Issuu on Google+

Riau Pos

37

AHAD

20 OKTOBER 2013

YOUNG SMART ‘N CREATIVE

Singgih Setyo Adji, Siswa SMAN 5 Pekanbaru

DARISMAN

SMAN 5 laksankan Training Pembuatan Kompos SMAN 5 Pekanbaru telah melaksanakan training pembuatan pupuk kompos kepada para guru dan siswa. Kegiatan ini mengolah sampah organik untuk dijadikan kompos.Jumat (18/10). Kepala SMAN 5 Darisman MPd mengungkapkan kepada Xpresi, pembuatan Kompos ini dilakukan setelah sekolahnya menjadi duta Riau di tingkat Nasional sebagai sekolah Adiwiyata. Saat ini sekolah yang dipimpinnya telah mendapat dana bansos dari Kemendikbud sebesar Rp50 juta untuk pembuatan kompos. “Karena sekolah sudah memiliki bank sampah, maka sampah organik seperti daun-daunan yang dapat diolah menjadi kompos. Hal inilah yang diajarkan kepada siswa, sehingga sampah organik tersebut dapat diolah menjadi pupuk kompos,” tuturnya. Dijelaskannya lagi, kompos tersebut nantinya selain dipakai untuk penghijauan sekolah, juga akan dijual dan dipasaran. Sedangkan sampah anorganik seperti plastik bekas minuman dan makanan instan akan diolah menjadi soevenir dan hiasan yang dapat dijual melalui kerjasama dengan Dalang Colection. Menurut Darisman, SMAN 5 adalah satu-satunya sekolah di Riau yang mendapat bantuan sosial Kemendikbud melalui APBN-P. Melalui kegiatan ini pemerintah ingin siswa itu sadar akan lingkungan, adanya perubahan sikap dan tingkah laku. “Harapannya warga sekolah ini betul-betul sadar akan lingkungan, selain itu juga adanya penghematan energi seperti air dan listrik, dan ke depan program pembuatan kompos ini akan lebih baik lagi,” ujarnya.(s3)

CMYK

Wakili Riau ke Tingkat Nasional ORANG tua mana sih yang gak bangga sama prestasi anaknya. Apalagi anak kesayangannya berhasil mengukir prestasi ke tingkat Nasional. Hal inilah yang dirasakan oleh kedua orang tua Singgih Setyo Adji, Ir Agus Setyoko dan Shinta Sulistiani. Adji, sapaan akrab sulung dari 3 bersaudara ini berhasil mewakili Provinsi Riau ketingkat Nasional dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Bandung September lalu. Adji mewakili Riau di bidang Geografi. Siswa kelas XII IPA 1 di SMAN 5 Pekanbaru ini, berhasil meyisihkan perwakilan dari SMA lainnya se-Kota Pekanbaru. Meskipun berasal dari jurusan IPA di sekolahnya, tetapi Adji memiliki minat yang sangat tinggi di bidang ilmu Geografi. Ini dibuktikan dengan keikutsertaannya dalam ekstrakurikuler ilmu Geografi yang diadakan disekolah setiap Sabtu. “Alhamdulillah, dari tingkat kota anak kami Adji berhasil meraih juara 1 . Dan, setelah berhasil menjadi juara juga di tingkat provinsi, Adji berhak untuk mewakili Riau pada OSN di Bandung,” tutur guru pembimbing, Suhartini. Suhartini berpesan supaya Adji terus belajar dan jangan cepat puas, dan sebisa mungkin juga turut berkontribusi mengharumkan nama SMAN 5 Pekanbaru dengan membimbing dan memotivasi adik-adik kelasnya untuk terus berprestasi. Adji mengaku gemar Geografi karena materinya menarik dan dalam kehidupan seharihari bisa diaplikasikan. “Suka Geografi emang udah lama sih, soalnya banyak yang bisa di aplikasikan dalam kehidupan, misalnya memahami gejala-gejala alam” ujar cowok yang mau kuliah di ITB ini.(cs1/uli)

TIM XPRESI RIAU POS

SOSIALISASI: Kru Xpresi Riau Pos Faizal (kanan) sosialisasi kepada tim jurnalis SMPN 32.

Tim Jurnalistim SMPN 32 Kunjungi Basecamp Xpresi

www.xpresiripos.com  REDAKTUR: KHAIRUL AMRI

BIODATA  Nama  Ttl  Hobi  Kelas  Nama Ayah  Nama Ibu  Prestasi

 Motto

: Singgih Sasetyo Adji : Cirebon 4 Juli 1996 : main playstation, membaca, belajar, browsing internet. : 3 IPA 1 : Ir Agus Setyoko : Shinta Sulistiani : - Juara 1 Olimpiade Sains Nasional Geografi tingkat kota Pekanbaru 2013 - Juara 2 Olimpiade Sains Nasional Geografi tingkat Provinsi 2013 - Perwakilan Riau Olimpiade Sains Nasional di Bandung 2013 : Lakukanlah apa yang kamu senangi dan fokuslah dengan tujuan akhir

Basecamp Xpresi Riau Pos Kantor Pemasaran Iklan Riau Pos Lt. 3 Jl. Soekarno-Hatta (Arengka) No. 132 Pekanbaru-Riau

