Issuu on Google+

NOMOR 0726 Harga Rp. 3.000

SABTU, 16 JANUARI 2010 PILKADA 2011

SAH Jilid II Bakal Tampil ? L U W U K Pernyataan pendiri Forum Masyarakat Lokal (FORMAL) Kabupaten Banggai, Sutrisno K. Djawa, yang menyebut tampilnya Herwin Yatim memimpin DPC PDIP Kabupaten Banggai bakal H.Baba mempengaruhi konstalasi politik jelang Pilkada bisa jadi ada benarnya. Tak hanya mempersempit ruang gerak calon incumbent untuk menggunakan PDI-P, setelah sebelumnya Baca : SAH...Hal 11

UNAS

Mendiknas Minta Komitmen PTN

Hindari Kasus Ayin, KPK Awasi Rutan Cipinang JAKARTA–Anggodo Widjojo tidak akan sendiri dijebloskan ke Rutan Cipinang dalam kasus dugaan menghalang-halangi penyidikan korupsi Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT). Sebab, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan menyeret pihak-pihak lain yang terlibat kasus tersebut. Sikap KPK itu terlihat sejak awal saat menjebloskan adik buron Anggoro Widjojo tersebut ke Rutan Cipinang, Kamis sore (14/1). Dari rumusan pasal yang dijeratkan kepada Anggodo, terdapat pasal 55 KUHP. Itu merupakan norma untuk menjerat peran pihak lain dalam kasus pidana. Mengenai Baca : HINDARI...Hal 11

Marto “Ditarik” ke Halimun

C M Y K

Sambil Menunggu Suasana Kondusif

JAKARTA - Mendiknas M. Nuh meminta komitmen Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) untuk mengawal pelaksanaan ujian nasional (unas) dari awal sampai akhir. Yaitu, mulai pencetakan soal, distribusi, pelaksanaan ujian, hingga pemindaian lembar jawaban ujian nasional (LJUN). Komitmen itu dinilai penting untuk merealisasikan unas yang jujur dan kredibel. ’’Ketua MRPTNI (Djoko Santosa) dan wakil ketua MRPTNI (Haris Supratna) sudah menyatakan kesanggupannya kepada

LUWUK-Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Banggai, Irpan Poma, menegaskan Pemda Kabupaten Banggai tidak membuat keputusan untuk menugaskan Camat Masama Marto Djafar berkantor di Desa Minang Andala, Kecamatan Masama. Kepada koran ini Irpan mengatakan akan mengkonfirmasikan kepada Camat Masama, Marto Djafar, untuk belum berkantor di Masama, mengingat adanya reaksi yang terjadi di wilayah itu, apalagi berkantor Baca : MARTO....Hal 11

Baca : MENDIKNAS...Hal 11

Rudis Aleg Sedot Rp 7,6 Miliar

BEYONCE KNOWLES

Rp 10,9 Miliar Satu Malam

Mubazir Bila Tidak Dipergunakan [F/MUSTAFA RAMLI/JAWA POS]

PENGAKUAN: Anggota Pansus Century, Bambang Soesatyo dan Maruarar Sirait bersama aktivis KOMPAK Fadjroel Rahman , saat memberikan keterangan di DPR-RI, Jumat (15 Jan 2010) di Jakarta. KOMPAK dan Inisiator Pansus Century menuntut diperdalam pengakuan Sri Mulyani, saaat dimintai keterangan Pansus beberapa hari lalu.

Pansus Wacanakan Pemanggilan SBY Untuk Klarifikasi Kebenaran Presiden Tahu Bailout Century

JAKARTA–Keterangan yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terus menjadi bola panas. Panitia Khusus (Pansus) Angket Bank Century mulai menggulirkan wacana atau rencana pemanggilan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk diperiksa sebagai saksi. ’’Di sini data yang menjadi instrumen. Kalau gilirannya (SBY) didatangkan,

mengapa tidak,’’ ujar Ketua Pansus Century Idrus Marham di gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin (15/1). Dia menuturkan, dari keterangan sejumlah saksi yang dipanggil dan diperiksa pansus, benang penyelidikan sempat mengarah ke SBY. Meski begitu, wacana pemanggilan Baca : PANSUS ....Hal 11

Dilaporkan Hilang, Lima WNI Selamat di Haiti JAKARTA–Ada kabar positif di tengah evakuasi korban gempa yang menghancurkan Kota Port-au-Prince, Haiti, Selasa sore waktu setempat (12/1) atau Rabu pagi WIB (13/1). Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan bahwa lima warga

LUWUK-Para anggota DPRD Banggai dan juga Pemda Kabupaten Banggai, tampaknya harus berpikir panjang mengenai polemic penggunaan rumah dinas anggota DPRD. Pasalnya, bila tidak dipergunakan, maka rumah dinas DPRD Banggai itu akan menjadi mubazir, sebab, rumah itu telah menyedot anggaran yang tidak sedikit selama ini. Berdasarkan pemaparan pihak Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang di DPRD Banggai, proyek rumah dewan itu dikerjakan dalam dua tahap. Tahap Baca : RUDIS....Hal 11

IHWAN DATU ADAM

Butuh Kerja Keras

LUWUK-Sejak menegaskan komitmennya bertarung sebagai kandidat bupati Banggai Ihwan Datu Adam masih dipandang sebelah mata. Lantas bagaimana sikapnya dengan penilaian seperti itu. Ihwan nampaknya tak mau munafik dengan mengabaikan penilaian yang menyebut dirinya tak dikenal. Informasi yang dihimpun Luwuk Post, menyebutkan, kendati sukses sebagai pengusaha

Baca : DILAPORKAN ....Hal 11 RAKA DENNY/JAWAPOS

BANTU GEMPA HAITI: Tim Kemanusiaan RI yang tergabung dalam Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC-PB) siap berangkat ke Haiti untuk membantu penanganan korban pascagempa yang mengguncang wilayah tersebut, Rabu (13/1) pekan silam.

Baca : BUTUH ....Hal 11

Catur Budi Fatayatin, Kepala Rutan Pondok Bambu yang Baru Pascakasus Artalyta

Karena Wanita, Tiga Kali Pegang Rekor di Lingkungan Lapas KARIBIA-Menyanyi dan menghiburlah di pesta tahun baru untuk Mutasim-Billah, putra Muammar Qaddafi, penguasa Libya. Sebab, bayarannya sangat menggiurkan, yakni USD 1,2 juta (sekitar Rp 10,9 miliar). Itu dibuktikan oleh penyanyi Beyonce. Namun, bila melihat reputasi Beyonce dan melihat dandanannya, tampaknya Baca : BEYONCE...Hal 11

INTERMEZZO

KASUS sel mewah Artalyta Suryani dan empat tahanan lainnya membuat jabatan kepala Rutan Pondok Bambu yang sebelumnya dijabat Sarju Wibowo diganti. Posisi itu kini dipegang Catur Budi Fatayatin. Siapa dia? Apa saja gebrakan yang pernah dilakukan?

K

AGUNG PUTU I., Jakarta

AMIS siang (14/1) merupakan hari pertama Plt Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu Catur Budi Fatayatin berdinas. Dia menerima jabatan barunya itu dari Sarju Wibowo, kepala rutan sebelumnya, pada Rabu (13/1). Meski sudah berpindah tugas, emblem

di bahu kanannya masih bertulisan ’’Salemba’’, tempatnya berdinas sebelumnya. Begitu juga kartu identitas yang digantungkan di saku kiri. ’’Saya ini masih sehari. Yang gini-gini belum sempat (ganti),’’ ujar wanita berambut panjang itu lantas tersenyum. Pemandangan yang sama ditemukan di depan pintu masuk ruang kepala rutan. Papan nama Sarju masih terpasang jelas. Namun, wanita kelahiran Ngawi itu, tampaknya, enggan menurunkan papan nama tersebut. ’’Saya ini kan hanya Plt (pejabat pelaksana tugas, Red). Jadi, papannya nggak usah diganti,’’ kata wanita 42 tahun itu beralasan. Sebelum memimpin Rutan Pondok Bambu, Catur memang bertugas di Rutan Salemba pada 2008 menjadi kepala

seksi pelayanan. Lulusan Akademi Ilmu Pemasyarakatan (Akip) pada 1989 itu mengawali karirnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pariaman, Padang. Kemudian, pada 1992, dia berpindah ke Rutan Salemba sebelum dipindah ke Lapas Narkotika pada 2003 sebagai kepala subseksi registrasi. Ketika itu, Lapas Narkotika baru didirikan. Namun, tidak berarti Catur nganggur. Selama dua tahun sebelum beroperasi pada 2005, dia membangun sistem, prosedur operasional standar, Baca : KARENA WANITA....Hal 11 [FOTO: AGUNG PUTU ISKANDAR/JAWA POS]

SIAP BERBENAH: Plt Kepala Rutan Pondok Bambu Catur Budi Fatayatin menjadi Kepala Rutan Pondok Bambu pertama yang wanita.

Doa Tahun Baru

W

arga kota Waldstatt di Swiss punya tradisi unik tiap awal tahun. Dengan mengenakan kostum daun-daunan dan ranting pohon plus kalung genta sapi, para Silvesterchlaeuse itu akan berjalan dari rumah ke rumah milik warga yang mayoritas petani. Mereka akan mendoakan sang empunya rumah agar bisa melakoni tahun baru dengan sukses. Setelah itu mereka menari dan menyanyi. Imbalannya, mereka mendapat makanan, minuman hangat, atau uang. (EPA)

email : redaksi@luwukpost.info

Info Berlangganan Koran dan Iklan : (0461) 325447 Faksmili : (0461) 32507

C M Y K


LUWUK POS | SABTU, 16 JANUARI 2010 | HALAMAN 2

Pemuda Toili Akan Gelar Dialog Tambang LUWUK- Komunitas pemuda di dataran Toili yang tergabung dalam Nasyiatul Aisyiyah Toili rencananya akan menggelar dialog terbuka dengan tema “Dampak Pertambangan Emas Terhadap Masyarakat di dataran Toili”. Dialog rencananya digelar di Balai Desa Rusakencana pada hari Minggu tanggal 17 Januari. Pembicara yang telah dihubungi adalah Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Banggai Hardi Uda’a, Ketua Komisi A DPRD Banggai Herwin Yatim dan Manejer Yayasan Lapangan Merah Putih Banggai Amzi. “Untuk pembicara, tempat dan pesrta telah kami hubungi dan semuanya siap ambil bagian dalam diskusi tersebut,” kata Humas Panitia Dialog Terbuka Nasyiatul Aisyiyah, Syamsurizal Karim di Luwuk, Kamis. Ia mengatakan tujuan dialog untuk menyamakan persepsi sehubungan dengan pengolahan tambang tardisional di Toili. “Informasi di Toili tak menentu dan sering bertabrakan sehingga butuh informasi dari pihak terkait,” katanya. Peserta yang diundang terdiri dari perngkat pemerintah desa, BPD, pemuda, tokoh agama serta pemerintah di kecamatan Toili. Warga yang ambil bagian dalam penambangan tardisional di Toili juga dipastikan hadir agar ada informasi yang berimbang. “Banyak isu saat tambang di Toili dikelolah warga. Ada kecemburuan sosial karena banyak pendatang yang menguasai tambang, isu lingkungan, masalah hutan dan pendapat daerah serta keamanan,” kata Idil, sapaan Syamsurizal Karim. Dalam pertambangan tardisional seperti di Toili kata Idil banyak faktor yang jadi pertimbangan. Ekonomi, lingkungan, PAD, hutan dan keberlangsungan kehidupan sosial masyarakat. (aha)

Masama Cup Terus Dihelat MASAMA-Pertandingan sepak bola Masama Cup terus dihelat. Hingga saat ini pertandingan sepak bola dalam rangka HUT Kecamatan Masama itu akan memasuki per delapan final. Sejumlah keseblasan dipastikan gugur, dan beberapa diantaranya masuk dalam putaran per delapan final. Salah satu keseblasan yang dipastikan lolos hingga ke putaran final adalah Masama Putra, julukan tim sepak bola Desa Taugi. Untuk diketahui, Taugi merupakan pemegang piala bergilir, dan pertandingan pada HUT Masama tahun ini merupakan pertangan penentu bagi skuad besutan Warsin Lumalaga itu, untuk bisa menahan piala bergilir tersebut.(far)

PANTAI MASAMA : Potensi wisata pantai di Kecamatan Masama ditemukan di Desa Tangeban. Setiap minggu, lokasi pantai ini banyak dikunjungi warga

Evert Kuganda Angkat Bicara Soal Pembangunan di Bunta

LUWUK-Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banggai akhirnya angkat bicara soal program pembangunan di daerah ini. Ia melontarkan kritik keras terhadap pembangunan di daerah, yang selama ini dinilainya tidak maksimal

TIKET PESAWAT MURAH Cek harga, Booking, Issued Tiket klik di :

menyentuh kepentingan rakyat. Evert menyoroti pembangunan di wilayah Kecamatan Bunta. Jalan Hi’on-Ulos-Koninis kata dua, sudah ia aspirasikan sejak periode 2004 silam. Sayangnya sampai saat ini perbaikan ruas jalan itu tidak pernah terealisasi. Padahal kata Evert, ruas jalan Hi’onUlos-Koninis adalah ruas jalan yang terdapat pemukiman masyarakat lokal di wilayah itu.

www.bisnis-tiket-pesawat. com/?id=dira8379 Cari Sendiri Harga Yang

“Sampai-sampai Tomundo ikut prihatin dan mengungkapkan keprihatinannya itu dengan menyebut, aspal yang takut orang saluan, atau orang saluan takut aspal”,” tutur Evert. Kata dia, tidak seharusnya terjadi jalan tersebut tidak diberikan perhatian. Karena Tomundo saja sudah pernah mengungkapkan kepeduliannya terhadap kondisi jalan itu. (far)

Termurah Yang Anda Mau Dan DAPATKAN KOMISINYA SEGERA GABUNG DENGAN KAMI

Evert Kuganda, SH, MH

LOWONGAN KERJA DICARI 10 ORANG TENAGA KERJA SENSOR DI LUWUK BANGGAI.

HUBUNGI Bpk. AMIR, NOMOR HP 081342987418


LUWUK POST | SELASA 15 DESEMBER 2009 | HALAMAN 3

Penambangan Emas Picu Inflasi JAKARTA - Tahun ini, impian para pelaku usaha untuk menikmati kredit dengan suku bunga tidak terlalu tinggi, sepertinya bisa terwujud. Ini terkait upaya Bank Indonesia (BI) yang akan menerapkan berbagai kebijakan, untuk mendorong perbankan agar menurunkan suku bunga kredit. Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI Halim Alamsyah mengatakan, penurunan suku bunga kredit menjadi salah satu upaya mengefektifkan fungsi intermediasi perbankan. “Karena itu, nanti akan ada kebijakan yang mengarah ke situ (penurunan suku bunga kredit, Red),” ujarnya di Kantor BI kemarin (15/1). Menurut Halim, saat ini BI terus melakukan kajian mengenai berbagai faktor yang bisa membuat perbankan tidak kunjung menurunkan suku bunga kredit meski BI sudah menurunkan suku bunga acuan BI rate. Sepanjang tahun lalu, rata-rata suku bunga kredit hanya turun sekitar 85 basis poin (bps), sedangkan BI rate sudah turun 275 bps. “Kami mengkaji komponen apa saja yang bisa menurunkan suku bunga,” katanya. Kajian BI menyebut, tingkat suku bunga terkait erat dengan efisiensi bank. Sebab, tidak efisiennya bank akan membuat biaya operasional naik dan itulah yang dibebankan ke debitur melalui suku bunga kredit yang tinggi. “Memang, kalau tidak efisien, maka terpaksa bank akan menawarkan bunga kredit yang kurang kompetitif,” terangnya. Salah satu poin efisiensi yang akan ditekankan oleh BI adalah pos biaya dana. Karena itu, kajian terhadap biaya-biaya overhead perbankan juga terus dilakukan. “Sebab, kalau overhead biaya tinggi, bank harus menawarkan suku bunganya dengan tinggi,” ujarnya. Tingkat efisiensi memang menjadi isu krusial bagi perbankan Indonesia. Pasalnya, selisih atau margin suku bunga simpanan dengan suku bunga kredit dinilai kelewat tinggi. Data terbaru yang dirilis BI menunjukkan, per akhir November 2009, suku bunga dana pihak ketiga (DPK) rata-rata bank umum untuk giro rupiah mencapai 2,46 persen, giro valas 0,48 persen, deposito 12 bulan rupiah 10,24 persen, deposito 12 bulan valas 2,72 persen, tabungan rupiah 2,80 persen, dan tabungan valas 0,61 persen. Sementara, suku bunga kredit rata-rata bank umum per akhir November 2009 untuk kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit konsumsi berada jauh di atas suku bunga simpanan, yakni di kisaran 12,66 ? 15,92 persen. (owi)

[Foto: Toni/Luwuk Post]

ANCAM LAHAN PERKEBUNAN : Aktivitas pertambangan emas di wilayah Toili mengancam lahan perkebunan warga, terutama kebun coklat dan kelapa sawit.

Pertambangan Emas Ancam Lahan Perkebunan

LUWUK-Makin maraknya areal yang dijadikan sebagai lahan pertambangan emas saat ini, ternyata telah menjadi ancaman serius terhadap kelangsungan sejumlah kawasan perkebunan, baik itu perkebunan coklat maupun kelapa sawit. Pasalnya para penambang, terus melakukan pemburuan areal tambang baru tanpa memperhatikan lagi peruntukan dari kawasan yang digarap. Kondisinya kian diperparah lagi dengan sikap para pemilik lahan perkebunan yang menyewakan lahannya untuk kegiatan penambangan. Meski belum didapatkan data resmi tentang luasan kawasan per-

kebunan yang sebagian arealnya telah dijadikan tambang, namun diperkirakan jumlahnya cukup besar. Beberapa orang pemilik lahan yang sempat ditemui Luwuk Post, mengaku bahwa secara ekonomis mereka diuntungkan ketika menyewakan lahan yang dimiliki untuk keperluan penambangan. Apalagi selama ini, keuntungan yang didapatkan mereka dari berkebun relatif lebih kecil dibandingkan dengan hasil penyewaan lahan. “ Untuk lahan yang tidak terlalu luas pun kami bisa mendapatkan uang sewa hingga mencapai Rp 50 juta. “ Ujar Sumarno, salah seorang pemilik

lahan kebun coklat yang kini sebagiannya dialih fungsikan menjadi areal tambang. Secara umum, kegiatan penambangan emas di Kecamatan Toili telah memberikan dampak ekonomis yang cukup luas terhadap masyarakat. Disisi lain dengan adanya penambangan emas, masyarakat mendapatkan alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan. Tapi disisi lain. Akibat maraknya warga yang beralih profesi menjadi penambang emas, saat ini produksi hasil pertanian menjadi turun. Itu yang kemudian membuat, harga beras di Kecamatan Toili meningkat dari biasanya. (bim)

LUWUK- Jumlah penambang tradisional di kecamatan Toili diperkirakan telah mencapai 10.000 orang hingga akhir pekan ini. Sekitar 3 truk rombongan penambang asal Kendari tiba di Toili tanggal 13 Januari. Kapal KM. Tilongkabila yang merapat di pelabuhan Luwuk pada hari Kamis (14/01) menurunkan sedikitnya 1000 penambang asal pulau jawa

dan beberapa?daerah jalur pelayaran kapal tersebut. Kapal yang sama kembali berlabuh di Luwuk pada Ahad (17/ 01) dar Gorontalo. “Kami prediksi hingga akhir pekan ini akan mencapai 10.000 orang penambang di Toili,” kata Kepala Bidang Ekonomi Setdakab Banggai, Inayah Fauziah di kantornya, jumat. Ia mengatakan para penambang yang ada di Toili berasal dari Gorontalo, Kendari, Kalimantan, Makassar dan pulau Jawa. “Disana multi etnik dan membawa budaya masing-masing,” katanya.

