Issuu on Google+

HARGA ECERAN Rp. 3.000

SELASA 17 NOVEMBER 2009 | Nomor 0682

Dicari, Payung yang Berhemat Rp 10 Triliun DIREKTUR utama PLN harus melakukan ini. Terutama kalau semua orang menghen daki kelistrikan Indonesia bisa baik. Tapi, semua direktur uta ma PLN, baik yang lalu, yang sekarang, maupun yang akan datang tidak akan bisa mela kukan ini. Bayangkan. PLN memiliki banyak sekali pembangkit lis

Catatan Dahlan Iskan

trik raksasa yang mestinya dijalankan dengan gas, kini harus diberi makan solar. PLTG “salah makan” ini meliputi sekitar 5.000 MW! Yang 740 MW dua buah ada di dekat Ja karta. Yang 1.000 MW ada di Gresik. Yang 750 MW ada di Pasuruan. Dan di beberapa tempat lagi di Jawa. PLTG (Pembangkit Listrik

Tenaga Gas) itu tentu didesain untuk diberi “makan” gas. Namun, PLN tidak bisa mendapatkan gas. Bukankah negeri ini punya banyak gas” Juga dikenal sebagai pengekspor gas” Ya. Itu benar. Tapi, untuk PLN terlalu banyak persoalannya. Kalau saya uraikan di sini bisa menghabiskan seluruh halaman surat kabar ini. Yang jelas, akibat tidak bisa mendapatkan gas, PLTG-PLTG tersebut diberi makan solar. Memang desain mesinnya memung

kinkan untuk itu, meski kapasitasnya ber kurang sampai 15 persen. Maka PLTG itu sudah sepantasnya kini disebut PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Solar). PLTG “salah makan” inilah salah satu penyebab utama kesulitan PLN dan seka ligus kesulitan menteri keuangan. PLTG “salah makan” inilah yang menjadi salah satu penyebab direksi PLN beserta seluruh

BACA : CATATAN ......Hal 15

3 Calon Kapolri Disiapkan Posisi Kabareskrim Juga Akan Diganti

BACA : MATINDOK......Hal 15 JAKARTA-Bola panas kasus krimi nalisasi pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah akan segera bergulir ke Istana Presiden. Pagi ini, Tim Delapan yang diketuai Adnan Buyung Nasution dijadwalkan menghadap. Meski tutup mulut soal isi rekomendasi, namun kabar adanya usulan penggantian Ka polri dan Jaksa Agung santer terde ngar. Jika memang Kapolri harus diganti, SBY masih membutuhkan persetu

SELEB Natalie Sarah

Sewot Sama Suami MERO KOK sudah hal yang biasa bagi perempuan, begitu juga dengan Natalie Sarah. Tapi ibu dua anak ini mengaku sudah tobat tidak lagi merokok meski orangorang disekitarnya tak jauh dari benda

BACA : SELEB......Hal 15

(FOTO: RAKA DENNY/JAWAPOS)

Berkas Bibit Balik ke Polisi JAKARTA-Sesuai perkiraan, berkas perkara pimpinan nonaktif KPK Bibit Samad Riyanto menga lami nasib yang sama dengan ber

kas perkara Chandra Marta Hamzah. Kejaksaan Agung me ngembalikan berkas Bibit ke pe nyidik kepolisian karena dinilai

INTERMEZZO

masih belum lengkap. “Jaksa telah menentukan sikap,

BACA : BERKAS BIBIT ......Hal 15

Rekomendasi Tim 8 Ditunda Hari Ini

Hari ini Komnas HAM Investigasi

BACA : KASUS SAWIT......Hal 15

BACA : 3 CALON ......Hal 15

DIPERIKSA LAGI: Saksi kunci kasus Bibit-Chandra, Ari Muladi, mendatangi Gedung KPK di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Jaksel). Ari tiba di Gedung KPK dengan didampingi tim kuasa hukumnya.

KASUS SAWIT

LUWUK-M Ridha Saleh, Wakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Selasa (17/11) hari ini dijadwalkan melakukan verifikasi ter hadap dugaan pelanggaran fungsi Hutan Tanaman Industri (HTI) dan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT. Kurnia Luwuk Sejati (PT KLS) perusahaan perkebunan kelapa Sawit di Kecamatan Toili. Rencananya, Komisioner Komnas HAM akan melakukan verifikasi atas laporan warga di kawasan HTI dan HGU yang dinilai menyimpang dari peruntu kannya. “Di kawasan HTI terdapat dua desa dan di kawasan HGU terdapat empat desa yang melaporkan adanya pelanggaran yang dilakukan PT. KLS,” kata Ridha Saleh saat ditemui di Hotel Rosalina Luwuk, Senin. Juga ada dugaan kasus penggusuran tanah rakyat Kecamatan Toili, seperti pe langgaran batas-batas izin hak guna

juan DPR. Sebab sesuai dengan UU 2 tahun 2002 pasal 11, Kapolri diangkat dan diberhentikan oleh presiden de ngan persetujuan DPR. Namun, sejum lah sumber di Mabes Polri menyebut beberapa nama sudah “digadang-ga dang” akan menjadi orang nomor satu menggantikan Jenderal Bambang Hendarso Danuri. “Saat ini, dua nama kuat yang bersaing adalah Timur Pradopo dan

(FOTO:HARI BUDIMAN/RAKYAT MERDEKA/JPNN)

REKOMENDASI TIM 8: Juru bicara Tim 8, Anies Baswedan (kiri),Ketua Tim 8,Adnan Buyung Nasution (tengah) dan Anggota Tim 8, Koesparmono Irsan (kanan) memberikan keterangan pers setelah rapat kerja di Gedung Watimpres Jakarta, Senin (16/11).

JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemarin batal menerima secara resmi rekomendasi Tim Indepen den Verifikasi Fakta dan Proses Hukum kasus pimpinan KPK

BACA : REKOMENDASI ......Hal 15

PT. KLS Diduga Gunakan Pupuk Subsidi Ditemukan FRAS di Kem Devisi III Desa Bukit Jaya

LUWUK-PT Kurnia Luwuk Sejati (PT KLS) diduga menggu nakan pupuk bersubsidi peme rintah jenis urea di perkebunan sawit. Pupuk bersubsidi untuk rakyat

itu ditemukan di salah satu ruangan di kem (camp) devisi III milik PT KLS di Desa Bukit Jaya Kecamatan Toili. Jumlahnya tidak

BACA : PT.KLS......Hal 15

BOCORAN AUDIT BPK

Proses Bailout Century Salah JAKARTA-Kasus bailout Bank Century dipastikan makin panas. Ini terkait bocoran audit investigatif Ba dan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebut proses bailout dilakukan secara salah. Artinya, pejabat yang terkait pun bisa dipastikan akan ter seret. Sumber terpercaya di DPR menye but, laporan audit investigatif BPK dengan jelas menyebut proses pe nyelamatan dan bailout Bank Century salah. “Mulai prosedur awalnya su dah nggak bener,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPR tadi malam (16/

11). Menurut sumber tersebut, laporan audit investigatif BPK sudah selesai, namun belum diserahkan ke pimpinan DPR. “Saya sudah melihat catatan hasil audit itu, tapi baru sebagian,” katanya. Dalam hasil audit tersebut, lanjut dia, proses penyelamatan Bank Century yang diputuskan oleh Komite Koordi nasi yang merupakan kelanjutan Ko mite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), tidak disertai dengan alasan

BACA : CENTURY......Hal 15

Menyusuri Padang pada Hari Ke-40 Pascagempa (1)

Bangun Sekolah Tahan Gempa Sekaligus Rescue Center Pada hari ke-40 pascagempa, wartawan Jawa Pos Nany Wijaya kembali ke Gunung Tigo, Kabupaten Padang Pariaman. Sebelumnya, sepekan pascagempa pun dia sudah ke sana. Catatan tentang kehancuran akibat guncangan 7,9 skala Richter yang mencabik-cabik dan rencana-rencana ke depan akan diturunkan secara bersambung.

Di sela-sela mengurus dan mempersiapkan lokasi sekolah yang akan dibangun dengan dana bantuan para pembaca Jawa Pos, saya menyempatkan ber

kunjung ke daerah perbukitan Gunung Tigo (baca: Gunuang Tigo) di Kabupaten Padang Pariaman beberapa hari lalu. Dari sisa bantuan pembaca yang belum tersalurkan, kami merencanakan untuk membangun dua sekolah “masing-masing di Padang dan Padang Pariaman” dengan konsep seperti sekolah-sekolah di Jepang. Tak hanya tahan gempa, tapi juga sebagai rescue center ketika terjadi bencana. Untuk itu, Jawa Pos bekerja sama dengan konsultan (F-NANY WIJAYA/JAWA POS)

BACA : KAWASAN LONGSOR......Hal 15

KAWASAN LONGSOR: Warga mengevakuasi anggota keluarga mereka yang sakit di Gunung Tigo, Padang Pariaman.

Kelinci Gaul KONTES dan peragaan busana binatang tidak lagi ‘’dimonopoli’’ anjing. Binatang-binatang lain juga tidak mau kalah. Seekor kelinci terlihat gaul dengan busana pesta dan kacamata hitam. Binatang bertelinga panjang itu tampil dalam kontes busana bertajuk Rabbit Fiesta di Kota Yokohama, Perfektur Kanagawa, Jepang, Minggu (15/11). Si kelinci tentu tidak berdandan sendiri, melainkan sang pemilik lah yang punya inisiatif untuk mempercantik dan membawanya ke kontes. Sekitar 8 ribu pecinta kelinci hadir dalam acara tahunan yang ber langsung dua hari tersebut. Kalau tak mungkin lagi ‘’memperbaiki’’ wajah sendiri, karena ber bagai faktor, tidak ada salahnya membuat can tik binatang piaraan. Email : Redaksi@Luwukpost.Info

CMYK

LUWUK-Kegiatan eksplorasi migas di Sulawesi Tengah kini semakin ramai dengan akan dilaksanakannya survey seismik 2 Dimensi (2D) di perairan Teluk Tolo, wilayah Kabupaten Morowali. Kali ini, eksplorasi akan dilaksanakan Black Gold South Matindok LLC selaku kon traktor kontrak kerjasama untuk Blok South Matindok yang berbatasan lang sung dengan Blok Matindok yang dike lola PT Pertamina EP – PPGM (Proyek Pengembangan Gas Matindok). Kepala BP Migas Perwakilan Kaliman tan – Sulawesi, Agus Suryono, yang dihu bungi Senin (15/11) kemarin mengatakan, kegiatan survey seismik 2D ini meliputi 4.400 kilometer dengan kedalaman laut antara 250 meter hingga 3.300 meter yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir 2009 ini. “Minggu lalu kita sudah sosia lisasikan ke Pemda Morowali di Bungku. Untuk Pemprov Sulteng masih menunggu kesediaan waktu dari mereka,” terang Agus.

Dampak Pembangkit Listrik yang ‘Salah Makan’ (1)

Info Berlangganan Koran dan Iklan : (0461) 325447 Faksmili : (0461) 32507

CMYK

Black Gold akan Eksplorasi Blok South Matindok


TOMINI RAYA

Luwuk Post

2

SELASA 17 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Pagimana Jadi Kota Mati Sudah Dua Minggu Listrik Padam Siang dan Malam PAGIMANA-Masyarakat Kecamatan Pagimana mengeluh kan kebijakan PT.PLN melakukan pemadaman tidak terjadwal. Masyarakat merasa sangat dirugi kan karena selama dua minggu berturut-turut dilakukan pemada man terus menerus. Burhan Latara, SAg, tokoh agama setempat, mempertanya kan kebijakan PT.PLN melakukan pemadaman, terutama pada malam hari yang menyebabkan kegiatan keagamaan seperti majelis talim maupun pengajian terganggu. “Pelayanan PLN diskriminatif. Kami maklumi apa dialami oleh PT.PLN dengan beberapa alasan, sehingga krisis listrik terjadi, na mun kami sangat sayangkan mengapa kecamatan pagimana sudah dua minggu berturut-turut mengalami listrik siang dan malam,” katanya. Akibat pemadaman listrik, pelayanan pemerintahan di keca matan lumpuh total serta meng

ganggu aktivitas anak sekolah belajar di malam hari. Begitu pula kegiatan keagamaan di masjid – masjid. “ Hal ini menjadi tanda tanya bagi kami masyarakat pagimana dan jangan sampai hanya keca matan pagimana yang dilakukan pemadaman sampai dua minggu berturut-turut, terus terang ini sangat merugikan bagi kami,” ujarnya, kesal. Jhoni Lumikis, Aktivis Pemuda Pagimana kepada media ini mengecam keras tindakan PT.P LN yang tidak lagi melakukan pemadaman sesuai jadwal. Dia juga memertanyakan alas an PT PLN bahwa pemadaman dilakukan karena debit air mesin pembangkit berkurang. Sebab, saat memasuki musim hujan pun masih tetap ada pemadaman listrik. “ Soal keru sakan mesin, kenapa sejak awal tidak tidak mengantisipasinya, alasan PLN sangat tidak masuk akal,” tam bahnya. Dia meminta PLN memperhati kan jadwal pemadaman sehingga masyarakat sebagai pelanggan tidak dirugikan. (anto)

SPESIALIS ALA T VIT AL D ARI SUKAB UMI ALAT VITAL DARI SUKABUMI Langsung ditangani Biang Kejantanan Terbesar Terpercaya Bikin Pria Perkasa. Ditangani Langsung Cucunya Hj. Mak Erot SPESIALIS TERAPI ALAT VITAL PALING SPEKTAKULER LANGSUNG BESAR & PANJANG DI TEMPAT TIDAK MENGGUNAKAN SUNTIK/SILIKON DIJAMIN TANPA EFEK SAMPING BEBAS PANTANGAN UNTUK SEMUA USIA, RAS DAN AGAMA (BERGARANSI). Anda punya keluhan seputar alat vital? Loyo, kecil dan kurang perkasa? Atau anda sudah bosan berobat kemana-mana belum mendapatkan hasil juga? Disini jawabannya? Disini jadi ajang pembuktian bagi yang kurang percaya, setengah percaya, yang masih ragu-ragu, yang mau coba-coba dan gagal berobat di tempat lain. Bukan sekedar janji-janji belaka tapi berdasarkan fakta dengan penanganan secara profesional paling aman. Cukup 1 kali berobat kemampuannya luar biasa !!! Dijamin JOSS !!! -

-

Langsung terbukti di tempat, menjadikan alat vital kuat, keras dan tahan lama. Sanggup melakukan hubungan secara berulang-ulang tanpa obat/doping. Mengobati lemah syahwat, impotensi, kencing manis (diabe tes), mengatasi disfungsi ereksi, loyo, kurang gairah, kembali perkasa. Silahkan memilih ukuran : panjang 15 cm diameter 3 cm, panjang 17 cm diameter 4 cm, panjang 20 cm diameter 5 cm. cukup 1 kali berobat keampuhannya luar biasa !!! Dan juga menangani masalah rumah tangga, ingin cepat dapat jodoh, penglarisan. Segala jenis usaha dagang. Raja pelet/pengasihan Banten Selatan : Aji Semar Mesem, Jala Sutera, Pelet Pemikat Sukma, Pelet Sihurung Pendung, dan pasang segala susuk: Susuk Banyu-banyu, susuk Emas, susuk Cahaya Rembulan, dll.

MASIH MEMPRIHATINKAN: Pembangunan infrastruktur di desa -desa berjalan lamban karena keterbatasan anggaran. Pemda perlu melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan kucuran dana yang lebih besar baik dari pemerintah pusat maupun pemprov sulteng. [FOTO: DOK/LUWUK POST]

Desa Kabua-Bua Butuh Perhatian BUNTA-Sarana prasarana dan infra struktur penunjang di desa Kabua-Bua Kecamatan Nuhon belum memadai. Selain jalan desa yang belum diaspal, dua jembatan kayu di desa itu sudah jebol dan belum dilakukan perbaikan. Bahkan desa ini belum memiliki sarana kesehatan. Karena itu diharapkan kepada pemerintah untuk memperhatikan desa tersebut. Terutama dalam bidang pening katan sarana dan prasarana infrastruktur yang memadai, untuk mendukung per

tumbuhan maupun peningkatan pereko nomian warga setempat. Desa Kabua-Bua sendiri merupakan lokasi pembangunan Pembangkit listrik Tenaga Hidro (PLTMH) Nuhon yang saat ini dalam tahap pengerjaan. Jika akses jalan menuju Desa Kabua-Bua tidak dibenahi, akan menghambat pelayanan listrik PLTMH bila sudah beroperasi. Akibat kerusakan jalan, misalnya, menghambat perekonomian warga desa setempat yang sebagian besar petani.

Pasalnya, mereka sulit memasarkan hasil pertaniannya. Sebab, hanya angkutan umum tertentu saja yang mau masuk desa itu. Itupun tarifnya mencekik. Aantara kabua-bua menuju Bunta misalnya. Meskipun hanya berjarak sekitar 15 km namun tariff angkutan berkisar Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per orang. Jika ada penumpang mem bawa muatan, tarif yang diberla kukan angkutan umum makin bertambah ma hal. (amank)

Warga Berharap Pemadaman Segera Berakhir terakhir dan sampai saat ini belum juga berakhir. Sehingga membuat sebagian besar warga pada dua wilayah itu bertanyatanya sampai kapan pemadaman listrik akan berakhir. Yang bisa menjawab hal itu tentunya hanya pihak PLN sendiri sebagai peru sahan penye dia energi lis trik. Yusril warga Doda Bunta Kecamatan Bunta kepada Luwuk Post Senin (16/11) Sehubungan dengan berkurangnya debit air di PLTM Hanga-hanga k e m a r i n dan PLTM milik PT. Bumi Nata Cita Banggai, dan gangguan mesin Deutz berharap agar di PLTD Luwuk, maka dengan ini kami beritahukan bahwa akan diadakan kebijakan pemadaman bergilir dengan pola pemadaman 1:1 (1 hari nyala 1 hari padam). Adapun jadwal pemadaman tanggal 16 s/d 22 November 2009, pemadaman sebagai berikut : listrik secara

BUNTA-Krisis listrik akibat musim kemarau dan kerusakan mesin pem bangkit membuat pihak PLN sub ranting Bunta mengambil kebijakan dengan melakukan pemadaman bergilir 1:1 yakni satu malam menyala, satu malam padam. Kebijakan pemadaman tersebut telah berlangsung kurang lebih 2 bulan

NO. 1.

2.

HARI / TANGGAL

bergilir dapat segera berakhir. Me ngingat sejumlah warga yang mem punyai usaha kecil mengalami kerugian cukup besar dan terancam gulung tikar akibat pemadaman listrik bergilir sejak kurang lebih 2 bulan terakhir. Terpisah Marwan pengusaha ikan juga mempunyai harapan yang sama. Karena sejak terjadinya pemadaman listrik bergilir, ia sulit mendapatkan es batu untuk mengawetkan ikan jualannya. Sehingga hampir tiap hari Marwan mengalami kerugian ratusan ribu rupian, akibat ikan tidak dapat bertahan lama tanpa es hingga akhir membusuk. Olehnya itu, Marwan sangat ber harap agar mesin pembangkit listrik yang rusak dapat segera dilakukan per bagaikan agar pemadaman bergilir dapat segera berakhir. Dan warga yang ada di dua wilayah itu dapat bernafas lega. (Amank)

Proyek Irigasi Belum Rampung BUALEMO—Proyek pembangunan irigasi yang dilaksanakan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Banggai di Kecamatan Bualemo molor dari waktu yang ditentukan. Padahal, sejak awal, cuaca sangat mendukung pelaksanaan proyek–proyek itu. Itu artinya, proyek itu mestinya diselesaikan tepat waktu. Amatan Luwuk Post, kondisi alam yang dapat menghambat pekerjaan proyek, seperti curah hujan yang cukup tinggi dan lain sebagainya tidak terjadi selama proyek itu dikontrakkan. Justru sebaliknya, musim kemarau berlangsung cukup lama yaitu sekitar lima bulan. Dimana curah hujan dengan intensitas sedang dan tinggi baru terjadi sepekan terakhir. Namun sangat disayangkan proses pelaksanaan pekerjaan belum menunjukkan tanda–tanda bakal segera rampung. Salah seorang kontraktor yang dikonfirmasi Luwuk Post, beberapa waktu lalu, mengatakan, penyebab keterlambatan pekerjaan proyek irigasi karena penundaan pekerjaan dari Disbimair sendiri. “Ada penundaan pekerjaan dari Disbimair,” ujar kontraktor pelaksana tiga paket proyek irigasi termasuk yang berlokasi di Desa Siuna. Informasi yang diperoleh Luwuk Post, menyebutkan, proyek tersebut ada yang terkesan dikerjakan asal-asalan alias tidak sesuai dengan standar mutu. Akibatnya setelah dilakukan pemeriksaan oleh instansi terkait, akhirnya proyek itu diperintahkan untuk diperbaiki kembali. “Ada sebuah proyek irigasi yang diklaim sudah rampung, namun karena diketahui volumenya kurang atau tidak sesuai dengan RAB, sehingga harus diperbaiki kembali,” kata Hamka, pegawai Disbimair yang dikonfirmasi Luwuk Post, Kamis (12/11). Dia memprediksi proyek yang belum rampung itu bisa berpotensi menyebrang tahun. (ofy)

LOKASI PEMADAMAN

Desa Tontouan, Jl. Tg Jepara, Jl. P. Nias, Jl. P. Masalembo, Jl. P. Sulawesi, Jl. P. seram, Jl. P. Kalimantan, Jl. P. Karimun, Jl. Listrik Negara, Jl. Ikan Tuna, Jl. LumbaLumba 2, Jl. Jend. Sudirman, Jl. Moh. Hatta, KM 5, BTN KM 5, komp. STM, KM 8, Ds. Bubung, Ds. Koyoan, Kec. Kintom s/d Kec. Batui, Jl. Samratulangi, Komp. Aspol, Jl. KH Dahlan, Jl. St. Hasanudin, Jl. Sutarjo, Komp. Pertokoan, Jl. C. Aminoto, Jl. Maleo & Jl. Datu Adam. Selasa, 17 / 11 / 2009 Jl. A Yani, Jl. Yos Sudarso, Jl. Marthadinata, Jl. U. Sumoharjo, Jolek Pante, Jl. Jend. Jam 17.00 - 23.00 Sudirman, Psr Simpong, Jl. P. Banggai, Jl. MT Haryono, Jl. K. Dewantoro, Jl. Tg Branjangan, Jl. Kartini, Jl. Tanjung Santigi, Jl. Taman Siswa, Jl. S. Parman, Kec. Pagimana, Kec. Luwuk Timur, Kec. Masama, Kec. Lamala, Jl. Rajawali, Jl. Garuda, Jl. Lompobatang, Jl. S. Musi, Jl. S. Lariang, Jl. G. Colo, Jl. G. Merapi, Jl. D. Poso, Jl. Nyiur Atas & Bawah, Jl. P. Antasari, Psr Sentral, Jl. Datu Adam, Jl. Sutarjo, Jl. Wahid Hasyim, Jl. Ir. Soekarno, Jl. Adyaksa, Jl. S. Musi, Jl. S. Lariang, Jl. S. Lambangan, Jl. KH. Dahlan, Jl. T. Sauna, Jl. S. Bunta, Jl. Imam Bonjol, Jalur Dua, Kilongan, BTN Nusagriya, BTN Muspratama, Bumi Beringin, BTN Pepabri, Ds. Awu, Ds. Leoknyo, Ds. Biak & Ds. Bunga. Senin, 16 / 11 / 2009 Jam 17.00 - 23.00

Luwuk, 16 Nopember 2009

PRAKTEK MENETAP : AP AN B AR U-L UWUK PENGINAP APAN BAR ARU-L U-LUWUK PENGIN SULWESI TENGAH JL. AHMAD YANI DEPAN POS POLISI

HP. 0812 4533 5471 / 0812 4540 4493 Jadwal ini sewaktu-waktu dapat berubah apa bila terjadi gangguan pembangkit. Demikian pemberitahuan, mohon maaf atas terganggunya pelayanan kami dan terima kasih.

DIJUAL TANAH Trletak di Jln jur. STM,litbang + 250 M² dari prtigaan KM 5 Kel. Maahas,sluas:1.+2000M²,2.+ 3 0 0 M ² , 3 .+ 9 0 0 M ² , 4 . + 6 5 0 M ² , 5 . + 400M²,6.+600M²,7.+450M².Dan sbidang tnah trletak di KM.3 jlur 2:1.Luas+450M²,2.+3500M². Smua brsrtfikat,Hub.Telp.0461-21405 dan 081341219405 tnpa prantara

TIKET PESAWAT MURAH Cek harga, Booking, Issued Tiket klik di :

www.bisnis-tiketpesawat.com/ ?id=dira8379 Cari Sendiri Harga Yang Termurah Yang Anda Mau Dan DAPATKAN KOMISINYA

SEGERA GABUNG DENGAN KAMI

JASA BANGUNAN Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066 Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066

LOWONGAN KERJA

LOWONGAN KERJA

Dibutuhkan: (1) Recepcionist (wanita) (2) RoomBoy (pria) Syarat:Pendidikan Min SMU/ Sederajat Penampilan menarik. Alamat diantar Langsung ke: Crytal Green Hotel Jln. Gelatik No. 234 Tlp. 831546 / 8773939

Dibutuhkan: (1) Recepcionist (wanita) (2) RoomBoy (pria) Syarat:Pendidikan Min SMU/ Sederajat Penampilan menarik. Alamat diantar Langsung ke: Crytal Green Hotel Jln. Gelatik No. 234 Tlp. 831546 / 8773939

DIKONTRAKKAN Dikontrakkkan, Rumah makan, di Jl. Arif Rahman Hakim/ Tanggikiki. Hub. Tk. Kue larissa. 8734318/ 081356750108

DIKONTRAKKAN Dikontrakkkan, Rumah makan, di Jl. Arif Rahman Hakim/ Tanggikiki. Hub. Tk. Kue larissa. 8734318/ 081356750108

JASA BANGUNAN BONUS HANYA DIAN INI, trima cepat gbr: rumah, ruko, toko, kantor. Desain minimalis sbb: gbr bangunan+RAB+3D+RVISI+contoh gbr+konsultasi=500 RB. Ada diskon khusus s/d 50 %. Hub. 0438734851

Parfum Harga Spesial JUAL: Parfum Orginal, Paris Hilton, Kenzo, Bulgari, Hugo Boss, Tommy Hilligen dll. Hub Ibu Emi. Jl. Sulawesi no. 17, HP 08525681161 / 081340802026

HP DIJUAL Jual B_Berry, Nokia&iPhone sgala tipe.Hrg 3 jt-4 Jt/Unit.U/Pesan 2unit hrg bisa nego.U/info hub;HAMSA 0812 8884 4964.AMPANA

JUAL TANAH Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066


HUKUM & KRIMINAL Kakek Gauli Anak Ingusan Diancam Pidana 9 Tahun LUWUK-Uu Supriadi (54) seorang kakek Warga Desa Tirta Sari, Unit Dua, Kecamatan Toili, terpaksa diseret kemeja hijau Pengadilan Negri Luwuk,(PN) Senin (16/11) kemarin, karena tindak pidana asusila yang dilakukannya kepada Ar (13) salah seorang bocah yang masih duduk di bangku kelas 6 SD. Dalam sidang yang diketuai Majelis Hakim Puji H Suroso SH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ruslan, SH saat membacakan berkas dakwaan terdakwa mengungkapkan, Terdakwa, Uu Supriadi, benar-benar telah di nyatakan berbuat tindak asusila yang mengakibatkan korban traumatic terhadap laki-laki. Dalam hal ini JPU terpaksa menjerat terdakwa, dengan dakwaan primair pasal 82, dan subsidair 287 KUHP yaitu, Barang siapa bersetubuh dengan sorang wanita yang bukan istrinya, padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umur wanita itu belum lima belas tahun, atau kalau umumya tidak jelas, bahwa belum waktunya untuk dikawinkan, maka atas per-

buatannya diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Seperti disebutkan dalam berkas dakwaan kejadian itu di lakukan terdakwa dihalaman rumahnya. Saat itu, korban yang juga ada di halaman rumah, langsung di ajaknya masuk kedalam rumah, yang pada saat itu istri dan kedua anaknya sedang tida ada dirumah. Mulanya korban menolak, namun karena terus dipaksa, korban terpaksa mau melakukan hubungan dengan terdakwa layaknya suami istri. Tidak berhenti samapi disitu penderitaan korban. Karena katagihan terdakwa kembali melakukan perbuatan asusila itu hingga korban duduk dibangku kelas 6 SD. Demi menyembunyikan perbuatan dari keluarga korban terdakwa mengancam korban untuk tidak melaporkan perbuatannya kepada siapapun. Korban di janjikan akan diberikan uang sebagai bentuk untuk menyenangkan perasaannya. Karena tidak tahan lagi dengan perlakuan terdakwa, korban akhirnya menceritakan kejadian yang menimpa dirinya kepada keluarganya, dan terdakwa langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. (tr-05)

Luwuk Post SELASA 17 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

DN 3555 CD yang diken-darai Ari, (17) salah seorang siswa SMKN 1 Luwuk, Warga Kelurahan Kilongan. Saat itu, Ari baru pulang dari sekolah. Beberapa selang kemudian aparat kepolisian satuan lalu lintas (Satlantas) terlihat tiba dilokasi kejadian, dan langsung langsung mengamankan kendaraan dari dua pengendara tersebut untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut. Akibat kejadian ini, Prederik mengalami luka robek dibagian kiri kepalanya, sehingga harus menempuh perawatan medis. (tr05)

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Tersangka Langsung Dieksekusi Mudahkan Proses Penyidikan Kasus Korupsi Proyek SD SMP Ampera

PENREM 132 TADULAKO FOR RADARSULTENGKENYATAAN PAHIT : Taqwa dipecat dari kesatuan militernya, pada upacara yang langsung dipimpin Danrem132 Tadulako Kol Kav M Thamrin Marzuki.

