Issuu on Google+

TERBIT SEJAK 19 4 8

Jumat, 16 Desember 2011 - 20 Muharram 1433 H Edisi 3760

Harga Eceran Rp 2.000,-/ Harga Langganan Rp. 52.500,-(Luar Kota) + Ongkos Kirim

www.haluankepri.com

APBD Kepri Rp2,250 Triliun Barca Ciptakan Final Ideal SUTANA/HALUAN KEPRI

YOKOHAMA — Barcelona tidak menemui kendala berarti saat menundukkan Al Sadd, 4-0 pada babak semifinal Piala Dunia Antarklub di Nissan Stadium, Kamis (15/12) sore WIB. Final ideal pun akhirnya terealisir di mana Barca akan menghadapi jawara Copa Libertadores, Santos FC. Pelatih Barca, Pep Guardiola menyambut gembira dengan kemenangan tersebut. Namun, ia tak ingin pasukannya jumawa karena Pep mau Barca memberikan yang terbaik dan menjadi juara dunia sekali lagi. Dua tahun lalu Guardiola sukses membawa Barca jadi juara dunia. Di turnamen yang digelar di Uni Emirat Arab itu, Lionel Messi dkk. mengalakan Estudiantes lewat perpanjangan waktu di babak final. Guardiola ingin para pemainnya menyadari pentingnya turnamen ini dan bermain baik di final melawan Santos. Ia ingin Barca memenangi turnamen ini untuk yang kehal.7

Barca Ciptakan

GUBERNUR Kepri HM Sani dan Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi menandatangani sekaligus mengesahkan APBD 2012 di ruang rapat paripurna DPRD Kepri Tanjungpinang, Kamis (15/12).

TANJUNGPIN ANG — Anggaran PendaANJUNGPINANG patan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri tahun anggaran 2012 sebesar Rp2,250 triliun disahkan DPRD Kepri dalam sidang paripurna di gedung DPRD Kepri, Kamis (15/12). Tujuh fraksi memberikan catatan atas APBD tersebut. Fraksi PKS, Golkar dan PDIP menyorot anggaran yang direncanakan harus diikuti dengan program yang jelas. DARUL QUTNI Liputan Tanjungpinang

REUTERS

RAYAKAN KEMENANGAN — Pemain Barcelona merayakan kemenangan setelah menundukkan Al Sadd 4-0 pada babak semifinal Piala Dunia Antarklub di Nissan Stadium, Kamis (15/12) sore WIB.

Liput Ekspos Tanker 'Kencing' Minyak KAPAL tanker Soechi Anindya yang melakukan transaksi BBM secara ilegal di perairan Selat Malaka, Jumat (9/ 12) lalu.

Pada struktur APBD tahun 2012 pendapatan 1,876 triliun dengan belanja Rp2,188 triliun. Sehingga mengalami defisit Rp312 miliar dan akan ditutupi dengan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (silpa). Sementara belanja Rp1,87 triliun terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp841,9 miliar dan belanja langsung sebesar Rp1,34 miliar. Dalam laporan akhir Banggar yang dibacakan Wakil Ketua III DPRD Kepri Iskandar Syah mengatakan sesuai dengan hasil pembahasan yang dilakukan bersama fraksi-fraksi di DPRD, secara umum jumlah pendapatan ditargetkan sebesar Rp1.87

Kanwil BC Kepri Halangi Pers KARIMUN — Penangkapan kapal tanker Soechi Anindya yang melakukan transaksi BBM secara ilegal di perairan Selat Malaka, Jumat (9/12) malam, berbuntut panjang. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri melarang Harian Haluan Kepri meliput ekspos penangkapan kapal tersebut yang rencananya dila-

Jadwal Shalat Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

Ashar

Magrib

Isya’

04.38

11.57

15.19

17.56

19.10

kukan Direktur Jenderal BC, Agung Kuswandono didampingi Menteri Keuangan, Agus Martowardojo di Kantor DJBC Kepri, Jumat (16/12) hari ini. Pelarangan liputan ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri, Heru Budi Wicaksono melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Penindakan Kanwil DJBC Khusus Kepri,

Inna Kamarie

Andhi Pramono tanpa alasan yang jelas. Informasi pelarangan liputan itu awalnya disampaikan salah seorang wartawan TV Nasional yang melakukan tugas liputan di Karimun. Wartawan itu mengaku dititip pesan oleh Andhi Pramono, untuk bisa disampaikan

hal.7

Kanwil BC

Polisi Tak Berdaya Hadapi Mafia BBM BATAM — Aparat kepolisian dinilai tidak berdaya menghadapi atau mengungkap mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) di Batam. Meskipun sering diberitakan di media masa soal Widodo tempat-tempat penimbunan dan pemain BBM, namun hingga saat ini nyali polisi tumpul dalam melakukan penegakan hukum. "Polisi memang kadangkala tidak berdaya dan menjadi tumpul ketika menangani kasus-kasus BBM. Padahal nama para penimbun BBM sudah di ekspos di koran. Tapi kenapa praktik haram mafia itu tak terkuak. Ini yang menjadi pertanyaan kita. Jangan-jangan karena ada bekingi aparat sehingga kasus itu dibiarkan," ujar Ahmad, warga Bengkong, Batam via ponsel, kemarin. Ahmad yakin siapa-siapa mafia BBM dan di mana lokasi penimbunan sebetulnya sudah diketahui polisi. Tapi yang terjadi justru belum ada yang ditangkap. Hal ini tentu sangat disayangkan. Polisi Tak

hal.7

Keberuntungan Inna PENYANYI Inna Kamarie merasa beruntung karena didaulat oleh Piyu untuk berduet di proyek solo albumnya. Dia menceritakan bahwa, Piyu mengajaknya melalui twitter yang kemudian berlanjut ketemuan diproyekkan sang maestro Setiawan Djodi. Dari situ Inna ditawari untuk mengisi vokal di salah satu lagu Piyu. Namun Inna sempat ragu karena lagu yang Keberuntungan Inna

SUTANA/HALUAN KEPRI

BEBERAPA warga memindahkan bensin dari tengki motor ke dalam jerigen di Halaman Masjid Al-Janatul Ma'wa, Tanjungpinang, Rabu (15/12) lalu. Praktek seperti ini sudah lama dilakukan oleh warga dan tidak pernah ditindak pihak berwajib.

Warga Tanjungpinang Diminta Tak Panik TANJUNGPINANG — Dinas Pertambangan dan Industri (Distamben) Provinsi Kepri menjamin hingga akhir tahun 2011, Tanjungpinang tidak akan kehabisan stok bahan bakar minyak (BBM). Masyarakat diminta tidak perlu panik.

"Kami jamin sampai akhir tahun ini (2011) Kota Tanjungpinang tidak akan kehabisan BBM terutama jenis premium," kata Kadisperindag Provinsi Kepri, Syed Muhammad Taufik,

Warga Tanjungpinang

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

hal.7

APBD Kepri

hal.7

hal.7


2 Jumat, 16 Desember 2011

Tahun Depan, Kasus Anwar Ibrahim Diputuskan KUALA LUMPUR –– Andai tiada aral melintang, tahun depan, tepatnya pada Senin (9/1), hakim yang menangani sidang dugaan sodomi pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim akan memutuskan perkara tersebut. "Saya akan menyampaikan keputusan tanggal 9 Januari," kata Hakim Mohamad Zabidin Diah, di pengadilan Kuala Lumpur, Kamis (15/12). Menurut warta AP dan AFP, Zabidin menetapkan tanggal keputusan itu setelah kuasa hukum Anwar menyampaikan pembelaan terakhir atas kasus yang melibatkan anak buah mantan wakil perdana menteri itu. Sebagaimana warta sebelumnya, sodomi ilegal di Malaysia. Maka dari itulah, Anwar menghadapi hukuman maksimal 20 tahun penjara. Anwar mengatakan, pengadilan yang dimulai Februari 2009 itu merupakan upaya politik untuk mencegahnya meraih kekuasaan dalam pemilu. "Ini merupakan pengulangan kasus 1998," katanya. Dalam kasus pertama, ia dipenjara karena dakwaan sodomi dan korupsi setelah dipecat sebagai wakil perdana menteri. "Bila mereka mengira opsi politik untuk memperlemah pihak oposisi, saya yakin setelah tanggal 9 Januari, pihak oposisi akan semakin kuat apakah Anwar berada di dalam atau di luar penjara," kata Anwar di luar gedung pengadilan. Rekayasa Para pakar hukum mengatakan dengan keputusan bersalah Anwar akan didiskualifikasi untuk ikut serta dalam pemilihan umum dalam beberapa bulan mendatang. Anwar yang dipenjara sepuluh tahun lalu dalam kasus sodomi terpisah, mengatakan kasus itu direkayasa oleh Perdana Menteri Najib Razak sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk merusak namanya dari panggung politik. Dalam persidangan Kamis jaksa mangajukan sejumlah bukti termasuk pelumas dan celana dalam penuduh Anwar, Saiful Buhari Azlan.(kcm)

LUAR NEGERI

AS Dalang Pembunuhan Khadafi MOSKOW –– Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin menuding Amerika Serikat (AS), menjadi dalang pembunuhan mantan penguasa Libya, Moammar Khadafi. "Siapa yang melakukan pembunuhan itu? Pesawat mata-mata milik AS menyerang Libya dan AS pun membentuk pasukan khusus dan pasukan oposisi Libya yang membunuh Khadafi tanpa ada proses pengadilan dan penyelidikan," ujar Putin, seperti dikutip AFP, Kamis (15/12). Pada kasus Libya, Rusia menyatakan abstain dalam penggunaan instrumen militer ke Libya. Sikap Rusia akhirnya membuat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) memberikan mandat ke North Atlantic Treaty Organization (NATO) untuk beroperasi di Libya. Putin pun langsung mengkritisi sikap NATO. Pada kesempatan yang sama, Putin juga menanggapi pernyataan dari Senator AS John McCain yang menyebutkan, peristiwa Arab Spring akan terjadi di Rusia.

Putin juga melontarkan sindirannya ke seorang yang sempat mencalonkan diri sebagai Presiden AS itu. "Ini bukan rahasia, McCain ikut dalam Perang Vietnam dan tangannya pun berlumuran darah warga sipil Vietnam. McCain tidak suka demokrasi, hal itu tercermin dari peristiwa terbunuhnya Khadafi," tambahnya. Ketegangan Rusia dan Barat terasa cukup meningkat belakangan ini, diikuti pula dengan banyaknya komentar Barat terhadap pemilihan umum Rusia. Putin sebelumnya juga menuduh AS menghasut para demonstran Rusia agar berunjuk rasa untuk mendestabilisasikan Rusia. Rusia juga masih bersitegang dengan AS terkait masalah sistem pertahanan misil NATO serta kasus Suriah yang saat ini sudah semakin rumit. (oke)

SALAMI JENDRAL— Letnan Kolonel Robert Wright (kanan), Komandan Artileri 2-82 Divisi Kavaleri 1 Angkatan Darat Amerika Serikat, menyalami Brigadir Jenderal Sattar, pemimpin pasukan Irak, Senin (5/12) lalu, di Camp Adder, Nasiriyah, Irak. GETTY IMAGES

Perang Irak Berakhir BAGHDAD –– Perang Irak dinyatakan berakhir, Kamis (15/12), ditandai dengan pernyataan penutupan misi militer pasukan Amerika Serikat di Irak oleh Menteri Pertahanan AS Leon Panetta. Penutupan misi ini dua minggu lebih cepat dari yang dijadwalkan. Panetta sudah berada di Baghdad, Irak, dalam perjalanan yang dirahasiakan sebelum-

nya untuk menghadiri upacara penutupan misi militer ini. Panetta akan menjadi tamu kehormatan dalam sebuah upacara sederhana di Baghdad. Setelah pidato para pejabat, bendera pasukan AS di Irak akan dilipat dan misi militer AS di Irak dinyatakan ditutup, setelah berlangsung delapan tahun, delapan bulan, dan 25 hari.

Komandan terakhir pasukan AS di Irak, Jenderal Lloyd J Austin III kemudian akan langsung berangkat ke bandara dan terbang meninggalkan Irak bersama para pembantu terdekatnya. Setelah itu, hanya akan ada beberapa tentara AS, yang menjaga upacara tersebut, yang masih berada di Irak, dan segera menyusul pulang. (kcm)


Jumat, 16 Desember 2011

3

Satria Jaya Siap Jaga Garuda

Gerindra Kepri Dukung Prabowo RI Satu DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kepri siap mendukung Letjen (Purn) Prabowo Soebianto sebagai presiden Republik Indonesia (RI 1). Komitmen ini tertuang dalam pernyataan DPD Gerindra Kepri yang dibacakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I, 27-28 November 2011 lalu di Hotel Harmoni. Sementara itu, Satria Jaya Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) Kota Batam juga menyatakan siap menjaga Garuda sebagai perlambang Partai Gerindra. Organisasi ini yang dipimpin Husin ini, siap jadi bamper

demi perjuangan Partai Gerindra untuk memenangkan Prabowo Soebianto sebagai Presiden RI pada 2014 mendatang. Dukungan terhadap Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra ini oleh DPD Gerindra Kepri merupakan sikap DPD Partai Gerindra yang pertama di Indonesia. Ini merupakan sikap tegas segenap jajaran pengurus DPD Partai Gerindra Kepri untuk benar-benar serius membesarkan partai ini sehingga menjadi pemenang pada 2014 mendatang. Ketua DPD Partai Gerindra Kepri, Hasanuddin Muda menyatakan, dukungan ini

dilakukan setelah menyerap aspirasi kader, pengurus dan berbagai lapisan masyarakat di Kepulauan Riau. Dalam survei yang dilakukan DPD, ternyata masyarakat punya keinginan kuat dan besar agar mantan Danjen Kopasus ini jadi presiden RI pada 2014 mendatang. "Makanya kita berani menyatakan sikap terlebih dahulu. Ini kita lakukan sebagai bentuk pertangggungjawaban moral partai terhadap aspirasi masyarakat," kata Hasan. Dukungan ini pun langsung diterima oleh Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prof. DR. Ir. Suhardi. *** LETJEN (Purn) Prabowo Soebianto

PARA anggota Satria Jaya Perpat foto bersama dengan Dewan Penasehat Gerindra Kepri Saparuddin Muda dan Hermalia Putri.

SEKRETARIS DPD Partai Gerindra Kepri, Hendri didampingi Ketua DPD Partai Gerindra Kepri Hasanuddin Muda SH menyerahkan dukungan terhadap Prabowo jadi presiden kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prof. DR. Ir. Suhardi.

SATRIA Jaya siap menjaga Garuda.....

KETUA Satria Jaya, Husin salam kompak dengan Helmalia Putri, aktris cantik yang baru bergabung dengan Gerindra Kepri.

KETUA Umum DPP Partai Gerindra, Prof. DR. Ir. Suhardi.

GERINDRA Menang.... Prabowo Presiden....

SEKJEN DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzadi memberi pengarahan.

SEKJEN DPP Gerindra bersama kader Gerindra Kepri

SATRIA Jaya,... Siap.... Jaga Gerindra....

(DARI KIRI) Sekjen DPP Gerindra, Ahmad Muzadi, Ketua Umum Gerindra, Prof. DR. Ir. Suhardi, Ketua OKK DPP Gerindra, Dasko dan Ketua Dewan Penasehat DPD Gerindra Kepri, Saparuddin Muda.

(DUA DARI kanan dan paling kanan) Istri Ketua Umum DPP Partai Gerindra dan Sejken.

ANGGOTA Satria Jaya saat mengawal pelaksanaan Rakerda I DPD Partai Gerindra Kepri.


4

Jumat, 16 Desember 2011

POLITIK

SATU DASAWARSA —. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum meneriakkan pekik semangat di acara Sarasehan Partai Demokrat memperingati HUT Satu Dasawarsa di PRJ Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/12) malam. Peringatan HUT Partai Demokrat Satu Dasawarsa ini mengambil tema "Semangat Satu Dasawarsa Meneguhkan Komitmen Kebangsaan Berbakti Padamu Negeri". ANTARA

PPP Waspadai Pembunuhan Karakter Cawako

TANJUNGPIN ANG — PPP Kota ANJUNGPINANG Tanjungpinang saat ini tengah mewaspadai upaya pembunuhan karakter (caracter assasination) yang dilakukan pihak-pihak tertentu terhadap cawako yang diusungnya. REZA PAHLEVI Liputan Tanjungpinang Pembunuhan karakter tersebut dilakukan dengan cara mencari-cari kesalahan incumbent (walikota yang sedang berkuasa) yang kebetulan orang tua cawako yang diusungnya yakni Maya Suryanti. Hal itu tentu saja berpengaruh terhadap lingkungan dan keluarga yang dikritisi. " Akhir-akhir ini, muncul pernyataan yang menyoroti kinerja walikota. Dalam pernyataan itu digambarkan seolah-olah tidak pembangunan di Tanjungpinang. Sementara yang mengkritik, orangnya itu ke itu saja," kata Ketua PPP Kota Tanjungpinang Syaiful, kemarin. Syaiful menilai, pernyataan tersebut lebih kepada pembunuhan karakter calon walikota yang diusungnya. Karena, kalau memang niatnya ingin mengkritisi mengapa baru sekarang disampaikan saat menjelang pilwako, dimana putri walikota Tanjungpinang ikut mencalonkan diri. " Kalau memang niatnya ingin mengkritik mengapa tidak dari dulu. Mengapa

baru sekarang saat anak Bu Tatik (walikota) ikut bertarung di pilwako silahkan mengkritik secara objektif dan proporsional, sesuai realita yang ada," katanya. Pada kesempatan itu, Syaiful juga membantah pernyataan yang menyebutkan Tanjungpinang tidak ada kemajuan. Kota Tanjungpinang terus berbenah mengejar ketertinggalannya dengan kota-kota metropolitan lain di Indonesia. " Tanjungpinang terus bergerak maju. Sebagai contoh, sejak tahun 90an, kawasan km 4 yang tadinya sepi dan terasa jauh, sekarang mulai ramai. Pembangunan kota hingga batas kota di km 16 sudah banyak berdiri bangunan-bangunan megah, baik perumahan, ruko dan gedung lainnya," tuttur Syaiful. Dulu, kata dia, roda perekonomian hanya tertumpu di seputaran Jalan Merdeka atau pasar baru saja. Tapi sekarang roda perekonomian tersebut sudah menyebar hingga ke Bintan Centre di km 9. Tentunya, imbuh Syaiful, ada beberapa kendala yang tidak dapat ditangani sendiri oleh kepala daerah. Ia pernah berbicara dengan seorang sahabat (pengusaha develover) tergolong besar di Kota Batam dan Jakarta bahwa mereka sangat ingin berinvestasi di kota Tanjungpinang, namun masalah listriklah yg menjadi kendala besar bagi mereka. Karena itu, mereka menahan niatnya untuk berinvestasi dan hal tersebut dapat digambarkan bahwa adanya indikasi lain menjadi penghambat niat investasi un-

tuk berinvestasi di Kota Gurindam ini. Menurut dia, seorang investor tentunya tidak bodoh untuk menginvest dana mereka dan tentunya punya kajiankajian yang matang karena para investor itui sendiri sudah pasti menginginkan keuntungan. "Sekarang kita dapat melihat setelah masalah listrik dapat teratasi maka mulai bermunculan para investor masuk ke Kota Tanjungpinang. Ini bisa dilihat dengan berdirinya waterpark, pembangunan mall top 100 yang sedang dikerjakan dan menjamurnya perumahan mewah. Saat ini, kita juga dapat merasakan bersama bahwa kota Tanjungpinang merupakan sebuah ibu kota provinsi yang kondusif, aman, nyaman dan tingkat kerukunan antar umat beragama serta antar suku amatlah terasa. Hal ini haruslah dapat kita pertahankan dan lestarikan sehingga saudara, anak kita atau generasi penerus dapat merasakan kehidupan yang nyaman ,aman dan tertib," papar Syaiful. Sebelumnya, Ketua Biro Belia DMDI Kepri Basyarudin Idris menilai bakal calon walikota Tanjungpinang, baik yang sudah mendeklarasikan diri maupun yang baru menyatakan maju pada pilwako mendatang, belum memenuhi hasrat masyarakat Kota Tanjungpinang. Pasalnya, dari sejumlah nama tersebut tidak ada satu pun yang punya visi jelas terkait pembangunan Tanjungpinang. Hal itu menunjukan kalau mereka tidak punya kemampuan untuk memimpin Tanjungpinang.***

Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama Jelang Pilwako TANJUNGPINANG — Pemko Tanjungpinang melalui Bagian Administrasi dan Kesra menggelar pertemuan antar umat beragama di Hotel Laguna, selama dua hari 15-16 Desember. Tujuan digelarnya pertemuan itu, untuk memelihara dan meningkatkan kerukunan umat beragama di kota Tanjungpinang, menjelang Pilwako. Kegiatan yang dibuka Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan itu diikuti 60 peserta dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kota, FKUB kecamatan, serta perwakilan

dari masing-masing pemeluk agama. Acara tersebut koordinasi antar umat beragama seKota Tanjungpinang tahun 2011. Kabag Administrasi dan Kesra, Hantoni, S.Sos mengatakan selaku Kabag Adm. Kesra, pihaknya ingin membina dan memelihara kerukunan serta meningkatkan pemahaman akan pentingnya kerja sama antar umat beragama di Kota Tanjungpinang. " Kita berharap pemuka agama dan stake holder terkait bisa menjadi pelopor, pembina kerukunan umat beragama. Terutama menjelang pilwako

yang sebentar lagi digelar," kata Hantoni. Suryatati dalam sambutannya menegaskan, setiap masyarakat wajib menjaga kerukunan hidup di Kota Tanjungpinang, karena Tanjungpinang adalah kota yang dibangun dengan kebersamaan. Karena itu, harus ada rasa kebersamaan dan persaudaran yang tinggi antar umat beragama. Khususnya menjelang Pilkada 2012, dinamika politik di Kota Tanjungpinang cukup tinggi, masyarakat pun mulai bergairah dan siap menyukseskan jalannya Pilkada.

“Terima kasih atas partisipasi masyarakat sehingga Kota Tanjungpinang bisa seperti sekarang ini. Yang terpenting semangat untuk memperbaiki kualitas diri agar lebih baik lagi di masa yang akan datang,” tandasnya. Sebagai kota dengan penduduk yang heterogen yang berasal dari berbagai etnis, suku, agama dan budaya, sejauh ini masyarakat Kota Tanjungpinang dapat hidup secara damai dan penuh dengan toleransi. Kondisi dan situasi yang kondusif ini harus senantiasa dipelihara dan dijaga keharmonisannya. (rul)


OPINI DAN LAYANAN UMUM

Jumat, 16 Desember 2011

5

Kanwil BC Kepri Halangi Tugas Pers "PERNIKAHAN bukanlah sebuah kata. Ini adalah sebuah kalimat panjang"

(K ing W allis V idor (1894 – (King Wallis Vidor 1982), Produser Film)

"TINDAKAN positif mungkin tidak bisa menyelesaikan semua masalah, tapi bisa membuat penyelesaian masalah menjadi pengalaman yang lebih menyenangkan"

(Gr ant FFairle airle (Grant airleyy, Motivator)

Kapal Patroli Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Khusus Kepri menangkap kapal tanker Soechi Anindya, Jumat (9/12) malam lalu di perairan Selat Malaka. Kapal tanker berbendera Indonesia ini ditangkap karena diduga melakukan transaksi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar secara ilegal di tengah laut atau yang disebut juga dengan istilah 'kencing' minyak. Kapal Tanker Soechi Anindya saat itu tengah membawa BBM dalam jumlah ribuan ton. Setelah ditangkap, kapal tanker tersebut digiring kapal patroli Kanhwil BC Khusus Kepri ke Pelabuhan Ketapang, milik Kanwil BC Khusus Kepri di Karimun dan tiba Senin (12/12) sekitar pukul 10.30 WIB. Kapal tanker tersebut ditangkap bersama-sama dengan seluruh nakhoda dan anak buah kapal (ABK). Info yang dihimpun Haluan Kepri, penangkapan Kapal Tangker Soechi Anindya yang memuat ribuan ton BBM ini merupakan penangkapan terbesar setelah penangkapan kapal MT Eternal Oil II di perairan Pulau Tuju Bangka pada November 2010 lalu. Kapal tanker ini diduga milik PT Armada Bumi Pratiwi Liner (PT ABPL) yang beralamat di Jalan Mangga Dua Dalam Blok J No. 5-6 Jakarta Pusat. Dua kapal tanker milik PT ABPL sebelumnya dikabarkan juga pernah ditangkap Direktorat Kepolisian Perairan Babinkam Polri karena membawa BBM tanpa dilengkapi izin dan dokumen sesuai dengan ketentuan perdagangan dan perjalanan BBM. Satu dari dua kapal milik PT ABPL ditangkap oleh Kapal Patroli Baladewa 521 milik

Polri di perairan Tanjung Pemancingan Kalimantan Selatan, Rabu 13 Oktober 2010 lalu. Kapal itu adalah kapal tanker MT Angelia XVI GT 2682 yang dinakhodai Edy Anwar bersama 20 anak buah kapal (ABK). Meskipun penangkapan telah dilakukan sejak Jumat (9/12) silam atau sejak sepekan yang lalu dan sudah merapat di Pelabuhan Ketapang, Senin (12/12), namun pihak Kanwil BC Khusus Kepri sama sekali tak mau buka mulut atau memberi informasi tentang penangkapan kapal ini kepada pers. Wartawan Haluan Kepri yang telah berhasil menghimpun sejumlah informasi dari beragam pihak tentang penangkapan kapal tanker Soechi Anindya, begitu melakukan konfirmasi ke pihak Kanwil BC Khusus Kepri, tetap saja tidak mendapatkan jawaban, selain menyatakan bahwa berita panangkapan akan diekspos, Kamis atau Jumat (15 atau 16/12). Dikonfirmasi berulang kali, tetap saja tak ada tanggapan, selain dari jawaban bahwa penangkapan akan diekspos secara langsung oleh Dirjend BC Agung Kuswandono. Juga disebut-sebut Menteri Keuangan RI, Agus Martowardojo akan hadir dalam ekspos kasus tersebut. Selain alasan itu, tidak ada alasan lain dari pihak Kanwil BC Khusus Kepri menutup-nutupi penangkapan tersebut dari pers. Karena Haluan Kepri telah mendapatkan informasi yang cukup dan konfirmasi telah dilakukan ke pihak BC, termasuk menghubungi nomor telepon kantor PT Armada Bumi Pratiwi Liner (PT ABPL) yang beralamat di Jalan Mangga Dua Dalam Blok J No. 5-6 Jakarta Pusat,

selaku perusahaan pemilik kapal tanker Soechi Anindya, berita pun diterbitkan. Begitu berita terbit, berbagai makian, umpatan dan ancaman dialamatkan ke wartawan Haluan Kepri di Karimun melalui sambungan telepon selular. Makian, umpatan dan anacaman itu ada yang dari nomor yang dikenal, dari nomor tak dikenal dan ada juga dari private number. Intinya marah! mengapa penangkapan kapal tanker itu tetap diberitakan. Hingga kemarin, pihak Kanwil BC Khusus Kepri juga masih marah kepada wartawan Haluan Kepri di Karimun dan tidak memberikan kartu pengenal peliputan ekspos penangkapan Kapal Tanker Soechi Anindya kepada wartawan Haluan Kepri. Sementara, wartawan lainnya disediakan kartu pengenal khusus untuk peliputan. Wartawan dan redaksi Haluan Kepri memiliki pertimbangan, tidak ada alasan Kanwil BC Khusus Kepri menutup-nutupi informasi penangkapan kapal pembawa BBM tersebut. Apalagi informasi tersebut juga telah didapatkan wartawan. Selain itu penangkapan kapal tanker yang melakukan transaksi BBM secara ilegal tersebut berlangsung di tengah-tengah terjadinya kelangkaan BBM di Kota Batam, Kota Tanjungpinang dan daerah lainnya di Provinsi Kepri. Masyarakat berhak tahu tentang informasi penangkapan tersebut. Tindakan pihak Kanwil BC Khusus Kepri bertentangan dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, khususnya pasal 4, dengan ayat-ayat sebagai berikut; 1). Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. 2) Terhadap pers

Kapitalisme Picu Krisis? DISAAT sistem kapitalisme kian menghegemoni, di sisi lain, kapitalisme kerap menemui krisis. Terlalu banyak contoh tragedi krisis, semisal, krisis Asia yang berujung menyeret Indonesia ke jurang krisis 1997-1998. Bahkan, krisis ekonomi terjadi di Amerika tahun 2008 dan yang terbaru, Yunani juga dilanda krisis serius yang selanjutnya menular ke sejumlah negara eropa lainnya. Sistem kapitalisme sering dikaitkan dengan rumah besar bernama globalisasi. Kapitalisme dan globalisasi seolah tak bisa dipisahkan. Sehingga, segalanya seolah makin terintegrasi. Termasuk korporasi dan negara-bangsa. Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan terkait penyebab terjadinya krisis yang merupakan bukti 'kegagalan pasar' (market failure). Sebagaimana diyakini Joseph E Stiglitz dalam Whither Socialism? (1994), kegagalan pasar terjadi lantaran munculnya kenyataan incomplete markets di mana terdapat imperfect information sehingga membuat pasar tidak efisien. Meskipun tercipta complete market bisa dipastikan tidak akan kompetitif karena akan selalu ada pembeli potensial dalam setiap pasar. Imperfect information menciptakan ketimpangan informasi (asymmetric information) yang membuka celah para pelaku pasar bertindak sesuai kepentingan dirinya, mengejar keuntungan seluas-luasnya. Tak terkecuali, pasar modal pun

Galih Prasetyo Alumnus Universitas Nasional, Jakarta

BELAKANGAN ini, di berbagai belahan dunia, kita menyaksikan drama demonstrasi menentang 'modal'. Menyeruaknya kerumunan demonstran itu berlangsung dalam bahasa 'resistensi' terhadap Wall Street lantaran dianggap sebagai jantung kapitalisme global. berpeluang dijadikan sarang pasar spekulatif yang digelembungkan. Itu sebabnya, persaingan yang tidak sehat mudah ditemukan. Faktor eksternalitas semacam itu yang menghadirkan sederetan konsekuensi dari aktivitas suatu pihak yang cenderung merugikan sebagian besar pihak. Adam Przeworski dalam karyanya, States and Markets: A Primer in Political Economy (2003) berpendapat, An externality is an effect of actions of an individual that affects the welfare (utility) of others. Faktor eksternalitas memiliki sisi positif dan negatif. Eksternalitas menjadi positif apabila tindakan satu individu berpengaruh memberikan kesejahteraan terhadap individu yang lain. Sedangkan eksternalitas dinilai negatif ketika mengurangi kesejahteraan yang lain. Contoh, soal fasilitas busway di Jakarta. Terlepas dari masalah yang kemudian muncul. Nasmun, pemerintah telah berusaha membawa eksternalitas yang positif bagi orang banyak. Contoh sebaliknya, Rajaratnam, pendiri hedge fund terbesar dunia, Galleon, disinyalir melakukan kecurangan di bursa saham sehingga memperoleh

keuntungan haram dari pasar modal senilai 63,8 juta dolar dalam jangka waktu tujuh tahun. Dalam hal ini, yang dirugikan para nasabahnya. Dia memiliki kemampuan memprediksikan lalu lintas pergerakan saham. Sebab, banyak menerima bocoran informasi dari orang dalam (insider trading). Perdagangan berbasis informasi orang dalam di lantai bursa jelas menabrak aturan. Peristiwa semacam itu adalah bukti bahwa hampir selalu terjadi ketimpangan informasi dalam pasar. Ternyata, bukan hanya pasar, negara pun bisa mengalami kegagalan (government failure). Tentu kita ingat saat kompromi Keynesian diterapkan di Amerika pada 1970-an. Dalam model ekonomi Keynesian, perekonomian diarahkan berdasarkan ketatnya campur tangan negara. Namun, yang terjadi adalah ledakan inflasi akibat ekspansi uang dan meningkatnya belanja publik. Dari situ ketegangan antara pasar dan negara mesti dicarikan jalan keluar. Setidaknya, untuk menemukan kebaikan di antara keduanya sekaligus. Kaum liberal juga marak membicarakan sejauh mana peran negara dan pasar di era globalisasi. Jagdish Bhagwati

dalam In Defense of Globalization (2004) menegaskan bahwa dalam pengadaan proyek liberalisasi ekonomi atas pasar bebas harus juga dibarengi dengan pengadaan jaring pengaman sosial. Karena itu, negara memerlukan seperangkat mekanisme institusional untuk mengatasi guncangan yang terkadang muncul. Jagdish Bhagwati menyebutnya dengan globalization that requires management. Jagdish Bhagwati mencatat keberhasilan pembangunan di negaranegara Asia Timur lantaran adanya kombinasi antara pertumbuhan ekonomi pasar dengan proteksi. Dengan kata lain, terjadi campuran atas resep liberal dengan resep nasionalisme ekonomi. Negara dan pasar harus berimbang dan saling melengkapi agar keberhasilan pertumbuhan ekonomi dapat tercapai. Maka, negara bertindak sebagai pengawal dari mekanisme pasar yang tak jarang dinodai oleh ketamakan para pelaku pasar. Negara memiliki kewajiban melakukan suatu rekonstruksi tertentu terkait perkaraperkara proteksi, seperti mengatur kebijakan industri, menyediakan perlindungan sosial, dan sekaligus menciptakan kesejahteraan. Menyangkut wacana pasar bebas, perdagangan masih lebih baik ketimbang tidak adanya proses perdagangan. Menurut Bhagwati, diperlukan manajemen transisi menuju liberalisasi. Serta pentingnya well-timing dan well-phased liberalisasi agar terhindar dari semacam krisis finansial Asia yang terjadi akhir 1990-an. ***

nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran. 3) Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi. Berikutnya pada Pasal 6 juga dinyatakan bahwa Pers nasional melaksanakan peranannya sebagai berikut; a. Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui; b. Menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum, dan Hak Asasi Manusia, serta menghormat kebhinekaan; c. Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar; d. melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum; e. memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Pada Pasal 18 UU Pers juga dinyatakan; 1. Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). Semoga hal ini mendapat atensi yang serius dari Dirjend BC Agung Kuswandonodan Menteri Keuangan RI, Agus Martowardojo yang menurut rencana akan hadir dalam kegiatan ekspos penangkapan Kapal Tanker Soechi Anindya. Sehingga dengan demikian UU Pers tidak dikangkangi dan hak-hak masyarakat untuk mendapatkan informasi juga terealisasikan. ***

Tegur Dump Truk Ugal-ugalan HALO Dinas Perhubungan Kota Tanjungping, tolong tegur sopir dump truk yang membawa kendaraan di jalan raya selalu ugal-ugalan. Padahal kendaraan tersebut membawa muatan seperti pasar, krikil atau tanah. Akibatnya banyak muatan tersebut berjatuhan di jalanan, hal ini juga sangat membahayakan pengendara lainya, karena tumpahan muatan tersebut. Atas perhatianya diucapkan terima kasih.

Wassalam Andi Wisnu 082169666xxx Warga Kampung Bulang Kota Tanjungpinang JAWAB TERIMA kasih pak Andi atas suratnya. Kami dari Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Tanjungpinang, telah menegur dan melayangkan surat eadaran kepada para supir truk pengangkut tanah yang tak menutup baknya saat melintas di jalan raya demi kenyamanan pengendara lainnnya. Begitu pula dengan kecepatan kendaraan agar tidak terlalu laju agar barang bawaan tidak berceceran. Langkah tegas ini diberlakukan, menyusul seringnya warga mengeluhkan kondisi jalan yang dikotori oleh tanah. Namun pihak kami dalam hal ini hanya bisa sebatas menegur para supir yang tak menutup baknya saat mengangkut tanah. Untuk tindakan tegasnya merupakan kewenangan polisi. Sementara alata penutup truk sangat bermanfaat agar tanah atau pasair tidak berjatuhan, karena kalau berjatuhan dijalan akan membahayakan para pengendara lain. Terutama pada saat hari hujan, kondisi jalan akan menjadi berlumpur. Sedangkan saat tidak hujan, debu tanah beterbangan sehingga mengganggu penglihatan warga dan pengguna jalan raya. Demikian penjelasan dari kami semoga bermanfaat.

