Page 1

HARGA ECERAN Rp. 3.000

KAMIS 26 NOVEMBER 2009 | Nomor 0690

TIDAK TERBIT Sehubungan libur fakultatif, lebaran Idul Adha 10 Dzulhidjah 1430 H, dengan ini disampaikan kepada seluruh pelanggan, pemasang iklan dan para relasi, koran ini tidak pada hari Jumat-Sabtu (27-28/11). Koran akan terbit seperti biasa Senin (30/11).

Ingin Naik Haji?

BACA : CATATAN ......Hal 15

[FOTO: WILDAN ALMASIHU ROYAN/RAKYAT MERDEKA/JPNN]

ANGKAT TANGAN: Dua pimpinan nonaktif KPK Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto beserta tim kuasa hukum usai sidang putusan uji materi di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (25/ 11). Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi Pasal 32 Ayat 1 huruf c Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi.

Bibit-Chandra Tak Otomatis Pimpin KPK

CMYK

BISAKAH seo rang ibu miskin yang pekerjaannya sehari-hari hanya berjualan kue, per gi naik haji? Jika Anda menjawab nya ya, mana buk tinya? Berapa ba nyak jumlah ibuibu yang berpro Oleh: fesi seperti itu Anang S. Otoluwa yang telah naik haji? Sebaliknya, bila tidak, maka jawaban Anda bisa jadi keliru, karena ternyata ada juga diantara mereka yang

Laudya Cynthia Bella

Terlalu Sering Menangis KARENA sering bermain sinetron kejar tayang, Laudya Cynthia Bella seperti mati rasa. Kekasih Chiko Jericho itu terlalu lama menjadi orang lain. Apalagi, karakter yang diperankannya selalu berjenis protago nis. Sehingga dia harus banyak membuang air mata.Akibatnya, saat ada masalah pribadi, Bella sulit

Setelah MK Kabulkan Sebagian Uji Materi

MK Nilai Anggodo Berniat Rekayasa Kasus SELAIN mengabulkan per mohonan uji materi UU KPK, Majelis Hakim MK dalam putusannya juga menilai isi percakapan dalam rekaman pe ngusaha Anggodo Widjojo dengan sejumlah pihak diduga

JAKARTA-Mahkamah Konstitusi (MK) kemarin mengabulkan sebagian permohonan uji materi Pasal 32 Ayat 1 huruf c Undang-Undang Nomor 30 tahun 2009 tentang Komisi Pemberan tasan Tindak Pidana Korupsi (KPK). MK me nyatakan pasal itu inkonstitusional secara ber syarat.“Menyatakan Pasal 32 Ayat 1 huruf c tentang KPK bertentangan dengan UUD 1945

bertujuan merekayasa kasus hukum dua pimpinan nonaktif KPK, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah. “Menimbang bahwa setelah

BACA : KPK ......Hal 15

BACA : ANGGODO ......Hal 15

MK: Pencopotan Susno Baik untuk Polri

Audit BPK Bersifat Final JAKARTA-Upaya anggota Komite Stabilitas Sistem Keua ngan (KSSK) menangkis duga an pelanggaran dalam kasus Bank Century yang diungkap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dinilai sia-sia. Pasal

nya, temuan hasil audit BPK sudah bersifat final.Ekonom Sustainable Development Indonesia (SDI) Dradjad H. Wibowo mengatakan, negara

JAKARTA-Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. menilai pencopotan Kaba reskrim Komjen Pol Susno Duadji akan men dorong reformasi internal di tubuh korps baju coklat. Dia mengharapkan pengganti Susno be lajar dari kesalahan pendahulunya, sehingga ke depan Polri akan memetik manfaat dari

BACA : AUDIT ......Hal 15

RAPAT KERJA: Sri Mulyani Indrawati dan Pjs Gubernur BI saat rapat kerja dengan komisi XI DPR RI kemarin (25/11).

BACA : MK ......Hal 15

Ribuan JH Terhambat ke Arafah 200 Petugas Haji Terjebak Banjir

TERGENANG: Seorang pria melintasi di Kota Jeddah yang tergenang air menyusul hujan yang mendera daerah itu, Rabu (25/11) kemarin.

MAKKAH-Sekitar tiga juta jamaah haji yang hendak menuju ke Arafah dan Mina terjebak hujan deras di Makkah kemarin. Khusus untuk 210 ribu lebih jamaah Indonesia bahkan belum ber gerak ke lokasi pelaksanaan puncak haji (wukuf) di Padang Arafah karena sekitar 200 petugas haji yang menyambut mereka belum datang. Para petugas haji itu dalam perjalanan menuju Arafah. Kendaraan yang mereka tumpangi

terjebak dalam banjir di pusat kota Jeddah dan sepanjang jalan tol dari Jeddah ke Makkah. Sesuai protap PPIH (Panitia Penyeleng gara Ibadah Haji) di Arab Saudi, petugas haji Jeddah bertugas menyam but jamaah di Arafah. Sedang petugas haji Makkah dan Madinah bertugas di Mudzalifah dan Mina. Wartawan Jawa Pos Baehaqi ikut berada dalam rombongan petugas haji Jeddah. Dia melaporkan, hingga pukul 17.00 waktu Jeddah atau pukul

BACA : HAJI ......Hal 15

Irjen Ito Sumardi, Kabareskim Baru Pengganti Susno Duadji

Doktor Hukum Pidana yang Hobi Facebook Tak banyak yang menduga bahwa Irjen Pol Ito Sumardi dipilih menggantikan Komjen Pol Susno Duadji sebagai kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri. Mantan Kapolwiltabes Surabaya itu dikenal sebagai pribadi yang terbuka, terutama kepada media. Ridlwan Habib, Jakarta

SEHARI setelah namanya dise but sebagai Kabareskrim yang baru, Ito Sumardi menerima ucapan selamat dari para koleganya. Pagi kemarin Ito yang juga ketua Pro-

gram 100 Hari Polri meluncur ke Hotel Safari Garden, Cisarua, Bogor. Dia mendampingi Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dalam acara apel kepala satuan wilayah seluruh Indonesia yang diikuti 473 orang. Pulang dari Bogor, wajah suami Tite Puspita itu tampak cerah. Ditemui di Mabes Polri, mantan Kapolda Sumatera Selatan (Sum sel) itu tersenyum sambil menepuknepuk pundak Jawa Pos. “Wah, saya belum kerja (jadi Kabareskrim) lho, kok sudah diberi ucapan sel amat,” kata Ito. Terpilihnya rekan seangkatan Susno Duadji itu cukup mengejut

kan. Sebab, setelah menjadi Kapol da Sumatera Selatan, Ito diprediksi akan “masuk kotak” sampai pen siun. “Saya tidak tahu mengapa saya yang dipilih. Belum tentu saya yang terbaik. Yang jelas, saya akan melakukan yang terbaik untuk Indonesia,” ujarnya. Saat Kapolri dan anggota Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) bersidang Selasa malam (24/11),

BACA : DOKTOR ......Hal 15

CMYK

BACA : SELEB ......Hal 15

[FOTO: EVAN ZUMARLI/SUMATERA EKSPRES]

DEKAT MEDIA: Ito Sumardi DS (Tengah) saat menjabat sebagai Kapolda Sumsel.

Mencuri dari Keranjang Santa HARI Natal memang masih sebulan lagi. Mungkin karena merasa terlalu lama atau tak sabar menunggu, seorang pria Tiongkok nekad untuk mencuri barang dari keranjang hadiah Santa Klaus Selasa (24/11). Jadi, dia bisa langsung menikmati hadiah Natal itu tanpa menunggu Santa membagikannya nanti. Sang pria berani mencuri karena Santa tidak marah dengan ulahnya. Sebab, Santa tersebut hanya patung raksasa untuk dekorasi di luar sebuah hotel di Kota Beijing. Tapi, gara-gara ulahnya itu, pria tersebut ‘’kena marah’’ pihak lain. Polisi menangkapnya kemudian. Email : Redaksi@Luwukpost.Info

Info Berlangganan Koran dan Iklan : (0461) 325447 Faksmili : (0461) 32507


TOMINI RAYA

Luwuk Post

2

KAMIS 26 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Poskesdes Uwedaka Penuh Kotoran Kambing Galif : Sejak Dibangun Tidak Terurus PAGIMANA - Kondisi Poskesdes Uwedaka Kecama tan Pagimana, sungguh sangat memprihatinkan. Selasa (24/11) kemarin, fasilitas kesehatan masyarakat desa tersebut dipe nuhi kotoran kambing di bagian terasnya. Galif, salah seorang warga di sekitar Poskesdes mengatakan, sejak selesai dibangun, keber sihan fasilitas kesehatan terse but tidak ada yang mengurusi. Akibatnya Poskesdes yang

seharusnya bersih tersebut, kini tak ubahnya kandang kambing. Selain kotor, banyaknya koto ran kambing juga menebarkan bau yang sangat menusuk hidung. Kondisi Poskesdes yang tidak terawat, diduga diakibat kan fasilitas kesehatan tersebut hingga kini tidak memiliki tenaga medis. Galif khawatir, jika kondisi tersebut dibiarkan berlarutlarut, tidak lama kemudian Poskesdes mengalami kerusa kan dan membutuhkan banyak anggaran untuk perbaikannya. (amank)

Pilkades Taima Menggelinding ke DPRD BUALEMO - Pemilihan Kepa la Desa (Pilkades) di Taima agak nya bakal berbuntut panjang. Dugaan kisruh Pilkades terse but, kini telah menggelinding hingga lembaga perwakilan rakyat di Bukit Trikora Salakan. Kisruh tersebut membuat Camat Bualemo Isnaeni Lare keng batal melakukan peletakan batu pertama pembangunan Madrasah Aliyah di Desa Tikupon. Isnaeni harus meng hadiri undangan hearing yang dilakukan DPRD Bangkep di Bukit Trikora Salakan.

“Sebetulnya semua proses Pilkades telah dilalui secara pro sedural. Kades terpilih adalah Aslan M,” tutur Sekcam Buale mo Jairudin yang sedang ber bincang dengan Kapolsek dan Kades Tikupon. Ketiganya dite mui saat sedang bersiap meng hadiri acara peletakan batu per tama pembangunan Madra sah Aliyah, Selasa (24/11) kema rin. Kades Tikupon Neneng kepa da Luwuk Post mencurigai adanya sentimen terhadap proses Pilkades di Taima ter sebut. (ofy)

SPESIALIS ALA T VIT AL D ARI SUKAB UMI ALAT VITAL DARI SUKABUMI Langsung ditangani Biang Kejantanan Terbesar Terpercaya Bikin Pria Perkasa. Ditangani Langsung Cucunya Hj. Mak Erot

Penumpang Kapal Pagimana-Gorontalo Melonjak PAGIMANA - Dua hari menjelang Hari Raya Idul Adha 1430 H, Rabu (25/11), jumlah penumpang KMP Baronang menuju Gorontalo mengalami lonjakan cukup tajam. Kamran Ma’aruf salah seorang pegawai Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) di Pagimana kemarin mengatakan, Rabu kemarin jumlah penumpang tujuan Gorontalo mencapai 286 orang. Pada hari yang sama, jumlah kendaraan roda dua mencapai 20 unit sementara roda empat berjumlah 11 unit. Di hari-hari biasa, jumlah penumpang KMP Baronang sekitar 150 orang saja.Namun Kamran mengatakan, lonjakan jumlah penumpang menjelang Idul Adha tidak sehebat meledaknya jumlah penumpang saat menjelang Idul Fitri. Lonjakan penumpang menjelang Idul Adha tahun ini, diperkirakan mencapai 50 persen. Dijelaskan Kamran, lonjakan penumpang tersebut masih membuat kapal ferry KMP Baronang berlayar dalam keadaan normal. Cuaca yang di beberapa tempat tidak bersahabat bagi pelayaran pun, dinilai masih belum membahayakan bagi pelayaran kapal-kapal ferry di (foto Anto Luwuk Post) Pagimana. Karena itu pelayaran-pelayaran KAPAL FERRY : Dua hari menjelang Hari Raya Idul Adha 1430 H, Rabu (25/11), jumlah masih berlangsung normal. (anto) penumpang KMP Baronang menuju Gorontalo mengalami lonjakan cukup tajam.

Riol Bungawo Digerus Tanah Longsor PAGIMANA - Faktor alam telah me ngakibatkan proyek pekerjaan pemba ngunan riol dan pal batas jalan yang telah diselesaikan beberapa bulan lalu, kini mengalami kerusakan. Pihak pengawas pelaksanaan proyek, Zainal Zaman menerangkan, riol dan pal batas jalan di beberapa tempat di Desa

NO.

HARI / TANGGAL

1.

Kamis, 26 / 11 / 2009 Jam 17.00 - 23.00

Disini jadi ajang pembuktian bagi yang kurang percaya, setengah percaya, yang masih ragu-ragu, yang mau coba-coba dan gagal berobat di tempat lain. Bukan sekedar janji-janji belaka tapi berdasarkan fakta dengan penanganan secara profesional paling aman. Cukup 1 kali berobat kemampuannya luar biasa !!! Dijamin JOSS !!!

2.

Jumat, 27 / 11 / 2009 Jam 17.00 - 23.00

3.

Sabtu, 28 / 11 / 2009 Jam 17.00 - 23.00

-

-

Langsung terbukti di tempat, menjadikan alat vital kuat, keras dan tahan lama. Sanggup melakukan hubungan secara berulang-ulang tanpa obat/doping. Mengobati lemah syahwat, impotensi, kencing manis (diabe tes), mengatasi disfungsi ereksi, loyo, kurang gairah, kembali perkasa. Silahkan memilih ukuran : panjang 15 cm diameter 3 cm, panjang 17 cm diameter 4 cm, panjang 20 cm diameter 5 cm. cukup 1 kali berobat keampuhannya luar biasa !!! Dan juga menangani masalah rumah tangga, ingin cepat dapat jodoh, penglarisan. Segala jenis usaha dagang. Raja pelet/pengasihan Banten Selatan : Aji Semar Mesem, Jala Sutera, Pelet Pemikat Sukma, Pelet Sihurung Pendung, dan pasang segala susuk: Susuk Banyu-banyu, susuk Emas, susuk Cahaya Rembulan, dll. PRAKTEK MENETAP : AP AN B AR U-L UWUK PENGINAP APAN BAR ARU-L U-LUWUK PENGIN SULWESI TENGAH JL. AHMAD YANI DEPAN POS POLISI

HP. 0812 4533 5471 / 0857 5677 9995

TIKET PESAWAT MURAH Cek harga, Booking, Issued Tiket klik di :

www.bisnis-tiketpesawat.com/ ?id=dira8379 Cari Sendiri Harga Yang Termurah Yang Anda Mau Dan DAPATKAN KOMISINYA

SEGERA GABUNG DENGAN KAMI

JASA BANGUNAN BONUS HANYA DIAN INI, trima cepat gbr: rumah, ruko, toko, kantor. Desain minimalis sbb: gbr bangunan+RAB+3D+RVISI+contoh gbr+konsultasi=500 RB. Ada diskon khusus s/d 50 %. Hub. 0438734851

Parfum Harga Spesial JUAL: Parfum Orginal, Paris Hilton, Kenzo, Bulgari, Hugo Boss, Tommy Hilligen dll. Hub Ibu Emi. Jl. Sulawesi no. 17, HP 08525681161 / 081340802026

terhadap kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor. Menurut Zainal, dari sisi kualitas peker jaan pembuatan riol dan pal pembatas ja lan, telah sesuai dengan ketentuan dalam RAB. Menurutnya perbaikan riol dan pal batas jalan akan dikerjakan kontraktor da lam waktu dekat. (anto)

Sehubungan dengan berkurangnya debit air di PLTM Hanga-hanga dan PLTM milik PT. Bumi Nata Cita Banggai, dan gangguan mesin Deutz di PLTD Luwuk, maka dengan ini kami beritahukan bahwa akan diadakan pemadaman bergilir dengan pola pemadaman 1:1 (1 hari nyala 1 hari padam). Adapun jadwal pemadaman tanggal 16 s/d 22 November 2009, sebagai berikut :

SPESIALIS TERAPI ALAT VITAL PALING SPEKTAKULER LANGSUNG BESAR & PANJANG DI TEMPAT TIDAK MENGGUNAKAN SUNTIK/SILIKON DIJAMIN TANPA EFEK SAMPING BEBAS PANTANGAN UNTUK SEMUA USIA, RAS DAN AGAMA (BERGARANSI). Anda punya keluhan seputar alat vital? Loyo, kecil dan kurang perkasa? Atau anda sudah bosan berobat kemana-mana belum mendapatkan hasil juga? Disini jawabannya?

-

Bungawo dan Bondat dipenuhi tanah longsoran dari perbukitan di sekitarnya. Genangan tanah longsoran menyebabkan riol juga mengalami kerusakan.Melalui tele pon selularnya, Selasa (25/11), Zainal Za man juga menuturkan, riol dan pembatas jalan masih dalam tahap pemeliharaan oleh perusahaan. Karena itu perbaikan

LOKASI PEMADAMAN

Kantor Desa Lambangan Mempri hatinkan PAGIMANA - Kepala Desa Lambangan Kecamatan Pagimana, Hj Fatma Zaman berharap, pemerintah segera memperhatikan kerusakan fasilitas pemerintahan di desanya. Menurutnya, gedung Balai Desa maupun Kantor Desa Lambangan semakin memprihatinkan. Kerusakan telah menggerogoti fasilitas pemerintahan desa tersebut sejak kayu hingga bagian temboknya. Hj Fatma juga menuturkan, bangunan kantor Desa Lambangan telah berusia cukup tua. Sejak dibangun dahulu, hingga kini kantor desa tersebut belum pernah tersentuh proyek rehabilitasi. Kerusakan yang dialami kantor desa menyebabkan pekerjaan melayani kebutuhan masyarakat desa mengalami hambatan. Para pegawai pemerintah desa khawatir, guncangan sedikit saja akan menyebabkan fasilitas pemerintah desa tersebut runtuh. Karena itu Hj Fatma berharap pemerintah Kabupaten Bangkep segera mengulurkan tangan membantu rehabilitasi kantor desa di Lambangan. (anto)

Desa Tontouan, Jl. Tg Jepara, Jl. P. Nias, Jl. P. Masalembo, Jl. P. Sulawesi, Jl. P. seram, Jl. P. Kalimantan, Jl. P. Karimun, Jl. Listrik Negara, Jl. Ikan Tuna, Jl. Lumba-Lumba 2, Jl. Jend. Sudirman, Jl. Moh. Hatta, KM 5, BTN KM 5, komp. STM, KM 8, Ds. Bubung, Ds. Koyoan, Kec. Kintom s/d Kec. Batui, Jl. Samratulangi, Komp. Aspol, Jl. KH Dahlan, Jl. St. Hasanudin, Jl. Sutarjo, Komp. Pertokoan, Jl. C. Aminoto, Jl. Maleo & Jl. Datu Adam. Jl. A Yani, Jl. Yos Sudarso, Jl. Marthadinata, Jl. U. Sumoharjo, Jolek Pante, Jl. Jend. Sudirman, Psr Simpong, Jl. P. Banggai, Jl. MT Haryono, Jl. K. Dewantoro, Jl. Tg Branjangan, Jl. Kartini, Jl. Tanjung Santigi, Jl. Taman Siswa, Jl. S. Parman, Kec. Pagimana, Kec. Luwuk Timur, Kec. Masama, Kec. Lamala, Jl. Rajawali, Jl. Garuda, Jl. Lompobatang, Jl. S. Musi, Jl. S. Lariang, Jl. G. Colo, Jl. G. Merapi, Jl. D. Poso, Jl. Nyiur Atas & Bawah, Jl. P. Antasari, Psr Sentral, Jl. Datu Adam, Jl. Sutarjo, Jl. Wahid Hasyim, Jl. Ir. Soekarno, Jl. Adyaksa, Jl. S. Musi, Jl. S. Lariang, Jl. S. Lambangan, Jl. KH. Dahlan, Jl. T. Sauna, Jl. S. Bunta, Jl. Imam Bonjol, Jalur Dua, Kilongan, BTN Nusagriya, BTN Muspratama, Bumi Beringin, BTN Pepabri, Ds. Awu, Ds. Leoknyo, Ds. Biak & Ds. Bunga. Desa Tontouan, Jl. Tg Jepara, Jl. P. Nias, Jl. P. Masalembo, Jl. P. Sulawesi, Jl. P. seram, Jl. P. Kalimantan, Jl. P. Karimun, Jl. Listrik Negara, Jl. Ikan Tuna, Jl. Lumba-Lumba 2, Jl. Jend. Sudirman, Jl. Moh. Hatta, KM 5, BTN KM 5, komp. STM, KM 8, Ds. Bubung, Ds. Koyoan, Kec. Kintom s/d Kec. Batui, Jl. Samratulangi, Komp. Aspol, Jl. KH Dahlan, Jl. St. Hasanudin, Jl. Sutarjo, Komp. Pertokoan, Jl. C. Aminoto, Jl. Maleo & Jl. Datu Adam.

Jadwal ini sewaktu-waktu dapat berubah apa bila terjadi gangguan pembangkit.

Luwuk, 16 Nopember 2009

Demikian pemberitahuan, mohon maaf atas terganggunya pelayanan kami dan terima kasih.

JASA BANGUNAN Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066 Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066

LOWONGAN KERJA Dibutuhkan: (1) Recepcionist (wanita) (2) RoomBoy (pria) Syarat:Pendidikan Min SMU/ Sederajat Penampilan menarik. Alamat diantar Langsung ke: Crytal Green Hotel Jln. Gelatik No. 234 Tlp. 831546 / 8773939

DIKONTRAKKAN Dikontrakkkan, Rumah makan, di Jl. Arif Rahman Hakim/ Tanggikiki. Hub. Tk. Kue larissa. 8734318/ 081356750108

LOWONGAN KERJA Dibutuhkan: (1) Recepcionist (wanita) (2) RoomBoy (pria) Syarat:Pendidikan Min SMU/ Sederajat Penampilan menarik. Alamat diantar Langsung ke: Crytal Green Hotel Jln. Gelatik No. 234 Tlp. 831546 / 8773939

DIKONTRAKKAN Dikontrakkkan, Rumah makan, di Jl. Arif Rahman Hakim/ Tanggikiki. Hub. Tk. Kue larissa. 8734318/ 081356750108

JASA BANGUNAN BONUS HANYA DIAN INI, trima cepat gbr: rumah, ruko, toko, kantor. Desain minimalis sbb: gbr bangunan+RAB+3D+RVISI+contoh gbr+konsultasi=500 RB. Ada diskon khusus s/d 50 %. Hub. 0438734851

Parfum Harga Spesial JUAL: Parfum Orginal, Paris Hilton, Kenzo, Bulgari, Hugo Boss, Tommy Hilligen dll. Hub Ibu Emi. Jl. Sulawesi no. 17, HP 08525681161 / 081340802026

KESEMPATAN TERBUKA DBS group arif yang memiliki jaringan downline yang terus berkembang, mencari lgi member baru (memiliki KTP/SIM, no. HP & No. rek) khusus di Gorontalo yang mau ikut patungan untuk membeli Hak Usaha duta business school (DBS). Tinggal pilih untuk 3 Hak. Usaha (500:600), lalu hub. kami lewat telepon atau SMS di 0852 4247 4780 (sdr. Arif)


HUKUM & KRIMINAL Putusan Pidana Tabrakan Jaksa Penuntut Umum PikirPikir LUWUK-Lantaran menyebabkan orang lain meninggal, Syahin Jamal, (26) Warga Biak, akhirnya dihukum dengan pidana penjara 7 bulan penjara dengan masa percobaan 1 tahun penjara. Putusan ini diberikan dengan tidak perlu dijalani di sel tahanan oleh terdakwa. Namun demikian, jika dalam 1 tahun masa percobaan terdak-wa melakukan perkara maka terdakwa langsung ditetapkan untuk menjalani masa tahanan yang telah ditentukan yakni 7 bulan penjara yang telah ditetapkan oleh Majelis. Demikian di-sampaikan majelis hakim Puji H Suroso SH serta didampingi dua anggotanya, Ivan Budihartanto SH dan Rais sakrani SH usai membacakan amar putusan terdakwa. Oleh Majelis Hakim menimbang, hal yang memberatkan perbuatan terdakwa adalah terdakwa sempat meresahkan masyarakat, dan membuat anggota keluarga korban kehilangan seseorang dari anggota keluarganya. Sedangkan

hal yang meringankan, terdakwa telah menyesali perbuatannya, dan juga telah memberikan santunan bantuan kepada keluarga korban. Seperti pernah diberitakan Koran ini sebelumnya, kasus yang menyeret Syahin Jamal, kepersidangan, terkait dengan peristiwa naas, yang menimpa Nadir, Warga Desa biak, pada Kamis 20 Juli 2009 silam, yaitu kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan Nadir harus mengakhiri hiduprnya. Meski terdakwa telah menerima putusan tersebut.Namun tidak bagi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Munarwi SH, dirinya masih mengajukan pikir-pikir atas putusan majelis. Hal ini terkait atas keinginannya yang dalam agenda sidang tuntutan, yang sebelumnya sempat menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara 7 bulan penjara, dan bukan dilakukan penahanan percobaan. Dan untuk menanti kesimpulan pikir-pikir dari JPU majelis memberikan waktu 7 hari kepada JPU, untuk memberikan jawabannya, apakah akan mengajukan upaya hukum, atau akan menerima putusan tersebut. (tr-05)

Motor Plat Palsu Diamankan PONTIANAK-Setelah mengamankan motor yang platnya palsu di Desa Jawa Tengah, sampai sekarang tidak ada warga yang konfirmasi kehilangan. Diduga motor tersebut, hasil pencurian dari luar daerah. Kemudian ditinggalkan di Desa Jawa Tengah Sungai Ambawang. Kanit Reskrim Polsek Sun-gai Ambawang Iptu Haryono kepada Equator menjelaskan bahwa motor tersebut sebelumnya diamankan setelah pihaknya mendapatkan laporan warga. Motor tersebut ditemukan warga di pinggir jalan dalam keadaan rusak bekas jatuh dan tidak bertuan.

Sudah kita cek ke Samsat, tidak ada plat seperti yang tertera yaitu, KB 3635 SV. Kita nyatakan plat tersebut palsu dan dibuat sendiri, tuturnya. Sedangkan Kapolsek Sungai Ambawang Iptu Jaka Budi P menegaskan, kepada warga yang merasa kehilangan motor Supra 125 R dengan nomor mesin: JB91E1200970 dan nomor rangka: MH 1JB911486281000 agar segera menghubungi ke Mapolsek Sungai Ambawang agar dicek. Motor tersebut sudah diamankan kurang lebih satu bulan. Segera hubungi apabila ada yang merasa kehilangan, karena diduga motor tersebut hasil curanmor, imbuhnya. (rad)

Luwuk Post KAMIS 26 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

3

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Alibi Pelaku Makin Kabur Sidang Pembunuhan Wartawan Radar Bali DENPASAR - Alibi para terdakwa (minus IB Adnyana Narbawa alias Gus Oblong) terkait kasus pembunuhan wartawan Radar Bali (Jawa Pos Group), AA Gde Bagus Narendra Prabangsa makin simpang siur. Itu terungkap dalam sidang yang menghadirkan para saksi mahkota di PN Denpasar kemarin. Ada dua sidang digelar dengan terdakwa Komang Gede ST alias Mangde Cenik dan Gus Oblong. Untuk sidang terdakwa Komang Gede ST, jaksa menghadirkan saksi Dewa Gede Mulia Antara alias Sumbawa dan Gus Oblong. Sementara untuk sidang dengan terdakwa Gus Oblong, jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan Dariatno alias Nano alias Jampes. Khusus untuk Gus Oblong, kemarin adalah sidang perdananya dengan menggunakan pengacara negara. Gus Oblong adalah satu-satunya terdakwa yang mengakui semua keterangan di BAP (berita acara pemeriksaan). Kesimpangsiuran alibi para saksi (yang juga menjadi terdakwa dengan berkas terpisah) kembali tampak saat Sumbawa dihadirkan untuk memberikan kesaksian di depan terdakwa Komang Gede ST. Dalam sidang yang dipimpin hakim IGN Adhi Wardana itu, saksi Sumbawa secara rinci menerangkan, sebelum kejadian

(8 Februari 2009), dirinya bersama Ir Nyoman Susrama MM (terdakwa dalam berkas terpisah) dan terdakwa lain menggelar sembahyang ke Pura Lempuyang. Padahal, pada kesaksian sebelumnya atau tepatnya saat saksi Sumbawa dihadirkan untuk memberikan keterangan bagi terdakwa Susrama, dia sempat menyatakan bahwa kepergiannya ke Pura Lempuyang terjadi pada Rabu (11/2) malam sekitar pukul 22.00 bersama terdakwa lain, kecuali Komang Gede ST dan I Nyoman Wiradnyana alias Rencana. Selanjutnya, esok harinya, 9 Februari 2009, saat ditanya salah satu anggota majelis hakim Firman Tambunan, saksi mengatakan bahwa hari itu dirinya bersama Nyoman Susrama pergi ke Gianyar.Mereka akan membeli kasur untuk mertua Susrama (orang tua Hening Puspitarini, anggota DPRD Bali). Sementara, pada 11 Februari 2009, kata Sumbawa, dirinya datang ke rumah Susrama di Banjar Petak, Bebalang Bangli. Sementara itu, ketika menjadi saksi dengan terdakwa Gus Oblong, Jampes menyebutkan bahwa pada 11 Februari tidak ada siapa pun kecuali mertua Susrama dan salah seorang dari Sumatera. “Setahu saya yang ada hanya Oak Gito dan Bu Gito (orang tua Hening, Red) bersama seorang dari Sumatera. Pak Susrama dan terdakwa lain tidak ada,” aku Jampes. Dia juga menyebut, mertua Susrama datang pada 8 Februari sore dan pulang 12 Februari. Tapi, Sumbawa menyebut bahwa mertua Susrama datang pada 9 Februari 2009.

