Page 1

HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Sabtu, 11 Desember 2010 | No: 1762/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Bupati Simalungun: Suap Itu Bohong Besar andalas/rony muharrman

DEMO HARI HAM

Mahfud Cs Laporkan JR Saragih ke KPK

Sejumlah massa dari berbagai elemen membakar ban bekas sambil berorasi saat berunjuk rasa guna memperingati hari Hak Azazi Manusia (HAM) di bundaran majestik Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (10/12). Dalam orasinya, mereka menuntut hentikan segala bentuk pelanggaran, kekerasan dan kejahatan HAM di Indonesia, khususnya Sumatera utara.

Simalungun–andalas Bupati Simalungun JR Saragih membantah dirinya akan menyuap hakim Mahkamah Konstitusi atau MK melalui kuasa hukumnya, Refly Harun, agar dimenangkan dalam sidang sengketa pilkada.

Gelombang Aksi Warnai Hari HAM Medan–andalas Mahasiswa Nommensen yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Medan Bersatu (GMMB) berunjukrasa dengan membakar ban bekas di depan Kampus Nommensen, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Jumat (10/12). Aksi yang digelar mahasiswa ini dalam rangka memperingati Hari Hak Azasi Manusia (HAM) yang diperingati setiap tanggal 10 Desember dengan melakukan kegiatan turun ke jalan. Dalam orasinya, mahasiswa menilai bahwa sampai saat ini negara masih tidak peduli dengan pelanggaran HAM di Indonesia, khususnya di Provinsi Sumatera Utara.

Konstitusi, menurut mereka, telah mengatur segala kebijakan berdasarkan nilai-nilai keadilan yang diatur dalam Pancasila dan UUD 1945, jelas pemerintah telah membiarkan kebutuhan mendasar rakyat. Rakyat kecil dan orang-orang terpinggirkan, kata mahasiswa, adalah sasaran dan target yang menjadi objek pelanggaran HAM serta merta hanyalah demi kepentingan pemodal semata. Karena itu, mahasiswa Nommensen tergabung dalam GMMB menuntut agar Stop dan Adili segala bentuk pelanggaran HAM serta wujudkan hak dasar kehidupan rakyat. "Kami juga meminta agar usut tuntas pembunuhan

mahasiswa oleh aparat pada 1 Mei 2000 (tragedi berdarah Nommensen)," teriak mereka. Aksi unjukrasa dengan membakar ban bekas tersebut sempat memacatkan arus lalu lintas di ruas Jalan Perintis Kemerdekaan Medan dan aksi tersebut mendapat pengawalan dari petugas kepolisian Polresta Medan dan Polsek Medan Timur. Sementara itu, empat gelombang unjukrasa dalam rangka memperingati Hari Hak Azasi Manusia (HAM) se Dunia juga mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara.

PROFIL

Bersambung ke Hal. 15

Otak Perampokan CIMB Medan Ditangkap

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Iskandar Hasan saat menunjukkan foto tersangka teroris Abu Tholut (kiri) yang diduga kuat menjadi otak dalang perampokan Bank CIMB Niaga di Sukaramai Medan, Agustus lalu. Abu Tholut yang pernah menjadi pelatih bom di Afghanistan ini ditangkap aparat Densus 88 Anti-teror Mabes Polri di kediamannya di Kudus Jawa Tengah, kemarin.

"Saya datang ke MK hanya menjalani sidang, masalah saya memberi suap itu tidak ada. Bohong besar itu," kata Saragih kepada andalas, Jumat (10/12). JR Saragih dihubungi melalui sambungan telepon milik Jonny Saragih SIP, Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Simalungun. Saat dihubungi, Saragih sedang berada di Hutan Saribu Dolok untuk memimpin penanaman 1 miliar pohon. Saragih menambahkan, ia memang

Jakarta, andalas Detasemen Khusus 88 Mabes Polri memburu komplotan pentolan teroris, Abu Tholut. Perburuan dilakukan setelah aparat berhasil menangkap Abu Tholut Jumat, (10/12). "Kami terus melakukan pengejaran tersangka lainnya dari pengembangan keterangan bersangkutan (Abu Tholut)," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Boy Rafli Amar, Mabes Polri, Jakarta. Bersambung ke Hal. 15

• • •

Nama: DR.Jopinus Ramli Saragih, S.H,M.H. Tempat/tanggal lahir: Medan, 10-11-1968 Pekerjaan: Bupati Simalungun 2010-2015 Presiden Komisaris RS Efarina Etaham Grup.

• • •

Istri: dr.Erunita Br Tarigan Girsang, SPKK. Tempat/tanggal lahir: Medan, 19-06-1973. Pekerjaan: Dokter sp kulit dan kelamin.

• • •

Anak: Efarina Br Saragih Tempat/tanggal lahir: Medan, 16-7-2003 Pekerjaan: Pelajar

Alamat Rumah: Jln. Raya Pondok Indah Jakarta Jln. Sutomo Hapoltakan Sondi Raya.

ada memberikan uang kepada mantan pengacaranya tapi uang itu bukan untuk menyuap hakim Mahkamah Konstitusi. "Saya tidak pernah menyerahkan uang kepada Refly, kecuali honornya sebesar Rp 650 juta dan itu pun saya serahkan melalui bendaharawan Rumah Sakit Evaria Etaham, Ibu Juma, " ujar JR. Sekadar diketahui, dalam jumpa pers di Gedung Mahkamah Konstitusi Kamis, tim investigasi dugaan suap hakim MK yang dipimpin Refly Harun tidak menemukan adanya indikasi suap atau pemerasan oleh hakim MK. Investigasi kemudian berkembang menyoal uang senilai Rp 1 miliar yang disaksikan Refly Harun. Lalu Ketua Mahkamah Agung, Mahfud MD membeberkan jika ada uang Rp 1 Miliar yang akan diberikan JR Saragih kepada hakim MK, Akil Mochtar. Pada kasus sengketa pilkada Simalungun, Refly Harum menjadi kuasa hukum pasangan JR Saragih dan Nuriaty Damanik. Lebih lanjut JR mengatakan, ia merasa keberatan dan tersinggung karena namanya dikait-kaitkan oleh Refly Harun untuk menyuap Hakim Bersambung ke Hal. 15

JR Saragih: Saya Kenal Refly Melalui Internet JOPINUS Ramli (JR) Saragih mengaku kaget dan keberatan disebut telah menyuap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) seperti yang dikatakan mantan pengacaranya, Refly Harun. Saat dihubungi andalas, JR saragih mengaku tersinggung dan akan melaporkan Refly Harun ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik, Senin pekan depan. Lebih lanjut JR mengaku tidak memiliki hubungan apa-apa dengan Refly Harun. Bahkan sebelum menjadi pengacaranya, ia

sama sekali tidak mengenal mantan staf ahli MK itu. "Saya mengenal beliau (Reflyred) melalui internet saat membutuhkan kuasa hukum untuk menghadapi pengaduan Zulkarnaen Damanik dalam sengketa Pilkada Simalungun. "Saya lantas merasa tertarik padanya sehingga saya percayakan kuasa hukum saya," sambung Saragih. Menurut JR Saragih, komunikasi intens dirinya dengan Refly hanya terjadi saat sidang MK digelar. "Paling ada kami baru 6 kali

pertemuan," pungkas JR Saragih. Sekadar diketahui, Pilkada Simalungun digelar 26 Agustus 2010. Pilkada tersebut diikuti lima pasangan. Selain pasangan JR Saragih/Nuriaty Damanik, kontestan lainnya adalah Zulkarnaen Damanik/Marsiaman Saragih, Samsudin Siregar/Kusdianto, Mukmir Damanik/Miko serta pasangan Kabel Saragih/Muliono. Pada 30 Agustus KPU Simalungun menetapkan JR Saragih dan Nuriaty Damanik sebagai pemeBersambung ke Hal. 15

Hari ini, Wali Kota Buka Porkot Medan 2010 Wali Kota Medan Drs Rahudman Harahap MM dipastikan akan membuka Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2010 di Stadion Teladan Medan, Sabtu (11/12) hari ini. Acara pembukaan dimulai pukul 14.00 WIB.

DEMIKIAN dikatakan Ketua Umum KONI Medan Drs H Zulhifzi Lubis didampingi Ketua PB Porkot 2010 Drs Eddy H Sibarani dan pengurus KONI Medan Chairil Basri usai acara gladi resik pembukaan Porkot 2010 di Stadion Teladan Medan, Jumat (10/12).

andalas/yonan febrian

BERI ARAHAN— Ketua Umum Koni Medan, Drs H Zulhifzi Lubis saat memberikan pengarahan kepada seluruh ketua/koordinator KONI kecamatan se- Kota Medan di Stadion Teladan, Medan, Jumat (10/12). Menurut Drs H Zulhifzi Lubis yang akrab disapa “Opunk Ladon” tersebut, pembukaan Porkot 2010 dipastikan akan

dihadiri Muspida Kota Medan, Muspika dan para pengurus KONI kabupaten/ kota Sumatera Utara, yang sengaja

diundang untuk menyaksikan pembukaan acara ini. Selain itu, tambah Opunk, berbagai hiburan akan digelar untuk memeriahkan pembukaan Porkot 2010 ini, seperti penampilan dari artis ibukota Rico Idol dan atraksi pencak silat, binaraga, dancer serta parade drumband. “Kita sengaja mengundang Rico Idol untuk mengibur masyarakat Kota Medan melalui pembukaan Porkot ini,” ujar Opunk. Sementara itu, Ketua PB Porkot 2010 Drs Eddy H Sibarani menambahkan, panitia telah siap untuk menggelar even olahraga akbar di Kota Medan tersebut. “Segala sesuatunya tentang pagelaran Porkot ini telah rampung dan siap digelar,” ucapnya. Eddy Sibarani mengakui bahwa Porkot 2010 ini mengalami peningkatan dari Porkot 2009 lalu, terutama cabang olahraga dan jumlah peserta. “Porkot tahun ini mengalami peningkatan

terutama dalam cabang olahraga yang dipertandingkan dan peserta,” ungkap Eddy. Tambahnya, selain dimeriahkan berbagai hiburan, pembukaan Porkot 2010 ini juga digelar lucky draw dengan puluhan hadiah. Bahkan, pada penutupan nanti, 3 unit sepada motor dari Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap, Dewan Penasehat KONI Medan H Ijeck dan Ketua DPRD Kota Medan akan diberikan kepada kontingen terbaik. “Pada penutupan nanti, tiga unit sepada motor yang disumbangkan oleh Wali Kota Medan, Ijeck dan Ketua DPRD Kota Medan akan kita berikan kepada kontingen terbaik,” paparnya. Oleh karena itu, Opunk dan pantia Porkot 2010 mengimbau agar masyarakat Kota Medan datang ke Stadion Teladan Medan untuk memeriahkan pembukaan Porkot Medan 2010 ini. (YON)


Sabtu 11 Desember 2010

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung, Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Raja P Simbolon Binsar Simatupang,Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felik Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman MANAGER SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Sumut Memang 'Luar Biasa' SUMATERA Utara memang sepertinya layak menyandang predikat 'luar biasa'. Betapa tidak, sejumlah tokoh nasional sejak doeloe hingga sekarang, sangat banyak berasal dari daerah ini. Tercatat dalam sejarah misalnya nama H Adam Malik (mantan Wapres), AH Nasution (mantan Panglima TNI), Akbar Tanjung (mantan Ketua DPR), Hariman Siregar (tokoh Malari yang dikenal berani di era Orde Baru), dan seabrek nama lainnya seperti Anwar Nasution, Darmin Nasution (Gubernur BI), dan lainnya. Di bidang sastra terdapat nama beken semisal Chairil Anwar, Sanusi Pane, Armin Pane, Amir Hamzah, Sutan Takdir Alisyahbana, Merari Siregar, Mohammad Zain Saidi (Mozasa), Iwan Simatupang, Sitor Situmorang, Sabaruddin Ahmad, dan lainnya. Di bidang olahraga Sumut juga pernah melahirkan manusia tercepat di Asia Tenggara, Mardi Lestari. Lalu ada maestro panahan Donald Pandiangan, petinju legendaris Syamsul Anwar Harahap (juara Asia) yang pernah mengalahkan petinju hebat Thomas Hearns (yang pada puncak kariernya) pernah menjadi juara dunia di lima kelas berbeda. Di sepakbola, Sumut juga tak pernah absen menyumbang pemain nasional sejak doeloe hingga kini. Sekarang misalnya, masyarakat Sumut bangga melihat Markus Haris Maulana (kelahiran Pangkalan Berandan, Langkat), dalam beberapa tahun terakhir ini selalu dipercaya sebagai penjaga gawang utama PSSI. Jauh sebelumnya, Sumut juga melahirkan nama-nama hebat di jagad sepakbola nasional seperti Yuswardi, Nobon, Zulkarnain Lubis, Ricky Yakob, Ponirin Meka, Ansyari Lubis, Patar Tambunan, Mahyadi Panggabean, dan lainnya. Setiap kali kontes musik digelar di televisi, seperti Indonesian Idol, KDI, Indonesia Mencari Bakat (IMB) dan lainnya, peserta dari Sumut juga hampir selalu meraih gelar terhormat. Sebutlah Rini dan Ihsan, yang berurutan menjadi juara pertama Indonesian Idol. Lalu, barusan ini Putri Ayu Silaen menjadi runner up IMB. Begitulah Sumatera Utara, selalu menghasilkan orang-orang hebat. Bahkan ketika KPK gencar memberangus koruptor, pejabat Sumatera Utara pun seolah tak ketinggalan ikut 'berpartisipasi' sebagai tersangka dan selanjutnya dijebloskan ke hotel prodeo. Tentu, yang paling menjadi bahan perbincangan belakangan ini adalah ditahannya Gubernur Syamsul Arifin, mantan Mensos Bachtiar Hamsyah (tokoh yang besar di Sumut), serta mafia pajak yang paling menghebohkan di seantero negeri, Gayus Tambunan plus Jaksa Cirus Sinaga, yang juga menjadi bahan pergunjingan. Sebelumnya, ada juga pengusaha kontroversial asal Sumut, Darius Longguk (DL) Sitorus, yang beberapa waktu lalu divonis penjara enam tahun. Bahkan kemarin, Indonesia juga dihebohkan dengan adanya tuduhan Bupati Simalungun, disebut-sebut mencoba menyuap hakim MK, Rp 1 Miliar. Alaaamak.... Dari berbagai fakta yang dikemukakan di atas, tidak berlebihan jika dikatakan, Sumatera Utara memang 'luar biasa'. Hebat torehan prestasinya di berbagai bidang, serta hebat pula sepak terjang para pejabatnya dalam menguras uang negara. Jadi, tidak berlebihan jika Sumut dianggap akronim dari Semua Urusan Mesti (ada) Uang Tunai). Hmmmmm..... (*)

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

Hentikan Pelanggaran HAM di Sumut Densus 88 Harus Dievaluasi Medan-andalas Ratusan massa mengatasnamakan Aliansi Rakyat Menggugat, Kontras Medan, Gerakan Mahasiswa Medan Bersatu (GMMB) dan sejumlah elemen lainnya, menggelar aksi demo di bundaran Majestik, Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (10/12), Mereka mendesak kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Indonesia dan Sumut khususunya, segera dituntaskan. Aksi itu mereka gelar guna memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-Dunia yang jatuh pada Jumat (10/12) kemarin. "Rakyat Indonesia selama ini tidak mendapatkan perlindungan hukum yang layak. Stop dan adili segala bentuk pelanggaran HAM di Sumut, serta wujudkan hak dasar kehidupan rakyat yang layak," ujar seorang pengunjukrasa dalam orasinya. Kontras menilai, sejauh ini praktik penegakan HAM Indonesia masih belum dikelola secara baik. Masih banyak terdapat diskriminasi dan keberpihakan secara negatif oleh aparat hukum

andalas/rizal jusmi

DEMO HAM-Sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi demo di bundaran Majestik, Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat kemarin. Mereka menuntut penuntasan kasus pelanggaran HAM di Sumut. dan pemerintah, meskipun sudah banyak terdapat legislasi yang menjamin HAM. Dalam aksi itu, sejumlah pengunjukrasa sempat membakar ban bekas di Jalan Gatot Subroto, yang mengakibatkan kemacetan lalulintas di kawasan tersebut. Setelah melakukan orasi dan bakar ban bekas, pengunjukrasa kemudian melanjutkan aksinya ke halaman kantor

DPRD Sumut. Mereka meminta anggota dewan membatu menyelesaikan pelanggaran-pelanggaran HAM yang dilakukan pemerintah kepada rakyat Indonesia. Aspirasi para pengunjukrasa kemudian diterima anggota Komisi A DPRD Sumut H Syamsul Hilal. Aksi Densus 88 Sementara itu, Kepala Pusat Studi Hukum dan HAM (Kapusham) Universitas Negeri

Medan (Unimed), Majda El Muhtaj mengatakan, sepanjang 2010, Densus 88 adalah pelanggar HAM terburuk di Sumut. Pelanggaran HAM ini terjadi saat penggerebekan terhadap sejumlah orang yang diduga sebagai teroris. Di antaranya penggerebekan di Tanjung Balai yang berujung penembakan dan kematian. "Potret masuknya terorisme atau pemberantasan terorisme

950 Pelamar CPNS Pemprovsu Gugur Peserta Diminta Tinjau Lokasi Ujian 14 Desember Medan-andalas Dari total 8.605 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprovsu Tahun 2010, sebanyak 950 peserta dipastikan gugur mengikuti seleksi. Penyebabnya, karena formasi yang dibutuhkan tidak sesuai dengan kualifikasi berkas lamaran yang dikirim pelamar. "Sudah bisa dipastikan sebanyak 950 pelamar CPNS Pemprovsu Tahun 2010, takkan bisa mengikuti ujian, akibat berkas lamaran yang dikirim tidak sesuai dengan kualifikasi yang dituju," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Suherman di kantornya, Jumat (10/ 12). Suherman bersama Kepala Bidang Pengadaan dan Pembinaan BKD Sumut Pandapotan Siregar menjelaskan, dengan 950 pelamar yang dinyatakan batal mengikuti ujian, maka surat ujian yang sudah diterbitkan Pemprovsu untuk seleksi CPNS Tahun 2010 sebanyak 7.655.

Ditambahkan juga, pelamar yang sudah menerima surat ujian, namun tidak bisa mengikuti ujian pada hari yang ditentukan, tidak akan dikenakan sanksi. "Lain halnya kalau sudah dinyatakan lulus seleksi CPNS Pemprov Sumut Tahun 2010, namun tidak melakukan pendaftaran ulang, maka dikenakan sanksi sebesar Rp5 juta," ucapnya. Dirincikan, lokasi ujian CPNS Pemprovsu Tahun 2010, yakni Gedung Diklat Serbaguna Provsu Jalan Serbaguna No 10 Helvetia Medan (kualifikasi S-1 Ilmu Kesehatan Masyarakat, dan D-3 Fisioterapis). Kemudian Yayasan Sinar Husni Jalan Veteran Gang Utama Pasar V Helvetia Medan (kualifikasi S-1 Teknik Lingkungan dan D-3 Keperawatan), dan Yayasan Tri Karya Medan Jalan Gaperta Ujung No 58 Medan (kualifikasi S-2 Hukum, S-1 Teknik Sipil, S-1 Teknik Pertambangan, D-4 Ahli Transportasi Darat, dan D-3 Akuntansi). Berikutnya Yayasan Pendidikan

Indonesia Membangun (YAPIM) Jalan Air Bersih No 59 Medan (kualifikasi S-1 Akuntansi), Universitas Medan Area (UMA) Kampus I Jalan Kolam No 1 Medan Estate (kualifikasi dokter, S-1 PLB/B, S-1 PLB/C, S-1 Teknik Geologi, S-1 Perencanaan Wilayah dan Kota, D-3 Teknik Komputer, D-3 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, D-3 Gizi (Nutrisionis), dan D-3 Farmasi), serta Universitas Medan Area (UMA) Kampus II Jalan Sei Rahayu No 70-A Medan (kualifikasi Dokter hewan, S1 Kehutanan, S-1 Pertanian, S-2 Peternakan, S-1 Perikanan, S-1 Sastra Jepang, D-3 Bahasa Jepang, D-3 Bahasa Mandarin, dan D-3 Gizi. Suherman meminta seluruh peserta ujian CPNS Pemprovsu Tahun 2010 sudah melihat lokasi ujian pada Selasa, 14 Desember 2010, mulai pukul 16.00-18.00. "Sedangkan ujian digelar tanggal 15 Desember 2010, serentak di seluruh wilayah mulai pukul 09.00 sampai selesai. Peserta diminta membawa pensil 2B, papan ujian, rautan, dan keperluan ujian lainnya, dan nomor ujian asli," katanya. (WAN)

Pohon Sawit Tumbang Hebohkan Warga Helvetia Medan-andalas Sebatang pohon kelapa sawit milik PTPN II yang tumbang ke badan Jalan Helvetia Raya dan menimpa kabel PLN pada Jumat (10/12) malam di kawasan Pasar 8 Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Deli Serdang, membuah heboh warga setempat. Tumbangnya pohon kelapa sawit yang telah berusia tua tersebut diduga akibat hantaman angin kencang disertai hujan yang mengguyur kawasan itu. Dari pantauan dan informasi yang didapat andalas di lokasi kejadian, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu. Namun aliran listrik di sebagian kawasan di sana padam. Peristiwa ini mengundang perhatian ratusan warga dan pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian sehingga membuat arus lalu lintas di

ruas Jalan Veteran Raya mengalami kemacetan. Hingga pukul 23.30 WIB, belum terlihat petugas PLN turun ke lokasi kejadian. Padahal menurut warga, pihak PLN sudah dihubungi lewat telepon. "Tapi belum juga datang, memang PLN lamban kali!" gerutu seorang warga. Warga setempat mengaku takut untuk mengevakuasi pohon kelapa sawit yang menimpa kabel listrik PLN tersebut. Pasalnya kabel listrik PLN yang tertimpa pohon itu diduga masih mengalirkan arus listrik bertegangan tinggi. Untuk mengamankan lokasi, warga membuat perintang di badan jalan dan memberi aba-aba peringatan agar warga dan pengguna jalan tidak mendekati pohon sawit yang tumbang tersebut karena diduga masih

mengalirkan arus listrik. Namun sial bagi seorang pengendara sepeda motor bernama Sapri. Remaja berusia 18 tahun itu mengalami kecelakaan karena tak melihat ada perintang jalan yang dipasang warga di sekitar lokasi kejadian. Sepeda motornya tersangkut di antara kabel PLN dan palang sehingga warga takut mengevakuasinya. Beruntung Sapri tidak mengalami luka akibat kecelakaan tersebut. Hingga berita ini dikirim ke redaksi, pohon kelapa sawit yang tumbang dan menimpa kabel tersebut belum juga dievakuasi sehingga terus mengundang warga ramai menyaksikan ke lokasi kejadian. Sementara di lokasi kejadian hanya terlihat sebuah mobil patroli polisi. (IKA)

yang mencuat di Sumut menjadi isu nasional. Tindakan Densus 88 dalam penggerebekan itu menggambarkan satu tindakan yang arogan, mencederai rasa keamanan masyarakat, serta merusak sendi-sendi negara hukum di Indonesia," kata Majda kepada Starberita (grupnya andalas) di Gedung Pusham Unimed, Kampus Unimed, Jalan Pancing, Jumat (10/12). Apalagi, sambung Majda, dalam penggerebekan dan penangkapan yang dilakukan terhadap masyarakat terduga teroris, tanpa surat resmi. Kemudian prosesnya juga dilakukan dengan sangat tidak terbuka, dan tindakan melakukan penembakan di lapangan dengan alasan-alasan sepihak. Dirinya menjelaskan, bahwa Densus 88 merupakan bagian dari kepolsian yang seharusnya tunduk pada peraturan Kapolri nomor 8 tahun 2009 tentang implementasi standar HAM dalam kerja kepolisian di Indonesia. "Karenanya, masyarakat Sumut harus mendesak agar Densus 88 harus dievaluasi. Untuk menggambarkan bahwa polisi dan HAM adalah satukesatuan, maka Densus 88 sebagai bagian dari kepolisian, harus tunduk pada peraturan Kapolri nomor 8 tahun 2009 tentang implementasi standar hak asasi manusia dalam kerjakerja kepolsian di Negara Republik Indonesia," tandasnya. (ZAL/SATARBERITA)

Wagubsu: Laporan Rudolf Koreksi bagi Pemprovsu Medan-andalas Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Gatot Pujonugroho mengatakan, pernyataan Anggota DPD RI, Rudolf M Pardede, yang menyebut lima daerah di Sumut terindikasi merugikan negara sekitar Rp47 triliun, merupakan sebuah koreksi dan introspeksi bagi Pemprovsu dan Pemkab/Pemko di Sumut. "Tentunya informasi yang kita dapat dari temuan yang dirangkum Panitia Akuntabilitas Publik (PAP) DPD RI berdasarkan pemeriksaan BPK Tahun 2009 dan Semester I Tahun 2010 atas Laporan Pemeriksaan Keuangan Daerah (LKPD) TA 2008 dan 2009 bahwa lima daerah di Sumut terindikasi merugikan negara sekitar Rp47 triliun merupakan koreksi dan introspeksi bagi Pemprovsu dalam penyelenggaraan pemerintah ke depan," ujar Wagubsu menjawab wartawan di sela-sela acara temu pisah dengan RE Nainggolan, mantan Sekdaprovsu yang memasuki purnabakti di Aula Martabe, Kamis malam (9/12). Ditegaskan Wagubsu, Pemprovsu beserta jajarannhya tetap berkomitmen dari waktu ke waktu bahwa yang namanya korupsi tidak hanya musuh bagi Sumut tapi juga musuh bangsa dan semua pihak . "Artinya, kami (Gubsu dan Wagubsu-red) bersama jajarannya akan tetap terus mengevaluasi dan memantaunya sehingga dari waktu ke waktu tidak ada lagi penyimpangan dalam penggunaan APBD," tegas Wagubsu. Wagubsu meminta Inspektorat Provsu selaku audit internal agar tetap terus menerus memperbaiki laporan setiap SKPD dalam penggunaan anggaran. Medan Paling Lambat Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemko) Medan merupakan daerah yang paling lambat dalam menindaklanjuti rekomendasi atas temuantemuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Karena itu, Panitia Akuntabilitas Publik (PAP) DPD RI mendesak agar segera dilakukan tindaklanjut, mengingat potensi kerugian negara atau daerah yang ditimbulkan cukup besar. Dari data yang dirangkum PAP DPD RI, setidaknya ada 14 poin pokok-pokok temuan ketidakpatuhan dalam pengelolaan APBD di tahun 2008. Sedangkan berdasarkan rekapitulasi pemantauan hasil sementara tindaklanjut hasil pemeriksaan BPK semester I tahun 2010, tercatat Rp30,33 miliar yang sama sekali belum ditindaklanjuti pemerintahan ibukota Propinsi Sumut ini. Sedangkan yang ditindaklanjuti tapi belum sesuai rekomendasi BPK RI terdapat potensi kerugian negara senilai Rp29,64 miliar. "Dari dua hari pertemuan yang kami lakukan di Kantor Gubernur ini dengan menghadirkan empat pemda dan pempropsu, ternyata Medan yang paling pasif dalam menindaklanjuti rekomendasi atas temuan BPK itu. Meski sebagiannya sudah ditindaklanjuti, kami mengingatkan masih banyak yang belum ditindaklanjuti dan sudah berlarut-larut," kata Ketua PAP DPD RI Farukh Muhammad, seusai pertemuan dengan Pemko Medan, di Kantor Gubernur, Kamis (9/12). Dikatakannya, setelah pertemuan tersebut, PAP DPD RI akan terus memantau tindaklanjut dari temuan-temuan BPK tersebut. Jika tidak ada tindaklanjut, katanya, pihaknya tidak segan-segan akan mendorong permasalahan ini ditangani oleh pihak penegak hukum. "Total yang sudah kita dapatkan penjelasannya ada 120 temuan dari lima pemda di Sumut, yakni Pempropsu, Medan, Langkat, Deli Serdang dan Pematangsiantar. Selanjutnya, akan kami analisis sembari menunggu tindaklanjutnya," ungkap Farukh. (WAN)


MEDAN KITA

Sabtu 11 Desember 2010

KILAS

harian andalas | Hal.

