Issuu on Google+

Prakiraan Cuaca Senin (28/12) Medan 24-320C

Berastagi 18-28 0C

R. Prapat 24-320C

Parapat 19-29 0C

P. Siantar 21-300C

Sibolga 22-32 0C Hujan guntur

Berawan

BMKG Polonia

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

http://epaper.waspadamedan.com

SENIN, Kliwon, 28 Desember 2009/11 Muharram 1431 H

LPI Rekomendasikan Reshuffle 10 Menteri JAKARTA (Waspada): Berdasarkan hasil kajiannya, Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) melansir rapor pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono tahun 2009. Meski pemerintah baru berjalan dua bulan, LPI memastikan program 100 hari telah gagal. “Kami merekomendasikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mereshuffle sepuluh dari 34 menteri,” kata Direktur LPI yang juga pengamat politik Universitas Indonesia Boni Hargens di kediaman mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli, Jakarta, Minggu (27/12). Sepuluh menteri tersebut, yakni Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring, Menteri Riset dan Teknologi Suharna Surapranata,dan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara EE Mangindaan. Kesepuluh menteri itu, mendapat skor dalam rentang 5,5 sampai 5,95. Kritikan paling tajam ditujukan untuk Tifatul dan Patrialis. “Mereka berapor merah,” tegas dia sembari merinci satu persatu hasil kajian LPI. Tifatul, dalam kajian LPI mendapat skor 5,5. Kontroversi RPP Penyadapan, menjadi faktor utama jebloknya nilai dia. “Menkominfo tidak punya kewenangan mengesahkan RPP ini sebagai payung hukum bagi (penyadapan) KPK. Kalau dipaksakan, ini memperlihatkan kompetensinya diragukan, ujarnya.

Lanjut ke hal 2 kol. 3

PT Perkebunan Sumut Disatroni Perampok Bersenpi Tiga Satpam Disekap, Dua Brandkas Dilarikan MEDAN (Waspada): Kantor PT Perkebunan Sumut di Jalan Djamin Ginting KM 13 Medan, disatroni kawanan perampok ber senjata api (senpi) dan senjata tajam, Minggu (27/12) dinihari. Dalam peristiwa tersebut, tiga orang Satpam, seorang diantaranya bernama Saptono Marjono, 27, yang pada saat itu sedang berjaga disekap. Perampok juga melarikan dua unit brandkas dari ruang kasir kantor perkebunan tersebut dan tiga unit handpone milik para satpam Kapoltabes Medan Kombes Pol Drs Imam Margono yang turun ke lokasi kejadian ketika dikonfirmasi mengatakan, pelaku diperkirakan berjumlah enam orang mengendarai mobil yang belum diketahui jenisnya. “Para pelaku memang sempat menggondol dua unit brandkas. Namun brandkas-brandkas tersebut isinya kosong. Yang tersimpan disitu hanya surat-surat.

Lanjut ke hal 2 kol. 3

BACA DI HALAMAN DALAM Orang Memeluk Islam Paling Beruntung Orang yang memeluk Islam atau muallaf adalah orangorang pilihan Allah SWT. 11

Ancaman Banjir Dan Longsor Akhir Tahun Akhir tahun 2009, peluang banjir dan longsor masih mengancam warga Sumut. Hal tersebut berkaitan meningkatnya curah di pesisir barat Sumut. 9

Manajemen Pendidikan Tentukan Mutu Lulusan Faktor manajemen pendidikan sangat berperan dalam meningkatkan mutu lulusan sekolah, di samping faktor lain yang menunjang peningkatan mutu lulusan seperti guru maupun sarana dan prasarana sekolah. 10

Penggelapan 6 Truk Sawit Gagal Sat Intelkam Polres Asahan berhasil menggagalkan penggelapan enam truk sawit milik PTPN III Kebun Bandarselamat di salah satu warung kopi tepatnya di Simpang RGM wilayah Desa Pulaumaria, Kec. Simpangempat, Kab. Asahan. 18

Mobil Terbalik Di Jalinsum P. Siantar-Medan

Dua Tewas Dan 5 Luka-luka

Akibat pecah ban, mobil Suzuki Carry BK 976 TE terbalik di Jalan Lintas Pematangsiantar-Medan, km 18-19, Nagori Dolok Kahean, Kec. Tapian Dolok, Kab. Simalungun mengakibatkan dua tewas dan lima luka. 19

Terindikasi Tidak Fair

Walikota Subussalam Diminta Tunda SK Pilkades 29 Desa Diindikasi adanya temuan sejumlah kecurangan dalam penyelenggaraan pemilihan kepala desa (pilkades) di beberapa desa yang serentak digelar di 29 desa se-Penko Subussalam, sejumlah kalangan minta Walikota Subussalam menunda penerbitan Surat Keputusan (SK) hingga pelantikan Kades terpilih. 23

Harga Gula Di Medan Rp13.000 Harga gula pasir di Medan terus meningkat atau sudah mencapai Rp13.000 per kg, sementara itu belum ada tindakan apa pun dari pemerintah provinsi untuk menekan harga gula itu. 16

Stabilitas Finansial Vs Perbaikan Iklim Oleh Edy Sahputra Sitepu, SE, MSi

Opini - 12

Bila Pembantu Mudik Oleh Rosihan Anwar

Opini - 13

No: 23012 Tahun Ke-63

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947 Pendiri : H. Mohd. Said (1905 - 1995) Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) ISSN: 0215-3017

Terbit 24 Halaman

Harga Eceran: Rp 2.500,-

Aceh Utara Banjir, Ribuan Rumah Terendam MATANG KULI, Aceh Utara (Waspada): Sedikitnya 18 desa di Kec. Matang Kuli, Aceh Utara dilanda banjir. Akibatnya, warga panik dan kalang kabut menyelamatkan diri dan harta benda ke lokasi yang dianggap aman. Sedangkan, Pemkab Aceh Utara belum melakukan sesuatu. Demikian dilaporkan Minggu(27/12). Pantauan Waspada, Minggu (27/12) sekitar pukul 05:00 pagi, banjir kiriman kembali melanda kecamatan itu, ribuan rumah terendam. Ketinggian air rata-rata mencapai pinggang orang dewasa. Sementara di Kec. Simpang Kramat tercatat 16 desa dilanda banjir. Jadi sebanyak 34 desa di Kab. Aceh Utara dilanda banjir. “Banjir ini akibat luapan air dari Krueng Keureuto. Selain itu, disebabkan saluran buangan Exxon Mobil yang sudah terlalu kotor. Sejak damai, saluran tersebut tidak pernah dibersihkan. Untuk mengatasi banjir, Pemkab Aceh Utara tidak mampu berbuat apa-apa,” kata Jafaruddin, 46, warga Desa Teumpok Barat. Lanjut ke hal 2 kol. 5

Antara

EVAKUASI KORBAN BANJIR ACEH: Dua warga korban banjir terpaksa dievakuasi dengan perahu di Desa Meunasah Hagu Kecamatan Matang Kuli Aceh Utara Provinsi Aceh, Minggu (27/12). Banjir bandang yang terjadi satu hari sebelumnya merendam 13 Desa di Kecamatan Simpang Kramat Aceh Utara, meluas hingga merendam Kecamatan Matang Kuli, dan Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe

Presiden Risau Khawatir Munculnya Perilaku Kasar Dan Kekerasan JAKARTA (Antara): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merisaukan merebaknya perilaku fitnah dan penyebaran berita bohong yang semakin muncul akhir-akhir ini. Dalam sambutan pada peringatan Natal Bersama Ting-

kat Nasional 2009 di Jakarta Convention Center, Minggu

(27/12)malam, Presiden menyampaikan keprihatinan terhadap fenomena sosial dan politik yang menurut dia merusak sendi-sendi kehidu-pan bernegara tersebut. “Saya menyampaikan keprihatinan atas sejumlah

fenomena sosial politik yang muncul akhir-akhir ini yang saya nilai merusak sendi-sendi kehidupan kita, tiada lain munculnya sejumlah tabiat dan perilaku berdasarkan fitnah, berita-berita bohong dan fiksi, daripada fakta dan

Lanjut ke hal 2 kol. 1

kebebasan mereka. “Semua tabiat itu sudah melampaui batas kemampuan yang dapat diterima dasar moral, etika, dan budi pekerti yang semuanya menjadi ajaran utama agama,” ujarnya. Lanjut ke hal 2 kol. 1

Buku Membongkar Gurita Cikeas Silahkan Beredar

Pria Nigeria Hebohkan AS Anak Bankir DETROIT, Michigan (AP): Seorang pria Nigeria berusia 23 tahun yang mengaku punya hubungan dengan salah satu kelompok teroris Sabtu (Minggu 27/12 WIB) menghadapi tuduhan berusaha menghancurkan satu pesawat yang terbang menuju Detroit. Peristiwa itu hanya satu bulan setelah ayah pemuda itu memperingatkan para pejabat AS tentang kekhawatirannya mengenai keyakinan agama putranya. Tersangka dinyatakan telah menerima pelatihan dan instruksi dari kelompok teroris di Yaman, demikian menurut pejabat penegak hukum yang tak ingin namanya disebutkan karena penyelidikan masih terus dilakukan. Sebagian penumpang pesawat yang melakukan penerbangan Sabtu merasa adanya sejumlah risiko menghadapi serangan menakutkan. Mereka diberitahu bahwa aturan baru AS mencegah mereka meninggalkan kursi mulai satu jam sebelum mendarat. Departemen Kehakiman menuduh Umar Farouk Abdulmutallab benar-benar berkeinginan untuk menghancurkan satu pesawat dan bahwa dia telah menempatkan satu bahan yang dapat menghancurkan di dalam pesawat. Hakim Distrik AS Paul Borman membacakan tuduhan untuk Abdulmutallab dalam satu temu pers di Pusat Medis Universitas Michigan di Ann Arbor, Michigan, di mana dia menjalani perawatan karena mengalami luka bakar.

kebenaran,” tuturnya. Selain merebaknya fitnah dan berita bohong, Presiden juga mengkhawatirkan munculnya perilaku kasar dan suasana kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat dalam mengekspresikan

Ketua DPR: Buku Itu Hanya Fitnah Pada SBY

Antara

PERAYAAN NATAL BERSAMA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono memberikan salam saat tiba di lokasi Perayaan Natal Bersama tingkat Nasional tahun 2009 di Balai Sidang, Jakarta, Minggu (27/12).

PBNU: Haram Tidaknya Infotainment Dilihat Dari Isi Din: Jangan Jadikan Ajang Fitnah JAKARTA (Antara): Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi mengatakan, hukum haram atau tidaknya tayangan infotainment ditentukan oleh isi atau kontennya. “Infotainment sebagai kerangka program acara dinilai menurut isinya, karena yang bisa dihukumi adalah isi atau kontennya. Kalau isinya gosip, adu domba, mengaduk-aduk ketenteraman keluarga, pasti dilarang agama,” kata Hasyim di Jakarta, Minggu(27/12). Munas Alim Ulama NU di Surabaya pada 2006 juga

mengharamkan infotainment yang kontennya berupa gosip, fitnah dan rumor. Dikatakannya, ulama NU tidak mempermasalahkan tayangan infotainment yang positif dan mendidik. “Sungguh indah kalau infotainment berisi pendidikan keluarga sakinah, pendidikan prestisius dan sebagainya,” katanya. Sayangnya, lanjut Hasyim, tayangan infotainment saat ini lebih mementingkan bisnis, lebih dikendalikan kekuatan uang, daripada aspek pembangunan moral bangsa.

“Belum merupakan media enlightment (pencerahan) menuju pembangunan karakter,” katanya. Dikatakannya, kebebasan yang dianut infotainment belum memiliki standarisasi keseimbangan antara hak dan tanggung jawab. “Sehingga susah dibedakan antara democracy dengan democrazy, dan pendapat pun mengikuti pendapatan,” katanya. Mengingat dampak negatif media dan tayangan yang

Lanjut ke hal 2 kol. 7

Artis ‘Latah’ Di Ajang Pilkada

JAKARTA Waspada): Sekretaris Jendral Partai Demokrat Amir Syamsuddin menilai buku Membongkar Gurita Cikeas di Balik Skandal Bank Century” karangan George Yunus Aditjondro tak perlu ditarik dari pasaran. Hal itu menurutnya tidak penting di era kebebasan berekspresi saat ini. Apalagi, ia menilai isi buku tersebut tidak sedahsyat yang digembar-gemborkan. Amir mengatakan, juga tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan dalam isi buku tersebut dan tidak ada sesuatu yang perlu dipersoalkan. “Kalau saya cenderung mengharapkan buku itu ja-

ngan ditarik. Kenapa? Ternyata buku itu sampah tidak sesuai judul dengan isi,” kata Amir ketika dihubungi, Minggu (27/12) di Jakarta. Ia mengatakan setelah membaca isi buku tersebut, tak satu paragraf pun yang menjelaskan yang di balik skandal Bank Century. Menurut Amir, semua hal-hal yang diangkat di buku tersebut juga kutipan dari berbagai sumber yang kesahihannya tidak pernah teruji. Amir menenggarai kabar adanya penarikan buku tersebut merupakan isu yang

Lanjut ke hal 2 kol. 5

Robin Hood Muncul Di Las Vegas SEORANG penjudi kelas kakap asal Las Vegas, Amerika Serikat mengubah citranya menjadi penolong ala Robin Hood. Penjudi misterius ini memilih orang-orang yang akan dibantu dengan bertaruh di meja judi. Seperti dikutip dari laman Telegraph, pasangan Kurt dan Megan Kegler telah dibantu penjudi yang merahasiakan jati dirinya. Pasangan Kegler sebelumnya ditimpa musibah karena anaknya yang berusia tiga tahun, Madison divonis tumor otak. Demi menyembuhkan anak semata wayang, pasangan ini terlilit utang US$35.000 (Rp 331,5 juta). Seorang asing lalu menelefon handphone Kegler di kediaman mereka di Detroit. Telefon itu membuat keduanya tak kuasa meneteskan air mata. Penelefon misterius itu mengaku seorang penjudi kakap di Las Vegas yang memilih keluarga ini untuk dimenangkan di meja judi. “Kalian terpilih. Kalian akan terbang ke Vegas dan aku akan memenangkan uang untukmu,” kata Kegler menirukan suara di ujung telefon. Sebuah limusin Rolls Royce menyambut pasangan Kegler di bandara, lalu mengantar mereka ke Palazzo Hotel. Mereka bertemu sang penjudi misterius, yang merogoh kantong sendiri. Penolongnya mengeluarkan ribuan dolar sebelum memenangkan permainan kartu. Setelah memperoleh US$35.000, penolong misterius memberikan kantong berisi ribuan koin untuk ditukar

SUKSES yang diraih Rano Karno artis tersebut mudah-mudahan bisa menjadi Wakil Bupati Tangerang mendongkrak perolehan suara dan Dede Yusuf menjabat Wakil ‘jagoan’ parpol tersebut Gubernur Jawa Barat, seakan memSejumlah artis yang sempat buat sejumlah artis ingin menikmati mencalonkan diri pada ajang pilkaempuknya kursi kepala daerah. da di antaranya, bintang sinetron Ironisnya, mereka tidak memDicky Chandra (kini wakil bupati perhitungkan kemampuannya di Garut), penyanyi dangdut Ayu bidang politik dan berinteraksi langSoraya (calon wakil walikota Tegal), sung dengan masyarakat. Beberapa Primus Yustisio (calon wakil bupati artis yang diketahui belum pernah Subang), Saiful Jamil (calon wakil Waspada/Dok. Waspada/Dok. berkiprah di dunia politik, terlihat walikota Serang). Marissa Haque ‘latah’ mengajukan diri sebagai Ayu Azhari Waspada/Dok. Kemudian, komedian Didin Bacalon pejabat pada ajang pemilihan kepala daerah (pilkada). gito (calon wakil walikota Serang), presenter Helmy Yahya (calon Helmy Yahya Di sisi lain, ada pula partai politik yang sengaja menggandeng wakil gubernur Sumatera Selatan), Marissa Haque (calon wakil artis untuk dipasangkan dengan kadernya dalam pesta demokrasi tingkat gubernur Banten), terakhir Ayu Azhari (calon wakil bupati Sukabumi). daerah tersebut. Tujuannya mudah ditebak, yakni popularitas yang dimiliki Lanjut ke hal 2 kol. 3

Lanjut ke hal 2 kol. 5

Seramp ang erampang - Yang bahaya dibelit gurita baru menderita - He...he...he...


WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Banda Aceh: Cuaca : Berawan dan hujan lokal/guntur Angin : Tenggara - Barat Laut Kec. antara 10 s/d 25 Km/jam

Provinsi NAD: Lereng Timur Pegunungan, Dataran Tinggi, Pesisir Timur, Pantai Barat: Berawan dan hujan ringan

Temperatur Maks/Min: 310C - 230C BMKG Polonia

EDISI ACEH

SENIN, Kliwon, 28 Desember 2009 /11 Muharram 1430 H � No: 23012A Tahun Ke-63

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947 Pendiri : H. Mohd. Said (1905 - 1995) Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) ISSN: 0215-3017

Terbit 24 Halaman � Harga Eceran: Rp 2.500,- (belum termasuk ongkos kirim)

Referendum Pembangunan Menara Masjid Di Swiss

Indonesia Siapkan Petisi Menolak JAKARTA (Waspada): Pemerintah Indonesia diwakili Departemen Luar Negeri (Deplu) akan segera menyiapkan petisi terkait referendum pelarangan pembangunan menara masjid yang dibuat pemerintah Swiss sejak dua bulan lalu. Departemen Luar Negeri (Deplu) dan Lembaga Persahabatan Indonesia-Libya (LPIL) akan mengorganisasikan seluruh masyarakat Indonesia, baik Muslim ataupun nonMuslim, untuk membuat sebuah petisi yang berisi penolakan sekaligus imbauan kepada pemerintah Swiss untuk tidak melanjutkan referendum larangan pembangunan menara azan. Petisi tersebut nantinya akan disampaikan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai mediator dalam penyelesaian isu ini. Hal ini dijelaskan Sekjen LPIL Mahyudin Nawawi saat ditemui Kompas.com dalam acara seminar “Menuju Tata Dunia Baru yang Damai, Sejahtera, dan Adil” di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (27/12). “Polling itu kan sudah melanggar prinsip kebebasan agama. Ikon-ikon agama dilarang kemudian dijadikan obyek referendum, padahal kan tidak layak ikon-ikon agama seperti itu dijadikan obyek referendum. Untuk itu, kami akan Lanjut ke hal 2 kol. 1

Aneh, Kenderaan Luar Aceh Harus Ada Surat Camat LANGSA (Waspada): Aneh bin ajaib! Bagaimana tidak para pengendara khususnya mobil pribadi luar Aceh pada saat memasuki perbatasan Langkat Tamiang diharuskan menunjukkan surat camat dan lainnya, sekalipun kendaraannya telah dilengkapi STNK dan perlengkapan lainnya. “Buntutnya membayar upeti atau pungutan liar oleh oknum petugas di perbatasan,” ungkap Adnan NS kepada Waspada di Langsa, Minggu (27/12), saat bersangkutan menuju Banda Acah, mantan senator itu mengaku bahwa pihaknya banyak mendapat laporan pengaduan para pengguna mobil pribadi ketika memasuki Aceh mendapat pemeriksaan yang berlebihan dan terlalu mengada-ngada. Disebutkan, arus masuk Aceh oleh pendatang luar Sumatera dan Pulau Jawa sejak Kamis (24/12), dalam rangka menziarahi sanak famili korban bencana dan memperingati hari maha duka gelombang tsunami 26 Desember 2004, Lanjut ke hal 2 kol. 3

Antara

BANJIR BANDANG. Sejumlah warga melihat hantaman banjir yang melampui badan jalan di Desa Meunasah Baroh Kecamatan Simpang Kramat Aceh Utara, sekitar pukul 00.30 WIB, Minggu (27/12). Banjir yang datang tiba-tiba dengan ketinggian air sepinggang orang dewasa merendam sekurangnya 12 desa di Provinsi Aceh.

Ribuan Rumah Terendam MATANG KULI, Aceh Utara (Waspada): Dapat dipastikan, pada setiap akhir tahun, 18 desa di Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara tetap dilanda banjir. Akibatnya, warga panik dan kalang kabut menyelamatkan diri dan harta benda ke lokasi yang dianggap aman. Begitupun, Pemkab Aceh Utara hanya diam saja. Paling, bupati dan jajarannya datang ke lokasi untuk menyalurkan bantuan Sembako.

Ratusan Warga Penghasil Migas Terkurung LANGKAHAN, Aceh Utara (Waspada): Sedikitnya empat ratus jiwa warga Pedalaman Sarah Raja, Kecamatan Langkahan, sejak dua tahun terakhir terisolir (terkurung) akibat keterbatasan sarana infrastruktur. Ironisnya, Langkahan salah satu kecamatan penghasil migas dalam Kabupaten Aceh Utara. “Semasa Bupati Aceh Utara dijabat T Pribadi, tahun 2006, akses darat menuju pedalaman Sarah Raja sempat terbuka setelah pemerintah membangun empat jembatan kontruski kayu di kawasan itu. Keempat jembatan dimaksud terletak di antara empat dusun terpencil, yakni Dusun Sarah Raja, Keutok, dan Alue Seupui,” kata Camat Langkahan Drs. Amir Hamzah kepada Waspada, Jumat (25/12) petang. Sejak dua tahun lalu, lanjut camat, kondisi jembatan sudah hancur total hingga warga terpaksa mengarungi ganasnya arus sungai Jambo Aye ketika pulang pergi ke pusat Kecamatan. Para warga mesti naik perahu selama kurang lebih empat jam pulang – pergi (PP). Hal ini tentu berdampak buruk terhadap segala bidang kehidupan,

Banjir Landa Puluhan Desa Di Aceh Utara

Sementara upaya penanggulangan banjir secara permanen, tidak pernah mampu dilakukan. Minggu (27/12) sekitar pukul 05.00 pagi, banjir kiriman kembali melanda kecamatan itu, ribuan rumah terendam. Ketinggian air rata-rata mencapai pinggang orang dewasa. Sementara di Kecamatan Simpang Kramat tercatat 16 desa dilanda banjir. Jadi kemarin sebanyak 34 desa di Kabupaten Aceh Utara dilanja banjir. “Banjir ini akibat luapan air

Baca Halaman Dalam Kualitas Rendah, Tiga Proyek SDA Aceh Utara Rusak Diduga karena fisiknya dibangun dengan kualitas rendah atau di bawah standar, mengakibatkan tiga paket proyek di Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Aceh Utara dilaporkan rusak dan kerugian mencapai Rp840 juta.

Dosa Syirik Oleh: H. Ameer Hamzah Barang siapa mempersekutukan Allah dengan sesuatu, maka sesungguhnya mereka telah berbuat dosa besar. (QS. An-Nisa:46). DOSA yang paling besar adalah menyekutukan Allah dengan sesuatu, apakah dengan jin, manusia atau dengan makhluk lainnya. Orang-orang yang menyekutukan Allah disebut musyrik, sedangkan perbuatan tersebut disebut syirik. Inilah kerja orang-orang kafir sejak Nabi Adam sampai sekarang. Kaum ‘Ad, Tsamud, Iram, Namruz zaman Ibrahim menyekutukan Allah dengan berhala, Orang Yahudi menyekutukan Allah dengan Uzair, orang Nasrani menyekutukan Allah dengan Isa, dan orang-orang musyrikin Lanjut ke hal 2 kol. 1

jong Tgk Kari, Tanjong Seulamat, Jok, dan beberapa desa lainnya. “Setiap banjir di Desa Siren dan Laweung, airnya mencapai dua meter,” tambah Jafaruddin.. Terkait persoalan itu, Pemkab Aceh Utara diminta serius mengatasi banjir tahunan di Kecamatan Matang Kuli, dan jangan hanya mengirimkan bantuan Sembako untuk masyarakat, pada setiap kali peristiwa Lanjut ke hal 2 kol. 6

Samudera Terendam, Syamtalira Aron Terancam LHOKSEUMAWE (Waspada): Tanggul Krueng Pase sepanjang Kecamatan Samudera, Aceh Utara meluap. Sementara tanggul sisi timur sungai yang langsung menyentuh rumahrumah warga Desa Masjid, Kecamatan Syamtalira Aron, kondisinya amat mencemaskan akibat pembangunannya tak sempurna. Ratusan warga, Minggu (27/ 12) dikejutkan dengan luapan air sungai. Luapan yang menye-

Rosihan Anwar Dan Kisah 27 Desember

Lanjut ke hal 2 kol. 3

Di desa itu, air mencapai 120 centimeter. “Para warga yang terkurung, rata-rata sudah berumur lanjut. Untuk keluar dari desa, membutuhkan perahu karet atau sampan. Kalau hewan ternak, hanya sapi yang selamat, sementara ayam dan kambing, mati tenggelam,” katanya. Beberapa desa lain yang tergolong parah yakni Desa Cibrek, Tanjong Tgk Ali Muda, Mee, Meunasah Baro, Meunasah Blang, Punti, Hagu, Alue Thoe. Laweung, Siren, Aloen Tok, Tan-

Tanggul Krueng Pase Jebol

Lanjut ke hal 2 kol. 6

‘Tanggal 27 Desember dianggap penting diperingati oleh Bangsa Indonesia karena Belanda saat itu menyerahkan kedaulatan Republik Indonesia dan secara legal mengakui kemerdekaan bangsa Indonesia pada 17 Agustus,’ kata sejarawan Indonesia, Rushdy Hoesein saat ditemui di Wassenar, Belanda, Sabtu (26/12). Kehadiran sejarawan Indonesia ini ke Belanda, untuk mendampingi wartawan senior, Rosihan Anwar dalam napak tilas Konferensi Meja Bundar (KMB), terkait prosesi pembahasan penyerahan kedaulatan bangsa Indonesia oleh Pemerintah Belanda. Kemerdekaan bangsa Indonesia yang diperingati setiap 17 Agustus, masih dipermasalahkan oleh Belanda karena menurut mereka, secara legalitas, Belanda baru menyerahkan kedaulatan Pemerintah Indonesia pada 27 Desember

dari Krueng Keureuto. Selain itu, disebabkan saluran buangan Exxon Mobil yang sudah terlalu kotor. Sejak damai, saluran tersebut tidak pernah dibersihkan. Untuk mengatasi banjir, Pemkab Aceh Utara tidak mampu berbuat apa-apa,” kata Jafaruddin, 46, warga Desa Teumpok Barat. Karena banjir datang tibatiba dan masih terlalu pagi, ratusan warga Desa Teumpok Barat terkurung dan untuk menyelamatkan diri, warga terpaksa berdiam di meunasah (surau).

babkan tanggul sepanjang Kecamatan Samudera jebol, telah merendam sekitar 100 hektar tanaman padi warga. Menurut Camat Samudera, Yayan Albar, S.Sos, enam desa ikut terendam, dua desa diantaranya dinilai parah karena berdekatan dengan pingiran sungai.Yaitu Desa Tanjong Awe dan Kampong Baro. Sedangkan desa lain seperti Madan, Tanjong Abu, Rengkam dan sebagian Desa Prie juga dimasuki air meskipun tidak

Gajah Musnahkan 200 Ha Tanaman Sawit Waspada/Zainal Abidin

Sejumlah warga memasang karung sepanjang tanggul Krueng Pase di Desa Masjid, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara. Kondisi tanggul yang terlalu rendah mengancam pemukiman warga sekitarnya, Minggu (27/12)

8 Hari Pasca Banjir, Pemukiman Pidie Jaya Centang Perenang MEUREUDU (Waspada): Meski banjir bandang yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Pidie Jaya sudah berlalu hingga hari ke delapan, Minggu (27/12), namun secara umum kondisi pemukiman penduduk masih saja centangperenang alias kacau balau. Bahkan sejumlah ruas jalan juga masih sukar dilintasi baik dengan jalan kaki, kenderaan roda dua maupun roda empat. Pasalnya, di sepanjang ruas

jalan tersebut masih dibalut sisa lumpur tebal. Akibatnya, membuat kawasan tertentu masih sulit berhubungan atau melakukan aktivitas seperti biasa. Endapan lumpur tebal yang melekat di sejumlah bangunan rumah, masjid dan mushalla serta sekolah-sekolah belum bisa dibersihkan. Pasalnya, karena masyarakat masih saja terkendala dengan minimnya persediaan air untuk menyirami lumpur tebal tersebut.

Menyadari kondisi dan kendala yang dialami wargar setempat terutama di kawasan terparah yakni kecamatan Meureudu dan Meurah Dua. Maka, pihak Pengurus DPDKNPI Kabupaten Pidie Jaya dan sejumlah OKP lainnya mengambil inisiatif dan peran aktif membantu warga untuk melakukan pembersihan terhadap rumah ibadah (masjid dan Lanjut ke hal 2 kol. 3

ACEH UTARA (Waspada): Amukan gajah di perkebunan kelapa sawit petani Geureudong Pase, Aceh Utara, semakin meluas. Kerusakan terparah terjadi di Desa Pulo Meuria, sekitar 200 hektar perkebunan warga musnah akibat diinjak dan dimakan hewan bertubuh besar tersebut. Zulfikar Rasyid kepada Waspada, Minggu (27/12) mengatakan, sekitar 200 ha kelapa sawit warga telah rusak. Sementara penanggulangan amukan gajah yang dilakukan oleh pemerintah setempat belum berhasil. “Mereka tidak berhasil menangkap gajah. Jadi kita perlu melakukan upaya lain,” jelasnya. Dari 200 ha kelapa sawit yang rusak, menurut Taufikurrahman,32, sekitar 70 persen merupakan tanaman mendekati masa panen. “Sekitar 70 persen, telah berbuah pasir, sehing-

ga mendekati masa panen,” jelas pemuda asal kecamatan dimaksud. Batang sawit berusia sekitar tiga tahun tersebut dihancurkan binatang berbelalai untuk diambil bagian pucuknya yang masih muda. Sementara Kepala Desa Krueng Mbang, Asnawi Zakaria menjelaskan, kelapa sawit yang dirusak sebelumnya berumur antara satu bulan sampai tiga tahun. Tanaman yang usianya satu bulan baru dipindahkan dari persemaian. Sedangkan yang tiga tahun merupakan sawit siap panen. Dia mengharapkan, pemerintah daerah setempat membantu masalah yang sedang dìhadapi warga. Warga selain kesulitan mengusir gajah yang datang malam hari, mereka juga tidak lagi memiliki bibit tanaman pengganti yang rusak.(b17)

Fokuskan Rumah Duafa Dari Pada Seremoni MEDAN (Waspada): Pemerintah pusat dan Pemprov Aceh diminta harus menuntaskan rumah-rumah kaum duafa, terkena tsunami dari pada acara-acara seremonial yang tidak ada manfaat bagi masyarakat. Hal oti berkaitan dengan masih banyak keluhan warga yang terkena musibah tsunami hingga kini lima tahun sudah berlangsung, belum ada tempat tinggal dan bahkan masih tinggal di tenda-tenda darurat. “Saya minta pemerintah fokus perhatian kepada masyarakat,” kata Drs Marzuki Daud (foto) anggota DPR RI asal Aceh menjawab Waspada saat transit di Bandara Polonia Medan dari Banda Aceh menjelang bertolak ke Jakarta, Minggu (27/12). Kata Marzuki, masyarakat tak peduli dengan acara-acara seremonial menghabiskan uang rakyat tidak tentu arah. Yang mereka perlukan tempat berteduh disaat musim hujan

dan terhindar dari sengatan matahari. “Jadi tidak banyak manfaatnya bagi warga masyarakat seperti membangun Museum Tsunami yang menghabiskan dana cukup besar termasuk biaya perawatan, sementara masyarakat sudah lima tahun masih tinggal di barak-barak tidak layak,” kata Marzuki. Marzuki mengharapkan agar Badan Rekonstruksi Rehabilitasi (BRR) Aceh-Nias yang sudah habis masa tugas April 2009 dilanjutkan dengan Badan Kesinambungan Rekonstruksi Aceh (BKRA) dan Badan Kesinambungan Rekonstruksi Nias (BKRN), selektif memberikan rumah tempat tinggal kepada orang-orang benar korban tsunami dan gempa. Selaku anggota DPR RI asal Aceh, dia minta kalau perlu pemerintah pusat harus mengeluarkan Keppres agar pembangunan untuk Lanjut ke hal 2 kol. 1

terlalu parah. Kepala Desa Tanjong Baro, Ishak menjelaskan air sungai meluap sekitar pukul 08.00. Akibatnya tanggul sungai jebol di beberapa titik. Di antaranya tanggul di Desa Tanjong Baro, putus sepanjang 40 meter dan di Desa Tanjong Awe sepanjang 150 meter. Selain menggenangi tanaman padi siap panen, air juga merendam rumah dan berbagai jenis harta benda lainnya. Sementara ratusan warga Syamtalira Aron juga dikejutkan dengan meluapnya air sungai yang melintasi rumah-rumah warga. Apalagi tanggul sekitar 200 meter di Desa Masjid kondisinya terlalu rendah dan masih belum kokoh kibat dihantam banjir awal tahun lalu. Sehingga Lanjut ke hal 2 kol. 1

Peneror AS Putra Bankir Nigeria KANO, Nigeria (Antara/ AFP): Seorang bekas direktur bank terkenal Nigeria, Umaru Mutallab, Sabtu mengatakan pada AFP bahwa orang yang ditangkap karena upaya yang gagal untuk meledakkan sebuah pesawat AS dalam penerbangan dari Amsterdam ke Detroid adalah anak laki-lakinya. “Saya telah menerima telepon dari seluruh dunia mengenai anak saya yang telah ditangkap karena yang diduga upaya untuk membom pesawat,” Muthallab menceritakan pada AFP dalam perjalanannya ke Abuja, tempat ia telah dipanggil oleh agen keamanan. “Saya benar-benar kacau. Saya tidak ingin mengatakan apapun pada saat ini hingga saya mempersiapkan diri saya. Saya akan memberikan konferensi Lanjut ke hal 2 kol. 1

erampang Seramp ang - Ka jeut nyan toke Ki - He... he... he...


2

Berita Utama

WASPADA Senin 28 Desember 2009

Peneror AS Putra ...

Ribuan Rumah Terendam ...

pers mengenai masalah itu pada hari Senin. Saya telah dipanggil oleh keamanan Nigeria dan saya sedang dalam perjalanan saya ke Abuja untuk menjawab panggilan itu,” ia menjelaskan. Ia menyatakan ia baru saja meninggalkan kotanya Funtua di negara bagian Katsina ke ibukota Nigeria. Nigeria Sabtu telah memerintahkan penyelidikan tingkat tinggi setelah upaya gagal seorang pemuda Nigeria untuk meledakkan pesawat AS ketika pesawat itu siap untuk mendarat di Detroit Jumat, kata peryataan pemerintah. Tidak Diberi Visa Inggris Pria Nigeria yang mengenyam pendidikan di London dan didakwa berusaha meledakkan satu pesawat AS dilarang kembali ke Inggris awal tahun ini, satu sumber pemerintah mengkonfirmasi. Umar Farouk Abdulmutallab, 23, diduga kuliah di bidang rekayasa mekanis di University College London (UCL) antara 2005 dan 2008 dan, menurut satu laporan surat kabar, berusaha kembali ke Inggris pada Mei. Menurut laporan The Sunday Times Sabtu (26/12), yang dikonfirmasi oleh satu sumber pemerintah, Badan Perbatasan Inggris telah menolak memberi visa kepada Abdulmutallab untuk masa enam bulan karena kepentingan perguruan tinggi itu dianggap palsu. “Dia tak diberi izin masuk dengan alasan bahwa dia mengajukan permohonan untuk kuliah di satu lembada pendidikan yang kami pandang tidak asli,” kata seorang pejabat pemerintah kepada suratkabar itu. Mulai diadili Tersangka teroris yang pada Jumat diduga akan meledakkan pesawat Northwest Airlines menjelang pendaratan di Detroit, Amerika Serikat, mulai diadili. Si tersangka berkebangsaan Nigeria kelahiran 22 Desember 1986 itu pada Sabtu di Pengadilan Distrik Timur Michigan dikenai dua dakwaan. Yang pertama adalah atas tindakannya mencoba meledakkan pesawat Northwest Airlines ketika pesawat yang sedang membawa 279 penumpang itu hendak mendarat di Bandara Detroit Metropolitan.Dia juga didakwa menempatkan bahan peledak di pesawat. Menurut pernyataan tertulis pengadilan, Umar Faruk mengikatkan bahan peledak itu ke tubuhnya. Ketika pesawat dengan nomor penerbangan 253 yang berangkat dari Amsterdam, Belanda, itu akan mendarat di Detroit Metropolitan Airport, Umar Faruk mulai mengoperasikan alat peledak itu hingga mengeluarkan api dan ledakan. Menurut pernyataan, Biro Investigasi Federal AS (FBI) dalam hasil penyelidikan awalnya menemukan bahwa alat yang dibawa Umar Faruk mengandung sebuah unsur yang disebut PETN atau ‘pentaerythritol’, yaitu peledak berdaya tinggi. Agen-agen FBI juga dilaporkan menemukan serpihan yang diduga sebagai sisa-sisa semprotan di sekitar tempat duduk Umar Faruk. Serpihan itu diyakini merupakan bagian dari alat peledak. Menurut catatan pengadilan, Umar Faruk naik pesawat Northwest Airlines 253 di Amsterdam. Pesawat tersebut membawa 279 penumpang dan 11 awak. Dalam upayanya meledakkan pesawat, Umar Faruk berhasil diringkus dan dilumpuhkan oleh beberapa penumpang serta awak pesawat. Setelah mendarat, dia diamankan oleh para petugas dari Customs dan Border Protection (CBP) dan karena mengalami luka-luka, ia kemudian dibawa ke Pusat Medis Universitas Michigan.

itu terjadi. Tak dipungkiri, selama ini peme-rintah telah berupaya menormalisasi sejumlah sungai, namun upaya itu dianggap belum efektif. Syarifuddin, Camat Matang Kuli, ketika dikonfirmasi Waspada, Minggu (27/12) via telefon membenarkan di Kecamatan Matang Kuli, telah terjadi banjir. Peristiwa itu terjadi dari pukul 05.00 pagi, akibat hujan deras. Banjir juga telah menggenangi rumah warga yang jumlahnya diperkirakan mencapai 3000-an kepala keluarga (KK) di 18 desa. Sampai berita ini diturunkan, para warga sibuk menyelamatkan diri dan harta benda masing-masing ke daerah paling aman. “Data akurat kita belum punya, karena masih dalam pendataan. Tapi, secara kasar, ada sekitar 3000an KK yang mengalami meusibah ini. Kepada seluruh geusyik sudah kita intruksikan untuk mengumpulkan warganya di meunasah masing-masing,” katanya. Menjawab Waspada, Syarifuddin mengatakan, dia tidak mampu memperkirakan berapa hari air bertahan di perkampungan warga. Nam un, pengalaman tahun lalu, ada yang dua hari dan bahkan mencapai satu minggu. Air Bah Terjang 72 Persen Sp Kramat Air bah menerjang 72 persen dari jumlah 16 gampong (desa) di Kec. Simpang (Sp) Kramat, Aceh Utara, Minggu (27/12) dini hari. Luapan air krueng dayah sekonyong-konyong merambah pemukiman penduduk di kecamatan pedalaman ini, sehingga penduduk mendadak sontak dan kucar-kacir berusaha menyelamatkan diri di malam buta, Minggu, dini hari, kemarin, jelas camat setempat, Ilyas, S Sos kepada Waspada, Minggu kemarin. “Seluruh benih padi yang sudah ditabur petani di bedengan persemaian sawah Desa Paya Leupah dan Desa Paya Teungoh tersapu bersih oleh air bah. Belasan kilometer jalan strategis di kecamatan ini hancur, puluhan rumah rusak berat, sedang dan ringan serta ribuan ekor ternak masyarakat mati,” jelas Ilyas melaporkan kepada Waspada via telefon selular dari lokasi musibah. Antara desa-desa yang terkena bencana berat, masing-masing Desa Keude Sp-IV, Mns Dayah, Mns Teungoh, Mns Baroh, Mns Mancang, Paya Leupah dan Desa Paya Teungoh. “Saya sekarang sedang menuju wilayah pedalaman yang kemungkinan juga ikut mengalami bencana semalam. Minimal 13 desa (72 persen) dari jumlah 16 desa di kecamatan ini, positif terkena bencana air bah,” ujarnya. Apa yang disampaikan camat Sp Krmat, diakui Sekretaris Search and Rescue (SAR) Aceh Utara, Hasbullah Ali yang ikut mengevakuasi penduduk, Minggu dini hari kemarin. “Ratusan penduduk sudah berhasil dievakuasi tim kami (SAR-Aceh Utara) ke meunasah-meunasah, (surau) dan tempat tinggi lainnya, sehingga dalam bencana air bah ini tidak ada korban jiwa,” katanya. Hasbullah Ali mensinyalir, bencana air bah yang melanda Kec Sp Kramat, Aceh Utara, merupakan air kiriman dari Kabupaten Bener Meriah, wilayah gunung (tengah) Provinsi Aceh, akibat hujan deras melanda kawasan pegunungan itu sejak pk. 11.00 – pk 17.00, Sabtu (26/12). Air mengalir lewat beberapa anak sungai, berikut mengantar bencana ke Aceh Utara yang elevasi datarannya lebih rendah. “Tim SAR sejak pk 01.00 – pk.06.00 Minggu, terkonsentrasi di lokasi bencana Kec. Sp. Krmat, kendati satu regu tetap stand by bersama tim ‘scub’ (penyelam) di arena North Aceh Expo (NAE) III/2009, pada area Pelabuhan Umum Krueng Geukueh, dalam keadaan siaga memback-up kegiatan di pameran itu,” lanjut Sekretaris SAR Aceh Utara. Dari hasil pengamatan Hasbullah Ali (Sekretaris SAR) ini, eskalasi air bah di Kec. Sp Kramat, Minggu kemarin, nyaris sama (setara) bencana yang dialami Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (19/12) pekan lalu. Minggu siang kemarin, air bah yang diperkirakan mencapai puncak 1,5 meter di Kec Simpang Kramat, berpindah ke kecamatan tetangga (Kec Matangkuli) yang hasil liputannya juga Waspada turunkan dalam format berita banjir di Kec. Matangkuli. Terancam Gagal Panen Sementara di Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, banjir telah menenggelamkan sedikitnya 200 Ha tanaman padi yang mulai berbuah. Para warga, memperkirakan, ke-200 Ha tanaman padi itu akan mengalami gagal panen. “Kami yakin, padi-padi ini akan gagal panen dan padi-padi ini akan mengalami puso akibat direndam banjir,” sebut Rasyidin, 40, warga Desa Hasan Kareung, Kec. Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Kata Rasyidin, beberapa desa lainnya yang mengalami banjir yakni Meunasah Blang, Rayeuk Kareung, Kumbang, dan Desa Mesjid,. Banjir yang dialami warga enam desa itu disebabkan saluran pembuang terlalu kecil. “Pemerintah tahu penyebab banjir di sini. Tapi mereka tidak peduli. Setiap banjir, mereka datang, bawa mi instant, telur dan lainnya untuk warga. Kami tidak butuh itu, yang kami butuhkan penaganan banjir secara permanent. Setiap akhir tahun, rumah-rumah kami digenangi banjir sampai lutut orang dewasa,” katanya. Pantauan Waspada, jalan sepanjang 4.440 meter dari Keude Punteut tembus SP. Cot Matahe rusak parah. Beberapa titik putus akibat digenangi banjir. Para warga yang melintas di jalan itu mengalami kesulitan, takut terjebak lubang. Sampai berita ini diturunkan, belum ada warga yang mengungsi. Ribuan Jiwa Mengungsi Ribuan jiwa warga Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, terpaksa mengungsi karena rumah mereka dilanda banjir bandang sejak Sabtu (26/12) malam. Kasie Kebencanaan Dinas Sosial Provinsi Aceh Syahbuddin di Banda Aceh Minggu kemarin menyatakan, sedikitnya 707 keluarga atau 2.597 jiwa dari tiga kecamatan di Aceh Utara mengungsi sejak Sabtu malam. Tim SAR yang didukung relawan PMI dan RAPI dengan menggunakan truk memasuki kawasan pedesaan yang dilanda banjir untuk mengevakuasi warga.(cmun/b17/b10/ant)

Tanggul Krueng Pase ... pagi itu, mereka bersama-sama menghalangi luapan dengan memasang karung berisikan tanah. Pasca jebolnya tanggul sekitar pertengan 2008, Pemerintah Aceh telah memperbaikinya melalui dana provinsi. Namun pembangunanya terlalu rendah, sehingga mereka merasa cemas. “Ketika volume air sungai tinggi, air meluap ke desa kami,” ujar Maimun, 32, sambil memasang karung berisikan tanah. Dia bersama ratusan warga lainnya berusaha menghalagi air sungai mulai merembes melalui tanggul. Tanggul baru tersebut lebih rendak sekitar dua meter dari tanggul dasar, akibatnya warga mempertanyakan spek sebenarnya dari proyek tersebut. Dedi, 35, warga lainnya mengharapkan pihak kontraktor segera menyempurnakan tanggul yang masih mengancam pemukiman masyarakat. Karena pihaknya tidak tahu harus mengadu kemana, sehingga spesifikasi tanggul tidak diketahui. “Kalau speknya rendah kita harapkan pemerintah daerah segera menambah tingginya, sehingga bencada jebol seperti tahun lalu tidak terulangi,” pinta Dedi. (b17)

Indonesia Siapkan ... mengorganisir umat untuk menyampaikan bersama-sama semacam petisi ke pemerintah Swiss agar tidak menjalankan polling tersebut lagi. Petisi ini juga akan kami sampaikan ke PBB,” ujar Mahyudin. Sebelum resmi membuat petisi bersama, Deplu dan LPIL bersama dengan beberapa organisasi masyarakat (ormas) Islam dari seluruh wilayah Indonesia, antara lain Majelis Ulama Indonesia, Dewan Dakwah Islamiah, dan Majelis Az-Zikra, terlebih dulu membuat pernyataan penolakan bersama yang dibacakan dalam seminar LPIL di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, hari ini.(kps)

Fokuskan Rumah Duafa ... rumah-rumah kaum zuafa terus berlanjut. Demikian juga BRR dan deputy bidang perumahan yang belum menyelesaikan tugasnya harus menjadi tanggung jawab mereka. Marzuki yang juga Ketua DPP Ormas MKGR menilai, menurut informasi dia peroleh masih banyak kaum duafa di Aceh dan Nias belum memperoleh rumah bantuan pemerintah. “Kalau korban tsunami seperti di Bireuen, Aceh Utara dan daerah lainnya bisa mencapai ratusan orang, namun kalau digabung dengan korban gempa bisa mencapai angka ribuan orang,” ujarnya. Menyinggung kenapa dia menjadi fokus pada masalah rumah, Marzuki Daud yang juga anggota Forum Bersama (Forbes) anggota DPR RI asal Aceh menegaskan, di manapun negara-negara di dunia, dinilai pemerintahnya berhasil kalau masyarakat mempunyai rumah layak tinggal. “Saya pikir tidak hanya rumah yang diperlukan masyarakat seperti Aceh, namun insprastruktur seperti jalan dan jembatan, irigasi, pertanian serta pemberdayaan perikanan sangat diperlukan,” jelasnya. “Warga tidak ingin lagi kegiatan-kegiatan seremonial menghabiskan uang negara di zaman reformasi. Kalau doa untuk para korban tsunami kan lebih baik dilaksanakan di masjid-masjid seluruh Aceh,” demikian Marzuki Daud. (m32)

Dosa Syirik ... Mekkah menyekutukan Allah dengan berhala. Bukan hanya yang disebut dalam Al-Quran, Agama-agama non-Samawy juga menyekutukan Allah dengan berbagai benda. Agama Islam sangat anti kesyirikan, maka dalam syahadat Islam digarisbawahi bahwa “Tidaka ada tuhan selain Allah, dan Nabi Muhammad utusan Allah. Dalam shalat orang Islam juga diikrarkan; Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah pemilik sekalian alam. Dalam surat al-Fatihah ditegaskan, “Kepadamu ya Allah Kami sembah dan kepadamu kami minta tolong”, tak ada selainnya. Dalam Islam tidak perlu meminta pertolongan kepada selain-Nya. Maka seorang ahli hikmah Lukman al-Hakim mengingatkan anaknya supaya tidak mensyarikatkan Allah, sesungguhnya mensyarikatkan Allah itu kezaliman yang besar. Kadang-kadang ada sebagian penganut Islam yang masih terpengaruh dengan agama nenek moyang mereka. Misalnya mensyarikatkan Allah dalam peringatan hari-hari tertentu, sebagaimana kita lihat di televisi, ada yang melarung kepala kerbau ke laut, membuang sial ke sungai, memberi sesajian dalam kawah gunung, dan sebagainya. Semua itu harus mendapat dakwah kepada mereka agar meninggalkan adapt-adat yang menjurus kepada syirik tersebut. Aqidah yang bersih akan membawa kemenangan sejati, membahagiakan perasaan, menenangkan hati, menambah keberanian, memerdekakan jiwa, dan merasa agama mudah diamalkan. Sebaliknya aqidah yang kotor (bercampur syirik) membuat kegelisahan jiwa, menggalaukan hati, merasa sempit dan terjajah nurani, agama sangat memberatkan sehingga sering diabaikan. Mari kita bersihakan aqidah dan menjauhkan syirik.

Waspada/Maimun Asnawi

BANJIR: Para warga kesulitan melintasi jalan tergenang banjir di Desa Rayeuk Kuta, Kec. Tanah Luas, Aceh Utara, Minggu (27/12). Banjir kemarin telah merendam 18 desa di kabupaten itu.

Puluhan Kades Kantongi SK Kadaluarsa IDI, Aceh Timur (Waspada): Sedikitnya 25 dari 45 Kepala Desa (Kades)—geuchik gampong— dalam Kecamatan Darul Aman— Idi Cut, Kab. Aceh Timur, Provinsi Aceh, hanya mengantongi Surat Keputusan (SK) kadaluarsa. Tak hanya geuchik, namun tiga dari empat kepala mukim—imum mukim—juga mengalami hal yang sama. Meski demikian, peran dan fungsi puluhan geuchik dan mukim yang telah kadaluarsa SK-nya itu, tetap sebagaimana geuchik yang memiliki SK defenitif. Anehnya lagi, SK yang telah kadaluarsa itu umurnya mencapai belasan tahun, bahkan ada yang 20 tahun lalu ketika Orde Baru (Orba). Meski menyalahi dari aturan dan undangundang yang berlaku, namun hal itu telah berjalan lama. Ke-25 Kades yang mengantongi SK

Aneh, Kenderaan Luar ... oleh oknum petugas baik di perbatasan maupun sejumlah titik lainnya lintas timur Provinsi Aceh menjadi ‘obyek pemerasan’ dengan mencari-cari alasan dan menyalahkan para pengguna mobil pribadi itu. Berdasarkan pengakuan korban, tambah mantan Ketua PWI Aceh, sebagaimana terjadi di perbatasan Langkat Tamiang pada Kamis (24/12), oknum petugas berseragam polisi pada saat memeriksa mobil disertai perlengkapan lainnya semuanya menggunakan jaket dan menutupi identitasnya sehingga tak diketahui nama-namanya. “Yang pasti kami diperiksa dan setelah kami menunjukkan surat seperti STNK serta perlengkapan lainnya tabung gas racun api itu selanjutnya dihadapkan kepada komandannya yang berada di dalam ruang pos,” ungkap Adnan NS menirukan seorang korban bernama Dahlan

8 Hari Pasca Banjir, ... mushalla), serta sekolah-sekolah yang tertimbun lumpur tebal. Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPDKNPI) Kabupaten Pidie Jaya, Syafwan, yang menghubungi Waspada, Minggu (27/12) melaporkan, organisasi yang dipimpinnya bersama OKP lainnya melakukan pembersihan sekolah, masjid dan mushalla, yang sudah dimulai sejak 21 Desember lalu atau tepat hari ketiga pasca banjir melanda kawasan tersebut. Menurut Syafwan, untuk kelancaran bhakti sosial tersebut pihaknya mendirikan posko KNPI sekaligus menginap di sana, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bireuen, Pelajar Islam Indonesia (PII), Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Pidie Jaya (IMPIJA), Bem IAIN Banda Aceh, Kossi. Di posko, para relawan mendirikan dapur umum, lapor Syafwan melalui telefon genggamnya kepada Waspada. Dikatakan Syafwan, hingga hari ke delapan sejak musibah banjir bandang

kadaluarsa antara lain, Desa Gampong Bagok Panah IV, Bagok Panah III, Buket Tualang, Kumuneng II dan Gampong Kumuneng III, serta sejumlah gampong lainnya. Menurut keterangan yang berkembang, masyarakat tidak memilih Kades yang lain 0jasa Kades lama cukup besar ketika konflik berkepanjangan di Aceh. “Dulu ketika ribut (Aceh berkonflik—red) dia (si-A misalnya) kita tunjuk sebagai Kades, bahkan saat itu tidak ada yang berebut jabatan Kades, kini Aceh telah damai semua orang mau jadi Kades. Apalagi gajinya agak besar, jadi untuk apa kita pilih lain!,” kata warga setempat. Rata-rata, desa yang tidak melaksanakan Pilkades, meski telah berulangkali diinstruksikan oleh pihak kecamatan banyak karena mengingat jasa Kades cukup besar saat konflik di Aceh. “Itulah orang kita, kalau sudah aman semua jadi geuchik (Kades—

red), coba dulu semua lari,” ujar Usman yang mengaku warga Idi Cut. Camat Darul Aman, Muhammad Ikbal, S.Pd, ketika dimintai keterangan, Minggu (27/12) membenarkan lebih 50 persen Kades di kecamatannya kini mengantongi SK kadaluarsa. Namun, dia mengaku sejak dia menjabat camat disana telah berulangkali disampaikan dalam Rapat Kusus (Rasus) agar dibentuk panitia Pilkades memilih Kades untuk diusulkan SK defenitif. Ikbal, putra asal Idi Cut tersebut menambahkan, kendati demikian pihaknya selama ini telah berhasil mengusulkan SK Bupati 20 Kades yang telah dipilih oleh masyaralat melalui Pilkades “Kita sedang beruapaya agar dalam waktu dekat 25 desa di Idi Cut untuk dilaksanakan Pilkades, sehingga 45 desa awal 2010 telah memiliki Kades defenitif,” tandas anak pertama almarhum H. Ishak itu. (cmad)

Siregar, warga Tapanuli Selatan. Dahlan Siregar yang berprofesi sebagai jurnalis dan Marketing salah satu harian di Riau mengaku, setelah menunjukkan STNK, SIM dan berbagai perlengkapan mobil masih juga diperiksa dan dibola-bolai hingga berakhir dengan penyelesaian rupiah. “Kami juga diancam tilang, walau semua surat SIM, STNK dan racun api tanda segi tiga lengkap setelah semuanya saya tunjukkan terakhir oknum petugas di perbatasan itu meminta surat jalan dari camat tempat domisili saya, itupun setelah dibola-bola,” tambah Alamsyah asal Krueng sabe, Aceh Barat Daya, namun selama ini menetap di Riau. Dia mengaku pulang ke Aceh selain mengunjungi sanak famili dan menziarahi anggota keluarganya yang menjadi korban tsunami. Dia mengaku lerai dengan oknum petugas polisi itu setelah memberi ‘upeti’ Rp50 ribu. “Daripada berlama-

lama karena semuanya telah saya tunjukkan, namun masih tetap diminta surat jalan dari camat akhirnya saya beri upeti Rp50 ribu, bebaslah saya,” pungkasnya kesal.. Hal serupa juga diceritakan korban Hanafi warga Aceh yang datang pulang dari Riau. Atas perbuatan memalukan ini diharapkan Kapolda dan Gubernur Aceh untuk menindaknya sebelum menimbulkan konflik baru di tengah keadaan Aceh yang kondusif, pinta Adnan NS. Dikatakannya, ikhwal ini amat ironis, Aceh sepertinya sengaja diciptakan eksklusif dan daerah ini bagaikan bukan dalam bingkai NKRI. “Buktinya kendaraan mobil yang bukan plat BL langsung diperlakukan tak senonoh,” ujar wartawan Waspada ini seraya mengingatkan qanun yang diciptakan di Aceh hendaknya dapat diterjemahkan secara lugas dan ‘beradab’ serta bermartabat di lapangan, bukan malah menjerat rakyat. (b23)

itu terjadi, masih ada sebagian rumah penduduk, masjid, mushalla dan sekolah-sekolah diselimuti lumpur tebal. Bahkan hampir semua perabotan rumah tangga dan mobiler sekolah terlihat masih kotor dan dibiarkan berjejer di luar rumah dan sekolah atau bangunan lainnya. Faktor utama yang menyebabkan kesulitan dilakukan pembersihan lumpur dan atau menyuci perabotan dan mobiler adalah terbatasnya persediaan air. Meski suplai air dari Perusahaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (PAM-IKK) Meureudu sudah mulai lancar, namun belum normal sebagaimana biasanya. Di kawasan yang tidak dialiri PAMIKK Meureudu serta tidak pula memiliki sumur, upaya pembersihan kotoran sisa banjir itu lebih sulit dilakukan, sehingga warga di sana terpaksa kerja keras banting tulang untuk menyingkirkan lumpur tebal yang membalut lantai, jelas Syafwan. Berdasarkan pantauan dan keterangan diperoleh Waspada, kawasan

terparah dilanda banjir bandang tersebut dan hingga kemarin masih terlihat centang-perenang alias acakacakan meliputi Desa Jurong (Teupin Pukat), Beuringen, Pante Beureune, Mancang, Dayah Usen, Dayah Kruet, Blang Cut, Gampong Blang, Meunasah Raya, Desa Bie dan Seunong (Kecamatan Meurah Dua). Sementara di Kecamatan Meureudu, kawasan terparah meliputi Desa Balek, Kota Meureudu, Mesjid Tuha, Meunasah Lhok, Beurawang, Manyang Cut, dan Desa Blang Awe. Upaya pembersihan dan pembenahan pemukiman penduduk yang dilaporkan terkendala, ditanggapi serius pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, dengan mengerahkan sejumlah unit alat berat, semisal buldoser untuk menyingkirkan lumpur di jalanan. Selain juga puluhan mahasiswa yang didominasi wanita asal Meurah Dua di Banda Aceh, melaksanakan bhakti sosial membersihkan SMAN 2 Meureudu di Simpang Empat, Meurah Dua.(b21)

Rosihan Anwar Dan ... 1949 sehingga praktis, kemerdekaan Indonesia dianggapnya jatuh pada 27 Desember. Menurut Rushdy, Belanda menganggap bahwa ada ketidakbenaran sejarah. Namun berdasarkan observasi dokumen yang dilakukan sejarawan ini, pada 9 Maret 1942, Belanda telah ‘angkat kaki’ dari Indonesia. Ini berarti bahwa Belanda sudah tidak memiliki hak lagi untuk menjajah Indonesia. Namun hal ini diingkari Belanda dengan alasan tidak ada dokumen-dokumen yang mendukung terkait hengkangnya Belanda dari Indonesia. Kemudian pada 17 Agustus 1945, bersama Soekarno dan Hatta, Indonesia menyatakan kemerdekaannya di hadapan seluruh bangsa Indonesia. Namun disayangkan karena posisi bangsa Indonesia terkait pernyataan kemerdekaannya itu, kurang mendapat dukungan dari Internasional sehingga hanya dianggap sebatas ‘self determination’ ( pernyataan sendiri), tanpa memiliki kekuatan hukum tetap. Belanda pun kembali menginjakkan kakinya di bumi pertiwi dengan melakukan sejumlah agresi. Setelah melihat perjuangan rakyat Indonesia yang memenangkan pertempuran dengan Belanda pada sejumlah daerah, posisi Indonesia di mata Internasional mendapat perhatian dari Dewan Keamanan PBB, dan berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB pada 28 Januari dan 23 Maret 1949, Belanda diperintahkan untuk mundur dari Yogyakarta (saat itu, merupakan ibukota

Ratusan Warga Penghasil ... termasuk sektor ekonomi, harga sembako di kawasan terpencil itu ikut mahal lantaran biaya transpor lumayan besar. “Jika ada jembatan, warga hanya butuh waktu setengah jam menuju pusat kecamatan, dengan jarak tempuh sekitar 15 kilometer,” imbuh Amir Hamzah seraya mengatakan ke-empat jembatan itu rusak karena diterjang luapan air sungai Jambo Aye (Hulu Sumgai Arakundo-red) yang dikenal sangat deras. Menyikapi kondisi ini, camat mendesak pihak Dinas Bina Marga Aceh Utara segera membuka keterisoliran ratusan warganya di kawasan Sarah Raja dengan membangun empat jembatan kontruksi beton. Dengan demikian, perekonomian warga setempat yang rata-rata pekebun juga tidak lagi terpuruk karena sudah mudah memasarkan beragam hasil perkebunan ke kawasan pusat kecamatan— Langkahan. Panggil Dinas Terkait Secara terpisah, Wakil Ketua Komisi E Bidang Pembangunan DPRK Aceh Utara Tgk Abdul Hadi kepada wartawan, Sabtu (26/12) menegaskan, pihaknya akan segera memanggil dinas terkait agar warga kawasan pedalaman Sarah Raja Langkahan kembali bisa menggunakan jalan darat sebagai jalur transportasi utama. “Ini memalukan. Aceh Utara dikenal daerah yang mendapatkan dana migas dan otsus terbesar di Aceh. Bahkan di Langkahan sendiri juga terdapat sumur migas. Tapi kenyataanya rakyat masih harus bersusah payah menyabung nyawa ketika pulang pergi ke pusat kecamatan. Fakta ini harus jadi pelajaran bagi pelaksana pemerintahan agar mengedapankan pembangunan yang benar-benar dibutuhkan rakyat. Jangan asal bangun,” tegas Tgk Abdul Hadi. Sementara Kepala Dinas Bina Marga Aceh Utara Ir Tanwir kepada wartawan, menyebutkan, beberapa waktu lalu pihaknya telah turun ke lokasi, bahkan pihaknya telah merencanakan membangun enam jembatan di pedalaman Langkahan. Namun wacana itu gagal terlaksana tahun 2009 karena keterbatasan anggaran.“ Pembangunan keenam jembatan itu butuh dana senilai Rp6 miliar. Program ini akan kita usulkan dalam anggaran tahun 2010,” tandasnya. (cmus/cmad)

sementara Pemerintah Indonesia). Sebulan kemudian, Indonesia melakukan lobi politik dengan Belanda yang kemudian dikenal dengan Konferensi Meja Bundar. Dalam napak tilas Konferensi Meja Bundar ini, wartawan senior, Rosihan Anwar menuturkan bahwa dirinya diundang oleh Kerajaan Belanda setelah membuat berita terkait kesediaan Jenderal Soedirman untuk menghentikan perang gerilyanya. “Saya tidak diajak. Orang-orang Sjahrir meninggalkan saya,” tutur Rosihan dalam sebuah bincang-bincang bersama Dubes RI untuk Kerajaan Belanda, Fanny Habibie saat melepas lelah di Wisma Duta, Wassenar, Belanda. Sjahrir merupakan Perdana Menteri Indonesia yang kala itu, ikut mengambil andil dalam perundingan KMB di Den Haag pada 23 Agustus - 3 November 1949. Rosihan mengaku tidak diajak oleh Pemerintah Indonesia karena dinilai lebih berpihak kepada Jenderal Soedirman yang memilih untuk tetap melanjutkan perang gerilya daripada berunding dengan Belanda. Selama meliput perjalanan KMB ini, Rosihan tidak banyak membahas dan menulis soal peristiwa ini. “Tidak,” jawab Rosihan Anwar ketika ditanya oleh sekretaris pribadi Fanny Habibie, terkait kisah napak tilas ‘Konferensi Meja Bundar’ Rosihan Anwar. Menurut dia, hal terpenting yang perlu dipikirkan bangsa Indonesia saat ini adalah bagaimana membangun dan memikirkan masa depan bangsa Indonesia. “Kita tidak usah terpengaruh dan mempermasalahkan kemer-

dekaan bangsa Indonesia seperti yang dipermasalahkan Belanda. Itu urusan Belanda,” jelas Rosihan sembari menegaskan bahwa kini Indonesia telah merdeka. Selama meliput peristiwa KMB ini, Rosihan hanya fokus pada tiga aspek yakni politik, ekonomi dan kemiliteran. Dalam bidang politik, Belanda masih enggan untuk menyerahkan Irian Barat Ke Indonesia. Sementara di bidang ekonomi, Indonesia dibebankan untuk membayar utang Hindia-Belanda sebesar empat miliar golden. Di bidang kemiliteran, Indonesia berhasil menjadikan TNI sebagai pusat kemiliteran bangsa Indonesia, bukan KNIL di mana Belanda menginginkan agar KNIL dijadikan pusat organisasi Tentara Indonesia. Menurut Rosihan, pada tanggal 27 Desember 1949 pasca perundingan tersebut, inilah yang menjadi momen sejarah bagi Indonesia di mana peristiwa ini merupakan puncak penyerahan kedaulatan RI dari Kerajaan Belanda. Hal ini juga, kembali ditegaskan Rushdy bahwa secara de facto kemerdekaan bangsa Indonesia pada 17 Agustus 1945 itu, baru diakui oleh Belanda pada 27 Desember 1949. Rencananya, hari ini, Rosihan Anwar akan menuturkan kisah perjalanannya dalam peliputan momen bersejarah ini di Radio Netherlands, didampingi sejarawan Indonesia, Rushdy Hoesein. Selain Rosihan, ada beberapa wartawan asing lainnya yang menjadi saksi sejarah ini, yakni dari Belanda namun yang bersangkutan berhalangan hadir karena terkena stroke. (ant)


Berita Utama

2 Presiden Risau.... Apabila perilaku seperti itu terus dibiarkan, Kepala Negara mengingatkan, maka kehidupan masyarakat akan terganggu dan melemah. Kehidupan tenteram, lanjut dia, akan digantikan oleh kehidupan penuh prasangka, kegaduhan, dan permusuhan. Presiden mengajak semua pihak untuk menghentikan tabiat-tabiat tidak terpuji dan sebaliknya menerapkan tata kehidupan yang mencerminkan kehidupan berlandaskan ajaran agama. “Mari bersama-sama menyerukan penolakan kepada fitnah, berita bohong, dan perilaku kasar,” ujarnya. Setelah beberapa kali Presiden melontarkan pernyataan yang menilai merebaknya berita kasus Bank Century yang mengaitkan dirinya sebagai fitnah, kali ini nama Presiden Yudhoyono kembali disebutsebut menerima aliran dana untuk Pemilu 2009 dari sejumlah BUMN dalam buku karya George Junus Aditjondro berjudul “Gurita Cikeas”. Selaku Kepala Negara, ia mengajak para pemuka semua agama untuk mengambil peran konstruktif guna memberikan bimbingan agama kepada umat masing-masing agar setiap pikiran dan tindakan masyarakat selalu didasari ajaran agama. Presiden dalam pidatonya mengingatkan suasana aman, tenang, dan damai yang bisa dinikmati pada perayaan Natal 2009 adalah hasil kerja keras bersama pemerintah dan masyarakat setelah pada beberapa tahun lalu pernah diselimuti oleh teror bom. “Suasana ini harus dapat

Pria Nigeria ... Satu surat kesaksian di atas sumpah mengatakan dia memiliki satu alat yang berisi bahan peledak tinggi yang dipasang ke tubuhnya. Surat di atas sumpah itu mengatakan ketika pesawat Northwest Airlines dengan No. Flight 253 turun menuju Bandara Metropolitan Detroit, Abdulmutallab memasang bahan peledak tersebut — menimbulkan nyala api, bukan ledakan. Menurut surat kesaksian di atas sumpah itu yang diajukan kepada Pengadilan Distrik AS di Detroit, satu analisis pendahuluan dari alat itu menunjukkan isinya adalah PETN, yang juga dikenal sebagai pentaerythritol. Ini merupakan bahan yang sama yang terdapat di sepatu pelaku pengeboman Richard Reid ketika dia berusaha merusak satu pesawat penumpang trans-Atlantik dengan No. Flight 2001. Reid meletakkan bahan peledak itu di dalam sepatunya. Putra seorang bankir Seorang bekas direktur bank terkenal Nigeria, Umaru Mutallab, Sabtu mengatakan bahwa orang yang ditangkap

dipertahankan dan diteruskan. Ke depan, perayaan agama apa pun harus berlangsung dalam suasana seperti ini,” demikian Presiden. Perkuat Ikatan Kebangsaan Majemuk Presiden berharap perayaan Natal 2009 dapat menguatkan serta mempertebal komitmen kemanusiaan sekaligus ikatan kebangsaan Indonesia berdasarkan semangat kemajemukan. Dalam sambutan perayaan Natal Bersama Tingkat Nasional 2009, Presiden yang hadir didampingi Ani Yudhoyono mengatakan pesan Natal pada dasarnya adalah semangat dan harapan membangun hari esok yang lebih baik bagi seluruh umat manusia. Tema perayaan Natal 2009, yaitu “Tuhan Itu Baik Kepada Semua Manusia”, juga diharapkan oleh Kepala Negara dapat memberikan inspirasi untuk memperkuat semangat persaudaraan dan kemitraan di antara umat manusia. “Saya mengajak semua Umat Kristiani untuk menghayati sekaligus menerapkan nilai-nilai umat manusia. Jadikan perayaan Natal tahun ini untuk memperkuat dan mempertebal komitmen kemanusiaan sekaligus ikatan kebangsaan berdasarkan semangat terkandung dalam Bhineka Tunggal Ika,” ajak Presiden. Menurut dia, kemajemukan adalah sebuah karunia yang dilimpahkan Tuhan kepada Bangsa Indonesia. Implikasi dari berkah itu, lanjut Presiden, adalah toleransi dan penghargaan yang harus dijaga oleh Bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, beragama, dan bernegara. karena upaya yang gagal untuk meledakkan sebuah pesawat AS dalam penerbangan dari Amsterdam ke Detroid adalah anak laki-lakinya. “Saya telah menerima telefon dari seluruh dunia mengenai anak saya yang telah ditangkap karena yang diduga upaya untuk membom pesawat,” Muthallab menceritakan dalam perjalanannya ke Abuja, di mana dia dipanggil oleh agen keamanan. “Saya benar-benar kacau. Saya tidak ingin mengatakan apapun pada saat ini hingga saya mempersiapkan diri saya. Saya akan memberikan konferensi pers mengenai masalah itu pada hari Senin. Saya telah dipanggil oleh keamanan Nigeria dan saya sedang dalam perjalanan ke Abuja untuk menjawab panggilan itu,” katanya menjelaskan. Dia menyatakan dia baru saja meninggalkan kotanya Funtua di negara bagian Katsina ke ibukota Nigeria. Nigeria Sabtu telah memerintahkan penyelidikan tingkat tinggi setelah upaya gagal seorang pemuda Nigeria untuk meledakkan pesawat AS ketika pesawat itu siap untuk mendarat di Detroit Jumat, kata peryataan pemerintah. (m07)

WOL Berikan 10 Beasiswa Kepada Anak Yatim MEDAN (Waspada): Pemimpin Redaksi Waspada Online (WOL) Avian E Tumengkol, Minggu (27/12), memberikan beasiswa kepada 10 anak yatim piatu dari Panti Asuhan Muhammadiyah Ar-Ridho di panti tersebut di Jalan Bajak V, Medan Amplas. Pada acara itu Avian didampingi para perwakilan Corporate Social Responsibility & Development Initiative (CSRDI) Waspada Online, terdiri dari Alisa Octabiyanti (Bidang Pendidikan dan Pemberdayaan SDM), Sarah Yunizka (Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kemajuan Masyarakat), Grace Joselini Corlesa (Bidang Pemeliharaan Kesehatan) dan Lione Putri Misani (Bidang Teknologi Informasi & Komunikasi). ”Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam program ini adalah pemberian beasiswa kepada masyarakat terbelakang, tidak hanya di Sumatera Utara tapi di seluruh Indonesia,” kata Avian. Sebelum pemberian beasiswa, para perwakilan melakukan diskusi kelompok dengan para anak-anak panti itu dan menggali potensi mereka masing-masing. Pihak pengurus

panti juga memberikan rekomendasi nama-nama yang potensial untuk berprestasi. Alisa Octabiyanti, Perwakilan CSRDI Waspada Online Bidang Pendidikan dan Pemberdayaan SDM, mengatakan bahwa Waspada Online telah melakukan bukti konkrit dalam pelaksanaan program ini di bidang pendidikan. Selain itu, Waspada Online juga telah melakukan pemberdayaan SDM. ”Program perdana ini tidak hanya sekedar memberikan beasiswa, tapi juga memberdayakan anak-anak yang potensial untuk dapat dibangun menjadi SDM yang bermanfaat kedepannya dengan mendapatkan kualitas pendidikan yang lebih baik. Selain itu, Alisa menjelaskan bahwa beasiswa yang diberikan itu adalah untuk semua tingkat (SD, SMP, SMA, Universitas) dan kejuruan sesuai dengan bakat dan potensi talenta para penerima beasiswa. “Misalnya sekolah komputer atau bahasa Inggris. Itu pasti akan sangat bermanfaat bagi mereka karena akan memiliki keahlian tambahan,” jelas Alisa yang juga Puteri Indonesia Intelejensia 2008 asal DKI. (rel)

Waspada /Ist.

Sarah Yunizka, Perwakilan CSRDI Waspada Online Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kemajuan Masyarakat memberikan konseling kepada para anak-anak yatim piatu, Minggu (27/12).