Delapan Tahun Dinas, Seorang Vega Vs Smash, Kepala Prajurit TNI-AD Dipecat Prederik Luka Robek Lantaran Palsukan LUWUK-Lagi, kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kembali terjadi di perempatan JL. Ir. Soekarno dan Jl. Cokro Aminoto, tepatnya di perempatan gereja Khatolik Luwuk, Senin kemarin sekitar pukul 14.00 wita. Kali ini korbannya adalah Pederik, warga kilo meter satu, Kelurahan Bungin. Ia terpaksa dilarikan kerumah sakit karena luka robek dikepalanya. Peristiwa tragis itu dialami Prederik, setelah sepeda motor Yamaha Vega nomor polisi DN 4912 CJ miliknya, bertabrakan dengan sepeda motor Suzuki Smash nomor polisi polisi

3

Ijazah Saat Masuk Dinas Militer

PALU-Korps TNI betul-betul tegas dalam menindak anggotanya dan sekaligus memberikan pelajaran bagi korps baju loreng untuk tidak melakukan indisipliner militer. Pratu Asmi alias Taqwa dipecat dengan tidak hormat dari kesatuan militernya, karena terbukti melakukan pelanggaran hukum. Pria asal Bima, NTB, yang bertugas di Kompi Senapan-B Yo-

nif 711-Raksatama, terbukti memalsukan ijazah mantan pacarnya Asmi, saat melamar menjadi anggota TNI di Papua. Karena perbuatannya itu, dia juga dihukum penjara selama enam bulan. Upacara pemecetan dipimpin langsung oleh Komandan Korem 132 Tadulako Kolonel Kavaleri M Thamrin Marzuki kemarin (16/11) di lapangan lapangan Korem 132 Tadulako. Setelah resmi dipecat, Takwa disuruh melepas seragamnya dan diganti dengan baju biasa. Menariknya dalam kasus ini baru diketahui setelah Taqwa selama

delapan tahun dinas aktif di militer. Kepala Penerangan Korem Kapten Infanteri Muhamad Junaedi Sip dalam temu media kepada wartawan, mengatakan terungkapnya kasus ini, karena Asmi yang juga mantan pacarnya, melaporkan kasus tersebut. Dari berkas lampiran terdakwa yang diterima Koran ini, Taqwa memalsukan ijazah Asmi dari SD sampai SMU. Modusnya, Taqwa mengupas foto asli Asmi di ijazah dan menggantikan dengan foto dirinya. Atas kasus itu, Taqwa menerima hukuman pidana pokok penjaran enam bulan sebagai hasil dari putusan Kepala Pengadilan Militer III-17 Manado pada 18 Juni 2009 dan pidana tambahan dipecat dari dinas militer.Selesai menjalani hukuman,ia dipecat dari dinasmiliter, ujar Junaidi. Junaidi mengatakan, Danrem M Thamrin Marzuki yang memimpin upacara, prihatin atas kasus anak buahnya. Seharusnya, Taqwa harus jujur saat masuk dinas militer agar tidak menyesal dikemudian hari setelah menjadi prajurit. Danrem juga berterima kasih kepada Taqwa yag telah mengabdikan dirinya kepada Negara selama delapan tahun. (bar)

LUWUK-Pihak Kejaksaan Negeri Luwuk, Senin kemarin melakukan pemeriksaan terhadap Ismit Umar kontraktor yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana dekon senilai Rp.400 Juta untuk pengadaan beberapa fasilitas sekolah SD-SMP Ampera satu atap Kecamatan Pagimana. Informasi ini disampaikan Jaksa Penyidik kasus tersebut, Rizal, SH diruangannya kemarin. Rizal mengatakan, selain Ismit Umar, kepala sekolah SDSMP satu atap yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka telah diperiksa di Kecamatan Pagimana, terkait kasus yang sama. Dalam pemeriksaan tersebut pihak kejari Munarwi, SH yang juga memeriksa perkara tersebut, Senin kemarin langsung melakukan eksekusi terhadap Ismit Umar, dengan nomor penahanan 01/ R.2.11.9/Fd/11/ 2009. Penahanan tersebut dilakuan untuk memudahkan proses penyidikan. “Dikhawatirkan tersangka akan melarikan diri,” ujar Munarwi. Kata dia, alasan penahanan itu jelas, jika tidak di tahan di khawatirkan tersangka akan melarikan diri seperti halnya pengalaman beberapa waktu

lalu yang terjadi pada saat pemeriksaan saksi oleh kepolisian tersangka selalu berbelitbelit, dengan beralasan pergi menemui Bupati, dengan maksud menghindari panggilan dari pihak kepolisian. Menurut kuasa hukum Ismit Umar, Ishak Siahaya, SH dirinya tetap akan mengupayahkan agar kliennya, mendapatkan penahanan luar saja. Upaya penahanan penahanan yang dilakukan Jaksa Penyidik menurutnya sanngat tidak adil. Pasalnya, Kepsek SD-SMP satu atap yang juga tersandung kasus yang sama belum dilakukan penahanan. “Kenapa keduanya tidak ditahan sekaligus,”tegasnya. Jika alasan JPU menahan tersangka karena khawatir tersangka akan melarikan diri. Me-nurut Ishak itu mustahil. Kuasa hukum menilai kliennya tidak akan mengambil sikap seperti itu. Ishak, juga menyayangkan sikap yang di lakukan Kejari. Kata dia mengapa hanya proyek pembangunan Sekolah Satu Atap di Desa Ampera Kecamatan Pagimana saja yang di selidiki, bukan dengan Proyek Balai Gandi di Desa Poat, itu juga perlu di selidiki kejelasannya. (ami/tr-05)

Banggai Kurang Rambu Lalulintas Diduga Jadi Salah Penyebab Tingginya Lakalantas BANGGAI-Tingginya angka kecelakaan lalulintas di Banggai selama ini, diduga salah satunya, yakni kurangnya ramburambu lalulintas di wilayahwilayah yang rawan terjadinya kecelakaan. Untuk itu, sejumlah masyarakat di Banggai, berharap agar Pemda Bangkep, lewat instansi Dinas Perhubungan, bisa memfasilitasikan pengadaan rambu-rambu lalulintas. “Kami hanya bisa berharap agar Dinas Perhubungan dapat mengadakan rambu-rambu lalulitas di Banggai, demi meminimalisir resiko terjadinya kecelakaan di Banggai,” ungkap Yus seorang waga di Banggai, kepada Luwuk Post, Senin (16/11) kemarin. Mengingat pentingnya, tujuan dari diadakan rambu lalulintas ini, Yus menaruh harapan besar, agar pemerintah harus

memperioritaskan masalah ini dan segera mengadakannya paling lambat pada awal tahun 2010 mendatang. Harapan senada disampaikan pula oleh Rasmin. Warga yang kesehariannya, berprofesi sebagai tukang ojek ini, menuturkan kesadaran berlalulintas di Banggai, sangatlah minim, untuk itu diperlukan semacam panduan lapangan agar para pengguna jalan dapat lebih mengetahui tentang tatateribit berlalulintas, khususnya untuk bisa mengingatkan mereka terhadap kondisi jalan yang dapat menyebabkan kecelakaan. “Ini menyangkut nyawa dan keselamatan para pengguna jalan, maka sebagai yang paling bertangungjawab, pemerintah harus mengadakan ramburambu lalulitas ini,” kata Rasmin kepada wartawan. (Wan)


BABASAL

Luwuk Post

4

SELASA 17 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Rehap SD Inpres Sentralsari Terkatung-Katung TOILI-SD Inpres Sentralsari mendapat anggaran rehap dari dana bencana alam tahun 2000 lalu, namun sampai sekarang tidak sempurna dan tidak pernah selesai. Pintu, jendela, teras, dan mebeler belum ada. Seorang guru yang namanya enggan disebutkan mengatakan bahwa yang ia ketahui, setiap pelaksanaan rehab itu selalu dikerjakan hingga selesai. Namun berbeda dengan proyek yang satu ini, yang belum selesai sudah dihentikan. ‘’Yang saya bingung ini dananya kemana? apakah dari atas (pemerintah—red) dananya sudah turun kemudian dibawa kontraktor atau bagaimana?, saya sih mengharapkan kepada tim supervisi atau apalah namanya, supaya memferifikasi dan mengusut kalau ada penyimpangan dana didalamnya,’’ ujar Kepala SD Inpres Sentralsari Harjito,Spd. Dia mengharapkan perhatian dari Dinas Dikpora Kabupaten Banggai. “Ya kalau memang dana bencana alam sudah tidak ada, saya mengharapkan agar dialokasikan dana lain. Misalnya DAK. Soalnya sekolah lain sudah ada yang 2 kali dapat DAK. Yaitu SD Inpres 2 Rusakencana, SDN 4 Tolisu, dan SDN 3 Tolisu. Sementara disini belum pernah dapat, ini kan saya anggap tidak adil,’’ Ujarnya. Dia juga mengatakan bahwa rumah dinas guru dan penjaga sekolah sudah rusak dan tidak layak pakai.(pmj).

Proyek DAK 2009 Tidak Beres Komisi B Minta Dananya Ditahan 10 Persen

BASUMPELAN : Salah satu pulau yang menjadi tujuan wisata lokal di wilayah Masama-Lamala. Dua hari menjelang Idul Adha, lokasi pantai Masama akan menjadi ramai, menyusul adanya kegiatan yang akan dilaksanakan di pantai itu.

Tanggung Jawab Aleg Sulteng Tanggapan Fungsionaris PDI-P Soal Kerusakan Jalan Luwuk Pagimana LUWUK-Fungsionaris PDI-P Kabu paten Banggai, Hasanudin Datu Adam menilai Bupati Banggai, Ma’mun Amir tidak bisa dipojokkan terkait dengan kerusakan ruas jalan Luwuk–Pagimana. Sebab, menurutnya ruas jalan tersebut masih merupakan tanggungjawab peme rintah provinsi. Mestinya, kata dia, bukan bupati yang disalahkan. Tapi anggota DPRD Provinsi Sulteng baik yang lama maupun yang baru dilantik. “Mestinya yang disalah

kan dan bertanggungjawab terhadap kerusakan jalan Luwuk Pagimana adalah Anggota DPRD provinsi Sulteng, utama nya aleg periode lalu,” tuturnya. Hasanu din Datu Adam, menyebut anggota DPRD provinsi yang harus bertanggung jawab terhadap perbaikan jalan tersebut adalah Murad Nasir, Busta Kamindang, Nasir Djibran serta Sri Lalusu. “Mereka itu aleg dengan daerah pemilihan Bang gai. Tapi tidak peduli dengan kerusakan jalan tersebut,” katanya. Bupati Banggai, kata Hasanudin, tak bisa serta merta di salahkan. Sebab, sebagai kepala daerah, Bupati sebatas mensupport pemerintah provinsi agar se gera memerbaiki kerusakan jalan terse but. “Karena jalan Luwuk Pagimana

masih tanggungjawab pemerintah provin si, bukan Pemda Kabupaten Banggai,” tandasnya. Hasanudin mengatakan, meskipun ruas jalan itu bukan tanggungjawab pemerintah kabupaten, namun warga tidak bisa disalahkan kalau terus–teru san mengeluhkan kondisi jalan itu. “Ka rena memang kondisinya (jalan-red) sudah demikian parah, “ katanya. Tapi dia keberatan kalau hanya Bupati Bang gai yang disalahkan. “Jangan hanya bupati dong yang di salahkan, mestinya yang dimintai pertanggungjawaban terhadap perbaikan jalan itu adalah aleg provinsi sulteng dapil Luwuk (Kab Bang gai) baik yang lama maupun yang baru dilantik,” tegasnya lagi. (ris)

LUWUK-Pelaksanaan proyek DAK tahun 2009 ini diduga kuat banyak yang tidak beres. Komisi B DPRD Banggai me minta Dinas Pendidikan Pemu da dan Olahraga, untuk tidak mencairkan 10 persen dari dana yang akan dicarikan untuk masing-masing proyek DAK itu. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Samsul ridjal Poma, dihadapan Komisi B DPRD Banggai beberapa wak tu lalu, mengatakan pihaknya masih belum mencairkan 10 persen untuk masing-masing sekolah. Mendengar itu, Ketua Komisi B DPRD Banggai, Oskar Paudi mengatakan, bila masih ada dana yang belum dicairkan, maka hendaknya dana itu ditahan pencairannya sebelum dilakukan pemeriksaan terha

dap pelaksanaan DAK tahun 2009 ini. “tahan dulu dananya jangan dulu bayar. Kita periksa dulu satu persatu,” tutur Oskar. Sejumlah anggota DPRD Banggai mengatakan, harus ada contoh rpoyek DAK tahun 2009 ini yang sampai di meja hukum. Sebab, sudah menjadi rahasia umum bahwa DAK banyak yang dimitrakan, sehingga ketimpangan marak terjadi. Bila tidak ada yang diperiksa dengan jelas maka berbagai ketimpangan royek DAK tetap akan terjadi di tahun-tahun mendatang, karena tindakan tegas tidak pernah diambil oleh DPRD. Sementara itu, pelaksanaan proyek DAK banyak yang diduga fiktif dan membuat la poran sekedar memenuhi ketentuan saja. Untuk itu, satu persatu sekolah penerima DAK tahun 2009 ini harus dilakukan pemeriksaan, karena sebagian besarnya dilaksanakan dengan tidak beres. (far)

Desa Uso Peringati HUT ke 104 BATUI-Hari ulang tahun Desa Uso yang ke 104 di laksanakan di pesisir pantai Uso, Saptu (14/11) lalu. Dalam HUT Desa Uso tersebut dihadiri Camat Batui, Drs.Abuha nifah Mannassai, Ka polsek, Danramìl Batui. Hadir juga Rektor Universitas Tompo tika, Djafar Tongko dan jajaranya, sejumlah mahasiswa KKN yang berada di Kecamatan Batui, Kintom dan Desa Uso. HUT ini diisi dengan kegiatan bakti sosial antar warga Masyara kat Uso dan Mahasiswa, berupa

pembersihan lapangan dan lokasi pekuburan. Kepala Desa Uso, Suraet Salim menuturkan, selain agenda rutin yang tujuanya untuk mempererat persaudaraan antar warga masya rakat yang terdiri dari berbagai suku dan agama. Suraet Salim juga mengucap kan terima kasih kepada Rektor Universitas Tompotika dan jaja ranya juga sejumlah mahasiswa yang dalam acara tersebut me nyerahkan bantuan untuk pemba ngunan masjid berupa uang berjumlah Rp 1 juta.(arif)


SELASA, 17 NOVEMBER 2009 Halaman 5

LUWUK-Jaminan PT. PLN (Persero) Wilayah Suluttengo Cabang Luwuk akan menurunkan intensitas pemadaman listrik sebagaimana pernah diungkapkan Kepala Cabangnya, terus saja menui tanggapan dari kalangan aleg. Kesesalan para aleg itu lantaran dipicu Yoyo Handoyo hingga detik ini garansi itu tidak terealisasi. Kali ini aleg yang menyorot pernyataan Muh. Nasrun tersebut adalah anggota Fraksi Demokrat, Yoyo Handoyo. Ditemui di gedung DPRD Banggai, Senin (16/ 11) kemarin Yoyo berujar, memang secara teknis

Pemadaman Listrik Skenario Naiknya TDL LUWUK-Fenomena pemadaman listrik bagi Yayasan Tanah Merdeka (YTM) Sulteng, sebagai bentuk skenario nasional. Hal ini dapat dilihat dari pemadaman yang terjadi hampir merata di seluruh tanah air. Malah makna skenario ini dipahami sebagai upaya untuk melegelisasi kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), yang direncanakan pemerintah pusat naik hingga 30 persen. “Krisis listrik yang terjadi hampir merata di tanah air, bagian

dari setingan pemerintah pusat untuk menaikkan TDL. Kabarnya bisa tembus pada angka kenaikkan 30 persen,” ujar aktivis YTM Sulteng, Rizal Arwie kepada Luwuk Post, Senin (16/11) kemarin. Tak sebatas itu saja analisis Rizal. Menurut dia, ada dua hal penting yang harus dilihat sebagai sumber masalah sehingga terjadi pemadamn listrik. Pertama kata Rizal, krisis energi nasional dimana sumber-sumber energi berupa minyak dan gas justru dikuasai

oleh korporasi investasi asing. Hal ini lebih dipengaruhi kebijakan pemerintah pusat yang menjadikan eksport sebagai sumber pendapatan negara. Item kedua kata dia, yakni subsidi listrik yang oleh APBN hanya dialokasikan sangat kecil. Semua subsidi rakyat hanya sekitar Rp. 10 trilyun. Angka ini kata Rizal sangt kecil jika dibanding dengan biaya pembayaran cicilan hutang negara, tahun 2009 sebesar Rp. 110 trilyun. “Sungguh

sebuah panorama yang sangat ironi,” kata dia. Pola PLN terhadap pengawasan penggunaan meteran juga menjadi pemicu lainnya. Dia mencontohkan, yang seharusnya kualifikasi industri justru penggunaan meteran kualifikasi pemakaian rumah tangga. Krusialnya lagi, hingga menggunakan sampai tiga buah meteran dalam satu toko. “Saya kira ini adalah kelemahan

BACA : SKENARIO..Hal 6

DPKAD tak Serius Urus Asset

BACA : MESTINYA.... Hal 6

‘Kalau Takut Tarik Asset, Serahkan saja pada Kami’

Managemen PLN Patut Dipertanyakan

LUWUK-DPRD Banggai benar-benar dibuat berang eksekutif. Betapa tidak, persoalan penarikan asset daerah yang menjadi desakan lembaga legislatif, tak juga kunjung disikapi Pemkab Banggai. Akibatnya persoalan ini menjadi berpolemik. Sebab hingga kini belum ada kejelasannya. Hidayat Monoarfa termasuk aleg yang paling Hidayat Monoarfa berang atas sikap ‘dingin’ eksekutif dalam menyelesaikan persoalan ini. Sampaisampai anggota Fraksi PKS ini menuding Dinas

LUWUK-Para aleg di Parlemen Lalong enggan menerima alasan PT. PLN (Persero) Cabang Luwuk kalau pemadaman terjadi lantaran debit air berkuran dan kondisi mesin yang sudah tua. Mereka lebih yakin jika kondisi ini terjadi lebih dipicu karena managemen perusaZaenuri haan BUMN tersebut yang tidak tertata baik, sehingga krisis listrik terjadi di Kabupaten Banggai. Anggota Komisi C DPRD Banggai, Zaenuri kepada Luwuk Post, Senin (16/ 11) kemarin berpendapat, kekurangan air pada mesin pembangkit listrik di Hanga-Hanga, bukan

Mad Laode Protes Statemen Suryanto LUWUK-Imbauan Ketua DPRD Banggai, H. Suryanto, SH agar masyarakat dapat bijak sekaligus memberikan kesempatan kepada PLN Cabang Luwuk untuk melakukan pembenahan diri sehingga keluar dari krisis listrik, menuai protes. Pernyataan itu dianggap sebuah pembelaan Mat Laode terhadap PLN, yang selama ini tidak menghargai hak-hak masyarakat sebagai pelanggan listrik. “Saya keberatan dengan pernyataan Suryanto itu. Kesannya dia membela PLN, yang sudah nyata-nyata membuat pelanggan resah atas pelayanannya,” tegas aktivis Mat

BACA : PROTES.... Hal 6

Hak Angket, jangan Hanya Celoteh LUWUK-Ketua Komisi A, Ir. H. Herwin Yatim, MM, ditantang. Pernyataannya bahwa DPRD bakal menggunakan hak angket (penyidikkan, red) terhadap PLN Cabang Luwuk terkait persoalan listrik di daerah ini, diminta jangan hanya celoteh belaka. Namun dapat dibuktikkan. Abd. Ukas Kabag Umum Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, Abd. Ukas, SH kepada Luwuk Post, Senin (16/11) kemarin mengatakan, hak angket dapat diibaratkan suatu kegiatan yang cukup sakral untuk lembaga legeslatif.

BACA : HAK.... Hal 6

BACA : ASSET..Hal 6

(FOTO: SOFYAN LABOLO / LUWUK POST)

DIPERTANYAKAN: LSM Gempur yang berpersonilkan para mantan aleg dipertanyakan fraim perjuangannya. Tampak sekretariat LSM Gempur di jalan Ir. Sukarno Luwuk.

Keberadaan LSM Gempur Dipertanyakan Pengurus PWI tak Aktif, Diminta Tahu Diri LUWUK-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Banggai-Bangkep, hingga kini tidak lagi eksis. Pasca pelantikkan beberapa waktu lalu, tak ada action yang dilakukan organisasi kewartawanan berskala nasional terSoeria Lasny sebut. Penyebabnya, karena sebagian besar pengurusnya memiliki aktivitas

yang padat. Akibatnya roda organisasi tidak jalan alias mandek. Wartawan senior Sulteng Soeria Lasny praktis saja angkat bicara. Dia menyesalkan dengan terjadinya kondisi mati surinya PWI Perwakilan BanggaiB a n g k e p .

BACA : PWI.... Hal 6

Frangki Terancam Dipecat dari Ketua HMI LUWUK-Polemik pemajangan logo HMI di tengah Jambore Pemuda di Desa Koyoan Kecamatan Luwuk, makin mengkristal. Setelah sebelumnya jajaran pengurus HMI Cabang Luwuk menyesalkan kebijakan yang tidak didasari keputusan secara organisatoris itu, kali ini nada penyesalan kembali diungkap. Bahkan sampai pada konsekwensi sanksi pemecatan ketika hasil pleno menyatakan itu sebuah pelanggaran organisasi. Koordinator Majelis Pengawas dan Konsultasi

LUWUK-Gerakan Elemen Masyarakat Pemantau Urusan Rakyat (Gempur) Kabupaten Banggai keberadaannya mulai dipertanyakan. Bukan pada persoalan legalitas. Karena meski baru, namun LSM ini terdaftar pada Kes- Sahrin Taalek banglinmas Kabupaten Banggai. Yang disoal disini adalah menyangkut fraim perjuangannya. Belakangan ini LSM yang beralamatkan di jalan Ir. Soekarno dan berpersonilkan para mantan aleg tersebut kerap mengkritisi kinerja DPRD serta sejumlah SKPD dilingkup Pemkab Banggai. Pemandangan inilah yang kemudian melahirkan pertanyaan. LSM Laskar Merah Putih, setidaknya

LUWUK-Daerah ini patut berbangga dengan keberadaan olah raga bela diri Taekwondo. Selain olah raga ini banyak diminati oleh pelajar dan mahasiswa ternyata mampu juga menyumbangkan berbagai prestasi terbaik dalam berbagai kejuaraan ditingkat lokal maupun regional. Rencananya pada tanggal 29 dan 30 Nopember Kabupaten Banggai akan mengikuti kejuaraan International Open pada Kejuaraan Taekwondo di D.I.Y Djokjakarta. Feibert P. Warauw kepada Luwuk Post disela-sela

BACA : LSM.... Hal 6

BACA : ATLET.... Hal 6

BACA : HMI..Hal 6

Tiga Atlet Taekwondo Ikut International Open

Exebition Taekwondo Senior-Junior Bakal di Gelar LUWUK-Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kabupaten Banggai pada Senin (16/11) kemarin menggelar rapat persiapan Kejuaraan Daerah (Kejurda). Kegiatan yang dipusatkan di Aula KONI Kabupaten Banggai ini dimulai sekitar pukul 15.30 wita yang dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus Taekwondo Kabupaten Banggai. Rencananya Exibition Kejuaraan Senio-Junior Taekwondo Kabupaten Banggai akan dilaksanakan selama dua hari, yakni tanggal 5 s/ d 6 Desember bertempat di Gedung Wanita Luwuk. Selain dihadiri pengurus, kegiatan itu turut dihadiri

Camat Luwuk, Djunaidi Sibay yang secara resmi membuka rapat tersebut. Dalam sambutannya Djunaedi mengharapkan kepada pengurus Taekwondo serta Panitia Pelaksana kejuaraan agar memanfaatkan momen ini untuk memantapkan kinerja kepengurusan yang ada. Mengingat kejuaraan Exebition Senior Junior ini selain dihadiri oleh peserta dari Kabupaten Banggai juga akan melibatkan peserta dari beberapa daerah terdekat seperti Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Tojo Una-una dan Kebupaten Poso. Dia juga menyinggung soal prestasi. Menurut

dia, diharapkan bisa lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Wakil Sekretaris Panitia Pelaksana Feibert P. Warouw mengatakan, untuk kebutuhan dana yang dibutuhkan sebesar Rp. 16 juta lebih yang sudah disanggupi Pengurus Koni Kabupaten Banggai. Jika tidak ada aral melintang rencananya akan dipertandingkan 14 kelas. Tidak itu saja untuk kesiapan peralatan lengkap untuk pertandingan nanti sudah tersedia. Sementara untuk jumlah peserta khusus daerah ini sekitar 116 orang yang terdiri dari club-club

BACA : TAEKWONDO.... Hal 6

CMYK

BACA : PATUT.... Hal 6

Rizal Arwie

CMYK

Mestinya PLN jangan Berjanji

(FOTO : YANTO IDRIS / LUWUK POST)

KESIAPAN: Panitia Pelaksana Exibition Taekwondo Senior-Junior, Senin sore (16/11) kemarin menggelar rapat, di gedung KONI Kabupaten Banggai. Tak lain agendanya menyangkut kesiapan pelaksanaan kejuaraan tersebut.