[F-RADAR BALI]

SIDANG PEMBUNUHAN WARTAWAN RADAR BALI: Gus Oblong di PN Denpasar, kemarin.

Pernyataan Jampes itu kontan membuat pengunjung sidang ger-geran. Pengunjung yang masih ingat dengan keterangan saksi Sumbawa langsung berteriak-teriak dan menyebut Jampes bohong. “Bohong, bohong besar itu,” teriak pengunjung yang nyaris membuat suasana sidang gaduh. Perbedaan keterangan antara saksi Sumbawa dan Jampes ini lalu dikejar majelis hakim. Seperti soal kepergian Sumbawa dari rumah Susrama dengan mobil Hardtop. Sebab, Jampes melihat mobil Hardtop dan Ki-jang putih terparkir di garasi. “Mana yang benar, tadi Sumbawa bilang pada 11 Fe-

Pemeriksaan Kontraktor Proyek Pelabuhan Ditunda LUWUK-Pemeriksaan sejumlah proyek yang diduga bermasalah di kantor pelabuhan Luwuk, oleh kontraktor yng dijadwalkan hari ini terpaksa ditunda. Alasan penundaan itu terjadi lantaran pihak kontraktor PT Ikan Segar Tunggal, Poso, tidak

hadir memenuhi panggilan kejari utuk memberikan keterangannya. Kasus ini terkait proyek pekerjaan lapangan penumpukan, pembangunan pintu pagar dan rehabitasi pagar BRC Kantor Pelabuhan Luwuk, yang menelan anggaran sebesar

Rp.1.934.779.000. Proyek dengan nomor kontrak PC 087/185/ IV/Kpl.Luwuk-2009 tertanggal 24 April 2009 tersebut diduga tidak beres. Pasalnya, pekerjaan itu, telah jatuh tempo pada taggal 20 September 2009. Namun kenyataannya, pekerjaan sejumlah proyek tersebut baru selesai dikerjakan pada tanggal 20 Oktober 2009 silam. Wawan Yunarwato, SH yang menangani dugaan kasus tersebut mengatakan tertundanya pemeriksaan itu. “Bagaimana bisa diperiksa, kalau kontraktornya tidak datang,”ujar Wawan kemarin.Ditanya soal status kontraktor dalam pemeriksaan itu, Wawan kembali berujar kalau kontraktor tersebut dihadirkan hanya untuk dimintai keterangannya terkait kasus dugaan tersebut.Kami hadirkan untuk dimintai keterangannya saja,tambah Wawan. (ami)

bruari 2009 pukul 17.00 dia mengantar surat ke tiga instansi (KPU, Panwaslu, dan Polres), sementara kau bilang saat kau datang melihat mobil Hardtop terparkir. Bohong kau ini,” tandas anggota majelis hakim Firman Tambunan. Firman juga menanyakan keberadaan Susrama. Pasalnya, Sumbawa menyatakan bahwa saat kejadian Susrama ada di rumah bersama Komang Gede ST. Tapi, Jampes menyebut bahwa saat itu Susrama tak ada di rumah. “Demi Allah saya tidak bohong yang mulia,” terang Jampes dengan nada sedikit serak dan wajah pucat. Dengan tetap pada keyaki-

nannya bahwa keterangan Jampes hanya bagian dari silat lidah alias bohong, hakim kembali menanyakan kepergian Sumbawa bersama Susrama pada 9 Februari 2009. Mereka akan membeli kasur ke Gianyar untuk persiapan mertuanya menginap di Banjar Petak. Pernyataan itu juga dibenarkan terdakwa I Ko-mang Gede ST. Namun, hal itu bantah Jampes. Menurut Jam-pes, hanya ada dua kamar yang layak huni di rumah petak (ka-mar Susrama dan kamar yang biasa ditempati dirinya, Endy, Sumbawa, dan Kirman. (pra/jpnn/ agm)

Rebutan PL, Supir Angkot Dibacok ASTANAANYAR - Diduga rebutan pemandu lagu (PL), lima supir tembak angkutan kota Bandung duel massal di Pub Dangdut Dian Jalan Sudirman Bandung, Selasa dini hari (24/11). Seorang supir Ujang Yudi (35), tewas seketika karena kepalanya dihantam kampak dan golok. Hingga kemarin sore, polisi masih melakukan pengejaran terhadap lima pelaku. Peristiwa nahas yang menimpa Ujang terjadi sekitar pukul 02.30. Supir angkot ini setelah menarik penumpang masuk ke Pub Dangdut untuk hiburan. Ketika korban sedang asyik bercumbu rayu dengan seorang PL, tiba-tiba salah seorang pelaku mengaku tersinggung karena PL yang diajak kencan korban merupakan pacarnya. Melihat kemesraan korban dengan sang PL sema-

kin mendalam, pelaku itu mulai naik pitam. Dia nekat menarik korban hingga terjadi pertengkaran. Satpam Pub yang mengetahui kejadian itu langsung mengusirnya dari dalam ruangan. Di luar dugaan, perkelahian pun terjadi kembali di halaman Pub. Celakanya, korban saat berkelahi dikeroyok lima supir angkot lainnya hingga dia kalah dan terjatuh. “Saat korban jatuh, kampak yang dipegang seorang pelaku ditebaskan ke kepala korban. Pelaku lainnya menusuk perut korban dengan pisau. Saat korban sekarat mereka kabur,” kata seorang warga Mamat, yang menjual rokok di lokasi kejadian. Barang bukti kejahatan berupa kampak, golok, pisau dan benda tajam lainnya yang ditinggakan pelaku berhasil diamankan polisi.(mim)


BABASAL

Luwuk Post

4

KAMIS 26 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Komisi A DPRD Kecewa

P2DTK

Musyawarah Perengkingan Segera Digelar LUWUK—Dalam waktu dekat Tim Pengelola Kegiatan Program Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Khusus akan segera digelar. Ketua TPK Kabupaten, Ir. Zulkarnain Mang, MM, yang dikonfirmasi Luwuk Post, kemarin, mengatakan, musyawa rah pereng kingan tingkat Kabupaten akan digelar untuk membahas usulan–usulan masyarakat melalui tim kajian teknis. Usulan–usulan masyarakat di wilayah sasaran program akan direngking untuk kepen tingan pendanaan melalui anggaran program P2DTK siklus III tahun 2009. Nantinya, setelah musyawarah perengkingan akan dilanjutkan de ngan musyawarah pendanaan. (ris)

Pilkades Sinorang Bakal Diikuti 9 Kandidat BATUI-Pemilihan kepala Desa Sinorang Kecamatan Batui bakal memanas. Pilkades yang rencananya dilaksanakan 30 November itu bakal diikuti 9 kandidat. Saat ini, masing-masing kandidat terus berkompetisi melakukan kampanye dalam bentuk dialog di basis massa masing-masing. Yang dibahas pun tidak tanggung-tanggung yaitu menge nai persoalan pemerintah dan permasalahan yang dihadapi warga. Bukan hanya itu pelaksanaan pilkades ini mulai mengundang kontroversi. Sebab, ada dua orang kandidat bukan warga Desa Sinorang. Bahkan, salah seorang diantara nya pernah bertarung sebagai kandidat kades di Desa Gori-Gori. Warga setempat berharap pilkades yang akan dilaksanakan betul-betul ajang yang demokratis dan tidak melanggar prosedur dan tidak ditumpangi kepentingan politik para kandidat dan golongan yang bisa merugikan rakyat. (arif)

Kunker Tidak Dihadiri Sarikat Petani Singkoyo

[Foto: Dok/Luwuk Post]

ALBUM LAGU BUPATI: Peserta Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) mendapat ole-ole album lagu bupati yang Banggai usai penutupan acara yang dihadiri ratusan jajaran kesehatan ini. Album lagu-lagu daerah yang dibawakan oleh Bupati Banggai itu dibagikan dengan gratis.

Bupati Tutup Rakerkesda LUWUK-Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) yang digelar di Gedung Nasional berakhir Kamis (25/ 11), kemarin. Rapat kerja tersebut ditutup oleh Bupati Banggai, Drs. Ma’ mun Amir. Rapat kerja yang dihadiri seluruh insan kesehatan itu melahirkan bebe

rapa rekomendasi kepada pemerintah daerah. Kepala Dinas Kesehatan Kabupa ten Banggai, dr. Hariadi, MKes, dalam sambutannya, menyatakan, rekomen dasi rapat kerja antaranya meliputi perlunya peningkatan sumber daya manusia jajaran kesehatan, perlu

ketersediaan data yang akurat untuk kepentingan penyusunan program yang memerhatikan spesifik local serta perlunya kejelasan antara kewena ngan pemerintah provinsi dan kabu paten, sehingga program dan penga lokasian anggaran tidak tumpang tindih. (ris)

TOILI-Kunjungan kerja Komisi A DPRD Kabupaten Banggai di kecamatan Toili mengecewakan. Pasalnya, pemerintah kecamatan setempat dinilai tidak mensosialisasikan kunjungan kerja tersebut. Kunker itu sendiri dipimpin oleh Ketua Komisi A DPRD Banggai Ir. Herwin Yatim, MM. Kunker digelar dalam rangka mendengar dan meninjau langsung konflik antara masyarakat anti sawit yang dimotori oleh Sarikat Petani Singkoyo dengan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Banggai yang siang tadi dihadiri ketuanya Mas’ud Djalil. Pertemuan yang dilaksanakan di aula Kantor Camat Toili juga

dihadiri oleh perwakilan PT. KLS. Sayang, kegiatan yang seharusnya menjadi forum dengar pendapat antara pihakpihak yang bersengketa tidak dihadiri oleh satupun perwakilan dari pihak Sarikat Petani Singkoyo. Tak heran jika pihak kecamatan dinilai tidak serius mensosialisasikan kunjungan kerja yang kali pertama dilakukan oleh Komisi A DPRD Banggai itu. Penilaian terhadap pemerintah kecamatan yang tidak serius mensosialisasikan kunjungan kerja Komisi A tersebut disampaikan Herwin Yatim. Pihaknya juga menilai hal-hal teknis lain yang berkaitan dengan kunjungan kerja ini terkesan asal-asalan dan meremehkan kunjungan para wakil rakyat tersebut. (ton)

Pembangunan Kesehatan Fokus Empat Sasaran LUWUK-Rencana pembangu nan jangka menengah Nasional tahun 2004-2009 telah menetapkan tujuan pembangunan kesehatan yang diarahkan pada pencapaian empat sasaran, yaitu meningkatkan

usia harapan hidup (UHH) dari 66,2 tahun menjadi 70,6 tahun. Menu runnya angka kematian bayi (AKB) dari 35 menjadi 26 per 100.000 kelahiran hidup. Menurunkan angka kematian ibu melahirkan dari 307 menjadi 266 per 100.000 kelahiran hidup. Dan menu runya prevalensi gizi kurang pada anak balita dari 25,8 persen menjadi 20,0 persen. Hal ini disampai kan Bupati Banggai, Drs. Ma’mun Amir ketika membacakan sambutan Menteri

Kesehatan pada ramah tamah peringatan Hari Kesehatan Nasi onal, di Gedung Nasional Kamis (25/11), kemarin. Dalam sambutannya yang disampaikan Bupati Ma’mun, Menkes RI, menyatakan, penca paian pembangunan sudah menun jukkan keberhasilan yang cukup baik dengan tercapainya UHH 70,5 tahun, AKB 34 per 100.000 (SDKI,2007) kelahiran hidup, AKI = 228/1000 kelahiran (SDKI,2007) dan gizi kurang = 18 persen sebagaimana hasil Riskesdas tahun 2007 lalu. Dalam rangka meningkatkan akses masyarakat terhadap pela yanan kesehatan yang berkualitas, Departemen Kesehatan Republik

Indonesia meluncurkan beberapa program yang sesuai dengan nation summit bidang kesejahteraan rakyat. Yaitu, pertama, peningkatan pembiayaan kesehatan untuk memberikan jaminan kesehatan masyarakat. Kedua peningkatan kesehatan masyarakat untuk mempercepat pencapaian target MDG’s. Ketiga pengendalian penyakit dan penang gulangan masalah kesehatan akibat bencana dan keempat me ningkatkan ketersediaan, pemera taan dan kualitas tenaga kesehatan terutama di daerah terpencil, terting gal, perbatasan dan kepulauan (DTPK) secara berkesinambungan. Dijelaskan, upaya–upaya untuk meningkatkan lingkungan sehat

sangat berperan dalam mencapai sasaran program kedua, yaitu peningaktan kesehatan ibu dan anak. Dan program ketiga yaitu pendayagunaan tenaga kesehatan. Sebab, sebagian besar penyakit menular dapat dicegah dengan perbaikan dan peningkatan kualitas lingkungan yang mencakup kebutuhan akan keter sediaan air minum, sanitasi dan peningkatan perilaku higienis, pengembangan kabupaten kota sehat, pengendalian bahan berba haya dan logam berat, penanganan limbah rumah tangga, industri dan institusi pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas. (ris)


KAMIS, 26 NOVEMBER 2009

Halaman 5

Aleg Ancam Bawa ke Ranah Hukum

Pemkab belum Ekseskusi Enam Mobnas LUWUK-Enam mobil dinas (Mobnas) yang masih berada pada sejumlah mantan pejabat, belum dieksekusi Pemkab Banggai. Keenam mobnas itu berada pada, Farida Tjatjo, Baharuddin Tjatjo, Basri Sono, Ferly Monggesang, Abdul Djalal Yunus dan Nurhan Maadji. Padahal surat perintah penarikkan sejumlah asset daerah itu yang ditanda-tangani Sekkab Banggai, Musir A. Madja tersebut sudah dikeluarkan, berikut perintah penarikan yang dilakukan Satuan

BACA : PEMKAB.... Hal 6

LP-KP2H tak Sepakat Baitul Ma’mun LUWUK-Satu lagi kelompok yang menolak masjid di kawasan Bukit Halimun harus berlabel Baitul Ma’mun. Lembaga Pengawasan Kinerja Pemerintahan dan Penegakan Hak Asasi Manusia (LP-KP2H) Kabupaten Banggai mengaku tak respek dengan nama tersebut. Syarif Montol Menurut Ketua LPKP2H Kabupaten Banggai, Syarif Montol, SH

BACA : BAITUL.... Hal 6

Butuh Action, bukan hanya Administrasi LUWUK-Belum ditariknya enam mobil dinas (mobnas) yang kini masih berada pada para mantan pejabat Pemkab Banggai, langsung disikapi anggota Komisi C DPRD Banggai, Jonanis Bein Paeh. Mantan orang birokrat di Kabupaten Bangkep ini mengatakan, pada dasarnya dewan Johanis Bein Paeh merespons dengan langkah yang telah dilakukan Pemkab Banggai,

BACA : ACTION.... Hal 6

Dia mengatakan, apa yang telah dilakukan DPKKAD merupakan langkah maju. Hal tersebut ditandai dengan telah terbitnya surat penarikan asset tersebut. Tapi sayang upaya eksekutif plus rekomendasi Komisi C untuk penyelamatan asset itu tak digubris. Memang aku Nurwahid, eksekutif ada beban moril dalam mengamankan asset yang masih berada pada mantan pejabat. Namun hal tersebut bukan berarti kita mentelorirnya. “Namanya aturan harus

BACA : ALEG.... Hal 6

(foto :Sofyan Labolo)

HEARING: Situasi hearing yang dilaksanakan di ruang Komisi C DPRD Banggai, Rabu (25/11) kemarin. Para aleg mengancam akan membawa persoalan ini ke wilayah hukum, jika asset daerah tak juga dikembalikan para mantan pejabat.

Kasat Pol-PP Diminta Dicopot ‘Jangan hanya Urus Upacara, Kambing dan Lonte’

Selokan Tertumpuk Sampah LUWUK-Penyebab terjadinya peluapan air hingga ke badan jalan, karena selokan tak berfungsi baik. Kebanyakan penyumbatan pada drainase itu lantaran banyaknya sampah di dalamnya. Karena keseringan terjadi, sehingga tak heran selokan yang tadinya dalam, kini berubah menjadi dangkal. Pendangkalan selokan tersebut mudah dijumpai pada sejumlah lokasi di dalam Kota Luwuk, apalagi musim penghujan. Salah satunya terlihat jelas di jalan DI Panjaitan Kelurahan Luwuk. Rabu (25/11) kemarin, memang hujan turun cukup deras. Namun tidak berselang lama. Kendati demikian cukup memberi dampak buruk buat kondisi kota. Wajah

BACA : SELOKAN.... Hal 6

LUWUK-Ketidak hadiran Plt. Kasat Pol-PP Setdakab Banggai, Ernaini Mustatim pada hearing yang dilaksanakan Komisi C, Rabu (25/11) kemarin, sontak membuat komisi yang membidangi anggaran ini berang. Bukan cuma itu, wakil yang diutus untuk menghadiri dengar pendapat tersebut, dua jam lebih lambat dari jadwal yang ditentukan. Bahkan hal itu diperparah lagi dengan belum adanya action Satpol-PP yang maksimal dalam menertibkan seluruh asset daerah yang sebagian masih berada di tangan mantan para pejabat. Berangkat dari akumulasi keberangan tersebut, sehingga dilampiaskan dengan melahirkan salah satu rekomendasi hearing, yakni segera mencopot Ernaini

BACA : KASAT-POL..Hal 6

Masnawati Muhamad (FOTO: SOFYAN LABOLO / LUWUK POST)

MENJIJIKAN: Hal itu setidaknya dirasakan jika melihat selokan yang berada di jalan DI Panjaitan Luwuk. Sampah berserakan di atas selokan. Dua hal yang menjadi pemicunya. Selain tak ada konsep pemerintah yang jelas untuk memaksimalkan fungsi drainase juga minimnya kesadaran masyarakat membuang sampah.

Usulan Jalan Ismail Muid Ditentang LUWUK-Usulan Post di gedung DPRD Tim VII perlu ada Bang-gai, Rabu (25/11) penghargaan kepada ke-marin. almarhum Ismail Muid, Keliru kata pria yang dengan melabeli salah akrab dengan sapaan satu poros jalan mengBeno ini jika penamaan gunakan namanya, bejalan tersebut merupalum sepenuhnya ditekan bentuk pengharrima publik. Malah gaan Pemkab Banggai. rencana tersebut Sebab selama menjabat ditentang. sebagai tokoh penting Adalah aktivis Kandi birokrasi, yang bertata Luwuk, Zulkifli sangkutan sudah Zulkifli Matorang Matorang mengaku mendapat fasilitas dari tak respons dengan usulan itu. pemerintah. “Saya kira cukup “Saya tidak setuju dengan usulan dengan fasilitas yang selama ini itu,” tegas Zulkifli ke-pada Luwuk BACA : USULAN.... Hal 6

Apkasindo Berkurban di Idul Adha LUWUK-Kembali Asosiasi Petani Kelapa Sawit Seluruh Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Banggai, beramal. Setelah sebelumnya menggalang dana sebesar Rp. 170 juta untuk korban gempa bumi di Sumatera Barat (Sumbar) beberapa waktu lalu, kini aksi amal kembali dilakoninya. Pada hari raya Idul Adha tahun ini, Apkasindo Kabupaten Banggai menyumbangkan dua ekor sapi. Ketua Apkasindo Kabupaten Banggai, Mas’ud Djalil kepada Luwuk Post via ponsel Rabu (25/11) kemarin mengatakan, untuk penyembelihan hewan kurban itu akan dilakukan pada dua titik, yakni di desa Samalore dan salah satu

BACA : APKASINDO.... Hal 6

Mobnas Disulap jadi Plat Hitam LUWUKManagemen pengelolaan asset daerah di Kabupaten Banggai, terbilang masih amburadul. Tak ada pola pengawasan yang maksimal, sehingga tak jarang asset daerah digunakan untuk kepentingan pribadi. Ironisnya lagi, ada mobnas yang

BACA : MOBNAS.... Hal 6

Bosan dengan Keluhan Pemadaman

Tarif Listrik PLN Kembali Dipertanyakan LUWUK-Intensitas pemadaman listrik oleh PLN Cabang Luwuk, sejak Rabu (25/11) kemarin terlihat mulai menurun. Yang biasanya padam sejak sore hari dan baru menyala hingga tengah malam, sudah tak dirasakan lagi pelanggan. Sebab listrik menyala lebih cepat dari sebelumnya. Hal itu bukan berarti kritik masyarakat terhadap PLN telah selesai. Kali ini yang menjadi keluhan adalah tarif listrik. Pelanggan listrik, Zainal Abidin kepada Luwuk Post mengaku bingung dengan sistem tarif yang diterapkan PLN. “Saya bingung dengan cara hitung PLN dalam menentukan tarif pe kwh,” tanya warga yang tinggal di jalan S. Parman Kelurahan Luwuk tersebut. Sebab kata dia, untuk bulan Agustus dimana listrik normal, biaya rekeningnya sebesar Rp. 80 ribu. Namun pada bulan September dan Oktober melonjak. Padahal penggunaan energi listrik tidak stabil. “Bulan September rekening listrik saya Rp. 149 ribu. Sedang Oktober Rp. 115 ribu. Masa biayanya melonjak dibanding bulan yang listrik

BACA : TARIF.... Hal 6

CMYK

Sulastri Urusi

LUWUK-Sekretaris Komisi C, Muh. Nurwahid paling berang ketika mendengar paparan Kepala DPPKAD Kabupaten Banggai, Sulastri Urusi yang mengaku masih enam mobil dinas (mobnas) yang belum dikembalikan para mantan pejabat Pemkab Banggai. Keberangan politisi asal Fraksi PAN ini dapat ditolerir. Sebab eksekutif sudah mengeluarkan surat penyerahan kendaraan ope-

rasional kepada para mantan pejabat tersebut. Namun hingga batasan waktu yang ditentukan hal itu tidak direalisasi. Makanya, Nurwahid mewarning, jika saja para mantan pejabat tersebut masih enggan mengembalikan asset daerah tersebut, cuma satu solusinya, yakni bahwa persoalan ini pada ranah hukum. “Saya kira itu jalan yang tepat dalam menyelematkan asset daerah tersebut,” tegas Nurwahid pada hearing Komisi C dengan melibatkan DPKKAD Kabupaten Banggai, Rabu (25/11) kemarin.

CMYK

Jika Asset Daerah tak Digubris Mantan Pejabat

(FOTO: SOFYAN LABOLO / LUWUK POST)

TARIF: Para pelanggan kini intens mempertanyakan soal tarif listrik yang diberlakukan PLN Cabang Luwuk. Meski penggunaan listrik tidak stabil, namun pembayaran membengkak. Tampak salah satu mesin PLN yang berada di PLTD, yang beberapa waktu lalu diklaim rusak.