Mantan pejabat di Kesbanglinmas itu mengaku masalah penambangan tradisional di Toili kini telah menimbulkan ancaman serius berupa kerusakan lingkungan dan pemamfaatan sumber daya salam yang tidak dibarengi pemasukan terhadap pendapatn asli daerah. “Masalahnya akan panjang jika tidak segera dikosongkan seperti yang diperintahkan oleh pemerintah daerah,” tegasnya. Tidak hanya masalah ekonomi semata, tapi kata Inayah persaingan tidak sehat antara penduduk lokal di Toili dan pendatang rentan kerawanan sosial. (aha)

Penambang Di Toili Diperediksi Tembus 10 Ribu

LUWUK- Kepala Bidang Ekonomi Setdakab Banggai, Inayah Fauziah menganggap kedatangan sedikitnya 8 ribu penambang emas tradisional di kecamatan Toili, dalam sebulan terakhir memicu kenaikan sejumlah bahan Kebutuhan pokok (Sembako) di daerah. “Kemungkinan 8000 penambang tradisional di Toili mengakibatkan pembelian melonjak mengakibatkan harga merangkak naik. Coba bayangkan kebutuhan?konsumsi terhadap 8000 orang baru di Toili, harga bisa melonjak terhadap jenis kebutuhan apa saja,” katanya. Ia mengatakan pasar tidak siap memenuhi kebutuhan mereka terutama di Toili karena kedatangan para penambang tidak terrencana sehingga membuat pasar kaget dan warga panik. “Coba kalau tambang di Toili dikelolah dengan perencanaan yang rapi termasuk kebutuhan Sembako bagi pekerja lonjakan harga dapat dihindari. Tapi kondisi sekarang merugikan masyarakat karena pasar kaget dengan limpahan permintaan?yang be-

sar,” ungkapnya. Pasar juga kata Inayah tak mendapat informasi akan mendapat konsumen sekitar 8000 orang di Toili. “Pedagang tidak siap dengan persediaan yang ada karena tidak ada izin tambang. Seandainya ada pemberian izin tambang tentu para pedagang menyiapkan kebutuhan terutama Sembako sedini mungkin. Dan harga tidak melonjak begini,” tegasnya. Walau baru harga beras dan gula pasir yang meroket, namun dampaknya untuk masyarakat umum telah terasa. “Ibu-ibu di pasar telah mengeluh karena harga tiba-tiba naik,” ungkapnya. Kenaikan Sembako terutama beras terang Inayah murni gejolak di daerah. “Ini murni faktor pemintaan yang mendadak dan kaget di daerah,” katanya. Olehnya kata Inayah, ketegasan Pemda Banggai untuk mengosongkan tambang emas di Toili hingga sepekan kedepan dapat menjadi terapi atas kenaikan sejumlah Sembako tiga pekan terakhir.(aha)

LUWUK- Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Banggai, Inayah Fauziah sedang mempertimbangkan opsi Operasi Pasar (OP) beras untuk menekan laju kenaikan harga beras di kota Luwuk dan Kecamatan Toili. “Kita masi menunggu hingga sepekan kedepan. Jika harga tetap naik kemungkinan OP dilakukan agar konsumen tidak menderita kenaikan biaya akibat?kenaikan harga beras,” kata Inayah saat ditemui di ruangannya di kantor Bupati bukit Halimun, Jum’at. Ia mengatakan tak akan membiarkan konsumen jadi korban dari kenaikan harga.Apalagi kenaikan beras kata Inayah, tidak memberikan keuntungan bagi petani.?Hal itu disebabkan beras yang diperoduksi petani kini telah berada ditangan pedagang pengumpul dan penggilingan. “Sebagian besar beras petani telah dijual, yang disimpan hanya untuk konsumsi. Olehnya, kenaikan harga beras kali ini tidak dinikmati petani,”?ungkapnya. Walau sedang memper-

timbangkan menekan kenaikan harga dengan OP beras, tapi pihaknya kata Inayah belum berkoordinasi dengan Bulog Luwuk. “Tapi jika?Pemda memutuskan OP saya pastikan Bulog miliki stok cukup agar harga cepat terkendali,” katanya. Kendati belum diputuskan, namun Inayah mengatakan harga beras jenis medium telah melewati ambang batas. “Naiknya terlalu tinggi. Saya sendiri baru?membeli Rp300 ribu persak,” ungkapnya.?Harga beras jenis medium seperti Cinta Nur, Super Win dan Santana dijual seharga Rp280 hingga Rp290 persak (isi 50 kilogram). Harga itu setara dengan Rp5.800 sebagai sentra beras telah menembus Rp320 ribu persak (Rp6.400 perkilogram). Menjawab pertanyaan, Inayah mengatakan batas waktu sepekan bagi penambang emas radisional di Toili untuk mengosongkan areal tambang diharapkan segera menstabilkan harga Sembako di daerah. “Kita juga menunggu pengosongan areal tambang,” katanya. (aha)

Pemda Pertimbangkan Gelar Operasi Pasar Beras

CMYK

Suku Bunga Kredit Berpotensi Turun

CMYK

Membludaknya Penambang Dituding Jadi Biang Masalah


LUWUK POST | SABTU, 16 JANUARI 2010 | HALAMAN 4

Isu Poros Tengah Mengemuka

TERAS

Bersih-bersih... JUMAT (15/1) pagi kemarin, sejumlah pegawai dan staf honorer Sekretariat Dewan Banggai, membersihkan beberapa areal dalam lingkungan kantor dewan. Ada mencabut rerumputan yang mulai meninggi, tidak sedikit juga yang membersihkan bagian dalam kantor dewan. “Bersih-bersih biar sehat, kebersihan itu sebagian dari iman,” ujar salah satu staf dewan. “Mudah-mudahan semua bersih luar dalam, jiwa dan pikiran juga ikut bersih,”. (tr-03)

Kase Nama Kantin ’Century’ Saja SETELAH cukup lama tidak berfungsi, salah satu bagian gedung yang ada dilingkungan Kantor Dewan Banggai, kembali difungsikan sebagai kantin dewan. Ada yang menarik saat peresmian pembukaan perdana kantin tersebut. Beberapa staf dan aleg diundang makan pada hari pertama tersebut berdebat soal nama apa yang cocok buat kantin itu. “Nama apa bagus cocok buat kantin ini,” ujar pemilik kantin. “Kase nama kantin Century bagus, lebih cocok,” ujar salah satu aleg kemarin. “Ebehh.. kayak nama Bank Century lee,,” timpal pemiliknya. (tr-03)

Beda Prinsip di Tubuh DPRD ’Kian Meruncing’

FOTO: DOK/LUWUK POST

PECAH – Wacana terbentuknya ’Poros Tengah’ kian mengemuka ditengah kalangan anggota dewan Banggai. Hal ini mencuat karena beberapa aleg menilai rekan-rekannya sesama wakil rakyat tidak lagi bekerja sebagaimana fungsi dewan sebenarnya.

Bupati Diharapkan Turun Langsung

So dari Tadi Saya Batunggu IMBAS dari ’malasnya’ beberapa anggota legislatif masuk kerja pada hari-hari dimana tidak ada jadwal agenda sidang, sangat dirasakan sejumlah warga yang ingin bertemu para wakil rakyat tersebut. Seperti yang terjadi kemarin, ada seorang warga yang telah berjam-jam menunggu aleg yang dicarinya. “Jam berapa biasa dorang datang, so dari tadi saya batunggu belum datang,” tanya salah satu warga di gedung Dewan Banggai kemarin. “Tunggu saja pak, biasanya kalau agenda tidak ada, dorang juga lambat masuk. Ada juga yang tidak masukmasuk,” ujar salah satu staf dewan. (tr-03)

Hidayat Monoarfa

Soal Tuntutan Warga Sobol LUWUK-Hasil pertemuan antara perwakilan warga Desa Sobol Keca

matan Lamala, yang menuntut pembatalan pemekaran desa, bersama beberapa anggota legis latif dan pihak eksekutif yang diwa kili Asisten II Pemerintah Kabupa ten (Pemkab) Banggai Ir H Musta dir Malia MM, memutuskan bahwa Bupati diharapkan turun langsung ke Desa Sobol untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. “Iya, hasilnya Bupati diharapkan untuk turun langsung ke Desa So bol untuk membahas dan meny elesaikan permasalahan tersebut,” kata salah satu politisi Teluk Lalong, Hidayat Monoarfa, kepada Luwuk Post kemarin. Kata dia, hal ini sebagai upaya untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dimana, katanya, Asisten II Pemkab juga akan meng koordinasikan hal itu ke pada Bupati untuk mencari jadwal yang tepat agar bisa berkunjung ke wilayah Sobol. “Pak Asisten akan mem bahas hal itu dengan Bupati, kapan akan turun ke Desa Sobol. Bupati nanti nya diharapkan dapat men jelaskan masalah tersebut, termasuk Perda Pemekaran sebagai landasan pemeke ran wilayah tersebut,”

katanya. Sebagaimana diberikan sebe lumnya, ratusan warga Sobol men datangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Kantor Bupati Banggai, guna mendesak pembatalan pemekaran wilayah desa mereka, dan menuntut segera dikeluarkan rekomendasi pem batalan SK Bupati terhadap pe ngangkatan pejabat pelaksana tugas Kepala Desa Sobol Baru, yang telah dilantik beberapa waktu lalu. Aksi ratusan warga ini sebagai bentuk protes dan penegasan bahwa pemekaran desa bukan merupakan keinginan atau aspirasi masyarakat setempat, melainkan keinginan kelompok tertentu Dalam aksinya Kamis (14/1) lalu, ratusan warga ini bahkan berke inginan menginap di gedung dewan jika mereka tidak mendapatkan ke pastian soal tuntutan tersebut. Mereka mengaku telah memper siapkan perbekalan termasuk sejumlah bahan makanan yang disimpan diatas truk yang mereka kendarai. Namun setelah menden garkan penjelasan dari pihak legis latif dan eksekutif dalam dialog ber sama tersebut, warga Desa Sobol ini kemudian kembali ke desa mere ka . (tr-03)

Sehubungan dengan berkurangnya debit air di PLTM Hanga-hanga dan PLTM milik PT. Bumi Nata Cita Banggai, dan gangguan mesin Deutz di PLTD Luwuk, maka dengan ini kami beritahukan bahwa akan diadakan pemadaman bergilir dengan pola pemadaman 1:1 (1 hari nyala 1 hari padam). Adapun jadwal pemadaman tanggal 11 s/d 17 Januari 2010, sebagai berikut :

NO. 1.

2.

HARI / TANGGAL

LOKASI PEMADAMAN

Sabtu, 16 / 01 / 2010 Jam 17.00 - 23.00

Jl. A Yani, Jl. Yos Sudarso, Jl. Marthadinata, Jl. U. Sumoharjo, Jolek Pante, Jl. Jend. Sudirman, Psr Simpong, Jl. P. Banggai, Jl. MT Haryono, Jl. K. Dewantoro, Jl. Tg Branjangan, Jl. Kartini, Jl. Tanjung Santigi, Jl. Taman Siswa, Jl. S. Parman, Kec. Pagimana, Kec. Luwuk Timur, Kec. Masama, Kec. Lamala, Jl. Rajawali, Jl. Garuda, Jl. Lompobatang, Jl. S. Musi, Jl. S. Lariang, Jl. G. Colo, Jl. G. Merapi, Jl. D. Poso, Jl. Nyiur Atas & Bawah, Jl. P. Antasari, Psr Sentral, Jl. Datu Adam, Jl. Sutarjo, Jl. Wahid Hasyim, Jl. Ir. Soekarno, Jl. Adyaksa, Jl. S. Musi, Jl. S. Lariang, Jl. S. Lambangan, Jl. KH. Dahlan, Jl. T. Sauna, Jl. S. Bunta, Jl. Imam Bonjol, Jalur Dua, Kilongan, BTN Nusagriya, BTN Muspratama, Bumi Beringin, BTN Pepabri, Ds. Awu, Ds. Leoknyo, Ds. Biak & Ds. Bunga. Minggu, 17 / 01 / 2010 Desa Tontouan, Jl. Tg Jepara, Jl. P. Nias, Jl. P. Masalembo, Jl. P. Sulawesi, Jl. P. Jam 17.00 - 23.00 seram, Jl. P. Kalimantan, Jl. P. Karimun, Jl. Listrik Negara, Jl. Ikan Tuna, Jl. LumbaLumba 2, Jl. Jend. Sudirman, Jl. Moh. Hatta, KM 5, BTN KM 5, komp. STM, KM 8, Ds. Bubung, Ds. Koyoan, Kec. Kintom s/d Kec. Batui, Jl. Samratulangi, Komp. Aspol, Jl. KH Dahlan, Jl. St. Hasanudin, Jl. Sutarjo, Komp. Pertokoan, Jl. C. Aminoto, Jl. Maleo & Jl. Datu Adam.

Jadwal ini sewaktu-waktu dapat berubah apa bila terjadi gangguan pembangkit. Demikian pemberitahuan, mohon maaf atas terganggunya pelayanan kami dan terima kasih.

Luwuk, 11 Januari 2010

LUWUK-Melihat ’perilaku’ rekan-rekannya tidak lagi berada pada tugas pokok dan fungsinya sebagai perpanjangan tangan dari rakyat, beberapa kalangan anggota legislatif (aleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DP RD) Banggai, mewacanakan mem bentuk satu kubu tersendiri de ngan menyebut diri sebagai ’Poros Tengah’. “Saya melihat beberapa temanteman di dewan sudah agak me lenceng dari fungsi pokoknya sebagai pengemban aspirasi rak yat, ini kemudian yang nantinya akan berdampak negatif pada kinerja-kinerja dan citra lembaga dewan kedepan,” ujar salah satu aleg yang minta namanya tidak dikorankan, kepada Luwuk Post baru-baru ini. Dikatakan, beberapa rekannya sesama wakil rakyat terkesan ti dak murni lagi memperjuangkan nasib rakyat, sebab dari beberapa persoalan yang sempat bergulir dan mencuat hingga menjadi kon sumsi publik, termasuk salah satu nya tentang ’rapat setengah ka mar’, seakan melegitimasikan bah wa saat ini ditubuh anggota de wan sendiri terjadi perbedaan prinsip yang mengarah pada ’perpecahaan’. “Persoalan ini yang membuat kita khawatir dimana beberapa teman-teman seakan telah keluar dari koridor fungsinya sebagai wakil rakyat. Jangan hanya teriakteriak tapi ujung-ujungnya dibela kang melakukan bargaining. Ma kanya saya berpikiran untuk menggalang dukungan ke temanteman yang masih murni berjuang untuk membuat poros tengah,” katanya.

Kata dia, poros tengah tersebut tidak untuk menciptakan pengko tak-kotakan di tubuh dewan, na mun benar-benar bertujuan mem perjuangkan aspirasi rakyat, bu kan getol bersuara tapi ikut juga bermain dibelakang layar. “Keinginan ini bukan sebagai bentuk kekecewaan. Selain meng hilangkan image negatif yang sudah mencuat di tengah masya rakat, poros ini juga sebagai bentuk legitimasi kepada rakyat, bahwa tidak semua wakil rakyat itu suka ’bermain’,” tegasnya. Ar tinya, sebut aleg ini, poros tengah tersebut memposisikan diri se suai dengan fungsi dewan sebe narnya, tidak memihak manapun. “Disini akan membuktikan bah wa tidak ada kepentingan yang bermain, kita benar-benar murni memperjuangkan aspirasi rakyat. Artinya walaupun kita berasal dari partai, tapi kalau sudah du duk sebagai wakil rakyat, semua itu harus ditanggalkan, karena kita bukan memperjuangkan kepentingan kelompok atau partai, tapi kepentingan seluruh rakyat yang ada di kabupaten ini,” pungkasnya. Menanggapi hal ini, salah satu aleg asal PKS, Hidayat Monoarfa, memberikan respon terhadap wacana pembentukan poros te ngah tersebut. Kata dia, jika me mang tujuannya murni memperju angkan aspirasi rakyat, tanpa me lihat ada kepentingan didalam nya, hal itu tentunya patut diberi kan apresiasi. “Kalau memang tujuannya baik, tentu saya merespon. Tapi jangan sampai menimbulkan perpecahan antara sesama anggo ta dewan. Sebab kalau ini terjadi, malah lebih tidak baik lagi. Yang jelas kita harus benar-benar harus menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat,” tukasnya. (tr-03)


LUWUK POS | SABTU, 16 JANUARI 2010 | HALAMAN 5

Aktivitas Diskusi Bengkel Warkop Terus Meningkat

Ci Ayet dapat Dukungan Partainya LUWUK-Kesiapan Yenny Lyanto alias Ci Ayet untuk meramaikan bursa Pilkada 2011 mendatang, disambut antusias. Tak lain dukungan itu berasal dari pengurus Partai Damai Sejahetra (PDS) Kabupaten Banggai. “Sebagai pengurus saya mendukung full atas planing politik Ci Ayet untuk maju sebagai kandidat di Pilkada mendatang,” ujar Sekretaris PDS Kabupaten Banggai, Elim Mangontan kepada Luwuk Post di gedung DPRD Banggai, Jumat (14/1) Elim Mangontan kemarin. Menurut Elim, Ci Ayet adalah kader dan pengurus PDS. Tentu saja sesama kader partai saling memberi dukungan moril seperti itu adalah sebuah kewajiban. “Tidaklah keliru jika saya secara pribadi memberi dukungan dengan niatan Ci Ayet itu,” ujar Elim. Terlepas raihan suara diri yang diperoleh Bendahara PDS Kabupaten Banggai pada pemilu legislatif tahun lalu cukup signifikan, namun lebih penting dari itu majunya Ci Ayet perlu mendapat apresiasi. Sebab baru dialah

LUWUK-Aktivitas diskusi yang dilakukan di bengkel warkop, sebuah warung kopi yang dilengkapi dengan fasilitas hospot, terus meningkat. Bengkel warkop itu kini menjadi pusat diskusi banyak kalangan. Kalangan jurnalis, politisi, dan mahasiswa mulai menjadikan bengkel warkop itu sebagai tempat nongkrong. Bengkel warkop itu sendiri berada tempat di jantung kota Luwuk. Tidak jauh dari pusat perbelanjaan golden hill. Saat ini, tema diskusi Baca | AKTIVITAS | Hal. 6 DISKUSI : Budaya diskusi dikalangan jurnalis, aktivis dan politisi, mulai menggejala dari bengkel warkop, Luwuk. (FOTO: SOFYAN LABOLO/LUWUK POST)

Baca | CI AYET | Hal. 6

Sekolah Kekurangan Fasilitas Olahraga LUWUK - Sejumlah sekolah di kota Luwuk masi kekurangan fasilitas olahraga terutama lapangan. Biasanya sekolah hanya miliki lapangan Bulu Tangkis, Bola Basket dan Volli. Sebenarnya, lapangan tersebut sebenarnya juga merangkap sebagai lapangan upacar bendera tiap hari senin di sekolah. Pengelolah mata pelajaran olehraga mensiasati keterbatasan lapangan olahraga dengan menggunkan lapangan Gelora atau Bumi Mutiara milik pemerintah daerah. “Untuk praktek Basket dan atletik saya sering bawa anak-anak di lapangan Gelora. Di sekolah tidak tersedia lapangan Basket, hanya lapangan bulu tangkis yang tersedia,” kata guru olah raga Madrasah Tsanawiyah Negeru Luwuk, Apriani di lapangan Gelora, kemarin. Ia mengatakan disekolah tempatnya mengajar hanya miliki satu buah lapangan bulu tangkis. Sedangkan lapangan cabang olahraga lainnya tidak tersedia. Disamping masalah pendanaan, areal yang dimiliki sekolah tidak cukup untuk membuat lapangan olah raga. “Jika masingmasing cabang olahraga dibuatkan lapangannya areal sekolah tidak mencukupi,” kata Apriani. Praktek olahraga di lokasi sekolah kata Apriani juga dianggap Baca | SEKOLAH | Hal. 6

Distributor Sembako Diusulkan Ditangani BUMD LUWUK-Tidak terkontrolnya harga sejumlah Sembako dan bahan bangunan di kota Luwuk dan sekitarnya membuat beberapa kalangan mengusulkan agar distributor sembako dan barang strategis lainnya diambil alih PD. Banggai Sakti sebagai BUMD milik pemerintah Kabupaten Banggai. Usulan itu sehubungan dengan adanya kepastian stok dan harga ditingkat distributor. Sedangkan ditingkat pengecer diserahkan pada mekanisme pasar. Alasan lainnnya adalah saat terjadi kenaikan harga Sembako dan bahan bangunan di Luwuk Pemerintah Daerah (Pemda) tak dapat berbuat banyak untuk?mengendalikan harga. Padahal bisa jadi kenaikan harga yang sering terjadi secara cepat merupakan permainan distributor atau pedagang nakal yang mencari keuntungan sesaat.?“Tentu kontrol pemerintah terhadap harga Sembako dan barang strategis lainnya akan lebih mudah jika distributornya ditangani BUMD seperti PD.?Banggai Sakti,” kata Kasi Pembinaan dan Pengawasan Usaha Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banggai, Yulianti Angraeni Amir di kantornya kemarin. Namun Yulianti menegaskan bahwa BUMD mengelolah distributor untuk Sembako dan barang starategis saja agar tidak menimbulkan kesan monopoli perdagangan. “Untuk barang Baca | DISTRIBUTOR | Hal. 6

C M Y K

Pemerintahan Ma’mun Sambut Gagasan Fadel Pembangunan Tidak Sesuai Musrembang

pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah kabupaten Banggai, cenderung mengabaikan proses dan tahapan perencanaan pembangunan. Pasalnya, tahapan perencanaan pembangunan, dalam hal ini MUsrembang ditingkat kecamatan, pada kenyataannya banyak yang tidak terakomodir dalam implementasi program yang dijalankan pemerintah.

