Page 1

NOMOR 0715 Harga Rp. 3.000

SENIN, 4 JANUARI 2010

Musdar Siap Lepas PNS

CATATAN

Tetap Semangat DI SETIAP pergantian tahun, kita selalu disadarkan akan pentingnya punya semangat baru, mengingat tantangan yang kita akan hadapi di tahun baru mungkin lebih berat daripada sebelumnya. Karena itu, ketika O l e h: harus meninggalkan Anang S. Otoluwa suasana libur di akhir tahun dan memasuki hari-hari sibuk di hari Senin, saya berusaha mencari cara untuk bisa me-motivasi diri sendiri. Beruntung, ketika membuka tumpukan tulisan-tulisan pemberi semangat, saya menemukan pokok-pokok

Jika Terpilih Sebagai Ketua Golkar LUWUK-Ketua Ormas MKGR Kabupaten Banggai Musdar Amin menegaskan komitmennya untuk membesarkan Partai Golkar. Karena itu, Musdar dengan tegas menyatakan siap menanggalkan baju PNSnya jika terpilih sebagai ketua pada Musda yang mulai dihelat Selasa (5/1) besok. “Musda Golkar merupakan momen yang sangat mendasar dalam membangun Musdar Amin komitmen dan konsistensi mewujudkan

Baca : TETAP ...Hal 15

SELEB NOVA ELIZA

Baca : MUSDAR....Hal 15

PROTES PUTUSAN DK: Massa KIPKLEY saat mendatangi Mapolres Luwuk-Banggai.

(FOTO: ALAM/LUWUK POST)

DUA AKSI WARNAI KOTA LUWUK Sambut Pergantian Tahun

Nikmati Urus Anak SETAHUN terakhir, wajah model dan aktris cantik Nova Eliza jarang terlihat di layar kaca. Wanita kelahiran Aceh, 4 Juni 1980, itu rupanya lebih asyik mengurus buah hatinya, Naima Malinka, yang genap satu tahun pada 26 Desember lalu. ’’Jadi ibu tidak mudah. Mengurus bayi itu capek. Tapi, buat aku justru di situlah letak nikmatnya. Walau susah, kalau kita nikmati, jadi terasa nikmat. Capek-nya juga hilang,’’ ujar istri sutradara Mirwan Suwarso itu, lantas tersenyum. Bintang film Susahnya Jadi Perawan itu membantah bahwa sang suamilah yang mendesak dirinya untuk fokus mengurus anak dan meninggalkan karir di dunia

LUWUK - Menyambut pergantian tahun, dua aksi unjuk rasa mewarnai Kota Luwuk. Aksi yang mengusung tema berbeda ini digelar Kamis (31/12) pekan kemarin. Aksi pertama yang digelar puluhan Pelajar Islam

Indonesia (PII) Kabupaten Banggai, lebih menyoroti perilaku sebagian besar warga yang merefleksikan pergantian tahun dengan berbagai macam pesta yang mereka nilai tidak sesuai dengan kaidah agama. Mulai dari bunyi-bunyi petasan hingga pesta hura-hura dalam menyambut datangnya tahun baru, menjadi isu yang diangkat puluhan

PILKADA 2011

Spanduk Ihwan Datu Adam Dirusak

Baca : SPANDUK....Hal 15

PERGURUAN TINGGI

INTERMEZZO

LUWUK-Musyawarah Daerah (Musda) ke-8 DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai yang akan dihelat Selasa (5/1) di Luwuk Exhibition Centre masih menempatkan Djar’un Sibay pada posisi di atas angin. Hampir semua spekulasi yang berkembang di internal partai berlambang beringin itu, menyebut Djar’un masih akan tetap mempertahankan tampuk kekuasaan partai Djar’un Sibay

Baca : DUA....Hal 15

Baca : DJAR’UN....Hal 15

Kartam Samadi, Warga Batui Yang Meninggal Saat Refleksi Akhir Tahun

Diskusi KJB Diwarnai Peristiwa Duka Dikskusi Komunitas Jurnalis Banggai (KJB) yang mengangkat tema “desain kebijakan publik untuk kesejahteraan rakyat,” berakhir dengan duka. Salah seorang peserta diskusi “diserang” penyakit saat acara sedang berlangsung dan meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Luwuk. Laporan : Gafar Tokalang

TUTUP USIA DI UJUNG TAHUN: Alm Kartam Samadi, saat berada di UGD RSUD Luwuk, beberapa saat sebelum diberangkatkan ke Batui, Kecamatan Luwuk untuk dikebumikan.

DENTUMAN petasan dan kembang api yang memecah suasana malam, beberapa saat sebelum pergantian tahun 2010, Kamis (31/12) lalu, menjadi saat-saat yang paling genting bagi Ko-munitas Jurnalis Banggai (KJB). Kartam Samadi, Baca : DISKUSI....Hal 15

Sandera WNI Terkatung di Somalia

7.500 Prodi Belum Terakreditasi

Baca : PRODI...Hal 15

massa PII ini. ”Jangan jadikan momen pergantian tahun ini sebagai ajang pesta hura-hura dan foya-foya,” ujar Koordinator aksi Taufik. Tidak hanya itu, desakan kepada Bupati dan Kapolres untuk tidak memberikan izin kepada warga merayakan tahun baru, juga menjadi

Djar’un masih di Atas Angin

LUWUK–Spanduk kandidat calon Bupati Banggai, Ihwan Datu Adam di pertigaan jalan Desa Kamumu dan desa Salodik dirusak orang tak dikenal pekan lalu. Aksi ini diduga kuat dilakukan orangorang yang terusik oleh kehadiran figur Ihwan pada perhelatan politik 2011 mendatang. Akibat perusakan itu, spanduk robek di bagian bawah. Saking parahnya, nama pemilik spanduk hilang. Kini, spanduk berukuran 1 x 1,5 meter itu tinggal gambar orang tak diketahui siapa pemiliknya. Pantauan Luwuk Post akhir pekan lalu saat hari pertama robeknya spanduk Ihwan

Baca : NIKMATI...Hal 15

JAKARTA–Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Depdiknas menargetkan semua program studi (prodi) perguruan tinggi di Indonesia terakreditasi sebelum 2012. Jika tak memenuhi persyaratan itu, prodi PT tersebut tidak boleh mengeluarkan ijazah. Menurut Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Fasli Jalal, jika sebelumnya syarat mendirikan prodi hanya mengantongi izin penyelenggaraan, sekarang prodi tersebut harus terakreditasi. ’’Sehingga prodi PT yang bersangkutan berada di posisi A, B, C, D, atau tidak terakreditasi,’’ kata Fasli kemarin (3/1). Dia menyebut, hal itu sesuai dengan PP

JAKARTA-Nasib 17 warga Indonesia (WNI) yang menjadi sandera atau korban pembajakan para perompak Somalia di perairan Teluk Aden, Jumat lalu (1/1), masih terkatung-katung hingga kemarin (3/1). Pasalnya, Baca : SANDERA....Hal 15 PERSAINGAN PILKADA: Spanduk Ihwan Datu Adam, salah seorang kandidat calon Bupati Banggai, dirusak orang tak dikenal pekan lalu.

Mochamad Nur ABK WNI asal Madura satu dari Tujuh ABK yang berhasil dibebaskan para perompak Somalia disanbut histeris sang istri saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta,Tangerang, Minggu (03/01)

George Junus Aditjondro, Penulis Buku Spesialis Korupsi di Lingkaran Presiden

Tak Peduli Hak Cipta, Ikhlas Bukunya Dibajak Sejak resmi dirilis dua pekan lalu, buku Membongkar Gurita Cikeas sukses menyedot perhatian publik. Mengapa sang penulis, George Junus Aditjondro, suka menyoroti korupsi di lingkaran presiden?

G

Priyo Handoko, Jakarta

EORGE Junus Aditjondro merasa nyaman berpenampilan santai. Seperti Rabu siang pekan lalu (30/12), dia hanya mengenakan blue jeans yang agak kedodoran, dengan kaus oblong putih. Kaus lengannya bersablon tulisan ’’Partai SIRA’’ –sebuah partai lokal

di Aceh. Sehelai selendang merah dan tas handphone berukuran kecil yang melingkar di leher membuat citra sosok berambut gondrong dan berkacamata itu semakin jauh dari kesan formal. Siang itu, berlokasi di Doekoen Coffee, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, George kembali bercerita mengenai buku karyanya, Membongkar Gurita Ciekas, yang sangat kontroversial. Diskusi berlangsung sederhana, sekaligus meriah. Saat itulah terjadi insiden, George melemparkan buku ke wajah anggota DPR dari Demokrat, Ramadan Pohan. Baca : TAK....Hal 15

C M Y K

OBRAL BUKU: Salah seorang penjual buku Girita Cikeas menjajakan bukunya dijalan Dipenogoro, Jakarta, Minggu, (3/1) (kiri) dan George Aditjondro.

Beruang Berkumis Berenang Seekor pria berkostum beruang menepi setelah terjun ke Danau Ontario di Oakville, Ontario, Kanada, Jumat lalu (1/1). ''Beruang'' itu salah satu peserta acara berenang di danau tersebut pada perayaan hari pertama tahun baru saat musim dingin. Lebih dari 500 peserta ikut acara penggalangan dana amal itu. Saking bersemangatnya, pria itu lupa memakai penutup wajah atau memotong kumis. Jadinya, beruang berkumis berenang di danau. Apa ada? (AP)

email : redaksi@luwukpost.info

C M Y K

Info Berlangganan Koran dan Iklan : (0461) 325447 Faksmili : (0461) 32507


LUWUK POST | SENIN, 4 JANUARI 20 10 | HALAMAN 2

Ribuan Warga Banjiri Kediaman Ismail Muid Dirangkaikan dengan Peresmian Yayasan IMC (FOTO: SOFYAN LABOLO / LUWUK POST)

PERESMIAN IMC: Calon Bupati Banggai, Fuad Muid ketika meresmikan IMC, Sabtu (2/1) pekan lalu di Desa Mendono Kecamatan Kintom. Acara ini dirangkai dengan peringatan 40 Hari wafatnya Ismail Muid.

In Memorial H. Ismail Muid SH. M.Si PERINGATAN 40 hari meninggalnya H. Ismail Muid, SH, M.Si, di Desa Mendono Sabtu (2/1) pekan lalu, tak hanya dipadati ribuan warga dari sejumlah kecamatan. Hajatan itu berlangsung penuh hikmat. Selain tembang Sisik Naepuan dilantunkan, in memorial tokoh birokrasi yang terkenal dengan daya kritisnya ini juga dibacakan. Bagaimana kisah singkat sosok pejabat yang dekat dengan rakyat tersebut?

MENDIANG H. Ismail Muid SH.M.Si merupakan sosok fenomenal sekaligus kontrover sial. Setiap gagasannya dalam karir di birokrat selalu menjadi sorotan publik.Membaur dan menyatu dengan masyarakat bawah dan dekat dengan kon stituen adalah kesehariannya. Ia juga suka belajar dan terus berkarya untuk mengenal lebih dekat masyarakat bawah. Bah kan dia tak segan-segan ber sentuhan langsung dengan ma syarakat jika tenaga dan pikiran nya dibutuhkan. Karier birokratnya banyak di jalani di tanah rantau. Di Kota Palu pertama kalinya ia meniti karier. Di tanah rantau itulah dia mencoba pertarungannya da lam membina karier. Segenap kemampuan intelektual serta

tenaganya dia curahkan. Al hasil tahun 2001 silam oleh Sudarto Bupati Banggai ketika itu mengajak dia untuk mem bangun tanah kelahirannya ka bupaten Banggai. Gayungpun bersambut, kesediannya untuk membangun tanah kelahiran nya memang sudah menjadi cita-cita luhurnya.Ditahun yang sama, dia lantik di Asisten tata Praja atau Asiten I Pemkab Banggai. Meski sebelumnya dia sempat protes. Namun karena kebesaran jiwanya untuk mem bangun tanah leluhurnya, ja batan tersebut diterimanya.Sing katnya, selama dia memegang jabatan tersebut banyak perso alan yang diselesaikannya. Mu lai dari sengketa antara masya rakat dan pemerintah, sampai masalah sosial diselesaikannya

dengan baik. Walau berada da lam sistem pemerintahan, dia tetap memposisikan diri pada rakyat sebagai pihak yang lemah.Namun yang paling feno menal adalah saat dia didaulat menjadi ketua tim kuasas hukum Pemkab Banggai dalam kasus penerimaan CPNS tahun 2002, yang diduga berbau Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Akhirnya berkat kepiawaiannya dalam bidang hukum gugatan dari sekelompok masyarakat, dapat dimenangkan Pemkab Banggai.Karena prestasinya itulah, beberapa tahun kemu dian dia dipercayakan meme gang kendali Badan Kepega waian Daerah (BKD) Kabu paten Banggai. Lagi-lagi nama Ismail Muid melambung karena selama men jabat di institusi tersebut, se luruh pungutan ditiadakan. Apa lagi pungutan dalam rekrutmen CPNS. Bahkan juga sistem ke pegawaian ikut dibenahinya. Hal tersebut dapat dilihat dari volume data base, justru Kabu paten Banggailah yang paling ba nyak di Sulteng.Pengalaman karier birokratnya panjang, di namis dan kompleks yang mem bawanya menjadi sosok biro

krat ulung serta tokoh politik yang matang di Kabupaen Banggai.Salah satu momen pen ting dalam karier politiknya ada lah ketika momentum pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2006. Almarhum Ismail Muid menjadi salah seorang perumus dalam memenangkan pasangan Ma’mun Amir-Musdar Amin (MAMA).Saat itu segenap te naga dan pikirannya dia curah kan untuk memenangkan pasa ngan tersebut. Lagi-lagi dia berhasil menghantarkan mereka menjadi Bupati dan Wakil Bu pati. Singkatnya, setahun kemu dian dia dikokohkan sebagai Sekab Banggai. Dengan diang katnya menduduki jabatan pun cak dalam birokrat itu, dia men jadi satu-satunya putra Saluan asli pertama yang menduduki jabatan puncak dalam sejarah birokrasi di Kabupaten Bang gai.Namun ditengah perjalanan kariernya sebagai Sekab, ia di lengserkan oleh orang yang per nah diusungnya dalam Pilkada. Namun hal itu tak membuatnya patah arang, apalagi frustasi. Oleh Pemerintah Provinsi Sul teng dia kembali dipercayakan menakhodai Kapala Badan

Alm Ismail Muid

Narkoba Provinsi (BNP) Sul teng. Seiring dengan dilengser kannya almarhum justru popula ritasnya semakin menanjak naik. Bahkan dalam survei be berapa media masa maupun LSM di daerah ini, nama Ismail Muid berada pada posisi per tama.Kendati secara politik namanya berada pada posisi puncak, namun perilaku hidup nya tidak berubah. Bahkan dia lebih dekat dengan semua kala ngan. Tak heran pula ketika ma syarakat yang mendiami Bumi Babasal ini berharap banyak ke padanya untuk menjadi pemim pin di daerah ini. Kondisi itulah yang memotivasinya sehingga ia bersedia bertarung pada Pil kada kedepan.Namun sayang, cita-cita luhur itu belum kesam paian, karena Illahi Robbi lebih menyayanginya. Sang tokoh pengayom rakyat pun mangkat pada 17 November 2009 silam. Pada hari itu, pengagumnya dari berbagai pelosok negeri Babasal ini terhenyak seakan tak percaya, atas kepergian to koh kharismatik itu. Selamat jalan pahlawan kami…….sela mat jalan pemimpin kami. Teriring doa dari kami yang merindukan orang sepertimu. (**)

SABTU (2/1) pekan lalu, merupakan 40 hari meninggalnya H. Ismail Muid, SH, M.Si. Peri ngatan meninggalnya tokoh kon troversi Kabupaten Banggai ter sebut, digelar secara hikmat.Ribuan warga yang tersebar pada sejumlah kecamatan, tumpah ruah di ke diaman almarhum Ismai Muid, di Desa Mendono Kecamatan Kin tom, yang men jadi pusat kegi atan itu.Selain tampak tokoh masyarakat dan birokrat juga tak ke tinggalan pa ra aleg. Me Fuad Muid reka berbaur pada hajatan yang dilaksanakan penuh keakraban tersebut. Prosesi peringatan 40 hari wafatnya Ismail Muid tersebut, diawali dengan penyerahan batu nisan dari perwakilan empat kecamatan, yakni Kintom, Pagimana, Bunta dan Bualemo kepada keluarga Ismail Muid, yang diwakili Fuad Muid.Ustad Saud Hamid, diper cayakan menyampaikan siraman rohani pada hajatan itu. Sedang Suwiryo Haerani mendapat kesempatan membacakan in memorial Ismail Muid.Sementara itu, Fuad Muid atas nama keluarga besar menyampaikan sambutan. Dihadapan ribuan undangan, Fuad Muid mengatakan, tak ada kata bijak selain ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah meluangkan waktunya untuk datang menghadiri 40 hari wafatnya Ismail Muid.“Kami dari keluarga menghaturkan terima kasih, karena telah memberikan hiburan serta doa kepada kami keluarga yang telah ditinggalkan,” ucap Fuad. Pada hari ini juga lanjut Fuad, kegiatan ini dirangkai dengan peresmian organisasi yang telah lama digagas almarhum. Wadah itu bernama Ismail Muid Center (IMC). Organisasi ini kata pria yang bakal bertarung pada Pilkada Kabupaten Banggai 2011 ini, bergerak pada banyak lini. Mulai dari pendidikan, hukum, ekonomi, sosial dan budaya. “IMC siap mengadvokasi seluruh aspirasi masyarakat,” ujar Ketua IMC ini. Untuk memudahkan sistem advokasi sambung Fuad, IMC akan dibentuk pada seluruh kecamatan, bahkan sampai pada pelosok desa. “Ini merupakan salah satu perjuangan almarhum Ismail Muid yang belum terselesaikan. Sebagai orang yang komitmen atas perjuangannya itu, maka kami bertanggung jawab untuk melanjutkannya,” ujar Fuad. (yan/adv)


LUWUK POST | SENIN 4 JANUARI 2010 | HALAMAN 3

PPL Kelurahan Luwuk Bantah Honor PPL Fiktif LUWUK-Salah seorang Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Kelurahan Luwuk, Darmanto Budi, membantah adanya dugaan penggelapan honor PPL. Menurutnya, tudingan miring yang disampaikan Prayudi Baharullah, yang juga salah seorang PPL Kelurahan Luwuk, soal dugaan penggelapan honor PPL, hingga Darmanto Budi melayangkan laporan ke Kejaksaan Negeri Luwuk, tidak berdasar. “Tuduhan yang disampaikan kepada ketua Panwas Kabupaten Banggai, secara kelembagaan maupun secara pribadi itu tidak benar,” bantah Darmanto kepada Luwuk Post tadi malam. Kata dia, honor untuk bulan Januari maupun bulan Februari telah mereka terima melalui bendahara Kecamatan Luwuk. Ia juga membantah adanya instruksi dari Ketua Panwas Kabupaten soal pemotongan honor PPL. “Ini terbukti dengan adanya tanda tangan, kwitansi oleh 21 PPL se Kecamatan Luwuk,” ujarnya. Menyangkut rapelan se-nilai Rp.1.900.000. yang mereka terima setelah mendapat potongan sebesar Rp.500 ribu melalui bendahara Kecamatan Luwuk, kata Darmanto, adalah hasil kesepakatan dari 21 PPL, Kecamatan Luwuk. “Saya sendiri yang termasuk menandatangani kwitansi pemo-tongan tersebut pada waktu itu,” ungkap Darmanto. Ia mejelaskan, penandatanganan pemotongan dana rapelan yang telah disepakati oleh 21 PPL Kecamatan Luwuk, disaksikan oleh Bendahara Kabupaten dan bendahara Kecamatan, termasuk Prayudi Baharullah sendiri. “Jadi tidak benar kalau dikatakan fiktif,” jelasnya. Darmanto mengatakan dirinya sangat keberatan dengan pernyataan Prayudi Baharullah, yang mengatasnamakan seluruh PPL Kecamatan Luwuk, untuk memfitnah ketua dan Lembaga Panwas. Atas tuduhan tersebut, dirinya meminta kepada seluruh PPL Kabupaten Banggai, untuk dapat memberikan apresiasi kepada ketua Panwas Kabuten, secara pribadi maupun secara kelembagaan. (ami)

Korban Lakalantas Akhirnya Meninggal LISAN Gelar Malam Renungan Tahun Baru LUWUK-Hiruk pikuk perayaan malam perpisahan tahun 2009 dan sambut tahun baru 2010, di Luwuk, sedikit di warnai aksi Lintas Studi Anak Negeri (LISAN). Mereka mengadakan malam renungan di tugu adipura Kota Luwuk, Kamis (31/12). Sejumlah pemuda yang tergabung dalam organisasi tersebut, mengelar aksi tentang orasi ilmiah. Tujuan aksi tersebut untuk mengajak masyarakat Kabupaten Banggai agar merenungi kejadiankejadian di tahun 2009 sehingga diharapkan pada tahun 2010 lebih ba-

ik lagi. Berawal dari Polres Banggai, kegiatan tersebut di lepaskan oleh Kapolres Banggai, AKBP Drs. Sri Suhartono, sekitar pukul 21.00 wita. Dari Polres, para pemuda langsung berjalan beriringan dengan jalan kaki menuju tugu adipura, dengan rute melewati kompleks pertokoan kota Luwuk. Saat dalam perjalanan menuju tugu adipura, salah seorang orator aksi penyampaikan nasehat-nasehat akibat dari praktek-praktek sosial, yang dinilai selalu cenderung negatif, seperti tindak-tindak krimi-

nalitas. Hal itu di tujukan kepada masyarakat Kabupaten Banggai untuk tidak melakukan tindak-tindak kriminalitas, yang dapat menyebabkan kerusakan di kalangan masyarakat. Nase-hat-nasehat tersebut di lontarkan hingga di tugu adi pura. Setelah tiba ditugu adipura sejumlah pemuda itu, melanjutkan aksinya. Selain membacakan puisi-puisi perjuangan, mereka juga terdengar melantumkan lagu-lagu perjuangan, seperti darah juang, amarah bumi, dan satukanlah. (tr-05)

Amputasi Kaki Perampok Tunggu Pihak Keluarga PALU - Tamake (36), salah seorang gembong pelaku perampokan, yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Gorontalo, yang dilumpuhkan dengan timah panas oleh aparat kepolisian Kamis lalu (24/ 12), kakinya dipastikan akan diamputasi. Direktur rumah sakit Bhayangkara, Kompol dr M Haris yang dihubungi, Minggu (3/1), membenarkan kondisi kaki Tamake yang ditembak, sudah tidak berfungsi lagi dan akan diamputasi. “Kalau kakinya sudah tidak berfungsi, salah satu cara adalah amputasi,” katanya. Menurut M Haris, pelaksanaan amputasi terhadap kaki Tamake, belum dapat dilakukan karena belum ada persetujuan dari pihak keluarga. Pihaknya juga sudah mengupaya-

kan menghubungi keluarga, untuk kepastian dan penandatangan amputasi, tapi pihak keluarga hingga kini belum juga datang. “Kalau pihak keluarga sudah ada, operasi sudah bisa dilakukan. Sampai sekarang kami tunggu keluarganya belum juga datang,” ujarnya. Sementara pasien satunya Tahide (35) yang juga ditembak di bagian kaki kirinya kata M Haris, kondisi kakinya tidak sama dengan Tamake yang sudah tidak berfungsi alias mati rasa. “Kalau kaki Tahide kemungkinan tidak akan diamputasi, karena tidak seperti kaki Tameke yang sudah mati rasa,” ungkapnya. Kondisi fisik keduanya tambah, M Haris, semakin membaik dibanding saat awal dirawat di rumah sakit Bha-

yangkara. Hanya saja khusus untuk pasien Tamake, dipastikan kakinya yang terluka tembak akan diamputasi. Pantauan kemarin (3/1), di ruangan tahanan rumah sakit Bhayangkari, kedua pasien yang disebut-sebut perampok yang sering beraksi di Tomini Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), masih dijaga petugas kepolisian. Kedua pasien tampak masih terbaring di tempat tidur ruangan tahanan Bhayangkara, dengan tangan terborgol. Seperti diberitakan sebelumnya, aparat kepolisian Polres Parimo Sabtu lalu (26/12), berhasil membekuk dua perampok yakni Tamake dan Tahide dengan tembakan di kaki, di sebuah tempat pembuatan Batu Bata di Desa Malino. (ron)

PALU - Tren kasus kejahatan dan tindak pidana yang melibatkan anak di bawah umur sebagai pelakunya, cukup meningkat di 2009. Berdasarkan catatan perkara yang teregister di bagian pidana umum Kejari Palu, tercatat sekitar 50 kasus yang melibatkan anak sebagai pelaku tindak pidana, dari total 382 perkara yang masuk. “Memang tindak pidana dengan pelaku anak di bawah umur cukup signifikan peningkatannya di 2009,” aku Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Palu Asmah SH. Kata Asmah, ada dua faktor mencolok yang melatarbelakangi anak di

bawah umur melakukan perbuatan pidana. Di antaranya, faktor ekonomi dan lingkungan sosial. Tekanan ekonomi yang cukup mendesak tak pelak dapat menyeret anak di bawah umur, untuk nekat melakukan tindak pidana apa saja demi memenuhi kebutuhan ekonomi itu. Dorongan itu akan semakin kuat kata dia, apabila jika lingkungan sekitar tempat anak itu bersosialisasi sangat mendukung dan seolah memberi peluang kepada anak untuk berbuat demikian. “Kalau dia bergaulnya sama orang-orang dewasa yang berperilaku

demikian, kemudian didikan orangtua juga sangat kurang, maka otomatis anak tidak bisa luput dari perbuatan itu,” ujarnya. Bahkan yang lebih miris lagi kata dia, ada juga kasus yang sama yang dilakukan oleh dua bersaudara yang juga termasuk anak di bawah umur. “Itu contohnya kasus pencurian yang dilakukan kakak beradik. Alasan mereka mencuri itu katanya buat bayar uang sekolah. Mereka nekat mencuri dispenser. Dua-duanya masih termasuk anak di bawah umur dan masih tercatat sebagai pelajar,” contohnya. Umumnya, tindak pidana yang dilakukan anak di bawah umur antara lain, pencurian, penjambretan, dan penganiayaan. Sayang, masih minimnya sarana prasarana khusus untuk anak seperti Lapas Anak, yang mana selama ini Lapas terpidana anak di bawah umur, masih digabung dengan terpidana orang dewasa, menjadi salah satu perhatian Kasi Pidum. Pemerintah katanya, harus membuka mata memerhatikan nasib terpidana anak di bawah umur.(mda)

2009, Kasus Kejahatan Anak Meningkat

Meninggal di ICU RSU Luwuk, Tak Sempat Dikunjungi Keluarga LUWUK-Malang benar nasib yang dialami Udin, warga Desa Montop, Banggai Kepulauan. Setelah menjalani perawatan medis akibat kecelakaan lalulintas, akhirnya dia menghembuskan nafasnya terakhir, Kamis (31/12) sekitar pukul 18.00 wita di ruang ICU-RSU Luwuk. Ironisnya, sejak korban dirawat hingga menghembuskan nafasnya yang terkahir, tak satupun keluarganya yang datang mengunjunginya. Menurut pengakuan para medis di RSU Luwuk, saat ditemui Minggu (02/01) malam, korban mengalami trauma berat di kepala. Pasalnya, hingga meninggal korban terlihat terus mengeluarkan darah segar dari mulut dan hidungnnya. “Ya, korban mengalami trauma berat, meskipun telah dibersihakan, darahnya masih tetap keluar,” tutur sumber di RSU Luwuk. Informasi

yang dihimpun Luwuk Post dari sumber terpercaya di RSU, hingga akhirnya korban menutup mata, tak seorangpun keluarganya yang datang untuk menjenguknya. Hal ini terjadi karena, selain tak ditemukan tanda pengenal pada diri korban, sejak dirawat hingga akhirnya meninggal, korban tidak sadarkan diri (koma). “Udin meninggal tadi sore, sekitar pukul 18.00 wita, kami hanya melihat temannya dua orang, tidak ada keluarganya,”kata sumber di RSU. Sekedar diketahui kecelakaan lalu lintas yang dialami Udin terjadi pada Selasa (29/12) tepatnya diruas jalan KM 2 Kelurahan Bungin. Sesaat sebeum kejadian korban dan Rahman, salah seorang temannya usai mengkonsumsi minuman keras (miras). (ami)

