Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Kamis, 28 Oktober 2010 | No: 1726/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Kejatisu Didesak Tahan Rahudman Medan-andalas Sejumlah elemen masyarakat menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) yang telah menetapkan mantan Sekda Tapanuli Selatan (Tapsel), Rahudman Harahap, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Tapsel tahun 2005 senilai Rp1,59 miliar.

Tsunami Mentawai: 154 Tewas, 400 Hilang Padang-andalas Jumlah korban akibat bencana tsunami di Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) terus bertambah. Data terbaru, angka korban tewas mencapai 154 orang. Jumlah ini masih sementara karena petugas masih terus melakukan pencarian. "400 Orang masih hilang, 15 orang mengalami luka berat dan 25 orang mengalami luka ringan," kata Staf Khusus Presidan Bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Andi Arief, saat dihubungi, Rabu (27/10). Andi memperoleh data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar. Selain itu didapatkan juga data mengenai ba-

Dukungan dan apresiasi kepada Kejatisu itu datang dari Koordinator Konsorsium Masyarakat Anti Korupsi Sumatera Utara (KMAKSU), Sugiat Santoso SE, Ketua Umum Pimpinan Pusat Aliansi Masyarakat Peduli Pembaharuan (PP-AMPP) Amran Pulungan SE, dan Ketua Forum Kajian Strategi Pembangunan Sumatera Utara (FKSPSU) Gunarto Azis

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15 andalas/rony muharrman

BELUM DIBONGKAR–Billboard milik PT Multigrafindo bergambar Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno di Jalan Imam Bonjol dekat Bandara Polonia Medan, hingga Rabu (27/10) masih dibiarkan berdiri karena Wali Kota dan Dinas Pertamanan Kota Medan diduga 'takut' membongkarnya meski tak berizin.

Jangan Dipeti-es-kan

PT Star Indonesia Gugat Wali Kota Medan Mbah Maridjan

Mbah Maridjan Bukan Juru Kunci Merapi Yogyakarta-andalas Masyarakat mengenal sosok Mbah Maridjan sebagai juru kunci atau kuncen Gunung Merapi. Namun Sri Sultan Hamengku Buwono X justru menyebut, pria yang ikut menjadi korban awan panas Merapi itu bukanlah juru kunci Gunung Merapi. "Mbah Maridjan bukan juru kunci Gunung Merapi, tapi juru kunci keraton untuk sebuah upacara di Gunung Merapi," kata Sultan usai menghadiri rapat koordinasi di posko utama Pakem, Sleman, Yogyakarta, Rabu (27/10). Sultan yang saat ini menjabat sebagai Gubernur DIY pun menyatakan rasa duka citanya atas tewasnya Mbah Maridjan. "Ya Bersambung ke Hal. 15

Diprotes, Penurunan Rupang Buddha Medan-andalas Sejumlah tokoh masyarakat Tionghoa di Medan memberikan perhatian khusus atas rencana Pemerintah Kota (Pemko)Tanjung Balai menurunkan Rupang Buddha Amitabha di lantai 4 Vihara Tri Ratna di tengah Kota Tanjung Balai Sumatera Utara, Rencana penurunan tersebut dinilai bernuansa sara sehingga ini perlu menjadi perhatian semua pihak termasuk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (KakanMenag) Sumut. Hal ini ditegaskan tokoh Masyarakat Tionghoa Medan,” Hasyim SE kepada andalas, Rabu (27/10). Lokasi rupang Amitabha berada di dalam areal Vihara jadi rencana penurunan oleh Pemko Tanjung Balai cukup aneh dan tidak mempunyai alasan yang kuat. "Kita minta pihak Bersambung ke Hal. 15

Medan-andalas PT Star Indonesia menggugat Wali Kota Medan atas pembongkaran kerangka videotron di Jalan Imam Bonjol dekat Bandara Polonia Medan milik PT Star Indonesia. Gugatan itu disampaikan Direktur Utama PT Star Indonesia Iskandar ST melalui tim kuasa hukumnya Syahril SH SpN, Drs Hasnul Amar SH, dan A Herwan Bispo SH. "Gugatan sudah kami layangkan ke Pengadilan Negeri Medan siang

tadi," kata Syahril kepada wartawan di Medan usai menyampaikan berkas gugatan PT Star Indonesia ke PN Medan, Rabu (27/10) petang. Menurut Syahril, tidak hanya Wali Kota Medan yang digugat, PT Star Indonesia juga menggugat Kepala Dinas Pertamanan Medan yang menjadi eksekutor pembongkaran videotron tersebut. Syahril mengatakan dasar gugatan PT Star Indonesia adalah sikap Wali Kota Medan tidak mengindah-

kan perikatan kerja sama yang dibuat antara PT Star Indonesia dengan Wali Kota Medan pada tahun 2008. Di dalam perikatan kerja sama itu, kata Syahril, Wali Kota Medan memberikan izin lokasi videotron kepada PT Star Indonesia di Jalan Imam Bonjol dekat Bandara Polonia Medan. Dalam perikatan kerja sama yang

Syamsul Ditahan, Gatot Sedih Medan-andalas Ketika ditanya bagaimana perasaannya saat memimpin pelantikan Pejabat Wali Kota Gunung Sitoli dan Pejabat Bupati Nias Barat, Wagubsu Gatot Pujo Nugroho mengaku saat memimpin pelantikan, dia merefleksikan kepada diri sendiri, sudah sejauh mana kepemimpinannya bisa memberikan manfaat kepada seluruh rakyat Sumut. “Kalau ditanya seperti apa perasaan saya saat ini, terus terang saat ini gigi saya lagi bermasalah dan hilang satu. Ini saja sudah membuat saya merasa kehilangan, apalagi kepada Gubsu Syamsul Arifin, jelas saya merasa sangat kehi-

LEMBAGA Perlindungan Korban Mafia Hukum Amanah Rakyat Madani (LPKMH Armada) Sumatera Utara mengingatkan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan jajarannya agar tidak mempeties-kan kasus Rahudman Harahap. Wali Kota Medan itu telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAD) Pemkab Tapsel sebesar Rp1,5 milar pada tahun 2005 sewaktu Rahudman

langan seorang sahabat sekaligus guru,” ungkap Wagubsu sedih, Rabu (27/10). Terkait kebijakan Pemprovsu untuk memberikan advokasi hukum kepada Gubsu, kendati saat ini DPP Partai Golkar sudah melakukannya, Wagubsu menjelaskan secara normatif hal tersebut akan dilakukan oleh Biro Hukum Setdaprov Sumut. “Tak hanya itu, saya berharap seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk memanjatkan doa kepada Gubsu H Syamsul Arifin agar diberi kebaikan, ketabahan, dan keimanan untuk menjalani cobaanBersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Terus terang saat ini gigi saya lagi bermasalah dan hilang satu. Ini saja sudah membuat saya merasa kehilangan, apalagi kepada Gubsu Syamsul Arifin.’

GATOT PUDJO NUGROHO WAKIL GUBSU

Bersambung ke Hal. 15

Gagal Jadi Ketua Demokrat DITETAPKANNYA mantan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapanuli Selatan, Rahudman Harahap, yang kini menjabat Wali Kota Medan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi, membuat posisinya yang selama ini disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, menjadi terancam, bahkan hampir bisa disebut bakal mengalami kegagalan. DPC Partai Demokrat Medan mengatakan bila nanti Rahudman Harahap terbukti bersalah, partai pemeBersambung ke Hal. 15

Benjolan di Hidung Bayi Itu Terus Membesar Novrianto Guci (22) dan Weny Sudrayanti (19) merasa bahagia dengan akan lahirnya anak pertama mereka. Namun, rasa terkejut dan kesedihan mendalam begitu mengetahui anak pertama mereka yang diberi nama Rafa Rizki Pratama lahir dengan memiliki kelainan di bagian hidung dan kepala. Rafa Rizky Pratama (4), penderita kelainan pada bagian wajah dijaga oleh ibu dan anggota keluarganya saat tiba di Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan, Rabu (27/10).

“BEGITU anak kami lahir, di hidungnya sudah

ada benjolan sebesar tutup botol atau botol markisa,” ujar Novrianto, Rabu (27/10) saat membawa anaknya di IGD Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan (RSUPM). Dikisahkannya, sewaktu usia kehamilan istrinya 9 bulan dilakukan pemeriksaan dengan Ultrasonografi (USG) di rumah sakit Mitra Husada Tangerang dan dikatakan dokter kemungkinan ada kelainan pada buah hati mereka. “Aku tidak menyangka dan terkejut mengeBersambung ke Hal. 15


Kamis 28 Oktober 2010

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

andalas

PKL Resah Dikenai Pajak 10 Persen

Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN UMUM II MA Siddik Surbakti PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung KOORDINATOR LIPUTAN Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Cut Yulianti REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Raja P Simbolon Binsar Simatupang,Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felik Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman MANAGER SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BCA KCP Tomang Elok a/n Hasan Insja No. Rekening 7865044917 BRI KCP Kapten Muslim a/n Hasan Insya No. Rekening 0635-01-012885-50-4 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Dari Bencana ke Bencana DARI bencana ke bencana ! Begitulah keadaan yang melanda negeri kita beberapa tahun terakhir ini. Baru usai angin puting beliung di Sumut, menyusul banjir bandang di Wasior Papua Barat, banjir di Jakarta. Dan yang terbaru dalam waktu bersamaan, badai tsunami menghantam Melawai Sumatera Barat menewaskan ratusan orang, serta letusan Merapi di Yogyakarta. Bencana, betapapun terasa merugikan, juga terdapat pelajaran yang harus diambil. Ada hikmahnya yang bisa dipetik, agar kita bisa hidup dan mengelola alam kehidupan kita dengan lebih baik dan lebih bijak. Hati kita trenyuh menyaksikan akibat tsunami yang melanda Mentawai dan letusan Merapi. Seperti biasanya, berbagai komentar dan silang pendapat lalu bermunculan. Yang satu berkata begini dan yang lain berkata begitu. Yang satu menyalahkan, lainnya sibuk membantah. Sementara bencana yang sudah terjadi membutuhkan penanganan nyata, bukan sibuk saling menyalahkan. Memang ada yang salah ketika sebuah bencana terjadi, apalagi itu bencana ekologis. Bukan bencana alam seperti gempa tektonik atau vulkanik. Jika dirunut secara saksama hingga pangkalnya, bencana ekologis pastilah akibat dari akumulasi kesalahan manusia memperlakukan lingkungan ekologisnya sendiri, seperti terjadi di Mentawai. Penyebab bencana ekologis haruslah diketahui dengan pasti dan diakui dengan jujur. Semuanya terutama untuk menjadi pelajaran.Menjadikan bencana ekologis Mentawai sebagai pelajaran, bukan hanya untuk penduduk di sekitar Mentawai saja. Ia juga harus jadi pelajaran bagi warga negeri ini semuanya. Sebagai misal, bagi warga Kota Medan, khususnya masyarakat yang berada dalam cakupan Daerah Aliran Sungai (DAS) Deli. Di sekitar itu selalu rawan terkena terjangan banjir.Namun hingga kini belum kelihatan upaya serius Pemko Medan untuk mengatasinya. Bila kecenderungan perusakan lingkungan terus terjadi di hulu DAS, dan pendangkalan waduk akibat sedimen terus dibiarkan terjadi, maka datangnya bencana hanya soal waktu saja. Bila itu terjadi, kita tidak bisa bayangkan akibatnya. Kota Medan dan Sumatera Utara juga tidak akan luput dari bencana dahsyat. Tentu saja kita semua tidak mengharapkan itu akan terjadi. Tapi, kita tidak hanya bisa mengharap saja. Harus ada upaya konkrit yang dilakukan bersama untuk mencegah berlanjutnya kerusakan dan pengrusakan lingkungan DAS Sungai Deli. Kerusakan harus segera dibenahi, pengrusakan harus dihentikan, sekarang juga. Untuk melakukan hal ini diperlukan keterlibatan semua pihak. Kesadaran masyarakat amat dibutuhkan agar tidak merusak lingkungan hanya demi kepentingan ego sendiri. Bahkan kesadaran masyarakat dibutuhkan sebaliknya, yaitu memelihara lingkungan. Pemerintah harus tegas menegakkan law enforcement untuk memelihara lingkungan. Jangan ada inkonsistensi menegakkan aturan yang sudah ada dan jangan ada yang tergoda dengan sogokan lalu memberi peluang eksploitasi lingkungan DAS destruktif. Tokoh masyarakat dan tokoh agama harus ikut serta selalu mengingatkan masyarakat, betapa dahsyat akibat bencana bila lingkungan DAS terus dirusak. Demikian halnya di daerah-daerah yang lain. Gerakan membangkitkan kesadaran bersama untuk menghentikan pengrusakan lingkungan haruslah dilakukan dengan gencar tanpa henti.Semua itu perlu dilakukan, dan kita semua perlu terlibat, agar bencana ekologis tidak terulang atau berulang-ulang terjadi di mana-mana. Mari, menjadi bangsa yang pandai belajar dari pengalaman. (**)

2

andalas/ asiong

RESAH-Pedagang resah atas rencana Pemko Medan mengenakan pajak 10 persen bagi pedagang kaki lima.

Tantangan Lantamal Makin Kompleks Medan-andalas Panglima Armada RI Kawasan Barat, Laksamana Muda TNI Marsetio mengungkapkan, tantangan tugas Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut semakin kompleks seiring dengan pesatnya perkembangan lingkungan global. “Tantangan tugas TNI Angkatan Laut termasuk Lantamal (Pangkalan Utama TNI AL, red) akan semakin kompleks mengingat begitu cepatnya perkembangan dan perubahan lingkungan yang terjadi,” katanya pada upacara serah terima jabatan Komandan Pengkalan Utama TNI AL I dari Laksamana Pertama Syarif Husin kepada Laksamana Pertama Amri Husaini. Kompleksitas tantangan itu, menurut Marsetio, harus senantisa siap dihadapi secara profesional

oleh segenap jajaran TNI AL di wilayah kerja Lantamal I. Wilayah kerja Lantamal I membentang mulai dari perairan Pulau Rondo, sepanjang Selat Malaka, pantai timur Provinsi Kepulauan Riau dan sebagian berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga yaitu Malaysia, India dan Thailand. “Dengan wilayah kerja yang sedemikian luas serta berbatasan langsung dengan negara tetangga, tentunya mengandung kompleksitas persoalan yang tidak ringan,” ucap Marsetio. Selama tahun 2010, ungkapnya, banyak kejadian menonjol terjadi di wilayah kerja Lantamal I, di antaranya perompakan sebanyak 55 kasus, kecelakaan kapal 14 kasus, imigran gelap, ilegal fishing, ilegal logging, pelanggaran wilayah dan kasus pencemaran lingkungan hidup. Menyikapi banyaknya tantangan dan masalah itu, menurut dia, TNI AL akan terus berupaya melakukan perubahan secara positif. Upaya tersebut senantiasa wajib

dibarengi dengan sikap profesionalisme, moral dan keberanian melalui kerja cerdas yang lebih terarah, terukur dan bertanggung jawab, katanya. Marsetio juga minta kepada segenap jajaran Lantamal I membangun sinergi dengan sesama komponen TNI, Polri, instansi pemerintah, masyarakat dan menghormati adat istiadat setempat demi kelancaran pelaksanaan tugas. Dia menilai Lantamal I dari waktu ke waktu telah mampu menunjukkan kredibilitas dalam melaksanakan tantangan tugas dan fungsinya secara optimal. “Keberhasilan itu tidak terlepas dari hasil pembinaan para pejabat Danlantamal I sebelumnya,” ujar Pangarmabar. Upacara serah terima Danlantamal I berlangsung di halaman Markas Komando Lantamal I Belawan dan dihadiri antara lain Ketua DPRD Sumatera Utara H Saleh Bangun, Wakil Gubernur Sumut Gatot Pujonugroho dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Sution Usman Aji. (BIN/ANT)

Degradasi Moral Lemahkan Daya Saing Bangsa Sumpah Pemuda diharapkan bisa menjembatani segenap anak bangsa agar senantiasa mengemban peran the makers of history (penentu sejarah). Demikian dikatakan Wakil Ketua Fraksi-Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan DPRD Medan, Hasyim SE, di Medan, Rabu (27/10), terkait dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda hari ini, Kamis (28/10). Menurutnya, Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada 28 Oktober 1928 sebagai cikal bakal lahirnya bangsa Indonesia. Peringatan Sumpah Pemuda ke-82 ini, diharapkan mampu mempererat persatuan dan kesatuan anak bangsa. “Degradasi moral, problem terbesar saat ini dan berpotensi mengikis komitmen anak bangsa untuk mengemban peran The Maker Of History tersebut,” ”ujar Anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Medan ini. Dikatakannya, degradasi moral

jika diabaikan begitu saja dan tidak lekas diimbangi dengan upaya-upaya perbaikan yang intensif dan optimal, maka akan berpotensi menjegal kemampuan negeri ini menghadapi persaingan global. “Bapak Proklamator Ir Soekarno pernah mengingatkan akan Hasyim SE pentingnya Jasmerah (jangan sekali-kali melupakan sejarahred),” sebutnya. Politisi partai berlambang banteng moncong putih tersebut juga menyebutkan, melalui titian sejarah setidaknya generasi saat sekarang akan menemukan masa lalu yang dapat lebih memotivasi dalam perjuangan bangsa kedepan. Jauh sebelum kemerdekaan tercapai, jauh sebelum bangsa ini lahir, jauh sebelum bangsa penjajah mencengkeram bangsa di negeri ini dengan belenggu penjajahan,

ratusan tahun lalu telah lahir generasi yang mampu membangun karya spektakuler yakni candi Borobudur yang meskipun terbuat dari batu hingga kini tetap saja berdiri kokoh. “Kalau ratusan tahun silam generasi di negeri ini bisa menghasilkan karya spektakuler, tentunya tak menutup kemungkinan karya yang lebih spektakuler lagi dapat dihasilkan para generasi muda saat sekarang ini” kata Hasyim yang juga anggota Komisi C DPRD Medan. Hasyim berharap, generasi muda tetap berpegang pada empat pilar utama negara, yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Empat pilar ini hendaknya menjadi acuan dalam kehidupan sehari-harinya. Dijelaskannya, Indonesia masih tertinggal dalam multibidang dengan negara lain. (SIONG)

Medan-andalas Nasib pedagang kaki lima (PKL) di Medan bakal semakin terpuruk. Pasalnya, Pemerintah Kota Medan (Pemko Medan) mengeluarkan kebijakan mengenakan pajak 10 persen bagi PKL, seperti yang dilakukan pada hotel dan restoran. Salah seorang PKL yang biasa mangkal di Jalan Yos Sudarso Simpang Tti Papan mengakui, rencana pemberlakuan pajak bagi PKL ini sangat meresahkan mereka. “Kalau dikenai pajak, tapi akhirnya digusur juga buat apa. Ini namanya pemerasan,” ujar seorang PKL bermarga Saragih (40) kepada andalas, Rabu(27/10). Dirinya mengaku sudah bolak balik digusur oleh aparat pemko. Bahkan, pernah gerobak dagangannya diangkut oleh satpol PP. “Masa pendapatan pas-pasan, masih ditagih juga pajaknya. Ini tidak manusiawi,” tambahnya. Sedangkan Mama Mita (34) mengatakan, jika pemko menjamin tidak ada pengusuran bagi PKL, dia setuju-setuju saja dikenakan pajak 10 persen. “Kalau wali kota jamin tak ada penggusuran, tidak apa dikenakan pajak,” ucapnya saat ditemui di lapaknya, Jalan Yos Sudarso Simpang Kantor Medan. (IKA)

KNPI: Ganti Kadispenda Sumut Medan-andalas Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Utara (Sumut), Ir H Akhmad Yasyir Ridho Loebis meminta kepada Gubsu segera mengganti Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Sumut Drs H Syafaruddin MM, karena tidak mampu menunjukkan kinerja yang baik. “Kita minta Gubsu untuk mengganti Syafaruddin sebagai Kadispenda. Akhmad Yasyir Ridho Loebis Dia sudah terlalu lama menjabat, sehingga tidak mampu lagi menunjukkan kinerja yang baik,” ujar Yasyir Ridho Loebis didampingi Wakil Ketua Sugiat Santoso, Jon Masren Saragih, dan Jonson Sihaloho, kepada wartawan di Medan, Rabu (27/10). Menurut Yasyir Ridho Loebis, Syafaruddin tidak mampu menerjemahkan visi dan misi Gubsu. Dengan demikian maka, banyak hal yang terbengkalai akibat kinerjanya yang sangat buruk tersebut. Selain itu, menurut Ridho Loebis, Kadispenda sangat lamban. Kelambanan dan kinerja yang buruk itu membuat pembangunan di Sumatera Utara terkendala dan jalan di tempat. “Sudah saatnya jabatan Kadispenda dilakukan penyegaran. Sebab, masih banyak lagi putra-putri Sumatera Utara yang mampu berbuat lebih baik dalam menerjemahkan visi dan misi GubsuWagubsu,” tandas Ketua KNPI Sumut ini. Kalangan pemuda berharap, Kadispenda Sumut tidak hanya bisa duduk-duduk, tetapi harus kreatif, inovatif. “Mungkin dia (Syafaruddin-Red) sudah terlalu lama menjabat Kadispenda, sehingga mengalami kejenuhan. Karenanya, Gubsu perlu segera melakukan penyegaran jabatan di Kadispenda Sumut ini,” tandas Yasyir Ridho Loebis. (HAM)

Seks Bebas Penyebab Utama HIV/AIDS Medan-andalas Seks bebas (heteroseksual) kini menjadi penyebab utama dari HIV/AIDS setelah bertahun-tahun sebelumnya narkoba suntik menjadi penyebab utama. Hal itu diungkapkan Kadis Kesehatan Sumut dr Chandra Syafei SpOG melalui Project Officer Global Fund, Andi Ilham Lubis, kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (27/10). “Dari gambaran kasus HIV/ AIDS di Sumut, hingga September 2010 terdapat 2456 kasus HIV/AIDS. Penyebab terbesar adalah heteroseksual sebanyak 1322, diikuti IDUs (Intra Drug User/narkoba suntik) denga 860 kasus. Sedangkan faktor risiko penggabungan keduanya 118 kasus,” kata Andi. Tambahnya, jumlah kumulatif HIV/AIDS menurut golongan umur di Provinsi Sumut terbesar usia 2029 tahun dengan 1299 kasus, usia 30-39 tahun sebanyak 817 kasus. “Kasus yang terbanyak masih Kota Medan dengan 902 orang,” ujar Andi. Sementara itu, Ketua Tim HIV/AIDS RSU dr Pirngadi Medan, dr Irwan Fahri Rangkuti SpKK, menjelaskan. hingga tahun 2010, total kasus HIV yang dirawat di RSUPM tercatat 89 kasus, sebanyak 65 orang aktif mengomsumsi ARV. Menurutnya, sesuai prediksi Orang Dengan HIV/ AIDS (ODHA) banyak seperti fenomena gunung es yang hanya tampak di permukaan. Dengan penemuan kasus yang makin banyak, menunjukkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat semakin tinggi untuk memeriksakan dirinya. “Semakin cepat datang memeriksakan diri, semakin lama usia bertahan hidup dengan obat ARV (antiretroviral). Diperlukan kerjasama untuk menghilangkan stigma buruk perihal HIV/AIDS,” tambahnya. Sementara mengenai penanggulangan HIV/ AIDS di RSUPM, Irwan mengatakan rumah sakit hanya menerima mereka yang datang melakukan pemeriksaan. (YN)