LUWUK-Anggota DPRD Kabupaten Banggai, Johanes Bein Paeh, menegaskan,

Baca | PEMBANGUNAN | Hal. 6

Pelayanan Raskin Mencakup 37 Kecamatan LUWUK-Badan Urusan Logistik (Bulog) Devisi Regional III Luwuk hingga kini masih melayani pendistribusian Beras untuk Masyarakat Miskin (Raskin) untuk?37 Kecamatan di kabupaten Banggai dan Banggai Kepulauan (Bangkep). Wilayah tersebut sudah termasuk daerah kecamatan yang baru saja dimekarkan sebagai kecamatan definitif. Bulog telah memvalidasi

data terbaru sesuai?daerah pemekaran sehingga mengurangi kemungkinan adanya warga sasaran yang tidak menerima Raskin akibat perubahan wilayah. Luasnya pelayanan pendistribusian Raskin oleh Bulog Devri III Luwuk disebabkan belum Baca | PELAYANAN | Hal. 6

Siap Jalankan Perizinan Kapal Tangkap LUWUK-Pemerintah daerah Kabu paten Banggai menyambut baik rencana pemerintah pusat, melalui kementrian perikanan dan kelautan tentang kewenangan daerah untuk mengeluarkan izin kapal tangkap ikan dengan berat kotor 2-30 gros ton (GT). Kepala Dinas Perikanan dan Ke lautan Kabupaten Banggai, Rusdi

Rusdi Rahmat

Baca | PEMERINTAHAN | Hal. 6

Pemkab Antisipasi Penurunan Produksi Beras LUWUK-Mencermati fenomena penambangan emas di Kecamatan Toili, pemerintah daerah mempersiapkan langkah antisipatif guna mencegah terjadinya penurunan produksi beras asal kecamatan itu. Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai, Ir Maryam Salat mengatakan bahwa pihaknya telah menerima Baca | PEMKAB | Hal. 6

Pasar Unjulan Belum Difungsikan LUWUK-Meski telah diresmikan bangunannya, namun hingga saat ini pasar unjulan yang ada di Kelurahan Kilongan, hingga saat ini belum difungskan. Pantauan koran ini, pasar yang sudah siap untuk digunakan terseut, masih belum difungsikan. Sejumlah pedagang masih menempati pinggiran jalan di komplek BTN Fepabri Luwuk. Informasi yang diterima Koran ini menyebutkan, para pedagang belum mau menempati pasar tersebut karena pasar itu masih banyak kekurangannya. Akses jalan masuk yang belum begitu terbuka hingga sarana dan prasarana penunjang pasar lainnya, juga belum tersedia.(far) C M Y K


LUWUK POS | SABTU, 16 JANUARI 2010 | HALAMAN 6

LUWUK POS | SABTU, 16 JANUARI 2010 | HALAMAN 9

Reaksi Masama Dianggap Wajar

SMUN 1 Luwuk Juarai Liga Siswa LUWUK-Ancaman pelatih SMUN 1 Luwuk Darmanto Budi untuk melibas MAN Luwuk pada partai final ternyata membuahkan hasil. Partai Final kejuaraan Liga siswa U 19 yang mempertemukan kesebelasan SMUN 1 Luwuk versus Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Luwuk, berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 SMUN 1 Luwuk. Kejuaraan yang digeber di stadion Bumi Mutiara Luwuk pada Jumat (16/1) kemarin dipenuhi suporter kedua kesebelasan. Kedua tim tampak memperlihatkan permainan manarik, banyak umpan pendek yang coba dikembangkan, sayangnya hingga tiupan babak pertama usai skor masih tetap imbang. Tak lama berselang wasit Sudarso Budi meniupkan pluit bertanda babak kedua dimulai. Pada lanjutan babak kedua tersebut, Sandy menjadi pemain penentu kemenangan SMUN 1 Luwuk pada laga Jumat sore itu. Berkat memanfaatkan umpan cantik dari sepak pojok, Sandy mampu melesatkan sikulit bundar hingga menggetarkan jaring gawang MAN Luwuk. Gol yang ciptakan Sandy membuat suporter SMUN 1 Luwuk bersorak girang, skor 1-0 tanpa balas bertahan hingga tiupan babak kedua berakhir. Kemenangan gemilang SMUN 1 Luwuk pada laga Jumat sore kemarin, mengukuhkan mereka sebagai juara 1 dan berhak mendapatkan tropi dan piala serta uang tunai. Pelatih SMUN 1 Luwuk Darmanto Budi kepada Luwuk Post, mengatakan, awalnya dirinya merasa khawatir dengan permaian anak buahnya yang cenderung berbuat kesalahan dibabak pertama. “Awalnya saya khawatir dengan pemain saya, mereka sering membuat kesalahan,” tuturnya. Anto begitu dia disapa mengatakan, pada babak kedua tim SMUN 1 Luwuk ditekankan agar selalu memanfaatkan setiap peluang yang ada. “Alhamdulillah mereka berhasil menciptakan gol,” terangnya. (ynt)

Perda Tarif Kesehatan Akan Diberlakukan LUWUK-Peraturan Daerah (Perda) No 19 Tahun 2009 tentang perubahan retribusi atau tarif pelayanan kesehatan di Puskesmas akan segera diberlakukan. Perda baru tersebut menurut rencana akan mulai dijalankan pada Senin mendatang khususnya di Puskemas Kelurahan Baru Kecamatan Luwuk. Tarif pelayanan kesehatan yang akan dikenakan meliputi tarif pelayanan rawat jalan sebesar Rp. 7 ribu, pembuatan surat keterangan badan sehat Rp. 15 ribu, pembuatan surat keterangan sakit Rp. 5 ribu, surat rujukan Rp. 5 ribu dan surat keterangan kelahiran Rp. 5 ribu serta surat keterangan cuti Rp. ribu. Kepala Puskesmas Kelurahan Baru dr. Romilda Filani. T kepada Luwuk Post mengatakan, Perda perubahan retribusi/tarif pelayanan tersebut sejak bulan oktober tahun lalu sudah diterima pihak Puskemas Kelurahan Baru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai. Dan direncanakan akan diberlakukan sejak 1 januari tahun ini, namun masih dilakukan pemisahan antara tarif Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) dengan Puskemas sehingga terjadi penundaan, “Seharusnya tarif ini sejak satu Januari tahun ini sudah diberlakukan namun masih dipelajari sehingga masih ditunda hingga Senin ini,” tuturnya Jumat (15/1) kemarin. Romilda mengatakan, Perda yang baru tersebut khususnya pelayanan rawat jalan yang dikenakan kepada pasien hanya mengalami peningkatan tarif sebesar 71 persen. “Tarif untuk pelayanan rawat jalan sebelumnya hanya Rp. 5 ribu, Perda yang baru mengalami kenaikan sekitar Rp. 7 ribu,” imbuhnya. (ynt)

Loka Karya Bahas Konflik Masyarakat LUWUK- Puluhan ormas pemuda se Kabupaten Banggai menggelar Loka karya persiapan pembentukan forum pemuda pelopor Perdamaian. Kegiatan tersebut dilaksanakan Selasa (12/1) lalu,

AKTIVITAS

 Sambungan dari Hal 5

PEMKAB

 Sambungan dari Hal 5

informasi tentang fenomena ada sebagian petani yang kini menjadi penambang emas. Namun, untuk sementara hal tersebut belum terlalu mengkhawatirkan. Alasannya, masih berdasarkan informasi yang didapatkan pihaknya.

CI AYET

 Sambungan dari Hal 5

yang pertama kali dari kalangan perempuan yang menyatakan siap untuk bertarung.“Saya kira sikap

PELAYANAN

 Sambungan dari Hal 5

dibentuknya Devisi atau kantor Bulog di Bangkep, baik di Banggai atau di Salakan.“Hingga kini belum ada pembicaraan keberadaan Bulog di Bangkep,” kata Kasi Hubungan Publik Bulog Devri III Luwuk, Teguh Widodo belum lama ini dikantornya.Ia mengakui sering terjadi kendala teknis saat pendis-

Berharap Pemda Cepat Tanggap

(FOTO: YANTO IDRIS / LUWUK POST)

PERPUSTAKAAN: Kantor Perpustakaan Daerah hingga kini telah memiliki 17 ribu eksemplar koleksi buku.

Rp 100 Juta Untuk Pengadaan Buku LUWUK-Awalnya kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Banggai adalah salah satu kantor yang sering berpindah-pindah, namun sejak tahun 2002 silam, salah satu aset penting daerah ini baru memiliki tempat yang tetap hingga saat ini. Perpustakaan Daerah Kabupaten Banggai pada setiap tahunnya dianggarkan pemerintah sebesar Rp. 100 juta untuk penambahan koleksi buku perpustakaan. Sehingga sampai tahun ini jumlah koleksi buku milik Perpustakaan Daerah Kabupaten Banggai mencapai 17 ribu eksemplar. Kepala Seksi Perpustakaan

Mahani Banteng kepada Luwuk Post mengatakan, pengadaan buku perpustakaan pada setiap judul buku rata- rata dibeli dengan harga Rp. 100 ribu. Kata dia lagi, pengadaan buku perpustakaan daerah bukan dilakukan sendiri oleh pihak perpustakaan akan tetapi melalui rekanan “Setiap judul buku rata-rata harganya seratus ribu sudah include didalamnya pajak ,” ujarnya kemarin. Ditanya Idealnya harga setiap judul buku? Mahani mengatakan, alokasi anggaran Rp. 100 ribu untuk setiap judul buku sangat irasional. Sebab harga buku tergantung tebal tipisnya buku

tersebut. “Tidak seharusnya setiap judul buku diharagai seratus ribu, sebab harga setiap judul buku tergantung tebal tipisnya buku tersebut, sehingga harus disesuaikan” ujar dia. Mahani mengatakan, jumlah anggota pembaca perpustakaan daerah sudah mencapai seribu lebih orang, yang sebagian besarnya adalah mahasiswa dan pelajar. “Saat ini jumlah anggota pembaca perpustakaan daerah sudah seribu lebih pembaca, sebagian besarnya adalah mahasiswa. Semua judul buku yang ada sudah dipajang,” imbuhnya. (ynt)

PNPM Gelar Pelatihan BKAD dan UPK LUWUK-Pelatihan Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD) dan Unit Pengelola Kegiatan (UPK) se Kabupaten Banggai digelar Jumat (15/1) kemarin. Kegiatan yang dihelat di Hotel Dinasty tersebut dihadiri Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Banggai Yusuf Bidin sekaligus membuka pelatihan itu. Selain itu hadir pula Fasilitator Kabupaten Banggai (Faskab) dan wakil seluruh Kecamatan sasaran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) tahun anggaran 2009/2010. Sekretaris BPMD Kabupaten Banggai Yusuf Bidin dalam sambutannya mengatakan, total seluruh anggaran PNPM se Sulawesi Tengah pada tahun anggaran 2009, yang paling terendah adalah Kabupten Banggai. Bukan hanya itu, anggaran tersebut juga mengalami keterlambatan, sehingga proses yang seharusnya selesai pada tahun 2009 lalu harus molor hingga tahun 2010. “Anggaran PNPM tahun 2009 lalu agak terlambat, sehingganya proses pelaksanaan dilapangan juga mengalami keterlambatan,”

LUWUK- Aksi boikot kantor camat Masama serta penolakan penempatan camat baru oleh masyarakat dinilai wajar. Aksi tersebut merupakan apresiasi kekecewaan masyarakat terhadap kebijakan Pemerintah Daerah yang tidak aspiratif dan terkesan menyepelekan apa yang menjadi keinginan masyarakat kecil. “Sesungguhnya masyarakat Masama bukan menolak camatnya, akan tetapi kebijakan yang melabrak normanorma dan tatanan psikologi sosial masyarakat itu sendiri. Alangkah naifnya ketika kita masuk rumah orang kemudian kita tidak permisi,” Ujar Ketua Forum Masyarakat Lokal (Formal) Sutrisno K. Djawa kepada Luwuk Post. Sutrisno mengatakan, apa yang dilakukan masyarakat harus dinilai dari berbagai segmen, bukan secara persial. Sehingga kata dia, penolakan masyarakat tersebut tidak disalah artikan. “Hari ini Masama jangan dipandang

Sutrisno K. Djawa

sebelah mata, hanya karena dia kecil. Akan tetapi harus diingat dari komunitas yang kecil akan melahirkan ide yang besar,” imbuhnya Jumat (15/1) kemarin.Sutrisno menyarankan kepada Pemda untuk segera mengambil langkah yang cepat dan tepat untuk kepentingan kondusifnya tatanan kehidupan masyarakat yang mendiami bumi Masama. “Saya berharap Bupati Banggai Ma’mun Amir dapat memberikan solusi cantik serta kebijakan yang benarbenar pro rakyat dan tidak lagi menimbulkan resistensi dikalangan grassroot,” terangnya. (ynt)

UPK Minta Pemda Naikan Honor Daerah Honor daerah minimal separuh dari UMR LUWUK-Pengurus Unit Pengelola Kegiatan (UPK) mengeluhkan honor daerah (honda) yang diberikan Pemerintah Kabupaten Banggai selama ini. Bahkan honda tersebut selang beberapa tahun terakhir tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Ketua UPK Kecamatan Bunta Nijal Boften kepada Luwuk Post mengatakan, honda dari Pemerintah Kabupaten Banggai untuk para pengurus UPK se Kabupaten Banggai hanya sebesar Rp. 100 ribu perbulannya. “Seratus ribu setiap bulan yang kami terima, kami telah beberapa kali mengusulkan agar honda dapat dinaikan, namun kenyataannya hingga kini belum juga direalisasikan,” keluhnya Jumat (16/1) kemarin. Nijal begitu dia disapa mengatakan, meski ada alokasi bantuan operasional untuk UPK sebesar 2 persen dari total anggaran yang disediakan, masih saja upah yang diterima pengurus UPK sangat minim bahkan tidak sesuai dengan standar Upah Minimum Regional (UMR). Pasalnya bantuan opeasional 2 persen tersebut bukan hanya diperuntukan untuk upah pengurus UPK akan tetapi juga untuk kebutuhan lainnya seperti, biaya ATK, sewa kantor, transportasi serta kebutuhan lainnya. “Ada 2 persen untuk operasional dari anggaran keseluruhan, namun tidak seluruhnya untuk gaji pengurus UPK. Sehingga upah untuk pengurus UPK hanya Rp. 450 ribu setiap bulannya,”

ujarnya Nijal mengatakan, meskipun UPK mengelola kegiatan simpan pinjam sebesar 30 persen dari total anggaran, namun hal itu masih tidak membantu. Pasalnya surplus dari pengelolaan SPP pada setiap tahunnya akan dibagi ke seluruh pihak yang terlibat dalam progam PNPM di Kecamatan. “Surplus pengelolaan SPP bukan semata-mata untuk pengurus UPK melainkan dibagi,” tutur pria yang sudah delapan tahun menjadi pelaku PNPM Kecamatan. Nijal kembali mengatakan, pada pelatihan UPK se Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan di Palu tahun 2006, pengurus UPK diberikan julukan Manager Orang Gila oleh instruktur. Instruktur beralasan jika proyek yang dikelola jumlahnya milyaran, pasti yang mengelola mendapatkan hasil yang banyak. Ironisnya UPK yang mengelola dana 2 hingga 3 miliar hanya mendapatkan gaji Rp. 450 ribu setiap bulannya. Seharusnya Nijal, Pemda mau mempertimbangkan kenaikan honda pengurus UPK, sebab kinerja pengelolaan uang negara untuk fisik antara pengurus UPK dengan yang lain sangat jauh berbeda. Buktinya proyek yang dikelola UPK sangat berhasil dan selalu terjadi peningkatan volume dari setiap proyek yang dilaksanakan. “Saya berharap Pemda mau menaikan honda para pengurus UPK, minimal separuh dari UMR,” imbuhnya. (ynt)

jadi kenaikan secara tiba-tiba. “Jika BUMD yang jadi distributornya, Bupati dapat menggunakan haknya sebagai kepala pemerintahan untuk menstabilkan harga dengan tidak menaikkan harga ditingkat distributor,” katanya. Mahasiswa Pasca Sarjana Untad jurusan Administrasi Publik itu mencontohkan kasus kenaikan harga bahan bangunan jenis Semen yang naik tiba-tiba

hingga?Rp72 ribu persak dari harga sebelumnya Rp49 ribu persak. “Kita mau menekan agar distributor tidak menaikkan harga, kita tidak miliki hubungan komando dengan distributor,” ungkapnya. Ia mengakui bahwa Sembako dan bahan bangunan serta bahan strategis lainnya adalah barang yang harganya ditentukan oleh mekanisme pasar. Tapi kata Yulianti, kasus

kenaikan Semen akhir-akhir ini besar kemungkinan disebabkan permainan distributor. Pasalnya ia menduga stok yang dijual adalah stok?lama. “Jika dikelolah oleh BUMD Pemda bisa mengarahkan penjualan disesuaikan dengan harga beli. Jika telah barang baru dengan harga tinggi baru dinaikkan. Kan bisa begitu jika kita ingin lindungi masyarakat,” terangnya. (aha)

oleh berdasarkan Musrembang, dan perencanaan yang diperoleh melalui reses DPRD. Hanya saja, yang terjadi di lapangan konsep pembangunan yang diajukan daerah dalam proses penganggaran, tidak memenuhi apa yang diperoleh dalam MUsrembang.“Usulan

Pemda Banggai itu banyak yang disusun berdasarkan keinginan eksekutif sendiri, usulan dalam Musrembang itu diabaikan,” tuturnya.Salah satu bukti kata dia adalah usulan masyarakat pada dasarnya sama dengan apa yang disampaikan dalam Reses DPRD. Kata dia, usulan eksekutif

yang dibahas dalam RAPBD 2010 sangat jauh berbeda dengan usulan warga dalam Reses. “Ini menunjukan bahwa aspirasi masyarakat dalam Musrembang itu banyak yang diabaikan. Buktinya bedah jauh usulan program dengan hasil reses yang diterima DPRD,” tuturnya.(far)

bantu nelayan dalam urusan perizinan. Apalagi yang lebih mengetahui wilayah, adalah daerah itu sendiri,” tandasnya. Pemda Banggai dibawah kepemimpinan Ma’mun Amir memang sedang memberikan perhatian serius terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan. Sehingga wacana mengenai pemberdayaan

nelayan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah ini. Dijelaskan, selama ini daerah hanya bisa memberikan izin kapal tangkap hingga 10 gros ton. Selebihnya harus berada di provinsi dan bahkan pemerintah pusat untuk kapasitas yang lebih besar. “Kalau kewenangan pemberian izin itu ada di daerah,

itu

lebih baik,” tutur Rusdi. Keinginan pemerintah pusat melalui Menteri Fadel Muhammad, bahkan ingin memberikan kewenangan itu khusus untuk provinsi hingga 60 GT. ”Bila provinsi sanggup, perizinan kapal tangkap ikan hingga 60 GT diserahkan,’’ ucap Fadel seperti diberitakan sebelumnya.(far)

mengganggu aktivitas belajar mengajar. “Biasanya sambil praktek siswa juga teriak-teriak hingga menimbulkan kegaduhan. Hal itu

dapat mengganggu kelas yang sedang menerima materi,” katanya. Lapangan Mutiara dan Gelora menjadi pilihan sejumlah seko-

lah untuk praktek lapangan olahraga. Disamping terletak ditengah kota, prosedur penggunaan fasilitas olahraga tidak berbelit.(aha)

Pelatihan Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD) dan Unit Pengelola Kegiatan (UPK) se Kabupaten Banggai digelar Jumat (15/1) kemarin

ujarnya.Yusuf Bidin mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi dari Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah proses pelaksanaan PNPM di Kabupaten Banggai sangat baik. Sehingga sangat disayangkan jika ada beberapa kecamatan justru mengalami masalah dalam pelaksanaannys dilapangan seperti fisik dan simpan pinjam. “Beberapa waktu lalu sempat ada informasi beberapa kecamatan ada yang bermasalah, mudahmudahan saat ini tidak terjadi lagi,” imbuhnya. Ditempat yang sama Faskab Nurnaena kepada Luwuk Post

dan hadiri ratusan pemuda dari berbagai ormas di Kabupaten Banggai.Ketua kelompok pemerhati lingkungan hidup Kabupaten Banggai Banggai Salihuddin Suling kepada Luwuk Post mengatakan, ada beberapa tujuan yang akan mereka capai dari pelaksananaan loka karya antara lain, diharapkan program tersebut dapat merumuskan konsep untuk meminimalisir potensi konflik di Kabupaten Banggai, merancang program ditingkat masyarakat untuk mengantisipasi kebijakan pemerintah yang berpotensi konflik horizontal di masyarakat, dan berperan sebagai fasilitator masyarakat untuk pemerintah. Salihuddin mengatakan, ada beberapa kebijakan

yang banyak berkembang ditempat itu masih seputar isu-isu politik. Pemberitaan media massa juga tidak terlepas dari topic diskusi. Tidak itu sa-

ja, bahasan tentang desain kebijakan pemerintahan dan peran pengawasan legislative juga kerap menjadi sorotan dari warung kopi tersebut. (far)

Bahwa para petani, hanya menjadi kegiatan penambangan sebagai pekerjaan sampingan. Meski demikian, pihaknya tetap telah menyiapkan antisipatif untuk menjaga stabilitas volume produksi beras. Salah satunya dengan menggiatkan upaya pendekatan dan sosialisasi dengan para petani, agar tetap mengolah lahannya dan menjaga produksi beras tetap berlanjut.

