rumah dinas guru itu pindah dari rumahnya. Apalagi lokasi itu diperuntukkan bagi pembangunan SMPN 6. (FT)

Generasi Muda Harus Kuasai Bahasa Asing

dap kesejahteraan warga masyarakat desa itu. Bahkan, tingkah laku dari pemilik CV tersebut seolah tidak mempedulikan kerugian karena kerusakan-kerusakan yang diakibatkan oleh mobil angkutan yang setiap hari beroperasi melalui desa itu. “Pernah seorang siswa SD meninggal di tempat galian itu. Saat itu, pekerja mengeruk dasar sungai hingga dalam, dan anak SD itu berenang dan tenggelam. Namun, ketika disampaikan kepada pihak pengelola, mereka hanya memberikan Rp 250 ribu sebagai bantuan,” ujarnya. Pantauan andalas di lokasi sungai Lau Borus, kegiatan pengerukan dasar sungai masih berlangsung. Bahkan, masih terlihat ada satu unit dum truk yang sedang bermuat bahan galian C. Salah seorang pengawas, Perdamen Tarigan, mencoba menghalangi dengan mengatakan, tempat itu milik pribadi. “Ini tempat pribadi, bukan tempat umum. Masuk saja dilarang, apalagi mengambil foto,” ketusnya. (LAMS)

UMK Pakpak Bharat Masih Mengacu UMP Pakpak Bhara-andalas Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pakpak Bharat hingga menjelang berakhirnya tahun 2011, belum juga ada kejelasan. Karenanya, UKM di kabupetan pemekaran Dairi itu, penetapannya masih mengacu kepada Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Utara. Kadinsos, Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui Kasi Ketenagakerjaan Darianus Berutu SPSi mengemukakan hal itu, di

DPRD-SU/X/2011, perihal penundaan pembongkaran rumah dinas guru SDN 106159. tanggal 23 Maret 2011 lalu,” ujarnya. Kedatangan Brilian Moktar sekitar pukul 16.00 WIB ke SMPN 6 Sampali, berdasarkan pengaduan para penghuni rumah dinas tersebut membuat seluruh masyarakat dan Kepala

Atas dasar itu, saat ini penentuan upah minimum Kabupaten Pakpak Bharat, masih mengacu kepada Upah Minimum Provinsi Sumatera Utara. "Sedangkan, mengenai UMK Pakpak Bharat sendiri, belum bisa dipastikan kapan akan ditetapkan," kata Berutu. Sementara, anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pakpak Bharat Juanda Banurea, mengemukakan hal senada. (WES)

BUKA - Bupati HT Erry Nuradi MSi memukul gong pertanda dibukanya secara resmi Lomba Pidato Berbahasa Inggris tingkat SMA/SMK Negeri dan Swasta se-Kabupaten Sergai. Sei Rampah-andalas Kemajuan teknologi informasi yang berkembang pesat di abad 21, merupakan tantangan generasi muda khususnya para pelajar untuk menguasai beberapa bahasa asing yang lazim digunakan dalam komunikasi internasional. Misalnya, Bahasa Inggris yang banyak digunakan sebagai bahasa pengantar. Selain itu, Bahasa Mandarin dan Arab yang saat ini mulai banyak dipergunakan di negara-negara berkembang dalam berbagai transaksi ekonomi maupun hubungan bilateral maupun regional antarnegara. Hal itu dikatakan Bupati Serdang Bedagai, Ir HT Erry Nuradi MSi, saat membuka perlombaan pidato Bahasa Inggris ke-2 antarpelajar SMA Negeri/Swasta se-Kabupaten Sergai, di halaman Perguruan Kristen Methodist Indonesia (PKMI) El-Shaddai Kecamatan Perbaungan, Kamis (24/11). Untuk menguasainya, bupati mengimbau pelajar di

Sergai, agar meningkatkan minat terhadap pelajaran bahasa asing khususnya Inggris, Mandarin dan Arab. Baik melalui kegiatan belajar mengajar di sekolah maupun mempelajari secara otodidak melalui bukubuku dan teknologi internet yang saat ini menyediakan berbagai informasi dibutuhkan serta mudah diakses. Erry Nuradi berpesan agar guru juga ikut meningkatkan penguasaan akan teknologi informasi terbaru. Seperti, menggunakan internet dan fasilitas Blackberry Massanger (BBM) untuk mengakses informasi lebih cepat, akurat dan mudah sehingga tidak ketinggalan dengan para peserta didik, yang selalu mengikuti perkembangan teknologi komunikasi terbaru saat ini. Ketua Panitia Lomba, Drs Saliaro Daeli mengatakan, lomba berlangsung selama tiga hari itu, diikuti 47 siswa SMA/SMK Negeri dan Swasta se-Kabupaten Sergai. (RYAD)

Bupati Deli Serdang Terima Piagam Penghormatan FE USU Lubuk Pakam-andalas Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan memperoleh piagam penghormatan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (FE USU). Piagam diterima Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars dari Rektor USU Prof Dr Syahril Pasaribu didampingi Dekan Fakultas Ekonomi USU, Drs H Jhon Tafbu Ritonga MEc di Grand Angkasa Hotel Medan, pada Dies Natalis ke-50 FE USU, Rabu malam. Kepala Dinas Infokom Deli Serdang Drs Neken Ketaren, Kamis (24/11) menjelaskan,

terpilihnya Bupati Deli Serdang sebagai salah seorang penerima piagam penghormatan, tidak terlepas dari perannya dalam sejarah pembangunan USU. Utamanya, pada perluasan pembangunan Kampus USU berlokasi di Kuala Bekala Kec.Pancur Batu Kab.Deli Serdang. Perluasan kampus juga memberi manfaat bagi Fakultas Ekonomi USU. "Selain untuk lahan perluasan fasilitas bangunan ruang kuliah dan areal parkir juga dapat dimanfaatkan sebagai lahan perumahan bagi keluarga besar USU," ujarnya.

PIAGAM - Wabup Deli Serdang H Zainuddin Mars mewakili Bupati Drs H Amri Tambunan, menerima piagam penghormatan dari FE USU, dari Rektor Prof Dr Syahril Pasaribu didampingi Dekan FE, Jhon Tafbu Ritonga.