Kamis 28 Oktober 2010

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

3

Muktamar Pemuda Muhammadiyah

Sumut Komit Menangkan Saleh Daulay Medan-andalas Sebanyak 30 peserta rombongan Muktamar Luar Biasa (MLB) Pemuda Muhammadiyah se Sumatera Utara, akan diberangkatkan menuju Jakarta. Rombongan yang mengikuti Muktamar mulai 30-31 Oktober 2010, dipusatkan di kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). “30 peserta dipastikan berangkat Jumat ini. MLB merupakan lanjutan Muktamar pada Mei 2010, yang mengalami deadlock,” kata Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumut, Anang Anas Azhar MA, didampingi Sekretaris Hasrat Efendi Samosir MA, dan koordinator pemberangkatan, Ihsan Rambe SE, M.Si menjawab wartawan di Medan, Rabu (27/10). Dijelaskan, MLB Pemuda Muhammadiyah, merupakan kelanjutan Muktamar yang sudah digelar pada Mei 2010 lalu. Sebab, pada Mei lalu, Muktamar mengalami kebuntuan seputar mekanisme pemilihan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah. “Kita berharap, MLB ini berjalan sukses dan menghasilkan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah yang sah, berdasarkan pemilihan yang dilakukan seluruh PWPM dan PDPM se Indonesia,” katanya. Di bagian lain, Anang dan Hasrat menyebutkan, peserta MLB Pemuda Muhammadiyah dari Sumut memiliki beban berat. Pasalnya, MLB di Jakarta, Pemuda Muhammadiyah tetap memberikan komitmen untuk mencalonkan kandidat Dr Saleh P Daulay MA sebagai kandidat ketua umum. “Sampai sekarang, kita masih solid untuk mengantar Saleh P Daulay menjadi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2010-2014. Ini sudah keputusan final, yang diputuskan pada Rapimwil PW Pemuda Muhammadiyah Sumut tahun 2009 lalu,” kata Anang. Dikatakan, Pemuda Muhammadiyah saat ini perlu mereformasi diri. Baik secara internal maupun ekternal. “Maka, figur yang tepat untuk itu, adalah sosok Saleh Daulay,” ujarnya seraya menyebutkan, sebagai seorang dosen Pascasarjana UIN, Saleh P Daulay juga merupakan lulusan State Colorado University, AS. Dengan modal keilmuan dan pengalaman organisasi, Saleh P Daulay diyakini mampu membawa isu perubahan di internal Pemuda Muhammadiyah empat tahun ke depan. (HAM)

Pemprovsu Bantu Korban Mentawai Medan-andalas Wagubsu Gatot Pujonugroho ST mengatakan, Pemprovsu sudah mengirim bantuan kepada korban bencana alam gempa dan tsunami di Mentawai Sumatera Barat yang menewaskan ratusan warga setempat. “Bantuan kemanusiaan sudah kita kirimkan ke sana untuk saudara kita yang sedang dilanda bencana di Mentawai. Bantuan materi sudah terkumpul lebih seratus juta rupiah. Alhamdulillah, kami pada acara Sertijab Danlantanmal I Belawan kita melakukan penggalangan dana untuk bencana Mentawai,” ujar Wagubsu menjawab wartawan, Rabu (27/10) di Kantor Gubsu. Penggalangan dana itu, sambung Wagubsu, ada berasal dari Ketua DPRDSU Saleh Bangun. “Insya Allah akan dikirim jam 4 sore ini dengan kapal perang Cirebon ,” tukasnya. (WAN)

Buku Masih Punya Tempat di Masyarakat Medan-andalas Walaupun informasi teknologi sudah maju, namun sampai hari ini yang paling banyak dan punya tempat sendiri oleh pengguna, adalah buku. Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Prima (Unpri) dr Firman Sitepu pada peluncuran buku “Ilmu Kesehatan Umum” karya dr Umar Zein, Rabu (27/10) di kampus tersebut. “Penulis di institusi pendidikan di Sumut jauh tertinggal dari Pulau Jawa. Ini adalah pemula di Unpri dan akan muncul yang lain di masa yang akan datang,’ katanya Dr Umar Zein dalam sambutannya mengatakan, buku ini bertujuaun untuk menuliskan kembali prinsip-prinsip kesehatan secara umum yang perlu diketahui oleh semua orang, menghilangkan mitos-mitos kesehatan yang dianut masyarakat Indonesia. “Buku ini juga mencoba menghimpun kembali ilmu kesehatan yang sudah seperti ditinggalkan oleh para ahli kesehatan yang mendalami spesialisasi dan sub spesialisasi yang sudah banyak berkembang. Sementara masyarakat masih membutuhkan informasi kesehatan dasar yang mudah diaplikasikan di dalam kehidupan sehari-hari,” kata mantan Dirut RSU Pirngadi ini. Sementara Rektor Unpri Prof dr Djakobus Tarigan mengharapkan, buku ini dapat menjadi pemicu semangat khususunya bagi dosen Unpri untuk menulis tentang kesehatan. Sedangkan Prof Hardiyanto Lim yang bertindak sebagai moderator menyampaikan, banyak mitos yang berkembang selama ini di tengah-tengah masyarakat, misalnya gejala masuk angin bisa menyebabkan serangan jantung. (YN)

andalas/siong

KETERANGAN-Direktur Orang Utan Information Centre, Panut Hadisiswoyo (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan atas kegagalan BBKSDA menyita orang utan yang dipelihara seorang warga.

Disesalkan, BBKSDA Gagal Sita Orang Utan Medan-andalas Ketidaktegasan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara (Sumut) yang gagal menyita seekor bayi orang utan dari tangan warga Komplek Perumahan Tasbih Blok QQ No 20, disesalkan Direktur Orang Utan Information Centre, Panut Hadisiswoyo. ”Kita menyesalkan kegagalan ini karena kasus tersebut seharusnya bisa dibawa ke ranah hukum,” kata Panut kepada wartawan di Medan, Rabu (27/10). Oleh sebab itu, Panut meminta BBKSDA Sumut menjamin dan memastikan bayi orang utan tersebut tidak akan berpindah tangan atau sampai hilang ketika akan disita. Apalagi dari pengamatan mereka saat akan melakukan penyitaan, kondisi satwa yang dilindungi tersebut dalam keadaan sakit. “Kondisi orang utan terlihat dari kotorannya yang mencret. Upaya penyelamatan tentunya harus segera dilakukan,” sebutnya. Karena itu, Panut berharap BB KSDA Sumut segera menyiapkan

langkah hukum terhadap pemilik orang utan tersebut serta menyelidiki dari mana orang utan tersebut diperoleh. Karena dipastikannya, orangutan tersebut dibeli dari jaringan pasar gelap satwa langka. Masih kata Panut, dalam Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 pasal 21 disebutkan, setiap orang dilarang menangkap, membunuh, melukai, menyimpan, memelihara bahkan mengangkut dan memperniagakan satwa yang dilindungi seperti orang utan. Dalam Pasal 40 disebutkan pula, bagi yangmelanggar ketentuan tersebut

maka dapat dipidana penjara maksimal lima tahun dan denda Rp100 juta. “Kami akan terus mendesak BBKSDA Sumut untuk segera mengambil tindakan tegas sebelum orang utan tersebut berpindah tangan atau mati. Kami tidak begitu saja percaya dengan pemiliknya yang hanya berjanji menyerahkannya dalam waktu tiga hari menunggu suaminya pulang,” tandasnya seraya menambahkan petugas yang punya kewenangan juga kalah dengan seorang pemilik yang sudah jelas melanggar hukum. “Saat akan melakukan penyitaan sudah ada polisi di situ, tapi malah gagal,” kata Panut yang juga Ketua Forum Konservasi Orang Utan Sumatera (Fokus) ini. Sebelumnya, BBKSDA bersama Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat (SPORC) Sumut menindaklanjuti laporan beberapa aktivis lingkungan yang berniat menyita orang utan yang dipelihara warga Komplek Setia Budi Medan, Selasa (26/10). Orangutan menurut mereka, diletakkan di kandang depan

rumah sehingga bisa dilihat setiap orang yang melintas. Perdebatan dengan pemilik rumah sempat terjadi dan akhirnya pihak BBKSDA mengalah dengan memberikan waktu tiga hari bagi pemilik untuk menyerahkan satwa langka tersebut. Penyidik SPORC Risto Sinaga sebelumnya mengatakan, mereka bukan mengalah. Tapi memberi kesempatan pada pemilik untuk menyerahkannya secara sukarela saat suaminya pulang dalam waktu tiga hari. “Menunggu suaminya datang, bukan mengalah. Kita lihat situasi tidak bisa dipaksakan,” ujar Risto. Namun diakuinya bahwa apa yang dilakukan pemilik satwa langka tersebut sudah menyalahi peraturan. Karena itu BBKSDA melalui SPORC berniat untuk menyitanya untuk dilindungi. Risto yakin barang bukti tidak akan berpindah tangan atau hilang. Karena pemilik sudah membuat perjanjian tertulis. Jika hal itu terjadi menurutnya pemilik akan dipanggil dan diperiksa. (SIONG)

Penanganan Pasar Sukaramai Ujian Paket C tak Sesuai Kesepakatan Diikuti 3822 Peserta Pembangunan Kios Penampungan Terkendala Birokrasi Medan-andalas Ketua Komisi C DPRD Medan Aripay Tambunan sangat menyayangkan penanganan korban kebakaran Pasar Sukaramai, yang dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan yang diputuskan bersama dengan beberapa dinas terkait, yang dilakukan beberapa saat pascakebakaran tersebut. “Dalam peninjauan kedua kalinya oleh Komisi C DPRD Medan kemarin ke lokasi, kondisinya tidak seperti yang diharapkan. Sampai sekarang belum ada tandatanda akan dibangun kios-kios penampungan. Padahal sesuai kesepakatan, ini harus lebih dahulu dilakukan,” katanya kepada andalas , Selasa (26/10). Berdasarkan informasi yang didengarnya,

Pemko Medan disebutsebut bingung menentukan, apakah pembangunan kios-kios tersebut harus melalui tender lebih dahulu atau penunjukan langsung mengingat dananya yang mencapai miliaran. Bahkan masalah ini mau dikonsultasikan ke pusat. “Inikan tindakan yang sangat lambat. Inikan bencana dan sifatnya mendesak. Kenapa nggak langsung diputuskan untuk di-PL-kan saja. Saya kira itu yang paling tepat, yang penting dana pembangunan itu tepat guna dan tepat sasaran. Jadi nggak ada masalah,” tegas Aripay. Akibat kelambanan Pemko Medan tersebut, lanjutnya, situasi di lokasi bekas kebakaran pun akhirnya bertambah rumit, karena pedagang sudah membuat sendiri tenda-

tenda untuk berjualan. Belum lagi munculnya pedagang-pedagang baru yang mencari kesempatan. “Mereka tentu tak bisa disalahkan, karena ini menyangkut penghidupan. Kalau penanganan lamban dan pengawasan lemah, tentu inilah dampak yang sudah pasti akan muncul. Apakah ini pernah dipikirkan sebelumnya?” tanya politisi PAN ini. Ditambahkannya, dengan situasi yang bertambah rumit sekarang, maka beban yang harus dipikul Pemko Medan pun jadi makin berat. ”Akan repot membenahi kios penampungan dengan adanya tenda-tenda yang sudah keburu dibuat oleh pedagang. Belum lagi masalah munculnya pedagang baru yang pasti akan menambah keresahan. Semua ini karena kelambanan dan ketidaktegasan. Akhirnya nanti semua pihak harus ikut repot menangani masalah ini,” paparnya. Untuk itu Aripay minta Pemko Medan agar menyegerakan pembangunan kios-kios penampungan sekaligus mempertegas kembali datadata pedagang yang berhak berjualan disana untuk tidak menambah situasi jadi makin runyam. “Ini bencana dan sifatnya darurat. Jadi saya pikir tidak pada tempatnya kalau masih mempermasalahkan soal birokrasi, sementara banyak orang menunggu kepastian. Apalagi harap diingat, ini terkait masalah penghidupan, yang barangkali orang lain tidak bisa paham bagaimana keras dan sulitnya,” tandas Aripay. (RPS)

Medan-andalas Sebanyak 3.822 peserta mengikuti ujian nasional kesetaraan (UNPK) paket C periode kedua tahun 2010 di Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, peserta terbanyak yang mengikuti berasal dari Kota Medan sebanyak 1.131 orang dan yang sedikit peserta Kabupaten Padang Lawas (Palas) dengan jumlah 5 orang. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Kadisdiksu), Drs Syaiful Syafri MM melalui Ketua Penyelenggara Dra Yuniar MPd di kantornya, Rabu (27/10). Menurutnya, Peserta Jurusan Ilmu Penge-

tahuan Sosial (IPS)adalah merupakan jumlah terbesar yakni 3.746 orang, dan Ilmu Pengatahuan Alam (IPA), sebanyak 76 orang. Sementara peserta paket C kejuruan, peserta yang mengikuti sebanyak 15 orang pesertanya berasal dari Jurusan IPA saja, Ujian Paket C Kejuruan hanya diikuti dua Kabupaten yaitu, Kota Medan dan Tapanuli Utara. ”Selain ujiam paket C, juga digelar ujian paket A dan B, untuk paket A, jumlah peserta yang mengikuti sebanyak 473 orang dan paket B 1.645 orang,” ujar Yuniar. (RIL)

Rp 5 Miliar untuk Sarjana Baru Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran (TA) 2011 mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliar untuk pengembangan kewirausahaan yang diperuntukkan bagi para sarjana baru lulus di daerah itu. “Tahun ini APBD kita mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliar untuk membina dan mengembangkan ‘enterepreneur’ baru di daerah ini,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Budiman P Nadapdap di ruang kerjanya, Rabu (27/10). Dana sebesar itu, menurut Budiman Nadapdap, akan disalurkan kepada para sarjana yang baru menamatkan pendidikan mereka di perguruan tinggi dan berniat berwirausaha. Dengan ketersediaan dana yang diberikan dalam bentuk pinjaman lunak tersebut, para sarjana yang baru menamatkan pendidikannya diharapkan mampu mandiri dengan membuka usaha sendiri. “Mereka diharapkan juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar disamping untuk diri mereka sendiri. Dengan demikian angka pengangguran juga akan dapat semakin ditekan. Ini juga sesuai dengan visi-misi Pemprov Sumut yakni rakyat tidak lapar dan

rakyat punya masa depan,” jelasnya. APBD Sumut 2011 sendiri sudah disetujui dalam rapat paripurna DPRD Sumut pada 21 Oktober lalu, dan kini tinggal menunggu pengesahan dari Kementerian Dalam Negeri. Struktur APBD Sumut sendiri terdiri atas pendapatan daerah sebesar Rp4,481 triliun dan belanja daerah sebesar Rp4,678 triliun. Menurut Budiman, dana sebesar Rp5 miliar itu akan dapat dimanfaatkan ratusan sarjana baru di daerah itu. “Jika masing-masing diberi modal Rp10 juta saja, berarti setiap tahunnya kita bisa menciptakan sekitar 500 orang wirausahawan baru yang pada akhirnya juga diharapkan dapat menyerap banyak tenaga kerja,” katanya. Ia menjelaskan, pengalokasian dana sebesar Rp5 miliar dalam APBD itu berawal dari usulan DPRD Sumut melalui Komisi E Bidang Kesejahteraan Rakyat setelah menerima delegasi sejumlah perguruan tinggi di daerah itu. Dalam pertemuan itu kemudian disepakati untuk mengusulkan alokasi dana dalam APBD bagi pembinaan kewirausahaan, khususnya bagi para sarjana yang baru menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi. “Jadi tidak benar pengalokasian dana ini merupakan usulan Fraksi Partai Golkar sebagaimana diklaim salah seorang pimpinan DPRD Sumut,” ujar Budiman P Nadapdap. (UJ)


HUKUM & KRIMINAL

Kamis 28 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

4

Lagi, 3 Jenazah Kawanan Bersenjata Dipulangkan Medan-andalas Kepolisian kembali memulangkan tiga jenazah anggota kawanan bersenjata api yang tewas dalam baku tembak dengan kepolisian di Dolok Masihul beberapa waktu lalu ke keluarga masing-masing. Para keluarga yang ditinggalkan pun ikhlas dengan kepergian anggota keluarganya yang tewas.

DIMAKAMKAN Salah satu peti berisi jenazah anggota kawanan bersenjata yang tewas dalam baku tembak di Dolok Masihul saat dibawa menuju ke pemakaman di Belawan. andalas/Ika Ramadhani

KILAS

Maling Gasak Isi Rumah Warga Sei Rampah-andalas Ditinggal pergi menghadiri acara tepung tawar haji, rumah Suriana (41) warga Dusun II, Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai, pada Minggu (24/10) sekira pukul 01.30 WIB digasak kawanan maling. Akibatnya, harta benda senilai puluhan juta rupiah seperti emas, laptop, handphone, playstation, kamera digital, dan uang hilang. Suriana di kediamannya menuturkan, ia baru mengetahui rumahnya telah disantroni setelah pulang dari acara tersebut. “Seluruh isi rumah sudah diobrak-abrik, kemungkinan pelakunya lebih dari satu orang,” ucapnya. Setelah peristiwa itu, kata Suriana, tetangga sempat melakukan pencarian terhadap kawanan maling di sekitar lokasi, namun tidak membuahkan hasil. Masalah ini sudah dilaporkannya ke pihak kepolisian. (RYAD)

Bandar Sekaligus Pemakai SS Diciduk Sei Rampah-andalas BS alias Koyek (37), tersangka bandar dan pemakai narkotika jenis sabu sabu, warga Dusun I, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai, Selasa (26/ 10) sekira pukul 04.15 WIB diciduk petugas Satuan Narkoba Polres Sergai dari rumahnya. Sebelum ditangkap, BS sudah menjadi target operasi petugas. Saat digerebek dirumahnya, petugas menemukan barang bukti 0,4 gram sabu sabu sisa pemakaian beserta seperangkat alat isap berupa 1 botol kaca, 3 pipet plastik, 6 plastik transparan. Kasat Narkoba Sergai AKP Noviardi mengatakan, akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 114 ayat 1 sub Pasal 112 ayat 1 UU-RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara. Ketika diminta keterangannya BS mengakui tiap hari menghabiskan satu paket sabu sabu seharga Rp100 ribu. “Sudah setahun aku mengonsumsi, barangnya dari teman lama sewaktu satu LP di Pematang Siantar,” akunya. (RYAD)

Remas Payudara Diadukan ke Polisi Tebing Tinggi-andalas Oknum yang diduga sebagai Manager Pemasaran Perumahan VMI berinitial HL dilaporkan ke Polsek Tebing Tinggi dengan sangkaan melakukan perbuatan tidak senonoh. Oknum HL diduga telah meremas payudara seorang wanita sebut saja namanya Mekar (35), penghuni perumahan Kompleks VMI di kawasan Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai. Mekar kepada wartawan yang menemuinya, Rabu (27/10) mengatakan, kasus yang menimpanya itu terjadi pada Jumat, 22 Oktober 2919 sekira pukul 11.30 WIB di rumahnya Kompleks Villa Mutiara Indah Cycas No 3 di Dusun II, Desa Paya Pasir. Kasus itu sudah dia adukan ke Polsek Tebing Tinggi dan hingga kini laporan pengaduannya yang telah diketahui Kapolsek Tebing Tinggi AKP HE Harahap itu masih sedang diproses. Humas Ravi Group Iqbal yang dikonfirmasi wartawan mengakui ada karyawan di perusahaan milik Ravi Group itu yang berinitial HL. Pria tersebut merupakan staf Ravi Group yang membidangi masalah pemasaran rumah di VMI. Namun Iqbal mengaku tidak tahu menahu tentang adanya kasus pelecehan seksual terhadap Mekar. (MET)

Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi Mengambang Kisaran-andalas Sejumlah kasus dugaan korupsi yang dilaporkan beberapa elemen masyarakat maupun LSM di Kabupaten Asahan hingga kini terkesan 'mengambang' di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kisaran. Salah satu kasus yang dilaporkan tersebut adalah beberapa dugaan korupsi di Dinas Tata Kota Asahan di antaranya kegiatan Pemantauan Kualitas Lingkungan yang menelan dana APBD 2009 sebesar Rp189.504. 800 juta, kegiatan “Rehabilitasi dan Pemeliharaan Jalan“ yang menelan dana APBD 2009 sebesar Rp1.366.600.400, dan Rehabilitasi/Pemeliharaan Pasar Pedesaan yang menelan dana APBD 2009 sebesar Rp129.367.555. Selanjutnya, penggunaan dana APBD Asahan TA 2009 untuk program “Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung Administrasi Perkantoran (Pegawai Honorer) sebesar Rp4.693.278.160, dugaan manipulasi material proyek pelapisan hotmix Jalan Melur Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur sebesar Rp59.700.000. (FAS)

Jenazah yang terlebih dahulu dipulangkan ke keluarganya di Belawan untuk dimakamkan adalah Zulkarnaen dan Rahmad Syah. Kemarin giliran tiga jenazah lainnya yakni M Yusuf, Dedi, dan Damman dipulangkan kepolisian kepada keluarga masing-masing. Kepulangan ketiga jenazah tersebut disambut isak tangis para anggota keluarga yang ditinggalkan. Jenazah M Yusuf dan Damman tiba di rumah duka di Jalan Belanak Link 16 Kelurahan Belawan

Bahagia Kecamatan Medan Belawan sekitar pukul 15.00 WIB. Sekitar satu jam kemudian jenazah Dedi menyusul tiba di rumah duka. Sebelum kedatangan ketiga jenazah tersebut tampak terlihat keluarga dan warga sekitar sangat antusias menunggu kedatangan ketiga jenazah tersebut. Jenazah M Yusuf dan Damman tiba dengan diangkut mobil ambulans milik Rumah Sakit Bhayangkari Medan. Selanjutnya sekitar pukul 16.00 WIB jenazah Dedi tiba

dibawa dengan mobil ambulans milik Rumah Sakit Adam Malik Medan. Ketiga jenazah tersebut langsung dibawa ke Musholla Muhajirin untuk disalatkan. Setelah itu ketiga jenazah dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Belawan Bahagia untuk dikebumikan. Usai pemakaman ketiga jenazah, pihak keluarga mengaku sudah merasa lega karena semua jenazah anggota keluarganya sudah dipulangkan untuk mereka kebumikan secara layak. ”Kami sudah ikhlaskan semua, kalo kami tidak ikhlas kasihan jenazah keluarga kami, bakal tidak tenang pula nanti, Biarlah mereka tenang di alam baqa sana,” tandas salah seorang anggota keluarga korban yang tak mau disebut namanya. (IKA/BIN)

6 Terdakwa Pembunuhan Terancam 15 Tahun Penjara cakan jaksa penuntut umum (JPU) Richard SH di hadapan majelis hakim, para terdakwa dengan sengaja melakukan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama terhadap Ilyas Sembiring pada Sabtu, 19 Juni 2010, pukul 10.00 WIB di Desa Batu Jonjong Sapo Padang dengan cara menggunakan senjata berupa parang, batu koral, dan kayu. Akibat perbuatan keenam terdakwa, korban mengalami luka bacok di kepala dan luka tusuk di dada dan perut sebanyak 25 luka sehingga mengakibatkan korban tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Keenam terdakwa didakwa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain sehingga dijerat pasal berlapis sebagaimana dalam Pasal 338 jo Pasal 55 ayat (1) Subsider Pasal 170 ayat (2) jo Pasal 351 ayat (3) KUHPidana. Usai sidang, penasihat hukum korban, Ahmad Dahlan Hasibuan menilai dakwaan JPU yang hanya berdasarkan Pasal 338 dan Pasal 170 ayat (2) serta 351 ayat (3) terhadap keenam terdakwa belum memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban. Sebab berdasarkan keterangan saksisaksi diperoleh fakta pembunuhan

Stabat-andalas Enam terdakwa pelaku pembunuhan terhadap korban Ilyas Sembiring didakwa pasal berlapis dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara pada sidang perdana perkara dengan nomor register 827/Pid.B/2010/PN.Stb, Senin (25/10) yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Stabat. Keenam terdakawa yakni Bukti Ginting, Jenda Pulong Perangin-angin, Rudi Sitepu, Legimin alias Legi, Terape Ngena, dan Sodik. Keseluruhannya merupakan penduduk Batu Jonjong Sapo Padang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Pelaksanaan sidang perdana perkara pembunuhan ini tampak dikawal ketat aparat keamanan dari Polres Langkat maupun dari Poldasu. Ketua Majelis Hakim Ahmad Taufik SH yang memimpin sidang mengatakan karena para terdakwa ancaman hukuman penjara 15 tahun, maka para terdakwa wajib didampingi pengacara. Namun karena para terdakwa tidak sanggup menyediakan pengacara, maka majelis hakim menunjuk pengacara yang disediakan PN Stabat, Syahriyal SH. Menurut surat dakwaan yang diba-

andalas/Subur Syahputra

DAKWAAN - JPU Richard SH saat membacakan dakwaan terhadap Bukti Ginting Cs saat sidang di ruang Garuda PN Stabat, Senin (25/10). terhadap korban itu telah direncanakan terlebih dahulu oleh para terdakwa sehingga kasus itu seharusnya telah memenuhi unsur Pasal 340. Sementara Pardiyanto selaku keluarga korban juga mempertanyakan

12 Pelajar Terjaring Razia Selain itu, Operasi Sayang ini juga dilakukan sebagai sinyal kepada orang tua agar lebih serius mengawasi putra/ putrinya yang masih sekolah. Hal ini dikemukakan Pl Kadis Pendidikan Kota Tebing Tinggi HM Nurdin. Menurutnya, Operasi Sayang ini akan digelar berkesinambungan sebagai bentuk komitmen Pemko Tebing Tinggi meningkatkan citra pendidikan dan disiplin pelajar. Operasi Sayang ini dipimpin Kasubbag Program dan Perundang-un-

Tebing Tinggi-andalas Sebanyak 12 pelajar terjaring razia “Operasi Sayang“ yang digelar Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi, pada Rabu (27/10). Para pelajar ini ‘diamankan’ saat asyik bermain internet di sejumlah warung internet (warnet) seputaran inti kota Tebing Tinggi. Di samping untuk menanamkan disiplin, Operasi Sayang ini dipandang penting dilakukan untuk memberikan efek jera kepada pelajar yang suka bolos saat jam belajar berlangsung.

dangan Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi Saiful Sunawar. Pelajar yang terjaring berasal dari sejumlah sekolah seperti SMU Taman Siswa, SMP RA Kartini, SMPN 9, Alwasliyah, SMU Surya Nusantara, SMAN 2, SMPN 1, YP Dipanegara, SMP F Tandean, dan SMAN 1. Setelah diberi arahan dan bimbingan, puluhan pelajar yang terjaring razia tersebut perbolehkan pulang setelah membuat perjanjian tidak mengulangi perbuatan yang sama. (MET)

Penasihat Hukum Minta Hakim Bebaskan Wisnawati Tentang saksi ahli yang dihadirkan JPU, sangat tidak sesuai dengan standardisasi yang ada, karena Parman ST tidak memiliki spesifikasi keahlian menilai volume pekerjaan yang telah dilakukan, apalagi yang bersangkutan hanya berlatar belakang pendidikan keguruan. JPU juga tidak bisa memperinci dan membuktikan kolerasi antara kerugian negara dengan volume pekerjaan yang telah dikerjakan. Karena itu, bisa dikatakan bahwa JPU ragu-ragu dan tidak memiliki dasar yang kuat untuk menjerat dan mendakwa terdakwa. “Unsur merugikan keuangan negara tidak terbukti secara hukum. Karena itu terdakwa harus dibebaskan dari segala tuntutan hukum,” tegas Hukban. Sementara itu, para wakil rakyat dari Komisi II DPRD Langkat secara bersama-sama telah meminta Majelis hakim untuk mengabulkan permintaan (pembelaan) terdakwa, karena sampai saat ini tidak ada bukti dan saksi yang mendukung dakwaan JPU. “Bukannya kami mau ikut campur terhadap wewenang para hakim, tapi

Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2009 untuk rehab SDN 053990 Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang yang digelar di PN Stabat, sampai pada penyampaian nota pembelaan (pledoi) oleh terdakwa Wisnawati dan penasihat hukumnya Hukban Sitorus SH Rabu (27/10).