Hormat Kami Hamalis Kadishubkominfo Kota Tanjungpinang

Rumah Tangga DIA hendak tahu, hanya semata-mata untuk menimbulkan pengharapan, bahwa dirinya masih berhak hidup, mengecap udara yang nyaman dalam dunia ini. Tetapi sudah payah, sudah lelah dia mencari, walaupun dalam sindir kata, atau dalam gendeng matam atau dalam lagak lagu Zainuddin, semuanya tak bertemu dalam laksana dalamnya lautan. Dua kali Zainuddin ziarah Zainuddin ke rumah Hayati, yang kebetulan Aziz tak di rumah. Dianggukannya kepalanya kepada Ha-

√ Polisi Dinilai Tak Berdaya Hadapi Mafia BBM - Karena mafianya para oknum aparat √ Nelayan Tuntut Ganti Rugi Rp1,4 M - Moga-moga dikabulkan... REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN K E P R I, B e n g k o n g G a r a m a , Te l p . ( 0 7 7 8 ) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, Email: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.

yati, tetapi dia tak mau masuk, hanya berjanji akan datang kelak bila Aziz telah kembali. Dahulu masih ada kepercayaan Hayati mengirim surat mengadukan halnya dan menumpahkan perasaan hatinya kepada Khadijah, tetapi akhirnya dia undurkan diri, karena dia telah tahu bahwa Khadijah berpihak kepada Saudaranya jua. Hati Zainuddin Nama Zainuddin telah masyhur. Dalam segala kalangan di Surabaya, dia telah te-

nama. Menjalar ke seluruh Tanah Jawa, dan lebih lekas lagi tersiarnya nama penulis "Z" di seluruh Indonesia. Banyak dia menerima surat-surat pujian, banyak pula tetamu ternama yang telah ziarah ke rumahnya, memuji karangannya yang baru, menyanjung tonilnya. Demikian juga juga penduduk Mengkasar, telah banyak yang tahu bahwa penulis "Z" itu adalah potongan dari Zainuddin yang sekarang terkenal dengan nama Shabir,

123

artinya penyabar. Mengkasar bangga dengan dia. Demikian penuh kehormatan yang ditaruhkan orang ke atas diri pengarang muda itu. Orang pun heran, dia pandai benar menceritakan nasib orang-orang yang sengsara, padahal kalau dilihat keadaan hidupnya tiap hari, gembira dalam pergaulan, serasa tak dapat dicocokan karangan-karangannya dengan keadaan dirinya. Cuma manusia tang tahu, bahwa pengarang yang di muka umum menunjukan

gembira dan seyumnya yang menarik hati itu, adalah seorang yang bila hari telah malam, bila penduduk kota sudah mulai pulang ke rumah masing-masing, bila suara kendaraan telah sepi, dia duduk seorang diri di dalam kamar tulisnya. Kadang-kadang dia menulis hikayat, tetapu banyak pula dia bermenung saja, sekali-kali diambilnya biolanya, dilagukannya lagu-lagu sedih, atau dia bernyanyi dengan lagu-lagu yang merawankan hati dari lereng-lereng Gunung Singgalang. ***

Polusi SEBAGAI warga Batam, saya pribadi sangat senang Batam meraih penghargaan Langit Biru Award dari Kementerian Lingkungan Hidup. Setidaknya, kecemasan saya tentang polusi masih dinilai wajar oleh KLH. Hampir setiap hari saya mengendarai sepeda motor menuju tempat kerja. Setiap hari juga saya mengeluhkan asap knalpot kendaraan yang

hitam, terutama saat berpapasan di tanjakan. Selain hitam, bau yang ditimbulkan juga sangat tidak sedap. Sangat wajar rasanya saya mengeluhkan hal ini, karena meskipun telah menggunakan masker yang sangat ketat, tetap saja asap hitam itu terhirup oleh hidung dan sampai di paru-paru.

Akhirnya, saya harus menahan nafas dan menggas sepeda motor lebih cepat dari sumber polusi itu. Bisa dibayangkan bukan, bila keadaan ini terjadi hampir setiap hari ? Dan saya bukanlah satu-satunya warga yang mengeluhkan keadaan ini. Karena masih banyak warga lainnya yang juga mengalami hal

yang sama dengan saya. Baik pengguna sepeda motor maupun penumpang angkutan umum. Sebagai bagian dari warga Batam, saya sangat berharap pemerintah memberlakukan uji emisi secara menyeluruh. Sehingga kendaraankendaraan yang selama ini menjadi sumber polusi bisa dicegah pertumbuhannya di Batam.

Nana

Wartawan Haluan Kepri


Jumat, 16 Desember 2011

6

Santuni Veteran dan Anak Yatim RANGKAIAN Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerindra Kepri tidak sekedar membahas persoalan penguatan organisasi, tapi diselasela kegiatan itu, Gerindra Kepri berbagi kasih dengan Veteran dan anak yatim. Lewat Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Kepri, Saparuddin Muda santunan itu diserahkan kepada salah seorang veteran dan utusan anak yatim. Kegiatan tali asih ini sebenarnya sudah jadi tradisi di partai besutan Prabowo Soebianto ini. Menurut Saparuddin Muda, santunan ini sebagai bentuk penghargaan kepada para veteran yang ikut berjuang dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Karena jasa para veteran dan pahlawanlah, bangsa ini bisa merdeka dan berdiri tegak seperti saat ini. "Sebagai bagian anak bangsa, ini yang baru bisa saya persembahkan. Insya Allah, jika Partai Gerindra berkuasa, kesejahteraan veteran akan diperjuangkan," ujar Pendiri Persatuan Pemuda Tempatan Kota Batam ini. ***

KETUA Dewan Penasehat Partai Gerindra Kepri, Saparuddin Muda menyerahkan santunan kepada veteran.

SAPARUDDIN Muda menyerahkan santunan kepada anak yatim.

KETUA DPD Partai Gerindra Kepri, Hasanuddin Muda SH bersama Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prof. DR. Ir. Suhardi menyemangati peserta Rakerda I usai dibuka oleh Ketua Umum DPP.

KETUA OKK DPP Partai Gerindra, Dazko memberikan pencerahan.

KETUA DPD Partai Gerindra Kepri, Hasanuddin Muda SH memberikan sambutan.

KETUA Dewan Penasehat Partai Gerindra Kepri menerima KTA dari Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

KETUA MPC Pemuda Pancasila Kota Batam (dua dari kanan) Ucok Cantik bersama jajaran pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Batam saat hadir di Rakerda I Gerindra. Kepri.

PENGURUS DPC Partai Gerindra Karimun.

KETUA OKK DPD Gerindra Kepri, M. Erfan melaporkan persiapan Rakerda I. SEKRETARIS DPC Partai Gerindra Batam,Dalhar (kiri) bersama pengurus Gerindra Batam.

KETUA DPC Partai Gerindra Bintan, Effendi Hartadinata bersama pengurus.

SUASANA makan siang Rakerda I DPD Partai Gerindra Kepri.

SUASANA makan siang.

KETUA Umum DPP Partai Gerindra, Prof. DR. Ir. Suhardi memukul gong pertanda membuka Rakerda I Gerindra Kepri.

KETUA DPC Gerindra Lingga, Oktarobin (tengah) bersama pengurus DPC Gerindra Lingga.

PENGURUS DPC Partai Gerindra Anambas.


S A M B U N G A N

7 Jumat, 16 Desember 2011 Sambungan dari hal.1

miliar. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp572,3 miliar yang terdiri dari pendapatan pajak daerah sebesar Rp542,74 miliar. Selanjutnya, hasil retribusi daerah Rp1,7 miliar dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp27,8 miliar. Sedangkan dana perimbangan sebesar Rp1,3 miliar kata Iskandar terdiri dari bagi hasil pajak Rp818,5 miliar,dana alokasi umum (DAU) Rp460, 8 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp23,1 miliar serta lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp2 miliar dana insentif daerah sebesar Rp2 miliar. Sedangkan belanja daerah lanjut Iskandar dibagi dua yakni belanja tidak langsung dan belanja langsung. Belanja tidak langsung terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp841,91 miliar, belanja hibah sebesar Rp205,83 miliar. Selanjutnya belanja Bansos sebesar Rp88,80 miliar, belanja bantuan keuangan kepada provinsi/kabupaten/kota serta pemerintahan desa sebesar Rp172,50 miliar. Selanjutnya belanja tidak terduga sebesar Rp1

Sambungan dari hal.1 kemarin. Taufik mengatakan, pihak Pertamina sudah berjanji kepada Gubernur Kepri HM Sani akan menambah pasokan sekitar 10 ton BBM setiap harinya untuk mengantisipasi kekurangan, terutama premium di setiap SPBU. Biasanya, kata Taufik, SPBU biasa setiap hari hanya dijatah Pertamina sebanyak 30 ton BBM. "Dengan adanya tambahan cadangan sebanyak 10 ton BBM, kami mengharapkan nantinya dua atau 3 hari kedepan tidak terjadi kelangkaan premium,"harap Taufik. Ia mengatakan penyebab kelangkaan premium ini karena permintaan bertambah dan juga tingkat kepanikan masyarakat Tanjungpinang juga turut mempengaruhi sehingga warga membeli BBM dalam jumlah yang banyak. Untuk itu, Distamben dan Disperindag telah melakukan sosialisasi kepada SPBU agar tidak diperbolehkan masyarakat membeli BBM dengan menggunakan jerigen. "Ada beberapa kebijakan yang memperbolehkan membeli minyak dengan menggunakan jerigen, seperti di daerah terpencil yang tidak ada SPBU. Tetapi mereka harus ada surat rekomendasi dari pemerintah daerah masing-masing serta dibatasi,"papar Taufik. Sementara itu Kabid Migas Distamben Provinsi Kepri, Marzuki mengatakan, berdasarkan data yang ada, kuota BBM pada Desember mengalami peningkatan kelebihan distribusi yakni 5 persen untuk solar dan 6 persen untuk premium. Jadi sebenarnya ini bukan terjadi kelangkaan BBM, tetapi yang lebih tepat bagaimana mekanisme pengaturannya. Sales Area Manager Pertamina Provinsi Kepri, I Ketut Permadi mengatakan khusus Tanjungpinang sudah ada penambahan kuota premium dari 30 ton menjadi 40 ton per hari. Jadi masyarakat jangan panik

Sambungan dari hal.1

dua kalinya. "Tujuan kami adalah memenangi kompetisi ini, tidak ada keraguan tentang itu. Kami harus tetap rendah hati dan tugasku adalah untuk memastikan para pemain sadar akan pentingnya turnamen ini," ujar pria asal Spanyol ini usai laga. "Ini adalah tugasku untuk tahu sebanyak mungkin tentang tim yang akan kami hadapi, jadi mereka tidak bisa mengejutkan kami dan menyampaikan apa yang aku tahu pada para pemain," tukasnya. Sejak peluit kick-off dibunyikan wasit, Barca langsung mendominasi penuh jalannya laga. Lionel Messi, David Villa dan Pedro Rodriguez yang diplot mengisi lini depan, langsung menebar ancaman ke jantung pertahanan Al Sadd. Berkali-kali aksi-aksi mereka membuat lini belakang Al-Sadd keteteran. Ini belum termasuk ancaman dari lini kedua Barca yang diisi Andres Iniesta dan Seydou Keita. Peluang demi peluang terus diciptakan oleh skuad asuhan Pep Guardiola ini, namun ketatnya lini belakang dan juga penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat gol urung tercipta. Akhirnya gol yang ditunggutunggu lahir juga, namun kali ini bukan karena skil dan juga kerja sama yang apik para pemain Barca, melainkan karena kesalahan koor-

Sambungan dari hal.1

ditawarinya berirama rock, sedangkan suara Inna berkarakter jazz. "Katanya ada lagu yang cocok buat saya, rock tapi soulfull, yakin nggak aku kan jazz suaranya. Kalau lagunya nggak cocok nggak saya ambil. Ini akan jadi sesuatu, aku nggak peduli hit apa nggak, tapi saya membawakan lagu yang hebat, Piyu itu humble banget," paparnya.

APBD Kepri miliar dan belanja bantuan keuangan sebesar Rp950 juta. Sementara belanja langsung terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp167,94 miliar, belanja barang dan jasa sebesar Rp848,77 miliar serta belanja modal sebesar Rp329, 78 miliar.Sehingga terjadi defisit sebesar Rp311,49 miliar. Fraksi Golkar dalam pandangan akhirnya menekankan agar anggaran pendidikan sebesar 20 persen adalah angka riil yang didapat di luar sistem penggajian. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sehingga anggaran yang digunakan lebih memberi dampak yang jelas. Selain itu secara khusus Fraksi Golkar juga menyoroti perlu adanya keseimbangan porsi pembangunan antara kawasan Natuna, Anambas dan Lingga (NAL) dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur. Hal ini perlu dilakukan mengingat kawasan NAL sangat jauh tertinggal dibandingkan daerah lain terutama Batam. Sedangkan Fraksi Demokrat menyoroti masalah perjalanan dinas yang berimplikasi pada lumpsum

atau cost. Gubernur diminta untuk menerbitkan surat keptusan yang berkenaan dengan penggunaan anggaran untuk perjalanan dinas. Disamping itu Fraksi Demokrat juga meminta agar stake holder agar lebih berani mengambil kebijakan terkait status FTZ Batam, Bintan dan Karimun. Sementara Fraksi PDIP menyayangkan sikap beberapa SKPD yang tidak berani melampirkan RKA dalam pembahasan RAPBD dengan DPRD. Sehingga kedepan diharapkan hal ini menjadi perhatian gubernur sehingga anggaran yang direncanakan dapat mengikuti program yang jelas. Begitu juga Fraksi PKS meminta agar jembatan I Dompak di redesain kembali sehingga tidak menutup akses dan potensi yang ada disekitarnya. Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kepri HM Nur Syafriadi dan didampingi tiga wakil ketua. Paripurna itu juga dihadiri Gubernur Kepri HM Sani dan Wakil Gubernur Soerya Respationo serta seluruh Kepada Dinas dan Biro di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.***

Warga Tanjungpinang dan khawatir. "Saya mengharapkan dalam hal ini khususnya masyarakat Tanjungpinang agar jangan panik dan khawatir untuk tidak dapat bensin. Stok BBM di Kota Tanjungpinang cukup sampai akhir tahun, "pungkas Ketut. Pelakunya Ditindak Kapolres Tanjungpinang, AKBP Suhendri mengatakan, pihaknya akan menindak tegas pelaku penyalahgunaan BBM yang dengan sengaja melakukan penyulingan BBM dari tanki kemudian dipindahkan ke jerigen. "Saat ini, anggota sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk dilakukan upaya penegakan hukum terhadap pelaku tersebut. Apabila menyalahi aturan dan penyalahgunaan BBM, akan kita berikan tindakan tegas,"tegasnya. Kapolres mengimbau agar seluruh masyarakat Kota Gurindam dapat memberikan dukungan, bantuan maupun informasinya dalam upaya pihaknya mengumpulkan bukti-bukti tersebut. Melalui pembangunan mitra partnership antara kepolisian dan masyarakat, tentu permasalahan penyebab kelangkaan BBM, dapat diminimalisirkan. "Mohon dukungan dan bantuan dari masyarakat Kota Tanjungpinang,"himbau Kapolres. Sebelumnya, Kelangkaan BBM masih terus terjadi di Kota Tanjungpinang. Pada Rabu (14/12) lalu, terlihat antrean panjang kendaraan yang akan mengisi BBM di SPBU yang ada di Tanjungpinang. Ada sejumlah orang yang nekad melakukan penyelewengan dengan bola-balik membeli premium ke SPBU pakai mobil dan sepeda motor bertangki besar dan menyulingnya ke jerigen. Aksi penyelewengan BBM yang terbilang nekad didapati wartawan koran ini di SPBU Bayintan, Jalan Wiratno Tanjungpinang. SPBU ini letaknya dekat Simpang Batu Hitam. Ada beberapa sepeda motor

bertangki besar yang isinya sekitar 15-17 liter, bolak-balik mengisi BBM di SPBU ini. Sepeda motor itu di antaranya merek Suzuki Thunder warna hitam dan Honda Tiger warna biru. Pelaku ikut antrean bersama warga lainnya untuk mendapatkan premium. Begitu tangki sepeda motornya terisi penuh, pelaku langsung meluncur ke halaman Masjid Al-Jannatul Ma'wa yang ada di seberang jalan depan SPBU Bayintan. Di halaman masjid ini, pelaku yang diduga bukan warga sekitar Jl Wiratno itu menyuling atau menyalin premium yang penuh di tangki sepeda motornya ke jerigen ukuran 35 liter yang telah dijejernya di bawah pohon kayu yang ada di halaman masjid tersebut menggunakan slang. Hanya sekitar 3-5 menit, penyulingan pun selesai dan pelaku kembali ikut antre di SPBU Bayintan. Ada sekitar 10 jerigen besar isi 35 liter yang berjejer di tempat itu. Berulang-ulang kali para pelaku bolak-balik ke SPBU hingga semua jerigennya terisi penuh. Warga atau jamaah masjid yang menunaikan shalat di masjid itu pun heran dan geleng-geleng kepala menyaksikan aksi nekad pelaku tersebut. Sementara Direktur PT Baintan Anugerah Bersama, Mohd Saleh yang merupakan pengelola SPBU di Jalan Wiratno Tanjungpinang mengatakan, pihaknya kurang begitu tahu warga yang mengisi premium di tempatnya secara berulangkali dan memindahkan ke dalam jerigen. "Kami sebagai pengelola SPBU tidak bisa mengawasi secara detail masyarakat mana saja yang mengisi berulang-ulang, dan itu bukan wewenang kami sebagai pihak SPBU," kata Saleh sembari menyebutkan pihaknya hanya sebatas menjual dan tidak bisa melarang warga untuk tidak beli premium, apalagi menahan mereka karena itu tugasnya penegak hukum. (cw40/53/sut)

Barca Ciptakan dinasi lini belakang Al Sadd. Adalah Adriano yang berhasil memecahkan kebuntuan di menit ke-25 setelah berhasil mencuri bola backpass pemain belakang Nadir Berhadj kepada kiper Mohamed Saqr Ahmed. Selanjutnya, Barca pun terus mendominasi permainan, bahkan hingga 30 menit babak pertama berjalan penguasaan bola sangat timpang, Barca benar-benar memegang kendali permainan, bahkan pemain Al Sadd sangat jarang memegang bola. Tak beberapa lama setelahnya, David Villa berhasil membobol jala Al Sadd. Sial bagi bomber Barca itu, golnya dianulir lantaran dirinya sudah berada dalam posisi off-side. Villa kemudian tak bisa menyelesaikan pertandingan ini setelah dirinya mendapatkan cedera sebelum babak pertama berakhir. Ia sampai harus ditandu untuk meninggalkan lapangan. Posisinya kemudian digantikan oleh Alexis Sanchez. Cedranya Villa merupakan kabar buruk bagi Barca. The Catalans bakal ditinggal David Villa dalam periode panjang. Akun Twitter Barcelona (@FCBarcelona) kemudian mengabarkan kalau striker yang tengah diisukan akan dilego itu mengalami patah tulang. "Kabar buruk buat David Villa dan Barca, sang striker

mengalami patah tulang tibia kiri". Telegraph menyebut kalau Villa bisa menepi hingga enam bulan akibat cedera tersebut. Keikutsertaannya di Piala Eropa 2012 pun terancam karena Villa juga masih akan butuh waktu untuk memulihkan kondisinya. Tiga menit sebelum babak pertama selesai, Barca memperbesar keunggulan lewat gol kedua Adriano. Diawali operan-operan rapi di depan kotak penalti Al Sadd, Adriano menyelesaikannya dengan sebuah sepakan kaki kiri ke tiang jauh. Di babak kedua, dominasi Barca makin menjadi. Tepat di menit ke-63, Lionel Messi, yang berada di depan kotak penalti, mengirimkan umpan terobosan ke sebelah kanannya. Seydou Keita berlari menyambut bola, menggiringnya sejenak, sebelum melepaskan sontekan yang tak bisa dihalau Saqr. Barca unggul 3-0. Sepuluh menit menjelang laga selesai, giliran Maxwell yang mencatatkan diri dalam daftar pencetak gol. Setelah menerima umpan terobosan Thiago Alcantara, Maxwell melepaskan tendangan kaki kiri yang cukup keras dari dalam kotak penalti. Laga berakhir dengan kemenangan empat gol tanpa balas untuk Los Cules. Berkat kemenangan ini, Barca bakal bertemu Santos di babak final yang akan berlangsung Minggu (18/12) lusa mulai pukul 18.00 WIB.(glc/oke/dtc)

Keberuntungan Inna Yakin pada pilihannya membuat mantan vokalis Dewi-Dewi ini optimis dengan proyek ini. Dia sendiri mengaku bangga bisa berkolaborasi dengan gitaris Padi. "Saya support mas Piyu benar-benar dari hati, saya nggak mengharapkan apapun, kesuksesan dari Tuhan. Tapi saya bangga bisa kerja bareng dia, manggung bareng," ujarnya.