Luwuk Post

6

KAMIS 26 NOVEMBER 2009

sambungan

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Jamaah Masjid Nurul Imam Berkurban LUWUK-Sudah menjadi tradisi setiap Idul Adha, para jamaah Masjid Nurul Imam menggelar kurban. Tahun ini masjid Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila yang terletak di Kelurahan Simpong tersebut menyembelih sebanyak 9 ekor sapi. Ketua Ta’mir Masjid Nurul Imam, Syafrin Luneto kepada Luwuk Post Rabu (25/11) kemarin mengatakan, dari 9 ekor sapi itu tak semuanya disembelih di wilayah Kelurahan Simpong. Akan tetapi dua kecamatan lain juga mendapat jatah. Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Bualemo 1 ekor sapi dan di Kecamatan Nuhon 2 ekor sapi. “Enam ekor sapi selebihnya disembelih di masjid Nurul Imam,” kata Syafrin. Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Banggai ini kembali menjelaskan, hewan kurban ini berasal dari seluruh jamaah masjid Nurul Imam. Selain ada yang patungan beberapa jamaah ada juga yang mengatasnamakan person atau keluarga. Seperti kata Syafrin, Syaripudin Tjatjo dan Mariam Djaafar mereka mengatasnamakan keluarga dalam menyumbang hewan kurban. (yan)

Sukri Tanggapi ‘Dingin’ Komentar Djufri LUWUK-Sikap bijak yang ditawari Djufri Mustatim kepada Ketua DPC Gapensi Kabupaten Banggai Sukri Djalumang agar tidak berniat maju kembali bertarung sebagai ketua pada Muscab Gapensi kedepan, ditanggapi dingin Sukri. Dirinya belum mau berkomentar panjang atas pernyataan anggotanya tersebut. “Saat ini saya belum bisa menjawabnya. Tunggu saja di arena Muscab Gapensi mendatang,” kata Sukri kepada Luwuk Post, usai memimpin hearing pada DPPKAD Kabupaten Banggai terkait asset daerah, Rabu (25/11) kemarin. Meski belum ada klarifikasi atas desakan itu, namun Sukri

PEMKAB Sambungan dari Hal 5

Polisi Pamong Praja (Satpol-PP). Belum dieksekusinya keenam mobnas tersebut, terungkap dalam hearing yang dilakukan Komisi C DPRD Banggai bersama Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan dan Asset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Banggai Sulastri Urusi, bertempat di ruang Komisi C, Rabu (25/11) kemarin. Kepala DPPKAD Kabupaten Banggai Sulastri menjelaskan, surat perintah eksekusi mobnas itu sudah dikeluarkan sejak Senin (23/11) lalu. Meski begitu kata dia lagi, sudah ada dua unit mobnas yang telah ditarik sekaligus diserahkan pada pejabat yang masih aktif. Kedua mobnas tersebut adalah milik Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Banggai. Dihadapan personil Komisi C, Sulastri juga menginfor-

KASAT-POL Sambungan dari Hal 5

Mustatim dari Plt Kasat Pol-PP. Hearing yang dipusatkan di ruang Komisi C dijadwalkan pada pukul 09.00 Wita. Sejumlah aleg Komisi C sudah hadir sebelumnya. Begitu juga Kepala DPPKAD Kabupaten Banggai Sulastri Urusi bersama salah seorang stafnya. Hingga pukul 10.00 Wita, Kasat Pol-PP belum juga bertandang. Alhasil, Ketua Komisi C Sukri Djalumang langsung berinisiatif membuka hearing tersebut. Satu jam setelah audiens berjalan, nongolah Utu Mangkona yang notabene mewakili Ernaini Mustatim. Praktis saja, Utu mendapat

USULAN Sambungan dari Hal 5

diberikan daerah, sehingga tidak semestinya nama jalan itu harus mencatut nama Ismail Muid,” ujar Beno. Mestinya jelas dulu dari sisi mana sehingga nama almarhum harus diberi label pada salah satu nama jalan di kota ini. Kalau dibilang pahlawan kata Beno tidak tepat. Sebab setahu dia predikat

Sukri Djalumang

justru merespons jika Djufri Mustatim maju pada kompetisi Ketua DPC Gapensi Kabupaten Banggai nan-tinya. “Saya ingin agar dia (Djufri, red) maju pada perebutan Ketua Gapensi,” kata Sukri. Sayangnya Sukri tak menjelaskan sehingga mengapa dukungannya itu harus diberikan kepada Djufri. Dikejar dengan pertanyaan, mengapa nanti harus di arena Muscab baru dijawab pernyataan itu? “Saya masih ingin melihat kader-kader Gapensi yang berkeinginan maju. Saya harap yang benar-benar ingin membesarkan lembaga. Bukan sebaliknya memimpin Gapensi hanya berorientasi pada keuntungan person,” singgung Sukri. (yan)

DPRD Sumbang Satu Ekor Sapi

SMPN 1 Sembelih Tujuh Ekor Kurban LUWUK-SMPN 1 Luwuk turut berpartisipasi dalam perayaan Idul Adha tahun ini. Sekolah ini berencana menyembelih sejumlah hewan kurban. “Kami telah menyiapkan hewan kurban pada Idul Adha yang jatuh pada Jumat (27/11) nantinya. Sedikitnya ada lima ekor sapi dan dua ekor kambing yang akan kami sembelih,” kata Wakasek Kesiswaan pada SMPN 1 Luwuk, Suriati Rahman S.Pd kepada Luwuk Post, kemarin. Dia merincikan, untuk dewan guru mempersiapkan 4 ekor sapi dan 2 ekor kambing, sementara para siswa 1 ekor sapi Dia menambahkan, dana yang terkumpul mencapai Rp. 20 juta lebih. Dana tersebut didapat dari keikhlasan para murid serta guru di sekolah ini. Penyembelihan hewan ternak ini akan dilakukan pada hari Sabtu (28/11) di SMPN 1 Luwuk, mengingat jika dilaksanakan pada hari Jumat, kebanyakan guru masih sibuk dengan silaturahim kepada sanak famili mereka. “Kami sepakat menyembelihnya sehari setelah Idul Adha,” ujar dia. Mengenai penerima daging kurban pihaknya melakukan pendataan yakni dengan cara guru diberikan hak untuk membagi kepada lima orang keluarga miskin yang ada dilingkungannya. Untuk jumlah penerima diperkirakan sebanyak 175 KK. Ada hikmah yang dapat dipetik pada pelaksanaan kurban ini. Diantaranya selain dapat berbagai bersama sekaligus memberikan contoh kepada mereka tentang makna dari pelaksanaan ibadah ini sekaligus menjalin rasa kekeluargaan dan saling menolong. (ynt)

METRO LUWUK

Samsul Bahri Mang

LUWUK-Labaran Idul Adha tahun ini, DPRD Banggai tak melewatkannya begitu saja. Lembaga yang diketuai Samsul Bahri Mang tersbeut turut berpartisipasi menyumbang hewan ternak untuk dikurbankan. Tak banyak memang hewan kurbannya, yakni hanya satu ekor sapi. Meski begitu, bukan dilihat dari sisi kuantitasnya. Akan tetapi lebih dimaknai sebagai bentuk kepedulian DPRD Banggai terhadap kaum dhuafa. “Lebaran Idul Adah tahun ini kami menyumbang satu ekor sapi. Mudah-mudahan hewan

sembilan ini dapat dinikmati kaum dhuafa,” kata Ketua DPRD Banggai, Samsul Bahri Mang kepada Luwuk Post, via ponsel Rabu (25/11) kemarin. Memang aku politisi Golkar ini, secara person para aleg telah menyumbangkan hewan ternak pada sejumlah titik. Namun lebih afdal lagi ketika sumbangan itu juga mengatasnamakan lembaga. “Tak ada salahnya, selain person secara kelembagaan juga turut berpartisipasi dalam memberikan hewan ternak untuk dikurbankan pada Idul Adha ini,” ujar Samsul Bahri singkat. (yan)

Tim Investigasi tak Punya Lahan LUWUK-Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi A terhadap perkebunan sawit di daerah ini, berlahan menguak tabir. Seperti yang dilakukan pada PT. Kurnia Luwuk Sejati (KLS), Rabu (25/11) kemarin. Komisi A menemukan perwakilan petani yang masuk dalam Tim Investigasi bentukan Pemkab Banggai, ternyata tidak punya lahan kelapa sawit. Sehingganya, komisi yang membidangi persoalan pemerintahan ini menganggap Tim Investigasi Pemkab Banggai tidak obyektif. Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara Komisi A

masikan, usulan penswastaan mobnas yang sebelumnya dipakai mantan Kedua DPRD Banggai Djar’un Sibay dengan nomor polisi DN 2 C, resmi ditolak. Hal itu mengacu pada surat jawaban Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI yang menegaskan untuk tidak dapat diswastakan. Apalagi sambung dia mobnas tersebut belum berumur lima tahun, sehingga mendasari Permendagri No. 17 Tahun 2007 tidak dapat diswastakan. (yan)

bersama Sekcam Toili, Asisten I Setdakab Banggai selaku Ketua Tim Investigasi Pemkab Banggai Mustadir Malia, tujuh Kepala Desa beserta para tokoh masyarakat, yang dipusatkan di Kantor Camat Toili. Selain terkuak hal yang memprihatinkan tersebut, dalam diskusi itu juga berkembang sejumlah wacana. Diantaranya adalah Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasindo) Kabupaten Banggai siap berhadapan dengan siapapun juga yang menghendaki ditutupnya perusahaan sawit. Komitmen itu diungkap karena mereka ingin

BAITUL

mempertahankan perusahaan itu demi peningkatan kesejahteraan yang selama ini telah dirasakan. Tak itu saja, harapan agar Tim Investigasi Pemkab Banggai dapat bekerja secara obyektif dengan berani mengungkap kebenaran dan data riil, bahwa memang perusahaan tidak berindikasi melakukan pelanggaran.Setelah berdialog, agenda dilanjutkan dengan peninjauan lokasi PT. KSL yakni melihat realisasi perkebunan dan pabrik minyak sawit (cpo) serta menggelar pertemuan dengan masyarakat yang tergabung dalam asosiasi Apkasindo. (yan)

SAW, sehingga lebih kedengaran religius. Atau saran dia lagi diambil dari nama-nama pejuang Islam yang sudah wafat. Syarif sependapat dengan pernyataan Muhtar Kantu, bahwa tidak perlu diperdebatkan penamaan masjid tersebut. Akan tetapi bagaimana dapat memakmurkan Rumah Allah itu jika kelak dioperasikan. Untuk perumusan nama, perlunya melibatkan semua

pihak yang berkompoten. Diantaranya para ulama di daerah ini. Sehingga tidak melahirkan perdebatan. Polemik ini kata Syarif lagi sengaja dihembuskan oleh oknum-oknum yang punya kepentingan terhadap pejabat tertentu. “Kalau saya melihat ada asumsi ke arah itu. Oknum pejabat yang cari muka cukup kental terlihat dalam polemik Baitul Ma’mun,” ujarnya. (yan)

desa di Kecamatan Toili. Hewan ternak yang akan disembelih ini berasal dari partisipasi para petani kelapa sawit yang kini sejahtera. “Kami menyadari ini merupakan kewajiban sebagai umat Muslim yang berkecupan untuk diberikan kepada kaum dhuafa,” kata Mas’ud. (yan)

terkait penarikan asset daerah. Sebab segala administrasi telah dilakukan. Hanya saja, kata Bein Paeh pada hearing DPPKAD Kabupaten Banggai Rabu (25/11) bertempat di ruang Komisi C DPRD Banggai, kita butuh action. “Kita butuh realisasi di lapangan, yakni pemerintah melakukan penarikan sejumlah asset daerah. Tak hanya sekedar terpenuhinya administrasi,” tegas Bein Paeh.

Pernyataan aleg Fraksi Hanura ini sebenarnya mengkritisi Satpol-PP Setkab Banggai. Pasalnya, meski sudah ada surat penegasan untuk menarik sejumlah asset daerah dalam hal ini mobnas, namun institusi itu belum juga melakukannya. “Saya menyesalkan dengan belum ditariknya enam unit mobnas itu yang dilakukan Satpol-PP,” ujarnya. Hearing yang dipimpin Ketua Komisi C DPRD Banggai Sukri Djalumang tersebut, Bein Paeh punya masukan. Menurut dia, mestinya penertiban asset

daerah tak hanya berlaku pada kendaraan roda empat. Akan tetapi penarikan juga harus berlaku pada kendaraan roda dua. Karena dia yakin masih begitu banyak asset daerah lain yang juga belum ditertibkan. Untuk itu dia bersaran sebaiknya Pemkab Banggai menginventarisir seluruh asset, mulai dari KIP A, B, C dan KIP D. Dengan begitu kata dia, seluruh asset daerah dapat terinventarisir, tidak hanya barang bergerak namun dapat terkontrol juga asset daerah yang tidak bergerak. (yan)

semprot secara beruntun dari para wakil rakyat tersebut. Sukri Djalumang yang memimpin hearing itu berujar, tolong dihargai undangan kami. Agenda ini sangat penting untuk dicarikan solusi. Ketidak hadiran Satpol-PP cukup mengganggu agenda dengar pendapat ini. Sebab Satpol-PP menjadi bagian terpenting dalam persoalan yang kini telah menjadi polemik tersebut. “Terus terang saya sangat menyesalkan hal ini. Mestinya Pol-PP menghargai undangan kami. Kan aneh, Ma’mun saja mau menghargai lembaga ini, lantas Pol-PP tidak,” tegas Sukri. Dicerca dengan pernyataan keras itu, Utu langsung melakukan klarifikasi. Menurutnya, undangan diterimanya

baru sekitar pukul 11.00 Wita. Itupun kata dia ketika itu dia bertugas pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banggai. “Saya baru terima undangannya. Dan saat itu saya bertugas di BKD menyangkut penerimaan CPNS,” kata Utu. Dia mengaku Kasat Pol-PP sengaja mengirimnya, karena yang bersangkutan tengah memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwuk. “Ibu Kasat ada urusan di Kejari, sehingga saya diminta mewakilinya,” ujarnya. Utu menampik kalau keterlambatan ini merupakan bentuk ketidak pedulian terhadap undangan hearing. Akan tetapi ini terjadi karena persoalan lambatnya undangan diterimanya.

Pembelaan Utu itu buru-buru dibantah salah seorang staf sekretariat yang juga hadir pada hearing tersebut. “Undangan untuk agenda ini, sudah sejak kemarin kami layangkan,” tegas staf sekretariat dewan. Penjelasan Utu itu tidak serta merta mendinginkan personil Komisi C, yang sebelumnya sudah dibikin gerah dengan tidak hadirnya Kasat Pol-PP. Nurwahid langsung menyerang. Menurut dia, berdasarkan tupoksi, Satpol-PP mestinya melakukan pengamanan Perda, termasuk pengamanan asset daerah. Bukan hanya mengurus upacara semata. “Tupoksi Pol-PP cukup jelas. Instansi ini mengamankan Perda. Bukan hanya mengurus upacara atau hanya nyanyi-

nyanyi saja,” tegas Nurwahid. Dia juga menegaskan, sampaikan pada Kasat Pol-PP, DPRD bukan lembaga yang dibentuk di pinggir jalan. Akan tetapi lembaga yang mendapat legitimasi rakyat. “Kalau begini kinerja Kasat Pol-PP, sebaiknya dia diganti saja,” ucap Nurwahid sembari meminta kepada Ketua Komisi C Sukri Djalumang agar memasukan desakan ini menjadi salah satu rekomendasi hasil hearing. Kritikan juga dilontarkan Johanis Bein Paeh. Tak jauh beda dengan Nurwahid. Menurutnya, Pol-PP semestinya tidak hanya mengurus kambing ataupun penertiban PSK (Lonte, red), akan tetapi Perda juga menjadi bagian terpenting dalam tupoksinya. (yan)

pahlawan hanyalah meraka yang bertempur dengan penjajah. “So te ada pahlawan pasca tahun 1966. Jadi saya keberatan dengan usulan itu,” tegas dia lagi. Lebih tepat kata Beno lagi, kalau penghargaan sebagai pahlawan itu diberikan kepada AR. Datu Adam, Ahmad Mile dan Aco Matorang. Sebab mereka jelas-jelas pahlawan yang berjuang dari Swapraja hingga daerah ini menjadi otonom. “Mestinya nama

mereka yang lebih layak dipajang sebagai nama jalan, ketimbang Ismail Muid,” jelas dia lagi. Kongkritnya kata Beno, biarkan nama jalan menuju kantor Bupati di Bukit Halimun itu dipakai nama yang sudah ditetapkan. Jangan lagi digantiganti. Sebab itu bisa berpotensi polemik. Tanggapan berbeda lahir dari pemerhati pemerintahan, Abd. Madjid Saada. Pemred Suara Tompotika ini justru merespons

atas usulan Tim VII tersebut. “Saya setuju dengan usulan nama jalan H. Ismail Muid,” kata Abd. Madjid. Tak jauh beda dengan alasan Tim VII. Bagi Madjid, Ismail Muid selain sesepuh Kabupaten Banggai dirinya juga adalah tokoh birokrasi. Bahkan Ismail Muid adalah tokoh Saluan di daerah ini. “Saya kira bentuk penghargaan itu bisa diberikan pada almarhum, sehingg ada kenang-kenangan,” ujar dia.

Abd. Madjid juga punya saran, sebaiknya hal serupa ini berlaku juga pada mantan pejabat lainnya yang telah meninggal dunia. Seperti Drs. Abd. Madjid Mang (mantan Kepala Bappeda) dan Thamrin Saadjad, BA (mantan Sekkab). Mereka juga perlu dikenang. Paling tidak melalui nama jalan. Tapi semuanya kata Abd. Madjid tergantung pada DPRD. Sebab pemberian nama fasilitas umum ini juga tergantung pada lembaga legislatif. (yan)

APKASINDO Sambungan dari Hal 5

Sambungan dari Hal 5

kepada Luwuk Post, Rabu (25/ 11) kemarin, pada dasarnya kami tidak sependapat dengan pemberian nama masjid dengan menggunakan nama orang yang masih hidup. Mestinya saran dia, nama masjid tersebut diambil dari dalam Al-Qur’an atau Hadist Nabi Muhammad

ACTION Sambungan dari Hal 5

Ma’mun Diminta Angkat Kaki Dari Rujab Bupati di Jalan Ir. Sukarno LUWUK-Selama kepemimpinan bupati di Kabupaten Banggai, baru bupati Ma’mun Amir yang memiliki dua sekaligus rumah jabatan (rujab). Betapa tidak, orang nomor satu tersebut, selain menempati rujab di kawasan Bukit Halimun juga masih menempati rujab lama, yang terletak di jalan Ir. Sukarno Kelurahan Luwuk. Bagi kalangan aleg, menempati dua rujab adalah mubazir. Sehingga sudah saatnya Ma’mun Amir angkat kaki dari salah satu rujab yang disediakan oleh daerah tersebut. Dalam hearing Komisi C bersama Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Banggai, hal tersebut juga menjadi salah satu substansi yang dibahas. Sekretaris Komisi C, Muh. Nurwahid, SE setidaknya yang melempar wacana itu di tengah forum. Menurut aleg kritis ini, mestinya Bupati Ma’mun Amir melepaskan salah satu rujab. Sebab tidaklah ideal, harus menempati dua asset daerah sekaligus. Selain berharap Ma’mun segera angkat kaki dari salah satu rujabnya, Nurwahid punya saran. Menurut dia, sejatinya rujab bupati yang berada di pusat kota Luwuk ditempati saja oleh Wakil Bupati Musdar M. Amin. Dengan begitu rujab

ALEG Sambungan dari Hal 5

dijalankan, jangan pakai beban moril pada ranah ini,” tegas dia. Nurwahid kembali mengulangi pernyataan kerasnya. Bagi dia, para mantan pejabat kita mulai kehilangan rasa malu.

TARIF Sambungan dari Hal 5

masih stabil,” tanya dia. Ini terkesan kata Zainal pelanggan membayar rekening listrik yang padam. “Hitunghitungan kami begitu. Kami membayar rekening listrik yang mati dan bukan yang menyala. Sebab kalau yang menyala semestinya hanya Rp. 80 ribu per bulan,” ujar dia. Mestinya tambah Zainal PLN

SELOKAN Sambungan dari Hal 5

Luwuk terlihat sangat semrawut, ketika usai diguyur hujan. Tak itu saja, penyakit bisa bersumber karena sampah berserakan. Lagi-lagi jika dikaitkan dengan harapan meraih piala Adipura, sepertinya sulit digapai pemerintah kita. Persoalan drainase yang sering ditumpuki sampah saja hingga kini sulit teratasi.

MOBNAS Sambungan dari Hal 5

disulap menjadi kendaraan berplat hitam. Fenomena tersebut diucapkan secara lantang oleh Wakil Ketua Komisi C DPRD Banggai, Masnawati Muhammad pada hearing bersama DPKKAD Kabupaten Banggai, Rabu (25/11) kemarin. Bila mengacu pada Permendagri No. 17 Tahun 2007 tentang pengelolaan asset daerah, mestinya pengelolaannya harus akuntabilitas. Artinya kata Masnawati, pengelolaannya harus dapat dipertanggung jawabkan. Namun kondisi riil di lapangan ada yang berkata lain. Bukti tidak dapat dipertanggung jawabkan pengelolaan itu dengan baik ditandai adanya mobnas yang sengaja diganti dengan plat hitam. “Kenyataannya begitu, tidak sedikit mobnas yang disulap menjadi kendaraan pribadi dengan menggantikan warna plat nomornya dari merah menjadi hitam,” ujar Masnawati. Hanya saja politisi srikandi asal Fraksi Persada ini tidak menye-

Muh. Nurwahid, SE

Bupati Banggai hanya berada di kawasan Bukit Halimun. Untuk rujab Wabup yang berada di jalan Urip Sumoharjo, Nurwahid kembali bersaran, sebaiknya ditempati oleh Ketua DPRD Banggai, Samsul Bahri Mang.“Saya kira ideal jika rujab Wabup itu ditempati Ketua DPRD Banggai. Apalagi terhitung sudah tiga bulan ini, pak ketua belum memiliki rumah dinas,” ujar Nurwahid. Saran tersebut langsung ditangkap Kepala DPPKAD Kabupaten Banggai, Sulastri Urusi. Memang dirinya belum dapat memberi lampu hijau atau usulan tersebut. Akan tetapi Sulastri berjanji akan menyampaikan hal ini pada Bupati Banggai beserta Sekkab Banggai. “Usulan ini kami terima yang selanjutnya akan kami sampaikan pada pimpinan eksekutif,” kata Sulastri yang ketika itu didampingi salah seorang stafnya. (yan) Barang yang bukan miliknya mestinya harus dikembalikan, mengingat tuan pemilik barang sudah memintanya. Untuk itu tekan dia lagi, kalau saja faktanya demikian bahwa para mantan pejabat tetap ngotot tidak mengembalikan asset dimaksud, maka proses hukumlah solusi alternatifnya. (yan) mencatumkan pada bukti pembayaran rekening listrik biayanya per kwh, sehingga tidak membingunkan pelanggan dalam menghitung harga listrik yang diberlakukan PLN Cabang Luwuk. Dia mendukung dengan imbauan PLN untuk melakukan penghematan listrik. Tapi dalam konotasi miring. “Saya respons dengan gerakan penghematan listrik PLN, yakni Pakai Lilin Nasional,” ujar dia menyindir. (yan) Minimnya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya juga menjadi penghambat lainnya. Pemandangan yang terlihat di jalan DI Panjaitan merupakan salah satu contoh kongkrit, bahwa daerah ini kurang peduli dengan kebersihan. Kompleks sudah persoalannya, Pemkab Banggai tidak serius menangani masalah ditambah lagi dengan minimnya kesadaran masyarakat. Kata kuncinya cuma satu, tropi Adipura sulit untuk direbut kembali. (yan) butkan mobnas apa saja yang disulap tersebut. Dia juga menyorot tentang penswastaan mobnas oleh pejabat tertentu, yang kemudian kendaraan roda empat itu direntalkan. “Masa ada kendaraan yang masih layak digunakan tapi sudah diswastakan,” tanya Masnawati. Pernyataan aleg berjilbab ini langsung ditanggapi Kepala DPPKAD Kabupaten Banggai, Sulastri Urusi. Menurutnya, pihaknya tetap berpegang teguh pada Permendagri No. 17 Tahun 2007. Kalau saja ada mobnas yang diswastakan itu berarti kendaraan itu umurnya sudah di atas lima tahun. Tak itu saja, Pemkab Bangga juga ada tim yang menilai layak tidaknya mobnas tersebut diswastakan. DPPKAD kata Sulastri punya program kedepan. Yakni pada saat pelantikan pejabat pihaknya akan langsung melakukan serah terima kendaraan dari pejabat lama kepada pejabat baru. “Ini konsep kami kedepan. Mudah-mudahan dengan begitu asset daerah bergerak yang satu ini dapat diinventarisir dengan baik,” ujar dia. (yan)


POLITIKA Pilkada Banggai Bakal Rame Safrudin : Bisa Jadi Lima Paket LUWUK-Pilkada Banggai tahun 2011 mendatang dipastikan bakal ramai. Sebab, sudah dapat dipastikan banyak anak daerah yang sukses di rantau turun gunung dan bertarung sebagai kandidat bupati. Sebut saja, Ihwan Datu Adam, Sukri Agama, Sofyan Mile, maupun Sri Lalusu. Bahkan tidak menutup kemungkinan nama –nama lain akan bermunculan seiring dengan makin dekatnya pesta demokrasi tersebut. Keyakinan seperti itu diungkap Anggota DPRD Kabupaten Banggai Safrudin Bahasuni. Ketika berbincang dengan Luwuk Post, semalam, Safrudin Bahasuni, mengatakan, kemungkinan kandidat bupati dan wakil bupati yang bakal bertarung menjadi lima paket bukan tanpa alasan. Sebab, menurutnya, partai politik sebagai perahu Safrudin Bahasuni para kandidat memungkinkan untuk itu. Kata dia, partai politik yang bisa mengusung kandidat bupati minimal memiliki 5 kursi di parlemen. Nah, Partai Politik di DPRD Kabupaten Banggai yang bisa mengusung kandidat tanpa harus koalisi telah tersedia sebanyak dua parpol, masing– masing partai Golkar dan Partai Demokrasi Perjuangan–Indonesia. Di luar itu, masih ada partai politik yang bisa mengusung calon jika parpol–parpol tersebut berkoalisi. Sebut saja misalnya, koalisi PPP, PAN dan PKS, koalisi PDS dan Demokrat maupun koalisi Hanura dan Gerinda. “Cuma semua itu tergantung kepentingan parpol, bisa jadi kandidat bupati akan menggerucut jadi tiga paket saja,” tuturnya. (ris)

Pengangkatan Wakil Menteri Melenceng dari Semangat UU JAKARTA-Keputusan presiden mengangkat sejumlah wakil menteri (wamen) di beberapa pos kabinet dipertanyakan. Mantan Ketua Pansus RUU Kementrian Negara Agun Gunandjar menilai, keputusan tersebut melenceng dari filosofi awal ketentuan di undang-undang yang disahkan pada 2008 lalu. Tidak salah secara undang-undang, tapi tidak tepat dari semangat awalnya,” tegas Agun di sela rapat kerja dengan Lembaga Adminsitrasi Negara di gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin (25/11). Menurut dia, sejumlah pos wakil menteri yang sudah dilantik presiden tidak cocok dengan rumusan saat menyusun undang-undang. Politikus asal Golkar itu mengungkapkan, semangat awal dimungkinkannya jabatan wakil menteri justru untuk efisiensi birokrasi. UU berusaha menjamin dan menjaga agar tidak perlu dibentuk kementerian baru di kemudian hari, ketika ada penambahan beban kerja menteri. “Cukup angkat wakil. Prinsipnya, ini bukan semata-mata menambah dan menciptakan jabatan baru,” tandas Agun. Ketentuan soal wakil menteri itu diatur di pasal 10 UU No 32 Tahun 2008 tentang Kementrian Negara. Di sana disebut, bila dipandang perlu presiden bisa mengangkat wakil menteri pada kementerian tertentu. Namun, jabatan tersebut bukan anggota kabinet, melainkan sebagai pejabat karir. Mengacu pada hal tersebut, pertengahan bulan ini presiden telah melantik lima wakil menteri. Mereka adalah Wakil Menteri Pertanian Bayu Khrisnamurti, Wakil Menteri PU Hermanto Dardak, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun, dan Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar. Empat wakil menteri lainnya untuk Menkeu, Menlu, Mendiknas, dan Menkes, segera dilantik. “Menurut saya, banyak yang tidak membutuhkan, tapi tetap dikasih. Justru yang memerlukan malah tidak diangkat,” kritik Agun kembali. Dia mencontohkan, pos kementerian hukum dan HAM yang sebenarnya dipandang lebih membutuhkan. Sesuai tugasnya, Menkum HAM dituntut mewakili pemerintah dalam penyusunan prolegnas hingga pembentukan undang-undang. Praktis, kata Agun, setiap Menkum HAM harus banyak berada di DPR. “Padahal, kita tahu, tugas dia tidak hanya melulu rapat di DPR, tapi harus tetap ngurusi lembaga permasyarakatan, imigrasi, HAKI, dan segala macamnya,” paparnya, memberikan alasan dimungkinkannya diangkat wakil menteri. Saat menyusun undang-undang, perkiraan pos kementerian yang memerlukan wakil menteri tidak sebanyak sekarang, hingga 9 pos. “Lebih baik uang untuk gaji mereka dioperasionalkan untuk kepentingan rakyat,” tandas anggota Komisi II DPR tersebut. Menanggapi hal itu, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Asmawi Rewansyah berjanji, mengkaji ulang kebijakan wakil menteri yang dibuat presiden. “Saya setuju dengan Pak Agun, kami akan kaji ulang. Nanti semua aturan-aturan bakunya harus jelas,” ujarnya.(dyn)

Luwuk Post KAMIS 26 NOVEMBER 2009

7

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

http://luwukpost.info

Ma’mun-Herwin Sulit Disatukan Mustarin: Figur Dapil 3 Dorong Pemerataan Pembangunan LUWUK-Salah seorang fungsionaris partai politik Pakar Pangan Kabupaten Banggai, Mustarin, merespons pernyataan Ketua Forkot Hasbi Latuba yang meminta partai politik mengakomodir figur-figur dari dapil 3 pada pilkada mendatang. Menurut dia, sudah saatnya masyarakat di daerah ini memilih figur yang bisa mendorong

pemerataan pembangunan. Ini penting, agar angka kemiskinan di daerah ini bisa ditekan sekecil mungkin. Menurutnya, partai politik sudah saatnya melakukan pengkajian dan mencermati figur – figur kandidat bupati yang berasal dari dapil 3 (Bualemo, Pagimana, Lobu, Bunta dan Nuhon). “Kandidat bupati asal

dapil 3 yang ramai diwacanakan perlu dicermati dan diakomodir. Sebab, mereka rata-rata adalah figur yang sudah teruji dan bisa mendorong terjadinya pemerataan pembangunan,” katanya. Seperti diberitakan tiga figur yang mengemuka dari dapil 3 masing–masing Isran Umar, Furqanudin Masulili dan Arifin Lambaga. (ris)

Komunikasi Politik Mulai Dibangun LUWUK-Meski mengakui partai–partai politik belum membangun koalisi yang permanen. Namun anggota DPRD Kabupaten Banggai, Safrudin Bahasuni menilai komunikasi politik mulai dibangun masing–masing kandidat. “Komunikasi formal memang belum terlihat apalagi berbicara soal apa mengusung siapa, namun komunikasi politik sejak kini sudah mulai dibangun,” katanya, semalam. Safrudin menyontohkan meskipun sejumlah kandidat sudah membangun komunikasi politik namun hingga kini belum diketahui persis partai yang akan mereka gunakan.” Pak Sukri Agama misalnya, sampai saat ini belum jelas perahu (parpol) yang akan dia gunakan,” tuturnya. Begitu juga dengan Ihwan Datu Adam. Bisa jadi putra Luwuk yang sukses di rantau itu akan menggunakan Partai Demokrasi

