Skip to main content

UTAMA (Undip TSA Magazine) Volume 1

Page 11

UTAMA

VOLUME 1 JUNI 2022

UNDIP TSA MAGAZINE

TSA VISIT

Earth Day Collaborative

Leadership

Undip x Medan

Movement

Workshop

Bumi itu rumahku

Membumi itu semangatku


Volume 1, Juni 2022, TSA Undip 2022

UNDIP TSA MAGAZINE Bumi itu rumahku Membumi itu semangatku

HARI BUMI Bentuk Peduli Bumi : EDCM Di Sana Kurang Di Sini Dibuang SDGs 14 : Life Below Water

SCHOLAR'S PROFILE Perjalanan dan Perjuangan Salma Seftia Hanif TELADAN 2020

TSA VISIT TSA Undip X TSA Medan

LEADERSHIP WORKSHOP


1

01

Contents

02

04

05 06

14

16

19

Editorial

Understanding to Implementing

Pentingnya 09 Menjaga Ekosistem Laut 10

11

Terumbu Karang yang Indah, Hilang Plastik VS Lautan

Testimoni Lead Self

Rekomendasi

15

Tanoto Foundation

TSA Undip

07 08

Susunan Redaksi

Salam redaksi

Scholar’s Profile

12

Bentuk Peduli Bumi : EDCM

Kata Scholars Mengenai Hari Bumi TSA Visit 20 Undip x Medan

BPH Goes to 22 Jakarta TTS 24 Berhadiah 25

Tebak Gambar

Kesan Pesan 26 Redaksi 28

Puisi


2


3


4

SALAM REDAKSI

Halo, Sobat UTAMA! Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa dan atas izin-Nya kami segenap tim redaksi dapat menerbitkan “UTAMA” volume pertama. Majalah “UTAMA” yang sudah dinantikan ini berhasil diselesaikan dan diterbitkan pada Juni 2022 untuk menemani Sobat UTAMA di liburan semester kali ini. Terima kasih kepada segenap tim redaksi dan semua pihak yang terlibat dalam proses produksi majalah “UTAMA” yang telah mengemas majalah ini dengan kreativitas dan ide-ide menariknya. Pada volume pertama majalah “UTAMA” yang mengusung tema “Menggerakkan Hati Bersama Peduli Bumi Indonesia” ini mengulas isu-isu mengenai bumi yang tentunya akan menginspirasi Sobat UTAMA. Majalah “UTAMA” juga dikemas dengan luwes dan komunikatif sehingga Sobat UTAMA bisa mendapatkan informasi dari setiap rubrik dengan mudah. Ada hal seru di edisi pertama “UTAMA” yaitu terdapat beberapa rubrik games yang juga berhadiah dan siapapun boleh berpartisipasi untuk memperebutkan hadiahnya. So, ikuti keseruan “UTAMA” yaa! Kami sangat berharap Sobat UTAMA tertarik dan menikmati rubrik yang disajikan oleh “UTAMA” dan kami segenap tim redaksi mengucapkan mohon maaf atas segala kekurangannya.

Are you guys ready? Happy Reading!!


5

Tanoto Foundation Pendidikan Berkualitas Meningkatkan Kesetaraan Peluang

Tanoto Foundation merupakan sebuah lembaga filantropi yang didirikan oleh Bapak Sukanto Tanoto bersama istrinya, Ibu Tinah Bingei. Pada tahun 1981, beliau mendirikan TK dan SD di daerah Besitang, Sumatera Utara dengan keyakinan bahwa setiap individu mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan kesempatan dalam mewujudkan potensinya secara penuh. Program unggulan Tanoto Foundation adalah SIGAP, PINTAR, dan TELADAN. SIGAP merupakan program yang bertujuan untuk memastikan pertumbuhan, perkembangan, dan pendidikan anak usia dini dapat memiliki kualitas yang baik untuk mencapai potensi secara penuh. SIGAP terbagi menjadi program yang fokus terhadap pencegahan stunting, pengasuhan anak usia dini (0-3 tahun) dan pendidikan anak usia dini (3-6 tahun). Melalui program ini, Tanoto Foundation mendukung dan membantu pemerintah untuk mencapai target 14% tingkat prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2024. PINTAR merupakan program yang berfokus terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan kepemimpinan di sekolah. Manfaat yang ingin dicapai PINTAR adalah kualitas guru, dosen LPTK, dan kepala sekolah demi meningkatkan mutu calon guru serta kegiatan belajar mengajar di kelas.

Tanoto Foundation mengeluarkan berbagai panduan dan lembar kerja, serta memberikan pelatihan terhadap guru agar bisa beradaptasi dan memanfaatkan digitalisasi pendidikan. Saat ini terdapat lebih dari 600.000 pelajar penerima manfaat PINTAR serta ribuan fasilitator yang mendampingi tenaga pendidik di sekolah. TELADAN merupakan program pengembangan kepemimpinan yang diberikan kepada generasi penerus bangsa agar dapat menjadi pemimpin yang berkualitas serta memberikan kontribusi nyata. Manfaat yang diberikan TELADAN meliputi beasiswa kuliah, tunjangan bulanan, serta pelatihan kepemimpinan dan pendampingan persiapan karier. Program TELADAN bekerja sama dengan sembilan universitas mitra, yaitu UNDIP, IPB, ITB, UI, UGM, UB, USU, UNAND, dan UNRI. Selain itu, para penerima beasiswa TELADAN juga mendapat dukungan kegiatan dari Lingkaran Pengembangan, seperti Tanoto Scholars Association (TSA), Tanoto Student Research Awards (TSRA), Internship, Global Experiences Program, dan masih banyak lagi.


6

TSA Undip: Membumi, Menginspirasi!

Tanoto Scholar Association (TSA) merupakan suatu wadah bagi penerima beasiswa TELADAN di setiap perguruan tinggi mitra Tanoto Foundation, termasuk Universitas Diponegoro, untuk bertemu dan berinteraksi sebagai suatu keluarga baru. TSA Universitas Diponegoro atau dikenal sebagai TSA Undip, dibentuk pada tanggal 21 September 2016 dan disahkan pada tanggal 22 Oktober 2016. TSA Undip berperan sebagai wadah pengembangan diri para anggota TELADAN Universitas Diponegoro, serta sebagai organisasi yang berupaya untuk turut berkontribusi dalam masyarakat melalui program Pay It Forward. Kemudian di dalam struktur kepengurusan TSA Undip, terdapat Badan Pengurus Harian (BPH) dan tiga departemen. BPH sendiri terdiri atas ketua, wakil ketua, sekretaris, dan bendahara. Sedangkan, tiga departemen TSA Undip, yaitu ComDev, HRD, dan MediCom. ComDev (Community Development) bertanggung jawab atas serangkaian program sosial Pay It Forward TSA Undip baik yang dipegang oleh divisi Collaborative Project Management dan Non Collaborative Project Management. Selanjutnya, HRD (Human Resource and Development) berfokus terhadap pengembangan sumber daya dan internal TSA Undip melalui divisi Database, Resource and Development (RnD), dan Event Management. Terakhir, MediCom (Media and Communication) berperan dalam publikasi kegiatan TSA Undip dan Tanoto Foundation beserta program TELADAN, dengan dua divisinya, yaitu Content and Design dan Media and Public Relations. Program-program yang dijalankan oleh TSA Undip dirancang berdasarkan konsep Sustainable Development Goals (SDGs), serta visi misi Tanoto Foundation dan program TELADAN. Selain itu, TSA Undip pun memiliki beberapa nilai yang melandasi keberjalanan kegiatannya dan dituangkan dalam visi misinya, yaitu kekeluargaan, kolaborasi, kontribusi, progresif, dan teladan. Dari keseluruhan program yang dirancang, yang menjadi program kerja unggulan dari TSA Undip adalah TSA in Action, Fun Time, Jumat SDGs, TSA Visit, Comic Series, dan Undip TSA Magazine (UTAMA).