3

Terungkap dalam Reses DPRD Kota Medan Dapil V

DPRD akan Panggil PT ARD

JPKMS tidak Pernah Disosialisasikan

Medan-andalas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan akan memanggil pemborong proyek pengerjaan pembangunan gedung kelas III tahap kedua Rumah Sakit Umum dr Pirngadi Medan (RSUPM). "Kita akan panggil PT Alpha Rho Delta (ARD) dan meminta laporan pengerjaan proyek pembangunan gedung kelas III tahap kedua ini," tegas anggota Komisi D DPRD Medan, CP Nainggolan, usai reses dengan pihak RSUPM, kepada wartawan, Kamis (9/ 12). Dikatakan CP Nainggolan, DPRD merasa kecewa melihat lambannya pengerjaan proyek pembangunan gedung kelas III RSPM yang dimaksudkan untuk rawat inap pasien miskin itu. Karenanya, dewan mendesak pemerintah kota agar membuat kebijakan tepat untuk penyelesaian pembangunan gedung tersebut. Sementara itu, Wakil Direktur (Wadir) Umum dan keuangan RSUPM, M Yasin Sidabutar, mengatakan ada 1.500 ruangan yang dibangun untuk pasien kelas III dan ruang poli yang berada di lantai bawah. "Pengerjaan bangunan ini harus rampung tanggal 20 Desember 2010," ujarnya. Ditambahkannya, kemungkinan pada akhir masa kerja kondisi bangunan baru siap 90 % dan pihak pemborong mengajukan addendum agar diberikan waktu sampai akhir Desember. "Hal ini terserah Pemko Medan bagaimana adendum itu nantinya," katanya. Sebelumnya, pengawas PT Alpha Rho Delta, Limantoba saat ditemui di lokasi pembangunan menyebutkan, pengerjaan pembangunan proyek gedung kelas III tahap kedua di RSUD dr Pirngadi Medan berbiaya Rp9,6 miliar itu, sudah selesai 80% dan dipastikan selesai sesuai tender yakni akhir Desember 2010. Pihaknya telah mempekerjakan 200 orang tukang bangunan dan dikerjakan 25 jam, malah lantai-lantai sudah ada yang dikeramik, pasti akan siap tepat waktu dan dijamin sesuai bestek. "Semua pekerja telah dijamin oleh asuransi Jamsostek," tandasnya.

Medan-andalas Warga di kawasan Medan Utara menuding Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes), tidak pernah menyosialisasikan program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Medan Sehat (JPKMS) di kawasan tersebut. Akibatnya, banyak warga di kawasan Medan Utara tidak masuk dalam kuota program JPKMS.

Hal tersebut diungkapkan sejumlah warga saat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan daerah pemilihan (Dapil) V menggelar reses, di aula Kecamatan Medan Marelan, Jalan

Rachmad Buddin, Medan Marelan, Jumat (10/12). "Dinkes Medan tidak pernah melakukan sosialisasi. Khusus di Kecamatan Medan Marelan saja, seperti Kelurahan Terjun, Paya Pasir dan

Labuhan Deli, banyak warga tidak tertampung dalam program JPKMS. Padahal, warga di kawasan ini sangat miskin dan rawan penyakit," ungkap Zulmi (38) warga Medan Marelan. Warga menilai, apa yang dikatakan Dinas Kesehatan soal adanya sosialisasi di Medan Utara khususnya di Kecamatan Medan Marelan adalah bohong, dimana warga hingga saat ini masih banyak yang belum tertampung. Zulmi menilai, jika sosialisasi ini benar-benar dijalankan, seharusnya warga yang berada di kawasan endemik De-

mam Berdarah Dengue (DBD) menjadi perhatian pemko, seperti di kelurahan Terjun, Labuhan Deli dan Paya Pasir. "Ini buktinya kalau sosialisasi program JPKMS itu sama sekali tidak ada, karena banyak warga di kawasan endemik DBD tidak masuk dalam kuota program tersebut," ungkapnya di hadapan anggota DPRD Medan Dapi' V, di antaranya Muslim Ma'sum Yusuf Lc (PKS), HM Yusuf (PPP), Khairuddin Salim (Partai Demokrat), Ahie (Partai Demokrat), Landen Marbun (PDS), Porman Naibaho (PDI-P), Dianto MS (Partai Demokrat) dan Syamsul Bahri (Partai

andalas/rizal jusmi

(YN)

DEMO ANAK – Seorang anak turun ke jalan dalam aksi demo memperingati Hak Asasi Manusia (HAM) ke-65, di bundaran Majestik Medan, Jumat (10/12). Si bocah mengusung tuntutan agar bangsa ini kembali UUD 1946 yang anti penggusuran dan penindasan.

andalas/yunan

PERTEMUAN-Sekretaris Pelaksana Harian KPA Provinsi Sumut Ahmad Ramadhan (pakai peci) saat menggelar pertemuan dengan ODHA, Jumat (10/12) di Medan.

ODHA Berharap Peroleh Jaminan Kesehatan Medan-andalas Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) berharap memperoleh jaminan pelayanan kesehatan seperti Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) atau Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Medan Sehat (JPKMS). Keinginan itu terungkap dalam pertemuan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dengan ODHA, di Medan, Jumat (10/12). Pertemuan dipimpin Sekretaris Pelaksana KPA Sumut, Ahmad Ramadhan. Hadir dari Dinas Sosial Deli Serdang, Dinas Kesejahteraan dan Sosial Sumut, Dinas Sosial Medan dan Dinas Kesehatan Sumut, serta 5 ODHA dari Medan dan 5 dari Deli Serdang. Ramadhan mengatakan, ODHA mengeluh karena belum terakses dalam layanan Jamkesmas, Jamkesda atau JPKMS. "Jadi, intinya mereka berharap pemerintah memasukkan ODHA pada program layanan kesehatan itu," ujar Ramadhan kepada wartawan usai perrtemuan. Pada pertemuan yang diikuti para ODHA dari Kota Medan dan Deli Serdang itu terungkap, bahwa untuk mendapatkan obat ARV di Rumah Sakit di Deli Serdang, ODHA harus membawa KTP, surat dari lurah/kades dan lainnya yang berlaku selama satu bulan. "Masing-masing kabupaten/kota punya kebijakan berbeda. Ini akan ditindaklanjuti Dinas Kesehatan Sumut," pungkasnya. (YN)

Demokrat), T Bahrumsyah (PAN). Sementara iu, Kepala Seksi Penanggulangan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Medan , dr Pocut Fatimah Fitrie yang hadir dalam pertemuan itu, membantah tudingan warga tersebut. Ia mengatakan, Dinas Kesehatan sudah melakukan sosialisasi program JPKMS di kawasan Medan Utara. "Sudah kami sosialisasikan, dan angkanya sudah kami dapatkan dan dalam proses," ungkapnya. Ditambahkan Pocut, bagi warga yang tidak tertampung dalam kuota JPKMS nantinya akan dimasukkan dalam program Jamkesmas dari pemerintah pusat, atau bisa didaftarkan untuk kuota tahun depan. Sedangkan Anggota DPRD Medan T Bahrumsyah mengusulkan, warga miskin yang membutuhkan perobatan namun tidak tertampung dalam program JPKMS dan Jamkesmas, untuk sementara bisa meminta rekomendasi kepada DPRD Medan untuk mendapatkan perawatan. "Bagi warga miskin yang menderita sakit yang tidak tertampung, silahkan datang ke DPRD Medan dan kami akan memberika rekomendasi untuk perawatan," ungkap Bahrumsyah. Bahrumsyah juga mengatakan, warga yang tidak tertampung dalam JPKMS agar menyampaikan hal tersebut kepada DPRD Medan untuk dilakukan penyisipan, sekaligus dalam proses tindaklanjut, sebab kuota yang diperuntukan bagi Medan Utara dalam program JPKMS ini, untuk Medan Deli 4.235 warga, Medan Marelan 7.309 warga, Medan Belawan 11.360 warga, dan Medan Labuhan 5.544 warga miskin. (DP)

Fraksi PDIP Tolak Rumah Kost Dijadikan Objek Pajak Medan-andalas Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan meminta agar rumah kost tidak dijadikan objek pajak. Sebab, bila rumah kost dijadikan sebagai objek pajak, maka dikhawatirkan pemilik rumah kost akan menaikkan sewa rumah kost sehingga mengakibatkan naiknya biaya hidup para pelajar dan mahasiswa yang sedang menimba ilmu di Kota Medan. "Karena sepengetahuan kami yang menempati rumah kost adalah siswa/ mahasiswa yang biaya hidupnya ditanggung oleh orang tua yang tinggal di desa. Demikian juga dengan karyawan dan buruh, umumnya masih berpenghasilan sangat minim," kata Drs Roma P Simaremare, juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, pada Rapat Paripurna DPRD Kota Medan tentang pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap enam Ranperda Kota Medan, di anta-

ranya Ranperda Pajak Daerah, Jumat (10/12). Dalam rapat itu, Fraksi PDI Perjuangan mengusulkan Ranperda Pajak Daerah khususnya pada Bab II Pasal 3 ayat 4.g yang menyebutkan objek pajak hotel adalah rumah kost dengan jumlah kamar lebih dari 10 kamar. Seluruh Fraksi di DPRD Medan, yakni Fraksi Demokrat, Golkar, PDI Perjuangan, PKS, PAN, PPP, PDS, dan Fraksi Medan Bersatu menyampaikan pandangan umum pada 6 Ranperda tersebut. Secara umum fraksi-fraksi lebih banyak menyoroti dan mengusulkan agar ditinjau ulang, khususnya Ranperda Pajak Bumi dan Bangunan, Pajak Daerah, Penyertaan Modal Pemerintah Kota Medan untuk Investasi Pada PT Bank Sumut, dan Peyertaan Modal Investasi Pemko Medan pada PT Bank Sumut.

Hanya 50 Persen Masyarakat Manfaatkan Posyandu Medan-andalas Ada 1.046 buah Pos Pelayanan Tepadu (Posyandu) di Kota Medan yang tersebar di 70 persen lingkungan dari sekitar 2000 lingkungan. Tiap posyandu bertugas 5 orang kader dan

kegiatannya dilaksanakan sebulan sekali. "Sayangnya, masyarakat yang datang ke posyandu paling banter 40-50 persen saja. Padahal posyandu itu dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Posyandu milik masyarakat, bukan milik Dinas Kesehatan Kota Medan," ujar Kepala Seksi (Kasi) Penanggulangan dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kota Medan, Irma Suryani, Jumat (10/12) di ruang kerjanya. Menurut Irma, kendala yang dihadapi selama ini dikarenakan masyarakat malas datang ke Posyandu. "Masyarakat tidak perduli dengan keberadaan posyandu. Makanya kasus gizi buruk tidak terlacak semuanya, kalau masyarakat tidak membawa bayinya ke posyandu," kata Irma. Disinggung mengenai anggaran kader posyandu, Irma mengatakan, tiap kader diberikan uang transpor sebesar Rp 15.000 per kader per bulan yang dananya berasal dari APBD. "Prinsipnya kader itu kan pekerja sekarela," ujarnya. (YN)

Terkait Ranperda Penyertaan Modal Pemko Medan untuk Investasi pada PT Bank Sumut, Fraksi PDI Perjuangan mengusulkan agar dibentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas lebih cermat atas usulan Wali Kota Medan untuk menambah modal dalam bentuk investasi ke Bank Sumut pada tahun anggaran 2011 dengan mengundang pakar hukum dan perbankan yang independent guna mendapat penjelasan yang lebih konkrit. Sebelumnya, pandangan umum Fraksi Golkar yang dibacakan Dra Ainul Mardiah juga meminta penjelasan kepada Wali Kota Medan apakah Ranperda tentang Peyertaan Modal Untuk Investasi ke Bank Sumut perlu

dilanjutkan menimbang peyertaan modal dapat diusulkan dalam APBD. "Bahkan usulan Ranperda tentang Peyertaan Modal Investasi ke Bank Sumut Untuk Penguatan Permodalan Usaha Mikro, Kecil, dan Menegah (UMKM) tidak ada bedanya dengan Ranperda Peyertaan Modal Untuk Investasi ke Bank Sumut," kata Ainal Mardiah. Rapat Paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap enam Ranperda Kota Medan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Medan Amiruddin didampingi unsur pimpinan lainnya dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin serta sejumlah kepala SKPD Pemko Medan. (BEN)

Kepala SKPD Dinilai Lecehkan DPRD Medan SIKAP kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemko Medan yang tidak disiplin mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap enam Ranperda Kota Medan, Jumat (10/ 12), dinilai suatu bentuk pelecahan dan tidak menghargai lembaga DPRD Medan. Akibat minimnya kehadiran SKPD Pemko Medan dalam rapat paripurna tersebut, Ketua Fraksi PDS DPRD Medan Landen Marbu, SH menolak membacakan dan menyampaikan pemandangan umum fraksinya terhadapa 6 Ranperda Kota Medan yang diajukan Wali Kota Medan pada 6 Desember 2010 lalu. Pantauan di gedug DPRD Medan, rapat paripurna DPRD Kota Medan yang berlangsung sejak pukul 09.00 Wib memang sempat diskorsing mulai pukul 12.00 WIB hingga 14.30 WIB guna menunaikan salat Jumat dan makan siang. Pada saat itu tiga fraksi, yakni Fraksi PDS, PPP, dan Medan Bersatu belum menyampaikan pemandangan umum terhadap 6 Ranperda tersebut. Namun setelah masa skorsing habis dan Ketua DPRD Kota Medan Amiruddin, yang memimpin rapat paripurna tersebut mempersilakan Fraksi PDS untuk membacakan pemadangan umumnya, lansung ditolak oleh Landen Marbun. Menurut Landen, pihak SKPD

Pemko Medan yang notabene sebagai pelaksana teknis nantinya atas Ranperda tersebut, harunya hadir dan mendengarkan semua masukan dan pandangan yang disampaikan pihak legislatif. "Kepala Dinas Pendapatan harus hadir di sini karena yang kita bahas ini lebih banyak membahas terkait pajak dan retribusi dan nantinya akan menjadi tugas dan tanggungjawabnya kalau sudah disahkan menjadi Perda," kata Landen protes. Hal yang sama juga disampaikan Bangkit Sitepu, anggota Fraksi PPP DPRD Medan. Pihaknya juga menolak untuk membacakan pemandangan umum terhadap 6 Ranperda tersebut. Akibat kondisi tersebut, Ketua DPRD Medan Amiruddin dan melalui kesepakatan bersama rapat paripurna tersebut terpaksa diskorsing sampai para kepada SKPD Pemko Medan hadir. Hampir selama 30 menit ditunggu, sidang paripurna tersebut kembali dilanjutkan setelah sejumlah SKPD Pemko Medan tampak hadir. Namun dengan catatat, kepala SKPD yang tidak hadir diminta agar diberikan teguran keras. Menanggapi hal tersebut, Sekda Pemko Medan Fitriyus saat dikonfirmasi mengatakan, ketidakhadiran para SKPD tersebut merupakan hal yang wajar mengingat kesibukan yang terjadi saat ini di Pemerintahan Kota Medan. (BEN)


HUKUM & KRIMINAL

Sabtu 11 Desember 2010

harian andalas | Hal.

4

Hindari Mobil Dinas Pemkab Sergai

KILAS

Truk Ampas Ubi Terperosok ke Parit

andalas/selamat riadi kasidi

DIPERIKSA- Tersangka Darma Purba (33) warga Jalan Badak Lingkungan I, Kelurahan Bandar Utama, Kecamatan Tebing Tinggi Kota saat diperiksa di Mapolres Tebing Tinggi.

Bandar dan Jurtul Togel Diringkus Tebing Tinggi-andalas Petugas Reskrim Unit Judi/Susila Polres Tebing Tinggi berhasil mengungkap praktik perjudian toto gelap (togel) di wilayah hukumnya, Kamis (9/12) lalu. Dalam pngungkapan tersebut, seorang pemuda yang ditengarai sebagai bandar dan dua juru tulis (jurtul) togel ditangkap. Dari tersangka, petugas Reskrim Polres Tebing Tinggi berhasil menyita sejumlah uang diduga hasil permainan judi, satu unit handphone dan satu lembar rekapan nomor angka tebakan berikut satu buah pulpen. Kapolres Tebing Tinggi ketika dikonfirmasi andalas melalui Wakapolres, Kompol Safwan Khayat membenarkan penangkapan tersebut. “Para tersangka yang hingga saat ini masih dalam proses pemeriksaan masing-masing, Ridwan Lubis (32) warga Jalan Pulau Buru Lingkungan V, Kelurahan Tualang, Kecamatan Padang Hulu. Dia kita duga bandarnya,” sebut mantan Kasat Lantas Poltabes MS itu. Menyusul Dedi Damanik (29) warga Jalan Prof Dr Hamka, Kelurahan Durian, Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi dan Darma Purba (33) warga Jalan Badak, Lingkungan I, Kelurahan Bandar Utama, Kecamatan Tebing Tinggi Kota. (MET)

Curanmor di Perumahan Berlias Sari Delitua-andalas Pencuri sepeda motor (curanmor) beraksi di Komplek Perumahan Berlian Sari Delitua, Selasa (7/12). Dalam aksinya pelaku menggasak satu unit sepeda motor Yamaha Mio BK 6010 XN milik Deni Sinaga (31) warga Binjai Utara. Keterangan diperoleh menyebukan, sebelumnya korban datang dari Binjai ke Delitua dengan maksud menjenguk keluarganya yang ada di Perumahan Berlian Sari. Setibanya di rumah kerabatnya, tanpa sepengetahuan Deni, sepeda motornya yang di parkir di depan rumah sohibnya itu, digasak pelaku. Mengetahui sepeda motornya diambil orang, Deni bersama keluarga mencoba melakukan pengejaran namun tak berhasil. Keesokan harinya, Rabu (8/12) membuat laporan ke Polsekta Delitua. Kapolsek Delitua, Kompol Drs SP Sinulingga ketika dikonfirmasi membenarkan laporan Deni Sinaga. (STP)

Tabrak Truk Fuso, Pedagang Pisang Asal Karo Tewas

Sei Rampah-andalas Satu unit truk Colt Diesel BK 8146 TL bermuatan ampas ubi terperosok ke parit setelah menghindari mobil Dinas Pemkab Sergai di Jalinsum Perbaungan- Tebing Tinggi, persisnya di depan kantor Bupati Sergai, kemarin. Dalam peristiwa tersebut baik Sopir, Erlan Sinaga (55), dan kenek truk, Anto (32) serta seorang penumpang, ketiganya warga Perdagangan, Simalungun itu selamat dari maut. Informasi dihimpun dari lokasi kejadian, peristiwa itu terjadi sekira pukul 11.30 WIB 01.50 WIB. Saat itu, truk yang dikemudikan Erlan melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Perbaungan. Sesampai di depan kantor bupati, tiba-tiba muncul mobil dinas milik Pemkab Sergai hendak menuju arah Tebing Tinggi. Saat keluar, truk muatan yang berada di lajur kiri, spontan banting setir dan kemudian mengambil lajur kanan untuk mengelakkan tabrakan. Namun karena terlalu ke kanan, truk sarat muatan berpenumpang 3 orang itu langsung masuk parit berkedalaman sekitar 1 meter. Akibatnya, bodi kepala truk mengalami kerusakan. Selain itu, beton parit leaning ambruk setelah ditabarak roda depan truk. Menurut Sopir truk, peristiwa itu terjadi, karena mobil dinas milik Pemkab Sergai muncul tiba-tiba dari dalam komplek kantor bupati. “Mobil dinas itu muncul tiba-tiba bang, padahal ada salah seorang SatPol PP yang membantunya menyebrangkannnya,” ucapnya. (RYAD)

TERPEROSOK - Kondisi truk setelah terperosok ke parit.

Penggerebekan Dua Lokasi Judi Samkwan di Sunggal Bocor  Tim Gabungan Polri/TNI tak Temukan Para Penjudi Medan-andalas Petugas gabungan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Sunggal dan petugas Pomdam dan Den Intel Kodan I/BB yang menggerebek dua markas judi samkwan beromzet ratusan juta rupiah di Kecamatan Medan Sunggal, Jum’at (10/12) tak menemukan satu orang pun penjudi karena diduga penggerebekan itu sudah bocor. Informasi diperoleh, penggerebekan lokasi perjudian pertama dilakukan di daerah Tunggul Hitam Terminal Pinang Baris. Di lokasi itu, polisi tidak menemukan aktifitas perjudian. Tampak meja (lapak) yang

dipergunakan untuk memutar dadu terlihat kosong. Lapaklapak yang berada di bawa atap rumbiah itu kemudian di bawa ke Mapolsek. Lokasi perjudian yang mulai beroperasi siang hingga tengah

malam tersebut selanjutnya dipasang garis polisi (Police Line). Dari lokasi ini polisi tidak berhasil menangkap bandar maupun mengamankan para pemain. Kedatangan puluhan petugas di daerah ini diduga bocor sebab pada saat penggerebekan itu tidak ada ditemukan aktifitas perjudian. Setelah menyisir lokasi perjudian itu, petugas kemudian pindah kelokasi lain di Jalan TB Simatupang di salah satu tanah

Ditpolair Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas Asal Singapura  Satu Unit Kapal Kayu Bermuatan 1000 Bal Monza Disita Belawan-andalas Petugas Direktorat Kepolisian Perairan Daerah Sumatera Utara (Ditpolairdasu) berhasil menggagalkan aksi penyelundupan ribuan bal pakaian bekas (monza) di Perairan Belawan, Jumat (10/12). Dalam pengungkapan tersebut selain menyita satu unit kapal kayu bermuatan 1000 bal pakaian bekas, petugas Ditpolairdasu juga menangkap Kapten dan Anak Buah Kapal (ABK). Keterangan diperoleh andalas di Belawan menyebutkan, sebelumnya kapal yang membawa ribuan bal pakaian bekas asal Singapura itu tersebut hendak menuju Tanjung Balai.