Motor yang Dipakai Penembak Milik Warga Poso

tor jenis Honda Supra nomor Polisi DN 2268 EA ditinggalkan di jalan kemudian kedua pelaku kabur kearah kelapa sawit di Desa Ungkaya Kecamatan Witaponda Kabupaten Morowali. “Tiga tersangka lainnya masih dalam pengejaran anggota Polres Morowali,” beber Irfaizal. Dari laporan pihak Polres Morowali yang diterimanya, Irfazial, menuturkan sepeda motor yang dipakai pelaku dan ditemukan warga sesuai data di STNK atas nama Uli Gani milik warga Lawanga Kecamatan Poso Kota Kabupaten Poso. Pihak Polres Morowali masih mendalami dengan meminta keterangan dari beberapa saksi yang meminjamkan, sepeda motor dan saksi lain yang sempat mengantar pelaku menggunakan sepeda motor hingga ke simpang Jalan Kelurahan Sakita Bungku Tengah. “Sudah ada dua orang saksi yang meminjamkan motor dan mengantar pelaku dimintai keterangan serta sejumlah saksisaksi yang ada di Tempat Kejadian Perkara,” jelasnya. Menurut perwira berpangkat dua bunga dipundaknya itu, kejelasan apakah ada keterlibatan antara pelaku dan pemilik motor, serta motif dari penembakan yang menewaskan warga Morowali masih didalami Polres Morowali. “Keterlibatan pemilik sepeda motor, motif pembunuhan juga pengejaran pelaku masih dalam proses penyelidikan pihak Polres Morowali. (ron)

Satu Pelaku Penembakan Warga Morowali Dibekuk

PALU-Jajaran Polres Morowali, akhirnya berhasil membekuk salah seorang dari empat pelaku penembakan terhadap warga Morowali, H Andi Alimuddin Page (70) Kamis malam lalu (31/12). Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Irfaizal Nasution yang dihubungi Minggu (3/1), mengungkapkan penangkapan salah seorang pelaku yang bernama Abdullah. Tersangka Abdullah ditangkap di sebuah masjid di Kelurahan Matano Kecamatan Bungku Tengah, Jumat malam (1/3) sekitar pukul 23.45. Dari pengakuan tersangka Abdullah, ia mengakui ikut terlibat dalam rencana pembunuhan terhadap korban. Korban juga mengungkapkan pelaku berjumlah 4 orang berboncengan dengan menggunakan dua unit sepeda motor. Tersangka Abdullah dan Iman bertugas sebagai pengintai dan pemberi informasi di luar rumah korban, sementara pelaku Samsul Hidayat sebagai eksekutor dan Ayub yang membonceng Samsul. Usai mengeksekusi pelaku langsung melarikan diri namun karena dikejar warga sepeda motor yang digunakan pelaku Samsul Hidayat dan Ayub terjatuh. Sepeda mo-


LUWUK POST | SENIN, 4 JANUARI 2010 | HALAMAN 4

TERAS

Bikin Kaget

Ada Pejabat Nakal di Keuangan

PARA peserta dialog refleksi akhir tahun bertemakan ”Desain Kebijakan Publik Untuk Menjamin Kesejaheraan Rakyat Banggai” yang digelar Komu nitas Jurnalis Banggai, pada Kamis (31/ 12) malam akhir pekan kemarin di salah satu cafe yang diberi nama Beng kel Kopi, sempat dibuat kaget de ngan suara petasan yang terdengar silih berganti. Dialog ini juga dihadiri Sekretaris Kabupaten, Ketua DPRD dan bebe rapa anggota legislatif serta beberapa unsur masyarakat lainnya seperti LSM. ”Adoh bikin kaget ini petasan ee..” ujar salah satu peserta dialog. (tr-03)

Penyebab Gaji Aparat Desa Belum Cair

Baku Mengertilah ADA ungkapan menarik yang dilon tarkan Ketua DPRD Banggai, saat dialog refleksi akhir tahun yang digelar Komunitas Jurnalis Banggai, diha dapan Sekkab Banggai selaku perwa kilan pihak eksekutif. ”Baku mengertilah, jangan pema kaian anggaran terlalu besar untuk bia ya perjalanan dinas,” sebut Bali Mang, yang mengkritisi terkait cukup besarnya alokasi anggaran untuk bia ya perjalanan dinas dalam RAPBS Banggai yang diajukan eksekutif. (tr-03)

Jangan Hanya Kejar Jabatan KEINGINAN untuk melakukan penggabungan (merger) salah satu dinas dijajaran Pemerintah Kabupaten Banggai, kembali dilontarkan Ketua Dewan Banggai, Syamsulbahri Mang SE. Dalam dialog refleksi akhir tahun yang digelar Kamis (31/12) pekan kemarin, ketua dewan ini menilai perlu adanya merger satu dinas yang dinilai menjadi salah satu faktor borosnya pemakaian anggaran pemerintah. ”Kalau memang tugasnya hanya se dikit, sebaiknya di merger saja. Dari pada hanya pemborosan anggaran. Dinas baru jangan hanya dijadikan untuk mengejar jabatan,” ujar Bali Mang, diha dapan para peserta dialog. (tr-03)

(foto: Gafar Tokalang/Luwuk Post)

SIDANG DEWAN : Para anggota DPRD Kabupaten Banggai saat menggelar sidang di DPRD. Kini para wakil rakyat itu diminta untuk menganggarkan pembangunan jalan Simpong Maahas.

Aleg: Proyek Maahas Pantai Dilanjutkan Dewan Perlu Raker

LUWUK—Proyek lanjutan jalan Maahas–Simpong ternyata tetap dilanjutkan pada tahun 2010. Kepas tian tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Banggai, Moh. Jufri Diko, SSos, MM, kepada Luwuk Post, belum lama ini. Kata Jufri, alokasi anggaran untuk proyek lanjutan Maahas–Simpong pantai memang sempat dicoret. Na mun, karena penundaan proyek yang dimulai sejak tahun 2007 itu menuai sorotan masyarakat setempat, maka DPRD kembali mengalokasikan ang garan untuk proyek tersebut. Namun, anggaran yang dialokasikan tidak sebesar Rp 2.1 miliar sebagaimana usulan Disbimair. Anggaran proyek itu dibagi dua, untuk lanjutan proyek maahas simpong dan sisanya sebesar Rp 1 miliar dialokasikan untuk proyek di Toili Barat.

Sehubungan dengan berkurangnya debit air di PLTM Hanga-hanga dan PLTM milik PT. Bumi Nata Cita Banggai, dan gangguan mesin Deutz di PLTD Luwuk, maka dengan ini kami beritahukan bahwa akan diadakan pemadaman bergilir dengan pola pemadaman 1:1 (1 hari nyala 1 hari padam). Adapun jadwal pemadaman tanggal 04 s/d 09 Januari 2010, sebagai berikut :

NO.

HARI / TANGGAL

1.

Senin, 04 / 01 / 2010 Jam 17.00 - 23.00

2.

Selasa, 05/ 01 / 2010 Jam 17.00 - 23.00

LOKASI PEMADAMAN Jl. A Yani, Jl. Yos Sudarso, Jl. Marthadinata, Jl. U. Sumoharjo, Jolek Pante, Jl. Jend. Sudirman, Psr Simpong, Jl. P. Banggai, Jl. MT Haryono, Jl. K. Dewantoro, Jl. Tg Branjangan, Jl. Kartini, Jl. Tanjung Santigi, Jl. Taman Siswa, Jl. S. Parman, Kec. Pagimana, Kec. Luwuk Timur, Kec. Masama, Kec. Lamala, Jl. Rajawali, Jl. Garuda, Jl. Lompobatang, Jl. S. Musi, Jl. S. Lariang, Jl. G. Colo, Jl. G. Merapi, Jl. D. Poso, Jl. Nyiur Atas & Bawah, Jl. P. Antasari, Psr Sentral, Jl. Datu Adam, Jl. Sutarjo, Jl. Wahid Hasyim, Jl. Ir. Soekarno, Jl. Adyaksa, Jl. S. Musi, Jl. S. Lariang, Jl. S. Lambangan, Jl. KH. Dahlan, Jl. T. Sauna, Jl. S. Bunta, Jl. Imam Bonjol, Jalur Dua, Kilongan, BTN Nusagriya, BTN Muspratama, Bumi Beringin, BTN Pepabri, Ds. Awu, Ds. Leoknyo, Ds. Biak & Ds. Bunga. Desa Tontouan, Jl. Tg Jepara, Jl. P. Nias, Jl. P. Masalembo, Jl. P. Sulawesi, Jl. P. seram, Jl. P. Kalimantan, Jl. P. Karimun, Jl. Listrik Negara, Jl. Ikan Tuna, Jl. LumbaLumba 2, Jl. Jend. Sudirman, Jl. Moh. Hatta, KM 5, BTN KM 5, komp. STM, KM 8, Ds. Bubung, Ds. Koyoan, Kec. Kintom s/d Kec. Batui, Jl. Samratulangi, Komp. Aspol, Jl. KH Dahlan, Jl. St. Hasanudin, Jl. Sutarjo, Komp. Pertokoan, Jl. C. Aminoto, Jl. Maleo & Jl. Datu Adam.

Jadwal ini sewaktu-waktu dapat berubah apa bila terjadi gangguan pembangkit. Demikian pemberitahuan, mohon maaf atas terganggunya pelayanan kami dan terima kasih.

LUWUK— Anggota DPRD Kabupaten Banggai, menduga ada pejabat nakal di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), yang menjadi penyebab keterlambatan pembaya ran gaji aparat desa. Anggota DPRD, Kardi Sagin tang kepada koran ini menjelas kan, seja tinya gaji aparat desa su dah harus cair sebelum akhir tahun 2009. Aneh nya, hingga ta hun 2010 berjalan seperti ini, gaji aparat desa untuk tiga bulan terakhir di tahun 2009 belum juga cair.“Ada pejabat yang nakal (dibagian keuangan_red),” tutur Om_Kadi, sapaan akrabnya. Kata dia, apalagi ada yang mencoba menghubung-hubung kan antara persoalan pajak de ngan gaji aparat desa. Kata dia, masalah pajak adalah masalah lain yang tidak bisa dihu bung-hubungkan dengan gaji aparat desa. Kardi benar-benar tidak sependapat bila pembayaran pajak yang belum lunas di hu bung-

hubungkan dengan pemba yaran gaji aparat desa. “Kalau kepala desa sudah meng gunakan uang pajak, itu harus dipotong gajinya untuk mengganti uang pajak yang digunakan, namun kalau masalahnya adalah karena masyarakat yang belum membayar pajak, lalu gaji kepala desa yang ditahan, itu sudah tiedak rasional,” tutur Om Kardi. Selain itu, legislator PPP itu juga mengatakan, ke depan Pemda Banggai harus mengucurkanAlo kasi Dana Desa (ADD) kepada peme rintah desa sekaligus, dan tidak membayar dalam bentuk cicil. Ke depan tidak bisa lagi ada pembayaran ADD yang ahap I hingga tahap II. Sebab, sejatinya pembayaran ADD itu dilakukan satukaligus.Sebab, ADD itu beradal dalam APBD-Desa. Se hingga, APBD-Desa itu ditetap kan dalam satu tahun yang di dalamnya sudah ada ADD. “Jadi kalau ADD dicairkan tiga kali, maka APBD Desa harus dila kukan perubahan sebanyak tiga kali. Itu tidak masuk akal,” tandas nya.(far)

Luwuk, 04 Desember 2010

“Awalnya anggaran itu memang dipindah ke Toili Barat untuk menga tasi dampak bencana alam di sana. Pemindahan anggaran itu juga dila kukan karena ada sejumlah anggota dewan melihat anggaran infrastruktur terkonsentrasi di Kota Luwuk,” katanya. Namun, karena jalan tersebut juga sangat penting dan mendesak, maka sejumlah anggota DPRD tetap ngotot agar proyek tersebut tetap dilanjutkan. “Saat itu juga ada warga Maahas yang datang ke DPRD memer tanyakan kenapa anggarannya dipin dah. Sehing ga itu anggaran tersebut cuma dirasio nalisasi, tidak dipending. Jalan Maa has Simpong dapat Rp 1,1 miliar, Toili Barat dapat Rp 1 miliar, dan itu sudah di APBD kan,” tegas Jufri. Senada denganya, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten

Banggai, Ir. Andi Jalaludin, MM, yang dikonfirmasi Luwuk Post, mem benarkan bahwa proyek lanjutan jalan Maahas–Simpong dilanjutkan pada tahun 2010. “Memang tidak sebesar anggaran yang diusulkan sebelumnya. Sebab, anggaran 2.1 miliar itu dibagi dua, Rp 1.050 miliar untuk jalan Maa has–Simpong pantai, dan Rp 1.050 miliar untuk jalan dalam kota Toili Ba rat,” katanya sore kemarin. Andi memastikan meskipun tetap dilanjutkan, proyek tersebut tidak akan rampung pada tahun 2010. “Dengan anggaran sebesar itu proyek itu belum rampung tahun ini,” katanya. Karena itu Andi berharap, DPRD menyetujui pengalokasian anggaran untuk lanju tan proyek tersebut melalui ABT Tahun 2010 nanti. “DPRD janji anggarannya ditambah pada ABT, mudah-mudahan bisa terealisasi,” katanya. (ris)

Evaluasi Kinerja Eksekutif LUWUK—Desakan sejumlah kalangan agar DPRD Kabu paten Banggai menggelar rapat kerja dengan pihak eskekutif untuk melakukan eva luasi pelak sanaan program pemba ngunan selama Januari hingga Desem ber 2009, disahuti positif. Salah satu anggota DPRD Kabu paten Banggai, Kardi Sagintang, menjelaskan, menje lang masa perhitungan APBD Kabupaten Banggai 2010, seja tinya para anggota DPRD meng gelar rapat kerja dengan pihak eksekutif, berdasarkan bidang tugas masing-masing di Komi

si.Sayangnya, sebagai anggota dewan, dirinya tidak memiliki kapasitas untuk merencanakan itu.“Saya setuju de ngan gagasan raker itu, hanya saja, saya ini hanya anggota saja,” tuturnya. Dikatakan, banyak hal yang harus diperjelas pada masingmasing SKPD. Sebab, per 31 desember 2009, masih banyak pekerjaan yang belum selesai. Termasuk bantuan dan berba gai program yang belum terlak sana dengan sepenuhnya di tahun 2009.“Sekarang ini sudah tahun 2010, jadi pekerjaan tahun 2009 sudah harus selesai semuanya, nah itu harus di eva luasi oleh dewan yang terhor mat ini,” tandasnya. (far)


LUWUK POS | SENIN, 4 Januari 2010 | Hal 5

Muhsen Al Idrus Pimpim PWNU Sulteng LUWUK-Konfrensi Wilayah Nahdhatul Ulama yang digelar di Palu 22 Desember lalu berhasil memilih pengurus wilayah nahdhatul ulama periode 2009-2014 mendatang. Konfrensi Wilayah Pengurus Nahdhatul Ulama yang digelar di Hotel Sentra Mulia itu dihadiri oleh Ketua PBNU K.H. Achmad Bachal dan Sekretaris Jenderal Tanfidziah PBNU. Konfrensi wilayah yang dihadiri oleh seluruh pengurus nahdhatul ulama dari berbagai kabupaten kota di sulawesi tengah ini dibuka oleh Wakil Gubernur Achmad Yahya. Sekretaris PCNU Kabupaten Banggai, Arifin Lasadam, BSw, SPd, kepada Luwuk Post, mengatakan, konfrensi wilayah NU dihadiri oleh seluruh pengurus cabang, baik rais surya maupun ketua tanfidziah dari seluruh PCNU se wilayah Sulawesi Tengah. Selain membahas program kerja, konfrensi wilayah Baca : MUHSEN...Hal 6

Perencanaan Proyek Rehab Sekolah Diswakelola LUWUK-Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banggai tidak akan mempihakketigakan perencanaan program dan kegiatan rehabilitasi sekolah yang didanai dengan Alokasi Dana Khusus (DAK) Tahun 2010. Hal ini disampaikan Kepala Disdikpora, Drs. Syamsulrizal Poma,MM, kepada Luwuk Post, belum lama ini. Menurut Syamsulrizal, penyebab utama

masalah dalam penyelenggaraan proyek rehabilitasi sekolah yang didanai DAK adalah perencanaan yang tidak matang. “Karena itu tahun 2010 ini perencanaan tidak akan dipihakketigakan, tapi diswakelola,” tegasnya. Kebijakan tersebut lanjutnya, untuk mengantisipasi praktek copypaste dalam hal perencanaan kegiatan rehabilitasi sekolah seperti yang terjadi pada tahun

2009 lalu. “Kami melihat kelemahan penyelenggaraan DAK tahun 2009 adalah tidak adanya perencanaan yang baik, sehingga banyak program dan kegiatan tidak tepat sasaran,” katanya. Tahun 2010 ini, lanjutnya, selain memerhatikan kondisi sekolah, perencanaan proyek swakelola juga akan melibatkan Baca : PERENCANAAN...Hal 6

Bupati Banggai Angkat Bicara Tegaskan VIP Bandara Didanai APBN

Jalur Kamumu Biak Mulai Ramai

LUWUK-Sebulan terakhir jalur desa Kamumu dan Desa Biak mulai ramai digunakan pengendara sebagai jalan alternatif akibat jalan poros Salodik Bunga tak kunjung diperbaiki pemerintah. Jalur Kamumu-Biak memang tidak seluas jalan poros Salodik Bunga karena hampir ditinggalakan oleh pemerintah. Disisi kanan dan kiri jalan tumbuh rumput yang hampir menutup seluruh badan jalan. Jika tidak ekstra hati-hati maut mengancam. “Sepuluh tahun terakhir tidak ada perbaikan jalan atau usaha menyiangi rumput di badan jalan,” kata Udin (46), pemilik kebun di jalur Kamumu Biak, Ahad. Jalur Kamumu Biak sebenarnya jalur utama yang menghubungkan Banggai dan Palu, ibu kota Provinsi Sulteng. Namun setelah jalan poros Salodik Bunga dibuka maka jalur Kamumu Biak hampir terbengkalai. Padahal saat jalan poros Salodik Bunga yang tak kunjung diperbaiki karena saling berharap antara Baca : JALUR...Hal 6

PERGANTIAN TAHUN

LUWUK-Gencarnya kritikan yang dialamatkan kepada pemerintahan terkait pembangunan ruang VIP Bandar Udara Bubung membuat Bupati Banggai Ma’mun Amir angkat bicara. Bupati Banggai Ma’mun Amir membantah jika pembangunan ruang VIP Bandar udara bubung merupakan keinginan pribadi. Hal ini di sampaikan Ma’mun Amir di sela-sela serah terima dana insentif Imam Masjid dan Pendeta di Aula Kantor Bupati Banggai di kawasan Bukit Halimun Luwuk, Kamis (31/12). Di depan para Imam masjid dan Pendeta Ma’mun Amir

C M Y K

Baca : BUPATI...Hal 6

[FOTO: DOK/LUWUK POST]

TAMBAL SULAM: Disbimair kembali mengarahkan alat berat untuk menimbun lubang-lubang yang menganga besar di ruas jalan Pagimana Biak, khususnya ruas jalan salodik.

Jalan Salodik Kembali Ditangani Darurat

Warga Padati Lalong

LUWUK-Untuk kesekian kalinya Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Banggai kembali

LUWUK-Ribuan warga Luwuk memadati teluk lalong pada perayaan perpisahan tahun kamis (31/12). Kendati ada beberapa tempat yang menjadi pusat perhatian serta tempat berkunjung bagi warga yang ingin merayakan malam perpisahan tahun. Namun tempat yang paling banyak dikunjungi adalah tempat rekreasi Teluk Lalong yang berada di sekitar Kantor DPRD Banggai. Tempat tersebut menurut sebagian warga adalah tempat yang sangat strategis sambil menunggu detik-detik akhir tahun 2009. Selain berada di pusat kota tempat tersebut merupakan lokasi yang sangat strategis untuk menyaksikan pemandangan berbagai sudut kota. Hasil pantauan koran ini, sejak pukul 22.00 wita teluk lalong telah dipadati warga yang ingin merayakan perpisahan tahun. Adi warga Bungin kepada Luwuk Post, Kamis malam mengatakan, tempat tersebut sengaja dipilihnya, hanya untuk ingin melihat pesta kembang api. “Saya sengaja datang kesini hanya ingin menikmati kembang api,”

Nahdiyin di Luwuk Berbelasungkawa

Baca : WARGA...Hal 6

Syamsulrizal Poma

menimbun lubang-lubang di ruas jalan Pagimana-Biak, khususnya di Desa Salodik.

Disbimair kembali turun tangan memerbaiki kerusakan jalan yang Baca : JALAN...Hal 6

LUWUK-Warga Nahdiyin di Kabupaten Banggai ternyata sangat kehilangan dengan meninggalnya tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Bentuk kepedulian dengan meningalnya Presiden ke 4 RI ini ditandai dilaksanakannya yasinan dan tahlilan. Kegiatan yang telah menjadi tradisi NU itu dipusatkan di kediaman Masri Mile, bertempat di jalan Pelita Kelurahan Baru Luwuk. (FOTO: SOFYAN LABOLO / LUWUK POST)

TAHLILAN-YASINAN: Puluhan warga Nahdiyin belum lama ini menggelar tahlilan dan yasinan dengan meninggalkan tokoh nasional NU, Gus Dur. Hajatan itu dipusatkan di kediaman Masri Mile.

Baca : NAHDIYIN...Hal 6

[FOTO: DOK/LUWUK POST]

PEMENANG LOMBA: Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Distamben bersama Kadistamben Hardi Uda’a foto bersama usai memenangkan lomba pangan lokal beberapa waktu lalu.

2009, Distamben Ukir Prestasi LUWUK-Tahun 2009 nampaknya menjadi tahun sukses bagi Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Banggai. Sebab, dalam berbagai iven dan lomba, instansi pimpinan Hardi Uda’a ini selalu meraih juara. Bahkan dalam rangka memeriahkan hari ibu, hari gerak PKK dan HUT Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banggai di Exhibition Center, 28 Desember lalu, Dinas Pertambangan dan Energi keluar sebagai juara pertama untuk lomba pangan lokal. Baca : DISTAMBEN...Hal 6

KJB Gelar Dialog Refleksi Akhir Tahun

Masalah Kemiskinan jadi Fokus Pembahasan LUWUK-Dialog refleksi akhir tahun yang digelar Komunitas Jurnalis Banggai (KJB), pada Kamis (31/12) malam akhir pekan kemarin di salah satu cafe yang diberi nama Bengkel Kopi, berlangsung cukup menarik. Hal ini terlihat dengan antusiasnya para peserta mengomentari sejumlah masalah yang menjadi pokok pembahasan. Dengan dihadiri beberapa kalangan legislatif dan eksekutif serta unsur masyarakat lainnya seperti LSM dan para Jurnalis se Kabupaten Banggai, dialog yang dikemas sederhana dengan mengambil tema ’Desain Kebijakan Publik Untuk Menjamin Kesejaheraan Rakyat Banggai’ ini, sedikitnya menjadi ajang penyatuan persepsi dalam rangka membangun komitmen bersama sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Banggai. Dengan menghadirkan Ketua Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banggai Syamsulbahri Mang SE, Sekretaris Kabupaten Musir Maadja, dan Baca : MASALAH...Hal 6

[FOTO: GAFAR /LUWUK POST]

SOROT KEMISKINAN: Dialog relfeksi akhir tahun yang digelar KJB Kamis malam lalu menyoroti masalah kemiskinan yang belum teratasi.

C M Y K


LUWUK POS | SENIN, 34 Januari 2010 | Hal 6

Penempatan PNS Belum Merata LUWUK-Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Banggai mencapai 9 ribu orang. Meskipun jumlah tersebut sudah sangat besar, namun angka itu masih belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan formasi yang ada. Pasalnya penempatan pada PNS di Kabupaten Banggai belum merata. Kepala Bidang Pengembangan dan Promosi Jabatan Bakhtiar Ahmad pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banggai kepada Luwuk Post, beberapa waktu lalu mengakui, jika jumlah PNS di Kabupaten Banggai hampir mencapai angka tersebut. Namun jumlah itu dirasa masih belum mencukupi, ini di sebabkan belum adanya pemerataan penempatan para PNS. “Jumlah PNS yang ada saat ini belumlah mencukupi, karena tingkat penyebarannya yang belum merata,” tuturnya. Bakhtiar mengatakan, meskipun demikian namun ada keinginan dari Pemerintah Kabupaten Banggai untuk melakukan mutasi serta pembagian para PNS dalam rangka mengisi beberapa kekosongan yang ada. “Dalam waktu dekat akan dilakukan pembaharuan serta akan diratakan pembagiannya,” akunya. Bakhtiar kembali mengatakan, Selain melakukan pemerataan pembagian dalam mengisi kekosongan, dilakukan pula penerimaan PNS. “Penerimaan PNS yang baru beberapa waktu lalu dilaksanakan, adalah dalam rangka untuk mengganti PNS yang telah pensiun. Sehingga hal itu, dapat memperkecil jumlah kekosongan,” imbuhnya. (ynt)

Proyek Pembuatan Hutan Rakyat Tidak Bermasalah BUALEMO-Proyek pembuatan hutan rakyat seluas 32 hektar di Desa Samaku Kecamatan Bualemo berjalan lancar. Sebelumnya, pelaksanaan proyek tersebut sempat diterpa isu miring sebagaimana dituduhkan warga setempat. Namun, kenyataannya proyek itu tidak bermasalah. Informasi yang dihimpun Luwuk Post, menyebutkan, proyek tersebut mendapat respons positif dari warga setempat, terutama yang terakomodir sebagai anggota kelompok tani yang terdiri dari 32 orang. Warga melihat proyek tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Sulteng terhadap masyarakat setempat dengan cara mendorong masyarakat menginvestasi lahan–lahan tidur menjadi lahan bermanfaat dalam jangka panjang. Ahin Yuniko, Petugas Lapangan Dinas Kehutanan Kecamatan Bualemo mengatakan, Ketua Kelompok Tani Imran berniat meluruskan tudingan miring oknum warga yang menyebut proyek itu bermasalah.”Karena realitanya tidak seperti itu. Proyek ini berjalan sukses meskipun dana yang dicairkan baru 18 persen, namun hasil pekerjaan sudah 68 persen,” ungkapnya. Pantauan koresponden LP di lokasi lahan seluas 32 hektare yang rencananya akan ditanami bibit pohon jati tampak relatif bersih dan telah siap ditanami. “Anggota kelompok tani sendiri yang membersihkan lokasi masing-masing,menggali lubang hingga pemasangan ajir. Mereka diupah sesuai item pekerjaan yang telah terselesaikan,” jelas Ahin Yuniko. Di sekitar lokasi bersebelahan dengan jalan trans Bualemo juga tampak dibangun satu unit pos serta terdapat papan proyek. (ofy)

TAMBANG EMAS : Warga di Kecamatan Toili saat sedang mendulang emas di wilayah Toili. Potensi emas di Kecamatan Toili tampaknya perlu di lirik.