7

Editorial Apa yang terjadi jika bumi tak lagi mampu menahan semua risiko dari perbuatan manusia? Apa yang akan kita lakukan ketika lingkungan mulai menunjukkan ketidakmampuannya dalam menyediakan kenyamanan? Tahun 2021 dinobatkan sebagai tahun dengan suhu terpanas ke-6 sepanjang sejarah pendataan cuaca. Krisis iklim, sampah, hingga Jakarta yang akan segera tenggelam simpang siur di telinga masyarakat. Urbanisasi dan pergerakan populasi manusia yang terus bertumbuh sedangkan bumi tidak lagi mampu menyediakan lahan untuk dihuni. Akankah kita terus menumpuk bencana tanpa berbenah? Sanggupkah kita berdiam diri sedangkan pengalihan fungsi lahan terus terjadi di saat permukaan air laut mulai bergerak naik? Pentingnya kontribusi dari diri sendiri dalam menghadapi kondisi yang terjadi, saat ini sangat diperlukan mengingat terus terjadi hal-hal tidak menyenangkan yang berdampak pada masa mendatang. Saat ini, bukan lagi waktu yang tepat untuk saling menghakimi siapa yang perlu bergerak dan siapa yang perlu berhenti. Setiap bagian dari kita perlu untuk memiliki kesadaran dan kepedulian mengenai apa yang akan terjadi. Tidakkah kita merasa bersalah ketika membuang sampah sembarangan hingga pada akhirnya menumpuk di lautan, sedangkan air menjadi komponen hidup yang cukup penting? Bukankah kita merasa bersalah ketika bergengsi menambah deretan kemacetan sedangkan banyak orang memerlukan tabung oksigen untuk bisa menghirup udara esok pagi?

TSA Undip, sebagai perwujudan lapisan mahasiswa bergerak dengan program kerja yang dirancang berdasarkan nilai-nilai kepedulian. Anak muda dan mahasiswa sebagai wajah dari setiap sudut perubahan dan pergerakan, membawa kendali terhadap apa yang sebaiknya dihindari serta menuntun langkah menuju solusi. Bertepatan dengan diperingatinya Hari Bumi Internasional pada 22 April 2022, TSA Undip menjalankan Program Earthwareness Month yang berlangsung selama bulan April. Earth Day Collaborative Movement (EDCM) merupakan salah satu kegiatan dari program kerja tersebut yang berupa wujud aksi nyata TSA Undip sebagai upaya pengembangan nilai TELADAN yaitu Pay It Forward Initiative. EDCM dilaksanakan dalam bentuk kegiatan penanamanan 100 bibit cemara laut di pesisir Pantai Mangunharjo. Sebagai program yang bertujuan untuk bisa memberikan dampak secara langsung dan terus menerus kepada masyarakat, TSA Undip bergerak bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, pihak TPI Mangkang, pihak Dompet Dhuafa Volunteer (DDV), dan pihak Kelurahan Mangunharjo. Berlangsungnya EDCM menjadi bentuk kegiatan TSA Undip dalam implementasi bentuk dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDG’s) nomor 13 dan 17 yaitu Climate Action dan Life on Land. Melalui majalah ini, TSA Undip ingin menumbuhkan inspirasi dan motivasi Sobat UTAMA untuk segera melangkahkan kaki melakukan aksi.


8

Understanding to Implementing

Sejarah Hari Bumi

Apakah kalian tahu pada tanggal berapa Hari Bumi diperingati? Hari Bumi diperingati setiap tanggal 22 April. Mengapa? Yuk! Cari tau sejarah penetapan tanggal 22 April sebagai Hari Bumi! Hari Bumi berawal dari gerakan yang dilakukan Geylord Nelson, seorang senator Amerika Serikat (AS) sekaligus seorang pengajar di bidang disiplin ilmu lingkungan hidup. Pada tahun 1969 di negara bagian Seattle, ia membahas mengenai berbagai isu lingkungan hidup yang belum banyak diperhatikan oleh masyarakat. Gerakan Geylord Nelson disebut ‘Gerakan Lingkungan Modern’, dimana hal tersebut dilatarbelakangi oleh permasalahan besar yang dihadapi masyarakat Amerika Serikat mengenai gas beracun (timah) dari kendaraan sedan V8. Bukti kerusakan lingkungan lainnya adalah senator AS dari Wisconsin yang menyaksikan kerusakan akibat tumpahan minyak dalam jumlah besar di Santa Barbara, California, pada tahun 1969. Banyaknya asap dan lumpur yang dihasilkan dari industri ini memicu para aktivis lingkungan hidup menyuarakan kesadaran masyarakat demi menyalurkan gerakan anti pencemaran dan permintaan agar permasalahan lingkungan menjadi bahasan yang diutamakan untuk dibahas dan diselesaikan. Gerakan ini kemudian menyebar ke penjuru dunia hingga akhirnya tanggal 22 April 1970 ditetapkan sebagai Hari Bumi. Hari dan tanggal tersebut juga bertepatan dengan musim semi di belahan bumi utara (Northern Hemisphere) dan musim gugur di belahan bumi selatan. Sejak saat itu, Hari Bumi diperingati oleh banyak kota di seluruh dunia dengan berbagai cara. Berbagai perusahaan pun turut menyemarakkan Hari Bumi dengan meluncurkan berbagai inovasi dan teknologi ramah lingkungan.

Hari Bumi menjadi sebuah momentum untuk menyadarkan kembali pentingnya menjaga lingkungan dan ekosistem agar kehidupan di dalamnya senantiasa lestari. Oleh karena itu, perlu adanya tindakan nyata dan sederhana untuk bisa menjaga bumi tetap sehat serta memperbaiki isuisu global yang kian memanas.

Tema Hari Bumi 2022

Hari Bumi ini diperingati dengan mengusung tema yang berbeda-beda pada setiap tahunnya. Pada tahun 2022 ini, tema yang diusung adalah “Invest in Our Planet” atau “Investasi di Planet Kita”. Subtema yang diangkat adalah “Nature in the Race to Zero” atau “Alam dalam Perlombaan Menuju Nol”. Kita semua diajak untuk bersama-sama menjaga suhu global supaya tetap berada di bawah 1,5 derajat celcius dengan upaya mengurangi ketergantungan akan bahan bakar fosil agar nantinya tercapai nol emisi gas rumah kaca di pertengahan abad yang akan datang. Earth Day Organization mengajak kita semua mencari solusi dari permasalahan yang ada di bumi kita ini untuk mewujudkan pengurangan sepertiga gas rumah kaca. Maka dari itu, dengan adanya perbaikan yang dilakukan, diharapkan nantinya akan terjadi perubahan pada iklim, bisnis, politik, maupun kehidupan berkelanjutan dan mencapai regulasi yang baik. Sekarang, saatnya bagi kita untuk ambil bagian dalam menjaga dan melindungi diri, keluarga, dan sesama dengan berinvestasi di planet kita, Bumi.

"For Earth Day 2022 together, for everyone, everything, everyday" -Hari Bumi 2022-


9

Pentingnya Menjaga Ekosistem Laut

Tau

gak

sih?

