Issuu on Google+

NOMOR 0712 Harga Rp. 3.000

SELASA, 29 DESEMBER 2009 RUMAH TANGGA

Angka Perceraian Turun 5,5 Persen LUWUK - Angka perceraian di Kabupaten Banggai turun 5,5 persen pada tahun 2009. terjadi 293 putusan perceraian hingga akhir Desember tahun ini sedangkan tahun 2008 tercatat 310 putusan cerai. “Terjadi penurunan perceraian. Ini pertanda baik atas kondisi rumah tangga di daerah,” kata Panitera Sekretaris Pengadilan Agama (PA) Luwuk, Arsu Laadi di kantornya, Senin. Ia mengatakan perceraian adalah jalan terakhir setelah masalah rumah tangga tak dapat diselesaikan oleh keluarga dan mediator PA Luwuk. “Tujuan PA bukan perceraian, tapi membantu rumah tangga untuk rujuk. Jika tidak dapat di rujuk kembali perceraian dapat ditempuh,” kata Arsu. Dalam Peraturan Mahkamah Agung (Perma) RI No. 1 tahun 2008 tentang prosedur mediasi di pengadilan mensyaratkan tiap perkara didahulukan

Ibu Sunyi, Warga Uso yang Lahirkan Bayi Kembar Tiga

Persalinan Lancar, Tanpa Bantuan Medis Seorang warga asal Desa Uso Kecamatan Batui bernama Sunyi (38), melahirkan bayi kembar tiga yang seluruhnya berjenis kelamin perempuan. Kelahiran bayi pada Rabu (16/12) pekan lalu tersebut, sempat menjadi perhatian warga desa setempat. Mengapa? Laporan: ALAMSYAH, Batui

S

ELAIN pertama kali terjadi di desa itu, proses kelahiran bayi ini juga terbilang alami tanpa bantuan peralatan medis yang memadai. Proses persalinannya juga hanya berlangsung di rumah pribadi mereka. Menurut penuturan Ibu Sunyi, yang ditemui Luwuk Post di rumahnya, Sabtu (27/12) pekan kemarin, menyebutkan, awalnya sebelum melahirkan ia tidak merasa kelainan atau sakit, karena

saat itu ia hanya merasa ingin buang air besar. ”Saya tidak tahu mau melahirkan, karena waktu saya hanya rasa mau buang air, lalu saya ke WC, tibatiba anak bayi pertama sudah keluar, dan langsung saya pegang. Untung ada tetangga dan Pak Kepala Desa yang tolong dan membawa saya ke tempat tidur,” jelasnya. Proses persalinannya pun terbilang Baca : PERSALINAN ...Hal 15

(FOTO: ILUSTRASI/LUWUK POST)

TAK BERGANTUNG MEDIS: Ibu bayi melahirkan kembar tiga sudah biasa. Tapi yang dialami Ibu Sunyi di Desa Uso, Batui, luar biasa. Dia melakoni persalinan tanpa bantuan medis.

Sepintas Terkesan Reformis Herwin Akui ada Keretakan di DPRD

Baca : ANGKA ...Hal 15

JESSICA SIMPSON

Ditinggal Kawin PENYANYI Jessica Simpson sedang berduka. Berharap kembali mendapat sentuhan bekas sang pacar, Tony Romo, eh Simpson mendapat kabar jika Tony Romo akan menikah. “Hatinya sedang hancur melihat pertunangan bekas pacarnya, padahal dia masih mencintainya,” ujar salah seorang sumber seperti dilansir Showbiz Spy. Sumber tersebut mengatakan, Jessica sebenarnya sangat berharap balikan lagi dengan Tony R o m o . N a m u n keinginan itu hancur karena Romo akan meminang pacar bar u n y a , Candice Crawford. “ D i a memperhatikan semua kegiatan Tony dengan Candice, sampai akhirnya dia tahu Baca : JESS. ..Hal 15

C M Y K

(FOTO: MAXTUNGKA/MANADOPOST/JPNN)

WAPRES DI MANADO: Wapres Boediono bersama Menteri Kelautan Perikanan Fadel Muhammad, Meneg BUMN Mustafa Abubakar dan Gubernur Sulut Sarundajang (kiri) di kediaman gubernur, kemarin.

LUWUK-Ketua Fraksi PDI-P di DPRD Kabupaten Banggai, Herwin Yatim, mengakui sinyalemen yang menyebutkan DPRD Kabupaten Banggai kini sedang “retak”. Ia mengakui saat ini terjadi perbedaan pandangan yang tajam sesama anggota dewan, mengenai banyak hal di internal DPRD. Namun Herwin masih belum bisa mengidentifikasi apakah Herwin Yatim “keretakan” itu sudah sampai pada terbangunnya dua kubu di internal anggota dewan, antara yang status quo dengan yang pro perubahan. “Kalau kubu-kubuan belum jelas kelihatan. Karena soal kubu-kubuan ini Baca : SEPINTAS ...Hal 15

WAPRES KE BITUNG, ISTRI WALIKOTA DIUSIR BITUNG-Pengamanan aparat saat kunjungan Wakil Presiden Prof Dr Boediono kemarin di Kota Bitung terbilang super ketat. Pasukan Pengamanan Kepresidenan (Paspampres)

terlihat berlapis. Tidak ada satupun pejabat lokal yang diizinkan merapat, termasuk wartawan yang ingin mewancarai. Untuk mengambil gambar saja, harus dari jarak jauh. Entah ini sebagai

LAKALANTAS

Dosen Untad Diseruduk Pick Up

bagian dari Prosedur Tetap (Protap) pengamanan kepresidenan atau bukan yang jelas sangat sulit untuk Baca : WAPRES ...Hal 15

Mobil Baru Menteri Seharga Rp 1,2 M

KESEHATAN

Perlu Standardisasi Pola Tarif RS JAKARTA–Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) berharap UU No 44/2009 tentang Rumah Sakit segera bisa diterapkan. Salah satu komponen penting yang diatur dalam UU itu adalah pengendalian tarif rumah sakit. Dengan adanya UU itu, pola tarif di rumah sakit bakal lebih terkontrol. Ketua Persi Dr dr Sutoto Mkes mengatakan, setiap daerah nanti memiliki tarif sendirisendiri. Namun, sebelum gubernur menyusun pagu tarif maksimal, Depkes harus membuat pola tarif nasional. ’’Penyusunannya berdasar unit cost pelayanan kesehatan secara nasional,” jelasnya kemarin (28/12). Dengan demikian, pagu tarif maksimum yang ditentukan daerah tak akan melebihi pola tarif nasional yang ditetapkan Menkes. Dia mengatakan, pagu tarif maksimum Baca : PERLU ...Hal 15

INTERMEZZO

JAKARTA–Para menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II serta pejabat tinggi negara sejak kemarin (28/12) menikmati fasilitas mobil dinas baru. Selama lima tahun ke depan, mereka menggunakan Toyota Crown Royal Saloon G. Kendaraan baru itu sekelas lebih tinggi dari mobil dinas sebelumnya, Toyota Camry. Mensesneg Sudi Silalahi menyatakan, pergantian mobil itu sudah dianggarkan kabinet sebelumnya. Anggaran pengadaan mobil juga sudah disetujui oleh parlemen periode lalu (2004–2009). ’’(Mobil dinas) itu sesuai program jauh sebelum kabinet (KIB jilid I) berakhir,’’ katanya di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, kemarin. Baca : MOBIL ...Hal 15

FOTO: RONY SANDHI/RADAR SULTENG/JPNN

TERJEPIT : Sepeda motor Shogun milik Supardi, dosen di Untad yang terjepit di pohon setelah ditabrak mobil pick up, di Jalan Kartini di depan SPBU Kota Palu.

Kejaksaan Bantah Ada Arahan Cikeas

JAKARTA-Kejaksaan Agung mengambil langkah proaktif terhadap buku Membongkar Gurita Cikeas karangan George Junus Aditjondro Baca : KEJAKSAAN ...Hal 15

PALU-Kecelakaan lalulintas menimpa seorang dosen fakultas hukum Universitas Tadulako (Untad), Supardi (54), warga Perumahan Dosen Untad. Peristiwa itu terjadi di Jalan Kartini Palu, tepatnya di depan SPBU sekitar pukul 14.00 Senin (28/12). Saat itu Supardi sedang memarkir sepeda motor jenis Shogun, nomor polisi DN 4313 AL di bibir jalan. Tibatiba dari arah timur ke barat sebuah mobil jenis Kijang pick up, nomor polisi DN 8045 AH menabrak bagian belakang motor Supardi, hingga terseret beberapa meter dan terjepit di sebuah pohon. Untungnya Supardi terpental ke arah kiri, hingga tidak ikut terjepit di pohon Baca : DOSEN ...Hal 15

Massa LISAN Datangi DPRD

Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Panwaslu Massa yang menamakan diri Lingkar Study Anak Negeri (LISAN), menggelar aksi unjuk rasa di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banggai, pada Senin (28/12) kemarin.

K

EDATANGAN massa yang berjumlah sekitar 20-an orang ini, menuntut pihak dewan untuk menggelar hearing (dengar pendapat) dengan memanggil pihak eksekutif dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Banggai, terkait dugaan korupsi yang terjadi di tubuh lembaga pengawas Pemilu kabupaten ini, serta meminta kejelasan dari eksekutif dan Panwaslu guna mempertanyakan penggunaan dana yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp100 juta yang diperuntukkan bagi Panwaslu Banggai beberapa waktu lalu.

(FOTO: SOFYAN LABOLO / LUWUK POST)

BERSITEGANG: Masa yang tergabung dalam LISAN, Senin (28/12) kemarin mendatangi kantor DPRD Banggai. Mereka mendesak DPRD untuk menghearing eksekutif dan Panwaslu, terkait dugaan korupsi yang terjadi di Panwaslu. Massa dan aleg sempat bersitegang.

Tuntutan massa untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi tersebut terkait dengan telah dilaporkannya indikasi korupsi ditubuh Panwaslu di Kejaksaan Negeri Luwuk. Dimana dalam laporan salah satu masyarakat yang juga anggota Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Kelurahan Simpong bernama Prayudi Baharullah, bahwa telah terjadi indikasi korupsi di tubuh Panwaslu Banggai, dengan modus pemotongan honor rapelan sebanyak 259 anggota PPL yang tersebar di 13 Kecamatan sebesar Rp1 juta per orang dan tidak dibayarkannya honor seluruh PPL untuk bulan Januari. Dalam orasinya massa yang dipimpin oleh Galang sebagai koordinator aksi ini, meminta pihak dewan untuk segera memanggil pihak Panwaslu dan eksekutif guna mempertanyakan penggunaan dana oleh Panwaslu yang selama ini dinilai tidak transparan. Baca : DESAK....Hal 15

Tradisi Bangunkan Warga Paco Boya (kanan) dan Jesus Ferrero berlari dengan mengenakan kostum khusus di Desa Pozuelo de Tabara, Provinsi Zamora, barat laut Spanyol, Sabtu lalu (26/12). Kostum khusus itu hanya dikenakan pada perayaan atau Festival San Esteban. Festival itu berlangsung setiap 26 Desember dan merupakan salah satu perayaan musim dingin pertama di Zamora. Dengan kostum itu, Boya dan Ferrero berlari ke sepanjang jalan desa untuk membangunkan warga di pagi hari. Mirip dengan tradisi tabuh kentongan saat sahur di bulan Ramadan di negeri kita.

email : redaksi@luwukpost.info

Info Berlangganan Koran dan Iklan : (0461) 325447 Faksmili : (0461) 32507

C M Y K


LUWUK POST | SELASA, 29 DESEMBER 2009 | HALAMAN 2

Kelompok Diskusi Lainsama Terbentuk MASAMA-Keberadaan perkumpulan para aktivis maupun kelompok diskusi kini terus bergeliat. Setelah sebelum kelompok kelompok diskusi marak terbentuk di dalam kota Luwuk, sebagai ibukota kabupaten, kini kelompok diskusi mulai membudaya dan terbentuk untuk wilayahwilayah kecamatan. Salah satunya adalah kelompok diskusi Lainsama, yang ada di Kecamatan Masama. Kelompok diskusi ini diikuti oleh aktivis dari berbagai komponen yang ada di wilayah itu, baik organisasi pemuda maupun organisasi kemasya rakatan lainnya. Sejumlah aktivis KNPI Kecamatan Masama, aktivis AMPI Kecamatan Masama, pengurus partai politik kecamatan, para Mahasiswa, dan sejumlah tokoh adat dan tokoh masyarakat, ikut terlibat dalam kelompok diskusi ini. Menurut salah satu aktivis kelompok diskusi Lainsama, Rifan, kelompok diskusi yang mereka laksanakan itu adalah bagian dari upaya untuk memberi ruang bagi para aktivis di Masama, untuk ikut serta memberikan pemikiran dan gagasannya untuk Kabupaten Banggai, dan lebih khusus untuk Kecamatan Masama. Kata dia, lahirnya kelompok diskusi itu tidak berarti ikut-ikutan dengan apa yang dilaksanakan kelompok diskusi sebelumnya, meskipun ia sendiri mengakui spirit dan semangat itu didorongoleh semangat kelompok diskusi lainnya yang sudah lebih dulu terbentuk. “Masalahnya bukan pada ikut-ikutan atau tidak, namun pada substansi dari budaya diskusi, ini yang kami pikir perlu terus dikembangkan dan disahuti,” tutur aktivis muda Masama tersebut. Kelompok diskusi Lainsama dipimpin oleh salah seorang ketua, yang mereka sebut sebagai “Pimpinan Besar”. Sehingga ketua dari kelompok diskusi ini dinamakan Pimpinan Besar Lainsama. Dalam pertemuan perdana Minggu (27/12) kemarin, disepakti untuk Pimpinan Besar Lainsama diberikan kepada Irwan Nodjeng, salah seorang mantan aktivis Mahasiswa Banggai di Gorontalo, pada tahun 2005 silam.(far)

Sudarto Temui Warga Masama Wacana Tompotika Kembali Mencuat

TEMUI WARGA : Anggota DPD-RI, yang juga mantan Bupati Banggai, Sudarto, menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat, Sabtu (26/12) lalu.

MYCOM Gelar Kemping Rayakan Tahun Baru

TOILI-Kalau tahun-tahun yang lalu,setiap tahun baru hijriah di Toili selalu diadakan pawai akbar keliling, namun tahun ini tidak ada satu ormas Islam pun yang meng gagas pawai akbar. Salah satu organisasi kepemu daan Islam di Toili yaitu MY C0M justru menggelar kemping Akbar di HTI. Salah satu pengurus My C0m Husen Janafiah kepada Lu wuk post mengatakan bahwa hal ini di maksudkan agar para pe muda Islam tidak merasa jenuh. ‘’Ya kita sebagai pemuda islam kan harus kreatif,masa setiap

tahun baru Hijriah kita pawai terus.kita mencoba membuat program baru yg disukai para remaja tetapi tetap bermanfaat dan men didik’’ujarnya. Kemping kali ini di ikuti oleh 100 peserta dari berbagai sekolah antara lain SMA, SMK, SMP islam bahkan ada yang mahasiswa. Dan di laksanakan selama tiga hari ( 2528 /12 ). Materi yang diberikan pun berfariasi mulai dari out bond,Haiking,Game,Long march,Mentoring dan kajiankajian Islami. Adapun target dari kegiatan ini

sebagaimana dikatakan kordinator trainer Edwin Ghagana adalah umtuk menumbuhkan semangat kebersamaan, melatih kedisplinan, menjalin silaturahmi dan merekrut kader-kader baru.Sementara para peserta yang terbagi dalam 10 regu ini pun sangat antusias mengikuti setiap materi yang diberikan 0leh para trainer My Com. Salah seorang peserta Dewi purnama sari mengatakan bahwa dia sangat senang ikut kegiatan ini karena bisa menambah teman baru dan untuk mengisi liburan karena dirumah tidaj ada kegiatan. (PMJ)

LUWUK-Anggota DPD-RI, yang juga mantan Bupati Bang gai, Sudarto, menggelar perte muan dengan sejumlah tokoh masyarakat, Sabtu (26/12) lalu. Pertemuan itu dilaksanakan di aula kantor Camat Masama, dan dihadiri oleh Camat Masama, Hasrin Karim,SH .Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka mejaring aspirasi DPDRI, sehingga menjadi bahan informasi dan kajian bagi Sudarto dalam menjalankan tugas dan fungsinya di DPD. Menurut Sudarto dalam perte muan itu, dirinya sudah bebe rapa kali melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh masya rakat, diantaranya yang ada di beberapa kecamatan Kabu paten Morowali, di Banggai, Salakan, dan Kecamatan Ma sama. Menurut rencana, Sudarto akan menggelar perte muan yang sama di Toili pada Minggu (27/12).Dalam perte muan tersebut, mencuat perta nyaan dari masayarakat, se putar perjuangan pembentukan Kabupaten Tompotika. Sudarto diminta untuk mendukung per juangan pembentukan Kabu paten Tompotika, karena sudah menjadi keharusan demi pela yanan yang lebih maksimal. Sudarto menjelaskan, untuk tahun 2010 mendatang, yang su dah menjadi perioritas peme

rintah pusat sebanyak 20 kabu paten yang akan dibahas untuk dimekarkan. Dari 20 kabupaten itu, calon Kabupaten Tompotika belum masuk. Untuk itu kata Sudarto, perlu perjuangan keras dalam forum Tompotika, sehing ga Tompotika bisa segera ter wujud.Sudarto sempat dikritik oleh warga, karena tidak membe rikan penegasan sikap yang te gas mengenai mendukung atau tidak dalam perjuangan tompo tika. Pasalnya, penjelasan Sudarto mengenai belum masuk nya Tompotika di DPR-RI dan adanya moratorium pemekaran daerah di tingkat pusat, menja dikan semangat masyarakat un tuk Tompotika menjadi ken cur.Hanya saja, Sudarto dengan tegas mengklarifikasinya, de ngan mengatakan dirinya sa ngat mendukung perjuangan Tompotika. Sedangkan menenai penjelasannya mengenai kon disi saat in ditingkat pusat me ngenai pemekaran, kata Sudarto, disampaikannya agar diketahui oleh masyarakat dan bisa menjadi informasi untuk diantisipasi dengan langkahlangkah yang lain.“Jadi bukan tidak setuju, saya menyampai kan semua ini, agar menjadi per hatian dan diantisipasi sejak dini, jangan kita bersemangat di daerah, padahal di Jakarta kondi sinya lain,” tuturnya. Pada perte muan terse but, wacana menge nai pemben tukan Kabupaten Tompotika, dan juga mengenai Sulawesi Timur, kembali mengemuka.(far)

Masama Membuka Diri Untuk Kandidat Impor MASAMA-Diskursus me ngenai kandidat impor dalam Pilkada Kabupaten Banggai mendatang terus berlangsung. Figure yang layak memimpim Kabupaten Banggai men da tang, dinilai bukan dilihat dari mana asal kandidat terse but, melainkan harus dilihat dari

TIKET PESAWAT MURAH Cek harga, Booking, Issued Tiket klik di :

www.bisnis-tiketpesawat.com/ ?id=dira8379

Cari Sendiri Harga Yang Termurah Yang Anda Mau Dan DAPATKAN KOMISINYA

SEGERA GABUNG DENGAN KAMI

JASA BANGUNAN BONUS HANYA DIAN INI, trima cepat gbr: rumah, ruko, toko, kantor. Desain minimalis sbb: gbr bangunan+RAB+3D+RVISI+contoh gbr+konsultasi=500 RB. Ada diskon khusus s/d 50 %. Hub. 0438734851

Parfum Harga Spesial JUAL: Parfum Orginal, Paris Hilton, Kenzo, Bulgari, Hugo Boss, Tommy Hilligen dll. Hub Ibu Emi. Jl. Sulawesi no. 17, HP 08525681161 / 081340802026

JASA BANGUNAN Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066 Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066

konsep yang dibawah oleh seorang kandidat.Hal tersebut sebagaimana yang menge muka dalam diskusi yang di gelar kelompok diskusi Lain sama, Minggu (27/12) kemarin. Dalam diskusi tersebut, menge muka bahwa yang terpenting adalah seperti apa kepedulian

nya seorang kandidat ter hadap Kabupaten Banggai. Dalam diskusi itu disebut kan, Kecamatan Masama akan membuka diri terhadap kandi dat impor dalam Pilkada 2011 mendatang. Katanya, rakyat Masama akan memberikan ruang

LOWONGAN KERJA

LOWONGAN KERJA

Dibutuhkan: (1) Recepcionist (wanita) (2) RoomBoy (pria) Syarat:Pendidikan Min SMU/ Sederajat Penampilan menarik. Alamat diantar Langsung ke: Crytal Green Hotel Jln. Gelatik No. 234 Tlp. 831546 / 8773939

Dibutuhkan: (1) Recepcionist (wanita) (2) RoomBoy (pria) Syarat:Pendidikan Min SMU/ Sederajat Penampilan menarik. Alamat diantar Langsung ke: Crytal Green Hotel Jln. Gelatik No. 234 Tlp. 831546 / 8773939

DIKONTRAKKAN Dikontrakkkan, Rumah makan, di Jl. Arif Rahman Hakim/ Tanggikiki. Hub. Tk. Kue larissa. 8734318/ 081356750108

DIKONTRAKKAN Dikontrakkkan, Rumah makan, di Jl. Arif Rahman Hakim/ Tanggikiki. Hub. Tk. Kue larissa. 8734318/ 081356750108

kepada kandidat siapa saja yang akan masuk, selag konsep yang akan ditawarkan adalah mengenai konsepsi ke sejahtraan rakyat, terutama yang ada di Kecamatan Ma sama dengan potensi yang di miliki.Para aktivis kelompok diskusi Lainsama tampaknya

JASA BANGUNAN BONUS HANYA DIAN INI, trima cepat gbr: rumah, ruko, toko, kantor. Desain minimalis sbb: gbr bangunan+RAB+3D+RVISI+contoh gbr+konsultasi=500 RB. Ada diskon khusus s/d 50 %. Hub. 0438734851

Parfum Harga Spesial JUAL: Parfum Orginal, Paris Hilton, Kenzo, Bulgari, Hugo Boss, Tommy Hilligen dll. Hub Ibu Emi. Jl. Sulawesi no. 17, HP 08525681161 / 081340802026

tidak sepekat mengenai penolakan terhadap kandidat impor. Sebab, masalah kepe mimpinan tidak terletak pada seorang figure adalah impor atau bukan, namun terletak pada peduli atau tidaknya seorang figure terhadap da erah Kabupaten Banggai.(far)

KESEMPATAN TERBUKA DBS group arif yang memiliki jaringan downline yang terus berkembang, mencari lgi member baru (memiliki KTP/SIM, no. HP & No. rek) khusus di Gorontalo yang mau ikut patungan untuk membeli Hak Usaha duta business school (DBS). Tinggal pilih untuk 3 Hak. Usaha (500:600), lalu hub. kami lewat telepon atau SMS di 0852 4247 4780 (sdr. Arif)


LUWUK POST | SELASA 29 DESEMBER 2009 | HALAMAN 3

Ambulance Tabrak Bus Pulo Indah Jaya, 4 Tewas PENAJAM-Peristiwa tragis menimpah sebuah mobil Ambulance RS Panglima Sebaya, Tanah Grogot, Kabupaten Paser yang berpenumpang 5 orang, sekira pukul 02.40 Wita dinihari Senin (28/12) menjelang tutup tahun 2009. Mobil Ambulance jenis Toyota Hulux bernopol KT 1164 E yang disopiri Badaruddin ini diduga laju dengan kecepatan tinggi dari Tanah Grogot hendak menuju Balikpapan. Namun sampai di jalan poros provinsi Km 18 depan SD 009 Petung, tanpa sebab yang jelas tiba-tiba sang sopir menabrak Bus Pulo Indah Jaya KT 9288 AA dari belakang yang tengah berhenti menurunkan penumpang di pinggir jalan. Tak ayal, benturan sangat keras membuat kaget para penumpang bus dan warga sekitar lokasi. Kejadian tersebut langsung merenggut tiga orang tewas dan satu luka berat masingmasing Ita Permasih (12) pasien, Indriati Erwani (20) perawat, Imastinah (30) orang tua pasien. Mereka bertiga tewas di tempat, sedang Dasep (37) orang tua pasien yang turut mengantar di dalam mobil juga dikabarkan meninggal setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan lantaran luka kritis. Namun, sopir ambulance Badaruddin selamat dari kecelakaan maut ini.Begitu kami dapat laporan ada lakalantas, kami langsung menuju lokasi dinihari itu juga. Kami lakukan evakuasi terhadap seluruh korban, ujar Kasat Lantas Polres PPU AKP Usman Arif didampingi Kaur Ops Satlantas Iptu Jumali kepada Metro di ruang kerjanya, kemarin. Indriati Erwani merupakan perawat RS Panglima Sebaya yang mendampingi Ita Permasih, pasien demam berdarah dengue yang dirujuk ke RS Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan. Ambulance berangkat dari Tanah Grogot, atau 145 kilometer dari Penajam, itu membawa pasien untuk dirujuk ke RS Kanujoso Djatiwibowo sekira pukul 00.30 Wita. Tiga jenazah kemarin sempat dibawa ke RSUD PPU, sedangkan Dasep yang mengalami luka berat dilarikan ke RS Kanujoso Djatiwibowo. Namun, menurut keterangan sejumlah perawat di RSUD PPU kemarin, Dasep tak dapat diselamatkan nyawanya. Sehingga, korban tewas akibat kecelakaan itu menjadi empat orang. Dua kendaraan Ambulance dan bus sekarang ditarik ke halaman samping Mapolres PPU, dan menjadi tontonan masyarakat yang sedang mengurus SIM. Kondisi mobil Ambulance yang dikemudikan Badaruddin ini rusak parah. Bodi depan kendaraan pengangkut pasien itu ringsek, sedangkan bus yang dikemudikan Musyafri hanya mengalami kerusakan ringan di bagian bodi kanan belakang. Sejumlah keterangan yang dihimpun media ini menyebutkan, bus dari arah Banjarmasin tujuan Samarinda itu sedang menurunkan empat penumpang di Kilometer 18 Petung. Namun, secara tiba-tiba dari arah belakang Ambulance menabrak bus yang sedang berhenti itu.Akibatnya, Indriati Erwani yang duduk disamping sopir, dan sedang tidur pulas tewas seketika. Sementara pasien dan kedua orangtuanya yang duduk di jok belakang mengalami benturan keras, sehingga tak dapat diselamatkan nyawanya. (pam)

Motor Hilang Diduga Tertukar LUWUK-Raut muka Winari (37) salah seorang warga, jalan Ahmad Yani tiba-tiba muram. Betapa tidak, setelah keluar dari rumahnya tepatnya di pasar sentral luwuk, motor Honda supra fit yang ia parkir disekitar pertokoan tepatnya depan bank mandiri tiba-tiba raib dari tempatnya. Winari yang berpropesi sebagai tukang parkir ini mengaku, peristiwa ini menimpanya sekitar pukul 10.00 wita Senin kemarin. Saat itu dirinya bermaksud beristirahat dirumahnya, usai melakukan aktifitasnya. Namun, tiba-tiba matanya terperangah ketika melihat sepeda motornya yang semula ia parkir disekitar tersebut raib. Ia

mencoba mencari tahu, namun tak kunjung membuahkan hasil. Kata dia, saat memarkir sepeda motornya ada sepeda motor Supra X yang juga diparkir disekitar tempat ia memarkir motornya. Alhasil, motor supra X yang semula ada bersama motornya masih berada pada posisi semula, sementara motor miliknya hilang. “Saya rasa motor saya tertu-kar dengan motor tersebut,”kata Winari. Dijelaskannya, motor miliknya sudah mengalami kerusakan pada bagian kunci kontaknya sama halnya dengan sepeda motor supra x yang oleh warga mengaku tidak ada yang punya. “Pasti ter-

tukar ini,”desahnya. Ia mengatakan, sudah menanyakan kepada warga sekitar tentang pemilik sepeda motor supra x tersebut, namun sejumlah warga sekitar mengaku tidak memiliki sepeda motor tersebut. Philingnya tentang motornya tertukar dengan sepeda motor Honda suprax tersebut menguat ketika menunggu pemilik sepeda motor hingga pukul 15.30 wita kemarin, belum juga memperlihatkan batang hidungnya. “Ya mudahmudahan saja tertukar, supaya motor saya segera dikembalikan,”keluhnya kepada awak Koran ini kemarin. (ami)

