Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Kamis, 27 Januari 2011 | No: 1800/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Bahas Status Tersangka Rahudman, Kajati Penuhi Undangan Seskab • Bawa Bundelan Berkas Dugaan Korupsi TPAPD Tapsel • Rahudman: “Ngak Tahu Aku Itu. Kalian yang Lebih Tahu, Jadi gak Usah Tanya-tanya lagi”

Tersangka karena Kicauan Teman Lama

Medan-andalas Perkembangan kasus dugaan korupsi Rahudman Harahap mendekati babak baru. Undangan untuk menggelar ekspose perkara Kamis (27/1) yang datang dari Sekretariat Kabinet dipenuhi Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Rabu kemarin (26/1), unsur petinggi Kejatisu yang terdiri dari Kepala Kejatisu, Wakil Kejatisu, Asisten Pidana Khusus dan Kepala Seksi Penyidikan Pidsus meninggalkan Medan menuju Jakarta. Informasi yang diperoleh dari ajudan Kajatisu Sution Usman Adjie, pimpinannya itu meninggalkan Medan sekira pukul 09.00 Wib dari Bandara Polonia Medan menuju Jakarta guna menghadiri unda-

JANGAN pernah anggap remeh teman lama. Begitulah kisah status tersangka Rahudman Harahap ini berawal. Soalnya, gelar tersangka yang kini ia sandang karena kicauan teman lama, sekaligus bawahannya saat menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Tapanuli Selatan, Amrin Tambunan. Dalam kicauannya di persidangan Pengadilan Negeri Tapsel akhir tahun lalu, Amrin yang kala itu menjabat Bendahara Sekda Tapsel, mengaku merekayasa penggunaan anggaran Tunjangan Penghasilan Aparat

ngan Seskab dalam rangka ekspose perkara korupsi Rahudman Harahap. “Benar bang, pak Kajatisu tadi pagi kita antar ke Bandara Bersambung ke Hal. 15

4 Terduga Pembunuh Mahasiswa ITM Dilepas Medan-andalas Setelah diperiksa 1 X 24 jam, empat pemuda yang ditangkap petugas Reserse Kriminal Polsek Medan Kota dalam kasus pembunuhan mahasiswa Institut Teknologi Medan (ITM), Muhammad Agus Widya Lubis alias Awid (21) di rumah kosnya, Jalan Air Bersih Gang Kasih No 34-B, Lingkungan VII, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota dipulangkan kepada orang tuanya, Rabu (26/1). Keempat pemuda tersebut masing-masing, AM, HR, SP, dan SE. Mereka dipulangkan karena pi-

• Antisipasi Kebakaran Pasar Tradisional

Bersambung ke Hal. 15

foto-foto: andalas/rony muharrman

CEK FLY OVER BRAYAN

Kapolsek Medan Kota Kompol M Hari Sandy Sinurat

ANEH tapi NYATA

Dinas Kementrian Pekerja Umum Pusat beserta Dinas Pertamanan Kota Medan, memeriksa kondisi fly over pasar Brayan yang retak pasca terjadinya kebakaran yang menghanguskan ratusan kios di Pasar Brayan Medan, Rabu (26/1).

Crop Circle Turunkan Nurdin Muncul yang ini hanyalah sebatas olahan gambar dengan latar persawahan. Nampaknya, sang pencipta ingin karyanya ini terkesan muncul di wilayah Bali. Memang, PSSI baru saja menggelar Kongres tahunan di salah satu hotel di Pulau Dewata itu. Bersambung ke Hal. 15

Kurs/Harga Logam Mulia 26 JANUARI 2011 Mata Uang Jual Beli AUD 8.970.52 9.064.83 CNY 1.365.10 1.378.76 EUR 12.318.61 12.443.71 GBP 14,223.33 14.368.40 HKD 1.154.38 1.166.09

Bersambung ke Hal. 15

PD Pasar Segera Perbaiki Instalasi Listrik

Setelah Diperiksa 1 x 24 Jam

FENOMENA kemunculan crop circle yang diduga dihasilkan oleh UFO di Sleman menggugah kreativitas sekelompok pemuda membuat Crop Circle turunkan Nurdin Halid. Jika crop circle yang terdapat di Sleman, Yogyakarta, menggunakan tanaman padi di persawahan, crop circle

Pemerintah Daerah (TPAPD) Tapsel sebesar Rp 1,5 miliar bersama atasannya. Dana itu sendiri sedianya akan diberikan kepada para camat di Tapsel dari total Rp 5,9 Miliar jumlahnya. Amrin Tambunan barangkali gerah didudukkan sendirian sebagai terdakwa. Amrin bahkan sempat menjadi DPO selama 4 tahun untuk mengelak dari tuduhan korupsi yang dialamatkan padanya. Polisi berhasil menemukan persembunyiannya di Palembang 15 April

Mata Uang Jual JPY 10.957.72 MYR 2.943.70 SGD 7.024.13 USD 9007.00

Beli 11.070.08 2.976.08 7.097.76 9097.00

sumber Bank Indonesia

Medan-andalas Pihak Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan menjanjikan segera melakukan perbaikan falitiltas instalasi listrik pasar-pasar tradisional di kota ini. Tujuannya untuk mengantisipasi dini terjadinya kebakaran pasar-pasar tradisional akibat instalasi listrik yang sudah kedaluwarsa. Direktur Operasional PD Pasar Kota Medan Tahjudin Nur mengatakan, fasilitas instalasi listrik di beberapa pasar tradisional di Kota Medan saat ini kondisinya memang sudah kedaluwarsa karena dimakan usia. Kondisi itu harus segera diperbaiki dan ditata ulang karena hal tersebut bisa jadi pemicu terjadinya kebakaran. “Di antaranya adalah Pasar Sei Sikambing, Pusat Pasar, Pasar Petisah, Pasar Aksara, Pasar Helvetia, Pasar Sentosa,

dan Pasar Pendidikan. Fasilitas instalasi listrik di pasar-pasar ini dalam tahun ini akan segera kita perbaiki,” kata Tahjudin kepada andalas di kantornya, Rabu (26/1). Selain memperbaiki fasilitas intalasi listrik, kata Tahjudin, pihaknya juga akan meningkatkan disiplin, kesiagaan personil petugas penertiban dan petugas jaga malam di lingkungan pasar-pasar tradisional yang dikelola PD Pasar Medan. “Saat ini PD Pasar tengah menjajaki kerjasama dengan pihak aparat keamanan, seperti Polri dan TNI untuk meningkatkan keamanan, termasuk jaga malam dengan berkoordinasi dengan badan pengelola jaga malam di pasar-pasar tradisional,” ujarBersambung ke Hal. 15

Dekat dengan Anak-anak dan Gemar Berjoget Sepak terjang Syamsul Arifin di dunia percaturan politik Sumatera Utara tak diragukan. Itu dibuktikan setelah dirinya menjadi the winners dalam Pemilihan Gubernur Sumut pada 16 April 2008 lalu yang mengantarkan menjadi Gubernur. Di luar panggung politik, ternyata Syamsul Arifin merupakan sosok orang tua yang dekat dan menyayangi anak-anak.

TU bisa kita lihat saat Syamsul Arifin (sebelum ditahan KPK kasus dugaan korupsi APBD Langkat Rp102 miliar) menghadiri berbagai acara pemerintahan maupun masyarakat. Seperti saat acara peringatan Hari Lingkungan Hidup seDunia pada 29 Juni 2009 dan

I

Harian andalas menurunkan kisah Syamsul Arifin yang akan menghadapi persidangan kasus dugaan korupsi APBD Langkat 2000-20007. Hitam Putih perjalanan hidup beliau akan kami turunkan secara berseri. Kritik dan saran dialamatkan ke:

andalasmedan@gmail.com

Pekan Raya Sumatera Utara pada Maret 2009 lalu di Tapian Daya Jalan Gatot Subroto Medan. Saat datang ke lokasi acara, orang nomor satu di Provinsi Sumut ini sangat antusias menyalami siswasiswi SD, SMP, SMA yang memadati halaman parkir Tapian Daya Medan. Bahkan Syamsul Arifin tak bisa menolak saat siswa-siswi dan masyarakat mengambil poto bersama untuk diabadikan. Kecintaan Syamsul terhadap calon generasi muda bangsa tersebut, tak hanya sampai di situ. Dalam sambutannya, Ia juga selalu mengingatkan dan berpesan kepada siswa-siswi agar tak pernah menye-

rah belajar, menimba ilmu dan berbakti kepada orangtua. Selain menyayangi anak-anak, Syamsul Arifin juga dapat menyesuaikan diri untuk bergembira bersama dengan anak-anak. Setelah acara seremonial pembukaan dan penanam pohon bersama selesai dan berajak pulang Syamsul Arifin menyempatkan diri berjoget dan bergoyang diiringi penampilan marching band. Pemandangan itu kerap terjadi di setiap acara yang dihadiri Syamsul Arifin seperti saat even PRSU pada Maret 2009 lalu di Tapian Daya Medan. Bersambung ke Hal. 15


Kamis 27 Januari 2011

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung, Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Kota Cina Segera Ditetapkan Sebagai Situs Cagar Budaya Medan-andalas Situs Kota Cina yang terletak di Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, dalam waktu dekat akan ditetapkan sebagai Situs Cagar Budaya. Demikian dikemukakan Kepala Pusat Studi Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial, Lembaga Penelitian Universitas Negeri Medan (Pussis-Unimed), Prof Ichwan Azhari, Rabu (26/1) di ruang kerjanya. Ichwan menambahkan, Pemko Medan telah meratifikasi UU No. 11 Tahun 2010 tentang

Benda Cagar Budaya dan dirinya bersama dengan tim pakar sejarah lainnya sedang menggodok rancangan penetapan Situs Kota Cina sebagai Situs Cagar Budaya untuk diajukan dalam Register Nasional Cagar Budaya sebagaimana yang diamanatkan pada Bab VI undang-undang tersebut. Ichwan menegaskan bahwa pada semester pertama tahun 2011, penetapan tersebut akan selesai dilaksanakan. Merujuk kepada UU No. 11

tahun 2010 tentang Cagar Budaya itu, Ichwan melanjutkan bahwa apabila Kota Cina sudah ditetapkan menjadi Situs Cagar Budaya maka sesuai Bab IV pasal 12-22, situs tersebut akan dikuasai oleh negara dan masyarakat yang mendudukinya harus menyerahkan penguasaanya kepada negara serta masyarakat dilarang memperjualbelikan tanah dan benda cagar budayanya. "Kita harapkan Wali Kota dan DPRD Medan segera

menetapkan Situs Kota Cina sebagai Situs Cagar Budaya, sehingga pembangunan akses ke Kota Cina berupa sarana jalan dan jembatan yang sangat buruk menuju Situs Kota Cina dan Danau Siombak, mendapat prioritas dari Pemko," ujar Ichwan. Ichwan juga mengharapkan, selain Situs Kota Cina, cagar budaya Kota Medan lainnya juga perlu diregister sebagai cagar budaya nasional sebagaimana yang diamanatkan oleh UU

Cagar Budaya. Pada kesempatan yang sama, Erond Damanik, peneliti pada Pussis-Unimed mengemukakan, adanya perubahan undang-undang dari nomor 5 tahun 1992 menjadi Undangundang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya diakibatkan oleh adanya perubahan paradigma pelestarian cagar budaya yang membutuhkan keseimbangan ideologis, akademis, ekologis dan ekonomis. (HAM)

Imigrasi tak Punya Itikad Baik Lee Shong Hong Ditetapkan Jadi Buronan Poldasu Medan-andalas Pihak Imigrasi di Medan dinilai tidak memiliki iktikad baik guna menyelesaikan kasus tenaga kerja asing di PT WRP Buana Multicorpora, menyusul diizinkannya seorang pekerja asal Malaysia yang dideportasi karena tidak punya izin untuk kembali masuk ke Indonesia. "Imigrasi sama sekali tidak memiliki iktikad baik. Tenaga asing yang telah dideportasi kembali diizinkan masuk meski tidak punya IMTA (izin masuk tenaga kerja asing)," ujar Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sumatera Utara untuk PT WRP Buana Multicorpora, Brilian Moktar SE, Rabu (26/1). Ia menjelaskan, Mr Anantan yang sebelumnya telah dideportasi ternyata diizinkan masuk ke Indonesia dan kembali

bekerja di PT WRP, padahal yang bersangkutan tidak memiliki IMTA dan juga telah membuat perjanjian untuk tidak akan masuk lagi jika tidak memiliki izin. "Hal ini membuktikan Imigrasi tidak punya iktikad baik untuk menyelesaikan berbagai persoalan di perusahaan itu, terutama menyangkut pekerja asing," ujar Brilian Moktar. Anggota Komisi B DPRD Sumut itu juga mengaku sangat menyesalkan ketidakhadiran

pihak Imigrasi Polonia dan Belawan yang diundang pansus untuk rapat pada hari itu. "Kita akan panggil lagi mereka," katanya. Rapat itu antara lain dihadiri pihak Disnakertrans Sumut, Dinsosnaker Medan, Disperindag Sumut, Polda Sumut dan Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD). Rapat dipimpin Ketua Pansus PT WRP Abu Bokar Tambak dan dihadiri sejumlah anggota pansus di antaranya NA Lubis, Faisal dan R Purba. Buronan Polda Dalam rapat pansus itu juga terungkap bahwa Polda Sumut telah mengeluarkan surat perintah penangkapan atas nama Mr Lee Shong Hong, warga negara Malaysia pemilik saham terbesar di PT WRP Buana Multicorpora. "Lee Shong Ho-

ong kini menjadi buronan Polda Sumut," ujar Brilian Moktar. Informasi tersebut diperoleh dari Kasat IV/Tipiter Polda Sumut AKBP M Butar-butar dan Kasie Korwas PPN Polda Sumut Kompol M Sitoru yang juga hadir dalam rapat pansus tersebut. Pansus juga mengingatkan kepada perusahaan untuk tidak beroperasi sebelum semua persoalan dapat diselesaikan, termasuk menyangkut izin-izin yang belum dipenuhi serta kasus PHK sepihak terhadap ratusan pekerja. Hal itu ditekankan pansus karena pihak perusahaan menyatakan kembali beroperai terhitung 19 Januari 2011 melalui surat yang dikirim ke pimpinan DPRD Sumut. Pada Rabu (26/1) sore pansus berangkat ke Jakarta untuk

mendatangi Mabes Polri, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) guna mencari masukan bagi penyelesaian kasus PT WRP. Sepulang dari Jakarta, pansus juga berencana memanggil notaris pembuat akta perusahaan yang dinilai melanggar UU Penanaman Modal, karena secara sepihak mengubah komposisi manajemen PT WRP dan menempatkan warga negara Malaysia untuk seluruh posisi direksi. "Pansus juga akan membicarakan masalah hak-hak pemegang saham minoritas pengusaha lokal di PT WRP yang selama ini dizolimi Lee Shong Hong sebagai pemegang saham mayoritas," ujar Brilian Moktar. (UJ)

Februari 2011 Mulai Disalurkan

Pembayaran Raskin 'Cash and Carry'

EDITORIAL

Pemprovsu dan Ancaman Disharmoni PASCA ditahannya Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin di Rutan Salemba, tak pelak telah memunculkan ancaman disharmoni di jajaran Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, yang berujung pada menurunnya kinerja para PNS, khususnya di level eselon II dan III. Ancaman disharmoni ini patut dicatat, bukanlah sekadar sinyalemen belaka. Melainkan bisa ditengarai dari banyaknya status pejabat eselon II, yang sudah lama mengambang. Sudah diterbitkan SK pengangkatannya oleh Gubsu, namun hingga kini tak kunjung dilantik, karena yang selama ini melantik tengah mendekam di tahanan. Sementara, Wakil Gubernur Gatot Pujo Nugroho yang sejatinya berwenang memimpin pelantikan, sepertinya tidak berkenan melantik. Bisa jadi, hal itu disebabkan karena beberapa pejabat eselon II dan III yang telah di SK-kan itu tidak berkenan di hatinya. Dari perspektif kepentingannya, selaku orang yang kemungkinan besar tidak lama lagi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Sumut, apa yang dilakukan Gatot Pujo Nugroho itu, dapat dimaklumi. Namun, dalam konteks mencegah terjadinya 'kekosongan kekuasaan' di sejumlah SKPD, Badan, dan lembaga setingkat eselon II, penundaan pelantikan yang terlalu lama, juga potensial melahirkan implikasi negatif, yang selanjutnya bisa memicu semakin merebaknya ancaman disharmoni antarsesama birokrat di Pemprovsu. Jika sesama anggota Korpri, yang selama ini dinyatakan sebagai abdi masyarakat saja, sudah terjadi gontok-gontokan, saling curiga dan saling berupaya menjatuhkan antarmereka, dipastikan yang akan mengalami kerugian sekaligus memetik dampak negatifnya adalah masyarakat juga. Karena itu, kendati beberapa figur calon pejabat eselon II itu, tidak berkenan di hati Wakil Gubernur Gatot Pujo Nugroho (dari sisi kepentingan politis), kita berharap hal itu tidak dijadikan dalih untuk menunda-nunda pelantikan. Atau demi mencegah ancaman disharmoni, tidak ada salahnya pula, jika beberapa nama yang sudah telanjur di SK-kan itu, direvisi kembali, dengan cara kedua figur pemimpin daerah ini (Syamsul dan Gatot), melakukan kompromi (bermusyawarah) untuk memutuskan sosok yang sama-sama berkenan di hati mereka berdua. Dalam konteks itu pula, kita berharap rencana pengangkatan/ penunjukan Sekdaprovsu definitif menggantikan RE Nainggolan dan Pelaksana Tugas (Plt) Hasiholan Silaen, tidak sepatutnya terimbas oleh situasi penunda-nundaan yang dialami beberapa pimpinan SKPD dan Badan itu. Tiga nama yang disebut-sebut ; H Nurdin Lubis, H Sjafaruddin dan H Sakhyan Asmara, jangan dibiarkan mengambang. Pasalnya, siapa pun di antara ketiga nama itu sangat layak mengemban jabatan Sekdaprovsu. Pengisian jabatan lowong Sekdaprovsu perlu disegerakan, demi mewujudkan suasana kondusif sekaligus mencegah semakin parahnya disharmoni di Pemprovsu.(**)

2

andalas/zaldi

KUNKER-Kapolsekta Medan Sunggal Kompol Sonny (ketiga dari kanan) saat menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Medan dipimpin Landen Marbun (tengah), di Mapolsekta Medan Sunggal, Rabu kemarin.

Polsek Medan Sunggal Keluhkan Biaya Operasional yang Minim Medan-andalas Kepala Kepolisian Sektor Kota (Kapolsekta) Medan Sunggal, Kompol Sonny, mengeluhkan bangunan mapolsek yang kurang memadai, dan minimnya anggaran biaya operasional mapolsek itu. Keluhan itu disampaikan Sonny saat Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Mapolsekta Medan Sunggal, di Jalan TB Simatupang, Rabu (26/1). Rombongan Komisi A yang dipimpin Landen Marbun, SH itu adalah sebagai apresiasi DPRD Kota Medan terhadap kinerja kepolisian dalam melayani masyarakat luas khususnya di Medan Sunggal. Dalam kesempatan itu, Kompol Sonny mengatakan, pihaknya sangat merasakan minimnya anggaran opersional per tahunnya, sehingga tidak sebanding dengan banyaknya kasuskasus yang ditangani. Padahal, katanya, Polsekta Medan

Sunggal memiliki wilayah hukum yang cukup luas dan merupakan salah satu gerbang jalur darat peredaran narkoba dan penjualan sepeda motor curian. "Kendati dengan biaya yang minim, setiap tahunnya kami bisa menangani lebih dari 3000 kasus. Sebetulnya, untuk menangani 3000 kasus butuh biaya operasional sedikitnya 300 juta setiap tahunnya," ujar Sonny. Ketua Komisi A DPRD Medan Landen Marbun didampingi anggota Surianda Lubis, Faisal Nasution, Damai Yona Nainggolan, Ilhamsyah, Lily, Parlindungan Sipahutar, Kuat Surbakti, Burhanudin Sitepu, dan Abdul Rani, mengungkapkan, kunjungan kerja anggota Komisi A DPRD Kota Medan ke Mapolsek Medan Sunggal, merupakan tugas rutin yang digelar setiap periode guna melihat dan mendengar secara langsung keluhan-keluhan yang ada polsek dalam melayani masyarakat. "Dari kunjungan ini kami men-

dengar secara langsung, ternyata setiap polsek khususnya Polsek Medan Sunggal masih membutuhkan tambahan anggaran operasional guna menangani ribuan kasus," kata Landen. Menurut politisi PDS ini, Komisi A DPRD Kota Medan akan membahas soal minimnya anggaran operasional Polsekta Medan Sunggal guna ditindaklanjuti kepada pihak-pihak yang berkompeten. "Segala keluhan tersebut akan kami sampaikan langsung ke DPRD Kota Medan dan selanjutnya akan diusulkan ke Komisi II DPR-RI untuk membahas penambahan anggaran untuk Polri," ujar Landen kepada andalas di sela-sela kunker itu. Sementara itu, Anggota Komisi A Surianda Lubis, mengusulkan kepada Kapolsek Medan Sunggal agar meningkatkan kerjasama sektoral antaraparatur hukum dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan antarprovinsi maupun kabupaten/kota. (ZAL)

Medan-andalas Pembayaran beras miskin (raskin) di Kota Medan yang selama ini dilakukan secara jaminan, tahun 2011 ini pihak Bulog akan menerapkan sistem cash and carry. Sistem pembayaran seperti ini sudah dilakukan di Kabupaten Nias, Kota Tebing Tinggi, dan beberapa daerah lainnya. Hal itu terungkap pada sosialisasi penyaluran raskin dan evaluasi terhadap kenaikan kebutuhan bahan pokok di Raung Rapat III Kantor Wali Kota Medan , Rabu (26/1). Rapat sosialisasi dipimpin langsung Wali Kota Medan Rahudman Harahap, dan dihadiri Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Kasub Divre Bulog Wilayah I Medan Syahrul Libis, Kepala BPS Medan Misfaruddin, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemko Medan Harmes Joni, serta seluruh camat dan lurah se Kota Medan. Pagu penyaluran raskin di Kota Medan pada tahun 2011 ini, sama dengan pagu penyaluran tahun 2010, yakni sebanyak 13.345.120 kg kepada 79.136 rumah tangga sasaran (RTD) selama 12 bulan, dan masing-masing RTD menerima 15 kg per bulan dengan harga Rp 1.600 per kg. Penyaluran raskin tersebut akan dimulai bulan Februari mendatang. "Camat dan lurah jangan main-main dalam menyalurkan raskin ini. Laksanakan dengan baik sesuai aturan, layani masyarakat dan jangan ada penambahan harga dengan berdalih operasional apapun," tegas Wali Kota Medan Rahudman Harahap. Dalam kesempatan itu, Rahudman juga meminta agar camat dan lurah tidak menunda dan menunggak setoran pembayaran raskin ke Bulog, karena selama ini masih banyak laporan tentang kejanggalan tersebut. Untuk itu Wali Kota meminta kepada camat dan lurah untuk membuat perbaikan dan struktur kerja yang benar. Selain itu, untuk menyikapi terjadinya gejolak kenaikan harga kebutuhan bahan pokok yang dapat menimbulkan inflasi, menurut Rahudman, perlu segera mengambil langkah-langkah, seperti membentuk tim pengendalian inflasi bekerjasama dengan Bank Indonesia. "Gejolak kenaikan harga kebutuhan pokok saat ini peril disikapi, bila tidak nantinya dapat berakibat buruk pada ekonomi dan berdampak pada pembangunan," katanya. Untuk itu, Rahudman meminta agar segera dilakukan rapat koordinasi dengan pihak distributor, kepala Badan Ketahanan Pangan guna membuat terobosan yang dapat menekan kenaikan harga semabako. "Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan harus mampu bekerja 24 jam untuk melakukan pemantauan harga baha pokok dan ditribusinya," tandasnya. Menurut Kasub Divre Bulog Wilayah I Medan Syahrul Lubis, untuk menekan kenaikan harga beras, pihaknya tengah melakukan operasi pasar (OP) beras di tujuh pasar tradisional. Dan stok beras di Bulog ada sebanyak 40.000 ton dan cukup untuk 5 bulan ke depan. (BEN)


MEDAN KITA

Kamis 27 Januari 2011

harian andalas | Hal.

