Page 1

CMYK

TERBIT SEJAK 19 4 8

Senin, 26 Desember 2011 - 30 Muharram 1433 H Edisi 3769

Harga Eceran Rp 2.000,-/ Harga Langganan Rp. 52.500,-(Luar Kota) + Ongkos Kirim

www.haluankepri.com

Kepri Dilanda Bencana

JALAN BARELANG PUTUS 1

2

3 RAHMANTO LASANTU/CECEP/SUTANA/HALUAN KEPRI

AKIBAT HUJAN — Hujan yang mengguyur wilayah Kepri dua hari belakangan menimbulkan bencana di sejumlah daerah. Jalan Barelang (Batam Rempang Galang) DI KM 35 putus, Minggu (25/12) foto utama. Banjir di Tanjungpinang (foto 1), tembok rubuh menimpa rumah di Tanjungpinang (foto 2). Gelombang besar di Batumerah, Batam menyebabkan belasan rumah warga rubuh (foto 3 dan 4).

Jadwal Shalat Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

Ashar

Magrib

Isya’

04.38

11.57

15.19

17.56

19.10

Liputan Batam Setelah jalan terputus, warga pun berupaya membuat jembatan dari kayu yang bisa dilalui sepeda motor. Setiap warga yang melewati jembatan kayu darurat dipungut sum-

JALAN BARELANG

Natal, Utamakan Keluarga

Natal, Utamakan

hal.7

hal.7

BINTAN — Gelombang laut yang tinggi dan disertai angin kencang menyebabkan dua kapal tenggelam. Pertama, kapal tug boat Quin 101 milik PT Bukit Panglong di dekat pelabuhan Sri Bayintan Pura, Kijang, Bintan Minggu (25/12)

pukul 17.00 WIB. Dua anak buah kapal (ABK) hilang. Kedua, KM Putra Jaya GT 22 tenggelam di Teluk Nibung, Indragiri Hilir, Riau, Minggu (25/12) pukul 07.00 WIB. Kapal

hal.7

2 Kapal

FTZ Mesti Sejahterakan Masyarakat

Angel Karamoy JAKARTA — Jika sebagian umat Nasrani memilih Natalan di negara-negara bersalju, pasangan Angel Karamoy dan Steven Rumangkang merayakannya di Tanah Air. "Sebenarnya kita sudah planning, tapi anakku sakit. Keluarga besar juga minta agar kita berkumpul bersama. Keluarga besar minta kita kumpul bersama. Kita juga enggak ada masalah," kata Angel ditemui di kediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (25/12). Bagi mereka, kebersamaan bersama keluarga besar merupakan hal penting saat melewati Natal. "Yang pasti senang, di hari Natal tahun ini kita sekeluarga bisa kumpul bersama. Kebersamaan dalam keluarga itu penting. Supaya mereka tahu kebersamaan dan berbagi kasih sayang," ucap Steven.

2 Kapal Tenggelam

TIM HALUAN KEPRI

BAT TAM — Hujan deras yang mengguyur wilayah BA Kepri dua hari belakangan menimbulkan bencana di sejumlah daerah. Jalan raya trans Barelang (Batam Rempang Galang) tepatnya pada KM 35 di daerah Sungai Raya, dekat Mapolsek Galang putus, Minggu (25/12) pukul 15.00 WIB. Puluhan mobil terjebak tak bisa kembali ke Batam. Di Batumerah, Batam gelombang pasang merubuhkan belasan rumah. Di Karimun dan Bintan, dua kapal tenggelam.

Soerya

BATAM— Wakil Gubernur Kepri Dr HM Soerya Respationo menyatakan keberadaan Free Trade Zone (FTZ) Batam, Bintan dan Karimun ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat. FTZ adalah instrumen ekonomi yang dibangun laksana jalan tol dalam kerangka ekonomi yang tidak boleh memati-

kan perekonomian masyarakat. "Silahkan saja masuk sebanyak-banyaknya modal dan investasi tetapi gol-nya adalah kesejahteraan rakyat," kata Soerya, dalam dialog interaktif Refleksi Akhir Tahun "FTZ Mati Suri, Sebuah Tantangan FTZ Mesti

Jelang Chelsea vs Fulham

Sayangnya jelang laga ini Chelsea tengah dihadapkan dengan permasalahan badai cedera yang tengah menghampiri para pemain di lini belakang mereka. Namun, pelatih Andre Vilas-Boaz (AVB) men-

targetkan kemenangan atas Fulham. Pastinya AVB menyadari bahwa kemenangan tentunya akan sangat berdampak positif secara psikologis dan mental terhadap anak-anak asuhnya.

hal.7

Live on MNCTV Pkl. 20.00 WIB

Dia ingin Chelsea kembali menuai poin maksimal setelah hanya saling berbagi poin di dua laga teranyarnya. Memang langkah itu t a k mud a h , namun AVB y a kin Chelsea bakal melakukannya. Salah satu pemain ChelPeluang Masuk

hal.7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK

3 Rumah Hancur Ditimpa Tembok TANJUNGPINANG — Hujan deras yang mengguyur Kota Tanjungpinang Sabtu dan Minggu (2425/12), mengakibatkan banjir di sejumlah kawasan, seperti di Jl. Kenangan I sampai Kenangan V, Jalan Brigjen Katamso KM 2. Hujan juga menyebabkan tiga rumah rusak berat akibat ditimpa tembok yang ambrol di Perumahan Graha Bintan Permai, Jl. Cinta 3 Rumah

Peluang Masuk Tiga Besar LONDON — The Blues Chelsea punya peluang besar untuk menggeser Tottenham di peringkat tiga klasemen sementara, dengan catatan mereka dapat menundukkan Fulham di Stamford Bridge Senin (26/12) malam ini. Apalagi, Tottenham akan bertandang ke kendang Norwich besok.

4

Daniel Sturridge

hal.7


2 Senin, 26 Desember 2011

Militer Thailand Temukan Satelit Jatuh BANGKOK — Sebuah benda misterius berupa kepingan besi ditemukan di dekat perbatasan Thailand dan Kamboja hari ini. Sebelumnya, terdengar suara ledakan besar sebelum ditemukannya benda itu. Saat diperiksa, ternyata benda itu adalah sisa-sisa dari satelit yang dimiliki oleh salah satu negara di Asia. Tidak dapat ditentukan satelit itu dimiliki oleh siapa. "Potongan besi berwarna kuning ditemukan di Provinsi Si Sa Ket. Potongan itu adalah bagian dari satelit Asia yang saat ini belum teridentifikasi," jelas Menteri Pertahanan Thailand Jenderal Yuttasak Sasiprapa seperti dikutip The Bangkok Post, Sabtu (24/12). Sasiprapa menepis laporan media sebelumnya yang menyebutkan puing itu berasal dari sebuah pesawat matamata. Menurutnya hal itu adalah laporan mengada-mengada. Puing tersebut ditemukan di temukan oleh warga desa setelah mereka mendengar beberapa ledakan. Tetapi mereka tidak berani mendekati lokasi sekitar lokasi jatuhnya benda itu. Hal ini wajar saja terjadi, mengingat wilayah perbatasan Thailand-Kamboja sempat menjadi medan pertempuran dari pasukan kedua negara. Masih teringat bagaimana sekira 18 pasukan dari kedua belah pihak tewas akibat konflik perbatasan yang memperebutkan wilayah di sekitar kuil kuno Preah Vihear. Kini, pasukan dari negara bertetangga itu sudah ditarik sejak pekan ini. Thailand dan Kamboja pun sepakat untuk menyertakan tim pemantau untuk mengawasi penarikan pasukan itu. (oke)

LUAR NEGERI

Bom Guncang Nigeria saat Natal NIGERIA — Sebuah bom meledak di gereja Katolik di pinggiran ibukota Nigeria, Abuja saat misa Natal berlangsung pada Minggu (25/12). Otoritas setempat mengatakan mereka tidak memiliki persediaan ambulans yang cukup untuk mengevakuasi korban tewas dan terluka akibat pemboman tersebut. "Ya, Saya mengkonfirmasikan kepada Anda bahwa telah terjadi ledakan bom di sebuah gereja di Madala (pinggiran kota)," ujar juru bicara B adan Manajemen Darurat Nasional (NEMA) Yushau Shuaibu melalui telepon seperti dikutip Reuters Minggu, (25/ 12). Ia menjelaskan saat ini pihaknya tengah mengevakuasi korban tewas dan terluka, namun sayangnya pihaknya tidak

memiliki ambulans yang cukup. Sebagian ambulans sedang beroperasi di jalan raya utama di Abuja. Belum dapat diketahui pasti siapa dalang dibalik aksi pemboman tersebut namun Kelompok Islam Militan Boko Haram disinyalir adalah dalang dibalik aksi teror ini. Kelompok militan Boko Haram dituduh menjadi dalang atas serangkaian aksi teror yang belakangan ini terjadi di Nigeria. K e l o m p o k M i l i t a n t e rsebut memperjuangkan pelaksanaan hukum syariah Islam di Nigeria dan membagi rata wilayah Nigeria antara Kristen dan Muslim. (oke)

REUTERS

MENDARAT DARURAT — Helikopter militer milik Inggris mendarat darurat setelah terkena tembakan di Provinsi Helmand, Afganistan selatan, dalam sebuah misi hari Jumat (23/12) lalu.


CMYK

Senin, 26 Desember 2011

3

Kepri Lakukan Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan

SAMBUTAN Gubernur Kepri, HM Sani

DALAM rangka meningkatkan pelayanan Keluarga Berencana (KB) hingga keseluruh pelosok Provinsi Kepri, Pemerintah Provinsi Kepri bekerjasama dengan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Kepri, melakukan pencanangan Gerakan PKK-KB-Kesehatan di Halaman Gedung Daerah Propinsi Kepri pada Jumat (23/12). Kepala Bidang Advokasi Informasi Pelatihan dan Pengembangan BKKBN Kepri, Sugiyono, mewakili Kepala BKKBN Kepri mengatakan kegiatan pencanangan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk melibatkan semua pihak dalam program KB di Propinsi Kepri, terutama keterlibatan kader PKK di wilayah kerja masingmasing. Kegiatan pencanangan tersebut merupakan kesinambungan dari berbagai pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan secara bersama antara BKKBN Kepri dengan kader-kader PKK Se-Provinsi Kepri sejak bulan Oktober 2011 lalu. Diantaranya, kegiatan sosialisasi manfaat program KB dan pemberian layanan KB gratis bagi ibuibu dihampir seluruh pelosok Kepri. Dan tak kala menarik dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemeriksaan

GUBERNUR Kepri HM Sani dan Ketua Tim Penggerak PKK Kepri, Aisyah Sani foto bersama dengan para pemenang lomba.

KETUA Tim Penggerak PKK Kepri, Aisyah Sani foto bersama.

deteksi dini penyakit, salah satunya pemeriksaan kanker leher rahim bagi ibu-ibu sebagai upaya pencegahan. Kegiatan juga dirangkai dengan pemberian hadiah untuk berbagai perlombaan yang selama ini dilakukan oleh ibu-ibu PKK yang bekerjasama dengan BKKBN Kepri, diantaranya pemenang Posyandu terbaik, pemenang puskesmas terbaik. Serta penyerahan 1 unit mobil operasional kepada Sekolah Luar Biasa (SLB). Ketua tim Penggerak PKK Provinsi Kepri, Aisyah Sani dalam sambutannya mengharapkan dengan adanya pencanganan tersebut bisa memotivasi gerakan para kader PKK di Kepri sehingga di masa mendatang peran wanita bisa lebih ditingkatkan, terutama 10 program PKK dan salah satunya tentu program KB. Harapan yang sama juga disampaikan oleh Gubernur Propinsi Kepri, HM Sani, bahwa dengan adanya kegiatan pencanangan tersebut kiranya seluruh kader PKK benar-benar melakukan tugas-tugas utamanya dalam rangka terwujudnya keluarga yang sejahtera di provinsi tanah Melayu tersebut. Narasi : Amir Foto : Sutana

SAMBUTAN Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri, Aisyah Sani.

TAMU undangan mengikuti jalannya kegiatan.

KETUA Tim Penggerak PKK Kepri, Aisyah Sani, berbincang dengan anak-anak PAUD

KETUA Tim Penggerak PKK Kepri, Aisyah Sani memberikan hadiah kepada pemenag posyandu terbaik.

ANAK-anak PAUD melakukan senam sehat PAUD

GUBERNUR Kepri, HM Sani didampingi Ketua Tim penggerak PKK Kepri, Aisyah Sani memberikan hadiah kepada pemenang puskesmas terbaik.

ANAK-anak PAUD saat tampil dihadapan Gubernur Kepri, HM Sani dan Ketua Tim Penggerak PKK Kepri, Aisyah Sani dan undangan.

KETUA Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri, Aisyah Sani bersama anggota PKK Kepri

PARA pemenang lomba saat mengikuti acara.

GUBERNUR Kepri, HM Sani bersama sejumlah FKPD Kepri

CMYK


4 Senin, 26 Desember 2011

POLITIK Gelar Rapat Koordinasi

PKS Belum Realistis Ajukan Capres Sendiri JAKARTA — PKS melakukan ancang-ancang dalam menyambut pemilu presiden 2014 nanti. Beberapa nama pun akan diseleksi tim internal sebagai calon presiden (Capres) dari partai berlambang padi dan bulan sabit emas itu. Namun, langkah tersebut dinilai kurang realistis. Menurut pengamat politik UI, Andrinof Chaniago, akan lebih realistis jika PKS hanya mengincar posisi wakil presiden. "Kalau untuk posisi presiden masih jauh. Paling realistis PKS incar posisi orang kedua," kata Andrinof saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/12). Tiga nama yang disebut oleh Sekjen PKS Anis Matta, dinilainya masih belum cukup populer untuk bersaing dengan calon dari partai lain. Ketiga nama tersebut adalah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nurwahid, dan Presiden PKS Luthfi Hasan. "Paling tinggi popularitasnya kan Hidayat Nurwahid. Tapi saya perkirakan popularitas Hidayat Nurwahid masih di bawah calon-calon lain," lanjutnya. Andrinof yakin PKS belum akan memberi pengumuman resmi terkait pencalonan kadernya dalam waktu dekat. Menurutnya, dengan kondisi masyarakat yang masih pragmatis seperti saat ini, PKS baru akan mengumumkan tentang pencalonan kadernya paling cepat dua tahun lagi. "Tapi saya yakin untuk 2 tahun ke depan mereka masih belum akan mengumumkan tentang pencalonan," tutupnya.(dtc)

ABURIZAL bakrie saat menutup rapimnas II partai golkar, belum lama ini di Jakarta.

PDIP Bahas Koalisi Partai TANJUNGPIN ANG — DPC PDIP Kota TanANJUNGPINANG jungpinang membahas koalisi partai menuju Pilwako Tanjungpinang dalam Rapat Koordonasi (Rakor) yang digelar Sabtu malam, (24/12). DARUL QUTNI Liputa n Tanjungpinang Dalam rakor tersebut diput u s k a n b a hw a p a r t a i y a n g m e nj a d i k o a l i s i P D I P t i d a k hanya sebatas mengusung cal o n w a l i k o t a , t a p i l e b i h k epada pembagian peranan antara walikota dan wakil walikota dalam pemerintahan hingga lima tahun kedepan. "Koalisi yang akan kita bangun tidak hanya sebatas mengusung calon pada pilwako. Tapi bagaimana membangun kerja sama dan pembagian peranan yang proporsional antara walikota dan wakil walikota sehingga terciptalah pemerintahan yang kuat hingga lima tahun mendatang," kata Suparno, Ketua DPC PDIP Kota Tanjungpinang pada Haluan Kepri, Minggu (25/12). Banyaknya 'pecah kongsi' di tengah jalan yang terjadi antara kepala pemerintahan dengan wakilnya, kata Suparno, menjadi dasar utama pemikiran PDIP untuk membangun koalisi yang berkomitmen jelas hingga lima tahun mendatang. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari kriteria dan visi

kerakyatan yang telah menjadi platform PDIP secara nasional dalam mengambil setiap kebijakan. "Kita tidak ingin ada prasangka yang tidak baik antara kepala pemerintahan dengan wakilnya. Kita akan bicarakan hal ini sedini mungkin, sehingga jika pasangan ini menjadi pemenang akan menjadi pasangan yang kuat dan mampu bertahan hingga habis masa jabatannya. Tapi yang pasti koalisi yang kita bangun adalah partai yang mempunyai visi kerakyatan sesuai dengan visi PDIP," jelas Suparno. Menurut Suparno, pihaknya telah menjajaki berbagai kemungkinan terkait koalisi yang akan dibangun tersebut. Dimana dalam hal ini DPC PDIP Kota Tanjungpinang telah secara r e sm i m e n g a j u k a n L i s D a r mansyah sebagai cawako yang bakal diusung. Dan hal ini telah diusulkan ke DPD dan DPP PDIP di Jakarta. Sementara yang akan menjadi pendamping Lis nantinya akan

ANTARA

PAPARKAN MATERI — Anggota MPR Agun Gunanjar (kiri) memaparkan materi sosialisasi empat pilar Demokrasi di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (23/12). MPR RI menekankan penghayatan dan pelaksanaan empat pilar Demokrasi yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka tunggal Ika, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

dibahas bersama partai koalisi. "Sikap DPC sudah jelas, kita akan mengusung Lis Dar-

Seminar Kepemimpinan Muda

"Etika dan Sopan Santun Pemimpin" TANJUNGPIANG — "Setiap pemimpin harus memiliki etika dan sopan santun sejak dini". Demikian penjelasan Kadispora Provinsi Kepri, Dadang saat melantik Pengurus Gema Keadilan Kota Tanjungpinang periode 2011 - 2015 dilantik di Hotel Sempurna Tanjungpinang, Minggu (25/12). Pelantikan tersebut disejalankan dengan seminar me-

nyangkut masalah kepemimpinan muda di tengah tantangan pembangunan daerah yang bertujuan untuk memajukan generasi muda. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber, diantaranya, Ketua DPD PKS Tanjungpinang Alfin M Nur, Cawako dari PKS dan PPP Maya Suryani dan Kadispora provinsi Kepri Dadang. Kadispora Provinsi Kepri, Dadang pada kesem-

patan itu menyampaikan bahwa bagaimana untuk menjadi seorang pemimpin yang memiliki etika dan sopan satun. "Setiap pemimpin harus memiliki etika dan sopan santun sejak dini," kata Dadang. Selain itu, secara tingkat nasional menurut Dadang, ada 2 karakter untuk membentuk jiwa kepemimpinan yakni pembentukan karakter bangsa dan pe-

ningkatan kapasitas dan daya saing. "Jangan sampai kita terpengaruh karakter masyarakat di negara lain," papar Dadang. Untuk itu, diharapkan setiap generasi muda harus memiliki jiwa yang bertanggung jawab, semangat perjuangan, mimiliki sifat yang kritis, kesatria dan lain sabagainya. Disamping itu, generasi muda juga harus aktif di bidang politik.(cw53)

mansyah sebagai cawako, dan hal ini sudah kita ajukan ke DPD dan DPP. Sementara wa-

kilnya akan dibahas bersama dengan partai koalisi," tandas Suparno. (rul)

FPDIP Pilih Politik sebagai Opsi Terakhir JAKARTA — Meski hasil audit investigasi lanjutan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak maksimal, tetap ada temuan yang bisa ditindaklanjuti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal tersebut dikemukakan Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo di Jakarta, Minggu (25/ 12). Menurutnya, FPDIP memberi kesempatan kepada pe-

negak hukum untuk bekerja, penyelesaian secara politik, menjadi opsi terakhir. "Walau hasilnya masih sangat terbatas, tapi ada kemajuan sebagai pintu masuk KPK dan penegak hukum lainnya untuk mengusut masalah bank century," tuturnya. Pengusutan itu, sambung dia, tidak hanya pada indikasi korupsinya tapi juga kebijakan

yang membuat sebuah keputusan tersebut, harus ditelusuri. "Jangan korbannya kepala daerah saja yang selama ini terkena hukuman karena dipersalahkan atas kebijakannya." Tjahjo yang juga Sekjen di DPP PDIP ini menegaskan, DPR melalui tim pengawas skandal Century akan terus mengawasi dan memonitor kinerja penegak hukum. (mol)


OPINI DAN LAYANAN UMUM

Senin, 26 Desember 2011

5

Wajah Buruk Polri Tahun 2011 "ARTI penting manusia bukan terletak pada apa yang dia peroleh, melainkan apa yang sangat ia rindukan untuk diraih"

(Kahlil Gibran (1883–1931), Pujangga) "SA YA tidak melahirkan batik, "SAY tetapi saya akan terus mengasuh dan memelihara yang ada. Seperti tugas emban"

(Nusjirwan Tirtaamidjaja (Iwan Tirta), Desainer)

BELUM lagi tuntas penyelidikan tim gabungan pencari fakta (TGPF) atas pelanggaran hak asasi manusia (HAM) oleh pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam penanganan konflik lahan di Mesuji, Lampung dan Sumatera Selatan, gambaran buruk penegakkan HAM di Indonesia seperti itu tampaknya kembali terulang. Hanya seminggu menjelang tutup tahun 2011, kinerja institusi Polri digugat lagi karena dituding melakukan pelanggaran yang sama dalam penanganan unjuk rasa di Bima, Nusa Tenggara Barat. Seperti diketahui, selama empat hari Pelabuhan Sape di Bima diblokade massa yang menuntut Pemkab Bima mencabut Izin Usaha pertambangan yang telah dikantongi sebuah perusahaan swasta di areal konsesi seluas 24.000 ha lebih. Karena dianggap mengganggu kepentingan umum seperti menghambat jalur transportasi laut, pihak kepolisian setempat terpaksa membubarkan paksa aksi massa itu. Selain berujung bentrok antara pengunjuk

rasa dan polisi, tiga pengunjuk rasa di Bima dilaporkan tewas karena tertembak ketika polisi membubarkan para pendemo. Dari dua peristiwa itu, bisa ditarik benang merah betapa wajah institusi Polri di Indonesia hingga akhir tahun 2011 ini memang masih compang camping. Wajah buruk tersebut terutama dikaitkan dengan komitmen Polri dalam penegakkan HAM di Indonesia. Tidak bisa diingkari, sebagian besar masyarakat kita masih tetap skeptis memandang institusi Polri. Ini terkait dengan kondisi riil yang kerap dilihat masyarakat di mana anggota polisi masih sering menempatkan diri bukan sebagai pengayom, namun alat negara yang berhadapan frontal dengan masyarakat itu sendiri. Padahal dalam UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian tegas dinyatakan bahwa institusi Polri harus menjunjung tinggi HAM. Dalam Pasal 4 UU itu ditegskan, “Kepolisian Negara RI bertujuan mewujudkan keamanan dalam negeri yang meliputi terpeliharanya keamanan

dan ketertiban masyarakat, tertib, dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta terbinanya ketentraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia�. Anggota polisi yang bertugas di lapangan, seyogianya tidak perlu lagi ditunjuk-ajari soal pemahaman konsep dasar HAM karena UU Polri itu sendiri sudah memuat tegas tentang itu. Dalam tataran itu pula, seharusnya Polri bekerja untuk melindungi dan mengayomi masyarakat, bukan malah mencelakai masyarakat. Tindakan polisi menembak para pemuda, mahasiswa atau siapa pun yang berunjuk rasa seperti yang dipertontonkan di Mesuji dan Bima, dinilai melecehkan UU termasuk UUD 1945. Sebab, konstitusi jelas mengatur bahwa tugas Polri adalah mewujudkan keamanan dan ketertiban, serta mengayomi masyarakat. Tindakan polisi membubarkan paksa pengunjuk rasa apalagi sampai menembaki dengan peluru tajam, jelas termasuk kategori

Memupuk Kebeningan Hati MENGAPA peristiwa kekerasan seakan tiada putus-putusnya melanda bangsa ini? Sejarah telah menunjukkan kepada kita, kekerasan muncul takkala manusia tak mampu lagi memelihara kebeningan hati. Tanda-tanda kebeningan hati sudah pudar adalah hadirnya tabiat keserakahan, kedakuan/egoistis, kasar, dendam, hasrat berkuasa, nir-ketulusan, dan tiadanya kasih sayang di jiwa manusia. Tengoklah dari sekian hamparan peristiwa kekerasan yang pernah terjadi - entah itu di negeri ini sendiri maupun di bagian bumi lain -, bukankah semua peristiwa kekerasan itu bermula akibat sulutan tabiat-tabiat negatif tadi? Qabil membunuh saudaranya, Habil, karena sifat kedakuannya yang tidak rela kembarannya, Qalima, dinikahkan dengan Habil. Fir'aun memperbudak Bani Israel karena tiadanya cinta kasih di hatinya. Belanda melakukan agresi militer I dan II di Indonesia karena didorong oleh kehendak berkuasanya. Amerika Serikat menyerang Irak, yang awalnya menggunakan alasan penyerangannya itu demi tujuan menghentikan program senjata nuklir Irak, ternyata terbukti itu semua hanyalah kamuflase guna menutupi keserakahan negeri Paman Sam tersebut untuk menguasai ladang minyak Irak. Inilah beberapa contoh bagaimana tabiat-tabiat negatif tadi telah

Windo Wibowo Alumnus Departemen Filsafat UI

cinta kasih, yang ada cumalah rasa ingin berbagi, memeluk, dan berbuat kebajikan - dan itulah ciri kebeningan hati. Sebab itu, upaya mementaskan cinta kasih, tiada lain, adalah dengan berbagi, memeluk, dan berbuat kebajikan kepada sesama. Dan, lihatlah bagaimana cinta kasih ini telah membuktikan kekuatannya? India lewat perjuangan anti-kekerasannya yang dipelopori oleh Mahatma Gandhi telah mampu mengusir penjajah (baca: Inggris), tanpa peperangan senjata. Afrika Selatan melalui Nelson Mandela telah mampu menghapus diskriminasi ras tanpa menaburkan benih kebencian terhadap bangsa kulit putih. Bunda Teresa dengan semangat cintanya telah mampu membangkitkan semangat para penyandang kusta dan kaum telantar. "Kegelapan tidak bisa menghilangkan kegelapan. Hanya cahaya yang bisa melakukannya. Kebencian tidak bisa menghilangkan kebencian. Hanya cinta yang bisa melakukannya," kata Martin Luther King, Jr, melukisan daya dahsyat dari kekuatan cinta kasih. Akhirul kalam, saya berdoa, semoga cinta kasih 'berpentas' di setiap sudutsudut ruang bangsa ini. Hanya dengan mementaskan cinta kasih itulah, kekerasan menjadi sirna. ***

KEKERASAN KEKERASAN, kekerasan, dan kekerasan. Itulah aroma yang seakan tidak pernah susut dalam ruang kehidupan bangsa ini. Ada peristiwa pembunuhan massal tahun 1965-an, pembunuhan Marsinah, peristiwa Tanjung Priok I dan II, peristiwa Malari, peristiwa Mei '98, peristiwa Poso, penyerbuan terhadap warga pengikut aliran keagamaan tertentu, dan yang terbaru adalah berita terkait adanya dugaan 'pembantaian' terhadap para petani di Desa Mesuji, Lampung.

menstimulus manusia untuk berbuat kekerasan (atau kerusakan). Dan, inilah bahaya besar kala manusia telah kehilangan kebeningan hati. Nah, kembali ke pertanyaan awal tadi, mengapa bangsa ini terus dilanda oleh kekerasan yang seolah tiada putus-putus itu? Jawabannya adalah musabab bangsa ini telah kehilangan kebeningan hati. Rasa cinta kasih, saling merangkul, semangat berbagi dan menyayangi antar-sesama, telah sirna digantikan dengan energi negatif seperti tabiattabiat buruk tadi. Maka, jangan heran, negeri ini seperti negeri tanpa kasih, di mana kekerasan - yang digerakkan oleh tabiat-tabiat buruk seolah sudah menjadi bahasa dan ekspresi keseharian. Lihatlah bahasa atau ekspresiekspresi kekerasan itu telah menjadi pemandangan keseharian di tubuh bangsa ini. Seorang bapak begitu mudah menampar anaknya. Seorang guru begitu gampang menghardik dan menggampar muridnya. Supir angkot tega memperkosa tukang sayur yang saban hari menaiki

angkutannya. Ormas yang memakai agama sebagai landasannya, begitu mudah mengeluarkan ucapan kasar dan memukul mereka yang tak sejalan dengan haluannya. Konglomerat besar begitu mudahnya mengusir, menindih, dan mengambil lahan ekonomi rakyat kecil. Negara begitu permisifnya menggunakan cara-cara koersif untuk 'menerbitkan' rakyat. Bukankah ini bukti bahwa negeri ini telah kehilangan kebeningan hati? Homo homini lupus (manusia adalah serigala bagi manusia yang lainnya), menukil istilah filsuf Inggris, Thomas Hobbes, begitulah kira-kira rupa kondisi bangsa kita dewasa ini. *** Lalu kini, apakah yang harus dilakukan bangsa ini agar keluar dari jeratan kekerasan? Memurnikan kembali kebeningan hati, itulah jawabannya. Caranya adalah dengan meminggirkan kekerasan dan 'mementaskan' cinta kasih (compassion) dalam setiap panggung dan sudut-sudut ruang bangsa ini. Dalam

melanggar HAM. Ini memang pantas kita kecam dan kita sesalkan. Kita bukan antipati dengan polisi, apalagi dengan institusi Polri. Namun, kita jelas sangat antipati dengan tindakan brutal segelintir anggota kepolisian di negara ini. Kita pasti tidak sependapat dan tidak akan mentolerir, jika di era tegaknya demokrasi dan reformasi negara ini masih ada anggota polisi yang menempatkan dirinya sebagai alat kekuasaan dan alat para pemodal besar. Dalam kaitan itu, kita desak Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo segera bertindak tegas terhadap anggota Polri yang masih brutal di lapangan. Aksi anarkis dengan cara menembaki massa menggunakan peluru tajam, jelas kesalahan yang sangat mendasar. Itu memang termasuk pelanggaran HAM karena polisi bukanlah mesin perang. Perlu kita ingatkan. Jangan jadikan ungkapan: "Kami siap melayani dan mengayomi" sekedar jargon penghias markas Polri. ***

Tolong Lakukan Fogging HALO instansi terkait Pemkab Anambas tolong lakukan antisifasi untuk pencegahan penyakit seperti DBD, bisa saja dengan melakukan pemoggingan agar nyamuk tidak berkembang biak. Pasalnya sejauh ada gejala-gejala yang menunjukan akan penyakit DBD ini. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami Suhendar 081372331xxx Warga Terempa Kabupaten Anambas JAWAB TERIMA kasih pak Suhendar atas suratnya. Memang benar untuk musim pancaroba patut kita waspadai, karena banyak menimbulkan penyakit malaria yang mulai muncul. Meskipun belum ada penderita yang parah, masyarakat penting mewaspadai penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk ini. Lingkungan yang bersih dan pekarangan rumah yang jauh dari semak, mesti jadi perhatian masyarakat. Memang saat ini sudah ada pasien yang menderita malaria di Puskesmas, namun sejauh ini masih terkendali dan belum ada kasus luar biasa. Maka dari itu kita menghimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kebersihan lingkungan. Air yang tergenang, jika dibiarkan dapat menjadi tempat berkembangnya jentik nyamuk. Untuk itu, penting bagi masyarakat untuk menutup bakbak penampungan air, dan membersihkan air yang tergenang dengan mengalirkan ke dataran yang lebih rendah. Apalagi di musim hujan ini. Untuk fogging, Puskesmas sendiri telah melakukan dilingkungan yang padat penduduk, dan banyak berkembang jentik nyamuk. Pengasapan dilakukan untuk mengurangi berkembangnya nyamuk. Sehingga penyakit malaria bisa dikurangi penularannya. Maka pekarangan tempat tinggal tidak bersemak. Karena, semak-semak yang juga dapat menyebabkan perkembangan nyamuk lebih cepat. Sekian penjelasan kami semoga bermanfaat.