Indikasi sementara yang dapat dijadikan bukti bahwa ancaman penurunan volume produksi beras di kecamatan Toili dapat terjadi, adalah harga beras di kecamatan itu naik hingga beberapa persen. Padahal selama ini, daerah itu dikenal sebagai salah satu lumbung beras yang secara otomatis harga beras di kecamatan itu relatif lebih stabil dibandingkan kecamatan lain. (bim)

gentle Ci Ayet itu perlu diberi ajungan jempol. Karena baru dialah dari kelompok perempuan yang menyatakan siap untuk bertarung di Pilkada. Dan PDS mestinya harus bangga dengan itu,” tegas Elim. Terlepas dukungan moril yang

diberikan ini, namun kata Elim dirinya tidak mengabaikan terhadap mekanisme partai. “Semua terpulang pada mekanisme PDS. Akan tetapi secara pribadi saya memberikan dukungan moril pada Ci Ayet,” pungkasnya. (yan)

tribusian Raskin terutama dikecamatan luar Banggai dan pulau Peling di Bangkep. “Saat penagihan tebusan harga Raskin juga sering terkendala di lapangan,” katanya. Kendala itu kata Tgeuh terutama di Bangkep karena terdiri dari gugusan pulau sehingga kerap memperlambat proses pendistribusian dan penagihan harga tebusan Raskin.Walau demikian pendistribusian Raskin tahun 2009 lancar demikian halnya dengan

uang tebusan. “Tidak ada yang menunggak,” kata Teguh singkat. Tahun 2010 pagu Raskin untuk Banggai dan Bangkep mencapai 276.835 kilogram perbulan yang akan diberikan pada 21.295 Rumah Tangga Sasaran (RTS). Pola penyaluran Raskin masi sama dengan pola sebelumnya yakni penyaluran dua bulan sekali. Tiap RTS akan mendapat 13 kilogram perbulan turun dari pagu tahun 2009 sebanyak 15 kilogran tiap RTS. (aha)

mengatakan, peserta pelatihan BKAD dan UPK terdiri dari beberapa kecamatan yakni, Kecamatan Batui, Kecamatan Kintom, Kecamatan Lamala, Kecamatan Balantak, Kecamatan Bunta dan Kecamatan Nuhon. “Tiap-tiap Kecamatan mengirimkan wakil mereka sebanyak 6 orang, tiga pengurus BKAD dan 3 pengurus BPUK,” tuturnya. Nurnaena mengatakan, kegiatan tersebut akan berlangsung selama 3 hari, sejak hari ini (kemarin, red) hingga hari minggu (besok, red). (ynt)

pemerintah yang tidak dilakukan dengan perencanaan matang sehingga rentan terjadinya konflik di masyarakat. “Penetapan tapal batas biasanya berpotensi konflik, sebab ada pihak yang tidak menerimanya. Inilah fungsi kami agar masyarakat terhindar dari benturan itu,” ujarnya. Salihudin mengatakan, selian itu mereka akan menyikapi apa yang kebijakan pemerintah menyangkut pembangunan yang akan berbuntut terjadinya benturan antara masyarakat. Selain itu kata dia, ada juga agenda perumusan rekomendasi hasil jambore di Desa Koyoan beberapa waktu lalu. (ynt)

DISTRIBUTOR

 Sambungan dari Hal 5

seperti Sembako serta bahan bangunan sebenarnya terbuka bagi siapa saja yang mampu menjadi distributor. Tapi kata Yulianti,?kerap Pemda atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan kesulitan untuk berkoordinasi jika ter-

PEMBANGUNAN

 Sambungan dari Hal 5

Menurut Bein Paeh, sejatinya ada dua sumber acuan dalam pelaksanaan pembangunan di daerah, yakni perencanaan yang diper-

PEMERINTAHAN

 Sambungan dari Hal 5

Rachmat, kepada Luwuk Post menjelaskan, keinginan tersebut sangat baik untuk memberikan kemudahan kepada nelayan untuk masalah perizinan. “Itu lebih baik untuk mem-

SEKOLAH  Sambungan dari Hal 5


LUWUK POST | SABTU, 16 JANUARI 2010 | HALAMAN 7

Pasca Konfercab III PDI-Perjuangan

Herwin Yatim dan Suryanto Tampak Mesra PANASNYA suhu Konfercab III PDIP Kabupaten Banggai, tidak berimbas panjang. Dua kandidat yang bertarung hebat itu, justru terlihat mesra. Tidak tampak perseteruhan kental antara Herwin Yatim dan Suryanto pasca pemilihan Ketua DPC PDIP Kabupaten Banggai periode 20102015 itu. SOFYAN LABOLO - Luwuk

K

ANTIN yang terletak disamping kiri kantor DPRD Banggai, Jumat (14/1) kemarin, terlihat ramai. Sejumlah aleg dan para sekretariat dewan antrian menikmati sejumlah menu yang disiapkan. Penjual di kantin itu, Herawati Baharuddin sengaja menggratiskan

jualannnya. Maklum saja itu merupakan hari pertama bagi mantan aleg Golkar ini membuka kantin yang sudah beberapa bulan terakhir tak difungsikan. Beberapa menit kemudian, para pengunjung satu persatu angkat kaki. Tinggal beberapa orang saja yang terlihat masih bertahan pada tempat duduk masing-masing. Mereka diantaranya Herwin Yatim, Nurwahid dan H. Syafruddin Husain. Tak begitu lama, Suryanto pun bertandang. Wakil Ketua DPRD Banggai ini langsung memilih duduk disamping kiri Herwin Yatim. Merasa itu sebuah momentum menarik, Luwuk Post langsung membidiknya dengan kamera. Sesekali Herwin dan Suryanto saling berkomunikasi dengan nada setengah berbisik. Tak jelas apa yang menjadi substansi pembicaraan dari

FUAD MUID

Tepis Keraguan Public LUWUK-Sejak mengaktifkan kembali Ismail Muid Center, Fuad Muid terus melakukan konsolidasi untuk menghimpun simpatisan almarhum Ismail Muid. Kendati begitu, masih ada yang meragukan keseriusannya untuk maju bertarung sebagai kandidat bupati Banggai. “Ada memang Fuad Muid yang ragu apakah saya serius. Saya tegaskan saya akan melanjutkan cita–cita perjuangan almarhum,” katanya. Tekadnya yang makin membulat merupakan respons terhadap dukungan dan permintaan masyarakat di daerah ini. Fuad sendiri telah mengunjungi semua wilayah kecamatan untuk memenuhi undangan masyarakat setempat. Dalam setiap kunjungannya, warga yang dikunjunginya mendesaknya untuk maju sebagai kandidat bupati. “Warga meminta saya menghimpun kembali harapan mereka yang berserak pasca meninggalnya almarhum, permintaan warga itu Insya Allah akan saya penuhi pada pilkada 2011 mendatang, apakah melalui jalar perorangan atau jalar partai,” tuturnya ketika berbincang dengan wartawan koran ini. Sekedar diketahui, Fuad Muid telah mengunjungi semua kecamatan untuk memastikan dukungan warga. Bukan hanya warga di kepala burung yang mengundangnya, tapi juga warga di wilayah Bunta, Pagimana hingga Toili. Kepada Fuad, hanya satu permintaan masyarakat, yaitu melanjutkan perjuangan almarhum Ismail Muid dan bertarung pada pilkada 2011 mendatang. (ris)

Alfian Harga Mati bagi Pemuda

LUWUK-Alfian Djibran sepertinya sudah menjadi harga mati bagi kalangan pemuda untuk didorong pada Pilkada 2011 mendatang. Terbukti responsif terhadap mantan Camat Luwuk ini agar bertarung sebagai salah satu kandidat pada pesta demokrasi tahun depan Alfian Djibran itu, terus saja mengalir. “Bagi saya Alfian punya kharismatik. Dasar itulah sehingga dirinya layak untuk maju pada Pilkada nantinya,” nilai Wakil Ketua DPD KNPI Kabupaten Banggai, Jefri Tuela kepada Luwuk Post, Jumat (14/1) kemarin. Dukungan moril ini lanjut Jefri juga berangkat dari keputusan Musdakab KNPI Kabupaten Banggai yang intinya memberi legitimasi kepada Alfian untuk ikut andil dalam hajatan demokrasi mendatang. “Saya kira jelas seperti yang tertera dalam amanah Musdakab KNPI. Alfian menjadi harga mati bagi pemuda untuk didorong pada Pilkada,” tutur dia. Suksesnya pemuda dalam sejumlah agenda penting seperti Musda Golkar dan Konfercab PDIP, menjadi gambaran bahwa memang sudah selayaknya pemuda berada di garda terdepan. Begitu juga pada momentum Pilkada nantinya. Sudah saatnya pemuda mendapat kepercayaan untuk memimpin daerah ini. Dikatakannya lagi, rencananya DPD KNPI Kabupaten Banggai pekan depan akan menggelar pleno guna konsolidasi organisasi. Dalam kegiatan itu salah satu item yang akan dibahas adalah menidaklanjuti hasil rekomendasi Musdakab. Salah satunya termasuk mendukung Alfian maju sebagai kandidat Pilkada. (yan)

(FOTO: SOFYAN LABOLO / LUWUK POST)

MESRA: Herwin Yatim dan Suryanto saat berkomunikasi di kantin DPRD Banggai, Jumat (14/1) kemarin. Keduanya tampak mesra, pasca Konfercab III PDIP Kabupaten Banggai yang sebelumnya berlangsung cukup panas itu.

kedua politisi PDIP itu. Melihat sekilas mimik keduanya, tak ada kesan jika menyimpan dendam. Malah dari dialog yang terbangun, keduanya tampak begitu mesra. Herwin terlihat merespons apa yang menjadi komentar Suryanto, ketika dialog tentang pemekaran Batui-Toili menjadi fokus diskusi kecil siang itu. Komunikasi yang aktif antara Herwin dan Suryanto tersebut, sekaligus menampik asumsi yang menyebutkan bakal terjadi ‘perang besar’ pasca Konfercab III PDIP antara Herwin dan Suryanto. Dialog empat aleg itu kemudian terputus, ketika jam menunjukkan pukul 11.20 Wita. Sebelum beranjak dari tempat tersebut, kalimat sanjungan pun saling dilontarkan oleh keduanya. Herwin ketika itu masih

menyapa Suryanto dengan sebutan Pak Ketua. Sementara Suryanto juga demikian. “Herwin kan yang terpilih sebagai Ketua. Jadi dialah yang pas jika dipanggil Pak Ketua,” tutur Suryanto, sembari disambut tawa oleh aleg Patriot dan PPRN tersebut. Usai meninggalkan kantin, Herwin dan Suryanto belum langsung pulang. Keduanya masih terlihat berbawaan masuk di dalam gedung DPRD Banggai lewat pintu belakang. Semoga saja keharmonisan antara Ketua dan mantan Ketua DPC PDIP Kabupaten Banggai itu benar adanya. Dan bukan hanya sekedar pada kulit luarnya saja. Kalau kemesraan itu mampu dipertahankan, maka sudah pasti akan lebih mudah mempertahankan eksistensi kebesaran PDIP di KabuC paten Banggai kedepan. (**) M

Benarkah Golkar-PDIP Berkoalisi? Membangun Kekuatan Besar di Pilkada 2011

(FOTO: SOFYAN LABOLO / LUWUK POST)

DIMANA-MANA: Jelang Pilkada 2011, Ihwan Datu Adam benar-benar full dalam melakukan pencitraan. Terbukti ada puluhan baliho yang telah dipajangnya. Tiga diantaranya di Kota Luwuk.

Ihwan Datu Adam Ada Dimana-Mana

LUWUK-Aksi pengrusakan baliho milik Ihwan Datu Adam di Desa Kamumu yang hingga kini belum ditemukan aktornya, tak menyurutkan semangat tim Pemenangan Datu Adam (PEMDA) untuk terus melakukan pencitraan. Terbukti, baliho calon kandidat Bupati Banggai pada Pilkada 2011 ini terpajang dimana-mana. Menurut tim PEMDA, Ihwan Nasir kepada Luwuk Post, Jumat (14/1) kemarin, baliho Ihwan Datu Adam kini sudah terpajang pada seluruh kecamatan se-Kabupaten Banggai. “Setiap kecamatan satu

baliho milik Ihwan,” ujarnya. Khusus di Kota Luwuk kata dia, ada tiga baliho, masingmasing berukuran 2x3 meter. Dua diantaranya dipajang pada ujung kota. Yakni di depan Bandara Udara Bubung dan di Desa Biak. “Dua baliho itu selain terpampang wajah Ihwan juga bertuliskan selamat datang di Kota Luwuk,” urainya. Satunya lagi sambung dia, berada di dalam kota Luwuk, tepatnya di pertigaan kompleks Maleo Kelurahan Luwuk. Isi balihonya sedikit beda dengan dua baliho tadi. Selain tampil wajah Ihwan

dan istrinya juga dilatari gambar Presiden RI pertama Ir. Soekarno dan Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri. Di dalam baliho itu juga tertulis sejumlah kalimat. Diantaranya, Kerinduan Kembali ke Kampung Halaman dan Bangga Membangun Daerah. Meski tidak begitu panjang, namun kalimat tersebut memiliki makna yang cukup jelas. Yakni Ihwan Datu Adam benar-benar serius untuk berlaga pada kompetisi Pilkada yang bakal dihelat tahun depan tersebut. (yan)

PKS dan Sukri Agama belum Fiks LUWUK-Setelah kata anggora Fraksebelumnya Ketua si PKS, Hidayat DPD PKS Kabupaten Monoarfa kepada Banggai, Ali Makhfudz Luwuk Post, Jumat menegaskan hingga (14/1) kemarin. saat ini belum ada koSoal terlibatnya mitmen politik yang Khairuddin Dahlan dibangun partainya (kader dan pengudengan kandidat Burus PKS, red) berpati Banggai, termasuk sama Sukri Agama Sukri Agama, kali ini dalam melakukan tanggapan serupa dikonsolidasi juga lontarkan kader PKS ditanggapi Hidayat. yang ada di DPRD Menurut dia, adalah Banggai. wajar kalau kemuHidayat Monoarfa “Komentar saya dian keterlibatan sama dengan pak Ketua (Ali Makh- Khairuddin bersama Sukri karena fudz, red), belum ada satupun calon ada unsur kekeluargaan di dalamkandidat Bupati yang sudah mem- nya. “Bagi saya itu sah-sah saja,” bangun komitmen politik di Pilkada kata Hidayat. mendatang dengan partai kami,” Namun sambung Hidayat itu

tidak bisa dimaknai sebuah komitmen PKS dengan calon kandidat dimaksud. Akan tetapi lebih cenderung pada faktor person. PKS punya aturan main dalam menentukan figur yang akan didorong pada hajatan nantinya. “Kita ada mekanisme dalam proses penjaringan kandidat. Dan kebijakan itu ada saatnya kita lakukan,” ujar Hidayat. Soal siapa kandidat yang bakal mendapat legitimasi PKS, itu tergantung proses yang akan dilakukan kedepan. Artinya PKS siapa saja bisa diakomodir. Asalkan tidak mengenyampingkan ketentuan baku di internal partai. Malah tidak menutup kemungkinan sambung Hidayat, Sukri Agama juga punya peluang untuk itu. (yan)

LUWUK-Struktur kepemimpinan pada dua partai besar di Kabupaten Banggai yakni Golkar dan PDIP saat ini berubah total. Di DPD II Golkar kini dinahkodai Syamsul Bahri Mang alias Obama, yang sebelumnya dipimpin Djar’un Sibay. Sedang DPC PDIP Kabupaten Banggai kini dimotori kader muda energik Herwin Yatim. Jabatan strategis tersebut awalnya disandang Suryanto. Kedua ‘big bos’ baru partai ini, selain punya kedekatan emosional yang sudah terjalin lama juga terkenal dengan karakter kritisnya di Parlemen Lalong. Bahkan keduanya menorehkan sejarah politik baru di Kabupaten Banggai dengan mampu mengalahkan incumbent yang tak ringan, baik pada Musda VIII Golkar maupun di Konfercab III PDIP Kabupaten Banggai. Apalagi baik Obama maupun Herwin keduanya memiliki fraim perjuangan yang tidak beda, yakni sama-sama ingin melakukan perubahan di internal

Y K

partai. Berangkat dari sejumlah kesamaan tadi, sehingga tak heran jika terbangun opini bahwa ada kemungkinan kedua partai tersebut akan berkoalisi pada Pilkada 2011 mendatang. Memang belum ada kata deal soal koalisi besar tersebut. Hal itu dapat dimaklumi. Sebab Pilkada masih beberapa bulan lagi kedepan. Akan tetapi wacana bakal menyatunya kedua partai ini tidak ditampik oleh kader yang juga Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai, Aryanto Hakim. Malah lewat pernyataannya terlihat ada lampu hijau di dalamnya. “Soal koalisi antara PDIP dan Golkar itu bisa saja terjadi. Akan tetapi harus didukung dengan kepentingan masing-masing partai. Saya kira kalau cocok maka itu bukan mustahil,” ujar Aryanto Hakim kepada Luwuk Post via ponsel, Jumat (14/1) kemarin. Memang aku mantan aleg Golkar ini, untuk menyatukan persepsi di Pilkada, termasuk menentukan figur yang akan didorong, tak hanya butuh waktu. Akan tetapi yang terpenting disini adalah butuh kajian mendalam. “Kalau saja hal itu dapat dirumuskan dengan baik antara Golkar dan PDIP, saya kira jawabannya why not,” kata Aryanto. (yan)

Muttaqin Masuk Golkar, PPRN Bersikap

L U W U K - Te r a k o m o d i r n y a Muttaqin Suling dalam jajaran kepengurusan DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai, tidak membuat DPD PPRN Kabupaten Banggai berdiam diri. Sebaliknya, partai peraih tiga kursi di DPRD melalui Pileg tahun lalu itu bersikap. Satu hal yang menjadi desakan PPRN, yakni meminta kepada Muttaqin untuk membuat surat pengunduran diri sebagai Sekretaris DPC PPRN Kecamatan Kintom. Pengurus DPD PPRN Kabupaten Banggai, H. Syafruddin Husain Syafruddin Husain kepada Luwuk Post, Jumat (14/1) kemarin mengatakan, partainya tidak mempersoalkan Muttaqin pindah partai lain. Sebab H. Udin_begitu dia akrab disapa mengaku itu merupakan pilihan politiknya. Akan tetapi sambung H. Udin, mekanisme partai sebagaimana berlaku di intenral PPRN tidak bisa diabaikan. “Sudah saatnya Muttaqin membuat surat pernyataan mundur sebagai Sekretaris DPC PPRN Kecamatan Kintom. Sebab sudah begitulah mekanisme yang harus dilakukan ketika ada pengurus yang hengkang ke parpol lain,” ujarnya. Pada prinsipnya DPD PPRN Kabupaten tidak keberatan ketika ada pilihan politik kadernya untuk pindah parpol. Namun begitu, tidak mengenyampingkan yang namanya mekanisme di dalam partai. “Silahkan itu hak dia (Muttaqin, red). Tapi ingat di PPRN ada C aturan main ketika ada kadernya pindah parpol. Dan saya yakin di M partai lain juga mengatur tata cara seperti itu,” ujar H. Udin. (yan) Y K