Penyidik Serahkan Ismit Umar ke JPU Dalam Rangka Penyerahan Penuntutan Tahap Dua LUWUK-seperti yang pernah di beritakan beberapa waktu silam, mengenai kasus pengelapan dana Dekon tentang pembangunan Sekolah Satu Atap di Kecamatan Pagimana, yang di lakukan oleh ter-

sangka Ismit Umar, beberapa waktu silam, kini perkara tersebut, kembali di usut oleh Kacabjari Kecamatan Pagimana. Hal itu terlihat, sejak senin (28/12) kemarin, Ismid Umar beserta barang bukti, diserahkan oleh M Rizal Manaba kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Munarwi SH. Rizal sendiri adalah sebagai Jaksa Penyidik yang di tunjuk Kejari Luwuk untuk menangani kasus yang di lakukan oleh Ismit Umar. Dalam penyerahan tersebut, Ismit langsung di lakukan

pemeriksaan terhadap dirinya. Sekitar 15.00 wita pemeriksaan itupun berakhir. Oleh Jaksa Penyidik sendiri pada Luwuk Post mengungkapkan, penyerahan tersebut, memang su-dah semestinya dilakukan. Hal itu, di karenakan uang barang bukti yang di janjikan oleh tersangka, telah digantikan. Maka sekarang ini (kemarin-red) terdakwa langsung di serahkan ke JPU “ tegas Rizal, Sesaat berada di Kejari Luwuk. (tr-05)

dimasyarakat lebih didominasi pemicunya adalah akibat minuman keras (Miras). Pasalnya, dari beberapa kasus kriminalitas yang terjadi dan bahkan sampai kemeja persidangan, menyebut kebanyakan motifnya adalah miras. Demikian disebutkan oleh sumber terpercaya dikejaksaan Negeri Luwuk. Ini menggambarkan,

pangkal sejumlah tindak pidana perkara kriminal lebih diakibatkan oleh miras. Sehingga dalam hal ini, pihak terkait harus lebih intens melakukan operasi, atau sosialisasi tentang penyakit masyarkat (pekat) di masyarakat, atau setidaknya ada upaya konkrit untuk memberantas masalah yang satu ini. (ami)

warga yang mabuk itu mereka melarikan diri ke belakang rumah kemudian masuk ke dalam hutan sagu yang berduri. “Memang pada saat anggota hendak mengamankan itu, mereka melakukan perlawanan. Saat di belakang rumah itu, karena situasinya gelap dan hutan-hutan berduri, sehingga bersangkutan banyak mengalami luka,” jelas Kapolres. Setelah berhasil diamankan, yang bersangkutan dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka dan meninggal di rumah sakit. “Mungkin karena luka-luka yang banyak akibat tertusuk duri itu sehingga meninggal. Jadi bukan karena dianiaya,” tegas Kapolres. Setelah kejadian itu, situasi cukup kondusif. Pihak keluarga korban juga menerimanya. Namun kemudian ada pihak-pihak tertentu yang menumpangi sehingga mereka minta pertanggungjawaban dengan membawa jenazah ke Polsek. Menurut Kapolsek yang datang ke Polsek tersebut bukan pihak keluarga korban tapi orang lain, sehingga mereka membawa senjata tajam berupa parang maupun panah menyerang Polsek. “Karena bukan anggota keluarga korban dan

membawa senjata tajam sehingga anggota kami tidak berani mendekat dan bertahan di Asrama,” paparnya. Melihat situasi yang kurang kondusif tersebut kemudian anggotanya melakukan negosiasi dengan warga. Bahkan pihaknya mendatangkan tim dari Polres Mappi dipimpin langsung Kabag Ops AKP Aliki. Hari berikutnya, 26 Desember, tim tiba di lokasi dan kemudian melakukan pembicaraan dengan seluruh pihak terkait. Sekitar pukul 08.00 WIT mayat dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian korban. Sekitar pukul 14.00 WIT, terang Kapolres, otopsi telah selesai kemudian jenazah dibawa ke rumah duka dan selanjutnya jenazah korban dimakamkan 27 Desember. Pasca kejadian tersebut, sambung Kapolres, situasi Kamtibmas di Distrik Edera terkendali dan tidak ada gerakan masyarakat lagi. Dijelaskan, langkahlangkah yang dilakukan pasca kejadian tersebut adalah melakukan penyelidikan secara interen dengan memintai keterangan kepada anggota yang bertugas saat itu. (ulo/ary/fud)

Miras Pemicu Tindak Kriminalitas

Dalam Rangka Penyerahan Penuntutan Tahap Dua LUWUK-Sejumlah kasus tindak kriminalitas yang sering terjadi

Di Mappi, Polsek Diserang Warga

Buntut Meninggalnya Seorang Warga Setempat MERAUKE-Kantor Polsek Edera di Bade, Distrik Edera-Kabupaten Mappi, Papua mengalami kerusakan yang cukup parah akibat diserang warga setempat. Penyerangan ini merupakan buntut meninggalnya seorang warga Jalan Ahmad Yani, Bade-Distrik Edera, bernama Stevanus Piloy (28) yang terjadi 25 Desember lalu. Kapolres Mappi AKBP M. Rois, SIK ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan adanya penyerangan Polsek itu. Menurut Kapolres, peristiwa itu berawal ketika ada laporan dari masyarakat ke Polsek Edera bahwa ada sekelompok orang yang sedang mabuk. Namun pada saat mau diamankan,

Puluhan Aktifis Demo Kejari Luwuk Terkait Dugaan Korupsi Di Panwaslu Kab. Banggai

LUWUK-Puluhan demonstran yang mengatasnamakan diri mereka, Lintas studi Anak Negeri (LINTAS) Kabupaten Banggai, pada senin (28/12) kemarin, melakukan Demonstrasi di Kejaksaan Negeri Luwuk (Kejari). Para demonstran tersebut, dengan mengunakan spanduk yang bertuliskan, Usut tuntas kasus dugaan korupsi di Lembaga PANWASLU Kabupaten Banggai, serta bangun pemerintahan yang bersih dan mandiri. Sekitar pukul 10.00 wita kemarin, para demonstran, tersebut, langsung melakukan orasi dengan mengucapkan diri mereka sangat melaknat adanya bentuk korupsi yang terjadi di kabupaten banggai. Aksi tersebut, di lakukan persis di depan kantor Kejari Luwuk. Adapun dalam aksi protes tersebut, para demonstran meminta, agar pihak Kejari, Luwuk, serius menangani kasus yang telah merambat kedalam Kubuh Panwaslu, yaitu terkait pengaduan masyarakat terhadap Lembaga Pengawas Pemilu Kabupaten Banggai kepada Kejaksaan Negeri Luwuk, tentang dugaan pengelapan dana Rapel dan Kosumsi awal penyalahgunaan Angaran yang di lakukan oleh pihak Panwaslu Kabupaten Banggai. Menurut demonstran, penyalahgunaan anggaran tersebut, berawal dari 259 orang Petugas Lapangan Panwaslu yang di potong honor kerja mereka. Para petugas lapangan tersebut, semestinya menerima uang konsumsi sebesar Rp 2.400.000 selama masa kerja 80 hari, dengan rasio 30 ribu / hari. Dan total yang harus di terima oleh Petugas Lapangan adalah, sebesar 621.600.000. Namun dalam hal ini, yang terjadi oleh pihak Panwaslu, telah melakukan pemotongan terhadap penerimaan tersebut, dengan potongan Sebesar 1.000.000/orang dari yang seharusnya diterima sebesar 2.400.000. oleh karena itu, menurut

demonstran, yang melihat kejangalan ini, menilai, angka pemotongan ini sangat fantastis, yaitu sebesar 259.juta rupiah, dengan rasio pemotongan ratarata 1 juta/orang petugas lapangan. Di tambahkan lagi, dengan pemotongan tersebut, sampai hari ini, saat akan berakhirnya masa jabatan Panwas Kabupaten Banggai, dalam menyikapi rasionalisasi pemotongan tersebut, ternyata belum jelas. Dan oleh karena itu, kami” yang tergabung sebagai elemen demokrasi di Kabupaten Banggai ini, menyatakan sikap Usut tuntas kasus dugaan korupsi di Lembaga PANWASLU Kabupaten Banggai serta bangun pemerintahan yang bersih dan mandiri. “Teriak seorang orator saat dalam menjalankan aksinya. Saat dalam demonstrasi tersebut, Dalam waktu bersamaan, pihak Kejari pun langsung menangapi aspirasi tersebut, dengan mempersilahkan perwakilan dari demonstran, untuk membicarakan perihal tersebut, namun dalam hal ini pihak pendemo tidak berkenan. Hal itu mereka (pendemo-red) hanya mengiginkan pihak Kejari dapat menghering Panwaslu bersama perkaranya. Dan untuk itulah kepada Kejari diberikan waktu 2 kali 14 hari/ satu bulan, untuk penilaian proses penuntasan perkara. Hal ini ungkap para pendemo” mereka akan kembali melakukan aksi demonstrasi, dengan mengunakan personil lebih banyak lagi” Disamping itu, dari pihak Kejari yang telah menangapi hal ini, melalui Wawan Hariyanto SH, bersama Kasi Pidum, Kejari Luwuk, Ruslan SH, Pada Luwuk Post menyebutkan, Pihaknya sudah menerima laporan dari Prayudi, Baharullah, sejak 21 desember, beberapa waktu lalu. Laporan tersebut, , berupa draf anggaran Panwascam tahun anggaran 2009.Saat ini data-datanya sementara di teliti dan sekarang tinggal menunggu perintah penyidikan dari kepala Kejari Luwuk. “ kami akan tetap berusaha untuk menindak lanjuti tentang perkara ini, sekarang kami telah berada di tahapan permintaan keterangan (dilit) kepada yang bersangkutan “ Jelas Wawan tegas. (tr05)


LUWUK POST | SELASA, 29 DESEMBER 2009 | HALAMAN 4

TERAS

Ibu-ibu Pirang ADA pemandangan menarik yang terlihat di gedung parlemen Teluk Lalong, Senin (28/ 12) kemarin. Sekitar pukul 11.30 wita, gedung wakil rakyat ini disambangi sekitar tujuh orang ibu-ibu muda yang rata-rata berambut pirang. Entah apa urusan mereka di gedung legislatif tersebut, yang jelas kedatangan wanita-wanita cantik ini sempat menarik perhatian sejumlah kalangan di gedung tersebut. ”Adoh ibu-ibu pirang ee.. Ebeeh bakaca lagi,” celetuk salah satu warga saat melihat beberapa ibu-ibu muda ini berkaca di tiang penyangga anak tangga yang akan menuju lantai dua gedung yang memang tersedia sepasang cermin yang melekat pada tiang itu. (tr-03)

KILAS

Toki-toki Kaca SALAH satu massa aksi demo yang mendatangi gedung dewan Banggai kemarin, sempat menggedor-gedor pintu kaca pada gedung dewan tersebut untuk memanggil anggota dewan guna mendengarkan aspirasi dan tuntutan mereka. Walaupun tidak berlangsung lama, namun cara ini sempat menarik perhatian kalangan yang hadir yang saat itu, dan tak lama berselang anggota dewan pun hadir untuk mendengarkan tuntutan mereka. ”Adoh kalo lama dia toki-toki kaca itu, mo picah nanti itu kaca,” ujar salah satu staf dewan yang kebetulan ikut menyaksikan aksi tersebut. (tr03)

Bantah DPRD Lebih Buruk Herwin Anggap Penilaian HO Keliru LUWUK—Ketua Fraksi PDI-P Kabu paten Banggai, Herwin Yatim, membantah dengan tegas penyataan mantan Anggota DPRD Kabupaten Banggai, Hendri Ombong, yang menyebut kinerja para anggota DPRD Banggai saat ini lebih buruk dari periode sebelumnya. Ia mengatakan, tidak ada istilah rapat setengah kamar yang dilakukan oleh lembaga DPRD. Yang ada kata dia, adalah rapat internal DPRD, yang dilakukan dengan melibatkan unsure fraksi dengan unsur pimpinan dewan dan panitia anggaran eksekutif.

LANTAI teras depan gedung DPRD Banggai hampir saban hari ditetesi air hasil buangan mesin Air Conditioner (AC) yang terpasang pada ruang ketua dewan di lantai dua gedung tersebut, terlebih lagi jika mesin pengatur suhu udara itu sedang jalan. Jika hal ini terus dibiarkan tanpa ada tempat penampungannya, tentu lambat laun akan merusak tegel lantai itu. ”Eh so kiyapa ada air ada aer manetes ini, mo capat rusak itu lantai nanti,”. (tr-03)

substansi pembahasannya. Sebab kata Herwin, sangat berbeda jauh pembahasan yang dilakukan dalam rapat “setengah kamar” periode sebelumnya, dengan pertemuan yang dilakukan pimpinan DPRD dan undur fraksi belum lama ini.“Kalau rapat setengah kamar periode lalu memang sangat buruk. Benar seperti apa yang dijelaskan Hendri Ombong itu, namun kalau rapat DPRD belum lama ini, itu berbeda sekali isi dan substansi rapatnya, dan tidak bisa disamakan dengan periode lalu,” tutur Herwin. Jadi kata dia, tidak ada bagi-bagi proyek seperti yang dituduhkan Hendri Ombong dalam rapat itu. Kata dia, yang ada adalah merasionalisasi dan mempertemukan pemikiran sesame unsur fraksi, mengenai

anggaran Rp21 miliar yang berhasil di rasionalisasi oleh DPRD dari eksekutif. Setelah ditemukan angka Rp21 miliar dari hasil rasionalisasi kata dia, dalam rapat tersebut dipertemukan pemikiran bersama semua unsur fraksi. Karena kata dia, anggaran yang ada itu dibagi dalam tiga daerah pemilihan. Dana itu dibagi per dapil dengan besaran senilai Rp4,8 miliar setiap dapil. Selebihnya, digunakan untuk biaya pendampingan program, seperti program P2DTK, program di Dinas Perkebunan khususnya soal program tanaman Kakao. Herwin menegaskan tidak ada bagi-bagi proyek dalam rapat internal yang dilakukan itu. “Saya ada dalam rapat itu, dan saya tegaskan tidak ada bagi-bagi proyek di dalam rapat,” tuturnya. (far)

Wa r g a S o b o l D a t a n g i D P R D (FOTO: SOFYAN LABOLO / LUWUK POST)

MENGADU: Sejumlah warga Desa Sobol, Senin (28/12) kemarin bertandang di DPRD Banggai. Segera mendorong percepatan pengesahan dan peresmian terbentuknya Desa Sobol Baru menjadi agenda mereka mendatangi rumah rakyat tersebut. Tampak anggota Komisi A sedang menerima warga Desa Sobol.

SOROT

Kiyapa so Manetes di Lantai

“Saya tidak sepakat dengan istilah rapat setengah kamar, karena yang ada adalah rapat internal DPRD,” tuturnya, Senin (28/ 12) kemarin. Herwin mengakui, rapat setengah kamar adalah tindakan yang buruk. Dan itu hanya dilakukan oleh anggota dewan periode sebelum-sebelumnya. Herwin yang juga mantan anggota dewan periode sebelum nya, mengakui soal buruknya pembahasan dalam rapat setengah kamar. Untuk itu kata dia, kalaupun rapat yang dilakukan Pimpinan DPRD Banggai dan unsure fraksi bersama pihak eksekutif beberapa waktu lalu, dikategorikan sebagai rapat “setengah kamar” sebagaimana yang dilakukan DPRD periode sebelumnya, kata dia, hendaknya dibedakan dari sisi

Tuntut Pengesahan Pemekaran Desa LUWUK-Sebanyak delapan orang tokoh masyarakat asal Desa Sobol Kecamatan Lamala, mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banggai, guna mendesak kalangan dewan untuk segera mendorong percepatan pengesahan dan peresmian terbentuknya Desa Sobol Baru kepada pihak eksekutif, yang selama ini terkatung-katung. Sebelum melakukan pertemuan dengan anggota dewan yang duduk pada komisi yang membidangi masalah tersebut, warga

asal Desa Sobol ini sempat memasuki ruang Komisi C guna menyampaikan keinginan mereka. Namun oleh salah satu anggota komisi C, Drs Johanis Bein Paeh MM, para warga ini disarankan untuk menyampaikan keinginan mereka di Komisi A yang berwenang menangani masalah itu. ”Sebenarnya ini bukan kewenangan kami yang duduk di Komisi C, tapi sebagai wakil rakyat saya tentunya tetap memberikan apresiasi terhadap keinginan bapak-bapak sekalian,” ujar Johanis, di depan para perwakilan warga ini. Dalam pertemuan singkat sembari menunggu kehadiran para wakil rakyat yang duduk di Komisi A, warga desa yang terdiri

dari panitia pemekaran dan sejumlah tokoh masyarakat Sobol ini, sempat mengeluarkan keluh kesah mereka terkait belum disahkannya pemekaran yang sejak tahun 2004 lalu mereka perjuangkan. Para perwakilan warga ini mengeluhkan adanya oknum-oknum di desa mereka yang berusaha menolak pemekaran serta melakukan penghasutan kepada warga yang menyebabkan timbulnya dua kubu yang pro kontra terhadap pemekaran tersebut. ”Padahal seluruh persyaratan baik secara administrasi dan hukumnya telah lengkap, tapi peresmian dan pengesahan Desa Sobol Baru belum dilakukan. Soal alasan penolakan oleh kubu yang tidak ingin pemekaran sangat berlebihan yang mengaitkan dengan organisasi gereja,” terang Ketua Forum Pemekaran, Max Magelo, dihadapan wakil rakyat asal Partai Hanura tersebut. Hal senada juga dilontarkan Sekretaris Forum Pemekaran, Yongki Modali, yang menyebutkan adanya upaya-upaya penghasutan dari oknum-oknum di Desa Sobol, yang berusaha menggagalkan pembentukan desa baru tersebut. ”Ada oknum-oknum yang berusaha menghasut agar pemekaran ini tidak terlaksana,” katanya. Hal senada juga dilontarkan tokoh masyarakat desa itu yang menyebutkan bahwa pihaknya selaku warga setempat sangat menyetujui pemekaran, dan pihakpihak yang menolak mekarnya Desa Sobol

hanyalah oknum-oknum yang membawabawa nama masyarakat, padahal tidak mewakili seluruh masyarakat yang ada. Mendengar aspirasi warga ini, Johanis Bein Paeh, mengatakan bahwa telah ada Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur pemekaran tersebut, hanya saja sebagaimana yang ia ketahui, berkas pemekaran tersebut dikembalikan karena adanya protes sebagian warga.”Sudah ada Perda yang atur soal pemekaran ini, tapi berkasnya dikembalikan karena ada protes. Untuk uji kelayakan teknis soal itu merupakan hak pemerintah daerah, dan untuk uji kelayakan akademisnya di tangan gubernur yang memiliki hak,” terang nya. Sebagaimana diketahui, desakan percepatan peresmian pemekaran Desa Sobol Baru ini untuk mencukupi persyaratan guna membentuk satu kecamatan baru bernama Kecamatan Bangkok. Sebab, dari 10 desa yang siap bergabung membentuk Kecamatan Bangkuk, ada satu desa yakni Desa Nipa yang menarik diri untuk tidak bergabung dalam wilayah kecamatan yang akan mekar itu. Atas hal inilah panitia pemekaran dan unsur aparat desa memekarkan Desa Sobol Baru guna mencukupi kouta tersebut sesuai persyaratan untuk sebuah pemekaran wilayah kecamatan. Setelah berada di ruang Komisi C itu, para warga ini pun kemudian diterima oleh tiga anggota Komisi A yakni Hidayat Monoarfa, Mukhtar Dhari, dan Elim Mangontang, guna menyampaikan aspirasi mereka. (tr-03)


LUWUK POST | SELASA, 29 DESEMBER 2009 | HALAMAN 5

L U W U K-Praktek kerja lapangan (PKL) yang melibatkan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Muhammadiyah Luwuk, yang dihelat sejak 2 bulan silam, yang tersebar dibeberapa daerah Kabupaten Banggai, Senin kemarin, dua jurusan dari fakultas tersebut, Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi resmi ditarik kembali dari tempat praktek. Tentunya dari studi penelitian yang dilakukan selama praktek dapat membawa dampak positif bagi para mahasiswa dari dua jurusan tersebut. Seperti yang disampaikan oleh para pembicara sejak pembe kalan pelepasan, prakek ini dilakukan untuk mengembangkan pengetahuan mahasiswa tentang berbagai teori yang disajikan selama mengikuti studi dikampus tersebut, dengan praktek dilapangan. Salah seorang mahasiswa peserta PPL mengatakan, PPL yang mereka jalani selama ini adalah untuk memadukan antara pengetahuan tantang teori dan praktek dila pangan. Pantauan Luwuk Post, sekitar pukul 10.30 wita kemarin seketika kampus Unismuh dipadati sejumlah mahasiswa yang mengenakan baju almamater warna hijau, usai penarikan oleh masing-masing Dosen Pembina lapangan (DPL) dari tempat praktek. “Alhamdulillah, akhirnya selesai juga,”ujar salah seorang mahasiswa peserta PPL dipelataran kampus kemarin. (ami)

Lobi Setengah Kamar Masih W ajar L U W U K- Lobi setengah kamar oleh beberapa aleg DPRD Banggai, menurut sebagian warga adalah suatu hal yang sangat keliru. Namun menurut beberapa kalangan menilai, lobi setengah kamar yang dilakoni oleh sebagian kecil aleg masih dalam batas kewajaran. “Hal ini wajar-wajar saja,” tutur Kadarusman Mangantjo kepada Luwuk post, Senin (28/12) kemarin.

Menurut Kadarusman, penilaian negatif terhadap para aleg tersebut harus dinilai dari berbagai sisi serta sudut pandang.”Jika pertemuan tersebut untuk merasionalkan anggaran hal itu wajar bila dilakukan,” imbuhnya. Selain itu pembahasan setengah kamar juga sebuah langka untuk mengetahui sejauh mana penggunaan anggaran, apalagi menyangkut untuk kemaslahatan banyak orang,

: BEM.......Hal 6

Her shal FC Ber tem Hershal Bertem temuu Ps Bubung Di Final L U W U K- Dalam lanjutan kejuaraan MKGR Cup II yang dihelat di Lapangan sepak bola Kelurahan Nambo Lempek pada Minggu (27/12) kemarin. Pada pertandingan perebutan tiket final antara kesebelasan Hershal FC berhadapan dengan Ps Sentral, berakhir dengan skor tanpa balas 3 - 0 atas keunggulan Hershal FC. Gol pertama diciptakan Solihin, kemudian pada gol yang kedua kembali Udin Male getarkan jaring Ps Sentral, dan gol terakhir diciptakan pemain muda Hershal FC Kondi. Dengan demikian satu tiket kepartai final telah direbut Hershal FC. Sementara dipertandingan kedua dalam perebutan tiket yang sama, mempertemukan kesebelasan Ps Bubung dengan Ps Nambo Putra dengan kemenangan tipis Ps Bubung 3-2 atas Ps Nambo Putra. Dengan Demikian pertandingan kedua ini, Ps

BACA

:LOBI.......Hal 6

85 Juta Uang GMK Belum Dikembalikan Panitia Motoprix L U W U K-Meskipun Kejuaraan Motoprix telah berakhir sejak beberapa waktu lalu, namun masih saja menyisahkan persoalan. Terlebih lagi Panitia Pelaksana Motoprix dituding tidak bertanggung jawab atas dana pinjaman yang diberikan Management Generasi Muda Karathon (GMK) Luwuk sebesar 85 juta kepada Panitia Motoprix. “Hingga saat ini kejelasan mengenai pengembalian dana pinjaman dari Kas GMK oleh Panpel belum juga terlihat titik terangnya,” tutur Isal Ibrahim kepada Luwuk Post, Senin (28/12) kemarin. Menurut Isal, Ketua Panitia Pelaksana Motoprix tidak mempunyai etikat baik untuk segera menyelesaikan utang terhadap GMK. Padahal Jika melihat pendapatan panitia pada saat pelaksanaan selama tiga hari sangatlah besar, sehingganya tidak rasional jika Panitia beralasan kurang pendapatan. Bahkan Ketua Panitia sudah berjanji jika pada akhir pelaksanaannya nanti, uang sebesar 85 juta tersebut akan dikembalikan kepada GMK. Namun hingga saat Ketua Panitia Ketua Panitia tidak pernah menampakan

BACA

: GMK ANCAM.......Hal 6

Sejarah Singkat Eksekutif Jangan Akal Akalan Hari Ibu

GMK :Generasi Muda Karathon (GMK) Luwuk menuding Ketua Panitia Motoprix tidak mempunyai etikat baik. Tampak pengurus serta anggota GMK di Sekretariat mereka.

L U W U K-DPRD Kabupaten Bang gai mengingatkan eksekutif untuk tidak main akal-akalan dalam rasio nalisasi anggaran SKPD tahun 2010. Sebab, dalam rasionalisasi anggaran yang dilakukan DPRD terhadap SKPD, sudah ditekankan pada pengurangan terhadap biaya perjalanan dinas ke luar daerah. Ketua Badan Anggaran DPRD

Banggai, Herwin Yatim, mengingatkan eksekutif atau SKPD masing-masing, untuk mengurangi biaya perjalanan dinas ke luar daerah. Kata dia, pengu rangan anggaran di masing-masing dinas, tidak bisa diarahkan untuk me ngurangi biaya program yang ada atau biaya selain perjalanan dinas keluar daerah. Herwin mengkritisi Kepala Dinas

Kesehatan Kabupaten Banggai, Haryadi, yang mengirimkan SMS kepada sejumlah anggota dewan, yang isinya bernada “ancaman” akan tidak bisa menjalankan fungsi dan tugasnya secara maksimal. Dijelaskanm Herwin, dalam SMS yang dikirmkan dr Haryadi kepada

B A C A

:EKSEKUTIF.......Hal 6

Rujab Ketua DPRD Harus Disikapi L U W U K- Ironis memang seorang Ketua DPRD yang notabene adalah pejabat negara hingga saat ini belum dapat menikmati fasilitas rumah jabatan. Fasilitas Rujab yang telah disediakan negara untuk Ketua DPRD Kabupaten Banggai pada periode saat ini, harusnya segera diserahkan. “Sampai kapan ketua DPRD Samsul Bahri Mang Harus numpang di rumah Mantan Bupati Banggai periode lalu,” tutur Aktivis

Bungin Jimi Alimun kepada Luwuk Post, Senin (28/12) kemarin. Menurut Jimi, seharusnya rumah jabatan tersebut sudah dapat diserahkan kepada Ketua DPRD yang baru, namun pada kenyata annya hingga saat ini rujab tersebut belum diserah terimakan, “Ada beberapa alasan yang diberikan namun kesemuanya boleh dikata tidak masuk akal,” tuturnya. Untuk itu Jimi meminta ketegasan

sikap dari para Anggota DPRD lainnya agar masalah ini segerah diselesaikan. bukan hanya itu Pemerintah Kabupaten Banggai diminta harus berperan serta dalam menuntaskan masalah rujab dari Ketua DPRD Kabupaten Banggai. “Anggota DPRD lainya bersama Pemerintah Daerah harusnya bisa bersikap tegas, agar persoalan ini tidak berlarut-larut,” imbuhnya. (ynt)

: HERSAL.......Hal 6

L U W U K- Dalam pe ringatan hari Ibu ke 81 yang dirangkai dengan pera yaan lainnya pada Senin (28/12) kemarin. Sempat pula diperdengarkan se buah sejarah singkat hari ibu, yang dibawakan oleh salah seorang tenaga pen didik Raqwan Said S.Pd, M.Pd pada SMPN 2 Lu wuk. Dalam pemaparan yang disampaikan Raqwan bahwasnya, perjuangan kaum perempuan ber mula pada saat gema sumpah pemuda pada tanggal 28 oktober 1928. “Pada hari itu lah semangat untuk mempersatukan

BACA : IBU.......Hal 6

Raqwan Said

Bupati Banggai Hadiri Peringatan Hari Ibu L U W U K-Peringatan hari ibu ke 81 yang dirangkai dengan hari gerak PKK ke 37 serta HUT Dharma W anita Kabupaten Banggai ke 10 dihelat di Luwuk Exebition Center pada Senin (28/12) kemarin. Selain dihadiri Bupati Banggai bersama Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Banggai Halimah Amir, tampak pula dihadiri W abup Musdar Amin, Sekretaris Daerah Musyir A. Madja, para Asisten, unsur pimpinan SKPD Kabupaten Banggai, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh perempuan dan para anggota dharma wanita serta tim penggerak PKK Kabupaten Banggai. Bupati Banggai Ma’mun Amir dalam sambutannya menyampaikan, perjuangan kaum perempuan dimasa lalu sangat memberikan andil besar terhadap kemajuan bangsa ini, sehingganya perjuangan mereka tidaklah mungkin untuk dilupakan pada masa kini. Selain itu Ma’mun Amir mengatakan, peran perempuan sangatlah besar bagi peningkatan moral bangsa, olehnya itu kesetaraan perempuan dan lakilaki merupakan bagian penting dalam era globalsasi.