Hormat Kami Desnawita Ali Kepala Puskesmas Tarempa

Hati Zainuddin "TIDAK , itu tidak bisa. Malu!" jawab Aziz! "Bagaimana Hayati?" "Saya hanya menurut...!" "Baiklah...kalau demikian pertimbangan yang telah diambil oleh Saudara Aziz, berangkatlah! Dimanapun negeri yang didatangi, kirim kami surat lekas. Beri kami kabar yang menggembirakan. Kalau pekerjaan dapat, boleh Hayati dijemput kemari atau saya mengantarkan. Cuma nasehat saya, ubahlah haluan hidupmu Saudara!" "Saya berjanji, sahabatku!"

Besok paginya, berangkatlah Aziz menumpang kereta api yang akan berangkat menuju Banyuwangi, diantarkan oleh Zainuddin dan Hayati ke stasiun. Di sana nyata sekali perasaan yang meliputi ketiga anak muda itu. Ketiganya sama-sama menitikan air mata... Dekat tetapi berjauhan Di beranda sebuah rumah makan yang ramai dalam kota Surabaya, sehabis waktu maghrib, duduklah Zainuddin seorang dirinya, mengepul asap rokoknya ke udara. Meskipun kendaraan

banyak lalu lintas di hadapannya, semuanya seakan-akan tak terdengar olehnya, sebab pikirannya sedang melayang-layang ke tempat lain... Hayati, kecintaanya, pusat pengharapannya, sekarang sudah ada dalam rumahnya sendiri. Sudang berminggu dia memakan masakan Hayati, sudah berminggu makan minumnya dia menanakan, kain bajunya ditolongnya mencucikan. Alangkah beruntungnya sedianya dia, kalau sekiranya jadi dahulunya dia kawin dengan Hayati. Alangkah lapang

131

terluang medan tempatnya berjuang di dalam hidup ini. Tentu rambutnya tak akan lekas gugur sebagai sekarang. Tentu dia akan menghadapi perjuangan hidup dengan gembira. Telah hampir genap cita-citanya, tinggal dalam sebuah rumah yang sederhana, cukup perkakas, cukup kekayaan, ternama, termasyhur. Hanya satu saja kekurangannya, ibarat alam yang kekurangan matahari, itulah nasibnya yang kekurangan Hayati. Sekarang Hayati itu sudah ada dalam rumahnya. Tetapi "ijab dan

kabul"- nya dengan Aziz, inai yang melekat di kukunya seketika dia menziarahinya ketika sakit dahulu, semuanya telah menjadi batas, yang menyebabkan mereka seorang di ufuk Timur dan seorang di ufuk Barat. Sekembalinya dari stasiun mengantar Aziz, disuruhnya Muluk mencari seorang babu tua untuk teman Hayati di dalam rumah. Setelah itu, dia telah kurang dalam rumah, hanyalah di waktu makan dan di waktu tidur saja. Boleh dikatakan dalam waktu-waktu demikian dia kurang mengarang. ***

Cuaca yang Tidak Bersahabat √ Jalan Barelang Putus - Wahh... untung tak jembatannya.. √ FTZ Mesti Sejahterakan Masyarakat - Jangan segelintir orang saja... REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN K E P R I, B e n g k o n g G a r a m a , Te l p . ( 0 7 7 8 ) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, Email: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.

SEBULAN belakangan, kondisi cuaca di wilayah Kepri, terutama Kota Batam sekitarnya kurang bersahabat. Nyaris sejak pagi hari ini sampai keesokan harinya lagi hujan deras masih mengguyur. Kondisi ini jelas sangat mengganggu aktivitas masyarakat untuk melakukan sesuatu. Terlebih lagi akibat cuaca yang tidak menentu itu bertepatan pada perayaan Natal. Siapapun pasti merasa kecewa dengan cuaca demikian. Tidak hanya bagi saudara kita yang tengah merayakan Natal, masyarakat yang tidak merayakan hari besar itu pun juga merasa kualahan menghadapi cuaca yang

tidak menentu ini. Kendati begitu, kita patut merasa bersyukur kepada Sang pencipta. Walau hujan yang hampir tiada hentinya sejak seminggu teakhir, Kota Batam tidak mengalami musibah seperti banjir maupun lonsor. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena curah hujan yang begitu tinggi, hampir 40 persen wilayah Kota Batam terendam air. Tidak banyak terlihat aktivitas masyarakat Kota Batam di luar menyusul hujan berkepanjangan saat ini. Masyarakat lebih banyak memilih diam di rumah daripada melakukan aktivitasnya di luar. Begitu juga bagi mereka yang

bergantung hidup dari kondisi cuaca, seperti pedagang kaki lima dan sarana transportasi ojek dan lain sebagainya. Keluhankeluhan itu langsung terucap dari mulut mereka. Bagaimana tidak, saat kondisi cuaca bershabat, penghasilan yang diraup seharian berdagang dan mebgojek cukup memenuhi kebutuhan keluarga. Namun sejak hujan yang berkepanjangan akhir-akhir ini, jangankan untung yang dibawa pulang, justru penyakit yang diderita. Dalam kondisi seperti ini, tidak ada satu orang pun yang dapat disalahkan. Faktor cuaca yang terjadi selama ini adalah kehendak yang

Maha pencipta. Apabila Ia menginginkan apa yang ia kehendak, kita sebagai umat manuisa tidak bisa berbuat apa-apa. Paling tidak hanya berharap dan berdoa agar kondisi cuaca yang tidak bersahabat segera baik kembali. Selain sangat berpengaruh terhadap penghasilan para pedagang dan jasa angkutan seperti ojek, Kerugian materi, waktu dan lain sebagainya juga dirasakan bagi penumpang pesawat yang akan diterbangkan ke kota-kota yang dituju. Tidak sedikit perusahaan maskapai penerbangan yang menunda keberangkatan mengingat faktor cuaca yang tidak memung-

kinkan untuk terbang. Jelas, perusahaan maskapai tersebut tidak pula mau ambil resiko mengingat cuaca buruk. Alhasil, hingga menunggu cuaca kembali normal setelah ada imbauan dari pihak-pihak terkait untuk melakukan penerbangan. ***

Afrizal

Wartawan Haluan Kepri


CMYK

Senin, 26 Desember 2011

6

Gebyar PAUD Bersama Aisyah Sani PUNCAK Peringatan Hari Ibu ke- 83 yang disejalankan dengan Pencanangan Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Provinsi Kepri dan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan dan pelantikan Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW ) Provinsi Kepri periode 2011-2016, Jumat (23/12) di halaman Gedung Daerah Tan-

jungpinang. Dalam kegiatan tersebut, Aisyah Sani didaulat menjadi Bunda PAUD Provinsi Kepri. Acara pendaulatan itu ditandai dengan pengalungan serempang Bunda PAUD Provinsi Kepri dan pemberian setangkai bunga oleh anak PAUD dan Taman Kanakkanak Kota Tanjungpinang.

Kegiatan itu juga, dirangkaikan dengan pemberian hadiah untuk berbagai perlombaan, antara lain pemenang Posyandu terbaik, pemenang Puskesmas terbaik, serta penyerahan laptop kepada pengawas sekolah dan penyerahan 1 unit mobil operasional kepada Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tan-

jungpinang. Sore harinya, acara dilanjutkan dengan Gebyar PAUD bersama Aisyah Sani Bunda PAUD Provinsi Kepri dan seribu anak-anak PAUD Se-Provinsi Kepri. Foto dan Narasi : PRAM/ISMAIL/RUSMADI

ANAK usia dini meminta Ibu Aisyah Sani menjadi Bunda PAUD Provinsi Kepri.

BUNDA Paud Aisyah Sani bersama anak-anak PAUD.

BUNDA Paud Aisyah Sani.

KEPALA Dinas Pendidikan Kepri, Yatim Mustafa menyampaikan sambutan.

BUNDA Paud Aisyah Sani bersama marching band anak-anak PAUD.

GUBERNUR Kepri HM Sani didampingi Bunda PAUD Kepri, menyerahkan laptop kepada APSI Se-Provinsi Kepri.

PENGALUNGAN serempang Bunda PAUD Provinsi Kepri oleh Anak Usia Dini.

SEKDA Kepri Suhajar Diantoro, mengucapkan selamat kepada Kepala Sekolah SLB Negri Tanjungpinang yang telah menerima bantuan mobil operasional.

GUBERNUR Kepri HM Sani didampingi Bunda PAUD Kepri, menyerahkan mobil operasional kepada Kepala Sekolah SLB Negri Tanjungpinang.

BUNDA PAUD Kepri Aisyah Sani, usai menerima pengalungan serempang Bunda PAUD Provinsi Kepri dan bunga oleh Anak Usia Dini.

PENYERAHAN Piala Kepada anak-anak PAUD berprestasi oleh Bunda PAUD, Aisyah Sani

BUNDA PAUD, Aisyah Sani mengunjungi stand di Halaman Parkir Gedung Daerah.

GUBERNUR Kepri HM Sani memberikan sambutan

PENYERAHAN Piala Kepada anak-anak PAUD berprestasi oleh Bunda PAUD Aisyah Sani.

CMYK


S A M B U N G A N

7 Senin, 26 Desember 2011 Sambungan dari hal.1

bangan seadanya oleh warga sekitar yang telah membangun jembatan darurat tersebut. Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, putusnya jalan yang menghubungkan daerah Batam-Rempang dan Galang tersebut dikarenakan, badan jalan tidak sanggup menahan derasnya air yang datang dari bukit sebelah kanan badan jalan. Air besar yang deras itu terus menggerus badan jalan, akhirnya badan jalan pun ambrol. Camat Galang Leo Putra sudah meninjau putusnya jalan Trans Barelang tersebut. Katanya, kejadian putusnya jalan ini baru pertama terjadi. Leo tidak mau menyimpulkan penyebab putusnya jalan. Dia cuma menyatakan, berdasarkan informasi masyarakat, jalan putus karena tidak mampu menahan derasnya air dari goronggorong yang berada di sisi jalan sebelah kanan. "Perkiraan sementara, jalan ini ambrol karena tergerus air terlalu lama," kata pria jebolan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) ini. Leo pun mengatakan bahwa musibah itu sudah dilaporkannya ke Walikota Batam Ahmad Dahlan untuk diambil langkahlangkah perbaikan sesegera mungkin. Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemko Batam Salim mengungkapkan, hari Senin (26/12) ini Walikota Batam Ahmad Dahlan akan meninjau kondisi jalan yang putus tersebut. Selanjutnya akan membuat langkah-langkah untuk mencari jalan keluar agar arus lalulintas di kawasan ini kembali normal. "Kita baru dapat kabar sekitar pukul 15.00 WIB. Pak Walikota, Ahmad Dahlan, sudah mengetahui hal itu. Makanya dia akan turun langsung ke lokasi itu untuk meninjaunya," ujar Salim. Minta Segera Diperbaiki Ketua Gerakan Muda Batam Rempang Galang, Suardi Taherek berharap Walikota Batam Ahmad Dahlan secepatnya memperbaiki jalan yang putus tersebut. Karena menurut Suardi, jalan trans Barelang ini sangat vital bagi kehidupan masyarakat Pulau Galang dan juga masyarakat Pulau Sijantung, Pulau Abang dan kawasan sekitarnya. "Kita berharap, hal ini bisa segera diatasi Pak Walikota," katanya. Hal yang sama juga disampaikan mantan Ketua Perpat Provinsi Kepri Iman Sutiawan. Pria asal Pulau Kasu ini mengaku sudah mendapat informasi tentang putusnya jalan tersebut. Saya sudah dengar. Besok saya akan tinjau lokasi dan berhadap Pemko Batam segera memperbaiki jalan yang ambrol ini. Iman dalam kesempatan itu juga berharap, untuk mengantisipasi kejadian serupa, dia meminta Pemko Batam bisa membangun drainase yang representatif agar jalan di sepanjang Trans Barelang tidak ambrol lagi. "Jalan Trans Barelang

Sambungan dari hal.1

sea, Daniel Sturridge pun mendesak agar skuad The Blues tampil lebih maksimal lagi. Kendati banyak pihak yang menganggap bahwa perebutan gelar juara adalah milik duo Manchester, Sturridge tetap percaya klubnya masih punya peluang menjadi kampiun. Menurut Sturridge, perebutan gelar Liga Primer masih sangat ketat. Sayangnya untuk memudahkan ambisinya, Chelsea masih didera banyaknya pemain yang absen. Deretan pemain seperti, Branislav Ivanovic, John Obi Mikel dan Michael Essien masih menghuni ruangan medis. Sehingga hal ini sempat membuat AVB sedikit kesulitan dalam merotasi pemainnya. Padatnya jadwal di boxing day dengan masa recovery pemain yang pendek Sambungan dari hal.1

Damai Blok D Nomor 2-3 dan 4 di Kampung Sidomulyo Tanjungpinang Timur. Untung saja, musibah ambruknya tembok pembatas di Perumahan Graha Bintan Permai tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Asri pemilik rumah yang tertimpa tembok mengatakan, peristiwa itu terjadi Minggu (25/12) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Saat seluruh anggota keluarga Asri tengah tidur. Tiba-tiba terdengar bunyi bergemuruh yang sangat keras dan diberengi masuknya air ke dalam rumah Asri. "Saya terkejut mendengar suara yang bergemuruh kuat, saya lihat air mulai masuk ke dalam kamar, saya langsung membangunkan istri dan langsung menuju kamar anak-anak yang kebetulan lain kamar dan langsung membangunkannya serta membawa keluar rumah, takut terjadi apa-apa," kata Asri. Setelah suasana tenang dan masyarakat banyak yang datang, barulah dia dibantu beberapa warga memeriksa kondisi di dalam rumah. Ternyata tembok dapur jebol dan banyak masuk batu dan tanah. Sementara itu rumah nomor em-

Sambungan dari hal.1

Tak hanya itu, pasutri yang telah dikaruniai dua anak inipun mengajarkan kepada buah hatinya arti Natal yang tak melulu identik dengan

JALAN BARELANG ini adalah satu-satu akses masyarakat menuju Pulau Abang, Sijantung dan daerah lainnya. Memang sih bisa diakses juga lewat laut, tapi itu dulu sebelum ada jalan Trans Barelang ini," katanya. Belasan Rumah Warga Batumerah Ambruk Gelombang pasang cukup besar yang terjadi Sabtu (24/12) malam hingga Minggu (25/12) dini hari, menghantam pemukiman warga Batumerah, Batuampar, Batam. Sedikitnya enam rumah rusak berat dan belasan rusak ringan. Warga pun terpaksa mengungsi dan menyelamatkan perabotannya. Sebuah kapal tanker MT Mejulah Sirius berbendera Malaysia ikut terbawa arus dan terdampar dekat pemukiman warga. Gelombang pasang mulai mengamuk Sabtu (24/12) malam pukul 21.45 hingga Minggu dini hari (25/ 12) pukul 02.30 WIB. Gelombang laut itu juga diiringi dengan hembusan angin kencang dan hujan. Warga yang semula tidak terusik dengan gelombang tersebut, tibatiba panik saat gelombang pasang semakin mengeras menghantam rumah mereka. Tiang-tiang penyangga rumah warga yang bermukim di tepi laut tidak tahan menahan kerasnya gelombang hingga satu-persatu patah dan tumbang. Beberapa rumah pun seketika ambruk. Melihat kejadian itu, sejumlah warga sekitar mulai mengungsikan perabotnya ke rumah yang lebih aman. "Sejak malam gelombang keras menghanatam rumah, ada rumah yang rusak parah dan belasan rusak ringan. Kini warga yang tertimpa musibah sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman," ujar Zanzibar, Ketua RW 001 ditemui di lokasi kejadian, Minggu siang kemarin. Peristiwa gelombang pasang itu tidak memakan korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Menurutnya, sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari, gelombang pasang terus menghantam pemukiman warga, dan baru surut sejak pagi tapi tetap waspada karena gelombang susulan dikhawatirkan terjadi menjelang malam. "Kita sudah imbau warga untuk pindah, sudah beberapa warga pindah tapi tetap memonitor rumahnya yang sudah jebol dan digenangi air laut," ujar Zanzibar. Selain belasan rumah, sebuah pelantar dari kayu juga ambruk dihantam gelombang. Padahal pelantar tersebut satu-satunya alat transportasi warga dari darat menuju rumah di tepi laut. "Rumah saya persis sebelah pelantar ini, karena ambruk saya tak bisa ke rumah, rumah juga sebagian terhempas gelombang," ujar Syahrial warga RT006/02 yang rumahnya tertimpa gelombang. Dia juga sudah memindahkan perabot rumahnya. "Perabot sudah saya pindah, termasuk istri dan anak-anaknya sementara meng-

ungsi di rumah tetangga," ujarnya. Pantauan di lokasi, sejak Minggu siang kemarin, meski tidak keras, namun gelombang pasang terus menghantam tiang-tiang pemukiman warga, hal itu membuat warga khawatir. "Biasanya gelombang keras disertai hujan dan angin pada malam hari," ujar warga lainnya. Sejak Minggu kemarin, jajaran patroli dari Polsekta Batuampar terus memonitor kondisi warga sekitar. Gelombang pasang tidak hanya menghantam pemukiman warga di sekitar tepi laut Batu Merah Bawah, namun sebuah kapal tanker MT Majulah Sirius berbendera Malaysia juga hanyut dan terdampar di dekat pemukiman warga sekitar. Jarak dari kapal tersebut ke pemukiman warga sekitar 25 meter. "Untung saja kapal tersebut kandas di batu-batu sekitar tepi laut, sehingga tidak menghantam rumah warga," ujar warga sekitar. Menurut Rahmat, warga RT 003/ 02, kapal tersebut sebelumnya berlayar dari perairan Malaysia, namun saat berada di perairan Nongsa, mesinnya mati, kemudian terbawa hanyut oleh arus dan terhantam gelombang hingga ke tepi laut sekitar Batu Merah Bawah. "Kapal tersebut hanyut terbawa arus kuat hingga ke sini, untung kandas di batu karang, dan segera awak kapalnya lego jangkar di buritannya," katanya. Kemarin kapal tanker naas tersebut menjadi tontonan warga. Hingga berita ini diturunkan kapal tersebut belum dievakuasi. Di tempat terpisah Agus, Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Hang Nadim Batam menyatakan, Batam dan wilayah Kepri pada Natal dan Tahun Baru, diperkirakan akan diguyur hujan dan gelombang pasang setinggi 2-3 meter. Katanya, hujan yang mengguyur Batam dan sekitarnya tidak terlalu signifikan, namun yang harus diwaspadi gelombang pasang ekstrim. "Masyarakat harus waspada dengan gelombang ekstrim yang terjadi sewaktu-waktu, biasanya gelombang terjadi pada siang dan malam hari saat warga lelap tidur," katanya mewanti-wanti. Gelombang pasang ekstrim disebabkan kerasnya angin utara atau biasa disebut musim utara sehingga mengakibatkan tekanan gelombang meninggi dan keras menghantam. Himbaunya, bagi operator pelayaran harus lebih waspada menghadapi cuaca akhir-akhir ini. "Begitu juga warga yang bermukim di tepi laut, harus lebih waspada pada gelombang ekstrim ini," himbaunya. Untuk wilayah Batam, Bintan, Karimun dan Lingga, dia memperkirakan tinggi gelombang berada di kisaran 2 hingga 3 meter sedangkan di wilayah Tarempa Natuna gelombang bisa mencapai 3-6 meter, karena berada di laut lepas, yakni Laut Cina Selatan. (tun/fur/tea/cw57)

Peluang Masuk juga bakal menghantui permainan Chelsea kala menghadapi Fulham kali ini. Dengan cederanya Ivanovic, maka stok bek tengah yang tersisa tinggal Terry saja. Pasalnya, kondisi kebugaran Luiz juga masih diragukan usai dihantam cedera lutut. Sebenarnya, Chelsea masih punya Alex. Tapi, manajer Andre Villas-Boas tak akan memakai bek yang sudah minta dijual itu. "Tidak," ucap Villas-Boas singkat, seperti dikutip Sky Sports. Villas-Boas masih berharap Luiz bisa pulih tepat waktu dan siap main kontra Fulham. Kalau harapannya tak kesampaian, dia sudah menyiapkan opsi lain. "Semoga, David bisa pulih untuk pertandingan melawan Fulham. Tapi,

kalau tidak, Oriol (Romeu) atau (Jose) Bosingwa bisa bermain di posisi itu. Dan sebelumnya Paulo juga pernah melakukannya," terangnya. Sedang dari kubu tim tamu Fulham, kekalahan pekan lalu yang menyakitkan dengan angka 0-5 dari Manchester United telah dilupakan. Fulham ingin bisa memanfaatkan kondisi yang dihadapi tim tuan rumah. Namun nampaknya perjuangan anak asuh martin Jol bakal berat. Selain harus bermain di kandang Chelsea, rekor pertemuan antara kedua tim sangat berpihak pada kubu Chelsea. Dari data statistik 10 pertemuan terakhir kedua tim, Fulham belum pernah sekalipun menang baik laga kandang maupun tandang. Chelsea meang 6 kali dan 4 kali bermain imbang.(sky/vvn)

3 Rumah pat, milik Sudianto rusak parah. Banyak perabotan dapur dan alat elektronik seperti kulkas yang tertimpa batu dan tanah. "Saat kejadian saya sekeluarga tengah tidur dan tiba-tiba terdengar bunyi gemuruh yang sangat kuat sekali di belakang rumah, serta dibarengi dengan air masuk ke dalam rumah. Saya langsung menyelamatkan diri dengan berlari keluar rumah," kata Sudianto. Sejumlah kawasan di Kota Tanjungpinang dilanda banjir yang cukup parah, seperti di Jalan Pemuda di depan SMAN 4 sejumlah ruko terendam banjir. Banjir juga merendam sebagian perumahan Griya Bukit Harapan di Jl Bunguran Tanjungpinang. Sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua mogok, saat nekad menerobos genangan banjir di Jl Pemuda. Banjir juga terjadi di kawasan Batu 5 bawah, Jl. DI Panjaitan Batu 8, persis di depan BLK Provinsi Kepri. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBA) Kepri, Munzir Purba dengan beberapa stafnya langsung meninjau lokasi banjir dan rumah yang ditimpa reruntuhan tembok. Munzir juga meninjau se-

jumlah lokasi di Pulau Bintan yang juga terkena banjir. "Saya akan bekerja sama dengan pihak terkait seperti dinas sosial. Nantinya akan diberikan bantuan yang dibutuhkan para korban, Semua laporan yang masuk akan ditindaklanjuti," ujar Munzir. Hamdan Syarial salah satu warga yang bermukim di Jl Kenangan II mengatakan banjir di kawasan Jl Kenangan sudah menjadi langganan setiap tahun, ketika musim angin utara tiba. Genangan air di kawasan ini sedalam 60 cm. Banyak rumah warga yang tenggenang dan menyebabkan kerugian yang cukup besar. "Warga sini sudah terbiasa dengan banjir seperti ini dan sudah berlangsung selama kurang lebih 10 tahun," sebutnya. Menurut Hamdan, penyebab utama dari banjir ini, karena banyaknya sampah yang menumpuk di pelantar, sehingga penutup aliran air. Sampah-sampah tersebut, kiriman dari laut yang terbawa arus. "Kami dis ini tidak ada diberikan tempat pembuangan sampah (TPS) oleh pemerintah, jadi kebanyakan warga membuang sampahnya langsung ke laut saja," ucap Hamdan. (sut/cw53)

Natal, Utamakan pesta. "Sangat lengkap, lebih meriah. Anak-anak sudah mulai besar, mulai mengerti. Kita juga mulai mendidik Natal bukan berarti pesta,

tapi juga berkumpul dengan keluarga. Mereka juga sudah tahu Christmas itu apa, Santa itu apa," tandas Angel. (oke)

Wagub DKI Mendadak Mundur JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto secara mendadak mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri Prijanto telah disampikan ke Mendagri Gamawan Fauzi sejak Jumat (23/12). Prijanto mundur karena merasa tak sejalan dengan Gubernur DKI Fauzi Bowo. Dia sebenarnya akan mundur sejak dua tahun lalu, tapi batal karena diberikan masukan oleh berbagai pihak. "Fauzi Bowo telah mendapat kabar resmi menyangkut pengunduran diri Wagub DKI Prijanto," tulis Kepala Bidang Informasi Publik DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia dalam rilisnya Minggu (25/12). Dalam rilis tak disebutkan kapan pemberitahuan resmi disampaikan Prijanto ke Fauzi Bowo. Namun, pengunduran diri ini sangat disayangkan oleh Foke, panggilan Fauzi Bowo. �Saya menyayangkan pengunduran diri Wakil Gubernur Prijanto," kata Foke, sebagaimana tertulis dalam rilis. Meskipun demikian, Foke menghormati keputusan Prijanto untuk mundur. Ia juga berterimakasih atas kebersamaan selama hampir 4 tahun lebih. "Saya menghormati keputusan Wakil Gubernur untuk mengundurkan diri, dan yakin keputusan tersebut telah dipertimbangkan matang-matang," terang Foke. Niat untuk mengundurkan diri dari jabatan wakil gubernur DKI Jakarta ternyata telah diniatkan Prijanto sejak 2 tahun lalu. Namun baru kali ini keinginan terpendamnya tersebut kesampaian. "Keinginan saya untuk mundur sebenarnya sudah ada sejak 2 tahun yang lalu. Namun karena ada beberapa pihak yang mencegah saya untuk mundur, maka saya mengurungkan diri untuk mundur," ujar Prijanto di kediaman dinas Wagub DKI Jakarta, Jl Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin. Sambungan dari hal.1

yang dinakhodai Nazar itu membawa batu granit dari Karimun tujuan Sei Guntung. Penyebab tenggelamnya kapal tug boat milik PT Bukit Panglong tersebut belum diketahui secara pasti. Kepala Badan SAR Nasional Tanjungpinang Bambang Subagyo dihubungi Minggu malam mengatakan, tug boat berisi lima orang awak kapal yang saat itu sedang mendorong tongkang ke pinggir. "Akibat arus dan ombak besar dan gelombang yang tinggi, maka kapal yang membawa tongkang tersebut terbalik dan tenggelam," ungkap Bambang. Tiga dari lima orang anak buah kapal berhasil dievakuasi, sedangkan dua orang lagi hilang dan saat ini masih dalam pencarian. Bambang menyebutkan, cuaca buruk dan tidak menentu pada saat itu membuat tug boat kesulitan mendorong tongkang, sehingga kapal tersebut lepas kedali dan akhirnya tenggelam. Untuk membantu mencari korban yang hilang, SAR kata Bambang telah menurunkan sebanyak `10 personel yang dibantu dengan nelayan setempat dengan menggunakan perahu karet. Lokasi kejadian tidak berada di tengah laut tapi di pinggir pantai. Tim SAR turun ke loklasi sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung mencari korban, namun untuk korban yang hilang pada malam itu cuaca kurang memungkinkan dan rencananya pagi Senin ini upaya pencarian akan kembali dilakukan. "Arus air di perairan itu cukup deras dan belum lagi gelombang yang tinggi perlu hati-hati mencarinya, karena kedalamannya mencapai 20 meter," kata Bambang.