Lebih lanjut Inna mengatakan walaupun dia tidak mengharapkan hasil akhirnya. Namun, Dia tetap memberikan dukungan secara tulus untuk proyek ini. "Aku tidak mengharapkan hasil akhir, aku mensupport, memberikan hati tulus," tukasnya saat djumpai di press screening film Sakit Hati di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta Pusat. (Kpl)

Jatim Contoh Pembangunan Pusat Pemerintahan Kepri TANJUNGPINANG — Mantan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah menyatakan, Pemerintah Jawa Timur dan Lampung mencontoh pembangunan pusat Pemerintahan Kepulauan Riau yang terintegrasi di Pulau Dompak, Tanjungpinang. "Pemerintah Jawa Timur dan Lampung pernah mengunjungi pembangunan pusat pemerintahan di Dompak. Mereka sangat tertarik dan ingin menirunya," kata Ismeth yang dihubungi via ponsel, kemarin. Pembangunan pusat Pemerintah Kepulauan Riau (Kepri) di Pulau Dompak dilaksanakan pada 2007 atau pada saat Ismeth-HM Sani masih menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri. Kini proyek yang dilaksanakan melalui sistem tahun jamak senilai Rp1,3 triliun itu dilanjutkan kembali oleh HM SaniSoerya Respationo, Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri. "Kami percayakan proyek itu dilaksanakan secara serius oleh tim dari Pemerintah Kepri," ujar Ismeth. Sambungan dari hal.1

"Seharusnya kita bertanya kenapa polisi diam. Di mana larinya BBM itu, coba kita berfikir secara logika, apa karena stok BBM kurang dan jumlah kendaraan meningkat atau jangan sampai ada yang lain,"terangnya. Untuk itu ia berharap penegak hukum menggunakan segala daya dan upayanya untuk menuntaskan masalah ini. Di tempat terpisah mantan Ketua DPRD Kota Batam, Taba Iskandar mengatakan kelangkaan BBM ini persoalan utamanya berada di Pertamina. Sebab Pertamina tidak bisa melakukan kontrol secara cermat sehingga terjadi kelangkaan di lapangan. "Pertamina harus melakukan pengawasan secara rutin dan kontinyu sehingga penyimpangan di lapangan tidak terjadi. Sebab Pertamina punya data kuota kebutuhan

Sambungan dari hal.1 kepada Haluan Kepri. Dalam pesan Andi menurut rekan wartawan tadi bahwa wartawan Haluan Kepri tidak diundang untuk meliput ekspos berita yang dilakukan Dirjen BC dan Mentri Keuangan. Semua rekan-rekan media, lainnya diundang dan dibekali dengan tanda pengenal (ID Card) yang dikeluarkan BC. “Mohon maaf khusus untuk Haluan Kepri, sesuai dari pesan Pak Andhi Pramono yang disampaikan ke saya, Haluan Kepri tidak diundang dan tidak diberikan ID Card dan tidak bisa melakukan liputan tanpa ID Card. Itu perintah langsung dari Pak Kanwil DJBC Khusus Kepri,” jelas rekan wartawan TV Nasional itu kepada Haluan Kepri. Mendapat kabar tersebut, Haluan Kepri mencoba menghubungi Andhi Pramono melalui pesan singat (SMS) via ponsel. Jawaban Andi cukup mengejutkan, ternyata yang melarang Haluan Kepri meliput itu langsung dari Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Heru Budi Wicaksono. “Yup...Khan Haluan Kepri sdh dapat berita di awal.....tanpa konfirmasi...Trmks. Sy tdk ada masalah mas...Aman2 aja..!!. N pak kakanwil berkenan mengundang siapa2 aja yg di undang,” demikian SMS balasan dari Andhi kepada Haluan Kepri. Namun ketika Haluan Kepri menjelaskan bahwa sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, khususnya pasal 4 ayat 1, 2 dan 3 bahwa tidak ada aturan melarang media pers untuk tidak boleh meliput terkait informasi publik yang akan disampaikan, Andhi Pramono tetap bersikukuh. Ia mengatakan apa yang disampaikan itu adalah pesan dan perintah dari Kakanwil DJBC Khusus Kepri untuk melarang Haluan Kepri. Sehari sebelumnya, Kanwil BC, Heru sempat ‘mengamuk’ dan marah-marah kepada semua staf dan bawahannya karena informasi penangkapan kapal itu telah diekspos Harian Haluan Kepri. “Pak Kanwil marah-marah dan mengadakan rapat dengan semua bawahannya. Kasihan semua dimarah-marahi termasuk Kasi Penindakan dan Penegahan kenapa sampai bisa bocor dulu ke media,” ucap sumber internal BC. Informasinya, ucap sumber tadi, Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri ingin ekspos dilakukan sambil menunggu Dirjen Bea dan Cukai langsung. “Itu yang membuat Pak Kanwil marah dan meradang kenapa bisa bocor dulu ke media,” ucap sumber tadi yang mewantiwanti namanya dirahasiakan. Larangan liputan yang dilakukan Kakanwil DJBC Khusus Kepri kepada Haluan Kepri memicu reaksi keras dari berbagai kalangan. Anggota Komisi A DPRD Karimun, Zulfikar mempertanyakan alasan dan larangan kepada media pers khususnya kepada Haluan Kepri. Bahkan ia menganggap larangan itu merupakan dikriminasi terhadap kebebasan pers. “Rekan-rekan wartawan bekerja kan dilindungi UU Pers. Setahu saya

Ia berharap pembangunan pusat pemerintahan di Dompak segera diselesaikan sehingga dapat dimanfaatkan pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Saat ini, Kantor Pemerintah Kepri, DPRD Kepri, masjid dan Rumah Sakit Umum Daerah Kepri sudah hampir selesai dibangun. "Kami optimistis tim pembangunan pusat pemerintahan dapat menyelesaikannya dengan baik," ujarnya. Menurut dia, pembangunan pusat Pemerintah Kepri di Dompak sudah dikaji secara matang oleh tim ahli. Salah satu faktor yang mendorong pemerintah pada saat itu membangun pusat pemerintahan di Dompak, karena Tanjungpinang merupakan kota yang kecil. "Semakin hari jumlah penduduk, perumahan dan kendaraan bertambah, karena itu pusat pemerintahan ditetapkan di Pulau Dompak," ungkapnya. Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kepri, Haripinto menyatakan, kantor pemerintah setem-

pat akan dipindahkan ke Pulau Dompak, Tanjungpinang, pada pertengahan tahun 2012. "Kemungkinan Kantor Pemprov Kepri (Pemerintah Kepulauan Riau) tidak dapat pindah pada awal 2012, meski pembangunan kantor baru di Dompak sudah hampir selesai," kata Haripinto yang diusung Partai Perjuangan Indonesia Baru. Pembangunan Kantor Pemerintah Kepri merupakan salah satu paket proyek tahun jamak yang dilaksanakan mulai tahun 2007 hingga tahun 2010. Selain pembangunan Kantor Pemerintah Kepri, pemerintah juga membangun jembatan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, jalan, Kantor DPRD Kepri, Gedung Lembaga Adat Melayu, masjid dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepri. Proyek tahun jamak yang dilanjutkan pada anggaran perubahan tahun 2011 hanya pembangunan Kantor Pemerintah Kepri dan RSUD Kepri, sedangkan proyek lainnya dilanjutkan tahun depan.(ant)

Polisi Tak BBM di Batam," katanya. Kelangkaan BBM beberapa waktu lalu, Taba menduga karena ada permainan antara oknum Pertamina dengan para mafia. "Ini juga menjadi kendala kelangkaan BBM," ujarnya. Dia meminta aparat kepolisian menindak para oknum yang terlibat termasuk para mafia agar kelangkaan BBM tidak terjadi lagi. "Aparat kepolisian harus tegas menindak pihak-pihak yang mengakibatkan kelangkaan BBM, ini sangat merugikan masyarakat," ujarnya. Sementara itu, Pjs Kapolresta Barelang AKBP YS Widodo membantah polisi tidak berdaya menangkap para mafia BBM. Polisi kata Widodo justru bersikap tegas dan tidak akan kompromi dengan para mafia minyak. "Sekali lagi siapapun yang bermain

dengan minyak ilegal akan kita tindak tegas," katanya. Menyikapi adanya permainan, Widodo mengaku pihaknya telah menurunkan anggota untuk mengawasi SPBU. Secara berjenjang monitoring itu dilakukan hingga pasokan BBM betul-betul stabil. "Anggota sudah kita perintahkan mengawasi SPBU, hal ini untuk menghindari terjadinya pengisian BBM secara ilegal," ujarnya. Diakuinya, kelangkaan BBM sangat merugikan semua pihak terutama masyarakat yang membutuhkan BBM bersubsidi. Jika dalam pengawasan ini masih ada yang nekat mengisi secara ilegal, polisi tidak segan-segan akan menindak tegas para pelaku. "Dalam hal ini polisi tidak main-main, polisi akan tindak tegas pelaku," tegasnya.(tea)

Kanwil BC baru kali ini pula ada pelarangan wartawan untuk mengambil liputan terkait dengan informasi publik yang akan disampaikan. Ini patut dipertanyakan dan pasti ada sesuatu dibelakangnnya. Jangan lah hanya gara-gara sakit hati kawan-kawan wartawan langsung dimusuhi. Itu bukan sikap dan prilaku yang bijak dari seorang pemimpin,” tegas Zulfikar. Politisi dari Partai Hanura yang dikenal low profile ini justru, mempertanyakan apa alasan pihak BC tidak segera menjelaskan ke publik perihal penangkapan 'kapal kencing' minyak di Selat Malaka itu pada saat rekan wartawan mengetahui info penangkapan terlebih dahulu. "Bukannya malah meminta wartawan untuk menunda diberitakan. Media berhak untuk memberitakan langsung karena Kepala Kanwil DJBC itu bukannya bos dari wartawan. Harusnya pihak BC lebih terbuka terkait penangkapan kapal tanker itu. Dengan lambannya pengungkapan kasus itu akan membuat masyarakat jadi bertanya-tanya. Ada apa sebenarnya dengan penangkapan kapal itu. Kalau memang belum semuanya bisa diekspos, kan pihak Bea Cukai harus menjelaskan ke publik mana yang harus bisa dijelaskan dan mana yang masih dalam tahap penyelidikan," ujar Zulfikar, Rabu (14/12). Ia meminta kepada pihak BC agar lebih transparan dengan temuan itu. Menurutnya, bukan zamannya lagi pemerintah bersifat tertutup kepada publik. Apalagi ini bukanlah kasus yang harus ditutupi melainkan suatu prestasi atas kinerja BC dalam mengamankan wilayah RI dari upaya penyelundupan barang. "Kami berharap pihak BC lebih terbuka," ungkapnya. Seperti diberitakan seblumnya, kapal tanker Soechi Anindya yang diduga terlibat kasus kencing minyak (transaksi BBM secara ilegal) untuk diselundupkan ditangkap Aparat Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Kepri. Kapal berbendera Indonesia yang diduga milik PT Armada Bumi Pratiwi Liner (PT ABPL) yang beralamat di Jalan Mangga Dua Dalam Blok J No. 5-6 Jakarta Pusat tersebut disergap petugas di perairan Selat Malaka, Jumat (9/12) malam. Kapal pembawa BBM senilai Rp5 miliar itu kini telah diamankan ke Pelabuhan Ketapang, Kanwil BC Khusus Kepri, Senin (12/12) lalu sekitar pukul 10.30 WIB. Informasi yang dihimpun koran ini, nakhoda kapal dan anak buah kapal (ABK) sudah diamankan untuk dimintai keterangan. Selain mengamankan kru kapal, beberapa jerigen BBM yang akan dijadikan sampel atas muatan kapal itu juga sudah dibawa ke kantor BC. Sampel minyak yang diamankan dalam jerigen itu sangat kental dan berwarna kehitam-hitaman. Menurut sumber Haluan Kepri, BBM tersebut hendak dijual untuk kebutuhan tenaga listrik di Belawan. Saat hendak dibawa ke Pelabuhan Ketapang, kapal tanker itu

bergerak sangat pelan dan sepertinya sarat dengan muatan. Masih menurut sumber, sebenarnya kapal patroli Kanwil DJBC Khusus Kepri awalnya sedang melakukan pengejaran terhadap kapal yang diduga membawa amonium nitrat di sekitar Laut Cina Selatan. Namun, saat itu kondisi cuaca di laut ekstrim dengan gelombang tinggi, maka kapal tersebut berhasil meloloskan diri. Ketika sampai di Selat Malaka, kapal patroli mencurigai kapal tanker Soechi Anindya lalu mengamankannya. "Nakhoda kapalnya mengaku berasal dari Sangir Talaud, Sulawesi Utara. Menurut ABK kapalnya, beberapa bahan bakar minyak yang dibawa kapal tanker itu memang hendak dijual karena kapal kelebihan muatan. Dan mereka mengaku sering melakukan itu," ujar sumber itu. Penangkapan kapal tangker Soechi Anindya yang memuat ribuan ton minyak merupakan penangkapan terbesar setelah kapal MT Eternal Oil II yang sedang memindahkan muatan BBM ke MT Jie Sheng di perairan Pulau Tuju Bangka pada November 2010 lalu. Minyak tersebut rencananya akan diangkut ke East OPL, Singapura. Kapal tanker berbendera Indonesia itu berasal dari Palembang tujuan Sangata, Kalimantan Timur. Informasi yang dihimpun, dua kapal tanker milik PT ABPL sebelumnya juga pernah ditangkap Direktorat Kepolisian Perairan Babinkam Polri karena membawa bahan bakar minyak (BBM) tanpa dilengkapi izin dan dokumen sesuai dengan ketentuan perdagangan dan perjalanan BBM. Satu dari dua kapal milik PT ABPL ditangkap oleh Kapal Patroli Baladewa 521 milik Polri di perairan Tanjung Pemancingan Kalimantan Selatan, Rabu 13 Oktober 2010 lalu. Kapal itu adalah kapal tanker MT Angelia XVI GT 2682 yang dinakhodai Edy Anwar bersama 20 anak buah kapal (ABK). Saat ditangkap kapal ini membawa 8.196.982 barel solar serta premium 15.752.264 barel. Data yang didapat dari Biro Klasifikasi Indonesia sebagai satusatunya badan klasifikasi nasional yang ditugaskan Pemerintah Republik Indonesia yang didirikan sejak tanggal 1 Juli 1964, untuk mengkelaskan kapal niaga berbendera Indonesia dan kapal berbendera asing yang secara reguler beroperasi di perairan Indonesia. Dari data register kapal (Register of Ship), Kapal Soechi Anindya dengan No Register (Register No): 3701 dengan No IMO (IMO No): 7204930 adalah jenis kapal tanker (oil tanker) yang didesain dan dirancang untuk membawa minyak. Sebelumnya nama kapal ini adalah BOBO-IV dan akhinya diganti menjadi menjadi Soechi Anindya. Kapal ini diproduksi di Jepang oleh galangan (Shipbuilder) kapal Watanabe Shipbuilding Co.Ltd dengan tanggal peluncuran (Date of Launch) dan Tahun Bangun (Year of Build) pada tahun 1971. (hhp)


Jumat, 16 Desember 2011

KEDUA mempelai yang berbahagia Kurnia Fensury dan Melia Veronika

8

WEDDING tos juga digelar

KEDUA mempelai minum bersama tamu undangan lainya

ACARA lempar bunga pernikahan kedua mempelai

KEDUA mempelai yang berbahagia didampingi orang tua

Resepsi Pernikahan Kurnia Fensury dan Melia Veronika RESEPSI pernikahan Kurnia Fensury (yung-yung) dan Melia Veronika di Gedung Nasional Dabo Singkep,Selasa(13/12) berlangsung meriah yang dihadiri ribuan tamu undangan memenuhi halaman dan gedung nasional dari pagi sampai malam harinya. Kurnia Fensury adalah putra sulung dari Efendi Fensury dan Kurnia Wati sedangkan pasangannya Melia Veronika adalah putri bungsu dari keluarga Amin Efendi dan Wartina. Keduanya sepakat untuk mengikat janji sehidup semati membina rumah tangga yang bahagia. Akad nikah diselengarakan di tempat yang sama pada pagi hari. Sedangkan acara resepsi pernikahan kedua pasangan yang berbahagia ini berlangsung dari jam 17:00 sampai tengah malam. Tamu dan undangan yang hadir tentunya mendoakan kedua pasangan ini hidup berbahagia. Ratusan karangan bunga dan ucapan selamat nampak memenuhi jalan dan halaman tempat resepsi pernikahan berlangsung. Bukan hanya masyarakat biasa namun sejumlah pejabat Pemkab Lingga juga turut hadir dan mendoakan kedua mempelai yang sedang berbahagia ini. DERETAN tamu undangan mengantri untuk memberikan selamat kepada kedua mempelai

TAMU dan undangan memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai

GEDUNG nasional tempat berlangsungnya resepsi pernikahan kedua mempelai

MELIA Veronika memberikan selamat kepada tamu cilik yang mendapatkan bunga.

KURNIA Fensury memberikan hadiah kepada tamu yang berhasil mendapatkan bunga.

