Issuu on Google+

HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Rabu, 8 Mei 2013 | No: 2579 /Tahun VIII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Dibayar Rp15 Juta

Warga Aceh Bawa Sabu-sabu 4 Kg Teridentifikasi X-Ray Medan-andalas Hasbi Abu Bakar (35) warga Aceh Pidie Jaya Kampung Blang Lung ditangkap petugas Kapospol di terminal keberangkatan domestik Bandara

Polonia, Medan saat melewati X Ray, Selasa (7/5) sekitar pukul 18.00 WIB. Hasbi yang membawa tas Bersambung ke Hal. 15

Kasus Money Laundering dan Pencurian Via Kartu Kredit

Pasangan Tiam KwinJenny Sui Ditangkap Medan-andalas Pasangan suami istri (Pasutri), Alfando Fandes Cuan alias Tiam Kwin dan istrinya Ani Thio alias Jenny Sui warga Jalan Budi Pembangunan 2 No 67 N, Kecamatan Medan Timur ditangkap petugas Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, dari dalam rumah, Selasa (7/5) pukul 21.00 WIB. Kedua tersangka diduga terlibat dalam tindakan pidana money laundering serta pencurian melalui (via) kartu kredit. Informasi yang diperoleh wartawan di lokasi kejadian menyebutkan Tiam Kwin dan Jenny Sui ditangkap berdasarkan laporan masyarakat di Jakarta. Selanjutnya Polda Metro Jaya yang mendapat laporan tersebut melakukan pengembangan dan berhasil melacak tersangka bersama istrinya. Dari tindak kejahatan yang di lakukan pelaku ditaksir telah meraup miliaran rupiah dari pencurian melalui kartu kredit dan pencucian uang. Penggrebekan dirumah orang tua tersangka tersebut terjadi sekira pukul 21.00 WIB. Bersambung ke Hal. 15 andalas/maguslim

TERSANGK TERSANGKAA - Tersangka diduga terlibat money laundering dan pencurian via kartu kredir diamankan petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya di Jalan Budi Pembangunan 2 No 67 N, Kecamatan Medan Timur, Selasa malam (7/5).

Kejagung Tangkap Buronan Illegal Logging Medan-andalas Tujuh orang tim intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) memboyong Berlin Sihombing (53), yang menjadi buronan Kejaksaan Negeri Pangkalan Kerinci (Riau) dalam perkara tindak pidana kehutanan ke kantor Kejati Sumut, Selasa (7/5). Kepala Seksi I Intelijen Kejati Sumut Marcos Simaremare mengatakan, penangkapan terhadap terdakwa Berlin yang masuk

andalas/hs poetra

SABU SABU-Hasbi (posisi duduk) diintrogasi petugas Polsekta Medan Baru terkait penyeludupan sabu-sabu yang berhasil diamankan petugas di Bandara Polonia Medan, Selasa (7/5).

Sembelih Ayam, Karyawan PT KAI Tuntut Pengembalian Lahan Medan-andalas Ratusan karyawan PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional Sumatera Aceh, menggelar aksi di gedung PN Medan, Selasa (7/5).Dalam aksi itu mereka menuntut pengembalian lahan seluas 3,5 hektare yang diserobot pengembang untuk pembangunan komplek pertokoan. Massa menuding pihak developer ingkar janji, karena lahan yang dijanjikan untuk pembangunan perumahan karyawan sebagai kompensasi alih fungsi lahan, juga dibangun menjadi komplek pertokoan. Sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap penyerobotan aset negara di bawah kementerian BUMN itu. Para karyawan PT KAI ini langsung

menutup akses masuk ke gedung PN Medan. Bahkan menyembelih seekor ayam di depan gedung Pengadilan Negeri (PN) Medan sebagai simbol matinya hukum di negeri ini dan sulitnya mencari keadilan. Dalam aksi spontan ini, para pengunjukrasa berteriak-teriak mengecam sikap pengembang yang diereka tuding telah menipu dan ingkar janji, karena tidak terealisasinya pembangunan 288 unit Bersambung ke Hal. 15

Kenaik an BBM enaikan Harus Dijelaskan Gamblang

Jakarta-andalas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara mendadak menggelar sidang kabinet di Kantornya, Jakarta, Selasa Bersambung ke Hal. 15

PENGUMUMAN

Kurs dan Harga Logam Mulia, 7 Mei’ 2013 Mata Uang Jual Beli AUD 10024 9920 CNY 1576 1561 EUR 12803 12674 GBP 15219 15063 HKD 1261 1248

Presiden Mendadak Gelar Sidang Kabinet

Sehubungan Kamis 9 Mei 2013 Hari Libur Nasional dalam rangka memperingati Kenaikan Isa Almasih, Harian Andalas tidak terbit pada tanggal tersebut dan kembali terbit seperti biasanya pada Jumat 10 Mei 2013. Demikian agar dimaklumi pembaca, relasi, dan pemasang iklan.REDAKSI

Mata Uang Jual Beli JPY 989.08 978.69 MYR 3298 3263 SGD 7950 7870 USD 9790 9692 Sumber Bank Indonesia

dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada pukul 09.00 WIB, disalah satu hotel di Jalan Bukit Barisan II, Parapat. Dalam pengejaran ini tim intel Kejati Sumut ikut terlibat satu orang. "Dari surat yang kami terima status Berlin masih terdakwa. Ia ditangkap sekitar pukul 9 pagi tadi, yang melibatkan satu orang tim intel Kejati Sumut. Koordinasi sudah kami lakukan sejak hari Minggu kemarin,"

urainya. Marcos menjelaskan, diboyongnya terdakwa ke gedung Kejati Sumut, hanya untuk transit saja menunggu jadwal pesawat selanjutnya ke Pekanbaru, Riau. Dari penuturan Marcos, pukul 16.00 WIB hari itu, tersangka akan langsung diboyong bersama tim dari Kejagung. "Pemeriksaan tidak ada di sini. Jam empat sore Bersambung ke Hal. 15

Bacaleg Disetiap Parpol Tak Lolos 1 00 PPer er sen 100 ersen Medan-andalas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara telah menyelesaikan proses verifikasi terhadap seluruh para Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) untuk tingkat DPRD Sumut. Berdasarkan hasil verifikasi tersebut, dari 1.179 bacaleg yang mendaftar diusung dari berbagai partai politik, banyak yang tak memenuhi syarat. Sementara itu, hasil verifikasi KPU Pusat ditemukan sebanyak 549 bacaleg juga tidak menyertakan dokumen administrasi. Dengan begitu, 12 parpol peserta pemilu dianggap tidak memenuhi syarat dan harus memperbaiki dan melengkapi kekurangan syarat administarasi secara keseluruhan. "Semua bacaleg dari partai politik (Parpol) rata-rata banyak yang tidak memenuhi syarat", ungkap Surya Perdana,

Ketua KPU Sumut menerangkan kekurangan berkas rata-rata para bacaleg, Selasa (7/5). Dijelaskan Surya, rata-rata persyaratan yang belum dilengkapi oleh sejumlah bacaleg adalah legalisir ijazah yang beberapa caleg melakukannya melalui notaris, kemudian surat-surat pernyataan yang harus dilampirkan diatas kertas bermaterai dan juga adanya bacaleg yang terdaftar ganda disejumlah parpol. Sebelum penyerahan hasil verifikasi berkas bacaleg kepada masing-masing pimpinan Parpol, KPU Sumut telah melakukan pleno verifikasi akhir berkas caleg sehari sebelum penyerahan hasil verifikasi, Senin (6/5). Penyerahan hasil Bersambung ke Hal. 15

UNIK tapi NYATA

10 Tahun Diculik

3 Gadis Selamat

KISAH memilukan terjadi di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat (AS). Tiga perempuan hilang selama sepuluh tahun karena diculik dan secara mengejutkan berhasil diselamatkan oleh Bersambung ke Hal. 15

Mobil Anggota Polres Pakpak Barat Masuk Jurang Mobil Kijang Innova nomor polisi BK 1101 OB milik anggota Polres Pakpak Barat (identitas belum diketahui) masuk jurang sedalam 50 meter persisnya di perbatasan Kabupaten Karo dan Kabupaten Dairi, Selasa (7/5) sekira pukul 05.00 WIB. Pengemudi mobil itu diduga datang dari arah Sidikalang dan hilang kendali.

INFORMASI yang diperoleh wartawan dari seorang sumber yang identitas tak mau disebutkan mengaku melihat langsung kejadian tersebut . Pada kejadian ini tidak ada korban jiwa, karena lima orang penumpang di dalam mobil tersebut ditemukan selamat, akan tetapi mobil dalam keadaan ringsek berat. "Saat kejadian pihak korban enggan memberikan penjelasan dan plat mobil tersebut terlihat sudah dicopot guna menghindari identitas sang pemilik,"kata sumber tersebut Kapolres Pakpak Barat

AKBP GR Gultom, SIk yang dikonfirmasi wartawan andalas lewat telepon selulernya mengatakan bahwa yang mengalami kecelakaan lalu lintas itu memang dari jajarannya. Namun, dia menampik tudingan sumber yang menyatakan pengemudi mobil tersebut merupakan ajudannya "Benar itu anggota (polisi) kita, tapi bukan ajudan saya. Ini saya lagi di jalan sama ajudan saya si Darma sama Budi mau menuju TKP. Kalo mau

andalas /lamhot situmorang

RINGSEK RINGSEK-Mobil Kijang Innova yang dikemudikan anggota Polres Pakpak Barat yang masuk Bersambung ke Hal. 15 jurang dalam keadaan ringsek, Selasa (7/5).Mobil tersebut kini diamankan di Pos Lantas Merek.


MEDAN KITA

Rabu 8 Mei 2013

harian andalas | Hal.

2

Isu Mutasi Pejabat Pemprovsu Makin Santer andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Mira Puspita KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan, Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Irwan Ginting, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim FOTOGRAPHER Hs Poetra , Rizki Mulya Akbar SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

Medan-andalas Isu mutasi atau pergantian pejabat dan pengisian jabatan lowong makin santer dibicarakan di kalangan PNS Pemprovsu. Banyak yang menyambut gembira, namun tak sedikit pegawai terutama kepala SKPD (pejabat eselon II dan III) yang dibuat ketar-ketir karena takut dicopot atau dimutasi. Bahkan, dari kabar yang beredar, dalam pekan ini, apakah hari ini (Rabu, 8/5) atau Jumat (10/5) akan dilakukan pelantikan pejabat eselon II dan III. Informasi diperoleh di Kantor Gubsu, Selasa (7/5) menyebutkan, sejumlah pejabat eselon II dan III akan digeser dan dicopot. Sementara untuk jabatan yang masih dilowong akan diisi.

Pejabat yang kurang patuh kepada atasannya tentu akan dicopot dan dimutasi, namun yang loyal dan berprestasi akan dipromosikan. "Apalagi pada Pilgubsu lalu banyak pejabat yang pasang dua kepala dan hal tersebut diketahui oleh mata-mata Gubsu," ucap sumber. Sejumlah nama yang disebutsebut akan digeser diantaranya, Ilyas Sitorus (Kabid di Dinas Pen-

didikan Sumut) bakal jadi Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut menggantikan Bahaudin Manik, Kabiro Kesbinsos akan dijabat Haikal yang sekarang Sekretaris Dinas Kessos Sumut, Sekretaris Perpustakaan Sumut Chandra Silalahi akan dinonjobkan. Begitu juga Kadis Tenaga Kerja Sumut Bukit Tambunan akan dinonjobkan karena disebut-sebut mendukung salah satu Cagubsu selain Gatot Pujo Nugrogho di Pilgubsu lalu, Ferlin Nainggolan yang sekarang Kepala BPPT Sumut juga akan nonjob. Sementara Kabag Humas dan Protokol Zakaria akan digantikan Hendra (Ajudan Gubsu Gatot Pujo Nugroho), selanjutnya Zakaria akan diplot menjadi Kabiro Binsos meng-

gantikan Shakira Zandi yang kini ditahan Kejatisu dalam kasus Bansos. Kabiro Otonomi Daerah Jimmi Pasaribu akan menjadi Kadis Tenaga Kerja Sumut menggantikan Bukit Tambunan. Informasi juga beredar bahwa oknum-oknum yang menjual-jual nama Gubsu untuk mendapat jabatan mulai bergentayangan dengan mematok harga untuk pejabat eselon III harus mengeluarkan sedikitnya antara Rp200-Rp500 juta, sedangkan untuk kepala dinas mencapai Rp1-2 miliar. Kepala BKD Provsu Pandapotan SH yang dikonfirmasi sekaitan isu pelantikan pejabat eselon II dan III tersebut mengatakan, belum mendapat informasi itu. “Informasi dari mana itu,” ta-

Orangtua Disarankan Periksa Jantung Anak di Usia 5 Tahun

EDITORIAL

Penyimpangan Bansos Harus Dituntaskan

B

ANTUAN sosial (bansos) merupakan pemberian bantuan berupa uang/ barang dari pemerintah daerah kepada individu, keluarga, kelompok dan/atau masyarakat yang sifatnya tidak secara terus menerus dan selektif g bertujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya risiko sosial Bantuan sosial dapat diberikan dalam bentuk uang atau barang kepada anggota/ kelompok masyarakat. Pemberian bantuan sosial disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan dilakukan secara selektif serta setelah memprioritaskan pemenuhan belanja urusan wajib yang ditetapkan dalam aturan Perundang-undangan Pemberian bantuan sosial dimaksudkan untuk menunjang pencapaian sasaran program dan kegiatan pemerintah daerah dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan, rasionalitas dan manfaat untuk masyarakat. Namun, dalam praktiknya penyaluran bantuan sosial itu banyak terjadi penyimpangan. Sebagaimana banyak diberitakan di media massa belakangan ini, penyimpangan bansos di Sumatera Utara, selain melibatkan oknum pejabat Pemprovsu juga menyeret sejumlah oknum DPRD Sumut. Dalam konteks terjadinya penyimpangan bansos ini, agaknya modusnya hampir sama saja dengan penyimpangan raskin atau dana bantuan operasional sekolah (BOS). Yang membedakan, hanya pelaku dan TKP-nya saja. Dengan kata lain, di negeri tercinta ini, begitu banyak program yang sangat bagus diluncurkan pemerintah demi kepentingan peningkatan kesejahteraan rakyat. Namun, pada praktiknya berbagai program itu menjadi mubazir, karena para pengelolanya tidak becus menjalankannya sesuai aturan yang berlaku. Seperti dalam penyaluran bantuan sosial misalnya, sangat banyak dana bansos tidak tepat sasaran alias jatuh kepada orang-orang yang sejatinya tidak berhak mendapatkannya. Ini terjadi, karena terjadinya kongkalikong antara pejabat yang berwenang mencairkan dengan pihak yang mengajukan proposal. Yang kerap dilakoni, sangat banyak proposal dari lembaga fiktif, yang seharusnya tidak memenuhi syarat mendapatkan bansos, tapi tetap juga dicairkan dananya. Penyimpangan dana bansos tersebut, sudah barang tentu merugikan keuangan negara sekaligus mengkhianati rakyat kecil yang seharusnya mendapatkan dana itu. Karenanya, kita minta kepada pihak aparat penegak hukum, agar menuntaskan kasus itu dan menindak siapa pun yang terlibat di dalamnya.(**)

nyanya seraya mengaku belum ada informasi ia dapat untuk pelantikan baik itu pejabat eselon II maupun eselon III. Sementara itu pantauan andalas kemarin, Sekdaprovsu H Nurdin Lubis bolak-balik masuk ke ruangan Kepala BKD Provsu Pandapotan membawa berkas. Sayangnya belum dapat informasi apakah hal itu terkait isu pergantian pejabat di Pemprovsu atau hal lainnya. Ketika hal ini dikonfirmasi, Nurdin Lubis tidak membantah kalau dalam waktu dekat akan ada pelantikan pejabat di jajaran Pemprovsu mengisi jabatan yang masih banyak lowong. "Kita lihat sajalah dalam waktu dekat ini, pelantikan pejabat pasti ada," ujar Sekdaprovsu sembari tersenyum.(WAN)

andalas/hs poetra

K AMP ANYE ORANGUT AN - Sejumlah aktivis ProFauna menggelar kampanye menyelamatkan orangutan di Bundaran Majestik, Jalan Gatot Subroto, Medan, Selasa AMPANYE ORANGUTAN (7/5). Dalam aksi itu mereka menyerukan untuk dihentikannya perusakan habitat orangutan di Sumatera Utara dan Aceh yang kini populasinya terancam akibat kegiatan perkebunan sawit dan pembukaan hutan baru.

ProFauna Ajak Generasi Muda Peduli Orangutan Medan-andalas Puluhan simpatisan dan aktivis ProFauna Indonesia menggelar aksi kampanye peduli orangutan Sumatera di Bundaran Majestik, Jalan Gatot Subroto, Medan, Selasa (7/5). Dengan mengenakan kostum orangutan dan membawa spanduk serta posterposter, aksi damai ini diisi dengan orasi. Ketua ProFauna Indonesia Rosek Nursahid mengatakan, aksi ini merupakan bagian dari kampanye keliling Sumatera untuk penyelamatan dan pelestarian orangutan Sumatera. Kampanye ini dilakukan mengingat keberadaan orangutan Sumatera sebagai satwa yang dilindungi terus berkurang jumlahnya dan terancam punah.

“Ini kita dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya kaum muda agar peduli terhadap pelestarian orangutan Sumatera dan hutan sebagai habitatnya,” kata Rosek. Menurutnya, dengan semakin banyaknya generasi muda yang tidak tahu orangutan, maka akan semakin susah mereka berpartisipasi dalam melestarikan orangutan. “Generasi muda hanya tahu kalau orangutan itu hanya di Kalimantan, padahal di Sumatera juga ada,” tandasnya. Kampanye keliling Sumatera dengan menggunakan sepeda motor, sebutnya, sudah dilakukan sejak 20 April lalu. Melalui kampanye ini Rosek berharap bisa menggandeng generasi muda atau

klub motor yang ada serta Slanker's Club untuk bersama-sama mengampanyekan peduli orangutan. "Catatan terakhir dari para ahli, hanya ada sekitar 6.000 ekor orangutan Sumatera. Dan itupun hanya terkonsentrasi di dua provinsi, Sumut dan Aceh. Sementara pada masa lalu, keberadaan orangutan hampir ada di seluruh Sumatera," ungkapnya. Di Sumut saja diperkirakan hutan telah berkurang dari sekitar 3,1 juta hektare (Ha) di tahun 1985 menjadi 1,6 juta Ha pada 2007. Kasus defortasi yang sangat menonjol adalah yang terjadi di Rawa Tripa, Aceh dan mengakibatkan orangutan semakin berkurang sekitar 50 persen dari populasi semula. (SIONG)

Medan-andalas Bagi masyarakat yang mempunyai anakanak usia sekolah terlebih usia 6 sampai 12 tahun, disarankan untuk memeriksakan kesehatan jantung anak di usia 5 tahun. Hal itu dikatakan dokter spesialis yang juga konsultan penyakit jantung dan paru Amran Lubis di RSU Dr Pirngadi Medan (RSUPM), Selasa (6/5) terkait adanya anak sekolah yang meninggal karena terserang jantung. “Yang sering dialami penyakit jantung pada anak-anak usia sekolah ada dua yaitu penyakit jantung bawaan yang tidak terdeteksi dan tidak menimbulkan tanda biru seperti pada tangan. Penyakit jantung kedua yaitu demam rematik akut komplikasinya infeksi klep jantung,” ujar dr Amran Lubis SpJP (K) yang juga Direktur RSUPM. “Biasanya kalau anak disuruh melakukan sesuatu atau disuruh berolahraga ia merasa capek dan ini terkadang tidak disadari oleh guru. Jadi perlu diperiksa karena bisa saja si anak memiliki penyakit jantung bawaan. Maka diharapkan si anak untuk diperiksa jantungnya pada usia 5 tahun,” sarannya. Dijelaskan Amran, untuk penyakti jantung yang tidak ada tanda biru atau penyakit jantung bawaan tidak biru, gejalanya tidak kelihatan langsung karena tidak ada gejala yang khas. Penyakit ini diketahui setelah diperiksa detak jantungnya oleh dokter. Ada tiga jenis penyakit ini yaitu Paten Ductus Arteriosus (PDA), Atrial Septal Defect (ASD), dan Vantrical Septal Defect (VSD). Untuk anak usia 6 sampai 12 tahun, terangnya lagi, biasanya terjadinya infeksi klep jantung yang didahului infeksi rematik klep jantung dikarenakan adanya kuman yang berasal dari gigi yang busuk, infeksi tenggorokan yang menyebabkan kuman masuk ke dalam darah. “Infeksi ini disebut demam rematik akut komplikasinya infeksi klep jantung. Tanda-tandanya demam, sakit sendi, kulit kemerahan. Jadi gejala ini harus diperhatikan pada anakanak,” ujar Amran. Penyebab terjadinya sakit jantung pada anak, menurut Amran, mungkin sudah ada bakat gagal jantung akhirnya jatuh kepada gagal jantung akut yang bisa menyebabkan kematian. Amran menyarankan pentingnya dilaksanakan usaha kegiatan sekolah untuk kebersihan gigi, hindari minuman manis yang merangsang terjadinya gigi busuk, sikat gigi dua kali sehari. Mengontrol gigi enam bulan sekali dan kalau terjadi infeksi segera ke dokter. (YN)

Data Ulang Peserta Jamkesmas dan Medan Sehat Medan-andalas Anggota DPRD Medan CP Nainggolan mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendata ulang pemegang kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan kartu Medan Sehat. “Hingga kini cukup banyak warga miskin di Kota Medan yang belum mendapatkan kartu Jamkesmas dan Medan Sehat. Harusnya mereka ini menjadi prioritas penerima kartu Jamkesmas dan Medan Sehat termasuk penerima beras miskin (raskin). Karenanya kita minta dilakukan pendataan ulang,” kata CP Nainggolan, Selasa (7/5). Desakan tersebut disampaikan CP Nainggolan usai menerima keluhan dan aspirasi seratusan warga di daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Medan Perjuangan, Medan Tembung, Medan Timur melalui Reses I Tahun 2013 yang digelar di Wisma Agape, Jalan Pelita IV, Kelurahan Sodorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan. Menurut politisi Partai Golkar ini, banyaknya masyarakat miskin yang tidak terakomodasi sebagai pengguna Jamkesmas dan Medan Sehat dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, karena

andalas/robenson

RESES - Anggota DPRD Medan CP Nainggolan menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat saat menggelar Reses I Tahun 2013 di Wisma Agape, Jalan Pelita IV, Medan, Selasa (7/5). selain sulitnya mendapat akses pelayanan kesehatan ternyata ada juga ditemukan warga yang mampu dari segi ekonomi justru mendapat kartu Jamkesmas. Menyikapi masalah tersebut, Roida Sitinjak dari Dinas Kesehatan Kota Medan yang hadir dalam reses mengatakan, data yang digunakan saat ini untuk menentukan

penerima kartu Jamkesmas merupakan data dari hasil pendataan tim yang dibentuk langsung Wakil Presiden RI. “Data yang ada saat ini bukan hasil pendataan Kementerian Kesehatan. Namun demikian, warga miskin yang tidak memegang kartu Jamkesmas atau kartu Medan Sehat tetap bisa mendapat pelayanan

kesehatan di rumah sakit dengan membawa surat keterangan dari lurah tempat tinggal masing-masing,” jelas Roida. Hal senada disampaikan Sekretaris Camat (Sekcam) Medan Perjuangan Saut Sinaga. Dia mengatakan, pihaknya siap melayani masyarakat untuk mengeluarkan surat keterangan miskin bagi warga yang be-

lum mendapat kartu Jamkesmas atau kartu Medan Sehat. “Setiap hari ada sekitar 25 surat keterangan miskin yang kita keluarkan bagi warga miskin agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan sampai saat ini belum ada yang ditolak pihak rumah sakit. Jadi warga yang belum memiliki kartu Jamkesmas atau Medan Sehat tidak perlu khawatir, surat keterangan dari lurah yang diketahui camat masih bisa digunakan,” kata Saut Sinaga. Dalam reses CP Nainggolan yang juga Ketua Komisi D DPRD Medan ini, warga juga mengeluhkan masih buruknya kondisi infrastruktur jalan dan drainase di sepanjang Jalan Pelita II dan Jalan Pelita III. Warga berharap supaya CP Nainggolan memperjuangkan pengaspalan Jalan Pelita II dan pembanguan saluran drainase di sepanjang Jalan Pelita III. CP Nanggolan berjanji akan segera menindaklanjutinya ke Dinas Bina Marga. “Usulan pengasapalan Jalan Pelita II akan kita prioritaskan, saya siap mempertaruhkan jabatan saya agar pengaspalan itu bisa dilakukan dalam tahun ini juga,” kata CP Nainggolan.(BEN)


MEDAN KITA 3 Kasus Rekening Air Tirtanadi Mengarah Kriminalisasi Personal

Rabu

harian andalas | Hal.

8 Mei 2013

andalas/DP

TERBENGKALAI - Kepala SDN 068475 Nurbaita Sembiring bersama Ir Juliaman Damanik saat meninjau proyek gedung laboratorium yang terbengkalai.

Gedung Laboratorium SDN 068475 Griya Martubung Terbengkalai Belawan-andalas Sudah lima tahun pengadaan gedung laboratorium di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 068475 di Blok 9 Griya Martubung, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan terbengkalai. Tahun 2010 gedung itu mulai dibangun dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan di Dinas Pendidikan Nasional (Disdiknas) Kota Medan sebesar lebih kurang Rp400 juta, tapi hingga kini belum juga selesai dikerjakan meski sudah empat pemborong yang menanganinya. Pembangunan gedung laboratorium itu sendiri tidak ada kaitannya dengan SDN tempatnya dibangun karena semuanya diurus Disdiknas Kota Medan. Hal itu terungkap saat Anggota Komisi B DPRD Kota Medan Ir Juliaman Damanik meninjau pelak-

sanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD), Senin (6/5). Ketika itu Juliaman Damanik bertanya kepada Kepala SDN 068475 Nurbaita Sembiring SPd terkait terbengkalainya gedung laboratorium di sekolah itu. Nurbaita mengatakan tidak tahu persis kenapa gedung laboratorium itu tidak kunjung selesai padahal mulai dibangun tahun 2010. Menyikapi hal itu Juliaman Damanik mengatakan akan mengusulkan supaya Komisi B DPRD Kota Medan memanggil Kadis Diknas Kota Medan untuk mengetahui penyebab terkendalanya proyek gedung laboratorium di SDN itu. "Keresahan siswa di SDN itu sangat wajar karena gedung laboratorium ada di hadapan mata mereka tapi tidak dapat digunakan," ucap Juliaman.(DP)

Medan-andalas Penanganan kasus dugaan korupsi penagihan rekening pelanggan PDAM Tirtanadi dinilai mengabaikan hal-hal prinsip. Hal ini diutarakan Asosiasi Masyarakat Patuh Hukum (AMPUH), mengingat penyidikan Polda Sumatera Utara sejauh ini tidak mengarah pada pejabat PDAM Tirtanadi yang mengeksekusi kontrak kerja penagihan rekening. “Gelar perkara saja sampai sekarang belum dilakukan oleh Polda Sumatera Utara. Selain itu, hasil audit BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) juga belum ada. Ini menimbulkan keraguan bagi publik apakah tuduhan korupsi ini benar? Padahal, Azzam Rizal selaku Dirut PDAM Tirtanadi sudah ditahan,” tegas Ketua AMPUH Budiman Amin Tanjung SH, kepada wartawan di Medan, Selasa (7/5). Didampingi Sekretaris AMPUH Hasto Agus, Budi juga mengutarakan kekhawatiran bahwa kasus ini sebenarnya mengarah pada kriminalisasi personal demi capaian politik kelompok tertentu. Sebagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang konsern terhadap penegakan hukum, dia menegaskan AMPUH akan terus memantau perkembangan kasus ini. Seperti dilansir beberapa media massa terbitan Medan, beberapa waktu lalu, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Sumut Kombes Pol Sadono Budi Nugroho mengatakan penahanan Azzam Rizal telah

memenuhi unsur. Berdasarkan dokumen dan keterangan saksi-saksi, sebut dia, kerja sama penagihan rekening pelanggan antara PDAM Tirtanadi dengan Koperasi Karyawan Tirtanadi terbukti menyalahi aturan. "Kontrak itu dilaksanakan tanpa persetujuan gubernur," ujarnya. Akibat kontrak kerja yang tidak sesuai ketentuan, papar Sadono, keuangan perusahaan tidak bisa dikendalikan. "BPKP masih melakukan audit, berapa besar kerugian negara akibat kasus ini," katanya pula. AMPUH sendiri mengaku cukup memahami landasan hukum yang dipakai Polda Sumut untuk menyatakan kontrak kerja penagihan rekening pelanggan itu menyalahi aturan. “Yang dipakai Polda Sumut kan Perda (Peraturan Daerah) No 10/2009 tentang PDAM Tirtanadi,” sebut Budi Amin Tanjung. Namun, AMPUH menduga Polda Sumut tidak memaknai Perda tersebut secara utuh, melainkan sebagiannya demi menguatkan alasan penahanan Azzam Rizal.

andalas/ist

BERI KETERANGAN - Ketua AMPUH Budiman Amin Tanjung, SH (dua kiri) didampingi Sekretaris Hasto Agus, Bendahara Salim dan Kadiv Investigasi Firdaus Nasution (kiri ke kanan) sedang memberikan keterangan kepada wartawan, di Medan, Selasa (7/5). “Pasal 65 Perda itu menyebutkan kerja sama PDAM Tirtanadi dengan pihak ketiga dilakukan oleh direksi dengan persetujuan Dewan Pengawas dan berlaku setelah disahkan oleh gubernur. Nah, seharusnya yang dipersalahkan seluruh direksi, bukan cuma Azzam Rizal selaku direktur utama,” tegas Budi. Kemudian, AMPUH memandang jajaran direksi yang paling berwenang mengeksekusi kontrak kerja itu adalah direktur keuangan. “Mengapa sejauh ini kita tidak mendengar Polda Sumut memeriksa direktur keuangan? Katakanlah sebagai saksi dulu. Terus di mana fungsi Dewan Pengawas? Mengapa ini kelihatannya diabaikan penyidik Polda? Soalnya, kita juga belum mendengar adanya peme-

riksaan terhadap Dewan Pengawas,” tukas Budi. Hal yang juga diabaikan oleh Polda Sumatera Utara, tambah pria yang juga jurnalis televisi ini, adalah fakta bahwa kontrak kerja dengan pihak ketiga dalam hal penagihan rekening sudah berlangsung sejak 1987. Dan, Perda tentang PDAM Tirtanadi berlaku sejak tahun 2009. “Azzam Rizal menjadi Dirut PDAM Tirtanadi tahun 2011. Setahu kita, ada seorang dirut dan seorang pelaksana (Pls) dirut yang menjalankan kontrak kerja penagihan rekening dalam kurun waktu 2000 -2011. Mereka juga melaksanakannya tanpa pengesahan gubernur, lantas mengapa tidak turut diusut?” pungkas Budi. Dikonfirmasi mengenai hal ini,

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut Kombes Pol Raden Heru Prakoso mengaku belum bisa memberi penjelasan. “Saya masih sibuk menemani Kadiv (Kepala Divisi) Humas Mabes Polri, jadi belum bisa memberi penjelasan,” ujarnya via telepon. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhadi Alius, Selasa (7/5), memang sedang berada di Medan. Sekadar diketahui, dalam tempo cukup singkat Polda Sumatera Utara menetapkan Dirut PDAM Tirtanadi Azzam Rizal dan Ketua Koperasi Karyawan Tirtanadi Subdarkhan Siregar sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penagihan rekening. Dan, sejak Kamis (2/5), Azzam Rizal resmi ditahan.(GUS)

Honorer K1 Pemko Medan Minta Pertimbangan BKN

Distarukim Sumut Rencanakan Rehabilitasi 1.500 RTLH Medan-andalas Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sumatera Utara merencanakan merehabilitasi 1.500 unit rumah tidak layak huni (RTLH) secara serentak pada tahun 2013. Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi D DPRD Sumut di Medan, Selasa (7/5), Kepala UPT Rumah Sewa Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarukim) Sumut Beslida mengatakan program tersebut akan dilakukan di lima kabupaten/kota. Kelima daerah itu adalah Asahan (441 unit), Langkat (335 unit), Labuhan Batu (198 unit), Labuhan Batu Utara (193 unit), dan Tapanuli Tengah (333 unit). Program tersebut dilakukan agar masyarakat yang menjadi target kegiatan itu dapat memiliki tempat tinggal yang baik dan layak huni. Untuk merealisasikan program tersebut, Dis-

tarukim Sumut akan mengalokasikan dana sekitar Rp26 miliar dan pengerjaannya dilakukan melalui kerja sama dengan Kodam I Bukit Barisan. Wakil Ketua Komisi D PDRD Sumut Sudirman Halawa mengatakan, pihaknya sangat mendukung program rehabilitasi RTLH yang disiapkan Distarukim karena membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak. "Program ini sangat prorakyat. Jadi, wajar kita dukung," kata politisi Partai Golkar itu. Namun, pihaknya akan memantau pelaksanaan kegiatan yang menggunakan keuangan negara tersebut agar realisasi dan pemanfaatannya sesuai dengan perencanaan. Komisi D DPRD Sumut telah merencanakan untuk melihat langsung realisasi perbaikan rumah tidak layak huni tersebut di Deli Serdang.(ANT/GUS)

Rabu, 08 Mei 2013

1. AndalasToday

05.00 – 06.00 WIB

2. StarMorningRequest

06.00 – 07.00 WIB

3. Ngobrol Bareng Starnews Bersama Nadin 07.00 – 08.30 WIB Erlangga 4. InfoBisnis&Ekonomi

09.00 – 10.00 WIB

5. StarWorld

10.00 – 11.00 WIB

6. StarLife

11.07 --12.00 WIB

7. StarHotNewsSiang

12.07 – 13.00 WIB

8. Info Anda (Informasi Perakiraan cuaca & 13.07 – 14.00 WIB Reporter) 9. StarTalkshow

15.07--16.00 WIB

10. StarHotNewsSore

16.07--19.00 WIB

11. StarRequest

19.07 – 21.00 WIB

12. StarHotNewsMalam

21.07 – 22.00 WIB

13. StarNight

22.07 – 00.00 WIB

andalas/ist

MENINJAU - Wali Kota Medan Rahudman Harahap saat meninjau pelaksanaan UN di SD Singapore Piaget Academy di Perumahan Citra Garden Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa (7/5).