LUWUK POST | SABTU 16 JANUARI 2010 | HALAMAN 8

PENDAPAT KAMI

Warning dari Haiti HAITI adalah negara kecil nan jauh. Tapi, menjadi terasa dekat di hati kita karena sedang dirundung bencana alam yang memilukan. Ibu kotanya, Port-Au-Prince, berguncang hingga 7 skala Richter dan 100.000 lebih penduduknya diperkirakan kehilangan nyawa. Penjuru ibu kota Haiti menjelma kuburan masal sejak Selasa lalu (12/1). Kantor, hotel, permukiman penduduk, bahkan istana presiden, luluh oleh lindu yang guncangannya dicatat sebagai yang terbesar dalam 200 tahun terakhir. Yang terjadi di Haiti bisa terjadi di mana pun di belahan bumi ini. Sudah semestinya kita selalu ingat akan kekuatan Yang Mahaesa, dan tak satu pun dari kita punya kekuatan untuk menahan tangan-Nya jika memang berkehendak. Teriakan minta tolong para korban dari sela reruntuhan membuat telinga dan perhatian dunia tersentak. Negara kecil itu bahkan nyaris kehilangan semua daya karena untuk mengevakuasi korban dari tumpukan reruntuhan, mereka tak punya alat berat. Sekarang bantuan dari berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia, sedang bergegas menuju Haiti dengan berbagai perlengkapan medis dan obat-obatan untuk segera memberi pertolongan. Hitam kulitmu kelam tanahmu, saudaraku. Kami ikut berduka. Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton bahkan membandingkan tragedi di Haiti ini dengan tsunami Asia yang membunuh lebih dari 220.000 orang lima tahun lalu, sebagai sebuah tragedi yang sama getirnya. Dalam badai tsunami, Aceh seperti dilumat gulungan ombak raksasa. Untuk menghilangkan traumanya saja, kita butuh waktu hingga bertahun lamanya. Apa yang terjadi di Haiti adalah pengingatan untuk semua, termasuk kita yang ada di sini. Meski gempa sudah sangat sering terjadi, bukan mustahil murka alam akan terulang kembali meski kita semua tak ada yang menghendaki Di ibu kota Haiti, Port-au-Prince, yang di atasnya didiami lebih dari 1 juta orang kulit hitam itu kini tak ada penerangan listrik di malam hari. Sulit mendapatkan bahan makanan dan air bersih. Haiti, negeri kecil di Karibia yang meliputi bagian barat Pulau Hispaniola, seperti memutar ingatan kita pada Kota Padang beberapa waktu lalu. Prasarana kota, hunian, dan semua fasilitas umum yang diban-gun dengan keringat warga tiba-tiba porakporanda hingga seperti harus memulai dari titik nol lagi. Targedi di Haiti adalah pengingatan bagi siapa pun penghuni di bumi ini untuk tidak lupa bahwa alam akan bisa setiap saat berguncang tanpa harus ada pemberitahuan sebelumnya. Terhadap kehendak yang kuasa dalam bentuk guncangan bumi seperti di Haiti, kita hanya bisa berpasrah diri. Sebagai sesama makhluk-Nya, mari saling bergandeng tangan, saling menolong, saling membantu. Gempa dahsyat yang mengguncang Haiti juga seperti yang terjadi di Jogja, Sukabumi, atau tempat mana pun di belahan bumi ini. Yang harus menyadarkan kita semua bahwa di bumi ini kita musti hidup bersaudara, tanpa perlu melihat warna kulit dan golongan, dan harus saling memberi pertolongan jika saudara lain sedang membutuhkan. (*)

Menutup Lubang-Lubang Unas ( Bagian Pertama ) DI MAGETAN, Jawa Timur, tepatnya di Pesantren Sabilil Muttaqin (PSM) Pusat Takeran, Mendiknas Mohammad Nuh menyatakan bahwa berdasar evaluasi yang dilaksanakan terhadap berbagai sistem evaluasi yang pernah dilaksanakan di Indonesia semenjak 1972, maka ujian nasional (unas) merupakan metode yang paling baik sebagai standardisasi kelulusan siswa sekolah. Selanjutnya Mendiknas menyatakan, atas hasil evaluasi itulah, pemerintah bertekad (setidak-tidaknya) tahun ini akan tetap menjalankan unas di sekolah. Apalagi, persiapan untuk menjalankan unas sudah dilakukan jauh hari sebelumnya, seperti pembuatan aturan main, pembuatan soal, penggandaan soal, dan distribusi soal. Bahkan, sistem

( Bagian Kedua ) CONTOH lain ialah bidang pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan. Ini adalah masalah krusial yang kompleks dan dinamis. Kalau presiden dan menteri pendidikan merencanakan sukses pendidikan 9 tahun bagi anakanak miskin, terantar, dan tinggal di daerah pedalaman, itu tentu rencana bagus. Namun, mengasumsikan penyelesaian masalah ini dalam hitungan belasan bulan adalah suatu kesalahpahaman yang lain. Sebab, dengan begitu, berarti dia tidak memperhatikan bahwa dunia pendidikan bukan melulu urusan pemerintah, tapi juga urusan masyarakat dan swasta. Kendala Internal Terdapat beberapa alasan mengapa program 100 hari sulit dilaksanakan

menguasai dlm smua sektor jg smakin aman aset yg dia miliki serta akan lbh kbur lg pelnggran dan dosa2 dia yg tlh di lakukn trhdp masyrkt kcil.Kt sisa menunggu musda PAN dan DEMOKRAT yg jlas akan di menangkan olh org2 sang pengusaha trsebut dan hal yg tdk mungkin perheltan pilkada 2011 nanti akan di menangkan olh orgx jg,maka smakin lngkplah pendritaan rakyat krna sang pengusaha tlh menguasai seluruh sendi2 kabupten yg sngt2 kt cintai ini.Sapakah sang pngusaha itu ?

+628522167xxxx Hallo lp, sy cm mnta tlong apbila ada pnrimaan pns di thn 2010 ini tlong sgra di muat beritanya, jgn cm di sembunyi2 dan hy org2 trtentu yg mngtahui.....apa slhnya kitrng rakyat kcil ingin jd pns, mksh lp

+628124549xxxx Hai LP yg tmbh dahsyat dlm pmbritaanx.Smakin jlas trlht kab bnggai di pintu kehncuran bg msyarkt kcil.Hal ini trgmbr dr kmenangan syamsul bhri mang sbg ktua partai golkar yg notabene ktua DPR dan jg kemngangan herwin yatim yg jd ktua partai moncong putih,knpa ? Akan ada seorg pngusaha lokal yg sngt kuat untk lbh

direktur Pascasarjana Universitas Tamansiswa Yogyakarta serta mantan sekretaris Komisi Nasional (Komnas) Pendidikan Indonesia

sosialisasi akan dijalankannya unas pun sudah dilakukan. Persoalan unas muncul kembali setelah keluarnya putusan MA yang tidak “merekomendasi” dijalankannya unas di Indonesia. Silang pendapat tentang unas pun kembali meramaikan dunia pendidikan nasional sampai akhirnya Presiden SBY merasa perlu turun tangan. Resistensi Masyarakat Bahwa unas diyakini sebagai metode yang paling baik sebagai standardisasi kelulusan siswa sekolah, itu barangkali benar. Meski demikian, kalau pemerintah ingin tetap menjalankan unas, sebaiknya dilakukan dengan bijaksana. Realitas menunjukkan, sejak dija-

lankannya unas yang pertama sampai sekarang, adanya resistensi sebagian anggota masyarakat ternyata tidak dapat dihindari. Kalau mau jujur, sampai sekarang pun banyak praktisi pendidikan yang belum dapat menerima dengan tulus atas dijalankannya unas dengan berbagai alasan; baik alasan akademis, alasan politis, alasan sosial, maupun alasan lainnya. Kalau dianalisis secara kritis, resistensi sebagian anggota masyarakat terhadap unas tersebut disebabkan dua hal. Pertama, terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan. Kedua, rendahnya kesiapan civitas sekolah dalam menjalankan unas.

Soal kecurangan dalam pelaksanaan unas kiranya sudah menjadi rahasia umum. Siswa yang ujian berbekal catatan gelap alias ‘’kerpekan” dan/atau membawa handphone untuk berkomunikasi dengan dunia ‘’luar” secara ilegal selama ujian berlangsung adalah contoh konkretnya. Dengan cara seperti ini, hasil unas yang diperoleh sama sekali tidak mencerminkan kemampuan siswa (lulusan) yang sesungguhnya; selain memunculkan ketidakadilan karena siswa yang tidak curang alias jujur justru berpotensi memperoleh hasil yang rendah jika dibandingkan dengan siswa yang curang. Itu sekadar contoh kecurangan unas yang bersifat ‘’insidental”; namun di luar itu, ada kecurangan yang bersifat sistematis dan dampaknya jauh lebih mengerikan.( Bersambung )

Menakar Program 100 Hari SBY

+628134234xxxx ASS,buat anggota DPRD Banggai tolong di pikirkan masalah upah tenaga kerja wiraswasta,yg masih tergolong sangat murah tdk ada kseimbangan dgn harga SEMBAKO.

+628124533xxxx LP yg mkin serru cman mo nggpi lg bt no 08582412xxxx blh ya ? Maf ya pak/bu. e gni2 aq anak asli toili loh anu....? n lahirpun dtoili jd boleh dkta aq asli anak toili ok? n kt blg bgt cz wrga sktar smakin resah dg kdtgan org2 luar bggai bygin aja pnambg lbh bxk yg dtg dri luar dbndg wrga st4 bkan main i2 le aplg kmren TILONG mso muhamma i2 mnusia so dtg dg d p pggorengan dtx mo kmana dong blg bcri emas be pe manis jo tu bi2r emg dsna ad drg pe tnah untk t4 b cri io ? Klu ada blh jo kodong ini dtg cman mrzk org p tnah sbuk blm lg d p dampak laen nantix o t lma ada yg mo dpt PEDA i2 sm pmlik tanah dst. Pak/ibu kt t perlu mo pi bcri i2 emas cz kt jg t ad wkt n sa pe gaji so ckup bt kse mkan sa pe ana bini blum lg bini pgaji jd t prlu mgkin e pi b cr tu harta karun n thanks anda da blg kt p cr brpkr smpit smga anda mndpt phla eh sala smga dpt emas bxk biar komiu yg mgkilat dg tu emas. By GABUS Boleh io ?

Oleh : Ki Supriyoko

+628522167xxxx Aslmkm LP, tlong di muat sms sy ini, sy cm mw tanya kira2 msh ada database ato tdk di thn 2012 nti cz sy tng honor di sbuah skolah, tp smpai saat ini blm ada kjelasan nasip kami tng honor di skolah2 baru.....mksh. +628524087xxxx kami tau bahwa rotasi, mutasi dan promosi jabatan itu hak bupati. tapi tolong jgn terlalu otoriter, banggai bukn milik bapak pribadi. masi ada orang masama yg bisa jdi camat, jgnkn jdi camat jdi bupati jg kmi ada.. +628524090xxxx Ass wr wb kita berdoa mdh2n Antasari ,susno djuaji ,yusuf kalla dpt mngkngkapkan kebenaran dan keadilan di Indonesia amin +628524101xxxx as. turut prihatin atas gempa yang melanda haiti pd selasa,12 jan 201o, yadi jail pagimana

Oleh : M. Mas’ud Said fungsionaris DPP Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI).

dengan tuntas. Dalam diri program ada pertentangan arah. Seperti diketahui, tim SBY adalah tim yang mempelajari atau memetakan keadaan. Fondasi dan nilai utama program 100 hari adalah kehendak untuk mengubah, mengubah dari kultur stagnasi dengan membangun hal yang baru. Namun, celakanya, institusi dan sistem administrasi negara yang bekerja adalah institusi lama. Dalam pada itu SBY tentu tidak menghendaki revolusi, tapi perubahan yang berjenjang (incremental changes). Inilah salah satu alasan mengapa program 100 hari sulit dilaksanakan. Setiap proses reformasi (termasuk

program 100 hari) biasanya diikuti dengan gebrakan mendasar. Bisa dikatakan bahwa program 100 hari adalah program yang berasal dari atas dan menjadi isu tingkat atas. Padahal, agar efektif program tersebut harus diimplementasikan sampai ke bawah. Menurut hemat saya, kendala pelaksanaan program-program pemerintah bukan saja bersifat teknis. Ia juga bisa berupa kendala kultural berupa faktor kesejarahan. Usaha reformasi berlangsung relatif berbarengan dengan usaha menegakkan kepemimpinan yang kuat di pusat. Oleh sebab itu, walaupun banyak kalangan yakin bahwa program

+628524104xxxx Ass.tata Nina dimanado apa bkng skrng? Un ini so dapa inga sm Tata jarang mo d pa lia , ini so brapa bln kita p Bini so pigi krja di Luwuk jd cm kita deng ana2 d Bunta kita ad krj d Tambak udang so mo di panen baru bsa bebas keluar cm mo inga ini ana2.Dr.Un.di Bunta.

omong bsar dan jgn cm rmh dan oto dwan yg di urus.tp mo di liat kmampuanmu trhdp anggota2 dwan yg main proyek jg yg pg cri2 proyek di dinas2.klo antum tdk tindaki para anggota2 dwan itu,brarti bpak kluar jo dr dwan yg trhormat itu. Bpak kan pnx basic agama dan nawaitu yg sngt komplit jd jlankan dan tegakan benar2 fungsi dan tgas bpak sbg BK.ingat rakyat sngt menaruh hrapan yg sngt bsar trhdp bpak dgn lngkah dan tndakan2 bpak trhadp anggota2 dwan yg slalu MELACUR dgn proyek2.

+628524124xxxx MUAT AKAN INI LWK POS. Itu si RUHUT SITOMPUL dlm rapat pansus century bikin ulah yg kurang etis. MUJUR GEDUNG RAPAT PANSUS DI JAKARTA KALAU DI LALONG MK ORANG PERTAMA YG MENGHAKIMIX ADALAH SAYA. By AMAN Toili. +628524125xxx Km sarankan pd bpt bgi cpt ambil keputusan thd kadar manganco spt yg ditwrkan oleh golkar atau diangkat sj dia jd staf ahli bpk... +628524127xxxx Asslm.. LP tolong dimuat ya smsqu,. Aqu cuma mau tanya tentang kinerja kepolisian yg akhir2 ini makin baik dgn smua prestasi para angotanya yg tlah berhasil walaupun blum selesai membasmi para pemakai & pengedar narkoba di kota lwk tercinta ini’.. Nah yg jadi pertanyaan, brg2 bukti[babuk] narkoba itu sdh di musnakan taw di simpan taw di apakan ??? Apa para pelaku yg tertangkap tlah di adili?? krn ada beberapa pelaku yg masi kosana komari dijln. Contohnya para anggota polisi yg kemarin2 trsangkut kasus narkoba..! Ada juga dari beberapa kasus narkoba yg trsebar, kasusnya tdk jelas ujung pangkalnya,!! Atw kalo polisi yg pakai narkoba tdk di proses secara hukum yg berlaku?? Tolong pak kapolres yg dlm hal ini adalah sbgai pimpinan para polisi2 yg tlah cukup sukses kinerjanya dlm beberapa tugasnya membrantas narkoba di kota lwk tercinta ini... ~Generasi Muda BABASAL~ +628524145xxxx LP yg smkin mantap.cm mo blng sm ktua badan kehormatan dwan (BK) dwan bnggai bpak yg trhormat SAFRIN LUNETO,jgn cm

+628524239xxxx Ass...LP, imbo’ kita to utu2s...! Odukungto sama2 nai P’ Fuad Muid timbali bupati bggai 2OII-2OI6. Krn beliau n harapanto ba’an ko sanggat. +628524241xxxx LP yth : cman mau mnggapi sms lyanan publik kmren yg brbunyi bhwa pndatang yg dri luar kab. Bggai hrz bt KTP Krna ktx syg 3rb suara akan hilang. sy mnt maf sblumx bt bpk/ibu yg px sms dmkian klu mnrt sy i2 pmkran yg kliru kt jgn mngait2kan tambang emas trsbt dg POLITIK / PILKADA mndtg. sy rasa i2 tdk ad hbganx sm skali. Truz bt GABUS aq s7 dg pndpat anda n sy rasa cra brpr anda tdk smpit soalx pndtang lbh bxk yg ikt mnambg dri pd pndu2k asli bkan main i2 sy s7 skali jk pndtg dri luar kab. Bggai agar dplgkan soalx i2 tmbg emas jgkan msi ILEGAL jd nanti tktx ada apa2x gt lo ksian kan kalian org2 pndtg yg dri jauh2 bkanx cri mkan dkmpung org tpi nanti mlh dpt mslah syng kan ? Mgkin i2 aja LP thanks ya..... +628528047xxxx Yth. Pln Lwk. Katax ad pmadman brgilir 1:1 dgn alasan debit air Hanga2 berkurang dn gangguan mesin, jadi menurut sy gangguan Mesin okey bisa dtrima, tapi klu alasan debit air kurang tdk bisa ditrima,krn di gnung Tontouan bbrpa hari trahir ttap turun hujan dn airx masih cukup besar/ banjir, ini setiap HR sylihat,sbab mengalir dekat kebun sy. Dmkn utk diket. Masy. LWK.

100 hari sangat mendesak, secara serius hal itu mendapat ancaman dari dalam berupa kelambanan penan-ganan oleh sistem administrasi negara. Sebagai-mana data kultur birokrasi kita, dina-mikanya biasanya mewariskan perilaku wait and see, pelan-pelan menunggu sambil melihat melihat.Perkembangan sosial politik terakhir di tanah air yang menjadikan geliat internal pemerintahan masih mengindikasikan bahwa kekuatan respons pemerintahan kita belum secepat yang diharapkan. Di era yang disebut sebagai the era of openness and responsive government, era keterbukaan dan pemerintahan yang bertanggung jawab ini belum menemui waktu dan tempatnya yang tepat. Bahkan, tampaknya belum ditemukan tim yang kuat untuk melaksanakannya dalam hitungan hari. (*) ( Habis )

+628565647xxxx AsS..lwk post tlo0ng lput in sya p sms blng zma i2 pegwai2 listrik jangn tlalo d kze mti2 in lampu paya trang in 1 minggu 3 kali nti lyt2 akn dlu by RM GARUDA +628565647xxxx redaktur luwuk pos & pemerhati pilkada yth, buat para calon bupati yang enerjik, ada sekitar 32 parpol kurang dipilih parpol mana, jadi siapa saja yang jadi calon bupati tidak usah risau yakin dan percaya semua calon bagus dan mantap visi misinya tanpa harus ada kampanye hitam biarlah rakyat memilih kesukaan dan idolah mereka seperti kita membiarkan lilin yang terang benderang tertiup angin hingga lebur. Apakah kita perlu berkicau bagaikan burung dipagi hari ataukah bagaikan air mengalir kehulu yang hanyut dan tenang, ataukah gemuru ombak yang merdu, ataukah tetesan hujan diatas batu, burungpun akan bernyanyi merdu dikala mentari pagi bersinar cerah, bagaikan suling bambu mengisyaratkan kita bahwa 2011 gong bersahut-sahutan mendengarkan bunyibunyian entah merdu ataupun tidak yang terpenting adalah gong tetap berbunyi entah memainkan melodi apa, biarlah para pendengar menikmati indah dan merdunya gong yang nyanyianya berjudul pilkada, bravo lp +628575613xxxx PLN, mdh2an pd tnggl tdk mati lampu krn ada pertandingan liga inggris yg seru, antra Chelsea VS Sunderland, prtemuan trkhir kduax chelsea menang dgn skor 2-1. , +628575645xxxx hu . . . . matlam matlam trs tdk p3rnah maxla kenapa sih kalau mau mexla sebentar malam pasti p49i mati atau siang ky ini hari macm apa butul . . . . . . ! ! ! hu . . . 77 k4ly . . .,, +628575736xxxx Wah mahasiswa,klo mw pake terminologi yg bnar donk...masa statmen d bilang stegmen...lbh bijaksana menggunakn bhsa apa adax drpd pake terminologi yg kurang tepat,apalg pake2 nama BEM,masa mahasiswa trus bgt gaya bhsax.

PENERBIT : PT Luwuk Cemerlang. GENERAL MANAGER/PEMIMPIN REDAKSI : Herdiyanto Yusuf. REDAKTUR PELAKSANA : Haris Ladici. REDAKTUR : Haris Ladici, Zulhelmi Alting, Gafar Tokalang,Rustam Nono,Sofyan Labolo .STAF REDAKSI : Nasri Sei,Sofyan Labolo,Rustam Nono, Amiadin Lawia. BIRO BANGKEP; Rustam Nono (Salakan), Ahmad Awaluddin,Iwan Bua (Banggai). BIRO AMPANA; Nasri Sei. BIRO PAGIMANA; Anto Yasin. BIRO BUNTA; Karman.BIRO BUALEMO; Sofyan Taha. ART & PERWAJAHAN : Sudin Salasa (Koordinator), Utam Nasila,Wawan Kusika, Agus tiawan, Muh. Albar Amin. PRESIDEN KOMISARIS : Imawan Mashuri. KOMISARIS : Benny H Raintama, Suhendro Boroma. DIREKTUR : Mohamad Sirham, Urief Hassan. MANAGER KEUANGAN : Haryono, STAF KEUANGAN : Aswar Poibara (Koordinator) Astuti Mohune (Kasir) . STAF PEMASARAN : Dales Lantapon. ( Koordinator ) Staf.Berlian Lupy,.MANAGER IKLAN : Sukriyadi Mamu . STAF IKLAN : Hawa Minarni A Bayak.(Kasir), Sutadi Utiarahman. PERCETAKAN : Andri Bumbungan (Koordinator),Opick Kasim,Yusuf Nelwan. OMBUSDMAN : Ismail Pelu (Ketua), Hinca IP Pandjaitan (Anggota).TARIF IKLAN : Umum Rp 20.000,-/mmk (hitam putih/BW),Rp 30.000-/mmk (Warna/FC ), MUNGIL : Rp 50.000,- (1x muat). HARGA LANGGANAN KORAN : Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). ALAMAT REDAKSI: Jl. Imam Bonjol No. 4 Km 3 Luwuk Telp. (0461) 325447 Fax : (0461) 325071 email : redaksi@luwukpost.info. PERWAKILAN GORONTALO : JL. NANI WARTABONE NO. 144 A GORONTALO Telp. (0435) 827551-827552 Fax : (0435) 829603. PERWAKILAN MANADO : Jln. Babe Palar No.54, Telp (0431) 855558 Fax : (0431) 840763-860398. PERWAKILAN SURABAYA : Graha Pena Building, Jln Ahmad Yani No.88, Telp (031) 8287999.PERWAKILAN JAKARTA : Gedung Graha Pena Lt.6, Jl. Raya Kebayoran Lama No.12, Telp : (021) 53699509, Fax (021) 5328487.


