Issuu on Google+

Rubrik Terbaru: Check Up!

Liputan Anakku Expo 2013

Erwin & Jana Parengkuan:

Membiasakan anak hidup sehat

Olahraga (& seks!) setelah melahirkan

Plus minus

sekolah bayi Asah jiwa wirausaha anak

Perawatan Bayi Baru Lahir Edisi 01/IX/2014 Rp.25.000 (Jawa, Bali, Lampung)

Kunjungi

anakku.info

@anakku

Rp.27.000

(Luar Jawa, Bali, Lampung)


www.anakku.net Januari 2014

1


beranda Selamat Tahun Baru 2014 Salam Hangat, Bagaimana kabar Anda? Semoga telah kembali bersemangat setelah menikmati hari libur yang memuaskan juga berkesan bersama keluarga tercinta. Anda yang baru saja membawa si kecil ke rumah setelah melahirkan, kami telah siapkan paket informasi penting dalam merawat kesehatan serta menjaga tumbuh kembang bayi Anda. Nikmatilah masa-masa menjadi ibu baru, namun jangan lupa berolahaga agar bobot tubuh kembali ideal.

Pimpinan Usaha

Dr. dr Hardiono D. Pusponegoro, Sp.A(K) Manager Bisnis

Rizal Alatas Pemimpin Redaksi

Desiyanti Hariana Redaktur Pelaksana

Dyah Soekasto Redaksi

dr. Ika Fitriana, Andesi, Shelvy Dwi Citra Sekretaris

Eunike Yenny Burnama Kontributor

Di tengah-tengah musim penghujan seperti sekarang ini, sebaiknya kita lebih waspada akan munculnya ancaman DBD, diare, atau thypus. Bersihkan setiap sudut rumah dengan teliti agar tidak menumpuk kotoran yang dapat menyebabkan penyakit perut serta tidak ada daerah bergenangan air yang paling disukai nyamuk untuk berkembang biak. Semoga sehat selalu!

Dr. dr. Hindra Irawan Satari, Sp.A(K)., Dr. dr. Tjhin M. Wiguna, Sp.KJ(K)., Dewi Anggraeni, Amd. OT., dr. Kristiantini Dewi, Sp.A., Karina Adistiana, M.Psi., Fauziah Zulfitri., Dian Pertiwi., Debby Lukito Goeyardi., dr. Tiar Marina Octyvani., dr. Jeanne Ros Tikoalu, SpA., dr. Ari Muhandari Ardhi, SpKK Konsultan Desain

Wulan Natasha Pusponegoro

Salam,

Artistik

Evi D. Rahmawati, Agus Moller Ilustrator

Agus Moller, Andiko Event Manager

DR. dr. Hardiono D. Pusponegoro, Sp.A(K)

Kak Hendra Pra Produksi

Dear Smart Moms, Ketika kita dihadapkan pada serentetan tugas di rumah, rasanya memang sangat melelahkan, apalagi jika ada bayi baru di rumah. Mencari pengasuh adalah salah satu jalan keluar agar Anda masih dapat fokus pada tugas-tugas lainnya atau beristirahat. Pilihlah babysitter atau pengasuh dengan cara yang benar sehingga Anda tidak kecewa di kemudian hari, simak tipnya di edisi ini. Menanti-nanti saat diperbolehkan berhubungan intim kembali setelah melahirkan? Anda tidak sendirian. Meski bersemangat, namun selalu ada kekhawatiran yang berhubungan dengan kesehatan. Tenang saja, saat fisik dan mental Anda telah siap, rasanya seperti naik sepeda lagi setelah lama tidak melakukannya. Anda akan segera ingat kembali bagaimana caranya menikmati momen kebersamaan ini dengan pasangan.

Cheers,

Desi Hariana

2

Januari 2014 www.anakku.net

Wahyudin Website & Social Media

Adi Maryanto Keuangan

Ni Nyoman A. Puniati, Edy Susanto Fotografer

Ramos Pane Koordinator Foto

Nathal Adjie Marketing & Iklan

Rizal Alatas Distribusi

Mardani Pelanggan

Wahyudin

Redaksi :

Majalah Anakku Jln. Kayu Putih Selatan No. 74, Jakarta Timur Telp. : (021) 4786 3434 (Hunting), Faks. : (021) 4786 4954, E - Mail: redaksi@anakku.net, anakku.info @anakku DILARANG MENGUTIP ISI MAJALAH ANAKKU DALAM SEGALA BENTUK TANPA IZIN.


www.anakku.net Januari 2014

3


daftar isi januari 2014 anakku news 22 Inisiasi menyusui dini: Kunci keberhasilan menyusui.

24 Merawat bayi di hari-hari pertama. 27 Vaksinasi penting di 3 bulan pertama

Jadwal imunisasi yang disarankan oleh IDAI dan pentingnya mengikuti jadwal tersebut.

30 Ber-KB tanpa usik menyusui. Pentingnya memilih kontrasepsi yang sesuai saat menyusui.

33 10 Panduan pilih dokter anak 35 Bagaimana memilih pengasuh yang baik? Apa saja yang perlu dilihat dari calon pengasuh anak Anda agar tidak kecewa di kemudian hari.

anakku moms 38 Baby blues, si pencemar mood pascaper-

salinan. Mengatasi depresi setelah melahirkan agar tidak menjadi berkepanjangan.

Rubrik

Utama!

40 Habis melahirkan, olahraga yuk! Sudah

Menikmati masa-masa menjadi ibu baru sekaligus belajar banyak hal baru seputar perawatan dan pengasuhan si kecil. P-22

saatnya Anda kembali ke berat badan ideal dengan berolahraga.

42 T&J Obgyn: Khawatir gizi ibu hamil

anakku sehat On Our Cover Model: Bunda Triyany & Hans Given Photo & Digital Imaging: Nathal Adjie Make-up Artist: Rudie Kotulus Majalah Anakku Edisi 01/IX/2014 diterbitkan oleh Anakku Media Jln. Kayu Putih Selatan No. 74, Jakarta Timur. Telp.: 6221-4786 3434 (Hunting), Faks.: 6221-4786 4954 E-mail: redaksi@anakku.net

4

Januari 2014 www.anakku.net

44 Membersihkan kepala bayi dari 'ketombe'. Cara membersihkan kerak kepala yang biasanya masih menempel pada bayi baru lahir.

46 Menjaga si kecil dari gigitan nyamuk 49 Duh, si kecil susah B.A.B. Sembelit tidak hanya 'menyiksa' si kecil, tapi juga dapat berakibat buruk pada kesehatannya.

46 T&J Kesehatan anak: Dok, anak saya terlambat bicara


www.anakku.net Januari 2014

5


Artis: Erwin & Jana Parengkuan Good Food, Good Life

8

anakku cerdas 54 Bermain gelembung, asah kecerdasan

si kecil. Gelembung sabun yang ditiup ibu dapat menjadi alat bermain yang menstimulasi kecerdasan si kecil.

56 Kesulitan belajar pada anak, apakah disleksia?

58 Perlukah sekolah bayi? 60 Bila si kecil lengket dengan gadget

22

Membuatnya agak sulit untuk mengasah kemampuan sosialnya.

Inisiasi menyusui dini

62 T&J Kesehatan jiwa anak: Dampak buruk perceraian bagi anak.

anakku galeri 64 Fashion: Yuk, bergaya old school. Bayi

pun dapat bergaya old school yang membuatnya terlihat cool.

33

68 Pernak-pernik: 15 Kado bagi si kecil yang baru lahir

70 Tip: Memilih boks yang aman 71 Aksi Anakku 73 Galeri Info

82

anakku famili

Santapan sehat ibu hamil

76 Seks setelah melahirkan, kapan saat yang tepat?

79 Membentuk jiwa wirausaha sejak dini. Agar anak lebih mampu menghargai uang.

82 Menu:

Santapan sehat ibu menyusui

Red bean pancake with cheese, mixed fruit with yoghurt

84 Inspiring Mom: Asosiasi Disleksia Indonesia. Jangan jadikan disleksia sebagai penghalang

aktivitas anakku Lembar bonus aktivitas untuk anak

6

Januari 2014 www.anakku.net

10 Panduan memilih dokter anak

Fashion: Yuk, 64 bergaya old school


cover story

Hans

Si Kecil yang Antusias

Ada yang berbeda di cover Anakku edisi perdana tahun 2014 ini. Pertama, karena tak hanya model anak yang tampil di halaman muka majalah, tapi juga sang mama. Mereka adalah Pemenang Utama dalam Love U Mom Photo Competition 2013 yang diumumkan di Anakku Expo, Mal Artha Gading pada awal Desember lalu.

fotografer Nathal Adjie. Tak tanggung-tanggung, puluhan pasang baju dan sepatu bahkan ditata oleh sang ayah dan dicoba satu-satu. Pasalnya, seleksi ketat dalam lomba foto di Anakku Expo ini membuat Hans beserta orangtuanya menjadi sangat bersemangat ketika didapuk menjadi pemenang dan berfoto untuk sampul Majalah Anakku.

Kedua, jalannya sesi pemotretan benar-benar dihiasi dengan antusiasme Hans Given (4,5) dan orangtuanya. Hal yang kental terasa adalah totalitas keluarga kecil ini dalam menyiapkan outfit, mental, dan semangat untuk difoto di depan

Hans sendiri tambah bersemangat ketika sang ayah memberi dukungan tanpa lelah untuk berfoto berjam-jam. Hebat!

Nama Model: Hans Given I Tempat/ Tanggal Lahir: Bekasi, 30 Mei 2009 Nama Ibu: Triyani I Nama Ayah: Donny Darmawan I Alamat: Harapan Indah, Bekasi

www.anakku.net Januari 2014

7


artis

Erwin & Jana Parengkuan Andesi

Good Food, Good Life Keluarga bahagia ini terkenal sebagai keluarga yang sangat menjaga kesehatan. Bagaimana cara mereka menularkan kebiasaan sehat pada anak? Simak di sini ceritanya… Kesehatan keluarga berawal dari makanan yang sehat. Itu sebabnya Erwin dan Jana membiasakan pola makan sehat ini, bahkan sejak dini. Erwin mengaku bahwa kebiasaannya memiliki pola makan sehat ini merupakan hasil ‘didikan’ dari ibunda tercinta. “Ibu saya terkenal health freak! Saya ingat zaman saya kecil dulu, tidak boleh mengonsumsi camilan ber-MSG, makan gorengan, minum minuman bersoda atau makanan dalam kemasan,” tutur pria kelahiran Manado, 4 Februari 1970 ini. Untunglah Sang Bunda pandai memasak, sehingga Erwin pun terbiasa dengan makanan rumahan yang lebih sehat. Mengingat masamasa ini, Erwin termotivasi untuk menurunkan pola makan sehat ini pada anak-anaknya. “Kesehatan itu sangatlah penting, mahal dan harus dijaga sejak dini. Kami banyak mengonsumsi makanan rendah lemak, buah dan sayur, makanan seperti itu banyak tersedia di rumah kami,” ucap pengemar sup tomat ini panjang lebar.

Bisa karena terbiasa Apa pasal Erwin dan juga Jana begitu menjaga pola makan dan hidup sehat keluarga mereka? Ternyata, Erwin tidak ingin keluarganya mengalami kelebihan berat badan alias obesitas. Erwin dan Jana pun memberi contoh dengan konsisten tidak mengonsumsi junk food. “Memang awalnya anak-anak sempat tidak suka makan sayur. Tapi karena saya dan istri selalu memberi contoh dan anak-anak tidak ada

8

Januari 2014 www.anakku.net


pilihan, akhirnya mereka mau makan juga,” jelas pengajar di sekolah komunikasi TALKinc ini lagi. Itu sebabnya sang buah hati; Giulio (14), Marcio (11), Abielo (7) dan Matacha (4), menjadi terbiasa berpola makan sehat. Meskipun menerapkan makanan sehat, bukan berarti mereka tidak bisa sesekali makan di luar. "Biasanya kami makan di rumah makan bisa seminggu dua kali, atau kami phone order. Tiap weekend adalah our guilty pleasure, keluarga bisa makan martabak manis tanpa gula dan susu (karena sudah manis dari taburan cokelat dan tepung adonannya), makan bakmi dan pangsit rebus bukan goreng, ini adalah ‘cheating day’ buat kami, hahaha… " tutur pria bertubuh atletis ini terbahak.

Olah tubuh pun perlu pembiasaan

Lahirnya The Baked Goods Terlahir dari kegemaran dan kemahiran sang istri membuat kue, dua tahun lalu pasangan selebriti yang selalu tampil kompak ini membuka The Baked Goods Cake Shop. Selain menawarkan citarasa alami, The Baked Goods juga memiliki keunikan menjual kue-kue asal Cekoslovakia. "Melihat Jana yang piawai membuat cookies, cakes dan heavy meals, saya menganggap ini sebagai peluang bisnis yang bisa dikembangkan,” ungkap Erwin. "Semua produk di cake shop kami terbuat dari bahan-bahan asli pilihan, tanpa menggunakan pengawet, ekstrak tambahan, dan pewarna. Beberapa

bahannya bahkan ada yang khusus diimpor dari luar negeri, seperti kacangkacangan, muesli, dan beberapa buahbuahan. Pasti terjamin kualitasnya," jelas Erwin berpromosi. Saat ini, mereka sudah mampu memproduksi kue yang dapat dinikmati oleh para penyandang diabetes. Cake shop yang berlokasi di bilangan Sabang, Jakarta Pusat, ini menyediakan produk cake dan cookies dengan citarasa yang khas. Contohnya saja Dark Chocolate with Cashew Cookies yang sangat digemari karena perpaduan unik dark chocolate dan kacang metenya. Ada lagi produk yang diberi nama Crazy Dark Chocolate, lebih kaya dengan rasa dark chocolate dan disajikan seperti es krim. Jana yang juga membuat kue dari resep neneknya di Ceko menjadikan toko kue ini semakin unik. Ingin mencicipi kue citarasa Ceko? Cobalah Bublanina, cake yang sangat populer di Ceko dengan hiasan buah stroberi dan taburan bread crumble di atasnya. Nikmati juga Walnut Cream Shell yang merupakan campuran kacang walnut dan vanilla cream serta disajikan dingin. Hmm… so yummy!

Foto: Dok. Pribadi

Untuk menjaga tubuh tetap bugar, memasuki usia 43 tahun ini, Erwin dan Jana lebih peduli lagi dengan kesehatan. "Saya selalu rutin berolahraga, bawa bekal nasi merah untuk makan siang dan sekotak besar buah-buahan untuk camilan. Saking inginnya mengajak

masyarakat hidup sehat, saya, istri dan dr. Samuel Oetoro, SpGK melahirkan buku Smart Eating di awal 2013, dan syukurlah… pertengahan tahun sudah jadi national best seller," cerita Erwin bangga. Kebiasaan berolahraga ini juga ia terapkan pada buah hatinya. Kami sering melakukan outdoor activities seperti jogging, berenang, dan lain sebagainya,” tutur presenter senior yang pernah kena kritik lantaran sangat anti makanan kemasan ini.

www.anakku.net Januari 2014

9


Roadshow

Seminar Anakku-Morinaga

Buah hati kita hanya memilki sekali kesempatan emas dalam hidupnya. Kekurangan nutrisi dan stimulasi pada masa periode emas ini akan menyebabkan kelainan tumbuh kembang yang dapat bersifat permanen dan sulit disembuhkan. Nutrisi terbaik, stimulasi tepat dan pola asuh yang baik akan mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil menjadi bagian dari Generasi Platinum Indonesia.

S

alah satu masalah kesehatan yang dapat mengusik tumbuh kembang si kecil adalah alergi. Bagaimana memenuhi kebutuhan gizi si buah hati yang alergi? Tema inilah yang dibahas tuntas dalam seminar yang digagas oleh Majalah AnakkuMorinaga. Safari seminar diadakan di beberapa rumah sakit di beberapa kota besar di Indonesia. RS Mitra Keluarga Bekasi Timur Pada 30 November 2013, kami mengusung seminar bertema “Pastikan Alergi Tidak Menghambat Potensi Si Kecil.” Hadir sebagai pembicara dr. Riana Novy Evijanti, SpA dari RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan dr. Molly Dumakuri Oktarina, SpA.

10

Januari 2014 www.anakku.net

“Pertumbuhan otak anak hanya memiliki sekali masa emas, yakni sejak masa kandungan sampai usia 3 tahun. Saat inilah seorang anak membutuhkan nutrisi dan stimulasi yang tepat. Meliputi mineral, vitamin, probiotik, prebiotik, laktoferin, dan nukleotida,” tegas dr. Riana yang membawakan artikel tentang tumbuh kembang anak. Sedangkan pembicara kedua dr. Molly lebih menekankan tentang penanganan alergi susu sapi pada anak. “Formula soya dapat diberikan pada anak alergi susu sapi berusia 6 bulan. Keuntungannya selain tidak mengandung protein susu sapi, rasa lebih enak, harga lebih murah, risiko alergi terhadap formula kedelai anak ASS pun lebih rendah (10-50%),” papar dr. Molly.

Morinaga juga mengeluarkan produk Chil-Kid P-HP, Chil-Kid Soya dan Chil-


School Soya yang diformulasi khusus untuk anak dengan alergi susu sapi dan dikembangkan oleh Morinaga Nutrition Research Center Jepang, efektif mengatasi gejala alergi. Sementara para ibu-bapak mendengarkan paparan dua pakar tersebut, anakanak dengan tekun mendengarkan dongeng dari Kak Budi di playground, dilanjutkan dengan lomba mewarnai. Seperti biasa, acara seminar disemarakkan pula dengan lomba foto anak. RS Premier Surabaya Roadshow seminar Morinaga bersama majalah Anakku memasuki kota Surabaya pada Sabtu, 30 November 2013. RS Premier Surabaya menjadi tempat berlangsungnya seminar dengan pembicara Dr. dr. Irwanto, Sp.A (K), ahli tumbuh kembang anak, staf Departemen Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/ RSUD Dr. Soetomo, dr. Zahrah Hikmah, Sp. A, ahli alergi anak, staf divisi Alergi dan Imunologi Ilmu Kesehatan Anak RSUD dr. Soetomo dan dr. Ambar dari Kalbe Nutritionals.

Selain seminar, peserta juga dihibur oleh storyteller Kak Hadian dan dipandu oleh MC Kak Nit-Nit. Selain itu diadakan pula Morinaga Star Photo Contest. Juara pertama dari lomba foto adalah Ananda Adhitya (8 bulan). RS Krakatau Medika Suasana yang berbeda juga hadir di RS Krakatau Medika, Cilegon, pada Sabtu, 30 November 2013 lalu. Puluhan orangtua mendatangi ruang serbaguna di lantai 2. Kali ini rumah sakit yang berada di kawasan Cilegon ini menjadi tujuan roadshow seminar MorinagaMajalah Anakku. Sebanyak 86 peserta antusias mengikuti seminar yang dibuka oleh Ibu Siwi Hartati, Asisten Marketing Manager RS Krakatau Medika, dan dilanjutkan dengan opening speech perwakilan Morinaga Bapak Supratman, Branch Head Kalbe Nutritionals Cabang Tangerang. Pembicara pertama dr. Ratu Nurjanah, SpA mengetengahkan tema seputar tumbuh kembang anak. “Orangtua sebaiknya benar-benar mencermati masa emas tumbuh kembang anak, di lima tahun pertama usia anak. Selain nutrisi, lakukan stimulasi sesuai usia anak,” tegasnya.

Sementara pembicara kedua dr. Iwan S. Handoko, secara rinci mengulas tentang masalah alergi. Menurutnya, semakin hari kasus alergi pada anak semakin meningkat. “Jika anak mengalami alergi susu sapi, orangtua perlu memahami bagaimana agar nutrisi anak tetap terpenuhi dengan baik,” tegasnya. Misalnya saja dalam pemilihan susu, hindari susu sapi, ibu dapat menggantinya dengan susu yang sudah dihidrolisis atau formula soya.

www.anakku.net Januari 2014

11


Formula protein hidrolisat parsial (P-HP) dan formula soya dari Morinaga merupakan Solusi Total Alegi yang mengandung probiotik dan prebiotik yang baik untuk kesehatan saluran cerna. Sementara para ibu ‘sibuk’ mendapatkan ilmu dari para pakar, anak-anakpun tengah asyik mendengarkan dongeng dari Bunda Maya. Kegembiraan belum berhenti sampai di situ, anak-anak juga dapat mengikuti lomba mewarnai. Wah seru ya. Di akhir acara, para ibu antusias menunggu hadiah dari Morinaga dan Majalah Anakku. Siapa ya yang beruntung kali ini? RS Omni Pulo Mas, Jakarta Timur Animo masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan anak tampak dari kehadiran para ibu pada Sabtu, 30 November 2013 di auditorium RS Omni Pulo Mas, Jakarta Timur.

Hari itu dua pakar kesehatan anak berbagi ilmu soal tumbuh kembang anak dan alergi anak. Spesialis anak dr. Caroline Mulawi, SpA mengemukakan akan pentingnya memantau tumbuh kembang anak sedini mungkin. “Yang tak boleh diabaikan adalah soal nutrisi dan stimulasi. Dua hal inilah yang perlu dicermati,” tegasnya. Berkenaan dengan tumbuh kembang anak, dr. Masdar Helmi, SpA, mengingatkan agar para orangtua memantau halhal yang sekiranya dapat mengganggu tumbuh kembang si kecil, antara lain masalah alergi. “Manifestasi alergi bisa bermacam-macam, di saluran nafas, kulit, atau saluran pencernaan. Untuk memastikannya ibu dapat melakukan pemeriksaan, misalnya saja uji kulit, pemeriksaan darah atau uji eliminasi dan provokasi.” Seminar dikawal oleh MC Raina, yang berinteraksi dengan peserta dalam mengajukan tanya-jawab dengan pakar. RS Siloam Surabaya 8 Desember 2013 Roadshow seminar Morinaga bersama majalah Anakku kembali memasuki kota Surabaya. Dalam opening speech-nya CEO RS. Siloam Dr. Maria Padmi Dewi, Sp.PK., menyatakan kerjasama seperti ini sangat positif bagi para orangtua yang peduli dengan kesehatan anak. “Saya berharap para peserta dapat memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya. Selamat berseminar.”