Luwuk Post

6

SELASA 17 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

sambungan E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Privatisasi PT. PLN Terbuka Lebar LUWUK-Krisis listrik telah menjadi pemandangan biasa di Kabupaten Banggai. Parahnya lagi pada setiap harinya tingkat pelayanan bagi para konsumen terhadap kebutuhan listrik makin terabaikan. Pasalnya tingkat pemadaman listrik bukan berkurang justru lebih bertambah. “Krisis ini sudah berskala nasional, tak heran jika daerah ini mengalami hal yang serupa dengan daerah lainnya,” tutur aktivis Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP) Kabupaten Banggai, Aspar Idris kepada Luwuk Post beberapa waktu lalu. Akibat pemadaman, aktifitas masyarakat jadi terganggu. Bahkan akibat kejadian ini banyak alat elektronik milik warga yang rusak dengan tidak karuannya aturan pemadaman listrik oleh PLN Cabang Luwuk. Seharusnya PT PLN mengganti rugi atas kerusakan berbagai alat elektronik milik warga. Lanjut Aspar, menurut amanat Undang-Undang No 20 tahun 2002 yang pada dasarnya menyatakan PT. PLN memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat dan sesuai peraturan perundang-undangan dibidang perlindungan konsumen bahwa PT. PLN memberikan hak-hak perlindungannya. Pada pasal 34 menjelaskan masyarakat mendapatkan tenaga listrik secara terus manerus serta terjaminnya mutu dan keadilan yang baik serta pada pasal yang sama huruf e, memaparkan bahwa PT PLN selaku pemegang izin usaha harus mengganti segala kerugian yang dirasakan pelanggan akibat pemadaman listrik. Mestinya perusahaan listrik negara tersebut harus optimal dalam memberikan pelayanannya karena listrik telah menjadi kebutuhan primer bagi kehidupan di masyarakat. Tidak itu saja kata Aspar, selama ini PT. PLN berdalih terbatasnya pasokan energi listrik yang ada sehingga mereka enggan melayani pemasangan jaringan baru kepada masyarakat. Ironisnya justru Ruko serta infrastruktur yang baru dibangun malahan terlayani. Ketua Komper PRP kembali berkata, dengan melihat situasi yang ada, secara empiris kemungkinan besar PT. PLN yang merupakan BUMN ini akan terancam diprivatisasi. Jika ini terjadi maka petani, buruh dan kaum miskin perkotaan akan kesulitan untuk mengakses langsung tenaga listrik. Selain itu untuk peningkatan produksi usaha mikro dan Usaha Kecil Menengah (UKM) bisa terhambat akibat membangkaknya biaya listrik. “Membengkaknya biaya ini diakibatkan PT PLN telah diprivatisasi, sehingga perusahaan tersebut bukan lagi dalam naungan BUMN melainkan milik swasta yang sudah pasti subsidi dari pemerintah sudah ditiadakan,” terangnya. Para karyawaan PT. PLN kata dia lagi, secara tidak langsung akan merubah status menjadi buruh. Itu dikarenakan penguasaan aset telah menjadi milik pribadi. Dimana praktek kapitalisme akan ikut mengeksploitasi konsumen kelas pekerja yang tujuannya meraup keuntungan yang besar dengan mengejar profit demi pertarungan dengan dunia pasar. “Pemerintah harusnya lebih lihai dalam menyikapi situasi ini, serta segera melakukan penanggulangan atas kondisi listrik di daerah ini, yang secara tidak langsung sudah memperburuk pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Banggai,” terang dia. (ynt)

LSM Sambungan dari Hal 5

mengkritisi intensnya kritikkan yang dilancarkan Gempur. “Para personilnya adalah mantan aleg. Mestinya bukan hanya mengkritisi kinerja dewan. Akan tetapi lebih fokus pada upaya mendorong bagaimana dewan itu lebih baik,” nilai Sahrin Taalek kepada Luwuk Post, Senin (16/11) kemarin. Logikanya kata Sahrin, Gempur memahami secara mendalam lembaga legislatif, karena personilnya teloran DPRD. Harusnya ada upaya pencerahan yang dilakukan, mengingat dominan penghuni parlemen lalong adalah wajah baru. Bukan mengkritisi habishabisan tanpa solusi. Tak hanya DPRD, Gempur

PATUT Sambungan dari Hal 5

baru kali pertama dijadikan alasan PLN ketika terjadi pemadaman listrik secara bergilir. Begitu juga dengan dalih mesin tak layak pakai, gara-gara sudah berumur tua. “Dua hal ini yang sering menjadi alasan PLN ketika kondisi seperti ini terjadi,” ujar Zaenuri. Sebagai BUMN yang profesional, mestinya dua persoalan itu sudah dapat teratasi. Sebab bukan cuma kali ini

HAK Sambungan dari Hal 5

Kalau memang hak angket tersebut mau digunakan, jangan hanya sekedar celoteh di media massa. Akan tetapi benarbenar direalisasikan dalam bentuk action. DPRD Banggai lanjut dia, harus mampu juga membuktikan dalam kinerja nyata, agar kesakralan hak angket bisa dibuktikan secara nyata. Masih menurut Abd. Ukas, statemen Herwin Yatim untuk menggunakan hak angket

ASSET Sambungan dari Hal 5

Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD) Kabupaten Banggai tak serius menangani persoalan penarikkan asset daerah

METRO LUWUK

Di Luwuk 1.247 Siswa SMU Putus Sekolah banyak yang mengalaminya. Kepala Bidang Perlindungan Anak pada BPP dan BKKBN Kabupaten Banggai Hj. Farida Kasim SE, MSi saat ditemui kepada Luwuk Post, Senin (16/ 11) kemarin mengatakan, jumlah keseluruhan dari anak putus sekolah mencapai 3.853 orang. dengan kualifikasi SD sebanyak 504 orang, sementara untuk SMP 339 dan SMU sebanyak 3.010. Data ini merupakan jumlah yang sudah dikumpulkan dari beberapa Kecamatan se-Kabupaten Banggai. Lanjut dia, jika dipilah dalam lingkup Kecamatan jumlah anak putus sekolah untuk SD dan SMP terbanyak terdapat di Kecamatan Toili Barat, dengan

LUWUK- Berdasarkan hasil pendataan dari Badan Pemberdayaan Perempuan (BPP) dan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Ksbupaten Banggai khususnya yang membidangi perlindungan terhadap anak, tercatat untuk jumlah anak cacat yang ada di Kabupaten Banggai, Kecamatan Luwuk masih tergolong banyak dibanding beberapa Kecamatan lainnya. Dengan jumlah penderita cacat laki-laki sebanyak 16 jiwa sementara perempuan sebanyak 23 orang. Jika diakumulasikan secara keseluruhan lakilaki 62 orang sementara perempuan 63 orang se-Kabupaten Banggai. Selain itupula jumlah anak putus sekolah masih sangat

jumlah masing-masing mencapai 289 orang untuk SD, 186 orang pada tingkat SMP. Sementara untuk jumlah putus sekolah pada tingkatan SMU yang paling terbanyak terdapat di Kecamatan Luwuk dengan jumlah 1.247 orang yang disusul oleh Kecamatan Toili Barat sejumlah 507 orang. Sementara itu untuk tingkat kekerasan terhadap anak menurut data dari pihak kepolisian hanya dua orang. “Kemungkinan untuk yang satu ini menurut saya banyak terjadi, hanya saja tidak dilaporkan kepada pihak berwenang sehingga data yang akurat tidak bisa diketahui,” tuturnya. (ynt)

Aturan Baku harus Punya Action LUWUK-Pernyataan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Banggai, Syafrin Luneto bahwa BK bekerja sesuai aturan baku sehingga tidak perlu lagi ada konsep, ternyata tak ingin dilewatkan begitu saja oleh Makmur Manesa. Pemerhati pemerintahan ini kembali menyanggah apa yang dikomentari Ketua Fraksi Hanura tersebut. “Kalau berbicara UndangUndang (UU,) Peraturan Pemerintah (PP) dan Tata Tertib (Tatib) kode etik DPRD, sejak dari dulu sudah ada. Namunkenyataan ketentuan yang ada, tidak bisa menjangkau kegiatan aleg berproyek. Mestinya aturan baku itu harus punya action,” kata Makmur kepada Luwuk Post, Senin (16/11) kemarin. Dikatakannya, kalau saja ada oknum aleg mengurus proyek dengan cara mengikuti tender dengan perusahaan atas nama dirinya, itu jelas langsung bisa ditindaki sesuai UU, PP, Tatib dan kode etik. Akan tetapi persoalannya menjadi lain, ketika kegiatan itu dilakukan secara tidak langsung. Semisal ada oknum aleg dengan cara tertentu sehingga perusahaan tertentu ditetapkan sebagai pemenang tender, kemudian setelah itu oknum aleg menerima persenan atau fee dari oknum pemilik perusahaan. Atau misalnya lagi kata Makmur, ada oknum aleg dgn cara

Makmur Manesa tertentu mendapatkan dan mengerjakan sendiri proyek, tetapi pemilik perusahaan bukan nama dirinya. Kalau contoh kasus tadi menurut ketua BK konsepnya sudah jelas dan baku sesuai UU, PP, TATIB dan kode etik, tunjukan dibagian mana klausul yang bisa digunakan untuk menindakinya. Untuk itu kata Makmur, kasus seperti itu hanya bisa disentuh kalau saja UU, PP, Tatib, itu

dijabarkan lagi melalui kesepakatan tertulis yang harus dipatuhi bersama di internal lembaga tentang kategori aleg bermain proyek. Dan apabila dilanggar maka akan diberikan sanksi berupa pemberhentian sebagai aleg. “Sebetulnya beberapa waktu lalu saya berharap hal ini bisa diatur secara rinci dalam tatib yang sudah selesai dibuat. Tapi sayang tidak terakomodir,” ujar Makmur. (yan)

berangkat ke Djokjakarta. Ditanya tentang perannya dalam mengembangkan olah raga ini Feibert berkata, dirinya merupakan atlet taekwondo dari ibu kota Sulawesi Utara tepatnya Manado yang kemudian bersama gurunya ingin mengembangkan olahraga ini di Sulawesi Tengah. Kebetulan untuk pengembangan diwilayah kabupaten dia dipercayakan membuka berbagai tempat latihan mulai dari Palu, Toli-toli, Poso hingga ke Luwuk. Untuk Luwuk sendiri diperkenalkan sejak tahun 1995

dengan tempat latihan pertama di lapangan sekolah Cokroaminoto Luwuk. Tetapi ditempat tersebut tidak bertahan lama dikarenakan kondisi lapangan sangat tidak mendukung untuk latihan. Feibert kembali mengatakan, tahun 1996 dirinya bersama rekannya sempat mengikuti Open Champion di Kualalumpur Malaysia. Selanjutnya pernah mengikuti Kejuaraan Nasional Taekwondo dan sempat meraih perunggu. Untuk prestasi tim Taekwondo Kabupaten Banggai sempat meraih 6 medali emas pada kejuaraan Danrem Cup. (ynt)

ngahan Nopember ini intensitas pemadaman listrik akan berkurang. Yang jadi persoalan disini adalah ketika janji itu tidak terealisasi. Sebab konsekwensi dari sebuah janji adalah harus ditepati. “Lebih baik PLN menunjukkan keseriusan kinerjanya sehingga keluar dari persoalan ini. Bukan hanya sekedar memberi garansi kepada masyarakat. Kalau terealisasi syukur. Nah kalau tidak, tentu akan runyam,” ujar aleg teloran dapil

II ini. Yoyo mengaku, untuk wilayah Kecamatan Luwuk, memang belum ada perubahan pemadaman listrik sebagaimana yang dijanjikan PLN dari 1:1 menjadi 5:1. Akan tetapi kata Yoyo di Kecamatan Toili pemadamannya sudah berkurang. “Tiga hari saya disana (di Kecamatan Toili, red), listrik tak pernah padam, baik malam hari maupun pada siang hari. Mungkin saja ini bagian dari garansi yang diberikan PLN itu,” ujar Yoyo. (yan)

bukan baru kali pertama dilontarkannya. Akan tetapi sudah dua kali dikemukakannya ke publik. Hanya saja belum ada implementasi yang sesungguhnya dari pernyataan tersebut. Dia mencontohkan pada proyek jalan lingkar SohoTontoan. Herwin kata Ukas pernah melempar statemen akan menggunakan hak angket. Namun hingga detik ini tidak direalisasikan. “Jangan sampai ini menguatkan asumsi bahwa statemen hak angket hanya sekedar omongan, tanpa ada action yang jelas,” kata Abd. Ukas menantang. (yan)

Pengurus Cabang (MPKPC), Muttaqin Suling kepada Luwuk Post, Senin (16/11) kemarin mengatakan, bukan tidak mungkin persoalan ini berbuntut pada proses pemecatan terhadap Ketua HMI Cabang Luwuk, Franki Botutihe. Sebab bila melihat pernyataan sejumlah pengurus harian, kesalahan ini tertuju pada Ketua HMI Cabang Luwuk. Pemajangan logo HMI Cabang Luwuk dengan tidak mendapat rekomendasi lewat organisasi, apalagi kegitannya bersifat resmi adalah kebijakan fatal. Terlebih lagi secara beruntun nada penyesalan dibidik pada Ketua Cabang.

Indikasi bisa terjadi pemecatan kata Muttaqin lagi, karena kesalahan yang dilakukan Ketua Cabang bukan baru kali pertama dilakukannya. “Kalau ini terbukti, berarti sudah dua kali dia (Frangki, red) membuat pelanggaran organisasi. Yang satunya adalah persoalan politik, dimana HMI dibawah ke dalam ranah itu,” ujar Muttaqin. Ditanya bagaimana tahapan di internal HMI Cabang Luwuk dalam mengambil sikap terkait persoalan ini? Muttaqin menjelaskan, awalnya digelar rapat harian, yang dihadiri para pengurus harian. Hasilnya nanti dibawah ke rapat pleno. Dalam pleno ini dihadirkan yang bersangkutan sekaligus untuk diminta klarifikasi. Kalau terbukti itu

tersebut. “Melihat ketidak jelasan penarikan asset daerah ini ada indikasi DPKAD Kabupaten Banggai tak serius menyikapinya,” tegas Hidayat kepada Luwuk Post, di gedung DPRD Banggai, Senin (16/11) kemarin.

Seyogianya kata Hidayat, persoalan ini tidak perlu melahirkan perdebatan, apalagi harus dipolemikkan. Sebab kata Hidayat aturannya cukup jelas. “Mestinya tidak usah berlarut-larut dalam menyikapi persoalan ini. Kan aturannya sudah jelas, bahwa

asset daerah harus dikembalikkan ke daerah,” ujar dia. Hanya saja sambung Ketua Solidaritas Koalisi Anti Korupsi (SKAK) Kabupaten Banggai ini, kelemahannya ada pada DPKAD. Instansi yang digawangi Sulastri Urusi ini tak

juga sering mengeluhkan kinerja SKPD. Salah satunya BRSU Luwuk. Ini yang lebih lucu kata Sahrin, keluhan yang lahir itu menggambarkan kegagalan mereka ketika masih duduk di kursi dewan. “Mereka mengeluhkan kinerja BRSU Luwuk yang dianggap tidak maksimal. Yang jadi pertanyaan disini adalah, apa yang mereka telah perbuat sebelumnya di dewan, sehingga masih ada SKPD yang dianggap tak beres memberi pelayanan pada publik,” kata Sahrin. Ironisnya lagi sambung dia akan ada image miring masyarakat bahwa kekritisan Gempur hanya dilatari tidak duduknya mereka kembali di DPRD, sehingga secara lantang mengkritisi kebijakan dewan. “Saya harap image itu tidak benar,” ujar Sahrin. (yan) terjadi. Akan tetapi beberapa tahun lalu pemandangan seperti ini sudah terihat. Harusnya kata politisi asal PDIP dapil III ini persoalan tersebut sudah dapat teratasi, mengingat sudah beberapa kali terjadi. Mengapa hal itu tak dapat dilakukan PLN? Jawabannya kata Zaenuri terpulang pada sistem managemen yang ada di dalam PLN itu sendiri. “Saya kira jika managemennya tertata baik, kondisi pemadaman listrik yang semakin menjadijadi ini, tak akan terjadi,” ujar dia. (yan)

ATLET Sambungan dari Hal 5

berlangsungnya rapat persiapan kejuaraan taekwondo tingkat Kabupaten Banggai Senin (16/11) kemarin mengatakan, ada tiga wakil taekwondo Kabupaten Banggai yang akan mengikuti kejuaraan tersebut. Mereka adalah Haidir Akbar untuk kelas walter putra, Teguh Prasetyo kelas fly putra dan Master Poomsay diwakili langsung Feibert Dia menambahkan, sekitar tanggal 27 bulan ini kami akan

MESTINYA Sambungan dari Hal 5

PLN lah yang paling tahu kapan berakhir krisis listrik di daerah ini. “Merekalah (PLN, red) yang tahu persis soal itu. Karena secara tehknis mereka yang lebih menguasainya,” kata Yoyo. Namun sambung anggota Komisi C DPRD Banggai ini, meski begitu janganlah PLN mengubar janji, bahwa perte-

HMI Sambungan dari Hal 5

Sultim jadi Prioritas Prolegnas Sutrisno: Itu Artinya Perjuangannya tak Tenggelam LUWUK-Berbagai kalangan merasa pesimis kalau perjuangan pembentukkan Provinsi Sultim tak akan terwujud. Bahkan sudah ada yang berasumsi Sultim teranca tinggalah sebuah nama. Pesimis tersebut mestinya ditanggalkan. Sebab perjuangannya masih terus berlanjut. Adanya lampu hijau bahwa pemekaran provinsi di wilayah timur Sulteng ini tetap akan terbentuk, ditandai dengan telah keluarnya surat Komisi II DPR-RI yang ditujukkan kepada Badan Legislasi (Baleg) DPR-RI, tertanggal 30 Oktober 2009. Dalam surat yang ditandatangani Ketua Komisi II DPRRI Burhanuddin Napitupulu itu memasukkan RUU tentang pembentukkan Daerah Otonomi baru ke dalam RUU Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2010-2014 dan prioritas Prolegnas 2010. Dimana dalam RUU tentang Pembentukkan Daerah Otonom Baru itu, termasuk Sultim di dalamnya. “Dalam surat Komisi II DPRRI bernomor LG.01.01/006/ KOM.II/X/2009 dengan perihal Masukkan RUU Prolegnas dan Prioriotas Prolegnas itu mengcover 11 RUU. Salah satunya RUU Pembentukkan Daerah Otonom Baru, yang inklut di dalamnya adalah Sultim,” kata

PWI Sambungan dari Hal 5

“Mestinya pengurus PWI Perwakilan yang tidak aktif lagi, tahu diri. Serahkan tampuk kepengurusan kepada yang mampu menjalankan roda organisasi wartawan ini,” kata Soeria kepada Luwuk Post, Senin (16/11) kemarin. Terkait dengan lahirnya Komunitas Jurnalis Banggai (KJB), mantan wartawan Suara Pembaruan ini juga berpendapat. Menurut dia, berdirinya KJB berangkat dari sebuah aspirasi para wartawan lokal. “Saya kira sah-sah saja dengan lahrinya KJB. Apalagi organisasi ini lahir berangkat dari

PROTES

Sutrisno K. Djawa

Korwil FP3 Sultim, Sutrisno K. Djawa, kepada Luwuk Post, Senin (16/11) kemarin. Dikatakannya, surat ini keluar berdasarkan hasil pertemuan antara Mendagri dengan Komisi II DPR-RI pada tanggal 11 Nopember 2009. Surat yang juga diberi tembusan diantaranya kepada Pimpinan DPR-RI, Sekretaris Jendral DPR-RI dan Deputi Persidangan dan KSAP Setjen DPR-RI bagi Sutrisno merupakan kekuatan baru bagi para pejuang Sultim. Sekaligus sambung dia untuk meyakinkan kepada penduduk Sultim, bahwa perjuangan ini belum tenggelam. Untuk itu kata dia lagi, kepada seluruh elemen yang menginginkan Sultim terealisasi, mari menyatukan langkah dan persepsi demi terwujudnya aspirasi yang sudah lama disuarakan ini. “Saya kira tak hanya para elit Sultim saja yang punya peran dalam memuluskan Sultim. Seluruh masyarakat yang berada di kawasan Sultim punya tanggung jawab yang sama, agar Sultim benar-benar terwujud,” ujar dia. (yan) keinginan bersama para pekerja pers lokal,” kata Soeria. Dia punya saran terhadap KJB. Sebaiknya kata Soeria, personil dari wadah ini juga membangun komunikasi dengan sejumlah organisasi pers yang skalanya nasional. Seperti AJI, PWI dan lainnya yang diakui di republik ini. Manfaatnya kata Soeria akan lebih bagus lagi ketika wartawan lokal terdaftar pada organisasi pers nasional seperti itu. “Bukan saya mengucilkan KJB yang sifatnya lokal. Wadah itu bagus untuk melakukan advokasi atau pemberdayaan lainnya. Namun alangkah lebih bagus lagi kalau bergabung dengan organisasi pers nasional,” saran Soeria. (yan)

pelanggaran, maka hasil pleno yang menentukan keputusan berupa sanksi. Apakah itu tegur lisan, skorsing atau dipecat. “Itu semua tergan-tung dari tingkat kesalahan yang dilakukannya,” ujar Muttaqin sembari meyakinkan jika kesalahan ini masuk pada kategori berat. Dia juga menyesalkan terhadap sikap panitia penyelenggara yang tidak melakukan koordinasi dengan pengurus HMI Cabang Luwuk. “Jambore pemuda yang dihelat itu adalah sifatnya positif. Yang kami sesalkan disini adalah mengapa tidak ada koordinasi dengan pengurus HMI Cabang Luwuk yang lain. Kami bisa saja mempidanakan panitia, atas persoalan ini,” warning Muttaqin. (yan)

Laode kepada Luwuk Post, bertempat di ruang Komisi C DPRD Banggai, Senin (16/11) kemarin. Menurut dia, masyarakat pengguna energi listrik milik PLN Cabang Luwuk, sebenarnya sudah sangat bijak. Justru sebaliknya PLN lah yang tidak bijak dengan pelanggan. Banyak bukti kongkrit kata Mat Laode tentang diskriminatifnya PLN terhadap pelanggan. Dia mencontohkan, terlambat saja beberapa hari dalam membayar rekening listrik, PLN sudah memberi denda. Bahkan tidak tanggungtanggung mereka memutuskan aliran listrik jika pelanggan menunggak dua bulan atau lebih. Sementara dilain sisi, PLN tidak mau tahu akibat pemadaman listrik yang semakin tak manusiawi ini tak sedikit alat elektronik milik pelanggan yang rusak. Anehnya lagi, meski penggunaan listrik tidak full sebulan, namun pembayarannya melonjak. Dia menilai, pernyataan Suryanto itu cendrung memihak pada PLN, ketimbang

pelanggan. Akibat ada pembelaan yang dilakukan unsur pimpinan dewan tersebut, maka tak heran sambung Mat Laode, pemadaman listrik makin menjadi-jadi. “Bisa saja karena statemen Suryanto itu, maka PLN makin seenaknya memadamkan listrik,” kata Mat dengan suara lantangnya. Dia juga menyorot soal pasokan solar dari Depot Pertamina Luwuk yang beberapa bulan terkahir ini tidak mengalami pengurangan jatah kepada PLN. “Kalau ada mesin yang tak beroperasi, mestinya jatah solar dikurangi. Tapi aneh, jatahnya tetap stabil meski ada mesin yang tak berfungsi. Lantas dikemanakan solar itu,” tanya Mat. Sebelumnya Suryanto berujar, untuk keluar dari persoalan ini sebaiknya semua pihak yang terkait duduk satu meja, guna mencari solusi dari krisis listrik ini. Bahkan jika perlu saran Suryanto, jalan paling efektif adalah pengadaan mesin baru. “Saya kira solusinya cuma satu, yakni pengadaan mesin pembangkit lisyrik yang baru. Nah untuk merumuskannya, perlu ada rapat kerja semua pihak yang terkait,” ujar dia. (yan)

serius menyelesaikannnya. Kalau saja dinas itu benar-benar takut menarik asset daerah yang hingga kini masih berada di tangan para mantan pejabat, baiknya tupoksi itu diserahkan pada DPRD Banggai. “Kalau memang DPKAD takut menarik aset tersebut,

serahkan saja pada kami untuk menarik asset tersebut,” tegas Hidayat. Masa sambung dia, Pemkab Banggai dapat mengerahkan puluhan Satpol-PP pada proses penggusuran tanah warga untuk proyek jalan lingkar di Bukit Halimun, meski kebijakan itu bertentangan

dengan aturan, mengingat hak kepemilikan tanah berada di tangan warga. Penertiban asset daerah yang secara jelas diatur dalam ketentuan, namun tidak bisa dilakukan. “Benar-benar kebijakan Pemkab Banggai yang sangat kontradiktif,” ujar Hidayat menyindir. (yan)

Sambungan dari Hal 5


POLITIKA

Luwuk Post SELASA 17 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

Kantor Parpol Kembali Sepi

Perjelas Proyek DAK Karyabakti

LUWUK- Setelah selesai melaksanakan hajatan politik pemilihan anggota DPRD Kabupaten Banggai, kini kantor-kantor secretariat partai politik mulai sepih. Bahkan ada beberapa partai politik yang awalnya memiliki secretariat kini tidak memiliki secretariat lagi. Tampaknya, secretariat yang diadakan oleh partai politik peserta pemilu beberapa waktu lalu, hanya bersifat sementara. Fenomena itu menunjukan bahwa Partai Politik hanya beraktifitas disaat menjelang Pemilu, disaat membutuhkan dukungan masyarakat. Saat ini, untuk partai politik besar dan peraih kursi di DPRD Banggai saja, kantor secretariat partai tersebut kini tidak lagi seramai menjelang Pemilu lalu.Banyak kalangan menilai, fenomena tersebut sebagai bagian dari kondisi politik dan kesadaran politik masyarakat yang masih rendah dan membutuhkan pemberdayaan. Pasalnya, rakyat selau dijadikan objek disaat menjelang Pemilu, dan pada saat-saat sepert sekarang ini, partai politik seolah tidak peduli lagi dengan kondisi rakyat. Padahal banyak kondisi daerah yang harus disikapi oleh kalangan parati politik, semisal soal krisis listrik yang terjadi saat ini. (far)

LUWUK-Komisi B DPRD Kabupaten Banggai baiknya melakukan kunjungan lapangan ke lokasi proyek DAK di SD Karyabakti, Kecamatan Pagimana. Hal itu perlu dilakukan untuk mempertegas dugaan ketimpangan yang terjadi di proyek tersebut. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Banggai, Safrudin Tjatjo mengatakan, kalau menurut dirinya, komisi B DPRD Kabupaten Banggai harus melakukan

Konfercab PDIP Bakal Panas LUWUK-Meski belum diketahui, kapan pastinya pelaksanaan Konfercab DPC PDIP Banggai akan digelar, namun sejumlah kader dari partai berlambang banteng moncong putih sudah ramai membicarakan figur calon ketua yang akan bertarung. Menurut mereka, seorang calon ketua partai nanti, mestilah figur yang terterima disemua kalangan kader partai. Dan syarat mutlak lainnya adalah, calon ketua nanti harus memiliki kemampuan mengembangkan dan memajukan partai. Salah seorang figur saat ini sering disebut bakal maju sebagai calon ketua partai adalah Herwin Yatim. Meski belum lama bergabung dengan PDIP, Ia dinilai cakap dan mampu untuk dipercaya sebagai calon ketua partai. Meski begitu, keberadaan calon lain yang seperti Ketua DPC PDIP saat ini, Suryanto juga cukup diperhitungkan. Karena itu, tidak mustahil jika pada Konfercab bakal terjadi persaingan antara keduanya. Ketika ditanyakan kesediaannya maju sebagai calon ketua partai, Herwin belum langsung menyatakan kesediaannya. Secara diplomatis ia menjawab bahwa ia tidak akan berani menolak jika ada dukungan dan amanah dari kader PDIP, kepadanya, untuk memimpin partai kedepan. “Saya kira, saya sama saja dengan kader lain, sama-sama memiliki komitmen untuk membesarkan dan mengembangkan partai. (bim)

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Komisi B Baiknya Turun Lapangan

Arif Tjatjo

kunjungan ke lokasi proyek, berdasarkan adanya aduan dari Ketua Komite di sekolah itu, dan tidak perlu menunggu turun bersama dengan tim bentukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Penegasan itu dikemukakan Syarifudin Tjatjo menanggapi adanya rencana DPRD untuk ikut serta bersama dengan tim yang dibentuk Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, terkait dengan peninjauan lapangan atas proyek DAK di Desa Karyabakti

Kecamatan Pagimana. “Kalau saya sih kita turun lapangan saja, tidak usah bersama dengan tim eksekutif. Jadi tim DPRD sendiri, nanti hasilnya baru kita pertemukan dalam rapat,” tutur Syarifudin. Sementara itu,Syafrudin Husain, mengatakan, untuk memperjelas dugaan ketimpangab di SD Karyabakti, maka Kepala Sekolah SD Karyabakti harus di panggil untuk memberikan keterangan di hadapan komisi B DPRD

Banggai. Katanya, dengan adanya pemanggilan langsung Kepsek SD Karyabakti dan tidak melibatkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, maka Kepsek yang bersangkutan akan lebih leluasa untuk berbicara untuk memberikan keterangan. “Kalau saya, panggil saja Kepsek SD Karyabakti, dan tidak usah didampingi dari Disdikpora.Disitu akan ketahuan seperti apa masalah yang terjadi,” tutur Safrudin.(far)

Kader Golkar Masih ‘Malu-malu Kucing’ Untuk Bertarung Melawan Djarun Sibay di Musda

APBD 2010 Dirancang Defisit Rp27 Miliar LUWUK-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banggai tahun 2010 mendatang, dirancang akan mengalami defisit anggaran Rp27 miliar. Hal itu sebagaimana dikemukakan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Sulastri Urusi dihadapan Komisi B DPRD Banggai beberapa waktu lalu. Saat itu, para anggota Komisi B DPRD Banggai meminta Pemda Banggai melakukan Sulastri Urusi pembangunan sarana dan prasarana pendukung perumahan DPRD Banggai yang baru, sehingga benar-benar lengkap. Hanya saja, kata Sulastri, berdasarkan dokumen PPAS yang sudah ditetapkan untuk anggaran 2010, ba-ngunan yang diakomodir baru untuk pemba-ngunan dua unit rumah dinas, sedangkan yang lain-lainnya belum dimasukan. Kata dia, apakah pembangunan lainnya, seperti drainase dan bagunan lain yang dianggap perlu sebagai pendukung perumahan DPRD, bisa masuk dalam anggaran 2010 atau tidak, Sulastri mengaku belum bisa memastikan. “Karena anggaran kita posisinya deficit Rp27 miliar dalam PPAS,” tutur Sulastri. Kata dia, semua itu masih bisa berubah apabila DPRD Banggai ingin melakukan perubahan terhadap anggaran yang sudah tertuang dalam PPAS. “Kan hak budgeting itu ada di DPRD, jadi tergantung dewan,” tuturnya. (far)

7

(Foto :Wahyu Dwi Nugroho/Rakyat Merdeka/jpnn)

KERBAU: Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam Arip Musthopa (kiri) dan juga perwakilan kelompok Cipayung Plus menyerahkan bhoneka Kerbau kepada anggota F.Hanura Akbar Faizal (kanan) sebagai perwakilan dari anggota DPR, Senin (16/11), boneka tersebut sebagai sindiran agar hak angket Bank Century tidak masuk dalam kubangan yang sama yaitu putus di tengah jalan seperti kasus BLBI.