Audit Anggaran Pembangunan GSG * Diduga Jadi ‘Lahan’ Oknum Menikmati APBD Sumut Medan-andalas Unsur penegak hukum seperti Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diharapkan mengaudit anggaran pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) Medan yang tidak kunjung selesai. "Sudah tiga gubernur menjabat, tapi pembangunannya belum juga selesai," kata Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FH UMSU) Farid Wajdi, SH, MHum kepada pers di Medan, Rabu (26/ 1). Farid Wajdi mengatakan, tidak kunjung selesainya pembangunan GSG itu sangat perlu dipertanyakan, khususnya dari unsur penegak hukum. Hal itu disebabkan anggaran yang dikucurkan untuk pembangunannya cukup besar dan mencapai puluhan miliar rupiah sejak dibangun pada tahun 2002. Sepertinya, kata dia, pembangunan Gedung Serba Guna yang berlokasi di Jalan Willem Iskandar Medan itu sengaja tidak dituntaskan. Mungkin, proyek pembangunan yang disebut sebagai pusat pembinaan olahraga di Sumut itu ingin dijadikan sebagai "lahan" untuk menikmati APBD Sumut. "Sudah sekian tahun dibangun, tetapi masih belum

selesai," kata Direktur Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK) ini. Karena itu, kata Farid Wajdi, BPK, Polda dan Kejati Sumut harus mengusut dan mengaudit penggunaan anggaran pembangunan Gedung Serba Guna yang telah mencapai puluhan miliar rupiah itu. Masyarakat juga perlu mempertanyakan tujuan DPRD Sumut yang masih berupaya menganggarkan dana pembangunannya meski tidak diketahui tenggat waktu penyelesaiannya. "Itu menjadi soal, kenapa anggarannya terus dicairkan kalau penuntasan pembangunannya tidak jelas," kata Farid Wajdi. Ia menambahkan, sebagai wakil rakyat, DPRD Sumut seharusnya lebih kritis dan mampu menilai prioritas yang lebih dibutuhkan masyarakat di daerah itu. Meski keberadaan Gedung Serba Guna Medan itu diperlukan untuk meningkatkan prestasi olahraga Sumut, tetapi lebih baik jika anggaran yang ada diman-

Asupan Gizi ODHA Masih Terabaikan Medan-andalas Asupan gizi terhadap Orang dengan HIV/ AIDS (ODHA) di Sumut terutama ODHA miskin, masih terabaikan. Padahal, asupan gizi yang baik mutlak dibutuhkan ODHA untuk memperpanjang harapan hidupnya. “Sejauh ini belum ada program khusus untuk memberi perbaikan gizi bagi ODHA. Karenanya, perbaikan gizi ODHA perlu diprogramkan, apalagi untuk ODHA yang kurang mampu,” ungkap Ketua LSM SPKs, Rahmad Nur Kurniawan, kemarin di Medan. Koordinator VCT RSUP H Adam Malik ini juga mengatakan, seorang yang tertular HIV harus mengonsumsi makanan bergizi secara teratur yakni cukup nutrisi, protein, dan kalori. Dengan asupan gizi yang baik, harapan hidupnya akan lebih panjang dan berkualitas. Hal senada dikatakan pemerhati HIV/AIDS, dr Umar Zein DTM&H SpPD. Menurutnya gizi dibutuhkan bagi semua pasien, terutama ODHA. Asupan gizi bagi ODHA juga merupakan komponen terapi. “Jadi, terapi nutrisi untuk ODHA sangat penting,” ujarnya. Sayangnya, ahli gizi di Kota Medan belum berperan. Padahal, ahli gizi sudah ada di Kota Medan. “Rumah sakit masih belum menonjolkan klinik gizi,” bebernya. (YN)

Siswi SMA Minum Racun Medan-andalas Siswi SMA nekat meminum racun rumput akibat frustrasi ditinggal sang pacar. Rosmawati (18) warga Desa Lubang Ido Namo Rambe, Kabupaten Deli Serdang ini selanjutnya mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Pirngadi Medan, Rabu (26/1) sekira pukul 16.18 WIB. Menurut Beres Sitepu, ayah korban, putrinya nekat meminum racun rumput pada Minggu malam lalu karena putus cinta dari sang pacar. "Biasalah, penyakit anak remaja. Dia frustrasi karena putus dari pacarnya. Gak tau saya siapa cowoknya itu. Pas saya lihat di kamarnya, Rosma udah pingsan," ungkap Sitepu. (YN)

andalas/dok

LAHAN KORUPSI - Gubsu Syamsul Arifin didampingi Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pemukiman Sumut (saat itu) Syafruddin Siregar saat meninjau Gedung Serba Guna Medan, Jalan Willem Iskandar Medan, pada 24 Mei 2010. Pembangunan GSG yang tak kunjung rampung diduga sebagai ‘lahan’ bagi oknum-oknum tertentu untuk mengorupsi APBD Sumut. faatkan untuk memberdayakan perekonomian masyarakat. "Mana lebih berarti, memberdayakan perekonomian masyarakat atau sekadar membangun gedung, apalagi tidak tuntas-tuntas sekian tahun," katanya. Sebelumnya, ketika menerima kunjungan Gubernur Sumut pada 24 Mei 2010 di Gedung Serba Guna (GSG), mantan Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pemukiman Sumut Syafruddin Siregar

menyebutkan, pembangunan infrastruktur olahraga itu akan selesai pada April 2011. Ia menjelaskan, Dinas Tarukim Sumut telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp53,883 miliar untuk pembangunan GSG Sumut yang pengerjaannya dilakukan PT Medan Smart Jaya. Sedangkan pengawasan pembangunannya dilakukan konsultan dari PT Putra Dua Consultant dengan nilai kontrak Rp980,178 juta. Namun dalam rapat dengar

pendapat dengan Dinas Tarukim pada 25 Januari 2011, Komisi D DPRD Sumut menilai perencanaan anggaran untuk penyelesaian proyek Gedung Serba Guna tidak matang dan janggal. "Kita melihat ada kejanggalan, karena pengalokasian anggaran untuk proyek yang sama dilakukan dua kali dalam APBD 2011, masing-masing Rp30,250 miliar dan Rp15,409 miliar," kata anggota Komisi D DPRD Sumut Marahalim Harahap. (ANT/HAM)

Pedagang Pasar Sore Minta Pemerintah Pasang Hidran KORBAN kebakaran pedagang Pasar Sore Padang Bulan Medan mengharapkan, ada perhatian pemerintah dan PD Pasar terhadap aspek keamanan pasar tradisional di masa mendatang agar peristiwa kebakaran tidak terulang lagi. “Hingga saat ini masalah keamanan pasar tradisional sepertinya disepelekan oleh pemerintah. Karena bercermina dari kasus-kasus kebakaran besar yang menimpa pasar tradisional di Medan, api tak dapat dipadamkan karena PD Pasar tidak menyediakan hidran dan alat pemadam lainnya di pasar tradisional,” kata Rinaldi kepada andalas terkait soal keamanan Pasar Tradisional, Selasa (25/1). Meski masih trauma dan memiliki modal pas-pasan, pascakebakaran Rinaldi mengakui, dirinya sudah mulai berjualan kembali, setelah hampir dua minggu tidak berdagang. “Meski masih merasa trauma, kita senang bisa mencari uang kembali walau di tenda seadanya. Dagangan belum banyak terjual, karena pembeli masih terbilang sedikit,” kata Rinaldi yang mengalami kerugian sekira Rp75 juta saat si jago merah melalap kiosnya. Hasil pantauan andalas, aktivitas pedagang di Pasar Sore yang sementara ini berjualan di belakang pasar swasta ini belum normal. Masih banyak pedagang yang belum menggelar dagangannya. Hanya lapak sayur dan ikan basah yang mendominasi pasar. Menurut Purba, salah satu pedagang ikan basah, proses jual beli di pasar tersebut belum

andalas/siong

TENDA SEADANYA-Pascakebakaran, sejumlah pedagang Pasar Sore Padang Bulan berjualan di belakang pasar swasta dengan menggunakan tenda seadanya. normal. Sekitar 20 persen pedagang masih banyak yang nganggur. Ia juga mengatakan masih banyak pedagang yang khawatir dan belum merasa nyaman jika berjualan, kendati kejadian kebakaran sudah berlangsung hampir dua bulan. “Sekitar 20 persen pedagang masih nganggur, mereka masih trauma dan ada yang tak punya modal lagi,” terang Purba. Dikatakannya, jika pemerintah membangun pasar baru yang lebih bagus lagi, agar semua fasilitas di dalammya dilengkapi sehingga pedagang maupun pembeli merasa nyaman saat berjualan di pasar. Sementara Wakil Ketua Umum Persatuan Pedagang Pasar Tradisonal Medan (P3TM) Harmon Habib mengatakan, PD Pasar harus meningkatkan kinerja dan mulai memperhitungkan infrastruktur keamanan bangunan. Khususnya

instalasi listrik, kekuatan fondasi, dan gedung, termasuk pengadaan hidran dan alat-alat yang bisa digunakan untuk kejadian darurat di Pasar Tradisional. “Sebagai pasar yang sangat dekat dengan pemukiman masyarakat, pasar tradisional juga perlu memiliki standar keselamatan sebagaimana diterapkan pasar modern. "PD Pasar Medan sudah harus memiliki manajer keselamatan seperti yang diberlakukan pasar modern," lanjutnya seraya menambahkan manajer keselamatan sudah harus ada untuk mengawasi pasar dan menghindari berbagai insiden yang terjadi. Pertanyaannya, kalau di pasar modern bisa, mengapa di pasar tradisional tidak “Jika kondisinya terus begini, tentunya membuat sebagian pedagang diamuk rasa cemas,”imbuh Harmon. (SIONG)

3

FPDIP Dorong Pansus GSG FRAKSI Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPRD Sumut mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) GSG untuk mengetahui segala persoalan terkait proyek pembangunan sarana pembinaan olahraga tersebut. Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Budiman P Nadapdap di Medan, Rabu (26/1), mengatakan, pembentukan pansus itu dapat diketahui secara pasti kondisi terkini dari proyek pembangunan sarana olahraga yang terletak di Jalan Willem Iskandar Kota Medan itu. Pansus, kata Budiman Nadapdap yang juga anggota Komisi D Bidang Pembangunan DPRD Sumut, akan membuat tabulasi masalah dalam proyek tersebut. Pansus juga akan merencanakan kebutuhan anggaran yang sesungguhnya bagi pembangunan GSG sekaligus mencari dan menentukan pihak yang dinilai tepat untuk mengelolanya. Budiman Nadapdap menambahkan, hingga kini proyek pembangunan GSG itu telah menghabiskan dana lebih Rp100 miliar namun tidak diketahui juga kapan bakal selesai. "Sudah tiga gubernur di Sumut ini, tapi GSG tak siap-siap juga. Untuk itu kami nilai GSG memang perlu dipansuskan," katanya. Budiman Nadapdap juga mengaku sangat pesimistis GSG akan rampung April 2011. "GSG selesai tepat waktu hanya mimpi apalagi tahun ini ada lagi tambahan anggaran lebih dari Rp45 miliar dalam dua tahap untuk penyelesaiannya. Kami sama sekali belum melihat sudah berapa persen hasil pengerjaannya saat ini," katanya. (*)

Kasus Kecelakaan di Tol Belmera

9 Penumpang Mobil Berusaha Hilangkan Jejak Belawan-andalas Sembilan penumpang mobil jenis toyota kijang innova BK 1723 KI yang terjun dari jalan tol Belmera sekira 20 meter dari jembatan tol Kelurahan Besar, Medan Labuhan, Kota Medan, Selasa (25/1) belum terdata petugas polisi, karena para penumpang berusaha menghilangkan jejak. Menurut keterangan Komandan Pos Lalulintas Polres Pelabuhan Belawan, Iptu J Sinaga, Rabu (26/ 1), hanya enam orang yang diketahui identitasnya, yakni Agus Wahyu (48) warga Gresik Jawa Timur, Daud (32) warga Surabaya Jawa Timur, Sugito (55) warga Jalan Rawe Martubung Medan Labuhan, Suharti Juliani (30) warga Jalan Mesjid Taufiq Medan Perjuangan, Edy Sulistyo (37) warga Kebumen Jawa Tengah, dan seorang lagi yang belum diketahui namanya masih dirawat di RSU Colombia Asia (Gleni) Medan. Dikatakan, dari 9 orang penumpang tiga orang lagi belum diketahui namanya karena berusaha menghindar dari pemeriksaan polisi. “Buktinya hari ini, Rabu (kemarin-Red) ketika polisi mendatangi RS Marhta Friska, tempat mereka dirawat, mereka sudah menghilang dari rumah sakit itu,” ujar Sinaga. Sampai kemarin, petugas belum mengetahui pemilik mobil, dan masih dalam pencarian polisi. Dan berdasarkan informasi dari warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, mobil yang terjun bebas dari jembatan tol Belmera itu berpenumpang 9 orang, 1 orang wanita dan 8 orang laki-laki. Kata warga, salah seorang korban mengaku bernama Igit, warga Komplek DPRD Jalan Krakatau Medan. “Tapi entah kenapa, para korban itu berusaha menghindar. Dan ini menjadi bahan penyelidikan supaya kasusnya terungkap,” ucap J Sinaga. (DP)

Dokter Spesialis Masih Enggan Bertugas di Daerah Medan-andalas Kendati Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kini memiliki 4500 dokter spesialis, tapi sebagian besar enggan bertugas di daerah. Ini karena di daerah teruatama daerah terpencil di Sumut, masih minim sarana dan prasarana yang dibutuhkan dokter spesialis. “Dokter spesialis enggan bertugas di daerah, karena pendidikan dokter spesialis yang merekan peroleh umum dibiayai masing-masing dokter. Apalagi sarana dan prasarana di daerah masih minim,” kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sumut, dr Henry Salim SpOG, kepada wartawan, Rabu (226/1) di Medan. Dia mengungkapkan, daerah yang tidak memiliki dokter spesialis didominasi kabupaten hasil pemekaran baru seperti Padang Lawas Utara, dan sejumlah daerah di Pulau Nias. Padahal, katanya, setiap daerah kabupaten/kota setidaknya harus memiliki dua dokter spesialis, agar pelayanan tidak terganggu jika seorang di antaranya berhalangan. Menurutnya, program pendidikan dokter melalui program tugas belajar (tubel) diharapkan menjadi solusi agar dokter spesialis mau bertugas di daerah. "Dengan program tubel ini, dua hingga empat tahun ke depan akan terpenuhi dokter spesialis yang bertugas di daerah. Yang paling mendesak adalah bidang Obgyn (kebidanan dan kandungan), spesialis anak dan bedah,” katanya seraya menambahkan, dokter spesialis sejauh ini masih tertumpuk di Kota Medan dan Deli Serdang. Henry juga mengatakan, pemerintah daerah atau rumah sakit yang kekurangan dokter spesialis dapat menjalin kerjasama dengan Fakultas Kedokteran USU. "Lewat kerjasama itu, FK USU bisa memberangkatkan dokter-dokter spesialis PPDS yang senior untuk bertugas di daerah,” ucap Henry. Dalam kesempatan yang sama, Ketua IDI Medan dr Syahmirza Warli SpU menyebutkan, saat ini ada delapan kabupaten/kota yang bekerja sama dengan FK USU untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis ini, antara lain RSU Panyabungan (Madina), Humbang Hasundutan, dan Dolok Sanggul. (YN)


HUKUM & KRIMINAL

Kamis 27 Januari 2011

Nasabah Bank Sumut Kebobolan, Rp25 Juta Raib

harian andalas | Hal.

4

Mayat Pria Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Bandar Sidoras • Penarik Betor Tewas di Beca

Tebing Tinggi-andalas Seorang nasabah Bank Sumut Jalan Sutomo Kota Tebing Tinggi mengaku bagasi sepeda motornya, Selasa (25/1) sekira pukul 16.00 WIB dibobol penjahat. Uang kontan sebesar Rp25 juta yang baru diambil korban, Ariwanto (31) karyawan kebun Gunung Monako, Kecamatan Sipis-pis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) raib. Menurut keterangan korban saat membuat laporan pengaduan ke Mapolres Tebing Tinggi, sebelum kejadian korban disuruh orangtuanya mengambil uang di bank, kiriman dari salah seorang familinya yang berada di Jambi. Uang tersebut menurut orangtua korban untuk membayaran pembelian tanah di desanya. Dengan mengedarai sepeda motor, korban Ariwanto berangkat dari rumahnya di Sipis-pis menuju Kota Tebing Tinggi. Ketika sampai di Jalan Sutomo depan Bank Sumut, korban memarkirkan kenderaannya dan mengambil uang kiriman sebesar Rp25 juta. Setelah uang diambil, lalu digulung dalam plastik, kemudian dimasukkan dan disimpan dalam bagasi sepeda motor. Korban pun beranjak pulang dengan mengendarai sepeda motornya. Akan tetapi sebelum pulang, korban singgah di tempat penjualan kaset VCD di Jalan KF Tandean Kota Tebing Tinggi persisnya di depan gedung sentral, bekas mini market. Diduga pada saat itulah bagasi sepeda motor korban dibobol dan uang sebesar Rp25 juta yang baru ia ambil di Bank Sumut itu digasak pelaku. Pihak Kepolisian Resort Tebing Tinggi yang menerima pengaduan korban masih melakukan penyelidikan.(MET)

Polres Binjai Ringkus Pelaku Pencabulan Siswa SMU Binjai-andalas Petugas Reskrim Polres Binjai mengamankan pemuda yang disebut-sebut pelaku pencabulan salah seorang siswi Sekolah Menengah Umum (SMU), SFP (18) warga Jalan Medan-Binjai KM 12, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (25/1). Pemuda berinisial NKS (21) warga Jalan Apel Gang Sukadame, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat ini ditangkap di kawasan Pantai SB, Binjai Selatan. Dia ditangkap setelah dilaporkan korban. Dalam pengaduannya korban mengaku, sebelumnya antara korban dan pelaku sudah berpacaran kurang lebih tujuh bulan lamanya. Selama mereka menjalin cinta, pelaku sering mendatangi korban di tempat kosnya di kawasan Jalan Bojo Muna, Kecamatan Binjai Timur. Dalam setiap kali pertemuan, pelaku selalu merayu korban agar mau diajak melakukan hubungan suami istri dengan janji jika terjadi apa-apa, pelaku bersedia bertanggung-jawab. Karena sering dibujuk, korban akhirnya bersedia jika diajak pelaku melakukan hubungan intim. Biasa setiap kali melakukan hubungan yang semestinya belum patut dilakukan pelaku dan korban di rumah kos dan di rumah pelaku. Namun setelah beberapa kali menodai korban, pelaku mulai ingkar janji. Hal tersebut terlihat ketika pelaku mulai meninggalkan korban. Wanita yang masih duduk di bangku kelas III SMU itu pun mulai bingung terlebih ketika handphone pelaku sudah tidak bisa dihubungi lagi. Kesal dengan perlakukan pelaku, akhirnya korban melaporkan kekasihnya itu Polres Binjai dalam kasus pencabulan. Pihak Satreskrim Unit UPPA Polres Binjai yang menerima pengaduan korban langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, polisi meringkus tersangka di kawasan Pantai SB, Binjai Selatan. Dalam pemeriksaan tersangka mengakui perbuatannya dan untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya, tersangka saat ini ditahan di RTP Polres Binjai. Kapolres Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting ketika dikonfirmasi andalas melalui Kasatreskrim, AKP Ronni Bonic SH SiK membenarkan penangkapan tersebut. “Yang bersangkutan saat ini diperiksa di Unit UPPA. Dia kita persangka dengan pasal 293 KUH-Pidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(MKI)

Medan-andalas Kehebohan warga sempat terjadi manakala seorang warga Sofyan menemukan mayat seorang pria yang diperkirakan berusia 50 tahun lebih mengapung dengan posisi telungkup di pinggir sungai Bandar Sidoras, Rabu (26/1) sekira pukul 08.00 Wib. Terkejut dengan adanya sesosok mayat pria yang belum diketahui identitas-

nya ioni (Mr-X), mengapung warga tadi selanjutnya memberitahukan kepada salah seorang warga sekitar. Kejadian ini kontan mengundang perhatian warga. Petugas dari Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat informasi langsung turu ke tempat kejadian di Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Sei Tuan dan mengevakuasi korban ke Instalasi Jenazah RSU Dr Pirngadi Medan. Belum diketahui penyebab tewasnya korban yang diperkirakan sudah 2-3 hari ter-

sebut dan masih dalam penyelidikan petugas. Di hari yang sama, seorang tukang beca bermotor juga ditemukan tewas di atas kenderaanya di Jalan Wahidin persis dipersimpangan Jalan Kijang sekira pukul 10.00 Wib. Korban Erwin Yahya (38) warga Jalan Elang Perumnas Mandala pertama sekali diketahui sudah tidak bernyawa oleh salah seorang warga. Secara kebetulan salah seorang tukang beca bermotor yang melintas mengenal korban dan selanjut-

nya memberitahukan kepada pihak korban. Petugas dari Polsek Medan Area yang mengetahui peristiwa tersbeut sempat membawa korban ke Instalasi Jenazah RSU Dr Pirngadi guna di visum. Namun, karena tidak curiga dengan kematian korban, adik korban Indra tidak bersedia dilakukan pemeriksaan dan membawa korban pulang ke rumah setelah sebelumnya. petugas menyarankan keluarga korban untuk membuat pernyataan di kantor Polsek Medan Area. (YN/TON)

4 Perampok CIMB dan Penyerang Polsek Hamparan Perak Diserahkan ke Jaksa • Kejatisu Inventarisir Seluruh Berkas dari Densus 88 Medan-andalas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) menyerahkan empat pelaku perampokan Bank CIMB Niaga Medan dan penyerang Mapolsek Hamparan Perak ke Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu). Keempat tersangka masingmasing Abdul Gani Siregar alias Gani, M Chair alias Butong, Pautan alias Robi, dan Suriadi alias Adi alias Saad dilimpahkan bersama barang bukti senjata api AK47, AK56, sejumlah amunisi, sepeda motor, dan uang tunai Rp576 ribu. Sebelumnya (Selasa 25/1) sembilan pelaku yang selama ini ditangani Mabes Polri sudah terlebih dahulu diserahkan ke Kejatisu. Penyidik Polri menjerat keempat tersangka dengan UU Nomor 35 tentang pemberantasan Tindak Pidana Teroris. "Hukuman maksimalnya pidana mati," kata Pelaksana Tugas Kabid Humas Poldasu, Kombes.Drs. Hery S, kepada wartawan, Rabu (26/1). Hery mengatakan, peran tiga dari tersangka yakni Abdul Gani Siregar alias Gani, M Chair alias Butong, Pautan alias Robi ikut terlibat langsung dalam penyerangan Mapolsek Hamparan Perak yang menewaskan tiga personil. Sedangkan, peran Suriadi alias Adi alias Saad menyembunyikan tersangka dari kejaran polisi, Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan itu menjelaskan, setelah para tersangka diserahkan ke Kejatisu, kemudian akan dibawa ke Poldasu untuk dilakukan penahanan. “Setelah keempat tersangka

TERSANGKA TERORIS– TERSANGKA TERORISME. Satu dari sembilan orang tersangka terorisme, dikawal pihak kepolisian setibanya di halaman Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, saat penyerahan berkas dan barang bukti oleh pihak kepolisian kepada pihak kejaksaan, di Medan, baru-baru ini. Kesembilan tersangka terorisme tersebut, diantaranya terlibat kasus perampokan bank CIMB Niaga Medan pada 18 Agustus lalu. kita serahkan ke Kejatisu, selanjutnya Kejatisu akan menitipkannya di sel tahanan Polda sampai menunggu proses persidangan. Biasanya 14 hari setelah pelimpahan tersebut,” jelasnya. Sementara Direktur Reskrim Polda Sumut, Kombes Agus Andrianto menyebutkan, dalam pemeriksaan itu diketahui aksi perampokan Bank CIMB Niaga Medan itu untuk mengumpulkan dana membeli senjata api, dan bahan peledak. Dalam penyidikan lebih dalam, polisi menemukan aktivitas teroris yang dilakukan keempat tersangka. "Pak Kapoldasu bilang ini hanya kelompok bersenjata atau perampokan biasa, tapi penyidikan meng-

ungkap kalau mereka teroris," tandas Agus. Sementara itu Pasca penyerahan berkas dan sembilan tersangka perampokan Bank CIMB Niaga ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara beberapa waktu membuat kesibukan bagian Pidana Umum Kejatisu, Rabu (26/11). Tim jaksa menginventarisir seluruh berkas yang diserahkan Densus 88. Pantauan andalas, saat itu ada empat tersangka perampok CIMB Niaga yang dihadirkan ke Kejatisu. Keempatnya ditempatkan di ruangan Pidum. Beberapa polisi dari Poldasu ikut serta melakukan penjagaan dan beberapa jaksa pun melakukan pemeriksaan terhadap keempatnya.

Ada beberapa bundelan berkas yang diperiksa tim jaksa Pidum. Sementara barang bukti yang diikut sertakan dalam pemeriksaan saat itu beberapa selongsong peluru, beberapa senjata api berbagai tipe, celana jeans, baju, sarung, helm, topi, uang dan lainnya. Asisten Pidana Umum Kejati Sumatra Utara, Warsa Susanta SH MH, menegaskan jumlah tersangka perampok Bank CIMB Niaga dan penyerangan Mapolsek Hamparan Perak sudah 13 orang yang berkas beserta barang bukti yang diterima Pidum Kejati Sumatara Utara. “Nantinya, setelah berkas dan tersangka sudah diperiksa secara seksama selanjutnya

diserahkan ke Kejari Medan yang selanjutnya segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan. Dan mengenai proses pemeriksaan di kejaksaan nantinya berlangsung selama 2 bulan,” ujar Asidum Warsa Sutanta. Mengenai kenapa ke-13 tersangka pelaku perampokan Bank CIMB Niaga di Rutan Poldasu, untuk proses pengamanan dan mempermudah proses penyidikan oleh penuntut umum. Dimana, terhadap para tersangka dikenakan UU terorisme dengan ancaman hukuman mati. Dimana keempat tersangka tersebut diproses selama 4 jam di kejatisu dan kemudian dibawa lagi ke Rutan Poldasu. (FEL/HER)

Terkait Perkara Narkoba

Dua Pelayan dan Hansip Lokalisasi Warung Bubur Disidang Tebing Tinggi-andalas Dua orang pelayan dan seorang hansip penghuni lokalisasi warung bubur di Dusun V, Desa Naga Kesiangan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Sergai, terdakwa dalam perkara narkoba jenis sabu-sabu, Rabu (26/01) disidang di Pengadilan Negeri (PN) Tebing Tinggi Deli. Ketiga terdakwa masing-masing, Maria alias Ria (28) warga Jalan Melati, Kecamatan Siantar Barat Kota Pematang Siantar dan Santi (27) warga Pasar, VII,

Tembung (pelayan) dan seorang hansip, Hariono alias Bagong (25) warga Dusun VI, Desa Naga Kesiangan, Kecamatan Tebing Tinggi, Sergai. Ketiganya di sidang dengan berkas terpisah. Dalam keterangannya saksi Aldo Harahap dan Jefri Samosir, keduanya personil polisi, tertangkapnya tiga tersangka pengedar sabu-sabu tersebut bermula dari hasil pengembangan informasi masyarakat bahwa tersangka Ria sering menjual narkotika jenis sabu-sabu.