(TH)

andalas/ist


Jumat 25 November 2011

Tak Perlu Bicarakan Politik di Atas Mimbar Langsa-andalas Setiap khatib di atas mimbar tidak perlu membicarakan politik, karena nanti akan menimbulkan fitnah dan terjadi bentrok. Demikian dikatakan H Ibrahim Daud yang biasa disapa (Ibda) pada saat memberikan materi pelaksanaan pembinaan pengurus Masjid se-Kota Langsa yang berlangsung di Hotel Ramile, Rabu (23/11). Menurut dia, seorang khatib itu harus amanah, jujur, tulus iklas, ramah penuh pengertian, tawaduk, sederhana, tidak egois, sabar dan tawakal. Selain itu juga lanjut Ibrahim Daud, seorang khatib itu harus mempunyai performa yang bagus, seperti pakaian rapi, suara yang bagus dan jelas. Dia menambahkan, seorang khatib harus memiliki pengetahuan agama yang maksimal, metode bicarannya, sistem penyampaiannya memiliki tehnik karena kutbah berlaku metode ceramah. “Yang disampaikan lama kutbah juga harus maudah khasanah yang menyangkut wasiat keimanan, soal-soal ibadah tarbiah pendidikan,” jelas Ibrahim Daud. Sementara itu, Kandepak Kota Langsa Drs HM Yunus Ibrahim saat membuka kegiatan tersebut mengharapkan dengan adanya pelaksanaan pembinaan bagi pengurus masjid, dapat menambah wawasan serta ilmu agama pada mereka. Selain H Ibrahim Daud, pemateri juga dihadiri Iskalani dan Drs H Hasanuddin. (LAN)

KIP Terima Putusan MK Jakarta-andalas Wakil Ketua Komisi Independen Pemilihan Aceh Ilham Saputra mengatakan KIP menerima keputusan Mahkamah Konstitusi dengan baik. "Ya, kita wajib menjalankan putusan MK," ujar Ilham, Kamis (24/11) sore. Sebagai langkah selanjutnya, kata Ilham, KIP akan berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum dan Kementerian Dalam Negeri. Apa saja yang akan dikoordinasikan? "Misalnya soal masa tahapan yang sudah lebih dari delapan bulan. Bagaimana dengan honornya (penyelenggara pilkada) dan peraturan-peraturan lainnya," ujar Ilham. Ilham mengajak semua pihak menghormati keputusan MK. "Mari kita ciptakan pilkada yang damai dan demokratis di Aceh." Tepat pukul 17.15 WIB kemarin sore, Mahkamah Konstitusi akhirnya memutuskan memerintahkan Komisi Independen Pemilihan Aceh melanjutkan tahapan pilkada. Putusan ini tertuang dalam sidang akhir gugatan pilkada Aceh oleh TA Khalid dan Fadhlullah. Dalam putusannya, majelis hakim Mahkamah Konstitusi juga menyebutkan bahwa calon perseorangan (independen) tidak bertentangan dengan Undang-undang 1945 dan MoU Helsinki. Soal payung hukum, MK juga menyebutkan bahwa qanun lama tentang pelaksaan pilkada Aceh masih punya kekuatan hukum. Dengan demikian, MK menolak sebagian permohonan TA Khalid dan Fadhlullah yang meminta Mahkamah membatalkan tahapan pilkada yang telah dijadwalkan KIP Aceh. (AP)

Pemko Banda Aceh Gelar Festival Kopi Aceh Banda Aceh-andalas Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar festival kopi Aceh di Taman Sari, 25-27 November 2011, yang diikuti para pengusaha, lembaga pemerhati kopi lokal, nasional dan internasional. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh Reza Fahlevi di Banda Aceh, Kamis mengatakan, festival kopi Aceh yang bertema "Kopi Aceh Untuk Dunia" itu merupakan salah satu rangkaian kegiatan memeriahkan tahun kunjungan wisata 2011 (Visit Banda Aceh Year 2011). "Hingga saat ini sudah 20 peserta ikut pada festival yang akan dibuka Wali Kota Banda Aceh Mawardy Nurdin. Kami juga menyediakan 35 anjungan untuk memeriahkan kegiatan tersebut," kata Reza Fahlevi. Menurutnya, pergelaran festival kopi Aceh itu sebagai apresiasi terhadap pengusaha, lembaga serta masyarakat umum yang telah berperan memajukan dan menjaga budaya minum kopi, sehingga menjadi sebuah kebudayaan yang positif. Selain itu, festival tersebut juga bertujuan memperkenalkan keragaman produk kopi Aceh kepada masyarakat dan menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan terhadap produk lokal. "Festival ini juga sebagai apresiasi terhadap kontribusi yang telah diberikan para pengusaha, lembaga dan pemerhati kopi agar terus konsisten dan termotivasi untuk memajukan kopi Aceh," katanya menambahkan. (ANT)

Awas, Coca-cola Kedaluwarsa Bireuen-andalas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mengimbau masyarakat agar berhati-hati membeli minuman ringan produksi PT Coca-Cola Company. Pasalnya, banyak produk dari perusahaan tersebut yang sudah kedaluarsa/expire date (habis masa berlaku) dan sampai sekarang belum ditarik dari pasar. Temuan masih banyaknya produk Coca-Cola kedaluarsa ini terungkap saat Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bireuen melakukan pemeriksaan pada sejumlah toko. Pemeriksaan itu sendiri dilakukan berdasarkan laporan pedagang yang mengaku rugi karena Coca-Cola tidak menarik produknya. “Ada 30 botol minuman produk Coca-Cola yang sudah kedaluarsa sejak tahun lalu dan sampai sekarang belum ditarik. Di antaranya Fanta, Sprite, dan Isotonik. Saya mengalami kerugian dan saya minta agar diganti dengan minuman yang baru,” ungkap Mukhtar YS, pedagang di toko Dua Saudara, Jalan Kereta Api Samalanga, Bireuen, kemarin. Pedagang di toko Victoria Jalan Sangso, Muhajir, juga mengungkapkan hal serupa. Ia mengaku mengalami kerugian mencapai Rp 2,5 juta, karena semua minuman kadaluarsa terpaksa dibuang. (SI)

ACEH MEMBANGUN

harian andalas | Hal.