12

Januari 2014 www.anakku.net

Dalam kesempatan tersebut, Dr. dr. Tony Chandra MSi. Med., SpA menjelaskan masalah tumbuh kembang anak. “Cermati tumbuh kembang anak dengan seksama, agar jika ada yang tidak sesuai dengan milestone, orangtua dapat segera berkonsultasi dengan dokter anak.” Masalah seputar alergi dipaparkan oleh dr. Zahrah Hikmah, Sp.A., yang mengemukakan pentingnya memastikan jenis alergi yang dialami si kecil seandainya ibu mencurigai adanya alergi pada si kecil.


www.anakku.net Januari 2014

13


Pertumbuhan otak anak hanya memiliki sekali masa emas, yakni “Saya antusias sekali ikut seminar ini karena saya alergi udara dan debu. Dengan datang ke seminar ini saya jadi tahu berapa persen kemungkinan anak saya berisiko terserang alergi. Alhamdulillah hari ini saya mendapat banyak masukan mengenai apa dan bagaimana menghadapi anak dengan alergi, terutama alergi susu sapi.” Kuhanti, Bekasi Ibunda Jihan M. Fatharani (3,8 tahun) “Adit ketahuan alergi protein susu sapi saat saya memberikan susu formula akibat ASI saya tidak mencukupi. Reaksi alergi yang muncul cukup parah dan ia sampai menjalani rawat inap di rumah sakit karena timbul empat gejala alergi; ruam, nafas berbunyi “grok-grok”, diare, dan batuk. Kemudian susu formula saya hentikan dan diganti dengan susu yang mengandung asam amino sampai usia 2 bulan. Ketika Adit berusia 5 bulan, saya ganti dengan susu soya dan ternyata cocok sampai sekarang.”

sejak masa kandungan sampai usia 3 tahun. Saat inilah seorang anak membutuhkan nutrisi dan stimulasi yang tepat. “Ibu tak perlu khawatir, karena biasanya di tahun ketiga serangan alergi anak berangsur menurun. Pada tahun pertama angka remisinya berkisar 45-55%, tahun kedua 60-75%, dan tahun ketiga 90%. Sebaiknya dilakukan evaluasi berkala setiap 6 bulan untuk mengetahui adanya toleransi.” Seminar disemarakkan dengan lomba foto anak Morinaga Star Photo Contest, storyteller, dan lomba mewarnai. Acara ditutup dengan pembagian hadiah pemenang lomba foto, mewarnai, dan hadiah peserta seminar. RS Hermina Bogor

Efi, Surabaya Ibunda Ananda Adhitya (8 bulan) “Anakku alergi hingga usia 1,5 tahun, makanya aku tertarik mengikuti seminar ini. Padahal kalau mau dirunut, aku dan suami tidak punya riwayat alergi, sejak England lahir hingga berusia 1,5 tahun ia alergi debu dan bulu. Wajahnya langsung merah-merah dan bengkak, Setelah ke dokter, Alhamdulillah sekarang mulai berangsur membaik. Untung perkembangan dan berat badan England tidak terganggu, ia tetap aktif meski alergi. Seminar ini memberi banyak masukan buat saya dan suami.” Mora Fitria, Cilegon Ibunda England Aria Pratama (2,7 tahun)

14

Januari 2014 www.anakku.net

Di bulan terakhir di tahun 2013, susu Morinaga bersama majalah Anakku menggelar seminar “Pastikan Alergi Tidak Menghambat Potensi si Kecil,” di RS Hermina Bogor pada 14 Desember 2013. Sebagai pembicara adalah dr. Agung

Indra D, Sp. A membahas tumbuh kembang anak, dilanjutkan dengan dr. Nila Kusumasari, Sp. A yang menyampaikan materi tentang solusi total mengatasi alergi susu sapi pada anak. Acara ini dimeriahkan pula oleh story teller yang dibawakan oleh Kak Tini dan MC oleh Yuli. Seperti acara-acara sebelumnya, Morinaga mengadakan Morinaga Star Photo Contest. Juara pertama dari lomba foto ini adalah Jilan (4 tahun). Beruntungnya Jilan, selain menang lomba foto, ia pun menjadi juara kedua lomba mewarnai. Selamat Jilan.


Bermain &Berkreasi Bersama

Anakku Expo 2013

Perhelatan akbar yang diadakan oleh Anakku Group pada 6 hingga 8 Desember lalu menyisakan banyak sekali cerita menarik. Berikut kami hadirkan liputannya untuk Anda. Suasana ceria sudah terasa sejak pagi hari. Anak-anak usia TK dan SD beserta orangtua mereka datang berbondong-bondong untuk mengikuti berbagai lomba yang diadakan di Anakku Expo. Acara yang merupakan hasil kerja sama antara Anakku Group dengan penyelenggara acara, Twisbless,

ini digelar di Mal Artha Gading, Jakarta Utara. Acara ini sudah dimulai sejak tanggal 6 Desember, namun puncaknya adalah tanggal 7 dan 8 Desember. Dalam dua hari yang menjadi puncak acara ini, digelar beragam lomba, workshop,

seminar, dan penampilan beberapa sekolah dengan berbagai bakat mereka. Acara ini memang khusus ditujukan untuk keluarga, khususnya ibu dan si buah hati. Ya, karena pada 22 Desember Indonesia merayakan Hari Ibu, maka Anakku Expo mengusung tema Aku Sayang Bunda.

www.anakku.net Januari 2014

15


Sabtu, 7 Desember Acara dibuka dengan penampilan angklung serta puisi dari murid-murid Sekolah Anakku yang merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Setelah itu, giliran Dr. dr. Hardiono D. Puspo-negoro, Sp.A(K) yang memberikan kata sambutan serta memandu workshop bermain untuk menstimulasi kecerdasan anak. Orangtua dan anak yang menjadi peserta workshop ini terlihat begitu menikmati permainan-permainan yang diperkenalkan oleh dokter spesialis saraf anak sekaligus CEO dari Anakku Grup ini bersama tim Anakku. Para peserta terlihat serius mencoba memutar koin di dalam balon, meniup balon panjang dan melepaskannya, serta menikmati berbagai permainan seru lainnya. Serunya lagi, beberapa pasangan ibu-anak mendapatkan hadiah dari panitia karena lebih dulu berhasil menyelesaikan ‘tantangan’. Sebelum masuk ke acara lomba mewarnai, para orangtua diminta untuk memeluk erat anaknya sebagai tanda kasih. Pelukan ini merupakan simbolisasi cinta ibu yang tiada batas pada putra-putrinya tercinta. Kemudian, puluhan anak TK yang antusias dengan lomba ini asyik mewarnai dan memenuhi ruang di depan panggung, Tak hanya itu, untuk para penggemar dunia fotografi, Anakku Expo pun menggelar pameran foto Nathal Adjie selama acara ini berlangsung. Ciri khas foto-foto yang dihasilkan Nathal Adjie, yang juga koordinator fotografer Anakku, memang sangat kental menggambarkan ekspresi anak yang alami, bebas, dan polos. Tak ayal, permainan warna, detail, dan teknik pemotretannya yang unik membuat beberapa orang berhenti sejenak untuk mengamati foto

16

Januari 2014 www.anakku.net

yang dipamerkan, bahkan berbincang dengan sang fotografernya langsung. Keriaan hari itu, dimeriahkan pula dengan penampilan tarian dari beberapa playgroup dan pengumuman pemenang lomba mewarnai. Oh ya, ada lomba menarik membuat kartu spesial untuk sang ibu tercinta, yaitu Mother’s Day Card Creative Competition. Tak hanya bermain dan berkreasi, ada juga sesi berbagi ilmu dalam tips session bersama dr. Selly Christina Anggoro, Sp.KFR dan psikolog Anita Chandra, M. Psi. Acara ini juga dimeriahkan dengan adanya bazaar yang diisi oleh beberapa sponsor antara lain: Baby Huki, HSBC, Indovision, Sleek, Milkuat, Hydrococo, Prodia, Childlab, Hanvon, Kamoko, Robotic Explorer, Smarty Ants dan AR&Co.

Minggu, 8 Desember Keramaian masih terlihat pada hari ketiga sekaligus terakhir dari Anakku Expo. Acara pagi itu digebrak dengan fashion show anak-anak yang mengundang kekaguman sekaligus gelak tawa. Betapa menggemaskannya anak-anak ini dengan ibu mereka berlenggaklenggok di atas catwalk dengan penuh percaya diri. Walaupun tentu saja ada beberapa juga yang mengalami ‘demam panggung’. Acara dilanjutkan dengan gelaran yang paling ditunggu-tunggu yaitu kehadiran Erwin Parengkuan dengan dua anak tertuanya, Giulio dan Marcio untuk menjadi asisten ayah mereka dalam demo cooking ‘healthy breakfast’. Wah, kali ini yang semangat tentu saja para ibu karena dapat melihat dari dekat presenter senior yang juga pemilik toko kue The Baked Goods ini beraksi meracik masakan.

Semangat ini dapat disalurkan dengan mengikuti Family Pancake Creation Competition. Sebuah lomba orangtua dengan anak dalam menghias pancake sekreatif mungkin. Suasana menjadi penuh gelak tawa saat beberapa peserta kecil malah memasukkan topping meisjes ke dalam mulutnya atau menjilat choco jam yang menjadi bahan menghias pancake. Bagi anak-anak yang lebih technofriendly dapat menikmati penampilan sang robot yang dapat meliuk-liuk seperti manusia dalam robotic show atau mendaftarkan diri mengikuti robotic workshop, membuat papercraft robot yang cukup rumit. Para orangtua dapat mendengarkan kembali para ahli berbicara dalam tips session kali ini yang diisi oleh dr. Lies Dewi Nurmalia, Sp.A dan psikolog Feka Angge Pramita, M.Psi. Last but not least, pengumuman pemenang lomba foto, Love U Mom Competition. Lomba yang dibuka sejak awal November 2013 ini diikuti oleh sekitar 200 peserta dari seluruh Indonesia. Para peserta mengirimkan fotonya yang paling menarik by email ke Majalah Anakku untuk kemudian melewati proses penjurian. Nathal Adjie dari Amadeus Portraiture sebagai salah satu juri memberikan sedikit ulasan mengenai lomba ini, terutama yang berkaitan dengan kriteria penjurian dan alasan mengapa para pemenang ini dipilih. Setelah pembagian hadiah dan foto bersama, maka tuntas jugalah acara Anakku Expo tahun ini. Sampai jumpa di acara Anakku Expo 2014!


Ini dia para Finalis dan Pemenang

Love U Mom

Photo Competition 2013! Bunda Triyany & Hans Given (4,5 tahun) Bekasi Mendapatkan hadiah sebesar Rp5.000.000 (potong pajak), piala, suvenir dan menjadi model cover Majalah Anakku Januari 2014

Pemenang Utama Bunda Sicilia & Rionel Tjiajadi (5 tahun) Bekasi Sebanyak: 8.039 likes (berdasarkan banyaknya like di fb) Mendapatkan hadiah sebesar Rp1.000.000 (potong pajak), piala dan suvenir.

Pemenang Favorit

Finalis 3

1 Amabelle Donamessi Pucestri Kednefla (3 tahun), Depok

2 Lionel Elbert Alexander (4 tahun), Bandung

4 5

Abigael Xaviera Martin Yohanes Fergio Hadianto Alfaathir Fauzan Hammad (2,5 tahun), Kefamenanu, (3 tahun), Jakarta (3 tahun), Bandung NTT

Masing-masing mendapatkan hadiah sebesar Rp800.000 (potong pajak) dan suvenir.

Selamat kepada para pemenang!

Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta Love U Mom Photo Competition 2013 yang telah mengikuti acara ini. Sampai jumpa di acara selanjutnya.

www.anakku.net Januari 2014

17


check up!

Pemeriksaan Bayi Baru Lahir dr. Tiar Marina Octyvani, Desi Hariana

Pemeriksaan bayi baru lahir sangat berguna untuk mengetahui apakah bayi dalam keadaan normal secara fisik atau mengalami gangguan yang perlu diantisipasi sejak dini. Setelah bayi lahir, perlu diadakan pemeriksaan fisik yang menyeluruh untuk mendeteksi adanya kelainan lahir. Terutama pada bayi yang lahir prematur atau dengan berat badan lahir rendah (di bawah 2,5 kg). Langkahlangkah yang dilakukan oleh dokter anak saat memeriksa cukup banyak dan menyeluruh, meliputi:

Penilaian APGAR Pemeriksaan ini diprakarsai oleh dr. Virginia Apgar di tahun 1952. Ia membuat sebuah metode penilaian cepat untuk menilai keadaan klinis bayi baru lahir. Penilaian dilakukan pada menit 1–5 pertama hidup bayi. Tanda-tanda yang dilihat adalah warna kulit, denyut jantung, upaya bernafas, tonus otot, reflek (dengan memasukkan kateter ke dalam hidung). Penilaian per kriteria berkisar antara 0-2, pada menit ke-5, skor yang diharapkan adalah 9-10.

Mengetes refleks Refleks bayi yang muncul sejak lahir juga turut diperiksa seperti berkedip, menoleh, refleks moro, menggenggam, rooting (mencari puting susu),

18

Januari 2014 www.anakku.net

mengisap, dan melangkah ketika kaki disentuhkan ke bidang datar. Penilaian ini penting untuk menilai fungsi gerak motorik bayi.

Antropometrik Melakukan pengukuran pada bayi untuk melihat berat, panjang badan, lingkar kepala dan lingkar dada. Pengukuran ini akan diplot di kurva khusus bayi baru lahir, guna menilai apakah ukuran bayi sesuai usia atau tidak.

Mencari kelainan kongenital (cacat lahir) Dokter akan memeriksa kelengkapan anggota tubuh dan kelainan yang dapat dilihat langsung seperti tangan dan kaki sama panjang, jari-jari jumlahnya lengkap, bentuk wajah simetris, mulut tidak sumbing, saluran anus ada, dan lain sebagainya. Selain itu, kelamin bayi juga dinilai dan dipastikan. Dalam pemeriksaan ini biasanya orangtua juga ditanyakan perihal penggunaan obatobatan, riwayat penyakit, radiasi, yang dapat menyebabkan gangguan perkembangan janin.

Pemeriksaan mata Antara 5 - 10% anak usia balita dan sekolah mengalami masalah peng- lihatan. Oleh karena itu, pemeriksaan mata sangatlah penting dilakukan sejak dini. Mata anak bisa dicek saat ia berusia 6 bulan untuk mendeteksi kelainan seperti juling (strabismus), tidak fokus. Untuk bayi yang lahir prematur perlu ada pemeriksaan lebih lanjut untuk mendeteksi ROP (Retinopathy of Prematurity) yaitu kelainan retina karena infeksi virus.

Pemeriksaan pendengaran Kemampuan mendengar bayi dapat memengaruhi kemampuan bicaranya. Ada dua jenis pemeriksaan pada bayi yang berhubungan dengan pendengaran yaitu universal newborn hearing screening dan targeted newborn hearing screening. Untuk pemeriksaan universal dilakukan pada semua bayi baru lahir dengan metode Otoacoustic Emissions (OAE) dan Auditory Brainstem Response (ABR). Sedangkan targeted screening dilakukan pada bayi baru lahir dengan riwayat atau faktor risiko tinggi.


Mengembangkan Kemampuan

Social Entrepreneurship Bidan Melalui Akademi Andalan

non-akademis yang pernah mereka peroleh selama dan sebelum menjadi mahasiswi kebidanan.

Peranan bidan dalam menyehatkan ibu dan bayinya tentu sudah tidak diragukan lagi. Lebih dari 75% persalinan ditangani oleh bidan. S ­ eiring dengan era globalisasi, profesi bidan pun dituntut dapat mengimbanginya. Bidan dituntut mampu mengidentifikasi permasalah­an di lapangan. “Profesi bidan memiliki tantangan besar, selain dituntut memiliki rasa empati, menjaga profesionalitas sebagai penyedia layanan kesehat­an masyarakat, bidan juga diharap­kan memiliki kemampuan social entrepreneurship. Dengan demikian bidan dapat memberikan pelayanan m ­ aksimal kepada masyarakat,” tutur Dr. Emi Nurjasmi, M.Kes, Ketua PP IBI, di hadapan puluhan media saat jumpa pers 28 November 2013 di Jakarta.

satu yang tertinggi di Asia. “Karena itu upaya pembinaan dan peningkatan mutu SDM bidan harus senantiasa dilakukan. DKT memiliki komitmen membantu IBI menciptakan SDM bidan yang berkualitas dan mampu memberikan solusi terhadap masalah kesehatan di negara ini,” jelas Mr. Todd Callahan, Country Director DKT Indonesia.** Kepedulian DKT terhadap kesehatan ibu patut diapresiasi. Dalam hal ini DKT fokus kepada scientific program melalui Program Akademi Andalan, yakni sebuah program agenda tahunan DKT dan IBI. Program ini memberikan beasiswa kepada mahasiswi kebidanan berdasarkan prestasi akademis dan

Memasuki tahun kedua Akademi Andalan, tahun ini diikuti 398 mahasiswi akademi kebidanan dan berhasil memilih 12 orang mahasiswi program D3 akademi kebidanan berprestasi untuk menerima bea siswa senilai USD 1.000 dan mengikuti workshop dengan topik “Peranan bidan sebagai social entrepreneurs untuk meningkatkan derajat kesehat­an masyarakat.” “Kami ingin membantu para calon bidan ini untuk bisa mengidentifikasi masalah yang ada di lingkungan mereka, dan mencari peluang untuk menciptakan solusi kreatif terhadap masalah tersebut. Ini merupakan ciriciri seorang entrepreneur”, ­ ­Mr. Callahan menjelaskan kenapa tema tersebut dipilih. Selain prinsip entrepreneurship, peserta juga diajarkan cara penggunaan media sosial yang efektif sebagai medium komunikasi.

Dengan jumlah 200 ribu orang, bidan memiliki posisi strategis dalam peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Apalagi saat ini Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi salah

www.anakku.net Januari 2014

19


surat anda Mencari Majalah Anakku Dear Anakku, Saya sering mencari Majalah Anakku sampai ke berbagai agen tapi sering tidak berhasil mendapatkannya. Ke mana ya saya harus mencari majalahnya? Amanda Bagus Setyarini, Depok Dear Ibu Amanda, Sebenarnya, kami bekerja sama dengan toko buku dan beberapa agen utama, termasuk juga di Depok. Namun jika ingin membeli atau berlangganan dan sulit mendapatkan majalahnya, bisa menghubungi sekretaris redaksi kami, Yenny, di nomor 4786.3434 ext. 101 atau email ke redaksi@anakku.net. Terima kasih.

Penelitian untuk Skripsi Dear Redaksi Anakku, Saya mahasiswa FISIP di sebuah univeritas negeri di Jakarta yang ingin mengadakan penelitian di Redaksi Anakku. Apa persyaratannya? Medina Firly, Jakarta Dear Medina, Silahkan mengirimkan proposalnya ke redaksi@anakku.net beserta dengan brief outline penelitian yang akan dilakukan. Lebih baik lagi jika dibawa sendiri dan bertemu dengan redaksi di kantor Majalah Anakku, Jln. Kayu Putih Selatan No. 74, Pulomas, Jakarta T imur. Terima kasih.

Anakku Cover Contest 2014 Dearest Redaksi, Saya masih menunggu pengumuman Anakku Cover Contest tahun ini. Kapankah akan digelar kembali? Ariani Girinanda, vie email Dear Ibu Ariani, Tahun ini, Anakku Cover Contest kemungkinan baru diadakan pertengahan tahun. Namun jangan takut ketinggalan, karena kami juga akan mengumumkan dimulainya pengiriman foto melalui sosial media.

20

Januari 2014 www.anakku.net

Kirimkan pada Redaksi: Bila Anda memiliki:  pertanyaan untuk redaksi  pertanyaan untuk para dokter ahli  artikel menarik hasil karya Anda sendiri  foto anak untuk menjadi model Anakku  foto menarik tentang tingkah polah anak

Majalah Anakku Jln. Kayu Putih Selatan No. 74 Jakarta Timur Telp.: 021-4786 3434 Faks.: 021-4786 4954 E-mail: redaksi@anakku.net Facebook: anakku.info Twitter: @anakku www.anakku.net

Kami tunggu, ya!


s w e n Bayi baru lahir sangat membutuhkan perawatan yang menyeluruh. Ibu baru tak perlu bingung, karena kami dengan senang hati akan mendampingi Anda dan berbagi tip-tip penting untuk dilakukan di rumah.

