Issuu on Google+

Juli 2010

1


iklan parai kumala

2

Travel Club


Juli 2010

3


daftaris

Edisi 223 • XXII • Juli 2010

pariwisata

16

seni

budaya

42

Jelajah Utama 16. 8 Aktifitas Wisata Malam Pilihan WISATA 28. Seni Wawan Geni Berkarya Lewat Bara

28

36. Arkeologi Istana Raja Bangau di Bukit Kedamaian

Keseluruhan isi majalah Travel Club, baik tulisan, image, desain, dan tata letak, merupakan hak cipta dari El John Starvision. Tidak diperbolehkan mengambil, mencetak, atau mereproduksi baik sebagian maupun keseluruhan majalah tanpa izin tertulis dari penerbit. Setiap keterangan, informasi, data dan gambar yang tercantum di dalam majalah ini adalah merujuk pada saat majalah ini tercetak

4

Travel Club

Kuliner Bukan Sekadar Nasi Digoreng

44.

Sejarah Saksi Bisu Perjalanan Sang Proklamator

RONA 64.

Denada Jadi Duta Wisata Bahari

65.

Eko Supriyanto Lahir dan Hidup untuk Seni

66.

Darius Sinathrya Boyong Keluarga ke Afrika Selatan

Rumah Pengasingan Bung Karno - Bengkulu

36

64

Foto : okezone.com

Model : Vera Andy Fatmayuslia Putri Fotogenik Putri Pariwisata Indonesia 2009 Make Up : LT Pro Professional Make Up Busana : X(SML) Senayan City Fotografer : Mulyadi Natakusumah www. pmphotoworks.com Design : Arwindra Lokasi : Score! Jakarta, Cilandak Town Square

42.


Juli 2010

5


daftarisi

pariwisata

seni

budaya

68

26

08.

Dari Redaksi

10.

Surat Pembaca

12.

Periskop

28.

Cerita Sampul

34.

Galeri

40.

Kunjung Museum

46.

Cenderamata

48.

Komunitas

52.

Profil

54.

Peristiwa

62.

Dokumen

68.

Hobi

84.

Film

86.

Buku

82.

Tips

92.

Produk Baru

94.

Teknologi

48

34

6

Travel Club

92


Juli 2010

7


dariredaksi

Foto : Mulyadi Natakusumah

Majalah Travel Club masih menangkap aura semangat liburan. Berbagai atraksi dan destinasi wisata malam pun menjadi pilihan, kali ini. Bagi masyarakat di kota-kota besar, menikmati kegiatan yang fun hingga larut malam, pun menjadi sebuah keriaan yang tak terbantahkan. Berbagai rubrik yang ada, tampil dalam balutan tema wisata malam. Jelajah utama pun menyajikan “8 Pilihan Wisata Malam� yang tepat untuk Anda, dari yang santai hingga yang sedikit menguras tenaga. Selain itu, ada pula beberapa artikel pendukung seperti resensi (buku dan film), berikut tip sebagai pelengkapnya. Di rubrik Hobi, tampil pula desainer grafis yang gemar menjelajahi kehidupan malam lewat kepiawaiannya sebagai DJ (Disc Jokey). Dan aneka rupa kegiatan pariwisata, seni, dan budaya selama sebulan berselang tak ketinggalan menghiasi lembar-lembar edisi Travel Club kali ini. Tak ketinggalan, kisah tentang kegiatan para Putri Pariwisata Indonesia. Beragam informasi ini, kami harapkan bisa memberikan kepuasan bagi para pembaca setia Travel Club. Selamat menikmati wisata malam bersama orang-orang tercinta.

Urry Kartopati

Terbit sejak September 1988 Izin Terbit : SK MENPEN RI No.1402/SK/DITJEN PPG/STT/1988 Izin Diperbaharui : Tanggal 17 September 1998 No. 881/SK MENPEN/SIUP/1998 ISSN : 0825 - 0828 PENERBIT PT. EL JOHN Publishing Wisma EL JOHN Jl. Raya Panjang Blok Z. 2 No. 44-45 Jakarta 11520 T (021) 5824 888 - F (021) 5825 558 www.eljohn.co.id email : travelclub@eljohn.co.id

8

Travel Club

Direktur Utama Direktur Multimedia Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Penulis Senior Staf Redaksi Fotografer Desain Grafis Editor Bahasa Penasehat Hukum Sekretaris Redaksi Marketing Manager Iklan Sirkulasi & Promosi

Johnnie Sugiarto Iwan Sugiarto Urry Kartopati Nyoman S. Pendit Erwin Gumilar Ratih Kusumawanti Murdiyatno Noeke Anggarwulan Arwindra A. Solichin Secarpiandy. SH (Advokat) Herni Dewi Farida Hadi Suwarno Ridho Kurniawan Henny Hariyani Bonar O.N Silalahi


Juli 2010

9


surat pembaca

Rekomendasi Tempat Hang Out Saya lihat Travel Club sering membahas obyek-obyek wisata di Tanah Air. Saran saya, bagaimana kalau Travel Club lebih banyak memberikan rekomendasi tentang tempat hang out untuk kaum muda. Misalnya Jakarta, kota ini dikenal memiliki banyak tempat-tempat makan yang sekaligus dijadikan tempat nongkrong yang murah meriah, tidak kalah dengan restoran mahal. Terimakasih.

Tirta Fatmawati Terimakasih untuk sarannya. Beberapa tempat pernah kami tampilkan seperti Wisata Malam Angkringan. Tentu kami akan perbanyak lagi rekomendasi tempat nongkrong yang cocok untuk kaum muda.

Wisata Berburu Lebih Bervariasi Di edisi lalu, saya membaca Travel Club yang membahas rubrik hobi berburu. Menurut saya sudah cukup bagus, tapi alangkah baiknya bila Travel Club menampilkan juga perburuan lainnya, seperti berburu bunga hutan atau perburuan bahari agar lebih bervariasi. Terimakasih.

Chika Bintaro Terimakasih untuk saran Anda. Kami pertimbangkan di edisi Wisata Alam selanjutnya.

Bonus Menarik Saya baru berberapa bulan berlangganan Travel Club. Isi majalahnya banyak memberi informasi mengenai dunia pariwisata, seni dan budaya. Untuk lebih menarik perhatian agar orang mau membeli, bagaimana jika Travel Club memberikan bonus hadiah menarik tidak hanya bagi mereka yang berlangganan, tetapi juga yang tidak berlangganan. Terimakasih.

Maria Kemanggisan Saran Anda akan kami pertimbangkan lebih lanjut. Terimakasih.

10

Travel Club


Juli 2010

11


periskop

Meningkatkan Pengelolaan DTW (Daerah Tujuan Wisata) Kita

Foto : Erwin Gumilar

Oleh : Nyoman S. Pendit

D

alam rubrik Periskop Juni 2010 yang lalu, disebutkan ada 10 (sepuluh) Daerah Tujuan Wisata yang dicanangkan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

12

Kepulauan Riau Sumatera Utara Sumatera Barat Sumatera Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Selatan Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Papua Barat

Travel Club

Tetapi Roundtable Discussion on Destination Management Organization (DMO) yang diselenggarakan pada Selasa, 1 Juni 2010 di Hotel Aston Kuta – Bali, menyimpulkan bahwa rata-rata kunjungan wisatawan-wisatawan mancanegara ke Indonesia ini hanya sembilan hari. Padahal mengetahui potensi kepariwisataan Indonesia yang begitu besar, luas dan beragam, jumlah waktu tersebut patut dipertanyakan. Diskusi DMO yang diikuti 45 praktisi level nasional ini adalah yang ketiga sebagai acara pendahuluan (pra-conference) yang juga telah diselenggarakan di Bandung dan Yogyakarta.

Menurut Sekretaris Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI, Drs. Winarno Sudjas, DMO adalah sebuah konsep pengembangan daerah tujuan wisata secara terpadu dan terstrukturisasikan dengan peran aktif masyarakat pariwisata (asosiasi, industri, pendidikan, pemerintah, para ahli, peminat pariwisata pribadi, dan sebagainya) yang concern dengan dunia kepariwisataan dalam upaya menaikkan jumlah kunjungan wisatawan serta


Mari kita dukung upaya Bapak Winarno Sudjas dalam memperbaiki citra Daerah Tujuan Wisata kita yang begitu potensial dalam skala dunia internasional

meningkatkan kualitas pengelolaan pariwisata (tourism management) masyarakat pariwisata Indonesia di negeri ini. Winarno Sudjas mengatakan, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata sedang mencari formula yang terbaik untuk menata dan mengembangkan daerah tujuan wisata (DTW) yang ideal, sehingga ketika ada istilah visit, daerah tersebut memang sudah siap dengan segala infrastuktur, sumber daya manusia dan tata kelola yang memadai dan profesional. Kementerian Budpar sedang mengupayakan 15 DTW untuk menjadi pioner destinasi yang ideal. Ke-15 DTW itu adalah: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14.

Pangandaran Danau Toba Komodo Kelimutu – Flores Toraja Mentawai Bromo-Tengger-Semeru Bunaken Borobudur Gunung Rinjani Raja Ampat Wakatobi Tanjung Puting Derawan – Danau Batur Kintamani 15. Kota Tua (Jakarta)/ Old Batavia

Pengembangan kelimabelas DTW tersebut akan dilakukan dalam tiga tahap sehingga pada 2014 DTW ini tinggal memerlukan touch up untuk menjadi destinasi ideal. Menurut Winarno Sudjas, model pengembangan yang dilakukan Swisscontact di Kepulauan Komodo dan Flores bisa dijadikan contoh yang ideal. Swisscontact bukan hanya berhasil mengelola, tetapi juga membina hubungan baik dengan kultur masyarakat setempat serta mempromosikan DTW tersebut ke pasar dengan tepat. Sesungguhnya, keberhasilan suatu DTW menarik banyak wisatawan (domestik maupun mancanegara) selain karena daerah tersebut indah, budaya lokal mempesona, sarana yang prima, tetapi tidak kalah pentingnya adalah anggota masyarakat setempat memang sudah siap menerima orang asing (strangers maupun foreigners) tanpa menunjukkan sikap penuh curiga atau keramahan yang berlebihan. Perasaan diterima di DTW itu akan menenteramkan hati wisatawan dan membuat mereka merasa nyaman berada di DTW itu. Mari kita dukung upaya Winarno Sudjas dalam memperbaiki citra Daerah Tujuan Wisata kita yang begitu potensial dalam skala dunia internasional. Semoga kita berhasil. Amin. TC

Juli 2010

13


14

Travel Club


Juli 2010

15


jelajahutama

8

pilihan

Aktivitas Wisata Malam W

Oleh: Erwin Gumilar / erwin@eljoh.co.id Murdiyatno / murdiyatno@eljohn.co.id

isata Malam, istilah ini sering kali diartikan sebagai aktifitas yang berhubungan dengan tempat hiburan seperti night club atau diskotik saja. Namun, wisata malam nyatanya tidak hanya berkutat pada tempat-tempat tersebut. Banyak pilihan kegiatan menyenangkan yang bisa dilakukan untuk mengisi malam panjang Anda. Bahkan sekarang ini beberapa aktifitas wisata yang lazimnya dilakukan siang hari bisa pula dilakukan juga pada malam hari. Misalnya, menyusuri tempat-tempat bersejarah seperti museum. Kegiatan seperti ini dilakukan oleh beberapa komunitas di kota-kota besar, seperti Jakarta. Mereka memiliki paket-paket wisata yang menawarkan perjalanan sejarah pada malam hari. Bagi penyuka kegiatan militer bisa pula mencoba Airsoft Gun, Beberapa operator permainan sejenis juga menawarkan kegiatan “perang-perangan� di malam hari. Pada edisi Juli ini, Travel Club menghadirkan beberapa pilihan kegiatan wisata malam yang menarik. Tentunya belum semua jenis bisa kami sajikan disini, terbatasnya halaman membuat kami memilih delapan dari sekian banyak kegiatan wisata malam yang ada. Selamat mencoba. TC

16

Travel Club


Berburu Makanan

Kemang Food Festival Siapa yang tak kenal kawasan ini. Kemang menjadi salah satu ikon wisata malam di Jakarta. Tak hanya kafe dan klub malam yang bisa di kunjungi di sini. Berburu makanan di Kemang Food Festival pun sangat

1

Foto : Ryan

S

alah satu wisata yang paling banyak dilakukan pada malam hari adalah berburu makanan atau wisata kuliner. Aktivitas ini bisa dilakukan oleh semua kalangan dari berbagai usia. Di Indonesia, terdapat beberapa pilihan kategori untuk wisata kuliner. Mulai dari kelas warung tenda pinggir jalan hingga restoran kelas bintang lima. Semakin meningkatnya pamor wisata kuliner membuat wisata jenis ini berkembang pesat, yang memicu marak kawasan-kawasn wisata kuliner. Keuntungan berburu makanan di pusat kuliner adalah beragamnya pilihan menu yang ditawarkan. Di Jakarta, kawasan wisata kuliner tersebar hampir disetiap sudut kota. Tinggal memilih lokasi mana yang cocok dan mudah dijangkau. Menu yang ditawarkan pun sangat beragam, mulai tradisional hingga yang internasional dengan harga yang pas dan kantung. Berikut beberapa tempat yang bisa dijadikan lokasi hang out berburu kuliner malam di Jakarta.

menarik. Dengan konsep open air, tempat makan yang berada di Jalan Kemang Raya ini menjadi lokasi yang banyak dikunjungi anak muda hingga kalangan keluarga. Dengan suasana yang cozy, Kemang Food Festival menawarkan kenyamanan dengan beragam menu, mulai menu tradisional hingga internasional. Taman Kuliner Jika ingin wisata kuliner malam di Jakarta Timur, datanglaha ke Taman Kuliner yang berlokasi di Jalan Raya Kalimalang. Suasana nyaman tersaji di tempat yang di desain sebagai food court modern ini. Taman Kuliner di lengkapi pula dengan fasilitas game corner. Menu makanan dan minuman dari sajian tradisional hingga internasional dapat dipilih sesuai selera. Pengunjung bisa pula memilih

tempat untuk menikmatinya, di dalam ruangan atau di luar yang terbuka. Kawasan Kalibata Lokasinya berada tepat di depan Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Pasar Minggu. Setiap malam, kawasan ini ramai dikunjungi orang yang hendak memanjakan lidahnya. Pilihan jajanan pinggir jalan lengkap tersaji di sini. Bahkan ada yang menawarkan menu makanan Jepang dengan harga kaki lima. Hampir semua makanan tradisional khas Indonesia bisa ditemui di sini. TC

Juli 2010

17


jelajahutama

Airsoftgun

B

1. Parlot Lokasi: ITC Permata Hijau (Parking Lot) Lantai 5 Penyewaan Perlengkapan: ADA Penyewaan Airsoft: ADA Telepon: David-081806362338 Cipet-081510012686

agi yang senang dengan kegiatan petualangan dan memicu adrenalin, memilih permaian airsoftgun mungkin bisa menjadi pilihan yang menyenangkan. Permainan ini mengajak penikmatnya seolah sedang berada dalam sebuah pertempuran dengan menggunakan senjata yang mematikan. Senjata yang digunakan di permaianan ini merupakan replika dari senjata sebenarnya. Persenjataan airsoftgun ini menggunakan peluru berbahan butiran kecil yang biasa disebut BB. Beragam jenis senjata ini bisa dipilih mulai dari jenis HK, MP5, M16, hingga jenis Ak47. Berbagai jenis pistol dan senapan otomatis jenis Minimi pun sudah ada yang diproduksi. Juga, tersedia peralatan “perang� lainnya seperti bom asap, granat tangan, dan juga ranjau darat. Dalam setiap game, terdapat dua kelompok yang akan saling mengalahkan. Setiap game dilengkapi dengan skenario dan aturan mainnya. Permainan ini pun menuntut pemainnya memutar otak guna membangun taktik jitu dan efisien untuk mengalahkan lawan main. Permainan ini menuntut fair play dan kejujuran setiap pemainnya. Di Jakarta, banyak terdapat arena permaian airsoftgun. Antara lain:

2. Squadron-72 Lokasi: Hanggar Teras (MBAU). Jl. Gatot Subroto kav 72, Pancoran, Jak sel Penyewaan Perlengkapan & Airsoft: ADA Telepon: 021-91278251, 02133806080

2

3. Area 81 Lokasi: Belakang Planet Hollywood Jakarta Penyewaan Perlengkapan: ADA Penyewaan Airsoft: ADA (Rp 35.000/2 jam) Telepon: 021-94855725 , 02168641211

Foto : jontek1987.wordpress.com

4. Halios Lokasi: Sunter Penyewaan Perlengkapan & Airsoft: ADA Telepon: Albert 0811163953 / 02170906661 atau 02132311072

18

Travel Club

5. Groundzero Lokasi: La Piazza Kelapa Gading Penyewaan Perlengkapan: ADA Penyewaan Airsoft: ADA Telepon: 021-45865056


Biliar

B

Score! Menyajikan modern sport bar yang eksklusif dengan dekorasi ruangan modern yang memadukan gaya sport dan lifestyle entertainment. Lokasi : Town Square Cilandak 1 Jalan TB.Simatupang Kav. 17 Jakarta Selatan Telepon & Fax: 021 – 75920279 - 021 - 75920258 Jam Buka : Minggu—Kamis: 11.00—1.00 Jumat—Sabtu: 11.00—3.00

iliar tak lagi menjadi aktivitas olahraga semata. Olahraga ketangkasan ini menjadi pilihan banyak kalangan untuk mengisi waktu atau sebagai aktivitas wisata di malam hari. Sejak awal 2000-an, biliar makin banyak digandrungi kalangan muda, nongkrong di tempat biliar seolah menjadi bagian dari gaya hidup anak muda perkotaan. Seiring dengan perkembangannya, tempat-tempat yang menggabungkan olahraga dan hiburan ini begitu marak di kotakota besar di Indonesia. Berbagai konsep menarik ditawarkan, setiap tempat dengan kelebihannya masing-masing. Score! Tak salah jika memilih Score! Sebagai lokasi mengisi malam seru dengan orang-orang terdekat. Mengusung tema konsep Casual Hang Out yang direalisasikan sebagai One Stop Entertainment.

3

Q Billiard Q Billiard menawarkan sebuah lokasi hang out yang seru dengan suasana nyaman dan balutan interior mewah. Sajian Live Music dari DJ andal hadir setiap Rabu-Sabtu. Ada beberapa pilihan tempat Regular, VIP, dan VVIP. Lokasi : EX Plaza Indonesia Lantai 1 Jl. MH Thamrin Kav. 28-30 Telepon: +62-21 315 7227 Fax: +62-21 3199 0207 Senayan City - Crystal Lagoon Area Lantai B2, Jl. Asia Afrika 19 (Senci) Telepon: +62-21 7278 1608 Fax: +62-21 7278 1602 Jam buka : Minggu-Kamis 11:00-12:00 Jumat-Sabtu 11:00-02:00

Foto : Ryan

Dragon Pool & Lounge Jika kebetulan sedang berlibur ke Pulau Bangka, ada satu tempat yang tak boleh dilewati untuk mengisi wisata malam. Dragon Pool & Lounge, café billiard exclusive ini adalah yang pertama dan satusatunya di Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung. Beberapa program diskon menarik ditawarkan Dragon Pool & Lounge seperti Ladies Hours setiap Rabu yang memberikan discount 30 persen atau Happy Hours, dari Senin hingga Jumat pukul 11:00-18:00. Lokasi : El John Plaza Lt 2 Jalan Soekarno Hatta 208 Pangkal Pinang Bangka Telepon : (0717) 439 088 Jam buka : Senin-Minggu

Juli 2010

19


jelajahutama

Menonton Pertunjukan Seni

Berikut destinasi menikmati pertunjukan seni: Taman Ismail Marzuki (TIM) Sebuah pusat kesenian dan kebudayaan di Jakarta. Di sinilah bermarkasnya para seniman, baik pemula, senior bahkan yang sudah renta sekalipun. Lokasi : Jl. Cikini Raya 73, Jakarta Pusat Fasilitas Pertunjukan : Enam teater modern, balai pameran, galeri, gedung arsip, dan bioskop. Jenis Pertunjukan : pementasan drama, tari, wayang, musik, pembacaan puisi, pameran lukisan dan pertunjukan film. Waktu pertunjukan : Sepanjang Minggu Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) Sebuah gedung tua bersejarah, sekarang diperuntukan menggelar berbagai macam pertunjukan seni. Lokasi: Jl. Gedung Kesenian No. 1, Pasar Baru, Jakarta Pusat. Fasillitas Pertunjukan : Ruang pertunjukan berukuran 24 x 17.5 meter dengan kapasitas penonton sekitar 475 orang Jenis pertunjukan : Drama, teater, tari, film, sastra, musik dan lain-lain Waktu pertunjukan : Lebih sering pada Sabtu Malam Candi Prambanan Komplek candi Hindu terbesar di Indonesia, bangunan bersejarah peninggalan kebudayaan

20

Travel Club

Foto : Noeke Anggarwulan

P

ertunjukan seni di kota-kota wisata pada umunya digelar di malam hari. Pergelaran tari, sandiwara (teater), terlebih lakon wayang kolosal hampir semuanya dilakukan saat rembulan di atas kepala. Hal ini menjadi kegiatan wisata malam yang menyenangkan.