CMYK

SEPEKAN menjelang penampilan event Riau Pos Honda Xpresi Roadshow at school competition 2013 di SMPN 32 Pekanbaru, tim jurnalistik sekolah ini mengunjungi BasecampXpresi di Jalan SoekarnoHatta untuk belajar menjadi jurnalis sekolah. Kegiatan ini membuktikan bahwa tim jurnalis sekolah yang berada di Jalan Balam serius menjadi wartawan sekolah. Kepala SMPN 32 Pekanbaru Dra Rasmawati, benar-benar mendukung kegiatan positif ini, selain untuk membuat sekolah lebih dikenal juga untuk mengasah kreatifitas dan kemampuan siswa-siswi dalam bidang non akademik. “Kami telah mempersipkan diri dengan matang, salah satunya seperti kunjungan team jurnalis ke kantor Xpresi guna memaksimalkan kinerja jurnalis sekolah dalam membuat berita,” ujar Rasmawati. Dalam kunjungan perdana ini Bella, Rahma, Nisa, Sonya dan Afifah selaku tim jurnalis sekolah mengaku sangat senang dan antusias mengikuti event yang bergenggsi ini. Mereka berharap pada acara nanti sekolah ini bisa tampil dengan maksimal. (f)

FOTO : IQHEL XPRESI RIAU POS

info_xpresi@yahoo.com  TATA LETAK: DESRIMAN ZAHMI


38

Riau Pos

AHAD

20 OKTOBER 2013

X - Skul

CREW FRESH RADIO

ON AIR: Panitia sekolah dan TIM Xpresi berfoto bersama usai on air di Fresh Radio.

On Air ke 5 dan 6 di Fresh Radio TIM Xpresi dan panitia sekolah Riau Pos Honda Xpresi Roadshow at School Competition 2013 kembali on air di Fresh Radio, Kamis (17/10). Pada on air yang ke 5 ini terdapat 2 perwakilan sekolah, yakni SMPN 4 dan SMPN 21 Pekanbaru. Dan, pada on air ke 6 diwakili oleh SMA Tri Bhakti Pekanbaru pada Jumat (18/ 10) lalu. Panitia dari sekolah merasa sangat senang bisa live di Fresh Radio untuk pertama kalinya, meskipun on air yang pertama kali di radio 94.3 FM ini, siswasiswi yang sekaligus panitia masing-masing sekolah tidak merasa canggung. Tiga sekolah peserta event tahunan ini unjuk kebolehan dan siap tampil, Jumat (18/ 10) dan Sabtu (19/10). Salah seorang penanggung jawab roadshow SMPN 4 Pekanbaru, Melda Amran merasa senang karena panitia dari sekolah yang di handle bersedia berkunjung ke Fresh Radio. “Kita merasa senang dan puas sebab para panitia dari sekolah bersedia datang ke radio 94.3 FM meskipun mereka sedang melakukan geladi resik. Itu menunjukkan mereka sangat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mudah-mudahan SMPN 4 Pekanbaru juara satu,” ungkap Melda. (f)

Siswa Al-Ulum menyaksikan proses penyembelihan Sapi di sekolahnya Rabu lalu.

Siswa Al-Ulum kurban 3 Sapi di sekolah KEPEDULIAN sosial yang tinggi ditunjukkan oleh siswa Al-Ulum Islamic School dengan berkurban sebanyak 3 ekor dari 4 ekor sapi yang disembelih dalam kurban di Al-Ulum Islamic School pada Rabu(16/10) lalu. Pemotongan hewan kurban yang bertemakan” kurban barokah” ini dilaksanakan di kawasan sekolah. Hal ini disampaikan oleh waka AlUlum Islamic School Khairul Akbar SPdI kepada Xpresi ketika ditemui di ruangannya beberapa waktu yang lalu.” Alhamdulillah, tahun ini kurban disekolah kita meningkat dari tahun sebelumnya, dan kegiatan ini sudah berjalan selama 3 tahun. Yang paling membanggakan ialah 3 ekor sapi berasal dari siswa kita. Dan yang lainnya berasal dari unsur yayasan, majelis guru dan wali murid,” katanya. Acara ini sambung Khairul, dihadiri oleh ketua umum Yayasan Aswandi Janahar beserta keluarga besar pengurus yayasan, para guru, wali murid, siswa SD dan SMP Al-Ulum,” tambah Khairul. “Tahun ini ada sebanyak 280 kupon yang kita bagikan kepada yang kaum miskin yang berada di sekitar kawasan sekolah dan sekitar kawasan tempat tinggal guru kita, mudah-mudahan melalui berkurban disekolah ini, selalu bisa menjadikan Al-Ulum sebagai Rahmatallil’Alamin bagi warga sekitar,” harapnya.(S2)

Pemotongan hewan qurban SMKN4 Pekanbaru.

Pemotongan hewan qurban SMKN 4 Pekanbaru SMKN 4 Pekanbaru melakukan pemotongan hewan qurban idul adha sebanyak 3 ekor sapi. Pemotongan hewan qurban ini adalah kegiatan tahunan sekolah yang merupakan hasil qurban dari staf guru S”MK4. Pelaksanaan pemotongan ini dilakukan di pagi hari yang dilaksanakan oleh panitia qurban SMK4. Dan daging qurban dibagikan pada warga sekitar sekolah, guru, panitia dan 120 orang siswa-siswi. Ungkap Ketua panitia qurban SMK4, Drs Bambang Sungkowo MDs. Berharap tiap tahunnya pemotongan hewan qurban di SMK4 dapat mengalami peningkatan lagi untuk seterusnya.(cs2)  REDAKTUR: KHAIRUL AMRI

TIM XPRESI RIAU POS

MERIAH: Marching Band Spanduga SMPN 23 Pekanbaru (kiri) ikut memeriahkan Roadshow Xpresi. Tari Tor-tor di SMA Witama membuat seluruh penonton ikut bergoyang dan terhibur.