Eres

Photo by Nathal Adjie

Pahamilah kriteria memilih dokter anak maupun pengasuh bayi yang tepat agar hati dan pikiran Anda pun lebih tenang. www.anakku.net Januari 2014

21


news

Inisiasi Menyusui Dini: Kunci Keberhasilan Menyusui dr. Jeanne Ros Tikoalu, Sp.A(K) RS Puri Indah

Tekad memberikan ASI kepada si buah hati harus diimbangi dengan pengetahuan yang cukup. Salah satunya inisiasi menyusui dini (IMD). Keinginan memberi air susu ibu (ASI ) sebaiknya disertai dukungan orang sekitar, termasuk dokter yang menolong persalinan agar memberi kesempatan ibu melakukan inisiasi menyusui dini (IMD) usai persalinan. Lantas, apa saja yang harus diketahui calon ibu tentang IMD? 4 langkah pelaksanaan IMD • Meletakkan bayi baru lahir di dada ibunya • Membiarkan kontak kulit bayi dengan kulit ibunya selama 30-60 menit • Mengajari ibu bagaimana tanda-tanda bayi yang siap menyusu • Membiarkan bayi menemukan putting susu ibunya tanpa dibantu sampai ia selesai menyusu, baru melakukan tindakan intervensi. Periode sensitif Ikatan emosional ibu-bayi baru lahir sesungguhnya telah dibangun sejak bayi dalam kandungan. Dan dilanjutkan dengan perlekatan yang disebut dengan inisiasi menyusui dini (IMD), di mana bayi yang baru lahir dilekatkan ke dada ibu untuk mencari puting susu ibunya. Menurut Dr. Marshall H. Klaus dan Dr. Yohanes H. Kennel dalam buku Maternal-Infant Bonding menyatakan bahwa manusia mengalami sebuah ‘periode sensitif’ pada saat melahirkan, yaitu ketika ibu dan bayinya diprogram untuk saling berhubungan dan memberikan energi positif. Semakin dini terjadinya kontak antara ibu dan bayi yang baru lahir, semakin baik hubungan ibu-anak di kemudian hari.

22

Januari 2014 www.anakku.net


Foto: Istimewa

Step by Step

IMD

dan panjang badannya. tamanya, diamkan selama  Keringkan seluruh tubuh  Bayi bisa langsung berBiasanya dokter juga akan kurang lebih 1 jam. Ibu bayi kecuali kedua telapak gerak mencari putting ibu, memberi suntikan vitamin tak perlu khawatir si tangannya, karena bau namun kebanyakan bayi K dan vaksin Hepatitis B. kecil kedinginan, karena cairan ketuban pada terdiam beberapa menit sentuhan kulit ibu adalah  Setelah usai perawatan telapak tangan akan untuk beristirahat. Pada ‘selimut’ terhangat buat membantu si kecil menmenit ke 12, bayi biasanya inti, biarkan bayi dan ibu bayi. cari puting ibunya. akan mulai bergerak berada dalam satu kamar mencari areola ibu, dalam  Setelah 1 jam, lakukan (rawat gabung). Ini akan  Biarkan dada ibu terbuka, hal ini bayi mengandalkan memberi kesempatan ibu perawatan kepada si kecil, agar kontak fisik ibu-bayi indera penciumannya. untuk memberikan ASI mulai dari menimbang maksimal. kapan pun si kecil mengberat badannya, meng Tengkurapkan bayi di atas  Ketika si kecil berhasil inginkannya. ukur lingkar kepala, mendapatkan ASI perdada ibu.

Bayangkan, ‘seseorang’ yang selama 9 bulan lebih menyatu dengan Anda, tetapi belum bisa Anda lihat wajahnya, lalu kini berada di pelukan dan Anda bisa menatap wajahnya. Bonding ini semakin mempererat hubungan emosional ibuanak. Pengasuhan ibu dimulai dengan membiarkan si kecil tengkurap di perut ibu dan bibir mungilnya mencari nutrisi pertamanya, ASI. Apa manfaat IMD? Selain merupakan langkah awal keberhasilan menyusui, manfaat IMD yang lain adalah: • Memberikan kekebalan tubuh alami kepada bayi, karena ASI pertama mengandung antibodi. • Menurunkan 22% risiko kematian bayi usia 0-28 hari, membantu keberlangsungan ASI eksklusif dan mempertahankan lamanya menyusui. • Mencegah terjadinya hipotermi (kedinginan) dengan adanya kontak kulit antara ibu dan bayi. • Selain manfaat untuk bayi, ibu pun mendapatkan sejumlah manfaat yakni merangsang hormon oksitosin. Hormon ini menyebabkan otot rahim mengerut.

• Dengan menyusui, mengurangi kemungkinan terjadinya perdarahan pascapersalinan. • Kelekatan ibu-bayi memberikan rasa nyaman dan rileks kepada ibu, sehingga produksi ASI semakin meningkat. Kondisi ini membuat rasa sakit pascapersalinan menjadi minim. Dengan demikian IMD sangat bermanfaat dalam menunjang keberhasilan ibu memberikan ASI eksklusif kepada bayi, karena bonding dilakukan sejak dini. Selanjutnya, ibu tinggal mempelajari bagaimana irama menyusui bayi. Dan jangan lupa ibu menjaga kesehatan dengan asupan nutrisi yang baik serta istirahat yang cukup. Referensi: 1. William Sears, M.D. & Martha Sears, M.D. The Baby Book: Everything You Need to Know About Your Baby From Birth to Age Two. Little, Brown and Company, New York, 2nd ed. 2003. 2. Trihono, P.P., Suradi, R, Oswari, H., Hendarto, A. Menyusui Itu Mudah. Ikatan Dokter Anak Indonesia Cabang DKI Jakarta. 2011.

www.anakku.net Januari 2014

23


news

Merawat Bayi dr. Ari Muhandari Ardhie, Sp.KK RSAB Harapan Kita

di Hari-hari Pertama

Kelihatannya memang sepele, tapi ternyata kebanyakan ibu baru merasa khawatir memandikan buah hati mereka, apalagi di minggu-minggu pertama. Tak heran jika kini di rumah bersalin menyediakan kelas perawatan bayi bagi para ibu baru. Asal memahami rambu-rambunya, ibu bisa kok memandikan si kecil dengan aman.

Pertama-tama siapkan keperluannya dengan baik. Apa saja? Siapkan baju ganti dan perlengkapan yang diperlukan, antara lain handuk, waslap, sabun, sampo, sikat atau sisir rambut, cotton bud. Pastikan bahwa bayi tidak kedinginan. Siapkan bak mandi, isi air hangat (suhu 36-37oC) secukupnya. Pastikan air tersebut cukup hangat dengan memasukkan siku ibu ke dalam air. Bila memungkinkan gunakan ember yang memang di disain untuk mandi. Buka baju si kecil, letakkan di atas alas mandi. Bisa di atas tempat tidur atau di baby table khusus. Mulailah dengan membersihkan mata dari arah luar ke dalam, gunakan kapas yang dibasahi. Lanjut bersihkan wajahnya dengan kasa lembut atau washlap yang telah dibasahi dengan air. Sabunilah badan dan sampoi kepala bayi. Gunakan washlap. Pilih sabun dengan pH balance dan sampo khusus bayi agar tidak pedih di mata. Masukkan bayi secara perlahan ke dalam bak mandi. Angkat bayi dengan posisi lengan kiri ibu di belakang bayi sehingga dapat mencegah ’jatuhnya’ kepala bayi ke belakang. Letakkan bayi telentang di air. Tangan kiri ibu diselipkan di ketiak kiri bayi. Biarkan tangan kanan ibu bebas untuk membasuh bayi. Bila ibu telah sanggup, ’balikkan’ bayi dengan memutar ke arah dalam, ke arah ibu. Hal ini dilakukan dengan cara lengan kanan merengkuh bagian belakang bayi sampai tangan kanan ibu ada di lipat ketiak kanan bayi. Putar bayi, dan segera dipindahkan lengan kiri ibu ke arah dada bayi sekaligus untuk menyangga kepala bayi agar tidak masuk ke dalam air. Bila ibu tidak yakin akan kemampuannya, jangan lakukan. Cukup mandikan bayi dalam posisi terlentang saja, dengan bagian belakang tubuh bayi dibersihkan melalui bawah air. Basuh kepala, wajah, leher, dada, lengan, punggung, dan tungkainya. Perhatikan daerah lipatan.

24

Januari 2014 www.anakku.net


www.anakku.net Januari 2014

25


Bilas bersih bagian tubuh bayi. Jangan lupa untuk ’membuka’ telapak tangan dan sela-sela jari tangan bayi. Setelah itu, bilas rambut bayi sampai benar-benar bersih. Pada awal-awal memandikan bayi, waktu 5 menit sudah lebih dari cukup, agar bayi tidak merasa kedinginan. Segera keringkan dengan handuk yang lembut. Ada beberapa bagian tubuh yang membutuhkan perhatian lebih, antara lain: Membersihkan seputar alat kelamin bayi  Pada bayi laki-laki: bersihkan dan hapus daerah sekitar penis dan skrotum untuk menghilangkan kotoran yang ada dengan kapas basah, keringkan dengan waslap lembut. Jangan menarik kulup, karena sampai usia 2 tahun kulup masih menempel pada penis sehingga pada keadaan tertentu kulup tidak bisa kembali dan harus dioperasi.  Pada bayi perempuan: Bersihkan daerah kemaluan dari arah depan ke belakang (dari kemaluan ke anus dan dapat diulang dengan kasa baru, sampai tidak ada sisa kotoran), perhatikan pula kebersihan selangkangan. Membersihkan bagian dalam telinga dan hidung

 Bersihkan lubang hidung yang terlihat dengan kapas (cotton bud) basah.  Bersihkan bagian terluar telinga yang bisa dilihat dengan cotton bud.

Bagaimana merawat tali pusat? Tali pusat bayi biasanya akan lepas sendiri kurang lebih 7-14 hari setelah dilahirkan. Karena masih sangat sensitif, tali pusat bayi yang baru lahir perlu mendapatkan perawatan yang baik agar tak mengundang infeksi. Jika lalai, bahkan tali pusat bayi yang tak dirawat dapat menyebabkan tetanus.  Bersihkan tali pusat dengan menggunakan sedikit larutan alkohol dan kapas. Hindari penggunaan salep karena kulit bayi masih sensitif.  Jangan berikan cairan antiseptik atau salep

pada tali pusar bayi tanpa anjuran dari dokter.  Ganti kain kassa dengan yang baru setiap habis mandi. Basahi kain kasa terlebih dahulu dengan alkohol 70%, kemudian lilitkan dan rekatkan dengan tali atau pita perekat.  Jaga jangan sampai tali pusat yang belum puput (lepas) terkena air. Cukup diusap atau dilap saja agar tali pusar tidak basah.  Jika tali pusat lembab terus dapat menyebabkan infeksi. Jika curiga adanya masalah, segera bawa anak ke dokter.

Seberapa dalam airnya?

Untuk bayi 0-6 bulan isi bak mandi sedalam kira-kira 15 cm atau bahu terendam. Hindari penggunaan bak yang terlalu besar, atau air yang terlalu penuh (kedalamannya lebih tinggi daripada pinggang bayi). Hindari air mengalir saat bayi berada di dalam bak.

Seberapa sering? Waktu mandi dapat menjadi momen yang menyenangkan bagi ibu dan buah hatinya. Frekuensi mandi amat bervariasi tergantung iklim. Di negara 4 musim tidak memandikan setiap hari pun tidak mengapa. Bayi baru lahir dapat mandi sekali atau dua kali seminggu. Dengan catatan, ibu tetap melakukan washlap dan membersihkan semua kotoran, serta memastikan bayi dalam kondisi bersih. Namun, karena kita tinggal di daerah tropis dan lembab, umumnya mandi 2 kali sehari. Gunakan sabun lembut dan tidak mengandung pewangi serta pH netral. Pastikan kulit bayi bersih, kering dan jaga kelembaban kulit dengan menggunakan emolien secara teratur. Referensi: 1. Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia. Perawatan Kulit dan Kelamin: Sejak Bayi hingga Remaja, Sugito TL dkk ed. Jakarta, 2013. 2. http://www.babycenter.com.

26

Januari 2014 www.anakku.net


news

Vaksinasi Penting

Dr.dr. Hindra Irawan Satari, M.TropPaed, Sp.A(K) Divisi Penyakit Tropik & Infeksi Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI - RSCM, Jakarta

di 3 Bulan Pertama

Bayi baru lahir rentan terhadap berbagai infeksi. Beberapa jenis vaksin harus diberikan sedini mungkin. Kenali berbagai vaksin yang perlu masuk dalam daftar imunisasi si kecil usia 0-3 bulan. Vaksin polio Vaksin polio diberikan setelah anak dilahirkan sebelum pulang, selanjutnya pada usia dua bulan biasanya bersamaan dengan vaksinasi DTP hingga total sebanyak empat kali sebelum mencapai umur 1 tahun. Polio merupakan penyakit lumpuh layuh mendadak yang disebabkan virus, menular lewat saluran cerna, menyerang otak dan susunan saraf belakang yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Penyakit ini tidak ada obatnya tetapi untungnya bisa dicegah lewat vaksinasi.

DTP DTP merupakan singkatan dari Difteri Tetanus dan Pertusis. Vaksinasi ketiganya digabung menjadi satu untuk memudahkan pemberian. Difteri adalah

penyakit saluran napas dengan gejala khas selaput warnah keabuan di area tenggorokan menyebabkan anak sulit bernapas. Sedangkan Tetanus adalah penyakit disebabkan kuman clostridium tetani yang bisa menyebabkan anak menjadi kejang dan kaku. Pertusis atau batuk seratus hari sering menyerang bayi dan sangat mudah menular. Vaksinasi DTP diberikan pada umur setelah atau sama dengan enam minggu. DTP bisa dikombinasikan dengan vaksin hepatitis B atau HiB (combo), bahkan dengan polio. Vaksin ini memerlukan booster (pengulangan untuk memperkuat efek perlindungan) pada usia 18 bulan dan lima tahun. Untuk difteria dan tetanus dilanjutkan pada usia sekolah dasar.

BCG BCG adalah vaksin untuk mencegah kuman tuberkulosis (TBC). Penyakit ini masih umum terjadi di Indonesia dan ditularkan lewat saluran napas orang dewasa ke anak-anak. Keberhasilan vaksin BCG bervariasi tetapi dapat mencegah tuberkulosis yang berat (misalnya tuberkulosis yang menyerang otak atau tuberkulosis luas). Vaksinasi BCG optimal diberikan pada umur 2-3 bulan. Bila vaksin BCG akan diberikan sesudah umur 3 bulan perlu dilakukan uji tuberkulin dulu (yaitu tes untuk menguji infeksi TBC). Bila tidak memungkinkan vaksin tetap dapat diberikan dan diobservasi 7 hari. Bila ada reaksi di lokasi suntikan, perlu pikirkan kemungkinan anak sudah terpapar kuman TB.

www.anakku.net Januari 2014

27


Hepatitis B Virus hepatitis B dapat menular dari ibu ke bayi saat persalinan juga menyusui. Bila terkena pada usia anak-anak sebagian besar akan menjadi kronik. Vaksin dari penyebab penyakit liver terbanyak di Indonesia ini dapat didiberikan dosis pertama pada 12 jam setelah lahir dan pada usia 1 bulan, selanjutnya pada usia 6 bulan.

Hib Haemophilus influenzae type b adalah kuman penyebab meningitis (radang selaput otak), pneumonia (radang paru), epiglottitis (infeksi saluran napas), dan saluran telinga. Vaksinasi terhadap kuman ini dapat diberikan setelah usia dua bulan bersama dengan DPT kombo.

PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine) Vaksin konjugat pneumokokus dapat diberikan pada umur 2, 4, 6, dan diulang pada 12-15 bulan. Apabila diberikan pada umur >6 bulan, cukup diberikan dua kali dengan interval 2 bulan. Namun apabila diberikan pada umur >1 tahun, maka cukup diberikan satu kali, namun perlu dosis ulangan setelah usia >12 bulan atau minimal 2 bulan setelah dosis terakhir. Bila anak sudah di atas usia 2 tahun, pneumokokus hanya diberikan satu kali saja. Kuman

28

Januari 2014 www.anakku.net

pneumokokus masih menjadi salah satu penyebab utama radang paru-paru pada bayi, bisa pula menyerang susunan saraf pusat dan telinga bagian tengah.

Rotavirus Pencegahan lewat vaksin rotavirus sudah diperkenalkan sejak tahun 2006, namun baru pada beberapa tahun belakangan ada di Indonesia. Vaksin ini tidak disuntikkan melainkan ditelan seperti halnya vaksin polio. Dosisnya bisa dua atau tiga dosis tergantung darI jenis vaksin apakah monovalen atau pentavalen. Dosis pertama pada usia dua bulan, kemudian empat bulan, dan enam bulan. Tetapi tidak terlambat bila vaksin diberikan pada anak lebih besar. Rotavirus menyebabkan diare pada bayi tetapi jarang pada bayi yang diberi ASI. Vaksinasi bayi prematur Beberapa vaksin perlu ditunda pada bayi yang prematur, misalnya saja vaksin polio oral sebaiknya diberikan sesudah bayi prematur berumur 2 bulan, demikian pula DTP, hepatitis B dan Hib. Agar lebih jelas, konsultasikan dengan dokter anak Anda. Referensi: 1. Jadwal imunisasi ikatan dokter anak indonesia tahun 2011. 2. Center for disease control and prevention. www.cdc.gov.

Apa benefit vaksin kombinasi? Kini beberapa vaksin dikemas dalam satu suntikan, yang disebut sebagai vaksin kombinasi. Vaksin ini memberikan perlindungan terhadap banyak penyakit, hanya dengan satu injeksi. Apa manfaatnya? Bagi bayi: Mengurangi ketidaknyamanan akibat menerima banyak suntikan, mengurangi stress dan rasa sakit pada bayi pasca vaksinasi. Vaksin ini dapat memberi perlindungan sekaligus terhadap 6 penyakit dalam 1 kali kunjungan. Bagi orang tua: Meningkatkan kenyamanan karena rewel pada anak pascavaksinasi berkurang, menghemat biaya, serta meningkatkan kepatuhan vaksinasi yang terkadang dapat tertunda karena kesibukan orangtua sehingga tidak dapat kontrol ke dokter sesuai jadwal yang telah ditetapkan untuk vaksinasi anak.


www.anakku.net Januari 2014

29


news

Ber-KB Tanpa Usik Menyusui dr. Ika Fitriana

Tak perlu khawatir ber-KB bila ibu menyusui. Sebagian jenis KB aman untuk bayi dan tak akan memengaruhi ASI. Tengok saja, metode LAM, menyusu sebagai suatu metode KB. Pada akhirnya ber KB disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan ibu.

Yuk, kita kenali satu persatu cara berkontrasepsi yang sudah ada di pasaran, dan bagaimana kaitannya dengan menyusui.

Pil KB Bila Anda tak cocok dengan cara KB yang lain sedangkan Anda menyusui, lebih baik memilih pil KB yang hanya meng-andung turunan hormon progesteron (mini pil). Sebuah studi menunjukkan mini pil tidak memengaruhi ASI dibandingkan pil kombinasi. Efek kontrasepsi mini pil yang lebih lemah bisa dibantu dengan pemberian ASI eksklusif.

KB suntik atau implant Karena hanya mengandung hormon turunan progesteron, KB suntik pada prinsipnya sama dengan mini pil. KB suntik memiliki efek lebih panjang dan disuntikkan pada periode tertentu saja (satu bulan atau 2-3 bulan). Konon, saat penyuntikan dengan dosis tinggi, hormon yang masuk ke ASI akan meningkat, namun menurut studi hal ini tidak merugikan si bayi. KB implant merupakan jenis KB hormonal yang bersifat jangka panjang. Efeknya sama dengan KB suntik. WHO menyarankan ibu yang menyusui eksklusif mulai memakai kontrasepsi berisi hormon turunan progesteron 6 minggu setelah melahirkan.

AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim) Sampai saat ini, AKDR atau orang awam sering menyebut sebagai spiral, menjadi pilihan pertama untuk ibu yang masih menyusui tapi tidak memenuhi

30

Januari 2014 www.anakku.net


www.anakku.net Januari 2014

31


syarat metode LAM namun belum ingin kontrasepsi mantap. Selain keluhan yang minimal, AKDR tidaklah berpengaruh pada ASI karena bekerja secara lokal di dalam rahim. Pemasangan AKDR tidak perlu menunda waktu, bisa dilakukan pada akhir nifas. Sebab, bila diberikan lebih awal, risiko AKDR untuk terlepas (ekspulsi) lebih besar.

Metode kontrasepsi lain Beberapa ibu memilih kombinasi ASI

eksklusif dengan sederhana seperti kondom, diafragma, atau senggama terputus. Kedua metode ini akan saling melengkapi selama proses menyusui dilakukan dengan benar. Pada ibu yang tak ingin punya anak lagi, kontrasepsi mantap (mengikat saluran rahim) bisa dilakukan dalam 24 jam pertama setelah melahirkan. Kontrasepsi mantap juga bisa dilakukan pada pasangan dengan mengikat saluran sperma. Tiga pertanyaan awal untuk menentukan apakah LAM ini akan berhasil atau tidak. - Apakah ibu sudah haid? - Apakah ibu memberikan susu atau makanan selain ASI? - Apakah bayi berusia lebih dari 6 bulan Jika jawabannya adalah tidak, metode ini efektif sebagai alternatif kontrasepsi untuk ibu menyusui. Jika jawabannya ya, sebaiknya ibu menggunakan metode KB lain untuk mencegah kehamilan (AKDR atau pil progestin).

Pilihan terbaik KB saat menyusui 1. Bila sudah tak ingin punya anak lagi, lakukan kontrasepsi mantap 2. AKDR 3. Suntik KB depoprovera 4. KB implant 5. Mini pil atau cara sederhana lain Pil kombinasi adalah pilihan terakhir, digunakan bila ibu tak lagi menyusui atau anak sudah diberi makanan padat. Pilihlah yang kandungan estrogennya rendah.