Ekosistem Laut menjadi salah satu ekosistem yang banyak memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. “Life Below Water” merupakan salah satu poin tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs yang objek utamanya berfokus pada Ekosistem Laut. Poin ini dibuat dengan tujuan pelestarian dan pemanfaatan sumber daya laut dapat dilakukan secara berkelanjutan. Laut memiliki luas wilayah lebih dari 70% di permukaan bumi dan memainkan peran kunci dalam mendukung kehidupan di bumi. Indonesia sendiri merupakan negara maritim yang memiliki wilayah laut lebih luas dibandingkan daratannya (dua pertiga wilayah Indonesia adalah lautan).

Dalam hal ini lautan mempunyai peran yang penting dalam kontribusi siklus unsur global maupun regional, serta pengaturan iklim. Di sisi lain, laut juga menyediakan berbagai sumber daya alam termasuk makanan, bahan, zat, dan energi. Tentunya, Indonesia sebagai negara maritim akan sangat diuntungkan dengan kondisi tersebut.

Berbicara tentang h a l lautan, ters

Berdasarkan Laut

sendiri

jenis:denga manfaat,

Ekosistem

dibedakan :n

menjadi

beragam

antara

Ekosistem

lain

jenis

5

dan

:

Estuari

Perairan semi tertutup yang berhubungan dengan laut atau sebagai tempat pertemuan air tawar dan air asin. Di dalam ekosistem estuari, terdapat ekosistem hutan mangrove dan ekosistem padang lamun.

Ekosistem

Laut

Dalam

Berada pada kedalaman laut yang tidak mendapatkan cahaya matahari dan mengandung lebih sedikit oksigen seperti palung laut.

Ekosistem

Pantai

Batu

Terbentuk dari bongkahan-bongkahan batu granit yang besar atau berupa batuan padat yang terbentuk dari proses konglomerasi (berkumpul dan menyatunya) antara batu-batu kecil atau kerikil dengan tanah liat dan kapur.

Ekosistem

Pantai

Pasir

Ekosistem yang terletak pada pesisir pantai yang terkena air akibat adanya ombak dari laut.

Ekosistem

Terumbu

Karang

Terbentuk oleh biota laut penghasil kapur khususnya jenis-jenis karang batu dan alga berkapur, bersama dengan biota lain yang hidup di dasar lautan.


10

TERUMBU YANG

KARANG

INDAH,

HILANG

Terumbu karang merupakan salah satu sumber daya laut yang sudah dikenal akan keindahannya dan termasuk sebagai salah satu keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia. Beberapa tempat yang menjadi tempat konservasi dan pemberdayaan sumber daya laut tersebut di Indonesia yaitu Taman Laut Bunaken, Kepulauan Raja Ampat, Taman Laut Alor, Pulau Komodo, Nusa Penida, Taman Nasional Wakatobi, dan masih banyak lagi. Sayangnya sumber daya tersebut tidak

From This

To This

dimanfaatkan dan dijaga dengan baik. Contohnya masih banyak didapati aktivitas ilegal oleh masyarakat seperti pengambilan terumbu karang, pembangunan di pesisir pantai, pencemaran laut, penambangan ilegal, dan penangkapan ikan dengan peralatan yang dilarang. Banyak berita dan informasi yang beredar menyebutkan bahwa lebih dari 30% total luas terumbu karang di Indonesia telah mengalami kerusakan.

Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat di sekitar ekosistem laut sangat merugikan. Hanya mementingkan satu sektor tanpa memperhatikan keberlanjutan manfaat dari sumber daya alam menjadi salah satu penyebabnya.

Konservasi Solusinya

Berdasarkan data permasalahan tersebut, berbagai upaya sudah dilakukan untuk mencegah dan menangani kerusakan terumbu karang. Salah satu contohnya adalah pembuatan Sumber : kumparan.com kawasan konservasi. Kawasan konservasi terumbu karang Bali merupakan kawasan konservasi terluas di Indonesia dengan luas 977 hektar. Perawatan dan pengawasan terumbu karang secara keseluruhan baik yang rusak maupun yang baik-baik saja membutuhkan ketelitian dan monitoring yang harus terus berjalan. Sebab kerusakan terumbu karang juga dapat disebabkan oleh cuaca dan suhu air sehingga harus proses monitoring perlu diperhatikan lagi. Maka dari itu, sebagai masyarakat Indonesia, kita harus bertanggung jawab penuh merawat dan menjaga ekosistem dari kerusakan baik komponen biotik maupun abiotik terumbu karang karena kedua komponen tersebut saling berkaitan satu sama lain.


11

PLASTIK

VS

LAUTAN

Sampah masih menjadi topik permasalahan yang penting bagi setiap negara terutama negaranegara berkembang, dimana mereka mengalami kesulitan dalam mengatasi dan mengelola sampah. Hal ini dikarenakan banyaknya masyarakat Indonesia yang masih membuang sampah sembarangan, baik di lingkungan ekosistem darat maupun laut. Sampah plastik menjadi salah satu permasalahan yang tidak kunjung usai terutama sampah-sampah plastik yang berakhir di lautan atau perairan. Hal inilah yang menjadi faktor utama penyebab kerusakan ekosistem laut. Kasus akibat sampah masih sering terjadi, seperti banyaknya jenis organisme laut yang mati akibat pencemaran air laut. Seperti pada kasus terdamparnya paus sperma di Wakatobi, Indonesia. Kasus ini tentu bukanlah kasus pertama kalinya organisme laut ditemukan mati terdampar, sudah ada 45 kasus paus sperma serupa sejak 1997. Akan tetapi, baru kali ini terdapat banyak sampah dalam perut paus sperma tersebut. Hal tersebut berkaitan dengan pencemaran laut akibat sampah plastik yang dibuang sembarangan.

JAGA

DAN

BANTU EKOSISTEM LAUT

sumber : DetikNews

Lautan Indonesia sudah tercemar oleh sampahsampah plastik yang notabene tidak mudah terurai seperti sampah organik. Perbaikan dan Sumber : BBC News Indonesia “Paus di Wakatobi telan ‘115 gelas plastik’ penanganan masalah ini dan sandal jepit” dapat dimulai dari kesadaran masyarakat untuk mengurangi sampah plastik serta pengadaan kampanye sadar sampah melalui kerja sama antara masyarakat dan lembagalembaga lingkungan lainnya. Selain itu, pembersihan laut juga untuk penting dilakukan. Hal ini dapat didukung melalui berbagai kegiatan volunteering ataupun gerakan masyarakat secara mandiri untuk berperan aktif dalam membersihkan sampah yang ada di sekitar laut ketika sedang berkunjung. Tentunya dibutuhkan inisiatif dari dalam diri masyarakat untuk melaksanakan hal tersebut. Dengan begitu, harapannya bisa memotivasi orang lain untuk ikut serta dalam membersihkan laut saat sedang berkunjung ke laut.


12

Scholar's Profile Salma Seftia Hanif

Ketika menjadi scholars, Kak Salma bersama dengan scholars lain wajib mengikuti program yang diadakan oleh Tanoto Foundation. Salah satu program yang wajib diikuti adalah program Lead Self. Kak Salma mengaku bahwa program ini menjadi program yang paling berarti karena tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mengenal dirinya sendiri, sedangkan para scholars mendapatkan fasilitas tersebut dari Tanoto Foundation. Saat ini, Kak Salma sedang menjalani program Lead Others yang merupakan program lanjutan dari program Lead Self.