14

Aliansi Mahasiswa Minta Direktur RSUD Langsa Dicopot Langsa-andalas Ratusan Aliansi Mahasiswa Kota Langsa bidang Kesehatan menggelar, kemarin unjuk rasa. Dalam aksi tersebut mereka juga membawa berbagai foster dan spanduk tulisan sambil berorasi di halaman Kantor DPRK dan Kantor Wali Kota Langsa. Mereka menuntut direktur Rumah Sakit Umum Daerah Langsa Dr Azhari dicopot dari jabatannya. Para Aliansi Mahasiwa ini menilai, direktur Rumah Sakit Umum Daerah Langsa Dr Azhari selama ini melakukan kebijakan para siluman yang mewajibkan setiap instansi program study pendidikan untuk membayar sewa lahan praktek sebesar Rp 5.000.000 pertahun. Karena tuntutan dari Pemko dan DPRK Langsa untuk pendapatan asli daerah (PAD). "Kalau semua ini hanya rekayasa pihak RSUD Langsa, maka kami dari Aliansi Mahasiwa meminta Direktur tersebut dicopot dari jabatannya. Hal ini karena terlalu banyak masalah yang ada akibat kepemimpinannya," ujar M Husaini koordinator aksi. Disebutkan, RSUD Langsa tidak mengedepankan pertimbangan pentingnya pendidikan, sehingga mengeluarkan kebijakan yang sangat merugikan mahasiswa, khususnya mahasiswa bidang kesehatan yang akan melakukan praktek klinik rumah sakit dari setiap instansi program study keperawatan dan kebidanan. “Untuk itu, kami juga menilai kebijakan RSUD Langsa yang menolak mahasiswa praktek klinik di RSU tanpa dasar dan hukum yang jelas, adalah bentuk

andalas/suharto

UNJUK RASA - Ratusan Aliansi Mahasiswa Kota Langsa bidang Kesehatan ketika menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor DPRK dan Kantor Wali Kota Langsa, Kamis (24/11). pembodohan terhadap dunia pendidikan di Kota Langsa, khususnya pendidikan kesehatan. Kami menilai kebijakan tersebut adalah bentuk penzaliman terhadap dunia pendidikan. Seharusnya RSUD Langsa selaku BUMD/Pemko Langsa mendukung proses peningkatan mutu dan kualitas pendidikan dengan membuka dan mempermudah akses bagi mahasiswa untuk melakukan praktek klinik yang merupakan salah satu mata kuliah praktikulum yang harus dijalani,” kata Husaini. Aliansi Mahasiswa Kota Langsa menolak dan menentang keras kebijakan tersebut yang diberlakukan

untuk para mahasiswa, khususnya mahasiswa kesehatan di Kota Langsa. Untuk itu, Aliansi Mahasiswa Kota Langsa meminta pihak RSUD Langsa untuk menerima mahasiswa kesehatan yang akan melakukan praktek klinik. Kemudian mengutuk prilaku manajemen RSUD Langsa, karena tidak menerima mahasiswa praktek di RSUD Langsa. “Kami juga menolak kebijakan manajemen RSUD Langsa yang membebankan biaya sewa lahan praktek sebesar Rp 5.000.000 pertahun, kepada setiap program study yang ada di Kota Langsa, Aceh Timur dan Aceh Tamiang,” tambahnya.

99 Warga Aceh Terjangkit HIV/AIDS Meulaboh-andalas Jumlah penderita HIV/AIDS di Provinsi Aceh pada triwulan ketiga tercatat 99 jiwa yang didominasi kaum pria akibat melakukan prilaku seks menyimpang, kata Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Pemerintah Aceh, Dr Ormaia Nya' Oemar. "Angka ini sanggat besar peningkatannya, karena pada tahun 2004 lalu hanya ada satu khasus yang kami temukan dan ini sudah harus menjadi perhatian serius dari pemerintah Aceh," katanya usai seminar peringatan hari HIV/AIDS sedunia di Meulaboh, Kamis. Ia mengatkan bahwa Pemerintah sudah sudah menyiapkan berbagai fasilitas medis guna mencegah terjadinya penularan sehingga semakin meningkatkan jumlah penderita. Lebih lanjut dikatakan, dari 17 Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh, hanya tiga daerah yang belum ditemukan adanya korban gejala penyakit mematikan itu, yakni Subulussalam, Kabupaten Aceh Singkil dan Nagan Raya.

Kemudian rata-rata Kabupaten/Kota lain didomisili oleh penderita HIV/AID dari tiga sampai 11 jiwa dan dikhawatirkan jumlah itu semakin meningkat karena kurangnya keterbukaan penderita memeriksakan kesehatan mereka, katanya. Ia mengatakan, terjadinya peningkatan penderita penyakit itu di wilayah Aceh karena para penderita tidak terbuka kepada pihak medis, kemudian penyakit mematikan ini akan terus terinfeksi pada keluarga mereka. "Ini angka yang kami catat, bisa saja jumlah penderita penyakit ini lebih banyak namun tidak ada warga yang mengakui karena malu dan sebagainya, padahal ini sangat berbahaya untuk kehidupan keluarga mereka," imbuhnya. Dr Ormaia menyebutkan, Pemerintah Aceh sudah menyediakan dana untuk pengobatan rutin pasien ini capai 75 dolar AS pertahun umntuk setiap penderita ditambah dengan fasilitas medis di rumah sakit yang diperkirakan mampu disembuhkan.

Lanjutnya, dari data tercatat 99 jiwa tersebut seluruhnya sudah terinfeksi "operteminitas" yang sudah sulit untuk diselamatkan, sementara kemungkinan besar di luar itu banyak korban lain juga namun enggan memeriksakan diri. Solusi lain, katanya, di Aceh yang disebutb sebagai Serambi Mekkah, warganya bisa kembali pada Petunjuk Agama Islam agar tidak terkena penyakit mematikan itu, kemudian mencegah empat penularan yakni pengunaan narkoba, ganti jarum suntik, seks yang menyimpang, dan transfusi darah. "Kalau warga Aceh bisa melakukan saran empat pencegahan tersebut pasti frekwensi peningkatan jumlah penderita bisa ditekan, terutama sekali keterbukaan mereka yang sangat diharapkan agar bisa kami cegah tertular pada keluarga mereka," sebutnya. Pemerintah Aceh menargetkan pemutusan mata rantai paling tidak frekwensi penyakit itu bisa ditekan sampai satu persen dari total penduduk Aceh pada tahun 2015. (ANT)

Jemaah Haji Diharapkan Tingkatkan Kualitas Keagamaan JEMAAH haji asal Aceh yang baru saja menunaikan rukun Islam kelima agar dapat meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan di tengah masyarakat, harap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama setempat Ibnu Sa'dan. "Kami berharap jemaah haji yang telah melaksanakan rukun Islam kelima di Tanah Suci dapat mewarnai kehidupan keagamaan di tengahtengah masyarakat," katanya di Banda Aceh, Kamis. Pernyataan itu disampaikan terkait akan berakhirnya proses pemulangan jemaah haji asal provinsi paling ujung barat Indoensia itu dari Tanah Suci, Arab Saudi pada musim haji 2011. Pada musim haji 1432 Hijriah, Pemerintah Pusat memberikan jatah jemaah haji