Metode LAM, alternatif untuk ibu yang menyusui eksklusif Akhir-akhir ini metode LAM (Lactational Amenorrhea Method) atau metode amenorhea laktasi yaitu menggunakan menyusui sebagai cara ber-KB yang efektif semakin mendapat perhatian para ibu. Selain aman untuk si kecil, murah, keberhasilan tinggi, juga akan merangsang ibu untuk menyusui eksklusif.

Jika ibu menyusui eksklusif dan memilih metode LAM sebagai alat kontrasepsi, penggunaan alat kontrasepsi dapat dipertimbangkan setelah anak mulai diberi makanan tambahan dan frekuensi menyusu makin berkurang. Apalagi jika ibu sudah haid meski bayi belum berusia enam bulan.

Referensi

Foto : Istimewa

1. Update to CDC’s U.S. Medical Eligibility Criteria for Contraceptive Use, 2010: Revised Recommendations for the Use of Contraceptive Methods During the Postpartum Period. Source: MMWR. 2011;60(26):878–883 2. T, James. James The Essentials of Contraception: Efficacy, Safety, and Personal considerations. Contraceptive Technology Update. 18th ed.

32

Januari 2014 www.anakku.net


10

Panduan Pilih

Dokter Anak Shelvy Dwi Citra

Dalam dua tahun pertama, dokter anak adalah pihak yang rajin dikunjungi oleh para orangtua. Namun, layaknya memilih pasangan hidup, menemukan dokter anak yang cocok pun rasanya jodoh-jodohan. Ini dia check list yang bisa menjadi panduan untuk Anda.

1

Rekomendasi + profesionalisme

Ini penting karena sering kali orangtua terjebak dengan rekomendasi atas ramainya antrean pasien dan mujarabnya obat. Padahal profesionalisme,itu yang utama. Pilih dokter yang profesional dari segi pendidikan, memiliki reputasi di kalangan pasien-pasiennya, cara ia menyampaikan informasi, dan seterusnya. Informasi ini dapat digali dari jejaring sosial, sesama orangtua, teman, atau pihak rumah sakit.

2

Jam praktik yang nyaman

Pilih yang menggelar jam praktik pada waktu ayah dan ibu bisa hadir. Cari tahu apakah hanya hari kerja atau bisa dihubungi sewaktu-waktu jika anak sakit. Saat ini, banyak dokter anak yang praktik hingga malam.

3

Informasi terkini

4

Memiliki dokter pengganti

5

Akses ke rumah sakit mudah

Dokter anak yang baik tak akan berhenti meng-upgrade ilmu mengenai penyakit, penanganan, pengobatan, atau cara membuat anak menjadi sehat yang lebih praktis dan terkini.

Alangkah kesalnya jika sudah sampai di lokasi, dokter anak langganan tak ada. Oleh karenanya, pastikan tempat yang dituju memiliki sistem dokter pengganti. Anda mungkin perlu juga tahu jadwal dokter pengganti ini.

butuh penanganan di rumah sakit. Catat rumah sakit rujukan dokter anak Anda, sehingga penanganan bisa lebih cepat.

6

Ramah, komunikatif, dan sabar

7

Memiliki prinsip pengasuhan anak yang sama

Pilih dokter anak yang terbuka, mampu menjelaskan kondisi si kecil dengan jelas dan ramah. Perhatikan bahasa tubuhnya ketika berbicara apakah ia mau mendengar dengan aktif dan tidak terburu-buru. Dokter anak yang baik ia memiliki visi mengedukasi pasien selain membantu mengobati, termasuk sabar menunggu ketika anak ketakutan.

Cari tahu bagaimana pandangan calon dokter anak Anda mengenai hal yang berkaitan dengan pengasuhan dan kesehatan. Misalnya, soal pemberian antibiotik yang rasional, kehati-hatian dalam pemberian obat (hanya diberikan bila perlu), dosisnya minimal, pro-ASI, dan prinsip lainnya.

Idealnya, dokter anak memiliki akses ke rumah sakit. Hal ini menjadi penting jika dalam sebuah kondisi si kecil

www.anakku.net Januari 2014

33


Kredibilitas, komunikasi, dan kehati-hatian saat merekomendasikan penanganan terbaik untuk anak adalah 3 hal penting.

8

Akses konsultasi saat darurat mudah

9

Biaya sesuai budget

Seberapa mudah dokter tersebut dihubungi, baik lewat telepon, email, atau BBM. Beberapa dokter bersedia menjawab pertanyaan orangtua tanpa harus datang ke klinik. Lebih baik lagi jika dokter tersebut bersedia untuk ditelepon di jam ‘ajaib’ saat situasi genting.

Biaya bisa ditanyakan langsung ke dokter atau bagian administrasi rumah sakit/klinik. Tanyakan biaya kontrol reguler dan imuninasi. Usahakan biaya tidak jauh lebih mahal dari anggaran Anda atau limit dari kantor/ asuransi. Cari tahu mengenai sistem pembayaran, tunai atau bisa dengan kartu.

10

Tempat praktik dan stafnya

Datanglah ke tempat praktiknya. Apakah bersih dan cukup bersahabat? Apakah stafnya sangat membantu atau tidak. Apakah ruang tunggu bagi yang sakit dan sehat dipisah? Dengan mengunjungi secara langsung, Anda akan bisa menentukan kualitas dokter tersebut. Jika Anda menemukan ketidakcocokan dengan dokter anak, jangan takut untuk mengambil keputusan. Selamat hunting!

34

Januari 2014 www.anakku.net

3 Hal

!

Penting

Kredibilitas, komunikasi, dan kehati-hatian saat merekomendasikan penanganan terbaik untuk anak adalah 3 hal penting. Sebagai ibu, penting bagi kita untuk banyak-banyak mencari referensi dari keluarga dan sahabat, forum komunitas, serta browsing untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai dokter anak yang akan kita kunjungi. Jadikan kunjungan ke dokter dengan efektif. Caranya membuat daftar pertanyaan sebelumnya. Kelola ekspektasi dan pahami bahwa ada sejumlah ibu dengan anak sakit lainnya yang juga menunggu giliran. Prinsipnya, jika kita mengharapkan profesionalisme, kita juga perlu bersikap profesional. -Dian Pertiwi, Founder MomsGuide Indonesia.


Tip & Trik Memilih Pengasuh yang Baik Shelvy Dwi Citra

Dalam beberapa kondisi, mau tidak mau Anda harus menitipkan pengasuhan bayi pada seorang baby sitter. Yuk, kita perhatikan bagaimana kinerja mereka agar bayi Anda aman dan senang. Pengasuh yang Baik Si kecil terlihat hangat berinteraksi dengannya. Walau dibutuhkan waktu bagi anak Anda untuk percaya dan mencintai pengasuhnya, namun setelah kebersamaan intens beberapa waktu, pengasuh yang baik akan membuat si kecil menatap dan bermain dengan penuh kehangatan.

1

Ia terlihat tulus dan senang melihat si kecil. Jika pengasuh Anda benar-benar menikmati kebersamaan dengan anak Anda, percayalah maka Anda dan si kecil bisa merasakannya. Kecintaannya akan terasa saat ia dan si kecil berinteraksi bersama.

2

Solutif dan memberikan perawatan terbaik. Pengasuh yang baik memberikan solusi kreatif untuk tiap masalah dan perawatan terbaik bagi si kecil. Misalnya ketika bayi Anda tak suka jam makannya, si pengasuh akan menggantungkan mainan dan mengajaknya bercanda agar semangat.

3

Si kecil bersih. Kebersihan adalah tanda kesadaran. Pengasuh yang bertanggung jawab dalam mengsuh anak, maka kebersihan menjadi salah satu fokusnya. Dia bersedia menyeka wajah dan tangan anak Anda setiap kali kotor.

4

Mengusahakan agar tetap terhubung. Ia akan mudah ditelepon maupun rajin melaporkan hal yang memang perlu diinformasikan mengenai kondisi si kecil, terlebih jika Anda sedang tak di rumah.

5

Jika anak Anda tidak tidur, dia akan berbalik kepada Anda untuk meminta nasihat. Atau mengambil inisiatif dan bekerja sama dengan Anda menunjukkan bahwa dia mengambil serius bekerja.

6

Kecelakaan jarang terjadi. Pengasuh yang baik membuat prioritas keselamatan baik di rumah dan ketika ia dan anak Anda keluar rumah.

7

www.anakku.net Januari 2014

35


Waspadai 7 Tanda Berikut:

1

Anak menarik diri darinya. Walau anak butuh penyesuaian, namun setelah beberapa lama, anak tetap cemas, menangis, cemberut, dan mengamuk. Ini pertanda bahwa tak ada bonding antara si kecil dan pengasuh. Tak jarang pengasuh ini tak terlihat berusaha.

2

Merahasiakan keseharian. Ini penting apalagi jika Anda bekerja. Bagaimana si kecil dan pengasuhnya menjalani keseharian dan menghabiskan waktu seharusnya dikomunikasikan secara terbuka.

3

Terlalu banyak kecelakaan. Anda perlu waspada jika frekuensi kejadian anak Anda jatuh atau mengalami kecelakaan yang seharusnya bisa dihindari malah lebih sering terjadi. Tugas menjaga dan mengawasi berarti diabaikan oleh pengasuh.

4

Tak bekerja sama. Pengasuh ini tidak mengikuti permintaan dan arahan Anda. Pengasuh bertindak

36

Januari 2014 www.anakku.net

seolah-olah dia tahu lebih banyak tentang membesarkan anak Anda dibanding.

5

Tak jujur. Tentu saja, tak perlu menolerir pengasuh yang kedapatan mencuri, berbohong, atau menipu Anda dengan cara apapun. Anda harus dapat mempercayai pengasuh Anda, apalagi dia langsung berinteraksi dengan anak tiap harnya.

6

Anak Anda secara konsisten lapar dan lelah. Jika Anda mendapati si kecil makan seperti tak pernah makan sebelumnya atau begitu lelah dia tidak bisa menjaga matanya terbuka, itu merupakan alarm. Pengasuh mungkin tidak mengikuti jadwal waktu makan atau waktu tidur siang untuk anak Anda.

7

Perasaan tak enak. Jika Anda ter- bersit perasaan yang buruk mengenai pengasuh anak Anda, jangan ragu. Percayai intuisi Anda, karena bisa jadi dia memang bukanlah pengasuh yang tepat.

!

Percayai insting

Di awal masa bekerja, sampaikan apa ekspektasi ibu terhadap pengasuh, bagaimana pendekatan yang diharapkan ke anak dan apa batasan serta aturan main yang perlu ditaati pengasuh. Tetapkan 7 hari pertama sebagai masa observasi dan masa 'probation' untuk si pengasuh. Percayai insting jika mencium hal yang tidak beres pada masa tersebut. Apabila ibu merasa tidak sreg denga pengasuh, mulailah membangun kedekatan dan rasa percaya dua arah, agar pengasuh nyaman bekerja dan tumbuh rasa pedulinya. Tentunya tetapkan batasan karena bagaimanapun, Andalah ibu si kecil. Dian Pertiwi, Founder MomsGuide Indonesia


s m o m Hati-hati bahaya depresi pasca melahirkan datang mengintip Anda. Gangguan yang sering dikenal dengan ‘baby blues’ ini dapat berakibat buruk jika tidak segera diatasi. Berolahraga bisa menjadi salah satu cara untuk menyeimbangkan hormon-hormon

Michelle

Photo by Nathal Adjie

yang sebelumnya bergejolak. Kelebihannya, Ibu juga dapat mengikis kelebihan berat badan selama hamil. www.anakku.net Januari 2014

37


mom

Baby Blues, Si Pencemar Mood Pascapersalinan dr. Ika Fitriana

Baby blues adalah gangguan mood yang biasanya bersifat ringan dan bisa sembuh sendiri, paling sering terjadi pada minggu pertama pasca persalinan. Baby blues berbeda dengan depresi postpartum karena depresi lebih berat dan membutuhkan bantuan ahli. Siapakah yang rentan terserang baby blues? Ibu yang saat kehamilan mengalami banyak peristiwa yang tidak menyenangkan atau memiliki ketidakstabilan emosi lebih mudah mengalami gangguan emosi setelah persalinan. Apalagi ibu sejak awal sebenarnya tak menginginkan hamil, atau ia merasa tak dicintai pasangan. Berikut beberapa pencetus baby blues 1. Ekspresi emosional akibat rasa senang berlebihan yang disertai ketakutan akibat antisipasi menunggu si kecil sejak mulai kehamilan hingga persalinan. 2. Rasa tidak nyaman menjalani masa nifas. 3. Kelelahan akibat kurang tidur selama persalinan dan setelah melahirkan terutama bila ibu dirawat rumah sakit. 4. Rasa cemas terhadap kemampuan ibu merawat bayi setelah ke luar dari rumah sakit. 5. Merasa fisiknya tak menarik lagi. Terapi yang terbaik adalah mengantisipasi, mengenali, dan memastikan semuanya akan kembali normal.

38

Januari 2014 www.anakku.net


Lakukan langkah kecil yang bisa menolong:  Beristirahatlah ketika bayi ibu tidur.  Beri tahu pasangan apa yang ibu rasakan.  Jadikan kebutuhan ibu sebagai salah satu prioritas, jangan dikorbankan.  Katakanlah bila ibu ingin dibantu, biarkan orang lain tahu.  Hindari beban pekerjaan yang berlebihan.  Jangan salahkan diri bila sedang sedih.  Jangan berharap terlalu banyak, realistis saja.  Makanlah dengan teratur.

 Hindari kafein.  Lakukan hobi, seperti membaca, melukis, menonton.  Terlalu banyak meminta nasehat malah akan membingungkan, percayakan pada insting.  Bersantailah  Berjalan-jalan, dengan atau tanpa si kecil.  Hindari orang yang Anda tak suka, dan batasi tamu bila perlu.  Buatlah target-target kecil yang bisa Anda capai.  Minum obat-obatan yang diberikan dokter.

 Keluar dari rumah  Berolahraga  Mandi teratur, bila perlu berendam di bathtub.  Makan makanan yang disukai, jangan peduli dulu dengan berat badan.  Prioritaskan hal yang harus dilakukan dan yang bisa menunggu.  Ucapkan terimakasih pada pasangan bila ia mau membantu .  Sediakan waktu khusus untuk berdua dengan pasangan.  Jangan membandingbandingkan dengan

orang lain.  Katakan dengan spesifik apa yang dibutuhkan dari pasangan.  Jangan terlalu menyalahkan diri sendiri.  Pilihlah tugas-tugas yang bisa didelegasikan.  Lakukan yang bisa dilakukan, bukan yang harus dilakukan.  Pujilah diri sendiri  “Curhat” pada orang yang dipercaya.  Ngobrol dengan ibu-ibu lain yang juga baru melahirkan.

Baby blues biasanya akan sembuh dengan sendirinya, dan berlalu setelah 2-3 hari, meskipun kadang bertahan sampai 10 hari. Bila baby blues menetap atau memburuk, perlu dicari apakah terjadi gejala depresi yang membutuhkan pengobatan segera.

hanya beberapa jam hingga beberapa hari yang bersifat ringan. Ibu perlu meyakinkan diri kalau perasaan ini bersifat sementara dan berhubungan dengan perubahan hormon.

Mencermati gejala baby blues Baby blues biasanya terjadi beberapa hari setelah ibu melahirkan, namun bisa pula terjadi dalam beberapa minggu atau bulan setelah melahirkan. Konon, baby blues juga dicetuskan oleh menurunnya hormon progesteron yang tinggi selama kehamilan. Meskipun gejala dilaporkan bermacam-macam, gambaran utama adalah tak bisa tidur, rasa sedih, depresi, cemas, tidak bisa konsentrasi, gelisah, dan perasaan labil, Seringkali disertai episode depresi. Keluhan lain adalah rasa bingung, panik, sakit kepala, tak selera makan, tak bisa tidur, dan khawatir berlebihan terhadap penampilan. Beberapa wanita mengeluhkan rasa kehilangan, kosong, dan persepsi bahwa ia tak seperti dulu lagi, kebebasannya telah hilang dan kepercayaan dirinya hilang.

Referensi:

Ingatlah bahwa semua penyesuaian ini membutuhkan waktu.

1. Gabbe: Obstetrics: normal and problem pregnancies, 6th ed. 2012 2. Postpartum depression. www.mayoclinic. org. Sept 2012

Gejala khas yang dilaporkan banyak ibu adalah perasaan labil yang muncul tiba-tiba. Ibu akan merasa bingung, tiba-tiba sedih, menangis terus hingga berjam-jam, dan mendadak rasa itu menghilang yang kemudian muncul lagi keesokannya. Gejala ini bisa berlangsung

www.anakku.net Januari 2014

39


mom

Habis Melahirkan, Olahraga Yuk! dr. Sophia Hage Residen Kedokteran Olahraga FKUI dan Exercise Clinic Kantor Pusat Pertamina

Tidak sedikit ibu-ibu yang ingin menurunkan berat badan atau mengecilkan perut pasca melahirkan. Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan adalah, apakah olahraga tersebut akan mengganggu produksi ASI, baik jumlah maupun rasa dari ASI. Kabar baik! Penelitian-penelitian terbaru dan sejumlah pendapat ahli menetapkan bahwa olahraga intensitas ringan hingga sedang tidak akan memengaruhi baik produksi maupun rasa dari ASI, sehingga asupan bayi tidak terganggu. Kapan mulai boleh berolahraga?

Untuk persalinan normal tanpa komplikasi, ibu-ibu dapat mulai berolahraga paling cepat tiga hari atau satu minggu pasca melahirkan.

Sedangkan untuk operasi caesar atau persalinan normal dengan

40

Januari 2014 www.anakku.net

komplikasi maupun intervensi, masa pemulihan memang lebih lama. Bergantung dari kondisi ibu, ibu dapat mulai berolahraga setelah empat hingga enam minggu pasca melahirkan.

Catatan khusus untuk latihan penguatan otot panggul, seperti senam Kegel dapat dimulai segera di masa pemulihan. Hal ini karena latihan kekuatan otot panggul yang dimulai segera setelah melahirkan telah terbukti membantu mencegah ketidakmampuan menahan buang air kecil pada ibu-ibu yang baru melahirkan atau yang disebut sebagai inkontinensia urin. Jenis olahraga apa? Tidak ada satu jenis olahraga yang spesifik untuk ibu menyusui, justru olahraga yang dilakukan harus bersifat

komprehensif sehingga dapat bermanfaat bagi kesehatan ibu. Ketiga aspek yang penting untuk diperhatikan oleh ibu adalah kebugaran jantung paru, kekuatan otot, dan fleksibilitas. Prinsip penting yang perlu diingat bagi ibu adalah “Start Low Go Slowâ€?, yaitu mulai dengan olahraga intensitas ringan dan tingkatkan secara perlahan-lahan. Catatan penting! ďƒœ Frekuensi olahraga sebaiknya dilakukan tiga hingga empat kali seminggu, bagi ibu-ibu yang belum pernah olahraga secara teratur sebelumnya, dapat dimulai dengan frekuensi dua kali seminggu dulu kemudian ditingkatkan perlahan hingga mencapai target. ďƒœ Intensitas yang dianjurkan: ringan hingga sedang, bagaimana menghitungnya? Dengan menggunakan


skala intensitas atau denyut jantung. Pastikan ibu masih dapat berbicara tanpa terengah-engah saat olahraga (talk test). Selain itu, bila ibu diminta menilai skala subyektif intensitas olahraga yang dilakukan, olahraga tersebut harus terletak di antara angka 12 sampai 14 dari skala 6 sampai 20. Sedangkan bagi yang memakai alat pengukur denyut jantung, nadi sebaiknya terletak di rentang 60-80% denyut jantung maksimal. Denyut jantung maksimal diukur dengan menggunakan rumus 220 dikurangi usia ibu.

Pompa ASI atau menyusui dahulu Satu hal terakhir yang tidak kalah penting untuk kenyamanan ibu berolahraga, ibu dianjurkan menjadwalkan memompa ASI atau menyusui beberapa saat sebelum mulai olahraga atau 1 jam sesudah selesai olahraga. Hal ini lebih untuk kenyamanan ibu dan anak sehingga saat ibu berolahraga tidak terganggu oleh kebutuhan untuk memompa atau memberi ASI kepada anak tercinta dan anak pun dapat memperoleh perhatian penuh dari ibu saat menyusui.

Jadi, ibu-ibu tidak perlu lagi khawatir mengenai bagaimana berolahraga saat menyusui dan takut bahwa produksi ASI akan terpengaruh. Selama mengikuti anjuran berolahraga di atas, ibu-ibu akan mendapatkan manfaat kesehatan dari berolahraga tanpa perlu khawatir. Selamat berolahraga!