LPI Rekomendasikan ... Sementara Patrialis, terperangkap pernyataannya dalam perkara cicak versus buaya. Meski demikian, skor Patrialis masih lebih bagus daripada Tifatul yaitu 5,8. “Dia kecolongan tidak paham logika negara hukum dalam kasus cicak buaya,” ujar Boni. Kepada sejumlah menteri lainnya yang mendapat skor di bawah 6, LPI memberikan banyak catatan dari kajian yang dilakukan menggunakan variabel kepemimpinan, kapasitas pemetaan masalah, dan program strategis ini. Hasil kajian ini juga berdasarkan metodologi, di mana varibel yang ada diolah melalui focused group discusion (FGD). Hatta Radjasa mendapat skor 5,91 karena dianggap tidak fokus mengurus ekonomi. Hatta justru terlalu agresif membela Boediona dalam skandal Bank Century. Salah satunya dengan membuat pernyataan bahwa Boediono dan Sri Mulyani akan tetap menjabat hingga 2014. Sri Mulyani mendapat skor 5,5 karena dinilai sama sekali tak bisa lagi bekerja seiring mencuatnya skandal Bank Century. Sementara Marie Elka Pangestu dinilai terlalu mengikuti arus pasar global semata dan tak memiliki pendirian tentang ekonomi nasional. Karenanya Marie mendapat skor 5,7. Selama Freddy Numberi menjadi Menteri Perhubungan, LPI menilai belum ada satu pun kebijakan strategis di bidang itu yang sudah lahir. Skor Freddy adalah 5,9. Muhaimin mendapat skor tertinggi untuk penilaian di bawah 6, dengan skor 5,95. Tapi, Muhaimin dianggap tidak berhasil membuat perbaikan mengenai standardisasi TKI dan keamanan TKI di luar negeri. Adapun Menteri Kesehatan perlu diganti, karena Menkes Endang tidak menyikapi kasus buruknya layanan rumah sakit dalam perkara Prita. Hal ini ditambah rekam jejak-

PT Perkebunan ... Namun demikian, kasus ini tetap menjadi atensi kami untuk segera diungkap,” kata Kapoltabes Medan Kombes Pol Drs Imam Margono. Disinggung para pelaku perampokan tersebut menggunakan senjata api, mantan Kapolres Asahan itu belum dapat memastikannya. “Kita masih melakukan penyelidikan. Memang Satpam menyebutkan bahwa pelaku menggunakan benda mirip senjata api. Tapi apakah itu senjata api beneran atau bukan masih dalam penyelidikan,” jelas Imam Margono. Kapoltabes Medan juga mengatakan, pihaknya dalam hal ini Sat Reskrim Polsekta Deli Tua telah memeriksa tiga orang Satpam yang pada saat kejadian sedang bertugas melakukan pengamanan. “Tiga orang saksi korban yakni para satpam sudah dimintai keterangannya di Mapolsekta Deli

Artis ‘Latah’ ... Di samping itu, sejumlah artis yang sempat diwacanakan terjun dalam ajang Pilkada yakni mantan peragawati Ratih Sanggarwati (berniat menjadi bupati Ngawi), bintang sinetron Maudy Koesnaedi (calon wakil Bupati Kuningan. Namun Maudy menolak jabatan tersebut), penyanyi Emilia Contessa (calon bupati Banyuwangi. Namun Emilia kalah penjaringan yang dilakukan salah satu parpol). Namun masuknya nama Ayu Azhari dalam daftar artis yang akan maju dalam Pilkada mendapat penilaian tersendiri dari pengamat politik Universitas Indonesia, Prof Maswadi Rauf. “Itu partainya malas, nggak mau kerja keras. Maunya cari jalan pintas untuk mendapat suara,” ujarnya, Sabtu (26/12). Menurut Maswadi, strategi menggandeng artis efektif untuk memenangkan pilkada, tapi buruk untuk pemerintahan daerah dalam jangka panjang. “Bisa menang lho itu. Tapi nanti yang rugi rakyat kalau mereka nggak bisa kerja,” kata guru besar ilmu politik UI ini. Seharusnya parpol menyaring dengan baik siapa kandidatnya, entah kader partai, tokoh daerah atau selebriti asalkan berdasarkan kemampuan. Sangat disayangkan juga masyarakat yang masih tergiur dengan popularitas seseorang. “Masyarakat belum bisa memilih berdasarkan kemampuan orang, tapi popularitasnya. Jadi, parpol lah yang harus mendidiknya,” tegasnya. Sebelumnya, Pengamat politik dari Indo Barometer Mohammad Qodari menungkapkan kekhawatirannya terhadap fenomena ‘latah’ berpolitik di kalangan para artis yang menonjol akhir-akhir ini. “Mereka menganggap pilkada tersebut tak ubahnya sinetron. Celakanya mereka merasa mampu berperan di sana, padahal kualitasnya tidak mendukung,” ujarnya belum lama ini. Selain ‘latah’, kata Qodari, artis yang bertarung di ajang pilkada bisa diilhami keme-

nya yang buruk terkait dugaan penjualan spesimen virus flu burung, dalam masa kementerian sebelumnya. Skor Endang adalah 5,9. Menteri Riset dan Teknologi Suharna Surapranata mendapat skor 5,9, karena dianggap tidak memiliki program strategis untuk kementeriannya. Demikain juga EE Mangindaan yang mendapat skor 5,73, karena belum adanya hasil atas reformasi birokrasi. Dari 34 menteri, hanya Menteri Agama Suryadharma Ali dan Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM Syarifudin Hasan yang mendapat skor 7,1. Itu pun bukan karena mereka bagus, tetapi karena tidak ada pelanggaran mencolok yang ditemukan dari keduanya. Bahkan, Suryadharma masih mendapat catatan soal kekerasan horisontal yang memperlihatkan rendahnya toleransi umat beragama di lapangan. Secara umum, menjelang seratus hari masa jabatan kabinet ini, rata-rata skor kabinet ini hanyalah 6,25. Mayoritas menteri tidak bekerja optimal. “Bisa dipastikan program seratus hari Pemerintah gagal. Tak usah menunggu seratus hari (untuk tahu),” kata Boni. Ia menambahkan, dalam 100 hari kerja ini, Presiden Yudhoyono menghabiskan terlalu banyak energi untuk memulihkan dan menjaga popularitasnya terkait skandal Bank Century. Pengamat politik UI ini menilai evaluasi internal kabinet pun tak berjalan optimal. Wakil Presiden pun, sibuk menyelamatkan dirinya dari skandal Bank Century. “Kabinet terlalu disibukkan dengan isu makar dan sebagainya,” tandasnya. LPI menyarankan Presiden segera kembali fokus pada koordinasi kabinet. Salah satunya dengan memecat menterimenterinya yang tidak kompeten. Sebaiknya Presiden mengganti Wakil Presidennya. “Mau dipertahankan dan mengganggu kinerja (Pemerintahan) atau diikhlaskan saja?” Tua,” tambah Kapoltabes. Keterangan diperoleh, aksi perampokan tersebut terjadi sekira pukul 04.00. Modus operandi yang digunakan para pelaku dengan cara masuk ke dalam kantor PT Perkebunan Sumut lalu menodong dan menyekap tiga orang satpam lalu masuk ke ruang kasir dan menggondol dua unit brandkas. Setelah berhasil menguasai dua brandkas, para pelaku selanjutnya menghampiri para Satpam dan menggasak seluruh barang-barang berharga mereka termasuk 3 unit handpone. Kemudian tanpa menghiraukan para Satpam tadi, para pelaku langsung kabur mengendarai kenderaan roda empat. Sementara itu para satpam yang terlepas dari sekapan langsung bergegas ke Mapolsekta Deli Tua membuat pengaduan. Kini kasus perampokan itu tengah dalam penyelidikan pihak Reskrim Polsekta Deli Tua dan Poltabes Medan. (m39) nangan artis-artis sebelumnya seperti DedeYusuf (Pilkada Provinsi Jawa Barat) dan Rano Karno (Pilkada Kabupaten Tangerang). Faktor lain, adanya perasaan bahwa karier di dunia keartisan sudah mendekati akhir. “Mereka merasa sudah waktunya putar haluan ke dunia politik,” tambahnya. Sementara, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Saiful Mujani menilai perekrutan artis menunjukkan cara berpikir yang instan dari parpol. Tanpa disadari, cara seperti ini menunjukkan kegagalan parpol dalam melakukan proses kaderisasi dari bawah. “Itu kan cuma cara instan untuk meraih suara. Jika dibiarkan tentu secara perlahan dapat menghancurkan parpol itu sendiri,” ujarnya. Sedangkan pengamat politik LlPI Syamsudin Haris menilai banyaknya artis yang ikut pilkada merupakan konsekuensi logis dari Pilkada yang diadakan secara langsung. “Dengan pemilu langsung, mau tidak mau sosok populer akan jauh lebih menguntungkan daripada sosok yang berkualitas,” katanya.. Berbeda dengan pengamat politik Jeffrie Geovanie. Menurutnya, tidak ada yang salah dengan hal itu, karena setiap profesi yang legal berhak mencalonkan atau dicalonkan untuk mengikuti Pilkada. “Sekarang terjadi euforia parpol untuk mencalonkan artis, itu terjadi karena keberhasilan beberapa artis memenangkan pilkada di sejumlah daerah,” tambahnya. Menurut Jeffrie, profesi artis menjadi pilihan untuk maju dalam Pilkada merupakan suatu realitas, mengingat para artis umumnya telah memiliki modalitas terpenting untuk mengikutinya, yakni dikenal publik dan disukai. “Jadi wajar jika profesi artis menjadi pilihan untuk ikut Pilkada saat ini, karena mereka setidaknya telah terlebih dahulu memiliki modalitas terpenting, yakni dikenal publik dan disukai,” ujarnya. (dtc/ok/kps/m26)

kata dia. LPI menegaskan, Evaluasi semacam ini bukanlah bermaksud menjatuhkan sebuha rezim politik, sehingga disebut sebgai manifestasi makar atau apapun namanya. “Yang diharapkan adalah adanya perubahan kinerja pemerintah setelah menyadari bahwa sebagian masyarakat masih melihat kinerja pemerintah tidak berhasil sesuai yang diharap-

kan,” ujarnya. Ia menambahkan, tujuan utama dari rapor ini adalah sebagai koreksi moral terhadap pemerintahan SBY-Boediono. “Pertanyaan utama kita dalam evaluasi ini adalah akankah program 100 hari pemeirntah berhasil? Apakah akan mengakhiri tahun 2009 ini dengan peluang prestasi yang bagus atau hanyalah kerja melukis lahit,” katanya. (kps)

Robin Hood Muncul ...

orang awak Maersk Alabama, kapal yang diserang perompak Somalia. Hanya sedikit informasi mengenai sang Robin Hood. Walaupun telah diwawancarai dalam sebuah stasiun televisi, wajahnya sengaja disamarkan. Hanya sedikit ciri yang diketahui, pria misterius ini memiliki postur tinggi dan berkulit putih. Para pemilik kasino di Las Vegas mengenalnya dengan sebutan ‘Paus’, salah satu dari sedikit orang yang mulai berjudi tanpa memiliki apa-apa menjadi penjudi yang sangat berpengaruh. Di meja judi, dia bisa menang atau kalah hingga jutaan dolar dalam semalam. Tujuan pria misterius cukup sederhana. “Saya membawa sisi gelap saya yang dihubungkan dengan judi kemudian menggunakannya untuk kebaikan.” Dia merencanakan akan memilih keluarga yang kesulitan tahun baru 2010 mendatang.

dengan uang. “Semua hal disini mengubah segalanya,” kata Megan Kegler. Penjudi baik hati ini muncul setahun lalu. Pria yang menamakan dirinya Robin Hood 702 memiliki sebuah situs. Di sana dia menjanjikan akan menolong kaum lemah melalui meja judi. Nomor 702 merujuk kode pos Las Vegas. Siapapun yang beruntung, akan diundang untuk menceritakan kisah mereka. Lalu, Robin Hood pun memilih orang yang akan ia tolong. Hanya satu kriteria yang ia tetapkan. Jumlah bantuan tidak boleh lebih dari US$50.000 (Rp473,5 juta). Selain keluarga Kegler, Robin ala Las Vegas juga membantu seorang wanita yang merawat kedua orangtua yang berusia lanjut sebesar US$20.000 (Rp189,4 juta). April 2009 lalu, orang yang sama membayar liburan se-

Aceh Utara Banjir ... Karena banjir datang tibatiba, ratusan warga Desa Teumpok Barat terkurung dan untuk menyelamatkan diri, warga terpaksa berdiam di meunasah (surau). Di desa itu, air mencapai 120 centimeter. “Para warga yang terkurung, rata-rata sudah berumur lanjut. Untuk keluar dari desa, membutuhkan perahu karet atau sampan. Kalau hewan ternak, hanya sapi yang selamat, sementara ayam dan kambing mati tenggelam,” katanya. Beberapa desa lain yang

Buku Membongkar ... sengaja dihembuskan untuk bisa menjual buku tersebut sebanyak-banyaknya. Dengan mendengar judul buku itu, kata Amir, semua orang pasti ingin membaca dan membeli. Inilah yang menurutnya dimanfaatkan apalagi saat kasus Century sedang hangat-hangatnya. “Saya kira perlu beredar biarkan saja agar orang lebih mengenal seorang Yunus Aditjondro,” ujar Amir. Namun, ia mengingatkan pembaca untuk siap-siap kecewa dengan isinya. Sedangkan Ketua DPR Marzuki Alie mengusulkan agar pasal-pasal tentang pencemaran nama baik dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) direvisi untuk memberikan sanksi lebih keras bagi yang melanggarnya. Usulan Marzuki Alie itu disampaikan menyusul terbitnya buku “Membongkar Gurita Cikeas” karangan George Junus Aditjondro yang isinya dianggap sebagai tudingan tan-

tergolong parah yakni Desa Cibrek, Tanjong Tgk Ali Muda, Mee, Meunasah Baro, Meunasah Blang, Punti, Hagu, Alue Thoe. Laweung, Siren, Aloen Tok, Tanjong Tgk Kari, Tanjong Seulamat, Jok, dan beberapa desa lainnya. “Setiap banjir di Desa Siren dan Laweung, airnya mencapai dua meter,” tambah Jafaruddin. Syarifuddin, Camat Matang Kuli, ketika dikonfirmasi Waspada, Minggu (27/12) via telefon membenarkan di Kec. Matang Kuli terjadi banjir. Banjir terjadi dari pukul 05.00 pagi, akibat hujan deras dan menggepa dasar terhadap Presiden Susilo BambangYudhoyono (SBY). “Orang yang menuding tanpa dasar perlu diberikan sanksi yang berat, karenanya perlu dikoreksi pasal-pasal pencemaran nama baik. Kalau tidak, orang dengan seenaknya menuding,” katanya singkat saat dihubungi di Jakarta, Minggu (27/12). Ia mengatakan, meski belum ada kebijakan untuk menarik buku tersebut dari pasaran, materi di dalam buku itu adalah tudingan tak beralasan dan tidak mempunyai bukti yang disampaikan kepada Presiden SBY. “Buku itu hanya tudingan dan fitnah kepada SBY,” ujar Marzuki. Menurutnya, buku tersebut merupakan penghinaan kepada SBY selaku kepala pemerintahan dan kepala negara. “Itu namanya tak menghargai pemimpin. Pemimpin, orang tua dan guru harus dihargai,” ungkapnya. (kps/antara)

WASPADA Senin 28 Desember 2009

PBNU: Haram ... tidak mendidik sangat besar terhadap prilaku masyarakat, PBNU akan membahas masalah tersebut dalam Muktamar NU ke32 di Makassar, 22-27 Maret 2010. Hasyim menambahkan, sebelum membahas infotainment gosip di muktamar, PBNU akan menggelar pertemuan yang melibatkan para ulama, pimpinan ormas Islam, tokoh lintas agama, praktisi pendidikan, cendekiawan dan budayawan. “Harus ada kekuatan moral yang meluruskan arah pembentukan opini publik,” katanya. Tidak Jadi Ajang Fitnah Sementara Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsudin berharap infotainment tidak dijadikan tempat mengumbar fitnah dan aib seseorang tetapi hendaknya sebagai sarana pencerdasan. “Infotainment sekarang lebih cenderung mengumbar kepribadian seseorang, masalah kawin cerai, perselingkuhan, hingga beragam kehidupan glamor para selebritis. Tontonan itu yang tidak mendidik,” katanya usai menghadiri Milad Satu Abad Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik, Sabtu(26/12). Ia menyarankan mestinya sebagai sarana penyampai informasi ke masyarakat, infotainment tidak hanya sekadar mengedepankan rating suatu acara tanpa melihat dampak sosial yang terjadi di masyarakat. “Penonton jangan hanya disuguhi berita kawin cerai, tetapi cobalah untuk menggali atau mengungkapkan sisi positif dari seorang selebritis yang bisa menjadi panutan, utamanya di kalangan muda,” katanya. Ia lebih lanjut mengemukakan secara prinsip Muhammadiyah sependapat dengan Nahdatul Ulama bahwa infotainment yang sifatnya gosip, memunculkan kejelekan rumah tangga, kejelekan pribadi tidak perlu mendapat dukungan. “Pendapat Muhammadiyah secara prinsip sama dengan NU mengharamkan acara infotainment yang cenderung mengarah ke ghibah dan fitnah,” katanya. Untuk itu sebaiknya infotainment harus segera berbenah diri dengan menyeleksi ulang setiap tayangan yang layak dipertontonkan kepada publik. “Tidak serta merta langsung distop penayangannya tetapi mulailah para pekerja infotainment mengurangi berita berita yang sifatnya gosip yang mengarah pada fitnah,” katanya. nangi rumah 3000-an kepala keluarga (KK) di 18 desa. Sampai berita ini diturunkan, para warga sibuk menyelamatkan diri dan harta benda masing-masing ke daerah paling aman. “Data akurat kita belum punya, karena masih dalam pendataan. Tapi, secara kasar, ada sekitar 3000-an KK yang mengalami meusibah ini. Kepada seluruh geusyik sudah kita intruksikan untuk mengumpulkan warganya di meunasah masing-masing,” katanya. Air Bah Terjang 72 Persen Sp Kramat Air bah menerjang 72 persen dari jumlah 16 gampong (desa) di Kec. Simpang (Sp) Kramat, Aceh Utara, Minggu (27/12) dini hari. Luapan air Krueng Dayah sekonyong-konyong merambah pemukiman penduduk di kecamatan pedalaman ini, sehingga penduduk kucar-kacir berusaha menyelamatkan diri di malam buta, Minggu, dini hari, jelas camat setempat, Ilyas, S Sos kepada Waspada. “Seluruh benih padi yang sudah ditabur petani di bedengan persemaian sawah Desa Paya Leupah dan Desa Paya Teungoh disapu air bah. Belasan kilometer jalan strategis di kecamatan ini hancur, puluhan rumah rusak berat, sedang dan ringan serta ribuan ekor ternak mati,” jelas Ilyas melaporkan kepada Waspada via telefon selular dari lokasi musibah. Desa-desa yang terkena air bah, masing-masing Desa Keude Sp-IV, Mns Dayah, Mns Teungoh, Mns Baroh, Mns Mancang, Paya Leupah dan Desa Paya Teungoh. “Saya sekarang sedang menuju wilayah peda-

laman yang kemungkinan juga ikut mengalami bencana semalam. Minimal 13 desa (72 persen) dari jumlah 16 desa di kecamatan ini, positif terkena bencana air bah,” ujarnya. Terancam Gagal Panen Sementara di Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, banjir telah menenggelamkan sedikitnya 200 hektar tanaman padi yang mulai berbuah. Para warga, memperkirakan, ke200 hektar tanaman padi itu akan mengalami gagal panen. “Kami yakin, padi-padi ini akan gagal panen dan padi-padi ini akan mengalami puso akibat direndam banjir,” sebut Rasyidin, 40, warga Desa Hasan Kareung, Kec. Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Kata Rasyidin, beberapa desa lainnya yang mengalami banjir yakni Meunasah Blang, Rayeuk Kareung, Kumbang, dan Desa Mesjid,. Banjir yang dialami warga enam desa itu disebabkan saluran pembuang terlalu kecil. Ribuan Jiwa Mengungsi Ribuan jiwa warga Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, terpaksa mengungsi karena rumah mereka dilanda banjir bandang sejak Sabtu (26/12) malam. Kasie Kebencanaan Dinas Sosial Provinsi Aceh Syahbuddin di Banda Aceh Minggu kemarin menyatakan, sedikitnya 707 keluarga atau 2.597 jiwa dari tiga kecamatan di Aceh Utara mengungsi sejak Sabtu malam. Tim SAR yang didukung relawan PMI dan RAPI dengan menggunakan truk memasuki kawasan pedesaan yang dilanda banjir untuk mengevakuasi warga.(cmun/b17/b10/ant)


Nusantara

WASPADA Senin 28 Desember 2009

3

Pelanggaran Wilayah Udara Masih Terjadi BALI (Antara): Komandan Pangkalan Udara TNI-AU Ngurah Rai, Letnan Kolonel (P) Aldrin P Mongan menyatakan, pelanggaran wilayah dan koridor udara di Indonesia Timur melalui cakupan radar Ngurah Rai masih terjadi. Antara

PELAYANAN KTP KELILING: Seorang petugas menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang baru selesai dibuat melalui pelayanan KTP menggunakan mobil keliling, di Petambuaran, Jakarta, Minggu (27/12). Pemda DKI Jakarta berupaya memberikan pelayanan pembuatan KTP secara bergerak (mobile) menggunakan kendaraan mobil.

PEACE: Pansus Angket Century Kurang Kuasai Permasalahan JAKARTA (Waspada): Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Century dinilai tidak mempunyai pola kerja yang sistematis menggali informasi. Pansus juga terkesan tidak mempunyai persiapan matang, seperti tidak melakukan simulasi. “Anggota pansus kurang menguasai materi permasalahan, dan pertanyaan yang dilontarkan terkesan dangkal,” ujar Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) People Aspiration Center (PEACE), Habib Ahmad Shahab kepada wartawan, Jumat (25/12) di Jakarta. Menurut Shahab, cara kerja Pansus juga menyimpang dalam menggali kebenaran fakta, tapi lebih mengesankan untuk mencari pembenaran atas sebuah target politik, agar Boediono tersingkir. Pola kerja Pansus, katanya, tidak fokus dan seolah terjebak pada pola pikir mempolitisasi, padahal yang seharusnya dikejar kebenaran

fakta, yakni, kemana dan siapa yang menerima uang Bank Century. PEACE mensinyalir skandal Bank Century dijadikan ajang promosi bagi politisi yang ada di gedung MPR/DPR, sehingga Pansus hanya menghasilkan imbauan agar pejabat negera terindikasi laporan BPK dan PPATK mau mengundurkan diri. “Kalau cuma begini output nya, apa masih bisa disebut anggota dewan yang terhormat,” kecam dia. Shahab juga menyangkal tudingan anggota pansus Century dari F-KB, Marwan Jafar bahwa PEACE sebagai LSM dadakan. Shahab mengatakan, mendirikan LSM itu pada 1998 dengan nama Presidium Pemantau Reformasi Total (PPRT) bersama para tokoh yang bergabung dalam Partai Amanat Nasional (PAN) dan pasca pilpres 2004 berganti orientasi gerakan menjadi PEACE.(aya)

7 Penghuni Lapas Kerobokan Tewas Karena HIV/AIDS DENPASAR (Antara): Kelompok Kerja Penanggulangan HIV/AIDS Lapas Kerobokan Bali menyebutkan, ada tujuh penghuni lapas tersebut yang meninggal akibat terinfeksi HIV/ AIDS selama 2009. Ketua Kelompok Kerja Penanggulangan HIV/AIDS Kapas Kerobokan, dr Anak Agung Gde Hartawan di Denpasar, Minggu (27/12) menjelaskan, jumlah pengidap HIV/AIDS positif yang meninggal dari tahun ke tahun cukup fluktuatif. “Pada 2008 ada enam orang yang meninggal, 2007 lima orang, sedangkan pada 2006 sebanyak tiga orang,” katanya. Sebagian besar pengidap HIV sudah terinfeksi sebelum masuk lapas dan penularan tertinggi karena hubungan seksual, bukan lagi melalui jarum suntik antarsesama pengguna narkoba. “Saat masuk ke lapas, kondisi napi memang sudah lemah sehingga ketika mendapat penanganan dari tim medis pun sia-sia. Mobilitas orang di lapas sangat cepat, sebentar ada yang masuk, sebentar ada yang keluar,” ujarnya. Banyak pengguna jarum suntik yang sudah menyadari cara penularan penyakit berbahaya ini sehingga ketika akan menggunakan jarum

suntik, dilakukan pensterilan dengan cara direndam dengan pemutih pakaian atau mengganti jarumnya terlebih dahulu. Menurut dia, pada 2004-2005 kasus penularan HIV di lapas itu didominasi para pengguna jarum suntik, namun sejak 2006 mulai ditemukan penularan perilaku seksual satu kasus, 2007 ada dua kasus, 2008 ada tiga kasus, dan semua itu ditemukan bukan dari napi kasus narkoba, melainkan tindak pidana umum. Mobilitas penghuni lapas yang cukup tinggi, kata Hartawan, cenderung mempersulit penanganan bagi pengidap HIV di lapas. “Pelayanan kesehatan bisa diberikan selama mereka di dalam lapas. Tapi tidak jarang mereka masuk lapas dalam kondisi kesehatan yang sudah sangat drop,” cerita Hartawan. Selain pelayanan kesehatan bagi pengidap HIV, Kelompok Kerja Penanggulangan AIDS Lapas Kerobokan yang sudah terbentuk sejak 2002 juga melakukan program pencegahan penularan HIV melalui berbagai jenis program penyuluhan. Program itu juga diarahkan pada upaya penghapusan stigma dan diskriminasi terhadap pengidap HIV.

Pembunuhan Warga Jepang, 12 Saksi Diperiksa DENPASAR (Antara): Polisi telah memeriksa 12 saksi dalam kasus terbunuhnya Hiromi Shimada, 41, warga Jepang di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. “Semua saksi masih kami periksa untuk menggali informasi lebih banyak. Kami menduga antara korban dengan pelaku saling kenal,” kata Kapoltabes Denpasar, Kombes Pol. I Gede Alit Widana di Denpasar, Minggu (27/12). Hiromi ditemukan tewas dengan kondisi tubuh penuh luka dan telajang di kontrakannya Jl. Sadasari No. 17 Kuta, Kabupaten Badung, Sabtu (26/12) malam. Menurut Kapoltabes, dari hasil pemeriksaan visum luar, terdapat 10 luka tusukan di bagian perut. Mengenai motifnya, sementara ditemukan masih tipis jika dikaitkan dengan kasus perampokan. Barang bukti yang digunakan pelaku

membunuh korban, kata Alit Widana, belum ditemukan. Namun polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan beberapa barang bukti, antara lain, alat kontrasepsi bekas pakai dan botol minuman. Barang-barang milik korban yang tertinggal di lokasi kejadian juga telah disita. Pihak Konsulat Jepang di Bali sudah dihubungi, dan datang ke lokasi begitu mendapat laporan. Diterangkan Kapoltabes, dalam beberapa bulan ini memang Hiromi sedang dalam pengawasan karena dia sudah melebihi waktu izin tinggal di Bali selama dua bulan. “Semua data yang bersangkutan dengan korban sudah ada di imigrasi, termasuk paspornya,” kata dia. Hiromi ditemukan tergeletak di lantai dalam keadaan sudah tak bernyawa oleh tetangganya tanpa busana dan kedua kakinya terikat kain.

Kontroversi Buku Membongkar Gurita Cikeas Penerbit: Stok Masih Ada JAKARTA ( Waspada): Setelah menjadi kontroversi, buku Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century, karya George Junus Aditjondro menghilang di pasaran. Direktur penerbitan Galang Press, Julius Felicianus mengatakan, Galang Perss tidak diberitahu tentang adanya penarikan buku itu. “Soal penarikan itu kami malah baru tahu dari media. Tapi memang di distributor ada yang habis dan ada yang tidak berani menjual,” kata Julius dihubungi vivanews, Minggu (27/12). “Kami belum menerima buku yang dikembalikan. Galang Press juga tidak menerima pengembalian buku,” kata dia Pada cetakan pertama, Galang Perss mengaku telah mencetak 4.000 eksemplar dan 70 persen di antaranya di distribusikan di Jabodetabek. Menurut Julius, Galang Press sebagai penerbit hanya bertugas mencetak. Sementara distribusinya diatur PT Buku Kita yang memiliki 14 cabang area distributor di seluruh Indonesia. “Oleh PT Buku Kita, sekitar 70 persen atau 2.800 di distribusikan di wilayah Jabodetabek,” ujarnya. Di luar jabodetabek persebaran buku ini di antaranya seperti di Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Solo dan Surabaya. Penerbit Galang Press memastikan meski buku Membongkar Gurita Cikeas yang menghilang dari peredaran, masih ada stoknya di toko buku. Misalnya Gramedia Matraman, setidaknya memiliki sekira 300 buku.Tapi menurut informasi diperoleh Galang Perss, buku itu hanya bertahan dua hari di displai. “Setelahnya saya tidak tahu, tapi hari ini kabarnya tidak ada lagi. Namun mungkin masih di mereka,” kata dia. Buku George itu berisi dugaan keterlibatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan keluarganya dalam kasus Century. Yayasanyayasan yang dikelola keluarga Cikeas juga

Waspada/Ist

George Junus Aditjondro saat memaparkan buku karangannya di Jakarta, kemarin. disebut sebagai motor dalam mencari dukungan politik dan mencari dana. SBY Prihatin Sebelumnya, Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha mengatakan, SBY prihatin dengan buku karangan George Aditjondro. “Di dalam buku itu disebutkan dengan fakta-fakta yang sepertinya tidak akurat dan tidak mengandung kebenaran hakiki. Ini yang diprihatinkan presiden,” kata dia di kediaman SBY di Cikeas, Bogor, Sabtu (26/12). Kata Julian, tidak menutup kemungkinan ada langkah hukum akan dilakukan SBY maupun yayasannya. “Buku itu telah dirilis dan dipublikasikan di publik, maka yang akan diminta nanti pertanggungjwabannya adalah sejauh mana keotentikan, validitas data, dan kalau perlu sampai proses dimana metodelogi yang digunakan. Sehingga Pak Adi Tjondro sampai pada kesimpulan yang disampaikan buku tersebut,” kata Julian.(vivanews)

“Saya tidak berwenang merinci jumlah, jenis dan berbagai hal lain terkait itu. Tetapi yang jelas pelanggaran itu masih terjadi, dan kami terus mewaspadainya sesuai perintah komando atas,” katanya di Kuta, Bali, Minggu (27/12). Menurut Mongan, sistem radar terpadu antara milik instansi pemerintah sipil dan

militer selalu memberi peringatan terkini terkait lalu-lintas udara yang dilakukan melalui Kendali Lalu-lintas Udara (ATC) Ngurah Rai, Bali. Preseden positif kemampuan daya tangkal dan peringatan TNI-AU atas pelanggaran udara oleh wahana tempur negara asing yang paling terkenal saat ini adalah Peristiwa Bawean 2003 lalu. “Inilah bukti kerjasama baik antara instansi sipil dan militer. “Pada awalnya, satu pesawat terbang sipil kita memergoki secara visual kehadiran pesawat tempur tak dikenal, kemudian kapten pilotnya mengontak ATC Djuanda tentang hal itu,” kata penerbang

C-130 Herkules itu. Dari ATC Djuanda, katanya, hal itu diinfokan ke pihak TNIAU dan jajarannya, di antaranya Komando Sektor Udara IV yang bertanggung jawab terhadap pengamatan udara di Indonesia Timur dan Tenggara. “Dari situ keluar perintah mencegat dan memeriksa identitas pesawat tempur tak dikenal itu. Tugas itu bisa dilaksanakan secara baik dan akhirnya pesawat tempur itu bisa mematuhi peraturan udara nasional kita, di antaranya memberitahu identitas dan maksud penerbangannya,” katanya. Penerbangan militer

mancanegara di wilayah dan koridor udara nasional Indonesia, katanya, tidak dilarang. “Sepanjang untuk kepentingan penerbangan damai dan meminta ijin melintas kepada pemegang otoritas. Kalau tidak demikian, maka bisa dikatakan sebagai pelanggaran wilayah udara nasional,” kata Mongan. Wilayah udara Bali yang diawasi ATC Ngurah Rai memiliki karakteristik khas dalam hal frekuensi dan jenis penerbangan internasionalnya. Sepanjang hari, aktivitas penerbangan yang mendarat dan lepas landas dari Ngurah Rai mencapai ratusan pergerakan. “Yang ideal, kami memiliki

wilayah pangkalan udara militer tersendiri, karena ini adalah aerodrome aktif yang juga penting bagi pertahanan nasional. Khusus mengantisipasi gangguan keamanan aerodrome ini akhir tahun, satu flight Skuadron Pasukan Khas 464 TNI-AU di-BKO-kan ke sini,” katanya. Kekuatan satu flight atau kompi yang berpangkalan di Pangkalan Udara Utama Abdurrahman Saleh, Malang, Jawa Timur itu katanya, merupakan satu ukuran kekuatan yang cukup ideal mengantisipasi gangguan keamanan Bandar Udara Ngurah Rai yang vital bagi penerbangan nasional.

5 Tahun Tsunami, Momentum Menatap Aceh Ke Depan J A K A RTA ( Wa s p a d a ) : Mantan Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU Pemerintahan Aceh, Ferry Mursydan Baldan mengatakan, musibah tsunami di Aceh, 26 Desember 2004, merupakan peristiwa hitam dan pahit masa lalu. Karena itu, peringatan lima tahun peristiwa tsunami diharap dapat mengorbankan semangat me-natap Aceh ke depan. “Kuburlah peristiwa hitam dan pahit masa lalu,” ujar Ferry menjawab Waspada di Jakarta, Jumat (26/12). Politisi Partai Golkar itu mengatakan, hal mendasar yang harus dilakukan masyarakat, ulama, cerdik cendikiawan, pemerintah daerah dan anggota DPRA/DPRK adalah memelihara semangat damai guna membangun mekanisme konflik resolusi, membangun sistem pemerintahan yang terbuka dan partisipatif dan menyusun blue print pembangunan Aceh 20 tahun ke depan.

Blue print ini, kata dia, harus hasil musyawarah elemen masyarakat yang akan menjadi guidence tentang langkah dan kebijakan di Aceh dengan prioritas program pembangunan infrastrukrur, pengentasan kemiskinan, pengembangan kehidupan ekonomi rakyat, peningkatan fasilitas kesehatan dan pengembangan pendidikan. Matan Ketua Komisi II DPR 2004-2009 itu berharap agar setiap 26 Desember tidak sekadar jadi hari peringatan, tapi menjadi hari untuk evaluasi terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Aceh. “Kita yang masih diberi nikmat hidup tentu harus mengambil hikmah dan pelajaran atas peristiwa itu,” tandasnya. Setidaknya kata dia, dengan tsunami Aceh, bangsa Indonesia menjadi lebih peduli dan membangun sistem penanggulangan bencana dan munculnya kepedulian luar biasa dari masyarakat Indonesia

terhadap saudara-saudara di Aceh. Dengan kesadaran itu pula konflik berkepanjangan di Aceh dapat diselesaikan, dengan

penandatanganan MoU Helsinki, lahirnya BRR, lahirnya pengaturan khusus bagi Aceh melalui UU 11/2006 hingga berlangsungnya pemilihan

kepala daerah yang damai dengan adanya calon independen, sampai terbentuknya DPRA/DPRK melalui pemilu yang diikuti parpol lokal.(aya)

Ribuan Masyarakat Aceh Di Riau Gelar Renungan Tsunami BATAM (Waspada): Ribuan masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) asal Aceh yang tergabung dalam Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa Kepri), Sabtu (26/12) malam menggelar renungan mengenang lima tahun tsunami di Lapangan Parkir Pasar Induk Jodoh, Batam, Kepri. Ketua Permasa Kepri, Nanggroe Sulaiman kepada Waspada mengatakan, bersyukur atas terselenggaranya acara itu. Apalagi dihadiri ribuan masyarakat Kepri asal Aceh. Bahkan acara renungan juga diikuti masyarakat Aceh dari luar pulau

Batam seperti Tanjung Pinang, Karimun dan Moro. Dalam sambutannya, dia mengajak semua pihak, khususnya warga Kepri asal Aceh mengambil hikmah di balik musibah itu. “Banyak hikmah penting yang lahir pasca tsunami, termasuk situasi Aceh yang kian kondusif. Ini harus kita syukuri dengan meningkatkan ketakwaan kepada yang maha kuasa dan senantiasa menjalin hubungan silaturrah i m s e s a m a m a n u s i a ,” paparnya. Menurut Nanggroe, acara malam renungan juga dihadiri

Gubernur Kepri, Ismeth Abdullah dan istri, ketua DPRD Kepri, unsur Muspida kota Batam dan tokoh masyarakat serta ketua Paguyuban lainnya. Ibu Aida Ismeth Abdullah, selaku anggota DPD RI asal Kepri menyempatkan membaca dua puisi tentang tsunami. Ketika itu, ribuan pengunjung hanyut dalam kesedihan, dan tidak sedikit yang meneteskan airmata. Acara renungan itu juga diisi tausiah singkat oleh muballigh asal Bireuen, Tgk. Faisal Hadi. Seusai acara, panitia membagikan santunan untuk 50 anak yatim.(cmus)


4

Luar Negeri

WASPADA Senin 28 Desember 2009

Bom Menewaskan Lima Jamaah Syiah Di Irak

Saksimata: 4 Demonstran Iran Tewas Di Tangan Pasukan Keamanan

BAGHDAD, Irak (AP): Pihak berwenang Irak mengatakan satu ledakan menewaskan lima jamaah dan mencederai 15 lainnya di timurlaut Irak dalam satu upacara keagamaan. Seorang pejabat kepolisian mengatakan Minggu (27/12) pagi, bom meledak di Tuz Khormato, di utara Baghdad, ketika jamaah Syiah berkumpul untuk memperingati hari terakhir Asyura. Seorang petugas medis membenarkan tentang angka kematian. Serangan itu terjadi pada puncak periode berkabung 10 hari di kalangan kaum Syiah guna mengenang kematian Imam Hussein —cucu Nabi Muhammad SAW— yang tewas dalam satu peperangan di Karbala pada abad ke-7 lalu. Pra jamaah mengalami serangan berulang-ulang oleh para pemberontak yang berusaha untuk menyulut aksi kekerasan sekte yang pernah menyeret negara itu ke jurang perang saudara dua tahun lalu. Sehari sebelumnya, tujuh orang tewas, termasuk dua peziarah Syiah, dalam serangan di dan sekitar Baghdad Sabtu sebelum puncak upacara peringatan Ashura, beberapa pejabat mengatakan. Dua peziarah tewas dan delapan orang yang lain terluka ketika sebuah bom menghantam prosesi di bagian timur lingkungan Baghdad Jadida (Baghdad Baru) pada siang hari, kata seorang pejabat polisi, yang berbicara tanpa menyebut nama.(m07)

TEHRAN, Iran (AP): Pasukan keamanan Iran melepaskan tembakan ke arah demonstran anti -pemerintah di Teheran Minggu (27/12), yang menewaskan sekurang-kurangnya empat orang dalam serangkaian bentrokan pada beberapa bulan terakhir, demikian menurut Website dan saksimata. Ribuan pendukung oposisi meneriakkan ‘Matilah diktator — ‘satu seruan yang ditujukan pada tokoh garis keras Presiden Mahmoud Ahmadinejad — tidak peduli dengan peringatan keras penguasa bahwa suatu tindakan keras akan dilakukan terhadap setiap aksi protes. Aksi yang dilakukan Minggu itu dikaitkan dengan peringatan Asyura. Masyarakat Iran memperingati Asyura, untuk mengenang kematian Imam Hussein dalam peperangan di Karbala pada abad ke-7. Pasukan keamanan berusaha namun gagal untuk membubarkan demonstran di jalanan Teheran Pusat dengan gas airmata, menghadapi mereka dengan pentungan dan tembakan peringatan ke udara. Mereka kemudian melepaskan tembakan langsung ke para demonstran. Kerumunan massa itu berkumpul di dekat Majid Jamaran, tempat mantan presiden Mohammad Khatami akan menyampaikan pidato untuk menandai hari suci Syiah Ashura, jelas beberapa saksi. Pendiri Republik Islam Iran, Ayatullah Ruhullah Khomeini, dulu berpidato pada masyarakat di Masjid Jamaran itu juga. Para pengunjuk rasa meneriakkan “matilah kediktatoran ini” dan “jika Khomeini masih hidup, ia pasti akan bersama kami”, beberapa saksi melaporkan. Polisi anti kerusuhan dan anggota milisi Basij mengejar demonstran ke jalan Niavaran yang sibuk, dekat tempat unjuk rasa, dan menembakkan peluru bola cat pada mereka.Pasukan keamanan juga terlihat menangkap beberapa demonstran, kata saksi. (m07)

Feri Filipina Tenggelam, 6 Tewas Dan 22 Hilang MANILA, Filipina (AP): Satu feri penumpang tenggelam di utara Filipina pada bencana pelayaran kedua dalam tiga hari. Enam mayat, termasuk tiga anak-anak ditemukan dan sekurang-kurangnya 22 orang dinyatakan hilang pada bencana Minggu (27/12). Tim SAR berhasil menyelamatkan sekurang-kurangnya 60 penumpang dan awak dari kapal MV Baleno-9 dan menyisiri laut untuk mencari puluhan orang lainnya yang masih belum ditemukan, demikian menurut satu lapora pengawal pantai. Bencana kapal terakhir setelah tabrakan kapal pada Malam Natal antara satu feri dengan kapal pukat yang menyebabkan 24 orang dikhawatirkan tewas, hilang dan tiga mayat ditemukan Minggu. Laksamana Wilfredo Tamayo mengutip keterangan korban yang selamat dari bencana Minggu itu, yang katanya kapal itu kemasukan air dari kebocoran dari lambungnya sehingga kapal itu oleng sebelum karam dekat Pulau Verde di lepas pantai provinsi Batangas, di selatan Manila, Sabtu malam. Tamayo mengatakan ada mayat tiga anak di antara enam yang ditemukan.Ada hitungan yang berbeda untuk jumlah korban hilang. Palang Merah Nasional Filipina mengatakan 32 orang masih hilang, sementara pengawal pantai 22 orang. Para pejabat mengatakan 63 dari 88 orang yang ada di atas feri tersebut telah diselamatkan, namun sebagian nama diketahui kemudian telah ditulis berulangkali di daftar penumpang, kata Genalyn Nardo dari kantor Pengawal Pantai di Calapan City, provinsi Oriental Mindoro, dari mana feri itu berlayar. Glenn Musni, 14, penumpang yang selamat mengatakan kepada The Associated Press bahwa dia dan keluarganya berada dalam perjalanan pulang ke utara provinsi Pampanga setelah meng-habiskan Natalnya bersama kakeknya di Ilolo, Filipina Utara, ketika terjadi musibah tersebut. Para pejabat mengatakan kapal itu berkapasitas 284 penumpang dan tidak kelebihan muatan. Menteri Perhubungan Leandro Mendoza memerintahkan segera ditangguhkan operasi semua feri lain dari perusahaan yang sama, Besta Shipping Lines. (m07)

Menlu Mottaki: Puteri Bin Laden Bebas Tinggalkan Iran TEHERAN, Iran (Antara/AFP): Puteri Osama bin Laden yang berlindung di misi Arab Saudi di Teheran bebas untuk meninggalkan Iran saat identitasnya telah dikonfirmasikan, kata Menteri Luar Negeri Manouchehr Mottaki. “Beberapa waktu lalu kedutaanbesar Saudi di sini mengatakan seorang puteri bin Laden berada di kompleks itu, jadi kementerian luar negeri mengatakan pada kedubes itu bahwa berdasarkan pada konvensi internasional dia dapat meninggalkan Iran dengan dokumen perjalanan,” kata Mottaki pada televisi negara seperti dikutip kantor berita ISNA. “Kami tidak dapat mengkonfirmasi identitasnya tapi kedutaan besar itu mengatakan ia adalah” puteri bin Laden, ia menambahkan Sabtu. Suratkabar milik Saudi Asharq al-Awsat awal pekan ini mengutip ucapan Omar bin Laden, putera keempat pemimpin al Qaida itu, bahwa salah seorang keluarganya, Iman, 17, belum lama ini mencari suaka di kedubes Saudi di Teheran. Fuad Qassas, kuasa usaha Saudi di kedubes kerajaan itu di Teheran, yang memastikan Iman tinggal di tempat itu, mengatakan akan minta izin untuk meninggalkan Iran, yang sejauh ini tidak berhasil, menurut suratkabar tersebut.Omar bin Laden juga mengatakan bahwa lima anggota keuarganya yang lain serta salah satu istri ayahnya yang hilang sejak serangan AS 2001 di Afghanistan telah dilacak ke Iran, tempat mereka hidup dalam tahanan rumah. Omar yang tinggal di Qatar, menyatakan ia baru tahu beberapa anggota keluarganya masih hidup setelah menerima telpon bulan lalu dari saudara laki-lakinya Uthman, yang dengan diam-diam diberi akses ke sebuah telpon genggam oleh seorang pemuda Iran. Surat kabar Inggris Times melaporkan 11 cucu bin Laden juga tinggal di kompleks berkeamanan ketat di luar Teheran. Kelompok itu meninggalkan Afghanistan sesaat sebelum serangan 11 September 2001 di AS dan berjalan ke perbatasan Iran, tempat mereka ditahan dan dibawa ke kompleks bertembok oleh penjaga keamanan, kata Times. Keluarganya dikatakan menjalani hidup senormal mungkin, memasak makanan, menonton televisi dan membaca, tapi mereka jarang diperbolehkan keluar untuk pergi berbelanja. Times menyatakan Iman melarikan diri dari kompleks itu dalam satu perjalanan bulan lalu dan melarikan diri ke kedubes Saudi.

PENGUNJUK RASA IRAN LEMPAR POLISI DENGAN BATU

The Associated Press

Foto ini, yang diambil oleh seorang yang tidak dipekerjakan oleh The Associated Press dan diperoleh AP di luar Iran menunjukkan seorang demonstran melemparkan batu ke arah petugas kepolisian anti-huruhara, sementara kendaraan mereka dibakar oleh demonstran, ketika aksi protes anti-pemerintah di Jl. Enqelab (Revolusi) di Teheran, Iran, Minggu (27/12).

Pejabat Pakistan Dan Lima AnggotaKeluargaTewasDibom PARACHINAR, Pakistan (AP): Satu ledakan bom yang menghancurkan rumah seorang pejabat pemerintah di baratlaut Pakistan Minggu (27/12), menewaskan pejabat tersebut bersama lima anggota keluarganya dalam serangan yang menurut polisi sebagai balas dendam atas operasi militer terhadap Taliban di wilayah itu. Militer Pakistan meningkatkan serangan udara di Kurram setelah banyak militan yang melarikan diri ke sana menyusul ofensif darat yang dilancarkan di South Waziristan pertengahan Oktober lalu. Kedua wilayah itu merupakan daerah yang dikuasai kelompok suku di dekat perbatasan Afghanistan. Serangan Minggu itu ditujukan pada rumah Sarbraz Saddiqi, seorang pejabat pemerintah di Kurram, kata polisi Naeemullah Khan. Korban termasuk Saddiqi, istrinya dan empat anak-anak, katanya. Polisi

menyelidiki bagaimana bom tersebut ditanam di rumah Saddiqi dan apakah bom tersebut diledakkan dengan alat penentu waktu atau dengan alat kendali jarak jauh, kata Khan. Serangan itu dipersiapkan untuk balas dendam atas operasi militer terhadap militan Taliban di daerah itu yang melarikan diri dari South Waziristan, kata Khan. Pejabat pemerintah di Kurram juga banyak yang jadi korban penculikan, katanya. Washington menekan Pakistan untuk menindas kelompok-kelompok tersebut namun kurang mendapat tanggapan,

karena Islamabad terus memusatkan perhatian pada militan yang menjadi ancaman dalam negeri. Mendapat tanggapan sedemikian, AS menggunakan rudalnya yang menggempur kawasan suku di Pakistan. Satu serangan rudal AS diperkirakan menewaskan tiga orang di NorthWaziristan Sabtu, kata pejabat intelijen Pakistan. AS jarang merundingkan program rahasianya namun mengatakan, operasi sebelumnya telah berhasil menewaskan sejumlah petinggi al-Qaida. Identitas korban yang tewas dalam serangan terakhir tidak diumumkan. Pakistan secara terbuka menentang serangan tersebut, namun diyakini diam-diam membantu operasi tersebut. Anti-Taliban dibunuh Gerilyawan telah mem-

bunuh seorang sesepuh suku anti-Taliban dan membuang jenazahnya yang dipenggal di sisi jalan di daerah suku di bagian baratlaut Pakistan, beberapa pejabat mengatakan. Gul Mohammad, 42, seorang sesepuh suku Salarzai, aktif dalam membesarkan milisi desa untuk memerangi gerilyawan Taliban di distrik suku Bajaur, yang berbatasan dengan Afghanistan, kata seorang pejabat Minggu. Seorang pejabat keamanan setempat mengkonfirmasi insiden itu, dan mengatakan gerilyawan Taliban ingin menakuti penduduk setempat untuk tidak mendukung operasi militer. Pasukan keamanan Pakistan telah melancarkan operasi besar-besaran terhadap gerilyawan di Bajaur Agustus. Pada Februari, mereka menyatakan daerah itu telah dibersihkan tapi kerusuhan heboh lagi.(m18)

Polisi: 5 Warga Amerika Punya Peta Kompleks Reaktor Nuklir Pakistan ISLAMABAD, Pakistan (AP): Polisi mencoba untuk memastikan apakah lima warga Amerika yang ditahan di Pakistan berencana menyerang kompleks yang menaungi fasilitas reaktor nuklir negara itu. Kelima pemuda yang berasal dariWashington, D.C., ditangkap di Pakistan awal bulan ini dalam kasus yang menimbulkan kekhawatiran bahwa warga Barat berdatangan negara-negara di Asia Selatan untuk bergabung dengan kelompok militan. Polisi dan pejabat pemerintah Pakistan telah melancarkan bermacam tudingan, yang terkadang, terkesan bertentangan dengan niat kelima pria tersebut, sementara pejabat AS bersikap lebih hati-hati, walau mereka juga sedang mempersiapkan tuduhan terhadap mereka. Seorang pejabat Pakistan mengatakan Sabtu (26/12), kelima orang tersebut menjalin hubungan dengan panglima Taliban dan berencana menyerang beberapa tempat di Pakistan. Sebelumnya, polisi lokal menuduh mereka berniat berperang di Afghanistan setelah bertemu para pemimpin militan. Warga Amerika itu memiliki

peta Chashma Barrage, kompleks yang di dalamnya terdapat reaktor nuklir, bendungan air dan bangunan lain, kata Javed Islam, seorang polisi senior di Sargodha di Provinsi Punjab. Dia menekankan kelimanya tidak membawa peta khusus tentang reaktor nuklir, namun peta seluruh Chashma Barrage. Pakistan memiliki senjata nuklir, namun negara itu juga memiliki beberapa reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir

untuk kepentingan warga sipil. Polisi berencana merekomendasi pengadilan mendakwa kelima orang itu dengan tuduhan mengumpulkan dan mencoba mendapatkan materi untuk melakukan kegiatan teroris di Pakistan, kata polisi Nazir Ahmad kepada AP. Hukuman untuk tuduhan seperti itu mulai dari tujuh tahun sampai seumur hidup di penjara, katanya. Para pejabat di kedua negara mengatakan mereka meng-

harapkan kelimanya akan dideportasi ke AS, namun mendakwa mereka di Pakistan bisa memperlambat proses tersebut. Kedutaan AS menolak mengomentari tentang tuduhan terhadap kelima warganya dan tidak akan menyebutkan apa upayayangdilakukanWashington untuk memulangkan mere-ka. Kelima warga Amerika ter-sebut ditangkap Sargodha awal bulan ini, namun di tahan di Lahore, ibukota Provinsi Punjab. (m18)

Kondisi Sri Paus Baik, Dua Hari Setelah Diserang Hari Natal VATICAN CITY (AP): Paus Benediktus XVI nampaknya berada dalam kondisi baik ketika dia berpidato di depan para jamaah Katholik-Roma dua hari setelah seorang wanita memukulnya jatuh pada awal Misa Malam Natal. Benediktus berpidato Sabtu (26/12) tanpa menyinggung masalah insiden itu kepada umat Kristen di seluruh dunia dan tantangan yang dihadapi kaum Katholik Roma di berbagai

tempat di dunia dan tidak menjelaskan tentang insiden mengenai dirinya dalam pesannya di depan kerumunan ramai yang berkumpul dalam suasana hujan di Lapangan St. Peter’s. Pimpinan Katholik Roma berusia 82 tahun itu melakukan prosesi di Basilika St. Peter’s Kamis ketika seorang wanita yang dianggap para pejabat Vatican sebagai penderita gangguan jiwa melompati alat perintang dan menarikkannya

hingga tersungkur ke tanah sebelum wanita itu ditaklukkan para pengawal. Benediktus dengan cepat bangkit dan melanjutkan misa yang dipimpinnya. Sementara Benediktus tidak mengalami cedera akibat ditarik wanita itu sampai tersungkur, seorang diplomat Vatican dari Prancis Kardinal Roger Etchegaray, jatuh dan mengalami patah tulang pinggul pada upacara tersebut. (m07)

Misionaris AS Ditahan Di Korut SEOUL, Korea Selatan (Antara/AFP): Seorang misionaris Amerika Serikat yang memasuki Korea Utara (Korut) ditangkap dengan tuduhan memasuki negara tersebut secara tidak sah pada Hari Natal dalam usaha menggalakkan HAM dan kondisi lebih baik di negara komunis , kata rekannya, Minggu (27/12). Robert Park, 28, berjalan melintasi Sungai Turmen yang membeku dari China ke Korut, Jumat sementara para aktivis temannya mengawasi dan merekam saat dia masuk tanpa izin, kata para teman Park. Park, warga AS keturunan Korea mengakui ia melihat bayanganbayangan dari Tuhan tentang pembebasan dan penyelamatan Korut, kata rekan-rekannya , dan menambahkan dia melintasi perbatasan itu dengan meneriakkan “ Saya datang ke sini untuk menyatakan kasih Tuhan.” Park, dari Tucson, Arizona membawa sepucuk surat yang menyerukan pemimpin Korut Park Jong Il membebaskan para tahanan politik, menutup kamp-kamp konsentrasi dan melakukan tindakan memperbaiki hak-hak asasi manusia dan kondisi negara itu, kata para rekan Park. Kontak dengan Park kini terputus, tetapi kami mendapat kabar ia hidup dan ditahan oleh pihak berwenang Korut untuk diperiksa,” kata seorang rekan Park yang tidak bersedia namanya disebutkan.Foto-foto dan rekaman video tentang penyeberangan Park ke perbatasan Korut itu akan disiarkan, Senin, tambah koleganya.Korut belum menanggapi atau memberikan komentar mengenai kasus itu. Cho Sung Rae, salah seorang aktivis teman Park di Seoul, menyiarkan satu koresponden e-mail antara Park dan kedua orang tuanya yang tinggal di AS. Surat Park, yang ditujukan kepada Kim Jong-il dan disiarkan Sabtu, menyerukan para pemimpin Korut agar bertobat.

Thailand Siap Pulangkan Pengungsi Hmong, AS Kaget BANGKOK, Thailand (Antara/AFP): Militer Thailand Minggu (27/12) siap memulai pemulangan 4.000 pengungsi etnik Hmong ke Laos, walaupun tindakan itu diprotes pihak internasional. Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM ) Human Rights Watch (HRW ) yang berpusat dfi New York mengatakan angkatan bersenjata telah dikerahkan untuk menangani pemulangan dari sebuah kamp pengungsi di provinsi Phetchabun , Thailand Utara, tempat para warga Hmong yang mencari suaka ditahan. Mayjen Thanongsak Apirakyothin , panglima angkatan darat Thaliand Utara telah tiba di Phetbhabun untuk mengawasi operasi pemulangan itu dan “ mengatakan tentara telah siap dan dapat mulai “mengosongkan kamp itu setiap saat,” tambahnya. Tindakan pertama untuk membersihkan para pencari suaka akan dilakukan Minggu malam dan pendeprortasian akan dimulai Senin pagi,” kata Sunai dalam satu e-mail sebelumnya Amerika Serikat ‘sangat terkejut’ jika Thailand jadi mendeportasi 4.000 warga etnis Hmong ke Laos, dalam menghadapi kecaman globall, kata seorang penjabat tinggi AS. “Pemerintah Thailand telah mengisyaratkan niatnya untuk memulangkan warga etnik Hmong itu,” kata Eric P. Schwartz, asisten menteri luar negeri AS bidang kependudukan, pengungsi dan migrasi.

Polisi: Ivana Trump Pemarah, Diusir Keluar Dari Pesawat PALM BEACH, Florida (AP): Polisi mengatakan Ivana Trump dikawal keluar dari pesawat di Florida setelah dia menjadi seorang pemarah ketika beberapa anak-anak berlarian dan memekik di lorong di dalam pesawat. Pihak berwenang mengatakan mantan istri pertama miliarder Donald Trump itu melontarkan sumpah serapah pada anakanak Sabtu (26/12) dan ketika para awak pada penerbangan yang menuju NewYork berusaha menenangkannya, dia bahkan menjadi lebih galak. Wanita jurubicaranya, Catherine Saxton, tidak segera membalas pesan telefon dari para anggota media. Trump mengajukan permohonan cerai dari suami keempatnya awal bulan ini. Dia tidak dikenakan tuduhan dalam insiden itu di Bandar Internasional Palm Beach. Deputi sherif County Palm Beach meminta Trump agar dengan sukarela keluar dari pesawat, namun mereka mengatakan dia menolak.Dia kemudian dikawal keluar dari pesawat.(m07)


Sport

WASPADA Senin 28 Desember 2009

5 Sabtu, 26 Desember Birmingham vs Chelsea Fulham vs Tottenham West Ham vs Portsmouth Burnley vs Bolton Man City vs Stoke City Sunderland vs Everton Wigan vs Blackburn Liverpool vs Wolves

0-0 0-0 2-0 1-1 2-0 1-1 1-1 2-0

Minggu,27 Desember (GMT) Arsenal vs Aston Villa Hull City v Man United

3-0 (1600)

Senin, 28 Desember Tottenham vs West Ham Blackburn vs Sunderland Chelsea vs Fulham Everton vs Burnley Stoke City vs Birmingham Wolves vs Man City

(1245) (1500) (1500) (1500) (1500) (1945)

Getty Images

Duet penyerang Pantai Gading Didier Drogba (kiri) dan Salomon Kalou masih main membela Chelsea lawan Fulham.

Dispensasi Trio Afrika Chelsea

AP

Kapten Liverpool Steven Gerrard (2 kanan) menyundul bola di antara kerumunan pemain Wolves untuk membuka kemenangan The Reds di Anfield, Minggu (27/12) dinihari WIB.

Fabregas Motori Pesta Gunners

1 4 6 7 5 4 9 1 2 8

9 6 6 8 8 1 4 3

8

9

7 4 9 6 5 2 9

5 6 8 3 1 2 2 8 4 5

6 3 9 1 4 2 7 8 5

Isi kotak kosong dengan angka 1 sampai 9. Tidak boleh ada pengulangan angka mendatar, menurun, maupun di dalam kotak 3x3 bergaris tebal. Tidak ada keterlibatan matematika, hanya perlu pertimbangan dan logika. Jawaban di kolom 8.

Chelsea Arsenal Man United Aston Villa Tottenham Man City Liverpool Birmingham Fulham Sunderland Stoke Blackburn Burnley Everton Wolves Wigan West Ham Bolton Hull City Portsmouth 5 8 1 7 6 3 9 2 4

Sudoku

Klasemen Liga Premier

7 4 2 9 8 5 1 3 6

Mobil Peugeot 607 yang dikendari Buonanotte menabrak sebuah pohon di dekat tempat tinggalnya,Teodolina.Kecelakaan terjadi karena kondisi jalan yang sangat licin, sehingga Buonanotte kehilangan kendali mobilnya. Belum jelas apakah cedera parahyangdialamianggotaskuad Argentina ketika meraih medali emas Olimpiade 2008 itu akan mengancam kelanjutan karir sepakbolanya. Buonanotte disebut-sebut sebagai salah satu gelandang serang paling berbakat di Argentina. Beberapa klub ternama Eropa seperti Juventus dan Sunderland, kabarnya sedang memantaunya. (bb/rtr)

AP

Cesc Fabregas histeria merayakan golnya. 19 13 3 3 43-15 42 18 12 2 4 47-20 38 18 12 1 5 37-17 37 19 10 5 4 29-17 35 19 10 4 5 40-22 34 18 8 8 2 35-27 32 19 9 3 7 36-25 30 19 8 5 6 19-18 29 18 7 6 5 23-17 27 19 6 4 9 26-29 22 18 5 6 7 15-22 21 19 5 5 9 18-33 20 19 5 5 9 22-38 20 18 4 7 7 24-32 19 19 5 4 10 17-33 19 18 5 4 9 21-39 19 19 4 6 9 28-35 18 17 4 5 8 24-34 17 18 4 5 9 17-37 17 19 4 2 13 17-28 14 8 1 7 4 3 6 2 5 9

BUENOS AIRES (Waspada): Bintang muda Argentina yang bermain untuk River Plate, Diego Buonanotte, selamat dari maut dalam tabrakan lalu lintas hebat, tapi kondisinya sangat parah. Pemain berusia 21 tahun itu kini dalam kondisi kritis. Tulang leherdanlengankanannyapatah, dadanya memar. Nasib Buonanotte masih lebih beruntung karena tiga temannya yang ikut dalam mobil Peugeot 607 meninggal dunia. Buonanotte masih dalam perawatan intensif di klinik San Martin, Minggu (27/12). Namun menurut dokter Eduardo Allegrini,nyawaBuonanottetidak berada dalam bahaya.

trio Afrika tersebut, maka Ancelotti makin yakin terhadap peluang pasukannya menghadapi The Cottagers. Ancelotti pun bertekad menjadikan derbi London nanti sebagai obat penawar duka setelah skuadnya ditahan Birmingham City pada Sabtu. “Kami mempunyai banyak peluang, menunjukkan hati yang sangat baik dan kiper Birmingham melakukan penyelamatan dengan sangat bagus,” ucap Ancelotti. “Kami kecewa dengan hasilnya, tetapi tidak untuk penampilan tim. Kami bermain lebih baik ketimbang ketika menghadapiWest Ham, Chelsea tampil sebaik mungkin pada laga itu,” ujarnya lagi dalam Sky Sports, Minggu (27/12). Kiper Birmingham Joe Hart jadi pahlawan pasukan Alex McLeish meraih poin dengan serangkaian penyelamatan gemilangnya. “Kami punya

banyak peluang bagus dan berhasil diamankan kiper mereka Joe Hart,” tutur Ancelotti. “Ini bukan saat terbaik kami, karena tidak baik bagi Chelsea untuk meraih hasil imbang. Tapi saya tidak melihatnya sebagai masalah besar. “Saya pikir, kami memiliki masalah karena kehilangan dua pemainyangsangatbagus,Nicolas Anelka dan Michael Essien. Tapi kami selalu bermain baik, bahkan hari ini pun kami tampil bagus,” tambahmantanpelatihMilandan Juventus itu. Dia pun sadar, torehan satu kemenangan dalam tujuh laga The Blues di semua kompetisi menjadi bukti skuadnya bermasalah. “Saya rasa kami kehilangan kepercayaan diri dalam permainan dan kami juga sedikit terlihat kelelahan. Tapi kami masih teratas dan harus siap pada pertandingan selanjutnya,” tekad Ancelotti. (h01/afp/sky/goal)

Mancini Puji City Dengan Catatan

3 5 4 2 9 7 8 6 1

Buonanotte Selamat Dari Tabrakan Maut

mengancam, tetapi mereka lebih dari sekedar menyusun ancaman saat babak pertama berlalu. Setelah Matthew Jarvis menerobos melewati Glen Johnson di sayap kiri Wolves, dia mengirim umpan silang yang membuat Sylvan Ebanks-Blake memaksa kiper Pepe Reina melakukan penyelamatan. Lima menit memasuki babak kedua, Insua memberi umpan kepada Gerrard, yang tendangannya disundul ke sudut gawang sebelum dibelokkan Hahnemann. The Kop mendapat keuntungan dari jumlah pemain saat Ward dikeluarkan dari lapangan karena menarik Benayoun beberapa saat sebelum menjegal Lucas Leiva. Liverpool akhirnya memimpin. Insua melaju di lini kiri dan melayangkan umpan silang yang berhasil dijangkau Gerrard untuk disundul ke sudut dalam gawang Hahnemann. Saat waktu tersisa 20 menit, umpan silang Aurelio dari kiri melewati semua yang berada di area tersebut. Tembakan Benayoun kemudian belok melewati George Elokobi untuk menggandakan keunggulan tuan rumah. Liverpool mampu memainkan sisa pertandingan dengan tenang, tetapi mereka harus jauh meningkat dari penampilannya saat bertandang ke markas Aston Villa, Selasa (29/12) malam. Maka kapten Gerrard mengingatkan rekan-rekannya agar terus menampilkan permainan penuh semangat. “Kami ingin menjalaninya dengan benar, para pemain sedang menderita saat ini. Jika terus menunjukkan sikap dan permainan seperti malam ini, kami akan berada di posisi yang kami inginkan,” tegas Gerrard. (h01/espn/ant/afp/ap)

9 2 6 8 5 1 4 7 3

Gerrard lega Pada Sabtu (Minggu WIB), Steven Gerrard dan Yossi Benayoun mencetak gol pada babak kedua saat Liverpool bekerja keras untuk menang 2-0 atas 10 pemain Wolverhampton Wanderers di Anfield. The Reds sempat frustrasi oleh permainan pasukan Mick McCarthy, sampai wasit Andre Marriner mengirim Stephen Ward ke luar lapangan setelah

jeda. Gerrard mencetak gol pertamanya selama hampir dua bulan menit 62. Gol kelimanya di liga tersebut membawa Liverpool memimpin. Benayoun mencetak gol penentu kemenangan Si Merah menit 70. Kapten Gerrard pun tak mampu menyembunyikan perasaan leganya atas kemenangan tersebut. “Wolves bermain dengan sangat terorganisir, mereka selalu menjadi lawan yang sulit untuk ditaklukkan,” ujar Gerrard kepada ESPN, Minggu (27/12). “Kami mesti menunggu saat yang tepat untuk memecah kebuntuan. Kami merasa gugup dalam beberapa kesempatan, apalagi penonton seolah menghantui kami. Tapi kami percaya, jika memiliki keyakinan maka kemenangan akan datang. Hal itu terbukti. Ketika tidak mendapatkan hasil yang anda harapkan, kemenangan seperti ini akan selalu berpengaruh pada rasa percaya diri tim,” tambah kapten berusia 29 tahun itu. Gelandang Italia Alberto Aquilani tampil sebagai starter untuk pertama kali di liga setelah bergabung melalui kontrak 20 juta pound dari AS Roma, Agustus lalu. The Pool yang sepenuhnya mendominasi laga, membuka peluang awalnya menit pertama lewat Fabio Aurelio yang melayangkan tendangan bebas namun berhasil ditahan kiper Wolves Marcus Hahnemann. Aquilani menunjukkan tidak terintimidasi oleh permainan fisik Liga Premier dengan maju menantang bersama Karl Henry. Dia memberi peluang bagi Gerrard untuk menembak sekaligus memaksa penyelamatan dari Hahnemann. Wolves hampir tidak pernah

2 9 3 6 1 8 5 4 7

Dua gol Fabregas di Emirates Stadium, memotori kekalahan pertamaTheVillans dalam delapan partai liga terakhir. Itu juga kekalahan perdana dari tiga kunjungan terakhir Villa di markas The Gunners. Arsenal asuhan Arsene Wenger sempat kesulitan menembus gawang Villa yang dikawal kiper Brad Friedel. Striker Eduardo da Silva yang mendapat peluang emas pada awal duel, gagal menuai gol karena tendangannya dapat diamankan Friedel. Villa binaan Martin O’Neill nyaris tanpa peluang sepanjang babak pertama. Tapi kebuntuan tuan rumah baru terpecahkan setelah Fabregas menggantikan Eduardo menit 56. Hanya berselang sembilan menit pasca masuk lapangan, gelandang Spanyol itu membuat gawang Friedel kebobolan untuk perta-

ma kali dalam lima laga terakhirnya. Lewat serangan balik menit 81, Fabregas memasukkan gol keduanya. Sang kapten dengan jitu memanfaatkan bola terobosan pendek dari pemain pengganti lainnya,TheoWalcott. Takut cedera hamstring Fabregas kambuh lagi, Wenger pun menariknya keluar menit 83 untuk digantikan Aaron Ramsey yang sedang berulang tahun ke-19. Gunners memantapkan kemenangannya sesaat sebelum laga usai. Gelandang Abou Diaby yang menutup pesta dengan aksi individunya. Menggiring bola dari hampir setengah lapangan, gelandang Perancis itu memecah pertahanan Villa untuk kemudian memperdaya Friedel.

4 7 5 3 2 9 6 1 8

LONDON (Waspada): Kepiawaian kapten Cesc Fabregas yang baru tampil di babak kedua membawa Arsenal menang telak 3-0 atas Aston Villa di Liga Premier, Minggu (27/12).

1 6 8 5 7 4 3 9 2

Gerrard Lega Menang

LONDON (Waspada): Trio Afrika Jhon Obi Mikel (Nigeria) serta Didier Drogba dan Salomon Kalou (Pantai Gading) mendapat dispensasi dari tim nasionalnya untukmembelaChelseamelawan Fulham dinihari WIB nanti. Drogba dan Kalou sebenarnya dijadwalkan harus gabung dalam pemusatan latihan tim Pantai Gading yang akan tampil di Piala Afrika, Minggu (27/12). Namun London Blues meminta dispensasi kepada pelatih Pantai Gading Vahid Halilhodzic, agar keduanya bisa menjamu Fulham di Stamford Bridge. Permintaan Chelsea ternyata dikabulkan Halilhodzic. “Kami meminta kepada tim nasional Pantai Gading dan Vahid Halilhodzic setuju dengan kami,” ungkap manajer Chelsea Carlo Ancelotti dalam AFP. Nigeria juga memberi dispansasi serupa kepada Obi Mikel. Dengan dikantonginya ijin dari

LONDON (Waspada): Tugas RobertoMancinisebagaimanajer Manchester City diawali dengan kemenangan 2-0 secara kontroversial atas Stoke City pada Sabtu di Liga Premier. Tapi hasilnya hampir tidak lebih baik bagi mantan bos Inter Milan itu, sebelum tercipta gol-gol dari winger Bulgaria Martin Petrov dan striker Argentina Carlos Tevez di The City of Manchester Stadium. “Saya sangat senang karena kami menang dalam pertandingan yang sulit. Para pemain luar biasa,” puji Mancini, seperti dilansir Reuters, Minggu (27/12). “Kami bekerjasama baru limaharidankamiharusberkembang, tetapi ini awal yang bagus. Saya berterimakasih kepada para pemain, karena mereka tampil fantastishariini,”tambahMancini. Namun pujian Mancini tetap dengan catatan.“Saya pikir, kami masih harus memperbaiki permainan. Tapi untuk saat ini, saya sangat bahagia,” beber mantan maskot Sampdoria itu. Dia juga memberi apresiasi kepada kper Shay Given, yang memastikanCitytidakkebobolan hingga akhir laga. “Hal terpenting adalahkamitidakkebobolan.Bagi saya, Given kiper terbaik,” tegas pelatih berumur 45 tahun itu.

AP

Manajer anyar Manchester City Roberto Mancini (kanan) menyambut hangat gelandang Stephen Ireland, yang ditariknya keluar saat melawan Stoke City. Kemenangan The City sekaligus mengisyaratkan dua hal. Pertama, pilihan para petinggi City tidak salah saat menunjuk Mancini.Kedua,Manciniternyata cepat ‘berdamai’ dengan para pemain yang tadinya tidak setuju atas pemecatan Mark Hughes. Padahal,Manciniberanimencadangkan beberapa pemain inti saat menjamu Stoke. Salah satunya Craig Bellamy, striker yang ditengarai paling tidak suka dengan kedatangannya.

“Bellamy teman saya.Tak ada masalah, saya sudah bicara padanya dua hari lalu. Dia mengerti kalau dia tidak masuk daftar pemain starter,” jelas Mancini kepada Sky Sports. Mancini juga berani menarik Robinho keluar lapangan menit 70. “Saya tidak kecewa dengan penampilan Robinho, dia bermain cukup baik.Tapi setelah 65 menit dia terlihat lelah,” dalih pelatih asal Italia itu. (h01/rtr/sky)

Atas Lahirnya Putri dari Wartawan Harian WASPADA Austin Tumengkul dengan Suprapti Indah Putri yang diberi nama:

Mazia Arsenna Putri Tumengkol Pada hari Minggu, 27 Desember 2009 pukul 18.14 WIB di Rumah Sakit Sarah Medan.

Semoga menjadi anak yang sholeha dan nantinya berbakti kepada kedua orangtua. Dari:

Keluarga Besar Harian WASPADA


Sport

6

WASPADA Senin 28 Desember 2009

PSMS Kecewa Terganjal Persiraja MEDAN (Waspada): PSMS Medan merasa kecewa terganjal hasil imbang 1-1 melawan Persiraja Banda Aceh dalam laga lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia Wilayah I di stadion Teladan Medan, Minggu (27/12) sore. Rasa kecewa itu dilontarkan manajer tim Drs Hedra DS dan pelatih Suimin Dihardja, setelah kedua tim berlaga di hadapan 10.000 penonton yang umumnya merupakan pendukung fanatik Ayam Kinantan. “Kekecewaan kita karena kepemimpinan wasit Achmad

Suparman asal Bandung itu kurang tegas menghukum pemain yang nakal. Padahal permainan kasar dari tim tamu dilakukan secara terang-terangan,” sesal Suimin. Akibat terlalu lunak, menurutnya, wasit membuat anakanak Persiraja semakin berani

mencederai pemain PSMS. “Sehingga tiga pemain kami seperti Osas Saha, Kamil Sembiring, Tri Yudha Handoko harus keluar lapangan,” katanya lagi. Saha harus dipaksakan kembali untuk terus melanjutkan pertandingan walau sempat keluar hampir 10 menit, karena pergantian pemain PSMS sudah habis. Sedangkan Kamil dan Yudha harus berhenti main dan memerlukan perawatan dari tim medis PSMS. Sebaliknya manajer tim Persiraja Drs Ilsaruddin mengaku

puas atas hasil seri ini, begitu juga dengan penampilan Tarmizi Rasyid dan kawan-kawan. “Hasil ini akan menjadi motivasi skuadnya untuk meraih nilai lagi pada away Persiraja berikutnya,” tegasnya. Persiraja saat ini telah mengantongi nilai 11 dari tiga kali menang, satu kali seri dan tiga kali kalah. PSMS tidak beranjak dari urutan ketujuh dengan nilai sembilan dari dua kali menang, tiga seri dan sekali kalah. Ilsaruddin, perwira polisi berpangkat Komisaris Besar,

juga memuji penampilan Jecky Pasarella cs yang begitu alot, sehingga membuat anak asuhnya harus berkerja keras membendung serangan anak-anak PSMS. Sempat kelabakan Persiraja dikomandoi pemain paling senior Tarmizi Rasyid yang sudah berusia 42 tahun di barisan belakang bersama Tong Mayegi Eli Maurel, sejak menit-menit awal sempat kelabakan menahan arus lajunya serangan Osas Saha dan Jecky Pasarella. Namun pertahanan solid mereka berhasil membuat pemain PSMS kesulitan untuk memperdayai penjaga gawang Masykur. Sundulan kepala Faisal Azmi yang sudah luput dari jangkauan Masykur, masih mengenai mistar gawang tim tamu. Terus tertekan, Persiraja memperagakan permainan keras bahkan menjurus kasar untuk membersihkan dareahnya. Beberapa pemain tamu juga terlihat memperagakan gaya kungfu, sehingga Saha, Tri Yudha Handoko, Kamil Sembiring menjadi korban. M Affan Lubis, Dodi Rahwana, Faisal Azmi dan Jecky Pasarella, juga harus merasakan sakit akibat didera terjangan kaki lawan. Namun wasit hanya mengeluarkan tiga kartu kuning kepada Syamsul Bahri, Zulkarnaen dan Andria. Wasit juga menghukum pemain PSMS Faisal Azmi dan Deni Wahyudi yang terpancing emosi. Strategi Persiraja mampu meredam ambisi PSMS untuk membuat gol di babak pertama. Di babak kedua Persiraja tetap tidak mengurangi permainan

kerasnya, sebaliknya PSMS yang sudah tampil dengan pemain lapis kedua mulai kacau. Persiraja melalui serangan baliknya kemudian memimpin lebih dahulu menit 52. Gol berawal ketika bek PSMS Dodi Rahwana gagal menghadang seorang lawan. Bola crossing ke depan gawang M Halim, lantas disambut Zulkarnaen sekaligus mencocorkan bola ke sudut kanan gawang PSMS. Faisal Azmi cs segera bangkit. Faisal yang semula di posisi bek kanan dialihkan jadi playmaker bersama Affan Lubis. Gol balasan PSMS yang hanya tinggal menunggu waktu, baru tercipta menit 60 lewat andil Ahmad Maulana Putra yang memanfaatkan tendangan bebas. Kedudukan 1-1 membuat permainan meningkat lebih keras dan cepat, namun skor tak berubah hingga bubaran. Sebelum laga, pemain kedua tim bersama penonton melakukan hening cipta mengenang tragedi tsunami 26 Desember 2004 silam. (m24) PSMS Vs Persiraja 1-1 PSMS: M Halim, Chico Maradona/Deni Wahyudi, Nyeck Nyobe, Ahmad Maulana Putra, Faisal Azmi, M Affan Lubis, Tri Yudha Handfoko, Dodi Rahwana/ Syaiful Ramadhan, Jecky Pasarella, Osas Saha, Kamil Sembiring/Heri Suwondo. Persiraja: Masykur, Tong Mayegi Eli Maurel, Tarmizi Rasyid, Kurniawan, Andria, Erik Saputra, Mukhlis Sawang, Samsul Bahri, Esaiah Pello Benson, Zulkarnain, Amos Marah Kitcmett.