Pendukung Sofyan Mile Beralih ke Obama LUWUK-Sejumlah elemen masyarakat yang awalnya mendukung Sofyan Mile untuk maju sebagai salah satu kontestan pada Pilkada 2011 mendatang, kini satu persatu mulai mengalihkan dukungan mereka ke figur lain. Pasalnya mereka menilai, sampai sekarang belum ada kejelasan sikap dari figur itu apakah bersedia menerima dukungan masyarakat atau tidak. “ Sebagai salah satu langkah alternatif untuk mengantisipasi tidak bersedianya Sofyan Mile mencalonkan diri sebagai kepala daerah pada Pilkada mendatang, Maka kami sebagai bagian dari komponen pemuda panca marga Kabupaten Banggai, secara personal kami telah mempersiapkan figur lain yang juga dinilai pas untuk tampil sebagai salah satu kandidat kepada daerah, yakni Syamsul Bahri Mang,” Ujar salah seorang aktifis pemuda panca marga, Ipnu Kobaa.

Ipnu Kobaa

Kepada Luwuk Post senin kemarin, Ipnu mengatakan sebagai salah satu tokoh pemuda yang kini berhasil menempati salah satu posisi strategis di jajaran unsur pimpinan daerah, yakni ketua DPRD Banggai. Figur yang akrab

disapa Om Bali Bang atau Obama itu, dinilai memiliki integritas dalam mengembangkan daerah. Disampaikannya juga, keberadaan seorang Obama dikancah perpolitikan daerah sudah cukup dikenal luas masyarakat. Karena itu, menurut Ipnu akan sangat naif jika kemudian, ada orang yang menganggap dukungan terhadap pencalonan Obama hanya sekedar basa-basi. Ditambahkan pula oleh Ipnu, Obama merupakan sosok pimpinan yang tegas. Buktinya, dalam setiap memimpin sidang di DPRD, Obama sering menyampaikan penekananpenekanan tertentu terhadap para anggota DPRD yang dinilainya kurang menampakkan sikap baik ketika melaksanakan tanggung jawab sebagai seorang wakil rakyat. “ Sekali lagi saya tekankan, jangan melihat ini hanya sebagai wacana kosong,” tutup Ipnu. (bim)

Dewan Terima SE Mendagri Soal BA LUWUK-DPRD Kabupaten Banggai menerima surat edaran menteri dalam negeri mengenai pembentukan badan anggaran DPRD. Dalam surat edaran tertanggal 9 November 2009 nomor : 161/3926/3J, tentang pembentukan Badan Anggaran DPRD Provinsi Kabupaten/Kota,disebutkan beberapa hal yang akan menjadi dasar dan acuan bagi DPRD Banggai untuk membentuk badan anggaran tersebut. Ditegaskan,sambil menunggu peraturan pemerintah (PP) tentang pedoman penyusunan Tatib DPRD, sebagai tindak lanjut dari UU No 27/2009, maka pembentukan badan anggaran dapat dilakukan pada

awal masa jabatan keanggotaan DPRD dan merupakan alat kelengkapan DPRD yang bersifat tetap. Disebutkan pula, Badan Anggaran DPRD terdiri dari pimpinan dan anggota. Anggota Badan Anggaran diusulkan dari masingmasing fraksi DPRD berdasarkan perimbangan jumlah anggota dan dengan memperhatikan keanggotaannya dalam komisi. Ditegaskan, untuk sementara Pimpinan DPRD karena jabatanya dapat ditetapkan sebagai pimpinan badan anggaran merangkap anggota. Sekretaris DPRD karena jabatannya, adalah sekretaris badan anggaran bukan anggota.

Dalam point akhir surat edaran itu menegaskan apabila PP tentang pedoman penyusunan praturan tata tertib DPRD telah ditetapkan, dan ketentuan mengenai pembentukan Badan Anggaran DPRD ada yang tidak sesuai dengan PP tersebut, agar disesuaikan. Surat edaran dari Mendagri tersebut Senin (16/11) kemarin, dbagibagikan kepada seluruh anggota DPRD Banggai. Menurut rencana, DPRD Kabupaten Banggai dalam waktu dekat akan segera membentuk badan anggaran DPRD,agar lembaga itu bisa segera melakukan pembahasan terhadap APBD 2010. (far)

LUWUK-Menjelang digelarnya musyawarah daerah (Musda) DPD II Golkar Kabupaten Banggai, belum ada satupun kader Golkar yang menyatakan kesediaannya untuk maju bertarung sebagai calon ketua partai. Bahkan sejumlah figur yang kerap disebut sebagai calon ketua DPD II, justru mengaku mendukung pencalonan dari ketua Incumbent, Djarun Sibay. Menurut sejumlah sumber dari Golkar, beberapa orang figur yang harusnya punya peluang untuk maju sebagai ketua Golkar, masih kurang percaya diri untuk menghadapi calon incumbent. Di sisi lain, para figur itu memiliki rasa hormat yang begitu besar terhadap figur Djarun Sibay. Tak salah jika kemudian ada prediksi, nantinya jika Djarun tetap maju dalam pencalonan ketua Golkar periode mendatang, kemungkinan proses pemilihan hanya akan berlangsung aklamasi. Sementara itu, salah seorang kader muda Golkar, Irfan Bungadjim, mengakui bahwa ketokohan Djarun di kalangan kader Golkar begitu kuat. Sehingga, para kader lainnya merasa sungkan jika harus bertarung dengan calon ketua Incumbent itu. Meski begitu, Irfan kembali mengutarakan harapannya, agar pada kader muda Golkar bisa diberi kesempatan yang

Djarun Sibay

sama untuk menempati posisiposisi strategis di struktur kepengurusan partai. Hal itu penting, untuk mewujudkan proses regenerasi kepemimpinan di tubuh kepengurusan partai. Namun di sisi lain, salah seorang fungsionaris DPD II Golkar, Aryanto Hakim mengungkapkan bahwa saat ini sebenarnya sudah ada beberapa calon lain yang telah dipersiapkan untuk dicalonkan sebagai ketua DPD II Golkar. Hanya saja, sekarang ini mereka masih ‘malu-malu kucing’ menyatakan kesediaan dan kesiapan mereka untuk bertarung, apalagi pelaksaan Musda masih cukup jauh. Menurut mantan aleg DPRD Banggai itu, calon incumbent, Djarun Sibay bisa jadi bakal mendapatkan lawan tanggung di bursa pencalonan ketua DPD II nanti. Dan itu dapat menjadi indikator, bahwa persaingan di Musda nanti bakal sengit. “ kita sebaiknya tunggu saja tanggal mainnya.” tutup Anto. (bim)

Saatnya Orang Muda Pimpin Partai LUWUK-Fenomena tampilnya sejumlah figur pemuda sebagai calon pimpinan partai, merupakan sebuah indikasi positif, proses regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi partai berlangsung dengan baik. Namun, diharapkan figur pemuda yang didukung untuk memimpin partai, benar-benar memiliki integritas dan kemampuan leadership yang baik. Demi pengembangan organisasi politik kedepan. Penilaian ini diutarakan oleh ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kabupaten Banggai, Alfian Djibran. Kepada Luwuk Post, tokoh populer tahun 2008 versi pembaca Luwuk Post ini mengatakan bahwa pihaknya memang berharap proses regenerasi dapat berlangsung secara baik. Mengingat, sekarang ini sudah banyak figur pemuda yang memiliki kompetensi dan integritas namun belum mendapatkan peluang untuk tampil. Menurut Alfian, keinginan kaum muda agar proses regenerasi bisa berjalan dengan baik, bukan berarti menampakkan adanya keinginan dari kaum muda untuk menggeser peran dari kaum tua, apalagi sampai menciptakan sebuah dikotomi. Namun, hal itu perlu dilakukan agar generasi muda mendapatkan kesempatan untuk melakukan aktualitas diri. Serta membuktikan bahwa sebenarnya pemuda pun mampu menjadi seorang pemimpin seperti yang diharapkan masyarakat. Apalagi, tambah Alfian, saat ini semangat untuk melakukan regenerasi telah menjelma sebagai sebuah semangat global dikalangan kaum muda. Buktinya, tak hanya di daerah, di tingkat nasional bahkan internasional, sudah banyak figur pemuda yang dipercaya menjadi pemimpin. “ Sekali lagi, sata memberikan apresiasi positif terhadap para figur pemuda yang kini tengah dipersiapkan untuk tampil sebagai calon pemimpin disejumlah organisasi politik,” tutup Alfian. (bim)


PERSPEKTIF

Luwuk Post

8

SELASA 17 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

PENDAPAT KAMI

Menanti Tendangan Presiden TIM Delapan yang diketuai Adnan Buyung Nasution pada hari ini, rencananya, menyerahkan rekomendasi akhir atau final kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kita berharap, setelah penyerahan itu, ada solusi konkret terkait perseteruan yang melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Polri dan Kejaksaan Agung. Harapan terbesar kita, setelah menerima rekomendasi dari Tim Delapan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bisa mengambil sikap tegas. Jangan lagi dibiarkan persoalan itu terus mengambang. Rasanya, sudah terlalu banyak energi bangsa ini tersedot oleh kasus tersebut. Tanpa bermaksud menyalahkan, bila sikap tegas sejak awal ada, mungkin persoalan ‘’Cicak v Buaya’’ tidak akan berlarutlarut seperti saat ini. Segenap elemen bangsa tidak perlu menghabiskan tenaga untuk terlibat dalam aksi dukungmendukung. Brimob sebagai pasukan elite polisi pun tidak perlu membeber spanduk yang memberikan dukungan kepada figur tertentu. Itu semua jelas tidak produktif dan kondusif untuk bangsa ini. Seharusnya kristalisasi seperti itu jangan sampai terjadi. Sayang, fakta telah berbicara lain. Ada prakondisi dan rentan waktu yang cukup lama sehingga proses kristalisasi itu pun terjadi. Dalam hal ini, jargon lebih cepat lebih baik menjadi menemukan konteksnya. Seperti yang pernah disampaikan koran ini pada Jumat lalu (13/11), seharusnya sejak awal ada wasit yang bisa menjadi penengah. Dan, tentunya presiden sebagai kepala negara-lah yang seharusnya mengambil peran itu. Namun, nasi sudah menjadi bubur. Rakyat sudah sedemikian jauh ter-libat dalam kasus tersebut. Tim Delapan bentukan presiden telah bekerja secara maraton untuk memverifikasi pihakpihak yang terlibat dalam masalah tersebut. Dan, kini hasil final dari kerja mereka telah siap diserahkan kepada pihak yang memberikan mandat (presiden). Nah, setelah hasil final itu berpindah tangah ke presiden, rasanya tidak ada alasan lagi untuk tidak ada langkah tegas. Pernyataan normatif tentu sudah tidak tepat lagi dimainkan. Seperti disebutkan di atas, rakyat sudah sedemikian jauh terlibat dalam kasus tersebut. Karena itu, yang diharapkan, langkah yang diambil presiden nanti tidak berlawanan dengan arus besar logika masyarakat. Paling tidak, masyarakat harus bisa menikmati suguhan bahwa presiden konsisten dengan langkahnya membentuk Tim Delapan. Apa bentuk konsistensi itu? Yakni, konsisten dengan niat awal bahwa Tim Delapan dibentuk untuk memverifikasi dan merumuskan langkah apa yang harus diambil presiden. Nah, setelah mereka bekerja dan rumusan yang berbentuk rekomendasi berhasil dibuat, tidak ada jalan lain kecuali melaksanakannya. Tentu, logika masyarakat akan sulit memahami bila yang terjadi sebaliknya. Atau, hanya sebagian yang dilaksanakan. Namun, harus kami katakan dengan jujur, harapan ini terucap bersamaan rasa waswas yang senantiasa meneror. Itu terjadi karena selama hampir dua pekan Tim Delapan bekerja -seperti disinggung di atas- kristalisasi sikap telah terjadi. Perdebatan-berdebatan yang menjurus kepada penolakan telah dikembangkan sedemikian rupa oleh pihak-pihak yang merasa tidak diuntungkan oleh Tim Delapan. Karena itu, kita berharap, kristalisasi sikap tersebut bisa dicairkan Presiden SBY. Tentu ini merupakan pekerjaan yang tidak ringan. Namun, yakinlah bahwa SBY bisa! Sebagai presiden yang mengantongi 60 persen dukungan dalam pilpres lalu, SBY punya modal cukup-bahkan lebih dari cukup- untuk mengatasi hal itu. Kini bola berada di tangan presiden. Rakyat menunggu, akan ditendang ke mana bola tersebut? (*)

+628124543xxxx Yth LP. Tlng dmuat in ya? In mngenai bntuan utk ank2 krng mmpu khususx dsklh2. In yg trjdi d SDN 4 lwk, kbetuln sy lg jln ddpan SD in ad ortu murid mngeluh ktax” kpla sklh in tdk adil, msa salsabila ank kls 1b bsa dpt bntuan it. Klu mo dpkir dia it ankx orkay ap krn dia ponakn dr kpla sklh? Jd kmi mnta kpla sklh dpt mmprtimbngkn hal in dn bsa brsikp adil, mksih..., +628134110xxxx Pk bupati,jgn hanya fasilitas vip dibandara saja Aduhai. Terminal penumpang yg sementara dibangun juga fasilitasnya semestinya memadai dan nyaman. Luasnya,kwalitasnya dan fasilitasnya. Karena ini lebih banyak digunakan penumpang,dari pd vip. Disinilah mata banggai tertuju ketika menginjakan kaki. Pemimpin harus lebih mengutamakan rakyatnya. Jadi rakyat jg dapat menikmati pembangunan dari bayar pajak. Bukan cuma fasilitas pejabat saja diperhatikan! +628134110xxxx Kami harap luwuk post,semakin hari semakin tajam,kritis dan objektif. Nara sumber yg beragam dan berkwalitas. Jangan cuma dorang2 so te berkwalitas Dp komentar itu2 trus dp orang saban hari. Masih bnyk nara sumber2 yg baik. Mari kita jaga kwalitas media ini,termasuk dp wartawan! Tks +628134137xxxx QYth. LP, bgimn nich Kep. Cbg PLN LWK mana jaminanmu,baru pkl.08.00 sdh padam. Skrg sdh Konsweklah dgn jaminanmu. Skrg sdh pertengahan November jangan2 cuma Surga Telingah. +628134137xxxx Yth. LP, bgimn nich Kep. Cbg PLN LWK mana jaminanmu,baru pkl.08.00 sdh padam. Konsweklah dgn jaminanmu. +628134143xxxx LP 16/11 : DPRD Akan Gunakan Hak Angket, Sikapi Krisis Listrik yang Tak Berujung. Semoga rencana itu

Menuntaskan Skandal Century BOLA panas kasus Bank Century Tbk (BCIC) -kini bernama Bank Mutiara- terus bergulir bagai bola liar. Kasus membengkaknya bail out Bank Century senilai Rp 6,7 triliun itu, tampaknya, akan semakin ramai. Kejaksaan Agung jauh hari menyatakan tidak ada perbuatan melawan hukum dalam pengucuran dana untuk Bank Century tersebut. Hal tersebut tentu menjadi pertanyaan besar. Sebab, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) belum menyelesaikan audit inves-tigasi bail out Century. Karena itu, kita layak bertanya apa pertimbangan Kejagung sehingga menyimpulkan tak ada perbuatan melawan hukum. Mencermati hal itu, DPR -khususnya komisi XI- sontak berupaya membentuk panitia angket. Panitia tersebut, menurut beberapa kalangan, harus segera dibentuk untuk melakukan investigasi. Pansus itu, selain bisa memanggil para pejabat yang terlibat saat bail out Century mulai dikucurkan, diharapkan bisa menyentuh aliran dana, yakni sejak dana tersebut keluar dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga ke nasabah BCIC. Penelusuran aliran dana itu sangat penting mengingat bisa saja hasil audit BPK nanti tidak menyentuh sama sekali substansi aliran dana Century. Padahal, persoalan tersebut sangat penting. Oleh sebab itu, polemik banyak pihak seputar dana penyelamatan BCIC yang berlarut-larut sebaiknya dihentikan. Masyarakat jangan mau digiring ke arah sana. Masyarakat sebaiknya menunggu perkembangan lebih lanjut dari audit investigasi yang tengah dilakukan oleh BPK dan pansus BCIC. Untuk sementara, sudah diselesaikan 70 persen, sisanya akan dirampungkan paling lambat hingga

Oleh : Susidarto pemerhati masalah keuangan-perbankan, tinggal di Jogjakarta

akhir 2009. Dikawatirkan, apabila polemik seputar BCIC itu sudah mengarah ke ranah politis, persoalannya kian rumit dan justru berdampak negatif bagi keberlangsungan operasional Bank Mutiara ke de-pan. Prioritas Melakukan audit investigasi secara keseluruhan memang tidaklah mudah. Begitu banyak permasalahan yang perlu di-audit sehingga mungkin memerlukan waktu yang cukup panjang. Oleh sebab itu, auditor BPK mungkin bisa memberikan prioritas pada beberapa hal yang penting untuk mengungkap sampai sejauh mana dasar-dasar yang bisa diambil untuk menyelamatkan BCIC tersebut. Barangkali penyelamatannya itu sendiri cukup pen-ting. Namun, yang perlu ditelisik adalah mengapa bank tersebut diberi suntikan hingga empat kali lipat, mulai 23 November 2008 hingga 21 Juli 2009. Dalam konteks ini, perlu dicarikan dasar pengucuran dana dan besarnya plafon setiap kali pengucuran, apakah sudah melalui perhitungan dan audit yang matang atau belum. Langkah itu sangat penting karena bisa menjadi pintu masuk temuantemuan berikutnya. Mestinya, setiap pengucuran dana dilakukan atas dasar perhitungan (assesment) yang jelas dan sudah melalui audit yang matang (dalam arti untuk memperkecil terjadinya fraud/kejaha-

tan) sehingga bisa dipertanggungjawabkan secara hukum. Maklum, setiap pengucuran dana melibatkan uang yang tidak kecil, mencapai triliunan rupiah. Kalau pengucuran tersebut, ternyata, hanya untuk menalangi/menomboki para deposan kakap yang melakukan rush (pengambilan dana besar-besaran) depositonya, itu jelas melanggar prinsip penjaminan LPS. Bukankah dana-dana yang dijamin oleh LPS maksimal adalah Rp 2 miliar? Dus, dana-dana yang lebih besar dari nominal Rp 2 miliar seyogianya tetap bercokol di BCIC karena toh bank tersebut tidak dilikuidasi. Mestinya, dana-dana kakap milik perorangan atau badan usaha tidak perlu keluar serempak. Toh, BCIC tetap merupa-kan bank yang beroperasi secara normal. Terlebih pemiliknya kini adalah pemerintah (LPS) yang sangat kredibel. Pengelola baru seharusnya juga bisa menahan dana-dana semacam itu untuk tidak keluar dulu dari brankas BCIC. Sayang, nasi sudah menjadi bubur. Dana-dana kakap tersebut telanjur keluar dari brankas BCIC dan terbang ke brankas bank lainnya. Masalah itulah yang perlu mendapatkan prioritas audit investigasi sehingga permasalahannya menjadi semakin jelas. Selain masalah tersebut, perlu diselidiki lebih lanjut tentang aset-aset

bodong milik BCIC, baik dalam bentuk surat berharga, kredit fiktif (L/C fiktif), maupun jaminan kredit (collateral) yang nilainya di-mark up. Selesaikan ADS Hal lain yang tak kalah penting adalah solusi masalah reksadana bodong produk Antaboga Delta Sekuritas (ADS). Hingga saat terakhir, tidak kurang Rp 1,4 triliun dana nasabah (sekaligus investor) BCIC yang masih nyangkut. Mereka berencana terus melakukan aksi unjuk rasa (demonstrasi) hingga dana-dana investasi mereka bisa kembali. Artinya, operasional Bank Mutiara (rebranding dari BCIC) akan senantiasi terusik dan terganggu dengan aksi-aksi investor reksadana “bodong” ADS. Kalau hal semacam itu terus terjadi, jelas terganggu aktivitas dan perkembangan Bank Mutiara ke depan. Oleh sebab itu, pemerintah -dalam hal ini LPS sebagai pemilik baru Bank Mutiara- harus mulai berpikir “out of the box”, jangan hanya berpedoman dengan harga mati pada undang-undang dan peraturan yang berlaku. Pengelola dan pengurus Bank Mutiara mestinya mulai memproses skandal reksadana bodong tersebut. Sebab, ternyata, banyak investor yang merasa tertipu karena tidak mendapatkan informasi yang lengkap mengenai produk nonbank itu. Oleh sebab itu, BI, Bappepam-LK, serta LPS sebaiknya kembali duduk bersama untuk merumuskan persoalan tersebut. Minimal ada iktikad dari para pihak yang terlibat (stake holders) untuk menyelesaikan persoalan itu dalam koridor win-win solution. (*)

CAFTA 2010, Ancaman Sekaligus Peluang DAVID Ricardo, pencetus konsep perdagangan bebas, mungkin tidak pernah membayangkan bahwa dalam dua dasawarsa terakhir ini perdagangan bebas di seluruh dunia bisa berkembang sangat pesat. Perdagangan bebas sudah dianggap sebagai keharusan yang tidak bisa dihindari lagi. Setelah terbentuknya kawasan perdagangan bebas di Eropa dengan European Economic Community (EEC) -yang sekarang berubah menjadi European Union (EU)- dan terbentuknya North Atlantic Free Trade Area (NAFTA), bebe-rapa bulan lagi, mulai 2010, dunia mem-punyai kawasan perdagangan bebas baru yang diberi nama CAFTA (China ASEAN Free Trade Area). CAFTA yang beranggota para anggota ASEAN dan Tiongkok (China) itu akan mencakup suatu kawasan dengan jumlah total penduduk hampir dua miliar dan total gabungan gross domestic bruto (GDP) hampir USD 6 triliun. Kawasan tersebut akan menjadi kawasan perdagangan bebas yang terbesar ketiga di dunia setelah European Union dan NAFTA. Bagaimana kesiapan para pengusaha Indonesia terhadap CAFTA yang sudah di depan mata itu? Amat disayangkan, sebagian besar pengusaha Indonesia tidak tahu atau mungkin tidak mau tahu tentang CAFTA tersebut. Padahal, CAFTA pasti akan berdampak besar bagi perkembangan ekonomi Indonesia. Dampak itu bisa positif atau negatif, bergantung bagaimana kita bisa memanfaatkannya. Ekonomi Tiongkok Indikator ekonomi menunjukkan bahwa Tiongkok sudah terlepas dari krisis dan ekonominya terus tumbuh pesat. Data ekonomi dari Tiongkok yang dirilis beberapa hari lalu menunjukkan kondisi benar2 terwujud, bukan cuma gertak sambal. Saatnya DPRD menunjukan berpihak pada rakyat. Listrik padam di Luwuk sdh terlalu sekali. Ada apa dgn PLN mesti diselidiki. Klu perlu undang BPK & KPK. +628134249xxxx k@sian zp nene’ tatalan tulang gra2 PLN, so rusak bgmn itu mesinx PLN kon so plma bgini, br blg debit air bérkurg sdgkn skrg so ujan2 trus br knp msh mti2..kinadamonakomiu PLN +628135448xxxx Bu RIO lnjutkn prjuangn mnuntskn kpalsuan krn Bu RIO kmi anggap org yg brsi krn klu org lain psti so badiam.., lanjutk buktikn pd org bhwa itu bnar2 palsu. +628135454xxxx LP..cma sy kse tau sma PLN jgan coba2 dtang mnangi di komplez persibal ktrang mbikin ERWE atw trang mtoki mcm ajing yg biasa trang mkan bgtu jga PLN jdi jgan coba kmri sdangkn ular trang mkan apa lg orangx PLN yg dtang trang toki bru bkin ERWE.mksi LP tlng sms ini di muat. +628523006xxxx LP. Irpan B te usa byk tai minyak di koran. Pake komentar. 55 thn pengabdian layak dpt rumah Dinas. Spy ngana tau.