Jumat dan Sabtu, Enam Sekolah Sekaligus IVEN Riau Pos Honda Xpresi Roadshow at School Competition 2013 untuk tingkat SMP dan SLTA se-Pekanbaru, Sabtu (19/ 10) sudah 16 Sekolah yang tampil. Jumat dan Sabtu Kemarin, enam sekolah sekaligus dikunjungi, yakni SMPN 21, SMPN 4, SMA Witama, SMPN 23, SMPN 7 dan SMA Tri Bhakti. Acara dua jam ini berlangsung meriah dan heboh di enam sekolah ini, dan penampilan masing-masing sekolah mempunyai keunggulan sendiri-sendiri. Selain menampilkan penampilan terbaik mereka, saat opening SMPN 21 menampilkan yelyel, tari persembahan dan doa. Tak kalah menarik juga ada tarian Geisha yang mampu memukau penonton, dilanjutkan sosialisasi dari Xpresi Riau Pos

dan tarian Nusantara, dan ditutup dengan joget Caisar yang berbeda dengan sekolah lain. Di SMPN 23, penampilan Karate dan Taekwondo yang menarik simpati penonton, kabaret jadi andalan pelajar SMPN 23 dengan judul Malin Kundang Part 2. Penampilan dibuka dengan yel-yel SMPN 23, “prestasi Yes dan Narkoba No”. Dengan kocak dua MC SMPN 23 membuat suasana pagi begitu meriah dan asyik, meski masih terasa dingin tak mengalahakan semangat pelajar SMPN 23 untuk penampilan drum band Spanduga. Di akhir acara juga di ikuti dengan Atlantas dan Goyang sundulgan. Semua kepala sekolah dalam sambutannya mengpresiasi baik terlaksananya iven ini di sekolah mereka.

‘’Ini iven Xpresi Riau Pos bersama para sponsor kami nilai sangat bagus, sebab bisa dijadikan sarana penyaluran minat dan bakat siswa. Ke depan, iven ini akan terus berlanjut dan lebih baik lagi,” ungkap Wakil Kepala SMPN 23 . Heboh di SMPN 4, SMA Witama, SMPN 7, dan SMA Tri Bhakti. Witama yang sudah ikut roadshow Xpresi tahun kedua,sesuatu yang beda dan sangat meriah. SMPN 4 yang tahun lalu belum berprestasi, tahun ini cukup bagus menampilkan kreasi dan kreativitas siswa-siswinya. Termasuk SMPN 7 dihebohkan dengan joget Caisar dan drama Malin Kundang. Sedang di SMA Tri Bakti acara siang menjelang petang.(s3/ma/cs1/ uli)

Futsal Antar Mahasiswa, Piala Kadispora Pekanbaru DALAM mengenang peristiwa besar pertempuran pertama setelah Proklamasi Kemerdekaan antara pasukan Indonesia dengan pasukan asing yang tercatat dalam sejarah 10 November 1945. Kesempatan ini Xpresi Riau Pos menyelenggarakan lomba futsal yang dinamakan Futsal Young Champhionship (FYC) 2013. Merebutkan Piala Kadispora Pekanbaru dalam ajang Futsal Young Champhionship

(FYC) yang akan dilaksanakan 4 hingga 10 November mendatang. Endro crew xpresi yang telah diamanatkan sebagai Project Officer menyebutkan ini event pertama Xpresi Riau Pos. “Kami berharap ajang FYC ini berjalan dengan sesuai yang diinginkan panitia. Informasi lebih lanjut bisa dilihat diiklan halaman Xpresi yang terbit tiap harinya di koran Riau Pos,” sebutnya, Jumat (18/10). Khusnul sebagai ketua pan-

SMPN 33 Jalin Kerjasama Dengan Xpresi DALAM rangka memajukan sekolah dan mencerdaskan siswa-siswi baik di akademik maupun di non akademik, SMPN 32 Pekanbaru jalin kerjasama dengan Xpresi Riau Pos, dengan mengadakan pelatihan jurnalis, sabtu (19/10) di ruang belajar sekolah. Pelatihan ini bertujuan untuk menambah wawasan bagi siswa, Dr Hj Surya Suhersi MPd, Kepala SMPN 33 Pekanbaru menjelaskan akan penting nya pelatiahan jurnalis ini. “pelatihan yang diberikan langsung oleh Pimpinan redaksi Xpresi Riau Pos ini sangat baik dan positif sekali, karena kegiatan ini menambah wawasan bagi anakanak yang sebelumnya mereka

itia menyebutkan pendaftaran dibuka sejak 18 hingga 26 Oktober mendatang. “perlombaan dimulai tanggal 4, yang pada tanggal 4 sampai 6 november, babak penyisihan dan dilanjutkan pada tanggal 8,9 dan 10 babak perdelapan final, semifinal hingga final,” sebut khusnul. Hadiah utama, juara 1 mendapatkan uang pembinaan 4 juta plus trophy, juara 2 mendapatakan 2 juta plus trophy dan juara 3 mendapatakan 1 juta plus trophy. Hadiah lainnya, akan ada tim supported terbaik, best player dan top score.(cs2)

belum terlalu paham menjadi paham, dan ini juga merupakan wadah bagi SMPN 33 untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat serta membuat siswa lebih percaya diri karena telah ditunjuk untuk menerima tanggung jawab sebagai seorang jurnalis sekolah,” ungkap Surya Suhersi. Kegiatan ini pun lebih di fokuskan kepada siswa kelas satu dan dua, sebab kelas tiga lebih difokuskan untuk menghadapi Ujian Nasional 2014 mendatang. Sekolah yang berada di jalan Sidorukun Kecamatan Payung sekaki ini terus melakukan pembenahan agar sekolah ini makin maju dan dikenal oleh masyarakat.(f) Kepala SMPN 33 Pekanbaru, Dr Hj Surya Suhersi MPd memberikan arahan kepada siswa-siswi pentingnya belajar jurnalis.