Sambungan dari hal.1

Pembangunan Provinsi Kepri" yang digagas Simpul Jaringan Mahasiswa Kepri di Hotel PIH Batam Centre, Sabtu (24/12). Soerya menegaskan sebagai instrumen ekonomi, FTZ tidak boleh menabrak instrumen lain yang sudah ada. Persis seperti jalan tol yang tidak mengganggu dan tidak menabrak jalan-jalan lain yang sudah eksis atau telah ada sebelumnya. Ia menilai FTZ adalah tuntutan globalisasi yang menjadi tantangan sekaligus peluang bagi masyarakat Kepri. Konsentrasi FTZ BBK kata Soerya sebaiknya lebih ditekankan kepada obsesi memperkuat pasar melalui deregulasi. Yakni dengan mengurangi banyaknya aturan yang tidak perlu atau bahkan yang tidak bersifat implementatif. Selain itu, keseimbangan antara pelaku usaha dengan pemerintah juga dapat diwujudkan dengan pematangan konsep good government yang seimbang dengan good corporate governance. "Prinsipnya alokasi Corporate Sosial Responsibility (CSR) harus disiplin," tegasnya. Soerya tidak sepakat dikatakan FTZ BBK mati suri, tapi dia lebih jika dikatakan FTZ mati segan, hidup tak mau. "Bagi Kepri, FTZ bukan hal yang baru, ia tidak mati suri, tapi mungkin hidup segan mati tak mau," ujarnya. Dialog interaktif yang dibuka secara resmi oleh Wagub Kepri Soerya Respationo ini menghadirkan narasumber, Wakil Ketua Kadin Kepri Ampuan Situmeang dan Peng-

Prijanto tiba-tiba menangis saat menceritakan detik-detik ia mengajukan pengunduran diri pada tanggal 23 Desember lalu. Saat itu, ada dua pihak yang pro dan kontra atas pengunduran dirinya. "Pada saat saya ingin mundur pun, ada 2 pihak, yaitu kelompok pertama menyetujui saya mundur dan menyatakan saya terlalu sabar. Dan kelompok kedua yang mengatakan saya tidak boleh mundur karena menganggap saya masih bisa berguna bagi DKI," kisah Prijanto sambil menangis. Air mata lelaki kelahiran Ngawi 26 Mei 1951 itu nampak membasahi pipinya. Ia lalu mengusap dengan tangannya. Prijanto mengungkapkan, ia dan Foke pada dasarnya satu visi, namun pada dasarnya implementasi penerapan di lapangan yang berbeda. Sebelum mengirim surat, Prijanto telah mengungkapkan secara lisan niatnya kepada Mendagri Gamawan Fauzi pada tanggal 11 November 2011. Prijanto tak gamblang menjelaskan alasannya mundur. Namun purnawirawan TNI AD ini mengisyaratkan jika ada perbedaan-perbedaan kebijakan penerapan kebijakan antara dirinya dengan Gubernur DKI Fauzi Bowo. "Visi dan misi kami sama, yaitu keamanan, kenyamanan dan kesejahteraan. Namun terkadang yang berbeda adalah implementasinya," katanya. Pengajuan pengunduran diri Prijanto menimbulkan spekulasi. Aksinya ini disebut-sebut mundur sebagai bagian strategi untuk maju di Pemilu Kada DKI Jakarta pada Juli 2012. Namun hal ini sudah dibantah oleh Prijanto, bahwa kemunduran tak terkait dengan hal itu. Prijanto dikabarkan telah dilirik oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk disandingkan Cagub DKI

Jakarta. Dia akan disandingkan dengan politisi PKS yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana. Prijanto mengungkapkan alasannya mengajukan pengunduran diri sebagai pendamping Fauzi Bowo di depan wartawan, Prijanto menangis saat mengemukakan alasannya. "Saya mundur demi kebaikan bersama," kata Prijanto. 94 Persen Pecah Kongsi Pengunduran diri Prijanto sebagai Wagub DKI Jakarta, diduga bagian persiapan menghadapi Pemilu Kada Gubernur DKI Jakarta pada Juli 2012. Fenomena pecahnya pasangan kepala daerah gara-gara salah seorangnya ingin menjadi kontestan Pemilukada, rupanya terjadi hampir merata di semua daerah. "Dari 244 Pemilu Kada pada 2010 dan 67 pada 2011, hampir 94 persen diantaranya pecah kongsi. Kemesraannya cepat berlalu," ungkap Kapuspen Kemendagri, Reydonnyzar Moenoek, kemarin. Berdasar data Kemendagri, diketahui hanya 6,15 persen pasangan kepala daerah hasil pemilihan pada 2010 dan 2011 yang tetap berpasangan pada Pemilukada untuk periode selanjutnya. Sedemikian besar presentase pasangan kepala daerah yang pecah kongsi, sampaisampai dianggap sebagai fenomena wajar dalam dinamika pemilukada. "Idealnya tidak pecah kongsi sampai berakhir masa bakti resmi. Kalau mau ikut pemilukada, cukup cuti selama masa kampanye. Jadi tidak perlu sampai mengundurkan diri," jelasnya. "Khusus mengenai Pak Prijanto, kita belum tahu ada modusnya (apakah pengunduran diri sebagai Wagub DKI Jakarta terkait rencana maju sebagai Cagub DKI Jakarta red)," sambung sambung pria yang akrab dipanggil Donny ini. (dtc)

2 Kapal Bambang mengatakan, kemungkinan korban yang hilang berjumlah dua orang tenggelam bersama tug boat dan untuk menemukannya kembali, pihaknya telah menurunkan tim penyelam untuk mencari korban. Sementara itu, salah seorang anak korban Irpan menuturkan, ayahnya yang berada di dalam tug boat adalah Mansyur, merupakan Kepala Mesin kapal milik PT Bukit Panglong ini. Pada saat tug boat mendorong tongkang untuk dinaikkan kedarat, tiba-tiba badai datang dan menghantam kapal tersebut. Saat kapal dihantam angin dan badai, tiga orang anak buah kapal yang berada di tug boat menyelamatkan diri dengan melompat dari atas kapal dan akhirnya bisa diselamatkan. "Kami juga kecewa dengan Kapten kapal tug boat ini, karena setelah ia selamat, keberadaannya tidak kami ketahui. Karena bagaimanapun juga, kapten kapal yang mengetahui bagaimana tug boat itu bisa terbalik," kata Irpan yang kurang tahu nama kapten kapal tersebut. Salah seorang warga setempat Arifin mengatakan, pada waktu itu angin berhembus kuat dn arus masuk ke tongkang. Akibatnya, tug boat kehilangan kemudi dan terbalik dihantam arus gelombang yang tinggi. Setelah tug boat tenggelam, tongkang secara perlahan-lahan ditarik oleh tug boat bantuan menuju pelabuhan Pertamina dekat pelabuhan Sri Bayintan Pura, Kijang. Kapal KM Putra Jaya GT 22 bermuatan granit yang tenggelam di Teluk Nibung, disebabkan cuaca buruk yang melanda Karimun sejak beberapa hari terakhir. Hujan lebat disertai angin kencang menyebab-

kan gelombang tinggi di tengah laut. Untung saja, Nazar beserta tujuh ABK selamat dalam peristiwa itu, setelah ditolong anggota Posal Sei Guntung yang sedang berpatroli dan nelayan yang kebetulan melintasi perairan itu. Pasops Lanal Tanjungbalai Karimun Kapten Laut (P) Agus Yunianto membenarkan peristiwa tenggelamnya kapal kayu dengan muatan granit tersebut. "Ya, memang telah terjadi peristiwa tenggelam kapal KM Putra Jaya muatan batu kerikil di perairan antara Teluk NibungPulau Burung. Kapal itu milik Nastar yang dinakhodai Nazar, berangkat dari Tanjungbalai Karimun menuju Sei Guntung, Inhil, Riau," ujar Agus. Catatan koran ini, musibah tenggelamnya KM Putra Jaya di sekitar perairan Tanjungbalai Karimun merupakan peristiwa ketiga dalam dua pekan terakhir. Pada Minggu (18/12) sekitar pukul 14.00 WIB lalu kapal kayu yang berangkat dari Meral tujuan Batam tengah membawa potongan kayu kelapa sempat nyaris tenggelam di Pulau Pandan, Kecamatan Buru. Untung saja, nakhoda dan ABK kapal selamat dalam peristiwa itu. Sebelumnya, kapal kayu KM Angel Jaya GT 06 dengan muatan 15 ton batu granit yang berlayar dari Pelabuhan Telaga Tujuh, Kecamatan Karimun, menuju Pulau Burung, Kabupaten Inhil, Riau tenggelam di sekitar perairan Selat Beliah, Selasa (6/12) sekitar pukul 01.00 WIB. Kapal tenggelam akibat ada kebocoran di lambung kapal. Nakhoda kapal, Rahman (38) bersama dua anak buah kapal (ABK-nya) selamat dalam peristiwa itu. (ham/eza/edy)

FTZ Mesti amat Ekonomi, Dr H Syamsul Bahrum. Hadir sebagai peserta, mahasiswa yang tergabung dalam beberapa organisasi kemahasiswaan di Kota Batam, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), PMII, GMNI, BEM Unrika, BEM Uniba, BEM STIE Ibnu Sina dan lainnya. Dalam pemaparannya, Syamsul Bahrum menyatakan bahwa antusias dan optimisme berbagai kalangan dalam menyambut FTZ, dibayangi juga dengan pesimisme. Namun esensi FTZ adalah pada penciptaan iklim investasi dan komersialisasi secara komprehensif-integratif dalam konteks kepastian dan kekuatan hukum, kelembagaan yang memperkuat pelaksanaan FTZ. Kejelasan batasan dan cakupan wilayah ekonomi, ketegasan di bidang ekonomi dan sektor komersial yang perlu mendapat perlakuan khusus serta kesiapan masyarakat setempat, pengusaha kecil termasuk UMKM dalam mengambil manfaat diberlakukannya FEZ di daerahnya. Dengan diberlakukannya sebagai kawasan FTZ, masyarakat yang tinggal di daerah FTZ seharusnya lebih sejahtera dibanding penduduk yang tinggal di luar FTZ. Namun sampai saat ini, FTZ masih belum mampu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "FEZ bisa diterapkan di waktu bersamaan di daerah yang berbeda, namun efektifitas dan implikasi FEZ sebagai model dan software cersi baru di bidang kebijakan ekonomi dan fiskal belum tentu sama," ujarnya. Sementara itu Ampuan Situ-

meang menyatakan bahwa ada pemahaman yang sering berbenturan antara pelaku ekonomi dan birokrat terkait kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPB dan PB). Konsep ekonomi dalam KPB dan PB sebagaimana diatur dalam undangundang secara jelas menyatakan bahwa suatu kawasan yang berada dalam wilayah hukum NKRI yang terpisah dari daerah pabean sehingga bebas dari pengenaan bea masuk, pajak pertambahan nilai, pajak penjualan atas barang mewah dan cukai. "Aturannya adalah kawasan (FTZ) itu terpisah dari daerah pabean, sehingga tidak bisa diatur dalam tata niaga kepabeanan," ujarnya. Menurut Ampuan, dengan adanya undang-undang FTZ, justru membuat pagar yang semakin mempersempit makna FTZ sendiri. Investor menganggap kepastian hukumnya tidak ada. Bahkan meskipun BP kawasan memiliki hak untuk mengeluarkan aturan, sampai saat ini tidak ada aturan yang dikeluarkan di daerah kawasan. Akibat mekanisme untuk membuat aturan tersebut tidak jelas yang akhirnya konsep FTZ justru mengganggu ataupun bertabrakan dengan otonomi daerah. "PP 02 tahun 2009 yang sedang mengalami revisi pun hingga kini belum berujung. Semestinya PP ini tidak layak direvisi, tapi dihapus total. Dan pengusaha dari awal tidak pernah setuju PP 02 tahun 2009 direvisi, tapi minta agar diganti," tandasnya. (wan)


CMYK

Senin, 26 Desember 2011

8

BLH Kepri Lakukan Pemantauan Kualitas Udara Ambien di Provinsi Kepri

LOKASI Pemantauan Udara Ambien di daerah Sengkuang Kota Batam. UDARA merupakan komponen kehidupan dan perikehidupan yang sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia dan mahkluk hidup lainnya seperti tumbuhan dan hewan. Seiring dengan lajunya tingkat pembangunan dan meningkatnya aktifitas manusia di Provinsi Kepri, terutama di kota yang padat penduduknya yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara yang disebabkan oleh adanya kegiatan industri dan transportasi. Untuk mengetahui kualitas

udara ambien di Provinsi Kepri dan sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 19 Tahun 2008, bahwa Pemerintah Provinsi wajib melakukan pemantauan kualitas udara ambien, yang merupakan salah satu kegiatan Pelayanan Minimal Bidang Lingkungan Hidup. Badan Lingkungan Hidup Provinsi Kepulauan Riau (BLH Kepri) pada Tahun 2011 telah melakukan pemantauan kualitas udara ambien di tiga kabupaten/kota yaitu Tanjungpinang,

Batam dan Karimun, dengan menggunakan metode Aktif Sampler. Pemantauan dilaksanakan 6 kali dalam setahun yang dimulai sejak bulan Mei 2011 sampai Oktober 2011. Pelaksanaan pemantauan bekerjasama dengan PT SUCOFINDO Batam. Adapun lokasi pemantauan untuk Kota Tanjungpinang yakni di Simpang Pamedan (Lokasi Padat Lalu Lintas) titik koordinat 0º 54’ 28" LU, 104º 27’ 50" BT, Perumnas Sei Jang (Lokasi padat pemukiman) titik koordinat 0º 54’ 11" LU, 104º 28’ 05" BT dan PLN Air Raja (Lokasi industri) titik koordinat 00º 56’ 44,5" LU, 104º 30’ 50,3" BT. Di Kota Batam, pemantauan dilakukan di Simpang Kabil (Lokasi padat lalu lintas) titik koordinat 01º 06’ 15" LU, 104º 00’ 07" BT, Perumahan Genta II Batu Aji (Lokasi padat pemukiman) titik koordinat 01º 02’ 8,6" LU, 103º 58’ 16" BT, Tanjung Sengkuang (Lokasi industri) titik koordinat 01º 02’ 10,1" LU, 104º 00’ 7,0" BT. Sedangkan di Kabupaten Karimun, BLH Kepri lakukan pemantauan di Jalan Ahmad Yani (kawasan padat lalu lintas) titik koordinat 0º 59’ 54" LU, 103º 25’ 17" BT, Perumahan Paya Labu (kawasan pemukiman padat penduduk) titik koordinat 1º 02’ 10" LU, 103º 20’ 41" BT, dan Kampung Ambat Jaya sekitar PT. Saipem (kawasan industri), titik koordinat 1º 02’ 19" LU, 103º 19’ 28" BT.

Berdasarkan hasil analisa laboratorium dari 3 lokasi pada masing-masing kabupaten/kota terhadap udara dan kebisingan, dapat disimpulkan bahwa secara umum adanya variasi konsentrasi udara untuk parameter SO2, CO, NO2, O3, HC dan debu, namun konsentrasi tersebut masih di bawah ambang baku mutu sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Kemudian tingkat konsentrasi parameter Pb juga masih dibawah deteksi limit alat pengujian dan tingkat kebisingan secara umum diatas baku mutu. Hal ini disebabkan oleh tingginya mobilitas kendaraan umum, kendaraan pribadi dan suara yang dikeluarkan dari kegiatan industri. Hasil uji laboratorium mengindikasikan bahwa kualitas udara ambien di Kota Tanjungpinang, Kota Batam dan Kabupaten Karimun relatif masih bersih. Sehingga dapat memenuhi fungsi sebagaimana mestinya untuk kesehatan dan keselamatan manusia dan mahkluk hidup lainnya. Namun upaya pengendalian pencemaran udara perlu terus ditingkatkan terutama terhadap emisi kendaraan bermotor dan emisi cerobong industry, untuk mencegah terjadinya pencemaran udara ambien serta memininimalkan kebisingan yang bersumber dari kendaraan bermotor dan kegiatan industri. Sebagai tindak lanjut hasil pemantauan kualitas udara ambien, maka BLH Kepri akan mengirimkan data dan informasi ke pemerintah kabupaten/kota terkait, sebagai bahan untuk penyusunan kebijakan dan strategi pengendalian pencemaran udara ambien. Foto & Narasi : BLH Kepri

GUBERNUR Kepri H.M Sani, Wakil Gubernur Kepri H.M Soerya Respationo dan Kepala BLH Kepri Khairuddin Jaffar.

LOKASI Pemantauan Udara Ambien di Simpang Kabil Kota Batam.

LOKASI Pemantauan Udara Ambien di Perumahan Sei Jang Kota Tanjungpinang.

LOKASI Pemantauan Udara Ambien di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Karimun.

MATRIK Kualitas Udara dan Kebisingan di Kota Tanjungpinang.

MATRIK Kualitas Udara dan Kebisingan di Kabupaten Karimun.

MATRIK Kualitas Udara dan Kebisingan di Kota Batam.

CMYK

ALAT Sampling Udara Ambien Infinger dan High Volume Sampler.


CMYK

CMYK

BATAM

Senin, 26 Desember 2011

www.haluankepri.com

9

Natal Berlangsung Aman BA TAM CENTRE BAT CENTRE— Suasana perayaan Natal tahun 2011 di sejumlah titik di Kota Batam berlangsung tertib dan aman. Dari pantauan di sejumlah gereja di Batam, Sabtu (24/12) malam dan Minggu (25/12) pagi, pelaksanaan misa atau kebaktian di setiap gereja, tidak ada gejolak atau kejadian yang mengancam pelaksanaan Natal. FEBRI dan ALI MAHMUD Liputan Batam Meski sempat diguyur hujan, perayaan malam Natal di

Gereja GPdI depan perumahan Bida Asri 2 Batam Kota, Gereja

CMYK

Katolik St. Philipus Bidaayu, maupun Gereja Katolik Tembesi, serta sejumlah gereja di Bengkong dan Nagoya tetap berjalan khusuk. Hujan tak menyurutkan ribuan umat Kristiani untuk menjalankan ibadahnya dengan khidmat. Di Bengkong, Calon Pdt. Ronny Simorangkir, S.Th dalam khotbahnya pada Ibadah Natal Umum sesi pertama, Minggu (25/12) di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) ESTOMIHI Bengkong mengatakan, makna Natal bagi

kita orang percaya bahwa Allah menyatakan dan membuktikan KasihNya dengan memberikan AnakNya yang Tunggal. Hujan yang mengguyur Kota Batam, tidak menurunkan semanat sekitar 500 jemaat untuk melaksanakan kebaktian sesi Natal Umum yang dimulai pukul 08.00WIB tersebut. "Natal itu membuktikan kasih Allah dalam hal mengasihi sama dengan memberi" kata Cal. Pdt. Simorangkir. Cal. Pdt. Simorangkir juga menyatakan lewat momen Natal kali ini untuk menginstropeksi diri melalui kelahiran Yesus di Batlehem dan cara Allah mengasihi bukan dengan kata-kata. Pada ibadah sesi pertama ini menggunakan Bahasa Indonesia. Sedangkan pada ibadah sesi kedua yang dihadiri sekitar 2000 umat yang menggunakan bahasa Batak. Kotbah disampaikan langsung oleh pendeta Ressort HKBP ESTOMIHI Bengkong yaitu Pdt. Daniel Sihombing. Renungan Natal diambil dari 1

CECEP/HALUAN KEPRI

MISA NATAL — Jemaat Katolik di Gereja Santo Petrus, Blok 2 Baloi, mengikuti Misa Natal, Minggu (25/12). Perayaan Natal di Batam secara umum berlangsung tertib dan aman. Yohanes 3: 1-6. Pendeta Sihombing mengajak jemaat untuk memaknai "Selamat Natal" dengan selamat karena ma-

nusia telah diselamatkan Yesus Kristus yang telah lahir bagi manusia dan mengikuti jejak Yesus Kristus yang

rendah hati. Sementara itu, Misa Natal Natal Berlangsung

hal.10

Sapar Nilai

hal.10


METRO BATAM

10 Senin, 26 Desember 2011

FTZ (Foreign Trade Zone) Versi Amerika Serikat Oleh: DR H Syamsul Bahrum (PhD) Di Amerika Serikat, kelembagaan FTZ berada dalam otoritas USA-FTZB (Foreign Trade Zone Board) yang memiliki OFIS (Online FTZ Information System). http://ia.ita.doc.govt/fpz. Terminologi FTZ bukan FREE Trade Zone tetapi "Foreign Trade Zone" yang dalam pemaknaan bahasa aslinya merupakan "designated location in the United States where companies can use special procedures that help encourage U.S. activity and value added-in competition with foreign alternativesby allowing delayed or reduced duty payment on foreign merchandises, as

well as other savings". Terdapat beberapa penekanan dalam pemaknaan ini yakni: (1). Suatu lokasi yang dirancang khusus, (2). Perusahaan mendapat pelayanan dengan prosedur khusus, (3). Ditujukan bagi memperkuat daya saing produk dalam negeri (Amerika Serikat) di pasar global (4). Memberikan insentif khusus dalam pembayaran pajak dan bea. Hal yang perlu dicatat bahwa, FTZ dalam konteks ini tetap dalam pengawasan U.S. CBP (Customs and Boarder Protection) dan sifatnya lebih ke mekanisme pemantauan seharian (the

day-to-day monitoring). Meskipun berstatus "outside the customs territory" tetapi tetap dalam otoritas yurisdiksi Amerika Serikat. Di Amerika terdapat 279 kawasan FTZ yang didalamnya juga terdapat FTSub-Zone yang tersebar di 50 Negara Bagian yang diperkenalkan semenjak tahun 1963. Misalnya di Negara Bagian Georgia dikenal dengan "Georgea FTZ" (http://www.georgiaftz.com). Di negara Amerika FTZ ditentukan oleh Pemerintah Federal, karena FTZ ditujukan bagi pengembangan makro ekonomi melalui industrialisasi, komersialisasi dan investasi bagi memenuhi pasar global yang tentunya akan dihadapkan dengan "global competiti-

veness". Bahkan di negara Amerika Serikat aspek kemampuan negara "Uncle Sam" ini untuk berkompetisi juga menjadi hal yang esensial. Apalagi globalisasi ekonomi tidak mengarah ke polarisasi di supremasi satu kekuatan baik di Amerika Serikat (United States of America) maupun di Eropah (European Union), karena distribusi kekuatan ekonomi global semakin masuk ke "the shifting for global balances" atau keseimbangan global tidak ke monopolar (USA) atau bipolar (EU). Apalagi di Abad 21, kekuatan ekonomi juga semakin menguat di tangan China, India, Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia juga berpotensi. Di negara maju, penerapan FTZ me-

Family Expo PKS

Ketua PKS Ikut Masak Nasi Goreng BALOI— Bersempena menyemarakkan Hari Ibu, DPW PKS Provinsi Kepri menggelar Family Expo. Acara yang digelar di halaman Kantor DPD PKS Kota Batam, Ruko Taman Niaga, Sukajadi, Minggu (25/12) ini dimeriahkan dengan berbagai lomba, seperti lomba puisi bertemakan ibu, penulisan surat cinta suami kepada istri dan lomba memasak yang diikuti oleh kaum adam serta aneka lomba lainnya. Ketua DPD PKS Batam, Taufik Hermawan tidak hanya didaulat menyampaikan sambutan, tetapi juga mengikuti perlombaan memasak nasi goreng bersama para kader PKS lainnya. Meski tidak memenangkan lomba masak, namun keikutsertaan Taufik membuat acara keluarga PKS yang digelar secara serentak di 33 provinsi ini semakin semarak. Jemari Taufik terlihat begitu terampil mengaduk bumbu nasi goreng buatannya diiringi dukungan dan semangat penonton yang merupakan kader PKS yang hadir. Menurut Taufik, Family Expo merupakan program nasional yang diadakan oleh kader PKS di seluruh provinsi se Indonesia setiap tahun. Tahun 2011 ini, PKS mengangkat tema "Cinta untuk

TUNDRA/HALUAN KEPRI

FAMILY EXPO — Ketua DPD PKS Batam, Taufik Hermawan menunjukkan kebolehannya memasak nasi goreng spesial saat berlangsungnya PKS Family Expo di halaman Kantor DPD PKS Kota Batam, Ruko Taman Niaga, Sukajadi, Minggu (25/12). Ibu Indonesia". Ia berharap kegiatan tersebut selain sebagai konsolidasi kader juga sebagai pengokohan keluarga kader PKS yang akan dialirkan kepada keluarga-kelaurga Indonesia, terutama di Batam. Taufik merilis angka, di tahun 2011 angka perceraian di Batam sangat tinggi. Parahnya

inisiatif perceraian yang terbanyak dari kaum ibu. Penyebab terbesarnya adalah perselingkuhan dan permasalahan ekonomi. "PKS juga sudah meluncurkan Rumah Keluarga Indonesia yang siap membantu program pemerintah dalam menjaga keluarga-keluarga Indonesia dari berbagai ma-

salah," ujarnya. Sementara, Ketua Bidang Perempuan (Bidpuan) PKS, Hj Rosih melalui Sekretarisnya, Siti Nurlailah menerangkan sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga di Batam, Bidpuan akan menyelenggarakan seminar gratis bertemakan anak di Asrama Haji, Senin (26/12), dengan pemateri dari Jakarta.(r/pti)

Himpala Unrika Gelar Diklatsar Angkatan IV BATUAJI — Himpunan Mahasiswa Pencinta Alam (Himpala) Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam, menggelar kegiatan pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) angkatan IV selama tiga hari (23-25 Desember) di hutan wisata Seiladi, Batam. Pembukaan Diklatsar Himpala ditandai dengan menggelar upacara pelepasan di halaman Kampus Unrika oleh Wakil Rektor III Unrika Dahrul Aman Harahap, Jumat (23/12). "Sebelum melakukan ap-

Sambungan dari hal.9 yang berlangsung di Gereja Katolik Santo Demian yang terletak di Bengkong Centre, walau hujan dan harus beribadah menggunakan tenda dan berada di luar gedung karena gedung gereja telah penuh para umat tampak khusuk. Menurut Bardono selaku Ketua Panitia Natal, yang hadir dalam Misa Malam Natal ini berjumlah 4000 umat. Dalam kotbahnya Romo Baltasar Milli menyampaikan tentang Bangsa yang berjalan dalam kegelapan telah menemukan

likasi lapangan, seluruh perseta diberi pembekalan materi ruang selama enam hari. Diklastar ini di harapkan dapat melatih mental, fisik dan solidaritas para anggota serta kepedulian terhadap lingkungannya," ujar Dahrul Aman Harahap pada saat pelepasan itu. Ketua Umum Himpala Unrika, Ronald Kurniawan Putra menambahkan, Diklatasar ini bertujuan membentuk dan mengesahkan angkatan keempat dalam tubuh organ-

isasi Himpala Unrika. Selain itu juga untuk memudahkan dalam berkoordinasi bagi setiap angkatan baru dengan angkatan lama. "Kegiatan Diklastar Himpala, juga merupakan sarana pembentukan kader-kader penerus jalannya organisasi Himpala, menciptakan proses regenerasi yang baik, menambah wawasan dan ilmu kepecintaan alam seperti bagaimana bertahan hidup di alam /survival, mountener-

ing serta memupuk kekompakan dan solidaritas antar anggota," terang Ronald. Diklastar Himpala merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. Yang bertujuan dan berguna dalam memperkenalkan kepecintaan alam, terutama kepada mahasiswa semester I/baru, yang bergabung dalam Himpala. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang peserta yang berasal dari berbagai disiplin ilmu yang ada di Unrika.(cw41)

Natal Berlangsung terang yang besar yang juga merupakan thema Natal. Dalam hal keamanan, selain seksi kemananan Gereja HKBP dan Gereja Katolik Santo Demian, sejumlah personel dari kepolisian juga tampak berjagajaga. Tidak ada pengamanan yang berlebihan dikarenakan kondisi terlihat aman. Frans, salah satu jemaat Greja Katolik St. Philipus Bida Ayu mengatakan, perayaan Natal tahun ini berjalan dengan lancar dan aman. Hanya saja faktor alam yang mem-

buatnya sempat was-was, karena hujan dari malam Natal sampai Minggu siang. "Tahun ini kita cukup tenang dalam menjalankan Ibadah di gereja. Tidak ada isu-isu seperti yang terjadi di tahuntahun sebelumnya. Hanya saja hujan yang sempat membuat kita agak terganggu untuk ke gereja. Tapi selain itu, semuanya berlangsung tertib dan aman," kata bapak empat anak ini, Minggu (25/12). Soal keamanan, kata Frans, penjagaan yang dilakukan apa-

rat keamanan di luar gereja juga tidak terlalu ketat. Bila dibandingkan tahun sebelum-sebelumnya, segala bawaan jemaat seperti tas harus diperiksa bahkan dititipkan. Hal ini tujuannya untuk menghindari terjadi hal-hal yang tidak diinginlan. Hal senada dikatakan Lia, salah satu jemaat Gereja GPdI depan perumahan Bida Asri 2. "Penjagaan tidak terlalu ketat sih. Tapi wajar saja kalau tas kita juga diperiksa oleh petugas. Karena ini demi keamanan kita bersama," ujarnya.***

mang menjadi domain Pemerintah dalam bentuk regulator, namun operator FTZ dikelola swasta, bahkan di negara maju perencanaan FTZ secara makro dilakukan oleh konsultan yang berpengalaman, bukan sekedar menetapkan suatu kawasan saja secara geografis, tetapi juga akan menangani berbagai kendala, dan tantangan yang dihadapi termasuk prospek dan keuntungan yang bisa diraih. Di Amerika Serikat terdapat FTZ Cooperation (FTZC:http://www.ftzcorp.com). Perusahaan konsultansi ini telah memberikan pelayanan terhadap pengembangan hampir 1.000 kawasan FTZ. Beberapa bentuk pelayanan termasuk berhubungan dengan kelembagaan yang

berkaitan dengan FTZ misalnya Otoritas FTZ, Bea Cukai, Pemerintah Daerah, dan masyarakat, mendalami dan mensiasati berbagai aturan yang ada, berbagai proyek berkaitan dengan "software" bagi FTZ, perencanaan fisik industri manufakturing di kawasan FTZ (USA). Bahkan FTZC juga mengurus aplikasi pengembangan FTZ, menganalisis akan kebijakan perdagangan (trade policy), negosiasi bisnis, dan strategi penanganan kustomer. Jadi FTZ di negara maju benar-benar dikelola dengan baik dan benar, karena persaingan FTZ ada di negara lain. Negara Amerika Serikat yang sudah sangat berpengalaman saja, sangat serius dalam menangani FTZ ini. Insya Allah kita memahaminya.