Ketika melintas di Perairan Belawan, petugas Ditpolairdasu yang sedang melakukan patroli langsung melakukan penangkapan kapal yang dicuragai membawa barang illegal itu.’ Setelah ditangkap, polisi lalu melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, baik Kapten Kapan dan ABK tidak dapat menunjukan dokumen apapun tentang muatan kapal tersebut. Karena tidak dilengkapi dengan dokumen, petugas Ditpolairdasu langsung menggiring kapal kayu yang bermuatan kain bekas itu ke Dermaga Mako Ditpolairdasu Jalan Pahlawan Belawan. (DP)

Warung Tuak Jadi Sarang Preman andalas/lamhot situmorang

Jenazah Jumpa Malem Sinuhaji terbujur di RSUD ruang IGD Kabanjahe. Tanah Karo-andalas Jumpa Malem Sinuhaji (30) pedagang pisang asal Karo warga Desa Sumbeikan Elok Lau Pengulu tewas setelah mobil L300 Pick Up BK 8727 SG bermuatan pisang yang dikemudikannya menabrak truk Fuso di Persimpangan Lau Simomo, Tanah Karo, Jumat (10/12) sekira pukul 04.30 WIB. Menurut kernet korban, Aristo Pinem (33) sebelum kejadian sekira pukul 20:30 Wib, mereka berangkat dari Desa Sumbeikan dengan tujuan Kota Medan untuk menjual pisang. Dalam perjalanan, mobil yang dikemudikan korban menabrak ekor mobil yang berada di depan. Setelah kejadian, Aristo melihat mobil sudah dalam keadaan ringsek. Sedangkan posisi korban saat itu terjepit. Aristo sontak berteriak minta tolong dan beberapa menit kemudian sebuah mobil melintas di lokasi kejadian. Oleh mereka secara bersama-sama mengeluarkan korban. Setelah berhasil diengevakuasi, korban langsung di larikan ke RSUD Kabanjahe. Dr Kasta Br Ginting selaku dokter jaga mengatakan, korban tewas akibat dada kirinya remuk, luka lecet pada dahi, luka lecet pada mata kiri serta luka robek pada bagian belakang sedangkan kernetnya hanya mengalami luka lecet pada tangan kanan. Sementara itu, Kanit Laka Polrse Karo, Ipda K Manulang saat di hubunggi wartawan, membenarkan kejadian tersebut. Untuk pengusutan, pihaknya kini tengah melakukan pemeriksaan saksi. (LAMS)

Medan-andalas Warga Desa Pujimulio Kecamatan Sunggal Deli Serdang resah dengan keberadaan salah satu warung tuak yang berlokasi di Jalan Binjai Desa Pujimulio Blok I, Kecamatan Sunggal Deli Serdang. Pasalnya, warung tuak milik Hendra tersebut kerap kumpul lelaki yang berpesta minuman keras jenis tuak dan bahkan pemiliknya sendiri kerap membuat keributan terhadap warga sekitar apabila sehabis

mengkonsumsi minuman keras tersebut. Beberapa pengendara beca mesin yang sering mangkal di lokasi tersebut yang identitasnya tidak ingin diketahui menjelaskan, bahwa selama ini mereka sangat resah karena pemilik warung tersebut sering membuat onar dan bahkan sering mencaci maki para pengendara beca mesin yang sehari-hari mencari penumpang bila Hendra sudah dalam keadaan mabuk minuman. (HER)

kosong yang dijadikan kafe "Maruto" dekat Jembatan sungai Sunggal. Dilokasi ini polisi juga tidak menemukan aktifitas perjudian beromzet ratusan juta perhari itu. Sebelum petugas tiba di lokasi diduga ada permainan judi Samkwan di daerah tersebut. Puluhan tiket parkir masuk berserakan di tanah serta banyaknya puntungan rokok dan botol minuman. Selanjutnya polisi membongkar lapak dan

tenda yang dipergunakan untuk memutar perjudian tersebut. Lapak-lapak itu selanjutnya di boyong ke komando. Kapolsek Sunggal AKP Sonny M Nugroho Tampubolon SiK kepada wartawan mengatakan, kendati pihaknya gagal menemukan para pelaku perjudian itu mengatakan, pihaknya tidak akan pernah jera dan tetap komit dalam hal memberantas praktik perjudian. "Untuk saat ini kita tidak ada menangkap ataupun mengamankan bandar dan pemain. Namun paling tidak kami sudah menindaklanjuti keluhan warga sekitar yang resah. (HER)

Polisi Bentuk Tim Khusus Berantas Perjudian Medan-andalas Pihak Satuan Reskrim Kepolisian Resort Kota (Polresta) Medan saat ini memfokuskan upaya pemberantasan praktik perjudian di wilayah hukumnya. Apapun nama dan bentuk perjudian saat ini menjadi target operasi jajarannya. Tak tanggung-tanggung untuk “membumi hanguskan” perjudian yang masuk dalam kategori penyakit masyarakat (pekat) itu, seluruh Unit yang ada di Satreskrim Polresta Medan bahu-membahu dengan sasaran utama judi. “Judi memang salah satu target kami. Kami sadari bahwa dalam hal memberantas perjudian, kami banyak menemukan kendala. Salah satunya adanya keterkaitan oknumoknum aparat. Tapi kami akan terus berupaya. Tim sudah dibentuk dan sudah bekerja,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan, Kompol Fadilah Zulkarnaen SiK kepada wartawan di

ruang kerjanya, Jum’at (10/12). Fadilah juga menuturkan, selama dirinya menjabat Kasatreskrim Polresta Medan sudah ribuan kasus judi yang sudah terungkap dan sebagian berkasnya sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan. Upaya pemberantasan terus dilakukan dengan melakukan penggerebekan lokasilokasi yang dicurigai dijadikan tempat perjudiannya diantaranya judi togel “GASS” di kawasan Tanjung Gusta Medan. Namun sayang di lokasi itu polisi tidak menemukan kegiatan illegal tersebut. Namun penggerebekan judi Samkwan di kawasan Sunggal persisnya di belakang Makro, pihaknya mengamankan 3 pasang pemain. "Saya akan semaksimal mungkin memberantas judi di Medan. Walaupun terkendala di lapangan saat melakukan penangkapan ataupun penggerekan lokasi judi dengan oknum-oknum tertentu, saya akan berusaha membersihkan judi," tegasnya. (HER)

Perampok di Komplek Permata Hijau Terekam CCTV  Kasatreskrim: Ada Kesamaan Pelaku dengan Perampokan di Jl. Saizah KEPOLISIAN Resort Kota (Polresta) Medan memastikan pelaku perampokan di rumah pengusaha sembako, A Leng alias Edi Halim (37) di Komplek Permata Hijau Blok A-6, Jalan Putri Hijau, Minggu (5/ 12) lalu sama dengan pelaku perampokan di kawasan Jalan Saizah dan di Belakang Hotel Polonia Medan beberapa waktu lalu.

H

al tersebut dapat dibuktikan dengan hasil rekaman CCTV di rumah korban. “Ada kesamaan wajah pelaku. Sementara dapat kami simpulkan bahwa pelakunya sama dengan peristiwa perampokan yang di Jalan Saizah dan di belakang Polonia Hotel beberapa bulan lalu,” kata Kasatreskrim Polresta Medan, Kompol Fadillah Zulkarnaen kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (10/12). Fadillah juga menjelaskan pihaknya saat ini tengah memburu orang-orang yang terekam dalam CCTV itu. “Tim sudah bekerja melakukan pencarian. Mudah

mudahan dapat segera terungkap,’ tambah Fadillah. Sementara itu, sebelumnya pihak Polsek Medan Barat yang juga melakukan pengusutan kasus tersebut sudah melakukan pemeriksaan CCTV milik tetangga korban untuk mengetahui kejadian dan ciriciri pelaku perampokan apakah menggunakan senjata api betulan atau mainan. “Dari rekaman CCTV itu yang masuk ke dalam rumah 4 orang menggunakan topi dan satu lagi berada di luar menunggu di mobil,” jelas Kapolsekta Medan Barat AKP Arke F Ambat usai rapat koordinasi Polresta Medan dengan unsur Muspida

Medan menjelang Natal dan Tahun Baru di Polresta Medan, Senin (6/12) lalu. Dijelaskan, dari 4 pelaku yang masuk kedalam rumah, hanya seorang pelaku yang memakai senpi. Mereka tidak ada pakai sebo (tutup kepala). Tapi pihaknya belum bisa memastikan apakah senpi itu mainan atau betulan. Sudah 10 saksi diperiksa terkait perampokan di rumah pengusaha sembako itu. Hasil pemeriksaan polisi terhadap petugas Satpam, mereka tidak mencatat dengan alasan catatan buku untuk mencatat tamu yang masuk habis. “Ada juga yang beralasan tidak dikasih

pulpen,” jelasnya. Ambat juga menjelaskan hasil pemeriksaan sementara belum ditemukan adanya indikasi kerjasama antara petugas Satpam dengan pelaku. Ambat menjelaskan, kerugian mencapai Rp 500 juta berupa uang dan perhiasan emas. Modus pelaku, lanjutnya, sama seperti kasus perampokan di Jalan Saijah, kawasan hukum Polsekta Medan Kota. Pelaku waktu itu menodong pembantu rumah tangga yang waktu itu sedang membuang sampah dan menggiringnya masuk kedalam rumah korban. Setelah itu menyekap pemilik rumah dan mengambil harta benda korban. (HER)


Sabtu

EKONOMI-BISNIS

11 Desember 2010

harian andalas | Hal.

5

Jamsostek Bantu Pembangunan Rumah TKBM Belawan-andalas Wajah-wajah Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Belawan kelihatan ceria. Setiap yang keluar dari ruang Terminal Domestik kantor Administrator Pelabuhan (Adpel) Belawan semua tersenyum. Pantauan andalas, ternyata sebanyak 286 kepala keluarga (KK) mendapat bantuan pembangunan rumah dan uang sebesar Rp 20.000, Kamis (9/12). Dalam hal ini TKBM Pelabuhan Belawan pantas berterimakasih kepada pengurus Koperasi Upaya Karya TKBM Pelabuhan Belawan, karena berhasil mewujudkan pembangunan rumah hunian yang berlokasi di Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan dan Desa Pematang Johar Deli Serdang. Kenyataannya tercermin atas pelaksanaan pencabutan nomor rumah oleh para TKBM yang akan dimiliki masing-masing sebanyak 286 unit di Aula Kantor Administrator Pelabuhan (Adpel) Belawan. Dalam pelaksanaan pencabutan nomor undian rumah itu tidak ada yang melakukan protes, baik lokasi dan kualitas rumah karena semua bangunan sama saja. Ketika dikonfirmasi, Ketua Primkop Upaya Karya Pelabuhan Belawan Tombang Hutabarat didampingi Sekretaris Sabam Manalu, di Belawan mengatakan, pencabutan nomor rumah saat ini sudah tahap VI sebanyak 286 unit dan modal dasar untuk membangun rumah tersebut RP 10 juta bersumber dari Jamsostek. Sebelumnya, mulai Nopember 2006 yang lalu sudah ada pencabutan nomor rumah tahap I sebanyak 286 unit rumah, maka jumlah keseluruhan rumah yang sudah siap huni sebanyak 1144 unit rumah. Untuk penambahan selanjutnya, akan dibangun keseluruhan 3000 unit rumah sebagai realisasi permintaan TKBM yang harus siap sesuai target tahun 2011 karena sudah ditargetkan sebelumnya oleh pengembang. Jadi untuk tahap I, II, III, IV, V pengembang harus merealisasikan sebanyak 1144 unit rumah dan tahap VI masih persil atau belum ada rumah seperti dalam program yang sudah disahkan oleh pengurus koperasi Upaya Karya. Dikatakan Tombang, harga satu unit rumah sebesar Rp 54 juta sudah termasuk biaya administrasi dan biaya yang berkaitan dengan pengurusan rumah tersebut. (DP)

Ekspor Sumut ke Tiongkok Tumbuh 49,95 Persen Medan-andalas Nilai ekspor Sumatera Utara ke Tiongkok hingga Oktober 2010 tumbuh 49,95 persen dari 2009 atau mencapai 628,090 juta dolar AS. "Kondisi itu menempatkan Tiongkok sebagai negara ketiga terbesar dalam menyumbang devisa bagi Sumut setelah India dan Jepang," kata Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut Laksamana Adiyaksa di Medan, Jumat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, kata dia, menunjukkan bahwa nilai ekspor terbesar ke Tiongkok antara lain dihasilkan crude palm oil (CPO) dan karet. Nilai ekspor itu diperkirakan semakin meningkat sejalan dengan impor yang juga mengalami kenaikan. "Banyak pengusaha importir asal Tiongkok yang berminat menjalin kerja sama perdagangan dengan pengusaha Sumut sehingga transaksi dagang akan semakin besar," katanya. Kepala BPS Sumut Alimuddin Sidabalok menyebutkan, hingga Oktober 2010 realisasi devisa sudah 7,309 miliar dolar AS. Nilai ekspor pada November dan Desember diyakini semakin besar hingga mencapai angka 9 miliar dolar AS seperti pencapaian 2008. Nilai ekspor 2010 yang sebesar 7,309 miliar dolar AS itu naik signifikan dibandingkan periode yang sama 2009 yang masih 4,935 miliar dolar AS. Nilai ekspor lemak dan minyak hewan nabati Sumut masih menjadi yang terbesar dalam penyumbang devisa atau 3,071 miliar dolar AS. (ANT)

TRANSPOR TRANSPORTTASI DI PUL AMP AI PULAAU KKAMP AMPAI Warga yang bermukim di Desa Pulau Kampai, Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat mengandalkan kapal boat untuk mengangkut barang dagangan yang akan dijual di Pasar Pulau Kampai. andalas/asril tanjung

Mentan Suswono :

Swasembada Pangan Masih Terhalang RTRW Medan-andalas Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengatakan, swasembada pangan masih terhalang rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) terkait perlindungan lahan pertanian dan pangan berkelanjutan yang belum tuntas. Hal itu dikatakan Suswono menjawab wartawan di Vip Room Bandara Polonia, Jumat (10/12) sebelum bertolak kembali ke Jakarta. Suwono yang didampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Gatot Pujo Nugroho menyebutkan, permasalahan RTRW juga dialami oleh Sumut. Kendati potensi swasembada sudah cukup bagus, namun kendala masih terjadi di RTRW. Kendala RTRW tersebut diamini oleh Wagubsu yang secara spontan ditanya oleh Mentan. Menurut Mentan, RTRW yang belum tuntas membuat lahan pertanian berkelanjutan tidak dapat dilindungi. Meskipun undang-undang perlindungan pangan berkelanjutan sudah disahkan. Mentan juga mengaku khawatir dengan lahan konversi di Pulau Jawa yang cukup besar dan

andalas/asril tanjung

BERI KETERANGAN - Mentan memberikan keterangan, di Vip Room Bandara Polonia terkait swasembada pangan. belum bisa dilindungi. Karena itu, kalau pembangunan pertanian di Indonesia tidak dapat diselesaikan sendirian oleh Kementerian Pertanian. Karena banyak sektor yang mempengaruhi kebijakannya. Di bagian lain, Suswono juga meminta agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) segera merealisasikan janjinya untuk mendistribusikan 2 juta hektar lahan terlantar untuk pertanian. Karena hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan kejelasan lahan

mana yang dapat dipakai. “Kita sebetulnya sudah dijanjikan BPN akan mendapatkan 2 juta hektar dari lahan terlantar (untuk swasembada). Tapi sampai sekarang belum dapat kejelasan dari BPN mana saja lahannya,” ujar Mentan. Swasembada Gula Disinggung tentang swasembada gula, pihaknya masih berharap adanya tambahan lahan sebesar 350.000 hektar untuk mencapai target swasembada pada 2014. Diharapkan hal itu terealisasi pada 2011 mendatang. “Kendala utama lainnya ada di lahan. Kalau ada tambahan 350.000 hektar masalah (swasembada gula) selesai,” katanya. Berdasarkan hasil rapat gabungan, lahan akan disediakan. Menurutnya, bisa terpenuhi dengan memanfaatkan lahan yang ada di Merauke. Namun kendala masih seputar RTRW dan infrastruktur. Begitupun dirinya yakin hal itu dapat diatasi. Sebab Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah memerintahkan kementerian terkait untuk menyelesaikannya. Begitu juga dengan Menteri Koordinator Bidang Pertanian Hatta Rajasa sudah membahas hal tersebut dan disetujui Perhutani dan BUMN untuk membuat kesepakatan bersama (memorandum of understanding/MoU) secepatnya. (RIL)

Pemerintah Diminta Bentuk Pokja Biosecurity Jakarta-andalas Gabungan Perusahaan Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) meminta agar pemerintah segera membentuk kelompok kerja (pokja) yang mengkaji pemanfaatan bioteknologi di Indonesia, terutama untuk pangan. Menurut Ketua Umum Gapmmi Adhi S Lukman, pokja serupa pernah dirancang oleh pemerintah pada 2004. “Gapmmi juga berpendapat, jika untuk kepentingan ketahanan dan pengembangan pangan, bisa saja teknologi itu diadopsi. Sebenarnya, kita sudah mengkonsumsi produk hasil pengembangan bioteknologi, misalnya tempe yang selama ini diimpor. Itu hasil teknologi rekayasa bioteknologi GMO (Genetically Modified Organism),” kata Adhi di Jakarta, Jumat (10/12). Adhi menjelaskan, pada saat ini, teknologi GMO dikembangkan oleh beberapa negara, seperti Arab, Filipina, India, dan Malaysia. Adhi menuturkan, di sela-sela seminar tentang Bioteknologi Modern, Agribiotechnology: Shariah Compliance di Malaysia pada 1-2 Desember 2010, para Ulama dan ahli asal Arab, Iran, dan Mesir menyepakati implementasi penggunaan bioteknologi modern untuk pangan halal. “Saat ini, dunia menghadapi isu keterbatasan pasokan pangan. Sehingga, saatnya Indonesia mempertimbangkan teknologi ini. Dikaji saja, manfaat dan dampak negatifnya, termasuk dari aspek religiusnya. Ini dalam rangka mengatasi isu ancaman keterbatasan pangan mengingat jumlah penduduk dunia yang terus bertambah,” jelas Adhi. Adhi mencontohkan, Mesir yang sudah mengimplementasikan bioteknologi modern untuk pangan (GMO) untuk tanaman. Bahkan, ujar dia, Mesir sudah memiliki sistem regulasi yang mengatur mulai dari pembenihan, penanaman, hingga pengembangannya harus sesuai prosedur yang ditetapkan. “Selama seminar itu juga diungkap bahwa, selama diimplementasikan oleh negara-negara terkait, produk hasil GMO atau bioteknologi pangan, tidak menimbulkan alergi atau masalah-masalah negatif yang dikhawatirkan,” pungkas Adhi. (OKZ)

Sayuran Sumut Berpeluang ke Pasar Singapura SAYURAN dan buahbuahan asal Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara dinilai potensial untuk memasok kebutuhan pasar domestik di Singapura.

P

rospek ini muncul setelah perkembangan pangsa pasar sayuran dan buah-buahan di Negeri Singa itu, sampai kini masih belum jenuh, dan terbuka cukup lebar untuk dimasuki, terutama oleh Sumut yang secara geografis lebih dekat dengan Singapura. “Sayur-sayuran asal Sumut punya peluang besar untuk menyuplai pasar domestik di Singapura. Selain kedekatan wilayah, produk sayuran asal Sumut di Singapura sampai kini masih sangat diminati,” ujar Menteri Pertanian Suswono ketika

menghadiri peringatan Hari Perkebunan ke 53 di Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Sumut di Jalan Williem Iskandar/ Pancing Medan, Jumat (10/12). Acara itu dihadiri Wakil Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasir Limpo, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Achmad Diran, Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Gamal Naser, para direktur PTPN se-Sumut, pimpinan Unit Kerja Pemprovsu, dan sejumlah stakeholders bidang perkebunan di Sumut. Menurut Suswono, pemerintah khususnya Kementerian Pertanian, akan memokuskan produktivitas hortikultura di Tanah Air kepada peningkatan daya saing, dan nilai tambah. Salah satu daerah yang dinilai punya prospek untuk MENT AN DIUL OSI - Menteri Pertanian Suswono diulosi oleh Wakil Gubernur Sumut Gatot Pujo menggapai produktivitas MENTAN DIULOSI Nugroho ketika menghadiri acara Hari Perkebunan ke 53 di LPP Sumut Jalan Williem Iskandar/ dimaksud, adalah Berastagi, Pancing Medan, Jumat (10/12). Kabupaten Karo, Sumut.

Berastagi, diakui Suswono adalah satu dari banyak daerah di Indonesia yang menghasilkan sayuran, dan buah-buahan tropis yang terbaik. Tak hanya itu, produk sayuran dan buah-buahan tersebut juga sangat diminati negara-negara subtropis, termasuk Eropa. “Karenanya produktivitas hortikultura ke depan yang difokuskan kepada orientasi ekspor, paling tidak harus bisa mencapai 10 persen pada 2011, dan target ini kita harapkan bisa dipenuhi petani dari Berastagi,” ucap Mentan. Ditambahkan Kepala Dinas Pertanian Sumut, Muhammad Roems, selama ini hasil pertanian daerah itu, khususnya dari Berastagi memang sudah lama masuk ke Singapura. Tapi sayangnya, ekspor produk pertanian itu tidak memberi keuntungan signifikan kepada petani, karena sejumlah pengusaha asing langsung membeli produk petani itu ke dalam negeri, antara lain melalui pelabuhan laut Tanjung Balai. Praktik pengusaha asing mencaplok ekspor produk pertanian Sumut, khususnya Berastagi itu bisa berlangsungnya

akibat tidaknya adanya koordinasi antara pihak kompeten, seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta balai karantina. “Karenanya, ke depan kita akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait itu. Sehingga pendataan arus pasar dan barang menjadi lebih terinci, dan dampaknya bisa memberikan keuntungan yang lebih kepada petani di dalam negeri,” jelasnya. Roems mengaku akibat tidak terdatanya ekspor sayuran dan buah-buahan itu, petani dan Pemprov Sumut dirugikan. Sebab, dengan cara membeli langsung kepada petani di dalam negeri, maka pengusaha asing bias memperoleh keuntungan sekitar 30 persen dari harga beli. “Contoh, bila diasumsikan harga satu kilogram sayur-sayuran, dan buah-buah yang dibeli pengusaha asing itu sekitar Rp10, maka saat menjualnya di luar negeri, harganya bisa melonjak 30 persen, atau dijual dengan harga Rp40. Kalau keuntungan sebesar 30 persen ini langsung diterima petani, tentu akan lebih meningkatkan gairah untuk bertanam lebih baik,” katanya. (WAN)


Sabtu 11 Desember 2010

EKONOMI-BISNIS

harian andalas | Hal.

6

Jelang Natal dan Tahun Baru

Sun Plaza Diskon Besar-besaran Medan-andalas Menjelang Natal dan Tahun Baru mall di kota Medan mulai mengggelar diskon besar-besaran. Seperti di Sun Plaza, misalnya, Jum’at (10/12) siang pusat perbelanjaan terbesar ini akan menggelar “Late Night Sale” dengan diskon mulai 20 persen hingga 70 persen hari ini, Sabtu (11/12).

AC

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

DIBELIDENGANHARGATINGGI TV - PS - DVD - Sound System - Laptop - AC - Kulkas, Dll Hub. CV. GRIYA ELEKTRONIK/BABE

Jl. Gaperta B6 Tel. 8450085, FL. 76660300

Marketing Communications Manager Sun Plaza Medan, Ang Fu Shen mengatakan, memasuki bulan Desember mayoritas pengunjung mal yang berlokasi di Jalan HZ Zainul Arifin itu adalah mereka yang ingin merayakan Natal dan Tahun Baru. Beberapa produk yang “diserbu” di antaranya berupa pakaian dewasa dan anak, sepatu, sandal, tas dan berbagai aksesoris Natal. “Akhir pekan ini, masyarakat Medan bisa menghabiskan waktu dengan menyaksikan berbagai acara hiburan di Sun Plaza sekaligus memanfaatkan potongan harga besar-besaran di Late Night Sale,” kata Ang Fu Shen. Dikatakannya, berbagai acara hibu-

ran dilakukan pihak Sun Plaza untuk menarik minat pengunjung diantaranya : live band, magician show, top singer, Christmas dance dan sejumlah atraksi lainnya. “Selama program Late Night Sale berlangsung, pihak manejemen membebaskan biaya parkir untuk semua kendaraan dan toko-toko di Sun Plaza akan memberikan penawaran menarik, ditambah dengan berbagai hadiah langsung menarik lainnya. Sehingga, masyarakat Medan dapat berbelanja membeli barang-barang keperluaan Natal dengan lebih istimewa,” sebut Ang Fu Shen seraya menambahkan program Late Night Sale dibuat untuk memenuhi permintaan loyal customers Sun Plaza Medan. Melalui program ini, kata dia, pihaknya memberikan penawaran terbaik untuk konsumen dengan diskon yang sangat sensasional hingga 70 persen plus rebate 10 persen untuk produk dengan brand ternama. (SIONG)

andalas/siong

PRODUK PPAK AK AIAN - Pengunjung di Sun Plaza mulai menyerbu beberapa produk pakaian AKAIAN yang diberi diskon menjelang Natal dan Tahun Baru .