Perjuangan-Indonesia. “Tapi apakah PDI-P akan mengakomodir. Karena di sana juga ada Herwin Yatim yang kemungkinan besar akan bertarung pada pilkada nanti,” katanya. Yang pasti menurutnya, pilkada 2011 mendatang, bakal ramai dengan anak daerah yang sukses membangun karier di luar daerah, selain anak daerah yang sudah berkiprah di daerah ini. Semua itu, kata dia, tak terlepas dari terbukanya ruang demokrasi di daerah ini. “Saudara-saudara kita yang berada di luar daerah itu sangat potensial dan didukung dengan finansial yang bagus,” katanya. Ihwan Datu Adam, misalnya, anak daerah yang hidup diperantauan itu menurutnya sudah teruji setelah menjadi Wakil Bupati /Plt Bupati Panajam Pasir Utara Provinsi Kalimantan Timur. Bahkan, belakangan kader PDI-P

tersebut kembali dipercaya oleh masyarakat di tiga Kabupaten di Kalimantan Timur untuk duduk sebagai Anggota DPRD Kalimantan Timur. “Mereka nantinya turun gunung karena ada ruang untuk itu, dan yang lebih penting adalah keterpanggilan sebagai anak daerah untuk membangun daerah ini,” katanya. Begitu juga dengan kandidat incumbent, Ma’mun Amir. “Dia maju karena keterpanggilan untuk membangun daerah, apalagi dirinya adalah putra seorang raja,” katanya. Terlepas dari banyaknya anak daerah yang turun gunung dan bakal bertarung sebagai kandidat Bupati, Safrudin melihat pilkada 2011 mendatang akan berlangsung sehat dan jauh dari black campaign. “Saya melihat seperti itu karena yang akan bertarung nanti adalah putra–putra terbaik di daerah ini,” tandasnya. (ris)

Desak Boediono dan Sri Mulyani Dinonaktifkan JAKARTA-Fokus penyelidikan hak angket Century yang terus bergulir di DPR makin mengarah ke Boediono dan Sri Mulyani. Pijakan yang digunakan tentu saja hasil audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). ?Kesimpulan BPK sudah jelas sekali, tinggal dilanjutkan,” ujar pengusul angket dari PKS Andi Rahmat di kompleks parlemen, Senayan, kemarin (25/11). Boediono sebagai mantan gubernur BI dan Sri Mulyani adalah pejabat yang bertanggung jawab dalam pengucuran dana talangan Rp 6,7 triliun tersebut. Karena itu, untuk melancarkan penyelidikan, para inisiator angket meminta agar Presiden SBY mau menonaktifkan wakil presiden (Wapres) dan menteri keuangan (Menkeu) tersebut. “Itu juga ditujukan agar keduanya bisa berkonsentrasi

menghadapi kasus Century,” terang Andi. Bagaimana tugas-tugas keduanya kalau nonaktif” Menurut Andi, hal tersebut hanyalah persoalan teknis. Dia yakin bahwa penonaktifan keduanya tidak akan terlalu menggoyang jalannya pemerintahan. “Masih lebih berisiko kalau keduanya menghadapi penyelidikan sambil terus memegang jabatan,” terang dia. Menurut Andi, posisi Wapres untuk sementara bisa dijalankan sekaligus oleh presiden. “Pak SBY tidak perlu dulu ke luar negeri sampai semua proses selesai,” papar dia. Sementara itu, posisi Menkeu bisa diatasi dengan mem-percepat pengangkatan dan pe-lantikan wakil menteri yang me-mang tinggal menunggu hari H. “Presiden perlu membuat terobo-san agar semua proses bisa tuntas

dengan cepat dan menyeluruh,” lanjut dia. Inisiator angket dari Fraksi Partai Hanura Akbar Faisal mendesak hal sama. Dengan begitu, Boediono dan Sri Mulyani tidak lagi mengambil kebijakan. Penonaktifan itu bakal memperlancar penyelidikan pansus angket nanti, terutama saat harus memanggil dan mendengarkan keterangan dari dua pengambil kebijakan bailout Bank Century tersebut. “Kalau tetap berstatus aktif, bisa tidak enak. Pasti terjadi ewuh pakewuh,” tutur Akbar. Sebelumnya, sejumlah aktivis yang terhimpun di Forum Petisi 28 juga menuntut agar Boediono dan Sri Mulyani dinonaktifkan. Termasuk juga semua pejabat yang terindikasi terlibat dalam skandal Bank Century (Century Gate). “Presiden jangan ragu-ragu,” ucap Adhie M. Massardi, anggota Forum Petisi 28. (dyn/pri/tof)

Hasanudin: Kalau Dipaketkan Pasti Menangkan Pilkada LUWUK-Saran sejumlah tokoh politik agar kandidat incumbent, Ma’mun Amir berpasangan dengan Anggota DPRD Kabupaten Banggai, Herwin Yatim pada pilkada mendatang dinilai sulit diwujudkan. Salah seorang fungsionaris PDI-P, Kabupaten Banggai, Hasanudin Datu Adam, kepada Luwuk Post, mengatakan, kedua figur tersebut sulit dipaketkan pada pilkada mendatang. “Keduanya akan sulit dipertemukan. Ibaratnya seperti mempertemukan minyak dan air, tidak akan membaur, satu diatas, satu dibawah,” katanya. Sulitnya mempertemukan kedua tokoh itu kata Hasanudin juga seperti sulitnya mempertemukan ruas dan buku. “Ibarat batang tebu, mempertemukan keduanya, seperti mempertemukan ruas dan buku, tidak akan ketemu,” katanya. Meskipun dirinya mengakui dalam teori politik tidak ada musuh abadi. Namun, Hasanudin tetap meyakini kedua figur tersebut sulit dipertemukan dalam satu paket pilkada. “Saya yakin tidak bisa dipertemukan, keduanya semacam menyimpan dendam kesumat,” katanya. Kedua pihak menurutnya selalu berdiri berhadap-hadapan. Pemerintahan Ma’mun kata dia, seakan-akan mengobok-

Hasanudin Datu Adam

obok perusahaan keluarga Herwin Yatim. Sedangkan, Herwin Yatim gencar mengkritisi pemerintahan Ma’mun Amir. Meskipun demikian dia setuju-setuju saja dengan pendapat salah seorang politisi di daerah ini yang menyarankan keduanya dipasangkan dalam satu paket pilkada. Sebab, menurutnya, bila kedua figur tersebut berhasil dipersatukan maka paket tersebut akan memenangkan pilkada. Lantas mengapa dia seyakin itu. Menurut Hasanudin sebagai kandidat incumbent, Ma’mun Amir ibarat menggenggam tahta. Sementara Herwin Yatim memiliki cost politik yang berlimpah. “Kalau keduanya berhasil dipertemukan, so lurus itu. Tidak akan yang bisa bendung. Pasti menang, bahkan kalau perlu langsung aklamasi saja, sebab yang satunya memiliki tahta (incumbent), sementara yang satunya lagi memiliki harta, keduanya akan mudah memenangkan pilkada,” tegasnya. (ris)

Keterwakilan Wilayah Jadi Trend LUWUK-Keterwakilan wilayah nampaknya menjadi tren dalam menentukan posisi kepala daerah mendatang. Buktinya, adalah wacana yang memasangkan Ihwan Datu Adam bersama Suprapto. Ihwan yang mewakili etnis Saluan-Bugis dinilai merupakan representasi masyarakat Luwuk. Sementara Suprapto yang dinilai merupakan representasi dari masyarakat Jawa, merupakan keterwakilan dari daratan Toili, wilayah dengan konstituen terbanyak kedua setelah Kota Luwuk. Belakangan, sejumlah tokoh asal Pagimana juga mulai digadanggadang untuk menjadi kandidat bupati atau posisi wakil bupati. Bahkan, kandidat incumbent, Ma’mun Amir juga mulai digadanggadang maju dengan sejumlah tokoh ternama. Kalau bukan Djafar Tongko, Ma’mun Amir disebut-sebut ideal jika dipasangkan dengan Sahrain Suni. Sebab, Sahrain Suni merupakan representasi dari warga Balantak yang juga merupakan salah satu komunitas pribumi terbesar di daerah ini. Selain itu, mantan sekkab Banggai itu dinilai tepat berpasangan dengan Ma’mun Amir karena dirinya adalah tokoh partai yaitu Ketua PPRN. Wacana ini bukan tidak mungkin bakal terwujud. Pasalnya, hingga kini belum ada satu pun partai politik yang telah menyatakan komitmen untuk mengusung Ma’mun Amir. Sehingga kemungkinan Ma’mun berpasangan dengan Sahrain Suni masih terbuka lebar. Lantas bagaimana tanggapan Ma’mun Amir? Disinggung kemungkinan dirinya maju bersama Sahrain Suni, Bupati Ma’mun Amir enggan berkomentar banyak. Ma’mun nampaknya masih enggan menyikapi hiruk pikuk pilkada mendatang. Bagi dia, yang penting saat ini adalah bagaimana menuntaskan amanah rakyat diakhir masa jabatannya. (ris)

Paksakan Pilkada, Pemerintah Dianggap Pragmatis

PDIP Minta Penundaan 246 Pilkada JAKARTA-Fraksi PDIP di DPR menilai pemerintah sepertinya bakal memaksakan pelaksanaan Pilkada di 246 daerah pada 2010. Anggota Komisi II DPR dari FPDIP, Arief Wibowo, menyatakan bahwa terlalu prematur jika pemerintah sudah langsung bersikukuh penundaan Pilkada tidak ada alasannya. Sebelumnya, kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Depdagri Saut Situmorang menyatakan, tidak ada alasan Pilkada diundur. Arief justru menilai pernyataan pemerintah itu mencerminkan pragmatisme serta ketidaksiapan Depdagri dalam mengelola politik dalam negeri. Kepada wartawan di Jakarta, Rabu (25/11), Arief mengungkapkan, PDIP mengusulkan perlunya penundaan pilkada karena beragam alasan. Arief menyebutkan, dari 246 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada tahun 2010, umumnya kekurangan dana. Padahal, katanya UU Nomor 32 Tahun 2004 menyebutkan bahwa sumber pendanaan Pilkada hanya dari APBD. “Jika Mendagri memaksakan dengan cara membuat alokasi baru dari APBD 2010 yang sudah ditetapkan dengan menggeser dana untuk alokasi

tertentu dalam rangka mencukupi dana Pilkada, maka bisa dipastikan akan berpotensi merugikan kepentingan publik di daerah,” ujarnya. PDIP juga menilai daftar pemilih yang akan digunakan untuk Pilkada masih belum jelas. Pasalnya, kata Arief, ada ketidakpastian data Pemilih pilkada akibat perbedaan pengaturan antara UU Nomor 22 Tahun 2007 dengan UU Nomor 32 Tahun 2004. Arief yang juga Ketua Kelompok Fraksi PDI Perjuangan di Badan Legislasi (Baleg) DPR itu menyebutkan, UU 22 Tahun 2007 menyatakan bahwa data pemilih pilkada berasal dari data kependudukan. “Sementara NIK (Nomor Inhduk Kependudukan) sebagai hal yang tak terpisahkan dari Data Kependudukan baru selesai tahun 2011. Jika menggunakan UU 22/2007 (UU Penyelenggara Pemilu), maka data pemilih berasal dari DPT pemilu terakhir (DPT Pilpres). Padahal DPT Pilpres terbukti bermasalah dan banyak warga negara kehilangan hak pilih Pilpres,” ujarnya. Selain itu Arief juga mengungkapkan, Komisi II sudah sepakat bahwa penyelenggaraan Pilkada 2010 akan dilakukan oleh KPU yang baru sebagai konsekuensi dari perubahan atas UU 22 Tahun 2007 yang mengacu

pada kesepakatan Baleg DPR dan Pemerintah dalam Prolegnas 2010 akan diselesaikan pada tahun 2010. Arief juga menyoroti teknis pelaksanaan Pilkada. Menurutnya, tata cara pemberian suara berdasarkan pada UU 32 Tahun 2004 masih dengan cara mencoblos, sedangkan Pilleg dan Pilpres sudah dengan cara mencontreng. “Ini tentu membingungkan rakyat,” ulas anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Timur IV ini. Sementara itu, Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Daniel Zuchron menilai penunbdaan Pilkada sebenarnya merupakan hal yang sangat bisa dimaklumi. Alsannya, sampai saat ini kondisi dan situasinya memang tidak memadai. Dia menilai, masih banyak peraturan pilkada yang saling bertabrakan. Belum lagi, katanya, terdapat 13 Peraturan KPU yang menjadi petunjuk teknis pelaksanaan Pilkada yang belum juga diterbitkan. Daniel menilai hal itu menunjukkan tidak adanya persiapan yang baik bagi pelaksanaan pilkada. “Saya khawatir kondisi ini bakal menyulitkan daerah, sehingga bisa menjadi jebakan regulasi bagi daerah yang melaksanakan pilkada,” ujarnya.(ara/jpnn)


PERSPEKTIF

Luwuk Post

8

KAMIS 26 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

PENDAPAT KAMI

Mengurai Kasus Century KASUS pengucuran dana penyelamatan (bailout) Rp 6,7 triliun terhadap Bank Century terus menggelinding. Setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membeber temuan tentang beberapa pelanggaran dalam penyelamatan bank itu, kemarin giliran Menkeu dan BI mengadakan jumpa pers.Poin yang disampaikan Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan Deputi Senior Gubernur BI Darmin Nasution sebetulnya bukan hal baru. Yakni, argumen bahwa langkah Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) -lembaga yang diketuai Menkeu dan beranggota BI dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)- sudah sesuai prosedur. Penyelamatan Bank Century merupakan sebuah keputusan yang sudah diperhitungkan secara matang untuk menjaga agar tidak terjadi ledakan lebih besar: terganggunya sistem perbankan.Kondisi eksternal saat penyelamatan Bank Century yang dijadikan alasan Menkeu juga merupakan sesuatu yang sudah diketahui publik: krisis ekonomi global yang ditandai penutupan lembaga keuangan Lehman Brothers, indeks bursa yang merosot tajam, dan lain-lain. Selain itu, kata Menkeu, ada 23 bank yang juga mengalami kesulitan. Dia pun mengingatkan kemungkinan terjadinya krisis perbankan seperti pada 1997-1998 pasca penutupan 16 bank pada era Soeharto.Yang disampaikan Menkeu dan BI tersebut merupakan klarifikasi pernyataan Ketua BPK Hadi Poernomo tentang hasil audit investigatif (memenuhi permintaan DPR) terhadap Bank Century. Sebab, pelanggaran yang dilakukan pengelola Bank Century dan regulator (terutama BI) bukan hanya saat proses pengucuran dana bailout, tapi sejak bank tersebut merger beberapa tahun sebelumnya. Fungsi pengawasan BI yang lemah mengakibatkan Robert Tantular dan beberapa pemilik bank lain leluasa menggangsir dana nasabah di bank sendiri.Kasus Bank Century memberikan pelajaran kepada kita semua betapa strategisnya posisi institusi keuangan seperti bank. Pertama, dari sisi dana. Sebuah bank yang berukuran relatif kecil seperti Bank Century saja, ketika kolaps, sudah menghabiskan biaya talangan (bailout) Rp 6,7 triliun. Bisa dibayangkan jika bank yang goyah adalah bank papan menengah, apalagi atas, berapa dana yang dibutuhkan untuk menyelamatkannya. Dengan pengalaman ini, kita mengharapkan mereka yang menjadi operator, regulator, serta legislator di sektor itu harus tetap orang-orang yang mempunyai integritas moral yang tinggi. Sebab, modal utama institusi keuangan adalah kepercayaan.Dalam kasus Bank Century, kita melihat banyak hal yang tidak transparan. Bukan hanya soal aliran dana talangan yang masuk, tapi juga dana yang keluar (pencairan dana simpanan nasabah). Ada dugaan pemberian keistimewaan kepada beberapa nasabah besar yang terkait dengan pusat kekuasaan. Munculnya peran ‘’mediator’’ atau ‘’broker’’ yang melibatkan nama Kabareskrim Komjenpol Susno Duadji dalam pencairan dana Budi Sampoerna, nasabah besar Bank Century, hanyalah salah satunya.Banyaknya tabir yang menyelimuti bailout Bank Century itulah yang menjadi sumber masalah. Termasuk menjadi pemicu konflik antara lembaga penegak hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan polisi. Kita berharap kasus Bank Century segera tuntas. Ini menjadi pembelajaran agar tak terulang pada masa mendatang. Karena itu, kita mendukung para wakil rakyat di parlemen yang saat ini sedang menggalang dukungan untuk mengajukan hak angket. Mudah-mudahan lewat hak angket tersebut kasus ini bisa diungkap secara gamblang. (*)

+628124522xxxx Ass...LPOS TLONG DISURFEI DAN MASUKAN BERITA TTG SEKOLAH SMKN HUNDUHON YANG MASIH MEMUNGUT BIAYA SPP/BLN DGN RP.35.000. Dan tlg Pak Bupati yg terhormat agar segera ditindak lanjuti +628124542xxxx Lp..yg smakin akurat,trimakshku untuk PLN dipgmna dp tingkat mati lmpu so t mcm dlu yg 2 ato 3hr mati total,skrg yaah..agk mending zo myla2.mdh2n bsk2 so lbe byk dp myla dr pd mati..coz qt ksiang PLN dpt hujatan truzz..thq LP,by Lexly +628124549xxxx Untk PLN Luwuk, jg cm alsn dbt air mnrun cr solusi atw tmba it msn disel utk mgtsi pmdman lstrk xg sdh sgt mreshkn msy,,, trz ne PLN s0 tdk beres knp pmbyran rkning xg lmpu myla nrml sm dg skrg s0 kuat mati2 atw d0rg p’ otak s0 t’bres,,....... tlg d muat LP...!

SAMPAH, LISTRIK DAN PLTSa DI KOTA LUWUK ( Bagian Kedua ) ADAPUN metode kerjanya adalah sampah diturunkan kadar airnya terlebih dahulu melalui ditiriskan dalam bunker selama 5 hari. Kemudian sampah dimasukkan kedalam tungku pembakaran pada suhu 8500C – 9000C. Pembakaran ini akan memanaskan boiler dan mengubar air di dalam boiler menjadi uap. Uap tersebut akan disalurkan ke turbin uap sehingga turbin dan generator akan berputar karena keduanya telah dihubungkan terlebih dahulu. Generator yang berputar akan menghasilkan tenaga listrik ke jaringan listrik PLN. Berdasarkan penjelasan tersebut maka manfaat PLTSa yang dapat diperoleh adalah : > PLTSa mampu mereduksi volume

( Bagian Ketiga ) “Kenyataannya, semangat pembaruan hukum masih terbatas pada retorika politik pemerintah, proses pembentykan peraturan masih elitis, ironisnya suara rakyat sebagai common sense dikesampingkan demi suara pasar”

BANYAKNYA aliran hukum tersebut yang memberikan reaksi kritis terhadap teori pure of law, namun dalam makna hukum yang dimaknai sebagai “writen law” hukum tertulis yang “strict” “ketat/ tertutup” dari reaksi dan gejala non-hukum. Namun perlu diketahui bahwa Kelsen memperkenalkan teori pure of law tersebut merupakan suatu reaksi dari realitas hukum pada saat itu yang tereduksi oleh politik dan atas nama kesesatan makna moralitas dan modernisasi/industrialisasi di sisi yang lain. Nah,dalam situasi saat ini justru pengaruh teori pure of law dari Kelsen, telah dipraktikan secara ekstrim oleh penegak hukum dan bahkan teori tersebut didukung oleh liberalism dan kapitalisme. KEBUTUHAN HUKUM PROGRESIF Hukum progresif merupakan konsep

sampah dengan kecepatan tinggi. >Adanya kompensasi pengolahan sampah. >Volume residu yang dihasilkan dari sampah 5 %. >Memperoleh pendapatan dari hasil penALTRIS SAADJAD jualan listrik. > Umur teknis PLTSa dapat mencapai

25 tahun. >Dapat dikelola oleh perusahaan swasta jika dianggap membebani anggaran Pemerintah Daerah. Dikota Bandung, ide pembangunan PLTSa yaitu pada masa kepemimpinan Walikota ROBBY F. NURAGA H. Dada Rosada, dimana pemerintah Kota Bandung

Oleh : Munafri ( Dosen Fakultas Hukum UNTIKA, Mahasiswa Pascasarjana UNHAS Program Magister Ilmu Hukum Kepidanaan)

hukum yang baru dalam dinamika hukum. Hukum progresif diperkenalkan oleh Satjipto Rahardjo sebagai reaksi dan respon atas ketidak adilan hukum. Hukum progresif dimulai dari suatu asumsi dasar bahwa hukum adalah untuk manusia, bukan sebaliknya. Hukum progresif tidak menerima hukum sebagai institusi yang mutlak dan final, melainkan sangat ditentukan oleh kemampuannya untuk mengabdi kepada manusia. Secara spesifik hukum progresif dapat dikatakan sebagai “hukum yang pro-rakyat” dan “hukum yang pro-keadilan” atau “hukum yang membebaskan”. Hukum bertumpu pada peraturan dan perilaku, maka hukum pro-gresif lebih menempatkan faktor perilaku diatas peraturan, faktor dan kontribusi manusia dianggap lebih menentukan dari pada

peraturan yang ada. Hal tersebut mengingatkan pada apa yang dikemukakan oleh Taverne “berikanlah aku polisi yang jujur, cerdas dan berani, jaksa yang jujur cerdas dan berani, hakim yang jujur cerdas dan berani, maka walau dengan UndangUndang yang seburuk-buruknya pun aku akan tegakkan keadilan”. Akibat adanya positivism hukum yang didukung oleh modernisasi, industrialisasi, kapitalisme dan liberalism, maka institusi-institusi masyarakat lokal dan “asli” terpinggirkan, hukum menjadi hukum Negara, Polisi Negara, Jaksa Negara, Hakim Negara dan lain sebagainya, semuanya harus berkualitas Negara “state based”, kalau toh masih ada institusi asli yang ada maka hal itu karena “by the grace of state”. Dapat kita rasakan dan bandingkan bagaimana birokrasi hukum modern dalam menye-

lesaikan masalah hukum yang ditambah keparahannya oleh “oknum penegak hukum” yang “kotor”. Pertanyaannya adalah jikalau dalam suatu institusi penegak hukum katakanlah terdiri dari 100 orang penegak hukum, jikalau dari 100 orang penegak hukum tersebut terdapat 10 orang penegak hukum yang “kotor” maka masih dapat dikatakan 10 orang tersebut merupakan “oknum penegak hukum yang kotor”, namun bagaimana jikalau dari 100 orang tersebut ternyata terdapat 90 orang penegak hukum yang “kotor”, apakah masih dapat dikatakan oknum..?. Di lain pihak sarana/institusi penyelesaikan masalah hukum dan sosial yang “asli” dan “konvensional” ternyata dalam penyelesaiannya masih relatif mudah, murah dan terdapatnya suasana kekeluargaan.Tim 8 kemudian me-rekomendasikan presiden untuk menuntaskan persoalan mafia peradilan, dengan melakukan prioritas program operasi pemberantasan makelar kasus (markus) di semua lini lembaga peradilan. Keempat, setelah tiga rekomendasi sebelumnya, barulah Tim 8 masuk ke rekomendasi berikutnya.( Bersambung )

Pidato Multitafsir SBY ( Bagian Pertama ) ANTIKLIMAKS, barangkali, merupakan ungkapan yang tepat dinisbatkan kepada pidato Presiden SBY pasca dikeluarkannya Laporan dan Rekomendasi Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum atau yang dikenal dengan Tim 8. Berbeda dengan laporan dan rekomendasi Tim 8 yang diapresiasi banyak pihak sebagai masukan yang bernas dan progresif, tanggapan SBY terhadap rekomendasi itu justru menimbulkan polemik baru karena dianggap multitafsir, bahkan terkesan membingungkan. Jika rekomendasi bernas Tim 8 menutup peluang untuk ditafsirkan lain, pidato SBY justru berpotensi menimbulkan komplikasi masalah baru. Terutama karena pidatonya berpotensi ditafsirkan secara manipulatif oleh pihak-pihak yang terkait langsung, seperti kepolisian dan kejaksaan. Berdasar reaksi masyarakat yang di-release di media massa, pidato SBY hanya dipandang jelas terkait penghentian proses hukum Bibit dan Chandra. Itu pun +628134144xxxx C¡Nt4. . . . KrN4 C¡Nt4 ¡2 pR¡H. . . EnTh rESh M4upN gNd4. . . . Yg 4Q t4U. . . . C¡Nt4 ¡2 sPrT¡ kMt¡4N !!! KrN4 kMt¡4N ¡2 SEt¡4!!! ¡4 pST¡ tP4t j4J¡ wL4u kPn!!! C¡Nt4 sLlu 4d4 d¡ sMpNgQ. tNgL 4Q mNydR¡X 4tU Tdk. BrN¡ uNtK Sk¡t, BrN¡ uNtK MnR¡M4. BrN¡ uNtK KhlNgN. & BrN¡ uNtK MlPskN. C¡Nt4 4dl KSNGUPN !!! C¡Nt4 4dl KIKHLSN !!! C¡Nt4 j4uH Lb¡H dLm dR¡ mLht kDlMn NfsU. Lb¡H 4gUnG dR¡ kBbSn 4mRh. Lb¡H bJksN4 dR¡ MrKh. & Lb¡H dR¡ rS4 MmlK¡. C¡Nt4 ¡2 t4k pRNh mMnDnG PnTs 4tU tDkX Se2OrG. C¡Nt4 ¡2 mNyGkt pRs44N. C¡Nt4 ¡2 tDk eGo¡S. C¡Nt4 ¡2 b4¡K Ht¡. & C¡Nt4 ¡2 bKn nFsU !!! ?mH4eX ?mUeT +628135429xxxx Ktx listrik mati2 krna ktx air mengalir sisa sdikit nah skrng sdh hujan knp listrik ms jg mati2 apa mungkin pembangkitx hanyut dibw air hujan

+628134124xxxx as lp tlng muat akan ini buat jefri, haris, irto, ardiansyah, subianto, krisli, ukir, mat.dg palli jangan lupa undanganku ya tgl 27 ada kurban jadi di tgu sbg panitia kurban,makasi sblmx

+628523988xxxx Asalammualaikum Lp..kami Ikatan mahasiswa kec.kintom mndukung penuh siapapun calon bupati n wkil bupati kab.ba-nggai yg akn brtarung dipilkada nti..dg 1 ctatan asalkan mmiliki jiwa kenegarawan.by’B.suling

+628134136xxxx Lp,,TolOnG yaCh..mUat sMz Q!! nHie daRi anAk zPenDoel cLazz 7a1,,pIngIn TitiP sLam Utk kaKak2 cLazz d ZpendOel tErutAma utK kAkak2 cLazz 9a1 !Lp,mUat yaCh smZ q

KADIS NAKERTRANS KAB. BANGGAI; MAHASISWA M.A.P UNTAD PALU

kesulitan menyediakan TPA untuk digunakan pada masa-masa yang akan datang. Selain itu juga, eksistensi TPA di Kota Bandung seperti TPA Leuwigajah meresahkan warga sekitar TPA karena telah beberapa kali terjadi longsor dan menewaskan ratusan jiwa manusia. Walaupun telah dapat diketahui manfaat PLTSa bagi upaya penanganan masalah sampah secara paripurna dan masalah listrik di Kota Luwuk namun perlu kiranya dilakukan kajian operasionalisasinya guna meminimalisir dampak negatifnya bagi lingkungan dan manusia dikemudian hari. Demikian penjelasan singkat penulis dan semoga tulisan ini dapat memperkaya tawaran solusi terhadap masalah sampah dan penanganannya serta masalah listrik di Kota Luwuk. (*) ( Habis )

“REALITAS HUKUM DAN KEBUTUHAN PROGRESIVITAS HUKUM”

+628124549xxxx Bwt’’PEMDA kab.Banggai’’ km msy sgt kcwa it dna Rumdis ALEG lbi baik bntu PLN bgun PLTS/tnga surya ut spy lgsg d nkmti slurh msy kb.bggai. Suru jo b’kost it d0rg spy tw hdp mndri kan s0 d gji bxk2,,,akhrx lpa Janji, lpa RAKYAT, spy dtg d kntr jg cm 4/D (datang, duduk, diam,duit) Tlg d mwt “LP”...

+628134131xxxx Jangan menyerah, lanjutkan pekerjaan anda dan tetaplah sabar kepada masyrakat yg tak tau apa2? Gunakanlah pengetahuan anda untk masyarakat. Dan terpenting jujurlah slalu pada dìri anda karna kejujuran itulah yg membuat anda bisa hidup dng nyaman, saya sbagai orang luwuk saya akan slalu mendkung kepetusan anda karna anda! kita bisa bergerak maju. Maju PLN sukses slalu nga usah pusìng kata orang ok.