Rahudman Berharap Hasil UN 2013 Lebih Baik Medan-andalas Wali Kota Medan Rahudman Harahap meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD) di SD Singapore Piaget Academy di Perumahan Citra Garden, Jalan Jamin Ginting dan SD High Scope Indonesia di Jalan Bunga Cempaka, Selasa (7/5). Dari hasil peninjauan itu, pelaksanaan UN SD hari kedua berjalan dengan lancar. Wali Kota Medan juga berharap, tingkat kelulusan dan hasil ujian yang diperoleh para siswa tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Dari lima ruangan yang disediakan pihak sekolah di lantai empat, satu per satu ditinjau wali kota. Para

siswa saat itu tengah mengerjakan soal matematika yang diawasi pengawas. Menurut Rahudman, hasil peninjauan yang dilakukannya, pelaksanaan UN di SD Singapore Piaget Academy (SPA) berjalan dengan baik dan sangat disiplin. Sebagai salah satu sekolah percontohan, SPA menampung para siswa yang berlatar suku maupun agama yang berbeda dengan jumlah lebih dari 1.000 siswa, termasuk TK, SMP, dan SMA. “Jadi ini patut kita apresiasi sehingga SPA menjadi salah satu sekolah yang dapat menghasilkan lulusan berkarakter,” ungkapnya. Kepala SD SPA Pdt LBH Sima-

ngungsong menjelaskan, jumlah siswa yang mengikuti UN tingkat SD sebanyak 112 siswa dan ditempatkan dalam 5 ruangan. Diakuinya, pelaksanaan UN tidak ada masalah, seluruh siswa hadir semua. “Walaupun ada soal yang tertukar namun dapat kita atasi. Jadi intinya pelaksanaan UN di sini berjalan dengan aman dan lancar,” papar Simangunsong. Wali Kota Medan didampingi Sekda Syaiful Bahri Lubis, Kadis Pendidikan Parluhutan Hasibuan serta Kabag Humas Budi Hariono, kemudian melanjutkan peninjauan ke SD High Scope Indonesia, tidak jauh dari lokasi SPA. Di tempat itu, siswa yang mengikuti UN berjumlah 10 orang dengan perincian 4 laki-laki dan 6 perempuan. Walaupun hanya diikuti

10 siswa wali kota sangat mengapresiasi sistem pendidikan di tempat tersebut. Dia berharap Kadis Pendidikan terus memantau sekolah ini. “Jika ada perubahan kurikulum langsung beritahukan kepada pihak sekolah. Ini semua dilakukan dalam upaya peningkatan karakter dan kualitas para siswa,” tandasnya. Wali kota mengungkapkan pemerataan guru juga perlu dilakukan guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Selain itu kepada seluruh kepala sekolah negeri diminta meningkatkan kualitas proses belajar dan mengajar di sekolahnya masing-masing. “Dengan kerja keras yang dilakukan, saya yakin mutu sekolah negeri tidak akan kalah dengan sekolah swasta,” ujarnya optimis. (BEN)

Medan-andalas Pemerintah Kota Medan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) hari ini (Rabu, 8/5) berangkat ke Jakarta, membawa surat Wali Kota Medan untuk disampaikan kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) RI, dan BPKP agar dapat mempertimbangkan pengangkatan 143 honorer Kategori 1 (K1) Pemko Medan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. “Janganlah gara-gara SK mereka tidak ditandatangani oleh pejabat yang berwenang (wali kota-red), justru pihak honorer ini yang dikorbankan. Mereka selama ini tahunya bekerja. Mereka tidak tahu siapa yang sah menandatangani SK mereka, mereka digaji dengan APBD,” kata Kepala BKD Kota Medan, Affan Siregar, Selasa (7/5). Affan sangat menyayangkan adanya pemberitaan yang mengatakan BKD lambat dalam menangani masalah honorer K1. Padahal BKD telah berupaya dengan segala kemampuan agar honorer K1 di lingkungan Pemko Medan yang keseluruhannya berjumlah 251 orang dapat diangkat menjadi CPNS tahun ini. Affan menjelaskan, honorer K1 ini merupakan tenaga honorer yang diangkat sebelum tahun 2005. (STARBERITA/GUS)


HUKUM & KRIMINAL

Rabu 8 Mei 2013

harian andalas | Hal.

Avanza Tabrak Truk Muatan Jagung

Ditangkap, Janda Satu Anak Edarkan Sabu Perbaungan-andalas Menyaruh sebagai pembeli, opsnal Satuan Reserse Narkoba Polisi Resor Serdang Bedagai (Sat Res Narkoba Polres Sergai), Senin (6/5) sekira pukul 22.00 WIB, berhasil menangkap Hajizah alias Liza (30), pemilik Narkoba jenis sabu–sabu seberat 3,28 gram. ”Tersangka warga Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, di sergap ketika menjual sabu yang dibungkus kertas tisu warna kuning kepada polisi. Selanjutnya diboyong ke Mapolres Sergai guna penye-

lidikan lebih lanjut,” jelas Kasubag Humas Polres Sergai AKP ZN Siregar, Selas (7/5). Janda satu anak yang pernah kesandung kasus narkoba pada tahun 2008 dan 2011 ini, dipersangka dengan pasal 114 (1) subs 112 (1) susb pasal 144 (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun penjara. ”Sekarang bandar narkotika yang pernah menjalani hukuman 20 bulan di Rutan Tebing Tinggi pada tahun 2008 dan 2011 ini, diamankan di Mapolres Sergai. (RYAD) andalas/supryadi

Granat Aktif Ditemukan di Parit Medan-andalas Warga Jalan Sewindu, Kecamatan Medan Petisah, Selasa (7/5) sekira pukul 18.30 WIB digegerkan dengan ditemukannya satu unit artileri granat jenis nenas aktif di dalam selokan. Keterangan diperoleh, granat aktif tersebut pertama ditemukan Amri (32) saat membersihkan parit. Tanpa sengaja dia memegang granat tersebut. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Amri langsung memberitahu kepada warga sekitar dan sebagian

melapor penemuan itu kepada personel Koramil Medan Barat, Jalan Sekip, Kecamatan Medan Petisah. Selanjutnya granat tersebut diamankan pihak Koramil. Untuk di periksa. Dandim 0201/BS Letkol Inf Hendri saat dikonfirmasi membenarkan penemuan granat nenas oleh warga di dalam parit jalan Sewindu. "Iya ada warga yang temukan granat jenis nenas dan masih aktif, sudah kami amankan dan masih kita periksa punya siapa barang ini," ujarnya. (ACO)

Innova Hilang dari Bengkel Ditemukan Medan-andalas Mobil kijang innova hitam BK 1173 QJ milik Suryono (43) warga Jalan Angsa, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Medan Timur yang hilang dari salah satu bengkel di Jalan Letda Sudjono Medan Tembung, Senin (6/5) 14.00 WIB, ditemukan petugas Polsek Percut Seituan di Komplek Villa Harmoni Bilal, Kecamatan Medan Barat, Selasa (7/5) sekira pukul 01.00 WIB. Keterangan diperoleh, dari rumahnya korban membawa mobilnya ke bengkel di lokasi untuk di tune up. Lantas korban pun meninggalkan mobilnya begitu saja dan beranjak pulang. Selang 3 jam kemudian, korban pun kembali menuju bengkel hendak mengambil mobilnya. Alangkah terkejutnya korban ketika melihat kalau mobilnya tidak berada lagi dilokasi dan saat ditanyai kepada pekerja bengkel tidak ada yang mengetahuinya. "Aku semalam pagi ke bengkel ngantar mobil mau diservis, karena lama kutinggal pulang. siangnya pas balek ke bengkel, udah gak ada lagi mobilku, kutanyain sama pekerja bengkel gak ada yang tau," kesalnya. Tambahnya, ia pun mencoba meminta keterangan dari pekerja-pekerja lainnya, dan mendengar dari salah seorang pekerja kalau ada seorang pria yang mencurigakan di seputaran bengkel. "Kutanya-tanya lagi, rupanya ada pekerja yang melihat seorang pria datang ke bengkel dan ditanya sama pria itu ada urusan apa datang kesini. Pria tersebut mengatakan tidak ada

urusan apa-apa. Saat pekerja beristirahat sejenak, diduga pelaku mengambil kesempatan untuk mencuri mobilku, dan katanya ia tau ciri-ciri pelaku, " ujar korban. Merasa menjadi korban pencurian lantas korban pun mendatangi Polsek Percut Sei Tuan untuk membuat laporan pengaduan ditemani oleh saksi yang melihat. Setelah diperiksa saksi-saksi dan korbannya lantas petugas langsung saja mencari keterangan dari lokasi dan ciri-ciri pelaku dan melakukan pengembangan. Setelah dilakukan pengembangan, petugas pun mendapat target pelaku yakni inisial "A" yang beralamat di Komplek Villa harmoni Bilal. Petugas pun langsung turun kelokasi untuk melakukan pengepungan dirumah pelaku. Saat dilokasi ternyata diteras rumah pelaku ditemukan mobil korban tengah terparkir namun pelaku tidak ada didalam rumah dan dalam keadaan kosong. Dan petugas pun langsung membawa mobil milik korban ke Polsek Percut Sei Tuan untuk dijadikan barang bukti. Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Erinal mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan korban dan saksi-saksi petugas langsung melakukan pengembangan dan mendapat target dari pelaku. "Usai diperiksa korban dan saksi-saksi, kita lakukan pengembangan dan kita mendapati targetnya dan langsung menuju lokasi rumah "A". Dan benar mobil korban berada disana namun pelaku tidak berada ditempat, namun masih tetap kita lakukan pencarian terhadap pelaku," ujarnya. (ACO)

4

INTEROGASI - Wakapolres Sergai Kompol Zahri (dua dari kanan), Kabag Ops Kompol Moch Risya Mustario SIK (dua dari kiri), Kasat Resnarkoba AKP Hendra (kiri) dan Kasubbag Humas AKP ZN Siregar (kanan) menginterogasi tersangka kasus narkoba.

Tuntut Janji Developer, Konsumen Dihajar Dirut PT Cendana Medan-andalas Anita (33) warga Jalan Platina I No 90 Lingkungan VII, Medan, ketiban sial. Pasalnya, saat dia dan belasan ibu-ibu tetangganya datang ke kantor Developer PT Cendana untuk janji pengembang komplek perumahan yang mereka tempati, mereka malah digebuki Direktur Utama PT Cendana hingga babak belur. Menurut informasi, kedatangan kaum ibu-ibu itu ke kantor pengembang tersebut untuk menuntut hak fasilitas PDAM Tirtanadi dan PLN warga perumahan Korpri Martubung. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes dikarenakan sudah bertahun-tahun warga Perumahan Korpri berada dalam kegelapan dikarenakan pihak developer menipu konsumen tidak menyediakan PLN dan PDSM Tirtanadi.

Namun saat melakukan aksinya, salah seorang konsumen dihajar oleh Dirut PT Cendana sebagai developer perumahan tersebut hingga nyungsep kelantai. Ironisnya lagi, saat nyungsep ke lantai kepala korban menghantam pot bunga hingga mengalami luka memar dan sakit akibat dipukul terlapor dibagian pipi sebelah kiri, dagu bagian bawah rahan sebelah kiri. Tak terima diperlakukan tak manusiawi, korban pun me-

laporkan peristiwa tersebut ke Polsek Medan Kota. Menurut keterangan korban, Anita mengatakan bahwa maksud kedatangan ia dan ibuibu perumahan Korpri lainnya adalah untuk meminta pihak developer memenuhi janjinya untuk meyediakan fasilitas PLN dan PDAM Tirtanadi. "Aksi ini yang ke-3 kali kami buat dengan maksud meminta pertanggung jawaban pihak developer untuk menyediakan fasilitas PLN dan PDAM Tirtanadi. Kami ada sekitar puluhan rumah tidak memiliki listrik dan PDAM Tirtanadi," jelasnya. Anita juga mewnambahkan bahwa saat ia dan ibu-ibu lainnya berorasi untuk menuntut hak mereka. Tibaitiba saja Dirut PT. Cendana memukul dirinya hingga terjatuh dan kepalanya menghantam Pot

Bunga. "Saat itu saya meminta langsung sama Dirut PT. Cendana untuk memasangkan Listrik dan PDAM Tirtanadi ke Perumahan Korpri Martubung. Namun tiba-tiba saja, Dirut PT. Cendana, Dodi Taher menggampar saya hingga saya jatuh dan kepala saya menghantam pot bunga. Barang buktinya pot bunga yang mengenai kepala saya itu hancur bang," ucapnya. Selanjutnya, Anita berharap agar pelaku penganiayaan terhadap dirinya dihukum sesuai hukum yang berlaku. "Akibat pemukulan itru kepala saya pusing-pusing, mual dan kepala saya sakit terkena pukulan dan hantaman pot bunga. Saya berharap agar Dodi Taher segera ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," harapnya. (THA)

Miliki Sabu, Buruh Kilang Batu dan Penyabit Rumput Dibekuk Lubuk Pakam-andalas Kedapatan memiliki narkotika jenis sabu-sabu, dua buruh kilang batu dan seorang penyabit rumput di Kecamatan Beringin dibekuk petugas Reserse Narkoba Polres Deli Serdang, Selasa (7/5) sekira pukul 00.30 WIB. Ketiga tersangka masingmasing, Miswanto (22) warga Dusun I Desa Sidourip, Kecamatan Beringin, Suwardi alias Edi Sud (32) warga Dusun I Desa Pasar VI Kualanamu, Kecamatan Beringin (karyawan kilang batu) serta Robi Gustiadi (27), penyabit rumput, warga Gang Madiun Desa Sidodadi, Kecamatan Beringin. Informasi diperoleh, penangkapan ketiga tersangka bermula ketika polisi mendapat informasi bahwa Robi baru membeli 3 paket sabu seberat 1 gram seharga Rp1,1 juta dari Miswanto. Sebagian sabu itupun digunakan Robi bersama adiknya, Sumarno (21) di kediamannya.

andalas/bobby lusaka purba

Robi (kiri), Miswanto (tengah) dan Suwardi (kanan), tiga tersangka sabu saat dinterogasi penyidik Sat Resnarkoba Polres DS. Namun karena Sumarno yang Miswanto. Selanjutnya petugas pun berprofesi paranormal itu sudah berangkat ke Jakarta, dan sabu membawa Robi untuk menunmasih banyak tersisa, Robi be- jukkan kediaman Miswanto dan rencana mau mengembalikan petugas berhasil membekuk sabu itu kepada Miswanto un- Miswanto di kediamannya. Ketuk dijual kembali dengan har- pada petugas, Miswanto mengaku jika sabu yang dijualnya ga Rp800 ribu. Namun belum sempat Robi kepada Robi temannya itu bememberikan sabu itu kepada rasal dari Suwardi. Tidak mau buruannya lepas, Miswanto, mendadak petugas membekuk ayah dua anak ini petugas kemudian membawa di kediamannya. Saat diintero- kedua tersangka ke rumah Sugasi petugas, Robi mengaku wardi. Kedatangan petugas jika sisa sabu yang dikonsum- yang mendadak itu membuat sinya itu dibeli adiknya dari Suwardi tidak dapat berkutik.

Selain mengamankan pria yang memiliki tato pada kedua lengannya ini, petugas juga berhasil menemukan barang bukti sabu seberat 0,25 gram dari tangan Suwardi. Selanjutnya ketiga tersangka dibawa ke Polres DS untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kepada andalas di Sat Narkoba Polres DS, Suwardi mengaku baru bermain sabu selama 1 bulan ini. Sabu yang dijual kepada Miswanto itu diperolehnya dari seorang pria disebut-sebut dengan panggilan Kodok warga Tembung. “Sudah 10 tahun aku kenal dengan Kodok saat kami sama-sama kerja di kilang batu,” ujar Suwardi. Terpisah, Kasat Narkoba Polres DS AKP Charles Simanjuntak kepada andalas mengatakan ketiga tersangka masih diperiksa untuk pengembangan dan dijerat pasal 114 jo 112 jo 132 UU Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (BOB)

Perbaungan-andalas Satu unit mobil Toyota Avanza BK 1348 KW dikemudikan Zainuddin (41) warga Dusun II Desa Pantai Cermin Kiri, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, menabrak truk BK 9358 MN, Selasa (7/5) sekira pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di Jalinsum KM 34-35 atau tepatnya di depan PKS (pabrik kelapa sawit) PTPN IV Adolina Perbaungan itu. Namun bagian depan mobil Toyota Avanza ringsek, dan truk muatan jagung yang dikemudikan Darno (41) warga Lubuk Pakam, Deli Serdang, terbalik. Di lokasi kejadian, Zainuddin ketika ditemui mengaku, tidak tahu apa penyebab mobilnya menabrak truk yang berada di jalur kanan jalan. “Aku nggak tau sama sekali mobilku bisa nabrak. Tau–taunya aku sudah berada disamping bak truk yang hampir mengenai kepalaku. Syukurlah kami selamat,” ujarnya kebingungan sembari menggendong anaknya, Dimas (4). Terpisah, Darno mengatakan, bahwa peristiwa yang hampir merenggut nyawanya itu, karena pengemudi Toyota Avanza melaju dengan kecepatan tinggi saat mendahului mobil di depannya. “Mobilnya terlalu kencang ketika memotong, trus sopirnya gugup jadi nabrak bak samping truk kami yang berjalan pelan. Sempat juga kuelakan, makanya truk kami terbalik,” ucapnya. Pantauan di TKP, beberapa menit kemudian petugas polisi Lalulintas turun ke lokasi kejadian. Selanjutnya bersama warga memboyong Dimas penumpang Avanza yang mengalami luka ringan di tangan dan kenek truk Ngadiman (45) beserta anak Darno bernama Dedi (5) yang mengalami luka ringan di kepala ke RSU Sawit Indah Perbaungan. (RYAD)

Terdakwa Kasus Pembunuhan Kabur Usai Sidang Tanjung Balai-andalas Seorang terdakwa kasus pembunuhan nenek kandungnya sendiri, berhasil melarikan diri setelah sidang, dari pengawalan pihak Kejaksaan dan Polres Tanjung Balai, Senin (6/5) sore. Informasi dihimpun menyebutkan, Terdakwa Arian Agusti Randa alias Ari,20, warga Dusun V, Desa Sei Apung, Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan setelah melakukan sidang di Pengadilan Negeri Tanjungbalai- Asahan, berhasil meloloskan diri dari pengawalan petugas. Terdakwa Ari melarikan diri ke daerah sungai yang berdekatan dari pengadilan negeri Tanjungbalai, aparat keamanan yang melakukan pengamanan dan pengawalansegera melakukan pengejaran terhadap terdakwa. " Banar setelah sidang, saat akan dibawa kedalam penjara pengadilannegeri Tanjungbalai - Asahan, terdakwa melarikan diri ", terang Salah seorang Warga bernama Sudi Rahmat pada andalas dilokasi pencarian. Dikatakannya, Terdakwa Ari yang melarikan diri ke daerah sungai silausempat terjadi perkelahian dengan buruh galian C saat akan ditangkap, namun berhasil lolos dan menyemplung ke sungai silau. katanya melanjutkan, dan pihak kepolisian dari Pol Air juga melakukanpencaharian terhadap terdakwa Ari dengan Armada kapal Patroli. Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungbalai - Asahan Edi Winarto SH MHmelalui Kasi Intel Endra Gusrian SH dilokasi pencarian membenarkan adanya terdakwa kasus pembunuhan melarikan diri dari pengawalan petugas. Dikatakannya, pihaknya beserta kepolisian masih melakukanpencarian terhadap terdakwa. Diharapkan Gusrian, bila masyarakat mendapat informasi keberadaanterdakwa Ari, tolong diberitahukan pada pihak aparat penegak hukum, agar dilakukan pengnangkapan ujarnya. (FAS)

Bawa Sabu dari Malaysia, Janda Kembang Ditangkap Medan-andalas Petugas Bea Cukai Bandara Polonia Medan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu 10 gram yang dilakukan seorang janda kembang di Bandara Polonia, Medan, Selasa (7/5) kemarin.

Novita Dian (25), warga Jalan Sunggal Lingkungan XI, Kecamatan Medan Sunggal ini diamankan saat petugas menggeledah koper yang dibawanya dari Malaysia. Dari koper bawaannya, petugas menemukan 10 gram sabu dalam saku celana miliknya. Informasi yang dihimpun, ketika itu Novita terbang ke Medan menggunakan maskapai penerbangan Air Asia Airlines QZ 8051 dengan rute penerbangan Kuala Lumpur - Medan,

Indonesia. Ia tiba di Bandara Polonia sekira pukul 08.30 WIB. Setelah petugas mencurigai koper milik ND, petugas menemukan sabu seberat 10 gram pada kantong celana jeans tersangka, yang berada dalam tas berwarna hitam di bagasi tersangka. Selain barang bukti sabu, petugas mengamankan uang asing 3100 US Dollar, sejumlah mata uang Euro dan Philipina. Selain itu ditemukan 2 unit handphone dan sebuah KTP bernomor

1271025902880003. Disaksikan oleh pihak Bea Cukai, BNNP Sumut, Polsek Medan Baru, tersangka beserta barang bukti diserahkan ke petugas Poldasu untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Kabid Pemberantasan BNP Sumut, Kompol Joko Susilo didampingi Kasi Idik Tindak dan Pengejaran, AKP S Nainggolan mengatakan, wanita yang diketahui janda tiga anak itu mengaku sabu itu milik temannya selama perjalanan dari

Philipina ke Malaysia. Kepada petugas, Novita Dian mengaku celana berisi sabu itu sempat dipinjamkan kepada salah seorang temannya. "Nomor Paspor-nya W 850982. Sabu itu ditemukan dalam kantong celana jeans yang ada di dalam tas berwarna hitam milik tersangka disimpan di bagasi. Pengakuan tersangka, celana itu sempat dipinjamkan kepada rekannya," jelas Djoko Susilo. Menurut Djoko, keberadaan sabu itu diketahui setelah barang

bawaan penumpang pesawat diperiksa. Koper milik tersangka terdeteksi berisi narkotika dan kemudian diamankan oleh petugas Bea Cukai. Penangkapan tersangka dilakukan oleh petugas Customs Bandara Polonia Medan bersama BNP Sumut dan Polsek Medan Baru. "Setelah diperiksa, kita duga serbuk putih itu barang terlarang sabu. Selanjutnya tersangka dan barang bukti kita serahkan ke Poldasu," ujar Djoko. (THA)


HUKUM & KRIMINAL

Rabu 8 Mei 2013

harian andalas | Hal.

5

Pembunuh PNS Kodam I/BB Divonis 18 Tahun Penjara andalas/lamhot situmorang

SAKSIKAN – Kapolres Tanah Karo AKBP Marcelino Sampouw menyaksikan penandatanganan naskah pelantikan.

Polres Tanah Karo Gelar Sertijab Empat Pama Tanah Karo-andalas Kapolres Tanah Karo AKBP Marcelino Sampouw, Senin (6/ 5) menggelar serah terima jabatan (sertijab) empat Perwira Pertama (Pama) di jajarannya. Sertijab dilaksanakan di Aula Pur-pur Sage. Keempat Pama yang dilakukan serah terima itu antara lain, AKP Dearma Munte SH menjadi Kapolsek Payung, AKP Irianto menjadi Kapolsek Simpang Empat, AKP Syarifuddin Lubis menjadi Kasat Resnarkoba dan AKP E Situmorang menjadi Kabag Ren Polres Tanah Karo. AKBP Marcelino Sampouw dalam sambutannya mengatakan, serah terima jabtan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa dan memang harus dilakukan sebagai suatu bagian dari sistim pembinaan personel sekaligus merupakan kebutuhan/kepentingan organisasi

bukan untuk kepentingan pribadi. Selain itu untuk lebih mengoptimalkan kinerja serta produktifitas satuan yang bersangkutan sejalan dengan tugas pokok Polri, sehingga Polri diharapkan terus dapat melaksanakan fungsi dalam bidang sebagai pelindung, penganyom dan pelayan masyarakat serta penegakan hukum dan pemeliharaan kamtibmas secara optimal. “Saya selaku Kapolres Tanah Karo mengucapkan selamat bertugas, atas kepercayaan pimpinan yang telah diberikan kepada saudara untuk memangku jabatan yang baru di Polres Tanah karo ini. Harapan saya semoga saudara dapat bekerja menyesuaikan diri dan dapat meneruskan apa yang telah dibuat dan dicapai oleh pejabat lama,” harap Marcelino. (LAMS)

Mantan Sekuriti Diadili Kasus Narkoba Tebing Tinggi-andalas M Eko Andriano als Koko (31) warga Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Sri Padang Kota Tebing Tinggi diadili di Pengadilan Negeri Tebing Tinggi Deli, Selasa (7/5). Mantan sekuriti ini didakwa atas kepemilikan narkotika. Dalama nota dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marco Lumban Batu SH dihadapan majelis hakim diketuai Tommy Manik SH menjelaskan, pada Minggu (16/12) sekira pukul 20.00 WIB, terdakwa diciduk di Kawasan Paya Bagas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, persis di samping Pabrik PTPN III Kebun Rambutan.