Menjadi scholars berarti juga menjadi bagian dari TSA Undip. Kak Salma juga berperan penting loh di kepengurusan TSA Undip 2021. Kak Salma merupakan Head of Community and Development (Comdev). Project terbesar yang pernah dikerjakannya adalah program Desa Binaan (Desbin) yang berlangsung mulai Februari hingga November 2021. Menurut Kak Salma, tantangan yang dihadapi selama menjadi Head of Community and Development

Kegiatan Desa Binaan (Desbin)

Hai, Scholars! Tahu gak sih, kalau TSA Undip punya banyak member yang berprestasi? Salah satunya ada Kak Salma dari TELADAN 2020. Pemilik nama lengkap Salma Seftia Hanif ini merupakan salah satu mahasiswi Bioteknologi Universitas Diponegoro angkatan 2019. Kak Salma mendaftarkan dirinya untuk menjadi scholars dari program TELADAN bersama dengan teman-temannya, bermula dari pendaftaran yang dilakukan secara online melalui website Tanoto Foundation sampai pelaksanaan seleksi lanjutan yang dilakukan secara langsung di Kampus Undip. KIni, Kak Salma berhasil menjadi salah satu dari ribuan pendaftar yang bertahan hingga lolos di tahap akhir pendaftaran. Saat ini Kak Salma menjadi bagian dari scholars TELADAN 2020.

adalah ketika tengah memiliki kesibukan dan tanggung jawab besar di satu proyek menyebabkan dirinya merasa tertinggal di kegiatan yang lain. Tampaknya, tantangan tersebut bukan menjadi sebuah halangan yang berarti bagi Kak Salma. Hal ini dibuktikan dengan berbagai prestasi yang tetap mampu diraih walaupun terdapat berbagai hambatan dan tantangan.


13

Kak Salma juga memiliki banyak kesibukan lain selama menjalani perkuliahan di Undip, di antaranya adalah menjadi asisten laboratorium untuk tiga mata kuliah dan juga keterlibatannya dalam research project. Pada tahun 2020, Kak Salma juga sempat bergabung dalam organisasi BEM FSM dan DPA di Jurusan Bioteknologi. Salah satu prestasi yang pernah didapatkan oleh Kak Salma dan merupakan suatu hal yang sangat patut untuk dibanggakan adalah keterlibataan Kak Salma dalam kegiatan research project yang direkomendasikan oleh dosennya dan berhasil menyematkan namanya ke dalam sebuah jurnal di English Journal. Selain prestasi-prestasi tersebut, Kak Salma juga merupakan awardee program Indonesian International Student Mobility Awards atau IISMA. Kak Salma bercerita mengenai ketertarikannya dalam mendaftar IISMA, mulai dari kendala sampai orang - orang yang mendukungnya mendaftar IISMA. Menyiapkan berbagai berkas dan hasil tes IELTS atau TOEFL merupakan tahapan yang cukup berat. Setelah pendaftaran tahap berkas dan menjalani rangkaian tes lainnya, akhirnya Kak Salma berhasil diterima di Tohoku University, Jepang. Perjalanan Kak Salma dalam program IISMA tidak berhenti disitu saja. Hingga saatnya ketika Kak Salma akan berangkat untuk menjalani aktivitas sebagai mahasiswa Tohoku University, terjadi kendala keberangkatan akibat penutupan penerbangan internasional di Jepang. Hal itu membuat Kak Salma harus pindah ke Korea University untuk melanjutkan program IISMA. Beradaptasi di Korea menurut Kak Salma cukup sulit karena masyarakatnya yang kurang fasih berbahasa inggris dan Kak Salma yang belum lancar dalam berbahasa korea. Walaupun demikian, Kak Salma tetap mencoba untuk beradaptasi sebaik mungkin.

Berkuliah di Korea University selama 1 semester akan dijalani oleh Kak Salma untuk menempuh ilmu dan mencari wawasan, setelah itu Kak Salma akan kembali ke tanah air dan melanjutkan kuliahnya di Undip.

Banyaknya agenda yang dijalani Kak Salma selama di Undip maupun Korea University bisa terlaksana dengan baik karena kemampuannya untuk melakukan manajemen waktu. Tips dari Kak Salma adalah gunakan segala sesuatu yang ada di sekitar kalian dengan maksimal. Contohnya, kalian bisa memanfaatkan aplikasi Google Calendar yang gratis dan mudah dijangkau, itu sangat membantu sekali dalam memanajemen waktu. Jadi atur jadwal dengan baik dan terstruktur sangat memudahkan dalam mengatur waktu. Selain itu, sesuaikan juga dengan kemampuan kalian dalam menangani atau memegang sebuah tanggung jawab agar tidak menyulitkan diri sendiri dan malah menjadi beban. Kisah Kak Salma ini sangat menginspirasi bukan? Di samping kesibukannya berkuliah, Kak Salma ternyata memiliki sejumlah prestasi yang sangat patut dibanggakan. Yakin, gak mau seperti Kak Salma? Pesan dari Kak Salma nih untuk kita semua, supaya tetap semangat di tengah-tengah kesibukan dan jangan ragu untuk mengambil setiap kesempatan yang datang kepada kita,

“Live Your Life to the Fullest”.


14

Testimoni 2021

Lead

Self

TELADAN

Lead Self program adalah langkah pertama dari tahapan pembelajaran dan pengembangan yang diberikan oleh Tanoto Foundation kepada penerima program TELADAN dalam kurun waktu 1,5 tahun. Lead Self program merupakan bekal yang diberikan untuk bisa memimpin diri sendiri sebelum kemudian memimpin orang lain. Kak Riki

Treasurer TSA Undip 2022

“Mengenal diri sendiri menjadi sebuah pondasi awal sebelum beranjak ke dunia luar. Kita harus yakin benar bahwa kita sudah mengenal, memperbaiki kekurangan, dan menyiasati kelemahan yang dimiliki. Mengetahui potensi dan kapasitas diri untuk dijadikan tolak ukur sejauh mana langkah harus pergi dan kemudian berlari untuk menggapai mimpi”, begitulah pandangan Kak Riki mengenai pentingnya Lead Self program. Pengembangan diri merupakan program TELADAN yang paling ditunggu-tunggu oleh Kak Riki, sehingga membuatnya semakin penasaran dan bersemangat untuk mengikutinya. Kendala yang dianggap paling berarti yaitu ketidakyakinan diri sendiri akankah mampu atau tidak dalam menjalani Lead Self program hingga tuntas, dan juga Kak Riki sempat merasa kewalahan dalam menerima dan menjalankan tugas yang diberikan. Namun Kak Riki tetap meyakini bahwa setiap hambatan dan masalah pasti memiliki solusi serta menjadi sebuah penyemangatnya tersendiri. “Tanpa disadari, Lead Self program sendirilah yang memberikan solusi atas kendala yang dihadapi”, tutur Kak Riki. Kak Riki mengaku baru menyadari maksud dan tujuan dari Lead Self program setelah 6 bulan menjalaninya.