Hari Ini Simpang Raya Diresmikan Pendatang Masuk, Kini Toili Rawan Pemerintah Diminta Gelar Operasi Yustisi TOILI - Suasana Toili, kini berbeda. Angka kriminalitas di daerah tersebut, kini cenderung menanjak cepat. Selain bertambahnya jumlah kejahatan, Toili juga sedang dirundung aneka persoalan social yang mencemaskan. Tokoh muda Toili, Samsu Rizal Karim SP yang juga anggota Forum Pemuda Toili memaparkan, persoalan sosial dan kriminalitas yang kini melanda Toili berkait erat dengan derasnya penambahan jumlah pendatang sejak di Toili ditemukan emas. Para pendatang tersebut secara bergelombang memasuki kawasan Toili untuk mengadu nasib.Semula Toili dikenal sebagai sentra produksi hasil bumi berupa beras, sayur-mayur dan buah-

rekannya memilih teluk lalong sebagai tempat yang sangat strategis untuk melihat pesta kembang api. Amatan Luwuk Post, jajaran Polres Banggai mendirikan beberapa posko pengamanan di beberapa lokasi. Adanya pengamanan ekstra dari Kepolisian Kabupaten

Banggai ini telah membuat perayaan pisah tahun di Kabupaten Banggai berjalan aman dan lancar. Salah seorang pengunjung asal Kecamatan Kintom Salim kepada Luwuk Post, Kamis (31/12) mengatakan, pengamanan yang dilakukan pihak kepolisian pada

Biak mencapai 20 kilometer. Sedangkan jalur Salodik Bunga 30 kilometer. “Kita berharap Pemda tidak membiarkan jalur Kamumu Biak terbengkalai. Kalau jalan utama terputus karena longsor mau lewat mana,” kata Dahlan, warga yang melintas pada Ahad. Tak banyak kerusakan di jalur Kamumu Biak. Hanya terdapat beberapa tumpukan pasir akibat luapan air saat hujan. Disamping jarak tempuh yang pendek, melintas saat siang pengendara terhindar dari panasnya terik matahari karena pepohonan yang lebat menu-

tupi cahaya langsung matahari. Jika naik dari desa Biak kondisi jalan mendaki hingga desa Kamumu. Kondisi itu mengakibatkan kurang pengendara yang menggunakan jalur ini saat menuju Kamumu. “Kalau dari Kamumu enak sekali karena penurunan,” kata Dahlan. Jalur tersebut hampir beralih fungsi menjadi jalan usaha tani karena tidak mendapat perawatan dari Pemda. Jalan makin sempit akibat rumput menutupi bahu jalan. Jalan yang banyak tikungan membahayakan pengendara apalagi tak satupun marga jalan dipasang. (aha)

MUHSEN

tersebut berhasil memilih pengurus periode 2009-2014 masing–masing Rais Syuria

K.H. Drs. Husen Habibu dan Ketua Tanfidziah Drs. Muhsen Al Idrus, MM. (ris)

MASALAH

ing belanja publik. ”Kita tahu angka kemiskinan yang di kabupaten ini masih terbilang tinggi, sekarang ini bagaimana kita berupaya agar tingkat kemiskinan dapat ditekan hingga ke angka nol persen,” kata Bali. Bali juga kembali menyinggung alokasi belanja publik yang masih kecil dibanding belanja modal. Masalah penggabungan dinas dan pemangkasan atas biaya perjalan dinas eksekutif sebagai upaya penghematan anggaran, juga menjadi hal yang dikritisinya. Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Banggai Musir Madja, lebih banyak menjelaskan sistem pengalokasian anggaran yang oleh pihaknya dinilai telah maksimal dalam upaya penghematan pemakaian anggaran. Termasuk masal alokasi belanja modal dan publik yang besarannya tidak seimbang. Dikatakan, pihaknya tidak bisa menghindari perbedaan alokasi dana tersebut, sebab salah satu kendalanya dengan banyaknya jumlah pegawai yang harus digaji. ”Kami sudah maksimal melakukan penekanan anggaran agar belanja publik bisa lebh besar dari belanja modal. Tapi kita tahu bersama bahwa jumlah pegawai yang hampir mencapai angka

9.000 orang juga menjadi salah satu kendala hingga belanja modal masih lebih besar,” jelas Musir Maadja, dihadapan peserta dialog. Dalam dialog itu muncul usulan agar Pemerintah Banggai untuk tidak lagi melakukan penerimaan calon pegawai negeri, yang dinilai hanya membebani daerah. ”Baiknya pemerintah tidak lagi membuka kran penerimaan calon pegawai negeri sipil,” usul Ketua KJB Herdiyanto Yusuf. Ia menilai cost (biaya) yang diperuntukkan bagi pegawai terlalu tinggi, akibat adanya kelebihan kapasitas. ”Kalau kran penerimaan pegawai dibuka terus, tentunya jumlah pegawai akan overload (kelebihan). Hal ini kiranya perlu untuk dipertimbangkan agar tahun-tahun kedepan penerimaan pegawai baru untuk sementara dihentikan,” sarannya. Namun sayang, acara dialog menarik ini terpaksa dihentikan karena salah satu peserta yang diketahui berasal dari Kecamatan Batui, tibatiba terserang penyakit. Beberapa peserta dialog kemudian membawanya ke rumah sakit, namun warga ini sudah tak tertolong lagi dan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (BRUSD) Luwuk. (tr-03)

WARGA

 Sambungan dari Hal 5

tuturnya. Adi mengatakan, jika menyaksikan kembang api dari rumahnya tidaklah bagitu meriah, sehingga dirinya bersama beberapa

JALUR

 Sambungan dari Hal 5

pemerintah kabupaten Banggai dan Provinsi Sulteng, jalur Kamumu Salodik menjadi jalan alternatif. Walaupun perna menjadi jalan Provinsi, namun kondisi jalur Kamumu Biak kian memprihatinkan. Jalan yang bisa dilalui hanya satu meter. Kendaraan roda saat berpapasan harus mengurangi kecepatan untuk menghindari kecelakaan. Panjang jalur Kamumu

 Sambungan dari Hal 5

 Sambungan dari Hal 5

Ketua KJB Herdiyanto Yusuf, selaku pembicara dalam dialog tersebut, sejumlah masalah urgen terkait upaya peningkatan taraf hidup masyarakat miskin jadi sentral isu yang menjadi fokus pembahasan. Persoalan kemiskinan yang selama ini menjadi salah satu masalah krusial yang terjadi ditengah masyarakat yang belum teratasi, seakan menjadi fokus utama yang dibahas dalam dialog ini. Upaya menekan angka kemiskinan yang diharapkan bisa mencapai nilai nol persen, tampaknya menjadi permasalahan bersama yang tentunya harus diselesaikan secara sinergi antara seuluuh elemen yang ada. Tidak hanya itu, masalah alokasi dana belanja langsung yang nominalnya lebih kecil dari belanja tidak langsung, juga tak luput dari dialog yang berlangsung sekitar dua jam lebih tersebut. Seperti yang dikemukakan Ketua Dewan Banggai yang akrab disapa Bali Mang, yang lebih menitikberatkan pada upaya penekanan angka kemiskinan dan upaya penghematan belanja modal yang masih besar diband-

buahan. Toili juga kaya akan hasil hutan berupa kayu, rotan, dan damar. Belum lagi kekayaan laut. Beberapa tahun terakhir, Toili kian kemilau dengan ditemukannya potensi gas alam dan minyak bumi. Kini Toili kian menjadi magnet sejak ditemukannya logam mulia berupa emas.Sejak itu ribuan orang mencoba peruntungan dengan melakukan pendulangan emas di seantero tempat. Sejak yang menggunakan cara manual maupun semi modern dengan memanfaatkan mesin.Uang di Toili kian berputar cepat. Daerah itu pun seketika bagaikan terbangun dari tidur panjang. Sentra-sentra ekonomi bertumbuhan dimana-mana. Sayangnya, laju pertumbuhan ekonomi tersebut menimbulkan konsekuensi, sebagaimana kini harus dihadapi oleh warga masyarakat Toili.Samsu

Rizal SP mengatakan, derasnya arus manusia yang memasuki Toili telah menimbulkan dampak sosiologi dan kriminalitas maupun dampak-dampak buruk lainnya yang perlu diwaspadai. Karena itu Samsu Rizal mendesak agar pemerintah segera mengambil tindakan kongkrit melalui dinas terkait sebelum persoalan-persoalan yang lebih serius timbul di tengah masyarakat. Menurut Samsu, pemerintah perlu segera menggelar operasi yustisi guna menertibkan persoalan kependudukan yang kacau belakangan ini. Setidaknya operasi yustisi juga bermanfaat untuk melakukan pendataan terhadap perubahan-perubahan penduduk. Hal tersebut di kemudian hari, niscaya bermanfaat untuk mencegah dampakdampak buruk yang diakibatkan masuknya gelombang pendatang ke daerah Toili. (biro toili)

Pelayanan Kian Cepat BUNTA – Setelah menunggu lama, akhirnya Kecamatan Simpang Raya, Senin (4/01) hari ini diresmikan. Hasil pemekaran Kecamatan Bunta tersebut dikabarkan akan diresmikan langsung oleh Bupati Banggai, Drs Ma’mun Amir. Sejumlah pejabat eksekutif maupun legislative pun bakal hadir. Peresmian Kecamatan Simpang Raya, disambut gembira warga masyarakat setempat. Sebab pembentukan kecamatan baru, dipastikan bakal mempercepat pelayanan pemerintah kepada masyarakat. “Selain itu kecamatan baru juga otomatis membuka lapangan kerja baru,” tutur Aman, salah seorang tokoh masyarakat Bunta kemarin kepada Luwuk Post. Menurutnya selama ini warga masyarakat terlalu jauh mengurus berbagai keperluan ke ibu kota kecamatan. “Namun dengan diresmikannya Kecamatan Simpang Raya, pelayanan pemerintah kecamatan kepada masyarakat bisa lebih mudah dan lebih cepat,” katanya. (amank)

saat perayaan perpisahan tahun sangat maksimal, sehingganya para pengunjung yang ada di teluk lalong merasa aman. “Situasi aman di sini tidak lepas dari peran para petugas keamanan yang terlihat begitu sigap, baik

itu yang mengamankan arus lalulintas maupun yang mengawasi para pengunjung,” tuturnya. Salim mengatakan, tugas serta tanggung jawab mereka patut dihargai. Pasalnya di momen seperti ini seharusnya mereka

(Polisi, red) bersama keluarganya merayakan perpisahan tahun. Namun demi tugas itu semua harus mereka tinggalkan. “Apa yang dilakukan Polisi saat ini harus kita hargai, mereka rela meninggalkan keluarga mereka

hanya untuk membuat rasa nyaman kepada kita,” imbuhnya. Selain itu Salim berharap ditahun 2010 peran pihak Kepolisian Kabupaten Banggai untuk melayani masyarakat dapat lebih ditingkatkan. (ynt)

PERENCANAAN

rehabilitasi terhadap sekolah tersebut akan memerhatikan tingkat kerusakan sekolah yang bersangkutan. Kepala sekolah akan diberikan cek list terhadap item–item bangunan sekolah yang perlu direhabilitasi dan dihitung oleh konsultan pengawas berdasarkan tingkat kerusakannya.

“Dengan begitu diharapkan tidak ada lagi perencanaan dan pemeliharaan sekolah yang hanya dicopy paste,” tegasnya. Syamsulrizal menambahkan pihaknya telah mengajukan penambahan tenaga perencana dan pengawas kepada BKD untuk diperbantukan alias ditugaskan pa-

da Disdikpora. “Mudah-mudahan melalui penempatan CPNS yang baru saja direkrut kita mendapatkan tambahan tenaga perencana maupun pengawasa. Tugas mereka nantinya akan membantu perencanaan dan pengawasan terhadap pembangunan konstruksi sekolah,” tegasnya. (ris)

Fatayat dan Anshor serta para Santri dari Pondek Pesantren (Ponsep) Al-ikhlas Tontouan. Sebelumnya, bertempat di Masjid Ainul Jannah dilaksanakan shalat sunat ghaib. Usai tahlilan dan yasinan, para sesepuh NU di Kabupaten Banggai

diantaranya, Masri Mile, Gaspar Lapali, Muhtar Maurana kepada Luwuk Post mengatakan, Gus Dur bukan hanya sekedar ulama besar. Akan tetapi dirinya adalah negawarawan yang patut jadi panutan. Sebagai warga Nah-

diyin, mereka sangat merasa kehilangan atas meninggalkan tokoh kontroversi tersebut. Sehingganya, sebagai bentuk penghormatan warga Nahdiyin menggelar hajatan meski secara sederhana.(yan)

dara kendaraan maupun penumpang angkutan umum menggerutu. Untuk mencegah agar kerusakan jalan tersebut tidak menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas, Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Banggai mengerahkan alat –alat berat ke wilayah itu. Amatan Luwuk Post, Minggu sore

(3/1), kemarin, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Banggai, Ir. Andi Jalaludin, MM, ikut memantau penambalan ruas jalan yang telah berlubang–lubang itu. “Lubang jalan sudah dalam, kalau tidak diatasi bisa membahayakan pengendara,” katanya. Andi menambahkan, penangan-

an terhadap jalan tersebut hanya bersifat darurat. Dimana timbunan material yang sudah digreder dan dipadatkan dengan bomac tidak akan bertahan lebih dari tiga bulan. “Tapi kalau kita menunggu ditangani oleh pemprov paling nanti Agustus baru dikerjakan, karena proyeknya belum ditender,” tegasnya. (ris)

alokasikan untuk program lainnya. “Alokasi anggaran untuk pembangunan ruang VIP Bandar udara Bubung adalah Alokasi Anggaran APBN, yang sudah barang tentu tidak dapat dialihkan untuk program lainnya. Jika bukan untuk peningkatan bandar udara, maka dana tersebut akan dialihkan ke daerah lainnya.

Sangat disayangkan jika dana tersebut harus beralih ke daerah lainnya,” tuturnya. Sehingganya kata Bupati masyarakat harus bisa menyadari hal itu. Bupati juga membantah jika ada sebagian masyarakat yang menganggap bahwa angka kemiskinan di daerah ini tidak mengalami penurunan. Pasalnya ber-

dasarkan hasil survey dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banggai, bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Banggai mengalami penurunan. “Berdasarkan data BPS warga miskin Kabupaten Banggai makin berkurang, jadi tidak benar jika jumlah warga miskin di Kabupaten Banggai tidak mengalami penurunan,” katanya. (ynt)

diterima langsung oleh Ketua DWP Distamben Ny. Sri Hardi Uda’a. Sementara itu, dalam rangka memeriahkan tahun baru 2010 Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Banggai kembali menggelar berbagai lomba. Antaranya lomba makan kerupuk, lari karung, serta lomba bawa kelereng yang diikuti oleh anak-anak keluarga besar Distamben. Lomba yang digelar Kamis sore (31/12) itu dilanjutkan pada malam harinya dengan lomba tarik tambang dan lari karung antara DWP Distamben dengan karyawati Distamben. Tarik tambang dimenangkan DWP

Distamben, sedangkan lari karung dimenangkan oleh karyawati Distamben. Perlombaan itu juga diikuti oleh para pegawai laki-laki. Selain itu, dilombakan vokal suara antara bidang dan pop singer untuk keluarga besar Distamben. Keluar sebagai juara I VOKAL antara bidang Abdullah bidang listrik, juara II Ibu Halima dari Sekretriat, dan juara III Rusli dari bidang geologi. Adapun pop singer juara I Dian, juara II Ayu dan Juara III ibu Budi. Kepala Distamben Hardi Uda’a SE, MM kepada Luwuk Post, mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk mempererat tali silaturahim dan

sebagai rasa syukur keluarga besar Distamben terhadap kesempatan dan kesehatan yang diberikan Allah SWT dalam berkarya serta meningkatkan kinerja untuk membangun daerah ini. Menariknya dalam acara tersebut ditayangkan sekilas perjalanan Dinas Pertambangan dan Energi beserta berbagai keberhasilan yang dicapai serta permasalahan yang belum diselesaikan selama tahun 2009 mendatang. Acara ini diakhiri dengan pelepasan balon gas yang dibubuhi catatan dan tandatangan Kadistamben beserta kepala–kepala bidang pada pukul 00.00 Wita. (ris)

 Sambungan dari Hal 5

pihak komite sekolah. “ Insya Allah mulai Januari ini kita akan melakukan peninjauan terhadap lokasi– lokasi proyek DAK,” tambahnya. SMP Negeri 1 Toili misalnya,

NAHDIYIN

 Sambungan dari Hal 5

Selain warga NU, tahlilan yang dipimpin Ust. Hadir Siraju tersebut juga dihadiri pengurus Muslimat,

JALAN

 Sambungan dari Hal 5

telah naik status menjadi jalan nasional tersebut lantaran kerusakannya sudah sangat parah. Apalagi, belakangan, kerusakan jalan tersebut telah membuat para pengen-

BUPATI

 Sambungan dari Hal 5

mengatakan, pembangunan ruang VIP bandara bubung di danai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang dikhususkan untuk pembangunan bandara. Dana tersebut kata dia, tidak dapat di-

DISTAMBEN

 Sambungan dari Hal 5

Lomba pangan lokal menampilkan makanan-makanan lokal seperti ubi bete, jagung dan sayursayuran yang ada di Kabupaten Banggai. Lomba tersebut diikuti oleh semua SKPD. Distamben yang meraih juara pertama menampilkan menu tumpeng dari bete, perkedel bete, sambal goreng bete, sarang burung bete dan bete rebus, serta dikombinasi dengan sayur bunga pepaya serta dabu–dabu ikan roa. Hadiah atas lomba tersebut


LUWUK POST | SENIN, 4 JANUARI 2010 | H ALAMAN 7

Irfan Bukan Orang Baru di Golkar LUWUK-Belum seumur jagung di Golkar, adalah isyu yang dilontarkan untuk mengganjal Irfan Bungaadjim maju bertarung pada perebutan jabatan Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai. Namun ‘senjata’ itu sepertinya telah terjawab. Irfan Bungaadjim bukanlah orang baru di partai besar tersebut. Dari catatan yang dihimpun Luwuk Post, Irfan masuk di Golkar sejak tahun 2004 silam. Awalnya, Irfan tercatat sebagai pengurus di DPD II Partai Golkar Kabupaten Donggala. Proses pindahnya Irfan ke DPD II Golkar Kabupaten Banggai tak asalan. Itu disertai dengan rekomendasi yang ditandatangani oleh Adam Arjad Lamrauna dan Ridwan Yalidjma, selaku Ketua dan Sekretaris Golkar Donggala sekitar tahun 2006 lalu. Sebelum menjadi pengurus, Irfan sempat terpilih sebagai Ketua Ikatan Mahasiwa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Sulteng, periode 2001-2003. Bahkan sebelumnya lagi yakni tahun 1999-2001, Irfan Ketua Organisasi Kampus, dimana harus bebas dari interes politik manapun. Bicara soal kualitas, bagi Sekretaris DPD AMPI Kabupaten Banggai ini tak perlu diragukan. Satu hal yang menjadi indikatornya, Irfan pernah menyabet peserta terbaik pada pengkaderan Training of Trainer (TOT) di DPD I Golkar Sulteng tahun 2007. Terlepas ini semua tergantung dari tim formatur dan Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar, tak ada alasan untuk membungkam keinginan Irfan bertarung sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai pada Musda besok. (yan)

Dua Pilkada Terancam tak Jurdil

Jika Masih Pertahankan Lima Anggota KPUD LUWUK-Putusan Dewan Kehormatan (DK) KPU Sulteng yang memecat sekaligus menonaktifkan empat personil KPU Kabupaten Banggai, cukup memberi pukulan telak bagi penghuni lembaga penyelenggara pemilu tersebut. Asis Hariyanto Bahkan lebih buruk Syamsulrizal D dari itu, putusan yang sebentar lagi diplenokan KPU orang-orang yang memiliki tangSulteng tersebut menghilangkan gung jawab besar dan berkualitas rasa kepercayaan publik atas itu, dilontarkan Aswan Ali, SH independensi KPU Kabupaten dalam aksi unjuk rasa yang dilakBanggai. sanakan di kantor KPU Kabupaten Tak heran jika kemudian lahir Banggai, Kamis (31/12) pekan lalu. pesimis masyarakat pelaksanaan “Kami tak yakin jika dua agenda Pilkada Sulteng dan Pilkada demokrasi mendatang akan berKabupaten yang bakal digelar, tak langsung Jurdil dan transparan, akan berjalan jujur dan adil kalau saja lima anggota KPU (Jurdil), jika masih memperta- Kabupaten Banggai tidaks segera hankan seluruh anggota KPU diganti,” teriak Aswan dalam lama. Keinginan agar seluruh per- orasinya. Aswan kembali berkoar, sonil lembaga itu diganti dengan indikasi kecurangan yang terjadi

lalu dibuka untuk dicocokkan dengan data yang ada,” kata Aswan. Dipenghujung orasinya, mantan PNS dan wartawan ini kembali menekankan pesimisnya bahwa dua Pilkada nantinya tidak akan berlangsung sesuai dengan harapan aturan dan rakyat, jika saja masih Clara Rotinsulu Marwan Muid Nirwan Muh. Nur mempertahankan lima pada pelaksanaan pemilu legis- Banggai dalam menjalankan personil KPU yang kedepatan tidak profesional dalam menjalatif Apri 2009 lalu, sebenarnya tanggung jawabnya secara fair. Berangkat dari realita yang ada lankan tanggung jawabnya. sudah terlihat. Makanya sam“Kami tak yakin dua Pilkada bung Aswan ketika itu proses kata pendiri Institut Parlemen pengawalan demokrasi sudah Banggai (IPB) ini, maka tak salah mendatang akan berlangsung jika kami mendesak KPU untuk baik, jika saja lima anggota KPU dilakukan. Ternyata sambung Aswan, membeberkan dugaan pe- Kabupaten Banggai tak diganti,” dugaan penyimpangan dengan nyimpangan lainnya, selain kasus teriak Aswan. Hanya saja orasi Aswan yang memperjual-belikan suara rakyat, Lisa-Boften yang berbuntut pada tidak meleset. Turunnya putusan sanksi tegas sebagaimana pu- cukup berapi-api tak didengar lima anggota KPU. Sebab pada DK yang memecat dua personil tusan DK KPU Sulteng. “Hari ini kami minta semua aksi yang dihelat siang itu tak ada KPU dan menonaktifkan dua anggota lainnya menjadi bukti ketidak kecurangan di KPU dibeberkan. satupun personil penyelenggara becusan KPU Kabupaten Jika perlu kota suara hasil pileg pemilu tersebut. (yan)

Didemo, Kantor KPU Tertutup Tak Satupun Anggota dan Sekretariat Nongol

Arif Tjatjo Siap Maju LUWUK-Perebutan jabatan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang akan dihelat Selasa (5/1) besok, dipastikan berjalan kompetitif. Pasalnya, tidak hanya calon incumbent Djar’un Sibay beserta Ketua DPRD Banggai Samsul Bahri Mang yang akan berlaga. Kader murni beringin lainnya juga dikaArif Tjatjo barkan ikut tampil. Salah satunya adalah Syaripuddin Tjatjo. Jauh-jauh hari sebelumnya, politisi yang akrab disapa Om Arif ini, tidak tersentuh prediksi bahwa akan ikut berlaga pada pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai periode 2010-2015. Namun pada injuri time, Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai menyatakan sikap politiknya untuk meramaikan bursa terpenting itu. Dikonfirmasi Luwuk Post, Kamis (31/12) pekan lalu via sms, Arif Tjatjo dengan nada santai berujar, pada intinya dirinya siap maju. Kebijakan ini sengaja dilakukan karena Partai Golkar butuh yang namanya pengkaderan. “Pada intinya, saya siap maju. Karena di Golkar butuh proses pengkaderan,” ujar Arif Tjatjo singkat. (yan)

AAI Jangan jadi Tameng Menakutkan LUWUK-Warning yang diberikan Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Kabupaten Banggai, tak membuat ciut Irfan Bungaadjim. Upaya hukum yang bakal ditempuh tim penasehat hukum Ketua KPU Kabupaten Banggai, Syamsulrizal Djalumang, SH ketika Irfan tak menarik kembali pernyataannya di media masa, ditanggapi balik Sekreraris DPD AMPI Kabupaten Bang- Irfan Bungaadjim gai tersebut. Ditemui di Bengkel Warkop Kamis (31/12) pekan lalu, Irfan mengatakan, mestinya AAI tidak menjadi tameng untuk menakut-nakuti rakyat, dengan cara membawa persoalan apa saja pada jalur hukum. “Bagi saya apa yang bakal dilakoni AAI, sama dengan membungkam kebebasan berpendapat,” kata Irfan. Mestinya saran Irfan, Yusak memahami UU Pers. Artinya ketika merasa keberatan dengan sebuah pemberitaan, yang bersangkutan berhak memberikan hak jawab. Bukan sebaliknya, menakuti-nakuti dengan modus membawa persoalan pemberitaan pada jalur hukum. “Saya kira apa yang dilakukan Yusak bukti kedangkalan berpikirnya,” Tuding Irfan. Bagaimana dengan desakan Yusak agar Irfan segera menarik kembali pernyataannya yang dianggap melakukan pencemaran nama baik kliennya? Irfan kembali menjawab. “Kalimat apa yang perlu ditarik. Mana bentuk pencemaran nama baik yang ditudingkan pada saya,” kata Irfan balik bertanya. Bagi Irfan, Yusak salah memaknai pernyataannya yang menyebut Syamsulrizal siap-siap masuk penjara. “Yusak yang keliru memaknai statemen saya itu. Tidak ada yang memvonis Ketua KPU sebagaimana ditudingkan Yusak. Saya kan hanya bilang siap-siap. Itu artinya yah siap-siap saja karena putusan Pengadilan yang merumuskannya,” ujar Irfan. Calon Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai ini juga mengkritisi keterlibatan AAI dan Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (IPHI) Kabupaten Banggai terhadap persoalan yang melilit Syamsulrizal Djalumang. “Saya kira keliru dua organisasi hukum itu melakukan pembelaan terhadap pada Djan, atas dasar solidaritas. Karena memang jelas-jelas di luar dari konteks tupoksinya,” ujar Irfan. (yan)

(FOTO: SOFYAN LABOLO / LUWUK POST)

DIALOG: Para pendemo ketika berdialog dengan Kapolres Banggai, AKBP Drs. Sri Suhartono, bertempat di halaman Mapolres Banggai, Kamis (31/12) pekan lalu.