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540


Sabtu 11 Desember 2010

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Sabtu 11 Desember 2010

KILAS Jadwal Mundur Lagi

Clijsters dan Henin Siap Ganda di Olimpiade Antwerp-andalas Meski Olimpide di London baru bergulir 2012 mendatang, dua petenis wanita asal Belgia, Kim Clijsters dan Justine Henine mendeklarasikan diri turun di nomor ganda di pesta multi cabang terakbar dua tahun mendatang. Membuka catatan kedua srikandi Belgia itu, dua karib kental ini sebelumnya pernah tampil di nomor ganda pada kejuaraan Fed Cup 2006 silam. "Turun di Olimpiade di nomor ganda, sangat indah," kata Clijsters, Jum'at (10/12). Petenis putri yang sempat gantung raket itu pun berjanji akan mengerahkan kemampuan terbaik yang dimilikinya, seperti saat ia merengkuh kejuaraan AS terbuka pada 2010 ini. "Merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bisa tampil kompetitif," ucap Clijsters yang belum pernah sekalipun turun di Olimpiade. Lantas bagaimana pendapat Henin? "Ada kesediaan nyata untuk berada di sana," bilang Henin antusias untuk berpasangan dengan Clijsters. "Kami telah memikirkan hal ini jauh-jauh hari. Semua peluangnya terbuka untuk mempertimbangkan semuanya," lanjut Henin yang masih terkendala cedera siku saat mentas di Wimbeldon. (OKZ)

November. Pada prosesnya laga tak jadi dihelat di kedua tanggal tersebut terkait dengan lambatnya penjualan tiket dan juga negosiasi yang belum memuaskan dengan stasiun televisi penyiar. Setelah itu, duel tersebut kembali mendapat jadwal baru yakni pada tanggal 9 Desember di Joe Louis Arena di Detroit. Tanggal ini pun akhirnya tak jadi memunculkan partai

Holyfield vs Williams, dengan Olympia Entertainment selaku pihak promotor kali ini tidak merinci alasannya. Sudah tiga kali gagal dihelat, partai itu kini diumumkan bakal tetap berlangsung pada tanggal 22 Januari mendatang di sebuah resort di West Virginia. Selain Holyfield vs Williams sebagai partai utama, turut hadir enam partai lainnya, seperti informasu yang

Madrid-andalas Setelah terakhir kali diterapkan di tahun 2008, MotoGP kembali memberlakukan empat sesi latihan. Setiap sesi berlangsung selama 60 menit. Keputusan itu ditetapkan oleh komisi Grand Prix yang terdiri dari perwakilan pihak Dorna, FIM, IRTA, dan MSMA dalam rapat yang berlangsung di Madrid, Kamis (9/12) waktu setempat. Dilansir dari situs resmi MotoGP, secara aklamasi rapat tersebut menghasilkan sejumlah keputusan. Di antaranya adalah pemberlakuan empat sesi latihan di MotoGP, masing-masing dua sesi di hari Jumat dan Sabtu. Setiap sesi akan berlangsung selama 60 menit. Sementara untuk Moto2 sesi latihan adalah empat sesi di mana masing-masing berdurasi 45 menit. Sedang di 125cc ada empat sesi yang terbagi dalam dua bagian: dua sesi di pagi hari berlangsung masing-masing 45 menit dan dua sesi di sore hari digelar 30 menit tiap sesinya. Sistem empat sesi terakhir kali digunakan pada tahun 2008. Untuk dua musim berikutnya, durasi dan jumlah sesi latihan dikurangi dalam rangka penghematan biaya. Hal tersebut banyak dikeluhkan oleh pembalap. Keputusan lain adalah posisi start yang menempatkan tiga pembalap di setiap grid berlaku untuk semua kelas. (DTC)

diterima, Jumat (10/12). Partai Holyfield kontra Williams akan memperebutkan sabuk juara dunia kelas berat versi WBF yang saat ini dikuasai Holyfield. Setelah menghadapi Williams, Holyfield yang kini berusia 48 tahun juga sudah dijadwalkan naik ring lagi pada tanggal 5 Maret mendatang untuk menghadapi Brian Nielsen di Kopenhagen, Demark. (DTC)

Filipina Ingin Gagalkan Semifinal di GBK Jakarta-andalas Laga semifinal Piala AFF antara Indonesia vs Filipina bisa jadi tetap digelar dengan sistem home-away, setelah negara tersebut berencana mengajukan banding. Meski begitu PSSI tetap yakin kalau kedua pertandingan bakal dihelat di GBK. Karena alasan tiadanya stadion yang memenuhi persyaratan untuk menggelar pertandingan Piala AFF, Filipina memutuskan menggelar dua laga semifinal di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Belakangan hal tersebut menyulut kontroversi lantaran keputusan diambil oleh Mari Martinez yang cuma mantan presiden PFF (Asosiasi Sepakbola Filipina). Entah bagaimana, Martinez, yang secara sah dilengserkan dari jabatannya pada November lalu, masih mewakili Filipina dalam pembicaraan dengan PSSI dan AFF (Asosiasi Sepakbola ASEAN). Sebuah keputusan yang kemudian disesalkan dan bahkan dikecam tim nasional negara tersebut. Alhasil kini PFF pimpinan presiden terpilih Mariano Araneta

Jr, berencana mengajukan banding ke AFF, agar laga semifinal pertama bisa dipindahkan ke tempat lain. Terkait rencana banding tersebut, Skretaris Jenderal PSSI, Nugraha Besoes, menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang mustahil. Alasannya terkait waktu singkat yang dimiliki Filipina untuk menyiapkan stadion yang memenuhi syarat yang ditentukan. "Waktunya mepet, empat hari, apalagi stadion mereka di Bacolod kondisinya parah, seperti stadion Soemantri-lah. Tidak hanya itu, menaikkan kapasitas lampu dengan kekuatan 12.000 watt sulit sekali. Transportasi mereka juga tidak memadai," sahut Nugraha Besoes. Selain itu PSSI juga sudah mendapat kepastian kalau dua pertandingan babak semifinal akan tetap dilangsungkan di GBK. Pagi tadi PSSI mendapat konfirmasi soal hal tersebut dari langsung dari AFF. "Pagi tadi saya sudah menghubungi Sekjen AFF untuk memastikan apakah leg pertama semifinal Piala AFF masih digelar

di GBK? Jawabannya sama seperti kemarin," lugasnya. Terkait terjadinya kontroversi dengan PFF terkait keputusan menggelar dua laga semifinal di Indonesia, Nugraha mengaku kalau selain dengan AFF, PSSI memang melakukan pembicaraan

dengan Martinez. "Di Filipina, asosiasi sepakbola mereka mereka sedang terjadi konflik. AFF hanya berkomunikasi dengan presiden yang lama, yakni Martinez, belum dengan Araneta, meski ia sudah terpilih resmi menggantikan Martinez," tuntas Nugraha. (DTC)

Gyan Nongol dalam Radar Madrid

MotoGP Tambah Waktu Sesi Latihan

8

Holyfield Naik Ring Januari

West Virginia-andalas Setelah sejumlah penundaan, Evander Holyfield dan Sherman Williams kembali dijadwalkan naik ring pada bulan Januari 2011 mendatang. Duel antara Holyfield kontra Williams tersebut sebelumnya sudah mengalami tiga kali penundaan. Awalnya pertarungan tersebut dijadwalkan pada 5 November lalu, kemudian diundur lagi menjadi 12

Kim Clijsters

harian andalas | Hal.

Madrid-andalas Di mata Presiden Real Madrid Florentino Perez, kekalahan telak lima gol tanpa balas yang dialami Cristiano Ronaldo dkk dari Barcelona di laga El Clasico jilid pertama yang berlangsung di Nou Camp, Senin (29/11) lalu, merupakan

hasil terburuk sepanjang sejarah Los Merengues. Karena itulah, demi membalas dendam kekalahan memalukan itu plus menambah kekuatan skuad untuk bersaing dengan Los Blaugrana, Perez berjanji akan memberikan dana segar kepada entrenador tim Jose Mourinho untuk berbelanja pemain baru di bursa transfer musim dingin Januari mendatang. Di mata Perez, kekalahan dari musuh bebuyutan itu pun mengandung hikmah, yaitu terbukanya kelemahan Madrid. Perez pun menilai jika M o u r i n h o membutuhkan amunisi tambahan dan segar di lini depan guna menjadi pelapis bagi Gonzalo Higuain yang tengah cedera dan Karim Benzema. Informasi yang diterima, Jumat (10/ 12), terjadi spekulasi yang berkembang di Ibu Kota Spanyol, empat

bomber masuk dalam daftar buruan Los Merengues di bursa transfer Januari. Dari keempat nama tersebut, yang mengejutkan adalah tercantumnya nama striker Timnas Ghana yang baru bergabung dengan Sunderland di bursa transfer musim panas lalu yakni Asamoah Gyan. Gyan, bomber termahal yang direkrut The Black Cats sepanjang sejarah-dengan fee transfer sebesar 13 juta pound dari Rennes pada 31 Agustustampil gemilang di musim pertamanya bermain di Liga Premier, dengan mencetak lima gol dari 11 partai. Trengginasnya aksi Gyan saat Kucing Hitam membabat Chelsea 3-0 disebut-sebut menjadi faktor kunci di balik keputusan Madrid untuk mencantumkannya dalam daftar buruan. Sementara, tiga nama lainnya, bukanlah sosok yang asing bagi persepakbolaan Eropa. Yaitu, bomber Werder Bremen yang berkewarganegaraan sama dengan Mourinho, Hugo Almeida, striker Manchester City asal Togo, Emmanuel Adebayor, dan penyerang Vfl Wolfsburg asal Bosnia, Edin Dzeko. (LBC)

Evander Holyfield

Sneijder Pantas Masuk Nominasi Barcelona-andalas Wesley Sneijder tak masuk nominasi Ballon d'Or. Menurut Xavi Hernandez, gelandang Inter Milan itu seharusnya masuk dalam nominasi. Badan Sepakbola Dunia (FIFA) telah mengeluarkan tiga nama calon peraih pemain terbaik dunia atau Ballon d'Or. Mereka adalah Xavi, Andres Iniesta dan Lionel Messi yang merupakan punggawa Barcelona. Ini jelas mengejutkan. Padahal Sneijder musim lalu memang fenomenal. Bagaimana tidak, mantan gelandang Real Madrid berhasil menemukan performa terbaik bersama Inter. Dia turut membawa I Nerazzurri meraih tiga gelar: Liga Champions, Piala Italia dan Serie A. Bahkan, sebelum FIFA mengumumkan daftar tiga nama pemain terakhir, Sneijder merupakan salah satu pemain unggulan untuk meraih trofi ini. Ini membuat media Italia, termasuk Massimo Moratti geram. Xavi j u g a menyayangk a n Sneijder tidak masuk nominasi. "Saya tahu warga Italia sangat marah karena Sneijder tidak termasuk dalam daftar akhir dan saya setuju dengan pendapat mereka," sesal Xavi, Jumat (10/2). "Gelandang asal Belanda itu mengalami musim yang fantastis," katanya. (OKZ)

Wesley Sneijder

Celtics Jaga Tren Philadelphia - andalas Boston Celtics mampu menjaga tren kemenangan dalam sembilan laga terakhir. Kali ini yang jadi korban mereka adalah Philadelphia Sixers, Jumat (10/12). Hasil positif yang diraih oleh Celtics pada duel tersebut bukan didapat dengan cara mudah. Dari skor akhir saja sudah bisa dilihat, mereka hanya unggul setengah bola 101-102. Sixers sendiri tampil cukup impresif di kuarter pembuka. Spencer Hawes yang membukukan sembilan poin membawa timnya unggul 32-29. Pada kuarter selanjutnya, giliran Celtics yang balik meraih keunggulan. Aksi gemilang dari Rajon Rondo membuat kedudukan berubah menjadi 55-56. Perolehan poin semakin ketat di kuarter ketiga. Kedua kubu sama-sama mendulang 25 poin dan merubah kedudukan 81-80. Di kuarter penutup permainan berjalan sangat sengit. Kedua kubu berusaha saling mengungguli satu sama lain.Sixers sendiri sempat memimpin 97-93, namun berkat kegigihan para rosternya, Celtics bisa mengejar hingga sampai di angka 100-99. Enem detik jelang bubaran, Andre Iguodala melakukan tembakan lay-up yang membawa Sixers ungguli 101-100. (ANT)


Sabtu

OLAHRAGA

11 Desember 2010

KILAS

Riedl: Filipina Bakal Menyulitkan Timnas Indonesia Jakarta-andalas Pelatih Alfred Riedl mengaku Filipina bakal menyulitkan timnas Indonesia pada dua laga semifinal Piala AFF 2010 di Gelora Bung Karno Jakarta, 16 dan 19 Desember 2010. Filipina, kata dia di Jakarta, Jumat, meski pada pertandingan pertama semifinal bermain di Tanah Air bukan berarti akan lemah. Mereka adalah tim kuat dan susah dikalahkan. "Liat saja, Filipina hanya kebobolan satu gol selama penyisihan. Kekuatan mereka harus diwaspadai," kata Riedl usai latihan perdana di Lapangan PSSI Jakarta. Menurut dia, melihat kekuatan Filipina saat ini, peluang untuk memenangkan pertandingan adalah sama kuat, dimana kedua tim sama-sama memiliki peluang yang sama. Meski demikian, kata dia, dengan kondisi pemain timnas yang ada saat ini pihaknya optimistis Firman Utina dan kawan-kawan mampu memberikan perlawanan sengit karena juga mendapatkan dukungan penuh dari suporter. "Pemain tidak ada yang cidera. Semuanya siap diturunkan pada pertandingan nanti," kata pelatih asal Austria itu. Pada latihan perdana timnas usai libur setelah babak penyisihan seluruh pemain hadir termasuk Irfan Bachdim dan Christian Gonzales. Mereka langsung menjalankan program yang diberikan pelatih. Yang berbeda pada latihan perdana ini adalah tingginya animo masyarakat untuk melihat Arif Suyono dan kawan-kawan berlatih. Bahkan setelah latihan usai, masyarakat langsung menyerbu pemain yang menjadi idolanya. Sementara itu, Direktur Teknik PSSI Sutan Harharah mengatakan, berdasarkan pantauan saat Filipina melawan Myanmar di Vietnam, anak asuh Simon Mc Menemy merupakan tim kuat di semua lini. "Mereka unggul di umpanumpan panjang. Meski demikian, ada juga celah yang bisa dimanfaatkan oleh timnas," katanya saat dikonfirmasi. (ANT)

Manajemen PSMS Dinilai tak Profesional Rudy Keltjes Siap Mengembalikan Posisi PSMS Medan-andalas Manajeman PSMS Medan dinilai terkesan tidak professional karena tidak meminta pertanggungjawaban tim pelatih yang telah dipecat. Manajeman hanya mengirimkan surat pemecatan, tanpa memberikan waktu kepada Zulkarnaen Pasaribu untuk membela diri. Rudy Keltjes Manajer tim PSMS Idris saat temu pers di Garuda Plaza Hotel, Jumat (10/12) mengatakan, pihaknya memang tidak memberikan waktu kepada Zulkarnaen Pasaribu, Suyono, Nasib Iwan dan Waluyo Santoso untuk memberi pertanggungjawaban, karena masalah waktu. "Waktu kita sangat sempit untuk mempersiapkan tim menghadapi pertandingan selanjutnya, sehingga kita hanya mengirim surat pemecatan kepada pelatih lama, tanpa memberikan mereka kesempatan membela diri," tutur Idris yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum dan Ketua Penpel PSMS Medan ini. Menurut Idris, keputusan untuk merombak susunan pelatih PSMS merupakan hasil

rapat pengurus. Pengurus menilai bahwa dalam tim Ayam Kinantan telah terjadi perpecahan antara pelatih dan pemain. "Terjadi perpecahan antara pelatih dan pemain. Apabila tetap dipertahankan, dikhawatirkan akan menghancurkan kekompakan PSMS, makanya kita terpaksa memecat pelatih," ungkapnya. Tambahnya, manajeman PSMS juga telah mengirimkan surat pemecatan kepada Zulkarnaen Pasaribu, Suyono, Nasib Iwan dan Waluyo Santoso pada Jumat (10/12). "Keputusan baru keluar kemarin malam, jadi baru hari ini (Jumat-red) kita mengirim surat tersebut kepada mereka," tuturnya. Sementara itu, pelatih baru

PSMS Medan Rudy William Keltjes mengatakan mempunyai beban berat untuk mengembalikan Ayam Kinantan ke level atas. Namun, karena dirinya masih mempunyai utang kepada PSMS, pihaknya tertantang dengan tugas tersebut. "Saya penasaran kenapa PSMS masih terseok-seok, padahal dulu terkenal kehebatannya," ucapnya. Pelatih asal Surabaya tersebut memang sempat menangani Ayam Kinantan dua musim lalu. Namun, kepercayaan diberikan saat posisi PSMS terancam, sehingga terpaksa degradasi ke Divisi Utama. "Di tangan saya PSMS sempat degradasi dan kali ini saya ingin mengembalikan posisi Ayam Kinantan ke level atas," katanya. Untuk mencapai target tersebut, Rudy Keltjes tidak kenal kompromi untuk menerapkan disiplin kepada pemain PSMS. "Saya akan menerapkan disiplin, pemain yang melanggar, dia tidak akan dipasang dalam permainan," tuturnya. Pihaknya pun berencana akan memakai asisten yang berasal dari Medan. "Saya akan memakai asisten yang berasal dari Kota Medan dan sudah ada beberapa yang saya nilai layak, tinggal menunggu rekomendasi dari manajeman," pungkas Rudy Keltjes. (YON/Rel)

Stadion Atletik SEA Games Diperiksa Februari 2011 untuk memeriksa perkembangan STADION atletik SEA Games pembanguan stadion atletik," kata XXVI tahun 2011 di Komplek Sekretaris Umum PASI Sumsel Olahraga Jakabaring, Palembang, Zulfaini M Ropi di Palembang, Jumat. akan diperiksa oleh perwakilan Dia menerangkan, hal itu guna Pengurus Besar Persatuan Atletik memastikan stadion yang dibangun Seluruh Indonesia pada awal memenuhi standar internasional dan Februari 2011. sesuai dengan rencana awal. "Seperti kesepakatan awal, bahwa "Jika diawasi terus, maka akan setiap tiga bulan sekali, perwakilan meminimalisasi kesalahan. Jika pun PB PASI akan datang ke Palembang 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234

ada yang terlanjur salah, dapat segera diperbaiki. Namun, sejauh ini, pembangunan sudah sesuai dengan kehendak PB PASI," ujar dia. Dia menambahkan, pada pemeriksaan itu PB PASI akan melibatkan technical delegate SEA Games sebagai otoritas penilai kelayakan stadion yang dibangun

itu. "PB PASI telah memberikan rancangann venues atletik sesuai standar internasional kepada Komite Olahraga Indonesa (KOI) dan ditembuskan ke Gubernur Sumsel, Dinas PU Cipta Karya dan PASI Sumsel. Sejauh ini, pembangunan sesuai dengan rancangan dari PB itu," kata dia. (ANT)

harian andalas | Hal.

9

Hongkong Super Series

Ganda Putra Pastikan Tempat di Semifinal Hongkong-andalas Ganda putra Indonesia memastikan satu tempat di babak semifinal. Ini menyusul terjadinya laga antara Markis Kido/Hendra Setiawan kontra Hendra AG/Alvent Yulianto di delapan besar. Markis/Hendra meraih tiket perempatfinal usai mengalahkan pasangan Thailand Songphon Anugritayawon/ Sudket Prapakamol lewat pertarungan dua set langsung dalam laga yang digelar Kamis (9/12) malam waktu setempat. Ganda Indonesia hanya memerlukan waktu selama 23 menit untuk meraih ke-

menangan dengan skor 2115, 21-15. Awal set pertama berlangsung sengit. Markis/ Hendra sempat meninggalkan lawan dalam skor 129, namun kembali dipepet dengan 12-11. Ganda Indonesia mulau melaju jauh saat keunggulan 17-11. Posisi memimpin mampu dimaksimalkan menjadi kemenangan. Memasuki set kedua, Markis/Hendra tak terlalu menemui kesulitan berarti. Pasangan Thailand sempat menempel ketinggalan menjadi 14-17. Markis/Hendra berhasil mempertahankan keunggulan dan memastikan tiket perempatfinal. (DTC)

Pecatur Aceh Raih Norma Master Percasi Banda Aceh-andalas Pecatur Aceh yang memperkuat Kabupaten Aceh Tenggara, Jamuddin Selian yang kesehariannya berprofesi sebagai wartawan di Harian andalas Medan, berhasil meraih norma master Percasi pada kejuaraan catur terbuka se Sumatera di Kota Sabang. Ketua Umum Pengcab Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Sabang Harjuna Ishak yang dihubungi dari Banda Aceh, Jumat (9/12) mengatakan, Jamuddin Selian merupakan satu-satunya pecatur Aceh yang meraih norma master. Nilai norma master merupakan syarat mencapai gelar penuh Master Percasi. Jamuddin Selian meraih norma master setelah berhasil mengumpulkan 6,5 macth point (MP) dari sembilan babak yang dipertandingkan.

Di kejuaraan itu, kata dia, peraih medali emas pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2007 di Kalimantan Timur ini berada di peringkat enam. "Pada kejuaraan terbuka se Sumatera di Sabang, Jamuddin harus bersaing dengan puluhan pecatur bergelar master. Hasilnya, ia mampu mengalahkan tiga pecatur bergelar master nasional dan satu ditahan remis," kata Harjuna, yang juga ketua panitia kejuaraan. Sementara, Jamuddin mengaku baru kali ini mengikuti kejuaraan catur terbuka yang juga menjabat sebagai Ketua PWI Aceh Tenggara. Selama ini, ia hanya mengikuti pertandingan catur dalam even pekan olah raga. Selain Porwanas, ia juga memperkuat tim catur Aceh Tenggara pada Porprov XI di Bireuen, Juli 2010. (YON)

PEKAN OLAHRAGA KOTA (Porkot)

Dua Atlet Juara Dunia Tampil di Porkot Medan 2010 Medan-andalas Dua atlet penyandang gelar juara dunia wushu kelompok junior dipastikan tampil dalam Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan tahun 2010, yang pembukaannya dilaksanakan Sabtu (11/12) siang di Stadion Teladan Medan. Kedua atlet juara dunia junior wushu itu, yakni Lindswell yang akan membela kontingen Kecamatan Medan Johor dan Erik Losardi yang membela kontingen Kecamatan Medan Kota. Ketua KONI Kota Medan, Zulhifzi Lubis, kepada wartawan di Stadion Teladan Medan, Jumat (10/12) sore, mengatakan selain atlet pemegang gelar juara dunia Porkot Medan 2010 juga akan diikuti para juara nasional dan Pekan Olah-

raga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu). "Sehingga dapat kami pastikan Porkot Medan 2010 akan berlangsung seru," ujar Zulhifzi didampingi Ketua panitia Porkot Medan 2010 Eddy H Sibarani. Menurut Zulhifzi, Porkot Medan 2010 akan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Medan Rahudman Harahap. Pada acara pembukaan, pihak panitia mengundang para unsur Muspida Kota Medan, ketua KONI Sumut, serta para KONI kabupaten/ kota. "Porkot Medan 2010 mempertandingkan 32 cabang olahraga dengan melibatkan 4.500 peserta," ujar Zulhifzi. Zulhifzi mengimbau kepada suluruh warga Kota Medan untuk menyaksikan sekaligus mensukseskan

Porkot Medan 2010. Sementara Ketua panitia Porkot Medan 2010, Eddy H Sibarani menjelaskan pihaknya sudah siap menggelar Porkot Medan 2010. Begitu juga dengan venuevenue, semua sudah siap untuk menggelar pertandingan. Pada acara pembukaan, kata Eddy, para penonton akan dihibur dengan beragam atraksi olahraga seperti dansa, binaraga, seni bela diri. Panitia juga akan menghadirkan penyanyi ibu kota, Riko Idol. Disamping itu, panitia juga memberikan kupon berhadiah tiga unit sepeda motor yang merupakan sumbangan dari ketua DPRD Medan, walikota Medan, dan Ketua Dewan Kehormatan KONI Medan Ijeck. (YON)

andalas/ist

Ketua Panpel Cabang olahraga menembak, Ketua Panpel Kapten KAV A Fitrah Lubis (kiri), saat memantau langsung jalannya pertandingan menembak di nomor Air Pistol putri di pentas Porkot Medan yang berlangsung di Lapangan Tembak Anugerah Kompleks Cemaras Asri, Jumat (10/12).

Porkot Medan 2010

41 Petembak Bersaing Medan-andalas Cabang olahraga menembak Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan sudah mulai digelar di Lapangan Tembak Anugerah Kompleks Cemara Asri, Jumat (10/12). Sebanyak 41 petembak yang berasal dari delapan kecamatan di Kota Medan dipastikan bersaing ketat dalam gelaran ini. Pada pelaksanaan tahun ini, cabang menembak sendiri mempertandingkan dua nomor pertandingan, yakni masingmasing Air Pistol putra putri dan Air Rifle Match putra putri. Untuk nomor

Air Pistol putra diikuti oleh 12 petembak, sedangkan untuk putrid diikuti oleh 13 petembak. Sementara di nomor Air Rifle Match putra putrid, masing-masing diikuti tujuh petembak. Ketua Panpel Kapten KAV A Fitrah Lubis didampingi wakil Ketua Panpel AKP Efianto menjelaskan, di hari pertama sudah dilaksanakan empat gelombang pertandingan penyisihan untuk kedua nomor. Sementara satu gelombang pertandingan lagi akan dilaksanakan pada Sabtu (11/12) hari ini, dan akan dilanjutkan dengan babak final. Persaingan antar petembak sendiri dipastikan cukup ketat. Pasalnya hanya enam petembak dengan poin tertinggi saja yang berhak melaju ke babak final Air Pistol putra, sedangkan untuk putrid empat petembak. Di nomor Air Rifle Match sendiri, lima petembak terbaik

yang bisa ke babak final, sementara untuk putrid empat petembak. "Di hari pertama sudah terlihat persaingan cukup ketat. Baik di nomor Air Pistol maupun Air Rifle Match. Para petembak berusaha sebaik mungkin untuk bisa menembus babak final," terang Fitrah. Fitrah juga menambahkan, untuk pertandingan di cabang menembak ini, kecamatan Medan Helvetia paling banyak mengirimkan petembaknya, yaitu sebanyak 24 petembak. Selain itu, Fitrah mengungkapkan, animo masyarakat umum sudah terlihat cukup besar dengan olahraga menembak. Hal itu dapat dilihat dari jumlah peserta dari umum yang berjumlah lima orang, yaitu dua putri dan tiga putra. Cabang menembak sendiri berlangsung sejak 10 hingga 11 Desemeber 2010. (YON)

PABBSI Medan Siap Sukseskan Porkot Medan 2010 Medan-andalas Pengurus cabang Persatuan Angkat Berat/besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (Pengcab PABBSI) Kota Medan siap mensukseskan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2010, yang pembukaannya dilaksanakan Sabtu (11/12) siang sampai 18 Desember mendatang. Hal itu dikatakan Ketua Pengcab PABBSI Medan, Syafaruddin Lubis, kepada Starberita usai mengikuti gladi bersih di Stadion Teladan Medan, Jumat (10/12) sore. Menurut Syafaruddin, sejak awal pihaknya sudah berkomitmen untuk mensukseskan setiap program KONI Kota Medan. Salah satunya adalah Porkot Me-

dan 2010. Dikatakan Syafaruddin, pada Porkot Medan 2010 cabang angkat berat, besi, dan binaraga akan diikuti105 atlet berasal dari sembilan kecamatan. Masing-masing Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Barat, Medan Timur, Medan Kota, Medan Tuntungan, Medan Selayang, Medan Tembung, serta Medan Helvetia. Kata Syafaruddin, seluruh pertandingan cabang angkat besi, berat, serta binaraga akan dilangsungkan di gedung PABBSI Sumut, Helvetia, Medan. "Awalnya untuk cabang binaraga akan kita laksanakan di Merdeka Walk. Namun karena cuaca yang sering tidak mendu-

kung terpaksa kita alihkan ke gedung PABBSI Sumut," jelas Syafaruddin didampingi koordinator pertandingan Dedy Chandra. Syafaruddin menambahkan, untuk pertemuan teknik akan dilaksanakan hari Senin (13/12) di gedung PABBSI Sumut mulai pukul 14.00 WIB. Pada Porkot Medan 2010 ini, kata Syafaruddin, pihaknya memasang target dwi sukses. Yakni sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. "Untuk itu kita imbau kepada seluruh masyarakat untuk menyaksikan seluruh pertandingan cabang angkat besi, berat, dan binaraga. Dan kepada para atlet diminta untuk tampil maksimal," imbaunya. (YON)


Sabtu

KOMUNITAS

11 Desember 2010

harian andalas | Hal.