ďƒœ Durasi tiap sesi olahraga berkisar antara 45 hingga 60 menit. Jangan lupa untuk mulai dengan durasi pendek lalu ditingkatkan perlahan. Durasi dapat dimulai dari 20 menit dulu kemudian dinaikkan perlahanlahan hingga mencapai 60 menit. ďƒœ Jenis olahraga yang dianjurkan tidak terbatas dan sangat beragam. Namun sebaiknya melakukan olahraga yang meliputi aktivitas aerobik dan untuk membangun kekuatan otot. Contoh olahraga aerobik adalah jogging, berenang, bersepeda, senam aerobik, dan sebagainya. Sedangkan contoh olahraga kekuatan otot adalah latihan dengan menggunakan dumbbell, latihan push up atau sit up, serta lainnya. ďƒœ Mulailah sesi olahraga dengan melakukan pemanasan dan akhirilah dengan pendinginan di setiap sesi olahraga, termasuk juga melakukan gerakan-gerakan peregangan.

www.anakku.net Januari 2014

41


t&j

obgyn

Khawatir

Gizi Ibu Hamil

Ilustrasi: Moller

Dear dr. Damar, Dok, saya tengah hamil muda (sekitar 3 minggu), dan rasanya tubuh ini tidak terasa enak, Dok. Makan apapun pasti keluar kembali. Saya coba menuruti nasehat teman dan saudara sekitar, makan sedikit tetapi sering. Tetap saja Dok, tidak membantu. Alhasil, berat badan saya turun 2 kilogram. Apakah ini tidak membahayakan? Karena saya melihat saudara sepupu saya bahkan sampai usia kandungan 4 bulan tetap mengalami hal mual dan muntah. Bagaimana imbasnya ke janin ya, Dok? Prima Sendyaning, Bogor

Dr. med. Damar Prasmusinto, Sp.OG(K) Konsultan Obstetri & Ginekologi

Ibu Prima di Bogor, Hamil muda memang merupakan masa-masa yang tidak menyenangkan bagi seorang ibu, apalagi bila baru pertama kali hamil. Masa ini adalah masa perubahan fungsi dan anatomi tubuh untuk menyesuaikan diri terhadap kehamilan. Seperti kita ketahui, seroang perempuan yang hamil akan mengalami perubahan metabolisme tubuhnya. Ibu akan relatif kurang darah, jumlah cairan tubuh meningkat, dan yang terpenting terjadi perubahan kadar hormon. Semua itu tujuannya untuk mendukung kehamilan agar bayi yang dikandung terjamin pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu masalah yang sering timbul pada trimester pertama adalah mual dan muntah. 80% perempuan mengalami mual dan muntah pada kehamilan Trimester I. Mual muntah ini terjadi mulai kehamilan 4 atau 10 minggu dan biasanya berakhir pada kehamilan 16-20 minggu. Umumnya mual muntah pada trimester awal ini disebabkan perubahan hormon yang ekstrim pada kehamilan. Apakah ini bisa membahayakan janin. Secara tidak langsung “ya�. Karena kalau ibunya menderita dehidrasi dan gangguan metabolism berat,

tentu saja janin yang dikandung akan terpengaruh. Untuk mengurangi keluhan mual muntah dapat dilakukan dengan memperhatikan pola makan ibu. Konsumsi makanan tinggi makronutrien (energi, protein, lemak, dan karbohidrat) seperti gula, daging, susu, minyak, dan telur berhubungan dengan seringnya kejadian mual muntah. Konsumsi sereal dan biji-bijian dilaporkan dapat mengurangi keluhan mual dan muntah. Namun yang terpenting usahakan selalu ada asupan makanan. Ibu dapat menilai makanan apa yang bila ibu makan tidak menyebabkan mual muntah atau hanya ringan keluhan mualnya. Begitupula dengan air, jangan sampai mual muntah menyebabkan ibu dehidrasi. Bila mual muntahnya berlebihan, sampai tidak yang bisa dimakan atau diminum, ibu harus datang ke rumah sakit untuk penanganan yang lebih serius, seperti mendapat nutrisi atau cairan melalui infus dan obat-obatan pencegah mual muntah. Demikian jawaban saya, mudah-mudahan bermanfaat.

Konsultasikan masalah Anda pada pakar kami. Kirimkan pertanyaan Anda ke Redaksi Anakku: Jln. Kayu Putih Selatan No. 74, Jakarta, Faks: (021) 4786 4954, Email: redaksi@anakku.net

42

Januari 2014 www.anakku.net


t a h

Mari tingkatkan daya tahan tubuh anggota keluarga dari serangan penyakit yang sering muncul di musim penghu-

e

jan. Selain itu, perlu diperhatikan juga penggunaan obat anti-nyamuk bagi anak, karena bahan-bahan yang digunakan seringkali kurang aman. Lalu, bagaimana cara

s

mengatasi sembelit pada anak? Simak caranya di sini.

The Game Photo by Yuan Atmojo

www.anakku.net Januari 2014

43


0-1 tahun

Membersihkan Kepala Bayi dari “Ketombe� dr. Ika Fitriana

Masih bayi kok berketombe? Bagaimana ya menyiasatinya?

44

Januari 2014 www.anakku.net


Saat menyisir rambut si kecil, terkadang ada serpihan-serpihan mirip ketombe yang terlepas. Kondisi ini seringkali mengkhawatirkan orangtua, walaupun sebetulnya tak ada yang berbahaya. “Ketombe” bayi yang juga disebut cradle cap atau dermatitis seboroik infantil ini biasanya hilang dengan sendirinya. Apa yang bisa dilakukan orangtua? Apa itu cradle cap? Cradle cap adalah kondisi yang umum terjadi pada bayi baru lahir hingga usia 3 tahun dengan gejala sisik warna putih atau kekuningan di kulit kepala. Ada yang hanya sedikit saja, ada pula yang banyak. Kadang, ketombe bisa muncul di bagian alis mata, bulu mata, telinga, lipatan hidung, bagian belakang leher, atau ketiak. Pada kasus yang lebih jarang, ketombe bisa begitu tebal hingga melukai kulit dan gatal, atau mengeluarkan bau yang tak sedap. Apa penyebabnya?  Produksi minyak kulit yang berlebihan dari kelenjar minyak dan folikel rambut.  Sejenis jamur dan bakteri bisa tumbuh di area berminyak tersebut memperberat terjadinya kelainan ini.

Foto: Ramos Pane  Pengarah Gaya: Andes

 Faktor keturunan, udara yang lembab, kulit yang jarang dibersihkan, dan kelainan kulit lain bisa pula turut menyumbang.

 Ketombe makin berat dan meliputi sebagian besar tubuh.  Ketombe menyebabkan rambut rontok dan gatal hingga membuat anak rewel.  Kulit yang terkena menjadi keras dan merah, mulai berair atau bernanah, nyeri, atau terdapat demam.  Memiliki sistem tubuh yang lemah, misalnya anak mengidap HIV, kekurangan zat gizi. Mengatasi “ketombe” bayi  Memijat dengan jari atau menyeka kulit kepala dengan waslap setiap hari dengan sampo bayi yang lembut dapat menghilangkan sisik ketombe tersebut.  Sikat rambut kepala dengan sikat lembut yang bersih sebelum membilas sampo untuk melembutkan kerak kepala.  Bila terlalu tebal atau sulit dilepas, minyak mineral atau baby oil dapat dioleskan ke kerak selama beberapa menit, kemudian sikat serta beri sampo ke rambut bayi seperti biasanya. Bilas dengan bersih hingga minyak hilang karena kelebihan minyak bisa menyebabkan ketombe tumbuh.

Bila ini pun tak berhasil, mungkin diperlukan sampo atau resep khusus menghilangkan kerak rambut tersebut. Sampo anti ketombe seperti yang mengandung selenium, asam salisilat, tar, sulfur, zink, selenium sulfida, ketokonazole, atau lainnya mungkin dapat digunakan pada kondisi tersebut. Kontrol ke dokter kulit anak untuk penanganan lebih lanjut. Cradle cap dapat hilang sendiri dalam beberapa bulan (biasanya 6 bulan sampai satu tahun), namun bisa muncul kembali. Lakukan terapi yang sama seperti sebelumnya. Referensi: 1. Finnish Medical Society Duodecim. “Seborrhoeic dermatitis.” In: EBM Guidelines. Evidence-Based Medicine [Internet]. Helsinki, Finland: Wiley Interscience. John Wiley & Sons; 2007 Apr 19 [Various]. 2. Plewig G Jansen T. “Seborrheic Dermatitis.” In: Wolff K, Goldsmith LA, Katz SI, et al. editors. Fitzpatrick’s Dermatology in General Medicine, 7th ed. United States of America, McGraw Hill Medical; 2008. p.219-25.

 Jika kerak sudah hilang, menyampo kepala dapat dikurangi seminggu dua kali untuk mengontrol gejala.

 Kapan perlu konsultasi?  Bila ibu baru pertama kali mengobati cradle cap dan bingung apa yang dilakukan  Terdapat ketombe di lokasi yang tidak berbulu, mungkin bukan suatu dermatitis seboroik.  Sudah mencoba mengobati tapi tidak berhasil.

www.anakku.net Januari 2014

45


Foto: Istimewa

1-3 tahun

Menjaga Si Kecil dari Gigitan Nyamuk dr. Ika Fitriana

Musim hujan telah tiba, nyamuk kembali mengintai. Lindungi si kecil dari gigitannya. Saat ini rekomendasi utama melindungi dari gigitan nyamuk adalah dengan menyelimuti tubuh si kecil, atau memasang kelambu. Pemberian obat pelindung (repellent) mungkin bisa membantu, tetapi tetap lebih disarankan cara yang pertama. Waspadai penyakit yang di tularkan melalui nyamuk Beberapa jenis penyakit bisa ditularkan nyamuk di negara kita.

Demam dengue dan demam ber- darah dengue: Demam dengue adalah demam yang disebabkan virus dengue yang ditandai dengan gejala demam tinggi. Bila demam disertai dengan gangguan perdarahan disebut demam berdarah dengue. Gejala demam tinggi disertai bintik-bintik merah yang tak hilang dengan penekanan khas untuk penyakit ini. Tetapi pada anak sering kali gejalanya membingungkan. Virus dengue bisa terisap oleh nyamuk,

46

Januari 2014 www.anakku.net

berkembang biak, dan berpindah antar manusia.

Cikungunya: Virus Cikungunya menyebar lewat gigitan nyamuk dengan gejala demam tinggi. Bahayanya memang jarang melebihi Demam berdarah dengue tapi sering menyebabkan keluhan nyeri otot dan tulang yang mengganggu. Jarang membuat pasien dirawat dan dapat sembuh sendiri.

Lindungi anak! Obat oles anti nyamuk (repellent) yang telah direkomendasikan FDA (Food and Drug Administration) dan dianggap aman antara lain N, N-Diethyl-meta-toluamide (DEET) ataupun picaridin. Zat alami seperti sitrunella, zat yang mengandung bau atau cita rasa yang tak disukai nyamuk seperti yang terkandung dalam lavender bisa digunakan untuk anak-anak. Bagaimana panduan penggunaannya?

Malaria: Malaria masih jadi masalah

Kenali beberapa zat aktif

di beberapa area di Indonesia terutama area hutan dan pantai. Gejalanya tergantung dari jenis malaria yang terkena. Tetapi semua menunjukkan gejala demam naik turun yang sering disertai menggigil. Malaria yang sudah lama bisa menyebabkan pembesaran hati dan limpa serta kekurangan darah. Nyamuk Anopheles terkenal dapat menularkan penyakit ini.

DEET DEET hingga saat ini masih menjadi zat aktif anti nyamuk yang dianggap paling baik dan aman digunakan untuk anak mulai dari usia dua bulan. ď Ž DEET ini bisa dioleskan di kulit ataupun disemprotkan ke pakaian. Namun sebaiknya tidak terkena area wajah, kulit yang dibungkus pakaian terlalu tebal, ataupun tangan si kecil. DEET meski dalam jumlah


www.anakku.net Januari 2014

47


sangat kecil dapat terserap kulit dan menyebabkan iritasi terutama pada kulit sensitif seperti wajah. Penggunaan DEET di tangan anak-anak tak dianjurkan karena mereka bisa memasukkan tangan ke dalam mulut dan menyebabkan zat ini ikut tertelan.  Pilihlah DEET dengan kadar 10-30%. Bila anak sebentar saja bepergian gunakan konsentrasi terkecil karena prinsipnya semakin tinggi kadarnya, semakin kuat dan lama efeknya.  Sebaiknya tidak dioleskan lebih dari satu kali sehari.  Hindari penggunaan tabir surya dan DEET sekaligus, karena tabir surya bisa diberikan berulang tetapi DEET tidak. Seminimal mungkin mengoleskan DEET karena walau bagaimanapun DEET adalah suatu zat kimia aktif yang bisa bersifat kumulatif atau bisa menjadi racun dalam konsentrasi tinggi.

Tip Menggunakan Losion Anti Nyamuk  Baca aturan pakai. Setiap sediaan losion anti nyamuk mencantumkan cara pakai dan cara menghindari keracunan akibat zat aktif yang terkandung.

dalam rumah, bilas kulit dengan air untuk menghilangkan zat aktif tersebut. Pakaian yang terkena zat ini harus dicuci dengan sabun dan air.

 Gunakan yang mengandung zat aman untuk anak. Perhatikan apakah zat tersebut sudah teregistrasi pada suatu badan lingkungan hidup dan dinyatakan aman untuk anak.

 Hindari penggunaan berulang. Meskipun efektivitasnya cukup pendek sekitar satu atau dua jam, sebaiknya tetap hindari penggunaan berulang karena risiko keracunan menjadi lebih besar. Tentunya hal ini dipengaruhi oleh suhu, kelembaban, keringat, dan sebagainya.

 Hindari area kulit yang berisiko membuat obat ini diserap tubuh seperti area tangan, area wajah, kulit yang terluka atau iritatif (misalnya kulit terbuka atau kulit eksim), atau sekitar mata.  Kandungan aktif ini mudah dibersihkan dengan air. Bila anakanak telah bepergian dan telah “aman” dari gigitan nyamuk di

Picaridin Picaridin, merupakan zat yang juga banyak digunakan losion anti nyamuk yang diklaim aman untuk anak. Piperidin diekstrak dari tanaman genus Piper yang kemudian dikembangkan secara laboratorium untuk menjadi zat aktif anti nyamuk. Penggunaannya selama beberapa tahun di beberapa negara cukup aman dan efektif mengusir nyamuk.

Losion anti nyamuk berbahan alami

bauan seperti minyak eukaliptus lemon yang dikenal sebagai P-methane diol, atau juga minyak esensial sitrunella. Losion anti nyamuk yang mengandung berbagai zat ini sebaiknya tidak digunakan untuk anak di bawah usia tiga tahun. Referensi: 1. Centers for Disease Control and prevention. Question and answer: Insect repellent use and safety. 2012 2. National pesticide Information center. Picaridin fact sheet. Available at www. npic.orst.edu/factsheets/Picaridintech.pdf

Foto: Ramos Pane  Pengarah Gaya: Andesi

Nyamuk tak menyukai beberapa bau-

 Gunakan anti nyamuk tanpa zat kimia. Mencegah gigitan nyamuk tanpa zat kimia seperti penggunaan pakaian tertutup ataupun kelambu dapat menjadi pilihan untuk anak yang memerlukan perlindungan lama.

48

Januari 2014 www.anakku.net


3-5 tahun

Duh, Si Kecil Susah B.A.B. dr. Ika Fitriana

Paling sedih melihat si kecil sulit buang air besar. Perutnya keras, dan ia kelihatan tidak nyaman saat berusaha mengejan, namun tak juga berhasil.

Sembelit atau konstipasi adalah masalah yang sangat umum dialami anak. Seorang anak dianggap mengalami konstipasi jika frekuensi buang air besar (BAB) kurang dari tiga kali tiap minggu serta ketika tinja yang keluar keras, kering, dan besar. Apa penyebabnya? Sebagian besar sembelit disebabkan oleh pola makan yang kurang air dan serat, keduanya berfungsi untuk membantu pergerakan usus. Anak-anak yang sering mengonsumsi makanan cepat saji seperti burger, kentang goreng, milkshake, permen, kue, minuman ringan manis biasanya lebih sering mengalami sembelit. Sedangkan pada bayi, sembelit dapat terjadi akibat transisi dari ASI ke susu formula, atau dari makanan bayi ke makanan padat. Beberapa anak menahan pergi ke kamar mandi karena tidak ingin meninggalkan keasyikan mereka bermain. Alasan letak toilet jauh dari rumah pun kadang menjadi penyebabnya. Bila hal ini berlanjut maka tinja akan makin mengeras dan menyebabkan sembelit. Terkadang stres juga dapat menyebabkan sembelit. Anak-anak bisa sembelit ketika mereka sedang cemas tentang sesuatu, seperti sekolah baru, rasa tidak nyaman di lingkungan baru, atau adanya masalah di rumah. Penelitian telah menunjukkan bahwa gangguan emosional dapat mempengaruhi fungsi usus sehingga menyebabkan sembelit atau diare.

www.anakku.net Januari 2014

49


Beberapa anak bisa sembelit karena kondisi yang disebut Irritable Bowel Syndrome (IBS) yang dapat terjadi ketika mereka sedang stres atau makan makanan pemicu IBS, misalnya makanan yang berlemak atau pedas. Seorang anak dengan IBS bisa sembelit atau diare dan disertai sakit perut atau banyak gas. Hati-hati, dalam kasus yang jarang terjadi, sembelit merupakan tanda penyakit medis lainnya. Hal tersebut ditandai dengan sembelit yang terjadi terus menerus atau berlangsung selama 2-3 minggu. Gejala khas Anak-anak memiliki kebiasaan mandi yang berbeda. Demikian juga dengan kebiasaan BAB mereka. Satu anak mungkin BAB tiga kali sehari, sementara yang lain mungkin setiap 3 hari. Biasanya seorang anak mengalami konstipasi ketika BAB lebih sedikit dari biasanya. Anak dapat mengeluhkan perasaan penuh atau kembung pada perut, atau rasa sakit saat BAB dan bahkan disertai darah.

Langkah-langkah pencegahan dan pengobatan 1. Berikan anak lebih banyak cairan. Minum cukup air dan cairan lainnya membantu tinja bergerak lebih mudah melewati usus. Jumlah cairan yang dibutuhkan anak-anak bervariasi menurut berat dan usia. Tetapi kebanyakan anak memerlukan 1-2 gelas air setiap pagi. Jika bayi sembelit selama transisi dari ASI atau susu ke makanan padat, coba berikan buah pepaya setiap hari. Sertakan sayur dalam menu makan mereka. Jika sembelit terus berlanjut segera konsultasikan ke dokter. 2. Konsumsi makanan yang tinggi serat, seperti buah-buahan, sayuran, dan roti gan-

dum dapat membantu mencegah sembelit. Serat tidak dapat dicerna sehingga membantu membersihkan usus dengan menggerakkan usus. Diet makanan berlemak, manis, atau tepung dapat memperlambat perut bawah. Sumber serat yang disarankan untuk anak-anak seperti apel, oatmeal, jeruk, pisang, kentang panggang, dan popcorn.

4. Menata jadwal makan secara teratur. Karena makanan adalah stimulan alami untuk perut, makan teratur dapat membantu anak-anak mengembangkan kebiasaan buang air besar secara rutin. Jika perlu buat jadwal sarapan sedikit lebih awal untuk memberikan anak kesempatan untuk BAB dikamar mandi sebelum berangkat sekolah.

3. Pastikan anak-anak cukup olahraga. Aktivitas fisik dapat membantu peristaltik usus bergerak. Dorong anak untuk melakukan aktivitas sederhana seperti berlarian, mengendarai sepeda, atau halang rintang.

5. Ajari anak untuk rutin ke toilet. Sarankan anak ke toilet setidaknya selama 10 menit pada waktu yang sama setiap hari, terutama setelah makan.

Referensi: 1. Tabbers MM, et al. Nonpharmacologic treatments for childhood constipation: Systematic review. Pediatrics. 2011;128:753. 2. Constipation in children. National Digestive Diseases Information Clearinghouse. http://digestive.niddk.nih.gov/ ddiseases/pubs/constipationchild/. Accessed June 12, 2013.

Foto: Ramos Pane ď‚&#x; Pengarah Gaya: Andes

3. Ferry GD. Constipation in children: Etiology and diagnosis. http://www.uptodate.com/home. Accessed June 12, 2013.

50

Januari 2014 www.anakku.net


www.anakku.net Januari 2014

51


t&j

kesehatan anak

Dok, Anak Saya

Terlambat Bicara

Ilustrasi: Moller

Dear Dr. Hardiono, Dok, anak saya sudah berusia 2 tahun, tapi bicaranya belum lancar. Dia berusaha mengemukakan pikirannya, namun tidak bisa. Terkadang ia kelihatan putus asa. Apakah ada kemungkinan anak saya tergolong autis?

Dena GH, Jakarta Timur

Dr. dr. Hardiono D. Pusponegoro, Sp.A(K) Konsultan Kesehatan Anak

Ibu Dena,

Ciri-ciri yang BAIK misalnya:

Anak dikatakan mampu berbahasa dengan baik,

 Bisa menunjuk dengan

bila ia memiliki kemampuan untuk mengerti

jarinya bila menginginkan sesuatu, bukan menarik tangan.

bahasa yang didengarnya, dan mampu secara ekspresif

 Bisa menunjuk ke arah benda yang menarik perhatiannya.

mengomunikasikan sesuatu dengan berbicara atau dengan

 Bisa berinteraksi, bermain dan tertawa timbal balik ter-

bahasa tubuh.

masuk main ciluk ba.  Bisa menatap orang lain yang sedang berinteraksi dengan

Pada usia dua tahun seharusnya anak sudah mampu meng-

dia.

ucapkan kalimat yang terdiri dari 4-5 kata bercerita,

 Bisa memberikan barangnya ke orang lain.

menanyakan arti suatu kata, dan berhitung sampai 20.

 Mau meniru tepuk tangan, dan lain lain.

Bila umurnya masih kurang dari 2 tahun, harapan sembuh

Apakah anak ibu dapat melakukan hal tersebut di atas? Bila

sangat besar, apalagi kalau gejalanya tidak terlalu berat.

tidak, saya sarankan ibu membawa si kecil berkonsultasikan.