Waspada/Hang Tuah J Said

Bek PSMS Deny Wahyudi berhasil menghalau serangan striker Persiraja Amos Marah Kilmet dengan sundulannya dalam laga lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia 2009/2010 antara PSMS melawan Persiraja di Stadion Teladan Medan, Minggu (27/12).

Waspada/Hang Tuah J Said

Salah seorang pendukung PSMS memimpin ratusan rekannya dengan meniupkan terompet berbunyi dukungan untuk tim Ayam Kinantan saat menjamu tim Persiraja di Stadion Teladan, Medan, Minggu (27/12) sore. Para suporter PSMS akhirnya kecewa dengan hasil imbang 1-1.

Markus Belum Hadir Pelatnas Hari Pertama JAKARTA (Waspada): Kiper nomor satu timnas senior Indonesia Markus Haris Maulana belum hadir pada hari pertama pemusatan latihan nasional di Jakarta, Minggu (27/12). Pelatnas digelar untuk menghadapi Oman dalam laga lanjutan babak penyisihan grup Pra Piala Asia 2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (6/1) mendatang. Selain kiper berkepala plon-

tos yang merupakan jebolan PSMS Medan itu, lima pemain lagi belum hadir tepat waktu. Mereka adalah Ahmad Kurniawan (kiper Semen Padang), Charis Yulianto (bek Sriwijaya FC), Boaz Salossa (striker Persipura), Budi Sudarsono (striker Persib) dan Rahmad Latif (bek Persiram Raja Ampat). Pelatih Benny Dollo mengaku, belum mendapat kabar penyebab keterlambatan tersebut. Meski demikian, pelatih bertubuh tambun yang akrab disapa Bendol itu mengaku yakin semua pemainnya akan berkumpul paling lambat, Senin

(28/12) ini. “Saya memang belum mendapat informasi keterlambatan beberapa pemain timnas tersebut. Tapi saya yakin tidak ada masalah dan mereka segera tiba untuk mengikuti pemusatan latihan,” jelas Bendol kepada Waspada. Mengenai peluang mengalahkan Oman, Bendol berdalih tergantung kemauan pemain. “Namun kemenangan dari Oman adalah harga mati demi mempertahankan peluang melaju. Sebab lawan pada laga terakhir adalah tuan rumah Australia,” jelas Bendol. (yuslan)

PSSI Medan Serahkan Tali Asih MEDAN (Waspada): Pengcab PSSI Medan menyerahkan tali asih dalam rangkaian menyambut Tahun Baru 2010 kepada mantan pesepakbola dan panti non muslim yang merayakan Natal dan Tahun Baru 2010. Ketua Umum Pengcab PSSI Medan Drs HM Darwin Syamsul secara simbolis menyerahkan tali asih berupa beras, mie instant dan uang tunai kepada Ketua Panitia Pelaksana Goklas Butar Butar SH di Sekretariat Pengcab PSSI Medan Jalan Timor, Sabtu (26/12). Pemberian tali asih kepada mendiang mantan pemain sepakbola PSMS dan wasit tahun 1960-an Piet Latuperisa disambut haru istri Ny Mariche Piet Latuperissa di kediaman Kompleks Kodam I/BB Medan Sunggal. “Terima kasih masih memperhatikan keluarga mantan pemain sepakbola. Semoga sepakbola Sumatera Utara khususnya Medan dapat kembali berprestasi,” tutur Ny Mariche Piet Latuperisa, didampingi menantunya Yesaya. Kepada PSSI Medan yang dipimpin Drs.HM Darwin Syamsul, dia berharap dapat menjalankan program dalam melakukan pembinaan yang lebih baik ke depan. “Pembinaan

PT Liga Pastikan Kembali Gelar Perang Bintang ISL JAKARTA (Waspada): PT Liga Indonesia (Liga) selaku pelaksana regulasi kompetisi non amatir di tanah air, kembali akan menggelar laga bergengsi bertajuk “Perang Bintang” Indonesia Super League (ISL) 2009/10. Menurut CEO PT Liga Joko Driyono, Minggu (27/12), pihaknya tengah menggodok pelaksanaan pertandingan yang akan mempertemukan para pemain pilihan dari kompetisi kasta tertinggi sepakbola musim ini. Sesuai rencana, even akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. “Sedianya‘perang bintang’ ini akan kami gelar pada 6 Februari. Namun karena beberapa pertimbangan, termasuk adanya beberapa pertandingan yang tidak bisa digelar sesuai jadwal akibat tidak mendapat izin dari aparat keamanan, laga ini kami undur. Ancar-ancarnya sekitar 7-9 Juni nanti,” jelas Joko. Pertandingan bergengsi ini, tambah Joko, diikuti 44 pemain yang berasal dari klub kontestan Superliga 2009/10 yang dibagi dalam dua wilayah.Wilayah Timur dihuni Persijap Jepara, Arema Malang, Persik Kediri, Persela Lamongan, Persebaya Surabaya, Persema Malang, PSM Makassar, Persipura Jayapura, dan Persiwa Wamena. Wilayah Barat akan diisi PSPS Pekanbaru, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Persitara Jakarta Utara, Persib Bandung, Pelita Jaya, Persiba Balikpapan, Bontang FC, serta Persisam Putra Samarinda, dengan total dana yang akan dihabiskan berkisar Rp2 miliar. (yuslan)

PADANG (Waspada): PSDS Deli Serdang kalah 2-1 atas tim tuan rumah Semen Padang dalam laga lanjutan Divisi Utama LI 2009, Minggu (28/12) sore di stadion HM. Yamin, Sijunjung, Padang. Sejak kick off babak pertama, Semen Padang tampil menekan barisan pertahanan PSDS yang dijaga Noviyanto. Menit 30, Semen Padang lebih dahulu unggul lewat gol pemain asing Wilson Junior, skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Semen Padang kembali tampil percaya diri di hadapan ribuan pendukungnya. Permainan cepat ditunjukkan anak-anak Ranah Minang berbuah gemilang menit 50. Sausa menambah keunggulan tuan rumah jadi 2-0. Traktor Kuning terus berupaya mengejar ketinggalan dengan bermain terbuka dan melayani pola permainan Semen Padang. Menit 60, Suyatno memperkecil kekalahan. Namun tim Traktor Kuning tak

Hasil Wilayah I, Minggu (27/12) PSMS Medan vs Persiraja Semen Padang vs PSDS Persipasi vs Persires

1-1 2-1 2-1

Klasemen Sementara PERSIPASI SEMEN PADANG PERSIH PERSITA PERSIRAJA PSAP SIGLI PSMS MEDAN PSSB BIREUEN PSDS PERSIKABO PERSIRES

9 5 0 4 10-9 15 6 4 1 1 9- 3 13 7 3 3 1 6- 2 12 5 4 0 1 5- 1 12 8 3 2 3 8- 7 11 6 3 1 2 8- 7 10 6 2 3 1 7- 7 9 6 2 0 4 5- 7 6 8 2 0 6 6-13 6 5 2 1 2 5- 5 4 8 1 1 6 7-15 4

mampu menambah gol lagi, sehingga terguling di Ranah Minang. Pelatih PSDS Sutrisno kepada Waspada mengatakan, timnya sudah bermain maksimal, bahkan berani melayani permainan tim tuan rumah. “Yang menjadi evaluasi di barisan depan dan barisan pertahanan yang sering kedodoran saat me-

Waspada/Hotma Darwis Pasaribu

Pelatih PSDS Sutrisno kini fokus derbi menghadapi PSMS Medan, Kamis (31/12).

nerima serangan balik,” jelasnya. Sutrisno pun mengaku fokus mempersiapkan pasukannya untuk tarung derby melawan PSMS, Kamis (31/12) mendatang di stadion Teladan, Medan. “Sudah barang tentu permainan rap-rap ala Ayam Kinantan akan dilayani permainan rop-rop Traktor Kuning,” tekadnya. (a06)

Cheers Selangkah Lagi Kampiun Waspada/Setia Budi Siregar

Ketua Umum PSSI Medan Drs.HM Darwin Syamsul, ketua pelaksana Goklas Butar Butar SH foto bersama dengan pengurus PSSI Medan di depan kantor PSSI Medan, Jalan Timor, Sabtu (26/12). pemain usia dini seperti sekolah sepakbola hendaknya dapat lebih digairahkan. Itu juga akan menjauhkan anak-anak usia remaja dari kenakalan dan narkoba,” tambahnya. Darwin Syamsul menyambut baik harapan dari Ny Piet Latuperisa. “Sekarang ini PSSI Medan sedang mendata klub dan sekolah sepakbola serta futsal. Mudah-mudahan kompetisi segera bergulir mulai tahun 2010,” jelas Darwin, didampingi unsur kepengurusan PSSI Medan Halim Panggabean, Tengku Faizal dan Setia Budi Siregar. Juga akan diberikan tali asih kepada mantan pemain PSMS Cornell Siahaan, yang pada Sab-

tu tidak berada di kediamannya kawasan Medan Baru. Sebelumnya, Darwin Syamsul dan Ketua Panitia Goklas Butar Butar menyerahkan tali kasih ke Yayasan Advent Peduli Indonesia (YAPI) Jalan Air Bersih Medan. Bantuan diterima langsung KetuaYAPI M. Bangun dan unsur kepengurusan YAPI. Tali asih juga diberikan ke Panti Jompo Citra Kasih, Panti Asuhan Karya Wisata, Panti Asuhan Balai Keselamatan yang masing-masing dikoordinir Hery Riyanto, Asrul Sani Parlindungan Batubara, Sari Azhari Tanjung, Syaril Harahap, Nunuk Sanhaji, dan Suharto Samin. (m20)

Kini Usmayadi Ingin PSKB Kembali Berjaya MENGURUS olahraga sepakbola bukan pekerjaan enteng. Selain menghabiskan waktu, isi sakupun bisa terkuras. Kalau sudah hobi, masalah tersebut tidak menjadi problem. Tak jarang seorang pengurus sepakbola bahkan harus meninggalkan keluarga dan pekerjaan. Sebab, ada kepuasan tersendiri jika membawa tim tersebut sukses. Lebih 10 tahun malang melintang di PSKB Binjai, Usmayadi tidak kenal menyerah. Sejak aktif di PSKB pada 1999, Usmayadi dipercayakan sebagai manajer tim dan liku-liku perjalanan membawa tim kota rambutan itu dijalani dengan naik turun. Prestasi terakhir PSKB bisa

Traktor Kuning Terguling Di Ranah Minang

dipertahankan di Divisi II nasional PSSI, setelah gagal bertanding di Sabang, pertengahan Desember ini. Prestasi itu sudah maksimal, apalagi Usmayadi menilai PSKB mampu bertahan dengan dana yang minim. Sangat berbeda dengan tim lain yang memiliki dana memadai serta pembinaan yang berkesinambungan. Dengan pola tradisional, masih disyukuri PSKB bertahan di Divisi II nasional. Tetapi siapa yang mau memberikan penghargaan kepada Usmayadi? Sebagai pecinta sepakbola, Usmayadi prihatin dengan gonjang-ganjing korupsi dana KONI. Sebab, dia saja harus

menutup kekurangan dana dengan saku pribadi. Beberapa prestasi pun sudah ditoreh Usmayadi seperti pada Piala Suratin. Pada Festival SSB U-12 se Sumatera Utara di Stabat baru-baru ini, peran Usmayadi menggelar kejuaraan Piala Bupati Langkat juga tidaklah kecil. Kini, ambisinya sangat kuat membawa sepakbola Binjai kembali ke era keemasan tahun 1970-an. Usmayadi yakin hal itu bisa tercapai, jika pemerintah Kota Binjai menghargai orangorang yang mengurus olahraga dan tidak ada pihak mengobokobok olahraga di Binjai. *Riswan Rika

Liga Futsal Waspada 2009 MEDAN (Waspada): Cheers United semakin mendekatkan diri ke tangga juara Liga Futsal Waspada 2009, setelah menaklukkan The Marketers 6-2 pada semifinal di Deli Futsal, Deli Plaza Medan, Sabtu (26/12). Mengandalkan Dian Thaib dan SatriadTanjung di lini depan, Cheers tanpa kesulitan berarti memaksa penjaga gawang Marketers, Rizaldi Anwar, memungut bola dari jaringnya sebanyak enam kali. Tampil dengan kekuatan penuh, Marketers justru terlihat bermain tanpa pola meladeni anak-anak muda Cheers. Sebaliknya, Cheers yang diasuh manajer AvianTumengkol begitu mudah mencetak gol demi gol. Dian menjadi pemain tersubur bagi Cheers dengan cetakan hatrik. Sedangkan tiga gol Cheers lainnya diborong Putra Lubis untuk menjadikan gol Armin R Nasution dan Rudi Arman bagi Marketers terkesan sia-sia. Dengan demikian, Cheers akan menghadapi Goss Com-

munitydifinal.Gosssendirisecara mengejutkan mengalahkan juara bertahan Dragon FC sekaligus memenuhi ambisi revans berkat kemenangan adu penalti. Unggul dua gol lewat David Swayana,Dragonmalahtertinggal setelah Juni Hartono, Novrizal dan Zulkarnaen membawa timnya bangkit. Kapten Dragon Austin Antariksa lalu menjadikan skor 3-3 lewat tendangan bebas yang mengecoh kiper Goss, Armansyah. Di babak kedua, Dragon sempat unggul 5-3 hasil gol Jonny R Silalahi dan David. Tapi Goss kembali menunjukkan semangat juangtinggidanbangkitmengejar ketertinggalan lewat gol Juni HartonodanBayuAnggono.Dragon memimpin lagi 6-5, namun mampu menyamakan kedudukan sekaligus memaksa

Waspada/Hang Tuah J Said

Bek tangguh Cheers, Indra (kiri) tampil dingin dalam menghalau serangan Marketers pada laga semifinal, Sabtu (26/12). digelarnya drama adu penalti. Dalam drama penalti, trio Dragon gagal melaksanakan tugasnya berkat kepiawaian Armansyah yang sempat cedera di pertengahan babak kedua. Gol

semata wayang dari Ahmad Aulia sudah cukup bagi Goss memastikan tiket final. ”Kami akui sempat salah strategi kala unggul, tapi Goss memangmenunjukkansemangat

pantang menyerah. Selamat juga kepada Cheers yang sukses mendekatkan diri ke tangga juara. Semoga tim terbaik yang menang,” ucap Austin Antariksa, kapten Dragon. (m33)


Sport

WASPADA Senin 28 Desember 2009

Angkasapura Tembus Semifinal Voli Antar Klub Medan MEDAN (Waspada): Tim voli putra Angkasapura memastikan tiket semifinal Kejuaraan Voli Antar Klub Kota Medan, di Gelanggang Remaja, Jl. Sutomo, Minggu (27/12). Sebagai salah satu tim unggulan, Angkasapura yang bersaing di Pool B, berhasil menyapu bersih babak penyisihan sekaligus tampil sebagai juara pool. Pada dua laga terakhirnya, Angkasapura menang atas USU 3-0 dan Forum 3-0. Di Pool A, Pertamina juga telah memastikan tiket semifinal setelah meraih tiga keme-

nangan. Bank Sumut juga memiliki peluang besar tampil di semifinal. Di kelompok putri yang diikuti lima tim dengan sistem kompetisi penuh, TVRI Sumut kian memantapkan posisi, setelah kemarin sukses mencatat kemenangan ketiga atas USU 25-9, 25-15, 25-9. Tim asuhanYance itu tinggal menyisahkan satu laga melawan Embrio pada Selasa (29/12), untuk menjadi pemuncak klasemen. Embrio sendiri sebagai tim yang diunggulkan telah mencatat dua kemenangan. (m42)

Walikota Ingin Pacu Olahraga Apresiasi Olahraga KONI Medan 2009 MEDAN (Waspada): Pj Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM ingin kegiatan olahraga di daerah ini lebih dipacu lagi, agar prestasi bisa ditingkatkan. “Kegiatan-kegiatan olahraga harus lebih dipacu, dan semuanya butuh kebersamaan, agar prestasi lebih ditingkatkan, jika cita-cita Medan pada 2010 sebagai Kota Olahraga ingin diwujudkan,” ucap Rahudman dalam

Inkanas Sumut Optimis Perbaiki Peringkat MEDAN (Waspada): Pengda Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Sumut bertekad memperbaiki peringkat dalam perolehan medali pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Inkanas III/2010 di Cibubur, 1315 Januari. “Dengan persiapan matang dan didukung kebulatan tekad seluruh atlet, pelatih dan pengurus serta Majelis Sabuk Hitan (MSH), kita optimis target perbaikan peringkat dapat tercapai dan tidak tertutup kemungkinan Sumut tampil sebagai juara umum.” Demikian Ketua Pengda Inkanas Sumut Ir H Umar Zaini Hasibuan MM saat meninjau kegiatan training centre (TC) atlet di Dojo Sei Deli Medan, Minggu (27/12). Dikatakan, Sumut akan menurunkan 65 atlet termasuk empat atlet nasional yang diharapkan mampu meraih prestasi

memuaskan. “Pada Kejurnas pertama di Bandung, Sumut menempati urutan ketiga dan urutan keempat pada Kejurnas kedua 2007 di Jakarta dengan menggondol 9 emas,” jelas Umar. Menurutnya, dengan kekuatan atlet yang lebih besar, setidaknya Sumut dapat meraih 15 medali emas. “Peluang terbesar kita memborong medali adalah dari kelompok non senior. Kita sadar peta kekuatan atlet senior masih didominasi Pulau Jawa dan Sulawesi,” jelasnya. Ketua Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Inkanas Sumut H Hadismar (DAN V) didampingi Sekretaris Johny Hasman Sigar (DAN IV) anggota Dewan Guru M Saleh Malawat (DAN V ) dan Ketua MSH Sutrisno (DAN IV) menjelaskan, 65 atlet yang akan diturunkan terdiri enam kelompok, yakni usia dini, pra pemula, pemula, kadet, junior dan senior.

Waspada/Dediriono

Ketua Inkanas Sumut Ir H Umar Zaini Hasibuan MM disaksikan segenap pengurus, anggota dewan guru, pengurus MSH dan para pelatih memberi arahan kepada atlet, Minggu (27/12).

7

“Untuk kategori senior, Sumut diperkuat empat atlet nasional yakni, Jintar Simanjuntak (peraih perak SEA Games Laos), Takashi Hadi, Tifani Hadi dan Tantri,” ujar Hadismar. (m42)

bagian sambutannya pada acara Apresiasi Olahraga KONI Medan 2009 di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (27/12). Pihaknya juga sangat mendukung kegiatan apresiasi kepada atlet dan pelatih berprestasi seperti yang digelar KONI Kota Medan ini. “Karena ini merupakan bentuk penghargaan atas hasil jerih payah mereka,” sebut Rahudman dalam kegiatan yang dihadiri unsur Muspida Tk II lain, anggota DPRD TK I dan II, serta Ketua Harian KONI Sumut John Lubis. Apresiasi Olahraga KONI Medan 2009 adalah pemberian penghargaan kepada atlet-atlet Kota Medan yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional, seperti di ajang Kejurnas, Pomnas, Popnas, O2SN, SEA Games bahkan kejuaraan dunia. Acara dimulai dengan kegia-

tan gerak jalan dan senam masal yang diikuti ribuan peserta. Sebelum penyerahan piagam penghargaan beserta dana tali asih, juga berlangsung atraksi berbagai cabang olahraga. Ketua KONI Medan Drs H Zulhifzi Lubis menyebut, ada 50 atlet dan 15 pelatih Kota Medan yang mendapat penghargaan atas prestasi mereka sepanjang 2009. Cabang wushu dan renang, tercatat ada sembilan atlet yang mendapat apresiasi, termasuk pewushu putri Lindswell yang menjadi juara pada kejuaraan dunia Wushu di Toronto Kanada serta Aldi Lukman peraih medali emas SEA Games 2009 Laos. Zulhifzi mengaku, KONI ingin menjamin atlet-atlet Kota Medan dalam hal pendidikan dan berharap Januari ini bisa menandatangi perjanjian (MoU) dengan Disdik Kota Me-

Waspada/Armansyah Th

Atlet dan pelatih berprestasi Kota Medan yang mendapat penghargaan Apresiasi Olahraga KONI Medan 2009 pose bersama Pj Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (27/12). dan demi merealisasikannya. “Kita ingin atlet-atlet Kota Medan mendapat kemudahan dan bisa diterima di sekolah yang diinginkannya tanpa testing. Untuk itu kita berharap dukungan Wali Kota dan Kepala Dinas Pendidikan,” jelas Zulhifzi. Ketua Harian KONI Sumut John Lubis mengatakan, apre-

siasi semacam ini tentu dinantinanti para atlet. “Dengan kontribusi atlet-atlet Kota Medan yang menyumbang 11 dari 20 medali emas Sumut di PON Kaltim 2008 lalu, sebenarnya sudah pantas Medan disebut sebagai Kota Atlet,” tegas John Lubis. Ditambahkannya, pada SEA

Games 2009 lalu dua atlet Sumut menyumbang medali emas bagi Indonesia, satu di antaranya merupakan atlet Kota Medan. KONI Sumut pun yakin, atletatlet Medan bisa menyumbang lebih banyak medali lagi pada PON Riau 2012 mendatang, guna merealisasikan target lima besar yang dicanangkan. (h09)


Sport

8 Angka Menarik Sepanjang 2009 SEPANJANG tahun 2009 ada beberapa kejadian menarik yang berhubungan dengan angka. Entah itu pemecahan rekor atau pun angka-angka, dengan banyak nol, yang berhubungan dengan uang. Inilah 10 angka yang dianggap paling penting sepanjang tahun 2009 yang dirangkum oleh h a r i a n Ti m e s , M i n g g u (27/12). 1.311Jumlah menit yang berhasil dilalui kiper Manchester United Edwin van der Sar dengan tanpa kebobolan 5.200 Meter persegi menAP jadi luas yang atap yang baru saja digunakan di Grand Slam Wimbledon 2009. 6.731Jumlah angka yang dihasilkan atlet Jessica Ennis untuk memenangi perlombaan heptathlon di Kejuraan Dunia Atletik di Berlin, Jerman. 16.945Kaki adalah ketinggian di atas permukaan laut saat pertandingan Kriket tertinggi di dunia dilangsungkan di plato Gorak Sheep di Himalaya. 320.000 Poundsterling menjadi jumlah denda yang harus dikeluarkan oleh Robinho karena ketahuan menyelinap keluar dari pusat latihan Manchester City saat berkunjung ke Tenerife, Spanyol. 925.263.96 Jumlah mil yang dihasilkan oleh 35.306 pelari dalam lomba lari akbar London Marathon. 53.000.000 Poundsterling adalah uang yang harus dibayar Real Madrid untuk memboyong Ricardo Kaka dari AC Milan. Jumlah itu juga masih belum cukup mengatasi krisis keuangan Milan. 80.000.000 Poundsterling adalah jumlah biaya untuk memasang atap di kejuaraan Wimbledon. 80.000.000 Poundsterling jumlah yang harus dibayar Madrid untuk membawa Cristiano Ronaldo (foto) dari Manchester United. Ini sekaligus menjadikan Ronaldo sebagai pemain termahal di dunia. 31.000.000 Poundsterling yang setara dengan Rp469 miliar ini adalah jumlah utang yang ditanggung 20 klub peserta Liga Premier League musim 2007-2008. (h01/vvn/times)

WASPADA

Senin 28 Desember 2009

Akhir Tandang Indah Hawks INDIANA, AS (Waspada): Atlanta Hawks mengakhiri empat pertandingan tandangnya dengan kemenangan meyakinkan 110-98 di NBA atas Indiana Pacers, Sabtu (Minggu WIB). Al Horford memimpin dengan 25 poin, 19 rebound dan lima blok. Joe Johnson

AP

Aksi forward Indiana Pacers Tyler Hansbrough (kiri) dihadang center Atlanta Hawks Al Horford di Indianapolis, Minggu (27/12) pagi WIB.

Artest Tersandung Peti

AP

Istri Pun Dukung Schumi BERLIN (Waspada): Semua pihak termasuk istri tercintanya Corina, mendukung Michael Schumacher untuk kembali ke arena Formula One. Seperti dilansir Automoto, Minggu (27/12), Corina mengaku sempat kaget saat pertama kali mendengar niat suaminya kembali membalap. Namun setelah itu dia menjadi paham akan keinginan Schumi yang begitu membara. “Benar, keputusan Schumcher kembali ke F1 tidak pernah kami duga-duga. Kehidupan keluarga kami seolah dibuat naik-turun,” ujar Corina. “Ketika dia bilang Ross Brawn sudah menghubunginya, saya langsung paham bahwa keinginannya sudah kembali membara. Semangat balapannya sungguh luar biasa, itulah yang membuat Schumacher menjadi seperti dirinya sekarang,” tambah Corina. “Saya percaya penuh kepadanya, saya juga tahu bahwa dia butuh tantangan. Jujur saya selalu berpikir bahwa dia sangat hebat,” katanya lagi. Menurut Supremo F1 Bernie Ecclestone, kembalinya sang legenda ke lintasan balap jet darat di belakang kemudi Mercedes GP akan menjadi tontonan sangat menarik musim depan. Pria asal Inggris itu juga meramal, Schumi akan mendapat sambutan hangat dari pembalap F1 lain, karena dia mampu membangkitkan antusiasme lawan. “Saya sangat gembira. Ini sebuah kemajuan yang fantastis,” ucap Ecclestone dalam Autosport. “Kehadirannya akan membuat setiap orang tertarik menyaksikan F1 yang semakin luar biasa. Schumacher adalah legenda, pahlawan, juara dan kini dia kembali untuk membuat lawan-lawan penasaran ingin mengalahkannya,” tambah Ecclestone. Kendati sudah berusia 41 tahun, Schumi tetap bersemangat dan menegaskan sama sekali tidak kehilangan daya pacu. Dia pun siap menantang pasangan Inggris yang sama-sama menyandang gelar juara, Lewis Hamilton (2008) dan Jenson Button (2009). “Bersaing dengan kedua pasangan itu akan terasa luar biasa. Saya siap menghadapi manuver seru dan menegangkan, arena itulah yang selama ini saya tunggu-tunggu,” tegas Schumi kepada The Sun. (h01/okz/sun)

LOS ANGELES, AS (Antara/AFP): Forward Los Angeles Lakers Ron Artest tersandung peti dan terjatuh di tangga rumahnya pada malam Natal. Akibatnya, dia mengalami cedera pada siku tangan kirinya. Demikian diumumkan timnya, seperti dikutip AFP, Minggu (27/12). Beberapa jam setelah bermain dan digantikan pemain Cleveland LeBron James dan hanya mencetak 13 poin saat timnya kalah 87-102 atas Cavaliers, Jumat lalu, Artest mengalami luka. Sikunya harus dijahit termasuk di kepala bagian belakang.

Artest tidak ikut bersama Lakers ke Sacramento. Jadi dia memiliki waktu untuk menjalani pemeriksaan sken CT dan neurologi untuk melihat lebih jauh akibat cederanya itu. Belum diketahui secara pasti kapan Artest dapat turun lapangan untuk membela timnya mempertahankan gelar NBA. Artest yang membuat angka rata-rata 12.3 poin dan 4.8 rebound untuk Lakers pada musim pertamanya bersama klub itu, kemungkinan digantikan Lamar Odom pada pertandingan Lakers berikutnya.

AP

Pasang Iklan Hub. � 4528431 HP. 081370328259 Email: iklan_waspada@yahoo.co.id

PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM Nomor : 003/PL-Bank Sumut/PRGK-CS/2009 Panitia Pengadaan Barang/Jasa PT. Bank Sumut akan melaksanakan Pelelangan dengan Metode Prakualifikasi, maka dengan ini kami mengundang calon Penyedia Barang/Jasa untuk mengikuti Prakualifikasi:

PT PLN (Persero) PROYEK INDUK PEMBANGKIT DAN JARINGAN SUMATERA UTARA, ACEH DAN RIAU

I. Sumber Dana : Anggaran PT. Bank Sumut Tahun 2009

PENGUMUMAN PRAKUALIFIKASI

II.

NOMOR : 10/PP/PL-PIKITRING/2009

No.

PT PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara, Aceh dan Riau mengundang para Penyedia Barang/Jasa untuk mengikuti Pra Kualifikasi Pelelangan Umum pada paket pekerjaan dengan sumber dana APLN T.A. 2009 - 2010 (tahun jamak), sebagai berikut : Nomor Paket 54

Nama

Pekerjaan

Pematangan Lahan Pembangunan PLTU Riau 2 x 100 MW

Pagu

Bidang/ Sub Bidang

Kualifikasi

Rp. 159.769.853.000,-

22014

Bukan Usaha Kecil & Gred 7

A. PERSYARATAN PENDAFTARAN/PENGAMBILAN DOKUMEN KUALIFIKASI Penyedia Barang/Jasa yang berminat dapat mendaftarkan diri dengan persyaratan sebagai berikut : a. Menyerahkan foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) yang diterbitkan instansi pemerintah yang berwenang yang masih berlaku dengan menunjukkan aslinya. b. Menyerahkan foto copy Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang diterbitkan oleh LPJK atau Asosiasi yang diakreditasi oleh LPJK, dengan menunjukkan aslinya. c. Selain harus menyerahkan fotokopi SBU 22014 juga harus memiliki SBU bagian sub bidang 22102 dan 22103 keseluruhannya dengan kualifikasi gred 7. d. Bagi Penyedia Jasa yang diwakilkan untuk mendaftar sesuai dengan paket pekerjaannya, wajib membawa Surat Kuasa dari Pimpinan Perusahaan yang dibubuhi meterai Rp. 6.000,- atau Kepala Cabang perusahaan yang diangkat oleh Kantor Pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. Bagi yang membentuk Kemitraan, dibuat atas nama Kemitraan / Konsorsium atau Joint Operation (JO), yang menurut Surat Perikatan Pembentukan Kemitraan atau Surat Perjanjian Kemitraan adalah yang berhak mewakili Kemitraan. B. WAKTU PENDAFTARAN / PENGAMBILAN DOKUMEN KUALIFIKASI Hari Tanggal : Senin - Kamis, 28 – 31 Desember 2009 Waktu : Jam 09.00 s/d. 15.30 WIB Alamat : Sekretariat Panitia Lelang Pengadaan Barang/Jasa PT PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara , Aceh & Riau Jln. Dr. Cipto No. 12 Lt. IV Medan. C. WAKTU PEMASUKAN DOKUMEN KUALIFIKASI Hari Tanggal : Selasa - Rabu, 29 Desember 2009 – 6 Januari 2010 Waktu : Jam 09.00 s/d. 15.00 WIB Alamat : Sekretariat Panitia Pengadaan Barang/Jasa PT PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara, Aceh & Riau Jln. Dr. Cipto No. 12 Lt. IV Medan. Untuk hal-hal yang belum jelas, dapat ditanyakan pada panitia lelang. Pendaftaran dilakukan oleh Pimpinan Perusahaan atau Wakil yang ditunjuk untuk melakukan pendaftaran pelelangan, kepada Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi syarat akan diberikan dokumen kualifikasi. Pengumuman prakualifikasi ini juga diumumkan melalui media e-Proc pada website PT PLN (Persero) : www.eproc.pln.co.id dan papan pengumuman PT PLN (Persero) Pikitring SUAR tanggal 28 Desember 2009. Demikian untuk diketahui dan menjadi maklum. Medan, 28 Desember 2009

PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA

1

Nama Pekerjaan Renovasi Gedung Kantor PT. Bank Sumut Cab. Sidikalang Jl. SM. Raja No. 172 Sidikalang

Nilai Proyek

Bidang

Sub Bidang

Kualifikasi

Rp 3.195.666.000

Arsitektural

21005 (Bangunanbangunan non perumahan lainnya)

Gred 5, 6, 7

III. Syarat-syarat Pendafataran: Menyerahkan masing-masing 1 (satu) set fotocopy yang dilegalisir sbb: � Akta Perusahaan/kantor Perwakilan/Cabang dan Akta Perubahan (bila ada); � Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) ; � Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang masih berlaku dan dilegalisir / registrasi LPJK; � NPWP dan SKPPKP; IV. Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Prakualifikasi dilaksanakan pada: � Hari/tanggal : Selasa s/d Senin / 29 Desember 2009 s/d 04 Januari 2010 � Waktu : Pukul 09.00 s/d 12.00 WIB, dan pukul 14.00 s/d 16.00 WIB Pendaftaran dilakukan oleh Pimpinan/Direktur Perusahaan dengan menunjukkan identitas diri asli (KTP) dengan menyerahkan fotocopynya, apabila yang bersangkutan berhalangan maka pendaftaran dapat dikuasakan kepada salah seorang staf/pegawai yang tercantum dalam susunan personalia perusahaan dengan menyerahkan surat kuasa bermaterai Rp. 6.000,- dengan Kop Surat Perusahaan, berstempel dan ditandatangani Pimpinan/Direktur. Proses Pelelangan Jasa Konstruksi mengacu pada Peraturan Direksi PT. Bank Sumut No. 003/DIR/DUM-RT/PBS/2004 tanggal 22 Nopember 2004. Diluar waktu dan persyaratan yang ditentukan diatas tidak dapat kami layani/terima. Medan, 28 Desember 2009 dto, Panitia Lelang

mencetak 24 angka saat Hawks mengakhiri pertandingan tandang indah mereka dengan 2-2 untuk meningkatkan rekor menjadi 21-8. Indiana (9-19) menderita kekalahan kelima mereka berturut-turut kendati tiga pemain, Troy Murphy, Luther Head dan debutan Tyler Hansbrough, masing-masing menyumbang 19 poin. Hawks memimpin sejak awal hingga akhir. Tim tamu itu mencetak sembilan angka pertama dan membangun selisih 17-poin pada kuarter pertama sehingga hanya berselisih setengah pertandingan dari pemimpin klasemen Divisi Tenggara Orlando Magic. Di Dallas, pemain pengganti Jason Terry mencetak angka 23 poin dan Dirk Nowitzki menambah 20 ketika memenangkan Dallas Mavericks atas Memphis 106-101. Erick Dampier menambah 13 poin dan 10 rebound sedangkan Jason Kidd menyum-

bang 10 poin dan 10 assist untuk tim yang memimpin Divisi Baratdaya itu. Dallas pun memperbaiki rekor menjadi 21-9 dan mengakhiri kekalahan tiga laga dengan Memphis. Bintang asal Jerman Nowitzki berhasil mencetak angka pada tiga kuarter pertama. Terry menghasilkan 14 poin pada kuarter keempat untuk membawa Mavericks melaju. Zach Randolph membuat angka tertinggi 27 poin dan menambah angka tertinggi 14 rebound. Rudy Gay menyumbang 22 dan O.J. Mayo mengolekasi 18 poin untuk Grizzlies, yang rekornya menjadi 13-16 dan semakin melorot di klasemen Divisi Baratdaya. Bintang Spanyol Marc Gasol menambah 13 poin dan 12 rebound untuk Memphis. Mavericks mengalahkan Memphis 25 kali dari 29 pertandingan di Dallas, termasuk 17 dari 18 pertandingan awal mereka. (h01/ant/rtr/afp)


Medan Metropolitan

WASPADA

Senin 28 Desember 2009

DPD RI Deklarasikan Kaukus Anti Korupsi MEDAN (Waspada): Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia mendeklarasikan Kaukus Antikorupsi DPD RI di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Demikian penjelasan anggota DPD RI/MPR RI DR. Rahmat Shah di Medan, Jumat (25/12). Dikemukakannya, deklarasi kaukus tersebut di Jakarta, baru-baru ini. Dikatakan, deklarasi kaukus anti korupsi itu perwujudan tekad DPD untuk mendorong terus dan tetap dilakukannya pemberantasan korupsi. Pernyataan itu, menurut Rahmat Shah, ditegaskan Ketua Kaukus Antikorupsi DPD RI, I Wayan Sudirta didampingi dirinya serta 30 anggota DPD lainnya. Kaukus Antikorupsi di gedung KPK Jakarta diterima pimpinan KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean, Bibit Samad Rianto, dan Haryono Umar. Rahmat Shah mengatakan, 91 anggota DPD mendukung pembentukan Kaukus Antikorupsi. Namun beberapa dari mereka belum bisa membubuhkan tandatangan karena sedang berada di daerah. Dia juga menegaskan, Kaukus Antikorupsi DPD berjanji akan mewujudkan lembaga perwakilan daerah yang bersih dan bebas dari korupsi. Selain itu mereka juga akan mendorong secara aktif penuntasan kasus korupsi, baik di tingkat pusat maupun daerah. “Kami juga akan mendorong dan mendukung program serta kebijakan antikorupsi terutama di daerah perwakilan masingmasing,’’ kata Rahmat. Rencananya, Kaukus Antikorupsi DPD RI juga akan memantau setiap upaya pemberantasan tindak pidana korupsi yang dilakukan para penegak hukum. Secara khusus, Rahmat Shah menyebutkan dia yang masuk di Komite I DPD RI telah mengumpulkan informasi serta datadata mengenai kasus korupsi di Sumatera Utara untuk dilakukan pemantauan perkembangan serta proses hukumnya. Jika terdapat hambatan dalam upaya pemberantasan korupsi di daerah ini, maka sebagai wakil masyarakat Sumatera Utara dia berkewajiban untuk menindaklajutinya. Ketika ditanya bagaimana caranya, agar kasus korupsi yang terungkap dapat segera dituntaskan, dia menyatakan, akan dilakukan berbagai upaya baik formal maupun informal agar penanganan kasus korupsi tidak berlarut-larut namun tetap sesuai dengan rasa keadilan. Ini wujud komitmen kami dalam Kaukus Antikorupsi, serta tanggungjawab moral karena telah dipilih langsung oleh rakyat, ujarnya. (m34)

Waspada/Ist

DEKLARASI: Deklarasi Pembentukan Kaukus Antikorupsi DPD RI, di antaranya anggota DPD RI asal Sumut DR. H. Rahmat Shah, seusai diterima Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean didampingi Bibit Samad Rianto dan Haryono Umar di gedung KPK Jakarta, baru-baru ini.

Panglong Bahagia JayaTerbakar MEDAN (Waspada): Toko bahan-bahan bangunan (panglong) Bahagia Jaya di Jl. Bahagia By Pas, Kel. Sudirejo I, Medan Kota, terbakar, Minggu (27/12) pukul 04:00. Tidak ada korban jiwa, karena pemilik panglong, Sunggul Sinambela, 46, yang tinggal di panglong itu segera terbangun begitu api mulai menjalari bangunan dan berhasil menyelamatkan diri. Dia kemudian meminta tolong tetanggan yang kemudian memberi bantuan menyirami bangunan itu dengan air. Kobaran api berhasil dipadamkan, setelah petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi. Saksi mata menyebutkan, api terlihat di atap bangunan sekira pukul 04:00. “Kami kemudian berusaha memadamkan api dengan menyiram air. Tidak lama kemudian, mobil pemadam datang,” ujar Erwin, 35. Petugas Polsek Medan Kota turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara. Kapolsek Medan Kota, AKP Amri mengatakan, api berhasil dipadamkan sebelum menyambar rumah lainnya. Pihak kepolisian kini menyelidiki penyebab kebakaran. Sedangkan kerugian ditaksir ratusan juta rupiah, karena selain bangunan dan bahan bangunan, api juga membakar sertifikat rumah, surat kendaran seperti STNK dan BPKB dan surat-surat bon penjualan.(m11)

Ancaman Banjir Dan Longsor Akhir Tahun MEDAN (Waspada): Akhir tahun 2009, peluang banjir dan longsormasihmengancamwarga Sumatera Utara. Hal tersebut berkaitan meningkatnya curah hujan di pesisir barat Sumut. “Penyebab peluang banjir dan longsor karena terjadi gangguan cuaca di Laut Cina Selatan (LCS), sehingga imbasnya muncul hujan di beberapa daerah di Sumatera Utara. Gangguan cuaca di LCS sangat kuat imbasnya ke Sumut,” kata Kepala Data dan Informasi (Datin) pada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Bandara Polonia Medan, Firman, S.Com ketika dikonfirmasi Waspada, kemari. Menurut Firman, kalau terjadi hujan pada malam hari hingga pagi secara berulangulang kondisi cuaca terganggu di pesisir barat Sumut. Akhir ta-

hun kawasan Madina, Tapteng dan Sibolga masih berpeluang banjir dan longsor. Jadi, diingatkan agar warga meningkatkan kewaspadaan karena pumpunan awan mulai bergerak. Begitu juga untuk wilayah pesisir timur Sumut seperti Langkat, Medan, Deliserdang dan Asahan perlu juga warga meningkatkan kewaspadaan sebab kadang-kadang terjadi hujan lokal. Kata Firman, kadang kala awan-awan yang menjulang tinggi akibat imbas gangguan di Laut Cina Selatan berpencar antara pesisir barat dan timur. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, menjelang akhir tahun warga Medan khususnya yang bertempat tinggal di daerah sepanjang aliran Sungai Deli, Denai dan Babura sering dilanda banjir. Hal itu disebab-

kan curah hujan di kawasan perbukitan dan pegunungan meningkat. Laut Bergejolak Menyinggung kondisi cuaca di perairan laut, Firman menilai, saat ini terjadi gejolak laut di kawasan Aceh Utara dan Sabang di ujung barat Provinsi Aceh, tinggi gelombang kawasan Selat Malaka Aceh Utara mencapai dua hingga tiga meter. Demikian juga kawasan Sabang, dalam dua hari ini kondisi perairan laut bergejolak, menyebabkan gelombang laut meningkat. “Kapal-kapal penangkap ikan tradisional terganggu melaut dalam dua hari ini,” kata Firman. Begitu juga gelombang laut meningkat di kawasan Batam dan perairan Riau. Bahkan kapal jenis ferry terganggu mengangkut penumpang. (m32)

Kepedulian Warga Mampu Belum Tergugah Membantu MEDAN (Waspada): Meskipun peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) terus digelar setiap tahun, tetap saja masih banyak warga mampu belum tergugah hatinya membantu saudaranya yang kurang mampu. Kondisi serupa juga menjalar kepada sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) maupun badan usaha milik daerah (BUMD). Fakta minimnya kontribusi warga mampu maupun BUMN/ BUMD terhadap sesamanya itu terjadi tidak hanya di Kota Medan, ibukota Provinsi Sumut yang menggelar peringatan tersebut, Rabu (23/12), tetapi juga hampir di seluruh kota-kota besar di Indonesia.

Gubernur Sumut Syamsul Arifin di hadapan semua undangan di acara itu mengaku miris terhadap pelaksanaan HKSN yang masih diartikan dalam bentuk sempit, bukan dalam bentuk luas sebagai sebuah bangsa yang senasib dan sepenanggungan. “HKSN hendaknya tidak hanya dipandang dari bantuan warga mampu atau BUMN/ BUMD kepada tidak mampu atau bantuan orang sehat kepada tidak sehat yang belum besar realisasinya, tetapi marilah kita mensyukuri apa yang ada. Karena dengan bersyukur kepada Allah SWT, maka nikmat yang diberikan akan ditambah,” kata Syamsul di Aula Martabe Kantor

Gubernur Sumut. Justru itu Syamsul menjanjikan bantuan pemerintah kepada kelompok masyarakat penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) tahun depan akan lebih ditingkatkan lagi. Karenanya, Syamsul minta seluruh warga mengingatkan para pejabat atau orang-orang berkemampuan ekonomi untuk menyalurkan bantuan. Ketua Panitia HKSN Provinsi Sumut Asrin Naim menuturkan, peringatan bertema “memperkuat kesetiakawanan sosial untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat” itu memang terus mendorong kepedulian warga mampu kepada yang tidak mampu. (m19)

Sumut Minta Perhitungan DAU 2010 Ditinjau Ulang MEDAN (Waspada): Kriteria dan indikator perhitungan Dana Alokasi Umum (DAU) Sumatera Utara pada 2010 diminta ditinjau ulang, akibat alokasi selama ini belum merata ke setiap daerah. Komponen dana perimbangan dari pusat itu diharapkan ikut dinikmati daerah tidak padat penduduknya, agar kinerja keuangan bisa meningkat untuk pembiayaan pembangunan. Gubernur Sumut, Syamsul Arifin, memastikan evaluasi perhitungan DAU Sumut 2010 itu bisa menekan kesenjangan dan menekan ketimpangan pelayanan publik dari pemerintah. “Kami berharap alokasi DAU berdasarkan kriteria dan indikator yang dipakai selama ini ditinjau ulang, seperti luas wilayah, jumlah penduduk dan lainnya,” kata Gubsu, Rabu (23/12). Pengucuran DAU Sumut tahun sebelumnya diakui Syamsul lebih banyak dinikmati daerah-daerah yang padat pendu-

duknya, mengakibatkan munculnya kesan negatif bagi daerah yang tidak padat penduduknya. Karena alokasi DAU sebelumnya hanya ditentukan oleh luas wilayah, tanpa mempertimbangkan wilayah produktif dengan tidak produktif. Pada 2009, Sumut menerima DAU Rp754.398.902.000, yang jika dibandingkan tahun 2008 sebesar Rp727.910.820.000, terjadi peningkatan sebesar Rp36.488.078.000. Besaran berbeda komponen dana perimbangan pusat ini, diakui Syamsul buat kebutuhan belanja pegawai negeri sipil (PNS) termasuk tunjangan perbaikan pegawai ( TPP) senilai Rp589.899.401.699 dan kebutuhan pembangunan lainnya sebesar Rp587.173.117.259. “Total dana yang dikucurkan tidak sama besar kepada 30 kabupaten dan kota penerima. Alokasinya masih berbeda antara daerah padat penduduk dengan yang tidak. Karenanya,

kita minta kriteria dan indikatornya ditinjau ulang untuk DAU 2010,” kata Syamsul. Harapan lain, lanjut Syamsul, agar indeks masing-masing variabel penentu kapasitas fiskal pada 2010 tidak lagi ditetapkan panitia kerja di DPR-RI. “Komponen tersebut kita sarankan ditetapkan dengan peraturan perundang-undangan (Perpu), termasuk meminta pengalihan pajak pusat menjadi pajak daerah, seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB),” timpal Syamsul. Usulan perimbangan keuangan pusat dan daerah serta peningkatan ekonomi daerah, serta komponen bagi hasil perkebunan dapat menjadi daftar penerimaan daerah yang bersumber dari bagi hasil sumber daya alam. “Meskipun Sumut memiliki potensi besar, namun hasilnya semua masuk ke kas negara, akibat peraturan untuk itu belum ada,” kata Syamsul. (m19)

Wakil Menhub Geleng Kepala Di Atas KA WAKIL Menteri Perhubungan RI Ir Bambang Susantono dan pejabat Kereta Api Indonesia (KAI) turun ke Medan,kemarin pagi. Sejumlah kalangan menyebutkan, kinjungan pejabat-pejabat itu bersifat mendadak, artinya tidak ada pemberitahuan seperti layaknya kunjungan pejabat dari Jakarta.Wartawan yang biasanya meliput kegiatan di jajaran KA mendadak diberitahu pejabat KA di Medan pukul 05.30 untuk mengikuti kegiatan rombongan dari Jakarta tersebut. Agenda kunjungan wakil menteri disamping meninjau keamanan pesawat di Bandara Polonia Medan menjelang Natal dan Tahun Baru 2010, juga melihat keberadaan Stasiun Kereta Api Medan yang akan dijadikan city check in penumpang dan jalur transportasi cepat dari Stasiun Medan menghubungkan ke bandara baru Medan di Kualanamu, Deliserdang. Para pejabat dari Medan pun bertolak ke Araskabu, Lubuk Pakam, menggunakan KA Soeltan dan Eksekutif. Ikut dalam rombongan itu, antara lain, Dirut APII Edy Haryoto, Dir Ops dan Teknik Tulus Pranowo dan Tomy, Direktur Keuangan AP-II ditambah Kadivre I KA Sumut/Aceh Drs Totok Suriono, MT, Dirbang Khusus PT KAI, Sony Harsono, GM APII Bandara Polonia Medan Endang A.Sumarsa, Adbandara Ir Razali Abubakar dan

sejumlah pejabat lingkungan AP-II. Tepat pukul 10.05, masinis KA Soeltan membunyikan pluit, tanda KA Soeltan mulai bergerak dari Stasiun Besar Medan menuju Araskabu dekat bandara baru, pengganti Bandara Polonia, di Kualanamu. Dalam perjalanan lebih kurang 5 Km, wakil menteri menyaksikan dengan mata telanjang ratusan rumah-rumah kumuh tumbuh sumbur di kiri kanan rel KA. Menyaksikan fenomena riskan terhadap operasional KA, wakil menteri terlihat gelenggeleng kepala. Mat kodak alias pemotret dari media cetak dan elektronik yang ikut dalam rombongan mengabadikan objek mata wakil menteri terebut. Harus ditata Wakil menteri agak lama memberikan komentar ketika menyaksikan rumah-rumah di sepanjang pinggir rel itu.“Begini ya, ke depan rumah-rumah liar itu sebaiknya dilokalisasi ke daerah yang lebih aman,” katanya. Kebijakan itu demi keamanan dan kenyamanan serta untuk penataan kota. Apalagi Medan akan ada kereta api cepat menghubungkan Stasiun Besar Medan ke bandara di Kualanamu. “Harus dimusyawarahkanlah oleh jajaran Pemko, manajemen KA Divre I dengan pemilik rumah-rumah liar itu, bagaimana agar mereka pindah ke daerah lebih aman,” katanya. Di daerah lain seperti di Jakarta, Jawa Barat dan lainnya, lanjut Bambang, rumah-rumah di pinggir rel, dipindah ke

lokasi baru bahkan diberdayakan melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Wakil menteri setelah menyaksikan lahan dan terminal bandara baru itu mengharapkan proyeknya cepat selesai dikerjakan. Kalaupun pekerjaannya sudah terlambat dari jadwal, lanjutnya, masih bisa dikejar dengan pengucuran danadana pembangunan tersebut. “Keberadaan bandara baru itu juga kebanggaan masyarakat secara nasional,” ujarnya. Bahkan Dirut AP-II Edy

Haryoto menyatakan, keberadaan bandara di Kualanamu nantinya sangat strategis penerbangan ke luar negeri baik ke Singapura, Bangkok bahkan Kuala Lumpur karena tidak ada gangguan lagi bangunanbangunan pencakar langit. Desain awal bandara tersebut untuk 8 juta penumpang/ tahun, namun masih bisa dikembangkan lagi dua landasan pacu dan terminal penumpang karena lahan cukup luas. Bahkan Suhendro Budi Santoso, selaku Humas KA Divre I Sumut tidak membantah ada

tiga kategori warga yang menempati lahan-lahan sepanjang rel antara lain Daerah Manfaat Jalan (Damaja), yaitu jarak bangunan dengan rel 5,7 meter. Sementara Daerah Pengawas Jalan (Dawasja) 20 hingga 100 meter dan Daerah Milik Jalan (Damija) 11,75 meter. Pihak manajemen KA Divre I terus berupaya agar rumah-rumah tersebut tidak mengganggu keberadaan transportasi KA di Sumut. * Abdullah Dadeh

Waspada/Abdullah Dadeh

Terlihat Wakil Menteri Perhubungan RI Ir Bambang Susantono dan pejabat PT KAI pusat menyaksikan rumah-rumah kumuh sepanjang rel kereta api melalui jendela KA Soeltan, dalam kunjungannya ke Medan kemudian ke Bandara di Kualanamu, Kamis (24/12).

9

YPSA Beri Penghargaan Kepada Tiga Tokoh Masyarakat MEDAN (Waspada): Peringatan HUT ke-12 Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah, Sabtu (19/12), ditandai dengan pemberian penghargaan kepada Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera, Mr. Stanley Harsa, Pj Walikota Medan, Drs. H. Rahudman Harahap, MM dan Kapoltabes Medan, Kombes Pol Drs. Imam Margono, sebagai tokoh masyarakat peduli YPSA. Tampak hadir Pembina YPSA Drs. H. Sofyan Raz, Ak, MM didampingi Ketua Umum Hj. Rachmawati Sofyan Raz, Sekda Drs. H. Dzulmi Eldin, MSi, Ketua MUI Sumut Prof. Dr. H. Abdullah Syah, MA, PR III IAIN SU Prof. Dr. Lahmuddin Lubis, MEd, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Drs. H. Hasan Basri, MM, Pangdam I/ BB diwakili Mayor Manurung, atas nama Konsul Turki Ros Rahmad Shah dan undangan. Ketua Umum YPSA Hj. Rachmawati Sofyan Raz dalam sambutannya mengatakan, YPSA kini telah memasuki usia ke-12, perjalanan masih panjang dan garis finish tidak akan pernah terbatas. Apalagi pendidikan sepanjang hayat dan sepanjang dunia terkembang. Kami sadari masih banyak kekurangan dan kelemahan yang perlu dibenahi untuk harus dibangun dan ditingkatkan guna mencapai visi misi yang kita harapkan We Shell Create Golden Generation, Disipline, Religious and Smart. Selama perjalanan itu,YPSA telah mengantarkan alumninya mengikuti pendidikan di berbagai universitas dan perguruan tinggi seperti USU, IPB, ITB, UI, bahkan di Malaysia, Singapura dan Australia. Di samping banyak prestasi yang telah

Waspada/Dede

PR III IAIN SU Prof. Dr. Lahmuddin Lubis, Med bersama Ketua Umum YPSA Hj. Rachmawati Sofyan Raz menandatangani MoU antara YPSA dan IAIN tentang peningkatan mutu pendidikan berbasis agama Islam, Sabtu (19/12). dicapai siswa, salah satunya UN terbaik se Kota Medan bahkan se Indonesia, serta penilaian terbaik di bidang mata pelajaran MIPA, sosial seni dan olahraga. Sementara Kapoltabes Medan, Kombes Pol Drs. Imam Margono, dalam sambutannya meminta kepada siswa selalu menjaga tata cara pergaulannya dalam kehidupan sehari-hari, di samping tetap harus menjaga etikaterhadaporangtuadanguru. Menurutnya, banyak kenakalan remaja saat telah mengkhawatirkan kita semua, baik itu pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba dan lain-lain. Hal itu terjadi karena siswa salah dalam pergaulan dan tidak menjaga etikanya terhadap orangtua dan guru. Pada kesempatan itu, YPSA juga memberikan penghargaan kepada karyawan, guru dan siswa berprestasi di antaranya

Syahrita, SE, Aida Arhamni, SE, Yusni Marwani, AMa, Nazdriati, SPsi. SPd, Leli Ernita, SPdI, Drs. Syafri Moesa, MM, Kamaluddin Nasution, Mahmud, SAg, Siti Mahmudah, A.MaPd, Siti Ainah, SAg, Vera Ariani C, SPd, Ahmad Yaman Hasb, SAg, Erni Sutrisni, A.Md, dan Nasihat. Sementara siswa berprestasi Edly Tsara Nabilah, Diah Puspita Rahmi, M. Hartsyah Warlie dan siswa yang menempuh pendidikan penuh di YPSA M. Al Ghazali, Riza Yuliandari serta orangtua berprestasi Ir. Fazriati dan Ir. Sapto Wardoyo serta penghargaan kategori siswa yang banyak memberikan kontribusi terhadapYPSA Feysa Amalia Maharamis Poetry. Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan MoU antaraYPSA-IAIN tentang peningkatan mutu pendidikan berbasis agama Islam. (m43)

Peserta Lulus Seleksi Beasiswa LAZ Peduli Ummat Waspada MEDAN (Waspada): Setelah diadakan seleksi Tahap I (seleksi berkas) dari seluruh berkas peserta yang masuk sampai 17 Desember 2009, maka nama peserta yang berhak mengikuti seleksi Tahap II (wawancara) yang akan dibagi menjadi 2 termin yakni Termin I : 08-00 – 12.00 Wib sedangkan Termin II : 13.00 – selesai. Adapun nama peserta yang akan mengikuti seleksi Termin I yakni; IAIN SU: Yoni Rahayu, Aisyah, Fitri Fatmasari, Nurhasanah Lubis, Nur Adilah Wahid Nasution, Naima Safitri Lubis, Indriwanti, Fitriana Ritonga, Fitrianti, Wahyudi, Rendi Syahputra, Adek Rizki Kusnita, Anugrah Halik, Muhammad Wira Gunawan (Tarbiyah/PMM), Rahmi Siregar, Supriani, Sriwati, Ismayanti, Soupiah, Risna Suryani, Kartini Rambe, Siti Nurhasanah, Sri Juniah, Ahmad Syukri Sitorus, Mhd. Anhar Syahputra, Sukran Ali Tanjung, Mhd. Ardiansyah S, Dahlian Siregar, Rahmayanti, Putri Miyanti Tanjung. Mitca Handayani, Junaidi Sirait, Mhd. Amrinuddin, Dewi Sukmawati, Nurhayati, Nurul Sukma, Uway Juwairiah, Boby Erno Rusadi, Edy Syahputra Langgeng, Maysarah, Lisnawati Girsang, Lia Agustina Hasibuan, Rahmalia Ulfa, Nuzhatun Nisa, Dedi Prima Ritonga, Fitriana Lubis, Irmayanti Mangunsong, Ika Yanti Nasution, Sri Mariati Ritonga, Romaulina Siburian, Ali Imran, Salman Ahyani, Lisnawati Siregar, Hapsah khoiriyah Harahap, Nurmala Sari, Ratna Dewi Pohan, Zulkifli, Nurjannah, Ibrahim Siregar, Mawaddah Hasanah Nasution, Siti Zulaiha, Nurhayati A, Prianti Sitohang, Lailan Zukhaira Nst, Saiful Amri, Mudin Pohan, Annisa Muharmina, Wiwin Sunaria Saragih, Al-ukhti, Kartika Pebri Nadeak, Fitri Malyani, Ahmad Darlis, Edi Prasetiyo, Sabri, Rahmat Rifa’I Lubis, Irwansyah, Lukman Hakim, Mukhlis, Jaka Sona, Mhd. Kaulan Karima, Khalimatus Saniah. Anna Sri Rezeki Daulay, Halimah Tusa’dyah, Hamzah Lubis, Darmansyah, Marayouwoles, Lisnawati Ritonga, Maisyaroh Manurung, Budi Maisarah, Wahyudi, Muhammad Ramadhan, Zaini Tanjung, As’adi, Azhar Azmi Manurung, Elpida Malau, Elpi Sukaesi, M. Irham, Ema Sri Ulina Sembiring, Mhd. Husni Maulana, Imran Hasibuan (PAI), Putri Ani Dalimunthe (PAI), Surijayanti (PMM), Siti Aisyah (PBI), Mulyani Nasution (BKI), Hotmaida Nasution (PAI), Rahmi Asykuri Nasution (PAI), faidul Anwar (PAI), Mira Seprina (PBI), Nuraini Sinaga (PMM), Nova Ardiyah Rangkuti (PGMI), Budi (PAI), Lukman (PAI), Ramlah Daulay (PAI), Ade Nurjana Chaniago (PAI), Anisyah (BKI), Mutia (BKI), Erna Ermaya (PBI), Mahyuni Saragih (PBI). USU : Melati Ramadani Br Ginting (Keperawatan), Sofian Hanafi Hrp (Teknik Elektro), Rini Lestari (Keperawatan), Sri Dewi Br Siregar (Keperawatan). UNIMED : Hidayani P. Surbakti

(Kimia), Roy Iskandar (Fisika), Siti Khadijah Br Sembiring (B. Jerman), Hambali (Ekonomi), Yelpi Hayani Hsb (B. Jerman), Pajri Lailatil Juma’ah (Sejarah), Fathul Muin Simatupang (Olah raga). UNIVA : Agus Salim Hsb (FAI/KI), Mhd. Ridwan Hrp (FAI/PAI), Ahmad Nawawi (FAI/ PAI), Razaidin (FAI/PAI). UISU : Siti Yusnida Desyani Tjg (FH), Delfi Diansyah Putra (FP/Agroteknologi), Mhd. Alimuddin (Biologi), Azhar (Sospol), Hairunnisyah (FP/Sosial Ekonomi Pertanian). UMSU : Endrik Pamungkas (FKIP/PMM), Sri Wahyuni (Ekonomi/Akuntansi), Juliadi (FAI/PAI), Hamsal Arfah (FT/ Teknik Sipil), Eva Daswati (FAI/ PAI). UMA : Fahmi Faisal Zubaidi. STAI AL-HIKMAH : Ahmad Mardani (PAI). STAIS : Mailan Hanifa Situmorang (PAI), Desy Fizayanti Harianja (PAI). Sementara yang mengikuti seleksi Termin II yakni : IAIN SU : Maria Ulfa Lubis (PBA), Rani Ningsih Harahap (PBA), Ernitha (PBA), Zulpina (PBA), Ali Nasrun Hasibuan ( PAI), Sri Rahayu ( TMM), Nurhidayah (PAI), Ahmad Kohir (PBA), Rahmat (PAI), Donny Laila Amri (PMM), As’ad (PBA), Ahmad Yudiawan (PMM), Nurul Aini (PAI), Muhammad Iqbal Siregar (PMM), Rosmalina Saragih (PBI), SriYuni Andari Br Sinulingga ( BKI), Demiati Simarmata (BKI), Nurliah (BKI), Khairunnisa Harahap (PBI), Muliana Nasution (PBI). Nur Aisyah (PBI), Utari Tampubolon (PBI), IrmaYusnita Harahap (PBI), Jumain (PMM), Surya Darma Barus (PMM), Nurul Fauziah (PBI), Yesi Juliani Hasibuan (PBI), Abdul Rahman Ali (PAI), Rabiatul Adhawiyah (Ushuluddin/FPI), Ismail (Ushuluddin/FPI), Ayunda Samudra Putri (Ushuluddin/FPI), Zulkifli (Syari’ah/ Per.Hukum & Mazhab), Nursida Hanum Sitorus (Ushuluddin/Aqidah Fil), Rina Puspita Sari (Ushuluddin/FPI), Rinawati Munthe (Ushuluddin/FPI),Sri Wahyuni (Ushuluddin/THI), Nurhikmah (Ushuluddin/Aqidah Filsafat), Faizil Azmi (Syari’ah/Perb. Hukum & Mazhab), Nurmilah (Ushuluddin/Aqidah Filsafat), Nurjamilah Daulay (Ushuluddin/FPI), Mahmuddin Sirait (Ushuluddin/FPI), Nurdin Hamzah Nst (Ushuluddin/A. Filsafat), Rizqa Amalia (Ushuluddin/THI), Muhammad Zen (Syari’ah/Per.Hukum & Mazhab), Windi Pratiwi (Ushuluddin/A.Filsafat), Maimanah Angkat (Ushuluddin/FPI), Sri Ulfa Rahayu (Ushuluddin/THI), Robi Saputra (Tarbiyah/MPI), Mahadi Siregar (Dakwah/BPI), Zubaidah Nst (Dakwah/PMI), Kusmadi Arista (Dakwah/KPI), Hafni Hanum (Dakwah/MD). Ahmad Zaki ( Tarbiyah/ MPI), Rahma Khairani Dalimunthe (Dakwah/MD), Mardiansyah (Dakwah/MD), Ahmad Arifin (Dakwah/MD), Nurhayani (Tarbiyah/MPI), Nurma Sari (Tarbiyah/MPI), Mukhlis Nst (Dakwah/MD), Canra Krisna Jaya (Dakwah/ MD), Maya Devi SyariYanti Hsb

(Tarbiyah/MPI), Arif Rahman Nst (Dakwah/MD), Abdul Mutholib (Dakwah/KPI), Sardani (Dakwah/KPI), Suherman (Dakwah/KPI), Kamiyanti (Dakwah/MD), Susi Lahati (Dakwah/MD), Syafrina (Dakwah/PMI), Erwin Hidayat (Dakwah/KPI), Indra Permana Presetya (Dakwah/KPI), Asmuddin (Dakwah/KPI), Malik Setia Abdi (Dakwah/KPI), Idris Aritonang (Dakwah/MD), Muhammad Fadli Hasan (Tarbiyah/PAI), Rty Rahmayani S (Syari’ah/EKI), Irma Apri Daini (Syari’ah/EKI), Lathifah (Syari’ah/Muamalat), Erwinsyah Putra Sitorus (Syari’ah/Muamalat), Joko Sumanto (Syari’ah/ Muamalat), Muhammad Hidayat (Syari’ah/Jinayah Siyasah), Irwansyah (Syari’ah/Muamalat), Khairumuddin (Syari’ah/ Muamalat), Siti Kholidah (Syari’ah/EKI), NurulWahyuni (Syari’ah/EKI), Fadilah (Syari’ah/ EKI), Lisa Chintia Hsb (Syari’ah/ EKI), Siti Afni Kusnanda (Syari’ah/EKI), Hendra Gunawan (Syari’ah/Jinayah Siyasah), Husna Rahmayani (Syari;ah/Muamalat), Jopniroha Dalimunthe (Syari’ah/Muamalat), Conny Ertanti (Syari’ah/Muamalat). Nugraha Irmanda (Syari’ah/EKI), Rezeki Utami Sinaga (Syari’ah/EKI), Novi Fauziah Nur (Syari’ah/Muamalat), Yudi Tohero (Syari’ah/Ahwalus Syahksiyah), Rabiatul adawiyah Nst (Syari’ah/AS), Putri Balqis (Syari’ah/Muamalat), Silvia Azmi Nasution (Syari’ah/Muamalat), Halimatur Ruhiyah (Syari’ah/ EKI), Latifah Hanum (Syari’ah/ EKI), Desi Nurmaida (Syari’ah/ EKI), M. Fauzan (Syari’ah/EKI), Mhd. Hanafi (Syari’ah/EKI), Muhammad Azwar (Syari’ah/ EKI), Amwin Prabudi Sitorus (Syari’ah/EKI), Yudi Purnomo (Syari’ah/EKI), Jayantikasma Putri (Syari’ah/Muamalat), Dewi Puspita Sari (Syari’ah/ Muamalat), M. Taufiq Hidayat (Syari’ah/EKI), Khairul Fahmi S (Syari’ah/Jinayah Siyasah), Candra Gunawan (Syari’ah/ Muamalat), Ahmad Riduan Pohan (Syari’ah/EKI), Nurhasanah Br Brutu (Syari’ah/EKI), Nurul Yakin (Syari’ah/Jinayah Siyasah), Mhd. Syahri Ramadhan Damanik (Syari’ah/JS), Rachmat Hidayat Pane (Syari’ah/Muamalat), Irna Riani (Syari’ah/EKI), Nur Aisah (Syari’ah/EKI), Nieke Pane (Syari’ah/ EKI). USU: Syamsul R Nst (Keperawatan), Erwina Irwan (Keperawatan), Ahmad Hidayat (SKM), Yose Inaita ( Teknik Industri). UNIMED: Sarianto (Ppkn), Susi Lestari (B. Indonesia), Nico Adrianus Taroreh (PGSD), Nurul Syafiqah (Kimia), Chairunnisa Arief (Kimia), Ahmad M Natas Pasaribu (Olah raga). UNIVA : Hakiman (FAI/PAI), Mhd. Syafi’I (FE/Manajemen, Mhd. Syafi’I Hidayatullah (FAI/PAI). Wawancara diadakan pada hari Kamis, tanggal 31 Desember 2009, di Masjid Dakwah USU Jl. Dr. Hamzah Kampus USU Medan. Pakaian muslim/ muslimah. Bagi yang tidak hadir dianggap mengundurkan diri.(rel/m41)


Medan Metropolitan

10 YPNA Akan Gugat Penyebar Fitnah MEDAN (Waspada) : Pengacara Jumono, SH dan rekan selaku kuasa hukum Pimpinan Yayasan Pendidikan Nurul Amaliyah (YPNA) Tanjungmorawa, DR. HM. Supriyanto alias Anto Keling akan menggugat salah satu pimpinan media dan pihak-pihak yang menyebarkan berita fitnah. “Kami fakir bukan hanya berita fitnah tetapi melakukan pencemaran nama baik dan melakukan pembohongan publik melalui media,” ungkap Jumono, SH didampingi stafnya Ilhamsyah, SH dan Firmansyah, SH kepada wartawan, di Medan, Sabtu (26/12). Berita-berita tentang pimpinan YPNA yang dikaitkan dengan kepemilikan tanah seluas 78,16 hektare eks lahan PTPN II Kebun Dagang Kerawan Tanjungmorawa, menurut pengacara itu, menjurus fitnah dan pencemaran nama baik. Tanah yang dimohonkan pimpinan YPNA tersebut, katanya, tidak ada cacat hukum, karena semua instansi pemerintah dari Pemprovsu, Pemkab Deli Serdang, polisi, jaksa, PTPN, BPN dan lainnya mendukung saat rapat koordinasi. Pihak YPNA atau Supriyanto memenangkan gugatan perdata dan bebas murni dalam kasus pidana dalam dugaan korupsi baik di Pengadilan Negeri Lubuk Pakan maupun putusan Mahkamah Agung (MA). Jadi tanah yang sudah dibeli sah milik HM Supriyanto. “Sedangkan tanah seluas 759 meter yang diakui oleh SS dan masih berada dalam kawasan lahan yang dimiliki pihak YPNA, diduga palsu berdasarkan surat yang ditemukan di BPN dan dikalahkannya pihak SS dalam gugatan perdata,” ujar Ilhamsyah. Jadi berita-berita yang memojokkan pimpinan YPNA tidak memiliki dasar dan dinilai tujuannya seperti hanya ingin menghambat pembangunan. Diminta pejabat tidak terpengaruh dengan berita-berita bohong tersebut. Tim kuasa hukum itu juga mengkritik pihak yang memberikan pernyataan keliru tentang lahan eks HGU PTPN II di Desa Dagang Kerawan, Tanjungmorawa, yang dinyatakan stanvas atau dalam status quo. “Tidak ada putusan pengadilan yang menyatakan tanah seluas 78,16 hektare tersebut stanvas,” tegas Jumono sembari menambahkan pihaknya mempersiapkan gugatan dan akan melaporkan pencemaran nama baik kliennya ke polisi.(m08)

WASPADA

Senin 28 Desember 2009

Ratusan Pedagang Kembali Manajemen Pendidikan Berjualan Di Pasar Meranti Tentukan Mutu Lulusan MEDAN (Waspada): Ratusan pedagang Pasar Meranti kembali melakukan aksi dengan menggelar dagangannya pakai tenda dan meja darurat di eks lokasi pasar yang telah rata dengan tanah pasca pengosongan paksa Pemko Medan yang mengakibatkan bentrok, Selasa lalu.

Aksi berjualan kembali dilakukan pedagang secara perlahan sejak Rabu hingga puncaknya kemarin. Mereka mulai menggelar dagangan sejak pukul 06:00 hingga sore hari. Ketua Pedagang Pasar Meranti (P3M), Jamal, didampingi Penasehat Amir Sujono dalam kesempatan itu membacakan pernyataan sikap para pedagang diantaranya menuntut Pemko menyediakan 250 stand dan 48 kios di tempat penampungan Pasar Khandak Jalan M Idris. Diminta kepada Pemko melalui PD Pasar Medan agar memenuhi ukuran meja stand yang layak seluas 1,5 meter serta menyediakan penerangan listrik, air PDAM dan biaya modifikasi meja dari ukuran tidak

Waspada/Sahrizal

Ratusan pedagang kembali berjualan memakai meja dan tenda darurat di eks lokasi Pasar Meranti yang telah dihancurkan. sampai satu meter saat ini ditanggung Pemko. Lokasi kamar mandi dan tong sampah yang letaknya dinilai tidak layak diminta segera dipindahkan ke depan pasar agar pedagang dan pengunjung merasa nyaman. Pedagang juga minta jaminan dari pemko Medan soal status tanah Pasar Khandak dan ketidaksetujuan pindah ke pasar tersebut karena tidak jelas statusnya. Masalah retribusi menurut surat edaran PD Pasar gratis selama awal tiga bulan belum jelas diterangkan berapa yang harus dibayar selanjutnya.

Dicelah-celah aksi para pedagang itu, Jamal kepada wartawan mengatakan, pihaknya bersama belasan pedagang Pasar Meranti telah bertemu dengan Pejabat Pemko Medan diantaranya Asisten II Ekbang Ir Harmes Jhoni, Dirut PD Pasar serta Camat Medan Petisah. “Pertemuan tersebut membahas soal pemindahan pedagang yang diajukan Pemko, namun pembicaraan tersebut masih sekedar wacana dan belum ada terikat suatu perjanjian yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujarnya. (m40)

MEDAN (Waspada): Faktor manajemen pendidikan sangat berperan dalam meningkatkan mutu lulusan sekolah, di samping faktor lain yang menunjang peningkatan mutu lulusan seperti guru maupun sarana dan prasarana sekolah. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara H. Bahrumsyah saat memberikan sambutan dalam pembukaan acara seminar yang diselenggarakan oleh Dewan Pendidikan Sumatera Utara dengan tema “Peningkatan Mutu Lulusan Sekolah Melalui Menagemen Pendidikan” di Tiara Convention Hall Medan, Rabu (23/12). “Managemen pendidikan itu melibatkan kepala sekolah dan pengawas sekolah. Saat ini banyak pengawas sekolah yang tidak mengetahui fungsi dan tugasnya, padahal pengawasan itu sangat penting dalam meningkatkan mutu lulusan sekolah,” katanya. Dia menyebutkan, sekolah tidak akan berfungsi dengan baik jika pengawas sekolah tidak mengetahui tugasnya sebagai pengawas.

Saat ini, lanjutnya, banyak pengawas yang tidak berlatar belakang pendidikan misalnya hanya staf administrasi dijadikan sebagai pengawas. Pengawas, ujarnya, harus mengetahui tentang administrasi sekolah, memiliki leadership dan yang terpenting adalah managemen. “Pengawas sekolah tidak hanya mengawasi siswa dan guru tapi juga mengawasi kepala sekolah beserta kebijakan-kebijakannya,” tambahnya. Pada kesempatan itu, pelaku pendidikan dan praktisi pendidikan, dr. Sofyan Tan yang menjadi narasumber dalam seminar tersebut menegaskan tentang fungsi dan managemen pendidikan. “Pengawas sekolah datang ke sekolah bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi untuk memberikan masukan yang bisa meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Itulah manajemen yang baik,” terangnya. Sofyan Tan mengatakan, manajemen yang baik itu adalah pengawas datang memberikan ilmu yang serta kritikan dalam membangun kualitas

pendidikan di sekolah. “Grand desain yang diterapkan oleh dinas pendidikan juga sangat mempengaruhi mutu pendidikan lulusan,” kata Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Sultan Iskandar Muda (YP SIM) ini. Dia juga mengakui saat ini banyak pengawas sekolah adalah orang-orang buangan yang tidak berkompeten dalam bidang pendidikan. Contoh, katanya, orang-orang yang mau pensiun ditetapkan sebagai pengawas sekolah hanya untuk memberikan tanggung jawab kepadanya. Padahal, ujar anggota Dewan Pendidikan Sumut ini, pengawas sekolah itu merupakan garda terdepan dalam penentuan arah menagemen pendidikan sehingga dapat meningkatkan mutu lulusan. Da l a m s e m i n a r y a n g diikuti guru-guru yang ada di daerah ini, juga menghadirkan narasumber lainnya yaitu, Ke t u a Pe m b i n a Ya y a s a n Syafiatul Amaliyah Sofyan Raz dan Pembantu Dekan I Fakultas Ilmu Kependidikan Universitas Negeri Medan Dr. Ibnu Hazar. (m41)

Menyusuri Jejak PSK Eks Canang, Belawan

Lokalisasi Bubar, Penyakit Menyebar Laporan: David Swayana, Rustam Effendi dan Mursal AI

Sumut Andi Ilham Lubis, SKM, M.Kes mengatakan, kasus HIV/ AIDS tertinggi berasal dari kelompok heteroseks yakni 938 kasus. Kemudian, kelompok pengguna narkotik suntik 746 kasus. Sedangkan kelompok heteroseks dan pengguna narkotik suntik 117 kasus. “Ini menunjukkan bahwa penularan HIV/AIDS terbesar terjadi di kalangan PSK dan pelanggannya,” kata Andi. Dampak selanjutnya, tambah Andi, pelanggan PSK yang berstatus sudah berumah tangga akan menularkan HIV/AIDS kepada sang istri. Pada akhirnya, kasus ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV dan menular kepada bayi dalam kandungannya akan terus bertambah. Dari Dinas Kesehatan Kota Medan diperoleh data selama periode 2006 hingga Oktober 2009 sebanyak 226 PSK terjangkit HIV/AIDS. Sementara, ibu rumah tangga yang tertular HIV/AIDS mencapai 211 orang. Sedangkan anak-anak berusia di bawah 15 tahun yang tertular HIV/AIDS sebanyak 36 orang. Di Klinik Voluntary Counseling and Testing (VCT) RSUP H. Adam Malik tercatat sebanyak 1.333 kasus HIV/AIDS ditemukan dalam kurun waktu 2005 - 2009. Pada periode tersebut, ditemukan lebih 50 ibu rumah tangga dan 20 anak-anak yang terjangkit HIV/ AIDS. “Kasihan anak-anak ini. Mereka tidak tahu dosa apa yang telah diperbuatnya, sehingga harus menderita akibat tertular virus mematikan itu,” ujar Koordinator VCT RSUP H. Adam Malik Rahmat Nur Kurniawan, S.Psi. Hasil konseling yang dilakukan pihak Klinik VCT, kata Rahmat, terungkap bahwa anak-anak tersebut tertular HIV dari ibunya. Sementara, si ibu tertular virus tersebut dari sang suami yang memiliki periolaku berisiko tinggi terhadap penularan HIV/AIDS.