LUWUK POST | SABTU, 16 JANUARI 2010 | HALAMAN 10

Diancam Delmard, Dispora Tak Gentar Zainudin: DPRD Belum Lapor Saya

Baliho Nyentrik Terus Berdiri BANGGAI-Pasca sebulan lebih terpampangnya sebuah baliho nyetrik yang bertuliskan KUHP adalah sumber hukum syaitan dan kaum kafir, di simpang tiga pasar lama Banggai, sejumlah kalangan di Banggai, masih terus berharap agar baliho tersebut agar dapat segera di tertibkan karena terkesan melecekan hukum yang ada di negara ini.“Mestinya pihak kepoli sian dan lembaga terkait lainnya, sudah dapat menertibkan baliho tersebut. Ka rena isinya selain berbau provokasi ju ga terkesan melecehkan hukum di nega ra ini,” pungkas Didi, akademisi di Banggai, kepada Luwuk Post, Jumat (15/2) kemarin. Menurut Didi, di zaman kebebasan seperti ini, memang setiap orang diberikan kebebasan untuk berekspresi dan menyatakan pendapatannya di tempat umum, tetapi itu bukan berarti semuanya dapat menyesampingkan aturan hukum yang diakui di negara ini. Sebab apapun alasannya negara ini diatur oleh hukum, termasuk menyata kan pendapat.Lepas dari apa yang dila kukan oleh orang yang mengatasna kan hamba Allah dalam baliho itu, Didi, menuturkan sangat memahami apa yang dirasakan oleh tokoh yang ada di dalam baliho itu. Secara umum, kata Didi, baliho nyentrik ini, adalah gam baran dari kekecewaan nya terhadap penerapan hukum di tanah air, khusus nya di Kabupaten Bangkep. Untuk itu sambung alumnus Unhas Makassar ini, seyogyanya lembaga hukum yang ada di Kabupaten Bang kep, harus mengoreksi diri dan men jadikan protes lewat baliho ini, sebagai cambuk untuk bisa dapat memperbaiki kinerja mereka, dalam artinya mereka harus sungguh-sungguh menegakkan hukum sesuai dengan aturan yang ada.(Wan)

SALAKAN - Biar diancam-an cam anggota dewan, Kepala Dispora Bangkep Zainudin Ma lotes tidak takut. Ancaman per nah dilontarkan anggota Komi si B DPRD Bangkep, Delmar Siako, terkait temuan pekerjaan kon traktor pembangunan gedung SD yang diduga asal-asalan. Politisi Patriot itu mengancam akan meng-hearing masalah tersebut. Ditemui di ruang kerjanya ke marin, Zainudin Malotes menga takan terkait temuan Delmard dirinya belum mendapat laporan tertulis.“DPRD belum melapor kan ke saya tentang temuan proyek,” katanya sambil menan datangani berkas-berkas me

numpuk di mejanya. Dispora baru mendapat lapo ran dari Pansus tentang kebob rokan proyek SMA Buko. “Se lain itu DPRD juga melaporkan proyek UPT di Kecamatan Bulagi Utara di Lokotoy. Lain dari itu, ti dak ada,” katanya pendek. Soal temuan Delmard, Zai nudin mengatakan baru dapat informasi yang tidak resmi. Menurutnya, informasi yang baru sepihak tidak dapat dijadikan landasan untuk melakukan tindakan. Dis pora, katanya, baru akan bersikap bila sudah menerima laporan tertulis. Keterangan serupa diungkap salah satu Kepala seksi dispora setempat, Lasata. Menurutnya hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan pelaksanaan proyek dari konsultan yang ditun juk. (tam)

Camat Banteng Digadang Cawabup LEBIH WASPADA: Cuaca buruk melanda perairan Bangkep sejak dua hari terakhir. Seluruh kapal motor yang melakukan pelayaran diminta lebih waspada

Cuaca Buruk Landa Perairan Bangkep

BANGGAI - Cuaca buruk yang ditandai dengan tingginya gelombang dan kencangnya tiupan angin, kembali melanda perairan Bangkep, sejak dua hari belakangan ini. Sebagai imbas langsung dari buruk nya cuaca tersebut, kini beberapa jalur pelayaran di Bangkep, sedikit terken dala. Kapal-kapal yang biasanya mela yani trayek penyeberangan dari Bang gai dan sejumlah daerah kepulauan terpaksa mengurangi intensitas pelaya rannya. Para nakodah kapal yang akan ber layar dari di perairan Banggai, diminta

agar lebih meningkatan kewaspada anya ketika berlayar. Sejumlah perairan di Bangkep, yang saat ini dikabarkan kerap kali mengalami cuaca buruk ini, yakni Tanjung Pamali Kecamatan Toti kum, Kaukanao Kecamatan Bangku rung dan sejumlah wilayah perairan lainnya. Memburuknya cuaca belakangan ini di Bangkep, juga telah menyebabkan turunnya jumlah pasokan ikan di sejumlah pasar di Bangkep, termasuk juga di kota Banggai. Penurunan jumlah pasokan ikan ini, tidak lepas dari adanya keenganan masyarakat nela

yan untuk turun melaut. Para nelayan mengaku enggan turun melaut karena takut dengan resiko.“Masih terlalu be risiko untuk turun melaut, karena cuaca masih belum menentu. Kami takut turun melaut karena risikonya tidak seimbang dengan hasilnya,” kata Uwa Musa, salah satu nelayan di Banggai. Untuk mengisi waktunya karena adanya cuaca buruk ini, Uwa Musa mengaku dirinya dan sejumlah rekanrekannya sesama nelayan, terpaksa bantir setir dengan mencari pekerjaan sampingan, seperti buruh bangunan dan penambang batu. (Wan)

BANGGAI – Masih lebih sa tu tahun lagi pilkada Bangkep baru akan digelar, namun tokoh pemuda dan masyarakat terus mempromosikan para kandidat yang baakal dijagokan berta rung dalam hajatan politik itu. Salah satu nama yang mulai mencuat adalah H. Ramli Najil S.KM MM. Birokrat yang kini menjabat sebagai Camat Bang gai Tengah (Banteng) itu, dir ekomendasikan oleh tokoh pe muda untuk bertarung dalam pilkada nanti. Menurut Akmal, salah seo rang tokoh pemuda Banggai, sosok Ramli sangat pantas untuk diperhitungkan dalam merebut kursi kosong satu di Bangkep. “Kami menilai pak Ramli cukup matang dan punya pengalaman

yang luar biasa dalam birokrasi. Dan hal ini terbukti dengan kinerjanya selama menjadi camat di Banggai Tengah,” katanya. Se bagai Camat Bangteng, kata Akmal, Ramli telah menunjukan kemampuan leadershipnya. “Ba ru beberapa bulan saja menjabat dirinya telah mampu memberes kan segala tunggakan pajak yang 2008 dan 2009. Hal ini membu ktikan bahwa pak Ramli cukup matang dalam mengurusi mana jemen pemerintahan,” katanya. Akmal juga menyakini kalau seandainya terpilih nanti, Ramli bakal mampu me-manage peme rintahannya dengan baik terma suk melaksanakan pembangu nan secara merata di seluruh pelosok Kabupaten Bang kep. (mad)

advertorial

Israfil Kembali Pimpin PDIP Sempat Seri,Konfercab Tegang SALAKAN – Setelah mengalami seri, akhirnya Israfil Malingong SE berhasil memenangkan perebutan kursi Ketua DPC PDIP Kabupaten Bangkep. Kemenangan tersebut membuat Israfil kembali menduduki kursi tertinggi di lingkungan partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Israfil unggul

satu suara dibandingkan Marthen Welong. Pemilihan ketua dalam Konfercab PDIP ke-3 di BPU Tinangkung tersebut, semula diliputi ketegangan. Yakni ketika Israfil dan Marthen sama-sama berhasil mengantongi 4 suara. Pemilihan ketua pun terancam diulang. Sejumlah peserta Konfercab khawatir, pemilihan ketua harus memakan waktu hingga dua hari. Namun, ternyata Pimpinan Anak

Cabang (PAC) Kecamatan Bokep belum memberikan suara. Maka, setelah Bokep menjatuhkan pilihan kepada Israfil, pemilihan ketua akhirnya berhasil meloloskan pemenang. Yakni Israfil Malingong yang mengantongi jumlah total 5 suara. Karena PAC yang memiliki mandat tidak satupun yang mengkomplain hasil pemilihan tersebut, maka DPD I PDIP Bangkep menyatakan agenda pemilihan ketua baru sah sesuai aturan, dan Israfil

Malingong dinyatakan sebagai ketua terpilih. Konfercab ke-3 PDIP Kabupaten Bangkep di BPU Tinangkung kemarin, dibuka bupati Drs Irianto Malingong MM. Sejumlah ketua partai tampak menduduki bangku undangan di bagian depan. Malam harinya, Konfercab ditutup Ketua DPD I PDIP Sulteng, Saprun Abdullah didampingi Korwil PDIP Bangkep Sri Lalusu. (tam/adv)

Israfil : Ke Depan PDIP Lebih Baik

SALAKAN – Setelah terpilih kembali menjadi Ketua DPC PDIP Bangkep, semangat Israfil Malingong SE kembali menyala-nyala. Begitu dirinya dinyatakan sebagai ketua terpilih hasil Konfercab ke-3 PDIP

Bangkep di BPU Tinangkung kemarin, Wakil Ketua DPRD itu langsung menyatakan ke depan PDIP akan lebih baik. “Kita harus bisa jadi yang terbaik,” kata lelaki yang akrab disapa Afil itu. Agar lebih baik dari masa sebelumnya, menurut Israfil PDIP harus melakukan pembaruan di lingkungan dalam partai. “Pembaruan diperlukan untuk menemukan cara terbaik untuk makin membesarkan partai,” katanya. Israfil juga mengajak agar seluruh kader PDIP merapatkan barisan. Sebab tanpa dukungan seluruh kader, pro-

gram kerja pengurus tidak ada artinya. “Kita harus maju bersama-sama,” kata Israfil lagi. Selain merapatkan barisan, PDIP juga harus merebut simpati masyarakat dengan berada di garis paling depan dalam upayaupaya membela maupun memperjuangkan aspirasi rakyat. Jika PDIP tidak turun tangan mengurusi masalah-masalah masyarakat, dikhawatirkan rakyat makin menjauh dari PDIP. “Jadi kita harus berada pada garis paling depan untuk memperjuangkan aspirasi rakyat,” tandas Israfil. (tam/adv)

Konfercab Tercepat di Sulteng

SALAKAN – Agaknya Konfer cab ke-3 DPC PDIP Bangkep di BPU Tinangkung kemarin, meru pakan yang tercepat di Sulteng se lama ini. Konfercab yang dibuka pagi hari tersebut, langsung ditu tup sore harinya. Konfercab sempat diwar nai ketegangan.. Terutama ketika dilakukan pemilihan ketua baru, perolehan suara Israfil Malingong sama persis dengan Marthen Welong. Dari 8 jumlah suara, Israfil dan Marthen sama-sama mengantongi 4 suara. Na mun ketegangan tidak

berujung permusuhan yang lebih jauh. Setelah PAC yang belum membe rikan suara menjatuhkan pilihan pada Israfil, ketegangan kontan mencair. Suasana pun kembali seperti sedia kala. Akrab dan penuh persaudaraan. Tak ada satupun peserta yang berniat mengkom plain kemenangan Israfil. Peserta yang semula terpecah menjadi dua kubu, begitu Israfil dinyatakan me nang langsung bersatu kembali seperti tidak pernah terjadi kubukubuan. Sementara para kandi

dat, yakni Israfil Malingong dan Marthen Welong yang nota bene Ketua DPC dan Sekretaris DPC, tidak menunjukkan wajah per musuhan. Semua berakhir setelah Israfil dinyatakan sebagai ketua terpilih. Bahkan, ketika pengurus DPD I Sulteng meminta agar para pengurus anak cabang dan pengu rus DPC berbaris, Israfil Malin gong dan Marthen Welong saling berangkulan mesra. Hal itu me nandakan, keduanya tidak mem perpanjang persaingan yang sem pat menegangkan tadi. (tam/adv)

Bupati : Peran PDIP Sangat Besar SALAKAN – Selama ini, PDIP Bangkep Tinangkung kemarin. sangat berperan aktif “Andil dan dukungan yang mendukung dan memotivasi diberikan oleh PDIP terhadap pembangunan di daerah. Di proses pembangunan di mata pemerintah, PDIP daerah ini, sangat besar,” kata Bangkep memiliki posisi Irianto disambut tepukstrategis. tangan para peserta Konfer Bupati Bangkep Drs Irianto cab. Malingong MM menyatakan Peran PDIP ditunjukkan hal tersebut, saat memberikan Irianto Malingong melalui usulan pembangunan sambutan penyelenggaraan maupun sumbangan pemi Konfercab ke-3 PDIP Bangkep di BPU kiran yang ditujukan kepada pemerintah

daerah. “Saran dan masukan dari PDIP, langsung kita iyakan. Jadi, pembangunan di Bangkep tidak dapat dilepaskan dari peran serta maupun dorongan PDIP kepada pemerintah,” kata Irianto lagi. Mengingat peran-peran penting terse but, pemerintah menaruh perhatian khu sus kepada penyelenggaraan Konfercab. Namun bupati berharap, Konfercab dapat diselenggarakan dengan baik. (tam/adv)


LUWUK POST | SABTU 16 DESEMBER 2010 | HALAMAN 10

Bupati Lantik Pejabat Eselon II AMPANA-Bupati Tojo Unauna Drs. Damsik Ladjalani melantik sejumlah pejabat eselon II di ruang pertemuan umum kantor bupati, kemarin. Turut hadir dalam kesempatan itu adalah sejumlah pejabat teras serta unsur Muspida Tojo Una-una. Rotasi pejabat ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Touna Nomor 821.22/001/BKD-B.TU/2010. Masing-masing pejabat tersebut adalah, Arpan Pando’o Spd, Moh. Ramli Panende, Syaiful Bahri, Ferry Moch. Indra Sabu, serta Jamal Djuraejo. Arpan Pando’o SPd dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, jabatan sebelumnya adalah Asisten Administrasi Umum dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Touna, menggantikan As’ad Idris yang telah memasuki masa pensiun. Moh Ramli Panende dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Ca-

tatan Sipil. Syaiful Bahri dilantik sebagai Asisten I bidang Pemerintahan, Ekonomi dan Pembangunan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan. Ferry Moch Indra Sabu dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, jabatan sebelumnya adalah Sekertaris di dinas tersebut. Sementara itu, Jamal Djuraedjo dilantik sebagai Staf Ahli bidang pembangunan. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Perlengkapan Umum Setdakab Touna. Selain melantik sejumlah pejabat eselon II, dikesempatan yang sama juga bupati melantik puluhan pejabat eselon II,III,IV dan V dilingkungan Pemda setempat. Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa pelantikan pejabat kali ini merupakan kegiatan pelantikan pejabat yang pertama kalinya di tahun 2010. Dan akan ada lagi pelantikan pejabat tahap selanjutnya. Adapun tujuan dilaku-

kannya rotasi ini adalah semata untuk menyegarkan kembali organisasi yang tengah berjalan. “Pelantikan dilakukan selain untuk menyegarkan organisasi, juga untuk mengisi kekosongan jabatan di lingkungan Pemerintah Daerah setempat, termasuk pejabat yang telah memasuki masa pensiun. Hal ini juga direkomendasikan oleh DPRD yang meminta kepada Bupati untuk segera mengisi jabatan-jabatan yang masih kosong,” terangnya. “Pelantikan ini kami lakukan bukan atas pertimbangan suka tak suka, namun untuk mengisi kekosongan jabatan, dan merupakan bagian dari penyegaran organisasi,” tambahnya menegaskan. Iapun berharap kepada sejumlah pejabat yang baru saja dilantik untuk melaksanakan amanah dan tanggung jawab yang diberikan, dalam rangka mewujudkan pembangunan yang di cita-citakan. “ Saya optimis saudara-saudara dapat melaksanakan tugasnya dengan baik,” tutur Bupati. (Nas)

Tak Boleh Bawa Aset Warning Bupati untuk Para Pegawai

AMPANA - Ini peringatan bagi sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah Tojo Una-una, khususnya yang kerap membawa aset alias perlengkapan kantor. “Biasanya setelah dilantik dalam jabatan yang baru. Ada pegawai yang membawa aset kantor tepatnya dimana ia ditempatkan sebelumnya. Ini sering terjadi, hekterpun dibawa. Ini tidak diperbolehkan karena bukan milik pribadi tapi milik lembaga. Namanya bukan milik kita kemudian diambil, itu haram, harus ditanggalkan, jangan dibawa karena bukan milik kita. Untuk itu saya minta agar kebiasaan semacam ini tak terulang lagi,” pinta bupati Tojo Una-una disela-sela pelantikan pejabat eselon II sampai V di ruang pertemuan umum kantor bupati setempat, kemarin. Tindakan semacam ini kata dia, dapat menghambat operasional kegiatan dalam suatu lembaga. Sebab, peralatan kantor mulai berkurang karena di bawa oleh pegawai. “ Ini sangat dilarang dan tidak diperbolehkan,” singkat bupati. Ini juga berlaku untuk fasilitas berupa mobil dinas. Setelah dilantik dalam jabatan yang baru, Kepala Dinas tidak diperbolehkan lagi memakai kendaraan dinas dalam jabatan sebelumnya. “ Kunci mobil dan motor segera diserah terimakan,”pintanya lagi. Iapun berharap, seluruh komponen abdi negara bersinergi dalam menjalankan amanah dan tugas yang di berikan. “Kita harus punya i’tikad dan loyalitas terhadap organisasi. Kita harus satu langkah, satu persepsi menuju pemerintahan yang baik,” tegasnya. (Nas)

DRS. DAMSIK LADJALANI


SABTU, 16 JANUARI 2010

MARTO

n Sambungan dari Hal 1

di Desa Minang Andala, sebagaimana yang berkembang sehari sebelumnya. “Kami akan berusaha mengkonfirmasikan kepada

DILAPORKAN

n Sambungan dari Hal 1

negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga ikut menjadi korban bencana di negeri Karibia tersebut, ternyata, selamat. Lima WNI itu berada dalam kondisi baik. Mereka juga telah melaporkan keadaannya. ’’Kami telah mendapatkan laporan bahwa kelimanya selamat dan sehat. Sekarang dalam kondisi recovery karena shock,’’ ujar Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah ketika ditemui di kantornya kemarin (15/1). Sebelumnya, tiga warga Indonesia asal Bali dinyatakan hilang. Dua yang lain diduga ikut menjadi korban saat bergabung dalam misi PBB, yakni Endang Satriani dan Yogi Anggoro. Sebab, Kantor Misi Stabilisasi PBB untuk Haiti (MINUSTAH) di Portau-Prince rata dengan tanah. Menurut Faizasyah, pihaknya mendapat kabar itu langsung dari Endang Satriani, sukarelawan Misi Stabilisasi PBB untuk Haiti yang selamat. ’’Pagi ini (kemarin pagi, Red) tiga WNI yang dinyatakan hilang telah ditemukan selamat. Ini diinformasikan En-

BUTUH

n Sambungan dari Hal 1

serta kepala daerah di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, namun sukses Ihwan dinilai tak akan bermanfaat jika dirinya tak melakukan sosialisasi ketingkat kecamatan hingga desa. Karena itu, Ihwan menegaskan komitmennya untuk tidak mengabaikan wilayah pedesaan. “Untuk mencalonkan diri saya akan meminta restu kepada tokoh-tokoh masyarakat baik di kota maupun di desa, saya akan sowan kepada masyarakat,” tuturnya.