Kak Yora

Staff MediCom TSA Undip 2022

Bisa lebih percaya diri memvalidasi kelebihan yang dimiliki, lebih terbuka dalam menerima kekurangan diri, dan bisa memahami juga mengklasifikasi emosi yang sedang dirasakan adalah beberapa manfaat Lead Self program yang paling berarti bagi Kak Yora. Materi Lead Self program yang menurut Kak Yora menjadi sebuah hal baru ini memerlukan effort yang cukup besar dalam menjalaninya. Kak Yora mengatasinya dengan meluangkan waktu dan berusaha melakukan setiap tahapan secara efisien. Beberapa hal yang sudah mulai diterapkan dari manfaat Lead Self program dalam kehidupan Kak Yora di antaranya manajemen diri seperti manajemen emosi, waktu, dan prioritas, nilai-nilai Strive for Excellence dan Grit, hingga berpikir reflektif. Strategi yang dilakukan Kak Yora yaitu memahami materi dan mengerjakan tugasnya dengan serius. Menerapkan apa yang sudah dipelajari pada kehidupan sehari-hari di setiap kesempatan yang memungkinkan. Kak Yora juga aktif dalam mendengarkan, bertanya, dan menjawab pertanyaan ketika pertemuan tribe ataupun bentuk diskusi lainnya.


15

Rekomendasi Di

Sana

Kurang

Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April tidak hanya sekadar peringatan tahunan saja lho, tetapi juga menjadi sebuah pengingat bagi kita untuk menjaga bumi yang menjadi tempat tinggal kita. Semakin bertambahnya usia bumi maka kita juga harus lebih perhatian untuk merawat dan melestarikan bumi kita. Kira-kira upaya apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga bumi kita, ya? Kalian tau gak sih kalau hal sekecil tidak menyisakan makanan yang kita miliki dapat membantu menjaga bumi kita? Setiap harinya kita membutuhkan makanan untuk memenuhi asupan nutrisi tubuh kita. Seringkali kita mengonsumsi makanan dengan porsi berlebih tanpa memperhitungkan porsi yang cukup bagi tubuh, sehingga meninggalkan sisa makanan atau food waste. Alasan orangorang tidak menghabiskan makanannya juga beragam, lho, seperti kekenyangan, tidak selera, mengambil porsi makan berlebih, membeli atau memasak makanan yang tidak disukai, atau bahkan gaya hidup atau gengsi jika menghabiskan makanan di depan orang lain. Tanpa disadari sisa makanan tersebut bertambah setiap harinya, menghasilkan limbah pangan yang berdampak terhadap pencemaran lingkungan. Permasalahan food waste ini bukan lagi hal sepele, melainkan sudah menjadi keprihatinan di seluruh dunia. Secara statistik dunia, FAO menunjukkan bahwa sekitar 1/3 total makanan yang diproduksi untuk dikonsumsi akan terbuang setiap tahunnya. Seluruh dunia juga tengah berusaha untuk menekan dan menghadapi permasalahan food waste termasuk Indonesia. Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki indeks kelaparan di level serius, namun menjadi penghasil food waste tertinggi kedua di dunia, dengan angka sebesar 300 kg sisa sampah makanan per orang setiap tahunnya.

Di

Sini

Dibuang

Selain menjadi sampah, menurut FAO, 30% dari limbah global pangan menjadi penyumbang 8% emisi greenhouse gas (GHG) sehingga sangat penting bagi dunia untuk memikirkan cara mengolah food waste. Terlebih lagi dampak food waste berpengaruh ke banyak aspek kehidupan. Dampak negatif lain yang timbul dari food waste adalah pemenuhan gizi menjadi tidak merata akibat banyaknya pangan yang terbuang, pemborosan lahan dan minyak bumi yang digunakan dalam proses produksi pangan, serta yang paling parah yakni limbah pangan sisa mampu menghasilkan gas metana yang bisa menyebabkan global warming dan penipisan lapisan ozon di atmosfer. Lalu, apa kontribusi kita untuk bisa menjaga bumi ini? Menjaga bumi tidak harus dengan upaya yang besar, cukup dimulai dari hal kecil dan konsisten. Langkah menjaga bumi kita dapat dimulai dengan langkah sederhana seperti menyiapkan makanan sesuai dengan porsi yang dibutuhkan, memperhatikan umur simpan dan konsumsi makanan, melakukan penyimpanan makanan secara benar agar tidak mudah rusak, serta apabila terdapat makanan atau bahan sisa bisa dilakukan proses daur ulang menjadi kompos, pupuk organik, hingga pakan ternak. Melalui upaya mengurangi food waste, kita sudah berkontribusi bagi bumi.


16

Bentuk Bumi

:

Peduli EDCM

Tau gak sih apa itu EDCM? Earth Day Collaborative Movement atau EDCM adalah kegiatan penanaman 100 bibit cemara laut di pesisir Pantai Mangunharjo, yang merupakan wujud aksi nyata dari TSA Undip sebagai upaya pengembangan nilai TELADAN yaitu Pay It Forward Initiative. TELADAN (Transformasi Edukasi untuk melahirkan Pemimpin Masa Depan) sendiri merupakan suatu program inisiatif Tanoto Foundation untuk mengedukasi dan membangun generasi unggul pemimpin masa depan yang tangguh serta berdampak positif bagi Indonesia. Sedangkan, Pay It Forward Initiative diwujudkan melalui Pay It Forward Project, yang dilakukan secara langsung oleh TSA Undip untuk bisa memberi dampak positif secara langsung dan berkelanjutan kepada masyarakat di sekitar Kota Semarang. Pantai Mangunharjo dipilih menjadi lokasi EDCM karena di sekitarnya masih ada ruang kosong yang belum ditumbuhi oleh tanaman penghijau. Nah, tentunya hal tersebut mengakibatkan peningkatan suhu, lingkungan gersang, dan membuat pemanasan global semakin terasa. Apabila keadaan ini terus berlanjut maka pengunjung pun menjadi enggan untuk datang kembali. Padahal Pantai Mangunharjo menjadi salah satu destinasi wisata yang dapat dikunjungi oleh wisatawan ketika berada di Kota Semarang.

Hari Bumi diperingati pada tanggal 22 April setiap tahunnya. Tahun ini, Tanoto Foundation bergerak dalam mendukung dan memfasilitasi kegiatan pelestarian bumi melalui program Earthwareness Month selama bulan April 2022. TSA Undip ikut menyambut Earthwareness Month dengan mengadakan kegiatan Earth Day Collaborative Movement (EDCM). Melalui kegiatan ‘EDCM’, TSA Undip juga turut mendukung gerakan SDGs ke-13 yaitu Climate Action dan SDGs ke-15 yaitu Life on Land.

TSA Undip bergerak dan berinisiatif untuk membantu menangani masalah pemanasan global ini. Cemara laut menjadi tanaman yang dipilih oleh TSA Undip atas saran dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup) untuk penghijauan dan penghias Pantai Mangunharjo. Alasannya pun karena tanaman ini mudah beradaptasi di lingkungan baru, sehingga tidak memerlukan perlakuan khusus dalam merawat dan mudah untuk ditanam di sekitar lokasi. Projek ini tentunya tidak akan berhasil tanpa dukungan teman-teman TSA Undip yang sudah turut berpartisipasi dalam keterlibatan persiapan sampai hari-H EDCM. Selain itu, berbagai pihak juga turut memberikan dukungan dan bantuan dalam keberlangsungan kegiatan. Adapun pihak yang berperan membantu menyukseskan project ini, yaitu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, pengelola TPI Mangkang, Dompet Dhuafa Volunteer (DDV), dan yang terakhir adalah Kelurahan Mangunharjo.