4

asli Indonesia jaman kerajaan. Lokasi : Desa Prambanan, masuk ke dalam wilayah Kabupaten Sleman dan Klaten. Fasilitas pertunjuakan : Panggung terbuka (outdoor) Jenis pertunjukan : Sendra Tari Ramayana Waktu pertunjukan : Setiap bulan Gedung Pewayangan Kautaman TMII Di sinilah segala kegiatan perwayangan di lakukan, termasuk sebagai markas organisasi wayang Indonesia dan dunia, SENAWANGI dan PEPADI Lokasi : Jl. Raya Taman Mini Pintu I, Jakarta Timur Fasilitas Pertunjukan : Panggung teater dengan latar belakang layar digital Jenis pertunjuakan : Drama wayang orang swargaloka dengan bahasa Indonesia Waktu Pertunjukan : Dua kali dalam sebulan, Wayang Orang Bharata Berdiri sejak tahun enampuluhan, untuk dapat menikmati pertunjukan ini sebaiknya melakukan reservasi dulu mengingat kapasitas gedung yang terbatas. Lokasi : Jl. Kalilio No. 1. Senen, Jakarta Pusat Jenis pertunjukan : Sendratari wayang orang Waktu pertunjukan : Seminggu sekali, pada Sabtu malam mulai pukul 08.00


anyak pilihan menanggalkan kepenatan setelah seharian bekerja. Bersantai bersama keluarga atau langsung tertidur lelap menyongsong sang impian datang menjemput. Bila keduanya bukan pilihan Anda, tidak usah bingung dan gusar mencari tempat pelarian lain melepaskan otot dan pikiran yang tegang. Cobalah datang ke rumah hiburan karaoke. Menurut para pakar psikologi, secara instingtif manusia selalu hidup bersama musik. Bahkan, hampir pada setiap momen spesial, seperti ulang tahun, pernikahan hingga kematian ada alunan lagu yang menemani. Maka, ketika stres melanda, bernyanyi jadi salah satu terapi ampuh. Lalu di mana Anda biasa bernyanyi dengan gembira? Di dapur, ruang tidur, atau kamar mandi. Ayolah sesekali bernyanyi riang di tempat hiburan karaoke, dan nikmati wisata malam Anda selayaknya superstar di panggung nan megah. Berikut pilihannya: Happy Puppy Lokasi : Jakarta, Bandung, Semarang, Manado, Balikpapan, dan Kota besar lainya. Operasional : 11.00 – 02.00 pagi Konsep : “Dunia Bernyanyi Dalam Keharmonian” Biaya : Rp 45.000 – Rp 120.000 Inul Vista Family KTV Lokasi : Jakarta, Bogor, Depok, Sukabumi, Cirebon , Solo, Yogyakarta, Surabaya, Kediri, Lampung, Medan, Batam, Pekan Baru, Palembang, Manado, Samarinda, Balik Papan, Banjarmasin, Papua, Operasional : 11.00 – 03.00 pagi Konsep : “Karaoke keluarga yang trendy dan selebizz” Biaya : Rp 50.000 – Rp 300.000 L-Two Karaoke & Pub Lokasi : Lido Lakes Resort & Conference, Jl. Raya Bogor-Sukabumi Km 21 Operasional : 15.00 – 23.00 Konsep : “Natural bernuansa Hi Tech”

5

Foto : Erwin Gumilar

B

Bersenandung di Rumah Karaoke

Nur Pasific Restaurant & Karaoke Eksklusif Lokasi : Jl. Raya Gubeng No. 37 Surabaya Jl. Adityawarman No. 59-63 Surabaya Operasional : Konsep : “Restoran dengan Karaoke” Biaya : Rp 900.000 – Rp 1.450.000 maksimal 10 orang. (paket 1-10) gratis karaoke room 3 jam D`Light Family Karaoke Lokasi : Mall Bellagio Boutique lantai Upper Ground unit 21 Jl. Mega Kuningan Barat Kav. E4 No.3 Setiabudi, Jakarta Selatan Operasional : 12.00 – 02.00 pagi Konsep : Karaoke keluarga Biaya : Rp 60.000 – Rp 275.000 T-REX Family Karaoke Lokasi : Grand Indonesia Shooping Town Entertainment District – Level 3AWest Mall (Beside Music Fountain) Jl. M.H. Thamrin No. 1 Jakarta Operasional : 11.00 – 03.00 pagi Konsep : “The Most Private Lounge Karaoke” Biaya : Rp. 79.000 – Rp. 500.000

Juli 2010

21


jelajahutama

Heritage Night Trail

W

isata kota tua kini menjadi tren.

Mengunjungi museum atau tempat bersejarah dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi para pelakunya. Tidak hanya sekedar menikmati keindahan gedung tua dan koleksi peninggalannya, pengetahuan mengenai kehidupan masa silam menjadi hal yang menarik untuk ditelusuri. Belum lagi dari segi kemasan, para pencinta sejarah yang kebanyakan tergabung dalam beberapa komunitas sangat kreatif menciptakan daya tarik. Salah satu paket yang kerap digandrungi adalah heritage night trail, menjelajah

tempat sejarah pada malam hari, bahkan menginap. Berikut beberapa destinasi sejarah yang bisa dijadikan sebagai spot wisata malam. Kota Tua Jakarta Destinasi di Ibukota ini yang paling sering mengadakan kunjungan pada malam hari, dan istilah night trail juga lahir dari sini. Lokasi : Jakarta Barat dan Jakarta Utara Penyelenggara : Komunias Historia Indonesia (KHI), Komunitas Jelajah Budaya (KJB) Lama kunjungan : 2 hari 1 malam Bentuk kegiatan : Berjalan kaki atau bersepeda onthel mengunjungi gedunggedung tua, museum dan landmark lainnya, diskusi, menonton film, dan menginap di salah satu gedung tua. Biaya : Rp 75.000 – Rp. 300.000 Lawang Sewu Istilah Wisata Malam Lawang Sewu telah menjadi buah bibir yang membuat para

Foto : Ferry

6

22

Travel Club

pelancong dalam negeri menjadi penasaran untuk melakukannya. Mungkin istilah ini lahir karena beberapa stasiun tv swasta menjadikan gedung ini sebagai lokasi syuting “program seram”, sehingga publik ingin menyaksikannya. Lokasi : Tugu Muda Semarang Lama kunjungan : 2 – 3 jam (pukul 24.00 tutup) Penyelenggara : Inisiatif sendiri, biasanya di lakukan berkelompok Bentuk kegiatan : Eksplorasi gedung Biaya : Masuk Rp 5.000 per-orang, tour guide Rp 20.000-Rp 30.000 Palembang Kota Tua Kota Pelembang dengan beberapa bangunan sejarahnya akan tampak lebih indah pada malam hari, lebih gemerlap dengan cahaya warnawarni. Pembangunan gedung-gedung baru tidak ada, sehingga nuansa kota tua lebih terasa. Inilah Venesia dari Timur Jauh yang menyimpan cerita perjuangan perang lima hari lima malam. Lokasi : Tepi Sungai Musi Lama kunjungan : 2 – 5 jam Penyelenggara : Operator travel Bentuk kegiatan : Wisata kota dan kuliner Biaya : Menyesuaikan dengan paket Caruban Nagari Haritage Trail Lokasi : Cirebon, Jawa Barat Lama kunjungan : 2 x 24 jam Penyelenggara : Komunitas Historia & Cirebon Haritage Society Bentuk kegiatan : Wisata malam berkunjung ke tempat yang masih menyimpan nilai historis Biaya : Rp 550.000 (umum), Rp 525.000 (anggota komunitas historia)


Tren Belanja Malam Hari 7

Pekan Raya Jakarta Lokasi : JiExpo Kemayoran Stand : Ratusan produk Waktu : 10 Juni – 11 Juli Night Sale : 10 hari secara acak, menjelang tengah malam Diskon : Penawaran khusus dan door prize menarik Senayan City (Senci) Lokasi : Jl. Asia Afrika Lot 19, Jakarta Selatan Jumlah Tenant : 280 Tenant Unggulan : Debenhams Night Sale : Beberapa bulan sekali atau menjelang momen tertentu (JGS, Idul Fitri, Natal, dsb) Diskon : Sampai 50 persen

Foto : Dokumen Senayan City

B

elanja malam hari atau yang dikenal dengan istilah Mid Night Sale kerap digelar sejumlah pusat perbelanjaan di kota-kota besar. Jakarta misalnya, yang saat ini terdapat 90 pusat perbelanjaan, selalu berlomba menarik pengunjung untuk berbelanja. Salah satu strateginya menggelar Night Sale dengan penawaran diskon gila-gilaan. Jakarta sendiri mempunyai program khusus wisata belanja setiap tahunnya dalam rangka ulang tahun, yakni menggelar Jakarta Great Sale (JGS) selama sebulan penuh (18 Juni – 18 Juli 2010). Dalam program JGS ini selalu menyertakan wisata belanja pada malam hari. Berikut beberapa pusat perbelanjaan yang sering menggelar “Night Sale” dengan diskon yang menggiurkan.

Grand Indonesia Lokasi : Jl. MH Thamrin No.1, Jakarta Pusat Jumlah Tenant : 320 Tenant Unggulan : Seibu Night Sale : Dari jam 10 sampai 12 malam (moment tertentu) Diskon : Sampai 70 persen Plaza Indonesia Lokasi : Jl. M.H. Thamrin kav. 28 – 30, Jakarta Pusat Jumlah Tenant: 500 Tenan Unggulan : Butik-butik berkelas Night Sale : Buka sampe jam 12.00 malam Diskon : Sampai 70 persen Supermall Karawaci Lokasi : Lippo Karawaci, Tangerang Tenan unggulan : Debenhams, Batik Keris, Matahri Dept. Night Sale : Super Midnight Sale lebih sering digelar (momen tertentu) Diskon : Sampai 80 persen

Juli 2010

23


jelajahutama

Menikmati Live Music

The Rock Inilah tempat yang tepat untuk menikmati musik hidup berkualitas. The Rock menampilkan live music dengan lagu-lagu yang jadi hits sepanjang masa. Kafe yang dibidani musisi beken Ahmad Dhani ini hadir dengan nuansa warna merah hitam, dilengkapi dengan sound proof layaknya sebuah studio musik berukuran besar. The Rock CafĂŠ selain menampilkan live music beraliran rock, juga menghadirkan DJ (Disc Jokey) papan atas Indonesia. Dijamin, malam Anda kian berkesan di tempat ini. Lokasi : Hotel Grand Flora Kemang, Jalan Raya Kemang no.7 Tiga Puluh music bar + lounge Lokasinya yang berada di pusaran bisnis Jakarta, menjadikan tempat ini sangat mudah di jangkau. Tiga Puluh music bar + lounge menawarkan suasana nyaman untuk menikmati live music dari lagu-lagu Top 40 asal mancanegara. Sementara resident DJ menjadi teman bagi para pengunjung yang datang untuk bersantai.

24

Travel Club

8

Foto : Mulyadi Natakusumah

S

etiap orang tentunya memiliki cara sendiri dalam memilih kegiatan wisata. Menikmati sajian musik hidup bagi sebagian orang adalah hal yang menyenangkan. Di Jakarta dan kotakota besar lainnya di Indonesia, suguhan live music menjadi pilihan banyak orang. Geliat wisata malam terus bermunculan di berbagai daerah, Jakarta menjadi tempat menikmati live music yang paling ideal, cafe dan resto dengan fasilitas musik hidup menjamur di setiap sudut kota. Di propinsi baru seperti Bangka Belitung pun, ada tempat yang menawarkan musik hidup berkualitas seperti Jaguar Music Resto, yang menjadi ikon dunia hiburan di Bangka. Berikut kami tampilkan tempat-tempat nyaman menghabiskan malam sambil menikmati musik berkualitas yang layak di rekomendasikan

Lokasi : Le Meridien Jakarta. Jalan Jenderal Sudirman kav 18-20 Telepone : (021) 251 3131 Indochine Indochine, satu pilihan yang pas untuk menghabiskan malam di akhir pekan sambail bersantai. Tempat ini masuk dalam jaringan restoran, klub, vila, dan resor yang terdapat di kota-kota besar seperti Kuala Lumpur, Hamburg, Phuket, dan Delhi. Disini, pengunjung disuguhi sajian komplit dengan suasana nyaman dan santai. Interior ruangannya pun menghadirkan atmosfer berbeda bernuansa timur yang khas, seperti kehadiran banyaknya patung Budha. Lokasi : Gedung FX Lifestyle X’nter Unit F8. Jl. Jendral Sudirman, Jakarta Pusat Telepon : (021) 300 30 330 Hard Rock Mencari suguhan hiburan musik, tentunya tak boleh melupakan tempat yang satu ini. Hard Rock CafÊ adalah pemain lama di bidang yang satu ini. Selain sudah kesohor di manca Negara, kehadirannya menjadi tolak ukur kepopuleran sebuah kota. Di Indonesia Hard Rock hadir di dua tempat, di Jakarta dan Bali. Di tempat ini biasanya artis berkelas tampil mengisi acara. Lokasi : Plaza Indonesia - Entertainment X’nter. Jalan MH. Thamrin Kav. 13. Unit L2#EX-07 Jakarta . Telepon : (021) 3199 0160 - 64


Juli 2010

25


ceritasampul

Vera Andy Fatmayuslia

Berdiplomasi untuk

26

Travel Club

Wisata Indonesia

A

tmosfer nyaman langsung menyergap tatkala memasuki Score, Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. Deretan meja biliar tertata rapih, ditambah sofa-sofa empuk menghias setiap sudut ruangan. Sebuah panggung mini lengkap dengan peralatan band pun nampak menghiasi, di waktu tertentu menyuguhkan live music. Tak ayal, pengunjung betah menghabiskan waktu di sini. Sama halnya dengan Vera Andy Fatmayuslia, Putri Pariwisata Indonesia 2009 Fotogenik, tampak santai berpose di depan meja bar, tersenyum manis dalam bidikan kamera. Kesan cantiknya pun jelas terpancar manakala pakaian dari X(SML) membalut tubuhnya. Menjadi salah satu duta pariwisata Indonesia, merupakan kebanggaan tersendiri bagi gadis kelahiran Blitar, 6 Januari 1986. Terlebih, Vera pun menyukai dunia pariwisata sejak kecil. “Setiap orang pasti suka berwisata. Apalagi Indonesia mempunyai wisata alam sangat banyak, ditambah kekhasan daerah setempat yang tidak kalah dari luar negeri,” ujar alumnus Universitas Trisakti 2005, jurusan Hukum Internasional. Satu hal menjadi perhatian perempuan yang memiliki bisnis home industry bidang garmen ini, menyatakan keinginannya untuk membawa nama Indonesia keluar negeri. “Saya berharap bisa menjadi salah satu dari mereka yang bisa mempromosikan Indonesia dengan diplomasi yang bagus, mengenalkan negeri ini tidak seperti pemikiran negatif mereka,” kata gadis yang bercita-cita menjadi diplomat, sesuai ilmu pendidikan yang ia miliki. Pemilik tinggi badan 176 sentimeter dan berat 52 kilogram tersebut, menambahkan, sering ia menceritakan kepada orang lain bahwa negeri ini memiliki banyak pulau nan indah, wisata, kebudayaan dan pastinya senyum ramah khas rakyat Indonesia. “Jika menginginkan itu semua, datanglah ke Indonesia,” kata perempuan yang menyukai wisata alam Tanah Air ini. Seperti orang menjual barang, Vera pun menjual keindahan bumi Indonesia dari mulut ke mulut. TC RTH


Make Up : LT Pro Professional Make Up Busana : X(SML) Senayan City Fotografer : Mulyadi Natakusumah www. pmphotoworks.com Design : Arwindra Lokasi : Score! Jakarta, Cilandak Town Square

Juli 2010

27


Wawan Geni

Berkarya Lewat Bara

Oleh : Erwin Gumilar / erwin@eljohn.co.id

Dari bara api tercipta sebuah karya lukis yang tak hanya indah tapi juga unik. Proses kreatif ini ditemukan dan dikembangkan di Magelang Jawa Tengah.

28

Travel Club

L

ukisan beberapa wanita tua mengenakan kebaya yang terlihat tertawa dengan keranjang dihadapannya. Nampak begitu hidup. Garis-garis yang menunjukkan usia senja diwajahnya terlihat begitu detail. Sekilas orang akan mengira lukisan berjudul “Ha.. Ha.. Ha.. Ha.. (Terbahak)� berukuran 107, 5 x 78 cm, itu dibuat dengan menggunakan potlot conte. Namun, sebenarnya lukisan dibuat dengan menggunakan sebuah teknik melukis yang sangat tidak lazim dari teknik kebanyakan. Pensil gambar, konte, cat air ataupun cat minyak dan acrylic adalah materi yang biasanya digunakan kebanyakan pelukis dalam membuat lukisan. Namun berbeda dengan Wawan Geni, pelukis

Foto : Erwin Gumilar

wisataseni

muda ini menciptakan sebuah karya lukis yang indah dengan sebuah teknik yang bisa dibilang aneh sekaligus mengagumkan yakni menggunakan bara api. Teknik melukis ini pun kemudian tercatat di dalam Museum rekor Indonesia (MURI). Pemilik nama asli Untung Yuli Prastiawan ini menemukan dan mengembangkan teknik melukis dengan memanfaatkan panas bara api dari sebatang rokok, obat nyamuk bakar, lidi hingga dupa sebagai alat melukis. Seniman asal Dusun Kauman,


Foto : Wawan Geni

Foto : Erwin Gumilar

Magelang, Jawa Tengah ini menemukan teknik melukis bakar secara tidak sengaja. “Awalnya, ketika saya sedang merokok. Di dekat saya ada selembar kertas, lalu saya iseng sunduti kertas tersebut. Setelah saya perhatikan, sundutansundutan rokok malah membentuk seperti lukisan abstrak. Dari situlah saya berpikir, berarti dengan rokok bisa juga membuat sebuah lukisan, dan saya coba praktekkan,” ujar Wawan, mengisahkan. Awalnya apa yang dilakukan Wawan tidak berjalan lancar. Namun setelah terus mencoba akhirnya wawan bisa menyelesaikan sebuah lukisan dengancara memanfaatkan bara api. Kehati-hatian mutlak diperlukan ketika melukis dengan cara ini. “Hasil bakaran di atas kertas sifatnya permanen, jadi harus hati-hati dalam melakukannya,” katanya. Ada beberapa tahapan untuk membuat sebuah karya lukis dengan menggunakan teknik ini. Proses pertama adalah mentukan lukisan seperti apa yang akan di buat. Setelah menetukan kemudian sket lukisan dibuat dengan menggukan pensil. Selesai lukisan sempurna di buat, proses dilanjutkan dengan memulai membakar menggunakan bara dengan cara didekatkan. Untuk media lukisan, seniman yang juga tergabung di Kelompok Seniman Borobudur Indonesia (KSBI) di Borobudur ini menggunakan kertas malaga, jenis kertas yang agak tebal. Menurut penggemar karya-karya Van Gogh ini, untuk menghasilkan tebal-tipisnya warna tergantung dari jauh dekatnya bara api dengan kertas, dan juga lama dan tidaknya dalam menyundutkan bara api di kertas dengan cara

ditiup. Gambar hasil lukisan dengan sundutan bara api warnanya hitam-putih, dengan nuansa warna kecokelatan sampai kehitaman. Dibutuhkan waktu rata-rata tiga bulan untuk menyelesaikan sebuah karya. “Untuk menyelesaikan sebuah lukisan juga di tentukan ukuran besar kecil lukisan, jenis rokok juga sangat menentukan. yang bagus adalah menggunakan rokok kretek. Terkadang mood juga menentukan,” kata Wawan, sambil menghisap dalam-dalam rokok kreteknya. Hingga saat ini, kebanyakan lukisan yang dibuat mengangkat tentang kehidupan sosial masyarakat yang banyak ditemui disekitar rumahnya. Wawan pun sering melukis tentang keindahan alam. Lukisan lukisan karyanya kini juga telah menghiasi beberapa rumah pamer dan galeri lukis. Karya karyanya juga banyak diburu kolektor dari dalam dan luar negeri. “Lukisan saya berjudul Dapur dibeli peminat lukisan asal dari New York pada 2003. Ada pula kolektor dari Australia yang membeli lukisan dengan judul Dialog Batin ,” kata Wawan, mengungkapkan. Karya-karya Wawan bisa disaksikan di Dusun kauman, Blondo, Rt 01/Rw 09, Mungkid, Magelang. Atau, dapat pula di Liman Jawi Art House, Tingal Kulon, Wanurejo, Borobudur. TC

Juli 2010

29


30

Travel Club


Juli 2010

31


advertorial

Duniapun Menoleh ke Singkarak Tour de Singkarak telah masuk dalam agenda tahunan UCI (Union Cycliste Internationale).