Penangkapan terdakwa atas pengamanan petugas pasca penggeledahan rumah kos di kawasan Jalan Bani Hasyim, dan terdakwa terduga sebagai pemasoknya. Di TKP petugas menemukan alat pengisap sabu, timbangan, handphone dan kemasan plastik transparan. Di hadapan petugas ketika itu, Eko membantah sebagai pengedar sabu, sementara barang bukti yang di sita dari tangan tersangka di akuinya adalah barang haram milik rekannya yang bernama Edi (DPO) warga Kota Medan. Terdakwa dijerat pasal 114 (1) dan Pasal 112 (1) UURI Nomor 35 Tahun 2012. (RDI)

Dugaan Korupsi APBD Akan Dilapor ke Poldasu Tanah Karo-andalas Kepolisian Resor Tanah Karo ditengarai lamban dan tidak serius menuntaskan kasus dugaan korupsi milyaran rupiah. Lambannya penuntasan kasus yang mengemplang uang rakyat ini melunturkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polres Tanah Karo. Ada selentingan kecil dimasyarakat bahwa kasus tersebut terkesan didiamkan. Lambannya penuntasan kasus dugaan korupsi pada Karo Community College senilai milyaran rupiah itu membuat masyarakat Tanah karo merasa kecewa terhadap kinerja Polres Karo. Merasa kasus itu seperti ‘dipetieskan’ maka sejumlah elemen masyarakat akan mengadukan hal ini ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara di Medan. Walaupun demikian masyarakat tidak mau kehabisan akal. Rencananya kasus tersebut akan dilaporkan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara di Medan. “Kami kecewa sama Kapolres Tanah Karo yang terlalu lamban menangani kasusnya. Jadi, rencananya akan kami laporkan ke Poldasu. Harapan kami Kapoldasu akan serius menangani kasus korupsi tersebut. Juga diharapkan para tersangka segera diseret kemeja hijau dan penjarakan mereka-mereka yang dengan kelicikannya mengemplang dana APBD Karo tahun anggaran 2009,” ujar Nomon Tarigan, Ketua LSM Forum Masyarakat Cinta Keamanan dan Pembangunan Kabupaten Karo kepada sejumlah wartawan di Kabanjahe, Selasa (7/5). Dikatakan Tarigan, “Kasus

ini sudah pernah bergulir di Polres Tanah Karo Oktober 2012 lalu. Namun, hingga saat ini tidak tahu sejauh mana penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Polres Tanah Karo. Juga kita melihat aktor intelektualnya selalu berkoarkoar tegakkan supremasi hukum. Kalau memang ada niat menuntaskan kasusnya maka kemungkinan para tersangka sudah mendekam dalam penjara,” ujarnya. Lanjut dikatakannya, “Kami tidak pernah tahu sejauh mana sudah perkrmbangan kasusnya. Kami sebagai masyarakat sangat berkepentingan bagaimana kelanjutan kasus yang mengorbankan APBD Karo ini,” tambahnya lagi. “Ini berkasnya sedang kita susun untuk selanjutnya diserahkan kepada penyidik di Poldasu. Beberapa hari ini mungkin sudah terkumpul semua data-data lengkap dan modus operandi mereka-mereka menggrogoti APBD,” terang Tarigan sambil memperlihatkan setumpuk berkasberkas. “Kalau memang Kepolisian Resor Tanah Karo tidak mampu mengusut tuntas kasus ini hingga menjadi terang benderang tidak ada salahnya berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Kalau tidak selesai di Polres Karo maka tidak tertutup kemungkinan kasus ini dilaporkan ke Poldasu. Juga akan kita komunikasikan dengan KPK. Jadi sangat kita harapkan kasus ini segera ditangani secara benar,” ujar Sitepu yang juga Wakil Ketua Partai Demokrat Kabupaten Karo ini.(LAMS)

Belawan-andalas Dedi Syahputra Harahap (21), terdakwa dalam perkara perampokan disertai pembunuhan terhadap salah seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodam/I BB, Azwan Guci (66), divonis 18 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Lubuk Pakam di Labuhan Deli, Selasa (7/5). Terdakwa oleh majelis hakim diketuai Denny Lumbantobing SH dinyatakan bersalah melanggar pasal 340 subs 365 subs 338 dan 339 KUH-Pidana. Dalam persidangan terungkap, aksi terdakwa bersama temannya, Andre (masih buron) sudah direncanakan. Sebelum menghilangkan nyawa korban, terdakwa dan temannya terlebih dahulu mengikat korban dengan tali. Setelah membantai korban, terdakwa bersama temannya menganiaya istri korban, Susilawati. Akibat penganiayaan itu, istri korban mengalami cacat seumur hidup. Usai membunuh dan menganiaya istri korban, terdakwa bersama temannya menjarah harta benda korban lalu menjualnya untuk biaya melarikan diri. Majelis hakim dalam menjatuhkan vonis juga mempertimbangkan dua hal. Pertama hal memberatkan perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat, perilaku terdakwa sadis, terdakwa sengaja menghilangkan nyawa

korban dan yang meringankan terdakwa sopan dalam persidangan serta mengakui perbuatannya. Menurut majelis hakim, pada sidang sebelumnya sudah membuat dan meminta nota pembelaan dari penasehat hukum terdakwa, Sujiati SH secara lisan. Setelah vonis dibacakan majelis hakim dihadapan terdakwa Dedi Syahputra Harahap dan JPU Eva CV Sitepu SH dengan hukuman 18 tahun penjara kembali majelis hakim bertanya kepada terdakwa apakah hukuman itu diterima. Dedi Syahputra hanya tertunduk lesu dan pasrah menerima hukuman itu sampai kembali diletakkan borgol di tangannya. Salah seorang anak korban mengatakan kepada wartawan mengatakan, walau 18 tahun terdakwa dipenjara tetap tidak puas karena tidak bisa mengembalikan nyawa bapaknya. Sebelumnya, Azwan ditemukan tewas di depan rumahnya di Jalan Rahayu Dusun 10 Desa Sambi

andalas/desrin pasaribu

SIDANG – Dedi Syahputra, terdakwa dalam perkara perampokan disertai pembunuhan pensiunan PNS Kodam I/BB saat mengikuti sidang putusan di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam di Labuhan Deli. Rejo, Kecamatan Percut Seituan, Deli Serdang dengan kondisi telungkup, tangan terikat dan

terdapat luka bacok di lehernya. Sementara Susilawati (40), istri korban ditemukan di dalam parit

dengan kondisi kritis dan saat ini mendapat perawatan di Rumah Sakit Pringadi Medan.(DP)

Sidang Korupsi Biro Umum Pemprovsu

Saksi Ngaku Pernah Kena Maki Pimpinan Medan-andalas Tiga saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di Biro Umum dengan terdakwa Nursyamsiah selaku Kabag Rumah Tangga pada Biro Umum Setda Pemprov Sumut di Pengadilan Tipikor Medan, Selasa (7/5). Adalah Endang Sri Wahyuni, Asrul Muhammad dan Ponisa yang masing-masing bekerja di bagian Rumah Tangga Pimpinan Biro Umum Setda Pemprov Sumut menjelaskan, Kepala Biro Umum Setda Pemprov Sumut (alm) H Anshari Siregar, memaksa mereka untuk menandatangani daftar honor kegiatan pengamanan tamu VIP. Namun para saksi mengaku bahwa mereka tidak pernah menerima uang tersebut meski daftar pencairan telah ditandatangani. Persidangan yang digelar di ruang utama PN Medan, juga menyatakan pada Maret-April 2011, terdapat 13 kegiatan pengamanan tamu VIP, semisal kunjungan Menteri Pertanian, Anggota DPR RI, Dewan Pertimbangan Presiden dan Menteri Dalam Negeri.

"Dan setiap tamu yang datang dibuat pengamanan VIP lalu dibuatlah posko. Setiap tamu yang datang, langsung dibawa ke Rumah Makan Garuda dan Rumah Makan Jimbaran, Jalan Patimura, Medan. Setelah kunjungan selesai, saya diperintahkan Kabiro pak Anshari Siregar (alm), untuk masuk keruangannya. Di sana saya diminta menandatangani daftar uang. Saya nggak berani nanya beliau, karena takut dibentak," ujar Endang. Dihadapan majelis Hakim M Nur, Endang menjelaskan, bahwa para tamu biasanya langsung dilayani oleh Neman Sitepu, selaku Pelaksana Kasubbag Rumah Tangga Pimpinan Bagian Rumah Tangga pada Biro Umum Setda Pemprov Sumut dan Suweno selaku Staff Subbag Rumah Tangga Pimpinan Biro Umum Setda Pemprov Sumut (penuntutan secara terpisah). Selanjutnya pembayaran dilakukan oleh Aminuddin selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu pada Biro Umum Setda Pemprovsu. "Memang setiap tamu yang datang dibawa ke rumah makan itu. Pak Suweno dan Neman yang biasanya mengurusi tamu.

Kemudian untuk urusan bon tagihan dibuat pak Suweno. Lalu dibuatlah tagihannya. Kemudian pak Aminuddin yang membayar. Biasanya yang sering datang menagih adalah Masril dari RM Garuda. Dia biasanya menjumpai Pak Neman," ungkapnya. Sementara Asrul Muhammad mengatakan untuk biaya makan dan minum tamu adalah urusan Neman Sitepu dan Suweno. Namun setelah para tamu selesai berkunjung, dirinya langsung diperintahkan Kabiro Anshari Siregar untuk meneken daftar pencairan. Kabiro Anshari Siregar langsung membentaknya bila mempertanyakan uang tersebut. "Saya diperintahkan Kabiro datang keruangannya. Saya disuruh teken dan mencari nama saya di daftar itu. Pak Anshari membentak saya, katanya Saya selaku kuasa pengguna anggaran, jangan banyak cakap dan banyak tanya," jar Asrul menirukan perkataan Anshari. Namun, setelah daftar nama di tandatangani, dirinya tidak pernah menerima uang tersebut. "Uangnya nggak ada cair sama

saya. Didaftar itu memang banyak daftar nama para pegawainya. Nama dan jumlah uangnya ada, tapi kami tidak terima uangnya. Ada dua rangkap berkas yang saya teken. Begitupula dengan staff lainnya diperintahkan meneken berkas itu. Pernah saya pertanyakan sama Pak Anshari, tapi beliau langsung marah dan mengeluarkan bahasa kotor," ungkapnya. Dalam perkara itu, Nursyamsiah selaku Kabag Rumah Tangga pada Biro Umum Setda Pemprov Sumut dinyatakan bersama-sama Aminuddin selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu pada Biro Umum Setda Pemprovsu. Neman Sitepu selaku Pelaksana Kasubbag Rumah Tangga Pimpinan Bagian Rumah Tangga pada Biro Umum Setda Pemprov Sumut dan Suweno selaku Staff Subbag Rumah Tangga Pimpinan Biro Umum Setda Pemprov Sumut (penuntutan secara terpisah) sebagai orang yang melakukan menyuruh atau turut serta melakukan perbuatan melawan hukum memperkaya diri sendiri atau iranglain yang dapat merugikan negara setidaknya sebesar Rp554 juta. (FEL)

Kejatisu Periksa Saksi Dugaan Korupsi Sirkuit Pancing Penyidikan dugaan kasus korupsi pengalihan lahan bertempat di sirkuit Jalan Pancing/Williem Iskandar, Medan terus berlanjut. Beberapa saki telah dimintai keterangannya terkait kasus itu.

K

epala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Chandra Purnama, menjelaskan dua orang saksi telah menjalani pemeriksaan, yakni pihak Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Deliserdang dan Kepala Desa (Kades) Medan Estate. "Pemeriksaannya minggu lalu. Itu la, pihak Dispenda Deliserdang dan Kepala Desa Medan Estate. Tetapi namanya saya kurang ingat nanti saya cek kembali ke penyidik," urai Chandra di Medan, Senin (6/5).

Dijekaskan Chandra kembali, sampai saat ini penyidik pun belum ada menetapkan tersangka-tersangka dari pihak swasta. Katanya, penyidikan akan terus berlangsung dan memanggil beberapa saksi-saksi lagi. "Untuk sementara ini belum ada tersangka dari pihak swasta. Tersangka masih dari PT Pembangunan Perumahan (PT PP). Penyidik masih terus bekerja. Perkara ini juga belum P21," ungkapnya. Ditambahkan Chandra, dua tersangka dari pihak PT PP, sampai saat ini belum ada diperiksa dalam kapasitas tersangka. Chandra pun mengutarakan, belum dapat memastikan pemanggilan kedua tersangka, sebab masih menunggu jadwal dari penyidik. Sebelumnya, Daryanto selaku mantan Dirut PT PP dan Supriadi sebagai mantan Kepala Cabang PT PP Sumut, telah ditetapkan penyidik Kejati Sumut sebagai tersangka. Kasus ini bermula pada

lokasi sirkuit, tadinya banyak lahan pemerintah yang sebagian dialihkan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan kemudian ada lagi pengalihan ke swasta. "Dan ini sedang ditelusuri kenapa bisa dialihkan lahan tersebut. Selidik punya selidik banyak kita temukan proses yang menyimpang. Kok begitu mudah peralihan dan tidak lengkap data asetnya. Setelah menemukan adanya penyimpangan kami langsung naikkan ke penyelidikan dengan dasar ada proses pengalihan yang menyimpang dimana aset tidak terdaftar lagi atas nama pemprov, kemudian kita memeriksa 15 orang saksi, dari fakta ini ditemukan ada beberapa pihak yang bertanggungjawab. Hanya saja data tersangka yang ditetapkan sekarang sedang ada ditangan tim dan tim akan berkumpul besok setelah acara KPK," urai Asisten I Intelijen Kejati Sumut, yang sebelumnya menjabat Kasi Penkum beberapa waktu lalu.

Marcos saat itu mengungkapkan, perkara ini menyangkut pengalihan lahan puluhan hektar. Penetapan kedua tersangka, karena diduga kuat memiliki peran terhadap berpindahnya aset milik Pemprovsu tersebut ketangan pengembang. "Tetapi kerugian negara ini menyangkut lahan. Lahannya cukup luas yaitu 20 hektar," urainya kala itu. Meski status penyidikan perkara tergolong cepat, namun penyidik Kejatisu mengatakan belum ada menetapkan tersangka dari pihak Pemprovsu ataupun pengembang yang membeli lahan tersebut. Alasannya, perkara ini masih berjalan dan terus bergulir. "Penetapan tersangka itu adalah hasil kesimpulan peyidikan. Dua tersangka sudah pernah dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi tetapi untuk status tersangka belum kita panggil. Saksi lain antara lain pihak BPN Deliserdang juga pernah kami panggil,"urainya

Marcos beberapa waktu lalu. Ditanganinya perkara ini mulai dari penyelidikan dan naik ke penyidikan, diutarakannya berasal dari beberapa informasi termasuk dari masyarakat dan personel intelijen Kejaksaan. Selain itu, pihaknya mengaku informasi diperoleh dari pemberitaan selama ini di Medan terkait perkara tersebut yang sering muncul. "Soal pelapor siapa itu kan dilindungi oleh undang-undang. Kasus ini juga masih baru jalan dua bulan. Kecuali kalau dihentikan diam-diam kasus ini baru bisa kamu bilang kenapa terkesan ditutup-tutupi. Tetapi Paling telak dan menjadi masalah adalah PT PP ini kan BUMN. Untuk saat ini pengalihan lahan dari Pemprovsu ke PT PP okelah kita anggap sesuai prosedur, dan PP dianggap tidak jelas kenapa bisa lahan menjadi milik swasta. Itu yang sedang kita kaji dan bagaimana perpindahan sebenarnya," urainya. (FEL)


RAGAM

Rabu 8 Mei 2013

Kepala MAN Lubuk Pakam Segera Dicopot Lubuk Pakam-andalas Tuntutan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lubuk Pakam untuk mencopot kepala sekolah Dra Marliana Nasution, akhirnya tercapai. Posisi kepala sekolah yang sudah 4 tahun 2 bulan dijabat Marliana, akan diserahterimakan 3 Juni mendatang. Hal itu ditegaskan Kepala Kantor Kementerian Agama Sumut Abdul Rahim SH, di hadapan ratusan siswa dan dihadiri puluhan guru di MAN Lubuk Pakam, kemarin. Sebelum kehadiran Ka Kanwil Kemenag Sumut itu, ratusan murid sudah berencana akan melakukan unjuk rasa damai ke Kanwil Kemenag Sumut di Jalan Binjai. Bahkan tiga unit mobil sudah disiapkan untuk mengangkut ratusan murid, dan sebagiannya sudah menunggu di depan Poldasu. Namun karena salah seorang guru mendapat kabar bahwa Abdul Rahim SH akan turun langsung untuk melihat aksi mogok belajar siswa MAN itu, ratusan murid pun menunggu hingga pukul 11.00 WIB. Para murid pun sudah berniat apabila

Abdul Rahim tidak datang, mereka akan berangkat ke Medan. Sekitar pukul 10.20 WIB, Ka Kanwil Kemenag Abdul Rahim SH tiba di sekolah MAN dan langsung disambut murid yang saat itu duduk di aula sekolah. Di hadapan Abdul Rahim SH, Kasi Mapenda Kemenag Deliserdang Torang Rambe dan ratusan murid membongkar kebobrokan Dra Marliana Nasution selama menjabat Kasek di MAN tersebut. Di antaranya, keberadaan laboratorium komputer yang hingga kini tidak tersedia padahal Marliana Nasution telah mengutip uang pembangunan untuk pengadaan laboratorium komputer sebesar Rp 400.000 dari setiap murid. Sehingga sebelum Dra Marliana Nasution angkat kaki dari sekolah itu para murid minta agar uang mereka harus dikembalikan. “Kami minta Kasek yang baru berasal dari luar MAN Lubuk Pakam, yang tahu agama dan dosa sehingga tidak korupsi dan tidak memasang “begu” di sekolah,” ujar salah seorang murid dan disambut tepuk tangan murid lainnya. Mendengar penjelasan para siswa tersebut, wajah Kakanwil Kemenag Sumut Abdul Rahim SH, malu dan merah padam. Diakemudian memanggil

salah seorang guru untuk menjelaskan berapa jumlah uang yang dikutip Dra Marliana Nasution. Salah seorang guru itupun menjelaskan jika dalam kurun waktu 3 tahun uang pembangunan untuk laboratorium komputer yang dikutip Kasek sebesar Rp 100.091.600. “Jangankan komputer, papan keyboardnya saja tidak ada,” jelas guru di hadapan Abdul Rahim Mendengar penjelasan tersebut Abdul Rahim pun berjanji akan meminta laporan pertanggungjawaban Dra Marliana Nasution, dan laboratorium komputer akan di sediakan setelah pergantian kepala sekolah dilakukan. Awalnya Abdul Rahim belum menentukan waktu pergantian kepala sekolah dengan alasan, kasek yang baru harus lebih baik dari sebelumnya dan melemparkan kepada murid untuk menentukan calon kepala sekolah yang berasal dari tenaga pengajar dari MAN. Namun ratusan murid dengan serentak meminta Kakanwil untuk membuat surat pernyataan secara tertulis kapan pergantian Kasek itu dilaksanakan. “Silahkan bapak menentukan siapa kasek yang baru. Kasek yang baru harus berasal dari luar sekolah,” teriak mereka. (BOB)

harian andalas | Hal.

6

SMAN 1 Kecamatan Binjai Gelar Bazar dan Pentas Seni Stabat-andalas Para siswa SMAN 1 Kecamatan Binjai menggelar acara Bazar dan Pentas Seni di halaman sekolah mereka, Selasa (7/5). Adapun yang ditampilkan berbagai macam kreativitas siswa, seperti pembacaan puisi, tari- tarian, baik tari- tarian tradisionil maupun tari-tarian kreasi baru, seperti dance, band dan lain-lain. Kepala SMAN 1 Kecamatan Binjai, Rudi Hendra Tarigan, MPd dalam sambutannya mengaku bangga melihat penampilan para siswa. Inilah yang diharapkan, anak-anak kreatif dan mencintai seni dan budaya. "Saya bangga, dari pada kalian bermain-main tidak karuan dan terjerumus ke dalam pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba. Lebih baik kalian menggeluti seni dan menampilkan kreativitas bermanfaat,” ujarnya. Pantauan andalas, adapun yang ditampilkan para siswa antara lain adalah Tari Persembahan oleh anak- anak kelas XI IPA, Tari Karo dari kelas X 4, Tari Batak dari kelas

andalas/ budi zulkifli

DANCE DANCE-Dua siswi saat bergaya dengan tarian kreasi baru (dance). X1, Band dari kelas X 1 dan Band Kolaborasi dari kelas X 1, X 2 dan X 3. Selanjutnya, selain Bazar dan Pentas Seni, para siswa SMAN 1 Kecamatan Binjai juga akan menggelar Acara Perpisahan bersama para

siswa kelas XII IPA dan IPS, Rabu (8/5). Turut diundang dalam acara tersebut, Kadis Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Kabupaten Langkat, KUPT Dinas P dan P Kecamatan Binjai, Camat Binjai dan Kades Suka Makmur. (BD)

Mantan Ketua DPRD Asahan H Bustami Hs

Tempuh Jalur Independen Hak Politik OK Arya Zulkarnain MANTAN Ketua DPRD Asahan yang juga Wakil Ketua DPW PPP Sumut, Drs H Bustami HS menegaskan majunya Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain dalam Pilkada kedua di daerahnya, tidak bisa disalahkan. Sebab, memilih jalur independen adalah hak politik dan dijamin peraturan dan perundanganundangan yang berlaku. Tidak ada salahnya OK Arya maju kembali dari jalur independen, tidak pula bisa disalahkan sebab itu hak politinya," tegas Bustami, juga anggota DPRD Sumut ketika dihubungi lewat telepon selularnya, kemarin. Kendati memilih jalur independen itu adalah hak politik, namun dia menyatakan, sikap politik OK Arya yang nanti

akan berstatus incumbent dalam Pilkada Batu Bara, sungguh fenomenal. Seorang bupati dan sebagai ketua salah satu partai politik, tapi memilih maju lewat jalur independen, itu fenomenal."Dalam pentas politik di tanah air hanya OK Arya melakukan sikap politik seperti itu," kata Bustami dan mengakui dalam sejumlah Pilkada yang umumnya berlaku di Indonesia, seorang incumbent akan memilih maju lewat jalur partai politik. Bustami menyebutkan, fenomena politik OK Arya tersebut, bisa diartikan menjadi musibah bagi partai politik. Pasalnya, selama ini dikenal istilah kalau mau menjadi penguasa harus masuk politik. Calon Kdh tidak lagi harus

menjadi ketua partai. "Fenomena itu sendiri sudah menjadi musibah bagi partai politik , tanpa harus menunggu apapun hasil Pilkada Batubara nantinya," lanjut Bustami ketika ditanya apakah musibah itu tidak lebih tepat dinyatakan ketika kemudian OK Arya memenangi pemilihan Kdh Batubara kedua kalinya. Bustami mengakui, memenangi Pilkada perdana Batu Bara lewat jalur independen, karena OK Arya benar-benar tokoh besar pemekaran. "Saat itu masyarakat Batu Bara benar-benar melihat dan mengakui OK Arya sebagai tokoh pemekaran," kata Bustami sembari menyatakan dirinya sebagai Ketua DPRD Asahan saat itu tentu juga punya andil

DIBUTUHKAN

mekarnya Batu Bara dari Kabupaten Asahan. Dalam konteks Pilkada Batu Bara, Bustami menolak tidak terlalu jauh mengomentari soal kemungkinan hasil Pilkada itu sendiri nantinya. Alasannya karena dia juga figur partai palitik. Secara politik, partaipartai politik berhak mengajukan calon Kdh, termasuk juga Golkar sendiri, seandainya melihat mengajukan calon resmi partai itu adalah keputusan terbaik. Kendati begitu, Bustami mengakui, ketokohan figur calon yang bersaing dalam Pilkada, akan ikut menentukan siapa pemenang dalam setiap Pilkada. "Tentunya hal seperti itu juga berlaku untuk daerah pemekaran Batu Bara,"katanya.(OEJ)

PANEN PANEN-Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain dan istri, ceria saat melakukan panen cabai.

FAMILY RENTAL MOBIL (PT)

Karyawan restoran masakan Korea yang akan segera dibuka. Dengan syarat: - Laki-laki - Umur 18 s/d 28 thn - Rajin, jujur Kirim lamaran lengkap ke Jl. Airlangga No. 11 E Medan (pintu hijau biru).

APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

JUAL BATU ALAM MURAH GROSIR DAN ECERAN Untuk Dinding, Tiang, Lantai Batu Kacang, Warna-Warni Jl. SM. Raja Km. 6,7

SUZUKI BARU TERMURAH Carry Pick Up Dp. 12 Jt’an, angs. 2 Jt’an, Ertiga Dp. 30 Jt’an, angs. 3 Jt’an, APV Arena Dp. 30 Jt’an, angs. 3 Jt’an, Proses mudah, tanpa ribet, diskon habis-habisan +banjir hadiah. Hub. Ferdy 0852 7084 7017

No. 47 Medan (depan SPBU)

AC

Telp. (061) 7850 888 HP. 0811 60 5090

CV. GRATECNICA

PELUANG USAHA & MELAYANI PEMASANGAN

Gedung Johor Medan Cuci Rp. 30.000,Tambah Freon Rp. 70.000 Bongkar Pasang Rp. 250.000,KULKAS / MESIN CUCI

NATIONAL CAR RENTAL

HP. 0811 613 0267 Telp. 061 699 38 185

Grand Kanaya Hotel. Jl. Darussalam No.12 Medan.PinBB. 25B2A72D Tlp. 0811.614.778, 061-4150313 – 77724835. Tersedia T. Innova T. Avanza - S. APV - Kia Travelo 12 Seats, Isuzu Alf 16 seat.

DEPOT AIR MINUM ISI ULANG

Harga mulai 10 Jt Sistim R.O & Mineral, Air Pegunungan Menyediakan Perlengkapan sparepart Depot Isi Ulang, lam & Da Galon, Tissu, Tutup, dll Luar Kota

Hubungi: CV. ILHAM ABADI JAYA Jl. Panglima Denai No. 94 A depan Jermal V 0813 6224 1297 – 0813 7550 2044

DIJUAL SEGERA 1 UNIT RUMAH Type Bogenville 2 lantai di Somerset Regency Jl. Sunggal No. A2 depan Pos Satpam, lengkap dengan perabot, 4 KT, 1 kamar pembantu, dapur bersih, dapur kotor, 6 AC, 2 pemanas air. Luas Tanah 198 m². Serius hub. Bu Amnah 0812 6029 8666

CV. D’LIMA CAR RENTAL Innova, Avanza, Xenia, City, Xtrail, Pick Up Grand Max. Supir ramah dan berpengalaman. Hub. 061-77902421 / 0812 654 6455 / 081 2651 87654 / 0819 470 81947 Pin BB: 2857C429

CV. TIRA CAR RENTAL New Innova ‘11, New Fortuner ‘11, New Alphard ‘11, New Mercy NE ‘11, New Harrier ‘11, New Velfire ‘11, Camry ‘08, Altis ‘08, dll. Utk. Pe n g a n t i n , B i s n i s , W i s a t a .

HP : 0852 6205 6306 0813 7040 4000 76275275


RAGAM

Rabu 8 Mei 2013

harian andalas | Hal.

Disiplin Berlalulintas Masyarakat Tanjung Balai Masih Rendah Tanjung Balai-andalas Polres Tanjung Balai malaksanakan Gelar Operasi Simpatik Toba 2013, ditandai dengan upacara penyematan pita kepada petugas oleh Kapolres di halaman Mako Polres Tanjung Balai, Senin (6/5). Kapolres Tanjung Balai AKBP Martin Luther Hotagaol dalam amanatnya mengatakan, tingkat disiplin berlalulintas masyarakat di Tanjung Balai masih sangat rendah, sehingga menjadi penyebab angka kecelakaan tinggi dan kesemrawutan di jalan raya. Dengan operasi Simpatik Toba 2013 ini, katanya, diharapkan dapat mengatasi permasalahan tersebut, sehingga tercipta opini positif di masyarakat dan anggota Polri untuk tertib dalam berlalulintas. "Ada tujuh poin penting tujuan dari operasi simpatik Toba 2013 ini yang intinya untuk menciptakan suasana kondusif dalam berlalulintas," ungkap Kapolres. Kapolres juga menyampaikan pidato Kapoldasu Irjen Pol Drs H Wisjnu Amat Sastro SH yang menekankan tujuan operasi Simpatik Toba 2013 yakni meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas. Menggelorakan semboyan keselamatan berlalulintas, terciptanya situasi keamanan keselamatan ketertiban kelancaran (Kamseltibcar) lalulintas. Kalau ini terjadi tambahnya lagi, maka

andalas/adi sastra

SEMATKAN – Kapolres Tanjung Balai AKBP Martin Luther Huatagaol menyematkan pita tanda dimulainya Operasi Simpatik Toba 2013. akan terciptanya kepercayaan masyarakat kepada Polri dalam berlalulintas, menurunkan angka kecelakaan lalulintas. Menurunkan tingkat kemacetan dan kesemrawutan lalulintas dan sebagai kesiapan menjelang pemilu tahun 2014. "Untuk mencapai hal itu maka operasi Simpatik Toba 2013 akan melakukan pendidikan dan pembinaan berlalulintas kepada masyarakat, melaksanakan pene-

gakan hukum terhadap pelanggar lalulintas, melakukan kegiatan penjagaan dan pengaturan di wilayah rawan kecelakaan lalulintas," katanya. Operasi ini juga katanya akan membangun opini positif terhadap citra Polantas dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum dan pelayanan masyarakat. Menggelar personel dan kendaraan bermotor di lapangan pada jam sibuk lalulintas, melaksanakan

komunikasi kepada masyarakat pengguna jalan secara simpatik,lugas dan tanggungjawab dengan senyum, sapa dan salam. "Operasi ini juga diharapkan dapat menuntaskan permasalahan kecelakaan lalulintas sehingga tidak muncul keberatan dari masyarakat yang dapat menurunkan citra Polantas. Untuk itu petugas yang ada di lapangan agar dapat menjalan tugasnya dengan baik dan penuh tanggungjawab," ujarnya. (AS)

Siswa SMAN 1 Delitua Kembali Unjuk Rasa

Camat: Truk Galian C Harus Distop Selamanya Delitua-andalas Ratusan siswa SMA Negeri 1 Delitua, kemarin, kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan memblokade jalan di depan sekolah mereka. Aksi ini sebagai bentuk keberatan mereka terhadap dum truck galian C tanah timbun yang melintas di jalan tersebut sehingga mengakibatkan proses belajar mengajar terganggu. Tampak ratusan siswa memadati badan jalan agar truck galian C tidak dapat melintas melalui jalan itu. Mereka juga berteriak meminta truk-truk galian C tanah timbun tidak melintas di jalan depan SMA Negeri 1 Delitua. “Selain merusak jalan, truk galian C juga menebar gumpalan debu sehingga memasuki ruang sekolah,” kata siswa. Di sela-sela aksi unjuk rasa siswa, para pengusaha dan pihak sekolah serta muspika melakukan musyawarah guna mencari solusi untuk menanggapi persoalan tersebut. Dalam musyawarah itu, pihak muspika melalui camat Delitua Drs Edy Yusuf menegaskan, tidak ada lagi negosiasi antara pengusaha dengan pihak sekolah ataupun muspika sendiri, armada itu harus benar-benar berhenti melintas dari jalan SMA Negeri 1 Delitua.

RUMAH DIJUAL

Uk. P 15 x L 10, bangunan 6 x 13. Keramik, 3 kamar, Harga Rp. 220 jt/nego, SK Prona, Alamat: Jl. Medan - Binjai Km. 11,2 Jl. Persatuan II Dusun II Desa Muliorejo depan sekolah Nila Harapan No. 1 HP. 0852 6247 8955. 0813 7059 0125. NO SMS

“Armada itu harus benar-benar berhenti melintas dari Jalan SMA Negeri 1 Delitua, apalagi jalan itu merupakan jalan kelurahan milik Kabupaten Deli Serdang. Tidak ada lagi negosiasi dengan pengusaha. Intinya truk galian C pengangkut tanah timbun harus disetop selamanya, baik siang maupun malam hari,” kata camat kepada wartawan, Selasa (7/5). Camat juga mengatakan, merasa kasihan dengan siswa yang terganggu atas persoalan itu. “Bukan hanya terganggun akibat armada galian C, tetapi juga akibat melakukan aksi-aksi seperti ini. Itulah alasan kecamatan bertindak tegas saupaya armada itu berhenti total melintas dari depan SMAN 1,” tandasnya. Lucunya, banyak pihak menuding pihak kecamatan menerima ‘upeti’ dari pihak pengusaha. “Saya membantah keras tudingan itu. Upeti Rp 5 ribu/truk untuk kecamatan tidak benar. Itu Cuma celotehan-celotehan kosong,” jelas Edy. Sebelumnya Anggota DPRD Deli Serdang Ricky Nelson Barus mendukung aksi siswa SMAN 1 yang memprotes truk galian C yang lalulalang di depan sekolah tersebut. (JL)

andalas/dok

HANCUR – Jalan di Delitua hancur akibat banyaknya truk galian C lalu-lalang melintasi jalan tersebut.