Petugaspun selanjutnya melakukan penyelidikan dan menyaru sebagai pembeli. “Seorang petugas masuk ke dalam barak lokalisasi tempat dimana Ria biasa mangkal, sedangkan beberapa orang petugas lainnya menunggu di luar. Setelah bertemu dengan Ria, petugas yang menyamar memesan sabu-sabu kepada Ria seharga Rp200.000. Mendapat ”orderan” tersangka Ria pun pergi ke barak untuk mengambilkan “pesanan“.

“Begitu tersangka menyerahkan barang haram tersebut petugas langsung menyergapnya. para terdakwa diringkus pada, 19 Oktober 2010 lalu “ Terang saksi. Sementara dalam nota dakwaan JPU, Benny Purba SH dijelaskan terdakwa Ria memperoleh sabu-sabu melalui terdakwa Santi, sementara terdakwa Santi mengaku memperoleh sabu-sabu yang diberikan pada terdakwa Maria didapatkannya dari Hariono alias Bagong. Sedangkan terdakwa Hariono

alias Bagong mengaku memperoleh barang tersebut dari seorang yang dikenalnya dengan panggilan Kidin (DPO) warga Tebing Tinggi. Setelah mendengarkan keterangan saksi, majelis hakim yang diketuai Novarina Manurung SH menunda sidang pekan depan. Dalam perkara tersebut terdakwa dipersangka melanggar pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 Yo pasal 132 ayat 1 UU RI N o 3 5 t a h u n 2 0 0 9 t e n t ang narkotika.(MET)

“Saya Pakai Sabu-sabu Karena Suntuk Pak Hakim”

D

ENGAN suara terbata-bata dan menundukkan wajah sedihnya , ibu rumah tangga, Siti Rahmah Lubis (23), warga Jalan Turi Darusalam Medan, mengatakan menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mau lagi mengkonsumsi sabu-sabu. Pernyataannya itu dilontarkannya, di hadapan majelis hakim yang diketuai Jhoni Sitohang, pada persidangan yang digelar di PN Medan, Rabu (26/1). Wanita

cantik tersebut dihadapkan dikursi pesakitan, sebagai terdakwa karena menghisap sabu-sabu, bersama dengan pacar gelapnya Doni (DPO). Jaksa penuntut umum (JPU) Nur Ainun SH, yang menghadirkan terdakwa, dalam dakwaannya, menyebutkan, perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa dikediamannya bersama dengan pacar gelapnya, Doni (DPO) pada medio Oktober 2010, tercium oleh pihak

kepolisian yang mendapat laporan dari masyarakat, bahwa dikediaman terdakwa ada menyimpan sabu-sabu. Dan dari pengintaian yang dilakukan pihak kepolisian, dipastikan bahwa terdakwa dan pacarnya sedang menghisap sabu-sabu. Dan pada saat penggrebekan yang dilakukan, polisi menangkap pelaku sedang menghisap sabu-sabu, dan menemukan sisa sabu didalam rak VCD dekat lemari.

Dan dari pengakuan terdakwa, polisi mengetahui bahwa dilantai II rumah milik terdakwa, pacarnya juga sedang menghisap sabu-sabu. Namun Doni (DPO) berhasil melarikan diri dari penggrebekan yang dilakukan pihak kepolisian. “Dari penggrebekan yang dilakukan pihak kepolisian, ditemukan barang-bukti seberat 0.3 gram sabu-sabu,” tutur JPU, seraya menyebutkan atas

perbuatan yang dilakukan terdakwa, melanggar pasal 127 KUHPidana, tentang narkotika. Hal senada juga dilontarkan saksi dari kepolisian yang dihadirkan JPU, yang mengakui bahwa pihaknya mengetahui bahwa terdakwa sering mengkomsumsi sabu-sabu bersama dengan pacar gelapnya dari informasi masyarakat. Dihadapan majelis, Terdakwa berkilah bahwa dirinya menghisap sabu-sabu, karena

suntuk atas kehidupan rumahtangganya, dan terbeban dengan tanggung jawab atas keluarga dan orangtuanya. “Saya menghisap sabu-sabu sudah setengah tahun lamanya pak hakim.. dan ini saya lakukan karena suntuk dengan kehidupan ini,” keluhnya. Usai mendengarkan dakwaaan dan keterangan saksi, majelis hakim mengundurkan sidang hingga minggu depan, untuk mendengarkan tuntutan dari JPU.(FEL)


Kamis 27 Januari 2011

Kejagung akan Kaji Berkas Antasari Jakarta-andalas Kejaksaan Agung masih menunggu berkas perkara Antasari Azhar untuk mengkajinya terkait testimoni Gayus HP Tambunan yang menyebutkan keterkaitan Jaksa Cirus Sinaga dalam perkara tersebut. "Kita kaji berkasnya (Antasari Azhar)," kata Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas), Marwan Effendy, di Jakarta, Rabu (26/1). Seperti diketahui, seusai persidangan Gayus membacakan testimoninya yang menyebut nama Jaksa Cirus Sinaga dalam penanganan perkara mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar dalam pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), Nasruddin\ Zulkarnaen. Dalam perkara Antasari, Jaksa Cirus Sinaga menjadi jaksa penuntut umumnya. Marwan menambahkan untuk saat ini pihaknya belum akan memeriksa Jaksa Cirus Sinaga karena tetap harus menunggu berkas perkaranya tersebut. "Nanti dari berkas itu, apa ada penyimpanganpenyimpangan petunjuk," katanya. Selanjutnya, pengawasan Kejagung akan meminta klarifikasi langsung dari Cirus Sinaga. Sebelumnya, Jamwas menyebutkan pihaknya belum mengetahui soal Jaksa Cirus Sinaga sebagai saksi kunci pembunuhan direktur PT PRB tersebut. "Nanti akan kita pelajari," katanya. Ia menambahkan jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran oleh Jaksa Cirus Sinaga, Kejagung hanya bisa menjatuhkan sanksi saja. "Sedangkan kalau unsur pidana itu merupakan urusan polisi," katanya. (ANT)

WNA Ditangkap Diduga Terlibat Penjualan Manusia

harian andalas | Hal.

5

Lagi Rekap, Jurtul Togel Diringkus

adalas/supryadi andalas/ryad

Perbaungan-andalas Lagi asik merekap nomor tebakan judi toto delap (togel) di rumah, pria separuh baya warga Lingkungan X, Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (26/1) sekira pukul 15.30 WIB diringkus Satuan Reserse Kriminal Polsek Perbaungan. Selain mengamankan barang bukti berupa uang Rp480 ribu, 1 unit Hp Nokia, 1 buku rekapan dan 1 buah erek-erek, petugas juga menangkap tersangka, Poniran (65) yang mengaku baru tiga bulan menekuni pekerjaan tersebut. Selanjutnya, guna penyidikan di boyong ke Mapolsek Perbaungan. Di Mapolsek Perbaungan, tersangka mengaku, dari menulis togel bias mendapat upah sebesar 15 persen. Perharinya omset dari menulis bias mencapai Rp 400 ribu. “Uang dari nulis perharinya Rp 400 ribu, digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, ungkap pria botak tersebut. Terpisah, Kapolsek Perbaungan, AKP Marluddin SAg membenarkan penangkapan tersebut. Tersangka dijerat pasal 303 tentang perjudian, tandas Kapolsek. (RYAD)

KASUS JUDI – Tersangka kasus judi saat diperiksa penyidik Polsek Perbaungan.

Empat Gudang BBM Ilegal Digerebek Satgas Operasi Kuda Laut Medan-andalas Petugas TNI-AL dan aparat Kepolisian Resort (Polres) Pelabuhan Belawan yang tergabung dalam Tim Satgas Operasi Kuda Laut menggerebek empat lokasi penampungan BBM illegal, Rabu (26/1). Keempat lokasi tersebut masingmasing, lokasi Siong minyak tanah di Lingkungan V, Jalan YP Hijau, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan milik Zul dan keluarga 40, gudang oplosan milik Ganda Napitupulu terletak di kawasan Terjun Kecamatan Medan Marelan, gudang CPO Along di Hamparaan Perak, Kabupaten Deli Serdang serta di kawasan Siombak, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Marelan. Sedangkan satu lokasi penggolahan minyak hitam milik Jhoni di kawasan

Kota Bangun Kecamatan Medan Deli batal digrebek diduga kekurangan personil. Dalam penggerebekan tersebut, Tim Satgas Kuda Laut berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa puluhan ton BBM, mesin dan alat penyedot BBM, serta satu tangki BBM oplosan. Keterangan diperoleh, dari gudang BBM illegal di Jalan Young Panah Hijau lingkungan 2, Keluraham Labuhan Deli milik Zul, ditemukan sebanyak 15 drum seberat 1 ton BBM dan 14 ton minyak tanah. Selain BBM, polisi menga-

mankan mesin pompa dan selang. Dari gudang itu, tidak satu orang pun berhasil diamankan karena diduga sudah bocor sehingga para pekerja melarikan diri. Kini, gudang tersebut telah di police line (Garis polisi). Operasi satgas Kuda Laut 2011 juga melakukan pengerebekkan di gudang milik mafia CPO, Alung di Jalan Sei Baru, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang namun tak menemukan barang bukti BBM maupun CPO tapi hanya terlihat sejumlah tangki penimbun dalam kondisi kosong. Menurut, lokasi CPO milik pengusaha etnis tionghoa ternama tersebut sejak 2 pekan terakhir tak ada kegiatan penggolahan CPO maupun BBM. Bahkan, rencana operasi dengan sandi “Kuda Laut” 2011 ini diduga sudah bocor sehingga Alung segera

Medan-andalas Kepolisian Sektor (Polsek) Helvetia, Rabu (26/1) sekira pukul 18.00 WIB menggelar razia narkoba di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan. Dalam razia tersebut, di blok H 5, petugas menangkap dua narapidana kedapatan memiliki sabu-sabu dan ganja. Kedua napi tersebut masing-masing, Agusriadi (36) dan Masrul (28) keduanya warga Jalan Rawa Sukaramai Medan. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut bersama barang bukti satu paket kecil ganja dan satu paket kecil sabu, keduanya diboyong ke Mapolsek Helvetia. Dalam pemeriksaan terungkap bahwa, Agusriadi sebelumnya ditangkap petugas Polresta Medan dan sudah menjalani 4 bulan masa tahanan dari vonis yang didapat selama 1 tahun 3 bulan. Sementara itu Masrul yang juga merupakan tahanan kasus narkoba jenis sabu yang ditangkap Polda Sumatera Utara sudah menjalani 4 bulan masa tahanan dari vonis yang didapat 6 tahun 3 bulan. Dalam penangkapan itu, Agusriadi sempat tidak mengakui sabu-sabu tersebut miliknya, tetapi ia hanya dititipkan untuk menjaga sabu-sabu tersebut oleh Majli teman satu selnya yang keluar untuk mengikuti siding di Pengadilan. Ia sempat berkilah bahwa satu paket

NAPI KASUS NARKOBA- Dua napi Rutan Tanjung Gusta Medan kasus narkoba yang tangkap aparat Kepolisian Sektor Helvetia karena kedapatan memiliki ganja dan sabu diinterogasi petugas. kecil sabu tersebut memang bukan miliknya tetapi saat digeledah ke tubuhnya dan ruangannya ditemukan sabu-sabu tersebut beserta alat isapnya. Sedangkan Masrul yang kedapatan memiliki satu paket kecil ganja tersebut memang miliknya yang ia akan gunakan sendiri. Saat merazia ke dalam ruangan sel tahanan pihak Kepolisian yang dibantu Sipir Rutan menemukan satu paket

kecil ganja dari Masrul dan satu paket kecil Sabu dari Agusriadi sel mereka. Kapolsek Helvetia, Kompol Sustrino Hadi membenarkan penangkapan dua tahanan Rutan Tanjung Gusta Medan yang memiliki narkoba tersebut di atas. Saat ini polisi masih menyelidiki dan melakukan pengembangan tentang peredaran narkoba yang berada di dalam Rutan Tanjung Gusta Medan. (ZAL)

mengosongkan gudangnya. Sedangkan di lokasi gudang milik Ganda Napitupulu di kawasan Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, tim menemukan sejumlah barang bukti BBM sebanyak 1 tangki di dalam gudang serta Dealer Order (DO) dari Pertamina yang diduga palsu Ketua Tim III, Kompol I Siburian dan Kabag Ops Pertamina Bidang gas, Parman, dikonfirmasi wartawan membenarkan tindakan pengamanan terhadap sejumlah barang bukti puluhan ton BBM tersebut. “Kita akan terus melakukan razia penyelewengan BBM selama sebulan tanpa tebang pilih, ungkap Kompol I Siburian sembari mengatakan akan melanjutkan razia lokasi BBM illegal di sejumlah kawasan yang sudah diinventarisir. (HER)

Gayus Jadi Saksi Sidang Kode Etik AKP Sumartini

Napi Rutan Tj. Gusta Ditangkap Memiliki Narkoba andalas/rizaldi

Jakarta-andalas Badan Reserse dan Kriminal Polri menangkap seorang warga negara Australia keturunan Iran bernama Haydar Khani alias Ali Hamid alias Abu Hamid alias Ali Khoram berusia 41 tahun pada Selasa (25/1). "Haydar ditangkap di apartemen kawasan Senayan Jakarta, karena diduga terlibat penyelundupan manusia (people smuggling) dari Indonesia ke Australia," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Rabu. Haydar masuk ke Indonesia dengan mengunakan visa wisata dan hampir dua tahun tinggal di Indonesia. "Haydar sudah melakukan kegiatannya dan tercatat ada tujuh kali dan terakhir pada Desember 2010," katanya. Dugaan penjualan manusia terungkap ketika terjadi kecelakaan kapal Maju Jaya dari Indonesia pada tanggal 15 Desember 2010 di Christmas Island, Australia, dimana sekitar 30 orang meninggal dunia dan 42 orang selamat, ujarnya. "Orang yang tidak dapat diselamatkan itu diduga akan diselundupkan ke Australia," kata Boy. Penangkapan warga negara Australia ini berawal penangkapan tersangka Hasan Basri dan Erwin oleh Polda Jawa Barat, sementara satu tersangka masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Syukri, kata Kabag Penum. "Saat ini ada beberapa anak buah kapal (ABK) Indonesia terkait hal ini masih diperiksa oleh AFP (Australian Federation Police)," kata Boy menambahkan. Berdasarkan kerjasama dengan Polri, AFP memberikan sejumlah data-data terkait orang-orang yang diduga sebagai pengorganisir dan memfasilitasi, katanya. "Selain itu, para tersangka yang ditangkap memberi akomodasi untuk memberangkatkan ke Australia sebagai imigran gelap," kata Boy. Selanjutnya, untuk pengembangan penyidikan Polri akan mengirim penyidiknya ke Australia pada hari Selasa (2/2). Para tersangka diancam pelanggaran pidana Undang-Undang Nomor 9 tahun 1992 tentang Keimigrasian. B/Z003. (ANT)

HUKUM & KRIMINAL

Jakarta-andalas Gayus HP Tambunan menjadi saksi pada sidang kode etik dan profesi dengan terperiksa AKP Sri Sumartini. Gayus tiba di Gedung Trans National Crime Centre, Mabes Polri, Jakarta, Rabu, tempat di mana sidang digelar pada sekitar pukul 16.00 WIB. Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu datang dengan menggunakan mobil provost dengan pengawalan ketat. Ada delapan petugas provost mengawalnya masuk melalui pintu belakang Gedung Trans National Crime Centre (TNCC). Gayus yang menggunakan baju batik tidak memberikan komentar dan hanya tersenyum saja kepada wartawan. Sri Sumartini menjadi terperiksa terkait praktik mafia hukum dalam penanganan kasus pencucian uang, korupsi, dan penggelapan Gayus. Sementara itu, saksi eksternal Polri yang hadir adalah Andi Kosasih, serta mantan penyidik kasus Gayus, Kompol Arafat Enani. Selain Arafat dan Sri Sumartini, ada sembilan anggota lain telah ditetapkan sebagai terperiksa dan menunggu sidang kode etik. Mereka yakni Brigjen Pol Raja Erizman, Brigjen Pol Edmond Ilyas, Kombes Pambudi Pamungkas, Kombes Eko Budi Sampurno, AKBP Muh Anwar, AKBP Mardiyani, AKP I Gede Putu Widjaya, Iptu Joni Surya dan Iptu Angga. (ANT)


RAGAM

Kamis 27 Januari 2011

Pembentukan Kota Medan Perlu Jajak Pendapat Medan-andalas Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kota Medan Zulfahri Siagian menilai, pembentukan Kota Medan Utara terlebih dulu perlu didukung hasil kajian mendalam dan jajak pendapat dari segenap warga masyarakat di wilayah itu. "Sebelum rencana pembentukan Kota Medan Utara dibahas secara lebih mendalam, seyogyanya perlu dilakukan kajian dan jajak pendapat agar dapat diketahui berapa banyak masyarakat yang menginginkan wilayah Medan utara secara administratif dijadikan sebuah kota yang mandiri," katanya di Medan, Rabu kemarin. Kajian dan jajak pendapat, menurut dia, mutlak diperlukan sebelum mempersiapkan rencana pembentukan Kota Medan Utara sebagai pemekaran dari Kota Medan, agar wacana pemekaran ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu tidak seolah-olah hanya keinginan segelintir orang. Selain mempertimbangkan aspek keinginan masyarakat, lanjut Zulfahri, perlu pula dilakukan program kajian ilmiah dan seminar dengan menghadirkan sejumlah pakar dari beberapa disiplin ilmu. Sejumlah materi dan pokok-pokok pikiran yang perlu dikaji dan dibahas dalam seminar itu selanjutnya dijadikan bahan pertimbangan apakah wilayah Medan utara secara administratif layak dijadikan sebuah kota yang mandiri dan mampu memperbaiki kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi, termasuk kaum nelayan. "Gagasan untuk membentuk Kota Medan Utara merupakan hal yang sah-sah saja, tetapi sebelum rencana pembentukan kota tersebut ditindaklanjuti alangkah baiknya dilakukan penelitian dan kajian dari berbagai aspek dengan melibatkan kalangan pakar dan segenap tokoh masyarakat," ujarnya. (ANT)

AC

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

harian andalas | Hal.

6

Petani Masih Terobsesi Bantuan Pemerintah Medan-andalas Peneliti Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Pertanian BPTP Sumatera Barat, Moehar Daniel, mengatakan saat ini cukup banyak petani yang masih terobsesi dengan segala bentuk bantuan proyek dari pemerintah. "Biasanya bantuan yang diberikan pemerintah ada yang bersifat gratis, maupun dalam bentuk pinjaman. Kebiasaan ini membuat pemikiran petani menjadi terkungkung dan manja,

hingga sulit untuk mengubahnya," kata Moehar di Medan, Rabu kemarin. Menurutnya, pendapat seperti itu tidak salah, tapi para petani juga harus mengetahui

bahwa kemampuan keuangan pemerintah sangat terbatas. Di sisi lain, memang pemerintah wajib memperhatikan petani dan rakyat lainnya Ia mengatakan, semua perubahan perilaku tersebut merupakan hasil dari sebuah proses. "Proses pembangunan dan sistem pemberdayaan petani yang dilakukan selama ini telah melahirkan sebuah komunitas petani yang kurang bahkan tidak bertanggung jawab," sebutnya. Jelas terlihat, kata Moehar,

petani belum sanggup untuk memberdayakan diri dan komunitasnya sendiri. Oleh karena itu, sebuah lembaga sebagai wadah pemersatu petani sangat penting dan dibutuhkan. Sebab, lanjut dia lagi, posisi tawar petani tidak akan bergerak naik jika mereka tidak berupaya memperkuatnya. "Petani harus bersatu dan berupaya menyatukan persepsi, menyusun kekuatan baru guna pemberdayaan diri dan komunitasnya," katanya.

Dikatakannya, kelembagaan pemersatu petani harus tercipta dan diperkuat sehingga petani mampu merencanakan sendiri upaya pengembangan diri menunjang segala program pemberdayaan yang datang dari luar. Moehar mengatakan, bila dilakukan perubahan pada sistem terutama pendekatan dalam pemberdayaan, petani pasti mampu bekerja sama dengan siapa atau lembaga apa saja untuk kejayaan diri dan komunitasnya. (ANT)

Disdik Medan Siap Jalankan Instruksi Wali Kota Medan Medan-andalas Dinas Pendidikan Kota Medan siap menjalankan instruksi Wali Kota Medan, Drs Rahudman Harahap dalam rangka peningkatan kualitas dan kemajuan pendidikan. Instruksi itu disampaikan Walikota Medan kepada Kepala Dinas Pendidikan Medan, Drs Hasan Basri MM yang diteruskan kepada guru SD, SMP, SMA/SMK, masing-masing kepala UPT dalam upacara di halaman Kantor Dinas Pendidikan Medan Jalan Pelita IV, Senin (24/1). Hasan Basri menegaskan Walikota Medan menyampaikan instruksi umum meliputi kebijakan nasional, provinsi dan kota yang ditetapkan serta melaksanakan program kerja Pemko Medan sesuai dengan APBD tahun 2011 secara konsisten dan konsekuen. Kelola dan impelementasi APBD 2011 secara tepat waktu dan tepat sasaran untuk mewujudkan pelayanan umum, daya saing dan kesejahteraan masyarakat yang semakin berkualitas. ''Selain itu tingkatkan partisipasi dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan Kota Medan secara kontruktif, termasuk mitra dengan pihak swasta (public private partnership),''katanya. Sedangkan instruksi khusus, sambung Hasan Basri, pertama meliputi mempersiapkan dan

andalas/leman

Guru SD, SMP, SMA/SMK dan masing-masing kepala UPT mendengarkan instruksi Walikota Medan Drs Rahudman Harahap yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Medan, Drs Hasan Basri MM saat upacara di Halaman kantor Disdik Medan, Senin (24/4). lakukan segera langkah-langkah proses pengadaan barang/jasa sesuai dengan peraturan perudang-udangan untuk melaksanakan program kerja tahun 2011 secara tepat waktu dan tepat sasaran. Selain itu, susun pengorganisasi pekerjaan secara efektif serta laksanakan program dan kegiatan secara berkualitas dan orientasi hasil yang nyata dan dapat dinikmati oleh masyarakat. Intruksi kedua, sambung Hasan Basri, yakni laksanakan

peraturan perundang-udangan sebagaimana mestinya untuk mencegah terjadinya inefisiensi dan pemborosan anggaran belanja. Selanjutnya integrasikan implementasi pelaksana program yang dijalankan dalam upaya penanggulangan kemiskinan, sekaligus mendukung sepenuhnya program-program penanggulangan kemiskinan baik yang sifatnya nasional maupun lokal. ''Pastikan pengelolaan BOS, beasiswa terarah BP3,

beasiswa miskin berjalan tepat waktu dan tepat sasaran,''kata Hasan Basri. Peningkatan pelayanan pendidikan dengan memperbaiki manajemen pendidikan, serta memastikan proses belajar mengajar secara berkualitas, mempercepat sertifikasi guru, perbaikan infrastruktur pendidikan. Intruksi kepada kepala UPT, TK, SD, Kepala SMP, kepala SMA/ SMK pastikan proses belajar dan mengajar disekolah lebih berkua-

litas. Menjalankan Permendiknas No 45 tahun 2010 tentang kriteria kelulusan peserta didik. Selain itu juga upayakan peningkatan siswa yang lulus pada tahun ajaran 2010-2011. Perlu diketahui bahwa persentase kelulusan siswa tahun 20092010 SD/MI sebanyak 99,78 persen, SMP/MTS 98 sebanyak 98,42 persen dan SMA/MA/ SMK sebesar 97,63 persen. Dan menjalankan Permendiknas No 2 tahun 2011 tentang ujian sekolah untuk mengukur penilaian kompentensi peserta didik. Kepala UPT TK,SD,kepala SMP/SMA/SMK diminta untuk terus menerus meningkatkan disiplin guru dalam rangka peningkatan kulitas pendidikan. Bagi kepala sekolah SD/SMP Negeri dan swasta yang operasionalnya didanai oleh BOS digunakan dan dipertanggungjawabkan sesuai peraturan yang berlaku. Tingkatkan kebersihan dan keindahan, kerindangan sekolah. Jadikan sekolah berbasis lingkungan, karakter, sains dan IT. Pengawas TK dan SD/SMP/ SMA dan SMK harus melakukan tanggungjawabnya dengan penuh tanggungjawab sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dalam berperan aktif mendorong, membimbing guru dalam mempersiapkan siswanya menghadapi ujian sekolah dan UN. (MA)

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540


Kamis 27 Januari 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


Kamis

OLAHRAGA

27 Januari 2011

Celtics Goreskan Kekalahan ke-18

Hasil NBA 120-109 95-112 105-112 94-89 91-120

8

Australia Terbuka

Boston-andalas Boston Celtics tampil perkasa di hadapan Cleveland Cavaliers dan unggul 112-95. Cavaleiers kian terpuruk karena ini adalah kekalahan ke-18 beruntun mereka. Tampil di kandang sendiri, TD Garden Arena, Rabu (26/1) pagi WIB, Celtics didukung 18.600-an penonton yang mayoritas adalah pendukung fanatiknya. Sejak awal, Celtics sudah tampil dominan dan unggul delapan angka, 34-26, di akhir kuarter pertama. Keunggulan itu membesar jadi 67-45 di penghabisan kuarter kedua. Di dua kuarter terakhir, Celtics sudah menurunkan kekuatannya dan Cavs juga berupaya mengejar. Namun mengingat selisih angka yang sudah terlalu besar, maka skor 11295 pun jadi kesimpulan akhir laga ini. Paul Pierce memimpin perolehan angka Celtics dengan meraup 24 angka. Ray Allen mengoleksi 18 angka dan Rajon Rondo menambahinya dengan 11 poin dan 10 rebound. Catatan khusus diberikan kepada Kendrick Perkins yang untuk kali pertama tampil lagi setelah cedera lutut parah di game keenam final NBA musim lalu. Perkins mencetak tujuh angka dan enam rebound. "Menyenangkan bisa berada di lapangan. Saya tahu saya masih bisa lebih baik lagi. Saya bisa berbuat lebih," tekad Perkins seperti yang dilaporkan YahooSports. Di kubu Cavs, Christian Eyenga mencetak 15 poin dan Ramon Sessions menjaringkan 14 poin. JJ Hickson yang menjadi center dalam laga itu menyumbangkan 12 angka dan 17 rebound. Kekalahan ini adalah kekalahan beruntun ke-18 yang dialami Cavs. Alhasil, tim asuhan Byron Scott itu terpuruk di peringkat terakhir Wilayah Timur. (DTC)

Denver Cleveland LA Clippers Charlotte Utah

harian andalas | Hal.