TAMU undangan cilik yang berhasil mendapatkan bunga

TAMU undangan merebut bunga yang dilemparkan kedua mempelai

KEDUA mempelai bersama keluarga

KETUA dan Anggota IJKL kabupaten Lingga turut hadir pada resepsi pernikahan

RIBUAN undangan menghadiri resepsi pernikahan Kurnia Fensury dan Melia Veronika

TAMU yang hadir berasal dari berbagai kalangan

Narasi dan Foto:Jepriadi


BATAM

Jumat, 16 Desember 2011

www.haluankepri.com

9

Terkait Pengangkatan Kapal Hyundai 105

Nelayan Tuntut Ganti Rugi Rp1,4 M BA TU AMP AR — Para nelayan di Belakangpadang BATU TUAMP AMPAR yang tergabung dalam Tuah Anugrah Melayu Serumpun (TAMS) menuntut ganti rugi sebesar Rp1,4 miliar kepada pihak Hyundai sebagai kompensasi dari proses pengangkatan Kapal MV Hyundai 105, sejak Maret lalu. Menurut nelayan, pengangkatan bangkai kapal itu telah membuat mata pencaharian mereka hilang seiring menjauhnya ikan dari perairan Belakangpadang.

Puri Suryani Staf Politeknik Negeri Batam

Cita-cita di Dinding Kamar UNTUK bisa mewujudkan cita-cita, seseorang tentu harus berusaha keras. Banyak cara yang dapat ditempuh agar cita-cita tersebut tergapai. Salah satu titik awalnya, adalah dengan bersungguh-sunggu dalam belajar ketika duduk di bangku sekolah. Hal itu pula yang ditanamkan gadis manis ini dalam dirinya, sejak masih kecil dulu. Bagi lajang kelahiran Aceh, 11 Juni 1990 silam ini, dalam belajar, seseorang haruslah serius. "Musti ada totalitas dalam menggapai cita-cita. Makanya, saya harus selalu serius dalam belajar. Baik di sekolah, bangku kuliah maupun belajar dari lingkungan," ujar alumni Jurusan Akutansi Politeknik Negeri Batam ini. Seperti kebayakan orang, pada mulanya, aku pemilik nama Puri Suryani ini, dirinya juga mempunyai banyak cita-cita. Sejumlah cita-cita yang ingin digapai itu, lantas dituliskannya di atas selembar kertas. Kertas itu pun ditempelkannya di dinding kamar. hal.10

Cita-cita

ARMAT JUANG Liputan Batam

ERWIN

PRESS GATHERING— Peserta Press Gathering Jamsostek Kanwil II Sumbagsel Riau dengan media cetak dan elektronik di Provinsi Kepri foto bersama usai acara yang digelar di Pasific Hotel, Jodoh, Jumat (9/12).

Ketua TAMS Lau Gek Leng mengatakan, proses pengangkatan bangkai Kapal MV Hyundai 105, berakibat terhadap rusaknya karang buatan yang disebut unja dan juga rumpon ikan milik nelayan. Tak hanya itu, ada perubahan alur dan warna air laut usai pengangkatan tersebut, sehingga ikan-ikan yang ada menjauh.

"Akibat limbah yang dihasilkan dari pengangkatan bangkai Kapal Hyundai 105 itu, kami ada sekitar 106 nelayan sudah tidak bisa lagi mencari ikan lagi," kata Lau Gek Leng yang didampingi Sekretaris TAMS Burhanuddin bin Usman. Kata Lau Gek Leng, untuk

Nelayan Tuntut

hal.10

Pasar Tani, Upaya Memutus Rantai Pemasaran

CECEP/HALUAN KEPRI

WALIKOTA Batam Ahmad Dahlan (dua kiri) menyaksikan penandatanganan kerjasama antara perwakilan Pasar Buana Tembesi dengan kelompok tani pada acara peresmian Pasar Tani di Sagulung, Kamis (15/12). SAGULUNG — Selama ini, para petani di Batam biasanya menjual hasil panen mereka kepada agen pengumpul, kemudian agen itu memasarkannya ke masyarakat. Karena itu, dengan adanya pasar tani, maka diharapkan para petani bisa menjual langsung hasil pertaniannya. "(Pasar tani) ini upaya untuk memutus rantai pemasaran. Petani tidak perlu lagi memasarkan hasil pertaniannya ke agen tapi bisa langsung memasarkan kepada masyarakat," kata Kepala Dinas Kelautan Perikanan Peternakan dan Kehutanan (KP2K) Kota Batam, Suhartini saat memberikan sambutan pada peresmian pengoperasian Pasar Tani Batam di halaman Pasar Buana Tembesi, Sagulung, Kamis (15/12). Menurut Suhartini, ada dua keuntungan yang bisa dira-

Pasar Tani

CMYK

hal.10


METRO BATAM

10 Jumat, 16 Desember 2011

Lokal Minim, Ruang Guru Diusulkan Jadi Kelas Banyak Perusahaan Penghasil Limbah B3 Tak Punya TPS

SAGULUNG — Minimnya lokal atau ruang kelas, ruang guru pun diusulkan menjadi ruang kelas baru. Usulan ini diungkapkan Kepala Sekolah SDN 007 Sungai Lekop-Sagulung, Dahlius, Rabu (14/12). "Perombakan ruang guru menjadi ruang kelas ini dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan ruang belajar siswa di SDN 007," katanya. Dahlius menjelaskan, usulan perombakan rumah dinas Sambungan dari hal.9 sakan dengan keberadaan pasar yang diresmikan oleh Walikota Batam Ahmad Dahlan tersebut. Pertama, petani bisa bisa langsung memasarkan sendiri hasil pertaniannya tanpa harus melalui perantara, dan yang kedua adalah masyarakat bisa membeli produkproduk hasil pertanian dengan harga yang relatif lebih murah dibanding sebelumnya karena adanya pemangkasan rantai pemasaran. "Petani bisa mendapat keuntungan lebih, masyarakatpun bisa dapatkan harga lebih murah," tegas Suhartini. Ke depan, kata Suhartini, jika pasar-pasar lain ingin membeli hasil pertanian para petani, maka para pedagang tidak perlu lagi turun langsung ke lahan-lahan, tapi cukup mendatangi Pasar Tani Batam ini. Karena di pasar ini, juga telah ada wadah Asssosi Pasar Tani (Aspartan) dan juga Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Kota Batam di pasar tersebut. Sambungan dari hal.9

membuat satu unja atau rumpon ikan, membutuhkan waktu sekitar lima tahun, dan setelah itu baru ikan akan mau mendekat. Pihak nelayan yang ada di Belakangpadang sendiri, telah membuat rumpon ikan sejak tahun 1990 silam. "Ada sekitar 443 unja atau rumpon ikan yang rusak akibat terkena limbah dari pengangkatan bangkai kapal," kata Lau Gek Leng Karena itu, lanjut dia, para nelayan Belakangpadang yang tergabung dalam TAMS menuntut ganti rugi dengan rincian, Rp50 ribu/hari untuk 106 nelayan, Rp180 ribu/hari untuk 6 orang pemilik unja/rumpon ikan selama empat bulan terhitung semenjak bangkai Kapal Hyundai 105 diangkat, dan Rp1,5 juta untuk setiap unja yang dirusak dikalikan sebanyak 443 buah unja.

guru menjadi ruang kelas baru ini sudah diajukan sejak April 2011 lalu. Yang diharapkan dapat segera disetujui Dinas Pendidikan Kota Batam, sehingga bisa digunakan sebagai ruang belajar siswa. Upaya perombakan ruang guru ini sudah dimusyawarahkan sebelumnya dengan para guru. Karena paru guru sudah memiliki tempat tinggal pribadi. Musyawarah ini juga dilakukan dengan orangtua siswa.

"Perombakan ini dilakukan agar siswa mendapatkan ruang yang nyaman untuk belajar," ujarnya. Dengan adanya alih fungsi ruang guru menjadi ruang kelas baru, maka ruang tersebut bisa dibangun menjadi tiga lokal. Dan jika dibangun menjadi bertingkat dua, maka bisa menjadi enam lokal. Bertambahnya ruang kelas baru ini sangat membantu siswa SDN 007 yang sebagian masuk siang hari. Sehingga

siswa yang masuk siang bisa masuk pagi semua. "Jumlah siswa di SDN 007 Sungai Lekop sebanyak 600 siswa, yang sebagian masuk siang karena keterbatasan ruang kelas," imbuhnya. Jika pembangunan ruang kelas baru ini terealisasi, lanjut Dahlius, jumlah siswa per kelasnya akan semakin mudah diatur. Dan semakin mudah menjadikan SDN 007 sebagai sekolah standar nasional. (wan)

di Batam. Pasalnya, kata dia, dalam menjalankan aktivitas pertanian, para petani sering mengalami kendala lahan. Dimana sebentar-bentar mereka digusur karena lahan yang digunakan masih jadi persoalan. "Kami minta Walikota membenahi masalah lahan, jangan sebentar-benar kami digusur," pintanya. Menanggapi persoalan petani tersebut, Walikota Batam Ahmad Dahlan berjanji akan meminta Badan Pengusahaan (BP) Batam bisa membantu masyarakat dalam persoalan lahan. Kata dia, bukan saja masyarakat petani yang mengeluhkan masalah lahan di Batam ini, tapi beberapa calon investor yang akan melakukan investasi di daerah ini. Sebagai contoh, beberapa waktu lalu Pemko Batam kedatangan tamu dari Singapura yang menyampaikan minatnya untuk memasok produk pertanian dari Batam ke Singapura. Namun lagi-lagi kendala-

nya pada lahan. Kata Dahlan untuk kebutuhan tersebut pemerintah membutuhkan lahan pertanian yang luas sehingga bisa mencukupi permintaan mereka. "Kemarin ada pengusaha Singapura meminta kita memasok produk pertanian ke negara mereka, tapi saya katakan kita akan mencari lahan dulu," ujar Dahlan. Pada kesempatan itu, Dahlan memberikan apresiasi kepada pemilik Pasar Buana yang berkenan memberikan tempat bagi masyarakat. Dia berharap dengan keberadaan pasar tani, Pasar Buana juga akan tambah ramai pembeli. "Mudah-mudahan itu bisa jadi kerjasama yang baik," kata Dahlan. Terkait keluhan dari petani mengenai bunga bank, Dahlan berjanji akan meminta kepada Kepala Bank Indonesia (BI) Batam untuk memberikan bunga yang serendah-rendahnya untuk masyarakat petani dengan maksimal suku bunga 6 persen. (cw55)

Pasar Tani Dalam peresmian yang dihadiri langsung oleh Walikota Batam Ahmad Dahalan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Pemilik Pasar Buana Ameng, Ketua PKK dan Ketua Dharma Wanita, para Camat serta berbagai pihak lainnya itu, Suhartini juga menegaskan bahwa keberadan petani di pasar tersebut tidak dipungut biaya. Para petani hanya dibebankan administrasi untuk pembayaran pemakaian air dan listrik pada tempat tersebut. Ketua Gapoktan Karya Jaya Arif mengatakan, saat ini para petani sudah mampu menghasilkan 250 ton sayuran perhari. Hasil tersebut menurutnya sudah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Batam akan sayuran. Pada kesempatan itu, dia meminta pemerintah segera mempertimbangkan masuknya sayursayuran dari Tanjungpinang dan daerah lainnya. Selain itu, Arif juga meminta ada perhatian pemerintah mengenai status lahan

Nelayan Tuntut "Jadi, total semua yang kami tuntut sebesar Rp1,4 miliar," katanya. Bagaimana dengan uang sagu hati yang sudah diberikan oleh Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Batam? Menurut Lau Gek Leng, mereka memang sudah dipanggil oleh Awang Herman, Ketua HNSI Batam ke rumahnya. Dan di rumah Awang Herman itu, mereka diberikan uang sagu hati sebesar Rp6 juta. "Waktu itu, dia (Awang Herman) bilang kepada kami bahwa itu uang sagu hati, yang penting Belakangpadang jangan sampai ribut. Kami tegaskan di sini, yang kami tuntut uang ganti rugi bukan uang sagu hati yang cuma Rp6 juta. Itu tidak sebanding dengan kerugian yang kami alami," pungkas Lau Gek Leng. Selain itu, Lau Gek Leng ju-

ga menilai Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemko Batam tutup mata terhadap nasib nelayan di Belakangpadang. Menurut dia, meski para nelayan sudah sering mengeluhkan hal ini, namun pemerintah tidak menanggapi aspirasi mereka. "Kita telah menyurati seluruh intansi pemerintah terkait, namun satu pun tidak ada yang merespon," katanya. Tak hanya di tingkat Pemprov Kepri dan Pemko Batam, kata Lau Gek Leng, surat dari TAMS juga sudah dilayangkan kepada Presiden Republik Indonesia, Kapolda, Ketua DPRD Provinsi Kepri dan Kapolesta Barelang. Tapi sampai sekarang keluhan mereka tak ada dijawab. Kata dia, para nelayan yang tergabung dalam TAMS, telah memperjuangkan masalah ini sudah hampir satu ta-

hun. "Pemerintah sama sekali tidak peduli dengan nasip para nelayan di Belakangpadang," katanya. untuk diketahui, Kapal MV Hyundai 105 bertabrakan dengan MT Kaminesan pada 24 Mei 2004 silam. Akibat benturan supertangker yang bobotnya empat kali lipat itu, Kapal MV Hyundai 105 tenggelam karena dinding kapal ada yang pecah. MV Hyundai 105 yang berbobot 41.000 ton, menggangkut 4.191 unit mobil, sekitar 3.000 unit di antaranya Hyundai dan Kia baru dan 1.000 unit mobil bekas eks Jepang. Sebagian bangkai kapal Hyundai 105 yang sudah diangkat diletakkan di atas kapal tongkang Bestindo II asal Jakarta yang dikerjakan PT Smith Salvage Co Ltd. Proses pengangkatan bangkai kapal sudah berlangsung sejak Maret 2011 lalu.***

JODOH — Perusahan penghasil limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di Batam, masih banyak yang tidak memiliki tempat pengelolaan sementara (TPS). Akibatnya, proses pengolahan limbah B3 tersebut menjadi tidak sempurna. Demikian disampaikan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Batam, Dendi N Purnomo dalam acara sosialisasi pengelolaan lingkungan hidup dan penegakan hukum Dendi lingkungan berdasarkan UU No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Hotel Planet, Jodoh, Kamis (15/12). Sosialisasi ini melibatkan pihak Kementrian Lingkungan Hidup (KLH), Mabes Polri, Polda Kepri dan jajaran Pemko Batam. "Sosialisasi ini sebagai kesadaran dalam mengelola lingkungan. Dan sejak pemberlakuan UU No 32 tahun 2009 yang efektif pada tanggal 3 Oktober 2011, maka ke depan bila ada pelanggaran akan masuk ke penegakkan hukum. Tapi sebelumnya tentu dikasih peringatan-peringatan," kata Dendi. Insyah Sirait, dari KLH mengatakan, ada tiga instrumen penegakan hukum berdasarkan UU No. 32 tahun 2009. Yakni administrasi meliputi tiga hal pelanggaran, yaitu melebihi baku mutu air limbah, melebihi baku mutu getaran, melebihi emisi. Pelanggaran administrasi tidak langsung dilakukan pidana. Tapi apabila pelanggaran yang dilakukan diluar dari tiga hal tersebut, maka langsun di pidana. Instrumen kedua adalah pelanggaran perdata, penyelesaian sengketa di pengadilan. Tentu dilakukan ganti rugi kerusakan lingkungan, baik di pengadilan maupun di luar pengadilan. Sementara instrumen ketiga adalah pidana. "Perlu diingat bahwa, dalam pelanggaran merusak lingkungan, maka yang bertanggung jawab penuh adalah direkturnya. Dan dalam penuntutannya, tidak ada pasal yang dijuntokan. Hal ini sesuai dengan pasal 106 UU No 32 tahun 2009," jelas Sirait. Dikatakan, untuk pelanggaran pidana maka sesuai dengan UU No.32 tersebut maka hukuman penjara minimal satu tahun dan maksimal 15 tahun. Denda minimal Rp500 juta Sambungan dari hal.9

Menurutnya, dengan cara itulah dia bisa terus mengingat bahwa ada tujuan atau citacita yang akan dikejarnya dalam menjalani kehidupan. Setiap hendak menutup mata sampai membuka mata kembali di kamar itu, dia sudah langsung melihat goresan citacitanya yang tertempel di kertas di dinding kamarnya. "Itu bisa menjadi motivasi. Cita-cita bukanlah angan semata namun membutuhkan niat yang kuat, kerja keras diiringi dengan do'a serta tawakal," kata Puri. Puri sadar, menggapai citacita tak semudah membalik-

dan maksimal Rp15 miliar. Kombes Yudi, Dirreskrimsus Polda Kepri mengatakan, pada dasarnya polisi tidak akan bertindak, apabila tidak ada laporan dari masyarakat maupun pemberitaan-pemberitaan di media cetak. Oleh karena itu,pihak perusahaan diharapkan dapat menjalankan operasionalnya sesuai aturan yang berlaku dengan tidak merusak lingkungan. "Tolong kita sama-sama menjaga lingkungan ini dengan baik. Jangan merusak lingkungan, gara-gara pihak perusahaan hanya ingin untung. Dan kami tidak mau, ketika kasus pencemaran lingkungan justru diketahui setelah Mabes Polri turun ke daerah. Jadi tolong lakukan dengan baik," imbuh Kombes Yudi. Kasubdit 2 Tipiter Mabes Polri, Kombes Pol. Ahmad khaidar mengatakan, sudah dua kali pihaknya melakukan penyelidikan perusahaan yang ada di Batam, terutama perusahaan shipyard yang tidak melakukan pengelolaan limbah B3. Kata dia, di Batam banyak limbah B3 dengan sengaja dibuang kemana-mana, baik dengan cara menimbun ke hutan, penimbunan untuk jalan, dan bahkan dibuang ke laut. Salah satunya, kasus penimbunan limbah B3 di Tembesi dan lokasinya tidak jauh dari pembangunan Dam Tembesi. Hal ini menurutnya akan sangat membahayakan manusia, ketika mengonsumsi air minum. Dan kualitas air tidak bagus, bila lokasi itu tidak dibersihkan. "Kebanyakan orang tidak tahu, kalau limbah itu sengaja ditimbun untuk pembangunan jalan. Kami juga mendapatkan laporan dari LSM Lira maupun pemberitaan di media masa tentang penimbunan limbah B3 di Dam Tembesi. Ini membuat kualitas air tidak bagus, bila limbah itu tidak diangkat. Dan kasus itu kami kembalikan untuk ditangani pihak Bapedalda tapi Polri tetap membackup nya," jelas Khaidar. Ironisnya lagi, di Batam ada sebanyak 79 perusahaan shipyard. Tapi hanya ada sekitar 15 perusahaan shipyard yang memiliki TPS limbah B3. Untuk itu, ke depan agar perusahan penghasil limbah B3 dapat memiliki TPS guna menjaga terjadinya kerusakan lingkungan. (lim)