10

Siswa di Medan Tertarik Jadi Penulis

MIMBAR AGAMA KHONGHUCU Diasul Oleh: MATAKIN Sumut

Hari Guru

Medan-andalas Puluhan siswa di Medan tertarik menjadi penulis. Hal ini terungkap pada "Bintek Cakap Menulis Bagi Siswa" yang diselenggarakan Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Sumut, baru-baru ini.

H

ari Guru baru saja kita peringati, di sekolah-sekolah tampak murid-murid mempersembahkan setangkai bunga kepada guru-guru. Sungguh mengharukan pemandangan ketika melihat jasa guru-guru dihargai oleh para muridnya. Namun hakekat menghargai jasa guru bukanlah dengan setangkai bunga, tetapi lebih bernilai bila sang murid dapat memberikan rasa bangga pada gurunya, bahwa sang murid yang mendapat didikan bertahun-tahun itu ternyata kelak menjadi orang yang berguna yang dapat mengharumkan nama sekolahnya dan nama bangsa. Sesungguhnya menyebut Guru tidak lengkap bila terlepas dari adanya murid-murid yang menerima pelajaran dari sang guru; Adanya murid, maka ada guru. Guru dan murid merupakan sepasang kombinasi yang saling melengkapi. Maka keduanya harus saling menjaga dan menghormati. Cara seorang guru menghormati murid adalah dengan memberi pelajaran secara benar dan baik; sementara cara seorang murid menghormati guru adalah menerima, melatih, mengerti pelajaran yang telah diberikan oleh guru. "Guru" secara umum kita artikan sebagai "Pengajar" di sekolah. Namun sesungguhnya "Guru" itu bisa dijumpai di setiap saat dan di setiap tempat. Nabi Khongcu bersabda : "Setiap perjalanan bertiga, ada satu diantaranya adalah guru saya" dan "Untuk belajar, guru saya tidak tetap pada satu orang, saya suka bertanya kepada siapa saja, dan mereka menjadi guru saya karena saya mendapat pelajaran dalam berbagai hal". Maka sesungguhnya peringatan "Hari Guru" adalah peringatan "Hari Belajar"; dan belajar itu sangat luas, tidak terlepas kepada ilmu-ilmu yang diajarkan disekolah saja, tetapi belajar yang sesungguhnya itu menyangkut segala aspek kehidupan yang dikaitkan dengan iman dan Ketuhanan. Untuk beriman kepada Tuhan, kita harus belajar. Untuk menjalani hidup ini dengan baik, kita juga harus belajar.

Hadir sebagai narasumber, Kadis Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Kadisdiksu), Drs Syaiful Syafri, MM, praktisi pers H Ali Murthado, SAg, MHum, dan dosen UMSU, Winarti SPd. Syaiful Syafri mengatakan, menulis adalah sebuah profesi yang tidak boleh dianggap sepele. Dengan menulis akan terlahir peradaban dunia, bahkan melalui tulisanlah orang-orang akan memperoleh peningkatan ilmu pengetahuan. Sebab, tulisan yang sudah menjadi buku menjadi sumber ilmu pengetahuan. Dia kemudian mengajak agar siswasiswi yang mengikuti Bintek (Bimbingan Teknis) sebelum memulai menulis harus mengawali dengan membaca. Menurutnya, budaya membaca harus terus ditumbuhkembangkan, setelah mahir dan cakap dikembangkan menjadi budaya menulis. Akhirnya, semakin meningkatlah budaya membaca karena banyak bahan bacaan yang terlahir dari para penulis. Mantan Kepa BPAD Sumut ini mengungkapkan, pada masa kepemimpinanya di Perpustakaan Daerah Sumut, perkembangan dunia tulis menulis mulai bangkit dan kini terus berkembang. Pembicara lain, Winarti SPd yang juga penulis buku "Biarkan Bintang

andalas/ist

KIAT MENULIS - Kadis Pendidikan Sumut, Drs Syaiful Syafri MM menjelaskan kiat-kiat sukses menjadi penulis pada peserta "Bintek Cakap Menulis Bagi Siswa", baru-baru ini. Benderang" mengaku sangat salut dengan keinginan siswa SMA di Medan yang begitu antusias mengikuti Bintek Cakap Menulis, bahkan mereka juga rajin bertanya sehingga sempat kewalahan menjawab. "Semuanya siswa ingin

bertanya. Intinya mereka juga ingin menjadi penulis terkenal," katanya. Winarti mengaku, acara Bintek sangat luar biasa membangkitkan semangat generasi muda. Apalagi sempat ada keinginan yang menggebu-gebu dari

peserta yang ingin menjadi penulis. Acara "Bintek Cakap Menulis bagi Siswa" dibuka Kepala BPAD Sumut, Nurdin Pane SE, MAP. Turut hadir Kabid Pembinaan Kelembagaan, Dra Nurjani MSi. (HAM)

Penanaman Satu Miliar Pohon

(Bersambung Sabtu Depan)

Besok Natal Simbolon Kota Medan Medan-andalas Keluarga Besar Marga Simbolon yang tergabung dalam wadah Punguan Simbolon Dohot Boru se-Indonesia (PSBI) Kota Medan, besok, Minggu (12/12) akan melaksanakan Perayaan Natal 2010. Acara tersebut dimulai pukul 09.30 WIB di Convention Hall Hotel Danau Toba Jalan Imam Bonjol Medan. Kepada wartawan, Jumat (10/12), Ketua Panitia Natal Hotdin Simbolon SH MKn mengatakan, segala persiapan terkait Perayaan Kelahiran Sang Juru Selamat tersebut berjalan dengan baik dan maksimal. Disebutkannya, Perayaan Natal tersebut akan dihadiri kurang lebih 2.000 orang dari Keluarga Besar Marga Simbolon. Selain itu, Ketua PSBI Pusat Drs Effendi Muara Sakti Simbolon yang juga Anggota DPR RI, dipastikan hadir bersama Ketua Harian Pusat Ir Raden Simbolon beserta rombongan dari Jakarta berjumlah kurang lebih 60 orang. Akan hadir pula utusan dari wilayah-wilayah se-Sumut yang diperkirakan jumlahnya mencapai 300 orang. Hotdin menambahkan, pada hari itu juga direncanakan pelaksanakan pelantikan Pengurus Pemuda PSBI se-Sumut. Dijelaskan Hotdin, tema Perayaan Natal 2010 PSBI Medan ini adalah "Hasangapanon Ma di Debata di Ginjang Damema di Tano on di Angka Jolma Halomoan i (Lukas 2,14)." Subtema "Marhite Natal on, naeng gabe tamba hasadaon dohot dame di tonga-tonga di punguan nang keluagarnta be". Selain kebaktian, perayaan akan dimeriahkan lagu-lagu pujian dan paduan suara oleh Keluarga Besar PSBI, diantaranya seperti lagu "Embas ni Simbolon" yang baru diciptakan Drs Eksaudi Simbolon. Panitia juga akan menampilkan Amigos Group dan artis-artis Kota Medan untuk menyemarakkan suasana Natal. Di akhir acara, panitia akan mengadakan lucky draw dengan menyediakan tidak kurang dari seratus macam hadiah di antaranya televisi LCD 32 inci. (BEN)

andalas/edi pangaribuan

Pematang Raya-andalas Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM bersama Wakil Bupati Hj Nuriaty Damanik SH melakukan penanaman bibit pohon bersama Unsur Mupida dan seluruh elemen masyarakat di lahan kosong yang berlokasi di Huta Sigarantung Nagori Siboras Kecamatan Pamatang Silimahuta, Jum'at (10/12). Dalam kegiatan ini, jumlah bibit pohon yang ditanam sebanyak 10.000 batang jenis kayukayuan dan MPTS. Pada kegiatan ini juga dilakukan Gerakan Perempuan Tanam, dengan melaksanakan penanaman bibit pohon sebanyak 5.000 batang. Penanaman bibit pohon ini

TANAM POHON - Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM melakukan penanaman pohon di lahan kosong yang berlokasi di Huta Sigarantung Nagori Siboras.

merupakan tindak lanjut program pemerintah yaitu pelaksanaan peringatan hari menanam pohon Indonesia dan bulan menanan nasional tahun 2010 yang berthemakan "Penanaman satu miliyar pohon (One Billion Indonesian Trees/OBIT). Menurut Kadis Kehutanan Kabupaten Simalungun Ir Jan Wanner Saragih MSi dalam laporannya dikatakan, pelaksanaan penanaman bibit pohon ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingya pohon untuk penurunan emisi gas rumah kaca dalam mengurangi pema-

nasan global dan untuk pembangunan Indonesia yang bersih (Clean Development Mechanism). Mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman dan pemeliharaan pohon secara berkelanjutan untuk merehabilitasi hutan dan lahan. Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM dalam bimbingan mengatakan, pananaman pohon ini jangan disiasiakan. Karena kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah bersama masyarakat dalam menjaga hutan dan lingkungan agar tetap lestari. (EP)

Malam Ini

Bella Saphira Tampil di Chrismas Season BELLA Saphira Veronica Simanjuntak atau lebih populer dengan nama Bella Saphira akan menghibur warga Medan pada penutupan Chrismas Season-IV Tahun 2010, Sabtu (11/12) malam ini. Ketua Panitia Chrismas Season Dra Rismaria Hutabarat mengatakan, kehadiran artis kelahiran Magelang, Jawa Tengah, 6 Agustus 1973 itu sudah pasti. Seperti diketahui, Bella Saphira dikenal sebagai bintang yang menggeluti dunia menyanyi dan akting. Dalam bahasa Italia, Bella memiliki arti cantik, sedang Saphira nama dari jenis batu indah (safir). Nama Veronica yang juga disandangnya, membuatnya akrab dengan panggilan Ica semasa masih TK. Pada tahun 1988, Bella terpilih menjadi finalis Gadis

Sampul, kemudian muncul sejumlah tawaran menjadi model iklan untuk berbagai produk. Menyusul kemudian prestasinya sebagai Bintang Lux Favorit. Selain itu Bella juga dikenal sebagai penyanyi dan pernah meraih gelar finalis Voice of Asia pada 1991. Album Bella di antaranya berjudul Nostalgia SMA (1996) dan Sesungguhnya Hatiku (2005) serta menyumbang single di

album Prambors Indo 8 (1993) dan Voice Of Asia (1992). Hingga saat ini, Bella belum menikah, namun dalam perjalanan hidupnya ia pernah menjadi kekasih Adjie Massaid hampir 2 tahun. Selain, hiburan Natal yang menampilkan artis Jakarta itu, kata Dra Rismaria Hutabarat yang didampingi stafnya Soneta Simangunsong dan Humas Drs Maju Manalu penutupan Chrismas Season 2010 juga akan dihibur dengan penampilan pemenang festival band. Seperti diketahui juara-I Festival Band Chrismas Season IV Tahun 2010 adalah M.7 Band dari SMA Methodist-7 Jalan Madong Lubis Medan. M.7 Band pimpinan Dra Catharine Sitorus, MPd dan pelartih Senny itu dengan

andalas/ist

DIABADIKAN - Personil M.7 Band SMA Methodis-7 Medan diabadikan bersama seusai ditetapkan sebagai pemenang lomba band Chrismas Season 2010. personil Josua Sitio (keyboard), Raymond H Sibarani, (vocal) Jean Harly Harefa (vocal), Hans

Patra Siagian (Bassis), Gabriel C Sidabutar (gitar) dan Christ Sitio Hasibuan (drum). (BEN)

BE RI T A DU K ACI T A

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

Nama

Umur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

Berangkat (Tgl/Jam)

Keterangan / Tempat

1

ONG HOCK HENG

82

Jl. Bio No. 15-A Medan

09-12-10 05.30 WIB

14-12-10 14.00 WIB

Diperabukan

2

WONG LIEN CU

76

Jl. B. Katamso No. 314-A Medan

08-12-10 20.45 WIB

11-12-10 13.00 WIB

Diperabukan

BE RI T A DU K ACI T A

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

THE SUI HUAT

73

Jl. Malaka No. 157 B -C Medan

09-12-10 12.30 WIB

13-12-10 09.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-B

GOH SENG KANG

69

Jl. S elam III No. 10 Medan

10-12-10 03.00 WIB

14-12-10 13.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-C

KHU LIEN SIM

77

Jl. K apt. F. Tandean Gg. S ri wangi No. 17 B T. Ti nggi

09-12-10 18.10 WIB

14-12-10 13.00 WIB

D i perabukan

1

TAN TJENG LIE

84

Jl. Lubuk K uda Gg. S elamat No. 96 B / 35 A

08-12-10 10.30 WIB

12-12-10 13.00 WIB

D i perabukan

4

GOH LIE HUA / A LI

65

Jl. P oloni a Gg. B engkok No. 59 K p. A nggrung Medan

06-12-10 16.30 WIB

11-12-10 13.00 WIB

D i perabukan

6

TAN BUN CAI

78

Jl. K L. Yos S udarso Lk. I A No. 13 Glugur Medan

08-12-10 18.40 WIB

11-12-10 13.00 WIB

D i perabukan

7

LIE YEN FUK

89

Jl. B akaran B atu No. 28 Medan

08-12-10 15.55 WIB

11-12-10 11.00 WIB

D i perabukan

8

PANG SUI CONG / ACUI

50

Jl. P ekong Gg. Gereja No. 41 K p. A nggrung Medan

09-12-10 15.15 WIB

14-12-10 09.00 WIB

D i perabukan


Sabtu

POLITIK

11 Desember 2010

Pemkab Sergai Sampaikan Jawaban ke Fraksi DPRD Sei Rampah-andalas Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menyampaikan jawaban atas pandangan umum sembilan fraksi DPRD Sergai atas rancangan anggaran pendapatan daerah tahun anggaran 2011 serta rancangan peraturan daerah (Ranperda). Jawaban dibacakan Sekdakab Sergai Drs H Haris Fadillah MSi mewakili eksekutif dalam sidang paripurna yang dihadiri unsur muspida dan Anggota DPRD Sergai, Jumat (10/12). Menjawab fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), eksekutif mengatakan dalam nota pengantar rancangan APBD tahun 2011 belanja langsung untuk urusan wajib pendidikan dialokasikan sebesar Rp128 miliar lebih atau sebesar 42,57 persen dari total belanja langsung pada APBD tahun anggaran 2011 sebesar Rp300 miliar lebih. Pengalokasian itu telah melampaui jumlah dipersyaratkan dalam undang-undang. Sementara itu saran disampaikan fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, menjadi perhatian eksekutif yaitu, pembangunan infrastruktur jalan akan mengikutsertakan masyarakat melalui program Gerbang Swara. Mengenai bantuan dana dari kabupaten induk, seperti disampaikan fraksi PPIP, eksekutif menyebutkan telah melakukan upaya maksimal agar kasus yang timbul terkait pemberlakukan UU No 36 Tahun 2003 dapat segera diselesaikan melalui fasilitasi dari pemerintah pusat dan provinsi. Upaya terakhir dengan surat No 18.2/180/46663/2010. (RYAD)

UU Parpol akan Panaskan Suhu Politik 2011 Jakarta-andalas Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tanjung memperkirakan eskalasi politik 2011 akan makin meningkat. Sebab, akan ada pembahasan UU partai politik (parpol). "Ke depan kehidupan politik yang eskalatif dan meningkat karena terkait isu yang dibahas di DPR soal UU Parpol dan Sistem Pemilu. Semua ini pasti akan jadi isu menarik pada 2011," papar Akbar dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2010 dan Proyeksi 2011 di Jakarta, Kamis (9/12). Akbar mencatat kasus Bank Century (BC) yang bergulir di DPR hingga akhir 2010 ini belum terlihat hasilnya. "Sampai hari ini masih banyak keinginan dari masyarakat agar Bank Century dapat terus dilanjutkan. DPR mulai menindaklanjuti secara politik. Tapi sampai hari ini belum ada hasil tindaklanjutnya," urainya. Sementara, kata Akbar, para penegak hukum, termasuk KPK yang diharapkan bisa menuntaskan kasus hukum Bank Century justru tidak memberi perhatian besar. Di bidang ekonomi, Akbar mencatat, selama 2010 pertumbuhan ekonomi cukup baik, namun itu belum bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. (IC)

Penegakan HAM di Sumut Minus Dukungan Politik Medan-andalas Kepala Pusat Hukum dan Hak Asasi Manusia Universitas Negeri Medan (Kapusham Unimed), Majda El Muhtaj mengatakan bahwa penegakan HAM di Sumut sangat minus dukungan politik, yang ditandai dengan lemahnya political will (kemauan politik) dan political commitment (komitmen politik) dari para anggota dewan dan kader-kader partai politik. "Dengan minusnya dukungan politik ini untuk kemajuan HAM sendiri, tentunya sangat memberi pengaruh yang signifikan dalam mendorong kebijakan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah," katanya saat ditemui Starberita di Gedung Pusham Unimed, Kampus Unimed, Jalan Pancing Medan, Jumat (10/12). Majda juga menilai belum adanya kesinambungan gagasan tentang pentingnya penegakan HAM antara pemerintah daerah (eksekutif) dengan legislatif yang dilakukan oleh pemerintah daerah. "Ini ditandai dengan tidak adanya sosialisasi yang jelas tentang rancangan pembangunan jangka menengah daerah tahun 2009-2014, yang sudah disepakati oleh pemerintah daerah. Sehingga masyarakat masih menganggapnya di awan-awan," katanya. Maka itu, katanya, dibutuhkan dorongan lebih keras dari anggota legislatif yang duduk di bangku dewan agar pemerintah daerah bisa memaksimalkan segala potensi untuk mempercepat pemenuhan hak-hak dasar masyarakat. Selain itu juga, sambung Majda, kurangnya dukungan politik dalam penegakan HAM yang ditandai dengan tidak selesainya sejumlah kasus buruh di Kota Medan, baik itu buruh PT WRP, Navotel Souchi, dan sejumlah kasus buruh lainnya. "Kawan-kawan dari Novotel Soechi, WRP, dan sejumlah kasus buruh lainnya, udah lebih satu tahun tapi persoalannya ndak selesai-selesai. Ke mana anggota dewan yang menampung aspirasi rakyat itu. Kalau tak mampu menyelesaikan mending mundur sajalah," katanya. "Dalam kasus buruh ini, tentunya anggota dewan dapat memaksimalkan fungsi pengawasannya. Di mana kebuntuan kasus-kasus ini? Kalau kasus ini bermuara pada ketentuan hukum, tentunya dia (legislator) bisa dorong pada mekanisme hukum yang fair. Dia bisa pantau, ikuti, karena itu adalah fungsi dan tugasnya. Kalau yang dilakukannya saat ini kan terkesan pembiaran," katanya. Perlu dipahami, lanjutnya, pelanggaran HAM itu tidak hanya dilakukan dengan tindakan kekerasan atau tidak terpenuhinya hak seseorang, tapi juga dengan melakukan pembiaran. Karena dengan pembiaran itu, hak-hak orang menjadi terabaikan. Apa ada indikasi legislator 'main mata' dengan pengusaha? "Tentu sangat kuat indikasi 'main mata' itu. Ini karena tidak adanya transparansi pada mekanisme penyelesaian yang baik. Sebenarnya kan kalau kita arif, kita dapat menggunakan khazanahkhazanah lokal untuk bermusyawarah dengan banyak pihak. Nah, itu yang tak pernah ada. Makanya anggapanangapan miring kepada teman-teman anggota dewan itu tak terbantahkan," katanya. Meski demikian, dirinya juga menilai ada beberapa legislator yang punya semangat untuk penegakan HAM itu sendiri. Namun, katanya, penegakan HAM itu sendiri tidak dapat dilakukan secara personal. "Maka dengan semangat Hari HAM ke-62 ini, kita dorong bahwa HAM itu melekat pada siapa saja. Dan tugas, kewajiban, atribut kewenangan mereka-mereka yang kita sebut sebagai pengambil kebijakan, harus melakukan langkah yang terukur, cepat, maksimal, untuk meminimalisir dampak-dampak terburuk penegakan HAM," tandasnya. (STARBERITA)

harian andalas | Hal.

11

Bantu Korban Banjir

Task Force DPD RI Utus Wakil ke Sergai Medan-andalas Task Force DPD RI bergerak cepat membantu masyarakat korban banjir di Kabupaten Serdang Bedagai. Melalui Wakil Ketua Task Force DPD RI Dr H Rahmat Shah langsung mengutus perwakilannya untuk menyerahkan bantuan ke daerah bencana, Kamis (9/12). Bantuan berupa uang tunai dan air mineral tersebut diserahkan oleh Staf Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) M Salim SH dan Wakil Ketua Yayasan Rahmat Indonesia H Sudarmaji di Desa Sei Rampah. Bantuan diterima langsung oleh tiga kepala desa yang wilayahnya terkena bencana, yakni Sei Rampah, Pematang Ganjang, dan Cempedak Lobang dengan disaksikan Staf Pemerintah Kecamatan Sei Rampah. "Begitu kami mendapat informasi melalui media cetak, kami langsung melaporkan bencana alam ini kepada Bapak Rahmat Shah yang sedang mengikuti rapat DPD RI di Jakarta, selanjutnya beliau mengarahkan kami untuk segera menyampaikan bantuan atas nama Task Force DPD RI," ujar Salim di Medan, Jumat (10/12). Selain menyerahkan bantuan, pihaknya meninjau permukiman warga yang terkena banjir di Desa Sei Rampah. Menurut Kepala Desa Sei

SERAHKAN - Staf DPD RI M Salim SH (dua dari kanan) saat menyerahkan bantuan Task Force DPD RI untuk korban banjir Sergai. andalas/ist

Rampah H Suhedi Marpaung, banjir kali ini merupakan yang terparah dari banjir-banjir sebelumnya. Banjir ini merupakan kiriman dari hulu Sungai Rampah. Di hulu Sungai Sei Rampah, katanya, belakangan ini curah hujan sangat tinggi. Sungai tak mampu menampung air kiriman dari hulu. Apalagi Sungai Rampah sudah mengalami pendangkalan. "Kondisi ini diperparah dengan pasangnya air laut se-

hingga air sungai tertahan atau tidak mengalir seperti biasa sehingga kemudian meluap ke permukiman penduduk dan mengakibatkan banjir," terang Salim mengutip penjelasan Suhedi Marpaung. Warga yang terkena banjir sebagian sudah dievakuasi ke daerah yang tinggi serta ditampung di tenda-tenda darurat yang telah disiapkan dengan posko kesehatan. Beberapa warga korban banjir ada yang mulai mengalami gatal-

gatal sehingga butuh bantuan pengobatan. Dalam kesempatan Suhedi Marpaung atas nama seluruh masyarakat desa yang terkena bencana menyampaikan terima kasihnya kepada DPD RI khususnya Rahmat Shah selaku Anggota DPD RI asal Sumut yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat korban banjir. Salim menjelaskan, Task Force DPD RI adalah lembaga internal di DPD RI yang me-

miliki kepedulian terhadap bencana yang dialami masyarakat. "Bapak Rahmat Shah selaku Anggota DPD RI dari Sumatera Utara senantiasa merespons apabila di daerah kita ini ada bencana dengan meneruskannya ke Task Force. Kendati tidak terlalu besar, bantuan ini merupakan wujud kepedulian DPD RI meringankan beban korban dan membantu pemerintah daerah," ujarnya. (GUS)

Indoleaks, 'Wikileaksnya' Indonesia Jakarta-andalas Setelah jagad dunia maya dihebohkan dengan Wikileaks yang membocorkan ribuan kawat diplomatik milik pemerintah Amerika Serikat (AS), kini Indonesia juga memiliki situs sejenis. Namanya Indoleaks, situs ini pun siap mengumbar dokumen rahasia terkait peristiwa yang terjadi di Indonesia. Dalam situsnya, pengelola Indoleaks mengaku muncul sebagai jawaban atas kebuntuan informasi. Terutama informasi yang berpeluang menjadi bumerang bagi penguasa, politisi, dan kaum jahat lainnya di Indonesia. "Indoleaks berusaha memilah dan memilih dokumen yang seharusnya diketahui publik, dari ratusan koleksi Indoleaks. Kami akan terus mendobrak kebuntuan informasi, dengan mempublikasikan hak kita yang bernama informasi," tulisnya. "Bagi kami, diamnya orang tertindas, lebih hina dari penindas itu sendiri. Mari kita bersuara. Mendobrak kebuntuan informasi," mereka menegaskan, seperti dikutip detikI NET, Jumat (10/12).