Oleh : ALTRIS SAADJAD & ROBBY F. NURAGA

+628524081xxxx mat pg lp?tlng dks tau sm drktur rmh skt lwk knp tdk ad krsi dlorong2 utk klrg b tnggu org skt +628524113xxxx Lagi irfan bagun dr mimpi sdr selalu sensasinya kritik melulu syukur nyada jadi anggota dprd atau pejabat eksekutif klu jadi pasti dia yg pertama kerja tdk becus atau beliau lagi stres tdk jadi dprd coba simpan semangat kemudaanmu rakyat toh pasti menilai oko anda bisa tdk 085241138193

Oleh : Hasrul Halili kepala Divisi Korupsi dan Peradilan Pusat Kajian Antikorupsi dan dosen FH UGM

disertai indikasi penyelesaian model out of court settlement, sebagaimana dipopulerkan SBY sehari sebelumnya, sesuatu yang kemudian menjadi kontroversi, mengingat istilah tersebut tidak lazim dipakai dalam hukum acara pidana. Berbagai spekulasi muncul terhadap ketidakparalelan antara pidato SBY dan rekomendasi Tim 8 tersebut. Salah satunya adalah track record politik SBY selama ini yang sering terlihat gamang dalam membuat keputusan penting yang berdampak luar biasa terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurut hemat penulis, situasi tidak ‘’gayung bersambut” antara presiden dan Tim 8, antara lain, disebabkan ‘’ketidaktepatan bacaan” presiden terhadap ke-

rangka logis dan sistematika rekomendasi Tim 8, yang secara lugas disampaikan Anies Baswedan (salah seorang anggota Tim 8) dalam wawancara dengan salah satu televisi swasta sebelum pidato presiden disampaikan. Kurang lebih Anies Baswedan waktu itu mengingatkan bahwa untuk membaca laporan dan rekomendasi Tim 8, dibutuhkan pembacaan yang utuh, terutama terhadap kerangka logis dan sistematika yang mendasarinya. Kerangka logis dan sistematika itulah sebenarnya yang menjadi dasar seluruh konstruksi rekomendasi, dari halhal yang sangat substansial sampai dengan tata urutan rekomendasi yang kelihatannya sepele. Penjelasan yang dikemukakan Anies Baswedan setidaknya memberikan hint plN,,,pya,,,!! By tngkiaNg citY “BoeR__HaeNz”

+628524125xxxx Tolong itu yg psang balihonya alm.ISMAIL MUID dijelaskan dulu rakyat Banggai yang mana? karena rakyat banggai ada yang cinta sama almarhum ada yang tidak cinta macam kitorang ini, jadi jangan dibilang rakyat banggai cinta karena kitorang tidak cinta tapi kitorang rakyat banggai. +628524127xxxx Mesjid Al-ilham bungin begitu megah,bersih,fasilitasx jg boleh plus jamaahx jg bx tapi ad satu yg kurang yaitu anak2 yg lari2 kasana kamari dalam mesjid tnpa ad larangan.jd mesjid rame bukan krn tadarus Alqur’an tapi anak2 yg main kalario.by musafir +628525625xxxx X cool mau ttp slm buat uky kalpataru yg ketua umum k p a kalpataru yg perokok pdt in maild,yg mkn kren skali hahaha dan seterusx, +628565660xxxx We PLN, So BOLEH kasian, torang umat ISLAM mO bEKEN kue, KaMU pe Hati Dmana??? Awas E, kLo masi Mati Kta Mo Lempar aKan Arangx kUe ng... +628569693xxxx Ass..lp tlg kse msok akn qt p sms ne..buat pln..p’tega jow bkin tanjung..jd disko..myla.’mti..ap in.makax upin dgn ipin smpai brckap.. Upin:ipin,,,,tanjung jd disko yachh!! Ipin :btul..btul..btul.. +628575642xxxx M_lQoeM,,LP tloNg d muaT zp kLuhaN iNi,,,tloNg pak plN,,sPya ne lMpu,,te uZa d kZe mti l9,,PY ohaNiMo n4 lb4raN,,mOsia na mOmb4u kue dE mti na lMpu,,kmi LEngkati mSyraKt kEc kiNtoM,,mOmpoita tlUNG,,ble nU

+628575646xxxx PndangLah P’ristwa K’marin sbgai p’Lajran, hDpiLah hri ini Dngn p’nUh k’tabhan & nantiKan hri Esk Dgn pnUh k’sbaran, pEnghraPan n sEnxUman!!!. :-)...by Sherli +628575646xxxx LP,, jgn hnya brita realisasi pnerimaan pajaj yg di muat, tpi muat juga di pakai utk apa uang pajak rakyat. sy jdi bingung, realisasi pnerimaan pajak kab. Banggai tiap tahun melampaui batas target penerimaan, ini adalah hal yg positif utk kemajuan pembngunan infrastruktur di daerah, tapi kenapa jlan raya di kab. Banggai 70 persen rusak dan pelayanan kesehtan di daerah ini blum memenuhi harapan orang bnyak srta listrik slalu padam. Apa gunanya masyrakat memenuhi kewajiban mereka jikalau hak2 mereka masih belum mereka nikmati. +628575646xxxx Sy dukung tulisannya Bung Anto Yasin dan Buat no 08134275xxxx dan 08575644xxxx, perlu anda2 ketahui beberapa manfaat pembangunan PLTA : 1. Ramah lingkungan karena tidak berbahan baku kimia seperti solar yg sisa pembakarannya bisa menimbulkan polusi udara. 2. Masyrakat akan memiliki kesadaran utk menjaga kelestarian hutan sebagai media alami penyerap dan penyimpan air. 3. Akan menghemat keuangan negara. Kalau tiap tahun uang negara puluhan miliar rupiah keluar utk membeli solar bagi 1 atau 2 PLTD. Bukankah itu suatu tindakan yg lama kelamaan akan menimbulkan ketidakseimbangan neraca keuangan negara. Sedangkan, pendanaan utk pembanguna 4 atau 5 PLTA tidak memakan biaya sampai puluhan miliar rupiah. Masalah survei

penting. Bukan hanya urutan rekomendasi yang sedapat-dapatnya dihindarkan dari pembolak-balikan urutan, tetapi juga mengakomodasi sebagian dan mengacuhkan yang lain, bisa mengakibatkan rusaknya konstruksi bangunan rekomendasi secara keseluruhan. Berdasar keterangan Anies Baswedan serta bacaan terhadap dokumen, kerangka logis dan sistematika laporan dan rekomendasi Tim 8 tersusun sebagai berikut. Pertama, penghentian proses hukum terhadap Bibit dan Chandra. Kedua, penjatuhan sanksi terhadap sejumlah pejabat yang bertanggung jawab dalam proses hukum yang dipaksakan terhadap Bibit dan Chandra, yang kemudian disarankan juga untuk ditindaklanjuti dengan reposisi personel dan reformasi institusional di kepolisian, kejaksaan, KPK, dan LPSK. Ketiga, merefleksikan kasus Bibit dan Chandra, yang dikeruhkan dengan indikasi terlibatnya sejumlah aparat penegak hukum, yang disarankan dikenakan sanksi sebagaimana dicantumkan dalam rekomendasi nomor 2. ( bersambung ) dan penelitian tdak juga memakan biaya yg sampai setengah miliar rupiah dan juga tdak memakan waktu yg lama karena ini bukan survei atau penelitian terhadap kandungan minyak dan gas yg ada di perut bumi. 4. SDA yg kita miliki bisa di nikmati manfaatnya, 1 contoh Negara jepang yg maju dan mutakhir dgn segala keterbatasan SDAnya mau menanamkan invest(...)nyakan pada dosen atau mahasiswa fakultas tekhnik di UNTIKA tentang efektivitas dan elektibilitasnya PLTA. +628575646xxxx pemadaman listrik di daerah kita perlu di adukan ke pemerintah pusat karena pemadaman sudah berlangsung selama 2 bulan sehingga bukan lagi permintaan maaf namax tapi sudah di kategorikan sbagai krisis listrik. yg namax krisis, itu adalah suatu hal yg darurat yg mesti di tangani secara serius oleh semua unsur pemerintah dalam tuntutan deadline. bukan secara berlarut-larutan seperti ini cara penyelesaiannya. di sinilah peran pemda juga DPRD sebagai media sinkronisasi antara pemerintah pusat dgn permasalahan rakyat di daerah hrus di fungsikan, jangan hnya main lempar tanggung jawab. +628575651xxxx mat mlm. Buat ptgs pln. Kami an. pelangg ang pln. Kami ksh tau mmg, pd tgl. 26,27,28 jgn dulu ada pemadaman lampu, krn mau hr raya kor ban. klu seandaix usul kami ini tdk di indahkan, jgn sampe ada penyesalan, krn ini hr bsr ISLAM. dr kaum MUSLIM.... +628575659xxxx Ass. LP tlg muat SMS ini, trims. Yth. Pak HENRY OMBONG. Sy minta bpk isi ruang jejak jejak Bpk ISMAILMUiD, sy tau pbk pux pengalaman dan kesan tentang almarhum, putri balantak

PENERBIT : PT Luwuk Cemerlang. GENERAL MANAGER/PEMIMPIN REDAKSI : Herdiyanto Yusuf. REDAKTUR PELAKSANA : Haris Ladici. REDAKTUR : Haris Ladici, Zulhelmi Alting, Gafar Tokalang,Rustam Nono,Sofyan Labolo .STAF REDAKSI : Nasri Sei,Sofyan Labolo,Rustam Nono, Amiadin Lawia. BIRO BANGKEP; Rustam Nono (Salakan), Ahmad Awaluddin,Iwan Bua (Banggai). BIRO AMPANA; Nasri Sei. BIRO PAGIMANA; Anto Yasin. BIRO BUNTA; Karman.BIRO BUALEMO; Sofyan Taha. ART & PERWAJAHAN : Sudin Salasa (Koordinator), Utam Nasila,Wawan Kusika, Agus tiawan, Muh. Albar Amin. PRESIDEN KOMISARIS : Imawan Mashuri. KOMISARIS : Benny H Raintama, Suhendro Boroma. DIREKTUR : Mohamad Sirham, Urief Hassan. MANAGER KEUANGAN : Haryono, STAF KEUANGAN : Aswar Poibara (Koordinator) Astuti Mohune (Kasir) . STAF PEMASARAN : Dales Lantapon. ( Koordinator ) Staf.Berlian Lupy,.MANAGER IKLAN : Sukriyadi Mamu . STAF IKLAN : Hawa Minarni A Bayak.(Kasir), Sutadi Utiarahman. PERCETAKAN : Andri Bumbungan (Koordinator),Opick Kasim,Yusuf Nelwan. OMBUSDMAN : Ismail Pelu (Ketua), Hinca IP Pandjaitan (Anggota).TARIF IKLAN : Umum Rp 20.000,-/mmk (hitam putih/BW),Rp 30.000-/mmk (Warna/FC ), MUNGIL : Rp 50.000,- (1x muat). HARGA LANGGANAN KORAN : Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). ALAMAT REDAKSI: Jl. Imam Bonjol No. 4 Km 3 Luwuk Telp. (0461) 325447 Fax : (0461) 325071 email : redaksi@luwukpost.info. PERWAKILAN GORONTALO : JL. NANI WARTABONE NO. 144 A GORONTALO Telp. (0435) 827551-827552 Fax : (0435) 829603. PERWAKILAN MANADO : Jln. Babe Palar No.54, Telp (0431) 855558 Fax : (0431) 840763-860398. PERWAKILAN SURABAYA : Graha Pena Building, Jln Ahmad Yani No.88, Telp (031) 8287999.PERWAKILAN JAKARTA : Gedung Graha Pena Lt.6, Jl. Raya Kebayoran Lama No.12, Telp : (021) 53699509, Fax (021) 5328487.


INTERNASIONAL

Luwuk Post KAMIS 26 NOPEMBER 2009

http://luwukpost.info

PM Jepang Tersandung Kasus Skandal Dana Politik TOKYO-Perdana Menteri (PM) Jepang Yukio Hatoyama tersandung skandal dana kampanye. Konon, ibundanya yang seorang miliarder, Yasuko, memasok dana secara rutin ke badan pengumpulan dana bentukan sang putra melebihi ketentuan hukum pendanaan politik yang berlaku. Namun, kepada parlemen awal November lalu, PM yang baru berkuasa September lalu itu membantah kabar tersebut. ?Saya tak percaya itu benar,” ujar Hatoyama seperti dikutip AFP kemarin (25/11). The Yomiuri Shimbun melaporkan, ibu Hatoyama yang juga putri tertua dari pendiri Bridgestone, Shoijiro Ishibashi, itu secara rahasia mengalirkan dana sebesar 1,5 juta yen (sekitar Rp 160,9 juta) setiap tahun. Jumlah itu melebihi ketentuan yang diatur Undang-Undang Kontrol Dana Politik Jepang tentang donasi dari dana pribadi. Selain itu, Hatoyama juga dituding memalsukan sumber dana donasi politik sebesar 200

Yukio Hatoyama

juta yen (Rp 21,6 miliar). Sejumlah nama yang disebut sebagai penyumbang belakangan diketahui ternyata telah meninggal pada tanggal sumbangan itu diserahkan. Manaichi Shimbun bahkan menyebut kalau dana ilegal di rekening politik Hatoyama mencapai 300 juta yen. Diduga, Hatoyama, yang berasal dari klan politik terkenal dan kaya raya, menggunakan kekayaan pribadinya untuk membiayai aktivitas politik. Padahal, aturannya, seorang politikus paling banyak hanya boleh membelanjakan uang pribadi

sebesar 10 juta yen untuk kegiatan politiknya sendiri atau partainya. Hatoyama juga mengakui kalau dana pribadinya yang terserap untuk kegiatan politik memang mungkin melebihi 10 juta yen. Tapi, dia menganggap itu sebagai pinjaman kepada partai yang dia pimpin, Partai Demokratik Jepang, dan nantinya akan dibayarkan kembali. Penyidik kasus ini sudah bersiap meneruskannya ke pengadilan. Dan ketika beberapa hari lalu didesak wartawan apakah siap bertanggung jawab seandainya terbukti bersalah (dengan mengundurkan diri), Hatoyama berusaha menghindar dengan menjawab kalau sekarang bukan waktu yang tepat untuk mengajukan pertanyaan seperti itu. Yang pasti, berdasarkan sebuah survei baru-baru ini, angka dukungan kepada politikus yang dijuluki “Kennedynya Jepang” tersebut anjlok sampai 63 persen. “Perdana Menteri telah meminta maaf kepada rakyat. Dia akan bekerja sama dalam penyidikan ini,” kata Sekretaris Kabinet Hirofumi Hirano seperti dikutip Mainichi Shimbun. (war/ttg)

9

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Sekutu Arroyo Dalangi Pembantaian Maguindanao COTABATO-Ketegangan masih meliputi Provinsi Maguindanao. Apalagi, jumlah korban penculikan yang ditemukan tidak bernyawa terus bertambah. Kemarin (25/11), jumlah korban tewas dilaporkan mencapai 57 orang, dari 46 orang Selasa (24/11) lalu. Presiden Filipina Gloria Maca-pagal Arroyo yang memberlakukan status darurat di Provinsi Maguindanao dan seki-tarnya, semakin geram. Meski sekutu poli-tiknya disebut-sebut sebagai dalang insi-den, pemimpin 62 tahun itu memerintahkan aparat penegak hukum memburu para pelaku sampai dapat. “Ini merupakan tin-dakan tidak manusiawi tingkat tinggi yang mendatangkan kutukan terhadap bangsa kita,” tandas Arroyo dalam pernyataan tertulis, seperti dilansir Agence France-Presse. Bersamaan dengan itu, Arroyo menetapkan satu hari berkabung nasional kemarin. “Para pelaku tidak akan bisa menghindari keadilan. Hukum akan terus memburu mereka sampai dapat,” lanjut tokoh yang men-duduki peringkat ke-44 Perempuan Paling Berpengaruh 2009 versi majalah Forbes tersebut. Arroyo berharap, insiden tersebut tidak membuat warga takut mengekspre-sikan pilihan politik mereka. Kepolisian Nasional Filipina menyebut Andal Ampatuan Jr, putra Gubernur Ma-guindanao Andal Ampatuan Sr, sebagai tersangka utama. Saat ini, selain menjabat sebagai wali kota, Ampatuan Jr tercatat sebagai anggota koalisi pemerintah, Lakas Kampi CMD. Sementara, Ampatuan Sr, merupakan politikus lokal yang berjasa besar mendongkrak suara Arroyo saat pemilihan presiden (pilpres) 2004 lalu. Ampatuan Sr

juga disebut-sebut punya tentara pribadi yang berfungsi sebagai pengawal. Selasa (24/11) lalu, Arroyo menuai kritik saat mengirimkan utusan khususnya ke kamp Ampatuan. Ketika itu, Jesus Dureza hanya diperintahkan menemui Ampatuan Sr untuk mendapatkan jaminan kerja sama dari mereka. Padahal, Arroyo bisa saja memerintahkan Dureza menangkap Ampatuan Jr untuk menjalani pemeriksaan. Sebab, seluruh bukti, keterangan keluarga korban dan para saksi mengarah pada keterlibatan Ampatuan. Apalagi, sebelumnya, Mangu-dadatu juga menerima ancaman. Kritik tersebut direspons pemerintahan Arroyo dengan menerbitkan instruksi menyerahkan diri kepada para tersangka. Konon, jumlah pelaku penculikan sekaligus pembunuhan sadis itu mencapai 100 orang. “Akan sangat membantu jika mereka yang merasa dan telah disebut sebagai tersangka bersedia menyerahkan diri dan bekerja sama dengan lembaga hukum,” papar Sekretaris Eksekutif Kepresidenan, Eduardo Ermita, kemarin. Insiden mengerikan itu terjadi Senin (23/11), saat iring-iringan enam kendaraan yang mendampingi Genalyn, istri Wakil Wali Kota Buluan Ismael Mangudadatu, tiba-tiba dicegat gerombolan penembak misterius. Sedianya, mereka hendak mendaftarkan Mangudadatu sebagai salah sa-tu kandidat gubernur dalam pemilihan ta-hun depan. Dalam pilgub nanti, dia akan bersaing dengan Ampatuan Jr. Selain Genalyn dan kerabat perempuannya, rom-bongan juga terdiri dari aktivis politik lokal dan jurnalis. Mangudadatu yang tidak ikut dalam rombongan, lolos

dari maut. Semen-tara, istri bersama adik perempuan dan bibinya tewas dalam kondisi mengenaskan. Apalagi, adik perempuan dan bibinya sedang mengandung. “Kami tidak bisa menyebut dia binatang karena saya punya beberapa binatang peliharaan dan mereka tidak ga-nas. Dia adalah monster. Mereka monster,” ungkap Mangudadatu mengacu pada Ampatuan Jr dan para pengawalnya. Kepada media lokal, Mangudadatu men-guraikan detail kejahatan para pelaku kepa-da istrinya. “Bagian pribadi istri saya disayat empat kali dan kemudian ditembak. Kedua matanya juga dicong-kel, payudaranya ditembak, kakinya di-potong dan mulutnya ditembak,” urainya. Hampir semua korban tewas ditemukan dalam kondisi mengenaskan karena ditem-bak dari jarak dekat. Mereka lantas diku-bur masal dalam sebuah lubang yang sen-gaja digali tidak terlalu dalam. Associated Press melaporkan, di samping melanjutkan pencarian korban, polisi juga mulai menginvestigasi sejumlah pengawal pribadi Ampatuan. Empat komandan polisi juga ikut diselidiki karena disebut-sebut terlibat dalam aksi penculikan. Selain itu, militer juga akan melucuti senjata dua milisi bersenjata pemerintah yang beranggotakan sekitar 200 orang. Selama ini, dua milisi bersenjata yang bermarkas di kawasan selatan Provinsi Maguindanao itu bekerja untuk klan Ampatuan. “Senjata, amunisi, perleng-kapan militer dan seragam mereka akan dikembalikan pada Divisi Infanteri ke-6,” ujar Jubir Militer Filipina, Letkol Romeo Brawner. (hep/ami)


AMPANA

Luwuk Post

10

KAMIS 26 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Wabup Resmi Diberhentikan PU Tempati Posisi Teratas A M PA N A - D a l a m Rancangan Prioritas Program dan Plafon Anggaran Semen-tara (PPAS) APBD Tojo Una-una tahun 2010 disebutkan, alokasi anggaran untuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) menempati urutan teratas dibanding seluruh SKPD di lingkungan Pemda setempat. Dari APBD 2010 yang berkisar Rp 411 miliar lebih, alokasi Dinas PU senilai Rp75 miliar lebih, disusul Dinas Pendidikan Rp24 miliar lebih, Dinas Kesehatan Rp 17 miliar lebih. Sementara Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dengan pagu anggaran Rp12 miliar lebih. (lihat tabel). Pengalokasian besaran pagu anggaran untuk masing-masing SKPD kata Bupati Damsik Ladjalani, selain didasari oleh pertimbangan urgensi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) SKPD itu sendiri, juga tetap mempertimbangkan kemampuan penyerapan anggaran pada pelaksanaan APBD tahun 2009 yang sedang berjalan. “Muatan dokumen PPAS (prioritas program dan plafon anggaran sementara) ini,

masih sangat terbuka kemungkinan untuk terjadi perubahan melalui proses pembahasan yang efektif, untuk berubah tidak hanya urutan-urutan skala prioritas program, melainkan juga besaran pagu anggaran yang akan dialokasikan untuk masing-masing program pada setiap SKPD. Bahkan mungkin saja perubahanperubahan itu tidak hanya terjadi sekali melainkan dapat terjadi berulang-ulang kali,” ungkap Damsik saat menyampaikan pidato pengantar rancangan KUA dan PPAS tahun 2010 pada rapat paripurna DPRD Touna, kemarin (25/11). Namun begitu, bupati menyambut serta menerima dengan baik semua yang diputuskan dalam rapat-rapat pembahasan. “Saya meyakini bahwa proses pembahasan tersebut telah ber-langsung secara transparan, akomodatif, aspiratif dan terjadi pemakluman serta pengendalian diri yang cukup baik demi masa depan daerah dan masyarakat,” katanya. Sekadar diketahui, dalam rancangan PPAS terse-

but, tertuang sejumlah program pembangunan infrastruktur yang diprioritaskan pada tahun 2010 mendatang. Antaranya, rehabilitasi dan pemeliharaan infrastruktur untuk mendukung daya saing sektor riil, peningkatan partisipasi swasta dalam pembangunan. Penanggulangan kemiskinan diprioritaskan pada pemenuhan kebutuhan masyarakat miskin atas pendidikan, kesehatan dan infrastruktur dasar, seperti air bersih dan sanitasi. Serta revitalisasi pelayanan keluarga berencana dan keselamatan ibu melahirkan (safe motherhood), penanganan gizi buruk dan pemberdayaan usaha mikro. Sementara itu peningkatan aksesibilitas dan kualitas pen-didikan dan kesehatan dititik beratkan pada percepatan pemerataan peningkatan aksesibilitas dan kualitas pendidikan dasar sembilan tahun, relevansi pendidikan menengah dan tinggi, ketersediaan dan kualitas guru, percepatan penurunan angka buta aksara. Revitalisasi pertanian, perikanan, kelautan, pertambangan dan

perdesaan dipriori-taskan pada ketahanan pan-gan, peningkatan kualitas pertumbuhan produksi pertanian, perikanan dan kelautan, pengembangan diversifikasi ekonomi dan infrastruktur pedesaaan, pengelolaan

pertambangan dan pengembangan energi terbarukan, pengelolaan, pengendalian dan rehabilitasi sumber daya alam dan lingkungan hidup, pening-katan pengawasan dan pengamanan hutan. (Nas)

Plafon Prioritas Anggaran Sementara Tahun 2010 SKPD Pendidikan Kesehatan Pekerjaan Umum Perencanaan Pembangunan Perhubungan Lingkungan Hidup Kependudukan dan Capil Pemberdayaan Perempuan Sosial Tenaga Kerja Kebudayaan dan Pariwisata Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Pemerintahan Umum Kepegawaian Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kearsipan Pertanian Kehutanan Energi dan Sumberdaya Mineral Kelautan dan Perikanan Perdagangan Sumber Bappeda Touna

Pagu Rp24.779.481.444 Rp17.861.307.570 Rp75.258.380.000 Rp5.642.832.400 Rp3.700.000.000 Rp2.056.023.168 Rp1.129.635.800 Rp2.187.323.262 Rp5.973.697.875 Rp4.454.794.325 Rp1.989.013.000 Rp3.822.750.000 Rp97.369.111.605 Rp4.976.998.590 Rp12.845.931.877 Rp 680.532.555 Rp 4.127.655.112 Rp2.135.739.900 Rp5.206.500.000 Rp 3.621.100.000 Rp4.930.889.046

Lebih Memilih Jadi Anggota DPRD AMPANA- Wakil Bupati (Wabup) Tojo Una-una Drs. Ridwan Dj Saru resmi diberhentikan dari jabatannya. Penetapan pemberhentian ini digelar melalui rapat paripurna pemberhentian Wakil Bupati masa bhakti 2005-2010 yang dipusatkan di ruang sidang utama DPRD setempat, kemarin. Rapat yang dipimpin oleh ketua DPRD Masri DJ Latinapa SE ini, turut dihadiri oleh Bupati Drs. Damsik Ladjalani serta sejumlah pejabat dilingkungan pemerintah daerah setempat. Adapun, pijakan yang dijadikan landasan pengambilan keputusan DPRD terkait pemberhentian Wabup adalah pasal 29 Undang-Undang nomor 32, tahun 2004 tentang Pemerintahan daerah. Pada pasal (1) huruf c ‘ diberhentikan’ dengan alasan karena yang bersangkutan telah rangkap jabatan baik sebagai Wakil Kepala Daerah maupun anggota DPRD. Sejalan dengan ketentuan tersebut kata Ketua DPRD Touna Masri Dj Latinapa, pada pasal 378 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD menyebutkan larangan bagi anggota DPRD

kabupaten/kota rangkap jabatan sebagai pejabat negara atau pejabat daerah lainnya. Hal ini diperkuat dengan peraturan DPRD Kabupaten Tojo UnaUna Nomor 1/DPRD/2009 tentang tata tertib DPRD pada pasal 106 ayat (1) huruf a tentang larangan, anggota DPRD Kabupaten Touna dilarang merangkap jabatan sebagai pejabat negara atau pejabat daerah lainnya. Sekadar diketahui, Ridwan Dj Saru adalah wakil bupati Touna yang terpilih berpasangan dengan Damsik Ladjalani pada Pilkada masa bhakti 2005-2010. Dan berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri diangkat menjadi wakil kepala daerah pada tanggal 12 Agustus 2005, dan dilantik 29 Agustus 2005. Pada pemilihan umum legislatif periode 2009-2014, Ridwan Dj Saru menunggangi Partai Demokrat mencalonkan diri untuk menjadi anggota DPRD Touna. Hal ini berarti bahwa saat mencalonkan diri sebagai anggota dewan, yang bersangkutan masih dalam posisi sebagai wakil bupati. Dalam kedudukan yang demikian oleh peraturan perundang-undangan diisyaratkan adanya pernyataan pengunduran diri dari jabatan wakil kepala daerah. Semua persyaratan yang ditentukan oleh peraturan perundang-undangan untuk menjadi calon anggota DPRD termasuk pernyataan pengunduran diri telah dipenuhi Ridwan. Ridwan membuat surat pengunduran diri tanggal 10 Juli 2009. Pernyataan tersebut dikuatkan dengan surat keterangan Bu-pati Touna Nomor 170/564/ Adapum tanggal 14 Juli 2009. Dengan demikian, semua persyara-tan untuk menjadi calon anggota DPRD sudah dipenuhi, Ridwan pun terpilih sebagai anggota legislatif. (Nas)