RUKO DIJUAL

Luas 88 m² Jl. Djamin Ginting, (d/h Padang Bulan) No. 167, Lokasi terletak di pinggir jalan besar (dekat Pajak sore) Hp. 0813 9631 5225

RUMAH DIJUAL

7

Persit KCK Korem 022/PT Bantu Rumkit Tentara Binjai Binjai-andalas Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Korem 022/Pantai Timur (PT) Ny. Ayu Restu Widiyantoro menyerahkan bantuan Rp 50 juta kepada Rumah Sakit (Rumkit) Tentara Tingkat IV Binjai, Selasa (7/5). Bantuan diterima oleh pimpinan Rumkit Tentara Tingkat IV Binjai Mayor CKM dr Muhammad Irsan Basyroel, SpKK. Hadir dalam acara itu,. Danrem 022/PT Kolonel Inf Restu Widiyantoro, MDA, Komandan Kesehatan Wilayah 01.04.01 Pematang Siantar Letkol CKM Ricardo Simanjuntak,SSos, MKes, Dandim 0203/Langkat Letkol Inf Tri Saktiono dan Ketua Persit KCK Kodim 0203 Langkat Ny Evi Tri Saktiono. Ny Ayu Restu Widiyantoro mengemukakan, bantuan tersebut berasal dari Ketua Umum KCK Pusat, guna meningkatkan pelayanan

kesehatan bagi perajurit TNI sekaligus memperingati HUT ke-67 Persit KCK. Kepala Rumah Sakit Tentara Tingkat IV Binjai Mayor CKM dr Muhammad Irsan Basyroel, SpKK mengucapkan syukur adanya bantuan dari Ketua Umum Persit KCK. Menurutnya, bantun tersebut akan dimanfaatkan untuk melengkapi kekurangan fasilitas kesehatan agar pelayanan lebih efektif. Komandan Korem 022/PT Kolonel Inf Restu Widiyantoro berharap, peningkatan dan pelayanan kesehatan bagi prajurit dan keluarga TNI, sangat diperlukan agar mampu bekerja menjalankan tugas Negara dengan baik. “Saya berharap, pihak rumkit memanfaatkan anggaran dengan sebaikbaiknya sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. (SR)

Naga Huta Timur, Kelurahan Terbaik Tata Pemerintahan P Siantar-andalas Kelurahan Naga Huta Timur terpilih sebagai kelurahan terbaik dalam tata pemerintahan tingkat Kecamatan Siantar Simarimbun Kota Pematang Siantar, yang diumumkan Selasa (7/5) di kantor Kelurahan Jalan DI Panjaitan Pematang Siantar. Lurah Naga Huta Timur S Simanjorang kepada andalas mengatakan, kelurahan yang dipimpinnya terpilih sebagai kelurahan terbaik setelah memperoleh nilai tertinggi (708) dari 8 kategori penilaian, yakni pendidikan masyarakat, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, keamanan dan ketertiban, partisipasi masyarakat, pemerintahan, lembaga kemasyarakatan, dan pembaerdayaan serta kesejahteraan kehidupan. Tentu, prestasi ini disambut gembira Lurah S Manjorang. Namun dia mengatakan, tidak berpuas hati atas prestasi ini, karena akan bergiat lagi meningkatkan keberhasilan di bidang lainnya. “Ini memang prestasi memabanggakan karena Kelurahan Naga Huta Timur masih seumur jagung, karena baru empat tahun berdiri hasil pemekaran Kelurahan Naga Huta ini. Tapi prestasi ini akan kami jadikan pemicu semangat untuk menjadi lebih baik lagi. Untuk itu, kami akan majukan dalam segala bidang, terutama sektor pertanian,” tandas

 Lurah Naga Huta Timur S Simanjorang Simanjorang. Dengan demikian, katanya, gelar kelurahan terbaik akan dapat dipetahankan pada tahun depan. “Saya berharap kepada seluruh masyarakat agar berpatisipasi meningkatkan penataan dan pembangunan sektor lainnya, sehingga nama Kecamatan Simarimbun diperhitungkan di level Pematang Siantar,” hara Lurah. Sementara itu, Debora Siagian dar Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kota (PMK) mengharapkan, prestasi yang diraih dapat dipertahakan dan ditingkatkan. “Predikat keluarahan terbaik harus dipertahankan. Tentu ini butuh partisipasi masyarakat,” kata Debora. Sedangkan Kepala Lingkungan II R Marpaung mengharapkan agar dinas terkait meningkatkan sarana dan prasarana Kelurahan Naga Huta Timur guna mempertahankan dan meningkatkan prestasi ini ke depan. (LN)

DIJUAL CEPAT

Sertifikasi Uk. Tanah 105 m, Luas Rumah 20 m, Alamat Komplek Harapan Permai Desa Hamparan Perak Kab. Deli Serdang. Dijual dgn harga 60 jt. Hub. 0812 6038 2858

TANAH DIJUAL

LT. 18.076 M2, ada tanaman: pisang brng/ayam 800 btg, rambutan 80 btg, duku 40 btg, klengkeng 40 btg. Rumah tipe 200 tinggal finishing, Jl. Balai Desa Psr. 12 Desa Marindal 2 Kec. Patumbak lewat Perum. Pdk Nusantara, SK Camat, Hrg. Nego. Hub. 0811 641 903

DISEWAKAN TANAH Jalan Kayu Putih Ukuran 26 x 51 M. Hubungi:

081.165.4483

KOLAMPANCINGEKABAKTI Harian 15.000 dan kiloan ikan emas patin, bawal, gurami, nila, lele, fasilitas kantin. Cocok untuk wisata, keluarga. Harga ikan sama dengan di pasar. Info call : 06176381432. Bolang atau Eka. 0813 622 88 437. Jl. Binjai Km. 15 Telaga Dingin Diski.

DIJUAL TANAH

2 Ha di desa Suka Beras Perbaungan (Sergei), isi 13 ptk. klm. ikan, rmh. produksi ikan sale, rmh. tinggal, pohon mangga 100 btg, sawah, Hub. 0812 6490 9527, 0812 6082 703

CV EKA BAKTI JAYA MOTOR Jual beli sepeda motor baru bekas, tukar tambah cash kredit. Proses cepat. Semua wilayah syarat mudah, KTP, Kartu Keluarga, Rek. Listrik. 1 jam clear. Hub. 0813 9641 7417 atau 0813 622 88437 Jl. Binjai Pasar 6 Diski.


OLAH RAGA

Rabu 8 Mei 2013

harian andalas | Hal.

8

DUET OZIL-RONALDO TERBAIK ABAD INI Playoff NBA

Madrid-andalas Kemenangan Real Madrid atas Real Valladolid tak hanya menghadirkan rekor buat Cristiano Ronaldo. Dia juga menciptakan rekor baru bersama rekan duetnya, Mesut Ozil.

Bulls Curi Game Pertama dari Heat MIAMI-andalas Chicago Bulls menumbangkan juara bertahan Miami Heat pada game pertama semifinal wilayah NBA musim 2012/13. Nate Robinson menjadi bintang dan nyaris menciptakan double double di mana ia mencetak 27 poin dan sembilan assist yang mengantarkan timnya menang 93-86. Pada pertandingan yang dilangsungkan di American Airlines Arena, Selasa (7/ 5) pagi WIB tersebut, Heat, yang diperkuat dua pemain andalannya, LeBron James dan Dwayne Wade, sebenarnya mampu mengimbangi, bahkan sempat mengungguli Bulls. Namun, kelengahan mereka pada kuarter akhir justru membuahkan kekalahan. Pada awal kuarter pertama, Bulls, yang mendapat tekanan dari fans tuan rumah justru tampil lebih beringas, bahkan sempat unggul 10-4, sebelum akhirnya jump shot Nate Robinson mengakhirinya dengan skor 21-15. Memasuki

Ronaldo mencetak dua gol untuk membawa El Real menang 4-3 atas Valladolid pada lanjutan La Liga, akhir pekan kemarin. Raihan dwigol ini membuatnya mencatat rekor sebagai pemain tercepat sepanjang sejarah Real Madrid yang sukses menembus angka 200 gol. Namun, tak hanya itu rekor yang dicatatnya dalam laga tersebut. Bersama rekannya Mesut Ozil, CR7 juga mencatatkan rekor lain. Sebagaimana dikutip MARCA, Ozil-Ronaldo mencatat rekor sebagai duet terbaik La Liga dalam kurun satu abad! Tandukan Ronaldo di menit ke-70 yang membawa Madrid unggul 4-2, merupakan assist dari Ozil. Menurut catatan MARCA, itu adalah gol ke-20 yang dicetak Ronaldo memanfaatkan servis pemain internasional Jerman tersebut. Jumlah tersebut ternyata tercatat sebagai yang terbanyak dalam kurun 100 tahun La Liga. Duet Ozil-Ronaldo mengungguli catatan statistik duet Yeste-Urzaiz (Athletic Bilbao) yang mengemas 19 gol dan Navas-Kanoute yang mendulang 18 gol untuk Sevilla. Kemitraan Ronaldo-Ozil diawali sejak pemain berdarah Turki itu bergabung dengan Los Blancos pada 2010/ 2011. Mereka memiliki pemahaman yang besar di lapangan dan selaras satu sama lain. Hal ini mudah dimengerti ketika Anda berbicara tentang pemain seperti Ozil, yang ahli dalam memberikan umpan final, dan Ronaldo sebagai mesin pencetak gol. Sejauh ini, kombinasi keduanya sudah membawa El Real meraih trofi La Liga dan Copa del Rey.(NET)

kuarter kedua, tuan rumah bangkit. Beruntung bagi Bulls, layup shot yang dilakukan Joakim Noah pada akhir kuarter membuat kedudukan imbang 37-37. Memasuki kuarter ketiga, Heat justru memimpin. Beberapa kali, layup shot dan free throw James membuat timnya unggul, hingga akhirnya kuarter pun berakhir pada kedudukan 62-58 untuk Heat. Namun, pada kuarter pamungkas, Bulls tampil dominan dan titik kebangkitan mereka pada three point shot Marco Belinelli. Dan, dua free throw Robinson pun menjadi penentu kemenangan 93-86. Dengan hasil tersebut, untuk sementara Bulls, yang pada perempatfinal wilayah menyingkirkan Brooklyn Nets, memimpin 10 atas Heat, yang pada fase sebelumnya menang telak 4-0 atas Milwaukee Bucks. Game berikutnya akan dihelat di tempat yang sama, pada Kamis (9/5) pagi WIB. (NET)

Posisi Casillas di La Furia Roja Terancam ? Sharapova & Serena Williams Belum Terbendung Madrid-andalas Pertarungan Madrid Open sudah dimulai. Para petenis unggulan ada yang mengalami kekalahan atau ada juga yang mendapatkan hasil yang memuaskan. Hal ini memang lumrah terjadi dalam sebuah ajang bergengsi. Pertarungan yang dihelat di Santana Court, La Caja Magica itu memang menampilkan aksi-aksi pemain nomor wahid. Terbukti petenis asal Rusia Maria Sharapova mampu melaju ke ronde selanjutnya setelah mampu mengalahkan lawannya dengan mudah. Seperti dilansir Yahoosport, Selasa (7/5) petenis jelita itu mampu mengalahkan Alexandra Dulgheru petenis asal Rumania dengan skor akhir 7-5 dan 6-2. Hasil itu menghantarkan Sharapova menghadapi petenis asal Amerika Serikat Christina McHale di ronde kedua.

Pemegang peringkat pertama dunia WTA Serena Williams juga belum terbendung setelah mampu mengalahkan Yulia Putintseva petenis peringkat 89 dengan skor akhir 7-6 dan 6-1. Serena sendiri akan bertemu dengan petenis peringkat 47 Lourdes Dominguez. Semantara itu hasil positif tidak dapat didapatkan oleh Urszula Radwanska setelah tumbang dari petenis nomor tujuh dunia Sara Errani. Hasil itu membuat Urszula tidak dapat melanjutkan ronde selanjutnya. Hasil minor juga harus diterima oleh petenis asal Cina, Li Na. Pasalnya, petenis unggulan kelima itu harus menelan pil pahit dari petenis yang jauh berada di bawah peringkatnya. Ya, petenis asal Amerika Serikat Madison Keys yang membuat Li Na pulang lebih awal.(NET)

Naik Ring Kembali, Pacman Tantang Rios Manila-andalas Manny Pacquiao akhirnya kembali naik ring kembali usai dipukul KO oleh Juan Manuel Marquez, akhir tahun lalu. Petinju asal Filipina itu akan menantang Brandon Rios di kelas welter pada 24 November mendatang di Makau. Promotor tinju kenamaan, Bob Arum, mengatakan bahwa dipilihnya Rios karena mantan juara dunia kelas ringan itu bakal memberikan pertarungan yang menarik. Rios yang memiliki rekor menang KO sebanyak 23 kali itu memang dipilih oleh Pacquiao sendiri. “Kami ingin mendapatkan lawan yang benar-benar bagus dan siap memberikan perlawanan lewat aksi yang seru. Rios adalah petarung yang manarik dan saya rasa duel nanti akan bagus untuk disaksikan,” ujar Bob Arum, seperti dilansir Reuters, Selasa (7/5). Dipilihnya Makau sebagai tempat pertarungan tersebut juga berasal dari keinginan Pacquiao. Laga ini yang bakal berlangsung di Cotai Arena di Hotel Resosrt Venetian itu bakal menjadi pertarungan pertama bagi petinju berjuluk Pacman tersebut di luar Amerika Serikat. Terakhir, Pacquiao bertarung di luar Amerika pada bulan Juli 2006. “Kami pikir ini akan membuka pasar yang luar biasa di China karena memungkinkan kami untuk melakukan pay per view di sana dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya,” paparnya. Pada kesempatan ini, Arum pun membantah bakal adanya rematch menghadapi Marquez dan Timotius Bradley pada 14 September mendatang di Las Vegas. Keduanya memang menjadi petinju yang berhasil mengalahkan Pacquiao. (min)

Madrid–andalas Melihat sosok Iker Casillas mungkin tidak akan terlepas dari Real Madrid dan Timnas Spanyol. Namun,beberapa bulan terakhir aksi memukau kiper tampan ini sudah tidak terlihat lagi mengawal gawang El Real. Ya, Entrenador Los Galaticos Jose Mourinho sudah jatuh hati dengan penjaga gawang Diego Lopez. Hal itulah yang membuat nama Casillas tersingkir dari starting XI Madrid. Miris memang melihat laga Liga Champions kiper yang sudah membela Madrid sejak dari tim junior itu hanya menonton dari bangku pemain cadangan. Tidak hanya di level Champions, pentas La Liga pun Casillas tidak kunjung bermain. Masalah bermula dari cederanya penjaga gawang 31 tahun itu dan mengharuskan Casillas beristirahat u n t u k memulihkan

kondisi. Alih-alih untuk menggantikan sementara, Diego Lopez yang diboyong dari Sevilla malah justru membuat Mou-sapaan Mourinho melupakan Casillas. Masalah ini sontak membuat berbagai kalangan memberikan komentar tentang kondisi itu. Tak terkecuali, mantan penjaga gawang Timnas Spanyol, Jose Fransisco Molina. Molina menilai, jika terus Casillas tidak bermain secara reguler di klub, hal itu akan membuat posisi penjaga gawang La Furia Roja bisa saja lepas dari Casillas. Timnas Spanyol sendiri akan melakoni laga Piala Konfederasi Juni mendatang. “Tidak bermain bersama Madrid dapat mempengaruhi posisinya di Timnas saat Piala Konfederasi,” ujar Molina seperti dilansir Football-Espana, Selasa (7/5). “Dia (Casillas) tidak bermain untuk Madrid memang terlihat aneh. Dia (Casillas) sempat mengalami cedera dan klub mencari kiper lain yang menunjukkan performa yang baik. Tim yang membuat keputusan, saya tidak bisa menilai," lanjut mantan kiper Atletico Madrid ini. Melihat kondisi yang menimpa Casillas, Molina tidak bisa berkata-kata lagi. Karena sepenuhnya semua keputsan ada di pihak klub. “Kita semua tahu siapa Casillas dan dia (Casillas) sangat berarti bagi sepakbola Spanyol, tetapi pada akhirnya Mourinho yang mengambil keputusan. Dia (Casillas) kiper yang hebat, tapi di Spanyol ada kiper yang mampu bermain baik. Kita akan sama-sama melihat apa yang akan diputuskan oleh arsitek Timnas Spanyol Vicente Del Bosque selama ajang Piala Federasi,” tutup Molina.(NET)

Bagi Totti Final Coppa Italia Bak Liga Champions ROMA–andalas Kendati sedikit kesulitan melakoni kompetisi Serie A musim ini, namun AS Roma masih berpeluang untuk meraih satu trofi, Coppa Italia. Pada partai final, 26 Mei mendatang, Roma akan menghadapi rival sekota, Lazio. Jelang final bertajuk Derby Della Capitale itu, kapten i Giallorossi, Francesco Totti menegaskan bahwa final Coppa Italia itu tak berbeda dengan kompetisi terelite benua Eropa, Liga Champions. “Pada final Coppa Italia 26 Mei nanti, kami akan menghadapi Lazio dan ajang yang satu tingkat dengan itu merupakan partai puncak Liga Champions,” kata Totti, seperti dilansir Yahoo Sport, Selasa (7/5). Totti hampir menghabiskan seluruh

kariernya dengan hanya membela satu klub, AS Roma. Pemain yang melakukan debutnya pada musim 1993 silam itu telah mencetak 227 gol untuk Serigala Ibukota. Dua dekade membela Roma, Totti hanya berhasil merengkuh gelar Serie A (200001), Supercoppa Italiana (2001, 2002) dan Coppa Italia (2006-07, 2007-08). Menurutnya, apabila dia menerima pinangan sejumlah klub elite Eropa maka mungkin dia akan meraih banyak gelar. “Mencetak semua gol, jelas bukan pekerjaan mudah. Namun, tujuan saya saat ini terlihat sangat jelas. Tentu saya dapat memenangi berbagai trofi di tempat lain, tapi saya tidak pernah menyesal dengan keputusan ini, tidak sedikit pun! Saya mendengar isi hati saya,” tutupnya.(NET)


OLAH RAGA

Rabu 8 Mei 2013

harian andalas | Hal.

9

MPC PP Labura Cup I Resmi Dibuka

Wabub Harapkan Dapat Muncul Pesepakbola Andal Aekkanopan-andalas Turnamen Sepakbola MPC Pemuda Pancasila (PP) Labuhanbatu Utara Cup I secara resmi dibuka Wakil Bupati H Minan Pasaribu SH MM, Senin (6/5) sore di Lapangan Sepakbola Kebun Kanopan Ulu. Pembukaan itu ditandai dengan tendangan kehormatan yang dilakukan wabup didampingi Ketua DPRD Drs H Ali Tambunan, Ketua Korcab PP Sumut untuk Labuhanbatu Raya Drs H Ismael MM, Ketua MPC PP Labura Arli Simangunsong, Ketua KONI Maria Nusa SE, Ketua Pengcab PSSI H Gani dan lainnya. Dalam sambutannya, wabup mengharapkan turnamen yang dilaksanakan tersebut dapat menjaring pesepakbola handal dari Labura. “Kita harapkan dari turnamen ini akan terjaring pesepakbola yang akan dapat berprestasi bukan saja di tingkat Labura, tetapi juga di event lebih besar lagi,” kata Minan. Karena itu, ia meminta agar KONI dan Pengcab PSSI Labura dapat mendukung dan menilai bibit-bibit pesepakbola yang muncul di turnamen tersebut. Dari bibit-bibit yang ada itulah nanti diharapkan muncul kesebelasan sepakbila Labura yang akan mengharumkan nama daerah. “Carilah bibit pemain yang berasal dari kecamatan-kecamatan yang turut bertanding. Kemudian bentuk kesebelasan Pemuda Pancasila. Setelah itu kita akan menseleksi bibit dari berbagai kalangan untuk dijadikan tim kesebelasan sepakbola Labura,” ujar pria yang juga Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah itu. Hal senada juga diutarakan Ketua DPRD Labura Ali Tambunan. Dikatakannya, melalui turnamen ini akan muncul pesepakbola handal dari Labura. Karena di masa lalu, dari Labura sudah banyak pesepakbola yang bukan saja bermain di tingkat kabupaten, tetapi ada yang hingga tingkat nasional. “Waktu masih Labuhanbatu, saya dan Bupati Labura sekarang pernah menjadi manager tim Poslab untuk Piala Suratin. Kita berhasil menjadi Juara II. Masa sekarang saya sudah Ketua DPRD dan H Buyung sudah menjadi bupati, kita tidak bisa menjadi juara,” katanya. Sementara Ketua MPC PP Labura Arli Simangunsong menyebutkan, turnamen ini merupakan tindak lanjut dari turnamen yang dilaksanakan di seluruh jajaran PAC PP seLabura. “Kita rencanakan turnamen berlangsung pada Pebruari lalu, tapi karena masih ada PAC yang belum melaksanakannya, baru sekaranglah kita dapat melaksanakan,” katanya. Ketua Panitia Krida Laksana Aulia SH dalam laporannya menyebutkan, turnamen tersebut diikuti 28 kesebelasan yang merupakan juara-juara pada turnamen PAC PP seLabura. “Peserta yang ikut ada 28 kesebelasan, karena ada PAC yang tidak mengirimkan sampai empat tim,” ujar pria yang juga Sekretaris MPC PP Labura itu. Turut memberikan sambutan Ketua Korcab MPW PP Sumut untuk Labuhanbatu Raya dan Ketua KONI Maria Nusa SE. Sebelum turnamen dilaksanakan, para peserta dan organisasi sayap PP seperti KOTI, Sapma dan Srikandi mengikuti pawai ta’aruf diiringi drum band dari Satuan Pelajar PP yang berasal dari Pesantren dan Zawiyah Arkanuddin pimpinan ustadz OK Syamsuddin Limalaras. Hadir dalam acara pembukaan itu para ketua PAC PP se-Labura, Ketua KOTI MPC PP Labura Hariyanto Ritonga SE, tokoh muda etnis Tionghoa Hotman Kosnen alias Achi dan Ketua KBPPP Labura Jaya Syahputra serta ratusan warga yang ingin menyaksikan turnamen.(SI)

Dispora Langsa Laksanakan LPI Tingkat SMA dan SMP Langsa-andalas Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Langsa, Karnaini,Spd membuka pelaksanaan Liga Pendidikan Indonesia tingkat SMA dan SMP, berlangsung di lapangan Kompi Ban Lapangan belakang Langsa Selasa (7/5). Menurut Karnaini LPI tingkat SMA ini di ikuti 9 tim masing-masing SMAN 5, SMKN1, SMA N-3,SMAN-2, MAN-1, SMK,-2,SMA Cut Nyak dhin,SMAN-4 dan SMAN-1 dan LPI ini memakai sistim Pol. Karnaini berharap kepada setiap sekolah yang mengikuti LPI ini agar dapat men junjung tinggi seportipitas olah raga. Maka imbuh Karnaini, untuk mencapai sebuah prestasi itu jaganlah menghalalkan semua cara. "Admistrasi harus di periksa jagan nanti setelah bertanding di protes kami tidak lanyani," ujarnya. Selanjutnya nanti yang mendapat Juara 1 akan mewakili Kota Langsa ke tingkat Provinsi. Ditambahkan Karnaini lagi Pertandingan tingkat SMP akan di mulai Selasa,(14/5) dan yang akan mewakili tingkat Provinsi juga juara 1. Kapan di laksanakan pertandingan di Provinsi kami belum tahu. Surat untuk di provinsi belum ada surat namun kami lebih awal menggelar pertandingan di Kota Langsa agar lebih mudah, jagan seperti tahun kemarin waktunya mendesak. "Jadi kami jauh hari udah mempersiapkan diri,"katanya. Sementara itu pada laga pembuka antara SMA Negeri 5 melawan SMKN-1, di menangkan SMAN-5 dengar sekora ahir 5-2 untuk kemenangan SMAN-5. Sedangkan pencetak gol untuk SMAN-5, Andre, khairul fahmi dan Zaki membuat hetrik tiga gol. Sedangkan gol balasan dari SMKN-1 masing-masing oleh Evan dan Ahmad Fauzi. (LAN)

andalas/selamat riadi

Kesebelasan Ranting Tanjungpasir Kecamatan Kualuh Selatan dan kesebelasan Ranting Aekkorsik Kecamatan Aekkuo foto bersama Wakil Bupati H MInan Pasaribu SH MM, Ketua DPRD Drs H Ali Tambunan, Ketua MPC PP Labura Arli Simangunsong sebelum pertandingan Turnamen Sepakbola MPC PP Labura I yang dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Kebun Kanopan Uluk dimulai, Senin (6/5).

Indisipliner

Pemain Naturalisasi PSMS Dicoret Medan-andalas Belum sempat turun dalam 4 laga perdana PSMS Medan, Mohamad Ajwad, satu-satunya pemain naturalisasi yang dimiliki PSMS akhirnya dicoret dari skuad Ayam Kinantan. Ajwad dikeluarkan karena bertindak indispliner seperti merokok dan berpacaran di mess Kebun Bunga.

andalas/ist

DICORET DICORET- Mohamad Ajwad, pemain naturalisasi berdarah Maroko-Tegal saat memerlihatkan paku dan kawat yang dikutipnya hasil konser musik beberapa waktu lalu di mess kebun bunga Medan.

Kabar pencoretan Ajwad disampaikan langsung pelatih kepala PSMS, Edy Syahputra, Selasa (7/5). Menurut pelatih berjanggut itu, Ajwad yang berposisi gelandang serang itu sudah tidak dapat ditolerir lagi karena sudah berulang kali berbuat demikian. "Ajwad sudah saya coret dari tim dan sudah saya sampaikan dalam rapat besar dengan pengurus dan Ketum," tegas Edy Syahputra. Edy kembali menjelaskan, banyak laporan negatif tentang perilaku pemain berdarah Maroko dan Tegal tersebut. Selain suka merokok bahkan dilakukannya di depan umum, Ajwad juga doyan membawa pacarnya ke mess. "Awalnya saya tidak percaya, tetapi setelah saya cek ternyata benar, dan malah sudah dua kali saya pergoki," timpal Edy dengan nada kesal. Edy menyebutkan, kedua faktor itu yang menjadi dasar pencoretan Ajwad. Bagi pelatih berlisensi A Nasional ini,

masalah indisipliner tidak dapat ditoleransi dan harus dihukum berat. "Ketegasan ini juga menjadi contoh buat pemain lainnya agar mereka tidak melakukan hal yang sama, karena saya paling tidak suka dengan dua hal ini apalagi terjadi dihadapan saya," tegasnya kembali. Selain itu, dalam teknis di lapangan, Edy menilai Ajwad masih jauh dari ekspektasi sebagai pesepakbola yang bisa diharapkan, "Saya liat dia lemah dalam stamina dan juga kerjasama tim. Saya sudah beri dia waktu selama sebulan untuk dapat memperbaiki tetapi tetap saja tidak ada perkembangan, jadi untuk apa dipertahankan," tandas Edy yang mengaku tak akan memengaruhi timnya dengan pendepakan Ajwad. CEO PSMS LPIS Wimvi Tri Hadi Irawan SE mengaku sudah akan memulangkan Ajwad sebelum laga Persika Karawang kemarin. Apalagi dirinya yang menjabat sebagai manager Cilo Sport Sumut-NAD memiliki kebijakan perihal pemulangan tersebut. Diketahui, M Ajwad adalah pemain bawaan dari apparel olahraga, Cilo Sport, yang mensponsori PSMS LPIS musim ini. "Memang mau kami pulangkan, dia (Ajwad-red) pun sudah tidak kerasan tinggal di Medan," beber Wimvi. Wimvi juga mendukung mutlak keputusan yang diambil pelatih PSMS. "Ya, itu mutlak keputusan pelatih. Sebab yang berhubungan dengan pemain itu kan pelatih, saya sudah dengar alasannya dan (pencoretan) itu cukup wajar. (YON)

Menpora Tanggapi Soal Skorsing 10 Tahun pada 6 Anggota Exco PSSI Jakarta-andalas Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo mengaku baru mengetahui kabar terkait sanksi skorsing 10 tahun Komisi Disiplin kepada enam anggota Komite Eksekutif PSSI. Apa tanggapannya? "Saya baru mendengar kabar itu. Saya akan mencermati dan melakukan konsultasi, tidak ingin menegur dulu, tapi akan melihat apakah ada saran dari FIFA

atau tidak. Karena itu akan terdengar oleh FIFA," ujar Roy di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (7/5). Diberitakan sebelumnya, Komdis PSSI telah menjatuhkan hukuman kepada enam anggota Exco yang terdiri dari Farid Rahman, Bob Hippy, Tuty Dau, Sihar Sitorus, Widodo Santoso, dan Mawardi Nurdin. Mereka dihukum berupa pelarangan aktif di dunia sepakbola tanah air selama 10

tahun lantaran dinilai telah melakukan pemalsuan soal notulensi yang di tandatangani Ketua Umum PSSI Djohar Arifin sebelum Kongre Luar Biasa 17 Maret lalu. "Nanti apa yang FIFA katakan akan saya lakukan. Karena tidak sebentarsebentar pemerintah melakukan intervensi terhadap keputusan PSSI. Jadi kalau FIFA ada rekomendasi kami akan lakukan," tambah Roy. (NET)

andalas/budi zulkifli

ANGK ANGKAAT PIAL PIALAA -Para pemain Kecamatan Stabat dengan gembiranya mengangkat piala setelah tampil sebagai juara di kelompokSD

Kejuaraan Sepakbola Piala Bupati Akan Kembali Digelar

Stabat- andalas Kejuaraan Sepakbola Antar pelajar Piala Bupati Langkat akan kembali digelar. Kepastian itu ditegaskan dalam rapat panitia yang digelar di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Langkat, Selasa (7/5). Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Panitia, Syaiful Aman, Kabid Olahraga Sunardi dan Ketua Komisi Pertandingan Mulyadi, SPd tersebut ditegaskan bahwa rencananya kejuaraan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 28 Mei sampai dengan 16 Juni 2013. Lalu, sistim pertandingan yang digunakan bukan lagi sistim gugur, tapi menggunakan sistim setengah kompetisi. Artinya, setiap tim tidak hanya tampil untuk satu pertandingan saja, tapi akan dibagi dalam 8 group, sehingga sedikitnya akan tampil 2 kali selama babak penyisihan group. “ Ya, kita kan berupaya untuk memenuhi aspirasi dari tim- tim kecamatan yang tidak ingin hanya ‘numpang lewat’ saja. Artinya, kalau bisa tidak hanya tampil sekali lalu gugur,” ujar Mulyadi. Untuk itu, panitia pun berharap kesiapan wasit agar tidak terjadi hal- hal yang tidak diinginkan, seperti wasit yang kelelahan dan tidak bugar, sehingga memberikan keputusan yang ngawur. Selain itu, jangan ada pula wasit yang tidak hadir tanpa alasan dan kabar yang jelas. Apalagi, kalau benar menggunakan sistim setengah kompetisi, maka lapangan yang digunakan juga bukan hanya 1 lapangan, yaitu lapangan Alun-Alun T. Amir Hamzah, Stabat, tapi harus ditambah menjadi 2 lapangan. "Paling tidak ya selama babak penyisihan group harus menggunakan lapangan tambahan. Ya,

Insan Olahraga Kecewa Anggaran KONI Sumut “NOL” Poldasu Diminta Usut "Raibnya" Anggaran KONI Sumut 2013 Medan-andalas Kalangan insan olahraga di daerah ini mengaku kecewa dengan kepemimpinan Gatot Pudjo Nugroho selaku Gubernur Sumatera Utara yang terkesan telah mengabaikan pembinaan olahraga. "Raibnya dana KONI Sumut dalam buku APBD Tahun Anggaran 2013, bukti pemimpin Sumut itu tidak peduli dan tidak paham dengan sejarah olahraga daerah ini," cetus Ketua Umum Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Sumut Brilian Moktar SE, kepada wartawan di Medan, Selasa. Brilian yang juga anggota Komisi E DPRD Sumut mengaku prihatin, karena ini merupakan tahun pertama pemerintahan yang dipimpin Gatot tidak mengucurkan porsi anggaran sepeserpun untuk menopang sejumlah program KONI tahun 2013.