Washington Boston Dallas Sacramento LA Lakers

KLASEMEN LIGA INGGRIS KLUB

M

M

S

K

N

MANCHESTER UNITED ARSENAL FC MANCHESTER CITY CHELSEA FC TOTTENHAM HOTSPUR SUNDERLAND AFC BOLTON WANDERERS NEWCASTLE UNITED STOKE BLACKPOOL BLACKBURN ROVERS ASTON VILLA FC EVERTON FC FULHAM FC LIVERPOOL FC WEST BROMWICH ALBION BIRMINGHAM CITY WIGAN ATHLETIC W WANDERERS WEST HAM UNITED

23 23 24 22 23 24 23 22 23 23 23 24 23 23 21 22 22 24 23 24

14 14 13 11 10 9 7 8 9 8 8 7 5 5 7 7 4 4 6 4

9 4 6 5 8 10 9 6 3 4 4 7 12 11 6 4 11 10 3 9

0 5 5 6 5 5 7 9 11 11 11 10 6 7 8 11 7 10 14 11

51 46 45 38 38 37 30 30 30 28 28 28 27 26 26 25 23 22 21 21

KLASEMEN SPANYOL KLUB

M

M

S

K

N

BARCELONA REAL MADRID VILLARREAL VALENCIA ESPANYOL ATLETICO MADRID ATHLETIC BILBAO FC SEVILLA MALLORCA GETAFE REAL SOCIEDAD HERCULES CF DEPORTIVO LA CORUNA RACING SANTANDER OSASUNA ALMERIA MALAGA REAL SPORTING DE GIJON REAL ZARAGOZA LEVANTE

20 20 20 20 20 19 19 20 20 20 20 19 19 20 20 20 20 19 19 20

18 16 13 12 12 9 9 9 8 8 8 6 5 5 4 3 5 3 3 4

1 3 3 4 1 3 2 2 3 3 1 4 6 5 6 8 2 7 7 3

1 1 4 4 7 7 8 9 9 9 11 9 9 10 10 9 13 9 9 13

55 52 42 40 37 30 29 29 27 27 25 22 21 20 18 17 17 16 16 15

KLASEMEN LIGA ITALIA KLUB

M

M

S

K

N

AC MILAN NAPOLI ROMA LAZIO INTER MILAN JUVENTUS PALERMO UDINESE SAMPDORIA CAGLIARI FIORENTINA PARMA BOLOGNA FC AC CHIEVO VERONA GENOA CATANIA CALCIO LECCE CESENA BRESCIA BARI

21 21 21 21 20 21 21 21 20 21 20 21 21 21 20 21 21 21 21 21

13 12 11 11 10 9 9 10 6 7 6 6 7 5 6 5 5 5 5 3

5 4 5 4 5 8 4 3 9 5 7 7 7 9 6 7 5 4 3 5

3 5 5 6 5 4 7 8 5 9 7 8 7 7 8 9 11 12 13 13

44 40 38 37 35 35 34 33 27 26 25 25 25 24 24 22 20 19 18 14

Semifinal Pertemukan Clijsters-Zvonareva

 Kim CLIJSTERS

Melbourne-andalas Kim Clijsters mengalahkan Agnieszka Radwanksa untuk maju ke semifinal. Selanjutnya ia akan ditantang oleh unggulan dua Vera Zvonareva dalam perebutan tiket ke partai puncak. Pertandingan perempatfinal antara Clijsters berhadapan dengan Radwanska digelar di Rod Laver Arena, Rabu (26/1) pagi WIB. Meski awalnya mudah, Clijsters dipaksa bekerja keras di set kedua sebelum memenangi laga dengan 6-3 7-6 (4). Di set pertama, Clijsters hanya memberi lawannya tiga game. Dalam waktu kurang dari 30 menit, mantan petenis nomor dunia itu menutup set dengan 6-3. Permainan Radwanska membaik di set kedua. Meskipun sempat tertinggal, namun petenis Polandia itu mampu menyamakan kedudukan dan memaksakan tie break. Clijsters sukses memastikan kemenangan di poin keempat setelah pukulannya tidak dapat dikembalikan sempurna oleh Radwanska. Di babak selanjutnya, Clijsters akan ditantang oleh peringkat dua dunia Vera Zvonareva untuk perebutkan tiket final. "Saya kalah dari Vera di Wimbledon tahun lalu tapi dapat mengalahkannya di final AS Terbuka. Petenis berjuluk 'Supermom' tengah mencari titel Grand Slam keempatnya dan gelar Australia Terbuka pertamanya setelah pencapian terbaiknya di turnamen ini hanya sampai final pada 2004 silam. (DTC)

 Vera ZVONAREVA

MU Tunjukkan Mental Pemenang

Bantai Uzbekistan, Australia Tantang Jepang

Blackpool-andalas Manchester United meraih kemenangan dengan tidak mudah di kandang Blackpool. 'Setan Merah' pun sekali lagi menunjukkan mental pemenangnya.

Doha-amdalas Tampil jauh lebih efektif dan unggul pengalaman, Australia tanpa ampun membantai Uzbekistan— yang mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain—enam gol tanpa balas dalam partai semifinal kedua Piala Asia 2011 yang berlangsung di Khalifa International Stadium, Doha, Rabu (26/1) dinihari WIB. Hasil ini mengantarkan Socceroos, julukan Australia, ke babak pamungkas dan bertemu dengan Jepang yang beberapa jam sebelumnya sukses mengatasi Korea Selatan lewat adu penalti. Setengah lusin gol kemenangan Australia dibagi rata oleh enam pemain, yaitu winger dan striker veteran Harry Kewell di menit kelima, Sasa Ognenovski di menit ke-35, David Carney di menit ke-65, Brett Emerton di menit ke74, Carl Valeri di menit ke82, dan Robbie Kruse semenit kemudian. Serigala Putih, julukan Uzbekistan, kehilangan striker veteran Ulugbek Bakaev di menit ke-67 karena menerima dua kartu kuning alias kartu merah. Di babak pertama, sebenarnya anak-anak asuhan Vadim Abramov lebih mendominasi jalannya pertandingan, terutama setelah tertinggal 0-1 di menit kelima melalui sepakan kaki kiri Kewell yang menerima umpan dari Matt Mackay. Namun, serbuan sporadis yang dilakukan Server Djeparov dkk tak mampu mengancam gawang Australia yang dikawal Mark Schwarzer. Kematangan Lucas Neill dkk menjadi tembok yang sulit ditembus. Tercatat hanya dua peluang berarti yang didapat

Skuad arahan Sir Alex Ferguson itu memang kerap demikian musim ini--bisa menang kendati penampilan tidak impresif. Dalam laga di Bloomfield Road, Rabu (26/1) dinihari WIB, MU bahkan tertinggal 0-2 lebih dulu sebelum akhirnya menang 3-2. Dimitar Berbatov kembali menjadi bintang berkat dua gol yang dicetaknya. Sementara satu gol lainnya disumbang oleh pemain yang belakangan mendapat label 'Super Sub', Javier "Chicharito" Hernandez. MU pun kokoh di puncak klasemen dengan kemenangan ini. "Kami adalah tim yang percaya betapa buruknya pertandingan untuk kami--entah itu 10 atau 2-0--kami selalu percaya untuk mencetak satu gol dan mencetak gol lagi. Itulah yang terjadi hari ini," ujar Berbatov di situs resmi klub. "Kami berjuang sebagai se-

buah tim, terutama di babak kedua. Babak pertama tak bagus untuk kami dan Blackpool bermain dengan baik. Tapi di babak kedua kami menunjukkan spirit dan kami akhirnya menang," lanjutnya. Penyerang asal Bulgaria itu juga mengungkapkan, tampil di Bloomfield Road juga bukan hal yang mudah. Selain tuan rumah memberikan perlawanan ketat, kondisi lapangan juga tak menguntungkan The Red Devils. "Anda datang ke sini dan ini bukanlah lapangan yang menyenangkan. Kondisinya tak seba-

gus seperti di rumah, di Old Trafford. Jadi, ini kadang-kadang menyulitkan karena bola memantul ke semua penjuru." "Blackpool bermain dengan baik di babak pertama dan mencetak gol-gol yang bagus. Mereka bisa saja mencetak lebih banyak gol di babak pertama. Tapi beruntung bagi kami, mereka hanya unggul 2-0." "Di ruang ganti, kami mengatakan pada diri kami sendiri, kami bisa melakukannya, kami bisa melakukannya. Dan kami memang melakukannya," tukasnya. (DTC)

Fergie: Sepak Pojok Adam Bernilai Rp 142,5 M CHARLIE Adam saat ini sedang diburu Liverpool. Untuk bisa memboyongnya, uang cukup besar niscaya harus disiapkan karena sepak pojok Adam saja dinilai bernilai 10 juta poundsterling (Rp 142,5 miliar). Penilaian tinggi itu dilontarkan oleh Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson, setelah meraih kemenangan 3-2 atas Blackpool yang dibela Adam. Dalam pertandingan tersebut, MU sempat ketinggalan dua gol tanpa balas dari Blackpool sebelum akhirnya berbalik menang lewat tiga gol di babak kedua. Dua gol Blackpool sendiri, yang lahir di paruh pertama laga,

memiliki kesamaan. Kesemuanya diawali dari tendangan penjuru yang diambil oleh Adam. Dari situlah kemudian Fergie melontarkan pujian untuk pemain berusia 25 tahun yang sedang ditaksir oleh Liverpool tersebut. "Kami jadi bulan-bulanan di paruh pertama dan kami tidak bisa mengatasi Charlie Adam. Tendangan-tendangan penjurunya itu bernilai 10 juta poundsterling," ujar Fergie, Rabu (26/1). Liverpool sendiri konon sempat mengajukan tawaran senilai 4 juta poundsterling, sebuah tindakan yang bikin Manajer Blackpool Ian Holloway mencak-mencak. "Sebuah tawaran senilai 4 juta poundsterling tidak dapat diterima. Liverpool harus memulai dengan harga setidaknya empat kali lipat," tantang Holloway di Daily Mail ketika itu. (DTC)

Uzbekistan yaitu tendangan bebas Maksim Shatskikh yang tipis menyamping dan sepakan jarak jauh Djeparov yang masih dapat diamankan Schwarzer. Justru, di tengah-tengah tekanan lawan, Australia memperbesar keunggulan menjadi 2-0 di menit ke-35. Berawal dari free-kick David Carney. Bola lambung disundul Tim Cahill di kotak penalti. Bola lair disambar Ognenovski yang lolos dari kawalan bek Uzbekistan. Skor 2-0 bertahan sampai jeda. Di awal paruh 45 menit pertama, Uzbekistan tetap dominan. Namun, lagi-lagi serangan balik Australia sangat mematikan. Di menit ke-65, mendapat umpan dari pemain pengganti Robbie Kruse, Carney menjebol gawang Temur Juraev. Skor 3-0 untuk Australia. Pertandingan layak disebut telah berakhir ketika dua menit kemudian striker Bakaev dikeluarkan dari lapangan menyusul tekel kasarnya terhadap Luke Wilshere. Unggul jumlah pemain membuat Australia praktis mempermainkan Uzbekistan. Hasilnya, tiga gol tambahan tercipta, yaitu melalui cocoran Emerto di menit ke-74 dan dua gol yang tercipta hanya dalam waktu kurang dari satu menit oleh Valeri dan Kruse. Khusus gol terakhir lebih banyak disebabkan jatuh mentalnya kiper Juraev. Bola tembakan Kruse sebenarnya pelan dan mendatar. Namun, akibat tertekan Juraev gagal menangkap bola dengan sempurna. Alhasil, bola berlalu di selasela kakinya. Skor 6-0 untuk Australia bertahan sampai peluit akhir berbunyi. (LBC)


OLAHRAGA

Kamis 27 Januari 2011

harian andalas | Hal.

9

KLASEMEN SEMENTARA KLUB

P

W

D

L

GD

PTS

PERSIPURA

10

8

2

0

31-6

26

SEMEN PADANG

10

6

3

1

15-6

21

AREMA INDONESIA PERSIJA PERSIWA PSPS PERSIJAP SRIWIJAYA FC PERSELA DELTRAS PERSIBA BALIKPAPAN PERSISAM PERSIB PELITA JAYA BONTANG FC

11 10 11 10 10 8 11 11 11 8 9 10 8

5 5 4 4 4 4 3 4 3 3 2 2 1

4 2 3 2 2 1 4 1 3 1 2 1 1

2 3 4 4 4 3 4 6 5 4 5 7 6

19-8 13-8 14-18 11-14 13-16 12-12 7-11 15-20 14-17 9-10 10-16 12-17 9-25

19 17 15 14 14 13 13 13 12 10 8 7 4

Wilayah I

P

W

D

L

GD

PTS

PERSIRAJA PERSITA PSAP PERSIH PERSIPASI PSLS PSMS PSSB PS BENGKULU PERSITARA PERSIKABO PROTITAN PERSIRES

10 10 10 10 10 10 10 10 12 10 10 10 10

7 5 5 6 5 3 4 2 2 3 2 1 0

2 4 4 1 3 6 2 5 5 1 3 4 2

1 1 1 3 2 1 4 3 5 6 5 5 8

21-12 16-6 16-8 15-12 17-6 8-8 11-11 6-7 9-14 13-19 14-17 7-12 3-24

23 19 19 19 18 15 14 11 11 10 9 7 2

Wilayah II

P

W

D

L

GD

PTS

PSIM MITRA KUKAR PERSIK PERSIKAB PERSEMAN PSCS PERSIRAM GRESIK UNITED PERSEMALRA PERSIKOTA PSIS PPSM PERSIS

10 10 10 10 10 10 10 10 12 10 10 10 10

6 6 6 5 5 5 3 4 4 3 3 3 0

3 1 0 2 2 2 5 1 0 3 2 2 3

1 3 4 3 3 3 2 5 8 4 5 5 7

13-4 16-6 13-10 13-8 7-3 11-8 6-8 9-8 12-13 6-9 6-12 6-13 3-19

21 19 18 17 17 17 14 13 12 12 11 11 3

Wilayah III

P

W

D

L

GD

PTS

PERSIDAFON PERSIGO PSBI PERSEBAYA PERSIBA BANTUL PS BARITO PERSEKAM PSIR PSS PERSERU SERUI PERSIKU PERSIPRO PSMP

10 10 10 10 9 12 10 10 9 10 10 10 10

8 6 6 6 5 5 5 3 3 2 3 2 2

1 1 1 0 2 1 0 2 2 3 0 3 2

1 3 3 4 2 6 5 5 4 5 7 5 6

21-6 16-10 11-6 16-9 14-4 13-10 12-17 8-13 8-13 9-13 8-15 5-16 7-16

25 19 19 18 17 16 15 11 11 9 9 9 8

SEAG 2011 Palembang akan Diikuti 5.000 Atlet Palembang-andalas Pelaksanaan SEA Games XXVI di Palembang, Sumatera Selatan pada 11 November 2011 akan dihadiri 5.000 atlet lebih dari 11 negara se Asia Tenggara termasuk tuan rumah Indonesia. Perkiraan jumlah atlet akan hadir pada perhelatan olahraga akbar berskala internasional 11-25 November 2011 itu, terungkap dalam rapat perubahan struktur panitia SEA Games 2011 dipimpin Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Torkis P Siahaan di Palembang, Rabu (26/1). Pada rapat tersebut selain memantafkan susunan kepanitiaan, juga membahas masalah biaya yang dibutuhkan panitia berkekuatan 88 orang personel menyangkut semua bidang tugas seperti pengamanan, akomodasi dan lainnya. Selain itu, juga dijelaskan bahwa pada SEA Games di Indonesia nanti, yang ditunjuk sebagai penyelenggara adalah DKI Jakarta dan Kota Palembang. Khusus Kota Palembang, selain menjadi tuan rumah tempat pertandingan beberapa cabang olahraga, juga mendapat kehormatan sebagai penyelenggara pembukaan dan penutupan SEA Games yang dijadwalkan dihadiri oleh Presiden serta tamu penting dari 11 negara sahabat se Asia Tenggara. Pada rapat tersebut juga dipaparkan selain di DKI Jakarta, di Kota Palembang akan dipertandingkan 22 cabang olahraga antara lain sepakbola, bisbol, tinju, senam, biliar, menembak, ski air, tenis,

sepak takraw, dan gulat. Menurut Torkis, fasilitas olahraga yang akan digunakan untuk pertandingan SEA Games itu, selain di kawasan Jakabaring, juga di beberapa tempat dalam Kota Palembang, seperti kolam renang, catur, menembak, termasuk sepakbola dan lainnya. Sedangkan negara peserta SEA Games 2011, antara lain Vietnam, Thailand, Filipina, Singapura, Malaysia, Laos, Brunei Darussalam termasuk tuan rumah Indonesia. Sementara pantauan wartawan, Sumatera Selatan selain pihak panitia pelaksana terus mempersiapkan diri melalui beberapa kali diadakan rapat, juga di sisi lain giat melakukan pembangunan dan perbaikan fasilitas pendukung, seperti pembangunan dan perbaikan lapangan beberapa cabang olahraga, serta membangun wisma atlet di kawasan Jakabaring. Sedangkan di pihak lain, seperti pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Selatan gencar melakukan sosialisasi SEA Games, termasuk sejumlah dinas instansi dan BUMN/BUMS sekarang ini sudah memasang semua bendera negara peserta. Bendera negara peserta SEA Games itu, selain mulai berkibar di depan halaman kantor dinas dan instansi serta BUMN/BUMD, juga di sejumlah pinggiran jalan strategis dalam Kota Palembang termasuk di beberapa ibukota kabupaten di provinsi tersebut, sehingga sejak jauh hari menjelang perhelatan olahraga akbar itu semakin semarak. (ANT)

Korea Premier Super Series

Tunggal Putri Habis, Simon Santoso Melaju Seoul-andalas Indonesia dipastikan tanpa wakil di nomor tunggal putri, setelah Maria Febe Kusumastuti kandas di babak pertama. Sementara itu tunggal putra Simon Santoso melaju usai mengatasi Boonsak Ponsana. Maria Febe dikalahkan oleh unggulan pertama Xin Wang lewat pertarungan dua set, 11-21 dan 1321 dalam laga yang berlangsung, Rabu (26/1) siang WIB. Tereliminasinya Maria Febe membuat tim Merah Putih tanpa wakil di nomor tunggal putri. Sebelumnya dua

Seri III KBPPP Road Race 2011 Medan - andalas Sirkuit Buatan Lapangan Merdeka Kota Pematang Siantar menjadi saksi bisu ketangguhan Yamaha New Jupiter Z dan Yamaha Vega ZR saat mengantarkan Tim Yamaha Alfa Scorpii Medan mendominasi ajang balapan KBPPP Ambarwulan Road Race 2011 Seri III pada 23 Januari 2011 lalu. Tak tanggung-tanggung, Tim Yamaha Alfa Scorpii sukses menempati podium teratas di enam kelas dari delapan kelas race yang diikuti. Racer andalan Tim Yamaha Alfa Scorpii Medan, Agung Febri berhasil menjadi yang terdepan di kelas MP3, MP4, MP5, dan MP6. Agung harus bertarung sengit dengan racer-racer lainnya yang menggunakan merek sepedamotor berbeda. Dimana di kelas tersebut, memang memperlombakan semua merek sepedamotor. Sedangkan Deri Irfandi sukses menjadi kampiun di kelas MP1. Ia bersaing ketat dengan sesama racer Yamaha lainnya. Namun begitu, Yamaha New Jupiter Z yang ditungganginya sukses menjadi yang tercepat. Selain itu, racer masa depan M Irvansyah Putra dengan Yamaha Vega ZR sukses menaiki podium teratas di kelas bebek 4T Standar Yamaha Pemula. Ia dikuntit rekan satu timnya, Agung Febri yang berada di urutan dua. Keduanya juga masih menjadi yang tercepat di kelas bebek 4T Standar Pemula terbuka,

pebulutangkis Lindaweni Fanetri dan Aprilia Yuswandari kandas di ronde pertama babak kualifikasi. Dari nomor tunggal putra, Simon Santoso melangkah ke babak kedua setelah mengatasi unggulan ketujuh Boonsak Ponsana lewat peratrungan straight set. Dalam laga yang berlangsung selama 45 menit ini, Simon menang 21-15, 21-15. Namun langkah Simon tak diikuti oleh Tommy Sugiarto yang tersingkir usai kalah dari unggulan keenam Lin Dan melalui straight set, 15-21, 1521. Sementara itu ganda campuran meloloskan tiga wakil ke babak kedua. Mereka adalah pasangan Fran Kurniawan/Pia Zebadiah, Muhammad Rijal/Debby Susanto, dan Vita Marissa/Nova Widianto.

Fran/Pia melaju usai mengalahkan ganda Taiwan Wai Hang Fong/Hoi Wah Chu lewat rubber set, 20-22, 2118, 21-13. Sementara Rijal/Debby lolos setelah mengakhiri perlawanan pasangan Jepang Kenichi Hayakawa/Shuzuka Matsuo 21-15,21-15. Ada pun Nova/Vita memastikan tiket ke babak selanjutnya setelah mengatasi ganda Jepang yang lain, Hirokatsu Hashimoto/Mizuki Fujii 18-21, 21-16, 21-16. Satu pasangan Indonesia di nomor ini harus kandas di babak pertama, yakni Markis Kido/Lita Nurlita yang disingkirkan pasangan Korea Selatan Ki Jung Kim/Hyun Young Yoo dengan skor 14-21, 21-19, 18-21. Ada pun Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir baru bertanding saat berita ini diturunkan. (DTC)

Agung Febri Kampiun dimana mereka harus bersaing ketat dengan racerracer yang berasal dari kompetitor lain. Di kelas ini, Agung menjadi yang terdepan disusul M Irvansyah Putra di urutan kedua. “ Kami sangat puas dengan hasil di Kota Pematang Siantar ini. Hasilnya cukup bagus, dan semakin membuktikan ketangguhan Yamaha New Jupiter Z dan Vega ZR dari kompetitor lainnya,” kata Manajer Tim Yamaha Alfa Scorpii Medan, Apmansyah Tanjung atau yang akrab disapa Mak Etek di Medan, Rabu (26/1). Sukses di Kota Pematang Siantar ini melanjutkan keberhasilan Tim Yamaha Alfa Scorpii Medan di dua seri sebelumnya, dimana Seri I dan II juga berhasil dikuasai, bahkan sukses meraih juara umum. andalas/istimewa “Pada Seri IV di Kota StaManajer Tim Yamaha Alfa Scorpii Medan, Apmansyah bat, kita akan kembali bertarung untuk membuktikan Tanjung, saat menyerahkan tropi kepada M Irvansyah kualitas Yamaha Jupiter Z dan Putra dan Agung Febri. Vega ZR. Untuk seri tersebut, kami cukup optimis mampu kembali kelas, maka ketangguhan dan kemendominasi,” terang Apmansyah unggulan Yamaha New Jupiter Z dan Vega ZR semakin terbukti. Yong Ting lagi. Sementara itu, Divisi Manajer Lee menegaskan, sukses tersebut Promotion & Motorsport PT Alfa merupakan bukti bahwa kedua varian Scorpii, Yong Ting Lee, mengaku Yamaha tersebut tak hanya tangguh cukup puas dengan hasil di tiga seri digunakan dalam aktifitas sehariroad race tersebut. Apalagi, dengan hari, namun juga tangguh di arena berhasilnya mendominasi di setiap balapan. (YON)

Hari ini, Kepengurusan KONI Aceh Timur Akan Dikukuhkan Aceh Timur-andalas Ketua Umum KONI Propinsi NAD, H Zainuddin Hamid dijadwalkan hari ini, Kamis (27/1) akan melantik kepengurusan KONI Kabupaten Aceh Timur untuk masa bakti 2011-2015 di Pendopo Meuligo Aceh Timur di Langsa. Kepengurusan KONI Aceh Timur yang dilantik tersebut merupakan hasil Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang pada waktu itu digelar 2 Desember 2010 lalu, secara aklamasi para peserta musorkab memilih Drs T Syahril MAP sebagai Ketua Umum KONI Aceh Timur masa bakti 2011-2015.

Pelantikan/pengukuhan kepengurusan KONI Aceh Timur rencananya akan dihadiri Bupati Aceh Timur Muslim Hasballah, Wabup Aceh Timur Nasruddin Abubakar, Sekda, Syaifannur SH MM serta unsur muspida daerah dan juga para pejabat dilingkungan KONI Aceh dan kabupaten/kota lainnya. Sementara itu, Ketua Umum KONI Aceh Timur terpilih Drs T Syahril MAP yang dipercayakan memimpin induk olahraga untuk Kabupaten Aceh Timur, kepada andalas Rabu (26/1) menjelaskan, kepengurusan yang dipimpinnya itu nantinya mengusung visi dan

misi dengan “ Membangun Komite olahraga Aceh Timur yang berdikari dan profesional’. Adapun misinya adalah membangun organisasi yang profesional, sehingga menjadi partner pemerintah daerah dalam membuat kebijakan dan juga melaksanakan kebijakan tersebut baik dibidang pengelolaan, pembinaan dan juga pengembangan olahraga. Selanjutnya mendirikan badan usaha milik Komite Olahraga Kabupaten Aceh Timur sebagai lembaga penghasil dana alternatif bagi operasional kegiatan pembinaan cabang olahraga.