EKONOMI & BISNIS Harga Mente Rendah BANGGAI-Komuditi dari hasil perke bunan di Kabupaten Bangkep, cukup melimpah. Sayangnya tidak semua jenis komuditi itu, memiliki nilai jual yang tinggi sehingga membuat para petani mempe roleh keuntungan yang menjanjikan. Sa lah satu komuditi yang harga jualnya ma sih terlalu rendah, yakni jambu mente atau yang bisa disebut warga dengan ka cang mente. Banyak petani mente di Bang kep, khususnya di Banggai, mengaku sangat kecewa dengan harga mente yang masih saja murah sejak beberapa tahun belakangan ini. Padahal menurut petani rumitnya pemeliharaan terhadap tanaman jambu menteh ini, sama dengan jenis tana man lainnya seperti cengkeh dan kakao. “Susahnya sama dengan memelihara cengkeh dan cokelat. Menurut kami har ga mente ini tidak sesuai dengan susah nya merawatnya,” aku Budin seorang petani jambu menteh di Banggai, kepada Luwuk Post, Rabu sore (25/11) kemarin. Harga jual mente di pasaran Banggai, hingga pekan ini, hanya sebesar Rp 7 ribu persatukilogramnya. Nominal seperti itu, menurut para petani masih sangat jauh dari harapan mereka. Pada Petani berharap harga jual mente di Banggai, dapat menembus Rp 20 ribu persatu kilogramnya. “Dengan rumitnya pemeli haraannya idealnya harga jual menteh ini harus diatas Rp 20 ribu persatu kilo gramnya,” kata Budin lagi. Kendati berharap agar harga jual mente ini dapat terus meningkat di waktu-waktu mendatang, karena harga jualnya masih rendah, Budin mengaku dirinya masih tetap bersyukur dengan harga Rp 7 ribu persatu kilogramnya ini. Sebab pada tahun lalu, harga cengkeh hanya sebesar Rp 5 ribu persatu kilo gramnya. “Alhamdulillah walaupun ma sih rendah, tetapi harga jual mente pada tahun ini, masih sedikit lebih tinggi ketim bang di tahun lalu yang harganya hanya Rp 5 ribu persatu kilogramnya. Tetapi kami tetap berharap agar harga menteh diwaktu-waktu mendatang dapat lebih tinggi,” ujar Budin mengakhiri. (Wan)

Luwuk Post KAMIS 26 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

11

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Permintaan Telur Meningkat KERJASAMA ADB: Direktur Treasury dan Direktur Treasury dan Internasional Banking Bank Mandiri Thomas Arifin (kanan) saling memeriksa naskah kerjasama dengan Country Manager Director ABD Indonesia, James Nugent, (tengah) dan Robert W. Van Zwieten, Director Capital Market And Finacial Sector Division, Private Sector Operations Departement (PSOD) < Rabu (25 Nov 2009) di Jakarta. Kerjasama melalui skema Trade Finance Facilities Program (TFFP) tersebut untuk mendorong tingkat perdagangan di negara berkembang Asia, khususnya di negaranegara yang selama ini dinilai memiliki cuontry risk yang tinggi. [F/Mustafa Ramli/Jawa Pos]

ADB Kucuri Perbankan Indonesia USD700 Juta JAKARTA - Asian Development Bank (ADB) memberikan fasilitas pembiayaan sebesar USD700 juta. Pinjaman tesebut untuk keperluan di sektor perdagangan (trade finance facilitation program/TFFP) khususnya untuk perbankan Indonesia. Bantuan pinjaman tersebut untuk pembia yaan eksportir dan importir lokal. “Untuk yang pertama kami mengada kan perjanjian untuk program TFFP kepada Bank Mandiri dan Bank Mua malat Indonesia,” kata Head Trade Finance Capital Market and Financial Sectors Division Private Sector Operations Department ADB Steven Beck, seusai penanda tanganan kerja sama pinjaman ADB dengan Bank Mandiri dan Bank Muamalat Indonesia, di Hotel Dharma wangsa, Jakarta, kemarin (25/11). Steven mengatakan perjanjian dengan

ADB ini akan memudahkan bank-bank di Indonesia untuk mengembangkan pembiayaan perbankan. “Tetapi, maaf kami tidak bisa menyebutkan angkanya, Karena hal itu merupakan confidencial ADB dengan pihak bank,” jelasnya. Sementara bunga yang diberikan ber patokan pada kupon LIBOR. Tetapi, tanpa ada komitmen fee dan tanpa batas waktu peminjaman. “Kami jamin dana dari fasilitas pembiayaan ini dapat digunakan saat kondisi krisis dan butuh penjaminan,” tutuenya. Fasilitas pembiayaan perdagangan ini merupakan perjanjian pertama yang ditanda tangani oleh perbankan di Indonesia. Pada 31 Maret 2009, ADB mening katkan program TFFP USD1 miliar dari USD150 juta yang dimulai pada 2004. ADB yang memiliki rating AAA menye

diakan pembiayaan dan penja minan bekerja sama dengan bank-bank inter nasional dan bank-bank di negara-negara berkembang anggota ADB. Dengan menarik pembiayaan sektor swasta dan karena portofolio bisa bergulir satu kali dalam satu tahun maka program ini bisa menghasilkan pembiayaan perdaga ngan senilai USD13 miliar hingga 2013. Hingga akhir Oktober 2009, ADB telah membantu hampir 1.700 transaksi perdagangan internasional dengan nilai lebih dari USD1,9 miliar dan telah digunakan di 10 negara di Asia tanpa mengalami kerugian atau pinjaman bermasalah. “TFFP ini adalah bagian dari komitmen dari komitmen ADB untuk membantu perdagangan di negaranegara sedang berkembang,” terangnya. (luq)

Jelang Hari Raya Idul Adha BANGGAI-Menjadi sebagai salah satu bahan dasar pembu atan kue untuk keperluan lebaran, telur menjadi salah satu kebutu han yang paling banyak dicari menjelang datangnya hari Idul Adha tahun ini. Tak pelak hal itu membuat kebutuhan dan permin taan terhadap telur di Banggai, cukuplah tinggi. Untunglah har ga kebutuhan telur ini, tidaklah mengalami kenaikkan harga jual yang signifikan, walaupun me mang harga telur di pasar-pasar Banggai, menggalami kenaikan. Telur di Banggai saat ini dijual Rp 30 ribu persatu rak-nya (isi tiga puluh butir). Harga ini memang sedikit naik dari harga sebelum nya yang dijual Rp 28 ribu per satu rak-nya. Naik harga ini, tidak berpengaruh terhadap tingginya permintaan pasar terhadap telur oleh masyarakat Banggai. Herman, seorang pedagang te lur di Banggai, kepada Luwuk Post, Rabu (25/11) kemarin, menuturkan, jumlah permintaan pasar terhadap telur menjelang idul Adha kali ini, tidak begitu ja uh berbeda dengan tingginya per mintaan telur pada saat datang nya hari raya idul Fitri beberapa

waktu lalu. “Tingginya perminta an telur ini, tidak jauh berbeda dengan waktu idul Fitri lalu,” te rang Herman. Herman memperkirakan lonja kan jumlah permintaan telur men jelang Idul Ahda ini, bisa menca pai lebih dari seratus persen jika dibanding dengan hari-hari biasa nya.Diakui Herman, dengan ke naikan sebesar Rp 2 ribu dari harga jual telur ini, tidak banyak masyarakat yang menggeluh kannya. “Mungkin karena mereka me mang butuh untuk membuat kue, jadi para pembeli tidak ada yang protes dengan naiknya harga jual telur ini,” cetus Herman. Terkait dengan naikknya harga jual telur ini, Herman mengaku, bukan karena disengaja, tetapi lebih dise babkan karena harga beli telur dari pedagang ke penampung yang ada juga telah naik. Itulah yang membuat mereka terpaksa sedikit menaikan harga jual telur kepada para konsumen. Sebagian besar telur yang di pasarkan di Banggai sekarang ini, berasal dari beberapa daerah di luar Bangkep, seperti Kendari, Bi tung dan Luwuk. “Kebanyakan telur di Banggai ini, datangnya dari Kendari, Bitung dan Luwuk. Tetapi paling besarnya datanga nya dari Luwuk,” kata dia. (Wan)

Warga Tekuni Budidaya Bobara BANGGAI-Ikan bobara bisa di katakan sebagai salah satu jenis ikan yang paling banyak diminati di pasar lokal atau pasar domestik ini. Itulah yang kemudian mem buat semakin banyak masyarakat nelayan di

Banggai, yang kini menekuni usaha budidaya ikan bobara. Ikan bobara yang harga nya Rp 13000 persatu kilogramnya ini, memang tidaklah begitu susah untuk dibudidaya dan relatif cukup cepat pertumbuhan nya. Hanya dengan waktu sekitar tiga bulan saja, ikan bibit ikan bo bara yang hanya seberat sekitar lima ons, sudah dapat dipanen karena ukuran dan beratnya sudah mencapai sekitar satu kilogram. Paling tidak saat ini, di Bang kep, telah ada lebih dari seratus orang yang menekuni usaha budidaya ikan bobara ini. Dari se gi untungan, usaha budidaya ikan bobara ini cukup menjanjikan. Bibit ikan bobara di Bang kep, biasanya jual seharga Rp 1000 persatu ekornya. Dengan waktu membudidaya selama 3 bulan, bibit ikan bobara ini sudah dapat dijual dengan kisaran harga Rp 13000 ribu persatu kilogram nya. Proses pembudidayaan ikan bobara ini, tidak begitu susah, cukup dengan mem berikan makan sebanyak tiga kali dalam sehari. Selain dengan ikan Bobara. Di Banggai, juga cukup banyak masyarakat yang menekuni budidaya ikan dengan jenis lainnya seperti jenis ikan kerapu serta beberapa jenis ikan hias. (Wan)


Luwuk Post

Dhini Tak Direstui Ibu?

Poppy Sovia Digosipin Dekat Rizky The Titans BINTANG film Mengejar Mas-Mas, Poppy SOvia ke pergok janjian sama vokalis band The Titans, Rizky. Keduanya sama-sama dite mui di Planet Hollywood ke tika peluncuran film XXL Double Extra Large . Tapi Poppy dan Rizky kompak menyanggah, bahkan Poppy mengatakan tak mengenal duda dua anak itu. “Rizky siapa? Aku nggak kenal, aku nggak janjian sama dia,” ujar bintang film Ke ramat ini. Poppy menegaskan kalau dirinya tak mengenal Rizky. “Itu gossip, gossip banget,” elaknya. Rizky juga menjawab sama. Pria yang sempat dibilang mirip Ariel Peterpan ini mengatakan datang ke Planet Hollywood untuk menonton film 2012. “Gue belum saling kenal sama dia. Gue lagi nggak dekat dengan siapa-siapa, lagi jomblo,” ujar Rizky. Lebih lanjut, Rizky mengatakan dia tak mengetahui jika ada peluncuran film dan menyapa sang produser. “Gue kenal sama pak Parwez masa nggak negor. Gue lagi jomblo, tolong jangan diberitakan yang aneh-aneh,” tutupnya. AAL

KABAR pernikahan Dhini Aminarti dan Dimas Seto masih simpang siur. Meski sudah ada pernyataan dari pihak KUA yang akan menikahkan mereka, Dhini belum juga buka mulut tentang rencana pernikahannya yang kabarnya akan dihelat pada 12 Desember mendatang. Menurut manajer Dhini, Gerda, artis yang sempat berpacaran dengan pesinetron Indra L Bruggman itu akan berbagi cerita setelah Idul Adha. “Akan ada jumpa pers hari Sabtu. Kita masih atur waktunya karena Dhini masih syuting sinetron stripping,” ujar

IBARAT pedagang cinta, Maia Estianty sudah mengobral diri mencari pendamping hidupnya lagi. Maia Estianty tak mempermasalahkan status lelaki yang bakal jadi suaminya. Yang penting bagi Maia, suaminya kelak bisa memberi kasih sayang. “Bunda (Maia-red), tidak mempermasalahkan status duda maupun single. Asal, cocok di hati dan tidak punya istri. Itu saja,” kata Mey Chan menyoal rekannya di Duo Maia ketika ditemui di Studio Penta, Jakarta Barat. Sebagai teman, Mey Chan tahu betul kesendirian Maia setelah bercerai dengan pentolan grup band Dewa 19, Ahmad Dhani. Ia pun berusaha membantu. “Aku berniat mencarikan jodoh buatnya. Tapi sampai sekarang Bunda memang belum punya pacar,” bebernya. Diakui MeyChan, sikap Maia terhadap laki-laki pascabercerai sangat berbeda. Penampilan Maia yang cuek dan terkesan dingin membuat banyak pria berpikir ulang mendekatinya. “Mungkin, pria-pria takut dengan gaya Bunda seperti itu,” canda MeyChan. Namun, lanjut MeyChan, walaupun sikap Maia seperti itu, dia menyakini bahwa ibu dari Al, El dan Dul tersebut mempunyai keinginan untuk mengakhiri kesendiriannya. “Maia masih menginginkan pendamping hidup,” pungkas MeyChan. CR-1-GIE

manajer Dhini dan Dimas, Gerda saat dihubungi wartawan melalui telepon Selasa (24/11) malam. Dalam jumpa persnya nanti, Dhini dan Dimas akan membeberkan detail rencana pernikahan mereka. Bisa jadi, Dhini juga akan menjawab isu yang beredar yang menyebutkan pernikahannya dengan Dimas terganjal restu ibunya, Nina Shahab. “Kabarnya sih begitu. Ibunya Dhini kurang suka sama Dimas, kayak pacar yang kemarin juga begitu (Fardhanred),” kata orang terdekat Dhini soal isu tersebut.(DIN)

CMYK

Rahasia Pernikahan Akan Diungkap Setelah Idul Adha

Pasha Ungu Jadi Tahanan Kota

Annisa Trihapsari Bagi Tugas Didik Anak

Maia Estianty Obral Cinta

KAMIS 26 NOVEMBER 2009 HALAMAN 12

KARIER Pasha “Ungu” di jagat musik bakal terganggu. Pasalnya, Pasha menghadapi tuntutan masuk bui 2 tahun 8 bulan penjara lantaran terjerat kasus KDRTPasha didakwa dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan orang lain terluka. Ia juga didakwa dengan pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan. “Ancaman hukumannya 2 tahun 8 bulan,” kata Veradona, salah satu Jaksa Penuntut Umum saat ditemui di Kejaksaan Negeri Cibinong, Bogor, kemarin. Pihak Kejari juga telah menolak permohonan Pasha untuk penangguhan tahanan. Sebab Bekas mantan suami Okie pernah melakukan penganiayaan terhadap Idea Fasha, rekannya beberapa waktu lalu. “Hasil pemeriksaan berkesimpulan, Pasha dinyatakan menjadi tahanan kota. Ditahan karena yang bersangkutan pernah melakukan perbuatan sama dan tidak ada perdamaian dengan saksi korban (Okie Agustina-red),” ucap Kasi Pidana Umum Bambang Permadi di Kejaksaan Negeri Bogor, Jalan Ir H Juanda, Bogor, Jawa Barat, kemarin. Menurut Bambang, dengan status tahanan kota, Pasha tidak bisa bergerak bebas di luar kota Bogor. Kecuali ada izin dari kejaksaan. Ditanya soal penahanan pemilik nama lengkap Sigit Purnomo mengaku cukup kaget. Pasha mengaku ini merupakan pengalaman baru baginya. “Saya kaget akan putusan tahanan kota. Saya kan belum pernah ditahan dan semacamnya,” ujar Pasha. “Saya nggak marah sama Okie, anak-anak dan keluarga, Masih ingin bertemu dan komunikasi,” aku Pasha. FJR

MENDENGAR putra pertamanya kerap mendapat nilai jeblok saat belajar bersama mantan suaaminya Adjie Pangestu Annisa Trihapsari membagi tugas untuk mendidik anaknya dengan Sultan Djorghie suami keduanya. “Untuk itu saya bagi tugas untuk ajarin anak. Kalau dulu sama mas Adjie nilainya jeblok. Pas sama Sultan nilainya jadi bagus. Karena Sultan tau keinginan anak,” ujar Annisa saat ditemui di FX Plaza, Jakarta, Rabu (25/11). Dikatakan Annisa, soal pendidikan kepada anaknya dia lebih memilih mengajarinya sendiri, dengan membagi tugas dengan Sultan. Pengalaman masa lalu dijadikan sebuah pelajaran baginya. “Adji kurang tegas mendidik Raffi. Karena Raffi itu tipe anak yang mau belajar yang tergantung moodnya. Beda dengan Sultan ngajarinya sambil main. Dengan ngobrolin cewe gitu. Raffi lebih masuk pelajaranya, “beber Annisa. Sementara Sultan mengatakan untuk soal kedekatan kedua naknya itu dikatakan pembalap Nasional ini mempunyei trik-trik tersendiri, “Biasanya Raffi belajar sama saya tentang biologi. Kalau soal agama, Bahasa Inggris sama bundanya. Kalau yang kedua ini lebih dekat sama saya. Biasa kalau malam tidurnya di dada saya,” pungkasnya.(YKO)

CMYK

HOROSCOPE

CANCER (21 JUNI - 22 JULI)

LEO (23 JULI - 22 AGUSTUS)

VIRGO (23 AGUSTUS 22 SEPTEMBER)

Banyak hal yg belum terbuka seutuhnya, jadi jangan khawatir untuk mencari tahu dimana sebaiknya anda berpijak. Bertanya lebih baik dari sekedar menebak hal yg tak jelas.

Kharisma yg memancar akan membuat orang sulit untuk menahan pesona kuat anda. Hari yg sangat sesuai untuk aktifitas sosial, bekerja serta menikmati kebersamaan dgn org tercinta.

Dengarkan pendapat semua pihak sebelum memutuskan pandangan. Anda mungkin akan merubah panda ngan atau kebijakan. Impulsif (bertin dak berdasarkan emosi semata) hanya membawa kegagalan.

CAPICORN (22 DESEMBER 19 JANUARI)

AQUARIUS (20 JANUARI - 18 FEBRUARI)

Anda akan menemukan sebuah ide hebat & jiwa kompetitif akan membawa anda mendapatkan dukungan semua pihak. Bicaralah dgn semua org yg mampu memberikan masukan baik utk anda.

Tunjukkan bahwa anda menghendaki perubahan positif. Temukan sebuah konsultasi personal yg akan menuntun diri menemui jiwa sejati anda.

ARIES (21MARET - 19 APRIL)

TAURUS (20 APRIL - 20 MEI)

GEMINI (21 MEI - 20 JUNI)

Rencakan sedikit waktu untuk berbelanja, bersenang-senang dgn sahabat atau membantu aktifitas di sekitar rumah. ‘Kumpul-kumpul’ akan menceriakan hidup & membawakan sahabat baru utk anda.

Ikuti kata hati anda dlm bisnis & menangkan keuntungan yg diingin kan. Informasi tak jelas hanya akan berakhir sebagai ‘gosip pekan ini’.

Kebimbangan sedang menggantungi pikiran tentang apa yg hendak dilakukan. Renungkan kembali impian yg hendak ada raih dari dulu. Bergeraklah maju untuk meraih langit diatas.

PISCES (19 FEBRUARI - 20 MARET)

LIBRA (23 SEPTEMBER 22 OKTOBER)

SCORPIO (23 OKTOBER - 21 NOVEMBER)

SAGITARIUS (22 NOVEMBER 21 DESEMBER)

Anda mungkin sedikit merasa lelah & membutuhkan dukungan moral. Luangkan waktu untuk membaca atau untuk berkontemplasi / merenungkan apa yg hendak anda perbuat nanti.

Kontrol berada di tangan anda, jadi jangan kehilangan ritme permainan & membuang waktu. Bekerjalah untuk mendapatkan keinginan anda. Berpergian & berbagi ide membawa hasil yg tak diduga.

Uang akan dihasilkan serta hadiah akan datang hari ini. Anda berada pada siklus positif & sepantasnya mampu menyelesaikan tugas yg akan membawa keuntungan. Tulis & kerjakan semua yg diperlukan.

Emosi anda akan meninggi jika keadaan tak sesuai harapan anda. Jangan terlalu cepat menghukum mereka yg masih muda & lemah, ingat selalu berlaku adil.


BANGGAI KEPULAUAN Sebulan Pol PP Setor PAD Rp60 Juta SALAKAN - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkep Umar Uloli SSos layak diacungi jempol. Baru beberapa bulan bertugas, mantan Camat Bangkurung tersebut telah berhasil menyetor Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp60 juta per bulan.Setoran tersebut dikumpulkan nya dari penertiban retribusi yang mulai gencar dilakukannya begitu Umar Uloli menduduki kursi Kepala Satpol PP. “Setoran dari Satpol PP sudah masuk ke kas daerah,” kata Umar saat ditemui di KM Inga Siau kemarin. Umar menuturkan, keberhasilan mengumpul kan retribusi berkat kerja keras anak buahnya yang disebar di pelabuhan Kota Salakan. Ia yakin, jumlah setoran retribusi akan meningkat di masa akan datang.“Kita akan upayakan semaksimal mungkin agar PAD lebih besar untuk daerah tercinta ini,” katanya didampingi istri tercintanya Nurmi Sakti Sangkota alias Ibu Cili.Umar menuturkan, pendapatan retribusi kopra dikirim ke D i n a s Pertanian dan Kehu tanan. Se dangkan retri busi ha sil kelautan dimasukkan ke kantong D i n a s Perikanan dan Ke lautan. (tam)

Luwuk Post KAMIS 26 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

Dua Kali Pemerintah Sula Datangi Sonit SALAKAN - Minat Pemerintah Kabupaten Sula Maluku Utara untuk merebut Pulau Sonit dari genggaman Pemerintah Bangkep, agaknya tidak main-main. Mantan Sekcam Liang, Rahmat kemarin mengatakan, sudah dua kali Pemerintah Kabupaten Sula mengunjungi Sonit. “Sasaran Pemerintah Sula adalah mengambilalih dua pulau, yakni Sonit dan Tampaus,” kata Alumni STPDN tersebut.Dalam pengamatan Rahmat, kedatangan pejabat Pemerintah Sula disambut antusias oleh masyarakat di dua kepulauan. “Banyak warga masyarakat yang ingin bergabung ke Kabupaten Sula,” katanya.Dijelas kan Rahmat, Pemerintah Sula mengirimkan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), Camat serta Sekcam, tidak ketinggalan sejumlah pejabat penting Kabupaten Sula. Sejumlah anggota DPRD Sula pun mengiringi rombongan.“Pemerintah Sula beralasan, kedua pulau bukan milik Bangkep melainkan termasuk ke dalam wilayah Sula Maluku Utara,” papar Rahmat. Mantan Sekcam Liang tersebut juga mengaku telah mengumpulkan sejumlah data seputar Pulau Sonit maupun Tampaus. Data-data tersebut dibutuhkan Pemerintah Kabupaten Sula untuk menyikapi keinginan warga Sonit dan Tampaus bergabung dengan kabupaten tersebut.Keinginan Pemerintah Sula mengambil-alih Sonit dan Tampaus agaknya beroleh dukungan dari dua orang legislator Bangkep, yakni Zakaria Kamindang dan Ricard Manuas. Kedua legislator yang gagal diakomidir dalam Panitia Anggaran DPRD Bangkep tersebut mengatakan, penggabungan Sonit ke Sula adalah sah-sah saja. Sementara di tempat berbeda, sejumlah aktivis Bangkep yang berhasil ditemui menyayangkan bila Pemerintah Bangkep membiarkan kedua pulau lepas begitu saja ke Pemerintah Sula. Sebab Pulau Sonit dikabarkan memiliki kandungan minyak bumi yang potensial. (tam)

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Hari Ini, Lima Delegasi Bertolak Ke Malut Pastikan Pengabungan Wilayah

(foto dok Luwuk Post )

KETUA DPRD - Sula Dahlan Samuda setelah mengunjungi Banggai, Bangkep. Dahlan menanggapi positif usulan masyarakat Banggai yang meminta bergabung ke Kabupaten Sula, Maluku Utara (Malut)

Utu Siap Jadi Wakil Bupati Umar Uloli SSos

13

SALAKAN - Tidak sia-sia 4 partai mengusulkan Uturiunus. Kemarin, legislator Bangkep asal PKDI tersebut terang-terangan menyatakan kesediaannya dicalon kan menjadi Wakil Bupati dalam Pilkada Bangkep 2011 mendatang. “Saya siap maju,” tandas Uturiu nus kepada wartawan di Pelabuhan Sala kan, Bangkep. Utu, demikian panggilan akrab nya, dinilai sangat potensial. Jumlah suara yang berhasil dikumpulkan nya dalam Pemilu Legislatif lalu, sangat signifikan. Hal tersebut mem buktikan, Utu memiliki basis massa yang ril.Ricard Manuas, salah seo rang rekannya di lembaga legislatif Banggai Kepulauan (Bangkep), sangat mengagumi Utu. Menurut nya Utu memiliki pengaruh sangat besar di daerah pemilihan 3. Para pemilih di daerah tersebut mengenal Utu sebagai figur seder hana yang murah hati. Lantaran hal itu pula Ricard menyatakan siap

memberikan dukungan penuh ke pada Utu. Dijelaskan Ricard, jika Utu maju sebagai calon wakil bupati, berpa sangan dengan siapapun Utu pasti menang. Karena itu Ricard juga menilai, Utu pantas mendapat kesempatan berlaga dalam Pilkada Bangkep mendatang. “Lebih dari itu tidak bisa. Pak Utu cukup calon wakil bupati,” kata Ri card.Masuknya nama Uturiunus da lam bursa pencalonan wakil bu pati dipastikan akan membuat Pilka da Bangkep ramai dan seru. Potensi yang dimiliki Utu bakal membuat partai-partai tergiur memperebut kannya. “Pak Utu adalah calon wakil bupati yang memiliki jaringan luas. Jaringan beliau tidak hanya di daerah ini, akan tetapi juga sampai ke Jakarta,” kata Ricard lagi. Pemimpin yang memiliki jaringan luas, harus benar-benar dipertim bangkan. Sebab menurut Ricard,

membangun Bangkep tidak dapat hanya mengandalkan luasnya jaringan di daerah. Sebab pada kenyataannya, memiliki jaringan hingga ke Jakarta juga sangat diper lukan. Terutama untuk melobi danadana pembangunan yang berasal dari pusat. “Kita semua tahu, kita tidak dapat mengandalkan hanya dana dari daerah. Melainkan, kita juga harus mendapatkan dana-dana pemba ngunan dari Jakarta. Karena itu pemimpin yang memiliki jaringan luas hingga ke Jakarta sangat dibutuhkan untuk memperlancar dan mempercepat pembangunan di Bangkep,” urai Ricard. Ricard Manuas ternyata tidak sendirian. Sejumlah pemuda Pulau Peling juga sependapat dengan nya. Terutama Hamid, pemuda asal Bulagi. Menurutnya Utu layak menjadi calon wakil bupati.“Kami kalangan pemuda mendukung Pak Utu,” katanya. (tam)

Persiapan Tumpe Terus Dilakukan BANGGAI-Batomundoan Banggai, kini terus disibuki dengan persiapan pelaksanaan acara Tum pe atau pengantaran telur burung maleo dari Batui ke Banggai, yang akan di akan dilaksanakan pada tanggal 1 dan 2 Desember menda tang. Sekertaris Keraton Banggai, Syarif Uda’a AMd, yang ditemui Luwuk Post, di kediamananya Rabu kemarin, mengatakan persiapan yang dilakukan, berupaka persia pan yang sifatnya teknis.