D

alam pembelaan yang dibacakan Hukban Sitorus ditegaskan bahwa terdakwa menolak semua dakwaan JPU dengan alasan tidak ada bukti yang kuat dan keterangan saksi yang memberatkan terdakwa serta membenarkan adanya tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan JPU. “Karena itu dengan tegas kami menolak semua dakwaan JPU dan meminta Majelis Hakim agar memberikan putusan bebas (Vrijspraak) kepada terdakwa dan melepaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum (Onslagh van Rechstvervolging), karena tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang didakwakan oleh JPU,” ujar Hukban. Mengenai hasil pekerjaan yang telah dilakukan terdakwa, telah disampaikan kepada Kadis P dan P Langkat dan pihak terkait lainnya. Baik pihak Dinas P dan P Langkat maupun pihak-pihak terkait lainnya telah pula melakukan pemeriksaan secara fisik maupun administratif dan tidak ditemukan adanya kesalahan dan pelanggaran.

PLEDOI - Terdakwa Wisnawati (pledoi) kepada Majelis Hakim.

ndalas/Budi Zulkifli

semua tahu kok, itu hanya rekayasa. Karena itu, marilah kita gunakan hati nurani dan akal sehat kita,” pinta Anggota Komisi II DPRD Langkat H Rahmanuddin Rangkuti SH yang ditanya mengenai perkara tersebut. (BD)

tentang alasan kenapa keenam terdakwa tidak ditahan di Rutan Tanjung Pura, tapi masih ditahan di Polres Langkat sehingga seolah ada keistimewaan terhadap keenam terdakwa tersebut. (SBR)

Bagir Manan Minta Hakim Jaga Kehormatan Peradilan Stabat-andalas Mantan Ketua Mahkamah Agung Prof Dr H Bagir Manan SH McL meminta para hakim dan pegawai di lingkungan pengadilan agar mencintai institusi dan menjaga kehormatan lembaga tempatnya bekerja dan mengabdi. “Hanya dengan begitu lembaga peradilan kita bisa terhormat dan tetap dihormati serta mulia dan dimuliakan,” kata Bagir Manan di hadapan para hakim dan pegawai saat berkunjung ke Pengadilan Negeri Stabat, di Kabupaten Langkat, Selasa (26/10). Menurutnya dengan cara itu pula para hakim dan pegawai kehakiman dapat membangun lembaga peradilan yang benar-benar diharapkan masyarakat. “Segala sesuatu itu tidak akan berubah, kecuali kita sendiri yang mengubahnya. Karena itu, kalau pun ingin perubahan, lakukanlah dengan baik dan buatlah perubahan yang baik, bukan perubahan yang tidak baik,” imbaunya. Bagir Manan yang mengaku tak menyangka kunjungannya ke PN Stabat mendapat sambutan antusias kalangan hakim dan pegawai di lingkungan PN Stabat itu dalam kesempatan itu mengapresiasi para pimpinan, hakim, dan pegawai yang hadir menyambut kedatangannya. “Walaupun begitu, apa yang saya utarakan ini tentu tidak ada artinya bila tidak mendapat dukungan dari kalian semua. Namun, kalau semangat itu kalian dukung dengan baik dan dikerjakan dengan baik, maka saya yakin lembaga peradilan ini akan berjalan ke arah perubahan yang lebih baik,” ujarnya. Sementara itu Ketua PN Stabat Tajudin SH dalam sambutannya mengaku bangga dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bagir Manan tersebut. Tajudin juga berharap agar para hakim bisa bekerja dan bertindak lebih maju dan profesional ke depannya. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Pengadilan Agama (PA) Stabat Drs H Syaifuddin SH MHum dan para hakim dari PN Binjai. (BD)


Kamis 28 Oktober 2010

30 Rumah di Setia Budi Vista 3 Terjual Saat Launching Medan-andalas Lebih dari 30 unit rumah berbagai tipe langsung terjual saat acara launching Perumahan Setia Budi Vista Tahap 3 di kompleks perumahan itu di Jalan Lizardi Putra, Kecamatan Medan Tuntungan, pada Sabtu (23/10). Acara launching bertema Vista Vaganza tersebut berlangsung meriah dengan menyuguhkan beragam hiburan mulai dari artis penyanyi ibu kota, Syahrini, modern dance dari grup Dancer Next Generation, hingga atraksi magic show oleh Mr Jimmy. Dari sekitar seribuan pengunjung yang hadir, banyak juga tamu dari warga negara asing seperti Jepang, Korea, dan Malaysia. Bahkan para tamu dari Korea sempat mengacungkan jempol ke arah panggung untuk mengapresiasi penyelenggaraan acara ini yang sukses dan meriah. Vista Estate selaku penyelenggara acara launching Perumahan Setia Budi Vista tahap 3 ini juga menyuguhkan menyuguhkan sekitar 15 menu makanan yang mengundang selera para pengunjung untuk menikmatinya. Pengunjung terlihat sangat antusias mengikuti acara demi acara yang disuguhkan pihak penyelenggara sembari menikmati ke-15 menu makanan yang tersaji di area food zone. Dalam acara itu, pihak Vista Estate meluncurkan 4 tipe perumahan siap huni kepada para pengunjung. Keempat tipe perumahan tersebut yakni tipe 45, 54, 74, dan 100. Semua tipe rumah yang ditawarkan bisa dilihat langsung fisiknya secara dekat oleh pengunjung. Kepada seluruh pengunjung maupun tamu yang hadir, Vista Estate menawarkan berbagai kemudahan bagi yang berminat membeli rumah di Perumahan Setia Budi Vista tahap 3. Untuk pembelian secara kredit tipe rumah apapun, konsumen hanya dikenakan down paymen (DP/uang muka) sebesar Rp8,8 juta dan pembayarannya dapat dicicil empat kali. Setiap pemesanan rumah akan mendapatkan hadiah langsung berupa AC, mesin cuci, Blackberry Torch, dan lainnya. Bagi yang memesan pada saat launching juga mendapatkan kupon foto bareng dengan Syahrini.(GUS)

PLN Sumut Lampaui Target Sambungan Pelanggan Baru Medan-andalas PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara, Rabu (27/ 10) berhasil menyambung sekitar 45.269 pelanggan rumah tangga yang tersebar di 8 Cabang dan 65 Ranting di Sumatera Utara (Sumut). Sambungan pelanggan baru tersebut merupakan bagian dari program "Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (Grasss)" dalam rangka Hari Listrik Nasional (HLN) ke65 tahun 2010 yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Ketua Panitia Program Grasss Wilayah Sumut yang juga Manager Niaga PT PLN Wilayah Sumut Mirza Arsyad mengatakan, dari 45 ribu jumlah sambungan yang ditargetkan di wilayah Sumut, ternyata bisa melampaui target sebesar 101 persen. “Sampai saat ini, di wilayah Sumut jumlah yang tersambung dan menyala mulai hari ini ada sebanyak 45.269 pelanggan. Ini sudah lebih dari jumlah yang ditargetkan di Sumut,” kata Mirza di kantor PT PLN Wilayah Sumut, Rabu (27/10) sore. Melalui program Grasss ini, katanya, percaloan pemasangan listrik kepada masyarakat selama ini dengan sendirinya akan berkurang. “Program-program lain sebagai bentuk kepedulian kepada pelanggan, seperti program peduli kepada tunggakan pelanggan akan segera kita luncurkan,” ujarnya. Sebelumnya, Deputi Manajer Komunikasi PT PLN Wilayah Sumut Raidir Sugalingging menjelaskan, dalam rangka menyambut HLN ke-65 di Sumut digelar apel penyambungan yang dipimpin General Maneger (GM) PT PLN Wilayah Sumut Denny Pranoto dan diikuti seluruh jajaran karyawan PT PLN Regional Sumut. “Apel ini diikuti sekitar 6.000 orang sekaligus pelepasan petugas ke titik-titik penyambungan yang telah ditentukan,” ujarnya. Apel penyambungan tersebut turut dihadiri GM PT PLN Pembangkitan Sumbagut Ikuten Sinulingga, GM PT PLN Pikitring SUAR Bintatar Hutabarat, GM PT PLN Pembangkitan Sumatera I, dan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumut serta mitra kerja lainnya. “Pelaksanaan Grasss ini dilakukan serentak di Seluruh Indoesia yang rencananya akan dicatat dalam Rekor MURI,” tandasnya. (BEN)

EKONOMI-BISNIS

harian andalas | Hal.

5

Honda Perkenalkan New CS1 dan New Blade Medan-andalas Walau menjadi pemimpin pasar, Honda tidak berpuas diri untuk tetap berinovasi memberikan yang terbaik bagi pecintanya. Setelah mengeluarkan beberapa produk anyar, seperti Scoopy, Revo Techno AT, dan New MegaPro, akhir Oktober ini CV Indako Trading Co selaku main dealer Honda di Sumatera Utara akan memperkenalkan New Honda CS1 dan New Honda Blade.

New Blade

Honda New CS1 Kedua motor tersebut akan diperkenalkan di dua event berkelas yang memacu adrenalin, yakni 'Honda Magic Hallowen’ dan ‘BeAT Your Limit.’ Honda Magic Hallowen merupakan acara menarik guna memberikan hiburan istimewa bagi masyarakat Kota Medan yang akan digelar pada 30 Oktober mendatang di Cambridge City Square dengan menampilkan pertunjukkan yang mengerikan seperti aksi potong leher, potong tangan, dan aksi ekstrim lainnya. Di akhir Minggu, tepatnya 31 Oktober, peraih rekor MURI sebagai produsen dan distributor motor terbanyak ini menggelar Seri III ajang BeAT Your Limit, IMI Sumut Matic Race di Sirkuit Cemara Asri Medan. Acara ini akan dimanfaatkan Honda untuk memperkenalkan motor terbaru

New Honda Blade yang memancarkan aura racing sebagai pemampilan terbarunya. Honda Blade sudah tidak asing bagi para pembalap. Nama-nama seperti Eko Heryanto dan Rizky Hamdani juga telah banyak membuktikan ketangguhan Blade dalam menaklukkan banyak sirkuit, salah satunya ketika Eko menjuarai Drag Race dalam ajang Pesta Otomotif Sumut 2010. General Manager CV Indako Trading Co Arifin Posmadi mengungkapkan perubahan dilakukan terhadap CS1 dan Blade merupakan upaya Honda untuk menjawab kerinduan masyarakat yang menginginkan perubahan tampilan dari keduanya. “New Honda CS1 dan New Honda Blade kami yakini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat, karena dengan

tampilan yang lebih fresh, keduanya pasti mampu menarik perhatian pengunjung yang datang nantinya,” ungkap Arifin, Rabu (27/10) di kantornya. Sementara itu, Leo Wijaya selaku Marketing Manager CV Indako Trading Co mengungkapkan kehadiran kedua motor terbaru ini semakin memperkuat penetrasi Honda di pasar roda dua di Indonesia. Honda juga optimistis daya saing CS1 dan Blade akan semakin meningkat. Sebagai penyandang predikat ‘Bike Of The Year’ yang dianugerahkan Motor Plus Award 2008, sejak diluncurkan CS1 terbukti mampu mendapat tempat di hati masyarakat yang menginginkan kendaraan dengan inovasi terkini. Kini New Honda CS1 hadir dibekali striping baru dan tampilan dua warna yang membuat tampilannya semakin sporty. Hadir dengan karakter yang unik dengan mesin tegak berkapasitas 125

cc ditambah 5 transmisi manual membuat New CS1 menyajikan power dan speed yang terbaik di kelasnya. Apalagi motor ini sudah dilengkapi dengan radiator/liquid cooled yang membuat mesinnya tidak mudah panas. Akselerasi dan top speed-nya jauh lebih baik dibandingkan dengan motor sejenis yang memiliki kapasitas mesin lebih besar. Honda memberikan tampilan baru pada CS1 dengan tiga pilihan warna baru yaitu stallion black (hitam), colt red (merah-hitam), dan mustang silver (violet-silver). Sedangkan sang ‘Rajanya Sirkuit’ yang kini menjadi New Honda Blade, hadir dengan tampilan baru sehingga menjadikannya terlihat lebih sporty dan keren. Khususnya edisi warna Repsol Racing yang sama dengan motor balap Moto-GP, terlihat lebih agresif. Dengan tampilan baru ini Honda Blade diproyeksikan dapat memenuhi keinginan mereka yang berjiwa muda sekaligus memperkuat imej Honda Blade sebagai motornya kawula muda. (SIONG)

Jamu Kimia Rusak Pasaran Jamu Tradisional Medan-andalas Beredarnya jamu kimia di pasaran sangat merusak citra jamu tradisional. Bahkan sempat membuat pemasaran jamu tradisional menurun. Namun semenjak adanya sertifikasi jamu, peredaran jamu kimia bisa ditertibkan. Presiden Director Nyonya Meneer Dr Charles Saerang menjelaskan pada wartawan di sela-sela Malam Apresiasi Ny Meneer kepada distributor, kemarin malam di Hotel JW Marriot Medan. Selain berkat adanya sertifikasi jamu, lanjut Saerang, sistem pengawasan juga berubah. “Jika dahulu pengawasan dilakukan dari hulu, sekarang berubah dari hilir. Itu artinya, semua bahan baku dan cara

pembuatannya diawasi dengan ketat,” katanya. Saerang yang juga Ketua Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia ini berharap Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) aktif mengawasi peredaran jamu-jamu kimia. Karena jamu tradisional juga banyak dipakai dokterdokter herbal sebagai obat penyembuhan. Saat ini peredaran jamu tradisional di tengah masyarakat sudah membaik dan sejalan dengan itu jamu tradisional juga makin meningkatkan kualitasnya. Apalagi dengan diproduksinya jamu yang memang dibutuhkan masyarakat saat ini seperti, jamu anti gula, darah tinggi, kolesterol, dan rematik. “Itu pun tak terlepas dari

peran dokter herbal yang menggunakan jamu tradisional,” ujar Saerang didampingi Distributor Ny Meneer Sumatera Heru Tjahjono. Sementara untuk Ny Meneer, variannya lebih berkembang lagi. Tidak saja jamu untuk persalinan namun sudah merambah ke aromaterapi, herbal, dan lulur. “Untuk minyak telon kita masih yang unggul di bidangnya,” kata Saerang. Saerang menjelaskan, Ny Meneer telah memiliki 3.600 distributor di Indonesia dengan total pabrik 1.300. Hanya saja pihaknya kalah dengan Malaysia dari segi omzetnya. Malaysia dengan penduduk yang hanya 11 juta beromzet Rp5 triliun, sedangkan Indonesia yang

berpenduduk 250 juta jiwa hanya beromset Rp8 triliun. “Itu artinya peminum jamu lebih banyak di Malaysia,” jelas Saerang. Saerang juga sangat menyesalkan mainset orang Indonesia. Orang Indonesia sangat mengenal jamu tapi malas minum jamu. Sementara Kepala Distributor Ny Meneer untuk Sumba gut Heru Tjahjono mengakui meski pemasaran sesama produk sejenis semakin tinggi pihaknya yakin, produk jamu

Ny Meneer tetap ada peminatnya. "Bahkan dari generasi-ke generasi,” ujar Tjahjono. Apa yang dilontarkan Tjahjono tersebut, diakui penyanyi keroncong Sundari Sukoco yang merupakan ikon Ny Meneer. “Saya memang peminat Ny Meneer, tapi memang terbukti loh Sejak saya melahirkan, sampai saat ini badan saya tetap sehat dan langsing,” kata ibu beranak satu ini yang hadir untuk memeriahkan malam apresiasi itu. (BEN)

Bencana Mentawai tak Ganggu Layanan Telkomsel Medan-andalas Pascabencana alam gempa dan tsunami yang melanda Mentawai pada Senin (25/10) malam lalu, dua dari lima Base Transceiver Service (BTS) Telkomsel di Pulau Mentawai terganggu akibat terhentinya pasokan listrik dan bahan bakar, secara umum. Pada hari H terjadinya gempa, trafik komunikasi melonjak hingga 80 persen di Sumatera Barat. "Namun secara umum coverage layanan masih berfungsi dengan baik," kata General Manager Communications Telkomsel Ricardo Indra, Rabu (27/10). Disebutkan, kedua BTS yang mengalami gangguan tersebut yakni BTS Seberut Utara dan BTS Tua Pejat. Sementara tiga BTS lainnya yang berada di Siberut Selatan, Sipora, dan Sikakap masih dalam kondisi normal. Untuk mengatasi kendala tersebut, Telkomsel akan memobilisasi bahan bakar minyak (BBM) yang diperoleh dari Dinas Perhubungan ke Pulau Mentawai. Kemudian secara berkesinambungan Telkomsel akan berupaya agar kedua BTS ini dapat segera berfungsi normal kembali. Sementara itu bencana alam meletusnya Gunung Merapi di Jawa Tengah juga belum mengganggu jaringan Telkomsel. "Terdapat sekitar 30 BTS yang ada di sekitar lokasi terjadinya bencana alam meletusnya Gunung Merapi. Coverage layanan masih berfungsi dengan baik," kata Indra. Telkomsel menurutnya segera membuka posko pelayanan di sekitar lokasi bencana dan titik pengungsian di kedua daerah. Di posko layanan ini masyarakat bisa menikmati layanan telepon umum gratis, pelayanan pelanggan, dan posko tanggap darurat yang menyediakan obat-obatan dan makanan. (GUS)


Kamis

IKLAN

28 Oktober 2010

DIBELIDENGANHARGATINGGI TV - PS - DVD - Sound System - Laptop - AC - Kulkas, Dll Hub. CV. GRIYA ELEKTRONIK/BABE

Jl. Gaperta B6 Tel. 8450085, FL. 76660300

AC

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

harian andalas | Hal.

6


Kamis 28 Oktober 2010

IKLAN

RUMAH DIJUAL

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Kamis 28 Oktober 2010

Gilardino Tidak ke Juventus Firence-andalas Alberto Gilardino membantah dirinya segera hengkang ke Juventus. Dia mengaku masih komit dengan kontrak di Fiorentina. Rumor kedatangan penyerang yang akrab disapa Gila mencuat seiring keputusannya mengganti agen. Kebetulan pihak yang diketahui bernama Beppe Bozzo terkenal dekat dengan kubu Bianconeri. Dalam 18

Alberto Gilardino

bulan terakhir, setidaknya ada tiga pemain dibawah penanganan Bozzo yang kini berseragam 'putihhitam,' diantaranya adalah Fabio Grosso, Marco Motta dan Fabio Quagliarella. Namun belakangan, Gilardino menjelaskan bahwa dirinya juga belum resmi mengikat kerjasama dengan Bozzo. Dia juga membantah keras kabar yang menyatakan dirinya akan segera angkat kaki dari Artemio Franchi. “Saya telah m e m u t u s kerjasama dengan agen FIFA Marcello Bonetto, tapi untuk saat ini saya belum menunjuk penggantinya,” ujar Gilardino, Rabu (27/10). “Harus ditegaskan bahwa untuk saat ini saya masih berkonsentrasi penuh di tim. Saya terikat kontrak hingga 2013 dengan Fiorentina dan itu harus dihormati,” tuntasnya. (OKZ)

KILAS

Lopez Bakal Gantikan Forlan di Atletico Madrid-andalas Atletico Madrid tak lagi cemas jika nantinya harus kehilangan striker Diego Forlan. Los Colchoneros sudah mengantongi nama yang bakal menjadi suksesor Forlan di Vicente Calderon. Kabar yang beredar di Spanyol mengklaim hubungan Forlan dengan pelatih Quique Sanchez Flores. Rumor itu diperkuat ketika Forlan tak masuk starting XI di pertandingan melawan Villarreal Lisandro Lopez akhir pekan kemarin. Bukan tak mungkin situasi ini membuat Forlan akhirnya memutuskan angkat kaki dari Vicente Calderon. Apalagi, sejumlah klub elite sekelas Liverpool dan Inter Milan dikabarkan siap menampung servis pemain terbaik Piala Dunia 2010. Andai Forlan benar-benar memutuskan hengkang, Atletico sudah mengantongi suksesornya. Adalah striker Olympique Lyon Lisandro Lopez yang masuk daftar incaran Atletico, Rabu (27/10). Lopez baru-baru ini menyatakan keinginannya tak akan memperpanjang kontrak dengan Lyon dan Les Gones mematok banderol 15 juta euro kepada peminat pemain berkebangsaan Argentina. (OKZ)

Lazio di Puncak, Muslera tak Terkejut Roma–andalas Tak sedikit yang memandang remeh keberadaan Lazio di puncak klasemen sementara Serie A. Tapi, kiper Fernando Muslera menegaskan klubnya memang layak berada di papan atas klasemen. Biancocelesti di atas angin. Skuad yang diarsiteki Edoardo Reja mengeruk poin sempurna dalam empat laga beruntun dan kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan dua poin atas rival terdekatnya, AC Milan. Banyak yang menilai sukses Lazio sebagai keberuntungan, Muslera bela diri. Menurutnya keberhasilan Biancocelesti melesat ke puncak klasemen merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran klub. “Keberadaan Lazio di puncak sama sekali tak mengejutkan saya. Saya tak tahu apakah kami layak di posisi pertama, tapi kami berhak ada di papan atas klasemen,” tegas Muslera. “Kami harus terus melangkah, tetap merendah dan hasrat untuk terus tumbuh. Tak ada lagi rahasia dalam sepakbola. Lazio melakukan tugasnya dengan baik dan berharap hasil yang baik pula,” lanjutnya, Rabu (27/10). Namun, ketika ditanya ‘keuntungan’ Biancocelesti yang tak ikut kompetisi Eropa musim ini, Muslera menjawab singkat, “Kami tak terlalu bagus ketika harus main tiga laga dalam sepakan (musim lalu).” “Inter yang saya lihat pekan lalu (penampilannya) tak seperti biasa. Kami harus bisa memanfaatkan ini,” pungkas kiper internasional Uruguay. (OKZ)

harian andalas | Hal.