DULU, setiap kali mendengar nama Pulau Sicanang, tentu masyarakat awam Kota Medan akan teringat dengan sebuah lokalisasi prostitusi yang disebut Canang. Beberapa waktu lalu, nama Pulau Sicanang sempat diidentikkan masyarakat dengan lokalisasi tersebut. Padahal di kawasan tersebut terdapat dua instalasi vital milik pemerintah yakni pembangkit listrik dan rumah sakit kusta. Begitulah gambaran popularitas Pulau Sicanang dengan lokalisasi prostitusinya. Kini, Pulau Sicanang yang merupakan bagian dari Kecamatan Medan Belawan dan terletak sekitar 21 km dari pusat Kota Medan itu, hanya menyisakan sepenggal cerita tentang kehidupan Pekerja Seks Komersial (PSK) dan penularan penyakit pasca penutupan lokalisasi prostitusi. ================= Dalam sepekan terakhir, tim Waspada menyambangi eks lokalisasi Canang tersebut. Tidak terlihat lagi wanita-wanita penghibur yang lalu lalang menanti pria hidung belang. Yang tersisa hanyalah tiang bangunan bekas rumah bordil (pelacuran) yang menancap di paluh Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan. Menurut cerita masyarakat setempat, lokalisasi prostitusi tersebut muncul di kawasan Pulau Sicanang sekitar tahun 1977. Sedikitnya ada 30 rumah bordil yang didirikan di atas tanah seluas 4 hektare dan dihuni puluhan PSK. Umumnya, para pria yang melampiaskan hasrat seksualnya di lokalisasi Canang adalah Anak Buah Kapal (ABK) dari dalam dan luar negeri yang kebetulan singgah di Kota Belawan. Selain itu, ada juga pelanggan yang berasal dari Belawan serta Kota Medan dan sekitarnya. Saat itu, belum banyak penduduk yang bermukim di kawasan Pulau Sicanang. Bahkan, setiap pelanggan yang masuk ke lokalisasi Canang harus melewati dua pos atau gardu penjagaan. Kemudian, pengawasan kesehatan terhadap PSK di lokasisasi dilakukan dengan baik. Sejumlah tenaga medis dari Dinas Kesehatan ditugaskan untuk memeriksa secara rutin kondisi kesehatan PSK yang ketika itu jumlahnya berkisar 30 hingga 50 orang. “Dalam satu minggu, kesehatan PSK itu diperiksa dua kali,” cerita M. Zunaidi Pangaribuan, mantan petugas keamanan lokalisasi Canang. Di samping ketatnya pengawasan terhadap kesehatan, para PSK dilarang keluar dari wilayah lokalisasi. Bagi PSK yang terpaksa keluar, harus mendapat izin dari dokter yang dibuktikan dengan surat keterangan. Jika PSK itu kembali lagi ke lokalisasi, maka wajib menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan aktivitas seks. “Penyakit yang diderita PSK umumnya sifilis dan gonorhea,” ujar Zunaidi yang akrab disapa Mas Ken. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk yang bermukim di kawasan Pulau Sicanang, keberadaan lokalisasi Canang pada akhirnya dinilai sangat meresahkan masyarakat setempat. Berbagai alasan seperti kerusakan moral dan dampak kesehatan selalu dikemukakan mereka agar lokalisasi Canang segera ditutup. Puncaknya pada tahun 1997, masyarakat setempatmenggelar unjukrasa dan mendesak Muspika Belawan segera memindahkan lokalisasi Canang ke daerah lain. “Dulu kita mudah membedakan PSK karena mereka menetap di lokalisasi, tapi sekarang tidak lagi. Bahkan ada yang menggunakan atribut agama untuk menutupi perbuatannya,” tambah tokoh Pemuda Pancasila Belawan itu. Menyusul unjukrasa besar-besaran itu, puluhan PSK yang menghuni lokalisasi itu bubar dan mencari lokasi secara sendirisendiri termasuk lokalisasi tidak resmi. Ada yang beraksi di Pantai Anjing (sekitar pelabuhan Unit Terminal Peti Kemas), bahkan hingga ke Medan. “Sejak itu, perjalanan PSK eks penghuni lokalisasi Canang tidak terkendali lagi,” ujarnya. ABK Terinfeksi HIV Sementara itu, perjalanan kasus Human ImmodeficiencyVirus/ Aquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Sumatera Utara khususnya Kota Medan, tidak terlepas dari aktivitas seksual yang berlangsung di lokalisasi prostitusi Canang. Data yang diperoleh Waspada di Dinas Kesehatan Sumut, hingga dekade 1980-an, Sumatera Utara masih dianggap sebagai daerah yang “terbebas” dari HIV/AIDS. Namun memasuki era 1990-an, anggapan “terbebas” dari HIV/AIDS itu mulai terbantahkan. Di tahun 1992, seorang PSK di Kota Medan ditemukan terinfeksi HIV, namun tanpa gejala opportunistik. Dua tahun kemudian, seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal Kota Medan yang baru melakukan perjalanan dari Singapura, dinyatakan terinfeksi HIV dan sudah memasuki fase AIDS dengan gejala infeksi opportunistik. Saat itu, ABK tersebut dirujuk ke RSUP H. Adam Malik dan menjalani perawatan intensif yang dilakukan Dr. dr. Umar Zein. ABK tersebut diketahui memiliki riwayat pernah melakukan hubungan seks berganti-ganti pasangan dengan PSK. Sejak itu pula, Dinas Kesehatan Sumut mengkategorikan ABK sebagai salah satu kelompok yang berisiko tinggi terhadap penularan HIV/AIDS. Pengawasan terhadap ABK terutama yang berasal dari luar negeri terkait dengan aktivitas seksualnya selama berada di Belawan mulai ditingkatkan.

Waspada/Rustam Effendi

Saat ini lokalisasi Canang tinggal tiang bangunan bekas rumah bordil yang menancap di paluh Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan. Hasilnya, di tahun 1997 ditemukan sebanyak 19 ABK asal Thailand dan Myanmar yang terinfeksi HIV. “Saat itu, mereka sedang berada Belawan dan besar kemungkinan telah melakukan hubungan seks dengan PSK di lokalisasi prostitusi Canang,” kata Kadis Kesehatan Sumut dr. Candra Syafei, SpOG melalui Project Officer Global Fund Komponen AIDS (GF-AIDS) Dinas Kesehatan Sumut Andi Ilham Lubis, SKM, M.Kes. “Ini merupakan kasus yang terungkap di tahun 1997. Tidak tertutup kemungkinan adanya ABK asal negara lain yang terinfeksi HIV dan telah melakukan aktivitas seks dengan PSK di wilayah Belawan pada tahun sebelumnya,” tambah Andi. Masalah kesehatan terkait dengan penanggulangan HIV/AIDS muncul setelah lokalisasi tersebut dibubarkan pada tahun 1997. PSK yang dicurigai telah tertular HIV, menghilang dan sulit dideteksi keberadaannya. Kondisi ini pula yang memicu keresahan di kalangan Dinas Kesehatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli AIDS. Sebab, dikhawatirkan terjadi laju pertambahan kasus HIV/AIDS di Sumatera Utara khususnya Kota Medan sehingga semakin sulit ditanggulangi. Tetap Layani Pelanggan Pada tahun 1998, Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKM), salah satu LSM yang concern terhadap AIDS, berusaha melakukan pendampingan terhadap para PSK eks lokalisasi Canang yang telah menyebar hingga ke Medan. Direktur Eksekutif JKM dr. Delyuzar, SpPA mengatakan, setidaknya ada 30 PSK eks lokalisasi Canang yang masuk dalam kelompok dampingan JKM. Pasca ditutupnya lokalisasi prostitusi tersebut, mereka menyebar di Belawan dan sekitarnya hingga ke Kota Medan. Di Belawan, para PSK tersebut berkeliaran mencari pelanggan di kawasan gudang arang, dekat jalan tol dan losmen. Sebagian lagi pindah ke Medan dan berkeliaran di hotel-hotel kelas melati serta jalanan. Yang paling mengkhawatirkan, lanjut Delyuzar, ada di antara PSK tersebut yang terinfeksi HIV namun masih tetap melayani pelanggan. Mereka berdalih terpaksa melakukannya karena tidak punya pekerjaan lain. Alasan menyambung hidup juga dilontarkan seorang PSK untuk membenarkan anaknya melakukan aktivitas yang sama dengan dirinya. “Saya tidak menyangka ternyata ada anak PSK yang meneruskan pekerjaan ibunya,” ujar Delyuzar. Kemudian, tim Waspada mencoba menelusuri wilayah yang disebut-sebut sebagai tempat mangkalnya para PSK eks lokalisasi Canang. Di kawasan Jln. Iskandar Muda Medan, tim Waspada menemui seorang PSK yang diperkirakan sudah berusia di atas 30 tahun. “Dulu ada kawan aku yang dari Belawan sana. Biasanya dia mangkal disini. Tapi udah dua tahun ini nggak nampak lagi,” ujar wanita yang mengenakan baju ketat plus kelihatan perutnya sedikit ini. Setelah menghisap rokoknya dalam-dalam, wanita berambut sebahu ini menyarankan tim Waspada mencarinya di kawasan Jln. Nibung Raya. “Cari aja di Nibung. Mungkin ada di sana,” ujarnya dengan nada ketus sambil berlalu. Di kawasan Jln. Nibung Raya, dua PSK yang ditanya tentang keberadaan PSK eks lokalisasi Canang, hanya menjawab dengan gelengan kepala. Belakangan, seorang pria mengaku tahu sedikit tentang PSK eks lokalisasi Canang yang beraksi di kawasan itu. “Sekitar tujuh atau sembilan tahun lalu ada cewek yang dari Canang main-main di daerah sini. Lumayan lama juga orang itu

di sini. Tapi, setelah banyak cewek-cewek muda, mereka jadi kalah bersaing dan pergi entah kemana,” ujar pria berperawakan sedang dan berkumis tipis ini. Terlihat Sehat Salah satu penyebab tingginya risiko penularan virus mematikan tersebut pada kelompok PSK dan pelanggannya yakni tidak terlihat gejala pada orang yang masih dalam masa HIV positif. Bahkan, virus tidak bisa terdeteksi di dalam tubuh ketika pengidap HIV tersebut masih berada pada periode jendela (window period). Kondisi seperti ini dipastikan menjadi penyebab para PSK yang telah terinfeksi HIV tersebut masih tetap melayani pelanggan. Pasalnya, kondisi PSK tersebut masih terlihat sehat secara kasat mata, meski HIV telah menyebar di dalam tubuhnya. Kondisi ini pula yang membuat para pelanggan PSK tidak menyadari risiko penularan HIV. Kepala Seksi Standarisasi Sub Direktorat AIDS dan Penyakit Menular Seksual Departemen Kesehatan RI dr. Jeanne Uktulseja, M.Kes mengungkapkan, ada tiga periode yang dilalui seorang pengidap HIV/AIDS. Pertama, periode jendela (window period) dengan kurun waktu 3 - 6 bulan. Pada periode ini, HIV sudah masuk ke dalam tubuh seseorang melalui proses penularan lewat hubungan seks dengan PSK, jarum suntik di kalangan pecandu narkoba dan lain-lain, namun belum bisa dideteksi. Kedua, periode HIV positif dengan kurun waktu 3 - 10 tahun. Pada periode ini, virus yang berada di dalam tubuh seseorang sudah bisa dideteksi namun orang tersebut belum menunjukkan gejala penyakit infeksi. Ketiga, periode AIDS dengan kurun waktu 1 - 2 tahun. Pada periode ini, orang yang terinfeksi HIV akan mengalami penurunan daya tahan tubuh sehingga mudah terserang berbagai penyakit infeksi opportunistik. Setelah setelah melewati waktu 1 - 2 tahun, maka orang tersebut akan meninggal dunia. Dari ketiga periode tersebut, jelaslah bahwa periode jendela dan HIV positif yang tidak disadari masyarakat umum. Pasalnya, orang yang dalam masa periode jendela dan HIV positif masih terlihat sehat secara kasat mata. “Dia terlihat sehat karena tidak ada gejala penyakit. Tapi orang yang dalam masa periode jendela dan HIV tersebut berpotensi menularkan virus mematikan tersebut kepada orang lain. Jadi, inilah yang tidak disadari masyarakat umum,” ujar Jeanne. Menurut Jeanne, para PSK terutama yang menghuni lokalisasi prostitusi dan pelanggannya merupakan salah satu kelompok yang memicu pertambahan kasus HIV/AIDS di Indonesia. Hasil survei menunjukkan, sekitar 80 persen pelanggan PSK di Indonesia tidak menggunakan kondom. Padahal, mereka mengetahui bahwa penggunaan kondom saat berhubungan seks dengan PSK dapat mencegah penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV/AIDS. Selain itu, orang yang pernah terserang IMS seperti sifilis dan gonorhea, memiliki peluang lebih besar terjangkit HIV/AIDS dibanding orang yang tidak pernah terserang penyakit tersebut. “Sebab, HIV bisa menular melalui luka yang disebabkan IMS,” tambah Jeanne. Kasus HIV/AIDS Data yang dilaporkan Dinas Kesehatan Sumut pada periode 1992 hingga Oktober 2009 tercatat HIV/AIDS di Sumatera Utara sebanyak 1.931 kasus terdiri dari 827 HIV dan 1.104 AIDS. Dari jumlah tersebut, 1.539 di antaranya laki-laki dan 392 perempuan. Kadis Kesehatan Sumut dr. Candra Syafei, SpOG melalui Project Officer Global Fund Komponen AIDS (GF-AIDS) Dinas Kesehatan

Dilema Setelah pembubaran lokalisasi Canang yang berdampak luas kepada kehidupan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya, kini sejumlah lokalisasi di tiga kabupaten Sumatera Utara menghadapi sebuah dilema. Sebab, aktivitas seks di lokalisasi tersebut dianggap sebagai sumber penularan HIV/AIDS. Jika dibubarkan, maka penularan HIV/AIDS berpotensi meluas ke daerah lain. Sebaliknya, jika dipertahankan dan dilakukan sosialisasi penggunaan kondom, masyarakat awam menilai pemerintah melegalkan lokalisasi tersebut. Berdasarkan survei yang dilakukan Global Fund Komponen AIDS (GF-AIDS) dan Dinas Kesehatan Sumut, ada empat lokalisasi prostitusi di Sumatera Utara dengan tingkat aktivitas seks yang cukup tinggi yakni Naga Kesiangan atau dikenal dengan istilah Warung Bubur di Kabupaten Serdang Bedagai dengan jumlah PSK sekitar 100 orang. Kemudian, Warung Bebek di Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah PSK 20 – 30 orang, Bandar Baru di Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah PSK berkisar 100 – 150 orang dan Bukit Maraja di Kabupaten Simalungun dengan jumlah PSK sekitar 100 orang. “Dari empat lokalisasi prostitusi ini, hanya Warung Bebek dan Bukit Maraja yang memiliki komitmen mewajibkan para pelanggan PSK untuk menggunakan kondom. Sedangkan Warung Bubur dan Bandar Baru terkesan kurang memahami tentang manfaat penggunaan kondom bagi para pelanggannya,” kata Kadis Kesehatan Sumut dr. Candra Syafei, SpOG melalui Project Officer Global Fund Komponen AIDS (GF-AIDS) Dinas Kesehatan Sumut Andi Ilham Lubis, SKM, M.Kes. Menanggapi masalah tersebut, Kepala Seksi Standarisasi Sub Direktorat AIDS dan Penyakit Menular Seksual Departemen Kesehatan RI dr. Jeanne Uktulseja, M.Kes berpendapat, pemerintah daerah perlu meniru program penanggulangan HIV/AIDS terkait lokalisasi prostitusi yang diberlakukan di Thailand dan Vietnam. Di kedua negara tersebut, menurut Jeanne, setiap PSK yang ada di lokalisasi wajib meminta pelanggannya untuk menggunakan kondom. Jika tidak menggunakan kondom, maka PSK diwajibkan menolak melakukan hubungan seks dengan pelanggan tersebut. Jika kedapatan PSK melayani pelanggan yang tidak menggunakan kondom, maka pengelola lokalisasi tersebut diberikan sanksi dari pihak pemerintah. “Bahkan jika ditemukan satu kasus HIV positif, maka pemerintah langsung menutup lokalisasi tersebut dan seluruh penghuninya diberikan pembinaan,” ujarnya. Di tempat terpisah, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumut Parlindungan Purba, SH, MM menilai, program penanggulangan HIV/AIDS sulit dijalankan di lokalisasi prostitusi yang ada di Sumatera Utara. Pasalnya, pihak pengelola dan PSK yang menghuni lokalisasi tersebut tidak bersikap terbuka kepada petugas kesehatan. Parlindungan yang sempat melakukan kunjungan ke Puskesmas Bandar Baru beberapa waktu lalu, menerima laporan bahwa dalam seminggu ditemukan empat PSK yang terjangkit IMS. Ini membuktikan bahwa masih ada pelanggan yang tidak menggunakan kondom saat melakukan hubungan seks dengan PSK. Melihat begitu kompleksnya permasalahan lokalisasi prostitusi ini, Parlindungan meminta agar pemerintah daerah melibatkan pemuka agama dan tokoh masyarakat dalam menjalankan program penanggulangan HIV/AIDS. Dengan melibatkan pemuka agama, maka program penanggulangan HIV/AIDS bisa disampaikan kepada masyarakat melalui kegiatan ceramah keagamaan. Begitu juga dengan tokoh masyarakat yang diharapkan bisa menyampaikan program penanggulangan HIV/AIDS lewat diskusi kecil di warung kopi. Jadi, masyarakat tidak terburu-buru membubarkan suatu lokalisasi prostitusi tanpa memberikan solusi. “Dengan demikian, secara perlahan program penanggulangan HIV/AIDS terutama terkait dengan masalah lokalisasi prostitusi bisa dilaksanakan dengan baik tanpa menimbulkan dampak buruk,” demikian Parlindungan. ***


WASPADA

Senin 28 Desember 2009

Medan Metropolitan

Parkir Kembali Semrawut

KH Zainuddin MZ Akan Bertausiyah MEDAN ( Waspada): Dai kondang sejuta umat, KH Zainuddin MZ, Rabu (30/12) pukul 09.00 akan memberikan tausiyah di Asrama Haji Medan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1430 Hijriyah dan penepungtawaran 2.500 jamaah haji yang sudah kembali dengan selamat. Acara itu diadakan Majelis Ulama Indonesia Kota Medan berkerjasama dengan Pemko Medan, Departemen Agama (Depag), Ikatan Perjalanan Haji Indonesia (IPHI) dan Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (FKBIH). “Penyambutan dan tepung tawar jamaah haji ini sebagai ucapan rasa syukur karena jamaah haji Medan selamat tiba di tanah air. Sebelumnya, ketika berangkat mereka juga kita lepas dalam acara pelepasan di Asrama Haji Medan,” kata Ketua Umum MUI Medan Mohd Hatta di Kantor MUI Jalan Nusantara/Amaliun Medan, Minggu (27/12). Sedangkan pembacaan ayat suci Al Quran, ujar Hatta didampingi Ketua Panitia Pelaksana Burhanuddin Damanik, disampaikan oleh H Hasan Basri Sa’i. Para hadirin dan undangan akan dihibur penampilan grup musik Al-Wardah Medan pimpinan HM Thoriq. Burhanuddin menambahkan, tujuan acara ini untuk menjalin hubungan silaturahim antara sesama jamaah haji Medan, para ulama dan unsur muspida Kota Medan. Berikutnya, diharapkan dapat menumbuhkan semangat baru bagi umat Islam Kota Medan dalam berkiprah dan berjuang ke arah lebih baik di tahun 1431 H. Dia mengatakan, selain dihadiri 2.500 orang jamaah haji Medan, acara juga akan dihadiri, antara lain, Ketua Umum MUI Sumut Abdullah Syah, Pj Walikota Medan H Rahudman Harahap, Sekda Kota Medan Dzulmi Eldin, Kepala Kanwil Depagsu H Syariful Mahya Bandar, Kakandepag Kota Medan H Abd. Rahim dan Ketua DPRD Kota Medan H Denni Ilham Panggabean.(m36)

275 Tersangka Narkoba Dan Judi Masuk Sel MEDAN (Waspada): Sejak Pebruari sampai 24 Desember 2009, Polsekta Medan Baru mengungkapkan 196 kasus dengan 275 tersangka narkoba dan perjudian, diantaranya 10 wanita. Para tersangka yang berusia 18 sampai 60 tahun tersebut terdiri dari dua oknum Polri, dua oknum PNS, satu Kepling, dua mahasiswa, 13 pegawai swasta, 16 wiraswasta, selebihnya buruh dan penggangguran. Sedangkan daerah paling rawan peredaran narkoba dalam kawasan hukum Polsekta Medan Baru yakni di Kampung Kubur. Untuk memutuskan mata rantai jaringan peredaran narkoba dan perjudian, Polsekta Medan Baru melakukan operasi baik terbuka maupun tertutup. Demikian dikatakan Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru, Iptu M Faruk Rozi kepada Waspada, Kamis (24/12) sore. Menurutnya, selama 11 bulan terakhir ini, pihaknya telah menangani 116 kasus narkoba dengan 158 tersangka dan lima diantaranya wanita. Sedangkan barang bukti yang disita 21,8 Kg ganja, 1.200 amplop ganja, 13 batang rokok bercampur ganja, 11 lembar tiktak, 85 gram shabu-shabu, 34 paket SS, 6 bong berisikan sisa SS, dua mancis, timbangan elektrik, 139 butir ekstasi, 5 ampul diazepam. Selain itu 80 kasus perjudian dengan 117 tersangka dan lima diantaranya wanita. Dalam kasus judi ini disita barang bukti, uang hasil penjualan judi toto gelap (togel) senilai Rp7.291.000, 30 lembar potongan kertas berisikan rekapan nomor togel, 35 unit handphone berisikan pesanan nomor togel. 43 pulpen dari berbagai merek, 8 buku tafsir mimpi, 13 buku notes berisikan catatan nomor togel dan satu kalkulator. Para tersangka kasus narkoba, kata Faruk Rozi, bukan saja ditangkap dari kawasan wilayah Kota Medan tetapi ada juga dari Kabupaten Deli Serdang. “Dimana ada informasi masalah narkoba, perjudian, dan kasus tindakan kejahatan lainnya pasti kita kejar. Cepat memberikan informasi dan cepat pula pelakunya ditangkap,” ujarnya. (m31)

Sonny Firdaus Ketua Partai PIB Sumut MEDAN (Waspada): Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Perjuangan Indonesia Baru (PPIB) menetapkan dan melantik Sonny Firdaus, SH sebagai Ketua DPD Partai PIB Sumut, yang akan meneruskan masa bakti kepemimpinan sebelumnya hingga tahun 2013 mendatang. Pelantikan tersebut dilaksanakan, Kamis (17/12) lalu, di sekretariat DPN PPIB Jakarta Pusat dipimpin secara langsung oleh Ketua Umum DPN PPIB, Kartini Sjahrir, didampingi oleh Alec Messakh selaku Sekretaris serta dihadiri oleh pengurus DPN PPIB lainnya. Turut dilantik dalam kepengurusan tersebut Henri Siagian sebagai sekretaris dan Silvia Theresia sebagai bendahara. Kartini Sjahrir dalam kata sambutannya menyatakan, bahwa pergantian pelantikan DPD bertujuan untuk menyegarkan kepengurusan sebelumnya yang telah berakhir masa tugasnya. Dia berpesan kepada jajaran kepengurusan yang baru untuk dapat menjalankan fungsi pengawasan dan monitoring sebagai perpanjangan tangan dari DPN terhadap seluruh DPC Partai PIB se-Sumut. Ketua Umum Partai PIB tersebut juga menginstruksikan seluruh jajaran pengurus, anggota dan kader Partai PIB untuk mematuhi keputusan pergantian pengurus tersebut. Sedangkan Sekretaris DPN Partai PIB, Alec Messakh menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sabam Simanjuntak dan jajarannya dalam menjalankan dharma bakti sebagai Ketua DPD Partai PIB dan kepengurusan sebelumnya serta memberikan ama-nah kepada jajaran kepengurusan yang baru untuk segera dapat melakukan konsolidasi organisasi Partai PIB di Sumatera Utara. Ketua DPD Partai PIB Sumatera Utara Sonny Firdaus, SH menyatakan kesiapan dirinya pribadi beserta jajaran pengurus lainnya untuk mengemban amanah ini. Dan dalam waktu dekat pihaknya akan segera menjalankan semua instruksi dan petunjuk yang telah diberikan kepada mereka. (h11)

Seorang Wanita Tewas Di Hotel MEDAN (Waspada): Seorang wanita ditemukan tewas di sebuah kamar hotel berinisial M di Jalan Medan-Binjai, Kec. Sunggal, Kab. Deli Serdang, Sabtu (26/12) malam. Menurut keterangan dari Polsekta Medan Sunggal, korban diketahui tewas terkapar oleh petugas hotel yang sedang membersihkan kamar wanita tanpa identitas tersebut. Pada bagian mulutnya mengeluarkan darah. Sebelumnya, korban masuk ke hotel bersama seorang pria pada Kamis (24/12). Kemudian, Sabtu sore, pria yang tidur bersamanya terlebih dahulu ke luar hotel (check out). Petugas Polsekta Medan Sunggal bersama personel Tim Olah TKP yang menerima laporan tersebut turun ke lokasi melakukan penyelidikan dan sekaligus mengambil sidik jari korban. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke rumah sakit. Kepolisian menduga korban dibunuh. Perampokan Secara terpisah, Liliani, 40, dirampok dua pelaku mengendarai sepeda motor di jalan ringroad, Medan Sunggal, Jumat (25/12) malam. Saksi mata kepada Waspada mengatakan, korban bersama temannya Risnawati mengendarai sepeda motor dan hendak menuju pulang ke rumahnya Jalan Sejati Medan. Setiba di jalan ringroad, tas berisikan handphone, kartu ATM dan uang milik korban dirampok. Kata saksi, aksi perampokan di Jalan Ringroad sering terjadi dan diminta agar petugas Polsekta Medan Sunggal melakukan patroli di daerah rawan. “Apabila tidak mampu, segera minta bantuan ke Brimobda Poldasu,” kata saksi dan agar suasana tetap kondusif. (m31)

11 MEDAN (Waspada): Parkir kendaraan di beberapa ruas jalan Kota Medan, kembali semrawut sehingga menimbulkan kemacatan arus lalu lintas. Pantauan Waspada di beberapa titik, Selasa (22/12) sore, antara lain Jalan A Yani III, Pelangkara Raya, Nibung Raya, Jalan Masjid, MT Haryono dan lainnya, pada umumnya semrawutnya parkir itu disebabkan parkir mobil berlapis sehingga memakan badan jalan, lokasi parkir mobil diperuntukkan untuk parkir sepeda motor berlapis dua sampai tiga dan juga trotoar maupun tingkungan jalan dipergunakan untuk lokasi parkir. Padahal, beberapa waktu silam masalah parkir kendaraan ini terlihat sudah mulai tertib, namun belakangan disinyalir parkir kembali semrawut yang mengakibatkan macatnya arus lalulintas karena instansi terkait seperti petugas Satlantas dan Dishub Medan terkesan tutup mata dengan kondisi tersebut. Seperti yang dituturkan Dedy, salah satu pengemudi mobil, petugas perparkiran jangan hanya mengejar setoran saja sehingga dengan seenaknya membuat parkir kendaraan berlapis tanpa memikirkan akibatnya menimbulkan kemacatan. “Saya sering kali terjebak macat di beberapa ruas jalan akibat parkir berlapis sehingga memakan badan jalan. Maunya petugas yang berwenang dalam perlalulintasan peduli terhadap kondisi ini dengan melakukan penertiban,” ujarnya. (m31)

Mahasiswa LP3M Rayakan 1 Muharram Waspada/Ismanto Ismail

PARKIR BERLAPIS: Mobil sedang melakukan pemuatan barang di celah-celah parkir berlapis di Jalan Pelangkaraya, Selasa (22/12) sore.

Orang Memeluk Islam Paling Beruntung Ratusan Muslim Hadiri Pengajian Akbar Muallaf Se-Sumut MEDAN (Waspada): Orang yang memeluk Islam atau muallaf adalah orang-orang pilihan Allah SWT. “Orang pilihan Allah ini akan diberi cobaan dan ujian agar mereka dapat konsisten, istiqomah serta benar-benar serius menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya,” kata Ustadz H. Syamsul Arifin Nababan kepada ratusan umat muslim di Masjid Agung Medan, Minggu (27/12), dalam acara Pengajian Akbar Muallaf se Sumut sekaligus Memperingati Tahun Baru Islam 1430 Hijriyah. Menurut ustadz muallaf ini, tujuan pengujian itu agar Allah mengetahui siapa yang benarbenar beriman dan konsisten memeluk agama Islam serta agar Allah juga mengetahui siap yang berdusta, sebab orang yang baru memeluk Islam adalah orang yang paling berun-

tung, untuk itu mari kita bantu, bina dan kita angkat derajatnya. Dikatakan, jangan coba masuk atau memeluk Islam karena adanya motif-motif lain apalagi untuk kepentingan dunia. Sebab, Allah akan memberikan ganjaran. “Tapi masuk islamlah demi mencintai Allah dan Rasul-Nya. Untuk masuk Islam harus ada yang kita korbankan, karena Islam tidak hanya pengakuan semata,” ujarnya. Menurutnya, ada tiga cara agar para muallaf merasakan manisnya beriman kepada Allah SWT. Yakni, mencintai Allah dan Rasul-Nya, mencintai saudara-saudara sesama muslim karena Allah semata dan membenci masa lalu saat kita memeluk keyakinan lain.

“Mencintai Allah dan RasulNya adalah segala-galanya, bukan berarti kita tidak mencintai keluarga kita, tapi itu itu di urutan selanjutnya. Yang paling utama adalah mencintai Allah dan Rasul-Nya. Kedua, jangan mencintai saudara karena jabatannya dan kekayaannya, karena itu hanya kecintaan yang semu. Dan ketiga, bencilah masa lalu dimana kita memeluk keyakinan lain,” terang Nababan. Dia menyarankan, agara para muallaf tidak berlarut-larut menyandang gelar muallafnya. Sebab, katanya, muallaf bukanlah predikat yang baik. “Maka para muallaf harus belajar shalat, aqidah, fiqih, tauhid dan sebagainya.” Sementara itu, Penasehat Koordinator Muallaf se Sumut yang juga anggota DPRD Sumut Komisi E H. Amanullah Nasution mengatakan, pemerintah harus berterimakasih kepada koordinator muallaf karena

telah mengembangkan agama Islam. “Sangat disayangkan pertemuan yang luar biasa ini tak ada satupun orang-orang pemerintahan dan anggota legislatif yang hadir,” katanya. Dia menyarankan agar pemerintah membantu dan peduli kepada muallaf untuk mengembangkan agama Islam. Sedangkan, Ketua Koordinator Muallaf se Sumut Hj. Siti Khadijah Gultom mengatakan, kegiatan ini sudah tiga kali dilakukan para muallaf se Sumut. “Ini yang ketiga, sebelumnya kami melakukan pengajian serupa di balai Percut dan kedua kami melakukan sunat massal di Tembung,” ujarnya. Khadijah meminta agar seluruh umat Islam sama-sama mengurus dan membina muallaf agar para muallaf benarbenar menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. (cmai)

MEDAN (Waspada): Tidak hanya di masjid-masjid, organisasi kemahasiswaanpun tampak merayakan Tahun Baru Islam dengan berbagai kegiatan Islami. Selain mendengarkan tausyiah, juga digelar nonton bareng film Sang Murabbi. Seperti dilakukan mahasiswa Politeknik Unggul LP3M yang tergabung dalam UKMI An-Najwan, di aula kampus II Pulmed Jalan Iskandar Muda Medan, belum lama ini. Menurut Direktur Pulmed, MH Nasir Mahmud, SE.MBA.MSi, digelarnya perayaan 1 Muharram 1431 Hijriah dengan nonton bareng ini, merupakan refleksi semangat dakwah dan ibadah, juga hijrah menuju diri yang lebih baik lagi sebagaimana esensi makna hijrah Nabi Muhammad SAW dari Kota Makkah ke Madinah. “Di Tahun Baru Islam inilah kita mencoba merubah tradisi yang kurang bermanfaat lewat refleksi semangat dakwah Nabi Muhammad. Dan dengan adanya perayaan tahun baru Hijriah ini diharapkan, dapat membangkitkan antusiasme para generasi muda Islam terhadap nilai-nilai dan budaya Islam,” ujar Nasir Mahmud. Sementara dalam taushiyahnya, Al Ustadz Muhammad Khairil, MSi menyampaikan, sebagai generasi muda mahasiswa harus mampu mentransformasikan semangat hijriah Rasulullah sesuai dengan kebutuhan saat ini, yaitu menjadi mahasiswa yang lebih beriman dan bertaqwa, berwawasan dan unggul dalam pengetahuan serta bermanfaat didalam masyarakat. Sehingga lahirlah generasi-generasi muda Islam yang unggul serta berperan dalam membangun bangsa. Usai mendengar tausyiah dan nonton bareng, dilanjutkan dengan tanya jawab dan pemberian souvenir berupa buku-buku agama, melalui kuis singkat berkaitan dengan film Sang Murabbi yang mereka tonton. Kegiataan perayaan 1 Muharram 1431 Hijriah ini dihadiri Pudir III Irfan Khaeir, SE dan Manager PKL/Magang, HT Taufik. (m08)

Terkait Pengunjung Jatuh Di PMF

Polisi Periksa Enam Saksi MEDAN (Waspada): Terkait terjatuhnya Rahmandsyah Nasution, SH, (pengunjung) dari lantai IV Plaza Medan Fair di Jalan Gatot Subroto, Jumat (25/ 12) pukul 19:00, polisi telah memeriksa enam saksi. Menurut Kapolsekta Medan Baru, AKP M Adenan AS, SH,SIK kepada Waspada, Sabtu (26/12) siang,keenam saksi yang diperiksa masing-masing dua satpam bertugas di lantai I dan IV saat kejadian itu Rico Nixon Tambunan, 21, penduduk Jalan Sei Galang dan Kurniawan Saputra, 26, penduduk Jalan Kapten Muslim, Gang M Yasri, Kel. Helvetia Timur, Kec. Helvetia Medan, dua teman korban yakni Pardi, 32, penduduk Sikambing, Kel. Skip, Kec. Medan Petisah dan Ali Akbar Lubis, 25, penduduk Jalan Mesjid, Gang Aman, Kel. Sei Agul, Kec. Medan

Barat serta dua lagi wanita adalah pengunjung dan karyawati, Elis Caprianti Br Pasaribu, 18, karyawati toko penduduk Jalan Pasundan, Gang Kost, Kel. Sei Putih Timur, Kec. Medan Petisah dan Prayuni, 19, penduduk Jalan Persatuan. “Berkaitan pengusutan terjatuhnya korban telah disita barang bukti, rekaman CCTV karena dari rekaman itu terlihat korban lompat, lampu hias natal dan lainnya. Sedangkan lokasi telah dipasang police line,” ujar Adenan. Disebutkan Adenan, dalam pemeriksaan, Pardi selaku teman korban yang melihat kejadian itu menuturkan, awalnya dia bersama korban Ramadsyah Nasution SH, penduduk Jalan Klambir V, Gang Banten, Tanjung Gusta, dan teman lainnya jalan-jalan ke Carefour

Waspada/ist

Plaza Medan Fair sekaligus hendak membeli handphone. Setiba di lantai IV, korban sempat mengatakan kepada Pardi bahwa dirinya bisa melompat dari tempat mereka berdiri sampai menyeberang. Atas ucapan korban itu, Pardi melarang agar korban jangan bersikap aneh-aneh. Selanjutnya Pardi menarik korban sekaligus mengajak mencari handphone. Tapi hampir selama satu jam mereka keliling barang yang diinginkan tidak ada yang cocok, seterusnya Pardi mengajak pulang. Namun, saat posisi mereka berada di lantai IV hendak menuju lif, tiba-tiba korban berlari dan melompat pagar pembatas dan sempat menyentuh lampu hias natal langsung terjatuh ke lantai I beserta lampu hias natal tersebut.

Akibatnya, lanjut Adenan, korban Ramadsyah Nasution dengan panggilan Ray mengalami cedera cukup parah yakni, tangan kiri patah, punggung luka robek dan diperkirakan patah, bibir pecah dan luka gores pada tangan kanan selanjutnya dievakuasi ke RSU Sarah, Petisah Medan. Karena kondisi cukup parah dan kritis, korban dilarikan ke RSU Dr. Pirngadi Medan. Secara terpisah, ketika dikonfirmasikan kepada satpam yang tergabung SPD apakah korban terjatuh akibat tertimpah lampu hias natal atau memang melompat dari lantai IV ke lantai I, mereka tak satupun bisa memberikan keterangan. “Masalah ini tanyakan saja ke Polsekta Medan Baru yang menangani kasus tersebut,” ungkap salah seorang petugas satpam. (m31)

Bocah Hydrochepalus Tidak Tersentuh RS MAHALNYA biaya perobatan di rumah sakit selalu dihadapi warga miskin. Hal inilah yang dialami Musdalifah bocah berumur satu tahun penderita hydrochepalus (kepala membesar-red) warga Jalan Kapten Muslim Gg Tien No. 14 Medan. Dia tidak tersentuh rumah sakit (RS) karena tidak ada dana dan tidak pula memiliki kartu Jamkesmas. Di pangkuan ibunya Tati Muliani Hasibuan, 40, Musdalifah tampak lemas. Matanya senantiasa berair karena meratapi penderitaannya. Bocah perempuan ini pun tak bisa mengangkat kepalanya yang semakin hari semakin membesar. Tubuhnya pun kurus, terlihat hanya tulang yang terbungkus kulit. Dia belum bisa melakukan apa-apa seperti anak bayi normal. Itu pula yang menambah kesedihan kedua orang tuanya yang setia menunggu si buah hati. “Ibu sudah pernah mengurus surat Jamkesmas, tapi terkendala prosedur. Banyak kali persyaratannya seperti minta surat pindah dan lain-lain,” kata Tati

sedih di kediamannya, Rabu (23/12). Saat Musdalifah di dalam kandungan, penyakit anaknya ini belum diketahuinya. Sebab, saat hamil Tati tidak pernah di USG (Ultrasonografi-red) karena tidak ada biaya. “Saya tahunya saat dia lahir. Karena kepalanya membesar, waktu melahirkan dia ini dilakukan cesar. Dokter di klinik

Bandung itu bilang, anak kami mengalami hydrochepalus. Di situlah kami tahunya. Terus kami bawa ke RS. Pirngadi untuk scan, tapi kata dokter belum bisa dioperasi karena dia masih kecil. Tapi sekarang, kami terkendala biaya,” ujarnya. Musdalifah terlahir dari keluarga yang kurang mampu. Ayahnya Aminuddin Harahap, 40, hanya seorang kuli bangu-

Waspada/Mursal AI

DIGENDONGAN: Musdalifah, 1, saat digendongan ibunya Tati Muliani Hasibuan di rumah sewanya di Jl. Kapten Muslim Gg. Tien No. 14 Medan. Musdalifah tak mampu mengangkat kepalanya yang kian hari semakin membesar.

nan. Sedangkan ibunya seorang tukang jahit.Di dalam rumah sewanya, tidak terlihat satu pun perkakas rumah seperti kursi di ruang tamu. Hanya sebuah televisi berukuran 14 inci dan mesin jahit. “Saya dengar untuk masang selang VP-Shunt itu harganya lima belas juta. Udah itu, setiap empat tahun selangnya harus diganti. Dari mana uang kami sebanyak itu. Harga selang semahal itu hanya membuat saya bisa pasrah. Saat ini saya hanya membawanya berobat alternatif,” katanya. Dengan meneteskan air mata, Tati berharap bantuan para dermawan agar bisa membawakan anaknya ke rumah sakit. Dia juga mengaku selama ini belum pernah mendapat bantuan dalam bentuk apapun dari pemerintah. Sementara, sakit yang dirasakan Musdalifah kian hari semakin parah. “Benar juga ya dik, orang miskin dilarang sakit, tapi saya yakin bahwa Allah Maha Besar. Tentu ada kemudahan di balik kesulitan,” ujar Tati sambil tersenyum getir. * Musal AI

Perayaan 1 Muharram 1431 Hijriah yang dilakukan mahasiswa LP3M, selain mendengarkan tausyiah juga digelar nonton bareng film Sang Murabbi, belum lama ini.

Jadwal Penerbangan Di Bandara Polonia No. Penerbangan Ke Flight

Pukul

Tiba Dari

Fliht

Pukul

GARUDA INDONESIA 1 Jakarta GA-181 2 Jakarta GA-183 3 Jakarta GA-185 4 Jakarta GA-187 5 Jakarta GA-189 6 Jakarta GA-191 7 Jakarta GA-193 8 Jakarta GA-147 9 Jakarta GA-195 10 Jakarta GA-146

06.25 09.05 10.55 12.25 13.45 15.45 17.10 18.10 19.10 14.45

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta

GA-180 GA-182 GA-184 GA-186 GA-148 GA-188 GA-190 GA-192 GA-196 GA-147

06.10 08.00 09:30 10.50 11.50 12.50 14.10 16.15 19.35 16.30

AIR ASIA 1 Kuala Lumpur 2 Kuala Lumpur 3 Kuala Lumpur 4 Kuala Lumpur 5 Penang 6 Jakarta 7 Jakarta 8 Jakarta

08.50 09.40 18.00 20.10 16.05 12.20 13.30 18.40

Kuala Lumpur Kuala Lumpur Kuala Lumpur Kuala Lumpur Penang Jakarta Jakarta Jakarta

AK-936 QZ-8055 AK-456 AK-938 QZ-8075 QZ-7496 QZ-7502 QZ-7504

08.25 11.55 17.40 19.40 18.05 19.15 13.05 15.40

MANDALA AIRLINES 1 Padang RI 089

17.20

Padang

RI-088

15.45

LION AIR 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Jakarta 4 Jakarta 5 Jakarta 6 Jakarta 7 Jakarta 8 Jakarta 9 Jakarta 10 Jakarta 11 Jakarta 12 Batam/S.baya 13 Banda Aceh 14 Penang 15 Penang

06.30 09.00 10.00 11.00 12.00 13.45 15.35 17.05 18.35 21.15 22.25 12.55 19.35 09.10 12.30

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Batam/S.baya Banda Aceh Penang Penang

JT-380 JT-398 JT-394 JT-302 JT-398 JT-382 JT-384 JT-396 JT-306 JT-386 JT-308 JT-971 JT-397 JT- 8289 JT-8287

08.20 09.20 10.20 11.20 10.45 13.05 14.55 16.25 19.35 21.35 23.20 12.20 08.20 11.35 15.00

MALAYSIA 1 Kuala Lumpur MH-861 2 Kuala Lumpur MH-865

09.05 15.25

Kuala Lumpur MH-860 Kuala Lumpur MH-864

08.25 14.45

SILK AIR 1 Singapura 2 Singapura

MI-233 MI-237

08.40 20.35

Singapura Singapura

MI-232 MI-238

07.50 19.50

VALUAIR 1 Singapura (4,7) VF-582 2 Singapura (1,3,6) VF-584

08.30 20.45

Singapura (4.7) VF-581 Singapura (1,3,6) VF-583

07.50 20.00

BATAVIA AIR 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Jakarta 4 Jakarta 5 Batam

7P-592 7P-598 7P-594 7P-596 7P-568

10.10 12.50 15.50 19.10 13.00

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Batam

7P-591 7P-597 7P-593 7P-595 7P-567

09.35 12.15 15.15 18.25 11.05

SRIWIJAYA AIR 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Jakarta 4 Batam 5 Pekanbaru 6 Banda Aceh 7 Penang 8 Padang

SJ-015 SJ-011 SJ-017 SJ-035 SJ-041 SJ-010 SJ-102 SJ-021

10.20 15.30 19.10 15.05 15.20 11.30 07.20 16.00

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Pekanbaru Banda Aceh Penang Padang

SJ-010 SJ-016 SJ-014 SJ-034 SJ-140 SJ-140 SJ-103 SJ-020

11.50 18.35 20.15 14.30 15.25 14.20 09.35 14.45 (m32)

AK- 937 QZ- 8054 AK- 457 AK-939 QZ-8074 QZ-7497 QZ-7503 QZ-7505

JT- 381 JT- 397 JT- 301 JT- 395 JT- 303 JT- 399 JT- 383 JT- 385 JT- 387 JT- 305 JT-309 JT-972 JT-396 JT-8288 JT-8286


Opini

12

WASPADA Senin 28 Desember 2009

Hasil Omong Mereka Di Kopenhagen B TAJUK RENCANA

Awas Manuver Politik Menuju ‘Impeachment’

K

etua DPR Marzuki Alie dan Fraksi Partai Demokrat sudah ‘’mati-matian’’ mengamankan posisi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari kemungkinan terlibat atau sekadar isu dalam kasus Bank Century. Bahkan, anggota DPR Ruhut Sitompul sudah terang-terangan menyatakan ada dua mantan Jenderal yang berupaya menjatuhkan (melakukan upaya makar) Presiden SBY. Sayangnya Ruhut tidak berani menyebut nama dua mantan Jenderal yang disebutnya sakit hati karena tidak terpilih masuk dalam kabinet Presiden SBY. Dari perjalanan Pansus DPR kita belum melihat tanda-tanda adanya upaya pemakzulan terhadap Presiden SBY. Begitu juga dalam kasus perseteruan antara Polri dengan KPK meskipun Presiden SBY dinilai oleh sementara pihak sudah melakukan‘’intervensi’’ dengan penerbitan Perppu pergantian sementara pemimpin KPK. Intervensi SBY tidak dapat dibuktikan dengan nyata sehingga upaya pemakzulan pun gagal. Namun begitu, bisa saja dalam perkembangan selanjutnya, pasca tahun baru nanti kemungkinan Pansus menemukan bukti-bukti baru keterlibatan orang nomor satu di republik ini. Apalagi dengan terbongkarnya kehadiran Marsilam Simanjuntak, salah satu staf atau pembantu Presiden SBY dalam rapat terkait dengan pihak Bank Century dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Kalau Marsilam berkata jujur kehadiran atas sepengetahuan Presiden, namun Jubir Presiden membantahnya pastilah Pansus nanti akan melakukan pengusutan dan klarifikasi atas pernyataan Marsilam yang dikenal tokoh bersih, kritis, dan berani menyuarakan kebenaran itu. Perkembangan terbaru terkait dengan Presiden SBY adalah terkait dengan peluncuran buku kontroversial George Aditjondro yang mengkritisi yayasan- yayasan di sekitar SBY. Buku berjudul ‘Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century’ itu jelasjelas mempermalukan institusi negara (Kepresidenan). Oleh karena itu, Presiden SBY dirasa perlu mengklarifikasi isi buku tersebut. Bukan hanya membantah lewat Juru Bicara Kepresidenan saja. Jelas tidak cuku! Adalah hak Presiden SBY untuk membantah isi buku Aditjondro yang isinya lebih banyak memuat kutipan berita-berita di media massa Intisari dalam dan luar negeri. Sekalipun gurita yang digambaran Aditjondro, tokoh LSM yang palBuku mengkritisi ya- ing dicari-cari pada masa Orde Baru itu tidak sedahsyatbukuyangmengulitikroninyaSoeharto yasan- yayasan di sekitar terlibat KKN, namun hemat kita SBY tidak cukup SBY beredar. Presiden hanya menyatakan prihatin atas buku karya George Aditjondro itu sebagaimana dikatakan SBY perlu menjelaskan- Julian Aldrin Pasha kemarin. Sikap diam bisa diartikan bahwa isi buku itu nya secara terbuka pada benar dan jelas dapat merusak citra dan rakyat. kredibilitas pemerintahan SBY. Namun begitu, untuk menarik buku atau melarang peredaran bukuitujugadapatmenimbulkanasumsinegatif. Justru itu, Presiden SBY harus menjelaskan sikapnya, apakah akan menuntut si pembuat buku ke jalur hukum, sebagaimana dilakukannya terhadap sejumlah tokoh yang menghujat dirinya beberapa waktu lalu, seperti kasusnya dengan Zainal Maa’rif lalu.Yang pasti, buku ‘Membongkar Gurita Cikeas’ sangat laris di pasaran dan tidak mudah menghentikan peredarannya, karena orang dapat dengan mudah mengaksesnya lewat internet jika pemerintah pada akhirnya nanti menarik peredaran dan menyatakan buku itu terlarang. Pada masa Orde Baru memang Soeharto memanfaatkan sejumlah besar yayasan untuk mengeruk uang negara dari berbagai pihak, termasuk BUMN. Sebagian uang itu dimanfaatkan untuk kegiatan sosial namun tidak terhitung yang dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan keluarga. Sayangnya, saat Presiden Soeharto tumbang dilanda reformasi (power people’s) tahun 1998 rezim baru tidak kunjung mampu menyelesaikan kasus korupsinya Soeharto.Tidak berhasil diselesaikan Habibie maupun presiden-presiden selanjutnya hingga saat ini. Upaya pemakzulan atau ‘’impeachment’’ terhadap Presiden SBY jelas tidak mudah, mengapa? Tak lain karena SBY dipilih oleh 60 persen pemilihnya dalam Pilpres lalu. Hal itu yang membuat DPR/MPR tidak akan bisa semena-mena menjatuhkan Presiden SBY. Walau begitu, kemungkinan terjadi‘’impeach’’ tetap terbuka, apalagi koalisi dengan Partai Demokrat tidak solid. Terbukti, upaya Pansus Bank Centuty dapat terwujud. Itu berarti, koalisi partai-partai pemerintah berjalan dinamis, alias tidak kaku kalau tak mau disebut rapuh. Jelas hal ini membuat Partai Demokrat kepanasan. Terkesan kalau Parpol koalisi masih menginginkan kursi lagi dengan target Sri Mulyani dan Boediono. Jadi, bukan SBY yang menjadi sasaran. Harapan kita pada tahun depan (2010) dunia politik bisa lebih kondusif. Artinya, upaya yang dilakukan Parpol dan Pansus Bank Century dan pihak-pihak LSM berjalan sesuai prosedural. Kita perlu mengantisipasi upaya pemakzulan terhadap Presiden SBY. Manuver yang dilakukan beberapa pihak seperti terkait dengan aksi mengatasnamakan Hari Korupsi atau upaya makar sebagaimana disebut-sebut Ruhut Sitompul, kini menyusul munculnya buku ‘Gurita Cikeas’ dan lain-lain harus ditempatkan pada posisi yang benar di mata hukum sehingga tidak membuat suasana politik, ekonomi, hukum menjadi rusak, di mana pada akhirnya rakyatlah yang paling merasakan dampaknya.+

Hubungi kami KANTOR PUSAT Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 4150858, Faks Redaksi: (061) 4510025, Faks Tata Usaha: (061) 4531010. E-mail Redaksi: redaksiwaspada@gmail.com KANTOR PERWAKILAN � Bumi Warta Jaya Jalan Kebon Sirih Timur Dalam No. 3 Jakarta 10340 Tel: (021) 31922216, Faks: (021) 3140817. � Jalan Ratu Syafiatuddin No. 21 C Banda Aceh 23122 Tel & Faks: (0651) 22385 � Jalan Iskandar Muda No. 65 Lhokseumawe Tel: (0645) 42109 � Jalan Sutami No. 30 Kisaran. Tel: (0623) 41412

Penerbit: PT Penerbitan Harian Waspada Komisaris Utama: Tribuana Said Direktur Utama: dr. Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM SIUPP: 065/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/198 tanggal 25 Februari 1988 Anggota SPS No. 13/1947/02/A/2002 Percetakan: PT Prakarsa Abadi Press Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 6612681 Isi di luar tanggung jawab percetakan Harga iklan per mm kolom: BW Rp. 11.000,FC Rp. 30.000,Halaman depan BW Rp. 33.000,Halaman depan FC Rp. 90.000,Ukuran kolom: 40,5 mm

Oleh Dr. Ir. Satia Negara Lubis, MEc

aru saja negara kaya dan negara berkembang alias negara miskin ngomong-ngomong di Kopenhagen, Denmark, tentang semakin panasnya tempat mereka menarik nafas, yaitu bumi. Seperti biasa negara kaya, seolah menyombongkan diri bahwa mereka tidak mau diatur oleh satu bentuk kesepakatan yang mengikat yang mereka anggap menghambat kerakusan mereka menyedot kekayaan di setiap jengkal bumi yang manis ini. Tetapi lucunya, perbuatan merekalah yang menyebabkan mereka kepanasan, tetapi malah mereka membujuk negara miskin untuk prihatin padanya. Mereka minta tolong pada negara berkembang yang punya hutan dan sedang membangun untuk mencontoh negara mereka untuk berpikir membantu paru-paru mereka yang mulai terasa sesak akibat kehancuran yang mereka buat, sementara mereka hampir tidak punya paru-paru lagi, ditambah kulitnya yang terus menipis menahan panas. Dan ironisnya, mereka yang merusak karena mereka yang paling banyak menyumbang emisi karbon mereka pula yang minta dilindungi tanpa prasyarat. Hampir saja cakap-cakap di Kopenhagen itu sia-sia. Untung saja (daripada tidak) pada menit terakhir dicapai kesepakan antara Amerika Serikat, China, India, Brazil dan Afrika selatan bahwa temperatur akan diturunkan 2 drajat celcius pada tahun 2020, walaupun mereka tidak menyebut tahapannya seperti apa. Negara kaya akan menggalang dana 100 miliar dolar AS hingga 2020 yang konon katanya membantu negara berkembang untuk menyelamatkan bumi yang sedang marah. Lalu, di mana posisi Indonesia dalam hal ini. Kita punya hutan yang lebat dan menjadi paru-paru semua manusia termasuk imprialis perusak bumi. Haruskah kita hanya dibantu seadanya hanya karena di angkasa tidak ada traffic light untuk menyetop udara segar masuk ke belahan Amerika, China, India dan Eropa ? Emiter dan Teriakan Tidaklah cukup ruang ini untuk membahas tentang emisi, namun secara sederhana siklus karbon di atmosfir bumi hanya terdiri dari dua reaksi, (1) Senyawa karbon + oksigen -> karbondioksida + energi. Ini terjadi misalnya pada pernafasan makhluk hidup atau hampir segala hal yang berhubungan dengan pembakaran dan (2) Karbondioksida + energi -> senyawa karbon + oksigen. Ini terjadi pada tanaman di siang hari, tanaman me-

nangkap karbon dari atmosfer dan mengubahnya menjadi karbohidrat. Itulah keseimbangan yang dicipta Allah. Maka manusia pun enak, betah dan segar tanpa bayar hidup di bumi Rupanya keseimbangan itu pada Abad XVII dirusak oleh Revolusi Industri oleh negara maju yang dengan bangga menggunakan bahan bakar fosil seperti batubara, minyak bumi, dan gas alam. Cilakanya, kebanggaan negara maju yang menyebut dirinya teknokrat untuk umat justru menyebabkan bermiliar-miliar ton senyawa karbon yang sebelumnya tersimpan selama jutaan tahun di perut bumi dilepaskan ke atmosfer. Akibatnya konsentrasi karbondioksida di atmosfer semakin bertambah, dan inilah yang menyebabkan temperatur bumi semakin meningkat. Dan ketika mereka yang telah merusak tatanan carbon ini merasa menanggung akibat dari perbuatannya, mereka berteriak-teriak kepanasan. Dan mereka pun mencaricari perlindungan bagi negara-negara miskin untuk membebaskan mereka dari kepanasan, tetapi mereka tidak pula mau terbebani. Mereka pun bergeliat-geliat, dan berteriak: ”Duh,…. kok panas banget ya, woii negara miskin, lihat nih dah terjadi pemanasan global, awas pulau-pulau kamu ntar tenggelan ….” Gitu katanya. Luar biasa bener watak mereka. Cuma Mau enak Doang Seperti kebakaran jenggot negaranegara penyumbang emisi terbesar dunia seolah-olah berteriak ingin menyelamatkan dunia dari bencana besar, seperti banjir, topan dan kekeringan akibat anomaly iklim. United Nations Framework Convention on Climate Change merancang apa yang dinamakan Protokol Kyoto. Salah satu yang diatur oleh protokol ini adalah kuota emisi. Setiap negara maju yang tergabung dalam Protokol Kyoto memiliki batasan jumlah maksimum karbondioksida yang diperbolehkan dibuang ke atmosfer. Lalu terjadi perdagangan emisi, alias saling membeli kuota. Negara kaya begitu semena-mena. Mereka sudah mengeksplorasi kekayaan negara miskin, dan dalam jangka panjang pula mereka mencoba berbohong tentang emisi dengan tidak mau tunduk pada Protokol Kyoto. Mereka minta udara bersih dan tidak panas tetapi negara miskin harus berusaha melakukan untuk mereka. Merasa dibodohi oleh negara kaya blok-blok yang mewakil negara-negara miskin yang rentan terhadap perubahan iklim bersikukuh bahwa negara-negara kaya harus memiliki komitmen untuk me-

ngurangi emisi selepas tahun 2012 berdasarkan Protokol Kyoto. Lagi-lagi AS dan Uni Eropa pada umumnya mendukung gagasan untuk perjanjian baru diadakan untuk menggantikan Protokol Kyoto. Sudah diduga, maka negaranegara berkembang sangat khawatir mereka akan kehilangan banyak keuntungan yang mereka telah raih ketika perjanjian Kyoto ditandatangani pada 1997. Mestinya negara kaya tau diri bahwa jika mereka sepakat, negara miskin seperti Indonesia dan negara miskin lainnya cuma minta mekanisme yang berfungsi untuk mendatangkan manfaat pembangunan bagi negara-negara miskin, seperti dana untuk investasi di proyek energi bersih. Mereka minta bukan tanpa imbalan, sebab negara miskin akan membuat negara kaya bernafas lega dan tidak kepanasan. Tetapi kerakusan negara kaya tetap saja susah untuk sepakat. KTT PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) di Kopenhagen mengalami jalan buntu dan harus ada lagi pertemuan lanjutan, untuk membujuk, menekan dan menjanjikan. Memang ada kesepakatan di menit terakhir untuk mengurangi temperatur 2 derajat celcius pada 2020 tetapi bagaimana tahapannya tidak tersebutkan. Walaupun Denmark sebagai tuan rumah menyebutkan konferensi kali ini merupakan sebuah kesempatan besar bagi tiap negara untuk melindungi bumi dan dengan lantang berkata: “Sudah bukan waktunya lagi untuk obral pernyataan, (konferensi) dan Kopenhagen hanya akan berhasil jika mampu memberikan hasil yang signifikan dan tindakan yang nyata,” ujar Lars Lokke Rasmussen, Perdana Menteri Denmark seperti dikutip AFP, tetapi sepertinya itu cuma kamuplase saja alias omong doang ! Kecerdikan negara kaya sepertinya sudah dibaca oleh negara miskin. Finger pointing atau setuju untuk melakukan sesuatu tetapi menunggu yang lain untuk melakukannya lebih dahulu adalah aroma busuk yang tercium oleh negara miskin yang sudah lama terjajah oleh negara kaya. Padahal, ada tiga negara penyumbang terbesar untuk kehancuran keseimbangan carbon di muka bumi yaitu Amerika Serikat, China dan India. Sedangkan Indonesia sendiri berdasarkan laporan yang dipublikasikan oleh PEACE dan disponsori oleh Bank Dunia pada bulan Maret 2007, bahwa 85 persen emisi karbon di Indonesia diakibatkan oleh aktifitas pembukaan hutan (deforestation), dan hanya 9 persen yang berasal dari sektor energi. Jika perhitungan dibatasi hanya pada emisi karbon yang dihasilkan manusia (human-produced carbon emission) maka Indonesia menduduki urutan ke 19

dari seluruh negara di dunia, dengan kontribusi hanya 1.3 persen dari total emisi karbon dunia. Ini artinya jika seluruh sumber energi di Indonesia bebas karbon maka tidak akan berperan secara signifikan pada pengurangan emisi karbon dunia. Sebenarnya bujukan atau tekanan negara kaya terhadap Indonesia untuk mengurangi pemakaian energy dalam menggerakkan pembangunan di Indonesia adalah satu bentuk kejahatan. Indonesia seolah harus takluk pada ratifikasi yang mungkin dapat melambankan pembangunan hanya karena kekhawatiran emisi carbon yang disumbang oleh Indonesia turut secara berjamaah menghancurkan dunia bersama mereka. Padahal jika dihitung per kapita maka emisi karbon di Indonesia hanya menduduki rangking ke 128 dengan emisi karbon sekitar 1,4 ton pe rkapita per tahun. Bandingkan dengan Amerika Serikat yang mencapai 19,8 ton per kapita per tahun atau China yang besarnya 3,2 ton per kapita per tahun. Bahkan emisi karbon per kapita negara tetangga Malaysia hampir lima kali lipat dari Indonesia. Kalaupun Indonesia tidak tahan telinganya mendengar negara kaya teriak-teriak tentang panas, maka yang wajar dilakukan oleh Indonesia untuk berpartisipasi adalah dengan memfokuskan pada pelestarian hutan yang saat ini belum berjalan secara efektif. Dan karena masalah hutan tidak hanya tanggung jawab Indonesia namun juga merupakan kepentingan internasional maka sudah seharusnya negara-negara industri yang selama ini lebih dominan dalam menyumbang emisi karbon turut bertanggung jawab memikirkannya. Bahkan tidak hanya itu, kenyataanya selama ini negara-negara industri turut menikmati hasil hutan Indonesia. Data menunjukkan hampir separuh produk hutan Indonesia diekspor langsung ke negara-negara industri seperti AS, Uni Eropa dan Jepang. Ini belum termasuk produk kayu ilegal yang diselundupkan dari Indonesia ke negara-negara Asia lainnya dan kemudian mengalami perubahan label asal negara sebelum diekspor ke negara tujuan yang lain. Penutup Kasihan sekali negara miskin. Mereka menanggung akibat perbuatan negara kaya, mereka pula yang dibujuk dan ditekan oleh negara kaya untuk mengurangi emisi. Hanya saja tempat tekanan itu begitu terhormat karena istilahnya juga beken-beken dan dihadiri oleh banyak negara. Tetapi tetap saja negara kaya begitu menakutkan bagi negara miskin. Berbenahlah, wahai Indonesia. Penulis adalah Dosen USU

Stabilitas Finansial Vs Perbaikan Iklim Oleh Edy Sahputra Sitepu, SE, MSi

K

onferensi Perubahan Iklim 2009 (United Nations Climate Change Conference 2009) yang merupakan KTT internasional mengenai perubahan iklim di Kopenhagen (Denmark) mulai 7-18 Desember 2009 baru saja berakhir. Setidaknya ada sekitar 15.000 utusan dari 193 negara hadir, termasuk Indonesia, dalam konferensi ini untuk memformulasi kebijakan internasional untuk menjawab tantangan dampak perubahan iklim. Konferensi ini menjadi forum akbar komunitas lingkungan global dalam upaya menyelamatkan masa depan planet bumi. Langkah tersebut juga menjadi penting karena akan menentukan kesepakatan final pengganti Protokol Kyoto. Kesepakatan yang bertujuan utama mencegah terus berlanjutnya dampak negatif pemanasan global (global warming) yang berbahaya bagi keberlangsungan hidup. Dari sejumlah publikasi di mass media, sedikitnya ada tiga hal dasar yang menjadi harapan untuk disepakati oleh pemerintah seluruh dunia dalam konferensi tersebut. Harapan tersebut antara lain; penerapan secara cepat dan efektif tindakan serta-merta dalam mengatasi perubahan iklim; membangun komitmen bersama yang mengikat untuk mengurangi dan membatasi emisi gas karbon, termasuk memulai komitmen pendanaan (jangka pendek maupun jangka panjang; dan mewujudkan visi bersama jangka panjang tentang masa depan dengan emisi karbon tingkat rendah bagi semua. Konferensi ini juga berupaya memfasilitasi desakan sebagian besar komunitas internasional mendesak agar dunia menghentikan segera pertumbuhan emisi rumah kaca, baik yang ditimbulkan oleh negara-negara in-

dustri maju (Amerika, Uni Eropa, dan Jepang) maupun negara-negara ekonomi baru terutama China dan India. Pengurangan emisi tersebut harus berada di bawah ambang batas yang ditargetkan selama ini. Nilainya sekitar 25%- 40%, bahkan sejumlah aktivis lingkungan menginginkan target yang lebih radikal menjadi, 80% hingga 95% pada 2050. Lantas bagaimana hasilnya? Apakah episiode konferensi di Kopenhagen memenuhi harapan berbagai kalangan yang peduli dengan lingkungan? Melihat perkembangannya dari waktu ke waktu, di mana selalu ada tarik menarik kepentingan antar negara industri maju dengan negara-negara ekonomi baru, ternyata pertemuan kali ini pun tidak membuahkan hasil yang signifikan. Alih-alih membuahkan hasil yang diharapkan, pertemuan bahkan terus deadlock dari awal sampai akhir. Banyak NGO internasional merasa dikibuli oleh babak akhir konferensi tersebut, di mana kehadiran AS (Obama) telah meminggirkan draft kesepakatan yang telah dibahas berhari-hari, bahkan berbulan-bulan sebelum sidang oleh delegasi 193 negara. Obama datang seolah-olah menyelamatkan konferensi dengan membuat pertemuan penutup lima negara (AS, China, India, Brazil dan Afrika Selatan) yang memberikan kontribusi besar bagi pemanasan global. AS, emiter gas karbon nomor satu, dalam hal ini ingin menarik China khususnya sebagai raksasa ekonomi baru untuk ikut bertanggung jawab, sekaligus memanfaatkan China dalam memunculkan alasan ketidaksiapan negara berkembang dengan bingkai ketidakmampuan ekonomi dan ketimpangan GDP. Pertemuan 5 negara yang berjalan singkat tersebut pun akhirnya menge-

luarkan kesepakatan, seperti menjaga pemanasan global pada level kurang dari 2oC dan menjanjikan dana sebesar $30 miliar untuk memperbaiki iklim hingga 2012 serta mengupayakan upaya perbaikan iklim yang transparan dan akuntabel antara negara maju dan berkembang. Seperti yang diduga, akhirnya komitmen yang dibuat tersebut masih sebatas seruan moral bagi pemimpin dunia, tidak mengkerucutkan Protokol Kyoto. Padahal sejak awal kongres ingin melahirkan sebuah konsesus yang mengikat secara legal formal bagi seluruh negara. AS dan China sepertinya memang telah merancang dan menggiring konferensi ini dalam permainan poker kedua negara raksasa tersebut. China, emiter gas terbesar kedua, dalam konferensi tersebut memveto agar konsesus tidak mengikat secara legal dengan alasan masih terdapat kesenjangan yang signifikan bila ditinjau dari besarnya GDP per kapita negara-negara berkembang. China sendiri merencanakan baru akan mengurangi intensitas emisi CO2 per unit GDP pada level 40% -45% pada 2020. Sehari setelah konferensi berakhir mulai muncul kesadaran dan kekecewaan baru, betapa momentum penting yang menguras stamina telah tersia-siakan. Bahkan PM Inggris, usai konferensi, mengungkapkan kekecewaannya dengan mengatakan “Never again should we let a global deal to move towards a greener future be held to ransom by only a handful of countries.” “Jangan lagi kita biarkan iklim semakin buruk dengan memasrahkannya pada negara kuat.” Di LA, Harian Los Angeles bahkan menuding Obama telah melakukan hal yang sangat pragmatis untuk melindungi kepentingan AS. Demikian pula Harian New York Times. ”Konferensi yang morat-marit merefresentasikan alam yang semakin kacau dan semua orang ingin cuci tangan”. Di Perancis harian Liberation mengang-

kat headline, “Keinginan meyelamatkan bumi kalah dengan keinginan menyelamatkan krisis finansial”. Inilah yang juga kemudian membuat Sekjen PBB Ban Ki Moon ikut gerah, Sekjen PBB tersebut pun menegaskan langkah-langkah yang dicapai harus lebih konkrit, kegagalan konferensi kali ini harus diantisipasi, paling lambat tahun 2010 harus ada komitemen legal formal. Hasil konferensi Kopenhagen akhirnya menunjukkan pada kita betapa peliknya persoalan merehabilitasi lingkungan global dari pemanasan global. Kecemasan pemimpin dunia sebagian besar adalah retorika, karena ujung-ujungnya mereka lebih mencemaskan masalah finansial yang sedang dihadapi ketimbang perubahan iklim yang kian drastis dan tenggelamnya sejumlah pulau seiring dengan mencairnya es di kutub bumi. Semoga blundernya deal di Kompenhagen bukan merupakan suatu kegagalan, karena kagagalan hanya akan memposisikan bumi pada posisi yang lebih berbahaya. ** Penulis adalah pengamat Sospol dan lingkungan hidup

SUDUT BATUAH * Komunikasi Gubsu ke pemerintah pusat lemah - Kayak tak percaya awak, he...he...he * Sumut harus punya semangat berantas korupsi - Takutnya hilang semangat * Kadishut Langkat diperiksa kasus illegal logging - Makin rame saja di Langkat

oel

D Wak

WASPADA

Dewan Redaksi: H. Prabudi Said, H. Teruna Jasa Said, H. Azwir Thahir, H. Sofyan Harahap, H. Akmal Ali Zaini, H. Muhammad Joni, Edward Thahir, M. Zeini Zen, Hendra DS. Redaktur Berita: H. Akmal Ali Zaini. Redaktur Kota: Edward Thahir. Redaktur Sumatera Utara: M. Zeini Zen. Redaktur Aceh: Rizaldi Anwar. Redaktur Luar Negeri: H. Muhammad Joni. Redaktur Nusantara & Features: Gito Agus Pramono. Redaktur Opini: H. Sofyan Harahap. Redaktur Ekonomi: Armin Rahmansyah Nasution. Redaktur Olahraga: Johnny Ramadhan Silalahi. Redaktur Minggu/Humas: Hendra DS, Redaktur Agama: H. Syarifuddin Elhayat. Asisten Redaktur: Rudi Faliskan (Berita) Zulkifli Harahap, Muhammad Thariq (Kota Medan), Feirizal Purba (Sumatera Utara), T. Donny Paridi (Aceh), Syafriwani Harahap (Luar Negeri), Setia Budi Siregar (Olahraga), Hj. Hoyriah Siregar (Ekonomi), T. Junaidi (Hiburan), Hj. Erma Sujianti Tarigan (Agama), Hj. Neneng Khairiah Zein (Remaja), Austin Antariksa (Kreasi), Armansyah Thahir (Otomotif), Anum Purba (Wanita), Hj. Ayu Kesumaningtyas (Kesehatan), Denny Adil (Pelangi). Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Iklan: Hj. Hilda Mulina, Rumondang Siagian (Medan), Lulu (Jakarta). Pemasaran: Andi L. Said (Medan), H. Subagio PN (Sumut), S. Manik (NAD). Wartawan Kota Medan (Umum): H. Erwan Effendi, Muhammad Thariq, Zulkifli Harahap, David Swayana, Amir Syarifuddin, Ismanto Ismail, Rudi Arman, Feirizal Purba, Zulkifli Darwis, H. Abdullah Dadeh, H. Suyono, Ayu Kesumaningtyas, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Surya Effendi, Anum Purba, Sahrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Hasanul Hidayat, Aidi Yursal, Rustam Effendi. Wartawan Kota Medan (bidang khusus): H. Syahputra MS, Setia Budi Siregar, Austin Antariksa, Dedi Riono (Olahraga), Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said (Foto), Armansyah Thahir (Otomotif), Dedi Sahputra (Penugasan Khusus). Dedek Juliadi, Zulfan Efendi, Tetty Rosiana, Handaya Wirayuga (Koran Masuk Sekolah/KMS). Wartawan Jakarta: Hermanto, H. Ramadhan Usman, Hasriwal AS, Nurhilal, Edi Supardi Emon, Agus Sumariyadi, Dian W, Aji K. Wartawan Sumatera Utara: H. Riswan Rika, Nazelian Tanjung (Binjai), H.M. Husni Siregar, Hotma Darwis Pasaribu (Deli Serdang), Eddi Gultom (Serdang Bedagai), H. Ibnu Kasir, Abdul Hakim (Stabat), Chairil Rusli, Asri Rais (Pangkalan Brandan), Dickson Pelawi (Berastagi), Muhammad Idris, Abdul Khalik (Tebing Tinggi), Mulia Siregar, Edoard Sinaga (Pematang Siantar), Ali Bey, Hasuna Damanik, Balas Sirait (Simalungun), Helmy Hasibuan, Agus Diansyah Hasibuan, Sahril, Iwan Hasibuan (Batubara), H. Abu Bakar Nasution, Nurkarim Nehe, Bustami Chie Pit (Asahan), Rahmad Fansur Siregar (Tanjung Balai), Indra Muheri Simatupang (Aek Kanopan), H. Nazran Nazier, Armansyah Abdi, Neirul Nizam, Budi Surya Hasibuan (Rantau Prapat), Hasanuddin (Kota Pinang) Edison Samosir (Pangururan), Jimmy Sitinjak (Balige), Natar Manalu (Sidikalang), Arlius Tumanggor (Pakpak Bharat)Parlindungan Hutasoit, Marolop Panggabean (Tarutung), Zulfan Nasution, Alam Satriwal Tanjung (Sibolga/Tapanuli Tengah), H. Syarifuddin Nasution, Mohot Lubis, Sukri Falah Harahap, Balyan Kadir Nasution (Padang Sidimpuan), Idaham Butarbutar (Gunung Tua), Iskandar Hasibuan, Munir Lubis (Panyabungan), Bothaniman Jaya Telaumbanua (Gunung Sitoli). Wartawan Aceh: H. Adnan NS, Aldin Nainggolan, Muhammad Zairin, Munawardi Ismail, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah (Banda Aceh), Iskandarsyah (Aceh Besar), Maimun (Lhoksukon) Bustami Saleh, M. Jakfar Ahmad, Jamali Sulaiman, Arafat Nur, M. Nasir Age, Fakhrurazi Araly, Zainal Abidin (Lhokseumawe), Muhammad Hanafiah (Kuala Simpang), H. Syahrul Karim, H. Ibnu Sa’dan, Agusni AH, H. Samsuar (Langsa), Amiruddin (Idi), HAR Djuli, Zainuddin Abdullah (Bireuen), Bahtiar Gayo (Takengon), Muhammad Riza, H. Rusli Ismail (Sigli), T. Zakaria Al-Bahri (Sabang), Khairul Boang Manalu (Subulussalam), Rusli Idham (Meulaboh), Jaka Rasyid (Blang Pidie), Zamzamy Surya (Tapak Tuan), Ali Amran, Mahadi Pinem (Kutacane), Bustanuddin , Wintoni (Blangkejeren), Khairul Akhyar (Bener Meriah), Tarmizi Ripan, Mansurdin (Singkil), Rahmad (Sinabang).