B A C A

: BUPATI.......Hal 6

C M YK

BACA

BACA

GMK Ancam Polisikan Ketua Panitia

BEM Fakultas FISIP Seger Dibentuk L U W U K-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammdiyah Luwuk, dalam waktu dekat ini akan segera dibentuk, setelah sebelumnya FISIP mengalami kekosongan BEM sejak beberapa bulan terakhir. Informasi yang dihimpun Luwuk Post dari beberapa sumber di Unismuh menyebut, dijadwalkan sejak Selasa Besok BEM FISIK akan dibentuk kembali, menysul adanya desakan oleh Dekan Fakultas ISIP atas belum terbentuknya BEM yang akan mengakomodir dua jurusan dalam fakultas tersebut, masing-masing Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi. Salah seorang Panitia pembentukan BEM yang meminta namanya dirahasiakan, mengatakan, sebelumnya me nyelenggarakan proses pemilihan Ketua BEM dikampus Unismuh, sudah pernah dilakukan beberapa bulan lalu. Hanya saja, hingga saat ini

sehingga sangat keliru jika lobi setengah kamar diasumsikan salah oleh sebagian orang. “Semuanya tergantung dari sudut pandang mana mereka menilai, apa itu positif ataupun negatif,” akunya. Kadarusman mengatakan, pertemuan tersebut tidaklah

C M YK

PPL Mahasiswa FISIP Berakhir

(FOTO : YANTO IDRIS / LUWUK POST)

DIRANGKAI : peringatan hari ibu yang dirangkai dengan hari gerak PKK dan HUT Dharma W anita pada Senin (28/12) kemarin, bertempat di Luwuk Exebition Center.


LUWUK POST | SELASA, 29 DESEMBER 2009 | HALAMAN 6

Haris Bicara di Hadapan Ratusan Aparat Desa BPMPD Gelar Pembinaan Aparat LUWUK-Kepala Badan Pem berdayaan Masayarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Banggai, Abd Haris Hakim, berbicara dihadapan ratusan aparat desa, yakni Ke pala Desa dan Sekretaris Desa se Kabupaten Banggai, Senin (28/12) kemarin. Dalam pertemuan itu, Haris Hakim memberikan pengarahan seputar pelaksanaan tugas tugas pemerintahan di desa, yang terkait dengan peran dan tugas kepala desa dan sekretaris Desa. Dibahas juga mengenai hak-

hak para kepala desa yang sempat molor pembayarannya. Dikatakan, dalam beberapa hari terakhir akan diupayakan agar bisa terealisasi. Abd.Haris Hakim yang ditemui koran ini sebelum dilakukan pertemuan itu menje laskan, pertemuan para kepala desa dan sekretaris desa itu, dilakukan guna diberikan pem bimbingan teknis mengenai Alo kasi Dana Desa (ADD) tahap akhir.Diharapkan dengan ada nya pembinaan secara lang sung itu, bisa memberikan kemudahan dan pemahaman kepada para aparat desa agar lebih mema hamai tugasnya, khususnya mengenai tugastugas pela poran pengelolaan keuangan sehingga tidak me ngalami penyimpangan. (far)

APARAT DESA : Ratusan aparat desa dikumpulkan di kantor bupati, Senin (28/12) kemarin.

Irfan Layak Sekretaris Golkar

Irfan Bungaadjim

LUWUK-Forum Musda DPD II Golkar tampaknya harus cermat dalam me nempatkan Sekretaris Partai mendatang. Bila tidak tepat menempatkan kader, bisa-bisa membuat partai tersebut merosot. Golkar diminta melirik generasi muda yang

cerdas dan enerjik untuk menjadi sekretarisnya, sehingga bisa mendampingi Ketua dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Salah satu kader muda Golkar saat ini adalah Irfan BUngaadjim. Kader muda Golkar itu tidak saja muda dan enerjik, namun juga menjadi representasi dari wilayah timur Kabupaten Banggai. Golkar harus memberikan juga kesempatan

kepada Irfan, yang kini menjadi representasi kader Golkar untuk wilayah timur. Bila itu tidak dilakukan, bisa bisa membuat simpatisan Golkar untuk wilayah timur akan melemah, karena melihat kader-kadernya yang terpengkas habis. Tidak itu saja, secara ke kaderan Irfan Bungadjim sudah layak untuk menjadi sekretaris, belum lagi pengalaman organisasi yang dimiliki mantan caleg Golkar itu.(far)

Khusus (DAK) di Kabupaten Banggai. Kepada koran ini Samsuridjal Poma, pernah menjelaskan soal rencananya terhadap pelaksa naan DAK 2010 mendatang. Kata dia, pihaknya akan

bekerja sama dengan tenaga teknis yang mengerti tehnis bangunan yang ada di STM dan STYM daerah, untuk melakukan pengawasan. Disadari, pelaksanaan proyek DAK sejak awal perencanaan

BEM

BEM pada saat itu, hingga kini belum terealisasi. Berdasarkan sumber dikampus tersebut, fenomena inilah yang kemudian memicu Dekan untuk mendesak agar BEM FISIP saegera

dibentuk kembali. Selain Pemilihan BEM, dikabarkan akan ada pembentukan bebe rapa UKM diantaranya, Media Kampus, Seni, dan UKM olahraga. (ami)

komisi. “Persoalan main mata atau tidak Kita serahkan kepada BK mereka yang lebih berhak,” tuturnya. Kadarusman kembali berkata, kewajiban kita selaku masyarakat cukup memantau,

dan bila para aleg terdeteksi melakukan tindak korupsi, selaku warga negera kita berhak melaporkan kepada Kejaksaaan maupun Kepolisian, agar para aleg tersebut dapat diperiksa. (ynt)

pembentukan PPPI tersebut menjadi cikal bakal dari tumbuhnya semangat juang bersama kaum laki-laki dalam meningkatkan harkat dan martabat bangsa untuk menjadi bangsa yang merdeka. Pada tahun 1929 kata Raqwan, PPPI berganti nama menjadi Perikatan Perkumpulan Isteri Indonesia (PPII), selanjutnya pada tahun 1935 diadakan kongres perempuan kedua di Jakarta. “Kongres itu selain berhasil membentuk badan kongres perempuan Indonesia, juga menetapkan fungsi utama perempuan indonesia sebagai ibu bangsa,” imbuhnya. Selanjutnya Kata Raqwanlagi , 22 desember ditetapkan

sebagai hari Ibu pada saat kongres perempuan ketiga di Bandung, dengan pengukuhan dari Pemerintah dengan keputusan Presiden Nomor : 316 tahun 1959, yang mentapkan bahwasanya tanggal 22 Desember adalah hari Nasional dan bukan hari libur. Yang kemudian badan ini pada tahun 1946 dirubah dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani), “hingga saat ini terus berkiprah sesuai dengan aspirasi dan tuntutan jaman,” kata Raqwan Hari ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember kemudian dijadikan tonggak sejarah bagi kesatuan pergerakan perempuan Indonesia hingga dewasa ini. (ynt)

Isal kembali mengatakan, seharusnya Ketua Panitia mem berikan klarifikasi kepada pe ngurus GMK menyangkut keje lasan kapan akan direalisasikan nya dana pinjaman tersebut. “Kami selaku pengurus GMK sangat kecewa dengan tin dakan Ketua Panitia Motoprix,” akunya. Isal mengatakan, selain me minta pertanggung jawaban dari Ketua Panitia, pengurus GMK

juga berharap kepada Bupati Banggai serta Ketua DPRD agar dapat memberikan solusi bijak terhadap persoalan ini, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diingin kan. Isal bersama pengurus GMK lainnya mengancam jika dalam beberapa hari mendatang tidak ada realisasi dari Ketua Panitia, dengan sangat terpaksa persoalan ini mereka akan aju kan kepada Pihak Kepolisian. (ynt)

Sambungan dari Hal 5

proses pemilihan yang telah ditempati beberapa kandidat

LOBI

Sambungan dari Hal 5

dapat dikatakan ilegal, pasalnya pertemuan tersebut melibatkan unsur pimpinan serta ketua

IBU

Sambungan dari Hal 5

diri dalam satu wadah mandiri mulai dikobarkan kaum perem puan, namun pekumpulan itu masih merupakan bagian dari organisasi pemuda pejuang pergerakan bangsa,” tuturnya. selanjutnya, atas prakarsa perempuan pejuang kemerde kaan pada tanggal 22 sampai 25 Desember tahun 1982 diseleng garakan kongres pertama perempuan Indonesia yang dipusatkan di D.I.Y Yokyakarta, pada saat itulah dibentuknya Perikatan Perkoempoelan Perempoean Indonesia (PPPI). Raqwan kembali berkata,

GMK ANCAM

Sambungan dari Hal 5

dirinya.”Hingga saat ini tidak pernah kelihatan lagi batang hidung dari Ketua Panitia,” tuturnya. Yang kemudian disa huti beberapa pengurus GMK lainnya, yakni Koko Yunan, Altris Yasibang, Hengki Pae, Anton Paliling dan Yeri Lawandi.

harus dilaksanakan secara maksimal. Untuk itulah kata dia, pihakya tidak akan menggunakan jasa konsultan seperti sebelumnya. Kata dia, jasa konsultan akan dilakukan secara swakelolah oleh dinas, dengan menggunakan tenaga teknis di Dinas Cipta Karya, atau guru guru STM yang berkompeten untuk itu.(far)

HERSAL

Sambungan dari Hal 5

Bubung akhirnya mengokoh kan diri sebagai tim yang akan menyaingi Hershal FC pada Laga Final yang direncanakan akan dihelat pada Rabu men datang. Lolosnya kedua tim besar ini, mengingatkan pada kejuaraan Maroso Cup I beberapa waktu silam, dimana kedua tim tersebut sempat bertemu dalam

BUPATI

Sambungan dari Hal 5

Ma’mun Amir kembali me ngatakan, saat ini banyak karya yang telah diciptakan oleh perempuan, meskipun demikian kaum perempuan harus lebih inklusif dan kreatif. Bukti nyata dari eksistensi kaum perempuan dalam pembangunan salah satunya dibuktikan dengan gerakan perempuan yang dilakukan serentak diseluruh Indonesia dalam penanaman

EKSEKUTIF

Sambungan dari Hal 5

sejumlah anggota dewan menyebutkan, gaji para PTTD (Pegawai Tidak Tetap Daerah) akan terancam tidak dapat dibayarkan karena anggaran Dinas Kesehatan dipangkas. Begitu juga kata dia, Dinas Kesehatan akan kesulitan

Aula Kantor Bupati Tidak Cukup

Samsuridjal Poma

LUWUK-Aula Kantor Bupati Banggai yang ada di kawasan bukit halimun, tampaknya tidak akan cukup bila dilaksanakan untuk pertemuan yang jumlah nya cukup besar. Buktinya, seluruh Kepala Desa dan Sekretaris Desa se Kabupaten Banggai, Senin (28/12) kemarin, tidak bisa menampung semua kepala desa dan sekretaris De sa.Akibatnya, sebagian aparat desa berada di luar aula, yakni duduk di koridor aula kantor bupati. Sedangkan sebagian lainnya berada di bagian be lakang aula, meskipun tidak duduk di kursi.

Suasana sangat pengap. Apa lagi parat desa sebagian besar nya perokok, sehingga mem buat ruangan rapat menjadi sangat pengap dan sumpek. Ke depan, Pemda Banggai perlu menyiapkan ruang perte muan yang cukup besar, yang bisa menampung seluruh kepala desa dan aparat desa dalam sebuah pertemuan. Sebab, bila dalam satu desa diundang lima orang, yakni Kepala Desa, Ke tua BPD dan Sekdes ditambah dua orang tokoh masyarakat, dipastikan aula yang ada di bukit halimun itu tidak akan cukup. (far)

partai final yang dihelat dilapangan Kompi Luwuk. “Pertemuan kedua tim ini dipartai final, bukan kali ini saja, pada kejuaraan Maroso Cup kedua tim pernah ketemu dalam partai final. Pada saat itu Hershal FC mengalah Ps Bubung dengan skor akhir 4-0 tanpa balas,” tutur Salah seorang pemain Ps Penjas Unismuh Luwuk Hasanudin kepada Luwuk Post, Senin (28/ 12) kemarin. Menurut Udin begitu dia

disapa, pada laga final ini tentunya akan berlangsung seru. Pasalnya Ps bubung tidak mau kalahkan untuk yang kedua kalinya. Bahkan boleh dikata pertandingan Rabu mendatang merupakan ajang balas dendam Ps Bubung atas Hershal FC. “Partai final nanti merupakan ajang balas dendam Ps Bubung,”. Selain itu kata Udin, kemung kinan besar pertandingan ter sebut akan berlangsung seimbang, mengingat kedua tim

mempunyai materi pemain yang baik serta kekuatan semua lini yang seimbang. Hershal meskipun diperkuat pemain lokal namun eksistensi mereka membawa tim ini sampai kefinal dikata cukup baik. Sementara itu jika melirik kekuatan Ps Bubung yang diperkuat beberapa pemain transfer tentunya akan menambah nilai lebih pada kesebelasan itu. “Yang jelas pada pertandingan final nanti akan lebih kompetitif,” tuturnya. (ynt)

pohon. “Saya minta agar seluruh kinerja serta peran kaum perempuan agar dapat terus ditingkatkan sampai ketingkat desa dengan selalu melakukan koordinasi serta komunikasi terhadap pemerintah,” tuturnya. Untuk tahun mendatang kaum perempuan mampu membangun bangsa dalam peran dan kedudukannya. “Saya berharap kepada orang tua agar mendidik anak perempuan untuk mencintai Allah S.W.T karna anak

perempuan adalah salah satu perisai dari api neraka,” ucapnya lugas. Dalam acara tersebut sempat pula dibacakan pengumuman P2WKSS tingkat Kabupaten Banggai yang dimenangkan Desa Sindang Sari untuk juara I, dan Desa Lou juara II. keduanya berasal dari Keca matan Luwuk Timur. Sementara dalam lomba yang sama, ditngkat Provinsi Desa Sindang Sari hanya mampu meraih peringkat 2. Sementara itu juara Lomba

wujud nyata PKK. Juara 1 diraih desa Taugi Kecamatan Masama, Juara II Desa Uso Kecamatan Batui, dan untuk juara III diraih Desa Samadoya Kecamatan Kintom. Tidak itu saja adapula pemberian beberapa penghar gaan kepada para ibu yang mempunyai kegigihan dalam peran mereka di berbagai bidang yang di geluti. Bahkan anak pemulung juga mendapat ban tuan dari dompet duafa. Hadiah dan penghargaan bagi para pemenang diserahkan lang sung Bupati Banggai. (ynt)

melakukan indentivikasi ter hadap permasalahan kesehatan di masyarakat, karena tidak ada lagi perjalanan dinas ke dalam daerah. Kata Herwin alasan itu mengada ada dan cenderung akal-akalan. Sebab, yang diminta untuk dikurangi adalah biaya perjalanan dinas keluar daerah, dan jangan dikurangi untuk

program dan kegiatan lainnya. “Siapa yang hapus honor PTTD, atau perjalanan dinas ke dalam. Dinas jangan mempo litisir keadaan,” tandas Herwin. Kata Herwin, ada kecenderungan, pengurangan anggaran di SKPD, akan dilakukan pemotongan biaya program yang sudah direnca nakan sebelumnya, karena dinas

yang bersangkutan tidak ingin biaya perjalanan dinas keluar daerahnya dikurangi, sehingga mengorbankan program lainnya. Herwin mengatakan, DPRD tetap akan mengontrol rasionalisasi anggaran esekutif lewat dokumen hasil rasionalisasi masing-masing SKPD, yang memang dimintakan oleh DPRD. (far)

Kadispora Komitmen Benahi DAK LUWUK-Kepala Dinas Pendi dikan Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Banggai, Samsulridjal Poma, tampaknya tidak main-main dalam hal pembenahan terhadap pelaksanaan Dana Alokasi

FULL : Aparat Desa duduk di luar aula karena tidak cukup dalam ruang dalam pertemuan


LUWUK POST | SELASA, 29 DESEMBER 2009 | HALAMAN 7

Musda DPD II Golkar Kabupaten Banggai

TA RAKYAT KANDIDAT DIMA DIMAT

Bali Mang Terpilih, Sofhian Mile Mulus

‘Dorang pe Muka banyak di Jalan’ PARA kandidat yang akan meramaikan bursa Pilkada Kabupaten Banggai 2011, tak hanya rajin turun dalam melakukan konsolidasi pada sejumlah kecamatan. Pencitraan melalui spanduk juga mulai ramai terlihat. Media yang satu ini dianggap efektif. Selain untuk meyakinkan pada publik bahwa dirinya benar-benar serius untuk maju juga bagian dari bentuk kampanye awal. Maraknya pemajangan spanduk pada sejumlah lokasi strategis khususnya di dalam kota Luwuk, praktis menimbulkan pertanyaan sejumlah warga. “Sekarang ini para kandidat Pilkada pe muka banyak terlihat di jalan. Tak hanya di dalam kota. Diluar kota Luwuk juga ada,” kata Agus. Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang ojek ini berujar, rata-rata wajah para kandidat yang ada di spanduk terlihat berwibawa. Apalagi mengenakan pakaian rapi, menambah ekslusif penampilan mereka. “Saya yakin itu foto yang paling is the best dibanding foto-foto mereka yang lain. Sehingga berani memperlihatkan di muka umum,” ujarnya. Apa yang menjadi komentar tukang ojek ini setidaknya memberi cerminan sebuah harapan bahwa kandidat yang akan turun berlaga pada Pilkada mendatang, tak hanya bersembunyi di balik wajah dan penampilan yang bersahabat. Akan tetapi aura kerakyatan benar-benar lahir dari lubuk hati mereka. Sehingganya rakyat tidak merasa kecolongan dalam menentukan pilihan. Sebab bukan tidak mungkin, di balik wajah yang baik itu terbesit perbuatan yang tidak diinginkan rakyat. (yan)

Sofhian Mile

LUWUK-Dukungan moril terhadap Ketua DPRD Banggai, Samsul Bahri Mang untuk bertarung merebut kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai, makin menguat. Respons agar politisi yang akrab disapa Om Bali Mang (Obama) ini memegang kendali Golkar selama satu periode mendatang tersebut, tak hanya dari internal Golkar. Dukungan serupa juga diberikan dari kalangan luar partai. Sumber di DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai kepada Luwuk Post, Senin (28/12) kemarin mengatakan, hingga saat ini dukungan moril yang

diberikan kepada Bali Mang cukup besar. Selain dari sejumlah Pengurus Kecamatan (PK) Golkar keinginan kursi empuk di DPD II ini juga lahir dari kalangan senior partai beringin tersebut. Satu alasan yang menjadikan begitu besar apresiasi yang diberikan pada Bali Mang, yakni semangat perubahan. “Semangat perubahan di dalam internal Golkar itulah yang menjadi pijakan sehingga Bali Mang banjir respons,” ujar sumber. Bagaimana dengan peluang dua figur, dimana pada Pilkada 2006 lalu didorong Golkar menjadi kandidat? Sumber berujar singkat, kans mereka kecil. Sebab partai berkeinginan agar kader murninyalah yang memegang

tampuk pimpinan partai. Ketika Bali Mang resmi terlegitimasi pimpin Golkar periode 20102015, lantas siapa yang akan didorong partai besar ini untuk menjadi kandidat cabup? Sumber berspekulasi, dia adalah Sofhian Mile. Alasannya simple, sejauh ini tidak ada kader murni Golkar yang layak untuk didorong menjadi cabup Banggai, selain mantan aleg DPRRI. “Sofhian Mile ada-lah salah satu kader Golkar murni. Dia juga punya potensi. Sehingga tak berlebihan jika sosok itu yang lebih pantas untuk didorong,” tuturnya. (yan) Samsul Bahri Mang

Enam Aleg Harap-Harap Cemas Terancam Kena Dampak dari Putusan DK

Baiknya PAW KPUD tak Berdasar Rangking LUWUK-Dalam pengakomodiran Penganti Antar Waktu (PAW) KPU Kabupaten Banggai, disarankan untuk tidak terfokus pada persoalan perangkingan. Akan tetapi lebih melihat pada kepentingan daerah yang lebih besar. Suhartono Sahido Saran ini diungkapkan Ketua Panwaslu Kabupaten Banggai, Suhartono Sahido, SH kepada Luwuk Post, Senin (28/12) kemarin. Satu alasan personil pengawas pelaksanaan pemilu yang sebentar lagi segera menanggalkan jabatannya, mengingat periodenya akan berakhir, yakni KPU merupakan dapurnya segala kepentingan politik. Artinya lanjut Suhartono, KPU Provinsi Sulteng dapat memahami suasana bathin dan kondisi lokal suatu daerah, sehingganya dalam proses pengangkatan PAW tidak punya kesan asal catut. (yan)

Dolf Tepis Persada tak Komit di Pilkada LUWUK-Pernyataan penginisiatif koalisi partai gurem pada Pilkada 2011, Rahmat Djalil bahwa fraksi Persada hanya mentok di parlemen dan tidak sampai pada Pilkada, melahirkan tanggapan kontroversi. Berangkat dari indikator itulah Dolf Soolany sehingga ada asumsi fraksi Persada yang terdiri dari PPRN, PDS dan PDP bakal pecah. Praktis saja, asumsi itu buru-buru diluruskan. Menurut Sekretaris PPRN Kabupaten Banggai, Dolf Soolany kepada Luwuk Post di gedung DPRD Banggai Senin (28/12) kemarin, pendapat yang menyebutkan fraksi Persada hanya mentok di parlemen adalah tidak benar. Sebaliknya komitmen yang telah dibangun jauhjauh hari sebelum pileg tersebut, akan tetap dipertahankan hingga pelaksanaan Pilkada 2011 mendatang. “Tak benar pendapat yang menyebut Persada tak komitmen hingga Pilkada,” tegas Dolf. Lalu bagaimana dengan pesimis yang sempat dilontarkan Ketua PDP Rahmat Djali, bahwa Persada tidak akan melanjutkan fraimnya di Pilkada, mengingat hanya sampai di tingkat parlemen? Dolf menampiknya. “Koalisi ini sudah dibangun sejak lama. Malah ditingkat elit partai koalisi ini sudah permanen untuk disiapkan pada Pilkada nantinya. Seingat saya tanggal 24 lalu, saya ketemu dengan Rahmat Djalil. Dan dia masih komitmen dengan itu,” kata Dolf. Ketua Fraksi Persada DPRD Banggai, H. Syafruddin Husain mengatakan, terkait dengan planing partai gurem dalam mengusung cabup, dimana salah satu penginisiatifnya adalah kelompok Persada, merupakan salah satu strategi yang tengah dibangun. Sebab kata H. Udin, ujung-ujungnya nanti akan bertemu antara kandidat yang dijagokan partai gurem dengan Persada. “Saya yakin konsep ini bakal menyatu, antara partai gurem dan Persada. Kalau itu terjadi, pastilah kandidat yang akan diusung bakal diperhitungkan kekuatannya,” tutur H. Udin yakin. (yan)

(FOTO: SOFYAN LABOLO / LUWUK POST)

MULAI RAMAI: Para kandidat cabup Banggai mulai ramai melakukan pencitraan di tengah masyarakat. Salah satunya dalam bentuk baliho, dengan label ucapan selamat atas perayaan agama. Tampak di kawasan Adipura Luwuk, mulai dibanjiri baliho kandidat Pilkada 2011.