32

Travel Club

M

elalui event Sport Tourism Tour de Singkarak 2010, Pariwisata Sumatera Barat (Sumbar) menggairah kembali pascagempa 2009 lalu. Sumbar banyak menyimpan potensi pariwisata, itu sebabnya kegiatan balap sepeda jalan raya berkelas internasional digelar untuk kedua

kalinya. Ajang promosi pariwisata dengan kemasan olahraga ini dibagi dalam enam etape selama enam hari. Melalui sedikitnya 10 Kabupaten Kota dan menggali potensi wisata yang ada di masing-masing daerah. “Agenda balap sepeda internasional ini menjadi media yang sangat efektif untuk mempromosikan dan mengembangkan pariwisata Sumbar dengan memadukannya lewat olahraga,� ujar Sapta Nirwandar, Dirjen Pemasaran Kementrian Budaya dan Pariwisata (Kemenbudpar) sekaligus


Ketua Pelaksana Tour de Singkarak (TDS). TDS II ini dibuka oleh dua menteri sekaligus dan satu gubernur. Jero Wacik (Menteri Kebudayaan dan Pariwisata), Andi Malarangeng (Menteri Pemuda dan Olahraga), dan Marlis Rahman (Gubernur Sumbar). “Gagasan Tour de Singkarak tahun lalu muncul dari pengamatan saya bahwa Sumbar merupakan provinsi yang menjadikan pariwisata sebagai prioritas pembangunannya. Karena itu, apa yang harus dilakukan pemerintah pusat kalau Pemda-nya sudah mengarah ke pariwisata. Maka, saya dan teman-teman di Budpar menggagas Tour de Singkarak untuk menjadi event internasional,” kata Jero Wacik saat membuka kegiatan ini di Taman Budaya Padang. Pariwisata dan olahraga menjadi sebuah terobosan baru untuk menunjukkan alam Sumbar nan elok kepada dunia internasional. TDS II yang berlangsung 1-6 Juni 2010 sengaja didesain melalui obyek-obyek wisata yang menarik di Sumbar. Tingginya minat pembalap sepeda dunia terhadap event ini

menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan publikasi dan pencitraan pariwisata Sumbar. Sedikitnya 16 negara ikut ambil bagian dalam TDS 2010 ini. Di antaranya Iran, Jepang, Filipina, Cina Taipe, Malaysia, Thailand, Australia, Malta, Irlandia, Inggris, Jerman, Singapura, Belanda, New Zealand dan tuan rumah yang diwakili dari beberapa daerah di Indonesia. Selain itu, tingginya minat para pembalap ini akan memberikan dampak langsung bagi peningkatan dan pengembangan pariwisata Sumbar. Tak terkecuali peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat sebagai dampak berkelanjutan dari pariwisata. Pembangunan aksebilitas pun menjadi prioritas utama karena adanya acara akbar yang akan menjadi agenda tahunan Sumbar di bidang Pariwisata dan Olahraga ini. Sebagai contoh, jalan-jalan utama selalu diperbaharui guna kepentingan dan kelancaran even, dan selanjutnya masyarakatlah yang akan memanfaatkan dampak positif dari pembangunan itu.

Kemudian lahirnya Tour de Singkarak karena keindahan Danau Singkarak sebagai ikon pariwisata Kota Solok, disamping ikon-ikon lain yang dimiliki Sumbar seperti Jam Gadang untuk Bukittinggi, Sawahlunto dengan kota heritage-nya, Pariaman punya pantai, Danau Maninjau di Kabupaten Agam, dan masih banyak lagi potensi pariwisata Sumbar yang masih belum terpublikasi secara sempurna. Menurut Dirjen Pemasaran Kemenbudpar, Danau Singkarak tidak kalah indah dengan Danau yang ada di Swiss. “Lahirnya Tour de Singkarak karena keindahan Danau Singkarak, maka event ini akan berlanjut setiap tahunnya dengan nama yang sama meski rute yang dilalui akan berbeda setiap tahunnya,” ujar Sapta Nirwandara dalam pidato penutupan mewakili Menbudpar di Dermaga Danau Singkarak. Untuk itu melalui Tour de Singkarak yang telah masuk dalam agenda tahunan UCI (Union Cycliste Internationale), Sumatera Barat dengan dukungan Kemenbudpar tentunya akan menjadi tujuan utama wisatawan mancanegara dan juga wisatawan nusantara. Ini terbukti dalam pelaksanaan TDS II lalu. Etape Muko-muko-Bukittinggi yang melewati tanjakan kelok ampepuluhampe (kelo 44) masuk dalam daftar lintasan tersulit di dunia. Artinya pembalap-pembalap super akan tertantang datang ke Sumbar untuk menjajal kelok 44 pada TDS selanjutnya. ADV.

Juli 2010

33


gallery

Wayang Orang Sepenggal Kisah Oleh : UK & Noeke Anggarwulan/ noeke@eljohn.co.id Foto : Noeke Anggarwulan / noeke@eljohn.co.id

34

Travel Club


D

entang-denting gamelan terdengar menyeruak ruang. Di antaranya, percakapan dalam bahasa Jawa pun saling adu. Panggung wayang orang itu tengah beradegan. Para pelakon nampak sangat menjiwai perannya, merasuk dalam tokoh-tokoh kondang kisah Mahabharata. Gerakan tari lembut, kadang menyentak dinamis menjadi tontonan yang menarik. Wayang orang, sebuah budaya yang nyaris tersisih. Namun, di Gedung Wayang Orang Sriwedari, Solo, Jawa Tengah ini tetap hadir meskipun jumlah pasang mata penontonnya makin sedikit, tergerus zaman. Kesenian adiluhung ini mencoba bertahan, meski tertatih karena makin kurang apresiasi masyarakatnya sendiri.

Loket yang menjadi tempat bertukarnya antara satu tiket dengan uang Rp 3.000, itu tak juga mengular seperti loket bioskop ketika memuat film box office. Sebuah kondisi yang memprihatinkan. Sementara di mancanegara, wayang orang dipelajari sebagai sebuah seni klasik yang tiada duanya. Hanya berharap, kesenian wayang orang ini tetap lestari, sesulit apapun keadaanya. Sama sebangun dengan semangat pemainnya, yang nampak tak pernah surut meski usia mereka makin rapuh, tak digantikan generasi selanjutnya. TC

Juli 2010

35


wisataarkeologi

Istana Raja Bangau di Bukit Kedamaian Teks & Foto : Erwin Gumilar / erwin@eljohn.co.id

Keraton ini merupakan salah satu peninggalam kerajaan Mataram Kuno. Dia di perbukitan. Menyajikan pemandangan yang menawan.

36

Travel Club

H

ujan gerimis yang turun tak menyurutkan niat tim Travel Club (TC) untuk menyambangi Desa Dawung di Kecamatan Prambanan. Kunjungan TC ke desa yang berada di wilayah perbukitan ini tak lain untuk melihat dari dekat sebuah situs bersejarah peninggalan masa kejayaan Wangsa Syailendra dari kerajaan Medang (Mataram Hindu) yang dikenal dengan nama Istana Ratu Boko. Kebanyakan orang pun menyebut situs ini dengan nama Candi Ratu Boko. Pemandangan alam nan indah tersaji sempurna menuntun pengunjung yang hendak berwisata ke Candi dari akhir abad ke-8 masehi ini. Jalan aspal berliku dan


menanjak, dengan suasana alam yang asri membuat perjalanan menuju desa di Kabupaten Sleman ini terasa menyenangkan. Sawah yang mulai menguning terhampar sejauh mata memandang di kirikanan jalan. Kehidupan pedesaan dengam aktifitas masyarakatnya memperkaya pengalaman dan tentunya tak mudah terlupakan. Nama Ratu Boko merupakan berasal dari legenda masyarakat sekitar, Ratu berarti Raja/Ratu, sementara Boko dalam bahasa Jawa artinya Bangau. Jadi secara harfiah Ratu Boko dapat diartikan sebagai Raja Bangau. Berdasarkan prasasti Rakai Panangkaran (746-784M) kawasan ini dulunya disebut sebagai Abhyagiri Wihara

atau dapat di artikan Wihara di atas bukit yang damai. Sebagai sebuah obyek wisata, Kompleks Keraton yang berlokasi 3 km di sebelah selatan kawasan Candi Prambanan ini memang belum terlalu populer. Namun, bukan berarti Ratu Boko tak menarik untuk dikunjungi. Sejarah keberadaan candi dengan balutan keindahan alam sekitar seolah memiliki daya magis yang membuat wisatawan bisa berlama-lama singgah dikawasan ini. Di antara reruntuhan bangunan yang masih tersisa, bagi para arkeolog, situs ini menyimpan misteri besar yang menarik untuk diungkap. Jalan menanjak segera menyambut selepas melewati loket pintu masuk. Selepas jalan dari loket, Ada dua gapura sebagai pintu masuk situs Istana Ratu Boko. Gapura pertama memiliki tiga buah pintu dengan pintu tengah berukuran besar yang diapit dua pintu dengan ukuran lebih kecil di kiri-kanannya. Gerbang masuk ini terbuat dari susunan batuan Andesit berwarna hitam kecolatan yang tampak kokoh. Berbeda dengan bangunan keraton pada umumnya, Istana Ratu Boko kebanyakan bangunannya terbuat dari susunan batuan Andesit yang biasanya digunakan sebagai bahan untuk bangunan candi. Dengan jarak yang berdekatan dari gapura pertama, setelah melewati teras berlantai batu, gapura kedua segera menyambut. Gapura ini memiliki lima buah pintu dengan pintu utama dibagian tengah. Empat pintu pendamping yang berukuran lebih kecil, mengapit dikedua sisinya. Setelah melewati gapura kedua ini hamparan rerumputan dengan runtuhan bangunan akan menjadi pemandangan selanjutnya. Di sebelah kiri dari gapura ini terdapat sebuah bangungan candi yang berbahan dasar batu putih sehingga

Juli 2010

37


wisataarkeologi Situs Yang Masih Diselimuti Misteri

B

disebut Candi Batu Putih. Tak jauh dari situ, akan ditemukan pula Candi yang di yakini sebagai lokasi untuk prosesi Pembakaran. Berbentuk bujur sangkar dengan luas 26 meter x 26 meter, candi ini memiliki dua buah teras. Disebelah tenggara terdapat sebuah sumur yang kabarnya, sumur ini bernama Amerta Mantana yang dapat diartikan sebgai air suci yang yang diberi mantra. Peninggalan-peninggalan bangunan lainnya di kompleks ini antara lain sebuah sisa-sisa bangunan pendopo berukuran 20mX20m dengan tinggi 1.25m. selain itu, disini juga dapat disaksikan pondasi Pringgitan (Ruangan antara pendapa dan bagian ruangan utama) yang juga berukuran tak berbeda. Dalam kompleks situs Ratu Boko juga terdapat Keputren (Bagian istana tempat tinggal para putri raja /Bangsawan).

38

Travel Club

Di dalam kawasan seluas 250.000 m² ini, juga terdapat sebuah komplek pemandian yang dikelilingi pagar, lokasi tempat pemandian ini berada di bagian timur Pendopo. Selain itu batur paseban (Balai yang berfungsi untuk pertemuan/ menghadap raja) juga masih bisa disaksikan di kawasan ini. Sayang ketika Travel Club berkunjung, cuaca di kawasan Ratu Boko sedang kurang bersahabat. Awan tebal menyembunyikan sinar matahari sore itu. Padahal, selain keberadaan sisa-sisa peninggalan kerajaan mataram kuno, daya tarik dari kawasan ini, juga terdapat pada momen matahari terbit dan tenggelam. Saat-saat ini yang paling ditunggu para pengunjung yang bertandang kesini, semburat sinarnya semakin menambah keindahan lokasi Istana Ratu Boko dan alam sekitar. TC

erdasarkan catatan sejarah, pada abad ke-17 HJ.De Graaf, seorang arkeolog berkebangsaan Belanda mencatat bahwa terdapat sebuah situs kepurbakalaan yang berlokasi di sebelah selatan Candi Prambanan. Catatan ini berdasarkan informasi orang-orang Eropa yang sedang melakukan perjalanan. Kemudian pada 1790 Van Boeckholtz menemukan reruntuhan bangunan di perbukitan. Penemuan ini kemudian menarik minat banyak ilmuan, namun sayang setelah laporan yang disampaikan Boeckholtz, para ilmuan yang datang sekadar melakukan kunjungan dan pencatatan saja. Seabad berselang barulah sekelompok tim arkeologi yang dipimpin oleh FDK Bosch mengadakan penelitian atas keberadaan candi ini. Banyak artefak-artefak yang menjadi peninggalan di Ratu Boko. Termasuk patung atau arca, baik Budha maupun arca Hindu. Beberapa prasasti berbahasa sansakerta juga ditemukan. Prasasti Siwagraha misalnya, prasasti ini berisikan peperangan yang terjadi antra Raja Balaputra dengan Rakai Pikatan. Kekalahan membuat Balaputra melarikan diri dan mendirikan bangunan pertahanan disekitar kaki bukit Ratu Boko. Prasasti lain berbahasa jawa kuno juga pernah di temukan disini. Prasasti dalam bentuk syair Sansakerta ini menceritakan kerajaan Lingga Kertiwasa dan Lingga Triyambaka atas titah Raja Kumbhaya, ada juga prasati yang menceritakan pendirian Lingga atas perintah Raja Kalasodbhawa. Meski sudah banyak penemuan dan penelitian yang dilakukan, situs Ratu Boko masih menyimpan sebuah misteri besar mengenai fungsi sesungguhnya komplek istana ini. Ini mungkin karena karena tidak adanya prasasti yang mengungkapkan secara gamblang mengenai fungsi dari syang membuat para ahli masih kesulitan menafsirkan apakah kompleks ini sebuah taman kerajaan, benteng pertahanan, candi atau pun sebuah keraton.


iklan batik marga ria

Juli 2010

39


kunjungmuseum Museum M.H. Thamrin

Napak Tilas Rumah Sang Pejuang

Oleh : Ratih Kusumawanti/ ratih@eljohn.co.id

Foto-foto : Erwin Gumilar

Meskipun tampak tua, rumah ini menyimpan banyak kisah sejarah putra Betawi yang turut memperjuangkan kemerdekaan bangsanya

M

enapaki halaman depan bangunan dengan luas lahan 3.620 meter per segi, seperti melangkah masuk ke dalam rumah sederhana. Namun, siapa sangka, rumah itu adalah museum yang sengaja dipersembahkan untuk mengenang jasa salah seorang pahlawan nasional, Mohammad Hoesni Thamrin. Museum ini dibangun awal abad ke-20. Sebelum menjadi museum, tempat ini merupakan bekas rumah pemotongan hewan dan tempat penimbunan buah yang datang dari Australia. Kemudian, pada 1929, setelah dibeli M. H. Thamrin, bangunan itu dipakai untuk kegiatan pergerakan nasional sebuah kelompok organisasi yang

40

Travel Club

menamakan dirinya sebagai Permufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI). Tidak hanya itu, tempat ini pun sering dipakai untuk menyelenggarakan berbagai macam kongres penting. Diantaranya, pernah digunakan sebagai tempat Kongres Partai Nasional Indonesia (KPNI) I dan


II, pada. 18 hingga 20 Mei 1929. Tahun 1930, bangunan tersebut digunakan untuk pementasan sandiwara. Tujuannya tidak lain membangkitkan semangat kepahlawanan para pejuang Indonesia. Dan, masih banyak lagi kongres menuju kemerdekaan kala itu, diadakan di tempat ini. Di tahun yang sama, untuk pertama kalinya, lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan dalam sebuah orkes, di museum tersebut. Setelah masa kemerdekaan, sekitar tahun 1960-1964, dipergunakan sebagai tempat pendidikan Kepamong-Prajaan. Bahkan, sempat menjadi tempat kuliah untuk mahasiswa Universitas Jakarta (sekarang berganti nama menjadi UNJ) di tahun 1966-1977. Lalu, benda-benda apa saja yang ada didalam museum ini? Museum ini memiliki dua ruang pamer. Satu ruangan besar untuk memajang benda-benda koleksi, sebut saja blankon, dipan kayu, replika meja keluarga, meja beranda, bale tempat pembaringan terakhir

KALENDER KEGIATAN MUSEUM BULAN JULI MUSEUM

KEGIATAN

PELAKSANAAN

Museum M. H. Thamrin

Pekan Museum M. H. Thamrin: • Pameran • Pentas Seni • Perlombaan

Juli 2010

Museum Neg. Prop. Aceh

Pameran temporer Senjata Tradisional di Aceh

Juli 2010

Museum Neg. Prop. Sumatera Utara

Pekan sejarah dan pameran bersama

Juli 2010

Museum Neg. Prop Sumatera Barat

Festival permainan tradisional anak se Sumatera Barat

Juli 2010

Museum Bank Indonesia

Lomba dalam rangka HUT Bank Indonesia

Juli 2010

Museum Listrik dan Energi Baru

Seminar mengenai listrik dan energi untuk guru-guru SMA

Juli 2010

Museum Batik Pekalongan

HUT Museum Batik

Juli 2010

Museum Mangkunegaran, Surakarta

• •

Juli 2010

City tour ladies program International Conference of Museum Curator

Museum Suaka Budaya Kasunanan, Mus. Batik Danarhadi, Mus. Samanhudi

Heritage trail 3 museum

Juli 2010

Museum Sudirman, Magelang

Sarasehan bidang kebudayaan

Juli 2010

Lomba busana adat keraton

Juli 2010

Lomba lagu-lagu perjuangan

Juli 2010

Pameran regional Borneo (Kalimantan) “Khazanah ManikManik Khatulistiwa”

Juli 2010

Museum Keraton Yogyakarta Museum Perjuangan Rakyat Bali Museum Neg. Prop. Kalimantan Barat

jenazahnya, lemari hias dari marmer, lukisan potret diri dan radio setinggi satu meter. Sementara, ruang lainnya merupakan perpustakaan, berisikan buku-buku sejarah, naskah-naskah M. H. Thamrin, termasuk teks-teks pidato. Pengunjung bisa melihat koleksi foto pejuang kelahiran 16 Februari 1894 ini, mulai dari masa kecil, hingga akhir hayatnya. Selain itu, pengunjung bisa mengetahui kisah perjuangan pahlawan nasional ini melalui diorama. M. H. Thamrin dikenal sebagai sosok yang berani membela kebenaran, semangat, tulus, konsisten membela kaum miskin dan sederhana. Maka, pantas bila pemerintah menganugerahi tanda jasa pahlawan dan mengabadikan sejarahnya dalam Museum M. H. Thamrin, yang diresmikan 11 Januari 1986. TC

Juli 2010

41


wisatakuliner

Bukan Sekadar

Nasi Digoreng Oleh: Cindy Tirta

Masakan sederhana yang digandrungi banyak orang.