Penanaman Pohon di pantai Mangunharjo

17

Pada 22 April 2022, teman-teman TSA Undip yang berada di Kota Semarang ikut memeriahkan dan berpartisipasi di kegiatan EDCM. Berdasarkan cerita teman-teman, EDCM kali ini sangat bermanfaat baik untuk menambah pengalaman maupun menjalin keakraban dengan temanteman TSA Undip lainnya. Menanam pohon di Pantai Mangunharjo menjadi salah satu kegiatan offline dari TSA Undip yang menunjukkan partisipasi yang besar untuk lingkungan maupun masyarakat sekitar. Tidak hanya di hari-H, teman-teman TSA Undip sangat berperan mulai dari penyusunan konsep, perizinan, persiapan, hingga pelaksanaan kegiatan. Selain kegiatan menanamnya yang asik, di sana teman-teman TSA Undip juga melakukan ngabuburit dan refreshing. Berkeliling pantai menaiki perahu menjadi salah satu kegiatan yang seru dan menyenangkan. Bercanda dan bertukar cerita satu sama lain juga membuat bonding antar anggota TSA Undip jadi semakin lebih baik. Oh ya, karena akhir acara bertepatan dengan waktu berbuka puasa, TSA Undip juga turut mendukung dan menghormati teman-teman yang berpuasa dengan menyiapkan santapan buka puasa bagi para peserta yang turut terlibat bahkan juga membagikannya kepada masyarakat sekitar. Suasana keakraban, candaan, dan obrolan di tengah berbuka puasa menjadi kenangan tersendiri bagi TSA Undip dan

para partisipan. Selain mendapat ilmu dan relasi, TSA Undip juga telah membantu bumi untuk bisa bertahan lebih lama lagi.

Langkah selanjutnya apa nih? Keberlanjutan dari penanaman cemara laut tersebut adalah tahap penyulaman di hari ke-7 oleh DLH Kota Semarang. Sebagai kegiatan monitoring berkelanjutan, TSA Undip bekerjasama dengan pihak TPI Mangkang untuk proses pengecekan pertumbuhan tanaman setiap empat bulan sekali. Jika pertumbuhan tanaman cemara laut berjalan baik, akses jalan di Pantai Mangunharjo menjadi lebih teduh dan dapat menarik perhatian wisatawan. Tanggapan yang didapat dari project ini sangat positif, baik dari DLH Kota Semarang, DDV, masyarakat, maupun ketua DPRD Kota Semarang. Peran serta dari DLH dan DDV sangat terasa mulai dari tahap persiapan hingga kegiatan penanaman di hari pelaksanaan. Selain itu, masyarakat juga merespon dengan baik dan merasa senang ada kegiatan EDCM karena bermanfaat bagi kehidupan masyarakat sekitarnya. Ketua DPRD Kota Semarang juga turut memberikan sambutan dengan hangat dan menganggap project ini dapat


18

menjadi salah satu langkah baik menghidupkan kembali pariwisata di Mangunharjo serta berkontribusi lingkungan maupun ekowisata yang ada Semarang.

untuk Pantai untuk di Kota

Robith selaku project officer kegiatan EDCM sudah berhasil membawakan kegiatan ini dengan penuh semangat dengan hasil yang luar biasa. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada TSA Undip sebagai pihak yang merancang dan mengadakan kegiatan secara keseluruhan, semua partner, serta pihak yang terlibat di dalamnya. Selain itu juga tak luput dari rasa syukur atas kesempatan berkolaborasi dalam kegiatan yang ditujukan untuk kepentingan bersama. Semoga hasil dari kegiatan EDCM bisa bermanfaat dan mencapai tujuan seperti yang diharapkan. Ia juga berharap melalui pengalaman EDCM teman-teman dan pihak yang turut berpartisipasi bisa memberikan pesan ke seluruh masyarakat untuk tergerak menjaga kelestarian bumi tercinta.

Mengenal DDV, Salah Satu Partner TSA Undip pada EDCM DDV atau Dompet Dhuafa Volunteer adalah organisasi berasaskan kemanusiaan (pendidikan, kesehatan, lingkungan, sosial), zakat, dan infaq. DDV ini adalah salah satu partner yang

berkolaborasi dan membantu kegiatan EDCM bersama TSA Undip. DDV memiliki latar belakang untuk membantu dan menjembatani beberapa kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat serta lingkungan. DDV sudah banyak melakukan kegiatan, seperti World Cleanup Day (WCD) atau pembersihan sampah di tempat umum (pantai, gunung, darat) dan tahun ini lokasinya bertempat di Gunung Ungaran dengan tema BTS (Bumi Tanpa Sampah). Selain kegiatan tersebut, DDV juga tutut tergabung pada kegiatan Sidolan (Sinau lan Dolan), yaitu belajar dan bermain untuk anakanak di wilayah Jawa Tengah, kemudian ada bank sampah atau Bank Acil (Salatiga), dan masih banyak lagi. Dari pandangan DDV, EDCM sangat bermanfaat dan unik, karena ternyata tanaman laut itu tidak selamanya mangrove saja dan itu menjadi pengalaman pertama dan menjadi ilmu baru yang didapatkan teman-teman DDV. Kesan dari DDV pun untuk pihak TSA Undip sangat positif, karena mau bergerak untuk menciptakan kebermanfaatan masyarakat dan lingkungan.


19

Kata Scholars Mengenai Hari Bumi 2022

Apa sih makna dari tema Hari Bumi 2022 “Invest In Our Planet”? Berinvestasi untuk bumi kita artinya mengusahakan sesuatu saat ini agar dapat dipetik hasilnya suatu saat nanti. Seperti berinvestasi pada umumnya, penggunaan sumber daya saat ini harus menggunakan strategi agar mendapatkan hasil yang terbaik di masa depan. Sebagai seorang investor, tentunya kita harus mempelajari banyak hal tentang bumi. Apapun yang kita manfaatkan dari bumi, jangan sampai merusak bumi di masa depan.

Bagaimana peran Indonesia selama ini dalam melestarikan alam dan isinya?

Sekar Ayu, TELADAN 2021

Indonesia masih perlu banyak belajar dari negara luar. Terutama mengenai ketegasan terhadap para pelanggar UU yang menyangkut alam dan lingkungan. Indonesia masih sering mengabaikan masalah ini karena dianggap kurang mendesak.

Apa sih harapanmu dengan diadakannya Hari Bumi bagi dunia? Semoga dengan Hari Bumi masyarakat Indonesia maupun masyarakat dunia bisa berperan dalam merawat dan menjaga lingkungan, tersadar akan pentingnya kondisi lingkungan serta kegiatan yang kita lakukan untuk dampak kedepannya bagi lingkungan sampai keseluruhan bumi itu sendiri. Nimas Putri Larasati, TELADAN 2022

Bagaimana kita sebagai masyarakat Indonesia ataupun scholars bisa ikut melestarikan bumi kita? Merawat bumi tidak hanya hal yang besar-besar seperti tidak menebang hutan secara liar dan sebagainya. Mulai dari hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan atau ikut serta penanaman pohon kembali di lingkungan sekitar juga merupakan cara yang para scholars bisa lakukan untuk ikut merawat bumi.

Sarah Stefanie, TELADAN 2021


20

TSA VISIT UNDIP x MEDAN TSA Undip, tepatnya departemen MediCom, mengadakan kegiatan TSA Visit yang pada tahun ini dilakukan secara daring. TSA Visit memiliki peranan penting guna memperkuat hubungan antar TSA sekaligus sebagai wadah untuk berbagi pengalaman yang dimiliki oleh TSA Undip dengan TSA lainnya.