8

Carling Cup 2010

Chicharito Selamatkan Setan Merah Manchester-andalas Arsitek Manchester United, Sir Alex Ferguson membuat keputusan tepat saat memasukkan Javier ‘Chicharito’ Hernandez di menit 81. Terbukti, Chicharito menjadi pahlawan Manchester United di Old Trafford. United nyaris gagal mengkonversi poin tiga andai Chicharito tak mencetak gol di menit akhir saay menjamu Wolverhampton United di babak keempat Carling Cup, Rabu (27/10) dini hari WIB. Publik Old Trafford dibuat cemas ketika kedudukan 2-2 bertahan hingga injury time. Tampil mendominasi sejak peluit kick off, Setan Merah malah kesulitan menembus jala Wolves yang dikawab Wayne Hannessey. Alhasil, skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum. United baru bisa memecah kebuntuan di menit 56 melalui Bebe yang melakoni debutnya

sebagai starter bersama Red Devils. Bebe berhasil melewati bek George Elokobi sebelum akhirnya tendangan jarak dekat melewati garis gawang Hannessey. Bek Kevin Foley menghalau bola tendangan Bebe dari garis gawang, tapi wasit mengesahkan gol tersebut. Te r tinggal satu gol melecut semangat

Wolves. Empat menit kemudian, Wolves membuat publik Old Trafford tertegun. Elokobi membayar kesalahan atas terciptanya gol Bebe. Sundulan Elokobi yang berhasil memanfaatkan tendangan sudut tak mampu dibendung kiper Ben Amos. United kembali unggul di menit 70. Gelandang Korea Selatan Park Ji-Sung merangsek masuk ke jantung

pertahanan Wolves dan memberikan umpan kepada Frederico Marcheda. Bola rebound Marcheda yang tak bisa diamankan dengan baik oleh Hannesey langsung disambar Ji-Sung hingga akhirnya berbuah gol. Tapi, lagi-lagi United lengah. Selang enam menit gawang Amos kembali kebobolan. Striker EbanksBlake Sylvyan memberikan umpan cantik kepada Foley yang langsung dilesakkan ke gawang Amos. Skor 2-2 bertahan hingga sepuluh

menit jelang laga usai. Ferguson yang mulai cemas memasukkan pemain Meksiko, Chicharito, yang tengah naik daun. Chicharito pun membayar kepercayaan Fergie dengan mencetak gol kemenangan di masa menit akhir. (OKZ)

Jelang MotoGP Portugal

Stoner: Lorenzo Pesaing Terberat Estoril-andalas Bukan Valentino Rossi atau pun Dani Pedrosa yang akan mendapat perhatian ekstra dari Casey Stoner pada seri MotoGP Portugal, akhir pekan ini. Pembalap Ducati ini menilai, juara dunia musim ini Jorge Lorenzo lah yang akan menjadi pesaing terberatnya untuk menang di Estoril, Minggu (31/10). Kewaspadaan Stoner terhadap Lorenzo memang bukan tanpa alasan. Juara empat kali beruntun di GP Australia ini merujuk pada performa gemilang pembalap muda Spanyol itu di Estoril dalam dua tahun terakhir. Ya, Lorenzo diketahui merupakan juara di GP Portugal dalam dua tahun terakhir. Stoner sendiri memang memiliki kenangan yang campur aduk saat balapan di Estoril. Meski begitu, juara dunia 2007 ini mengaku akan berusaha tampil maksimal untuk meraih kemenangan keduanya secara beruntun (usai menang di Australia), sekaligus menggagalkan ambisi Lorenzo untuk mencetak hattrick kemenangan di Portugal. ”Catatan saya di Estoril tidak konsisten. Hasilnya campur aduk. Hasil bagus saya dapat saat meraih kemenangan pertama di kelas 250cc dan naik podium pada 2007. Sementara hasil buruk yang

CASEY Stoner saya alami di Estoril adalah saat kamera di motor saya bermasalah pada 2008 lalu,” ujar Stoner seperti dikutip GPUpdate, Rabu (27/10). “Setahun berselang (2009), kami kembali berhasil naik podium. Saat itu saya memang tampil cepat, namun Lorenzo sedikit lebih cepat dari saya,” kenang Stoner saat dirinya harus puas menempati podium kedua, kalah dari Lorenzo yang jadi juara. “Lorenzo selalu tampil sangat kuat di sirkuit ini dan saya

percaya, dia juga akan kembali tampil perkasa di balapan nanti,” tandas pembalap 25 tahun ini. “Untuk bisa menyainginya, kami harus fokus menemukan settingan terbaik untuk motor. Kami tahu sirkuit Estoril banyak terdapat area yang bergelombang, dan motor kami biasanya bereaksi sangat agresif jika berada di sirkuit yang naik turun. Jadi, kita lhat saja nanti apakah kami mampu mengadopsi settingan yang cocok,” sambungnya. “Performa GP10 cukup baik di beberapa kondisi lintasan dalam beberapa seri terakhir, jadi, kami cukup percaya d i r i dan yakini bisa menorehkan hasil yang bagus,” tutup pembalap berjuluk Kurikuri boy ini. (OKZ) andalas/ap

Center (penyerang) LA Lakers', Lamar Odom (kiri) sedang berusaha melewati pemain bawah Timberwolves, Martell Webster dengan aksi jumping (lompat), dalam pertandingan perdana itu LA Lakers menang atas Tirmberwolves.

Lakers Raih Kemenangan Perdana

Pedrosa Harap-harap Cemas DANI Pedrosa akan kembali ke lintasan balap usai melewatkan tiga seri MotoGP karena cedera. Meski mengaku sudah siap berlomba, Pedrosa masih berharap-harap cemas dengan kondisinya. Akibat mengalami kecelakaan di MotoGP Jepang dan menderita cedera di bahu, Pedrosa absen di dua seri berikutnya di Malaysia dan Australia. Akhir pekan ini, MotoGP Portugal akan jadi comeback pembalap Honda itu. "Kami kembali ke trek akhir pekan ini di Estoril dan secara prinsip, situasinya seharusnya jauh lebih baik ketimbang saat di Australia," ujar Pedrosa, Rabu (27/10). MotoGP Jepang sendiri berlangsung pada 3 Oktober lalu. Artinya, hingga akhir pekan ini Pedrosa punya waktu istirahat nyaris satu bulan. Pembalap Spanyol itu pun berharap agar cedera yang ia alami sudah pulih benar sehingga tidak mengganggunya mengen-

dalikan motor. "Sirkuit Estoril tidak sangat menuntut seperti Phillip Island dan ini seharusnya membantu saya merasa lebih nyaman di motor. Ditambah saya juga punya cukup waktu untuk memulihkan kondisi yang seharusnya juga membantu," kata Pedrosa. "Cedera seperti ini butuh waktu buat sembuh dan dengan tambahan dua pekan (rehat) saya sangat menunggu melihat seberapa banyak bahu saya membaik," tukas pembalap 26 tahun itu. "Saya ke dokter pada Selasa pekan lalu dan jahitan saya sudah dilepas dan lukanya membaik. Saya sudah menjalani rehabilitasi tambahan pada otot dan saya sekarang lebih kuat. Tapi saya tidak akan pada melihat bedanya hingga saya naik motor pada Jumat pagi," pungkas Pedrosa. (OKZ)

DANI Pedrosa

Los Angeles-andalas Juara bertahan LA Lakers mendapat harus bersusah payah untuk meraih kemenangan pertama di laga pembuka NBA musim ini. Kobe Bryant dkk harus melewati perjuangan sengit sebelum akhirnya menang tipis 112-110 atas tamunya Houston Rockets, Rabu (27/10). Mengawali kompetisi di hadapan publik setianya di Staples Center, Lakers langsung dikejutkan dengan penampilan ciamik anak-anak Rockets yang menggebrak dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan 33-26. Gebrakan Rockets tak hanya sampai disitu. Pada kuarter kedua, Yao Ming dkk kembali mengungguli perolehan poin Lakers (2925). Alhasil, paruh pertama ditutup dengan skor 62-51 untuk keunggulan Rockets. Di awal paruh kedua atau kuarter ketiga, Rockets bahkan sempat memperbesar keunggulannya menjadi 15 angka. Lakers yang tak ingin malu kalah di hadapan pendukungnya pun langsung merespon dan mengejar di kuarter terakhir. Shannon Brown menjadi pembuka jalan bagi Lakers untuk mengejar ketertinggalan. Raihan 14 angka yang disumbangkan Brown dari total 16 angka yang dibuat Lakers, memberikan sedikit harapan. Juara bertahan ini pun perlahan mulai mengikis ketertinggalannya. (OKZ)


Kamis 28 Oktober 2010

OLAHRAGA

harian andalas | Hal.

9

Ikuti Putaran Final LBS Nasional

GABSI Pamit dengan Ketua KONI Langkat Stabat-andalas Pengkab. GABSI Kabupaten Langkat mengirimkan dua pasang pemain bridge sebagai wakil dari Liga Bridge Siswa (LBS) Nasional–Kabupaten Langkat, untuk ikut ambil bagian dalam Putaran Grand Final LBS Tingkat Nasional Ke- 7 Tahun 2010 di Manado. Penegasan itu disampaikan oleh Ketua Pengkab GABSI Kabupaten Langkat merangkap Koordinator Penyelengara LBS Nasional–Kabupaten Langkat, Ketua Kontingen, Pelatih dan Official Tim GABSI Langkat, Ir. Perwira Sakti Lubis kepada Ketua KONI Langkat, H. T. Jefri Machmoed saat audiensi dan berpamitan, Rabu (27/10). Kedua pasangan tersebut adalah M.Wibowo Prasetyo- Fachriza Luthfi (SMAN 1 Stabat) dari kelompok SMA, Villa Rosa- Nurul Husna (SMPN 1 Stabat) dari kelompok SMP. Dikatakannya, seharusnya LBS Nasional- Kabupaten Langkat berhak untuk mengirimkan 3 pasangan pemain sesuai dengan undangan panitia, namun karena sesuatu dan lain hal pasangan M. Siddiq- Ralia Hanifah (SDN 050661 Stabat) dari kelompok SD tidak diberangkatkan. Dalam sambutannya, Ketua KONI Langkat H.T. Jefri Machmoed berharap agar para pemain bisa bermain dengan serius untuk meraih prestasi yang terbaik. Lebih lanjut, Direktur Bank Sumut Cabang Stabat itu pun berharap agar pembinaan para pemain muda bisa terus digalakkan untuk meraih prestasi terbaik dan mengembangkan olahraga bridge di tengah- tengah masyarakat. Kesempatan itu terbuka lebar, karena itu jangan malas untuk berlatih. Turut hadir dalam audensi tersebut Sekretaris Pengkab GABSI Kabupaten Langkat Iskandar Zulkarnaen, SPd, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Sunarto, Spd dan HUMAS PengProv. GABSI Sumut Budi Zulkifli, SH. (BD/SBR)

Turnamen M Daud Telkom Cup I

PS Persibatee Cotbatee ke Semifinal Bireuen-andalas PS Persibatee Cotbatee, Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen melaju ke semifinal, setelah mengalahkan PS Bungkas Aceh Utara dengan skor 6-5 dalam drama adu penalti, dalam turnamen perebutan Piala M Daud Telkom Cup 1 yang digelar di Lapangan Cureh Geulanggang Gampong Bireuen, Selasa (26/10) kemarin. Penampilam kedua kesebelasan bermain imbang. Sejak babak pertama, PS Persibatee yang dimotori striker Fauzi melakukan serangan kepertahanan Bungkah Aceh Utara. Demikian pula kesebelasan Bungkah Aceh Utara membalas dengan serangan yang berarti ke pertahanan PS Cotbatee, hingga pertandingan turun minum kedudukan tidak berubah sama kuat 0-0. Demikian memasuki babak kedua, kedua kesebelasan justru semakin meningkatkan tempo permainan menyerang slilh berganti. Beberapa kali serangan dari kedua kesebelasan menghasilkan peluang. Namun peluang tersebut tidak juga membuahkan hasil hingga pertandingan usai. Ternyata dengan perpanjangan waktu itu kedudukan skor pun tak juga berubah hingga pertandingan usai. Dari hasil imbang tersebut, dilakukan adu penalti untuk mencari pemenang. Ternyata dalam adu penalti itu PS Cotbatee mampu mengambil situasi ini dengan meraih kemenangan tipis 6-5. Kemenangan PS Cotbatee ini berhak melaju ke babak semifinal. Manajer PS Persibatee Cotbatee, Rusli Usman didampingi Fauzi kepada Harian andalas, Rabu (27/ 10 ) menyebutkan, sangat bangga atas keberhasilan timnya melaju ke babak semifinal. Dan tentunya PS Persibatee mewujudkan ambisinya untuk keluar sebagai juara di turnamen ini. Menurut Rusli Usman yang akrab disapa Bang Li Tukoep ini sangat berharap, PS Persibatee Cotbatee mendapatkan lawan yang seimbang di partai semifinal, tinggal menunggu lawan yang akan dihadapi antara Kesebelasan Cureh Bireuen dengan Kesebelasan Paloh Aceh Utara yang dilangsungkan hari ini, Kamis (28/10). (HERA)

Atlet Voli Popwil Sumut Jangan Pantang Menyerah Medan-andalas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut meminta kepada atlet bola voli yang tengah dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Wilayah di Bangka Belitung memiliki sikap pantang menyerah. Karena itu merupakan ciri khas atlet Sumatera Utara. Pesan itu disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara (Kadisporasu) melalui Kasubdis Sarana dan Prasarana, Sujamrad Amro, ketika meninjau persiapan tim bola voli putra Sumatera Utara menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) 2010, di lapangan Sang Hyang Sri Tanjung Morawa, Deli Serdang, Rabu (27/10). Kadisporasu mengatakan, para atlet harus bersyukur karena terpilih mewakili ribuan pelajar Sumatera Utara lainnya memperkuat tim bola voli untuk bertanding di Popwil 2010 di Bangka Belitung, 1-7 November mendatang. Sementara pelatih tim bola voli putra Sumut, Alfian, mengatakan jumlah pemain yang dipersiapkan menghadapi Popwil di Bangka Belitung sebanyak 11 orang. Dan mereka sudah menjalani pemusatan latihan daerah sejak 20 September lalu di GOR Lubuk Pakam. Sebelas pemain tim bola voli Sumut itu masingmasing : Ardaha Hanifan (Labuhan Batu), Adi Putra (Labuhan Batu), M Win Majid (Deli Serdang), M Maulana (Serdang Bedagai), Rendy Ardiansyah (Serdang Bedagai), Hermanto (Serdang Bedagai), Yopi Pranata (Serdang Bedagai), M Ali Syahbana (Medan), Deni Aprianata (Medan), Rizki Amanda (Medan), serta Yogi Suryawan (Pematang Siantar). Pelatih : Alfian, Zulhamni, dan Widodo (ketiganya dari Deli Serdang). (YON)

Seluruh peserta turnamen bulutangkis antar PT Bank Sumut foto bersama.

Tunamen Bulutangkis Antar PT Bank Sumut

Ajang Seleksi Menuju Bapor Bank Medan-andalas Duel sengit warnai laga final Turnamen Bulutangkis PT Bank Sumut yang berakhir Minggu (24/10) di Gedung Shamrock Jalan Pengadian Medan. Dua laga final yang digelar, tunggal putra dan ganda putra, semuanya harus diakhiri dengan rubber set. Di tunggal putra Syahban Doly Siregar dari Cabang Pembantu Kampung Baru dipaksa main tiga set 2118, 17-21 dan 21-12 oleh Khairuman (Cabang Panyabungan). Pada laga final yang disaksikan Direktur Umum PT Bank Sumut Drs HM Yahya, Ketua Persatuan Bulutangkis (PB) Bank Sumut Jaya Bahrein H Siagian, para pimpinan cabang dan kantor cabang pembantu, Syahban dan

Khairuman sama menunjukkan permainan terbaik. Syahban lebih dulu unggul 21-18 di set pertama. Namun set kedua justru menjadi milik Khairuman setelah menutup pertandingan 2117. Di set ketiga laga keduanya tetap berlangsung ketat, namun Syahdan yang tampil lebih konstan memenangkan pertandingan 21-12. Hasil ini menjadikan Syahban dan Khairuman menjadi juara dan runner up, sementara tempat ketiga Porkas Parlindungan (Cabang Belawan). Duel seru juga terjadi di ganda putra antara pasangan Bobby / Ali (Cabang Teluk Dalam) melawan Edy Prisma / Ali Fahmi (Kantor Pusat). Duet Bobby/Ali justru tertinggal lebih dulu setelah kalah 20-22 di set

pertama. Di set kedua, pasangan dari Tano Nia bangkit dan balik unggul 21-12.Momentum kemenangan berhasil mereka pertahankan, dan kehadiran mereka jauh-jauh ke Medan tidak sia-sia setelah pasangan tersebut kembali mencatat kemenangan 21-12 di set penentuan.Berada di tempat ketiga Ayuslim/Edi Susanto (Tebingtinggi) Bersyukur Dirum PT Bank Sumut Drs HM Yahya ketika menutup event menyatakan syukur dan gembira pelaksanaan memperebutkank Piala Dirut PT Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu berlangsung sukses. Ia juga memuji seluruh peserta yang mampu memperlihatkan penampilan terbaik. “Yang lebih menggembirakan lagi,

dari pelaksanaan ini, komitmen kebersamaan dan sinergi antar karyawan terlihat dengan jelas,” katanya. Sebelumnya Ketua PB Bank Sumut Jaya Bahrein H Siagian melaporkan,putaran final yang digelar 2324 Oktober ini, adalah duel para juara dari empat zona, yakni di Medan, Tebingtinggi, Tarutung dan Sibolga. “Jadi duel kali ini, adalah laga antar juara. Dan dari hasil ini mereka nantinya akan dimatangkan dalam Pelatda sebelum nantinya diturunkan pada POR Bank tingkat nasional Tahun 2011 di Medan. “Penyerahan hadiah bagi pemenang dilakukan pada puncak Peringatan HUT PT Bank Sumut 31 Oktober mendatang,” kata Bahrein. (HAI)

Amura Sumut Targetkan Tiga Medali di Kerjurnas Medan-andalas Pengurus Provinsi (Pengprov) Amura Karatedo IndonesiaSumatera Utara menargetkan meraih tiga medali di Kejurnas Amura di Cibubur, Jakarta Timur yang digelar 25-31 Oktober 2010. Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Harian Pengprov Amura Sumut, Letkol Kav Rayen Obersyl ketika mendampingi Kapuskopad Kodam I/BB, Kolonel Inf Fachri yang juga Pembina Amura Sumut di Bandara Polonia Medan, Rabu (27/10). Rayen yang juga Pimpinan Rombongan menjelaskan, target yang diinginkan Amura Sumut tidak muluk-muluk. Alasannya karena kekuatan lawan belum diketahui. “Kita sudah bekerja keras, melakukan pemusatan latihan, maka target ini harus tercapai. Apapun medalinya yang terpenting tiga bisa diraih,” katanya. Didampingi Sekretaris Amura Sumut, Fachrur Rozi, dan

andalas/ist

BINCANG-Kapuskopad Kodam I/BB Kolonel Inf Fachri (empat kiri) yang juga Pembina Amura Sumut berbincang dengan Pimpinan Rombongan, Letkol Kav Rayen Obersyl di Bandara Polonia Medan, Rabu (27/10). Bendahara, Ahmad Sofyan serta Kabid pembinaan, Ir Syaiful Harry, Rayen menyebutkan, Amura Sumut mengirim 12 atlet pada Kejurnas Amura I.

Adapun atlet yang dikirim, Kelompok Senior Komite, Serda Eko Lubis, Pratu IN Tambunan, Pratu A Muklis, Prada Buntora Mahulai, Nova Juliana. Kelom-

pok Komite dan Kata Agustinus Situmorang. Kelompok Junior Komite, Joelis Evan Pakpahan, Frederik. Kelompok Kadet, Agita. Ke-

lompok Pemula Komite dan Kata, Baruna Fajar R, Doni Satria, Kelompok Pra Pemula Komite Kata, Anggoro Tyas Anggodo. Rayen menambahkan, selain atlet sejumlah pengurus juga mengikuti Rakernas yakni Fachrurozi, SH, dan Ir Syaiful Harry dan Ahmad Sofyan. Sementara atlet dimanajeri Mayer Sus Restu Putra, Lettu Kav Nico Hermawan, pelatih Sertu Aliman S, dan official Sertu Sudarmono. Di Cibubur, kata Rayen juga digelar Gashuku dan ujian kenaikan Dan Nasional. Sementara pembina Amura, Kolonel Inf Fahcri berpesan agar atlet menjaga stamina dan diri. Dia juga menyemangati karateka-karateka pemula dan prapemula agar selalu bersemangat, pantang menyerah dan dan bertanding dengan sportif. Sebelumnya, Ketua Harian Amura Sumut, Drs Syaiful Syafri MM mengatakan, keikutsertaan Amura Sumut merupakan bukti pembinaan karateka terus dilakukan. “Ini sarana untuk menguji kemampuan, apapun hasilnya kita berharap karateka Amura Sumut menampilkan yang terbaik,” katanya. (HAM)

Sirnas Bulutangkis Regional VI Piala Gubsu Open 2010

Unggulan Tunggal Dewasa Putri Melangkah Mulus Medan-andalas Para pebulutangkis unggulan di kelompok tunggal dewasa putri melangkah mulus ke babak perempat final, pada hari kedua Djarum Sirkuit Nasional Regional VI Piala Gubsu di GOR PBSI Jl. Pancing Medan, Rabu (27/10). Unggulan pertama Maria Elfira Christina (PB Djarum) meraih kemenangan mudah atas Nuni Susilawati (PB Silva Riau) 21-6, 21-10. Tampil lebih tenang membuat juara bertahan di Surabaya itu cukup mudah menguasai jalannya pertandingan. Maria pun hanya membutuhkan waktu 25 menit untuk mengakhiri pertandingan. “Lawan hari ini relatif masih mudah diatasi dan saya pikir persaingan akan lebih ketat di babak perempat final. Namun saya akan berusaha tampil maksimal di semua pertandingan dan target saya dapat menjuarai event di Medan kali ini,” optimisme Maria. Maria sendiri di perempat final pada Kamis (28/10) akan bertemu Yulia Yosephine Susanto (PB Jaya Raya Bintaro). Yulia melaju ke perempat final

usai mengalahkan pebulutangkis asal China Lului yang memperkuat PB Shamrock Medan dengan 21-18, 18-21, 21-19. Unggulan kedua Desy Nidya Amelia turut melaju ke delapan besar dengan menumbangkan pebulutangkis PB Jaya Raya Bintaro 21-16, 21-18. Unggulan ketiga Putri Muthia Restu (PB Tangkas Alfamart) melaju usai menaklukkan Chyntia Tan (PB Angkasa) 21-6, 21-13. Sukses Muthtia diikuti atlet unggulan lainnya Ayu Wanda Tika Wulandari (PB Djarum) dengan membungkam atlet PB Tangkas Alfamart, Nathalia Deske 2114, 21-16. Atlet non unggulan Milicia Kurniawan (PB 21 Jakarta) melaju setelah menang dari Syafira (PB KNPI) 21-10, 21-8. Sementara itu, pebulutangkis andalan tuan rumah Millicent IW dipastikan gagal mempersembahkan prestasi bagi Sumut, setelah pada babak 16 besar dipaksa menyerah oleh pebulutangkis non unggulan Athiatun Rohimah (PB Jaya Raya Suryanaga) lewat rubber set 21-17, 16-21, 21-19. Satu tiket tersisa ke babak perem-

andalas/ist

Unggulan pertama Maria Elfira Christina (PB Djarum) meraih kemenangan mudah atas Nuni Susilawati (PB Silva Riau) 21-6, 21-10. patfinal diraih pebulutangkis asal China yang memperkuat PB Shamrock Medan Liu Lei setelah berjuang keras me-

ngalahkan Jesica Mujati (PB Jaya Raya Bintaro) lewat pertandingan rubber set 21-18, 15-21, 21-13. (YON)