Syarif juga menjelaskan dalam sehari dua ini, pihaknya akan melakukan rapat evaluasi terhadap kerja-kerja panitia pelaksanaan upa cara adat Tumpe, yang sebelumnya telah dibentuk. Selain dengan persiapan yang dilakukan oleh panitia Tumpe di Banggai, persiapan pelaksanaan acara adat ini, ikut pula dilakukan oleh panitia yang ada di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai (Luwuk). Pelaksanaan upacara Tumpe ini,

memang dilaksanakan di dua tempat yakni di Batui dan Banggai. Upacara di mulai Dari Batui pada tanggal 1 dan tanggal 2 Desember di Banggai. Syarif berharap seluruh warga di Banggai dan Batui, agar dapat mendukung sehingga pelaksanaa upacara Tumpe yang untuk kedua kalinya dimasa kepemimpi To mundo (Raja) Banggai Ir H Iskandar Zaman MM, dapat berjalan dengan sukses dan lancar. (Wan)

BANGGAI-Penggabungan wilayah pulau Banggai ke peta adminitrasi Maluku Utara (Malut), ternyata benar-benar serius. Buktinya hari ini, lima delegasi masyarakat Banggai, berencana akan berangkat menuju kota Tarnate untuk, menyampaikan secara keseriusan warga Banggai, untuk bergabung ke Malut. Di Tarnate, lima delegasi yang dipimpin langsung oleh Ketua Lembaga Adat Banggai (LAB), Hamsen B Kuat, akan bertemu dengan sejumlah pimpinan teras Pemerintah Provinsi (Pemrov) Malut dan Sultan Tarnate. Hamsen beserta rombongan delegasi itu, berangkat ke ibukota Provinsi Malut ini, tidak dengan tangan kosong, karena mereka membawa ribuan tanda tangan dari warga yang mendukung rencana pengabungan wilayah ke Malut. Rencananya delegasi dari Banggai ini, akan bertolak menuju Tarnate, Kamis malam besok (hari ini red), dengan menggunakan kapal Pelni KM Sinabung. “Kami akan berangkat dengan KM Sinabung besok malam menuju ke Tarnate,” tutur Hamsen B Kuat, yang ditemui Luwuk Post, disekertariat LAB, Rabu (25/11) kemarin, sembari mengatakan mereka akan berlebaran dengan Sultan Tarnate. Kepada wartawan, Hamsen mengungkapkan, sebelumnya pihaknya telah mengirimkan surat kepada pihak Pemprov Malut dan Kesultanan Tarnate, dimana suratnya telah dibalas oleh mereka,

makanya sekarang ini, pihaknya langsung merespon dengan berangkat menuju Tarnate. Hamsen kembali menuturkan, dihadapan Pemprov Malut dan Sultan Tarnate nantinya, para delegasi akan menyampaikan tentang antusiasme masyarakat Banggai terhadap pengabungan wilayah pulau Banggai ke Malut. Menurut Hamsen, Banggai dan Malut, sejak tempo dulu telah memiliki hubungan yang sangat erat di bidang kebudayaan. Hal ini yang akan digunakan nantinya sebagai “pintu” masuk untuk memperjuangkan pengabungan wilayah Banggai ke Malut ini. “Banggai dan Malut secara historis memiliki keterkaitan yang sangat erat di bidang kebudayaan. Berangkat dari hubungan ini saya yakin semuanya upaya pengabungan ini akan muda terealisir,” pungkas Hamsen. Dilajutkan Hamsen, bukti dari kedekatan dua wilayah ini secara sejarah, yakni dengan masuknya pulau Sonit di wilayah Banggai tempo dulu. “Sonit menurut sejarahnya adalah hasil pemberian dari Kerajaan Ternate ke Kerajaan Banggai. Insya Allah dengan semuanya ini akan memuluskan Banggai menuju pengabungan wilayah ke Balut,” ucap Hamsen. Bekalangan ini di Banggai, telah beredar sebuah peta yang menggambarkan pulau Banggai yang telah masuk ke wilayah adminitrasi Provinsi Malut. Tidak jelas siapa yang membuat peta ini, tetapi yang jelas peta tersebut telah beredar luas di tengah-tengah masyarakat. (Wan)

Belum Libur, Pegawai Bolos BANGGAI-Profesionalisme sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di ruang lingkup Pemda Bangkep, patut dipertanyakan. Sebab ada-ada saja ulah para PNS ini. Kini ulah yang mereka lakukan dengan meliburkan diri mereka sebelum waktu libur lebaran idul Adha tiba. Untuk masalah ini sebanar nya, bisa dimaklumi, karena mereka memiliki alasan yang cukup masuk akal yakni dengan akan bergi berlebaran dengan keluarga mereka di luar kota. Tetapi tetap saja hal ini, perlu menjadi sorotan, sebab banyak masyarakat yang mengeluh kan karena masalah libur lebih awal dari para pelayan masyarakat ini. Karena masyarakat mengaku tidak terlayani dalam hal melaku kan pengurusan. Menurut seorang sumber media ini, yang enggan nama nya di korankan, mengatakan sejumlah pegawai di sejumlah SKPD di Bangkep, sudah tidak masuk kantor sejak hari Selasa

dan Rabu lalu, padahal waktu libur baru akan datang dari hari Kamis besok. Tak pelak hal itu, lanjut sumber telah membuat banyak masyarakat terpaksa tidak terlayani dengan maksi mal. “Merak sudah tidak masuk kantor sejak Selasa dan Rabu, padahal libur nanti Kamis. Banyak masyarakat tepaksa harus kecewa dengan masalah ini,” tutur sumber yang juga adalah aktifis sebuah LSM di Bangkep. Sumber ini berharap, agar para pimpinan SKPD atau pengambil keputusan dijajaran birokrasi Bangkep, untuk bisa bersikap tegas dengan memberikan san ksi kepada para PNS yang libur lebih awal ini. Pemberian sanksi tegas tersebut, menurut sumber pen ting dilakukan demi mencipta kan sebuah efek jerah kepada para oknum pegawai yang ban del, agar kedepannya tidak berbuat seperti demikian lagi. (Wan)

M a s y a r a k a t D i h i m b a u Te t a p B a y a r P a j a k BANGGAI-Di Banggai akhir-akhir ini, semakin banyak saja seruan untuk tidak membayar pajak dan retribusi kepada masya rakat yang dilakukan oleh sejumlah kelompok di daerah tersebut. Untuk itulah sejumlah pejabat di lingkungan Pemda Bangkep, berha rap agar masyarakat Banggai tidak terpropoka si dengan ajakan untuk tidak membayar kewa jiban mereka atas pajak. “Masyarakat dihimbau agar tetap dapat membayar pajak dan tidak terpropokasi dengan ajakan sesat untuk tidak membanyar pajak,” ungkap seorang pejabat

birokrasi dijajaran Pemda Bangkep. Menurut sumber ini, pajak adalah bentuk ketaatan warga negara terhadap negara. Arti nya setiap warga negara berkewajiban sama untuk membayar pajak, tidak terkecuali bagi masyarakat di Banggai. Selain dengan alasan itu, pajak juga keberadaanya penting bagi kelangsungan pembangunan di Banggai yang tentunya semuanya itu untuk masyarakat juga. “Pajak wajib bagi setiap warga negara termasuk yang ada di Banggai. Pajak juga penting untuk melanjutkan pembangunan di Banggai. Maka

nya masyarakat yang muda terpropokasi,” tekan sumber ini. Dicontohkan sumber ini, Bangkep, akibat pembangkangan untuk tidak membayar pajak, sejak dua tahun belakangan ini, APBD Bang kep selalu saja melorot dan turun. “Dengan penurunan APBD Bangkep ini, jelas masyara kat akan dirugikan karena kemampuan daerah un tuk penyelenggaraan pembangunan jelas akan turun,” tambah sumber. Ditahun ini saja, lanjut dia, APBD Bangkep, telah turun sebanyak 80 persen dari tahun sebe

lumnya. Itu karena banyak masyarakat yang ti dak memenuhi kebutuhannya untuk membayar pajak dan retribusi, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bangkep, turun dan kemudian menyebabkan besaran APBD turun. Sumber juga menjelaskan aksi penolakan pembayaran pajak ini, sebenarnya adalah bentuk pelanggaran hukum, jadi masyarakat sebagai hamba hukum harus taat dan mesti membayar pajak. “Karena sifatnya wajib, maka setiap warga yang tidak membayar pajak itu sama saja dengan melanggar hukum negara,”

tekan sumber ini lebih lanjut. Seperti yang diberitakan selama ini, di Banggai sebagian masyarakat enggan untuk membayar pajak. Aksi pembangkangan sipil dalam bentuk menolak pembayaran pajak ini, adalah wujud dari kereasi perlawanan pemin dahan ibukota Bangkep dari Banggai ke Sala kan. Bahkan beberapa hari yang lalu, di Bang gai, beredar selebaran yang intinya kembali mengajak masyarakat untuk tidak membayar pajak sebelum ibukota Bangkep, kembali pin dah ke Banggai. (Wan)


14

KAMIS 26 NOVEMBER 2009

Musim 2009 Milik Endo TOKYO-Yasuhito Endo akhirnya terpilih sebagai pemain terbaik Asia 2009. Gelandang Gamba Osaka dan timnas Jepang tersebut menyisihkan pesaingnya, bek asal Qatar Sayed Mohamed Adnan dan gelandang asal Jepang Kengo Nakamura. “Sebuah penghargaan besar bagi saya. Saya nyaris saja mendapatkannya musim lalu, tapi tidak beruntung,” kata Endo setelah menerima trofi pemain terbaik Asia dalam acara khusus Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di Kuala Lumpur, Malaysia, (24/11) seperti dikutip FIFA.com. Endo terpilih setelah mengoleksi 120 poin. Koleksi angka tersebut diraih lantaran tampil sebagai pemain terbaik dalam tiga laga kualifikasi Piala Asia 2011 dan enam pertandingan Liga Champions Asia. Koleksi angka Endo lebih banyak 20 poin daripada Adnan dan Nakamura yang memiliki koleksi angka sama. “Saya puas dengan penampilan saya, baik saat bersama klub maupun timnas. Saya bisa menjaga stabilitas performa,” ujar pemain berusia 29 tahun itu. Pada penganugerahan pemain terbaik Asia tahun lalu, Endo dijagokan sebagai kandidat kuat. Namun, bek klub Bundyodkor asal Uzbekistan Server Djeparov yang terpilih. Keputusan tersebut memunculkan perdebatan. Tahun ini sistem penilaian AFC kembali memancing perdebatan karena membuat para bintang sepak bola Asia yang bermain di kompetisi elite Eropa sulit terpilih. Tak heran, nama besar seperti Park Ji-sung, Shunsuke Nakamura, dan Tim Cahill tersisih. “Bagaimanapun, saya senang bisa memenanginya tahun ini. Saya harap saya bisa menjadi teladan bagi pemain muda

Pemain Terbaik Asia AFC (Sepuluh Tahun Terakhir) 2009 2008 2007 2006 2005 2004 2003 2002 2001 2000

Yasuhito Endo Server Djeparov Younis Mahmoud Khalfan Ibrahim Hamad Al-Montashari Ali Karimi Mehdi Mahdavikia Shinji Ono Fan Zhiyi Nawaf Al Temyat

Jepang Uzbekistan Iraq Qatar Arab Saudi Iran Iran Jepang Tiongkok Arab Saudi

Daftar Penghargaan AFC 2009 Pemain terbaik : Yasuhito Endo (Jepang) Tim terbaik : Korsel Klub terbaik : Pohang Steelers (Korsel) Pelatih terbaik : Huh Jung-moo (Korsel) Pemain muda terbaik : Ki Sung-yeung (Korsel) Tim paling fair play : Jepang Asosiasi terbaik : Korea Utara Wasit terbaik :Ravshan Irmatov (Uzbekistan)

Portsmouth Pecat Paul Hart

TERBAIK : Yasuhito Endo (kanan) menerima trofi pemain terbaik Asia 2009 dari Presiden AFC Mohammed bin Hammam (24/11).

di mana saja dan memberikan harapan besar kepada yang lain di pentas sepak bola Asia,” tutur Endo. Dengan terpilihnya Endo tahun ini, enam kali pemain asal Jepang terpilih sebagai pemain terbaik Asia. Pemain sebelumnya adalah Kazuyoshi Miura, Masami Ihara, Hidetoshi Nakata, dan Shinji Ono. Nakata dua kali menjadi pemain terbaik, yakni pada 1997 dan 1998. “Bagi saya, Nakata tetap yang terhebat dan pantas dihormati. Sebab, sukses bermain di

level tinggi hanya bisa dicapai sedikit pemain Jepang. Saya pikir saya sama sekali tidak sehebat itu,” ucap Endo merendah.Selain pemain terbaik, penghargaan lain diborong Korea Selatan (Korsel). Tim nasional Korsel terpilih sebagai tim terbaik. Sedangkan juara Liga Champions Asia asal Korsel Pohang Steelers menjadi klub paling top. Sementara itu, pelatih timnas Korsel Huh Jung-moo menjadi pelatih terbaik. Ki Sungyeung ditetapkan sebagai pemain muda terbaik. (ham/aww)

PORTSMOUTH – Kiprah Portsmouth di Premier League musim ini tidak meyakinkan. Pompey –julukan Portsmouth– terseok-seok sejak awal musim. Mereka terpuruk di dasar klasemen sementara dengan koleksi tujuh poin dari dua kali menang, sekali seri, dan sepuluh kali kalah. Manajer Paul Hart harus membayar mahal kegagalan itu dengan meletakkan jabatannya Selasa waktu setempat (24/11). Dia tercatat sebagai manajer pertama yang dipecat musim ini di Premier League. “Keputusan tersebut diambil atas pertimbangan dari dewan klub dan berbasis pada posisi klub di klasemen,” demikian keterangan di situs resmi klub. Klub milik Ali Abdullah Al Faraj tersebut sejatinya menawari Hart sebagai direktur teknik setelah dipecat sebagai manajer. Namun, Hart menolak tawaran tersebut. Para pemain Portsmouth tidak menyangka manajemen memecat Hart. Sebab, pada hari yang sama (24/11), dia masih mendampingi Aaron Mokoena dkk melakoni sesi latihan. “Paul masih melatih kami pagi ini (24/11) dan segalanya berjalan normal. Saya sedih mendengar Paul per-

SUKSESOR: Mantan pelatih Chelsea Avram Grant menjadi calon pengganti Paul Hart sebagai manajer Portsmouth.

gi dan kami akan berusaha meningkatkan performa,” kata Danny Webber, striker Portsmouth, kepada Daily Mail. Sebagai pengganti Hart, ada beberapa nama yang mencuat ke permukaan. Yang paling santer dikabarkan merapat adalah mantan manajer Chelsea Avram Grant. Selain dia, mantan pelatih West Ham United Alan Curbishley dan mantan manajer Peterborough United Darren Ferguson dijagokan menggantikan Hart. Darren Ferguson adalah

putra manajer Manchester United Sir Alex Ferguson. Jika memang Darren yang ditunjuk, ini bakal menarik. Sebab, pada partai berikutnya, Portsmouth bersua United di Fratton Park (28/11). Namun, siapa pun yang melatih Portsmouth tetap akan mengalami kesulitan. Pasalnya, pada awal musim ini mereka kehilangan banyak pemain penting. Selain faktor finansial dan pergantian kepemilikan, tidak ada pembelian penting. (ham/aww)


SAMBUNGAN AUDIT Sambungan dari Hal 1 sudah memberikan kewenangan pemeriksaan keuangan kepada BPK, sama seperti Mahkamah Agung (MA) dengan kekuasaan yudikatifnya. “Jadi, keputusan BPK (mengenai dugaan pelanggaran) bersifat final,” ujarnya kepada Ja wa Pos kemarin (25/11).Menurut Dradjad, auditee atau pihak yang diaudit memang berhak memberikan

SELEB Sambungan dari Hal 1 menangis. “Saya tidak pernah men dapat peran antagonis. Selalu jadi tokoh baik hati. Yang teraniaya. Jadi sering menangis,” katanya saat pe luncuran sinetron Kesetiaan Cinta di MD Entertainment kemarin (25/ 11).Syuting sinetron kejar tayang memang setiap hari. Jadwalnya ke

MK Sambungan dari Hal 1 pencopotan Susno. “Mudah-mu dahan Polri menjadi lebih baik,” ujar Mahfud usai di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, kemarin (25/11). Mantan politisi PKB ini tidak mem permasalahkan isu maupun kesala han di masa lalu yang diduga dilaku kan pengganti Susno, yakni Irjen Pol Ito Sumardi. Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) Polri diyakininya sudah mempertim bangkan masak-masak kemam puan dan latar-belakang setiap ca lon petinggi Polri sebelum ditugas kan untuk memangku jabatan-jaba tan strategis.“Anda jangan bermim pi ada polisi, satu sekali pun, di Indonesia ini yang tidak punya isu miring. Sebab, siapa pun yang diangkat kalau mau dicari-cari, pasti ada saja masalahnya. Nggak ha nya polisi yang begitu, hakim juga

DOKTOR Sambungan dari Hal 1 Ito berada di rumah bersama keluar ganya. “Jadi, saya tahu dari tele visi,” katanya.Ito mengatakan, tu gas sebagai Kabareskrim adalah tugas berat. Apalagi, saat ini citra Polri benar-benar disorot oleh masyarakat. “Tapi, insya Allah, kita bisa. Tidak ada yang tidak mung kin,” katanya. Prioritas utama Ito adalah pener tiban di internal Bareskrim. “Pokok nya, kalau mau membersihkan ini, kita kan harus bersih-bersih rumah dulu. Dan juga, setiap langkah sa ya, harus saya laporkan kepada Kapolri. Kemudian, di sini juga ada fungsi itwasum (inspektorat pe ngawasan umum), propam (profesi dan pengamanan). Itu kita laksa nakan,” katanya.Ito lama ditugas kan di bidang lalu lintas di kepoli sian. Bahkan, hingga berpangkat ajun komisaris besar polisi (AKBP), dia bergelut di dunia lalu lintas di ke polisian. Ito yang mengawali karir di Serang pada 1978 juga pernah bertugas di Timor Timur (sekarang Timor Leste) pada 1979?1980. Di Jawa Timur, Ito pernah menjadi Ka polwiltabes Surabaya pada 2001?2003. Kiprah Ito saat itu ba nyak dipuji orang. Ito, misalnya, se cara tidak langsung ikut menga mankan Surabaya saat terjadi gerakan rakyat dan DPRD Sura baya yang melengserkan Wali Kota Sunarto Sumoprawiro (2002). Saat di Surabaya, dia juga dikenal giat membantu penertiban PKL yang di akukan satpol PP. Karena besar di lalu lintas, Ito sering disindir tak pu nya dasar-dasar reserse yang kuat. Ditanya soal itu, Ito terse nyum. “Yang bilang sedikit siapa” Saya pernah menjabat di reserse tujuh tahun. Saya pernah menjadi Dansat Reserse Polres 811 Se rang, Kasubdis Reserse Polda Met ro, terakhir saya menjabat Kasubdit Krimsus Jakarta. Jadi, basic saya reserse. Memang, pernah lama di lalu lintas. Terus, saya pernah di samapta, pernah di intel, di binmas. Jadi lengkaplah,” katanya.Ito juga menceritakan soal riwayat penuga sannya di berbagai wilayah sulit. “Di Aceh tiga kali. Jadi direktur lalu

KPK Sambungan dari Hal 1 secara bersyarat (conditionally unconstitutional), kecuali dimaknai pimpinan KPK berhenti atau diber hentikan secara tetap setelah dija tuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap,” kata Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. membacakan putusan majelis hakim MK di Jakarta kemarin (25/11). MK menilai Pasal 32 ayat (1) hu ruf c UU 30/2002 memang berpo tensi menimbulkan pelanggaran hak konstitusional. “Bukan hanya bagi para pemohon, tetapi juga bagi si apa pun yang sedang atau akan menjadi pimpinan KPK.”Permoho nan uji materi diajukan dua pimpi nan nonaktif KPK, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah. Keduanya dijadikan tersangka oleh Polri karena dinilai menyalahgu nakan kewenangan penyadapan yang dimiliki KPK. Dengan ketentuan di pasal tersebut, bila kasus BibitChandra dilimpahkan Kejaksaan Agung ke pengadilan, maka kedua nya akan berhenti tetap dari jaba tan pimpinan KPK.Dalam permoho nan uji materinya, Bibit-Chandrameminta Mahkamah membatalkan Pasal 32 Ayat 1 huruf c UU KPK yang berbunyi, pimpinan KPK ber henti atau diberhentikan, antara lain, karena menjadi terdakwa dalam tindak pidana kejahatan. Mereka menilai pasal tersebut bertenta ngan dengan Pasal 27 ayat 1, 28D ayat 1, Pasal 28 J ayat 2 UUD 1945.

Luwuk Post KAMIS 26 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

penjelasan dan pembelaan diri. Na mun, pembelaan itu hanya bisa dila kukan pada saat proses audit ber langsung, bukan setelah BPK me rampungkan audit investigatif dan mengambil kesimpulan. “Seperti terdakwa di pengadilan, dia berhak membela diri. Tapi kalau MA sudah memutuskan, ya sudah final,” kata nya.Sebagai catatan, dalam pro ses audit investigatif, semua pihak terkait sudah dimintai keterengan oleh BPK melalui interview secara langsung. Hasil interview tersebut merupakan salah satu bahan

acuan untuk membuat kesimpulan audit.Seperti diwartakan sebelum nya, sehari setelah BPK mengung kap dugaan pelanggaran dalam pro ses bailout Bank Century, anggota KSSK yang terdiri dari Menteri Ke uangan Sri Mulyani Indrawati, Gu bernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution, dan Ketua Dewan Komi sioner Lembaga Penjamin Simpa nan (LPS) Rudjito, menyampaikan bantahan atas berbagai dugaan pelanggaran yang disampaikan BPK dalam audit investigatifnya. Ditemui usai Rapat Kerja dengan

Komisi XI DPR kemarin, baik Sri Mulyani maupun Darmin Nasution enggan berkomentar saat ditanya lagi tentang hasil audit investigatif BPK.Lalu, apa yang harus dilaku kan oleh pemerintah, dalam hal ini presiden untuk menindaklanjuti hasil audit BPK? Dradjad mengatakan, karena BPK sejajar dengan presi den, maka sebaiknya presiden lebih memakai hasil audit investigatif BPK daripada penjelasan para pihak yang sudah diduga melakukan pe langgaran. “Agar langkah selanjut nya yang diambil presiden tepat,”

tat, mulai pagi sampai malam. Maka, kata Bella, sepanjang produksi ber langsung itu dirinya menjadi orang lain. “Kayak di sinetron sebelum nya, aku kebanyakan nangis. Ba nyak banget keluar air mata. Giliran punya masalah pribadi yang seha rusnya menangis, aku susah na ngis. Bayangin saja, aku terlalu se ring menangis saat syuting,” tutur nya.Keadaan tersebut membuat Bella kurang nyaman. Sebab, dia yakin bahwa menangis

dalam kehi dupan nyata bisa menjadi salah sa tu cara meluapkan emosi dan me redakan gundah di hati.“Akhirnya, saya cari cara lain. Yakni, sharing dengan orang lain. Biasanya, aku sharing dengan kakakku yang pe rempuan,” jelas perempuan kelahi ran Bandung, 24 Februari 1988, itu.Uniknya, lanjut Bella, air matanya justru mudah terpancing oleh hal di luar urusan pribadi. Terutama, per kara akting. Misalnya, kata Bella, membaca

skenario yang menyedih kan atau menonton film dan sinet ron lain yang melankolis. “Aneh kan?” ujar mantan kekasih Ananda Mikola tersebut.Dalam Kesetiaan Cinta, Bella berperan sebagai Kirana. Karakternya tidak jauh beda seperti sebelumnya. Tokoh terse but baik hati yang tersakiti. “Se karang ada tantangannya. Me nangisnya harus di dalam hati. Ter lihat sedih, tapi tidak boleh keluar air mata,” ucapnya. (gen/ayi)

begitu,” ujarnya. Tang gapan berbeda disampaikan pimpinan nonaktif KPK, Bibit Samad Rianto. Ketika dimintai komentar tentang pencopotan Komisaris Jen deral Susno Duadji dari jabatan Ke pala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Bibit menolak berkomentar. Bibit juga tidak merespons perta nyaan tentang kaitan antara penco potan Susno dengan dugaan krimi nalisasi pimpinan KPK. “Tidak tahu,” katanya singkat.Purnawirawan bintang dua polisi ini juga menilai bukan hal aneh bila ada perwira tinggi bintang tiga yang tidak punya meja di Mabes Polri. “Dulu bahkan pernah ada bintang empat nonjob. Sekarang dia (Susno) kan masih menjadi pati (perwira tinggi) di Mabes Polri, sebab kalau dipensiun kan belum (waktunya),” kata Bibit. Ketika ditanya apakah pencopo tan itu dalam rangka menyelamat kan posisi Susno, Bibit mengata kan, “terserah mau diselamatkan, atau dianiaya, yang jelas yang

dianiaya itu kan saya.” Sikap seru pa disampaikan Chandra Hamzah. Dia menegaskan dirinya tidak ber hak berkomentar tentang pencopo tan Susno.Pendapat yang sinis disampaikan pengacara ChandraBibit, Bambang Widjojanto. Dia menilai pencopotan Susno dengan alasan rotasi jabatan adalah reka yasa Polri untuk memenuhi perintah presiden, namun tetap menjaga muka Polri. “Polri bermain argumen tasi dengan mengatakan pencopo tan Susno hanya sekadar tour of duty, bukan sanksi karena telah merekayasa kasus. Ini artinya Polri tidak memenuhi perintah presiden untuk menindak pihak-pihak yang bersalah,” tegasnya.Mantan Gu bernur Perguruan Tinggi Ilmu Kepoli sian (PTIK) Irjen Pol (purn) Farouk Muhammad mengatakan Kapolri harus menjelaskan secara terbuka proses pencopotan Susno. Apakah konteksnya pengunduran diri atau memang diberhentikan.Kalau diber hentikan, lanjut Farouk, juga harus

jelas konteks persoalannya. Paling tidak ada tiga kemungkinan perma salahan yang membelit Susno. Yakni, soal pernyataan Cicak Buaya yang menimbulkan blunder bagi jajaran kepolisian atau memak sakan kasus Bibit-Chandra dipida nakan. Kemungkinan ketiga, terkait percakapannya dengan Lukas yang terekam KPK terkait pencairan dana Budi Sampoerna, nasabah bank century, sebesar USD 18 juta. “Ini (konteks pencopotan Susno, Red) yang belum jelas,” kata Faoruk dalam diskusi Reformasi Hukum Pasca Sikap Presiden Ter hadap Rekomendasi Tim Delapan di Gedung DPD, Senayan, kemarin. Farouk yang kini duduk sebagai anggota DPD dari NTB itu menya dari Kapolri memang harus mem buat membuat pernyataan yang tidak menimbulkan keguncangan di internal. “Tapi, bagaimanapun harus tetap dijawab mengapa Susno dicopot,” tandasnya. (noe/ pri)

lintas, jadi komandan satgas tsunami, dan menjadi pengamanan AMC. Tugas di Papua, Timor Timur, juga pernah di Bosnia menjadi ko mandan Kontingen Garuda IX. Ka lau banyak dibilang di lalu lintas, se benarnya banyak di bidang reserse dan bidang lain,” tuturnya.Salah satu program internal Ito adalah pe nertiban mafia kasus dan brokerbroker perkara yang diduga sering bernegosiasi dengan aparat. Ito ya kin, mafia-mafia itu bakal habis di sikat dalam 100 hari ke depan. “Saya sangat yakin. Sebab, ka lau mafia hukum harus ada koneksi ke dalam, ya orang dalam kita ter tibkan. Sepanjang dia tidak diberi kesempatan, tidak mungkin bisa melakukan. Katakan dia mafia hu kum, tapi kalau dia tidak melakukan apa-apa selama saya menjabat, tentunya kita tidak ngapa-ngapain,” katanya.Meski usianya terpaut se tahun lebih tua daripada Susno (Ito lahir 17 Juni 1953, Susno 1 Juli 1954), dia ingin belajar kepada te man lari paginya di Akademi Kepoli sian itu. “Hubungan kami sebatas sahabat. Seangkatan, seperti sau dara dengan beliau. Bicara pun tidak pernah ada yang ditutupi,” ujar nya.Berarti tahu soal kasus Pak Susno” “Tentunya ada hal-hal ter tentu yang saya tidak tahu. Saya tidak bisa mengatakan seorang itu salah atau benar kecuali orang itu sendiri,” ungkapnya.Secara priba di, Ito merasakan apa yang dialami Susno sangat berat. “Yang Pak Susno alami sama lah, seperti wak tu saya dituduh terlibat judi. Tetapi, kan akhirnya waktu juga yang mem buktikan. Tentunya sebagai saha bat Pak Susno, kita sampai kapan pun akan terus berkoordinasi,” ka tanya.Nama Ito memang sempat disebut-sebut tidak berani menin dak bandar judi bernama Atjin di Riau. Atjin ditangkap Oktober 2008. Nah, saat pemeriksaan, ternyata Atjin sudah beroperasi sejak 2001. Karena itu, enam Kapolda sempat diperiksa Irwasum dan Propam Pol ri. Geger Atjin memang tidak hanya menyeret enam perwira tinggi (pati), tapi juga 60 perwira mene ngah (di antaranya 15 kombespol, 26 AKBP, 5 kompol), 46 perwira per tama, dan 7 bintara. Di antaranya, Direskrim dan Dirintel.Ito memban tah tegas kabar itu. “Masalah judi

sudah selesai. Zaman saya tidak ada judi di sana dan itu sudah disam paikan Kapolri. Saya dapat promosi untuk bintang dua untuk Kapolda Sumsel. Kemudian, jabatan saya di sini Koorsahli (koordinator staf ahli). Itu jabatan promosi. Jadi, promosi di antara staf ahli yang lain,” tutur nya.Ito juga sempat dituding menjadi pelindung pelaku pembalakan liar (illegal logging) saat di Riau. “Se karang buktikan saja, cukong kayu siapa sih” Kalau perusahaan besar, kan harus dilindungi. Seperti RAPP, Indah Kiat, itu perusahaan nasional, bukan cukong kayu. Siapa pun, bi cara tentang apa pun juga silakan. Tapi, yang penting buktikan dengan fakta. Pimpinan juga tahu. Tidak mungkin pimpinan memberikan kepercayaan kepada seseorang dengan suatu cacat dalam penuga sannya. Sangat tidak mungkin,” ung kapnya.Ito menyebutkan, saat men jadi Kapolda Sumsel dirinya giat me rangkul LSM-LSM untuk melakukan operasi antieksploitasi hasil alam. Salah satu yang sukses besar ada lah operasi menggulung sindikat penyelundupan trenggiling yang merugikan negara Rp 39 miliar per bulan pada Agustus 2008. Karena itu, berita miring terhadap dirinya dianggap sebagai fitnah. “Kalau namanya fitnah, jangankan saya, pimpinan kepolisian pun pasti ada. Tapi, itu tidak membuat saya surut karena Tuhan saja yang saya percaya berlaku adil. Kalau manu sia, biasalah,” katanya.Ditantang untuk meneruskan kasus Bank Cen tury yang sedang menjadi sorotan, Ito oke-oke saja. Bahkan, dia akan menyiapkan para ahli hukum terbaik untuk menelaah kasus tersebut. “Dengan latar belakang pengeta huan hukum, tentunya saya akan berkonsultasi. Sebab, di Koorsahli ini kita dibantu penasihat ahli yang berjumlah 13 profesor. Karena itu, dalam menangani masalah, kita tidak melihat dari lingkungan kita saja, tapi juga secara komprehensif karena ini masalah besar,” katanya. Dia juga akan bertanya kepada pa ra penyidik yang lebih dulu mena ngani kasus tersebut. “Kalau saya masuk, yang pertama saya lakukan adalah konsolidasi. Kita lihat kons truksi kasusnya. Kalau sudah lihat konstruksi kasus, kita baru menge tahui apa yang akan kita lakukan.