� Semua wartawan Waspada dilengkapi dengan kartu pers. Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada oknum yang mengaku wartawan Waspada tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani Pemimpin Redaksi �


Opini

WASPADA Senin 28 Desember 2009

Bila Pembantu Mudik Oleh Rosihan Anwar

K

ENDATI Lebaran sudah lewat, namun kisah ini bersifat rutin, berulang tiap tahun. Kisah ini menyangkut gejala orang mudik waktu Lebaran. Sebuah gejala yang tidak hanya terjadi di kota-kota besar pulau Jawa seperti Jakarta dan lain-lain, tapi juga agaknya di Sumatera. Malahan orang-orang Indonesia yang bekerja di luar negeri sebagai TKI dan TKW pada menjelang hari Lebaran berusaha kembali sebentar ke kampung halaman di mana keluarga mereka berada untuk merayakan bersama berakhirnya bulan Puasa. Waktu Lebaran yang lalu wartawan edisi global The New York Times Norimitsu Onishi mendapat bahan untuk menulis artikel berjudul: Life without nannies, Indonesian style. Artinya kehidupan tanpa para pembantu rumah tangga, gaya Indonesia. Apa yang ditulisnya ? Dia melukiskan apa yang bagi kita orang Indonesia sudah suatu pengetahuan umum. Yaitu tiap tahun jutaan pembantu rumah tangga, babu, koki, bujang, supir pergi mudik dari Jakarta, dalam istilah mereka “pergi ke Jawa” merayakan Lebaran. Akibatnya para majikan mereka di Jakarta yang biasa hidup diladeni, diurus, dijaga harus melakukan segala sesuatu sendiri. Dari majikan yang kaya-kaya dan sudah dimanjakan hidup senang jangan diharap mereka mampu memasak sendiri, menyiapkan minuman kopi waktu pagi, dan sebagainya. Apa jalan keluar ? Mereka pindah tinggal dikamar mewah di hotel berbintang di Jakarta selama pembantu mereka belum balik ke Jakarta. Wartawan The New York Times bisa melaporkan bahwa tiap tahun lebih dari 27 juta orang pergi mudik untuk merayakan Hari Idul Fitrie. Eksodus itu mengubah wajah Jakarta serta merta. Awan kabut yang menggantung di puncak gedung-gedung pencakar langit menjadi tipis, tidak kental seperti biasa. Alat-alat kraan yang dipakai dalam konstruksi bangunan berhenti bekerja. Ojek-ojek yang memenuhi jalanan menjadi sepi tak kelihatan beroperasi. Bisnis sepertinya mandek. Stop. Mudik waktu Lebaran menimbulkan kocar-kacir dalam rumahtangga kaum menengah yang tergantung pada kerja pembantu rumahtangga yang dibayar dengan gaji rendah, namun pasokan tenaga kerja murah dari daerah pedalaman ke masyarakat perkotaan mengalir terus, karena susahnya orang mendapat pekerjaan. Menurut kalangan biro perjalanan dan pariwisata di Jakarta, selama hari-hari sekitar Lebaran ketika pembantu pada pergi mudik semuanya, maka banyaknya tamu di hotel-hotel naik dengan 70 persen. Di Hotel Mulia Senayan kebanyakan tamu pada hari-hari libur Lebaran adalah pengusaha-pengusaha bisnis asing. Bagi banyak orang stres yang ditimbulkan selama hari-hari libur itu bertambah dengan kekhawatiran bahwa para pembantu mereka tidak kembali sehabis Lebaran. Mereka tinggal di desa-desa atau mencari pekerjaan yang lebih bagus gajinya di tempattempat lain. Sugito (54) yang mengelola perusahaan pemasok pembantu rumahtangga berkata “Kini jadi lebih sulit mendapatkan orang-orang yang mau bekerja sebagai pembantu rumahtangga di Jakarta. Mereka menyukai sebagai karyawan migran, karena upah atau gajinya lebih baik”. Sugito juga mengatur pasokan pembantu rumahtangga buat sementara waktu kepada penduduk di Jakarta dan meminta bayaran Rp. 550.000,untuk jasanya atau service itu. Perempuan-perempuan pembantu sementara waktu itu dibayar Rp 50.000,- hingga Rp. 80.000,- sehari. Dalam masa normal jumlah tadi adalah upah yang dibayar untuk kerja satu minggu. “Tahun yang lalu saya memperoleh gaji dua bulan untuk bekerja hanya selama 10 hari” kata Zubaedah (34) yang berasal dari Jawa Barat dan datang ke Jakarta dengan puterinya yang berusia 17 tahun untuk mencari pekerjaan sementara waktu. “Berat untuk tidak merayakan bersama anak-anak dan keluarga saya hari Lebaran, akan tetapi kami butuh uang buat membayar keperluan uang sekolah anak-anak saya” ujar Zubaedah. Beberapa orang dalam masyarakat Jakarta yang sedang berubah jadi moderen itu menilai kekurangan tenaga pembantu rumahtangga tadi bukan sebagai sebuah masalah, melainkan sebagai suatu peluang. Misalnya, Julia Tan berkata dia mencoba menggunakan absennya kedua pembantu perempuannya sebagai kesempatan memasukkan lebih banyak disiplin yang dibutuhkan ke dalam diri tiga orang anaknya. “Anak-anak itu memanggil pembantu untuk mendapat segelas air minum” Kata Ny. Tan yang pernah tinggal 10 tahun di Los Angeles dan khawatir bahwa anak-anaknya pada suatu hari juga harus menghadapi kehidupan di sebuah tempat tanpa ada seseorang yang bisa membantu dan dipanggil dengan serta merta. Anak-anaknya membantu mencuci dan menerika pakaian, mencuci piring kotor. “Itu satu kali setahun. Jadi okelah” ujar Ny. Tan. Di Hotel Mulia pasangan Abraham Tjahja (69) dan istrinya Diana Farolan (60) duduk dekat kolam renang, dikelilingi oleh anak-anak dan cucu-cucu. Seorang putri yang berkunjung dari Bali memilih tinggal di hotel, karena oarng tuanya kekurangan tenaga pembantu. Enam dari delapan babu dan koki, dan dua supir telah pergi mudik, sehingga pasangan tadi dan anak-anaknya yang tetap tinggal di rumahnya harus mengandalkan pada dua babu dan seorang pekerja sementara. “Kami membenahi sendiri kamar tidur kami” kata Tjahja dan bercerita bahwa stres lantaran kurangnya tenaga pembantu telah membikin istrinya kena stroke. (+++)

Dedi Sahputra

Foliopini

dedisahputra@yahoo.com

Pemimpin Di tengah perang pemikiran (gazwul fikri) dan upaya pendangkalan akidah, bagaimana seharusnya sikap dan tindakan seorang ulama? Dalam sebuah pertemuan para ulama dengan seorang pemimpin di daerah, sang pemimpin berceramah panjang lebar. ‘’Kita harus terus berkoordinasi, antara ulama dan umara,’’ katanya dengan gayanya yang khas. Selanjutnya dia bicara tentang betapa memprihatinkannya kondisi yang terjadi dan betapa besar tanggung jawab para ulama juga umara. Kemudian ada juga taktik dan strategi yang disampaikan, diiringi ‘bunga-bunga’ yang mempercantik pidatonya. Dia terus bercerita, membuai siapapun yang hadir hari itu. Maklum, keahlian pemimpin satu ini memang dalam retorikanya yang kreatif. Saya sendiri pun ikut-ikut terbuai sampai-sampai hampir tertidur. Ujung-ujung pembicaraan, dia minta kepada para ulama untuk rajin-rajin menyambanginya, karena sebelumnya, dia mengeluh, jarang ulama datang padanya selaku pemimpin. Padahal-kan, dia sudah membuka pintu lebar-lebar untuk para ulama. Bahkan banyak sekali dana yang sudah disediakan untuk ’kemajuan umat’. ’’Jangan sampai dana itu akhirnya dikasih ke orang lain atau malah ’musuh’ kemajuan umat,’’ katanya. Para ulama yang hadir di sana tampak diam, menunjukkan reaksi normatif. Saya yakin sang pemimpin itu punya maksud baik; ada kondisi yang memprihatinkan, ada umat yang mesti dibela dan ada uang yang mau dibagibagikan. Karena itu saya juga yakin para ulama itu juga bisa me-nangkap ’kebaikan’ hati sang pemimpin. *** Citra diri adalah kristalisasi perilaku seseorang, kapasitas pemahamannya serta kompetesinya dalam suatu hal. Misalnya Tukul Arwana; rekam jejaknya selama ini adalah sebagai seorang pelawak dan dia memang memiliki kapasitas level mumpuni untuk buat orang terpingkalpingkal. Kompetensinya sudah sangat diakui di dunia perlawakan, hingga tak heran harga lawakannya pun jadi mahal. Tapi tentunya Tukul tidak punya kompetensi sebagai seorang ekonom misalnya. Dia tidak akan bisa mengurai teori ekonomi makro atau memahami logikan bail-out Bank Century. Hal-hal seperti itu baginya terlalu rumit untuk dimengerti. Jadi kalau tiba-tiba Tukul menyatakan dirinya sebagai pengamat ekonomi atau

menyatakan ingin jadi ekonom, orang tetap mengira dia sedang melawak. Kalaupun dia ngotot tetap mau maju dengan status barunya itu, pasti orang hanya senyumsenyum saja. Maka ketika Ayu Azhari yang sudah punya citra diri sebagai perempuan yang ’gimanaaa gitu’, lantas gujuk-gujuk mau jadi Bupati maka banyak orang yang lantas senyam-senyum. Gak banyak bedanya dengan Syaiful Jamil ataupun mantan instrinya Dewi Persik atau bahkan Inul Daratista kalau mau maju jadi Balon kepala daerah Tapi Anda jangan anggap enteng mereka-mereka ini. Bukan berarti peluang-nya tidak ada bahkan cukup besar. Karena sebagai publik figur mereka memiliki popularitas yang lumayan. Kalau benarbenar maju, bisa-bisa mereka menang dan jadi pejabat publik. Cuma lagi kita jadinya akan sulit membedakan mana pemimpin mana pelawak, mana kepala daerah-mana bom seks—Bahkan sampai sejauh ini pun masih belum ada masalah kalau Anda merasa fine-fine aja. *** Soal hubungan ulama-umara, Henri Shalahuddin, seorang peneliti insist pernah menyitir nasihat KH. Hasan Abdullah Sahal, pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor kepada para santrinya. Katanya begini: ”Dekat boleh, dekat-dekat jangan, mendekati apalagi. Jauh boleh, jauh-jauh jangan, menjauhi apalagi”. Jadi jelas, bahwa seorang ulama harus menjadi penyeimbang posisi umara, untuk itu tidak boleh terlalu dekat juga tidak boleh terlalu jauh. Apalagi masuk dalam struktur yang dibuat umara, maka ketajaman fatwanya bisa tumpul. Masalahnya, untuk mengerti secara benar bagaimana posisi ulama ini perlu seorang pemimpin dalam level kualitas tertentu.Yang jelas bukan seorang pelawak apa lagi mantan bom seks. Pemimpin seperti inilah yang bisa membangun daerah, membangun sebuah bangsa bahkan membangun peradaban. Tidak terlalu sulit mencari contohnya seperti Bung Karno, M.Natsir, Bung Hatta, Mahatma Gandi, Muhammad Iqbal dan lain sebagainya. Mereka adalah kaum intelektual (karena kapasitasnya bukan karena titelnya) yang menjadi pembuka jalan bagi peradaban. Zia ul Haq, Presiden Pakistan tahun 1977-1989, juga berpendapat seperti itu. ’’Sebenarnya, yang mendirikan dan membangun negara itu adalah para intelektual,’’ katanya. Dia menyebut intelektual, bukan yang lain.

13

Peran IDI Hadapi Tantangan Globalisasi Oleh Dr Hendry Salim Siregar, SpOG

A

danya globalisasi dalam multiaspek di dunia, termasuk pada aspek kesehatan dan kedokteran/kedokteran gigi tidak dapat dihindari oleh semua negara termasuk Indonesia. Indonesia sebagai anggota WTO telah meratifikasi semua perjanjian perdagangan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2005, sehingga harus mempersiapkan diri dalam menghadapi AFTA, NAFTA, APEC dan WTO. Dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta menjadi pasar yang potensial bagi masyarakat dunia khususnya untuk liberalisasi/globalisasi pelayanan kesehatan. Indonesia tentunya harus mempersiapkan diri terhadap masuknya jasa-jasa pelayanan kesehatan asing termasuk tenaga dokter/dokter gigi Warga Negara Asing (WNA). Dalam liberalisasi pelayanan kesehatan, saat ini Indonesia baru menawarkan 4 (empat) pelayanan yaitu Hospital Services, Medical Specialist Clinic, Dental Specialist Clinic, dan Nursing Services. Sedangkan untuk layanan jasa praktik perorangan oleh dokter/dokter gigi WNA masih dalam posisi unbound. Globalisasi merupakan perubahan jaman yang terus berlangsung dan dapat dianggap sebagai salah satu alasan bahwa akan meningkatkan persaingan dibidang jasa pelayanan kesehatan manusia harus berubah. Dalam era globalisasi yang sedang berlangsung di dunia ini, terutama dengan adanya perdagangan bebas kawasan Asean (Asean Free Trade Area) yang dimulai tahun 2003. Dalam era globalisasi juga akan terjadi perkembangan di berbagai bidang yang mempengaruhi berbagai peningkatan kebutuhan masyarakat, baik peningkatan kualitas maupun kuantitas sarana pelayanan kesehatan gigi maupun sumber daya manusia yang mempunyai pandangan maju. Dengan adanya era globalisasi ini, dapat memungkinkan masuknya pelayanan kesehatan dari luar negeri ke Indonesia secara bebas sehingga dapat terbentuk persaingan lahan praktek. Di sisi lain, dokter sebagai pemberi pelayanan kesehatan perlu mengantisipasi secara tepat adanya perubahan tuntutan dan kebutuhan masyarakat yang semakin sadar hukum dan haknya terhadap pelayanan kesehatan. Hal ini tercermin dalam UU no.8/1999 tentang perlindungan konsumen. Hal ini mendorong adanya pengawasan dan pengendalian mutu secara keprofesian. Dokter harus senantiasa mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran (dihitung dalam unit Satuan Kredit Profesi) dan mampu menerapkannya secara etis dan benar. Untuk itu telah lahir perangkat-perangkat pengendalian mutu dokter gigi melalui ketentuan registerasi dan lisensi oleh Konsil Kedokteran Indonesia dan diberlakukan standarstandar keprofesian oleh Ikatan Dokter Indonesia. Situasi kompetitif Pada dasarnya liberalisasi (globalisasi) memuat 3 prinsip utama, ialah Free market Access yang artinya setiap negara harus memberi peluang bagi berkembangnya modal dan tenaga/ jasa asing, lalu National Treatment di mana tenaga kerja asing diperlakukan sama sebagaimana rakyat Indonesia bekerja di Indonesia, dan yang ketiga adalah prinsip Most Favorable nation dimana Antar tenaga asing sendiri-pun tidak boleh dibeda-bedakan. Dan ketiga prinsip tersebut telah disetujui oleh World Trade Organization (WTO) termasuk Indonesia sebagai anggotanya. Siti Fadilah Supari saat menjabat Menkes menyatakan pemerintah masih membatasi praktek dokter asing dan penanaman modal asing di sektor kesehatan karena Indonesia belum siap menghadapi globalisasi (Koran Tempo, 28 Agustus). Pada saatnya nanti setelah

para dokter asing tersebut menjalani proses pemeriksaan oleh lembaga formal Medical Council, dan para dokter tersebut di ketahui jelas sebagai dokter asing yang kompeten maka tidak ada alasan apapun untuk menolak dokter asing tersebut untuk bekerja di Indonesia. Skrining semacam ini dikenal dengan istilah Mutual Recognize Arrangement (MRA). Dokter asing hanya boleh praktek apabila ditempat tersebut jumlah dokternya belum mencukupi. kwantitas dokter yang ada di satu daerah (kabupaten/ kota) harus di polakan dalam satu sistem. Kalau pola dari sistem tersebut menyatakan bahwa dokter di Kabupaten/kota sudah cukup maka konsekuensinya dokter asing tidak boleh masuk. Hal ini juga berlaku untuk dokter Indonesia yang akan masuk di daerah tersebut (berlaku prinsip national treatment). Dokter Indonesia baru boleh masuk ke dalam Kabupaten-kota bila ada dokter yang keluar atau pensiun.Kebijakan untuk mempersiapkan diri menghadapi liberalisasi jasa pelayanan kesehatan dapat disiasati dengan merekonstruksi ketersediaan fasilitas kesehatan yang ada dikabupaten/Kota. Pintu masuk rekonstruksi dapat dilakukan dengan menerbitkan beberapa aturan nasional dan beberapa aturan lokal (PERDA) melalui pengembangan sistem jaminan sosial bidang kesehatan yang mengadopsi prinsip globalisasi. IDI melalui Muktamar XXVI IDI, Desember 2006, merekomendasikan sistem pelayanan kesehatan terpadu sebagai alternatif dalam menghadapi globalisasi sektor kesehatan. Untuk itu dukungan semua pihak, terutama dukungan dari Pemerintah (Regulator) untuk mewujudkan konsep tersebut. Peran Dan Kewajiban Dalam menghadapi globalisasi praktik kedokteran di Indonesia serta proses registrasi ulang dokter dan dokter gigi sejumlah +/- 100.000 orang mulai tahun 2010, perlu di rancang pembangunan sistem informasi dan integrasi database registrasi dokter dan dokter gigi secara online dengan stakeholders dalam menghadapi globalisasi, agar kesiapan masing-masing stakeholders dapat diketahui dan dibahas bersama, sehingga dihasilkan regulasi bersama yang terkoordinasi dan mengacu pada prinsip equality, efficiency, serta non-discriminative dengan tahap memperhatikan kepentingan bangsa dan negara. Adanya kesiapan, koordinasi dan kesepakatan antara KKI dan stakeholders, untuk membuat regulasi bersama sesuai dengan peran dan fungsinya, didukung oleh adanya kerjasama pembangunan sistem informasi dan integrasi database registrasi dokter dan dokter gigi secara online dengan stakeholders di dalam dan luar negeri yang terkait dengan proses legislasi, verifikasi, registrasi, monitoring dan evaluasi praktik kedokteran di Indonesia. Dalam Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran (UUPK) disebutkan bahwa setiap dokter dan dokter gigi yang akan melakukan praktik kedokteran di Indonesia wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dokter dan STR dokter gigi yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) serta harus diregistrasi ulang setiap 5 (lima) tahun. Dalam UUPK tersebut juga dimungkinkan bagi dokter/dokter gigi WNA untuk melakukan praktik kedokteran di Indonesia, yaitu pada pasal 29, 30, dan 31. KKI bersama-sama stakeholders selaku pemegang mandat UUPK, telah menerbitkan beberapa regulasi yang terkait dengan penyelenggaraan praktik kedokteran di Indonesia dan globalisasi praktik kedokteran bagi dokter dan dokter gigi WNA, antara lain : Keputusan KKI No. 18/KKI/KEP/IX/2006 tentang Buku Penyelenggaraan Praktik Kedokteran yang Baik di Indonesia; Per-

aturan KKI No. 42/KKI/PER/XII/2007 tentang Tatacara Cara Registrasi, Registrasi Ulang, Registrasi Sementara dan Registrasi Bersyarat bagi dokter dan dokter gigi WNA yang akan melakukan pendidikan, pelatihan dan penelitian yang bersifat sementara. Sejalan dengan Kebijakan Pemerintah RI c.q Departemen terkait, KKI belum membuat regulasi untuk dokter/dokter gigi WNA yang akan melakukan praktik kedokteran secara perorangan. Peluang Dan Ancaman Dunia kesehatan Indonesia dinilai belum siap menghadapi globalisasi 2010. Salah satu indikatornya adalah sistem pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan yang belum memadai, yang menonjol dalam sistem pendidikan kedokteran saat ini adalah mahalnya biaya pendidikan ketimbang kualitasnya. Selain itu, kurikulum standar pendidikan kedokteran nasional tidak ada. “Alumni masing-masing universitas kualitasnya beda-beda,” Tanpa ada standar pendidikan, dokter di Indonesia akan kalah bersaing dengan dokter dari luar negeri. Saat ini dokter dibentuk seperti seorang politikus. Mereka harus mengeluarkan uang yang besar untuk membiayai pendidikannya. Akibatnya, mereka pun berorientasi mendapatkan uang. Padahal profesi dokter secara filosofi memiliki misi kemanusiaan. Dari segi pelayanan juga dinilai masih jauh. Ketika menghadapi pasien, dokter lebih sibuk menuliskan resep ketimbang mendengarkan keluhan pasien. Padahal terungkapnya suatu penyakit 70 persen dari keluhan pasien yang bersangkutan. Globalisasi tidak bisa terus dilihat sebagai ancaman, karena mau tak mau pasti akan terjadi. “Kita harus menyiapkan diri secara matang,”. Dua hal yang perlu dipersiapkan adalah membuat sistem untuk menyaring kualitas dokter asing serta sistem yang mengatur kecukupan kebutuhan masyarakat atas dokter. Departemen dan komunitas kesehatan harus segera melakukan koordinasi dalam dua hal ini. Kewajiban Dokter Kewajiban dokter pada dasarnya terdiri dari : * kewajiban yang timbul akibat pekerjaan profesinya atau sifat layanan medisnya yang diatur dalam sumpah dokter, etika kedokteran dan berbagai standar dan pedoman * kewajiban menghormati hak pasien, dan * kewajiban yang berhubungan dengan fungsi sosial pemeliharaan kesehatan. Beberapa kewajiban dokter tersebut adalah : * Memberi pelayanan medis sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional, serta kebutuhan pasien. Standar pelayanan menurut penjelasan Pasal 44 ayat (1) Undang Undang Nomor 29 Tahun 2004 adalah pedoman yang harus diikuti oleh dokter dan dokter gigi dalam menyelenggarakan praktik kedokteran. Ayat (2) pasal 44, standar pelayanan tersebut dibedakan menurut jenis dan strata sarana pelayanan kesehatan. Penjelasan ayat tersebut strata pelayanan adalah tingkatan pelayanan yang standar tenaga dan peralatannya sesuai dengan kemampuan yang diberikan. * Merujuk pasien ke dokter atau dokter gigi lain yang mempunyai keahlian atau kemampuan yang lebih baik, apabila tidak mampu melakukan suatu pemeriksaan atau pengobatan. Kewajiban merujuk pasien tersebut dapat dilaksanakan apabila keadaan kesehatan pasien memang dapat bergerak atau dapat dibawa untuk dipindahkan dalam keadaan stabil dan layak. Kewajiban merujuk hanya dapat disimpangi apabila pasien tidak menginginkan dirinya dirujukkan meskipun telah dijelaskan manfaatnya, atau apabila tidak ada dokter yang memiliki keahlian yang dibutuhkan di daerah tersebut (yang terjangkau).

* Merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang pasien, bahkan juga setelah pasien itu meninggal dunia. Merahasiakan keadaan pasien diwajibkan dalam sumpah dokter, kode etik kedokteran/kedokteran gigi, dan beberapa peraturan perundang-undangan. Sebagian pakar menyatakan bahwa kewajiban tersebut absolut sifatnya, sebagian menyatakan relatif. Paham yang relatif mengatakan bahwa rahasia kedokteran dapat dibuka untuk kepentingan kesehatan pasien, memenuhi permintaan aparatur penegak hukum dalam rangka menegakkan hukum, permintaan pasien sendiri, atau berdasarkan ketentuan perundang-undangan. * Melakukan pertolongan darurat atas dasar perikemanusiaan, kecuali bila ia yakin ada orang lain yang bertugas dan mampu melakukannya. * Menambah ilmu pengetahuan dan mengikuti perkembangan ilmu kedokteran dan kedokteran gigi. * Selain itu, sebagaimana diuraikan di atas, masih terdapat kewajiban dokter lainnya yang diatur dalam sumpah dokter dan kode etik kedokteran. Strategi Yang Baik Untuk mengantisipasi persaingan diera globalisasi, dokter juga perlu merancang dan membentuk suatu strategi serta program pemasaran yang baik. Untuk dapat menghasilkan program pemasaran yang memuaskan antara pihak pelanggan (pasien) dan pelayanan kesehatan gigi, maka perlu dilakukan penilaian yang sistematis dari kebutuhan dan harapan pelanggan, audit pemasaran, serta memperhatikan empat komponen dari program pemasaran yaitu: produk, harga, tempat, dan promosi, tanpa meninggalkan etika pemasaran. Manajemen pemasaran merupakan salah satu cara untuk mencapai keberhasilan program pelayanan kesehatan. Dengan diterapkannya manajemen pemasaran dalam praktek dokter gigi yang dilatar belakangi oleh berbagai perubahan yang terjadi dewasa ini yaitu: iklim hukum dan etika yang berubah, suplai profesional yang berlebihan, meningkatnya ketidakpuasan terhadap tenaga profesional dan teknologi berubah dengan cepat. Pelayanan kesehatan memiliki sifat yang sangat unik dan khusus, dikarenakan pelanggan utama dari pelayanan kesehatan adalah manusia. Ada 3 kelompok manusia yang harus ditangani dalam proses manajemen pelayanan kesehatan yaitu, health operator/ provider (dokter, dokter gigi, perawat, perawat gigi, dan sebagainya), penerima jasa ( pasien dan keluarga pasien), serta tenaga administrator kesehatan. Praktek swasta dokter umum atau spesialis yang sekarang popular dengan istilah praktek sore pada saatnya nanti bukan mustahil akan menjadi andalan penghidupan dokter dan bukan lagi hanya sebagai pekerjaan sambilan seperti sekarang. Bila ini terjadi tentu diperlukan keseriusan dalam menggelolanya, salah satu faktor yang akan mendukung keberhasilan praktek dokter umum atau spesialis adalah diterapkannya konsep pemasaran dengan tepat .Untuk dapat mengidentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan daya saing, perlu diketahui terlebih dahulu kondisi masa depan dokter. Pasar dokter umum dan spesialis sangat dipengaruhi oleh pergeseran tingkat sosial ekonomi dan perubahan kebutuhan masyarakat terhadap kesehatan. Oleh karena itu, masalah yang dihadapi adalah bagaimana penerapan manajemen pemasaran praktek dokter umum dan spesialis dalam menghadapi era globalisasi. Cara penerapan manajemen pemasaran praktek dokter agar tetap dapat bertahan dalam menghadapi persaingan jasa pada era globalisasi melalui orientasi kepada konsumen (pasien) tanpa meninggalkan etika dari kedokteran itu sendiri. Penulis adalah pengamat sospol dan praktisi dokter

Apakah hal ini juga dilakukan kepada Aparatur Hukum, hanya Tuhan Yang Maha Tahu. Demikian laporan ini kami sampaikan kepada Bapak, atas perhatian dan uluran tangan Bapak didalam kasus ini, kami ucapkan terima kasih.

Laporan Pada Kapoldasu Kepada Yth Bapak Kapolda Sumatera Utara, melalui surat ini kami sampaikan kepada Bapak sebagai berikut: 1. Pada tanggal 16 November 2009 yang lalu, kami warga masyarakat Kelurahan Pematang Pasir Kota Tanjungbalai, telah menyampaikan Pengaduan dan Pelaporan beserta lampiran bukti-bukti berupa data/peta dan foto-foto tentang dugaan Penyelewengan dan Penyimpangan pada Proyek NUSSP di Kelurahan Pematang Pasir Kota Tanjungbalai. 2. Pengaduan dan laporan tersebut, menurut hemat kami telah memenuhi unsur dan bukti permulaan yang cukup karena telah dilengkapi Surat Pernyataan dan tanda tangan para warga masyarakat dan diketahui pula oleh Kepala Lingkungan selaku aparatur Pemerintah setempat. Selanjutnya disertai pula peta lokasi, data-data tentang sasaran proyek plus kisaran dana yang dipergunakan juga foto-foto bangunan yang hancur sebagai hasil karya dari proyek NUSSP tersebut. 3. Berdasarkan UU Republik Indonesia No.20 Tahun 2001 Pasal 26 A, tentang alat bukti yang syah, tercantum pada point (a) dan (b) Undang-Undang tersebut, maka segala apa yang kami sampaikan berupa data, peta, foto-foto, telah mencukupi untuk dijadikan sebagai bukti permulaan yang syah atas kasus proyek NUSSP ini. 4. Pelaporan dan Pengaduan tentang hal tersebut diatas telah kami sampaikan kepada Polresta Tanjungbalai dan Kejaksaan Negeri Tanjungbalai, yang mana hingga saat ini belum adanya realisasi dan poses, maka dengan ini kami mohonkan agar hal ini dapat ditangani dan diambil alih Poldasu, karena bagaimanapun sebelumnya laporan beserta lampiran telah kami sampaikan kepada Poldasu pada waktu yang lalu. 5. Pelaporan dan Pengaduan ini sehingga sampai kepada Bapak bukan disebabkan mengada-ada, tetapi karena sekian lama belum mendapat perhatian dan keseriusan dari Polresta. Dan ironisnya kelalaian dan waktu yang ada dimanfaatkan oleh oknum tertentu yang berkepentingan dan terkait dengan Proyek NUSSP ini, untuk melakukan rekayasa, dengan cara menambal-sulam sebagian kecil saja dari sekian banyaknya bangunan proyek yang hancur dan mempengaruhi masyarakat agar supaya kasus ini tidak dilanjutkan secara hukum, hanya diselesaikan secara damai dan kekeluargaan.

Ahmad Kota Tanjungbalai

Mohon PerhatianWalikota Medan Yth, Walikota Medan Saya salut dan kagum pada bapak Walikota Medan Drs. Rahudman Harahap, di mana dalam program 100 hari beliau semua pasar yang ada di kota Medan dapat ditata dengan baik, dari yang kumuh, banjir dan sumber kemacetan lalu lintas, sekarang hampir semua pasar telah bersih. bebas banjir dan lalu lintas sekitar pasar telah lancar. Apalagi jalan-jalan yang ada dikota Medan dari yang sebelumnya banyak lobang dan selalu banjir, Alhamdulillah sekarang hampir semua jalan telah mulus. Dan selalu ditemui di setiap pinggir jalan tanah bekas galian parit yang baru dikorek. Menurut berita Waspada baru-baru ini Walikota Medan turut meninjau langsung dan ikut gotong royong bersama para alumninya serta masyarakat Kelurahan Pulau Brayan Bengkel. Apalagi jalan Bengkel baru diaspal sebagian dan masih ada sisa sekitar 500 meter lagi yang belum diaspal. Timbul pertanyaan dalam hati penulis, kenapa sekitar 500 meter lagi tidak diaspal? Apa karena jalan Bengkel yang 500 meter lagi bukan termasuk dalam wilayah kelurahan Pulau Brayan Bengkel. Padahal jalan bengkel yang rusak parah terdapat pada yang tinggal 500 meter lagi tersebut, dan memang masuk dalam wilayah Kelurahan Pulau Brayan Bengkel Baru. Atau mungkin Lurah Pulau Brayan Bengkel Baru tidak mau melapor kepada Walikota Medan bahwa jalan Bengkel belum diaspal semuanya. Kami sebagai rakyat pengguna jalan agak dongkol juga bila melintas jalan tersebut karena sebagian di aspal dan sebagian tidak, kecuali sebagian jalan yang tidak diaspal tersebut kondisinya masih baik, seperti yang terlihat di Jalan Bhayangkara jalan yang masih baik tidak di aspal tetapi jalan yang rusak diaspal, mungkin ini untuk efisiensi. Ada apa pula dengan pengaspalan yang sebagian di jalan Bengkel ini. Melalui pembaca menulis kami mengharapkan perhatian dari Walikota Medan. Terima kasih. Ir. Sampurno, Medan Alamat ada pada redaksi


14 1 CM 2 CM

WASPADA

Rp. 12.000 Rp. 24.000

3 CM 4 CM

Bursa

AUTOMOTIVE Informasi Pembaca

AC BR CL ND DB

Bursa Automotive

: Air Condition : Ban Radial : Central Lock : Nippon Denso : Double Blower

PS PW RT VR EW

: Power Stearing : Power Window : Radio Tape : Velg Racing : Electric Window

BMW 318i M 40 Thn. 90 sangat mulus dan istimewa sekali. Jual Cepat. Harga 38 Jt Nego. Hub. 0812 64 777 088 BMW 318i M40 Thn. ‘90, Silver, BK Medan asli. H. 35Jt/Nego. Hub. 0852 9767 9767 DAIHATSU Taruna CSX ‘99, W. Biru met lengkap. Ban Besar. H.79Jt. Nego. Serius Hub. 061 3031 3617. sangat mulus. DAIHATSU 100% Baru. Termurah. Harga terjamin. Pick Up DP 6Jt-an. Xenia DP 10 Jt-an. Bunga 3,55%. Terios DP 25Jtan Serius Hub. 061-77060301

“DAIHATSU DP MURAH”

Gran Max Pick Up DP 8 Jt-an Angs. 2 Jt-an Gran Max Minibus DP 13 Jt-an Angs. 3 Jt-an Luxio M.DP 10 Jt-an Angs. 4 Jt-an Xenia 1.0 DLX DP 10 Jt-an Angs. 3 Jt-an Terios TS Xtra DP 14 Jt-an Angs. 4 Jt-an Sirion D M/T DP 20Jt-an Angs. 4 Jt-an Hub. ERWIN HP. 0812 6315 4132 FLEXY: (061) 77402067 PROMO DAIHATSU NATAL MERIAH Xenia DP 10Jt-an/angs. 2 Jt-an Terios DP 20Jt-an/angs. 3 Jt-an Luxio 4 Gran Max MB DP 9Jt-an Bunga 2,5 %, Diskon + Hadiah. Hub. Gery 0813 7694 1988 / 77722561

DAIHATSU Charade CS. Thn. 85. BK Mdn asli. W. Merah, Lampu Starlet 90% Mulus Rp. 20 Juta Nego. Hub. 0811 648960 DAIHATSU ESPASS THN. ‘96. 1600CC. W. Merah met. AC, BR, VR, RT. H. 36Jt. Nego. Supra X 125. Cakram W. Hitam. Thn. 2007. H. 8Jt/Nego. Hub. 061-76613412 BU.

* HONDA GEBYAR AKHIR TAHUN*

* Honda CR-V 24 warna hitam silver * Honda Freed PSD Warna hitam. Silver, putih. Harga bersaing. Cash Back Besar. Buruan. Hub. 0813 7580 2313, Sblm Hrg. Naik. MITSUBISHI BARU

L300. Angs. 3Jt-an. Pajero Sport (Ready Stock). T120 SS, Cold Diesel 110 PS, 125 PS, Triton. Serius Hub. (061) 76728071 / 0812 653 3319 SUZUKI Carry 1.3 Real Van Thn. 95. W. biru tua met. Satu nama, AC, VR, Tape, Body kaleng. Cantik mulus luar dalam. H. 42Jt. Nego. Jl. Kamboja Raya No. 84 Blok 18 dpn ktr lurah Perumnas Helvetia. HP. 0816 3191 836. Flexi 76684380 DIJUAL SALAH SATU SUZUKI Forsa 86 hitam, BK pjg. Body & mesin mulus. Hrg. Rp. 18Jt. Hyundai Bimantara/Cakra ‘97. Merah manggis BK Mdn asli Pjk mati. AC, Tape, BR, VR. Hrg. 36 Jt Net. Hub. 0812 6098 9810 - 061.77787599

SUZUKI Baleno Thn. 97, BU, BK Medan, Biru metalik, Audio. Hub. 0853 6500 6782 SUZUKI Forsa Th. ‘88 Mulus. W. Hitam, Mdn asli, dijual BU. Harga damai. Hub. Jl. Alfalah I No. 14 Glugur Daat Telp. 061 77230319 TP

TOYOTA BARU

AVANZA, RUSH, INNOVA, FORTUNER, YARIS, VIOS, ALTIS, CAMRY, HILUX. DP + Bunga Ringan. Hub. 0813 7512 7297 - (061) 7795 1428 TOYOTA Kijang Grand Extra 1800cc. Thn. 96. Akhir, Hijau met, BK Asli Medan, lengkap, Cat 100% asli, mulus, original. (Khusus pemakai) Harga Rp. 73Jt Nego. Hub. 0812 6000 709

TOYOTA Avanza 2007. W. Hitam, Tipe lengkap G. Over Kredit, kembali DP 65 Jt Nego. Sisa 30 Bulan: RP. 3.500.000/bln. Mobil 1 tangan. Siap pakai. Hub. 0813 9727 5213 TOYOTA LSX-Up ‘01 (B. Uang). EFI 1,8 W. Silver. Kond. Mls/Terawat, AC/DB, BK Medan. Pjk Panjang. BBN a/n. Pembeli. Hub. 06177943668 - 0813 9672 1118

Rp. 36.000 Rp. 48.000

5 CM 6 CM

Rp. 65.000 Rp. 78.000

TOYOTA Corolla SE Saloon ‘86. Silver, BK, AC, Tape Audio, Interior Ori, H. 27 Jt/Nego. Hub. 0813 9731 0185

7 CM 8 CM

9 CM Rp. 126.000 10 CM Rp. 140.000

Rp. 91.000 Rp. 104.000

Bursa

Bursa

“PAKET MURAH” - 0816 3101 455 Carry Pick Up 1.5...Rp. 12.500.000 Angs. 2.832.500 x 3 thn APV......................Rp. 17.000.000 angs. 4.203.500x3 thn Karimun................DP 25.000.000 angs. 4.142.000x3 thn Grand Vitara.........Rp. 50.000.000 angs 8.679.500x3thn

PENDIDIKAN

BAGI ANDA INGIN MENJADI GURU TK/ TKI/RA/ BA (PAUD)

BURUAN STOCK TERBATAS THN DP ANGS - Kijang LGX Htm, Diesel, BK Mut, Ban Maxxis ‘01 35 Jt 3,6 Jt - Kijang LSX EFI, Biru ‘01 25 Jt 3,2 Jt - Daihatsu Ceria KL + Silver Met ‘02 13,5Jt 1,19 Jt - Zebra Espas 1.6 Maroon Met, VS, BR ‘96 14 Jt 1 Jt - Zebra Master Pick Up, Bak 3 Way Hitam ‘04 55 Jt Nego - Isuzu Panther Touring, Hitam, Mulus ‘01 125 Jt Nego - Isuzu Panther Pick Up 2.4 ‘04 75 Jt Nego - Land Cruiser VX Turbo Diesel, 4x4, Mulus ‘96 60 Jt 8 Jt - Mercy E230, New eyes, Hitam ‘96 47 Jt 3,4 Hub. SM. Raja 368 Simp. Limun 0812.6336.6155 / 0813.7588.7306

Badan Pembina Taman Kanakkanak Islam (BPTKI) S.U Membuka kursus Guru Angkatan ke II Minimal Tamatan SLTA sederajat Tempat pendaftaran:

KANTOR BPTKI SU

Lt. Dasar, Menara Mesjid Agung Jl. Diponegoro No. 26 Mdn Telp. 4566.041 - 415.9323

Bursa

BUTUH UANG

CP: Dra. Hj. Ramisah Srg. 0813.9732.5575 Yelila. S. Lbs SPs 0812.608.1962 Dra Zura Mamnun MM 0815.3371.4130 Rosdaninm. S. SAg 0813.6204.3662

ANDA BUTUH DANA

Jaminan Apa Saja, Sertifikat Tanah. Proses Cepat, Syarat Mudah. Hub. 061-8222774, HP. 0816 314 1807

KURSUS KOMPUTER CEPAT

ANDA BUTUH DANA TUNAI??? Kontan dan Cepat, Jaminan BPB Mobil Thn. ‘92 Up. Proses Cepat, BPKB Aman, Dana Langsung Cair. Hub. Mr. Yan’s: 061-77631725, 0815 3447 0666

-

DANA CEPAT

Jaminan BPKB Semua Tahun. Proses Cepat, Syarat Ringan. Hub. (061) 77052032 0815 3476 7327

Bursa

LOWONGAN KERJA LOWONGAN KERJA Dibutuhkan segera Tukang Masak & Kenek Masak untuk Rumah Makan Khas Minang. Jl. Brig. Katamso (Dpn Istana Maimun) Hub. 0813 7030 8847 0813 6966 5522 - 0878 6855 1494

SEPEDA MOTOR

DIJUAL 1 Unit HONDA GL Pro thn. 90/ 91. W. Hitam, terawat, BK Hidup. H. Rp. 5 Jt/Nego. Peminat Hub. 69690408

Bursa

WASPADA Tempat Iklan Mini Anda

Hub.4576602

LPK PAULINE

Aplikasi Window XP/ Internet................ 200 Rb (2 minggu) Komputer Aplikasi Perkantoran Lengkap 350 Rb (1 bulan) Autocad 2D/ 3D/ 3D Max......................... 300 Rb (10 hari) SAP/ EBTAB (Tehnik Sipil)....................... 400 Rb (10 hari) Merakit Komputer/ Lengkap................... 400 Rb (6 hari) Autocad 2D + 3D + 3D Max/ SAP............. 1,2 Jt (4 bulan) Desain Grafis + iNTERNET....................... 600 Rb (1 bulan) Aplikasi kantor + Internet....................... 450 Rb (1 bulan)

Daftar langsung belajar, Waktu Bebas, Tanpa batas usia Jl. Sei Batang Hari Ujung 170 Medan Telp. 844.2158 - 844.2159 Website: www.lkp-pauline.com

Bursa

Harian

Khusus Medan Deli, Marelan, Labuhan, Belawan Hub. 0812 6390 660 Iklan Anda Dijemput

LOWONGAN KERJA ELEKTRONIK DI MALAYSIA

TOYOTA Great Corolla ‘94 Akhir. SEG. Biru tua met, VR, CL, Alarm, PW, Cat mulus (khusus pemakai). Harga 70jt Nego. Hub. 0813 97700119

- Ganti Oli - Pasang Power Steering - Service Power Steering Jln. Sisingamangaraja No. 5 A.B. Medan Telp. (061) 7369224 (061) 7344954

HARGA BELUM TERMASUK PPN 10%

LOWONGAN KERJA

- Phanther Total Assy 1995 Rp. 50Jt. D/P 20Jt. Ccl 1.6Jt - Kijang LGX Diesel 1999 D/P 25Jt Ccl: 3,5Jt - Grand Max Pick Up 2008 Rp. 58Jt d/p 8Jt Ccl: 2,3Jt - Colt Diesel 2001 Rp. 106Jt D/P 25Jt Ccl: 3.5Jt - Dyna Truk 125 HT 2003 Rp. 89Jt D/p 20Jt Ccl: 3,1Jt - L300 Minibus Sparta 2001 Rp. 50Jt D/P 10Jt. Ccl: 1,8Jt - Xenia L2005 Hitam D/P 25Jt Ccl: 3,2Jt HP. 76476150 - 0813 9667 7339 - 77902590

‘MULIA JAYA’ POWER STEERING

IKLAN KHUSUS 6x1,5 kolom Rp. 120.000

FAX.4561347

Bursa

MATERI BANGUNAN

TOYOTA Kijang Capsul LSX Up Solar Model LGX Thn. 2000, BPKB 1 nama Orisinil Medan. Asli Harga 112 Jt Nego. Hub. 0813 7550 1012

SERVICE/ASESORIS MOBIL

11 CM Rp. 165.000 12 CM Rp. 180.000

Senin, 28 Desember 2009

WASPADA

xpress

Peluang kerja LANGSCUNG (COMPANY) di Perusahaan Elektronik terkemuka di Selangor, Malaysia HIROSE ELECTRIC (M) SDN. BHD dengan persyaratan sebagai berikut: - Wanita, umur: 19 s/d 33 tahun - Tamat SMU/ sederajat - Mendapat izin Orang Tua/ keluarga - Lulus test awal dan test kesehatan - Bersedia kontrak kerja minimal 2 tahun - Terbuka untuk para mantan FASILITAS: - Gaji Pokok RM 515/ bulan - Tunjangan kehadiran RM 40/ bulan - Tunjangan shift pagi RM 1.50/ hari - Tunjangan shift sore RM 4.00/hari - Tunjangan shift malam RM 6.50/ hari - TUnjangan makan RM 2.00/ hari - Berangkat dengan pesawat terbang * Testing dilaksanakan setiap hari kerja (Senin s/d Sabtu) Pendaftaran dilakukan setiap hari kerja dengan membawa: Copy KTP, Pasphoto 3x4: 2 lembar, Copy Ijazah, Copy KTP orang tua/ yang memberi izin, Copy Kartu Rumah Tangga (Tidak dipungut biaya pendaftaran) Untuk pendaftaran datang langsung ke:

PT. AL WIHDAH JAYA SENTOSA

Jl. Setia Budi No. 74-C (Sebelah Showroom Yamaha, dekat simpang Jl. Sei Serayu) Medan 20122 Telp. (061) 821.5444 (Hunting)

BUTUH 5 ORG WANITA

Muslim Max 25 thn, Kerja di toko bunga, Gaji 800 Rb Lamaran Jl. Iskandar Muda dpn Ramayana Pringgan, Langsung kerja

DICARI

Tukang Cat & Tukang Las Mobil HP. 0852 7070 6310 - 0813 9667 7339

DIBUTUHKAN SEGERA

K a r y a w a n Wa n i t a Ta m a t a n S M U y a n g berpengalaman dan Teknisi AC (Kenek AC). Hubungi: Jl. Asia No. 3 Telp. (061) 7357011.

LOWONGAN KERJA

Suatu Distributor pers. rokok nasional membutuhkan t. kerja yang berpengalaman utk ditempatkan di seluruh Nusantara al.: - Bag. Pemasaran + Sales Kanvasser - Bag. Administrasi + Komputer - Bag. Keuangan / Pembukuan - Bag. Gudang + Supir - Bag. Promosi Kirim lamaran lengkap ke harian ini dgn kode HTI

ADA JOB BID. PENDD PLAYGROUP/ TK Min. SLTA, cpt krj Usia max. 35 thn Hub: Jl. KH. Wahid Hasyim 92 Medan Telp. 453.3875 - 456.9269 Jl. Karya Wisata No. 23 A Johor, TP. 786.1690 Medan

Bursa PROPERTY Informasi Pembaca Bursa Property

GR : Garasi KM : Kamar Mandi KP : Kamar Pembantu KT : Kamar Tidur SHM: Sertifikat Hak Milik

LB LT RM RT

: Luas Bangunan : Luas Tanah : Ruang Makan : Ruang Tamu

RUMAH DIJUAL CEPAT (BU)

Jl. Brig. Zein Hamid Gg. Sado No. 51 & 53 +/- 100M2 dari Sp. Titi Kuning 2 Rumah Baru, Halaman Parkir 3 Mobil, bisa bantu KPR. SHM, 1 Rumah luas 4,6 x 30. Hub. 0812 60 666 574

RUMAH DIJUAL MURAH (BU)

Kom. Taman Kyoto Blok C-6 Setia Budi. Harga Murah hanya Rp. 390 Jt, Bisa Bantu KPR Perum. Exclusive, Aman, Security 24 Jam, SHM. Luas 6x14,2 Tingkat, Minimalis. Hub. 0812 60 666 574

RUMAH DIJUAL CEPAT (BU)

Jl. Kapten Sumarsono Gg. Perum Permata Residen No. 117. SHM, Bisa Bantu KPR. Luas 15x15-2 Tingkat. Dekat RSU Helvetia. 08887966667 Hub.08887966667

RUMAH DIJUAL/ DISEWAKAN Jl. Sei Batang Hari. Cocok Buat Penginapan / Kantor. Hub. 0811 63 0108

RUMAH 42 JT

LT. 193,57m², LB. 45m², Rumah Type 45 Baru selesai 75% Dsn. X Ds. Limau Manis Gg. Sri Rezeky/ Kolam Pancing TAMORA HP. 081.265.632.79

RUMAH Dijual Siap huni di Jl. Sehat II/ 1 (Jl. Amal/ Ring Road), SHM, 250 Jt/Nego, LT. 15x16,5m, LB. 9x13m, Lingkungan Tenang & Asri Tono: 0813.7693.9327 - 0852.7864.0456

DIJUAL RUMAH

LBR 8 x 13. Lbr Tanah 10x15. Kamar 3, Harga 150 Jt. Nego. Jl. Bunga Asoka Gg. Persatuan 50 Mtr. Dri Jln. Besar L. Muslim D. Setia Budi. Hub. 0812 639 3235

DIJUAL RUMAH

LT 30x30M. Lb +/- 450M2. 4 KT, 2 KM, SHM, alamat Jl. Kapt. M. Jamil Lbs. Komp. TVRI BDR Selamat. Harga Rp. 1M (Nego). Hub. 0812 6055 4133

RUMAH DIJUAL/ B.U

Siap huni Jl. Setia Budi Gg. Rambutan I/ 20 Uk. 653mx353m, Dkt Ring Road, Telp, PAM, PLN, SHM, Rp. 850 Jt/nego Hub. 0812.1006.785 / 0813.1116.6500

RUMAH DIJUAL

Perumahan Tenera Indah Blok D/ 24 Jl. Karya Wisata Ujung Medan, Type 60, KT 2, KM 2, PLN, PAM, LT. 11x15m, Harga nego Hub. 0813.6131.2487 RUMAH DIJUAL MURAH

Jl. M. Nawi Hrp Gg. Sepakat No. 7 & Jl. Garu 1 Gg. Labu No. 208 H Hub. 0812.6500.8889/ 7677.7700

RUMAH DIJUAL

LT. 1116m², LB. 448m² (SHM), Ring Road Jl. Brigjen Manaf Lubis No. 8 (d/h Jl. Gaperta Ujung No. 8, Harga nego HP. 0811.136.268 - 0852.7515.0995

RUMAH DIJUAL CEPAT

Griya Milala Mas HUNIAN EKSKLUSIF DENGAN SISTEM KEAMANAN 24 JAM

Bebas Macet !!! UNIT TERBATAS

A ER SEG IKI MIL

Uk. Tanah 8x16,10m Jl. Denai Gg. Pinang Raya No. 1 Medan, Fas. KT 3, 1 RT, R. Keluarga, KM 1, Lantai keramik Hub. 0813.6222.4151 - 0852.6004.0240, TP

RUKO DIJUAL/ B.U LT. 3 Jl. Tritura No. 18, Full keramik SHM, Uk. 5x27m HP. 0812.6045.5978, TP

RUMAH BARU DIJUAL

Type 100 Kawasan Terdepan Daerah Medan Johor Pinggir Jalan Besar Simpang Karya Wisata

Sertifikat HAK MILIK

SHM, Uk. 7x22,5m Full keramik, Model terbaru Jl. Karya Darma Gg. Famili Medan Johor HP. 0812.6045.5978, TP

PEMASARAN : CV. MILALA PROPERTY

061-69666167 061 - 6997 0770 081264379997 0812 60800 810

JL.ABDULHARISNASUTIONKOMPLEKSGRIYAMILALAMAS TANAH

TANAH Dijual di Jl. Balam Sei Sikambing B Medan, Luas ± 1.424m Peminat hubungi Amri 0811.647.434 - (061) 7782.2222 Maaf Tanpa Perantara

DIJUAL

Beberapa Tanah Kapling luas 120 M2 (6x20) SHM. Harga Rp. 37.500Jt di Mariendal I (dalam perumahan) DP Rp. 20 Jt dan bisa dibagi 3 (tiga) Bulan. Peminat Hub. 0813 7520 1599 (TP)

MINI & EFEKTIF IKLANKAN PRODUK ANDA

Bursa

ELEKTRONIK

AC

BARU “HARGA” SPECIAL -

PANASONIC - LG MITSUBISHI - AUX SAMSUNG - DAST GENERAL - FUJI CHANGHONG - DAIKIN SHARP PLASMA CLUSTER

SEWA FLOOR STANDING HUB: 3 Pk Jln. Sutomo No. 139 C & 5 Pk

TOKO SUPER ELECTRONIC

Simp. Gandhi Tel.061-7347810 - 7360741 Tel. 77982281 MEDAN

INSTALASI & PEMASANGAN SERVICE, REPERASI AC - KULKAS

TV, PS, DVD, HANDICAM, CAMERA, PROYEJTOR, LAPTOP, FAX, KEYBOARD

TV 32” LCD LG=6Jt. TV Philips Projection 43” Rp. 4,5Jt, 53” LCD Proyejtion Sony 53”= 8Jt 34” Sony= 2,5Jt - 32” M. Bishi =2Jt, 20” Baru/Bekas=900rb s/d =2,3Jt, 14/21”=300rb s/d 975rb. DVD=260rb, TVDVD Vortable=1,2Jt, PS 1=400rb, PS2=1 Jt, PSP=1,8Jt. Handicam/Camera=500rb s/d 2,3Jt. Proyejtion Epson 3jt, Ampli, spk, power, Yamaha, Peavey, BMB, KN-7000 Rp. 26Jt, dll. Hub. Senang Hati: 4577146 7707 3637. Jl. Sekip 67 A

Service

ELEKTRONIK

AC

AC

REPARASI AC, KULKAS, MESIN CUCI Kompor Gas, Dispenser H & C TV, M. Pompa Air Sanyo

Hub. SURYA TEKNIK SERVICE Telp. 66482216 - 0813 7589 8757 Siap Ketempat

HAR GA MURAH HARGA Service AC Rp. 20.000,Menjual AC 1pk Rp. 2.090.000 Baru 100% (Garansi) Menerima Bongkar Pasang AC dan Tukar Tambah. Hub. Sumatera Jaya Jl. Gatot Subroto 401 Tel. 061.69638880 - 4143670 HP. 088261698639 AHLI

TV

LG, Samsung, Fuji TOSHIBA Sony, Polytron, Sharp, Sanyo, Dll

Siap Di Tempat + Garansi RIDWAN

7862634-77621674 - 0812 6303 4400

Bursa

KOMUNIKASI

Mau Jualan Pulsa Dengan HARGA GILA !!!

KHUSUS BULAN INI SAJA

MURAHNYA Benar-Benar GILA !!! Coba dan Buktikan SEGERA !!! 061.76216.595 - 0813.76704.595 MOMENTUM_Refill Jl. Cemara No. 26 A P. Brayan (Antara Jembatan Layang dan Simpang Krakatau)

Ingin Promosikan Produk Anda

Harian

WASPADA

Media yang Tepat untuk Iklan Anda


Agenda

WASPADA Senin 28 Desember 2009

Charlie Sheen Natalan Di Penjara Natal tahun ini sepertinya tak akan dilupakan aktor Charlie Sheen. Sheen harus merayakan Natal di dalam penjara. Sheen dijebloskan ke sel tahanan Kepolisian Aspen, Colorado karena bertengkar dengan istrinya Brooke Mueller tepat di hari Natal. Pria memiliki nama asli Carloz Irwin Estevez itu bahkan dilaporkan telah menganiaya sang istri. “Tuan Estevez harus kami tahan untuk menjalani Charlie Sheen/ist/dth proses hukum selanjutnya. Dia dikenai tuduhan melakukan tindak kekerasan terhadap seorang perempuan,” ujar juru bicara Kepolisian Aspen, seperti dimuat di Aceshowbiz, Sabtu (26/12). Apa penyebab pasangan suami istri tersebut bertengkar sehingga muncul dugaan tindak kekerasan, polisi tidak menjelaskannya secara rinci. Pemain film ‘Platoon’ itu berlibur bersama istrinya dan bayi kembar mereka, Bob dan Max di lokasi wisata Aspen, Colorado. Sheen memilih Aspen untuk menghindari kejaran paparazzi. Namun dengan kejadian ini, Sheen bukannya bebas dari pemberitaan malah menjadi sorotan media.(dth)

07.00 Film Spesial Liburan 09.00 Musik : Dahsyat 11.00 Silet 12.00 Seputar Indonesia 12.30 Sergap 13.00 Menuju Pentas Cilik 15.00 Kabar Kabari 15.30 Mencari Bahagia 16.00 Minta Tolong 17.00 Seputar Indonesia 17.30 Rumah Hadiah 18.00 Kejora Dan Bintang 19.00 Safa & Marwah 20.30 Cinta Dan Anugerah 22.00 Rommy Rafael Master Hipnotis 23.00 Box Office Movie 01.00 Seputar Indonesia 01.30 Highlights Champion League

CATATAN

07.30 Musik Inbox 09.30 Halo Selebriti 10.00 Sinema Pagi 12.00 Liputan 6 Siang 12.30 Sinema Siang 14.30 Status Selebriti 15.00 Playlist 16.00 Lemon Tea 17.00 Liputan 6 Petang 17.30 Buku Harian Baim 18.30 Uya Emang Kuya 19.00 Hafizah 20.00 Bayu Cinta Luna 21.30 Kesetiaan Cinta 23.00 Gala Sinema 00.30 Liputan 6 Malam 01.30 Buser

Blue Mint Merasa Tertantang BLUE Mint Band semakin bersemangatnya berkarya dengan bertambahnya arena untuk manggung setelah manajemen Amaliun Pujasera membuka diri memberikan tempat buat anak-anak band Medan tampil seminggu sekali setiap Sabtu malam. Dengan adanya tempat ini, kata Dody Bintang Sabtu (26/ 12) malam selaku manager Blue Mint tentu anak-anak band lebih terjadwal melakukan persiapan konser. Mereka juga berharap tempat-tempat hiburan lainnya bisa mengikuti langkah dilakukan Amaliun Pujasera dengan menyertakan band-band lokal hingga musisi daerah ini mampu me-ngembangkan kreatifitasnya. Menurut Dody, dengan bersedianya Amaliun Pujasera menampung band-band Medan, walaupun harus melalui seleksi lebih dahulu tentu lebih menghidupkan suasana dan sangat

07.00 Masquerade 08.00 Ninja Warrior 09.00 Layar Pagi 10.30 Tawakadabra 11.00 Sidik 12.30 Layar Kemilau 13.30 1001 Cerita 14.30 Go Show 2 15.00 Upin & Ipin 15.30 Kera Sakti 17.00 Ninja Warrior 18.00 Si Mamat Anak Psr Jangkrik 19.00 Cerita Fantasi 20.30 Sinema Asyik 22.30 Aku Dan Bintang 01.00 Cerita Malam

07.00 Pororo The Little Penguin 07.30 Kartun Kimba 08.30 Espresso 09.30 Sinema Legenda 11.30 Topik Siang 12.00 Musik Klik 13.00 Transformer 14.30 Panji Sang Penakluk 15.00 Cinta Patut Diuji 16.00 Mantap 17.30 Topik Petang 18.30 Super Family 19.30 Segeerrr 20.30 Tawa Sutra 22.30 World Most Amazing Video 23.30 Topik Kita 00.00 Topik Malam 00.30 Lensa Olahraga Malam

Blue Mint Band saat tampil di Amaliun Pujasera

bagus buat perkembangan musisimusisi muda lainnya. “Kami juga merasa tertantang agar mampu memberikan penampilan menarik buat para pengunjung yang memiliki beragam selera musik”, ujarnya.

07.30 FTV Pagi 09.30 FTV Drama 11.30 Patroli 12.00 Fokus Siang 12.30 Happy Siang 14.30 KiSS 15.30 FS Boys Before Flowers 16.30 FS The Great Queen Soen Doek 18.00 Embun 19.00 Pengorbanan Anggun 20.00 Inayah 22.00 FS The Great Queen Soen Doek 00.00 Fokus Malam 00.30 Sinema Malam

Jadwal acara TV di atas bisa diubah sewaktu-waktu oleh stasiun TV yang bersangkutan tanpa pemberitahuan

Bursa

BUSANA / ASESORIS

PELUANG BISNIS

Bursa

Bursa

ALBAROKAH PARFUM GROSIR DAN ECERAN

PELUANG USAHA

BINTANG BINTANG LIMA LIMA HDTI MEDAN

MENJUAL SEGALA JENIS PARFUM NON ALKOHOL & BOTOL-BOTOL

JL. SM. RAJA NO. 174 MEDAN (DEPAN UISU) HUB. 0813 7521 8964 - (061) 9134 4210

PECI MAHKOTA MENJUAL PECI TEMPAHAN Berbagai Model Dan Warna Jl. Prof. H.M. Yamin SH. No. 340 / Jl. Serdang Depan Gg. Sadu Medan

TERMURAH SE INDONESIA

Khusus bagi anda pemodal, Kami punya barang pakaian yang bisa di jual murah, langsung dari konveksi Trening 12 Rb, Caging 8 Rb, Aladin 8 Rb, Celana Anak 25 Rb/Kd. Dan masih banyak lagi yang murah lainnya SMS 0813.1894.6084, Phon (021) 776.10.77 E-mail: kusumatel@yahoo.co.id

Bursa

PERCETAKAN

Dptkan Hasil Rp. 400 Rb/ minggu, Kerja di rmh sendiri, Keterangan selanjutnya Hub. 0812.6669.5371

JADILAH VEGETARIAN Bertindaklah Hijau Selamatkan Bumi

www.SupremeMasterTV.com Info: (061) 451.4656 Model Terbaru

Harga Ter Murah

KRISNA WATER

PELUANG BISNIS 1. Pemasangan Depot Air Minum Dengan Sistem Filtrasi & Ro Rp. 22 Jt s/d 38Jt 2. Air Pegunungan 6700 s/d 7000 Liter Rp. 230.000 / Tangki Menyediakan Mesin RO dan Yamaha Hubungi:

CV. HYDRO UTAMA

Jl. Kapt. Muslim No. 53-D Medan Jl. Serdang No. 368 B Medan Telp. (061) 453.2484 Telp. (061) 8457879 / (061) 77839790 HP. 0812 600 5410

Bursa

WISATA

APARTMENT HDTI MEDAN MEMBERIKAN HARGA SPESIAL

Rp. 390.000++

Untuk reservasi hubungi Telp: (061) 415 7000

Bursa

ALAT PENGAMAN

WASPADA Tel: 4525462 - Fax. 4151359

Tempat Iklan Mini Anda Hub.4576602

Bursa

Service

PERABOT

KONSTRUKSI

TEMPAHAN MURAH - Lemari pakaian 3 pintu Sungkai asli Rp. 1.500.000 tempahan - 1 Set Sofa Kain/ Kulit Rp. 1 Jt-an Hub Telp. (061) 6616802 - 77015252 - 77919797

MOBIL SEDO T : 77737996 SEDOT WC MAJU JJA AYA : 0852 7093 3649 0819 33 408099: MURAH : GRS. 1 THN.

SPRING BED DIJUAL MURAH

WC TUMP AT, Sal. AIR, K. Mandi TUMPA Tel. 081361718158, 77008458 NARO SERVICE Jl. Sisingamangaraja

Spring Bed 6 kaki 2 lapis Spring Bed 5 kaki 2 lapis Spring Bed 4 kaki 2 lapis Spring Bed 3 kaki 2 lapis Spring Bed 3 kaki Dorong

Rp. 1.100.000 Rp. 1.075.000 Rp. 1.000.000 Rp. 900.000 Rp. 1.000.000

REPERASI SPRING BED

Terima ganti kain (dingin) + Busa & tempahan baru segala ukuran. Gratis antar jemput ADAM: 6967.7555 - 0812.6022.7741

Anda Butuh Perabot Jepara Asli?

MALIOBORO PERABOT

Hubungi: Jl. Bilal No. 90 P. Brayan Medan Telephone Toko : 661.6285 Rumah : 661.1540 Fax : 661.6285 (061) Jl. K.L. Yos Sudarso depan SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Telp. (0621) 24243

HILANG

Harian

07.30 I Gosip 08.00 Go Sehat Go 09.00 Dunia Binatang 10.30 FTV Bukan Cinta Terakhir 11.30 Redaksi Siang 12.00 I Gosip Siang 13.00 Laptop Si Unyil 13.30 Jalan Sesama 15.30 Asal Usul Fauna 16.00 Jejak Petualang 17.00 I Gosip News 18.00 Ups Salah 18.30 On The Spot 20.00 Opera Van Java 21.00 OKB 22.00 Bukan Empat Mata 23.30 Dua Dunia 00.30 Sport 7 Malam

WC

8442271 0813 7035 7291

Mau Menjual Rumah, Tanah, Kendaraan, Barang Kerajinan Tangan atau Barang Dagangan Lain?

TEL. (061) 4576602 FAX. (061) 4561347

H. Suhendar sudah di kenal sebagai pakar kejantanan yang sudah berpengalaman, sanggup mengatasi keluhan alat vital khusus pria, memperbesar, memperpanjang (garansi), meningkatkan Mahar kekerasan, tambah Rp. 500 ribu kuat dan tahan lama dalam berhubungan

Service

WC 0812.60444. 275 ADI

WC

ALAT VITAL DITANGANI OLEH AHLINYA: M. SUHERDI

Jl. Brayan Medan

Telp.:

Ada Garansi

TUMPAT/ SEDOT

77442112

Jl. Gatot Subroto Medan Ada Garansi

Bursa

Jl. Tempuling No. 43 B - Serdang (masuk Gg. Sado) Medan

BALAI PENGOBATAN TRADISIONAL

Jl. Gatot Subroto Medan

8442246 WC 081264271725

H. SUHENDAR HP. 0812.131.6364

Saksikan !!! Interaktif bersama Bpk. H. SUHENDAR di TVRI Nasional Medan. Setiap Sabtu Malam Minggu Pukul 20.00 WIB

TUMPAT/ SEDOT WC

Tumpat Sedot

Untuk keluhan dan pengaduan silahkan hubungi langsung:

Telp. (061) 663.4220

KONSTRUKSI

HP.

Klinik H. Suhendar di bawah kontrol dan pengawasan langsung H. SUHENDAR Diberitahukan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap pengobatan sejenis yang mengaku-ngaku kerabat atau saudara, soal cara boleh sama tapi keahlian yang membedakan

DARI PELABUHAN RATU SUKABUMI JABAR

Terapi keperkasaan seksualitas Pria hasil permanen tanpa efek samping, alami, bebas pantangan, untuk semua usia Hasil langsung reaksi ditempat, cukup satu kali berobat

MENANGANI KELUHAN: MENAMBAH UKURAN

-

Panjang: 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 cm Besar: 3,5. 4,5. 5. 5,5. 6 diameter Memperkeras, Tahan lama Ejakulasi dini, Mani encer Impotensi, Lemah syahwat Diabetes, kencing manis/ batu

Juga melayani problem asmara, mempercepat jodoh, pengasihan, penglaris, buka aura, pasang susuk, dll ALAMAT KELINIK TETAP: Jl. SM. Raja Masuk ke Jl. Utama No. 18 Medan Dari Toko Roti Majestik ±100meter Izin Kejaksaan: B/DSP.5/12/2008 Izin Dinkes: No. 448/0649/I/2008 HP. 0812.6388.7999 Buka setiap hari

A.H. AMARUDIN

DARI CISOLOK - PELABUHANRUTU

“H. MOHD. RAWAL” SPECIALIST AMBEYENT TANPA OPERASI PUTUS SAMPAI KE AKAR2NYA DIJAMIN TDK SEMBUH UANG KEMBALI GARANSI

Ciri2 Ambeyen: Disekeliling Dubur Ada Benjolan Seperti Daging Tumbuh/Jerawat, Gatal, B.A.B Keras, Keluar Darah Segar. Susah Duduk Seperti Ada Yang Mengganjal. Duduk Serba Salah. Nyeri (Ngilu). Dubur Seperti Luka, Solusinya Datang dan Berobatlah ke

“H. MHD. RAWAL” PUSAT:

Jl. Prof. H.M. Yamin S.H (Serdang) No. 251 A Simpang Pahlawan Tel.(061) 4563067 Cabang I Jl. Bunga Harum (Benteng) No. 26 Suka Jadi belakang Brimob Pekan Baru Telp. (0761) 45368 HP. 0812.656.8700 Cabang II: Jl. Jend. A. Yani No. 105 Telp. (0641) 22457 HP. 0852.262010594 Langsa: 0852 6201 0594

SPECIALIST MATA TANPA OPERASI Dapat disembuhkan sampai tuntas Segala jenis mata seperti mata: - Katarak, Plus, Minus, Glaucoma - Mata Merah, Berair, Bengkak, dll

Khusus yg mau masuk angkatan minus jarak pandang +/- 7 Meter B/W (buta warna), juga dapat di sembuhkan sampai tuntas, Insya Allah Hub. IBU FARIDA AKRAM Jl. Prof. H.M. Yamin S.H (Serdang) No. 251 A Tel.(061) - 4563067 Mdn Izin Depkes R.I Terdaftar

Terapi penyembuhan alat vital: Pria/Wanita Yang paling terpercaya dan sudah terbukti !!

ditangani langsung: A. Syaepudin dari Pelabuhan Ratu Bagi Anda Pria yang kurang jantan, kurang keras, lemah/loyo. Kami siap mengobati Anda langsung Bukti di tempat. Alami seumur hidup. Dengan menggunakan pemijatan dan Ramuanramuan Herbal Tradisional dijamin Anda akan sembuh selamanya. Tanpa Efek samping. Hasil Sempurna. Bebas Agama. Jika yang lain memberikan janji, Pengobatan disini memberikan Bukti. Lebih dari 95% Pasien tertolong dan semua berhasil.

Khusus Pria * Memperbesar, Panjang, Impoten * Keras, Tahan Lama, Mudah Loyo * Hernia, Mani Encer, Ejakulasi dini * Mati Rasa / Total, Lemah Syahwat * Diabetes, Kencing Manis, Mandul

Khusus Wanita * Mengembalikan Keperawanan * Memperkencang dan Memperbesar Payudara * Ingin Cepat dapat Jodoh, Penghasihan * Problema Rumah Tangga, Ingin Punya Keturunan * Susuk Banyu, Penglaris, Buka Aura

Alamat: Jln. Amaliun Simpang Laksana No. 33 P HP. 0813 9693 8588 Izin Kejari DSP 22/-0-101-/2009

(Untuk reumatik & asam urat)

TERAPI DENGAN CARA DI TOTOK/ URUT DI BAGIAN SYARAF PENYAKITNYA, DIBERIKAN JAMU2/ RAMU2AN ALAMI 100% TANPA EFEK SAMPING, REAKSI LANGSUNG DITEMPAT

MENGOBATI PRIA

Surat Kabar Tercinta:

WASPADA

Call Center: 0818 090 73481

TERAPI TRADISIONAL ALAT VITAL DITANGANI LANGSUNG

Ya Tentu...Pasang Iklan di...

Untuk informasi lebih lengkap hub

Besar dan panjang di tempat Tidak ada hasil, Mahar kembali Ditangani secara profesional Alami bukan suntik, menggunakan metode terapi dan ramuan tradisional, Paling aman tidak ada efek samping

Jl. Setia Budi

TUMPAT

PENGOBATAN

Harian

Jangan Lewatkan Interaktif langsung dengan PASAK BUMI di DELI TV Setiap Sabtu Malam Pkl. 22.30 Wib (Live)

Pengobatan Alat Vital H. Suhendar

Garansi Per 10 tahun Hub. 061- 6616802 - 77015252 - 77919797

TERCECER

TERCECER

08.00 Chalkzone 09.00 Obsesi 10.00 Bukan Sinetron 11.30 Impianku 12.00 Abdel & Temon 13.00 Global Siang 13.30 Mata Angin 14.00 MTV Ampuh 15.00 Rafi WkWk 15.30 Lupa Lupa Lali 16.00 Bolu 16.30 Berita Global 18.00 Naruto 19.00 Momon 20.00 Big Movies 00.00 Global Malam

**m30/B

JL. KLAMBIR V NO. 152 KP. LALANG MEDAN

Transfer Airport - Hotel Airport Breakfast 2 (dua) orang Free of Charge Firsk soft drink di Family Karaoke

Non Subsidi Resmi, Harga Bersaing. Untuk Kec. Medan Timur / Medan Denai dan Medan sekitarnya (Partai Besar / Kecil). Hub. 06177943668 - 0813 9672 1118

STNK N 1643 AS a/n. M. Alyoris, Disekitar Jl. Imam Bonjol - Jl. A. Yani Medan. Bagi yang menemukan mohon diantar ke Jl. Antariksa Gg. Pipa 2 No. 4. Sari Rejo Polonia Medan. Dengan Bambang Sunaryo. Tdk. dituntut dan diberi hadiah.

08.30 Bang One Show 09.00 Kabar 9 09.30 Kabar Pasar 10.00 Documentary One 11.00 Opini 12.00 Kabar Siang 13.00 Kabar Keadilan 15.00 Kabar 15 15.30 Kabar Pasar 16.00 Nuansa 1000 Pulau 16.30 Mata Kamera 17.00 Telusur 17.30 Kabar Petang 19.30 Di Balik Langit Berita 21.00 Apa Kabar Indonesia Malam 22.30 Zona Merah 23.00 Auto Expert 23.30 Kabar Arena

07.30 Bioskop Trans TV 09.30 Dering���s 11.00 Insert 12.00 Jelang Siang 12.30 Reportase Siang 13.30 Online 15.00 Missing Lyrics 16.00 Kejar Tayang 16.30 Orang Ketiga Series 17.00 Reportase 17.30 Insert Sore 18.00 Suami Suami Takut Istri 19.30 Gong Show 21.00 Realigi 22.00 Bioskop Trans TV 23.30 Bioskop Trans TV 01.00 Repotase

Rp. 250.000 ++

Srt Ganti Rugi tanah tgl. 10 April 1993 An. Muslim Thaib Luas 400M. Desa Sambirejo Timur. Hub. HP. 0812 651 91132

Bursa

07.05 Bedah Editorial Media Indonesia 09.05 Indonesia This Morning 09.30 Market Revie 10.05 The Interview 10.30 Metro Xin Wen 11.05 Ceritarasa William 11.30 Megapolitan 12.05 Metro Siang 14.05 Archipelago 14.40 Sport Club 15.40 Public Corner 16.05 Democrazy 19.05 Suara Anda 20.40 Prime Interview 21.05 Top Nine News 21.30 Secret Operation 22.05 Economic Challenge 23.05 Metro Realitas 23.30 Metro Sports 0.1.05 Oprah Winfrey

AKTRIS Jennifer Aniston memutuskan pindah keyakinan memeluk ajaran Kabbalah suatu aliran di agama Yahudi. Aniston tertarik mempelajari lalu memeluk Kabbalah setelah dibimbing penyanyi Madonna memang sudah lama menjadi penganut Kabbalah yang taat. “Madonna dan Jennifer mulai berkenalan beberapa tahun lalu. Sejak itulah Madonna bercerita kalau Kabbalah telah merubah hidupnya lebih damai,” ujar sumber enggan disebutkan identitasnya seperti Jennifer Aniston/ist/dth diberitakan Daily Mail, Minggu (27/12). Sebelum memeluk Kabbalah, Aniston sempat beragama Budha. Agama Budha ia pilih tak lama setelah berpisah dari aktor Brad Pitt. Tak hanya belajar dari Madonna, Aniston juga banyak bertanya kepada aktris Gwyneth Paltrow soal ajaran Kabbalah. Kebetulan Paltrow pernah dipacari Pitt sebelum bintang film ‘Inglorious Basterds’ itu menjalin asmara dengan Aniston.(dth)

MEMBERIKAN HARGA SPECIAL

TERCECER

ALAT MUSIK

Selain itu menurut mereka, dengan adanya tempat tongkrongan ini, anak-anak band memiliki tempat berkumpul, karena teman-teman mereka lainnya melalui facebook telah diberi info tentang jadwal kon-

ser band-band ini. “Kita bisa ketemu teman sesama anak band, yang selama ini mungkin jarang bisa ngobrol bersama”, tutur Andro vokalis Blue Mint. Namun begitu pun kata Dody, walaupun band-band Me-dan telah memiliki wadah tempat manggung, tentunya mereka juga harus bisa menyesuaikan diri serta mengerti suasana tempat mereka tampil. Anak band harus menyesuaikan lagu-lagu mereka bawakan dan tak bisa seenaknya sendiri, tanpa kompromi dengan selera pengunjung. Blue Mint dengan personal Uki-drum, Donny-gitar, Ardigitar, Ilal-bass, Gandhi-keyboard dan Andro-vokal terbentuk tahun 2008 berada dibawah naungan Studio Bintang pernah menjadi finalis A Mild Live Wanted tingkat nasional Sabtu (26/12) malam tampil di Amaliun Pujasera bersama Fiumi Band.(m09)

Jennifer Aniston Pindah Agama

HOTEL

BUTUH MINYAK TANAH ???