Proyek Multiyears Perlu Dikaji BATAM CENTRE— Wacana soal kontrak proyek tahun jamak atau multiyears Pemko Batam yang digulirkan DPRD Kota Batam, perlu dikaji secara matang. Pasalnya, tidak semua jenis pekerjaan proyek dapat dimultiyearskan. "Kita harus kembali ke definisi kontrak multiyears, yaitu perikatan antara pengguna barang dengan penyedia barang dalam pekerjaan pengadaan yang pelaksanaannya memerlukan waktu lebih dari 12 bulan. Serta secara teknis pekerjaannya tidak dapat dipecah-pecah sehingga mengakibatkan anggarannya melebihi satu tahun anggaran," kata Endra Mayendra, Ketua Tim Penataan Wilayah Perdagang-

an Kabupaten/Kota Kadin Provinsi Kepri, kemarin di Batam Centre. Menurut Endra, jangan ada pengartian terbalik akibat minim anggaran maka dipaksakan dibuat kontrak secara multiyears, untuk itu jika berbicara proyek infrastruktur harus dicermati ruas-ruas mana saja yang memenuhi kriteria untuk dimultiyearskan. Berdasarkan analisa, untuk memenuhi ketentuan pekerjaan harus dikerjakan lebih dari 12 bulan, secara efektif bekerja dan tidak ada faktor-faktor force majeur adalah panjang minimal 4 kilometer dan lebar jalan tujuh meter, dengan metode perkerasan system rigid pavement dan dibuat secara

komposit dengan aspalt. Dari analisa tersebut pekerjaan infrastruktur jalanjalan lingkungan yang selama ini dilaksanakan Pemko Batam itu, tidak cocok dari segi besarannya untuk multiyears. Sehingga jika ingin membuat program multiyears, kata dia, Pemko Batam harus berkonsentrasi pada pembangunan jalan kolektor atau arteri. Endra pun melihat prioritas hanya pada beberapa ruas yang siap untuk dilaksanakan di antaranya jalur kedua dari underpass Pelita sampai Nagoya, jalur kedua simpang Bank Indonesia sampai SPBU KDA, dan pemeliharaan jalan simpang Polsek Lubukbaja sampai Jodoh. (tea)

KAMMI Batam Gelar Pelatihan Jurnalistik SEKUPANG — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Batam menggelar pelatihan junalistik yang bertemakan "Menulis untuk Perubahan" di SMP Islam Terpadu Tiban, (25/12). Kegiatan itu dilaksanakan mengingat pentingnya kemampuan menulis bagi mahasiswa guna menuangkan ide dan kritik yang membangun dalam bentuk tulisan. "Dengan adanya pelatihan ini kita berharap lebih banyak lagi mahasiswa yang menuangkan ide-idenya dalam ke dalam bentuk tulisan," ujar Manajer HRD dan Litbang Haluan Kepri, Fery Heryanto yang menjadi narasumber dalam pelatihan. Menurut dia, seorang mahasiswa tentu memiliki ide dan gagasan dalam hal menanggapi permasalahan yang ada, serta memiliki ide dan trobosan baru dalam menyelesaikan permasalahan yang sedang berkembang. Namun untuk menuangkan dalam bentuk tulisan, mahasiswa yang ada saat sekarang ini di Kepri masih cukup kurang. Kata Fery, menulis berita maupun opini tidaklah sulit. Memang, semuanya harus memalui sebuah proses pembelajaran, salah satunya dengan mengikuti pelatihan kepenulisan. Semakin rajin menulis, kata dia, maka semakin mudah pula bagi seseorang untuk bisa merangkai kata yang nantinya menjadi sebuah tulisan, kerana pada dasarnya semua orang sudah bisa menulis.

"Menulis itu faktor kebiasaan, dan dari tulisan jugalah kita bisa menuangkan ide dan gagasan kita,"terang dia. Pada kesempatan tersebut, Fery mengajarkan cara menulis sederhana sebuah opini. Hal ini mendapatkan tanggapan yang sangat positif oleh peserta yang hadir, rasa ingin tahun yang cukup besar dan ingin menggali informasi lebih banyak lagi, hampir seluruh peserta ingin bertanya kepada wartawan senior Haluan Kepri ini. Salah seorang peserta bertanya tentang bagaimana pemilihan sebuah berita sehingga bisa menjadi Head Line (HL) pada sebuah media massa. Menurut Fery, untuk menjadikan sebuah berita HL, biasanya dilihat dari nilai berita yang akan disampaikan. Ketua Panitia Pelaksana Soeherman Riadi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan atas dasar perlunya pemahaman

seputar dunia jurnalis. Diharapkan, seluruh anggota KAMMI Kepri bisa menuangkan ide dan kritik membangun dalam bentuk tulisan sesuai dengan isu yang sedang berkembang. Selain Batam, pelatihan jurnalistik ini juga diikuti peserta dari Tanjungpinang dan Bintan. "Pelatihan jurnalistik ini penting untuk menambah kualitas pengurus dan anggota KAMMI di bidang kehumasan dan jurnalistik. Dan juga diharapkan munculnya regenerasi penulis atau jurnalis muda," kata Soeherman. Selain Fery dari Haluan Kepri, panitia juga menghadirkan pembicara dari pengurus KAMMI Pusat yakni Inggar Saputra. "Pasca pelatihan, diharapkan para para peserta dapat giat menulis sebagai bentuk penuangan ide dan kritik membangun demi perubahan bangsa ini lebih ke depannya," katanya. (cw57)

DOK.KAMMI BATAM

PARA peserta pelatihan jurnalistik tampak serius mengikuti pemaparan narasumber Fery Heryanto.


METRO BATAM

Senin, 26 Desember 2011

11

Diduga Bakar Istri

Jasri Ditahan Usai Keluar RS

Perumahan Fortuna Raya II Langganan Banjir SAGULUNG — Setiap kali hujan turun, Perumahan Fortuna Raya tahap II selalu menjadi langganan banjir. Beberapa ruas jalan di perumahan tersebut bahkan terendam air hingga 50 sentimeter.Menurut warga, jika hujan melebihi dari empat jam, air akan semakin meninggi dan masuk ke beberapa rumah mereka.Terdapat ratusan rumah yang dihuni para keluarga dan anak kost di perumahan Fortuna Raya tahap II. "Banjir ini pernah terjadi saat perumahan baru ditempati, dan sudah agak berkurang sejak dibangun parit besar," ungkap Lina, salah seorang warga, kemarin. Menurut warga lainnya, tidak hanya pada pagi ataupun siang hari hujan deras sering mengguyur akhir-akhir ini. Namun terkadang juga pada waktu tengah malam, membuat warga terbangun di tengah tidurnya. Luapan air yang tibatiba memasuki rumah, sering membuat warga panik. Selain menyelamatkan barang-barang elektronik terhindar dari air, tak jarang membuat beberapa warga tidak bisa tidur, karena rumah tergenang air.(wan)

Pria 3 Anak Gantung Diri TIBAN— Alaga (36), warga Tiban Kampung RT02 RW03 ditemukan tewas tergantung di dapur rumahnya, Jumat (23/12) sekitar pukul 23.30 WIB. Pria beranak tiga tersebut diduga mengalami depresi karena tidak punya pekerjaan. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh anaknya Andi (9) dengan kondisi leher terbelit seutas tali kecil. Melihat bapaknya tergantung, Andi pun berteriak minta tolong kepada para tetangga. Tak lama, warga pun berdatangan, begitu juga dengan aparat keamanan. Jasad korban langsung diturunkan dan dibawa ke RS Otorita Batam untuk divisum sebelum disemayamkan di TPU Seitemiang. Naga, adik ipar Alaga menduga, saudaranya itu nekad gantung diri lantaran depresi karena tidak memiliki pekerjaan setelah pulang kampung. Sebelum menganggur, Alaga sempat menjadi supir taksi. (cw41)

BA TU AJI — Jasri, korban kebakaran di BATU TUAJI Tanjunguncang, langsung ditahan di Polsek Batuaji, begitu keluar dari menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji, Rabu (21/12) lalu . Jasri ditahan karena diduga sebagai pelaku pembakaran istrinya, Suhartini yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu. ZAKI SETIAWAN Liputan Batam "Kondisi Jasri sudah membaik dan telah keluar dari RSUD Embung Fatimah, Batuaji pada Rabu lalu," ujar salah seorang pegawai RSUD, kemarin. Kapolsek Batuaji, Kompol Tua Turnip saat dikonfirmasi membenarkan proses penahanan Jasri. Kata dia, pihak kepolisian selanjutnya akan melakukan pemeriksaan terkait terjadinya peristiwa kebakaran tersebut. "Pelaku diancam dengan pasal 44 ayat 1, 2 dan 3 undangundang nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan

dalam rumah tangga," ujarnya. Dibandingkan istrinya, kondisi luka bakar yang dialami Jasri lebih ringan. Sedangkan Suhartini, mengalami luka bakar hingga 86 persen di sekujur tubuhnya. Pasangan suami istri tersebut merupakan warga perumahan Taman Cipta Indah blok A/2 Tanjunguncang. Yang terpaksa harus dilarikan ke Unit Gawat Darurat RSUD Embung Fatimah, Batuaji lantaran mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, Sabtu (10/12) lalu.***

Hanura Kepri Santuni Yatim-Piatu

Calon Penerima Dana Bansos

Asal dan Banyak Kepentingan Politik BATAM CENTRE — Koordinator Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam Aris Hardi Halim mengatakan, banyak posting anggaran yang disusun Pemko Batam amburadul. Salah satunya posting anggaran calon penerima dana bantuan sosial (bansos). Menurut Aris, bagi calon penerima dana bansos seperti Aris yang diusulkan Pemko Batam terkesan banyak dilingkupi oleh kepentingan politik. Pembagian anggaran pun dilakukan secara tidak adil dan tidak merata. "Pembahasan bagi penerima dana bansos yang diajukan Pemko semuanya amburadul. Entah organisasi atau serikat apa saja yang diajukan Pemko itu sama

sekali tak layak untuk mendapatkan dana bansos. Dan ini saya lihat hanya untuk kepentingan politik saja," kata Aris kepada wartawan, kemarin. Lantaran amburadul, lanjut Aris, banggar meminta agar Pemko menyusun ulang bagi calon penerima dana bansos. "Kita minta disusun Hardi yang masuk akal. Masa yang diusulkan itu sangat tidak masuk di logika bagi yang akan menerima dana bansos itu," ujar Aris. Banggar DPRD, kata Aris, sejauh ini sudah mengkaji data bagi calon penerima dana bansos dan dana hibah. Data tersebut berasal dari Kantor Kesbangpollinmas. "Seharusnya Kesbangpolinmas ber-

CECEP/HALUAN KEPRI

BERI SANTUNAN— Sekretaris DPD Partai Hanura Provinsi Kepri Ari Gudadi memberikan santunan kepada anak yatim piatu, di Perumahan Griya Batuaji Asri, Sabtu (24/12). Kegiatan tersebut dalam rangka HUT Hanura ke-5.

fikir yang jernih. Mana yang resmi dan mana organisasi yang tidak resmi. Ini tidak, justru yang dimasukin yang tidak jelas," ujarnya. Anehnya lagi, kata Aris, dalam pembahasan calon penerima dana bansos juga masuk asosiasi jasa pengng tidak jelas tapi juga diajukan sebagai penerima dana bansos. Banggar menilai, hampir seluruh data calon penerima tidak relevan diajukan menjadi penerima dana bansos. "Pokoknya kacau. Organisasi wartawan yang betul-betul terdata di Dewan Pers saja tak ada namanya. Ada juga dicantumkan Asosiasi Jasa pengawalan. Ini dari mana. Kan sangat tidak masuk diakal. Pokoknya kita minta ini dikaji betul-betul, bukan asal-asalan," ujar legislator PKS ini. (lim)

BATUAJI— Bersempena dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ke-5, DPD Partai Hanura Kepri, memberikan santunan kepada anak-anak yatim-piatu, dhuafa dan ibu-ibu PKK di komplek Perumahan Griya Batuaji Asri, Kecamatan Sagulung, Sabtu (24/12). Bakti sosial (baksos) peduli dhuafa itu, sebagai wujud kepedulian Partai Hanura terhadap masyarakat. Partai yang dimotori Jendral (purn) TNI Wiranto, harus selalu beriringan dengan rakyat karena dengan kepedulian terhadap sesama, semuanya akan bersinergi meraih kemakmuran rakyat yang dicitacitakan bangsa Indonesia. "Ini sebagai upaya wujud syukur, kita bisa berkumpul

bersama masyarakat. Kami berharap ke depan kebersamaan ini akan terus terjalin sehingga partai ini bisa menjadi salah satu tumpuan aspirasi masyarakat," ujar Ari Gudadi, Sekretaris Jendral (Sekjend) DPD Partai Hanura Kepri. Katanya, Partai Hanura dalam beberapa hari mendatang akan memasuki usianya yang ke-5, jadi baksos ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan. Dia juga mengajak masyarakat agar kritis dan peduli dalam setiap kejadian yang ada dalam kehidupan. "Masyarakat harus peduli dan kritis, jangan mau lagi dibodoh-bodohi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, karena terbukti mereka yang berkuasa tidak peduli pada

rakyatnya. Hanura punya kader yang sudah teruji dan selalu berjuang dilandasi dengan hati nurani," ucapnya. Ari didampingi Sumartono (Tono) fungsionaris Hanura Kepri, memberikan santunan kepada anak yatim-piatu, dhuafa serta bantuan bagi organisasi ibu-ibu PKK perumahan setempat. "Semoga bantuan ini bermanfaat, jangan dilihat dari nilainya tapi kepedulian kami dan Partai Hanura pada masyarakat di sini," katanya. Hadir dalam kesempatan itu Fahrozi Wakil Ketua PAC Partai Hanura Sagulung, Ady Suherman Sekjend PAC Hanura Sagulung dan Agus Harefa Wakil Ketua PAC Hanura Sagulung wilayah Kelurahan Seipelenggut. (tea)


L I N G G A

12 Senin, 26 Desember 2011

Pelayanan Program KB dan Kesehatan Gratis di Lingga Pemprov Kepri Raih Juara Umum LINGGA — Tim Pemerintah Provinsi Kepri keluar sebagai juara umum pada kejuaraan Judo Bupati Cup I yang berlangsung di Wisma Ria, Dabo Singkep yang digelar selama dua hari (23-24 Desember). Tim Pemprov Kepri berhasil meraih 5 medali emas dan dua medali perak. Sedangkan penampilan atlet dari Lingga juga ada peningkatan prestasi dibandingkan kejuraan Judo Pemprov Kepri yang berlangsung di Batam beberapa waktu yang lalu. Ketua Pelaksana kejuaraan Judo Bupati Cup I, Mardeska, Sabtu (24/12) mengatakan, perincian pemenang untuk masing masing kelas juara untuk kategori kelas 55 kilogram juara diraih oleh Sarifudin dari PJB Polda Kepri. Juara untuk kelas 60 kilogram diraih oleh Widayat yang juga dari PJB Polda Kepri. Sedangkan kategori juara di kelas 66 kilogram adalah Marsidi dari PJSI Kota Batam dan terkahir untuk kategori kelas 73 kilogram keluar sebagai juara pertama Fajrin Hermansyah dari PJB Polda Kepri. "Atlet Lingga sendiri dalam kejuaraan kali ini berhasil mendapat nomor di kelas 81 kilogram atas nama Ringgo. Untuk kategori kelas 90 kilogram berhasil keluar sebagai juara pertama atlet PJS Kota Batam Pauzi Efendi dari PJB Polda Kepri yang tergabung dalam Tim Kepri,"ujarnya. Juara kelas bebas dalam kejuaraan Judo Bupati Cup I kali ini adalah Pauzi Efendi yang berasal dari PJB Polda Kepri. Untuk kategori Umur 13 tahun, pejudo asal Kabupaten Lingga Andika keluar sebagai juara pertama. Selanjutnya kategori Umur 16 tahun putra, pejudo asal SMK Dabo Singkep Ramadani berhasil menjadi yang terbaik dan kategori puteri umur 16 tahun, pejudo Devi Arista asal Pajuda keluar sebagai juara pertama. Sementara itu, rencananya kejuaraan Judo Bupati CUp ini akan diselenggarakan dua tahun sekali. Pelaksanaan selanjutnya akan berlangsung di Daik, Lingga dengan fasilitas yang lebih memadai. Untuk itu, diminnta dukungan seluruh pihak dalam penyelengaraan iven ini. (jfr)

BKKBN Sukses Layani Enam Pulau LINGGA— Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepri berhasil menuntaskan pelayanan program Keluarga Berencana (KB) dan pengobatan gratis di enam pulau di Kabupaten Lingga. Program pelayanan KB kepulauan untuk mempercepat revitalisasi program KB itu dimulai sejak Senin (19/12) dan berakhir pada Sabtu (24/12) kemarin. Tim pelayanan program KB dan pengobatan gratis ini terdiri dari tiga petugas BKKBN Kepri, satu petugas Kimia Farma, satu dokter gigi dan dokter umum yang diambil dari setiap wilayah, petugas TNI AL dan AD, serta petugas Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) Kabupaten Lingga. Ketua Tim pelayanan KB dan kesehatan gratis BKKBN Kepri untuk Kabupaten Lingga, Desri Mulyono mengatakan, pelayanan dimulai di Desa Sedamai pada Selasa (20/12) tercatat ada 42 peserta KB implan, pil, dan suntik. Sementara yang memeriksakan kesehatan umum tercatat 73 orang dan pemeriksaan gigi 21 orang. Se-

dangkan masyarakat yang memeriksakan kesehatan rahim tercatat 50 orang. Untuk kegiatan selanjutnya, pada Rabu (21/12) pelayanan terpusat di Kelurahan Raya dengan berhasil mendapatkan peserta KB sebanyak 89 dengan rincian 15 pasang implan, enam suntik, dan sebanyak 68 memilih pil. Sementara pemeriksaan kesehatan umum ada 70 pasien dan pemeriksaan kesehatan rahim 26 orang. Dijelaskan, setelah dari Desa Raya di Pulau Dabo, pada Kamis (22/12) pelayanan dilanjutkan ke Desa Musai di P u l a u D a i k . P a d a d e s a t e rsebut tercatat peserta KB implan mencapai 30 orang, pil 3 orang dan suntik 2 orang. Sementara yang memeriksakan kesehatan gigi 24 orang, kesehatan umum 56 orang dan papsmearatau memeriksakan kehamilan mencapai 40 orang dari PNS Kabupaten Lingga. Pada Kamis sore, kata dia, rombongan bergerak dari Musai menuju Kampung Senanggai, Kelurahan Pancur yang ditempuh dengan perjalanan menggunakan pompong menyusuri sungai dan menyeberang laut selama lebih kurang satu jam.

"Kegiatan di kampung tersebut dilaksanakan pada Jumat (23/12) pagi hingga sare. Jumlah peserta KB pada desa tersebut mencapai 40 orang, kesehatan gigi 17 orang dan umum 43 orang,"jelasnya. Kemudian pada Sabtu (23/ 12), kata Desri, pelayanan dila-

kukan pada dua tempat yaitu Kelurahan Senayang dan Tajur Biru. Di Senayang kegiatan dimulai dari sekitar pukul 08.0012.00 WIB. Selanjutnya rombongan bergerak menuju Tajur Biru dan memulai pelayanan pukul 14.00 WIB hingga malam hari.

"Jumlah peserta pada kedua pulau yang terletak di Kecamatan Senayang Lingga tersebut mencapai puluhan orang. Pada Minggu pagi kemarin tim kembali ke Batam karena semua pulau yang menjadi tujuan telah dilayani," ucap Desri. (adv/rml)

ISTIMEWA

MEMASANG ALAT — Seorang bidan tengah memasang alat kontrasepsi implan kepada peserta KB baru di Desa Musai, Lingga dalam kegiatan pelayanan KB dan pengobatan gratis BKKBN Kepri, Kamis (22/12).

Akibat Cuaca Buruk

Dua Kapal Batal Berangkat LINGGA — Dua kapal dari Tanjungpinang-Dabo Singkep batal diberangkatkan pada Minggu (25/ 12) akibat buruknya cuaca di laut. Kantor Pelabuhan (Kanpel) Tanjungpinang terpaksa membatalkan rute pelayaran reguler itu dengan alasan demi keselamatan penumpang. JEFRIADI Liputan Lingga Emran, petugas Kanpel Dabo Singkep, Minggu (26/12) mengatakan, pemberangkatan dua kapal menuju Dabo Singkep terpaksa dibatalkan akibat cuaca buruk. Dua kapal adalah MV Super Jet dan Marin Hawk. Pada akhir-akhir ini, gelombang di laut memang tidak menentu, sehingga pelayaran tidak normal untuk melayani masyarakat yang akan berpergian dari Pelabuhan Jagoh, Dabo Singkep ke

Tanjungpinang. "Dua kapal dari Tanjungpinang menuju Dabo Singkep tidak bisa berangkat. Penyebabnya cuaca buruk, sehingga kedua kapal dilarang berangkat oleh Kanpel Tanjungpinang,"ujarnya. Kapal ini berangkat dari Tanjungpinang-Dabo Singkep setiap hari. Kapal ini sebelumnya sudah berangkat dari Pelabuhan Jagoh Dabo Singkep-Tanjungpinang dan untuk

kembali tidak bisa berlayar pada siangnya. Penumpang dari Tanjungpinang yang sudah membeli tiket untuk pulang ke Dabo Singkep dengan terpaksa mengundurkan keberangkatanya. Sementara Lina, staf penandatangan keberangkatan kapal Adpel Tanjungpinang Lina mengatakan, memang larangan keberangkatan itu dilakukan karena melihat kondisi kapal dan keadaan cuaca yang tidak memungkinkan. "Kapal Super Jet rusak, sedangkan arena juga tidak memungkinkan untuk berangkat. Laporan dari BMKG kalau saat ini ketinggian ombak bisa mencapai 2 sampai 3 meter. Melihat hal tersebut, maka kita tegaskan keberangkatan kapal dibatalkan untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan,"katanya. ***

Kegiatan PNPM di Lingga

Bangun Pipa Air Bawah Laut Sepanjang 3 KM LINGGA — Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Desa Batu Belubang, Kecamatan Senayang, Lingga patut diberi apresiasi. Kegiatan PNPM di desa ini berhasil membangun instalasi pipa air bawah laut sepanjang 3 KM dari Pulau Suak Buaya untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Desa Batu Belubang. "Dalam kegiatan ini, PNPM berhasil membangun pipa air bersih bawah laut untuk kebutuhan masyarakat. Ini membuktikan PNPM di Kabupaten Lingga tingkat keberhasilannya sangat baik di Indonesia," kata Fasilitator Teknik

(FK) PNPM Kabupaten Lingga, Alfiandri saat pelatihan Setrawan PNPM di Hotel Gapura, Dabo Singkep, beberapa waktu lalu. Dikatakan, pembangunan pipa bawah laut sepanjang tiga kilometer ini di bawah permukaan air laut sedalam 30 meter. Dengan jaringan pipa air bersih tersebut, saat ini masyarakat Desa Batu Belubang tidak lagi mengalami kekurangan air bersih pada saat musim kemarau. "Keberhasilan ini juga berkat dukungan masyarakat daerah tersebut yang membantu secara swadaya pembangunannnya," ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, menjelang berkahirnya program PNPM dari pemrintah pusat pada Tahun 2014 nantik, PNPM di Lingga harus memanfaatkan waktu yang tersisa untuk melakukan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Lingga. "Kita berharap hingga habisnya program PNPM di Tahun 2014, seluruh kebutuhan pembangunan dan pemberdayaan dari PNPM dapat dinikmati masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan," ujarnya. Dia menuturkan, pelatihan Setrawan PNPM dari ins-

tasi pemerintah yang dilakukan PNPM bertujuan agar koordinasi antara PNPM dan Pemkab Lingga dapat berjalan dengan baik. Artinya, para Setrawan yang merupakan perwakilan dari SKPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat ini dapat menyampaikan program pembangunan yang tidak ter-cover oleh PNPM dimasukan dalam program pembangunan yang bersumber dari APBD Lingga. "Kita ingin PNPM dan Pemkab Lingga bersinergi untuk melakukan pembangunan diseluruh pelosok Lingga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," imbuhnya. (jfr)

Warga Marok Tua Minta Saguhati

JEFRIADI/HALUAN KEPRI

DUA kapal batal berangkat dari Tanjungpinang menuju Dabo Singkep akibat tingginya gelombang laut, Minggu (25/12). Kapal nelayan sedang berusaha melewati arus di perairan Lingga.