TIBA DI ACEH - Sebagian jemaah asal Aceh yang baru tiba dari Mekkah usai menunaikan ibadah haji, dinihari kemarin tiba di Aceh. andalas/int

Aceh yang berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun itu berjumlah 4.803 orang jemaah. Seluruh jemaah haji Aceh tersebut diberangkatkan dengan menggunakan 13 kelompok terbang melalui bandara internasioan Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar. Ibnu juga menyarankan agar para jemaah haji asal bumi Iskandar Muda itu dapat

menjaga dan memelihara kemambrurannya dengan terus meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT. "Seluruh jemaah yang telah melaksanakan ibadah haji agar dapat terus mencerminkan kehidupan yang lebih baik sesuai dengan ajaran Islam," katanya. Menurut dia, dengan adanya keikutsertaan para jemaah haji dalam peningkatan kualitas keagamaan di tengah masyarakat, maka upaya memperbaiki moral bangsa akan terlaksana. (ANT)

Mereka juga minta Wali Kota Langsa Drs Zulkifli Zainon MM dan DPRK Langsa untuk tidak memungut pemasukan atau peningkatan PAD dari kantongkantong miskin mahasiswa, serta meminta segera mencopot Dr Zahari dari PLT Direktur RSUD Langsa. Karena sudah menghambat program Wali Kota Langsa dalam rangka menjadikan Kota Langsa menjadi kota pendidikan. Sementara itu, Wali Kota Langsa Drs Zulkifli Zainon berjanji kepada ratusan Aliansi Mahasiswa Kota Langsa bidang kesehatan, bahwa semua permintaan itu akan dibicarakan kepada DPRK Langsa untuk dapat ditindak lanjuti. (SUHARTO)

Tari Saman Resmi Masuk Daftar UNESCO

andalas/acehkitacom

TARI SAMAN - Anggota Seni Sanggar Seulaweut latihan bersama Tari Saman, Banda Aceh, Kamis (24/11). UNESCO akhirnya resmi memasukkan Tari Saman dalam daftar warisan budaya tak benda. Nusa Dua-andalas Tari Saman akhirnya resmi masuk dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO. Kesepakatan itu diambil dalam sidang ke-6 Komite AntarPemerintah untuk Pelindungan warisan budaya tak benda UNESCO. Berkas nominasi Saman telah disusun dengan teliti dan diajukan kepada UNESCO pada Maret 2010 oleh Menko Kesra, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Aceh, Bupati Gayo Lues, Ibnu Hasim serta pemeritah Kabupaten Gayo Lues dan masyarakat luas. Setelah berkas diperiksa oleh Sekretariat UNESCO kemudian oleh NGO dan pakar internasional, lantas diajukan dalam sidang di Bali pagi ini. Setelah melalui proses panjang, Tari Saman akhirnya dinyatakan memenuhi persyaratan dan telah ditetapkan pukul 09:47 Wita, di Nusa Dua, Bali, Kamis 24 November 2011. Menko Kesra Agung Laksono mensyukuri keberhasilan ini. Dia menyampaikan terima

kasih kepada semua pihak yang telah berjuang untuk meneliti di lapangan, kemudian menyusun berkas serta mendukung dan memperjuangkan nominasi Tari Saman ini sampai ditetapkan di Bali. Agung mengingatkan bahwa upaya pelestarian Tari Saman tidak berakhir dengan penerimaan piagam yang ditandatangani Direktur Jenderal UNESCO, melainkan ini merupakan awal pelaksanaan rencana tindakan untuk melindungi dan mengembangkan warisan budaya Saman oleh semua pemangku kepentingan. Sidang sesi ke-6 merupakan sidang akbar tahunan yang dihadiri lebih dari 500 orang anggota delegasi dari 69 negara, LSM internasional, pakar budaya dan media. Acara ini digelar di Bali International Convention Centre mulai 22-29 November 2011. Indonesia dipercaya oleh 137 Negara Konvensi 2003 UNESCO untuk Pelindungan Warisan Budaya Takbenda untuk menjadi tuan rumah dan memimpin Sidang yang bergengsi ini. (AKC)


Jumat

SAMBUNGAN

25 November 2011

40 Orang Terkaya Indonesia versi Forbes .........(Dari Halaman 1) 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40.

Garibaldi Thohir (USD1,3 miliar) Sjamsul Nursalim (USD1,22 miliar) Ciliandra Fangiono (USD1,210 miliar) Eddy Wiliam Katuari (USD1,2 miliar) Hary Tanoesoedibjo (USD1,19 miliar) Kartini Muljadi (USD1,15 miliar) TP Rachmat (USD1,140 miliar) Djoko Susanto (USD1,040 miliar) Harjo Sutanto (USD1 miliar) Ciputra (USD950 juta) Samin Tan (USD940 juta) Benny Subianto (USD900 juta) Aburizal Bakrie (USD890 juta) Engki Wibowo & Jenny Quantero (USD810 juta) Hashim Djojohadikusumo (USD790 juta) Soegiarto Adikoesoemo (USD770 juta) Kuncoro Wibowo (USD730 juta) Muhammad Aksa Mahmud (USD710 juta) Husain Djojonegoro (USD700 juta) Sandiaga Uno (USD660 juta) Mochtar Riady (USD650 juta) Triatma Haliman (USD640 juta) Handojo Santosa (USD630 juta).

harian andalas | Hal.

15

Mayat Wanita Terpotong-potong di Kebun Tembakau PTPN II .........(Dari Halaman 1) dengan isi goni tersebut, dia pun memeriksanya. Warga Dusun I, Desa Kota Rantang, Hamparan Perak itu sangat terkejut ketika mengetahui kalau goni tersebut ternyata berisi potongan-potongan tubuh manusia. Dia pun ketakutan dan segera meninggalkan lokasi penemuan untuk memberitahukan temuan-

nya itu kepada warga lainnya. Dalam sekejap, informasi itu menyebar luas hingga mengundang masyarakat lainnya berdatangan ke lokasi penemuan mayat. Informasi penemuan mayat yang diduga merupakan korban mutilasi itu akhirnya sampai ke pihak kepolisian. Sejumlah petugas Polsek Hamparan Perak pun langsung turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara.

Petugas kemudian mengumpulkan potongan-potongan tubuh tersebut untuk disatukan kembali. Pada bagian kepala, kondisi gigi atas dan bawah korban dikabarkan kondisinya masih utuh. Sebuah ikat pinggang warna hitam dari kain, BH warna biru, dan celana dalam warna hitam yang ditemukan bersama potongan-potongan tubuh korban, juga ikut diamankan petugas.