Pendemo Sebut 6 Aleg ‘Kantrol’ LUWUK-Aksi unjuk rasa yang pemecatan dan penonaktifan emdilakukan sejumlah LSM di kota ini pat personil KPU minus Asis Hariyanto. terkait turunnya puPara pendemo yang tusan Dewan Kehorterdiri dari KIP-KLEY, matan (DK) KPU IPB, paguyuban Sulteng, bakal menLINCA serta elemen jadi bola salju. masyarakat yang diPasalnya, yang gelar Kamis (31/12) menjadi rujukan kepekan lalu mengindiluarnya sanksi tegas kasikan tak hanya tersebut dengan terkasus Lisa-Boften kuaknya hasil pleno yang bermasalah. penetuan caleg terAkan tetapi masih ada pilih kursi ketiga dapil sejumlah kasus III milik Partai Golkar. lainnya yang meleDK menilai ada dua gitimasi aleg duduk di persepsi KPU KaParlemen Lalong bupaten Banggai Suwiryo Haerani dalam merumuskan caleg terpilih, bukan pada jalur sebenarnya. Dalam aksi tersebut para penyang akhirnya melegitimasi Lisa demo menyebut ada enam aleg hasil Sundari. Dasar hasil pleno ganda inilah pileg lalu yang bermasalah sesehingga DK merekomendasikan hingga tak layak menjadi wakil

rakyat. Berangkat dari indikasi itu, mereka mendesak Ketua KPU Kabupaten Banggai Syamsulrizal Djalumang, SH untuk membeber nama-nama yang terindikasi sebagai aleg ‘katrolan’ itu. Hanya saja niatan itu tidak tersahuti. Sebab Ketua KPU Kabupaten Banggai pada aksi tersebut tidak berada di tempat. Meski secara lantang para pendemo menyebut ada enam aleg bermasalah, namun mereka enggan membeber nama-nama aleg yang kini sudah bertugas di DPRD Banggai. “Tidak etis kami akan sebutkan namanya. Kami ingin Ketua KPU yang membeberkan nama-nama itu, sehingga tidak hanya Ketua KPU yang menjadi korban tunggal dalam putusan DK,” ujar aktivis KIPKLEY Kabupaten Banggai Suwiryo Haerani. (yan)

LUWUK-Kecewa. Hal itu setidaknya dirasakan puluhan pendemo yang menggelar unjuk rasa di kantor KPU Kabupaten Banggai, Kamis (31/12) pekan lalu. Betapa tidak, unjuk rasa terkait turunnya putusan Dewan Kehormatan (DK) KPU Sulteng yang memecat sekaligus menonaktifkan empat anggota KPU Kabupaten Banggai, kantor lembaga penyelenggara pemilu tersebut tertutup. Karena siang itu kantor yang beralamatkan di jalan S. Parman Kelurahan Luwuk itu tak ada penghuninya, meski bukan hari libur. Praktis saja melahirkan kekecewaan para pendemo yang terdiri dari sejumlah LSM, diantaranya KIP-KLEY, IPB, paguyuban LINCA serta elemen masyarakat. Meski tak mendapat penyambutan, namun aksi yang mendapat pengawalan aparat kepolisian itu tak mengurangi powernya. Para orator secara bergantian menuding ketidak becusan kinerja KPU Kabupaten Banggai. Penggagas aksi yang juga aktivis KIP-KLEY Kabupaten Banggai, Suwiryo Haerani adalah salah satunya. Dalam orasinya Suwiryo mengaku kecewa dengan tidak diterimanya mereka oleh anggota KPU. Padahal pemberitahuan untuk menggelar aksi sudah disampaikan secara resmi. “Sebelum kami bertandang, kami sudah melaporkan aksi ini. Tapi mengapa tak satupun dari mereka yang nongol,” ujar Suwiryo. Turunnya putusan

DK sam-bung Suwiryo, kuat dugaan jika hasil pleno yang dirumuskan KPU cacat hukum. Tak itu saja, mantan polisi ini juga membeberkan, pada pileg lalu tidak sedikit intervensi dari kalangan eksekutif, sehingga apa yang dihasilkan tidak semuanya sesuai dengan ketentuan. “Ini merupakan kejahatan administrasi dan sudah pasti pelanggaran hukum, terkait adanya intervensi pihak luar dalam melegitimasi aleg terpilih,” ujar Suwiryo. Sekitar 30 menit berorasi bergilir, para pendemo kemudian menuju Mapolres Banggai. Tak seperti di KPU, tidak ada penyambutan oleh personil lembaga tersebut. Di Polres Banggai para pendemo justru diterima Kapolres Banggai, AKBP Drs. Sri Suhartono. Kendati dialog berdurasi 5 menit dan hanya digelar tepat di pintu masuk Mapolres Banggai, namun para pendemo mengaku puas dengan proses penerimaan tersebut. Sebab orang nomor satu di jajaran Polres Banggai itu berjanji akan mengusut tuntas laporan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oknum anggota KPU Kabupaten. “Yah kami pelajari dulu isi laporannya. Setelah itu kami akan tindak lanjuti,” ujar Sri Suhartono yang pada kesempatan itu mendapat pengawalan ketat anak buahnya. Usai berdialog dengan Kapolres Banggai, para pen-demo belum langsung mem-bubarkan diri. Iringiringan kendaraan roda empat dan puluhan roda dua menuju kantor DPRD Banggai. Niatan menyalurkan aspirasi pada wakil rakyat tidak terealisasi. Sebab hari itu juga para penghuni Parlemen Lalong tidak berada di tempat, meski belum saatnya libur. (yan)

Teguh Berpeluang jadi Anggota KPU LUWUK-Dari sederet nama yang masuk dalam daftar Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota KPU Kabupaten Banggai, Teguh Yuwono merupakan salah satu yang paling peluang. Sebelumnya, Teguh dikabarkan masuk dalam kepengurusan DPC Partai Damai Sejahtera (PDS) Kabupaten Banggai. Hal itu yang menjadikan batu sandungan Teguh untuk masuk dalam daftar PAW anggota KPU Kabupaten Banggai. Namun informasi tersebut tertampik. Tak hanya Teguh, pengurus PDS juga membantah soal itu. “Pak

(DK) KPU SulTeguh tidak masuk dalam teng. Selain kepengurusan PDS. Yang Teguh, memang bersangkutan hanya simmasih ada sepatisan PDS dan sempat jumlah nama menjadi juru kampanye yang masuk da(jurkam) pada pileg lalu,” lam daftar PAW. ujar Sekretaris Badan Akan tetapi sebaPemenangan Pemilu giannya kini tidak (Bapilu) PDS, Hur Carlos memenuhi syarat. Pouwano, kepada Luwuk Diantaranya telah Post, belum lama ini. menjabat jabatan Mulai digulirkan wastrategis pada cana PAW anggota KPU salah satu univerKabupaten Banggai ini, sitas serta terdaflantaran adanya rekomen- Teguh Yuwono tar sebagai caleg dasi pemecatan dan penonaktifan dari Dewan Kehormatan dan pengurus parpol tertentu. (yan)

Jaring Cabup, DPD hanya Mengusulkan LUWUK-Analisa politik Machtar Sangkota yang mengklaim hasil Musda ke-8 DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai merupakan warna partai ini pada Pilkada 2011, disanggah. Hitung-hitungan politik tersebut dianggap keliru. Bahkan dinilai tidak memahami mekanisme dalam rekruitmen kandidat yang berlaku pada partai teloran Orde Baru (Orba) ini. “Keliru apa yang menjadi analisa Machtar tentang planing politik Golkar ketika Musda telah merumuskan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai periode 2010-2015,” ujar kader

Golkar kepada Luwuk Post, belum lama ini. Menurut sumber yang enggan menyebutkan identitasnya, dalam menjaring kandidat calon bupati (Cabup), DPP akan melibatkan lembaga independent. “Ini berlaku tak hanya pada Pilkada kabupaten / kota, akan tetapi juga pada Pilkada provinsi,” ujar sumber. Dalam penjaringan tersebut lanjut sumber, ada sejumlah indikator penilaian. Diantaranya latar belakang pendidikan, punya komitmen dengan partai Golkar serta tingkat popularitasnya tinggi di tengah masyarakat. “Nantinya figur yang mendapat

point tertinggi, itulah yang nantinya didorong menjadi kandidat yang berhak menggunakan kendaraan Golkar pada agenda demokrasi tersebut,” kata sumber. Aturan yang bakal diterapkan Golkar ini lanjut dia, berbeda dengan ketentuan sebelumnya. Dimana Ketua DPD punya hak cukup besar dalam menentukan kandidat cabup. Kader Golkar ini berharap strategi tersebut dapat maksimal, sehingga Golkar mampu mempertahankan eksistensinya pada hajatan Pilkada. Sebab sebelumnya, Golkar selalu terpuruk pada setiap momentum tersebut. (yan)

(FOTO: SOFYAN LABOLO / LUWUK POST) TAK BERPENGHUNI: Kantor KPU Kabupaten Banggai Kamis (31/12) pekan lalu tak berpenghuni. Padahal dihari itu aksi demo dipusatkan di kantor yang beralamatkan di jalan S. Parman Kelurahan Luwuk.

Rekomendasi DK, Marwan Muid Legowo LUWUK-Berbeda dengan Ketua KPU Kabupaten Banggai, Syamsulrizal Djalumang yang melakukan perlawanan atas rekomendasi pemecatan yang dikeluarkan Dewan Kehormatan (DK) KPU Sulteng. Bagi Marwan Muid, dirinya lebih memilih diam dan menunggu hasil pleno KPU Sulteng atas terbitnya rekomendasi DK tersebut. Ditemui Luwuk Post diselasela peringatan hari ke-40 almarhum Ismail Muid di desa Mendono Kecamatan Kintom belum lama ini, Marwan berujar, apapun yang menjadi keputusan pleno KPU Sulteng dirinya akan menerima dengan ikhlas. “Apapun keputusannya,

saya akan terima dengan lapang dada,” ujar Marwan. Ditanya soal penilaian yang mengklaim rekomendasi DK tebang pilih, menyusul tidak sama sanksi yang di-berikan kepada lima personil KPU Kabupaten Banggai, Marwan menjawabnya. Me-nurut dia, dalam merumuskan sebuah rekomendasi, DK memiliki pertimbangan yang dianggap mendasar. Dan hal yang kemudian menjadi pijakan DK sehingga mengeluarkan rekomendasi. “Saya kira ada dasar DK sehingga harus mengeluarkan rekomendasi seperti itu. Dan kami sebagai orang yang dianggap bersalah, menerima saja apapun keputusan pleno KPU Sulteng,” terang dia. (yan)


LUWUK POST | SENIN 4 JANUARI 2010 | HALAMAN 8

PENDAPAT KAMI

Sang Guru Tinggalkan Kita GUS DUR adalah tokoh besar. Kebesarannya, seperti kita tahu, dia bangun dari setiap jengkal waktu yang dia miliki. Bukan dari sela waktunya yang tersisa dari urusan kepentingannya untuk mengurus diri sendiri. Yang Gus Dur inginkan adalah yang juga kita ingini. Dalam perjuangannya, selalu ada kita di dalamnya. Kebesaran Gus Dur, kita semua menyaksikan, dia bangun dengan tumpukan kesederhanaan hidup dan sikap rendah hati. Dia kumpulkan butiran pasir nilai hidup hingga tersusun harmoni hidup bersama. Gus Dur memberi kita warisan untuk selalu berjiwa besar. Bukan mempertunjukkan warisan yang sebenarnya telah dia warisi sebagai anak seorang menteri. Dalam kesederhanaan, Gus Dur bahkan tak pernah merasa kecil, apalagi gentar, untuk mengikis tirani Orde Baru yang beku dan militeristik hingga betul-betul meleleh pada waktunya. Terus menjaga kesabaran dalam ketertindasan, tidak berangasan ketika sedang turun di jalan. Tidak arogan saat kuasa ada di tangan. Gus Dur merombak aneka aturan dan tatanan, bukan untuk melanggengkan kekuasaan, tapi untuk kebenaran yang sewajarnya. Kebesaran KH Abdurrahman Wahid, kita semua merasakan, dia bangun dengan semangat kesetaraan dan kepedulian terhadap kelompok minoritas. Bukan lewat pencitraan dan kampanye penggelembungan. Gus Dur adalah sahabat siapa saja. Bersahabat dengan yang berbeda pendapat. Berteman dengan yang tak sealiran. Koncoan dengan etnis yang berbeda. Membangun hubungan lintas agama, mengajak untuk tumbuhnya persaudaraan antarnegara, eratnya pertalian multikultur, bersatunya semua warna. Gus Dur tak pernah lupa untuk bercanda. Biar apa? Biar kita tertawa, biar dunia tertawa. Bill Clinton hingga Fidel Castro pun tertawa terguncang dengan kecerdasan joke-nya. Yang sedih, yang sedang terpojok, yang sedang menderita, yang teraniaya, bisa tiba-tiba tertawa. Gus Dur tentu harus bekerja sangat keras untuk menghibur kita. Sebab, dia tahu, betapa banyak rakyat yang terimpit duka derita. Gus Dur adalah orang yang membebaskan warga Tionghoa merayakan tahun baru Imlek. Sebab, merayakan datangnya tahun baru versi apa pun adalah merayakan datangnya kegembiraan. Di antara banyak pemimpin yang kita milki, Gus Durlah yang mengajari kita untuk tidak berprasangka buruk terhadap budaya yang datang dari warna kulit berbeda. Gus Dur adalah guru bangsa terbaik yang kita miliki. Dia tak pernah lelah untuk memberikan pelajaran hidup demokratis, damai, rukun, meski kita dalam perbedaan yang tak terhindarkan. Sebagai guru, Gus Dur bukan sosok yang kaku. Guru yang tak pernah menciptakan jarak antara si Bapak yang pandai dan si murid yang dungu sekalipun. Gus Dur memberi kita pelajaran abadi. Yang bisa dikaji hingga anakcucu nanti. Dalam memberi teka-teki, Gus Dur adalah maestro tanda tanya. Yang bisa membuat rakyat seluruh Indonesia penasaran dan menyerah untuk menemukan kuncinya. Dan ketika semua telah menyerah, Gus Dur cukup berkata: gitu aja kok repot. Gus, sekarang engkau telah tinggalkan kita semua. Betapa rindu kami akan gurau, tawa, dan keterbukaanmu nanti. Ketika oleh Orde Baru kau dianggap melawan dan yang lain tunggang-langgang ketakutan, kamu cukup bilang: prek! Kami diam menunggu reaksi apakah kamu akan dimarahi? Ternyata tidak. Kami tetap bisa memilikimu. Abdurrahman Ad-Dhakil, kamu adalah pendobrak berbagai kesakralan dan kebekuan. Kau buka lebar-lebar pintu istana. Istana negara adalah istana rakyat. Kau buka lebar-lebar jendela kebebasan pers. Sebab, kau tahu, kebebasan berpendapat dan berekspresi merupakan pilar penting untuk tegaknya demokrasi. Sekarang Gus, kamu telah tinggalkan kami di sini. Maafkan kalau sebagai murid tetap seperti siswa taman kanak-kanak yang tak pernah beranjak pintar dan dewasa seperti yang kamu inginkan. Maafkan kami sebagai muridmu Gus, yang malas mengkaji sanepo-sanepomu dan ogah-ogahan menelaah arti penting demokrasi. Sepanjang waktu murid-muridmu terus tawuran dan kamu tak pernah lelah nemberikan jalan tengah.Selamat jalan Gus, sejujurnya kami sangat kehilangan... (*)

Tahun Baru dan Pemimpin Muda SEBELUM kita berdiskusi pendek, kali ini saya ingin mengucapkan secara khusus selamat tahun baru 2010 kepada segenap pembaca harian Luwuk Post, semoga sepanjang tahun 2010 kita tetap diberikan kedamaian, keamanan dan yang terpenting kesejahteraan. Kita senantiasa berdoa dan bersyukur atas semua limpahan rahmat, berkah, inayah dan rezki-Nya. Kita juga berharap semoga para pemimpin bangsa dari Presiden, Gubernur, Bupati, Camat hingga Kepala Desa mendapatkan kekuatan dan keberkahan sehingga Allah swt secara berkelanjutan menambah nikmat tersebut. Kita percaya bahwa barang siapa yang senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan, maka Allah akan menambah nikmat dimaksud, sebaliknya mereka yang kufur atas nikmat yang selama ini diberikan, Allah swt tak segan-segan akan mengadzabnya. Namun demikian, apapun yang menjadi harapan kita dimasa depan sangat bergantung pada apa yang sedang dan akan kita lakukan pada hari ini. Jika kita menyemai padi, mustahil kita berharap tumbuh jagung, apalagi buah semangka berdaun sirih. Jika kita berharap kebaikan yang lebih besar, maka sangat tergantung pada seberapa banyak bibit kebaikan itu kita tebarkan hari ini. Sama halnya ketika kita berharap lahirnya pemimpin yang lebih baik dimasa depan, maka kita selayaknya menyiapkan dengan cermat jauh sebelum pemilu dilaksanakan, bukan tiba masa tiba akal, atau bahkan tak ada rotan akarpun jadi (bukan Rampunjabi lho!). Dan semua harapan tadi harus diusahakan, bukan dibiarkan seperti menunggu kelapa jatuh dari pohon. Allah swt tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sekiranya kaum itu sendiri tak

+628134042xxxx dari perwakilan l.s.m.mera putih memba pos luk masaalah denda jg dilakukan aprat samsat itu palik terpuji karna kecelakaan lalulintas dikarekan tidak pakai kaca spion .ngebut.tidak punja sim. hanja mau mengikuti kemauan semdiri dan mengajak masjarakat disiplin berkemderaan diminta kepada dewan terherwat memdukun progran ter sebut demi tertitipnja pemgemdara kemderaan bermotor ter utama paskir jang benar husunja jalan utama selamat tahun baru semua elemen kabupaten bamgai abduh haris nento soho 081340424084. +628134042xxxx di himbau kepada amggota dewan kab bamggai dapat memgawas pemdistribusiam bbm wilaja kecamatan pagimana tiap desa hanja di berikan 1 drum bbm ber supsidi menurut agen pertamina membatasi kata bapak bpk opi kepada lsm. merah putih +628134125xxxx POSINA TOKA.,IYABA’ TOKA..PANYAKIT TOKA..BALA’..BALA’ BALA’..TOKA.klw malam thn baru smalam suntuk tanpa memprhatikn org lain yg mo istrahat.prlu adax koordinasi dri sluruh pihak trkait agar perayaanx tentram dgn harapn agar mmasuki thn baru dgn pnuh kdamaian.

(Direktur Eksekutif Pusat Kajian Strategik Pemerintahan)

berkemauan mengubahnya sendiri. Demikian firman Allah swt dalam agama yang saya yakini. Tahun 2010 tentu saja tahun yang akan sedikit panas. Panas bukan karena kemarau, tetapi panas karena dinamika politik yang memang semakin mendekati garis finis. Saya yakin, kampung halaman saya di Pagimana yang 25 tahun lalu tak begitu peduli dengan politik praktis pastilah akan mengambil bagian yang paling dominan. Para pengamat sekelas kawan dan guru saya, Mursyid misalnya akan menjadi menjadi narasumber dalam waktu-waktu tertentu. Saya suka berdiskusi dengan beliau tentang masa depan kampung halaman kita, Banggai Tano Manondo. Kali ini, saya akan berdiskusi secara imajiner dengan beliau tentang topik, pemimpin muda bagi masa depan Kabupaten Banggai. Saya pernah bilang, di Indonesia saat ini 80 persen Gubernur dan Bupati/Walikota rata-rata berusia antara 33 sampai dengan 55 tahun saat terpilih. Bahkan sekelas Gubernur saja, hanya kurang dari 5 Gubernur yang usianya diatas 55 tahun saat terpilih, termasuk maaf, Gubernur di kampung halaman saya. Bagaimana mungkin anda akan mengharapkan perubahan yang mendasar kalau pemimpin anda berusia diatas 50 tahun ? Coba anda bayangkan bagaimana seseorang di usia seperti itu mengurus dirinya, keluarga dan lingkungannya? Sekalipun beberapa diantaranya masih prima, tapi untuk mengelola sebuah pemerintahan

yang kompleks dan menuntut akselerasi yang cepat dibutuhkan pemimpin yang lebih muda, cerdas, berani, tauladan dan diterima luas oleh masyarakat. Kalau anda dan saya pada usia senja disuruh mengubah hutan menjadi danau dalam semalam seperti kisah Sangkuriang dengan Tangkuban Perahu, mungkin saja selesai, tapi butuh waktu lebih dari semalam. Mereka yang berada diusia tersebut dihadapkan pada masalah yang kompleks, maka saya yakin lebih banyak berobatnya daripada menyembuhkan penyakit orang lain. Dia dapat menjadi sumber masalah (problem resources), bukan pemecah masalah (problem solving). Menjadikan pemimpin diusia renta sama dengan menempatkan orang tua dengan beban berat. Secara sadar kita sedang mendzolimi orang lain. Kegagalan kita selama ini, karena pemimpin yang kita pilih berada diusia senja, sehingga lebih banyak diam mempertahankan kekuasaan sambil menjaga kestabilan sosial dari-pada menyelesaikan masalah pokok dilapangan. Secara individu boleh jadi baik, namun secara kolektif lebih banyak kehilangan kepekaan sosial (social insting). Maka jangan heran kalau mereka lebih banyak mengurus diri dan keluarganya, daripada menghabiskan waktu untuk menemukan jalan keluar (way out) atas kesulitan orang banyak. Saya suka belajar sejarah para pemimpin kita, Soekarno menjadi Presiden

pada usia 44 tahun, Soeharto menjadi Presiden pada usia 46 tahun, merekalah yang melakukan perubahan signifikan sejak Indonesia berdiri dan dikenal dunia. Soekarno bahkan sering memprovokasi kita tentang seratus pemuda jauh lebih penting jika ingin mengubah dunia secara revolutif. Maka, mengapa kita ragu dengan pemimpin muda? Apakah masyarakat Nusa Tenggara Barat dan Bengkulu ragu dengan Gubernurnya yang terpilih pada usia 38 tahun? Atau apakah kita ragu ketika Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dipimpin oleh seorang anak muda yang seusia saya, 37 tahun ? Sejarah mencatat bahwa perubahan bangsa ini dikawal penuh oleh para pemuda, sekalipun terkadang terkesan ekstrem seperti transisi Indonesia merdeka, orde lama, orde baru hingga reformasi. Semua kenyataan itu tak dapat disangkal oleh siapapun. Keraguan tadi hanya dapat ditepis kalau kita benarbenar percaya pada kompetensi, bukan pada seberapa populer maupun uang yang dimiliki oleh setiap kandidat. Kalau itu yang kita yakini, maka orang seperti saya dan Pak Mursyid tentulah tak berpeluang untuk menjadi pemimpin, sebab yang tepat disana hanyalah kaum artis dan sekelompok pemilik modal baik di level nasional maupun lokal. Kita berdua hanya akan menjadi pengamat, bukan pelaku sebagaimana harapan ideal orang banyak. Dan ingatlah, mereka yang hanya menjadi pengamat sekalipun terkadang kritis hanyalah memiliki sedikit kadar iman, dibanding mereka yang mampu menegur, apalagi sampai mencegah kemungkaran dan mendorong amar ma’ruf ditengah-tengah masyarakat. Demikian kata Rasulullah saw,.....(*)

Mungkin Golkar Mensejahterakan ( Bagian Pertama ) MUSYAWARAH Daerah (Musda) VIII Partai Golkar Kabupaten Banggai yang dihelat di awal tahun pertanda bahwa Golkar akan memulai sedini mungkin proses pensejahteraan rakyat. Maklum, partai Golkar adalah partai penguasa di Kabupaten Banggai. Bupati dan Wakil Bupati adalah usungan Golkar beserta koalisinya. Di DPRD sejak periode sebelumnya memegang pimpinan demikian halnya periode sekarang pimpinan dipegang politisi Golkar. Pimpinan SKPD ditempatkan disamping mengantongi kemampuan dibidangnya juga berkomitmen bekerja dengan visi dan misi “politik” aktor Golkar di pemerintahan. Jika demikian, pemerintah yang sedang bekerja adalah pe-

+628134322xxxx Sy dan kel.mengucpkan trut brduka cita yang mendalam atas wafatx mantan presiden RI bpk Abdurrahman wahid(gusdur).. +628135557xxxx Lwk post yth,”z cma mo blg kpda yg menemukan hp nokia E71 warna merah N silver yg hlg d’ psr simpong tlg d’kembalikan atau hubung no z ini 081355570255,nanti qt kase imbalan insyaAllah.makasih. +628135639xxxx As. Trut brduka cita ats wfatx KH. ABDURRAHMAN WAHID, Prsden ke 4 RI. Smoga arwax n amal baik d trima ole Allah swt, amin . Buat sobat2 aq d antrax: Anti, Fati, Yola, Rudi dll. Slamat Thn baru 2010.

+62461701xxxx Lp yth himbauan presiden atas meninggalx kh.Abdrahman wahid sbg tanda berkabung nasional dgn mengibarkan bendera setengah tiang selama 7hr anehx bupati camat lurah kades tdk meneruskan himbauan tsb kpd siapa tlg lp teruskan himbauan tsb

Oleh : Muhadam Labolo

+6281624xxxx Yth lwk pos buat pak bupati tolong di benahi kinerja di instansi badan diklat karena selama diklat tdk ada kemajuan malahan cuma kebobrokan di dlm instansi itu karena terlalu banyak pungli dan panitia tdk ada yg bekerja maksimal pada saat ada kegiatan dan ada bocoran panitia tdk di bayar malahan panitia jadi sapi perah bayangkan uang honor di potong dan uang tkd juga di potong jadi kami mau mengadu ke mana selain ke pak bupati tolong kami pak bupati sebelum kami mati. +628523095xxxx Aww.lwk post.mengnai Rmh Dinas Kta DPRD Kab.Bgi yg di tmpati Pak Djar’un Sibay sy spndapat dikemblikan ke PEMDA Kab.Bgi.Karna memang slama PAK DJAR’UN SIBAY Jd PNS s/d Pejabat bahkan sampe pensiun tdk pernah mengambil atau dibrikan atau memiliki rmh pribadi yg di swastakan oleh PEMDA slama bliau melakukan pengabdian di Kab.Bgi.Demikian utk diketahui.Tq.lwk post. wslam. +628523713xxxx Slamat tuk hersal fc, tp juaramu trnoda atas cr mnager ‘’Saldi’’ yg turut memberi andil diskulipikasix saggai kintom dr turnamen,lwk pos yth,tulis : hersal sang juara ternoda mkgr cup 2009. By lipu saluan luok. +628524090xxxx Ass wr wb kami forum pemuda NU kab.banggai mengajak kpd seluruh pemuda NU dan warga Nadliyin sekab.bgi untuk mengirim doa berupa pembacaan yasin dan tahlil untk almarhum KH Abdurrahman wahid(gusdur) agar arwahnya diterima disisi ALLAH SWT dan mendptkan MaghfirahNya amin

Oleh : Abdullah Mukarram merintah yang dilakoni aktor politik partai Golkar. Menisbahkan seluruh kesuksesan apatalagi kegagalan pembangunan di Banggai pada Golkar tentu tak semuanya benar. Tapi bukankah keputusan mau dibelanjakan apa anggaran di APBD dan membangun apa amat ditentukan aktor politik di pemerintahan juga di DPRD. Jika menelisik kebelakang satu periode pemerintahan Kabupaten Banggai, pimpinan daerah Sudarto dan Ma’mun Amir adalah senyawa Golkar. Di DPRD tahun 2004 - 2009 kala itu komposisi Golkar mencapai 13 legislator. Periode Ma’mun Amir dan Musdar Amin masi bagian dari pemerintahan

Golkar. Walau terbilang turun dengan hanya merebut 6 kursi Legislator di DPRD tapi pimpinan tetap dipegang Golkar. Tapi diakui atau tidak, “gen” politik di daerah dan rekam jejak pola kebijakan penggunaan anggaran APBD serta pembangunan daerah adalah buah karya politisi pohon beringin. Jadi, jika publik menyimpulkan pembangunan telah mensejahterakan rakyat atau belum mensejahterakan utarakan di Musda Golkar. Tentu ada aktor politik dari partai lain, tapi bukankah secara linier politik di daera kita adalah politik setengah oligarki-patronase. Jadi jejaknya adalah “pohon beringin juga”.

Kita sama mahfum bahwa kerap dan ini sering terjadi pimpinan tetap menjadi sentral bukan hanya politik, tapi juga sentral kebijakan. Karena politik di daerah tetap kental dengan politik patronase. Jika melacak lebih dalam lagi, akar politik daerah adalah kerja aktor politik kader partai Golkar. Tentu internal Golkar juga terjadi perbedaan pendapat dan pandangan politik serta penilaian capaian pembangunan sebagai dinamikan demokrasi partai. Di Golkar seperti juga partai lain di dalamnnya terdapat komposisi birokrasi, politisi, pengusaha konstruksi dan sektor swasta. Senyawa ini tentu adalah pelaku pembangunan sesuai lini garapannya dan Golkar menjadi “payung” yang mempertemukan “kepentingankepentingan” tersebut.( Bersambung )

+628524090xxxx Ass wr wb telah berpulang kerahmatullah seorg tokoh bgs n guru bngsa ,mantan presiden RI ke-4 Almarhum KH Abdurahman wahid tlh meningglkan kita semua seluruh rakyat indonesia dia sangat brjasa dlm mngmbngkn dan mmbngun sistim dan nilai demokrasi dan kemanusiaan tanpa memandang suku,agama dan ras serta berani menegakkan kebenaran dan keadilan demi sebuah peradaban dan kemaslahatan umat..... selamat jalan bapak bangsa!smga amal ibadahx diterima Allah swt dan diberikan nikmat dan magfirah disisiNya amin

+628524102xxxx Pemerintah & masyarakat Desa Indang Sari turut brbelasungkawa ats wafatnya KH. ABDURAHMAN WAHID (Gus Dur) bpk Pluralisme Indonesia. Imanuel M/KADES

+628575612xxxx Lalu, jln yg d kse bae pagimana-poh d masa pemerinthn bpk marto s japar. sbaikx bpk marto jd camat lwk spy jln d salodik jd bagus.

+628528337xxxx Sy sbg warga lwk kecewa skl dg tdk adax larangan menjual petasan oleh aparat yg berwenang. Pd mlm pergantian th jg tdk ada pengamanan yg berarti dr aparat shg masy terkesan liar, menyulut petasan di jalan jg melempar ke org yg lwt. Bahkan petugas pun mlh ikut melempar petasan. Apa perlu ada korban dl br ada larangan? Anak sy sdh jd korban lemparan petasan dr org yg tdk bertg jwb shg mengalami luka bakar. Tlg untuk kedpn lbh ditertibkan agar tdk menimbulkn lbh banyak korban

+628575612xxxx Kpd bpk datu adam jgn cm b pasang baliho bsr2 d jln simpang 3 kamumu tp i2 jln bungasalodik t d prhtikn. buktikn dlu prjuanganmu untk rakyat.

(Penulis adalah : Direktur The Banggai Institute)

+628524090xxxx Ass wr wb Almrhum KH ABDURRAHMAN WAHID tepat skali jd pahlawan nasional krna beliau tlah brhasil membngun sistim politik dan demokrasi yg sehat dan dinamis sejalan nilai islami n sesuai ideologi pancasila dan UUD 1945 +628524090xxxx Ass perjuangan Almrhum KH ABDURRAHMAN WAHID (GUS DUR) sebenarnya harus dijdikan panutan para elit politik didaerah ini dlm membngun tatanan politik yg demokratis dan mnjunjung tinggi nilai keagamaan dan kemanusiaan shngga arah politik harus ditrjemahkan dlm pembngunan dan brtujuan untk mesejahterahkan rakyat bkn mengintimidasi rakyat bhkan pemikiran gusdur mnitik beratkan pd perjuangan memberantas kebodohan,kemiskinan ,diskriminasi hukum dan keadilan shngga trwujud masyrakat madani dr forum pemuda NU kab.bgi +628524101xxxx AS. Turut Berduka cita ats mningalx mntan Prsden RI ke 4, Bpak KH. Abdurrahman Wahid ( GUS DUR ) pd hri rabu,30 Des 2009 pkul 18.45, smoga arwa n amal baikx d trima d sisi Allah swt, amiin. YADI JAIL PAGIMANA , thanks LP ats d muatx sms in. +628524102xxxx Selamat Menapaki Tahun Baru 2010, jangan khawatir akan hari ini, esok & selamanya, krna Kita tlh dilayakanNYA untuk mnjalani sisa hidup Kita, Amin. Imanuel M/ Kades Indang Sari +628524102xxxx Keluarga Besar Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cab Luwuk turut berdukacita atas wafatnya KH. ABDURAHMAN WAHID (Gus Dur) smoga arwahnya dtrima disisi Allah SWT. AMIN, Imanuel Monggesang /KETUA, Yaners Maukeno / SEKRETARIS

+628565647xxxx Tahukah anda , bantuan BLOCK GRAND Australia di Smp Bualemo adalah bukti bahwa Bupati Banggai dg Tomundo di Banggai tidak ada MASAALAH dengan adax Synergi / Mitra kerja sama PEMBANGUNAN antara keduanya yg ditandatangani pihak DIKDAS DISPORA BANGGAI , KEPALASEKOLAH SMP BUALEMO dg KAKAK IPAR TOMUNDO B(...) +628569694xxxx Sel4m4t jln bpk Gus Dur semoga amal ibada bpk d..terima di sisi Aulah... Km sbgai anak bangsa turut berduxacita atas kepergianmu +628569699xxxx Asslm,, met taon baru e bwt smw kryawan LP.. Mga2 Luwuk Post makin sukses ‘n ttap mmuaskan msyarkat sputaran aer lwuk.. Bravo LP +628575612xxxx kpd yth bpk. bupati tolong d perhatikan jalan bunga-salodik so +parah. +628575612xxxx For bpk noval jgn ta lalo banyak teori, praktekx dong, mana?? +628575612xxxx Buat ayahku trcinta bpk fuad muid tolong d perhatikn jln bunga-salodik. +628575612xxxx Kpd yth bpk mamun amir liat akn jln bunga-salodik biar cm d liat akn t apa2, t ush d kse bae. nnti bpk trpilih kembali br kse bae i2 jln.