Cita-cita kan telapak tangan ataupun mengucapkannya, namun membutuhkan proses. Setiap orang memiliki cara dan tingkat pencapaian berbeda-beda terutama masalah cita-cita. "Masalah pencapaian citacita juga tidak luput dari dukungan orang-orang terdekat terutama keluarga," katanya. Untuk bisa menggapai citacita, pemantapan kemampuan terkait apa yang dicita-citakan juga harus terus diasah, sebagai bukti keseriusan dalam menggapainya. "Bagi saya pribadi, cita-cita itu penting sebagai arah perjalanan hidup kita juga seba-

gai bekal menghadapi hari esok. Jangan biarkan hidup kita mengalir begitu saja seperti air, akan tetapi tetapkanlah tujuan yang jelas," ujarnya. Maka, tak perlu menunggu terlalu lama, Puri sudah langsung mencicip dunia kerja. Sebelum resmi diwisuda beberapa waktu lalu, dia sudah direkrut untuk mengabdi di almamaternya sebagai staf di bagian Administrasi Program dan Kegiatan. Rekruitmen tersebut tentu bukan asal-asalan. Hal itu tak lepas dari sejumlah prestasinya selama duduk di bangku perkuliahan. (cw57)


METRO BATAM

HRD Bantah Suharsono Kepala Sekuriti PT Unisem SEKUPANG — Manajer HRD PT Unisem Arif Rahman Hakim menegaskan, terdakwa kasus penggelapan uang senilai Rp460 juta yakni Suharsono adalah bukan karyawan PT Unisem sebagaimana diberitakan sejumlah media di Batam. Menurutnya, Suharsono sudah bukan karyawan PT Unisem terhitung sejak 17 September 2011 lalu. "Suharsono bukan sebagai karyawan PT Unisem lagi, terhitung sejak 17 September 2011, jadi tidak benar seperti apa yang telah di beritakan di media," kata Arif melalui rilis yang dikirimkannya ke Haluan Kepri, Kamis (15/12). Seperti diberitakan sebelumnya, Suharsono (61), diancam tuntutan 4 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sriyati Sanjaya SH dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (14/12), lantaran menggelapkan uang sebesar Rp460 juta. Suharsono didakwa melakukan penipuan terhadap rekan bisnisnya, Abdul Gani, Direktur PT Cahaya Mustika Silver Ditemui terpisah, Abdul Gani menyatakan, dirinya juga akan meminta pertanggungjawaban manajemen PT Unisem yang telah menjadi rekanan dalam bisnis scrab tembaga perak tersebut. "Saya minta Arif Rahman Hakim selaku HRD dan juga Manajer Prosesing yang sekarang sudah resign dan kabur untuk bertanggung jawab. Karena pengakuan Suharsono, kedua orang tersebut adalah yang menjadi bos dan atasannya selama ini," ujar Gani. (cw41)

Gelombang Laut Bisa Capai 7 Meter BANDARA— Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Hang Nadim, Batam, Agus mengimbau kepada masyarakat nelayan dan juga pengguna jasa tranportasi laut untuk mewaspadai gelombang tinggi serta angin kencang. Ketinggian gelombang laut diperkirakan bisa mencapai tiga sampai tujuh meter. Kata Agus, saat ini, cuaca sudah memasuki musim pancaroba dengan masuknya angin utara. Di antara perairan di wilayah Kepulauan Kepri yang patut diwaspadai adalah perairan Natuna dan Anambas. "Memasuki musim utara ini diperkirakan gelombang melebihi dari biasanya yakni sekitar tiga hingga tujuh meter. Apalagi gelombang di perairan Natuna dan Anambas," ujar Agus kepada wartawan, Rabu (14/12) di Bandara Hang Nadim, Nongsa. Menurut Agus, gelombang tinggi tersebut akan berlangsung sampai akhir Januari 2012 mendatang. Dijelaskannya, angin utara yang melanda wilayah Kepri ini juga berpotensi menimbulkan angin puting beliung dan petir baik di darat maupun perairan. Bahkan, puting beliung juga rawan terjadi di tengah perairan selama masa peralihan musim seperti saat ini. Kata Agus, selain mewaspadai gelombang tinggi, para nelayan dan juga pengguna jasa transportasi laut juga diimbau lebih berhati-hati saat melihat kemunculan awan comulunimbus (CB) dengan ketebalan antara 8-10 kilometer. Menurutnya, kemunculan awan tersebut berpotensi angin yang cukup kencang. "Pada musim angin utara ini, curah hujan sedikit berkurang. Hal ini diakibatkan kecepatan angin yang cukup kencang. Awan CB yang mulai menggumpal langsung cair, karena pengaruh angin dan pemanasan,"katanya.(doz)

Jumat, 16 Desember 2011

11

Rampok Nenek-nenek, Sofyan Babak Belur LUBUKBAJA LUBUKBAJA— Dua pria dengan mengendarai sepeda motor, nekat merampok nenek Salbiah (72) di Perumahan Baloi Centre, Kamis (15/12) sekitar pukul 09.00 WIB. Sial, satu pelaku yakni Sofyan (23) berhasil ditangkap dan babak belur dihakimi warga. Sofyan pun terpaksa dilarikan ke RS Budi Kemuliaan untuk mendapatkan perawatan intensif. TITO SUWARNO Liputan Batam Sedang pelaku lain, Barnes (24) yang sempat berhasil melarikan diri meski akhirnya juga berhasil diringkus anggota Polresta Barelang yang sedang berpatroli di sekitar kawasan tersebut. Kejadian tersebut bermula saat korban ke luar rumah dan berjalan hendak menuju rumah temannya yang berjarak sekitar 100 meter. Tiba-tiba, setengah perjalanan, datang dua pelaku yang langsung memepet dan membekap korban. Pelaku Sofyan bahkan menodongkan sebilah pisau kepada korban agar tidak teriak.

CECEP/HALUAN KEPRI

PELAKU PERAMPOKAN— Dua tersangka yakni Sofyan (kiri) dan Barnes (kanan) diamankan jajaran Polsekta Lubukbaja saat merampok neneknenek, Kamis (15/12) di Perumahan Baloi Centre. Pelaku Sofyan babak belur setelah dihakimi massa. Saat itu, pelaku memaksa sang nenek untuk membuka gelang emas yang dipakainya. Karena takut ancaman pelaku, korban merelakan gelang yang dipakainya meski sempat tarikmenarik antar korban dan pelaku. "Pelaku bekap saya lalu menodongkan pisau ke tangan, karena takut saya relakan gelang tersebut," ujar Salbiah ditemui Mapolsek Lubukbaja. Usai merampas gelang korban, kata korban, kemudian Sofyan menuju ke sepeda motor yang berjarak beberapa meter dari TKP yang sudah ditunggu oleh Barnes, pelaku yang berperan sebagai joki dalam perampokan tersebut. Melihat pelaku kabur, korban pun menjerit lantang. "Tolong, tolong! Ada maling!,"

kata korban. Warga yang mendengar teriakan korban, langsung berdatangan meski keduanya sempat kabur dan menggati baju yang dikenakannya untk mengecoh aparat. "Pelaku berhasil kabur tapi akhirnya tertangkap juga, pelaku babak belur dihajar massa," kata Wakapolsekta Lubukbaja Iptu Hendriyanto. Sofyan ditangkap lebih awal oleh Brigadir Hendra Waldi, anggota Satlantas Polresta Barelang yang sedang melakukan patroli. Sempat terjadilah kejarkejaran antara polisi dan pelaku perampokan di jalan raya. "Kayak di film, kejar-kejaran. Sudah terjatuh pelaku coba kabur juga, tapi kemudian tertangkap massa dan langsung

dihakimi," ujar Hendriyanto. Dengan sepeda motor Yamaha Jupiter warna hitam BP 5497 FR pelaku kabur. Saat dikejar petugas, pelaku melintas ke arah jalan Blok II Baloi menuju ke Telkom Pelita. Di tempat tersebut Brigadir Hendra Wadi sempat melepaskan dua kali tembakan peringatan ke udara namun tidak direspon pelaku. "Saya lepaskan tembakan ke udara sebanyak dua kali, tapi mereka tetap kabur. Lantas saya lepaskan tembakan ketiga ke arah motor mereka tapi tidak direspons juga," kata Hendra. Meski terus melakukan pengejaran terhadap pelaku, Brigadir Hendra tetap berkomunikasi dengan rekannya sesama anggota PJR Satlantas Polresta

Barelang agar pelaku tidak menghilangkan jejaknya. Pengejaran akhirnya berhasil, motor pelaku ditendang oleh Brigadir Hendra di daerah lahan kosong Seraya Atas. Tak mau buronannya kabur Brigadir Hendra melepaskan sekali lagi tembakan ke udara, di TKP tersebut Sofyan berhasil dibekuk dan babak belur dihakimi massa. Sedangkan Barnes sempat melarikan diri ke arah Bengkong Top 100 dan akhirnya ditangkap aparat. Kedua pelaku oleh anggota PJR Satlantas Polresta Barelang diserahkan ke Polsek Lubukbaja untuk diproses. Pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (curas), ancaman hukumannya tujuh tahun kurungan. (tea)

Warga Batubatam Tolak Pendataan Penggusuran CECEP/HALUAN KEPRI

WARGA ruli Batu Batam menolak proses pendataan yang dilakukan petugas Ditpam BP Batam, Kamis (15/12).

BALOI— Warga pemukiman liar di Batubatam RT 006/05 Kelurahan Baloi Indah, Lubukbaja menolak proses pendataan yang dilakukan oleh Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam, Kamis (15/12) sekitar pukul 09.00 WIB. Suasana sempat tegang akibat adu mulut antara warga dengan petugas. Pendataan lokasi yang rencananya akan digusur itu mendapat backup aparat kepolisian dari Sat Samapta Polresta Barelang. Alasan penolakan warga, karena pendataan dilakukan secara tiba-tiba. Warga baru mendapat informasi akan ada pendataan pada Rabu (14/12) petang melalui surat tertulis. "Kami menolak pendataan yang dilakukan Ditpam. Kami hanya mau didata oleh perwakilan perusahaan yang memiliki

hak tanah ini," ujar Zulkarnain, tokoh masyarakat setempat. Menurut Zulkarbaen, selama ini warga sudah berkalikali melakukan pertemuan dan surat-menyurat dengan Ditpam, tapi tidak ada kesepakatan. Warga tetap meminta bertemu dengan perwakilan PT Jaya Mantap Sejahtera, perusahaan yang mengklaim memiliki hak lahan. "Kami tretap ingin bertemu dengan pihak perusahaan, bukan dengan Ditpam atau pihak lain sekalipun aparat," tandasnya yang mendapat aplaus dari warga sekitar. Untuk diketahui, warga ruli Batu Batam sudah menempati lahan tersebut sejak puluhan tahun lalu. Di lokasi itu terdata 150 kepala keluarga (KK). Bahkan di antaranya warga sudah menetap selama puluhan tahun. "Sudah turun-

temurun tinggal di sini, bahkan ada anak dan cucunya lahir di sini," kata Zulkarnain. Kata dia, warga tidak ingin memiliki atau menyerobot lahan tersebut tapi untuk pendataan dan gusur-menggusur sebaiknya dimusyawarahkan dengan seluruh warga dan perusahaan. "Sampai saat ini pihak perusahaan tidak mau menemui warga untuk musyawarah, mereka maunya asal gusur saja. Kami juga tidak mau tinggal diam, dan menolak digusur jika tidak ada kesepakatan," tandasnya yang disambut sorakan warga. Karena warga sekitar bersikukuh menolak didata, akhirnya petugas Ditpam dan Sat Samapta Polresta Barelang meninggalkan kawasan tersebut. Kepergian aparat tersebut dihujani warga dengan berbagai cemooh. (tea)

PLN Akan Bangun Transmisi Interkoneksi Listrik Batam-Bintan BENGKONG —- PLN Batam akan membangun transmisi interkoneksi penyaluran listrik dan transaksi jual beli tenaga listrik dari Batam ke Bintan. Rencana pembangunan tersebut tertuang dalam penandatanganan MoU antara b'right PLN Batam dengan PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau serta PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jaringan Sumatra 1, di Bintan, Kamis (15/12). MoU ini ditandatangani oleh Direktur Utama b’right PLN Batam, Sriyono D. Siswoyo, General Manager PT PLN (Persero) WRKR, Ir Djoko Rahardjo Abumanan dan General Manager PLN UIP Jaringan Sumatera 1, Ir. Bontatar Hutabarat. Serta disaksikan oleh Moch. Harry Jaya Pahlawan, Direktur Operasi PT PLN (Per-

sero) Wilayah Indonesia Barat yang sekaligus sebagai Komisaris Utama b’right PLN Batam. "Dengan adanya interkoneksi ini maka tingkat mutu layanan listrik di Bintan sama dengan Batam," ujar Sriyono dalam rilisnya. Saat ini, b’right PLN Batam sedang membangun PLTU Tanjung Kasam. Dimana pada triwulan III tahun 2012, diharapkan Unit 1 dapat mulai beroperasi dengan daya sebesar 55 MW, dan Unit 2 diharapkan akan beroperasi pada triwulan IV tahun 2012 sebesar 55 MW. Dengan beroperasinya PLTU Tanjung Kasam tersebut, maka daya di Batam akan bertambah dan sistem kelistrikan Batam menjadi lebih handal. Untuk memaksimalkan daya yang dihasilkan pembangkit tersebut, maka kelebi-

han daya di Batam akan disalurkan ke pulau-pulau sekitar, seperti Pulau Bintan dan Belakangpadang. Pembangunan jaringan interkoneksi ini akan dimulai pada 2012 dan diharapkan dapat selesai pada Agustus 2012. Pada tahun 2012, Belakangpadang sudah dapat disuplai listriknya dari Batam, sehingga kebutuhan listrik Belakangpadang dapat terpenuhi. Harry Jaya Pahlawan berpesan agar program ini harus terlaksana sesuai waktu yang telah dijadwalkan, sehingga kelistrikan di Batam, Bintan dan sekitarnya pada tahun 2013 akan terlayani dengan baik dan handal. Pola ini akan menjadi model pertama di Sumatera sebagai bagian program merangkai pulau-pulau dengan kabel listrik yang menjadi bagian program PLN jangka panjang. (r/wan)

Ibu Pembuang Bayi di Parit

Penahanan Rini Ditangguhkan SAGULUNG — Polsek Sagulung memberikan penangguhan penahanan terahadap Rini (20), pelaku pembuangan bayi di parit. "Sudah ditangguhkan," kata Kapolsek Sagulung, AKP Yoga Buanadipta, kemarin. Sebelumnya, Ketua Pembina Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Seto Mulyadi juga menilai bahwa Rini tidak melakukan tindak kekerasan kepada anaknya. Meskipun pihak kepolisian telah menetapkan si ibu sebagai tersangka atas dugaan

pembuangan bayi. Kak Seto mengatakan, tidak semua kasus kekerasan terhadap anak harus berakhir pada pemenjaraan kepada orangtua. Khususnya kepada Rini, yang sudah menjadi tersangka atas dugaan pembuangan bayi ke dalam selokan di Perumahan Putri Hijau Batuaji, Batam, pada 23 November 2011 lalu. "Si Rini bukan lakukan kekerasan terhadap anaknya karena sejak kehamilan dia tetap mempertahankan janin meskipun pacarnya terus memaksa

untuk mengugurkan kehamilannya," ujar Kak Seto usai acara Workshop Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Perlindungan anak oleh KPAI di Hotel PIH beberapa waktu lalu. Dari pembicaraan langsung dengan sang ibu, menurutnya Rini malah menjadi korban dari pacarnya yang tidak bertanggungjawab. Dan tindakannya tersebut bukan melakukan pembuangan, tetapi menyimpan si bayi karena kondisi terdesak. Meskipun sampai saat ini, pacarnya "S" masih belum diketemukan.(wan)


L I N G G A

12 Jumat, 16 Desember 2011

Masyarakat Diminta Waspada Disperindag Segera Tindak Mega Glory LINGGA — Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Lingga segera menindak market Mega Glory yang diduga menjual susu SGM kadaluarsa. Sebelum sanksi diberikan, Disperindag terlebih dahulu mengecek kebenaran dari informasi warga yang membeli susu dalam keadaan sudah berulat pada Rabu (14/12). Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Lingga Jabar Ali, Kamis (15/ 12) mengatakan, informasi seorang konsumen yang akrap disapa Jep yang mengaku mendapatkan susu bayi dengan lebel SGM dengan aroma tidak sedap ketika baru membuka akan diteliti lebih lanjut. Benar atau tidak yang menyatakan di dalam kemasan susu tersebut terdapat jenis ulat dan kutu perlu penelitian lebih lanjut. "Sekarang saya tengah rapat di kantor bupati. Tapi, nantik akan saya suruh anggota untuk mengecek ke lapangan. Namun, kalau memang benar adanya kondisi kemasan susu ada jenis ulat dan kutu seperti yang dikatakan konsumen , maka kita akan berusaha melakukan upaya pencegahan dan tindakan lainnya,"katanya singkat. Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli, John Kosmos berharap pdinas serta instasi terkait untuk segera mengambil langkah dan upaya untuk pencegahan terhadap sejumlah kemasan produk yang di jual di pasaran saat ini. Hal dimaksud untuk pencegahan sebelum jatuhnya korban akibat mengkonsumsi kemasan yang diduga tidak layak jual tersebut. "Seharusnya pihak dinas setelah mendapat informasi warga tersebut tidak perlu lagi menunda-nunda waktu untuk melakukan upaya penecegahan dan tindakan sesuai aturan yang berlaku tentang UU perlindungan konsumen. Kita khawatir bila tidak cepat mengantisipasi hal tersebut, akan dapat menimbulkan masalah yang lebih parah lagi," ungkapnya. (nel)

Empat Anak Terkena DBD LINGGA — Kepala DInas Kesehatan Kabupaten Lingga dr Ignasius Luti mengatakan, sebanyak empat anak di wilayah kerjanya terkena demam berdarah dalam sebulan ini. Untuk mengantisipasi demam berdarah dengue (DBD) itu, Dinkes Lingga melakukan peyemprotan sarang nyamuk di beberapa daerah rawan. JEFRIADI Liputan Lingga "Untuk bulan ini saja dari catatan kita sudah empat kasus demam berdarah yang ditangani. Korban dirawat di RSUD Dabo SIngkep dan ampai saat ini tidak ada korban yang meninggal, namun kita sudah melakukan langkah-langkah antisipasi agar hal ini tidak menjadi wabah,"katanya, Kamis (15/12). Dia mengatakan, DBD bulan ini tidak akan menjadi menjadi wabah, karena penanganan sementara sudah dilakukan, seperti fogging (penyemprotan) di sekitar rumah penderita oleh

tim Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinkes dan puskesmas. Dia menyarankan, ada hal yang lebih mudah dan lebih efektif dilakukan untuk memberantas penyakit yang satu ini. Sebetulnya ada cara yang paling mudah dan efektif, yaitu dengan memberantas jentik nyamuk demam berdarah. Jentik nyamuk ini hidup di air yang bersih seperti di bak mandi, kaleng, plastik, ataupun pot bunga serta barang apa saja yang bisa menampung air.