Oleh :Budhi Wibowo pelaku dan pemerhati perdagangan internasional

ekonomi negara tersebut semakin baik. Harapan pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan mampu kembali ke atas level 10 persen hampir mendekati kenyataan. Data produksi sektor industri Oktober 2009 menunjukkan kenaikan 16,1 persen daripada tahun sebelumnya. Penjualan eceran meningkat 16,2 persen (y/y). Investasi aset tetap di perkotaan meningkat 33,1 persen pada periode JanuariOktober 2009. Diharapkan, pada kuartal keempat ini, pertumbuhan ekonomi Tiongkok mampu menembus 10,5 persen. Dalam kunjungan ke tiga kota di Tiongkok (Shanghai, Qingdao, dan -) beberapa hari lalu, penulis mendapati sebagian besar rumah makan selalu penuh. Bahkan, beberapa di antaranya memerlukan antrean cukup panjang. Hampir semua penerbangan lokal penuh. Airport sangat ramai. Begitu juga, pertokoanpertokoan sangat ramai pengunjung. Hal itu bisa menjadi cermin bahwa memang benar ekonomi Tiongkok sudah terlepas dari krisis. Namun, tentu seperti halnya yang terjadi di negara lain, selalu ada saja permasalahan yang berkaitan dengan ekonomi suatu negara. Beberapa teman pengusaha Tiongkok mengeluhkan sulitnya mendapatkan tenaga kerja. Banyak pekerja mereka yang dengan mudah berpindah kerja ke perusahaan lain yang memberikan gaji yang sedikit lebih besar. Beberapa pengusaha lainnya mengeluhkan semakin

tingginya harga harga bahan baku yang dibutuhkan. Dari hal tersebut, bisa disimpulkan bahwa saat ini Tiongkok sudah tidak bisa megandalkan tenaga kerja murah dan bahan baku murah. Hal tersebut bisa menjadi peluang bagi Indonesia yang saat ini relatif masih mempunyai sumber bahan baku dan tenaga kerja yang murah. Tiongkok Adalah Peluang Penduduk Tiongkok yang saat ini hampir 1,4 miliar orang dengan pendapatan per kapita sekitar USD 6.000 dan pertumbuhan eknonomi sekitar 10 persen setiap tahun merupakan pasar yang amat besar. Potensinya amat luar biasa. Kalau dulu mungkin kita memandang penduduk Tiongkok relatif miskin dan mengonsumsi barang murah saja, pendapat semacam itu harus kita ubah sekarang. Pertumbuhan ekonomi yang sangat besar dalam 10 tahun terakhir ini telah membuat sebagaian rakyat Tiongkok makmur dan kaya. Tingkat konsumsi masyarakat Tiongkok meningkat sangat pesat, sehingga mereka perlu mengimpor berbagai jenis produk dalam jumlah besar. Saat ini, ekspor Indonesia ke Tiongkok masih didominasi hasil alam seperti gas, karet, pulp, dan crude palm oil (CPO). Selain itu, Indonesia mengekspor produk lain seperti kertas, alat telekomunikasi, besi baja, produk perikanan, produk dari kayu, kopi, teh, cokelat, serta rempah-rempah.

dr gordon pengabdi cukup lama di kab banggai. Tinggal dirmh yg jar’un tempati skrg. Tapi yg mereka dpt.??? Bahkan dipaksa untuk meninggal rmh tersebut. Buka mata,buka hati. Spy tau.??

KMRIN2 BLANG KRANG DEBIT AIR TAPI SKRG SO UJAN JD AIR SO BANYAK.ATAW DEBIT UANG YANG KURANG INI.??JU2R JO.ABIZ NANTI BANJIR LG..??BRU MO SDAR.

+628525530xxxx Met pagi.LP. Knpa in smea smnjak ibu halima yg jd kepSEK jd Smkin marak dp Siswa.bxk Yg bkin kaCau Dskolah.bxk hamil.bxk yg Celaka.bru T pRNH AD ke’adlan.mMG skolah RSBI bru dpbg2 dp mDel.nNT ibu halima yg bg2.nnt smk 1 yg bg2.

+628582362xxxx Ass LP, àduh kàsiàñg ñih PLN sö di hinà & di célà, pdhàl kl ñdà àdà plñ lwk tdk akàn sperti skrng iñii, sö i2 Plñ ! jgn tàlàlu bà tarik pungli i2 TUHAN sö PASTIU bà liat ini Peg pln yg so SÉRAKAh ! BRAVO LP

+628569680xxxx aSslmkm LP, tolong muat ini sms e,, BUAT PEMDA BANGKEP klo mo bacri pAgawE LEBE BAE t usa adkn dlu pnrimaan umum, URUS dlu ini yg tnaga HONOR yg so lma mngabdi, kamu T LiaT ini tnaga honor p bnYk skali?? bLm tntu juga pgwai yg bru masok lgsg tau kRja wlwpun dia SaRJaNA,, mndingan ini yg tnaga HONOR dUlu yg d KASE ABIS,, SO JELAS” DORANG SO TAU KARJA SMUA & SO LAMA MENGABDI,, kalo t d angkt2 ini PeGAWEi honor, SAMPE KAPAN TNGA HONOR PADAMU NEGERI TURUS??? +628575643xxxx AsSLM.LP TLONG DMUAT Z PKTA2 INI.PLN, ABZ APLG YG TKURG LG INI??

+628582451xxxx Wey kirim2 sLam M ‘para pegawai PLN.yg kinerJA yg ngaK becus.MAKAN JO TU GAJI BUTA.jgn cma janji,mana janjimu? Pln.BY anak2 sma 1 pagimana¿

Ada pun buah-buahan asal Indonesia yang sudah masuk ke Tiongkok, antara lain, manggis, pisang, dan kelengkeng. Dengan adanya CAFTA yang nanti secara bertahap mengharuskan semua tarif impor menjadi 0 persen, peluang produk Indonesia memasuki pasar Tiongkok semakin terbuka lebar. Karena itu, perlu dikembangkan produk lain yang bisa menjadi andalan untuk diekspor ke Tiongkok. Misalnya, pasir besi, batu bara, dan berbagai produk pertambangan lain. Untuk buah-buahan, bisa dikembangkan ekspor salak, mangga, serta jambu biji. Seiring meningkatnya taraf hidup penduduk Tiongkok, terdapat peluang yang sangat besar untuk mengekspor ke sana berbagai produk yang telah diolah dan lebih memiliki nilai tambah (value added product). Produk pertanian yang selama ini banyak diekspor dalam bentuk ‘’gelondongan’’ bisa dijual dalam bentuk olahan. Bagaimanapun, hampir 1,4 miliar penduduk Tiongkok merupakan pangsa pasar yang sangat luar biasa bagi produk Indonesia. Penduduk sebanyak itu tentu memerlukan berbagai makanan, ninuman, serta berbagai jenis barang lain. Bisakah para pengusaha Indonesia memanfatkan CAFTA tersebut? Siapkah pengusaha Indonesia bersaing dengan pengusaha negara ASEAN lainnnya memperebutkan pasar Tiongkok tersebut? Saat ini, ekspor Malaysia ke Tiongkok lebih besar dua kali lipat dari Indonesia. Padahal, potensi Malaysia jelas jauh lebih kecil dari kita. Sekarang tinggal kita lihat seberapa hebatnya para pengusaha kita untuk bisa bersaing di kawasan perdagangan bebas yang akan segera terbentuk itu. (*) yg Hax Pnuh Dgan Janji2. Pdhal Kdua kcmtan In Mrpkan Prbtasan Kab. Bggai & TOUNA. Tp kmi Mrsa sprti yg D’anak tirikan. +628524113xxxx Ass..LP, di SD INP trans longkoga barat kec. Bualemo d p guru klas yg PNS cma 1org n tnga honor 2org, bgmna mo tuntas dp peljarn yg d ajar 6 kls yg b ajar 3org so tmptx trpencil blm lgi dp tnga honor biasax t msuk jdi pusing kepsek n gurux.. Jdi ntuk pmrintah kab. tlg turun k lapangan biar twu tu SD2 yg kekurangan guru

+628134134xxxx Ass. Saya so bosan bbaca SMS Layanan Publik d LP, akhir2 ini cm tentang PLN. t’ usah lg bakomplain PLN! Dorang PLN memang kapala batu, talalo banyak alasan. Biar torang btariak sampe putus urat leher, dorang t’ mo dengar!

+628524127xxxx LP..jgn lpa muat dlu z p’sms..! mgenai itu koran yg d’krim lwk pos untk tagebn ada d’krim semua cma mgkin mobil untuk d’kirim salah kasih jdi itu koran semua ada trkirm wktu hri sabtu.! klu kmi tdk kirim mo buat apa kami simpan trlalu banyak Sorry kami ini spaya beliau tau walupun tgah hari itu korn masok tetap kami usahakn jdi mgenai itu korn kamu bilang tdk trkirm..! SAMU TRKIRM.....? By loper koran.

+628524090xxxx Sya SeTuJu Dengan Yang Mengrim SmS Di Edisi 14-11-09. Lbih Baik In Kecmtan Nuhon & Bunta Brgabung sJa Dengan Kabpten ToJo uNa-uNa. Krna so Ckup Jo Trang p’sabar B’tggal D’kab. Banggai In

+628524143xxxx Pemda perlu transparansi kepada masyrakat di dalam pengelolaan dan pemanfaatan pajak yang di pungut dari masyrakat. Agar masyrakat tau di bawa dan di pakai untuk apa uang pajak mereka.

PENERBIT : PT Luwuk Cemerlang. GENERAL MANAGER/PEMIMPIN REDAKSI : Herdiyanto Yusuf. REDAKTUR PELAKSANA : Haris Ladici. REDAKTUR : Haris Ladici, Zulhelmi Alting, Gafar Tokalang,Rustam Nono,Sofyan Labolo .STAF REDAKSI : Nasri Sei,Sofyan Labolo,Rustam Nono, Amiadin Lawia. BIRO BANGKEP; Rustam Nono (Salakan), Ahmad Awaluddin,Iwan Bua (Banggai). BIRO AMPANA; Nasri Sei. BIRO PAGIMANA; Anto Yasin. BIRO BUNTA; Karman.BIRO BUALEMO; Sofyan Taha. ART & PERWAJAHAN : Sudin Salasa (Koordinator), Utam Nasila,Wawan Kusika, Agus tiawan, Muh. Albar Amin. PRESIDEN KOMISARIS : Imawan Mashuri. KOMISARIS : Benny H Raintama, Suhendro Boroma. DIREKTUR : Mohamad Sirham, Urief Hassan. MANAGER KEUANGAN : Haryono, STAF KEUANGAN : Aswar Poibara (Koordinator) Astuti Mohune (Kasir) . STAF PEMASARAN : Dales Lantapon. ( Koordinator ) Staf.Berlian Lupy,.MANAGER IKLAN : Sukriyadi Mamu . STAF IKLAN : Hawa Minarni A Bayak.(Kasir), Sutadi Utiarahman. PERCETAKAN : Andri Bumbungan (Koordinator),Opick Kasim,Yusuf Nelwan. OMBUSDMAN : Ismail Pelu (Ketua), Hinca IP Pandjaitan (Anggota).TARIF IKLAN : Umum Rp 20.000,-/mmk (hitam putih/BW),Rp 30.000-/mmk (Warna/FC ), MUNGIL : Rp 50.000,- (1x muat). HARGA LANGGANAN KORAN : Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). ALAMAT REDAKSI: Jl. Imam Bonjol No. 4 Km 3 Luwuk Telp. (0461) 325447 Fax : (0461) 325071 email : redaksi@luwukpost.info. PERWAKILAN GORONTALO : JL. NANI WARTABONE NO. 144 A GORONTALO Telp. (0435) 827551-827552 Fax : (0435) 829603. PERWAKILAN MANADO : Jln. Babe Palar No.54, Telp (0431) 855558 Fax : (0431) 840763-860398. PERWAKILAN SURABAYA : Graha Pena Building, Jln Ahmad Yani No.88, Telp (031) 8287999.PERWAKILAN JAKARTA : Gedung Graha Pena Lt.6, Jl. Raya Kebayoran Lama No.12, Telp : (021) 53699509, Fax (021) 5328487.


INTERNASIONAL Anak Aquino Capres Favorit MANILA-Senator Benigno Aquino sangat berpeluang untuk meneruskan Dinasti Aquino di tampuk kekuasaan Filipina. Survei nasional kemarin menyebutkan, putra ikon demokrasi Filipina Corazon Aquino itu difavoritkan dalam pemilihan presiden tahun depan. Benigno yang biasa disapa Noynoy mengantongi 44 persen dukungan dari responden. Dia unggul atas konglomerat properti Manny Villar yang hanya mendapatkan dukungan 19 persen. Jajak pendapat yang melibatkan 1.800 responden itu diadakan PulseAsia. Hasil jajak pendapat terpisah yang di-adakan bulan lalu oleh Social Weather Stations juga menunjukkan keunggulan Noy-noy. Sebanyak 60 persen responden menempatkan politisi 49 tahun itu sebagai salah satu dari tiga kandidat terbaik. Di-ikuti nama Presiden Gloria Macapagal Arroyo dan Villar yang mengantongi 18 persen. Hanya saja Arroyo tak bisa maju ke pilpres karena konsitusi melarang untuk menjabat periode kedua. Tidak seperti kandidat lain yang jauh-jauh hari sudah mendeklarasikan pencalonannya, Noynoy baru menyatakan pencapresannya pada awal September. Pencalonannya itu tak lepas dari dukungan dan dorongan pasca sang ibu tutup usia karena kanker usus besar pada Agustus. Noynoy janji meneruskan perjuangan perempuan yang pada 1986 memimpin Revolusi People Power untuk menumbangkan kediktatoran Ferdinand Marcos itu. Cory akhirnya menjadi presiden antara 1986 hingga 1992. Anak Cory itu sudah tiga periode tertempa menjadi wakil rakyat. Kali pertama Noynoy terpilih menjadi anggota DPR pada 1998 dan kembali terpilih pada 2001 serta 2004. Dan, sejak 2007 menjadi senator. (cak/ami)

Sakit Apapun, Biaya Berobat Hanya Rp 2.500 RS Sherpa di Himalaya KHUMBU-Bagi etnis Sherpa di Puncak Everest atau wilayah Khumbu di Nepal, menjaga kesehatan adalah sebuah perjuangan. Iklim di daerah terisolasi tersebut sangat “kejam”. Ditambah lagi, nihilnya sarana jalan dan sanitasi menjadi masalah utama. Karena itu Rumah Sakit Kunde, satu-satunya fasilitas medis di kawasan tersebut, menjadi sangat berarti bagi warga setempat. “Sangat penting ada rumah sakit di sini,” kata Dokter Tsering Wangdi Sherpa, pengelola rumah sakit, seperti dilansir BBC. “Sebelum (rumah sakit) dibangun, sistem kesehatan di wilayah ini sangat buruk. Banyak masalah terkait kontrol terhadap angka kelahiran dan imunisasi. Orang-orang terkena infeksi karena pengetahuan tentang kesehatan sangat rendah,” tambahnya. Didirikan pada 1966 oleh Sir Edmund Hillary di kota yang berada di lereng gunung, rumah sakit yang dibiayai oleh donatur asing itu terletak di ketinggian 3.840 meter dari permukaan laut. Sejak 10 tahun lalu, rumah sakit itu telah dikelola dan dibiayai secara pernuh oleh warga lokal Sherpa. Meski terbilang kecil, rumah sakit itu melayani sekitar 8.000 pasien dari empat wilauah perbukitan di Distrik Khumbu. Tsering baru bekerja di Rumah Sakit Kunde selama tujuh bulan terakhir. Na-

mun, dia telah berhubungan dengan klinik tersebut sepanjang hidupnya. Tsering lahir pada 1983 di lingkungan rumah sakit Kunde. Ayahnya bekerja sebagai asisten dokter asing. Berkat beasiswa dari Yayasan Sir Edmund Hillary dari Kanada, dia berhasil menyelesaikan pendidikan dan menjadi dokter pertama Suku Sherpa yang bekerja di Kunde. “Menjadi seorang dokter seperti mimpi bagi ayah saya. Sangat mahal biaya pendidikannya. Orang-orang Sherpa yang tinggal di sekitar Khumbu, pada waktu itu belum semaju sekarang dan mereka tidak punya cukup uang untuk bersekolah atau berkuliah,” ungkapnya. Pelatihan dokter yang dikenyam Tsering juga dibiayai Yayasan Sir Edmund Hillary. Dia menggambarkan para pendaki gunung asal Selandia Baru sebagai orang yang berjasa bagi berdirinya rumah sakit Kunde dan membantu komunitas lokal setempat untuk membangun wilayahnya. Tsering bekerja enam hari seminggu, mengelola klinik dengan kapasitas 12 tempat tidur itu. Dia bekerja sejak pukul 09.00-17.00 setiap harinya. Rumah sakit kecil yang dibangun di lereng gunung dengan pemandangan hamparan salju tersebut, mampu melayani operasi kecil dan mempunyai fasilitas laboratorium. Seorang pasien wanita mengaku berjalan dua setengah jam untuk mencapai rumah sakit tersebut. “Kalau saja rumah sakit ini tidak ada, saya tidak tahu harus kemana untuk memasang alat kontrasepsi,” katanya.(cak/ami)

Luwuk Post SELASA 17 NOPEMBER 2009

http://luwukpost.info

9

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Mesir Buka Domain Internet Bahasa Arab KAIRO-Kendati dikenal galak dalam melakukan sensor terhadap penggunaan internet, Mesir membuat gebrakan besar di dunia teknologi informasi. Kemarin (16/11), Menteri Komunikasi Tarek Kamel menyatakan kalau negeri piramida itu akan membuka domain (alamat situs) internet berbahasa Arab yang pertama di dunia. Domain baru tersebut dinamakan ?.(dot, Red)masr? yang ditulis dengan huruf Arab. Artinya ?mesir?. “Ini adalah momen penting bagi kamu,” ujar Kamel ketika berbicara di Forum Pemerintahan Internet (IGF) di Sharm el-Sheikh, seperti dikutip BBC. Bulan lalu, lembaga regulator internet, Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) memutuskan untuk memperbolehkan alamat website yang ditulis dengan menggunakan huruf non-Latin. Domain internet kini bisa ditulis dengan menggunakan huruf Arab, Mandarin, Hindi, Rusia, Korea, dan huruf tulis lainnya. Seperti dilaporkan BBC, pendaftaran alamat website dengan akhiran ?.masr? akan dimulai pa-

da pukul 22.00 GMT (05.00 WIB pagi ini). Kamel menambahkan domain baru tersebut akan membuka kesempatan, inovasi, investasi, dan pertumbuhan baru di dunia Arab. Di Mesir ada 15 juta pengguna internet dari 80 juta populasi penduduk. Namun, organisasi HAM internasional berulangkali menyatakan keprihatinannya atas ketatnya sensor di negeri Afrika Utara tersebut. Sejumlah blogger dan aktivis politik ditangkap dengan ‘alasan keamanan’. Kritik serupa juga dilayangkan kelompok Reporters Sans Frontieres. Menurut kelompok tersebut, dua orang blogger muda telah ditangkap dan disiksa oleh pemerintah Mesir. “Mesir adalah salah satu musuh bagi para pengguna internet. Dan jika IGF mensyaratkan sebuah regulasi, Mesir seharusnya bisa menjadi lebih liberal dan bukan seperti yang dilakukan pemerintah saat ini,” tegasnya. Minggu lalu (15/11), kelompok pembela kebebasan pers lainnya, Reporters Without Borders, mengkritik terpilihnya

Mesir sebagai tuan rumah IGF. Menurut mereka, sangat mengherankan bahwa sebuah pemerintahan yang sangat memusuhi pengguna internet bisa masuk ke dalam organisasi yang dirancang oleh PBB itu. IGF sendiri dihadiri oleh lebih dari seribu peserta, termasuk para menteri, pengusaha, dan tokohtokoh dunia internet. Turut berbicara di IGF, salah satu pendiri Yahoo, Jerry Yang. Yang mengatakan, ada lebih dari 300 juta orang di dunia yang berbahasa Arab. Sementara hanya kurang dari dari satu persen konten internet yang berbahasa Arab. Sebagai bagian dari mengembangkan akses internet di dunia Arab, Yang mengatakan akan menawarkan layanan surat elektronik dan chatting tahun depan. Namun, dia tidak menyebut kepastian kapan program itu persisnya akan dijalankan. Dia memprediksi jumlah pengguna internet berbahasa Arab akan meningkat hingga 19 persen pada 2012. Hingga saat ini sekitar 75 persen penduduk dunia belum terjangkau akses internet.(cak/ttg)


AMPANA

Luwuk Post

10

SELASA 17 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

KPU Touna Surati TPAD Ishak: Anggaran Rp 11 Miliar Tak Logis

WISATA ALAM : Pantai Tilupan, salah satu lokasi wisata yang ada di Kabupaten Tojo Una-una. Daerah ini memang cukup kaya dengan potensi pariwisata.

Pemda Tak Akui Status TNKT AMPANA- Pemerintah Daerah Tojo Una-una tampaknya sangat tegas mengambil sikap terkait penerapan status Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT) yang dikeluarkan melalui SK Menhut. Sikap Pemda setempat tidak mengakui status TNKT yang beroperasi di daerah ini. Adapun menjadi dasar penolakan tersebut adalah Undang-Undang Tata Ruang Nasional. Pemda menilai Undang-undang tersebut tidak menegaskan status

Taman Nasional, tetapi obyek wisata bahari. Dengan begitu, praktis, SK Menhut tidak berlaku lagi, menyusul di terbitkannya Undang-Undang Tata Ruang Nasional. “ Dengan diterbitkannya UU Tata Ruang Nasional berarti SK Menhut gugur dengan sendirinya karena Undang-undang lebih tinggi dibanding status SK Menteri. Kami hanya mengakui keberadaan Obyek Wisata Bahari, bukan Taman Nasional,” tegas

Drs. Damsik Ladjalani kepada Luwuk Post, kemarin. Ia mengatakan, untuk menganulir kembali penerapan TNKT di daerah ini, pihaknya telah menyurat kepada Departemen Kehutanan di Jakarta. Dalam surat tersebut dituangkan beberapa catatan yang menjadi dasar penolakan Pemda terhadap TNKT di daera ini. “ Jika kami menerima TNKT itu sama halnya melanggar Undang-Undang. Kami menolak TNKT untuk

menegakkan Undang-Undang,” tandasnya. “ Saya gagal membuat pemukiman bagi warga di wilayah Katambua karena dinyatakan masuk zonasi TNKT. Begitupun rencana pembangunan jalan di desa Kulingkinari,” tambah Bupati. Bukan hanya itu, sejumlah fenomena kerap di keluhkan masyarakat di wilayah kepulauan terkait penerapan zonasi. “ Nelayan susah mengail dizona-zona tertentu,” bebernya. (Nas)

AMPANA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tojo Una-una menyurati Tim Pengelolah Anggaran Daerah, terkait pemangkasan dana Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang dihelat 2 Juni 2010 mendatang. Informasi tersebut disampaikan Ketua KPU Touna Ishak P. Adam SH, kepada Luwuk Post, kemarin. Ia mengatakan, upaya tersebut dilakukan pihak KPU setempat untuk memaksimalkan anggaran Pemilukada. “ Dalam RKA yang kami usulkan, dana Pemilukada senilai Rp. 13 Miliar, untuk putaran kedua senilai Rp. 3 miliar. Namun belakangan ini dalam Penjabaran RAPBD yang diajukan ke DPRD dana Pemilukada hanya senilai Rp. 11 Miliar. Pertimbangan ini yang mendorong kami untuk menyurat kepada TAPD,” terangnya panjang lebar. Ia mengatakan, idealnya total anggaran Pemilukada yang dibutuhkan adalah senilai Rp.

13 miliar sebagaimana yang ttertuang dalam RKA. Jika dimungkinkan digelarnya putaran kedua maka nilai penyelanggaraannya sebesar Rp. 3 miliar. “ Surat itu kami ajukan untuk kepentingan agar anggarannya dibahas dengan melibatkan pihak KPUD. Dengan begitu ak-an di dapatkan kesimpulan yang logis mengenai anggaran Pemilukada. Rp. 11 miliar itu menurut kami tidak logis,” tandasnya. Ditegaskan bahwa sukses tidaknya pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) tergantung alokasi anggaran yang disiapkan. “ Untuk itu perlu dimaksimalkan,” singkatnya. Tak hanya itu, Ishak juga menginformasikan bahwa KPUD menjamin akan menyukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi di daerah ini. Ini akan terselenggara secara mak-simal jika terjalin kerja sama yang baik lintas komponen dalam menyukseskan Pemi-lukada di daerah ini. “ Kami siap menyukseskan Pemilukada Juni mendatang,”

tegasnya. Optimisme ini menurut Is-hak tentu-nya memiliki indikator yang jelas. Yakni berangkat dari pengalaman masa lalu (Pileg,red) yang pelaksanaannya cukup berhasil. “Sesuai pengalaman kami pada pesta demokrasi sebelumnya (Pemilihan Umum Legislatif,red) dilaksanakan tanpa ada masalah,” ungkapnya. Terkait jadwal Pilkada Ishak sedikit memberikan gambaran umum yang meliputi masa persiapan, masa pelaksanaan serta masa penyelesaian. Seperti untuk jadwal kampanye kandidat. Kampanye kata Ishak dilakukan dalam dua bentuk yang dikemas dalam debat kandidat. Pertama, debat kandidat oleh pasangan calon. Dan Kedua adalah debat kandidat, oleh tim sukses pasangan calon. “ Dalam jadwal, pelaksanaan debat kan-didat oleh pasangan calon, dan tim sukses pasangan calon, masing-ma-sing digelar sebanyak dua kali,” pungkasnya. (Nas)

Ishak P. Adam SH


EKONOMI & BISNIS

Luwuk Post SELASA 17 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

11

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Batas Penentuan Upah Minimum Akhir 2009 Depnakertrans sebar MTU dan MPC

YLKI Dukung Class Action PLN JAKARTA - Parahnya krisis listrik akhir-akhir ini menyebabkan kerugian yang sangat besar. Oleh karena itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memberi kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan class action (gugatan kelompok). ?Pengaduan konsumen kepada YLKI baik melalui telepon atau email terkait pemadaman listrik ini terus meningkat,” ujar Ketua Umum YLKI, Husna Zahir di gedung Departemen Perdagangan kemarin. Jika konsumen merasa tidak puas atau merasa dirugikan, dia menilai masyarakat bisa melakukan class action (gugatan kelompok) menuntut hakhaknya atas layanan listrik PLN. Husna mengaku YLKI siap memberikan advokasi bagi masyarakat yang ingin melakukan class action terkait krisis listrik ini. Kejadian seperti ini, kata dia, tidak hanya merugikan masyarakat tetapi juga pertumbuhan ekonomi nasional. “Class action dari kelompok masyarakat bisa saja dilakukan untuk meminta ketegasan pemerintah dalam menyediakan akses listrik yang memadai kepada konsumen,” lanjutnya. Oleh karena itu, dalam waktu dekat, YLKI akan meminta audiensi dengan pemerintah yaitu Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham PLN, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai departemen teknis, dan DPR sebagai wakil rakyat. “Kita akan mempertanyakan persoalan yang dihadapi PLN sebagai BUMN yang ditugasi menyediakan listrik, tetapi tidak mampu mengatasi krisis listrik,” tegasnya. Dia menuturkan, informasi pemadaman bergilir di sejumlah daerah, terutama di Jabodetabek sejatinya sudah diumumkan oleh PLN, namun tidak semua konsumen dapat mengakses informasi itu. Akibatnya banyak konsumen yang merasa dirugikan, tetapi pasrah karena tidak ada pilihan lain selain menunggu listrik kembali menyala. “Kita merasa bertanggung jawab untuk menjembatani kepentingan konsumen itu,” lanjutnya. Disisi lain, dia menyayangkan aturan kompensasi yang dibuat PLN. Diskon pembayaran biaya listrik sebesar 10 persen hanya diberikan jika listrik mati selama tiga kali 24 jam. Aturan seperti, menurut dia, tidak relevan dengan kondisi kelistrikan yang makin memburuk. “Standar kompensasi PLN harus ditinjau ulang. Sebab, tidak mungkin listrik mati tiga hari berturut-turut, paling ya sejam atau dua jam menyala. Tapi kan sering,” tukasnya. Pihaknya berharap di masa mendatang pemerintah membuat batasan atau standar yang jelas berapa kali toleransi listrik PLN padam dalam sehari, termasuk berapa lama pemadaman dilakukan. Kalau melebihi batas yang ditetapkan berarti PLN tidak sanggup menjalankan tugasnya, sekaligus membohongi publik. “Apabila melebihi dari target yang ditetapkan, maka sudah seharusnya PLN memberikan kompensasi yang sesuai,” jelasnya. (wir)

[Foto :Wahyu Dwi Nugroho/Rakyat Merdeka]

Mentri Kelautan Dan Perikanan Fadel Muhammad (kanan) dan Dirjen Pemasara Hasil Perikanan Martani (kiri) dalam pembahasan di komisi IV tentang kebijakan kelautan dan perikanan di 2009-2014 menuju indonesia penghasil produk kelautan dan perikanan terbesar di 2015. Senin (16/11), di komisi IV DPR.