KARENA WANITA

n Sambungan dari Hal 1

hingga SDM (sumber daya manusia) lapas tersebut. ’’Ya, bukan saya saja lah. Bersama beberapa orang lain, kami membangun sistem,’’ kata ibu lima anak itu merendah. Setelah mengabdi di Lapas Narkotika, Catur berturut-turut mencetak rekor. Di Lapas Cipinang pada 2007, dia menjadi Kasi registrasi wanita pertama. Begitu pula saat menjabat kepala seksi pelayanan di Rutan Salemba. Itu merupakan jabatan pertama yang diembannya. Apalagi sekarang di Rutan Pondok Bambu. Dia menjadi kepala rutan wanita yang pertama. Kendati rutan khusus wanita, Pondok Bambu memang tak pernah dipimpin wanita sebelum Catur datang. Itu pun terjadi lantaran kasus sel mewah Artalyta Suryani dan empat narapidana lainnya yang menghebohkan tersebut. ’’Nggak tahu ya, kok selalu bikin rekor. Mungkin nanti jadi Dirjen wanita pertama ha ha ha,’’ ujarnya lantas tertawa lepas. Catur memiliki dua rumah. Yakni, di kawasan Daan Mogot dan di Perumahan Graha Prima, Tambun, Bekasi. Sebab, dia harus menyesuaikan dengan tempat belajar anak-anaknya. Anak ketiga Catur kuliah di Binus University, kawasan Kebon Jeruk. Anak keempat kuliah di STT Telkom, Bandung, dan si bungsu di sebuah SMA negeri di kawasan kota, Jakarta Pusat. ’’Anak pertama dan kedua saya sudah meninggal,’’ ungkap Catur yang lahir dari bapak asal Surabaya dan ibu dari Pamekasan tersebut. Tiap Senin sampai Jumat, dia

PANSUS

n Sambungan dari Hal 1

bab, pansus dianggap belum memiliki data kuat bahwa SBY mendapat laporan dari menteri keuangan terkait dana talangan (bailout) kepada Bank Century saat itu. Apalagi, sejumlah pembantu presiden mengatakan bahwa SBY tak mengetahui bailout yang diputuskan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada 21 November 2008 itu. ’’Golkar belum sepakat terkait pemanggilan presiden. Sebab, datanya sedang diselidiki lebih lanjut,’’ ungkap Bambang Soesatyo, anggota pansus Century dari Fraksi Partai Golkar, di gedung DPR, Jakarta, kemarin. Menurut Bambang, data yang kini diselidiki adalah kebenaran bahwa Presiden SBY mengetahui keputusan bailout tersebut. Seperti yang disampaikan Sri Mulyani di hadapan pansus bahwa dirinya selaku ketua KSSK mengirimkan laporan kepada presiden yang saat itu berada di luar negeri. Laporan tersebut diakui Sri Mulyani disampaikan lewat SMS (pesan singkat). Namun, data yang ada mengungkapkan, laporan itu disampaikan pada 25 November 2009 atau empat hari setelah keputusan KSSK terkait bailout Century turun. ’’Nah, apakah presiden tahu saat kejadian atau setelah kejadian, ini yang masih diselidiki. Ada kemungkinan pembantu presiden ini (Menkeu) hanya mencatut nama SBY,’’ duga Bambang. Bambang menuturkan, keterangan Sri Mulyani dalam pansus memang patut disorot. Istana berkali-

HALAMAN 11

SAMBUNGAN camat untuk belum berkantor sambil berusaha mengkomunikasikan masalah yang terjadi,” tutur Irpan. Sebelumnya, Ketua Adat Masama, Rahmat Djalil, mengatakan pihaknya tidak bisa menerima bila Marto Djafar berkantor di Andala, ia meminta Pemda tidak mem-

buat pertikaian sesama warga di Masama, dengan menjadikan Kantor Desa Andala sebagai kantor sementara camat Masama. Hanya saja, informasi terakhir yang diterima koran ini menyebutkan, Marto S Djafar dan Sekcam Masama, untuk semen-

tara berkantor di bukit halimun, hingga menunggu kedatangan Bupati Banggai, dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Pasalnya, warga Masama menolak berdialog dengan pejabat lainnya selain dengan Bupati Banggai Ma’mun Amir secara langsung. (far)

dang Satriani dan Yogi Anggoro. Kami sangat berterima kasih kepada keduanya,’’ kata Faizasyah. Dia mengungkapkan, tiga orang itu adalah Ni Luh Made Juini dengan paspor nomor A 199712, Ni Ketut Yasri Astiti yang berpaspor nomor 754832, dan I Gusti Ayu Putu Sukerti dengan paspor 655160. ’’Kami hanya mendapat nama dan paspor mereka,’’ tuturnya. Dengan ditemukannya tiga WNI korban selamat itu, pemerintah berharap tidak ada warga Indonesia yang menjadi korban gempa di Haiti. Menurut Faizasyah, tiga orang itu bekerja sebagai pegawai Hotel Karibi, salah satu hotel di Port-auPrince yang selamat dari gempa. ’’Kondisi mereka selamat. Saat ini, mereka tinggal di sekitar hotel. Kita harapkan tak ada warga negara kita yang lain di sana,’’ ungkapnya. Pemerintah saat ini terus membicarakan proses pemulangan WNI tersebut dengan Perwakilan Tetap RI (PTRI) di New York. Sebab, kondisi infrastruktur di Haiti rusak amat parah akibat gempa. Begitu juga pemerintahan di sana tidak bisa berjalan efektif. ’’Kondisi di lapangan diambil alih PBB,’’ terangnya. Kenapa ada warga Indonesia yang bekerja di Haiti, padahal negara itu adalah tempat konflik?

Faizasyah menyatakan bahwa Kemenlu kebobolan. Dia menjelaskan, karena di Haiti tak ada kantor perwakilan Indonesia, WNI tidak diwajibkan untuk melapor. ’’Karena itu, sulit memantau (WNI),’’ jawabnya. Pemerintah Indonesia kemarin memberangkatkan tim bantuan kemanusiaan yang beranggota 75 personel. Mereka terdiri atas tim identifikasi, dokter, dan petugas SAR (tim pencari dan penyelamat korban gempa). Selain itu, dikirimkan bantuan siap pakai berupa makanan siap saji, obat-obatan, tenda-tenda, dan sejumlah kebutuhan lainnya. ’’Dari komunikasi awal, tim bantuan akan tinggal di sana selama dua minggu,’’ jelas Faizasyah. Kemenlu, kata dia, juga mengirimkan dua staf ahli dalam tim gabungan untuk misi kemanusiaan Indonesia ke Haiti. Dua staf itu disertakan untuk mengatur evakuasi WNI di Haiti sekaligus membantu koordinasi tim kemanusiaan Indonesia dengan PBB. Kepala Pusat Penanggulangan Krisis dan Bencana Kementerian Kesehatan Rustam S. Pakaya menuturkan bahwa pemerintah mengirimkan bantuan senilai Rp 20 miliar untuk bencana di Haiti. Bantuan itu berupa obat-obatan dan tenaga medis yang diterbangkan

dengan pesawat Lion Air dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. ’’Sore ini (kemarin, Red) bantuan kita lepas dari Halim,’’ katanya. Bantuan yang dikirimkan pemerintah itu mencapai 40 ton, terdiri atas obat-obatan, makanan pengganti air susu ibu (ASI), selimut, dan logistik. Pemerintah juga mengirimkan 75 tenaga bantuan, 30 di antaranya tenaga medis dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Kementerian Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), Polri, dan TNI. ’’Pemerintah akan membangun rumah sakit lapangan untuk menangani korban bencana selama dua minggu. Belum diketahui apakah akan ada bantuan lanjutan setelah dua minggu,’’ ujar Rustam. Gempa bumi berkekuatan 7,0 skala Richter yang mengguncang Haiti diperkirakan membawa korban ribuan orang. Palang Merah International (The International Red Cross) mengestimasikan, 40 ribu hingga 50 ribu orang tewas akibat gempa di negara miskin tersebut. Sementara itu, para pejabat Haiti menaksir korban tewas lebih dari 100 ribu orang. Sebagian besar korban belum dapat dievakuasi. (zul/dwi)

Sejak menegaskan komitmennya bertarung sebagai kandidat Bupati Banggai, orientasi Ihwan memang kepada masyarakat kecil. Ia misalnya, akan mendorong pembangunan yang pro rakyat, menghilangkan sekat antara pemerintah dan masyarakat serta menjadikan pemerintahan yang benar-benar mengabdi kepada masyarakat. Komitmen ini setidaknya dapat dilihat dari ide–ide radikalnya. Misalnya, membebaskan wajib KTP dari penggantian biaya cetak KTP maupun akta–akta capil. Bukan hanya itu, Ihwan menyatakan kesiapannya untuk mendorong pendidikan yang berkualitas, perta-

nian yang berkualitas, peternakan yang berkualitas serta pelayanan kesehatan yang berkualitas. Bila PDI-P mengusungnya dan diberi amanah memimpin Kabupaten Banggai, Ihwan menegaskan, akan menjadikan seluruh puskesmas beroperasi 1 x 24 jam lengkap dengan fasilitas dan tenaga dokter. Rencana tersebut merupakan komitmennya terhadap masyarakat pedesaan agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak tanpa harus mendatangi ibu kota kabupaten dan berobat ke rumah sakit. Untuk mewujudkan ide-idenya, mantan Wakil Bupati Penajam Paser Utara_yang dikenal raja

lobi itu_akan memantapkan lobi– lobi kepada pemerintah pusat. Tujuan utamanya bagaimana mendatangkan uang sebanyak– banyaknya ke daerah dan membiayai pembangunan. Bagi Ihwan menambah pundi-pundi pendapatan daerah tidak harus bergantung pada retribusi KTP dan Capil yang pada kondisi tertentu sangat membebani masyarakat, terutama di saat mereka kesulitan memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Disektor pertanian, Ihwan ingin menghidupkan ekonomi pertanian yang menguntungkan masyarakat kecil dengan mendorong pertanian yang berkualitas. (ris)

bersama suami dan anaknya tinggal di Daan Mogot. Pada Sabtu dan Minggu, mereka pulang ke Bekasi. Rumah di Daan Mogot itu memang menunjang tempat belajar anakanaknya. ’’Anak saya yang bungsu tinggal naik busway kalau ke sekolah,’’ katanya. Suami Catur bekerja di Kedaung Group, Jakarta. Sabtu dan Minggu, kata dia, menjadi hari sakral untuk keluarga. Dia tidak mau dua hari itu diintervensi oleh tugas-tugas kantor. ’’Tapi, karena ada kasus ini, ya nggak bisa. Pembenahan di rutan harus terus dilakukan. Apalagi, pejabat kanwil dan ditjen juga turun tangan,’’ katanya. Untuk menunjang mobilitas keluarga, wanita kelahiran Surabaya tersebut menggunakan tiga mobil. Yakni, Toyota Kijang lansiran 1997, Nissan Terrano berpelat L, dan Volvo keluaran 2000-an. ’’Yang Terrano itu punya saudara saya. Bukan punya saya sendiri lho ya. Makanya, pelatnya kan L,’’ ujar Catur yang dalam strata pegawai negeri sipil (PNS) bergolongan III C itu. Tiap kali bepergian, dia biasanya menggunakan Volvo. Dia selalu ditemani sopir. Sebenarnya, dia ingin mengendari mobil itu sendiri. Namun, gara-gara menabrak hingga lima kali, keinginan tersebut harus dipendam dalam-dalam. Catur menuturkan, penunjukan dirinya sebagai kepala Rutan Pondok Bambu itu benar-benar tidak diperkirakan. Sebab, dia berharap memimpin rutan yang lebih kecil. Misalnya, rutan di Ngawi yang hanya berpenghuni lima puluh hingga seratus tahanan. Tidak seperti di Rutan Pondok Bambu yang dihuni lebih dari seribu orang. ’’Nek satus ngono gak popo rek. Na iki sampek sewu (kalau se-

ratus penghuni tidak apa-apa. Lha ini penghuninya sampai seribu),’’ katanya dengan logat Surabaya yang kental. ’’Tapi, kalau dipercaya, ya kita syukuri saja lah,’’ imbuhnya. Catur memang punya kenangan di Ngawi. Masa SMA dia habiskan di kota perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur tersebut. Dalam mengelola rumah tangga, dia emoh memakai jasa pembantu. Dia mengerjakan semua sendiri. Bahkan, untuk sekadar mencuci dan menyiapkan makanan, semua ditangani sendiri. Padahal, jangan berharap pulang sore kalau bertugas di lapas dan rutan. Tugastugas sering dilakukan malam. Saat mengirim tahanan dari Lapas Cipinang ke Nusakambangan, misalnya. Catur harus melaksanakan pemindahan tersebut pukul 01.00. Itu dilakukan karena pertimbangan keamanan. Sebab, pada jam-jam tersebut, narapidana lainnya sedang terlelap. Kalau memindahkan tahanan saat siang, bisa-bisa mereka memberontak seperti pada 2001 di Lapas Cipinang. Sebagai pejabat baru di Rutan Pondok Bambu, Catur masih dalam tahap menginventarisasi masalah. Menurut dia, posisi dirinya saat ini seperti seorang dokter. Untuk mendiagnosis penyakit, dia harus menampung semua keluhan. Termasuk, temuan banyaknya pungli di rutan. Mulai uang rompi, uang kamar, uang listrik, dan uang air. Juga, uang pelicin untuk memperlancar surat keputusan bebas bersyarat (BB) dan cuti menjelang bebas (CMB). Apakah berani memberangus semua pungli di rutan? ’’Insya Allah berani. Tapi, ngomong beraninya lirih. Nggak keras,’’ ujarnya lantas tersenyum. Yang jelas,

kata dia, pembenahan di rutan dilakukan menyeluruh. Bahkan sampai ada supervisi dari Dirjen secara langsung. Sebab, Rutan Pondok Bambu bakal ditarget sebagai rutan percontohan. ’’Doakan saja semua lancar,’’ katanya. Dalam waktu dekat, kata Catur, ada pemindahan besarbesaran di rutan. Beberapa penghuni yang sudah berstatus narapidana akan dipindah ke lapas terdekat. Di antaranya, lapas wanita di Bandung dan Tangerang. Itu dilakukan untuk mengurangi populasi berlebihan di rutan. Selain itu, Catur ingin membuat database penghuni rutan untuk memudahkan petugas mengawasi mereka. Juga, agar persoalan administrasi tak menjadi lahan basah pungutan liar. ’’Petugas sipir juga akan terus kami rolling. Sebab, pungli itu kan muncul karena adanya hubungan psikologis dan emosional antara sipir dan tahanan,’’ jelasnya. Catur menjamin peristiwa kamar mewah Artalyta dan empat narapidana lainnya tak bakal terulang. Semua tempat mewah itu kini telah dikembalikan ke fungsi awalnya. ’’Akan ada penindakan tegas. Akan kami monitor,’’ tegasnya. Dia juga akan menggalang kerja sama dengan sejumlah instansi pemerintah dan yayasan untuk memasarkan hasil karya para tahanan. Hasil karya tersebut berupa rangkaian manik-manik, karangan bunga, serta kerajinan tangan. Hasil penjualan akan dimasukkan koperasi. Uang di koperasi itu akan digunakan membantu tahanan dan operasional insidental dalam rutan. Biar nggak terus-menerus mengandalkan donatur ’’liar’’ seperti Artalyta. (kum)

kali menyatakan tidak tahu-menahu laporan bailout. Apalagi, keterangan Menkeu juga menyatakan tak punya data cukup ketika menetapkan bailout kepada Bank Century. ’’Siapa yang punya hubungan dengan beliau (Sri Mulyani)? Jelas beliau tidak terbuka. Bu Sri Mulyani bilang selalu lapor, namun dibantah (istana atau Kantor Presiden),’’ ungkapnya. Berbeda dengan Golkar, Fraksi PDIP dan Hanura secara bulat meminta pemanggilan presiden. Anggota pansus Century dari Fraksi Hanura Akbar Faizal menyatakan, pemanggilan presiden saat ini dalam kapasitas sebagai saksi. Pansus perlu mengklarifikasi kebenaran apakah presiden menerima laporan dari Menkeu. ’’Pertanyaannya sederhana, apa betul presiden dapat laporan dari Menkeu?’’ ujarnya. Menurut Akbar, berdasar data maupun fakta yang didapat pansus dari sejumlah saksi, pemanggilan SBY sudah cukup kuat. Pansus punya alasan untuk memanggil presiden. ’’Beliau (presiden) kan juga penanggung jawab keuangan negara sesuai dengan Undang-Undang Keuangan Negara,’’ jelasnya. Anggota pansus Century dari FPDIP Maruarar Sirait berpendapat sama. Menurut dia, pansus juga perlu melakukan konfrontasi dengan menghadirkan tiga saksi sekaligus. Keterangan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono dan Menkeu perlu disandingkan dengan keterangan mantan Wapres Jusuf Kalla (JK). Saat dipanggil pansus Kamis lalu (14/1), JK menyatakan bahwa Sri Mulyani pernah merasa tertipu saat memutuskan bailout atas Century. ’’Ini supaya pernyataan Bu Sri

Mulyani jelas. Siapa yang menipu dia dengan data BI yang minim, kemudian membuat keputusan (bailout) jadi salah,’’ jelas Maruarar. Dia menambahkan, pansus belum membuat kesimpulan atau rekomendasi apa pun. Kesimpulan akan diambil setelah pemeriksaan atas saksi-saksi selesai. Pada kesempatan lain, Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi (Kompak) mendesak Pansus Angket Bank Century mendalami pernyataan atau keterangan JK. Menurut Kompak, keterangan JK dalam rapat pemeriksaan menjadi kata kunci penuntasan kasus tersebut. ’’Jika benar Sri Mulyani tertipu, semua debat berkepanjangan apakah kasus ini sistemik atau tidak menjadi tak terlalu penting,’’ ujar Fadjroel Rahman, koordinator Kompak, di gedung DPR. Kompak menilai, jika pernyataan Sri Mulyani itu benar, uang negara yang memang sah dikucurkan untuk Bank Century hanya Rp 632 miliar. Hal itu searah dengan pernyataan Sri Mulyani yang mengaku hanya bertanggung jawab untuk bailout. ’’Jika benar pula Sri Mulyani tertipu, semua alasan pengucuran dana di luar Rp 632 miliar menjadi patah dengan sendirinya,’’ terang Fadjroel. Kompak juga mendesak pansus menelusuri siapa yang menipu, bagaimana cara Sri Mulyani tertipu, dan ujung aliran uang hasil penipuan tersebut. Effendy Ghazali, aktivis Kompak yang lain, menambahkan bahwa presiden juga diimbau punya iktikad baik. Jika pansus memanggil, presiden harus merespons. ’’Kalau presiden mau sambut pansus, jawab itu saja, tahu atau tidak (laporan Menkeu). Nah, itu baru na-

manya terang benderang,’’ ujarnya. Sementara itu, Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Ibrahim Fahmi Badoh meminta Pansus Angket Bank Century juga menghadirkan unsur dari kepolisian, kejaksaan, dan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk ikut didengarkan keterangannya. Tiga unsur penegak hukum tersebut dinilai penting dalam memberikan pandangan soal dugaan tindak pidana atas kebijakan penyelamatan Bank Century. ’’Sekaligus sinkronisasi atas temuan-temuan pansus selama ini,’’ kata Fahmi. Selain itu, ujar dia, pemanggilan menjadi bagian koordinasi atas hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurut Fahmi, hasil audit BPK menggambarkan dengan jelas tiga arah penegakan hukum. Yaitu, dugaan korupsi, dugaan pencucian uang, dan dugaan kejahatan perbankan. ’’Tiga hal itu sangat penting bila dibandingkan dengan sekadar penyelesaian politik,’’ terangnya. Menurut dia, dalam kasus Century, dugaan korupsi digambarkan dengan dugaan pembiaran dalam kasus pengawasan BI terhadap Bank Century, baik sebelum maupun sesudah merger. Indikasi yang lain, lanjut Fahmi, tergambar dari dugaan terjadinya penyalahgunaan wewenang terkait keputusan atas fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dan penyertaan modal sementara (PMS), baik yang dilakukan BI ataupun KSSK. Indikasi yang lain adalah dugaan korupsi kebijakan dan pelanggaran aturan. ’’Intinya, penyelesaian politik tetap harus berpangkal dari penyelesaian hukum dulu,’’ pungkas Fahmi. (bay/dyn/dwi)

RUDIS

n Sambungan dari Hal 1

pertama dikerjakan pada tahun 2006 sebanyak 10 unit, dengan nilai kontrak senilai Rp1,5 miliar. Tahap pertama dikerjakan oleh PT.Sentral Sari Jaya dengan pimpinan Firmanto Ongko. Kemudian tahap kedua Pemda Banggai membangun lagi sebanyak 20 unit dengan nilai kontrak senilai Rp4,9 miliar yang dikerjakan oleh PT.Arieskon dengan pimpinan Roki Martianus. Bila dihitung, maka untuk fisik rumah dan isinya, daerah telah mengeluarkan anggaran senilai Rp6,4 miliar. Belum lagi anggaran untuk pagar, untuk pembebasan lahan, tanggul, pemasangan jaringan listrik, dan lain-lain. Untuk fisik rumah dan isinya,