N

asi Goreng, sebuah menu yang universal. Artinya, nama bisa aneka macam tapi rasa tak jauh beda. Beragam isi, warna, dan rasa yang didapat dari sebuah kuliner sederhana ini membuat Nasi Goreng begitu dikenal. Konon, Nasi Goreng sudah ada sejak 4.000 SM, yang menjadi menu keseharian masyarakat Tionghoa. Kemudian, menyebar ke seluruh penjuru dunia termasuk ke pelosok Indonesia. Nasi Goreng merupakan budaya masyarakat Tionghoa yang tidak suka menyantap makanan dingin namun tidak suka membuang makanan, akhirnya menemukan solusi yang hingga sekarang masih dinikmati hasil ciptanya oleh semua lapisan masyarakat. Seperti kita tahu, ada banyak jenis, warna, rasa hingga tampilan yang membuat masakan sederhana ini semakin marak dijual dan menjamur diberbagai tempat. Mulai restoran kelas atas hingga warung-warung tenda pinggir jalan. Beberapa jenis Nasi Goreng yang sering kita temui seperti Nasi Goreng Jawa, Nasi Goreng Kambing, Nasi Goreng Shanghai sampai Nasi Goreng Strawberry yang berwarna merah laiknya buahnya. Hampir semua restoran, bahkan warungwarung pinggir jalan dan gerobak menyajikan nasi goreng sebagai masakan utama bahkan sebagai hidangan istimewa. Perbedaan bumbu dan cara menggorengnya membuat nasi goreng menjadi variasi menarik. Seperti Nasi Goreng Strawberry yang terlihat sangat menggugah selera karena berwarna merah segar yang diperoleh dari sari segar buah strawberry. Rasa Nasi Goreng Strawberry ini pun berbeda dari nasi goreng lainnya. Ada rasa asam tetapi tidak menghilangkan khas nasi goreng yang gurih.

42

Travel Club

Memang nasi goreng ini cukup jarang ditemukan. Nah, jika ingin mencicipi nasi goreng strawberry ini, kita dapat datang ke CafĂŠ Strawberry di daerah Tanjung Duren, Jakarta Barat. Bukan hanya Nasi Goreng Strawberry saja yang unik dan berbeda warna. Walaupun belum terkenal betul namun Nasi Goreng Ijo juga pantas untuk dicicipi. Nasi Goreng Ijo, nasi goreng yang warnanya didapat dari pewarna alami sari daun suji ini memang unik sekali. Bukan hanya tampilannya yang menarik tapi juga rasanya. Nasi goreng yang memakai bumbu seperti nasi goreng kebanyakan ini sangat bercitarasa Indonesia, pedas dan gurih. Nasi Goreng Ijo ini pun masih sulit untuk ditemukan karena memang baru Depot Saribanon Teras Kota, Serpong yang menyajikan nasi goreng ini. Dan, tidak kalah lezatnya adalah Nasi Goreng Kambing. Tidak berbeda dengan nasi goreng yang biasa kita buat, campuran


Foto: Saribanon

Foto: Noeke Anggarwulan

daging kambing membuat sepiring nasi goreng ini punya harum khas tersendiri. Bumbu khas nasi goreng yang dipadu dengan daging kambing pastinya selalu membuat para penikmatnya ketagihan. Tidak perlu repot mencari tempat nasi goreng kambing, karena cukup banyak daerah yang menjual makanan ini. Seperti, Nasi Goreng Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Warung makan sederhana ini memang selalu menyita perhatian pencinta kuliner. Cara masaknya yang dalam jumlah besar membuat

Dimana Menikmati Nasi Goreng?

• • • • •

Strawberry Café, Jl. Tanjung Duren Barat III No. 1 BCD, Jakarta Barat Depot Saribanon, Teraskota Lantai Ground Unit 12, Jl. Pahlawan Seribu CBD Lot VII Serpong, Tangerang Selatan Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih, Dekat Jl. Sabang, Jakarta Pusat Hongkong Jumbo Chinese Restaurant, Plaza Kelapa Dua, Lt. 1, Jl. Panjang Arteri Kelapa Dua No. 29, Kebon Jeruk, Jakarta Barat Kantin DewiRuko Boston No. 1, Karawaci Village, Tangerang

pembeli memperoleh sajian cepat, dan makin berselera. Selain itu, ada pula Nasi Goreng Shanghai dengan tampilan tidak berwarna. Nasi goreng yang putih ini sering dijumpai di restoran Chinesse Food. Nasi goreng yang biasanya dicampur dengan sayuran, potongan daging ayam, urak arik telur, bakso dan daun bawang. Rasanya pun tidak kalah menarik dibanding nasi goreng lainnya. Mau mencicipi nasi goreng Shanghai? Coba saja datang ke Hongkong Jumbo Chinesse Restaurant Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Tidak kalah menarik, nasi goreng bungkus telur dadar, atau sering disebut dengan Nasi Goreng Pattaya. Makanan ini

berasal dari Thailand. Nasi goreng dengan cara penyajian yang berbeda memang selalu diminati pencinta kuliner Indonesia. Walaupun hanya berbeda cara penyajian, Nasi Goreng Pattaya juga memiliki khasnya sendiri. Bahkan, ada yang menyajikannya dalam buah nanas, yang dibuat seperti mangkuk. Telur dadar yang membungkus seporsi nasi goreng membuat wangi nasi goreng semakin harum. Tidak berbeda dengan nasi goreng rumahan, Nasi Goreng Pattaya menggunakan bumbu yang biasa dipakai oleh ibu rumah tangga dengan harga terjangkau. Nasi goreng ini bisa Anda nikmati di Kantin Dewi, Karawaci. Tidak heran jika penikmat kuliner Indonesia mencintai santapan nasi goreng ini. Bukan karena rasanya saja namun tampilan yang menarik pun membuat nasi goreng dicintai semua masyarakat, terutama masyarakat Indonesia. Jadi, nasi goreng apa yang Anda pilih untuk menu makan nanti? TC

Juli 2010

43


wisatasejarah Rumah Pengasingan Bung Karno - Bengkulu

Foto: dok. Direktorat Nilai Sejarah/ Kembudpar.

Saksi Bisu Perjalanan Sang Proklamator

Oleh: Urry Kartopati / urry@eljohn.co.id

Inilah saksi bisu bagi perjalanan karier Soekarno, sang Proklamator. Di rumah ini begitu banyak peninggalan sejarah yang tetap dapat dinikmati hingga kini.

“J

angan Sekalikali melupakan sejarah,” begitu ungkap Bung Karno dalam pidatonya saat peringatan Hari Proklamasi pada 17 Agustus 1966 yang kemudian dikenal dengan singkatan “Jas Merah”. Pidato itu akhirnya menjadi pidato terakhir Soekarno sebagai presiden pada Hari Proklamasi. Sejarah dan kharisma proklamator yang juga Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno tak pernah surut oleh waktu mengiringi perjalanan

44

Travel Club

anak negeri ini. Berbagai buah pikiran serta sepak terjangnya di dunai politik tetap diperbincangkan hingga kini. Tak sedikit pula peninggalannya yang masih terus dikenang, salah satunya jejak-jejak kehidupannya saat berada di pengasingan, semasa kolonial hingga menjelang kemerdekaan Kesehariannya di tempat pengasingan membuahkan jalan menuju kepemimpinan yang disegani di seluruh penjuru dunia. Salah satu tempat pengasingan yang menjadikannya makin “matang” dalam dunia politik adalah Bengkulu, kota asal Fatmawati, ibu negara yang menjahit bendera merah-putih yang dikibarkan saat proklamasi kemerdekaan Indoensia dikumandangkan. Empat tahun pejuang kemerdekaan itu terisolir dalam sebuah rumah di atas tanah empat hektare. Rumah ini semula milik Tan Eng Cian, pengusaha

Tionghoa yang mensuplai bahan pokok untuk kebutuhan pemerintahan kolonial Belanda. Konon, selain rumah utama, dahulu ada pula beberapa bangunan lain di tempat ini. Dengan berjalannya waktu, Pemerintah Propinsi Bengkulu menggunakan lahan tersebut untuk kegiatan kepemerintahan daerah dan sebagian lagi diserahkan kepada penduduk. Kini, rumah pengasingan Bung Karno telah menjadi salah satu situs sejarah penting bagi Bangsa Indonesia. Tempat ini merupakan saksi bisu bagi perjalanan karier Sang


Foto: detikhot.com

Proklamator, di sini tersimpan benda-benda peninggalan Soekarno yang memiliki nilai sejarah. Hingga kini pun, bendabenda berharga tersebut tetap tertata dengan rapi. Dan, areal di sekitarnya pun telah direvitalisasi menjadi Kawasan Persada Bung Karno. Walau dibangun awal abad ke-20, namun rumah pengasingan seluas 162 meter persegi ini masih tetap berdiri kokoh. Kondisinya dibiarkan tetap seperti sedia kala, ketika Bung Karno menetap sebagai orang buangan. Bangunan persegi panjang berdinding putih polos ini memiliki daun pintu ganda sebagai pintu utamanya, begitu juga dengan jendelanya. Rumah beratap limas ini memiliki tiga buah kamar, pada sayap kiri terdapat dua kamar tidur. Salah satu kamar tersebut menjadi tempat Bung Karno tidur, yang dilengkapi dengan sebuah tempat tidur besi. Pada bagian belakang rumah terdapat beranda dengan sebuah sudut yang menjual aneka souvenir bernuansa Bung Karno, dari buku hingga kaus. Selain itu

Rute Rumah Pengasingan Bung Karno Tak sulit untuk mencapai Rumah Pengasingan Bung Karno. Lokasi situs wisata sejarah ini berada di pusat Kota Bengkulu, tepatnya di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Anggut Atas. Selain itu, ada banyak petunjuk arah untuk menuju lokasi tersebut. Salah satu petujuk berada 500 meter dari rumah pengasingan tersebut. Jika banyak waktu, tak ada salahnya menempuh lokasi ini dengan berjalan kaki sembari menikmati suasana kota. Tersesat? Jangan takut, disekitarnya ada pos polisi yang dengan senang hati akan membantu. Tiket masuknya pun amat terjangkau, yaitu Rp 2.500 per orang, untuk rombongan ada potongan harga khusus. Setiap akhir pekan atau saat musim liburan, rumah ini selalu dipadati pengunjung, apalagi saat menyambut Tahun Baru Hijriah.

dijual pula cemilan dan kain-kain basurek khas Bengkulu. Terdapat pula bangunan memanjang yang terdiri dari kamar mandi, dapur, dan gudang di halaman belakang. Tapi satu yang tak boleh dilewatkan adalah sumur, disini biasanya pengunjung mencuci tangan, kaki dan muka. Konon, banyak keinginan yang bisa dikabulkan saat berwudhu di sumur rumah pengasingan ini. Sementara di kamar bagian depan terpajang duplikat sepeda ontel tua, yang biasa dipakai Bung Karno untuk keliling kota. Di bagian tengahnya pengunjung dapat

menjumpai seperangkat kursi rotan lengkap dengan mejanya, juga lemari yang memajang buku-buku koleksi Bung Karno. Pada dindingnya, terpampang foto-foto sang proklamator beserta kerabatnya dalam ukuran besar, juga surat cinta Bung Karno untuk Fatmawati yang ditulis selama berada di rumah pengasingan. Surat-surat tersebut mengungkap betapa romantisnya pria yang banyak diidolakan wanita semasa mudanya itu. Yang tak kalah menarik adalah kehadiran sebuah lemari pakaian yang menyimpan beberapa kostum untuk para pemain sandiwara. Memang, saat berada di Bengkulu, tokoh flamboyan ini menggagas sebuah perkumpulan sandiwara bernama Monte Carlo. Konon, selain membuat naskah dan menjadi sutradara, Bung karno juga aktif melatih para pemain sandiwara yang semuanya pria tersebut. Rumah pengasingan ini jadi sering dikunjungi orang, karena kerap menggelar pertunjukan tonil Monte Carlo. Dari sekian banyak peninggalan yang ada di rumah ini, yang paling berharga adalah ratusan buku-buku Bung Karno dalam bahasa Belanda. Bila disimak, buku-buku tebal tersebut dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari karya sastra klasik, data Jong Java, Alkitab Pemuda Katolik hingga ensiklopedi. Meski kondisinya tak utuh lagi, namun sebagai sebuah benda, buku-buku tersebut menyimpan sejarah panjang. Jejak pengasingan Bung Karno di bumi Raflesia sejak 1938 hingga 1942 ini ternyata juga menciptakan banyak perubahan positif bagi kota Bengkulu. Terbukti, spirit perjuangan bapak Bangsa ini tetap didengungkan hingga kini. TC

Juli 2010

45


cenderamata

Butir-Butir Mutiara Menggoda Teks: Cindy Tirta Foto: Noeke Anggarwulan/ noeke@eljohn.co.id

Keindahan dan perhiasan dari mutiara begitu diidamkan.

W

anita kebanyakan menginginkan keindahan dari dalam hingga luarnya. Bukan hanya keindahan tubuh saja yang diinginkan, tapi juga keindahan dari luar, sebut saja perhiasan. Keindahan mutiara sebagai perhiasan tidak dapat dipungkiri. Berbagai model, warna, dan ukuran mutiara menjadi saingan berat perhiasan mahal lainnya. Tidak heran jika sebutir mutiara bisa mencapai harga puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Pembudidayaan kerang mutiara tidak semudah yang kita bayangkan. Perawatan dan pemilihan kerang memakan waktu yang cukup lama dan memakan biaya yang tidak sedikit. Bukan hanya itu saja, ternyata merawat dan memilih kerang pun menentukan hasil mutiara. Hasil alam yang berharga ini bukan hanya dihasilkan dari kerang air asin saja. Kerang air tawar juga memproduksi mutiara. Namun memang berbeda kualitas, mutiara kerang air asin memang lebih baik kualitasnya. Tapi, tetap saja mutiara air tawar dapat bersaing dengan mutiara air laut.

46

Travel Club


Bentuk mutiara air tawar tidak sebulat dan tidak semengkilap mutiara air asin. Mutiara air tawar pun tidak semahal mutiara air asin. Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, mutiara air tawar semakin membaik dan sulit dibedakan dengan mutiara air asin.

Perhiasan langka ini memang sedikit terlupakan akhir-akhir ini, tapi tetap saja tidak akan kehilangan penggemarnya. Keindahan yang berasal dari alam yang sangat berharga ini ternyata bukan hanya bermanfaat sebagai perhiasan dan pajangan saja. Tak

sedikit, kosmetik wanita yang menggunakan bubuk mutiara sebagai campuran. Bahkan obat-obatan dan formula cat kuku menggunakan campuran mutiara yang di hancurkan. Dan, aneka kegunaan mutiara ini menjadikan mutiara sebagai barang yang sangat berharga, pada akhirnya. TC

Tapi tetap saja kita harus berhatihati dalam membeli perhiasan yang satu ini. Mutiara imitasi juga banyak beredar. Sebenarnya sangat mudah untuk mengetahui mutiara asli dengan yang imitasi. Sebagai orang awam biasanya kita terkecoh dengan warna dan kilap yang terpancar. Tapi tetap saja kualitas, berat dan bentuk tidak sama dengan yang asli. Dan semua itu bisa kita lihat dan kita rasa dari tekstur mutiara. Mutiara asli biasanya bertekstur lebih halus dan dingin jika dipegang. Sedangkan yang imitasi biasanya cenderung agak kasar, tidak dingin dan sangat ringan. Bukan itu saja, mutiara imitasi biasanya cepat pudar dan kulit luarnya mudah terkelupas. Dulu, mutiara sering sekali digunakan untuk pemanis pakaian mewah. Bahkan sekarang mutiara tetap digunakan sebagai hiasan pakaian mewah, kalung, gelang, giwang dan cincin. Bukan hanya sebagai perhiasan bagi wanita tetapi juga perhiasan bagi ruangan rumah. Mutiara berukuran besar dapat dirangkai menjadi sebuah pajangan cantik dan berharga.

Juli 2010

47


Foto-foto : Dok. Jalan Tanah

komunitas

Bahasa Seni Menyatu di Taman Kota Teks & Foto: Erwin Gumilar/erwin@eljohn.co.id

Komunitas Kota Seni memanfaatkan taman kota sebagai tempat berekspresi atau sekadar kumpul sesama pencinta seni.

48

Travel Club


“Kami di sini, memiliki tempat untuk belajar, berapresiasi, berkreativitas. Kami mendapat banyak masukan positif. Dan yang lebih penting adalah kami merasa mendapatkan tempat dan penghargaan,�

D

atanglah ke Taman Suropati di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Ada banyak hal baru dan menarik bisa disaksikan di sini. Keunikan taman yang sudah ada sejak ratusan tahun ini bukan hanya pada usianya saja, atau pada keindahan dan asrinya taman, namun geliat aktivitas orang-orang di sanalah yang menarik.

taman ini sejak tahun 1995an. Namun baru beberapa tahun belakangan ini kami menggunakan nama Kota Seni (singkatan dari Komunitas Taman Seni Indonesia) menjadi nama komunitas ini,� Kata Syaifudin Syahrir, seorang pengurus di komunitas ini.

beragam latar belakang, mulai dari tukang sapu, pengamen hingga pengusaha bergabung di dalamnya. Bahasa seni telah menyatukan mereka, tuamuda, miskin-kaya melebur menghancurkan sekat-sekat sosial. Berkreativitas dan berkesenian menjadi tujuannya.

Dipayungi rimbunnya pepohonan yang menghijau, diantara deretan rumah-rumah mewah, Taman Suropati menjadi sebuah ruang publik yang sangat ideal. Tidak hanya secara lokasi, tetapi juga fungsi keberadaannya. Berkunjunglah di akhir pekan, pemandangan akan didominasi oleh orang-orang yang asyik berkesenian. Mereka datang untuk menyalurkan kecintaannya dan belajar tentang seni atau sekadar berbagi cerita.

Dalam perjalanannya, komunitas ini terus berkembang. Saat ini, Kota Seni memiliki setidaknya sembilan divisi yakni divisi teater, divisi sastra, divisi string (biola, cello), divisi alat musik tiup (brass, wood wind), divisi seni rupa (seni kriya,seni lukis,seni patung), divisi vokal, divisi fotografi, divisi gitar, dan divisi film.

Kota Seni pun menjadi wadah bagi para seniman jalanan. Seniman jalanan diajak menjadi profesional. Mereka diajarkan bagaimana bermain musik untuk menghibur dengan lebih baik, termasuk dibimbing bagaimana bersikap sebagai seorang entertainer. “Kami di sini, memiliki tempat untuk belajar, berapresiasi, berkreativitas. Kami mendapat banyak masukan positif. Dan yang lebih penting adalah kami merasa mendapatkan tempat dan

Pertemuan sesama insan seni ini kemudian menjadi cikal bakal berdirinya komunitas di Taman Suropati. Komunitas Kota Seni, salah satunya. Nama ini dipakai sejak 27 Februari 2009. “Kami sebenarnya sudah mulai kumpul-kumpul di

Menarik jika menyimak komunitas Kota Seni, anggota komunitas ini berasal dari

Juli 2010

49


komunitas

penghargaan,” kata Zaki, salah seorang seniman jalan yang tergabung dalam Komunitas Kota Seni. Suasana hangat penuh rasa persahabatan dan kekeluargaan dibangun antaranggotanya. Di sini, setiap anggota memiiki kesempatan berkreasi dan berapresiasi. “Selain saling berbagi tentang musik dan kesenian, kami pun saling

memotivasi untuk meningkatkan kemampuan, termasuk juga menjadi teman bicara dalam berbagai hal. Kami mencoba menciptakan kekeluargaan dan saling menghargai,” kata Syahrir, menambahkan. Rasa berbagi juga diwujudkan dengan membuka sekolah musik. Biaya yang dipungut terbilang murah. Bahkan bagi kalangan tidak mampu, mereka

bisa mendapatkan kursus secara cuma-cuma. “Kami menerapkan subsidi silang untuk biaya kursus musik. Biaya yang kami tarik pun tidak besar hanya Rp 100 ribu sebulan,” ujar pria yang berprofesi sebagai pengacara ini. Seiring perkembangannya, Keberadaan komunitas ini semakin banyak dikenal orang, tak sedikit orangtua yang mengajak anaknya bergabung dan sekolah musik di Kota Seni. Sabdo Utomo misalnya. Lelaki yang tinggal di kawasan Serpong, Tangerang ini, rutin mengantar anaknya Obed Adikusuma belajar saksofon di komunitas ini. “Saya dapat informasi dari teman tentang Kota Seni. Tempat belajarnya di taman terbuka memberikan suasana berbeda, orang-orang di sini juga tidak komersil, tapi mereka tetap sungguh-sungguh membagi ilmunya. Sebuah komunitas yang menyenangkan,” kata Sabdo, yang bersama isterinya sore itu. selain berkesenian, satu hal yang diusung komunitas ini adalah menghidupkan tamantaman di Indonesia dengan berbagai kegiatan yang kreatif dan positif. Wah, perlu ditiru langkah Kota Seni. TC

50

Travel Club


advertorial

iklan celebrity fitness

Juli 2010

51


profil

T. Marlene Frans Danusutedjo Corporate Marketing & PR Manager Aston International Hotels, Resorts & Residence

Bekerja Sambil Liburan

B Teks & Foto : Hadi Suwarno

Wanita yang aktif di Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) sebagai anggota Bidang Komunikasi ini punya motto: jangan pernah berhenti untuk belajar dan jangan menyerah terhadap keadaan.