LINGGA— Warga Desa Marok Tua meminta perusahaan pertambangan PT Hermina Jaya (HJ) melunasi janji kekurangan dana saguhati kepada masyarakat. PT Hermina Jaya berjanji untuk memberikan uang saguhati kepada masyarakat Desa Marok Tua sebesar Rp8,5 juta untuk 547 kepala keluarga. Pencaiaran dilalakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama sebesar Rp4,25 juta. Sedangkan sisanya dilunasi hingga perusahaan tersebut selesai membangun pelabuhan jeti untuk kepentingan ekspor. "Namun hingga saat ini pelabuhan jeti tidak kunjung selesai. Sedangkan PT Hermina Jaya telah melakukan ekspor biji bauksit dengan

meminjam pelabuhan PT TBJ," kata seorang warga Marok Tua yang tidak bersedia disebutkan namanya kepada Haluan kepri, kemarin. Dikatakan, dalam pemberian saguhati tahap pertama, pada 28 Maret 2011, Direktur PT Hermina, Herman berjanji akan membayarkan sisa saguhati kepada masyarakat Desa Marok Tua setelah dapat membangun pel abuhan jeti untuk kepentingan ekspor. "Meski saat ini pelabuhan jeti belum selesai dibangun, tapi PT Hermina telah melakukan ekspor bauksit dan seharusnya sisa sudah dibayarkan. Pembangunan pelabuhan jeti dilakukan untuk kepentingan ekspor bauksit, jika saat ini sudah dapat eks-

por, kapan penyelesaian pelabuhan dilakukan," paparnya. Dia berharap, PT Hermina, tidak melakukan pembohongan pemberian saguhati ini kepada masyarakat Desa Marok Tua. Dengan berdalih pembangunan jeti yang belum selesai saguhati yang telah disepaki oleh masyarakat Desa Marok Tua dan pihak perusahaan yang disaksikan oleh camat dan unsur FKPD Singkep Barat, awal Maret 2011 lalu tidak dibayarkan. "Saat ini warga sangat mengharapkan PT Hermina membayarkan sisa uang saguhati yang dijanjikan," imbuhnya. Sementara Direktur PT HJ Herman mengatakan, sesuai perjanjian PT Hermina akan melunasi pembayaran sagu-

hati yang disepakati. Namun berbagai kendala hingga saat ini pelabuhan jeti PT Hermina di Desa Marok Tua belum selesai dibangun. "Perjanjian saguhati tetap dibayarkan, namun sampai pelabuhan selesai dibangun. Persoalan ini telah saya sampaikan kepada masyarakat Marok Tua," ujarnya. Ketika ditanyakan tentang telah ekspornyanya p e r usahaan ini, meski per usa h a a n i n i b e l u m s i a p memb a n g u n i a m e n g a k uinya. Tapi ia tetap bertahan b a h w a r e a l i s a s i s i s a p e mbayaran saguhati tetap dilakukan setelah selesainya pembanguan pelabuhan. "Nantik saya akan bertemu dengan masyarakat mengenai hal ini," tukasnya. (jfr)


NATUNA

13

Pulau Laut Terancam Krisis Sembako

Warga Batubi Minta Jalan Diperbaiki RANAI — Warga trans Batubi Kecamatan Bunguran B a ra t m e n g e l u h k a n k o n d i s i j a l a n u t a m a d i p e mukiman maupun jalan penghubung dari trans Batubi ke Kota Ranai rusak parah. D engan struktur jalan dibangun dari timbunan tanah merah, membuat jalan berubah menjadi kolam dan berlumpur. Pantauan Haluan Kepri di lapangan, akibat sejumlah titik jalan menuju pemukiman warga trans Batubi rusak parah. Tidak sedikit pengendara yang melintas di jalan tersebut mengeluh. Sampai-sampai keluhan mereka menjadi caci makian, k arena kendaraan yang mereka tumpangi seketika harus amblas ke dalam lumpur sedalam 20-30 centimeter. Kemudian, bagi pengendara yang belum mahir membawa kendaraan khususnya roda dua, terpaksa harus menuntun kendaraannya supaya tidak jatuh saat m e l i ntas di jalan tersebut. Selanjutnya bagi pengendara yang membawa tumpangan, dengan terpaksa harus diturunkan. Romlan (18), salah satu pengendara roda dua yang melintas di jalan ini mengatakan, dengan rusaknya jalan utama menuju pemukiman warga trans Batubi, membuat sejumlah aktifitas warga terganggu. Bisanya untuk sampai ke daerah ini, pengendara hanya perlu menempuh dengan waktu satu jam lebih dari Ranai. Tetapi sekarang pengendara butuh waktu dua jam lebih untuk sampai ke trans Batubi. " Ini bukan lagi jalan yang pantas untuk dilintasi, dan per lu secepa tnya diperbaik i . J i ka tidak, ak an bisa menelan korban ke ce l a k aan," tutur R omlan, yang ditemui saat melintas di jalan trans Batubi, Sabtu (24/12). Kata Romlan, mulai dari penghabisan jalan aspal di pertengahan Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah sampai pemukiman warga trans Batubi, seluruh jalan hampir mengalami kerusakan yang cukup parah. Sementara dengan k ondisi jalan tersebut, kendaraan roda dua dan roda empat yang digunakan sebagai transportasi utama pun masih sering melintas. Sampai-sampai k endaraan yang melintas di jalan tersebut berubah warna menjadi kekuning-kuningan, k arena lumpur. "K alau ada jalan alternatif masih mendingan. Ini tidak, jalan yang rusak adalah jalan satu-satunya yang dilewati menuju trans Batubi, " kata Romlan mengeluh. Sementara Pulung (20), pengendara yang juga melintas di jalan ini mengatakan, kalau jalan tersebut rusak akibat buruknya pembangunan di Kabupaten N at u n a . St r u k t u r j a l a n ya n g m e s t i n y a d i b a n g u n dengan tanah kerikil, tidak dilakukan oleh pemerintah. Bahkan jika perlu pemerintah harus sudah mengaspal jalan tersebut. "Kalau dihitung, setiap hari ada seratus kendaraan yang melintas di jalan ini. Jadi menurut saya, sudah saatnya jalan ini di aspal," tutur Pulung. Kata Pulung, tidak hanya jalan lintas utama saja yang mengalami kerusakan paling parah. Namun jalan utama di pemuk iman warga juga rusak, licin dan berlumpur. "Coba pejabat Pemkab Natuna sekali-kali turun ke lapangan, supaya tahu kondisi sebenarnya," pungkasnya.(leh)

Senin, 26 Desember 2011

RAN AI — Warga di Kecamatan Pulau Laut mulai ANAI gelisah karena pasokan sembako di daerahnya sudah mulai menipis. Dari tiga desa di Kecamatan Pulau Laut, Desa Air Payang kini kehabisan pasokan beras dan gula. Sementara dua desa lainnya Desa Tanjung Pala dan desa Kadur, belum sampai mengalami krisis pasokan. S H O L E H A R I YA N T O Liputan Natuna

Seperti yang disampaikan Malik (51), salah satu pemilik toko di Desa Air Payang mengatakan, di tokonya sekarang sudah tidak lagi menjual beras. Hal itu disebabkan pasokan beras dari agen di Sedanau Kecamatan Bunguran Barat, belum sampai ke Pulau Laut karena cuaca sedang ekstrim. "Kami sudah tidak lagi menjual beras karena kehabisan stok. Kemungkinan tiga hari kedepan baru ada pasokan beras dari agen," ujarnya. Duna (37), pemilik toko di Desa Air Payang menyebutkan, kalau beberapa pasokan kebutuhan sembako di tokonya tinggal menunggu hitungan hari lagi. Jika dalam beberapa hari kedepan tidak ada barang masuk ke Pulau Laut, maka pasokan sembako di tokonya bakal putus. "Kami masih menunggu trip kapal barang, mudah-mudahan dua tiga hari lagi sampai di Pulau Laut," tuturnya. Sementara Sekcam Pulau Laut Sudirman, Mpd saat dihubungi membenarkan adanya beberapa kebutuhan sembako di Pulau Laut yang mulai kosong. Salah satu sembako yang dimaksud adalah beras dan gula pasir. " Benar, beberapa pasokan sembako di daerah kami sedang kosong. Tetapi masyarakat masih bisa mendapatkan pasokan sembako sampai minggu depan," ujar Sudirman saat dihubungi via ponsel, Minggu (25/12). Katanya, yang tidak ada pa-

sokan beras dan gula terjadi di Desa Air Payang, karena di desa tersebut tidak ada toko besar yang biasa memasok kebutuhan pokok dari luar kecamatan seperti Sedanau. "Salah satu toko besar di Desa Tanjung Pala mengatakan, kalau pasokan beras dan gula serta kebutuhan sembako lainnya masih bisa diperoleh di tokonya. Dia mengatakan, jika tidak ada halangan kapal cargo yang mengangkut barang sembakonya dari Sedanau akan tiba," katanya. Ditambahkan Sudirman, bahwa masyarakat di Desa Air Payang masih bisa mendapatkan pasokan sembako di Desa Tanjung Pala, dengan menempuh perjalanan sejauh kurang lebih tujuh kilometer. Karena di desa tersebut hanya ada satu toko besar yang masih menjual kebutuhan sembako dengan lengkap. "Desa Air Payang adalah desa paling ujung, dan Desa Kadur berada di antara Desa Tanjung Pala dengan Desa Air Payang, sehingga masyarakat di Desa Kadur masih bisa memperoleh pasokan sembako dengan baik," imbuhnya. Masih kata Sudirman, bahwa krisis sembako di Kecamatan Pulau Laut adalah dampak dari musim utara yang terjadi di Kabupaten Natuna. Dan musim ini baru akan berakhir pada bulan Januari 2012. "Selama musim ini berlangsung, kapal kecil antar pulau tidak berani berlayar," pungkasnya.***

SHOLEH/HALUAN KEPRI

RUSAK PARAH — Jalan utama di pemukiman penghubung dari trans Batubi ke Kota Ranai ini rusak parah. Warga trans Batubi Kecamatan Bunguran Barat minta Pemkab segera memperbaiki jalan ini, guna menghindari terjadinya korban kecelakaan. Tampak pengendara roda dua terperosok saat melintasi jalan yang rusak parak ini, Sabtu (24/12).

Fokusmaker Sosialisasi Bahaya AIDS ke Pulau Terpencil RANAI — Fokusmaker Kabupaten Natuna mengadakan penyuluhan HIV AIDS bagi pelajar di pulau perbatasan, Kecamatan Serasan Timur, Natuna, Sabtu (24/12). Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia. Ketua Fokusmaker Natuna Muhammad Faisal menyebutkan, kegiatan tersebut salah satu upaya untuk memperkenalkan bahaya penyakit HIV AIDS bagi pelajar di daerah kecamatan kepulauan di Natuna, yang sulit di jangkau dan minim informasi. " Kita juga memperkenalkan cara penanganan HIV AIDS kepada pelajar di Kecamatan Serasan induk dan Serasan Timur. Tu-

juannya supaya mereka (pelajar) juga bisa ikut memerangi penyebaran HIV AIDS di daerah mereka," ujar Faisal saat dihubungi via ponsel. Menurut Faisal, jarak tempuh yang jauh dan harus menggunakan transportasi laut, membuat pelajar di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur jarang terlibat pada acara-acara penyuluhan HIV AIDS yang diselenggarakan di ibukota kabupaten. Untuk itu, dengan adanya penyuluhan HIV AIDS yang diselenggarakan oleh Fokusmaker tersebut, pelajar lebih mengenal apa itu HIV AIDS. " Kita juga memberikan materi tentang akibat hubu-

ngan sex bebas, pemakaian narkoba, serta tindakan diskriminasi terhadap anak. Langkah ini terus kita laksanakan setiap tahunnya, dengan upaya menjadikan anak bangsa yang sehat baik jasmani maupun rohani," tuturnya. Untuk narasumber, lanjut Faisal, pihaknya mengundang Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, yang lebih paham terhadap penyakit HIV AIDS. " Kami bersyukur, pelajar di daerah ini sangat senang dengan acara ini. Katanya mereka sangat jarang mengikuti kegiatan penyuluhan HIV AIDS seperti ini," pungkasnya.(leh)

Dugaan Pembangunan Jalan Tanpa Pengawasan

Masyarakat Datangi Gedung DPRD Anambas ANAMBAS — Masyarakat Air Bini, Desa Tiangau, Kecamatan Siantan Selatan dan Rintis, Batu Tambun Kecamatan Siantan, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas. Kedatangan sejumlah masyarakat tersebut, hendak menyampaikan aspirasi terkait pembangunan jalan dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp6,5 yang diduga lepas dari pengawasan Dinas PU. Bahk a n d e n g a n t e g a s , masyarakat meminta DPRD untuk segera menghentikan pembangunan jalan itu, karena tak dipungkiri telah mengganggu aktivitas masyarakat. Ironisnya lagi, di-

sinyalir pembangunan jalan tidak sesuai bestek. Kedatangan puluhan masyarakat itu diterima oleh Ketua Komisi II Wan Zuhendra dan Ketua Banleg Acok Baso. Dan pada kesempatan itu DPRD berjanji segera memanggil Sekretaris Daerah, Radja Tjelak Nur Djalal dan Kepala Dinas PU Marbawi untuk rapat guna mengambil langkah penyelesaian persoalan tersebut. Dari pertemuan yang dipimpin Wan Zuhendra dan dihadiri beberapa anggota DPRD diantaranya Acok Baso, Arazam, Julius, dan Indrayana tersebut, terungkap ada 12 intem yang disampaikan masyarakat terkait permasalahan pembangunan ja-

lan secara teknis. Masyarakat meminta kepastian dan langkah-langkah yang akan diambil guna mengatasi persoalan, karena kedatangan masyarakat ini sudah keenam kalinya ke Dinas PU, Kantor Bupati maupun DPRD KKA. Masyarakat menuntut perbaikan jalan yang tak kunjung selesai. Jika di musim hujan jalan dipenuhi genangan air, karena perbaikan jalan dengan pembukaan badan jalan. Jalan menjadi jalan tanah, sehingga sulit dilalui. Akibatnya, masyarakat Rintis dan Siantan Selatan terancam kekurangan logistik karena sulitnya medan yang dilalui. Kendaraan yang melalui jalan harus memba-

wa tanah, dan tak jarang pengendara terjatuh karena badan jalan yang licin akibat dari pembangunan jalan yang tidak sesuai perencanaan. Selama perbaikan jalan, masyarakat tidak disediakan alternatif bagi pengguna jalan. Sementara jalan ini merupakan akses satu-satunya pusat ibukota ke Siatan Selatan. Sementara di musim utara ini, pompong laut tidak bisa berlayar karena ombak s e d a n g b e s a r . K i n i m a syarakat Siantan Selatan mengeluhkan banyaknya terputus kebutuhan logistik. Meskipun sudah keenam kalinya masyarakat menyampaikan aspirasi, namun Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Marbawi tidak mengetahui kejadian kondisi di lapan g a n . M a r b a w i y a n g d ipanggil oleh DPRD KKA untuk hadir memenuhi tuntutan m a s y a r a k a t t e r s e b u t m enyampaikan bahwa pihaknya akan mengkaji kembali pelaksanaan proyek itu. Seperti gorong-gorong yang dituntut masyarakat semestinya ada, tapi tidak ada. Besi diganti dari 8 mm menjadi 6 mm, harus ada pengajuan. "Saya a k a n t a n y a k a n p a d a k o nsultan pengawas dan masih akan di cek," katanya. Pernyataan Marbawi yang biasa mengelak saat demo masyarakat ini membuktikan kalau tuntutan selama ini didiamkan saja. Sampai berakhir pelaksanaan pada, Jumat (23/12) ini. Tuntutan masyarakat sejak Oktober silam belum juga dicek dan diawasi Dinas PU. Marbawi menyampaikan bahwa kontrak dengan kon-

traktor pelaksana hingga, kemarin. Namun dalam kontrak disebutkan, perpanjangan sampai tanggal 30 Desember 2011. Jika tidak juga selesai, maka terhitung 31 Desember 2011, proyek dihentikan dan pembayaran berikutnya diputus. "Kemudian kontraktor harus membayar denda atas keterlambatan ini," kata Marbawi. Sementara itu, Komisi III DPRD KKA Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat mempertanya kan kinerja PU yang tidak mengindahkan hasil hearing dengan DPRD dua bulan lalu. Saat itu Marbawi tidak hadir, namun PPTK proyek Iwan K Roni, Sekretaris Dinas PU hadir. I n d r a y a n a , a n g g o t a K omisi III menyampaikan dalam sidak kala itu, terbukti memang adanya pengecoran yang dilakukan di atas tanah yang becek dan tidak dipadat terlebih dahulu. Tikar besi 6 mm juga dikembang ke tanah, tanpa ada pemadatan batu terlebih dahulu. Teguran ini sudah disampaikan, tapi tidak juga diindahkan. Bahkan dalam rapat dengan Iwan K Roni beberapa waktu lalu, dewan mempertanyakan pemilik perusahan tersebut. Tapi PPTK ini tidak bisa menjelaskan dan lebih memilih mengatakan tidak tahu. "Seperti hantu perusahaan yang menand a t a n g a n i k o n t r a k d en g a n PPTK ini. PPTK sendiri tidak mengetahui siapa pemilik PT nya,"katanya. Sedangkan Acok Baso menyampaikan bahwa kinerja Konsultan Perencana dan Pengawas dipertanyakan. Ka-

rena sejak DPRD sidak, tuntutan masyarakat ini telah disampaikan. Tapi sampai saat ini tidak juga diperbaiki. Dirinya mempertanyakan apakah tuntutan itu ada dalam perencanaan. Namun pada kenyataannya, pengawasan di lapangan boleh dikatakan tidak ada s a m a s e k a l i . K a r e n a k emungkinan CCO yang diajukan kontraktor untuk memperlambat pembangunan sangat tidak mungkin. Kondisi medan tidak ada yang menyeb a b k a n t e rl a m b a t . S ep e r t i pemotongan bukit semestinya sudah ada pada perencanaan. Sementara itu juga tidak ada pembangunan jembatan yang bisa menghambat proses pembangunan. Kalau pun ada, hanya gorong-gorong. Tentunya hal tersebut telah direncanakan. Tapi pada kenyataannya, pengerjaan tidak melaksanakan hal tersebut. CCO juga sangat tidak masuk akal karena pengerjaan belum berakhir dan sudah CCO. Acok mengakui bahwa jalan ke Batu Tambun semakin parah dan tidak layak dilalui. Hal ini mengakibatkan perekonomian ke Siantan Selatan tidak jalan. Dia menyebutkan langkah Dinas PU untuk tidak membayar pengerjaan berikutnya sudah benar. Karena jalan yang sekarang dibangun, justru sekarang juga hancur. "Kalau ada pengawas tentu ini tidak akan terjadi. Tapi kita melihat tidak ada pengawasan dari perencanaan yang dibuat. Sehingga jalan ini asal jadi. Untuk itu, tolong dijelaskan perencanaannya seperti apa,"katanya.

Namun sayangnya, lagilagi Marbawi tidak mampu menjelaskan seperti apa pembangunan jalan tersebut. Sekda KKA, Radja Tjelak Nur Djal a l y a n g h a d i r s a a t i t u , telah melihat anak buahnya. Ungkapan Marbawi, yang tid a k m e n g e t a h u i t e k n i s p engerjaan ini membuktikan dirinya bukanlah seorang kepala dinas yang menguasai teknis. Sementara itu, Julius menyampaikan bahwa dirinya sendiri telah menyampaikan kepada Iwan K Roni, dalam rapat sebelumnya. Kalau peralatan disimpan oleh kontraktor di dalam tong. Sedangkan pengawas, sond o n g b e r a d a d i T a n j u n gpinang dan tidak berada di Anambas. Saat ditanya mengenai keberadaan sondong yang di Tanjungpinang karena sudah menegur kontrakt o r d u a k a l i , t a p i t i d a k d ihiraukan. Kenyataan ini juga dipertanyakan oleh Arzam, kalau Dinas PU lebih mementingkan pembangunan jalan oleh kontraktor, bukan lagi pembangunan jalan oleh pemerintah. Karena kontraktor lebih berkuasa dengan tidak mengindahkan pengawas. T e rb u k t i s a m p a i k e m a r i n , kontraktor berjalan sesuka hati dan Dinas PU hanya bergoyang kaki membiarkan program tidak berjalan sesuai ketentuan. Dari sidak beberapa hari lalu, Arzam menyampaikan bahwa pengawas tidak ada di lokasi pengerjaan. Hal ini menjadi tidak masuk akal. Penyeleksian oleh Dinas PU tidak memperhatikan kelayakan konsultan pengawas.(yul)


14 Senin, 26 Desember 2011

FOKUS

Pekerja Keras yang Menggoreskan Tinta Emas di UMRAH DILAHIRKAN di Desa Jambat, Kecamatan Midai, Kabupaten Natuna dari pasangan Muhammad Amin yang merupakan seorang guru dan Siti Aminah pada 24 Juni 1950, Prof.DR.H.Maswardi M Amin,MPD, merupakan Rektor Pertama Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang yang telah berhasil menggoreskan tinta emas pada Universitas kebanggaan masyarakat Provinsi Kepri ini. Melalui tangan dinginnya walaupun harus melalui sejumlah cobaan dan rintangan Ia berhasil menghantarkan UMRAH menjadi universitas negeri pertama di Provinsi Kepri. Bahkan pencapaian ini menjadi terasa spesial karena menjadi Universitas tercepat yang memperoleh status negeri di Indonesia yang ditandai dengan catatan rekor Muri yang diraih UMRAH. Penegerian ini ditandai dengan keluarnya Perpres nomor 23 tahun 2011 tentang penegerian UMRAH yang ditandatangani langsung oleh Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono pada 8 September 2011 lalu di Jakarta. Memulai pendidikan Sekolah Rakyat (SR) pada usia 5 tahun di Desa Jambat, Midai , Natuna, saat menduduki bangku kelas III SR Maswardi harus pindah mengikuti kedua orang tuanya yang pindah mengajar ke Pulau Mentebung. Pendidikan SRnya pun terpaksa dilanjutkan di Tambelan, karena di Mentebung sendiri baru ada kelas 1 SR. Pada tahun 1962 Ia berhasil menamatkan pendidikan SR, namun kembali Ia harus pindah mengikuti orang tuanya ke Pulau Terong Batam. Saat itu dipulau Terong belum ada SMP, dan Iapun harus melanjutkan pendidikannya ke Belakang Padang , hingga menduduki bangku kelas 3 pada tahun 1964.

Setelah itu Iapun menjadi remaja putus sekolah yang harus dilakoninya dari tahun 1964 hingga tahun 1967 . Selama menjadi remaja putus sekolah Ia tak mau berpangku tangan. Profesi sebagai nelayanpun Ia jalani, pada masa ini karakter pekerja keras yang dimilikiya mulai terbentuk, dimana hal ini akan menjadi kunci sukses dalam kiprahnya menorehkan tinta emas di UMRAH yang akan menjadi goresan penting dalam catatan dunia pendidikan di Provinsi Kepri dimasa yang akan datang. Perjalanan nasib manusia, tak pernah bisa diprediksi, hal ini pulalah yang dialami Maswardi muda yang memperoleh kesempatan emas untuk mengikuti ujian persamaan KGB (Kursus Guru 'B') pada tahun 1967 yang tidak disia-siakannya. Dan kemudian pada tahun yang sama Ia melanjutkan sekolah pada Sekolah Pendidikan Guru (SPG) di belakang Padang dan lulus dengan hasil yang memuaskan. Tahun 1968 Ia kembali berpindah tempat mengikuti kepindahan orang tuanya ke pemangkat, Kalimantan Barat , menjadi penjual sayuran diemperan kaki lima, berteman dengan anak putus sekolah lainnya yang aktif di Pramuka membuat hatinya juga tergerak untuk masuk pendidikan Pramuka.

FOTO keluarga Rektor UMRAH Maswardi M Amin.

Dari gerakan Pramuka Suami dari HJ Djuraida ini kembali termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke SMA, hal ini didasari oleh sebagian besar teman-temannya di Pramuka bersekolah di SMP dan SMA. Untuk menamatkan SMP Ia akhirnya harus mengikuti ujian persamaan di Singkawang pada tahun 1969. Tahun 1970 Ia masuk SMA sambil mengajar, pada pagi hari dari jam 08.00-13.00 wib Ia belajar di SMA. Dan pada pukul 14.00 Ia mengajar di SD 06 Kampung Sinam Pemangkat selama 3 tahun, hal ini Ia lakoni hingga menamatkan pendidikan SMAnya pada tahun 1972. Pada tahun 1974 Maswardi berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan pada universitas Tanjungpura Pontianak. Tahun 1977, Ia berhasil menyelesaikan program studi Sarjana Muda dan melanjutkan ke Program Sarjana (S1), dan diwisuda sebagai sarjana pada tahun 1979. Bulan September tahun 1985, Ia kembali melanjutkan program studi pasca Sarjana (S2) di IKIP Bandung (UPI sekarang-red). Dan berhasil menyelesaikan program S2 pada bulan September 1987 setelah itu kembali bertugas di FKIP Universitas Tanjungpura yang dijalaninya selama 2 tahun. Sedangkan pada tahun 1989 melanjutkan program studi ke program Doctor S3 IKIP Bandung dengan modal tekad yang membaja tanpa dibekali beasiswa Ia berhasil menyelesaikan program Doctornya pada bulan maret tahun 1985. Walaupun berkat kegigihan tekadnya pada tahun kedua Ia berhasil memperoleh bea siswa. Dan terakhir pada tahun 2002 Ia mengikuti pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas). ***

Prof DR Maswardi M Amin, M.Pd

REKTOR UMRAH

Terima Rekor Muri saat Wisuda Sarjana ke-2 SEBANYAK 108 mahasiswa/wi dari empat fakultas di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) diwisuda pada Sabtu malam (15/10), di Hotel Aston, Tanjungpinang. Pelaksanaan kegiatan wisuda tersebut disejalankan dengan agenda sidang terbuka senat UMRAH, dalam rangka Dies Natalis IV dan program wisuda sarjana yang ke-2 tahun 2011. Lulusan terbaik program pendidikan sarjana UMRAH tahun ini adalah Hadli Lidya Rikayana dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,76. Hadli adalah mahasiswa program studi akutansi, Fakultas Ekonomi. Sedangkan lulusan terbaik program pendidikan sarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, jurusan Sosiologi adalah Suharyanto dengan IPK 3,75. Adapun mahasiswa peraih IPK tertinggi yakni 3,68 dari program pendidikan sarjana Fakultas Teknik jurusan Teknik Perangkat Lunak adalah Dennis Torio. Kemudian, Edi Kurniawan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia dengan IPK 3,72. Dalam acara tersebut hadir Gubernur Kepri HM Sani dan pejabat lain, di antaranya Ketua DPRD Kepri Nur

Syafriadi, Lis Darmansyah selaku Wakil Ketua II DPRD Kepri, Danrem 033/Wira Pratama, serta seluruh jajaran SKPD Pemprov Kepri. Gubernur dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang diwisuda. Sani mengimbau mahasiswa ikut membangun Kepri. "Agar lebih optimal lagi, pengetahuan yang didapat tentunya harus didukung dengan karakter dan etika yang baik. Sekali lagi, saya ucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati," kata Sani. Rekor MURI Dalam kegiatan wisuda tersebut, juga disisipkan agenda penerimaan penghargaan rekor Muri kepada UMRAH atas penegerian tercepat perguruan tinggi di Indonesia. Penyerahan rekor MURI tersebut diserahkan perwakilan MURI kepada Rektor UMRAH Maswardi M Amin. Dalam kesempatan itu juga dilakukan pengukuhan Ikatan Alumni UMRAH. Maswardi M Amin dalam sambutannya menyampaikan, terwujudnya status negeri UMRAH patut disyukuri mahasiswa dan seluruh masyarakat Kepri. "Semoga ke depan UMRAH menjadi sebuah universitas yang berkompeten. Kepada wisudawan dan wisudawati harus dapat mengaplikasikan ilmunya di tengah msyarakat, serta menjadi

PENYERAHAN penghargaan Rekor MURI atas Penegerian Tercepat Di Indonesia Untuk Katagori Perguruan Tinggi oleh Perwakilan MURI kepada Rektor UMRAH Maswardi M Amin.

sumber daya manusia berkualitas demi pembangunan Kepri ke depan," ungkapnya. Ia menjelaskan, UMRAH sebagai sebuah Academic Enterprise memiliki tujuan untuk menghasilkan lulusanlulusan terbaik dari Rumpun ilmu yang ada di UMRAH sendiri dengan pemahaman terhadap Content Maritim yang terintegrasi dengan Ilmu-ilmu Sosial, Pendidikan, Humaniora, Teknik, dan Sains. Untuk Mencapai Tujuan tersebut tentu sebuah Universitas memerlukan Manajemen yang baik yang mampu mengakomodir Semua Kapasitas dari Entitas di dalamnya. Sementara Entitas-entitas seperti Pimpinan Universitas, Manajemen Rektorat, Dekan Fakultas, serta Kantor Unit Pelayanan Teknis saling mendukung satu sama lain dalam mengakselerasi pertumbuhan Roda Organisasional UMRAH. Semua itu bermuara pada Tim Manajemen yang mampu berpikir secara Outward Looking karena Faktor Geografis UMRAH yang strategis di Selat Malaka, serta Inward Looking untuk Menumbuhkan Potensi terbaik Universitas dalam Rangka mencapai Visi UMRAH.***

SEKRETARIS Senat UMRAH Fatahurrazak menyerahkan penghargaan kepada Rektor UMRAH Maswardi M Amin.

Mengenal Lebih Jauh tentang UMRAH UNIVERSITAS Maritim Raja Ali Haji merupakan salah satu Universitas termuda di Negeri ini yang memiliki Nilai Strategis Bagi Wilayah dimana ia bertempat, Provinsi Kepulauan Riau. Tidak hanya bagi Kepulauan Riau sendiri namun juga bagi Indonesia. Karena Kampus ini terletak di garis depan Negeri ini, yang berhadapan langsung dengan Malaysia dan Singapura dengan lokasi geografis yang saling berdekatan sejak zaman Kerajaan Riau-Lingga. UMRAH berdiri pada tahun 2007 di bawah payung hukum SK Mendiknas No 124/D/O/2007 di Tanjungpinang, Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau. Dalam Perkembangannya, UMRAH yang kini telah disahkan menjadi universitas negeri pertama Kepulauan Riau berdasarkan Perpres no 53 tahun 2011 ini bercita-cita untuk tumbuh dan terus berkembang dalam menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia, berwawasan Entrepreneurial di bidang Maritim, yang merupakan potensi utama Kepri dan juga Indonesia ini. Hal ini pula yang menjadi unique selling point UMRAH dibanding perguruan tinggi lainnya. Namun Menjadi Universitas terkemuka di bidang maritim merupakan tantangan terbesar UMRAH di tengah persaingan yang sedemikian hebatnya di rantau ini. Namun, berkat Konsistensi Segenap civitas akademika UMRAH dan dukungan Masyarakat dan Dunia Usaha tentu tantangan tersebut bisa dilalui oleh Kampus Pesisir ini hingga menapaki jalan panjang menuju Universitas Kelas Dunia. Kata Universitas Maritim yang melekat pada Universitas ini melambangkan UMRAH memiliki tanggung jawab besar secara keilmuan untuk memajukan dunia maritim negeri ini . Nama Raja Ali Haji yang juga disandang UMRAH bertujuan

untuk mengekalkan semangat berkebudayaan Raja Ali Haji sang Pahlawan Bahasa. UMRAH dalam perjalanannya selama 4 tahun ini terus berusaha untuk melakukan pencapaianpencapaian di bidang penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Berbagai jalinan kerja sama dilakukan dengan UI, UR, UB, ITB, IPB, dan juga dengan perguruan tinggi di negara jiran seperti UTM, UM, dan UPSI. Yang menjadi landasan awal berdirinya Universitas Maritim Raja Ali Haji adalah keinginan segenap warga Provinsi Kepulauan Riau untuk memiliki Perguruan Tinggi Negeri yang akan menjadi tempat para pemuda dan pemudi Bumi segantang lada ini memperoleh pendidikan tinggi dan ditempa menjadi Pemimpin, Wirausahawan, dan Orang yang berguna bagi Kepri di masa depan. Setelah melalui rangkaian proses yang panjang dimulai dari terbit SK Mendiknas No. 124/D/O/2007 tentang izin berdirinya UMRAH hingga terbitnya Peraturan Presiden No. 53 Tahun 2011 tentang Pendirian UMRAH sebagai Perguruan tinggi negeri di Lingkungan Kementrian Pendidikan Nasional yang kini kembali kepada nama Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, maka resmilah UMRAH menyandang status sebagai perguruan tinggi Negeri di wilayah perbatasan Indonesia. UMRAH diawal berdirinya merupakan penggabungan dari STISIPOL Raja Haji dan Politeknik Batam, dengan ditambah beberapa program studi baru. Kemudian STISIPOL Raja Haji dan Politeknik Batam Memutuskan untuk berdiri kembali sebagai PT mandiri. 9 Program Studi strata Satu diawal berdirinya tersebar di lima Fakultas. UMRAH juga memiliki Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sebagai wadah untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.***


CMYK

BISNIS

CMYK

www.haluankepri.com

Senin, 26 Desember 2011

Kamis 23 Desember 2011

Rp 7008.39

Rp 9065

16

Rp 2862.78

Harga Cabai Merah Rp48 Ribu/Kg BA TAM BAT AM— Harga kebutuhan pokok dipasaran mengalami kenaikan sepanjang akhir pekan lalu. Khusus cabai merah, harga perkilogramnya (Kg) mencapai Rp48 ribu. Kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah sembako lainnya, seperti sayurmayur, ayam, ikan dan buah. TASLIMAHUDDIN Liputan Batam

Kenaikan harga tersebut sudah terjadi sejak beberapa dua minggu terakhir, dimana sebelumnya harga cabai

merah masih sekitar Rp37 ribu per kilogram. Minggu, (25/11) lalu, naik menjadi Rp48 ribu perkilogram.