Sertifikat Hak Milik No. 573 a/n. Lamidi dengan luas 1.134 M2. Yang terletak di Desa/Kelurahan Wonosari Tg. Morawa Deli Serdang Sum. Utara. Bagi yang menemukan hubungi: 0878 9217 7772 / 0858 3183 6009

15

MINI & EFEKTIF IKLANKAN PRODUK ANDA

IMPOTENSI KURANG KERAS/ LOYO + UKURAN PANJANG -11-12-13-14-15-16-17-18-19-20 + BESAR DIAMETER 4-4-5-5-6 LEMAH SYAHWAT/ EJAKULASI DINI MAHAR DIABETES/ GULA 600 RIBU HERNIA/ BRO TDK PNYA KETURUNAN ALAMAT PRAKTEK JL. SM. RAJA DEPAN GARUDA PLAZA MSK GG. KELUARGA SAMPING KLINIK BUNDA BELOK KIRI HP. 0812.6057.6444 - 0812.6409.1777

Dpt Diperoleh di Sumatera - Aceh Hub: (061) 7365429 - 7362887


Ekonomi & Bisnis

16

WASPADA Senin 28 Desember 2009

Pengamat & Praktisi Manajemen

Inspirasi Bisnis

Cahyo Pramono

Sindrom Liburan JIKA ada barang anda yang baru dibeli tapi cepat rusak, hampir pasti saya bisa menebak penyebabnya. Salah satu penyebabnya adalah karena produk itu diciptakan pada saat menjelang liburan. Jika ada pekerjaan yang menjadi sedikit terabaikan, mundur dari tenggat waktu dan tidak selesai dengan sempurna salah satu penyebabnya adalah karena pekerjaan itu ada menjelang liburan. Jika ada acara yang dikerjakan dengan buru-buru dan sedikit bermasalah salah satu penyebabnya adalah acara yang diselenggarakan pada saat menjelang hari libur. Suasana liburan adalah momen indah yang diharapkan banyak orang. Beberapa saat sebelum liburan itu tiba, secara mendadak semua orang menjadi seperti terkena wabah demam liburan. Pikiran dan semua topik pembicaraan mengarah ke soal liburan. Pada saat itu mulailah sindrom ini menjalar ke sel-sel otak kita sehingga melemahkan sistem kerja yang selama ini kencang dan tegang. Mendadak muncul rasa lelah yang dalam seperti kehausan yang amat sangat kering. Mendadak muncul kebutuhan yang seperti tidak bisa dihambat; ingin istirahat dan berlibur. Keinginan akan istirahat dan libur menjadi kebutuhan yang semakin lama semakin mendesak. Media massa sudah memberitakan hal-hal yang berhubungan dengan liburan. Areal-areal publik, pusat perbelanjaan dan fasilitas umum biasanya sudah mendandani dirinya dengan semua atribut bertema liburan itu sendiri. Dan itu benar-benar sebuah rayuan yang maut kepada semua orang untuk segera saja berlibur. Godaan semakin menjadi ketika semua orang disekitar kita satu persatu mengabarkan perjalanan atau kegiatan liburannya. Bagi mereka yang tidak libur, itu adalah gangguan dasyat yang menyayat hati. Serasa tidak bisa libur adalah kesialan yang amat tidak diharapkan. Orang-orang sudah libur sebelum liburannya datang dan lucunya, kita masih dalam suasana libur pada saat liburan telah usai. Motivasi Jelas kesalahan-kesalahan di atas pada sisi operasional dan produksi bukanlah karena masalah ketidakmampuan kita sebagai pekerja atau pelaku binis, tetapi lebih karena faktor karakter, faktor motivasi. Liburan memang ditanggapi dengan sikap beragam, ada yang rela lembur demi menyelesaikan pekerjaannya sebelum libur tiba sehingga bisa liburan dengan tenang. Tapi ada juga yang mulai terkena sindrom liburan sehingga bermalas-malasan dan berfikir untuk menunda pekerjaan hingga nanti setelah liburan. Sangat bagus kalau manajemen menyadari kondisi sindrom ini, sehingga layak melakukan berbagai aksi motivasi untuk menjaga kinerja serta memastikan semua hal berjalan sebagaimana mestinya. Pastikan semua tim kerja tidak saja hanya hadir secara fisik di pekerjaan tetapi juga hadir dengan batin dan pikiran yang fokus, sehingga waktu tidak terbuang percuma. Pengawasan Sindrom liburan memberikan efek ‘lengah’. Sementara itu peraturan dan disiplin harus di tegakkan. Prinsip dasaranya adalah menegakkan kata “serius”, serius pada waktu serius dan serius pada waktu tidak serius. Dengan serius mengerjakan tugas menjelang liburan, tentu itu bisa menjadi jaminan untuk bisa serius menikmati

liburan tanpa terganggu oleh pikiran-pikiran akan pekerjaan yang belum terselesaikan. Pimpinan harus dengan luwes dan bijaksana membawa pola-pola pengawasan yang lebih melekat. Forum-forum meeting dan briefing harus dimanfaatkan secara maksimal agar fokus perhatian tetap terjaga hingga waktu liburan tiba. Sayangnya, kadang-kadang semua komponen manajemen memberikan toleransi atar ‘kendornya’ semangat kerja. Mulai dari jajaran pekerja terbawah hingga pimpinan utama di puncak struktur manajemen. Spirit “holiday sale” Ada kelompok usaha yang semakin bersemangat pada saat menjelang liburan. Mereka adalah bisnis-bisnis yang melayani pelanggan khusus menjelang liburan. Katakanlah pusat-pusat perbelanjaan; mereka dengan semangat tinggi mengobarkan gempita suasana liburan, dari mulai dekorasi, paket-paket diskon hingga promosi-promosi gila-gilaan. Semangat tersebut menular hingga ke hati pekerjanya. Suasana ramai menjelang liburan justru memberikan pengaruh positif kepada semua jajaran yang terlibat dalam bisnis tersebut. Mungkin ide semangat tersebut bisa diadopsi untuk praktisi bisnis yang lain. Sebuah semangat untuk menghabiskan hari kerja menjelang liburan dengan tetap produktif dan efisien. Sebuah semangat yang memberikan kesempatan liburan tanpa tergangu oleh pekerjaan yang tertunda gara-gara pikiran hanya memikirkan suasana menjelang liburan. Sesudah liburan Sindrom liburan biasanya tidak saja memberikan demam menjelang liburan, tetapi juga selama beberapa waktu setelah liburan. Lihatlah betapa orang-orang pada umumnya memilih memperpanjang liburannya. Dan jika mereka kembali juga bekerja, biasanya suasana kerja pada hari-hari pertama setelah liburan juga persis seperti suasana menjelang liburan. Secara fisik orang-orang ini sudah berada di kantor, tetapi pikiran dan perasaan masih tertinggal di liburan yang sudah berlalu. Suasana liburan seolah-olah sayang untuk begitu saja dilupakan dan dibiarkan lewat. Obrolan-obrolan masih saja berkisar tentang liburan. Secara umum suasana kerja masih pelan dan cenderung berhenti. Memenangkan persaingan Bagi siapapun yang ingin memenangkan persaingan. Saat menjelang liburan dan sesudahnya adalah waktu yang paling tepat. Karena pesaing umumnya masih terkena sindrom liburan. Mereka masih asik dengan liburannya. Dan pada saat itulah kesempatan terbuka lebar untuk memulai lebih awal dari pada pesaing yang masih terlena. Tentu saja diperlukan energi motivasi yang tinggi. Energi yang mampu melawan rasa malas. Energi yang mengharuskan kita mulai lebih pagi daripada orang lain. Konon untuk menjadi juara, yang diperlukan hanyalah usaha yang sedikit lebih besar, lebih banyak atau lebih sedikit lebih baik dari pesaing yang ada. Lihatlah perlombaan lari cepat, perbedaan antara pemenang dan yang kalah hanyalah 0,0 sekian detik lebih cepat. Lihatlah pemenang lomba renang, perbedaan jarak antara pemang dengan yang kalah, hanyalah sekian jari lebih didepan. Itu bukti, bahwa untuk menjadi pemenang hanyalah usaha sedikti lebih banyak dari orang kebanyakan. Sedikit saja dan jadilah anda pemenangnya. Selamat berlibur dan tetap mempertahankan prestasi. Konsultasi & Pelatihan; tj@cahyopramono.com

Jagung Impor Gencar Masuk Sumut MEDAN (Waspada): Jeritan petani jagung agar pemerintah dan importir menyetop sementara waktu jagung impor ke wilayah Sumatera Utara ternyata tidak digubris, bahkan jumlahnya malah terus bertambah banyak terutama selama bulan terakhir 2009. Berdasarkan data bongkar muat barang di PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Cabang Belawan, Sabtu (26/12) terlihat jumlah impor jagung selama November saja sudah mencapai 19.500 ton. Jumlah ini terus meningkat dibanding bulan sebelumnya. Meningkatnya jumlah impor jagung dalam beberapa bulan terakhir ini sangat memukul nasib petani Sumut yang beberapa waktu lalu menghimbau pemerintah dan kalangan importir serta konsumen untuk menyetop sementara waktu jagung impor. Himbauan petani ini karena menyangkut masa panen petani jagung di daerah ini yang mencapai puncaknya November hingga Desember 2009. Imbauan itu ternyata dianggap angin lalu karena jumlah jagung impor yang masuk ke Pelabuhan Belawan masih

terus berlangsung bahkan jumlahnya semakin meningkat menjelang penutupan akhir tahun. Importir memang menggenjot impor jagung karena harga di luar negeri saat ini sedang menguntungkan. Selain itu untuk memenuhi jumlah kuota yang telah disepakati importir dan eksportir jagung selama ini, jelas petugas ekspedisi di Pelabuhan Belawan. Namun dampak dari menderunya jumlah jagung impor membuat harga jagung hasil produksi petani jagung di Provinsi Sumatera Utara anjlok sehingg petani mengalami kerugian besar. J Sebayang, Ketua Himpunan Petani Jagung Indonesia, sebelumnya telah menyampaikan keluhan petani jagung ini pada acara pengenalan alat alat produksi paska tanam untuk meningkatkan mutu dan pendapatan petani di Gedung Perum Bulog Divre Sumut Pertemuan yang juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian Pemvrop Sumut M Roem, J Sebayang dengan tegas meminta agar pemerintah memperhatikan nasib petani jagung saat ini yang terancam dengan be-

basnya jagung impor memasuki Indonesia. Menurut J Sebayang, harga jual jagung dari tangan petani saat ini sangat memprihatinkan dan telah mencapai titik terendah Rp1.500 hingga Rp1.600 per kg, akibatnya petani jagung mengalami kerugian hingga Rp8 juta per hektar. Agar petani mendapat untung idealnya harus terjual dengan harga paling rendah Rp2.500 per kg. Anjloknya harga jagung ini menurut Ketua Himpunan Petani Jagung Indonesia karena kurangnya perhatian pemerintah untuk meningkatkan penghasilan petani. ‘’Beberapa tahun lalu harga jagung ini relative baik. Hal ini terjadi karena adanya tim monitoring harga dari pemerintah, sehingga harga jagung terkendali hingga mencapai Rp3.000 per kg. Agar petani tertolong dan jagung daerah dapat terus berkembang, petani mengharapkan agar pemerintah menghentikan impor jagung yang hingga saat ini masuk hampir setiap bulan. ‘’Kenapa mesti impor jagung sedangkan jagung dari kita berlimpah,’’ je-

lasnya. J. Sebayang menjelaskan maraknya impor jagung akibat ulah perusahaan pakan ternak nasional yang masih mengimpor sebagai bahan bakunya, padahal itu dapat diperoleh dari jagung dalam negeri. Sikap pengusaha pakan ternak ini dinilai petani merupakan sikap yang tidak manusiawi. Mengatasi ini harus ada campur tangan pemerintah untuk menghentikannya minimal bulan Desember ini saja karena akan panen raya. Namun kenyataan impor jagung masih terus berlangsung bahkan berdasarkan data kunjungan kapal di Pelabuhan Belawan selama Desember 2009 ini, terlihat awal Desember saja masih ada dua kapal yang meng-angkut jagung impor. Dua kapal yang berasal dari Bangkok itu membongkar jagung impor sebanyak 9.000 ton.(m35)

Antara

MANGGIS ACEH: Seorang pedagang manggis mengatur manggis dagangannya di kawasan Bugit Sagoe Bandar Dua Pidi Jaya, Aceh, Jumat (25/12). Setiap musim panen, manggis Aceh tersebut dijual ke sejumlah pasar di Aceh dan Sumatara Utara disamping dijual kepada pengguna jalan antar provinsi sebagai oleh-oleh dari Aceh.

Harga Gula Di Medan Sentuh Rp13.000 MEDAN (Antara): Harga gula pasir di Medan terus meningkat atau sudah mencapai Rp13.000 per kg, sementara itu belum ada tindakan apa pun dari pemerintah provinsi untuk menekan harga gula itu. “Wah gula sudah mencapai Rp13.000 per kg. Kenapa ya,” kata Atik, pedagang makanan dan minuman di kawasan jalan Raden Saleh, Me-dan, Minggu (27/12). Ada juga harga gula yang agak murah, yakni Rp12.000 per kg, tetapi warnanya kuning dan kotor yang disebutsebut produksi PTPN 2, katanya. Pengusaha distributor gula di Medan yang enggan disebut identitasnya mengakui adanya kenaikan harga jual ke pedagang.

Kenaikan harga gula, kata dia, selain akibat harga di pasar internasional yang naik, juga dipicu semakin menipisnya stok gula di Sumut maupun di daerah lain akhir tahun ini. “Stok gula di hampir semua distributor semakin menipis setelah nyaris tidak melakukan penebusan ketika harga naik tajam pada bulan Ramadhan dan menjelang Natal,” katanya, Dia juga mengakui, berkurangnya permintaan untuk pengapalan antar pulau gula itu akibat pedagang takut merugi dengan terjadinya lonjakan harga gula. Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sumut, Elly Margaretha Silallahi yang coba dikonfirimasi melalui telefon selularnya tidak berhasil dihubungi.

ngan dan Lembah Sorik Marapi. Sementara harga minyak nilam yang dibeli pedagang pengumpul di Madina, Sabtu (26/ 12), bertahan di Rp280.000 per kg. Sehari sebelumnya naik dari Rp285.000 per kg. “Harga minyak nilam hari ini bertahan karena permintaan meningkat, sedangkan pasokan cukup,” kata pedagang pengumpul di Pasar Kotanopan. Kenaikan harga minyak nilam tidak diikuti harga kopi yang bertahan Rp14.000 per kg karena pasokan dan permintaan dari daerah tujuan pemasaran seimbang. Minyak nilam dan kopi biasanya dipasok ke Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan untuk didistribusikan bagi kebutuhan dalam negeri dan ekspor. Menurut beberapa pedagang pengumpul di daerah itu, harga komoditi ekspor seperti lada, minyak nilam, kopi, kakao, karet, dan sawit dipengaruhi harga di pasar dunia.(a24)

madhan lalu akibat harga tebus gula di Jatim dan Lampung cukup mahal mencapai Rp9.200-Rp9.400 per kg. Tidak heran kalau sampai di pengecer pada Ramadhan lalu harga gula bisa menjadi Rp11 ribuan dan semakin mahal kalau jarak tempuhnya semakin jauh dari pusat kota, ujarnya. Menurut dia, selain akibat harga gula di luar negeri yang masih mahal, sistem untuk mendapatkan gula itu yang dinilai sangat berjenjang menjadi faktor pemicu. “Gula itu sejak dari penanaman dan penggilingan tebu sudah didanai pengusaha tertentu, sehingga ketika menjadi gula jelas menjadi milik mereka. Harga gula itu juga dipengaruhi harga di pasar internasional,” katanya.

Pemerintah Bentuk Tim Bersama FTA ASEAN China

JAKARTA (Waspada): Pemerintah bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) membentuk tim bersama Free Trade Agreement (FTA) ASEAN-China. Pembentukan tim ini bertujuan menampung keluhan pengusaha dalam menghadapi FTA. “Telah dibentuk tim bersama dalam mempersiapkan langkah untuk menghadapi FTA ASEAN China yang dipimpin langsung oleh Menko, deputy Menko (bp Edi Putra) dan melibatkan antara lain pimpinan Apindo & Kadin serta wakil Mentri Perdagangan & pejabat departemen terkait,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal Apindo, Franky Sibarani dalam siaran persnya, Minggu (27/12). Menurut Franky, forum tim bersama FTA ASEAN

China diharapkan bisa menampung berbagai masalah bisnis yang berpotensi terjadi dalam pelaksanaan FTA ASEAN China seperti friksi kebijakan, gangguan ekspor impor dan sebagainya. “Tim bersama menerima keluhan, masukan serta permohonan dukungan pelaku usaha dalam rangka memanfaatkan peluang usaha dalam FTA ASEAN China dari pelaku usaha dan asosiasi. Forum ini juga menampung masalah bisnis seperti friksi kebijakan di lapangan, gangguan impor ekspor, dan sebagainya,” ujarnya. Franky mengatakan, sejak ditetapkan pada 25 Desember 2009, tim bersama FTA ASEAN China telah menerima masukan dari 4 asosiasi. “Kami masih memberikan kesempatan hingga 3 Januari 2010, sebelum masuk dalam rapat koordinasi pada 5 Januari 2010. Masukan

Harga Kayu Manis Naik Di Madina PANYABUNGAN (Waspada): Harga kulit manis yang merupakan salah satu komoditas andalan Kab. Mandailing Natal yang dibeli pedagang pengumpul, Sabtu (26/12) naik dari Rp5.000 per kg menjadi Rp5.800 per kg. Sementara kemiri kupas dan kemiri kulit, bertahan masing-masing Rp11.000 per kg dan Rp2.800 per kg karena persediaan yang ada masih mampu memenuhi permintaan. “Harga kayu manis hari ini naik lagi setelah sehari sebelumnya naik tipis dari Rp5.500 menjadi Rp5.700 karena pasokan menipis sedangkan permintaan dari daerah tujuan pemasaran tetap,” kata pedagang pengumpul, Ahmad Lubis di Pasar Kotanopan, Sabtu ( 26/12). Komoditas andalan Madina itu biasanya dipasarkan ke Padang, Sumatera Barat. Komoditi kayu manis sebagian besar dihasilkan petani di Kec. Kotanopan, Ulupungkut, Tamba-

Namun sebelumnya dia menyebutkan, sepanjang ada permohonan sesuai ketentuan termasuk bisa membuktikan bahwa pasokan diperlukan, Disperindag pasti mengeluarkan rekomendasi antarpulau gula. Atarpulau gula, kata dia, masih dari Lampung, sementara dari Jawa belum ada. Stok gula sesuai data, menurut dia, masih bisa untuk dua bulan alokasi, dimana setiap bulannya kebutuhan daerah itu termasuk untuk pasokan ke Aceh mencapai 23 ribuan ton. Dia mengakuiharga gula tren naik dari harga normal sekitar Rp7.500 per kg. Sebelumnya juga, Ketua Asosiasi Pedagang, Pengecer dan Distributor Gula (AP2DG) Sumut, Anton Panggabean, mengatakan, harga gula yang sempat naik tajam pada Ra-

4 asosasi saat ini sedang ditindaklanjuti,” ujarnya. Franky berharap, dengan adanya tim bersama ini, ke depannya forum ini akan bisa memperkuat dunia usaha dalam melaksanakan debottlenecking dan optimalisasi pengamanan pasar domestik dan ekspor. “Permasalah persiapan

FTA ASEAN China bukan saja masalah renegosiasi, tetapi juga masalah-masalah bisnis yang sering menimbulkan high cost economy seperti, regulasi yang kontradiktif dengan perkembangan dunia usaha, perlunya regulasi yang lebih pro konsumen dan pasar dalam negeri dan lain-lain,” jelasnya.(dtc)

Dana Nasabah Besar Di Perbankan Rp885,57 T JAKARTA (Waspada): Total dana nasabah besar perbankan atau nasabah dengan dana di atas Rp2 miliar, mencapai Rp885,57 triliun pada November 2009. Naik Rp22,47 triliun dibandingkan posisi akhir Oktober 2009 yang sebesar Rp863,1 triliun. Demikian data distribusi simpanan pada bank umum yang dikeluarkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Kamis (26/12). Dana nasabah besar itu dibagi menurut nominalnya, untuk nasabah dengan dana Rp2 miliar sampai Rp5 miliar, jumlahnya pada November 2009 mencapai Rp177,77 miliar atau naik 1,23 persen dibanding posisi Oktober yang sebesar Rp175,61 triliun. Jumlah nasabah di segmen ini mencapai 57,723 nasabah Kemudian nasabah de-

ngan dana di atas Rp5 miliar jumlah nominalnya mencapai Rp707,8 triliun atau naik 2,95 persen dibanding posisi Oktober 2009 sebesar Rp687,49 triliun. Jumlah nasabah di segmen ini mencapai 39.038. Sementara untuk dana nasabah dengan dana di bawah Rp2 miliar pada November 2009 mencapai Rp1.028,08 triliun, bertambah Rp13,6 triliun dibanding posisi Oktober 2009 sebesar Rp1.014,48 triliun. Secara keseluruhan total dana nasabah perbankan pada November 2009 mencapai Rp1.913,65 triliun atau naik 1,92 persen dibanding Oktober 2009 yang sebesar Rp1.877,6 triliun. Total nasabah perbankan sampai akhir November 2009 mencapai 87.092.871, naik 1,26 persen dibanding posisi Oktober 2009 yang sebanyak 86.011.873 nasabah.(dtc)

Utang Jatuh Tempo RI Rp116 T Tahun Depan

Antara

PEMBUAT TEROMPET: Saan, 50, asal Cikarang, Jawa Barat, membuat terompet di sebuah pangkalan di jalan Hayam Wuruk, Jakarta, Minggu (27/12). Saan dan sejumlah rekannya yang berasal dari kampung yang sama, setiap tahun selalu mangkal untuk membuat terompet yang dijual Rp3.000 - Rp25. 000, per unit di daerah tersebut.

JAKARTA (Waspada): Nilai utang jatuh tempo pemerintah di 2010 mencapai Rp116 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp54 triliun berasal dari utang luar negeri, dan Rp62 triliun berasal dari Surat Berharga Negara (SBN). Demikian data dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan yang dikutip, Sabtu (26/12). Jumlah utang jatuh tempo di 2010 ini, meningkat tajam jika dibandingkan jumlah utang jatuh tempo pemerintah pada tahun 2009 yang besarannya mencapai Rp29 triliun. Menurut data tersebut, puncak tingginya utang jatuh tempo pemerintah Indonesia adalah pada tahun 2033. Pada tahun tersebut, jumlah utang jatuh tempo mencapai Rp129 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp127 triliun berasal dari surat utang eks BLBI.(dtc)


Sumatera Utara

WASPADA Senin 28 Desember 2009

Kota Medan B. Aceh Binjai Bireuen B. Pidie G. Sitoli K. Jahe Kisaran Kutacane

Zhuhur 12:21 12:34 12:22 12:29 12:28 12:28 12:25 12:22 12:24

‘Ashar 15:45 15:57 15:46 15:52 15:51 15:51 15:50 15:46 15:48

Magrib 18:19 18:29 18:20 18:24 18:25 18:25 18:27 18:21 18:23

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

19:33 20:43 19:34 19:38 19:39 19:39 19:41 19:35 19:37

04:51 05:07 04:51 05:01 05:00 05:00 04:51 04:50 04:54

05:01 05:17 05:01 05:11 05:10 05:10 05:01 05:00 05:04

Langsa 12:24 L.Seumawe 12:27 L. Pakam 12:20 Sei Rampah12:19 Meulaboh 12:31 P.Sidimpuan12:19 P. Siantar 12:20 Balige 12:20 R. Prapat 12:16

06:21 06:38 06:22 06:32 06:31 06:31 06:22 06:21 06:24

Zhuhur ‘Ashar 15:47 15:50 15:44 15:43 15:55 15:44 15:44 15:44 15:41

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

18:20 18:23 18:18 18:17 18:28 18:21 18:19 18:20 18:12

19:34 19:37 19:33 19:31 19:42 19:35 19:33 19:34 19:31

04:55 05:00 04:51 04:49 05:02 04:44 04:48 04:47 04:43

05:05 05:10 05:00 04:59 05:12 04:54 04:58 04:57 04:53

Sabang 12:34 Pandan 12:21 Sibolga 12:21 Sidikalang 12:22 Sigli 12:32 Singkil 12:25 Stabat 12:22 Takengon 12:28 T.Balai 12:17 Tapaktuan 12:27

06:26 06:30 06:21 06:20 06:32 06:15 06:19 06:18 06:14

Dihisab oleh: Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumut

Wahyudi Meninggal Bukan Akibat Gizi Buruk SEI RAMPAH (Waspada): Wahyudi,10, anak pasangan Ruslan, 32, dan Evi,30, (telah bercerai) warga Dusun III, Buantan, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kec.Tg.Beringin, Kab.Serdang Bedagai yang diberitakan, Sabtu(26/12) terkena terkena gizi buruk Jumat (25/12) meninggal dunia akibat gangguan hati. Hal itu dikatakan Plt.Kadiskes Kab.Sergai Drg.Zaniyar kepada Waspada, Minggu (27/12) pagi. Dikatakan Kadiskes,Wahyudi, Jumat (4/12) bersama keluarganya datang berobat ke Puskesmas Bedagai yang tidak jauh dari tempat tinggalnya dengan keluhan sakit perut dan sudah diberi terapi, kemudian, Senin(7/12) datang lagi untuk berobat selama beberapa kali. Namun, tidak juga sembuh, karena itu dokter merujuknya berobat ke Rumah Sakit Umum Sultan Sulaiman di Firdaus. Menurut keluarga Wahyudi dia dirawat selama dua minggu dengan diagnosa kecacingan. Namun, karena belum juga sembuh, oleh keluarga Wahyudi dibawa ke Rumah Sakit Trianda di Desa Pasar Bengkel, Kec.Perbaungan dan opname juga beberapa malam, tetapi tidak juga sembuh. Lalu, dibawa ke Rumah Sakit Grand Medistra di Lubukpakam, Deliserdang. Namun, setelah opname selama empat malam tidak juga sembuh akhirnya keluarga membawa Wahyudi pulang keTg.Beringin, tanggal 4 Desember 2009. Menurut Kadiskes yang dikutipnya melalui keluarga Wahyudi, korban selama 20 hari tidak bisa makan nasi dan selalu muntah, sehingga akibat itu kondisi badannya terus melemas akhirnya dia meninggal dunia, Jumat (25/12) malam. Jadi menurut hasil memeriksaan dokter korban bukan menderita gizi buruk, tetapi keterbelakangan mental, serta acites akibat gangguan hati. Drg Zaniyar mengatakan, korban seharusnya bukan berobat ke Rumah Sakit Trianda ataupun Grand Medistra, tetapi ke RSU H.Adam Malik Medan agar bisa mempergunakan Kartu Jamkesmas (Kartu Miskin).(a07)

Kinerja Pemko Dan DPRD Binjai Lemah BINJAI (Waspada): Pengurus Lembaga Pemantau Kinerja Penyelenggara Negara (LPKPN) Kota Binjai, Dahlan, menilai kinerja Pemko dan DPRD Binjai lemah dan banyak program kemasyarakatan 2009 tidak dilaksanakan penuh. Beberapa program, seperti dijelaskan Dahlan, Sabtu ( 26/12 ) operasi yustisi dan sosialisasi program pemerintah. Padahal anggaran tersebut disediakan dalam APBD 2009. Kelemahan itu menurut Dahlan, juga akibat Pemko Binjai tidak bijak mempergunakan skala prioritas dalam penggunaan anggaran. Program yang tidak dilaksanakan itu oleh DPRD tidak diberikan pengawasan sesuai fungsi dan tugasnya, sehingga kredibilitas DPRD tidak berfungsi. Dahlan juga menilai, belanja pemerintah Kota Binjai lebih banyak untuk bidang yang tidak bermanfaat. Setiap SKPD Pemko Binjai lebih banyak menghabiskan dana untuk makan dan minum serta perjalanan dinas. Beberapa SKPD ternyata masih menyediakan belanja untuk pegawai honorer, seperti di RSU dr. Djoelham Binjai dengan jumlah pegawai honor 1593 orang. Ketika di konfirmasi di RSU Binjai, diakui pegawai honor hanya 152 orang. Perbedaan sangat menyolok ini perlu diperiksa kebenarannya. Jika tidak benar, mengapa dalam Perubahan APBD anggaran pegawai honor juga ditambah. LPKPN menilai, sudah terjadi mark up dalam kasus honor pegawai tidak tetap di RSU dr.Djoelham Binjai. Selain itu di bagian hukum Pemko Binjai juga terdapat anggaran untuk honor tenaga bantuan hukum, yang jumlahnya puluhan orang. Lalu,fungsiDPRDBinjaisebagaipengawasdanpembuat anggaran harus dapat meneliti terjadinya mark up tenaga honor di Pemko Binjai, sehingga dana bisa diarahkan kepada kepentingan masyarakat. Apalagi penerimaan pegawai honorer sudah tidak dibenarkan oleh pemerintah pusat sejak 2005.(a03)

Dana PNPM Mandiri Di Langkat Rp17,4 M STABAT (Waspada): Alokasi dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat ( PNPM) Mandiri Pedesaan Langkat tahun 2009 Rp17, 4 miliar, di antaranya Rp13,92 miliar bantuan langsung masyarakat (BLM) yang disalurkan melalui rekening kelompok masyarakat pengelola. Selain itu, ada tambahan dana daerah untuk program bersama (DDUPB) dari APBD sebesar Rp 3,48 miliar. Anggaran ini meningkat 17,97 persen atau sebesar Rp2,65 miliar dibandingkan dana PNPM Mandiri Pedesaan tahun lalu Rp14,75 miliar, kata Bupati Langkat Ngogesa Sitepu dalam arahannya pada acara semiloka PNPM Mandiri Pedesaan dan sosialisasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di ruang pola kantor bupati, Rabu (23/12). Menurut bupati, PNPM Mandiri Pedesaan salah satu upaya pemerintahmempercepatpenanggulangankemiskinandanperluasan kesempatan kerja melalui konsolidasi program-program pemberdayaan masyarakat. Sebelumnya Ka. Badan PMDK, Drs. Syam Sumarno melaporkan tujuan pelaksanaan semiloka sebagai upaya penanggulangan kemiskinan agar lebih terarah, terencana, terkoordinasi, termonitor dan terevaluasi sehingga lebih efektif dan efisien. Semiloka berlangsung sehari penuh dengan 98 peserta yang terdiri dari SKPD, tim koordinasi Pemprovsu, camat penerima PNPMMP, PJOK, UPK dan Ketua Forum/BKAD. (a01)

Pantai Cermin Theme Park Meriah PANTAICERMIN(Waspada): Memeriahkan Natal 25 Desember 2009 dan Tahun Baru 1 Januari 2010 Yayasan Panti Asuhan Serafim mengundang anak-anak yatim kristiani menyambut tamu di Theme Park, Pantai Cermin, Jumat (25/12). Demikian Asisten Direktur Marketing Pantai Cermin Theme Park T.Feria Aznita dalam siaran persnya disampaikan kepada Waspada. Dikemukakan, kegiatan itu dipimpin Dameria Pangaribuan untuk menyanyikan lagu lagu natal. Dalam acara nyanyi bersama itu anak-anak yatim sangat ceria menyanyi dalam menyambut tamu yang berkunjung ke Pantai Cermin Theme Park. Bukan itu saja, bagi tamu yang datang sejak Jumat (25/12) hingga Kamis (31/12) dibagikan mainan anak anak sebagai hadiah. Dijelaskan, sejak Kamis ( 24/12) Pantai Cermin mulai ramai dikunjungi tamu yang berketepatan hari libur cuti bersama dan juga libur sekolah. Pantai Cermin Theme Park sudah mempersiapkan berbagai acara untuk tamu dalam mengisi kegiatan liburan tersebut. Apalagi dalam menyambut Tahun Baru pada 31 ber 2009 malam, seperti tahun lalu, akan menghadirkan pesta kembang api di pinggir pantai. Dengan thema Sunset To Sunrise mengundang para artis terkenal dan DJ dari Jakarta. Namun, Pantai Cermin Resort Hotel sudah penuh dipesan para pengunjung untuk menghadiri acara perayaan detik-detik pergantian tahun dari 31 Desember 2009 ke 1 Januari 2010. Untuk itu, kata Feria, Pantai Cermin Theme Park sudah menantikan kedatangan para tamu dan akan memberikan pelayanan yang memuaskan.(a07)

Zhuhur ‘Ashar 15:56 15:45 15:45 15:46 15:54 15:49 15:45 15:51 15:41 15:51

17

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

18:28 18:22 18:22 18:22 18:27 18:25 18:20 18:25 18:16 18:26

19:43 19:36 19:36 19:36 19:41 19:39 19:34 19:39 19:30 19:40

04:08 04:47 04:47 04:50 05:04 04:52 04:51 04:23 04:45 04:56

05:18 04:57 04:59 05:00 05:14 05:02 04:01 05:09 04:55 05:06

Tarutung 12:20 T.Tinggi 12:19 Panyabungan 12:17 Teluk Dalam12:24 Salak 12:22 Limapuluh 12:18 Parapat 12:20 GunungTua 12:17 Sibuhuan 12:17 Lhoksukon 12:27

06:38 06:18 06:18 06:21 06:35 06:23 06:22 06:30 06:16 06:27

Zhuhur ‘Ashar 15:45 15:43 15:43 15:50 15:47 15:42 15:44 15:44 15:42 15:49

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

18:21 18:18 18:20 18:28 18:22 18:17 18:20 18:20 18:19 18:22

19:35 19:32 19:34 19:42 19:36 19:31 19:34 19:34 19:33 19:36

04:47 04:48 04:42 04:49 04:50 04:47 04:48 04:48 04:42 04:59

04:57 04:58 04:52 04:59 05:00 04:57 04:58 04:58 04:52 05:09

06:18 06:19 06:13 06:20 06:21 06:18 06:19 06:19 06:13 06:29

Padangsidimpuan Banjir P.SIDIMPUAN (Waspada): Sejumlah daerah di Kota Padangsidempuan banjir akibat hujan lebat yang terus mengguyur kawasan itu seminggu terakhir dan drainase tidak mampu menampungnya sehingga ratusan rumah kediaman warga dan badan jalan terendam.

Seperti yang terjadi, Sabtu (26/12) dan Minggu (27/12) rumah warga di Kelurahan Panyanggar digenangi air dan membuat pemiliknya sibuk mengevakuasi perabotan rumahtangga. “Volume air secara bertahap sejak pukul 16:00 mulai meninggi dan hingga meggenangi rumah,” kata Lenni Harahap. Hal sama juga dialami Anna Harahap. Rumahnya digenangi air setinggi 20 centimeter, dan

malah di halaman rumah ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Sementara, Erwin Pulungan, rumahnya terus diterjang air deras setinggi 15 cm yang berasal dari bekas lokasi persawahan yang sudah beralih fungsi jadi pemukiman warga. Pasalnya, lokasi rumah Erwin jauh lebih rendah. “Jembatan kayu di depan rumah kami juga hanyut diseret air. Kami terpaksa mengeva-

kuasi barang-barang, karena air makin lama semakin tinggi,” sebut Zulfikar Harahap. Kata warga, kejadian seperti ini sangat jarang terjadi walaupun hujan lebat terus mengguyur sepanjang minggu.Warga sangat heran, kenapa hal itu bisa terjadi, karena parit yang ada tidak pernah tersumbat. Informasi diperoleh, hujan

lebat bukan hanya mengakibatkan rumah warga direndam banjir. Tapi volume air yang terus bertambah mengakibatkan tanggul sejumlah kolam ikan petani jebol, dan tanaman padi rusak. Menurut warga lainnya, banjir itu juga telah mengakibatkan kerusakan lahan pertanian. Padahal warga kelurahan

tersebut mayoritas bergantung hidup pada pertanian. Akibat lainnya, para kepala keluarga yang umumnya mencari bafkah dari menderes getah karet tidak bisa lagi bekerja. “Hujan terus-menerus seperti ini, membuat batang karet basah dan tidak bisa dideres. (a20)

22 Anggota DPRD Binjai Beri Peluang Walikota Mensahkan APBD 2010 Sepihak BINJAI (Waspada): Rapat pleno DPRD Binjai, Rabu ( 23/ 12) dipimpin Hj.Rini Sofyanti berlangsung alot, dan kepada masing-masing anggota dewan yang tidak setuju dibahasnya RAPBD diminta menandatangani surat untuk dikirim kepada Walikota. Setidaknya, 22 dari 29 anggota DPRD Binjai memberi pelung kepada Walikota Binjai mensahkan APBD 2010 sepihak karena ternyata mau menandatanganinya. Sedangkan tujuh anggota dewan tidak mau menandatangani, sebab menilai ada rekayasa memberi peluang pengesahan APBD dilakukan secara sepihak. Ketujuh anggota DPRD yang tidak mau menandatangani adalah H. Anatasi dan Irhamsyah Putra Pohan dari PPP, H. Haris Harto dan Ishamdani dari Partai Golkar, Surya Wahyu Danil dari Partai Hanura dan Irwan Yusuf dari PAN. Menurut Ishamdani dari PG, isi surat DPRD yang akan dikirimkan kepada Walikota Binjai mengebiri fungsi DPRD yang punya hak budget. Kalimat

di surat juga mengambang, tidak punya arah jelas. Disebutkan Ishamdani, surat itu berisi Permendagri No. 25/2009 tentang pedoman penyusunan APBD 2010. Kemudian teknisnya berdasarkan Permendagri No. 59/2007 yang menyatakan pemerintah daerah menetapkan APBD 2010 tepat waktu. Paling lambat 31 Desember 2009. Poin kedua disebutkan, penetapan KUA –PPAS bersama DPRD hingga tercapai kesepakatan terhadap Perda APBD, paling lambat 30 November 2009. Kemudian disurat tersebut disebutkan, anggota DPRD Binjai tidak dapat melaksanakan pembahasan dan penetapan Ranperda APBD 2010, disebabkan belum ditetapkannya pimpinan defenitif. Sehingga DPRD Binjai tidak menetapkan keputusan bersama dengan kepala daerah terhadap rancangan Perda APBD 2010. Untuk tidak menghambat proses pengesahan R APBD 2010, disesuaikan dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. ‘’Kalimat di surat terse-

but sangat membingungkan,’’ ujar Ishamdani. Sebab, katanya, walikota tidak punya wewenang mensahkan Perda, sebab itu hak DPRD. Ishamdani juga menjelaskan, tidak disahkannya pimpinan defenitip, hanya faktor kekuasaan. Secara resmi Partai Golkar yang sah sudah mengusulkan H. Haris Harto sebagai Ketua DPRD. Bahkan sudah ada keputusan pengadilan, pimpinan sementara DPRD Binjai yang dijabat Hj.Rini Sofyanti dikembalikan kepada H.Haris Harto. Ternyata, pimpinan sementara tersebut tidak mau mengusulkan kepada Gubsu, sehingga semua pekerjaan DPRD Binjai dinilai ilegal. Dia menjelaskan, pimpinan sementara hanya bekerja untuk menetapkan pimpinan defenitif. Malahan, membahas tata tertib saja tidak dibenarkan, apalagi membahas APBD. Justru itu, Ishamdani menilai surat yang ditandatangani 22 anggota dewan itu akan dijadikan kekuatan ilegal oleh Walikota Binjai memproses APBD 2010 sepihak. (a03)

Pria Tewas Terlindas KA P. SIANTAR ( Waspada): Seorang pria ditemukan tewas di lintasan (rel) KA Simpang Kerang, Kel. Sumber Jaya, Kec. Siantar Martoba dengan kondisi tubuh terpotong-potong dan diduga tergilas kereta api barang dari arah Medan menuju Pematangsiantar, Sabtu (26/12). Korban diketahui bernama MuhammadYakub Nasution, 52, warga Kel. Sumber Jaya, Kec. Siantar Martoba.

Berbagai keterangan yang dihimpun dan keterangan warga setempat, Suparno, 35, korban terlindas KA barang yang datang dari Medan menuju stasiun KA Pematangsiantar. Namun,Suparnomenyebutkan tidak tahu pasti bagaimana korbanbisaterlindasKA,akantetapi sebelumnya ada mendengar teriakan warga yang melarang korban mendekati lintasan KA. Jenazah korban selanjutnya

dievakuasi personil Polresta Pematangsiantar ke RSUD Dr. DjasamenSaragihuntukdivisum. Polisi masih melakukan penyelidikan penyebab korban tewas di lintasan KA. Kapolresta Pematangsiantar saat dikonfirmasi melalui Pabungpen AKP Muslim dan Kasat Lantas AKP F. Zendrato, SH, Sabtu (26/12) mengatakan polisi masih menyelidiki penyebabkematiankorban.(a14)

Waspada/Helmy Has

PASAR SAYUR: Pasar tradisional memanfaatkan pinggir Jalan Nelayan Tanjungtiram, Batubara sudah dua tahun lebih berlangsung. Namun pihak pemerintahan kecamatan tidak mampu mencari solu si mengatasinya. Badan jalan menyempit, lalulintas macet karena pedagang tidak bisa ditertibkan petugas. Di pangkal Jalan Nelayan berjejer pedagang sayuran, pedagang ikan asin,sayuran,ikan basah. Foto direkam, Rabu (23/12).

Bayi Penderita Gizi Buruk Meninggal KISARAN (Waspada): Bayi penderita gizi buruk akhirnya meninggal dunia, Minggu (27/ 12) setelah menjalani enam hari di RSUD Kisaran. Bayi itu, Dara br Sinaga, 1, putri pasangan Rahmat Sinaga, 35, dan Hariani Sitorus, 34, warga Dusun V, Desa Sijabut, Kec. Airbatu, Kab. Asahan. Pasien tersebut sudah menjalani perawatan sejak, Senin (21/12) dan menurut dokter ia positif gizi buruk. “Bayi mengalami komplikasi penyakit, selain gizi buruk (marasmus) dia juga mengalami penyakit menyerang organ

tubuhnya (kwashiorkor) yang menyebabkan badan bayi bengkak, dan saat bayi meninggal berat badannya 5 kg serta mengalami hipotermi (kedinginan) karena organ tubuhnya rusak,” uangkap Dokter Sepesialis Anak dr Alfian Nasution saat dikonfirmasi Waspada. Oleh sebab itu, katanya, diharapkan kepada para orang tua untuk memperhatikan anaknya saat menderita diare yang berkelanjutan, dengan segera memeriksakannya ke dokter anak, karena penyakit itu bisa menyerang usus, sehingga anak tidak mau makan dan

berdampak ke otak anak. “Bila mereka tidak sanggup ke spesialis, maka berobatlah ke rumah sakit umum, karena di sana ada dokter spesialis yang siap melayani,” kata Alfian. Selain itu, diharapkan kepada ibu rumah tangga untuk memperhatikan makanaan yang dikonsumsi bayi dengan gizi dan vitamin yang seimbang. “Jangan jadikan alasan faktor ekonomi penyebab penyakit bayi, namun jadikan kesehatan keluarga prioritas utama dalam rumah tangga,” ujar Alfian. (csap)

Dari Workshop Renstra Pendidikan T. Tinggi

Memadukan Imtaq, Kualitas Dan Peduli Lingkungan ‘VISI adalah awal dari sebuah keberhasilan.’ Begitu kalimat yang tertulis dalam sebuah iklan. Kalimat itu bisa dipahami, karena tanpa visi yang jelas sebuah program diperkirakan akan berjalan tanpa arah yang jelas. Namun, untuk mendapatkan visi yang baik, bukan pekerjaan gampang. Dibutuhkan banyak kepala untuk mendapatkan ide-ide segar yang mumpuni, meski seringkali kalimat sebuah visi itu hanya berupa ungkap singkat dalam beberapa kata. Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi dibantu DBE I USAID, misalnya harus melakukan workshop karantina selama dua kali pertemuan, masing-masing empat hari untuk menghasilkan rancangan Renstra Pendidikan Kota Tebingtinggi 20102015. Pertemuan I dilaksanakan 28-31 Oktober 2009 di Hotel Niagara Parapat dan pertemuan II dilaksanakan 09-12 Desember 2009 di Hotel Siantar Parapat. Itu menunjukkan betapa untuk mendapatkanvisiyangbaikmembutuhkan waktu lama dan keseriusan dalam penggarapannya. Tak kurang dari 14 petinggi Dinas Pendidikan kota Tebingtinggi, mulai dari Kadis, Kadubdis, Kasi hingga pengawas sekolah setiapjenjangpendidikandibantu satu orang dari Dewan Pendidikan, harus berpikir keras. Mereka merumuskan visi, misi, tujuan danprogram sertasasaranpendidikan Kota Tebingtinggi, lima tahun ke depan. Perdebatan pun berlangsung alot, bahkan tak jarang benturan muncul ketika

Waspada/Abdul Khalik

SARAT PERDEBATAN: Workshop Renstra Pendidikan Kota Tebingtinggi 2010-2015, meski sarat dengan perdebatan, ternyata menghasilkan kertas kerja yang kuat dan utuh. Terlihat sejumlah peserta tengah serius membahas berbagai hasil pemikiran peserta. Foto direkam belum lama ini. terjadi perbedaan antara pemikiranberlatarideologisdan pemikiran berlatar teknis. Syukur saja, spesialis DBE 1 USAID Dolly Hutapea, terlatih untuk memadukan pikiran yang saling kontradiktif dan tercecer di antara peserta. Sehingga hasil akhirnya demikian menggembirakan. Workshop karantina sesi pertama dimulai dengan pembuatan visi. Tiga kelompok yang dibagi, masing-masing menelurkan pikirannya. Setelah perdebatan alot berlangsung selama setengahhari,diputuskan kalimat visi pendidikan KotaTebingtinggi 2010-2015 adalah; “Terwujudnya Pendidikan Masyarakat Kota Tebingtinggi yang bertaqwa, berkualitas, mandiri dan berdaya saing.” Kalimat itu merupakan akomodasi dari pandangan tiga kelompok peserta workshop. Namun, pada pertemuan kedua, kalimat itu direvisi, setelah Kadis Pendidikan Drs Pardamean Siregar,MAPdalamsebuahforum mendapatmasukandari sejumlah

pakar. Disepakati pada workshop kedua, kalimat visi pendidikan menjadi;“Terwujudnya PendidikanMasyarakatKota Tebingtinggi yang Bertaqwa dan Berdaya Saing.’ Sebagai catatan, peletakan kata taqwa dalam kalimat visi berlangsung alot, karena mendapat tantangan keras kelompok I. Sedangkan kelompok tiga kukuh mempertahankan kata itu. Kelompok III, yakniWakil Ketua Dewan Pendidikan Drs Abdul Khalik, MAP, Ka PMPTK Drs Jumpa Ukur Sembiring, Ka. PLS Drs Kamaluddin Daulay serta pengawas SD Frafdasari Rambe, SPd, harus bersitegang urat dengan kelompok I dengan personil Ka. Pembinaan SMP, SMA dan SMK Drs Jonner Sitinjak, Ka. Informasi Manajemen Pendidikan Drs Cirus Sitanggang, Kasi Tenaga Pendidikan Nilce Kaloeti, S.Sos. MPddanPengawasSekolah SMA Drs Mindo Siregar. Meski demikian,perdebatansoalkataitu, tetap dalam koridor intelektual. Pada

akhirnya, kata taqwa bisa masuk dalam kalimat visi. Dari visi itu, sejumlah misi pendidikan pun ditentukan pula. Ketigakelompokkembalibekerja. Mereka memikirkan sejumlah misi yang akan diemban di era 2010-2015. Diperoleh tujuh misi yang harus dilaksanakan Dinas Pendidikannantinya.Ketujuhmisi itu juga merupakan akomodasi daritigakelompokyangada,meski diperoleh melalui perdebatan panjang. Ketujuh misi pendidikan itu, yakni pertama, meningkatkan kualitas pendidikan berwawasan iman dan taqwa. Kedua, meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan yang mandiri sesuai jenjang pendidikan. Ketiga, meningkatkanperluasandanpemerataan akses pendidikan anak usia dan dini dan kejuruan. Keempat, meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik dan kependidikan. Kelima, meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pendidikan. Keenam, meningkatkan tata kelola penyelenggaraan pendidikan; dan Ketujuh, meningkatkan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan. Di hari terakhir workshop pertama itu, berhasil dirumuskan 17 tujuan dari visi dan misi itu. Ke 17 tujuan itu merupakan proses berpikir yang dilakukan ketiga kelompok dengan pembagian tugas untuk setiap kelompok. Kelompok I mendapat tugas memikirkan tujuan dari misi 2 dan 4. Kelompok II memikirkan tujuandarivisi3dan6.Sedangkan kelompokIIImendapattugasmemikirkan tujuan dari misi 1, 5 dan 7. Tujuan yang berhasil dirumuskan, meliputi misi I dengan tujuan, 1, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan pengawas sekolah mengintegrasikan Imtaq ke dalam setiap mata pelajaran.2. meningkatkan kom-

petensipesertadidikmenerapkan Imtaq dalam kehidupan seharihari. Misi II, dengan tujuan 1. meningkatkannilairata-rata ujian pada jenajng SD, SMP, SMA dan SMK. 2. meningkatak rata-rata perolehan nilai peserta seleksi SD unggulan.3.meningkatkanjumlah lulusan setiap jenjang pendidikan yang diterima di sekolah unggulan. 4. meningkatkan jumlah lulusanSMAyangditerimadiPTN danjumla lulusanSMKyangditerima di DU/DI dan beriwirausaha. Kemudian visi III dengan tujuan, 1. Meningkatkan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas untuk pendidikan PAUD dan kejuruan. Tujuan dari visi IV, 1.Menuntaskan jumlah pendidikyangmemilikikualifikasi S1/DIV, dan 2. Meningkatkan jumlah tenaga pendidik dan pengawas sekolah yang profesional. 3. Meningkatkan komptensi tenagakependidikan. Selanjutnya visi V dengan tujuan, 1. Melengkapi, memelihara dan memperbaiki sarana pendidikan di setiap jenjang pendidikan. 2. Mengupayakan penataan sarana dan prasaranapendidikan,berkoordinasi denganinstansiterkait,untukmeminimalisir musibah alam. Visi VI dengan tujuan, 1. Penguatan tata kelola penyelenggaraanpendidikan.VisiVIIdengan tujuan,1.Mengoptimalkan peran dan fungsi Komite Sekolah di semua jenjang pendidikan. 2. Mendrong masyarakat menumbuhkembangkanpendidikanformal dan non formal. 3. Meningkatkan kepedulian masyarakat pentingnya pendidikan anak. Waktu empat hari pada sesi pertama workshop, ternyata tak cukup untuk menuntaskan kalimat visi dan misi. Pertemuan pertama itu, menyisakan sejumlah catatan yang harus dituntaskan. Padapembahasan tujuan,perdebatan tajam terjadi pada visi V,

di mana persoalan tata ruang dan lingkungan sekolah menjadi fokuspembahasan.Pembahasan terhadap misi V dan tujuannya sampai pada tahap pemahaman betapa selama ini manajemen pendidikan Kota Tebingtinggi, samasekalitidak memperhatikan dampak musibah alam dalam bentuk banjir yang telah merugikanpendidikan.“Kedepansarana pendidikan di kota itu, harus memperhatikantataruangsarana pendidikan,” kata penggagas ide itu Drs Abdul Khalik, MAP. Terkait dengan itu, dalam sesi workshopkedua,diputuskan pula perlunya dibangun program pendidikan dengan pendekatan green school alias sekolah hijau. Program itu, memutuskan setiap sekolahharusmenanamdanmemelihara 10 pohon per tahun. Melalui program itu, nantinya seluruh sekolah di Kota Tebingtinggi akan mampu menanam dan memelihara 1.340 pohon per tahun. Sehingga dalam tempo lima tahun ke depan, akan ada 13.400 pohon yang ditanam dan dipelihara dalam program green school itu. Workshop sesi kedua itu juga tak menyelesaikan pembuatan Renstra Pendidikan KotaTebingtinggi 2010-2015. Namun, semua peserta sepakat, hasil dari pertemuan itu telah mampu memadukan nilai-nilai spiritual, profesional dan eco education yang sangat berguna bagi generasi muda kota itu nantinya. Penuntasan inti Rentstra dalam bentuk visi, misi, tujuan dan program berhasil dirumuskan dengan keberhasilan sekira 85 persen. Sedangkan 15 persen dari sisa naskah kerja itu akan ditangani langsung oleh Dinas Pendidikan dan DBE 1 USAID. Pekerjaan itu meskimelelahkan,tapimembuat puas semua peserta, karena lima tahun ke depan pendidikan Kota Tebingtinggi akan memiliki pijakan kinerja yang jelas. Abdul Khalik


Sumatera Utara

18

WASPADA Senin 28 Desember 2009

Penempatan Kantor SKPD Di Desa Perupuk Tepat

DPRD Ingatkan Pemkab Batas Waktu Proyek 2009 RANTAUPRAPAT (Waspada): Anggota DPRD mengingatkan Pemkab Labuhanbatu Selatan (Labusel) terkait masa pengerjaan proyek tahun anggaran 2009 yang berakhir 25 Desember 2009. “Kita sudah menyampaikan semua proyek 2009 agar diselesaikan paling lambat 25 Desember 2009. Kalau ada yang belum selesai pengerjaannya harus dihentikan,” kata anggoa dewan Jappar Sidiq, Jumat (25/12) di Rantauprapat. Dikatakannya, untuk sisa biaya pengerjaan proyek yang belum selesai dilaksanakan hingga batas waktu, agar dikembalikan kepada pemerintah. “Kalau masih ada yang mengerjakan proyek 2009 lewat 25 Desember 2009, akan direkomendasikan kepada kejaksaaan,” terang Jaffar. Sementara, Sekdakab Labusel Abdul Rajab Pasaribu, MM ketika dikonfirmasi, Jumat (25/12) tentang imbauan dewan itu, menyambutnya dengan positif. Menurutnya, jika memang tidak selesai dengan batas waktu yang ada, pihaknya akan melakukan tindakan tegas kepada rekanan pelaksana proyek. Direncanakan akhir Desember 2009, pihaknya akan memutus hubungan kerja dengan rekanan. “Berapa yang siap dikerjakan rekanan proyeknya, sebegitu pula dananya yang kita bayarkan,’’ katanya. (a27)

Pengadaan Dan Pemeliharaan Warning Light Diduga Fiktif RANTAUPRAPAT(Waspada): Pengadaan dan pemeliharaan Warning Light untuk keamanan lalulintas sebagai program Dinas Perhubungan, Informatika dan Telekomunikasi Kabupaten Labuhanbatu, diduga fiktif. Dalam APBD 2009 program kegiatan Dinas Perhubungan salah satunya adalah pemeliharaan Warning Light dan Traffict Light Rp90 juta dan belanja modal pengadaan prasarana keamanan lalu lintas Rp422 juta. Seperti halnya pengadaan rambu-rambu lalu lintas 110 unit dengan dana Rp 77 juta, namun hasil investigai di jalan-jalan umum ternyata fiktif. Ditambah lagi pengadaan Rambu Pendahulu Penunjuk Jurusan (RPPJ) 10 unit Rp70 juta dan pengadaanWarning Light Rp 275 juta. Ketika dikonfirmasikan kepada Kepala Dinas Perhubungan Drs. Ali Muktir Siregar, Kamis (24/12) didampingi Ketua Panitia Pengadaan Barang/Jasa Dishub Ali Undangan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Khairuddin, mengatakan, program kegiatan itu telah di laksanakan termasuk Warning Light. “Semuanya telah dikerjakan sesuai dengan kontrak,’’ucapnya. Sewaktu ditanya tentang perusahaan pelaksana pekerjaan tersebut, Kadishub menjelaskan, pelaksanaan pekerjaan semua program kegiatan adalah perusahaan dari Medan. Pemborongnya, kata dia, semua dari Medan, sebab alatalatnya dibuat di Medan dan alat itu tidak ada di Rantauprapat, tapi tidak usahlah ditanya-tanya itu ataupun dibesar- besarkan. (c01)

Waspada/Sapriadi

MENAHAN: Tiga personil Sat Intelkam Polres Asahan menunjukkan dua dari enam truk yang berisikan sawit milik PTPN III Perkebunan Bndarselamat, yang akan digelapkan oleh para tersangka, namun tindak kejahatan tersebut berhasil digagalkan berkat bantuan masyarakat yang memberikan informasi. Foto direkam, Minggu (27/12).

Penggelapan 6 Truk Sawit Gagal SIMPANGEMPAT (Waspada): Sat Intelkam Polres Asahan berhasil menggagalkan penggelapan enam truk sawit milik PTPN III Kebun Bandarselamat di salah satu warung kopi tepatnya di Simpang RGM wilayah Desa Pulaumaria, Kec. Simpangempat, Kab. Asahan, Sabtu (26/12) sekitar pukul 20:00.

Tersangkan, RST, 35, warga Dusun III, Desa Pulaumaria, Kec. Seimpangmepat, yang diduga sebagai penadah dan mengamankan truknya BK 8264 LY, serta menanahan pegemudikan truk BK 8442 BA insial ISP,41, warga Aekkenopan Kota, Kec. Kualahulu, Kab. Labuhanbatu Utara (Labura) dan KMT, 50, warga yang sama yang mengemudikan truk BK 8332 BU, serta CHS, 32, warga Rahuning Kec. Simpangempat, Kab. Asahan yang mengemudikan truk BA 9287 JE, ditambah lagi seorang kondektur SYM, 25, warga Aekkenopan, Kec. Le-

dongbarat, Kab. Labura. Sedangkan pengemudi truk BK 9475 GA dan BK 8782 VM inisial CTR dan ERM berhasil kabur dan hingga saat ini masih dalam penggejaran, namun truknya berhasil diamankan di Mapolres Asahan. Sementara salah satu tersangka RST dikonfirmasi Waspada, mengakui satu janjang sawit (15 kg) di belinya seharga Rp12 ribu, dan akan dijualnya kembali ke penadah yang lain seharga Rp18 ribu per janjang. “Rencananya saya akan jual sawit ini di salah satu pabrik kelapa sawit (PKS) yang ada di Sungai Silau,

Gemkara Dan LSM Soroti Indikasi Jika Tidak Serius Menangani Kasus Anirat Rekayasa Pembayaran Proyek LIMAPULUH(Waspada): Banyaknya proyek yang baru dikerjakan saat limitnya akan berakhir menimbulkan kecurigaan kalangan masyarakat dan kelompok pelopor pemekaran Batu Bara Gemkara. Mereka menilai ada indikasi kolusi antara rekanan dan dinas terkait dalam pencairan dana proyek. Ketua Umum Gemkara Drs.Zulkarnain Ahmad kepada Waspada, Minggu (27/12) mengemukakan, melihat ada indikasi permainan antara dinas kuasa anggaran dan rekanan yang masih belum menyelesaikan pekerjaannya hingga limitnya berakhir namun tetap melakukan progres pekerjaan sudah selesai 100 persen. Menurutnya, modus pejabat dan rekanan untuk mencairkan proyek itu adalah dengan membuat semacam surat perjanjian akan tetap merampungkan pekerjaan meski limitnya berakhir. ‘’Praktek ini melanggar aturan dalam kontrak. Kalau memang bisa mengambil uang dengan cara seperti itu, untuk apa dibuat kontrak,”papar Zul. Zulkarnain juga memastikan, Gemkara telah melakukan investigasi tentang adanya praktek kotor yang merugikan masyarakat ini dan akan meneruskannya ke aparat hukum terkait,. Secara terpisah, Ketua Umum AMPPUN Burhan kepada Waspada menyebutkan, telah memperhatikan proyek yang bersumber dana dari Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan yang hingga tanggal 24 Desember 2009 belum juga rampung. Padahal, katanya, umum diketahui tanggal itu merupakan limit pekerjaan perehaban sekolah. Jangan sampai ada manipulasi data dalam pengelolaan DAK, karena sampai Minggu (27/12) masih ada sekolah yang belum selesai pekerjaannya,kata Burhan.(a31)

Kwarcab Asahan Ambil Bagian Perti Kencana Ke-7 KISARAN (Waspada): Kwarcab Asahan mengikuti Perkemahan Bhakti (Perti) Saka Kencana ke-7 tingkat propinsi mulai 26 Desember hingga 31 Desemnber 2009 di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kab. Deliserdang. Hal itu dijelaskan Ketua Majelis Pembimbing Saka Kecana Kwarcab Asahan Eddy Sinulingga kepada Waspada saat melepas kontingen Kwarcab, Sabtu (26/12) di Kantor Pemberdayaan Perempuan (PP) dan KB di Jalan Mahoni, Kisaran. Menurutnya, Perti Kencana ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Badan Kordinasi Keluraga Berencana Nasional (BKKBN) yang menjadikan Pramuka sebagai garda dalam mensukseskan program KB Indonesia menujuh Zero Growth 2020 melalui wadah Saka Kencana. “ Kami mengutus dua sangga putra dan putri, dan diharapkan kepada mereka dapat mengkuti rangkaian acara, dan mengharumkan nama Kwarcab Asahan dengan menaati peraturan yang berlaku, karena merekalah yang diharapkan membantu mensosialisasikan program KB kepada masyarakat,” kata Sinulingga yang juga menjabat Kepala PP dan KB Kab Asahan. (csap)

Kec. Buntupane, Kab. Asahan, dan disana sudah ada agen yang menunggu kami,” ungkpanya. Kasat Intelkan Polres Asahan AKP Asmara Jaya melalui Kanit Dua Intelkam Iptu A Siringoringo menjelaskan, mereka masih melakukan pengembangan kasus dengan memeriksa lima tersangka, dan mencari tersangka yang melarikan diri. “Kami masih melakukan pengembangan kasus, dan akan mencari semua orang yang terlibat dalam penggelapan sawit tersebut,” ujar Lebih kanjut Siringoringo

menjelaskan, lebih kurang ada 42 ton sawit yang kami amankan dari enam truk tersebut, dan keberhasilan menggagalkan penggelapan ini adalah kerja sama dari masyarakat, yang selalu menghubungi Polres Asahan bila ada tindak kejahatan. “Kami sangat butuh peran aktif masyarakat dalam melaporkan tindak kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polres Asahan, kerena tidak tertutup kemungkinan, masih banyak tindak kejahatan yang lain yang sering terjadi di tengah masyarakat,” jelasnya. (csap)

Polsek Kualuhhulu Bisa Dipraperadilankan MEDAN (Waspada): Karena dianggap tidak serius bahkan melindungi para tersangka pelaku penganiayaan berat (Anirat) dengan korban Diki dan Defri Dalimunthe, Polsek Kualuhhulu bisa dipraperadilankan. Keluarga korban, Sahrida Sima di Medan, Minggu (27/12) menegaskan hal itu, setelah menyikapi proses pemeriksaan ulang yang dilakukan Polsek Kualuh Hulu terhadap pengaduan kedua kemenakannya, selaku korban penganiayaan. Dia menilai polisi tidak serius dalam menangani kasus tersebut. Pemanggilan kembali kedua korban oleh Polsek Kualuh Hulu, Sabtu (26/12) untuk didengar keterangannya, dilakukan polisi karena kasusnya diberitakan

Waspada, Jumat (25/12), setelah berbulan-bulan dipetieskan. Menurut Sahrida, pemanggilan kembali kedua korban untuk didengar keterangannya, merupakan upaya pengelabuan sekaligus pembodohan yang dilakukan polisi dalam hal ini jajaran Polsek Kualuh Hulu, terhadap korban dan keluarganya. Sebab, dalam setiap kasus penganiayaan berat apalagi hingga nyaris menewaskan korbannya, setelah menerima laporan kejadian, polisi seharusnya mengejar sekaligus berupaya menangkap para pelaku. “Ternyata hal ini sama sekali tidak pernah dilakukan polisi di jajaran Polsek Kualuh Hulu, sementara para tersangka pelaku bebas berkeliaran,” tegas

Sahrida. Karena itu keluarga korban mempertanyakan ke mana berkas pengaduan Diki yang dilakukan melalui abangnya Dudi malam itu juga, Jumat 24 Juli 2009, berdasarkan bukti laporan polisi No. Pol: LP/292/ VII/2009 diterima Aiptu Dharma Bakti. Sebab korban yang ditikam tersangka AST berulangkali hingga ususnya terburai, saat itu belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya benar-benar kritis di rumah sakit Kisaran. Begitu juga dengan peristiwa dialami Defri, yang dihujani bacokan oleh tersangka AM, Bud, Ju dan Bam. Pengaduannya dilakukan malam itu juga, Sabtu 28 November 2009, berdasarkan bukti laporan polisi

No. Pol: LP/451/XI/2009 diterima Aipda W. Sirait. “Ke mana LP-nya. Ini membuktikan jajaran kepolisian di Polsek Kualuh Hulu benar-benar tidak profesional. Apalagi peristiwa yang terjadi terhadap Defri, kami anggap sebagai akibat dari kelalaian polisi yang tidak menindaklanjuti pengaduan sebelumnya yang dialami Diki. Karena itu kami minta Kapolda Irjen Pol. Badrodin Haiti menindak tegas jajarannya yang lalai. Dan jika polisi masih tetap bermain-main dengan hukum, kami akan praperadilankan, termasuk Kapolri,” tegas Sahrida Sima, serius. Sementara Advokat Zainal Ikhsan, SH membenarkan, bahwa keluarga korban bisa mempraperadilankan polisi, jika polisi

dalam hal ini Polsek Kualuh Hulu tetap tidak menangkap para tersangka pelaku. “Kalau polisi tidak melaksanakan hukum dengan benar, kita bisa praperadilankan polisi,” tegasnya saat dihubungi Waspada di Medan, Minggu (27/12). Karena itu dalam kasus ini, Zainal minta polisi jangan mempermainkan hukum. Lambannya proses hingga berbulanbulan yang dilakukan jajaran Polsek Kualuh Hulu, menurutnya, menimbulkan berbagai pertanyaan. “Polisi harus profesional dan proporsional, dalam arti harus serius dalam menegakkan hukum. Jangan main-main, dan atasannya harus terus memantau tugas-tugas yang dilakukan bawahannya.”(m16)

Dishub Batubara untuk mempertanyakan fungsi pos dan penempatan personil di sejumlah titik persimpangan. Menurut keterangan, dalam APBD 2009 Dishub membangun pos di sejumlah titik di Kab Batubara. Setiap paket proyek dikerjakan secara SPK dengan nilai anggaran bervariasi dari Rp 30 juta hingga Rp 50 juta/paket.

Di antara pembangunannya kini telah selesai dikerjakan maupun difungsikan ditandai penempatan personil. Kecuali di Kec. Tanjungtiram pembangunan Pos Dishub terbengkalai karena mendapat protes dari masyarakat pedagang dan nelayan karena dibangun di atas TPI Pajak Kerang yang merupakan teritorial Dinas Perikanan dan Kelautan.(a11)

Pos Dishub Berpeluang Pungli LIMAPULUH ( Waspada):Pemkab Batubara diminta meninjau ulang keberadaan Pos Dishub dan bila perlu ditutup karena dikhawatirkan membuka peluang praktek pungli terhadap pengemudi angkutan. ‘’Malu kita, karena setiap kendaraan angkutan lewat, distop bahkan ada yang dikejar semata untuk melakukan pungutan berdalih retribusi,’’ sebut

Ketua Pokja A DPRD Kab. Batubara Drs. Sahroni kepada Waspada Minggu (27/12) menanggapi praktek pungutan retribusi yang saat ini berlangsung di Simpang Sei Bejangkar oleh petugas Dishub. Anggota dewan dari PBR ini merasa malu melihat praktek pungutan itu karena berlangsung secara terang-terangan dilakukan di Jalinsum yang di-

lalui oleh khalayak ramai. Jika pungutan harus dijalankan sebagaimana Perda tidak demikian caranya dan petugas lebih mengutamakan pelayanan baru retribusi. ‘’Ini sampai mengejar angkutan di jalan,’’ katanya. Dalam kaitan ini, katanya, pihaknya segera melakukan kordinasi dengan pimpinan dewan guna memanggil pejabat

GNAK Batubara Minta DPRD Gunakan Angket Pertanyakan Perbup LIMAPULUH (Waspada): Aksi tutup mulut pejabat di lingkungan Pemkab Batubara terkait penjelasan dasar penggunaan P-APBD 2009 semakin memperbesar kecurigaan bahwa dasar hukumnya adalah Perbup. Keyakinan ini diperkuat informasi dari provinsi P-APBD 2009 dan RAPBD Batubara 2010 akan dipergunakan Perbup padahal DPRD Batubara telah membahas dan memparipurnakan nota keuangan yang di-

ajukan Pemkab. Padahal, dengan paripurna itu seharusnya dasar penggunaan P-APBD dan RAPBD 2010 adalah Perda. Demikian analisa Ketua Investigasi Gerakan Nasional Anti Korupsi Batubara Mr.C Jabi el Manik yang disampaikan kepada Waspada, Sabtu (26/ 12)menyikapi dasar hukum penggunaan P-APBD 2009 dan RAPBD Batu Bara 2010. “Seharusnya DPRD menggunakan hak angket untuk mencari tahu apa sebenarnya yang

terjadi dengan P-APBD 2009 maupun RAPBD 2010, kalau yang digunakan eksekutif adalah Perbup tentunya Paripurna yang dilaksanakan oleh DPRD itu dianggap tidak ada dan itu tentunya mencederai lembaga terhormat perwakilan rakyat,” ujar Manik Selain mencederai lembaga legislatif, katanya, persoalan PAPBD dan R APBD, Manik juga menilai dua Perda yang dibahas DPRD Batubara yang dalam

prosesnya dibentuk Pansus dan kemudian Pansus ini melakukan studi banding juga tentunya perlu dipertanyakan. “ Yang menjadi persoalan dalam pembahasan dua Perda, P-APBD dan RAPBD 2010 ini apakah tidak menggunakan biaya yang bersumber dari keuangan daerah, lalu kalau produk yang dihasilkan DPRD itu dianggap tidak ada maka bagaimana dengan biaya yang dikeluarkan untuk itu,a pakah

itu tidak berimplikasi dengan pelanggaran hukum,”ucap Manik. Dalam konteks ini, kata Manik, BPK diminta melakukan audit dan menindak lanjutinya hingga tuntas. Sementara, sejumlah LSM yang pernah mengadukan DPRD dan Sekwan ke Kejari Kisaran mengharapkan Kejaksaan dapat bertindak transparan dalam pengusutan masalah itu.(a31)

Hijrah Menuju Masyarakat Islami Waspada/Hasanuddin

Manager dan staf PT.PP Lonsum Kebon Sei Rumbiya foto bersama dengan masyarakat penerima bingkisan.

PT PP Lonsum Sei Rumbiya Beri Bingkisan KOTAPINANG (Waspada): Manager PT PP Lonsum Kebon Sei Rumbiya, Desa Sei Rumbiya, Kec. Kotapinang, Labuhanbatu Selatan (Labusel) IrYusnan Effendi Hasibuan bersama Askep, Asisten kebon, Rabu (23/12) menyerahkan bingkisan kepada masyarakat kaum Nasrani di Balai Karyawan Kebon Sei Rumbiya. Menurut Yusnan, pemberian bingkisan sebanyak 80 paket diberikan kepada masyarakat khusus kaum Nasrani yang merayakan hariNataldanTahunBaru2010.Bingkisansebagaipertandakepedulian sosial PT PP Lonsum kebon Sei Rumbiya kepada masyarakat pra sejahtera sekitar kebon, dari dusun sisumut, Blok-IX Desa Sisumut Kampung Kristen, Simaninggir, Kel. Kotapinang.(c05)

KISARAN (Waspada): Hikmah yang terkandung di balik peristiwa Hijrah yang menjadi momentum perjalanan menuju tatanan masyarakat Islami harus digali kembali kemudian dijadikan motivasi yang kuat dalam membangun. Bupati Asahan Drs H Risuddin menekankan hal itu dalam pembukaan Gebyar 1 Muharram 1431 Hijriyah di lapangan Bridgestone, Aek Tarum, Bandar Pulau, Asahan, Sabtu (26/ 12). Hadir Ketua DPRD Asahan Benteng Panjaitan SH, anggota FPG DPRDSU Hj. Helmiati, Manajer Bridgestone Aek Tarum Ir H Acep Saptaji, Askep PT Paya Pinang Ir.Iman Mandala

Putra, Tim Zikir Sumut dipimpin Bambang Irawan dan ribuan umat Islam. Tatanan dimaksud, lanjutnya, memiliki ciri khas eratnya jalinan solidaritas sesama Muslim yang ketika peristiwa Hijrah digambarkan dengan persaudaraan kaum Anshar dan Muhajirin. “Jalinan ukhuwah menciptakan integritas umat Islam yang sangat kokoh dan membawa Islam kepada kejayaan dalam mengembangkan ajaran Tauhid ke berbagai penjuru bumi,” tandasnya. Sementara, Ketua DPRD Asahan Benteng Panjaitan, SH mengajak masyarakat untuk bertekad menjadi lebih baik lagi

dari hari ke hari. “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan esok harus lebih baik dari hari ini,” tandas Panjaitan. Dalam kesempatan itu anggota FPG DPRDSU Hj. Helmiati menyantuni Gakin dan anak yatim, sekaligus menyampaikan terimakasih kepada masyarakat atas dukungan dan doanya sehingga dirinya terpilih menjadi anggota DPRD Sumut. “Kami mengajak kalangan perempuan agar mendorong dan memotivasi kaum bapaknya untuk bertekad menjadi lebih baik dari sebelumnya dengan memaknai tahun baru 1 Muharam 1431 Hjriyah,” tandasnya.(a10)

Waspada/Nurkarim Nehe

Anggota DPRD Sumut Hj.Helmiati didampingi suaminya Bupati Asahan Drs.H.Risuddin menyerahkan bantuan kepada Gakin dan anak yatim dalam pembukaan Gebyar 1 Muharram 1431 H di lapangan Bridgestone Aek Tarum, Bandar Pulau Asahan, Sabtu (26/12).