52

Travel Club

ekerja di hotel tidaklah mudah, apalagi sebagai Corporate Marketing & PR Manager. Karena, seorang public relations (PR) officer dituntut fleksibel dengan waktu. Saat ada event, PR tidak boleh meninggalkan acara hingga selesai. Begitu pula jika ada hal-hal yang penting di perusahaan, ia harus siap kapan saja tanpa bisa menolak. Selain itu, cell phone seorang PR wajib menyala selama 24 jam, dan siap dihubungi sewaktu-waktu. Namun, tantangan seperti itulah yang membuat T. Marlene Frans Danusutedjo itu menyukai bekerja sebagai Corporate Marketing & PR Manager di Aston International Hotels, Resorts & Residence. Tantangannya sebagai PR di jaringan hotel bertaraf international ini disikapi dengan ketulusan dan keuletan dalam bekerja. Alhasil, Aston International yang berada di Jakarta dan luar kota dapat bersaing dan berhasil ia perkenalkan ke tamu-tamu dari berbagai kalangan. “Kedekatan dengan tamu dan media sangat dibutuhkan seorang PR untuk memperkenalkan hotelnya.� ujar Marlene.

Wanita yang memiliki hobi membaca dan nonton ini, mengawali kariernya sebagai front office di Grand Hyatt Hotel. Kurang puas bekerja di front office, ia terus melanglang buana dari satu hotel ke hotel lainnya, seperti Mercantile, Holiday Inn Hotel, Hotel Acacia, Hotel Millennium, Hyatt Aryaduta Hotel. Bahkan perempuan kelahiran Jakarta 39 tahun lalu ini, pernah bekerja di Badan Pariwisata Belanda yang bertanggungjawab memperkenalkan kebudayaan dan pariwisata Belanda di Indonesia. Dan akhir dari petualangannya, ia berlabuh di Aston International Hotels, Resorts & Residence sejak 2006. Tugas luar kota yang diberikan perusahaan kepadanya guna memberikan arahan kepada PR-PR Hotel Aston di beberapa daerah ditanggapi secara positif, karena menurutnya, selain dapat bertemu dengan pengurus hotel jaringan Aston International di daerah, ia juga dapat memanfaatkan hobi travelingnya. “Tugas yang saya jalani, hitung-hitung bekerja sambil liburan,� kata dia, sembari tersenyum. TC


Alief KH General Manager The Grand Palace Hotel Yogyakarta

Ramah Sebagai Kunci

M

engembangkan The Grand Palace Hotel menjadi hotel yang terbaik di Yogyakarta, merupakan keinginan yang terdalam dari Alif KH, selaku General Manager The Grand Palace Hotel Yogyakarta. Untuk itu, berbagai program telah diterapkannya. Seperti, mewajibkan seluruh manager berdiri di lobi hotel untuk menyapa tamu yang menginap yang dilakukan setiap pagi. Mereka satu per satu diminta memperkenalkan diri dan menjelaskan jabatan dan bagiannya masing-masing, setelah itu, baru melakukan aktivitas seperti biasanya. Selain itu, Alif pun menekankan kepada semua karyawan hotel untuk selalu tersenyum kepada semua orang, baik itu tamu atau pun sesama karyawan. “Saya lebih mengedepankan spirit of service. Dan, ramah terhadap tamu itu merupakan kuncinya,” ujar pria berusia 36 tahun ini, yang pernah mengikuti pendidikan militer di Akademi Kepolisian Magelang, dan sempat menjadi seorang Taruna Akabri. Hotel berkonsep Romawi dan Tradisional ini, mempunyai 62 kamar dengan berbagai fasilitas seperti kolam renang, spa, karaoke dan delapan meeting room serta restaurant yang terletak berdekatan dengan lobby hotel. Kerajinan tradisional pun, disuguhkan di hotel ini. “Saya tidak mau budaya kita hilang,” ujar pemain drum Escape Band saat masih di SMA yang ramah ini. Karier pria yang hobi entertain dan traveling ini, diawali sebagai waiter di Kapal Pesiar Holand America Line. Kemudian ia pun melanglang dari

satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Sudah banyak perusahaan yang ia singgahi, seperti Marina Restaurant, Hotel Banjarsari, Karisma International Hotel, Hotel Intan, Hotel Bentani, Karlita International Hotel dan sempat menjadi konsultan hotel pada 2006. Setelah puas ‘lompat sana lompat sini’, pada Desember 2009 akhirmya ia berlabuh di The Grand Palace Hotel Yogyakarta. Di hotel yang baru ini, Alif dapat menyumbangkan tenaga dan pikirannya agar The Grand Palace Hotel Yogyakarta dapat dikenal oleh masyarakat luas. Dan, setelah resmi dibuka, dalam beberapa bulan saja, okupansi hotel sudah mencapai 55-60 persen per bulan. TC

Teks & Foto : Hadi Suwarno

General Manager The Grand Palace Hotel Yogyakarta ternyata dulunya seorang Taruna Akabri. Apa saja kiat-kiatnya untuk memajukan perusahaan?

Juli 2010

53


peristiwa

Jazz on the Beach Kenali Bangka Lewat Jazz Sajian musik jazz panggung terbuka di tepian pantai menjadi sajian unik bagi sebuah pagelaran musik. Alunan nada penuh improvisasi musik jazz, pun mampu menjadi penambah daya tarik sebuah obyek wisata.

H

ujan yang mengguyur beberapa saat sebelum pergelaran dimulai, ternyata tak menyurutkan para musisi untuk menyajikan sebuah tontonan musik jazz yang menggebrak. Permainan lincah jemari Dwiki Dharmawan di tuts piano dan aksi musisi jazz kenamaan seperti Agam Hamzah, Gerry Herbs, dan Adi Darmawan berpadu harmonis dengan kelompok musik tradisional asal Provinsi Bangka Belitung. Sebuah karya berjudul The Spirit Of Peace menjadi pembuka konser musik jazz bertajuk “Jazz

54

Travel Club

on the Beach� yang digelar di kawasan wisata terpadu Parai Regency Beach Resort and Spa, Sungailiat, Bangka. Penampilan apik Dwiki Dharmawan dan kawan-kawan itu seolah langsung menyihir mata dan telinga penonton untuk fokus ke panggung menikmati aksi mereka yang berkolaborasi dengan Rampak Gendang, kelompok alat musik pukul asal Kota Pangkalpinang. Pada pergelaran ini, tampil pula musisi senior Fariz RM. Musisi yang melejit di era 1980-an. Dia masih terlihat prima melantunkan beberapa lagu hitnya, seperti Barcelona, Sakura dalam Pelukan, dan pada lagu Nada Kasih, Fariz berduet manis dengan Ita Purnamasari. Pada kesempatan ini Ita pun melantunkan satu tembang

lawasnya Cintaku Padamu. Penonton pun dibuat terpukau dengan petikan gitar Agam Hamzah dan cabikan bass Adi Darmawan yang unjuk kebolehan mempertontonkan kemampuannya. Iwan Abdi, vokalis Bali Lounge ikut andil memeriahkan acara. Dengan warna jazz, lagu melayu berjudul Seroja berhasil dibawakan Iwan dengan memukau. Selain musisi senior, Dwiki menggandeng pula berapa musisi dan penyanyi berbakat seperti Sigit Ardityo (Biola) Kul-kul Band, Zainal Arifin (Perkusi) Krakatau Band dan penyanyi wanita Hani Firawan. Jazz on the Beach diselenggarakan sebagai salah satu upaya memperkenalkan keelokan alam dan budaya bumi Serumpun Sebalai ini. Keindahan alam Provinsi Bangka-Belitung


merupakan salah satu keunggulan bagi sektor pariwisatanya, provinsi ini dikenal memiliki banyak lokasi pantai yang indah dan berpasir halus. Plus, seni budaya tradisionalnya yang menarik. Guna mengenalkan potensi suatu daerah, tentunya dibutuhkan sebuah promosi yang gencar. Tak cukup sampai disitu, promosi pun harus dikemas dengan cara menarik. Alam pesona keindahan alam Bangka bak batu permata yang harus terus di gosok agar kilaunya makin terpancar dan banyak dilirik orang. “Provinsi Bangka-Belitung memiliki potensi yang luar biasa, sarana pendukungnya juga sudah dan terus dibangun. Perlu promosi yang baik untuk mengenalkan keindahannya,” kata Fathul Bahri Direktur Promosi dalam Negeri Kementerian Budaya dan Pariwisata, yang hadir dalam kegiatan semarak itu. Dwiki selama ini menjadi satu dari sekian banyak musisi yang cukup konsisten membawa dan memperkenalkan budaya dan seni musik tradisional Indonesia ke dunia internasional dengan memadukan dalam musik jazz. “Memang Banyak cara untuk berpromosi, melakukan promosi lewat sebuah pergelaran musik adalah satu cara yang sangat efektif. Musik jazz adalah musik yang terbuka dan bisa di kolaborasikan dengan beragam warna musik, termasuk yang tradisional,” kata Dwiki. Pada even ini hadir pula Andara Rainy Ayudini, Putri Pariwisata Indonesia 2009. Andara mengungkapkan even musik merupakan kemasan

menarik yang bisa menyita perhatian orang. diperlukan kemasan kreatif dalam setiap promosi pariwisata. Penyelenggaraan event yang digagas Sapta Nirwandar, Dirjen Pemasaran Kementerian Budpar bersama Johnnie Sugiarto, Presiden Director EL JOHN Indonesia ini, diharapkan menjadi embrio penyelenggaraan kegiatan musik jazz yang lebih besar di Pulau Bangka pada tahun-tahun selanjutnya. Sebelum pergelaran dimulai, siang harinya, bertempat di Jaguar Music Resto, Pangkalpinang, Dwiki juga membuat workshop yang mengambil tema “Mengenal Musik Jazz”, event ini sengaja diselenggarakan guna lebih mendekatkan musik jazz kepada masyarakat luas, juga mempromosikan bahwa musik ini dapat dinikmati oleh siapa pun. Jazz on the Beach tahun ini telah usai dan meninggalkan kesan. Sampai bertemu di Jazz on the Beach berikutnya. TC EG

Juli 2010

55


peristiwa

Menyingkap Masa Lalu Bengkulu lewat Sejarah

56

Travel Club

Dari puluhan peninggalan sejarah yang ada, salah satu yang sangat populer adalah Benteng Marlborough. Dan, selama tiga hari (28-30 Mei) diadakan kegiatan bertajuk “Bengkoeloe Riwajatmoe Doeloe� di tempat ini. Sebuah gerakan kesadaran budaya yang

menyatukan berbagai suku yang ada di Bengkulu, dengan aneka kegiatan mulai dari pawai, hingga pertunjukan seni dan budaya berikut ciri khas mereka masing-masing. Menurut Dirjen Sejarah dan Purbakala, Kembudpar RI, Hari Untoro Dradjat, Bengkulu

Foto-foto: dok. Direktorat Nilai Sejarah/ Kembudpar.

S

eberapa penting identitas dan jatidiri sebuah warisan kebudayaan serta warisan sejarah dipertahankan? Bagaimana melestarikan “warisan sejarah-warisan budaya� leluhur kita itu? Seberapa besar kesadaran sejarah dan keingintahuan kita terhadap jatidiri bangsa sendiri? Pertanyaan besar itulah yang mengusik Direktorat Nilai Sejarah, Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata yang kemudian menyelenggarakan publikasi kesejarahan di Bengkulu, 27 - 30 Mei. Kegiatan bertajuk Publikasi Kesejarahan Untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah dan Mempertangguh Jati Diri Bangsa ini melibatkan beberapa wartawan cetak maupun elektronik. Bengkulu dipilih karena termasuk salah satu daerah yang memiliki nilai sejarah tinggi. Provinsi ini pun punya keragaman budaya dan adat istiadat yang masih hidup di tengah masyarakatnya. Inilah salah satu keunggulan yang menjadi aset bagi dunia pariwisata. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sejarah serta memperkuat jati diri bangsa.


mempunyai aset kekayaan sejarah dan kebudayaan yang besar. Karena itu sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Selain bisa menambah nilai sejarah, potensi tersebut juga dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan bagi daerah, dengan banyaknya pengunjung yang mau menyaksikan benda-benda sejarah tersebut,” ujarnya, disela pembukaan acara tersebut. “Kegiatan ini sebagai titik awal untuk mengungkap kekayaan sejarah yang ada di Bengkulu. Diharapkan hal ini bisa membangkitkan semangat dan pandangan masyarakat dalam

menjaga budaya-budaya yang dimiliki masyarakat,” ujar Gubernur Bengkulu Agusrin M. Najamudin pada acara puncak perayaan “Bengkoeloe Riwajatmoe Doeloe”. Sementara, perjalanan napak tilas sejarah yang beranggotakan para wartawan ini, hari pertama dimulai dari Benteng Marlborough, benteng peninggalan Inggris terbesar di Indonesia yang dibangun pada 1714-1719. Berlanjut ke Perkampungan Cina yang letaknya tak jauh dari Marlborough, konon disinilah berbagai kebutuhan sandang pangan bagi rakyat Bengkulu di masa lalu tersedia. Tak jauh dari sana berdiri juga Monumen Thomas Parr, sebuah tugu yang dibangun bagi seorang Gubernur Inggris yang meninggal di tangan orang-orang Bugis di dalam benteng tersebut. Masih di sekitar Kota Bengkulu, peninggalan sejarah lain yang tak kalah menarik adalah komplek pemakaman orang-orang Inggris yang bentuknya unik serta Monumen Hamilton, sebuah monumen yang dibangun bagi Robert Hamilton yang tewas

saat pemberontakan rakyat pada 15 Desember 1793, serta bunker Jepang. Selain peninggalan Inggris, ada pula situs sejarah yang menarik yaitu makam Sentot Alibasyah, salah seorang pengikut Pangeran Diponegoro yang melegenda serta makam Imam Senggolo atau Syeh Burhanudin, yang dijadikan tempat akhir ritual Tabot yang selalu dilaksanakan setiap 10 Muharram. Bangunan yang tak kalah melegenda adalah beberapa peninggalan Bung Karno, seperti rumah pengasingan Soekarno, rumah semasa kecil Fatmawati, serta Masjid Jamik yang dipugar dan didesain ulang oleh Soekarno. Beberapa tempat bersejarah di luar Kota Bengkulu yang menjadi tujuan wisata sejarah kali ini adalah situs Masjid Padang Betuah dan Makam Putri Gading yang berada di Bengkulu Tengah. Beberapa lokasi tempat tambang emas di daerah Kabupaten Lebong, serta situs Suban Air Panas yang ada di kota Curup, Rejang Lebong. Kunjungan berakhir di Graha Perkebunan Teh Kabawetan yang berada di Kabupaten Kepahiang. Selama empat hari perjalanan, tim Direktorat Nilai Sejarah, Dirjen Sejarah dan Purbakala, Kembudpar memberikan berbagai informasi dan masukan berkaitan tentang betapa pentingnya nilai-nilai sejarah yang ada. Kini dan bagi generasi mendatang. TC UK

Juli 2010

57


peristiwa

Foto-foto : Ratih Kusumawanti

Gandeng Generasi Muda Bangun Pariwisata

U

ntuk mewujudkan pemberdayaan Duta Wisata Indonesia, mulai dari tingkat kabupaten/kota dan provinsi, sekaligus membahas sasaran strategis pergerakan Duta Wisata sebagai ikon wisata dan budaya Indonesia, Asosiasi Duta Wisata Indonesia (ADWINDO) mengadakan Kongres Nasional Ke-2, bertempat di Nusa Dua, Bali, pada 27-30 Mei 2010. Dalam sambutan saat pembukaan kongres, Drs. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, pendiri dan dewan pembina ADWINDO, mengharapkan kongres ini tidak saja melahirkan pemikiran-pemikiran baru untuk Indonesia kedepannya, melainkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan karakter, sebelum dan sesudah Duta Wisata seluruh Indonesia kembali ke daerah masing-masing. Kongres yang dihadiri oleh perwakilan 17 provinsi tersebut, melahirkan Dewan Pengurus Nasional (DPN) periode 2010-2013. Mereka di antaranya Ade Pranajaya, SE, delegasi dari NTB, terpilih sebagai Ketua Umum DPN. Lalu, Oky Octa Vicanco Lampe, SH dari Kalimantan Tengah, sebagai Sekjen, Trivena Nanda, Jawa Timur, menjadi

58

Travel Club

Ketua I, Delis H. Wali, NTT, menjabat Ketua II dan Indah Lestari, DKI Jakarta sebagai Ketua III. Setelah penetapan dewan pengurus baru, maka disusun pula 20 butir keputusan yang menjadi program kelanjutan ADWINDO. Keputusan-keputusan tersebut tentunya membawa pengaruh baik bagi kelangsungan, tidak hanya pariwisata, tetapi juga seni dan budaya Nusantara. Tidak hanya itu, ADWINDO turut bekerjasama dengan negeri-negeri jiran dalam pengembangan sektor pariwisata, seperti tercantum dalam keputusan kongres, yakni membina kerjasama antar duta wisata se ASEAN. ADWINDO merupakan wadah bagi seluruh Duta Wisata dari 33 provinsi serta 459 kabupaten/ kota, tingkat nasional. Sejak terbentuk tahun 2005 silam, lembaga ini telah memberikan kesempatan para generasi muda untuk berorganisasi. Dan, tentunya, mereka diberikan lebih banyak pengetahuan mengenai seluk-beluk pariwisata, sehingga ilmu yang mereka dapat bisa langsung diterapkan. Memang, bukan perkara mudah dalam membangun sebuah industri besar, terutama pariwisata. Bahkan, butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa menjadi ikon pariwisata mendunia. Karena itulah, industri tersebut membutuhkan dukungan yang tidak sedikit dari seluruh lapisan masyarakat, baik dari pemerintah, swasta, lembaga independen, sampai masyarakat. Jadi, dukung selalu pariwisata Indonesia!. TC RTH


A

Lagu-lagu kenangan itu turut menjadi pembuka di acara Jakarta Anniversary Festival VIII 2010, 2 Juni - 4 Juli 2010, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ). Dalam sambutannya,Pelaksana Tugas Direktur Gedung Kesenian Jakarta, Bambang Subekti, mengatakan, acara ini terselenggara untuk menyambut hari ulang tahun Kota Jakarta ke 483. Berbagai kesenian hadir ditengah-tengah semaraknya ulang tahun Jakarta. Seperti, Pagelaran Lintas Generasi 42 Tahun, Opera Jawa “Adeging Mataram”, Konser Musik Gambus El-Bass, Konser Malire Band, “Raks Jakarta!”- Bellydance, Konser Musik SOL Project, The Body Monologue Performance 2010, Konser Musik Jazz simakDialog, Panggung Perempuan Urban, Sirkus Kontemporer PAI SAI, Ananda Sukarlan-Chendra Panatan, Malam Seni Budaya Tionghoa, Sena Didi Mime “Sapu di Tangan”, Drama Musikal “Jakarta Love Riot”, dan Pameran Lukisan Urban. Inilah wujud apresiasi seni dari keragaman budaya berbagai bangsa. Jakarta pun menjadi tempat yang pas untuk mempromosikan pariwisata, seni dan budaya Nusantara. Acara yang mengusung mengusung tema Jakarta dalam Potret dan Gambar yang Bergerak, Suatu Dinamika Kota, ini akan selalu hadir setiap tahunnya. Jadi, nantikan festival seni selanjutnya di GKJ. TC RTH

Foto-foto : Noeke Anggarwulan

Festival Seni Meriahkan HUT Kota Jakarta

lunan musik tradisional dan modern mengalun indah, melebur bersama suara muda-mudi menyanyikan lagu-lagu ciptaan Ismail Marzuki, Maladi, Benyamin Sueb, Guruh Soekarnoputra, hingga Titiek Puspa. Uniknya, mereka tidak hanya berdendang tetapi juga mempertunjukan kebolehannya menari dan berteater.