SMAN 4 Pekanbaru SMKN 2 Pekanbaru Harapan I Nasional Programkan Tabungan Qurban Sekolah SMK Negri 2 Pekanbaru meraih prestasi membanggakan di tingkat Nasional. Siswanya bernama Regina Citra Pasela. Siswa kelas XII teknik gambar bangunan ini berhasil meraih juara harapan 1 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Nasional yang diadakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Jakarta pada September lalu. Sebelum mengikuti LKS tingkat kota Pekanbaru bidang Cadd Building, SMK Negri 2 Pekanbaru mengadakan seleksi untuk mencari peserta yang akan mengikuti lomba ini. Setelah melalui seleksi , akhirnya siswa yang kerap dpanggil Egy ini terpilih untuk mengikuti lomba tersebut. LKS Tingkat Kota Pekanbaru bidang Cadd Building diadakan pada bulan Maret 2013. Pada lomba ini Egy mendapat Juara I bidang lomba Cadd Building tingkat kota Pekanbaru dan akan melanjutkan lomba yang sama di tingkat Provinsi Riau. Lomba LKS tingkat Provinsi Riau diadakan di Pekanbaru pada bulan April 2013 dan di-

Regina Citra Pasela foto bersama para guru pembimbing SMKN 2 Pekanbaru.

ikuti 10 Peserta dari kabupaten/ kota di Provinsi Riau, di perlombaan ini Eggy kembali mendapat Juara I bidang lomba Cadd Building tingkat Provinsi Riau dan akan mewakili Provinsi Riau bidang Cadd building di LKS Nasional di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. lomba ini pemenang nya adalah Kota Pekanbaru, Kota Dumai dan disusul oleh Kab Rohil. Selama 4 hari ia berlomba, akhirnya Regina mendapat juara HARAPAN I. Juara dari

bidang lomba Cadd Building adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, RIAU , dan Yogyakarta. SMKN 2 Satu-satunya peserta dari luar pulau Jawa yang mendapat peringkat 5 besar. “Kalau dari hasil sudah cukup memuaskan, target masuk 5 besar, Alhamdulillah dapat peringkat 4 dari 29 Provinsi. Dan untuk tahun depan harus lebih baik dari tahun ini,” ujar guru pembimbing, Heri yanses. (cs1/ Rani SJ)

berapa waktu lalu. Dalam rangka mem“Diharapkan untuk peringati Hari Raya kedepannya tak hanIdul Adha 1434, ya guru, namun siswa SMAN 4 Pekanbaru ataupun orang tua ikut melaksanakan siswa juga mempunpenyembelihan yai tabungan qurban hewan qurban. Tak ini, sehingga untuk hanya siswa dan guru, tahun depan kepala sekolah besermasyarakat sekolah ta komite sekolah juga bisa berqurban bersaterlihat berantusias.“ NURHAFNI ma-sama di SMAN 4 Saya selaku komite mendukung kegiatan ini, kare- ini yang mana panitia pelaksanna acara ini dapat memberikan aan tabungan qurban ini akan pelajaran yang sangat positif ke- dibentuk dan berada dibawah pada siswa” ujar komite SMAN pihak humas” tutur Kepala SMAN 4 Pekanbaru, Nurhafni 4, Fahri. Dana kegiatan ini didapat dari MPd. Nurhafni juga mengupayapeserta qurban yang terdiri dari guru-guru,tata usaha kemudian kan agar pada tahun-tahun sekomite sekolah serta siswa dan lanjutnya kegiatan qurban di orang tua siswa yang ingin ber- sekolah ini dapat terus terlakqurban di sekolah. Hasilnya sana, “Karena berqurban sama didapat 5 ekor sapi dan 2 ekor dengan berbagi dan berbagi itu kambing atau setara dengan 37 meningkatkan solidaritas diantara kita sesama umat-Nya. Seorang yang berqurban. Untuk persiapan acara, se- lain itu,berqurban juga mengabelumnya sudah jauh-jauh pi- jarkan kita untuk saling hak sekolah mempunyai mengikhlaskan seperti yang ditabungan bulanan yang dina- lakukan oleh Nabi Ibrahim dan makan tabungan qurban yang Nabi Ismail,” tutupnya (cs1/ mana sudah dijalankan sejak be- Apri SJ)