Warga masyarakat setempat mengaku tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Ada dugaan mayat itu dibunuh di tempat lain dan mayatnya dipotong-potong sebelum dibuang ke areal perkebunan tembakau itu. Setelah melakukan olah TKP, potongan-potongan tubuh manusia tersebut dibawa petugas ke Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan untuk diotopsi.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Hamparan Perak Kompol M Silaen membenarkan adanya penemuan mayat tanpa identitas itu. Mayat sudah dievakuasi ke RS Pirngadi Medan guna diotopsi. "Barang siapa yang merasa kehilangan anggota keluarga, supaya melapor ke Polsek Hamparan Perak dan Rumah Sakit Pirngadi Medan untuk mengetahui identitas mayat tersebut," imbaunya.(DP)

Bos Djarum Masih Orang Terkaya di Indonesia .........(Dari Halaman 1) semata, sebagian sudah mendiversifikasi usahanya. Total kekayaan dari tiga pengusaha media yang masuk dalam daftar tersebut mencapai US$ 4,18 miliar atau sekitar Rp37,62 triliun. Sementara total kekayaan dari 40 orang yang masuk dalam daftar tersebut mencapai US$ 85,1 miliar, naik 19 persen dibandingkan tahun 2010. Ketiga pengusaha media yang masuk dalam daftar 40 orang terkaya Indonesia, seperti dikutip dari situs Forbes adalah Chairul Tanjung yang berada di urutan ke-11 orang terkaya. Pemilik Para Grup yang bertransformasi menjadi CT Corp itu memiliki kekayaan yang ditaksir sebesar US$2,1 miliar atau sekitar Rp19 triliun pada tahun 2011). Menurut Forbes, pria berusia 49 tahun itu mendapatkan kekayaannya terbesar dari media holding yakni Trans TV dan Trans 7 serta kepemilikan di Bank Mega. Kemudian Hary Tanoesoedibjo. Pemilik MNC Grup itu berada di posisi ke-22 orang terkaya

tahun 2011 dengan nilai kekayaan ditaksir sebesar US$1,19 miliar atau sekitar Rp10,7 triliun. Sukses menggawangi MNC dengan televisi RCTI, Global TV, MNC TV serta Harian Seputar Indonesia, pria 46 tahun itu mulai merambah politik dengan bergabung partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan melebarkan bisnisnya ke batubara. Terakhir Aburizal Bakrie yang dalam daftar berada di posisi ke30 dengan nilai kekayaan US$890 juta. Nilai kekayaan Ical merosot dibanding tahun-tahun sebelumnya disebabkan harus melepas setengah dari kepemilikannya di perusahaan batubara, PT Bumi Resources Tbk untuk membayar utangnya. Ical, 65 tahun yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar hampir tak lagi mengurus langsung bisnisnya. Bakrie Grup seharihari diurus oleh adiknya, Nirwan Bakrie. Bisnis Bakrie Grup cukup menggurita. Selain bisnis batubara, Bakrie juga memiliki bisnis media yang cukup berpengaruh yakni TVOne, Antv dan situs berita Vivanews yang tergabung dalam Visi Media Asia.(VIVA)

Masyarakat Kembali Blokir Jalan Jati .........(Dari Halaman 1) rumah yang menang di Mahkamah Agung (MA). "Namun secara tiba-tiba Pengadilan Negeri Medan melayangkan surat eksekusi tanah tersebut. Pertama pada tanggal 27 Juli, tujuh rumah dihancurkan oleh Pengadilan Negeri Medan," kata Tigor seraya menyebutkan di daerah itu ada 50 lebih keluarga yang mempunyai sertifikat sah dari BPN. Pada Rabu (23/11), masyarakat Jalan Jati juga diundang Kapolresta Medan untuk dimediasi dengan pihak-pihak terkait.

Hadir dalam pertemuan itu Kabag Ops Polresta Medan Yushfi Nasution, perwakilan BPN Medan, perwakilan PN Medan, Kapolsek Medan Timur, Prof Dr Syafruddin Kalo SH MHum selaku pakar hukum dari USU, dan penasihat hukum pemohon eksekusi. Menurut Syafruddin Kalo, surat eksekusi PN Medan yang dilayangkan kepada masyarakat ada keganjilan, karena seluruh pemilik sertifikat yang sudah diterbitkan BPN Medan tidak ada satu pun yang tercantum dalam amar putusan maupun dalam gugatan para penggugat.(ACO)

Melahirkan Saat Usia 5 Tahun .........(Dari Halaman 1) 5 tahun tersebut menjadi ibu termuda di dunia, seperti dilansir Huffingtonpost dan Oddee, Kamis (24/11). Dokter Lozada membawanya ke Lima, ibu kota Peru, untuk mengonfirmasi pada dokter spesialis lain bahwa Lina benarbenar sedang hamil. Satu setengah bulan kemudian, pada 14 Mei 1939, Lina melahirkan anak laki-laki dengan operasi caesar karena panggulnya yang kecil. Operasi dilakukan oleh dr Lozada, dr Busalleu, dan dr Colretta yang memberikan anestesi. Kasusnya dilaporkan secara detail oleh dr Edmundo Escomel ke La Presse Medicale, bersama dengan rincian tambahan bahwa Lina telah mengalami menarche pada usia 8 bulan, perkembangan payudara pada usia 4 tahun. Pada usia 5 tahun Lina sudah mengalami pelebaran tulang panggul dan pematangan tulang. Anak Lina lahir dengan berat 2,7 kg dan diberi nama Gerardo. Saat tumbuh besar, Gerardo percaya bahwa Lina adalah kakaknya, tetapi pada usia 10 tahun ia baru mengetahui bahwa Lina adalah ibunya. Ia tumbuh dengan sehat, namun si anak meninggal tahun 1979 pada usia 40 tahun karena penyakit di sumsum

tulang. Tidak ada bukti siapa yang menghamili Lina Medina. Lina pun tidak pernah mengungkapkan siapa ayah dari anaknya. Ayah Lina pernah ditangkap atas dugaan pemerkosaan dan inses, namun kemudian dibebaskan karena kurangnya bukti. Lina Medina kemudian menikah dengan Raul Jurado, yang menjadi ayah dari anak keduanya pada tahun 1972. Mereka tinggal di sebuah distrik miskin di Lima yang dikenal sebagai Chicago Chico (Little Chicago). Meskipun kasus ini disebut bohong (hoax) oleh beberapa orang, sejumlah dokter telah memverifikasi selama bertahuntahun berdasarkan biopsi, sinar X kerangka janin dalam rahim, serta foto-foto yang diambil oleh dokter yang merawatnya. Pubertas prekoks (pubertas dini pada anak) ekstrem yang terjadi pada anak usia di bawah 5 tahun memang sangat jarang, tetapi bukan tidak pernah terjadi. Kehamilan dan persalinan pada anak kecil juga masih sangat jarang karena pubertas prekoks sangat diperlakukan untuk menekan kesuburan, mempertahankan potensi pertumbuhan dan mengurangi konsekuensi sosial dari perkembangan seksual di masa kecil. (DETIK)