Kader Golkar di Lapas ‘Dicuekin’ LUWUK-Sejumlah mantan aleg yang juga kader Golkar, yang terlilit kasus korupsi APBD 2004 dan kini mendekam dalam sel tahanan Lapas Luwuk, mengaku kecewa. Bukan lantaran pelayanan yang tidak manusiawi yang diberikan para petugas Lapas Luwuk. Kekecewaan itu muncul lantaran tak satupun unsur pimpinan dari partai beringin ini yang membesuk mereka. Rasa kecewa itu setidaknya dilontarkan oleh Iskandar K. Djawa. “Pak Iskandar mengeluh sama saya, selama dirinya di dalam penjara, belum ada unsur pimpinan di DPD II Partai Golkar Kabupaten

Banggai yang menjenguknya,” kata Rastam Katib kepada Luwuk Post, Senin (28/12) kemarin. Rastam mengaku, keluhan tersebut disampaikan Iskandar K. Djawa ketika pada Minggu (27/12) lalu dirinya bersama keluarganya berkunjung di Lapas Luwuk. Malah sambung Rastam, tak hanya Iskandar K. Djawa yang mengaku seperti ditelantarkan partai. Sejumlah kader dan pengurus Golkar yang terlilit kasus serupa juga merasakan hal yang sama. “Pak Yusuf Djalil, Ahmad Labongkeng dan Ko Bantek juga mengeluh bahwa mereka jarang

sekali dibesuk para petinggi Golkar Kabupaten Banggai di dalam penjara,” kata Rastam. Mestinya kata mereka, sebagai kader yang telah membesarkan Golkar di daerah ini mendapat perhatian dari para pengurus. Paling tidak kunjungan ke Lapasa Luwuk sudah cukup mengobati hati mereka. Tapi kenyataannya tidak demikian. Buktinya, setelah beberapa lama menjalani hukuman penjara, malah ada yang sebentar lagi keluar, belum ada petinggi Golkar yang membesuk mereka. (yan)

Paket Suwarto-Mustar Bakal Dideklarasikan LUWUK-Satu lagi paket cabup dan cawabup yang diprediksi bakal ikut meramaikan bursa Pilkada Kabupaten Banggai 2011 mendatang. Pasangan itu adalah Suwarto Mahiwa dan Mustar Labolo. Kabarnya, paket ini sudah lama digadang. Bahkan direncanakan dalam waktu dekat ini pasangan ini akan dideklarasikan. Suharto Mahiwa Dari informasi yang Mustar Labolo dihimpun Luwuk Post, Senin (28/12) kemarin menyebutkan, sim- ditonjolkan identitasnya. Mengapa harus Suwartopatisan pasangan ini sudah sejak lama bekerja. “Memang tidak Mustar? Sumber kembali berujar, seperti kandidat lain, yang secara untuk kendaraan politik, hampir terang-terangan melakukan pen- dipastikan pasangan ini menggucitraan di tengah publik. Tim nakan Demokrat. Sebab salah satu Suwarto-Mustar lebih memilih figurnya adalah berasal dari kader melakukan gerakan dibawah demokrat. “Beda dengan kandidat tanah,” tutur sumber yang enggan lainnya yang masih kabur

kendaraan politik. Pasangan Suwarto-Mustar sudah jelas perahunya,” kata dia membandingkan. Sumber enggan berspekulasi jauh soal kekuatan basis riil kedua paket ini kedepan. Yang jelas baik Suwarto maupun Mustar punya kedekatan emosional dengan konstituen, dan itu merata pada seluruh dapil. Mustar terbukti pada Pileg lalu. Dimana dirinya meraih suara signifikan. Begitu juga dengan Suwarto. Sosok ini diharapkan bakal menjadi alternatif pilihan rakyat pasca Syahrain Suni pada Pilkada 2006 lalu. Soal rencana paket ini akan dideklarasikan juga diamini sumber. Hanya saja dia belum mau buka mulut kapan momentum itu dilaksanakan. (yan)

Paket Figur Muslim-Kristiani Direspons LUWUK-Keinginan sejumlah kalangan agar pada Pilkada Kabupaten Banggai 2011 nantinya ada paket yang mengkolaborasikan antara figur dari kelompok Muslim dan Kristiani, disambut positif. Responsif atas wacana itu tak lain dilontarkan aleg asal Hanura, Johanis Bein Paeh. Ditemui di ruang Komisi C DPRD Banggai, Senin (28/12) kemarin, Bein Paeh mengatakan, selama perhelatan pemilihan bupati dan wakil bupati di Kabupaten Banggai, paket seperti ini tidak pernah terlihat. Dia berharap sebagai bentuk demokratisasi sejati, pasangan dari Muslim dan Kristiani perlu ada pada hajatan nantinya. “Saya kira pasangan cabup dan cawabup yang berasal dari Muslim dan Kristiani perlu ada pada Pilkada Kabupaten Banggai mendatang,” ujar Bein Paeh. Bagaimana

Johanis Bein Paeh

dengan wacana Syafrin Luneto akan dipasangkan dengannya pada momentum tersebut? Bein Paeh langsung memberi respons. “Kalau itu sudah menjadi keinginan dari masyarakat lapis, mengapa tidak untuk diakomodir,” tegas Bein Paeh

dengan nada lantang. Aleg teloran dapil I asal Hanura ini merupakan salah satu tokoh Kristiani yang lagi naik rating, dibanding sejumlah nama lainnya. Dasar itulah sehingga ada keinginan publik agar Bein Paeh ikut berlaga pada Pilkada nantinya. Dari sisi pengalaman di birokrasi, Bein Paeh tidak miskin. Dia pernah menjabat Pembantu Bupati Bangkep, Kadis Perhubungan dan Asisten I. Tercatat 34 tahun Bein Paeh berkiprah di dunia birokrasi. Bicara soal Pilkada, bagi Bein Paeh bukan hal baru. Sebelumnya dia pernah bertarung pada arena demokrasi di Kabupaten Banggai Kepulauan. Pada Pilkada 2006 lalu, Bein Paeh berpasangan dengan Arudin Daed. Pasangan ini menggunakan perahu PPP dan PDS. Hanya saja paket ini kurang beruntung pada Pilkada yang dihelat empat tahun silam itu. (yan)

LUWUK-Lahirnya rekomendasi Dewan Kehormatan (DK) terkait pemecatan dan penonaktifan empat anggota KPU, tidak saja membuat gusar bagi oknum anggota KPU saja. Akan tetapi juga akan berdampak psikologis terhadap sejumlah aleg. Betapa tidak, dengan dasar pemecatan itulah diyakini akan mempengaruhi produk hukum yang ditimbulkan dari institusi tersebut pada pelaksanaan pileg lalu. Ketua Forum Kota (FORKOT) Kabupaten Banggai, Hasbi Latuba kepada Luwuk Post, Senin (28/12) kemarin mengatakan, jika pendekatan hukum yang jadi sandaran, jelas saja tidak akan mempengaruhi pemecatan dan bisa jadi KPU provinsi justru mempertajam untuk tidak membedakan klasifikasi oknum berdasarkan besar kecilnya keterlibatan untuk melanggar kode etik. Akan tetapi lanjut dia, bisa saja pemecatannya dilakukan secara kolektif, mengingat KPU adalah institusi negara yang setiap melahirkan keputusan harus kolektif, dimana ada rapat formal yang dilakukan alias melalui tahapan paripurna. Yang jadi soal disini adalah jika rekomendasi DK tersebut

Hasbi Latuba

ditindaklanjuti secara politik oleh KPU provinsi. Dikuatirkan rekomendasi DK akan dicampur adukkan antara kepentingan baik itu kepentingan internal KPU maupun kepentingan eksternal yang was-was dengan hasil putusan tersebut yang sudah pasti akan mempengaruhi pleno KPU provinsi. Harusnya biarkan ini berjalan secara normatif sehingga tidak akan menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu. Jika ini terjadi sangat disayangkan sebuah keputusan formal dikalahkan politik. Hanya saja, Hasbi belum mau membeberkan enam aleg yang terindikasi punya pelanggaran di Pileg lalu, sehingga terancam akan kena getah dengan turunnya putusan DK yang sebentar lagi akan difinalkan oleh KPU Provinsi Sulteng. (yan)

Polemik Konfercab PDIP

Suprapto Pilih Jalur Netral LUWUK-Di tengah kencangnya polemik di internal DPC PDIP Kabupaten Banggai jelang Konfercab Januari tahun depan, ternyata tak memancing kader banteng moncong putih lainnya. Salah satunya adalah Suprapto. Aleg Suprapto PDIP yang terlegitimasi lewat dapil II ini memilih netral dalam per-seteruhan tersebut. Ditemui Luwuk Post di gedung DPRD Banggai, Senin (28/12) kemarin Suprapto tidak ingin masuk lebih jauh dalam ranah perseteruhan yang makin memanas itu. Anggota Komisi A DPRD Banggai ini lebih beharap agar polemik itu segera diredam. “Saya hanya berharap perbedaan persepsi di internal PDIP segera disudahi. Sebab kondisi ini sangat tidak baik guna eksistensi partai kede-

pan,” tutur peraih suara terbesar khusus dapil yang meliputi Kintom, Batui, Toili dan Toili Barat pada pileg lalu itu. S u p r a p t o mengaku kuatir jika tidak ada islah yang terjadi antara kedua kubu yang berseberangan ini, kondisinya sangat sensitif untuk men-jadikan partai tidak maksimal dalam menjalankan roda organisasinya. Makanya saran dia, segera akhiri beda pendapat itu. Ditanya soal siapa kandidat yang akan dijagokan pada Konfercab PDIP nantinya? Suprapto berujar singkat, yang dominan mendapat dukungan dari PAC itulah yang patut didukung. “Siapapun kandidat terpilih pada Konfercab menda-tang, itu yang seharusnya didukung,” ujarnya. (yan)

Pernyataan Bali Mang Ditentang LUWUK-Pernyataan Ketua DPRD Banggai, Samsul Bahri Mang yang yakin rekomendasi pemecatan dan penonaktifan anggota KPU Banggai oleh Dewan Kehormatan (DK) tak memberi imbas terhadap keputusan yang telah dikeluarkan lembaga itu, ditentang. “Pernyataan Bali Mang itu bukan pendapat hukum. Akan tetapi pendapat yang sifatnya politis. Jelas saja jika dikaitkan dengan putusan DK, pendapat Bali Mang itu keliru,” ujar aktivis KIPKLEY Kabupaten Banggai, Suwiryo Haerani kepada Luwuk Post, Senin (28/12) kemarin. Dia menjelaskan, ketika mengacu pada aturan KPU Nomor 15 Tahun 2009 pasal 36 menyebutkan antara lain, apabila terjadi indikasi pemalsuan dokumen suara, maka sudah seyogianya KPU membuka kotak suara. Jika disandingkan dengan turunnya rekomendasi putusan DK, kata Suwiryo, jelas saja punya kaitan. Sebab apa yang diputuskan KPU sifatnya kolektif. “Yah dengan terkuaknya kasus Lisa-Boften, ini menjadi kuat dugaan bahwa ada kasus lainnya yang terjadi pada lembaga tersebut,” tegas Suwiryo. Malah sambung Suwiryo, ketika dirinya berdialog dengan Syamsulrizal Djalumang, SH, Ketua KPU Kabupaten Banggai ini mengatakan, apabila dirinya tetap dikenakan sanksi pemecatan, maka hasil pleno penetaoan aleg lainnya cacat hukum. “Itu komentar langsung yang diucapkan pak Ketua KPU Kabupaten Banggai pada saya,” ujar Suwiryo. Satu hal lagi yang dipertegas Suwiryo kepada Ketua DPRD Banggai, yakni pemilu legislatif memang sudah usai dan telah menghasilkan keputusan. Akan tetapi jika tekuak persoalan hukum di dalamnya, maka hukum tidak mengenal kadaluarsa. (yan)


LUWUK POST | SELASA 29 DESEMBER 2009 | HALAMAN 8

PENDAPAT KAMI

Infotainment Ghibah KETUA Umum PB NU KH Hasyim Muzadi kembali membangkitnya fatwa haram infotainment dari ‘’kuburnya’’. Yang menjadi objek fatwa haram itu bukan semua infotainment tentunya. Namun, infotainment yang bernuansa ghibah, yakni memperbincangkan dan mengadukaduk kejelekan orang lain di muka umum, khususnya terkait hal-hal yang bersifat privat. Fatwa haram ini, sejatinya, telah dikeluarkan PB NU tiga tahun lalu. Yakni, ketika ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut menggelar musyawarah alim ulama NU di Surabaya pada Juli 2006. Ketika itu, seperti halnya sekarang, pro-kontra juga merebak. Namun, setelah itu hilang tak berbekas. Pekerja infotainment masih terus bisa melanjutkan aktivitas tanpa terganggu. Mereka yang telanjur mengambil ‘’spesialisasi’’ ghibah, juga tidak terusik. Publik pun tetap menikmati tontonan itu, tanpa dibayangi perasaan berdosa -yang merupakan implikasi dari hukum haram-. Lantas, kalau sekarang fatwa itu dibangkitkan lagi, untuk apa? Hasyim Muzadi, mungkin akan menjawab, sebagai orang nomor satu di NU, dia punya kewajiban moral untuk mengeluarkan imbauan dan seruan. Sebagai organisasi para ulama, tentu bukanlah hal yang salah bila NU bermain di ranah gerakan moral (baca: imbauan). Sekali lagi, itu bukan hal yang salah. Namun, sungguh disayangkan bila ‘’pembangkitan’’ itu hanya sebatas menimbulkan pro-kontra, tanpa membuahkan perubahan apa-apa. Tentu lebih ‘’sempurna’’ bila ada langkah lebih jauh dari sekadar mengingatkan dan mengimbau. Terlepas dari halal-haram dan terlepas apakah istilah yang digunakan ghibah, gosip, atau apalah, tentu akal sehat bangsa ini setuju bila mengumbar dan membongkar aib orang lain yang bersifat privat di muka umum adalah kekeliruan yang harus diluruskan. Hanya, siapa yang berani memulai? Memulai di sini, tentu dalam konteks langkah konkret, bukan hanya imbauan. Juga bukan hanya dukungan seperti dilakukan Menteri Agama Suryadharma Ali. (Jawa Pos, 27 Desember 2009). Dan yang harus dicatat juga, infotainment ghibah hanyalah satu dari sekian persoalan kepenyiaran kita. Hasil kreasi yang semata-mata berspirit kapitalistik (mengejar reating dan keuntungan), teramat banyak jumlahnya. Dari eksploitasi kekerasan, adegan yang tak sejalan dengan adat ketimuran (menjurus irotis), mempertontonkan sinetron mimpi yang berlebihan, hingga menyajikan tontonan anak yang jauh dari mendidik. Hanya, lagi-lagi, siapa yang mau peduli dan mau memulai untuk meluruskannya? Bicara lembaga, yang pasti, negeri ini tidak kekurangan. Teramat banyak lembaga yang seharusnya bisa menjadi pionir. Ada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Menteri Komunikasi dan Informasi, Menteri Pendidikan, Menteri Agama, Dewan Pers, dan Dewan Perwakilan Rakyat. Mereka bisa bicara dan bergerak dari ranah ‘’kekuasaan’’ masing-masing. Untuk selanjutnya, melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang secara legal formal terkait dengan persoalan tersebut. Baik dari sisi hukum, teknis pengaturan penyiaran, maupun regulasi yang lebih tinggi, undang-undang. Hanya, siapa yang mau peduli dan serius dengan kepeduliannya itu, lalu mau memulai? Ini yang menjadi masalah kita. Terlalu banyak yang pandai berbicara dan berpolemik, tapi minim aksi. Masalah infotainment ghibah dan acaraacara lain yang telah disebutkan di atas, pada hakikatnya adalah masalah bangsa. Siapa pun harusnya peduli dan terdorong untuk meluruskan. Adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab bila kepedulian diberhentikan oleh alasan legal formal. (*)

Berbenah dengan Tata Ruang Sebelum Terbenah Oleh Tata Ruang

Oleh : Masno Salam (Pemuda Masama, Mahasiswa Pasca Sarjana Planologi Universitas 45 Makassar)

FENOMENA penggusuran serta pembongkaran paksa yang belakangan ini kian menjamur, seakan menjadi jawaban atas kesemrautan penataan ruang yang melanda hamper disebagian besar wilayah di Indonesia. Betapa tidak bangunan kokoh yang sudah terbangun, pasar-pasar tumpah yang merupakan sumber perekonomian rakyat kecil seketika rata dengan tanah diseruak alat-alat berat akibat menyalahi tata ruang, padahal ketika baru direncanakan untuk dibangun atau ditempati sama sekali persoalan tata ruang tidak pernah terdengar gaungnya. Jika sudah begini siapa yang harus bertanggung jawab? Menyalahkan masyarakat kecil yang sama sekali awam dengan masalah penataan ruang atau menyalahkan pemerintah suatu wilayah yang tidak sigap akan persoalan tata ruang. Jika berbicara masalah tata ruang

maka persoalan kembali pada RTRW (rencana tata ruang wilayah) suatu daerah. Bagaimana dengan persoalan kunci dari penataan ruang tersebut, apakah wilayah tersebut telah mengeluarkan perda tentang penataan ruang yang berdasarkan RTRW sesuai yang tertuang dalam UU Tata Ruang? Didalam RTRW dengan jelas diatur tentang peruntukkan kawasan pertanian, indusrti dan rasio antara kawasan pertanian dan kawasan lainnya, pemanfaatan ruang yang terdiri atas mekanisme perizinan dan penertiban terhadap pelaksanaan pembangunan agar tetap sesuai dengan RTRW dan tujuan penataan ruang wilayahnya. Dengan demikian, selain merupakan proses untuk mewujudkan tujuan-tujuan pembangunan, penataan ruang sekaligus juga merupakan produk yang memiliki landasan hukum (legal instru-

ment) untuk mewujudkan tujuan pengembangan wilayah. sistem perencanaan tata ruang wilayah diselenggarakan secara berhirarkis menurut kewenangan administratif, yakni dalam bentuk RTRW Nasional, RTRW Provinsi dan RTRW Kabupaten/Kota serta rencana-rencana yang sifatnya lebih rinci. RTRWN disusun dengan memperhatikan wilayah Nasional sebagai satu kesatuan wilayah yang lebih lanjut dijabarkan kedalam strategi serta struktur dan pola pemanfaatan ruang pada wilayah provinsi (RTRWP), termasuk di dalamnya penetapan sejumlah kawasan tertentu dan kawasan andalan yang diprioritaskan penanganannya. Proses perencanaan tata ruang wilayah, yang menghasilkan rencana tata ruang wilayah (RTRW). Disamping sebagai “guidance of future actions”

RTRW pada dasarnya merupakan bentuk intervensi yang dilakukan agar interaksi manusia/makhluk hidup dengan lingkungannya dapat berjalan serasi, selaras, seimbang untuk tercapainya kesejahteraan manusia/makhluk hidup serta kelestarian lingkungan dan keberlanjutan pembangunan (development sustainability). Sehingga keseimbangan antara ruang terbuka hijau dan open space serta ruang terbangun tetap terkontrol. Maka sangat disayangkan jika suatu wilayah belum meiliki RTRW yang menjadi pedoman bagi terlaksananya pemban-gunan terstruktur yang kesemuanya terkonsep berdasarkan prinsip tata rua-ng. Persoalan ini wajib mendapat penanganan sebelum jawabannya dilimpahkan pada penggusuran dan pembongkaran suatu kawasan yang menjadi sentral kehidupan rakyat kecil hanya dikarenakan kekurang sigapan pemerintah menanggapi masalah sentral yang kerap terjadi pada sektor pentaan ruang suatu wilayah.(*)

Catatan Akhir Tahun 2009 Buruh Migran Saatnya Ubah Strategi Perlindungan SALAH satu permasalahan bangsa yang menjadi berkepanjangan adalah masalah tenaga kerja Indonesia (TKI). Tahun 2009 merupakan tahun duka bagi TKI di Malaysia. Kasus terakhir adalah penganiayaan Siti Hajar oleh majikan dan kematian Muntik Hani akibat disiksa majikannya di Malaysia beberapa bulan lalu. Malaysia merupakan negara penerima TKI terbesar di antara negara penerima yang lain. Menurut data Imigrasi Malaysia, ada 2 juta TKI di Malaysia yang terdiri atas 1,2 juta TKI legal dan 800.000 ilegal. Perlindungan terhadap TKI di luar negeri saat ini menjadi permasalahan yang tak kunjung selesai. Pemerintah telah banyak mengeluarkan perangkat hukum untuk melindungi TKI di dalam dan luar negeri. Namun, kasus-kasus pengabaian hak terhadap TKI saat ini masih sering terjadi. Permasalahan TKI di Malaysia ibarat gunung es yang kalau dibiarkan lama akan menyebabkan kerugian sosial bagi kedua negara. Dalam setahun, KBRI Kuala Lumpur harus menampung sekitar 1.000 kasus TKI yang lari dari majikan dan sekitar 600 kasus kematian TKI di Malaysia. Itu belum termasuk data di empat Konsulat Jenderal RI di Penang, Johor Bahru, Kota Kinabalu, dan Kuching yang diperkirakan hampir sama dengan data kasus di KBRI Kuala Lumpur. Untuk mengatasi permasalahan TKI, pada 2004, pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI. Undang-undang itu mengatur bagaimana sistem dan penempatan dan perlindungan TKI, baik secara admin-

Oleh : Muhammad Iqbal presiden Union Migrant (UNIMIG) Indonesia, kandidat Doktor Universiti Kebangsaan Malaysia

istratif maupun secara hukum. Namun, terbukti undang-undang tersebut belum mampu melindungi TKI secara maksimal karena hanya berlaku di dalam negeri. Sesuai dengan amanat Undang-Undang No 39 Tahun 2004, presiden pun telah membentuk Badan Nasional Penempatan dan Perindungan TKI (BNP2TKI) yang saat ini dipimpin Jumhur Hidayat. Namun, lagi-lagi badan itu belum mampu menjangkau dan memberikan perlindungan kepada TKI di luar negeri. BNP2TKI lebih fokus kepada penempatan dan pembekalan bagi calon TKI yang akan diberangkatkan dan mengatur regulasi sistem penempatan TKI secara administratif. Numn, untuk perlindungan masih terjadi tumpang tindih kebijakan antara Depkaner dan Deplu. Bahkan, beberapa waktu lalu terjadi konflik terbuka antara BNP2TKI dan Depnaker menyangkut proses administrasi penempatan TKI dengan keluarnya peraturan menteri tenaga kerja dan transmigrasi yang ingin memangkas kewenangan BNP2TKI. Sudah tentu konflik-konflik seperti itu menunjukkan banyaknya kepentingan dalam penempatan TKI dan menjadi lahan basah yang dipersebutkan, dan tentunya merugikan TKI. Kemudian, presiden mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) No 6 Tahun 2006 tentang reformasi penempatan dan perlindungan TKI di negeri yang melibatkan semua departemen. Mulai

Menko Kesra, Menko Perekonomian, Departemen Dalam Negeri, Departemen Tenaga Kerja, Departemen Kesehatan, Departemen Sosial, Departemen Pemberdayaan Perempuan, Departemen Perhubungan, Departemen Hukum dan HAM, hingga Departemen Luar Negeri yang merupakan ujung tombak perlindungan TKI di luar negeri. Inpres tersebut lebih bersifat pengkajian ulang mengenai konsep penempatan dan perlindungan TKI yang belum menghasilkan sebuah perubahan yang signifikan. Inpres No. 6 Tahun 2006 tersebut belum berjalan dengan baik, dan belum ada sinkronisasi antara Departemen dalam memberikan kemudahan kepada TKI. Masing-masing Departemen masih memiliki keegoannya dalam mengelola permasalahan TKI. Padahal, tujuan membentuk BNP2TKI adalah memberikan pelayanan dan perlindungan dengan sistem ssatau atap. Semua regulasi permasalahan TKI harus terpusat di BNP2TKI yang SDM-nya merupakan kumpulan dari beberapa departemen terkait dan bahkan melibatkan kepolisian. Pemerintah pun sejak 2004 membuat memorandum of understanding (MoU) dengan pemerintah Malaysia. Mou yang pertama adalah MoU pekerja formal 2004. Kemudian, semenjak terjadinya kasus penyiksaan Nirmala Bonat pada 2004, pemerintah memutuskan

membuat MoU pekerja informal yang baru disahkan pada 2006. Namun, cukup disayangkan bahwa MoU tersebut tidak bisa memberikan sanksi dan justru menjerat TKI kepada sistem kekuasaan majikan dan para agensi yang tidak bertanggung jawab. Berbeda dengan pemerintah Filiphina yang telah mengubah MoU menjadi MoA (memorandum of agreement) yang lebih kuat dan mengikat. *** Selama ini pemerintah terlalu berharap banyak dalam perlindungan berbasis peraturan atau undang-undang yang ternyata terbukti belum efektif dalam melindungi TKI di luar negeri. Perangkat undang-undang yang telah dikeluarkan pemerintah hanya bersifat preventif dan hanya bisa melindungi TKI setelah terjadi kasus. Misalnya, melindungi dengan asuransi. Lalu, bagaimana melindungi TKI secara holistis? Bukankah bahaya yang mengancam TKI bukan hanya terjadi karena prosedur penempatan. Tetapi, ada faktor majikan yang memberikan perlakuan buruk kepada TKI? Salah satu alternatif yang selama ini diabaikan adalah memberdayakan TKI atau yang dikenal dengan self protection. Yakni, TKI diharapkan mampu melindungi diri sendiri dari perlakuan buruk majikan. Perlindungan dengan cara memberdayakan TKI sebagai aktor yaitu mendorong mereka untuk berserikat dan berorganisasi. Selain itu, memberikan wawasan dan cara-cara agar hak-haknya tidak diabaikan, serta ke mana harus melaporkan permasalahannya. Selama ini peguyuban-peguyuban yang ada bersifat informal dan berjalan sendiri. (*)

Imaji Panorama Ekonomi 2010 ( Bagian Kedua )

+628124532xxxx lwk pos medya kesayangan kami .toop! ! ! +628134129xxxx Lwk Post Yth,masih sputar oknum PoL PP,Tlg Pake NaLuri kmanusiaan sadiki..ba kejar ojek yg bw MiRas CapTikus bkn utk mncelakakan ojek tsb..dia juga cari uang utk mkn bkn maksud prdagangkan brg tsb,drpd kamu ba tangkap2 miras hnya utk prkaya diri,brgbukti justru di suruh jual istri..tukang ojek Luka parah akibat jatuh krn ulah kamu2 ang.PoL PP yg POLISI ButuL..E Ba kaca!!Thanks LP atas dimuatx brita ini. +628134129xxxx Lwk Post Yth,Pmberitahuan utk KpaLa PoL PP..Tlg diTindaki skaligus bri Sangsi keras trhadap 4ang.PoL PP blum lama ini/ mggu kmren tepatx di desa Tombang mlakukan razia/pnangkapan MIRAS jenis Captikus,namun yg di sygkan Miras tsb bukanx di bw ke kntr sbg brgbukti tp justru di bw plg k rmh ang.PoL PP tsb utk dijual oleh istrix sbyk 400bungkus hasil pnangkpan mreka.AdiLKah ini?Tlg Lwk Post muat brita ini,makasih yah? +628134145xxxx Ass,..lp tlng kasetauakn sm abang jalu,tlng pigi liat2 itu all swalayan,so takaget2 org yg blnja,zo so d kelilingix petasan itu tk,stega mati jg trang!..hehehe,.by lakubendut +628523713xxxx Buat kseblasan dirgantara bubung anda k pinal adalah bantuan panitia yg mendiskualipikasi saggai fc,makax Tdk ada arti klu prestasi penu kolusi. Buat mutiara nambo tnam sj sopa’ N palanga’ tu lapangan so’ jgo tp merenge sm panitia spaya saggai d diskpsi mo cari lwan lemah bubung tp kala. Untuk hersal n sentral kekuatanmu d ragukan cox turut serta memberi andil agar saggai kintom d diskualipikasi d mkgr cup k 2 d nmbo itu artinya hersal tkut temu saggai d final.mana profesionalmu ‘’ZALDI ‘’Sang manager hersal. Tanda tanganmu d surat diskualipikasi bukti ktakutanmu pd saggai kintom. Tolong smpaikan lwk pos sm mereka d atas. ‘’By saluan nu luok’’ makasih. +628524061xxxx Telah 40 hari wafatnya Sdr kita MEGGY, Z. yang diduga akibat SAKIT GIGI. Jenazah disemayamkan di GUBUK BAMBU... dan TIDAK SEMUA LAKI-LAKI datang melayat, padahal untuk setiap

KARAKTERISTIK PERSOALAN Tiga persoalan ekonomi di atas, masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda. Untuk belenggu energi, terasa betapa negara ini seolah berdiri pada panggung keironian. Sebagai negara yang kaya sumber daya energi, sungguh aneh bila Indonesia malah mengalami krisis energi. Berdasar data yang dihidangkan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tidak dapat dimungkiri bahwa sumber energi yang kita miliki cukup kolosal. Catatan terakhir tentang cadangan potensial minyak bumi kita adalah 4.414,57 million metrik stock tank barel (MMSTB). Untuk gas bumi, cadangannya sebesar 106,01 trillion standard cubic feet (TSCF). Tapi kenyataannya, memenuhi kebutuhan energi rakyatnya sendiri masih kedodoran. Bahkan untuk listrik, pemadaman aliran listrik menjadi menu utama yang dipersembahkan untuk rakyat. Warta terbaru mungkin cukup mengembuskan harapan, yakni pergantian pucuk pimpinan pada perusahaan pelayat teLah disediakan ANGGUR MERAH, sementara pelayat yang hadir rata2 orang yang TERMISKIN DI DUNIA dengan pakaian BENANG BIRU. KeLuarga minta jenazah tidak dimandikan karena sudah TERLANJUR BASAH...Akhirnya yang melayat berkata: SUNGUHTEGANYA... TEGANYA...TEGANYA...Hoco & Roby +628524083xxxx Bgmana p.praja mau menertibkan kambing2 , kan dia jg trmasuk d situ. By pani +628524083xxxx Utk no 08524118xxxx lbh bgs d sbtkan