Sebagai media yang mengusung kebebasan informasi, Indoleaks mengaku siap membeberkan semua dokumen yang dianggap memiliki kepentingan publik, misalnya beberapa penyelewengan dari instansi tertentu yang diduga sengaja disembunyikan dari publik. Pengunjung juga dikatakan bisa berkontribusi dalam membeberkan informasi yang terbilang 'rahasia' lewat saluran ini. Hanya saja mereka memiliki beberapa ketentuan. Dokumen harus orisinal, tanpa ada opini pengirim di dalamnya. Indoleaks.org akan menyebutkan sumber dokumen adalah anonim. Dokumen yang dipublikasikan adalah dokumen yang

Situs Indoleaks memiliki kepentingan publik. Indoleaks.org tidak akan memublikasikan informasi yang terkait dengan rekening bank, medical record, dan rahasia pribadi lainnya. Indoleaks.org tidak bertanggung jawab atas penggunaan dokumen yang dipublikasikan. Semua dokumen di Indoleaks disajikan secara verbatim, apa adanya, dan

diklaim masih orisinal dari tangan pertama. Dilihat dari informasi whois, situs yang digunakan Indoleaks dibuat pada 7 Desember 2010 dan alamat internetnya didaftarkan hingga 7 Desember 2011 melalui PT Ardh Global Indonesia, salah satu penyedia hosting di Indonesia. Nama pemilik akun maupun identitas lainnya

disembunyikan dengan memanfaatkan Privacyprotect.org. Artikel pertama ditulis tanggal 9 Desember 2010 dan kemungkinan baru diaktifkan hari ini. "Per 10 Desember 2010, yang diperingati sebagai Hari Hak Asasi Manusia Sedunia, Indoleaks akan mempublikasikan dokumen pertama. Sebuah dokumen yang berisi catatan ilmiah mengenai Lumpur Lapindo," tulis Indoleaks. Sampai Jumat siang sudah beberapa dokumen diungkap, seperti kajian lumpur Lapindo, MOU Rahasia Pemerintah RI-Microsoft, dan transkrip diskusi Soeharto, Richard Nixon, dan Henry Kissinger tahun 1970. Sejauh ini dokumendokumen yang diungkap bukanlah dokumen yang baru menjadi sorotan publik. Dokumen-dokumen tersebut sudah lama beredar di internet. Nah, apakah kirakira Indoleaks sanggup mengungkap informasiinformasi rahasia lainnya. Kita tunggu saja!. (DTC/KPC)

Hj Illiza Ukir Sejarah PPP Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal kembali mengukir sejarah dengan terpilih sebagai Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Banda Aceh periode 2010-2015 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VII yang berlangsung 6-7 Desember 2010 di Banda Aceh.

P

elaksanaan muscab yang sebelumnya dibuka Ketua DPW PPP Aceh Tgk Faisal Amin itu, berlangsung di dua lokasi. Acara pembukaan dilaksanakan di Anjong Mon Mata, sedang proses pemilihan ketua di Hotel Oasis Banda Aceh. Istri Amir Ridha serta ibu dari Muhammad Hakiki dan Muhammad Luthfi ini terpilih memimpin PPP Kota Banda Aceh untuk kedua kalinya. Bersamanya juga terpilih Muhammad Umar sebagai sekretaris dan Fauziah Aziz sebagai bendahara. Dalam perebutan ketua, Illiza bersaing dengan kandidat lainnya yaitu M Nasir AR (anggota DPRK) dan Asnawi M Amin. Wakil Wali Kota Banda

andalas/afrizal

KETUA TERPILIH - Ketua DPC PPP Kota Banda Aceh terpilih, Hj Illiza Sa'aduddin Djamal (nomor empat dari kiri) sedang mendengarkan arahan Ketua DPW PPP Aceh Muhammad Faisal Amin bertempat di Hotel Oasis Banda Aceh. Aceh ini, awalnya memulai karier politiknya sebagai Wakil Bendahara PPP Kota Banda Aceh. Selanjutnya ia dipercaya menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Banda Aceh periode 2006-2011. Terakhir ia menjabat sebagai Ketua Fraksi Pembangunan DPR Kota Banda Aceh sebelum dilantik menjadi wakil wali kota. Putri dari alm Sa’aduddin Djamal dan cucu alm Zainal Bakri yang juga mantan Bupati Aceh Besar ini,

dikenal luas oleh masyarakat, terutama dalam komunitas warga Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Ia menamatkan pendidikan di Kota Banda Aceh, mulai dari madrasah ibtidaiyah, madrasah tsanawiyah, dan madrasah aliyah serta kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Jurusan Manajemen 2005. Saat kuliah, ia telah menjadi wakil rakyat dari Fraksi PPP pada tahun 2002-2004 dan 2004-2006. Komitmen dan harapannya, agar kader PPP Banda

Aceh bisa melanjutkan hubungan silaturahmi dan kesolidan sehingga dapat terus menjalankan misi partai yaitu amar ma’ruf nahi munkar. “Ke depan partai berlambang ka’bah ini diharapkan semakin bisa mengambil dan mendapat tempat di hati masyarakat, khususnya di Kota Banda Aceh serta mampu secara berkelanjutan mempertahankan citra positif partai ini,” ujar Illiza kepada andalas, Kamis (9/12). Di tengah kesibukannya

sebagai wakil wali kota, Illiza juga aktif di berbagai organisasi. Di antaranya sebagai Wakil Ketua Pengurus Wilayah (PW) Wanita Persatuan Pembangunan, Bendahara Persaudaran Muslimin Aceh (Parmusi), Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh, Presidium Balai Syura Ureung Inong Aceh, Sekretaris Muslimah Parmusi, Wakil Bendahara Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Banda Aceh, Sekretaris KPPI Kota Banda Aceh, dan Ketua Kwarda Pramuka Kota Banda Aceh. Perempuan berkelahiran Banda Aceh 11 Oktober 1973 ini menjadi politikus parpol nasional untuk mengukir kembali sejarah baru bagi induk Ibu Kota Provinsi Aceh. Ini artinya, perempuan tidak hanya bisa berjaya di masa lalu, saat ini pun marwah kaum hawa di kota tua yang baru saja berusia 805 tahun terukir lagi. Illiza sendiri mengaku sempat kaget dan tak menyangka dirinya terpilih sebagai Ketua PPP Kota Banda Aceh. Namun, ia tetap bersyukur atas amanah para kader partai berazaskan Islam itu telah memercayakan dirinya menjadi pucuk pimpinan PPP Kota Banda Aceh. (AFZ)


SUMATERA UTARA

Sabtu 11 Desember 2010

harian andalas | Hal.

12

Terkuak, Indikasi Korupsi di BPN Karo Tanah Karo-andalas Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Kabanjahe menemukan adanya indikasi korupsi di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karo, terkait penerbitan sertifikat Prona tahun 2008 sebanyak 4.000 sertifikat, dengan anggaran lebih kurang Rp 1,118 M, dari APBN. Dalam rangka penyelidikan, pihak Kejari Kabanjahe saat ini bekerjasama dengan BPKP Sumut.

Pemukiman yang masih tergenang air, menggoda anak-anak bermain sampan batang pisang

Ratusan Pemukiman Warga Masih Terendam Sei Rampah-andalas Banjir luapan Sungai Sei Rampah di Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, masih menggenangi ratusan pemukiman warga serta fasilitas umum. Pantauan di lokasi banjir, kemarin, ratusan pemukiman warga dan fasilitas umum, seperti gedung sekolah dan mesjid yang berada di daerah dekat Daerah Aliran Sungai (DAS) masih tergenang air mulai selutut kaki hingga satu meter lebih.

Erna dan Butet warga di Dusun II dan III, Kecamatan Sei Rampah, Sergai yang pemukimannya tergenang air luapan sungai menyatakan, banjir mereka alami saat ini tergolong paling parah dibandingkan tahun lalu. Warga memperkirakan banjir kali ini akan lama surutnya, sebab di beberapa titik terdapat tanggul sungainya jebol. "Walaupun tidak hujan deras, air tetap masuk menggenangi halaman karena tanggul sungai banyak yang jebol,"kata mereka, sembari men-je-

KILAS

Pemko Kecewakan GM FKPPI Binjai Binjai-andalas Pengurus Generasi Muda (GM) FKPPI Binjai merasa kecewa, karena staf Pemko Binjai menginformasikan Wali Kota Binjai menolak beraudiensi dengan mereka. Ketua GM FKPPI Binjai Syahbuddin, kepada wartawan, Kamis (9/12) mengatakan, sebelumnya pengurus GM FKPPI Binjai sudah mendapat pemberitahuan dari staf di Kantor Wali Kota Binjai, bahwa wali kota bersedia menerima kehadiran pengurus GM FKPPI Binjai. Namun ketika akan bertemu dengan wali kota, ternyata mendapat kabar tidak ada jadwal audiensi antara GM FKPPI Binjai dengan Wali Kota Binjai. "Kami sangat kecewa, sudah dikonfirmasikan untuk datang, ternyata tidak ada di dalam jadwal,"kata Ketua GM FKPPI Binjai Syahbuddin didampingi pengurus GM FKPPI Binjai lainnya. (MKI)

Langkat Raih Adi Bakti Mina Bahari Stabat- andalas Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jendral Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan dalam rangka pelaksanaan Adibakti Mina Bahari tahun 2010 lewat suratnya nomor 1.30.16/PSDKP0.3/TU.210/XI/2010 tertanggal 30 November 2010 memberikan anugerah penghargaan kepada Langkat. Pemkab dinilai telah mampu membina kelompok budi daya udang melalui Dinas Perikanan dan Kelautan sehingga meraih predikat terbaik kategori Kinerja Kelembagaan Kelompok. Demikian diungkapkan Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten Langkat, Nazaruddin kepada andalas, Kamis (9/12). “Keberhasilan ini adalah berkat kerja keras para nelayan. Selain itu, keberhasilan ini juga tentu tidak terlepas dari perhatian dan instruksi Bapak Bupati H. Ngogesa Sitepu untuk mensukseskan Visi Misi Kabupaten Langkat dalam rangka menciptakan masyarakat Langkat yang maju, sejahtera dan mandiri” ujar Nazaruddin. Ia menjelaskan, Dinas Perikanan dan Kelautan telah membina kelompok Mandiri hingga berhasil tampil menjadi juara dari tingkat Kabupaten dan Propinsi hingga ke tingkat nasional. “Hasilnya memang tidak mengecewakan karena berhasil meraih predikat terbaik Kategori Kinerja Kelembagaan Kelompok Budidaya Udang,” tegasnya. Untuk Propinsi Sumatera Utara hanya Langkat yang mampu meraih penghargaan ini dan dijadwalkan penghargaan tersebut akan diserahkan langsung oleh Menteri Perikanan dan Kelautan Fadel Muhammad di Jakarta, hari ini (Sabtu, 11/12). Dinas Perikanan dan Kelautan Langkat mampu membina kelompok Mandiri yang beranggotakan 22 orang ini sehingga mampu melewati penilaian oleh tim verifikasi dari pusat yang melakukan berbagai penilaian langsung ke lokasi di Desa Tanjung Ibus Kecamatan Secanggang pada 18 Agustus, silam.(BD)

andalas

laskan biasanya rumah yang agak tinggi tidak sampai kemasukan air. Tapi banjir kali ini menggenangi rumah-rumah itu. Beberapa warga lainnya juga menuturkan kendati tidak terjadi hujan deras, namun air tetap tidak surut karena saat ini telah terjadi air pasang laut. Akibatnya, masih juga berhari-hari sejumlah rumah warga dan fasilitas umum, seperti masjid, sekolah, dan sarana umum lainnya terus tergenang air. “Sampai seka-

rang air belum surut, masih tergenang air setinggi mata kaki hingga sekitar 50 cm,” katanya. Sementara sekolah masih meliburkan murid, di antaranya SMP, SMA, SMK dan Pertani swasta milik Yayasan Kartini Utama Sei Rampah, yang memiliki sekitar 3000 lebih anak didik sedang menghadapi ujian semester. Di sekolah tersebut, luapan air sungai Sei Rampah masih menggenangi halaman sekolah bahkan ruangan kelas. (RYAD)

PKK Harus Tanggap dan Jeli Lubuk Pakam-andalas Ketua TP PKK Deli Serdang Ny Hj Anita Amri Tambunan melantik 19 Ketua TP PKK Kecamatan sekaligus serah terima dari ketua lama kepada yang baru di Gedung PKK, Lubuk Pakam, Kamis (9/12). Pelantikan dihadiri Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan, selaku Ketua Dewan Penyantun PKK daerah itu, Sekdakab Drs H Azwar S MSi , Wakil Ketua PKK Ny Hj Asdia-

na Zainuddin, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny Hj Fauziah Azwar S, camat Ketua GOW Ny Sri Rahmawati Barus dan pengurus PKK’ Ketua TP PKK Ny Hj Anita Amri Tambunan mengatakan, selama kurun waktu 38 tahun gerakan PKK masih tumbuh dan berkembang menyesuaikan diri terhadap era yang dilalui. Sehingga kelembagaan PKK hasil rapat kerja nasional (rakernas) VI tahun 2005

an negara, yang bersangkutan secepatnya akan ditetapkan sebagai tersangka. Disebutkan, laporan dari BPKP Sumut paling lambat satu bulan sejak sekarang telah berada di Kejaksaan. "Karena Kejaksaan tidak bisa memaksakan laporan itu cepat selesai, sebab sifatnya hanya koordinasi," jelas Hutasuhut. Ketika hal ini dikonfirmasikan ke pejabat BPN Karo, Kepala dan Sekretaris tidak berada di tempat. Menurut stafnya, mereka sedang rapat di Kanwil Medan selama dua hari. Sedangkan sebelumnya hasil konfirmasi, Kepala BPN Karo, Dalanta Sehat Tarigan melalui Sekretaris BPN Aronta Tarigan menyebutkan, tahun 2008 sertifikat Prona diterbitkan, terdapat 4.000 sertifikat pemohon dari 121 desa/kelurahan 15 kecamatan di Kabupaten Karo dengan anggaran lebih kurang Rp 1,118 M, dengan rincian biaya Rp 290.000,- per sertifikat. (LAMS)

Pejabat Melayani, Bukan Dilayani

menganut prinsip fungsional dari tingkat pusat hingga tingkat desa/ kelurahan. Menurutnya, takkala dihadapkan pada dinamika permasalahan kesehatan seperti gizi buruk, demam berdarah, diare dan kebutuhan masyarakat yang harus diatasi, maka keberadaan PKK di tengah masyarakat harus lebih peka dan jeli terhadap persoalan yang berkembang. (TH)

Generasi Muda Jangan Lupakan Seni Daerah Peduli pada pelestarian seni budaya tarian daerah, PT Pertamina EP Field Pangkalan Susu menggelar Festival Budaya se-Teluk Aru dalam sebuah program CSR dengan tema Pertamina EP Cinta Tanah Air.

Pematang Raya-andalas Bupati Simalungun diwakili Plt Sekretaris Daerah Drs Ismail Ginting MSi, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Simalungun Nomor : 821/ 5408/2010 Tanggal 8 Desember 2010, melantik 14 kepala sekolah dan 39 pejabat eselon III dan IV, di lingkungan Pemkab Simalungun, Kamis (9/12). Dalam pidato tertulis, Bupati Simalungun menekankan, perombakan, rotasi dan mutasi jabatan merupakan penyegaran, dalam upaya meningkatkan kinerja yang lebih baik dan berdampak positif. Sebagai pejabat pemerintah, harus menanamkan prinsip melayani, bukan dilayani. Kepada seluruh pejabat dan kepala sekolah yang baru dilantik, dituntut agar profesional dan dinamis dalam menjalankan tugas. Tingkatkan kinerja, lakukan perubahan untuk kemajuan, bekerja cerdas, cermat, dan tepat terutama dalam memberi-

kan pelayanan kepada masyarakat. Bupati juga menyampaikan, jabatan yang diemban merupakan harapan masyarakat Kabupaten Simalungun untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan di Kabupaten Simalungun. Kepala sekolah yang dilantik antara lain, Drs Azhari sebagai Kepala SMA Negeri 1 Bosar Maligas, Donaria SPd Kepala SMAN 1 Dolok Panribuan, Arimbi SPd MPd Kepala SMA Negeri 1 Sidamanik, Haposan Sinaga Kepala SMPN 1 Bosar maligas, Jhonny Simatupang Kepala SMP Negeri 2 Huta Bayu Raja, Rohben Simarmata SPd Kepala SMPN 1 Pamatang Sidamanik, Mangaranap Matondang SPd sebagai Kepala SMPN 1 Pematang Bandar, Naik Ginting Kepala SDN 097522 Perumnas Batu IV Kec Siantar, Ani Marati Br Purba Kepala SDN 091307 Naga Huta Panombean Panei. (EP)

Pemkab Humbahas Tabur Benih Nila

F

ESTIVAL diselenggarakan melalui dua kegiatan, lomba tari daerah untuk tingkat SD sederajat dan lomba vokal group lagu perjuangan untuk tingkat SLTP sederajat. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari,di Gedung Petro Ria Bukit Kunci Pangkalan Susu, kemarin. Camat Pangkalan Susu, Drs Sukhyar Mulyamin MSi mengatakan, para generasi muda saat ini telah melupakan kesenian daerahnya sendiri akibat telah terkontaminasi dengan budaya barat. "Kita minta generasi muda agar tidak melupakan kesenian daerah," harapnya. Hal yang sama juga terjadi pada lagu-lagu perjuangan, yang biasanya hanya diperdengarkan pada hari-hari tertentu. Setelah itu tidak terdengar lagi. Karena itu festival budaya Pertamina ini saya sambut dengan baik. "Kepedulian Pertamina terhadap seni budaya daerah harus terus dikembangkan,"

Kepala Kejaksaan Negeri Kabanjahe Muda Hutasuhut SH didampingi Kasi Pidsus Albert Pangaribuan SH MH, kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin mengatakan, berkaitan adanya indikasi korupsi di BPN, lebih 10 orang pegawai di lingkungan BPN telah dimintai keterangan sebagai saksi sejak dua bulan lalu. Mereka yang diperiksa terdiri dari staf, hingga kepala BPN yang saat ini dijabat Dalanta Sehat Tarigan. "Saat itu, Dalanta Sehat Tarigan menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) merangkap sebagai Kasi Pengukuran," ungkapnya. Dalam tahapan ini, tim penyidik masih mencari alat bukti dan menunggu hasil laporan investigatisi BPKP Sumut. Jika nanti ditemukan alat-alat bukti permulaan dinilai cukup dan berdasarkan alat bukti tersebut ditemukan adanya perbuatan melawan hukum menyebabkan kerugi-

andalas/syaiful amri

Salah satu peserta lomba Festival Budaya diprakarsai Pertamina, sedang memperlihatkan kemampuannya. harapnya. Lomba tari daerah ini diikuti 17 tim dan mempertandingkan Tari Mak Inang Pulau Kampai sebagai tarian wajib. Setelah itu, tiap tim harus juga menampilkan salah satu tari pilihan berasal dari daerah Batak, Jawa atau Aceh. Sementara itu, Pjs Field Manajer PEP Pangkalan Susu Dirasani Thaib mengatakan, seni budaya merupakan ciri khas daerah yang perlu dipertahankan dan dilestarikan. “Namun generasi muda saat ini sudah semakin banyak yang melupakan seni budaya daerah karena tidak ada kesempatan untuk mempelajari dan mengenalnya,”katanya. Menurutnya, tugas untuk melestarikan budaya daerah tidak hanya menjadi tanggung

jawab pemerintah saja, tetapi segenap lapisan masyarakat termasuk di dalamnya perusahaan. “Di sinilah peran yang hendak dimainkan oleh Pertamina EP sebagai perusahaan yang juga turut peduli terhadap budaya daerah khususnya Langkat,”ujarnya. Kepada para peserta Dirasani Thaib menyebutkan, keikutsertaan para pelajar merupakan bukti generasi muda masih banyak yang peduli terhadap pelestarian budaya daerah. “Jangan pernah malu mempelajari budaya bangsa sendiri, karena saya yakin di balik indahnya gerakan dan lagu dimainkan, tersirat sebuah makna perjalanan kehidupan," katanya. (SA)

Dolok Sanggul-andalas Pemkab Humbang Hasundutan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan, melakukan tabur perdana bibit ikan nila di Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan, Kamis (9/12). Tabur bibit nila perdana dilakukan di Desa Nagasaribu III, Lintongnihuta. Tepatnya di lokasi kelompok tani Sepadan disaksikan Hotben Hutasoit, selaku Ketua Unit Penyedia Pengembangan Aek Si-bundong, Rudi Simamora selaku PPK proyek, B Naibaho sebagai pemeriksa barang, penyedia barang dan jasa serta anggota kelompok tani Sepadan. Bibit nila dari dana tugas perbantuan bersumber dari APBN TA 2010 di-rencanakan Kabupaten Humbahas akan menerima sebanyak 89 paket. Setiap paket terdiri dari 4500 bibit ikan nila dengan

pakan pelet 900 kg, akan dibagikan kepada masyarakat Humbahas. Pada tabur bibit perdana hanya dilaksanakan di 9 Kecamatan Paranginan dan Kecamatan Lintongnihuta. Menurut Kepala Bidang Perikanan, Maridup Hutasoit SE, penaburan perdana dilaksanakan di dua kecamatan tersebut hanya 23 paket. “Penaburan bibit di kecamatan lainnya sebanyak 66 paket lagi direncanakan akan ditabur langsung Bupati Humbahas,” katanya. Maridup mengharapkan kepada masyarakat agar bantuan bibit yang diserahkan pemerintah kepada masyarakat dapat dikelola dengan baik demi memenuhi gizi ikan masyarakat Humbang Hasundutan serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di kemudian hari. (MPL)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Lugas & Cerdas Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe, Nurdinsyah SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal SIGLI: Dhian Anna Asmara, Tasbir BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar MEULABOH: Iskandar Muda. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison LHOKSEUMAWE: Saifuddin. LHOKSUKON: Usman Cut Raja.


Sabtu 11 Desember 2010

KILAS

Warga Batahan Protes Manajer Kebun Balap Panyabungan-andalas Janji Manajer Kebun Balap PTPN IV, menyerahkan bantuan atas musibah angin puting beliung di Batahan Nopember 2010 lalu, sudah direalisasikan. Namun, dalam pertemuan dengan tokoh masyarakat Batahan, Manajer Kebun Balap Kasman, jutru menerima sejumlah kritikan dan protes keras. Rahmadi Batahan, kepada andalas, Jumat (10/12) mengatakan, bahwa Manajer Kebun Balab PPN IV sudah merealisasikan bantuan PTPN IV pekan lalu, dihadiri Camat Batahan serta Perguruan Nahdhatul Ulama (NU), Perguruan Muhammadiyah di Batahan serta kepada 3 mesjid masing masing Rp 5 juta. Sementara kepada Kades Sari Kenanga, Kades Kuala Batahan dan Lurah Pasar Batahan dan Lurah Pasar Baru Batahan, Kebun Balap memberikan 2 paket buku cara bercocok tanam. Manajer Kebun Balap mengatakan, dia sangat merasakan kemiskinan masyarakat Batahan umumnya Pantai Barat Madina, karena itu siapa saja yang datang akan diladeni dan diberikan pekerjaaan sesuai dengan keahlian masing masing. Menurut warga, janji PTPN IV membantu masyarakat Nagari Batahan yang tertimpa musibah. Rumahnya rusak akibat puting beliung akan diberi bantuan sebesar Rp 50 juta. Tapi, yang direaliasikan cuma Rp 5 juta. Karena itu, warga memprotes Manajer Kebun Balap tersebut. Warga menilai, sikap Manajer Kebun Balap Kasman, patut dipertanyakan. Mengapa warga pemilik lahan belum juga menerima ganti rugi, khususnya yang berada di Ujung Tuan dan Teluk Sinata. Padahal kebun cengkeh warga di sana sudah 'digusur' dengan 'paksa'. Hal ini sangat disayangkan warga setempat.(OI)

PMI Ringankan Beban Korban Bencana Aek Kanopan-andalas Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut Drs H Kasim Siyo MSi melantik pengurus PMI Labuhan Batu Utara (Labura) periode 2010-2015, Kamis (9/12) di Aula SMA Negeri Aekkanopan. Pengurus dilantik, Pelindung Bupati/Wakil Bupati, Ketua H Amransyah Marpaung SH MM, Wakabid Pengembangan Organisasi, Jimmi Maulana SSTP, Wakabid Pelayanan Sosial Dr Charles Siregar SpA, Wakabid Penanggulangan Bencana Sampurna SIP, Wakabid PMR dan relawan Drs Darwin Yusma, Wakabid Penanggulangan Dana Sarana dan Prasarana Ir Paijo. Sekretaris Umum Drs Sofyan Yusma MSi, Wakil Sekretaris Zurul Bakti Azis, Bendahara Tan Sun Lie, Anggota Khairuddin Hasbi Hsb SPdI, Badrul Hayat SE. Ketua PMI Labura Amransyah Marpaung menyebutkan, PMI merupakan organisasi garda terdepan kemanusiaan yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terkena bencana, tanpa membedakan suku, agama, ras dan politik. Diharapkan PMI dapat membantu masyarakat terkena musibah di Kabupaten Labura. "Kita tidak ingin, terjadi bencana walau tidak bisa menghindar. Karenanya, bila terjadi bencana, pengurus PMI wajib memberikan penanganan dan pelayanan, baik pertolongan pertama maupun tindak lanjut kepada siapa saja yang menjadi korban bencana," kata Amransyah. (IM)

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

Pentas Seni Lintas Etnis Pererat Persatuan

andalas/fas

Etnis Pakpak di Asahan menampilkan tari persembahan/ tatak dan lagu tiris mo lae bengkuang pada Pentas Budaya Lintas Etnis Asahan, 2010.