Melaksanakan pembinaan cabang olahraga prestasi yang berkesinambungan dan terukur,menjalin hubungan dan kerjasama dengan berbagai organisasi keolahragaan baik ditingkat daerah, propinsi maupun nasional Lebih lanjut T Syahril MAP menjelaskan, misi kepengurusan KONI Aceh Timur lainnya adalah menyediakan pusat sarana dan prasarana olahraga yang representatif sebagai tempat latihan yang layak bagi seluruh cabang olahraga. “Yang terpenting mensejahterakan pelaku olahraga agar

memiliki standar kehidupan yang lebih baik dan terjamin,” imbuhnya Selanjutnya program di Bidang Pembinaan Prestasi antara lain membina atlet melalui program atlet binaan yang dipersiapkan sejak dari awal, sehingga diharapkan akan berada pada posisi yang maksimal pada tahun ke empat saat mengikuti event Pekan Olahraga Propinsi ( Porprov) Aceh. Melaksanakan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) satu tahun sebelum penyelenggaraan Porprov untuk menjaring calon atlet unggulan yang akan diikutsertakan pada Porprov Aceh. (HRN)

Jakabaring Tanpa Pemenang Palembang-andalas Sriwijaya FC (SFC) gagal mengunci kemenangan di kandang, Stadion Jakabaring, usai ditahan 1-1 oleh tamunya Arema Indonesia, dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI), Rabu (26/1) sore. Berbekal kemenangan 32 atas Bontang FC pada pertandingan terakhir, SFC langsung termotivasi menggempur serangan di menit awal. Peluang di menit sembilan yang didapat Ade Suhendar sempat menggemparkan publik Jakabaring, namun tembakannya dari luar kotak penalti menyusur di sisi kiri gawang Kurnia Meiga Hermansyah. Tak disangka, gemuruh seluruh pendukung Laskar Wong Kito kembali menggema, hanya dua menit berselang. Kali ini kerja sama apik diperagakan Arif Suyono dan Rendy Siregar dari tengah lepangan, yang akhirnya dituntaskan Supardi. Sempat diblok Kurnia Meiga, pemain bernomor punggung 22 memanfaatkan bola rebound yang gagal dijangkau kiper timnas senior dan U-23 tersebut. SFC unggul sementara 1-0. Skuad besutan Ivan Kolev tak lantas mengendurkan serangan. Tercatat, Budi Sudarsono beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Sayang, tendangan maupun tandukannya belum mampu menaklukkan Kurnia Meiga. Skor 1-0 untuk tuan rumah mengantarkan paruh kedua. Strategi yang kembali diracik arsitek Arema Miroslav Janu saat turun minum terbilang ampuh. Ya, Singo Edan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan, saat babak kedua baru berlangsung dua menit. Adalah Sunarto yang menggetarkan gawang Ferry Rotinsulu, setelah memanfaatkan umpan Talaohu Abdul Musafri dari sayap kanan, yang sebelumnya diberikan Zulkifli Syukur. Pemain yang selama ini berstatus pelapis merubah skor menjadi 1-1. Arema kembali nyaris membungkam ribuan publik Jakabaring, saat aksi Ahmad Amirudin di dalam kotak pertahanan SFC. Pemain bernomor punggung 99 berhasil melewati Ferry, yang sudah meninggalkan gawangnya, namun bola urung menggetarkan jala karena memilih membentur tiang kiri gawang. Memasuki menit 88, peluang emas didapat tuan rumah yang diberi hadiah penalti. Sangat disayangkan, Budigol gagal mengeksekusi di mana tembakannya ke sisi kanan gawang mampu dibaca Kurnia Meiga. Tambahan tiga menit pun tak mampu dimanfaatkan kedua tim. Alhasil, laga di Jakabaring berakhir tanpa pemenang. Ya, Singo Edan kembali gagal memetik kemenangan atas Laskar Wong Kito, terhitung sejak tiga pertemuan terakhir. (OKZ)


EKONOMI-BISNIS

Kamis 27 Januari 2011

harian andalas | Hal.

10

7 Ton Beras OPM Bulog Diserap Masyarakat Harga Beras OPM Rp6.1750 /Kg

JUALAN- Melonjak harga kebutuhan bahan pokok yang dijual pedagang di pasar tradisional mempengaruhi inflasi tahun ini.

Inflasi 2011 Lebih Tinggi dari 2010 Pontianak-andalas Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution memperkirakan inflasi 2011 akan berada di kisaran 6 persen jika cuaca selama setahun ke depan terus membaik dan mendukung produksi bahan makanan. "Jika perekonomian Amerika Serikat dan Eropa membaik dan cuaca juga membaik serta capital inflow tetap ada, maka inflasi masih sekitar 6 persen," kata Darmin usai peresmian Gedung Bank Indonesia Pontianak, Rabu (26/1). Mengenai cuaca, Darmin mengatakan jika musim selama setahun ke depan tidak seekstrim sekarang, target pencapaian inflasi 6 persen itu bisa tercapai. "Tapi sekarang kita tidak bisa asumsikan musim, apakah sampai Desember akan lebih jelek lagi atau justru terkena kekeringan," katanya. Sementara mengenai ekonomi Amerika Serikat, Darmin menilai saat ini sudah berkembang lebih baik, meski mereka belum mengubah kebijakan quantitative easing yang meng-

Bogasari Belum Naikan Harga Terigu Medan- andalas Bogasari belum menaikkan harga jual tepung terigunya untuk di Sumatera bagian utara meski diakui harga impor gandum naik. "Belum ada instruksi pusat menaikkan harga jual. Harga segitiga biru misalnya tetap Rp156.000 per karung isi 25 kg," kata Regional Manager PT Indofood Sukses Makmur Bogasari Flour Mils Wilayah Sumbagut, Effendi di Medan, Rabu kemarin. Meskipun selain ada kenaikan harga impor gandum juga ada sedikit lonjakan permintaan terigu itu atau sekitar lima persen menjelang Imlek. "Stok juga tidak ada masalah atau ada sekitar 8.800 ton per bulan yang memadai untuk kebutuhan Sumatera Utara dan Aceh. Jadi diharapkan tidak ada kenaikan harga jual juga di pasar," katanya. Harga normal di pasar, kata dia, untuk segitiga biru sekitar Rp6.700 per kg .Dia mengakui, kenaikan permintaan terbesar tetigu teirjadi hanya pada saat menjelang dan di saat Bulan Ramadhan, dimana permintaan bisa meningkat sekitar 20 persen. Mengenai, penjualan pada tahun ini, menurut Effendi, Bogasari masih optimistis akan bertumbuh meski tidak terlalu signifikan. Alasan dia, konsumen semakin selektif dalam membeli produk, apalagi harga jual Bogasari cenderung stabil. Diharapkan, dengan semakin membaiknya permintaan, penjualan 2011 ini bisa menutupi keanjlokan penjualan bahan pangan itu hingga sebesar 25 persen di 2007. Effendi menolak mengomentari soal bertambah banyaknya terigu impor seperti dari Turki, Australia dan Srilanka di pasar Sumut. (ANT)

gelontorkan dolar AS ke seluruh dunia. Darmin mengakui pelemahan mata uang dan indeks harga saham hampir di seluruh negara banyak disebabkan karena kekhawatiran investor akan tingginya laju inflasi pada tahun ini. "Rupiah memang tidak terlalu berat tertekan, tetapi di pasar modal kita memang agak yang terbesar. Ini fakta bahwa inflasi memang terjadi, ditambah persepsi pemilik dana asing bahwa inflasi akan terjadi terus," katanya. Darmin memperkirakan tekanan inflasi akan lebih tinggi dibanding tahun lalu akibat kombinasi berbagai faktor yang saling mempengaruhi, sehingga untuk menjaga stabilitas keuangan BI harus melihat tiga faktor yaitu capital inflows, inflasi, dan BI rate. Ketika ditanya mengenai kemungkinan suku bunga atau BI rate akan dinaikkan untuk menahan laju inflasi, Darmin mengatakan hal itu yang memang diinginkan pasar, terutama pemilik dana asing. (IN)

Belawan-andalas Badan Usaha Logistik Gudang Beras Bulog (GBB) Labuhan Deli berusaha agresif untuk menekan gejolak harga beras yang saat ini terus melambung hingga menyentuh level Rp10.000 per Kg (kilogram). Perusahan plat merah yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso Km 19 Kelurahan Pekan Labuhan, Medan Labuhan itu menggelar Operasi Pasar Umum (OPM) beras kepada masyarakat dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar yakni Rp6.170 per Kg. OPM beras Bulog GBB itu mendapat sambutan yang positif warga di Labuhan Deli. Edy Purba warga Jalan Jermal Kelurahan Sungai Mati Medan Labuhan kepada andalas, Rabu (26/1) mengatakan OPM beras tersebut sangat membantu masyarakat untuk membeli beras yang berkualitas baik dengan harga miring. Bahkan, lanjut Edy, masyarakat bahkan meminta kepada Bulog GBB untuk secara kontiniue menggelar OPM beras dalam menghadapi gejolak harga beras yang terus melambung. ''Harga beras OPM Rp 6.170 per Kg sudah membantu warga berpenghasilan rendah,' 'ujarnya. Hal senada disampaikan Hotnida Simanjuntak warga Jalan Jaring

andalas/dp

BELI-Warga Medan Utara ramai-ramai membeli beras OPM yang digelar Bulog GBB Labuhan Deli daripada membeli beras di pasar tradisional yang harga jualnya terus melambung. Rabu (26/1) Udang II Kelurahan Pekan L abuhan, Medan Labuhan. Menurutnya OPM beras yang dilaksankan di kawasan Labuhan Deli membantu kaum ibu untuk memperkecil pengeluaran biaya belaja sehari-hari. ''Apalagi harga beras saat ini di pasaran sudah semakin tinggi. Terus terang ini membuat ibu- ibu makin menjerit karena harga beras melangit. Dengan OPM

ini ibu rumah tangga terbantu sekali membeli beras,''keluh Hotnida. Sementara itu, Kepala Gudang Beras Bulog (GBB) Labuhan Deli, Sugeng, kepada wartawan mengatakan, beras dijual Bulog dalam OPM sebanyak 15 ton. Sampai posisi saat ini, Bulog GBB telah mencatat penjualan sebanyak 7 ton. Jika permintaan masyarakat

Kawasan Industri Medan Tetap Diminati Investor Medan- andalas Direktur Utama PT (Persero) Kawasan Industri Medan, Gandhi D Tambunan mengaku optimis kawasan industri Medan II di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, tetap diminati oleh para investor, baik domestik maupun asing. "Minat calon investor untuk membeli lahan di KIM (KAwasan Industri Medan) II hingga sekarang ini masih cukup besar," katanya kepada antara di Medan, Selasa kemarin. Disebutkannya, hingga kini sekitar 60 persen dari sekitar 350 hektare total luas areal KIM II sudah terjual dan didirikan sejumlah pabrik. Beberapa pertimbangan investor memilih KIM, antara lain harga lahan relatif lebih rendah dibanding

dengan harga lahan kawasan industri lain di Pulau Jawa dan Pulau Batam, dilengkapi sejumlah sarana dan infrastruktur dan hanya berjarak belasan kilometer dari Pelabuhan Belawan. Gandhi memprediksi, permintaan terhadap lahan KIM II selama 2011 bakal meningkat dibanding 2010, termasuk dari kalangan investor asing. Dia membenarkan, gugatan puluhan kepala keluarga terhadap status dan legalitas sebagian lahan KIM II cukup menganggu kinerja usaha sejumlah perusahaan di kawasan industri terbesar di luar Pulau Jawa itu. Namun, lanjut dia, gugatan warga terhadap lahan KIM II tersebut belum menggangu kinerja pema-

saran dan minat calon investor untuk mengembangkan usaha industri di kawasan industri tersebut. "Khusus kepada setiap calon investor yang ingin berinvestasi di KIM II, kami tetap menjelaskan kondisi riil dan fakta di lapangan secara transparan, termasuk mengenai status dan legalitas kepemilikan lahan," ujarnya. Gandhi memaparkan, seluruh areal KIM II sebelumnya adalah lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 2 yang dibeli oleh PT (Persero) Kawasan Industri Medan. Seluruh lahan tersebut kini telah berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) dan Hak Guna Bangunan (HGB) yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). (ANT)

DJP Aceh Ketatkan Pidana Perpajakan Banda Aceh-andalas Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Propinsi Aceh menargetkan upaya penegakan hukum yang ketat terhadap wajib pajak nakal dan selalu menghindari dari pajak, khususnya bagi pengusaha dan saudagar. Kepala Kanwil DJP Aceh Muhammad Haniv pada rapat koordinasi di Banda Aceh, Rabu kemariin menyatakan akan, akibat dari tidak konsistennya penegakan hukum di bidang perpajakan, penerimaan pajak Aceh merosot hingga peringkat 31 nasional. "Untuk tahun 2011 ini kita akan lakukan penataan penegakkan hukum (law enforcement) terhadap wajib pajak yang melakukan penyim-

pangan pajak, khususnya untuk pribadi," tegasnya. Disebutkan Haniv, dari perseorangan saja, diperkirakan Aceh bisa menerima pajak sekitar Rp20 miliar, namun setiap tahunnya daerah ini hanya menerima setoran kurang dari Rp700 juta. "Untuk ini kita juga sudah melakukan komitmen dengan pihak kepolisian dan kejaksaan untuk bisa bersikap tegas dan menyamakan persepsi akan pemahaman pidana pajak, sehingga setiap kasus pajak yang ada bisa dituntaskan dengan cepat," jelasnya. Jadi, tambahnya, setiap wajib pajak yang melalaikan kewajibannya mengisi Surat Pemberitahuan (SPT),

tinggi dan stok OPM terserap habis, pihaknya akan menambah stok untuk memenuhi permintaan masyarakat. ''Setiap hari Bulog tetap melakukan OPM beras dengan harga penjualan dengan harga harga yang telah ditetapkan pemerintah. Ini terus dilakukan sampai harga beras di pasaran sudah stabil,'' ujarnya. (DP)

Harga Kosmetik Naik Meski Capping Industri Dicabut PERHIMPUNAN Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika (PPA Kosmetika) Indonesiamenilai kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang disebabkan dari pencabutan capping oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan mendorong kenaikan harga kosmetik dalam negeri. "Pencabutan capping secara sepihak jelas akan berdampak pada kenaikan hpp sebesar 5%," ujar Abdurrahman, pengurus PPA Kosmetika, di Gedung Permata, Jakarta, Rabu (26/1). Selain akan berdampak pada kenaikan harga kosmetik, pencabutan capping itu, kata dia, juga akan mempengaruhi pertumbuhan industri kosmetik di dalam negeri. Di mana, industri kosmetik dalam negeri 70 persennya dikuasai oleh sektor usaha kecil menengah (UKM). "Saya pikir pertumbuhan industri kosmetik akan turun drastis, dari 15 persen tahun lalu menjadi 5 persen ditahun 2011 ini," bebernya. Untuk itu, lanjutnya, tidak ada kata lain selain harus menunda pencabutan capping itu dan mengkaji kembali dengan pihak-pihak yang terkait. "Pencabutan capping jelas tidak realistis, sebab capping itu kan terbentuk antara kesepakatan pengusaha, Kadin, PLN, DPR dan Menteri ESDM. Jadi tidak masuk akal kalau PLN tiba-tiba mencabut capping seenaknya sendiri," jelasnya. (IN)

akan segera dipidanakan. Selama ini banyak kasus pidana pajak yang tidak selesai dimeja hijaukan akibat kurangnya sinergitas antarlembaga penegak hukum, bahkan ada juga kasus yang berlarut-larut. "Tahun ini selain meningkatkan sistem kinerja internal, DJP juga akan meningkatkan penegakkan hukum, sehingga sistem perpajakan di Aceh bisa lebih baik, terutama di bidang penegakkan hukum," sebut suami artis Cut Yanti ini. Penegakan hukum pidana perpajakan ini diharapkan juga bisa memberi efek jera terhadap penyelenggara perpajakan, jadi tidak hanya bagi wajib pajak saja, katanya. (ANT)

PLAZA 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50

PLAZA 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30 PALLADIUM 11.30-13.30-15.30-17.30-19.3021.30

SUN PALLADIUM 12.00-14.30-17.00-19.30-22.00 PLAZA THAMRIN 13.00-15.30-18.00-20.30

PLAZA 11.30-13.50-15.10-18.30-20.50 THAMRIN 12.40-15.00-17.20-19.40-22.00 BINJAI 12.15-14.05-15.55-17.4519.35-21.25

THAMRIN SUN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 SUN BINJAI 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PRESIDENT 13.00-15.15-17.30-19.45

BINJAI 12.45-14.55-17.05-19.15-21.25

BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.00-19.5021.40


KOMUNITAS

Kamis 27 Januari 2011

harian andalas | Hal.

11

30 Tahun Berpisah, Alumni SMAN 8 Medan Gelar Temu Kangen Medan-andalas Untuk lebih mempererat lagi hubungan silaturrahmi yang selama ini terputus selama 30 tahun, alumni SMA Negeri 8 Medan tahun 1981 menggelar acara temu kangen yang dilaksanakan, Minggu (30/1) mendatang di Pantai Putra Deli, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Hal itu disampaikan Ketua Alumni SMAN 8 tamatan 1981, Syarwani didampingi Sekretaris Abdul Hakim Harahap dan Humas Anwar Efendi Siregar kepada wartawan, Rabu (26/1). Syarwani menjelaskan, pihaknya dan bersama rekanrekan lainnya sengaja menggelar acara tersebut untuk kembali mengenang masa lalu dan sekaligus melihat kabar dari seluruh anak-anak mantan SMAN 8 Medan yang selama ini tidak ada komunikasi hampir selama 30 tahun. “ Memang ada beberapa kali kita mengadakan perkumpulan beberapa rekan saja. Namun untuk puncak kegiatan ini akan dilaksanakan pada akhir bulan ini.

Karena, saya sangat berkeinginan untuk kembali berkumpul untuk saling bertukar informasi, sekaligus untuk lebih mempererat silaturrahmi,” sebutnya. Sementara itu Abdul Hakim Harahap menambahkan, dengan digelarnya kegiatan ini sanatlah penting, karena selama 30 tahun terlah berpisah sejak usainya menjalani pendidikan di SMA Negeri 8 Medan, seluruh alumni tamatan 1981 lalu tidak pernah lagi bertemu. “Untuk itu, dengan kegiatan ini sangat diharapkan sekali kepada seluruh alumni SMA Negeri 8 Medan tamatan 1981 untuk dapat memeriahkan dan menghadiri kegiatan ini,” harapnya. Lebih lanjut Abdul Hakim Harahap menyebutkan, apabila seluruh alumni SMA Neeri 8 Medan tamatan 1981 yang ingin mengikuti dan memeriahkan kegiatan ini bisa mengubungi panitia yakni Syarwani (081375430637), Abdul Hakim Harahap (081361161972) dan Anwar Effendi Siregar (081397194724). (YON)

andalas/siong

Sejumlah pengurus Leo Club berfoto bersama dengan masyarakat sebelum memberikan santunan yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut.

Lions Club dan STMIK IBBI Santuni 192 Masyarakat Pra Sejahtera Medan-andalas Menyambut perayaan Imlek yang jatuh pada 3 Februari 2011 mendatang, Lions Club Medan (LCM) Pioneer, LCM Pioneer Diamond, LCM Graha Helvetia NC & Leo Club Medan Spirit yang bekerjasama dengan STIE – STMIK IBBI & Primeone School Medan, melaksanakan bakti sosial berupa pemberian paket imlek kepada masyarakat pra sejahtera sebanyak 192 Kepala Keluarga (KK) dari beberapa desa di Perbaungan..

PBMI Serahkan Paket Imlek pada Keluarga Tak Mampu Medan-andalas Pesamuhan Bodhicitta Mandala Indonesia (PBMI) melalui Program Anak Asuh Metta Jaya (PAAMJ) menyerahkan bingkisan sebanyak 150 paket dan angpao menjelang Imlek 2562 di Pusat Pelatihan dan Bimbingan Belajar Bodhicitta, Jalan Selam Medan, Selasa (25/1). Direktur Anak Asuh, Chen Suk Hua kepada wartawan mengatakan, paket bantuan Imlek itu, sebagai wujud peduli dan tali kasih terhadap anak-anak asuh etnis Tionghoa dan keluarga tak mampu yang akan merayakan Imlek pada 3 Februari 2011 mendatang. “Bingkisan paket imlek dan angpao ini berasal dari para donatur dan dermawan yang peduli kepada sesama. Masing-masing paket berisikan 10 jenis sembako seperti:beras, minyak goreng, mie instan, gula, sirup, buah buahan, roti, telur, sabun mandi dan lainnya,” kata Chen Suk Hua didampingi salah seorang donator Nurni Angsana dan koordinator Anak Asuh, Maria Linda. Dikatakannya, pemberian ini rutin dilakukan pihaknya, tidak hanya sebatas menje-

lang Imlek, tapi juga pada saat menjelang hari besar keagamaan lainnya seperti hari raya umat Islam dan Natal. “Kita tidak pernah membedakan suku dan agama tertentu, semuanya sama rata tetap dibagi,” ungkap Chen Suk Hua seraya menambahkan pemberian bantuan ini bertujuan memberikan kebahagian agar mereka dapat merayakan Tahun Baru Imlek 2562 dengan kesederhanaan dan penuh suka cita. Dalam kesempatan yang sama, Chen Suk Hua mewakili Pendiri PBMI dan Program Anak Asuh Metta Jaya, Y.M. Bhiksu Nyanaprathama Sthavira berharap kepada para anak asuh dan keluarga tak mampu untuk selalu bergembira dan senang hati dalam menyambut dan merayakan Imlek. Sedangkan, Nurni Angsana mengaku, merasa bahagia bisa turut membantu anak - anak asuh dan keluarga pra sejahtera guna merayakan Imlek tahun ini. “Orang tidak mampu itu harus dibantu apalagi membantunya saat mereka sangat membutuhkan seperti merayakan Imlek,” ungkap Nurni Angsana. (SIONG)

Rambung Pantai Cermin, Minggu, (23/1) kemarin. Ketua Wilayah II Lions Club Indonesia (LCI) Distrik 307 A2, Rudy Wu, SE, SH kepada wartawan mengatakan, tujuan bakti sosial untuk meringankan beban dari masyarakat buddhis yang kurang mampu dalam menyambut Imlek. ”Pemberian paket ini bukan saja diberikan pada saat imlek tetapi juga

ponsibility (CSR) dari STIE –STMIK IBBI dan Primeone School Medan. Pada kesempatan itu, Presiden Leo Club Medan Spirit Ahim didampingi President LCM Pioneer, L Ir. Fendy Kasmudin,MBA mengatakan, kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama segenap pengurus/anggota LCM Piooner, LCM Pionner Diamond, LCM Graha Helvetia NC, Leo Club Medan Spirit, STIE – STMIK IBBI, Primeone School, simpatisan dan donator. ”Kami engucapkan mengucapkan terima kasih kepada para donator,” ungkap L .Fendy Kasmudin. Acara tersebut juga dihadiri oleh Immediate Past Presiden LCM Pioneer, Lim Hoei Mei, President LCM Pioneer Diamond, Siauw Wen Chung, President LCM Graha Helvetia NC Tan Lai Sun, anggota Lions dan Leo Club. (SIONG)

PSMTI dan LCM Angsapura Abadi Gelar Bakti Sosial Medan-andalas Guna berbagi kasih jelang perayaan Imlek, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) bersama Lions Club Medan (LCM) .Angsapura Abadi membagikan paket Imlek kepada 88 Kepala Keluarga (KK) etnis Tionghoa kurang mampu di Kecamatan Sunggal dan Medan Marelan, Minggu (23/1) kemarin. Ketua PSMTI Sumut, Eddy Djuandi mengatakan, pembagian paket imlek berupa beras, kue bakul, manisan buah, sirup Dena dan angpau merupakan sumbangan masyarakat pengusaha Kota Medan yang merasa terpanggil untuk berbagi dengan masyarakat kurang mampu. "Kegiatan bakti sosial rutin diselenggarakan setiap tahunnya, disesuaikan dengan momentum perayaan hari besar umat beragama seperti Idul Fitri, Tahun Baru, Deepavali dan saat ini Imlek," ungkap orang nomor satu PSMTI Sumut ini didampingi Koordinator kegiatan Halim Loe, SE dan Plh PSMTI Kota Medan Joko Dharmanadi, Bsc. Pada kesempatan itu,

Sejumlah pengusrus PSMTI, LCM Angsapura Abadi dan warga kurang mampu diabadikan bersama-sama di kelenteng Go Ya Kong, Jalan.M.Basir Pasar V,Medan Marelan. Andalas/Siong

andalas/siong

Direktur Anak Asuh, Chen Suk Hua membagikan bantuan Imlek kepada orangtua anak - anak asuh etnis Tionghoa dan keluarga tak mampu yang akan merayakan Imlek pada 3 Februari mendatang.