"Kita meminta kepada warga masyarakat untuk melakukan gerakan tiga M yakni, menguras, menimbun dan mengubur benda-benda tersebut agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya jenis nyamuk Aedes Agypti,"jelasnya. Sementara, kasus demam berdarah yang ditangani RSUD Dabo Singkep ketika dikonformasi ke RSUD mendapatkan jawaban yang berbeda seperti yang di katakan Kadinkes Lingga. Awalanya pihak RSUD membantah kalau ada 4 orang terkena demam berdarah. Bahkan untuk 4 orang ini hanya dicurigai, namun tidak terbukti demam berdarah. "Setelah kita lakukan pengecekan laboratorium kepada 4 orang yang dicurigai terkena demam berdarah hasilnya negatif .Tidak ditemukan virus DHF pada penderita yang kita curigai. Jadi penyebabnya bukan virus DHF berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium,"kata Yan, Cahyadi Direk-

tur RSUD Dabo Singkep. Terkait 4 orang penderita yang dirawat RSUD Dabo Singkep, karena terkena demam berdarah informasi awalnya memang benar. Mungkin itu diagnosa awal saja saat masuk di UGD RSUD.Tapi setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan serologis untuk mendeteksi virus DHF/virus demam berdarah hasilnya ter-

nyata negatif. Namun setelah dikonformasi lagi tentang penyakit apa yang diderita akhirnya RSUD membenarkan ada korban DBD. "Maaf tadi, setelah lebih intensif diperiksa periksa ternyata memang 4 orang itu menderita demam berdarah. Saat ini keempatnya sedang dirawat terhitung sudah tujuh hari secara intensif dan semuanya anak-anak,"ujarnya lagi. ***

JEFRIADI/HALUAN KEPRI

EMPAT anak terkena demam berdarah dirawat di RSUD Dabo SIngkep, Kamis (15/12). Suasana di halaman RSUD.

Rekontruksi Pembunuhan Darmin

Sebelum Dibunuh, Korban Diajak Memancing LINGGA — Polres Lingga menggelar rekontruksi awal pembunuhan berencana yang dilakukan Noi (40) dan pasangan selingkuhannya Awang (45) terhadap suami Noi, Darmin Bin Bujang, (45) di Mapolres Lingga, Kamis (15/12). Dalam rekontruksi itu didapatkan pengakuan bahwa otak dari pembunuhan berencana tersebut adalah istri korban itu sendiri. Rekontruksi yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Darmawan menceritakan dari awal perencanaan pembunuhan yang dilakukan oleh kedua tersangka. Awal rencana pembunuhan tersebut diungkap, ketika Noi sudah tidak tahan lagi dengan perlakukan dari korban. Noi lalu menemui Awang untuk melakukan pembunuhan terhadap suaminya sendiri. Senin (5/12) pagi, Noi menemui Awang dan dalam pertemuan ini Noi berkeluh kesah dengan kelaukan suaminya kepada Awang. Noi mengaku sering diperlakukan kasar oleh

Darmin hingga ia berniat untuk membunuhnya. "Saye sudah tidak tahan lagi dengan perlakukaan Darmin, kita harus mengatur pembunuhannya," kata Noi dalam rekontruksi. Mendapat permintaan tersebut Awang menyangupinya untuk melakukan pembunuhan terhadap Darmin. "Kalau memang maunya adik begitu, okelah," jawab Awang. Lalu keduanya mengatur rencana pembunuhan tersebut, Awang ditugaskan untuk menyiapkan segala sesuatu agar rencana pembunuhan ini berhasil. Tali, kayu dan batu disiapkan Awang. Sementara, Noi membujuk Darmin untuk pergi memancing. Setelah menyiapkan semuanya, sekitar Pukul 18.00 WIB, Awang pergi ke laut dengan meminjam sebuah sampan milik warga. Setelah menunggu sekitar 10 menit di laut, Korban bersama Noi juga telah di laut untuk memancing. Sebelum pembunuhan dilakukan, kedua sampan masih

sempat bertemu, dalam keadaan gelap Noi sempat menanyakan siapa orang di sampan yang kebetulan berjumpa dengan ia dan Darmin. Awalnya Noi mengajak Darmin untuk mendekat, namun suaminya melarang karena takut yang berada di sampan itu adalah musuhnya. "Setelah beberpa lama di laut, saya mengaku akan buang air besar di darat. Awalnya Darmin meminta untuk buang air di laut saja dan saya katakan tidak enak buang air besar di laut," kata Noi. Akhirnya, Darmin setuju untuk tambat di darat. Setelah turun dari sampan dan berjalan datanglah Awang dengan membawa sebuah kayu dan memukul leher Darmin sebanyak dua kali hingga tersungkur. Tidak sampai di situ, setelah tersungkur di tanah, Awang menindih Darmin hingga tidak dapat bergerak. Saat Darmin, ditindih oleh Awang, Noi kemudian mengambil kayu yang digunakan

Awang untuk memukul Darmin, dan langusng memukulkan kayu bertubi-tubi hingga tujuh kali ke muka dan dada Darmin. Belum puas dengan itu, Awang juga mencekik korban dan membawanya ke laut menenggelamkannya hingga beberapa kali. Setelah memastikan Darmin tewas, Awang dan Noi lalu mengikat jasad Darmin dengan tali dan pemberat batu yang disiapkan dan menyeretnya ke laut. "Sampai pada tempat yang aman, batu yang disiapkan sebagai pemberat dijatuhkan ke laut," kata Awang enteng mengakhiri. Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Darmawan mengatakan, kedua tersangka akan dijerat dengan UU 340 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 20 Tahun dan hukuman maksimal adalah hukuman mati. "Ini adalah rekontruksi awal, sedangkan rekontruksi langsung di TKP, direncanakan Sabtu (17/12) depan," imbuhnya. (nel)

Data Centre BP Batam Diresmikan

ISTIMEWA

KEPALA BP Batam, Mustofa Widjaja meresmikan Data Centre BP Batam, Kamis (15/12). BATAM CENTRE — Badan Pengusahaan (BP) Batam meluncurkan Sistem Aplikasi eGovernment dan menggelar soft opening pengelolaan Data Centre Gedung Pusat Teknologi Informasi BP Batam, Kamis

(15/12). Peresmian fasilitas IT untuk mempermudah proses bisnis dan pelayanan kepada publik ini langsung dilakukan Kepala BP Batam, Mustofa Widjaja. Mustofa mengatakan, ke-

majuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah menjadi bagian penting dan sangat mempengaruhi aspek kehidupan manusia, dan telah terbukti dapat mempermudah dalam mendukung berbagai aktifitas. BP Batam sebagai instansi pemerintah menyadari bahwa pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi akan memberikan dampak yang besar dalam peningkatan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. “Sesuai dengan visi BP Batam untuk menjadi pengelola kawasan tujuan investasi terkemuka di Asia Pasifik, BP Batam terus berupaya meningkatkan daya saing Batam terhadap kawasan-kawasan sejenis di Asia Pasifik,” katanya. Untuk mewujudkan hal itu, BP Batam perlu mengembangkan pemanfaatan IT secara optimal

di seluruh proses bisnis, baik di bidang administrasi dan keuangan, pengelolaan unit usaha, serta pelayanan investasi. Untuk itu, pada tahun 2007, BP Batam mulai membangun infrastruktur teknologi informasi modern berupa jaringan fiber optic dan gedung pusat teknologi informasi. Sehingga, seluruh unit kerja BP Batam yang tersebar di Pulau Batam dapat terhubung dengan Kantor BIDA Utama di Batam Centre. BP Batam juga ditunjang oleh sarana kerja yang berbasisi digital, sehingga sebagian besar proses administrasi yang selama ini dilakukan secara manual telah dapat dilakukan secara elektronik. Dengan demikian, BP Batam telah menjadi organisasi pemerintah di Pulau Batam yang telah menerapkan konsep paperless office. (r/rml)

JEFRIADI/HALUAN KEPRI

REKONSTRUKSI PEMBUNUHAN — Polres Lingga mengadakan rekonstruksi pembunuhan berencana Darmin Bin Bujang yang ditemukan warga tewas mengapung di perairan Lingga, kemarin. Dalam rekonstruksi Awang memukul Darmin Bin Bujang berulang kali dengan sebuah kayu hingga mencekik leher dan setelah itu korban ditenggelamkan ke laut dengan pemberat batu.

Komisi di DPRD Penjajakan ke Dinas LINGGA — Sejumlah Komisi di DPRD Kabupaten Lingga hingga kini masih terus melakukan penjajakan ke sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan instasi terkait plafon anggaran yang diusulkan melalui skala Perioritas dan Pendapatan Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2012. Ini dilakukan guna mengetahui secara pasti dari masing-masing dinas untuk anggaran tahun 2012. Salah satu Komisi di DPRD Lingga, yakni Komisi III yang membidangi salah satu tugasnya tentang kesehatan dan pendidikan mendatangani Kantor Dinas Kesehatan Pemkab Lingga. Komisi tersebut juga meninjau langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dabo Singkep, Kamis (15/12). Dari hasil tersebut, sejumlah anggota Komisi III

DPRD Lingga mendapat sedikit gambaran tentang usulan anggaran yang diajukan pihak Dinas Kesehatan Pemkab Lingga pada APBD 2012 sebesar Rp63.277.084.764. "Tujuan kita untuk meninjau ke lapangan tersebut untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan PPAS APBD Pemkab Lingga tahun 2012 yang mereka usulan bagi peningkatan pelayanannya kepada masyarakat. Termasuk bidang lainnya yang berhubungan dengan tugas Komisi III. Masukan yang didapat menjadi pertimbangkan bagi kita sebelum disahkan dalam sidang pari purna nantinya," kata Ketua Komisi III DPRD Lingga ,Tengku Nazwar didampingi sejumlah anggota Komisi III lainnya Selain ke Dinas Kesehatan, anggota Komisi III DPRD

Lingga juga mendatangi Kantor Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Capil), Dinas Sosial dan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Namun sayang peninjauan Komisi III kali ini belum bisa mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Olah Raga (Disdikpora) Pemkab Linga untuk menemui Kepala Disdikpora, Abdul Razak, sesuai tupoksi Komisi III tersebut. Pada hal APBD Pemkab Lingga tahun 2011, di dinas tersebutlah yang terdapat paling banyak sisa anggaran yang tidak bisa dimanfaatkan dalam upaya menunjang dunia pendidikan di Kabupaten Lingga. "Kebetulan ketika kita melakukan peninjuan ke lapangan, ternyata Kepala Disdikpora sedang tidak ada ditempat,” ujarnya. (nel)


NATUNA

Jumat, 16 Desember 2011

13

LAKI Pejuang Dukung Program KPK Ranai — LAKI Pejuang Cabang Natuna mendukungan sepenuhnya program pimpinan KPK baru yang ingin menuntaskan kasus korupsi yang besar-besar. Program tersebut menjadi semangat tersendiri bagi LSM yang bergerak dibidang anti korupsi. " Pada peringatan hari anti korupsi sedunia 9 Desember lalu, pimpinan KPK yang baru komit ingin menuntaskan kasus korupsi yang besar-besar. Ini dilakukan untuk mengembalikan citra KPK yang sempat tercoreng namanya oleh segelintir oknum, " kata Ketua LAKI Pejuang Khaidir Chandra, kemarin. Khaidir Chandra yang baru saja ikut memeriahkan peringatan hari anti korupsi di Jakarta ini mengatakan, sebagai penggiat anti korupsi di daerah, pernyataan ketua KPK yang baru Abraham Samad seoleh menjadi semangat baginya dalam menjalankan LSM yang berkiprah dibidang anti korupsi itu. Saat ini korupsi, kata Khaidir, tidak hanya terjadi di pusat tetapi juga hampir di setiap daerah di tanah air. Itu karena korupsi sudah sedemikian membudaya di tanah air. Salah satu upaya untuk mencegahnya adalah melalui pendidikan agama sejak dini. " Banyak cara untuk menghilangkan budaya korupsi yang sudah membudaya di masyarakat kita. Salah satunya adalah dengan memberikan pendidikan agama serta terus mengkampanyekan korupsi sebagai musuh bersama," katanya. (sfn)

SHOLEH ARIYANTO/HALUAN KEPRI

TUNTUT DBH- Ketua DPRD Natuna Hadi Chandra (dua dari kiri) saat berdialog dengan komisi VI DPR RI, Selasa (12/12) lalu. Hadi Chandra bersama anggota DPRD Natuna lainnya menemui wakil rakyat untuk memperjuangkan pembagian dana bagi hasil (DBH) Migas yang dinilai tidak adil.

DPRD Tuntut DHB Migas ke Jakarta RAN AI — Sebanyak 20 anggota DPRD Natuna ANAI menemui Komisi VII DPR RI guna menuntut pembagian dana bagi hasil (DBH) Migas ke pemerintah, Selasa (12/12). Pembagian DBH Migas antara pusat dan Kabupaten Natuna selama ini dinilai tidak adil. S H O L E H A R I YA N T O Liputan Natuna Setibanya di gedung DPR, rombongan yang dipimpin Ketua DPRD Natuna Hadi Chandra diterima delapan anggota komisi VII DPR. Komisi VII membidangi pertambangan dan energi. Dalam pertemuan tersebut, Hadi Chandra yang berasal dari Partai Golkar itu kemudian memaparkan realita pembagian dana bagi hasil (DBH) minyak dan gas (Migas) oleh pemerintah yang dinilai tidak seimbang. Kondisi ini sangat tidak menguntungkan bagi Kabupaten Natuna sebagai daerah penghasil migas. " Selama ini pemerintah pusat hanya memberikan 15 persen untuk Kabupaten Natuna dan 85 persen untuk pusat. Sementara dari 15 persen tersebut, Natuna hanya mendapatkan 6 persen, karena harus berbagi lagi dengan Pemerintah Provinsi Kepri yang mendapatkan 6 persen dan pem-

bagian pro rata untuk kabupaten dan kota di provinsi sebanyak 3 persen," kata Chandra, kemarin. Atas ketidaktransparanan pusat terhadap daerah, Chandra mengaku kecewa. Salah satu contoh ketika Anambas masih bergabung dengan Kabupaten Natuna, dulu Natuna ada kekhawatiran ketika Anambas akan menjadi sebuah kabupaten. Dengan alasan akan berimbas kepada pembagian DBH. Tetapi seiring perjalanan waktu, ketika Anambas menjadi kabupaten, DBH Natuna tidak terganggu, dan Anambas mendapat suntikan DBH dari pusat. Artinya selama ini ada ketidaktransparanan berapa yang didapatkan pusat dan berapa yang didapat daerah. " Selama ini kami merasa ada ketidaktransparanan dan ketidak adilan dalam pembagian

yang dilakukan pusat terahap Natuna," papar Hadi Candra. Anggota DPRD Natuna lainnya Alias Kadir mengingatkan anggota Komisi VII, supaya memperhatikan Natuna. Ia khawatir, apabila masyarakat Natuna tidak diperhatikan, akan muncul disintergrasi bangsa yang dapat merugikan semua. Menurut dia, Natuna adalah aset bangsa yang luar biasa yang harus dijaga, dengan cara memberikan perhatian yang khusus

dari pemerintah pusat. " Kami tidak muluk-muluk, kami ingin kesejahteraan masyarakat diperhatikan, dan tidak ada ketimpangan dan kepincangan dalam memperhatikan daerah. Apalagi Natuna ini berada di daerah terluar yang berbatasan langsung dengan empat negara," katanya. Kalau tidak ada Blok D Alfa sebagai penghasil minyak di Natuna, mungkin tidak ada pemasukan untuk negara. Itu yang harus dijadikan acuan agar Natu-

na bisa lebih diperhatikan. Anggota Komisi VII DPR RI Yuda saat diberikan kesempatan mengemukakan pendapatnya mengaku bangga melihat DPRD Natuna secara bersama-sama masih mau memperjuangkan daerahnya. Yuda menambahkan, isu ini tidak kalah penting untuk dibahas di DPR RI. " Ini tuntutan yang betulbetul subyektif, dan menjadi isu yang penting untuk dibahas. Saya juga memberikan apre-

siasi yang luar biasa kepada anggota DPRD Natuna yang secara bersamaan mau mendatangi kami. Ini baru terjadi di Indonesia, semua anggota DPRD hadir untuk memperjuangkan daerahnya," tutur Yuda. Setelah mendengarkan dan menerima masukan, pimpinan rapat Harianto, dalam pertemuannya berjanji akan memberikan referensi untuk pembahasan dan penyusunan draf RUU tentang perubahan UU no 22 ta-

hun 2011, mengenai migas. Kedua, terkait peningkatan pembangunan dan kesejahteraan di Natuna, pihaknya akan menyampaikan dan mendesak pemerintah pusat untuk merealisakan pembangunan yang telah dijanjikan untuk daerah perbatasan, khususnya Natuna. Terakhir, Anggota Komisi VII, akan berkoordinasi dengan Komisi VI dan XI untuk membahas perimbangan keuangan pusat dengan daearh. ***

Bupati Yakin Pabrik Tapioka Bakal Terwujud RANAI — Bupati Natuna Ilyas Sabli yakin pembangunan pabrik Tapioka bakal terwujud. Untuk memperkuat keyakinan tersebut, bupati mendatangkan dua narasumber dari Badan Pengembangan dan Penelitian Tekhnologi (BPPT) Lampung untuk sosialisasi. " Kedua narasumber itu didatangkan untuk menilai apakah layak pabrik tapioka didirikan di Natuna," ujar Kepala Dinas Disperindang Natuna, Senagib kepada sejumlah wartawan, Rabu (14/12). Rencananya, sosialisasi ini juga dihadiri sejumlah Kepala SKPD dan Disperindag Natuna selaku tim tek-

hnis pembangunan pabrik tapioka. Senagib mengaku akan membentuk tim survei untuk melihat lokasi yang cocok, termasuk soal kebutuhan air bersih di lokasi tersebut. Karena, ketersesiaan air sangat mempengaruhi kadar tepung tapioka. " Jika ketersediaan air tidak m e nc u k u p i , m a k a k i t a a k a n c a r i alternatif lain, misalnya dengan membuat sumur bor," kata Senagib tanpa merinci lokasi pabrik Tapioka akan dibangun. Disperindag, lanjut dia, dalam hal ini hanya sebagai tim tekhnis untuk mengkaji sampai ke studi kelayakan hingga pembuatan desain

pabrik. Sedangkan yang membangun perusahaan diserahkan kepada pihak swasta. " Kita berharap untuk pembangunan pabrik ini bisa selesai pembangunanya dalam waktu cepat, yakni tahun 2012 mendatang. Kemudian, untuk sektor pemasarannya bisa diedarkan secara lokal, jika kebutuhan lokal terhadap tepung tapioka, bisa kita distribusikan keluar daerah," papar Senagib. Kedepan, lanjut dia, Disperindang akan berkonsultasi dengan DPRD Natuna untuk membicarakan lebih lanjut rencana pembangunan pabrik Tapioka. " Kita akan bertemu

dengan DPRD dalam waktu dekat ini," tuturnya. Untuk petani sendiri, lanjut Senagib, tidak perlu bingung untuk menjual hasil panenanya. Karena Disperindang akan membentuk sebuah wadah Persatuan Petani Ubi Kayu (PPUK), nanti wadah ini akan dibina oleh Dinas Pertanian Kabupaten Natuna. " Kalau untuk karyawan pabrik jika nanti sudah teralisasi, bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 20 orang. Jumlah tersebut termasuk operator mesin, pembungkus serta tenaga yang dibutuhkan pada proses pembuatan tepung Tapioka," jelasnya. (leh)

Karet Jadi Tanaman Unggulan Warga Bungteng RANAI — Camat Bunguran Tengah (Bungteng) Kabupaten Natuna, H. Ismail Sitam menyebutkan karet merupakan tanaman unggulan bagi warga Bunguran Tengah. Karena berdasarkan hasil survei, karet bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat yang tidak ada habis-habisnya.