Kamis

KOMUNITAS

28 Oktober 2010

Pemprovsu Dinilai tak Mampu Kelola Anggaran Medan-andalas Realisasi serapan APBD Sumut tahun 2010 baru mencapai 54 persen hingga Oktober 2010, menunjukkan para satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Provinsi Sumut tidak siap dalam menjalankan program pembangunan di daerah ini. “Perencanaan SKPD di jajaran Pemrov Sumut tidak matang. Terbukti, pelelangan proyek pada umumnya baru dimulai bulan Juli atau paling cepat bulan Juni setiap tahunnya. Akibatnya, anggaran yang tengah tersedia tidak dapat diserap sebagai mana mestinya,” kata Ir Rikson Sibuea, Ketua Forum Jasa Konstruksi (Forjasi) Sumatera Utara kepada andalas, Rabu (27/10). Selain faktor ketidaksiapan SKPD Pemprov Sumut, menurut Rikson, minimnya penyerapan APBD tahun 2010 ini bisa jadi karena ada ketakutan bagi para SKPD untuk melaksanakan sejumlah proyek yang tengah dianggarkan. Sebab, dalam keterbukaan dan transparansi sekarang ini, para SKPD sering kali menjadi incaran para penegak hukum. “Di era transparansi sekarang ini, siapa saja sudah bisa melaporkan penyelenggara pemerintahan kepada aparat hukum. Kondisi ini bisa jadi membuat para SKPD takut menjadi incaran para penegak hukum, khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi,” ujarnya. Sementara itu, secara terpisah Direktur Eksekutif Elsaka Sumut Efendi Panjaitan, SE menegaskan, minimnya penyerapan APBD Sumut tahun 2010 ini bukan baru terjadi di Sumut, kondisi seperti ini sudah berulangkali terjadi. “Minimnya penyerapan angaran tersebut, suatu indikator ketidak mampuan Pemprov Sumut mengelola anggaran. Satu sisi mereka (Pemprov Sumut-red) ambisi dengan anggaran yang besar, tetapi setelah ada, aggaran tersebut tidak dapat dikelola dengan baik,” kata Efendi. Menurut Efendi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDI-Perjuangan Sumut, minimnya penyerapan anggaran tahun 2010 ini dengan sisa waktu minimal dua bulan kedepan akan berdampak buruk terhadap kualitas kerja dan proyek. Bahkan, sasaran anggaran yang notabene untuk kepentingan masyarakat bisa jadi akan lebih ditekankan menjadi belanja rutin aparat pemerintah. “Dengan anggaran yang tersisa sekitar 46 persen dari Rp3,8 Triliun maka dalam waktu 1,5 bulan ke depan bisa jadi akan muncul SPJ-SPJ fiktif hanya untuk menyerap aggaran tersebut,” tandasnya. Selain itu, lanjut Efendi, dampak lain dari kondisi tersebut bisa menimbulkan ketidakpercayaan pemerintah pusat kepada Pemprov Sumut, sehingga di tahun-tahun mendatang dana yang seharunya untuk wilayah Sumut bisa jadi dialihkan ke darah lain. “Kalau kondisinya seperti ini, pemerintah pusat akan menganggap Sumut tidak perlu diberikan dana yang besar. Pada hal kita tahu infrastruktur di Sumut khususnya jalan sangat membutuhkan dana untuk perbaikan, tetapi kenyataan dana yang ada tidak dapat dimanfaatkan dengan maksimal,” paparnya. Namun demikian, katanya, minimnya penyerapan APBD Sumut tahun 2010 ini tidak lepas karena faktor kepentingan oknum-oknum anggota DPRD Sumut dan Pemprovsu untuk menetapkan kontraktor yang mengerjakan proyek-proyek yang tengah dianggarkan. “Kita patut mengapresiasi kinerja eksekutif dan legislatif mengesahkan APBD Sumut dua tahun terakhir ini, dimana APBD yang akan berjalan bisa disahkan di akhir tahun, seperti APBD 2010 disahkan akhir tahun 2009 dan APBD 2011 disahkan pada Oktober ini. Namun, sanyangnya pelaksanaannya tidak masksimal dan ini tidak lepas karena tarik-menarik kepentingan dua belah pihak,” ujarnya. Dengan pengesahan APBD Sumut yang sudah berjalan seperti dua tahun terakhir ini, lanjunya, harusnya paling lama pada bulan Maret proses tender proyek sudah berjalan, sehingga kulitas proyek dan perencanaan kerja SKPD bisa berjalan dengan baik. “Kita berharap kondisi sekarang ini tidak terulang lagi kedepan ini. Kasus yang terjadi di Kabupaten Langkat dulu kita harapkan tidak terjadi di Pemprov Sumut,” cetusnya. (BEN)

harian andalas | Hal.

10

Kualitas Pendidikan di Sumut Menurun Medan-andalas Kualitas pendidikan di Sumatera Utara dinilai mengalami penurunan dan kurang mampu menciptakan generasi berbudaya serta berkarakter. Sumber Daya Manusia (SDM)-nya terlihat lemah, karena pendidikan cenderung diarahkan ke IQ saja. Penurunan kualitas itu, bisa dibuktikan dari hasil Olimpiade Sains Nasional (OSN). Sumut sebagai tuan rumah hanya mampu meraih satu medali emas. Selain itu, korupsi juga marak terjadi di Sumut ditambah lagi dengan suasana keamanan yang tidak begitu kondusif dengan penyerangan Polsek Hamparan Perak belum lama ini. Hal ini dikatakan tokoh pendidikan Sumut, dr Sofyan Tan ketika tampil sebagai pembicara pada seminar nasional “Catatan Kritis Sumatera Utara, Refleksi Kondisi Sosial dan Pendidikan Sumatera Utara Era Kepemimpinan Demokrasi” di Auditorium Universitas Negeri Medan, Jalan Williem Iskandar, Rabu (27/10). “Permasalahan pendidikan yang sedang kita hadapi adalah tidak mampu menciptakan SDM berkualitas baik dari sisi bidang akademik, sikap maupun keterampilan,” kata praktisi pendidikan ini. Di samping itu, sebutnya, budaya life skill untuk pendidikan di Sumut juga sangat minm dan cenderung ke teoritik, sehingga tidak mampu menjawab permasalahan yang ada. Tamatan Perguruan Tinggi (PT) di Sumut umumnya menjadi pencari kerja dan bukan menciptakan lapa-

andalas/asiong

MENURUN - Tokoh Pendidikan Sumut, dr Sofyan Tan mengkritisi masalah pendidikan Sumut yang kualitasnya cenderung menurun pada seminar nasional “Catatan Kritis Sumatera Utara” di Auditorium Unimed, Rabu (27/10). ngan kerja. Menurutnya permasalahan ini terjadi karena sistem yang berlaku tidak dijalankan dengan baik dan penuh amanah. Hal ini bisa dilihat dari rekrutmen pejabat mulai dari Kepala Dinas (Kadis), Pengawas hingga Kepala sekolah tidak sesuai standar yang ada. “Pengisian setiap jabatan harus bisa menghindarkan diri dari subjektifitas serta lebih mengutamakan kapabilitas dan kompetensi dari calon pengisi jabatan, jangan mengandalkan like or dislike atau subyektivitas semata,”

kata mantan calon Walikota Medan ini. Sementara, kenyataannya saat ini banyak pejabat yang kapabel, prestasinya bagus, tapi tidak pernah dapat kesempatan untuk menempati jabatan struktural sesuai kompetensinya. “Ini harus jadi masukan untuk mendidik masyarakat kita,” kata Sofyan Tan. Menurutnya, jika kondisi seperti itu terus terjadi, dikhawatirkan justru akan merusak sistem birokrasi dan pendidikan yang sebenarnya sudah berjalan, menjadi tidak nyaman. Pada akhirnya, semua itu hanya akan

mengorbankan masyarakat. “Misalkan, pejabat dipilih untuk mengisi pos jabatan tertentu. Tapi, dia tidak kompeten di bidang tersebut. Tentu pejabat yang bersangkutan butuh waktu untuk beradaptasi, mempelajari bidang tersebut, tupoksinya bagaimana. Hal itu tidak bisa sistematis sesuai karir dan pendidikan mereka. Mereka hanya akan kehabisan waktu untuk belajar, sementara pelayanan terhadap masyarakat harus jalan terus,” tandasnya. Oleh sebab itu, kata dr Sofyan

Tan, kepemimpinan dalam pendidikan perlu diperbaiki sehingga seorang Kadis atau Kepala sekolah harus cakap di bidangnya dan bisa menjadi panutan bagi bawahannya. “Tenaga pendidik banyak yang pesimis akan karir mereka ke depan karena beranggapan kualitas tidak menjamin untuk duduk pada jabatan terentu,” paparnya. Dalam seminar tersebut turut menyampaikan makalah, Pembantu Rektor IV Unimed, Berlin Sibarani dan Anggota DPRD Sumut, Muslim Simbolon. (SIONG)

Pers Nasional Menjunjung Bahasa Persatuan Medan-andalas Pers Nasional terutama suratkabar menjunjung tinggi bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia yang diikrarkan dalam Sumpah Pemuda 1928. Karena itu pers nasional tidak merusak bahasa, namun bertekad menjadi penjaga taman bahasa Indonesia. Demikian dinyatakan Ketua Serikat Penerbit Surat kabar (SPS) Sumut HM Zaki Abdullah bersama Ketua HPBI Medan Drs H Shafwan Hadi Umry, MHum sehubungan dengan diadakannya Sarasehan Bahasa Indonesia berkaitan dengan HUT ke – 64 SPS dan bulan bahasa 2010.

Zaki Abdullah menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan Himpunan Pembina Bahasa Indonesia mengadakan Sarasehan hari Sabtu 30 Oktober 2010 di Lantai II Amaliun Food Court Jl Amaliun/ Nusantara No. 3 Medan dengan menampilkan tiga ahli bahasa yakni Prof Dr Khairil Ansari, MPd Drs H Shafwan Hadi Umry, MHum dan Dr Mutsyuhito Solin MPd. Sarasehan yang pesertanya terdiri atas para redaktur, wartawan suratkabar dan televisi, serta mahasiswa dari berbagai universitas di Medan, dimaksudkan untuk mengulang kaji bagaimana berba-

hasa dengan baik dan benar. Sementara itu Shafwan menjelaskan, bahasa surat kabar dan televisi akhir-akhir ini cenderung semakin baik. Namun tak dapat dipungkiri akibat berbagai hal antara lain keterbatasan waktu yang dimiliki banyak juga kalimat-kalimat yang sampai kepada pembaca dan pemirsa terasa janggal di mata dan telinga. “Pemakaian istilah terkadang juga tidak tepat karena para wartawan sedikit sekali yang berasal dari pendidikan jurusan bahasa. Belum lagi kemiskinan kosa kata pada sementara wartawan hinggakan kalimat yang ditampilkan sangat kering, tidak

bervariasi,” ujar Shafwan yang sudah berpengalaman 30 tahun menjadi guru bahasa Indonesia. SPS Sumut sangat peduli dengan bahasa suratkabar karena suratkabar merupakan pintu informasi bagi pembaca. “Informasi yang baik harus disampaikan dengan bahasa yang baik dan benar. Kalau bahasa yang digunakan tidak menaati kaedah yang berlaku akan terjadi bias dan salah pengertian,” ujar Zaki Abdullah yang selama kepemimpinannya, SPS Sumut sudah berulang kali melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan bahasa bagi wartawan. (REL).

Inventarisasi Permasalahan

Bupati Simalungun Sebaiknya Turun ke Pelosok LANGKAH pertama yang sebaiknya dilakukan oleh Dr JR Saragih setelah dilantik menjadi Bupati Simalungun adalah turun ke masyarakat terutama di daerah-daerah pelosok dan menginventarisir permasalahan yang dihadapi masyarakat selama ini terutama banyaknya jalan yang rusak, kebutuhan pertanian dan lain-lain.

S

elain itu, Bupati diharapkan tetap mengayomi dan memperhatikan kehidupan seluruh masyarakat di Kabupaten Simalungun tanpa membedakan suku, agama ataupun golongan dan lintas kepentingan partai politik. Harapan itu disampaikan tokoh masyarakat Simalungun Marlon Purba kepada wartawan di Bandara Polonia, Rabu

(27/10) menyikapi pelantikan Bupati Simalungun DR JR Saragih dan pasangannya Wakil Bupati Nuriaty yang rencananya dilaksanakan hari ini, Kamis (28/10). Harapan masyarakat kata Marlon sangat besar ditumpukan kepada JR Saragih sehingga berhasil memenangkan pemilukada Simalungun dengan perolehan suara yang signifikan. “Kita

bersama kawan-kawan juga ikut berjuang tanpa mengharapkan materi, karena kita merasa berkepentingan agar ada perubahan ke arah perbaikan nasib masyarakat dan pembangunan di daerah Simalungun. Makanya kita tidak muluk-muluk, cukup langsung turun ke bawah sampai ke pelosok lihat sendiri permasalahan baru kemudian langsung bekerja keras,” kata Marlon Purba yang mantan anggota DPRD-SU itu. Marlon yang juga dikenal sebagai tokoh pemuda Sumatera Utara itu lebih lanjut memaparkan, permasalahan yang umum terjadi di daerahdaerah Simalungun adalah buruknya infrastruktur jalan tidak saja antar pedesaan tetapi juga jalan-jalan

Kabupaten. Hal ini lanjutnya membuat arus transportasi manusia maupun barang terutama komoditi pertanian menjadi lambat bahkan tak jarang terkendala dari desa-desa ke perkotaan. Selain itu, sebagian besar masyarakat Simalungun hidup dari pertanian sehingga persoalan pupuk, bibit dan permodalan adalah hal yang harus diprioritaskan Bupati dan Wakil Bupati ke depan. Menurutnya, kalau 10 sampai 20 persen saja ada peningkatan pembangunan di Kabupaten Simalungun dari apa yang terjadi selama ini sudah membuat masyarakat Simalungun berterima kasih kepada JR Saragih maupun tokoh-tokoh Simalungun

lainnya. Satu lagi tambah dia, JR Saragih dan Nuriaty hendaknya memandang potret Simalungun sebagai potret NKRI karena di Kabupaten Simalungun banyak suku yang tinggal dan menetap cukup lama. “Di Simalungun kan ada Kampung Toba, Kampung Jawa, Kampong Banjar, Kampung Melayu dan lain-lain. Jadi pembangunan harus memperhatikan semua kepentingan. Saya berharap JR Saragih langsung bekerja keras dan jangan mau dipengaruhi orangorang yang ramai mendekat setelah jadi Bupati untuk minta proyeki, perhatikan rakyat. Kalau ini tidak dilakukan saya sebagai pendukungnya menjadi terdepan untuk mengkritisi,” kata Marlon. (RIL)

BE RI T A DU K ACI T A

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

Nama

Umur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

Berangkat (Tgl/Jam)

Keterangan / Tempat

2

LIANG KIM MOY / AKIAW

59

Jl. Polonia Gg. Ternak No. 44 / 46 Kp. Anggrung Medan

25-10-10 00.15 WIB

28-10-10 13.00 WIB

Diperabukan

4

LIM SIU YUNG

74

Jl. Kapt. Pattimura Lrg. Baru No. 12 Medan

25-10-10 00.45 WIB

28-10-10 14.00 WIB

Diperabukan

BE RI T A DU K ACI T A

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

3

TAN KIM BOK

44

Jl. S utri sno No. 185 A Medan

27-10-10 08.30 WIB

31-10-10 10.00 WIB

D i kebumi kan

4

YIE KOK CIN

49

Jl. A si a No. 252 / 246 Medan

26-10-10 11.00 WIB

31-10-10 14.00 WIB

D i perabukan

5

NG TEK SUANG

43

Jl. Jemadi Gg. K elapa I No. 12 C Medan

25-10-10 03.40 WIB

28-10-10 11.00 WIB

D i kebumi kan

6

LO CONG LAM

81

Jl. P erguruan Gg. S empi t No. 115 A Medan

26-10-10 11.30 WIB

31-10-10 14.00 WIB

D i kebumi kan

7

CIAM HONG LAN

71

Jl. P ukat V II No. 24 A Medan

23-10-10 22.00 WIB

28-10-10 12.00 WIB

D i perabukan

8

GOH YEK CEN

57

Jl. K arya Jaya No. 10 K p. A nggrung Medan

26-10-10 05.20 WIB

31-10-10 13.00 WIB

D i perabukan

9

CHIU GUEK LIE

74

Jl. Ti rtosari Gg. Lohan No. 12 Medan

26-10-10 04.00 WIB

30-10-10 11.00 WIB

D i kebumi kan


Kamis

POLITIK

28 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

11

KILAS

Pemenang Kedua Maju Menggantikan Medan-andalas Pengamat hukum Lamsiang Sitompul SH, pada dasarnya setuju bahwa pasca penetapan status Syamsul dan Rahudman, maka sesuai ketentuan, wakilnya yang menggantikan. “Tapi bila memandang faktor keadilan dan kemanfaatan dana ratusan miliar yang sudah terpakai untuk pilkada lalu, saya sependapat agar pemenang kedua pada masingmasing pilkada lalulah yang maju memimpin, kalau memang tidak memungkinkan dilakukannya pilkada ulang,” katanya kepada andalas, Rabu (27/10). “Memang yang saya sampaikan ini terlepas dari undang undang yang ada. Tapi saya rasa masyarakat tidak rela uang ratusan miliar terbuang percuma hanya untuk memilih seorang wakil. Apalagi fakta bahwa dugaan korupsi itu dilakukan sebelum proses pilkada, dimana andai saat itu langsung terbukti tentu saja Syamsul dan Rahudman tidak akan pernah ikut pilkada, dan ceritanya tidak akan seperti sekarang ini,” sambung Lamsiang. Untuk itulah dia sangat menyesalkan, mengapa ketika suara-suara soal dugaan korupsi itu muncul, tidak segera bisa dituntaskan. “Bagaimana pun, sebaiknya kita lebih mengedepankan upaya preventatif, sehingga tidak muncul masalah seperti ni. Seperti kita ketahui, dugaan korupsi itu sudah muncul lama sebelum proses pilkada Sumut dan Medan dimulai. Tapi entah kenapa, kasusnya tidak segera dituntaskan, bahkan orang yang terduga korupsi itu pun bisa ikutan pilkada dan menang. Lalu kita lihatlah hasilnya saat ini. Sangat memalukan, melukai masyarakat, dan sekaligus sangat merugikan para kandidat yang lain,” papar Lamsiang. Sementara itu pengamat sosial Agus Suriadi MA dan Ketua LIPPI Sumut Binsar H Hutagalung, setuju dengan andalas, bahwa peraturan maupun undang undang tentang pikada memang harus direvisi. Karena ada celah yang bisa dimanfaatkan orangorang tertentu untuk kepentingannya. Misalnya, bisa saja ada orang mau jadi wakil karena melihat calon nomor satunya berpotensi besar untuk menang, tapi kemungkinan besar juga akan jatuh di tengah jalan karena sebuah kasus.(RPS)

PDS Syukuran Deli Serdang HUT ke-9

PERA PERAYYAAN HUT - Ketua PDS Deli Serdang Renjo Siregar didampingi fungsionaris DPC PDS Deli Serdang meniup lilin pertanda perayaan HUT PDS ke 9,Rabu (27/10). Lubuk Pakam-andalas Dewan Pimpinan Cabang partai Damai Sejahtera (PDS) Deli Serdang, gelar temu kader dan syukuran HUT PDS ke-9 di kantor DPC Lubuk pakam, Rabu (27/10). Ketua DPC PDS Deli Serdang Renjo Siregar mengajak masyarakat khususnya warga Deli Serdang agar tidak khawatir dengan situasi bangsa saat ini, yang penting harus bersyukur dan bekerja keras untuk mewujudkan damai sejahtera bagi Indonesia, “Kita harus meningkatkan solidaritas dan militansi dalam mengembangkan Partai Damai Sejahtera (PDS) sehingga menjadi salah satu partai yang bermartabat,dihargai dan mampu menganulir Pemerintah daerah.” Kata Renjo. Sementara amanat tertulis ketua Umum PDS DR ML Denny Tewu SE . MM , yang disampaikan dalam syukuran tersebut menyebutkan, usia sembilan tahun dalam siklus kehidupan manusia masih masuk dalam kategori anak-anak. Tetapi bagi sebuah organisasi politik dengan kekhususan sebagai partai yang berbasiskan keagamaan dengan ideologi Pancasila, usia sembilan tahun sudah bisa disebut memiliki jam terbang yang patut diperhitungkan. Untuk itu keluarga besar PDS diajak memandang kedepan dengan optimisme untuk bangkit dan meraih kemenangan. Pada kesempatan itu juga digelar dialog interaktif yang dipimpin oleh Sekertaris DPC PDS DS Jonson Panggabean Amd.Bertindak sebagai nara sumber adalah para anggota DPRD DS dari PDS yang terdiri dari Renzo MH Siregar, Pdt Parlon Sianturi Sth, Riki Nelson Barus SH dan Henry Rosmawaty Sitanggang SH. (TH)

DPR ke Yunani Sempurnakan Tatib Jakarta-andalas Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan kunjungan sejumlah anggota Badan Kehormatan ke Yunani terkait tugas badan itu menyempurnakan tata tertib dan kode etik anggota dewan. Meski demikian, kata Marzuki, mekanisme kunjungan kerja ke luar negeri perlu ditata kembali, disempurnakan agar efisien anggarannya. "Penyempurnaan ini tidak saja diperlukan bagi alat kelengkapan dewan, tetapi juga pedoman pimpinan yang akan memberikan persetujuan atau menolak rencana kunjungan tersebut," kata Marzuki di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/10). Menurut Marzuki pertimbangan tersebut antara lain rencana kerja yang diusulkan, urgensi, serta keterkaitan negara tujuan dengan materi RUU yang dibahas. Saat ini, dasar hukum kunjungan ke luar negeri diatur dalam peraturan tata tertib DPR pasal 143 ayat (3) (4) dan (5). Marzuki keberatan jika anggota dewan melakukan kunjungan kerja ke luar negeri hanya dinilai studi banding. "Juga banyak kunjungan kerja yang meyangkut diplomasi. Tentu ini harus dibedakan," katanya. Menurut Marzuki, pimpinan dewan juga menginginkan ada satu aturan yang tegas untuk menyetujui dan tidak menyetujui kepergian anggota DPR dalam rangka kunjunga kerja menyelesaikan RUU. "Oleh karena itu harus punya ukuran-ukuran, Supaya kalau pimpinan menolak sudah punya pegagan jangan jadi polemik kenapa ditolak dan menyimpulkan ada kisruh antara pimpinan dan anggota," katanya. (NET)

PELANTIKAN - Wakil Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pudjo Nugroho, membacakan sumpah jabatan saat melantik Penjabat Bupati Nias Barat dan Penjabat Wali Kota Gunung Sitoli di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Medan, Rabu (27/10). andalas/rony muharrman