SMAN 12, 4 Ekor Sapi dan 2 Kambing dan SMAN 8, 15 Sapi DALAM rangka mentauladani sikap terpuji Nabi Allah Ibrahim melakasanakan perintah allah dalam berqurban. SMAN 12 merupakan sekolah pertama yang dikunjungi Kadisdik kota pekanbaru melaksankan penyembelihan hewan qurban, Selasa (15/10), 4 ekor sapi dan 2 kambing. Dalam acara Qurban ini turut hadir juga Kepala Dinas pendidikan (kadisdik), Dr.Zulfadil MBA. Humas SMAN 12, Algafar SPd mengatakan kepada Riau Pos, Momentum kurban menjadi langkah untuk memperbaiki diri dan memupuk jiwa sosial. Bentuk ketakwaan kepada Allah Swt, Ukhuwah islamiah dan semangat untuk lebih baik. Kerelaan berbagi terhadap sesama dalam kehidu-

Berqurban, seluruh warga sekolah menyaksikan penyembelihan sapi, dihadiri Zulfadil kadisdik, Dra Zurina kepse SMAN 12.

pan sehari hari bisa dilakukan baik dilingkungan sekolah, keluarga, masyarakat maupun antara siswa dan masyarakat. “Penyembelihan hewan

kurban ini sudah menjadi tradisi SMAN 12 diadakan di sekolah. Ini menjadi bentuk rasa syukur serta mendekatkan diri kepada Allah SWT,” un-

gkap Algafar Selain itu, dalam himbauan Kadisdik, supaya untuk berkurban juga melatih jiwa sosial dengan berbagi sesama dan membina hubungan baik antara keluarga besar sekolah dengan masyarakat. Ditambahkan Algafar, “Penyembelihan dan pembagian hewan kurban tersebut digelar selama satu hari saja, Pembagian hewan kurban tersebut melibatkan siswa, guru, karyawan dan masyarakat sekitar”, tambahnya tema yang diangkat dalam Qurban tahun ini, yaitu berqurban meningkatkan ketakwaan dan merajut tali persaudaraan. Adapun hewan kurban tersebut berasal dari beberapa donatur di antaranya orang

tua siswa dan guru. “Tahun ini kami menyembelih 4 ekor sapi dan 2 kambing.jelasnya. Sementara itu, lain lagi dengan SMAN 8 yang berqurban 15 ekor sapi tahun ini, Demikian dijelaskan Kepala SMAN 8 Pekanbaru, Dra Hasnidar mengungkapkan dengan adanya Berqurban dapat meningkatkan keimanan dan keikhlasan berbagi sesama dihari raya Idul Adha, dan dapat memaknai pentingnya berqurban. kedepan kita berharap seluruh warga sekolah, baik guru dan siswa untuk membangkitkan semangat berqurban, membangun sekolah ni secara bersama-sama,tutupnya. kedua sekolah acara ditutupi dengan makan bersama.(s3/ eko)  TATA LETAK: DESRIMAN ZAHMI


39

Riau Pos

AHAD

20 OKTOBER 2013

Puisi

Cerpen

Sadarkan aku Tuhan

CMYK

Ketika aku terlahir Aku datang tanpa membawa emas Aku datang tanpa membawa pangkat Aku datang hanya membawa tubuhku Ketika itu.... Dalam hatiku sudah tunduk Dengan kesaksianmu Aku patuh pada perintaNya Namun,,, Tidak sedikit mereka berbalik Mereka takabur,mereka sombong Dengan kekuasaanNya Ia menamakan diriNya sang penguasa jagad Ia dibiarkan sementara waktu Melakukan apa yang mereka suka Lalu..... Dengan secepat kilat Mereka dihilangkan dimuka bumi Tidak sadarkah engkau???? Bagansiapiapi,15 Juni 2013

Jiwa Menangis

Renungku Renungku dalam hatiku Begitu menyibak Menusuk seluruh kalbu Coba... Coba kau mengerti Akan tabir hidupku Aku mencoba tegar menghadapi hidupku Akankah aku mampu bertahan Akan hidupku yang suram Akankah aku bisa mematikan penyakitku?? Namun,,,,, Kucoba gembira Aku yakin aku kan tetap hidup Untuk esok saatku bermimpi Meraih cita-citaku Jangan menangis!!!! Penyakitmu bukanlah Tuhan yang mampi Menepis serta mengakhiri Aku Merintih Aku tertunduk malu Menanggung semua penderitaanku Yang menimbun beban dipundakku Tuhan.... Aku tahu kau yang menentukan Tapi mengapa begitu berat beban hidupku?? Padahal.......... Tak ada yang lemah Hanya kemalasan yang diikuti Aku mulai merintih Aku mulai mengeluh Tuhan Aku mulai kalah Tuhan Dalam berperang melawan rasa sakit Dalam balutan kanker hati Dari Tuhan Akankah aku lupa?? Aku lupa masih ada yang kuasa Pekanbaru,28 Juni 2013 Syudar Helmi Alumni SMAN 3 BENGKALIS  REDAKTUR: KHAIRUL AMRI

ILUSTRASI: DESRIMAN ZAHMI

Cleanaholic KARRA adalah anak perempuan satu-satunya sekaligus anak bungsu dari tiga bersaudara. Gadis tinggi langsing itu terlahir dalam keluarga yang berkecukupan. Dia sangat dimanja orang tua dan kedua kakaknya. Tak jarang Karra ingin semua permintaannya dikabulkan. Motto Karra dalam hidup adalah ‘Bersih itu aku banget!’. Ya, Karra seorang yang sangat cinta kebersihan. Dia rela menghabiskan waktu di rumah untuk membersihkan kamarnya. Mulai dari benda kecil sampai yang paling besar, semua digosok sampai mengkilat. Dia akan sangat marah melihat rumahnya tidak steril. “Biiik... Bibiiiiiiiiiikkk...!” Karra melintasi ruang TV dan mendapati karpet yang masih menyisakan debu. Si Bibik datang dengan segera. ”Ya, Non. Ada apa?” “Ini ruangan nggak dibersihin ya? Liat deh, debu di mana-mana,” kata Karra masih memperhatikan ruang keluarga yang kacau balau. Banyak barang yang tidak pada tempatnya. Bik Sumi menjawab seadanya,”Maaf, Non. Kemaren Mas Khairil sama Mas Khairul nonton bola sampai larut malam. Bibik belum sempat membersihkannya.” “Karra nggak mau tau. Pulang sekolah ntar semua harus udah beres. Sumpek banget liatnya.” “Baik, Non.” Bunda Karra mendengar ributribut dan datang