Padahal, normlanya harga cabai berkisaran antara Rp28 ribu - Rp30 ribu per kilogram. Kenaikan harga tejadi karena tingginya permintaan menjelang perayaan Natal dan Tahun baru, disamping minimnya pasokan dari daerah penghasil, seperti Jawa dan Medan. Faktor cuaca yang ekstrim juga menjadi alasan bagi pedagang menaikan harga. "Di Jawa banyak yang gagal panen. Transportasi ke Batam juga susah, karena cuaca sedang buruk. Jadinya pasokan ke Batam sedikit, permintaan tinggi, apalagi Natal, banyak yang libur," ujar Lai, pedagang di Pasar Tos 3000 Jodoh, Sabtu (24/12). Karena sedikitnya barang yang masuk ke Batam, pedagang juga mengambil momen tersebut untuk menaikan harga. Di Pasar Aviari Batu Aji, Pasar SP Plaza dan Pasar Sagulung, harga cabai merah bervariasi antara Rp37 ribuRp39 ribu. Selain cabai, tomat juga

mengalami kenaikan harga. Ju'at (23/12) harganya masih Rp10 ribu/kg, pada Sabtu (24/ 12) naik menjadi Rp13 ribu/kg. Cabai rawit Rp20 ribu/kg, kacang buncis Rp10 ribu/kg, terung Rp6 ribu perkilogram, kol Rp5 ribu/kg, bayam Rp8 ribu/kg, sawi Rp5 ribu/kg, bawang putih Rp7 ribu/kg, salada Rp22 ribu/kg. Sementara untuk harga bawang merah thailand Rp5 ribu/ kg, bawang merah Jawa Rp10 ribu/kg. Begitu juga dengan harga kentang, meski masih dari dalam negeri yakni kentang medan dan kerinci, kedua jenis kentang tersebut mengalami perbedaan Rp1 ribu/kg. Kentang medan seharga Rp6 ribu/kg, dan Kentang Kerinci Rp5 ribu / kg. Selain itu, harga jagung Rp8 ribu/kg, di Pasar-pasar tradisional Batu Aji, harga jangung mencapai Rp12 ribu perkilogram. Sementara kacang panjang Rp12 ribu/kg. Harga Cabai

CECEP/HALUAN KEPRI

CABAI MERAH—Seorang pedagang cabai di Pasar Tos 3000 mengangkat cabai merah dagangannya. Harga cabai merah akhir pekan lalu mencapai Rp48 ribu per kilogram.

hal.15

Temptation Karaoke Sediakan Buffet BATAM — Menyemarakkan malam pergantian tahun baru 2011, Temptation Karaoke menawarkan paket beragam, mulai dari harga ruangan, hingga tersedianya buffet bagi pengunjung. "Bagi anda yang terbiasa melewatkan malam tahun baru di luar, buat suasana anda

lebih nyaman tahun ini dengan berkaraoke bersama. Karena kami menyediakan harga ruangan yang sangat pas dan tersedia buffer dengan menumenu menarik," ujar Asun, Manager Temptation Karaoke, Sabtu (24/12). Temptation Karaoke berada di lantai dasar Mercure

RFC Batam

Hotel ini memberikan diskon special bagi para member yang ingin menikmati malam pergantian tahun sambil berkaraoke ria bersama teman-teman. "Dalam event pergantian tahun, kita mengambil tema Euphoria package," tamTemptation Karaoke

hal.15

Paket Ultah Gratis Dokumentasi BATAM— Bagi anda yang ingin merayakan hari ulang tahun, mulai dari ulang tahun kelahiran, pernikahan, perusahaan atau yang lainya, Rocket Fried Chicken (RFC) adalah tempat yang tepat. Karena

RFC menawarkan paket ultah yang istimewa, selain memberikan paket reguler dengan menu-menu yang lezat dan harga terjangkau, anda bisa memdapatkan dokumentasi acara secara gratis. Sri Wulandari, Manager RFC Batam, mengatakan paket Ultah yang diberikan berlaku untuk perayaan Ultah yang waktunya dilaksanakan pada akhir pekan atau hari Sabtu dan Minggu. "Dokumentasi gratis kami berikan bila memesan makanan di RFC di akhir pekan. RFC menawarkan paket makanan lengkap seperti nasi plus ayam plus minuman dengan harga yang sangat terjangkau," ujar wanita itu yang akrab dipanggil Wulan itu akhir pekan lalu. RFC buka setiap hari pukul 10.00 WIB sampai 21.00 WIB menyediakan beragam menu makanan, mulai dari hotdog, chicken, burger, nasi goreng dan cheese chicken. Cheese Chicken merupakan menu paforit pengunjung RFC yang tertata sangat rapi dan bersih itu. Tak heran se-

Paket Ultah

CMYK

hal.15


METRO BISNIS

Senin, 26 Desember 2011

15

Grand Opening PT Bintan Mobil

Bisa Service 5 Mobil Sekaligus TANJUNGPIN ANG — PT Bintan Mobil terus berupaya meningANJUNGPINANG katkan pelayanannya kepada konsumen. Salah satu upayanya dengan membuka bengkel baru yang lebih luas dan lebih besar. AMIR Liputan Tanjungpinang Bengkel baru tersebut masih terletak di kawasan yang sama, namun berbeda tempat, yakni di Batu Delapan Tanjungpinang Jalan Raja Haji Fisabillah Nomor 6A Batu 8 Atas Tanjungpinang. Pemiliki PT Bintan Mobil, Abun mengatakan bengkel baru tersebut jauh lebih luas dibandingkan sebelumnya. Di bengkel tersebut bisa dilakukan servis untuk lima mobil secara bersamaan. "Lebih besar dari tempat sebelumnya, kita bisa melakukan servis untuk 5 mobil sekaligus," ujar Abun saat ditemui disela-sela kesibukan menerima tamu pada acara grand

Sambungan dari hal.16 tiap hari tempat tersebut ramai dikunjungi, selain tempat makan yang asyik, juga cocok dijadikan tempat kongkow. RFC memiliki outlet di Sekupang, rencananya minggu hadapan akan kembali membuka outlet baru di Pelabuhan Punggur. Dengan tersebarnya outlet RFC diharapkan warga Batam bisa mendapatkan menu-menu paforit mereka di kawasan yang berhampiran. Ingin merasakan sajian RFC dirumah anda, bisa menghubungi nomer telepon 0811777252 atau 085363382100 (delivery service). Khusus bagi anda yang berdomisili di Batam Centre, datang lansung ke RFC di Ruko Botania Garden Blok B2 nomor 12 Batam Centre. RFC juga melayani pesanan Sambungan dari hal.16

bahnya. Paket Eforia malam pergantian tahun yang ditawarkan terdapat beberapa paket yang bisa dipilih para tamu, yaitu paket harga dari Rp 1 jutaan hingga Rp3 jutaan. Dan didalam paket tersebut sudah terdapat berbagai macam minuman yang dapat dikonsumsi bersama para member. Pengunjung di malam tahun baru juga bisa menikmati makanan yang disediakan secara buffet. Temtation karaoke dilengkapi 11 Sambungan dari hal.16

Tingginya lonjakan harga menjelang akhir tahun ini sangat dirasakan masyarakat Batam. Fatma, seorang pedagang makanan warung mengatakan, perubahan harga dipasaran seperti sayur mayur sangat mengganggu usaha warung makan miliknya. Karena dengan naiknya harga, ia hanya bisa mengurangi porsi, dan tidak bisa menaikan harga. Sementara untuk harga ikan,

opening bengkel barunya, Sabtu (24/12). Bengkel baru tersebut masih sama dengan bengkel yang lama, yaitu melayani Service dan Sparepart (2S), dimana dalam service tersebut meliputi tune up, ganti oli, cuci mobil, body repair, cat body dan olplos cat serta ganti jok mobil. "Kita masih berputaran pada pelayanan 2S (minus penjualan, red), kita tidak menyiapkan penjualan mobil," katanya. Untuk memberikan pelayanan tersebut, kata Abun, ia menyiapkan 26 karyawan, tujuh orang diantaranya merupakan mekanik dan sele-

bihnya merupakan tenaga cuci mobil serta staf administrasi kantor. Sebagai upaya untuk memberdayakan masyarakat lokal, seluruh mekanik merupakan putera daerah, sementara dua tenaga khusus ketok mejic sengaja didatangkan dari Pulau Jawa, dan tenaga administrasi merupakan tenaga campuran dari berbagai suku dan daerah. Bengkel yang berdiri dipinggir jalan utama itu merupakan bentuk perjuangan Abun sejak tahun 2005 lalu. Ia mengawali usahanya dengan membuka bengkel kecil-kecilan. Dimana dulunya ia hanya menyewa tempat sementara dan dilakukan secara pindah-pindah. Kemudian pada 2011, ia berinisiatif membeli tanah dan membangun tempat usaha baru yang terbilang cukup megah, karena kantornya terdiri dari 3 lantai. "Ini tempat usaha permanen, secara keseluruhan kantornya ada 3 lantai, namun lantai atas digunakan untuk mess karyawan," ujarnya.***

Undian Simpedes BRI

Paket Ultah

Nasabah Sagulung Dapat Toyota Avanza

CECEP/HALUAN KEPRI

SUASANA di Restoran Cepat Saji, Rocket Fried Chicken (RFC). RFC menawarkan dokumentasi gratis bagi anda yang memesan makanan untuk anda yang berulang tahun. beragam acara, seperti kenduri, acara kantor, sekolah ataupun yang lainya. RFC juga telah dilengkapi

sertifikat halal, sehingga tidak perlu cemas bagi anda yang beragama Islam.(cw56)

Temptation Karaoke room vip yang bisa dipilih. Mulai dari vip utama yang dapat menampung 6 hingga 25 orang. "Tergantung tamu yang datang, mau memilih ruangan yang mana," ujar Asun. Sementara untuk room standartnya, mampu menampung maksimal 9 orang kenyamanan. Dilengkapi dengan soundsystem terbaru dan fasilitas lagu-lagu yang teruptodate. Dan dalam pemilihan lagu sudah menggunakan teknologi layar

sentuh (touch screen), sehingga memberikan kesan berbeda dalam merayakan malam pergantian tahun ini. Dimalam itu juga, tamu yang datang, akan mendapatkan kupon luckydraw dengan beragam hadiah menarik. "Kami sudah menyediakan berbagai macam hadiah, mulai dari LCD TV,Kulkas,Mesin cuci Voucher menginap 1 malam di Mercure hotel dan banyak lagi hadiah menarik lainnya," ujar Asun. (cw56)

BATAM— Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Batam kembali melakukan penarikan undian Simpedes BRI. Pengundian periode Januari-Juni 2011 kali ini dilakukan di Kantor Unit BRI Tanjung Uncang, Jum'at malam, (23/12). Hadiah utama satu unit Toyota Avanza, dimenangkan warga Sagulung atas nama Min Wartini. Penarikan undian disaksikan langsung Mukson, selaku Assisten Manager Bisnis Mikro BRI, Sri Susilawati,SH selaku notaris dan Sanaiman, dari Depertemen Sosial dan Bahren dari Kepolisian. Selain hadiah utama berupa mobil, BRI Cabang Batam yang menaungi wilyah kerja Batam, Tanjung Balai dan Tanjung Batu, juga membagikan 10 unit motor honda 'on the road'. Selain warga Sagulung, Batam, hadiah 10 hadiah motor diraih masing-masingnya 5 orang dari Tanjung Batu, Karimun, 4 dari Batam, dan 1 dari Meral Kabupaten Karimun. "Pemberian hadiah kepada nasabah, merupakan program dari BRI cabang Batam dengan wilayah kerja Batam, Balai dan Tanjung Batu. Dan hanya berlaku bagi nasabah yang membuka ta-

bungan Simpedes. Dengan pembukaan tabungan Simpedes, secara otomatis akan mendapatkan poin satu dengan saldo minimal Rp100 ribu. Poin akan diakumulasi berdarkan saldo. Jika selama enam bulan saldonya tetap maka nasabah tetap akan mendapatkan enam poin. Semakin besar saldonya, maka akan semakin besar kesempatan mendapatkan hadiah," ujar Mukson disela-sela pengundian hadiah. Min Wartini keluar sebagai pemang hadiah utama, dan mengalahkan 44.005 nasabah lainya. Dalam pengundian tersebut terkumpul kupon sebanyak 7.778.078. Program hadiah tabungan simpedes BRI ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada nasabah yang telah menyimpan dananya di BRI. Dan telah mempercayakan BRI sebagai Bank yang dekat dengan masyarakat. Cuaca yang tidak bersahabat (gerimis) tak menyurutkan langkah warga Batam untuk menghadiri acara yang juga dimeriahkan oleh Shifabo Band itu. Acara semakin semarak saat dibagikannya hadiah Door Prize bagi pengunjung. Beragam hadiah menarik disediakan panitia, seperti Mesin Cuci dan

beragam bingkisan lainnya. Dalam kesempatan itu juga, Mukson mengatakan dana simpanan masyarakat di BRI cabang Batam, telah disalurkan dalam bentuk skip Kupedes sebanyak Rp700 milyar (Secara Kumalatif). Dan saat ini masih menjadi modal usaha pada usaha kecil dan mikro (UKM) sebesar Rp122 milyar. Khusus untuk KUR Rp21 milyar dengan total peminjam kupedes sebanyak 7.323 orang. BRI Cabang Batam, saat ini telah memiliki empat Kantor Cabang Pembantu (KCP), 11 kantor unit, empat kantor kas dan satu teras. Guna meningkatkan pelayanan pada nasabah, ditahun 2012 mendatang, BRI akan semakin dekat dengan para nasabah. Dengan ditambanhnya lima teras baru. dan satu diantaranya merupakan teras mobil keliling yang akan dinikmati nasabah Batam. Undian Simpedes Periode II 2011 akan diundi menjelang pertengahan tahun depan dengan hadiah utama Chevrolet. "Program akan terus berlanjut, ayo menabung di Simpedes BRI dan tingkatkan terus saldo tabungan anda, raih hadiahnya," promo Mukson.(cw56)

Raider, Menjual Aksesoris Motor Terlengkap

Harga Cabai seperti tongkol Rp16 ribu/kg, kembung Rp25 ribu/kg, selar Rp15 ribu/ kg, daging ayam segar Rp23 ribu/kg, daging sapi Rp51 kg. Untuk harga sayur mayur dan ikan maupun daging, disetiap pasar tidak semua sama. Perbedaan muali dari Rp 1 ribu hingg Rp 5 ribu/kg. Ini bisa dilihat dari pasar Bengkong harapan I dan pasar mega Legenda. Semakin jauh pasar dari Jodoh, maka akan semakin tinggi juga har-

TASLIM/HALUAN KEPRI

PENARIKAN UNDIAN— Assisten Manager Bisnis Mikro BRI Cabang Batam Mukson (Kiri) foto bersama saksi yang terdiri dari Kepolisian, Notaris dan Depsos dalam acara penarikan Undian Simpedes BRI di BRI Unit Tanjung Uncang, Jum'at (23/12).

ga jualnya. Dan semua itu tergantung pedagang yang besangkutan. Perbedaan harga juga terjadi sesuai status pasar, yaitu antara pasar tradisional dan pasar semi modern. Sedangkan harga beras masih normal. Di Pasar Bengkong Harapan I, Merk Ramos Rp7,5 ribu/kg, Apel Rp8 ribu/kg, Jagung Rp8 ribu/kg, Rambutan Rp8,5 ribu/kg dan Bayu Super Rp9,5 ribu/kg. Sementara harga telur perbutinya Rp1 ribu.***

BATAM— Raider merupakan estore yang menawarkan berbagai produk aksesoris motor dengan harga yang terjangkau dan sekaligus menghemat waktu anda untuk mencari barang yang di perlukan dengan lokasi yang sangat strategis yaitu di lantai LG Nagoya Hill tepat di pintu masuk parkiran motor. Toko Raider yang menyediakan barang-barang khusus keperluan anda saat mengendarai motor, se-

perti helm, baju, jaket, sepatu, body pack, sarung tangan, jas hujan hingga perlengkapan motor lainya. Dari segi harga, relatif terjangkau misalnya helm berkisar antara Rp90 ribu-Rp400 ribu, sesuai model dan jenisnya. Baju dan jaket, harganya berkisar antara Rp60 ribu-Rp500 ribuan. Nita, penanggung jawab Toko Raider mengatakan helm yang dijual ditoko tersebut memiliki Standart Nasional Indonesia (SNI) dan asli.

"Sekarangkan banyak yang menjual helm dengan cap SNI namun bukan asli SNI. Tetapi kami disini bisa meyakinkan pembeli karena kami salah satu dialer resmi PMT2," kata Nita. Toko Raider buka setiap hari pukul 09.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Raider juga menerima pesanan helm atau aksesoris motor seperti cap atau alas motor matic dengan warna sesuai keinginan.(cw42)


CMYK

TANJUNGPINANG www.haluankepri.com

Senin, 26 Desember 2011

Sani Gerah PNS Selingkuh

M Ulil Azmi Pegawai UMRAH

Saling Menasehati SALING menasehati untuk hal kebaikan memang disarankan. Itulah sebabnya sosok yang satu ini tidak pernah marah jik a dinasehati oleh orang lain, termasuk rekan sebayanya. Muhammad Ulil Azmi adalah putra Tanjungpinang. Pemuda 31 tahun ini kini bekerja sebagai staf protokoler rektor UMRAH. Dalam kesehariannya, Ulil Azmi memang berpenampilan sederhana. Tak terlihat kesan bahwa dia adalah sosok pemuda yang senang hura-hura. K atanya, saling nasehat menasehati dalam kebaikan harus dilakukan umat manusia. Sebab, kata Ulil, hal ini bisa menjauhi manusia melakukan tindakan tercela. "Dengan menasehati k ita akan mendapatk an pahala," kata Ulil Azmi, kemarin. (sut)

ANJUNGPINANG ANG — Maraknya kasus perselingkuhan TANJUNGPIN yang dilakukan oknum pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Kepri, membuat gerah Gubernur Kepri HM Sani mengatakan akan memberikan sanksi tegas bagi oknum pegawai yang terbukti melakukan selingkuh, tidak pandang apapun posisinya. AMIR Liputan Tanjungpinang "Jika terbukti, tentu kita akan berikan sanksi yang tegas, namun semua perlu ditelusuri dulu," ujar Sani saat dimintakan tanggapannya disela-sela acara penyerahan DIPA tahun 2012 di Aula Utama Kantor Gubernur Kepri, Jumat (23/12) lalu. Sani Gerah

hal.18

HM Sani

Honda City Tabrak 4 Kendaraan Lain

RUDI YANDRI/HALUAN KEPRI

MOBIL Honda City yang menabrak empat kendaraan lain di Jalan Pantai Impian diamankan, Minggu (25/12).

CMYK

17

TANJUNGPINANG — Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di simpang lampu merah di Jalan Pantai Impian, sekitar pukul 18.00 WIB, Minggu (25/12). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Lima kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun, yaitu empat unit mobil dan satu mo-

tor. Kesemua kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu diamankan ke Mapolresta Tanjungpinang. Kasat Lantas Polres Tanjungpinang, AKP Oxy Yudha P mengatakan, mobil pertama yang menabrak kendaraan lain di depannya adalah jenis

Honda City

hal.18

SUTANA/HALUAN KEPRI

TANJUNGPINANG TERENDAM — Hujan yang mengguyur Kota Tanjungpinang sejak Sabtu (24/12) hingga Minggu (25/12) menyebabkan banjir di mana-mana. Pengendara motor mendorong motornya, sedangkan pengemudi mobil mencoba menghidupkan mobilnya yang mogok.

BP2PA Siap Dampingi Korban KDRT TANJUNGPINANG — Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP2PA) Kepri Pudji Astuti menegaskan, pihaknya siap melakukan pendampingan bagi para korban kekerasan dalam

rumah tangga (KDRT), termasuk jika korbannya adalah pegawai di lingkungan Pemerintahan Provinsi Kepri. "Kita siap berikan pendampingan, tanpa melihat apa kasusnya. Jika memang ada

PNS perempuan yang mengalami KDRT silakan lapor ke kami," ujar Pudji saat dimintai tanggapannya terkait maraknya kasus KDRT yang

BP2PA Siap

hal.18


18 Senin, 26 Desember 2011 M E T R O

T A N J U N G P I N A N G

Sertijab Karutan Kelas I Tanjungpinang

Misbahudin Lanjutkan Program Agus TANJUNGPINANG — Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kepri Jusuf Hadi MM resmi melantik Misbahudin menjadi Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas I Tanjungpinang di Aula Kantor Rutan Kelas I Tanjungpinang, Sabtu (24/12). Mantan Karutan Tanjung Balai Karimun tersebut menggantikan posisi Agus Sofyan yang dipromosikan sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakat (Kalapas) Kelas IIA Narkotika Tanjungpinang. Jusuf Hadi dalam sambutan serah terima jabatan (sertijab) tersebut mengatakan, untuk mensukseskan langkah reformasi birokrasi, percepatan mutasi atau peralihan jabatan merupakan hal wajar di setiap lembaga maupun intansi. Percepatan mutasi ini, kata dia, merupakan buah dari hasil reformasi birokrasi yang bergulir cepat. "Percepatan mutasi tidak harus mengikuti prestasi, tapi seberapa jauh pencapaian kinerja. Tentunya semua itu harus sesuai dengan standar operasi prosedur (SOP) di da-

RUDI YANDRI/HALUAN KEPRI

SERTIJAB KARUTAN — Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tanjungpinang Agus Sofyan (kanan) melakukan serah terima jabatan (Sertijab) dengan penggantinya Misbahudin. Agus selanjutnya dipromosikan sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Narkotika Tanjungpinang. lam organisasi. Yang pasti saya mengharapkan standarisasi minimum pelayanan untuk warga binaan Rutan ke depan harus lebih baik lagi," kata egas Jusuf Hadi. Kepada pejabat lama, Agus Sofyan, Jusuf mengucapkan terima kasih atas pengabdian-

nya selama bertugas di Rutan. Semoga di tempat yang baru, dapat menjalankan tugasnya dengan baik serta dapat menciptakan terobosan-terobosan yang handal demi terciptanya proses pembinaan narapidana dan tahanan yang baik. Misbahudin mengatakan,

Tanamkan Idealisme Bernegara TANJUNGPINANG — Forum Pemberdayaan Pesantren Kepri bersama Sekolah Tinggi Sultan Abdurahman Tanjungpinang menggelar seminar sehari dengan tema "Reaktualisasi Nilai-nilai Islam Dalam Kandungan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa". Seminar ini dalam rangka menanamkan idealisme berbangsa dan bernegara. Seminar tersebut dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Kepri, Sabtu (24/12). Peserta seminar berjumlah 160 orang, yang berasal dari perwakilan organisasi kemahasiswaan, penyuluh agama dan organisasi keagamaan. Adapun narasumber yang dihadirkan, diantaranya M. Zaenuddin selaku Sekretaris Pimpinan Wilayah NU Kepri, M. Nasir sebagai Kabag TU Kanwil Kementrian Agama Kepri, Zamhari selaku Karodi di STAI Sultan Abdurahman dan Ridarman Bay dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Kota Tanjungpinang. Sebagai moderatornya adalah Suryadi dari Majelis Syi’ar Islam Kepri. Ketua Forum Pemberdayaan Pesantrena Kepri Rizaldy Siregar dalam sambutannya menyampaikan, latar belakang digelar seminar adalah kerisauan adanya indikasi kesatuan berbangsa dan berbegara di tanah air yang

sudah mulai pudar dan rapuh. "Setelah pelaksanaan ini diharapkan terutama penyuluh di Kota Tanjungpinang memiliki muatan-muatan pemahaman berbangsa dan bernegara, idealisme pancasila yang kuat dalam menyampaikan ceramah-ceramahnya di tengahtengah masyarakat," ungkapnya. Adapun target seminar, kata dia, untuk membentuk kepedulian dan kesadaran publik tentang ideologi Pancasila yang berlandaskan agama Islam. M Nasir mengatakan, umat Islam yang merupakan entitas terbesar di Indonesia haruslah menjaga hubungan silaturahmi, silatul fikri dan silatul amal. Sehingga perbedaan yang menimbulkan perpecahan dapat diminimalisir. Zaenuddin menambahkan, Pancasila telah final sebagai ideologi bangsa. Saat ini, lanjutnya, masyarakat tinggal memberi warna nilai-nilai Islam. "Kita telah kehilangan konteks akan nilainilai Pancasila, sehingga perlu adanya reaktualisasi kembali nilai-nilai Pancasila. Perlu adanya komitmen semua pihak agar Pancasila tidak hanya sekedar teori atau jargon belaka namun harus benar-benar diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya. (cw40)

dirinya siap memberikan yang terbaik demi negara dan lembaga. Semua program yang dijalankan pejabat lama akan diteruskan dan ditingkatkan. "Terimakasih, saya akan melanjutkan program yang telah dibuat Pak Agus," Misbahudin dalam sambutannya. (cw40)

Alumni Unri Angkatan 84 Gelar Reuni

Bahas Ekonomi Kepri Masa Depan

TENGKU BAYU/HALUAN KEPRI

KABIRO Perekonomian Kepri Edi Rofiano foto bersama dengan para alumni Universitas Riau angkatan 84 di Hotel Comfort, Sabtu (24/12). Sambungan dari hal.17

Berdasarkan aturan disiplin kepegawaian, kata Sani, setiap PNS yang melakukan pelanggaran akan mendapatkan sanksi berupa teguran lisan dan tertulis. Sedangkan pemberian sanksi tersebut diberikan secara berjenjang, diawali dengan Surat Peringatan (SP) satu hingga SP-3 dan terakhir tentu bisa pada sanksi yang paling tinggi yakni pemecatan secara tidak hormat. Namun demikian, lanjut Sani, sebelum menjatuhkan sanksi pada oknum PNS yang diduga melakukan selingkuh, harus dilakukan investigasi lebih lanjut. Tujuannya agar

TANJUNGPINANG — Alumni Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Riau (Unri) Angkatan 1984 menggelar reuni di Hotel Comfort, Tanjungpinang selama tiga hari berturut-turut sejak Jumat (23/12). Dalam acara temu kangen itu dibahas tentang prospek ekonomi Kepri ke depan, khususnya Tanjungpinang. "Gagasan dan pertemuan ini dimotori oleh Pak Edi Rofiano sebagai orang yang lebih mengenal tentang perekonomian di Kepri," kata Efran Pratama, Owner Resprentatif Hotel Comfort yang juga sebagai panitia alumni Fekon Unri. Efran mengungkapkan, den-

gan gagasan yang akan diberikan oleh Kabiro Perekonomian Provinsi Kepri ini, maka akan mendapatkan sebuah ide yang positif bagi perkembangan perekonomian Tanjungpinang. "Kami tahu kalau pak Edi itu orangnya ahli di bidang ekonomi, makanya mudah-mudahan apa yang menjadi masukkannya akan bermanfaat," imbuhnya. Selain itu, dalam reuni tersebut juga dihadiri Bupati Bintan Ansar Ahmad. Para alumni Unri angkatan 84 ini ada yang berasal dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Pekanbaru, Dumai, Batam dan juga Kota Tanjungpinang. (cw53)

Sani Gerah bisa membuktikan apakah yang dituduhkan tersebut benarbenar telah melakukan pelanggaran dengan melakukan selingkuh. "Yang pasti, harus dilakukan penelusuran lebih jauh sebelum menjatuhkan sanksi," katanya. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP2PA) Kepri, Pudji Astuti mengatakan bahwa maraknya kasus perselingkuhan diduga kuat karena pengaruh kemajuan teknologi. Juga ditunjang dengan kesibukan kerja keduanya, sehingga ketika muncul persoalan kecil di keluarga, terkadang

salah satu pihak menggunakan pihak ketiga untuk mencari solusi. "Faktor teknologi bisa memacu munculnya perselingkuhan karena penggunaannya yang salah," imbuhnya. Untuk menangkal berbagai kasus perselingkuhan antar oknum PNS, ia mengharapkan agar setiap PNS yang punya persoalan bisa menceritakan persoalannya di tenaga konseling pemerintah. Untuk itu pula, ia menjanjikan di tahun anggaran selanjutnya, badan yang dipimpinnya akan mengadakan tenaga konseling secara khsus. Karena selama ini tenaga kon-

seling yang ada di P2TPA terkesan terselubung dan hanya beberapa pihak saja yang mengetahui keberadaannya. "Tahun berikutnya kita akan mengupayakan adanya anggaran secara khusus untuk pelaksanaan konseling bagi PNS," ungkap Pudji. Ia mengingatkan, dengan munculnya kasus perselingkuhan tersebut bisa menjadi pelajaran bagi PNS yang lain untuk menjaga keluarganya. "Dan yang terpenting lagi, dalam kasus-kasus perselingkuhan yang muncul jangan sampai muncul kekerasan pada kaum perempuan," ujarnya. ***

PANITIA seminar menyerahkan cenderamata kepada salah seorang narasumber, Sabtu (24/12). RUDI YANDRI/HALUAN KEPRI

Sambungan dari hal.17 menimpa kaum perempuan, Minggu (25/12). Selain memberikan pendampingan bagi para korban, kata dia, keberadaan BP2PA juga bertujuan untuk memberikan berbagai pelatihan bagi para korban KDRT, di antaranya pelatihan industri rumah tangga. Menurut Pudji, keberadaan badan yang ia pimpin, merupakan upaya untuk mencegah terjadinya kekerasan dan juga penindasan bagi kaum perempuan dalam kehidupan rumah tangga. "Keberadaan kita untuk me-

Sambungan dari hal.17

Honda City warna hitam dengan nopol BP 1012 WH. Katanya, penyebab kecelakaan diduga mobil Honda City remnya tidak berfungsi. Oxy menjelaskan, pegemudi mobil Honda City melaju dari arah Jalan Wiratno hendak menuju Jalan Basuki Rahmat. Naasnya, karena rem

BP2PA Siap lindungi kaum perempuan terhadap kekerasan yang bisa dilakukan oleh kaum laki-laki," katanya. Untuk mengetahui secara pasti berbagai kekerasan terhadap korban yang didampingi, ucap Pudji, pada badan yang ia koordinir tersebut ditempatkan beberapa psikolog. Di mana setiap korban yang ditangani terlebih dahulu mendapatkan pendampingan secara khusus dari tenaga psikolog, setelah diketahui secara pasti penyebabnya baru kemudian diberikan arahan tindak lanjut oleh para stafnya.