Meskipun pihak Pemprovsu tetap berjanji kembali memasukkan anggaran KONI senilai Rp12.7 miliar dalam perencanaan APBD 2013, namun Brilian mengaku pesimis wacana itu bisa terealisasi, apalagi saat ini sudah memasuki pertengahan tahun. "Sepertinya memang tidak ada niat baik petinggi Pemprov Sumut untuk menggeliatkan pembinaan olahraga di daerah ini. Justru ada kesan Gatot masih menaruh sentimen terhadap Ketua Umum KONI Sumut, Gus Irawan Pasaribu yang merupakan salah satu 'rivalnya' saat Pemilihan Gubernur Sumut lalu," cetus Brilian, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini. Padahal, kata Brilian, olahraga harus bisa dibedakan dari urusan politik. "Insan olahraga itu punya jiwa sportif, jadi jangan bawa-bawa ego politik dalam aktivitas olahraga

yang akhirnya mengakibatkan prestasi atlet hancur," kata Brilian. Brilian bahkan menuding Pemprov Sumut telah melanggar UU Nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional serta PP Nomor 16 tahun 2007 dan PP Nomor 18 tahun 2007. "Dalam PP Nomor 18/2007 jelas disebutkan pemerintah wajib mengalokasikan anggaran untuk pembinaan olahraga melalui APBD dan APBN," ungkap Brilian. Dia menilai, ada beberapa oknum pejabat di lingkungan Pemprov Sumut yang telah melakukan 'kriminalisasi' sengaja memanipulasi anggaran yang telah dibahas dalam rapat di Komisi E, dilanjutkan dalam rapat Badan Anggaran, maupun rapat di Bapeda bahkan telah disetujui dalam paripurna DPRD Sumut. "Kita pertanyakan kenapa

anggaran KONI Sumut yang telah disetujui tiba-tiba hilang di buku APBD," ujarnya. Dalam hal ini, Brilian meminta agar aparat kepolisian segera mengusut indikasi kriminalisasi anggaran KONI Sumut, hingga menyebabkan kondisi organisasi olahraga ini menjadi 'koma' tanpa adanya aktifitas pembinaan. Sebagaimana diketahui, pada tahun 2010 KONI Sumut mendapat porsi anggaran APBD senilai Rp16 miliar, tahun 2011 Rp19 miliar, tahun 2012 mendapat kucuran dana Rp29,1 M dan ditambah untuk bonus atlet peraih medali PON sejumlah Rp5M dalam PAPBD. Brilian mengkhawatirkan 'hilangnya' anggaran untuk KONI Sumut 2013 berpotensi terhadap anjloknya prestasi atlet. "Kita minta gubernur maupun Kepala Biro Keuangan

tidak mencari-cari alasan atau bahkan mencari 'kambing hitam' dalam menyikapi persoalan raibnya anggaran KONI di APBD, karena proses pengusulan anggaran ini sudah lama dibentuk dan timnya termasuk pejabat Pemprovsu." cetus Brilian. Sementara itu Wakil Ketua II Bidang Dana, KONI Sumut, Muhammad Syahrir, mengatakan, KONI Sumut saat ini sedang dalam kondisi 'mati suri' dan tidak mampu menjalankan program akibat ketiadaan dana. Padahal, kata dia sejumlah program telah direncanakan, diantaranya Program Pembinaan Intensif (PPI) mengahadapi PON 2016 di Bandung, sosialisasi Sumut tuan rumah PON 2020, Pekan Olahraga Wartawan Nasional, Pomnas, dan seluruh cabang olahraga terancam tidak bisa mengikuti Kejurnas.(YON-REL)


EKONOMI BISNIS

Rabu 8 Mei 2013

Tantangan Pelaksanaan Redenominasi Jakarta-andalas Indonesia akan menghadapi tantangan untuk melaksanakan redenominasi. Direktur Eksekutif Pusat Riset dan Edukasi Bank Indonesia, Iskandar Simorangkir mengatakan, ada beberapa tantangan yang dihadapi untuk melaksanakan redenominasi di Indonesia. Pertama, luas wilayah Indonesia. "Tantangannya adalah wilayah Indonesia yang luas dengan penduduk yang memiliki budaya yang beragam, serta status ekonomi sosial yang bervariasi," ujarnya, pada saat seminar PERBANAS dengan tema tentang "Redenominasi Rupiah" di Jakarta, Selasa (7/ 5). Kedua, tantangan yang dihadapi lainnya yaitu penyesuaian teknologi informasi, software dan perangkat lainnya pasca redenominasi. Hal itu membutuhkan usaha besar dan waktu yang cukup. Selain itu, resiko redenominasi yaitu adanya perilaku pembulatan (rounding up) harga yang berlebihan setelah saat melakukan konversi harga dari rupiah lama ke rupiah baru. Menurut Iskandar, antisipasi resiko tersebut perlu adanya mitigasi resiko terhadap pembulatan harga. "Pengaturan dual price tagging untuk mencegah pembulatan harga yang berlebihan. Dengan pengaturan dan pengawasan terhadap konversi dan pembulatan harga barang/jasa," ucap Iskandar. Selain itu, Iskandar memperkirakan program redenominasi akan memerlukan waktu yang cukup panjang untuk melakukan sosialisasi agar program ini dapat diterima. Adapun berikut negara yang berhasil melakukan redenominasi yaitu Turki, Romania, Polandia, Ukrainia. Sedangkan negara yang gagal adalah, Rusia, Argentina, Brazil dan Zimbabwe. Redenominasi adalah pengurangan digit angka nol tanpa mengurangi nilai mata uang. (IN)

harian andalas | Hal.

10

Produksi Karet Sumut Turun Medan-andalas Produksi karet di Sumatera Utara semakin menurun sebagai dampak terjadinya musim kering dan diikuti curah hujan deras yang melanda daerah itu. "Produksi karet petani dan perkebunan dewasa ini tinggal sekitar 30-40 persen dan itu bukan saja menyusahkan petani, pengusaha kebun karet, tetapi juga industri komoditas itu,"kata Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut, Edy Irwansyah, di Medan, Selasa. Penurunan produksi sudah mulai terjadi sejak Februari dan semakin bertambah ketat dalam dua bulan terakhir dan terus berlangsung hingga Mei ini. Petani, pengusaha dan eksportir karet Sumut itu semakin susah, karena saat terjadi krisis produksi, harga jual juga sedang dalam keadaan tertekan. Harga ekspor karet jenis SIR 20 misalnya di pasar bursa Singapura tanggal 6 April 2013 masih 2,54 dolar AS per kilogram (kg) untuk pengapalan Juni sehingga di pabrikan hanya Rp19ribuan hingga Rp21ribuan per kg. Harga yang tertekan itu terjadi karena perekonomian di tiga negara konsumen utama dunia yakni China, Jepan dan Amerika Serikat sedang melesu. "Pengusaha pabrikan karet tambah susah karena pasokan yang ketat juga terjadi di daerah lain yang menjadi anddalan pasokan Sumut seperti Sumatera Barat dan Jambi,"katanya. Edy mengakui, krisis produksi

karet di Sumut dan Indonesia secara keseluruhan sudah diprediksi sejak awal dnegan perhitungan penurunan bisa hingga 200 ribu ton sampai Mei ini. Edy mengakui, krisis produksi karet pada awal tahun ini belum mempengaruhi volume ekspor karet Sumut di triwulan I karena penjualan untuk awal tahun 2013 tentunya sudah disiapkan sejak tahun 2012 oleh ekpsortir yang sebelumnya juga sudah menyepakati dan menandatanagni kontrak ekspor. Pada triwulan I 2013, ekspor Sumut dari anggota Gapkindo Sumut sudah mencapai 130.090.224 kg dimana jumlah itu naik 9,46 persen dari periode sama tahun 2012. "Krisis karet awal tahun ini akan berdampak pada ekspor bulan selnajutnya,"katanya. Dia menegaskan, kondisi itu semakin menyulitkan 57 pabrik karet memenuhi kapasitas produksinya yang berkisar 800.000 ton per tahun yang hingga tahun lalu juga belum terpenuhi. Petani karet di Sumut, K Siregar, mengakui, dengan produksi dan harga yang turun membuat petani semakin malas menderes karena hasilnya di bawah upah pekerja pabrik. Harga jual karet yang hanya Rp6.000 atau Rp7.000 per kg itu tidak cukup beli beras yang harganya paling murah Rp7.500 per kg sehingga banyak petani yang untuk sementara pergi ke Medan mencari kerjaan. Padahal patokan harga karet zaman dahulu, kata dia, harga satu kg karet itu sudah bisa atau sama dengan harga tiga kg beras. (ANT)

andalas/siong

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Sumut, Ateng Hartono (kanan) menyampaikan pertumbuhan ekonomi Sumut ke sejumlah wartawan di Jalan Asrama Medan, Senin (6/5).

Perekonomian Sumut Meningkat 2,04 Persen Medan-andalas Kinerja perekonomian Sumatera Utara triwulan I tahun 2013 bila dibanding triwulan IV tahun 2012 (q-to-q), menurut Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2000 mengalami peningkatan sebesar 2,04 persen. Peningkatan ini didukung oleh pertumbuhan pada hampir semua sektor ekonomi, kecuali sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor bangunan, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan dan sektor jasa-jasa yang mengalami penurunan pertumbuhan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Neraca Wilayah dan

Analisis Statistik BPS Sumut, Ateng Hartono ke sejumlah wartawan, Senin (6/5) di Jalan Asrama Medan. Ateng menyebutkan, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor pertanian yang mencapai 6,55 persen (q-to-q). Sektor lain yang juga mengalami pertumbuhan cukup tinggi terutama sektor perdagangan, restoran dan hotel tumbuh sebesar 6,24 persen. Sedangkan pertumbuhan terendah terjadi pada sektor industri pengolahan mengalami kontraksi sebesar 2,10 persen. Dikatakannya, PDRB triwulan I tahun 2013 bila dibanding triwulan yang sama tahun 2012 (yon-y), atas dasar harga konstan 2000 tumbuh sebesar 6,14 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor pengangkutan dan komunikasi 8,63 persen disusul oleh sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan 8,55 persen, sektor perdagangan, hotel, dan restoran 7,61 persen, sektor jasa-

jasa 6,58 persen, sektor pertambangan dan penggalian tumbuh sebesar 6,44 persen, serta sektor bangunan 6,27 persen. Sedangkan 3 sektor lainnya tumbuh dibawah 6 persen. Ateng menambahkan, besarnya sumbangan masing-masing sektor perekonomian dalam menciptakan laju pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada triwulan I tahun 2013 dibanding dengan triwulan I tahun 2012(yon-y), sektor perdagangan, hotel dan restoran memberikan sumbangan sebesar 1,46 persen, disusul sektor pertanian 1,39 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi 0,88 persen, sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan 0,68 persen, sektor jasa-jasa 0,67 persen, sektor industri pengolahan 0,52 persen, sektor bangunan 0,43 persen, sektor pertambangan dan penggalian 0,07 persen dan sektor listrik, gas dan air bersih 0,04 persen. (SIONG)

Kompensasi Kenaikan Harga BBM Jakarta-andalas Kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) kini menjadi keniscayaan. Setelah program pembatasan BBM bersubsidi dan konversi BBM ke gas menuai protes bertubi- tubi, pemerintah sepertinya tegap melangkah segera menaikkan harga BBM. Bila semula ada opsi dua harga, dengan alasan lebih sederhana akhirnya diputuskan satu harga. Besarannya kira-kira di bawah Rp6.500 per liter. Menurut kalkulasi pemerintah, dengan tingkat kenaikan sebesar itu akan dihemat subsidi Rp21 triliun hingga Rp30 triliun. Pemerintah tidak ingin subsidi BBM tahun ini jebol jadi 53 juta kiloliter dari pagu

andalas/hs poetra

RUMAH MURAH – Pengunjung sedang melihat pameran perumahan di Atrium Plaza Medan Fair, Selasa (7/5). Asosiasi pengembang Real Estate Indonesia Sumatera Utara mendorong para pengembang menggeser program Rumah Sejahtera Tapak untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR ke pinggiran kota, menyusul semakin mahalnya harga lahan di Medan dan Deli Serdang.

Bulog Beli Lagi 45 Ton Beras Petani Medan-andalas Bulog Sumatera Utara (Sumut) kembali membeli 45 ton beras petani di sentra produksi Deliserdang sehingga total pembelian sudah mencapai 210 ton. "Memang masih jauh dari target pengadaan tahun ini yang sebanyak 15.000 ton, tetapi Bulog senang karena pembelian dari petani masih bisa dilakukan di tengah produksi yang masih belum banyak karena lagi memasuki musim tanam sejak April," kata Humas Bulog Sumut, Rudi, di

Medan, Selasa. Apalagi, kata dia, dengan produksi yang belum banyak dewasa ini, petani cenderung memilih menyimpan sebagian besar hasil panennya untuk kebutuhan sendiri. "Meski masih sulit melakukan pembelian beras lebih banyak lagi, harga beli Bulog tidak dinaikkan atau tetap mengacu pada HPP (harga pembelian pemerintah) yang sebesar Rp6.600 per kg. Biasanya insentif yang sekitar Rp300 per kg dilakukan Pemerintah untuk

pembelian di saat paceklik di akhir tahun," katanya. Diharapkan, pembelian beras petani bisa dilakukan lebih banyak lagi pada bulan ke depannya agar target 15.000 ton bisa tercapai. Semakin banyak beras yang dibeli dari petani lokal, kata dia, maka ketergantungan pasokan Sumut dari daerah lain seperti Lampung, Sulawesi dan Jawa bisa ditekan. Menurut Rudi, saat ini, termasuk dari hasil pembelian petani, stok beras Sumut mencapai 60.000 ton dan jumlah

itu cukup aman untuk kebutuhan lima bulan ke depan. "Stok akan semakin aman, karena beras dari Sulawesi Selatan sebanyak 7.800 ton akan masuk lagi melalui Pelabuhan Belawan,"katanya. Kepala Dinas Pertanian Sumut, M.Room.S, menyebutkan, pihaknya sedang mengawal ketat tanaman petani menyusul sedang terjadinya kemarau dan diikuti hujan. Cuaca ekstrem seperti itu dikhawatirkan membuat ancaman serangan hama

46 juta kiloliter seperti tahun (melonjak dari 40 juta kiloliter menjadi 45 juta kiloliter). Di luar itu, seperti yang sudahsudah, kenaikan harga BBM untuk menyelamatkan APBN dari bleeding.Apalagi, dari data-data versi pemerintah, subsidi melenceng. Menurut pemerintah, subsidi banyak dinikmati kaum berpunya, bukan warga miskin. Menyadari dampak negatif kenaikan harga BBM pada warga miskin, pemerintah memberikan kompensasi. Tak ingin menuai kritik, pemerintah meniadakan Bantuan Tunai Langsung (BLT) seperti tahun lalu. Kali ini ada tiga kompensasi. Pertama, penambahan subsidi siswa miskin. Kedua, penambahan

jumlah penyaluran Raskin. Ketiga, program Keluarga Harapan dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Pemerintah yakin, dengan tiga bentuk kompensasi itu, kenaikan jumlah warga miskin antara 0,8 juta hingga 1 juta bisa dihindari. Pemerintah bahkan yakin ada peluang warga miskin yang per September 2012 berjumlah 28,594 juta (11,66 persen) bisa ditekan. Pemerintah seperti disampaikan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro menyatakan, kenaikan harga BBM Rp2.000 per liter hanya menaikkan inflasi 0,8 persen. Secara akademik, data-data itu terbuka diperdebatkan. (OKE)

ilustrasi

meningkat sehingga perlu diwaspadai agar tidak menggangu panen. Data, kata dia, menunjukkan hingga Februari 2013, realisasi tanaman padi di atas target atau sudah 182,161 hektare dengan produksi 855.310 ton. "Pengawalan yang dilakukan Pemrov Sumut dan perusahaan BUMN diharapkan bisa mencapai produksi padi jauh di atas target yang ditetapkan sebanyak 3.875.720 ton dari realisasi 2012 yang mencapai 3.841.778 ton. (ANT)

INFO FILM

PALLADIUM 17.10-19.20-21.30 PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 HERMES XXI SUN THAMRIN BINJAI 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

PLAZA 13.00-14.50-16.40-18.3020.20 PALLADIUM BINJAI 13.00-15.00-17.00-19.0021.00

PLAZA 12.45-14.45-16.45-18.4520.45 HERMES XXI THAMRIN BINJAI 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

HERMES XXI (3D) THAMRIN 13.15-115.55-18.35-21.15 SUN 12.30-15.10-17.50-20.30 SUN (3D) 13.30-16.10-18.50-21.30 THAMRIN (3D) 16.50-19.30 BINJAI PLAZA HERMES XXI PALLADIUM 12.15-14.55-17.35-20.15

PALLADIUM 12.30-14.50-20.45

HERMES XXI 16.50-19.10-21.30 SUN 12.30-14.50-17.10-19.3021.50

THAMRIN 12.30-14.40

HERMES XXI 12.15-14.35-16.55-19.1521.35


KOMUNITAS

Rabu 8 Mei 2013

harian andalas | Hal.

11

Sampaikan Pesan dan Saran Anda ke Pemko Medan Melalui :

SMS Center Pemko Medan 08196001234 dan 087769012488

Ilustrasi Pembongkaran Bangunan andalas/ist

MEMUK MEMUKAAUU-Tim Kesenian Sumatera Etnis binaan Ny Hj Yusra Rahudman tampil memukau peserta Rakernas APEKSI IX Tahun 2013 di Kota Palangkaraya, Kalimatan Tengah, Senin (6/5) malam.

Dzulmi Eldin Bangga

Tim Kesenian Medan Pukau Peserta APEKSI Palangkaraya-andalas Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mewakili Wali Kota Medan menghadiri Welcome Dinner Party Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IX Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (6/5) malam. Saat itu, Eldin mengaku bangga karena penampilan Tim Kesenian Sumatera Etnis binaan Ny Hj Yusra Rahudman tampil memukau peserta APEKSI dan rombongan dari seluruh kota se Indonesia. Tim penari yang juga bimbingan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan membawa Tarian

Japin. “Kita sangat bangga Tim Kesenian Sumatera Etnik mampu menghibur para wali kota peserta APEKSI seluruh Indonesia,” kata Eldin menyalami para penari usai tampil di panggung kehormatan. Wakil Wali Kota Medan didampingi Kepala Disbudpar Kota Medan Bursal Manan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tunggar, dan Kabag Hakda Setda Kota Medan Rivai Nasution, mengatakan pada Raker APEKSI ini Pemerintah Kota (Pemko) Medan juga mengikuti Pawai Budaya. Selain itu, Pemko Medan juga ikut dalam Pameran 11 Tahun Indonesia City Expo. Menurut Tunggar, Pemko Medan membawa 10 pelaku UKM yang akan memamerkan produk-produk unggulan Kota Medan antara lain, batik khas Medan, sepatu, songket, dan kerajinan tangan. Sementara Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Kelau-

tan Kota Medan, Ian Elly Poluwan mengatakan, pohon yang dibawa yakni pohon duren, manggis, sirsak, jambol, dan asam glugur. Sementara Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia mengucapkan selamat datang kepada seluruh wali kota se Indonesia beserta jajarannya yang datang di Kota Palangkaraya untuk mengikuti Rakernas APEKSI ke IX. “Semoga para Wali Kota merasa betah dan nyaman selama berada di Kota Palangkaraya,” katanya. Welcome Dinner Party berlangsung di halaman kator Wali Kota Palangkaraya Jalan Cilik Riwut Km 5,5 Palangkaraya, dan di hibur oleh lagu dan kesenian dari berbagai daerah yang mengikuti kegiatan Rakernas APEKSI ke IX. Agenda Rakernas APEKSI ke IX dilaksanakan mulai Selasa-Rabu (7-8/5) di SwisBelhotel Danum dengan tema : Mewujudkan Pemerintahan Kota yang bersih, Transparan dan Akuntabel. (BEN/REL)

Wakajatisu Siap Bermitra dengan Satgas Inti Mahasakti IPK Sumut Medan-andalas DPD Satgas Inti Mahasakti IPK Sumut siap mendukung penegakan supremasi hukum di Indonesia khususnya Sumatera Utara. Sebab, Satgas Inti Mahasakti IPK Sumut tampil sebagai pemecah masalah (problem solver) bukan menjadi bagian dari masalah (trouble maker). “Kita tetap mendukung kinerja kejaksaan untuk menuntaskan segala kasus yang ada agar hukum bisa tegak di daerah ini,” ucap Ketua DPD Satgas Inti Mahasakti IPK Sumut Edwin Ginting saat audiensi ke Wakil Ketua Kejatisu M Sinaga SH, Senin (6/5). Edwin juga menyatakan apresiasi kepada pihak kejaksaan yang telah menuntaskan kasus Rahudman Harahap hingga disidangkan di pengadilan negeri. “Sesuai petunjuk dari Ketua Umum IPK

Budi Panggabean, kita menyatakan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak kejaksaan yang telah meneruskan kasus Rahudman Harahap hingga disidangkan di pengadilan,” katanya. Selain itu, Edwin yang datang bersama Gerald Siahaan SE, SH, MM (Ketua I), Iskandar Simatupang SE, SH (Ketua II), Bob Nainggolan (Wkl Ketua II), Sumuang Nababan (Wkl Ketua IV), H. Naro (Sekretaris) dan Yudhi Purnama (Bendahara) menegaskan, organisasi yang dipimpinnya ke depan akan berbuat karya nyata ke masyarakat. Organisasi ini akan dekat dan dicintai masyarakat Sumut dengan beragam kegiatan yang menyentuh seperti kegiatan sosial berupa kunjungan ke panti jompo dan panti asuhan juga kegiatan-kegiatan penyulu-

Empat Ruko Dibangun Tanpa SIMB Dari nomor : +6282165250xxx Kepada Dinas TRTB Medan, di Jalan Jemadi Gg Kelapa ada 4 unit bangunan ruko dibangun tanpa SIMB dan sudah rampung 40%, tpi sampai kini plang SIMB tak ada. Tolong supaya ditertibkan/dibongkar, karena membangun tanpa SIMB jelas melanggar perda & mengurangi pendapatan Kota Medan. Kalau tak ditertibkan berarti ada oknum pegawai Dinas TRTB yg bemain. Kami tunggu tindakan tegas Dinas TRTB. TKS (Warga Jalan Jumadi Gg Kelapa).

WC Pirngadi 75 Persen Rusak

Dari nomor : +6287767145xxx Pak/bu sy mau nayakan kamr WC di RSUD PIRNGADI kenapa 75% rusak apa gak bisa diperbaiki..,? Sayanglah pak rumah sakit sebesar ini WC-ya diabaikan, padahal WC kan yang utama.

Uang Parkir Tak Sesuai Aturan Dari nomor : +6285762103xxx Kepada dinas terkait, tlong pngutip parkir jalanan dirazia rutin, banyk yg ngutip parkir tak sesuai aturan, mulai dri mngutip di hlaman pribadi, ngutip mlebihi ketentuan, misal roda 2 dkutip Rp 1.000. Apalgi roda 4 sampai mnimbulkan macet, yg parahnya jukir

tak prnah ngasi KARCIS, bsa dpastikan uang parkir msuk k kantong mafia parkir, mulai dr pngawas parkir yg nrima storan dr jukir tiap hari s/d oknum Dishub yg tak mungkin tak tahu praktek yg sdah trjadi brtahun2. Masyarakat yg ttap saja membayar tak bisa dslahkan, karna merka tdk ingn brusan pnjang dgn jukir.

LPJU di Jalan Menteng Mati Dari nomor : +6283199476xxx Kepada bapak kepala Dinas pertamanan. Dimohon pak agar LPJU di daerah Jln. Menteng Raya Asrama Polisi untuk diperhatikan. Hampir seluruh PJU di daerah tersebut mati. Mohon untuk segera diperhatikan. Terima kasih

andalas/ist

han. Dengan paradigma baru, Satgas Inti Mahasakti Karya IPK Sumut akan menjadi aset Sumut untuk pembangunan. Sementara itu Wakajatisu M Sinaga SH menyabut baik hadirnya organisasi ini di Sumut. Dia mengajak seluruh pengurus dan kader Satgas Inti Mahasakti Karya untuk turut berpartisipasi menegakkan hukum. “Saya sangat menghargai kehadiran Satgas Inti Mahakarya dengan paradigma barunya. Kita siap menjadi mitra dan terbuka 24 jam. Kita juga siap dikritik selama itu masih untuk membangun kinerja kejaksaan,” katanya. Dalam waktu dekat, DPD Satgas Inti Mahasakti Karya IPK Sumut akan melakukan anjangsana ke panti jompo dan ziarah ke makam tokoh pemuda Sumut almarhum olo Panggabean. (WAN)

DIABADIKANDIABADIKAN-Ketua dan Sekretaris DPD Partai NasDem Deli Serdang dan Ketua DPC NasDem Pancur Batu, diabadikan bersama keluarga almarhum Zulkifli Lubis usai menyerahkan santunan.

DPD NasDem DS Santuni Keluarga Kader Medan-andalas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Deli Serdang (DS), menyerahkan santunan kepada Zulkifli Lubis, salah seorang kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) NasDem Pancur Batu yang telah meninggal dunia. Santunan sebesar Rp 1 juta tersebut langsung diberikan Ketua DPD Partai NasDem Deli Serdang Abdul Rahman, dan diterima istri almarhum yang berdomisili di Dusun III Jalan Namorih Desa Lama Kecamatan Pancur Batu. Pemberian santunan pada Senin (6/5) siang tersebut, turut disak-

sikan Sekretaris DPD Partai NasDem Deli Serdang Irwansyah dan Ketua DPC Partai NasDem Pancur Batu Edison Tarigan serta kader lainnya. “Pemberian santunan tersebut dirangkai konsolidasi dan silaturahmi di kediaman Ketua DPC Partai NasDem Pancur Batu Edison Tarigan. Konsolidasi tersebut bertujuan untuk menyatukan persepsi dan kematangan kader dalam menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 mendatang,” ujar Abdul Rahman di Bandara Polonia, Selasa (7/5). Begitu juga dengan pemberian san-

tunan kepada kader Partai NasDem yang telah meninggal dunia, tambah Abdul Rahman, merupakan salah satu komitmen Partai NasDem untuk lebih memperhatikan kader-kadernya dimanapun mereka berada, terutama bagi yang telah meninggal dunia diberikan santunan kemalangan sebesar Rp 1 juta. “Diharapkan, dengan bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Semoga, keluarga yang ditinggalkan bisa tabah dan ikhlas melepas salah seorang anggota keluarga yang telah dipanggil Sang Khaliq,” pinta Abdul Rahman. (RIL)

Diskusi Publik di UMA

RRI Harus Lebih Kreatif dan Inovatif Medan-andalas Anggota Komisi III DPR RI Martin Hutabarat mengatakan, Radio Repulik Indonesia (RRI) memiliki keunggulan dengan radio swasta di tanah air. Sebab, berdasarkan survei Universitas Indonesia tahun 2003, sebanyak 83 persen daerah di Indonesia terjangkau oleh siaran RRI. “Jangkauan siaran yang luas ini merupakan keunggulan RRI. Tinggal bagaimana RRI mampu mengemas siaran yang lebih baik dan menarik, sehingga mampu bersaing dengan ribuan radio swasta di tanah air,” katanya saat menjadi pembicara pada diskusi publik dan penyerapan aspirasi bertema “Optimalisasi Peranan LPP RRI dalam Melayani Publik” di convention hall Kampus I Universitas Medan Area (UMA), Jalan

MENANGGAPIKepala LPP RRI Medan Rahadian Gingging menanggapi berbagai masukan dari peserta diskusi publik dan penyerapan aspirasi bertema “Optimalisasi Peranan LPP RRI dalam Melayani Publik” di convention hall Kampus UMA, Selasa (7/5). andalas/ist

Kolam Medan Estate, Selasa (7/5). Diskusi publik dibuka Rektor UMA Prof HA Ya'kub Matondang, dan dihadiri Kepala Lembaga Penyaiaran Publik (LPP) RRI Medan Rahadian

Gingging. Dalam diskusi itu juga berbicara anggota Dewan Pengawas LPP RRI Dwi Hernuningsih, Komisoner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut Muthia

Atika, dan pakar komunikasi FISIP UMA Hj Nina Siti Salmaniah Siregar. Diskusi dipandu Jhony Thalib dari LPP RRI Medan. Martin mengatakan, RRI

harus memahami perkembangan informasi saat ini, dimana masyarakat membutuhkan informasi yang cepat dan akurat. Karena itu, LPP RRI harus kreatif dan inovatif dalam menyajikan informasi yang diinginkan masyarakat. “Sesuai dengan perkembangan teknologi informasi, masyarakat menginginkan informasi yang cepat. Karena itu, RRI harus hadir lebih cepat pada setiap kejadian apapun. Ini agar RRI bisa bersaing dengan radio swasta dan berita online,” ujar politisi Partai Hanura ini seraya komitmen DPR dalam mendukung sepenuhnya keberadaan LPP RRI sebagai radio yang menyandang nama negara karena keberadaannya memperkokoh NKRI. Sementara itu, anggota Dewan Pengawas LPP RRI Dwi Hernuningsih mengatakan, RRI terus berbenah menghadapi persaingan begitu ketat saat ini.