Paket yang diberikan berupa beras, gula, minyak, kue bakul, manisan imlek, kacang dan angpao. Sedangkan keluarga pra sejahtera menerima bantuan terdiri dari 27 kepala keluarga (KK) di Dusun IV Desa Kota Galuh, 30 KK di Kampung Setaman, 29 KK di Kampung Juani Manggis Kota, 19 KK di Sungai Buluh, 48 KK Di Desa Batang Serai Pantai Cermin, 39 KK di Desa Ujung

kepada umat muslim pada saat Idul Fitri dan umat kristiani pada saat natal bagi yang membutuhkannya,” ucapnya. Ketua Daerah II A LCI Distrik 307 A2, Timbul Torang menjelaskann, pengabdian masyarakat lainnya sesuai motto Lions Club “WE SERVE” yang sering dilaksanakan adalah operasi mata katarak, pengobatan massal, pemberian bantuan korban musibah bencana alam dan lainnya. Sementara, Andriasan Sudarso, S.Mn. selaku Wakil Ketua III Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) IBBI Medan yang juga Ketua Komite Campus Club LCI Distrik 307 A2 mewakili pimpinan STIE – STMIK IBBI dan Primeone School Medan mengatakan, bahwa bakti sosial tersebut merupakan Cooperate Social Res-

rayakan dengan bersuka cita. Ada juga sebagian masyarakat lain yang hidup dalam kekurangan hingga perayaan Imlek hanya bisa dilalui tanpa kesan yang berarti Oleh karena itu merupakan panggilan bagi PSMTI untuk berpartisipasi sehingga warga dapat merayakan tahun baru Imlek dengan sesuatu yang berarti," ujar Hasyim

Anggota DPRD Medan Hasyim SE yang juga penasehat PSMTI mengimbau masyarakat yang berkecukupan untuk turut memberikan sumbangsih dengan berbagi kepada warga yang kesusahan, terkhusus kepada warga Tionghoa yang akan menyambut perayaan Imlek. " Menyambut imlek, tidak semua masyarakat bisa me-

Sementara President LCM.Angsapura Abadi L.Sufian, SE mengucapkan terima kasih kepada para donator dari PSMTI dan LCM. Angsapura Abadi yang telah menyumbangkan materil dan moril, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. ” Semoga amal baik mareka mendapat limpahan yang setimpal dari Tuhan,” kata L Sufian..

Dalam kegiatan ini turut hadir L.Edy, L.Sufranto, L.Iskandar dan L.Hock Ho serta ACai(Topui Cai). Dari pihak PSMTI hadir,. Ketua PSMTI Sunggal, A.J.Subroto, Drs.Hendra Prawira dan Munazad,.Penasehat PSMTI Kota Medan, AHie, SH, Ketua PSMTI Medan Marelan, Ardi tan dan Sekretaris, Abun Chandra.(SIONG)

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

SONG CHAN NIO

95

Jl. Meranti No. 2 Medan

25-01-11 08.00 WIB

27-01-11 11.00 WIB

D i perabukan

VIP-B

KHO NAI CHUAN

77

Jl. Merbabu No. 12 D Medan

25-01-11 20.45 WIB

29-01-11 12.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-C

POH THAI SAN

49

Jl. K enanga B lok V IP No. 68 K omp. Taman Hako Indah Medan

25-01-11 21.45 WIB

29-01-11 10.00 WIB

D i perabukan

1

CHEN YEN KIAW

78

Jl. B . K atamso Gg. Tetangga No. 1 Medan

25-01-11 08.25 WIB

29-01-11 13.00 WIB

D i perabukan

2

YAU CEN LIE

87

K omp. C emara Indah Jl. A lumi ni um Raya No. 9 G Medan

23-01-11 07.10 WIB

27-01-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

3

SHE WEI CHONG

40

Jl. S utri sno D alam No. 3 E Medan

24-01-11 19.30 WIB

27-01-11 12.00 WIB

D i perabukan

4

OEI ONG HUA

56

Jl. Flores No. 9 / 33 Medan

24-01-11 01.20 WIB

27-01-11 14.00 WIB

D i perabukan

5

GO LI BUN

36

Jl. K ebun S ayur No. 51 B t. K ui s

25-01-11 19.10 WIB

28-01-11 12.00 WIB

D i kebumi kan

6

TJSIN KENG WENG

66

Jl. K elud No. 12 Medan

25-01-11 04.40 WIB

27-01-11 14.00 WIB

D i perabukan

7

ANG CUI HU

82

Jl. Mawar B . S i api api

25-01-11 08.00 WIB

30-01-11 11.00 WIB

D i kebumi kan


SUMATERA UTARA

Kamis 27 Januari 2011

harian andalas | Hal.

12 andalas/fas

Mayoritas Perusahaan di Deli Serdang Manipulasi Pajak Lubuk Pakam-andalas Kabupaten Deli Serdang merupakan sentranya industri.Tercatat sekitar 532 perusahaan berdiri megah di daerah ini. Namun kondisi itu tidak serta merta membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak meningkat. Ditengarai hal itu terjadi selain lemahnya pengawasan instansi terkait sejumlah pengusaha selaku pemilik perusahaan dan sebagai wajib pajak sengaja memanipulasi dokumen pajak baik berupa Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (PBHTB) untuk menghindari tarif resmi. Diperkirakan Pemkab Deli Serdang mengalami kerugian dari sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp 400 miliar per tahun. Hal ini diketahui setelah dilakukan uji petik ke sejumlah perusahaan dan ditemui banyak perusahaan tidak melaporkan kondisi sebenarnya kepada pihak Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Lubuk Pakam. "Dari 532 perusahaan yang terdata di Deli Serdang, mayoritas atau sekitar 75 persen disinyalir memanipulasi pajak,”beber Wakil Ketua Pansus Pendapatan DPRD Deli Serdang, Rakhmad Syah SH kepada andalas, Rabu (26/1) di Lubuk Pakam. Cara memanipulasi pajak itu dilakukan pihak perusahaan secara sistematis dengan mafia pajak sejak perusahaan itu mulai didirikan. "Ini dapat dibuktikan karena banyak perusahaan di

Deli Serdang, yang bangunannya tidak sesuai IMB atau menambah bangunan tanpa memberitahukan kepada pihak terkait,"jelasnya. Rakhmad Syah mencontohkan, terdapat perusahaan memiliki bangunan diatas lahan seluas 10.000 meter. Tapi yang tertera di IMB hanya 7.000 meter, kemudian yang dilaporkan hanya 3.000 meter. Disinyalir hal itu dilakukan pihak perusahaan untuk meminimalisir cost perusahaan. Tapi perlu diketahui, perbuatan tersebut merupakan tindak pidana. Akibat ulah sejumlah pengusaha, diestimasi sekitar Rp 400 miliar Pemkab Deli Serdang dirugikan. "Kondisi ini membuat PAD yang di kutip Pemkab Deli Serdang setiap tahunnya masih sangat minim, dibanding potensi yang ada," ujarnya. Ketika dilakukan uji petik ke sejumlah perusahaan disaksikan dokumen objek pajak, yang diperlihatkan pihak perusahaan tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan. "Tentunya bila seluruh perusahan yang ada di Deli Serdang didata ulang perizinannya PAD akan terdongkrak melebihi target," ujarnya. (TH)

Bupati Tigor Panusunan Siregar

Keamanan Pemindahan Pasar Glugur Harus Terjamin Rantau Prapat-andalas Bupati Labuhan Batu Dr H Tigor panusunan Siregar mengatakan, jika keamanan tidak terjamin sebaiknya pemindahan Pasar Glugur ditunda. Setelah mendengarkan ekspos Koordinator Tim Sosialisasi, Verifikasi, Pendataan Ulang Pedagang dan Persiapan Pengoperasian Pasar Glugur, di ruang data dan karya kantor bupati, kemarin. Menurut Tigor, sangat berkaitan sekali dengan keadaan Pasar Glugur yang terbuka tanpa ada pagar pengaman, baik pintu masuk maupun di pintu-pintu kios pedagang, sehingga dikhawatirkan akan mengundang timbulnya aksi pencurian dan penjarahan. Dikatakan, saat pemindahan pedagang nanti sebaiknya mengutamakan skala prioritas, yakni bagi mereka yang benar-benar tercatat sebagai pedagang di Pasar Baru dan Pasar Lama, merekalah yang diutamakan, sehingga tidak menimbulkan gejolak. Diharapkan pemindahan pasar baru ke Pasar Glugur jangan sampai menimbulkan gejolak. Harus diciptakan suasana kondusif, harmonis dan bersaudara antarsesama. Banyak contoh pemindahan pasar maupun pedagang kaki lima (PKL) tidak menimbulkan gejolak, tapi banyak juga contoh kegagalan pemindahan pedagang dan PKL ke tempat baru. “Hal itu tentunya tidak terlepas dari pendekatan dan sosialisasi yang dilakukan,"ujar bupati. Sementara, Koordinator Tim

andalas

Sosialisasi, Verifikasi, Pendataan Ulang Pedagang dan Persiapan Pengoperasian Pasar Gelugur Rantau Prapat Drs Karlos Siahaan, dalam eksposnya menyampaikan, pemindahan pasar baru dan lama direncanakan 27 Januari 2011. Dari verifikasi yang dilakukan, pada Pasar Glugur terdapat 813 unit kios dan 607 unit meja beton. Dengan demikian jumlah keseluruhan sebanyak 1.420 unit. Dari data itu maka terdapat selisih lebih sebanyak 121 kios. Kelebihan kios ini direncanakan akan diberikan kepada PKL yang berada di sepanjang jalan Diponegoro dan KH Ahmad Dahlan. Ditambahkan, pengadaan arus listrik yang ditanggung Pemkab Labuhanbatu, hanya sebatas pengadaan jaringan hingga ke lokasi Pasar Glugur. Sementara, pemasangan instalasi ke kios-kios ditanggung sepenuhnya oleh pedagang. Ketika disinggung mengenai masalah keamanan, Karlos Siahaan yang juga Asisten Pemerintahan Setdakab Labuhan Batu itu mengatakan, keamanan kios ditanggung masing-masing oleh pedagang yang nantinya akan dikoordinir Dinas Pasar dan Kebersihan. Sedangkan, kriteria peningkatan status dari pedagang dangau-dangau di Kompleks Pasar Baru ke Kios dan perekrutan PKL untuk menempati kios dan meja beton di Pasar Gelugur Rantau Prapat, harus memiliki Surat Keterangan Usaha, lamanya berjualan, volume, ukuran tempat berjualan, serta jenis usaha. (ONE)

Ribuan warga Bandar Pasir Mandoge Asahan tergabung dalam SPI serbu Kantor DPRD Asahan.

Distribusi Tanah Eks PT JBP

Setop, Campur Tangan Keluarga Bupati Kisaran-andalas Ribuan warga Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, yang tergabung dalam Serikat Petani Indonesia (SPI) Cabang Asahan, serbu kantor DPRD Asahan terkait adanya dugaan campur tangan keluarga bupati, dalam perjuangan dan distribusi tanah eks PT Jaya Baru Pratama (PT JBP) di Desa Sei Kopas bertopengkan koperasi Andalan Tani, kemarin. Ketua SPI Cabang Asahan Zubaidah, didampingi Koordinator Aksi Binsar D Manurung menyampaikan aspirasinya di depan gedung dewan tersebut yakni, meminta agar segera dilaksanakan distribusi tanah eks PT JBP kepada petani SPI basis Simpang Kopas (Saurmatua Ina Tani Pardembanan). Selain itu secara serempak warga BP Mandoge berharap distop campur tangan keluarga Bupati Asahan dalam perjuangan dan distribusi tanah eks PT JBP di Desa

Sei Kopas dengan bertopengkan koperasi andalas tani. Mereka minta, tangkap dan proses secara hukum pengusaha PT JBP atas penerbitan 302 lembar sertifikat tanah yang dikeluarkan BPN. Warga yang tergabung dalam SPI ini mendesak anggota dewan terhormat untuk mengusulkan agar disetop perpanjangan HGU PTPN IV Kebun BP Mandoge sebelum lahan/tanah yang dikuasai petani SPI basis Liang Natolpus dikeluarkan. "Tangkap pencuri dan perusak tanaman dan gubuk petani SPI Basis Liang Natolpus," teriak mereka. Selain itu, Binsar D manurung minta anggota DPRD Asahan segera turun ke BP Mandoge guna membebaskan pemakaian jalan yang telah dikuasai pihak Kebun PTPN IV, sembari berharap aksi demo kali ini dapat membuahkan hasil seperti diharapkan ribuan anggota SPI yang

ikut berdemo. Setelah sejam melakukan orasi di depan gedung dewan, pukul 11.00 WIB anggota Komisi A menerima utusan SPI di ruang Madani DPRD menampung aspirasi dan uneg-uneg massa SPI. Pada pertemuan tersebut, hadir Wakil Ketua Komisi A Joner Sinaga, Sekretaris Komisi Budianto Lubis, dan anggota Syamsul Qadri, Ismail, Ebenejer, Budiman dan Sahat Hamonangan Siahaan. Komisi A DPRD Asahan melalui juru bicaranya Joner Sinaga memaparkan secara gamblang, sebelum ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya penyelesaian terhadap sengketa lahan antara SPI maupun pihak PTPN IV. Upaya dilakukan Komisi A di antaranya berangkat ke Jakarta menemui BPN Pusat dan Menteri BUMN. Namun jawaban para petinggi tersebut pihaknya akan melakukan inklaf terhadap perpanjangan HGU

Lagi, Lukmanul Hakim Siregar Dipercaya Pimpin MUI Deli Serdang DRS H Lukmanul Hakim Siregar kembali terpilih dan dipercaya menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Deli Serdang Priode 2011-2016, melaui Musyawarah Daerah (Musda) MUI III berlangsung di Aula Cendana Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam, belum lama ini. Musyawarah yang dibuka Wakil Bupati H Zainuddin Mars diikuti pengurus MUI dari 22 Kecamatan, pimpinan Muhammadiyah, Al-Washliyah, NU serta dihadiri Muspida, Dandim 0204 DS Letkol Arh Wawik Dwinanto S Sos,Kapolres AKBP Pranyoto SIK, Ketua KPU Drs M Yusri MSi, Kepala Kementerian Agama Deli Serdang Drs Dur Berutu MA, Asisten I Drs HM Iqbal Nasution, dan sejumlah pejabat Pemkab. Bupati Drs H Amri Tambunan dalam sambutan disampaikan Wabup H Zainuddin Mars, berharap kepengurusan MUI dapat menyusun program, ide-ide dan gagasan baru guna perbaikan organisasi ke depan, khususnya peningkatan pemahaman terhadap ajaran agama melaui peran serta dari segenap ulama dengan konsisten mengajarkan akhlak budi pekerti mulia sejalan dengan ajaran agama yang menganjurkan kita untuk tetap menyeru umat untuk mencegah perbuatan yang keji dan munkar. Hal itu sangat perlu mengingat semakin banyaknya tantangan akibat penurunan pemahaman dan pengamalan

Wakil Bupati Zainuddin Mars menyampaikan selamat kepada Ketua MUI terpilih H Lukmanul Hakim Siregar. ajaran agama di tengah masyarakat, yang merupakan salah satu faktor tandusnya ahlak dan budi pekerti umat, khususnya di kalangan generasi muda penerus pejuang cita-cita bangsa. “Merosotnya ahlak dan budi pekerti menyebabkan gampangnya sebagian masyarakat kita sekarang ini untuk melakukan berbagai tindakan kriminal berupa kekerasan, pembunuhan, pemerkosaan dan lain sebagainya,"kata bupati. Sementara Wakil Ketua MUI Sumatera Utara Dr H Maratua Simanjuntak menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Deli Serdang yang telah mendukung perjalanan

organisasi MUI di daerah itu. "Peran MUI ini sangat diharapkan bagi terciptanya negeri yang baik serta mendapat lindungan dari Allah SWT, sebagai visi misi MUI serta menjadikan MUI sebagai panutan di tengah masyarakat. Berupaya mencegah jangan sampai terjadi kejahatan dan menjalin ukhuwah wathaniyah dan Islamiyah," katanya. Pengurus MUI Kabupaten Deli Serdang terpilih Priode 2011-2016, Drs H Lukmanul Hakim Siregar (Ketua Umum), Drs H Ahmad Zainuddin Sinaga (Sekretaris Umum), Hanafi SSos (Bendahara) dibantu 10 wakil ketua, 10 wakil sekretaris, 2 wakil bendahara dan 10 ketua komisi. (TH)

PTPN dimaksud. Joner meminta kepada masyarakat yang hadir sebagai utusan untuk tidak mempermasalahkan PT JBP karena diketahui PT tersebut tidak memiliki HGU, komisi A dalam hal ini akan mengutus perwakilannya untuk meminta copy 302 sertifikat tanah ke BPN cabang Kisaran guna mengecek keabsahan surat tersebut asli atau palsu. "Jadi saat ini yang menjadi lawan sengketa masyarakat Bandar Pasir Mandoge hanya pihak PTPN saja," katanya. Dia menambahkan, mereka yang duduk di DPRD Asahan hanya sebatas lembaga legislasi dan bukan eksekusi. Dalam kasus sengketa tanah tersebut, pihaknya tetap berkomitmen melakukan berbagai upaya mendesak agar permasalahan sengketa lahan/tanah yang telah berjalan 6 tahun ini dapat diselesaikan dengan baik.(FAS)

Ketua KT Bina Tani Diduga Gelapkan Ternak Stabat-andalas Burhanuddin (55), anggota Kelompok Tani Bina Tani, Kecamatan Hinai, Langkat mengaku kecewa karena sampai sekarang belum menerima guliran bantuan langsung dari pemerintah berupa 6 ekor kambing (5 ekor betuina dan 1 ekor jantan). Padahal, bantuan itu sudah diserahkan Dinas Pertanian dan Peternakan Langkat kepada Ketua Kelompok Tani Bina Tani pada tahun 2006 yang lalu. Karena itu, Burhanuddin menduga ada ‘permainan dan kongkalikong’ antara Dinas Pertanian dan Peternakan L angkat dengan Ketua Kelompok, Hasyim. Seperti ditegaskannya kepada wartawan di Stabat, kemarin, Dinas Pertanian dan Peternakan Langkat sudah menyerahkan bantuan langsung sebesar Rp. 100 juta kepada Kelompok Tani Bina Tani, yaitu bantuan sebesar Rp. 2,5 juta kepada masing- masing anggota untuk membuat kandang kambing sdan sisanya untuk membeli kambing guna digulirkan kepada seluruh anggota. Nyatanya, sampai sekarang bantuan ternak itu hanya dikuasai sendiri oleh Ketua Kelompok, Hasyim. Ironisnya, walaupun sudah sering diingatkan, tetap tidak juga diberi. Yang ada, Hasyim hanya mengumbar janji. “Janji tinggal janji, buktinya sampai sekarang tidak juga ditepati. Sementara itu kambing Hasyim terus saja bertambah. Ironisnya, walaupun sudah dilaporkan ke Dinas Pertanian dan Peternakan Langkat (sekarang Dinas Peternakan L angkat), namun tetap tidak ada jawaban yang pasti dan memuaskan. Karena itu, Burhanuddin pun mengaku akan mengadukan permasalahan tersebut kepada pihak yang berwajib, karena tindakan itu sudah termasuk tindak pidana penggelapan. Untuk itu, Burhanuddin pun berharap agar kasus itu nantinya bisa segera diperiksa dan ditindaklanjuti. “Sudah 2 kali saya membuat kandangnya, tapi sampai sekarang tidak juga diberi guliran. Yang adacuma janji-janji dan janji. Itu kan sudah termasuk penggelapan, karenanya akan saya laporkan ke polisi,”ujarnya sambil menunjuk Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. (BD)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Lugas & Cerdas Ilyas Munthe, Nurdinsyah SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, ACEH UTARA: Sopyan, Reza Gunawan. SIGLI: Dhian Anna Asmara, Tasbir BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


SUMATERA UTARA

Kamis 27 Januari 2011

KILAS

Manajer Kebun Balap PTPN IV Intimidasi Warga Panyabungan-andalas Manajer Kebun Balap 'Madina B' PTPN IV, diminta tidak lagi melakukan intimidasi terhadap warga Nagari Batahan. Warga sudah lama dilanda resah, karena tanaman mereka dibabat, seperti sawit dan kelapa kampung. Cengkeh yang selama ini sudah diusahai warga, juga menjadi sasaran pembabatan. Hal ini diduga dilakukan Kasman, Manajer Kebun Balap yang jabatannya sudah hampir berakhir. Menurut warga, kepada andalas, Rabu (26/1), mereka merasa dirugikan dengan dibabatnya tanaman sawit di sekitar lahan warga. Karena itu mereka sempat memburu Kasman. Mantan anggota DPRD Madina Sukiman didampingi mantan Kepala Desa Kubangan Tompek Batahan M Zahir mengatakan, mereka sudah berdiskusi dengan Plt Bupati Kabupaten Madina Aspan Sopian. Diharapkan tim perwakilan masyarakat dari Jakarta dan Medan (putra daerah Batahan yang berdomisili di Jakarta dan Medan) segera menindaklanjuti permasalahan itu ke Pemerintah Pusat (c/q Kementerian BUMN) di Jakarta. Sedangkan, hal yang disampaikan kepada Plt Bupati, antara lain menyangkut izin yang diduga palsu serta arogansi pihak PTPN IV, utamanya Manajer Kebun Balap. Pasalnya, beberapa hari lalu telah membabat tanaman kelapa sawit warga yang selama ini sudah diusahai warga, sekitar 500 batang dan kelapa kampung sedikitnya 400 batang. Menyangkut lahan warga yang dikuasai PTPN IV, menurut Plt Bupati Madina Aspan Sopian, masyarakat hendaknya tidak mau diberikan ganti rugi. "Tanaman warga yang sudah dibabat, wajib diganti rugi. Namun, lahan harus dikembalikan kepada warga,"tegas Plt Bupati, seperti dikutip Sukiman. (OI)

Wakil Ketua DPRD Humbahas Dilantik Dolok Sanggul-andalas Ketua Pengadilan Negeri Tarutung, Gosen Butarbutar SH MHum melantik Marganda Pasaribu SP sekaligus pengambilan sumpah jabatan menjadi Wakil Ketua DPRD Humbang Hasundutan periode 2009-2014 di Gedung DPRD Humbahas, Rabu (26/1). Pelantikan tersebut dilaksanakan sesuai SK Gubs Nomor: 188.44/KPTS/ tahun 2011. Jabatan Wakil Ketua DPRD Humbahas lowong kurang lebih satu tahun, setelah dijabat sementara Deka Silaban dari PPRN. Ketua DPRD Humbahas Bangun Silaban SE mengatakan, sesuai amanat UU 27 tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD pasal 354 ayat (1) point b dijelaskan, pimpinan DPRD kabupaten/ kota terdiri atas satu orang ketua dan dua wakil ketua untuk DPRD kabupaten/ kota, yang beranggotakan 20 sampai dengan 44 orang. Namun, karena sesuatu hal, kata Silaban, Wakil Ketua DPRD Humbahas yang sudah mengucapkan sumpah janji, masih satu orang yakni Pantas Purba dari Partai Golkar. Berkaitan dengan hal itu, tu wakil ketua yang selama ini masih lowong dilantik atas nama Marganda Pasaribu.“Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Humbahas, saya mengucapkan selamat atas pelantikan Marganda Pasaribu sebagai Wakil Ketua DPRD," katanya. (MPL)

Berbiaya Rp 2 M

Belum Dipakai Gedung Harungguan Bocor Pematang Siantar-andalas Gedung Harungguan yang sudah selesai dibangun berbiaya Rp 2 miliar, semasa RE Siahaan sebagai wali kota, dan belum pernah dipakai hingga sekarang, di samping Kantor DPRD di Jalan Lapangan Merdeka Kota Pematang Siantar, kini menjadi bahan cerita sesama anggota DPRD. Pasalnya, gedung tersebut akan dipergunakan sebagai tempat pertemuan bagi anggota dewan, dalam bentuk rapat-rapat atau sidang. Sementara kondisi di dalam gedung, tampak dinding bangunan sudah retak memanjang dari atas

hingga ke bawah. Begitu juga asbes, tampak sudah hitam disebabkan bocor. DPRD Kota Pematang Siantar yang tergabung dalam Komisi III, seperti M Siahaan, Tomas Hardi, Rabu (26/1) kepada andalas menyebut, sudah menyampaikan hal tersebut kepada pihak terkait seperti Pemko. Bahkan kepada Kadis PU, tapi hingga sekarang tidak ada realisasi. Misalnya melakukan perbaikan seperti gedung yang retak itu atau lainnya, sehingga terdapat kesan, laporan Komisi III dianggap angin lalu. Bukan itu saja, menurut Siahaan dan Tomas Hardi, karena gedung tersebut akan dijadikan sebagai tempat pertemuan anggota DPRD, Pemko secara hukum harus menjelaskan status gedung apakah itu diberi ke DPRD sebagai aset dewan atau sistem pinjam pakai,

yang diketahui, gedung tersebut adalah gedung Harungguan, bukan gedung dewan. Humas Pemko Pematang Siantar, Daniel Siregar yang dihubungi di ruang kerjanya tidak berada di tempat. Sementara pantauan andalas di lapangan, gedung tersebut sedang dalam pembenahan berupa moubiler seperti kursi dan meja yang akan dijadikan DPRD sebagai tempat bersidang. Pihak Sekwan DPRD juga sedang membenahi berupa pengeras suara, podium-podium gedung serta kursi-kursi di luar DPRD. Sekwan M Sitanggang, yang dikonfirmasi secara terpisah mengaku, gedung tersebut akan digunakan DPRD. Menyangkut keretakan dan kerusakan tersebut, pihaknya tidak mengetahui, sebab kondisi seperti itu yang diterima DPRD. (ASH)

harian andalas | Hal.