Juli 2010

59


peristiwa

Indonesian Dance Festival Gelar Seni Tari Kontemporer Dunia

L

ampu-lampu mendadak mati. Suasana gelap pun menyergap dalam ruang. Tidak lama, terdengar lagu sendu dari balik panggung. Diiringi suara nyanyian tanpa alat musik, 10 orang keluar satu per satu, lima diantaranya penyanyi dan lima lainnya adalah penari. Dengan balutan kostum hitam-hitam, lima penari itu lincah bergerak dari sudut panggung kemudian ke tengah panggung.

(IKJ), 14-17 Juni 2010. “Saya berharap, event ini dapat memperkaya wawasan dan meningkatkan motivasi bagi karya para seniman Indonesia untuk bersaing memasuki dunia global,� kata Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, sesaat sebelum membuka acara.

Lalu, melompat dan sesekali memukul lengannya sendiri. Ada unsur kekuatan dalam tarian tersebut, menyebabkan penonton tidak melepaskan pandangan sedetik pun ke arah panggung. Tari Seruan ciptaan (Alm) Gusmiati Suid menjadi tarian pembuka di acara Indonesian Dance Festival (IDF) ke-10, bertempat di Taman Ismail Marjuki (TIM) dan Institut Kesenian Jakarta

Selatan, Jepang, Jerman, Afrika Selatan dan Taiwan. Selain tari kontemporer, festival tersebut juga mengadakan diskusi, master classes dan workshop dance critics. IDF pun turut menjadi media bagi kaum muda yang ingin mengembangkan kreativitas dan memajukan seni tari untuk bisa dikenalkan pada dunia internasional. TC RTH

Foto-foto : Noeke Anggarwulan

Selama empat hari penyelenggaraan, IDF menampilkan berbagai macam seni pertunjukan tari yang didukung oleh oleh enam negara, yaitu Indonesia, Korea

60

Travel Club


Kebangkitan Sarinah Bagi Produk Indonesia

E

mpat dasawarsa sudah Sarinah Department Store meramaikan industri retail dan memberikan nilai sejarah untuk Indonesia. Kini, Department Store pertama di Indonesia ini siap memberikan pelayanan yang lebih baik dengan menghadirkan barang-barang berkualitas tinggi. Mulai dari busana hingga beragam cenderamata unik yang mencerminkan budaya Indonesia. Dan, diharapkan konsumen kan menjadi lebih betah berlama-lama di tempat ini. . Dengan motto “Experiencing Colorful Indonesia�, kebangkitan pusat perbelanjaan yang berada di jalan MH Thamrin ini disuguhkan melalui batik ramah lingkungan di Eco Friendly Batik & Craft, yang ada di lantai 4. Counter

Foto : Cindy Tirta

Foto : Erwin Gumilar

Foto : Noeke Anggarwulan

yang diprakarsai oleh Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman ini didukung pula oleh Solidaritas Ibu Kabinet Indonesia Bersatu. Selain itu. Sarinah juga menyuguhkan berbagai produk dari ribuan pengusaha dan pengrajin kecil nusantara. Diharapkan kehadiran karya mereka dapat bersaing di kancah perdagangan internasional. Dan, mulai 9 Juni 2010 lalu, Sarinah telah siap melayani

masyarakat Indonesia. Acara yang didukung oleh Kementrian Perdagangan, Kementrian BUMN, dan Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata ini dihadiri pula oleh Putri Pariwisata Indonesia 2009, Andara Rainy Ayudini, dan para runner up Putri Pariwisata 2009 lainnnya. TC CT

Juli 2010

61


dokumen Foto: Dok. Pribadi

Goelali Children’s Film Festival Seiring liburan anak, sebuah kegiatan bertema Goelali Children’s Film Festival 2010 digelar pada 12-20 Juni 2010, bertempat di Miniapolis, Plaza Indonesia dan Taman Ismail Marzuki. Lebih dari 50 film hasil karya anak berbagai negara, seperti Asia dan Eropa diputar selama festival berlangsung. Tidak hanya itu, Goelali juga menyelenggarakan kegiatan yang mengasah kreatifitas anakanak, diantaranya, scriptwriting workshop, film making workshop, sound design workshop, animation workshop, magic workshop, book illustration workshop, dan masih banyak lagi. Tujuan diselenggarakan acara itu adalah upaya untuk mengenalkan industri perfilman bagi anak usia 3-16 tahun. TC RTH

Foto: Ratih Kusumawanti

“Fresh & Fun” Ulang Tahun Sea World Indonesia Ke-16

Vaseline Men goes to South Africa Setelah melewati proses panjang pemilihan di ajang Vaseline Men Amazing Journey, pada 6 Juni 2010, maka terpilih empat pria yang berhak menyaksikan final pertandingan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan sekaligus melakukan reportase langsung momen-momen perjalanan selama pertandingan sepakbola terbesar di dunia. Selain menyaksikan final pertandingan, keempat pemenang juga diajak berkunjung ke Kwalata Game Reserve, yaitu wisata alam liar dan Mandella Village. Karena itulah, Vaseline Men membekali rangkaian produk untuk melindungi kulit dari cuaca ekstrim. Empat pria tangguh tersebut adalah peserta yang berhasil lolos dari 2.275 pria yang telah mengikuti tantangan interaktif di situs Vaseline Men. TC RTH

62

Travel Club

Menyambut ulang tahun ke-16 Sea World Indonesia, selama bulan Juni diadakan serangkaian program acara bertema “Fresh & Fun”. Tema tersebut diambil karena Sea World Indonesia menyajikan tampilan baru yang lebih inovatif dan kreatif, hal ini dapat dilihat dari tampilan akuarium yang lebih fresh. Selain itu, Sea World Indonesia juga memanfaatkan momentum piala dunia 2010 di Afrika Selatan dengan mengadakan berbagai kegiatan yang edukatif dan menghibur berkaitan dengan acara tersebut. Berbagai program ini diharapkan dapat lebih mengembangkan Sea World Indonesia sesuai dengan misinya yaitu sebagai wahana Pendidikan, Konservasi, dan Rekreasi. TC NK


Salah satu pertimbangan orang ketika memilih berlibur disebuah resor adalah pelayanan dan kelengkapan fasilitasnya. Sebagai upaya pengembangan sekaligus pelayanan bagi para tamunya, Lido Like Resort & Conference pada 18 Juni lalu memperkenalkan fasilitas karaoke yang baru saja direnovasi dan dikembangkan. L-Two Karaoke & Pub hadir dengan tampilan baru dengan konsep desain natural bernuansa hi tech. Fasilitas seluas 72m² terbagi menjadi satu ruangan private dan

Foto: Erwin Gumilar

L-Two Karaoke & Pub di Lido Like Resort

satu ruangan hall karaoke yang mampu menampung 30-40 orang. Dengan semua fasilitas baru tersebut, dijamin para penggemar karaoke akan terpuaskan dengan kualitas suara yang prima dan suasana menyenangkan. Layanan ini juga bisa dinikmati oleh kalangan umum. TC EG

Kampanye Kesehatan Jantung di Eljohn Executive Lounge

Foto: Dok. Snowbay

Jantung merupakan salah satu organ terpenting. Bila jantung bermasalah bisa berakibat pada kematian. Terkait dengan pencegahan penyakit tersebut PT.Sun Health Care mengadakan kerjasama dengan Klinik Kardiovascular Hospital Cinere Jakarta dengan mengadakan Kampanye bertema “ Mengdeteksi Penyakit Jantung Koroner dan Pencegahannya� melalui pemeriksaan gula darah gratis, tekanan darah, dan konsultasi dokter kepada para pengunjung El John Executive Lounge, 23 hingga 25 Juni 2010. Kegiatan ini selain dapat mendeteksi beberapa faktor penyebab penyakit jantung koroner, juga mencegah, memberikan pengobatan, serta informasi terhadap adanya penyakit jantung koroner. TC

Juli 2010

63


rona

W

anita satu ini mungkin tidak pernah menyangka, hobi menyelamnya ternyata membuat ia terpilih menjadi duta wisata bahari, terhitung dari Oktober tahun lalu

Ya, Denada yang akrap disapa Dena ini mengaku sangat menyukai diving. Apalagi jika lokasinya terletak di daerah memiliki keindahan alam bawah laut. “Saya punya tempat favorit, yaitu Kepulauan Derawan, di Kalimantan Timur. Pulaunya cantik, bersih, terlebih lagi biota bawah laut didalamnya bagus banget,” ucap penyanyi yang bulan Juni lalu mengeluarkan album terbarunya, Call Me Dena.

Denada

Jadi Duta Wisata Bahari 64

Travel Club

Dara kelahiran 19 Desember 1978 ini, selalu menyempatkan diri untuk menyelam di pulau tersebut, minimal dua kali dalam setahun. Namun, ia menyayangkan masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengenal destinasi wisata yang memiliki keindahan alam luar biasa. “Di Derawan saja, yang datang lebih banyak wisman.Padahal akomodasi dan transportasinya boleh dibilang sudah bertaraf internasional”. Denada pun tanpa sungkan mempromosikan destinasi wisata bahari yang memiliki potensi kekayaan alam tersebut. Bersama rekan-rekan penyelam, ia membuat foto dan video bawah laut agar potensi pariwisata ini semakin dikenal. “Tempat ini tidak kalah dengan Hawaii atau tempat lainnya di luar negeri. Kita hanya tinggal menjelajah, mengembangkan dan menjaganya,” ujar Dena mengakhiri percakapan. Berniat ke Derawan? TC RTH

Foto : Jerry Aurum

hingga sekarang.


Eko Supriyanto

Lahir dan Hidup untuk Seni

L

elaki itu melangkah keluar dari balik panggung, perlahan. Dia mulai mengayunkan kedua tangannya ke udara, sesekali badannya merendah, menekuk, tiba-tiba meninggi. Dalam cahaya temaram, ia menari seorang diri. Eko Supriyanto, nama lelaki itu. Penampilannya dalam pertunjukan seni tari kontemporer berjudul Home: Ungratifiying Life di Indonesian Dance Festival (IDF) 2010 beberapa waktu lalu, berhasil memukau penonton yang berasal dari berbagai negara, bukan hanya orang-orang Indonesia. Seni, khususnya tari, adalah hal terpenting bagi pria yang pernah mendukung konser penyanyi Madonna. “Saya lahir dan hidup untuk seni. Saya tidak bisa menjadi seperti sekarang kalau bukan dari seni,” katanya mantap.

Menurut jebolan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta ini, saatnya kaum muda harus bangga pada seni dan budaya bangsa sendiri, karena itulah yang akan membuat bangsa Indonesia maju. “Kalau bukan kita, siapa lagi yang mau membuat bangga negeri ini?,” ungkapnya. TC RTH

Foto: www.krosceknews.com Foto : Noeke Anggarwulan

Ditengah kurangnya minat masyarakat menonton seni pertunjukan, pria kelahiran Astambul, Kalimantan Selatan, 26 November 1970 ini berkomentar, “Seiring perkembangan jaman, masyarakat lebih berpikir simpel dan instan, menyebabkan kurangnya apresiasi terhadap seni”.

Juli 2010

65


rona

D

arius Sinathrya tampaknya menjadi salah satu presenter paling beruntung, ketika demam Piala Dunia melanda warga planet ini. Pasalnya, ia didaulat untuk membawakan acara olahraga bergengsi itu dari Stadion Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan, tempat pertandingan berlangsung. Pria yang menjagokan kubu Argentina itu tidak pergi sendirian, melainkan memboyong keluarganya berlibur ke Afrika Selatan. Suami model dan presenter Donna Agnesia ini,

66

Travel Club

mengaku tidak bisa lepas dari istri dan dua buah hatinya.

“Saya lebih senang jalan-jalan bersama keluarga. Kalau sudah liburan, pasti menghabiskan waktu lebih dari tiga hari dengan keluarga,� ujar Manajer Tim Nasional Futsal Indonesia itu. Jadi, meskipun harus mengeluarkan banyak kocek untuk ke Afrika Selatan, tak jadi soal bagi pria kelahiran Kloten, Swiss, 21 Mei 1985 ini, karena Darius ingin keluarga kecilnya bisa ikut merasakan euphoria Piala Dunia. TC RTH

Foto: Ratih Kusumawanti

Darius Sinathrya Boyong Keluarga ke Afrika Selatan


Juli 2010

67


hobi

o p o t n a li u J y d n e T Anthonius

Foto : Murdiyatno

J D r e n i a Des

Teks : Murdiyatno/murdi@eljohn.co.id

Berkreasi musik melalui peralatan elektronik, mewabah jadi seni tersendiri

M

alam larut, tidak menyebabkan kaum urban menjadi surut mencari hiburan di tengah gemerlapan kota metropolitan. Hingar bingar musik yang setiap dentumannya menghantam jantung, berpadu dengan lampu temaram memilki suasana yang paling dicari para pencinta dunia malam. Salah satunya adalah Thenu, pria muda yang mengaku telah lama berkelana dari satu klub ke

68

Travel Club

klub lain, berwisata malam, dan meneguk habis suasana demi sebuah hobi baru, Disck Jockey (DJ). “Awalnya memang gue suka musik, khususnya musik elektronik. Jadi gue ikutin terus perkembangannya, terutama dari klub ke klub, karena di sana terlihat perkembangan itu. Dua tahun lalu, gue mulai serius belajar DJ,� kata lelaki yang pernah menjadi drummer ini. Dalam sejarah perkembangannya, DJ hanya bertugas memutar lagu yang sudah disiapkan termasuk menyiapkan request lagu. Di era musik disko, kerjaan DJ sedikit lebih ribet karena lagunya tidak boleh putus (nyambung terus). Jadi DJ-nya harus mengatur perpindahan lagu dengan mulus (fade out & fade in).


TIP Ber-DJ a

n fisik yang prim

l da 1. Siapkan menta an mixing atau perform,

ng

framing musik ya

list / 2. Siapkan track dan sesuaikan musik

akan dimainkan ng en atau acara ya dengan tema ev musik an pk sia n da , sung sedang berlang kiranya se lau ngganti. Ka cadangan atau pe kan DJ ain m di h pkan suda musik yang disia ya ik ng gan sampai mus sebelumnya, jan kali. 2 n, di putar lagi sudah dimainka perform ulai mixing atau 3. Sebelum mem ng akan digunakan selalu cek alat ya phone, table, Mixer, Head seperti cdj / Turn bih le ar ag r. ito bel mon Monitor atau Ka i. nt perasikanya na siap untuk mengo enarik yang sekiranya m 4. Mainkan musik d. Audience / Crow

Kemudian, DJ tidak hanya sekadar memutar lagu, tapi juga memasukkan efek-efek suara (misalnya: scrath). Para DJ mulai membikin lagu dengan meremix dari lagu-lagu yang sudah ada. Melalui perkembangan teknologi musik elektrik, para DJ bisa menciptakan musiknya sendiri. Kegiatan inilah yang kini digeluti Thenu. Untuk mencapai totalitas hobinya, pria kelahiran Jakarta, 23 Juli 1982 ini menempuh belajar di Spinach DJ School, Kemang. Agar dapat menyalurkan hobi, Thenu biasanya main di privat party, dari kalangan temen-temen dan komunitas. “Seperangkat alat DJ itu mahal, jadi secara khusus jarang orang punya. Untuk satu CDJ saja sampai Rp 18 juta, belum mixernya, jadi pintar-pintar bergaul di komunitas supaya hobi itu tersalurkan,” kata lulusan Desain

pula motivasi Thenu sejak awal. “Sekarang, DJ sudah tidak pake time table lagi, semua serba digital, dari situ seorang DJ mengekspresikan jiwa seninya. Musik DJ itu juga tidak harus yang jedag jedug… ajepajep… bisa nge-remix musik-musik indi, atau yang lagi populer, bahkan dangdut sekalipun. Intinya seorang DJ itu berkreasi di Musik,” ujar lelaki yang tinggal di Cimanggis Depok ini, menutup bincang. TC

Komunikasi Visual, IKJ ini. Secara profesi Thenu sebagai seorang desain grafis, perkenalanya dengan dunia DJ justru membawa penghasilan tersendiri pada bidang keterampilannya. Kebanyakan order desain datang dari sesama teman dan komunitas DJ yang menggelar event besar untuk publikasi. Apalagi setelah lulus sekolah DJ, dirinya diajak bergabung dimanajemen untuk bagian promo. Hobi tersalurkan, kerjaannya pun mengikuti. Walhasil Thenu meninggalkan kerjaan di kantornya yang lama dan memilih sebagai tenaga desain paruh waktu. “Toh duitnya sama,” kata dia. Mengenai anggapan miring dunia malam yang kerap identik dengan DJ, Thenu tetap berpikiran positif. Memang zaman sekarang orang belajar DJ bukan semata ingin main di klub, tapi ingin bisa dan mengeksplor musik-musik. Itu

Foto : Dok. Pribadi

sebelum melakuk entrasi di butuhkan kons ( Karena sangat yang baik ).

Mei Juli 2010

69


wisataalam

Pantai Air Manis Lekat Legenda Rakyat Teks & Foto : Murdiyatno/murdi@eljohn.co.id

Cerita legenda anak durhaka menjadi nilai tambah obyek wisata Pantai Aia Manih (Air Manis).

70

Travel Club

M

atahari siang itu masih malu menyinari bumi, entah sembunyi dimana. Perjalanan menuju Pantai Air Manis jadi terasa lebih sejuk. Melewati perbukitan, beberapa tikungan tajam. Menanjak, sesekali menurun yang dihiasi rimbunan pepohonan dan semak belukar pada sisi-sisi jalan. Tampak pula sesekali pemandangan Kota Padang dan luasnya lautan dikejauhan dengan ombak-ombak bergulung berkejaran menuju daratan berpasir. Pantai yang terletak di Kecamatan Padang Selatan ini, memakan waktu tempuh perjalanan darat sekitar 30 menit dari pusat Kota Padang. Pantainya cukup rimbun, dipenuhi pepohonan yang diselingi gazebo-gazebo tempat bersantai para pelancong. Begitu luas memberikan lokasi bermain bagi para pengunjung. Pada saat pasang surut, pegunjung bisa melihat biota laut yang muncul ke permukaan. Di sana, terdapat Pulau Pisang Kecil yang berada tak jauh dari tepian Pantai Air Manis.


Pulau yang tak begitu luas ini bisa dimanfaatkan sebagai tempat tetirah, sambil menikmati bekal makanan. Bisa ditempuh dengan berjalan kaki ketika air sedang surut, hanya jangan terlena untuk berlama-lama karena khawatir air segera pasang dan menutup jalan kembali ke pantai. Pulau Pisang Kecil dihiasi dengan pohon Jambu Kaliang, jika beruntung bisa menikmati buahnya secara gratis. Tak jarang, kalangan muda di Kota Padang memanfaatkan Pantai Air Manis sebagai tempat perkemahan. Ombak bergulung di pantai ini pun kadang digunakan untuk berselancar. Sangat pas bagi pemula, ombaknya tidak terlalu besar dan juga tidak kecil. Selain panorama pantai, ada hal istimewa yang mampu membangkitkan gairah berwisata ke Pantai Air Manis.