Konsultasikan masalah Anda pada pakar kami. Kirimkan pertanyaan Anda ke Redaksi Anakku: Jln. Kayu Putih Selatan No. 74, Jakarta, Faks: (021) 4786 4954, Email: redaksi@anakku.net

52

Januari 2014 www.anakku.net


c e r d a s Nilai anak selalu buruk tidak selalu berarti bahwa kecerdasannya kurang. Waspadai kemungkinan ia mengalami gangguan dalam belajar seperti disleksia. Mungkin juga

UAS

Photo by Nathal Adjie

karena konsentrasinya berkurang karena ia telalu ‘lengket’ dengan gadget-nya. Ajak anak komunikasi dari hati ke hati agar ia dapat memanfaatkan talentanya dengan optimal. www.anakku.net Januari 2014

53


smart play

Bermain Gelembung Asah Kecerdasan Si Kecil Dewi Anggraeni, Amd. OT. Check My Child (CMC) Kayuputih

Foto : Ramos Pane l Pengarah Gaya: Andesi

Tahukah ibu, ternyata bermain gelembung punya kontribusi dalam mengembangkan kecerdasan anak.

54

Januari 2014 www.anakku.net


Dunia anak adalah bermain. Bermain adalah aktivitas yang amat disukai anak, dan yang tak kalah pen­ ting melalui bermain seorang anak mampu mengembangkan kecerdasannya secara optimal. Banyak jenis permainan yang dapat dilakukan anak, salah satunya adalah bermain gelembung. Hmm... kelihat­ annya sih sederhana, tapi ternyata gelembung-gelembung sabun dapat meng­asah kecerdasan si kecil.

Untuk mengetahui minat anak, letakkan mainan di hadapannya dan mintalah ia memungut mainan itu. Cara sederhana dengan memintanya memindahkan mainan tersebut ke kotak yang kosong. Latihan jongkok dan berdiri akan melatih keseimbangan tubuhnya. Permainan yang tak kalah menye­ nangkan adalah bermain gelembung gelembung sabun. Caranya sederhana, tiuplah gelembung sabun dekat si kecil. Mintalah ia mengejar dan menangkap gelembung sabun tersebut. Terapkan aturan permainan agar anak belajar tentang besar kecil. Misalnya pecahkan gelembung yang paling besar, lalu berikutnya pecahkan gelembung terkecil. Meski kelihatannya sederhana, cara ini mampu mengasah perkembangan koordinasi tubuh si kecil. Aturan permainannya bisa Anda modifikasi bermacam-macam, dengan melibatkan teman-teman, kakak atau adik. • Minta anak-anak membuat lingkaran. Salah satu anak berada di dalam lingkaran dan ‘bertugas’ meniup gelembung tersebut. Sementara anak-anak lainnya memecahkan dengan jari mereka.

• Ganti cara memecahkan gelembung dengan menepuk tangan. • Permainan lain adalah lomba meniup gelembung tersebut, siapa yang dapat meniup gelembung tinggitinggi, ialah pemenangnya. • Lomba meniup gelembung paling besar, atau gelembung terbanyak. Ini bisa melatih kemampuan berhitung pada anak-anak. Ilustrasi: Moller

Latihan keseimbangan

Gelembunggelembung sabun dapat mengasah kecerdasan si kecil.

Manfaat bermain gelembung • Meningkatkan koordinasi mata–tangan, keseimbangan dan kecakapan motorik kasar anak seperti membungkuk, melompat dan meloncat. • Melatih kemampuan motorik, kognitif, dan sosial pada anak usia 2-3 tahun. • Meniup gelembung tidak hanya menyenangkan tapi juga melatih koordinasi tangan, mata, serta mulut mereka.

www.anakku.net Januari 2014

55


Ilustrasi: Moller

special child

Kesulitan Belajar pada Anak,

Apakah Disleksia? dr. Kristiantini Dewi, Sp.A Ketua Asosiasi Disleksia Indonesia

Kesulitan belajar sering dijumpai di usia sekolah. Biasanya orangtua mulai resah jika anak lambat ­menguasai pelajaran dibandingkan teman-temannya di kelas. Terlebih lagi jika guru memberikan informasi bahwa anak tampak sulit berkonsentrasi pada saat mengerjakan tugas, sehingga sering kali tugas-tugas yang diberikan jarang tuntas. Apakah anak memang tidak mampu mengerjakan tugas akademisnya atau ada hal lain?. Pernahkah terpikirkan bahwa kondisi tersebut mungkin suatu ­keadaan yang disebut sebagai “kesulit­an belajar spesifik”, atau dikenal ­dengan disleksia. Dilaporkan bahwa 80% dari kejadian kesulitan belajar ternyata merupakan disleksia.

56

Januari 2014 www.anakku.net

Disleksia adalah suatu kesulitan belajar yang dialami oleh individu yang cerdas, di mana kesulitannya terjadi terutama pada area spesifik saja yakni berbahasa (bahasa lisan, bahasa tulisan dan bahasa sosial). Kesulitan belajar karena disleksia tidak sama

dengan kesulitan belajar pada kasus autis, keterbelakangan mental, tuna rungu, tuna netra, sindrom down, atau sindrom-sindrom lain. Karena kesulitan belajar pada kasus-kasus yang disebut terakhir terjadi pada hampir seluruh area perkembangannya.


Berbagai penelitian di negara maju membuktikan bahwa terdapat perbedaan jalur (pathway) membaca pada individu disleksia dibandingkan ­dengan individu bukan disleksia. Pada saat individu disleksia melakukan aktivitas berbahasa (lisan maupun tulisan), ia mengaktivasi bagian-bagian tertentu di otaknya sebagai jalur yang digunakan untuk berbicara, membaca, memahami dan menganalisanya. Ternyata bagian otak yang mengalami aktivasi pada disleksia, berbeda dengan individu non-disleksia. Itu sebabnya anak disleksia tampak sangat lamban dalam membaca dan memahami bacaannya. Disleksia diturunkan secara genetik, terdapat beberapa kromosom yang bertanggung jawab pada kejadian disleksia, yang juga bertanggung jawab pada kejadian gangguan perilaku yang dikenal sebagai Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Ini menjelaskan mengapa tidak jarang ditemukan kasus disleksia yang disertai dengan kasus GPPH, atau sebaliknya. Deteksi dini berperan penting dalam penanganan disleksia. Sebaiknya deteksi dapat dilakukan di usia pra sekolah (5-7 tahun), agar dapat dilakukan intervensi dini, maka perfoma anak menjadi lebih baik, sehingga“tidak sempat” mendapatkan pengalaman gagal di sekolah. Sebaliknya, jika ­disleksia lambat dikenali, bahkan dikenali sebagai sesuatu yang tidak tepat misalnya sebagai anak malas, anak kurang motivasi, anak nakal, dan sebagainya – maka anak tumbuh tanpa intervensi yang tepat. Akibatnya, anak senantiasa mendapatkan kegagalan di kelas, juga mengalami “bully” oleh lingkungannya (teman, guru, orangtua,

pedagang di sekitar sekolah dan lain lain) sehingga akhirnya dia sendiri meyakini bahwa dirinya adalah anak yang bodoh. Tidak jarang kasus-kasus seperti ini berujung pada kondisi anak tidak lagi mau sekolah, mereka selalu punya banyak alasan untuk tidak pergi sekolah, atau bahkan sebagian kasus yang ekstrem anak-anak ini berusaha untuk mengakhiri hidupnya.

Lantas bagaimana kita dapat mengenali disleksia lebih dini... ✔Biasanya ✔ anak “telat bicara” yakni merujuk pada keadaan dimana anak nampak mempunyai kosa kata yang terbatas, sekalipun pemahamannya terhadap isi pembicaraan sangat baik. ✔Gangguan ✔ artikulasi yang cukup signifikan semisal “topi” disebut “koki”, “kuning” disebut “tuning”, dan sebagainya. ✔Bicara ✔ terbolak balik, misalnya “topi” jadi “poti”, “lobang” jadi “bolang”, “matahari” jadi “matarahi”, “terserah” jadi “seterah.” ✔Tidak ✔ mampu bercerita secara runtut. Selalu butuh bantuan orang lain ­untuk dapat memandu alur cerita yang mereka sampaikan. Selain itu dalam bercerita seringkali mereka menggunakan kata ganti karena kesulitan menamakan objek yang dimaksud­nya, misalnya “aku mau yang itu, di kolong”, maksudnya “aku mau sandal merah yang ada di kolong meja.” ✔Menggunakan ✔ istilah-istilah yang tidak tepat saat berkomunikasi, misalnya “aku gak mau berenang di situ karena kolamnya tebal”, padahal yang dimaksud adalah kolamnya dalam.

Apa yang dapat dilakukan? ✔Remedial ✔ pada materi-materi yang sulit bagi mereka. Strategi yang diberikan saat remedial dikenal sebagai “multy-sensory approach,” yakni strategi belajar yang meng­ andalkan berbagai indra sensoris. Menggunakan media visualisasi seperti kancing, balok, nonton video, dll, media yang diraba (media huruf terbuat dari kayu, plastik, dll), dirasakan, serta dimanipulasi/dimainkan (dipraktikkan). ✔Akomodasi ✔ kondisi/setting belajar baik di sekolah maupun di rumah. Anak disleksia lebih nyaman belajar dalam suasana kelas yang tidak terlalu padat jumlah siswanya, dan sedapat mungkin guru senantiasa mengulang instruksi verbal secara individual. Gunakan kertas yang lebar dengan warna menarik pada lembar tugas. ✔Cermati ✔ bidang minat mereka, ­misalnya musik, seni drama, tari, gambar, mekanikal, teknologi informasi, dan sebagainya. Perhatikan proses, dan bukan hasil. Semangat dan keyakinan orangtua akan keberhasilan anaknya merupakan salah satu ‘obat mujarab’ bagi anak disleksia. Referensi:

1. Susan C, Lowell, M.A, 2013. Definition of Dyslexia and Assessment of Dyslexia 2. Sally E. Shaywitz. New England Journal of Medicine, Volume 338, Number 5. Dyslexia and Learning Disabilities. 3. IDA Board of Directors, Nov.12, 2002 4. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder – 5th Edition, The American Psychitric Association, 2013. 5. Sally Shaywitz. Alfred A Knopf Publishers, NY, 2003. Overcoming Dyslexia

www.anakku.net Januari 2014

57


Perlukah Sekolah Bayi? Foto : Ramos Pane l Pengarah Gaya: Andesi

Karina Adistiana, M.Psi, (Associate) Klinik Terpadu Fakultas Psikologi, Universtitas Indonesia

Kini, masuk sekolah bukan lagi dilakoni anak-anak. Para bayi pun ramai-ramai bersekolah.

58

Januari 2014 www.anakku.net


child psychology Fiona (25) bingung memikirkan apakah putrinya yang berusia 10 bulan akan ia masukkan ke sekolah bayi ­seperti yang dilakukan rekanrekannya. Ya, semua orangtua memang menginginkan yang terbaik untuk buah hatinya. Termasuk urusan pendidikan. Namun, apakah sekolah di usia bayi itu perlu? Sebelum memutuskan, simak beberapa pertimbangan di bawah ini, yang mungkin bisa membantu Anda.

Materi pengajaran Apakah stimulasi untuk bayi diperlukan? Ya. Sejak bayi, anak dapat diberi kegiatan untuk mengembangkan kemampuan sosial-emosional, ­bahasa, psikomotor. Ini yang kemudian menjadi fokus pengajaran di sekolah bayi. Apakah ini hanya dapat ditemukan di sekolah bayi? Tidak. Sekolah bayi mungkin sudah memiliki ­program seperti musik, yoga, dan senam. ­Namun, saat ini sudah tersedia banyak sumber informasi yang mudah diakses, baik bacaan maupun video agar dapat melakukan stimulasi dengan tepat di rumah.

Manfaat yang diperoleh Manfaat bisa didapat bila ada ahli perkembangan (psikolog perkembangan dan dokter anak) atau praktisi bersertifikat khusus, (misalnya instruktur baby yoga bersertifikat) yang terllibat sehingga pengaturan program sesuai untuk pengembangan.

Risko yang perlu dipertimbangkan a. Kurangnya kesempatan interaksi orangtua dan bayi, bukan hanya saat bayi di dalam ‘kelas’ namun juga saat perjalanan, terutama di kota besar yang memaksa orangtua menempuh kemacetan. Interaksi ini penting untuk membangun attachment atau kelekatan dan kedekatan

antara ­orangtua dan anak agar nantinya anak bisa mengembangkan kepercayaan diri dan juga hubungan positif dengan lingkungan. b. Kurangnya perhatian terhadap kebutuhan pribadi bayi, khususnya pada program massal dengan perbanding­an jumlah peserta dan instruktur tidak sebanding.

Catatan penting jika berniat menyekolahkan bayi Anda ­­ 1. Pencarian Informasi. Cari informasi tentang tahap perkembangan. Apa saja yang sudah bisa dilakukan anak di usia tertentu dan cara memberikan stimulasi sesuai usia anak dan respon yang diharapkan muncul. 2. Pemberian stimulasi. Buat semacam program yang dapat diterapkan sendiri, pertimbangkan waktunya (bayi di bawah 9 bulan sebaiknya kurang dari 30 menit) dan pertimbangkan reaksi bayi. Jangan memaksakan kegiatan bila bayi ataupun Anda mulai tak bersema­ ngat. Bagaimanapun, kelekatan akan didapat bila Anda dan bayi berada dalam suasana emosi yang nyaman. 3. Observasi. Amati kesesuaian respon anak dengan informasi awal. 4. Diskusi hasil observasi. Apakah anak sudah merespons stimulasi dan bagaimana perkembangannya dalam waktu tertentu? Bila menurut ­orangtua hasil kurang sesuai harapan, coba analisis apakah hal ini berkaitan ­dengan waktu (misalnya kedua orangtua bekerja), cara pemberian stimulasi yang kurang tepat (orangtua belum paham atau kurang sabar), atau anak memiliki karakter dan kebutuhan khusus. Apabila ada keraguan, ada baiknya orangtua mencari informasi tambahan atau bertanya pada dokter anak atau psikolog.

5. Mencoba program. Bila dari hasil observasi dirasa perlu ada program khusus cobakan, namun jangan paksakan bila dirasa tidak sesuai, khususnya bila anak atau orangtua mulai tidak bersemangat, bahkan terganggu dengan program.

Usia yang tepat Usia berapa anak bisa mulai sekolah? Tentu saja bergantung kondisi anak dan orangtua. Bila dibutuhkan (sesuai hasil observasi) bisa saja anak didaftarkan program tertentu.

Selalu ingat faktor keamanan. ­Orangtua perlu memastikan pemahaman utuh terhadap program dan ada keterbukaan dari penyelenggara program, termasuk anak bisa di­jenguk kapan pun. Pertimbangkan program yang melibatkan orangtua dalam kegiatan sehingga bisa belajar untuk diterapkan di rumah. Untuk program di luar pengawasan orangtua, anak sebaiknya dibekali pengetahuan tentang identitasnya (nama, nama orangtua, alamat, nomor telepon) dan cara menjaga diri sendiri. Referensi: 1. www.parenting.com 2. www.babycenter.com.

www.anakku.net Januari 2014

59


child psychology

Bila Si Kecil Lengket dengan Gadget Fauziah Zulfitri, S.Psi

Melihat anak-anak yang memandangi layar telepon genggam atau tablet tanpa peduli lingkungan sekitarnya menjadi hal yang lumrah belakangan ini. Apa efek dari hal ini dan bagaimana mengatasinya? Anak generasi sekarang sudah akrab dengan teknologi bahkan sejak kecil. Sehingga gadget bisa dibilang menjadi bagian dari hidupnya. Sering kita lihat anak begitu lengket dengan gadget-nya, seperti tak terpisahkan.

• Anak cenderung menunjukkan sikap melawan jika keinginannya tidak bisa dipenuhi. • Anak bisa malas menulis dan membaca buku karena terbiasa menggunakan perangkat elektronik yang memudahkan.

Efek buruk Anak yang punya bakat pendiam dan introvert akan menjadi lebih introvert karena menemukan sarana untuk menyendiri.

Baiknya seberapa lama? • Berikan waktu maksimal hanya

Foto : Ramos Pane l Pengarah Gaya: Andesi

✔Mengalami ✔ penurunan konsentrasi belajar karena perhatian anak terbagi dengan keinginan untuk selalu bermain games di gadget-nya. • Cenderung menghindari hubungan sosial dan cenderung asyik dengan dirinya sendiri.

sekali dalam seminggu maksimal satu jam, agar anak bisa menggunakan waktunya yang lain untuk bisa melakukan aktivitas fisik, membaca buku dan bersosialisasi dengan anak-anak lain. • Gadget lebih baik mulai diberikan ketika anak berusia 5 tahun ke atas. Di bawah usia tersebut, anak harusnya lebih banyak aktif bermain dan bergerak dengan mainan yang lebih nyata. Hal ini membuat anak mendapatkan stimulasi aktif bagi otak dan psikomotoriknya.

60

Januari 2014 www.anakku.net


Trik agar tidak kecanduan • Orang tua memberikan contoh untuk tidak terlalu banyak menggunakan perangkat smartphone/gadget di hadapan anak. Rasa ingin tahu anak yang besar bisa terpancing jika orang tua sendiri memperlihatkan bahwa gadget tersebut sangat menarik. • Tidak membelikan gadget khusus untuk anak, sehingga anak tidak menumbuhkan rasa memiliki yang tinggi terhadap gadget. Anak harus tahu bahwa gadget bukanlah mainan anak-anak, tetapi milik orang tua yang hanya dipinjamkan dan boleh diminta kembali oleh orang tua. • Membuat/merancang kegiatan untuk

anak yang lebih membuat anak-anak aktif secara fisik dan bisa membantu anak bersosialisasi dengan anakanak lainnya. • Mengajak anak berdiskusi mengenai sisi baik dan buruk dari gadget dengan bahasa yang bisa dipahami oleh anak.

Jika sudah terlanjur kecanduan • Pada awalnya, anak pasti akan terus melakukan perlawanan jika dilarang, untuk itu lakukan upaya untuk ­menyetop pemakaian secara bertahap. Jika tadinya anak memakai gadget setiap hari selama berjamjam, maka lakukan aturan sehari sejam dan dilakukan secara konsisten.

• Lakukan kontrol yang ketat terhadap jadwal penggunaan dan pemakaian gadget tetap harus di bawah pengawasan orang tua. • Jika anak masih melakukan perlawan­an, maka orang tua harus memberikan punishment yang jelas. Namun jika anak berhasil untuk mematuhi jadwal, maka orang tua harus pula memberikan reward. Reward dan punishment ini harus diberikan secara konsisten dan orangtua harus memastikan anak mengetahui dan sepakat dengan aturan mainnya.

Generasi Digital Ilustrasi: Moller

• Menurut Kahardityo, peneliti dari Pusat Kajian Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, para digital ­native ini adalah penduduk asli di dunia digital. Mereka lahir dan tumbuh di era digital yang menjadikan mereka memiliki cara berpikir, berbicara dan bertindak, berbeda dengan generasi ­sebelumnya yang diibaratkan sebagai digital immigrant. • Keberadaan gadget dan internet saat ini memang membuat anak-anak lebih pintar karena tak terbatasnya pengetahuan yang bisa didapatkan anak. Namun, ada pula sisi negatif yang mengintai. Para pakar mengkhawatirkan para digital native ini ­cenderung tidak memiliki kecerdasan sosial.

www.anakku.net Januari 2014

61


t&j

psikiater anak

Dampak Buruk

Perceraian bagi Anak

Dear DR. Tjhin, Dok, apakah dampak perpisahan orangtua dapat memicu depresi pada anak? Karena satu dan lain hal, saya dan suami berpisah tahun lalu. Kami memiliki 2 anak (sulung putra usia 6 tahun dan si bungsu putri 3 tahun). Keduanya ikut saya. Belakangan ini seringkali saya mendapati keduanya menjadi lebih pendiam. Saya khawatir sekali Dok. Bagaimana tanda anak depresi? Apa yang harus saya lakukan? Terima kasih. Jeanne HG, Bogor Dr. dr. Tjhin Wiguna, Sp.KJ (K) Konsultan Kesehatan Jiwa Anak

Dear Ibu Jeanne, Di era globalisasi ini orangtua yang terpisah karena berbagai kondisi seringkali ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Isu yang menjadi perhatian adalah bagaimana dengan kualitas hubungan dengan anak-anak dan dampaknya sebagaimana yang ibu khawatirkan. Anak merupakan individu unik dan bukan orang dewasa mini. Kemampuan mereka beradaptasi terhadap berbagai situasi kehidupan tergantung dari tahap perkembangan 足mereka. Respons anak yang berada di usia pra-sekolah sedikit berbeda dengan usia sekolah dan remaja. Ini terkait dengan perkembangan fungsi kognitif, misalnya remaja sudah mampu berpikir lebih abstrak sehingga pemahaman terhadap berbagai perubahan dalam kehidupan

menjadi lebih baik apalagi jika diberi informasi yang aktual dibanding anak yang berusia lebih muda. Persepsi waktu juga tidak sama. Anak pra-sekolah cenderung lebih sulit memahami dan lebih banyak terfokus memenuhi kebutuhan dirinya jika dibandingkan dengan anak lebih besar. Dalam kasus Ibu, anak 3 tahun masih lekat dengan Ibu sehingga kepergian ayah pada umumnya tidak berdampak besar jika Ibu mampu memberikan kenyamanan, rasa aman dan dukungan emosi sesuai kebutuh足an anak. Untuk anak pertama, jika mendapatinformasi yang tepat dan peran ayah dapat digantikan Ibu maka kondisi perpisahan tersebut tidak menimbulkan masalah emosi yang berarti jika Ayah tetap melakukan kontak dan Ibu selalu memfasilitasi terselenggaranya kontak tersebut. Kasus yang dihadapi Ibu menjadi menarik dan saya menduga anak-anak Ibu menunjukkan reaksi perpisahan

dan merasa rindu dengan kehadiran ayahnya. Perubahan perilaku merupakan komunikasi non-verbal yang menandakan bahwa mereka kangen dengan Ayah sekaligus sinyal bagi Ibu untuk memfasilitasi kehadiran ayah walaupun secara virtual. Selain itu, Ibu juga dapat menelusuri kondisi kesehatan mental anak dengan mengajak anak berbicara dari hati ke hati dan mena足nyakan bagaimana perasaan anak serta apa yang mereka inginkan dalam kaitan dengan kepergian ayah. Disamping itu, Ayah juga diharapkan tetap mempertahankan kontak 足dengan anak dan istri walaupun melalui telepon atau pun jaringan lainnya. Saat ini juga sudah dapat dilakukan video call sehingga kontak emosional dapat dipertahankan sebaik mungkin apalagi saat ini perkembangan informasi teknologi di Indonesia sudah sangat luas dan maju. Salam

Konsultasikan masalah Anda pada pakar kami. Kirimkan pertanyaan Anda ke Redaksi Anakku: Jln. Kayu Putih Selatan No. 74, Jakarta, Faks.: (021) 4786 4954, Email: redaksi@anakku.net. 62

Januari 2014 www.anakku.net


g a l e r i Menggemaskan sekali melihat perlengkapan bayi baru lahir

The Warrior Photo by Nathal Adjie

yang kita temukan di berbagai baby shop. Namun tidak semuanya juga Anda perlukan, kok. Telitilah sebelum Anda membeli berbagai perlengkapan bayi tersebut, terutama saat membeli boks bayi karena harus aman dan nyaman untuk si kecil. www.anakku.net Januari 2014

63


fashion

Old School

Yuk, Bergaya

Baju bayi bergaya old school tak 足pernah usang dimakan waktu, dan pas untuk dikenakan si kecil pada acara formal. Jas ataupun jaket membuat penampilan Si Kecil jadi lebih modis.