RICUH– Ribuan buruh tertahan oleh kawat berduri pada demo buruh hari ke dua yang menuntut kenaikan Upah Minimum Kota di Batam, Kamis (24/11). Demo yang dilakukan ribuan pekerja ini menjadi anarkis dan menyebar hingga seluruh Kota Batam.

ANARKIS–Polisi melakukan penyisiran para pendemo yang anarkis di Simpang Jam Baloi Batam, Kamis (24/11). Demo buruh yang menuntut besaran UMK ini menjadi anarkis dan menyebar hingga seluruh Kota Batam.

Demo Buruh di Batam Rusuh

.........(Dari Halaman 1)

Kota Batam saat ini sudah porak poranda. Seluruh kaca di dinding gedung berlantai tiga tersebut pecah dan dua pos jaga di gerbang hangus dibakar massa. Di sekitar gedung telah bersiaga ratusan orang polisi. Namun pusat-pusat niaga di dalam kota belum terlihat ada pengamanan mencolok Mobil Anggota DPRD Di hari yang sama sebuah mobil dinas Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau Ahars Sulaiman juga menjadi sasaran kemarahan buruh. Mobil merek Kijang Innova

bernomor polisi BP 40 C itu dibakar para pekerja dalam unjuk rasa yang berkembang menjadi kerusuhan di Kota Batam. "Iya, mobil dinas saya di-stop massa, lalu membakarnya," kata Ahars yang dihubungi melalui telepon. Ia mengatakan, mobilnya saat itu dihentikan pengunjuk rasa dalam perjalanan dari Batu Aji ke Batam Centre. Saat dihentikan paksa oleh pekerja dan dibakar, Ahars tidak sedang berada di dalam mobil. "Waktu itu, saya baru diantar ke Batu Aji. Hanya ada sopir dan anak perempuan saya dalam kendaraan," kata Ahars bercerita.

Anak perempuannya yang berusia 10 tahun langsung disuruh turun secara paksa oleh pengunjuk rasa. "Anak saya trauma, dia melihat mobil itu dibakar di depan matanya secara langsung," kata Ahars. Ahars mengaku memaklumi kemarahan pekerja akibat tuntutan Upah Minimum Kota sama dengan nilai Kebutuhan Hidup Layak belum diakomodiasi pemerintah. Namun, menurut dia, seharusnya pekerja lebih bersabar dan tidak merusak aset pemerintah. Selain mobil Ahars, dikabarkan dua mobil dinas anggota DPRD Batam juga dirusak massa

antara lain yang digunakan Sallon Simatupang. Unjuk rasa pekerja menuntut Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan menyetujui angka kebutuhan hidup layak untuk Batam sebesar Rp1,76 ribu berakhir rusuh setelah tidak mendapat tanggapan pemerintah setempat. Kerusuhan meluas hingga ke beberapa jalan utama kota tersebut. Massa merusak dan membakar Pos Polisi Simpang BNI Batam Centre, Simpang Jam, Simpang Kabil, Simpang Panbil, Simpang Dam, dan beberapa pos lain. Di sekitar Simpang Kabil Batam centre hingga kawasan

Industri Batamindo dan Panbil massa membakar satu unit sepeda motor serta empat unit mobil jenis Suzuki Carry, Toyota Kijang Inova, dan Toyota Avanza. Selain membakar kendaraan bermotor dan pos polisi, massa juga memblokir jalan menuju Batamindo dan Kabil. Pekerja yang hendak masuk kerja dilarang dan diminta kembali pulang. "Tidak ada yang boleh kerja sampai ada kesepakatan KHL Rp1,76 menjadi Upah Minimum Kota (UMK) Batam pada 2012," kata seorang massa yang memaksa puluhan karyawan perusahaan berbalik arah dan pulang.(NET)

Medan Zona Merah Peredaran Narkoba .........(Dari Halaman 1) Kasat Res Narkoba Kompol Juli Agung Pramono SH SIK MHum, menetapkan Medan sebagai zona merah peredaran narkoba. Beberapa wilayah yang dinilai masuk zona merah peredaran narkoba antara lain Pancur Baru (daerah lintasan), Sunggal, Percut Sei Tuan, Medan Baru, Medan Timur, Medan Kota, dan Medan Barat. Meski berulang kali digerebek, kawasan-kawasan itu masih menjadi sarang produksi atau peredaran narkoba. "Meski hanya daerah lintasan, Pancur Batu masuk zona merah karena lokasinya berbatasan langsung dengan Aceh yang notabenenya merupakan kawa-

san penghasil narkotika jenis ganja,” kata Agung kepada andalas, Kamis (24/11). Daerah tersebut mendapat pengawasan khusus dari Sat Narkoba Polresta Medan karena sering digunakan sebagai tempat perlintasan dan peredaran berbagai jenis narkoba. Hal tersebut dapat dibuktikan seringnya Polresta Medan mengungkap kasus narkoba di daerah itu. Kapolresta Medan juga menyebutkan, selain menetapkan zona merah, pihaknya juga mengakui bahwa Medan merupakan daerah transit bahkan peredaran narkoba antarprovinsi bahkan antarnegara. “Berbagai jenis narkoba biasa didatangkan para sindikatnya dari

Malaysia, Aceh, dan Tanjung Balai,” sebut Tagam Sinaga. “Akibat kondisi ini, Pak Kapolda telah menginstruksikan jajarannya, khususnya Polresta Medan dan Polsek sejajaran Polresta Medan untuk menangkap para pelaku narkoba itu,” sambung mantan Kasat Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumatera Utara itu. Atas perintah Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro itu, petugas Res Narkoba Polresta Medan dan Polsek sejajaran Polresta Medan sejak 1 sampai 23 November 2011, berhasil mengungkap 43 kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba dengan jumlah tersangka 53 orang.