P

AGELARAN Pentas Seni Budaya lintas etnis, Asahan tahun 2010 digelar Dinas Pendidikan Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar), bertujuan mempererat tali silaturahmi antaretnis dan dapat menumbuhkembangkan rasa kecintaan terhadap budaya daerah. Demikian diungkapkan Kadisporabudpar Drs Jamal Abdul Nasir Siregar diwakili Kabid Kebudayaan Muslim Marpaung SPd di Lapangan Parasamya Kisaran, kemarin malam. Menurut Muslim, pagelaran seni budaya lintas etnis juga sebagai sarana sosialisasi budaya yang ada di Asahan kepada para generasi muda. Acara yang diselenggarakan setahun sekali ini diharapkan dapat mengurangi kecenderungan kaum muda terhadap budaya asing. Disebutkan, pagelaran seni budaya

Proyek tak Dibayar

Gedung DPRD Siantar Dibongkar Paksa Pematang Siantar-andalas Proyek perbaikan gedung DPRD Kota Pematang Siantar, dikerjakan tahun 2009 lalu, hingga kini belum selesai pembayarannya. Bahkan, akibat belum terealisasinya pembayaran tersebut, pihak pengusaha Hasan Effendy, terpaksa melakukan pembongkaran gedung DPRD Kota Siantar, untuk mengambil kembali bahan material yang sudah sempat dipasang di gedung tersebut. Bahan bangunan atau rehabilitasi gedung DPRD, yang sudah sempat dipasang tahun 2009 lalu, di antaranya 7 kunci kamar, termasuk kamar mandi Ketua DPRD, 15 unit kunci laci para staf, satu pintu kamar mandi, 6 jendela skat kaca gedung, serta perbaikan 7 kursi Komisi IV. Ditaksir keseluruhan biaya material digunakan pihak pengusaha mencapai puluhan juta. Akibat telatnya realisasi pembayaran, ditambah tidak adanya titik temu antara DPRD Kota Pematang Siantar atau pihak eksekutif di jajaran Pemko dengan pihak pengusaha. Hasan

Effendi telah melakukan pengaduan ke Pengadilan Negeri Siantar, 17 Mei 2010 lalu. Namun hingga sekarang belum ada hasil baik dari pihak eksekutif maupun legislatif selaku pengelolah anggaran. Sekwan DPRD Siantar, M Sitanggang ketika dihubungi Jumat (10/12) di ruang kerjanya, tidak membantah peristiwa itu. Dikatakan, akibat pembongkaran tersebut, untuk mengambil bahan material yang dimasukkan pihak pengusaha, saat ini ruang kamar mandi Ketua DPRD menjadi terbuka. Begitu juga barang

yang sudah rusak sebelumnya dan telah diperbaiki, kembali mengalami kerusakan akibat bahan materialnya telah dipreteli. Hal sama diakui Wakil Ketua DPRD, Zainal Purba. Disebutkan, masalah fatal dalam persoalan tersebut, pihak pengusaha tidak dapat menunjukkan kontrak. Sementara bahan yang harus digunakan merealisasi pembayaran tersebut adalah kontrak. Akibatnya DPRD Siantar tidak mengabulkan permintaan pihak pengusaha. “Berarti dulu pengusaha hanya menerima pekerjaan secara lisan, lalu dikerjakan. Kan itu tidak boleh, harus ada kontrak sebagai bukti, bahwa anggaran tersebut sudah tersedia. Ini kan tidak ada kontraknya,� beber Zainal. Pengamatan andalas di lapangan, akibat pembongkaran tersebut, pihak pengusaha, eksekutif maupun legislatif di Pemerintahan Kota Pematang Siantar menjadi bahan pergunjingan. (ASH)

13

lintas etnis tahun ini diikui enam etnis yakni, Pakpak Dairi, Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Parsadaan Batak Asahan (Parbasa), Batak Toba, dan etnis Banjar Bagian Selatan. Ketua etnis Pakpak Dairi Buyung Sulaiman Padang, kepada andalas mengatakan, dalam pagelaran tersebut pihaknya menampilkan tari persembahan/ tatak, tari garo-garo/ tari nurung, nangkurtak, tiris mo Lae bengkuang, dan terakhir ditutup tari persembahan njuahnjuah. Buyung manambahkan, tema pagelaran pentas seni budaya lintas etnis Kabupaten Asahan Tahun 2010, untuk lebih meningkatkan kesatuan persatuan sesama etnis sekaligus untuk memotivasi semangat nasionalisme di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Pemerintah setempat hendaknya lebih proaktif menggelar acara semacam ini," harapnya. (FAS)

54 Kades di Nisel Dilantik Nias Selatan-andalas 54 Kepala Desa se-Kabupaten Nias Selatan dilantik bupati Nisel diwakili Sekrtaris Daerah Solistis PO Dachi SH MH, di kemarin. Panitia pelaksana pelantikan Kaban Kesbang Drs Fabowosa Laia MSi, menyampaikan usai pelantikan akan dilanjutkan dengan pembekalan tentang tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan para Kades terpilih di desa masing-masing. Sekdakab Solistis PO Dachi menyebutkan, seyogianya pelantikan Kepala Desa dilakukan bupati, tapi karena suatu tugas penting di luar daerah, tidak bisa hadir. Dia minta Kepala Desa yang baru dilantik agar benar–benar menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam rangka pelayanan masyarakat di tingkat Desa. Kepala Desa adalah kepala semua warga bukan kepala keluarga, kepala desa adalah kepala desa sejati tapi bukan kepala desa yang abadi. Ditambahkan, pembekalan yang dilaksanakan merupakan bukti bahwa Pemerintah Desa merupaan bagian dari Pemerintah Kabupaten. "Selain itu jabatan kepala desa bukanlah jabatan profesi melainkan jabatan pengabdian,"kata Dachi. Usai pelantikan, Kades Pekan Hilisimaetano Kecamatan Mainamolo, Suardin Dachi, yang mantan pegawai BUMN PTPN IV Kebun Ajamu, saat dikonfirmasi andalas tentang visi misinya menjelaskan, dia siap melaksanakan program pemerintah di tingkat desa, terutama pembangunan pelayanan prima kepada warga, tanpa pilih bulu. (HG)

Limbah PT PAL Dituding Cemari Sungai Barumun-andalas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Hutalombang Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang L awas yang tidak memikirkan nasib Rakyat yang bermukim di sekitar sungai, yang disinyalir sudah tercemari limbah PT PAL. Padahal, sejak dahulu sungai Parsombaan sangat bening dan airnya sangat jernih. Namun, kini hal itu hanya tinggal kenangan, sebab air yang dulu jernih sekarang sudah menjadi hitam. Hal ini diakibatkan pembuangan limbah PT PAL. Begitu juga Sungai Barumun yang dulu sangat jernih,

sekarang sudah airnya menjadi kehitam- hitaman. Aliran Sungai Persombaan muaranya mengalir ke Sungai Barumun. Sebagian Sungai Barumun sudah tercemari limbah, sejak dari air Persombaan hingga ke Aek nabara. Sungai Barumun sudah berubah warnanya menjadi hitam. Masyarakat yang sebagian menggantungkan hidupnya dari Sungai Barumun, kini resah diakibatkan warna air yang sudah berubah menjadi hitam. Sementara, warga desa yang masyarakatnya sebagian menggantungkan hidup pada Sungai Barumun seperti Desa

Parsombaan, Panggaran Mompang, Sihiuk, Tobing Tinggi, Sipagabu Paran Tonga, Tanjung, Paran julu, Hadungdung, Aek nabara, dan lainnya mencapai puluhan desa. Pantauan andalas di lapangan, PT PAL membuang limbah ke perkebunan kelapa sawit di Sekitar PKS, mengaliri Sungai Air Parsombaan. Dan terdapat dugaan saat hujan turun, di situlah PKS membuang limbah lewat sungai. Soalnya, menurut cerita masyarakat yang paling parah tercemari adalah Sungai Barumun. Warnanya hitam dan berminyak, apalagi ketika hujan turun. (MEP)

UPT Perparkiran Dituding Korup Pematang Siantar-andalas UPT Perparkiran Kota Pematang Siantar saat ini dituding anggota DPRD menjadi ajang bancakan korupsi oknum Kepala Perparkiran Kota Pematang Siantar. Anggota DPRD EB Manurung saat dihubungi, Jumat (10/12), mengatakan UPT Perparkiran terkesan tidak serius melaksanakan pekerjaannya. Target yang dibebankan per tahun seperti tahun 2010 tidak terealisir. Sementara kalau dihitung dengan kondisi riil perparkiran Kota Pematang Siantar, bukan tidak bisa target tersebut terealisasi, bahkan diprediksi bisa. Namun target dibebankan sesuai APBD pun tidak terwujud. Padahal, sejumlah pengusaha berlombalomba untuk menangani UPT tersebut. Bahkan dengan didahulukan langsung secara tunai, berapa

target perparkiran tersebut, sehingga pihak pemerintah tidak sulit memikirkan UPT perparkiran di Pematang Siantar. Masih menurut Manurung, target yang dibebankan pada UPT Perparkiran Kota Pematang Siantar, tahun 2010 ini hanya Rp 1,2 M, itu pun tidak tercapai.

Sementara, kalau dilihat dari titik perparkiran di Pematang Siantar, target itu tidak muluk-muluk. "Alhasil, muncul tudingan kalau UPT perparkiran Siantar ini menjadi ajang korupsi pihak pengelola," katanya. Sementara Kepala UPT Perparkiran Kota Pematang Siantar bermarga Sitorus, dihubungi secara terpisah, membantah tudingan tersebut. "Kami telah melakukan pekerjaan seoptimal mungkin, "katanya. Dia mengakui, keberadaannya di UPT terkesan sudah masuk di tengah jalan. "Saya menjabat sebagai Kepala UPT baru Maret lalu, berarti tidak penuh satu tahun. Kalau dihitung sudah mencapai target. Sejak saya menjabat Kepala UPT Perparkiran di Kota Pematang Siantar sudah merealisasi sekitar 65 persen," katanya. (ASH)


Sabtu 11 Desember 2010

ACEH MEMBANGUN

harian andalas | Hal.

14

KILAS

Proyek PPIP Mampu Aliri 300 Ha Sawah Sigli-andalas Proyek irigasi Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan Propinsi Aceh (PPIP) di Desa Buluh Peudaya, Dusun Blang Gapang, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie kini memasuki tahap perampungan. Proyek irigasi yang menelan dana Rp250 juta hanya mampu mengairi areal persawahan penduduk seluas 300 hektar dari 8.585 hektar sawah di kecamatan tersebut. Pengawas lapangan Bina Marga Cipta Karya (BMCK) Kabupaten Pidie, M Kasem, Jumat, (10/ 12) mengatakan, proyek pembangunan irigasi tersebut sangat dibutuhkan warga. "Saya sangat optimis, jika proyek ini dibangun sempurna. Karena proyek tersebut dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat setempat," paparnya. Ia juga menyebutkan, jika proyek tersebut merupakan proyek dari tingkat I Propinsi Aceh. Sedangkan pihaknya, hanya melakukan pengawasan di lapangan. Sehingga kualitas dari proyek ini ada jaminannya. Terlebih, proyek ini sendiri sangat didambakan ratusan petani di sejumlah desa. Marwan Usman, salah seorang warga Desa Buloh Peudaya sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah membangun proyek irigasi tersebut. "Saya sendiri bertindak sebagai pengawas lapangan dari kepercayaan masyarakat setempat. Sehingga, tidak terjadi rendahnya kualitas proyek yang didambakan masyarakat," pungkasnya. Marwan menyebutkan, jika proyek tersebut rampung, maka paling tidak akan memberikan angin segar untuk mengairi sekitar 300 hektar lahan pertanian masyarakat yang sudah sekian lama kesulitan air. "Di kecamatan ini, paling sedikit sekitar 5.850 lebih adalah lahan tadah hujan, sedangkan ribuan lainnya hanya menunggu kemurahan air dari irigasi Seumayan dan Rajui," sebutnya. (TAS)

BKPP Bantah Pungut Biaya Pengurusan CPNS Lhokseumawe-andalas Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Aceh Utara Jamali Sulaiman membantah tuduhan bahwa pihaknya telah meminta sejumlah uang kepada tenaga honorer untuk pengurusan calon pegawai negeri sipil (CPNS). "Kita tidak meminta uang kepada tenaga honorer. Tenaga honorer kategori satu saat ini dalam proses di BKN Jakarta, dan katagori dua belum seluruhnya masuk ke BKP, sedang dalam verifikasi di SKPD dan inspektorat," katanya di Lhokseumawe, Jumat, menanggapi tuduhan adanya pungutan terhadap CPNS. Menurutnya, dibukanya kantor pada hari libur karena pihaknya harus mengejar penyelesaian tugas kantor, karena kas akhir tahun akan ditutup pada 17 Desember. "Kami tetap kerja meskipun pada hari libur kantor hingga pada malam hari, dan tidak pernah kami bentuk pengurus tenaga honorer di BKPP, dan bagi mereka yang bahannya kelengkapan surat tidak lengkap kami minta melalui SKPD walaupun ada yang mengantar sendiri ke BKPP," katanya. Informasi yang diperoleh, ada dugaan pihak BKPP meminta uang kepada CPNS dengan alasan biaya pengurusan keberangkatan sejumlah oknum kantor BKPP menuju ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta. Salah seorang sumber yang tidak bersedia disebut namanya menyebutkan, sejumlah tenaga honorer mendatangi kantor BKPP Aceh Utara pada Selasa (7/12) malam. Kedatangan para honorer ini untuk menyerahkan apa yang dirasakan belum lengkap. Bahkan ada yang menyebutkan, para tenaga honorer dimintai sejumlah uang untuk biaya keberangkatan oknum BKPP dalam melakukan pengurusan. "Kami heran dalam pengurusan ini banyak kejanggalan, pemberitahuan kelengkapan berkas diberitahukan secara diam diam bukan melalui pengumuman yang jelas, bukan hanya itu, para tenaga honorer harus mendatangi kantor BKPP pada malam hari dan hari libur bertepatan dengan hari Tahun Baru Islam," kata salah seorang tenaga honorer. (ANT)

Minah Langkah di Meulaboh Meulaboh-andalas Antrian panjang di sejumlah pangkalan minyak tanah di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, kembali terjadi sejak sepekan terakhir, akibat langkanya bahan bakar tersebut. "Sudah harganya mahal, dari Rp2.850/liter kini menjadi Rp3.500/liter, langka lagi, nggak tahu ini sekarang mau masak pake apa," keluh Darni (41), Warga Desa Rundeng Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Jumat, (10/12). Dipihak lain, pemilik salah satu pangkalan di sekitar Jalan Majapahit, Kelurahan Rundeng, Eni (43) mengatakan, sejak sebulan terakhir, pasokan minyak tanah tidak lancar. Ia menyatakan, dari biasanya dipasok sekali dalam seminggu, kini sekali dalam tiga pekan. "Terpaksa pembelian dibatasi, untuk satu orang jatah lima liter, dengan harga Rp3.500/liter, bukan kami saja yang menaikkan harga, bukan maksud mencari keuntungan lebih, melainkan sebagai modal untuk membeli lebih dari biasanya satu ton menjadi dua ton," kata Eni. Lebih lanjut, terjadinya kembali kelangkaan minyak tanah memicu reaksi DPRK setempat. "Seharusnya Pertamina yang terdepan dalam persoalan ini, bukan hanya diam terus melepas persoalan kelangkaan minyak tanah pada pemda begitu saja, seperti terjadinya kelangkaan sebelumnya, dalam waktu dekat Pertamina akan kami panggil, karena jangan sampai ada kecurangan di tubuh Pertamina," kata anggota Komisi-D DPRK Aceh Barat Amri. (ANT)

andalas/dd harison

PAWAI- Ratusan pelajar yang tergabung dari tiga Kecamatan di Kabupaten Aceh Timur, tingkat sekolah dasar (SD) SMP, sampai SMA turut memeriahkan Tahun baru 1432 Hijriah dengan cara melakukan pawai.

Kadis Akui Jalan Provinsi ke Gua Tujoh Memprihatinkan Sigli-andalas Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga Cipta Karya, Kabupaten Pidie, Ir Anwar Ishak mengakui sepanjang 8 kilometer lebih badan jalan pronpinsi di Kecamatan Laweueng menuju Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, kondisinya saat ini rusak parah. "Saya mengakui jalan tersebut kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Namun kerusakan badan

jalan propinsi itu bukanlah tanggungjawab kami. Tapi tanggung jawab Tingkat I Propinsi Aceh," kata Anwar kepada andalas, Jum'at (10/12) kemarin di ruang kerjanya. Disinggung kapan jalan tersebut dilakukan perbaikan, Anwar mengatakan pihaknya belum mengetahuinya karena masalah pembangunan jalan propinsi adalah tanggung jawab propinsi. "Lebih jelasnya, tolong tanyakan saja pada staf saya, mungkin dia lebih tahu kapan," katanya. Kadis BMCK Pidie ini menyebutkan, jika dilihat cukup banyak jalan yang rusak dan berlobang. Kondisi ini tidak lepas pula dari truk-truk yang bertonase tinggi tidak mentaati aturan.

"Pemerintah tetap akan memberikan yang terbaik buat rakyatnya, begitu juga rakyat hendaknya mematuhi ketentuan yang berlaku," kilah Anwar Ishak yang dikenal cukup disiplin dalam membangun daerahnya. Kerusakan badan jalan propinsi ke Gua Tujoh Laweueng yang juga lokasi objek wisata lokal, kini hangat dibicarakan banyak kalangan. Karena, jalan tersebut juga merupakan jalan alternatif Banda Aceh menuju Medan. Selain itu, juga melintasi kawasan bukit kapur yang pemandangannya sangat menajubkan. Tapi, kerusakan tersebut belum mendapat perhatian serius dari pemerintah. (TAS)

Harga Pisang Barangan Anjlok Sigli-andalas Harga pisang barangan (ayam) di Pusat Pasar (Puspas) Perbelanjaan Kota Sigli dan Puspas di sejumlah kecamatan lainnya di Kabupaten Pidie saat ini mengalami penurunan drastis. Menurutnya harga pisang tersebut disebabkan produksi pisang yang terus meningkat tajam, sementara minat pembeli menurun akibat kondisi keuangan daerah sangat terpuruk. Sejumlah petani pisang di Kecamatan Padang Tiji kepada andalas, Jumat, (10/12) menyebutkan, mereka mulai kesulitan memasarkan pisang kepada pedagang (mugee). Jika dibeli pun harganya pertandan sudah sangat murah, atau harganya jauh menurun ketimbang harga pisang sebelumnya. "Pisang-pisang kami sudah beberapa hari jarang diborong oleh pedagang yang membawa hasil panen kami keluar daerah, seperti Banda Aceh, Lhokseumawe, Langsa, Medan, dan bahkan ke Pulau Batam," tutur Mutasir dan Yulisman Usman, petani pisang di Kecamatan Padang Tiji dan Muara Tiga. Hal senada juga dikatakan pedagang pisang lainnya, Nurlina, sebelumnya dagangan pisang cukup laris dibeli oleh pembeli, baik mereka pedagang musiman maupun

andalas/nafli

ANJLOK- Nurlina pedangang pisang barangan Simpang Beutong, Kabupaten Pidie mengaku harga pisang saat ini anjlok. masyarakat luas dari berbagai kalangan, termasuk para pejabat yang melintasi badan jalan propinsi. Disebutkan, sebelum Lebaran Idul Fitri beberapa bulan lalu,, harga pisang cukup menggembirakan. Saat itu, harga pisang ayam per tandannya

berkisar Rp35000, kini turun menjadi Rp 20.000 Pisang kepok dari Rp15.000 turun menjadi Rp 13.000. Begitu juga dengan pisang wak (monyet), Penurunan harga tersebut terjadi di tingkat petani maupun pedagang. (NAF)

DPRK Larang Dispenduk Keluarkan KTP Baru Meulaboh-andalas Kalangan DPRK Aceh Barat melarang Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menerima pengurusan baru kartu tanda penduduk, terkait penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di daerah itu yang tidak menerima warga berdomisili di luar daerah. "Kami telah mendatangi Kantor Dispenduk dan meminta para karyawan untuk menghentikan aktivitas pengurusan KTP baru, kecuali perpanjang. Kami juga minta pengertian pemerintah kabupaten/kota lain hingga provinsi untuk tidak mempolitisir keputusan ini," kata Ketua Komisi-A DPRK Aceh Barat Rizwan di Meulaboh, Jumat. Ia menyatakan, sejak puluhan tahun wilayahnya tidak pernah menerapkan aturan KTP dalam penerimaan CPNS, kali ini diberlakukan akibat ada sejumlah kabupaten/kota lain yang pernah menerapkan aturan yang sama, sehingga sempat mengecewakan masyarakat di kota dengan sebutan "Tauhid dan Tasawuf" itu. Terutama, kata dia, pemerintah daerah setempat sengaja lebih memberikan kesempatan pada putra-putri daerah yang selama ini dirasakan hanya sebagai penonton. "Dulu banyak warga kita mengeluh ditolak di daerah lain, sekarang kita buat aturan begini ya harus terima, bukan sedikit sarjana asli daerah yang berkualitas maka kita utamakan mereka, asalkan bisa baca Alquran yang dibenarkan melalui surat pengantar kepala desa setempat," kata Rizwan. Dengan adanya penerimaan PNS khususnya di bidang kesehatan, lanjutnya, tidak ada alasan lagi terjadi kekosongan tenaga seperti yang selama ini terjadi di sejumlah Puskesmas/Puskesmas Pembantu sehingga terkesan menjadi kandang kambing. Dipihak lain, Kepala Dispenduk Aceh Barat Muhammat Nur Juned mengelak, bahwa aktivitas karyawannya hingga larut malam berkaitan dengan pengajuan KTP baru terlebih lagi dari masyarakat luar daerah. "Sudah tiga bulan ini kami bekerja sampai larut malam untuk mempersiapkan program Elektronik E-KTP, bukan karena menerima pengurusan baru, banyak masyarakat kita juga ikut mengurus seharusnya sih berinisiaatif sejak jauh hari mengurus KTP, kalau saat ini tidak mendapat perlayanan cepat ya jangan kecewa," kata Juned. (ANT)

60 % Penyuluh Lapangan Perikanan dan Kelautan Tidak Aktif Akibat diberikannya jabatan struktural hingga ada juga yang bekerja pada kegiatan sejumlah proyek kepada para penyuluh lapangan Perikanan dan Kelautan di Provinsi Aceh, saat ini sebesar 60 persen penyuluh dimaksud dilaporkan tidak aktif/ eksis. Eksesnya, program 2015 yang direncanakan Pemerintah, untuk menjadikan Indonesia sebagai penghasil

produk perikanan terbesar dunia yang diistilahkan Minapolitan, berkemungkinan sulit tercapai. "Yang terjadi selama ini, banyak penyuluh dilapangan tidak aktif/eksis, dikarenakan banyak faktor, baik faktor koordinasi, maupun pembinaan terhadap mereka (penyuluh), dan jika saja penyuluh tidak dimanfaatkan/ difungsikan, tidak diperhatikan kemungkinan sulit dicapai program Minapolitan itu," ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Razali AR, melalui Kasi Sarana dan Prasarana Pengawasan Sumberdaya

Alam, Ir Kanisullah, yang juga selaku ketua panitia pelaksana pertemuan pembinaan penyuluhan perikanan, Kamis (9/12) di Aula Badan Pengkajian Tekhnologi Pertanian Aceh. Kata dia, berhasil tidaknya program di lapangan tersebut sangat dipengaruhi oleh para penyuluh. Buktinya, pada masa sebelumnya Aceh yang memiliki swasembada pangan dan pernah menurun, kemudian baru sekarang ini baru mulai meningkat kembali. "Artinya, semua ini tidak terlepas dari peran penyuluh secara optimalisasi, sebab, penyuluh merupakan ujung

tombak atas sektor perikanan," katanya. Karena itu, pihaknya melakukan pertemuan pembinaan penyuluhan perikanan yang dilakukan secara rutinitas setiap setahun sekali yang didanai oleh Badan Penyuluhan Perikanan Kementerian Kelautan. Ia menyebutkan, baik daerah maupun pusat perlu melakukan pembenahanpembenahan kembali terhadap penyuluh perikanan yang sebelumnya telah terpencar untuk dapat dieksiskan kembali. "Saat ini jumlah penyuluh setiap kabupaten/kota

berkisar rata-rata antara 5-7 orang, sedangkan di Provinsi ada 71 orang. Dan, yang tidak aktif mencapai 60 persen, karena mereka sudah diberikan jabatan truktural kemudian ada juga penyuluh yang bekerja pada kegiatan proyek, artinya fungsinya sebagai penyuluh tidak aktif lagi,"sebutnya. Kendala lain, sambung dia lagi, tidak aktifnya para penyuluh tersebut juga disebabkan statusnya yang kurang jelas, fasilitas, sarana dan prasarana penyuluhan, koordinator atau induk dari penyuluh ditingkat provinsi selama ini justeru tidak ada. (AFRI)


SAMBUNGAN

Sabtu 11 Desember 2010

Kombes Baharudin Djafar

Resmi Jabat Kabid Humas Polda Metro Jakarta–andalas Komisaris Besar Baharudin Djafar resmi menjabat Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya. Mantan Kabag Humas Poldasu ini menggantikan Kombes Boy Rafli Amar yang kini menjabat sebagai Kabid Penum Mabes Polri. Sertijab digelar di main hall Polda Metro Jaya, Jumat (10/ 12). Upacara serah terima jabatan itu dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Sutarman. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh pejabat teras Polda Metro Jaya. Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan agar pejabat baru Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya harus menguasai segala informasi yang berkembang di masyarakat. Baharudin diminta untuk menjalankan fungsi Humas dengan transparan dan akuntabel. "Humas harus mengetahui kegiatan pers kita, yang harus mendapat informasiinformasi bersama. Kemampuan dan kriteria Humas sangatlah penting dan strategis," ujar Kapolda.

Sebagai pejabat yang memegang fungsi Humas, Baharudin diwajibkan menguasi penegakkan hukum. Sebagai pejabat yang akan sering tampil di media, Baharudin juga diminta agar memiliki keterampilan berkomunikasi yang bisa memberikan pencitraan terhadap Polri. "Harus memiliki kompetensi khusus, kecerdasan khusus mengingat dan merefleksikan apa yang terjadi dalam organisasi dan disampaikan lewat media dan masyarakat," kata Kapolda. Dalam kesempatan itu, Kapolda menyambut Baharudin dengan ucapan selamat datang. "Segera kenali lingkungan kerja, dan item-item yang menyangkut kerja," kata dia. Sementara kepada Boy Rafli, Kapolda menilai kinerjanya cukup baik saat menjabat sebagai Kabid Humas Polda Metro selama 1 tahun lebih ini. "Kepada Kombes Boy Rafli Amar yang sudah merintis Kehumasan, dan cara-cara pelaporan masyarakat sudah baik, ke depan bisa memberikan gambaran tentang tugas Kehumasan," tutupnya.