“Saat ini, RRI bersaing dengan 2.000 radio swasta di Indonesia. Tentu dengan peningkatan kerativitas dan inovasi akan menjawab tantangan itu, “ tegas Nuning, sapaan wanita ini. Pakar ilmu komunikasi UMA Nina Siti Salmaniah Siregar, sebagai lembaga penyiaran publik, RRI harus mengutamakan kepentingan publik, yakni membela kepentingan masyarakat dan menyampaikan informasi yang mencerdaskan bangsa. “RRI hendaknya tidak mengikuti radio komersil yang hidup dari iklan. Sebagai LPP, porsi iklan RRI cukup 10 hingga 15 persen saja. Yang penting digaraf adalah kearifan lokal Sumut,” kata mantan Dekan FISIP UMA ini. Sedangkan Rektor UMA Prof HA Ya'kub Matondang mengatakan, sejak awal UMA sudah menjalin kerjasama

dengan RRI. Melalui diskusi publik diharapkan bisa menjadi sarana penguatan eksistensi dan peran LPP RRI dalam melayani publik, khususnya bidang budaya dan pendidikan. “Saya berharap RRI menjadi garda terdepan dalam penyampaian informasi cepat dan akurat dengan memanfaatkan teknologi saat ini, sehingga masyarakat dan mahasiswa dengan mudah mengaksesnya,” harapnya. Pada kesempatan itu, peserta diskusi yang hadir dari berabagai kalangan, antara lain dosen, mahasiswa, pengamat komunikasi, aparat pemerintah, dan LSM menyampaikan berbagai masukan untuk kemajuan RRI. Dalam kesempatan itu, Kepala RRI Cabang Medan Rahadian Gingging menyatakan, berbagai masukan akan dijadikan bahan untuk menyusun program-program RRI Medan ke depan. (HAM)


SUMATERA UTARA

Rabu 8 Mei 2013

andalas/natanael tarigan

Soal Dana Hibah, KPU Kerjasama dengan BPKP Sumut Batu Bara-andalas Ketua KPUD Batu Bara Khairil Anwar mengatakan, belanja hibah Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara, yang diserahkan Pemkab kepada KPUD Batu Bara, agar dapat dilakukan kerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Utara. "Kita berharap anggaran dana hibah untuk penyelenggaraan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara periode 20132018 dapat bekerjasama dengan BPKP Sumut," kata Khairil Anwar melalui Divisi Humas Data Informasi dan Hubungan Antar Lembaga, Taufik Abdi Hidayat kepada andalas, Selasa (7/5). Menurut Taufik, KPUD Batu Bara telah menyampaikan surat permohonan pendampingan belanja hibah tersebut kepada kepala Perwakilan BPKP Sumut, guna membantu kerja KPU Batu Bara dalam hal laporan keuangan penggunaan anggaran. KPU Batu Bara telah menetapkan keputusan No 01/Kpts/KPU-Kab002.9f4812/2013, tentang tahapan program dan jadwal penyelenggaraan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara Tahun 2013."Maka, segala sesuatunya sudah harus dipersiapkan langkah antisipasi penggunaan anggaran, supaya tidak bermasalah di kemudian hari," kata Taufik. Langkah antisipasi dimaksud, sebut Taufik, dengan melibatkan dua personel BPKP yang setiap hari bertugas dan berkantor untuk mendampingi sehingga penggunaan dana hibah tersebut dapat dimonitoring. Sekadar diketahui, Pemkab Batu Bara telah memperdakan belanja hibah untuk Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara untuk putaran pertama sebesar Rp 14 miliar dan putaran kedua Rp 4 miliar.(ZN)

RAWAN–Jalan Lintas Sumatera Utara penghubung antara Kabupaten Karo dan Kabupaten Dairi di sekitar Jembatan Lau Dah, Kabanjahe terindikasi rawan longsor.

Ribuan Hektare Hutan Register 1 di Simalungun Dibabat Simalungun-andalas Modus sebagai lokasi tempat latihan TNI-AD, 7.000 hektare hutan Register 1, di Kecamatan Silau Kahean, berbatasan dengan Kecamatan Raya Kahean, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun. Ternyata, di lahan tersebut terdapat aktivitas penebangan liar alias illegal logging yang disebut-sebut dilakukan oknum-oknum tertentu. Hal itu terungkap saat rapat Komisi I DPRD Simalungun dengan sejumlah pimpinan SKPD di ruang komisi, kemarin. Menurut anggota Komisi I Rajisten Sitorus, dirinya merasa terpanggil dengan banyaknya keluhan masyarakat disampaikan ke komisi tersebut, tentang aktivitas penebangan kayu di Hutan Register 1 tersebut. Hal senada dikemukakan Ketua Komisi Mangapul Purba dan Bernhard Damanik. Menurut kedua anggota dewan yang terus

menyoroti sejumlah kejanggalan dalam pemerintahan JR Saragih, belum ada pembahasan tentang lahan 7.000 Ha di kawasan Hutan Register 1, yang telah dijadikan sebagai tempat latihan TNI-AD. "Kalau misalnya ada rekomendasi yang disampaikan Pemkab Simalungun ke Gubernur Sumut untuk diteruskan ke Kementerian Kehutanan di Jakarta, semestinya hal itu terlebih dahulu dibahas DPRD Simalungun, DPRD Sumut serta DPR-RI,”ujarnya. Sebab, kata Bernhard Dama-

nik, sesuai Undang-Undang No 41 Tahun 1999 Pasal 78 menyebutkan, memasuki kawasan hutan tanpa izin diancam pidana 10 tahun penjara. Lahan seluas 7.000 Ha dijadikan tempat latihan, sementara izin untuk itu belum diketahui apakah ada atau tidak."Karenanya, anggota Komisi 1 akan berangkat ke Mabes TNI-AD di Jakarta untuk mempertanyakan hal itu,” katanya. Sementara itu, Kadis Kehutanan Kabupaten Simalungun Sudiahman Saragih, saat menjawab pertanyaan dewan menyebutkan, pada tahun 2011, Dinas Kehutanan saat Jan Waner Saragih sebagai kepala dinas telah memberikan rekomendasi ke Gubsu untuk diteruskan ke Kementerian Kehutanan. Namun, hingga kini belum diketahuinya apakah izin telah diterbitkan. "Kita belum mengetahui tentang pemberian izin

Hutan Register 1 dibuat tempat latihan TNI-AD,”ungkapnya. Terkait dengan kawasan hutan itu, Komisi I mensinyalir banyak Surat Keterangan Tanah (SKT) diterbitkan Pangulu (kepala desa) di kawasan hutan hanya dengan tujuan menebang kayu dan bila ada refisi SK Menhut No 44/ 2005, tentang kawasan lahan itu dapat menjadi milik para pembalak liar. Terlebih di Kecamatan Dolok Silau, Silau Kahean dan Raya Kahean yang masih banyak hutannya. Namun, hingga kini pejabat TNI-AD belum dapat dikonfirmasi terkait lahan 7.000 hektare di kawasan Hutan Register 1 di Kecamatan Silau Kahean dijadikan sebagai lokasi tempat latihan. Kendati di Simalungun telah ada dua lokasi lain tempat latihan TNI-AD. Yakni di Aek Natolu, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Bangun Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan. (LS)

harian andalas | Hal.

12

Jalinsum Antara Karo dengan Dairi Rawan Longsor Tanah Karo-andalas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) penghubung antara Kabupaten Karo dan Dairi, rawan longsor. Hal ini terlihat banyaknya pengendara yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas, karena banyaknya tepi jalan yang retak dan berlubang di sekitar Jembatan Lau Dah, Moga Jaya, Kecamatan Kabanjahe-Desa Bunuraya Kecamatan Tigapanah. Pantauan andalas, Selasa (7/ 5) terdapat tiga titik di sepanjang Jalan Kabanjahe – Merek Kabupaten Karo yang rawan putus akibat tidak diperbikinya drainase. Ketiganya berada di Moga Jaya Kabanjahe, Desa Bunuraya Tigapanah dan Desa Muliarayat Kecamatan Merek. Keseluruhan bagian jalannya telah dimakan kikisan air drainase sepanjang 30 cm. Melihat hal itu, masyarakat dan pengguna jalan meprediksi Jalan Kabanjahe – Dairi tersebut akan putus total pada 2014 mendatang. Walaupun diperbaiki, kondisi drainase dipastikan tidak akan bertahan lama, terutama jika musim hujan. Karena setiap kali hujan, drainase tidak sanggup menampung air, karena sebagian air

masuk meluber ke badan jalan yang membuat jalan berlubang dan hancur secara perlahan,”ujar Ramly Sitepu SH, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Karo, di Rumahnya Desa Tigapanah. Dikatakan Robinson, retaknya sejumlah ruas jalan di sekirat Jembatan Lau Dah disebabkan curah hujan yang cukup tinggi dan kendaraan truk yang melintas di jalan itu memiliki beban berat melebihi kapasitas, juga mengakibatkan dasar jalan bergeser. “Kerusakan jalan itu perlu lebih cepat diantisipasi sebelum ada korban yang lebih banyak. Apalagi, jalan yang retak itu berada di sekitar jembatan, sehingga kendaraan yang melintas harus berhati-hati,”tandasnya. Selain jalan tersebut, katanya, sejumlah ruas jalan yang berada di wilayah Kecamatan Tigapnah dan Kecamatan Merek yang menghubungkan Kabupaten Karo – Dairi juga banyak yang berlubang dan belum diperbaiki. “Kami berharap Pemerintah Pusat dan Pemprovsu lebih cepat memperbaiki jalan yang sudah banyak memakan korban di sekitar Jembatan Lau Dah itu,” tuturnya. (NT)

Kelompok Peternak di Wampu Berkembang Pesat Langkat-andalas Kelompok Peternak Tani Pelita di Dusun Paya Kandis Desa Stabat Lama yang beranggotakan 30 orang, di bawah pimpinan Tarmudi berkembang pesat. Menurut Tarmudi saat disambangi wartawan, di kandang ternak sapinya, kemarin, Kelompok Peternak Tani Pelita berdiri sejak tahun 1981."Terpilihnya saya sebagai Ketua Kelompok Peternak Tani Pelita, atas dasar kemauan dan dukungan masyarakat," katanya. Pada tahun 2010 sapi yang dimiliki baru 40 ekor dan sekarang sudah berkembang menjadi 70 ekor di tahun 2013. Kelompok peternak kita telah dievaluasi tim dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi Sumut pada 20 Juli 2011. "Dari hasil evaluasi tersebut

dinyatakan hasilnya cukup memuaskan, dari segi administrasi dan lainnya," kata Tarmudi didampingi Sekretaris Tambeng. Ketika disinggung tentang bantuan pemerintah yang dikucurkan ke Kelompok Peternak Tani Pelita. Disebutkan, terdapat bantuan pemerintah dari APBN tahun 2011 sebesar Rp 435 juta, untuk menambah bibit sapi sebanyak 40 ekor dan membuat kandang. Selain itu, juga kita membelikan mesin APU satu unit untuk pembuatan pupuk kompos yang bahan bakunya dari kotoran sapi tersebut. "Bahkan, Kelompok Peternak Tani Pelita dijadikan sebagai percontohan dari luar kabupaten di antaranya Labusel dan dari Nanggroe Aceh Darussalam," kata Tarmudi.(HS)

PNS Asahan Diuji Kemampuan Panca Prasetya Korpri Kisaran-andalas Ratusan PNS Kabupaten Asahan yang akan naik pangkat diuji kemampuan menghapal Panca Prasetya Korpri. Hal ini dilakukan agar para abdi negara tersebut lebih memahami janjinya saat melaksanakan tugas negara. PNS tersebut harus mengucapkan secara benar di hadapan

para penguji yang dilakukan di SKB Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan. PNS yang diuji berasal tenaga pendidikan, kesehatan dan teknis. "Kita lihat sudah banyak PNS yang lupa terhadap janji tersebut, sehingga saat melakukan kenaikan pangkat, kita minta mereka harus hapal,"kata Plt Kepala Badan Pegawaian

Daerah (BKD) Asahan, Jhon Hardi Nasution, kemarin. Jhon Hardi didampingi Kabid Kepangkatan, Agus Salim menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan agar abdi negara mengetahui dan memahami isi janji yang diucapkan saat menjalankan tugasnya sebagai PNS. Sebab, dalam janji tersebut ada poin yang

menjadi rahasia PNS tersebut, yakni menjaga kerahasia negara yang patut dirahasiakan. "Pemkab Asahan berharap PNS Asahan dapat berekrja dengan disiplin yang tinggi, rajin, berinovasi dan bertanggung jawab serta dapat menjaga nama baik Kabupaten Asahan,"kata Jhon Hardi, seraya menyebutkan peng-

ucapan Panca Prasetya Korpri dilaksanakan dalam waktu dekat. Dari pengucapan prasetya tersebut diharapkan setiap PNS bertindak secara profesional dan proporsional dan menjauhi segala macam bentuk kolusi, korupsi dan nepotisime (KKN) dalam melaksanakan tugas-tugas negara, khususnya di Pemkab Asahan.(FAS)

M.Syafii.andalas

PLAKAT – Pimpinan rombongan DPRD Mojokerto melakukan pertukaran plakat dengan DPRD Kota Binjai.

DPRD Kota Mojokerto Polres Tebing Tinggi Gelar Operasi Simpatik Toba 2013 Berkunjung ke DPRD Binjai

Tebing Tinggi-andalas Polres Tebing Tinggi melalui Satuan Lantas Melaksanakan Operasai Simpatik Toba 2013 dimulai Selasa (7/5) hingga 27 Mei mendatang. Semula operasi ini dijadwalkan berlangsung 121 Mei 2013. Untuk kesiapan pelaksanaan operasi, Senin (6/5) dilaksanakan Gelar Pasukan di Lapangan Polres Tebing Tinggi. Kapolres Tebing Tinggi AKBP Andi Rian Djajadi SIK, bertindak selaku inspektur upacara dengan peserta upacara seluruh personel dari satuan yang ada di jajaran Polres setempat. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres T Tinggi, AKP Noerain Manalu mengatakan, Operasi Simpatik digelar dengan tujuan terciptanya situasi keamanan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. “Ada rasa aman, bila dilakukan dengan benar, lalu akan tertib dan terjadi kelancaran dan keselamatan serta bisa menurunnya angka laka lantas yang biasa terjadi pada kendaraan roda dua. Karena, meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,”

andalas / Saptha Nugraha Isa

OPERASI SIMPATIK– Personel Lantas Briptu Rika Nababan tengah memberikan selebaran kertas dan bunga dalam Operasi Simpatik Toba 2013, Selasa (6/5).

ujarnya. Pihaknya juga berharap, masyarakat semakin percaya terhadap polisi. Dengan kegiatan itu opini masyarakat

bisa terbentuk, jika selama ini polisi melaksanakan tugas bukan hanya pada penindakan. Namun ada unsur pendidikannya juga dengan memberikan penger-

tian-pengertian tentang tertib berlalu lintas. “Kita memberikan pembelajaran-pembelajaran kepada masyarakat dengan terjun

langsung kelapangan dilokasi simpang empat untuk mengajak seluruh potensi masyarakat agar tertib berlalu lintas,” kata Manalu. Memang tidak ada kemacetan di simpang empat ini, tapi kepadatan pada situasi tertentu saja, Kepadatan di pagi hari, pada saat aktivitas masyarakat seperti anak-anak sekolah yang hendak pergi ke sekolah dan pegawai negeri ke kantor seperti itu. Pihaknya lebih mengutamakan tindakan preentif (penangkalan), salah satunya dengan pendidikan. Selain itu dilakukan tindakan preventif dengan melaksanakan pencegahan seperti patroli penjagaan lalu lintas di jalan pada pagi hari. Preentif supaya tidak terjadi kesemrawutan, supaya tidak terjadi kecelakaan. Seperti pendidikan, mengajak anak usia dini mulai dari Polisi Sahabat Anak. "Kita juga ada Polisi Goes to School dalam hal Patroli Keamanan Sekolah (PKS), itu edukasi terhadap anak didik kita mulai dari TK, SD, SMP, SMA dan seterusnya,” katanya.(SNI)

Binjai-andalas DPRD Kota Binjai menerima kunjungan kerja DPRD Kota Mojokerto Jawa Timur, kemarin. Kedatangan 25 anggota dewan ini dipimpin Yunus Suprayetno yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto dari Fraksi PDIP. Sementara penyambutan dilakukan 10 anggota DPRD Binjai dipimpin Bob Mamana Andika Sitepu, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Binjai mewakili Ketua DPRD serta Zulkarnain D Lubis. Kedatangan DPRD Kota Mojokerto ke Kota Binjai merupakan balasan atas kunjungan kerja DPRD Kota Binjai ke Kota Mojokerto beberapa waktu lalu. Dalam dialog digelar di ruang rapat utama gedung DPRD Kota Binjai itu, berbagai pertukaran informasi antara kedua belah pihak dilakukan diiringi berbagai sesi tanya jawab. Pertemuan wakil rakyat tersebut, menghasilkan berbagai kesimpulan serta pelaksanaan pertukaran plakat simbol kedua kota sebagai sebuah kenangkenangan, dilakukan Yunus Suprayetno mewakili DPRD Moje-

kerto dan Bob Mamamana Andika Sitepu mewakili DPRD Kota Binjai. Yunus Suprayetno mengatakan, banyak terdapat kesamaan antara Kota Binjai dan Kota Mojekerto, seperti luas wilayah. Namun, Kota Binjai lebih baik dalam pelaksanaan Ruang Tata Wilayah (RTW)."Karenanya, kedatangan kami ke Kota Binjai juga fokus utamanya melakukan studi banding terkait masalah tersebut," katanya. Yunus juga menyebutkan, banyak pembelajaran dan masukan berbagai masalah diperoleh DPRD Kota Mojokerto dari DPRD Kota Binjai, yang nantinya akan coba diterapkan di Kota Mojokerto. Sementara, Bob Mamana Andika Sitepu mengatakan, kedatangan DPRD Kota Mojokerto ke DPRD Binjai untuk saling melakukan tukar informasi di antara kedua belah pihak."Kita juga mendapatkan berbagai masukan dari DPRD Mojokerto mengenai berbagai hal seperti meningkatkan sektor industri rumah tangga bagi masyarakat serta pengelolaan pariwisata," katanya.(FII)

WARTAWAN DAERAH KA BIRO BINJAI-LANGKAT: Sukiwi Tjong LANGKAT: Budi Zulkifli, Dony Syahputra, Badruddin, H Said Effendy BINJAI: Sri Masana SSos, M Syafi'I TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan DAIRI: Sondang Silalahi PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba, Jasa Lubis SERGAI: Supriyadi SIMALUNGUN: Larham Simare-mare SIANTAR: Lintong Saragih PERDAGANGAN: Zoel Sinaga, P.Pangaribuan SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TOBASA: Rixson H. Tanjung, Marganti Sigalingging HUMBANG HASUNDUTAN/D.SANGGUL: Marganda Lumbangaol, Andi Siregar SIBOLGA/TAPTENG: Haposan Simbolon, Anggiat P Tambunan MADINA/PANYABUNGAN: Budi Sahputra PALAS: M Effendi Pohan NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua BATUBARA: Zulkifli Nasution, H Sutan Sitompul KISARAN: Hamdan Rangkuti TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst (Koord.Liputan), Adi Sastra AEK KANOPAN: M Ilyas Munthe, Selamat Riady LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABUHAN BATU SELATAN: Jhon Wesly Sitorus LANGSA: Ruslan ACEH TIMUR: M Ali ACEH UTARA: Effendi Nurdin, Usman Cut Raja LHOKSEUMAWE: Bukhari Tolus BIEREUN: H Suherman Amin, Iskandar, Abdullah BLANGPIDIE: Adi Sadana TAPAKTUAN: Hendri Z KOTA CANE: Agus Munthe GAYO LUES: Anuar Syahadat


SUMATERA UTARA

Rabu 8 Mei 2013

harian andalas | Hal.

13

Dana BOS Disorot, Kepala MTsN Besitang 'Kepanasan' Besitang-andalas Pasca pemberitaan Harian andalas edisi kemarin, tentang dugaan oknum Kepala MTsN Besitang, tidak transparan dalam penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Menurut sumber, oknum SBR selaku Kepalah MTsN Besitang, 'kepanasan'.

Sekadar untuk mengingatkan pembaca, kalau Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kelurahan Kampung Lama Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat yang memiliki jumlah siswa hampir 600 orang tersebut diduga kuat oknum SBR tidak transparan dalam penggunaan dana BOS. Menurut Hazami, dirinya yang menjabat selaku ketua komite di sekolah tersebut selama dua tahun belakangan, tidak pernah merasa ada menandatangani selembar kertas pun terkait penggunaan dana BOS. Padahal,

dulu ketika kepala sekolah dijabat kepala sekolah yang lama, Musianto, dirinya tetap menandatangani berkas untuk LPj BOS. Namun sangat disayangkan, sejak MTsN Besitang yang notabene di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) dan kepala sekolah dijabat oknum SBR, dirinya tidak pernah diajak bermusyawarah, apalagi menandatangani selembar kertas tentang penggunaan dana BOS yang berasal dari Pemerintah Pusat. Karenanya, dia menduga ok-

num kasek SBR telah mengutakatik dana BOS untuk meraup keuntungan pribadi. "Bisa jadi tanda tangan saya selaku ketua komite dipalsukan oknum kepsek untuk keperluan LPj BOS, karena stempel komite tidak di tangan saya," kata Hazami. Sementara, salah seorang warga Kecamatan Besitang yang namanya minta dirahasiakan, kepada andalas, Selasa (7/5) melalui telepon selular menuturkan, begitu membaca harian andalas dirinya merasa terkejut."Kok bisa ketua komite tidak menandatangani LPj

BOS. Hal ini mengindikasikan ada permainan," katanya. Untuk itu, warga tadi berharap agar permasalahan tersebut tidak dibiarkan menguap begitu saja. Kalau bisa harus sampai ke tangan pihak yang berwajib, agar menimbulkan efek jera bagi oknum kepala sekolaah lain,"ujarnya. Sementara itu, SBR selaku Kepala MTsn Kecamatan Besitang, Selasa pagi menghubungi andalas. "Apa bapak tidak ada dihubungi sianu atau sidia," katanya dengan nada sedikit agak gugup dari seberang telepon. (DN)

Pimpinan SKPD Pemkab DS Diminta Evaluasi Kinerja Galang-andalas Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan, mengimbau seluruh pimpinan SKPD dan stakeholder di jajarannya, untuk mengevaluasi ulang kinerja yang sudah, sedang dan yang belum dilaksanakan dalam menyahuti berbagai tuntutan kebutuhan masyarakat di daerah itu. Evaluasi kinerja ini sangat penting untuk dijakan pedoman dalam menentukan langkah menyahuti berbagai tuntutan kebutuhan masyarakat, karena kita tidak boleh berhenti membangun sejalan dengan perkembangan dan kemajuan zaman. Bupati Amri Tambunan menekankan hal itu, pada pencanangan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) X dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-41 Kabupaten Deli Serdang, yang dipusatkan di lapangan bola kaki Desa Timbang Deli Kecamatan Galang, kemarin. Kegiatan dihadiri Ketua TP PKK Ir Hj Anita Amri Tambunan, Wakil Ketua TP-PKK Hj Asdiana Zainuddin, Dandim 0204/ DS Letkol Inf Syaepul Mukti Ginanjar, Dan

PENCANANGAN –Bupati Amri Tambunan didampingi Dandim 0204 DS memukul gong pencanangan kegiatan BBGRM X dan HKG PKK ke-41 Kabupaten Deli Serdang. Brigif 7 RR Kol Inf Chahono beserta unsur Muspida, dan Asisten I H Syafrullah SSos MAP. Lebih jauh bupati mengingatkan agar ke depan tidak ada lagi masya-

rakat yang frustrasi menghadapi perkembangan zaman, sebagaimana diamanatkan pejuang bangsa yang mengiginkan rakyatnya ke depan menjadi bermartabat.

"Saat ini kita merasa prihatin melihat fenomena kehidupan sebahagian masyarakat yang tidak mampu mengikuti perkembangan zaman sehingga kerap kita lihat

terjadinya aksi kekerasan, pelecehan, bahkan hujat-menghujat," kata bupati. Sementara, Ketua TP-PKK Hj Anita Amri Tambunan memberi motivasi kepada para kader PKK, agar tetap giat melaksanakan tugas dan fungsi utam. Yakni, berusaha memberdayakan dan menyejahterakan keluarga. Sementara, Kaban Pemberdayaan Masyarakat Manginar Silaen selaku panitia pelaksana kegiatan menjelaskan, tujuan peringatan BBGRM dan HKG-PKK bertujuan meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kegotongroyongan dalam pelaksanaan pembangunan serta pemeliharaan hasil-hasil pembangunan. Pada kesempatan itu, bupati menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada desa terbaik PKK dan kader PKK. Bantuan kemasyarakatan, ekonomi sosial budaya dan lingkungan, termasuk sembilan unit rumah yang baru selesai dibedah serta peresmian SMKN I Kecamatan Galang.(TH)

Janji Balon Bupati Jalur Independen

Abdul Aziz-Sutiarnoto Siap Tidak Menerima Gaji andalas/ Budi Zulkifli

JANJI – Balon Bupati Langkat Abdul Aziz tampak menenangkan para pendukungnya saat menyampaikan janji dan kontrak politiknya.

Stabat-andalas Balon Bupati dan Wakil Bupati Langkat dari jalur independen, Abdul Aziz ST SPd MM dan H Sutiarnoto MS SH MHum mendaftar ke KPU Langkat, Selasa (7/5). Kedatangan Aziz-Noto didampingi tim sukses dan para pendukungnya pada sekitar pukul 14.00 WIB. Yang menarik, sesuai dengan janjinya, pasangan Azizi- Noto membacakan dan menandatangani kontrak politik di depan para pendukungnya, didampingi notaris Pesta Ulina SH MKn dan penasihat hukumnya Lazim Surbakti SH. Adapun janji dan kontrak politik mereka adalah setelah terpilih nanti bersedia untuk tidak menerima gaji selama menjabat sebagai bupati dan wakil bupati serta tidak akan menerima fee dari setiap proyek yang dilaksanakan dari dana APBD

Kabupaten Langkat. Artinya, gaji yang mereka terima akan disumbangkan kepada fakir miskin dan para anak yatim. Selain itu, mereka juga menegaskan tidak akan korupsi dan memungut biaya atas mutasi jabatan yang dilakukan di jajaran Pemkab Langkat. Untuk itu, bagi para rekanan (pemborong) silahkan bekerja dengan baik dan benar."Lalu, bagi PNS yang mampu dan berprestasi silahkan berkompetisi secara sehat, tidak perlu membayar untuk uang pelicin dan suap,” ujar Aziz dengan semangat. Janji dan kontrak politik itu tentu disambut meriah para pendukungnya. Ini baru pemimpin, ini baru bupati.Dengan demikian pembangunan di Kabupaten Langkat ke depan pasti akan jauh lebih baik dari sekarang. (BD)

RSU FL Tobing Layak Jadi RS Rujukan di Kawasan Pantai Barat Sibolga-andalas Rumah Sakit FL Tobing Sibolga memang sudah bagus dan layak dikembangkan, dan kita akan upayakan RSU FL Tobing untuk menjadi rujukan di kawasan pantai barat. Diyakini, pelayanan RSU FL Tobing akan terus meningkat hingga menjadi rumah sakit yang dapat melayani pasien dengan baik. Demikian dikatakan Kepala RSU FL Tobing Sibolga drg Tunggul Sitanggang, kepada wartawan, Selasa (7/5). Dan, hal ini juga sejalan dengan hasil kunjungan Komisi E DPRD Sumut yang sudah melihat kinerja Rumah sakit FL Tobing Sibolga. “Dengan adanya kunjungan Komisi E DPRD Sumut, kita berharap pembangunan RSU Fl Tobing akan semakin meningkat. Utamanya, dari segi pengakuan dan tentunya akan dapat mendorong RSU FL Tobing berbenah meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kepada pasien,”kata Tunggul.

Menurutnya, hingga saat ini peningkatan pelayanan RSU FL Tobing sedang diupayakan. Fasilitas pelayanan akan terus ditingkatkan dengan pengadaan peralatan medis lebih canggih sesuai tuntutan pelayanan. Sedangkan, peningkatan SDM untuk tenaga medis, hingga saat ini RSU FL Tobing telah berupaya dengan mendidik tenaga medis menimba ilmu sesuai bidang ditanganinya. Sementara, Wali Kota Sibolga Drs Syarfi Hutauruk saat kedatangan komisi E DPRD Sumut mengatakan, Pemko Sibolga saat ini juga melakukan pembangunan fisik RSU FL Tobing Sibolga, dan penambahan alat-alat medis. Ketika terjadinya Bencana Alam Gempa Bumi dan Tsunami di Pulai Nias, ditetapkan RSU FL Tobing Sibolga sebagai RS rujukan di Pantai barat Sumatera Utara."Sebab, saat itu seluruh korban gempa Nias dirujuk ke RSU FL Tobing Sibolga, hingga

sejak saat itu RSU FL Tobing Sibolga telah menjadi rumah sakit rujukan di Pantai Brat Sumut,”kata wali kota. Wali kota menambahkan, sejak ditetapkannya RSU FL Tobing Sibolga menjadi rumah sakit rujukan di Pantai Barat Sumatera Utara, Pemko Sibolga secara tertatih-tatih terus melakukan pembenahan pembangunan fisik RSU FL Tobing, dan penambahan alat-alat serta tenaga dokter untuk dapat mengatasi segala kekurangan untuk peningkatan pelayanan seluruh pasien yang dirujuk ke RSU FL Tobing Sibolga. Saat berkunjung, anggota Komisi E DPRDSU H Rahmianna Delima Pulungan mengatakan, RSU FL Tobing Sibolga memang sudah bagus dan layak sebagai rumah sakit rujukan di kawasan pantai barat, sebab pelayanan dan tata ruangnya sangat bagus. Ketua Komisi E Zulkifli Husen SE menambahkan, RSU FL Tobing Sibolga sudah sangat layak

TINJAU–Wali Kota Sibolga Drs H Syarfi Hutauruk bersama Komisi E DPRD Sumut, saat melakukan peninjauan ke RSU FL Tobing Sibolga. selaku klasifikasi B menjadi rujukan di kawasan Pantai Barat Sumut."Dan, dana talangan yang

diharapkan untuk RSU FL Tobing Sibolga sudah layak diterima Pemko Sibolga," katanya.(HAS)

Hakim Tjoa Kien Lie

Kepala Dinas PU Tj Balai Harus Didefinitifkan Tanjung Balai-andalas Belum diangkatnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tanjung Balai sebagai kadis definitif oleh Wali Kota Tanjung Balai Drs H Thamrin Munthe MHum, dikhawatirkan akan menyebabkan pembangunan infrastruktur di kota kerang itu menjadi terkendala. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Tanjung Balai, Hakim Tjoa Kien Lie kepada wartawan, kemarin, saat ditemui di Jalan Asahan. "Jika pengangkatan Kadis PU definitif tidak cepat dilakukan, kita khawatir, pembangunan infrastruktur yang ada di daerah ini, terkendala seperti tahun sebelumnya, banyak proyek tidak terselesaikan," katanya. Dikatakannya, pembahasan di DPRD telah selesai pada Maret lalu. Namun proses tender belum juga dilaksanakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). "Ini seharusnya menjadi PR bagi Pemko Tanjung Balai,"ujarnya. Tahun lalu, utang Dinas PU kepada pihak ketiga sebesar Rp 12 M dari dana BDB tidak terbayarkan, sehingga pembangunan terkendala. Karenanya kita minta untuk tahun anggaran 2013 hal itu tidak terjadi lagi. "Pemko Tanjung Balai harus segera menginstruksikan kepada SKPD untuk segera melakukan proses tender," kata Sekretaris Fraksi PDIP ini. Dia juga meminta pada Kadisdisdik Kota Tanjung Balai, agar menyegerakan proses tender. Baik itu moubiler maupun pembangunan ruang kelas baru (RKB), karena untuk siswa yang telah melaksanakan Ujian Nasional (UN), secara otomatis akan menerima murid baru. "Jangan sampai saat penerimaan murid, dikatakan tak ada moubiler dan RKB,"ketusnya.(AS)

Warga Pangkalan Siempat Rube Dambakan Listrik Pakpak Bharat-andalas Sejalan dengan visi dan misi pemekaran Kabupaten Pakpak Bharat, untuk menyejahterakan masyarakat miskin. Namun, bukti nyata hingga sekarang masih ada dusun yang gelap gulita. Padahal, Kabupaten Pakpak Bharat tengah menunggu detik-detik genap sepuluh tahun dimekarkan. Ternyata, salah satu daerah, yakni Dusun Pangkalan Desa Resdes Kecamatan Siempat Rube, masih dalam keadaan gelap gulita pada malam hari. Salah seorang warga Dusun Pangkalan, bermarga Tumangger menuturkan kepada andalas, Senin (6/ 5), mereka sangat sedih, karena hingga sekarang Pemkab Pakpak Bharat terkesan tidak peduli terhadap nasib masyarakat Pangkalan yang berjumlah 68 kepala keluarga (KK). Sementara, banyak dusun yang lebih terpencil daripada dusun mereka, telah terlaksana pembangunan dan sudah menikmati listrik. Untuk itu, masyarakat Dusun Pangkalan Desa Resdes, berharap Pemkab Pakpak Bharat dan Pemprovsu segera membangunan jaringan listrik demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. (WES)

Anggota KUD SMM Aek Batu Keluhkan Pemasangan Portal Kota Pinang-andalas Puluhan petani yang sebelumnya merupakan anggota KUD SMM I Desa Aek Batu Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel), mendatangi kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Labusel, terkait pemasangan palang jalan (portal) yang didirikan KUD SMM I Aek Batu, yang merupakan akses keluar hasil panen sawit para petani, Senin (6/5). Disperindagkop Labusel menyambut baik kedatangan para petani dan membahas permasalahan yang dihadapi para petani. Dari hasil hasil pertemuan tersebut pihak Disperindakop mengeluarkan surat perintah Nomor surat : 518/0827/Indakop/IV/2013, ditujukan kepada Ketua KUD SMM I tentang pelarangan pemasangan portal dilakukan KUD SMM I di lokasi lahan masyarakat petani atau lahan KUD dengan tembusan kepada Bupati labusel, Camat Torgamba, Kapolres Labuhan Batu dan Polsek Torgamba. Data dihimpun dari salah seorang petani, Muhammad Topael mengatakan, lokasi tempat berdirinya portal merupakan jalan keluar dari areal lahan sawit petani, sehingga buah kelapa sawit hasil panen petani tidak bisa keluar karena terhalang portal tersebut. Disebutkan, dalam peraturan dan undang-undang di KUD tidak ada pemasangan portal, sehingga membuat resah beberapa petani, yang sebelumnya para petani pernah mengadukan masalah ini ke pihak Polsekta Torgamba, namun pihak Polsek Torgamba mengarahkan para petani untuk membawa masalah ini ke Disperindagkop. Sementara itu, Ketua KUD SMM I Bj. Ginting ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya pemasangan portal oleh KUD SMM I dikarenakan hal tersebut merupakan wewenang pihak KUD.KUD berhak menutup akses jalan keluar dari lokasi lahan beberapa petani, sebab awalnya mereka anggota KUD dan sampai saat ini masih menjadi anggota KUD SMM I. "Namun, mereka selalu menjual hasil panen sawit mereka ke luar KUD, sementara biaya anggaran perawatan jalan pihak KUD yang mengeluarkan,"katanya.(JW)


ACEH MEMBANGUN

Rabu 8 Mei 2013

harian andalas | Hal.