Pemaparan Grand Design TSA Undip

Pada Sabtu, 14 Mei 2022 lalu, TSA Undip melakukan kunjungan ke TSA Medan dengan tujuan membangun keakraban, koneksi, bertukar pikiran terkait program kerja, dan bermain games antar TSA. TSA Medan (USU) dipilih menjadi tujuan pelaksanaan TSA Visit pada tahun ini karena perbedaan geografis dan letaknya yang sangat jauh dari Undip. Oleh karena itu, diharapkan dapat memberikan pembelajaran bagi satu sama lain yang tidak hanya terkait program kerja, tetapi juga mengenai budaya, serta kondisi dari masingmasing TSA.

TSA Visit dibuka dan dibawakan oleh MC yang luar biasa, yaitu Zaky dan Sera dari TELADAN 22. Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu mars tercinta yaitu Mars TSA. Setelah itu, ada sambutan dari Varrel sebagai project officer. Selanjutnya, sesi perkenalan dari masing-masing TSA yang disampaikan oleh ketua (president) TSA Undip dan TSA Medan, yaitu Kak Yangfel dan Kak Yohanssen. Tidak hanya melakukan sesi perkenalan, tetapi keduanya juga mempresentasikan grand design organization dari masing-masing TSA yang telah dirancang dengan begitu baik. TSA Visit berlanjut dengan sesi seru-seruan bersama dengan bermain games. Seluruh peserta ikut bergabung dan memeriahkan games Kahoot! yang pertanyaannya berhubungan dengan Tanoto Foundation, TSA, serta TSA Visit yang dilaksanakan pada kesempatan tersebut. Walaupun pemenangnya berasal dari temanteman TSA Undip, tetapi teman-teman TSA Medan pun turut senang dan terhibur melalui games tersebut. Tak kalah serunya lagi, kegiatan dilanjutkan menuju sesi utama yang paling dinantikan, untuk saling sharing dan diskusi yaitu breakout room session.


21

Sesi ini dilakukan dengan pembagian room berdasarkan divisi di masing-masing TSA yang memiliki ranah kerja yang sama, yaitu departemen MediCom TSA Undip dengan divisi MediCom dan PR TSA Medan, departemen ComDev TSA Undip bersama divisi Project TSA Medan, dan departemen HRD TSA Undip dengan divisi HuCap TSA Medan, serta tentu BPH TSA Undip dengan BPH TSA Medan. Pada setiap breakout room dibahas materi yang menarik dengan saling mengulik proker dari masing-masing divisi antar TSA. Pada saat berdiskusi, berbagai ide baru pun bermunculan, terlebih mengenai cara pengembangan untuk masing-masing TSA menjadi lebih baik. Pembahasan yang menarik tersebut dilakukan untuk mendapatkan insight dan ilmu baru, seperti manajemen proker, pembagian tugas (job desc), serta pembagian schedule yang luar biasa baik dari kedua TSA. Sebab dengan jumlah anggota yang tidak banyak, tetap bisa menangani seluruh program-programnya dengan baik dan menghasilkan output yang memuaskan. Dengan mengetahui struktur kepengurusan yang berbeda dari TSA lainnya membuat temanteman TSA Medan sangat tertarik dengan TSA Undip, begitu pula sebaliknya. Programprogram kerja yang ada di setiap divisi pun turut memberikan ide-ide baru untuk keberlanjutan masing-masing TSA.

Setelah sesi breakout room berakhir, kegiatan TSA Visit pun selesai dan ditutup dengan penyampaian kesan pesan oleh beberapa temanteman TSA Undip maupun TSA Medan. Tingkat antusias para peserta yang cukup tinggi dapat dilihat melalui partisipasi peserta dengan turut aktif memeriahkan setiap sesinya. Kesan dan pesan secara khusus, dari salah satu scholars TSA Medan yaitu Kak Angelia yang mengatakan, jika TSA Visit kali ini berjalan dengan baik secara keseluruhan pada setiap sesinya. MCnya pun lihai dalam membawakan suasana sehingga teman-teman lainnya bisa merasa nyaman dan dapat menikmati seluruh rangkaian acara. Harapannya, semoga TSA Visit kedepannya bisa lebih baik dan luar biasa lagi sebagai ajang belajar dan bertukar pikiran dengan TSA lainnya. Wah, jika dilihat dari keberjalannya, kegiatan TSA Visit antara TSA Undip x TSA Medan ini berlangsung dengan baik, seru dan bermanfaat, ya. Bahkan, mendapatkan tanggapan positif dari teman scholars lainnya. Baiklah, sampai jumpa di TSA Visit berikutnya!

Kira-kira TSA mana lagi ya, yang perlu dikunjungi


22

Badan Pengurus Harian Goes to Jakarta

Pada bulan Maret 2022 lalu, Tanoto Foundation mengadakan pertemuan Tanoto Scholars Association (TSA) Leadership Workshop 2022 yang diadakan secara hybrid. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh Tanoto Foundation dimana para pengurus aktif TSA di seluruh PTN mitra Tanoto Foundation dikumpulkan dan diberi pemahaman, bekal pengetahuan, serta arahan agar dapat menjalankan TSA menjadi lebih baik untuk satu tahun kepengurusan ke depan. Kegiatan TSA Leadership Workshop sekaligus menjadi wadah komunikasi dua arah antara Tanoto Foundation dengan 9 TSA untuk menyamakan persepsi, visi, misi, dan prosedur. Kegiatan tersebut diawali dengan pre-event pada tanggal 12, 13, dan 20 Maret 2022, yang diadakan secara virtual melalui Zoom dan bisa diikuti oleh seluruh anggota TSA. Pada kegiatan pre-event membahas mengenai Global Exposure Program (GEP), internship, sponsorship, Tanoto Student Research Award (TSRA), SOP, dan berbagai program lainnya. Keberlanjutan kegiatan ini dilakukan secara offline dengan kehadiran tiga orang perwakilan dari setiap TSA. Kegiatan TSA Leadership Workshop 2022 secara offline dilaksanakan pada tanggal 25-27 Maret 2022 di Jakarta. TSA Undip diwakili oleh anggota BPH, yaitu: 1. Yang, Felicia Shannen Santoso, President of TSA Undip 2. Sarah Jessica Basaria Stefanie S., Secretary of TSA Undip 3. Riki Kurniawan, Treasurer of TSA Undip

Dimulai pada tanggal 25 Maret 2022, BPH diajak berkunjung ke Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bahari yang terletak di Gandaria Selatan. Pada kunjungan tersebut, BPH mendapat kesempatan untuk bisa lebih mengenal program SIGAP dari Tanoto Foundation yang berfokus dalam pengembangan anak usia dini termasuk program untuk menurunkan angka stunting. Para scholars juga diberi kesempatan untuk melihat langsung ruangan dan mainan yang biasa digunakan oleh anak-anak di sana.

Keseruan BPH TSA Undip di Kantor Tanoto Foundation


23

Selanjutnya, kunjungan berlanjut ke kantor Tanoto Foundation. Pada awal kunjungan, peserta diberi pengenalan singkat mengenai anak perusahaan RGE Group, yaitu perusahaan APICAL dan APR. Kemudian para scholars dibagi menjadi tiga kelompok untuk berkunjung ke masing-masing kantor secara bergantian dan berakhir di Impact Gallery Tanoto Foundation.

Hal yang dapat membantu untuk menjadi seorang pemimpin yang baik terkhusus dalam pelaksanaan sebuah kegiatan adalah pemahaman mengenai theory of change. Tujuan kegiatan harus digapai melalui langkah-langkah yang terstruktur. (Riki - Treasurer of TSA Undip).