Forum Guru

menghampiri,”Karra, kenapa sayang?” Karra menunjuk ke segala penjuru,”Nggak bersih tuh, Bun. Ntar kita semua bisa sakit kalo setiap hari kayak gini.” Sang Bunda memberi isyarat kepada Bik Sumi untuk kembali ke dapur. “Permisi, Bu, Non,” kata pembantu mereka itu. Bunda mengangguk. Karra merengut. “Kamu tidak boleh membentak bibik, Sayang. Kita semua yang bertanggung jawab di rumah ini, bukan bibik saja. Jadi kalau berantakan, kita atur lagi. Kalau berdebu, kita bersihkan sebisanya,” nasehat Bunda. “Lagian Mas Khairil sama Mas Khairul pake nonton bola segala. Kulit kacangnya ngototorin sofa. Karra nggak bisa liat yang beginian, Bunda.” Bunda tersenyum. “Ya sudah. Kamu berangkat sekolah dulu, nanti terlambat.” Gadis itu melihat jam tangannya,”Ah, iya! Ya ampun bisa dihukum kalo telat.” Karra mencium tangan dan pipi Bunda. “Karra pergi dulu, Bun. Assalamualaikum...” “Hati-hati ya, Sayang. Waalaikumsalam.” Karra hampir saja terlambat. Gerbang sekolah sudah hendak ditutup ketika dia menerobos masuk. Selamat. “Makasih, Pak,” katanya pada Pak Satpam. Karra masuk kelas dan langsung

menyapa teman sebangkunya. Tasya. “Pagi, Sya. Kamu tumben datang cepat.” “Aku bukan datang cepat, tapi kamu yang telat banget. Tuh tugas udah dikumpul. Pak Vendra lagi ke ruangannya sebentar.” Karra manggut manggut. ”Ooohhh...” Gadis cleanaholic itu melangkah ke depan kelas untuk mengumpulkan tugas Matematika. Saat kembali, dia melihat beberapa temannya saling melempar kertas. Ada juga yang menggigiti ujung pena. Belum lagi dia memergoki siswa yang sedang berbicara dengan Tasya dan duduk di bangkunya sambil meraut pensil. “Ton, apa-apaan kamu buang rautan pensil di meja aku?” tanya Karra dengan nada sinis. “Ya elah ini doang kok. Aku bersihin juga kali. Nih aku angkut, aku buang ke tong sampah!” jawab Toni gusar. Ia berdiri lalu berjalan ke tempat diletakkannya tong sampah. “Bekasnya masih ada! Kamu jorok banget sih! Ntar aku jadi susah nulis di sini!” kata karra lagi. Ia berkacak pinggang. Teman-temannya yang lain menyaksikan adegan marahnya Karra. Salah satu dari mereka berkomentar,”Kamu nggak perlu gitu banget lagi, Kar.” Tasya pun ikut mengomel,“Tau’ nih. Ini hal sepele, Kar, dan kamu kelewatan nanggepinnya.” Karra semakin marah tak ada

yang membelanya. “Kalian semua nggak tau tentang kebersihan. Kalian nggak sadar yang biasanya kalian lakuin itu kotor. Liat tuh, main lempar kertas. Itu kan sampah. Terus gigitin pena. Super jorok! Ihhh!” *** Sejak saat itu hampir semua murid di kelas menjauhinya. Karra tidak menyangka mereka begitu tega tidak menegur dan membiarkannya sendiri. Ketika di kelas, tak ada yang mengajaknya bicara. Pergi ke kantin pun, tak ada yang mau menemaninya. Karra benar-benar sudah tidak tahan. Karra pulang ke rumah dan langsung mencari Bundanya. “Bundaaa....” Bunda yang memang hanya seorang ibu rumah tangga, senantiasa menunggu suami dan anak-anaknya pulang. Bunda menyambut Karra,”Ada apa, sayang? Kenapa sedih?” Karra membenamkan wajahnya dalam pelukan bunda. “Teman-teman Karra, Bun.” “Iya. Mereka kenapa, sayang?” “Mereka jauhin Karra,” seperti anak kecil Karra mengadu. “Mereka bilang Karra cleanaholic, sok bersih. Mereka bilang Karra kelewatan, Bun.” Bunda membelai rambut Karra. “Anak bunda yang cantik, dengarkan Bunda. Kita memang tidak boleh berlebihan dalam menyikapi sesuatu.” Karra bergeming, Bunda melan-

jutkan,” Bagus kalau kamu cinta kebersihan, tapi jangan sampai membuat orang lain risih dan terganggu, sebab kita hidup di dunia ini tidak sendiri. Suatu saat kita butuh pertolongan orang lain. Kamu pasti butuh teman-teman kamu. Siapa lagi yang akan kamu mintai tolong di sekolah selain teman? Kalau kamu sakit, siapa yang pertama kali menolong dan beri tahu orang rumah? Pasti teman. Jadi, jangan rusak hubungan kamu dan teman-temanmu hanya karena masalah kecil. Mengerti kan, sayang?” Karra mengangguk mantap. ”Ngerti, Bunda. Karra nggak akan gitu lagi. Karra nggak mau sendirian di sekolah. Besok Karra minta maaf sama mereka.” Bunda tersenyum melihat anaknya bisa bersikap dewasa. “Makasih ya, Bun. Karra sayang banget sama Bunda,” kata Karra sambil memeluk bundanya lagi. -The End