14

DAS di Aceh Rusak Parah Banda Aceh-andalas Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Aceh menyatakan hampir seluruh wilayah daerah aliran sungai (DAS) di Provinsi Aceh mengalami kerusakan parah, sehingga sering terjadi musibah banjir. "Kerusakan ini akibat banyak faktor, seperi perambahan hutan dan penebangan kayu ilegal," kata Direktur Eksekutif Walhi Aceh Teuku Muhammad Zulfikar di Banda Aceh, Selasa. Menurut dia, banjir yang kerap melanda sejumlah daerah di Provinsi Aceh terjadi karena rusaknya hutan di wilayah DAS, sehingga tidak mampu lagi menjalankan fungsinya menyerap air ketika hujan. Alih fungsi hutan untuk kepentingan perkebunan skala besar maupun aktivitas pertambangan mineral, maupun galian C turut memperparah kerusakan DAS tersebut. Kerusakan ini, ungkap dia, juga terjadi akibat tidak konsistennya konservasi kawasan hutan dan DAS, baik yang dilakukan masyarakat maupun pemerintah daerah. "Semua ini akibat dampak kebijakan pembangunan yang tidak ramah lingkungan. Serta penggunaan tata ruang yang tidak mengindahkan daya lingkungan turut mempercepat proses kerusakan DAS tersebut," katanya. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2012 tentang penetapan sungai, kata dia, Provinsi Aceh memiliki sembilan wilayah sungai besar. Yakni Sungai Aceh-Meureudu dengan luas 23.550 kilometer persegi, Sungai Jambo Aye memiliki luas 13.884 kilometer persegi, Sungai Alas-Singkil seluas 10.090 kilometer persegi. Kemudian, Sungai Pase-Peusangan memiliki luas wilayah 21.185 kilometer persegi, Sungai Tamiang-Langsa seluas 12.970 kilometer persegi. Sungai Teunom-Lambeso dengan luas 17.335 kilometer persegi, wilayah Sungai Baru-Kluet seluas 10.004 kilometer persegi, serta wilayah Sungai Pulau Simeulue dengan luas 1.980 kilometer persegi. Zulfikar mengatakan, air dari sungai besar tersebut mengalir ke 481 anak sungai yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh. "Curah hujan yang relatif tinggi dan kerusakan DAS serta kawasan hutan di sekitarnya menjadi ancaman bencana. Jika DAS dan kawasan hutan tidak direhabilitasi, maka bencana besar bakal terjadi di Aceh," katanya. Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah Aceh harus segera menyusun langkahlangkah strategis dalam penyelamatan DAS maupun ekosistemnya. Termasuk dalam menyusun rencana tata ruang wilayah (RTRW), harus memuat pengelolaan DAS terpadu. (ANT)

ilustrasi

andalas/m ruslan

AL ALAAT GO GOTTONG RO ROYYONG ONG-Wali Kota Langsa, Usman Abdullah diwakili oleh staf Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Junaidi, pada acara pencanangan BBGRM, menyerahkan alat-alat gotong royoang.

BBGRM Serentak

Dilaksanakan di Setiap Daerah andalas/anuar syahadat

BANJIR BANDANG BANDANG-Sekolah Dasar (SD) Jeret Onom diterjang banjir bandang, batu dan batang Pohon masuk ke areal sekolah yang menyebabkan proses belajar mengajar terganggu.

SD Jeret Onom Diterjang Banjir Bandang Gayo Lues-andalas Lokasi Sekolah Dasar (SD) Jeret Onom Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues diterjang banjir bandang, batubatu besar dan batang pohon besar masuk ke areal lapangan Sekolah. Hingga membuat sebagian bangunan mengalami retak dan pecah. Padahal, pihak Pemda Gayo Lues baru saja membersihkan lumpur, batu dan batang pohon pasca banjir bandang sebelumnya. Ali Sadikin salah seorang warga, Selasa (7/5) kepada wartawan mengatakan, saat ini siswa di SD tersebut merasa terganggu proses belajar Mengajarnya. Hal itu disebabkan

lapangan sekolah dipenuhi Lumpur beserta batu dan kayu bekas banjir bandang, sehingga sebelum melakukan aktifitas para siswa dan guru terpaksa melakukan gotong royong bersama. Ia mengaku, kejadian itu bermula pada Minggu (5/5) sore hingga malam terjadi hujan lebat hingga tengah malam. Sehingga batu gunung dan batang pohon turun ke jalan serta memasuki kawasn SD Jeret Onom yang kini lokasinya sangat memprihatinkan. “Kami berharap agar pemerintah daerah bisa mengerahkan alat berat untuk melakukan perbaikan dan pembersihan batu beserta batang pohon yang masuk ke kompleks sekolah. Sehingga proses belajar mengajar di SD tersebut tidak terganggu,” pintanya. Irwandi salah satu pengguna jalan

juga mengatakan, kalau Minggu sempat empat titik jalan Blangkejeren menuju Medan putus total akibat longsor. Dua alat berat terpaksa dikerahkan pihak projabal akibat lokasi longsor berjauhan. “Longsor mulai terjadi dari Desa Kungke Jaya hingga ke Desa Meloak Dua, yang paling parah hanya empat titik, dan kami sempat membayar Rp 50 Ribu kepada warga akibat penangannya lambat. Sehingga masyarakat yang bergotong royong membersihkan jalan diberi pengendara uang makanya,” katanya. Ia meminta kepada Projabal, di musim penghujan ini agar menyiapkan alat berat di seputaran kawasan daerah yang sering terjadi longsor. Sehingga setiap kejadian longsor bisa dengan cepat ditangani, dan tidak sempat membuat pengendara mengantre lama. (NUAR)

Anak Putus Sekolah Dapat Pelatihan Teknisi Handphone Lhokseumawe-andalas Sekitar 17 orang anak putus sekolah dilingkungan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Lhokseumawe, mendapat pelatihan teknisi handphone dan kewirausahaan. Pelatihan ini terselenggara melalui kerjasama Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM) Dewantara dengan PT PIM. Ketua FKM, Hendra dalam acara pembukaan yang berlangsung di gedung Diklat PT PIM, Selasa (7/5) mengatakan, pelatihan yang dilakukan ini dalam upaya mengurangi angka pengangguran yang dinilai masih tinggi dilingkungan industri. Para peserta dengan ilmu yang diperoleh nantinya bisa membuka usaha sendiri. Dijelaskan, pelatihan yang akan berlangsung mulai 7 hingga 23 Mei 2013, kepada para peserta diminta mau belajar sungguh sungguh. Dan kepada PT PIM yang telah berkenan membina anak anak putus sekolah di lingkungannya ini merupakan sebuah kepedulian. Mudah-mudahan ke depan acara semacam ini terus terselenggara untuk

Soal UN SD/MI Tak Terbaca

andalas/usman cut raja

DIABADIKAN DIABADIKAN-Peserta pelatihan dengn unsur Manajemen PT PIM, muspika, tokoh masyarakat dan unsur pemuda Dewantara diabadikan bersama. bidang lainnya, hingga momok pengangguran menjadi berkurang. Hal senada juga disampaikan Sekretaris Perusahaan PT PIM, Syakban Daud mewakili Direksi. Menurut Syakban, kendati PIM

Langsa-andalas Dengan di laksanakannya Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di setiap gampong di seluruh daerah, dilakukan oleh lembaga gampong secara nasional bertujuan untuk menggelorakan persatuan bangsa, demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jadi, kepada komponen masyarakat baik di pedesaan maupun perkotaan agar dapat bersama-sama menggalakan kegiatan BBGRM. Demikian sambutan Wali Kota Langsa, Usman Abdullah yang dibacakan oleh staf Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Junaidi, pada pencanangan BBGRM X dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-41 tingkat Kota Langsa, di Gampong Paya Bujok Beuromo, Kecamatan Langsa Barat, Selasa (7/5). Dikatakan, pelaksanaan BBGRM bukanlah hal baru, karena semua masyarakat pernah melakukan kegiatan gotong-royong, baik di dalam lingkungan keluarga maupun di lingkungan masyarakat. Jadi, dengan adanya kegiatan BBGRM ini diharapkan kepada setiap komponen masyarakat gampong dapat bekerjasama dengan baik, sehingga sesulit apapun yang dikerjakan, bila dilakukan bersama-sama (gotongroyong) akan dapat mudah diselesaikan. "Dengan jiwa dan semangat kegotong-royongan serta rasa kebersamaan yang telah turun-temurun, senantiasa menjadikan masyarakat gampong rukun damai penuh kekeluargaan dan kekerabatan serta bahu-membahu membangun kehidupan bersama dalam keanekaragaman," ujarnya. Karena pembangunan masyarakat gampong sebagai basis pembagunan daerah dan pembangunan nasional, perlu dapat perhatian serius dari kita semua agar kesenjanga hidup masyarakat tidak semakin melebar yang dapat terimplikasi timbulnya kecemburuan sosial dan disintregritas sosial maupun bangsa. Dalam kegiatan tersebut juga penyerahan hadiah pemenang lomba doa, penyuluhan, kreasi jilbab dan lomba Gampong terbersih juara I gampong Alur Dua. Gampong terbaik Asam betek. (LAN)

sekarang ini dalam kondisi sulit, perhatian kepada lingkungan tidak pernah luntur. Acara yang turut dihadiri muspika, tokoh masyarakat dan unsure pemuda Dewantara ditutup dengan doa dan foto bersama. (UCR)

Idi-andalas Sebagian naskah soal Ujian Nasional (UN) 2013 Tingkat SD/MI di Kabupaten Aceh Timur yang berlangsung serentak, Senin (6/5) tak terbaca. Sementara kekurangan naskah soal dapat diantisipasi. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur, Abdul Munir SE MAP melalui Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Agussalim SPd MPd ketika dikonfirmasi, mengaku pelaksanaan UN SD/MI Tahun 2013 ini berjalan lancar dan sukses sebagaimana harapan, baik dipesisir ataupun dipedalaman. "Kita akui seluruh Aceh Timur hujan rintik-rintik, tapi pelaksanaan berjalan lancar," paparnya. Ketika disinggung keluhan, Agussalim mengaku hasil monitoring UN SD/MI pihaknya mendapatkan naskah soal yang menjadi rahasia negara itu kabur, sehingga membuat peserta harus melihat dengan teliti untuk memahami maksud butir nilai. "Tapi anak-anak bisa membaca soalnya, jika kita yang melihatnya harus kita pakai kacamata," ujarnya. Agussalim menyebutkan, terkait kekurangan dapat kita antisipasi dengan meminta naskah soal disekolah tetangga. "Ada beberapa SD di Aceh Timur yang kekurangan naskah soal dalam amplop, tapi kita kondisikan dengan naskah yang lebih disekolah tetangga," ujarnya sembari menandaskan, jumlah peserta UN SD/MI 2013 di Aceh Timur seluruhnya 8.988 peserta. (MAD)

Perangkat Desa Ikut Caleg Diminta Mundur Gayo Lues-andalas Bupati Gayo Lues H Ibnu Hasim kembali mengigatkan kepada semua orang yang menerima gaji dari pemerintah agar segera mengundurkan diri. Jika tidak, Ibnu Hasim mengancam akan memberhentikan orang tersbeut dengan tidak hormat. Hal itu dikatakannya kepada wartawan usai menggelar acara verifikasi Bakal Caleg yang diadakan KIP Gayo Lues di Kantor Bupati, kemarin. “Hingga saat ini hanya ada satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengurus surat, itupun surat pensiun karena mau ikut calon DPRK Gayo Lues. Sedangkan kepala desa, mukim, dan Pegawai Negeri Sipil masih belum ada mengajukan surat pengunduran dirinya,” katanya. Jika diberhentikan secara tidak hormat, Ibnu Hasim mengatakan

oknum tersebut tidak dibolehkan lagi menerima bantuan dari negara, baik itu bantuan kelompok tani, bantuan sosial, ataupun bantuan yang berbentuk apapun tidak akan lagi diberikan. “Untuk itu kami berharap agar sebelum waktunya tiba, agar segera mengurus surat mengundurkan diri itu, jangan sempat ketauan setelah menjadi Calon tetap dari salah satu Partai, karena akan merugikan diri sendiri saja” jelasnya. Ketua KIP Gayo Lues bersama ketua pokja lainnya di Oprum Kantor Bupati mengatakan, selama ini banyak warga yang mengatakan perangkat desa ikut mencalonkan diri, tetapi beraninya hanya lewat pesan singkat. Sehingga pesan tersebut tidak bisa menjadi acuan KIP Gayo Lues. “Kalau memang ada perangkat desa atau orang yang menerima gaji dari pemerintah, silahkan

laporkan, bawa bukti-buktinya, kita akan memproses secara hokum. Bagi yang memalsukan dokumen akan dihukum 5 tahun penjara, dan bagi yang menggunakan dokumen palsu akan dihukum 7 tahun penjara,” jelasnya. Dari data sementara katanya, perangkat desa maupun kepala desa yang ikut mencalonkan diri banyak yang memanipulasi data, seperti pekerjaan kepala desa di bubuh sebagai petani. Sehingga hal itu menjadi sulit dideteksi oleh KIP Gayo Lues. “Tapi lambat laun akan ketauan juga, karena kita akan kembalikan kepada masyarakat, yang memilih CPR ini masyarakat. Jadi, kalau ada lawan politik yang mengetahui ada kepala desa tanpa mengundur diri, pasti akan ketauan juga,” katanya memancing agar perangkat desa tersebut membuat surat pengunduran dirinya. (NUAR)

KETERANGAN KETERANGANBupati Gayo Lues H Ibnu Hasim yang didampinggi Ketua KIP Alfin Anhar (kiri), dan Ketua DPRK H Ali Husin (kanan) memberikan keterangan kepada sejumlah tokoh partai politik. andalas/anuar syahadat


SAMBUNGAN

Rabu 8 Mei 2013

Susno Tak Lolos Caleg DPR Jakarta-andalas Bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPR dari Partai Bulan Bintang (PBB), Susno Duadji, tidak lolos verifikasi administrasi sebagaimana pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta, Selasa (7/5). "Dia (Susno Duadji) memenuhi kriteria yang sebetulnya tidak bisa dicalonkan, tentu tidak bisa kami nyatakan memenuhi syarat," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay. Dalam Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2013, sebagai perubahan atas PKPU Nomor 7 Tahun 2013 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPD dan DPRD, disebutkan bahwa surat pencalonan dan daftar bakal calon dibuktikan dengan surat pernyataan tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. "Syaratnya adalah ancaman pidana penjara lima tahun atau lebih, jadi Pak Susno itu dijatuhi suatu pidana penjara yang ancamannya sampai lima tahun maksimal," tambahnya. Sementara itu, Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan bahwa bakal caleg yang berstatus terpidana dipastikan tidak memenuhi syarat untuk ditetapkan dalam Daftar Calon Sementara (DCS). "Kalau terpidana itu sudah inkracht (berkekuatan hukum tetap), sehingga masuk dalam ketentuan pasal tidak memenuhi syarat," katanya. (ANT/MA)

Warga Aceh Bawa Sabu-sabu 4 Kg Teridentifikasi X-Ray .........(Dari Halaman 1) berwarna merah berisikan sabusabu 4 Kilogram (Kg) rencananya akan berangkat ke Jakarta dengan pesawat city link Atas penemuan itu, Hasbi berikut barang bukti sabu-sabu yang dikepak dalam beberapa bungkusan tersebut langsung di boyong ke Mapolsek Medan Baru dan selanjutnya di serahkan ke Mapolda Sumut. Informasi yang diperoleh, saat ingin diamankan Hasbi mencoba melarikan diri dan keluar dari dalam Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Polonia Medan. Melihat itu, petugas kemudian mengejar dan menangkap tersangka. Saat tas nya dibuka didepan Hasbi, ternyata didalam tas tersebut ditemukan sabu-sabu dalam beberapa bungkusan dengan total berat 4 Kg. Hasbi tak berkutik saat diamankan petugas Bandara Polonia Medan dan selanjutnya Hasbi pun dia-

mankan petugas. Sebelum Hasbi diboyong ke Mapoldasu, Hasbi terlebih digelandang ke Polsek Medan Baru. Menurutnya, barang tersebut yang di bawa akan di antar ke Pulau Gadung Jakarta." Saya hanya di suruh Ismail antar tas ini ke Ibrahim di Pulau Gadung, saya tidak tahu itu sabu-sabu, saya juga tidak tahu ini barang dari mana. Saya hanya diberi upah Rp15 juta, saya sudah terima 1 juta, sisanya dikasih saat mereka sudah terima barang di sana," ujarnya. Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru, AKP Andik Eko SIK mengaku, bahwa tersangka sedang dalam pemeriksaan. "Tersangka masih kita periksa intensif," pungkasnya. Penangkapan Hasbi ini mengundang perhatian penumpang yang saat itu itu berada di terminal keberangkatan domestik. Terlebih lagi saat Hasbi digiring petugas dengan pengawalan agar tidak melarikan diri. (ACO/RIL)

Sembelih Ayam, Karyawan PT KAI Tuntut Pengembalian Lahan .........(Dari Halaman 1) bangunan yang diperuntukkan untuk perumahan karyawan, sebagai kompensansi ganti rugi pelepasan lahan PT KAI seluas 3,5 hektare. Apalagi akibat hal tersebut, sekitar 25 bekas karyawan PT KAI yang seharusnya berhak menempati lahan yang kini berubah menjadi pusat perkantoran dan pertokoan tersebut, menjadi terlantar dan tidak lagi memiliki tempat tinggal. ''Kami harus digusur demi Pengembang. Sekarang nasib kami telantar gara-gara para pengembang, dimana keadilan. Tolonglah Pak Hakim bantu tegakkan keadilan. Jangan bapak mau dibayar sama mereka,'' ujar Zulkarnain Hasibuan, korban Penggusuran. Dalam aksi ini, lewat kuasa hukumnya, PT KAI juga menolak dengan tegas sikap pe-

ngembang PT Arga Citra Kharisma (ACK) yang diduga sengaja melakukan konsinasi atau menitipkan uang sebesar Rp13 miliar sebagai ganti rugi itu ke pada pengadilan. Padahal, uang senilai itu diperuntukkan pada tahun 2004 silam dan tidak sesuai lagi dengan nilai jual objek pajak di tahun 2013. ''Padahal dalam putusan di Mahkamah Agung semua sudah berkekuatan hukum tetap (inkracth). Bahkan dikuatkan dengan Surat Menteri Keuangan RI, juga ditegaskan dalam Undangundang No 86 tahun 1958, yang menyatakan segala DSM beserta seluruh asetnya termasuk tanah dan bangunan dinasionalisasi menjadi milik negara. Surat Menteri Perhubungan RI, semua dokumen menegaskan bahwa tanah yang dikuasai secara melawan hak oleh PT ACK adalah kekayaan negara milik PT KAI. (FEL)

10 Tahun Diculik

3 Gadis Selamat .........(Dari Halaman 1) tetangga yang mendengar jeritan dan tangisan mereka. Seperti yang diberitakan New York Daily News, Selasa (7/5), peristiwa tersebut terjadi di Cleveland,. Tiga perempuan tersebut diculik dalam waktu yang berbeda ketika masih gadis remaja. Mereka adalah Amanda Berry, Gina DeJesus dan Michelle Knight. Sang pahlawan yang menyelamatkan tiga gadis itu adalah Charles Ramsey. Aksi penyelamatan tiga perempuan malang itu bermula ketika ia samarasamar mendengar jeritan dan tangisan orang minta tolong dari sebuah rumah di dekat kediamannya. "Saya dengan jeritan, lalu saya coba melihat ke dalam rumah itu. Ternyata ada perempuan yang berusaha kabur. Langsung saja saya merangsek masuk," ujarnya Saat ditolong, salah seorang

erempuan di antaranya mengatakan kepada Ramsey, "Tolong, saya disekap di sini lama sekali. Telepon 911 ! Nama saya Amanda Berry!" Dari situlah Ramsey tahu mereka adalah korban penculikan yang menggemparkan kota sepuluh tahun lalu. Berry hilang selama sepuluh tahun dan kini sudah berusia 27 tahun. "Saya diculik dan hilang selama 10 tahun. Sekarang saya bebas," ujar Berry sambil menangis. Bersama Berry, ditemukan juga DeJesus yang hilang selama sembilan tahun dan kini berusia 23 tahun serta Knight yang hilang selama 12 tahun dan kini berusia 32 tahun. Seorang anak berusia enam tahun juga ditemukan di dalam rumah. Polisi kemudian menangkap tiga bersaudara dan menahannya. Salah seorang di antaranya bernama Ariel Castro, 52 tahun, pemilik rumah tersebut dan tinggal di sana sejak 1992. (IN/VI/BS/MA)

harian andalas | Hal.

15

Pasangan Tiam KwinJenny Sui Ditangkap .........(Dari Halaman 1) Petugas yang dipimpin oleh Kanit III Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol GM Pasaribu langsung melakukan penangkapan dengan surat perintah penangkapan bernomor SPKAP/71/V/ 2013 Ditreskrimsus. Usai ditangkap, kedua tersangka beserta barang buktinya dibawa ke Mapolresta Medan untuk di periksa. Kepling X Kelurahan Glugur

Darat 2 Medan Timur Zulferdi yang menyaksikan penangkapan kedua warganya menuturkan, polisi mengamankan ratusan kartu kredit dan ATM berbagai bank dari rumah tersebut. "Setahu saya mereka (tersangka) jualan daging babi," kata Kepling. Ia menambahkan, selain ratusan kartu kredit, juga ditemukan alat pencetak kartu kredit dari rumah tersebut beserta alat hisap sabu. Sementara itu, polisi yang

melakukan penangkapan masih enggan memberikan keterangannya perihal penangkapan tersebut. Bahkan, polisi melarang sejumlah wartawan yang mencoba memotret penangkapan tersangka di rumahnya. Hal serupa juga terjadi ketika wartawan andalas yang ingin mengambil gambar, petugas yang mengeluarkan sejumlah barang bukti seperti laptop dan perangkat lain dari mobil Kijang Innova

abu-abu BK 1558 RE yang diamankan dari kediaman tersangka. "Ini barang negara ini, ngapian difoto-foto. Kalian tak tahu ini apa," ketus salah seorang petugas dengan ciri berpostur tubuh tegas. Namun, dari surat perintah penangkapan (SPKAP) diketahui bahwa kedua pasutri itu disangkakan kasus pencucian uang serta tindak pidana pencurian data kartu kredit seperti yang

diatur dalam pasal 363 KUHP dan Pasal 47 UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan atau pasal 3 dan atau pasal 5 UU RI Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang. Berdasarkan SPKAP itu juga diketahui bahwa kedua tersangka merupakan hasil pengembangan atas kasus yang terjadi pada awal bulan Januari 2013 di Jakarta.(ACO)

Bacaleg Dise tiap PPar ar pol TTak ak Lolos 1 00 PPer er sen Disetiap arpol 100 ersen .........(Dari Halaman 1) verifikasi berkas caleg kepada parpol dilakukan selama 2 hari, yakni mulai Selasa (7/5) hingga Rabu (8/5). Pantauan wartawan di KPU Sumut memang masih ada sejumlah Parpol yang belum mendatangi KPU mengambil hasil verifikasi berkas caleg untuk segera diperbaiki, sehingga bagi Parpol yang belum mengambil hasil verifikasi berkas dapat juga melakukannya pada hari ini, Rabu (8/5). Begituhalnya dengan verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan. Berdasarkan kan hasil verifikasi tersebut, juga tidak ada satupun partai politik (parpol) dan calon legislatif-nya yang memenuhi syarat. "Tidak ada parpol dan calon legislatifnya yang 100 persen memenuhi syarat," ujar Ketua KPU Kota Medan, Evi Novida Ginting usai menyerahkan hasil verifikasi berkas para caleg dari 12 partai politik di kantor KPU Kota Medan, Selasa (7/5) kemarin. Dikatakannya, sebagian besar berkas calon legislatif yang dikategorikan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) terkait masalah legalisir berkas pendidikan dan pengisian formulir model BB yang berisi pernyataan-pernyataan dan keterangan tentang identitas pribadi para caleg. "Umumnya karena berkas mereka tidak dilegalisir," bilangnya. Disinggung soal nama-nama caleg yang berkasnya tidak memenuhi syarat, Evi enggan

menjabarkannya. Sebab, itu merupakan kewenangan masingmasing partai. "Kami hanya menyerahkan hasil verifikasi kepada parpol, kalau mau dibuka itu kewenangan mereka," pungkasnya. Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) pencalonan KPU Kota Medan, Rahmat Kartolo memastikan, 8 orang bakal calon legislatif (bacaleg) untuk DPRD Kota Medan yang berpindah partai masuk dalam kategori tidak memenuhi syarat. Katanya, syarat yang tidak dipenuhi oleh mereka terkait surat pengunduran diri dari partai sebelumnya dan dari anggota DPRD Medan, yang harus dilampirkan dalam berkas pendaftaran caleg mereka. "Mereka masih mencantumkan surat pengunduran diri saja. Namun partainya tidak ada disebut. Itu jelas belum bisa dikategorikan memenuhi syarat," bilang Rahmat. Ia menjelaskan, secara administratif berkas lain yang dimiliki oleh kedelapan caleg yang masih berstatus anggota dewan tersebut sudah memenuhi syarat. Namun diakuinya, surat pengunduran ini menjadi hal krusial yang menjadi fokus perhatian mereka, mengingat mereka duduk sebagai anggota dewan dari partai yang berbeda dengan partai yang mengusungnya kembali menjadi caleg untuk Pemilu Legislatif 2014 mendatang. "Itu saja yang belum mereka penuhi khusus untuk mereka, kalau bacaleg yang lain macammacam berkas yang kurang,"

jelasnya. Data yang diperoleh 8 nama bacaleg yang saat ini berstatus anggota dewan yakni Bangkit Sitepu anggota dewan dari Partai Pelopor namun maju menjadi bacaleg dari Partai Hanura, kemudian Landen Marbun, Jhonny Nadeak, Budiman Panjaitan dan Paulus Sinulingga keempatnya merupakan anggota DPRD Medan dari PDS namun maju sebagai bacaleg dari Hanura, serta Lily dan Janlie keduanya merupakan anggota DPRD Medan dari PPIB yang maju menjadi bacaleg Partai Gerindra dan Godfried Lubis anggota DPRD Medan dari PKDI namun maju kembali melalui partai Gerindra. Hasil Verifikasi KPU Pusat Sebanyak 549 bakal calon anggota legislatif tidak menyertakan dokumen administrasi sebagai syarat pencalonan menjadi anggota DPR. Demikian hasil verifikasi tim KPU Pusat. "Tidak ada berkas itu artinya parpol hanya menyerahkan daftar nama bacaleg saja, setelah kami cek tidak ada berkasnya sama sekali," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay di Jakarta, Selasa kemarin. Dari 12 parpol peserta Pemilu 2014, tujuh diantaranya menyerahkan bacaleg tanpa dokumen pelengkap, yaitu Partai NasDem (56 nama), PKB (98 nama), Partai Gerindra (26 nama), PAN (26 nama), PPP (93 nama), PBB (68 nama) dan PKPI (182 nama). Persyaratan calon anggota DPR yang harus diserahkan partai politik ke KPU antara lain

Surat Keterangan pemenuhan persyaratan, fotokopi KTP, fotokopi kartu tanda anggota (KTA), fotokopi ijazah, tanda bukti terdaftar sebagai pemilih, surat keterangan dari kepala lembaga pemasyarakatan bagi mantan narapidana. Kemudian, surat keterangan sehat jasmani dan rohani, surat pengunduran diri (bagi pejabat publik, anggota TNI/Polri, direksi dan karyawan BUMN/BUMD, perangkat desa dan anggota penyelenggara pemilu), serta pas foto berwarna. Selain 549 bacaleg tanpa berkas tersebut, KPU juga menemukan sebanyak 4.071 bacaleg tidak memenuhi syarat karena sejumlah dokumen persyaratan tersebut tidak lengkap. "Tidak memenuhi syarat itu macam-macam dan sepele, seperti tidak ada foto, ktp, ijazah, surat pengunduran diri tanpa ditandatangani pimpinan. Surat kesehatan jiwa (rohani, red.) itu banyak yang belum, mereka merasa cukup dengan surat kesehatan fisik saja," jelasnya. Namun, KPU masih memberikan kesempatan perbaikan selama 14 hari, mulai Rabu (8/5) hingga 22 Mei, untuk kemudian diverifikasi lagi oleh KPU. Selama masa perbaikan, parpol masih diperbolehkan menambah, mengurangi, mengubah dapil, dan mengganti nomor urut bacaleg. "Kesempatan perbaikan itu hanya diberikan sekali. Oleh karena itu, silakan rapikan betul secara lengkap dan jangan ada yang kurang," kata Hadar Gumay.