13

Aset Koperasi Pegawai Tebing Tinggi Rp 145,7 Juta Tebing Tinggi-andalas Hingga tutup tahun Buku 2010, total aset KPRI (Koperasi Pegawai Republik Indonesia) Eka Niaga Diskoperindag (Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan) Kota Tebing Tinggi, mencapai Rp 145.780.473 dengan sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp 15.422.355. Demikian diungkap Ketua KPRI Eka Niaga Diskoperindag Kota Tebing Tinggi, Muhammad Nuh didampingi Bendahara, M Cholid Ridha dan Sekretaris, Maslina Dalimunthe kepada wartawan, Rabu (26/1). Disebutkan, KPRI Eka Niaga yang telah menyelenggarakan RAT (Rapat Anggota Tahunan) tahun buku 2010 di aula Cadika Pramuka Jalan Yos Sudarso pada tanggal 14 Januari 2011 merupakan koperasi ke 4 yang melaksanakan RAT tahun 2010 dan mendapat predikat ‘koperasi sehat’. Dipaparkan, selama tahun 2010, usaha simpan pinjam KPRI Eka Niaga Diskoperindag telah menyalurkan kredit sebesar Rp 205.235.000, dengan jasa perolehan sebesar Rp 33.073.000. Sedangkan piutang di tangan anggota sebesar Rp 143.714.000,- “Memang masih tergolong kecil, tapi manfaat yang dirasakan anggota sangat terasa sebab berkeadilan dan tidak mementingkan pengurus melainkan seluruh anggota KPRI Eka Niaga,”ujar Cholid Ridha. Analisa rasio menunjukkan bahwa persentase rentabilitas standar atau kemampuan KPRI Eka Niaga dalam menciptakan laba (SHU) sebesar 14,76 persen. (MET)

Limbah PTPN IV Adolina Bunuh Ekosistem Pantai Cermin-andalas Limbah cair berasal dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Adolina Perbaungan yang dibuang ke aliran sungai Kanal di sepanjang sekira 5 KM yang melintasi dua desa yakni, Desa Cilawan dan Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin, Sergai menimbulkan aroma bauk busuk dan membunuh ekosistem sungai berupa ikan. Selain membunuh ekosistem sungai, ratusan warga yang berdomisili dipinggiran sungai Kanal itu juga merasa resah akibat pencemaran air sungai yang menghitam dan baunya menyengat, yang disebabkan limbah cair tersebut. Sejumlah warga yang mengeluh dengan kondisi itu, Rabu (26/) mengatakan, limbah cair yang berasal dari PKS Adolina Perbaungan itu sudah sangat meresahkan sekaligus merugikan terhadap aktivitas kehidupan dan ekosistem air sungai. Disebutkan Tumin (75) warga Dusun VI Desa Kotapari, Pantai Cermin yang rumahnya persis dipinggir sungai Kanal sangat merasakan dampak rusaknya ekosistem air sungai yang selama ini menghidupi warga yang dilintasi aliran sungai tersebut. “Tahun 80-an, ketika air sungai masih bisa dipakai untuk mencuci, mandi, selain itu juga untuk mencari segala ikan air tawar sangat mudah didapat. Tapi setahun sejak (2009-red) limbah cair mencemari sungai semuanya itu tinggal kenangan,” ungkapnya. Dampak kerugian bagi warga desa

andalas/supriyadi

Limbah cair PTPN IV Adolina Perbaungan dialirkan ke sungai Kanal Pantai Cermin membunuh ekosistem sungai berupa ikan. akibat pencemaran sungai oleh limbah cair itu juga dibenarkan oleh Kepala Desa Kota Pari Supriyadi saat dihubungi. Menurutnya kondisi saat ini sudah

semakin parah, selain air sungai yang mengalir tidak dapat dimanfaatkan lagi juga baunya yang sangat menyengat membuat perut mual.

“Akibat limbah yang diduga berasal dari PKS Adolina tersebut masyarakat tidak bisa memanfaatkannya serta mengakibatkan ikan mati dengan kondisi mengambang. Dan kasus ini telah dilaporkan ke Kantor Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai,” ujarnya. Pencemaran sungai ini dibenarkan beberapa warga lainya, seperti Ijuk (46) warga Desa Cilawan Pantai Cermin mengatakan, sungai Kanal ini tidak digunakan lagi oleh ibu-ibu untuk mencuci pakaian, mencuci piring,mandi dan lainnya. Alasannya, sungai ini tercemar limbah cair kelapa sawit yang dibuang PTPN IV adolina sejak tahun 1998 lalu." Selain tercemar, sungai itu tidak pernah dirawat atau mendapat perhatian," tegasnya seraya berharap manajemen PKS Adolina Perbaungan merespon keluhan dan kerugian ditimbulkan limbah. Terpisah, Kepala LH Pemkab Sergai, Burhanuddin Nasution SH membenarkan telah menerima laporan warga desa tersebut. Selanjutnya, tim dari Kantor LH melakukan pengecekan ke lokasi dan dari hasilnya adalah pihak kebun dengan sengaja membuang ke sungai Kanal lewat lahan kebun yang ada di afdeling II, Dusun VIII, Desa Cilawan. Sementara itu, pihak PTPN IV Adolina Perbaungan melalui Humas Juliadi, mengaku telah melakukan perbaikan sesuai dengan yang disyaratkan kantor LH. “Kami telah menutup kebocoran aliran limbah ke sungai Kanal itu,” tandas Juliadi. (RYAD)

Mantan Napi Jadi Kadis, Mendagri Surati Gubsu Kisaran-andalas Terkait maraknya berbagai protes akibat kebijakan Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang, yang salah kaprah mengangkat mantan narapidana pimpin salah satu SKPD di jajaran Pemkab Asahan, sebuah lembaga pemerhati di Kisaran, yakni LSM Forpotda melaporkan hal ini kepada Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Terbitnya surat Mendagri menyikapi laporan LSM Forum Pemantau Otonomi Daerah (Forpotda), yang dalam hal ini sebagai pihak pelapor menerima salinan surat dimaksud, bernomor 800/37/sj tanggal 6 Januari 2011, ditandatangani atas nama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri oleh Kepala Biro Kepegawaian, Kiswanto SH yang secara resmi meminta Gubernur Sumatera Utara, untuk segera menyelidiki kebenaran laporan sebuah LSM di Asahan. Ketua Forpotda Asly Tambunan kepada andalas, Rabu (26/1) me-

ngatakan, setelah menerima salinan surat Mendagri tersebut, lembaganya akan menyurati Gubsu untuk mempertanyakan hasil dari tindak lanjut perintah Mendagri tersebut, ungkapnya. Selain itu juga mengaku, pihaknya terpaksa menyurati Mendagri untuk mempertegas apakah kebijakan Bupati Asahan yang mengangkat M Syafii yang tersandung kasus pidana korupsi dana MTQ dan Festival Nasyid pada tahun 2007 lalu itu telah sesuai dengan Undang-Undang Kepegawaian atau tidak, paparnya. Lembaganya menilai bahwa kebijakan yang dilakukan Taufan selaku Bupati Asahan yang mengangkat mantan napi tersebut telah melanggar UU No.43 Tahun 1999, sebagaimana perubahan atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang pokokpokok kepegawaian. Seperti diketahui, M Syafii mantan Kabag Sosial ini setelah menjalani masa hukumannya 1,6 tahun penjara diangkat Taufan untuk menggantikan

Jamal Abdul Nasir pimpin Disporabudpar. Namun kebijakan dilakukan Taufan ini mengundang berbagai protes banyak pihak, termasuk DPRD. Bahkan dalam sidang paripurna DPRD Asahan, Fraksi PBR memprotes keras kebijakan tersebut. Karena menurut Fraksi ini pengangkatan mantan Kabag Sosial Pemkab Asahan bertentangan dengan UU Nomor 43 Tahun 1999. Cilakanya lagi, salah seorang anggota Komisi A DPRD Asahan Drs Ismail menegaskan, komisi tempatnya bernaung telah melayangkan surat ke Mendagri, Menpan dan instansi terkait lainnya. Bahkan, menurut politisi PBR yang selalu pokal terhadap setiap kebijakan dinilai salah kaprah tersebut dipercaya partainya untuk menyampaikan pandangan akhir fraksi baru-baru ini, bahwa pengangkatan M Syafii tersebut perlu diteliti dan dikaji ulang, apakah kebijakan dibuat Bupati Asahan Taufan Gama tidak menyalahi UU ataupun peraturan tentang kepegawaian. (FAS)


ACEH MEMBANGUN

Kamis 27 Januari 2011

KILAS

Kasus Gayus Coreng Nama Baik Dirjen Imigrasi Banda Aceh-andalas Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia-Republik Indonesia, Patrialis Akbar, mengungkapkan, kasus Gayus Tambunan, mencoreng nama baik Direktorat Jenderal Imigrasi pada khususnya dan Kementerian Hukum dan HAM. "Karena, bukanlah justifikasi untuk menjadikan kita menjadi "inferior", melainkan akan menjadikan kita sebagai "trigger" untuk melakukan evaluasi internal, khususnya," ungkap Patrialis dalam sambutan tertulisnya pada Hari Bhakti Imigrasi ke61, yang disampaikan melalui Kepala Kanwil Depkumham Aceh, Ace Hendarmin, di halaman kantor Imigrasi Banda Aceh, Rabu (26/1). Hendarmin menambahkan, pihaknya s melakukan perbaikan beberapa Standar Operating Procedure (SOP), melalui pengawasan dan pengamanan yang ketat terhadap keberadaan dan penyimpanan blanko Paspor RI arsip perorangan, serta meningkatkan efektivitas penerapan Sistem Border Control Management (BCM). Selain itu, sambung Hendarmin, di bidang ketatalaksanaan tahun 2011 ini Dirjen Imigrasi akan melakukan audit sistem secara periodic untuk mengevaluasi pengembangan SIMKIM dan e-office secara berkelanjutan. "Seperti penerapan elektronik kitas dan kitap, pengintegrasian SIMKIM ke beberapa Perwakilan RI, pembangunan sistem penyidikan dan penindakan keimigrasian. Selain itu pembangunan sistem rumah detensi imigrasi, pengadaan datawarehouse keimigrasian, sistem penerbitan SPRI, serta ECS, BCM, yang akan dikembangkan di 44 Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI),''katanya. Dalam skala yang lebih nasional dan lintas sektoral, Hendarmin melanjut, Imigrasi makin aktif melakukan langkah-langkah koordinatif, khususnya dengan instansi kependudukan terkait peran penting dari Nomor induk Kependudukan (NIK). "Targetnya, apabila telah rampung seluruhnya, saya berharap agar data sistem penerbitan SPRI dan e-KTP, dapat diintegrasikan. Sehingga, proses "retrieve" data bisa terjadi dalam upaya meminimalisir pemalsuan dan penggandaan nomor," imbaunya. (AFRIZAL)

Bireuen Expres Tabrak Mini Bus Lhokseumawe-andalas Peristiwa kecelakaan antara angkutan antar kota bus Bireuen Expres (BE) nomor polisi BL 7545 Z dengan mini bus L-300 nomor polisi BK 1031 RH terjadi di depan komplek perumahan PT Arun LNG, Batuphat, Lhokseumawe, Rabu (26/1) pukul 06.00 WIB. Akibat tabrakan itu, minis bus L-300 terjungkal ke dalam parit dan istri H Syamsuddin sopir mengalami luka serius. Kejadian tersebut saat ini masih diselidiki Satlantas Polres Lhokseumawe. Informasi yang dirangkum andalas di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan kecelakaan berawal saat bus BE yang datang dari arah Lhoksumawe menuju Biruen menabrak bagian belakang mini bus yang dinahkodai Syamsuddin sedang berhenti. Benturan yang cukup keras itu, membuat Syamsuddin terkejut dan mobilnya merengsek masuk ke dalam parit. Sementara itu bus BE yang diduga melaju kecang sehingga menabrak mini bus L-300, sulit mengusai mobil yang makin 'liar' dan akhirnya menabrak tempat usaha pangkas yang berada di lokasi kejadian. Syamsuddin mengatakan sebelum kejadian, ia bersama istrinya sedang berhenti ditepi jalan dan berencana untuk sarapan pagi di salah satu warung di lokasi kejadian tersebut. "Namu tiba-tiba datang bus BE yang cukup kencang dan menghantam belakang mobil . Kami pun terkejut dan mobil terseret lalu terjungkal masuk ke parit dengan kondisi bus remuk," jelasnya. Penderitaan Syamsuddin tak sampai disitu. Istri tercintanya yang saat itu berada yang duduk di bagian belakang mobil mengalami luka serius. Syamsuddin mengatakan istrinya mengalami patah tulang bagian lengan kanan dan mengucurkan darah segar. Saat tabrak terjadi, warga yang berada di sekitar lokasi beramai-ramai untuk menyaksikan kejadian tersebut. Informasi yang diperoleh dari warga tabrakan yang tak sempat menelan korban jiwa itu juga mengakibatkan usaha pangkas milik Razali rubuh, "Kedai pangkas mengalami rusak berat, dinding depan kedai hancur termasuk peralatan pangkas seperti meja dan kaca berantakan,''ujar Razali Razali yang ditemui usai kejadian mengatakan saat kejadian tempat usaha dalam kondisi kosong. Para pekerja dan penjaga usahanya sedang berada di luar, sehingga tidak ada yang menjadi korban. Sementara Martono, pemilik warung disebelahnya usaha pangkas Razali mengaku, sangat terkejut ketika bus BE menabrak usaha pangkas tersebut. Padahal saat itu, Martono bersama masyarakat lainnya sedang menikmati makanan dan minuman. (UCR)

harian andalas | Hal.

14

Sektor Pertanian Jangan Dipolitisasi Petani Jangan Mudah Dirayu dan Ditipu foto/ilustrasi

Blangpidie-andalas Petani diminta tidak mudah tertipu dengan rayuan segelintir orang yang sengaja mempolitisasi sektor pertanian demi mencapai kepentingan tertentu. Untuk itu petani diharapkan mampu memanfaatkan berbagai bantuan peralatan yang diberikan pemerintah sebagai wujud untuk percepatan kemajuan sektor petanian. "Saya harapkan urusan pertanian jagan dipolitikkan. warganya termasuk petani agar untuk tidak berburuk sangka terhadap pemerintah. Apa yang diberikan kepada masyarakat itulah yang terbaik yang diberikan,'' kata Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim, SH disela-sela acara kenduri blang (turun kesawah) di Kecamatan Kuala Batee dan Kecamatan Jumpa di bantaran Sungai Alue Pisang, Kecamatan Kuala Batee Selasa (25/1). Akmal mengatakan adanya isu yang berkembang bahwa pemberian berbagai bantuan dan peralatan oleh pemerintah adalah palsu itu sama sekali tidak benar. Dia meminta agar

POTENSIAL-Areal persawahan padi di kawasan Aceh Barat Daya masih cukup potensial menjadi pendapatan petani. masyarakat tidak mempercayai hal tersebut yang nantinya juga sangat merugikan pemerintah dalam memajukan sektor pertanian. Orang nomor satu di Aceh Barat Daya ini mencontohkan seperti yang terjadi saat sebagian warga menolak dan merasa rugi saat pemberian

traktor dengan alasan palsu di Kecamatan Jumpa. Begitu pula, sambung Akmal dengan pemberian bibit sawit dan cokelat yang dituduh bibit palsu yang membuat penerima menjual dengan harga murah. Padahal, kata Akmal, oknumoknum yang menebar isu tersebut justru mengambil kesem-

patan dengan membeli bibit yang dijual murah oleh petani karena dianggap palsu. ''Namun yang terjadi sekarang ini, oknum yang mengatakan bibit itu palsu itu, malah memiliki lahan cokelat dan sawit yang luas.Saya tidak ingin hal ini kerulang kembali. Selama ini sebagian petani ada yang ter-

Panpel Workshop Badan Arpus Aceh Batasi Wartawan Meliput Banda Aceh-andalas Panitia pelaksana (Panpel) workshop sehari kerjasama antara Badan Arsip dan Perpustakaan (Badan Arpus) Provinsi Aceh dengan penulis, penerbit dan toko buku se-Aceh, Rabu (26/1) diwarnai dengan kejadian yang tidak simpati terhadap insan pers. Bahkan oknum panitia membatasi aktivitas kuli tinta dalam melakukan peliputan berita di worskshop tersebut. "Maaf kami hanya bisa menampung beberapa media saja untuk meliput kegiatan ini, karena keterbatasan anggaran," kata Ketua Panitia Workshop, Sanusi, SE, M.Si, yang juga selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Badan Arpus Aceh itu. Wartawan koran ini mencoba memberikan penjelasan, bahwa kedatangannya hanya untuk mencari informasi atas kegiatan yang diselenggarakan Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) itu. Namun, sayangnya, lagi-lagi berdalih dengan urusan ketersedian dana yang terbatas. Padahal, para jurnalis saat itu sepenuhnya hanya menjalankan tugas peliputan kegiatan bukan mencari dana. Tak sampai disitu, jurnalis kesulitan

untuk mendapatkan materi kata sambutan yang disampaikan Kepala Badan Arpus Aceh, Drs. H. Nurdin M. Jusuf Dewantara, MM. Melalui berbagai cara, akhirnya materi itu diperoleh dari staf di lembaga tersebut yang sebelumnya sempat dipersulit melalui birokrasi oknum Ir dan Na. Padahal, sebelumnya Kepala Badan Arpus Aceh, Drs. H. Nurdin M. Jusuf Dewantara, MM, telah mengundang wartawan untuk dapat meliput acara dimaksud. Gelar Workshop Kepala Badan Arpus Aceh, Drs. H. Nurdin M. Jusuf Dewantara, MM, dalam sambutan tertulisnya pada pembukaan worksop sehari itu mengatakan, permasalah yang dihadapi penulis, penerbit dan toko buku di Aceh dewasa ini khususnya tentang pengembangan dan pembinaan perbukuan nasional maupun daerah yang belum optimal dan tidak memiliki rencana strategis berkesinambungan. "Untuk itu diharapkan kepada penulis, penerbit dan toko buku agar berorientasi kepada kebutuhan masyarakat secara riil, karena sesuai dengan tuntutan UUD 1945, pemerintah bertanggungjawab terhadap mencerdaskan kehidupan bangsa," ujarnya. Ia mengatakan, pada tahun 2010 lalu

Badan Arpus Aceh telah menampung buku penerbit/pengarang lokal memenuhi 30 persen. Artinya ini belum dilakukan oleh nasional di tahun tersebut. "Namun, pada tahun 2011 ini pada rakornas perpustakaan bulan desember 2010 lalu, sudah menetapkan buku penulis daerah/penerbit dapat menampung 10 persen, tapi Aceh tetap kita upayakan minimal 30 persen," kata Nurdin. Diselenggarakan kegiatan workshop tersebut, menurut Nurdin, sengaja diambil inisiatif, karena pihaknya melihat para penerbit, pengarang dan toko buku atau IKAPI dan GATBI Aceh tidak punya nyali untuk membahas hal tersebut. Dia menyebutkan, Badan Arpus yang bersumber dana dari APBN sekitar Rp2 miliar setahun untuk membeli buku perpustakaan desa dan gampong. Ia mengharapkan, melalui kegiatan tersebut, agar dalam forum itu pemateri yang membidangi hal itu kiranya dapat terpecahkan untuk membantu penerbit/pengarang dan toko buku. "Sehingga, apa yang telah diciptakan dapat laku dijual, dengan menaruh harapan instansi pemerintah yang memiliki kewenangannya dapat membantu penyelesaian ini," harapnya. (AFRIZAL)

Perusahaan Agar Bayar Gaji Sesuai UMP Banda Aceh-andalas Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banda Aceh menginstruksikan semua perusahaan agar membayar gaji pekerjanya sesuai upah minimum provinsi (UMP) seni-

l a i Rp1,305 juta/bulan. "Kami tidak lagi

mengimbau, tetapi menginstruksikan pengusaha membayar gaji sesuai UMP," kata Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banda Aceh Purnama Karya di Banda Aceh, Rabu kemarin. Ia mengatakan, berdasarkan surat edaran Gubernur Aceh, besaran UMP pekerja di Kota Banda Aceh pada 2011 mencapai Rp1,305 juta. Jumlah ini meningkat dibanding 2010 yang besarnya sekitar Rp1,2 juta. Purnama menegaskan, pihaknya tidak akan segan-segan menindak perusahaan yang membandel, tidak membayar gaji pekerjanya sesuai upah minimum tersebut. "Kami akan memidanakan perusahaan yang tidak membayar gaji karyawannya sesuai UMP dengan catatan bila tiga kali surat teguran tidak digubris," tegasnya. Ia mengatakan, berdasarkan Undang-

Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, sanksi pidana yang diberikan kepada perusahaan bandel tersebut cukup berat. "Hukumannya berkisar satu hingga empat tahun penjara atau denda Rp100 juta hingga Rp400 juta. Jadi, saya ingatkan agar perusahaan membayar gaji pekerjanya berdasarkan UMP yang telah ditetapkan," ungkap dia. Selain itu, Purnama menyebutkan saat ini jumlah pekerja sektor swasta mencapai 14 ribu orang lebih. Mereka bekerja di 609 perusahaan yang terdata di Kota Banda Aceh. "Kami akan mengawasi ketat masalah UMP ini. Bila ada temuan maupun laporan terkait masalah gaji ini akan ditindaklanjuti secepatnya, sehingga pekerja tidak dirugikan," kata Purnama Karya. (ANT)

tipu dengan segelintir orang yang mempolitisasi sektor pertanian dengan menebar itu yang tidak sehat untuk kepentingan dirinya. Urusan pertanian jagan dipolitikkan," ujarnya. Akmal mengharapkan pihak Keujrun, Kepala Desa dan Camat di Abdya harus bekerja ekstra keras dalam memajukan sektor pertanian termasuk mengawasi pelaksanaan tanam serentak. Ditambahkannya dua kecamatan, yakni Kecamatan Jumpa dan Kecamatan Babahrot harus bekerja keras untuk membangun sektor pertanian . Kedua kecamatan tersebut harus lebih diawasi sehingga pelaksanaan tanam serentak bisa berjalan. Acara yang dikemas dengan makan bersama petani dan pejabat setempat diawali dengan do'a bersama kemudian dilanjutkan pemberian santunan anak yatim. Sebelumnya pihak aneuk blang telah memotong dua ekor kerbau untuk kenduri turun ke sawah sebagai tradisi yang diturunkan pendahulunya. Kegiatan itu juga dihadiri Ketua DPRK Abdya M.Yusuf, anggota DPRK, Pimpinan Pasantren Daruh Halim Tgk Sulaiman Assyamany, Kepala Bulog Blangpidie Rhida, kepala dinas dan camat, serta seluruh keujrun dan aneuk blang dari Kecamatan Jumpa dan Kuala Batee. (YAN)

Sumur Bor di SMAN 4 Mendesak Lhokseumawe-andalas Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4 Lhokseumawe sangat membutuhkan sumur bor. Itu untuk menjamin ketersedian fasilitas air bersih yang selama ini hanya mengandalkan air dari PDAM yang belakang sering macet. Pengadaan sumur bor itu diharapkan menjadi prioritas program Pemko Lhoksumawe. "Tidak mungkin hanya mengandalkan air dari PAM, kadangkala macet. Namun jika sudah ada sumur bor, maka kebutuhan akan air bersih di sekolah kami dapat segara teratasi. Pemerintah kota Lhoksumawe melalui dinas terkait diharapkan memprioritaskan ini,''kata Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 4 Lhokseumawe, Mustafa Hasyem kepada andalas di ruang kerjanya, Rabu (26/1). Mustafa menambahkan proposal penambahan pengadaan sumbur bor itu sudah pernah sampaikan ke Jakarta. Persoaln lain yang dihadapi sekolah, kata Mustafa yakni minimnya mobiler dan tidak adanya laboratorium komputer. “Ruangan Orientasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) juga belum tersedia di sekolah 282 siswa ini,'' katanya. Dia menjelaskan, sekolah pernah menerima dari lembaga Save The Children (STC) di bidang pertanian beberapa waktu lalu. Bantuan yang diberikan berupa pupuk dan berbagai kebutuhan pertanian dan tidak ada buku. "Jangan membedakan antara sekolah di pedesaan dengan sekolah yang terletak di kota. Tetapi, kita harus melihat kemauan siswa untuk meneruskan pendidikannya," ujarnya. (RZ/SYN)

foto/ilustrasi

MPD Jangan Terseret Politik Praktis Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim,SH meminta kepada penggurus Majelis Pendidikan Daerah (MPD) agar tidak terseret politik praktis menjelang pelaksanaan pemilukada tahun ini di Abdya. ''KITA harapkan tugas MPD semata-mata hanyalah memajukan pendidikan bukan mengurus urusan yang lain termasuk urusan politik praktis itu,''tegas Bupati Abdya Akmal Ibrahim,SH saat membuka Musyawarah Daerah (musda) ke 2 MPD Kabupaten Abdya Rabu MAHASISWA- Calon mahasiswa sedang mengisi jawaban saat ujian. Sektor pendidikan jangan (26/1) di Aula Gedung Pertemuan sampai terseret ke dunia politik menjelang Pemilukada tahun ini. Susoh.

Akmal dalam sambutannya, mengajak seluruh peserta Musda memilih pengurus MPD yang mengerti pendidikan, bukan figur yang pandai mengurus urusan politik."Pilihlah orang yang mau memajukan pendidikan di Abdya,"katanya. Menurutnya, kerjasama antara Dinas Pendidikan Abdya dengan MPD yang berjalan dengan baik

menambah majunya pendidikan di Abdya. Apalagi peran MPD masa kini sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan. Selain itu, Akmal mengharapkan pengurus terpilih nantinya benar-benar berniat memajukan mutu pendidikan Abdya yang tahun sebelumnya sangat anjlok, dan tidak terseret dalam kancah politik yang semakin memanas di Abdya. Untuk itu pihaknya meminta MPD benar-benar mencari solusi bagaimana menaikkan mutu pendidikan di Abdya. Musda yang diikuti 115 peserta dari unsur komite

sekolah, tokoh pendidikan, unsur perguruan tinggi bertujuan untuk memilih Ketua MPD serta menyusun kepengurusan masa bakti 2011-2016. Musda mengusung tema 'kita tingkatkan fungsi dan peran serta MPD dalam meningkatkan mutu pendidikan di Abdya'. Sekretaris MPD Darwis kepada Rakyat Aceh mengaku ada empat calon yang bersaing ketat untuk meguasai ketua MPD. Keempat kandidat masingmasing Zulkifli Ali,Husaini Usman, Asmara Hadi dan Alibasyah Amin yang memiliki peluang yang sama.(YAN)


Kamis

SAMBUNGAN

27 Januari 2011

harian andalas | Hal.