SAH

n Sambungan dari Hal 1

peluang di Golkar tertutup. Akan tetapi spekulasi lain juga bermunculan. Spekulasi itu adalah apakah pasangan Syahrain-Herwin (SAH) jilid II akan kembali mewarnai ajang Pilkada Kabupaten Banggai? Sejumlah pemerhati politik di daerah ini menilai, bukan mustahil SAH jilid II itu akan menjadi kenyataan. Alasan mereka, baik Syahrain Suni maupun Herwin

MENDIKNAS

n Sambungan dari Hal 1

saya,’’ jelas Nuh kemarin (15/1). Sebelumnya, MRPTNI belum menyatakan komitmen resmi mengawal pengawasan unas mulai pencetakan soal. Mereka hanya berpartisipasi saat pelaksanaan ujian. Hal itu disebabkan minimnya anggaran untuk pengawasan. Nuh mengatakan, minimnya anggaran untuk pengawas tidak perlu dipersoalkan. Sebab, kata dia, perguruan tinggi hendaknya memiliki komitmen mewujudkan unas dengan jujur dan kredibel. ’’Jangan bersedia mengawasi karena bayaran (honor). Jumlah dosen PTN saya pikir banyak dan tidak semua mengajar,’’ ungkapnya. Karena itu, Nuh meminta kesiapan para dosen untuk menyukseskan unas. Mendiknas juga mengimbau MRPTNI tidak menyoal jumlah pengawas ujian. Seperti diwartakan, hingga kini Badan Standar Nasional

BEYONCE

n Sambungan dari Hal 1

wajar bila Beyonce mendapat bayaran sebesar itu. Beyonce merupakan tamu undangan putra ketiga Muammar Qaddafi di acara pesta pribadi tahun baru di Nikki Beach, Kepulauan Karibia. Daily Mail kemarin (15/1) melansir, Beyonce mengenakan baju ketat yang mengkilat dalam pesta

HINDARI

n Sambungan dari Hal 1

pihak lain yang dimaksud itu, lembaga antikorupsi tersebut belum membocorkan. ’’Tapi, siapa pun yang terkait kasus ini (Anggodo) akan kami mintai keterangan,’’ tegas Juru Bicara KPK Johan Budi Sapto Pribowo kemarin. Namun, bila kasus sudah masuk meja penyidikan, sosok lain yang dibidik itu bakal terdeteksi. Penyidik KPK, kata Johan, saat ini mendata pihak-pihak yang perlu dipanggil untuk mendalami kasus tersebut. ’’Siapa yang dipanggil, tentu kewenangan penyidik dan sudah dicatat,’’ ujarnya. Pemanggilan itu, kata dia, makin berkembang dalam penyidikan. Di level ini, sejumlah pihak memang mendesak agar penyidik KPK berani memanggil orang-orang yang dihubungi Anggodo Widjojo agar kasus kakaknya, Anggoro, tak disidik KPK. Mereka, antara lain, mantan Jamintel Wisnu Subroto, mantan Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga, hingga sejumlah penyidik Mabes Polri. ’’Lihat saja nanti perkembangannya,’’ katanya. KPK juga telah beberapa kali memanggil orang dekat Antasari Azhar, Edy Soemarsono, serta rekan dekat Anggodo, Ary Muladi. Untuk mendalami kasus itu, di level penyidikan, KPK juga memeriksa mereka yang diduga menjadi ’’korban’’ Anggodo. ’’Dalam penyelidikan, kami juga sudah memeriksa orangorang internal,’’ ujarnya. Di antaranya, dua wakil ketua KPK, Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Riyanto, serta Deputi Penindakan Ade Rahardja. Selama penanganan kasus itu, mereka juga dilarang turut mengambil keputusan dalam pengusutan Anggodo. Johan menambahkan, sebelum beranjak jauh menindaklanjuti kasus itu, KPK juga akan mengawasi ruang tahanan Anggodo. Komisi khawatir Anggodo bakal diperlakukan sama dengan Artalyta Suryani alias Ayin yang mendapat fasilitas spesial saat dalam sel Rutan Pondok Bambu. ’’Kami juga mengamati apa yang terjadi di media. Apalagi, AW (Anggodo Widjojo) dalam tanggung jawab kami. Tentunya

serta pagar saja sudah menyedot anggaran Rp7,6 miliar lebih. Seperti diketahui, saat ini perumahan itu menjadi polemik di daerah ini. Pasalnya para anggota DPRD Kabupaten Banggai tidak bersedia menempati dengan alasan tidak memenuhi syarat. Banyak pekerjaan yang belum tuntas, bahkan ada dugaan ketimpangan dan ada potensi kerugian negara dari proyek itu. Hanya saja, sejumlah kalangan menilai, apapun alasannya, rumah tersebut hendaknya dipergunakan, mengingat anggaran sudah dikeluarkan untuk pembangunannya. Salah satu anggota DPRD Banggai, Safrudin Husain, belum lama ini mengatakan, menurut dia, mengenai perumahan yang tidak layak dari sisi pelaksanaannya, adalah masalah lain, dan bila ada resiko

hukum atas ketimpangan pekerjaan, itu masalah lain yang harus diselesaikan. Hanya saja, pihaknya tetap tidak bersedia menempati rumah itu karena memang belum memenuhi syarat. Sebagi konsekwensinya, para anggota dewan tetap tidak menerima tunjangan perumahan. Sementara itu, Sekretaris Tim DPRD Banggai untuk perumahan itu, Moh Nurwahid,SE sudah menegaskan dalam rapat bersama Disciktar belum lama ini, agar masalah tersebut dibahas lebih jelas. Bahkan kata dia, kontraktor yang mengerjakan proyek itu harus dipanggil untuk dimintai keterangan dan dimintai pertanggung jawaban atas pekerjaan itu. Bila tidak ada kejelasannya, maka kasus itu hendaknya diserahkan ke pihak hukum, agar bisa diselesaikan ditingkat aparat penegak hukum.(far)

Yatim, sama-sama memiliki kendaraan politik, yakni PPRN dan PDI-P. Itu artinya potensi ke arah tersebut semakin terbuka lebar. “Pilkada 2006 saja, keduanya bukan penentu kebijakan di partai. Namun mereka mendapat kepercayaan menggunakan perahu. Malah tak sedikit partai yang berkoalisi dengan pasangan tersebut,” ujar sumber. Kemungkinan akan tampil kembali SAH jilid II pada Pilkada 2011 ternyata tidak ditepis oleh kader PPRN. Salah sa-

tunya adalah H. Mukhtar Dari. Politisi Lalong yang akrab dengan panggilan H. Baba ini mengatakan, bisa saja paket pemenang kedua pada Pilkada 2006 ini akan berkolaborasi lagi. Alasannya karena kedua sosok itu adalah ketua partai. Wacana itu memang tengah terbangun di internal PPRN, bahwa kemungkinan akan ada SAH jilid II di Pilkada mendatang. Malah sambung H. Baba, paket Ma’mun Amir-Syahrain serta Sofhian Mile-Syahrain juga sedang mewarnai internal PPRN. (yan)

Pendidikan (BSNP) memutuskan mematok seorang pengawas di tiap sekolah. Jumlah itu dinilai kurang oleh MRPTNI. Sebab, idealnya satu sekolah dijaga dua pengawas. Menurut Nuh, kualitas pengawasan tidak ditentukan jumlah pengawas. ’’Dijaga sepuluh orang, tapi kewenangannya tidak optimal, ya sama saja,’’ ujarnya. Mantan rektor ITS Surabaya itu menjelaskan, perguruan tinggi memiliki kewenangan yang lebih luas bila dibandingkan dengan tahun lalu. ’’Bukan hanya sebagai pemantau, tapi juga pengawas,’’ tegasnya. Dengan demikian, mereka memiliki kewenangan menindak bila terjadi pelanggaran. Mantan Menkominfo itu menjelaskan, pengawasan yang dilakukan perguruan tinggi akan dilapisi tim dari inspektorat jenderal (itjen). Tugas inspektur jenderal (Irjen) melakukan pengawasan melekat. Jika pengawas bertugas standby di satu tempat, tidak demikian halnya dengan Irjen. Irjen bisa keliling dari satu sekolah ke sekolah lain.

’’Bahkan, Irjen bisa mengawasi sejak pengadaan soal,’’ ujarnya. Mendiknas menambahkan, pihaknya terus menyosialisasikan unas. Nuh terjun langsung dari sekolah ke sekolah. Tujuannya, melihat langsung berbagai persoalan di lapangan. Dalam waktu dekat, Depdiknas bakal menyosialisasikan unas di hadapan asosiasi bupati/wali kota seluruh Indonesia di Madiun. ’’Saya akan mengajak mereka agar sama-sama menyukseskan unas. Bukan berarti harus menarget 100 persen, tapi melaksanakan ujian dengan jujur dan kredibel,’’ ungkapnya. Di tempat terpisah, anggota BSNP Prof Mungin Eddy Wibowo mengatakan, uji coba soal unas segera dilakukan. Saat ini berbagai persiapan telah dilakukan. Dia berharap, pengadaan soal ujian bisa dilakukan dalam waktu dua minggu ini. ’’Kami berupaya yang terbaik untuk mempersiapkan ujian utama maupun ujian ulang,’’ ujarnya. (kit/oki)

itu. Ketika superstar berusia 28 tahun tersebut melenggok dengan seksi di atas panggung kecil, Mutasim-Billah melihatnya tanpa berkedip. Saat Beyonce menyanyikan lagu Single Ladies (Put A Ring On It), Mutasim-Billah secara bercanda kemudian menunjuk cincin kawin yang dikenakan Beyonce. Di antara tamu-tamu pesta pribadi itu, ada suami Beyonce, Jay-Z, Jon Bon Jovi, penyanyi hiphop Usher, aktris Lindsay Lohan,

dan sejumlah remaja penggemar dugem. Dalam pesta itu, tampak pria yang juga menjabat sebagai penasihat keamanan nasional Libya tersebut merokok, mabuk, dan bercanda dengan tamu-tamunya. Keterlibatan Beyonce dalam pesta yang dihelat oleh figur kontroversial tersebut sangat mengecewakan fansnya. Mengingat, tersangka tunggal pengeboman Lockerbie dibebaskan atas campur tangan Libya. (ayi)

kami mengawasi,’’ ucapnya. KPK juga mengoordinasikan soal penempatan Anggodo di tahanan. ’’Kami ingin AW sama dengan lainnya, diperlakukan sama sebagai tahanan. Jangan sampai ada pembedaan,’’ tegasnya. Seorang sumber di KPK kemarin menceritakan detik-detik penetapan Anggodo Widjojo sebagai tersangka hingga dijebloskan ke penjara. Awalnya, saat kasus itu di meja penyelidikan, Anggodo diperiksa di lantai tujuh gedung tersebut. Selama tiga kali diperiksa di KPK, Anggodo juga diperiksa di ruangan yang sama.Namun, sekitar pukul 16.00, Anggodo dipersilakan naik ke lantai delapan. ’’Waktu itu Anggodo manut saja,’’ jelas sumber tersebut. Di sana, seorang penyidik menyatakan bahwa kasus Anggodo telah meningkat ke penyidikan. Anggodo juga ditetapkan sebagai tersangka. Tampaknya, rencana penetapan Anggodo sebagai tersangka tersebut dimatangkan sejak Rabu (13/1). Waktu itu, para penyelidik, penyidik, dan pimpinan KPK mengadakan ekspose perkara Anggodo. Tujuannya, menilai apakah sosok yang telah merepotkan kinerja pemberantasan korupsi tersebut layak ditetapkan sebagai tersangka atau tidak. Keputusan rapat itu bulat menetapkan Anggodo sebagai tersangka. Namun, resminya baru disampaikan kepada yang bersangkutan pada Kamis (14/1). ’’Waktu itu dia pasrah saja,’’ jelasnya. Sekitar pukul 18.00, sikap penyidik berkembang lagi. ’’Dia (Anggodo) diminta meneken surat perintah penahanan,’’ ucapnya. Waktu itu, dia agak kaget. ’’Apa saya ditahan?’’ ujar sumber itu menirukan katakata Anggodo. Setelah semua berkas diteken, Anggodo pun digiring menuju mobil tahanan yang mengantarnya ke Rutan Cipinang. Pengacara Anggodo, Bonaran Situmeang, kemarin juga menjenguk kliennya di tahanan. ’’Pak Anggodo sehat. Baikbaik saja,’’ ucapnya. Hanya, dia tak mengetahui di mana sel Anggodo. ’’Kami hanya bertemu di ruang besuk,’’ jelasnya. Saat menjenguk kliennya, Bonaran juga membawakan

pakaian ganti. Sebab, dalam pemeriksaan di KPK, dia sama sekali tak menyangka Anggodo bakal ditahan, sehingga tak membawakan pakaian. Kemarin, Bonaran juga mengirimkan surat kepada Presiden SBY. Surat tersebut berisi agar presiden memberi perlakuan yang sama terhadap Anggodo. ’’Bibit dan Chandra kan diminta diselesaikan di luar hukum. Harusnya perlakuan yang sama diberikan kepada Pak Anggodo. Dia meminta presiden memperhatikan hal tersebut,’’ ungkapnya. Dia menyatakan telah beberapa kali mengirimkan surat kepada orang nomor satu di tanah air itu, namun tak pernah dibalas. ’’Ya kami mengusahakan saja,’’ ucapnya. Di tempat terpisah, Mabes Polri menyatakan siap seratus persen mendukung penyidikan Anggodo yang sekarang berada di tangan KPK. Semua data yang sudah dimiliki akan diberikan. ’’Kami pernah menyidik yang bersangkutan. Tapi, saat itu bukan delik korupsi,’’ jelas Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Ito Sumardi di Mabes Polri kemarin. Mantan kepala staf ahli Kapolri itu membantah anggapan bahwa polisi sengaja memberikan Anggodo ke KPK. ’’Kami kan bergerak sesuai prosedur. Kalau di sini tidak bisa dibuktikan, ya kami tidak bisa memaksakan,’’ tegasnya. Anggodo memang pernah diperiksa Direktorat II Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri. Saat itu, dia diincar dengan enam sangkaan. Namun, ternyata tidak ada satu pun yang bisa dijeratkan kepada pengusaha kayu jati asal Surabaya itu. Menurut Ito, pihaknya kini masih mendalami tersangka lain, yakni Ary Muladi. ’’Pasal yang disangkakan adalah penggelapan uang dan penipuan,’’ kata mantan Kapolda Sumatera Selatan tersebut. Berkas Ary belum lengkap karena penyidik belum bisa menemukan sosok Yulianto yang disebut-sebut sebagai penghubung antara Ary dengan pejabat KPK. ’’Kami masih mendalami sesuai permintaan Kejagung agar segera dilengkapi. Saat ini berkasnya masih berstatus P-19,’’ ujarnya. (git/rdl/iro)


Luwuk Post 12

sportivo

SABTU 16 JANUARI 2010

C M Y K

BARI

v

INTER MILAN

Awas, Terpeleset di San Nicola BARI – Inter Milan berpeluang menambah poin saat bertamu ke markas Bari di Stadion San Nicola dini hari nanti WIB (17/1). Namun, Nerazzurri (sebutan Inter Milan) tak boleh lengah atau jemawa agar tidak terpeleset di giornata (pekan) ke-20 Serie A tersebut (siaran langsung Vision 1 Ch 300 pukul 02.15 WIB). Pasukan Jose Mourinho itu membutuhkan tambahan poin agar tidak terkejar oleh AC Milan yang terus menempel ketat. Sang juara bertahan tetap kukuh di puncak klasemen sementara dengan unggul delapan angka atas Milan di tangga kedua. Tentu tidak mudah bagi Inter merebut kemenangan atas Bari. Kendati tim promosi, Galletti (julukan Bari) menunjukkan bahwa mereka patut diwaspadai musim ini. Prestasi menempati papan tengah klasemen sementara menjadi bukti bahwa Bari bukan tim sembarangan. Bukti lainnya ditunjukkan Bari saat menahan Inter 1-1 dalam laga pertama musim ini di Stadion Giuseppe Meazza. ”Melawan Inter, kita harus bersiap dengan skenario terburuk. Bisa mengulang hasil imbang saja sudah bagus,” kata Jean Francois Gillet, kiper Bari, kepada Football Italia. ”Cedera menimpa Andrea Ranocchia dan Sergio Almiron terkena akumulasi kartu. Namun, kami masih memiliki Andrea Masiello yang terlahir untuk posisi itu. Dia pasti bisa mengatasinya,” ucap kiper asal Belgia itu. Tim besutan Giampiero Ventura tersebut juga tercatat sebagai salah satu tim dengan benteng pertahanan paling kukuh di paro musim pertama bersama Inter dan Fiorentina. Tapi, Fiorentina dan Bari baru melakoni 18 laga, sedangkan Inter sudah 19 laga. Bari juga punya catatan cukup bagus ketika bersua klub elite Italia. Misalnya, mereka pernah menahan seri Milan 0-0 dan mengalahkan Juventus 3-1. ”Saya bangga dengan statistik itu. Hanya, kami masih harus bekerja keras agar tetap terjaga,” lanjut Gillet. Bagi Inter, meski gagal merebut kemenangan, posisi mereka di klasemen sementara sama sekali

tidak akan berubah. Sekalipun begitu, mereka butuh kemenangan untuk menjaga mental tanding sebelum bertarung pada derby della madonnina. Ya, Inter akan menjamu Rossoneri (julukan Milan) di Giuseppe Meazza (24/1). ”Tidak ada alasan bagi kami untuk tidak fokus. Setelah i n i kami akan menghadapi Milan. Hanya, sebaiknya kami fokus untuk laga melawan Bari dulu,” tutur Javier Zanetti, kapten Inter. Problem bagi Inter saat bertamu ke Bari adalah absennya seder e t pilar, seperti Samuel Eto’o, Sulley Muntari, Cristian Chivu, Esteban Cambiasso, Rene Khrin, Marco Materazzi, dan Dejan Stankovic. (jpnn)

WESLEY SNEIJDER

BARCELONA

v

SEVILLA

BALAS DENDAM BARCELONA – Sakit hati para penggawa Barcelona setelah disingkirkan Sevilla di Copa del Rey (14/1) tetap terasa. Dini hari nanti WIB, Carles Puyol dkk punya kesempatan untuk balas dendam saat melawan Sevilla di jornada (pekan) ke-18 Liga Primera Spanyol. (Siaran tunda TVOne Minggu pukul 22.00 WIB). Inilah tumbukan ketiga Barcelona dengan Sevilla dalam jangka waktu 12 hari terakhir. Dua laga sebelumnya terjadi dalam laga home and away babak 16 besar Copa del Rey. El Barca –julukan Barcelona– dipaksa kalah 1-2 oleh Sevilla di Stadion Nou Camp pada first leg (5/1). Tim besutan Josep Guardiola tersebut membalas saat memukul Sevilla 1-0 di second leg. Tapi, Barcelona harus kehilangan trofi Copa del Rey karena aturan gol away. ”Kami bukan tim yang tak terkalahkan. Yang penting, kita lihat reaksi tim ini. Sekarang saya tidak perlu sering merotasi pemain. Kami hanya fokus kepada dua kompetisi yang berpeluang kami menangkan,” kata Guardiola seperti dikutip Reuters. Guardiola tentu tidak ingin kembali tergelincir seper- ti di Copa del Rey.

LFP

betulan, hamsemua pemain Barca siap tempur. Hanya Seydou Keita dan Ya y a Toure

MUSUH LAMA: Bomber FC Barcelona Zlatan Ibrahimovic mengelabui defender Sevilla Abdoulay Konko (kiri) saat bertemu di Copa del Rey (13/1).

Kep i r

yang tidak bisa bermain karena membela negara mereka di Piala Afrika 2010. Jika Barca tergelincir, posisi mereka di puncak klasemen sementara Liga Primera Spanyol akan digeser Real Madrid. Dengan catatan, Real Madrid menang atas Athletic Bilbao di laga lainnya. Saat ini, Barca berkuasa dengan koleksi 43 poin dari 17 pertandingan. Real yang menguntit di posisi kedua hanya terpaut dua angka dengan koleksi 41 angka. Agar tetap tenang memuncaki

klasemen, Barca diwajibkan menang atas Sevilla. Di sisi lain, kubu Sevilla sangat berharap bisa mengulangi kemenangan di Nou Camp dini hari nanti. Sebelumnya, mereka menelan tiga kekalahan beruntun di Liga Primera yang membuat mereka tergusur dari zona empat besar. Tim besutan Manolo Jiméenez tersebut masih tertinggal 13 poin di belakang Barca yang memimpin klasemen sementara. ”Sebuah sejarah bila kami bisa kembali menang di Camp Nou lagi,” ujar Andres Palop, kiper Sevilla. ”Kemenangan di Copa del Rey bisa memberikan kami kepercayaan diri jelang bertarung di laga ini. Tapi, mereka punya keinginan sama. Hal itu bisa jadi bagus atau buruk bagi kami,” tutur Palop. (jpnn)

C M Y K


LUWUK POST | SABTU, 16 JANUARI 2010