Proses verifikasi administrasi bacaleg berlangsung sejak 23 April hingga Senin (6/5), sedangkan penyusunan dan penetapan DCS akan dilakukan 30 Mei - 12 Juni dan akan diumumkan pada 13 Juni. Setelah KPU menetapkan DCS, parpol tidak berwenang mengubah susunan caleg sementara tersebut, kecuali caleg yang bersangkutan meninggal dunia, tidak memenuhi syarat karena masukan masyarakat, dan mengundurkan diri karena di dapilnya tidak terpenuhi minimal 30 persen syarat caleg perempuan. Dilokasi terpisah, pengamat politik Sebastian Salang menilai hasil verifikasi bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPR memalukan, apalagi 61 persen bacaleg tidak memenuhi syarat secara administratif. "Sungguh memalukan dan inilah potret sesungguhnya parpol kita. Apalagi ada parpol yang menyerahkan daftar bacaleg namanya saja, tanpa berkas pelengkap," kata Sebastian di Jakarta. Parpol tidak siap dengan persyaratan menuju Pemilu 2014, sehingga menyerahkan daftar bacaleg tanpa berkas untuk sekedar mengisi jatah peluang 560 kursi anggota DPR. "Kalau begini caranya, tidak heran kalau nanti para wakil rakyat yang muncul di DPR adalah orang-orang yang tidak amanah dan hanya memikirkan kepentingan diri sendiri," kata Ketua Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) itu.(THA/ANT/IN)

Kejagung Tangkap Buronan Illegal Logging .........(Dari Halaman 1) ini ia (Berlin) langsung diterbangkan ke Pekanbaru naik pesawat," ungkapnya. Terpisah, Kasi Penkum Kejati Sumuit Chandra Purnama, menjelaskan bahwa terdakwa berkaitan dengan perkara illegal loging di kawasan Riau. Ketika prosesi persidangan, terdakwa melarikan diri. Data yang diperoleh dari tim intelijen Kejagung, Berlin sendiri beralamat di perumahan Villa Permata Paus Blok G-4 RT.02/ RW.01, Kel Tangkerang Barat,

Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Pada Kamis, 28 Maret 2013, terdakwa diketahui sedang dibantarkan atau dirawat inap di Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru berdasarkan penetapan Majelis Hakim PN Pelalawan nomor: 28/Pen.Pid/2013 PN.Plw. Berlin merupakan terdakwa kasus perambahan Hutan Tananaman Industri (HTI) milik PT Arara Abadi di Pangkalan Kerinci Riau. Ketika bersidang, ia mengeluh mengidap penyakit diabetes, lalu mengajukan penanguhan penahanan sejak sidang per-

dana. Hakim membantarkan perobatan setelah sidang dengan agenda pembacaan putusan sela. Saat dibantarkan ke Rumah Sakit Santa Maria, Pekanbaru, Riau, pada 21 Maret 2013 atau satu pekan setelah resmi ditahan Kejari Pangkalan Kerinci, Berlin diketahui melarikan diri. Sementara itu, Berlin mengatakan dirinya berniat melarikan diri karena tidak tahan di dalam penjara. Berlin juga mengatakan, dalam prosesi persidangan dirinya pun sudah mengajukan penangguhan penahanan terhadap majelis hakim, namun

tidak diterima. "Saya bilang sama istri saya kalau penangguhan Rp200 juta perlu dibayar kasikan. Saya tidak tahan dipenjara, karena satu ruangan 35 orang," ujar Berlin di ruang Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sumut. Berlin juga mengatakan, dirinya adalah adalah pengusaha sawit di kawasan Riau. Dirinya mengaku hanya ingin melebarkan lahan miliknya. Namun, belakangan disoal PT Arara Abadi, yang notabene di P21 oleh kejaksaan. "Kasus ini tiga tahun yang lalu. Bahkan sudah tiga kali polisi dan jaksa melakukan P19. Be-

lakangan awal 2013, saya dipanggil polisi, memberitahukan bahwa berkas sudah P21," ungkapnya. Dijelaskannya, hotel tempat dia menginap di Parapat sudah disewa selama satu bulan penuh. Ia mencurigai, salah satu penghuni hotel bermarga Sihombing, yang memberitahukan keberadaannya kepada intel Kejagung. "Sidang perkara ini sudah empat kali berjalan. Terakhir agenda eksepsi. Saya tidak takut dalam perkara ini, tetapi saya tidak tahan di dalam penjara," ungkapnya. (FEL)

Kenaik an BBM Harus Dijelask an Gamblang enaikan Dijelaskan .........(Dari Halaman 1) (7/5) sore, membahas dua isu utama yang berkembang di masyarakat, yakni perkembangan perekonomian dan konflik antaragama. SBY menjelaskan bahwa dirinya beserta jajaran menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II akan mematangkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 sebelum membahas hal ini bersama DPR pekan depan. "Saya dengan pimpinan DPR dan kementerian bekerja siang malam untuk APBN-P. Begitu asumsi berubah, semua bisa berubah. Mari kita tulis angka yang memang bisa kita capai. Pelaksanaan kita jadi bagus, lebih

realistik," kata SBY saat membuka rapat kabinet. SBY merencanakan pertemuan konsultasi dengan pimpinan DPR usai masa reses. "Pertemuan baru bisa dilakukan 13 Mei mendatang," kata SBY. SBY meminta para menteri untuk meyakinkan DPR mengenai pentingnya mengambil kebijakan menaikkan harga BBM sekaligus rencana pemberian kompensasi kepada masyarakat miskin yang terkena dampaknya. "Kondisi kawasan Asia sekarang seperti apa, saya dengar kepincangan masyarakat, terkait kenaikan BBM, kenapa pemerintah seperti ragu, sampaikan dengan gamblang," kata SBY. SBY menegaskan bahwa begitu dana kompensasi yang diajukan

dalam APBN-P ini disetujui, berarti bantuan kepada masyarakat siap, maka pemerintah akan menyesuaikan harga BBM. "APBN-P sangat penting dibicarakan dengan DPR. Pemerintah tak ingin ada semacam ketidakpastian. Termasuk penyesuaian harga BBM," kata SBY. Rapat yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB digelar seusai menerima laporan dari SKK Migas. Presiden memimpin rapat kabinet tersebut, didampingi oleh Wakil Presiden Boediono. Selain itu dihadiri antara lain, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri ESDM Jero Wacik, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri

Tenaga kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Armida S Alisajhaban, Wakil Menteri Keuangan Any Ratnawati. Di samping itu, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Agama Suryadharma Ali, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Kapolri Timur Pradopo, Jaksa Agung Basrief Arief dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Kuntoro Mangkusubroto. Dalam rapat itu juga, SBY mengatakan dua isu utama ter-

sebut dibagi dalam empat hal. Tiga di antaranya merupakan isu ekonomi. Pertama ,langkahlangkah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, terutama pasca-pengumuman BPS yang menyatakan pertumbuhan perekonomian Indonesia kuartal pertama sebesar 6,02 persen, atau terendah sejak 2010. Kedua, kesiapan rancangan anggaran perndapatan dan belanja negara perubahan (RAPBN P) 2013, termasuk kesiapan dalam menaikan harga subsidi BBM. Ketiga, terkait isu perizinan yang hingga kini dinilai masih menjadi hambatan dalam berinvestasi. Keempat, terkait dengan konflik antara umat beragama yang masih terjadi. (ANT/IN/MA)

Mobil Anggota Polres Pakpak Barat Masuk Jurang .........(Dari Halaman 1) informasi selanjutnya, silahkan hubungi Kasat Lantas Karo aja," ujar Kapolres. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Karo AKP Radu Sembiring ketika dikonfirmasi andalas, Selasa (7/5) membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kasat juga mengamini

bahwa pengemudi kijang Innova tersebut adalah anggota Polri yang bertugas di jajaran Polres Pakpak Barat. Namun, Kasat enggan memberikan data-data otentik seputar peristiwa itu. "Iya, benar. Peristiwa itu memang ada tadi pagi sekira pukul 05.00 Wib dan itu anggota Polri yang bertugas di Pakpak Barat. Sampai saat ini,

nama-nama korban belum sampai kepada saya. Silahkan tanya Kapos Merek saja," ujarnya. Terpisah, Kapos Lantas Merek Aipda Edi Baik Purba ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya juga membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya, semua korban dalam keadaan selamat

dan hanya mengalami luka ringan. Ketika diminta identitas pengemudi dan penumpang, Kapos mengatakan akan segera mengirim data-datanya. Namun, hingga berita ini diturunkan, indetitas korban di dalam mobil Inova tersebut belum juga dikirimkan Kapos Lantas Merek. Menanggapi kesan

ketertutupan informasi Kasat Lantas Polres Karo, sejumlah aktivis LSM di Kabupaten Karo mengherankan tindakan ketertutupan informasi terhadap wartawan. "Kenapa mesti menutupi data-data akuratnya, apa memang karena anggota Polri yang mengemudi?," ujar Pardy S, ST diamini Aston Sembiring, SH. (LAMS)


HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Rabu, 8 Mei 2013 | No: 2579/Tahun VIII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Bebas,Raffi Ahmad Bikin Rumah Baru SETELAH dibebaskan Badan Narkotika Nasional (BNN), Raffi Ahmad jadi lebih santun dan rajin beribadah. Itu diungkapkan langsung oleh Ayu Dewi di Dahsyat. Namun, saat ingin dimintai keterangan, Raffi selalu menghindar. Bahkan ketika Okezone menyambangi rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Raffi yang pagi tadi menjadi host Dahsyat tidak langsung pulang ke rumahnya. "Dia juga janjian sama saya jam 11, minta ditemani lihat rumah baru. Ini sudah hampir pukul 13.00 WIB be-

lum datang juga," kata salah pegawai Raffi, Agus saat ditemui di Town House Gunung Balong, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (7/5). Agus juga menjelaskan, rumah baru tersebut sudah lama dibangun Raffi. Karena terlibat kasus hukum, maka pembangunan sempat tertunda. "Sudah lama rumahnya, cuma sekarang lagi direnovasi," ungkapnya. Namun sayang, Agus enggan memberitahu di mana letak rumah baru bekas kekasih Yuni Shara itu.(NET)

Meeva Amin

Aktris Malaysia Suka Pria Indonesia A

KTRIS asal Malaysia, Meeva Amin sepertinya memang sudah kepalang cinta dengan Indonesia. Bahkan untuk urusan jodoh, Meeva lebih memilih pria asal Indonesia. "Aku pilih cowok Indonesia," ujar Meeva ditemui di Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa (7/5). Meeva mempunyai alasannya sendiri lebih memilih pria Indonesia. Menurut Meeva, pria Indonesia lebih romantis. Wow! "Cowok di sini lebih romantis dan nggak tahu sih, lebih enak cowok di sini, lebih baik, lebih gantlement," paparnya. Bintang film 'Setan Facebook' itu mengatakan, ia memang sudah terlanjur betah berada di sini. Untuk urusan mudik ke Malaysia, Meeva hanya melakukannya enam bulan sekali. "Paling enam bulan sekali, betahnya paling satu minggu. Paling keluarga yang tanya, 'kamu nggak mau pulang?' Ya sudah senang di sini," tuntasnya.(NET)

Istri Daus Mini Dioperasi Gara-gara Alat Kontrasepsi Dekati Usus ISTRI pelawak Daus Mini, Yunita harus menjalani operasi di rumah sakit yang berada di kawasan Depok, Jawa Barat, Minggu (5/5). Ibu satu anak itu harus naik meja operasi karena alat kontrasepsi yang dipakainya mendekati bagian usus. Duh! Yunita mengungkapkan, satu tahun yang lalu ia memang memasang spiral

di tubuhnya. Namun, alat KB itu selalu berpindah tempat. "Nggak bisa dikeluarin lewat bawah. Padahal normalnya bisa lewat bawah, jauh banget dari rahim. Sudah dekat ke usus, sakit," ungkapnya. Sang suami, Daus juga menuturkan bahwa istrinya itu memang sudah cukup lama mengeluh sakit. Namun,

awalnya ia mengira sakit di bagian perut itu gara-gara bekas operasi caesar kelahiran anak pertamanya, Ivander Haykal Firdaus pada 2 Januari lalu. "Sakitnya sudah lama, dikira bekas caesar. Ada alat KB, spiral ternyata," tuturnya kepada detikHOT, Selasa (7/5).(NET)

Mediasi Gagal, Lydia Kandou Pasrah LYDIA Kandou mengaku pasrah dengan hasil sidang perceraiannya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, hari ini. Pasalnya, proses mediasi yang direncanakan ternyata gagal, karena ketidakhadiran Jamal Mirdad. Sidang kali ini sebenarnya merupakan kesempatan terakhir yang diberikan majelis hakim untuk melakukan mediasia bagi kedua belah pihak. Namun, setelah gagal, Lydia belum tahu harus berbuat apa.

"Hasil keputusannya belum tahu. Ini sidang terakhir (mediasi terakhir), keputusannya belum tahu tanggal berapa," ungkap Lydia ditemui di PN Jakarta Selatan, Selasa (7/5). Dengan gagalnya mediasi, Lydia mengaku pasrah. Menurutnya, tak banyak yang bisa dilakukan dalam persidangan. Sejak sidang perdana, 18 April lalu, hakim telah meminta kedua pihak melakukan mediasi. "Ya mau gimana lagi kalau enggak datang," tutupnya.(NET)

Ayu Ting Ting Sibuk Kejar Setoran DALAM hitungan bulan, Ayu Ting Ting akan segera naik pelaminan dengan sang kekasih, Enji. Dia pun mengaku sedang sibuk kejar setoran untuk menutup semua biaya pernikahannya. "Persiapan nikah masih setengahnya, karena saya kan masih sibuk promo juga. Doain saja biar lancar. Kejar setoran pasti, capek," kata Ayu Ting Ting saat dijumpai di studio RCTI, Jakarta, Selasa (7/5). Seperti diketahui, saat ini pe-

nyanyi dangdut yang tenar lewat single "Alamat Palsu" tersebut sedang mempromosikan single terbarunya, "Geregetan". Ayu mengungkapkan, dia dan Enji sulit mengatur waktu bertemu. Pasalnya, jadwal mereka benar-benar padat. Bahkan, Ayu mengaku sampai sulit mengatur waktu istirahatnya sendiri. "Saya keluar kota terus kan, jadi agak susah bagi waktu. Kadang buat istirahat saya sendiri saja, susah," tutupnya.(NET)

Sudah Ada Pembicaraan, 7 Istri Eyang Subur Batal Laporkan MUI SELAIN Eyang Subur batal mendatangi polda Metro Jaya, istri-istri paranormal fenomenal itu juga batal melaporkan Majelis Ulama Islam (MUI) ke Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Sebelumnya, kuasa hukum Eyang Subur, Made Rahman berencana akan melaporkan MUI, hari ini. Namun Made mengklaim, pihaknya sudah berbicara dengan MUI terkait keberatannya tersebut. Dan, kini masalah tersebut telah selesai. "Sampai hari ini fatwa tidak masalah.

Menggugat pun tidak jadi, karena sudah ada pembicaraan," kata Made di kediaman Eyang Subur, di kawasan Jakarta Barat, Senin (6/5). Mengenai istri-istri Eyang Subur yang sempat keberatan, Made menjelaskan MUI akan memanggil pihaknya untuk menyelesaikan masalah. "Pembicaraan teknis pelaksanaan pertemuannya nanti. Eyang tidak keberatan. Mereka menjawab untuk menerima kita. Jadi tidak membesarkan masalah. Ini sudah selesai," tutupnya.(NET)

Suami Menangis,KD Anggap Keajaiban SEBUAH pengalaman yang sangat berarti dirasakan Krisdayanti(KD) saat mengenang perjalanan umrah bersama sang suami, Raul Lemos, belum lama ini. Menurut KD, perjalanan religius pertamanya bersama Raul merupakan pengalaman ajaib. Sebab Allah telah mengabulkan doanya. Bahkan, KD dibuat kagum dengan tangisan sang suami. "Raul menitikkan air mata begitu landing di Madinah, bahkan dia pengin lagi datang ke sana. Itu merupakan suatu keajaiban. Mudah-mudahan setelah pengalaman religi yang pertama sudah khusyuk, mudah-mudahan keinginan dia (Raul) untuk membawa ibu dan anakanak dapat terealisasi," kata KD di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin 6 Mei 2013.

Bahkan, KD mengaku kaget dengan tangisan Raul di Makkah. Pasalnya, KD melihat ada perbedaan kesedihan yang dirasakan Raul saat ayahnya meninggal dan kedatangan mereka di Tanah Suci. "Saya kaget, suami saya ayahnya meninggal dia enggak menangis. Dia sampai mengguguh (sesenggukan), jadi saya beryukur dia ternyata tersentuh hatinya," jelasnya. Karena itu, pelantun "Mencintaimu" ini sangat berharap dia dan sang suami bisa kembali lagi ke Tanah Suci, sekaligus menjalankan ibadah haji. "Mungkin kuotanya dari Timor Leste. Kalau daftar di Indonesia bisa sampai lima sampai sepuluh tahun lagi. Mudahmudahan kita dapat kemudahan untuk dapat ibadah lagi," tutupnya.(NET)


Internasi nal

I

Hal. Rabu, 8 Mei 2013

Presiden Myanmar Janji Lindungi Muslim Rohingya Yangon-andalas Presiden Myanmar Thein Sein berjanji melindungi keselamatan umat Muslim di negaranya. Janji ini disampaikan Sein menyusul tuduhan dari lembaga HAM ada campur tangan pemerintah dalam kekerasan terhadap etnis Rohingya. Sein dalam pidatonya kemarin, pemerintah akan memastikan dipenuhinya hak-hak asasi manusia bagi Muslim di negara bagian Rakhine, juga memenuhi kebutuhan dan harapan mere-

ka. "Demi menegakkan kebebasan beragama, harus ada toleransi dan saling menghormati di antara umat beda keyakinan. Hanya dengan cara ini akan tercipta perdamaian," kata Sein seperti diberitakan Reuters, Selasa (7/ 5). Pada pidatonya juga, pemimpin Myanmar ini mengatakan akan mengimplementasikan rekomendasi dari panel penyidik yang ditunjuk pemerintah. Namun dia tidak menye-

butkan mana rekomendasi yang akan dilakukan. Di antara rekomendasi yang diajukan panel yang terdiri dari berbagai etnis di Rakhine -kecuali Rohingyaini adalah meningkatkan jumlah pasukan pengaman dan menjalankan program keluarga berencana untuk mengendalikan populasi umat Muslim Rohingya. Rohingya bak anak tiri. Etnis minoritas ini dianggap pendatang ilegal walaupun telah ratusan tahun tinggal di

Myanmar. Mereka disebut sebagai "Bengali"karenanenekmoyangnyadari Bangladesh. Namun, pemerintah Bangladesh menolak mengakui mereka. Puluhan etnis Rohingya dibantai di Arakan tahun 2012 dan di Meikhtila April lalu. Human Right Watch menuduh pemerintah ikut membantai dan memperkosa warga Rohingya. Laporan saksi mata mengatakan, kekerasan ada di depan mata tentara Myanmar, tapi mereka bergeming. (RTR/VN)

Koalisi Bersih Belum Akui Hasil Pemilu Malaysia Kuala Lumpur-andalas Koalisi Bersih 2.0 masih belum mengakui kemenangan Barisan Nasional dalam pemilu ke-13 yang dilaksanakan Minggu lalu. Mereka menunggu munculnya laporan penyelidikan atas dugaan penipuan yang terus menerus disinggung oleh oposisi. Koalisi Bersih turut mengklaim adanya kecurangan, pemilih bayangan, dan beberapa penyimpangan lain dalam Pemilu Parlemen Malaysia. Wakil Ketua Bersih Ambiga Sreenevasan mengatakan, Koalisi Bersih memang mewaspadai insiden-insiden ini sejak dulu. "Kami mendesak seluruh warga yang memiliki informasi akurat mengenai kecurangan pemilu itu untuk datang dan melaporkannya ke polisi," ujar Ambiga, seperti dikutip The Star, Selasa (7/5). "Kami juga mendesak seluruh kandidat yang menjadi korban dari penipuan ini, untuk mengisi petisi mengenai pemilu," tegasnya. Dalam jumpa pers, Ambiga

mengecam keras Komisi Pemilu Malaysia. Menurutnya, komisi itu sangat lemah dalam mengatur mekanisme pemilu. Komisioner-komisioner di organisasi tersebut juga diminta mundur dari tugasnya, namun hal itu ditolak oleh Wakil Ketua Komisi Pemilu Malaysia Ahmad Omar. "Komisi Pemilu sudah mengalami kegagalan yang cukup menyedihkan di saat pemilu berlangsung. Penjelasan mereka tentang, mengapa tinta pemilu itu sangat tidak logis," paparnya. Petisi menentang hasil pemilu itu diisi secara online di situs change.org. Menurut laporan, lebih dari 200 ribu warga Malaysia telah mengisi petisi tersebut.

Seperti diketahui, rencana demonstrasi yang akan dilaksanakan pemimpin oposisiAnwar Ibrahim mendapatkan dukungan dari koalisi Bersih.Ambiga juga kecewa dengan Menteri Luar Negeri Australia Bob Carr yang enggan mengkritik proses pemilu di Malaysia. "Kami tidak perlu bantuan dari komunitas internasional yang mengatakan bahwa pemilu ini adil. Kami tidak membutuhkan mereka yang mengatakan bahwa negara kami memiliki sistem demokrasi yang baik," jelasnya. Anwar Ibrahim Siap Demo Sementara itu, pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim berniat menggelar aksi demo di Petaling Jaya hari ini. Aksi itu merupakan sikap penolakannya terhadap hasil pemilu ke-13 Negeri Jiran itu. Dalam pernyataannya, Anwar mengklaim adanya kecurangan yang dilakukan Barisan Nasional

Menyamar Jadi Biarawati untuk Selundupkan Narkoba Bogota-andalas Banyak cara digunakan anggota kartel Kolombia untuk menyelundupkan narkoba yang mereka produksi. Salah satunya dengan menyamar sebagai biarawati. Tiga gadis muda ditangkap Polisi Kolombia setelah kedapatan membawa 2 kilogram kokain di kaki mereka. Kokain itu disembunyikan di balik jubah biarawati yang mereka kenakan. Polisi menyatakan, ketiga ga-

dis itu aslinya bukanlah seorang biarawati. Mereka sengaja menggunakan jubah biarawati agar dapat lepas dari pengawasan petugas. Namun upaya mereka gagal karena polisi tetap curiga dengan gerak-gerik mereka. Ketiga gadis itu disebut terlihat tegang saat melewati pemeriksaan. Jubah yang mereka gunakan juga terlihat berbeda dengan jubah biarawati pada umumnya. Demikian diberitakan

Associated Press, Selasa (7/5). Gadis-gadis itu menangis setelah aksinya ketahuan petugas. Mereka mengaku terpaksa menyelundupkan narkoba untuk membiayai hidup mereka. Ketiga gadis ini ditangkap saat sedang berada di Pulau San Andreas di wilayah Karibia. Pulau itu memang terkenal sebagai jalur penyelundupan narkoba dari daratan Kolombia. (AP)

Anwar Ibrahim siap demo

di pemilu. Anwar juga menuduh Komisi Pemilu Malaysia dan Perdana Menteri Najib Razak bekerjasama untuk menyukseskan partai besar itu. Anwar mengatakan, Najib dan Komisi Pemilu Malaysia sudah mengabaikan tuntutan rakyat mengenai pemilu yang jujur dan adil. Pria berusia 65 tahun itu akan menyusun strateginya dengan organisasi Bersih untuk mendesak Komisi Pemilu Malaysia meralat dugaan kecurangan itu. "Saya mendesak seluruh warga Malaysia agar bahu-membahu dan mengutarakan penolakan kita terhadap penipuan yang dilakukan oleh Najib Razak dan Komisi Pemilu," ujarAnwar, seperti dikutip CNA, Selasa (7/5). Kemarin, Anwar melontarkan

kritiknya terhadap Pemerintah Malaysia dengan mengatakan bahwa mereka sudah "mencuri pemilu" dari warga. Selain itu,Anwar menyebut Pemerintah Malaysia sudah kehilangan keabsahannya dalam memerintah. Seperti diketahui, koalisi oposisi Pakatan Rakyat mendapatkan 89 kursi di Parlemen Malaysia. Sementara itu Barisan Nasional mengamankan 133 kursi. Barisan Nasional, turut mengimbau agar fraksi oposisi menghormati dan menerima hasil pemilu itu. Barisan Nasional menjelaskan, banyak kandidatnya yang memang harus menerima kekalahan dalam pemilu. Selain itu, Barisan Nasional juga gagal mengamankan dua per tiga kursi di parlemen. (BBS)

Remas Dada Perempuan, Pejabat Militer AS Ditangkap Arlington-andalas Seorang pejabat Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) ditangkap polisi setelah terlibat kasus pelecehan seks. Peristiwa tersebut menambah catatan panjang kasus pelecehan seks yang terjadi dalam tubuh militer AS. Letkol Jeff Krusinski mengaku sedang mabuk berat saat dia meremas

dada dan bokong seorang perempuan yang ditemuinya di Kota Arlington, AS. Dia kini berada dalam tahanan Kepolisian Arlington. “Korban melawan ketika pelaku terus berusaha menyentuhnya. Korban kemudian pergi melapor polisi,� sebut pernyataan dari Kepolisian Arlington, seperti dikutip BBC, Sela-

sa (7/5). Kasus pelecehan seks memang marak terjadi di AU AS. Sebelumnya, masyarakat dikejutkan dengan skandal seks yang terjadi di salah satu pusat latihan milik AU AS. Banyak tentara mengaku menerima pelecehan dari instruktur yang melatih mereka di Pangkalan Udara Lack-

land di Negara Bagian Texas. Beberapa di antara mereka bahkan mengaku sempat diperkosa. Ironisnya, Krusinski sempat diangkat menjadi petugas pemberantasan pelecehan seksual di Angkatan Udara AS. Dia pun dicopot dari jabatannya itu setelah sendirinya tersandung kasus pelecehan. (BBC)

Letkol Jeff Krusinski

Hari Ini Dalam Sejarah 8 Mei 1998

Tragedi Jogja Berdarah Tanggal 8 Mei 1998, sebuah tragedi berdarah di Yogjakarta yang lebih terkenal dengan nama Tragedi Gejayan. Peristiwa 8 Mei saat itu hanyalah merupakan sebuah rangkaian aksi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk menunut reformasi dan lengsernya Soeharto. Seorang mahasiswa fakultas MIPA Universitas Sanata Dharma Yogyakarta semester 6, Mozes Gatutkaca, ditemukan tewas Jumat malam 8 Mei 1998 menyusul demonstrasi beruntun dari berbagai Universitas di Yogyakarta. Mozes ditemukan tewas setelah terjadi pembubaran paksa masa yang berdemonstrasi sampai malam hari, pada demonstrasi yang berpusat di kampus IKIP Negeri Yogyakarta dan Universitas Sanata Dharma. Petugas meninggalkan mayat Mozes setelah sebelumnya terjadi pengejaran oleh aparat yang dilanjutkan dengan penganiayaan terhadap setiap orang yang ditemui didaerah itu. (KS)

Ekstrimis Yahudi Dorong Penyerangan Masjid Al-Aqsa Tel Aviv-andalas Kelompok ekstrimis Yahudi di Israel mendorong kelompok esktrimis lainnya untuk berkumpul di sekita Masjid Al-Aqsa, kemarin. Mereka mengajak seluruh warga Yahudi untuk menyerang masjid tersebut. Ratusan pemukim Zionis mendesak agar warga Yahudi untuk menyerbu Masjid Al-Aqsa melalui seluruh gerbang-gerbangnya. Namun anjuran penyerangan ini mendapatkan tentangan dari warga Palestina. Guna mengkonfrontir serangan tersebut, warga Palestina pun menyerukan perlindungan di sekitar Masjid Al-Aqsa. Mereka bermaksud membuat blokade mencegah penyerangan. "Esktrimis Yahudi ini bermaksud untuk melakukan skenario serupa di Masjid Ibrahim al Khalil. Kami mendesak seluruh warga Palestina untuk menentang tindakan provokatif tersebut dengan blokade di sekeliling Al-Aqsa," ujar Kepala Komiter Batalyon Palestina Khaled al-Hasani, seperti dikutip ANBA, Selasa (7/ 5). Sementara ulama Otoritas Palestina Syekh Akram Sabri turut menentang niatan dari kelompok ekstrimis Yahudi tersebut. Dirinya menuduh pihak Israel memang sengaja membiarkan kelompok ekstrimis itu masuk ke dalam wilayah Al-Aqsa yang pada dasarnya dalam perlindungan pihak keamanan Israel. (ANBA/OZ)

23 Tewas dalam Kampanye Pemilu Pakistan Peshawar-andalas Kampanye Pemilu Pakistan diwarnai dengan insiden berdarah. Militan Taliban melakukan pengeboman di wilayah pedalaman, Selasa (7/5). Peristiwa itu menewaskan 23 orang. Bom itu meledak di tempat Partai Jamiat Ulema-e-Islam menggelar pertemuan. Partai Islam itu merupakan partai koalisi Pemerintah Pakistan. "Angka kematian meningkat menjadi 23 setelah jumlah jenazah-jenazah itu dihitung," ujar pejabat di Kota Kurram, Riaz Khan, seperti dikutip AFP, Selasa (7/5). Salah seorang dokter di rumah sakit Kurram mengkonfirmasi jumlah korban jiwa itu. Dokter itu menambahkan, jumlah korban luka dalam pengeboman itu mencapai 67 orang. Beberapa korban yang berada dalam kondisi kritis langsung dipindahkan ke rumah sakit di Kota Kohat. Sejauh ini, Taliban yang mengklaim bertanggung jawab atas pengeboman mengatakan bahwa mereka menargetkan serangan ke Munir Orakzai. Orakzai adalah anggota parlemen independen yang pro-Pemerintah Pakistan. Taliban juga membantah, serangannya sengaja ditujukan untuk Jamiat Ulema-e-Islam. Mereka hanya ingin membunuh Orakzai yang merupakan musuh kelompok militan itu. Serangan bom tersebut menjadi serangan pertama yang ditujukan ke pejabat partai di wilayah pedalaman Pakistan. Taliban Pakistan juga mengecam pemilu di negaranya. Mereka menyebut ajang pemilihan wakil rakyat itu sebagai perlombaan yang tidak Islami. Mereka pun mengancam partai-partai koalisi di Pakistan, Partai Rakyat Pakistan, Gerakan Muttahida Qaumi, dan Partai Nasional Awami. (AFP)


epaper andalas edisi rabu 8 mei 2013