LIMAPULUH(Waspada): Menempatkandanmembangun sejumlah Kantor SKPD di Desa Perupuk, Kec. Lima Puluh oleh Pemkab Batubara dinilai tepat karena dapat mengangkat perekonomian masyarakat nelayan pesisir dari kemiskinan. ‘’Kebijakan Pemkab membangun kantor pemerintahan sangat tepat karena desa dengan cepat berkembang dan mengangkat harkat martabat masyarakat pesisir dari kemiskinan,’’ sebut Ahmad Sasmita salah seorang aktivis pemekaran kepada Waspada, Sabtu (26/12). Satu-satunya langkah untuk mempercepat perkembangan daerah pesisir, kata dia, menempatkan pembagunan disegala bidang,salahsatunyapembangunan kantor pemerintah sebagaimana sekarang berjalan. Bahkan, di antara pembangunan itu telah memasuki rampung dikerjakan dan menunggu difungsikan dalam menjalankan roda pemerintahan, ‘’Masyarakat pesisir menyatakan terima kasih kepada Pemkab Batubara di bawah kepemimpinan Bupati OK Arya Zulkarnain menempatkan pembangunan kantor SKPD tersebut,’’ ujar Amad Lando.(a11)

Rektor ULB Ceramah Di Jeddah RANTAUPRAPAT (Waspada): Rektor Yayasan Universitas Labuhanbatu (ULB) DR H Amarullah Nasution, SE. MBA diundang Direktur Kampus Program Doktor/Pasca Sarjana University Abdul Ajis King, Jeddah, Arab Saudi Prof DR Shahkan Bukhori, DBA, belum lama ini memberikan ceramah kepada mahasiswa di sana. Dalam ceramah dengan menggunakan Bahasa Inggris itu, Amarullah yang saat ini sebagai anggota Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara tersebut mengambil tema tentang Etika Berbisnis yang Islami dan Negosiasi Bisnis (Islam Bussiness Ethics dan Bussiness Negotiation). “Abdul Ajis adalah salah satu teman saya saat kuliah mengambil Program Doktor di Georgia University, Amerika Serikat sekitar tahun 1992 lalu. Ia (Abdul Ajis) sendiri yang langsung mengundangsaya,”kataAmarullahkepada wartawan, Jumat (25/12) malam di Rantauprapat. (c01)

Pembangunan Irigasi Tambak Dipertanyakan LABUHANRUKU (Waspada): Normalisasi irigasi tambak di Dusun IV Desa Mesjidlama Kec.Talawi Batubara oleh unit kerja Dinas Kelautan dan PerikananKab.Batubaradisorotimasyarakat desa pantai tersebut. Pasalnya, menurut warga sesuai plang proyek besar biaya Rp589,875 juta (DAK 2009) namun tidak dijelaskan berapa volume seperti panjang, lebar dantingginya.“Kalaupasangbesar air melimpah me lewati turap karenakurangtinggi,”sebutwarga. Hal sama disampaikan Haris Maulana Bendahara LSM-Lembaga Bongkar Korupsi Negara (LSM-LKBN) Kab. Batubara, Minggu (27/12). Mereka mencurigai kerja kontraktor membangun jaringan irigasi tambak di Mesjidlama asal-asalan tidak transparan.(a30)

Siswa SMKN 1 Airputih Juara Karya Tulis Sumut INDRAPURA (Waspada): Siswa SMK Negeri 1, Kecamatan Airputih, Kab. Batubara berhasil sebagai juara pertama lomba karya tulis Gebyar SMK 2009 tingkat Provinsi Sumatera Utara. Kepala SMKN 1 Airputih Drs. Muswardi kepada Waspada, Sabtu(26/12)mengatakan,siswanya yang berhasil sebagai juara itu adalah Arifin Hidayat kelas XIITKJdanLentinaSitohangkelas XI TKJ. Keduanya menampilkan karya tulis dengan judul PemanfaatanBijiDurianSebagaiAlternatif Pembuatan Emping. Dalam karya tulis ilmiahnya, kedua siswa itu memaparkan bagaimana biji durian dapat diolah menjadi emping layaknya seperti emping melinjo. Mereka namakan karyanya ini dengan emping biji durian. Selain itu juga dipaparkan, biji durian yang selama ini hanya menjadi limbah, ternyata dapat diolah dan dijadikan komoditas penambah penghasilan. Jadi, ungkap Muswardi, selain dapat menjadi sumber pendapatan,bijiduriantidaklagimenjadi sampah yang dapat mencemari lingkungan. Menurut rencana, karya kedua siswa itu akan diikutsertakandalamlombakarya tulis pada even Gebyar SMK tingkat nasional.(a25)


19

Sumatera Utara

WASPADA Senin 28 Desember 2009

Togel Mengganas Di Langkat

RUSAK:

STABAT (Waspada): Keberadaan judi togel semakin mengganas di Kab. Langkat sejak lima bulan terakhir. Belum ada keberhasilan polisi meringkus sang bandar atau bos judi tersebut. Selain itu, belum ada juga gebrakan MUI dan Ormas Islam untuk mengantisipasi perkembangannya. Banyak terdengar pelaku judi itu ditangkap, tetapi hanya golongan sang juru tulis dan umumnya pengembangan kasusnya tidak membuahkan hasil turut ditangkapnya sang bandar. Sementara tugas juru tulis togel kini sesungguhnya tidak lagi menulis angka pasangan seseorang di atas kertas kupon seperti beberapa tahun silam, melainkan melalui pesan singkat handpone dan langsung mengirimnya ke nomor kontak sang bandar. Begitulah yang tejadi di Kec. Tanjungpura, Kab. Langkat. Masyarakat disana meminta Kapolsek Tanjungpura menahan MU yang berperan sebagai bandar judi togel. MU kini juga masih daftar pencarian orang oleh polisi sebagaimana diakui Kapolsek AKP R Sihotang ketika dimintai konfirmasinya, Minggu (27/12). Kapolsek juga mengimbau masyarakat Tanjungpura yang melihat keberadaan sang bandar untuk segera melaporkannya agar ditangkap. (a38)

Warga Berngam Gotong Royong Bersihkan Drainase BINJAI (Waspada): Guna untuk mengantisipasi mewabahnya nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD), warga Kelurahan Berngam, Kec. Binjai Kota, Minggu (27/12) melaksanakan gotong royong membersihkan drainasi di sekitar lingkungannya. Daerah yang kerap mendapatkan banjir kiriman ini juga pernah ditetapkan sebagai area endemi DBD itu melakukan pembersihan berbagai selokan yang tersumbat akibat tingginya volume sampah rumah tangga maupun sedimen tanah di kawasan yang berdampingan dengan Sungai Bingei itu. Tampak hadir bakal calon Walikota Binjai Ir H Ayub Syaiful yang terlihat antusias bersama warga membersihkan parit dan gorong-gorong. Menurut Ayub, kegiatan ini merupakan program rutin yang telah dilaksanakan pihaknya sejak lama dengan melakukan pertemuan sebulan 2 kali di Kel. Berngam, Kec. Binjai Kota. Hal ini sekaligus menggalang kebersamaan dengan masyarakat setempat. Kegiatan juga dihadiri Lurah Berngam Pangihutan Siregar. (a04)

Jurtul Togel Ditangkap P.BRANDAN (Waspada): Kapolsek P. Brandan AKP Sofyan Sinaga bersama tiga anggota, menangkap seorang juru tulis toto gelap bersama tiga pembeli di gudang mobil depan Komplek PT Pertamina Puraka I Jalan Thamrin, Minggu (27/12). Oknum jurtul berinisial, Ar, 55, langsung digelandang ke Mapolsek bersama tiga pembeli, Mar, 37, Do, 37, Ta, 60. Dari tersangka, Ar, polisi mengamankan barang bukti, buku tafsir mimpi, rekap togel dan sejumlah uang hasil penjualan. Menurut keterangan, penangkapan ini berdasarkan laporan masyarakat. Mendapat informasi ini, Kapolsek bersama tiga personil anggota bergerak ke TKP dan berhasil menangkap tersangka. Menurut AKP Mhd Sofyan Sinaga, tiga orang yang telah diamankan mengaku, mereka baru berniat untuk membeli togal. “Ketiganya sedang kita periksa,” ujarnya. Menurut pengakuan warga kepada Waspada, di P. Brandan bisnis haram berbentuk judi togel dalam beberapa bulan terakhir marak. Penjualan kupon sudah menyebar luas dan tidak hanya di kawasan Jl. Thamrin. Bahkan, konsumen yang datang membeli banyak dari luar daerah diantarnya dari Besitang, Gebang dan Brandan Barat. (a02)

Pemkab Taput Tiadakan Paket Natal Dan Tahun Baru TAPUT (Waspada): Pemkab Tapanuli Utara (Taput) tidak mengadakan paket Natal 2009 danTahun Baru 2010 dan ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, Pemkab Taput melalui bagian umum dan perlengkapan membagikan kupon kepada ribuan PNS, profesi, DPRD, tokoh masyarakat, tokoh adat dan kaum ulama untuk ditukar kepada agen dengan 2,5 kg daging kerbau. Sementara kalangan menyebutkan, mengapa dana/biaya paket natal dan tahun baru kali tidak ditampung dalam pos APBD Pemkab Taput. Saat dikonfirmasi Waspada kepada pimpinan SKPD dan staf, ternyata tidak satupun yang berani memberikan komentar atau penjelasan. Namun, informasi diperoleh, oknum Kabag Umum dan Perlengkapan yang selama ini mengelola paket itu masih dalam proses pemeriksaan Serse Poldasu.(c12)

Waspada/Munir Lubis

Kapolres Madina AKBP Drs Engkos Kosasih didampingi Kasat Lantas AKP Henri Matondang, SH ketika memeriksa kelengkapan Pos Pam Operasi Lilin Toba di Pos Pengamanan dan Pelayanan Natal dan Tahun Baru Desa Sihepeng, Kec. Siabu Madina, Kamis (24/12).

Kapolres Madina Tinjau Pos Pam Di Siabu Dan Kotanopan PANYABUNGAN (Waspada): Kapolres Madina AKBP Drs Engkos Kosasih meminta semua instansi yang terkait dengan pengamanan dan perayaan Natal dan pergantian tahun agar benar-benar melaksanakantugas,hinggamasyarakatmelaksanakankeduakegiatan degan aman dan nyaman. Kemudian Engkos berpesan agar semua masyarakat dalam berlibur dan kegiatan lain tetap menjaga situasi tetap aman dan kondusif, jika keletihan dalam perjalanan mengemudikan kendaraan beristirahat pada pos pengamanan yang sudah disediakan. “Natal merupakan momen perayaan yang sangat dinantikan umat Kristiani, sementara pergantian tahun menjadi saat yang senantiasa disambut dengan penuh antusias kebanyakan masyarakat di dunia, termasuk di Kab. Mandailing Natal,” ujar Engkos Kosasih ketika meninjau pos pengamanan/pelayanan Natal dan tahun baru Desa Muara Botung, Kec. Kotanopan, Jumat (25/12). Engkos Kosasih didampingi Kasat Lantas AKP Hendri Matondang menjelaskan, dalam upaya pengamanan Natal 2009 dan tahun 2010 yang dikemas dalam bentuk Operasi Lilin berlansgung sepuluh hari mulai 23 Desember 2009-3 Januari 2010 lanjut Kapolres, 260 personilintiPolresMadinabersamaTNI,DinasPerhubungan,Kesbang Linmas, Satpol PP, petugas kesehatan dikerahkan ke lokasi-lokasi yang dinilai strategis dalam rangka kesiapan pengamanan. Dikatakan, dalam Operasi Lilin itu digelar 4 pos pengamanan yakni di Jalinsum yang memantau kemacetan dan jalur rawan kecelakaan di Desa Sihepeng, Kec. Siabu, kemudian di titik-titik yang rawan longsor di Desa Botung, Kec. Kotanopan dan Muarasoma di Kec. Batang Natal dan Pasar Baru sebagai lokasi pusat kota, pusat keramaian dan pusat perbelanjaan. (a24)

Waspada/Iwan Has

Polantas Polres Taput Temukan Mayat

Mobil Carry Terbalik Di Jalinsum P. Siantar-Medan

2 Tewas Dan 5 Luka-luka PEMATANGSIANTAR (Waspada): Akibat pecah ban, mobil Suzuki Carry BK 976 TE terbalik di Jalan Lintas Pematangsiantar– Medan, km 18-19, Nagori Dolok Kahean, Kec. Tapian Dolok, Kab. Simalungun, Minggu (27/12) mengakibatkan dua tewas dan lima luka-luka. Kedua korban yang tewas, Sri Rayahu, 3, warga Jalan Seram, Kel. Bantan, Kec. Siantar Barat, Kota Pematangsiantar dan Fiska Nova Nainggolan, 21, mahasiswi, warga Jalan Letjen Suprapto, Kel. Timbang Galung, Kec. Siantar Barat. Sedangkan lima korban luka-luka dan masih dirawat di RS Mina Padi terdiri dari Hotman Nainggolan, 51, (sopir), M. br Siahaan, 44, ibu rumah tangga, Vina Oktaviani Nainggolan, 15, pelajar, Fernando J

Nainggolan, 20, seluruhnya warga Jalan Letjen Suprapto, sedangkan N Br Sinaga, warga Cililitan, Jakarta Timur. Berbagai keterangan diperoleh menyebutkan, mobil Carry yang dikemudikan Hotman melaju dari arah Pematangsiantar dengan tujuan ke Medan. Namun, tiba-tiba salah satu ban roda kiri pecah hingga mobil oleng dan tidak dapat dikendalikan. Mobil kemudian berguling dan terbalik ke arah kanan jalan mengakibatkan dua penumpangnya tewas dan lainnya lukaluka. Di dalam mobil, salah satu tempat duduk tambahan berupa kursi plastik hingga mengakibatkan penumpangnya terhempas dan terbentur ke bagian mobil. Petugas kepolisian yang tiba di tempat kejadian segera mengevakuasi korban luka ke RS Mina Padi untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan dua korban tewas di boyong ke

instalasi jenazah RSUD Dr. Djasamen Saragih, Pematangsiantar untuk divisum. Kapolres Simalungun AKBP Rudi Hartono, SH, SIK saat dikonfrimasi melalui Pahumas Kompol Ramli Sirait, Kasat Lantas AKP M. Ikhwan didampingi Kanit Laka Iptu J. Hutasoit membenarkan. Peristiwa kecelakaan lalu

lintas itu sudah ditangani Unit Laka Polres guna proses lebih lanjut dan kendaraan sudah diamankan di Mapolres Simalungun. Meninggal Dalam Kedai Secara terpisah, Bambang Eko Suprapto, 39, warag Huta I Marihat, Nagori Hatonduhan, Kec. Hatonduhan, Simalungun ditemukan meninggal dalam

salah satu kedai milik warga tidak jauh dari kediamannya, Minggu (27/12) pagi. Untuk mengetahui penyebab kematian korban, polisi memboyong mayatnya ke instalasi jenazah RSUD Dr. Djasamen Saragih, Pematangsiantar untuk kepentingan visum, sebut Pahumas Kompol Ramli Sirait.(a14)

Polsek Barumun Ciduk Pengedar Ganja SIBUHUAN ( Waspada): Kepolisian Sektor Kec. Barumun kembali menciduk pengedar daun ganja kering seberat 750 gram, Minggu (27/12) di sebuah gubuk di Jalan Bakti Lingkungan V, Kel. Pasar Sibuhuan, Kec. Barumun, Kab. Padang Lawas. Informasi yang diperoleh Waspada,Minggu(27/12)seorang warga berinisial MH, 27 warga lingkunganV,Kel.PasarSibuhuan, Kec. Barumun diciduk polisi saat tertidur di sebuah gubuk sekitar puku 09:30, dengan menemukan barang bukti daun ganja kering satu bungkus seberat 750 gram

dan 41 amplop daun ganja kering siap edar bersama satu bungkus paper. Sebelumnya, Minggu (13/12) pihak kepolisian setempat juga berhasil menemukan daun ganja kering tak bertuan seberat 1.510 gram di pinggir parit tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP)diletakkandisebuahember plastik ditutupi karung plastik. Atas penemuan daun ganja keringtakbertuanitupihakkepolisian melakukan pengembangan, karena kegiatan tersangka pengedar ganja tersebut telah semakin meresahkan masyarakat.

Kapolres Tapsel AKBP H Subandriya, SH. MH melalui Kapolsek Barumun AKP H Hermansyah Putra didampingi Kanit Reskrim, Ipda Kusnadi kepada Waspada, Minggu (27/12) membenarkan kejadian penangkapan MH tersangka pengedar ganja tersebut. Dikatakan, tersangka pengedar ganja, MH telah lama dicurigai, apalagi ketika penemuan daun ganja kering seberat 1.510 gram yang diletakkan dipinggir parit di sekitar TKP, namun saat itu tidak ditemukan pemiliknya. (a32)

Pembangunan Pasar Siborongborong Harus Dihentikan TAPUT (Waspada): Anggota DPRD Taput Jasa Sitompul, menegaskan, proyek pembangunan dan pegembangan sarana distribusi Pasar Siborongborong, Kab. Tapanuli Utara (Taput) dengan pagu Rp11 miliar lebih harus pekerjaanya harus dihentikan meski pegerjaannya belum rampung, dan selain itu sanksi denda harus dikenakan kepada pemborong. Dia mengutarakan itu belum lama ini kepada Waspada. Sedangkan pantauan di lapangan,

Jumat (25/12), proyek Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Taput itu dikerjakan PT Torpana Perkasa, namu tidak terlihat lagi aktivitas di lokasi proyek. Namun, beberapa pekerjaan yang belum diselesaikan, yakni pembangunan parit, balairung penjual daging, jalan dan gapura pintu masuk. Pada hal, sesuai pengakuan M. Manurung selaku konsultan proyek tersebut baru-baru ini kepada wartawan, pelaksanaan

proyek Pasar Siborongborong harus selesai 28 Desember 2009. “Apabila tidak selesai tepat waktu, kami tidak akan menandatangani berita acara proyek tersebut,”ujar M. Manurung. Sementara, Kadis Koperasi Taput, Barto Manalu selaku penanggungjawab proyek saat dihubungi wartawan via telefon, seputar pelaksanaan pembangunan Pasar Siborongborong itu, dengan nada ragu menjelaskan kapan selesai proyek itu. Sedangkan pelaksana pro-

yek/pemborong BS, saat dihubungi wartawan mengatakan, pelaksanaan proyek tersebut ditargetkan selesai 28 Desember 2009. Saat disinggung, proyek tersebut seharusnya selesai 15 Desember 2009, BS, menjelaskan, pada setiap pelaksanaan proyek ada adendum. Menanggapi pelaksanaan proyek pasar Siborangborong yang telah jatuh tempo, beberapa rekanan senior mengimbau konsultan proyek agar jangan bermain api, karena apa-

bila bermain api akan terbakar. Artinya, sebut mereka, apabila konsultan menandatangani berita acara proyek telah selesai, tetapi kenyataannya di lapangan tidak selesai, nanti akan berurusan dengan KPK. Sebab sumber dana proyek tersebut stimulus APBN 2009. Sedangkan Bupati Tapanuli Utara Torang Lumbantobing (Toluto) selaku penanggungjawab tunggal pembangunan, saat dikonfirmasi melalui selulernya, tidak merespon. (c12)

Nilai Ujian Dan Beasiswa Belum Diterima, Mahasiswa UT Labuhanbatu Kecewa RANTAUPRAPAT (Waspada): Karena belum menerima nilai ujian sejak 2007 semester V dan bea siswa hingga kini, ratusan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) reguler di Kab. Labuhanbatu merasa kecewa. Pasalnya, mereka belum juga menerima nilai hasil ujian terhitung sejak 2007 hingga semester V. Selain itu, bea siswa yang biasanya diterima, belakangan tidak lagi masuk ke rekening mereka. Kamis (24/12), ratusan ma-

hasiswa yang rata-rata Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemkab Labuhanbatu itu bertemu dengan pengelola UT dari Medan di salah satu SD Negeri di Rantauprapat. “Kami kuliah bertahuntahun tapi tidak diberi nilai, hanya modul yang kami terima. Beasiswa dari pemerintah pun tidak ditransfer ke rekening kami,” ujar seorang wanita. Awalnya, tambah wanita itu, beasiswa senilai Rp 1 juta untuk satu semester secara otomatis

masuk ke rekening, namun belakangan tidak pernah masuk lagi ke rekening mereka. Rekannya menambahkan, hal itu telah lama terjadi, namun tidak terselesaikan. Mahasiswa disarankan mengumpulkan bukti uang yang sebelumnya telah pernah dibayarkan, namun juga tidak menyelesaikan permasalahan. “Sudah berulang kami mengirimkannya,” katanya. Sementara, Koordinator Unit Pelayanaan Belajar Jarak

Jauh (UPBJJ) UT Medan untuk L.Batu Sondang Pakpahan yang dikonfirmasi mengatakan, belum masuknya bea siswa ke rekening mahasiswa UT dise-babkan adanya perubahan sistem. “Sejak 2008 semeter I, beasiswa dari pemerintah pusat langsung ke UT. Tetapi semester II, beasiswa masuk dulu ke Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP), baru disalurkan ke rekening mahasiswa, kemudian mahasiswa menyetorkanya ke UT,” papar Sondang.

Ditambahkannya, pertemuan tersebut hanya sebagai sosialisasi sistem yang baru. Permasalahan tidak akan ada jika mahasiswa rajin mengikuti perkuliahan dan mendulukan uangnya untuk membayar biaya kuliah. “Kalau nilai mahasiswa itu tinggal minta saja ke Jakarta, jika sudah mereka bayar uang kuliahnya, pasti akan memperoleh nilainya. Ini masalahnya secara nasional, bukan hanya L.Batu,” terang Sondang. (a27)

Gerakan Penanaman Pohon Bersama Pelajar Di Sergai SERGAI (Waspada): Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Serdang Bedagai dan Balai Pengelolaan Hutan Mangrove (BPHM) Wil. II Medan dengan Forum Kawasan Ekosistem Mangrove Kab. Serdang Bedagai, melakukan gerakan penanaman mangrove swadaya di Desa Sei Naga Lawan, Kec. Perbaungan, Sergai. Hadiri Bupati Sergai yang diwakili Wabup Ir H Soekirman, Kepala BPHM II Medan yang diwakili Ir Fauzan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Sergai Ir Taufik Batubara, Ketua Forum Kawasan Ekosistem Mangrove Kab. Serdang Bedagai Syafrizul Harlack (Icik) Sekretaris Sutrisno, Pemuda Pancasila (PP) Kab. Sergai Syaiful P. Klang, M Isyak, SH, serta jajaran PP, Kades Sei Naga Lawan, kelompok tani, nelayan Kel. Tani Simpati serta siswa. Wabup Serdang Bedagai Ir H Soekirman didampingi Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan menyerahkan bibit secara simbolis kepada siswa SD,

SMP, kelompok tani, nelayan, tokoh masyarakat, Pemuda Pancasila yang akan ditanam di Desa Sei Naga Lawan berupa Bibit Bakau 3.000 pohon, Cemara Laut 250 pohon, Kelapa 100 pohon, dan Tranbesi 150 pohon. Bupati Sergai dalam sambutannya yang disampaikanWabup Ir H Soekirman, menanam pohon berarti kita sudah berbuat untuk menyalamatkan hutan, tanah dan air, serta lingkungan sehingga kualitas lingkungan akan lebih baik. Keberhasilan penghijauan adalah peran aktif masyarakat dan keberpihakan pemerintah pada masyarakat, dengan demikin kepentingan rehabilitasi dan perbaikan lingkungan. Dan hal ini ada beberapa masalah yang sedang kita hadapi dewasa ini terutama dalam memperbaiki hutan dan lingkungan akibat penebangan kayu, rusaknya tanah akibat abrasi dan terjadi-nya pemenasan global yang dampaknya mulai kita rasakan saat ini. Mencermati permasalahan itu, Pemkab Serdang Bedagai

membangun Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup salah satunya melaksanakan kegiatan penanaman swadaya bekerjasama dengan seluruh stakehoders untuk mempercepat pemulihan hutan yang harus kita perbaiki demi menjaga hutan tetap lestari. Ketua Kelompok Kerja Mangrove Daerah yang dikenal dengan Forum Kawasan Ekosistem Mangrove Kab. Serdang Bedagai Syafrizul Harlack (Cicik) dalam sambutannya mengatakan, forum ini baru saja terbentuk tetapi Pokja Mangrove di tingkat kecamatan sudah di bentuk sejak Juni 2009 yang lalu, dengan tujuan mendorong peran aktif semua pihak agar dapat melestarikan lingkungan pesisir pantai. Disela-sela acara penanaman Ir. Taufik Batubara mengatakan, gerakan tanam swadaya masyarakat ini terus kita lanjutkan di mana sama-sama kita ketahui bahwa kawasan hutan lindung pantai ini sudah porakporanda sehingga perlu dilaku-

Waspada/Eddi Gultom

Pelajar-pelajar SD , SMP sekitar Desa Naga Lawan beserta Wakil Bupati, Kadis Hutbun Sergai dan Kelompok Masyarakat lainnnya melakukan Gerakan Penanaman Mangrove Swadaya di penutup tahun 2008. kan gerakan penanaman kembali bersama masyarakat. Selanjutnya dikatakan Kadis Kehutanan dan Perkebunan Sergai, hutan mangrove bukan saja melindungi tanah dari abrasi pantai melainkan berfungsi

Jembatan penghubung Desa Padang Genting dengan Masjid Lama dan Dahariselebar lewat Jalan Manunggal, Kec. Talawi, Kab. Batubara dalam kondisi rusak dan mengkhawatirkan penggunanya. Menurut warga, Minggu (27/12) kerusakan itu umumnya pada bagian lantai karena sudah copot dari paku pengikatnya sehingga posisinya tidak beraturan. Sebagian papannya patahan akibat lapuk. Ditambah lagi dilalui truk muatan kelapa hasil pertanian setempat tanpa menghiraukan kondisi jembatan, dan kurangnya perawatan selama ini membuat kondisinya bertambah parah. Pemkab telah mensurveinya dan direncanakan direhabilitasi dengan dana APBD 2010.

sebagai tempat berkembang biak ikan, udang dan hal ini kita dapat buktikan setelah tanaman berumur 2-3 tahun, penanaman swadaya dengan masyarakat telah kita gerakan sejak tahun 2008 yang lalu. (a07)

TARUTUNG (Waspada): Aparat Polantas Polres Tapanuli Utara menemukan sesosok mayat tanpa identitas (Mr. X), Jumat (25/12) di dalam jurang sedalam 50 m kawasan perbukitan Narahar Sipoholon (Taput) saat mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas. Demikian dijelaskan Kapolres Taput J. Didiek kepada wartawan di Tarutung. Mr. X itu ditemukan dalam keadaan utuh, jenis kelami laki laki, tinggi 170 cm, berpakaian lengkap dengan kemeja motif ulos (pakaian adat Batak-red). Di lokasi mayat ditemukan diemukan potong kayu sepanjang 50 cm dan diduga sebagai alat untuk menghabisi lelaki itu. Menurut Kapolres, mayat tersebut diduga kuat sebagai korban pembunuhan. Di tubuh mayat terdapat bekas tusukan dan pukulan benda keras. ‘’Mayat masih utuh dan belum berbau, artinya belum lama mati,’’ kata Didiek. Dia melanjutkan, penemuan mayat tersebut pada saat evakuasi terhadap laka lantas yang jaraknya hanya sekitar 10 meter dari jatuhnya mobil Taruna bersama empat penumpangnya. Selain itu, lanjutnya, saat ditemukan mayat korban dengan kepala terbungkus rapi dengan karung goni. Mayat telah divisum dan sekarang dititipkan di RSUD Tarutung. “Hingga saat ini, belum ada ang melaporkan dan mengaku kehilangan anggota keluarganya,’’ ucapnya. Kita berharap agar mereka yang kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polres Taput. (c12)

Pilkades Tobing Palas Dua Kali Gagal MEDAN (Waspada): Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tobing, Kec. Huristak, Kab. Padang Lawas (Palas) tidak membawa aspirasi murni masyarakat karena dua kali pemilihan dilaksanakan ternyata tidak satupun yang memenuhi korum. Warga Palas, B.Harahap, dalam keterangannya kepada Waspada, Minggu (27/12) menyebutkan, pemilihan yang menghadirkan dua calon yang merupakan suami isteri, Rajab Ritonga dan Ny.Ritonga, sudah dua kali digelar, yaitu 23 Desember 2009 dan Minggu 27 Desember 2009. Ternyata, dari 276 penduduk yang punya hak suara hanya 78 dan 77 suara yang memilih. “Malah pemilihan tahap kedua, Minggu (27/12) berakhir dengan jumlah suara yang sangat mengecewakan yakni 77 suara, padahal pemilihan 23 Desember masih bisa mendapatkan 78 suara,” kata Harahap. Dia meminta Badan Perwakilan Desa (BPD) Abri Partomuan Harahap dan Bupati Padang Lawas Basyrah Lubis untuk lebih mencermati hasil pungutan suara yang tidak membawa aspirasi masyarakat tersebut. Menurut Harahap, kendatipun dua calon pasangan suami isteri yang hanya tamatan SMP itu yang maju setelah satu calon lain tamat SLTA Jermanto Harahap dibatalkan tanpa jelas alasan, namun BPD Abri P Harahap dan Bupati Basyrah Lubis tidak cepat mengambil keputusan untuk mengangkat salah seorang dari dua calon yang suami istri itu. Karena, apabila terjadi penunjukan langsung kepada dua calon itu, sangat berkemungkinan masyarakat akan bergejolak karena keduanya tidak merupakan calon yang menjadi panutan masyarakat. (m23)


20

Sumatera Utara

WASPADA Senin 28 Desember 2009

Akibat Hujan Lebat

Dua Warga P. Sidimpuan Hanyut Di Sungai Batang Ayumi P. SIDIMPUAN (Waspada): Hujan lebat yang terus mengguyur Kota Padangsidimpuan seminggu terakhir ini mengakibatkan dua warganya hanyut dibawa arus sungai. Waspada/Syarifuddin Nst

Bupati Tapsel Ongku P Hasibuan tertatih-tatih menyorong sepedamotor melewati jembatan pohon kayu di atas sungai saat kembali dari Muara Upu.

Dua Tahun Silam Gelap, Kini Benderang PENINGKATAN kesejahteraan masyarakat merupakan salah satu komitmen BupatiTapanuli SelatanOngkuPHasibuan,sejakmenjabatAgustus 2005, karena itu tidak heran jika di awal jabatannya beliau banyak meluangkan waktu turun ke desadesa yang popular dengan sebutanTurdes melihat kehidupan warga. Dari hasil kunjungan itu dia memahami betul jikaTapanuli Selatan memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah ruah namun belum dimanfaatkan secara makimal. Dampaknya pendapatan warga tidak sesuai dengan kebutuhan, menyebabkan banyak warga hidup di bawah garis kemiskinan, sehingga dia mengambil kesimpulan membuat terobosan sebab bila tidak demikian wajah Kab. Tapanuli Selatanyangselamainidikonotasikantidakpernah selesai sulit berubah. Hasil turun ke desa itu membuat Ongku P Hasibuan terobsesi menjadikan Tapanuli Selatan satu saat menjadi icon daerah tingkat II Sumut, merealisasikan hal ini memang pekerjaan berat. NamunmengingatwargaTapanuliSelatanmemiliki falsafah hidup Dalian Natolu keinginan itu akan bisaterwujudjikapimpinanmemahamikeinginan warganya. KegiatanTurdespalingberkesanketikaberkunjung ke desa terpencil Desa Muara Upu, Kec. Muara Batangtoru dua tahun silam, satu-satunya desa pantai yang terletak di bibir Samudra Indonesia berpenduduk 80 kepala keluarga. Menjangkau desa ini ada tiga pilihan, jalan sungai melalui Sungai Batangtoru perlu waktu 5 jam, jalan laut via Sibolga waktunya sekitar 4 jam jalan darat lewat Desa Ampolu berkisar 5 jam. Sebenarnya jika transportasi mulus jaraknya tidak terlalu jauh, hanya sekitar 38 km dari jalan negara masuk ke kiri dari ibukota Kec. Batangtoru. Ruas jalan ini dapat dilalui mobil sampai Desa Ampolu jaraknya sekitar 20 km, kondisinya sangat buruk, badanjalanberlumpurbagaikankubangan kerbau, butuh waktu tempuh sekitar dua jam. Dari Desa Ampolu ke Muara Upu hanya ada jalantikus, biasanyadilaluidenganjalankakisekitar 3 jam, karena itu selama ini warga memilih jalur laut, menggunakan boat, sehingga kebutuhan dapat diangkut. Dasarnya Ongku P Hasibuan bukan sosok yang mudah takluk kepada alam karena ingin tahutentangkondisidaerahnya,beliaudidampingi KadisPUIrHArwinSiregar,Asisten3IsrokHarahap bersama rombongan berjumlah 14 orang memilih jalur Sungai Batangtoru berangkat dari Desa Mabang sekitar pukul 17:00, menggunakan dua boat. Kondisi Sungai Batangtoru yang sedang banjir menopang perjalanan rombongan, sekitar pukul 20:00 sudah sampai di Sawangan sebagai tempat pendaratan menuju desa. Dari tempat ini ke desa jaraknya sekitar enam kilometer, dalam perjalanan menggunakan senter sebagai penerang, melewati jalan setapak, menempuh ruas ini ada dua sungai yang harus dilalui, panjangnya sekitar 25 meter,menggunakanjembatansebatangpohonkayu, sehinggasatusamalaintidakbisa salingmenolong. Menyeberangi sungai ini membuat perasaan terenyuh, karena sebagian teman tidak mampu berjalan di atas sebatang pohon kayu, salah-salah bisa tercebur ke sungai yang cukup dalam, tidak ada pilihan kecuali merayap supaya sampai ke

seberang. KetikasampaidiDesaMuaraUpusekitarpukul 11:00 masyarakat terperangah, karena mereka tidak mengira jika Bupati Tapanuli Selatan Ongku P Hasibuan bersama rombongan datang berkunjung ke desa mereka yang sangat terepencil. Karena sudah lebih setengah abad Indonesia meredeka Desa Muara Upu belum pernah dikunjungi bupati. Saat pertemuan Agusman Hasibuan mewakili masyarakat mengatakan, mereka hidup di tengah lahan yang luas dan subur namun kondisi kehidupan warga Muara Upu sangat memperihatinkan, karenamenjadinelayanalattidakmampubersaing dengan nelayan Sibolga yang setiap hari datang. Tanah subur dan luas terhampar, namun mau menjadi petani juga sangat sulit karena malam hari hama babi datang memangsa jenis tanaman apa saja, sementara siang hari monyet tidak bisa dihalau, Kondisi transportasi belum memadai karena yang bisa membawa kebutuhan hanya boat via lautdariSibolga,membuathargakebutuhantinggi, sementara produksi pertanian harganya cukup murah, listrik belum ada, mutu pendidikan merosot karena guru minim, petugas kesehatan tidak ada, air bersih danWC umum belum memadai. Sementara pemilik HGU di sekitarnya tidak meiliki kepedulian. Bupati Tapanuli Selatan Ongku P Hasibuan kepada masyarakat mengatakan, tujuan kunjunganuntukmendapatinformasi tentangkondisi masyarakat desa, untuk itu mari saling bahu membahu, karena kebersamaan salah satu kunci keberhasilan. Selain itu masyarakat jangan mudah tergiur uang tunai untuk menjual tanah, karena Desa Muara Upu sudah diapit pemilik HGU yang akan membuka perkebunan sawit, akibatnya satu saat penduduk akan menjadi kuli di atas tanah sendiri. Masa depan Muara Upu sangat cerah karenaakankitakembangkanmenjadiKotaPantai, ujar bupati. Ketika Ongku P Hasibuan berkunjung untuk keempat kalinya ke desa itu awal Desember lalu saat penyerahan dana Bina Lingkungan dari PTPN 3 ke masyarakat kondisi sudah kontras. Mobil sudah bisa masuk ke desa, malam hari terang benderang dengan hadirnya listrik tenaga surya, sekolah sudah di rehab. Untuk peningkatan ekonomi koperasi sawit sejahtera milik warga sudah kerjasama dengan PTPN 3 membangun kebun sawit dengan pola PIR Inti/plasma. Tentang kerjasama koperasi sawit sejahtera dengan PTPN III saya mendukung sepenuhnya karena kesejahteraan rakyat itu keinginan kita semua sehingga tidak datang begitu saja, untuk itu masyarakat/anggota koperasi harus kompak, ujar Ongku. TokohmasyarakatAgusmanHasibuankepada pers mengatakan, keseriusan Ongku P Hasibuan memperhatikan masyarakat Muara Upu merupakan hal yang tidak bisa dilupakan sepanjang hayat. Karena dalam kondisi yang relatif singkat terjadi berbagai lonjakan perubahan, karena itu warga Muara Upu tidak ingin berpisah sebelum pembangunan Muara Upu selesai. Hal senada disampaikan tokoh lainnya Namin Hasibuan dan Menek Harahap. Syarifuddin Nasution

Tersangka Penipu Diamankan KOTANOPAN (Waspada): Polsek Kotanopan berhasil mengamankantersangkapenipu berinisial SN, 34, warga Lumban Pasir Desa Gunung Tua, Kec. Panyabungan, Kab. Mandailing Natal (Madina). Kapolres Madina AKBP Drs Engkos Kosasih melalui Kapolsek Kotanopan AKP E Zalukhu, SPd yang dihubungi Jumat (25/12) mengatakan, penipuan ini dilakukan SN tergolong cukup berani karena mencatut nama salah seorang petugas di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Panyabungan. Kasus penipuan itu berawal beberapa bulan lalu saat tersangka SN berada di dalam LP Panyabungan menjalani proses hukuman dalam kasus penipuan. Di dalam lapas itu tersangka SN berkenalan dengan LG yang dihukum dalam kasus lain. Karena menganggap teman, LG memberikanalamatrumahnyakepada tersangka SN. “Sekitar tiga bulan kemudian, masa hukuman SN pun berakhir, sedangkan LG masih tetap menjalani hukuman di dalam Lembaga Pemasyarakatan Panyabungan. Tidak beberapa hari setelah ke luar dari penjara, SN menjumpaiistriLG,Kartini,65,yangtinggal di Desa Hutarimbaru, Kec. Kotanopan. Kepada wanita tua itu, SN mengaku bekerja di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Panyabungan dengan nama Ibnu. Kedatangannya bermaksud menyampaikan pesan suaminya dari dalam lapas agar diberikan uang kepadanya sebesar Rp3 juta

untuk mengurus pembebasan bersyarat suaminya. “Pembebas bersyaratiniakanterealisasibulan 12 dan paling lambat bulan Januari,” ujar Kapolsek menirukan ucapanSNkepadakorbanKartika. Tanpa menaruh curiga, apalagi dikatakan ia adalah penjaga lapas, Kartika langsung memberikan uang itu kepada SN. Besoknya, keluarga korban mendatangi lapas Panyabungan untuk menanyakan kebenaran permintaan uang itu. Namun pihak lapas mengatakan tidak ada meminta uang kepada keluarga LG apalagi untuk biaya pembebasan bersyarat. Untuk mencari solusinya,

pihak lapas mempertemukan korbandenganpenjagalapasyang bernama Ibnu. Namun ternyata Ibnu yang dimaksud bukan itu, SN ternyata telah mencatut nama penjaga Lapas itu untuk meminta uang Rp3 juta itu. Setelah korban memberitahukan ciri-ciri orang yang datang kerumahnya, maka kecurigaan mengarah kepada SN tahanan yang baru bebas. Dalam pemeriksaan sementara, tersangka SN mengakui perbuatannya.Kitaakanmenjerat tersangka dengan Pasal 378 Sub 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan atau penggelapan denganancaman4tahunpenjara, ujar Kapolsek. (cpin)

Polres Madina Ringkus Pengedar Ganja Asal Padang PANYABUNGAN (Waspada): Polres Mandailing Natal (Madina), Jumat (25/12) dalam Operasi Lilin Toba di Desa Muara Botung, Kec. Kotanopan meringkus dua tersangka pengedar ganja berikut barang bukti 10 daun ganja kering yang dikemas dan siap edar. Kedua tersangka, Daniel Caniago, 24, warga Jl. Aur III No. 18, Kec. Padang Timur, Padang dan temannya Hendralino, 27, warga Jl Aur Duri, Kec. PadangTimur, Padang-Sumbar. Keduanya ditengarai sebagai pengedar ganja antar provinsi, karena pada saat ditangkap menggunakan mobil Avanza warna silver dengan nomor polisi BA 2512 TT. KapolresMadinaAKBPDrsEngkosKosasihdidampingiKapolsek Kotanopan AKP E Zalukhu, SPd kepada Waspada, Jumat (25/ 12)mengatakan,penangkapankeduatersangkaberawaldariinformasi masyarakat adanya mobil Avanza yang sedang melaju dari arah Kec.Tambangan Madina tujuan Padang Sumatera Barat membawa daun ganja kering siap edar. Mendapat laporan itu, polisi yang baru dua hari melakukan Operasi Lilin Toba 2009 di Pos Pengamanan dan Pelayanan Natal 2009 dan tahun baru 2010 di Desa Muara Botung, Kec. Kotanopan, segera mempeketat barisan. Hingga pada saat mobil yang dituju mendekat, polisi segera mengehentikannya. (a24)

Seorang di antaranya Idris Harahap, 50, warga Gang Al Abrar, Lingkungan VI, Kel. Aek Tampang, Kec. Padangsidimpuan Selatan, sejak Sabtu (26/ 12) hingga Minggu (27/12) sore belum ditemukan. Sedangkan, Jumat (25/12) seorang bayi usia 3 tahun bernama Fadel, ditemukan tewas karena tenggelam diseret arus sungai. Ibunya yang menyuci pakaian di pinggir sungai tidak tahu kalau Fadel mengikutinya

BPN Madina Akan Serahkan 1.835 Sertifikat PANYABUNGAN(Waspada): PihakBadanPertanahanNasional (BPN) Kab. Mandailing Natal dalam waktu dekat akan menyerahkan 1.835 sertifikat areal persawahan penduduk yang terdapat di kawasan Kec. Siabu. Hal itu diungkapkan Kepala BPNMadinaJuharnel,SHkepada sejumlahwartawanketikameninjaulokasiarealpersawahanpetani yang masuk dalam daftar yang diterima lembaga pertanahan itu, tepatnya di desa Hutapuli, Kamis (24/12). Tujuan penerbitan sertifikat itu, kata Juharnel, guna meningkatkan taraf hidup masyarakat petani sesuai dengan program pemerintah pusat yakni memberikan sertifikat murah kepada masyarakat, hanya biaya perolehan hak tanah dan bangunan (BPHTB) yang dikenakan. “Penerbitan sertifikat itu tidak dipungut biaya apabila tanahnya tidak dikenakan BPHTB, dengan maksudsemuabiayayanglainnya ditanggung negara karena pemerintah dalam menerbitkan sertifikat murni dalam upaya membantu masyarakat untuk mendapatkan hak atas tanahnya,” ujarnya. Menurutnya,penerbitan sertifikat banyak gunanya, di samping warga mendapatkan kejelasan tanahnya, sertifkat juga bermanfaat sebagai salah satu persyaratan untuk mendapatkan modal usaha, sehingga dengan adanya modal usaha itu taraf hidup masyarakat akan menjadi meningkat. Menjawab pertanyaan, khusus untuk Desa Huta Puli Kec. Siabu, menurut Kepala BPN Madinaituakanditerbitkansebanyak 958 bidang, sementara untuk wilayah Kab. Mandailing Natal mereka targetkan 2.000 sertifikat, namun yang baru bisa direalisasikan sampai saat ini hanya 1.825 sertifikat saja. (a24)

dari belakang dan menyebur ke sungai. Ibunya mengetahui Fadel mengikutinya setelah mendengar suara ceburan air dan melihat anaknya itu hanyut dibawa arus air. Ibunya menjerit minta tolong kepada warga dan dilakukan pengejaran. Namun Fadel ditemukan sejam kemudian dan dalam kondisi sudah tewas. Camat P.Sidimpuan Selatan, Paruhuman Harahap ditemui ketika bersama ratusan warga menelusuri sungai batang Ayumi untuk mencari Idris Harahap, Minggu (27/12) sore, membenarkan kejadian tersebut. Katanya, sehari sebelumnya mereka telah mencari korban Indirs Harahap hingga tengah

malam dan tidak berhasil. Paginya mereka kembali melakukan penyisiran hingga ke daerah Pulo Bauk, Kec. P.SidimpuanTenggara yang merupakan alur sungai tersebut. Namun tidak juga menemukan korban. Disebutkan, Sabtu (26/12) sekira pukul 18:30, korban Idris Harahap yang kesehariannya bekerja sebagai penderes karet, diduga nekad menyeberangi arus sungai yang sedang meluap. Ketika itu dia hendak pulang ke rumah dari kebun miliknya di seberang sungai. “Ada warga yang melihatnya menunggu air surut di seberang sungai dan hendak pulang ke rumah. Mungkin tak sabar lagi dan nekad menyeberang,” kata Camat.

Informasi diperoleh, kejadian orang hanyut di sungai Batang Ayumi saat hujan lebat sudah sering terjadi setiap tahunnya. Di mana Sungai Batang Ayumi lebarnya sekitar 30 meter dengan kedalaman jika hari biasa hanya sekitar selutut orang dewasa. Tapi jika hujan lebat dan terus menerus di bagian hulu, air meluap hingga setinggi 2 meter di pinggir sungai. Korban Idris Harahap, menurut warga, sudah tahu kejadian itu. Namun diperkirakan seusai bekerja di kebunnya yang harus menyebarangi sungai, dia nekad menyebarngi sungai meskipun sudah jelas-jelas meluap. Diduga dia sudah lama menunggu air surut dan tidak sabar lagi, kemudian nekad

menyeberanginya. Keluarganya yang hingga pukul 20:00 belum melihat Idris, merasa resah dan meminta tolong pada warga sekitar untuk melakukan pencarian. Kemudian dilakukan pencarian pada malam itu juga hingga pukul 01:00. Namun karena belum ketemu dan situasi sudah gelap gulita, warga menghen-tikan pencarian dan mengulangi pencarian besok paginya. Paginya, ratusan warga bersama Camat Paruhuman Harahap kembali melakukan penyisiran sungai hingga ke daerah Pulo Bauk, Kec. P. Sidimpuan Tenggara. Namun hingga sore korban belum juga ditemukan. (a20)


Aceh

WASPADA Senin 28 Desember 2009

21

Guru Besar Pemuliaan Tanaman FP USU:

Ciptakan SDA Dan SDM Tinggi LANGSA (Waspada): Menyusul semakin meningginya kebutuhan pangan yang akhir-akhir ini stoknya kian menipis, diharapkan semua pihak terutama kalangan Perguruan Tinggi menciptakan kekuatan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tinggi dan handal.

Waspada/Muhammad H. Ishak

SEDANG DIKERJAKAN: Kepala Inspektorat Aceh Timur, Saiful Azhar, SH (tengah baju putih) tampak sedang meninjau salah satu proyek Otsus di Kecamatan Indra Makmur—Alue Ie Mirah, Aceh Timur. Saiful menilai, pembangunan proyek itu tidak sesuai dengan bestek. Foto diambil baru-baru ini.

Rp182 M Proyek Otsus Bermasalah IDI (Waspada): Rp182 miliar proyek Otonomi Khusus (Otsus) untuk Kabupaten Aceh Timur, hampir bermasalah semua. Bahkan, 50 persen dari jumlah tahun 2009 tidak dapat direalisasikan Pemkab setempat akibat tidak adanya perubahan di tingkat DPR Aceh. Rp182 M Proyek Otsus Bermasalah Demikian Bupati Muslim Hasballah kepada Waspada, Sabtu (26/12) ketika meninjau lokasi proyek Kuala Beukah, Kecamatan Peureulak Kota. Dimana proyek tersebut salah satu proyek yang sedang dalam pengerjaan yang sumber anggarannya dari dana Otsus. Menurut mantan anggota kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu, proyek Otsus tak hanya di Kabupaten Aceh Timur yang bermasalah, namun juga terjadi di kabupaten lainnya di Aceh. Tetapi untuk Aceh Timur, tahun 2009 lebih banyak yang terealisasi proyek Otsus dibandingkan tahun 2008. Kata bupati, kelambanan realisasi Rp182 miliar untuk Aceh Timur disebabkan segala bentuk proses administrasi dilakukan di tingkat provinsi, termasuk proses tender, sehingga realisasi anggaran Otsus lambat. “Kadang-kadang ada proyek jalan yang te-

lah kita anggarkan dengan APBK tahun 2009, namun Otsus juga menganggarkannya, sehingga kita membuat pemintaan dengan cara mengajukan perubahan, tetapi tidak dilakukan DPR Provinsi Aceh. Sehingga banyak dana Otsus yang tidak terserap gara-gara tidak ada perubahan,” jelas Tungku Muslim Hasballah. “Karenanya, tahun depan kita berharap pengololaan dana Otsus dilimpahkan ke tingkat kabupaten/kota. Sehingga nanti di lapangan tidak terjadi double anggaran sebagaimana banyak terjadi tahun 2009,” ungkap Tungku Muslim Hasballah di sela-sela meninjau salah satu proyek Otsus. Menurutnya, dalam dua bulan terakhir, pihaknya telah keliling Aceh Timur melihat seluruh proyek yang dibangun menggunakan dana Otsus. Bahkab, sambung, banyak yang sedang dalam proses pengerjaan. “Seluruh proyek itu akan dikerjakan hingga 28 Desember—hari ini—setelah itu tidak ada lagi, dan jika ada anggaran yang tidak terealisasi, maka akan dikembalikan ke pos masing-masing,” imbuhBupatiMuslimHasballahserayamengharapkan, masyarakat untuk membantu pemerintah dalam pembangunan proyek. (cmad)

Masyarakat Kristiani Apresiasi Walikota Subulussalam PENANGGALAN, Subulussalam (Waspada): Masyarakat Kristiani se Pemko Subulussalam menyampaikan apresiasi istimewa kepadaWalikota danWakilWalikota Subulussalam Merah Sakti, SH dan H. Affan Alfian Bintang, SE, yang berkenan hadir dalam perayaan Natal Oikumene masyarakat Kristiani, baru-baru ini di pelataran Gereja Kristen Pakpak Dairi (GKPPD) Desa Penanggalan, Kec. Penanggalan, Kota Subulussalam. Mewakili umat Kristiani, Dauli Samosir menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada orang nomor satu dan orang nomor dua di sana, karena sejarah membuktikan belum pernah pejabat tertinggi daerah itu hadir dalam kegiatan Natal bersama sekaligus menyambut Tahun Baru 2010. Dauli juga menyebutkan kalau seluruh umat Krtistiani se Pemko Subulussalam sangat mendukung programprogram yang dibuat Walikota dan segenap unsur Muspida serta Muspika Penanggalan. “Umat Kristiani sangat komit mendukung

semua program Pemerintah Kota Subulussalam,” tandas Dauli Samosir pada perayaan Natal bertema berubahlah oleh pembaharuan budimu itu. Walikota Sakti dalam sambutannya menyebutkan, pihaknya punya kewajiban untuk memberdayakan semua masyarakat Kota Subulussalam. “Tidak saatnya kita menunjukkan sikap primordialisme,” tegas Sakti menambahkan, negara tidak membeda-bedakan agama dalam upaya mewujudkan persatuan dan kesatuan karena setiap agama yang dianut masyarakat Indonesia diakui negara. Sakti juga mengajak komponen umat Kristiani untuk menjalin kerjasama dengan semua unsur masyarakat, tanpa merasa dianaktirikan hanya karena minoritas di sana. “Ada dua agenda penting yang saya tinggalkan demi memenuhi undangan ini,” tegas Sakti menunjukkan komitmennya sebagai pemimpin bagi semua masyarakat daerah ini tanpa membedabedakan agama, ras mau pun golongan.(b33)

Jika tidak, maka krisis pangan akan dapat menghimpit kehidupan Bangsa Indonesia. Demikian inti dari pembicara Guru besar Pemuliaan Tanaman Fakultas pertanian USU Medan, T. M Hanafiah Oeliem pada acara wisudawan/i Universitas Samudra (Unsam) Langsa di kampus Meurandeh,

kemarin. “Walau saat ini ketahanan pangan masih dalam batas kebutuhan normal, namun keadaan memprihatinkan bakal menimpa bangsa ini dikarenakan semakin hari semakin meningkat akan kebutuhan pangan dimaksud,” serunya di hadapan seribuan peserta dalam rapat senat Perguruan Tinggi tersebut. Disebutkan, pangan adalah kebutuhan paling mendasar dari suatu bangsa. Banyak contoh negara dengan sumber ekonomi yang mapan tetapi mengalami kehancuran karena tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan bagi penduduknya. “Sejarah juga menunjukkan strategi pangan banyak digunakan untuk menguasai pertahanan musuh,” cetus Hanafiah. Dirincikan, jumlah penduduk Indonesia saat ini mencapai 240 juta jiwa dengan angka per-

tumbuhan sekitar 1,7 persen pertahun. “Angka ini mengindikasikan besarnya bahan pangan yang harus tersediakan,” paparnya seraya menambahkan, sehubungan dengan hasil panen yang stagnan sehingga mengalami penurunan produksi yang tajam sementara kondisi ketahanan pangan yang lemah mengakibatkan Indoensia terancam keterpurukan. Peningkatan jumlah impor bahan pangan yang semakin besar ini menunjukkan semakin rapuhnya ketahanan pangan di Indonesia . Diuraikan, kebutuhan besar bila tidak diimbangi dengan peningkatan produksi di dalam negeri yang akhir-akhir ini terus menurun. Untuk itu, harapnya lagi, upaya mencapai kemandirian dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional bukan hanya dipandang dari sisi untung rugi ekonomi semata.

RAPBK Simeulue Tahun 2010 Devisit 4,5 Persen SIMEULUE ( Waspada): Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan & Belanja Kabupaten (RAPBK) Simeulue, tahun 2010 selesai dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRK setempat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Simeulue, Sabtu (26/12). Disetujui pada angka Rp327. 893.755.200. Angka ini sudah termasuk devisit 4,5 % atau senilai Rp14,2 miliar. Pembahasan RAPBK Simeulue yang dimulai sejak awal bulan ini pantauan Waspada berjalan alot. Soalnya, Banggar DPRK Simeulue yang diketuai Hasdian Yasin Sarmadiah, SP dari Partai Demokrat, Rahmad dari Partai Pemuda Indonesia selaku Wakil Ketua dan Rasmanuddin H. Rahamin, SE dari PKS, Wakil Ketua II saling mempertahankan argumen dengan TAPD Simeulue yang dipimpin Sekda Drs. Mohd. Riswan R alias Moris. Namun kedua belah pihak sepakat pada angka di atas. Tetapi dalam kesepakatan itu Banggar Legislatif Simeulue memberi keleluasaan kepada TAPD untuk menyesuaikan angka dengan nominal ajuan akhir TAPD yang melampaui batas abang devisit RAPBK secara nasional, 4,5 %. “Pimpinan, mengingat waktu agar anggaran kabupaten kita tidak dipenalti. Kami setuju pembahasan RAPBK Simeulue Tahun 2010 kita akhiri pembahasannya. Dengan catatan tanpa melebihi devisit 4,5 persen. Kemudian semua hal-hal yang

menyangkut kepentingan petani dan nelayan jangan-sekalikali dipangkas oleh pihakTAPD,” tegas Ir. Mawardi Nasra MM. Hal senada juga ditimpali Rahmad. Anggota DPRK termuda Simeulue itu selain setuju dengan devisit itu, juga mengingatkan tidak ada pemotongan item-item yang telah dibahas bersama. “Teristimewa hak-hak masyarakat kecil, yakni petani, nelayan dan para honorer. Bila ada nanti maka eksekutif tanggung sendiri akibatnya,” tegas dia. Soal harapan khusus dari Mawardi, Rahmad dan Banggar Legislatif Simeulue itu, spontanitas, Ketua TAPD, Moris melalui sekretaris TAPD Simeulue. Ir. Mulyadinsyah memastikan penyesuaian pengurangan untuk menyiasati devisit hanya pada pengurangan pembelian pakaian dinas, honorarium, belanja dinas, dan perjalanan dinas, ATK. “Insya Allah kami pastikan, Bapak-bapak yang terhormat tidak ada pemangkasan pada aitem yang direkomendasi oleh Bapak-bapak terhormat,” jelasnya. Bahkan pada akhir pembahasan Sabtu itu malahan eksekutif dapat mengakomodir usulan Rahmad yang meminta penambahan jumlah porsi APBK Simeulue khusus untuk pemberantasan hama babi dan monyet. Lalu bantuan pembelian mesin boat/motor untuk perahu-perahu nelayan kecil dengan paling besar per unit 5,5 PK. Usulan Rahmad yang didukung penuh anggota DPRK

Simeulue, khususnya dari Ketua Komisi B, Ir. Mawardi Nasra, MM, Wakil Ketua Banggar, Rasmanuddin H. Rahamin, SE, Ketua Feraksi Simeulue Bersatu, Marjakub yang juga ketua PA, M.Andi dari PBR Ketua Komisi D, dan Johan Jallah dari Golkar, tampak tidak bisa ditolak. Untuk itu TAPD sepakat menambah anggaran pemberdayaan pertanian dan perikanan senilai Rp1,24 miliar. Namun angka tambahan ini karena tidak memungkinkan lagi dimasukkan dalam RKA ajuan SKPD Pertanian, Kelautan dan Perikanan diplotkan melalui dana hibah Pemkab Simeulue kepada petani dan nelayan yang pos anggarannya dikelola Dinas Pengelolaan Pendapatan Kekayaan dan Keuangan Daerah (DP2KKD) Simeulue. Angka hibah usulan itu khusus untuk membeli hand traktor, biaya pembuatan perangkap hama babi dan monyet yang selalu meresahkan petani. Kemudian untuk bantuan pembelian mesin boat/perahu bagi nelayan maksimal per unit 5,5 PK. Di sisi lain, mengenai penetapan RAPBK Simeulue tahun 2010 ini. Lembaga Dewan terhormat Simeulue menurut sebuah sumber dipercaya dari secretariat DPRK setempat. Senin (28/12) akan melakukan sidang paripurna menyampaikan pemandangan umum sekaligus menetapkan RAPBK untuk selanjutnya diuji materi ke tingkat provinsi.(cmr)

Dua Tewas, Satu Kritis IDI (Waspada): Dua orang tewas dan satu lainnya mengalami luka kritis akibat laka kambing antara Yamaha Yupiter MX Vs Honda Supra X 125 di lintasan jalan negara Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Jumat (25/12) sekira pukul 21:30. Peristiwa naas itu terjadi persis di depan Rumah Sakit (RS) Graha Bunda, Desa Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, kabupaten setempat. Tidak ada saksi mata yang mengetahui persis kecelakaan yang merengut jiwa itu, karena kejadiannya terjadi malam hari. Korban tewas bernama Musliadi, 23, warga Desa Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk. Musliadi mengenderai Jupiter MX. Korban tewas lainnya yakni, Rasidi, 22, warga Desa Beunot, Kecamatan Darul Aman—Idi Cut. Rasidi diboncengi temannya bernama, Ibrahim, 25, warga Desa Beunot, kecamatan sama mengenderai Honda Supra X 125. Tetapi Ibrahim hanya mengalami luka kritis. Keterangan yang dihimpun di sekitar lokasi menyebutkan, insiden maut itu berawal ketika sepeda motorYahama Jupiter MX yang dikemudikan Musliadi melaju dari arah Kota Idi (timur) ke Idi Cut (barat) dengan kecepatan tinggi. Sesampai di lokasi kendaraan Musliadi melaju di jalur yang salah, agak ke kiri. Hal itu diperkirakan karena Musliadi menghindari lubang yang bertaburan sepanjang 20 meter persis di depan RS Graha Bunda. Tiba-tiba dari arah yang berlawana (barat ke timur) muncul Honda

Supra X 125 yang dikendarai Ibrahim dan diboncengi Rasidi. “Kedua sepe motor sepertinya dalam kecepatan tinggi karena tabrakan spontan terjadi. Kala itu mereka sama-sama di tengah jalan,” kata seorang warga yang tidak mau dituliskan identitasnya. Dentuman keras malam itu tidaka dapat dielakkan. Bahkan, ketika korban sama-sama terpental ke badan jalan hingga terseret 10 meter dari titik kedua kendaraan bertabrakan. Warga dan sejumlah keluarga pasien di RS Graha Bunda langsung ke lokasi membantu mengevakuasi korban. Ketiga korban telah tidak bergerak lagi, namun warga tetap membawa keduanya ke rumah sakit. Sesampai di sana, pihak medis memastikan dua korban yakni, Musliadi tewas di tempat kejadi, sementara Rasidi tewas sesaat setelah mendapat pertolongan dari tenaga medis. Sementara Ibrahim yang mengalami luka kritis langsung dilarikan ke RSUD Langsa, karena korban mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala. Ketiga korban mengalami luka yang sangat parah, bahkan dari dalam hidung korban yang meninggal dunia darah terus menerus keluar. Selain mengalami luka robek, tangan dan kaki korban juga ikut terluka. Kasus tersebut kini telah ditangani pihak kepolisian Satlantas Pos Idi, Mapolres Aceh Timur. kedua kendaraan juga telah diamankan guna proses selanjutnya. (cmad)

Komisi B Minta Pembelian Bibit Coklat Ditunda SUBULUSSALAM (Waspada): Ketua Komisi B DPRK Subulussalam minta pihak pengguna anggaran, dalam hal ini Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Kota Subulussalam menunda pembelian (baca: pembayaran) bibit coklat kepada rekanan terkait. Pasalnya, pengadaan bibit coklat sebanyak 125 ribu batang dengan pagu anggaran Rp 635.000 juta dari dana Otonomi Khusus (Otsus) dinilai sarat masalah. Menurut Ir. Netap Ginting, Ketua Komisi B DPRK Subulussalam yang sengaja menghubungi Waspada melalui ponselnya dari Medan, Minggu (27/12) sesaat menuju Jakarta mengatakan, indikasi ini ditemukan saat pihaknya melakukan Pansus dan reses ke Kecamatan Sultan Daulat dua pekan silam. Disebutkan Netap, bibit yang disalurkan tidak sesuai spek (baca: penyaluran tidak sesuai ketentuan), dimana pihak rekanan seharusnya

menyalurkan bibit umur lima bulan, kenyataannya disalurkan umur 2,5 bulan. Selain itu, diindikasi bibit penyakitan (bercak daun warna kecoklatan), bahkan ditemukan ada bibit yang tinggal satu daun, seperti lidi sehingga tingkat kesuburan bibit diyakini tidak sempurna. Netap bahkan menerima laporan dari Kepala Desa Lae Langge dan sejumlah warga Kec. Sultan Daulat kalau mereka terpaksa mengembalikan bibit coklat terkait kepada pihak pengadaan karena kondisi bibit tidak baik. “Komisi B mendukung program ini, tetapi penyalurannya semestinya sesuai spek-lah,” tandas Netap berharap pihak pengguna anggaran menunda pembayaran bibit coklat kepada rekanan demi menyelamatkan uang negara sambil menanti kepastian adanya bibit coklat yang sesuai spek. (b33)

Tetapi harus disadari sebagai bagian mendasar bagi kebutuhan nasional yang harus dilindungi. Ditemukan, ungkapnya, faktor dominan penyebab rendahnya produktivitas tanaman pangan adalah penerapan tekhnologi budidaya yang rendah, eksplorasi potensi genetik tanaman yang masih belum optimal dan tingkat kualitas tanah yang terus menurun. “Atas dasar itu pula, katanya, bangsa kita ini perlu melihat secara seksama dengan mengedepankan dua penciptaan SDM dan SDA,” demikian Hanafiah Oeliem. Dalam kesempatan yang sama sebelumnya Rektor Unsam Langsa Ir. H. Bachtiar Harun, MS menyampaikan tentang penciptaan SDM lewat proses belajar mengajar di Perguruan Tinggi tertua yang di-

pimpinnya saat ini telah begitu banyak jumlahnya. Lewat lima fakultas yakni Fak.Hukum, Fak. Ekonomi, Fak. Keguruan dan Ilmu Pengetahuan dan Fak. Teknik serta Fak. Pertanian itu sendiri telah melahirkan generasi pengisi bangsa. Dalam sidang Senat Terbuka Unsam Langsa, lebih lanjut menyebutkan, sebanyak 267 lulusan sarjana dari berbagai disiplin ilmu dengan nilai kelulusan memadai. Disebutkan, seorang di antaranya yakni sau-dari Tengku Putri Lindung Bulan mampu memeroleh Indek Prestasi Komulatif (IPK) mencapai angka tertinggi yakni 3, 95. “Semoga para wisudawan/wisudawati ini benar-benar dapat menjadi agen perubahan bangsa,” seru Bachtiar Harun.(b23)

Sudah 10 Bulan Serbajadi Tak Punya Sekcam LANGSA (Waspada): Warga Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur meminta kepada bupati agar segera melantik seorang pejabat baru sebagai Sekcam di sana yang mau tinggal di Lokop untuk membantu warga dalam hal surat menyurat. Karena sejak Sekcam lama, Samsuar, S.Sos.I dilantik menjadi Plt. Camat 10 bulan lalu, jabatan tersebut mengalami kekosongan, sehingga jika camat sedang dinas luar warga kesulitan mengurus administrasi yang mereka butuhkan. Salah seorang tokoh pemuda Lokop, Rizal, 31, kepada Waspada di Langsa Minggu (27/12) mengatakan, akibat jabatan Sekcam sekarang masih dirangkap Camat, kantor Kecamatan Serbajadi pun seringkali terlihat sepi. Jika camat sedang tidak di tempat, para pejabat lain yang umumnya tinggal di luar Lokop juga sering tidak masuk kantor, kecuali yang ada hanya pesuruh. Menurut Rizal akibat masih kosongnya jabatan Sekcam, warga masyarakat dari 17 desa yang masuk dalam wilayah administratif Kecamatan serbajadi sering mengeluh ketika berurusan tentang surat menyurat, karena tidak ada yang melayaninya jika datang ke kantor pas waktu Camat sedang dinas ke kabupaten. Ke 17 desa yang berada di bawah Pemerintahan Kecamatan Serbajadi itu meliputi, Desa Lokop, Tualang, Terujak, Leles, Ujung Karang, Nalon, Jering, Sengkualan, Umah Sunti, Loot, Rampah, Mesir, Selumat, Bunin, dan Arul Durin.(b22)

Ratusan Kades Bakal Tersandung Hukum KUTACANE (Waspada): Ratusan Kepala Desa di Aceh Tenggara (Agara) diprediksi bakal tersandung masalah hukum, menyusul belum selesainya laporan pertanggungjawaban penggunaan dana pembangunan dari APBK 2008. Penegasan itu disampaikan Bupati H. Hasanuddin B, ketika membacakan sambutan atas pengesahan APBK perubahan Agara tahun 2009 pada sidang paripurna dewan, di gedung DPRK setempat, Rabu (23/12) malam. Belum dibayarnya sisa dana pembangunan desa terhadap 385 desa di Agara itu, bukan karena uangnya telah raib, melainkan pembayarannya tertunda karena belum selesainya pertanggung jawaban dari desa yang telah menerima dana bantuan pembangunan itu. Dana yang dipertanggungjawabkan itu, lanjut Hasanuddin, bukan hanya fisik melainkan masalah administrasi juga harus dipertanggungjawabkan. Setelah pertanggungjawaban selesai, baru sisa dana pembangunan desa dibayar Pemkab. Kendati pertanggungjawaban kepala desa telah diserahkan, tidak serta merta sisa dana itu dibayar seluruhnya. Sebab bupati terlebih dahulu menurunkan tim inspektorat, polisi dan kejaksaan melihat realisasi laporan pertanggungjawaban penggunaan dana yang masuk ke-385 desa tersebut.(b27)

Erlinawati Dijambret Pengendara Satria

Waspada/Muhammad Hanafiah

RUSAK BERAT: Kondisi badan jalan di Kecamatan Tamiang Hulu, Kab. Aceh Tamiang rusak berat, sehingga mengganggu arus transportasi. Rusaknya badan jalan tersebut karena dilalui truk tronton yang sarat muatan mengangkut Tandan Buah Segar (TBS) dan minyak CPO milik PKS daerah tersebut. Foto direkam di Kawasan Desa Alu Seulebu, Kec. Tamiang Hulu, Senin (21/12).

SIMPANG ULIM, Aceh Timur (Waspada): Erlinawati, 28, gadis asal Paya Pasi, Kecamatan Julok, Aceh Timur, dijambret dua pria pengendara Suzuki Satria di lintasan jalan nasional kawasan Bata Puteh, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, Kamis (24/12) sekira pukul17:10.Pelakuberhasilmembawakabursebuahtasjinjingkorban, berisi uang Rp500 ribu plus satu HP dan surat-surat berharga. Keterangan dihimpun Waspada, Jumat (25/12), sore itu korban bersama kakak sepupunya Irwati, 30, hendak berbelanja ke Panton Labu Aceh Utara, dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Kharisma BL 5622 DM. Sesampai di kawasan Alue buloh Sa Kecamatan Simpang Ulim, tiba-tiba korban merasa dibuntuti dua pria pengendara Suzuki Satria belalang warna merah hitam. Namun saat itu, korban tak curiga. “Setiba di kawasan sepi Bata Puteh, mareka langsung menyalip kami dari arah kiri, lalu merampas tas saya yang tersangkut di setang sepeda motor. Mereka langsung tancap gas, lalu masuk ke arah jalan desa yang tembus ke Lampoh Rayeuk, Simpang Ulim. Saya sempat menjerit minta tolong, tapi pelaku keburu kabur. Beberapa menit kemudian, saya melapor ke Mapolsek Simpang Ulim,” kata korban kepada Waspada, kemarin petang. Kapolres Aceh Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Drs Ridwan Usman melalui Kapolsek Simpang Ulim, Ipda Jufrial Zain yang dihubungi via telefon, membenarkan pihaknya telah menerima laporan penjambretan yang menimpa Erlinawati. “ Begitu menerima laporan, kita langsung menyisir sekitar lokasi kejadian hingga larut malam, namun pelaku keburu kabur,” tandas Kapolsek. (cmus)

Usia Tujuh Tahun, Eva Susanti Cuma Bisa Merangkak HINGGA usia tujuh tahun, Eva Susanti, seorang bocah yang dilahirkan Asnah, 30, hasil perkawinannya dengan Dukak, 40, warga Desa Lae Langge Kec. Sultan Daulat Subulussalam hanya bisa merangkak, kendati rangkakan itu tidak senormal perkembangan dan pertumbuhan anak seusia dia. Demikian keterangan yang dihimpun Waspada, saat berkunjung ke kediaman Eva didampingi ibunya, Asnah, menyusul harapan salah seorang putra Asnah yang sengaja mengajak Waspada mampir ke rumah berkonstruksi papan itu, kemarin. Asnah mengaku, sejak kelahiran anaknya yang ketujuh dari sembilan bersaudara itu, Eva tumbuh tidak normal. “Yang bisa dibuatnya cuma begitulah,” terang Asnah menunjuk-

kan anaknya yang telungkup dan hanya mampu menggerakkan tangan dan kepala dengan gerakan yang cukup ringan. Mirisnya lagi dasar keterangan Asnah, hampir setiap hari waktunya nyaris hanya untuk Eva, karena di samping makan yang harus disuapi, untuk buang kotoran,mandi dan sebagainya Eva tak mampu sendiri. Sementara kata-kata yang ke luar dari mulut Eva, nyaris tak ada, kecuali makna sebuah isyarat. “Semualah kita tuntun, termasuk untuk duduk pun kalau nggak dibantu dia nggak bisa duduk, suara yang ke luar dari mulutnya pun nggak jelas,” urai A snah dibenarkan putranya. Menyoal upaya pengobatan Eva yang sudah memiliki dua adik itu, Asnah mengaku tak

mampu karena tani sebagai mata pencaharian mereka dengan anak sembilan orang sangat tidak memungkinkan. Namun usaha pengobatan kampung-kampung (baca: dukun/tabib) dan pernah ke rumah sakit sama sekali tidak membawa perubahan.“Waktu kubawa ke rumah sakit, kata dokter nggak bisa diobati,” terang Asnah tak menyebutkan rumah sakit atau dokter dimaksud. Asnah mengaku tak punya pilihan, kecuali hanya membaringkan anaknya di rumah dan membantu atau menuntun apa yang perlu dibuat untuk Eva. Kecuali itu, mungkin ada dermawan atau pemerintah setempat yang berkenan membantu untuk pengobatan anaknya, Asnahcumamenantidanpasrah. Khairul Boangmanalu

Waspada/Khairul Boangmanalu

MOHON BANTUAN: Asnah, ibu kandung Eva Susanti memperhatikan putrinya. Dia berharap ada dermawan atau pemerintah setempat peduli dan mau membantu pengobatan putrinya. Foto dijepret, Kamis (24/12) di kediaman mereka, Desa Lae Langge Kec. Sultan Daulat, Subulussalam, Aceh.