Toyota Akan Luncurkan Toyota Alphard SURABAYA- Toyota terus mela kukan modifikasi terhadap produkproduknya. Baru-baru ini, Toyota mengeluarkan produk baru Toyota Yaris tipe J dan S manual. Dalam waktu dekat, Toyota siap melun curkan dua produk terbaru yaitu Alphard G A/T 2.4 dan Alphard X A/T 2.4 Produk baru Yaris tersebut memi liki body yang lebih panjang dan sporty. Tipe J dan Tipe S manual merupakan produk yang tidak menggunakan airbag dan rem ABS. Toyota New Yaris terus mengalami peningkatan penjualan. Dibanding

kan dengan kedua pesaing utama nya, Honda Jazz dan Suzuki Swift, Yaris tetap memiliki keunggulan. Honda jazz sulit bila melalui jalan yang kurang baik. Selain itu, pajak Yaris juga lebih murah karena melalui bea cukai. Yaris juga hemat bahan bakar. Selain Yaris, Avanza dan Innova juga terus mengalami peningkatan penjualan. Toyota juga terus melakukan modifikasi terhadap produk-pro duknya. Ada penambahan grille bumper untuk Toyota Rush dan Toyota Fortuner. Untuk Toyota Yaris, ada dimodifikasi pada lampu,

bumper, spion, dan grille depan. Ban serep pada Fortuner dan Innova juga tidak kelihatan sehingga tampak lebih elegan. Harga Avanza naik Rp 1, 1 juta karena ada penam bahan konsul boks. Bulan Desember nanti, Toyota akan meluncurkan Toyota G Matic 1300. Hal tersebut berdasarkan permintaan konsumen yang mengi nginkan kendaraan hemat bahan bakar. 20/11 mendatang, Toyota akan meluncurkan Toyota Alphard G A/T 2.4 dan Alphard X A/T 2.4. Launching tersebut akan diadakan di Hotel Shangrila. (aan)

Oli Tua Jangan Dibuang LUWUK-Bagi anda pemilik kenda raan roda dua maupun roda empat diminta untuk bijaksana saat mela kukan penggantian oli kendaraan. Pasalnya, Oli tidak dapat diurai secara alami oleh tanah. Oli juga menye babkan pencemaran air jika dibuang keselokan.Oli tua ternyata masi memi liki nilai ekonomis saat dibuang oleh pemilik nya. Oli buangan sangat dibutuhkan oleh operator Sensor untuk melicinkan

Rantai saat beroprasi. Kebutuhannya tidak main-main. Setiap kali operasi, Sensor membutuhkan sedikitnya dua hingga tiga liter Oli tua. “Setiap ming gu saya menjual 50 liter oli tua pada tukang Sensor,” kata Daeang, pengu saha bengkel motor di jalan Yos Sudar so kelurahan Karaton di Luwuk, Selasa. Ia mengatakan Oli tua menjadi pilihan operator Sensor karena harganya murah jika dibandingkan harus membeli Oli baru.

Oli tua Daeang dapatkan dari sisa buangan kendaraan yang mengguna kan jasa bengkelnya mengganti oli. “Jika pemiliknya tidak bawa pulang, ya saya jual,” katanya.Pembeli oli tua kebanyakan dari kecamatan Luwuk Timur, Batui dan Toili serta daerah penghasil kayu. Bengkel-bengkel besar seperti AHAS milik Honda dan Suzuki ka barnya dapat menujual ratusan liter oli tua tiap pekannya. (aha)

JAKARTA - Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) meminta peme rintah daerah (Pemda) untuk segera menentukan upah minimum sebelum tahun 2009 ber akhir. Targetnya, pemda diharap kan bisa memfasilitasi pemba hasan besaran kenaikan upah minimum dalam forum tripartite sebelum tahun 2010. “Agar tidak berlarut-larut dan bisa segera dituntaskan tahun ini juga,” ujar Menakertrans Muhaimin Iskandar ketika ditemui di kantornya kemarin (11/16). Menurut Muhaimin, Pemda wajib mendorong pemenuhan tingkat Kehidupan Layak (KHL)bagi pekerja sebagai acuan dalam menentukan besa ran Upah Minimum Provinsi (UMP). Apalagi KHL ditetap kan melalui kajian teknis dan akademisi sesuai dengan per kembangan perekonomian di daerah masing-masing. “Kenaikan upah minimum harus didasarkan pada perkem bangan indikator perekonomi an, terutama tingkat inflasi, pertumbuhan ekonomi, kebutu han hidup layak, dan daya beli,” ujarnya mengingatkan. Untuk mencapai tingkat UMP ideal, terangnya, dibutuh kan sikap keterbukaan antara pengusaha dan pekerja. De ngan begitu, dapat menghasil kan kesepakatan kenaikan UMP yang ideal. “Jika pengusaha menghargai hak pekerja dan sebaliknya maka tentu kesepa katan akan mudah tercapai,” terangnya. Selain menentukan batas

penentuan UMP, Muhaimin menyatakan siap membantu daerah dalam penyiapan sum ber daya manusia yang kompe ten dan produktif melalui program pelatihan dan peningkatan produktivitas. Dalam kesempatan yang sama, dia juga membagikan sarana untuk merealisasikan hal itu yakni kendaraan Unit Pela tihan Keliling alias Mobile Trai ning Unit (MTU) dan Kon sultansi Produktivitas Keliling atau Mobile Productivity Consul tance (MPC) pada sejumlah daerah.“Program ini untuk menang gulangi pengangguran dan menyiapkan SDM di dae rah sesuai pasar kerja,” ujar dia. Daerah penerima MTU dian taranya adalah Balai Latihan Kerja (BLK) Unit Pelaksana Tek nis Daerah (UTPD) Cilacap, Jateng, BLK UPTD Cirebon, BLK UPTD Pagar Alam, Sumsel dan BLK UPTD Curup, Provinsi Bengkulu, untuk pelatihan per baikan sepeda motor, las, bangu nan dan menjahit yang disesuai kan kebutuhan daerah. Sedang kan MPC akan diserahkan seca ra simbolis kepada Balai Pengem bangan produktivitas Daerah (BPPD) DKI Jakarta. Tujuan pelatihan MTU sendi ri, lanjut Muhaimin, adalah untuk meningkatkan keterampi lan, produktivitas dan pengha silan rakyat pedesaan, mendo rong perluasan lapangan kerja di desa dan mengurangi urbani sasi serta memacu kegiatan ekonomi pedesaan, pengemba ngan usaha kecil dan industri rumah tangga di pedesaan. “Ini adalah satu dari sekian cara untuk terus memerangi peng angguran dan meningkatkan kualitas anak bangsa,” terang dia. (zul)

Harga Cumi Kering Turun BANGGAI-Di bulan November 2009 ini, bukanlah waktu yang baik bagi para pedagang hasil laut di Bangkep. Pasalnya harga jual produksi mereka an jlok. Kalau sebelumnya, kelu han datang dari para pengolah ikan asin di Bangkep, karena harga jual hasil produksi mereka turun, sebagaimana yang per nah diberitakan oleh media ini beberapa waktu lalu, sekarang giliran pangolah cumi kering di Bangkep, yang menge luhkan hal serupa. Tak jauh beda dengan penyebab anjloknya harga ikan asin, anjloknya harga jual cumi kering di Bangkep, juga dise babkan oleh over produksi atau adanya penumpukkan cumi kering dari tingkat pemasar.

Dulunya satu kilogram cumi kering di jual dengan harga Rp 75 ribu, belakangan ini harga jualnya telah anjlok menjadi Rp 60 ribu perkilogram. Kepada Luwuk Post, Minggu (15/11) kemarin, Tino seorang pengolah cumi kering menjelas kan, anjloknya harga jual cumi kering ini, telah terjadi paling tidak sebulan terakhir ini. Ia juga mengatakan, dulunya penam pung cumi kering, di Bangkep, mampu membeli cumi kering de ngan harga tinggi, namun kini harga telah anjlok. Kata Tino lagi, tingginya angka produksi ikan segar di Banggai, ternyata memiliki pengaruh besar terhadap harga jual cumi kering. Sebab selama ini, untuk pen jualan lokal, cumi kering adalah jenis olahan alternatif penganti ikan segar. Jadi ketika produksi ikan membanjir atau harga murah, maka masyarakat tetap akan memilih ikan segar ketim bang cumi kering. Alasan lainnya kata Tino, ka rena kurangnya minat beli dari komsumen luar daerah. Sehing ga mereka kesulitan untuk men cari pembeli. Penurunan harga ini, diakuinya adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan minat beli pasar terhadap cumi kering ini. Cumi kering produksi Bang kep ini, sendiri cukup ba nyak peminatnya di luar daerah. Biasanya para pengolah cumi kering di Bangkep, menjual cumi keringnya kepada para penampung yang ada di tingkat lokal, dimana selanjutnya cumicumi kering tersebut dijual lagi ke para penampung besar di beberapa kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. (Wan)


Luwuk Post

SELASA 17 NOVEMBER 2009 HALAMAN 12

PESINETRON Jennifer Arnelita mengaku nervous saat bertatap muka langsung dengan Helmi Faisal, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT). “Aku deg-degan banget. Binggung mau ngomong apa,” ucap Jennifer di kantor Kementrian PDT, Jalan Abdul Muis Jakarta Pusat, Senin (16/11). Ketika pertama kali berangkat dari rumah, bintang sinetron Kisah Sedih di Hari Minggu itu sempat bingung memilih pakaian yang cocok. Maklumnya, koleksi bajunya umumnya adalah untuk syuting. ”Sempat kaget banget pas di telepon pagi-pagi. Aku langsung mikir mau pakai baju apa ya ? karena ini adalah pertama kali aku ketemu pejabat sekelas menteri,” ujarnya. Perasaan nervous langsung hilang begitu ketemu dengan sang menteri. Presenter Missing Lirik di salah satu televisi swasta ini merasa bangga. Baginya, ini merupakan kesempatan yang akan pernah dilupakan.” Aku senang banget. Pak Faisal welcome dengan semua orang kok, kita juga sempat foto bersama,” tegasnya wanita kelahiran 17 September 1984 ini serius. Kedatangan artis berzodiak Sagitarius sekaligus menyubangkan sebagian royalty penjualan lagu yang dinyanyikan bersama 16 teman artis lainnya untuk korban bencana. “Senang banget terlibat di sini. Secara tidak langsung kita telah berbuat untuk masyarakat tidak mampu. Ini juga untuk merealisasikan rencana awal dari album ini dimana 50 persen hasil penjualan untuk mereka.” tegas pelantun lagu Sahabat Tidak Pernah Hilang tersebut (ash)

AB Three Jadi Be3, Siap Rilis Album

CMYK

Jennifer Arnelita Nervous Bertemu Menteri LAMA tidak terdengar kabar beritanya, grup vokal AB Three yang awaknya terdiri Widi Mulia (Widi), Riafinola Ifanisari (Nola) kembali muncul. grup musik yang berdiri 13 Agustus 1993 ini siap merilis album baru untuk menambahkan catatan albumnya yang saat telah berjumlah lima album. Namun, dalam album nantinya, trio cantik ini tidak lagi menggunakan nama AB Three sebagai nama grup musik. Mereka menggantinya dengan nama Be 3 (baca : be tri). “Be3 merupakan perwujudan solid dari ‘Becoming 3’ alias kami bertiga seutuhnya. Setelah sebelumnya kami selalu kurang pede dan selalu merasa kesuksesan yang diraih adalah berkat peranan founding fathers AB Three. Nah, sekarang kami bangkit untuk merayakan bakat yang kami miliki dan menyatukan semangat untuk tetap berkarya bertiga,” ungkap Widi, personil Be3. Album baru yang akan segera rilis tersebut, ujar Widi akan berjudul Cinta Sampai Mati yang digarap bekerjasama dengan digital label dr.M (baca: dokter M). Tema lagu albumnya ini tentang hubungan cinta yang harus dipertahankan meski mendapat berbagai cobaan, “Lagu ini bercerita tentang bagaimana menghargai arti cinta dalam keadaan apapun. Jangan gampang mengakhiri hubungan padahal masih sama-sama cinta,” ujar Nola menambahkan. Meskipun musik Indonesia saat ini lebih banyak didominasi oleh group band, namun Be3 optimistis akan menuai sukses dalam album ini. “Format group vokal atau band, yang terpenting kan kualitasnya. Kalo yang muncul terus-terusan band kan monoton juga,” jelasnya. Lewat lagu ini, Be3 ingin membuktikan bahwa mereka masih mampu memikat penikmat musik tanah air. (iwy)

Cathy Sharon

OKIE AGUSTINA Kecewa Adegan Lingerie Tayang MENYESAL memang selalu datang belakangan. Itu pula yang dirasakan Okie Agustina. Mantan istri vokalis grup band Ungu, Pasha itu merasa apa yang dilakukannya dengan menggunakan lingerie untuk beradegan di salah satu film Hantu Binal Jembatan Semanggi adalah salah besar. Okie sempat tidak begitu cemas setelah pihak rumah produksi K2K berjanji hanya menjadikan gambarnya tersebut trailer. Sayangnya, kesepakatan tidak sesuai dengan kenyataan yang diharapkannya. Dalam gambar tersebut tayang dengan jelas. Penayangannya dilakukan tanpa komunikasi terlebih dahulu dengan dirinya. “Aku kecewa banget. Dari awal aku bilang nggak mau adegan yang anehaneh, nggak mau pakai baju tidur tipis. Tapi aku coba untuk profesional, mereka bilang untuk stock shoot aja,” ungkapnya kesal. Sejauh ini keluarganya tidak tahu kalau aku hanya pakai lingerie.

Rina Sinden Pengen Main Film Serius NURINA Permata Putri atau yang akrab disapa Rina Sinden dikenal dengan banyolannya saat tampil di layar kaca. Meski terbilang telah menuai sukses kini, Rina ternyata belum puas. Kenapa” Rupanya wanita cantik ini ingin main film. “Sebenarnya fokus awal bukan ke komedi lho. Pengennya main film yang perannya sangat serius. Tapi ternyata rejeki aku malah di komedi jadi jalanin aja dululah,” jelas gadis kelahiran 16 Januari 1984 ditemui beberapa waktu lalu. Rina ingin mewujudkan keinginannya itu sambil terus mengasah bakat aktingnya yang sudah ia dapat melalui sanggar akting di Bandung dan melalui acara Opera Van Java. Sebenarnya saya juga ingin jadi penyanyi profesional. Dengan komedi ini, saya berusaha menciptakan kesempatan ke arah sana juga, kalau udah bisa main film dan jadi penyanyi, rasanya lengkap sudah, tandas Rina sambil tersenyum. (irf)

“Aku siap dimarahi,” paparnya ketika ditemui di Tebet, Jakarta Selatan. Kekecewaannya makin bertambah ketika mengetahui dalam perannya tersebut juga dipasangkan dengan Idea Fasha, gitaris grup band Marvel. “Aku tahu dia main film itu dari facebook nya Five V. Di situ ada gambar adegannya (Idea). Aku enggak tahu bakal main bareng dia. Kalau dari awal tahu, aku enggak mau,” ujarnya kepada INDOPOS, kemarin. Kini, pengalaman tersebut membuat berhati-hati dalam menerima berbagai tawaran di kemudian hari. Ini akan dilakukan demi menjaga image di hadapan publik kalau ia bukanlah pemain yang bisa disuruh apapun demi sebuah adegan. Meski dikecewakan, Oki mengaku dirinya tidak akan menggugat secara hukum kepada K2K. “Aku enggak mau ada gosip aku sama Idea lagi karena status aku (janda),” pungkasnya. (mom)

Andy Soraya Yakin tak Kebablasan HUBUNGAN Andy Soraya (33) dengan Ferly Putra semakin mesra saja. Kemanapun pergi, pria berusia 22 tahun itu selalu mendampingi. “Ferly enak diajak ngobrol. Orangnya lucu, selalu bikin ketawa. Kalau sudah ketawa, sampai sakit perut,” ujar Andy saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kemarin. Meski begitu, Andy membantah dirinya berpacaran dengan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Atmajaya itu. Saat ini, dia mengaku hanya berteman dekat saja dengan pria yang dikenalnya enam bulan lalu itu. “Keluarga sudah kenal. Tanggapannya positif, nggak ada masalah,” tambahnya. Sebelumnya, Andy menjalin asmara dengan pesinetron Steve Emmanuel dan menghasilkan anak bernama Darren Starling. Untuk hubungannya kali ini, Andy yakin tidak akan kebablasan seperti hubungannya dengan pria berdarah Amerika Serikat itu. “Aku nggak main kayak gitu lagi. Nggak takut kebablasan, karena aku belajar dari pengalaman,” katanya. Kedekatannya dengan Ferly tak ayal menguatkan imej Andy sebagai penyuka brondong alias oedipus complex. Namun Andy menampik kalau dirinya sengaja mencari pria yang jauh lebih muda darinya untuk dijadikan pendamping hidup. “Aku nggak mencari (pria) yang lebih muda. Aku ingin pria yang mapan dan dewasa. Tapi ketemunya yang muda. Mungkin lebih klik dan seru saja,” tutur pemain film Susuk Pocong ini lantas tersenyum. (eos)

Indonesia Negara Aman

RENCANA kedatangan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama ke tanah air tahun depan dinilai positif Cathy Sharon. Presenter program musik Playlist ini berharap, kunjungan Obama bisa membersihkan citra buruk Indonesia di mata dunia. “Nama Indonesia harus dibersihkan dari imej terorisme. Indonesia negara yang aman,” ujarnya usai mengisi sebuah acara di Studio Penta, Jakarta Barat, kemarin. Itu sebabnya, kata dia, pemerintah harus memberikan pengamanan ekstra selama Obama berada di Indonesia. Dengan begitu, secara tidak langsung Obama bisa mempromosikan keamanan Indonesia pada dunia. “Pemerintah Indonesia harus memprioritaskan kedatangan dia. Pengamanan harus ketat,” tegasnya. Gadis berdarah Prancis ini menambahkan, dirinya termasuk penggemar Obama. Di matanya, Obama merupakan pemimpin yang rendah hati. Terbukti, dia tidak pernah melupakan masa kecilnya yang sebagian dihabiskannya di Jakarta. “Mudah-mudahan saat datang ke Indonesia, dia bisa bernostalgia dengan keluarganya yang ada di sini, dengan rumahnya yang di Menteng,” tuturnya. (eos)

CMYK

HOROSCOPE

CANCER (21 JUNI - 22 JULI)

LEO (23 JULI - 22 AGUSTUS)

VIRGO (23 AGUSTUS 22 SEPTEMBER)

ARIES (21MARET - 19 APRIL)

TAURUS (20 APRIL - 20 MEI)

GEMINI (21 MEI - 20 JUNI)

Renungkan sebentar untuk memikir kan cara menghidupkan rumah anda. Perubahan dibutuhkan & sebaiknya segera dijalankan. Stres akan hilang setelah anda menjalankan rencana.

Cinta sebaiknya berada dlm pikiran anda. Perhatian orang-orang akan menjadi milik anda jika terlibat dlm aktifitas lingkungan. Perjalanan singkat akan memberikan panda ngan baru.

Hal sepele sebaiknya tidak meng ganggu anda. Fokus pada pekerjaan & memberikan yg terbaik. Orang disekitar akan menhormati usaha anda. Perkembangan baik atau tawaran posisi baru terlihat mendekat.

Buat sebuah aliansi dgn rekan rekan dalam dunia profesional atau kelompok pekerja. Perjalanan, diskusi kelompok & kerjasama akan menuntun ke masa depan cerah.

Sadari kompetisi yg ada di dekat anda. Jika kehilangan arah tujuan, anda akan sulit kembali ke jalan yg benar. Mintalah dukungan pada teman & keluarga.

Rencakan untuk bergaul & meriahkan hidup anda. Beraktifitas dalam suatu hal yg akan membutuhkan pemikiran sekaligus daya tahan. Ide kreatif anda pantas untuk dikembangkan.

CAPICORN (22 DESEMBER 19 JANUARI)

AQUARIUS (20 JANUARI - 18 FEBRUARI)

PISCES (19 FEBRUARI - 20 MARET)

LIBRA (23 SEPTEMBER 22 OKTOBER)

SCORPIO (23 OKTOBER - 21 NOVEMBER)

SAGITARIUS (22 NOVEMBER 21 DESEMBER)

Perkerjaan & uang akan menjadi fokus hari ini. Semakin banyak yg lakukan saat ini, semakin baik untuk anda. Percaya pada insting & raih keuntungan.

Anda akan memiliki banyak kesempatan utk mendapatkan informasi yg membawa kearah baru & menarik. Seseorang akan hadir menunjukkan ketertarikan pada pekerjaan sekaligus pada diri anda.

Tawaran menarik akan menghampiri anda. Uang selalu bisa diperoleh, tetapi membutuhkan perubahan dalam gaya hidup anda. Jalani jalur yg anda pilih.

Keberuntungan berpihak disisi anda, jadi pergunakan setiap kesempatan yg ada. Keluarkan ide anda & kejar semua yg anda ingin raih.

Masih terdapat beberapa hal yg belum terbuka sempurna. Anda akan mengalami saat sulit mengambil keputusan yg paling tepat. Lindungi diri dari orang yg ingin menghancurkan kesempatan anda.

Jangan pernah menyerah menolong seseorang yg anda pedulikan. Orang tersebut akan hadir jika anda menunjukkan dukungan anda. Cinta terkadang membuat bimbang tapi semua akan terbayar untuk anda.


BANGGAI KEPULAUAN PILKADES PULAU SAGU

Unggul Satu Suara, Ishak Laugi Menang BANGGAI-Pilkades Pulau Sagu (Togong Sagu), yang dilak sanakan akhir pe kan kemarin, ber akhir dengan sa ngat dramatis. Di mana Ishak Lau gi, akhirnya me menangkan pemilihan tersebut dengan selisih satu suara saja dari pejabat Kades lama, Ar Ishak Laugi neng Mondika. Ishak dalam perhitungan suara akhir memperoleh dukungan suara sebanyak 212 dan Arneng sebanyak 211 suara. Sesuai aturan, walaupun berselisih satu suara saja, Isyak tetap diakui sebagai pemenang tanpa ada pemilihan putaran kedua. Pilkades Pulau Sagu ini, sebenarnya diikuti oleh satu kandidat lainnya disamping Isyak dan Arneng ini. Kandidat yang satunya lagi yakni, H Harmin. H Harmin dalam pelaksanaan pilkades itu, hanya mendapat dukungan 42 suara. Ishak sendiri berhasil memenangkan Pilkades ini, setelah sebelumnya mendapat dukungan dari kalangan pemuda di desa tersebut, disamping tentunya dukungan dari beberapa komponen masyarakat lainnya. “Sebagian besar dukungan buat saya datang dari kalangan muda di tambah dengan element masyarakat lainnya,” aku Ishak kepada Luwuk Post, Senin (16/11) kemarin di Banggai. Kepada wartawan, Ishak menyampaikan ucapakan terima kasihnya kepada seluruh komponen masyarakat di Pulau Sagu, yang telah mempercayakan dirinya sebagai pimpinan mereka yang baru selama enam tahun kedepan. Ia juga menuturkan, setelah dilantik nanti, dirinya akan mendedikasikan segenap kemampuannya untuk memajukan Pulau Sagu, dari yang sudah ada sekarang. Ishak mengakui, semuanya itu akan diwujudkan dengan membuat program-program kerja, yang berpihak kepada masyarakat. “Insya Allah nantinya saya akan dapat membawa Pulau Sagu lebih maju lagi lewat program kerja yang nanti akan kami rumuskan serta melanjutkan program kerja dari pejabat kades lama,” ujarnya Ishak sembari berharap agar seluruh masyarakat di Pulau Sagu dapat bahumembahu untuk wujudkan hal tersebut. Menurut rencananya, kades terpilih desa Pulau Sagu ini, akan dilantik dan diambil sumpah jabatannya pada akhir bulan Desember mendatang. Selain mengukir prestasi sebagai pemenang dalam Pilkades Pulau Sagu, Ishak ikut pula mengukir prestasi lainnya, yaitu menjadi salah satu Kades termuda di Bangkep, dengan usia 27 tahun. (Wan)

Cafe Diduga Jadi Tempat Peredaran Miras dan Prostitusi BANGGAI-Keberadaan sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Banggai, berupa cafe, mulai membuat resah sejumlah warga di Banggai. Penyebabnya, sejumlah THM yang berada dibeberapa tempat di dalam kota Banggai ini, diduga menjadi tempat peredaran miras. Konon kabarnya, tidak hanya sebatas peredaran miras, tetapi cafe-cafe yang ada, ikut pula menyediakan pelayanan ekstra bagi pria hidung belang. Tak pelak hal ini, membuat warga meminta agar aparat kepolisian dan intansi terkait lainnya untuk bisa melakukan pengebekkan di cafe-cafe yang diduga menjadi tempat perdaran miras ini dan prostitusi ini. “Polisi harus menjawab keresahan warga ini, tindakan antispasif dengan melakukan pengerebekan,” ungkap seorang tokoh masya rakat Banggai yang minta namanya tidak ditulis dalam kolom koran. Sumber ini mengatakan, jika dalam penger bekan nantinya, pihak aparat kepolisian berhasil menemukan bukti yang mengarah kepada pada kebenaran dugaan itu, maka sudah semestinya aparat mengambil langka tegas dengan menu tutup cafe tersebut. Langkah tegas ini, sudah seyognya diambil, agat bisa menimbulkan efek jerah kepada para pemilik usaha cafe dengan sajian yang tidak semestinya itu, agar depannya mereka tidak mem buka usahanya dengan menu “haramnya”. Seperti yang sudah-sudah lanjut sumber lagi, se jumlah cafe yang diduga menyajikan menu haram ini, sebelumnya telah pernah digerebek oleh petugas dan menemukan barang bukti dan para kupu-kupu malam, tetapi karena tidak ditindaki dengan tegas akhirnya mereka kembali melaku kan usaha yang menyimpang ini. (Wan)

Luwuk Post SELASA 17 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

13

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Musda KNPI Ruwet Ada OKP ‘Siluman’

[FOTO : DOK /LUWUK POST]

PRIORITASKAN WARGA MISKIN: Pemda Bangkep perlu memprioritaskan pengalokasian anggaran untuk mendorong terjadinya pendapatan masyarakat miskin menyusul makin menurunnya alokasi APBD Bangkep.

APBD Bangkep Kurang 80 Miliyar BANGGAI-Dua tahun belakangan ini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bangkep, terus menu run. Pada tahun 2008 silam APBD Bangkep masih sebesar Rp 370 miliyar. Dari jumlah itu, kemudian turun pada tahun 2009 menjadi Rp 350 miliyar, dan penurunan APBD kembali terjadi pada tahun 2010 mendatang. Sesuai dengan informasi yang didapatkan media ini dari sumber yang ada di DPRD Bang kep, menyebutkan bahwa pada tahun 2010 mendatang APBD Bangkep, akan mengalami penurunan sebanyak Rp 80 miliyar dari tahun 2009. Dengan penurunan tersebut, diperki rakan APBD Bangkep, pada tahun 2010 mendatang hanya sebesar Rp 270 mi liyar saja. Diduga penyebab utama dari terus menurunnya jumlah APBD Bangkep, pada setiap tahunnya, tidak terlepas dari semakin rendahnya ke mam puan daerah untuk mengha silkan Pendapatan Asli Daerah (PDA) dan minimnya hasil realisasi pajak untuk kepentingan dana perimbangan dae

rah ke pusat. Diduga pula, terjadinya penurunan kemampuan daerah untuk menghasil kan PAD dan realisasi pajak ini, akibat adanya pembangkangan sipil yang di lakukan oleh sebagian besar masyara kat di Pulau Banggai, khususnya di Kecamatan Banggai, sebagai butut pemindahan ibukota Bangkep. Sementara itu, sebagai konsekuensi logis dari penurunan dana dalam APBD Bangkep ini, maka Pemda Bangkep, sepertinya harus melakukan penun daan terhadap beberapa rencana pem bangunan, yang sebelumnya telah diu sulkan oleh setiap SKPD. Dari data yang diperoleh Luwuk Post, menyebutkan dalam pelaksanaan rapat panitia anggaran eksekutif yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, sejumlah pimpinan SKPD harus menerima kekecewaan, menyusul ada beberapa usulan program kerja dan pembangunan harus, dipending peren canaannya, karena keterbatas angga ran dalam APBD.