+628575613xxxx Thankz for PLN, karna pemadaman mkin brkurang.. N untuk smua orng Happy New YEAR . .Mudah”an PLn Smakin MAntatap.. Oke, klu bgitu sLaMat daTaNg 2010. By.udO +628575613xxxx C@m£ecom...lp tlg blg ma kPl pLn knp Ni LmPu Law d jlur2 lain tdk mati”tp law blacok ttp pda giliran,tlg blg Kpl pln yg adil law m bgi jalur. +628575646xxxx LP, lebih baik rubrik international di gantikan saja dgn rubrik SULAWESI atau XCOOL. Yg kami butuh berita lokal, kalau international di TV banyak. +628575714xxxx Permohonn pmbataln sms sy tdi”jeritn nurani prayaan mlm thn baru d dpan tugu merah putih d pagimana dgn ini sy nyatakn d batalkn untuk d muat.krna dorang skrang so brenti.tks ats bantuanx Lp +628575736xxxx Selamat jalan Gus Dur...smoga amal ibadahx d trima di sisi ALLAH SWT n jg smoga akan lahr pembela kaum mustadhafi’in. +628524081xxxx To lp yg makin exis. Tolong utk layanan publikx harus yg fropesional dong. Masa masaalah rumah tangga so di kasi maso di layanan publik. Ini koran atw. Diary? Di situ kan sudah di tulis. Seputar keluhan2. Tapi tdk ada yg berhubungan dgn rmh tamgga. Trus ada caci maki. Contoh seperti yg di edisi.24 desember. +628524081xxxx To lp. Kenapa di di seputar layanan publik. Sudah menjadi ajang saling caci maki. Hujat menghujat fitnah memfitnah. Atw layanan ini memang di sediakan utk itu semua?. Dosa tau... Azab allah lebih pedih. Kl bisa di hilangkan saja itu seputar layanan publik. Walaupun di muat paling2. Pemerintah bilang kalo suka bekeng. Dan biar koran lp makin mendapat berkah.amin...

PENERBIT : PT Luwuk Cemerlang. GENERAL MANAGER/PEMIMPIN REDAKSI : Herdiyanto Yusuf. REDAKTUR PELAKSANA : Haris Ladici. REDAKTUR : Haris Ladici, Zulhelmi Alting, Gafar Tokalang,Rustam Nono,Sofyan Labolo .STAF REDAKSI : Nasri Sei,Sofyan Labolo,Rustam Nono, Amiadin Lawia. BIRO BANGKEP; Rustam Nono (Salakan), Ahmad Awaluddin,Iwan Bua (Banggai). BIRO AMPANA; Nasri Sei. BIRO PAGIMANA; Anto Yasin. BIRO BUNTA; Karman.BIRO BUALEMO; Sofyan Taha. ART & PERWAJAHAN : Sudin Salasa (Koordinator), Utam Nasila,Wawan Kusika, Agus tiawan, Muh. Albar Amin. PRESIDEN KOMISARIS : Imawan Mashuri. KOMISARIS : Benny H Raintama, Suhendro Boroma. DIREKTUR : Mohamad Sirham, Urief Hassan. MANAGER KEUANGAN : Haryono, STAF KEUANGAN : Aswar Poibara (Koordinator) Astuti Mohune (Kasir) . STAF PEMASARAN : Dales Lantapon. ( Koordinator ) Staf.Berlian Lupy,.MANAGER IKLAN : Sukriyadi Mamu . STAF IKLAN : Hawa Minarni A Bayak.(Kasir), Sutadi Utiarahman. PERCETAKAN : Andri Bumbungan (Koordinator),Opick Kasim,Yusuf Nelwan. OMBUSDMAN : Ismail Pelu (Ketua), Hinca IP Pandjaitan (Anggota).TARIF IKLAN : Umum Rp 20.000,-/mmk (hitam putih/BW),Rp 30.000-/mmk (Warna/FC ), MUNGIL : Rp 50.000,- (1x muat). HARGA LANGGANAN KORAN : Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). ALAMAT REDAKSI: Jl. Imam Bonjol No. 4 Km 3 Luwuk Telp. (0461) 325447 Fax : (0461) 325071 email : redaksi@luwukpost.info. PERWAKILAN GORONTALO : JL. NANI WARTABONE NO. 144 A GORONTALO Telp. (0435) 827551-827552 Fax : (0435) 829603. PERWAKILAN MANADO : Jln. Babe Palar No.54, Telp (0431) 855558 Fax : (0431) 840763-860398. PERWAKILAN SURABAYA : Graha Pena Building, Jln Ahmad Yani No.88, Telp (031) 8287999.PERWAKILAN JAKARTA : Gedung Graha Pena Lt.6, Jl. Raya Kebayoran Lama No.12, Telp : (021) 53699509, Fax (021) 5328487.


LUWUK POST | SENIN 4 JANUARI 2010 | HALAMAN 9

Selalu Ada Waktu untuk Anak

Sebagai produser, tidak ada yang meragukan seorang Mira Lesmana. Namun, Mira tetap wanita pada umumnya. Kesan girl power yang melekat kepadanya tidak membuat dia lupa sisi feminin yang dimilikinya, khususnya sebagai seorang ibu. Sukses sebagai produser film, Mira berupaya meraih hal yang sama dalam kehidupan rumah tangga.

Sebagai ibu dua orang anak (Galih Galinggis, 18, dan Kafka Keandre, 11) Mira mengatakan sangat perhatian kepada dua buah hatinya itu. Meski disibukkan dengan segala hal seputar film, perempuan murah senyum tersebut selalu menjaga komunikasi dengan dua anaknya. “Yang penting, komunikasi jalan terus dan jangan sampai terputus. Saya harus tahu, di mana mereka berada dan lagi ngapain,” papar perempuan bersuara serak-serak basah itu. Mira juga tidak terbuai dengan kesibukan. Begitu merasa terlalu sibuk dan terlalu lama meninggalkan dua buah hatinya, dia langsung terpikir untuk mengambil cuti. “Seperti sekarang, saya sudah merencanakan bakal cuti sebulan,” kata dia. Selain cuti, Mira menyiasati dengan mengajak buah hatinya ketika dirinya tengah mengikuti road show sebuah film. “Biasanya, yang mau diajak itu yang kecil. Kayak kemarin waktu road show di Banjarmasin, dia ikut. Besok ini yang di Surabaya, dia juga ikut,” imbuhnya. Sebagai perempuan, Mira mengatakan tergolong sosok yang cukup vokal. Dia tidak segan bersuara jika tidak setuju dengan suatu hal. Beruntung, sang suami, Mathias Muchus, mendukung penuh karakter Mira tersebut. “Dia malah menganggap, kebebasan bersuara itu penting, kok,” ujarnya, lantas terbahak. Mira mengatakan akan melakukan apa saja agar keinginannya terwujud. “Saya akan berupaya mempersuasi orang lain. Gimana caranya keinginan saya disetujui, tapi kalau nggak apa boleh buat. Yang terpenting, coba dulu dengan segala cara,” imbuhnya. Karena itu, Mira berani mengatakan bahwa keluarganya termasuk keluarga yang demokratis. Semua anggota keluarga memiliki suara, termasuk dua anaknya. “Jadi, kalau dibilang punya power, semua juga punya power. Kita sering kok voting, misalnya lagi bahas suatu masalah,” katanya. (ken/ayi)

Manohara Berteman Saja Dulu BINTANG sinetron Manohara Odelia Pinot merasa nyaman dengan kesendiriannya saat ini. Dia merasa tak perlu terburu-buru mencari kekasih atau calon suami. Beberapa pria yang berusaha mendekati hanya dijadikannya teman, tidak lebih. “Mano tidak punya target mencari pasangan. Saat ini Mano lebih enjoy sendiri,” katanya ditemui di Yayasan Jami Al-Anshor, Jatiwaringin, Jakarta Timur, kemarin (3/1). Menurut Mano, pengalaman pahitnya berumah tangga dengan Pangeran Kelantan Tengku Muhammad Fakhry telah memberinya satu pelajaran yang sangat penting dalam memilih seorang pendamping. Mantan model kelahiran Jakarta, 28 Februari 1982, itu lebih selektif memilih seorang pasangan. Dia tak mau masuk ke dalam lubang yang sama. “Bukan karena trauma, tetapi untuk saat ini Mano belum terpikirkan pacaran. Memang sudah ada beberapa yang mendekati, tetapi belum respek saja,” ungkapnya. Perjalanan kehidupan dengan Fakhry, kata Mano, tidak sampai membuat dirinya trauma. Malah, banyak pelajaran yang bisa didapat dari itu semua. “Ada banyak hikmah yang bisa aku petik dari situ. Saat ini bukan langkah yang prioritas untuk mencari suami. Aku pingin membangun karakterku di dunia baruku ini,” ujar perempuan yang berdarah campuran Amerika Serikat dan Bugis, Indonesia, tersebut. (ash/jpnn/ayi)


LUWUK POST | SENIN, 4 JANUARI 2010 | HALAMAN 10

Jumlah Penyelam Wanita semakin Banyak Kini Lebih Aman, Mahal Itu Relatif MENYELAM kini tak lagi berbaha ya. Karena itu, wajar jika peminatnya meningkat dari tahun ke tahun. Kemajuan zaman dan teknologi me nyebabkan selam menjadi semakin mudah dijangkau masyarakat. ”Tak hanya itu, selam juga menjadi sema kin aman,” kata Hidayat Prayogo, pria yang menekuni selam sejak 1970-an ini. Dia menceritakan, olahraga selam dikenal di Indonesia sebelum 1962. Tapi, waktu itu hanya dilakukan orang asing yang bekerja di Indonesia. Lalu pada 1962, TNI-AL mendirikan Instalasi Pusat Penyelaman dan Se kolah Penyelaman. Dengan berdiri nya kedua lembaga tersebut, Indone sia memiliki tempat untuk belajar se lam. ”Tapi, masih terbatas di lingku ngan TNI-AL,” kata Gogo (panggilan akrab Hidayat Prayogo) yang juga sa lah satu pendiri POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) ini. Olahraga selam memiliki potensi untuk dikembangkan ke banyak arah. Yakni, untuk prestasi, profesi, mau pun rekreasi. Tapi, dengan keterba tasan yang dimiliki saat itu, selam sulit berkembang. Yang bisa dilakukan adalah memperbanyak jumlah orang yang mengerti tentang selam. ”Mere ka yang sudah belajar selam kemu dian mulai mengajarkan kepada yang lain. Sehingga penyelam kita beranjak naik pelan-pelan,’’ tutur Gogo yang memiliki pengalaman sebagai commercial diver, sport diver, maupun rec-

reational diver ini. Sekarang jumlah penyelam di Indonesia mungkin sudah meningkat lebih dari sepuluh kali lipat dibanding pada 70-an. Itu berarti, selam mulai me ma syarakat. ‘’Bagus kan kalau selam mu lai merebak. Paling tidak, seperti re nanglah. Laut Indonesia itu luas lho. Kalau bukan kita yang mengenalinya, lalu siapa?’’ tutur chairman Association of Diving School (ADS) International Indonesia ini. Sekarang semua orang bisa leluasa belajar selam. Mulai anak-anak, tua, muda, laki-laki, atau perempuan. Fasilitas untuk belajar sudah banyak tersedia di Indonesia. Peralatan selam juga semakin banyak dijual di pasa ran. Berbeda dengan pada 70-an, ha nya orang-orang tertentu yang bisa belajar. Penggagas proyek artificial reef Candi Siu di Desa Les, Tejakula, Buleleng, Bali, ini juga melakukan banyak upaya demi meningkatkan selam di tanah air. Gogo berusaha mendapatkan lisensi dari banyak negara, seperti Jepang, Inggris, hing ga Amerika Serikat supaya kemam puannya bisa dimanfaatkan di Indonesia. Banyak orang berpendapat, selain olahraga berbahaya, selam adalah olahraga mahal. Gogo membantah hal itu. Itu persepsi yang salah, begitu katanya. ”Kelihatannya memang ma hal, tapi kan di sini medianya sudah ada. Tinggal nyemplung kok. Semua itu kan tergantung niat. Mahal atau murah itu relatif. Olahraga lari yang sepertinya murah itu bisa dibilang mahal. Untuk perlengkapan buat lari, ada yang harganya belasan juta, lho,’’ paparnya.

Gogo berpendapat, tidak perlu menekankan murah atau mahal jika serius menekuni sesuatu. Yang terpenting adalah niat. Selain masalah biaya, selam identik dengan olahraga ‘’laki-laki’’. Wanita agak sulit menekuni bidang ini, teruta ma mereka yang ingin menjadikan ini sebagai profesi. Menurut dia, hal ini juga tidak sepenuhnya benar. Kelang kaan penyelam wanita di Indonesia mungkin disebabkan memang belum banyak yang tertarik di bidang ini. Tapi, di dunia perkembangan penye lam wanita sudah tinggi. ‘’Terbukti, di Jepang, banyak dijual kosmetik seperti lipstik dan maskara khusus untuk penyelam. Itu berarti penyelam wanita sudah menjadi potensi bagi industri terkait. Kalau tidak ada peningkatan, saya kira mereka tidak akan memproduksi itu,’’ jelasnya. Sama halnya di Indonesia, jumlah penyelam wanitanya sudah jauh lebih banyak dan lebih baik. Apalagi, sekarang selam memiliki banyak pengembangan. Untuk komersial, prestasi, maupun untuk penelitian. ‘’Tidak ada pembatasan di sini. Tidak ada bedanya. Penyelam komer sial juga ada kok yang perempuan meski jumlahnya sedikit. Yang peneliti juga banyak, atlet apalagi. Di sini saya lebih suka kalau selam itu disebut olahraga yang unisex. Mohon maaf, waria saja kalau mau menyelam tidak apa-apa. Kalau memang mampu, apa yang harus dipermasalahkan? Yang penting antusias,” katanya. Tinggal sekarang, memikirkan perbaikan kema san agar selam menjadi lebih maju. (jan/kum)

Naneng Setiasih

Keindahan di Timur, Tantangan di Barat LAUT mana yang paling asyik untuk diselami? Naneng Setiasih pasti punya jawaban. Jam terbang perempuan 37 ta hun itu sangat tinggi. Saking banyaknya, dia sudah malas mengisi log book-nya (buku berisi data setiap kegiatan penyelam setelah melakukan penyelaman). ”Ya setelah dapat 500 sudah males nulis di log book lagi,” ucap wanita yang sehari-hari tinggal di Bali itu. Daerah jelajahannya sudah ke mana-kemana. Katanya, semua major diving spot di Indonesia pernah dia selami. Mulai Raja Ampat, Laut Banda, Bunaken, hingga Kepulauan Seribu. Negara-negara di Asia Pasifik juga sudah dilahapnya. ”Pokoknya di negara yang sudah ada terumbu karangnya saya pernah,” tegasnya. Mojang Bandung itu memang seorang petualang. Sejak SMA hingga sekarang, hidupnya tidak pernah jauh dari alam dan petualangan. Dia pernah melakukan perjalanan solo de ngan menjadi backpacker ke sedikitnya 25 negara. Menje lajahi daratan dan lautan, mulai laut di perairan Papua hingga pegunungan di Nepal. Sekarang dia menjadi seorang ahli conservation science management dan menjabat direktur Yayasan Reef Check Indonesia. ”Masih berhubu n g a n dengan l a u t juga. Tidak

Naneng Setiasih

jauh-jauh dari situ,” kata wanita yang gemar mengendarai motor tril itu. Pekerjaannya sekarang fokus pada bagaimana mengintegrasikan sains untuk pengelolaan terumbu karang di Indonesia. Wanita yang akrab disapa Nan itu adalah satu di antara sedikit ahli lingkungan laut di Asia Pasifik yang mencurahkan perhatian untuk pengelolaan terumbu karang. Baru-bari ini alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan ekologi laut itu baru kembali dari Papua untuk tugas yang sama.Menurut dia, Papua dan Maluku memiliki kawasan laut terjaga yang disebut sasi. Pengelolaannya dilakukan secara tradisional dan tertutup. Kawasan itu hanya dibuka sekali dalam setahun. Waktunya bergantung ketua adat masing-masing. Nah, Naneng dan timnya mem bantu pengelolaannya agar kapasitas kawasan dan kemam puan penduduk meningkat. ”Soalnya kalau sudah dibuka banyak sekali pendatang yang ke sana. Jangan sampai itu kemudian melebihi batas,” lanjutnya. Keteguhan Naneng kepada konservasi ternyata ada penyebabnya. Dia memiliki dendam yang belum terbayar. Ceritanya, Naneng yang mulai diving pada 1994 memiliki dive spot favorit, yaitu Taman Nasional Bali Barat yang terkenal dengan keanekaragaman ikannya. ”Ikannya di situ banyak sekali, tapi sebelum 1998,” tambahnya. Setelah itu, terjadi mass bleaching event (pemutihan terumbu karang masal) di dunia. Taman Nasional Bali Barat termasuk salah satu tempat yang terkena dampaknya. ”Saya merasa dendam karena tempat favorit saya terkena pemutihan karang. Makanya saya berkomitmen ingin memperbaiki laut supaya bisa menemukan keindahan seperti dulu,” tekadnya. Saat-saat pertama menyelam baginya adalah saat paling menarik. Meskipun dia hanya menyelam di Pulau Seribu, yang tidak sebagus Bunaken ataupun Raja Ampat. ”Tapi, buat saya, itu menarik sekali. Yah, biasalah, masih kali perta ma,” ucapnya. Kalau sekarang, dia menjadi penyelam yang pemilih. Soalnya, sudah sering menyelam di banyak tempat. Dia juga mulai terlibat dalam projek penyelaman untuk penelitian. Dari yang mulai bayar sendiri hingga akhirnya dibayar. ”Kalau ingin melihat keindahan laut, pergilah ke Indonesia Timur. Di sana lautnya luar biasa,” katanya. Tapi, kalau mau tantangan yang lebih, kata dia, pergilah ke Indonesia Barat karena arusnya besar. ”Jadinya, saya pergi ke timur dan ke barat,” lanjut peraih gelar master environtental science dari University of East Anglia, Norwich, United Kingdom, dan gelar master biologi dari Institut Teknologi Bandung itu.Di antara sekian banyak negara yang dia selami, Indonesialah yang menurut Naneng paling kaya terumbu karang. Tapi, yang paling kaya juga rusaknya. Itu terjadi karena wilayah kita sangat luas. Ada sekitar 17 ribu pulau. Untuk mengawasi laut yang seluas itu, tentu bukan pekerjaan yang mudah. (jan/nw)


LUWUK POST | SENIN, 4 JANUARI 2010 | HALAMAN 11

Banggai Serap Rp 51 Miliar

Awal Tahun Harga Beras Naik BANGGAI-Prediksi banyak kalangan, yang menyebutkan bahwa kebutuhan pokok di pasaran Banggai, akan mengalami kenaikan harga jualnya, sepertinya tidak meleset. Se bab sejak awal bulan Januari 2010 ini, harga jual beras di pasar Banggai, telah mengalami kenaikkan dari harga sebelumnya. Dari kroscek lapangan yang dilakukan Luwuk Post, Sabtu (2/1) lalu di pasar Baru Banggai, menujukan bahwa harga beras yang meru pakan kebutuhan pokok paling primer, telah mengalami kenaikan harga. Sebelumnya, harga beras pada akhir tahun 2009 lalu, dijual para pedagang dengan harga Rp 270 ribu perkarung-nya untuk jenis beras biasa. Harga itu kemudian berubah menjadi Rp 280 ribu perkarungnya. Untuk jenis beras lainnya seperti beras cintanur dan ciliung, harganya juga telah mengalami kenaikan dari harga jualnya diakhir tahun lalu. Untuk dua jenis beras tersebut, sebelumnya dijual dengan harga Rp 280 perkarung-nya, namun sejak awal Januari ini, harganya telah me lonjak menjadi Rp 290 perkarungnya. Para pedagang beralibih, bahwa kenaikan harga jual beras ini terjadi karena mereka kekurang stok beras, setelah tidak adanya suplay beras dari distributor di Luwuk, karena armada kapal yang biasa mengakut pesanan beras milik mereka masih libur berlayar di akhir hingga awal tahun kemarin. Kendati demi kian, para pedagang beras di pasar Baru Banggai, tidak berani menjamin kalau saya harga beras yang mereka perdagangkan akan mengalami penurunan harga, jika nanti suplay beras dari Luwuk sudah kebambali lancar. Sebab mereka juga belum mengetahui secara pasti apakah harga beras yang dijual para distributor di Luwuk, akan mengalami perubahan harga atau tidak. Karena jika harga beras di Luwuk naik dari sebelumnya maka, sudah barang tentu kami tetap akan menaikkan harga jual beras ini. “Harga beras naik karena kami kekurang stok. Tetapi bukan berarti jika stok beras kembali ada, lantas harga beras akan turun. Karena kami menjual berdasarkan harga yang diberikan distributor. Kalau distributor telah naikkan harga maka kami juga akan menaikkan harga jual beras dan tentunya sebaliknya,” terang seorang pedagang di pasar Baru Banggai, yang tidak mau menyebutkan namaya. Sebagai sebuah konsekuensi logis dari ke naikkan harga beras ini, banyak masyarakat selaku konsumen sangat mengeluhkan hal tersebut. Walaupun mengeluh para kom sumen tidak dapat berbuat banyak selain berharap agar beras ini lekas turun seperti sebelumnya, sehingga mereka tidak terbe bani dengan harga jual kebutuhan pokok yang paling primer ini. (wan)

TIKET PESAWAT MURAH Cek harga, Booking, Issued Tiket klik di :

www.bisnis-tiketpesawat.com/ ?id=dira8379

Cari Sendiri Harga Yang Termurah Yang Anda Mau Dan DAPATKAN KOMISINYA

SEGERA GABUNG DENGAN KAMI

RUMPUT LAUT: Harga komoditi rumput laut di Banggai, Bangkep masih sangat rendah. Satu kilogram rumput laut hanya Rp 10 ribu. [Foto: Dok/Luwuk Post]

Harga Rumput Laut Masih Rendah BANGGAI-Keinginan para petani rumput laut di Bangkep, untuk me raih untung lebih di awal tahun ini, sepertinya belum akan kesampaian. Pasalnya, hingga memasuki hari ketiga di bulan Januari ini, harga beli para penampung terhadap rumput laut milik para pembudidaya ini, masih dirasakan teramat rendah. Harga jual rumput laut di Banggai, masih belum menembus angka Rp 10

ribu perkilogramnya. Dimata para pedagang harga tersebut, masih sangat rendah dan tidak berbanding lurus dengan ongkos produksi mereka selam membudidayakan rumput laut tersebut. Tono, seorang petani rumput laut di Banggai, kepada Luwuk Post, Sabtu lalu, menyebutkan, harga jual yang ideal untuk sekilogramnya, rumput laut, yakni diatas Rp 20 ribu

perkilogramnya. Karena nominal itu, sudah akan menutup biaya operasio nal dan sudah ikut didalamnya keuntungan. “Ideal-nya harga jual agar (sebu tan lainnya rumput laut red), adalah diatas Rp 20 ribu perkilo gramnya. Karena dengan harga ini, kita sudah memperoleh keuntungan dan dapat menutupi biaya produksi dan pera watannya,” ungkap Tono. (wan)

Pertanian Organik Salodik Jadi Pusat Studi Perguruan Tinggi LUWUK- Pertanian Organik di Desa Salodik Kecamatan Luwuk kini telah menjadi pusat penelitian dan studi lapangan mahasiswa sejumlah Perguruan Tinggi. Sejak dikembang kan sebagai pertanian organik, Salodik telah mendapat kunjungan dari mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tompotika (Untika). Kunjungan tersebut sebagai pem belajaran lapangan pada mahasiswa agar dapat mengembangkan perta nian organik. Sebelumnya siswa dari Sekolah Pertanian Menengah Atas (SMPA) Kosgoro Luwuk juga telah melaku kan praktek lapangan pada perkebu nan organik Salodik. Siswa tersebut sejak dini telah dibekali pengetahuan tentang pertanian masa depan. Pekan depan sedikitnya 200

JASA BANGUNAN BONUS HANYA DIAN INI, trima cepat gbr: rumah, ruko, toko, kantor. Desain minimalis sbb: gbr bangunan+RAB+3D+RVISI+contoh gbr+konsultasi=500 RB. Ada diskon khusus s/d 50 %. Hub. 0438734851

Parfum Harga Spesial JUAL: Parfum Orginal, Paris Hilton, Kenzo, Bulgari, Hugo Boss, Tommy Hilligen dll. Hub Ibu Emi. Jl. Sulawesi no. 17, HP 08525681161 / 081340802026

mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiah (Unismu) Luwuk akan melakukan praktek lapangn di perkebunan organik Salodik. “Unismu Luwuk telah memberikan laporan rencana praktek lapangan mahasiswa pertanian di Salodik,” kata kepala UPTD Pertanian Luwuk, Supomo di Salodik akhir pekan lalu. Rencananya mahasiswa Unismuh Luwuk berada di Salodik sejak Sabtu dan berakhir pada Ahad. Peraktek lapangan meliputi mata kuliah pertanian, biologi dan kehutanan. Di perkebunan organik Salodik terdiri dari dua Hektare (Ha) perke bunan palawija. Sejumlah tenaman ditanam tumpang sari untuk menghindari serangan hama. Pola tersebut juga untuk meningkatkan

JASA BANGUNAN Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066 Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066

kapasitas produksi dan efektifitas lahan. PPL Desa Salodik, Ismail ditemui di kebun organik dampingannnya me ngatakan pembiayaan pertanian dengan tehnologi organik relatif mu rah. “Penggunaan pupuk dan pestisi da organik dapat mengembangkan ekonomi pedesaan,” kata nya. Untuk membuat pupuk organik petani tak perlu mengeluarkan biaya karena bahan bakunya mudah dipe roleh dilingkungan tanaman perde saan. Pestisida organik pembasmi hama kata Ismail juga mudah dipe roleh. Bahan bakunya berupa campu ran buah Mengkudu masak dicam pur dengan perasan daun Nangka ditambah Tembakau dan sedikit Deterjen petani mendapatkan pestisi da organik. (aha)

LOWONGAN KERJA

LOWONGAN KERJA

Dibutuhkan: (1) Recepcionist (wanita) (2) RoomBoy (pria) Syarat:Pendidikan Min SMU/ Sederajat Penampilan menarik. Alamat diantar Langsung ke: Crytal Green Hotel Jln. Gelatik No. 234 Tlp. 831546 / 8773939

Dibutuhkan: (1) Recepcionist (wanita) (2) RoomBoy (pria) Syarat:Pendidikan Min SMU/ Sederajat Penampilan menarik. Alamat diantar Langsung ke: Crytal Green Hotel Jln. Gelatik No. 234 Tlp. 831546 / 8773939

DIKONTRAKKAN Dikontrakkkan, Rumah makan, di Jl. Arif Rahman Hakim/ Tanggikiki. Hub. Tk. Kue larissa. 8734318/ 081356750108

DIKONTRAKKAN Dikontrakkkan, Rumah makan, di Jl. Arif Rahman Hakim/ Tanggikiki. Hub. Tk. Kue larissa. 8734318/ 081356750108