Legenda Malin Kundang seolah bukan hanya cerita rakyat semata, melainkan menanamkan nilai moral kepada anak untuk berbakti terhadap orang tua. Sekumpulan batu dan relief cerita si anak durhaka Malin Kundang menghiasi kawasan wisata pantai yang dipadati pengunjung di waktu liburan. Konon, serakan batu tersebut merupakan kapal besar dan jasad Malin Kundang yang terdampar. Susunannya memang sudah tak beraturan, tapi bentukan batu itu seolah menyatakan kebenaran cerita si anak yang dikutuk sang ibu karena durhaka itu. Disekitar batu-batu yang menyerupai kapal berserta isinya, terdapat kedai-kedai sederhana. Pesanlah es kelapa muda yang disediakan utuh dengan batoknya untuk menambah suasana liburan

menjadi berkesan. Setelah cukup puas menikmati suasana pantai, jangan lupa membeli kenangkenangan yang juga tersedia pada kios-kios cenderamata. Sebagian besar barang yang dijual sebagai tanda mata berupa kaos (T-Shirt) dengan gambar ikon-ikon obyek pariwisata Sumatera Barat. Namun ada pula cenderamata khas wisata pantai yang terbuat dari cangkangcangkang kerang. Unik dan lucu. Bawalah pulang sebagai hiasan interior rumah dan bukti bahwa Anda pernah menengok si anak durhaka, cerita rakyat Sumatera Barat yang telah melegenda langsung dari asalnya. TC

Juli 2010

71


wisataalam

Cerita Malin Kundang Jadi Batu

A

lkisah pada suatu masa hiduplah keluarga nelayan dengan satu anak laki-laki di pesisir pantai Sumatera. Anak yang cerdas sedikit nakal itu bernama Malin Kundang. Sepeninggal ayahnya pergi berlayar yang tak kunjung tiba, ia pun ikut mengadu nasib berlayar mencari kesuksesan di nagari (negri) sebrang. Ibunda Malin Kundang merestui walau berat dalam hati. “Anakku, jika engkau sudah berhasil dan menjadi orang yang berkecukupan, jangan kau lupa dengan Ibumu dan kampung halamannu ini, nak,” ujar Ibu Malin Kundang sambil berlinang air mata. Singkat cerita kapal yang ditumpangi Malin Kundang dirampok dan tenggelam bajak laut. Namun, Malin Kundang selamat dan terdampar di

72

Travel Club

sebuah desa yang subur. Disinilah impian Malin terwujud manjadi saudagar yang kaya raya, sehingga beritanya sampai pula pada Ibunya nan jauh dikampung halaman. Dalam sebuah pelayaran dengan kapal yang sangat mewah beserta istri, Malin Kundang berlabuh di kampung halaman. Penantian Ibunya tiba juga, keyakinan tinggi bahwa saudagar kaya ini adalah anaknya karena ada tanda bekas luka. “Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar?,” katanya sambil memeluk Malin Kundang. Tapi apa yang terjadi kemudian. Malin Kundang melepaskan pelukan ibunya seraya mendorongnya hingga jatuh.“Wanita tak tahu diri, sembarangan saja mengaku sebagai ibuku,” kata Malin Kundang pada ibunya. Malin Kundang pura-pura

tidak mengenali ibunya, karena malu terhadap istrinya. Mendengar pernyataan dan diperlakukan semena-mena oleh anaknya, tidak menduga anaknya menjadi durhaka. Kemarahannya memuncak, ibu Malin Kundang berdoa “Oh Tuhan, kalau benar ia anakku, aku sumpahi dia menjadi sebuah batu”. Doa Ibu terkabul. Tidak berapa lama angin bergemuruh kencang dan badai dahsyat datang menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang. Legenda ini seolah meninggalkan bukti sejarah yang ada di Pantai Air Manis. Percaya atau tidak, hanya Anda yang bisa menjawab setelah berkunjung ke sana.


Juli 2010

73


wisatasejarah

Benteng Vredeburg

Tetap Kokoh di Usia Tua Teks & Foto : Erwin Gumilar / erwin@eljohn.co.id

Benteng yang menyimpan banyak kisah. Bangunannya pun masih terjaga dengan baik.

M

emang tak salah jika memilih Yogyakarta sebagai destinasi wisata. Kota Gudeg ini memiliki banyak pilihan obyek wisata yang menarik. Wisatawan bisa menentukan pilihan tujuan wisata yang disukai. Yogyakarta pun dikenal banyak memiliki obyek wisata sejarah, seni dan budaya. Sebut saja salah satunya, Benteng Vredeburg. Sebagai sebuah obyek wisata sejarah, benteng buatan Belanda ini memiliki lokasi yang sangat strategis.

74

Travel Club

Berdiri kokoh di pusat kota, tepatnya di kawasan nol kilometer, membuat benteng ini mudah dijangkau dari berbagai penjuru. Dari Stasiun Tugu atau Jalan Malioboro mencapai benteng ini cukup ditempuh dengan berjalan kaki saja. Jangan pernah membayangkan berwisata ke benteng ini akan disajikan bangunan tua lapuk dan kurang terawat. Kondisi Benteng Vredeburg masih sangat baik. Bangunan-bangunan didalamnya pun masih terawat. Boleh jadi, dengan kondisi tersebut, benteng ini bisa dijadikan sebagai contoh dalam merawat dan


mengelola bangunan tua bersejarah. Sejarah berdirinya benteng ini berkaitan erat dengan perkembangan pemerintahan dan kekuasaan Kesultanan Yogyakarta pada waktu itu. Benteng Vredeburg dibangun atas permintaan Belanda kepada Sri Sultan Hamengkubuwono I. Belanda pada saat itu khawatir dengan perkembangan politik dan kekuasaan di keraton yang kurang menguntungkannya. Berdalih untuk menjaga keamanan keraton dari serangan musuh, pihak Belanda kemudian mengajukan permintaan untuk membangun sebuah benteng yang fungsi sebenarnya adalah untuk memantau setiap gerak kegiatan keraton. Awalnya, bangunan yang didirikan pada 1760 ini dibuat dengan sederhana. Tembok benteng dibangun hanya menggunakan tanah, tiang-tiang penyangga

digunakan kayu pohon kelapa dan aren sebagai penguat. Bangunan-bangunan pendukung di dalamnya pun masih terbuat dari bahan bambu dan kayu. Tahun 1765, Nicolas Hartingh, Gubernur dari Direktur Pantai Utara Jawa yang berkedudukan di Semarang, digantikan oleh W.H. Ossenberch. Atas permintaan Ossenberch kepada Sultan, kemudian benteng ini dipugar. Pembangunan kembali benteng berbentuk bujur sangkar ini memakan waktu hingga 20 tahun (17671787). Setelah selesai, benteng ini kemudian diberi nama “Rustenburg” yang berarti “Benteng Peristirahatan”. Rustenburg kemudian berfungsi sebagai menara pengawas pihak Belanda terhadap Keraton Yogya. Ratusan prajurit dan tenaga medis ditempatkan di dalamnya. Komplek

benteng juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, benteng ini sering dimanfaatkan sebagai tempat berlindung para residen yang bertugas di Yogyakarta. Kantor karesidenan pada waktu itu lokasinya berada tepat di depan benteng ini, sekarang gedung itu menjadi istana kepresidenan. Gempa bumi yang menghantam Yogyakarta pada 1876 membuat banyak bangunan benteng rusak. Belanda pun segera merenovasi kembali benteng ini, selesai direnovasi, nama benteng ini dirubah menjadi “Vredeburg” yang berarti “Benteng Perdamaian”. Pemilihan nama ini didasarkan hubungan yang terjalin baik antara Belanda dan pihak keraton, keduanya pun tidak saling menyerang. Seiring perjalanan waktu, kepemilikan dan fungsi bangunan ini juga ikut berubah. Rentang awal pembangunan hingga pada 1830 benteng ini masih berfungsi sebagai benteng pertahanan. Setelah itu, Belanda memfungsikannya sebagai markas militer. Benteng inipun pernah jatuh ke tangan Inggris, namun hanya sesaat. Dalam waktu beberapa tahun, Belanda kembali merebut benteng ini. Pada masa kekuasaan Jepang, Vredeburg juga

Juli 2010

75


wisatasejarah

Benteng yang Tak Pernah Sepi

A

da anggapan bahwa museum atau obyek wisata sejarah seperti benteng adalah tempat yang kurang menarik sehingga tak banyak didatangi pengunjung. Salah jika anggapan itu di alamatkan kepada Benteng Vredeburg. Benteng ini termasuk yang banyak dimanfaatkan untuk kegiata seni dan budaya. Pemanfaatan ruangan dalam benteng tak hanya sebagai museum tempat pameran semata, bangunan dalam benteng juga sering digunakan untuk kegiatan pameran lukisan, seminar, bahkan kegiatan-kegiatan budaya sering diselenggarakan di benteng yang masih indah ini. Kini, wisatawan yang berkunjung selain bisa menyaksikan kemegahan bangunan yang masih kokoh dan terawat, mereka pun bisa melihat diorama yang menceritakan perjuangan rakyat Indonesia sebelum proklamasi kemerdekaan hingga masa orde baru. Benteng yang memiliki empat menara setiap sudutnya ini menyimpan koleksi benda-benda bersejarah, seperti foto-foto, dan lukisan yang menggambarkan perjuangan nasional.

dimanfaatkan sebagai markas militer. Tahun 1945, setelah Indonesia merdeka, benteng ini masih digunakan sebagai markas militer oleh Pemerintah Indonesia hingga 1977. Setelah 1977, penguasaan benteng ini diserahkan pihak Hankam kepada Pemerintah RI. Sejak 9 Agustus 1980, kemudian ditetapkan sebagai pusat informasi dan pengembangan budaya Nusantara. Pada 1985, bangunan ini kembali dipugar untuk difungsikan sebagai Museum Perjuangan yang kemudian dibuka untuk umum pada 1987. Dan, 23 November 1992 resmi menjadi Museum Khusus Perjuangan Nasional namanya pun berubah menjadi “Museum Benteng Yogyakarta�. Tembok benteng ini masih tetap kokoh berdiri di tengah Kota Pelajar, tak lekang ditelan zaman. TC

76

Travel Club


Juli 2010

77


dapat dibaca di....

pariwisata

seni

budaya

Tator Coffee Boutique Senayan City LG L79

B’Steak Grill & Pancake Jl. Greenville Blok AS No. 32

Loca Coffee Plus Jl. Benda Raya No. 7A

Kembang Goela Plaza Sentral

Tornado Coffee Kemang Utara VIII No. 66

Golden Green – Pool & Lounge Jl. Kedoya Pesing No. 12

Jing Si Mal Kelapa Gading 1 Lt. 2 Unit #370 - 378

Honeymoon Dessert Mal Taman Anggrek, 4rd floor A-03C

Galeri Café Cikini Jl. Cikini Raya No. 73 Bakerzin Plaza Indonesia Floor LB #17-19 Cava-Jazz Coffee Lounge Jl. Cikini Raya No. 38 Gelare Ice Cream Cafe Plaza Indonesia Lt. 11 No. 104 Akasara Café Kemang Jl. Kemang Raya No. 8B Gelatissimo Pd. Indah Mal 2, 3rd floor unit 337 Dante Coffee Mal Ciputra Lt. LG 1 Unit B Blueberry Pancake House Jl. KH. Wahid Hasyim No. 53 Aprilia Jl. Karang Tengah Raya No. 13 Billichick – The Cake Specialist Pd. Indah Mal 1, South Skywalk Lt. 2 No. S 204 - 205 Coffee Tree Mal Of Indonesia Kelapa Gading Square Blok C No. 38A - C Imperial Cakery Cafe Setiabudi One Bld Lt.dasar A105 Cup & Cino Coffee House The Plaza Semanggi Lt. GF California Pizza Kitchen Plaza Indonesia EX Lt.1 No. 039 T. 039 Coffee Break Jl. Cempaka Putih Raya No. 100 Café de Paris Plaza Kemang 88 Anomali Coffee Jl Senopati No. 35 Glosis Mal Puri Indah No. 101A Café Amor Jl. Kemang Raya No. 67 Dairy Queen & Orange Julius PIM 2 South Skywalk Lt. 1 S.129 Breww Café Jl. Kemang raya No. 9 JK

78

Travel Club

Audrianne’s Bulevar Jl. Bulevar Utara Kelapa Gading Blok QF 3 No. 8 Amadeus Setiabudi One Bld 1st floor Unit A. 215-216 Amigos Bellagio Boutique Mal Lt. G 11 – 12 Icy Blue Mal Of Indonesia Kelapa Gading GF – D3 Coffee Toffee • Plaza Cibubur Lt. Dasar • Plaza Semanggi Lt. 9, • Sky Dining • Binus Anggrek • Bogor Trade Mall Lt. 3 • Botani Square Bogor Lt. 3 • CBD Cileduk • Istana Plaza Bandung Lt. 3 • Mall Artha Gading Lt. 5 • Mangga Dua Mall Lt. 1 • Mall Cijantung Double Dipps • La Piazza Lt. 1 (sebelah Celebrity Fitness) • Mall Golden Trully Lt. 3 (sebelah Gramedia) • Menara Kebon Sirih • Lt. dasar Lobby • Point Square Lt. Dasar • Mall Ambasador Lt. Ground • Graha Atrium Senen • Lt. Dasar, Lobby • Mayapada Tower, Lobby • ITC Permata Hijau Lt. 1 • Ruko Harapan Indah • Blok EK No. 6 • Apartemen Laguna Pluit • Ruko Taman Meruya Plaza Blok E 14 No. 36 DOME • DOME Café Plaza Indonesia • DOME Café Townsquare Cilandak • DOME Café TIS Square • DOME Café FX CUPPA CAFÉ & GLORIA JEANSCOFFEE • Pluit Village (CUPPA Coffee) • Lt. dasar • Plaza Semanggi Lt. 3A • Ratu Plaza • Artha Gading Lt. dasar • Gajah Mada :Lt. dasar WALNUT Café Mall Ciputra LG Pintu Barat

Coffee Club • Plaza Senayan • Pacific Place Chatterbox & Courtyard • Sogo Plaza Senayan • Townsquare Cilandak • Setiabudi One • Seibu Grand Indonesia • Emporium Pluit Mall • La Piazza Kelapa Gading • Plaza Indonesia • (Courtyard) • Mall Artha Gading (Courtyard) • Sogo Plaza Senayan (Courtyard) Dapur Babah Elite Jl. Veteran 1 No. 18 – 19 Vin+ Jl. Kemang Raya No. 45B ADS Bar Jl. Kemang Raya No. 88 Nu China Bar & Lounge Jl. Kemang Raya No. 24 Toscana Jl. Kemang Raya No. 120 Hang Gang Jl. Wolter Monginsidi No. 99 Helen’s Fine Food & Patiserie Jl. Wolter Monginsidi No. 63 B Huang Ting Mall Taman Anggrek Lt. 3 No. 328 Jl. Jend. S. Parman Kav. 21 Beppu Menkan Mall Taman Anggrek Lt. 4 Unit 401B Jl. Jend. S. Parman Kav. 21 Tartine Resto & Café Cilandak Townsquare Level 1 Jl. TB. Simatupang Kav. 17 Death by Chocolate PIM 2 – South Skywalk Lt. 1 Corica Pastries & Café Indonesia Automall Lot. 6 (SCBD) Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53 Pand’ Or Patiserie Francaise Jl. Wijaya 1 No. 60 Pisa Café & Resto Jl. Mahakam 1 No. 11 Blok M Chili’s Grill & Bar Restaurant Sarinah Building Lt. 2 Jl. MH. Thamrin No. 11 Celebrity Fitness Plaza Indonesia-EX, 2nd & 3rd Jl. MH. Thamrin Kav. 13 Planet Hollywood Jakarta Jl. Gatot Subroto Kav.16


Juli 2010

79


“Peningkatan kunjungan wisatawan ke Indonesia dalam triwulan pertama ditahun 2010 cukup bagus,” ujar Sapta Nirwandar, Dirjen Pemasaran Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata dalam laporannya kepada sejumlah wartawan (11/6) lalu, di Gedung Sapta Pesona. Secara kumulatif peringkat tertinggi kedatangan wisman (wisatawan mancanegara) Januari hingga Maret 2010 adalah Australia 55, 54 persen, kemudian Arab Saudi 29,80 persen, dan Belanda 25,49 persen. Pencapaian target ini berkat strategi pemasaran yang dibedakan dalam tiga klompok, Pull Strategy; memanfaatkan media kelompok lini atas (above the line), Push Strategy melalui media kelompok lini bawah (below the line), dan Horizontal Marketing Strategy melalui komunitas online dan offline. Disamping itu, trend dan prospek ke depan juga menjadi perhatian khusus. TC MD

Untuk menanamkan kecintaan pada museum dan mengapresiasikan nilai kesejarahan, IPTEK, serta karya budaya bangsa sejak dini, Ibu Negara, Ani Bambang Yudhoyono bersama Ibu Wakil Presiden Herawati Boediono dan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), melakukan aksi Kunjung Museum ke tujuh museum di Jakarta, 17 Juni 2010. Sebanyak 500 murid Sekolah Dasar pun diundang untuk bisa berkeliling ke museummuseum tersebut. TC RTH

agenda hotel

Philippine Food Festival

Foto: Dokumen

80

Travel Club

Suite Deal Promotion & Amazing Weekend Package Semakin tingginya persaiangan harga hotel di Jakrta, membuat setiap pengelola berusaha untuk membuat beragam program menarik untuk menarik tamu datang. Guna merespon tingginya permintaan akan paket harga kamar Suite Room serta paket Weekend, maka Grand Flora, Hotel bergaya Eropa Klasik menawarkan promosi harga kamar ‘Suite Deal Promotion” dengan harga mulai Rp. 1.190.000,- nett/room/night. Hotel bintang empat dengan fasilitas bintang lima yang berdiri di kawasan Kemang ini juga menawarkan harga promosi menarik dalam kemasan “Amazing Weekend Package”. Untuk paket ini, harga mulai Rp. 580.000,- nett/room/night, yang dapat anda nikmati bersama keluarga anda di liburan akhir pekan. TC

Foto: Dokumen

Pada 14-26 Juni lalu, Millenium Hotel menggelar Festival Makanan Filipina bagi para pecinta kuliner di Indonesia. Acara yang di selenggarakan di Café Sirih ini menyajikan beragam kekayaan rasa masakan khas Philipina seperti Gulay Sari-saring di Bagoong Kue (campuran sayuran dengan udang), Bulalo (sup daging sapi), Kare-kare (tumis buntut sapi kental dengan saus kacang dan sayuran). Duta Besar Filipina HE Vidal Erfe Querol dan General Manager Millennium Hotel Sirih Jakarta, Manuel Q Mercado, hadir pula dalam pembukaan yang dimeriahkan kelompok paduan suara dari London School of Publik Relation. Pada Festival ini juga diundang dua koki dari The Heritage Hotel Manila, Chef Domingo Madridano dari dan Chef Karl Dorado Fortaleza. TC EG

Foto: Ratih Kusumawanti

Ayo ke Museum Bersama Ibu Negara

Foto: Murdiyatno

agenda budaya

Laporan Triwulan I Pemasaran Pariwisata


Juli 2010

81


tips Pilih Tempat Kongko yang Asyik Oleh : Noeke Anggarwulan /noeke@eljohn.co.id

S

aat ini, budaya nongkrong atau berkumpul bersama teman di kafe-kafe semakin sering dilakukan orang, berbagai profesi pula. Usia pun tidak menjadi patokan untuk kongko, dari usia belasan hingga usia pekerja pun sangat menyukai kegiatan santai ini. Hal itu yang membuat berbagai tempat usaha hangout makin menjamur. Semakin banyak tempat kongko yang bermunculan, semakin banyak pula tempat yang dapat dipilih. Jika Anda dan teman-teman tidak ingin kecewa, sebaiknya sebelum mencari dan memilih tempat nongkrong ada baiknya memperhatikan hal berikut ini:

-

-

82

Terlebih dahulu pilih jenis tempat nongkrong yang Anda inginkan, baik dari harga, macam hidangannya, fasilitas, ataupun pemandangan yang dapat ditawarkan. Watu nongkrong pun dapat mempengaruhi pilihan, karena ada beberapa tempat yang lebih nyaman untuk nongrok di waktu-waktu tertentu, siang, sore, ataupun malam. Cari informasi melalui teman, berita maupun acara yang berhubungan dengan tempat nongkrong baik di televisi, media cetak, maupun internet, dan buku tentang tempat nongkrong yang saat ini banyak diterbitkan dan dijual di toko-toko buku.

Travel Club

- -

-

-

-

Jika Anda dan teman-teman menyukai permainan, pilihlah tempat nongkrong yang menyediakan fasiltas permainan, seperti monopoli, kartu, scrabble, dll. Jika Anda dan teman-teman menyukai musik, baik sekedar mendengarkan atau menyanyi, pilihlah tempat yang menampilkan life music ataupun menyediakan ruangan berkaraoke. Sebaiknya memilih tempat yang letaknya ditengahtengah, sehingga Anda ataupun teman tidak ada yang mempermasalahkan jarak tempuh jika semuanya memiliki jarak tempuh yang hampir sama. Pastikan jam buka-tutup tempat tersebut, terutama jam tutupnya. Sehingga Anda dapat menentukan waktu yang pas untuk datang dan pergi di tempat itu tanpa harus ditegur oleh pelayan karena sudah waktunya tutup. Setelah menentukan tempat yang diinginkan, sebaiknya Anda melihat apakah tempat tersebut cukup ramai. Walau Anda dan teman-teman tidak menyukai tempat yang telalu ramai sebaiknya perhatikan terlebih dahulu apakah tempat tersebut adalah pilihan tepat. Tentu Anda tidak ingin memilih tempat yang tidak ramai demi kesenangan tapi ternyata tempat tersebut tidak nyaman.