Seberapa penting sih kegiatan Leadership Workshop ini dilakukan? Penting dong, karena berguna untuk mengetahui update bagaimana pengelolaan dan keterkaitan antara Tanoto Foundation dengan TSA. (Hajeng - Vice President of TSA Undip. Kegiatan LW (Leadership Workshop) ini penting karena didalamnya ada banyak informasi untuk setiap TSA, baik pengurus maupun anggota untuk bisa berkembang menjadi bagian dari TELADAN itu sendiri. Meskipun tidak semua anggota bisa mengikuti kegiatan secara offline sehingga tetap membutuhkan adanya sosialisasi agar teman-teman juga bisa mendapat informasi yang sama. Melalui sosialisasi diharapkan semakin banyak juga pengembangan materi yang diterima teman-teman scholars yang nantinya bisa disalurkan untuk pengembangan diri sendiri maupun TSA masing-masing universitas. (Stefanie Secretary of TSA Undip). Dari Leadership Workshop apa sih yang bisa membangun kita menjadi seorang pemimpin? Kegiatan Leadership Workshop ini sebenarnya lebih berorientasi ke arah pembahasan terkait komunikasi. Dalam konteks TSA dan Leadership Workshop, aku merasa seorang pemimpin harus bisa mengkomunikasikan kendala yang dimiliki TSA-nya ke pihak Tanoto Foundation. Hal ini dimaksudkan agar terbangun diskusi untuk sama-sama menyelesaikan permasalahan tersebut. Tak lupa mengkomunikasikan informasi yang diterima ke pengurus lain. Selain itu, juga membangun komunikasi dengan pengurus TSA lain, sharing, dan membangun kerjasama di kemudian hari. (Yang, Felicia - President of TSA Undip)

Keseruan BPH TSA Undip di Kantor Tanoto Foundation


24

Teka Teki Silang BERHADIAH TOTAL

Mendatar 2. Zat kimia yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan jika dipakai secara berlebihan dan terusmenerus 4. Bahan bakar fosil yang dilarang untuk digunakan di Finlandia 9. Negara yang paling hijau dan tingkat penggunaan energi terbarukan paling tinggi, serta tingkat emisi karbon rendah 11. Kawasan penghasil udara terbanyak yang layak dihirup 12. Sektor penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar sehubungan dengan perkembangan teknologi

150K

Menurun 1. Istilah dari tanah, batuan, atau sedimen yang tetap membeku selama dua tahun berturut atau lebih 3. Makna dari Bhumi yang berasal dari Sansekerta 5. Gurun non polar paling kering di dunia 6. Program paling terkenal dari negara Norwegia terkait pengelolaan sampah 7. Suatu sistem dari perkembangan teknologi digital yang mempercepat “global warming” 8. Nama personifikasi Bumi dalam mitologi yunani dan disebut sebagai “Ibu dari seluruh kehidupan” 10. Hewan yang sensitif dengan perubahan lingkungan, pertandanya adalah dengan mengoak dengan lebih nyaring ketika akan turun hujan/badai 11. Negara dengan tingkat pengelolaan sampah paling berkelanjutan

1 2

3

4

5

6

7

9

10

12

11

8


25

Carilah Perbedaan

ri Menca aan Perbed

pada 2 gambar ini! BERHADIAH TOTAL

150K

Rules Games : 1. Games dilaksanakan selama 2 minggu, dimulai dari tanggal 30 Juni – 13 Juli 2022 2. Follow akun instagram TSA Undip (@tsa_undip) 3. Bukti follow akun instagram TSA Undip 4. Setelah mengerjakan games, kirim jawaban games melalui link google form berikut: https://bit.ly/GamesUTAMATSAUndip2022 5. Format Pengiriman : TTS : ketikkan jawaban dan pisahkan antara jawaban mendatar dan menurun Mencari Perbedaan : foto atau screenshot gambar di majalah lalu tandai perbedaannya 6. Pengumuman pemenang akan diumumkan pada tanggal 16 Juli 2022, melalui akun instagram TSA Undip. Bagi pemenang akan dihubungi oleh contact person (CP) melalui DM Instagram TSA Undip 7. Total hadiah sebesar Rp150.000,-


26

Pesan Pesan dan dan Kesan Kesan "Sangat menarik dan memberi insight baru mengenai pembuatan majalah." Varrel, TELADAN 2022

Tim Tim Redaksi Redaksi

"Seru karena dapat kesempatan turut serta nyusun konten UTAMA 😆First try and such a great experience karena pengalaman pertama jadi reporter majalah. Jadi punya wadah belajar bikin konten, terutama menulis artikel 🤩" Nara, TELADAN 2022


27

"Seru banget karena bisa mencoba hal baru jadi reporter berita. Semoga UTAMA ini jadi program yang berlanjut yaa, semangat!!" Archela, TELADAN 2022

"Sebenarnya udah sering menyusun halhal kayak gini di TSA khususnya Medicom, tapi ini pertama kali bikin majalah terutama kita sebagai reporter bikin konten masing-masing terus dijadiin satu. Menurutku menarik banget sih. Semoga UTAMA bisa jadi program tetap buat TSA dan kedepannya bikin konten yang lebih menarik lagi, tentunya juga bermanfaat bagi pembaca. " Michael, TELADAN 2021

"Challenging total, seru banget tapi sih, bener-bener hal baru dan banyak belajar dari sini, bonding sama kakak-kakak dan tementemen TSA walau ga semuanya. Semoga edisi berikutnya bisa kasih yang terbaik buat UTAMA, semoga edisi berikutnya UTAMA lebih keren lagi dan bisa menyajikan informasi yang lebih menarik tentunya." Khofifatun, TELADAN 2022


28

Bumi dan Ceritanya Karya: Khofifatun Nurrohmah

Pagi menyapa dengan senyum mentari yang mungkin tak lagi ramah Senja berpamit dengan jingga yang tampak terasa lelah Deru bisingnya ruas jalan di persimpangan, hingga kau dapati asap dan polusi yang tak kau inginkan Manusia berlomba hidup hemat dan praktis Kini, kau yang nyaris kritis Bumi... Tingkah manusia yang tak disadari Melukai, tak jarang mencemari Pandemi... Memberi sentuhan emosi Membumbui hari demi hari Kerusakan demi kerusakan yang kian terjadi Alam yang tak sedikit menunjukkan gejala tak menyejukkan hati Kentara, kau menimbun luka karena ulahnya Sulit kau sembunyikan duka, di tengah mereka yang tak mampu menjaga Meski perlahan, satu dua jari memberimu peduli Meski sulit, langkah demi langkah dilampaui Bermodal yakin berjuta harapan Berjanjilah, kau kan bertahan


TSA

UNDIP

MESSENGER

TSA UNDIP JUNE 19, 6:25 PM Haloo, apakah kamu penasaran sama apa yang akan dilakukan TSA UNDIP selanjutnya?

HALOO KAKK Pensaran banget kak, kalau mau liat updatenya dimana ya? Udah follow semua sosial media TSA Undip belum? Wah apa aja tuh kak sosial media TSA Undip? Aku mau follow semua sosmednya nih COBA SCAN DI PONSELMU

Kamu bisa scan QR Code ini untuk mendapatkan info lebih lanjut mengenai TSA Undip lho


UTAMA

Undip TSA Magazine

MEDIA AND COMMUNICATION TSA UNDIP 2022


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
UTAMA (Undip TSA Magazine) Volume 1 by tsa_undip - Issuu