Dana PNPM Mandiri MP Tahun 2000-2010 LUWUK–Sejak bekerja di Kabupaten Banggai Program Nasional Pemberdayaan Masya rakat Masyarakat Perdesaan (PNPM Mandiri MP) telah menyalurkan bantuan pembia yaan sebesar Rp 51,01 miliar. PNPM Mandiri MP hadir di Banggai pada tahun 2000 de ngan total bantuan Rp1,75 miliar dan baru Kecamatan Lamala dan Bunta yang mendapat ban tuan. Tahun berikutnya dana yang dikucurkan masi sama de ngan kecamatan sasaran juga sa ma yakni Lamala dan Bunta. Tahun 2002 Kabupaten Bang gai tidak mendapat bantuna pembiayaan dari PNPM Mandiri Perdesaan. Namun tahun beri kutnya Banggai mendapat ban tuan PNPM Mandiri MP sebe sar Rp3,5 miliar. “Memang terja di kenaikan cukup besar tahun 2003 karena kecamatan yang jadi sasaran permbiayaan juga bertambah,” kata Fasilitator Tehnik PNPM Mandiri MP Ka bupaten Banggai, Bambang

Triawan akhir pekan lalu. Kecamatan sebagai penerima terbanyak dana PNPM Mandiri MP adalah kecamatan Lamala dan Bunta masing-masing Rp9,75 miliar dan terendah adalah kecamatan Nuhon Rp3,5 miliar. Sedangkan alokasi dana cost sharing APBD kabupaten Bang gai mencapai Rp7,38 miliar. Dari Rp51 miliar dana yang dikucur kan Rp2,76 miliar dibelanjakan untuk parsaran umum berupa Jalan, Tambatan Perahu, Pasar Desa, Jembatan, Lsitrik Desa dan Tanggul Pantai. Dana kese hatan menembus Rp9,4 miliar yang diperuntukan pembangu nan MCK-Pos Obat Desa, Pos Kes Des, Posyandu, Sumur Gali dan fasilitas air bersih. Sarana pendidikan sebesar Rp11 miliar yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan berupa gedung TK, SD, MTs, SMP dan pembaya ran honor guru. Sektor ekonomi juga mendapat porsi pembiaya an PNPM Mandiri MP sebesar Rp7,8 miliar untuk simpan pin jam kelompok perempuan dan usaha ekonomi produktif. (aha)

Distan Kembangkan Pertanian Organik LUWUK–Dua Hektare (Ha) lahan pertanian organik percon tohan kini tengah dikembang kan Dinas Pertanian (Distan) Banggai melalui UPTD Perta nian Luwuk di desa Salodik. Ter dapat tujuh jenis palawija dikem bangkan secara organik untuk menjadi percontohan pertanian. Seperi Jagung, Bawang Merah, Paria, Sawit, Ketimun, Terung, Kangkung Cabut, Kool dan Bayam. “Ini akan kita kem bangkan pada sentra sayutan dan buah di daerah agar kese hatan makanan dapat diperahan kan,” kata Sudirman, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) desa Salodik, Ahad. Ia mengatakan saat pertama kali memperkenalkan tehnologi pertanian organik tidak menda pat respon secara baik oleh petani. “Padahal petani menjadi penentu ketersediaan sayurr dan buah yang sehat,” kata Sudirman. Namun setelah dikembang kan kebun organik sebagai per contohon, sejumlah petani mu lai tertarik mengembangkan pertanian organik. Alasannya kata Ismail, perta nian organik menyulitkan petani karena harus meracik sendiri pupuk dan pembasmi hama. “Kan biasanya langsung mem beli pestisida, sekarang petani harus membuatnya sendiri,” ungkapnya. Namun setelah dilakukan pendampingan pembuatan pu puk dan pestisida organik, petani mulai tertarik karena

bahan untuk membuat pupuk dan pestisidan organik tersedia di sekitar warga dengan harga lebih rendah. Untuk membuat pupuk kom pos misalnya hanya membu tuhhkan sampah organik atau dedaunan. Dengan sedikit perla kuan pupuk telah tersedia. Kele bihannya, pupuk organik tak perlu diberikan setiap penana man karena dapat bertahan selama tiga kali masa tanam. Hal yang sama pada pembu atan pestisida pembasmi hama. Hanya dibutuhkan buah Meng kudu masak, daun Nangka, Tembakau dan sedikit Deterjen maka hama pengganggu sayu ran akan hilang. Memang terdapat perbedaan antara sayuran organik dan yang menggunakan pestidida dan pupuk kimia. Jika meng gunakan pestisidan dan pupuk kimia warna daunnya kehijauan dan tidak berlubang-lubang. Tapi karena menggunakan pesti sida tidak menutup kemungki nan sisa-sisa racun yang tidak terurai masi menempel pada sayuran. Sayuran organik ciri-ciri daun nnya hijau kekuning-kuningan dan daunnnya berlubang-lu bang. “Memang agak kuning dan berlubang, tapi itu tanpa racun,” kata Sudirman.Sudirman berharap petani sayur dan buah di Banggai segera beralih menjadi petani organik. Disam ping biayanya murah kesehatan konsumen juga harus dijaga. (aha)

JASA BANGUNAN

KESEMPATAN TERBUKA

BONUS HANYA DIAN INI, trima cepat gbr: rumah, ruko, toko, kantor. Desain minimalis sbb: gbr bangunan+RAB+3D+RVISI+contoh gbr+konsultasi=500 RB. Ada diskon khusus s/d 50 %. Hub. 0438734851

Parfum Harga Spesial JUAL: Parfum Orginal, Paris Hilton, Kenzo, Bulgari, Hugo Boss, Tommy Hilligen dll. Hub Ibu Emi. Jl. Sulawesi no. 17, HP 08525681161 / 081340802026

DBS group arif yang memiliki jaringan downline yang terus berkembang, mencari lgi member baru (memiliki KTP/SIM, no. HP & No. rek) khusus di Gorontalo yang mau ikut patungan untuk membeli Hak Usaha duta business school (DBS). Tinggal pilih untuk 3 Hak. Usaha (500:600), lalu hub. kami lewat telepon atau SMS di 0852 4247 4780 (sdr. Arif)


LUWUK POST | SENIN 4 JANUARI 2010 | HALAMAN 12

Sambut Tahun Baru, Berbagi untuk Sesama DS LNG Sambangi Para Perawat dan Santuni Pembersih Jalan

FOTO: ALAM

PEDULI PERAWAT : Salah seorang perawat di BRSUD Luwuk, saat menerima makanan dos sebagai bentuk perhatian dari PT Donggi Senoro LNG yang diserahkan oleh Coordinator Corporate Social Responsibility (CSR) PT DSLNG, Ir H Syueb Abuhanifah, pada Kamis (31/12) malam, menjelang detik-detik pergantian tahun.

Puluhan’Pasukan Kuning’ Dapat Bantuan LUWUK-Jumat (1/1) pagi akhir pekan kemarin, tampaknya menjadi hari yang cukup berkesan bagi puluhan petugas kebersihan dalam mengawali hari pertama di tahun 2010 ini. Pasalnya, para petugas yang akrab disebut ’pasukan kuning’ itu mendapatkan rejeki yang diberikan salah satu perusahaan besar yang bergerak dibidang tambang gas yang akan beroperasi di Kabupaten Banggai. Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian atas dedikasinya dalam turut serta menciptakan kebersihan lingkungan kota, puluhan penyapu jalan ini mendapatkan sedikitnya Rp100 perorangnya yang diberikan oleh PT Donggi Senoro LNG (DSLNG), yang menjadi satusatunya perusahaan pertama yang berinisiatif memberikan bantuan sosial kepada para petugas penyapu jalan tersebut disaat mengawali awal tahun ini. Coordinator Corporate Social Responsibility (CSR) PT DSLNG, Ir H Syueb Abuhanifah, selaku wakil perusahaan dalam kegiatan sosial tersebut menegaskan, bahwa inisiatif untuk memberikan bantuan kepada petugas kebersihan jalan ini sebagai bentuk perhatian dan penghargaan dari pihaknya terhadap para petugas kebersihan yang selama ini dinilainya kurang mendapat perhatian. “Selama ini kita tahu, bahwa para petugas ini kurang mendapat perhatian dari masyarakat. Olehnya kami sebagai salah satu perusahaan yang berkomitmen dalam ikut memperhatikan masalah-masalah sosial, termasuk kebersihan lingkungan, merasa perlu memberikan apresiasi positif kepada para penyapu jalan ini sebagai bantuk penghargaan atas de-

FOTO: ALAM/LUWUK POST

PASUKAN KUNING : Puluhan petugas kebersihan jalan Kota Luwuk, saat menerima bantuan berupa uang tunai sebagai bentuk perhatian dan penghargaan dari PT Donggi Senoro LNG yang diserahkan oleh Coordinator Corporate Social Responsibility (CSR) PT DSLNG, Ir H Syueb Abuhanifah, pada Jumat (1/1) pagi.

dikasi mereka dalam menciptakan kehidupan yang lebih bersih,” kata Syueb Abuhanifah, yang ditemui Luwuk Post, usai menyalurkan bantuan tersebut. Kata dia, pemberian bantuan ini juga merupakan sebagai bentuk hadiah bagi para petugas kebersihan dalam mengawali tahun baru. “Walaupun jumlahnya tidak seberapa, tapi mudah-mudahan bantuan ini dapat menjadi penyemangat mereka untuk terus melaksanakan tugas-tugas mulia tersebut,” harapnya. Sementara itu, rona kebahagiaan tampaknya tak bisa disembunyikan puluhan para petugas keberishan tersebut saat memperoleh rejeki dadakan. Suasana di sekitar Tugu Adipura yang menjadi tempat ber-

langsungnya pemberian bantuan pada pagi itu, terlihat ramai dipenuhi warga berseragam kuning biru. “Kami tidak sangka ada orang yang mau bantu kami beri uang ini, kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh bapak dari Perusahaan Donggi Senoro itu,” ujar Lahaiya (53), yang mengaku sudah 19 tahun mengabdikan diri sebagai pembersih jalan tersebut. Hal senada juga dikemukakan Haliman(35) yang mengaku baru sekitar enam bulan menjadi petugas kebersihan jalan Kota Luwuk. Kata dia, dengan bantuan tersebut tentunya akan sedikit beban hidupnya. “Sangat terbantu pak, uang ini bisa membantu membeli beberapa kebutuhan rumah

kami nantinya,” ujar perempuan yang mengaku menggantikan posisi anaknya untuik menjadi petugas pembersih jalan. “Iya pak, saya baru enam bulan disini. Sebelumnya anak saya yang kerja bersihkan jalan, tapi karena ia sudah sekolah, saya yang ganti,” tukasnya polos. Bantuan yang diberikan ke-pada para petugas kebersihan tersebut, sebut Syueb Abu-hanifah juga merupakan bagian dari komitmen perusahaanya dalam masalah sosial, tidak hanya masalah kebersihan, persoalan pendidikan, kese-hatan dan hal sosial lainnya juga menjadi komtimen pe-rusahaannya dalam rangka pengembangan dan pembangunan sumber daya manusia dan lingkungan. (tr-03)

SEBAGAI bentuk kepedulian terhadap sesama, PT Donggi Senoro LNG (PT DSLNG), berbagi kasih dengan para pekerja sosial yang ada di kota ini. Aksi yang digelar sebagai bentuk kepedulian dan perhatian iitu diperuntukkan bagi dua profesi sosial, yakni para perawat yang bekerja di Badan Rumah Sakit Umum Daerah (DRSUD) Luwuk, dan para petugas kebersihan jalan yang selama ini dikenal dengan ’pasukan kuning’. Untuk para perawat yang bekerja di BRSUD Luwuk, PT DSLNG memberikan perhatian dengan cara membagi-bagikan makanan bagi puluhan perawat pada rumah sakit tersebut. Walaupun dikemas cukup sederhana dan terkesan surprise karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya, namun aksi yang digelar pada Kamis (31/12) sekitar pukul 23.59 wita atau menjelang waktu pergantian tahun ini, mendapat apresiasi positif dari para perawat yang saat itu berdinas malam dan sejumlah pasien yang ada di rumah sakit milik pemerintah tersebut. Didatangi disetiap ruangan mereka masing-masing, para perawat ini terlihat kaget bercampur haru. Pasalnya, mereka tidak menyangka akan kedatangan ’tamu’ yang rela berkeliling setiap ruang rumah sakit di malam hari, terlebih lagi dimana sebagian besar warga sibuk menggelar berbagai cara guna menyambut detik-detik pergantian tahun. “Kami kaget tiba-tiba di datangi dan disodori makanan, tapi tentunya kami sangat berterima kasih kepada pihak perusahaan yang rela dan ikhlas membagi-bagikan makanan dos ini bagi kami,” ujar salah satu perawat yang bertugas di bagian Unit Gawat Darurat rumah sakit itu. Tidak hanya itu, pihak perusahaan diwakili oleh Coordinator Corporate Social Responsibility (CSR) PT DSLNG, Ir H Syueb Abuhanifah, juga mem-bagikan-bagikan makanan ter-sebut kepada sejumlah pasien dan keluarganya di setiap ruangan yang didatangi. Usai membagi-bagikan ma-kanan dos bagi para petugas kesehatan ini, Coordinator CSR PT DSNLG, Syueb Abu-hanifah, yang ditemui Luwuk Post, mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas dedikasi profesi perawat yang selama ini bekerja tanpa kenal waktu guna memberikan pelayanan

medis kepada masyarakat. “Ini merupakan bentuk perhatian dari kami bagi para perawat atapun petugas kesehatan yang memiliki dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Terlebih lagi di malam pergantian tahun seperti ini, dimana sebagian besar masyarakat menggelar berbagai acara hiburan menyambut datangnya tahun baru, tapi para perawat ini tetap bertugas demi melayani masyarakat yang sedang sakit,” terang pria yang akrab disapa Syueb ini. Dikatakan, selain merupakan bentuk perhatian atas profesi tersebut, kegiatan ini juga diharapkan dapat ikut menggugah elemen masyarakat lainnya bahwa profesi sebagai pelayan medis merupakan suatu tugas mulia yang tentunya harus diberikan apresiasi yang lebih. “Walaupun bantuan ini tidak seberapa, kami berharap agar para perawat ini sedikit terhibur karena mereka tidak bisa meluangkan waktunya untuk ikut serta merayakan malam pergantian tahun sebagaimana yang dilakukan para warga lainnya,” harap Syueb. Sementara itu, aksi sosial lainnya digelar perusahaan tambang gas tersebut, yakni pemberian bantuan bagi seluruh petugas kebersihan jalan yang ada dalam Kota Luwuk. Kegiatan yang dilangsungkan pada Jumat (1/1) sekitar pukul 05.15 wita atau tepat di hari pertama tahun 2010, dilangsungkan di seputaran Tugu Adipura Kota Luwuk dengan dihadiri sekitar 50-an orang para petugas kebersihan. Tidak tanggung-tanggung, para petugas kebersihan berkostum kuning biru yang hadir pada pagi itu, mendapatkan bantuan berupa uang tunai

senilai Rp100 ribu perorangnya, dan menjadi pagi yang cukup berkesan bagi seluruh petugas kebersihan yang dikenal dengan ’pasukan kuning’ tersebut. Syueb Abuhanifah mengatakan, bantuan berupa uang tunai yang diberikan kepada para petugas kebersihan jalan ini, juga merupakan bentuk kepedulian serta perhatian dari perusahaannya terhadap profesi penyapu jalan, yang kurang mendapat perhatian lebih dari masyarakat. “Ini ada sedikit bantuan dari perusahaan kami PT Donggi Senoro LNG, bagi bapak ibu yang bekerja sebagai pembersih jalan. Nilainya tidak seberapa, tapi kami berharap agar ini dapat dimanfaatkan sebaiknyabaiknya,” ujar Syueb, dihadapan puluhan petugas kebersihan saat itu. Pihaknya menilai, para kebersihan itu merupakan salah satu profesi yang mulia yang tentunya perlu mendapat perhatian. “Tujuan kami dengan bantuan ini sebenarnya untuk memberi perhatian kepada para petugas yang berbuat untuk kebersihan. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan kami yang ingin menciptakan suatu lingkungan yang sehat, lingkungan yang lebih bersih. Intinya dengan tahun baru ini mari kita memulai segala sesuatu dengan lebih bersih, artinya segala aspek yang kita kerjakan dimulai dengan kebersihan yang menciptakan sistem kerja yang sehat,” ajak Syueb. Ia menambahkan, walaupun secara teknis perusahaannya belum beroperasi, namun komitmen untuk memberikan pelayanan dan bantuan terhadap masyarakat dan lingkungan akan tetap dilakukan seiring dengan beroperasinya PT DSLNG kedepan. “Mudah-mudahan jika nantinya perusahaan telah beroperasi, tentunya komtimen untuk memberikan pelayanan berupa bantuan terhadap masyarakat yang membutuhkan akan terus berjalan. Begitu juga dengan kepedulian terhadap lingkungan, yang menjadi bagian dari tanggungjawab sosial perusahaan kami,” tukasnya. Kegiatan pemberian bantuan ini tidak berlangsung lama dan diakhiri dengan foto bersama di depan Tugu Adipura antara pihak perusahaan dan seluruh petugas kebersihan yang hadir pada pagi tersebut. (tr03)

CMYK

Menyambut tahun baru tidak selamanya dengan dentuman musik dan bunyi petasan. Setidaknya begitu yang ditunjukan DS LNG. Persis jam 00.00 wita, di tahun 2010, DS LNG justru menyambangi para perawat di RSUD Luwuk. Pagi harinya, DS LNG berbagi rasa dengan para anggota pasukan kuning.

Syueb Abuhanifah

Ibu Wakacala, 30 tahun Mengabdi sebagai Penyapu Jalan

“Tahun Baru, Harapan Baru”. Kalimat ini tentunya menjadi spirit bagi mereka yang menginginkan kehidupan lebih baik dari sebelumnya. Harapan ini pula yang terbesit dalam benak seorang perempuan bernama Wakacala yang kini menapaki usia 60 tahun. Di usianya yang terbilang renta, ibu yang memiliki enam orang anak tersebut, masih setia dengan profesinya sebagai petugas kebersihan jalan. Berikut sekelumit pengalaman dan harapan Ibu Wakacala, yang dikemukakan pada Luwuk Post, pada Jumat (1/1) akhir pekan kemarin.

Laporan: Alamsyah/Luwuk Post PAGI itu sekiar pukul 05.00 wita, saat matahari masih enggan menampakkan dirinya dan arus lalulintas terlihat sepi, dimana sebagian besar masyarakat Kota Luwuk masih tertidur lelap yang mungkin kelelahan usai merayakan malam pergantian tahun, suasana disekitar Tugu Adipura Luwuk terlihat lain dari biasanya. Tempat berdirinya sebuah bangunan yang menjadi simbol dan kebanggaan masyarakat Kota Air dalam bidang kebersihan ini, disesaki puluhan warga berseragam kuning. Yah, pagi dihari pertama kita memasuki tahun 2010, puluhan para petugas kebersihan sedang berkumpul sembari menanti datangnya

rejeki dadakan dari sebuah perusahaan tambang gas bernama PT Donggi Senoro LNG (DSLNG). Diantar puluhan petugas kebersihan ini, tampak wajah seorang nenek yang tak hentihentinya melempar senyum dan sesekali berucap syukur karena mendapatkan rejeki yang baginya sangat berarti dan menjadi penyambung hidup dalam beberapa hari kedepan. Wakacala, begitu sosok perempuan tua tersebut mengenalkan diri saat disambangi media ini usai menerima bantuan berupa uang tunai sebesar Rp100 ribu yang dterimanya dari tangan Coordinator Corporate Social Responsibility (CSR) PT

DSLNG, Ir H Syueb Abuhanifah. “Saya sangat bersyukur pak dapat bantuan ini,” ujar Wakacala, sedikit sumringah saat ditanya perasaannya usai menerima sebuah amplop putih. Dituturkannya, selama 30-an tahun lebih menggeluti pekerjaan sebagai penyapu jalan, tentunya penuh suka dan duka. Tak jarang ia harus ’berperang’ melawan dinginnya udara pagi yang bisa saja membuatnya sakit. Terlebih lagi dengan usia saat ini mencapai 60-an tahun. Kondisi fisik yang tak lagi muda tersebut, membuatnya harus mawas diri agar tidak mudah terserang penyakit. “Kalau kerja saya selalu pakai

baju berlapis, supaya tidak dingin pak,” ujarnya polos. Perempuan yang mengaku telah ditinggal mati suaminya tersebut saat ini memiliki enam orang anak. Demi mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari ia harus rela bangun subuh setiap harinya demi menunaikan kewajiban yang selama ini menjadi sumber penopang hidupnya. Selama bekerja sebagai petugas kebersihan dibawah naungan Dinas Tata Kota Kabupaten Banggai ini, Wakacal mengaku baru kali mendapatkan bantuan dari seseorang yang bagi dia nilainya cukup besar. “Sudah 30 tahun lebih saya bekerja jadi tukang sapu jalan, baru kali ini dapat bantuan, saya sangat bersyukur dan berterima kasih sekali. Mudah-mudahn bapak yang kase bantuan itu diberikan panjang umur dan rejeki yang banyak,” tutur Wakacala, yang mengaku hingga saat ini belum paham benar membaca ter-

sebut. Ditanya harapan dan keinginannya, Wakacala berharap agar di tahun baru ini tingkat kehidupannya bisa lebih baik dari sebelumnya. Ia juga berharap agar pemerintah kiranya dapat lebih memperhatikan mereka khususnya dalam hal gaji yang dianggapnya masih belum mencukupi. “Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih bagus kehidupan saya, dan pemerintah bisa lebih memperhatikan orang-orang seperti saya ini,” harapnya. Kondisi kehidupan yang terbilang pas-pasan ini, tidak saja dialami oleh Wakacala, puluhan petugas kebersihan lainnya juga mengalami nasib yang sama. Uluran tangan dan perhatian lebih bagi mereka tentunya sangat dinantikan, agar taraf kesejahteraan hidup para pejuang kebersihan ini dapat lebih naik lagi dibanding hari-hari sebelumnya. Semoga..!!! ***

CMYK

Biayai Enam Orang Anak, Harapkan Hidup Lebih Baik

FOTO: ALAM/LUWUK POST

SANTUNAN UNTUK PENYAPU JALAN : Ibu Wakacala (kanan), saat didampingi salah satu mandornya, usai menerima bantuan dari PT Donggi Senoro LNG, pada Jumat (1/1) pagi pekan kemarin.


LUWUK POST | SENIN, 4 JANUARI 2010 | HALAMAN 13

SELAMAT PAGI

Air di Banggai Kembali Macet

Salakan Seperti Ibu Kota Besar Kembang Api Meriahkan Tahun Baru

BANGGAI-Kemacetan air, kembali terjadi di beberapa tempat di dalam kota Banggai. Kemacetan air, memang kerap kali terjadi di Banggai, karena buruknya pipani sasi milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Banggai. Pipa-pipa milik PDAM Banggai ini, dikabarkan telah banyak yang mengalami kerusakan dan hingga kini belum dilakukan perbaikan yang berarti karena keterbatasan anggaran perbaikan, karena minimnya kesadaran masyarakat dalam membayar iuran air bulanan. Kemacetan air kali ini, telah melanda sejumlah kompleks perumahan di Kelurahan Lompio Banggai. Di beberapa tempat di Lompio, bahkan ada yang sejak seminggu lalu, tidak lagi mendapat suplay air bersih lewat keran-keran air di rumah mereka. Sebagai akibat dari kemacetan tersebut, saat ini sebagian besar masyarakat yang menjadi korban kemacetan air, terpaksa setiap harinya menimbah air di rumah kerabat mereka yang masih bisa menerima akses air dengan lancar. Biasanya air hasil timbaan itu, hanya digunakan untuk keper luan memaksa dan minum saja, sedangkan untuk, mandi terpaksa para warga harus ke sungai-sungai yang dekat di pemukiman mereka. “Kitorang batimbah hanya untuk minum. Kalau mau mandi ke kuala (sungai red) saja,” ungkap syaril, seorang warga yang menjadi korban kemacetan air, kepada Luwuk Post, kemari. Ia berharap, agar PDAM harus memperhatikan masalah kemacetan ini, dengan segera melakukan perbaikan pipanisasi disekitar pemukiman yang mengalami kemacetan air ini, sebab diakuinya dirinya selaku menenuhi kewaji bannya dalam membayaran iuran bulanan ke pihak PDAM. (WAN)

Awas, Mutasi Terjang Eselon II SALAKAN – Kemeriahan penyambutan tahun baru 2010 kini telah usai. Seiring dengan hal itu, para pejabat di Banggai Kepulauan (Bangkep) kembali diterjang rasa was-was. Pasalnya Januari ini pula, Pemerintah Bangkep berjanji menggelar mutasi. Dipastikan, sejumlah pejabat bakal rontok dari kursi empuk masing-masing. Sebaliknya, bakal diangkap pejabat baru sebagai pengganti. Karena berkaitan erat dengan sirkulasi jabatan, meski kerap disebut agenda rutin, namun mutasi ternyata selalu menyerobot perhatian kalangan pejabat pemerintah. Buktinya, sejak kabar mutasi di awal tahun 2010 bakal digelar, sejumlah pejabat sempat kasak-kusuk mencari bocoran informasi. Kepastian penyelenggaraan mutasi yang tertuju pada para pejabat Eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Bangkep, diungkap bupati setempat Drs Irianto Malingong MM Sabtu kemarin. Me nurutnya, mutasi di awal tahun 2010 memprioritaskan pergeseran pejabat Eselon III. “Paling banyak yang akan kita mutasi adalah camat,” tandas Irianto. Namun demikian Bupati Bangkep peru mus program unggulan produksi rumput laut terse but juga mengatakan, tidak tertutup kemungkinan mutasi juga bakal menjangkau pejabat Eselon II. “Yang pasti mutasi akan kita gelar. Hal itu berarti sudah membicarakan semuanya,” sambung Irian to. Dikejar lebih jauh oleh wartawan, bupati mengelak diplomatis. “Nanti lihat saja pada mutasi yang akan kita lakukan. Lihat saja siapa-siapa pejabat yang akan dimutasi,” katanya sambil tersenyum. (tam)

SALAKAN –Di malam tahun baru kemarin, Kota Salakan be rubah layaknya kota-kota besar lain di Indonesia. Pukul 00..00 Wita yang bertepatan de ngan pergantian tahun 2009 ke tahun 2010, kembang api membuat langit Salakan seketika semarak. Kembang-kembang api terse but, menciptakan konfigu rasi cahaya yang cantik dan mempe sona. Belum lagi letusan-letu san petasan, membuat pergan tian tahun di Kota Salakan demikian meriah. Pengusaha sukses asal Bu ko, Zulkifli Banun mengatakan, saat detik pergantian tahun tersebut, Kota Salakan tak ubah nya kota besar lain. Lelaki yang akrab disapa Ko Kifli tersebut mengaku terpesona dengan ke semarakan dan keramaian pera yaan pergantian tahun di Kota Salakan. “Baru kali ini tahun baru di Bangkep disambut dengan sua sana yang benar-benar ramai. Bahkan bisa menyaingi suasa na di ibu kota Jakarta. Saya merasa seperti sedang tidak berada di Bangkep. Benar-

(foto dok Luwuk Post)

SELALU BERSAMA : Bupati Banggai Irianto Malingong MM dan Wakil Bupati Drs Ehud Salamat bagai pasangan kekasih yang tidak dapat dipisahkan, kedua pucuk pimpinan itu, selalu jalan bersama setiap kegiatan serinonial di daerah ini. dipastikan pula keduanya tetap akan bergadengan tangan pada pilkada 2011 mendatang.