JR Saragih: Saya Kenal Refly Melalui Internet .........(Dari Halaman 1) nang dengan perolehan suara 148.977 suara atau 38,75 persen dari 384.420 total suara sah. Lalu 28 Oktober 2010, keduanya dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Simalungun periode 20102015. Hasil Pilkada Simalungun kemudian digugat pasangan Zulkarnaen Damanik/Marsiaman Saragih dan dua pasangan lainnya ke Mahkamah Konstitusi karena ditengarai terjadi money politik dan pelanggaran lain yang dilakukan KPU Simalungun. Tetapi Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa Pilkada itu dan memenangkan pasangan JR Saragih dan Nuriaty Damanik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Simalungun. Selain itu, dalam laporan daftar harta kekayaan pasangan calon bupati dan wakil bupati Simalungun, diketahui, DR JR Saragih adalah calon bupati terkaya. Sesuai laporan di KPK, DR JR Saragih memiliki kekayaan sebesar Rp 55.271.610.000 sedangkan wakilnya Hj Nuriaty Rp7.590. 800.00. Jumlah ini terdiri dari uang tunai (cash money), barang bergerak, dan barang tak bergerak. Refly Harun Siap Diperiksa Sementara itu, Refly Harun tidak gentar akan dilaporkan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Muchtar ke KPK. Menurutnya laporan ke KPK adalah jalan yang terbaik. Mantan staf ahli MK era Jimly Asshiddiqie ini pun mengaku siap untuk diperiksa. "Siap diperiksa, itu memang yang diinginkan," kata Refly, Jumat (10/12). Dia menjelaskan, niat melaporkan justru positif. Namun yang dia heran, kenapa seolah-olah Akil Muchtar yang panik. Tidak pernah dirinya maupun tim membuka kasus apa dan nama hakim yang menangani kasus itu. "Kita aneh saja, ini kan disampaikan secara tertutup kepada Ketua MK. Tim investigasi tidak menyebut siapasiapa, ada yang kebakaran jenggot, ketakutan. Ini justru publik bertanya-tanya," jelasnya. Yang menarik adalah saat JR Saragih diwawancarai TVone Jumat pagi. Di program Apakabar Indonesia Pagi itu, ia dikonfrontir langsung dengan ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dan Refly Harun. Berikut petikan wawancara JR Saragih, Mahfud MD dan Refly Harun di program Apakabar Indonesia Pagi, TVone, Jumat (10/12). Hamfud MD: Di dalam laporan Refly dikatakan bahwa hakim Akil Mochtar pernah ketemu bapak menunjuk-

kan rancangan putusan kasus Susno Duadji dan Yusril (Ihza Mahendra-red). Dan Pak Akil bilang, di MK ini saya bisa menentukan putusan MK. Yang belum dibacakan saja saya sudah tahu. Lalu kalau pak Saragih mau menang, supaya memberi uang ke Pak Akil. itu kesaksian Refli, Pak kepada kami. JA SARAGIH: Itu bohong semua Pak. Makanya saya keberatan dan meminta pengacara untuk melaporkan si Refly kembali. Karena saya keberatan Pak, nama baik saya dicemarkan. Presenter: Tapi apakah Bapak pernah bertemu dengan hakim di MK? JR SARAGIH: Saya tidak pernah ketemu hakim di MK. Jangankan ketemu, mau salaman saja gak bisa di MK. Presenter: Baik, Pak Saragih. Saya hanya berpikir dengan logika saya, jika seseorang seperti Refly Harun berani menuliskan artikel di koran yang begitu besar dan dibaca oleh jutaan orang, sangat besar kemungkinan Refly menyaksikan dan mengalami itu. Komentar Bapak? Bupati: Ya...nanti silahkan. Saya akan laporkan dia. (Lalu presenter mengkonfrontir Rafly Harun yang berada di jalan dengan JR Saragih mengenai uang Rp 1 milyar untuk hakim Mahkamah Konstitusi) JR Saragih: Saya tidak pernah memberikan uang ke yang namanya si Refly. Refly: Selama tim investigasi bekerja, pertama begini ya, kami sudah menyampaikan hasil investigasi itu secara tersusun kepada Pak Mahfud. dan press konfrens kita tidak pernah menyebutkan nama, kejadian dan tempat. itu SOP yang kita sepakati. jadi kalau ada yang menyebut is this not my bisnis. Yang kedua, selama proses investigasi, kita sudah berkalikali menghubungi Pak JR Saragih untuk dimintai konfirmasi kepada tim investigasi, tapi yang bersangkutan menghindar. Presentar: (menyela meminta JR Saragih untuk menjawab) Betulkah tidak ada komunikasi? Bupati : Saya tidak pernah menolak orang mau bertemu dengan saya. Waktu itu saya pernah dihubungi si Refly sewaktu saya berada di Batam. Tapi cara dia menghubungi tidak etis. Cara tidak etis itu, dia menanyakan kepada saya, tolong anda bicara. Loh saya mau bicara apa, saya tidak tau apaapa. Setelah itu, saya kan punya kantor resmi di Kabupaten Simalungun, tapi tidak ada yang berhadapan dengan saya.(DA/EP)

Riwayat hidup dan karir Kombes Baharudin Djafar Tempat/Tanggal Lahir : Ujung Pandang/23 Januari 1963 Suku : Bugis Akpol : 1986 dengan pangkat Ipda PTIK : 1995 Sespim : 2002 RIWAYAT JABATAN: 1. Padal Ops Puskodal Ops Polda Kalimantan Barat (Desember 1986) 2. Kanit Reskrim Intel Polresta Pontianak Polda Kalimantan Barat (Juli 1987-1989). 3. Kapolsek Sungai Raya Pontianak, Kalimantan Barat (Mei 1990). 4. Kapolsek Pontianak, Kalimantan Barat (Juni 1991). 5. Kanit Intelkrim Bagian Intelkrim Polda Kalbar (April 1992). 6. Pejabat Sementara Wakasat Intelpam Polwiltabes Bandung, Polda Jabar (Juli 1995) 7. Wakasat Intelpan Polwiltabes Bandung Polda Jabar (Agustus 1996) 8. Wakapolres Cilegon Polwil Banten Polda Jabar (April 1997). 9. Peneliti Kelompok Ahli PPITK PTIK (Desember 1998). 10. Kasat Opsnal Sibdis Pammat Baket Dis Pam Polri (Januari 2001). 11. Pamen Sespim Dediklat Polri (Agustus 2001). 12. Kabagk Intelkrim Dit Intelpam Polda Sumatera Utara (Maret 2002). 13. Kapolres Dairi Polda Sumatera Utara (September 2002). 14. Kapolres Tebing Tinggi Polda Sumatera Utara (Mei 2005). 15. Pamen Polda Sumatera Utara (Agustus 2005). 16. Wadir Intelkam Polda Sumut (Juni 2006). 17. Kanid Humas Polda Sumut (Maret 2008-November 2010). TANDA JASA: 1. Satya Lencana Kesetiaan 8 tahun 2. Satya Lencana Dwidya Sistha. KEJUARAAN: 1. PA Sandi Hankam 2. Suspa Contra 3. Intel Hankam 1991 4. Pasen Intel

harian andalas | Hal.

15

Kajari Dicopot karena Nikah Siri Jakarta–andalas Ada yang karena nikah siri, ada menakuti pejabat, dan ada yang tak becus mengurus tahanan. Kejaksaan Agung mencopot tiga Kepala Kejaksaan Negeri secara bersamaan pada tanggal 9 Desember kemarin. Tiga Kajari tersebut adalah Kajari Majalengka, Jawa Barat, Alviand Deswaldy, Kajari Gunung Sugih, Lampung, Djamin Susanto, dan Kajari Arga Makmur, Bengkulu, Maizan Jafrie. "3 Kajari telah kita copot dengan surat keputusan telah kita terbitkan pada tanggal 9 Desember," ujar Jaksa Agung Basrief Arief usai mengadakan Media Gatering di Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasunuddin, Jakarta Selatan, Jumat (10/12). Basrief menambahkan, tiga Kajari tersebut dicopot karena dianggap telah melakukan beberapa kesalahan. "Ketiganya melakukan beberapa kesalahan dan setelah dilaporkan pada oleh Jamwas lalu saya rapimkan dan ketiganya diputuskan, untuk meninggalkan pos dan jabatannya masing-masing," jelas Basrief. Jaksa Agung Muda

Pengawasan Marwan Effendy mengatakan, salah satu dari Kajari yang dicopot karena melakukan nikah siri tanpa izin dari istri pertama. Maka dari itu, dengan berbagai pertimbangan, dan konsultasi dengan Jaksa Agung, ketiganya dibebas tugaskan dari jabatan struktural. "Yang Kajari Majalengka, Jawa Tengah, Alviand Deswaldy itu dicopot melakukan perbuatan kawin siri tanpa izin dari istri pertama," ujar Marwan di tempat yang sama. Sedangkan untuk Djamin Susanto dan Maizan Jafrie dicopot karena dua orang ini tidak mempunyai kepribadian yang baik sebagai Jaksa.

"Kalau untuk Kajari Lampung, Djamin Susanto dicopot karena yang bersangkutan saat ini terjerat kasus dugaan pemerasan terhadap bekas Bupati Lampung Tengah dan 16 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Sedangkan Kajari Arga Makmur dicopot karena tidak melakukan pengawasan yang melekat seperti yang menjadi tugas," jelas Marwan. Dengan kesalahan masing-masing jaksa tersebut, lanjut Marwan, tidak ada lagi alasan Kejagung untuk mempertahankan kedudukan mereka dalam jabatan struktral. Tindakan tegas yang diambil Kejagung ini, lanjut Marwan, paling tidak bisa menjadi efek jera bagi jaksa lainnya, yang ingin bertindak semenamena dengan jabatannya. "Ini menjadi pelajaran bagi Kajari lainnya, supaya jangan melakukan perbuatan yang sama. Karena kita tidak akan melindungi mereka. Makanya kita beri efek jera," imbuh pria berkacamata ini. "Jadi kita tidak perlu lagi menimbang yang begini, copot saja. Masih banyak di luar sana yang antre (jadi Kajari)," tandasnya. (DC)

Bupati Simalungun: Suap Itu Bohong Besar .........(Dari Halaman 1) MK Rp 1M. " Saya merasa nama baik saya tercemar atas terkaitnya nama saya dan konsekuensinya saya akan mengadukan Refly Harun ke Polda Metro Jaya di Jakarta Senin pagi (13/12) dengan pasal pencemaran nama baik," tegas JR. Dilaporkan ke KPK Sementara itu Ketua MK Mahfud MD dan hakim anggota Akil Mochtar resmi melaporkan JR Saragih ke KPK dalam kasus percobaan penyuapan hakim konstitusi Jumat (10/12) siang. Selain JR Saragih, Mahfud juga melaporkan Refly Harun, dan Maherswara Prabandono. "Kami melaporkan percobaan penyuapan terhadap hakim konstitusi. Yang kami laporkan 3 orang yang tahu adanya percobaan suap me-

nurut laporan tim," kata Mahfud dalam jumpa pers di Gedung MK, Jakarta Pusat kemarin. "KPK berkomitmen untuk memprioritaskan kasus ini agar segera tuntas," sambung Mahfud. Mahfud menjelaskan kasus ini berawal saat Refly dan Maherswara menagih bayaran mereka pada kliennya JR Saragih. Saat diminta bayaran, Saragih justru meminta ada potongan harga pembayaran. "Kata Refly, klien ini minta discount karena ada Rp 1 miliar yang harus dibayar ke hakim," cetusnya. Mahfud mengaku enggan melaporkan kasus ini ke Polri karena dia tak mau dituduh melakukan penyerangan balik. Ia pun khawatir jika kasus ini diserahkan ke Polri, publik akan menilai hakim MK tengah melakukan kriminalisasi.

"Nanti kalau dilaporkan Refly, nanti orang ditulisnya dikriminalisasi," ungkapnya. Sementara itu Akil Mochtar mengatakan, percobaan suap itu diberikan kepada hakim untuk mempengaruhi pekerjaannya. Perkara ini sudah masuk wilayah yang bisa ditangani oleh KPK. "Mudah-mudahan apa yang kami laporkan bisa buat perang kasus. Kalau memang ada uangnya, kemana? Diterima oleh siapa? Dan hubungan kasusnya dengan yang mana?" tanyanya. Menanggapi kinerja hasil Kerja Tim Investigasi yang diketuai oleh Refly Harun, Akil menilai hasilnya adalah sampah. Karena selama tiga minggu sebelumnya Akil sudah terima SMS yang isinya sama dengan hasil tim investigasi. "Katanya Akil terima uang,

mengatur perkara segala macam. Saya sudah lapor Ketua MK. Terima SMS seperti ini. Ternyata hasilnya sekarang begini," tegas Akil. Dalam hasil tim investigasi, dikatakan ada pertemuan di Rumah Sakit Pondok Indah. Dilanjutkan di rumah Bupati Simalungun di Pondok Indah. Lantas dikonfirmasi ke sekretarisnya. Kemudian uang diserahkan ke sopirnya namun sopirnya mengelak dan tidak pernah mengantar uang. "Yang kita sayangkan, harusnya tim ini periksa si sumber yang menyatakan akan menyuap itu, dalam hal ini Bupati Simalungun," beber Akil. "Menurut saya memang laporan tim investigasi ini masih terlalu sumir. Untuk bisa disimpulkan untuk menuduh bahwa seseorang atau siapapun telah melakukan tindak pidana. Untuk jamin kenetralitasan,

kebersihan kita semua. Menyeruaknya dugaan suap di MK berawal dari tulisan Refly di Kompas pada 25 Oktober. Refly menulis pernah mendengar langsung bahwa di Papua ada orang yang mengantarkan dan menyediakan uang bermiliarmiliar untuk berperkara di MK, termasuk untuk menyuap hakim di MK dalam kasus Pemilukada. Mantan staf ahli MK ini juga mengungkapkan pernah melihat dengan mata kepala sendiri tumpukan uang Rp 1 miliar, yang akan diberikan kepada hakim MK oleh orang yang sedang berperkara. Refly juga menulis mendengar langsung dari pengakuan seseorang yang pernah ditunggu oleh hakim MK untuk mentransfer uang sebesar Rp 1 miliar sebelum pengucapan keputusan MK. (DA/EP/DC)

Otak Perampokan CIMB Medan Ditangkap .........(Dari Halaman 1) Abu Tholut ditangkap di dalam kamarnya di Desa Bae Pondok, RT 4 RW III, Kecamatan Bae, Kudus, Jawa Tengah, sekitar pukul 08.30. Tak ada perlawanan dalam penangkapan itu. Bersama Abu Tholut, aparat menyita sebuah senjata api jenis FN kaliber 9 milimeter dan 22 butir peluru. Menurut Boy, penangkapan Abu Tholut dilakukan setelah dilakukan pengintaian sekitar sebulan. Sebelum ditangkap, Abu Tholut sempat beberapa kali pindah tempat persembunyian. Kini, tim sedang mencari waktu tepat untuk membawanya ke Jakarta. Abu Tholut alias Mustofa

alias Pranata Yudha, alias Imron Baihaki diduga oleh polisi sebagai orang yang berperan penting dalam pendirian kamp latihan militer jaringan teroris di Pegunungan Jalin, Jantho, Aceh Besar. Dia juga diduga berperan sebagai otak perampokan di CIMB Niaga. Abu Tholut adalah Mantiki atau pimpinan wilayah jaringan teroris untuk Aceh dan Sumatera Utara. Buron teroris dari kamp militer Aceh ini merupakan mantan narapidana teroris yang terlibat peledakan bom di Atrium Senen, Jakarta pada 2001. Ia juga dinilai memiliki keahlian berbahaya lebih daripada Dulmatin ataupun Noordin M Top. Dengan pengala-

mannya, Abu Tholut pernah membangun laboratorium bom. Pada tahun 2003 dia pernah disergap di Semarang dan telah memiliki laboratorium bom. Dia juga saat itu diketahui memiliki senjata M 16. Memberatkan Ba'asyir Abu Bakar Ba'asyir yang ditangkap karena dituduh sebagai otak pelatihan militer tersebut menduga, penangkapan Abu Tholut hanya untuk menjerat dan memberatkannya. "Astagfirullahaladzim. Innalillahi. Abu Tholut memang sudah lama dicari. Dia dan saya selalu dituduh terlibat pelatihan di Aceh. Abu Tholut ditangkap untuk memberatkan saya," kata Ba'asyir dalam rilis yang disebarkan ke war-

tawan di Mabes Polri, Jumat (10/12). Ba'asyir mengatakan, Abu Tholut dan dirinya selalu dikaitkan dengan pelatihan militer di Aceh. Abu Tholut memang dulu pernah bergabung di Jamaah Ansharut Tauhid (JAT). Namun Abu Tholut kemudian punya pemikiran yang berbeda dengan JAT, sehingga setelah itu keluar dari JAT. "Di JAT itu ada peraturan kalau berjuang tidak menggunakan senjata. Nah mungkin dia memiliki pemikiran seperti itu, makanya agak jauh dengan JAT," ujarnya. Menurut Ba'asyir, sejak penangkapan orang-orang yang terlibat dalam pelatihan militer di Aceh, polisi terus

menangkap sebanyak-banyaknya orang. Tujuan utamanya untuk menjerat dan memberatkan dirinya. "Karena saya dari awal dituduh menjadi otak pelatihan di Aceh," ungkapnya. Ba'asyir bahkan menyatakan kalau orang-orang yang ditangkap polisi mengalami penyiksaan untuk bicara. Begitu juga dengan Abu Tholut, kemungkinan akan mendapatkan perlakuan yang sama dengan dipaksa berbicara untuk memberatkan dirinya. "Mungkin akan diperpanjang (berkasnya) dengan penangkapan Abu Tholut karena dia kemungkinan akan dipaksa seperti ikhwan-ikhwan lain untuk memberatkan saya," jelasnya.(DC)

Gelombang Aksi Warnai Hari HAM .........(Dari Halaman 1) Keempat elemen yang berunjukrasa ke Gedung DPRD Sumut yakni, Dewan Buruh Sumatera Utara (DBSU), Aliansi Rakyat Menggugat (ARM), Komunitas Mahasiswa Bersama Rakyat (KOMENTAR) dan Gerakan Pro

Demokrasi Sumatera Utara. Dalam pernyataan sikapnya, masing-masing elemen seperti elemen Gerakan Pro Demokrasi Sumatera Utara menilai bahwa kejahatan dan pelanggaran HAM masih saja tinggi di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Terbukti, sebut mereka,

dengan tingginya pelanggaran HAM terhadap buruh industri, buruh perkebunan, petani, kaum miskin kota dan mahasiswa. "Hal ini ironis dengan banyaknya ketentuan hak azasi manusia yang telah disetujui dan diratifikasi oleh Indonesia, seperti konvensi

hak sipil dan politik, konvensi hak ekonomi, sosial dan budaya, konvensi anti penyiksaan dan lainnya," teriak mereka. Sementara, Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) menyerukan Lawan Kapitalisme dan Rezim Borjuasi yang menggunakan negara sebagai pelanggar HAM.

SBY-Boediono, menurut ARM, tidak mampu bergerak atas kemauan rakyat, malah mengikuti logika kepentingan modal dan mekanisme pasar, sehingga kebijakankebijakan yang diproduksi oleh penguasa tidak mampu membela k e p e n tingan rakyat.


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Sabtu, 11 Desember 2010 | No: 1762/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Sembunyikan Pernikahan Andy Lau Merasa Bersalah AKTOR Andy Lau pernah berbohong soal statusnya. Ia mengaku belum menikah dan menyembunyikan sang istri. Peristiwa itu kini membuat Andy memendam rasa bersalah pada para penggemarnya. Pernikahan diam-diam Andy itu terungkap pada 2009 lalu. Sebelumnya saat diwawancara sebuah televisi, ia membantah sudah menikah. Namun media kemudian menemukan bukti kalau aktor 49 tahun itu sudah resmi menjadi suami-istri dengan Carol Choo. Andy pun langsung dihujat saat pernikahan diam-diamnya terungkap. Khawatir imejnya semakin buruk, bintang film 'Infernal Affairs' itu langsung minta maaf. Ia

mengungkapkan, alasannya menyembunyikan pernikahan karena statusnya sebagai selebritis. Dilansir Ming Pao, Jumat (10/12), meski sudah minta maaf, Andy ternyata tetap diberitakan secara buruk oleh media. Ia pun kecewa dan sempat kehilangan kepercayaan diri selama 1-2 bulan. "Aku semakin sedih karena berita itu mempengaruhi fansku dan melihat mereka sedih membuatku merasa bersalah," ujarnya. Tak mau terus terpuruk, Andy pun bangkit. "Aku bilang pada diriku sendiri, kalau para reporter itu hanya berusaha melakukan pekerjaan mereka," katanya lagi.(OKZ)

Punya Enam Anak Belum Cukup untuk Jolie-Pitt! PASANGAN Angelina Jolie dan Brad Pitt memiliki enam anak yang harus diasuh setiap harinya. Enam anak itu rupanya belum cukup untuk JoliePitt. Keduanya masih ingin menambah momongan lagi. "Dalam waktu dekat ini kami tidak merencanakannya. Tapi kami selalu terbuka untuk itu (menambah anak)," ujar Jolie dalam wawancara dengan Larry King. Dari hubungannya dengan Pitt, Jolie dikaruniai tiga anak kandung, Shiloh dan si kembar Knox-Vivienne. Mereka sebelumnya sudah memiliki tiga anak adopsi, Maddox, Zahara dan Pax Thien. Keenam anak itu selalu dibawa Jolie-Pitt ke manapun mereka pergi. Tidak jarang anak-anak bintang 'Mr & Mrs Smith' itu pun ikut jadi incaran para paparazzi. Soal paparazzi itu, Jolie rupanya menyimpan kekhawatiran. Ia merasa seharusnya ada undang-undang yang melindung anak-anak dari paparazzi. "Seharusnya ada hukum yang mengatur seberapa dekat mereka boleh memotret anak-anak. Karena aku pikir, paparazzi itu tidak bagus untuk perkembangan anakanak secara emosional," tuturnya, Jumat (10/12). Lantas bagaimana Jolie memberitahu anak-anaknya soal keberadaan paparazzi? Sebisa mungkin bintang film 'The Tourist' itu menjauhkan enam buah hatinya dari para pemburu foto itu. Namun jika sudah terpaksa harus berhadapan, dia punya pesan untuk anak-anaknya. "Aku memberitahu mereka untuk tetap senyum. Aku bilang, jangan takut, mereka (paparazzi) hanya ingin mengambil foto," jelasnya. Sebagai orangtua, Jolie berusaha

meyakinkan anak-anaknya kalau kehadiran paparazzi bukanlah ancaman. "Jadi aku meminta mereka tetap tersenyum, agar mereka tidak merasakan hal negatif," tandasnya. Pada sisi lain, Jolie merasa cocok berakting dengan Johnny Depp dalam 'The Tourist'. Jolie pun ingin bisa bekerja sama dengan Depp di film garapan Tim Burton. Seperti dilansir The Sun, Jumat (10/12), pasangan hidup Brad Pitt itu mengaku tertarik untuk ikut terlibat dalam proyek film terbaru Burton 'Maleficent' yang merupakan versi gelap dari dongeng 'Sleeping Beauty'. "Bekerja dengan Tim Burton pasti akan menjadi sesuatu yang tidak biasa," ujar pemeran Lara Croft dalam 'Tomb Raider' itu.(DTC)

Qory Sandioriva

MANTAN Puteri Indonesia 2009, Qory Sandioriva, tampaknya benar-benar mengecewakan ibunda, Fariawaty. Dengan tegas, ibunda mengatakan tidak lagi mengakui Qory sebagai anaknya. “Saya sudah anggap dia menghilang, bukan anak saya. Itu sudah jadi pilihan dia,” ketus Fariawaty kepada wartawan, saat dihubungi via telepon, Kamis (9/12). Qory dinilai ibunya sudah terlalu sombong. Fariawaty menganggap Qory semakin angkuh, setelah menjadi Puteri Indonesia, dan menjadi wakil di ajang Internasional. “Dia terlalu tersanjung dengan popularitasnya dia,” tambahnya. Jika dulu Fariawaty masih bisa mengirim rindu kepada putrinya itu, tapi sekarang tidak lagi. Diakuinya, jika ada rasa rindu di hati, biasanya Qory sedang sakit. “Sekarang sudah tidak kangen lagi, karena memang sudah tidak ada hubungan. Bahkan komunikasi lewat telepon seluler (ponsel) juga sudah tidak ada lagi,” urainya. Hal yang membuat Fariawaty sakit hati adalah saat mengirim pesan singkat lewat ponsel ke Qory. Waktu itu, dia menanyakan kabar kepada Qory. “Ada balasan SMS.. maaf ya tante, dia sedang syuting. Dia sedang sibuk. Dia tidak mau angkat telepon dari mamanya,” urai Fariawaty. Barisan kata-kata itulah yang membuat hatinya teriris. Namun sekarang, Fariawaty tak lagi mau tahu apa yang terjadi dengan putri yang pernah dikandung selama 9 bulan itu. “Yang penting, tante sudah berikan yang dia mau. Sudah penuhi maunya dia apa,” tukasnya terbata-bata. "Dalam satu SMS, dia pernah bilang 'Tidak usah memikirkan macam-macam. Ade (Qory) bisa cari duit sendiri. Ade public figure sekarang," kata Fariawati menirukan pernyataan Qory saat dihubungi baru-baru ini. Mendengar permintaan anaknya itu, tentu saja Fariawati merasa terkejut. Ia mengungkapkan tak menyangka Qory bertindak seperti itu. Fariawati yakin anaknya masih di bawah pengaruh hipnotis RB. "Dia sudah tidak membutuhkan tante lagi. Mata hatinya sudah tertutup. Saya yakin ia masih terhipnotis," ucapnya..(OKZ)

Harian Andalas  

Harian andalas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you