Kombinasi model klasik, sweater motif wajik 足warna coklat dipadu celana 足hitam tepat digunakan untuk acara formal dan menghangatkan tubuh di musim hujan.

64

Januari 2014 www.anakku.net


Kemeja lengan ­panjang warna biru dipadu celana panjang dengan ­suspender nyaman dan terlihat cool­ ­dikenakan.

Model: Jethro Oliver Djorghi  Busana koleksi: Poney (Plaza Indonesia)  Naskah dan pengarah gaya: Andesi  Fotografer: Bayu Permana

www.anakku.net Januari 2014

65


fashion

Jaket lengan buntung abu-abu, dipadu celana corduroy hitam membuat penampilan tambah aksi.

66

Januari 2014 www.anakku.net


T-shirt ungu dipadu dengan jaket warna khaki dan jeans. Wow keren!

www.anakku.net Januari 2014

67


pernak pernik

15 Kado bagi Si Kecil yang Baru Lahir

1

Apa kado yang tepat untuk si bayi mungil? Beberapa hadiah di bawah ini bisa menjadi alternatif

2

3 6 4

5

1

68

My Back garden spining rattle Rp179 ribu 2 Stroller sit & stroll Rp4.999 ribu 3 TD suction plate girl Rp149 ribu 4 Pram shoes floral print pink Rp199 ribu 5 Tomme baby healthcare Rp419 ribu 6 Tiger boy multi Rp 399 ribu.

Januari 2014 www.anakku.net


pernak pernik

7 8

10

9

11

12

15 13

14

7 10

 Koleksi produk: Mothercare (Plaza Indonesia)  Naskah: Andesi  Fotografer: Ramos Pane

Diaper 2 insert cuttie belly Rp260 ribu 8 Tomme tippee electric breast pump Rp1.488 ribu 9 Musical car keys Rp159 ribu Newborn bibs Rp169 ribu 11 Ca birdy breezer cooling fan Rp379 ribu 12 Soft touch soother Rp119 ribu 13 Tiny dining baby first cup boys Rp109 ribu 14 Baby first cup pink Rp119 ribu 15 Bouncer cover & play Rp649 ribu.

www.anakku.net Januari 2014

69


tip

h i l i m e M

s k o Bg Aman yan

1

Pilih boks yang posisi matrasnya dapat diatur. Ini demi keamanan bayi, jika si kecil sudah bisa berdiri sendiri, sebaik­ nya matras dipindahkan.

2

Pastikan si kecil tidak mudah mem­ buka ‘pagar’ tempat tidurnya, selain itu pastikan celah pagarnya tidak lebih dari 6 cm, agar si bayi tidak terjepit di celahnya.

3

Jangan menggunakan matras yang ter­ lalu empuk, karena hal ini bisa meme— ngaruhi tulang belakang bayi.

4

Pilih kelambu yang panjang melebihi tempat tidur bayi dan jepitlah bagian bawah kelambu. Kelambu sangat bergu­ na untuk melindungi bayi dari nyamuk.

5

Pilih bahan selimut dan seprei berbahan katun yang lembut, tidak terlalu tebal, agar bayi nyaman saat tidur.

6 7

Pasang bantalan di sekeliling boks bayi agar kepalanya tidak terbentur. Jika ingin hemat, pilihlah boks bayi yang dapat diubah menjadi tempat tidur kecil saat ia mulai memasuki usia balita. Saat Anda membeli mungkin harganya sedikit mahal tapi sebenarnya lebih he­ mat, karena tidak perlu membeli tempat tidur lagi.

Foto2: Istimewa

Ibu dapat menambahkan beberapa hiasan untuk mempercantik boks si kecil. Dengan catatan, tidak meng­ ganggu fungsinya.

70

Januari 2014 www.anakku.net


galeri info All -Star Alphabet (123 Sesame Street) Produksi: Vision Entertainment Harga: Rp35 ribu Umur: Semua umur Puzzle sangat bermanfaat bagi si kecil. Untuk buah hati yang memasuki usia 5 tahun Anda bisa memperkenalkan Puzzle Atlas Dunia. Puzzle ini bermanfaat untuk mengajari si kecil mengenal benua dan negara yang ada di dunia. Dengan ­puzzle, belajar jadi semakin menyenangkan.

Timmy's Christmas Surprise Produksi: Vision Entertainment Harga: Rp35 ribu Umur: Semua umur Timmy si domba kecil senang sekali ingin merayakan hari Natal. Malam Natal membuat semua orang sibuk bersiap-siap untuk bertemu Santa. Begitu juga dengan Timmy, untuk menunggu malam tiba, dan mendapat hadiah dari Santa ia bersama teman-temannya bermain keluar kamar. Akan kah Santa menemukan keberadaan Timmy dan teman-temannya?

Alat permainan edukatif berbahan alam dan bahan bekas Penulis: Helyanti Soetopo Penerbit: Esensi Erlangga Grup Alat permainan edukatif (APE) dapat dipakai oleh semua anak untuk bermain, belajar, dan bereksplorasi sesuai usia. Penulis buku ini mengajarkan anak-anak untuk mem­ buat barang dari bahan alam dan bahan bekas yang bisa diperoleh dari lingkungan sekolah ataupun sekitar rumah, misalnya membuat gedung dari karton bekas susu, atau tempat sikat gigi dari roll film. Dengan memanfaatkan bahan yang tidak terpa­ kai anak-anak diharapkan menjadi peduli dengan lingkungannya. Selain itu ada pula aktivitas menggambar, mewarnai, menyusun potongan gambar dan sebagainya.

Travel Writer Diaries Penulis: Teguh Sudarisman Penerbit: Esensi Erlangga Grup Buku ini menceritakan kisah perjalanan dari berbagai sudut di Indonesia, tidak hanya indah pemandangan, tapi juga budayanya. Buku ini diawali dengan dengan indahnya pesona Tangkahan, dan ditutup dengan cerita Natal di Mahawu, sebuah tempat di Manado. Perjalanan wisata bisa berbuah kisah menarik saat kita keluar rumah. Kekuatan buku ini tidak hanya berkisah di tempat indah, namun bagaimana penulisnya mampu menyajikan keindahan dengan kata-kata yang terurai sangat menarik, sehingga pembaca seperti melihat dan menikmati perjalanan wisata itu. Yang membedakan dengan buku lainnya, di bagian terakhir buku ini penulis mem­ berikan cara menuju tempat yang dituju. Selain itu pembaca diberikan 7 tip travel writer: “The Best Job in The World?” dari penulis. Penasaran? Yuk baca bukunya dan coba tulis kisah perjalananmu sendiri. www.anakku.net Januari 2014

71


Foto: Dokumentasi Global T V

kids activity

Taman Dongeng

Global TV

Dunia anak memang selalu menarik untuk diikuti. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mendorong munculnya kreativitas anak-anak seperti contohnya mendongeng untuk mereka. Sebagai salah satu stasiun TV yang banyak memberikan tayangan bagi anak, Global TV pun mengadakan tayangan 足program berkualitas melalui acara Taman Dongeng. Mengangkat tema Cerita Rakyat Indo足 nesia, Taman Dongeng diselenggarakan di Istana Anak Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada tanggal 8 Desember

72

Januari 2014 www.anakku.net

lalu. Dalam acara ini anak-anak diper足 kenalkan pada aktivitas yang menarik dan mendidik seperti mewarnai motif batik, membuat paper toys dengan tokoh wayang, kids dance performance, operet cerita anak Indonesia dan pagelaran angklung. Mereka juga dapat menikmati penampilan Princess, Agatha Chelsea, dan Blossom Girls. Tidak hanya itu anak-anak juga bisa bertemu dengan tokoh kartun kesa足 yangan mereka seperti di acara Meet & Greet bersama Spongebob, Patrick, dan Teenage Mutant Ninja Turtles. Anak-anak

dapat membawa kenang-kenangan berupa foto instan berfoto di Bikini Bottom. Bagi yang senang beraktivitas fisik, mereka dapat berloncat-loncatan di Bouncing Castle. Diharapkan dari segala rangkaian kegiatan seru ini, kecintaan anak-anak terhadap produk, alat musik, cerita rakyat dan seni budaya Indonesia akan semakin besar. Semoga dalam tumbuh kembangnya, anak-anak Indonesia pun akan lebih imajinatif, cerdas dan kreatif.


www.anakku.net Januari 2014

73


galeri info Molto Luncurkan Gerakan "Berbagi Pelukan Melalui Kelembutan" Pelukan merupakan bahasa cinta yang paling kuat. Menyadari pentingnya sebuah pelukan, pelembut pakaian Molto pada 18 Oktober meluncurkan sebuah gerakan "Berbagi Pelukan Melalui Kelembutan Molto Ultra Pure." Dalam gerakan ini, setiap melakukan pembelian produk Molto Ultra Pure ukuran 900 ml, secara otomatis konsumen ikut mendonasikan boneka beruang Molty untuk anak-anak yang kurang beruntung. Seluruh boneka beruang Molty yang terkumpul tersebut nantinya akan disalurkan melalui Yayasan Rumah Yatim. Tanggal 24 November di Mal ­Taman ­Anggrek, secara simbolis digelar pengumpulan boneka menjadi satu boneka ­beruang Molty raksasa setinggi 20 meter.

Buavita Sebarkan Semangat Gaya Hidup Sehat Buavita kembali mengajak masyarakat, terutama para Frutarian, untuk secara aktif menerapkan tiga gaya hidup sehat yang akan dipimpin oleh ketiga endorser atau Duta Frutarian. Kompetisi Frutarian terdiri dari tiga kegiatan, sesuai dengan yang ditentukan ketiga Duta Frutarian, yaitu healthy excercise dengan Sigi Wimala, healthy eating dengan Chef Edwin Law, dan healthy excersice & eating bertemakan keluarga dengan Darius dan Donna. Kampanye dengan Duta Frutarian ini akan berlangsung hingga akhir tahun 2013. Kemeriahan yang digelar pada 11 Oktober lalu ini dilanjutkan dengan healthy cooking demo yang dipandu langsung oleh Chef Edwin Lau yang menghadirkan tiga menu sehat yang dikreasikan dengan buah dan beragam varian Buavita.

Gerakan Posyandu Peduli TAT 2013 Dalam puncak rangkaian kegiatan Gerakan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) Peduli TAT (Tumbuh-Aktif-Tanggap) 2013 di Jakarta, 8 Oktober lalu diumum­ kan Vita O. Maniagala kader Posyandu dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Posyandu Tiban Indah V. dari Kepulauan Riau terpilih sebagai kader dan ­Posyandu terbaik tingkat nasional. Pengumuman dan penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh Hj. Vita Gamawan Fauzi, SH, Ketua Umum Tim Peng­ gerak PKK (Pemberdayaan dan K ­ esejahteraan Keluarga) Pusat, didampingi Jason Avancena, Direktur Dairy Business PT Nestlé Indonesia.

Komputer Bergerak dari SC Johnson dan YCAB SC Johnson Indonesia bermitra dengan YCAB memberikan kursus literasi komputer bergerak untuk memperkaya keterampilan anak-anak kurang mampu yang dimulai dari wilayah Cibinong. Dalam kerja sama ini, YCAB akan memberikan kursus keterampilan komputer melalui penggunaan mobil van yang akan m ­ engunjungi sekolah-sekolah di daerah yang tidak memiliki akses pada ­komputer pribadi. ­Program ini diharapkan dapat membantu anak-anak dalam pengayaan informasi yang ditawarkan oleh dunia dan memberikan kesempaan bagi mereka untuk memasuki lapangan kerja yang tadinya tidak mungkin untuk dicoba.

74

Januari 2014 www.anakku.net


f a m i l i Kembali aktif secara seksual bersama pasangan

Anak Jaisalmer Photo by John Go

setelah melahirkan ternyata bisa membuat Anda ‘panas-dingin’ seperti malam pertama. Pasalnya, Anda belum yakin bahwa fisik Anda telah siap. Kapan saat yang tepat? Baca artikelnya di 2014 sini.75 www.anakku.net Januari


Seks Setelah Melahirkan Kapan Saat yang Tepat? Desi Hariana

Setelah melahirkan, umumnya para ayah sudah siap untuk melakukan hubungan intim kembali. Bagaimana dengan para ibu? Wah‌ sepertinya hal tersebut berada di urutan terakhir dalam skala prioritas kita.

76

Januari 2014 www.anakku.net

Foto: Ramos Pane l Pengarah Gaya: Andesi

happy couple


JangaNkan memikirkan untuk bersayang-sayangan, setelah melahirkan, ibu umumnya merasakan rasa sakit yang membuat tidak nyaman di bagian kewanitaannya. Belum lagi kelelahan yang luar biasa karena mengurus bayi baru lahir, terutama karena ia masih sangat tergantung pada ASI dan memiliki jam tidur yang belum teratur. Lalu, apakah ini berarti hilangnya seks dalam kehidupan pernikahan Anda? Tentu saja tidak! Tapi, sebaiknya perhatikan rambu-rambunya agar Anda dan pasang­an tercinta bisa kembali ‘beraksi’ tanpa rasa takut atau enggan.

Biarkan semua luka sembuh dahulu Setelah mengalami proses melahirkan, seorang wanita mengalami luka atau memar di bagian rahim maupun otototot sekitar kewanitaannya. Baik wanita yang melahirkan secara vaginal (normal) atau Caesar, akan mengalami pendarahan sekitar 40 hari yang ­disebut lokia. Pada saat ini, tubuh w ­ anita sedang dalam masa penyembuh­an. Rahim atau uterus sedang kembali ke ukuran semula setelah melebar 30-40 kali lipat dari ukuran s­ ebelum hamil. Proses yang dibantu dengan cara menyusui bayi ini terasa sakit dan tidak nyaman. Ibu yang melahirkan secara Caesar

tentunya memiliki luka di bawah perut yang cukup menganggu. Sedangkan ibu yang melahirkan secara vaginal pun biasanya memiliki sayatan episiotomi yang sebaiknya dibiarkan sembuh terlebih dahulu.

Kelelahan dengan bayi baru Jika ada istilah ‘bulan madu’ untuk pasangan yang baru menikah, ada juga istilah ‘bulan madu’ untuk ibu yang baru melahirkan. Namun bulan madu yang dimaksud ini lebih pada adaptasi ­dengan bayi baru. Mulai dari membiasakan diri pada rutinitas kesehari­ an seperti memandikan, menyusui, dan mengganti popok si kecil, hingga kebiasaan bangun malam beberapa kali untuk menyusui karena circadian system-nya belum sesuai. Bulan madu ini tidak hanya dialami oleh sang ibu, tapi ayah pun mengalami hal yang sama. Karena pada saat bulan madu bersama bayi baru ini pun, ibu sedang dalam masa penyembuhan dari berbagai luka atau memar yang dialaminya saat melahirkan. Oleh karena itu, kelelahan yang dialami oleh ibu biasanya juga ‘menular’ pada para ayah.

Ketakutan memulai kembali Dalam sebuah tulisan yang diterbitkan oleh sebuah Jurnal Obstetrik dan Ginekologi Internasional (BJOG), 41% wanita yang baru melahirkan akan kembali melakukan hubungan intim dengan pasangannya dalam waktu 6 minggu. Jumlahnya meningkat sebanyak 78% untuk yang telah melakukan hubungan intim dalam waktu 12 minggu. Rasa enggan yang dialami oleh pasangan untuk kembali melakukan hubungan intim setelah ibu melahirkan biasanya dengan alasan berikut: • takut luka saat melahirkan belum kembali pulih • rasa tidak nyaman (discomfort) akibat sakit di daerah perut atau kewanitaan • trauma melahirkan (ini juga dialami oleh para ayah, terutama yang menemani ibu masuk ke dalam ruang bersalin) • tidak ingin hamil di waktu dekat • sangat kelelahan karena mengurus bayi baru.

www.anakku.net Januari 2014

77


Kapan saat yang tepat? Dari sisi medis, sebaiknya pasangan melakukan hubungan intim kembali setelah ibu menjalani pemeriksaan (kontrol) ke dokter kandungan yang biasanya dilakukan pada minggu ke-6 setelah melahirkan. Dokter akan menyatakan apakah kondisi fisik ibu telah siap atau belum. Pada masa ini biasanya lokia telah selesai dan lukaluka telah sembuh dengan baik. Namun sesungguhnya, kesiapan pasangan melakukan hubungan intim kembali lebih didasarkan pada pertimbangan personal dibandingkan medis. Contohnya, jika ayah atau ibu meng­alami trauma pasca persalinan, sebaiknya dilakukan terapi psikologis terlebih dahulu. Tidak ada gunanya memaksakan jika masing-masing belum siap melakukannya kembali.

Seperti pasangan baru Layaknya pasangan baru, melakukan hubungan intim setelah ibu melahirkan perlu penanganan yang lebih gentle. Baik wanita maupun pria sama-sama perlu memperhatikan kenyamanan satu sama lain. Ada posisi-posisi yang biasanya disukai seperti woman on top atau posisi tidur bersisian saling berhadapan. Dengan demikian, wanita

dapat mengatur dalamnya penetrasi serta gerakan-gerakan yang membuatnya nyaman. Berbeda dengan para pasangan baru yang biasanya tak memiliki gangguan berarti setelah momen malam pertama terlewati, para pasangan yang memiliki bayi baru justru perlu mengantisipasi hal-hal ini: -- Rangsangan seksual dapat menyebabkan payudara meneteskan air susu, seringkali hal ini dapat mengganggu mood para pria. Susuilah bayi Anda dengan baik sebelum melakukan hubungan intim untuk menghindari hal ini. -- Payudara masih terasa tak nyaman jika disentuh, katakan pada suami bahwa untuk sementara, payudara ‘off-limit’ dari sentuhannya, atau jika ingin menyentuh pun harus lebih berhati-hati. -- Bekas luka C-section masih terasa sakit saat tertekan atau tergesek. Letakkan bantal tipis di antara Anda dan suami untuk menguranginya. -- Vagina yang kering akibat hormon yang masih berubah, bisa dibantu dengan pemberian lubricant yang dapat dibeli di apotek. Gunakan yang mengandung spermacide dan waterbased agar tidak merusak kondom

Hindari Terlalu Dini Walaupun kasusnya jarang terjadi, namun ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenai hubungan intim yang dilakukan terlalu dini.