Namun demikian, Pudji juga mengakui masih ada kelemahan di BP2PA yang ia pimpin tersebut. Karena selama ini keberadaan tenaga konseling tidak diketahui secara luas oleh para PNS. Namun demikian, ia berharap di tahun mendatang bisa membentuk satu bidang khusus yang menangani masalah konseling. Sehingga ke depan banyak kasus-kasus kekerasan pada perempuan bisa ditangani secara dini. " K e d e p a n k i t a upayakan membentuk bidang khusus untuk konseling," katanya. (cw55)

Honda City mobil blong, pengemudi lantas menabrak pengendera sepeda motor yang berboncengan dan berada di depannya. "Penumpang sepeda motor itu terjatuh. Sedangkan mobil tersebut terus melaju dan kembali menabrak mobil Vitara, pick up dan mobil angkutan

kota yang ada di depannya. Ketiga mobil itu rusak. Tidka ada korban jiwa, hanya penumpang sepeda motor yang mengalami luka ringan," ujarnya. Akibat kecelakaan beruntun tersebut, Jalan Pantai Impian sempat terjadi kemacetan. Kemacetan baru terurai setelah polisi datang. (cw40)


BINTAN

Pengusaha Diminta Olah Tanaman Produktif BINTAN — Pasca penambangan baukist di Kabupaten Bintan, pengusaha sering kali tidak memikirkan untuk jangka waktu panjang. Kebanyakan setiap lahan yang sudah ditambang dibiarkan begitu saja tanpa dilakukan reklamasi (ditata) dan reboisasi (penghijauan). Ada juga sebagian pengusaha yang sesekali menata lahan tersebut dengan menanam tanaman keras tanpa menata ulang kembali lahan tersebut. Tanaman yang ditanam seperti pohon sengon, pohon akasia dan tanaman lain yang kurang produktif. "Kalau pengusaha tambang bauksit itu memiliki pola Pikir yang terencana, maka selayaknya tanaman yang ditanam harus berkelanjutan dan bisa diolah dan mendatangkan manfaat," kata Kuismana, warga Kijang, Minggu (25/12) Menurut dia, pengusaha memiliki perencanaan yang sangat matang, tentunya lahan yang sudah ditambang bisa diolah menjadi tanaman produktif. Dengan demikian, kedepannya akan membawa dampak yang sangat baik, terutama menghasilkan tenaga kerja yang sebanyakbanyaknya. "Kalau ini bisa dimanfaatkan dengan baik, maka warga juga akan menikmati hasilnya. Untuk itu, kita berharap kepada pengusaha tambang bauksit agar bisa mengelola tanaman produktif bila penambangan sudah selesai," imbuh Kusmana. Ia menyebutkan tanaman yang produktif dan bisa diolah berkelanjutan seperti pohon Kemunting yang buahnya bisa diolah menjadi manisan, selai dan lainnya. Kemudian, pohon buah Naga, sayuran seperti cabai, kol, kacang panjang dan banyak lagi. "Bila ini bisa dimanfaatkan, tentunya akan membawa hasil dan menambah pendapatan keluarga bagi tenaga kerja sendiri," kata pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Griya Kreasi ini. Kalau bisa kata Kusmana, pengusaha tambang bauksit yang sudah selesai melakukan penambangan agar dapat mengelola tanaman lokal yang membawa manfaat. (eza)

Senin, 26 Desember 2011

19

Anggaran Pendidikan Rp160 M BINT AN — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bintan, Zulkifli BINTAN menegaskan anggaran pendidikan tahun 2012 mendatang mencapai Rp160 miliar atau 20 persen dari total APBD Bintan yang mencapai sekitar Rp817 miliar lebih. REZA PAHLEVI

laboratorium yuang ada di sekolah," ujar Zulkifli. Dengan porsi anggaran pendidikan yang telah ditetapkan ini, pihaknya meminta Bupati Bintan, Ansar Ahmad agar komitmen menggunakan serta memanfaatkannya. Karena anggaran ini

digunakan untuk memajukan kualitas pendidikan di Kabupaten Bintan. "Kita lihat bagaimana penggunaan anggaran pendidikan yang sudah dialokasika dari APBD Bintan ini, apakah benar-benar komitmen dijalankan atau sama sekali tidak," ujar Zulkifli. ***

Liputan Bintan Kebijakan ini, kata Zulkifli, untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan profesionalisme dan pemerataan distribusi guru dan tenaga kependidikan. "Mengingat besarnya dana pendidikan tersebut, maka perlu perhatian khusus bagi lembaga-lembaga pelaksana agar penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara baik," katanya, kemarin. Ia menyebutkan, dari 20 persen anggaran pendidikan itu, 10 persen diantaranya digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana sekolah yang ada di Kabupaten Bintan. Sedangkan 10 persen lagi untuk peningkatan mutu pendidikan, seperti pelatihanpelatihan bagi guru, pembinaan, Ujian Nasional (UN), try out dan sebagainya. Politisi Partai Demokrat ini memaparkan, dari total anggaran pendidikan tersebut, sebanyak Rp9 miliar akan dianggarkan untuk membangun Ruang Kelas Belajar (RKB) SMP berjumlah 10 unit, pembangunan ruang majelis guru dan perumahan guru di daerah terpencil. Perumahan guru ini

tersebar di daerah Pangkil yang dibangun tiga unit rumah, Numbing, Teluk Bintan dan daerah pelosok atau terpencil lainnya yang jauh dari perkotaan. Disamping itu juga lanjut dia, dari anggaran 10 persen tadi digunakan untuk membangun pagar sekolah yang berdekatan dengan jalan raya seperti di daerah Toapaya dan desa atau Kelurahan lainnya. "Pagar ini dibangun untuk melindungi siswa yang sekolah berdekatan dengan jalan besar atau jalan raya yang rawan dari bahaya kecelakaan. Dengan dibangunnya pagar ini, kita berharap siswa bisa lebih nyaman sekolah," ujarnya. Untuk pengadaan laboratorium atau alat peraga yang ada di sekolah kata Zul, Dewan Bintan tidak mengagarkannya, karena pihak Dinas Pendidikan awalnya hanya mengajukan anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana pendidikan serta peningkatan mutu pendidikan. "Insya Allah, kemungkinan kita akan menganggarkannya di tahun 2013 mendatang, terutama pengadaan alat

REZA/HALUAN KEPRI

ANGGARAN PENDIDIKAN — Ketua DPRD Bintan, Lamen Sarihi menyerahkan APBD Kabupaten Bintan 2012 kepada Bupati Bintan, Ansar Ahmad disaksikan oleh Wakil Ketua 1 DPRD Bintan, Djoko Zakaria pada rapat paripurna Pengesahan APBD Bintan 2012 di Gedung DPRD Kabupaten Bintan, Selasa (20/12) lalu. Dalam APBD itu, khusus untuk anggaran pendidikan mencapai Rp160 miliar atau 20 persen dari total APBD Bintan yang mencapai sekitar Rp817 miliar lebih.

Gerakan Sayang Ibu Terbaik Se-Indonesia

Toapaya Selatan Dapat Penghargaan dari Presiden BINTAN — Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan mendapat penghargaan dari Pesiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kategori Gerakan Sayang Ibu (GSI) terbaik SeIndonesia. Penghargaan diberikan

presiden itu diterima langsung Camat Toapaya Roni Kartika, bertepatan dengan peringatan Hari Ibu di Kantor Kementerian Kesehtaan RI, Jakarta, Kamis (22/12) lalu. Kepala Desa Toapaya Selatan, Suhenda mengatakan, ada sebanyak 27 kecamatan Se-In-

donesia yang menerima penghargaan tersebut, salah satunya Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri. "Penghargaan ini diberikan kepada Desa Toapaya Selatan yang telah berhasil mengembangkan serta membina

GSI di wilayah itu," ujar Suneda. Ia menjelaskan, untuk memilih desa terbaik dalam kategori GSI tersebut, sebelumnya telah dilakukan seleksi dan penilaian dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan kelurahan/ desa. Penilaian ini dilakukan kurang lebih selama enam bulan oleh pihak Pemberdayaan Perempuan, Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri. Tim menilai semua aspek,

khususnya yang berhubungan dengan GSI, seperti kesediaan posyandu, gerakan lanjut usia (lansia), balita, angka kematian ibu dan anak dan lain sebagainya. "Mereka juga menilai apakah dalam satu wilayah ada ditemukan angka kematian ibu atau anak yang melahirkan, perkembangan balita, ibu hamil dan lainnya," kata Suhenda. Setelah dilakukan penilaian lanjut dia, tim melakukan simulasi dari tingkat kader posyandu, sarana desa seperti

ketersediaan ambulance desa, kesehatan balita. Ini dilakukan untuk melihat dari dekat perkembangan desa itu sendiri, apakah benar-benar menjalankan program yang telah dicanangkan dari pemerintah atau sama sekali tidak. "Untuk tingkat kematian anak dan ibu yang melahirkan di Desa Toapaya sendiri sama sekali tidak ada atau 0 kasus setiap tahunnya. Begitu juga dengan perkembangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) hanya terjadi satu kasus atau 0 setiap bulannya.

Disamping itu juga, kader posyandu, balita dan fasilitas pendukung lainnya seperti ambulance desa, puskesmas semua berjalan sesuai dengan fungsinya. Dengan kondisi ini, maka Desa Toapaya Selatan mendapat kategori GSI terbaik," papar Suhenda. Dengan pengharagaan itu, Suhenda berharap kedepan pihaknya akan tetap berupaya mengaktifkan posyandu di setiap RT/RW, kader posyandu, lansia, balita dan sarana kesehatan lainnya dalam mendukung program GSI. (eza)


ANAMBAS

Wahyudi Pimpin KONI Anambas ANAMBAS — Wahyudi, terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) periode 2011-2015. Wahyudi terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Muskorkab) KONI KKA yang diadakan di Siantan Nur dan Aula Tropical, Sabtu (24/12). Hadir 10 cabang olahraga di Anambas sebagai peserta dan punya hak pilih, untuk memilih Ketua dan dua orang formatur yang akan menyusun kepengurusan secara lengkap. Usai Muskorkab, utusan dari seluruh cabor menyetujui pembentukan kepengurusan. Ketua Pelaksana Harian KONI KKA dipercayakan kepada Azwar, selaku Ketua Panitia Muskorkab. Dengan terbentuknya kepengurusan ini, KONI KKA kini bersiap untuk dikukuhkan. Ketua terpilih, Wahyudi menyampaikan bahwa dalam waktu dekat KONI KKA akan mengadakan pengukuhan, diupayakan sebelum 10 Januari tahun depan. "Diupayakan awal tahun sebelum tanggal 10 Januari, kepengurusan sudah dapat dikukuhkan. Tapi hal ini juga tergantung pada transportasi, mudahmudahan tidak ada kendala," katanya. Selain mengupayakan percepatan pengukuhan, Wahyudi juga menyampaikan langkah awal KONI KKA adalah konsentrasi dalam memantapkan organisasi. "Konsentrasi dalam memantapkan intern KONI Anambas dulu. Karena kita baru diawal dalam menentukan langkah kedepan,"tuturnya. Menurutnya, dalam membawa nama Anambas agar dikenal, KONI akan melihat cabor-cabor yang tidak mampu dibina daerah lain dan KONI akan fokus untuk membinanya. "Kita tidak akan banyak program. Sedikit tapi jalan. Kita akan lihat cabor-cabor yang tidak mampu dibina oleh daerah lain. Dengan fokus pada pembinaan, hal tersebut dan menghasilkan atlet berprestasi Anambas akan dikenal di tingkat provinsi dan nasional,"katanya. Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi Kepri, yang diwakili Bidang Organisasi Salman Ahmad berharap KONI KKA dapat membina setiap cabor yang ada di Anambas. Pemimpin baru hendaknya dapat bekerja sesuai program yang telah diamanatkan Musorkab. "Kepengurusan ini telah sah. Kita harapkan dapat merangkul setiap cabor yang ada di Anambas. Sehingga atlet-atlet terbaik dapat terbina maksimal,"katanya. Salman mengakui bahwa potensi anak daerah di Anambas cukup tinggi. Namun sejauh ini, karena tidak adanya pembinaan yang serius, belum muncul atlet-atlet terbaik dari Anambas. Dengan adanya KONI ini terbentuk, diharapkan mampu memayungi pembinaan atlet-atlet daerah. "Potensi anak daerah cukup tinggi. Sangat bagus untuk dibina dan dikembangkan. Dan masih banyak potensi anak-anak daerah yang akan dikembangkan. 10 cabor ini hendaknya dibina untuk persiapan Porprov dan Popda nanti. Jangan sampai Anambas mengambil atlet dari luar,"ujarnya. Sebelumnya saat pembukaan Musorkab, Ketua Panitia Muskorkab KONI KKA, Azwar menyampaikan bahwa musyawarah ini merupakan keinginan kuar cabor-cabor untuk membentuk KONI definitif. Dengan terbentuknya KONI KKA, pembinaan terhadap atlet-atlet dapat lebih ditingkatkan. Disamping itu, Anambas juga sudah bisa mengikuti iven-iven di tingkat yang lebih tinggi. "Ini keinginan dari pengurus setiap cabor. Dan berhasil dibentuk melalui musyawarah dan persetujuan bersama. Tentunya setelah definitif, atlet kita bisa mengikuti iven-iven di tingkat provinsi dan nasional guna mengharumkan nama Anambas,"katanya. (yul)

20

Bantuan Transportasi Pelajar Kembali Diputus ANAMBAS — Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Siantan, Pang Cik mengakui bahwa bantuan transportasi bagi pelajar di Gunung Terap, Rekam, Tangau, Rintis dan daerah sekitarnya kembali diputus. Dana yang putus sejak awal 2011 itu akan berlanjut di tahun 2012. YULIA IRFANI Liputan Anambas "Memang tidak ada lagi bantuan tranportasi bagi pelajar Rekam dan Terap. Tahun 2010 ada, namun tahun 2011 diputus dan akan berlanjut di tahun 2012, karena kebijakan pemerintah yang melibatkan pihak ketiga," katanya. Kebijakan Pemkab melalui Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, mengharuskan keterlibatan pihak ketiga sebagai penyedia transportasi. Karena pembayaran biaya transportasi pelajar di Kecamatan Siantan sebelumnya cukup rancu. Sehingga semua pelajar akhirnya dibayar transportasinya. Dana yang dikeluarkan cukup besar, karena semua pelajar yang punya kendaraan juga masuk kategori dibayarkan transportasi sekolahnya. "Sulit membedakan antara pelajar yang punya kendaraan dengan yang tidak. Karena kalau yang tidak punya kendaraan dibayarkan transportasinya, tentu yang punya kendaraan juga. Sebelumnya kita bayarkan semua, kemudian kebijakan Pemkab berubah dan

YULIA IRFANI/HALUAN KEPRI

USAI MUSORKAB — Wahyudi, Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Anambas (tengah), usai terpilih sebagai Ketua KONI Anambas dalam Muskorkab KONI KKA di Siantan Nur dan Aula Tropical, Sabtu (24/12). harus melibatkan pihak ketiga yang memiliki transportasi umum,"jelasnya. Saat ini pemerintah membayar biaya transportasi umum bagi pelajar tingkat SMP, SMA dan SMK. Karena transportasi umum yang ada baru pompong di laut, maka pemerintah membayarkan untuk transportasi laut. Pang Cik menyampaikan, bila angkutan umum telah tersedia dari pihak ketiga maka pembayaran transportasi akan diadakan. "Bisa diadakan transportasi kembali bagi pelajar ini. Tapi dengan melibatkan pihak ketiga yang menggunakan transportasi

umum seperti mikrolet. Sehingga, bisa membawa pelajar dalam jumlah banyak. Seperti di Jemaja, ada bus sekolah yang dibayar oleh Pemkab transportasi pelajarnya," katanya. Menurut Pang Cik, saat ini untuk memobilisasi pelajar di Terap, Rekam dan desa sekitarnya sudah bisa dilewati angkutan umum. Namun usaha angkutan umum belum ada. Kondisi jalan juga sudah diperbaiki. Sedangkan upaya pengadaan bus sekolah, dirinya menyampaikan hal tersebut merupakan kebijakan pemerintah. "Jalan ke Terap, Rekam, Tanjunglambai, Tiangau dan

Kodim Natuna Bhakti TNI di Bukit Padi ANAMBAS — Kodim 0318/ Natuna mengadakan program bhakti TNI tahun 2011 di Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur selama 10 hari, 12-21 Desember lalu. Kepala Staf Kodim 0318/Natuna Mayor Inf Jhoni Tambunan, mengatakan Bhakti TNI merupakan program terpadu lintas sektoral di pusat maupun di daerah, dan merupakan bagian kepedulian TNI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan, serta berlanjut. Sehingga tercipta dan terbina kemanunggalan TNI dengan masyakarat dalam rangka ketahanan nasional. "Bhakti TNI bersama masyarakat ini diadakan selama 10 hari lamanya,"kata Jhoni, Sabtu (24/12). Jhoni menyampaikan, pada bhakti tersebut pihaknya bersama masyarakat melaksanakan pembuatan jalan sepanjang Waduk Matan dengan panjang 800 m, pembuatan jembatan kayu di Waduk Matan ukuran 1,5 X 50 m, pembersihan disekitar Waduk Matan, pelebaran jalan masuk dan pembersihan Waduk Dapit sekitar 500 m, serta pembersihan jalan menuju Waduk Jelis sepanjang 900 m. Diakui Jhoni, partisipasi masyarakat di lokasi Bhakti TNI sangat tinggi, terlihat

Senin, 26 Desember 2011

dalam pelaksanaan kegiatan harian. Kehadiran masyarakat cukup ramai, sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai rencana. Namun keterbatasan alat masih menjadi salah satu kendala yang juga dihadapi, dan berkat semangat kebersamaan semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. "Dalam rangka kelancaran, setiap sasaran diharapkan adanya penambahan peralatan kerja dan alat berat khususnya, pada sasaran pembuatan jalan. Sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu yang ditentukan," jelasnya. Kegiatan Bhakti TNI kata Jhoni, merupakan salah satu wujud nyata peran serta TNI dalam membantu pembangunan. Dilaksanakan dengan obyek sasaran fisik dan non fisik untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, serta mempertebal rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan. Bhakti TNI dilaksanakan melalui kegiatan pembangunan sarana dan prasarana, serta berusaha memberdayakan masyarakat dan pemerintah daerah untuk berpartisipasi mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat, dan pembinaan kehidupan masyarakat dalam

berbangsa dan bela negara. Sehubungan hal diatas, dan sesuai pelaksanaan rencana Kerja Kodim 0318/Natuna TA. 2011, di wilayah Kodim 0318/ Natuna sudah dilaksanakan Bhakti TNI di Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur Kabupaten Kepulauan Anambas. Dan pelaksanaannya dapat berjalan lancar serta sesuai tujuan yang diharapkan, maka perlu dibuat laporan pelak-

sanaan kegiatan Bhakti TNI di Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, wilayah Kodim 0318/Natuna sebagai masukan bagi komando atas. "Kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan, dan dapat membantu masyarakat membangun daerah sebagai wujud kebersamaan TNI dan masyarakat,"tandasnya.(yud)

YULIA IRFANI/HALUAN KEPRI

KASDIM 0318/Natuna Mayor Inf Jhoni Tambunan bersama anggota TNI dan masyarakat, mengadakan program bhakti TNI tahun 2011 di Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur selama 10 hari, 12-21 Desember lalu.

sekitarnya sudah layak dilalui angkutan umum. Hanya jalan Rintis yang masih dalam perbaikan. Kalau telah selesai, juga bisa dilewati bus sekolah. Tapi sampai sekarang, tidak ada usaha ini muncul. Kalau sudah, nanti kita adakan biaya transportasinya dan itu menunggu kebijakan pemerintah,"katanya. Akibat penghentian uang transportasi pelajar di darat ini menyebabkan pelajar SD, SLTP dan SLTA di pegunungan Siantan berjalan kaki ke sekolah yang terletak dipinggiran pantai. Untuk tahun 2012 ini pelajar yang umumnya berasal dari keluarga berpenghasilan ren-

dah, tidak akan ada transportasi. "Pemerintah diharapkan dapat mengambil kebijakan untuk menyediakan bus sekolah. Karena menunggu pihak ketiga, sepertinya jauh dari harapan. Karena saat ini banyak pelajar yang putus sekolah di pegunungan. Biaya yang yang dikeluarkan besar untuk transportasi, dan medan yang dilalui cukup berat. Jika terus menunggu transportasi umum, tentu akan banyak pelajar yang putus sekolah. Kenyataannya, sudah satu tahun lamanya pelajar jalan kaki dan tak satupun angkutan umum muncul di Kecamatan Siantan," kata Pang Cik.***

Pepaya Berbuah Tanpa Daun SIANTAN TIMUR — Pohon pepaya di Desa Nyamuk, Siantan Timur berbuah tanpa daun milik warga bernama Uwan. Dengan tidak memiliki daun satupun, pohon ini tetap memiliki buah yang segar dan sehat. Tidak ada tampak buah yang layu, dan buah ini menunggu masak. "Tidak ada tampak layu dan masih segar. Buah yang jatuh juga tidak ada," katanya saat ditemui Haluan Kepri, akhir pekan ini. Keunikan pepaya ini menjadi perhatian warga di Desa Nyamuk. Karena buah yang segar tanpa adanya daun ini, boleh terbilang aneh. Tunas yang muncul dari batang pun juga tidak ada. Apakah pepaya ini akan bertahan hidup. "Aneh ya, tidak ada daun tapi buahnya tidak layu. Biasanya kalau sudah tidak ada daun, buah pasti layu dan jatuh,"tutur Nita, salah seorang warga Nyamuk. Pepaya ini tumbuh di pekarangan Uwan. Lokasinya dekat pelabuhan Nyamuk. Keunikan lain dari pepaya ini adalah buahnya yang kembar. Dua buahnya kembar, dan satu buah memiliki tunas. Selain itu, buahnya menjulang ke udara. Tidak seperti biasanya, buah pepaya menjulai ke bawah. Uwan menduga, pepayanya ngambek karena daun-

nya terus diambil. Sehingga buahnya muncul menjulang ke udara, sebagai pengganti pucuk. Uwan mengakui sering mengambil daun pepaya ini untuk dimasak. Namun dirinya baru menyadari ketika pepayanya mulai berbuah. Buah muncul di batang paling atas dengan kondisi batang yang kecil. Daun yang sudah tua mulai berjatuhan. Tapi di puncaknya tidak tumbuh lagi daun. Malah digantikan oleh buah yang tampak segar dan tidak layu. "Tidak tumbuh lagi daunnya. Begitu tua jatuh dan habis. Kita memang sering mengambil pucuk pepaya ini

untuk dimasak. Tapi biasanya, tetap berdaun kembali karena yang diambil itu daun saja dan tidak mematahkan tangkai. Tapi yang ini sudah tinggi tidak diambil lagi, malah tak mau berdaun. Bahkan buahnya yang menjulang ke atas menjadi pucuk,"tutur Uwan. Meski tidak ada daun, Uwan yakin pepayanya akan tetap mematangkan buahnya. Karena batang pepaya masih tampak segar, dan belum ada tanda-tanda akan mati. "Masih tampak bagus batangnya, dan belum ada yang busuk. Bisalah tahan buah sampai masak,"ujarnya.(yul)

YULIA IRFANI/HALUAN KEPRI

POHON pepaya milik warga bernama Uwan di Desa Nyamuk, Siantan Timur ini berbuah tanpa daun.


K A R I M U N

Senin, 26 Desember 2011

21

Bupati Diminta Pecat Dirut Perusda Pemkab Gelar Goro KARIMUN — Beberapa ton sampah berhasil dikumpulkan dalam aksi gotong royong yang diikuti oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Jumat (23/12) kemarin. Adapun titik-titik yang dibersihkan di antaranya, mulai dari Coastal Area, Jalan A.Yani, Jalan Tri Kora dan beberapa sudut jalan penghubung kota. Selokan yang dipenuhi pasir dan lumpur turut serta dikuras dan jalanan yang berpasir dibersihkan. Di samping itu, dari titik-titik yang dibersihkan telah disiagakan beberapa unit truk pengangkut sampah.Bupati Karimun Nurdin Basirun yang ikut turun dalam aksi goro itu mengaku, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Kota Karimun yang asri. ''Adipura bukan suatu alasan untuk membersihkan kota. Tapi motivasi kita adalah membersihkan lingkungan dengan tujuan hidup sehat," ujar Nurdin. Dikatakan Nurdin, target pencapaian Adipura memang merupakan suatu tujuan. tapi lebih dari itu, lingkungan yang bersih akan menciptakan kenyamanan, dan para turis lokal maupun luar negeri akan betah.Ini juga merupakan salah satu upaya meningkatkan jumlah wisatawan di Karimun. Ketika kenyamanan telah didapatkan di daerah ini, maka orang akan semakin betah, ekonomi pun akan semakin meningkat. Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkab Karimun, M.Yosli mengatakan, aksi goro melibatkan seluruh FKPD berasama unsur pemuda. Jumlah tenaga goro sebanyak 500 orang dan mereka menguras sampah yang mengganggu pandangan mata. Baik yang di dalam gorong-gorong maupun yang berserakan di pinggir jalan. Dalam goro kali ini, jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai beberapa ton. Aksi yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB itu menjadikan Coastal Area sebagai salah satu target utama lokasi yang harus dibersihkan. Meski saat ini masih dalam tahap pengerjaan, namun tumpukan sampah di pinggir laut cukup banyak, sehingga para peserta goro menyemut di daerah itu.(gan)

KARIMUN—Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Karimun, Jamaluddin SH meminta dengan tegas kepada Bupati Karimun agar memecat Direktur Utama (Dirut) Perusda, Usmantono dari jabatannya. Karena selama menjabat sebagai Dirut Perusda, dirinya belum bisa memberikan kontribusi apapun kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Karimun. "Keberadaan Perusda sebenarnya sangat diharapkan untuk membantu pendapatan daerah, namun sampai akhir pembahasan RAPBD tahun anggaran 2012, tidak ada sama sekali sumbangan untuk pendapatan daerah dari perusahaan daerah tersebut. Padahal kita tahu bahwa unit usaha air bersih dan pasar sangat jelas sumber pendapatannya per tahun tidak kurang dari Rp3 miliar," ujar Jamaluddin, kemarin. Anehnya, kata Jamaluddin, pendapatan-pendapatan yang berasal dari unit kerja yang ada di perusahaan daerah tersebut hilang begitu saja. Hal ini dapat dikatakan bahwa telah terjadi pemborosan terencana. "Karena itu, dengan tegas kami (Fraksi PDIP) meminta kepada Bupati Karimun memecat Dirut Perusda Karimun," jelasnya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga meminta kepada aparat penegak hukum agar mengusut hal ini, karena dengan kelalaian Dirut Perusda yang tidak menyetorkan hasil pendapatannya ke pemerintah daerah telah menimbulkan kerugian keuangan negara. Kalau terjadi kerugian keuangan negara, maka ada indikasi korupsinya, maka tugas Kejarilah untuk mengusut hal ini," tegas Jamal. Bupati Karimun Nurdin Basirun ketika dikonfirmasi membenarkan apa yang disampaikan Fraksi PDIP DPRD Karimun tersebut. "Itu memang benar, dan ada beberapa kelemahan di tim kami dan butuh perbaikan. Kami memang membutuhkan komunikasi dari berbagai pihak karena yang namanya pembangunan pasti berat. Semua elemen kami harapkan bisa membantu pembangunan, termasuk juga wartawan," ungkap Nurdin. Ketika didesak soal ketegasan Bupati terkait permintaan Fraksi PDIP, Nurdin menyebut semua ingin bertindak tegas. Namun mengganti pejabat itu tidak semudah mengganti baju yang basah, atau menukar baju yang tidak cocok di toko. "Mengganti pejabat tidak seperti itu, harus ada pertimbangan dan

ILHAM/HALUAN KEPRI

DITANAM PISANG- Jalan Pertambangan yang menghubungkan Kota Tanjungbalai Karimun dengan Kantor DPRD Karimun ini ditanami pisang oleh warga, karena lubang di jalan itu tak kunjung diperbaiki, Minggu (25/12). solusinya," jelas Nurdin. Selain meminta agar Bupati menindak tegas Dirut Perusda, PDIP juga meminta agar Bupati Karimun memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan untuk segera meninjau kembali lokasi kantor UPTD pendidikan Kecamatan Meral-Tebing yang berada di Komplek Imperium, Ja-

lan Poros yang tak jauh dari Kantor Dinas Pendidikan Karimun. "Fungsi dari UPTD tersebut adalah membantu Dinas Pendidikan untuk melayani sekolah-sekolah yang berada jauh dari Kantor Dinas Pendidikan. Karena keberadaan Kantor UPTD itu berdekatan dengan

Kantor Dinas Pendidikan, maka pihak sekolah yang ingin berurusan dengan UPTD langsung saja ke Dinas Pendidikan karena letaknya hanya beberapa ratus meter saja. Artinya, Kantor UPTD tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya," jelas Jamaluddin.(ham)

Pemotong Dana RTLH Harus Diproses KARIMUN KARIMUN—Ketua DPD Laskar Melayu Bersatu (LMB) Karimun, Datuk Panglima Muda Azman Zainal meminta kepada aparat penegak hukum memproses oknum di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karimun yang diduga telah melakukan pemotongan anggaran untuk rehabilitasi rumah tak layak huni (RTLH) dengan nilai paling sedikit Rp500 ribu per unit rumah di Kundur. ILHAM

Liputan Karimun "Setelah saya menelusuri langsung dengan mendatangi penerima bantuan program rehabilitasi rumah tak layak huni di Kundur, seluruh masyarakat penerima bantuan sangat senang berterima kasih karena telah memperoleh ru-

mah yang layak. Namun, di balik itu mereka mengaku kecewa ada pihak yang meminta uang terima kasih, nilainya minimal Rp500 ribu bahkan sampai Rp2 juta," ujar Azman, Sabtu (24/12) di Tanjungbalai Karimun.