Oleh : Agus Suman guru besar Ilmu Ekonomi Universitas Brawijaya, Malang

setrum itu. Bahkan, sepak terjang Dirut yang baru dalam menghadapi karutmarutnya perusahaan negara ini layak dinanti. Selanjutnya, ekspansi kredit pada tahun ini yang berada pada titik terendah. Sampai akhir bulan lalu, statistik perbankan Indonesia mencatat pertumbuhan kredit hanya Rp 69 triliun atau menjadi Rp 1.377 triliun. Jika dibandingkan dengan posisi akhir tahun lalu yang mencapai Rp 1.308 triliun, kedudukan saat ini hanya tumbuh 5,3 persen. Tentu itu menjadi sketsa getir bagi perbankan. Sebab, angka tersebut anjlok dari target yang ingin dicapai. Nahasnya lagi, pertumbuhan saat ini jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan 2006. Situasi pada 2006 cukup mencekam dengan kenaikan harga BBM yang mencapai 100 persen, tetapi pada saat yang sama kredit perbankan tumbuh 13,9 persen. Coba kita lacak, membiaknya kredit perbankan ini, pada 2002 naik 17,3 per-

sen dari total kredit tahun sebelumnya. Kemudian berturut-turut pada 2003, 2004, dan 2005. Uluran perbankan lewat kredit membiak, masing-masing 18,7 persen, 27,0 persen, dan 24,3 persen. Pada 2006 serta 2007 pun, bersemi 13,9 persen serta 26,5 persen hingga pada tahun kemarin kredit perbankan begitu mekar hingga mencapai 30,5 persen. Sementara itu, masalah ekspor merupakan gabungan dari faktor eksternal dan internal. Secara eksternal, selama ini Indonesia cukup diuntungkan oleh kenaikan harga internasional untuk komoditas primer, seperti minyak sawit (CPO) dan karet. Namun, secara internal, pemerintah juga harus berupaya untuk meningkatkan produksi. Sekaligus menyelesaikan kendala yang kerap muncul dalam upaya ini. Perluasan kebun kelapa sawit acap menimbulkan masalah sosial, antara pengusaha sawit dan warga menemui jalan buntu soal ganti rugi lahan. Karena itu, perbaikan per-

namax ketimbang d rhsiakan krna i2 sdh mengganggu reputasi guru yg ad d sma

dan dana bos sbenarnya pjaga sek sdn tampe sama juga banyak meninggalkan tugas tanya saja pd pengawas atau pada kupt dikpora dan juga kasek smp 4 pgmn kasek sdn balai gödi juga banyak meninggalkan tugas bbt dgn sdn tampe jadi skalian agt dprd k p poat tlong di sikapi lap. ini juga pns/pjaga sek. Yg ada di pgmn banyak yg sudah menahun tidak aktif/kurang masuk kerja tlong di bri sangsi sesuai p p 30 oleh pejabat yg berwenang membiarkan brarti turut merugikan daerah dan dosb hukumnya ini tlg skali lagi di bri sangsi trims lp

+628524083xxxx Untk opa yg minta antena d putar k tanjung,masih kuatkah menahan getaran getaran dari tanjung? Opa opa istigfar opa. +628575610xxxx Pak suryanto te usah jo ikut konfeqcab jd ketua moncong putih krn bpk somoncong putih.. +628575612xxxx as. lp sy membaca brita ttg pjaga sek dan kasek sdn tampe berseteru ttg kehadiran

+628575623xxxx

aturan untuk kepastian hukum mutlak diperlukan agar jika terjadi persoalan pada upaya pembukaan lahan untuk meningkatkan produksi dapat diselesaikan dengan baik serta tidak ada pihak yang dirugikan. Memang sampai saat ini komoditas minyak sawit (CPO) kita cukup gemilang. Strategi pengembangan yang jelas, khususnya untuk CPO dari pemerintah serta pemberian stimulus bagi pengembangan industri hilir CPO, akan semakin meningkatkan daya saing komoditas tersebut. Sebab, fakta di lapangan, untuk pasar Tiongkok yang mengonsumsi CPO hingga lebih dari 7 juta ton per tahun, CPO Indonesia hanya mampu menyuplai 2 juta ton. Kita kalah bersaing dengan Malaysia yang mampu mengedrop CPO hingga 5,5 juta ton atau menguasai 79 persen pasar Tiongkok. Semoga berderet optimisme pemerintah untuk kondisi perekonomian yang lebih baik pada 2010, seperti pertumbuhan ekonomi yang diikrarkan Menko Perekonomian mampu tumbuh 5,5 persen, bisa dipegang erat sehingga cerahnya ekonomi tahun depan bisa kita sambut bersama.(*) ass...LP,z cm mo blg buat pra polisi yg trhrmt.knp itu yg b psg2 petasan cm d kse biar mcm so p bbs skali drg b psg petasan.t kya dl2 d lrg b kse bnyi petasan.oh mgkn nnti so ada yg mti krn petasan br polisi mo b razia.thanks.LP. +628579674xxxx Ass....nah gitu dong LWK POST HeadLINEx brita LOKAL. Sering2 lah tampilkan kabar2 dri PARA POLITIKUS yg menghuni ISTANA DI TELUK LALONG biar di tau kinerja apa yg telah mereka prbuat For torang ini sbg rakyat yg telah memilih mereka , jgn cuma D5 (DATANG,DUDUK, DIAM,DENGAR,DUIT ). Bravo LOEwOEK POST, Wassalam....

PENERBIT : PT Luwuk Cemerlang. GENERAL MANAGER/PEMIMPIN REDAKSI : Herdiyanto Yusuf. REDAKTUR PELAKSANA : Haris Ladici. REDAKTUR : Haris Ladici, Zulhelmi Alting, Gafar Tokalang,Rustam Nono,Sofyan Labolo .STAF REDAKSI : Nasri Sei,Sofyan Labolo,Rustam Nono, Amiadin Lawia. BIRO BANGKEP; Rustam Nono (Salakan), Ahmad Awaluddin,Iwan Bua (Banggai). BIRO AMPANA; Nasri Sei. BIRO PAGIMANA; Anto Yasin. BIRO BUNTA; Karman.BIRO BUALEMO; Sofyan Taha. ART & PERWAJAHAN : Sudin Salasa (Koordinator), Utam Nasila,Wawan Kusika, Agus tiawan, Muh. Albar Amin. PRESIDEN KOMISARIS : Imawan Mashuri. KOMISARIS : Benny H Raintama, Suhendro Boroma. DIREKTUR : Mohamad Sirham, Urief Hassan. MANAGER KEUANGAN : Haryono, STAF KEUANGAN : Aswar Poibara (Koordinator) Astuti Mohune (Kasir) . STAF PEMASARAN : Dales Lantapon. ( Koordinator ) Staf.Berlian Lupy,.MANAGER IKLAN : Sukriyadi Mamu . STAF IKLAN : Hawa Minarni A Bayak.(Kasir), Sutadi Utiarahman. PERCETAKAN : Andri Bumbungan (Koordinator),Opick Kasim,Yusuf Nelwan. OMBUSDMAN : Ismail Pelu (Ketua), Hinca IP Pandjaitan (Anggota).TARIF IKLAN : Umum Rp 20.000,-/mmk (hitam putih/BW),Rp 30.000-/mmk (Warna/FC ), MUNGIL : Rp 50.000,- (1x muat). HARGA LANGGANAN KORAN : Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). ALAMAT REDAKSI: Jl. Imam Bonjol No. 4 Km 3 Luwuk Telp. (0461) 325447 Fax : (0461) 325071 email : redaksi@luwukpost.info. PERWAKILAN GORONTALO : JL. NANI WARTABONE NO. 144 A GORONTALO Telp. (0435) 827551-827552 Fax : (0435) 829603. PERWAKILAN MANADO : Jln. Babe Palar No.54, Telp (0431) 855558 Fax : (0431) 840763-860398. PERWAKILAN SURABAYA : Graha Pena Building, Jln Ahmad Yani No.88, Telp (031) 8287999.PERWAKILAN JAKARTA : Gedung Graha Pena Lt.6, Jl. Raya Kebayoran Lama No.12, Telp : (021) 53699509, Fax (021) 5328487.


LUWUK POST | SELASA 29 DESEMBER 2009 | HALAMAN 9

Laskar Pelangi Jawara Asia Pasifik

Kecil Lola Amaria Sering Medatasi LOLA Amaria punya cara khusus mengevaluasi diri. Dia sengaja pergi meditasi di salah satu kuil di daerah Thailand.“Saya mau sendiri-an, p e n g e n introspeksi, ada banyak hal yang harus dibenerin. Banyak tempat di Thailand untuk meditasi yang bagus,” kata Lola Amaria, saat ditemui di Museum Bank Indonesia, Jakarta, kemarin. Kebi-asaan meditasi sebenarnya sudah dilakukan Lola sejak 3 tahun terakhir. Bekas kekasih dari sutradara Arya Kusumadewa ini mengakui banyak mengambil manfaat dari meditasi. Disinggung meditasi yang dilakukannya ada kaitannya dengan urusan asmara yang tak kunjung datang, bintang film Ca Bau Kan ini tidak mengelak. “Bisa juga sih, siapa tahu saya dengan jalan sendiri, ketemu teman yang men-yenangkan. Misalnya ketemu jodoh kayak di film-film. Kalau itu kita nggak tau kan,” ung-kapnya. Lola berharap meditasi yang dilaku-kannya menjadi awal yang positif dalam perjalanan hidup selanjutnya. “Meditasi sih berharapnya semua hal yang positif. Tapi syukur alhamdulilah kalau dalam perjalan itu ketemu jodoh trus tiba-tiba kita menikah tahun depan ya siapa yang tahu,” tuturnya.. (jpnn)

Berharap Bisa Tembus AS

FOTO : FEDRIK TARIGAN/INDOPOS

Cut Mini dan Ikranagara menerima penghargaan asia pasific award film festival ke- 53 2009 di Taiwan. Laskar Pelangi mendapat penghargaan The Best Picture.

JAKARTA - Menjelang akhir tahun, film laris Laskar Pelangi (The Rainbow Troops) membuat catatan indah. Film garapan sutradara Riri Riza itu memenangi kategori The Best Picture alias Film Terbaik pada Asia Pacific Film Festival (APFF) ke-53, 16-20 Desember lalu, di Kaoshiung, Taiwan. Film yang baru saja merilis sekuelnya, Sang Pemimpi, tersebut menuai prestasi serupa dengan Daun di Atas Bantal 12 tahun lalu. Setelah Daun di Atas Bantal yang juga membawa Christine Hakim “pemain utamanya” sebagai Best Actress (Aktris Terbaik), kategori The Best Picture memang selalu menjadi milik film dari negara lain. “Laskar Pelangi ini menang secara aklamasi yang dipilih oleh dewan juri tanpa perdebatan,” ucap Gope Samtani, ketua delegasi Indonesia di APFF, di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail kemarin (28/12). Tim juri APFF ke-53 itu terdiri atas Liu Lu Hsing (Taiwan), Jean Pierre Gimenez (Prancis), Sozo Teruoka (Jepang), Kim Ji Seok (Korea), dan Harry Simon (Indonesia). “Buat saya, penghargaan ini

adalah bonus ekstra. Kami syuting dengan senang hati, lapang dada, dan penuh kebahagiaan. Laskar Pelangi ini syuting dengan segala keberkahan dan kebahagiaan,” ucap Cut Mini, pemeran Bu Mus, di Laskar Pelangi saat menerima piagam dari APFF bersama Ikranagara, mewakili tim. Sementara itu, Ikra yang berperan sebagai Pak Harfan mengusulkan agar film yang diproduseri Mira Lesmana tersebut dibawa berkompetisi di lingkungan Hollywood. Terutama di Golden Globe dan Piala Oscar kategori film asing. “Saya yakin betul film ini bisa bersaing. Ini bukan sekadar kisah anak-anak, tapi lebih serius,” ujar aktor senior itu. Perbandingannya, kata Ikra, ada film Bangladesh di AS berjudul The Play Bird alias Burung Pemikat yang mendapat apresiasi positif. “Dibandingkan film itu, menurut saya, Laskar Pelangi jauh lebih bagus,” paparnya. Usul Ikra sebenarnya sudah disampaikan kepada Mira Lesmana dan pemroduksi lainnya. Namun, dibutuhkan biaya sangat tinggi agar bisa tembus di Hollywood. Sebab, ada proses semacam kampanye agar bisa dipilih banyak orang dan itu kegiatan promosi yang tidak murah.

“Sementara ini, katanya pilih keliling Eropa dulu,” imbuhnya. Sejak tayang di Indonesia sekitar setahun lalu, hingga saat ini, Laskar Pelangi sudah mengikuti 20 festival film level internasional. Semuanya merupakan penerimaan resmi panitia setelah mendaftar. Banyak penghargaan yang akhirnya diraih. Sambil menunggu sampai ke AS, Ikra yang memang sempat tinggal beberapa tahun di Washington melakukan promosi sendiri. “Belum lama ini, saya bawa saja VCD Laskar Pelangi ke sana. Terus diputar di tempat-tempat besar. Memang sih sebatas orang Indonesia yang ada di sana, tapi sangat antusias,” kata Ikra yang menggagas berdirinya Festival Film Indonesia di Amerika Serikat bekerja sama dengan Kedutaan Besar Indonesia sejak 2003. Selain Laskar Pelangi, ada tiga piala lain yang diraih delegasi Indonesia. Yaitu, kategori Best Supporting Actress oleh Widyawati lewat film Perempuan Berkalung Sorban, Best Music diraih Toersi Ageswara lewat film Jamila dan Sang Presiden, serta Special Contribution oleh produser Raam Punjabi dari Multivision. (jpnn)


LUWUK POST | SELASA, 29 DESEMBER 2009 | HALAMAN 10

Pemkab Sahuti Tawaran Depsos Soal Pembinaan Warga Terpencil

BURSA PILKADA

Paket Masri-Lucky Mulai Dielus AMPANA- Jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Tojo Una-una yang dihelat 2 Juni 2010 mendatang, sejumlah kalangan mulai membedah peta kekuatan figur yang bakal bertarung. Salah satunya figur incumbent (Drs. Damsik Ladjalani,red). Kalangan tersebut menilai bahwa figur yang mampu mengalah kan incumbent adalah figur Masri Latinapa SE dan Lucky Lasahi do. Alasannya, kedua figur ini memiliki kans politik yang cukup ber pengaruh. Tak hanya itu, kedua figur terse but dinilai merupakan pasangan ideal (wila yah darat dan kepu lauan,red). Menanggapi peni laian ini, Ketua DPD Golkar Touna, Masri Latinapa SE, menga Masri Latinapa takan bahwa dirinya siap berpasangan de ngan Lucky Lasahido pada Pemilukada 2010 mendatang. Dengan sebuah misi membawa daerah ini ke arah perubahan demi terwujudnya masyarakat Tojo Unauna yang lebih sejahtera. “ Iya saya siap maju berpasangan dengan Lucky Lasahido. Namun hal ini belum final. Sebab keputusan kan didat yang akan diusung Golkar akan di geber pasca pelak sanaan Musda DPD II Golkar,” tegasnya. “Belum ada keputu san final, kita masih menunggu Musda,” tambahnya mene gaskan. Hal senada dikatakan Lucky Lasahido. Ia menyatakan ke sediaan jika dibutuhkan. “Kita lihat saja nanti. Dalam politik, kita pake rumus tidak ada musuh dan kawan, yang aba di adalah kepentingan. Dan kepentingan kita sama untuk membangun daerah ini. Apakah daerah ini perlu perubahan? kalau dibutukan saya siap,” tegas Lucky yang juga Ketua DPD PAN Touna. (Nas)

MASIH TERISOLASI: Kondisi perumahan di trans Podi. Pemkab sudah menjalin kerjasama dengan Depsos untuk memberdayakan masyarakat Touna yang masih terkebelakang.

2 Kecamatan Rawan Longsor AMPANA- Bagi pengendara yang melintasi akses jalan transulawesi perbatasan Keca matan Ulubongka dan Tojo hen daknya berhati-hati. Pasalnya, di sepanjang ruas jalan tersebut, mulai nampak reruntuhan be batuan besar yang jatuh dari atas pegunungan menimpa ruas jalan ini. Pantauan Luwuk Post dilokasi longsor tepatnya di wilayah per batasan dua kecamatan tersebut, bebatuan tampak berserakan pada bagian badan jalan. Sehing ga memaksakan pemudi harus ekstra hati-hati melewati ruas jalan tersebut. Tak hanya itu,

diantara mobil angkutan berka pasitas besar terpaksa berhenti beberapa jam untuk menying kirkan bebatuan yang mengha lau badan jalan. Maklum, long sornya tebing di tepi jalan diakibatkan hujan deras yang mengguyur wilayah itu bela kangan ini. Suasanapun semakin mencemaskan jika menengok bagian gunung dengan kemiri ngan berkisar 90 derajat. Sebab, gunung yang terletak disudut ruas jalan ini masih aktif menyisakan reruntuhan beba tuan besar. Kondisi serupa juga terdapat disejumlah titik ruas jalan menuju pusat kecamatan

Tojo. Bahkan di beberapa tempat lagi kondisi jalan mengalami ancaman longsor akibat kero posnya bagian badan jalan,dise babkan abrasi pantai. Mengatasi ancaman terputus nya ruas jalan transulawesi di daerah ini, Pemerintah Daerah setempat tengah mempersiapkan jalur alternatif. “Ya.. kami sudah menyiapkan jalur alternatif untuk dilalui pengendara,jika salah satu bagian jalan terputus. Jalur alternatif ini jaraknya sedikit jauh,” ungkap Bupati Drs. Damsik Ladjalani belum lama ini. (Nas)

AMPANA- Pemerintah Dae rah Tojo Una-una dalam menya huti tawaran Departemen Sosial (Depsos) terkait pembinaan war ga terpencil di daerah ini. Buk tinya dalam waktu dekat, pemda segera mengajukan rencana program lima tahunan terkait upaya pembinaan warga. “Saya baru mendapat telepon dari Depsos. Mereka meminta kami mengajukan program lima tahunan pembinaan warga ter pencil,” ungkap Bupati Tojo Unauna Drs. Damsik La djalani, kemarin. Ia mengatakan, si nyal tersebut membuk tikan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap Kabupaten Tojo Una-una be gitu besar. Maklum, kata dia, di daerah ini masih terdapat sejumlah wilayah yang terisolasi. Seperti halnya di wilayah Kecamatan Ampana Tete dan Ulubongka. Wilayah ini tidak menutup ke mungkinan akan menjadi sasa ran digulirkannya program pem binaan. “Jika program ini direalisasikan, pembinaan akan di kerahkan di seluruh ka wasan yang masih terisolasi,” terang nya. Seiring dengan program tersebut, pemerintah dae rah akan mendukungnya de ngan pembangunan in frastruktur transportasi ba gi warga di wilayah peda laman. Baik pembukaan akses menuju kantong pro duksi maupun perbaikan sarana transportasi yang dinilai rusak.

“Sambil dilakukan pembina an, kami juga akan membangun akses jalan menuju pemukiman warga,” terangnya. Dengan be gitu akses perekonomian masya rakat bisa terbangun. Tak hanya itu, dengan dibukanya akses jalan, masya rakat pedalaman dapat beradab tasi dengan masyarakat di wila yah lainnya. “Hal ini sudah kami coba di Keca matan Ulubongka. Dengan dibukanya akses jalan, kehidupan masyarakat mulai ber kembang,” tuturnya.(Nas)

Drs. Damsik Ladjalani


LUWUK POST | SELASA, 29 DESEMBER 2009 | HALAMAN 11

Pembelian Terhadap Emas Turun 60 Persen SURABAYA - Dampak krisis ekonomi tahun lalu masih dirasakan para pengusaha emas. Pasalnya, krisis yang menurunkan daya beli masyarakat itu pun berimbas pada penurunan jumlah konsumen terhadap emas. Sekretaris Asosiasi Perhiasan Emas dan Permata Indonesia (Appepi) Jatim Ali Wahyudi mengatakan dibandingkan de ngan tahun 2008, pada periode yang sama bulan Desember, maka pada tahun 2009 ini jumlah pembeli turun sampai 60 persen. Pihaknya menyayangkan berkurang nya minat masyarakat untuk membeli emas. Dikatakan, keinginan untuk inves tasi emas sangat rendah. Masyara kat lebih memilih pada konsumsi produk lain yang sifatnya lebih praktis. Bahkan, kini banyak masyarakat lebih memilih membeli sepeda motor ketimbang emas. Ali menerangkan, pertimbangan memilih sepeda motor itu didasarkan pada nilai guna. Jika membeli emas, banyak orang yang lebih memilih untuk menyimpan daripada memakainya. Berbeda dengan membeli sepeda motor, setelah mendapat barangnya bisa lang sung digunakan. “Apalagi akses kredit sangat mudah, dengan harga Rp 300 ribuan orang bisa langsung membawa pulang sepeda motor,” terangnya. Dikatakan, untuk mengantisipasi kondi si tersebut, para produsen yang masih ber tahan bisa mengekspor emasnya ke luar negeri. Sebab dengan mengekspor, para produsen emas bisa mendapat keuntu ngan. Yaitu mendapat kemudahan untuk membawa masuk emas batangan ke dalam negeri. Adapun bagi para pedagang, hanya bisa wait and see terhadap kondisi emas. Bagi mereka yang masih bisa bertahan, bisa alih dagang ke bisnis emas putih dan perak (Platinum Gold/PLG). Harga per gram PLG 50 persen lebih murah dari harga emas pada umumnya. Lebih lanjut, Ali mengatakan harga emas 24 karat atau 99,99 persen saat ini berada di kisaran Rp 333 ribu. Sedangkan untuk PLG yakni sekitar Rp 125 ribu. “Bahkan saat ini permintaan terhadap emas putih semakin meningkat, banyak konsumen yang meyukainya,” katanya. (puj)

Cardinal Fish Terus Diburu Zamrud: Pariran Bangkep memang Rawan Illegal Fishing BANGGAI-Wilayah Bang kep yang lebih dominan pulau dan laut, ternyata sangat me mungkinkan terjadinya pencu rian ikan yang dilakukan oleh kapal kapal dari luar daerah. Hal tersebut diakui oleh Moh. Zamrud S.Pi, salah satu pega wai di lingkungan karantina ikan Luwuk untuk wilayah Bangkep, belum lama ini kepada Luwuk Post. “Saya memang sering men dengar adanya illegal fishing yang dilakukan oleh kapal-kapal pendatang yang masuk di per airan Bangkep, tanpa ada izin dari pemda,” katanya. Kapal nakal ini, ternyata tidak hanya menangkap ikan untuk kebutuhan konsumsi, tetapi ka pal-kapal tersebut juga me ngin car ikan hias jenis Cardinal Fish yang hanya ada di perairan Bangkep, serta beberapa jenis

ikan hias lainnya, yang terdapat di perairan Bangkep, dengan cara membawa para penyelam khusus untuk menangkap ikan tersebut. Ikan-ikan hasil tangkapan dengan cara ilegal ini, selanjut nya di pasarkan ke Bali serta beberapa kota besar lainnya di nusantara. Kondisi semacam tersebut, sebenarnya sangat merugikan daerah serta nelayan lokal, ka rena tidak berdampak pada Pen dapatan Asli Daerah (PAD) Bangkep. Untuk menekan jumlah illegal fishing ini, pihak Karantina ikan, kata Zamrud, tidak dapat berbuat banyak. Sebab mereka terkendala dengan terbatasnya personil untuk pengawasan. Untuk itu, Zamrud, mengajak semua pihak, terlebih lagi pemerintah kecamatan yang daerahnya rawan terhadap illegal fishing ini, agar dapat ber sama-sama dengan pihak lain nya untuk bisa melakukan pe ngawasan secara intens di lapa ngan.(Mad)

Omzet Penjaja Es Kelapa Muda Capai Rp10 Juta Sebulan BANDAR MASA DEPAN: Meski tak lagi menjadi ibukota kabupaten, namun aktivitas perdagangan di pelabuhan Banggai tetap ramai. Padatnya kegiatan bongkar muat menyebabkan area pelabuhan terasa makin sempit.

Pelabuhan Banggai Makin Maju BANGGAI - Tidak sia-sia memang pemerintah pusat menggolontorkan anggaran milaran rupiah untuk pem bangunan pelabuhan Banggai. Kare na, fasilitas yang kini telah dibangun tersebut sangat dirasakan manfaat

nya. Di antaranya, kapal kapal yang ukuran GT 10 keatas, yang kebanya kan berasal dari Jawa untuk mengang kut kebutuhan para pedagang yang ada di Banggai. Dari amatan Luwuk Post, di pe labuhan Banggai, belum lama ini, hampir setiap hari ada kapal yang singgah di pelabuhan ini. Bahkan saat ini kebu tuhan pelabuhan makin dirasakan sempit karena makin banyaknya kapalkapal yang kini menying gahi pelabuhan tersebut, mulai dari kapal penum pang hingga kapal Ba rang atau kargo. Untuk itu, ke depan di

harapkan pemerintah pusat tetap memberikan anggaran untuk mem perluas dan memperpanjang area pelabuhan tersebut. Kepada Luwuk Post, Kemarin, Tas lim seorang warga Banggai, me nyampaikan harapan seperti demikian. “Ya kalau boleh pemerintah pusat terus mengucurkan dana untuk pem bangunan pelabuhan yang lebih re pensentatif lagi. Itu semua untuk lancarnya aktifitas pelayaran dari dan menuju Banggai,” kata dia.Apa yang menjadi harapan Taslim ini, mungkin juga menjadi harapan bersama dari se luruh masyarakat Bangkep. Pasalnya, salah satu indikator kemajuan suatu daerah dapat dilihat pula tersedianya fasilitas pelabuhannya yang repen sentatif.(Mad)

LUWUK – Omzet penjaja es ke lapa muda di Kabupaten Banggai dapat mencapai Rp10 juta sebu lan. Penjualan es kelapa muda masi dapat naik jika cuaca lagi cerah. “Sehari bisa terjual 120 ge las seharga Rp3 ribu tiap gelas,” kata Roni (21), penjual es kelapa muda di pantai kilo lima kelurahan Tanjung Tuwis. Ia mengatakan es kelapa muda laris karena tempat nya berada di jalur padat antara kota Luwuk dan pusat pemerin tahan di bukit Halimun. Setiap satu butir kelapa muda dapat menghasilkan tiga gelas es kelapa muda siap minum. Kelapa muda Roni dapatkan dari petani di kecamatan Batui. Campuran es kelapa muda cukup sederhana. Kelapa muda yang telah dipisahkan dari batok nya dicampur dengan gula merah yang telah dicairkan dalam gelas. Campuran terakhir susu kental manis. “Resepnya saya dapat dari teman-teman pejual es kelapa

muda juga,” kata Roni tersenyum. Tak ada penyajian istimewa saat es kelapa mudah disuguh kan. Ia hanya menyediakan se buah meja kecil dan enam buah kursi plastik. Roni mengatakan penjualan bisa turun jika hujan turun saat siang. Ia juga pernah rugi banyak akibat kelapa yang ia beli daginya tipis-tipis. “Kalau kelapa terlalu mudah sebutir hanya bisa dapat satu gelas. Kalau lagi apes, modal saja tidak kembali,” imbuhnya. Di kota Luwuk terdapat belasan penjual es kelapa muda. Dekat SPBU Kota, kompleks pelabuhan Lalong dan sudut-sudut kota de ngan mudah ditemui. Walau ba nyak yang menjual es kelapa mu da, tapi rasanya hampir tidak ada perbedaan. “Saya sering minum es kelapa muda tapi rasanya ham pir sama saja,” kata Irmayanti (37) Pegawai di kantor Bupati saat menikmati es kelapa muda depan SPBU Kota.(aha)

Sehubungan dengan berkurangnya debit air di PLTM Hanga-hanga dan PLTM milik PT. Bumi Nata Cita Banggai, dan gangguan mesin Deutz di PLTD Luwuk, maka dengan ini kami beritahukan bahwa akan diadakan pemadaman bergilir dengan pola pemadaman 1:1 (1 hari nyala 1 hari padam). Adapun jadwal pemadaman tanggal 28 Desember 2009 s/d 3 Januari 2010, sebagai berikut :

NO. 1.

2.