Kepala Daerah Diminta Hati-hati Gunakan Anggaran Jakarta-andalas Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengingatkan kepala daerah provinsi dan kabupaten/ kota untuk berhati-hati dalam menyusun dan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar tidak terjadi pemborosan. "Penyusunan anggaran harus lebih hati-hati lagi. Anggaran yang tidak ada manfaat bagi daerah harus dicoret," kata Gamawan Fauzi setelah acara silaturahim Mendagri dengan sejumlah pimpinan media massa, di Jakarta, Rabu (27/10). Mendagri menuturkan, pemborosan anggaran daerah yang dimaksud, misalnya ang-

garan untuk kunjungan ke luar negeri yang berlebihan dan tidak jelas manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat. Ia mengatakan, Kementerian Dalam Negeri setiap tahun telah melakukan evaluasi terhadap APBD daerah. Hanya saja, evaluasi ini tidak masuk ke wilayah substansi. Ia mengatakan, pemerintah

sedang membahas rumusan sistem dan mekanisme, agar tidak ada pemborosan dalam anggaran daerah. Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, APBD disusun sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan kemampuan pendapatan daerah. Penyusunan Rancangan APBD ini berpedoman kepada rencana kerja pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan tercapainya tujuan bernegara. Gamawan menjelaskan pada 2010 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah meminta semua kementerian termasuk

pemerintah daerah untuk melakukan pemotongan anggaran yang dianggap boros, tanpa mengurangi capaian program. Sementara itu terkait dengan kemungkinan penyelewengan anggaran, Gamawan mengatakan mekanisme pengawasan terhadap anggaran daerah harus ditegakkan. Mendagri menyampaikan dalam rangka pengawasan ini, setiap tahun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan reguler terhadap APBD. Kemudian, sebelum menyampaikan keterangan pertanggungjawaban APBD kepada DPRD, kepala daerah harus menyerahkan hasil lapo-

Soeharto Belum Waktunya Diberi Gelar Pahlawan Medan-andalas Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Budiman P Nadapdap SE menilai, belum saatnya bangsa ini memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada mantan Presiden Soeharto. "Terlalu cepat. Sebaiknya (gelar Pahlawan Nasional) itu tidak diberikan saat ini," ujarnya, Rabu (27/10). Budiman berpendapat, sebaiknya pemerintah tidak terburu-buru memberikan gelar tersebut. "Masih ada waktu di masa datang untuk memikirkan hal itu. Terlalu cepat kalau diberikan saat ini," ujarnya. Lebih jauh ia mengatakan, reformasi di Indonesia baru berumur "setahun jagung" dan ingatan kolektif anak bangsa belum sepenuhnya bisa terlepas dari sejumlah kejadian masa lalu. Ia mengakui Soeharto banyak menyumbangkan jasa-jasanya bagi bangsa Indonesia, namun trauma masa lalu juga belum sepenuhnya bisa hilang dari ingatan anak

jalanan bangsa ini," kata bangsa. Budiman. "Jadi sebaiknya diIa kemudian menuntunda untuk beberapa juk banyaknya korban tahun ke depan, jaOrde Baru yang samngan sekarang. Rasapai saat ini keberadaan nya belum saatnya dan nama baik mereka gelar itu diberikan sama sekali belum persaat ini, karena pasti nah direhabilitasi. akan memunculkan "Banyak yang dikontroversi yang luas tuduh dan dituding tandi sana-sini," kata pa bukti. Banyak fitBudiman. nah-fitnah di masa lalu Lebih jauh dikataBudiman P Nadapdap SE yang harus diklarifikasi kannya, meski meagar semua pihak dapat menerima ngaku tidak sepenuhnya menolak pemberian gelar Pahlawan Nasional pemberian gelar Pahlawan Nasional buat Soeharto," katanya. kepada Soeharto, namun ia berSehubungan dengan itu ia berharap hal itu benar-benar melalui harap pemberian gelar Pahlawan pengkajian yang mendalam dengan Nasional tersebut ditunda sampai juga mempertimbangkan berbagai segenap elemen bangsa ini dapat sisi. menerimanya. "Bung Karno selalu menguman"Di satu sisi Soeharto kita angdangkan slogan "jas merah", jangan gap layak diberi predikat Pahlawan sekali-kali melupakan sejarah. Nasional, tetapi di sisi lain juga Soeharto tentu punya banyak jasa masih banyak hal-hal yang masih untuk bangsa ini, tetapi perlu juga perlu diluruskan," ujar Budiman diingat ada sisi-sisi lain yang harus Nadapdap. (UJ) diklarifikasi dalam sejarah per-

Pilkada Ulang Tebing Tinggi Bukan Prioritas Tebing Tinggi-andalas Masalah pelaksanaan Pilkada Ulang di Tebing Tinggi sebagaimana diperintahkan Mahkamah Konstitusi setelah menganulir hasil Pilkada, sebenarnya bukanlah masalah yang prioritas. Sebab, saat ini sudah ada Pj Wali Kota. Lagi pula, digelarnya Pilkada ulang di Tebing Tinggi masih harus menunggu petunjuk pelaksanaan teknis dari KPU pusat dan instansi terkait, termasuk membahas anggarannya. Demikian pendapat Ketua DPC LSM LI-TPK (Lembaga Investasi Tindak Pidana Korupsi Aparatur Negara) Kota Tebing Tinggi, Darwin Saragih,SH didampingi sekretarisnya, Alexander Harianja dan Ketua Bidang Investigasi, Ir.Zulfan Lubis, kepada wartawan, Rabu (27/10). Menurutnya yang menjadi prioritas saat ini adalah bagaimana roda

pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat bisa terlaksana dan lebih meningkat. Darwin Saragih sangat menyesalkan adanya desakan sejumlah anggota DPRD Tebing Tinggi meminta segera digelarnya Pilkada ulang serta “menuding” Pj Wali kota Tebing Tinggi tebar pesona, bahkan memperlambat proses tahapan Pilkada. Justru menurut pantauan dan monitoring mereka, kehadiran Pj Wali kota sudah banyak yang dilakukan baik kepada jajaran birokrat terlebih dalam kepentingan masyarakat. Terus terang, kata Darwin, kedekatan Pj Wali kota Tebing Tinggi sekarang belum pernah dilakukan wali kota-wali kota sebelumnya.”Bukan cuma siang. Malam hari pun dia melakukan tatap muka dan pertemuan dengan warga yang

intinya memberikan motivasi dan pencerahan demi kemajuan pembangunan. Untuk kalangan jajaran PNS rutin dilakukan sidak dan rapat-rapat, telah membuahkan hasil meningkatnya kinerja dan disiplin para PNS”, katanya. Aktivis LSM ini sangat menyayangkan adanya sekelompok anggota DPRD Tebing Tinggi yang tak mau membahas P.APBD dengan dalih status hukum yang menimpa diri Ketua DPRD Tebing Tinggi, HM Syafri Chap.Padahal, tugas utama anggota dewan adalah menampung dan memperjuangkan aspirasi, membahas dan mensahkan anggaran serta melakukan pengawasan. “Harusnya para wakil rakyat sadar akan tupoksinya. Bukan mendesak Pilkada dan tak mengakui legalitas pimpinan dewan. Rakyat jangan dibuat bingung”, kata mereka. (MET)

ran keuangan yang telah diaudit BPK. Ketentuan ini sesuai dengan UU Nomor 17/2003 pasal 31 ayat 1 yang menyebutkan gubernur/bupati/wali kota menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD berupa laporan keuangan yang telah diperiksa oleh BPK, selambatlambatnya enam bulan setelah tahun anggaran berakhir. Gamawan berharap dengan penegakan pengawasan penggunaan anggaran daerah, maka diharapkan tidak ada lagi kasus penyelewengan APBD di daerah. (ANT)

PAN Minta KPK tak Diintervensi Medan-andalas Segenap keluarga besar dan simpatisan Partai Amanat Nasional (PAN), Wilayah Teluk Aru meliputi Kecamatan Babalan Pangkalan Berandan, Sei Lepan, Berandan Barat, Pangkalan Susu, Besitang dan Kecamatan Pematang Jaya meminta kepada berbagai pihak atau kelompokkelompok masyarakat, tidak melakukan intervensi ataupun tekanan-tekanan politik terhadap KPK. Demikian Ketua PAN Kecamatan Sei Lepan, Fahrianto, didampingi Wakilnya Ibrahim termasuk Ketua PAN Babalan mewakili Pimpinan Cabang PAN lainnya dalam keterangannya kepada wartawan di Medan, Selasa (26/10). Menurut Fahrianto, sebanyak 99 persen masyarakat Kabupaten Langkat, terutama di Teluk Aru hingga kini masih sangat setia dan tetap solid terhadap H Syamsul Arifin SE. Kalaupun ada yang terbilang tidak suka, atau tidak puas terhadap sosok kepepimpinan H Syamsul Arifin SE baik semasa menjabat Bupati Langkat maupun Gubsu, jumlahnya bisa dihitung dengan jari tangan dan umumnya warga Langkat terus berdoa dan bermunajat untuk H Syamsul Arifin. Fahrian menambahkan, persoalan hukum terkait H Syamsul Airifn SE, yang kini telah ditangani KPK, hendaknya tidak lagi diobok-obok pihak ketiga atau kelompok-kelompok lainnya mengatasnamakan masyarakat, lebih-lebih menghakimi atau mengadili Syamsul Arifin, seolah-olah paling bersalah. PAN sebagai Partai Nasional pendukung Syamsul Arifin,SE sangat menghargai KPK sebagai salah satu lembaga penegakan Hukum. Dan Syamsul Arifin SE pun secara jantan dan bertanggungjawab memenuhi prosedur yang ditetapkan KPK atas dirinya dan bahkan Syamsul Arifin,SE sangat menghormati KPK. Karena itu, sambung Fahrian, biarkan KPK bekerja sesuai dengan fungsi dan tanggungjawabnya, hukum atau putusan pengadilan kelak nantinya yang menentukan salah atau tidaknya tindakan yang dilakukan Syamsul Arifin, terkait tindakan yang dilakukannya. Keluarga besar PAN, dan simpatisannya di Teluk Aru, dan umumnya di Langkat, tidak menghendaki adanya kelompok-kelompok atau pihak tertentu khususnya di Teluk Aru untuk menghakimi H Syamsul Arifin SE dengan melakukan maneuver-manuver sebagai upaya menekan KPK. Kepada seluruh anggota PAN, dan simpatisan, Fahrianto minta untuk merapatkan barisan tetap berdoa agar Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan ketabahan terhadap H Syamsul Arifin,SE dalam menghadapi cobaan ini. Tak ada manusia di bumi ini yang bersih dari noda dan dosa. (OE)


SUMATERA UTARA

Kamis 28 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

12

andalas/budi zulkifli

Bupati Langkat Ajukan RPAPBD RP1 Triliun Stabat-andalas Bupati Langkat Ngogesa Sitepu mengajukan anggaran sebesar Rp 1.049.750.032.337,00. Hal itu disampaikan bupati pada rapat paripurna tahap I pembahasan R-PABPD 2010 yang berlangsung di Gedung Dewan, Selasa (26/10). Usulan dimaksud terdiri dari beberapa item penambahan diantaranya PAD dari Rp 32,4 M bertambah Rp 1,8 M sehingga menjadi Rp 34,2 M lebih. Sisi pendapatan semula sebesar Rp 888,3 M bertambah sebesar Rp 116,5 M menjadi Rp 1.004,8 T. Untuk komponen belanja semula sebesar Rp 942,7 M bertambah Rp 107,0 M se-

SERAHKAN RPAPBD-Bupati Langkat Ngogesa Sitepu menyerahkan materi RPAPBD 2010 kepada ketua DPRD Rudi Hartono Bangun.

hingga menjadi Rp 1.049,7 T. Penyusunan R-PAPBD 2010 ini dilakukan setelah sebelumnya menetapkan kebijakan umum prioritas dan plafon anggaran sementara yang akan dicapai selama sisa waktu pelaksanaan APBD tahun anggaran berjalan, dengan tetap memperhatikan prinsip anggaran meliputi partisipasi masya-

rakat, transparansi dan akuntabilitas anggaran, disiplin anggaran, keadilan anggaran, efisiensi dan efektifitas, serta taat azas. Sebelumnya, Ketua DPRD Langkat Rudi Hartono Bangun menyatakan mekanisme penyampaian usul R-PAPBD 2010 mengacu kepada ketentuan yang ada serta akan dilakukan pembahasan secara detail antara Panitia Anggaran Legislatif dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Langkat Budiono, Dandim 0203 Langkat Letkol Inf Asrul Tanjung, para asisten dan staf ahli bupati serta seluruh SKPD. (BD)

KILAS

BMKSS Tebing Tinggi Dikukuhkan Tebing Tinggi-andalas Badan Musyawarah Kepala Sekolah Madrasyah/ Swasta (BMKSS) Kota Tebing Tinggi Periode 20102015 dikukuhkan Pj Wali Kota Tebing Tinggi Drs Eddy Sofyan Purba MAP, Senin ( 25/10)di Balai Pertemuan Kartini Jalan T Imam Bonjol Tebing Tinggi disaksikan sejumlah pejabat pemerintahan dan ratusan guru swasta. Ketua terpilih Darwis Tambuse SE mengatakan, tujuan BMKSS terbentuk untuk mendukung pendidikan yang berbudaya, sekolah yang bersih sesuai keinginan wali kota dan masyarakat, dan ketua terpilih juga sangat mengharapkan agar para guru yang telah mengabdi diatas 5 tahun agar diangkat menjadi PNS serta diberikan beasiswa untuk peningkatan ilmu. (MET)

Wabup Lepas Calhaj Labuhan Batu Rantau Prapat-andalas Wakil Bupati Labuhanbatu Suhari Pane SIP melepas keberangkatan 153 orang jemaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Labuhan Batu Kelompok Terbang (Kloter) 15, Rabu (27/10) dari Asrama Haji, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan. Suhari Pane sebelum melepas jemaah calhaj menuju Mekkah, Arab Saudi untuk menunaikan rukun Islam yang kelima tersebut, mengharapkan keberangkatan jemaah calhaj asal Labuhan Batu ini dapat berjalan lancar dan tepat waktu sesuai jadwal. Wabup berpesan, baik selama dalam perjalanan dari daerah asal maupun setibanya di tanah tempat tujuan memenuhi panggilan Allah di jazirah Arab, jemaah calhaj asal Labuhan Batu diharapkan dapat menjaga kesehatannya, sehingga ibadah haji yang dilaksanakan dapat ditunaikan secara sempurna. (ONE)

andalas Lugas & Cerdas

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Suprapto, Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Rasum, Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma SAMOSIR: Marihot Simbolon, Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar MEULABOH: Iskandar Muda. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison LHOKSUKON: Usman Cut Raja.

Honor "Siluman"

Dimasukkan dalam Daftar Pengajuan CPNS Tebing Tinggi-andalas Menuju pemerintahan yang baik (good government) ternyata bukan hal mudah, bila tidak didukung oleh aparatur yang bersih dan jujur. Berdasarkan data tenaga honorer Pemko Tebing Tinggi Kategori I per1Januari 2006 yang akan diajukan sebagai CPNS. Terindikasi sejumlah nama merupakan "tenaga honor siluman". Ironisnya, nama-nama yang terindikasi berasal dari Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi. Mengutip sebuah sumber, ada beberapa nama tenaga honorer yang berasal dari Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi nama adalah tenaga honorer aspal yang lebih pantas di sebut "honorer siluman". Menurut sumber koran ini, bila ditelusuri dari data tenaga honorer Pemko Tebing Tinggi Kategori I per

1 Januari 2006 yang diterbitkan pemko setempat, jelas akan di jumpai 4 nama oknum yang "disulap" oknum tertentu di disdik yang tidak bertanggung jawab. Permainan curang sejumlah oknum tertentu di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tebing tinggi "tercium" sejumlah kalangan pers dan ternyata membuat gerah sejumlah oknum disdik, yang akhirnya saling tuding. Dari sekian nama tenaga honorer di disdik setempat yang masuk dalam data tenaga honorer (tenaga guru) Pemko Tebing Tinggi Kategori I per 1 Januari 2006 yang ditanda tangani Pj Sekdako Drs Agus Salim terindikasi ada 4 nama tenaga honorer yang tidak jelas keberadaannya. Sejumlah oknum yang ada di bagian Dikdasmen Dinas Pen-

didikan Kota Tebing Tinggi yang dimintai keterangannya, terlihat kasak kusuk saling tuding dan tidak mengaku tidak tahu dan tidak bersedia bertanggung jawab atas oknum-oknum yang di indikasi sebagai "honorer siluman" tersebut. Bahkan, oknum pejabat yang bertanggungjawab di bagian Dikdasmen, J Sitinjak kepada wartawan mengaku tidak mengenal namanama tersebut. Sekretaris Disdik Drs Sariono yang ditemui mengatakan, oknumoknum yang terindikasi sebagai "pegawai siluman" tersebut kemungkinan saja adalah tenaga TLD (Tenaga Lapangan Dikmas) dan oknum-oknum dibekali surat keterangan pengangkatan Kadisdik Kota Tebing Tinggi per-Januari 2010. (MET)

Jalan Sitio-tio Butuh Perhatian Tapteng-andalas Warga Pandan sangat mengharapkan perhatian Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk memperbaiki Jalan AMD Sitio-tio menuju Sipangge Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah. Jalan tersebut saat ini bagai kubangan kerbau. Menurut Sabarruddin Simatupang, Rabu (27/ 10) rusaknya jalan tersebut sudah lama rusak, walaupun tahun lalu diperbaiki asal jadi. Sementara itu, warga Kelurahan Sek Sitio-tio juga menuturkan, mereka sangat berharap pemkab setempat mau melakukan perbaikan jalan tersebut. Karena jalan itu dipergunakan warga untuk membawa hasil panen karet dengan melintasi jalan tersebut. (LIN)

DPRD Humbahas Bahas 12 Ranperda Dolok Sanggul-andalas DPRD Humbahas membahas 12 Ranperda dari 13 Ranperda yang diajukan eksekutif (Pemkab Humbahas) di kantor DPRD Humbahas Jl Siborongborong-Dolok Sanggul, KM2,5, Senin (25/10). Dari 12 Ranperda itu yakni, tentang retribusi pelayanan pasar, retribusi pengganti biaya cetak KTP dan akta catatan sipil, retribusi pengujian kendaraan bermotor, retribusi pemakaian kekayaan daerah, pengembangan dan pengelolaan irigasi, cara penyusunan rencana pembangunan daerah. Ketujuh retribusi rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) 2006-2025, pembentukan pemekaran desa di Kecamatan Pakkat, Parlilitan, Tarabintang, Dolok Sanggul, pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah, tata cara tuntutan ganti kerugian daerah, peyertaan modal yang bersumber dari hasil pajak bumi dan bangunan pada PT Bank Sumut dan yang terakhir tentang pembentukan organisasi dan tata kerja kantor pelayanan perijinan terpadu, Kabupaten Humbahas. Chandra Mahulae SSos yang juga Sekretaris Komisi A didampingi wakil ketuanya, Idris Sihite yang anggota Komisi B tampil memimpin sidang pembahasan perda. Chandra Mahulae, SSos kepada andalas mengatakan, dari 13 Ranperda yang diajukan oleh pihak eksekurif itu sifatnya masih usulan. "Kita menargetkan 12 dari 13 Ranperda yang akan kita bahas dan kita selesaikan secepat mungkin. Salah satu Ranperda tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah 2006-2010 tidak dibahas, karena Ranperda tersebut sudah lewat batas waktu dan sudah dicoret dari agenda pembahasan Ranperda," kata Chandra. (MPL)

Lapem di Desa Padang Genting Sudah Rusak

andalas/lin

PERLU PERHATIAN-Pengguna Jalan Sitio-tio sedang melintasi badan jalan mirip kubangan kerbau. Warga dan pengguna jalan di sana sangat berharap perhatian Pemkab Tapteng untuk memperbaikinya.

Batu Bara-andalas Proyek pembangunan pengerasan jalan Lapem di Desa Padang Genting Dusun II Kecamatan Talawi sudah rusak. Kerusakan itu diduga akibat bahan material yang digunakan terlalu tipis dan sedikit. "Proyek Lapem di Desa Padang Genting Dusun II sudah terkelupas akibat bahan material yang digunakan terlalu sedikit," ujar Kaidir warga setempat kemarin di kediaman rumahnya Kecamatan Talawi. Pembangunan Lapem di desa itu, katanya, dikerjakan pada tahun anggaran 2009, dengan sumber dana dari APBD Batu Bara. Sebelumnya, saat pekerjaan dimulai sempat dipertanyakan kepala desa karena sejumah pekerjaan itu dinilai bermasalah. "Volume pekerjaanya sempat dibahas dengan panjang 800 meter dan lebar 3 meter. Setelah dilakukan pengukuran, lebarnya hanya 2,5 meter, dan kekurangannya ditambah panjang menjadi 1200 meter," ujar kaidir. (ZN)

Melirik Pembangunan Pendidikan di Kabupaten Langkat Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Langkat selalu menjadi pusat perhatian. Namun, bukan karena prestasi dan kinerja yang baik, melainkan karena berbagai macam berita miring menyangkut penyelewengan yang kerap terjadi di jajaran instansi tersebut. Oleh- Budi Zulkifli SH

I

RONISNYA, seiring dengan perggantian bupati, hal itu tetap tidak berubah. Padahal, sesuai dengan visi dan misinya, Bupati dan Wakil Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu-Budiono antara lain telah bertekad untuk melaksanakan reformasi secara sungguh-sngguh melui penyelengaraan pemerinthan dengan aparatur yang bersih. Buktinya, disiplin para pegawai (PNS) di jajaran Dinas P dan P Langkat pun tetap tidak berubah alias masih buruk dan memprihatinkan. Masih banyak pegawai (PNS), baik guru, kepala sekolah atau pun penjaga sekolah yang malas dan makan gaji buta,

terutama di daerah-daerah terpencil. Selain itu, pelaksanaan proyek rehab SD, walaupun menggunakan DAK dan termasuk proyek swakelola, namun di lapangan dikerjakan oleh Dinas P dan P Langkat dengan menggunakan jasa pemborong, rekanan atau konsultan. Hal itu terungkap dari sidang perkara korupsi DAK TA 2009 rehab SDN 053990 Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang. Kepala Sekolah SDN 053990 Desa Paluh Manis Wisnawati diseret ke pengadilan setelah dituduh korupsi. Padahal, seperti yang ditegaskan terdakwa, dia

andalas/budi zulkifli

LAYAK DICOPOT-Plt Kadis P dan P Langkat Sulistiyanto layak dicopot dan diganti karena gagal menjalankan tugasnya dengan baik. dijebloskan ke penjara bukan karena korupsi, tapi karena 'tidak mau diatur' dan menuruti kemauan para

pejabat di Dinas P dan P Langkat. Ironisnya, Plt Kadis P dan P Langkat pun hanya 'duduk di

belakang meja' dan tidak mau turun ke bawah. Selain itu, laporan yang disampaikan kepadanya tidak ditanggapi. Selain itu, setelah kasus korupsi DAK TA 2007 terungkap dan menyeret 4 petinggi Dinas P dan P Langkat ke penjara, ternyata kasus-kasus korupsi lain pun bermunculan. Dengan kata lain, di bawah kepemimpinannya Dinas P dan P Langkat bukannya semakain baik, tapi seperti jalan di tempat. Bahkan, banyak yang menuding semakin parah dan memprihatinkan. Karena itu, Plt Kadis P dan P Langkat Drs H Sulistiyanto MSi pantas disebut gagal dalam menjalankan tugasnya mengembalikan citra Dinas P dan P Langkat dengan menegakkan disiplin, kinerja dan administrasi anggaran (keuangan). Sehingga banyak yang meminta agar Sulistiyanto segera dicopot. (bersambung ‌)


SUMATERA UTARA

Kamis 28 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

13

andalas/th sihombing

KILAS

KUA Meranti Rusak Perabotan Rumah Warga

Peringatan HLN

PLN Pasang Listrik ke Konsumen Lubuk Pakam-andalas Peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-65 dengan tema "PLN Bertekad Melakukan Perubahan Menuju Perbaikan Pelayanan Kepada Pelanggan," maka ini akan berarti bahwa untuk seluruh jajaran PLN tidak ada pilihan lain kecuali bekerja keras dengan tulus dan ikhlas memberikan yang terbaik bagi seluruh pelanggannya. Demikian sambutan Bupati Deli Serdang yang dibacakan oleh Sekda (Sekretaris Daerah Pemkab) Deli Serdang Drs H Aswar MSi pada acara Peringatan HLN ke-65 tahun 2010, Rabu (27/10) di kantor PT PLN Cabang Lubuk Pakam Jalan Diponegoro. Sedangkan Kepala Cabang PT PLN Lubuk Pakam, Wahyu Nugroho, di sela-sela acara tersebut kepada andalas mengatakan, momen hari listrik nasional ini juga di ikuti dengan kegiatan "Gerakan Sejuta Sambungan" untuk para pelanggan PLN. Usai acara, Senior Manajer Pelayanan Pelanggan PT PLN Indonesia Bagian Barat, Djaka Pinudju di dampingi Kepala Cabang PLN Lubuk Pakam, Sekda Pemkab DS dan Muspika Kecamatan Lubuk Pakam, melakukan pemasangan listrik perdana di salah satu rumah pelanggan atau konsumen PT PLN di Gang Saudara Jalan Thamrin, Kelurahaan Lubuk Pakam I-II atas nama Syamsuddin. (BOB)

andalas/bobby

PERDANA-Pemasangan listrik perdana serta bukti pembayaran pemasangan aliran listrik ke salah satu pelanggan PT PLN di Gang Saudara.