Kemudian, apa yang sudah dilaku kan penyidik di sana,” tuturnya. Selama di kepolisian, Ito memang rajin menempuh studi hingga meraih gelar doktor ilmu hukum dari Univer sitas Padjadjaran, Bandung, serta sederet gelar pendidikan lainnya. Kini namanya pun memiliki embelembel gelar, yaitu Dr Drs Ito Sumardi DS SH MBA MM MH.Penasihat Kapolri Prof Bachtiar Aly menilai, Ito adalah Kabareskrim pertama yang bergelar doktor hukum. “Coba dilihat saja rekam jejaknya secara jernih. Bandingkan dengan yang lain. Saya kira Ito adalah doktor per tama yang menjadi Kabareskrim,” ujar Bachtiar saat dihubungi Jawa Pos kemarin.Selain ahli hukum, Ito gaul. Dia mempunyai akun Face book, situs jejaring sosial terpopuler di Indonesia saat ini. “Kalau warta wan mau komunikasi di Facebook silakan. Saya bisa dikontak online,” kata pria kelahiran Bogor, Jabar, itu. Ada dua nama akun dengan se butan Ito Sumardi DS. Salah satu di antaranya hanya memiliki 36 teman. Namun, akun yang menampilkan fo tonya dengan baju safari memiliki 4.944 teman.Akun terakhir selama ini memang digunakan untuk berinte raksi di dunia maya. Salah seorang pengguna Facebook Adhi Kusuma putra adalah salah seorang teman dalam jaringannya. “Pak Ito suka chatting membahas isu-isu aktual,” ujar Adhi saat dimintai komentar soal Ito.Tadi malam muncul fan page (halaman penggemar) Dr H Ito Sumardi DS dan sudah ada 413 fans dan terus bertambah. Pada bagian info sudah disajikan riwayat kehidupannya. Dari pendidikannya sejak SD hingga jabatan terakhir sebagai Kakorsahli (kepala koor dinator staf ahli) Mabes Polri. Se mentara di bagian Photos baru ada satu fotonya saat mengenakan se ragam perwira polisi lengkap de ngan tanda bintang.Secara kebe tulan, penghentian kasus BibitChandra juga didukung 1 juta face bookers. Apakah Facebook juga menjadi alasan memilih Ito sebagai pengganti Susno” “Kita tidak tahu apa-apa sama sekali. Tentunya se mua pertimbangan beliau. Mengapa saya yang ditunjuk, yang jelas saya bukan yang terbaik, tapi akan ber buat yang terbaik,” kata Ito.(***)

Putusan inkonstitusional bersya rat yang dibacakan kemarin baru kali pertama dibuat MK. Dalam per timbangan putusan, majelis hakim MK memang menyatakan menolak permohonan untuk membatalkan Pasal 32 Ayat 1 Huruf c secara ke seluruhan. Majelis menilai penca butan pasal tersebut akan menye babkan kekosongan hukum. Di sisi lain, MK tidak berwenang menam bahkan atau mengubah pasal da lam UU KPK.Dikabulkannya guga tan uji materi tersebut disambut gembira Bibit dan Chandra. Mereka menyatakan kemenangan itu tidak hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk menyelamatkan institusi KPK. Dengan keputusan itu, pimpinan KPK ke depan tidak akan mudah dikriminalisasi oleh Polri dan Kejaksaan, dua lembaga pene gak hukum yang menjadi objek su pervisi KPK.“Hakim tadi menyata kan ada dugaan rekayasa dan kri minalisasi, aku ini contohnya, tidak pernah memeras, tapi dicari-carilah pasal untuk memaksa kami mundur (dari KPK),” tambah Bibit.Chandra mengakui, putusan MK tidak secara langsung membebaskan mereka dari jeratan kasus hukum maupun mengembalikan mereka ke kursi komisioner KPK. Untuk memperoleh seluruh haknya, mereka masih mem butuhkan Surat Perintah Penghen tian Penyidikan (SP3) dari Polri atau Surat Keputusan Penghentian Pe nuntutan (SKP2) dari Kejaksaan Agung.“Perkara kami belum sele sai, belum ada hitam di atas putih. Apalagi besok kami dipanggil ke ke jaksaan untuk mulai (pelimpahan

berkas, barang bukti, dan tersang ka) tahap dua,” katanya. Tidak hanya itu. Meskipun telah memenangkan uji materi di MK, Bibit dan Chandra tidak bisa serta merta memimpin kembali KPK. Keppres pencabutan pemberhentian semen tara dan pengangkatan kembali, baru akan diterbitkan setelah status tersangka keduanya dicabut, atau terbukti tidak bersalah jika kasus ini dibawa sampai di penga dilan.Staf Khusus Kepresidenan bidang Hukum Denny Indrayana mengatakan, yang dipermasalah kan oleh Chandra dan Bibit di Mah kamah Konstitusi adalah klausul tentang pemberhentian tetap pimpi nan KPK. Mereka berdua tidak menggugat status penonaktifan se mentara.Bibit dan Chandra meng gugat pasal 32 ayat 1 huruf c UU KPK yang memuat klausul pember hentian tetap pimpinan KPK karena status sebagai terdakwa. Sedang kan Keppres penonaktifan semen tara Chandra dan Bibit, didasarkan kepada pasal 33 ayat 2 yang ber bunyi: Dalam hal Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi tersangka tindak pidana kejahatan, diberhentikan sementara dari ja batannya. Pasal 33 ayat 2 tersebut tidak digugat oleh Chandra dan Bibit. “Jadi tergantung status hukum nya. Selama masih tersangka, Chandra dan Bibit akan tetap non aktif. Mereka menurut Perpu bisa diaktifkan jika tidak lagi berstatus tersangka,” kata Denny saat dihu bungi kemarin.Sehingga, untuk kon disi saat ini, putusan MK belum bisa mengaktifkan lagi Bibit dan

Chandra. “Tidak otomatis putusan MK dapat mengaktifkan keduanya sebagai pimpinan KPK, tanpa ada penghentian perkaranya dan pencabutan status tersangkanya oleh Kepolisian dan Kejaksaan,” kata Denny. Namun, lanjut Denny, keputusan Mahkamah tidak bisa membuat presiden menghentikan tetap keduanya, jika statusnya meningkat menjadi terdakwa. “Kalau tidak ada kekuatan hukum tetap yang menyatakan mereka bersalah, tidak bisa diberhentikan.” Mantan anggota Tim Delapan Todung Mulya Lubis mengatakan bahwa putusan MK, secara faktual, tidak merubah status Bibit dan Chandra. Dia menyampaikan, substansi putusan MK membuat pimpinan KPK tidak bisa diberhentikan tetap selama masih berstatus terdakwa. Faktanya, kasus Bibit dan Chandra tidak akan dilimpahkan ke pengadilan. Sehingga, keduanya memang tidak akan berstatus terdakwa. “Jadi, itu (putusan MK, Red) sebenarnya tidak ada impact apa “apa,” kata Todung usai diskusi Reformasi Hukum Pasca Sikap Presiden Terhadap Rekomendasi Tim Delapan di Gedung DPD, Senayan, kemarin. Meski begitu, Todung menambah kan, Bibit dan Chandra punya dua pilihan, yakni kembali memimpin KPK atau mundur. “Belum tentu juga mau kembali ke KPK. Mungkin merasa mau menjadi swasta atau pensiun saja,” ujarnya, lantas tersenyum. (noe/sof/pri/iro)

15

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

terangnya.Sementara itu, Ketua Ko misi XI (Komisi Keuangan) DPR Emir Moeis mengatakan, pihaknya belum membuat rekomendasi apapun sebagai tindak lanjut atas hasil te muan audit investigatif BPK. “Kami sudah rapat internal, tapi belum buat keputusan apa-apa,” ujarnya. Saat ditanya apakah rekomen dasi Komisi XI akan mendesak agar Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan Wapres Boediono (sebagai mantan Gubernur BI) dinonaktifkan, Emir yang berasal dari Fraksi PDIP itu menepisnya. “Jangan sampai se jauh itu. Masalahnya kan hanya di kebijakan, jadi mereka tanggungja wabnya di kebijakan,” katanya.Se mentara Anggota Komisi XI DPR Maruarar Sirait lebih mendesak agar hasil audit investigatif BPK se gera ditindaklanjuti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kenapa KPK, karena KPK lah yang pertama kali meminta audit ini ke pada BPK. Jadi, ada dua pihak yang paling berhak mengusut

kasus ini, yang pertama KPK dan ke dua DPR (karena sama-sama min ta BPK melakukan audit investi gatif),” ujarnya.Sementara itu, Ko misi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima audit Bank Century dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Audit itu diserahkan seorang peja bat BPK sekitar pukul 13.30. Se belum konflik KPK-Polri mencuat, lembaga antikorupsi memang me mintakan audit investigatif ke BPK. Sebelumnya, komisi telah menegas kan menyelidiki kasus itu. Setidak nya, KPK membutuhkan waktu em pat bulan menunggu hasil audit itu rampung.“KPK sudah menerima nya, sekarang KPK akan mempela jari hasil audit tersebut,” jelas Juru Bicara KPK Johan Budi SP, kemarin. Hasil audit itu, kata dia, sudah ber ada di sekretariat pimpinan komisi. Wakil Ketua KPK Haryono Umar menjanjikan akan lebih cepat menin daklanjuti hasil audit itu. “Karena ini menjadi perhatian masyarakat tentu kami bisa minta lebih cepat,” jelas

mantan auditor Badan Pengawa san Keuangan dan Pembangunan (BPKP) itu. etelah dipelajari, terang Haryono, nanti para petugas KPK akan menggelar hasil audit itu bersama pimpinan. “Bagaimana hasilnya akan diketa hui setelah gelar tersebut,” ucap nya. KPK, kata dia, juga bakal meng koordinasikan penuntasan Bank Century itu bersama dua penegak hukum lain, Kepolisian dan Kejaksa an. Sebab, dalam pernyataan sikap nya, presiden menegaskan agar dua lembaga itu berkonsentrasi menangani kasus itu. “Tentu agar tidak overlap, kami ingin tahu mana yang ditangani Kejaksaan dan Kepolisian,” tambahnya. Desakan agar KPK mengusut bailout Bank Century itu kian hari kian membesar. Saban hari, ada saja elemen masyarakat agar pe nanganan kasus itu ditangan KPK. Di depan gedung, KPK pun berte baran spanduk desakan mengusut skandal itu. (owi/git/iro)

CATATAN

tapi kalau perlu setiap hari diafir masi. Artinya, harus setiap saat di munculkan, dibayangkan, dan di buat seolah-olah akan menjadi ke nyataan. Menarik diungkapkan di sini apa yang dilakukan sang Emak. Setiap malam dia mengaji, dan me ngulang-ulang ayat yang ada hubu ngan dengan panggilan haji. Dia ra jin mengikuti ceramah haji, mem baca buku, atau melihat gambar yang berkaitan dengan haji. Anak nya pun mendukung dengan mem buatkan lukisan Ka’bah, yang lalu dipajangnya di dinding rumah se hingga setiap hari bisa ditatap.Tapi, niat yang kuat saja belum cukup. Mereka tentu harus mencari tam bahan penghasilan untuk menam bah tabungan haji tadi.Timbul kei nginan untuk mendapatkan uang dengan cara cepat, agar niat ini bi sa segera terlaksana. Tapi, dengan mengandalkan hasil berjualan kue tentu tidak cukup. Manalagi hasil lukisan sang anak, sulit untuk laku. Di saat-saat lagi bingung mencari tambahan uang, ternyata masalah lain datang lagi. Cucu sang Emak, hasil perkawinan anaknya dengan istri yang kini telah diceraikan itu harus dioperasi dengan biaya men capai 5 jutaan. Dari mana mereka harus mencari uang? Disinilah tim bul rasa iba penonton, karena sete lah gagal mencari pinjaman kesa na-kemari, Emak bersedia membe rikan uangnya yang telah dia ta bung selama ini. Dengan ikhlas, tan pa memikirkan nasib rencana naik hajinya, uang tabungan haji yang disimpan-simpan selama 6 tahun itu harus direlakan untuk biaya pengo batan sang cucu. Inilah yang kemu dian membuat penonton seperti keberatan. Sang anak juga bersiku kuh agar tak menggunakan uang tabungan haji itu. Tapi, Emak tadi benar-benar ikhlas. Seluruh uang nya yang ditabungnya bertahun-tahun itu diberikan tanpa syarat apapun. Bahkan uangnya yang ter sisa 300 ribu itu diberikan pula untuk tetangga yang ternyata lebih miskin daripada mereka.Ini sungguh sa

ngat sulit dilakukan oleh orang ke banyakan. Tidak banyak orang yang bisa bersedekah ketika me reka dalam kondisi susah. Tapi, sang Emak telah memberikan con toh yang sangat baik untuk ini. Inilah sebenarnya berkorban dengan mutu yang tinggi. Memberikan apa yang kita punyai, ketika kita sendiri membutuhkannya. Ketika melihat adegan ini, saya teringat apa yang pernah saya baca dari Emha Ainun Najib. Bila kita telah susah payah menabung untuk haji, lalu uang itu kita berikan kepada tetangga yang lagi kesulitan, maka pada hakekat nya kita telah berhaji, meski tak sampai ke tanah suci. Hakekat ber haji adalah berkorban. Dan bila kita telah melakukan pengorbanan se perti ini, maka makna haji yang se sungguhnya telah kita raih. Inilah syarat yang kedua itu. Me melihara kesediaan berkorban. Ber korban, secara kasat mata mem buat harta kita semakin berkurang. Tapi, Tuhan punya cara yang lebih canggih dalam mengatur rezeki buat ummatnya. Di akhir film ini, uang tabungan Emak memang tak cukup untuk membiayainya naik haji. Tapi dari tetangganya yang kaya, yang bernazar bila selamat melahirkan, sang Emak mendapat kesempatan berhaji tanpa harus mengeluarkan sepeser pun dari ta bungannya. Demikian pula sang anak, dia bisa ikut Emaknya berhaji, juga karena mendapat simpati dari sang tetangga yang bersedia me nanggung semua biaya hajinya. Inilah dua hal penting yang perlu dipenuhi bila kita ingin berhaji. Yang pertama adalah mengukuhkan niat dengan sebaik-baiknya. Kedua, memelihara semangat berkorban. Pengorbanan disini dapat dimaknai dengan memberikan pertolongan kepada siapa saja yang membutuh kan. Teristimewa ketika kita dalam kesusahan. Kalau ini kita lakukan, insya Allah kita akan mendapat reje ki untuk naik haji. Kalau toh tak bisa, maka paling tidak kita bisa meraih makna haji itu, meski tak sampai ke tanah suci.(*)

kan.“Karena itu, kita (MK) menjaga agar KPK tetap kuat dan pimpinan nya tidak bisa dijadikan korban untuk sebuah konspirasi,” tegas nya. “Dengan dikabulkannya uji materi Pasal 32 Ayat 1 Huruf c ini, kita (MK) membuat perlindungan (bagi eksistensi KPK) sekarang,” sambungnya.Mantan Menteri Pertahanan itu mengakui, keputu san MK tersebut tidak serta-merta membebaskan Chandra-Bibit dari jeratan hukum maupun mengemba likan mereka ke kursi pimpinan KPK. Chandra-Bibit baru bisa kembali menjabat setelah Polri dan Kejaksa an Agung menetapkan kasus hu kum keduanya tidak dilanjutkan ke pengadilan, baik melalui Surat Perin tah Penghentian Penyidikan (SP3) maupun SKPP (Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan).“Kalau Bibit-Chandra bebas dari masalah hukum, tidak jadi terdakwa, mereka bisa langsung kembali ke KPK, tan pa ada prosedur apapun, tanpa se leksi lagi, tanpa melamar lagi, lang sung. Itu sudah ada dalam Perppu (pemberhentian, pemberhentian sementara, dan pengangkatan pe mimpin sementara KPK,” tegas pria asal Madura itu.Pimpinan KPK nonaktif Chandra M. Hamzah me ngakui, posisi kasusnya hingga ke marin masih belum bergerak meski Presiden SBY sudah menegaskan kasus tersebut tidak akan dilanjut kan ke pengadilan. Bahkan,

Chandra mengaku telah mendapat surat panggilan untuk menandata ngani berita acara penyerahan ber kas, barang bukti, dan tersangka di Gedung Bundar Kejaksaan Agung. “Belum ada surat apa pun terkait perkara. Kami besok malah dihadapkan ke jaksa untuk (pelim pahan) tahap dua,” katanya.Kuasa hukum Chandra-Bibit, Trimoelja D. Soerjadi, mengaku bingung dengan langkah yang diambil kejaksaan untuk menghentikan kasus ini. Bila kejaksaan menunggu berkas dan barang bukti dinyatakan lengkap (P-21), dia menilai tidak bisa dikeluar kan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKPP). “Ini kontradiktif. Kalau mau menerbitkan SKPP, seharusnya jangan dinyatakan P21,” katanya di gedung MK kemarin (25/11).Kuasa hukum lain, Bambang Widjojanto, menilai pro ses tahap dua yang dilakukan Ke jaksaanAgung hari ini adalah upa ya untuk melegalisasi rekayasa kasus hukum terhadap Chandra-Bibit yang dilakukan penyidik Polri. “Seharusnya kejaksaan menyata kan kasus ini tidak ada sehingga keduanya segera dibebaskan. Ka lau masih di proses tahap dua, arti nya masih ada upaya melegalisasi rekayasa kasus hukum yang tidak pernah ada,” katanya.Di bagian lain, pihak Kejagung mengharapkan segera ada pelimpahan tahap dua. Itu setelah berkas perkara dinyatakan P-21 (lengkap). (noe/fal/git/iro)

Arafah yang rusak diterjang angin ribut. Sesuai jadwal, sekitar pukul 12.00 atau setelah salat zuhur, jamaah Indonesia diberangkatkan ke Arafah secara bertahap. Perja lanan Makkah-Arafah memerlukan waktu sekitar enam jam. Sesuai pro tap PPIH, seluruh jamaah harus sudah berada di perkemahan di Arafah hari ini sebelum pukul 12.00 atau salat Zuhur. Apabila hingga pagi ini, petugas haji Jeddah belum sampai di Arafah, PPIH kemungki nan akan mengambil langkah da rurat. Yakni, dengan mengganti pani tia penyambutan dari petugas haji Makkah dan Madinah. “Beberapa langkah antisipasi akan diambil PPIH,” kata Baehaqi.Mulai kemarin, sekitar tiga juta jamaah memang mengalir ke Arafah dan Mina. Jama ah yang ke Mina melaksanakan tar wiyah sejak magrib hingga subuh. Sedang jamaah yang ke Arafah untuk menanti datangnya waktu wukuf yang jatuh Kamis (26/11) sa at Zuhur.Tanpa hujan pun, Makkah macet luar biasa saat jemaah bertolak menuju ke Arafah dan Mina. Saat hujan, kemacetan makin bertambah. Hujan di Arab Saudi, termasuk Makkah dan Jeddah, rela tif jarang terjadi. Satu tahun hanya terjadi dua atau tiga kali. Inilah yang membuat kota-kota di Arab Saudi tidak memiliki system drainase yang baik. Sebab itu, meski hujan tidak terlalu deras namun berlangsung

lama, dataran rendah rawan keban jiran. Setelah Asar, hujan agak reda. Sebagian jamaah nekat menuju Arafah dan Mina. Ada yang berja lan kaki dan menumpang bus. Para jamaah yang mengenakan kain ihram itu seolah tak mempedulikan air hujan dan petir bersahutan.Hing ga tadi malam, belum ada laporan menimbulkan bencana, kecuali ban jir di sejumlah kawasan di Jeddah. Namun, akibat hujan ini, suhu udara drop dari biasanya sekitar 32 de rajat celsius menjadi sekitar 20 de rajat celsius. Di malam hari, suhu itu bisa terus menurun hingga 18 derajat celsius.Dr Ramon Andreas, dokter penghubung kesehatan pa da Daker Makkah mengatakan, hu jan yang turun berpotensi mening katkan jumlah kesakitan jamaah saat melakukan ibadah di ruang ter buka. Sebab itu, dia berupaya me nyosialisaikan kepada jamaah, agar tidak terkena hujan langsung. Setidaknya, jemaah harus berteduh atau mengenakan payung saat ke luar ruangan.Jamaah bertolak dari Masjidil haram sejak subuh dengan membawa berbagai peralatan yang akan diguna kan selama melak sanakan tarwiyah di Mina, seperti membawa tikar, peralatan ibadah, dan perbekalan lainnya.Mereka menggunakan bus besar atau bus coaster dengan penum pang minimal 25 orang. Jamaah yang naik kendaraan kecil berhenti di depan Terowongan King Fahd dan pos terten tu yang akan memasuki Mina.(roy/agm/ib)

Sambungan dari Hal 1 bisa. Jika demikian maka jawaban yang tepat atas pertanyaan di atas adalah bisa. Tetapi tentu tidak sese derhana itu. Ada kondisi atau sya rat tertentu yang harus dipenuhi. Bila syarat ini terpenuhi maka Anda pun, apapun pekerjaannya, bagai manapun kondisi ekonominya, pas ti bisa naik haji. Bagaimana bisa? Kalau Anda ingin tahu rumusnya maka tontonlah film “Emak Ingin Naik Haji” yang saat ini sedang diputar di bioskop-bioskop di Indonesia. Film ini mengisahkan bagaimana perjuangan seorang ibu yang kon disi ekonominya sangat pas-pasan agar bisa naik haji. Sehari-hari, sang Emak hanya berjualan kue. Meski tinggal dengan seorang anak laki-lakinya yang berprofesi se bagai pelukis jalanan, tapi pengha silan mereka berdua tak cukup membuat kehidupan mereka menjadi layak. Kehidupan mereka seharihari jauh dari kecukupan. Tapi, de ngan kondisi seperti itu, ibu tadi tak malu berniat untuk naik haji. Dari pekerjaannya, Emak mengumpul kan uang recehan sehingga men capai Rp. 100 per bulan. Sedikit de mi sedikit, setelah 6 tahun, tabu ngannya mencapai 5 juta rupiah. Tapi, taruhlah biaya haji saat ini sekitar 30 jutaan, berapa tahun lagi yang diperlukan untuk melunasi biaya haji? Untuk itu sang ibu harus menabung selama 30 tahun lagi. Mungkinkah dengan umurnya yang saat ini sudah 57 tahun, niat mulia itu bisa terwujud? Sebab, jika dihi tung, maka sang ibu tadi hanya bisa naik haji ketika telah berumur 87 tahun. Masihkan kita kuat berhaji di usia setua itu?Tak mudah mem buat orang lain yakin. Tapi bagi Emak, ini sama sekali tak menghal angi niatnya. Niat itu bukan semakin luntur, tapi makin hari bertambah subur. Inilah syarat pertama itu. Kita harus punya niat yang kuat, dan niat itu tak cukup hanya dalam hati,

ANGGODO Sambungan dari Hal 1 mendengar rekaman hasil penyada pan dalam persidangan, Mahka mah berpendapat bahwa terdapat fakta petunjuk terjadinya rekayasa atau sekurang-kurangnya pembica raan antara oknum penyidik atau oknum aparat penegak hukum de ngan Anggodo Widjojo,” kata Majelis Hakim dalam putusannya.Usai memimpin sidang, Ketua MK Mahfud MD mengakui isi percaka pan dari rekaman penyadapan KPK yang diperdengarkan dalam sidang MK terindikasi berpotensi mereka yasa agar Bibit dan Chandra men jadi tersangka dan terdakwa dalam kasus tertentu, yakni penyalahgu naan kewenangan dan pemerasan. “(Rekayasa kasus) ini kan jelas ter lihat dari rekaman itu. Mereka dica rikan pasal agar nonaktif (dari pim pinan KPK),” terang Mahfud di ruang kerjanya.Guru besar Universitas Islam Indonesia itu mengata kan, nonaktifnya dua pimpinan KPK secara otomatis akan membuat kinerja KPK melempem. Itu karena menurut keterangan yang diper oleh MK dari pihak Polri, absennya dua pimpinan KPK akan membuat keputusan apa pun yang diambil lima pimpinan KPK yang tersisa tidak sah, termasuk keputusan penceka lan, pemeriksaan, maupun peninda

HAJI Sambungan dari Hal 1 20.00 WIB, empat bus petugas berusaha keluar dari genangan banjir di kawasan Sulaima niyah. Kawasan ini merupakan jalan ter dekat menuju Makkah. “Kami terpak sa berada di atap bus untuk jagajaga,” kata Baehaqi saat dihubungi dari Surabaya, tadi malam. Menurut dia, hujan deras sejak pukul 07.30 waktu Jeddah membuat jalanan di pusat kota digenangi air. Ketinggian air awalnya sekitar 25 sentimeter. Namun, hujan yang makin deras membuat genangan air menjadi satu meter. Mobil-mobil pun menjadi mogok. Sekitar 20 mobil di jalanan di kawasan Sulaimaniyah hanyut terseret air bah. Sebagian mobil bahkan tumpang tindih. “Kami sempat panik karena air masuk ke tangga bus,” jelas Baehaqi. Para petugas haji Jeddah berharap bisa sampai ke Arafah sebelum pukul 00.00. Namun, kondisi jalanan tam paknya tidak memungkinkan ren cana tersebut. Apalagi, empat lajur jalan tol Jeddah-Makkah mengalami macet luar biasa.Saat ini, PPIH berkoordinasi dengan petugas haji Daerah Kerja (Daker) Makkah untuk tidak memberangkatkan jamaah ke Arafah sebelum petugas haji Jed dah datang. PPIH juga masih mem perbaiki sejumlah perkemahan di


LUWUK POST | KAMIS, 26 NOVEMBER 2009  

LUWUK POST, E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you