Dari hasil pemeriksaan, para tersangka mengakui perbuatannya dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan di Sat Res Narkoba Polresta Medan. Para tersangka juga telah dilakukan penahanan. Barang bukti yang disita, ganja seberat 106,3 kilogram, sabusabu seberat 545,33 gram, pil ekstasi 3 butir, timbangan 2 unit, bong 6 buah, mancis 8 buah, pipet 3 buah, sendok 1 buah, kertas tiktak 1 bungkus, handphone 1 unit, sepeda motor 1 unit, dan uang Rp300 ribu. “Secara umum para tersangka melanggar Pasal 114, 111, 112, 132, 127 Undang-undang RI Nomoe 35 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama

20 tahun, pidana hukuman mati atau denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp10 miliar,” papar Tagam. Tagam memperkirakan, hasil penyitaan barang bukti ganja seberat 106,3 kilogram, sabusabu seberat 545,33 gram, pil ekstasi 3 butir, seluruhnya mencapai Rp600 juta jika dikonversikan dengan harga di pasaran dan bisa menyelamatkan ratusan jiwa. Dalam kesempatan itu, Tagam Sinaga juga mengimbau para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus ke dalam bahaya narkoba. “Pengawasan sejak dini perlu dilakukan para orang tua agar anakanaknya tidak menjadi korban narkoba,” tukas Tagam.(HER)

Mantan Wakapolda Metro Jaya Datangi Kapolresta Medan .........(Dari Halaman 1) ini supaya Tagam Sinaga bisa menanggapi laporan saya, tapi dia (Tagam-red) beralasan sakit. Seharusnya dia lebih memprioritaskan anggota Polri, baik yang masih aktif maupun sudah purnawirawan seperti saya. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Kapolda dan Wakapolda, mereka responnya sangat baik, tapi Kapolresta kurang menanggapi," beber Rajiman dengan nada kecewa saat akan beranjak mening-

galkan Gedung Utama Polresta Medan. Tidak lama setelah kepergian Rajiman, Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga tiba di Gedung Utama Polresta Medan. Namun saat dikonfirmasi soal kedatangan Rajiman, orang nomor satu di jajaran Polresta Medan ini menanggapi komentar Rajiman dengan nada datar. Menurut Tagam, mobil dinasnya sempat berpapasan dengan mobil Toyota Camry bernopol B 1 SIS yang

ditumpangi Rajiman saat keluar dari Mapolresta Medan. "Saya tadi lihat ada mobil itu. Tapi saya tidak tahu kalau itu mobilnya Pak Rajiman. Saya belum pernah ketemu sama orangnya. Kalau beliau menganggap saya menghindar, tentu itu tidak benar. Saya tidak menghindari siapa-siapa. Kalau mau bertemu, silakan saja," ungkap Tagam. Menurut Tagam, beberapa waktu lalu dirinya memang diminta untuk bertemu dengan orang yang bernama Rajiman

Tarigan, melalui Wakapolda. Namun saat itu, dirinya sedang ikut mengamankan aksi unjuk rasa. "Waktu itu saya sedang mengawasi aksi unjuk rasa. Ya, tidak jadi ketemu. Menurut saya, pendangan beliau terhadap saya sangat keliru," ujar Tagam. Secara tegas Tagam Sinaga mengatakan, dalam penanganan kasus, Polri harus tetap profesional, tidak pandang bulu antara keluarga Polri dengan masyarakat umum.

"Secara tegas saya nyatakan, dalam penanganan kasus harus sama-sama memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat. Tidak membedabedakan, karena hukum sama bagi siapa saja," tegas Tagam. Tagam Sinaga juga menegaskan siap dipertemukan dengan mantan Wakapolda Metro Jaya itu. "Saya siap dipertemukan dengan beliau (Rajiman Tarigan-red). Jadi, biar jelas akar permasalahannya," ujar Tagam.(DON/GUS)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Jumat, 25 November 2011 | No: 2040/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Olla Ramlan Impikan Pernikahan Terakhir

Atiqah Hasiholan Jadi Sosialita SAAT ditemui seusai screening film ARISAN 2, Atiqah Hasiholan yang menjadi salah satu pemain pendukung dalam film tersebut mengungkapkan tentang pengalamannya bermain dalam film ini. Apa saja pengalaman yang didapat Atiqah dalam film ini? Dalam film ini, Atiqah menjadi seorang sosialita. Hal ini mengharuskan Atiqah menggambarkan bagaimana kehidupan kaum sosialita yang ada di kota Jakarta. Dalam memainkan sebuah film, Atiqah mengungkapkan bahwa cerita adalah hal yang paling penting yang membuatnya ikut mendukung film tersebut. Selain itu, bisa bekerja sama dengan orang hebat juga menjadi salah satu faktor lain. Saat ditanya mengenai kesulitan dalam memerankan tokoh yang diperankannya dalam film ini, Atiqah mengaku bahwa dia tidak menemui kesulitan yang berarti. Hanya saja, dia harus benar-benar mempelajari gaya hidup sosialita. "Kesulitan ya gak ada ya. Secara gak langsung cukup mengenal karakter itu. Meski harus mempelajari gimana cara sosialita yang mau dianggep dan paling hits. Ini pertama kali dapet peran glamour biasanya jadi wanita susah, di film ini didandanin biar oke," ungkap Atiqah yang juga beradu akting dengan Rio Dewanto di film ini. (NET)

Aliya Menari SETELAH akad nikah, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) - Siti Ruby Aliya Rajasa (Aliya) duduk di panggung pelaminan, menjalani prosesi suapan oleh masing-masing ibu kedua mempelai. Ayah masing-masing kedua mempelai juga memberikan restu dengan memercikkan air ke kening mereka. Selanjutnya prosesi Cacap-Cacapan, yakni pemberian restu oleh perwakilan pinisepuh dari keluarga mempelai yaitu oleh adik ipar Presiden Yudhoyono, Hadi Utomo. Mereka selanjutnya didampingi kedua orang tua masing-masing menuju pelaminan. Tarian Pagar Penyambung kemudian diperagakan oleh pengantin wanita, didampingi delapan pengiring yang salah satunya adalah adik Aliya sendiri. Tari Pagar Penyambung dilakukan oleh pengantin wanita yang berdiri di atas pinggan besar dari perak. Tarian ini melambangkan perpisahan mempelai wanita dari kehidupan remaja dan sikap serta tindakannya tidak bebas karena telah ada dalam kehidupan rumah tangga. Saat Aliya menari, Ibas mendampingi dari belakang dan memperhatikan dengan seksama. Usai tarian Pagar Penyambung, kedua mempelai kemudian sungkem meminta restu kepada Presiden Yudhoyono, Ani Yudhoyono, Hatta Rajasa dan Okke Hatta Rajasa. Sungkem dan permintaan restu juga dilakukan kepada ibunda dari SBY, Siti Habibah, Ibunda dari Ani Yudhoyono, Sunarti Sarwo Edhie Wibowo