Bupati -Wakil Bupati Paling Harmonis Irianto : Hanya Tuhan Bisa Pisahkan Kami SALAKAN – Tidak seperti infor masi yang beredar di luar, ternyata hubungan antara Bupati Drs Irianto Malingong MM dan Wakil Bupati Drs Ehud Salamat sangat harmonis. Bahkan Bupati Bangkep tersebut menegaskan, siapapun yang hendak memisahkan dirinya dengan Ehud Salamat, dipastikan bakal gagal. “Kecuali Yang Maha Kuasa yang bisa memisahkan kita. Di luar itu, tidak

ada yang bakal bisa memisahkan saya dengan Pak Ehud Salamat,” tegas penggagas program unggulan produksi rumput laut tersebut. “Kalau mau tanya siapa yang paling harmonis di Bangkep ini, pasti bupati dan wakil bupatinya,” kata Irianto, di kediamannya di Soho kemarin. “Saya dan Pak Ehud adalah pasangan paling harmonis,” tegas Irianto lagi. Dijelaskan Irianto, harmonisasi antara dirinya dengan Ehud Salamat telah dibangun sejak beberapa tahun sebelum keduanya memenangkan

Pilkada tahun 2006 lalu. Keharmo nisan yang terjaga dengan baik hing ga kini, membuat keduanya seirama memimpin pembangunan di Banggai Kepulauan (Bangkep). Pernyataan tersebut diungkap Bupati Bangkep untuk menangkis informasi yang menyebut pasangan Irianto-Ehud sudah tidak harmonis menjelang Pilkada 2011. Bahkan se jumlah pihak sempat memprediksi, keduanya tak akan berpasangan lagi dalam pemilihan kepala daerah di Bangkep tahun depan. (tam)

Harga Gula Tetap Mahal BANGGAI-Setelah mengalami kenaikan harga jual pada saat men jelang tahun baru lalu, kini harga gula pasir di pasaran tetap tinggi dan belum menunjukan tanda-tanda penu runannya. Harga gula pasir, di peng hujung tahun lalu, sempat mengalami kenaikan harga dari harganya sebelumnya Rp 11 ribu perkilogram nya, kini menjadi Rp 12 ribu perkilogramnya. Kepada Luwuk Post, Minggu (3/1) kemarin, Mansur, seorang pedagang di pasar Baru Banggai, menuturkan harga jual gula pasir ini, terjadi setelah sebelumnya mereka membeli dari tangan distributor harganya juga telah naik dari sebelumnya. Dan

untuk tetap menjaga keuntungan Mansur mengaku, dirinya beserta sejumlah pedagang lainnya, terpaksa menaikan harga jual dari gula pasir ini. Mansur mengatakan pula, jika distributor sudah menurunkan harga jualnya, maka secara otomatis kami juga akan menurunkan harganya. “Kami baru akan menurunkan harga jualnya kalau para distributor langga nan kami juga telah menurunkan har ga jualnya. “Harga jual gula pasir yang kami jual, tergantung distributor. Kalau mereka menurunkan harga maka kami akan turunkan jugaharga jualnya, sebaliknya kalau mereka tetap menjual dengan harga seka

rang, maka kami juga akan tetap mem pertahankan harga ini,” pungkas Mansur. Banyak masyarakat berharap kepada Pemda Bangkep, untuk bisa melakukan langkah-langkah konkret dan responsif demi menekan ke naikan harga jual gula ini. Sebab ma syarakat mengaku mereka telah cu kup terbebani dengan kenaikan har ga gula pasir tersebut. Langkah res ponsif yang dimaksudkan itu, dimin ta dilakukan Pemda Bangkep, lewat instansi terkaitnya salah satunya dengan cara melakukan operasi pasar atau menjual gula dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar umum kepada masyarakat. (WAN)

benar luar biasa,” katanya. Menurut Ko Kifli yang paling mengesankan adalah saat men jelang pukul 00.00 Wita. “Pesta kembang api maupun letusan petasan membuat Kota Salakan menjadi layaknya kota besar,” katanya. Ia berharap, pelepasan tahun mendatang harus lebih semarak dan ramai dibanding tahun ini. “Saya siap menyediakan keper luan untuk memeriahkan pe nyambutan tahun baru menda tang bila pemerintah menunjuk saya,” katanya lagi. Ternyata bukan hanya Ko Kifli yang mengakui kemegahan dan kemeriahan penyambutan datangnya tahun baru di Bang kep kemarin. Bupati Drs Irianto Malingong MM ketika ditemui di kediamannya di Soho kemarin, juga mengatakan malam pele pasan akhir tahun sekaligus pe nyambutan kedatangan tahun yang baru di Bangkep, benarbenar ramai. “Sangat ramai,” tutur bupati penggagas program rumput laut tersebut. Dalam pe nyambutan kedata ngan tahun 2010 di Kota Sala kan, selain masyarakat yang me nyemut, hadir pula para Muspi da dan pejabat eksekutif mau pun legislative di Bangkep. (tam)

20 Januari Kantor Bupati Diresmikan SALAKAN – Jika tidak ada aral melintang, 20 Januari menda tang kantor Bupati Banggai Ke pulauan (Bangkep) akan diresmi kan. Dengan demikian lengkap sudah perkantoran pemerintah di kawa san Bukit Trikora Kota Salakan. Kepastian tanggal pe resmian kantor bupati, sebagai mana diung kap Plt Kepala Di nas Cipta Karya dan Tata Ruang (Discikar) Bang kep M. Ilyas, kemarin. Diinforma sikannya pula, peresmian akan dilakukan Gu bernur Sulawesi Tengah HB. Paliudju.“Ya.. Seperti rencana kita seperti itu,” kata pejabat yang murah senyum dan rendah hati tersebut.Dikatakannya, se lain bupati, peresmian juga akan dihadiri pejabat teras provinsi maupun Bangkep.Di daerah ini Gubernur Paliudju juga akan meresmikan sejum lah kantor pemerintahan lain nya. Sebagai pimpi nan dinas yang paling bersen tuhan dengan bangunanbangunan, M Ilyas me ngatakan berupaya keras agar kegiatan peresmianperesmian oleh guber nur tersebut berlang sung sukses tanpa ha langan apapun. “Karena itu kita minta dukungan semua pihak agar agenda peres mian oleh guber nur tersebut dapat ber lang sung sukses,” katanya. Ke terangan M Ilyas di

perkuat Bupati Bangkep Drs Irianto Malingong MM. Pengga gas program unggulan rumput laut tersebut juga mengatakan peresmian kantor bupati dila kukan tanggal 20 Januari menda tang.“Insya Allah tidak ada rin tangan,” kata Irianto. (tam)

Drs Irianto Malingong MM.

Menunggu ‘Sulap’ Irianto di 2010 yang menunjang kenyamanan bekerja, telah BANGGAI KEPULAUAN Memang CATATAN lengkap. benar-benar telah berubah. Dulu ketika saya Bila tak ada halangan, kantor Bupati pertama kali menginjakkan kaki di daerah ini, Bangkep akan diresmikan tanggal 20 Januari Kota Salakan yang kini menjadi pusat peme ini oleh Gubernur Sulawesi Tengah HB rintahan Bangkep, kala itu masih terlihat Paliudju. Peresmian kantor DPRD, telah lebih sangat sepi. dahulu dilakukan. Kantor-kantor pemerintahan masih Saya kira perubahan yang dialami Bukit mengontrak rumah-rumah penduduk. Trikora, sejak daerah perkebunan hingga kini Kantor bupati saja meminjam Mapol sek menjelma pusat perkantoran pemerintahan Tinangkung. Sedangkan DPRD setempat yang representative, tidak dapat dilepaskan masih berkantor di Gedung BPU Tinang dari semangat Bupati Bangkep Drs Irianto kung. Malingong MM yang gencar melaksanakan Keadaan memprihatinkan dan serba pembangunan. darurat tersebut, kini tidak tampak lagi. Rustam Nono Selain ‘menyulap’ Bukit Trikora menjadi Kantor-kantor pemerintah dibangun megah daerah perkantoran, Pemerintah Bangkep juga tak lupa di kawasan Bukit Trikora Kota Salakan. Fasilitas-fasilitas

menggenjot pembangunan infrastruktur berupa jalan dan jembatan di seantero wilayah kabupaten. Gairah membangun, belum berakhir. Tahun 2010 ini, pemerintah telah mengancangkan berbagai pembangunan lanjutan untuk memajukan daerah serta meninggikan taraf kesejahteraan masyarakat. Namun biarpun menggencarkan pembangunan sector fisik, Pemerintah Bangkep tidak melalaikan ongkos yang dibutuhkan untuk melayani publiknya sendiri. Sejumlah program pemberdayaan masyarakat, telah disediakan anggarannya, tinggal menunggu dicairkan. Bupati Irianto Malingong memang layak beroleh pujian. Sebab pemerintahannya seperti tidak pernah kekeringan inspirasi. Sejumlah solusi dan ide-ide baru telah disiapkan untuk segera digelar tahun ini juga. Harapan-harapan masyarakat yang selama ini

diungkapkan, ternyata tidak pernah luput dari perhatian Irianto Malingong. Dalam sejumlah perbincangan dengan wartawan, Irianto kerap membicarakan hal-hal yang menjadi harapan masyarakat tersebut. Karena itu sepanjang tahun 2010 ini, Irianto mengatakan akan melanjutkan pembangunan infrastruktur. Irianto juga mengatakan akan mengede pankan kepentingan-kepentingan rakyat. Harapan-harapan masyarakat tersebut meliputi antara lain, peningkatan disiplin pegawai pemerintah. Irianto telah menyiapkan solusi yang agaknya bakal tepat tapi tidak bertentangan dengan aturan maupun perundangundangan. Soal apa solusi Irianto untuk meningkatkan disiplin pegawainya, kita tunggu tanggal mainnya. Ini mengutip kata-kata Irianto sendiri. (*)


LUWUK POST | SENIN, 4 JANUARI 2010 | HALAMAN 14

Hampir Pasti Boyong Ansaldi MANCHESTER – Ivan Cordoba santer disebut sebagai pemain pertama yang bakal didatangkan pelatih baru Manchester City Roberto Mancini. Itu mengingat kedekatan mereka selama di Inter Milan. Tapi, kabar tersebut menguap. Justru Cristian Ansaldi yang kini disebut sebagai kandidat pemain pertama yang dibeli City dalam era Mancini. Ansaldi merupakan bek kiri klub Rusia Rubin Kazan. Pemain 23 tahun itu sebenarnya bidikan pelatih lama City, yakni Mark Hughes. Nah, Mancini mengikuti jejak itu. Banderol Ansaldi ditaksir 6 juta pounds atau setara Rp 90,8 miliar.”Ivan Cordoba masih menjadi target kami karena dia dan Cristian Ansaldi berbeda posisi. Hanya, Ansaldi mungkin bisa datang lebih dahulu,” tutur salah seorang sumber di internal City sebagaimana dilansir Tribalfootball. Ansaldi memungkinkan datang lebih dahulu karena Rubin sudah tersisih dari Liga Champions musim ini. Lain halnya dengan Inter yang masih dalam progres dengan lolos ke babak 16 besar. ”Mendatangkan pemain dari klub yang masih berkompetisi di kejuaran antarklub Eropa tidaklah mudah,” jelas Mancini di situs resmi klub. Mancini geleng-geleng kepala karena pemberitaan media-media di Inggris yang menyebut City siap menawar bintang penyerang Liverpool Fernando Torres dengan 140 juta pounds atau sekitar Rp 2,1 triliun. Itu berarti mengalahkan rekor dunia 80 juta pounds milik Cristiano Ronaldo.(dns/ca)


SENIN, 4 JANUARI 2010

diskusi

n Sambungan dari Hal 1

seorang warga Kecamatan Batui, meninggal dunia saat menghadiri diskusi Komunitas Jurnalis Banggai (KJB) di Bengkel Warkop, Kamis (31/12) malam itu. Almarhum sebenarnya tidak memiliki agenda untuk mengikuti diskusi akhir tahun itu, hanya saja, karena Moh. Nurwahid,SE, anggota DPRD Kabupaten Banggai yang hendak mereka temui, berada di acara diskusi

dua

n Sambungan dari Hal 1

salah satu poin dalam tuntutan massa ini. Aksi damai yang digelar di seputaran Tugu Adipura Luwuk tersebut, juga sempat menyedot perhatian warga yang melintas. Mereka juga mengutuk keras bunyi-bunyi petasan yang diledakkan saat memasuki waktuwaktu salat. Selain itu, mereka juga mendesak agar umat Muslim untuk tidak merayakan malam pergantian tahun dengan foya-foya yang menciptakan sifat mubadzir. Massa yang tampak didominasi kaum hawa ini, juga membentangkan sejumah poster dan spanduk yang intinya mengecam cara memeriahkan perayaan tahun yang menurut mereka sudah berada diluar nilai-nilai kemanusiaan. Sementara itu, aksi kedua digelar oleh gabungan Lembaga

musdar

n Sambungan dari Hal 1

kebesaran dan kejayaan partai golkar pada masa mendatang,” ujar wakil Bupati Banggai ini. Karena itu, menurut Musdar, Musyawarah Daerah Partai Golkar yang dilaksanakan tanggal 5 Januari nanti harus benar-benar melahirkan ketua dewan pimpinan daerah yang memiliki komitmen serta integritas membesarkan partai. Kata dia, kader–kader yang memiliki komitmen dan integritas itu adalah kader–kader yang telah teruji dan memiliki kemampuan serta profesionalisme dalam membawa Golkar sebagai partai yang besar dan dimiliki rakyat. Musdar memang termasuk kandidat yang disebut–sebut memiliki peluang menjadi ketua golkar. Terhadap penilaian tersebut, Musdar mengakui sebagai Ketua Ormas MKGR Kabupaten Banggai, yang notabene adalah organisasi pendiri partai Golkar, dirinya memiliki peluang yang cukup besar. Apalagi pada periode kepengurusan golkar sebelum era reformasi digulirkan, dirinya pernah tercatat sebagai pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Banggai. Kendati begitu, Musdar tidak ingin sesumbar. Dia menyerahkan semuanya kepada forum Musyawarah Daerah. Ditanya tentang apa yang akan dilakukannya Musda Golkar menghendaki dirinya memimpin partai berlambang beringin ini, Musdar menyatakan, pertama-tama dirinya akan berkomitmen menjalankan garis kebijakan partai Golkar yang tertuang di dalam keputusan–

tak

n Sambungan dari Hal 1

George menuturkan, buku Membongkar Gurita Ciekas merupakan buku ketiga seri korupsi kep-residenan yang dia tulis. Sebelumnya, dia menulis buku berjudul Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari: Kedua Puncak KKN Rezim Orde Baru dari Soeharto ke Habibie yang diterbitkan awal 1998. ’’Judulnya menggelitik, mungkin buat orang tersinggung,’’ kata George, lantas terkekeh. Garagara buku tersebut, dia dicekal rezim Soeharto pada Maret 1998. George sebenarnya sudah dikenal sebagai tukang kritik sejak 1994. Berbagai sisi gelap pemerintahan, mulai maraknya korupsi sampai persoalan Timtim (Timor Timor, kini Timor Leste) tak luput dari perhatiannya. Karena merasa terus ditekan rezim penguasa, pada 1995, peraih gelar Doctor of Philosophy dari Universitas Cornell, New York, itu, memutuskan hijrah ke Australia. ’’Saya hijrah ke Australisa agar bisa terus investigasi,’’ katanya. Pengalamannya sebagai dosen di Universitas Kristen Satya Wacana membantu langkah Geor ge mengajar di Universitas Newcastle dalam bidang sosiologi. Tapi, prosesnya tetap tidak mudah. George diminta oleh pihak kampus untuk menyusun mata kuliah yang akan diajarkan. Saat itulah dia mulai merumuskan mata kuliah sosiologi korupsi. ’’Kalau bikin mata kuliah pemerintahan bersih mungkin tidak laku. Tapi, ketika menawarkan mata kuliah sosiologi korupsi,

djar’un

n Sambungan dari Hal 1

Golkar. Padahal selain Djar’un, sederet orang kuat juga mengincar kursi partai peraih suara terbanyak di Kabupaten Banggai pada Pemilu 2009 silam itu. Seperti pernah diberitakan harian ini, di dalam bursa pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai 2010-2015, akan tampil sederet nama. Mereka adalah, Djar’un Sibay, Samsul Bahri Mang, Yahya Mang dan Syarifuddin Tjatjo. Bahkan nama Ma’mun Amir dan Musdar M. Amin (Bupati dan Wakil Bupati Banggai, red) juga disebut-sebut ikut turun berkompetisi pada Musda yang dilaksanakan selama dua hari itu. Namun dari beberapa calon

HALAMAN 15

SAMBUNGAN tersebut, maka almarhum bersama rekan-rekannya kemudian mendatangi lokasi diskusi itu. Sekitar pukul 19.30, Kartam Samadi dan beberapa orang rekannya tiba di bengkel warkop. Saat itu, suasana masih sepi. Acara diskusi belum dimulai. Hanya ada beberapa wartawan saja, karena sebagai pelaksana diskusi harus tiba lebih dulu. Saya termasuk orang yang pertama tiba di bengkel warkop itu. Tak lama kemudian, Kartam tiba bersama rekan-rekannya. Mereka menggendarai sebuah mobil, dan turun

tepat di depan bengkel warkop itu. Saya sempat mepersilahkan mereka untuk duduk di bangku yang sudah disediakan. “Biar saja dik, saya menunggu seseorang (yang kemudian diketahui Nurwahid_red),” tuturnya. Tidak lama kemudian, Nurwahid datang, mereka kemudian bertemu dan sempat berkomunikasi beberapa saat. Kemudian Sekkab Banggai Musir A Madja tiba di lokasi diskusi. Kemudian di susul Ketua DPRD Banggai, Samsulbahri Mang, dan wakil Ketua DPRD Banggai Suryanto,SH. Turut serta juga

Ketua Komisi C Sukri Djalumang, dan Ketua Fraksi Golkar Safrudin Tjatjo. Ketua Komunitas Jurnalis Banggai, Herdiyanto Yusuf yang juga Pemred Luwuk Post, juga sudah berada di lokasi diskusi. Meresa sudah cukup pembicara, diskusi kemudian dimulai. Sekkab Banggai Musir A Madja dipersilahkan menyampaikan beberapa pokok pikiran seputar pelaksanaan kebijakan Pemda selama tahun 2009 dan proyeksi di tahun 2010 mendatang. Kemudian dilanjutkan oleh Ketua DPRD Banggai Samsulbahri Mang,SE.

Swadaya Masyarakat (LSM) yang menamakan diri Komunitas Ekstra Perlemen Jalanan yang merupakan gabungan dari beberapa LSM seperti Komite Independen Pemantau Kinerja Legislatif Eksekutif dan Yudikatif (KIP-KLEY) serta konunitas lain yang menamakan diri Lintas Carita (Linca) Banggai. Massa yang dipimpin oleh Suwiryo Haerani sebagai koordinator aksi tersebut, menggelar unjuk rasa di dua tempat, yakni di depan Kantor KPUD dan Polres Banggai. Aksi yang mengusung isu penuntasan permasalahan yang terjadi di tubuh KPUD Banggai tersebut, mempertanyakan putusan Dewan Kehormatan KPU Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), yang hanya melakukan pemecatan terhadap dua orang anggota KPU. ”Ada ketidakberesan dalam putusan DK, kenapa hanya Ketua dan satu anggota KPU yabng diberhentikan. Padahal kita tahu

keputusan yang lahir di lembaga penyelenggara pemilu kabupaten ini sifatnya kolektif,” teriak Suwiryo dalam orasinya. Tidak hanya itu, dalam orasinya Suwiryo juga mendesak agar seluruh anggota KPUD Banggai diperiksa terkait sejumlah kasus pada pemilihan legislatif lalu. ”Banyak ketidakberesan yang terjadi di tubuh KPU, penetapan anggota legislatif pada pemilu lalu sarat permainan. Kami meminta kotak suara untuk dihitung kembali, agar diketahui siapa sebenarnya yang berhak duduk sebagai anggota legislatif.” ujarnya. Puas menggelar aksi di depan Kantor KPUD Banggai, puluhan massa yang rata-rata menggunakan kendaraan roda dua ini, kemudian bergerak ke kantor Polres Banggai. Di depan kantor kepolisian ini, massa menuntut agar pihak kepolisian untuk segera mengusut secara tuntas kasus dugaan penggelembungan suara yang te-

lah lama dilaporkan. ”Usut tuntas kasus Lisa Boften yang sampai saat ini belum ada kejelasannya. Kami juga mendesak agar kepolisian untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap enam anggota legislatif Banggai yang terindikasi melakukan permainan dengan pihak KPU. Jangan ada diskiriminasi pada kasus ini,” ujarnya lantang. Puluhan massa ini pun diterima Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Banggai, AKBP Sri Suhartono, yang berjanji akan akan mengusut kasus tersebut. ”Saya terima apa yang menjadi aspirasi saudara, kami tentunya akan menindaklanuti kasus-kasus telah dilaporkan. Kami juga tetap akan menindaklanjuti apabila ada laporan dari masyarakat terkait kasus-kasus seperti ini,” terangnya. Setelah mendengarkan penjelasan dari orang nomor satu di jajaran Polres Banggai itu, massa kemudian membubarkan diri secara tertib. (tr-03)

keputusan Munas serta dibingkai dengan paradigma baru partai Golkar. Kedua, dirinya akan konsiten melakukan perubahan pola kepemimpinan dan pengambilan keputusan di tubuh dewan pimpinan partai golkar, terutama yang terkait dengan setiap pelaksanaan kebijakan partai yang benar –benar menyentuh kepentingan partai maupun anggota dan pengurus partai yang ada di bawah DPD II. Musdar nampaknya ingin menegaskan, jika terpilih, kebijakan– kebijakan partai harus menyentuh pengurus kecamatan dan pengurus desa (PD). Ketiga, Musdar akan mengimplementasikan keinginan DPP dan DPD I Partai Golkar untuk mengembalikan kejayaan partai Golkar sebagaimana ditetapkan dalam Musyawarah Nasional Golkar ke VIII di Pekanbaru, Riau. “Sebagai kader kita memang harus siap membesarkan partai golkar,” katanya. Kendati begitu, Musdar mengaku belum mengetahui persis juklak dan juknis Musda DPD II Golkar. Apakah dirinya bersyarat atau tidak. “Itu nanti akan dilihat pada tata tertib Musda yang akan disepakati nanti,” katanya. Ditanya tanggapannya terhadap keinginan Ketua DPD II Golkar Djar’un Sibay yang masih siap mencalonkan diri kembali? Menurut Musdar, Djar’un Sibay adalah tokoh Golkar yang professional, kharismatik, berpengalaman dan merupakan politisi yang memiliki keunggulan dan penuh kearifan. Karena itu, bagi Musdar, bila memang benar Djar’un Sibay masih ingin pemimpin DPD II Golkar Kabupaten Banggai periode 2009-2014

maka semua itu harus diserahkan pada Musyawarah Daerah Partai Golkar untuk menentukannya. Lantas bagaimana jika dirinya tidak terpilih dan hanya akan diposisikan sebagai Ketua Harian Golkar sebagaimana jabatan Walikota Palu pada pengurusan DPD I Golkar pimpinan Prof Aminuddin Ponulele? Ditanya tentang hal itu Musdar secara terbuka menyatakan dirinya belum bersedia jika diposisikan sebagai Ketua Harian Partai Golkar. “Kalau itu (ketua harian partai Golkar) saya belum bersedia,” tegasnya. Ia malah mempersilahkan kader–kader lain untuk menjadi Ketua Harian Golkar. Yang jelas kata Musdar jika pengurus kecamatan partai Golkar memberikan dukungan kepadanya untuk memimpin partai Golkar lima tahun mendatang dirinya menyatakan siap untuk melaksanakan amanat musda tersebut. Sekedar diketahui, Musdar tercatat sebagai salah satu dari enam orang birokrat di Provinsi Sulawesi Tengah yang telah mencapai pangkat IVd/pembina utama dan juga tercatat sebagai PNS yang telah mengikuti jenjang pendidikan struktural tertinggi di birokrasi. Namun, statusnya tersebut nampaknya akan dilepasnya jika dirinya dihendaki oleh forum musyawarah daerah memimpin Partai Golkar ke depan. “Kalau musda menghendaki saya di sini (menjadi ketua Golkar) saya akan melepas dan mundur dari PNS,” tegasnya. Kesiapan Musdar untuk menjadi calon Ketua DPD II Golkar juga menggambarkan komitmennya untuk bertarung pada pilkada 2011 mendatang. Sebab, Musdar

menyadari untuk menjadi calon bupati pada pilkada 2011 mendatang harus memiliki dukungan partai politik. “Saya melihat Musda Golkar kali ini sangat penting karena banyak kader yang memenuhi syarat untuk didukung oleh partai Golkar. Karena itu bagi saya Musda ini menjadi momentum yang tepat bagi para pengurus partai di tingkat kecamatan untuk menentukan sikap. Sebab sikap PK pada musda kali ini akan menentukan kebesaran dan kejayaan Golkar lima tahun mendatang,” tegasnya. Kendati siap maju. Musdar juga telah menyiapkan ‘langkah mundur’, jika tidak terpilih. Musdar mengatakan, untuk berbuat bagi kepentingan daerah dan rakyat di daerah ini, banyak jalan yang bisa dilalui. “Banyak jalan menuju roma. Belum tertutup jalan bagi kita untuk berbuat, meskipun kita tidak berada dalam sistem organisasi partai politik,” tandasnya. Musdar mengisyaratkan siap maju pada pilkada mendatang. Namun, jika partai Golkar belum menghendaki dirinya, maka keputusan Musda Golkar tidak akan mengecewakannya. “Hal itu justru akan mempertegus dan memperkokoh kekaderan saya pada Ormas MKGR,” tandasnya. Mantan Kepala Bappeda Kabupaten Banggai itu menegaskan, maju tidaknya dirinya pada pilkada nanti sangat terkait dengan kepercayaan dan amanat yang akan diberikan rakyat nanti. “Sebagai anak bangsa yang dilahirkan di daerah ini tentu saya siap untuk menjadi calon bupati banggai pada pilkada 2011 mendatang,” katanya. (ris)

saya diterima mengajar di sana (Australia). Mungkin karena punya track record (menulis buku soal pemerintahan yang korup, Red),’’ ujar pria kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah, 27 Mei 1946 itu. George mengaku ide menyusun mata kuliahnya terinspirasi dari buku Sosiologi Korupsi karya Syed Hussein Alatas yang terbit pada 1986. Sosiolog Malaysia kelahiran Bogor itu lewat bukunya menjelaskan bahwa praktik korupsi berlangsung masif sejak zaman kekaisaran Romawi, China, bahkan kerajaan Mesir kuno. ’’Saya memang start dari buku Syed Hussein Alatas itu,’’ ujar George. Dia menjelaskan, karena materi sosiologi korupsi begitu luas, diperlukan adanya spesialisasi. Saat itu, menurut George, belum ada yang secara spesifik menyoroti korupsi kepresidenan. Merasa memiliki ’’modal’’ dari buku pertamanya yang menyoroti korupsi di era Orba, dia memilih terus berkonsentrasi terhadap persoalan itu. ’’Sebenarnya banyak peneliti dan buku yang membahas korupsi di Indonesia. Tapi, masih terlalu umum,’’ ungkapnya. Pada 2006, George menulis lagi buku berjudul Korupsi Kepresidenan, Reproduksi Oligarki Berkaki Tiga: Istana, Tangsi, dan Partai Penguasa. Sesuai judulnya, buku ini lebih dalam lagi menyoroti praktik korupsi di lingkaran kepresidenan. Tidak hanya Soeharto, tapi sudah menyentuh era Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati, SBY, sampai Jusuf Kalla. ’’Jadi, buku Gurita Cikeas yang saya tulis harus dilihat berganden-

gan dengan buku korupsi kepresidenan yang lain. Intinya, buku ini merupakan kelanjutan proses intelektual,’’ kata George. Karena itu, dia membantah keras berbagai tudingan seolah-olah bukunya disponsori pasangan capres-cawapres yang kalah dalam Pilpres 2009. George menyampaikan, saat ini dirinya menyiapkan edisi revisi untuk bukunya: Membongkar Gurita Cikeas. Menurut dia, proses revisi merupakan kelaziman dalam dunia ilmiah dan tulis-menulis. seorang peneliti atau penulis buku tidak mungkin bisa sempurna hanya dengan satu atau dua edisi. ’’Orang-orang bijak selalu mencoba memperbarui karyanya. Kalau dianggap ini akomodasi saya terhadap para penyerang, berarti mereka berhalusinasi. Tidak ada yang akan kami sensor,’’ tegas George. Dia mengatakan, penelitian sosial mempunyai banyak sisi. Seorang peneliti yang baik akan memasukkan semua versi. Hal itulah yang akan dia lakukan, yakni mengakomodasi pandangan pihak-pihak yang menyanggah substansi bukunya. George mencontohkan polemik mengenai Direktur Komersial dan IT Perum LKBN Antara Rully Ch. Iswahyudi. George mengutip data dari situs resmi Partai Demokrat, pada 10 Juli 2009 bahwa Rully masih tercantum sebagai staf khusus Bappilu Partai Demokrat. Bahkan, yang cukup kontroversial, George menulis Rully Ch. Iswahyudi bersama Direktur LKBN Antara Akhmad Muchlis Jusuf, mengalirkan separo dana Public Service Obligation (PSO) LKBN Antara

yang berjumlah Rp 40,6 miliar ke Bravo Media Center, salah satu tim kampanye SBY-Boediono. Namun, pimpinan Antara telah membantah informasi George tersebut. Intinya, Rully sudah mundur dari Bappilu Partai Demokrat dan tak ada dana PSO LKBN Antara yang mengalir ke Bravo Media Center. Inilah salah satu contoh materi yang akan ditambahkan George dalam revisinya. ����������������� Meski begitu, George menegaskan bahwa dia tetap berpegang pada data pertama. ’’Tanggapan dan sanggahan yang berkembang akan saya masukkan tanpa menggugurkan yang sebelumnya. Ini bagian kecil dari revisi yang akan saya lakukan. Selebihnya, masih banyak daftar dosa Partai Demokrat yang belum masuk,’’ kata George, lantas tersenyum. Dia memperkirakan dengan adanya revisi itu jumlah halaman dibukunya akan bertambah dari 183 menjadi 240 halaman. George menyampaikan, melalui buku Membongkar Gurita Cikeas, dia berusaha menggambarkan proses terbentuknya oligarki politik secara lebih konkret. Yakni, dengan memaparkan peran sejumlah yayasan dan korporasi di sekitar SBY dan Partai Demokrat. Bukan tidak mungkin yayasan dan korporasi itu ikut bermain aktif, terutama secara finansial, dalam proses pemenangan pemilu legislatif dan pilpres. ’’Kalau SBY keberatan, saya menantang untuk berdebat,’’ kata George. Dia berharap bukunya itu ditindaklanjuti kepolisian dan kejaksaan. Sebab, layak diduga ada pelanggaran terhadap sejumlah undang-undang. (kum)

kandidat yang akan berkompetisi, dua nama paling santer diklaim punya peluang besar. Mereka adalah incumbent Djar’un Sibay dan kader Golkar yang kini Ketua DPRD Banggai, Samsul Bahri Mang. Satu hal yang membuat kedua nama itu paling laris-manis pra Musda. Karena dukungan Pengurus Kecamatan (PK), domain ada pada Djar’un dan Bali Mang. Kendati Musda baru akan digelar besok, namun peta kekuatan antara kedua kandidat sudah mulai terbaca. Dari informasi yang dihimpun Luwuk Post, penggalangan kekuatan dari PK telah dilakukan. Hasilnya? Djar’un Sibay di atas angin. Dari 13 PK Partai Golkar, dikabarkan Djar’un Sibay telah mengantongi dukungan sebanyak 9 PK. Ini artinya, dari 16 eksekutor, Djar’un telah unggul di atas