Aceh

22

WASPADA Senin 28 Desember 2009

3.000 Rakyat Pidie Jadi Syuhada Tsunami

SMK Dewantara Bentuk Tim Sanggar BIREUEN (Waspada): SMK Negeri I Dewantara, Aceh Utara, baru-baru ini telah membentuk tim sanggar tarinya, yang beranggotan para siswa sekolah tersebut Bahkan barubaru ini mereka telah dilatih dan telah tunjuk kebolehannya dalam acara LKS di Kota Lhokseumawe dan lomba seni di komplek Rudal kecamatan setempat belum lama ini Kepala SMK Dewantara, Hj Nurleila Spd, Mpd, kepada Waspada kemarin, mengatakan, membentuk tim sanggar seni di sekolah yang dipimpinnnya sekarang ini, selain untuk mengasah para siswa yang berbakat seni juga dalam rangka menumbuhkembangkan minat seni para siswanya, sehingga menjadi salah satu motivator belajar para siswa. Masih menurut Kepala SMK Dewantara, pembina dan pengurus OSIS dalam waktu dekat ini akan menggelar turnamen Futsal dan volly ball putri “Insya Allah, bila tidak ada halangan dalam minggu tetang atau setelah pembagian rapot turnamen ini akan digelar,” pungkasnya.(b03)

12 Kepala KUA Dimutasi BIREUEN (Waspada): Kepala Kantor Urusan Agama adalah sebagai perpanjangan tangan Menteri Agama di kecamatan agar mampu memotivasi kepada masyarakat dalam kegiatan keagamaan, kesadaran umat dalam memakmurkan masjid dan musalla. Kakan Depag Bireuen Drs H Zulhelmi A Rahman M Ag menegaskan hal itu pada acara pengukuhan mutasi 12 Kepala KUA di jajaran Depag Bireuen di Aula Depag setempat, Selasa (22/12). Ke-12 Kepala KUA yang dimutasi menempati jabatan baru, Drs Jamaluddin Kepala KUA Simpang Mamplam. Radhi, S.Ag Kepala KUA Kecamatan Jeunieb. Maimun S.Ag Kepala KUA Plimbang. Zulkifli S.Ag Kepala KUA Kecamatan Kota Juang, Drs Hasan Basri kepala KUA Jangka jadi Kepala KUA Kuala. Drs Syafruddin Kepala KUA Juli, Zulkifli S.Ag Kepala KUA Pandrah. Drs Jamil Kepala KUA Peusangan Siblah Krueng. Abdul Halim SHI Kepala KUA Peusangan Selatan. Drs Sabri Kepala KUA Jangka, Saifani SAg Kepala KUA Kuta Blang dan M Kafrawi S.Ag Kepala KUA Kecamatan Makmur.(b16)

Tunggakan Listrik Rp7 M Lunas LHOKSEUMAWE (Waspada): Setelah diturunkan 4.500 personil anggota tim Gleh Gampong PLN Aceh di Aceh Utara dan Lhokseumase selama dua hari, kesadaran masyarakat untuk membayar rekening yang menunggak sangat tinggi. Ketua Forum Komunikasi Manejer Ranting (FKMMR) PLN Aceh, Alibasyah Ibrahim mengakui sampai hari kedua, Kamis (23/12) program Gleh Gampong di wilayah kerja PLN cabang Lhokseumawe sebanyak Rp7 miliar tunggakan berhasil ditagih. “Ini sebagai indikasi kesadaran masyarakat kita membayar rekening listrik tetap tinggi,” jelas Alibasyah. Kondisi ini menurutnya sebagai perkembangan yang positif untuk meningkatkan pelayanan listrik di daerah Serambi Mekkah ini. Pada hari kedua pelunasan di masing-masing ranting dinilai sangat besar. Khusus di Rayon Lhokseumawe, tunggakan yang berhasil berhasil ditagih Rp604.024.840. Sedangkan ranting Pantonlabu Rp1.211.625.510, Lhoksukon Rp1.339.675.770, Samudera Rp562.351.750 dan Ranting Krueng Gekueh Rp659.603.580. Sedangkan untuk ranting Gandapura Rp280.984.600, ranting Matang Rp13.523.545, Bireuen Rp48.332.090, Samalanga Rp19.197.005, Takengon Rp266.888.795, dan ranting Janarata Rp5.125.860. Sementara sehari sebelumnya, tim Gleh Gampong juga berhasil menagih Rp2.066.973.305 dari pelanggan-pelanggan di seluruh ranting. (b17)

MTs Panga Dinegerikan CALANG, Aceh Jaya (Waspada): Setelah 39 tahun dikelola masyarakat, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kecamatan Panga, Aceh Jaya dinegerikan. Peresmian MTs Negeri tersebut dilakukan Bupati Aceh Jaya Azhar Abdurrahman dihadiri Kakanwil Depag Aceh, Drs. H. Arahman.TB. Lt serta Kakandepag Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya bersama Muspida. Kabag Humas Pemkab Aceh Jaya, BirulWalidaini, S.HI kepada Waspada, Rabu (23/12) menyebutkan, masyarakat Aceh Jaya khususnya Kecamatan Panga terharu dan bahagia karena selama 39 tahun, dikelola dan dibangun masyarakat sejak 1971, baru tahun ini dinegerikan. Pada 2007 MTsN yang didirikan M. Yunus ini dibangun GAA dari Jerman. Kakanwil Depag Aceh, Drs. H. Arahman.TB. Lt pada kesempatan itu mengatakan masyarakat Aceh Jaya benarbenar bersyukur karena salah satu madrasah yang dikelola masyarakat kini telah dirubah statusnya menjadi negeri. Bupati Azhar Abdurrahman menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada semua pihak terutama Kakanwil Depag Aceh yang telah memperjuangkan peningkatan status MTs Panga menjadi MTS Negeri.(b04)

PKPU Peroleh The Best Zakat Website Development Award BANDA ACEH (Waspada): Pos Keadilan Peduli Ummat (PKPU) memperoleh penghargaan Indonesian Magnificence of Zakat (IMZ) Award 2009 sebagai “The Best Zakat Website Development” di Jakarta, Rabu (23/12). IMZ adalah sebuah lembaga riset dan kajian, pelatihan, penguatan kapasitas, sekaligus lembaga informasi-publikasi zakat di Indonesia melakukan penelitian dan penilaian terhadap peran lembaga atau badan amil zakat di Asia Tenggara. Berdasarkan penilaian IMZ, PKPU telah tumbuh dan berkembang menjadi lembaga amil zakat nasional yang membanggakan. Sumbangsih PKPU melalui media teknologi informasi menjadi tonggak baru salah satu cara yang efektif memajukan dunia perzakatan. Dalam siaran pers yang diterima Jumat (25/12), Cecep S dari Media Center PKPU mengatakan, website terbaik berhak disandang PKPU dikarenakan berisikan berita dan materi zakat yang mudah diakses dan update setiap hari, sehingga dalam pencarian dunia maya telah menjadi referensi zakat. “Selain itu, dengan konten dua bahasa (Inggris dan Indonesia ) website ini sangat memudahkan siapa pun mengetahui informasi zakat di belahan bumi mana pun ia berada, sehingga melalui website PKPU memiliki cukup banyak mitra berasal dari luar negeri,” imbuhnya. Pihak PKPU diwakili Shady Appertha, dalam sambutannya menyatakan sangat bangga dan bahagia menerima award sebagai website terbaik dari IMZ. “Selama ini kami berusaha menyempurnakan website tersebut dan sama sekali tidak mengira PKPU akan mendapat penghargaan ini,” kata Shady.(b07)

Prof Dr Mark Woodward Pemateri Seminar Internasional LHOKSEUMAWE (Waspada): Prof. Dr. Mark Woodward, salah seorang dosen dan penulis terkenal dari Arizona State University Amerika Serikat, dipastikan menjadi pemateri dalam seminar internasional yang digelar Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh Lhokseumawe, pada 28-29 Desember di Gedung GOR ACC Unimal, Cunda. Materi yang akan disampaikan yakni Islam dan Globalisasi dalam Perspektif Global. Selain dia, panitia juga menghadirkan pemateri luar negari lainnya, yaitu Dr. Abdul Halim Dina, dari Songkla University Thailand, Dr. Edee, College Islam Muhammadiyah Singapura dan Prof. Dr. Muhammad Azizan, MA, dari University Sains Malaya. (cmun)

Waspada/Muhammad Riza

BERZIKIR: Ratusan masyarakat Kota Sigli, Kab. Pidie terhanyut dalam zikir yang digelar di museum tsunami Pendopo Alun-alun, Kota Sigli, Sabtu (26/12).

Kualitas Rendah, Tiga Proyek SDA Rusak ACEH UTARA (Waspada): Diduga karena fisiknya dibangun dengan kualitas rendah atau di bawah standar, mengakibatkan tiga paket proyek di Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Aceh Utara dilaporkan rusak dan kerugian mencapai Rp840 juta. Keterangan diperoleh, Minggu (27/ 12), hal itu terungkap dalam temuan BPK-RI Perwakilan Aceh pada Febuari 2009 tentang paket proyek yang diduga dibangun dengan kualitas rendah sehingga mudah mengalami kerusakan. Sementara Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Ir. Mawardi kepada Waspada membenarkan adanya kerusakan pada tiga paket proyek sesuai temuan BPK. Namun menurut Mawardi sudah diperbaiki dan kini bangunan yang rusak sudah kembali seperti sediakala. Pemkab Aceh Utara melalui dinas SDA tahun anggaran 2008 menganggarkan belanja langsung sebesar Rp78.361. 744.353 untuk proyek lanjutan 2007. Hasil dari realisasinya di antaranya Rp26.371. 908.288 digunakan untuk kegiatan optimalisasi fungsi jaringan irigasi. Masing-masingnya adalah Pekerjaan pembangunan Lining Saluran Induk Pase sayap kiri ruas bendungan BPKr.1 Desa Leubok Tue Kecamatan Meurah Meulia senilai Rp1.875.533.000. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT. Sabena Jaya Pratama sesuai dengan

kontrak nomor. 611/1188.a/ADDKPBJ/APBD/2008. Hasil pekerjaan fisik ternyata terdapat kerusakan dengan ambruk dinding saluran sebelah kiri sepanjang 40 meter dari atas hingga ke dasar saluran dan kerugiannya mencapai Rp23.140.012. Kemudian proyek peningkatan saluran induk irigasi Krueng Pase sayap kanan BPKn.2 s.d BPKn.4, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PT. Pase Perdana Engineering senilai Rp5.500.000.000 sesuai kontrak nomor 611/152/KPBJ/APBD/2008 dengan batas waktu pelaksanaan pada 14 Desember 2008. Namun hasil pemeriksaan fisik ditemukan kerusakan pada pekerjaan pasangan batu dengan sebesar 570,83m3 dan plester seluas 1783, 09 m2 dengan rusaknya dinding saluran sepanjang 205 m. Sehingga akibat kerusakan tersebut mengalami kerugian mencapai senilai Rp496.916.437. Selanjutnya peningkatan saluran induk irigasi Krueng Pase kanan BPKn.4 s.d BPKn7 pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV. Abeh Lagee Teknik senilai Rp6.418.530.000 sesuai kontrak no. 611/153/KPBJ/APBD/ 2008 dengan batas pelaksanaan 14 Desember 2008. Hasil pekerjaan fisik ditemukan kerusakan pada pekerjaan pasangan batu dengan volume sebesar 382,01 m3 dan plester seluas 860,45m2 dengan rusaknya dinding saluran sepanjang 215 meter. Sehingga ditaksirkan kerugian mencapai Rp320.127.576.

Pekerjaan tiga paket ini dinilai juga banyak melanggar aturan seperti Kepeutusan Presiden Nomor. 80 tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Pada pasal 36 ayat empat menyatakan bahwa penyedia barang/jasa wajib melakukan pemeliharaan atas hasil pekerjaan selama masa yang ditetapkan dalam kontrak sehingga tetap seperti pada penyerahaan pekerjaan. Dampak dari kerusakan tersebut mengakibatkan hasil pekerjaan saluran irigasi tidak dapat berfungsi secara optimal atau tidak sesuai harapan serta berpotensi merugikan keuangan daerah. Kepala Dinas SDA Ir. Mawardi mengatakan temuan BPK ini sebenarnya sudah diselesaikan dan dirinya juga sudah melaporkan kembali kepada BPK tentang perbaikan pada kerusakan. “Temuan BPK ini sudah kita selesaikan, dimana terjadi kerusakan sudah kita perbaiki. Kalau perlu mari saya ajak ke lapangan langsung untuk melihat sendiri. Karena kondisinya kini benar-benar sudah diperbaiki dan tidak ada yang rusak lagi,” papar Mawardi. Mawardi mengaku kerusakan yang terjadi pada tiga paket proyek tersebut sebenarnya akibat diterjang bencana alam, dimana pada saat ini proyek sedang dirampungkan. Sehingga bertepatan pada saat itu, sambung Mawardi, bencana banjir terjadi, membuat semen-semen yang belum kering pada bangunan menjadi rusak diterjang air.(b15)

Minta UU No. 11 Disempurnakan Mahasiswa IAIN Ar-Raniry Unjukrasa BANDA ACEH (Waspada): Duapuluhan mahasiswa IAIN Ar Ar-Raniry Banda Aceh mendesak Pemerintah Pusat untuk menyempurnakan Undang-Undang No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh agar sesuai dengan MoU Helsinki. Desakan itu disampaikan para mahasiswa IAIN Ar Raniry Banda Aceh kepada Wakil Presiden Boediono melalui aksi unjuk rasa di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh, Kamis lalu. Seorang orator aksi unjuk rasa itu menyebutkan, Presiden Susilo BambangYudhoyono telah lalai dalam tanggungjawabnya untuk menyesuaikan UndangUndang Pemerintah Aceh (UUPA) dengan amanah MoU Helsinki, sebagaimana dibebankan dalam Tujuh Peraturan Pemerintah dan Tiga Peraturan Presiden, sebagai tata cara pelaksanaan UUPA. “Kami mendesak pemerintah pusat

untuk mengamandemen UUPA sesuai amanah MoU Helsinki,” kata Heri. Dalam aksi yang dimulai sejak pukul 10.45 WIN itu, para pengunjuk rasa juga mendesak Presiden SBY mengevaluasi Badan Kesinambungan Rekontruksi Aceh (BKRA) karena belum mampu menyelesaikan sisa persoalan kebutuhan korban tsunami, seperti rumah dan fasilitas lainnya. Para mahasiswa juga mendesak pemerintah untuk menuntaskan reintegrasi Aceh. Selain berorasi, para pengunjuk rasa juga membawa sejumlah spanduk dan poster. Aksi unjuk rasa itu, dilakukan bertepatan dengan peringatan lima tahun tsunami dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan TNI. Sementara itu, mengenang lima

tahun bencana Tsunami, ratusan ribu masyarakat Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar mendatangi masjid dan kuburan massal untuk melakukan zikir dan doa bersama bagi para korban bencana alam yang terjadi 2004 lalu. Susi Darma Yanti, 40, warga Desa Ateuk Munjeng, sekira pukul 11.00WIB kemarin datang ke Meunasah di Kelurahan Peulanggahan, tempat kelahirannya untuk bersama ratusan warga setempat lainnya berzikir dan berdoa demi ketenangan sanak keluarganya yang hilang dalam musibah itu. Dia mengatakan, ada 11 anggota keluarganya yang menjadi korban dalam peristiwa itu. “Itu keluarga dekat saja seperti adik, kakak, abang, ponakan-ponakan dan nenek saya. Belum lagi adik dan abang orang tua saya,” ujar ibu lima anak ini.(b09)

SIGLI (Waspada): Gempa bumi berkekuatan 9, 8 Skala Ricter yang disusul munculnya gelombang tsunami 26 Desember 2004 menyebabkan 3000 jiwa masyarakat Pidie meninggal dunia. “Tangisan anak kehilangan orang tuan, serta ratapan orang tua yang menanti perjumpaan dengan sang anak, menjadi lembaran kelam kehidupan masyarakat saat itu. Tidak ada seorang pun yang dapat membayangkan peristiwa tersebut terjadi dalam waktu singkat” kata bupati Pidie Mirza Ismail, S.Sos dalam sambutan acara renungan lima tahun tsunami yang digelar di Mesium Tsunami Alun-alun, Pendopo Pidie, Kota Sigli, Sabtu (26/12) pagi. Kata Mirza, gempa berkekuatan 9, 8 richter yang disusul meluapnya air laut kedaratan dengan kecepatan dahsyat, membuat ribuan nyawa hilang. Manyat –manyat bergelimpangan diantara reruntuhan disepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS), tepi

pantai sampai ke emperan pertokoan. Menurut Mirza, jumlah korban 3.000 orang tersebut hanya tercatat di Pidie saja, belum lagi yang tercatat seluruh Aceh yang jumlahnya tentu lebih besar lagi. Tsunami yang melanda Aceh merupakan bencana terbesar yang telah dicatat oleh peradaban kehidupan manusia. Sejarah mencatat, bencana yang begitu cepat terjadi telah menelan ratusan ribu korban jiwa manusia serta tidak terhingga kerugian harta benda. Belajar dari kejadian itu, bupati Mirza mengharapkan masyarakat tidak henti-hentinya merenung akan kesalahan dan kesilapan yang telah kita perbuat. “Paska itu semua banyak hikmah yang telah kita peroleh. Kepedulian seluruh komponen bangsa , termasuk dunia internasional, telah banyak membantu masyarakat Aceh untuk kembali bangkit menatap masa depan yang lebih cerah” paparnya.(b20)

MPU Ingatkan Mantan GAM Bentuk Pengajian SAMPONIET, Aceh Utara, (Waspada): Majlis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara, mengingatkan mantan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) untuk meningkatkan kesatuan dan persatuan, lewat pembentukan jamaah pengajian dan wirid. “Saya atas nama institusi ulama angkat jempol terhadap kesatuan Komite Peralihan Aceh (KPA) atau mantan GAM yang telah berhasil membina kesatuan dan persatuan selama ini, sehingga masyarakat sangat simpatik. Ditandai, pada saat ini ratusan mantan GAM dan masyarakat shalat jenazah saudara kita Usman Saidon (US), mantan kombatan GAM eks Libya yang telah berpulang ke rahmatullah,” demikian pidato pelepasan jenazah US yang disampaikan wakil ketua MPU Aceh Utara, Tgk H Zarkasyi alias Abi Matang Panyang, Kamis (24/12) malam.

US tokoh penting KPA Aceh Utara dan kota Lhokseumawe, meninggal dunia, Rabu (23/12) di Kuala Lumpur, akibat menderita sakit jantung yang kambuh sejak, Kamis (17/ 12) pecan lalu. Dalam perawatan selama tiga hari di RS Materna Medan, US dianjurkan untuk berobat ke luar negeri, Sabtu (19/12), sampai menghembuskan nafas terakhir, Rabu kemarin. Ia dikebumikan di desa asalnya Gampong Matang Sijuek Teungoh, Kec Baktiya Barat, Aceh Utara, sekitar 40 kilometer arah timur pusat kota Lhokseumawe. Jenazah almarhum (alm) US yang dibawa pulang dari Malaysia, tiba di rumah duka sekitar pk 21.00, Kamis (24/12) malam dan telah dikebumikan. Alm US tutup usia sekitar 45 tahun, meninggalkan satu isteri dan dua anak, satu putera dan satu puteri yang masih kecil.(b10/cmad)

12 Km Jalan Paya Bakong Rusak Akibat Galian C PAYA BAKONG, Aceh Ut ara (Waspada): Akibat eksplorasi galian C, jalan sepanjang 12 kilometer dari Desa Blang Gunci tembus Pante Kiro, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, rusak parah. Sepanjang jalan itu dipenuhi lubang berukuran besar dan susa h dilewati dengan kendaraan roda dua. Eksplorasi galian C telah mulai dilakukan sejak tahun 1975. M. Jafar Cut, Geusyik Desa Matang Panyang, Kecamatan Pa ya Bakong, Aceh Ut ara, kepada Waspada, Minggu (27/12) mengatakan, sejak pengambilan batu di Pante Kiro, tidak ada manfaat apa pun untuk warga desa sekitarnya. Dan bahkan, para pelaku enggan memberikan bantuan untuk pembangunan meunasah di beberapa desa yang dilewatinya.

Karena itu, dua tahun sebelum Aceh Damai, para warga telah sepakat untuk memblokir jalan tersebut, sehingga aktifitas eksplorasi galian C terhenti. Namun, pasca damai, aktivitas pengambilan batu kembali lancar. Akibatnya jalan rusak parah. “Di 12 Km jalan itu terdapat 12 desa. Ratarata warga di sana merupakan petani kebun, cacao, karet, pinang dan sawit. Selama jalan rusak, warga kesulitan untuk mencapai lokasi perkebunan,” sebut M. Jafar Cut. Ke 12 desa yang dilalui jalan itu yakni Blang Gunci, Cempedak, Mampre, Matang Pa nyang, Tanjong Drien, Meunasah Asan, Cot Tuphah, Tek-tek, Pucok Alue, Laweung, Blang Punti dan Pante Kiro.(cmun)

Lakalantas, Dua Tewas Satu Kritis BIREUEN (Waspada): Dua Anak Baru Gede (ABG) asal Trieng Gadeng, Kabupaten Pidie Jaya, dikabarkan terkapar sekaligus menghembuskan nafas terakhir, setelah sepeda motor Supra X bonceng tiga menghantam tembok kilang padi.di ruas jalan Banda Aceh-Medan, tepatnya di Simpang Meugiet, Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen, Kamis (24/12). Sedangkan seorang lainnya kritis. Dua korban meninggal M. Nadif, 18, warga Desa Kuta Pangwa, dan Dedi Martunis, 18, warga Desa Rawasari, Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya. Sementara yang kritis Busyra, 18, asal Desa Mesjid Peuduek. Para korban langsung dievakuasi ke UGS

RSUD dr Fauziah Bireuen. Kapolres Bireuen AKBP T Saladin,SH melalui Kapolsek Samalanga Ipda Syamsul, SH yang ditanya melalui seluler kemarin, membenarkan terjadi kecelakaan tunggal tersebut. “Dari keterangan saksi mata, sepmor korban berboncengan tiga sebelum kejadian meluncur dalam kecepatan tinggi dari arah barat menuju timur. Diduga tidak mampu mengendalikan laju kenderaan saat hendak menikung sehingga hilang kendali dan menabrak tembok kilang padi, di sisi kananjalan,”jelasnya.Datamedisyang diperoleh di UGD RSUD dr. Fauziah Bireuen, Busyra kritis dan terpaksa dirujuk ke Banda Aceh.(b03)

Mengaku Diperalat Oknum Ketua KUD:

Kades Cabut Laporan Kapoktan Dan Anggota TNI Mencuri Sawit PANTONLABU, Aceh Utara (Waspada): Geuchik/Kepala Desa (Kades) Langkahan, Kec. Langkahan, Aceh Utara, Muhammad Usman mencabut (batalkan) surat laporan tudingan Kapoktan dan anggota TNI mencuri sawit. “Saya minta maaf dan menyatakan menyesal, karena sudah menandatangani surat berisi fitnah terhadap Kapoktan dan anggota TNI/anggota Koramil/14 Pantonlabu, mencuri sawit di lahan KUD Peurata Jaya Langkahan. Sekarang surat itu saya cabut (batalkan),” kata Kades Langkahan, saat minta maaf kepada ketua kelompok tani (Kapoktan) sawit Gampong (Desa) Buket Jrat Manyang, Kec TanahJamboAye(Pantonlabu),AcehUtara, M. Amin Cut Amat Cs, Kamis (24/12). Terkait berita sebelumnya, kedua pihak (Kades-Kapoktan) menemui Waspada di Pantonlabu, Kamis (24/12), seraya menjelaskan duduk persoalannya. Muhammad Usman (Kades) didatangi sekretaris desa (Sekdes), minta menandatangani seberkas surat yang katanya menyangkut status kebun sawit Perusahaan Inti Rakyat (PIR) plasma, PTP Nusantara I Cot Girek, lokasi kebun Desa Langkahan. “Karena terlalu percaya sama Sekdes, Abdul Latif, maka saat itu saya tandatangani langsung dan sama sekali tidak membaca surat tersebut. Rupanya surat tertanggal 15 Desember 2009 yang ditujukan kepada Komandan Polisi Militer (PM) di Lhokseumawe itu, berisi penga-

duan resmi terhadap Kapoktan, M. Amin Cut Amat Cs dan anggota TNI yang bertugas di Koramil/14 Pantonlabu, Serma Siregar telah menjarah (mencuri) tandan sawit, Oktober-November 2009 sehingga sisa hasil usaha petani (SHP) menurun,” ungkap Kades. Surat itu disinyalir telah diformat sedemikian rupa oleh Sekdes (Abdul Latif), bersama oknum ketua Koperasi Unit Desa (KUD) atau koperasi perkebunan (Kop-Bun) Peurata Jaya, Muridho dengan memposisikan Kades sebagai pengadu nomor wahid. “Pada hal dalam kapasitas selaku Kades, saya tidak punya urusan dan tidak pernah mengetahui adanya penjarahan sawit di kebun KUD tersebut,” beber Kades kepada Waspada. Terkait surat fitnah ini, Muhammad Usman dalam kapasitasnya sebagai Kades mengaku sudah memberi sanksi administratif kepada oknum Sekdes Langkahan, Abdul Latif. “Langkah awal, saya mencabut stempel desa dari tangannya, berikut saya buat pernyataan tertulis membatalkan surat yang pernah saya tanda tangani itu dengan surat pernyataan saya, 20 Desember 2009. Namun, untuk mengusulkan pemecatan sangat tidak mungkin, karena dia baru-baru ini sudah berstatus PNS,” lanjutnya. Dalam pertemuan silaturrahmi

antara Kapoktan, M. Amin Cut Amat Cs dengan Kades Langkahan, Muhammad Usman, Kamis kemarin. Kapoktan menjelaskan kepada Kades, anggota Koramil/14 Pantonlabu, Serma Siregar pernah ke Desa Buket Jrat Manyang dan Desa Matang Serdang dalam rangka mengawasi penggalian tapal batas antara dua desa itu di Kec. Tanah Jambo Aye (Aceh Utara) dengan Dusun Bola Mas, Desa Langkahan, Kec. Langkahan, kabupaten yang sama. “Unsur fitnah yang tercantum dalam surat itu, selama dua hari Serma Siregar (anggota Koramil/14 Pantonlabu) di tempat ini telah kehilangan buah sawit. Mungkinkah, kalau kehilangan tandan sawit KUD Peurata Jaya, kalau dilaporkan sepanjang OktoberNovember 2009, sampai SHP kebun menurun. Saya mensinyalir, ini akalakalan oknum ketua KUD sebagai dalih karena saya dengar ia (Muridho) telah terlilit utang dengan para anggota koperasi perkebunan tersebut,” ungkap M Amin Cut Amat Cs. Tudingan terhadap Kapoktan curi sawit, juga tidak berdasar. “Kelompok tani kami tidak pernah memetik tandan buah segar (TBS) sawit di kebun KUD Peurata Jaya di Dusun Bola Mas. Antara dusun itu dengan Desa Matang Serdang dan Desa Buket Jrat Manyang, kini punya batas (alur alam) dan alur

buatan atas kesepakatan Muspika Tanah Jambo Aye bersama Muspika Langkahan,” sebut Kapoktan. “Kalau kami mau menuding pencuri, lebih rasional dan yuridis, pencuri itu adalah manajemen KUD Peurata Jaya yang telah sekian lama memetik TBS di kebun kami. Mereka tidak punya lahan dan tidak punya surat apa-apa

yang menjadi alasan koperasi PIR/ plasma ini punya kebun di Desa Matang Serdang dan Desa Buket Jrat Manyang, Kec. Tanah Jambo Aye. Tapi, berdasarkan seluruh sertifikat mereka, lokasi kebun di Dusun Bola Mas, Desa Langkahan, Kec. Langkahan, Aceh Utara,” tegas Kapoktan.(b10)

Waspada/M Jakfar Achmad

JABAT TANGAN: Kades Langkahan, Muhammad Usman (kiri), Kamis (24/ 12) di Pantonlabu, minta maaf kepada Kapoktan, M. Amin Cut Amat (kanan), seraya menyatakan menyesal atas keteledorannya menandatangani surat fitnah pencurian tandan sawit terhadap Kapoktan dan anggota TNI/anggota Koramil/14 Pantonlabu, Serma Siregar.


Aceh

WASPADA Senin 28 Desember 2009

23

Terindikasi Tidak Fair

Walikota Diminta Tunda SK Pilkades 29 Desa

Waspada/M Jakfar Achmad

WISATA AIR: Spead boat SAR Aceh Utara, sedang melayani wisata air terhadap pengunjung NAE-III/2009, Minggu (27/12).

Wisata Air Pilihan Pengunjung NAE-III/2009 KRUENGGEUKUEH,AcehUtara,(Waspada): Wisata air di arena North Aceh Expo (NAE) III/ 2009 jadi pilihan pengunjung yang berlibur di tepi pantai area Pelabuhan umum Krueng Geukueh (Lhokseumawe), Aceh Utara, Minggu (27/12). Selama event NAE berlangsung, sejak 10 Desember lalu, Search and Rescue (SAR) Aceh Utara, melayani wisata laut. Para pengunjung diajak pelesiran ke lepas pantai zona ekonomi eklusif (ZEE) bahari selat Malaka, dengan perjalanan yang menyenangkan, kata Sekretaris SAR Aceh Utara, Hasbullah Ali, ST, Minggu kemarin. Sebagai regu penolong dalam pada setiap musibah banjir bandang, SAR ikut membackup pameran NAE-III/2009. “Kami ambil peran memberikan hiburan ‘Sealing Tour’ kepada

masyarakat, sebagai suguhan pelengkap agenda NAE III 2009,” kata Hasbullah Ali. Jadwal wisata laut, kata dia, setiap hari sejak pukul 10.00 -pk 16.00 di Pelabuhan umum, dimana arena NAE. “Dua unit sped boat SAR yang kami operasikan, sangat kelabakan dibanding minat Animo pengunjung yang sangat besar terhadap wisata air ini,” ujarnya. Mamfaat lain dari wisata, ‘sealing tour’ ini pula sebagai wahana mengajak masyarakat untuk mengenal laut secara dekat. Cara kerja dan peralatan yang digunakan tim SAR. Untuk satu boat, daya tampungnya 10 penumpang. Safetynya (baju pelampung), kami sediakan bagi masyarakat yang ikut kegiatan ini,” sebut sekretaris SAR Aceh Utara.(b10)

17 Hari Panitia NAE Raup Rp41 Juta Lebih sung oleh bendahara dari Disperindag Aceh Utara, Nazaruddin, SE dan Jamaluddin, SE.” Informasi dari sumber lain yang diperoleh Waspada, pendapatan terbesar dari sektor perparkiran. Ratusan unit mobil per hari/malam silih berganti di arena NAE-III/2009, dengan biaya sekali parkir Rp5.000/unit mobil. Pendapatan yang cukup fantastis diperkirakan dari sektor perparkiran roda dua (sepeda motor). Jumlah sepeda motor diperkirakan mencapai 2000 unit per hari/malam. Sekali parkir sebesar Rp 3.000/unit, plus biaya jaga helm Rp2.000/helm. “Saya berdua ke arena NAE, Jumat (25/12) malam, harus membayar total Rp7.000/unit sepeda motor plus dua helm,” jelas salah seorang pengunjung, Nurlela, 20, warga Kel Tumpok Teungoh, Kec Banda Sakti, Pemerintahan kota (Pemko) Lhokseumawe, Sabtu (26/12) yang indentitas, foto dan alamatnya tersimpan di dokumen Waspada. Terkait biaya parker kenderaan roda dua yang mencapai antara Rp5.000-Rp7.000 per unit plus helm ini, KasiTransportasi kepanitiaan NAE-III/2009, Kadis Perhubungan dan Infokom Aceh Utara, Drs Fathullah Badli ketika dimintai keterangannya, Sabtu (26/12) mengelak. “Tupoksi (tugas pokok dan fungsi) perparkiran bukan lagi tanggungjawab saya, karena khusus untuk itu pihak panitia sejak awal sudah menyerahkan kepada orang lain,” kilahnya.(b10)

Hujan Lebat Guyur Arena NAE-III/2009:

Ribuan Pengunjung Terperangkap Di Gudang PT KKA KRUENG GEUKUEH, Aceh Utara, (Waspada): Hujan lebat mengguyur arena North Aceh Expo (NAE) III/2009, menyebabkan ribuan pengunjung terperangkap di gudang PT KKA, Sabtu (26/12) malam. Ketua seksi (Kasi) Pasar Rakyat panitia NAE, Iskandar Ali mengatakan. Sebagaimana biasa, pada setiap malam Minggu, arena NAE seluas 5,5 hektar di area Pelabuhan umum Krueng Geukueh (Lhokseumawe), Aceh Utara, disesaki oleh ribuan pengunjung. Warga setiap penjuru kecamatan terdekat di kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, mulai ‘tumplek’ di arena event ini sejak pk 16.00. Demikian pula malam Minggu kemarin, ketika pengunjung lagi asyik menikmati liburan malam Minggu di arena NAE, sekitar pk 20.00 angin bertiup kencang di tepi pantai lokasi pameran bergengsi tersebut. “Tak lama kemudian, disusul hujan lebat yang menyebabkan pengunjung terperangkap di gudang PT Kertas Kraft Aceh (PT KKA), lokasi stand pameran di area pelabuhan ini,” jelas Iskandar Ali.

Pasalnya, indikasi kecurangan yang disinyalir dilakukan oknum panitia, intimidasi hingga keabsahan ijazah sejumlah oknum kandidat telah menghasilkan Pilkades yang tidak sehat bahkan menyisakan persoalanpersoalan negatif. Seperti dilaporkan Darwinsyah, SH, anggota Komisi D DPRK Subulussalam yang sengaja menghubungi Waspada melalui ponselnya, Minggu (27/ 12), indikasi ijazah sejumlah kandidat Kades di Kec. Rundeng ditengarai bermasalah. Dikatakan, pihaknya menemukan

adanya oknum calon Kades yang menggunakan ijazah bermasalah, seperti kepemilikannya tidak berdasarkan prosedur sebagaimana idealnya seseorang mendapatkan ijazah. Kata Darwin, banyak kandidat saat mendaftarkan diri dalam Pilkades di sana menggunakan ijazah yang diperoleh hanya dengan modal Rp 2,5 juta dan dikeluarkan oleh sebuah lembaga pendidikan tertentu. “Banyak calon yang lulus saat penjaringan menggunakan ijazah yang dikeluarkan oleh suatu lembaga tertentu dan hanya dengan modal dua juta lima ratus memperoleh ijazah itu,” tandas Darwin tanpa menyebutkan lembaga dimaksud. Karenanya Darwin berharapWalikota Subulussalam menyikapi fenomena ini dengan penuh bijaksana. “Paling tidak, evaluasi ijazah para kandidat yang ditengarai bermasalah, bila perlu pemilihan ulang sehingga kepala kampong yang terpilih benar-benar berkualitas dan tidak menggunakan data yang tak jelas,” imbuh Darwin. Dia menilai, jika oknum pemilik ijazah yang diperoleh dengan cara membeli diterima mencalonkan diri menjadi Kades sebagai suatu pembohongan publik. Di sisi lain, feneomena seperti itu nyaris melemah-

kan semangat generasi untuk bersekolah. “Untuk apa sekolah tinggi-tinggi kalau toh ada lembaga yang bisa mengeluarkan ijazah jika sewaktu-waktu diperlukan,” sesal Darwin berharap perhatian pihak terkait untuk menelusuri fenomena itu. Ikut Mencoblos Fakta lain, seperti yang disampaikan Bahari kepada Waspada secara terpisah, Minggu kemarin, sembari menyerahkan salinan surat “Pengaduan Adanya Kecurangan” Pilkades di Desa Pulo Kedep Kec. Sultan Daulat, Subulussalam, ditemukan oknum penduduk yang telah pindah memilih di desa yang ditinggalkan. “Pemilik Kartu Keluarga ini dua tahun lalu sudah pindah dari Desa Pulo Kedep ke Darul Makmur tetapi ikut memilih di Pulo Kedep,” terang Bahari menunjukkan KK terkait, memastikan adanya kecurangan Pilkades di sana . Bahkan bersama kandidat, Linda Diyana Sinuraya dan Safi’i ditambah 164 warga pendukung dalam surat mereka kepada Kabag Pemerintahan Setdako Subulussalam dan ditembuskan ke sejumlahinstansiterkaitmengaku kalau mereka merasa keberatan atas hasil Pilkades Pulo Kedep, dengan terpilih Ruslan Bancin. Pasalnya, selain ditemukan sejumlah kecurangan, baik se-

Laporan Kepala LP ‘Melanggar’ Hukum Harus Dilanjutkan

Pendapatan Di Sektor Pasar Rakyat:

KRUENG GEUKUEH, Aceh Utara, (Waspada): Selama 17 hari terakhir penyelenggaraan North Aceh Expo (NAE) III/2009, panitia raup pendapatan dari sektor pasar rakyat, Rp41 juta lebih. Ketua seksi (Kasi) pasar rakyat panitia NAEIII/2009, Iskandar Ali menjelaskan, Sabtu (26/ 12). Pendapatan ini terhitung hari pembukaan pameran, 10 – Sabtu, 26 Desember 2009 di arena NAE Pelabuhan umum Krueng Geukueh (Lhokseumawe), Aceh Utara, dengan jenis-jenis sumber pemasukan sebagai berikut. “51 Lapak tipe A disewakan kepada pedagang, Rp25.000 per hari/malam per lapak, dengan total pemasukan selama 17 hari terakhir sebesar Rp21.675.000. Lapak tipe B dengan pendapatan global berfluktuasi antara Rp200.000Rp300.000 per hari/malam, kita hitung pendapatan terendah Rp200.000 per hari/malam, dengan total pendapatan sebesar Rp3.400.000,” lanjut Iskandar Ali seraya menyebutkan. “Dari komidi putar (permainan anak-anak), lokasinya kita kontrakkan selama NAE berlangsung sebesar Rp14 juta. Dari kalkulasi tersebut, selama 17 hari/malam terakhir, pihak panitia sudah berhasil meraup pendapatan sebesar Rp41 juta lebih,” ujarnya. Kata dia, ini baru dari sektor pasar rakyat. Belum lagi dari sektor-sektor pendapatan lainnya, dengan sistem penyetoran dikutip lang-

SUBULUSSALAM (Waspada): Diindikasi adanya temuan sejumlah kecurangan (baca: tidak fair) dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di beberapa desa yang serentak digelar di 29 desa se-Pemko Subulussalam, Senin pekan lalu, sejumlah kalangan minta Walikota Subulussalam menunda penerbitan Surat Keputusan (SK) hingga pelantikan Kades terpilih.

Dampak dari cuaca tidak bersahabat ini, para pemilik stand malam Minggu kemarin panen besar. Mereka kelabakan melayani pengunjung yang berjubel terkonsentrasi di gudang PT KKA, sehingga hampir seluruh barang kerajinan rakyat (souvenir) di stand kecamatan terjual habis, kata ketua KNPI Kec Dewantara, Krueng Geukueh (Iskandar Ali) tersebut. Pada kesempatan terpisah, Kasi pagelaran seni dan kebudayaan, Drs H Samsul Bahri menjelaskan. Akibat hujan deras malam Minggu kemarin, seluruh aktivitas seni dan budaya gagal dipertunjukkan, termasuk atraksi magic dari Yayasan Aceh Tower, Kabupaten Aceh Selatan. Group magic, rapa’i dabus dan beberapa sanggar seni tradisionil, sesuai skedul akan digelar besar-besaran untuk menghiburi pengunjung NAE malam Minggu. “Kesemuanya urung dipentaskan, karena seluruh pengunjung tidak bergerak dari lokasi stand gudang PT KKA,” sebut pakar seni dan budaya (Samsul Bahri) dari Dinas Parbudpora Aceh Utara tersebut.(b10)

Waspada/M Jakfar Achmad

KERAJINAN PANDAI BESI: Sebagian dari pengunjung NAE-III/2009 yang terkonsentrasi di lokasi stand gudang PT KKA, sedang membeli pisau sangkur kerajinan pandai besi Kec Tanah Pasir yang dipamerkan di stand Kec. Lapang, Aceh Utara, Sabtu (26/12) malam.

TAKENGON (Waspada): Helman Madewa, SH, menilai sikap Polres Aceh Tengah tidak prosedural, dengan tidak melanjutkan laporannya ke tahap penyidikan, atas dugaan adanya pelanggaran hukum yang dilakukan kepala Rutan Takengon. “Kebijakan menghentikan atau tidak melanjutkan pengaduan saya, adalah identik dengan kezaliman. Dan tindakan tersebut sangat premature,” sebut Helman Madewa, SH, menanggapi surat dari Polres Aceh Tengah yang tidak melanjutkan laporannya ketahap penyidikan. Menurut Helman dalam keterangannya kepada Waspada Sabtu (26/12), seharusnya polisi memeriksa saksi ahli, itulah fungsi penyidikan, tidak serta merta menghentikan atau tidak melanjutkan laporannya. “Terbukti atau tidak bersalahnya kepala Rutan Takengon, harus melalui putusan pengadilan, bukan didasarkan atas analisa polisi. Tak beralasan juga Polres Aceh Tengah menyarankannya agar meneruskan pengaduan ke PTUN,” sebut Madewa. Madewa membuat pengaduan ke Polres Aceh Tengah pada 7 Desember, sehubungan dengan habisnya masa tahanan dua kliennya. M. Saleh dan Siti Khalijah, sudah dijatuhi hukuman, karena melanggar hukum tentang penjualan manusia. Dua klien Helman ini sudah mendapat ponis dari PN Takengon 3 tahun dan denda senilai Rp120 juta subsider 6 bulan ku-

rungan. Terhukum ini dinyatakan majelis hakim PN Takengon yang dipimpin Drs. H. Imam Khanafi Ridwhan, SH.MH, bersalah melanggar pasal 12 UU RI no.21 tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang. Terhukum menyatakan banding. Jaksa juga menyatakan banding atas vonis PN Takengon ini dibacakan 3 Desember 2009. Sementara masa tahanan terhukum atas vonis itu berakhir 4 Desember 2009. Ini yang dipersoalkan kuasa hukum terdakwa. Kedua terhukum menurut Madewa, masa tahanannya sudah habis dan tidak diperpanjang, terhitung 5 Desember 2009. Pada tanggal 7 dia membuat pengaduan ke Polres Aceh Tengah, karena kepala Rutan Takengon, masih menahan kedua kliennya. Perbuatan kepala Rutan Takengon ini menurut sudah melangar hukum. “Hak klien saya pada tanggal 6 dan 7 Desember, itu yang kami persoalkan. Alasan kepala Rutan tetap menahan, karena pihak LP belum menerima surat dari Pengadilan. Suatu alasan tanpa dasar hukum,” sebut Madewa. Namun tiga hari kemudian, setelah masa tahanan itu habis, turun surat dari Pengadilan Tinggi Aceh, No W1-U/3805/ HK/ 2009 tertanggal 8 Desember 2009. Dalam surat tersebut ditetapkan, bahwa terdakwa tetap berada di rumah tahanan terhitung sejak 4 Desember hingga 2 Januari 2010. Menurut Madewa, hukum

tidak boleh berlaku surut. Tanggal 6 dan 7 itu mengapa kliennya ditahan. Sementara penetapan tentang penahanannya itu baru turun tanggal 8 Desember. Dengan turunnya surat penetapan dari PN Aceh itu, pihak Polres Aceh Tengah tidak melanjutkan laporan Helman Madewa, ke tingkat penyidik. “Kasus ini tidak ada unsur pidananya,” sebut Kapolres Aceh Tengah AKBP Edwin Rahmat Adikusomo, secara terpisah. “Pengacara yang membuat laporan dan Kepala Rutan Takengon, sudah kita minta keterangannya. Tak ada pembuktian pidananya. Kalau ada bukti dari pengacara, untuk dipidanakan kami tunggu,” sebut Kapolres. “Kita tidak bisa paksakan suatu kejadian untuk bisa serta merta dijadikan pidana. Pengacaranya, jika berkenan hadir dalam gelar perkara kasus yang kita adakan rutin setiap kamis sore, kami tunggu,” sebut Kasat Reskrim Iptu Ade Zamra, menambah keterangan Kapolres. Menurut Kapolres, pihaknya menyarankan agar pengacara yang membuat laporan polisi itu membuat pengaduan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), karena yang menjadi persoalan soal surat Pengadilan Tinggi Aceh. Namun Helman Madewa tetapmemintapolisimelanjutkan kasus itu dengan sejumlah argumennya. Sementara pihak Polisi menyebutkankasustersebuttidak ada unsure pidanya. (b18)

belum, saat pencoblosan, tahapan hingga perhitungan suara, Bahari mengaku menemukan beberapa kecurangan dan kejanggalan. “Saya sangat berha-rap Pilkades berlangsung fair, namun jika indikasi sejumlah kecurangan itu dibiarkan saja tanpa ada proses terlebih dengan adanya surat kami kepada Bapak Walikota, artinya, yang terpilih di-SK-kan dan dilantik dengan mengabaikan suara masyarakat, saya percaya kalau Walikota lebih bijaksana menyikapi kondisi ini,” urai Bahari mantan Kades Pulo Kedep itu. Seperti sumber Tata Praja Setdako Subulussalam, 29 desa

yang menggelar Pilkades secara serentak meliputi empat kecamatan.Yakni di Kec. Simpang Kiri Desa Pegayo, Lae Oram, Subulussalam Utara, Subulussalam Selatan dan Sikelondang.Lalu di Kec. Longkib Desa Bukit Alim, Darussalam, Sikerabang, Sepang, Rantau Panjang dan Lae Saga. Sedangkan di Kec. Sultan Daulat Desa Lae Simolap, Ciparepare, Pulo Kedep, Pasir Belo, Ciparpari Timur, Sigrun, Singgersing, Suka Maju, Jambi Baru dan Lae Langge. Delapan di Kec. Rundeng masing-masing Kampung Badar, Pasar Rundeng, Muara Batubatu, Harapan Baru, Binanga, Lae Pemualen, Geruguh dan Desa Sepadan. (b33)

TO Pengedar SS Disambar Tim Elang BIREUEN (Waspada): Khaidir bin Zakaria alias Nekmin, 24, seorang tersangka Target Operasi (TO) Polres Bireuen yang disebutsebut pengedar shabu-shabu (SS) mengaku berasal dari Desa Blang Rheum, Kecamatan Jeumpa, disambar tim Elang Polres wilayah itu baru-belum lama ini. Darinya ikut diamankan 2,51 sebuah tas pinggang hitam, satu buah pirex, satu timbangan merek GHL, dua korek api mencis, satu unit gunting, dua unit pisau silet, 16 plastik untuk mengemas SS, 4 unit pipet. Kapolres Bireuen, AKBP T Saladin SH, melalui Kasat Narkoba, Iptu Raja Gunawan SH MM, dalam jumpa pers di Mapolres setempat, da, Minggu (27/12) mengungkapkan, Khaidir alias Nek Min adalah seorang pengedar SS, yang sudah lama dikejar-kejar polisi karena selama ini dia mendapat informasi dari masyarakat merupakan seorang pengedar yang sangat meresahkan masyarakat danj dicari-cari selama ini. Sehingga dia menjadi target operasi pihak pnegak hukum. Menurut Raja Gunawan, barang haram itu dibeli tersangka dari tersangka Ali (DPO) yang disebut-sebut tercatat sebagai warga Kota Lhokseumawe. “Dua paket besar dibeli tersangka dari Ali Rp3,5 juta dengan cara kedua bertemu di kawasan di kawasan Paya Meuneng, Peusangan Bireuen. “Pengakuan tersangka dia bertemu Ali yang datang dengan mobil Avanza Silver ke kawasan Paya Meuneng untuk beritransaksi SS.”(b03)

Sekdes Pertanyakan SK CPNS BIREUEN (Waspada): 118 Sekretaris Desa (Sekdes) di Bireuen yang telah menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), mempertanyakan Surat Keputusan (SK) mereka. Pasalnya, mereka yang telah dinyatakan lulus PNS beberapa waktu lalu, hingga akhir tahun ini, belum menerima SK. Joniful Bahri, seorang Sekdes di Kecamatan Jeumpa, Bireuen, kepada Waspada kemarin, mengatakan, mengatakan, dari 132 Sekdes dari sejumlah kecamatan di Bireuen yang telah dinyatakan menjadi PNS, 14 Sekdes diantaranya kini dilaporkan masih bermasalah dengan dokumennya. Sementara 118 orang Sekdes lagi, yang tidak bermasalah itu, hingga kini belum diserahkan SKnya oleh pemkab setempat. “Jadi bagaimana yang sebanarnya dan kenapa sampai sekarang belum jelas-jelas padahal barubaru ini telah diterima PNS baru, sedangkan SK kami ini belum jelas-jelas ada pa ini dan kenapa begini,” cetusnya. Kabag Mukim dan Gampong Setdakab Bireuen, Anisa, yang dikonfirmasi Minggu (27/12) mengatakan, penyerahan SK Sekdes yang telah lulus PNS itu akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini yang direncanakan bertempat di Aula Setdakab Bireuen.(b03)

Badratun Nafis Juara Lomba Mewarnai Tingkat SD BIREUEN (Waspada): Badratun Nafis murid MIN Bireuen, juara pertama lomba mewarnai hari ibu tingkat SD se-Kecamatan Kota Juang, Biruen, yang diselenggarakan Perempuan Keadilan Bireuen, yang diumumkan dalam acara pegelaran seni di Aula Setdakab lama kabupaten setempat, Jumat (25/12). Sedangkan juara dua Syifa Akila dari SDN I dan Abdul Fatah juara III. Jura harapan 1 diraih Dwi Ananda Putri dari SDN4 Bireuen, harapan II didapatkan M Faris Ansharullah murid SD Sukma Bangsa Bireuen, dan harapan III diperoleh Vanny Prasatya. Sementara juara lomba mewarnai antar kelas B TKIT Azkiya, adalah, Haikal Mukarram juara I, Salman Nabila juara II dan juara III, Kamila Mawaddah Untuk TK A, Veronita Indira Jayatri dapat juara I, juara II didapatkan Dzaky Al-Qadri dan Arif Al-Ghafari juara III Sedangkan kelas Play Group, jura satu diperoleh Ahmad Syauqi, juara II Farid Fahri dan juara III untuk Kemal Pasha.(b03)

Sembilan Peserta Terbaik NAE-III/2009 Diabadikan Dalam Dokumen Daerah SEMBILAN peserta terbaik North Aceh Expo (NAE) III/2009, akan diabadikan dalam domumentasi daerah/Kabupaten Aceh Utara. Wujud nyata dari dokumentasi itu, kepada para peserta terbaik pihak panitia akan memberikan suatu simbol kebanggaan prestasi, yaitu piala tetap. Panitia NAE-III/2009 tidak akan melepas begitu saja para peserta pameran bersejarah ini, keseriusan, kinerja, disiplin, ketekunan, seni, keramah tamahan dan lain-lainnya dari peserta selama event internasional ini berlangsung (10 Desember-penutupan NAE), menjadi catatan penting panitia, lewat tim penilai yang indentitas personilnya dirahasiakan. Demikian informasi yang diperoleh Waspada, menyangkut eksistensi NAE-III/2009 kali ini di area Pelabuhan umum Krueng Geukueh (Lhokseumawe), Aceh Utara. Informasi tersebut dibenarkan ketua umum NAE/wakil Bupati ( Wabup) Aceh Utara, Syarifuddin, SE dan ketua harian panitia/Kadisperindag Ir. Mehrabsyah, MM yang dihubungi terpisah,Minggu (27/12). “Kesempatan untuk mengejar bobot antar para peserta,masih berpeluang s/d 31 Desember 2009. Pada Kamis (31/12) tim penilai akan menetapkan dan merekomendir Sembilan para peserta NAE-III/2009 katagori terbaik, dasar parameter yang

dipenuhi para peserta (stand) hasil persaingan antar peserta,” kata ketua harian panitia NAEIII/2009, Mehrabsyah. Tolok ukur-tolok ukur tadi dibenarkan Syarifuddin (ketua umum panitia NAE), karena pameran ini sangat menentukan bobot performan (penampilan) para peserta. Artinya, perserta mana yang kriterianya sudah katagori internasional, nasional dan lokal. Menjawab Waspada, ia (Syarifuddin) tidak menampik, produk hasil pertanian dan hasil kerajinan masyarakat yang dipamerkan di stand-stand peserta NAE-III/2009, sangat menentukan peserta tertentu ke luar menjadi juara sembilan besar. Kendati, profesionalisme promotor petugas dalam seni memberi penjelasan kepada pengunjung dengan bahasa yang mudah dimengerti si penanya, juga merupakan parameter lain yang menjadi pertimbangan. Wilayah Aceh Utara yang dulu dikenal sebagai kawasan konflik, tiga tahun terakhir berbenah diri menyambut datangnya era baru, era kemajuan ekonomi dan penguatan budaya lokal.“Inilah era dimana rakyat Aceh Utara tidak lagi hanya berpikir di tingkat lokal, tapi harus mampu membuka diri hingga ke tingkat dunia,” lanjt ketua umum panitia NAE-III/2009 seraya menambahkan.

Meski masalah kemiskinan merupakan masalah yang dialami pemerintah daerah seluruh Indonesia, termasuk juga Aceh Utara, kita sebenarnya punya potensi besar untuk bangkit dari kemiskinan itu.“Aceh Utara memiliki perkebunan, hasil laut, tambang, pertanian dan jasa perdagangan. Dengan semua potensi itu sebenarnya tidak sulit

untuk bangkit dari jurang kemiskinan,” ujarnya. Menurut Syarifuddin, dari akumulasi 67 stand yang dinilai itu, dibagi tiga katagori, masingmasing stand instansi dan lembaga terkait plus lembaga strategis lainnya. Berikutnya 20 stand kecamatan yang ikut dari jumlah 27 kecamatan di Aceh Utara. Selanjutnya stand para

pengusaha, dengan masing-masing katagori itu akan ditetapkan juara I, II dan III. Syarifuddin mengakui, dalam perhelatan akbar pameran kali ini, sekian banyak Dinas/ instansi Aceh Utara yang tidak ikut, juga banyak para camat absen dengan berbagai alasan inrasional. - M. Jakfar Achmad

Waspada/ M Jakfar Achmad

PRODUK PERTANIAN: Bupati Aceh Utara, Ilyas A Hamid (kiri) dan Camat Langkahan, Drs. Amir Hamzah/pakar produk pameran (kanan), melihat produk hasil pertanian rakyat, berupa jeruk nipis dan bengkuang raksasa pada stand Kec. Langkahan, di arena NAE-III/2009 Pelabuhan umum Krueng Geukueh (Lhokseumawe), Aceh Utara baru-baru ini.


Pentas Pilkada

24 DPC PKB Sergai Buka Pendaftaran SEI RAMPAH (Waspada): Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Serdang Bedagai melalui desk pilkada telah membuka pendaftaran bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati Serdang Bedagai 2010-2012 di Sekretariat DPC PKB Sergai Jl. Protokol, Desa Firdaus, Sei Rampah, Kamis(24/12). Pendaftaran ditutup Kamis (31/12) pukul 00:00. Ketua Desk Pilkada PKB Sergai, Ahmad Sudiar didampingi Sekretaris, Pajar Wahono mengatakan, pengumuman dilaksanakan sesuai hasil rapat pleno DPC PKB No. 001/DESK/PILKADA/XII/2009 tanggal 21 Desember 2009. Balon bupati dan wakil bupati yang akan mendaftar harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan yakni, surat pernyataan kesediaan menjadi balon bupati dan bakal calon wakil bupati, warga negara Indonesia, berumur 30 tahun ke atas, setia kepada Pancasila, tidak berpraktik sebagai akuntan publik, advokat/pengacara, notaris, pejabat pembuat akte tanah dan tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan Negara, serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas, wewenang dan hak sebagai bupati dan wakil bupati. Hal lainnya, seperti, surat pernyataan pengunduran diri sebagai PNS, anggota TNI, anggota kepolisian dan pengurus BUMN atau BUMD, pengurus badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan Negara (APBD dan APBN). Ketua DPC PKB Sergai Safaruddin mengatakan, pihaknya siap berkoalisi kepada parpol manapun untuk menjaring balon bupati dan wakil bupati.(a07)

Rakercab PDIP Sibolga Rekomendasikan Syarfi-Marudut SIBOLGA ( Waspada): Pasangan HM Syarfi Hutauruk-Marudut Situmorang (SARMA) sebagai bakal calon walikota dan wakil walikota Sibolga 2010-2015 memperoleh rekomendasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sibolga, melalui rapat kerja cabang (Rakercab) IV yang digelar, Sabtu (19/12) di sekretariatnya Jl. SM Raja, Sibolga. “Semestinya pelaksanaan penjaringan balon kepala daerah dan wakil kepala daerah dilakukan melalui Rakercabsus, tetapi sesuai hasil Rakernas dan Rakerda PDIP Sumut belum lama ini, Rakercabsus tidak ada lagi. Maka itu, Rakercab IV PDIP Sibolga disamping sebagai upaya konsolidasi partai secara internal menyongsong pelaksanaan Kongres III PDIP April 2010, juga meminta dan mendesak DPD PDIP Sumut dan DPP PDIP di Jakarta mempercepat terbitnya rekomendasi terhadap pasangan SARMA sebagai calon walikota dan wakil walikota yang diusung PDIP Sibolga,” kata ketua DPC PDIP Sibolga, Meida R Hutagalung. Permintaan itu, katanya, sekaligus memenangkan pasangan calon walikota dan wakil walikota Sibolga yang diusung PDIP. Meida mengatakan, sejak dibukanya proses pendaftaran balon walikota dan wakil walikota, 19 November 2009 hingga penutupan, 1 Desember 2009, pihaknya hanya menerima satu pasangan balon yakni, Syarfi HutaurukMarudut Situmorang. Daftar Ke PDS Pada kesempatan sama, Syarfi Hutauruk-Marudut Situmorang mendaftarkan diri ke DPC Partai Damai Sejahtera (PDS), merupakan partai politik ke delapan yang disambangi. Tim penjaringan balon walikota dan wakil walikota DPC PDS Sibolga, Lijon Hutabalian menerangkan, berkas pendaftaran balon akan diteruskan ke pengurus DPD PDS Sumut hingga DPP. Kemudian tim tujuh nantinya akan memberikan rekomendasi siapa pasangan balon kepala daerah yang bakal diusung PDS.(a34)

PPP Buka Penjaringan Balon Bupati Tapsel P.SIDIMPUAN (Waspada): DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Tapanuli Selatan membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Tapsel 2010. Hal itu sesuai pengumuman No: 01/ TIM/B-16/XII/2009. Demikian Ketua Tim Penjaringan, Zulfitri Muhajir Daulay, didampingi Wakil Ketua Akhiruddin Harahap dan Sekretaris Harun Al Rasid Lubis, di sekretariat PPP Tapsel Jl. MT Haryono, Kota Padangsidimpuan, Kamis (24/12). Siapa saja balon bupati dan wakil yang berminat maju di Pilkada Tapsel, pendaftaran dibuka Senin (28/12) sampai Jumat (15/1) di sekretariat DPC PPP Tapsel, setiap hari kerja pukul 09:00 sampai 17:00. “Syarat bagi pendaftar bertakwa kepada Allah Swt, berakhlaqul karimah, punya kemampuan dan pengetahuan tentang pemerintahan, serta tidak tersangkut perkara pidana,” katanya. Bersedia membesarkan atau memajukan PPP, menandatangani kontrak politik, bersedia menyampaikan visi-misi, memenuhi syarat seusai UU dan peraturan yang berlaku. Mendaftar secara langsung dan bawa syarat administrasi yang ditentukan. Pengambilan formulir bisa diwakilkan, tapi harus membawa surat kuasa dari balon masing-masing. Sedangkan saat mendaftar, balon bupati dan wakil bupati harus langsung hadir ke sekretariat tim penjaringan. Jika balon bupati dan wakil bupati sudah mendaftar dan tidak ada kekurangan persyaratan, maka tim penjaringan akan menyurati balon bupati dan wakil bupati untuk mengikuti tahapan selanjutnya. Penyampaian visi-misi dilaksanakan Senin-Selasa (18-19/1).(a20)

Waspada/Sukri Falah Harahap

TIM PPP: Ketua tim penjaringan bersama seluruh pengurus dan anggota tim balon bupati dan wakil bupati Tapsel diabadikan di sekretariat DPC PPP Tapsel.

WASPADA Senin 28 Desember 2009

Tak Ada Penundaan Pilkada Binjai BINJAI ( Waspada): Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Binjai, Agus Susanto mengatakan, tidak ada penundaan pilkada di Kota Binjai. Pelaksanaan tetap sesuai jadwal, Mei 2010. “Kami tidak mau tahu, sesuai ketentuan biaya pilkada harus disediakan Pemko Binjai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2010. Jika APBD belum disahkan karena ketua DPRD definitif belum dilantik, tidak menjadi

alasan menunda pelaksanaan pilkada. Pemko tetap harus bertanggungjawab menyediakan dana pilkada sesuai permintaan KPUD sebesar Rp12 miliar,” kata Agus kepada wartawa, Sabtu (26/12). Anggaran Rp12 miliar tersebut kata dia, untuk dua putaran. Jika hanya terlaksana satu putaran, sisa dana bisa dikembalikan kepada Pemko. “Kita tidak berani macammacam dengan masalah dana,” ujar Agus. Dia mengatakan, bertekad menunaikan tugas sesuai jadwal dan

tahapan pilkada. “Proses tahapan pilkada di Binjai saat ini sudah dikerjakan, seperti pembentukan PPK dan lainnya. Walau ada sejumlah pihak kurang menerima, merupakan hal wajar di era demokrasi,” kata dia. KPUD Binjai sebutnya, tetap konsekwen terhadap semua proses penetapan PPK dan lainnya. “Kita menetapkan figur yang mampu bekerja. Sedangkan Panwas, penetapannya wewenang Bawaslu. Panwas kota yang ditetapkan oleh Bawaslu menentukan panwas kecamatan,” jelasnya.(a03)

Demokrat Utamakan Kader Kredibilitas GRESIK (Antara): Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Demokrat menyatakan pihaknya akan mengutamakan kader-kadernya yang mempunyai kredibilitas dan paling berpotensi untuk diusung dalam pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) 2010. “Partai Demokrat tetap akan mengutamakan kader di internal partainya dan yang paling memiliki potensi menang dalam pemilu kepala daerah,” kata Ketua DPR RI, Marzuki Alie yang juga mantan Sekjen DPP Partai Demokrat, Jumat (27/12)

Namun demikian, kata politisi asal Palembang itu, semua pencalonan para kader demokrat dalam pemilu kepala daerah tetap melalui mekanisme pendaftaran. Dirinya juga mengatakan bakal mempertimbangkan kader demokrat yang menunjukkan polling tertinggi dan disukai masyarakat. Partai Demokrat kata dia, juga membuka peluang berkoalisi, bahkan jika ada kader di luar Demokrat, pihaknya akan mendukung, yang diharapkan bisa berpasangan dengan kader Demokrat, utamanya dari kalangan Incumbent.

Pilkada Tanjungbalai

Golkar, Demokrat Bakal Usung Sendiri Calonnya TANJUNGBALAI (Waspada): Partai Golongan Karya dan Demokrat akan mengusung sendiri pasangan calon walikota dan wakil walikota Tanjungbalai pada Pilkada 26 Agustus 2010. “Kedua partai besar itu boleh mengusung calonnya karena meraih 15 persen dari jumlah kursi di DPRD Tanjungbalai, yakni 6 kursi diraih Golkar dan 4 kursi Partai Demokrat. Sedangkan jumlah seluruh kursi di DPRD Tanjungbalai 25,” kata Ketua KPUD Tanjungbalai, Firmansyah Mingka di dampingi anggota Amrizal dan Irfan Nasution kepada Waspada, Rabu (23/12). “ Ada tiga jalur untuk pencalonan pasangan walikota dan wakil walikota. Pertama parpol harus memperoleh 15 persen dari jumlah kursi di DPRD. Itu hanya diperoleh Golkar dan Demokrat,” kata Firmansyah.

Jalur kedua, memperoleh 15 persen jumlah suara sah pada pemilu legislatif 2009, dan khusus untuk calon independen harus memperoleh dukungan dari masyarakat minimal 6,5 persen dari jumlah penduduk Tanjungbalai. Firmansyah mengatakan, putaran pertama pemilihan kepala daerah Kota Tanjungbalai akan dilaksanakan 26 Agustus 2010. Sedangkan putaran kedua akan dijadwalkan 5 Oktober 2010. Untuk tahapan pertama pilkada mendatang kata Firmansyah, akan dilaksanakan perekrutan penyelenggara mulai PPS sampai PPK. Untuk tahapan kedua, pemutakhiran data pemilih, lalu pencalonan dari independen dan partai. “Untuk calon independen, pencalonannya akan dibuka Mei 2010, sedangkan yang diusung parpol Juni 2010,” katanya.(a37)

Muller Ingin Bangun Simalungun PEMATANGSIANTAR ( Waspada): Keinginan membangun Simalungun menjadi alasan Muller Silalahi maju sebagai bakal calon (balon) bupati 2010-2015 bersama pasangannya Arsyad Husein Damanik. “Kami ingin mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakat Simalungun yang pasang surut,” sebut Muller Silalahi, didampingi Arsyad Husein Damanik di Pematangsiantar, Kamis (24/12). Menurutnya, menciptakan masyarakat yang sejahtera hanya dapat dicapai pemerintahan dengan aparatur yang bersih dan berwibawa. “Pemerintahan yang bersih harus dimulai dari pemimpinnya yang

transparan serta berani tidak melakukan korupsi, serta dan tidak hanya mengejar kekuasaan semata,” kata dia. Tentang pembangunan yang akan dilaksanakan bila terpilih, dia menyebutkan, akan mengembalikan Simalungun sebagai daerah lumbung padi, mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa tanpa korupsi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pemerintahan melalui kesempatan pendidikan pasca sarjana secara berkesinambungan. Keduanya kemudian mengatakan, akan maju melalui jalur partai, namun belum menyebutkan dari partai mana.(a14)

Pernyataan sama dikemukakan anggota Komisi VIII DPR RI asalah Partai Demokrat, Mahkrus Munir yang mendukung kader di internal Demokrat yang akan maju dalam pemilu kepala daerah. Dia menyontohkan seperti di Dapil X Gresik Lamongan baru tercatat satu calon Bupati Lamongan yang berangkat dari Demokrat yakni Tsalis Fahami yang kini menjabat Wakil Bupati Lamongan. “Kami mendukung Tsalis Fahami. Di samping sudah tidak diragukan lagi kemampunya, dia juga kader NU,” katanya.

PAN T. Tinggi Buka Pendaftaran TEBINGTINGGI (Waspada): Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Terbingtinggi membuka pendaftaran bagi pasangan kandidat calon walikota Tebingtinggi 2010-2015. Pembukaan pendaftaran dilaksanakan 1 - 5 Januari 2010. Selain itu, PAN akan mengikut Kongres PAN ke-3 di Batam, Kepulauan Riau. Ketua DPD PAN Tebingtinggi Syafrial F, Jumat (25/12) didampingi unsur pengurus, Edi Suardi dan Samsul Bahri mengatakan, untuk penjaringan calon walikota, pihaknya telah membentuk tim penjaringan yang dipimpin Ketua DPD. “Semua kandidat walikota yang akan berjuang dipersilahkan mendaftar. PAN terbuka kepada siapa yang berminta,” kata dia. Sesuai Rakernas 2008, PAN mendukung sepenuhnya bagi calon yang maju dalam pilkada daerah. Namun jika internal PAN tidak ada yang maju, maka partai akan memberikan dukungan kepada kandidat yang sesuai dengan visi dan misi partai. “Kita akan mendukung kandidat dengan cara melakukan kontrak politik,” tegas Wakil Ketua Edi Suardi. Selain itu, DPD PAN Tebingtinggi akan mengirim utusan pada Kongres PAN ke-3 di Batam. Rombongan berkekuatan 20 orang, terdiri dari peserta, peninjau dan penggembira. “Kepesertaan ini sesuai hasil rapat harian DPD PAN,” kata Syafrial. Soal masa depan kepemimpinan DPP PAN, Syafrial menilai, dua kandidat masing-masing Hatta Rajasa dan Drajad Wibowo merupakan sosok yang pantas memimpin PAN ke depan. “Kita akan mendukung salah satu di antaranya, tergantng visi mereka nantinya,” tandas Ketua PAN itu.(a08)

PPP Sibolga Resmi Usung Afifi-Halomoan SIBOLGA (Waspada): Setelah melalui mekanisme penjaringan, DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Sibolga, resmi mengusung Afifi-Halomoan menjadi calon walikota dan wakil walikota pada pilkada Sibolga 2010. Ketua DPC PPP Sibolga, Kamil Gulo di dampingi sekretaris, Abdul Rachman Pasaribu mengatakan, kehadiran mereka di sekretariat tim pemenangan Afifi-Halomoan di Jl. AhmadYani Sibolga, untuk menyam-

paikan surat persetujuan DPP atas rekomendasi DPW PPP Sumut mendukung pasangan AfifiHalomoan. “Mekanisme penjaringan kita lakukan sesuai dengan surat keputusan nomor 0164/KPTS/DPP/ V/2007 tentang juknis penjaringan calon walikota yang akan diusung PPP. Setelah tahapan demi tahapan dilakukan, akhirnya PPP resmi mengusung pasangan ini,” katanya.

Sementara, Afifi Lubis dan Halomoan Parlindungan Hutagalung mengatakan, proses penerbitan surat dukungan dari PPP bukan hanya melalui DPC PPP Sibolga dan DPW PPP Sumut, tetapi harus mendapat persetujuan DPP PPP. Hal itu sudah dilalui hingga PPP memutuskan mengusung Afifi-Halomoan. “Kita berharap cita-cita bersama membangun Sibolga sebagai kampung halaman sendiri akan tercapai,” harapnya.(a18)

Waspada/Eddi Gultom

SERAHKAN BERKAS: Balon Wabup Sergai 2010-2015 Soekirman menyerahkan berkas pencalonan kepada Ketua Tim 8 Pilkada Gerindra Sergai, Supiyanto disaksikan Ketua DPC Gerindra Sergai Budi, Kamis (24/12) di Sekretariat Partai Gerindra di Sei Rampah.

Erry-Soekirman Kembalikan Berkas Ke DPC Gerindra SEI RAMPAH (Waspada): Pasangan incumbent bakal calon (balon) bupati Serdang Bedagai, HT Erry Nuradi dan Soekirman mengembalikan berkas pencalonan kepada Tim 8 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sergai, Rabu (23/12) di Sekretariat Gerindra, Sei Rampah. Ketua Tim 8 Pilkada DPC Gerindra Sergai, Supiyanto mengatakan, berkas balon bupati dan wabup yang telah diterima tim selanjutnya akan diverifikasi dan berkas itu akan dikirim ke Tim 8 Pilkada Pusat yang diketuai Ketua Pembina Gerindra Pusat Prabowo Subianto, sekaligus sebagai penentu Gerindra Sergai sesuai mekanisme juklak DPP Gerindra No. 01/Juklak/ BSB CKD-DPP Gerindra/2009. Ketua DPC Gerindra Sergai, Budi menambahkan bahwa setiap kegiatan pihaknya tetap mengacu kebijakan DPP. Hal ini semata-mata bertujuan untuk kebesaran partai. Sedangkan bagi balon yang akan diusung, akan diperjuangkan semaksimal mungkin. Hingga kini ada dua pasangan yang mengambil berkas yakni HT Erry Nuradi–Soekirman dan Chairullah-David Purba. Namun hingga hari terakhir, baru pasangan Erry-Soekirman yang mengembalikan berkas. “Calon lainnya kita tunggu hingga pukul. 00:00,” kata Budi.(a07)

Haris Harto Mendaftar Ke PPP Dan PD BINJAI (Waspada): Ketua DPD Partai Golkar Binjai, Haris Harto, Sabtu (26/12) mendaftar sebagai bakal calon (balon) walikota Binjai 2010-2015 ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrat (PD). Di kantor DPC PPP Binjai, dia diterima Ketua DPC PPP Asrul Anwar dan Sekertaris Syahrin Pasaribu di dampingi Ketua Fraksi PPP DPRD, Irhamsyah Putra Pohan dan Antasari serta pengurus PPP Binjai. Haris Harto kemudian menyampaikan program Binjai ke depan. Dia mengatakan, menginginkan reformasi birokrasi dan melakukan perubahan sistem. “Pembangunan nasional sudah punya arah, namun di daerah diperlukan sistem dan mekanisme yang benar, sehingga pembangunan fisik dan non fisik berjalan seimbang dan dilakukan secara profesional.” Haris Harto berharap, jika dipercaya rakyat memimpin Binjai akan meningkatkan PAD dan lapangan kerja. Juga memperhatikan sektor pendidikan dan kesehatan, sehingga rakyat tidak mengeluh masalah pendidikan. Ketua DPC PPP Binjai, Asrul Anwar mengatakan, PPP akan memproses semua balon yang mendaftar. Selesai dari DPC PPP Binjai, Haris Harto langsung mendaftar ke Partai Demokrat di Jl. Gatot Subroto. Dia juga mendaftar ke PDI Perjuangan dan PAN, serta Hanura.(a03)

Waspada/Riswan Rika

Haris Harto menyerahkan berkas pendaftaran kepada ketua DPC PPP Asrul Anwar.

Ketua PKB Madina

Tak Ada Rekomendasi Dua Nama Cabup MADINA (Waspada): Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Khoiruddin Paslah Siregar mengklarifikasi pemberitaan salah satu media terbitan Medan, yang memberitakan salah satu pasangan HM Hidayat Batubara/Dahlan Hasan Nasution menang dengan angka 19 dari 23 DP PAC yang ada di Madina. “Kita tidak melakukan pemilihan terhadap calon bupati yang mendaftar ke PKB. Artinya dua calon yang mendaftar menjadi calon bupati Madina di PKB, H. Akhmad Yasyir Ridho Lubis dan HM Hidayat Batubara/Dahlan Hasan Nasution tidak ada proses pemilihan. “Kalau tidak ada pemilihan berarti tidak ada jumlah angka dukungan terhadap salah satu pasangan. Yang kami lakukan, kedua nama cabup itu direkomendasikan ke DPW dan DPP,” kata Khoiruddin, Rabu (23/12). Menurutnya, PKB Madina dalam konvensi tidak memiliki kewenangan melakukan dan menetapkan salah satu calon bupati/cawabup, karena yang memiliki kewenangan melakukan fit and propertest adalah DPP. “Kalau DPP menetapkan salah satu nama dari dua cabup yang mendaftar dan sudah direkomendasikan, maka itu yang akan kita ajukan ke KPU,” ujarnya.(a24)

Indra Sakti Harahap

Menata Perbedaan Dengan Satu Komitmen Pembangunan PERBEDAAN tidak terpisahkan dari kehidupan, dapat tumbuh dimana saja, tak perduli di tengah lingkungan pergaulan. Bahkan kehadirannya bisa di tengah keluarga. Menurut Indra Sakti Harahap, ST. M,Si, bakal calon walikota Medan kepada Waspada, Minggu (27/12), kehadiran perbedaan adalah nuansa hidup yang dinamis. “Dia sebenarnya anugerah maha kuasa yang datang tanpa disadari. Terkadang memang mengganggu, tetapi pada satu sisi bisa menjadi satu kebutuhan yang saling mengisi,” kata Indra. Bila ditata secara baik dengan satu komitmen ke arah positif akan menjadi potensi kuat untuk pembangunan. “Tentu saja harus ada kemauan melakukan hal itu dengan sepenuh hati dan rela serta ikhlas menerima perbedaan apa adanya.” Di antaranya perbedaan pandangan terhadap suatu kegiatan usaha masyarakat kelas bawah yang dianggap bertentangan dengan penataan kota. Padahal itulah potensi masyarakat kecil yang tidak cengeng dan selalu gigih dan mandiri. Perbedaan itu kata dia, tidak sampai di situ, terus menelusuri seluk-beluk kehidupan tanpa batas waktu dan ruang, menjelma menjadi suatu keyakinan beragama, suku dan strata sosial di tengah masyarakat yang pluralis, tetapi saling menghargai satu sama lain. “Delapan etnis di Sumut merupakan potensi, sehingga kota Medan dapat berkembang dan maju seperti ini, dimana sebagian pengusahanya merupakan eksprotir CPO terbesar dunia, dan banyak komoditi Sumut lainnya yang berhasil di pasarkan ke luar negeri,” kata Indra. Menurutnya, pembangunan kota Medan saat ini sudah baik, tetapi perlu ada perbaikan lagi, karena kebutuhan hidup warga kota yang dinamis senantiasa terus berkembang. “Permasalahan kota Medan saat ini adalah perlunya distribusi pelaku pembangunan agar kesempatan masyarakat sebagai pelaku pembangunan terbuka luas, sehingga tidak seperti saat ini yang diukuasai sekelompok orang.” Walaupun perbedaan itu ada kata Indra, tetapi kesempatan menikmati berbagai hasil pembangunan dari berbagai tingkatan hendaknya tidak boleh dibeda-bedakan

dan harus ada distribusi, tentunya sesuai kapasitas dan kapabilitas. Indra Sakti Harahap, lahir di Tambunan 1 Oktober 1970, bera-gama Islam dan putra ke tiga dari pasangan alm. H Abdul Hakim Harahap, B.Sc dan Hj. T Hasibuan. Anak Medan yang masih muda dan berjiwa sosial itu beristri dr. Juliana, memiliki tiga orang putra dan seorang putri, beralamat di Jl. Sering dan berkantor di Jl. Gajah Mada. Pada 1999-2003 menjabat Direktur Utama PT Perintis Raya Sakti dan saat ini menjabat komisaris utama di perusahaan itu. Dia juga aktif sebagai dosen tetap Akademi Pariwisata Nusantara Medan, Kepala Badan Riset Ketahanan Nasional (BRKN) Wilayah Sumatera sekaligus Kepala Pusat BRKN. Berbagai kegiatan aktivis juga dilakukannya sejak mahasiswa yakni, pernah menjabat ketua HMI di Universitas HKBP Nomensen 1992-1993. Alumni SMPN 11 dan SMA 8 Medan itu mengatakan, pengalaman sebagai aktivis HMI di HKBP Nomensen banyak merubah pola pikirnya tentang kehidupan pluralis di tengah banyak etnis. “Bila kita menghargai perbedaan dan tetap berprinsip menjunjung nilai-nilai agama yang dijalankan secara benar dan baik, ternyata tetap dihargai di tengah mayoritas lain, ternyata hidup berprinsip lebih dihargai,” katanya. Meski telah menjadi pengusaha sukses, dia terus bergerak mengikuti hobi dan panggilan jiwanya. Berbagai aktivitas diikuti sampai saat ini di antaranya, menjabat ketua konsorsium 23 organisasi profesi Provinsi Sumut sejak 2002. Ketua Lembaga Riset Pengembangan Inovasi Pertanian Nasional Sumut, Ketua Relawan Bencana Internasional, Pendiri/Pembina Indra Sakti Harahap International Foundation (ISHI Foundation), Pendiri Pembina Indra Sakti Harahap Institut (ISHI Centre), Dewan Pembina/Penyantun NGO Peduli Bangsa Pusat, Pembina Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI Sumut). Juga Ketua Harian Ikatan Alumni Teknik Sipil Nomensen (IKATEKSI). Baginya orang muda adalah simbol perjuangan dan perubahan, ikut berperan menciptakan sejarah berdirinya negeri ini. “Bung Karno, Bung Hatta, Bung Tomo adalah inspirasi yang tak pernah berhenti, bahwa orang muda mampu jadi pemimpin,” tandasnya. Sahrizal

Waspada/Sahrizal

Bakal calon walikota Medan, Indra Sakti Harahap berada di tengah seribuan masyarakat Minang di Jl. Bromo, Medan, belum lama ini.


Waspada, Senin 28 Desember 2009