Bukan hanya pengakuan dari penerima bantuan rumah, kata Azman, ia juga telah menemui beberapa orang kepala desa dan lurah di Tanjungbatu untuk membuktikan kebenaran itu. Dari pengakuan kepala desa mengatakan kalau ada pemotongan oleh oknum Dinsos Karimun. "Cobalah bayangkan, kalau satu penerima bantuan dipotong dengan angka minimal Rp500 ribu dikali 600 unit penerima bantuan rumah tak layak huni di Karimun berarti jumlahnya Rp300 juta. Saya tak tahu apakah dana pemotongan itu dimanfaatkan oleh satu orang atau secara bersamasama dengan oknum lainnya," ungkap Azman. Azman tidak menyangka ternyata ada oknum yang de-

ngan sengaja memanfaatkan bantuan untuk masyarakat kurang mampu dengan meminta bagian dari anggaran rehabilitasi rumah tak layak huni itu untuk kepentingan pribadinya. "Perbuatan oknum yang sengaja meminta uang kepada penerima bantuan rumah itu harus diusut sesuai dengan proses hukum yang berlaku," kata Azman. Menurutnya, saat ini Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun melalui Kecabjari Tanjungbatu telah memeriksa oknum di Dinsos tersebut. Ia berharap agar pemeriksaan tersebut harus terus dilanjutkan oleh aparat penegak hukum. "Perbuatan itu sudah terindikasi adanya perbuatan korupsi, jadi harus diusut tuntas," tegasnya.***

Rektor UK Terancam Dipecat KARIMUN — Pelaksanaan wisuda yang diduga ilegal terhadap 11 mahasiswa STKIPPGRI Sumenep oleh Rektor Universitas Karimun, Abdul Latif merupakan sebuah pelanggaran berat. Jika terbukti, Abdul Latif terancam sanksi dipecat. Ketua Yayasan Tujuh Juli (Yayasan yang menaungi UK), Zufri Taufiq ketika dikonfirmasi Haluan Kepri mengatakan, wisuda yang digelar di kampus UK oleh rektor merupakan suatu pelanggaran. "Yang jelas dia (Abdul Latif) tidak pernah melakukan konsultasi dengan kami kalau mau melakukan wisuda mahasiswa STKIP PGRI Sumenep di kampus induk UK. Sanksinya, mungkin dia harus dipecat," ujar Taufiq, Kamis (22/12). Untuk mengambil tindakan, dirinya masih akan mendudukkan permasalahan ini bersama para pengurus Yayasan Tujuh Juli. Soal sanksi terberat yang kemungkinan bakal dialami Abdul Latif adalah dipecat dari jabatannya. "Kita mau menyidangkan terlebih dahulu. Saya akan minta penjelasan kepada Abdul Latif terkait wisuda yang dilakukannya. Dan hal ini harus dipertanggungjawabkan," tegasnya. Sementara itu, salah seorang sumber di internal Kampus UK ketika dikonfirmasi mengaku, bahwa wisuda yang digelar oleh Abdul Latif adalah illegal. Alasannya adalah, kenapa wisuda tidak digelar di Sumenep? dan apakah 11 mahasiswa tersebut tercatat sebagai mahasiswa STKIP PGRI Sumenep?. "Lebih jelasnya lagi, izin Prodi STKIP PGRI Sumenep baru keluar tertanggal 25 Januari 2010 lalu. Berarti 11 orang tersebut baru kuliah selama tiga semester dari tahun 2010 hingga 2011. Lalu kenapa dia diwisuda di sini? dan tidak di sumenep?,"ujarnya

Dan yang paling herannya kata sumber tersebut, data ke 11 mahasiswa tersebut dikirimkan kembali ke Universitas Karimun. pihak STKIP PGRI Sumenep, yakni Rektor Musheri beralasan bahwa, mahasiswa tersebut dapat diwisudakan, karena sebelumnya mereka telah menempuh pendidikan D2, sehingga menurut pendapat Musheri hal itu tidak mengapa dilakukan. Nasib 284 Mahasiswa Terkatung-katung Sementara, permasalahan perpindahan mahasiswa UK sebanyak 284 orang ke STKIP PGRI Sumenep juga menjadi persoalan baru. Persoalan yang sangat fatal adalah, pada saat mahasiswa UK sudah pindah ke STKIP PGRI Sumenep, namun data mereka belum masuk ke dalam data Evaluasi Program Studi Berdasar Evaluasi Diri (EPSBED) STKIP PGRI Sumenep. Saat ini ke-284 mahasiswa UK itu akan kembali dipindahkan ke UK. Padahal persyaratan pindah ke perguruan tinggi manapun bagi mahasiswa, mereka harus terdaftar terlebih darhulu di EPSBED kampus. Namun kenyataannya, Rektot UK tetap mamaksakan kehendak dengan memindahkan semua mahasiswa yang 284 itu ke kampus UK. Salah seorang narasumber yang dipercaya di internal Kampus UK mengatakan, mahasiswa UK khususnya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang terdaftar pada Semester I Tahun Ajaran 2008-2009 (Angkatan I) dinyatakan seolah-olah sebagai mahasiswa STKIP PGRI Sumenep, dengan jumlah sebanyak 284 orang. Ke-284 mahasiswa tersebut terdiri dari 194 orang mahasiswa di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Dan tercatat sebagai mahasiswa STKIP PGRI Sumenep pada Tahun Ajaran 2009-2010.

"Padahal UK tidak memiliki jurusan itu dan mahasiswa tersebut terdaftar di UK pada Tahun Ajaran 2008-2009. Bagaimana dengan hasil studi mahasiswa pada Semester I Tahun Ajaran 2008-2009 dan Semester II Tahun Ajaran 2009 ?," tanya sumber, Minggu (25/ 12). Selain itu, karena Prodi berbeda, bukankah harus ada nilai yang dikonversikan. Perlu diingat, mahasiswa UK tidak pernah kuliah secara langsung di STKIP PGRI Sumenep. Dan apa dasar pemberian nilai terhadap mahasiswa UK yang ditempatkan pada Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumenep. Catatan penting lainnya, izin Prodi ini berakhir pada 13 November 2011. Kemudian rincian lainnya adalah 35 orang mahasiswa di Prodi Matematika, tercatat sebagai mahasiswa STKIP PGRI Sumenep pada Tahun Ajaran 2009-2010. Jelas-jelas hal itu merupakan suatu kejanggalan. "Rincian selanjutnya adalah 26 orang mahasiswa di Prodi Penjaskesrek. Mereka tercatat pada Tahun Ajaran 2010-2011 sebagai mahasiswa STKIP PGRI Sumenep. Padahal Sekolah Tinggi ini baru mendapatkan izin pada 25 Januari 2010. UK memiliki prodi yang sama, tetapi mahasiswa UK tercatat pada Tahun Ajaran 2008-2009 di UK," jelasnya lagi. Ada lagi 48 orang mahasiswa di Prodi PPKn. Mereka tercatat pada Tahun Ajaran 2009-2010 dan persoalannya tetap sama. Dijelaskan, data mahasiswa di berbagai Prodi tersebut yakni berupa transkrip nilai, NIM atau NPM, Surat Keterangan Tercatat sebagai mahasiswa STKIP PGRI Sumenep dan Surat Keterangan Pindah, telah disiapkan oleh STKIP PGRI Sumenep. (gan)


IKLAN

Senin, 26 Desember 2011

22


23 Senin, 26 Desember 2011 Live on

SPORTAINMENT Jelang Manchester United vs Wigan Athletic

Duel Beda Kepentingan

Senin (26/12) Pkl. 22.00 WIB

MANCHESTER — Laga beda kepentingan akan tersaji di Old Traford, Senin (26/12) malam ini. Dimana, Manchester United tengah berjuang keras untuk tetap menempel sang pimpinan klasemen sementara, Akan Menjamu Wigan yang juga sedang berjuang untuk segera keluar dari daerah kutukan dipapan bawah. Secara materi pemain jelasnya Ronney cs masih terlalu jauh jika diband i n g k a n d e n g a n skuad sang tamu, Rekor pertemuan kedua timpun sangat berpihak pada tuan rumah. Jadi rasanya sulit membayangkan untuk MU akan tersendat kali ini. Namun, pelatih Wigan Athletic, Roberto Martinez menyulut motivasi bertanding tim asuhannya pada laga Boxing Day nanti. Martinez menegaskan, timnya tidak gentar meski harus bermain di kandang Setan Merah. Kendati Wigan memiliki catatan rekor buruk saat berhadapan dengan United, Martinez yakin timnya bisa memberikan perlawanan di hadapan tim asuhan Sir Alex Ferguson, bahkan Martinez menegaskan

Wayne Rooney

Lima Laga Terakhir MU 21 Des 2011 (EPL) Fulham 0–5 MU 18 Des 2011 (EPL) QPR 0–2 MU 10 Des 2011 (EPL) MU 4–1 Wolves 07 Des 2011 (PLC) Basel 2–1 MU 03 Des 2011 (EPL) Aston Villa 0–1 MU

timnya bisa memperoleh hasil positif di laga tandang nanti. "Dalam sejarah klub, kami belum pernah mengambil poin dari United dan Old Trafford merupakan tempat yang bisa membuat kami terintimidasi saat pergi ke sana," ujar pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut. Martinez mengatakan timnya berada dalam spirit bertanding yang tepat untuk mendapatkan poin maksimal dalam pertandingan kontra United nanti. Dengan suara lantang, Martinez mengatakan timnya siap memberikan kejuatan Natal buat United. "Apa yang benar adalah, kami berada di posisi yang sangat baik saat ini dengan keyakinan nyata dan kepercayaan yang sebenarnya dalam permainan kami," ujar Martinez dikutip Goal, Minggu (24/12). Ambisi Wigan bisa saja terwujud mengingat palang pintu MU, Rio Ferdinand dipastikan masih belum bisa tampil. Ferdinand tengah bermasalah dengan cedera kaki yang dialaminya

Tevez

Head to head

"Apakah Tevez akan menjadi hadiah Natal buat fans Milanisti? Ini sangat sulit mengingat masalah ekonomi, tapi kami akan mencoba untuk membuat fans kami bahagia," demikian kata Galliani. Selain Tevez, Milan juga diberitakan tengah mengincar Lopez. "Maxi Lopez? Catania sudah sangat baik dan terbuka. Tapi saya sudah bernjanji kepada Tevez, kami akan menunggunya hingga 31 Januari mendatang," tegas Galliani. "Jika sampai Tevez tidak datang hingga bursa transfer ditutup, maka kami tidak akan membeli pemain baru," tandasnya sebagaimana dilansir dari Sky Sport Italia, Minggu (25/12).(sky)

Adriano Tembak Wanita Penghibur CORINTHIANS — Mantan penyerang internasional Brasil, Adriano, tidak sengaja menembak tangan seorang wanita, dengan pistol yang merupakan milik pengawal pribadi sang pesepak bola. Adriano (29), yang sekarang bermain untuk Corinthians, meninggalkan suatu pesta di distrik Barra da Tijuca, dengan tiga perempuan muda dan pengawal pribadinya. Ia dilaporkan bercanda sambil memegang pistol, ketika ia secara tidak sengaja menembak salah satu wanita tersebut, yang diketahui ber-

Adriano usia 20 tahun, demikian dikatakan letnan polisi, Tomas da Silva, kepada radio CBN. Da Silva menambahkan

lainnya dicetak oleh Hernandez. Manchester United sendiri tercatat berhasil meraih 5 kemenangan dalam 5 pertemuan terakhir antara kedua tim. Dari 5 pertandingan tersebut, Manchester United berhasil mencetak 18 gol dan hanya kebobolan 1 gol. Sejak pertemuan pertama antara kedua tim pada tahun 2005, kedua tim telah bertemu sebanyak 13 kali dan Manchester United selalu berhasil menang dalam 13 pertemuan tersebut. Sementara itu, Wigan berhasil menahan imbang Liverpool pada pertandingan terakhir mereka dengan skor 0-0. Hasil seri tersebut membuat mereka kini tetap menduduki peringkat ke 18 klasemen sementara dengan torehan 14 poin dari 17 pertandingan yang telah mereka mainkan. Wigan sendiri tercatat tidak pernah mengalami kekalahan dalam 3 pertandingan terakhir, di mana mereka berhasil mengalahkan West Brom dan menahan imbang Chelsea dan Liverpool.(glc/vvn/dtc)

kalau Adriano tidak menyerahkan dirinya pada polisi, dan wanita tersebut diperkirakan menjalani operasi di tangannya yang terluka, pada Sabtu. Sempat membawa Inter Milan menjadi juara liga Italia sebanyak empat kali, karir Adriano kini terpuruk, karena masalah berat badan, alkohol, dan depresi. Pada 2010, polisi Rio de Janeiro, memutuskan untuk memperberat sanksi terhadap pesepak bola yang terlibat perdagangan narkotika, sambil menyalahkan kurangnya bukti. (oke)

21 Des 2011 (EPL) Wigan 0–0 Liverpool 17 Des 2011 (EPL) Wigan 1–1 Chelsea 10 Des 2011 (EPL) West Brom 1–2 Wigan 03 Des 2011 (EPL) Wigan 0–4 Arsenal 26 Nov 2011 (EPL) Sunderland 1–2 Wigan

India Terbuka GP Gold

Indonesia Gagal Menangi Ganda Campuran LUCKNOW — Harapan Indonesia meraih gelar di nomor ganda campuran India Terbuka GP Gold gagal. Ini terjadi setelah pasangan Muhammad Rijal/ Debby Susanto takluk di laga final. Dalam laga Babu Banarasi Das Indoor Stadium, Minggu (25/12), Rijal/Debby kalah dari unggulan pertama asal Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, lewat rubber set, 16-21, 21-18 dan 21-11, dalam waktu 58 menit. Di set pertama, Rijal/Debby mampu tampil prima meski selalu kejar mengejar angka sejak awal. Hingga akhirnya kedua pasangan sama kuat di 16-16, Rijal/Debby tak terkejar untuk menutup set ini dengan 21-16. Masuk di set kedua permainan Rijal/Debby sedikit menurun karena mereka sempat tertinggal 13-8. Lalu Bisa memperkecil kedudukan jadi 11-13 sebelum akhirnya tertinggal jauh 11-18. Tapi Rijal/Debby tak menyerah dan lewat tambahan tujuh angka, mereka mampu menyamakan kedudukan jadi 18-18, sebelum akhirnya Sudket/ Saralee menang 21-18. Di set ketiga Rijal/Debby sudah

Rijal dan Debby Susanto kehilangan konsentrasi dan harus tertinggal cukup jauh 6-13. Mampu mengejar ketertinggalan hingga 10-15 namun akhirnya tak kuasa membendung sang lawan untuk memenangi laga final dengan 21-11.

Kesempatan Indonesia meraih gelar masih terbuka di nomor ganda putra lewat Andrei Aditia/Christoper Rusdianto dan di nomor tunggal putra yang diwakili unggulan kedua, Taufik Hidayat.(dtc)

Sharapova Absen di Brisbane International SYDNEY — Kabar mengejutkan datang dari petenis Maria Sharapova. Ia dipastikan tidak akan bermain di ajang Brisbane International pada awal Januari mendatang. Petenis asal Rusia tersebut tidak dapat bermain dalam turnamen pemanasan jelang

digulirkannya ajang Grand Slam, Australia Open tahun ini. Pasalnya, Sharapova masih dibekap cedera pada eng-

kel di kaki kirinya. Cedera tersebut ia dapatkan saat bertanding dengan Petra Kvitova pada ajang Pan Pacific Open, September lalu. Di mana ia harus mundur dari pertandingan karena terkilir kaki kirinya.

PSSI Mulai Lakukan Rekonsiliasi JAKARTA — PSSI mulai menjalankan perintah FIFA dengan menghubungi klub-klub Liga Super Indonesia, yang diberi waktu dua pekan, kembali ke ”rumah” PSSI. Tahapan ini diharapkan jadi ajang rekonsiliasi yang mengedepankan hati nurani demi kemajuan sepak bola Indonesia. Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin mengatakan, PSSI paling lambat Senin (hari ini,red) mengirim surat, yang akan diantar langsung perwakilan PSSI, ke klubklub Liga Super Indonesia (LSI). Selain ke klub-klub LSI, surat imbauan agar kembali ke kompetisi PSSI juga akan dikirimkan kepada ofisial pertandingan yang berkiprah di kompetisi luar PSSI. ”Surat tidak dikirim melalui pos, tetapi diantar langsung pengurus atau utusan PSSI agar bisa bertemu langsung dengan pengurus klub dan berdiskusi,” kata Djohar, didampingi pengurus lain, termasuk Wakil Ketua Umum PSSI Farid Rahman dan Sekjen PSSI Tri Goestoro, Sabtu (24/12). ”Kami berharap, kita semua kembali ke rumah kita. Kita bangun dan kita benahi sepak bola Indonesia,” kata Djohar. ”Kami sepakat memberi kesempatan kepada klub-klub, yang selama ini bermain di kompetisi luar PSSI, dua pekan sejak

besok (Sabtu ini, untuk kembali tampil di kompetisi PSSI),” ujarnya. Kesempatan dua pekan yang diberikan PSSI bagi klub-klub LSI itu lebih panjang daripada contoh yang disebut FIFA dalam surat tertanggal 21 Desember 2011. Di surat itu, Sekjen FIFA Jerome Valcke dan Sekjen Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Alex Soosay menyarankan PSSI memberi waktu yang pendek, misalnya satu pekan, bagi klub-klub LSI untuk meninggalkan kompetisi LSI dan kembali ke PSSI. Djohar enggan menjelaskan format dan tawaran seperti apa yang disampaikan ke semua klub LSI agar kembali ke PSSI. ”Ibarat melamar anak orang, kami akan menyampaikan itu langsung ke orangtuanya. Tidak elok jika kami sampaikan itu ke tetangga,” katanya, menganalogikan upaya PSSI itu seperti melamar dalam perkawinan. Terkait nasib pemain, Djohar mengatakan, PSSI juga akan menyurati para pemain, termasuk pemain asing, di klubklub LSI agar tidak menjadi korban dalam konflik ini. Selain itu, PSSI akan menyurati federasi negara asal pemain asing di klubklub LSI untuk menjelaskan situasi persepakbolaan di Indonesia.(kcm)

Jordi Gomez

Lima Laga Terakhir Wigan

26 Feb 2011 (EPL) Wigan 0–4 MU 20 Nov 2011 (EPL) MU 2–0 Wigan 31 Des 2009 (EPL) MU 5–0 Wigan 22 Agu 2009 (EPL) Wigan 0–5 MU 14 Mei 2009 (EPL) Wigan 1–2 MU

Milan Menanti Keputusan Tevez MILAN — AC Milan sepertinya benar-benar keukeuh ingin mendapatkan Carlos Tevez. Terbukti, wakil presiden Adriano Galliani menegaskan akan tetap menunggu penyerang asal Argentina itu hingga 31 Januari mendatang. Bahkan, jika dapat mendatangkan Tevez, maka Rossoneri rela tidak jadi membeli penyerang Maxi Lopez. Sebab, belakangan ini, Milan memang diberitakan tengah melakukan negosiasi dengan kedua pihak. Meski demikian, Milan hanya ingin mendapatkan Tevez dengan status pinjaman. Tentu, permintaan klub asal Italia itu sangat bertolak belakang dengan keinginan Manchester City, yang berniat menjualnya.

saat Man United melawan Queens Park Rangers pekan lalu. Akibatnya, Ferdinand terpaksa absen saat melawan Fulham, (21/12). Sial bagi Setan Merah, Ferdinand masih belum fit untuk tampil di Boxing Day. Dia diperkirakan baru akan fit pada laga melawan Blackburn Rovers, (29/12). "Rio mengalami cedera kaki melawan QPR. Saya pikir dia akan tersedia untuk laga melawan Blackburn, tidak untuk melawan Wigan," tutur Manajer Sir Alex Ferguson. Absennya Ferdinand tentu memusingkan Fergie karena baru saja kehilangan Ashley Young dan Phil Jones saat menghadapi Fulham. Selain itu, beberapa pemain lain, termasuk Fabio Da Silva dan Nemanja Vidic pun masih absen. Kondisi ini memaksa Man United menyisakan duet Jonny Evans dan Chris Smalling di sektor belakang. Dan MU mesti mewaspadai sosok Jordi Gomez. Gelandang 26 tahun asal Spanyol itu mencetak empat gol dalam lima laga terakhir dan menjadi alasan kenapa Wigan tak terkalahkan dalam lima partai tersebut (menang 2, seri 3). Pertemuan terakhir antara kedua tim berakhir untuk kemenangan Manchester United dengan skor 4-0. Pada pertandingan tersebut Rooney dan Fabio berhasil mencetak masing-masing 1 gol, sedangkan 2 gol

Maria Sharapova

“Sangat disayangkan engkel saya masih belum pulih 100 persen dan saya tidak bisa tampil. Saya sangat berharap bisa tampil pada Grand Slam pertama di tahun ini dan kembali bermain di lapangan," jelas Sharapova seperti dikutip situs resmi turnamen, Sabtu (24/12). Gelaran Bribane International sendiri akan digelar pada tanggal 1 hingga 8 Januari di Queensland Tennis Centre. Sedangkan, untuk perhelatan Australia Open akan dilaksanakan pada 16 hingga 29, Januari mendatang. Seperti diketahui, dalam ajang Australia Open tahun lalu, Sharapova gagal lolos dari putaran keempat., karena dikalahkan oleh petenis Jerman, Andrea Petkovic.(rts)

Tibo Natalan Sekaligus Ultah Putrinya JAYAPURA — Liburan kompetisi profesional sekaligus jelang akhir tahun sangat dimanfaatkan betul oleh striker Persipura Jayapura, Titus Londow Bonai, untuk berkumpul bersama keluarga. Mayoritas manajemen tim memang meliburkan pemainnya dalam waktu yang cukup singkat sebelum kompetisi kembali diputar pada awal Januari 2012. Tibo- begitu Titus Londow Bonai akrab disapa- tengah sibuk sekaligus berbahagia. Pasalnya, putri semata wayangnya, Natalie Christanalia Bonai, akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-4 bertepatan dengan Hari Raya Natal, 25 Desember. "Dari beberapa hari sebelumn-

ya, kami sekeluarga memang sedikit dibuat sibuk untuk menyiapkan pesta ulang tahun. Tapi, kami sangat senang sekali menyambutnya," terang suami dari Novalia Metiaman Bonai, Sabtu (24/12). Tibo menjelaskan lagi, acara yang diselenggarakan di sebuah Mall di Jayapura tersebut, lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya. Dikatakannya lagi, tidak ada yang lebih menyenangkan selain menghabiskan waktu bersama keluarga meski tidak perlu liburan ke lokasi yang jauh. "Ini berkah yang sangat luar biasa. Seusai Natalan, kami langsung merayakan ulang tahun Natalie bersama istri, keluarga dan teman-teman," pungkasnya.(kpl)

Titus Bonai


CMYK

Senin, 26 Desember 2011

24

Sesi Kedua Rakor dan Evaluasi Disdik Se-Provinsi Kepri PADA sesi kedua Pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Dinas Pendidikan Se-Provinsi Kepri, Sabtu (10/12) dilanjutkan dengan paparan tentang isu krusial berkaitan dengan upaya pencegahan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepri dan paparan tata kelola

dan pertanggungjawaban keuangan oleh Inspektorat Kepri. Rapat Koordinasi dilanjutkan dengan paparan hasil evaluasi pelaksanaan program/kegiatan pembangunan pendidikan sepanjang tahun 2011 dan paparan tentang rencana pembangunan pendidikan tahun

2012 oleh Dinas Pendidikan Kepri, serta presentasi oleh masing-masing Kepala Dinas kabupaten/kota dan diskusi kelompok. Acara kemudian dilanjutkan dengan presentasi tentang Kebijakan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepri Drs H Yatim Mustafa MPd.

Rapat Koordinasi dan Evaluasi Dinas Pendidikan Se-Provinsi Kepri pada sesi kedua dihadiri oleh Kepala Dinas dan Kepala Bidang Dinas Pendidikan Kabupaten/kota Se-Provinsi Kepri, Kakanwil dan Kepala Bidang Kemenag Provinsi Kepri, APSI Provinsi Kepri, BAP S/M Provinsi Kepri,

Foto dan Narasi : RUSMADI

KADISIDIK Kepri, Yatim Mustafa, nara sumber dan peserta sedang berbincang.

PESERTA Rapat Koordinasi dan Evaluasi Dinas Pendidikan Se-Provinsi Kepri menyampaikan pertanyaan.

PRESENTASI oleh Kadisidik Kepri Yatim Mustafa didampingi Sekretris Disdik Kepri Yuzet dan Kepala Bidang PSDMP M Yunus.

Majelis Pendidikan Provinsi Kepri, PGRI Provinsi Kepri, BPMS Provinsi Kepri dan Konsultan Pendidikan, serta Koordinator Pengawas Sekolah kabupaten/kota SeProvinsi Kepri.

PRESENTASI Pencegahan Tindak Pidana Korupsi oleh Kejati PRESENTASI Kabid Dikmenti M Dali, Kabid Dikdas Kepri, serta Tata Kelola dan pertanggungjawaban Atmadinata, Kabid PSDMP M Yunus dan Kabid PAUD, Non PRESENTASI Alokasi dan Sasaran Program BOS oleh keuangan oleh Inspektorat Kepri. Formal dan Informal, Yusnawati. Kabid Dikdas, Atmadinata.

PARA Panitia Rapat Koordinasi dan Evaluasi Dinas Pendidikan Se-Provinsi Kepri.

KEPALA BP2KB Raja Khairani dan Sekretaris BP2KB Erdawati beserta staf, menyambut kedatangan Walikota Tanjungpinang.

KEPALA Bidang KB dan KS Mardiliana, KEPALA BP2KB Tanjungpinang Raja Khairani, menyampaikan materi Mekanisme Pelaporan dan menyampaikan materi Pertumbuhan Tribina Kota WALIKOTA Tanjungpinang Suryatati A Manan, Pencatatan Tribina Percontohan. Tanjungpinang. menyampaikan kata sambutan.

BP2KB Tanjungpinang Gelar Pelatihan KelompokTribina Bagi Kader UNTUK meningkatkan pengetahuan/wawasan dan melakukan pembinaan terhadap kelompok Bina Ketahanan Keluarga yang telah terbentuk, melalui pengelolaan Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Bina Lingkungan Keluarga (BLK), Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana (BP2KB) Kota Tanjungpinang, menyelenggarakan Pelatihan Kader Kelompok Catur Bina Se-Kota Tanjungpinang. Kegiatan tersebut dibuk a

secara resmi oleh Walikota Tanjungpinang Hj Suryatati A Manan, Selasa (13/12) di Hotel Melia Tanjungpinang. Kegiatan ini diikuti sebanyak 200 peserta terdiri dari 80 orang kader BKB, 60 kader BKR dan 60 orang kader BKL. Dalam sambutannya Walikota Tanjungpinang mengatakan, akses dan kualitas pengelolaan dan pengetahuan serta pelayanan catur bina masih relatif rendah. Untuk itu perlu dilakukan peningkatan pengembangan dan pengelolaan dalam rangka meningkatkan akses dan kualitas

pengelolaan dan pelayanan. “Diharapkan pembentukan kelompok catur bina dapat ditingkatkan lagi. Di mana saat ini kelompok catur bina baru terbentuk 46 kelompok yang terdiri dari 23 kelompok BKB, 10 kelompok BKR dan 13 kelompok BKL. Kepada kelompok-kelompok yang terdapat didalam catur bina keluarga yang telah dibentuk, diharapkan dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat sebagaimana yang kita inginkan�.

CMYK

Foto dan Narasi : Rusmadi

PENYAMPAIAN materi Program KB dalam kontek pembinaan ketahanan keluarga oleh nara sumber Sri Hartati.

RAJA Khairani, Mardiliana, Hasanuddin, Tasmalena dan Afrida, foto bersama peserta Pelatihan Kader Kelompok Catur Bina Se-Kota Tanjungpinang.

PESERTA Pelatihan Kader Kelompok Catur Bina Se-Kota Tanjungpinang, menyampaikan pertanyaan.

HaluanKepri 26Des11  

HaluanKepri 26Des11

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you