Panggar DPRD Konsultasi ke BPKP dan BPK Panyabungan-andalas DPRD Madina seyogyanya, Selasa (26/10) sudah menjadwalkan Rapat Paripurna PAPBD Madina 2010. Ternyata gagal, karena DPRD masih memberi waktu kepada Pemda Madina untuk memperbaiki data anggaran yang kacau yang mereka sajikan Kepada DPRD Mandailing Natal. Hal itu dikemukakan H Binsar Nasution Amd di gedung dewan setempat, kemarin. Menurut dia, kalau hal adanya data yang disajikan ke DPRD Madina masih kacau, harus dilakukan konsultasi ke BPKP dan BPK. Informasi di DPRD Madina disebut-sebut Madina mengalami devisit sebesar Rp 19,8 miliar dari APBD Madina 2010 sebesar Rp 601 miliar lebih. Karena itu, Badan Anggaran DPRD Madina dan Keuangan Pemkab Madina akan melakukan konsultasi ke BPK dan BPKP agar tidak ada kesan menyalahi aturan ataupun bebas dari jerat hukum. (OI)

SARAT PENYIMPANGAN-Rehab berat kantor DPRD Deli Serdang berbiaya hampir Rp 1 Miliar sarat penyimpangan bestek.

Peyimpangan Bestek

PPTK dan Pengawas Saling Lempar Tanggungjawab Lubuk Pakam-andalas Dugaan penyimpangan bestek rehab berat kantor DPRD Deli Serdang menimbulkan multi tafsir serta tanda tanya di kalangan anggota dewan dan masyarakat. Pasalnya, walau cukup jelas di depan mata dan sudah menjadi rahasia umum, khususnya para wakil rakyat daerah itu adanya penyimpangan bestek di

"rumah" sendiri dan diributkan di media cetak, namun tidak ada tindakan maupun pencegahan dari pejabat berkopeten yakni pengguna anggran (sekwan), Pejabat Pelaksanan teknis Kegiatan (PPTK) dan pengawas proyek. Bahkan, antara PPTK dan pengawas (Dinas Cipta Karya-red) saling lempar tanggung jawab, seakan pelanggaran bestek yang merugikan keuangan negara tidak menjadi masalah. Hal itu tampak belum adanya tindakan apapun dari pejabat tersebut terhadap pelaksana proyek PT Parik

Kisaran-andalas Pengerjaan proyek hotmik yang berlokasi di jalan Durian Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur Asahan diduga dimanipulasi. Pasalnya, penggunaan material atas Peningkatan Ruas Jalan Durian Kelurahan Kisaran Naga mendapat perhatian dari kalangan masyarakat se-

tempat. Material hotmix yang dihampar diduga tak memiliki ketebalan maximal, selain itu Hamparan material hotmix yang ditebar saat hari hujan, dan menurut masyarakat setempat proyek pengaspalan tersebut dinilai cacat mutu. Amatan andalas di lokasi pengaspalan hotmik tersebut, Rabu (27/

Langkah penting dalam membangun pribadi yang utuh dan berintegritas salah satunya adalah membangun konsep diri positif, yakni memiliki pandangan dan perasaan positif mengenai diri kita sendiri yang akan membuat seseorang menjadi manusia yang optimis dalam menyelesaikan masalah.

K

andalas/ryad

CENDERAMATA-Bupati Sergai HT Erry Nuradi memberikan cenderamata kepada Prof DR Achmad Mubarok MA usai ceramah ilmiah. Sergai Drs H Haris Fadillah MSi, anggota DPRD Sergai, DPP Asosiasi Guru Bersatu Indonesia (AGBI). Memiliki konsep diri positif, menurut Achmad Mubarok, dimulai dengan pertanyaan mengenai dari mana, mau ke mana dan untuk

merupakan tanggung jawab Dinas Cipta Karya. "Kita berpedoman kepada laporan pengawas proyek dari Dinas Cipta Karya," ujarnya. Demikian juga dengan pengawas proyek dari Dinas Cipta karya M Ikhwan, justru mengaku tugas itu seakan menjadi dilema. Karena merasa tertekan dalam melaksanakan tugasnya. Sehingga dirinya tidak dapat berbuat maksimal menjalankan fungsinya sebagai pengawas. "Saya tidak bisa bertindak tegas, banyak kepentingan petinggi di dalam proyek ini," tuturnya belum lama ini.(TH)

Proyek Hotmix Sarat Manipulasi

Langkah Penting Membangun Pribadi dan Berintegritas

EMUDIAN merasa setara dengan orang lain, menganggap pujian sebagai kewajaran, menyadari bahwa kita tidak bisa menyenangkan semua orang dan memiliki kemampuan untuk mengubah diri. Hal itu dikatakan, Prof DR Achmad Mubarok MA pada acara ceramah ilmiahnya di hadapan ratusan PNS dan pejabat Pemkab Serdang Bedagai yang digelar di aula kantor Bupati Sergai, Selasa (26/10). Turut dihadiri Bupati Sergai HT Erry Nuradi, Ketua DPRD Sergai H Azmi Yuli Sitorus SH, MSP, Wabup H Soekirman, Sekdakab

Sabungan. PPTK Isrin Usman, yang ditanyai wartawan seputar tanggung jawabnya terhadap penyimpangan bestek pembangunan kantor wakil rakyat daerah itu dengan ringan menyatakan bahwa pihaknya tidak bersedia menyikapi segala bentuk dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan pembangunan kantor wakil rakyat tersebut, karena belum adanya kerugian Negara di sana. Ketika dikejar, apakah harus terjadi kerugian negara baru ada tindakan? Isrin berdalih pelaksanaan rehab berat itu sepenuhnya

Kisaran-andalas Sengketa jual beli tanah Sugianto (53) warga penduduk Lingkungan II Jalan Sei Kopas, Kelurahan Kisaran Barat, Kecamatan Kisaran Barat Asahan dengan Kepala KUA Kecamatan Meranti Asahan Drs Faisal Sadat berakhir pengrusakan prabot rumah tangga. Kejadian tersebut berawal pada tanggal 25 Mei 2010 lalu, Faisal Sadat berhasrat hendak membeli sebidang tanah milik Sugianto yang beralamat di Lingkungan II, Jalan Sei Kopas Kelurahan Kisaran Barat. Setelah terjadi kesepakatan dan saling menyetujui bahwa Sugianto menjual sebidang tanahnya yang berukuran panjang 41 meter dan luas 10 meter dengan harga Rp 62 juta. Dalam kesepakatan jual beli tersebut, bahwa Faisal memberikan panjar uang muka Rp 30 juta, dan dalam tempo setahun Faisal akan melunasi kekurangan harga tanah dimaksud, demikian dituturkan Hidayati istri Sugianto kepada andalas, Rabu (27/10) di kediamannya. Disebutkan, karena ada sesuatu hal, dalam masa tiga bulan ke depan dari perjanjian tersebut Faisal kembali mendatangi Sugianto dengan maksud meminta surat tanah yang ia panjari untuk dipecah dari surat induknya, dengan tujuan surat tersebut akan dipergunakan sebagai sarat jaminan Faisal untuk meminjam uang ke Bank. Sial bagi Faisal, Sugianto dan Hidayati sang istri tidak berkenan memberikan surat tanah dimaksud kepada Faisal karena dalam perjanjian jual beli tersebut jika Faisal melunasi tanah tersebut baru suratnya diberikan. Berulang kali membujuk sang pemilik tanah, namun masih nihil hasilnya, Faisal tak habis akal, pada, Senin (25/10) kembali mendatangi Sugianto dan Hidayati di kediamannya untuk meminta surat tanah dimaksud agar dapat digunakan meminjam uang ke bank. Hasilnya juga tetap sama, karena merasa keinginannya tidak terpenuhi, Faisal Sadat yang datang bersama ketiga agen tanah tersebut berang dengan suara meninggi ia menumbuk meja kaca di hadapannya, sehingga meja kaca hancur berantakan. Tidak senang atas tindakan yang dilakukan Faisal, Hidayati sipemilik perabotan tersebut melapor ke Mapolres Asahan, namun oleh petugas di sana disarankan Hidayati melaporkan hal ini kepada Lurah setempat, namun jika tidak ada penyelesaian baru Ibu melapor kembali kemari. Ketika permasalahan ini dikonfirmasikan kepada Faisal Sadat di kediamannya yang juga merupakan tetangga dari Sugianto, Faisal tidak dapat ditemui karena masih bertugas.(FAS)

apa manusia hidup. Ketiga pertanyaan tersebut dapat terjawab melalui beberapa pendekatan yakni filsafat, psikologi, antropologi dan melalui penjelasan agama. Semoga dari materi ini dapat membawa perubahan bagi setiap

peserta dan menjadi manusia yang utama yakni manusia yang menjadi pemimpin yang adil, taat beribadah, mampu menahan godaan sekalipun ada peluang, orang yang selalu menyembunyikan kebaikan dan selalu mengingat Tuhan. (RYAD)

10) proyek pengaspalan yang dikerjakan oleh CV Cici Utami. Dananya bersumber dari P APBN TA 2010, dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 338. 500.000.00. Proyek asal Dinas Pekerjaan Umum (PU) Asahan. Selain itu ketika proyek hotmik ini dikerjakan tanpa dihadiri pengawas dan dipapan proyek tidak

dicantumkan volume pekerjaan. Kejanggalankejanggalan lain saat proyek hotmix ini dikerjakan terlihat, plinkot yang dihampar ke badan jalan yang hendak dihotmix terlihat ala kadarnya, pada saat pengerjaan lampu penerangan yang digunakan tidak memenuhi standar, sehingga badan

jalan terlihat bergelombang dan kasar. Ditambah ketebalan proyek hotmix tersebut jauh dari maximal. Keadaan seperti ini sering terjadi saat pengerjaan proyek hotmix di Kabupaten Asahan, tampaknya Dinas PU Asahan seakan tak pernah jera. Padahal sejumlah kasus dugaan korupsi menyangkut proyek fisik

asal dinas dimaksud saat ini sedang banyak ditangani pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kisaran dan Kejari Tanjung Balai. Dan kasusnya belum lagi selesai. Bahkan, beberapa oknum di Dinas PU Asahan yang diduga terlibat dugaan korupsi proyek fisik dimaksud sudah-pun berstatus tersangka. (FAS)


ACEH MEMBANGUN

Kamis 28 Oktober 2010

KILAS MCB Terbakar

Polres Bireuen Nyaris Kebakaran Bireuen-andalas Akibat meteran listrik (MCB) didekat pintu masuk lobi Mapolres Bireuen, Selasa (26/10) malam mendadak keluar api dan nyaris terbakar. Sehingga sejumlah anggota polisi jajaran Polres Bireuen kelabakan, untung saja piket di sana cepat mengantisipasinya. Informasi diperoleh dari sejumlah anggota Polisi di sana, Rabu (27/10) pihaknya beruntung karena percikan api tidak sempat membesar karena cepat diketahui dan diantisipasi piket yang bertugas malam itu. Peristiwa percikan api yang nyaris membakar markas Polisi itu diketahui pasca raungan sirine dua unit armada pemadam kebakaran berkecepatan tinggi meluncur menuju arah timur kota Bireuen dan terakhir diketahui menuju Polres setempat. Dua unit armada pemadam terlihat di bawah guyuran hujan deras kembali pulang tentunya setelah memastikan situasi telah terkendali. Hasil pengamatan andalas ke lokasi tadi malam, kondisi lampu di kantor Polisi tersebut padam. Kapolres, Wakapolres dan beberapa perwira lainnya serta sejumlah personil ikut mengamati situasi pasca terbakarnya MCB dalam bok menempel di dinding dekat pintu masuk lobi depan aula itu hangus. Kapolres Bireuen AKBP HR Dadik Junaedi SH didampinggi Wakapolres Kompol Armaini Sik kepada andalas menyebutkan, kobaran api berasal dari MCB listrik itu, namun tidak sampai meluas kebahagian lainnya karena kejelian petugas. "Memang dalam beberapa hari ini perasaan saya tidak enak, pasalnya banyak lampu yang padam. Bahkan saya juga telah merencanakan, 2011 mendatang akan mangajukan usulan untuk menganti jaringannya, dan nggak tahunya sudah hangus terbakar," ungkap Dadik Junaedi. Ditambahkan, pasca kejadian tersebut rencananya kabel jaringan itu akan diganti lain, dan pembagian arusnya akan disesuaikan dengan beban pemakaian, termasuk akan melakukan pemeriksaan ke sejumlah Polsek dijajaran Polres Bireuen. "Kejadian ini juga dapat menjadi contoh, dan berharap setiap pemasangan jaringan listrik di sejumlah bangunan ataupun perkantoran kabelnya harus digunakan sesuai dengan sama beban. (HUS)

harian andalas | Hal.

14

Pengikut Millah Abraham Perdalam Ilmu Agama Bireuen-andalas Untuk kembali ke ajaran Islam yang benar, sebanyak 13 pengikut ajaran sesat yang tergabung dalam Komunitas Millah Abraham kategori A di wilayah Kabupaten Bireuen kini tekun mendalami ilmu agama di Pesantren. Sedangkan sejumlah pengikut lainnya yang dikategorikan dalam kategori B dan C setelah yang sebelumnya ditempatkan di UPTD SKB Bireuen setelah disyahadatkan dan dilakukan pembinaan serta bimbingan rohani dkembalikan kepada saudaranya, serta ke desanya masing-masing untuk menyatu kembali dengan masyarakat. Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Bireuen Tgh H Jamaluddin MBA, Rabu (27/10) mengatakan, ke-13 pengikut ajaran Millah Abraham di Wilayah Bireuen kini sedang dalam pembinaan dan pengawasan pihaknya. Mereka ditempatkan di pesantren untuk dilakukan bimbingan dan binaan secara kontiniu oleh ulama di pesantren, menyangkut pengajian dan shalat, serta ilmu agama Islam yang benar. "Mereka telah mengakui kesalahan dan kesilapan dan kini tekun mendalami ilmu

andalas/suherman amin

PEMBINAAN-Sejumlah anggota Millah Abraham yang sudah dilakukan pembinaan dan bimbingan oleh para ulama dan MPU Kabupaten Bireuen. agama. Kita bersyukur kepada Allah dan terus berdoa agar mereka benar-benar insaf dan tidak mengulangi lagi perbuatannya yang telah berlalu," harap Tgk Jamal. Menurut Tgk Jamal, pihaknya kini juga tengah menyelidiki menyangkut adanya issu menyangkut aliran sesat lainnya di wilayah Bireuen sekali-

gus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dengan ajaranajaran yang kadangkala sesat. Disebutkan, bukan tidak mungkin adanya masyarakat yang kadangkala menyekutukan Allah, makanya perlu kewaspadaan dan tugas pihaknya belum selesai dan terus menyelidiki untuk ditanganinya.

Sehingga wilayah Bireuen benar-benar terbebas dari ajaran sesat yang meresahkan masyarakat. Menjawab andalas sampai kapan pengikut ajaran sesat itu dibina dan dibimbing di pesantren dan kapan dikembalikan ke masyarakat, Tgk Jamal menyebutkan, itu tergantung dari sikap dan pendalaman serta

penghayatan ajaran agama Islam yang sebenarnya. Menurut Tgk Jamal, mereka di pesantren dilakukan pembinaan secara teratur pagi, siang dan malam. Untuk saat ini mereka sangat tekun dan disiplin mengamalkan, menghayati dan taat terhadap apa yang diajarkan para ulama dibantu para santri di sana. (HERA)

Banyak Bangunan Otsus Terbengkalai

andalas/arifin desky

KOLAM RENANG-Tampak Water Pum, kolam renang tempat bermain anak-anak serta danau buatan bersama perahunya tempat bersampan.

Pondok Wisata Lawe Mamas

Idola Masyarakat Aceh Tenggara Kutacane-andalas Salah satu kawasan wisata yang sangat disukai warga lokal dari beberapa titik kawasan wisata yang terdapat di Kabupaten Aceh Tenggara, adalah Pondok Wisata Lawe Mamas, dikenal warga setempat dengan julukan "Pantai Goyang" di setiap hari libur paling ramai pengunjungnya. Keindahan, kenyaman dan kesejukan sangat menyentuh dihati para pengunjung serta memiliki fasilitas beragam tempat bermain bagi warga pengunjung menikmati hari libur bersama keluarganya, yang berlokasi di-Desa Mamas Kecamatan Darul Hasanah Kabupaten Aceh Tenggara. Malik Hamdani SE (40), pemilik pondok wisata Lawe Mamas saat ditemui andalas di lokasi, Selasa (26/10) menjelaskan, kawasan wisata miliknya itu dibangun sejak tahun 2008. "Awalnya kami hanya membangun beberapa pondok berukuran 2 X 4 meter di lokasi itu serta kantin seadanya," katanya. Tak diduga kata malik, lokasi wisata asal-asalan yang dikelolanya itu disukai masyarakat. Semakin hari para pengunjung semakin ramai. Kemudian dengan mengandalkan doa dan dana seadanya dari omset masuk terkumpul, secara perlahan membenahi kembali lokasi tersebut saat ini sudah berdiri sekitar 100 pondok lebih. Indah Sari (28) pengunjung pada andalas mengaku, di lokasi wisata itu dia merasa puas mendapat kesejuk dihati menikmati hari libur bersama suami dan anak-anaknya di pondok wisata Lawe Mamas itu. Selain kenyamanan, keindahannya juga terdapat berbagai fasilitas tempat hiburan bermain. (AD)

PLAZA-2 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PALLADIUM-3 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI ST-1 12.45-14.55-17.05-19.15-21.25

PLAZA-4 11.30-13.50-16.10-18.30-20.50 THAMRIN-3 12.40-15.00-17.20-19.40-22.00

Bireuen-andalas Suatu keprihatinan tentang pelaksanaan pembangunan menyangkut pembangunan berbagai gedung, seperti pembangunan ruang perpustakaan. Pagar di SKB Bireuen dari anggaran APBA dana Otonomi Khusus (Otsus) dan gedung Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) di Desa Matang Cot Paseh, Kecamatan Peusangan Bireuen, terbengkalai. Kepala UPTD SKB Bireuen melalui koordinator Pamong Drs

Asralidin menyebutkan, terbengkalainya pembangunan perpustakaan pihaknya sudah melaporkan ke Disdikpora Bireuen dan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh. Bahkan sudah ditinjau oleh berbagai pihak kompeten seperti inspektorat Bireuen dan Provinsi serta Tim Pansur DPRA, namun sudah dua tahun lebih masih terbengkalai. Sementara, menyangkut gedung Tk di desa Matang Cot Paseh, Kecamatan Peusangan

Bireuen yang bersumber dana dari anggaran APBA dana Otsus yang dikerjakan tahun 2009, hanya sebatas ikatan bata merah. Masyarakat setempat meminta, agar pembangunan tersebut segera diselesaikan. TK yang berbalut bata merah tanpa plasteran dan terdiri dari satu ruangan dibiarkan terbengkalai pada area lahan tanah wakaf milik desa itu. Menurut warga, sejak beberapa tahun terakhir TK yang ada

di desa tersebut, masih satu atap dengan pesantren, dan mengakibatkan terganggunya anak didik baik pesantren maupun murid TK sendiri. Dalam kondisi tersebut warga mengharapkan agar pembangunan TK yang baru itu untuk segera dikerjakan, agar TK lama itu segera bisa dipindahkan kelokasi yang baru. "Kami sangat mengharapkan pemerintah provinsi agar TK tersebut diselesaikan, agar bisa disegerakan pindah kelokasi

Bekerja Ekstra Keras Dalam Pelaksanaan UNPK Tahap 2 Kepala Bidang Pendidikan Luar Biasa Luar Sekolah (PLBLS) Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Bireuen Iskandar Is SPd mengharapkan kepada seluruh personil yang terlibat dalam kepanitian Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) tahap kedua harus bekerja maksimal, ekstra keras dan ikhlas demi terlaksananya UNPK dengan sukses. Pernyataan itu disampaikan Iskandar yang juga Ketua Panitia UNPK Wilayah Kabupaten Bireuen dalam suatu rapat jelang pelaksanaan UNPK yang akan dilaksanakan sejak 2-11 Nopember 2010 mendatang di seluruh Indonesia. Rapat tersebut diikuti seluruh ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang ada dalam wilayah Kabupaten Bireuen yang meliputi 17 kecamatan yang ada,

PRESIDENT 13.00-15.15-17.30-19.45 PALLADIUM-1 THAMRIN-1 12.00-14.10-16.20-19.30-20.40 SUN-1 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

Kepala UPTD SKB Bireuen dan Ketua Forum Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) di Aula ruang Kabid PLBLS Bireuen, Rabu (27/10). Menurut Iskandar UNPK sama dengan UN dalam sekolah formal maka panitia nantinya harus mengarahkan semua pengawas untuk tidak mengizinkan para siswa membawa handphone (HP) ke dalam ruangan. Untuk ketenangan, kenyamanan dan amannya siswa mengikuti proses pelaksanaan ujian, siapapun tidak dibenarkan untuk memasuki ruang ujian para siswa ketika ujian tengah berlangsung selain dari pengawas. Begitupun, tambah Iskandar, pengawas itu sendiri jangan mondar mandir di dalam ruangan apalagi berdiri di belakang siswa yang tengah bekerja dan konsentrasi pikirannya untuk melaksanakan proses ujian, sehingga dengan berdirinya pengawas di belakang siswa, siswa itu akan terpengaruh dan tidak aman dalam bekerja . Sementara itu Sekretaris panitia Din Zalaly menjawab Andalas di sela-sela rapat tersebut

SUN-4 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN-2 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

menyebutkan, pelaksanaan UNPK sesuai dengan surat dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) Nomor 2392/BNSP/X/ 2010 tentang UNPK tahap kedua mulai 2-11 November 2010 secara serentak seluruh Indonesia. Din Zalaly menyebutkan, rincian pelaksanaan UNPK secara serentak seragam yakni untuk Paket C setara SMA/SMK/MA dilaksanakan sejak 2-5 November sedangkan untuk Paket A dan B setara SD/MI dan SMP/MTs dilaksanakan 9-11 November 2010. Menjawab andalas tentang kesiapan pelaksanaan UNPK di wilayah Bireuen, Ia mengatakan sudah siap karena memang para siswa yang belajar di berbagai PKBM yang ada di Kabupaten Bireuen yang meliputi 10 PKBM dan UPTD SKB Bireuen jauh-jauh hari sudah mempersiapkan mental dan ilmu bagi siswa mereka. Kata dia peserta ujian tahap kedua UNPK dalam wilayah Kabupaten Bireuen berjumlah 646 orang dengan rincian Paket A sebanyak 28 orang, Paket B sebanyak 144 orang dan Paket C sebanyak 474 orang. (HERA)

yang baru. Jika dibiarkan terus berlalu, batu-batu merah yang belum diplaster itu akan runtuh," ujar Ismuin yang didampingi oleh sejumlah warga. Terkait masalah itu Geuchik Cot Paseh Tgk Syarifuddin yang dikonfirmasi andalas beberapa hari lalu mengatakan, pembangunan TK yang dibangun di atas sepetak tanah wakaf itu, diharapakan pada Disdik Aceh agar meninjau kembali kelayakan pembangunan pada pekerjaan setengah-setengah. (HUS)

Bupati Lantik Geuchik Gampong Keuramat Meulaboh-andalas Bupati Aceh Barat Ramli MS melantik Geuchik Gampong Keuramat di Kecamatan Kaway XVI, Selasa (26/10). Acara pelantikan itu dihadiri para unsur Muspida dan pejabat Pemkab Aceh Barat. Ramli MS dalam sambutannya mengucapkan selamat Syarifuddin Abu yang dilantik menjadi geuchik. Ia berharap semoga setelah pelantikan ini geuchik hasil pilihan masyarakat ini dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan sumpah dan janji yang sudah diucapkan. Ramli juga mengharapkan agar pelantikan ini dapat menjadi momentum penting bagi geuchik yang baru untuk mengabdikan seluruh potensi yang dimiliki dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Karena kehadiran saudara merupakan hasil pilihan rakyat melalui proses demokrasi yang telah berlangsung beberapa waktu yang lalu. Yang sangat terpenting adalah saudara mampu membawa perubahan, sehingga ke depan dapat menjadi hari yang lebih baik dari hari ini dan hari-hari sebelumnya. Apalagi Gampong Keuramat ini merupakan gampong yang baru terbentuk sebagai hasil pemekaran dari Gampong Babah Krueng Teplep," ujar Ramli. (IM)

SUN-2 PALLADIUM-4 THAMRIN-4 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PLAZA-1 13.00-15.00-17.00 PALLADIUM-2 12.00-14.00-16.00-18.00-19.5021.40

PLAZA-1 18.50-20.40

BINJAI ST-4 12.30-14.40-16.50

BINJAI ST-4 19.00-21.10

PLAZA-3 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50 BINJAI ST-2 12.15-14.05-15.55-17.45-19.3521.25

SUN-3 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40

BINJAI ST-3 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40


Kamis

SAMBUNGAN

28 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

15

Tsunami Mentawai: 154 Tewas, 400 Hilang...(Dari Halaman 1) ngunan yang rusak di Mentawai. "Kerusakan SD 3 buah, SMP 1 buah, rumah dinas 4 unit, rumah ibadah 5 buah, jembatan rusak berat 5 unit, rumah warga rusak berat 291, dan rumah warga yang rusak ringan 190," imbuh Andi. Sebelumnya diketahui, medan berat dan kurangnya peralatan pendukung menjadi hambatan dalam pencarian korban Tsunami di Mentawai yang hilang. Tim pencari menggunakan 4 helikopter untuk mencari titik-titik yang diduga sebagai tempat terseretnya warga akibat terjangan gelombang Tsunami. "Saat ini sudah ada 3 helikopter dari TNI dan Basarnas yang beroperasi mencari korban hilang. Kemungkinan bertambah satu lagi," kata Kepala Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana Sumbar, Ade Edward. Ia mengakui, kondisi alam dan infrastruktur yang minim membuat tim pencari korban kesulitan untuk melakukan penyusuran titik-titik bencana. Tidak hanya curah hujan tinggi, namun ketinggian gelombang laut pasca gempa turut menjadi kendala.