Kartika Dwi Putri Mahasiswi FKIP B.Inggris Universitas Riau (UNRI) Kamu yang punya cerpen dan puisi, kirim ke:

info_xpresi@yahoo.com sertai identitas lengkap dan foto

KOLOM ini disediakan untuk para guru yang memiliki tulisan bebas seputar dunia pendidikan dan sekolah. Kirim tulisannya ke info_xpresi@yahoo.com. Untuk tulisan maksimal satu setengah halaman kwarto spasi satu. Sertakan foto dan identitasnya. Kami tunggu kiriman dari seluruh guru di Riau.

Berbagi Ilmu untuk Masyarakat Berwawasan

Bambang Kariyawan Ys, M.Pd Guru Sosiologi SMA Cendana Pekanbaru

KATA-KATA bijak pernah mengatakan,”Berilah kail, jangan kau beri ikannya.” Maksud dari kata-kata bijak tersebut bila kita ingin mengubah suatu kondisi seseorang, perbaikilah prosesnya bukan langsung memberikan hasil padanya. Dunia pendidikan khususnya SMA telah memberikan begitu banyak khasanah beragam ilmu kepada siswanya. Kadang ilmu yang diperoleh siswa di dalam kelas secara tidak sadar perlahan membentuk perilaku individualis, mengingat ilmu yang diperoleh cenderung hanya untuk diri sendiri. Untuk itu siswa perlu diajarkan belajar berbagi keilmuan pada lingkungan sekitarnya. Di sinilah letak peran seorang guru untuk menjembatani agar siswa mendapat pengalaman

untuk berbagi keilmuan pada lingkungan masyarakat sekitarnya. Program belajar berbagi keilmuan dilakukan dengan tetap berpedoman pada kerangka belajar di tengah masyarakat. Seorang guru yang kreatif akan menjadikan apa yang ada di dalam masyarakat sebagai objek belajar. Seorang guru yang berdedikasi akan membawa siswanya untuk menyelami apa yang dapat mereka bagi untuk masyarakat. Kurikulum 2013 pada mata pelajaran Sosiologi telah mengakomodir untuk siswa belajar peduli pada masyarakat. Tertuangnya materi “Pemberdayaan Masyarakat” membuat siswa dan guru harus benar-benar menyelami kehidupan bermasyarakat. Materi ini mengarahkan siswa dan guru menjadi fasilitator untuk menggali po-

tensi masyarakat dengan menghadirkan tenaga ahli dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Program nyata yang dapat dilakukan dalam bentuk penelitian ke masyarakat dan camping ground di tengah masyarakat. Melalui kegiatan penelitian ke masyarakat, siswa akan belajar mengasah wawasan ilmiah sekaligus belajar empati pada kehidupan masyarakat. Dengan camping ground di tengah masyarakat, siswa belajar menyatu dengan masyarakat dan menjembatani berbagai kebutuhan masyarakat. Memfasilitasi hadirnya para ahli yang berhubungan dengan kebutuhan masyarakat khususnya pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Guru berperan penting dengan kemampuan komunikasi dan relasinya untuk menghadirkan ahli-

ahli yang dibutuhkan di masyarakat. Penulis bersama siswa telah melaksanakan kegiatan serupa dengan mengambil lokasi di tepian Sungai Siak dengan tema kesiapan masyarakat menghadapi pembangunan waterfront city, di Kabupaten Siak tentang Masyarakat, Sejarah dan Budaya Melayu Siak, serta di Kabupaten Kampar tentang Kampar Menghadapi Perubahan Sosial. Kombinasi antara belajar kepedulian sosial dan wawasan keilmuan tetap berjalan beriringan. Dalam program belajar berbagi keilmuan ini siswa dan guru berperan sebagai fasilitator. Perlu kerjasama berkesinambungan antara institusi sekolah dengan masyarakat agar program ini dapat bermanfaat bagi kedua belah pihak.***  TATA LETAK: DESRIMAN ZAHMI

CMYK

Aku terkubur dalam kesunyiaan Aku terkubur dalam kegelapan Aku terbaring berbantalkan tanah Aku jiwa terbuang Dalam kesendirian Ditemani wajah yang menyeramkan Tak berhenti menyiksa dan memangsaku Aku tak mampu menghindar Tiada yang membelaku Jiwaku menangis ditertawakan iblis Jauh dari shalat Jauh dari mesjid Jauh dari amal Kini jiwaku menangis dalam sesal Dalam kesendirian