50 persen dukungan. Hanya saja belum jelas PK mana saja yang memberi dukungan terhadap politisi senior milik partai besar itu. ”Memang sudah ada penggalangan dukungan PK buat kandidat Ketua DPD II Golkar Kabupaten Banggai. Dan hasilnya Djar’un dapat dukungan besar,” ujar sumber yang enggan menyebutkan namanya. Ditanya soal obsesi sebagian besar PK sehingga masih menginginkan Djar’un untuk yang ketiga kalinya memimpin partai beringin ini, sumber tidak menjelaskan secara rinci. ”Saya belum mengetahui jelas soal alasan itu. Yang pasti sebagian besar PK masih ingin Djar’un nahkodai Golkar,” ujarnya. Kemungkinan lanjut dia, Djar’un akan menggandeng Bali Mang sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai. ”Bukan hal

yang mustahil, jika itu terjadi, maka Djar’un Sibay akan menggandeng Bali Mang sebagai Sekretaris DPD II Golkar Kabupaten Banggai,” ujarnya. Sebelumnya, Djar’un Sibay digembosi kadernya. Desakan legowo sekaligus memberikan kesempatan kepada kader muda agar memimpin Golkar satu periode mendatang, menjadi senjata kader. Jika dikaitkan dengan prediksi Djar’un masih ’perkasa’, maka keinginan tersebut sudah pasti menemui jalan buntu. Sebab sejauh ini Djar’un masih mendapat simpatik full dari PK. Terlepas benar atau tidaknya peta kekuatan calon kandidat Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai, kita tunggu saja hasil Musda yang sebenarnya. Sebab bukan tidak mungkin hitung-hitungan itu meleset. Atau bisa jadi benar adanya. (yan)

Saat Samsulbahri Mang,SE menyampaikan pokok-pokok pikirannya itu, tiba-tiba Moh Nurwahid berdiri dari kursinya dan menunjuk ke arah Kartam Samadi, yang duduk di kursi bagian belakang. Ternyata saat itu, Kartam sedang diamfal penyakit. Mulutnya mengeluarkan muntah, wajahnya pusat pasih, serta tubuhnya tegang tak bisa bergerak. Oleh beberapa wartawan dan peserta diskusi saat itu, Kartam langsung dibawa ke RSUD Luwuk menggunakan mobil. Setelah itu acara diskusi dilanjutnya. Meski suasananya sudah tidak sebaik saat pertama dimulai. Wakil Ketua DPRD Banggai Suryanto,SH mengambil kesempatan untuk memberikan tambahan penegasan dari apa yang sudah dikemukakan Ketua DPRD Banggai Samsulahri Mang,SE. Setelah itu, Ketua Komunitas Jurnalis Banggai, Herdiyanto Yusuf, memberikan pandangan-pandangannya tentang

desain kebijakan yang berpihak kepada rakyat, yang pada diskusi itu diangkat sebagai topik utama. Saat Herdiyanto sedang memberikan pandangannya, tiba-tiba lagi Nurwahid mengetuk meja dan menyampaikan isi pesan singkat dalam hand phone miliknya, yang menyatakan Kartam sudah meinggal. Acara diskusi kemudian bubar secara mendadak dan tidak ditutup terlebih dahulu. Seluruh peserta diskusi kemudian membubarkan diri dan menuju RSUD. Menurut rekannya yang ikut serta di mobil saat membawa Kartam ke RSUD, di perjalanan Kartam sempat meminta untuk delepaskan sepatunya. Namun saat memasuki UGD RSUD Luwuk, Kartam menghembuskan nafas terakhir. Dan tidak sempat dilakukan proses pemeriksaan oleh dokter. Ketua DPRD Samsulbahri Mang, SE, Suryanto,SH, Sukri Djalumang, Safrudin Tjato dan Nurwahid juga turut bersama-sama ke

RSUD. Beberapa saat kemudian, keluarganya tiba. Suara tangis keluarga dan anak-anaknya bersahut-sahutan, seolah menyambut pergantian tahun dengan tangisan duka. Jenazah Kartam kemudian di bawah ke Batui dengan menggunakan mobil ambulans. Almarhum Kartam dikebumikan di Batui, pada Jumat (1/1) 2010. Komunitas Jurnalis Banggai, juga menjadi bagian dari duka itu. Kegiatan perdana yang digelar setelah lembaga tersebut di bentuk beberapa bulan yang silam, harus berhenti karena situasi duka. Banyak spekuasi yang berkembang usai acara itu, dan seiring dengan peristiwa meninggalnya Kartam. Ada yang menyebut peristiwa itu adalah sebuah peringatan kepada kita semua, bahwa hidup ini tidak kekal. Semua manusia pasti akan menemui kematian. Tiap-tiap yang bernyawa pasti akan mati.(*)

nikmati

’’Sebelum kenal dia, aku sudah di dunia ini. Dia sangat memahami profesiku karena dia juga orang film. Dia tidak pernah melarang, tapi memang aku yang pengin fokus mengurus anak dulu,’’ tutur perempuan yang menikah pada 10 September 2007 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, itu.

Nova bertutur, lantaran Naima masih menyusu, dirinya tak bisa jauh dari putrinya tersebut. Karena itu, dia menolak beberapa tawaran untuk main sinetron dan film. ’’Aku ingin mengikuti perkembangan anak,’’ tegas putri pasangan Nurdin A.R. dan Cut Rosminar itu. (eos/jpnn/dwi)

hun. Jika izin itu habis, prodi yang bersangkutan wajib mengajukan perpanjangan izin. ’’Namun, saat ini yang lebih urgen adalah akreditasi. Sebab, masa akreditasi tinggal dua tahun lagi,’’ katanya. Fasli menjelaskan, banyaknya prodi yang belum terakreditasi disebabkan hal itu tidak menjadi syarat saat PT membuka prodi baru. Beberapa syarat yang diwajibkan, antara lain, PT memiliki visi dan misi jelas, sarana dan prasarana memadai, SDM (sumber daya manusia) kompeten, dan punya kurikulum. Selain itu, ada tujuh syarat akreditasi. Yakni, visi dan misi PT yang mengajukan, memiliki kompetensi untuk mendirikan prodi, dosen kompeten, sarana dan prasarana yang memadai, mampu dalam pembiayaan, manajemen baik, serta bisa menciptakan lingkungan akademik yang kondusif. ’’Semua persyaratan itu sudah diumumkan BAN-PT ke semua perguruan tinggi,’’ ujar mantan Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Te-

naga Kependidikan (PMPTK) itu. Dia menyebut, sejak 2009 Dikti mengupayakan secara bertahap agar prodi memperoleh akreditasi A, B, atau minimal C. Melalui Balitbang Depdiknas, Dikti memberikan anggaran pada BAN-PT untuk menyosialisasikan akreditasi kepada PT. ’’Pengajuan proses akreditasi itu tanpa dipungut biaya sepeser pun. Karena itu, PT bisa langsung mengajukan akreditasi jika merasa sudah memenuhi syarat,’’ ujarnya. Selain itu, Dikti membantu BANPT menyediakan asesor untuk menilai akreditasi. Asesor tersebut akan diterjunkan ke seluruh Indonesia. Dikti juga membantu PT untuk menyiapkan proses akreditasi dan menjamin mutu. Termasuk, mendampingi PT yang tak lulus akreditasi. ’’Hingga PT memenuhi syarat dan mengajukan akreditasi ulang,’’ tambahnya. Pada 2009 Dikti menyiapkan anggaran untuk mendanai 2.400 prodi agar memperoleh akreditasi. (kit/dwi)

mereka berada di kapal. Yang pasti, para sandera WNI itu dalam kondisi selamat. ’’Kami memastikan bahwa mereka baik-baik saja,’’ tuturnya. Dia juga menginformasikan perkembangan lain terkait kapal M.T. Pramoni yang ternyata melibatkan tiga negara. Kapal tersebut dimiliki warga Norwegia dan berbendera Singapura. Sedangkan bahan kimia yang diangkut tanker berbobot mati 20 ribu DWT (deadweight tonnage) tersebut diduga kuat dimiliki pengusaha asal Indonesia. ’’Karena itu, dari 24 awak terdapat ABK WNI,’’ terang Faizasyah. Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Deplu Teguh Wardoyo mengatakan, pemerintah menilai belum perlu menempuh opsi operasi militer. Apalagi, selama ini pembajak atau perompak kapal di Somalia tidak memiliki track record menghilangkan nyawa para sandera. Biasanya, kata dia, penyanderaan dilakukan untuk mendapatkan tebusan uang atau pembebasan rekan mereka yang ditahan pemerintah Somalia. ’’Karena itu, militer dari negara-negara korban pembajakan di Somalia belum pernah terlibat operasi pembebasan,’’ ujarnya. Faizasyah menambahkan, operasi di luar negeri itu bukan

kompetensi Deplu untuk menjelaskannya. Kalau dilakukan, tentu proses dan mekanisme pengiriman pasukan khusus itu tidak mudah dan harus mendapat persetujuan presiden. ’’Yang pasti, saat ini kami lebih fokus pada proses mengawal negosiasi antara pemilik kapal dan pembajak,’’ ungkapnya. Teguh menyatakan, Deplu lewat KBRI di Nairobi, Kenya, sudah mengambil langkah untuk membantu pembebasan awak kapal. Hanya, seperti pembajakan sebelumnya, negosiasi hanya dilakukan pembajak dengan pemilik kapal. ’’Kita bersama pemerintah Somalia akan terus memonitor,’’ ujarnya. Dia mengatakan, sejak kemarin agen pemilik kapal, Zodiac Management Agency, telah berupaya melakukan penyelamatan. Namun, hingga saat ini negosiasi berjalan alot. ’’Informasi yang kami terima juga minim. Kami menunggu perkembangan negosiasi antara agen dan pembajak,’’ ujarnya. Perompakan itu bukan satusatunya yang terjadi pada hari pertama tahun baru. Sebuah kapal kargo berbendera Inggris, The Asian Glory, juga dibajak Jumat malam sekitar 620 mil (sekitar 1.000 km) dari lepas pantai Somalia.(zul/bgs/ddy/jpnn/dwi)

yang sukses. Sukses memang tak sepenuhnya ditentukan oleh bakat, tetapi juga oleh semangat juang. Semangat Juang Menurut para ahli, ada dua hal yang menjadi kunci sukses dalam hidup. Pertama, bagaimana menemukan atau mengenali bakat. Pada anak-anak, pengenalan terhadap bakat ini sangat penting agar jangan sampai mereka hanya akan menjadi perpanjangan kemauan orang tua. Banyak kita saksikan, bahwa sekolah atau pekerjaan anak dipilihkan atau karena kemauan orang tua. Akibatnya, anak bersekolah atau bekerja tidak dengan semangat penuh. Kedua, setelah mengetahui bakat kita, maka diperlukan upaya untuk mengelola atau mengasahnya terus menerus. Unsur kedua ini sangat diperlukan, karena meski seseorang punya bakat luar biasa tetapi kalau tidak diolah atau diasah terus menerus maka bakat itu akan mati percuma. Untuk mengolah dan mengasah bakat ini diperlukan kesabaran, keuletan, atau sikap pantang menyerah. Inilah yang dikenal dengan ketahanan mental, persistensi, keteguhan hati, semangat juang, atau mental tahan banting. Keteguhan hati sangat dibutuhkan bagi orang yang ingin mengembangkan diri atau mewujudkan cita-citanya. Mental tahan banting mutlak dibutuhkan untuk

menghadapi rintangan, problem, atau krisis. Tanpa kekuatan mental, semangat perjuangan akan mudah patah, sehingga orang sering menyerah begitu saja di tengah jalan. Banyak prestasi spektakular di berbagai bidang yang tadinya dianggap tidak mungkin menjadi mungkin disebabkan oleh adanya keuletan, kesabaran, dan sikap tak mudah menyerah ini. Kita mungkin pernah menyaksikan, batu yang begitu keras, bisa terlubangi oleh tetesan air hujan sepanjang itu dilakukan berulangulang. Demikian pula ada pepatah mengatakan bahwa belakang pedang pun bisa menjadi tajam asal kita asah tak henti-henti. Dari cerita kuno Tiongkok kita pernah juga membaca, ada seorang nenek yang berhasil membuat sebuah jarum dengan menggosok batangan besi secara terus menerus. Hal-hal di atas membuktikan peran sikap pantang menyerah dalam kesuksesan hidup. Kita tak mesti harus punya bakat istimewa untuk bisa berhasil dalam hidup ini. Semua manusia, dengan kapasitas dan potensinya masing-masing dapat menjadi orang sukses asal memiliki semangat juang yang tinggi untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Sebagaimana kata pepatah Inggris; “ Orang sukses adalah orang biasa, yang memiliki keteguhan hati yang luar biasa”.(*)

Ia mengatakan spanduk robek atau di rusak antara malam hingga pagi. Pasalnya saat mereka pulang berjualan pisang emas di poros Salodik Bunga spanduk masi utuh. Kuat dugaan spanduk Ihwan Datu Adam dirusak orang karena peraga sosialisasi figur tersebut baru saja dipasang. ”Belum sampai dua minggu itu spanduk dipasang,” kata warga lainnya. Letak spanduk juga cukup jauh dari jalan sehingga kecil kemungkinan tersenggol kendaraan maupun barang. Posisi spanduk berada dilokasi dengan kecepatan angin yang rendah. Warga Kam-

umu sempat heboh karena aksi pengrusakan spanduk sosialisasi Ihwan Datu Adam yang disebutsebut bakal maju sebagai kandidat di Pilkada Bupati Banggai tahun 2011 berada diwilayah mereka. “Warga di Kamumu berharap ini tidak memancing tensi politik. Kami tidak mengetahui siapa yang melakukan. Siapapun disilahkan memasang spanduk di sini,” kata warga sedikit cemas. Belum ada penjelasan dari kepolisian maupun Badan Kesbang Linmas menyangkut aksi pengrusakan spanduk Ihwan datu Adam di desa Kamumu.(aha)

n Sambungan dari Hal 1

entertainment. Tokoh utama film Rindu Kami pada-Mu garapan sutradara Garin Nugroho tersebut justru menyatakan, Nirwan sangat mendukung kiprahnya di dunia akting.

prodi

n Sambungan dari Hal 1

19/2005 tentang Standardisasi Nasional Pendidikan (SNP) yang mensyaratkan semua prodi PT harus mengantongi akreditasi. ’’PT yang belum terakreditasi tidak boleh mengeluarkan ijazah. Kami harus memastikan agar semua prodi terakreditasi,’’ tegasnya. Di antara 15.000 prodi di seluruh Indonesia saat ini, tutur dia, yang belum terakreditasi mencapai separo alias 7.500 prodi. Prodi yang belum terakreditasi itu merata di semua bidang, seperti ekonomi, hukum, kedokteran, pertanian, dan sosiologi. ’’Bahkan, ada prodi kedokteran yang belum terakreditasi. Biasanya yang baru buka,’’ jelasnya. Di antara 7.500 prodi yang belum terakreditasi itu, ada pula yang masa izinnya sudah habis. Bahkan, ada yang belum mengajukan akreditasi sama sekali. Izin penyelenggaraan berlaku lima ta-

sandera

n Sambungan dari Hal 1

pemerintah belum menemukan solusi untuk mengatasi krisis penyanderaan tanker M.T. Pramoni berbendera Singapura itu. Departemen Luar Negeri (Deplu) Indonesia masih mengumpulkan data dan fakta lebih akurat terkait keberadaan anak buah kapal (ABK) berkebangsaan Indonesia itu. ’’Kami masih menganalisis data. Berdasar laporan terbaru, jumlah WNI yang disandera hanya 14, bukan 17,’’ ujar Juru Bicara Deplu Teuku Faizasyah ketika dihubungi Jawa Pos tadi malam. ’’Nama-namanya pun sudah ada. Tetapi, kami masih membandingkan kemungkinan lain dari data berbeda,’’ lanjutnya. Deplu, kata Faizasyah, sudah menghubungi dan menginformasikan penyanderaan tersebut kepada pihak keluarga ABK. Selain awak asal Indonesia, lima ABK lain adalah warga negara Tiongkok, satu warga negara Nigeria, dan satu warga Vietnam. Kapal M.T. Pramoni dibajak ketika berlayar menuju Kandla, pelabuhan laut di Gujarat, India. Deplu belum mau membuka nama-nama sandera ke publik sebelum mendapatkan kepastian bahwa

tetap

n Sambungan dari Hal 1

pikiran almarhum Ismail Muid, yang beliau sampaikan dalam sebuah diskusi di Akper. Meski disampaikan 2 tahun lalu, saya menganggapnya masih relevan untuk memotivasi diri kita. Apalagi, di hari minggu kemarin saya mendengar bahwa 40 hari kematiannya diperingati dengan doa. Dengan tulisan ini saya juga ingin memaklumkan, bahwa kematian pun sebenarnya tak cukup mengalahkan semangat hidup kita, karena melalui pikiran-pikiran dan karyakarya, nama kita tetap hidup dihati banyak orang. Selamat membaca. Sepanjang perjalanan hidup ini, kita banyak mengamati, bahwa orang yang berhasil dalam hidupnya tidak selalu orang-orang yang punya bakat luar biasa. Prestasi��������� wan atau mereka yang berprestasi bisa berasal dari orang-orang biasa saja. Mungkin Anda pernah mengamati kondisi berikut ini. Si A yang dulu ketika satu kelas sering menjadi juara, beberapa tahun kemudian hanya menjadi seorang pegawai kantoran dengan prestasi biasa-biasa saja. Sebaliknya si B, yang dulunya biasa-biasa saja kini menjadi politikus yang handal. Seterusnya si C yang mungkin pernah tertinggal kelas kini menjadi penjahit

spanduk

n Sambungan dari Hal 1

Datu Adam menjadi perhatian pengendara yang lewat. Mereka memperlambatan kecepatan kendaraan guna melihat secara cermat tingkat kerusakan spanduk sosialisasi salah satu calon kandidat Bupati Banggai pada Pilkada 2011. “Kumungkinan robek semalam sampai tadi pagi. Karena sore sempat saya perhatikan masi utuh,” kata Irima (41) warga desa Kamumu di warung penjual Pisang Emas akhir pekan lalu.


Luwuk Post 16

sportivo

SENIN 4 JANUARI 2010

THIERRY HENRY

C M Y K

PAMER: Xavi Hernandez (kiri), Lionel Messi, dan Andres Iniesta berpose dengan enam trofi yang diraih Barcelona musim 2009.

1

BARCELONA

v

VILLAREAL

1

GIGIT JARI

MADRID – Untuk kali pertama dalam musim ini, Barcelona kehilangan poin penuh di kandang. Itu terjadi saat sang juara bertahan Liga Primera tersebut ditahan Villarreal 1-1 di Stadion Nou Camp kemarin dini hari (3/1). Tanpa Lionel Messi yang baru pulang dari liburan, kekuatan Barca –sebutan Barcelona– sebenarnya tidak banyak tereduksi. Buktinya, saat laga baru jalan tujuh menit, mereka sudah membuka keunggulan lewat aksi Pedro Rodriguez. Namun, usaha Villarreal untuk pulang dengan membawa poin membuahkan hasil. Winger David Fuster menyamakan kedudukan enam menit setelah jeda. Mampu menahan imbang Barca membuktikan bahwa Villarreal sudah kembali ke performa semula. Sebaliknya, hanya menambah satu angka membuat posisi Barca rentan disalip rival utamanya, Real Madrid. Beruntung, itu tidak akan terjadi pekan ini. Sekalipun menang atas Osasuna dini hari tadi, Real belum bisa menyalip Barca karena sama-sama membukukan 40 poin. Selisih gol pun tidak membantu lantaran Liga Primera menggunakan sistem head to head untuk menentukan peringkat. ”Ini masih musim yang bagus buat

LFP

HASIL KEMARIN (3/1) Valencia v Espanyol 1-0 (Zigic 90) Barcelona v Villarreal 1-1 (Pedro 7/Fuster 51) Atl Madrid v Sevilla 2-1 (Dragutinovic 48-og, Lopez 90/ Renato 44)

KLASEMEN SEMENTARA (10 besar)

1. Barcelona 16 12 4 0 37-10 2. Real Madrid 15 12 1 2 40-13 3. Valencia 16 9 5 2 28-16 4. Sevilla 16 9 3 4 27-15 5. Mallorca 15 8 3 4 28-18 6. Deportivo Coruña 15 8 3 4 19-16 7. Athletic Bilbao 15 8 2 5 21-18 8. Getafe 15 8 0 7 25-22 9. Villarreal 16 6 4 6 25-20 10. Sporting Gijon 15 5 5 5 15-15

40 37 32 30 27 27 26 24 22 20

kami. Kami harus melanjutkan kerja keras ini,” kata kapten Barca Carles Puyol sebagaimana dikutip AFP. ”Kami tidak mendapatkan tiga poin malam ini, tapi kami menghadapi salah satu tim terkuat di liga ini. Yang perlu kami lakukan adalah istirahat cukup karena beberapa pertandingan penting sudah menunggu,” lanjutnya. Sebenarnya, tidak ada masalah dengan lini depan Barca. Thierry Henry yang menggantikan peran Messi sebagai goalgetter beberapa kali menciptakan peluang emas. Sayang, akurasi yang buruk membuat heading Henry membentur mistar. Sejumlah peluang lain di babak kedua juga kandas. ”Pertandingan yang sungguh berat,” ujar entrenador Barca Josep Guardiola. ”Baru kembali dari liburan musim dingin dan sudah harus bertarung melawan tim seperti Villarreal. Cukup menyulitkan. Tapi, hasil ini akan membuat kami semakin kuat,” lanjutnya. Kubu Villarreal menyambut hasil imbang itu seperti kemenangan. ”Sebelum pertandingan, kami berpikir bahwa ini adalah awal musim yang sangat mengerikan. Kami bakal dihancurkan Barca mengingat mereka sudah memenangkan seluruh trofi musim lalu. Kini kami bisa gembira dengan hasil imbang ini,” tutur Fuster kepada Associated Press. ”Sepertinya, gol saya di babak kedua menghancurkan mental mereka,”

ucapnya riang. ”Kami sangat bangga. Tinggi level tugas ini setengah mati, dan kami mampu menaklukkannya,” kata Ernesto Valverde, arsitek Villarreal, kepada Marca. ”Secara internal, kami menguat. Kami bahkan hampir menang,” lanjut pelatih yang di awal musim sempat terancam kehilangan pekerjaan tersebut. Villarreal nyaris mencetak satu gol lagi dua menit menjelang bubaran. Namun, tendangan jarak dekat Giuseppe Rossi dapat digagalkan oleh Puyol. ”Setelah menyamakan kedudukan, kami tidak boleh bertahan. Sebab, Barca akan gampang menghancurkan kami dalam kondisi itu. Kami tetap menekan dan membuat Barca frustrasi,” ulas Valverde. ”Secara keseluruhan, ini memuaskan,” sambungnya. Ini kali keempat Barca meraih hasil imbang musim ini. Ada anggapan, permainan Barca sudah semakin gampang ditebak. Namun, hal itu dibantah Henry. ”Barca tidak harus mengubah apa pun. Seperti inilah gaya kami. Kadang berhasil, kadang tidak. Tapi, sering berhasil,” tutur striker asal Prancis itu. ”Januari memang berat buat kami. Jadwal kami padat, dan kami harus membagi konsentrasi. Ini (hasil imbang, Red) hanya bagian dari risiko yang harus kami terima,” tegasnya. (jpnn)

Harus Lebih Sabar TIDAK ada kartu merah yang dikeluarkan wasit Genardino Gonzalez Vazquez dalam laga Barcelona melawan Villarreal kemarin (3/1). Namun, Zlatan Ibrahimovic dipastikan kena larangan main satu pertandingan. Dia tidak bisa memperkuat Barcelona saat melawat ke Tenerife pekan depan. Ibra –sapaan Ibrahimovic– sudah menunjukkan gelagat temperamental sejak David Fuster menyamakan kedudukan. Ketika kans Barca untuk mencetak gol kedua menipis, dia mulai sering memprotes keputusan wasit dan bertindak kasar. Puncaknya, dua menit jelang peluit panjang berbunyi, tukang gedor Barca –julukan Barcelona– itu melanggar

Diego Godin. Wasit pun mengganjar Ibra dengan kartu kuning. Itu adalah kartu kuning kelima yang dikumpulkannya sepanjang musim ini. Dia pun harus dihukum larangan satu laga. Kondisi tersebut bisa fatal buat Barca. Sekalinya Ibra absen, mereka ditahan imbang Valencia tanpa gol. Apalagi, belum ada jaminan bahwa superstriker Barca Lionel Messi sudah bisa diturunkan pekan depan. Masalah itu menjadi perhatian serius pelatih Barca Josep Guardiola. Dia ingin striker asal Swedia tersebut lebih mengendalikan amarah di lapangan. Jika tetap mempertahankan temperamen tinggi, bukan tidak mungkin

Ibra akan menerima kartu merah di sebuah laga penting. ”Dia adalah pemain temperamental dan kami harus lebih hati-hati. Sebab, mungkin saja suatu hari kami harus main dengan sepuluh pemain di tengah pertandingan,” ujar Guardiola sebagaimana dikutip Goal. Guardiola sama sekali tidak meragukan kemampuan Ibra dalam segi teknis. Dia juga senang melihat mantan penyerang Inter Milan tersebut punya semangat dan motivasi tinggi untuk memenangi pertandingan. Namun, kadang hal itulah yang mendorongnya untuk bertindak di luar kendali. ”Tidak ada keraguan, Zlatan adalah pemain yang sangat hebat. Dengan kapasitasnya tersebut, mestinya dia bisa melakukan sesuatu yang lebih di lapangan. Tidak hanya mengontrol bola, tapi juga mengontrol emosi,” tutur Guardiola. Catatan kedisiplinan Ibra memang tidak terlalu mengilap. Di Liga Champions, dia sudah menuai satu kartu kuning. Namun, selama dua musim terakhir, pemain jangkung itu tidak pernah mendapatkan kartu merah. (jpnn)

STATISTIK PERTANDINGAN BARCELONA VILLARREAL 3 Tembakan ke Gawang 2 9 Tembakan Melenceng 6 1 Penyelamatan 2 2 Offside 3 6 Sepak Pojok 7 2 Kartu Kuning 4 Kartu Merah 22 Pelanggaran 15 61% Penguasaan 39%

C M Y K


LUWUK POST | SENIN, 04 JANUARI 2010  

LUWUK POST, E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you