Sementara itu,Komando Daerah Militer (Kodam) I Bukit Barisan sudah mengirimkan 100 personel untuk membantu penanganan bencana alam di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar). Selain itu, sekitar 120 personel kesehatan yang dikirim Mabes TNI sedang dalam perjalanan, dan 100 personel lain sedang menunggu pemberangkatan. Asisten Operasi Kodam I/ BB Kolonel Inf Arif Rahman menyatakan, sebanyak 100 personel langsung dikirim sehari setelah bencana terjadi, dan sudah sampai di lokasi. Tim ini bertugas membantu upaya pencarian terhadap para korban yang dinyatakan hilang dan melakukan evakuasi terhadap para korban. "Tim pertama itu, membantu melakukan pencarian terhadap para korban. Tim berikutnya akan datang membawa alat berat," kata Arif Rahman kepada wartawan di Padang, Rabu. Sebanyak 100 personel yang menunggu pemberangkatan, kata Arif Rahman, akan membawa serta sejumlah peralatan untuk membantu para korban. Tim ini berasal dari Batalyon Infanteri 131 Brajasakti.(NET)

Mbah Maridjan Bukan Juru Kunci Merapi...(Dari Halaman 1) sudah, Inna lillahi, mau gimana lagi?" katanya. Sultan mengaku terakhir bertemu dengan Mbah Maridjan pada upacara Syawalan beberapa waktu lalu. Namun dirinya tidak meminta Mbah Maridjan turun seperti saat letusan 2006 silam. "Ya terakhir pada 2006 lalu (meminta Mbah Maridjan turun)," tambahnya. Mbah Maridjan memiliki nama Raden Ngabehi Surakso Hargo ditemukan tewas dalam posisi bersujud di dapur rumahnya. Jenazah Mbah Maridjan dikenali salah satunya dari baju batik dan kopiah yang dipakai. Saat ini jenazah Mbah Maridjan masih berada di RS Dr Sardjito, Yogyakarta. Hasil tes DNA jenazah dikirim ke Jakarta. Sementara, DNA Mbah Maridjan dikirim ke Jakarta. Pihak DVI Polri ingin benarbenar memastikan bahwa jasad yang ditemukan dalam posisi sujud adalah juru kunci Gunung Merapi itu.

"Secara fisik Mbah Maridjan, tapi hasilnya baru besok. Karena baru hari ini dikirimkan ke Jakarta DNAnya," kata Ketua Seksi Operasi DVI, Ipda Teguh Dwi Santosa, di RS dr Sardjito, Yogyakarta, Rabu. Jasad Mbah Maridjan pun, lanjut Teguh, sudah diidentifikasi keluarga. "Dan jenazahnya sudah dikafani dan dimandikan," imbuh Teguh. Rencananya jenazah Mbah Maridjan dan seluruh korban awan panas Merapi akan disalatkan di Masjid Assyifa. Korban meninggal akibat awan panas ini tercatat 30 orang. 2 Jenazah berada di Panti Nugroho, sedangkan 28 lainnya di RS dr Sardjito. "16 Jenazah masih di sini (Sardjito)," tutup teguh. Di Sleman, sedikitnya 30 orang tewas akibat musibah itu termasuk penjaga Merapi, Mbah Maridjan. Sedangkan korban luka berat mencapai 12-14 orang dengan luka bakar 80 persen.(BBS)

DEMO BURUH–Puluhan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Independen berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Medan, Rabu (27/10).

Kejatisu Didesak Tahan Rahudman SAg “Masyarakat antikorupsi mendukung sepenuhnya pemberantasan korupsi yang dilakukan Kejatisu. Kita berharap, jika Presiden SBY telah mengeluarkan izin pemeriksaan Rahudman, Kejatisu segera memeriksa dan menahan mantan Sekda Tapsel yang kini Wali Kota Medan ini,” kata Koordinator KMAKSU, Sugiat Santoso, kepada wartawan di Medan, Rabu (27/10). Menurut Sugiat, jika izin presiden sudah terbit, Kejatisu perlu segera melakukan penahanan terhadap Rahudman. Ini agar tercipta persamaan hukum, dan menumbuhkan kepercayaan masya-

rakat kepada lembaga kejaksaan. “Kejatisu sebaiknya menahan Rahudman Harahap, agar tidak muncul opini publik yang negatif, seperti adanya dugaan negosiasi kasus. Saatnya kejaksaan membangun kembali citranya dengan menahan siapa saja yang terlibat korupsi, walau pejabat tinggi di daerah seperti Rahudman Harahap,” tandas mahasiswa Magister Studi Pembangunan Universitas Sumatera Utara (MSP USU) ini. Sugiat mengimbau seluruh elemen masyarakat penggiat demokrasi dan antikorupsi segera merapatkan barisan untuk membantu kejaksaan melakukan pemberantasan

...(Dari Halaman 1)

korupsi di daerah ini, serta mengawasi jalannya proses hukum terhadap Rahudman Harahap. Hal senada dikatakan Amran Pulungan. Menurutnya, penetapan Rahudman sebagai tersangka, telah membuka mata publik, bahwa kejaksaan masih punya “taji” dalam pemberantasan korupsi. “Rakyat berharap, izin presiden untuk pemeriksaan Rahudman Harahap segera keluar. Dan selanjutnya, Kejatisu memeriksa dan menahan mantan Sekda Tapsel itu. Jika ini dapat segera direalisasikan, ini merupakan sejarah terbesar bagi Kejatisu yang berani dan mau menahan kepala daerah yang tengah

berkuasa,” ucap Amran Pulungan didampingi Ketua FKSPSU, Gunarto Azis. Sebab bila tidak dilakukan penahanan, kata Pulungan, masyarakat akan mencurigai kasus dugaan korupsi ini hanya sekadar “ATM” bagi oknum-oknum kejaksaan. Karena masyarakat masih ingat betul, banyak kasus korupsi tidak sampai ke pengadilan. “Masyarakat sudah jenuh dengan permainan mafia kasus. Sudah saatnya kejaksaan menunjukkan prestasinya dalam pemberantasan korupsi di Sumut. Jangan lagi ada kasus korupsi yang di-SP3 atau kasusnya dipetieskan,” pinta Pulungan. Pulungan berharap, kejak-

saan mengimbangi KPK dalam menjerat para pelaku korupsi. Sebab, kasus korupsi yang ditangani KPK, dalam sejarahnya belum ada yang lolos.“Untuk itu AMPP sangat berharap, tidak ada lagi koruptor yang lolos di Kejatisu,” tutur Pulungan. Amran juga menegaskan, dalam waktu dekat akan melakukan gerakan moral berupa aksi demo di Kejatisu Kejagung untuk mendesak Presiden RI untuk segera mengeluarkan surat izin pemeriksaan Rahudman Harahap, sekaligus menyatakan dukungan moral terhadap lembaga kejaksaan dalam pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu.(HAM)

proses pengusutan yang cukup panjang kasus dugaan korupsi dana TAPD 2005 di Pemkab Tapsel yang sempat ditangani Poldasu, Kejatisu akhirnya menetapkan Rahudman Harahap sebagai tersangka. Kepala Kejatisu Sution Usman Adjie kepada andalas, Selasa (26/10) membenarkan penetapan tersangka yang dikeluarkan pihaknya terhadap Rahudman Harahap yang saat ini menjabat Wali Kota Medan. “Penetapan tersangka itu didasari dari proses penyidikan yang dilakukan tim koordinasi antara Kejatisu dengan

Kejari Padang Sidimpuan,” ungkap Kajatisu Sution. Pada pengusutan yang dilakukan Poldasu, mantan Kabag Keuangan Pemkab Tapsel Amrin Tambunan telah dijadikan tersangka dan saat ini menjalani persidangan di PN Padang Sidimpuan. “Dalam berkas P19 dari peyidik Poldasu lah, kita telusuri ulang dugaan korupsi ini. Sehingga, tim penyidik kejaksaan dapat menyimpulkan peranan Rahudman dalam kasus itu memang ada dan layak ditetapkan sebagai tersangka," terang Sution Usman Adjie.(GUS/FEL)

mengapresiasi langkah yang ditempuh pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Proses hukum harus senantiasa kita taati," katanya. Sementara Pj Ketua DPC Demokrat Medan Sutan Bathoegana saat dikomfirmasi menyebutkan belum mengetahui soal penetapan Rahudman sebagai tersangka, dengan alasan dirinya sedang berada di luar negeri. “Saya sedang ada kegiatan dewan di luar negeri, jadi belum tahu apa yang terjadi di tanah air, “katanya. Pantauan andalas di kan-

tor Balai Kota Medan, situasi kantor pemerintahan Kota Medan ini masih berjalan seperti biasa dan belum berpengaruh terhadap pemberitaan tentang status Wali Kota Rahudman Harahap, sebagai tersangka dugaan korupsi. Para pegawai masih melakukan aktivitasnya seperti biasa. Beberapa pegawai yang ditanya seputar status bos mereka, pada umumnya enggan memberikan komentar. Keengganan mereka, konon karena takut terkena masalah, misalnya terkena damprat atasan dan dimutasi.(YN)

Jangan Dipeti-es-kan...(Dari Halaman 1) menjabat sebagai Sekda Tapsel. "Kita akan terus memantau dan mengawal kasus ini sampai benar-benar diproses hingga tuntas sesuai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku," kata Ketua LPKMH Armada Sumut MA Siddik Surbakti di Medan, Rabu (27/10). Siddik menegaskan, Kejatisu harus segera menindaklanjuti penetapan Rahudman Harahap dengan langkahlangkah hukum yang lebih mengarah kepada percepatan penuntasan kasus tersebut. Karena itu LPKMH Armada Sumut juga menyatakan

komitmennya untuk akan terus mengawal dan mendorong agar pemeriksaan terhadap Rahudman bisa secepatnya dilakukan sehingga kasus tersebut dapat segera berlanjut hingga ke pengadilan untuk pembuktiannya. "Kita meminta agar kasus ini menjadi salah satu prioritas Kejatisu untuk segera dituntaskan. Sebab, jika proses pemeriksaan terhadap Rahudman berlarut-larut, dampaknya juga bisa berpengaruh kurang baik kepada jalannya roda pemerintahan di Kota Medan," kata Siddik.

Dalam kesempatan itu Siddik menjelaskan, LPKMH Armada merupakan lembaga yang berkomitmen pada upaya pemberantasan praktik mafia hukum dan membela masyarakat pencari keadilan yang tertindas karena menjadi korban praktik mafia hukum. Lembaga ini dideklarasi pada Senin (25/10) lalu di Medan dengan salah seorang deklaratornya, Eggy Sudjana yang diketahui merupakan seorang advokad yang telah malang melintang di kancah nasional. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, setelah melalui

Diprotes, Penurunan Rupang Buddha...(Dari Halaman 1) Gagal Jadi Ketua Demokrat...(Dari Halaman 1) Pemko Tanjung Balai tidak melakukan tindakan yang menjurus kepada SARA dan diskriminasi,” ujar anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan ini. Masih kata Hasyim, dirinya akan mendesak unsur muspida Kota Tanjung Balai untuk menghentikan rencana tersebut Sikap ini didasarkan pada beberapa argumen, terlebih lagi rupang Budha Amitabha di dalam Vihara Tri Ratna merupakan satu kesatuan utuh dari sejumlah simbol-simbol agama dalam Vihara sebagai rumah ibadah penganut agama Buddha. “Rencana penurunan rupang Buddha sama dengan bentuk intervensi pemerintah kota Tanjung Balai terhadap rumah ibadah,”ucapnya Ditambahkannya, tindakan tersebut tentunya telah mencederai semangat kebhinne-

kaan dan merupakan pelanggaran serius terhadap HAM yang paling mendasar yakni, hak penganut agama Buddha untuk menjalankan ibadah dan kepercayaannya sebagaimana ditegaskan dalam UUD 1945 pasal 29 ayat 2 yaitu : "Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu". Secara legal, Rupang Buddha tersebut sudah memenuhi syarat adminsitratif. IMB Vihara Tri Ratna dikeluarkan oleh Wali Kota Tanjung Balai dengan No.648/273/K/2006 dan sudah diresmikan oleh Wali Kota Tanjung balai tanggal 8 Nopember 2009. “Dengan demikian tidak ada alasan untuk menurunkan patung tersebut atau memindahkan patung tersebut," ujarnya.(SIONG)

Syamsul Ditahan, Gatot Sedih ...(Dari Halaman 1) Nya,” imbau Gatot. Disinggung apakah sejauh ini sudah ada pendelegasian tugas-tugas dari Gubsu kepada dirinya untuk memimpin roda organisasi pemerintahan di Pemprovsu, Wagubsu mengaku sudah ada. “Pelantikan dua KDh di Nias ini merupakan salah satu surat perintah tugas dari Gubsu kepada saya,” ungkapnya. Sebelumnya Gatot melantik dua KDh di Nias, atas nama Menteri Dalam Negeri itu, masing-masing Pejabat Wali Kota Gunung Sitoli Ir Lakhomizaro Zebua yang menggantikan Drs Marthinus Lase, dan Penjabat Bupati Nias Barat Drs Sudirman Waruwu yang menggantikan Faduhusi Daely, Rabu di Lantai 2 Aula Martabe Kantor Gubsu.

“Kepada pejabat yang baru dilantik saya ingatkan untuk memfokuskan pekerjaan kepada dua hal. Yakni mengoptimalkan roda organisasi pemerintahan dengan secepatnya membentuk perangkat organisasi daerah, dan memfasilitasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) guna mempercepat terpilihnya KDh defenitif,” ujar Wagubsu Gatot. Khusus untuk Pemilukada di Gunung Sitoli dan Nias Barat yang digelar Februari 2011, sambung Wagubsu, diingatkan kepada dua KDh agar tetap menjaga netralitas PNS. Karena hal itu terkait kepada efisiensi anggaran, meningkatkan pelayanan publik, dan menumbuhkan daya saing. (WAN)

nang Pemilu 2009 ini akan segera mengevaluasi dan membatalkan dukungan terhadap pencalonan yang bersangkutan. "Apabila nanti terbukti berdasarkan sebuah keputusan yang sah membuktikannya bersalah, Partai Demokrat dipastikan akan mengevaluasi kembali pencalonan Rahudman sebagai Ketua DPD Demokrat Sumut," kata Wakil Ketua DPC Demokrat Medan Burhanuddin Sitepu kepada wartawan, Rabu (27/10) di gedung dewan. Seperti diketahui, Wali

Kota Medan Rahudman Harahap yang pada Selasa (26/10) lalu ditetapkan Kejaksaan Tinggi Sumut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana APBD Tapsel 20042005, dan belakangan ini sangat berambisi mencalonkan diri sebagai Ketua Partai Demokrat Sumut 2010-2015, bersaing dengan kandidat kuat lainnya H Saleh Bangun, pada Musda II Partai Demokrat Sumut yang direncanakan November 2010 mendatang. Menurut Burhanuddin, sebagai partai besar dan sangat mendukung perwujudan pe-

merintahan yang bersih dan berwibawa (clean and good governance), sudah pasti partai yang kelahirannya dibidani Susilo Bambang Yudhoyono itu tidak akan membiarkan citra buruk menempel di tubuh partai reformis tersebut. "Sebagai warga negara yang baik, tentunya seluruh simpatisan, anggota dan kader partai tidak akan membiarkan organisasi dipimpin seorang koruptor. Karena itu, Partai Demokrat dan segenap jajarannya sangat menghargai dan menjunjung tinggi dan

PT Star Indonesia Gugat Wali Kota Medan...(Dari Halaman 1) tertuang dalam surat izin 640/ 2682 nomor 4616/Sip/III/2008 yang diberikan Wali Kota Medan itu khususnya pada Pasal 4 ayat 3 dinyatakan Pemko Medan bersedia membersihkan areal lokasi untuk pemasangan videotron dari keberadaan media luar (mini billboard, billboard, spanduk, umbul-umbul, dan sebagainya). Namun kenyataannya Wali Kota Medan tidak mengindahkannya. Kerangka videotron yang sudah dibangun PT Star Indonesia malah dibongkar Dinas Pertamanan atas perintah Wali Kota Medan. Sementara PT Multigrafindo yang tidak punya izin lokasi

membangun billboard di lokasi yang sama milik PT star Indonesia, malah dibiarkan membangun billboard. PT Multigrafindo tidak mengindahkan kesepakatan yang telah dibuat antara PT Star Indonesia dengan Pemko Medan. "Maka itu kita juga akan menggugat PT Multigrafindo yang telah membangun billboard di lokasi videotron milik PT Star Indonesia tersebut," beber Syahril. Anehnya, billboard milik PT Multigrafindo yang nyatanyata tak punya izin lokasi dibiarkan tetap berdiri, sedang kerangka videotron milik PT Star Indonesia justru

dibongkar oleh Dinas Pertamanan Kota Medan. PT Star Indonesia, sambungnya, membangun kerangka vidoetron itu sejak 2008. Tetapi konstruksinya tidak dapat diselesaikan, apalagi dimanfaatkan untuk pemasangan iklan karena terganggu dengan billboard milik PT Multigrafindo. Wali Kota Medan maupun Dinas Pertamanan diduga 'takut' membongkar billboard milik PT Multigrafindo karena billboard tersebut sengaja dipasang pemiliknya dengan iklan bergambar Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno. "Berkali-kali klien kami

baik langsung maupun melalui kami mengajukan keberatan dan meminta penjelasan kepada pihak Dinas Pertamanan yang membiarkan billboard milik PT Multigrafindo berdiri di lokasi berizin milik PT Star Indonesia. Namun tidak ada tanggapan maupun respon," ungkap Syahril. Bahkan saat papan kerangka videotron PT Star Indonesia tersebut dibongkar, tidak ada sedikitpun pemberitahuan sebelumnya kepada PT Star Indonesia baik lisan maupun tertulis. Akibat pelanggaran perikatan kerja sama yang dilakukan Wali Kota Medan ini

dan juga tindakan pembongkaran kerangka videotron tersebut, PT Star Indonesia mengalamai kerugian cukup besar baik secara materil, terlebih secara moril. Syahril menyebutkan dalam gugatan tersebut pihaknya menyampaikan tiga tuntutan kepada Wali Kota Medan. Pertama, memasang kembali kerangka videotron yang telah dibongkar di lokasi semula. Kedua, membersihkan areal lokasi untuk pemasangan videotron dari keberadaan media luar, terutama billboard PT Multigrafindo, dan ketiga, membayar ganti rugi sebesar Rp200 juta kepada PT Star Indonesia.(GUS)

Benjolan di Hidung Bayi Itu Terus Membesar...(Dari Halaman 1) tahui kondisi anakku seperti ini. Istriku memang melahirkan melalui operasi caesar tanggal 8 Juni lalu,’ katanya. Ihwal mereka berada di Jakarta tepatnya di Tangerang, menurut Novrianto bermula ia bekerja sebagai petugas kebersihan di salah satu rumah sakit di Pekan Baru. Di sini dirinya bertemu dengan Weny yang tamatan

SMA. Namun, karena perkawinan mereka tidak direstui, akhirnya Novrianto berangkat ke Jakarta dan baru disusul istrinya yang waktu itu sedang hamil. Di kota ini, Novrianto yang tamatan SMA, sempat berjualan bakso menghidupi anak dan istrinya. Tetapi karena kondisi anaknya yang sakit, dengan rasa

tanggungjawab, ia membawa istri dan anaknya ke Medan seminggu lalu dan tinggal bersama orang tuanya di Jl. Bajak II H Lingkungan IX Marindal Kecamatan Medan Amplas. Dengan kondisi dirinya yang belum bekerja, Novrianto merasa kebingungan memikirkan nasib anaknya yang membutuhkan biaya yang

besar untuk pengobatan anak dan menghidupi istrinya. Sedangkan ayahnya hanya bekerja sebagai tukang sapu dan ibunya Cuma seorang tukang kusuk. “Dokter di rumah sakit di Jakarta bilang, anakku baru bisa dioperasi pada usia sepuluh bulan,” imbuhnya. Mengenai kondisi anaknya, Novrianto menga-

takan anaknya diberi minum susu kotak dan sering nangis, bahkan kalau bernafas dengan mulutnya dan terasa sesak. Sementara menurut keterangan dokter yang enggan menyebutkan namanya mengatakan kondisi bayi kemungkinan karena bawaan lahir namun belum jelas dan perlu pemeriksaan.(YN)


HARIAN

andalas LUGAS DAN CERDAS

Kamis, 28 Oktober 2010 | No: 1726/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Syahrini Percaya Digarap Anang SYAHRINI mempercayakan penggarapan albumnya kepada Anang Hermasnyah. Ia yakin kerjasamanya dengan duda dua anak tersebut akan meraih sukses. Apalagi, Anang memiliki janji khusus terhadap penyanyi

tersebut. "Untuk album kedua ini, biar pure karya dia (Anang). Dan karena juga dia punya janji kepadaku untuk membuat aku menjadi ratu panggung Indonesia," kata Syahrini saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta

Selatan, kemarin. Syahrini yakin Anang mampu mewujudkan janjinya itu terhadap dirinya. Keterlibatan kerjasamanya dengan Anang juga membuat penyanyi berambut panjang ini ingin belajar banyak dari man-

tan suami Krisdayanti itu tentang musik. Termasuk berpikir untuk menciptakan lagu sendiri. "Selama kedekatan kita berduet, banyak ilmu yang aku dapat. Karena kita sering diskusi yang global, seperti aku banyak belajar sama dia tentang musik," ucapnya.

Syahrini pun tidak merasa khawatir akan ditinggalkan Anang yang sedang sibuk mempersiapkan album duetnya dengan putri sulungnya, Aurel. Syahrini tak merasa tersisih dengan kehadiran Aurel karena ia juga sedang sibuk mempersiapkan album barunya.(VN)


Harian Andalas