Riau Pos

40

AHAD 20 OKTOBER 2013

CORNER Petir, Kilat dan Hujan Hebat yang akhirakhir ini terjadi di kotaBertuah Pekanbaru, komentar sobeX dengan Cuaca Kota Pekanbaru? Yang jelas Waspada aja bt warga Pekanbaru. Ãdi Ýahoo

harap berhati2 lah. ! KayLa Thu Mur Nieeztt

Buat Seluruh Warga Pekan Baru Khususnya Harus Lebih Waspada Trhadap Cuaca Dmkian. Signal Televisi Atopun Handph0ne Besar Resikonya. Klo Bisa Matikan Handph0ne & Saluran Televisi Sa'at Hujan Yg Di Sertai Petir.. Adhy Gokil

Waspada Cuaca Pekanbaru

cuaca lagi ekstrim.. jadi hindari kegiatan gak bermanfaat di luar rumah, jaga kesehatan .. Nelly Yulinda

dsyukuri aja...karna mmg sudah mulai masuk musim pghujan.. jd dsyuri aja...hujan Rahmat Tuhan..:)Xpresi jgn lupa ucapin met ulangthun buat aku ya dtanggl 20..aku ultah tgal 20 lohhh Yha Niyha Sonia

Menurut saya ituu MENGUNTUNGKAN karena Riau sering kekurangan AIR (kemarau) dan dampak nya engga ada anak" ROYAL sana-sini Irsan Jib Jib

Cuaca ekstrim yang terjadi sangat berbahaya,jadi sebaiknya kita jaga kesehatan kita,kluar rumah klo yang pnting2 ja

cuaca macm tuh buat aku ga bsa internetan dn maen hp,soal y tkt d smbar petir. amit2 cabang akar

bersyukur aja bila cuacanya begitu,, tidak perlu banyak mengeluh.. Yg pentingg keep smileee

Andhi Chan

Maria Sanchez

Adi Perdana

Tetap mensyukuri apapun itu dan dalam segi apapun, yang penting kita tetap waspada terhadap hal2 yang sedemikian. .

takut apa lagi gemuruh kilat petir menyeramkan,yg penting berhati2 aja,,,,,!!!! Andi Indrawan Sigalingging

Ardyla Shari Putri Azhari Ya wajar lah terjadi petir, kilat karena berada di bulan penghujan. Jadi sobex, tetap jaga kesehatan & bnyak minum multivitamin agar kesehatan t2p trjaga. . Tetap syukuri apa yg Allah berikan, tugas kita adalah menjaga bumi ini lestari agar memberikan dampak positif kepada kita. Juga tetap waspada dan jaga kesehatan karna perubahan cuaca ini, ^^

Haryatie Agustine

Nofrizal Anom AVe

Luar biasa..!! Jangan jadi alasan untuk tidak masuk kerja...

petir nya dahsyaaat!

Fooma Pratama

Yolla Dwi Joyanda

jangan lupa bawa mantel atau jas hujan aja

Masyarakat sebaiknya tetap siaga mghadapinya, n kalo bsa ya alat* elektronik seperti Tv, kulkas , hp ,dll dmatiin supaya gag trjdi apa".. Sedia payung sebelum hujan itu lebih baik kan

Menda Mayrin

Inossa Julian Alexandra Aveiro

sobeX ayo komentar 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Nah, sobeX punya komen gak buat menyambut hari yang bersejarah ini? Gimana kondisi pemudapemudi sekarang?

yg terpenting tetap waspada, berhati-hati, serta slalu jaga kesehatan disaat cuaca kurang mendukung Fiiyya Alifia

Cuaca ekstrim membuat aq kehujanan terus waktu pulang kerja. .

Bkin takut aj kalo d rumah sndirian,,

Telah Terbit

Rahmad Hidayat

Fitriana Kamen Wahid Soal cuaca seperti ini,...bisa berbahaya apalagi buat yang hobi nelfon, trus sama barang elektronik...bisa kena petirr....mengerikan..... RuZman D'BrIly

Kita harus bersukur.... Karna itwu semua pemberian dari tuhan yang ber kehendak Y belakangan ini mmg cuaca d RIAU kurang bgus. Cuaca blkangan ini tlh mmbuat beberapa org mnjd demam sprti flu, btuk dll. Dan utk msyrkat prlu d wspadai juga akbat yg akan mncul dri cuaca yg sperti ini.

Beni Herliko pengennya hujan terus. daripada panas terus Tiyo Prastyo Dwiputro perubahan iklim yg semakin extreme juga itu semua karena ulah2 manusia

Muliana Lestari Amry

Pebi Musdeansyah

Cuaca kyk gitu , buat aku flu:-D Mena Arlhyta ini nama nya masa transisi cuaca, dari cuaca panas otw ke musim hujan Sobex jaga kesehatan aja, karna musim ini rawan penyakit Wenny Lovandaa

www.xpresiripos.com  REDAKTUR: KHAIRUL AMRI

Berhati-hati aja lah.. Novhye ChyeeChuweexz Vhye-pholephelDoy

Ea cuaca yg ektrim kyx gni buat q skt ampe seminggu,,,,,

hmmmmmmm..... kesal kx... gara2 sring hjan,aQ sring jga tlat msuk KULL and pulang kerjany

Susi She Mandja

CHichaiyyangk IbHu

Basecamp xpresi Riau Pos Kantor Pemasaran Iklan Riau Pos Lt. 3 Jl. Soekarno Hatta Pekanbaru

UNTUK WILAYAH PEKANBARU BISA DAPATKAN DI COUNTER-COUNTER YANG BEKERJA SAMA DENGAN RIAU POS. ATAU HUBUNGI: 0811767347 info_xpresi@yahoo.com  TATA LETAK: DESRIMAN ZAHMI


Minggu 20 oktober 2013