Terkait dengan menurunnya jumlah APBD Bangkep di tahun 2010 men datang, sejumlah kalangan ber harap di Bangkep, berharap agar Pemda Bang kep dan DPRD Bangkep, mampu mensiasatinya dengan melakukan penganggaran pada pelaksanaan program kerja dari setiap SKPD dengan berpedoman pada azas manfaat de ngan merealisasikan program yang bersentuhan langsung dengan masya rakat Bangkep. Baertalian dengan masalah ini, salah seorang Aleg Bangkep, Hes mon Pan dili, dalam acara tatap muka dengan sejumlah warga di Kecama tan Banggai Tengah pekan lalu, berjanji dirinya akan memperju angkan apa yang menjadi banyak ka langan, dengan akan mem perjuang kan agar dalam APBD Bang kep ta hun 2010 mendatang yang nomi nal nya rendah, agar dapat mengako mo dir pelaksanaan program dari setiap SKPD yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik. (Wan)

Musda Dituding Sarat Kepentingan Politik Untuk Memenangkan Pilkada 2010 SALAKAN – Musda ke-3 DPD II KNPI Bangkep, Senin (16/11) kemarin dituding penuh nuansa politis. Bebe rapa calon ketua diduga sengaja dipa sang pihak-pihak tertentu untuk mem perkuat barisan pemenangan Pilkada 2010. Ketua DPC PPI Bangkep Sabarudin Salutan buru-buru membantah tudi ngan tersebut. Menurutnya Mus da murni tanpa tendensi politik seperti ditaksir pihak lain. “Saya rasa terlalu jauh kalau Musda dikait-kaitkan dengan kepentingan politik. Saya justru menilai, Musda

merupakan bentuk kepedulian pemuda yang ingin mandiri serta ingin mengem bangkan organisasi kepemudaan,” ka ta Sabarudin yang juga peserta Musda, tadi malam di Penginapan Barata. Bantahan serupa juga dilontarkan tokoh pemuda di Salakan, Taludik. Menurutnya, Musda ke-3 KNPI yang digelar di Gedung BPU Tinangkung tersebut jauh dari muatan politis. “Terlalu dini bila ada yang menafsirkan hal-hal seperti itu. Tidak ada indikasi seperti itu,” paparnya. Ditemui terpisah, Ketua Komisi B DPRD Bangkep yang juga mantan Ketua DPD II KNPI Bangkep selama 2 periode, Alwi Dg. Liwang justru menun jukkan sikap misterius ketika ditanya tentang muatan politis dalam Musda.

“Kalau itu saya no comment,” papar politisi senior yang kini berkantor di Bukit Trikora tersebut. Menurutnya sejauh pengetahuan nya, KNPI adalah lembaga independen yang dituntut obyek tif dan netral dalam bersikap. Berbeda dengan Ketua Bidang Hu kum dan HAM DPD I KNPI Provinsi Sulteng, Chan S.Ag. Menurutnya, KNPI tidak lepas dari politik. “Tapi sejatinya KNPI adalah lembaga inde penden,” katanya. Dalam Musda, lima orang kandidat bertarung memperebutkan kursi Ketua KNPI Bangkep. Yakni Nur Sastro Sa lomo S.Sos, Ghiffary Unus, Yuniarto Pasman, Sudirman Safat, dan Rahman ST. (tam)

SALAKAN - Musda ke-3 DPD II KNPI Bangkep di gedung BPU Tinangkung, Senin (16/11) kemarin, agaknya merupakan Musda paling seru dibandingkan perhelatan yang sama di masa sebelumnya. Selain diwarnai ketegangan, juga diduga banyak kecurangan. Sejumlah OKP diduga merupakan ‘siluman’ karena tidak jelas eksistensinya. Sejak semula sudah diperkirakan, legalitas OKP bakal menimbulkan masalah. Beberapa OKP terdaftar di Kesbanglinmas Bangkep, namun tidak terdaftar dalam Munas di Bali. Ada pula OKP yang terdaftar di Munas Bali namun belum terdaftar di Kesbanglinmas. Yang lebih ironis, ada OKP yang dibuat tanpa sepengetahuan pemiliknya. Lainnya, ada OKP memiliki nama ganda. OKP seperti inilah yang kemudian disebut sebagai OKP siluman. Pihak-pihak yang memiliki kepentingan dengan Pilkada Bangkep 2010, dicurigai berada di belakang kehadiran OKP siluman. Dugaan adanya beberapa OKP siluman, awalnya diketahui saat Steering Committee membacakan nama-nama OKP peserta Musda. Saat itulah diketahui adanya OKP yang memiliki nama ganda.. Khawatir Musda tidak sesuai aturan, Steering Committee memutuskan untuk melakukan skorsing terhadap jalannya Musda.Salah satu

pengurus DPD I KNPI Sulteng Surban Kumar kepada Luwuk Post mengatakan, tidak tertutup kemungkinan Musda direcoki aksi-aksi tidak sehat. Sebab banyak pihak memiliki kepentingan dengan KNPI.. Organisasi tersebut merupakan yang terbesar bagi kalangan pemuda. Dengan demikian KNPI memiliki pengaruh lumayan besar di tengah masyarakat. Surban Kumar meminta agar Steering Committee memverifikasi identitas maupun legalitas OKP peserta Musda. Sebab menurutnya, OKP yang tidak beres bakal menciderai proses pelaksanaan Musda sekaligus merusak eksistensi KNPI. “Kalau ditemukan, harus dikeluarkan karena tidak sesuai dengan amanat AD/ ART,” katanya.Namun selain OKP yang tidak jelas eksistensinya tersebut, Musda KNPI kemarin juga dihadiri beberapa PK KNPI kecamatan yang tidak mengantongi SK. Padahal AD/ ART organisasi menyatakan, pemilik hak suara adalah PK yang mengantongi SK. “Kalau tidak ada SK, tidak bisa. Itu melanggar aturan,” ujar salah seorang birokrat yang mantan pengurus KNPI.Kabar kehadiran PK yang tidak memiliki SK dikemukakan oleh Ketua DPD II KNPI Bangkep, Nur’an Lasinta.Menanggapi hal tersebut, mantan Ketua KNPI Bangkep 2 periode Alwi Dg Liwang mengatakan, PK yang tidak memiliki SK tidak berhak ikut memilih ketua.. (tam)

SELAMAT PAGI

Hari Ini Pengumuman CPNS SALAKAN – Hasil uji berkas para pelamar CPNS Bangkep diumumkan Badan Kepega waian Daerah (BKD), Selasa (17/11) hari ini. Kabar agenda pengumuman tersebut, diung kap salah seorang staf BKD Bangkep, Sadrat kemarin siang. Menurutnya, ada beberapa nama pelamar CPNS yang tidak lolos dalam tahap uji berkas tersebut. “Tidak semua bisa lolos. Tentu ada yang gugur,” kata nya.Pelamar CPNS yang gugur tersebut, diakibatkan berkas lamarannya tidak lengkap. Ada juga pelamar yang berusia di atas persyaratan. “Tapi lebih lengkapnya nanti besok saja kita ketemu, kawan,” ujar Sadrat kepada wartawan yang menemuinya di kantor BKD kemarin. Pengumuman, lanjut Sadrat, akan dipampang di depan kantor BKD sehingga semua

pelamar CPNS dapat mem bacanya. “Kita umumkan se luas-luasnya kepada masyara kat agar benar-benar transpa ran,” tutur Sadrat lagi sambil ter senyum. emarin siang, kantor BKD Bangkep sudah dipenuhi para pelamar CPNS. Mereka berada di tempat tersebut untuk me nunggu pengumuman hasil tes berkas, satu tahap dari bebera pa tahapan testing dalam rekrut men CPNS. Hasni, salah satu di antaranya. Ditemui di antara kerumunan pelamar CPNS, Hasni mengata kan sangat menunggu pengu muman dari BKD. Ia berharap namanya dicantumkan dalam daftar pelamar yang dinyatakan lulus. Sementara di tempat terpisah, Agun tokoh masyarakat Pulau Peling meminta agar pemerintah memprioritaskan pelamar asal Bangkep. (tam)

M u s d a K N P I B a n g k e p Te g a n g Baru Digelar Diwarnai Protes SALAKAN - Baru saja dimulai, Musda ke3 DPD II KNPI Bangkep langsung diwarnai ketegangan. Dalam Musda yang dihelat di Gedung BPU Tinangkung, Senin (16/11) kemarin, sesama kandidat ketua maupun sesama peserta saling melontarkan kecaman maupun pernyataan lain bernada keras. Beberapa peserta langsung mempertanya kan keabsahan beberapa OKP maupun PK KNPI yang mengikuti Musda. Ditengarai, beberapa OKP tidak memiliki hak suara. Sebab selain legalitasnya tidak jelas, juga tidak terdaftar di Kesbanglinmas maupun di Munas. Mulanya Ketua Steering Committee Risno Salim membuka Musda dan mengundang Ketua DPD II KNPI Bangkep Nur’an Lasinta, serta para pengurus DPD I KNPI Provinsi

Sulteng. Namun beberapa saat kemudian, Risno menskorsing Musda dengan alasan ada OKP ganda menjadi peserta. Menurutnya OKP ganda bakal membuat hasil Musda dipertanyakan. Sebab pemilihan ketua ditentukan oleh OKP sebagai pemegang hak suara. Taufik Tiadja, salah satu anggota Steering yang juga perwakilan Kesbanglinmas Bang kep langsung angkat bicara. Menurut nya, OKP pemilik hak suara adalah OKP yang ter daftar di Kesbanglinmas. Pernyataan Taufik justru membuat suasana kian menegang. Fatan, salah satu peserta Musda yang disebut-sebut memiliki 2 OKP langsung memprotes Taufik. Menurutnya OKP pemilik hak suara adalah OKP yang direkomendasi kongres sebelumnya. “Saya tahu persis AD/ART mengatur OKP yang

berhak memberikan suara adalah OKP yang direkomendasi oleh kongres,” katanya. Melihat ketegangan mulai memanas, Sabarudin Salutan salah satu peserta Musda langsung melontarkan usulan. Menurutnya, semua peserta harus menghargai kerja keras Steering Committee. Menurutnya minimnya jumlah Steering Committee penyelenggaran Musda membuat peserta juga harus banyak memaklumi keadaan. “Apapun masalahnya, kita serahkan kepada Steering Committee karena mereka bekerja keras untuk menyukseskan Musda,” kata Sabarudin sambil membenarkan OKP yang telah memasukkan berkas organisasi ke Kesbang linmas sebagai pemilik hak suara. Melihat persoalan tersebut harus diselesai kan lebih dahulu, Risno Salim memutuskan untuk men-skors Musda. “Kita skorsing karena banyak yang harus diperbaiki,” kata

Risno diamini dua rekannya, yakni Djufri dan Kaprawi. Musda akhirnya dilanjutkan kembali pukul 13.00 wita. Biarpun sepanjang Musda suasana tegang masih terjadi, namun ternyata tidak terjadi hal-hal anarkis. Musda ke-3 DPD II KNPI Bangkep dibuka Asisten II Pemda Banggai Haran Pea. Saat memberikan sambutan pada acara yang dihadiri Wakil Ketua DPRD Bangkep Israfil Malingong MM serta para pengurus DPD I KNPI Sulteng tersebut, Haran Pea mengatakan, Musda harus dilaksanakan dengan baik. Haran Pea meminta peran serta seluruh peserta agar bekerja sama dengan panitia untuk menjadikan Musda berlangsung tertib dan aman. Harapan yang sama juga diungkap pengurus DPD I KNPI Sulteng melalui Ketua Bidang Hukum dan HAM, Chan S.Ag. (tam)


14

SELASA 17 NOVEMBER 2009

Bonit Tantang Petenis Pelatnas JAKARTA-Ayunan raket Bonit Wiryawan ternyata masih ampuh. Mantan petenis nasional berusia 41 tahun itu tidak kesulitan untuk meraih tiket ke babak utama di turnamen tenis Xpro Terbuka 2009. Dalam final kualifikasi melawan Yusuf Siahaan di lapangan tenis Hotel Sultan, Senayan, kemarin (16/11), Bonit menang 6-0, 6-0. Pada pertandingan perdana babak utama hari ini (17/11), Bonit menghadapi Ketut Nesa Artha. Nesa akan menjadi lawan berat Bonit. Sebab, dia adalah salah seorang petenis pelatnas proyeksi SEA Games XXV di Laos. Turnamen berhadiah total Rp 300 juta tersebut nyaris diikuti seluruh petenis terbaik Indonesia. Termasuk, petenis pria dan wanita pelatnas proyeksi SEA

Games XXV Laos. Itu membuat seluruh peserta sudah harus berjuang keras sejak babak awal. Sebab, dengan drawing 64 pemain di babak utama, panitia tidak menyediakan kemenangan bye bagi para petenis unggulan. Kemarin juga diselenggarakan kualifikasi turnamen tenis internasional ITF Junior grade 4 di lapangan tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Sebelumnya, turnamen itu dijadwalkan diselenggarakan di Solo, Jateng. Namun, panitia tidak siap sehingga turnamen tersebut diambil alih PP Pelti dan dilaksanakan di Jakarta. Dua petenis wanita terbaik junior Indonesia, Bella Destriana dan Cynthia Melita, menempati unggulan pertama dan kedua (ado/ang)


SAMBUNGAN BERKAS BIBIT Sambungan dari Hal 1 berkas dikembalikan ke penyidik hari ini (kemarin, Red),” kata Ka puspenkum Kejagung Didiek Darmanto di Kejagung, kemarin (16/ 11). Dia menyatakan, petunjuk jaksa (P-19) masih ada yang belum dipe nuhi. “Substansinya apa, tidak bisa saya jelaskan,” sambungnya. Sebelumnya, jaksa juga menyata kan belum lengkap berkas Chandra pada Senin (9/11) lalu. Namun pe nyidik telah melimpahkan lagi ber kas tersebut Kamis (12/11). “Se karang masih dalam tahap pengka jian untuk menentukan sikap,” terang mantan Wakajati Jatim.Infor masi yang dihimpun, pengembalian berkas karena petunjuk jaksa ten tang hubungan Ari Muladi dengan oknum KPK belum dipenuhi penyidik kepolisian. Saat rapat kerja dengan Komisi III DPR, Jaksa Agung Hen darman Supandji menyatakan, jak sa meminta penyidik untuk meminta keterangan Ade Rahardja, deputi penindakan KPK.Bibit dan Chandra dikenai kasus dugaan penyalahgu naan wewenang dan dugaan suap. Mereka dijerat dengan pasal 23 UU Pemberantasan Tipikor jo pasal 421 KUHP dan pasal 12 huruf (e) jo Pa sal 15 UU Pemberantasan Tipikor.

PT.KLS Sambungan dari Hal 1 main-main terdapat 20 sak atau se tara satu ton pupuk urea.“Kami men duga penggunaan pupuk bersub sidi di PT KLS telah berlangsung lama,” kata Eva Susanti, Koordi nator Front Rakyat Anti Sawit (Fras) beberapa waktu lalu di Lu wuk.Fras menemukan satu ton pu puk bersubsidi di kamp unit III PT. KLS pada tanggal 4 November di Desa Bukit Jaya Kecamatan Toili. Sebelumnya, tim mendapatkan in formasi dari salah satu informan

3 CALON Sambungan dari Hal 1 Oegroseno,” kata seorang perwira tinggi Mabes Polri yang tak bersedia ditulis namanya kemarin. Irjen Timur Pradopo adalah lulusan Akpol 1978. Sekarang Timur men jabat sebagai Kapolda Jawa Barat. Menurut sumber itu, Timur sangat dekat dengan elemen-elemen kritis pemerintah. “Kedekatan itu saat dia menjabat sebagai Kapolres Jakarta Barat pada peristiwa Semanggi 1998,” katanya. Selain itu, Timur yang lahir di Jombang Jawa Timur juga dekat dengan komunitas reli gius. “Dia juga pernah menjadi staf ahli Kapolri bidang sosial politik dan paham dengan peta kelompok-ke lompok masyarakat,” kata sumber itu.Calon menonjol yang juga kuat adalah Kadivpropam Irjen Pol Oegroseno. Mantan Kapolres Sura baya Timur itu dinilai sebagai sosok yang bersih dan tegas. “Saat men jabat sebagai Kadivpropam beliau sangat dihormati dan disegani,” ka tanya. Sumber itu menceritakan, Oegroseno pernah turun langsung ke Polda-Polda tanpa pemberita huan terlebih dulu. “Istilahnya, po lisi-polisi nakal disikat habis,” kata

KAWASAN LONGSOR Sambungan dari Hal 1 JICA, Joshie “Arenco” Halim, Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) Sura baya, Universitas Andalas (Unand) Padang, dan harian Padang Ekspres Group (Jawa Pos Group). Ini bukan kali pertama saya ke Gunung Tigo yang hancur di bebe rapa titik karena gempa tektonik. Sebagaimana diketahui, ketika terjadi gempa tektonik berkekuatan 7,9 skala Richter pada 30 September lalu, beberapa titik di kawasan perbukitan yang penduduknya luma yan padat itu mengalami longsor berat. Ratusan orang tewas ter kubur hidup-hidup oleh bukit yang longsor.Tak seperti di Padang, tak banyak korban di Gunung Tigo dan sekitarnya yang bisa diselamatkan. Bahkan, yang di Tandikek, tak se orang pun bisa diselamatkan, se hingga daerah itu pun dinyatakan sebagai kuburan masal dengan jumlah korban tewas sekitar 300 orang.Kali pertama saya ke Gunung Tigo justru bersama Bupati Padang Pariaman Drs H Muslim Kasim Ak MM dan tim medis RS Petrokimia Gresik yang dipimpin langsung oleh dr Singgih pada hari ketujuh pas cagempa.Baru kali itu saya mengun jungi daerah bencana bersama pe jabat pemerintah. Jujur, saya terke san oleh cara bupati yang pernah bertugas di Dolog Jatim selama 10 tahun (1984-1994) dengan jabatan terakhir Waka Dolog Jatim itu men datangi para korban.Dia datang ke lokasi tanpa protokoler. Juga, tak ada tim pendahulu yang “menga mankan” lokasi. Dia menemui lang sung para korban yang selamat. Kepada mereka, sarjana akuntansi lulusan Unpad Bandung tersebut tak hanya bertanya. Tapi, membe rikan langsung apa yang dibutuh kan para korban. Sebab, dia mem bawa serta sebuah mobil boks ber isi bantuan bagi para korban. Mulai natura sampai susu bayi, pakaian layak pakai, dan tenda darurat yang sederhana.Pada saat yang sama, dia juga memberikan sendiri uang lauk-pauk kepada para korban. Ca ra memberikannya pun unik. Yakni, meminta mereka yang belum men dapatkan bantuan pemerintah itu untuk berkumpul, kemudian menye rahkan layaknya seorang bapak yang memberikan uang saku ke pada anak-anaknya yang akan be rangkat sekolah.Sementara Pak Bupati sibuk dengan urusannya, saya memisahkan diri bersama dr Singgih dan tim medisnya. Di lokasi yang sama, yakni di Korong (se macam dusun) Patamuan, kami ber

Luwuk Post SELASA 17 NOVEMBER 2009

http://luwukpost.info

Berdasar keterangan Ari Muladi, dana dari Anggodo disalurkan via Ade Rahardja.Mengapa jaksa belum menyatakan berkas Chandra lengkap meski sudah dilim pahkan lagi oleh penyidik? Didiek membantah jika hal itu terkait penun daan penyerahan resmi rekomen dasi Tim Delapan kepada Presiden. “Jangan dikait-kaitkan. Kita murni pada penelitian berkas, bekerja se suai alur sistem,” urai jaksa asal Solo itu.Jaksa Agung Hendarman Supandji juga tak menjawab saat ditanya apakah berkas dinyatakan lengkap (P-21) menunggu rekomen dasi Tim Delapan. “Masih dalam kajian,” katanya. Dia hanya terse nyum lantas masuk ke dalam mobil yang akan menuju Cikeas, kedia man Presiden SBY.Bibit Samad Riyanto hanya menanggapi ringan pengembalian berkasnya dari ke jaksaan ke penyidik. “Kalau nggak ada buktinya ya gimana,” katanya usai menjalani wajib lapor di Bares krim Mabes Polri, kemarin. Pensiu nan Polri itu menegaskan tidak per nah datang ke Bellagio Residence. Tempat itu sebelumnya disebut-se but sebagai lokasi penyerahan uang dari Ari Muladi.Salah satu kuasa hukum Chandra dan Bibit, Ahmad Rivai menyambut positif be ragam usulan tentang opsi peng hentian kasus kliennya itu. “Me mang relevan dan harus dihentikan

karena tidak ada bukti-bukti yang kuat,” katanya. BURU ANGGODO, PANGGIL ARI Penyidik Mabes Polri gerah dise but tidak serius mengusut dugaan pelanggaran hukum Anggodo. Ke marin (16/11), mereka memanggil dua orang saksi yang diduga ter kait dengan Anggodo. Nama dua orang itu disebut-sebut dalam rekaman persidangan yang diputar di Mahkamah Konstitusi.Yang dipanggil pertama adalah Edi Sumarsono. Kemarin, Edi yang dise but-sebut sebagai orang dekat Antasari Azhar itu memenuhi pang gilan penyidik sekitar pukul 11. Na mun, dia tidak bersedia menjelas kan secara detail isinya. “Soal re kaman,” kata Edi sebelum masuk Bareskrim.Sedangkan orang kedua yang dipanggil yakni Ari Muladi. Na mun, dia tidak datang dan meminta penundaan pemeriksaan. Hingga kini, polisi berusaha menjerat Ang godo dengan enam sangkaan. Enam itu adalah pencemaran nama baik, fitnah, penghinaan institusi Pol ri, penyuapan, perbuatan memfit nah orang lain, dan pengancaman. Namun, Anggodo masih meleng gang.Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Brigjen Raja Erizman menjelaskan, pemeriksaan terha dap Anggodo masih terus berlang sung. “Ini masih proses. Sedang ja

lan,” ujarnya saat dihubungi warta wan kemarin. Raja tidak bersedia menjelaskan kemajuan penyidikan. “Nanti saja, masih panggil-panggil saksi,” kata mantan Kapolres De pok itu.Saat tidak muncul di Bares krim, Ari Muladi kemarin datang ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Didampingi dua pe ngacaranya, dia memberi kete rangan kepada penyelidik KPK me ngenai kronologi permintaan Ang godo Widjojo “membereskan” kasus pencekalan terhadap Anggoro Widjojo.Kuasa hukum Ari, Sugeng Teguh Santosa, mengatakan Ari dicecar 15 pertanyaan. Isinya mulai dari perkenalan Ari dengan Ang godo hingga kronologi Anggodo mengorder Ari menyuap pimpinan KPK.Selain itu, Ari dikonfrontir ten tang pernyataan bahwa Anggodo yang mengatur semua kronologi BAP Ari sebelumnya. Belakangan, BAP tertanggal 15 Juli itu dicabut oleh Ari dan menyatakan ada Yulianto yang jadi kurir terak hir.Sugeng mengatakan, Ari saat ini sudah menyatakan perang dengan Anggodo. Kendati sebelumnya so hib kental, kali ini mereka harus ber hadap-hadapan. Sebab, kata Sugeng, Ari tak mau lagi menjadi tumbal kasus ini. “Semua disampai kan oleh Pak Ari demi kebenaran,” kata Sugeng.Pemeriksaan Ari ber langsung sekitar empat jam mulai

bahwa ada banyak pupuk bersub sidi yang dipakai untuk perkebunan INTI PT KLS disimpan di kem terse but.“Kami mendapat informasi bahwa PT KLS sedang menam pung pupuk urea bersubsidi di kem tersebut. Setelah dicek, ternyata menumpuk sekitar satu ton,” tegas Eva.Eva mengatakan pupuk Urea di kem tersebut tertulis “Pupuk da lam pengawasan pemerintah”. Di bagian lain “tertulis pupuk bersub sidi pemerintah”. “Pupuk tersebut adalah bersubsidi dan PT KLS telah menyalahgunakan,” katanya.Selan jutnya untuk memperkuat temuan ini, tim Fras melakukan wawancara terhadap salah satu karyawan ber

inisial “N”. Dari penuturan karya wan, terungkap pupuk ini diambil dari Desa Pasir Lamba atas pesa nan PT KLS dan akan digunakan pada perkebunan Sawit INTI milik PT KLS.Dalam wawancara dengan N, Eva mewakili Fras dan Serikat Petani Bukit Jaya menuturkan peng gunaan pupuk jenis Urea bersub sidi telah berlangsung lama. “Ini pengakuan N dan ini ada rekaman nya pada kami,” imbuhnya. Sa yang, tim Fras yang melakukan pe ngecekan pada tanggal 9 November tidak lagi menemukan tumpukan bersubsidi di kam III Bukit Jaya. “Pu puk telah digunakan untuk pemu pukan di perkebunan Inti milik PT

KLS,” kata Eva menuturkan penga kuan karyawan PT KLS di kam unit III Desa Bukit Jaya.Untuk menindak lanjuti penemuan dugaan penggu naan pupuk bersubsidi di perke bunan Inti PT KLS, Fras telah me nyerahkan bukti berupa foto dan video pada Dinas Pertanian kabu paten Banggai dan diterima lang sung Kepala Dinas Pertanian, Ir Sobirin. Namun, belum ada tangga pan dari Dinas terkait.Yulius Tipa, Kabag Umum, Personalia dan Legal PT KLS yang dikonfirmasi enggan berkomentar. “Maaf, saya belum bisa berkomentar. Saya akan konfirmasi di lapangan dulu,” kata Yulius singkat saat dikonfirmasi, akhir pekan lalu.(aha)

nya.Oegroseno juga dikenal piawai dalam menyelesaikan konflik. Misal nya, saat menjabat sebagai Kapol da Sulawesi Tengah. Saat terjadi konflik Poso, selama 17 bulan Oegroseno hilir mudik Palu-Jakarta untuk mengendalikan situasi. “Pe ngalamannya itu sangat bagus un tuk reformasi kepolisian ke depan,” kata sumber itu. Ada satu calon lagi yang diprediksi sebagai Kapolri menggantikan BHD. Yakni Kadiv humas Irjen Nanan Soekarna. Na nan adalah lulusan terbaik Lulusan Akpol 1978. Beberapa penugasan menonjol di antaranya Kapolwil Bo gor, Kapolda Kalimantan Barat, Ka polda Sumatera Utara, Staf Ahli Ka polri. “Sekarang sebagai Kepala Divisi Humas Polri Nanan sangat piawai dan lihai mengelola komuni kasi massa,” katanya.Relasi de ngan anggota DPR juga sangat ba gus. “Saat rapat kerja DPR periode 2004 lalu, ada salah satu pimpinan Komisi yang menyebut Nanan ada lah the next Kapolri,” katanya. Tapi, bukankah semua calon itu masih bintang dua? Menurut sumber itu, ada dua posisi Komjen yang akan segera kosong. Yakni Wakapolri Komjen Makbul Padmanegara dan Kababinkam Komjen Imam Haryat nya. “Keduanya akan segera pen

siun,” katanya.Salah satu dari tiga calon itu diprediksi akan menggan tikan posisi mereka. “Lalu, selang sebulan dua bulan naik jadi Kapolri,” katanya. Hal yang sama baru saja terjadi di tubuh TNI AU. KSAU yang baru Marsekal Madya Imam Sufaat sebelumnya juga masih bintang dua. Hanya selang setengah hari setelah promosi menjadi Wakil KSAU, Imam Sufaat dilantik SBY jadi orang nomor satu di tubuh TNI Ang katan Udara.Seorang perwira lain menceritakan, posisi Kabareskrim juga akan diganti. Calon kuatnya adalah Komjen Gories Mere (Kalak har BNN), Irjen Mathius Salempang (Kapolda Kaltim) dan Irjen Alex Bambang Riatmodjo (Kapolda Jawa Tengah). “Ketiganya punya keah lian reserse yang sangat handal,” kata sumber itu.Gories terkenal se bagai pimpinan pemburu teroris. Mathius terkenal sebagai pengung kap kasus pembunuhan Munir se dangkan Alex Bambang dinilai andal membongkar kasus-kasus nar koba. “Yang jelas, kalau yang terpi lih Gories akan ada restrukturisasi orang-orang di Bareskrim,” bisik sumber itu.Kepala Divisi Humas Ma bes Polri Irjen Nanan Soekarna me nolak berkomentar soal calon-calon itu. “Saya tidak menanggapi infor

masi yang tidak berasal dari insti tusi Polri. Kalau itu rumor, buat apa ditanggapi,” katanya. Nanan juga menolak berkomentar soal nama nya disebut-sebut sebagai calon pengganti Kapolri. “Apalagi itu. Tidak ada. No comment,” tegasnya. Secara terpisah, Wakil Ketua MPR Hajriyanto Tohari menilai pem berhentian Kapolri murni hak pre siden. “Kalau untuk memilih yang baru memang harus lewat DPR. Tapi, kalau memecat ya silahkan saja. Itu hak presiden,” katanya. Anggota Komisi III (kepolisian dan hukum) Nasir Djamil juga berpen dapat yang sama. “Soal pergantian itu wewenang presiden. Tapi, ka lau ada calon baru tentu akan bi cara pada kami,” katanya. Ketua Dewan Presidium Indonesia Police Watch Neta Sanusi Pane mengaku sudah mendengar informasi akan ada pergantian Kapolri. “Bagi kami bukan namanya, tapi figurnya ha rus bersih, punya rekam jejak baik dan profesional,” kata Neta. IPW berharap Kapolri mendatang mempunyai mekanisme yang baku untuk melakukan pengawasan pada anak buahnya. “Tidak hanya di level Mabes tapi juga sampai Polsek,” katanya. (rdl/fal/sof/iro)