dan ibunda Hatta Rajasa Siti Nurbaya. Usai prosesi tersebut, kemudian dilanjutkan dengan sambutan pihak keluarga yang diwakili Djoko Suyanto. Sementara itu sejumlah artis juga menyemarakkan panggung di Istana Cipanas antara lain Andien, Vina Panduwinata dan Vidi Alviano. Sesepuh Keluarga Beri Restu Prosesi pernikahan Edhie Baskoro Yudhoyono dengan Siti Ruby Aliya Rajasa di Istana Cipanas, Cianjur, diakhiri dengan pemberian restu dari kedua orang tua dan juga sesepuh kedua keluarga. Setelah menjalani proses akad nikah pada Kamis pagi, kedua mempelai kemudian menjalankan prosesi adat Munggah atau penerimaan pengantin pria di keluarga pengantin wanita. Prosesi itu diawali dengan arakarakan rombongan pengantin menuju dekat pelaminan diiringi dengan

rebana. Setelah itu keduanya duduk di depan panggung pelaminan dan menjalani prosesi suapan terakhir dari masing-masing ibu kedua mempelai. Selanjutnya ayah dari masingmasing kedua mempelai memberikan restu dengan memercikkan air ke kening kedua mempelai. Dilanjutkan prosesi Cacap-Cacapan yaitu pemberian restu oleh perwakilan pinisepuh dari keluarga mempelai yaitu oleh adik ipar Presiden Yudhoyono, Hadi Utomo. Usai Cacap-Cacapan, kedua mempelai didampingi oleh kedua orang tua masing-masing menuju pelaminan. Kedua mempelai kemudian sungkem meminta restu kepada Presiden Yudhoyono, Ani Yudhoyono, Hatta Rajasa dan Okke Hatta Rajasa. Sungkem dan permintaan restu juga dilakukan kepada ibunda dari SBY, Siti Habibah, Ibunda dari Ani Yudho-

yono, Sunarti Sarwo Edhie Wibowo dan ibunda Hatta Rajasa, Siti Nurbaya. Usai prosesi tersebut, kemudian dilanjutkan dengan sambutan pihak keluarga yang diwakili oleh Djoko Suyanto. Para tamu kemudian menyampaikan ucapan selamat antara lain mantan Wapres Hamzah Haz, mantan Wapres Try Sutrisno, mantan Wapres Jusuf Kalla, Direktur UNESCO Irina Bokova, Ketua MPR Taufiq Kiemas, Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua DPD Irman Gusman, para duta besar negara sahabat, menteri kabinet Indonesia Bersatu II, sejumlah pejabat lainnya. Edhie Baskoro Yudhoyono dan Siti Ruby Aliya Rajasa, pukul 10.15 WIB secara resmi menikah dan menjadi suami istri setelah akad nikah yang berlangsung di ruang Yudhistira Istana Cipanas, Cianjur. Ibas, demikian Edhie Baskoro akrab dipanggil, menjalani ijab kabul dengan berjabat tangan dengan Hatta Rajasa, selaku ayah dan wali nikah dari Aliya Rajasa. Saat mengucapkan ijab kabul, Ibas cukup lancar mengucapkan kabul sementara Hatta Rajasa pun secara tenang dan lancar menikahkan Ibas. Acara ijab kabul dipimpin oleh Kepala KUA Cipanas, Muhtar dan disaksikan oleh Wapres Boediono dan Amien Rais sebagai saksi pernikahan. Sementara resepsi pernikahan dengan adat Jawa akan diselenggarakan pada Sabtu (26/11) di Jakarta Convention Centre (JCC) pukul 19.30 WIB.(NET)

JIKA kebanyakan wanita menginginkan sebuah pernikahan yang indah layaknya cerita Cinderella, Olla Ramlan yang sebelumnya pernah gagal dalam pernikahannya punya impian tersendiri mengenai pernikahannya nanti. "Perkawinan yang indah kayak Cinderella stroy impian semua wanita, bagaimana pernikahan itu sendiri, kalo saya menikah bukan nikah yang pertama, kalo nikah lagi saya pingin jadi pernikahan yang terakhir," ungkap Olla Ramlan. Olla juga menyarankan agar orang-orang yang akan menikah hendaknya tidak hanya fokus kepada acara pernikahannya saja. Olla yang pernah gagal dalam pernikahan pertamanya ini memberi petuah agar orang yang menikah juga harus memikirkan bagaimana cara menjaga pernikahan tersebut agar tetap indah. "Orang nikah maunya yang bagus yang indah. Cuman kadang-kadang sebagai manusia lupa bagaimana kita harus mempertahankan perkawinan tersebut supaya tetap indah," tambah Olla Ramlan. Sementara itu, meskipun pernah gagal dalam pernikahannya yang pertama, Olla mengaku tidak takut untuk sekedar bermimpi tentang konsep pernikahannya nanti. Namun, dia mengaku bahwa dia tidak mau takabur.(NET)

Citra Idol Sempat Pesimis SEJAK diputar di berbagai media, lagu Every Body Knew yang dinyanyikan oleh Citra Idol menjadi semakin terkenal di telinga masyarakat Indonesia. Namun siapa sangka Citra sempat pesimis mengenai lagu ini. Diceritakan Citra saat ditemui di acara preskon 'Save A Teen Charity', kemarin, Citra mengakui bahwa dirinya sempat meragukan lagu yang dinyanyikannya itu. Pasalnya, lagu ini sempat dianggap hanya akan laku beberapa kalangan saja. Tampaknya, segala keraguan Citra terbukti salah. Lagu yang dinyanyikannya ini ternyata laku berat di seluruh kalangan masyarakat Indonesia. "Tapi ternyata karena di radio banyak diputar, mungkin ada yang mengalami, dan liriknya ringan, akhirnya banyak yang suka, dan bisa diterima. Lagu ini bisa diterima perempuan dan laki-laki. Lagu ini bukan untuk mengajak galau," ungkap Citra. Berkat lagu ini, nama Citra Idol menjadi semakin melambung. Citra mengakui bahwa sejak sukses membawakan lagu ini, banyak sekali tawaran menyanyi yang diterima olehnya. (NET)


Harian Andalas 25 November 2011