HARI / TANGGAL

LOKASI PEMADAMAN

Senin, 28 / 12 / 2009 Jam 17.00 - 23.00

Desa Tontouan, Jl. Tg Jepara, Jl. P. Nias, Jl. P. Masalembo, Jl. P. Sulawesi, Jl. P. seram, Jl. P. Kalimantan, Jl. P. Karimun, Jl. Listrik Negara, Jl. Ikan Tuna, Jl. LumbaLumba 2, Jl. Jend. Sudirman, Jl. Moh. Hatta, KM 5, BTN KM 5, komp. STM, KM 8, Ds. Bubung, Ds. Koyoan, Kec. Kintom s/d Kec. Batui, Jl. Samratulangi, Komp. Aspol, Jl. KH Dahlan, Jl. St. Hasanudin, Jl. Sutarjo, Komp. Pertokoan, Jl. C. Aminoto, Jl. Maleo & Jl. Datu Adam. Selasa, 29 / 12 / 2009 Jl. A Yani, Jl. Yos Sudarso, Jl. Marthadinata, Jl. U. Sumoharjo, Jolek Pante, Jl. Jend. Jam 17.00 - 23.00 Sudirman, Psr Simpong, Jl. P. Banggai, Jl. MT Haryono, Jl. K. Dewantoro, Jl. Tg Branjangan, Jl. Kartini, Jl. Tanjung Santigi, Jl. Taman Siswa, Jl. S. Parman, Kec. Pagimana, Kec. Luwuk Timur, Kec. Masama, Kec. Lamala, Jl. Rajawali, Jl. Garuda, Jl. Lompobatang, Jl. S. Musi, Jl. S. Lariang, Jl. G. Colo, Jl. G. Merapi, Jl. D. Poso, Jl. Nyiur Atas & Bawah, Jl. P. Antasari, Psr Sentral, Jl. Datu Adam, Jl. Sutarjo, Jl. Wahid Hasyim, Jl. Ir. Soekarno, Jl. Adyaksa, Jl. S. Musi, Jl. S. Lariang, Jl. S. Lambangan, Jl. KH. Dahlan, Jl. T. Sauna, Jl. S. Bunta, Jl. Imam Bonjol, Jalur Dua, Kilongan, BTN Nusagriya, BTN Muspratama, Bumi Beringin, BTN Pepabri, Ds. Awu, Ds. Leoknyo, Ds. Biak & Ds. Bunga.

Jadwal ini sewaktu-waktu dapat berubah apa bila terjadi gangguan pembangkit. Demikian pemberitahuan, mohon maaf atas terganggunya pelayanan kami dan terima kasih.

Luwuk, 28 Desember 2009


LUWUK POST | SELASA 29 DESEMBER 2009 | HALAMAN 12

Kembangkan IT Hingga Paling Maju

LUWUK-Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, terus berkembang pesat. Kemajuan institusi perguruan tinggi terbesar di Luwuk ini, terus dikembangkan dan makin canggih. Kini, Kampus Unismuh mengembangan Informasi Tehnologi (IT) yang makin canggih, dan menjadi satusatunya kampus di Sulawesi Tengah yang mengembangkan informasi tehnologi canggih dalam pengelolaannya. Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, Amilia Zainita,SE,MM kepada Luwuk Post menjelaskan, tahun ini pihaknya memperoleh program hibah kompetitif percepatan peningkatan mutu PTS dari Derektorat Perguruan Tinggi (Dikti). Program tersebut kata dia, adalah program lanjutan dari apa yang sudah pernah ada dan dijalankan di kamp u s

tersebut. Dijelaskan, program tersebut bukan diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan diberikan dalam bentuk program informasi tehnologi (IT), yang perangkatnya dipasang di kampus untuk menunjang aktivias akademik di kampus. Harapannya, Kampus Unismuh Luwuk akan menjadi lebih maju dan lebih berkualitas, sehingga mutu pendidikan yang dijalankan dan diberikan kepada mahasiswanya benar-benar bisa bersaing dengan kebutuhan SDM di daerah ini, bahkan seimbang dengan peningkatan SDM di daerah-daerah lain di Indonesia. Rektor yang juga peneria penghargaan KNPI Award untuk bidang pendidikan itu, mengatakan, ke depan, Unismuh Luwuk akan terus berusaha memberikan kualitas dan mutu pendidikan yang memadai, seiring dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. (far)

CMYK

Kampus Unismuh Makin Canggih

Website Unismuh

Portal Unismuh Diaktifkan

LUWUK-Setelah sekian lama mandek, kini situs resmi kampus Unismuh Luwuk akan segera dibenahi. Setelah beberapa saat

belakangan ini tidak dapat dioperasikan dengan maksimal, kini portal Unismuh kembali akan dioperasikan. Banyak layanan

yang akan dibuka dalam portal ini, seperti soal e library, maupun soal portal alumni. Semua itu akan dengan mudah diakses

melalui situs resmi Unismuh Luwuk tersebut.Pihak Unismuh mendatangkan tenaga ahli dari Jakarta untuk medesain dan me-

masang alat serta desain program untuk informasi teknologi di kampus yang dipimpin Amilia Zainita,SE,MM itu. (far)

LUWUK-Universitas Muhammadiyah Luwuk tampaknya benar-benar sedang berusaha meningkatkan kualitas dan mutu pengelolaan perguruan tinggi. Sebab, pihak pengelolah kampus tersebut, melalui program informasi tehnologi (IT) yang diterima tahun 2009 ini, mulai mengembangkan sistem informasi digital library, sebagai pusat perpustakaan secara on line. Kepala BAAK Unismuh Luwuk, Moh Gifari Sono, ST,MM, menjelaskan, sebenarnya program portal Unismuh sudah sejak bebearpa tahunnya sudah dibangun, namun karena

jaringan internet saat itu belum begitu maksimal, sehingga tidak dapat diaksimalkan program tersebut. Namun saat ini, dengan program yang mereka miliki tersebut, semua jenis karya ilmiah yang dihasilkan mahasiswa Unismuh ataupun dosen, serta kampus, bisa ditampung secara on line di perpustakaan itu, yakni sistem informasi digital library. Kata dia, para mahasiswa Unismuh tinggal mengikuti sejumlah langkah dan petunjuk untuk bisa memanfaatkan perpustakaan On Line tersebut, sehingga selain bisa mengakses buku-buku dalam bentuk fisik

Ciptakan Perpustakaan On Line

SMS AKADEMIK

Mahasiswa Bisa Cek Nilai Lewat SMS

LUWUK-Sebuah gebrakan tehnologi canggih kini telah ditembus oleh kampus Universitas Muhammadiyah Luwuk. Bila tahun-tahun sebelumya para mahasiswa harus mendatangi kampus khususnya bagian akademik untuk mengecek nilai ataupun jadwal perkuliahan, kini para Mahasiswa Unismuh Luwuk tidak perlu serepot itu lagi. Dengan kemajuan tehnologi yang dimanfaatkan oleh pengelolah pergutuan tinggi Muham-

madiyah itu, kini para mahasiswanya cukup mengirimkan pesan singkat (SMS) melalui handphone ke sebuah nomor khusus yang disediakan, sudah dapat mengakses informasi nilai mata kuliah yang diikuti, atau jadwal perkuliahan di kampus pada hari itu. Kepala BAAK Unismuh Luwuk, Moh.Gifari Sono,ST,MM, yang ditemui wartawan Luwuk Post, Senin (28/12) kemarin, menjelaskan, dalam informasi tehnologi yang dikembangkan

di kampus Unismuh saat ini, lebih memudahkan kepada para mahasiswa untuk mengetahui nilai yang diperoleh dalam setiap mata kuliahnya. Caranya, adalah dengan mengirimkan SMS khusus ke nomor yang telah disediakan, dan mahasiswa langsung mendapatkan informasi akademik yang mereka butuhkan. “Kita akan berusaha untuk memanfaatkan kemajuan tehnologi untuk aktivitas dalam akademik di Unismuh ini,” tuturnya.(far)

teknologi yang kini sedang dipersiapkan dikampus tersebut, sistim portal alumni akan dibuka secara khusus. Dengan begitu, para alumni akan dengan mudah mem-

bangun jejaring komunikasi lewat portal tersebut, apakah mengenai informasi lowongan kerja, peluang kerja dan lainlain, akan disediakan dalam sistim ini.(far)

AMILIA ZAINITA,SE,MM

PENERIMAAN MAHASISWA BARU

Digital Library

di perpustakaan kampus, juga bisa mengakses buku dan karya

ilmiah lainnya melalui digital library tersebut. (far)

LUWUK-Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk tampaknya tidak akan mengalami banyak kendala dalam proses pendaftaran mahasiswa baru. Sebab, pihak kampus Unismuh Luwuk telah memanfaatkan teknologi untuk urusan pendaftaran mahasiswa baru mendatang. “Kita tinggal umumkan, dan pendaftarannya bisa dilakukan

secara on line, nanti selanjutnya baru kita akan rekap ke dalam data base akademik,” tutur Kepala BAAK Unismuh, Moh.Gifari Sono,ST,MM. Dengan begitu, Unismuh Luwuk akan semakin terbuka kesempatan bagi orang orang di luar Luwuk untuk bisa mendaftarkan diri untuk Kuliah di Unismuh, karena bisa melakukan pendaftara secara On Line.(far)

Buka Pendaftaran Secara On Line

CMYK

Siapkan Portal Alumni

Portal Alumni

LUWUK-Data tentang alumni Universitas Muhammadiyah Luwuk juga akan terdata dengan baik secara On Line di Kampus itu. Melalui program infor-masi

FOTO BERSAMA : Ketua BAAK Unismuh Luwuk, Moh.Gifari Sono,ST,MM foto bersama tim tehnisi informasi teknologi yang didatangkan khusus untuk program tersebut.


LUWUK POST | SELASA, 29 DESEMBER 2009 | HALAMAN 13

Lulus CPNS, Sibuk Lengkapi Berkas SALAKAN - Ratusan orang peserta rekrut Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bangkep yang dinyatakan lulus beberapa waktu lalu, kini mulai sibuk melengkapi berkas administrasi masing-masing. Kemarin, sejumlah peserta tersebut mondar-mandir mendatangi sejumlah kantor pemerintah dan sekolah untuk meminta legalisasi ijazah. Sebagian lainnya mendatangi kantor Badan Kepega waian Daerah untuk meminta formulir pernyataan kesang gupan untuk melaksanakan tugas. Yani, salah seorang pelamar CPNS yang berhasil lulus mengatakan siap mengabdikan diri kepada pemerintah. Formulir pernyataan, juga sudah diisinya tanpa ragu. Yani menyadari, tidak tertu tup kemungkinan dirinya ditugaskan di seluruh wilayah Bangkep.“Saya siap ditempatkan di mana saja. Karena kita sudah lulus, otomatis kita harus siap menerima perintah atasan,” kata gadis cantik berlesung pipit tersebut. “Saya merasa bersyukur dapat terpilih dan lulus. Sekarang saya siap mengabdi untuk daerah dan Negara,” katanya tanpa kera guan sedikitpun. Pernyataan senada, juga diungkap sejum lah pelamar CPNS yang telah dinyatakan lulus. Mereka juga mengatakan siap ditempatkan dimana saja. (tam)

Mendatangkan Artis, Belum Jelas SALAKAN - Hingga kemarin, desakan warga masyarakat agar pemerintah mengundang artis untuk menghibur warga dalam perayaan pergantian tahun, masih belum ditanggapi. Sejumlah sumber di lingkungan pemerintahan hanya mengatakan, Pemkab Bangkep sedang mempersiapkan rapat menyambut datangnya malam tahun baru 2010. Sedangkan soal mendatangkan artis, masih KJ alias kurang jelas.Sejumlah sumber koran mengatakan, kemungkinan besar pemerintah tidak akan menggelar panggung hiburan. Pemkab Bangkep hanya akan melakukan resepsi penyambutan tahun baru. Sejumlah tokoh pemuda Pulau Peling meminta agar pemerintah menghibur masyarakat yang ingin merayakan malam pergantian tahun. Hardi Kaila, salah seorang di antaranya mengatakan penyelenggaraan hiburan oleh pemerintah dapat menjadi tolok-ukur kepedulian pemerintah terhadap warganya sendiri yang ingin menyambut datangnya tahun baru dengan penuh suka-cita. Karena itu menurut Hardi, sebaiknya pemerintah mengundang artis seperti yang diinginkan kalangan pemuda.“Meskipun hanya mengundang artis dari Palu ataupun Manado untuk menghibur masyarakat dalam acara penyambutan tahun baru. Hal itu saya kira akan menambah kesan baik pemerintah di mata warganya,” ungkap Hardi. Desakan agar pemerintah menyeleng garakan panggung hiburan umum dan mendatang kan artis untuk menghibur masyarakat, juga diungkap sejumlah kalangan pemuda di Kombutokan. Menurut mereka, sebaiknya pemerintah sekali-sekali menghibur rakyat. Malam pergantian tahun, dinilai tepat untuk menyelenggarakan panggung artis.(tam)

Panwaslu Dibubarkan BANGGAI - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabu paten Bangkep, rencana-nya akan segera dibubarkan. Pembu baran struktur kepegurusan Panwalu ini, beriringan dengan berak hirnya masa jabatan seluruh pengurusnya. Di temui Luwuk Post, di Banggai, hari Minggu lalu, salah seorang anggota Panwas lu Bangkep, Rahman ST, membenarkan hal tersebut.Rahman, mengatakan pembubaran itu, sesuai dengan petunjuk teknis dan aturan lainnya yang berbicara soal kerja Panwaslu ini. Ditambahkannya, sebelum Panwas Kabupaten, mereka juga akan membubarkan Panwaslu di Kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Bangkep. “Sebelum kami (Panwaslu Kabupaten Bangkep red), Panwaslu Kecamatan yang terlebih dahulu di bubarkan oleh kami,” kata Rahman. Waktu pembubaran itu sendiri diungkapkannya, akan dilakukan pada tanggal 30 Desember ini, untuk Panwaslu Kecamatan dan awal Januari untuk Panwaslu Kabupaten. “Tanggal 30 Desember untuk Panwaslu Kabupaten dan awal tahun depan untuk Panwaslu Kabupaten,” cetus dia, sembari menambahkan bahwa dirinya adalah penangjawab untuk pembubaran Panwaslu kecamatan di wilayah daerah pemilihan Bangkep I (satu).(wan)

Sonit Tak Jadi Melayang Dukungan Zakaria-Ayub Menguat BANGGAI-Ibarat kontak jodoh politik, sejumlah praktisi politik di Bangkep, terus saja, mengelindingkan wacana terhadap figur-figur yang akan bertarung dalam Pilkada Bangkep tahun 2011 mendatang. Figur-figur yang digelindingkan namanya itu, juga sebelumnya telah disandangkan dengan figur lainnya, sebagai calon bupati dan wakil bupati. Mungkin karena dianggap tidak begitu cocok atau ada alasan logis lainnya, sehingga pasangan yang sebelumnya telah digelindingkan dalam satu paket itu, kemudian di wacanakan kembali dengan figur lainnya. Kini nama Zakaria Kamindang, kembali digadang untuk maju bersama Ayub Maso. Padahal Zakaria sendiri sebelumnya pernah digadang

dalam satu paket Cabup dan Cawabup Bangkep, bersama Weny Bukamo. Sementara Ayu Maso, sebelum-nya juga pernah ramai diberitakan akan mendapingi Musir A Madja, sebagai Cawabup dalam Pilkada Bangkep, tahun 2011 mendatang. Lepas dari “kontak jodoh” politik itu, nama Zakaria-Ayub Maso, belakangan ini, sudah semakin ramai dibicarakan banyak kalangan di Bangkep. Tentu-nya semua tidak hanya sebatas itu, sebab, banyak dari kalangan itu, yang mulai menjagokan pasangan Zakaria-Ayub Maso, untuk bisa memenangkan Pilkada Bangkep.Kepada Luwuk Post, Senin (28/12) kemarin, seorang tokoh masyarakat di Peling, Sabrin, menuturkan pasangan Zakaria-Ayub Maso, merupakan pasangan ideal,

yang sudah semestinya mendapat dukungan dari masyarakat yang menginginkan sebuah perubahan yang mendasar di daerah ini. Pasalnya kata Sabrin, kemampuan yang dimiliki dari Zakaria dan Ayub Maso, sangat baik dan dibutuhkan untuk membawa Bangkep jauh lebih maju lagi, apalagi ditambah dengan dengan komitmen keduanya yang memang ingin melakukan perubahan kearah yang lebih baik lagi di Bangkep. Tidak sedikit kalangan dewasa ini, telah berani memprediksi bahwa pasangan ini akan mampu mengalahkan kepepuleran pasangan Irianto Malingong-Ehud Salamat, yang disebut-sebut akan kembali maju dalam satu paket. (Wan)

Sangihe Siap Lobi Anggaran ke Fadel

SALAKAN - Tekad Sekretaris Kantor Dinas Perikanan dan Ke lautan Bangkep, Sangihe L S.Pi, M.Si untuk menemui Menteri Perika2nan dan Kelautan Ir Fadel Muhammad, agaknya sudah ti dak dapat dibendung lagi. Lelaki yang kini juga Pelaksana Tugas (Plt) Kadiskanlut, sedang bersiap-siap terbang ke Jakarta

untuk menemui mantan Gubernur Gorontalo tersebut. Sangihe yang belakangan dise but-sebut bakal menjadi Kadis kanlut definitive, mengenal Fadel Muhammad sejak di Palu. Sa ngihe adalah salah seorang pe ngurus organisasi yang dipimpin Fadel. Dengan begitu Sangihe telah terbiasa bicara terbuka de ngan Menteri Perikanan dan Ke lautan tersebut. Di Jakarta nanti, Sangihe beren cana melobi anggaran untuk kantornya. Ia yakin, hubungan kedekatan yang tetap terjaga selama ini akan membuat Fadel mempertimbang kan permintaannya.“Saya akan mencoba. Tolong doakan saya mudah-mudahan kita dapat ang garan dari Kemen terian Perika nan dan Kelautan,” tutur pemuda vokal dan cerdas tersebut. Sangihe mengaku telah mem persiapkan berkas presentasi tentang potensi perikanan dan kelautan Bangkep yang sangat

menjanjikan untuk dikembang kan. “Saya juga akan promosikan rumput laut Bangkep yang ber kualitas tinggi sehingga menda pat kepercayaan nasional bahkan internasional,” katanya lagi. Keinginan kuat Sangihe melo bi anggaran ke Fadel, dilatari sedi kitnya pasokan anggaran yang disediakan APBD Bangkep ta hun 2010. Sedikitnya jumlah anggaran tersebut dikhawatirkan mengancam program-program kerja yang telah direncanakan sejauh ini. “Kita tidak bisa menunggu di tempat. Kita harus jemput bola,” kata Sangihe penuh ketegasan. Selain untuk kepentingan lobi anggaran, Sangihe juga beren cana melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Departemen Perikanan dan Kelautan. Dengan cara itu Sangihe ber harap dapat menyelaraskan program-program kerja di daerah de ngan kebijakan pemerintah pusat. (tam)

SALAKAN – Informasi sepu tar rencana direalisasikannya Kabu paten Banggai Laut (Balut), tampak nya terus menyita kegem biraan warga masyarakat di dae rah calon pemekaran tersebut. Demikian ju ga dengan warga Kecamatan Bo kep.Mereka menyadari, realisasi Balut dapat segera mempengaruhi gencarnya pembangunan di Bo kep. Lantaran itu warga Bokep menyatakan, Kabupaten Balut harus segera direalisasikan. “Kami merasa lega mendengar

kabar Balut akan segera dimekar kan. Kami menginginkan pelaya nan dari pemerintah yang lebih intensif,” ujar Une, pemuda Bokep. Menurutnya pemekaran Balut bukan saja bermanfaat mendekat kan rentang pelayanan public oleh pemerintah. Melainkan, Balut juga akan mengurangi ang ka pengangguran. Sebab sebagai sebuah daerah kabupaten baru, Balut pasti membutuhkan PNS seperti daerah lainnya.

“Lebih banyak dampak positif nya pemekaran Balut,” katanya. Une berharap, Pemkab Bangkep terus melakukan pressure terha dap pusat agar segera memekar kan Balut. “Tidak ada cara lain selain mendesak pusat untuk se gera memekarkan Balut,” tandas nya. Jika Balut dimekar kan, seti daknya warga setempat tidak per lu menempuh perjalanan jauh yang menguras kocek ke Salakan untuk mengurus berbagai keper luan. (tam)

Sangihe

Ibu Cili: Tidak Ada yang Mau ke Malut SALAKAN - Dapat dipasti kan, kawasan Pulau Sonit dan Timpaus tetap jadi milik Banggai Kepulauan (Bangkep). Kawa san tersebut tidak jadi mela yang ke Provinsi Maluku Utara (Malut). Hasil kunjungan Bupati Bang kep Drs Irianto Malingong MM dan Wakil Bupati Drs Ehud Sala mat ke kawasan Sonit dan Tim paus beberapa waktu lalu, ter nyata menggembirakan. Bupati Irianto Malingong dan Wakil Bupati Ehud Salamat mendatangi Sonit dan Timpaus diiringi beberapa anggota DP RD Bangkep, salah satu di an taranya adalah Ramalan. Untuk menuju kawasan Sonit, rombo ngan bupati menggunakan speed boat. Nurmi Sakti Sangkota alias Ibu Cili menuturkan, saat berta tap muka dengan bupati dan rombongan, tidak ada satupun warga Sonit dan Timpaus yang mengaku menginginkan berga bung ke Malut. “Kunjungan bu pati dan rombongan ke Sonit ber hasil dengan memuaskan. Ma syarakat di sana mengaku tidak mau meninggalkan Bangkep, Sulteng. Masyarakat juga me ngatakan tidak ada yang ingin bergabung ke Malut,” kata Ibu Cili, istri Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bang kep, Umar Uloli. “Yang saya ta hu, masyarakat tidak mau berga bung ke Malut. Kalau yang mau, saya te tau,” sambungnya. Berdasarkan pengakuan lang sung warga masyarakat Sonit kepada bupati, dapat dipastikan kawasan Sonit dan Timpaus te tap berada di dalam wilayah Bangkep. Wacana peng gabungan ke Malut yang dihembuskan pihak tertentu sela ma ini, diduga dilata ri ambisi politik pri

badi yang terbendung meka nisme. Ibu Cili juga meng ungkap kan, proses penggabungan wila yah ke provinsi lain, sangat su lit sehingga akan makan waktu, tenaga, dan biaya. Dari pada dibuang hanya untuk mengong kosi penggabungan ke provinsi lain, lebih baik waktu, tenaga, dan biaya tersebut dimanfaat kan untuk membangun dan memajukan kawasan Sonit dan Timpaus. “Tidak mudah mengurusi penggabungan suatu wilayah ke provinsi lain. Prosesnya sulit dan makan waktu lama,” terang Ibu Cili. Keterangan Ibu Cili selaras dengan pernyataan anggota DPRD Bangkep asal PPRN, Ra malan. Menurutnya, hanya be berapa gelintir warga yang ingin berpisah dengan Bangkep dan bergabung dengan Malut. Sisa nya sekitar 95 persen warga Sonit dan Timpaus ternyata memilih tetap dengan Bangkep. Sebelum kedatangan Bupati Bangkep dan rombongan, kun jungan terhadap warga Sonit dan Timpaus dilakukan tim yang diterjunkan oleh Peme rintah Provinsi Sulteng. Rombo ngan aparat pemerintah provin si tersebut didampingi tim Peme rintah Bangkep yang diketuai Asisten 1 Pemda Bangkep Drs Furqanudin Masulili. Tim gabungan dari Sulteng dan Bangkep sempat melaku kan audiensi dengan Peme rintah Provinsi Malut. Sayang nya hingga kini hasil audiensi tersebut belum dapat diketahui. Furqanudin Masulili memper lihatkan sikap enggan saat di tanya wartawan. Namun kemu dian terbetik kabar, audiensi akan berlanjut di Jakarta dengan ditengahi pemerintah p u s a t . (tam)

Warga Bokep Minta Pemerintah Desak Balut

Nurmi S Sangkota

Introspeksi Diri yang Bernurani Waktu terus berjalan tanpa terhenti dengan semuanya CATATAN AKHIR TAHUN yang pernah terjadi. Dan kini, kita pun telah dibawa oleh sang wak tu, di penghu jung tahun 2009. Waktu di sepanjang tahun 2009 ini, telah meno rehkan sejum o leh lah catatan yang akan men IWAN BUA jadi bagian dari sejarah di masa akan datang. Lembaran kertas tahun 2009, telah tertulis berjuta kejadian, baik itu yang kita ketahui karena terjadi di sekitar kita ataupun kejadian

yang luput kita ketahui. Di momen akhir tahun ini, mesti dijadikan waktu yang tepat untuk kita melakukan introfeksi diri serta evaluasi terhadap apa yang telah kita perbuat di sepanjang hari di tahun 2009, hingga kini kita akan melewati tahun ini. Dalam konteks intropeksi ini, harus dilakukan secara bersama-sama, mulai dari lingkungan keluarga dan yang lebih luas lagi, tentunya juga bagi lingkungan sekelas pemerintah daerah. Evaluasi dan introspeksi ini, baik dilakukan oleh seluruh individu, terlebih lagi bagi seorang pimpinan. Karena dengan semua itu, kita bisa menarik sebuah kesimpulan apakah yang kita lakukan di sepanjang tahun 2009 ini, adalah sesuatu yang positif, dalam artian telah membawa sebuah perubahan ke arah yang lebih baik terhadap orang yang kita pimpin ataukah sebaliknya. Untuk menghasilkan sebuah hasil introfeksi

yang baik, tentunya semuanya harus dilandaskan atas objektifitas dari setiap individu. Sebab, secara hakiki selain tuhan, hanya kita yang bisa mengetahui secara pasti tentang niatan yang ada di balik semua yang kita lakukan. Introspeksi “bernurani” sedikit banyak akan menghantarkan kita pada sebuah kesadaran terhadap besar atau kecilnya perbuatan positif kita selama ini dan sebaliknya juga, akan bisa membawa kita pada kondisi kesadaran kita yang sama atas banyak atau sedikitnya perbuatan negatif yang kita lakukan. Bagi Pemda Bangkep, tentunya harus pula melakukan introfeksi dan evaluasi ini. Tujuannya juga sama, yakni untuk memperoleh sebuah gambaran konkret dari semua giat pembangunan yang telah dilakukan di tahun 2009 ini. Untuk Pemda Bangkep, adalah pengambil keputusannya di dalamnya yang

harus melakukan introfeksi diri. Sebagai seorang manusia yang selalu tidak luput dari sebuah kekhilafan, tidak menutup kemungkinan para pengambil keputusan di ruang lingkup pemda Bangkep, pernah juga berbuat kekeliruan dalam melahirkan keputusan, sehingga hasil yang diharapkan dari keputusan itu tidak maksimal seperti semestinya. Apa yang menjadi pemaknaan dari pepatah kuno yang mengatakan pengalaman adalah pelajaran yang paling berharga di masa mendatang, adalah sama seperti apa yang menjadi tujuan penulis untuk membuat catatan pendek ini. Mungkin penekanan dalam kalimat di atas ini, akan menjadi sebuah klarifikasi awal dari penulis, yang bertujuan agar tidak terjadi semacam iterpretasi, bahwa penulis sedang mengurui para pemimpin di daerah ini, yang mungkin juga telah mengagendakan untuk mengitrospeksikan dirinya, jauh hari sebelum

adanya catatan dari penulis ini. Yang ada dibenak penulis, ketika merangkaikan kata menjadi kalimat dalam catatan pendek ini, yaitu bagaimana seluruh komponen, mulai dari setiap individu masyarakat hingga para pemimpin, bisa bersama-sama membenahi diri masingmasing, demi kemajuan daerah yang kita cintai ini. Dimana pembenahan itu, dimulai dengan melakukan perbaikan atas semua kesalahan yang kita lakukan dimasa lalu, dan memulai merumuskan sebuah konsepsi baru untuk memajukan daerah ini secara bersama-sama tentunya dengan maksud dan harapan agar apa yang akan kita buat di tahun 2010 mendatang akan jauh lebih baik serta sempurna dari tahun 2009 ini. Semoga kita semua akan bisa bersikap bijak untuk melakukan introfeksi diri tanpa harus bersikap seolah-olah seperti kita tuhan yang selalu luput dari sebuah kesalahan masa lalu. ###