15

10 Buku SBY yang Disisipkan di Sekolah

Membidik Cirus di Kasus Gayus POSISI Jaksa Cirus Sinaga benar-benar misteri dalam kasus Gayus H Tambunan. Dalam rapat Komisi III DPR dengan Kapolri, Senin (24/ 1), Cirus Sinaga kerap menjadi bahan pertanyaan anggota Komisi III DPR. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Timur Pradopo menyebutkan status Cirus Sinaga sudah menjadi tersangka. “Bukti permulaan sudah cukup, Cirus Sinaga sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Timur. Ketua Komisi III Benny K Harman menilai posisi Cirus Sinaga menjadi saksi kunci dalam kasus Gayus H Tambunan. "Bagi kita Cirus kunci untuk menyelesaikan kasus Gayus secara tuntas," tegasnya ditemui di selasela Sidang Paripurna DPR, Selasa (25/1). Sementara anggota Komisi III dari Fraksi PPP Ahmad Yani menegaskan sebaiknya Cirus dituntut terkait dengan hilangnya tuntutan money laundering dan korupsi. "Saya kira Cirus dituntut dua hal tadi terkait penghilangan tuntutan

money laundering dan tuntutan korupsi," katanya. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mendesak agar Polri untuk segera memproses kasus Jaksa Cirus Sinaga, bila perlu dilakukan pemanggilan paksa. "Ada alternatif kalau dipanggil tidak dipaksa. Polri berhak untuk memanggil paksa. Silakan kepolisian mengambil langkah itu," tegas Priyo. Pengacara Cirus Sinaga Tumbur Simanjuntak mengaku kliennya siap menjalani pemeriksaan dengan berstatus tersangka dalam perkara dugaan pembocoran dan pemalsuan rencana penuntutan (rentut) Gayus Tambunan. Kiprah Cirus Sinaga memang cukup menonjol dalam beberapa kasus yang menyita perhatian publik. Sebelum menangani soal kasus Gayus, Cirus juga menangani kasus Antasari Azhar, ia juga tercatat sebagai Ketua Tim Jaksa Penuntut kasus Muchdi Pr dalam kasus pembunuhan Munir. Bagaimana jalan Cirus selanjutnya?

4 Terduga Pembunuh Mahasiswa ITM Dilepas .........(Dari Halaman 1) hak penyidik Reskrim Polsek Medan Kota tidak memiliki bukti yang cukup untuk melakukan penahanan. Dengan dipulanngkannya keempat terduga pembunuh putra calon Wakil Bupati Asahan itu, pihak kepolisian membebaskan status hukum mereka dari tersangka. "Sebelumnya dari hasil olah TKP, otopsi dan keterangan para saksi, kami memiliki bukti awal untuk menetapkan status hukum keempat pemuda tadi sebagai tersangka. Penangkapan pun kami lakukan. Tiga orang masing-masing HR, SP, dan SE kami tangkap di Kisaran. Sementara itu, AM di Medan. Namun setelah kami amankan dan kami periksa kurang dari 1 X 24 jam, ternyata bukti pendukung tak didapat untuk menahan mereka. Berdasarkan KUH-Pidana, maka 1 X 24 jam mereka harus dilepas. “Lebih baik melepas orang bersalah ketimbang menghukum orang yang tidak bersalah," jelas Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SiK didampingi Kanit Reskrim, AKP S Simaremare, dan Kanit Idik I Jahtanras Polresta Medan, AKP Yudi F SiK di Mapolsek Medan Kota, Rabu (26/1) kemarin. Sandy juga menjelaskan, meskipun pihaknya telah memulangkan keempat pemuda yang disebut-sebut

teman sekampung dan teman bermain korban itu, pihaknya tetap bekerja keras untuk mencari serta mengumpulkan bukti-bukti baru atau pendukung guna mengungkap kasus pembunuhan tersebut. “Kami tidak mau gegabah. Bekerja secara profesional, proporsional tetap kami kedepankan,” ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Barat itu. Disinggung soal motif pelaku dalam kasus itu, Sandy mengaku belum bisa membeberkannya karena terkait teknis kepolisian. Tapi dia mengaku sepeda motor korban sampai saat ini belum bisa ditemukan. "Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) juga tak ditemukan sidik jari, tapi kami berusaha mencarinya dari sejumlah barang bukti lain yang telah disita," urainya. Soal jumlah pasti luka yang diderita korban hingga tewas, disebutkan mencapai 12 liang yakni di bagian leher, badan dan kepala. "Hasil otopsi pihak rumah sakit juga menyebutkan, korban tewas akibat pendarahan yang cukup banyak. Jadi kita menarik kesimpulan, korban tewas memang karena dibunuh," ungkapnya. Terkait jumlah saksi, Kompol M Hari Sandy Sinurat SiK mengatakan bahwa pihaknya sejauh ini telah memeriksa sembilan orang saksi. “Sembilan orang sudah kita mintai keterangannya. Tidak menutup kemungkinan saksi akan bertambah,” pungkas Sandy. (HER)

Crop Circle Turunkan Nurdin Muncul .........(Dari Halaman 1) Gambar tersebut memperlihatkan logo PSSI berwarna hijau tua. Di bawah logo terdapat tulisan besar berisi pesan sang pencipta, yakni ‘Turunkan Nurdin’. Tampaknya, sang kreator ialah salah satu pecinta sepak bola tanah air yang mengharapkan perubahan besar dalam kepengurusan PSSI. Dalam kurun waktu semusim belakangan, para pecinta sepakbola tanah air memang marak menyuarakan agar ketua umum PSSI saat ini, Nurdin Halid, lengser dari jabatannya yang sudah dipegang sejak sekitar delapan tahun itu. Mereka merasa

PSSI tak punya sumbangsih apaapa dalam menigkatkan kualitas sepakbola Indonesia, khususnya tim nasional Indonesia. Teriakan dan spanduk bertuliskan ‘Nurdin Turun’ kerap muncul di laga pertandingan kompetisi sepakbola tanah air. Bahkan, teriakan dan spanduk tersebut juga muncul saat timnas Garuda berlaga di kompetisi Piala AFF Suzuki Cup 2010, yang saat itu juga disaksikan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. Bahkan, seorang perempuan mempublikasikan nyanyian "Nurdin Turun Dong" di situs YouTube yang kemudian diputar berulang-luang di stasiun televisi Metro TV.

Jawa Tengah–andalas Buku seri "Lebih dekat dengan SBY", menuai kontroversi. Pasalnya buku-buku tentang sosok, pemikiran, dan kiprah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut dibagikan ke sejumlah SMP di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Buku seri yang diterbitkan oleh PT Pemuda Rosdakarya Bandung itu beredar di sejumlah SMP di Tegal. Sejumlah pihak sempat terlibat saling tuding tentang penyebarannya dan menolak sebagai pihak yang bertanggungjawab. Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal menyebutkan buku-buku tersebut dikirim oleh pemeritah pusat. Peredaran buku itu berawal dari adanya pemberitahuan dari pemerintah pusat bahwa akan ada bantuan dari DAK kepada sekolah-sekolah di wilayah itu. Pengirimnya juga langsung oleh perusahaan yang memenangkan lelang, tidak melalui Dinas Pendidikan setempat. Sementara di Jakarta, Kementerian Pendidikan Nasional juga sempat mengklaim bahwa buku tersebut, bukan merupakan buku wajib yang ditentukan Kementerian Pendidikan

Nasional. Buku tersebut merupakan buku pengayaan yang isinya ditentukan dinas pendidikan setempat. Tidak heran bila banyak kalangan menyatakan penyebaran tersebut bermuatan politik dan tidak pas untuk menjadi konsumsi siswa SMP. Ada sepuluh buku yang termasuk dari serial yang biasa dijual seharga Rp474.500 per satu setnya itu. Yakni, 1. Jalan Panjang Menuju Istana

2. Menata Kehidupan Bangsa 3. Indahnya Negeri Tanpa Kekerasan 4. Adil Tanpa Pandang Bulu 5. Peduli Kemiskinan 6. Memberdayakan Ekonomi Rakyat Kecil 7. Diplomasi Damai 8. Berbakti untuk Bumi 9. Jendela Hati 10. Merangkai Kata Menguntai

Nada Serial ini bercerita segala hal tentang SBY, mulai dari proses kelahirannya hingga menjadi presiden RI. Tentu saja, termasuk apa yang sudah dilakukannya selama menjadi presiden. Antara lain kebijakan penting dalam proses perdamaian di Aceh dan Maluku. Tak lupa pula, hobinya menulis lagu juga menjadi cerita dalam buku tersebut. [INC]

Bahas Status Tersangka Rahudman, Kajati Penuhi Undangan Seskab .........(Dari Halaman 1) Polonia. Dia berangkat sama dengan pak Wakajatisu. Sedangkan pak Aspidsus dan Kasi Penyidikan menyusul sore,” ujar Sutan, salah seorang ajudan Kajatisu, yang dihubungi andalas, kemarin. Sang ajudan ini pun menuturkan bahwa sang bos besok dijadwalkan harus hadir di Kejaksaan Agung di Jakarta guna gelar perkara kasus dugaan korupsi Rahudman Harahap. Ajudan ini menerangkan Kajatisu turut membawa beberapa bundelan berkas perkara tersebut. Kajatisu sendiri hingga berita ini diturunkan tidak dapat dihubungi. Ponsel orang nomor satu di kejaksaan Sumatera Utara tidak aktif. Akan tetapi, sehari sebelumnya, Sution Usman Adjie menuturkan, dalam gelar perkara hari ini, pihaknya sudah matang mempersiapkan seluruh argumen-argumen bila dalam diskusi di pertemuan itu mucul beragam pertanyaan menyangkut pro-

ses penyelidikan dan penyidikan yang telah dilakukan Kejatisu terhadap kasus dugaan korupsi yang melibatkan Rahudman Harahap tersebut. Kajatisu mengaku dalam gelar perkara nanti, pihaknya sudah mempersiapkan seluruh berkas, baik itu berkas dari Poldasu yang menyangkut tersangka Amrin Tambunan yang saat ini dalam persidangan di PN Padangsidempuan maupun berkas proses penyelidikan dan penyidikan yang selama ini dilakukan Kejatisu. “Pokoknya dalam pertemuan gelar perkara nanti kita harus meyakinkan Presiden SBY melalui Seskab, bahwa pemeriksaan terhadap Rahudman Harahap itu sangat penting dilakukan, sehingga perkara yang kita tangani ini segera tuntas dengan dilimpahkannya perkara itu ke PN Padangsidempuan untuk dimulainya persidangan terhadap Rahudman Harahap,” ujarnya. Kajatisu Sution Usman Adjie pun merasa yakin bila Presiden SBY mendukung

komitmen Kejatisu dalam penegakan hukum, dan tidak akan melindungi Rahudman Harahap, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. “Soal adanya intervensi politik dalam kasus ini saya tidak mau terjebak ke arah sana. Niat kita murni ingin menuntaskan kasus yang melibatkan Rahudman Harahap itu,” tegasnya. Sebelumnya Kejatisu menetapkan Wali Kota Medan Rahudman Harahap sebagai tersangka korupsi kasus penyelewengan Tunjangan Penyaluran Penghasilan Aparat Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Tahun Anggaran (TA) 2005 senilai Rp5,9 miliar. Saat itu Rahudman Harahap menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Tapsel 2004-2005. Rahudman: "Mana Urusan Aku Itu" Apa tanggapan Wali Kota Medan Rahudman Harahap terhadap perkembangan kasus dugaan korupsinya? Ketika ditemui di Balai Kota, Jalan Kapten Maulana Lubis, Me-

dan, Rabu (26/1), Rahudman mengaku tidak mengetahui adanya rencana gelar perkara kasus dugaan korupsi yang melibatkan dirinya. Dengan intonasi suara kurang senang, Rahudman menjawab singkat. “Ngak tahu aku itu. Kalian yang lebih tahu, jadi gak usah tannya-tanya lagi,” kata Rahudman. Gelar perkara dugaan korupsi dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Kapupaten Tapanuli Selatan tahun 2005 itu digelar untuk memproses surat izin pemeriksaan Rahudman Harahap dari Presiden SBY, yang ditetapkan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) sebagai tersangka saat masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2005-2005. Menurut Rahudman, upaya pihak Kejasaan untuk mendapat izin melakukan pemeriksaan terhadap dirinya atas dugaan kasus korupsi TPAPD tersebut meru-

pakan hak Kejatisu sendiri. Namun ketika ditanya terkait keyakinannya apakah izin pemeriksaan tersebut akan dikeluarkan Presiden SBY, Rahudman enggan berkomentar. “Mana urusan aku itu. Tanya ke Kejasaan lah itu kan urusan mereka,” ujarnya sembari masuk ke mobil dinasnya untuk bergegas meninggalkan Balai Kota Medan. Terpisah, Direktur Lembaga Bantuan Hukum Medan Nuriono mengapresiasi keberangkatan unsur pimpinan Kejatisu itu ke Jakarta guna gelar perkara dugaan korupsi Rahudman Harahap. “Saya menaruh harahapan gelar perkara dapat berjalan dengan baik dan pihak Kejatisu dapat menyakinkan Seskab soal seluruh prosedur dan proses pemeriksaan yang telah dikerjakan Kejatisu telah dilakukan dengan profesional dan sesuai ketentuan. Sehingga pihak Seskab pun dapat memberikan rekomendasi ke Presiden SBY agar izin pemeriksaan dapat diberikan,” ujar Nuriono.(FEL/BEN)

Tersangka karena Kicauan Teman Lama .........(Dari Halaman 1) 2010 lalu. Di persidangan, Amrin lantas membeberkan kalau ia tidak bekerja sendiri. Pat gulipat dana TPAPD itu dilakukannya atas perintah atasan, yang tak lain Rahudman Harahap. Bahkan keterangan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejatisu, Erbindo Saragih, penggunaan uang Rp 1,5 miliar tersebut dipergunakan untuk menutupi biaya kekurangan perjalanan dinas

Rahudman. Berdasarkan keterangan Amrin Tambunan dan saksisaksi lainnya di persidangan itu, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara pada 26 Oktober 2010 menetapkan Rahudman Harahap yang kini menjabat Walikota Medan ditetapkan menjadi tersangka. Penetapan ini, pasca lima hari ditahannya Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Syamsul Arifin, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi APBD

Kabupaten Langkat TA 20002007 sebesar Rp102,7 miliar. "Keterlibatan tersangka pada waktu itu sebagai Sekda sekaligus pengguna anggaran. Mereka (Rahudman-Amrin) secara bersama-sama melakukan permintaan pembayaran terhadap kas daerah yang dilakukan lebih dari satu kali untuk pembayaran panjar kekurangan TPAPD," papar Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejatisu, Edi Irsan Tarigan, pada waktu itu menyebutkan,

Sebelumnya, pihak Polda Sumut mengakui bahwa ada kasus lain yang melibatkan Rahudman Harahap terkait korupsi. Menurut kepala Satuan Idik III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sumut, AKBP Endri Prastiono, Rahudman juga diduga terlibat dalam 5 kasus lainnya di Tapsel. “Rahudman itu bukan hanya satu kasus korupsi ini aja. Tapi ada 5 kasus lagi,” kata Endri. Kelima kasus itu tidak bisa dipastikan apa saja, karena

yang menanganinya adalah pihak Polres Tapsel. “Bukan kami (Tipikor Poldasu, red) yang menangani. Itu urusan Polres Tapsel,” ungkapnya. Endri juga tidak bisa merincinya secara spesifik. “Coba aja tanyakan ke Polres Tapsel. Kalau tidak salah yang saya ingat ada dua. Yang satu kasus pinjaman kas daerah dan satu lagi dana perjalanan dinas,” ungkap Endri yang juga mengaku Rahudman adalah 'target' sebagai tersangka yang merupakan aktor intelektual dalam kasus ini.(DA)

PD Pasar Segera Perbaiki Instalasi Listrik .........(Dari Halaman 1) nya seraya mengungkapkan bahwa pengelola jaga malam pasar tradisional di Kota Medan selama ini ditangani oleh pihak ketiga. Tahjudin yang baru sekitar 6 bulan menjabat Direktur Operasional PD Pasar Medan itu menambahkan, di pasar-

pasar tradisional juga perlu dilakukan penertiban atau pembagian sesuai klasifikasi bahan dagangan setiap pedagang. Antara pedagang makanan dan minuman yang sehari-harinya menggunakan kompor gas dan kompor minyak tanah tidak bisa bercampur aduk dengan pedagang yang menjual bahan-bahan

yang mudah terbakar. “Pedagang barang basah dengan pedagang bahan kering juga tidak boleh bercampur aduk. Ke depan ini akan kita tertibkan dengan malakukan penzoningan guna menciptakan pasar tradisional yang tertib, bersih, dan nyaman sesuai visi dan misi pak Wali Kota Medan Rahudman

Harahap,” tandasnya. Untuk melakukan upaya tersebut, lanjut Tahjudin, pihaknya tengah mengupayakan agar anggaran PD Pasar dalam membenahi dan meningkatkan keamanan pasarpasar tradisional tersebut dapat ditingkatkan dari tahun sebelumnya. “Tahun 2010 lalu saya ti-

dak tahu persis berapa besar anggaran untuk pemeliharaan pasar tradisional di Medan. Tapi untuk 2011 ini akan kita upayakan agar bisa dianggarkan lebih maksimal, dengan tetap menyesuaikan kondisi keuangan PD Pasar sendiri,” tambahnya seraya mengaku bahwa saat ini anggaran untuk 2011 tengah dievaluasi. (BEN)

Dekat dengan Anak-anak dan Gemar Berjoget .........(Dari Halaman 1) Tahjuddin Nur, seorang sahabat Syamsul Arifin dan tokoh masyarakat minang di Sumut kepada andalas, Rabu (26/1) di Medan, mengakui jika Syamsul Arifin sangat dekat semua orang termasuk generasi muda. Ia menilai Syamsul Arifin layak sebagai tokoh masyarakat, pemuda dan politik di Sumut. ‘’Saya sudah mengenal beliau (Syamsul Arifin) saat

aktif di KNPI dan juga berbagai organisasi masyarakat. Semakin lama mengenal sosoknya, kita pun semakin senang. Karena beliau memang orangnya bermasyarakat. Apalagi di kalangan rakyat jelata, pasti sudah tahulah dengan sikap pemurah, rendah hati dan mau berbagi,’’ kata Tahjuddin Nur. Tahjuddin Nur menambahkan Syamsul Arifin merupakan orang jujur dan ikhlas dalam mengabdikan

diri pada masyarakat, bangsa dan negara. Syamsul dikenal sangat peduli terhadap masyarakat miskin, mulai dari tukang becak, penyapu jalan, pedagang kecil dan masyarakat pinggiran. Bahkan, kata Tahjuddin Nur, setiap perayaan hari besar keagaman Idul Fitri, rumah pribadi Syamsul Arifin di Kabupaten Langkat selalu saja kedatangan tamu dari seluruh masyarakat dari berbagai pelosok. Tak

terkecuali anak-anak yang dibawa orangtuanya hanya untuk mendapatkan ‘salam tempel’ dari Syamsul Arifin. Sahabatnya yang lain, Mukhyir Hasan Hasibuan, menilai dalam pergaulannya dimana pun, Syamsul tidak pernah membedakan siapa orang yang diajaknya untuk teman berbicara. ‘’Baik itu mereka yang suka ataupun tidak suka sama dia (Syamsul Arifin). Ia tetap welcome (menerima) saja yang datang

dan berkomunikasi untuk berbagai urusan dan keperluan,’’kata Muhkyir. Sahabat syamsul dan seniornya, lanjut Mukhyir, menilai sosok mantan Bupati Langkat ini merupakan pribadi yang pandai memanej diri dan membangun komunikasi dengan seluruh stakeholder. ‘’Jadi wajar jika Syamsul selalu diterima disemua kalangan, baik tingkat kepemudahan, tokoh masyarakat, politik dan masyarakat kecil,’’ pungkasnya. (MA)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Kamis, 27 Januari 2011 | No: 1800/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Shakira Raih 1 Miliar Penonton di YouTube SITUS berbagi video YouTube bisa membuat artis mengetahui jumlah penggemarnya. Setelah Lady Gaga dan Justin Bieber kini Shakira meraih 1 miliar penonton di YouTube. Penyanyi asal Kolombia itu pun tidak bisa menyembunyikan perasaan bahagiannya. Satu miliar bagi Shakira

adalah angka yang sangat besar dan tak pernah ia bayangkan sebelumnya. "Terima kasih atas berita luar biasa ini. Satu miliar penonton! Saya merayakannya! Saya sangat senang mendenger berita itu. Satu miliar penonton di seluruh dunia adalah nomor yang tak terpikir-

kan dan lebih dari yang bisa saya impikan," ujar Shakira, Rabu (26/1). Lewat akun ShakiraVEVO di YouTube, angka penonton per video Shakira meraih puluhan jutaan. Video klip terbaru Shakira 'Loca' yang dinyanyikan bersama Dizzee Rascal pun meraih penonton 20 juta sejak diunggah

September lalu. Itu baru berasal dari satu akun YouTube dan satu video. Shakira punya begitu banyak single ngetop. Sebut saja 'Waka Waka (This Time for Afrika)' yang jadi themesong Piala Dunia 2010, 'Hips Don't Lie', 'She Wolf' dan banyak lagi. (DTC)

Jon Bon Jovi Kembali Berakting VOKALIS Bon Jovi, Jon, kembali menunjukkan kemampuannya dalam berakting di depan kamera. Salah satu rocker legendaris itu akan beradu akting dengan sederet bintang Hollywood lain. Film yang ia akan mainkan berjudul 'Valentine’s Day'. Di film itu, Jon akan beradu akting dengan Robert De Niro, Halle Berry, Michelle Pfeiffer, Hilary Swank, Sarah Jessica Parker, Sienna Miller, Ashton Kutcher, Lea Michelle, Sofía Vergara, Zac Efron, Jessica Biel dan Frankie Muniz. Film tersebut akan digarap sutradara oleh Garry Marshall. Seperti informasi yang diterima, Rabu (26/ 1), Jon sudah menandatangani kontrak kerja untuk berakting di film tersebut. Ini adalah pertama kalinya Jon berakting sejak tahun 2006 di film 'National Lampoon's Pucked'. Kali ini dalam 'Valentine’s Day', Jon akan berperan sebagai dirinya sendiri. Untuk itu ia pun diledek oleh sang istri, Dororhea Hurley. "Istri saya berpikir saya sudah gemukan dan tua," begitu kata Jon menirukan ucapan sang istri. Selama ini Jon memang gemar berakting di layar kaca. Namun hanya sebagai kameo. Jon berakting dari tahun 1995 dengan bermain film 'Moonlight and Valentino'. Lalu kemudian berturut-turut ia bermain di 'The Leading Man', 'Destination Anywhere', dan terakhir di film 'National Lampoon's Pucked' sebagai Frank Hopper. (DTC)

Agnes Monica Dituding Rebut Pacar Sheza Idris GARA-gara foto berdua seorang perwira TNI, Agnes Monica merasa dituding jadi orang ketiga. Pasalnya, Perwira TNI yang dimaksud merupakan kekasih Sheza Idris, yang sekarang sudah putus. Agnes mengaku sedih dituduh sebagai orang ketiga, meskipun dalam pernyataannya, Sheza mengaku tidak menyebut siapa namanya. “Bisa-bisanya ya orang seenaknya fitnahfitnah seenaknya.

Asli, sedih banget dengarnya. Enggak enak banget dituduhtuduh kayak begitu,” tulis Agnes, Selasa (24/1) kemarin. Selanjutnya, Agnes tak mau ambil pusing soal tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Setelah ramai beredarnya kabar ini, perwira TNI yang diketahui bernama Abu Bastian itu pun ikut meminta maaf kepada Agnes via Twitter. “Maaf ya Agnes,” tulisnya. Agnes membalas, apa yang ditudingkan kepadanya sudah dimaafkan. Dia bertekad membalas kejahatan dengan kebaikan. “It’s okay, Bu. Really, biar balas kejahatan dengan kebaikan saja. Aku maafin dan doain dia saja,” kata Agnes. Sebelumnya, foto-foto Agnes Monica dan Abu Bastian berdua tersebar lewat dunia maya. Di tempat lain, ada juga foto Agnes berlima saat diwawancara Kodam Jaya dan salah satunya ada Abu Bastian yang berseragam TNI lengkap. Dalam sebuah tayangan, Sheza ditanya soal foto-foto Agnes dan Abu Bastian yang tersebar di dunia maya itu. Dalam kesempatan itu, Sheza membenarkan jika saat ini dia dan Abu Bastian hanya sebagai teman biasa.(OKZ)

Pacari Berondong, Madonna Dikatai 'Mengerikan' MEMILIKI kekasih lebih muda mungkin menyenangkan bagi Madonna. Namun saudara laki-laki Madonna, Christopher Ciccone justru mengejek dengan menyebutnya 'mengerikan'. Penyanyi berusia 52 tahun itu kini menjalin hubungan dengan penari asal Prancis, Brahim Zaibat, yang baru berusia 24 tahun. Usia Brahim hampir sama dengan pacar terakhir Madonna, Jesus Luz. "Madonna terus berkencan dengan pacar-pacar mudanya. Mulai kelihatan dia menyeramkan. Saya kira ini menjadi tuntutan emosional Madonna. Padahal anak-

anaknya harus dijaga dengan baik. Pacar-pacarnya seperti menjadi penghancur kehidupannya," tutur Christopher,

Rabu (26/1). Christopher sendiri tidak dekat dengan anak-anak Madonna yakni Lourdes

dikenal dengan nama lain Lola (14), Rocco (10), David (5), dan Mercy (4). Hubungan Christopher dengan Madonna merenggang sejak tiga tahun lalu, atau setelah dia merilis buku Life With My Sister Madonna. Dalam buku itu, Christoper jelas menulis rasa tidak suka terhadap sikap kakaknya yang pacaran dengan pria berusia jauh lebih muda. "Lola sudah jauh lebih baik sekarang. Saya yakin ibunya akan sangat bangga kepadanya. Saya juga berharap suatu saat saya bisa lebih dekat dengan anak-anak itu sebagaimana saya dekat dengan anak saudara perempuan lainnya, Melanie," ucap Christoper.(OKZ)

Harian Andalas  

Harian Andalas

Advertisement