✔✔ Luka yang kembali terbuka karena gesekan yang terlalu kuat. ✔✔ Emboli akibat masuknya udara ke dalam aliran darah dari luka yang belum sembuh. ✔✔ Darah lokia yang kembali ke uterus dapat me-

78

Januari 2014 www.anakku.net

dan dapat membantu mencegah kehamilan. -- Tidak ingin segera hamil. Walaupun sedang menyusui dan orang kerap menganggap menyusui akan mencegah kehamilan, namun untuk berjaga-jaga, tetaplah gunakan kondom atau kontrasepsi lain untuk menghindari terjadinya pembuahan. -- Bayi menangis saat Anda dan suami sedang ‘seru-serunya’. Tak perlu merisaukan hal ini, tertawa sajalah karena momen-momen seperti ini pun tak lama akan terlewati setelah bayi terbiasa tidur panjang di malam hari. Atau, Anda bisa melakukan hubungan di pagi hari saat bayi justru sedang tertidur pulas. -- Tidak fokus karena memikirkan pekerjaan yang belum selesai seperti baju bayi kotor yang menumpuk belum dicuci, mengingat jadwal imunisasi, mencari babysitter dan lain sebagainya. Saat melakukan hubung­ an intim, usahakan agar momen itu hanya dimiliki oleh Anda berdua pasangan, lupakan pemikiran- pemikiran lainnya. Selamat menikmati ‘bulan madu’ kedua Anda. Referensi: Brauer, M et al. The effect of pain-related fear on sexual arousal in women with superficial dyspareunia. European Journal of Pain: 11:788-798: doi:10.1016/­ j.ejpain.2006.12.006. 2007.

nyebabkan endometriosis atau gangguan lainnya di rahim. ✔✔ Dispareunia atau rasa sakit di vagina karena masih ada memar atau luka-luka yang belum kembali pulih. Untuk itu, sebaiknya lakukan hubungan intim setelah dokter memberikan ‘lampu hijau’ untuk melakukannya kembali.


smart family Membentuk Jiwa

Wirausaha Sejak Dini Debby Lukito Goeyardi

Foto: Ramos Pane l Pengarah Gaya: Andesi

Hanya sedikit orang yang lahir dengan ‘bakat’ kewirausahaan. Namun, keinginan dan kemampuan seorang individu untuk menjadi seorang wirausaha sukses suatu hari nanti dapat dipupuk serta dibentuk sejak dini.

www.anakku.net Januari 2014

79


Akhir-akhir ini, kata entrepreneur sering didengung-dengungkan oleh berbagai kalangan dan sering di­asosiasikan dengan bisnis atau kewirausahaan. Entrepreneur berasal dari bahasa Prancis yang muncul pada sekitar awal abad ke-17 atau 18, yang memiliki makna ‘mengelola’. Singkatnya, arti dari entrepreneur yang dicetuskan oleh Jean Baptiste Say ini adalah orang yang mengelola suatu aktivitas. Bakat kewirausahaan biasanya sudah dapat terlihat sejak kecil. Dengan bimbingan dan arahan orang tua serta mereka yang berpengalaman, kesadaran tentang nilai-nilai kerja keras dan kreativitas sudah bisa ditanamkan pada anak untuk mengasah jiwa kewirausahaannya.

Ciri-ciri anak dengan ‘bakat’ wirausaha Anak-anak tentu belum memahami tentang perencanaan bisnis dan istilah-istilah bisnis lainnya, namun mereka sudah memiliki ‘ciri-ciri’ tertentu yang menunjukkan dorongan kewirausahaan mereka. Tanda terkuat yang mudah dilihat adalah keinginan mereka untuk menghasilkan uang tam-

bahan dari hasil usaha mereka sendiri. Tentu saja yang dimaksud hanyalah usaha-usaha sederhana yang mampu mendatangkan uang dari usaha yang mereka lakukan. Contohnya saja, berjualan camilan ringan, kerajinan tangan buatannya, atau menerima jasa merawat binatang peliharaan. Secara perlahan, muncullah kesadaran bahwa mereka bisa mendapatkan keuntungan dari hal-hal sederhana seperti itu. Ciri-ciri umum lainnya yang ditemukan dari jiwa wirausaha seorang anak adalah kemandirian yang muncul sejak dini, kreativitasnya yang tak terbatas, ketekunan, dan percaya diri. Dengan menggabungkan ciri-ciri tersebut plus motivasi untuk mendapatkan uang tambahan, Anda telah melahirkan seorang anak berjiwa kewirausahaan. Arahan orangtua tetap dibutuhkan Di dunia di mana anak bisa dengan mudah mendapatkan apa yang mereka inginkan, penting baginya untuk sedikit berjuang, mengembangkan motivasi dan melecutkan daya kreativitasnya. Sebagai orangtua, sedikit ketat dengan uang saku yang diberikan mungkin mampu memotivasi anak mencari uang

saku tambahan. Komunikasikan pada anak mengenai nilai uang sehingga mereka paham dari mana uang berasal dan bagaimana mengatur uang yang dimiliki. Cara termudah untuk menunjukkan proses ini pada anak adalah dengan membuka rekening tabungan di bank. Anak dapat melihat uang yang masuk versus uang yang mereka keluarkan dengan cara yang sangat teratur. Anak juga bisa mendapatkan manfaat dari pemahaman bagaimana cara kerja kartu debit serta (nantinya) kartu kredit). Ketika anak beranjak dewasa, orangtua juga bisa mengenalkan anak tentang pemahaman nilai riil suatu produk sehingga nantinya anak mampu menghitung secara sederhana biayabiaya yang mereka keluarkan. Caranya ­dengan menganalisis pekerjaan dan waktu yang mereka keluarkan dengan perbandingan biaya hasil penjualan. Ini memberikan suatu pelajaran hidup sekaligus dasar-dasar bisnis sederhana pada anak. Ayo simak tipnya dan Anda dapat bermain sambil belajar berwirausaha dengan anak.

Tip mengasah jiwa wirausaha anak • Ajarkan anak bagaimana menentukan dan meraih tujuannya. Buatlah daftar dan tulis tujuan apa saja yang ingin diraih. Menuliskan tujuan yang ingin dicapai umumnya 80% dapat terpenuhi daripada hanya memikirkan atau membicarannya saja. • Ajari anak jeli melihat peluang dan bagaimana menyusun rencana untuk mendapatkannya. Biasakan anak untuk menciptakan solusi yang positif terhadap permasalahan yang muncul, kebiasaan ini akan memunculkan ide-ide hebat! • Mengasah selling skill yang dapat berguna suatu hari nanti. Ajarkan anak untuk memulai usahanya dalam

80

Januari 2014 www.anakku.net

skala kecil terlebih dahulu, misalnya menjual mainan lama, hasil kerajinan tangan sendiri hingga camilan. • Pemahaman mengenai keuangan penting diajarkan sejak dini. Cara paling sederhana adalah dengan membukakan rekening tabungan untuk anak. • Ajarkan anak seni marketing, karena pembeli adalah kunci dari kesuksesan suatu usaha. Ajak mereka mengamati iklan-iklan di berbagai media dan tanyakan apa yang membuat iklan-iklan tersebut menarik. Lalu, minta mereka membuat sendiri materi iklan dan cara menjual produk yang menarik. • Tanamkan pada anak bahwa kegagalan justru dapat


menjadi pelajaran positif. Hindari menghukum anak jika mengalami kegagalan, justru ajak anak untuk mendiskusikan faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab kegagalan kali ini dan bagaimana mencegahnya terjadi kembali. • Komunikasi yang efektif meningkatkan penjualan. Usaha yang sukses biasanya membutuhkan kemampuan berkomunikasi seseorang. Ajarkan anak berkomunikasi dengan efektif, sopan termasuk gestural yang baik seperti memandang mata lawan bicara, berbicara di telepon dengan perlahan dan jelas serta sopan, menulis surat atau e-mail dengan bahasa yang sopan.

Kecil-Kecil Berbisnis Bulan Oktober lalu, suatu kompetisi unik, ‘Kidpreneur Awards 2013’, digelar oleh Koran Berani bekerjasama dengan Permata Bank. Kompetisi ini dimaksudkan untuk mengasah lima ‘life skills entrepreneurship’ anak yaitu kemandirian, kreativitas, berorganisasi, komunikasi dan kaya ide. Berbagai pembekalan dan pendampingan diberikan oleh para praktisi, a­ kademisi, pengusaha dan birokrat dengan tujuan menumbuhkembangkan semangat jiwa wirausaha pada anak sejak dini. Salah satu grup peserta yang ber­ asal dari Denpasar, yaitu Patricia Cornelia Fei Goeyardi dan Shirley Waskito dari grup Choconigiri, memulai usaha berjualan sejak kelas 3 SD dengan berjualan kartu ucap­ an buatan sendiri hingga tanam­ an tomat ceri hasil kebun sendiri.

• Tanamkan keinginan membantu orang lain. Diskusikan dengan anak mengenai kegiatan berwirausaha yang menunjang kegiatan sosial bagi sesama. Jelaskan pada anak konsep bahwa bisnis-bisnis hebat itu mesti juga mampu meningkatkan taraf hidup banyak orang. • Kemandirian menciptakan rasa percaya diri pada anak. Ketika anak meminta uang untuk membeli mainan, ajaklah ia berdiskusi bagaimana cara mendapatkan uang tersebut melalui usaha sendiri. • Tanamkan jiwa kepemimpinan sejak dini pada anak, sekaligus mampu berpikir ‘out of the box’ serta menciptakan solusi unik dari setiap permasalahan.

Cindy dan Caroline

Ketika duduk di bangku kelas 1 SMP, mereka berjualan Onigiri atau nasi kepal ala Jepang serta camilan Chocflake hasil kreasi serta modifikasi resep mereka sendiri. Awalnya, mereka harus merasakan ‘ditolak’ karena banyak orang belum tahu apa itu Onigiri. Namun itu tak menjadi kendala, dan bahkan mendorong mereka untuk membuat Onigiri yang sesuai lidah Indonesia, seperti Onigiri Tuna Pedas dan Onigiri Ayam Pelalah ala Bali. Kompetisi yang diikuti oleh 15 grup wirausaha cilik usia 10 – 15 tahun ini pun memilih Cindy dan Caroline Jilbert sebagai juara pertama ‘Kidpreneur Awards 2013’ dengan mengusung usaha CiCo Cornmilk yaitu susu ­jagung yang sehat, segar, dan bernutrisi. Ide si kembar ini berawal saat melihat sang mama membuat sari jagung yang mirip susu. Mereka

Patricia dan Shirley

mengembangkan produk tersebut agar layak dijual dan disukai pembeli. Ide susu jagung sudah mereka kembangkan sejak 2012 dan makin diminati, khususnya bagi mereka yang menderita alergi susu sapi. Jiwa wirausaha sudah terlihat sejak mereka duduk di bangku TK. Saat mereka dibelikan permen, mereka simpan dan jual kembali. Mulai Sekolah Dasar, mereka berjualan pernak-pernik, cup cake, hingga membuka ‘online shop’.' Cindy yang bercita-cita menjadi dokter bedah ini berprinsip harus berani mencoba jika ingin sukses, dan jangan pernah menyerah. Sedangkan Caroline yang bercita-cita menjadi seorang ahli nutrisi ini meminta saran atau kritik dari para pembeli untuk mengembangkan usaha mereka.

www.anakku.net Januari 2014

81


menu

Santapan Sehat Ibu Menyusui Andesi

Setelah sukses memberikan Inisiasi Menyusui Dini (IMD), keberhasilan menyusui harus dibarengi dengan konsumsi makanan yang bergizi. Apa saja menu yang baik bagi Ibu menyusui agar kualitas ASI meningkat? Ahli gizi menyarankan menu yang mengandung vitamin dan ­mineral yang dibutuhkan tumbuh kembang bayi, ­seperti sayur-­sayuran, kacang-kacangan, dan buah-­buahan.

Bahan:

Berikut sajian yang dapat Ibu coba praktikkan di r­ umah. Mudah dibuatnya, dan yang pasti bisa disantap ­seluruh anggota keluarga.

Cara membuat:

Red bean pancake with cheese

• 3 butir telur • 100 g gula pasir • 150 g tepung terigu • ½ sdt yeast • 200 ml susu cair • ¼ sdt garam

• ¼ sdt vanili • 25 g margarin, lelehkan • 50 g keju parut • 50 g kacang merah rebus, halukan • 50 g kacang merah rebus, cincang kasar

• Kocok telur dan gula pasir hingga gula halus. Masukkan tepung terigu, yeast, garam, dan vanili. • Tuang susu cair dan margarin, aduk hingga rata. • Masukkan keju parut, kacang merah halus dan kacang merah cincang. Aduk hingga adonan tercampur rata. Diamkan adonan selama 15 menit • Panaskan pan pancake, tuang sedikit adonan lalu panggang hingga matang. Angkat dan sajikan.

Nilai Gizi: • Hasil : 7 porsi • Kalori : 274,5 kal • Protein : 10,5 g • Lemak : 8,4 g • Karbohidrat : 40,7 g

82

Januari 2014 www.anakku.net


Mixed Fruit with Yoghurt

Bahan:

Nilai gizi:

• 1 buah naga, kupas potong dadu • 1 buah mangga harum manis, potong dadu • 1 buah kiwi, kupas, potong-potong • 1 buah jeruk sunkist, potong-potong • 100 g stroberi, potong-potong • 200 g yoghurt stoberi siap pakai

Hasil : 3 porsi Kalori : 177,6 kal Protein : 4,2 g Lemak : 2,6 g Karbohidrat : 38,7 g

Naskah: Andesi

Cara membuat: • Masukkan buah-buahan ke dalam mangkuk, aduk rata. • Tuang yoghurt di atasnya, aduk rata dan sajikan

Resep & penata saji: Yeni Ismayani, S.Pd Foto: Sandy (food stylish)

www.anakku.net Januari 2014

83


Foto: Dokumen Pribadi

community

Asosiasi Disleksia Indonesia

Disleksia

Bukan Akhir Segalanya Dyah Soekasto

84

Januari 2014 www.anakku.net

Asosiasi Disleksia Indonesia (ADI ) terbentuk pada 27 Desember 2009 merupakan lembaga independen yang kelahirannya dibidani oleh orangtua anak penyandang disleksia, tenaga profesional (dokter anak dan psikolog), tenaga pendidik, dosen-dosen di berbagai fakultas psikologi dan fakultas pendidikan, dan lain-lain. Proses pembentukannya terbilang spontan, “tanpa rencana” karena sebetulnya merupa-

kan aspirasi para peserta simposium bertajuk “ Kesulitan belajar, apakah suatu disleksia?” Para peserta sangat membutuhkan adanya suatu lembaga independen yang mewadahi aspirasi dari para praktisi dan profesional di bidang ini. Simposium ini digagas oleh Profesor Arif Rahman, M.Pd, selaku Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO.


healthy family

Segera setelah ADI resmi dibentuk dan mempunyai status hukum tetap di notaris, mereka menghadiri World Dyslexia Forum yang pertama di Paris, Februari 2010. “Acara ini diselenggarakan oleh UNESCO sebagai badan dunia yang berperan aktif dan bertanggung jawab membina seluruh asosiasi disleksia di setiap negara di dunia. Sejak itulah, eksistensi ADI diakui oleh UNESCO dan secara rutin mendapatkan berbagai informasi penting seputar disleksia (ilmu pengetahuan, agenda kegiatan, dan lain-lain),” tutur Ketua Asoasiasi Disleksia Indonesia, ­ dr. ­Kristiantini Dewi, Sp.A. Berbagai kegiatan telah dilakukan oleh ADI untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai disleksia (kesulitan belajar spesifik) seperti parenting class, simposium dan workshop serta yang diadakan di Bandung (sekretariat ADI berlokasi di Bandung), dan berbagai kota di Indonesia (Jakarta, Sukabumi, Cirebon, Cianjur, Tangerang, Tanjung Pinang, Batam, Padang, dan Pekanbaru). ADI juga melakukan penyebaran informasi melalui media cetak, radio dan televisi. Selain itu ADI, juga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi

Jawa Barat, baik Dinas Pendidikan maupun Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, terutama dukungan atas keberlangsungan Kelas Layanan Khusus Disleksia di jalan Haruman 35, Bandung. Kelas ini khusus melayani anak-anak disleksia yang cukup berat yang sudah menunjukkan gangguan akademis signifikan di sekolah biasa. Bahkan, ADI sudah mendapatkan ‘lampu hijau’ dari Pemerintah Kota Bandung untuk didirikannya suatu ­“Pusat Kajian dan Pelayanan Terpadu Bagi Penyandang Disleksia di Indonesia.” Di skala regional, ADI berjejaring sangat baik dengan Persatuan ­Dyslexia Malaysia, Dyslexia Association of Singapore, Dyslexia Association of Sarawak, Japan Dyslexia Society dan British Dyslexia Association. Sedikitnya setahun sekali ADI bertemu dengan kolega dari asosiasi disleksia di negara negara tersebut untuk berdiskusi, mendapatkan pengayaan dari berbagai pakar disleksia dunia, termasuk menggalang penelitian bersama berskala regional. Di hari jadinya yang ke-4, ADI melakukan kampanye dan sosialisasi tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan disleksia bertempat di sepanjang Jalan

Ir. H. Juanda (Dago Car Free Day). Kegiatan yang dilakukan adalah menyebarkan leaflet berisikan informasi mengenai disleksia, ­melayani konseling gratis bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih banyak tentang kesulitan belajar pada anaknya, dan juga menggalang dukungan masyarakat atas terwujudnya kesetaraan hak pendidikan dengan akomodasi yang tepat bagi anak disleksia. Gerakan yang sama dilakukan juga oleh Asosiasi Disleksia Indonesia Cabang Pekanbaru dan Cabang Aceh yang resmi berdiri di bulan Desember 2013 ini. Dengan berbagai kegiatan yang dilakukan ADI, ADI berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi dan layanan yang tepat bagi anak disleksia dan membagikan informasi tersebut kepada seluruh komponen masyarakat lainnya.

Saatnya memahami disleksia Selain mengalami masalah dalam berbahasa, orangtua juga harus memahami gejala disleksia yang lain, misalnya anak sulit mengingat nama teman-temannya, guru-gurunya, berikut instruksi dalam waktu bersamaan. “Mereka kelihatan janggal bila melakukan aktivitas yang melibatkan koordinasi mata-tangan, seperti ­menyendok

www.anakku.net Januari 2014

85


makanan, mengancingkan baju, naik sepeda, menalikan sepatu, dan sebagainya,” kata dr. Kristiantini. Jika di awal SD anak baru nampak kesulitan di mata pelajaran Bahasa Indonesia saja, maka semakin besar beban pelajaran yang didapatkannya di kelas-kelas berikutnya, membuat prestasi anak di mata pelajaran lain pun turut menurun. Biasanya anak kesulitan memahami dan menuntaskan soal-soal matematika dalam bentuk soal cerita, mereka masih sering menggunakan bantuan jari-jarinya untuk melakukan komputasi matematika sederhana sekalipun. Selain itu mereka juga kesulitan di mata pelajaran lain yang sarat dengan kosa kata yang ­abstrak atau “advanced” seperti PPKN, IPS, dll. Namun jangan heran jika mereka berminat pada suatu subjek pelajaran, mereka mampu menguasai materi tersebut dengan sangat detail. Anak disleksia lebih nyaman membaca lembar kerja dengan teks yang berukur­ an besar dan jarak antar baris yang

cukup lebar. Mereka juga sangat tertolong jika lembar kerja menggunakan warna pucat selain warna putih (kuning muda, atau hijau muda), atau jika kata-kata penting dalam teks diberikan ‘highlight’ warna tertentu. Selain itu, mengingat bahwa anak disleksia membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menuntaskan suatu tugas, maka disarankan agar sekolah memberikan kebijakan penambahan waktu bagi mereka saat menyelesaikan tugas harian ataupun saat ulangan/ ujian. Bahkan di beberapa negara maju, sekolah menyediakan tenaga pendam­ ping yang bertugas khusus membacakan soal dan menuliskan jawaban dari peserta ujian yang menyandang disleksia. Satu hal lagi yang sangat penting, sebaiknya orangtua senantiasa ber­

Pembentukan Asosiasi Disleksia Indonesia, 27 Desember 2009

86

Januari 2014 www.anakku.net

Kunjungan ADI ke kantor PDM di Malaysia

orientasi pada proses yang diperlihatkan anak, bukan melulu berorientasi pada hasilnya saja. Jadi, jika anak sudah belajar demikian keras namun hasilnya belum optimal, hindari untuk memberikan komentar negatif – sebaliknya, senantiasa berikan apresiasi atas usaha kerasnya dan berikan dukungan moral yang sebesar-besarnya kepada mereka.

Anak disleksia lebih nyaman membaca lembar kerja dengan teks yang berukuran besar dan jarak antar baris yang cukup lebar.


www.anakku.net Januari 2014

87


Dapatkan berbagai paket diskon dan k

c cashba

50.000 Rupiah

paket khusus nan ga berlang i 24 edis

hadiah menarik

untuk berlangganan periode tertentu.

formulir berlangganan

Ya..!

Saya ingin menjadi pelanggan Majalah Anakku. Nama Lengkap

:

Tempat/ Tgl. Lahir : Alamat

:

Propinsi

:

No. Telepon

:

Email

:

Kode Pos

No. Hp

Harga Per Eksemplar Rp25.000 Mulai berlangganan bulan :

Tahun

12 Edisi Rp 240.000

24 Edisi Rp 420.000

(Anda menghemat Rp.60.000,-)

(Anda menghemat Rp.180.000,-)

Majalah Anakku kini hadir

*Untuk di luar wilayah JABODETABEK dikenakan ongkos kirim

dengan tampilan dan rubrik-

Transfer

rubrik baru

a/n : PT. Anak Cerdas Indonesia BCA Cabang Kelapa Gading Mall a/c No. 632-018-0404

yang memikat. Pastikan Anda selalu

Bukti transfer dan formulir berlangganan dikirim atau di faks ke alamat redaksi

Jln. Kayu Putih Selatan No. 74, Jakarta Timur Telp. : 021-4786 3434, Faks : 021-4786 4954

Kunjungi juga www.anakku.net

|

anakku.info

|

@anakku

mendapat info terbaru dari para ahli seputar kesehatan anak & bunda, pendidikan, psikologi anak, tren fashion terkini juga menu sehat untuk keluarga.

88

Januari 2014 www.anakku.net


edisi 12/VIII/2013

www.anakku.net


01 anakku januari 2014