Luwuk Post 14

all sport

SELASA 29 DESEMBER 2009

Selamat dari Hairdryer Treatment

1

WAYNE Rooney layak disebut sebagai bintang kemenangan Manchester United atas Hull City kemarin (28/12). Selain menyumbangkan satu gol, Rooney berperan atas lahirnya dua gol lainnya. Tapi, satu-satunya gol Hull pun tak lepas dari keteledoran striker United itu. Gol penalti Hull berawal dari kurang cermatnya Rooney mengirimkan backpass kepada kiper Tomasz Kuszczak. Akibatnya, sang penjaga gawang berada dalam tekanan. Bola pun direbut striker Hull Craig Fagan yang kemudian mengirimkan umpan kepada Jozy Altidore. Nah, Altidore lalu dijatuhkan Rafael Da Silva. Wasit Alan Wiley langsung menunjuk titik penalti. Ketika Hull mencetak gol, Rooney menujukkan ekspresi kecewa. Dia menutup muka dengan dua tangan sambil menengadah ke atas. ”Perasaan saya tidak enak. Saya merasa telah membuat kesalahan. Ini bukan kebiasaan saya, dan saya tidak ingin membuat mental rekan-rekan drop,” papar Rooney sebagaimana dilansir Times Online. Dia sempat terbayang bakal menjadi sasaran hairdryer treatment pelatih United Sir Alex ”Fergie” Ferguson setelah pertandingan seandainya laga berkesudahan 1-1. Hairdryer treatment merupakan istilah guyonan untuk menyebut treatment khusus Fergie kepada pemainnya yang melakukan kesalahan. Saking kerasnya treatment ala Fergie yang berupa semprotan kemarahan itu, rambut si pemain sampai berdiri seperti habis di-hairdryer. ”Saya lebih takut dengan apa yang mungkin dikatakan pelatih karena dia jelas tidak senang atas apa yang saya lakukan. Untung, kami kembali bangkit, dan saya senang karena kami bisa memenangi pertandingan,” kata Rooney. Selain mencetak gol, Rooney mendapatkan kehormatan dengan menyandang ban kapten United setelah Ryan Giggs keluar pada menit ke-78. ”Kapten tim Manchester United merupakan salah satu impian besar saya,” tutur ayah satu anak itu. (jpnn)

HULL CITY

20 19 18 20 19 18 19 20 19 20

14 3 13 1 12 2 11 4 10 5 8 8 9 3 9 5 7 6 6 5

3 5 4 5 4 2 7 6 6 9

45-16 40-18 47-20 42-22 29-17 35-27 36-25 20-18 24-19 28-31

HULL – Manchester United terus menekan Chelsea yang ada di puncak klasemen Premier League. Setan Merah –julukan United– menambah tiga poin setelah mengalahkan Hull City 3-1 di Stadion Kingston Communication (KC) kemarin dini hari (28/12). Tapi, kemenangan United itu tidak diraih dengan mudah. Ryan Giggs dkk bahkan dibuat ngosngosan dengan perlawanan Hull. Beruntung, lini belakang tim tamu yang sudah diperkuat Nemanja Vidic dan Wes Brown bermain solid dan mementahkan sejumlah peluang Hull. Kukuh di belakang, United bisa maksimal mengeksploitasi lini depan. Bomber timnas Inggris Wayne Rooney menjadi PREMIER bintang kemenangan United. LEAGUE Dia mencetak satu gol di akhir babak pertama dan berperan atas lahirnya dua gol lainnya. Yakni, hasil bunuh diri Andy Dawson pada menit ke-73 dan aksi Dimitar Berbatov pada menit ke-82. Satu-satunya gol tuan rumah lahir dari eksekusi penalti Craig Fagan (59’). ’’Dia (Rooney) memberikan ancaman sepanjang pertandingan. Pergerakan dan penetrasinya selalu menyulitkan lawan,” tutur Sir Alex Ferguson, tactician United, sebagaimana dikutip Reuters. Fergie –sapaan karib Ferguson– yakin Rooney bakal mampu memenuhi ambisi mencetak lebih dari 23 gol musim ini. Sejak membela United lima tahun lalu, 2 3 g o l

45 40 38 37 35 32 30 32 27 22

merupakan koleksi terbanyak R o o n e y bersama S e t a n Merah dalam

Keterangan : Belum termasuk Wolverhampton v Man City dini hari tadi WIB

Chelsea Jaga Jarak LONDON – Chelsea menjaga posisi dari kejaran para pesaingnya. Klub berjuluk The Blues itu menambah tiga angka berkat kemenangan 2-1 atas Fulham dalam Derby London di Stadion Stamford Bridge tadi malam. Chelsea sempat dikejutkan gol Zoltan Gera saat laga baru berjalan empat menit. Tapi, hanya dalam tiga menit, Chelsea membalikkan keadaan via Didier Drogba (72’) dan bunuh diri Chris Smalling (75’). Laga di Stamford Bridge tadi malam disaksikan langsung mantan pelatih Chelsea yang kini menangani Inter Milan, Jose Mourinho. Berkat kemenangan itu, Chelsea unggul lima poin dari Manchester United (45-40). Namun, United masih akan melakoni laga ke-20 melawan Wigan Athletic pada Kamis dini hari (31/12). Pada laga lainnya, Tottenham Hotspur menang 2-0 saat menjamu West Ham di Stadion White Hart Lane. Spurs membuka keunggulan lewat Luka Modric pada menit ke-11. Gol itu merupakan gol pertama gelandang timnas Kroasia itu setelah absen empat bulan karena retak tulang fibula. Jermain Defoe akhirnya memantapkan kemenangan tuan rumah sembilan menit sebelum laga bubaran. Gol itu merupakan koleksi ke-14 Defoe di Premier League musim ini. Tambahan tiga poin membawa Spurs menyodok ke empat besar dengan 37 poin dari 20 laga. “Ini hasil bagus dalam upaya bersaing di zona Liga Champions. Kami mungkin tidak terlalu favorit meraih posisi itu, tapi kami senang mendapatkan tiga poin,” tutur Defoe sebagaimana dilansir Sky Sports. Satu gol yang dicetak Defoe membuktikan begitu vitalnya peran striker 27 tahun itu bagi Spurs. Saat Spurs ditahan imbang tanpa gol oleh Fulham pada laga Boxing Day (26/12), Defoe hanya diturunkan sebagai pemain pengganti. “Bagaimanapun, saya harus merotasi tim karena Anda tidak bisa berharap kami memainkan tim yang sama di tiga laga dalam sepekan. Saya senang melihat Jermain (Defoe) konsisten mencetak gol dan lebih senang lagi dengan kembalinya Luka (Modric),” urai Harry Redknapp, pelatih Spurs. (jpnn)

HASIL TADI MALAM (28/12) Tottenham v West Ham (Modric 11, Defoe 81) Blackburn v Sunderland (Pedersen 53, Diouf 77/Bent 52, 65) Chelsea v Fulham (Drogba 72, Smalling 75-og/Gera 4) Everton v Burnley (Vaughan 83, Pienaar 90+2) Kartu Merah : Jordan 62 (Burnley) Stoke City v Birmingham (Jerome 50)

2-0 2-2 2-1 2-0 0-1

MAN UNITED

3

AKSI ROONEY

KLASEMEN SEMENTARA (10 besar) 1. Chelsea 2. Man United 3. Arsenal 4. Tottenham 5. Aston Villa 6. Man City 7. Liverpool 8. Birmingham 9. Fulham 10. Sunderland

v

STATISTIK PERTANDINGAN HULL CITY MAN UNITED 4 Tembakan ke Gawang 6 10 Tembakan Melenceng 14 4 Penyelamatan 3 0 Offside 1 5 Sepak Pojok 7 Kartu Kuning 2 Kartu Merah 14 Pelanggaran 18 41% Penguasaan Bola 59%

semusim. Sejauh ini, Rooney sudah mengemas 14 gol di berbagai ajang. ”Saya tidak pernah meragukan kualitasnya sebagai seorang pemain sepak bola hebat dengan bakat alami,” puji Fergie. Tak hanya aksi Rooney, Fergie senang dengan kembalinya Vidic dan Brown di barisan pertahanan. ’’Kembalinya mereka seperti bonus. Senang rasanya bisa melihat Michael Carrick maupun Darren Fletcher kembali ke posisinya lagi di lini tengah,” tuturnya. Dengan menghuni peringkat kedua sampai paro pertama musim, Fergie yakin timnya bakal lebih improve di putaran kedua. Laga terdekat United adalah lawan Wigan Athletic di Old Trafford Kamis dini hari (31/12). Laga itu sekaligus momen tepat Fergie yang akan berultah ke-68 tepat di pengujung tahun. ”Liga musim ini sungguh berbeda dan ketat. Banyak hasil di luar dugaan. Saya berharap pengalaman dan kembali utuhnya materi pemain kami akan membantu peluang kami meraih gelar liga kali keempat beruntun,” tutur pelatih yang sudah 23 tahun menangani United itu. Di pihak lain, kekalahan bagi Hull makin membenamkan tim asuhan Phil Brown itu di zona degradasi. ”United memang bukan tim yang kami harapkan bakal menyediakan tiga poin bagi kami. Bisa merepotkan mereka sudah cukup bagus. Selanjutnya, kami harus lebih fokus membawa klub ini tetap bertahan di level atas,” urai Fagan, pencetak gol ke gawang United, seperti dilansir Sky Sports. (jpnn) PEMAIN PENTING: Penyerang Manchester United Wayne Rooney meluapkan kegembiraan setelah mencetak gol ke gawang Hull City pada laga di KC Stadium kemarin.

ASTON VILLA

v

LIVERPOOL

Tunggu Tuah Boxing Day BIRMINGHAM – Liverpool punya modal untuk bangkit. Yakni, kemenangan 2-0 atas Wolverhampton Wanderers pada laga Boxing Day (laga sehari setelah Natal) lalu. Hasil itu menjadi modal bagus The Reds –julukan Liverpool– saat menantang Aston Villa di Villa Park dini hari nanti (siaran langsung ESPN pukul 02.45 WIB). Pada pertemuan 24 Agustus lalu, Liverpool dipermalukan Villa 1-3 di Anfield. Kesempatan revans terbuka karena kali ini kondisi Villa tengah down. Tim asuhan Martin O’Neill itu baru saja diperdaya Arsenal dengan tiga gol tanpa balas (27/12). Liverpool memiliki catatan bagus saat bermain di Villa Park. Dalam 11 lawatan sejak Februari 1998, The Reds tak pernah kalah. Menang enam kali dan imbang lima kali. ”Kami datang ke Villa Park dalam momentum tepat. Setiap laga bagi kami saat ini tak ubahnya final. Kami sangat termotivasi untuk memenuhi target finis empat besar,” tutur Lucas Leiva, gelandang bertahan Liverpool, di situs resmi FIFA. ’’Kami tahu laga lawan Villa sangat penting. Apabila mampu mengalahkan mereka, kami akan semakin dekat dengan target kami,” tambah pemain timnas Brazil itu. Selain mental lawan yang tengah drop, Liverpool bisa memanfaatkan faktor kebugaran sebagai sebuah keuntungan. Ya, jika Steven Gerrard dkk memiliki jeda laga tiga hari, Villa hanya dua hari. Kondisi itulah yang mengkhawatirkan O’Neill. ”Saya sudah mengkhawatirkan

PERKIRAAN PEMAIN ASTON VILLA (4-4-2): 1-Friedel (g); 2-L.Young, 24Cuellar, 5-Dunne, 25-Warnock; 8-Milner, 19-S. Petrov©, 4-Sidwell, 6-Downing; 10-Carew, 11-Agbonlahor Pelatih: Martin O’Neill LIVERPOOL (4-2-3-1): 25-Reina (g); 2-Johnson, 23Carragher, 5-Agger, 22-Insua; 21-Lucas, 4-Aquilani; 18-Kuyt, 8-Gerrard©, 19-Babel; 9-Torres Pelatih: Rafael Benitez BURSA ASIAN HANDICAP Aston Villa v Liverpool 0:0

kondisi fisik pemain sebelum lawan Arsenal dan akhirnya menjadi kenyataan. Kami jelas butuh rotasi lawan Liverpool. Bagi saya, Liverpool tetap tim yang punya level tersendiri dan saya tidak ragu mereka sebagai kandidat utama peraih empat besar musim ini,” urai pelatih berkebangsaan Irlandia Utara itu di Evening Standard. Liverpool masih belum diperkuat Javier Mascherano yang menjalani skors empat laga. Tapi, Dirk Kuyt yang disimpan di babak kedua lawan Wolverhampton siap dimainkan lagi sebagai starter. Dari tuan rumah, pemain yang absen adalah winger Ashley Young karena diskors. (jpnn) BUTUH MENANG: Pemain Aston Villa Gabriel Agbonlahor berjibaku dengan kiper Arsenal Manuel Almunia pada laga di Stadion Emirates (27/12).


SELASA, 29 DESEMBER 2009

PERSALINAN

 Sambungan dari Hal 1

cepat, dimana bayi pertama lahir hanya berselang setengah jam kemudian lahir bayi kedua dan lima menit selanjutnya lahir bayi ketiga. ”Tidak lama, langsung lahir semua. Yang bantu saya waktu itu ada ibu yang memang sudah biasa kase melahirkan orang dan satu bidan dari puskesmas. Bayi yang pertama lahir beratnya 3 ki-

KEJAKSAAN

 Sambungan dari Hal 1

yang menimbulkan polemik. Tim interdep yang tergabung dalam clearing house tengah meneliti dan mengkaji buku yang launching kali pertama di Jogjakarta itu. ”Buku ini disorot, karena itu kita proaktif sebagai salah satu tugas menjaga ketertiban umum,” kata Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Muhammad Amari kemarin (28/12). Dia membantah sikap proaktif tersebut karena adanya arahan atau desakan pihak tertentu, seperti pihak Cikeas. ”Saya tegaskan tidak ada itu,” ujarnya. Hingga saat ini, lanjut Amari, pihaknya belum menentukan sikap terhadap buku yang diterbitkan Galang Press itu. Kejaksaan masih mengumpulkan staf ahli berbagai bidang untuk mendiskusikannya. ”Kita akan telusuri lebih dalam dan kritis,” terang mantan Kajati Jabar itu. Kapuspenkum Kejagung Didiek Darmanto mengatakan, tim clearing house terdiri atas kejaksaan, Polri, BIN, Menkominfo, dan MUI. Menurut dia, ada beberapa parameter untuk bisa disebut mengganggu ketertiban umum. Misalnya, merusak kepercayaan masyarakat terhadap pimpinan nasional, merugikan akhlak, dan meresahkan masya-

WAPRES

 Sambungan dari Hal 1

di dekati. Tapi, informasi yang beredar ini terkait dengan kasus Bank Century yang lagi ramai dibicarakan karena turut menyebut nama Presiden dan Wapres terlibat didalamnya. Ketika tiba di lokasi peresmian Balai Penelitian dan Sertifikasi Hasil Perikanan Sulut di Kota Bitung,

MOBIL

 Sambungan dari Hal 1

Dia menuturkan, pemerintahan yang lalu punya kewajiban mempersiapkan kabinet saat ini. ’’Dulu Mensesneg-nya bukan saya. Tapi, ketika itu sudah dirancang dan dibawa ke DPR dan disetujui. Karena sudah disetujui DPR, lalu diproses dan baru direalisasikan sekarang,’’ tuturnya. Mantan Menseskab itu menyatakan, pengadaan mobil baru disesuaikan dengan jumlah menteri serta pejabat tinggi negara. KIB jilid II beranggota 34 menteri dan tiga pejabat setingkat menteri. Mobil dinas juga diberikan kepada pimpinan lembaga tinggi negara.Yakni, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sudi mengungkapkan, pergantian mobil dinas itu merupakan hal wajar. Usia pakai kendaraan memang lima tahun, sehingga mobil dinas lama sudah tidak efektif digunakan. ’’Apalagi, yang kemarin kelasnya Camry. Saya merasakan sering ke bengkel,’’ ungkapnya. ’’Saya kira (mobil baru) tidak berlebihan. Mobilnya juga bukan mobil mewah, Toyota juga. Pokoknya, satu grade di atasnya lah,’’ tambahnya. Menurut Sudi, harga mobil baru itu tidak sampai Rp 1 miliar. Jika tanpa memperhitungkan pajak, harga mobil berkapasitas mesin 3.000 cc tersebut sekitar Rp 600 juta. Namun, ditambah pajak, harga mobil itu mencapai Rp 1,2 miliar–Rp 1,3 miliar. Sesuai ketentuan, pemerintah pusat menanggung pajak atas mobil dinas. Pajak barang mewah akan menjadi penerimaan negara dan kembali lagi kepada pemerintah pusat. Sementara itu, bea balik nama (BBN) akan dipungut oleh pemda. November lalu, pemerintah mengajukan tambahan pos angga-

DESAK

 Sambungan dari Hal 1

”Usut tuntas dugaan korupsi di tubuh Panwaslu yang saat ini kasusnya telah dilaporkan di Kejaksaan. Kami juga meminta agar para wakil rakyat untuk segera memanggil pihak eksekutif dan Panwaslu Banggai, guna memperjelas penggunaan anggaran dari APBD ke lembaga pengawas pemilu itu,” ujar orator aksi. Aksi dimulai sekitar pukul 10.35 wita, di tugu Adipura Keraton Luwuk. Aksi demontrasi yang dilakukan Lisan ditempat tersebut tidak menimbulkan kemacetan lalulintas, buktinya sejak demo berlangsung hingga akhir, arus lalulintas disekitar tempat tersebut berjalan seperti biasanya. Para demonstran dalam orasinya menyampaikan bahwa diduga telah terjadi penyalahgunaan dana Rapel dan konsumsi Petugas pengawas Lapangan (PPL) di tubuh Panwaslu Kabupaten Banggai. Selain itu mereka juga membagikan selebaran kepada masyarakat yang berisikan berbagai ketimpangan dalam penyaluran dana kepada para anggota PPL.

HALAMAN 15

SAMBUNGAN logram, yang kedua 2 kilogram dan yang ketiga 2,5 kilogram,” tuturnya. Menurut perempuan yang bersuamikan Bibito (39) yang berprofesi sebagai petani kecil tersebut, bahwa selama ini ia mengandalkan ASI untuk ketiga bayinya. ”Saya hanya memberi ASI, biasa juga beli susu kalau lagi ada rejeki,” teranh Sunyi, yang mengaku ketiga bayi kembar yang belum diberinya nama tersebut, merupakan anak ke 5, 6 dan tujuh. ”Yang kembar ini anak ke 5, 6 dan 7, sebab sebelum-

nya anak saya sudah empat baru mereka bertiga ini lahir,” sebutnya. Bersuamikan seorang petani, Sunyi yang tinggal di rumah yang sangat sederhana itu berharap agar pemerintah kiranya dapat memberikan bantuan kepadanya. ”Mudah-mudahan ada bantuan dari pemerintah,” harapnya. Senada dengannya, Kepala Desa Uso, Suraid Salim (43), yang juga mengaku ikut menolong proses persalinan ketiga bayi kembar ini, mengaku, bahwa pihaknya selaku

Pemerintah Desa, telah berusaha untuk memberikan bantuan kepada Sunyi dan keluarngnya guna memperoleh bantuan dari pemerintah. ”Selama ini kami sudah mengupayakan bantuan, karena ibu ini termasuk keluarga miskin. Bantuan yang ada ala kadarnya sesuai dengan kemampuan untuk tingkat desa. Tapi kami juga sedang upayakan pembuatan surat keterangan miskin, agar bisa mendapatkan bantuan dari pihak kecamatan atau kabupaten,” jelas Suraid, yang

dikonfirmasi wartawan ditempat yang sama. Ia menyebutkan, bahwa saat kegiatan penilaian lomba PKK beberapa waktu lalu, isteri dari Sekretaris Kabupaten Banggai, sempat menengok bayi kembar tiga tersebut dan memberikan bantuan kepada ibu Sunyi yang sifatnya sebagai bantuan pribadi. ”Sempat waktu itu waktu penilaian lomba PKK, ibu Sekkab datang melihat bayi kembar tiga ini dan memberikan bantuan,” tuturnya. Namun, kata Suraid, pihak-

nya sebagai kepala desa memiliki tanggungjawab yang besar untuk terus berupaya agar warganya tersebut bisa mendapatkan bantuan agar bayi-bayi ini terpenuhi kebutuhannya dalam hal gizi. ”Tentu saya sebagai kepala desa memiliki tanggungjawab moral untuk terus berupaya agar keluarga ini bisa memperoleh bantuan demi pemenuhan gizi bayio-bayi ini. Sebab sebagaiman diketahui, orang tua mereka tergolong tidak mampu, karena berprofesi sebagai pe-

tani,” tandas Suraid, yang rumanya berdekatan dengan rumah milik ibu bayi kembar tiga tersebut. Ia berharap, dengan adanya kasus kelahiran kembar tiga yang pertama kali terjadi di desanya selama ini, pihak pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten dapat memberikan bantuan terhadap keluarga tersebut, agar tidak terjadi kekurangan gizi. ”Mudah-mudahan nantiny ada bantuan dari pemerintah kabupaten, agar bayi-bayi ini tidak kekurangan gizi,” pungkasnya. (tr-03)

rakat. ”Tim pengkaji masih bekerja. Belum ada pelarangan terkait beredarnya buku tersebut,” kata Didiek. Munculnya buku Aditjondro itu juga memantik respons para petinggi parlemen. Ketua MPR Taufiq Kiemas, Ketua DPR Marzuki Alie, dan Ketua DPD Irman Gusman ikut angkat bicara menanggapi buku yang menyodok kantong dana politik SBY dan Partai Demokrat itu. Taufiq Kiemas mengaku tidak terlalu heran dengan penerbitan buku tersebut. Menurut dia, para petinggi negara, mulai Soeharto dan Habibie, sampai Gus Dur dan Megawati juga pernah dibedah keuangannya. ’’Semua presiden pernah kena,’’ katanya di gedung parlemen, Senayan, kemarin (28/12). Kiemas sendiri mengaku sempat ditulis ’’Presiden Satu Setengah’’ dalam buku Aditjondro. ’’Dia menuduh saya RI satu setengah yang bisa mengatur ini dan itu. Tapi, waktu itu saya diam saja,’’ ungkap suami Megawati itu. Menurut dia, kali ini Aditjondro harus membuktikan kebenaran data yang ada di bukunya. ’’Jangan sampai tidak bisa membuktikan,’’ ujarnya. Apa perlu pemerintah sampai melarang peredaran buku ini? ’’Kalau pemerintah mau bertindak, kan nggak apa-apa,’’ jawabnya. Tapi, imbuh Kiemas, kalau substansinya benar, tentu buku itu tidak bo-

leh dilarang beredar. Ketua DPR Marzuki Alie mengaku belum membaca buku tersebut. Karena itu, dia belum bisa memberikan komentar terhadap substansinya. Tapi, menurut dia, sebagai karya intelektual, sebuah buku seharusnya didukung data, fakta, dan analisis berdasar prinsip-prinsip akademis. ’’Kalau tidak, sebaiknya ditarik saja,’’ tegasnya. Menurut Marzuki, kalau substansinya ternyata fitnah, penulisnya harus diberi tindakan hukum. ’’Tidak hanya pencemaran nama baik, tapi juga ditindak karena mengganggu jalannya pemerintahan,’’ ujarnya. Ketua DPD Irman Gusman mengatakan, Aditjondro tidak perlu dijadikan pahlawan. Dalam penulisan buku tetap harus ada metode yang bisa dipertanggungjawabkan dan etika yang ditegakkan. ’’Jangan bikin buku tanpa data yang kuat dan asal–asalan (menulis) terus jadi buku,’’ tandas senator dari Sumatera Barat itu. Sikap lebih proporsional disampaikan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. Dia menilai pola buku tersebut sama dengan buku Aditjondro sebelumnya yang membeber bisnis keluarga Cendana. Priyo menyesalkan jika masih ada upaya pelarangan penerbitan buku semacam itu. ’’Dulu kan pemerintahan cenderung tersentral, namun sekarang beda.

Apa masih patut buku semacam itu dilarang beredar,’’ kata Priyo. Priyo mengingatkan, dalam situasi politik saat ini, pelarangan buku hanya akan menimbulkan kegaduhan. Namun, dia juga memberi pesan kepada Aditjondro, selaku pembuat buku, untuk mempertanggungjawabkan isi bukunya kepada publik. ’’Biarkan buku itu jadi pernak-pernik. Kalau perlu diuji, buat saja buku lain sebagai pembanding,’’ tandasnya. Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti mengatakan, buku Aditjondro sangat informatif. Dia mengungkapkan hubungan dana politik parpol dengan dana asing, dana ilegal yang bersumber dari pengusaha hitam, dan BUMN. ’’Sampai di sini nggak ada indikasi kriminal (Aditjondro), walau mungkin ada kesalahan data,’’ katanya. Dia menyebut Aditjondro adalah penulis yang concern membongkar pundi–pundi kekayaan para presiden. ’’Paling tidak dia melatih rakyat agar kritis terhadap sumber dana para capres,’’ kara Ray. Dia menyarankan, bila tidak terima dengan penerbitan buku tersebut, Presiden SBY sebaiknya mengajukan data pembanding. ’’Persoalan seperti ini tidak perlu dibawa ke pengadilan,’’ tandasnya. (fal/pri/bay/oki)

SEPINTAS

karena kelihatannya teman-teman ini (anggota dewan-red) terlihat reformis, namun kenyataannya tidak demikian,” tutur Herwin. Meski demikian, suatu saat nanti, pada titik tertentu akan terlihat dengan jelas seperti apa model para anggota DPRD yang ada saat ini. Ditanya soal kejelasan mengenai adanya perbedaan tajam di kalangan anggota DPRD mengenai peran dan fungsinya, Herwin Yatim dengan tegas mengakui itu. Bahkan kata dia, dalam pengusulan hak angket DPRD belum lama ini,

sudah terlihat dengan jelas perbedaan-perbedaan yang tajam.(far)

mudah dan terjangkau,” tuturnya. Sementara itu, besarnya tarif kelas tiga di rumah sakit swasta bakal ditentukan direktur atau pimpinan masing-masing. Namun, besarannya tetap memperhatikan pagu maksimum yang ditetapkan gubernur di setiap daerah. ’’Tetap harus memperhatikan perda. Jika tidak, tarif pelayanan kelas tiga di RS swasta bisa tak terkontrol,” ujarnya. Dengan adanya pola tarif nasional, jenis pelayanan di semua daerah akan sama. Rumah sakit tak lagi bisa seenaknya menentukan berbagai jenis operasi. ”Berapa jenis operasi di rumah sakit sudah ditentukan sehingga tak bisa nambah-nambah jenis layanan lagi,” ungkapnya. Pemerintah daerah, kata dia, diberi waktu dua tahun

untuk segera menyusun perda pagu tarif maksimum. Sebab, UU Rumah Sakit mulai berlaku dua tahun setelah aturan itu disahkan. Sambil menyosialisasikan soal pengendalian tarif, Persi berharap 28 komponen pendukung aturan tersebut bisa segera diselesaikan pemerintah. ”Depkes sudah mengundang kami untuk menyusun satu per satu aturan tersebut,” jelasnya. Persi berharap pengendalian tarif bisa menjadi win-win solution bagi RS maupun pasien. Masyarakat mendapat akses pelayanan yang mudah, sedangkan rumah sakit turut dilibatkan dalam menentukan pagu tarif. ”Selain itu, akan ada cross subsidi antara masyarakat mampu kepada masyarakat kurang mampu,’’ sebutnya. (kit/oki)

Wapres disambut Wali Kota Bitung di tempat tersendiri disamping tenda utama kemudian langsung mengambil posisi yang ditentukan. Sementara, kawanan wartawan diapit sekira 3-4 orang Paspampres. Demikian usai memberikan sambutan langsung menaiki bus tanpa memberikan kesempatan kepada pejabat lokal, warga maupun wartawan untuk berdialog. Hanya menteri yang mendampingi Wapres saja yang ber-

salaman dengan para undangan. Bahkan, sangat keterlaluan saat istri Wali Kota Bitung Josephin Sondakh Tarore diusir dari rombongan yang bersama Wapres. Kejadian itu terjadi saat Wapres dan rombongan sudah diarahkan naik ke dalam bus. Saat kaki kanan istri Wali Kota Bitung sudah berada di tangga bus tiba-tiba ditarik oleh seorang Paspampres perempuan. Meski sudah diperkenalkan Sekretrais Kota (Sekot) Bitung Max