Tinggi sebelum hari gelap.Kami ber dua juga tak sempat bertanya kepada pemilik warung di sebelah rumah itu, ke mana gerangan orang-orang yang pernah kami temui pada hari ketujuh pasca gempa yang lalu.Misalnya, Aroni, 50, yang anak lelakinya, 11 tahun, tewas ter kubur longsoran Gunung Padang Alai ketika sedang asyik menonton TV bersama lima temannya. Apriadi baru ditemukan pada hari keenam pascagempa, oleh Aroni yang di bantu tetangga-tetangganya.Saya juga tak sempat bertanya di mana gerangan ibu Umay sekarang ting gal. Wanita berumur 65 tahun ter sebut, pada hari ketujuh itu, juga saya temui di teras rumah tersebut. Dia kehilangan 12 anggota keluar ganya. Sepuluh orang di antaranya baru ditemukan pada hari keenam itu, bersamaan dengan jasad Apriadi. Mereka juga sudah tak ber nyawa saat ditemukan.Yang saya agak heran ketika datang kembali ke situ, rumah di samping rumah pink itu. Di situ dulu saya bertemu Kamal. Seorang lelaki berumur 47 tahun yang sebelum gempa tinggal di Jakarta.Kamal juga kehilangan 12 anggota keluarganya. Delapan orang berhasil ditemukan dalam keadaan hidup. Tapi, karena tak ada akses untuk mendapatkan pertolo ngan, “Mereka hanya bertahan hidup selama dua hari,” tuturnya dengan wajah sedih.Ketika saya datang dulu, rumah tersebut tinggal separo. Tapi, gorden kamar, lemari hias (orang biasa menyebutnya bu fet) di ruang tamu berikut isinya, dan televisinya masih utuh. Namun, lemari pintu hias itu sudah tak bisa lagi dibuka karena bagian depannya tertutup reruntuhan tembok dan atap rumah. Di halamannya juga masih berserakan beberapa kantong mayat bantuan Departe men Kesehatan yang berwarna ku ning.Saat saya kembali ke situ pe kan lalu, sisa rumah itu sudah tak ada. Diganti dengan rumah kayu semipermanen yang dihuni kelapakelapa. Di halamannya, seorang ba pak setengah baya yang saya lupa namanya sedang sibuk memba ngun tungku untuk membakar ke lapa-kelapa yang sudah kering ter sebut. “Kami belum bisa bekerja seperti dulu. Tapi, kalau kelapa yang hanya sedikit ini bisa kami bakar jadi kopra, kan lumayan untuk me nyambung hidup,” tuturnya dengan wajah penuh optimisme.Dengan berjalan kaki, seperti hari ke tujuh dulu, saya melintasi bukit Padang Alai. Beberapa remaja pria yang berpapasan dengan kami menawar kan mengantar kami dengan sepe da motornya. Saya pikir mereka itu pengemudi ojek, ternyata bukan.

Mereka hanya kasihan melihat kami berdua berjalan kaki.Beda dengan hari ketujuh dulu. Beberapa anak muda yang berani mengemudikan motornya di jalan-jalan darurat me manfaatkan kesempatan untuk jadi ojek. Lumayan juga penghasilan me reka karena bisa mencapai Rp 100 ribu per hari.Saya dan Iyut memang sengaja berjalan kaki. Untuk me ngenang kembali perjalanan kami pada hari ketujuh dulu, di mana kami harus sangat berhati-hati. Kalau tidak, kaki akan tersandung pohon kelapa atau tiang listrik yang tum bang. Saat itu, yang terancam bu kan hanya kaki, tapi juga leher yang bisa tersangkut kabel listrik yang tiangnya telah setengah tumbang. Atau, bisa juga dahi kita terantuk tiangnya yang melintang di tengah jalan.Saat itu, ketika jalan masih sa ngat darurat, saya dan Iyut sempat juga naik ojek. Namun, tidak jauh karena takut terjungkal. Begitu juga tim dokter dari Petrokimia Gresik. Setelah lelah memikul obat-obatan yang satu dus besar, mereka ter paksa menggunakan ojek.Ketika kami berdua menapak tilas jejak kami sendiri di Padang Alai, langit sedang terik. Tapi, jika dibanding hari ketujuh dulu, teriknya matahari pekan lalu jauh lebih bersahabat. Apalagi, di sepanjang perjalanan su dah banyak warga yang kembali menempati rumahnya yang masih dalam kondisi berantakan. Yang rumahnya tak bisa lagi ditinggali ya tinggal di tenda-tenda yang didirikan di depan atau samping puing-puing rumah mereka.Berbeda dengan dulu, kali ini kami banyak mendapat tawaran mampir dan minum dari warga. Pada hari ketujuh dulu, kami harus berjalan sejauh 18 kilometer (PP) tanpa ada yang menawari mi num. Beli pun tak bisa karena juga belum ada yang berjualan. Sebalik nya, ketika itu, kami juga tak bisa memberikan apa-apa kepada war ga dan anak-anak yang jadi korban. Namun, pekan lalu, kami berdua dan Pemimpin Redaksi Pos Metro Pa dang (Jawa Pos Group) Sukri bisa berbagi roti, makanan kecil, bahkan permen dan permainan puzzle (gam bar yang bisa dibongkar pa sang).Permen dan puzzle-puzzle itu saya dapat dari Dian, pramugari Garuda rute Jakarta-Padang. Pra mugari cantik tersebut juga pernah memberi saya dua bungkus permen saat saya dan dr Singgih dalam pe nerbangan Surabaya-akarta untuk kemudian ke Padang dengan mem bawa satu tas besar berisi obat bius dan obat-obat injeksi (antibiotik dan anti nyeri). Permen-permen dan mainan-mainan itu sangat menghibur anak-anak korban gempa di Padang Alai dan Gunung Tigo. (*/iro)

temu seorang ibu yang bayinya sudah berhari-hari demam. Karena kebetulan sedang bersama tim me dis, bayi itu pun langsung ditangani. Tapi, karena ketika itu mereka belum punya posko, penanganan dila kukan secara darurat di teras se buah rumah yang kebetulan masih utuh. Untuk gempa di Sumatera Barat ini, Petrokimia Gresik tidak hanya mengirimkan tim medis yang ber jumlah 10 orang, tapi juga puluhan dus besar obat-obatan, belasan ton beras, bahan makanan lain, se limut, serta tenda. Bantuan itu diang kut KRI Teluk Mandar bersama sum bangan pembaca Jawa Pos lain nya. Di antaranya, 50 tabung (isi) elpiji 12 kg dari PT Pertamina dan 100 kompor gas PT Energi Multitech Indonesia.Ketika pagi itu rombo ngan kami tiba, warga di kawasan tersebut belum mendapat bantuan apa pun. Baru siangnya bantuan dan relawan lain yang membawa bantuan medis, tenda, serta keper luan lain datang berduyun-du yun.Kalaupun sebelumnya banyak relawan yang datang, konsentrasi mereka bukan membantu yang hidup, tapi berusaha menyelamat kan yang tertimbun longsoran bukit Gunung Tigo. Sayang, yang ber hasil dievakuasi umumnya para kor ban yang sudah menjadi jenazah. Memang rada mustahil untuk bisa bertahan hidup di bawah timbunan tanah bukit yang longsor seperti itu. Beberapa hari lalu, saya kembali ke Kampung Patamuan. Bukit Pa dang Alai yang longsor tersebut ma sih belum banyak berubah. Kalau pun ada yang berbeda, lokasi itu sudah bersih. Tak ada lagi tanah longsoran dan batang-batang po hon kelapa yang berserakan. Jalan di situ juga sudah cukup lebar dan cukup keras untuk dilalui mo bil.Ketika saya ke sana pada hari ke tujuh itu, jalan tersebut cuma ja lan setapak yang hanya cukup un tuk dua orang. Jika tidak hati-hati jalannya, akan tergelincir masuk ke jurang yang menganga lebar di sam pingnya.Ketika saya kembali ke situ akhir pekan lalu, jurang tersebut masih menganga selebar dan se dalam yang dulu. Rumah bercat tem bok pink yang terasnya pernah di gunakan dr Irfan dari tim medis RS Petrokimia Gresik mengobati bayi yang demam tersebut masih di sana. Tegak berdiri seperti sebelum nya dan bersih.Ketika saya tiba di situ, di ruang tamunya hanya ada dua pria muda yang sedang bersan tai. Saya yang ketika itu didampingi Iyut, reporter cantik dari Padangtv (Grup JTV-Jawa Pos), tak sempat bertanya banyak. Sebab, kami ber dua ingin segera sampai ke Koto

15

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

pukul 14.00 hingga 18.00 petang. Pemeriksaan tersebut menyusul laporan terhadap Anggodo dan sejumlah petinggi PT Masaro ke KPK. Diduga, telah ada upaya untuk merintangi penanganan kasus oleh lembaga antikorupsi itu. Misalnya kasus SKRT (sistem komunikasi radio terpadu). Anggodo, Anggoro,

dan sejumlah petinggi PT Masaro diduga melanggar pasal 21 UU Pemberantasan Tindak Pidana Ko rupsi.Rencananya, hari ini giliran Ari menjalani pemeriksaan di Bareskrim. Di antara tentang sang kaan penghinaan terhadap presi den, menjanjikan aliran dana ke pe jabat negara, dan persangkaan pal

su. Belum jelas kepada siapa pasal itu dipersangkakan. Kata Sugeng, pasal itu bakal dijeratkan ke Ang godo. Sebab, kliennya hanya se bagai saksi. “Lagipula, Pak Ari kan sudah jadi tersangka penipuan dan penggelapan. Tidak bisa satu ter sangka menjadi tersangka untuk satu kejadian yang sama,” kata nya.(rdl/aga/fal/iro)

CATATAN

mestinya tidak kelihatan menjadi jelas berwarna hitam.Kalau saja 5.000 MW PLTG “salah makan” tersebut diberi makanan yang be nar, PLN akan menghemat sedikit nya Rp 10 triliun. Itu per tahun! Pasti menteri keuangan yang cantik itu akan kelihatan semakin cantik ka rena mulai bisa tersenyum. Sang menteri barangkali selama ini kesal juga karena setiap bulan harus me layani pengemis subsidi dengan nilai yang begitu menggemas kan.Ada lagi yang lebih mengge maskan. Sebagai orang swasta yang kalau melakukan investasi menggunakan 10 kalkulator (agar bisa berhemat), saya sangat ge mas akan keputusan investasi se perti itu di masa lalu. Untuk inves tasi 5.000 MW PLTG “salah makan” tersebut, menurut perkiraan saya, telah menghabiskan uang sekitar Rp 100 triliun. Mayoritas dilakukan waktu Orde Baru.Anehnya, masih juga diizinkan pembangunan PLTG baru 740 MW di dekat Jakarta. PLTG ini memang milik swasta. Tidak mem beratkan keuangan PLN. Tapi, ketika mulai membangun dulu, si swasta minta jaminan pemerintah bahwa pemerintah pasti bisa memberikan gas kepadanya.PLTG baru itu akhir nya selesai dibangun. Masih gres. Baru sekitar dua bulan lalu selesai

dan mulai beroperasi. PLTG ini me merlukan gas kira-kira 230 MMBTU (Million Metric British Thermal Unit). Seperti sudah bisa diduga, peme rintah tidak bisa menyediakan gas dari sumber yang baru untuk meme nuhi janjinya itu.Akibatnya, sangat parah. Baik secara fisik maupun se cara akal sehat. Pemerintah de ngan mudah memutuskan mengalih kan gas yang selama ini untuk jatah PLTG milik PLN ke PLTG baru milik swasta itu. Agar janjinya kepada swasta asing terpenuhi. Saya tidak sampai hati menuliskan akibat fisik yang ditimbulkan oleh kebijaksana an ini.Lalu, bagaimana bisa me ngatasi persoalan PLTG “salah makan” ini? Mengapa membangun PLTG kalau sudah tahu tidak akan bisa mendapatkan gas? Mengapa membangun PLTG kalau setelah dijalankan mengakibatkan PLN/ negara harus menderita kerugian Rp 10 triliun/tahun?Dirut PLN harus mengubah itu semua. Tapi, Dirut PLN, yang sekarang maupun yang akan datang, tidak akan mampu mengubah nya. Kecuali diberi pa yung hukum untuk boleh mengata sinya. Inilah payung yang sekali di berikan bisa menghasilkan peng hematan Rp 10 triliun per tahun. Payung, begitu seder hana barang nya. Puluhan triliun rupiah manfaat nya. (bersambung)

Penjamin Simpanan (LPS) Rudjito yang juga Anggota KSSK. Satu hal lain yang membuat proses penye lamatan terlihat kurang transparan adalah adanya beberapa pejabat yang pada awalnya menolak keras penyelamatan Bank Century, se perti Menkeu Sri Mulyani Indrawati. Namun, di saat-saat terakhir, akhir nya menyetujui penyelamatan dan bailout. Berarti, apakah ada tekanan dari pejabat yang lebih tinggi dari menteri dalam proses penyelama tan Bank Century? “Hmmm, kita lihat saja nanti,” ujar sumber tersebut. Sementara itu, meski menunjuk kesalahan para pejabat KSSK, na mun audit investigatif Badan Pe meriksa Keuangan (BPK) seperti nya tidak akan bisa menyingkap tuntas tabir gelap kasus Bank Century. Pasalnya, tanpa data aliran dana, audit tidak akan mampu me ngendus tindak korupsi dalam ka sus tersebut.Ketua Komisi XI DPR Emir Moeis mengatakan, tanpa

adanya penelusuran dana, maka audit investigatif BPK hanya akan berkutat pada masalah kebijakan Bank Indonesia (BI) maupun Komite Koordinasi (KK), yang memutuskan Bank Century sebagai bank gagal dan harus diselamatkan. “Kalau tindak korupsi itu hanya bisa dilihat dari laporan PPATK (Pusat Pela poran dan Analisis Transaksi Keua ngan),” ujarnya saat ditemui di Ge dung DPR kemarin (16/11).Masalah nya, kata Emir, laporan audit inves tigasi BPK dipastikan tidak akan dilengkapi dengan laporan aliran dana dari PPATK. “Hasil audit BPK tidak akan sempurna karena tidak ada laporan PPATK,” katanya.Sela ma proses audit, BPK memang ti dak bisa mengakses data dari PPATK. Pasalnya, UU PPATK hanya memungkinkan laporan pene lusuran dana diserahkan kepada Kejaksaan atau Kepolisian, bukan kepada lembaga lain, termasuk BPK.(Owi)

sium ini mengeluarkan USD 21,2 juta untuk bonus tanda tangan (signature bonus) dan komitmen investasi tiga tahun pertama masa eksplorasi kepada pemerintah. Kehadiran Black Gold South Matindok LLC ini menambah daftar perusahaan minyak yang melakukan eksplorasi di Sulawesi Tengah. Sebelumnya, eksplorasi migas di daerah ini dia wali Union Texas Tomori Inc. pada 1980 hingga 1996 di Blok Tomori (sekarang

dibagi menjadi Blok Se noro Toili dan Blok Matindok), dan dilanjutkan PT Pertamina EP di Blok Matindok dan dan JOB Pertamina – Exspan Tomori Sulawesi di Blok Senoro – Toili yang kemudian ber ubah nama dan badan hukum men jadi JOB Pertamina – Medco E & P Tomori Sulawesi. Selanjutnya pada 2006, giliran ExxonMobil Oil E & P Surumana Ltd. yang mengeksplo rasi Blok Surumana di Kabupaten Donggala. (Rahmat)

dilakukan baik pada warga yang digusur maupun PT. KLS. Jadwal pertemuan dengan perusahaan perkebunan Sawit dijadwalkan di kantor Bupati di bukit Halimun se telah melakukan kunjungan di Toili. “Kami berharap direktur PT. KLS me menuhi undangan untuk dilakukan verifikasi,” kata Ridha Saleh.Izin HTI milik PT. KLS terbit pada tahun 1997. Sedangkan warga pada dua desa yang bermasalah telah tinggal sejak tahun 80-an. “HTI tidak boleh dalam kawasan perkebunan rakyat. Jika kebun warga masuk HTI berarti ada masalah dengan terbitnya izin HTI,” tegas Ridha Saleh.Warga kata Ridha Saleh memiliki hak pemukiman dan perluasan areal perkebunan un tuk mempertahankan hidup.Ia juga mengatakan dapat memberikan re komendasi pada pemerintah jika PT. KLS menyalahgunakan izin HTI men jadi perkebunan Sawit. “Hingga sekarang lokasi HTI belum dikelolah perusahaan. Bahkan saya mende ngar ada upaya pengalihan fungsi menjadi perkebunan sawit. Itu tidak

boleh,” tegasnya.Menjawab per tanyaan, komisioner Komnas HAM akan menyambangi kantor PT. KLS jika direkturnya tidak hadir dalam verifikasi di kantor Bupati hari ini. “Saya akan mendatangi kantor PT. KLS jika mereka tidak datang,” im buhnya.Masih kata Ridha Saleh, kawasan HTI dan HGU yang mende gradasi lingkungan dan menyebab kan hak hidup warga kawasan ter ganggu akan menjadi penegasan dalam rapat bersama.Komnas HAM daerah di Palu telah beberapa kali melayangkan panggilan pada Dirut PT. KLS untuk dikonfirmasi atas la poran pelanggaran penyerobotan tanah warga. Namun perusahaan perkebu nan Sawit tersebut hanya mewakilan pada Penasehat Hukum (PH) perusaha an.Yulius, Kepala Bagian Personalia, Umum dan Legal PT. KLS yang dikonfir masiviatelepongenggamnyatadimalam tidak memastikan kehadiran Dirut PT. KLS,MuradHusainatauPH karenatidak menerima undangan pertemuan. “Tidak ada undangan untuk pertemuan terse but,” kata Yulius singkat.(aha)

sal jika suaminya merokok di ha dapannya. “Suami aku merokok, kalau dia batuk tetep merokok aku sumpahin. Ngerokok aja terus biar sempat mampus, jangan salahin aku kalau sakit,” kata artis yang ter gabung dalam WITT (Wanita Indonesia Tanpa Tembakau).Tapi artis yang beken lewat Kawin Gantung ini tak mau melarang keras sang suami untuk berhenti merokok. “Gue nggak

berani kalau terlalu ke ras. Kan suami gue sendiri. Biar aja, asal jangan ba nyak-banyak,” ujarnya.Bintang sinetron Cintaku di Rumah Susun itu juga memaklumikenapasuaminyamerokok. Faktor lingkungan sang suami yang banyakterdapatorangmerokokmenjadi halangan terbesar untuk me nyuruh Rizal berhenti merokok. “Ling kungan juga susah ya, banyak juga yang merokok. Sabar aja deh,” katanya. AAL

menggelar rapat akhir di Kantor De wan Pertimbangan Presiden (Wan timpres) Seluruh anggota Tim hadir tanpa kecuali.Ketua Tim Delapan Adnan Buyung Nasution berharap rekomendasi tim bisa dipertimbang kan dan dilaksanakan presi den.Buyung berharap rekomendasi Tim bisa turut menyelesaikan ma salah. “Kami tentu berharap hasil kerja ini bisa menjernihkan masa lah, menempatkan pada proporsi nya letak, katakanlah kalu itu suatu kesalahan, atau suatu kekeliruan, supaya bisa segera diselesaikan,” katanya.Rekomendasi Tim dibuat setebal 26 halaman, yang meramu sejumlah fakta dan temuan yang didapat, serta rekomendasi yang diberikan kepada presiden. Se orang anggota Tim mengatakan, tidak ada yang mengejutkan dari reko mendasi yang diserahkan kepada presiden. Artinya, rekomendasi akhir yang diserahkan tidak akan berbeda jauh dengan kesimpulan sementara yang telah dipublikasi kan oleh Tim pada pekan sebelum nya.Juru Bicara Tim Delapan Anies Baswedan mengatakan, Tim akan menghargai prinsip etis sehingga tidak akan membuka rekomendasi kepada publik, sebelum diserahkan kepada presiden. “Jadi kita ingin me nyampaikan semuanya kepada pre

siden, dan sesudah itu atas diskresi Bapak Presiden, nanti kita akan me netukan langkah-langkah berikut nya seperti apa,” kata Rektor Universitas Paramadina itu.Anggota Tim Todung Mulya Lubis optimistis presiden akan menjalankan reko mendasi Tim. “Saya tidak yakin pre siden tidak akan mempertimbang kan. Karena kasus ini kan mendapat perhatian yang sangat luas di mata internasional,” kata Todung.Penye lesaian atas kasus ini, kata Todung, akan menjadi tes bagi pemerintah. Jika gagal, keseluruhan gerakan pemberantasan korupsi akan me ngalami hambatan.“Jadi menurut saya presiden akan membaca, mem pertimbangkan, rekomendasi ini. Dan saya yakin presiden akan me ngambil langkah-langkah yang di perlukan untuk menyelesaikan si tuasi yang begitu kritis semacam ini,” kata Todung.Reformasi institusional lembaga penegak hu kum akan menjadi fokus rekomen dasi Tim. Reformasi ini juga me nyangkut tanggung jawab individu para penegak hukum. “Reformasi ini terjemahannya juga akan melihat apa kelemahan-kelemahan pada masingmasing institusi. Kelema hankelemahan ini ya, institusi kan tidak bisa dipisahkan dari individu yang melaksanakan,” kata Todung. (sof)

Sambungan dari Hal 1 staf dan karyawannya telah men jadi bangsa pengemis. Tiap bulan PLN harus mengemis ke menteri keuangan untuk bisa mendapatkan subsidi. Pada 2008 saja, subsidi itu mencapai Rp 60 triliun setahun. Baca: Rp 60.000.000.000.000. MENGAPA? Kalau saja PLN bisa mendapat kan gas, biaya produksi listriknya bisa lebih murah. Tinggal hampir se paronya. Harga gas kini sekitar USD 7 dolar/ton ekuivalen. Padahal, harga solar USD 16 dolar/ton ekui valen.Solar itulah “makanan” PLTG yang harganya lebih mahal, tapi ra sanya lebih pahit. Kapasitas PLTGnya turun 15 persen. Dengan meng gunakan solar itu, asapnya begitu hitam. Kalau saja Anda melewati tol dari Bandara Cengkareng ke arah Tanjung Priok (Jakarta), me nengoklah ke utara. Anda akan melihat di arah pantai dekat Ancol sana banyak cerobong yang me ngeluarkan asap hitam. Itulah bukti nyata kasus PLTG “salah makan”. Cerobong yang mengeluarkan asap hitam itu pertanda PLTG ter sebut lagi diberi makanan yang sa lah dan karena itu kentutnya yang

CENTURY Sambungan dari Hal 1 kuat.“Artinya, para pengambil ke putusan itu tidak memiliki alasan kuat mengenai potensi dampak sistemik, yang menjadi alasan utama kenapa Bank Century harus diselamatkan dan akibatnya harus disuntik Rp 6,7 triliun,” bebernya. Lalu, apakah pa ra pejabat dipastikan harus bertang gungjawab? “Jelas, harus bertang gungjawab,” tegasnya.Jika me mang demikian, laporan audit inves tigatif tersebut dipastikan bakal menggoyang para pejabat di level puncak pemerintahan. Sebab, pro ses penyelamatan Bank Century yang dilakukan melalui KSSK meli batkan Menkeu Sri Mulyani selaku Ketua KSSK, Wapres Boediono yang saat itu menjabat Gubernur BI sebagai Anggota KSSK, dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga

MATINDOK Sambungan dari Hal 1 Black Gold South Matindok LLC sendiri berhak mengelola setelah menandatangani kontrak kerja sa ma dengan pemerintah dalam hal ini BP Migas pada 13 Oktober 2008 atas Blok South Matindok yang mencakup wilayah darat dan laut. Untuk memenangkannya, konsor

KASUS SAWIT Sambungan dari Hal 1 usaha (HGU) di Desa Singkoyo Kecamatan Toili sekitar 500 hektar lebih. Tanah yang diklaim sebagai hak ulayat masyarakat Desa Sing koyo ini telah dieksploitasi menjadi perkebunan sawit (Inti). Selain itu, PT KLS diduga melakukan penggu suran paksa di sejumlah wilayah pengembangan perkampungan penduduk di Desa Bukit Jaya se luas 300-an hektar dan juga di Desa Piondo, Kecamatan Toili.Ia mengata kan terjadi penggusuran tanah warga yang menyebabkan puluhan kepala keluarga kehilangnya hak atas tanah dan sumber mata pen caharian. Padahal, PT. KLS telah menandatangani dokumen pelepa san tanah yang kini disengketakan. “Kami miliki dokumen yang ditanda tangani PT. KLS. Sehingga penggu suran tanah milik warga illegal,” kata Ridha Saleh.Verifikasi akan

SELEB Sambungan dari Hal 1 berasap itu.“Saya dulu suka nyoba merokok, tapi saya bukan perokok berat. Paling satu bungkus abis tiga hari,” kata artis yang suka bicara nyablak ini.Karena sudah benci de ngan rokok, Natalie pun sempat ke

REKOMENDASI Sambungan dari Hal 1 non aktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah (Tim Delapan). Rekomendasi Tim Delapan baru diterima presiden hari ini.Usai mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma sepulang dari kunjungan nya ke Malaysia dan Singapura, SBY menuju ke kediaman pribadi nya di Puri Cikeas, Bogor. Dari sore hingga tadi malam, Presiden me manggil dan mengadakan perte muan dengan Menkopolhukam Djoko Suyanto, Kepala BIN Sutanto, Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Jaksa Agung Hendarman Supanji, dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa.Djoko Suyanto mengatakan, SBY masih akan berkonsolidasi se telah sepekan meninggalkan tanah air. “Beliau kan sudah satu minggu meninggalkan tanah air. Sehingga pada siang hari ini (kemarin) sampai malam beliau akan konsolidasi ter hadap pekerjaan-pekerjaan yang ditinggalkan beliau,” kata Djoko usai menjemput SBY di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.Tim De lapan sendiri telah secara bulat me netapkan rekomendasi yang akan diajukan kepada presiden hari ini. Kemarin siang, selama tiga jam,



LUWUK POST | SELASA, 17 NOVEMBER 2009