Selamat bersenang-senang! TC


Juli 2010

83


resensifilm

Nikmat Malam di Belantara Kasino Oleh: Ratih Kusumawanti/ratih@eljohn.co.id

Setiap orang punya cara hidup berbeda, bermain poker di Montenegro atau merampok sebuah kasino mewah di Las Vegas.

S

elepas keluar dari penjara, Danny Ocean berniat mengambil hati mantan isteri yang meninggalkannya. Tidak hanya itu, Ocean pun ingin membobol kasino Bellagio, salah satu kasino termewah di Las Vegas.

mereka melakukan perancanaan rapi dan matang. Selain itu, Ocean menerapkan latihan kepada para anggotanya sebelum mereka merampok uang sejumlah US$163,156,759.00 dari brangkas yang telah dipasang kode-kode keamanan. Ditengah aksi tersebut, Ocean mengetahui bahwa pemilik kasino Bellagio tidak lain Terry Benedict (Andy Garcia), kekasih mantan istri Ocean, Tess (Julia Roberts).

Untuk menjalankan niat tersebut, Ocean (George Clooney) kemudian merekrut sepuluh orang dan membentuknya dalam sebuah tim. Mereka adalah pencuri-pencuri profesional hasil pilihan Ocean dan Rusty Ryan (Brad Pitt), dari berbagai kota. Salah satu pencuri itu, Linus Caldwell (Matt Damon).

Aksi perampokan pun dimulai pada malam hari, saat orangorang larut dalam berbagai macam permainan. Setiap anggota menjalankan tugas sesuai dengan keahliannya. Basher Tarr (Cheadle) bertugas mematikan untuk sementara jaringan listrik kota Las Vegas sehingga dua anggota lainnya, Caldwell dan Ocean, bisa turun melalui bagian bawah sebuah lift. Tim Ocean’s Eleven akhirnya berhasil melawati penjagaan ketat dan memutus sistem keamanan kasino tanpa perlawanan. Pembobolan berjalan mulus hingga akhirnya mereka menguasai brankas berisi ratusan juta dolar.

Karena Bellagio memiliki sistem keamanan tingkat tinggi dengan teknologi canggih, maka

Film Ocean’s Eleven mempertontonkan kecanggihan akal dan teknologi. Bahkan, untuk menarik perhatian penonton, sutradara Steven Soderbergh tanpa ragu menampilkan aktor-aktor terkenal Hollywood peraih banyak penghargaan. Meskipun bergenre aksi, namun banyak scene dan ucapan para aktor mampu mengundang tawa penonton. Tak pelak, film ini menyabet box office, hingga dibuat sekuelnya, yakni Ocean’s Twelve dan Ocean’s Thirteen. Sebelumnya, Ocean’s Eleven (produksi 2001) pernah di produksi pada 1961, dibawah besutan sutradara Lewis Milestone. Pemain-

84

Travel Club


Ditengah-tengah permainan, Bond tidak menyadari bahwa telah terjadi kecurangan dan pengkhianatan oleh orang-orang terdekatnya saat itu. Naasnya, ia justru tertangkap dan hampir mati di tangan Le Chiffre. Film yang disutradarai Martin Campbell ini, menekankan ide cerita pada permainan poker yang dilakukan Bond dan musuhnya. Dan, rupanya adegan tersebut membuat penonton menerka apakah Bond berhasil mengalahkan musuhnya dengan permainan kartu atau malah sebaliknya. pemain yang terlibat juga terkenal pada masanya itu, seperti Frank Sinatra, Dean Martin, Sammy Davis Jr., dan Angie Dickinson. Bila Ocean’s Eleven menceritakan tentang perampokan sebuah kasino, lain halnya dengan Casino Royale dalam film james Bond 007. Misi rahasia James Bond dimulai saat dia mendapat tugas mengintai Mollaka (Sebastien Foucan), seorang anggota teroris ke Madagaskar. Namun, karena pengintaiannya tidak berjalan sesuai rencana, maka ia pun memilih menyelidiki sendiri dengan bekal data-data dari M (Judi Dench), pemimpin dinas rahasia Inggris. Perjalanan Bond akhirnya tiba di Bahama. Di sana ia bertemu dengan Alex Dimitrios (Simon Abkarian). Tidak hanya itu, Bond juga

mengetahui bahwa Dimitrios terlibat dengan Le Chiffre (Mads Mikkelsen), seorang bankir dan menjadi salah satu orang yang mendanai kegiatan teroris dunia. Maka, M bergegas menugaskan agen 007 itu untuk menjatuhkan Le Chiffre sebelum ia berhasil mengumpulkan dana lewat judi maraton yang memasang jumlah taruhan besar dalam permainan kartu poker. Bond, ditemani akuntan cantik bernama Vesper Lynd (Eva Green), datang ke Le Casino Royale, Montenegro. Lynd tidak saja datang sebagai akuntan yang mengatur keuangan Bond, tetapi juga bertugas mengawasi tingkah laku agen Inggris yang kerap emosional.

Perubahan cerita dan karakter pemain utama sangat terlihat di film peraih box office tersebut. Jika di film-film terdahulu Bond dikenal sebagai detektif tampan, maskulin, terkesan membumi dan selalu dikelilingi wanita cantik, maka di Casino Royale sosok James Bond yang diperankan Daniel Craig cenderung tampil lebih keras, dingin, dan tidak banyak omong, malah tidak tampil charming. Lepas dari itu semua, Casino Royal telah menyuguhkan gambar dan tentu saja, ide cerita mengagumkan. Di sisi lain, kedua film tersebut menampilkan gambaran kehidupan malam, biasa dilakukan kebanyakan orang yang ingin menghabiskan waktu mencari peruntungan dengan datang ke kasino, dimana uang akan terus mengalir. TC

Juli 2010

85


resensibuku Oleh: Murdiyatno/murdi@eljohn.co.id

Trilogi Jakarta Under Cover

M

embaca buku ini seolah sedang

berwisata ke dunia malam Kota Jakarta yang sebelumnya tidak akan pernah terpikirkan oleh siapapun. Bahkan pada awalnya tak pernah terlintas sedikitpun di benak penulis bahwa begitu aneka rupanya kehidupan metropolis Jakarta. Ternyata Jakarta tidak hanya semarak setahun sekali menyambut ulang tahunnya. Sepanjang masa, bulan, minggu, hari, bahkan malam selalu tersedia berbagai hiburan, khususnya bagi pelancong berkantong tebal

Buku 1 : “Seks n` The City” Penulis Kategori Penerbit Terbit Halaman

: Moammar Emka : Non fiksi – Umum : Gagas Media : Januari 2003 : 488

Menjadi wisatawan pada malam buta memang membutuhkan kocek yang tebal. Itu pula yang dilakukan Moammar Emka dalam investigasinya demi menguak kehidupan malam di Jakarta sebagai sebuah karya.

Buku 2 : “Karnaval Jakarta” Terbit Halaman

: 2004 : 438

Buku 3 : “Forbidden City” Terbit Halaman

86

Travel Club

: 2006 : 381

Kehidupan malam yang begitu glamour digambarkan sempurna

oleh penulisnya yang terjun langsung menjadi partisipan. Dari kafe ke kafe, klub-klub malam, hotel, diskotek dan pestapesta pribadi yang semua orang tidak mungkin bisa ikut tanpa ada relasi dan koridor khusus yang mengikat. Terlepas dari kehidupan seks dan segala kontroversinya yang menjadi tema buku ini, Emka bercerita banyak mengenai hiburan malam. Ketiga buku yang terbit dalam waktu berbeda ini seolah sebagai panduan atau direktori wisatawan untuk mencari hiburan malam. Dengan gaya liputan seorang wartawan, buku ini tentunya mudah dicerna. Meski ada sedikit bumbu istilah gaul dan asing tampaknya itu tidak menjadi soal untuk dapat dimengerti pembaca. Dari buku satu sampai tiga, pertumbuhan tempat hiburan malam begitu kentara. Sekarang Anda yang menentukan, kemana tujuan wisata Anda malam ini setelah membaca karya spektakuler Emka. TC


Juli 2010

87


88

Travel Club


Juli 2010

89


90

Travel Club


Juli 2010

91


produkbaru Oleh : Noeke Anggarwulan /noeke@eljohn.co.id

Foto : www.zdnet.co.uk

Foto: extremsportscar.blogspot.com

Motorola Flipout

Motorola kembali mengeluarkan produk terbarunya: Motorola Flipout. Seperti beberapa ponsel sebelumnya, Motorola Flipout menggunakan software MOTOBLUR dengan menawarkan fitur baru seperti Battery Manager dan Data Manager baru serta filter yang dapat disesuaikan pada widget jejaring sosial. Ponsel yang dirancang dengan bentuk kotak dan dapat diputar ini dilengkapi sistem operasi Android versi 2.1 plus prosesor berkekuatan 700 MHz dengan 256 MB RAM. Fitur lain dari ponsel ini adalah layar sentuh QVGA 2.8 inci, keyboard QWERTY, kamera 3 megapixel serta dukungan 3G. TC

Foto: www.imaging-resource.com

Foto: www.apple.com

iPhone 4

92

Travel Club Travel Club

Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya Apple telah resmi meluncurkan generasi terbaru dari iPhone, yaitu iPone 4 yang menggunakan prosesor A4. iPhone memiliki ketebalan hanya 9,3 mm yang menjadikannya smartphone tertipis saat ini. Resolusi layarnya adalah 960 X 640 pixel dan berukuran 3,5 inci. Ponsel ini dilengkapi dengan 2 kamera, kamera depan dan kamera belakang dengan menampilkan lampu kilat LED. Selain itu iPhone 4 juga dilengkapi lapisan Fingerprintresistant supaya tidak banyak sidik jari di layar. TC

Panasonic Lumix DMC-FX75

Kamera digital keluaran Panasonic ini menawarkan touch screen sebagai pengganti tombol akses menu. Layar sentuh berukuran 3 inci ini dapat membantu menentukan titik fokus hingga sebagai pengganti shutter yang dapat mengurangi resiko goyang saat pengambilan gambar. Spesifikasi lain dari kamera ini adalah resolusi 14,1MP, 5X optical zoom, lensa wide 24 mm, optical image stabilizer, AF tracking, rekam video dengan format AVCHD (Advanced Video Coding High Definition) yang dapat membuat kapasitas file setengah dari format biasa. . TC


Juli 2010

93


teknologi teknologi

Oleh : Noeke Anggarwulan /noeke@eljohn.co.id

Foto : www.artsound.gr

ila Anda termasuk dalam kelompok orang yang memiliki hobi clubbing, atraksi dari DJ (disc jockey) pasti sangat Anda tunggu. Tugas seorang DJ tidak lain memanjakan pengunjung dengan musik yang bisa membuat clubbers bergoyang di dance floor. Peran DJ sangatlah penting dan tidak akan berhasil tanpa peralatan berikut ini:

DJ Mixer DJ Mixer merupakan salah satu tipe dari Audio Mixer yang dibuat khusus untuk penampilan DJ. Ukuran DJ Mixer lebih kecil di banding dengan Audio Mixer. DJ Mixer didesain khusus agar DJ dapat mengontrol musik yang dimainkannya, seperti mengatur volume, kekuatan frekuensi suara yang masuk, efek pada musik sehingga dapat melakukan transisi lagu yang halus, dan clubbers tidak akan menyadarinya. TC

Turntable Perangkat audio yang menjadi senjata utama bagi seorang DJ untuk memperlihatkan kemampuannya. Turntable tidak lain adalah alat pemutar piringan hitam atau vinyl yang dengan teknologi saat ini bentuk dan kegunaannya pun menjadi lebih modern. TC

Foto : www.acorn-designs.com

B

Foto : www.cratekings.com

Peralatan Saat DJ Beraksi

Headphones

DJ memerlukan headphones untuk dapat mendengar dan memonitor suara yang masuk kedalam mixer. Sebelum DJ melakukan transisi ke lagu berikutnya, DJ harus mengatur starting point, kecepatan lagu, volume, dan sebagainya di lagu yang akan disambung. Saat itu, DJ memerlukan bantuan dari headphones untuk memonitor, sehingga DJ bisa menjaga suasana pesta yang tercipta. TC

Midi Controller Midi Controller biasa digunakan oleh DJ yang beraksi menggunakan laptop atau computer. Alat ini digunakan sebagai processing devices. Midi Controller dihubungkan ke laptop kemudian digabungkan dengan software yang digunakan untuk nge-DJ. Fungsi utama dari Midi Controller adalah untuk mempermudah DJ mengoperasikan software yang digunakan serta memberi feel seperti memakai peralatan standar (turbtable dan mixer). TC

94

Travel Club

om

rx.c

o: Fot

ww

w.

wo tch skra


Juli 2010

95


agenda acara

Juli 2010 Festival Danau Toba Juli Parapat dan Pulau Samosir, Sumatera Utara Festival yang diisi dengan kegiatan-kegiatan seperti olahraga tradisional, balap kapal, penampilan kebudayaan, pacuan kuda, kompetisi olahraga air, dan pameran cinderamata lokal. Info : telp. 061-4538101 fax. 061-4528436 web. http://www.sumbar.id Festival Budaya Danau Kerinci Juli Jambi Festival dengan pertunjukan seni, kompetisi olahraga tradisional, dan pameran cinderamata masyarakat lokal. Info : telp. 0741-445054 fax. 0741-445054 Festival Senggigi Juli Batu Layar Village, Lobar Regency, Nusa Tenggara Barat Festival untuk mempromosikan potensial daerah wisata dengan pameran seni, penampilan kebudayaan, dan kompetisi olahraga tradisional. Info : telp. 0370-634800 fax. 0370-637233 web. http://entebe.com Rambu Solo dan Rambu Tuka Juli Tana Toraja, Sulawesi Selatan Rambu Solo dan Rambu Tuka adalah dua upacara pemakaman yang sangat penting. Rambu Solo mengekspresikan kesedihan, sedangkan Rambu Tuka mengekspresikan kegembiraan. Info : telp. 0411-878912 fax. 0411-872314 web. http://www.phinisi.com Festival Seni dan Budaya Minahasa Juli Minahasa, Sulawesi Utara Festival yang menyajikan upacara tradisional, tarian, dan musik, seperti Tari Maengket, cakalele, musik bamboo “Melulu” kulintang, dan musik kulit. Info : telp. 0431-851723 fax. 0431-852730 Festival Laut Samboja Juli Samboja, Kukar Regency, Kalimantan Timur Festival yang diadakan untuk menyambut upacara syukur oleh nelayan lokal. Info : telp. 0541-736850 fax. 0541-736866

Oleh : Noeke Anggarwulan / noeke@eljohn.co.id

Kabupaten Expo (KABEX) 8 – 11 Juli Jakarta Convention Center Event bagi pemerintah kabupaten mempromosikan segenap potensi untuk menarik lebih banyak investor. Info : telp. 021-83785878 fax. 021-83787396 Mamandung 17 – 19 Juli Desa Ulu Nusa dan Sayu, Kabupaten Kapuas Hulu Ziarah dan memberikan penghormatan kepada leluhur suku Dayak, dilanjutkan dengan melakukan pembersihan kubur. Saat acara ini tamu diharuskan menggunakan pakaian kebesaran dan menaiki Kapal tradisional TAMBE. Info : telp. 0567-21051, 0561-742838 fax. 0567-21397, 0561-739644 Gawai Nyapat Taon 20 – 26 Juli 2010 Kabupaten Sekadau Mengungkapkan rasa terima kasih atas keberhasilan panen kepada Tuhan. Berbagai atribut tradisional dapat disaksikan pada tarian persembahan. Info : telp. 0564-41801

AGENDA ACARA BULAN AGUSTUS Gebyar Pariwisata Pesisir 12 Jalur Wisata Jakarta Utara Sub Dinas Pariwisata Jakarta Utara mengadakan acara yang dapat menambah wawasan terhadap 12 jalur wisata pesisir. Acara yang menjadi program unggulan Walikota Jakarta Utara tersebut mengajak para pelajar dan masyarakat untuk lebih mengenal 12 jalur wisata pesisir. Info : telp. 021-4301124 (ext. 5136/5236) fax. 021-4303036 Festival Kota Tua Taman Fatahillah Kegiatan yang menjadi agenda tiap tahun, dan tahun ini adalah tahun ketujuh diselenggarakan. Acara yang diselenggarakan oleh sub Dinas Pariwisata Jakarta Barat ini akan menampilkan berbagai atraksi seperti pawai budaya yang melibatkan musik drumband, pakaian adat daerah, pawai penari, ondel-ondel, barongsai, dan sebagainya. Info : telp. 021-5672269, 021-5817592

Festival Pantai Manado 7-15 Juli Manado, Sulawesi Utara Festival yang diselenggarakan untuk memperingati hari jadi kota Manado. Dimeriahkan dengan seni tradisional dan pertunjukan musik, kompetisi olahraga, fashion show oleh “Nyong dan None Manado”. Info : telp. 0431-851723 fax. 0431-852730

ACARA DAPAT BERUBAH SEWAKTU WAKTU TANPA PEMBERITAHUAN TERLEBIH DAHULU

96

Travel Club


Juli 2010

97


PASANG IKLAN DI TRAVEL CLUB Jenis/Dimensi

Tarif

Cover Jacket

Rp. 60.000.000,-

Cover Depan

Rp. 40.000.000,-

Cover 2

Rp. 26.000.000,-

Cover 3

Rp. 24.000.000,-

Cover 4

Rp. 28.000.000,-

Halaman 3 (awal)

Rp. 22.000.000,-

1 Halaman dalam

Rp. 20.000.000,-

½ Halaman

Rp. 12.000.000,-

1/3 Halaman

Rp. 7.000.000,-

¼ Halaman

Rp. 6.000.000,-

1/6 Halaman

Rp. 4.000.000,-

Iklan Banner 21x2,5 cm

Rp. 5.000.000,-

Iklan mini 6x6 cm

Rp. 1.000.000,-

Advertorial perhalaman

Rp. 20.000.000,-

Jelajah Utama 12 halaman

Rp.120.000.000,-

Jelajah Utama + Cover Depan

Rp.150.000.000,-

* tarif yang tercantum belum termasuk PPN 10%

KETENTUAN PENULISAN IKLAN MINI 1. Materi iklan harus di ketik rapih (bukan tulis tangan). 2. Materi iklan display dalam bentuk CD harus berformat TIFF /PDF / CMYK , 300 Dpi. 3. Kalimat tidak mengandung symbol atau karakter khusus. 4. Tidak mengandung huruf yang “tidak” memberikan arti pada teks iklan 5. Untuk advertorial, bahan tulisan/press release dan foto ilustrasi dari pemasang. 6. Deadline materi iklan adalah setiap tanggal 20 untuk edisi bulan berikut.

KETENTUAN PEMUATAN

1. Bagian iklan Travel Club berhak menolak atau menunda pemasangan iklan apabila materi yang di berikan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku di bagian IklanTravel Club. 2. Pengajuan komplain di lakukan tidak melebih 15 hari setelah bulan iklan di muat. 3. Pemuatan iklan ralat atau pengulangan iklan yang tak termuat adalah pada edisi berikutnya.

Hubungi Kami

Nama Alamat

: :

Kota Phone No. E-mail Mulai Edisi

: : : : s/d

pariwisata

seni

budaya

Kode Pos :

Tanda Tangan

Ya, kirimkan saya majalah TravelClub: 6 bulan Diskon Total Rp. 127.500,- (Jabodetabek)

15%

1 tahun Diskon Total Rp. 240.000,- (Jabodetabek & Jawa)

20%

Isi dan kirim formulir berlangganan ini beserta fotokopi bukti transfer ke: (021) 5825 558 Dapatkan majalah TravelClub back issue dengan diskon sampai Hubungi bagian Distribusi & Sirkulasi di : (021) 5824 888, Bonar : 0813 889 330 88

98

Travel Club

50%

subscribe

Tel : (021) 5824 888, Fax : (021) 5825 558 . Hotline : Ridho +628179111461

* (Luar kota ditambah ongkos kirim) Cara pembayaran: Transfer Bank: A/N. PT. EL JOHN Publishing BANK MANDIRI cabang Kedoya A/C No. 117 0004 057 402


Juli 2010

99


100

Travel Club


Travel Club Juli'10