J Lomban, tetap diacuhkan. Bahkan, tidak diarahkan sama sekali. Istri Wali Kota terpaksa ikut bersama istri Sekot menuju rumah dinas Wali Kota. Tidak hanya di lokasi peresmian, di rumah dinas pun wartawan dilarang untuk melakukan kegiatan peliputan. Saat wartawan Koran ini memasuki kediaman rumah dinas Wali Kota, langsung diusir keluar oleh Paspampres. “Tidak ada kegiatan peliputan,” kata Paspampres.(fir/jpnn)

ran untuk kebutuhan mendesak dalam APBNP 2009. Salah satu itemnya adalah keperluan pembayaran pajak pengadaan kendaraan dinas untuk menteri/pejabat setingkat menteri dan ketua/wakil ketua lembaga tinggi negara kabinet periode 2009–2014. ’’Nilainya (pajak kendaraan) Rp 62,8 miliar,’’ ujar Menkeu Sri Mulyani Indrawati saat itu. Sri Mulyani menyebutkan, anggaran Rp 62,8 miliar tersebut digunakan untuk membayar pajak 80 mobil. Jadi, pajak yang harus dibayar per mobil sekitar Rp 785 juta. Pajak itu sudah termasuk pajak penjualan barang mewah (PPnBM) serta pajak kendaraan bermotor dan berbagai biaya administrasi lainnya. Dengan pajak mobil Rp 62,8 miliar, jumlah anggaran pengadaan diperkirakan tidak jauh berbeda dari anggaran pajak mobil. Sudi meminta pengadaan mobil baru itu tidak dipersoalkan dan dibesar-besarkan. Dia menilai wajar jika negara menyediakan fasilitas mobil. ’’Bukan untuk jalan-jalan, tapi untuk bekerja,’’ tegasnya. Dia menuturkan, Toyota Crown sudah digunakan perwira TNI setingkat Pangdam. Bahkan, ada kepala daerah yang mobil dinasnya lebih mewah daripada menteri. ’’Bisa dilihat perbandingan yang dipakai. Di tingkat provinsi malah tampilannya jauh lebih bagus (daripada) yang dipakai oleh menteri,’’ ujarnya. Penggunaan mobil Toyota sebagai mobil dinas menteri dan pejabat tinggi negara dimulai sejak pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lima tahun lalu. Sebelumnya, para menteri dan pejabat menggunakan mobil buatan Swedia, Volvo. Sudi beralasan, Toyota dipilih karena merek itu paling banyak digunakan di tanah air. ’’Jadi, kalau rusak, mudah diperbaiki. Di bengkel mana pun bisa. Kan dulu pernah ada Volvo, harganya mahal. Sekali masuk bengkel, wah perbaikan dan mahalnya,’’ ucapnya. Dalam industri otomotif, Toyota Crown Royal Saloon masuk

kategori high-class sedan atau sedan kelas atas. Dalam kategori ini, Toyota Crown selevel dengan BMW seri 5, Audi A6, Jaguar tipe S dan X, MercedesBenz E Class, serta Volvo S 80. Di tempat terpisah, Menteri Perindustrian (Menperin) M.S. Hidayat menanggapi biasa saja fasilitas mobil baru untuknya. ’’Masih enakan Mercy saya,’’ katanya. Dia menambahkan, dirinya hanya akan menggunakan mobil dinas itu untuk acara resmi. Beragam pendapat juga disampaikan para menteri yang kemarin mulai menikmati fasilitas mobil baru. Salah seorang di antaranya adalah Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Menteri yang juga politikus PAN itu justru merasa kurang nyaman dengan mobil dinas baru yang dinaikinya dengan pelat nomor RI 12. ’’Mobilnya lebih kecil, lebih sempit dari yang dulu,’’ ujarnya. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Z. Saleh tak berkomentar banyak mengenai mobil barunya, RI 21. ’’Enggak penting mobil barunya. Yang penting tugasnya,’’ tegasnya setelah mengikuti rapat koordinasi di Kantor Menko Perekonomian kemarin. Sebaliknya, Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta terlihat semringah menerima mobil baru berpelat nomor RI 37. Ketika ditanya kesannya, dia menyatakan mobil baru tersebut lebih enak karena lebih kedap suara. ’’Lebih sunyi, lebih senyap,’’ ujarnya lantas tersenyum. Gusti berharap, dengan mobil dinas baru tersebut, kinerjanya sebagai menteri juga akan meningkat. ’’Alhamdulillah, mudahmudahan bisa meningkatkan semangat saya dalam bekerja,’’ katanya.

kan tahun 2009 324 gugatan. Dari putusan cerai yang dikeluarkan tahun 2008 terdapat 164 perceraian terjadi karena masalah ekonomi dan 74 bercerai karena tidak harmonis. Tahun 2009 terdapat 164 perceraian karena kurangnya tanggung jawab ekonomi dan 70 perceraian karena tidak harmonis. “Ada penurunan jumlah perceraian walau tidak signifikan. Saya berharap jumlah perceraian tiap tahun dapat ditekan dengan upaya pembinaan dari lembaga-lembaga keagamaan maupun pemerintah daerah,” imbuh Arsu. (aha)

berhenti di pinggir Jalan Kartini. Tiba-tiba bagian belakang motornya ditabrak sebuah mobil dan ia terpental ke arah kiri selokan Kantor Dinas Pertanian. “Saya terlempar ke kiri. Motor saya terus diseret sampai tertahan di pohon,” kata korban sambil melihat ke arah pinggangnya yang terlihat luka memar. Sementara pengendara Kijang pick up, Weldy menuturkan, ia baru saja dari pasar, tepat di depan SPBU Kartini, ia menabrak sepeda motor. Ia mengaku kaget saat me-

lihat sepeda motor ditabraknya hingga terjepit di pohon. “Saya juga tidak sadar tiba-tiba saya kaget sudah tabrak motor dan mobil langsung berhenti di pohon,” akunya dengan raut wajah kebingungan. Warga yang melihat kondisi motor yang terjepit di pohon dan rusak berat, seakan tidak percaya korban tidak mengalami luka parah. Polantas yang berada di TKP, langsung mengangkut sepeda motor menggunakan mobil pick up yang menabrak ke Polres Palu. (ron/jpnn)

Diimpor Langsung dari Jepang PT Toyota Astra Motor (TAM) membenarkan bahwa pihaknya telah mengirim Toyota Crown Royal Saloon untuk mobil dinas menteri KIB jilid II. Hal tersebut diungkapkan Direktur Pema-

saran TAM Joko Tri Sanyoto. Menurut dia, pemerintah memesan mobil itu pada TAM dan pihaknya sudah menyelesaikan. ’’Jumlahnya sesuai kebutuhan dan sudah dikirim semua,’’ jelasnya saat dihubungi kemarin. Dia menuturkan, mobil-mobil itu diimpor langsung dari Jepang. Sebab, tipe mobil tersebut tak tersedia di Indonesia. ’’Model itu ada di Jepang,’’ ungkapnya. Dari sisi kelas, lanjut Joko, Toyota Crown Royal Saloon itu lebih tinggi daripada Toyota Camry (mobil dinas menteri periode sebelumnya). ’’Lebih lux, comfort, dan nyaman,’’ jelasnya. Tapi, dari sisi kapasitas mesin, mobil dinas baru tersebut lebih kecil daripada mobil lama. Toyota Crown Royal Saloon bermesin 3.000 cc, sedangkan Toyota Camry berkapasitas mesin 3.500 cc. Dari sisi harga, mobil dinas baru itu lebih mahal. Harga Toyota Camry saat ini lebih dari Rp 600 juta. Sedangkan harga Toyota Crown Royal Saloon dua kali lipatnya. Namun, Joko menuturkan, sebenarnya harga tanpa pajak Toyota Crown Royal Saloon hampir sama dengan Camry, yaitu berkisar Rp 600 juta. Karena kena pajak barang mewah, harganya jadi dua kali lipat. ’’Tadinya yang diminta adalah harga tanpa pajak. Tapi, kan tidak bisa. Itu impor CBU (completely built-up atau impor utuh) dari Jepang dan dikenai luxury tax. Makanya, harganya jadi tinggi,’’ jelasnya. Tarif pajak barang mewah mencapai 60 persen dari harga. ’’Tapi, tidak apa-apa kan, toh nanti pajak itu kembali ke pemerintah,’’ lanjutnya. Toyota Crown diproduksi Toyota Motor Corp Jepang sejak 1955. Dalam perkembangan sekarang, generasi Toyota Crown dibuat dalam bentuk sedan, hardtop coupe, wagon, pick-up double cab, dan pick- up single cab. Sejak 1955 hingga sekarang, Toyota Crown sudah menghasilkan 13 generasi. (sof/owi/jan/dwi)

tanggung jawab ekonomi dari suami menyebabkan istri menggugat cerai. “Banyak bukti-bukti di persidangan menyebutkan suami lalai menafkahi keluarag secara ekonomi,” kata Arsu. Ketidak harmonisan antara suami dan sitri menjadi penyebab kedua masih tingginya angka perceraian di Banggai. “Saling curiga, ada pihak ketiga serta tidak sabar juga menjadi penyebab perceraian terjadi,” ungkap Arsu. Tahun 2008 gugatan cerai yang didaftar di PA Luwuk mencapai 332 kasus sedang-

Mereka menyebutkan, bahwa ada berkisar 259 petugas PPL yang sejatinya menerima uang konsumsi selama masa 80 hari kerja dengan rasio 30 ribu perhari sebesar Rp. 2.400.000 perorang. Yang jika diakumulasikan secara keseluruhan didapat angka Rp. 621.600.000, namun oleh Panwaslu Kabupaten Banggai melakukan pemotongan terhadap para PPL sebesar Rp. 1.000.000 perorang. Jika dijumlah secara keseluruhan maka jumlah yang didapat berkisar Rp 259.000.000, sehingga para demonstran mempertanyakan kemana dana pemotongan sebesar itu, bahkan terngan mereka, menjelang masa berakhirnya tugas Panwaslu Banggai dana tersebut masih misterius, dan semakin tidak jelas keberadaannya.

ampaikan tuntutan kami,” ujar salah satu massa. Bahkan, massa yang lain juga ikut bereaksi akibat wakil rakyat yang berusaha menanggapi tuntutan mereka. ”Sabar pak, kayak tidak tahu aturan. Kami sedang berorasi giliran bapak nanti. Sudah lambat datang langsung main potong bicara,” teriak salah satu peserta aksi sedikit emosi. Mendapat bantahan cukup pedis dari peserta aksi tersebut, salah satu anggota dewan bernama Syafrin Luneto, ikut bereaksi dan langsung menjelaskan bahwa pihaknya sudah mendegar apa yang menjadi tuntutan mereka. “Iya kami sudah dengar semuanya, beri kami juga kesempatan. Apa yang saudara-saudara sampaikan sudah jelas kami dengar,” timpal Syafrin saat itu. Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Banggai ini juga bahkan menjelaskan, bahwa keterlambatan pihaknya menerima para peserta aksi karena ia dan pihak sekretariat dewan sedang mengkoordinasikan ruang yang diperuntukkan untuk melakukan pertemuan antara massa LISAN dan pihak dewan. ”Bukan terlambat, tapi kami tadi sedang mempersiapkan ruang pertemuan dengan pihak sekretariat

untuk mendengar tuntutan secara lebih jelas dari saudara-saudara,” jelas Syafrin yang saat itu didampingi dua anggota dewan lainnya yakni Syafrudin Husen dan Suprapto. Rupanya penjelasan dari kalangan dewan ini dan tawaran untuk melakukan pertemuan di salah satu ruangan tidak digubrik para peserta aksi. Mereka hanya menekankan agar dewan segera melakukan pertemuan sesuai tuntutan mereka. ”Tidak usah bicara di ruangan, disini saja sudah cukup. Yang jelas kami menuntut agar dalam waktu 1 kali 14 hari dewan harus memanggil pihak eksekutif dan Panwaslu untuk memperjelas kasus tersebut,” tandas orator aksi. Mendapat penjelasan tersebut, tiga wakil rakyat ini berjani akan membahas masalah tersebut dan mengkomunikasikannya dengan rekan-rekannya yang lain sesama wakil rakyat. Sekadar diketahui, sebelumnya massa ini juga menggelar aksi di sekitar tugu Adipura dan Kejaksaan Negeri Luwuk dengan tuntutan yang sama dan membagi-bagikan selebaran kepada masyarakat yang melintas jalan yang mereka lalui menuju tiga titik tempat menggelar aksi. (tr-03/ynt)

Sempat Bersitegang Dalam aksinya di gedung dewan kemarin, massa aksi sempat bersitegang dengan beberapa anggota DPRD Banggai, yang kebetulan menerima mereka saat itu. Pasalnya, salah satu wakil rakyat tiba-tiba memotong pembicaraan orator aksi, yang kemudian memantik reaksi dari sejumlah massa. ”Jangan rampas dulu pak, kami masih beroasi untuk meny-

 Sambungan dari Hal 1

terasa ada, namun tidak jelas kelihatan,” tutur Herwin, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/12). Dijelaskan, sepintas kelihatannya para anggota DPRD terlihat reformis, namun kenyataannya tidak demikian adanya. Dengan kenyataan itu kata dia, sulit untuk membedakan, mana yang status kuo dan mana yang pro perubahan. “Saya tidak tahu apa namanya,

PERLU

 Sambungan dari Hal 1

antara satu daerah dan daerah lain pasti berbeda, bergantung tingkat kemajuan daerah. Misalnya, pagu tarif maksimum di Papua tidak sama dengan Sulawesi. ”Meski tidak sama, tetap tidak boleh melebihi pola tarif nasional,” jelasnya. Selain menentukan pola tarif nasional, Menkes akan mengatur besar tarif pelayanan kelas tiga. Untuk rumah sakit pemerintah, kata Sutoto, secara keseluruhan pola tarif ditentukan Menkes. ’’Biaya pelayanan kelas tiga juga ditentukan secara nasional, tapi khusus rumah sakit pemerintah. Dengan demikian, pelayanan kesehatan diharapkan

ANGKA

 Sambungan dari Hal 1

upaya mediasi sehingga didapat penyelesaian diluar sidang. PA kata Arsu akan melanjutkan gugatan cerai jika upaya mediasi tidak menemukan solusi atas konflik rumah tangga. “Mediator secara bersungguh-sungguh mencari sekecil apapun yang memungkinkan suatu rumah tangga kembali harmonis,” katanya. Data di PA Luwuk mencatat perceraian disebabkan masalah

DOSEN

 Sambungan dari Hal 1

bersama motornya.

Pantauan, sepeda motor Supardi tampak rusak berat hingga bodi motor bengkok dan hampir seluruh bodi motor rusak. Sementara mobil Kijang pick up yang dikendarai Weldy (43), warga Jalan Masjid Raya Palu, bagian depannya ringsek. Supardi mengaku, saat itu ia hendak ke arah Palu Barat dan

JESS

 Sambungan dari Hal 1

bahwa mereka bertunangan dan segera ingin menikah,” kata sumber lagi. “Jessica juga bermimpi untuk menikah dengan Tony, bahkan dia sampai memikirkan rancangan baju dan pesta yang akan mereka siapkan dalam perkawinan,” pungkasnya. (jpnn)

Guru Les Bakar mobil Pejabat Polri JAKARTA-Aksi nekat dilakukan Iras Tambunan, wanita mantan guru les sebuah yayasan di Jakarta Barat. Merasa laporannya tak ditanggapi polisi, Iras membakar mobil dinas Wakil Inspektur Pengawasan Umum Inspektur Jenderal Rismawan. Bodi belakang sedan Toyota Camry nomor polisi 30-00 dan sisi kanannya hangus terbakar. Untuk menjalankan aksinya, Iras mempersiapkan 1,5 liter bensin di sebuah botol bekas air minum dan korek api. Kejadian itu berawal saat Iras mendatangi Mabes Polri sekitar pukul 11.25. Berbaju safari biru, Iras berjalan menuju pelataran parkir pejabat tinggi Mabes Polri, yang terletak di depan pintu masuk belakang ruang rapat utama (Rupatama). ”Dia tidak langsung membakar mobil. Dia duduk dulu di bawah pohon,” kata Budi Irawan, salah seorang sopir pribadi pejabat Mabes Polri yang menjadi saksi mata. Menurut Budi, setelah duduk, Iras sempat mondar-mandir. ”Tiba-tiba dia keluarkan botol Aqua dari plastik dan isinya dituangkan di mobil. Lalu dia melempar korek api,” katanya. Sebuah kayu korek api didapati tertinggal di bagian kaca belakang atas mobil. Budi mengaku kaget karena tak menyangka bahwa yang dituangkan Iras adalah bensin. ”Saya langsung lari masuk mobil, ngidupin mobil terus ngebawa mobil pergi jauh. Nyelamatin mobil,” katanya. Api menjalar dengan cepat dan membakar bodi mobil. Beberapa polisi dan pegawai negeri sipil di lingkungan Mabes Polri juga panik. Mereka terlihat bingung. Wisnu, sopir pribadi Kapolda Metro Jaya, Irjen Wahyono, yang lebih dulu tanggap dan memberanikan diri masuk mobil atasannya yang berada di depan mobil yang dibakar tersebut. Sopir Kapolda itu membawa mobilnya sekitar 100 meter ke depan. Seorang pegawai negeri sipil membawa alat pemadam api

dari dalam gedung Rupatama, untuk memadamkan api yang semakin membesar. Kepanikan dan teriakan bersahutan mengiringi proses pemadaman tersebut. Beberapa polisi, yang sebelumnya sempat lari karena takut mobil meledak, mulai menghampiri mobil. Mereka membantu memadamkan api. Setelah membakar mobil tersebut, Iras berlalu menuju ruang piket. Beberapa petugas provos Denma (Detasemen Markas) yang berada di ruang itu curiga karena wanita itu masih membawa botol Aqua di tas plastik yang dijinjing. Iras lalu ditangkap. Wanita itu tidak melawan sedikit pun saat digelandang dua petugas menuju Rupatama untuk diamankan. ”Saya bertanggung jawab. Saya memang ingin membakar mobil itu,” katanya kepada wartawan. Iras beralasan laporannya ke Itwasum dan Pengamanan Internal (Paminal) Polri tidak digubris. ”Saya buat laporan, tapi diblok terus,” tambahnya. Laporan tersebut dilayangkan Iras karena merasa tidak pernah mendapatkan keadilan hukum dalam kasus pidana yang dialami. ”Saya dianiaya oleh Kim Suing, orang Tiongkok di Jakarta Barat, tapi kasus saya dihentikan (SP3) sama penyidik Polres Jakarta Barat,” katanya. Setelah mengetahui kasusnya di-SP3, Iras mengajukan praperadilan kasusnya pada 2008 silam. Namun, dia dikalahkan oleh pengadilan. Iras lalu melaporkan tindakan penyidik Polres Jakarta Barat, yang menghentikan penyidikan kasusnya, ke Itwasum dan Paminal. Tapi, katanya, laporannya tidak pernah digubris. ”Saya tanggung jawab. Saya siap dihukum,” teriaknya. Dari keterangan beberapa petugas Detasemen Markas, dua minggu lalu Iras pernah membawa kayu yang telah dibubuhi paku ke Mabes Polri. Atas tindakannya itu Iras ditangkap Paminal. Saat ditangkap, wanita itu mengaku membawa kayu karena standar sepeda motornya rusak. Dia

pun dilepas. Dua jam diperiksa di Rupatama, Iras lalu dipindah ke Polres Jakarta Selatan. Barang bukti berupa dua botol bekas air minum dan korek api disita. Tim identifikasi yang datang beberapa saat setelah mobil dipadamkan. Mereka menginvestigasi barang bukti, sidik jari Iras, dan mobil yang dibakar. Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Sulistyo Ishak lalu menemui pelaku di gedung utama Mabes Polri. Usai bertemu, Sulis menjelaskan wanita itu akan diperiksa dokter. ”Apakah sehat atau tertekan jiwanya,” katanya. Sulistyo menjelaskan, jika terbukti, pelaku akan dikenakan pasal 188 KUHP tentang Tindak Pidana Pembakaran yang Membahayakan Umum, dengan ancaman maksimal lima tahun penjara. Mengenai dugaan awal motif pembakaran, Sulisyo menjelaskan, Iras dipecat dari yayasan bimbingan belajar di Jakarta Barat. Dia lalu membuat laporan di Polres Jakbar dengan tuduhan perbuatan tidak menyenangkan. ’’Polres Jakarta Barat sudah melakukan penyelidikan dan penyidikan atas kasus itu dan (berkas) sampai dikirim ke kejaksaan,” katanya. ”Namun, berkas dikembalikan karena dinyatakan tidak memenuhi unsur pidana. Polres berusaha melengkapi berkas, tapi tetap tidak memenuhi unsur untuk ditingkatkan ke penuntutan. Kasus pun di-SP3 (dihentikan),” katanya. Secara terpisah, anggota Komisi Kepolisian Nasional Adnan Pandupraja menilai kasus itu harus menjadi pelajaran bagi kepolisian. ”Jangan sampai terulang. Penyidik harus introspeksi bahwa masyarakat berhak dilayani dengan baik,” katanya saat dihubungi. Menurut Adnan, tindakan pembakaran itu tetap tidak dibenarkan. (rdl/iro)


LUWUK POS | Selasa, 29 Desember 2009 | Hal 16

Perempuan Setara Dalam Pembangunan Bersinergi Bersama Kaum Pria Untuk Memajukan Daerah

SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai, Halima Amir, ketika menyerahkan bantuan kepada para penyapu jalan.

LOMBA MENU: Para peserta lomba menu yang ikut menyemarakkan peringatan pering atan Hari Ibu ke 81, Hari Kesatuan Gerak PKK ke 37, dan HUT Dharma Wanita Persatuan yang ke 10, di Gedung Luwuk Exhibition Centre, senin (28/12) kemarin.

GN-OTA: Bupati Banggai, Ma’mun Amir ketika menerima salaman dari salah seorang siswi penerima bantuan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh

LUWUK-Kaum perempuan punya posisi yang setara dengan pria, dalam hal berpartisipasi membangun daerah dan bangsa. Dan hal itu sudah ditandai dengan makin banyaknya jumlah kaum perempuan yang menempati sejumlah posisi strategis baik itu dilingkungan kantor pemerintahan maupun lembaga swasta profesional. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai, Halima Amir diselaSALAMI PENERIMA BANTUAN: Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banggai sela pelaksanaan peringatan Hari Ibu ke 81, Hari Kesatuan bersama Ketua PIAD Kabupaten Banggai menyalami para penerima bantuan. Gerak PKK ke 37, dan HUT Dharma Wanita Persatuan yang ke 10, di Gedung Luwuk Exhibition Centre, senin (28/12) kemarin. Menurut Halima, peran kaum perempuan tidak dapat lagi dipandang sebelah mata, karena selain memiliki peran yang sangat besar dalam lingkungan keluarga, juga kaum perempuan sudah banyak terlibat aktif dan memiliki peran strategis disejumlah bidang pekerjaan. Karena itu, pada momen peringatan Hari Ibu ke 81, Hari Kesatuan Gerak PKK ke 37, dan HUT Dharma Wanita Persatuan yang ke 10 BANTUAN UNTUK PEMULUNG: Bupati Banggai, Ma’mun Amir bersama Ketua TP kali ini, Halima berharap agar PKK Banggai, Halima Amir ketika menyerahkan bantuan bersama organisasi wanita posisi perempuan di tengah kepada salah seorang wanita pemulung. masyarakat dapat benar-benar sejajar dengan kaum pria. “ Ini merupakan semangat yang telah dibangun sejak beberapa dekade silam, tepatnya dimulai ketika pelaksa naan kongres perempuan yang digelar pada 22 Desember 1928 di Jogyakarta,” ungkap Halima. Lebih lanjut, Fisrt Lady Kabupaten Banggai ini juga menjelaskan tentang alasan dirangkaikannya 3 peringatan penting dalam satu kegiatan bersama. Menurutnya, karena moment dari 3 agenda itu berdekatan di bulan yang

TP-PKK dan Dharma Wanita Gelar Beragam Kegiatan Sosial

PEMENANG P2WKSS: Bupati Banggai, Ma’mun Amir bersama Ketua TP PKK Banggai, Halima Amir ketika menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba P2WKSS Kabupaten Banggai.

PENGHIJAUAN: Pengurus organisasi PERSIT Kartika Chandra Kirana, ketika mengikuti kegiatan penghijauan.

LUWUK-Selain menggelar peringatan Hari Ibu ke 81, Hari Kesatuan Gerak PKK ke 37, dan HUT Dharma Wanita Persatuan yang ke 10, di Gedung Luwuk Exhibition Centre, senin (28/12) kemarin. Sebelumnya, pengurus PKK dan Dharma Wanita beserta sejumlah organisasi perempuan lainnya di daerah ini, terlebih dahulu telah melaksanakan beragam kegiatan yang bersifat sosial. Seperti penyerahan bantuan kepada para penyapu

sama, maka untuk lebih menyemarakkan serta agar efisien dan efektif, maka tak ada salahnya peringatan 3 hari besar bagi kaum perempuan itu dirangkaikan dalam satu waktu. Sementara itu, pada Pelaksanaan peringatan Hari Ibu ke 81, Hari Kesatuan Gerak PKK ke 37, dan HUT Dharma Wanita Persatuan yang ke 10 kemarin, diisi dengan berbagai kegiatan, seperti atraksi tari dari sejumlah siswi taman kanak-kanak, lomba menu lokal yang diikuti oleh pengurus Dharma Wanita dari sejumlah instansi, penyerahan hadiah sejumlah lomba, serta yang paling menarik adalah penyerahan bantuan kepada para penyapu jalan serta salah seorang pemulung di Pasar Simpong. Pada kesempatan tersebut, Bupati Banggai Ma’mun Amir, ketika memberikan sambutan mengungkapkan apresiasi yang sangat positif terhadap peran kaum perempuan untuk turut menyukseskan berbagai program pembangunan di daerah ini. Disampaikan Bupati, perjuangan pergerakan kaum perempuan Indonesia Merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari kebangkitan bangsa Indonesia, sejak masa perjuangan hingga ketika mengisi kemerdekaan Indonesia. Saat ini sudah banyak kemajuan yang dicapai kaum perempuan. Mereka tidak lagi hanya sekedar menjadi obyek atau sekedar pengguna hasil pembangunan. Melainkan juga ikut berperan melaksanakan dan berpartisipasi disegenap aspek pembangunan nasional. Hal ini terlihat pada kiprah kaum perempuan di berbagai bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, di instansi pemerintah, swasta dan lembaga swadaya masyarakat.Dan kemudian pada akhir sambutannya, Bupati menghimbau agar para orang tua dapat mendidik anak perempuannya secara baik. Karena kelak, anak perempuan akan menjadi perisai dari api neraka di hari akhir nanti. (bim)

C M Y K

jalan, anjangsana ke panti asuhan, kunjungan ke lembaga pemasyarakatan Luwuk, ziarah ke taman Makan Pahlawan, Lomba wujud nyata program PKK, Lomba menu PKK, Lomba Toga kelurahan di wilayah kecamatan Luwuk, dan rencananya hari ini akan dilanjutkan dengan kegiatan donor darah serta pelayanan KB.Ketua Panitia Bersama dari 3 kegiatan, Hj Rubiah Musir Durubatu, menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakannya sejumlah kegiatan tersebut, antara lain meningkatkan kiprah perempuan Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan Keluarga, Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara serta pembangunan nasional yang berkelanjutan guna tercapainya tujuan pembangunan nasional dan terciptanya kesetaraan gender.Terakhir, Istri dari sekretaris daerah kabupaten Banggai ini, berharap agar dari seluruh kegiatan yang sudah digelar bisa terwujud harapan bersama kaum perempuan, yakni adanya kesetaraan kedudukan dengan laki-laki dalam berbagai bidang kehidupan. (bim)

C M Y K


LUWUK POST | SELASA, 29 DESEMBER 2009