Selain itu, kata Sitam, dari hasil karet sudah banyak masyarakat di Kecamatan Bunguran Tengah yang sukses. Akan tetapi, kesuksesan itu hanya dinikmati masyarakat yang sudah memiliki kebun karet siap panen di daerah tersebut. Sitam mengaku sudah berencana akan membuat program

baru tentang tanaman karet. Dimana pihaknya akan mendata berapa jumlah masyarakat yang belum memiliki kebun karet. Setelah data tersebut diperoleh akan dipilah dan dibentuk per kelompok. " Nanti setiap satu kelompok terdiri dari 30 kepala keluarga. Setiap kepala keluarga

akan mendapat jatah satu hektar tanaman karet," ujar Sitam kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Kamis (15/12). Menurut Sitam, alasan dipilih tanaman karet sebagai unggulan perekonomian kerakyatan. Karena dari se- Ismail ribu lebih kepala keluarga di Bunguran Tengah, 40 persen sudah berhasil dan sukses mengolah kebun karet. Katanya, jika dikalkulasikan dari 40 persen secara keseluruhan kepala keluarga ini sudah mengolah karet dengan menghasilkan uang miliaran rupiah setiap bulan. " Bagaimana tidak, satu kepala keluarga ada yang memiliki 2-4 hektar lahan kebun karet siap panen. Ratarata dari 2-4 hektar lahan tersebut menampung tenaga kerja 2-3 orang. Dan mereka yang bekerja itu adalah warga di Kecamatan Bunguran Tengah yang tidak memiliki kebun karet," katanya. Program tanaman karet ini, lanjut Sitam, merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Kecamatan Bunguran Tengah menjadi Kota Terpadu Mandiri (KTM). Artinya masyarakat sudah bisa hidup tentram dengan mata pencaharian yang tetap.

Namun, bantuan tanaman karet tersebut tidak diberikan kepada masyarakat yang sudah lanjut usia, melainkan hanya untuk masyarakat yang masih berusia produktif yakni di bawah 50 tahun. Karena, kelak tanaman ini siap panen masyarakat yang memperoleh jatah tanaman karet bisa bekerja dengan tenang sambil menikmati hari tua. " Nanti kita juga bantu masyarakat yang tidak memiliki lahan untuk ditanami kebun karet dengan memberikan lahan seluas satu hektar ke masing-masing warga," paparnya. Jika tidak ada halangan, tambah dia, program bantuan karet satu hektar satu kepala keluarga ini baru akan teralisasi tahun 2012 nanti. Hal ini juga adanya dukungan dari salah satu anggota DPRD Natuna yang juga komit terhadap upaya peningkatan perekonomian kerakyatan melalui tanaman karet. "Selain itu, kita juga mengajak masyarakat untuk kembali menanam ubi kayu seperti dulu lagi. Ajakan ini demi menselaraskan program Pak Bupati yang akan membangun pabrik Tapioka tahun 2012," ujarnya mengakhiri. (leh)


FOKUS

14 Jumat, 16 Desember 2011

ILHAM/HALUAN KEPRI

BELUM RAMPUNG — Pembangunan Pasar Kolong Blok B tampak belum rampung sehingga Pemerintah Kabupaten Karimun kembali mengusulkan anggaran dan disetujui Badan Anggaran DPRD sebesar Rp9,1 miliar tahun 2012

Banggar DPRD Karimun Setuju

Pembangunan Coastal Area Dilanjutkan BADAN Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun meloloskan penambahan anggaran bagi kelanjutan mega proyek jalan lingkar (coastal area) senilai Rp30 miliar. Padahal sebelumnya item anggaran yang tertuang dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Platform Anggaran Sementara (KUAPPAS) dinilai belum urgen.Lalu apa pertimbangan Banggar sehingga bisa menyetujui anggaran tersebut? ILHAM Liputan Karimun Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Karimun, Komaruddin kepada Haluan Kepri, Kamis (15/12) mengatakan, berdasarkan rapat terakhir Badan Anggaran, Selasa (13/12) sempat mencuat tiga item anggaran yang menjadi perdebatan. Tiga item anggaran proyek dimaksud yakni kelanjutan proyek coastal area senilai Rp30 miliar, pembangunan pasar Kolong Blok B senilai Rp9,1 miliar dan pembangunan gedung baru Universitas Karimun (UK) senilai Rp5 miliar. "Dari tiga item anggaran proyek fisik tersebut, kelanjutan proyek coastal area kemungkinan diloloskan, asal pihak konsultan bisa menunjukkan DED (Detail Engineering Design) nya dulu. Begitu juga proyek pasar Kolong, kemungkinan diloloskan juga. Hanya saja, pembangunan gedung baru

UK saya rasa dicoret dalam rapat tersebut," ujar Komaruddin kemarin. Meski tiga item tersebut dibahas dalam rapat terakhir Banggar, namun keputusan finalnya dalam rapat paripurna pengesahan KUAPPAS menjadi KUA-PPA hari ini. Jamaluddin Sahari, Anggota Banggar juga mengatakan, rapat Banggar belum final sebab masih membahas pemangkasan beberapa item yang dirasa belum layak dianggarkan pada APBD 2012. Pemangkasan anggaran dimaksudkan untuk menyeimbangkan antara pendapatan dan belanja pada tahun anggaran 2012. "Rapat Banggar masih belum final, ada beberapa pembahasan lagi dengan SKPD terkait, rapat Banggar kali ini dilakukan dengan Bappeda untuk memangkas beberapa item yang ada

dalam KUA-PPAS. Gunanya untuk menyeimbangkan pendapatan dan belanja pada 2012. Apalagi, antara pendapatan dengan belanja terjadi defisit sebesar Rp203,1 miliar," ujar Jamaluddin Sahari. Ketika disinggung apakah salah satu item yang akan dipangkas itu adalah anggaran bagi kelanjutan mega proyek coastal area senilai Rp30 miliar, Jamaluddin mengatakan, bisa saja usulan kelanjutan proyek coastal area itu yang dicoret nanti dalam pembahasan Banggar. Menurut Jamaluddin, sebenarnya ada tarik ulur dalam pengajuan anggaran kelanjutan proyek coastal area tersebut di Banggar apakah disetujui atau tidak. Ada sebagian yang meminta agar konsultan perencana memperlihatkan dulu Detail Engineering Design (DED) proyek coastal area mulai dari tahap pertama hingga tahap selanjutnya kepada konsultan perencana. Apakah dengan adanya DED proyek itu nanti tim Banggar akan setuju kelanjutan proyek itu, ia mengaku tidak tahu. Yang jelas menurut dia, Banggar DPRD Karimun tidak mempermasalahkan adanya penambahan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk kelanjutan proyek coastal area karena semuanya tergantung ketersediaan anggaran yang ada. "Kalau memang angga-

rannya ada, saya rasa tak ada masalah proyek itu dianggarkan untuk 2012. Apalagi, Bupati Karimun saya lihat sangat menginginkan proyek itu dilanjutkan lagi," tandas legislator Partai Demokrat ini. Ketua Badan Anggaran, ketika dikonfirmasi di ruang rapat paripurna DPRD Karimun, Rabu (30/11) lalu mengatakan, proyek coastal area dan proyek pasar baru blok B belum layak untuk dianggarkan karena kedua proyek tersebut masih terbengkalai dan belum layak dianggarkan. Bahkan, saat berlangsung rapat antara Banggar dengan Bupati Karimun, Nurdin Basirun didampingi Sekda Karimun Anwar Hasyim selaku Ketua TAPD Karimun, Raja Bakhtiar mempertanyakan soal pengajuan anggaran itu. "Dalam rapat tersebut kami mempertanyakan kepada Bupati dan Sekda terkait anggaran kelanjutan proyek coastal area senilai Rp30 miliar lebih dan kelanjutan proyek Pasar Baru Blok B Tahap 2 senilai Rp9,1 miliar lebih. Karena dua proyek itu terbengkalai kenapa harus dianggarkan lagi, mengingat masih banyak yang lebih penting dari itu," jelas Raja Bakhtiar di sela-sela rapat paripurna RPJMD ketika itu. Menurut Raja Bakhtiar, sebenarnya Banggar tidak mempersoalkan program yang dianggarkan TAPD

Kabupaten Karimun dalam KUA-PPAS 2012. Hanya saja anggota Tim Banggar mempertanyakan darimana dana untuk menutupi defisit antara belanja dengan pendapatan yang sebesar Rp203,1 miliar itu. Sementara kalau Silpa angkanya nanti baru ketahuan bulan Maret saat LHP BPK RI," jelasnya. Dalam rapat yang berlangsung antara Banggar dengan bupati serta sekda belum diperoleh keputusan karena tergantung anggaran daerah. Yang jelas, bupati sangat berharap kepada Banggar agar kelanjutan proyek coastal area bisa

dianggarkan pada 2012 karena proyek tersebut menjadi ikon daerah ini. Bupati Nurdin Basirun mengatakan, sebagai Bupati ia punya hak strategis dalam mengatur strategi pembangunan di Karimun. Tak mungkin seenaknya menyusun anggaran tanpa diketahui dan disetujui dewan. "Kacamata bupati tidak sama dengan kacamata masyarakat. Mereka hanya skop kecil sementara saya skop besar bahkan nasional, makanya perlu saya jelaskan dan Alhamdulillah semua jelas. Yang jelas,

mereka cukup objektif kok," terangnya. Nurdin menegaskan proyek coastal area sangat penting karena sebagai ikon Karimun. Selain itu, adanya pembangunan coastal area dengan melakukan penimbunan bisa menahan abrasi pantai. Sebab jika tidak maka pantai terkikis habis. Pembangunan proyek coastal area memiliki sejarah tersendiri bagi masyarakat Karimun. Namun, sejarah seperti apa yang dia maksud, Nurdin tidak menjelaskan, hanya saja, katanya jika diuraikan sejarahnya sangat panjang.***

ILHAM/HALUAN KEPRI

SUASANA jalan lingkar luar yang akan dijadikan sebagai ikon Kabupaten Karimun tampak sepi dari aktivitas pengerjaan proyek

Belum Beri Azas Manfaat Bagi Masyarakat

ILHAM/HALUAN KEPRI

BAGIAN depan dari Pasar Kolong Blok B juga belum seluruhnya rampung sementara aktivitas pekerjaan proyek terhenti ANGGOTA Banggar DPRD Karimun, Jamaluddin SH, menilai, penambahan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk kelanjutan proyek coastal area pada 2012 mendatang belum layak.

Pasalnya, pengerjaan tahap pertama yang dikerjakan secara multiyears (tahun jamak) selama tiga tahun dengan nilai Rp172,9 miliar masih belum selesai. "Penambahan anggaran

untuk kelanjutan proyek coastal area belum dibolehkan, karena proyek sekarang saja belum selesai. seharusnya kontraktor menyelesaikan dulu pengerjaan proyek yang telah dilakukan selama

1.095 hari itu dulu. Setelah selesai barulah Pemkab Karimun mengajukan penambahan anggaran untuk kelanjutan proyek,"ujar Jamaluddin belum lama ini. Jamaluddin memprediksi pengerjaan coastal area tidak akan selesai hingga akhir tahun 2011 ini. Melihat masih banyak pekerjaan yang terbengkalai. Sekarang sudah tanggal 5 Desember, sementara kontrak proyek tersebut mulai terhitung sejak 31 Desember 2008 dan berakhir 31 Desember 2011. "Jadi, waktu yang tersisa hanya sekitar 26 hari lagi. Dengan kondisi proyek yang ada sekarang. Saya yakin proyek coastal area tidak akan selesai sesuai kontrak kerja dengan Pemkab Karimun," ungkapnya. Apabila proyek dipaksakan segera selesai sesuai

kontrak kerja namun belum dibolehkan penambahan anggaran karena masa pemeliharaan bagi proyek yang sudah selesai, dibutuhkan waktu selama 6 bulan. Jika dalam masa pemeliharaan tidak ada masalah, maka tak ada masalah jika proyek coastal area itu dianggarkan lagi untuk kelanjutannya. Jika proyek pengerjaan jalan lingkar sepanjang lima kilometer dan pembangunan panggung rakyat dalam proyek coastal area itu tidak selesai sesuai kontrak kerja, maka Pemkab Karimun harus memberikan sanksi yang tegas kepada PT Arta Niaga Nusantara (ANN) selaku kontraktor proyek. Sanksi bisa dengan memberikan denda dan kontraktor tersebut tidak dibolehkan lagi mengikuti lelang proyek

(di-blacklist) untuk tahun berikutnya. "Sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, kontraktor wajib mengeluarkan denda sebesar 5 persen dari nilai proyek bagi kontraktor yang tidak tepat waktu. Karena hal itu sudah berujung pada proses hukum. Denda tetap dibayarkan, namun proses hukumnya tetap dilanjutkan," jelasnya. Ia mengatakan, melanjutkan pembangunan proyek coastal area harus dilihat dulu berapa besar manfaat yang diperoleh. Yang namanya azas manfaat, pasti berhubungan dengan masyarakat banyak, dan manfaat apa yang dirasakan masyarakat Karimun dengan selesainya pembangunan coastal area itu nantinya. Menurut Jamal, ada

beberapa item proyek yang ditandai tersebut antara lain, kelanjutan proyek coastal area dengan nilai Rp30 miliar, pembangunan pasar baru blok B dengan nilai Rp9,1 miliar, gedung baru Universitas Karimun (UK) Rp5 miliar, pelayanan dan pendukung Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rp5 miliar dan dana hibah untuk UK Rp2,5 miliar dengan total keseluruhan Rp51,6 miliar. Jamaluddin menyebut, masih banyak yang lebin penting untuk dianggarkan selain proyek fisik seperti coastal area dan proyek Pasar Baru Kolong karena kedua proyek tersebut masih terbengkalai. Bagusnya anggaran itu dialihkan ke mutu pendidikan agar pendidikan di Karimun menjadi lebih baik.(ham)


METRO BISNIS

15

Jumat, 16 Desember 2011

The Taj, Restoran Khas India BA TAM BAT AM— The Taj Restoran menyediakan beragam masakan khas India. Seperti Chilli Bhajji, Egg Bhajii, Onion Pakado, Panner, Butter Chicken dan lainnya. TASLIMAHUDDIN Liputan Batam Restoran yang beroperasi empat hari lalu itu terletak di Komplek Ruko Nagoya Hill R3 Nomor J32. "Kami menyajikan menumenu khusus dari India. Tidak hanya menu, bumbu dan koki juga didatangkan khusus dari India," ujar Pandian, pengelola

restoran The Taj, Kamis (15/12). Restoran The Taj memiliki disain khusus, dapur terletak dibagian depan, sehingga pengunjung bisa menyaksikan lansung makanan yang dimasak oleh koki. "Dapur sengaja kami letakkan dibagian depan dekat pintu

masuk. Agar konsumen bisa melihat tingkat higienis makanan yang kami sajikan. Salah satu cara meningkatkan kepercayaan konsumen adalah kebersihan," tambah pria asli India tersebut.Restoran yang berlantai tiga itu menyajikan 161 jenis makanan dengan 16 kategori. Seperti Chilli Bhajji, Egg Bhajii, Onion Pakado, Panner, Butter Chicken dan masih banyak lagi yang lainnya, Restoran yang telah mengantongi lisensi halal ini dapat menampung 300 orang. Beroperasi setiap hari pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.***

Bisnis Properti Tak Harus Modal Besar B A T A M— Bisnis properti tidak selalu harus memiliki modal besar, bisnis ini bisa dilakukan tanpa modal. Hal tersebut menjadi salah satu tema utama yang disugukan dalam bedah buku yang berjudul "26 Rahasia Menjadi Developer Dengan Modal Dengkul" yang dilaunching di Goodway Hotel Nagoya pada Rabu malam (14/12). M Ehsanullah Khan selaku penulis buku mengatakan, buku tersebut ditujukan sebagai panduan bagi pelaku bisnis properti sekaligus referensi untuk memotivasi diri dalam mengembangakan bisnis properti di kota industri. Bedah buku tersebut termasuk dalam dalam rangkaian kegiatan Koordinasi dan Fasilitasi Peningkatan Peran BPD dalam rangka penerbitan KPR Sejahtera untuk wilayah Barat. "Tiga komponen penting yang bisa menjadikan bisnis properti tanpa modal, yaitu de-

veloper, pemilik lahan dan Perbankan. Dimana keberadaan developer merupakan orang yang memiliki konsep bisnis, dan untuk menjalankan bisnis tersebut developer mengandeng pemilik lahan dan juga pemilik modal dalam hal ini perbankkan," ujar penulis buku setebal 146 halaman tersebut. Katanya, hal yang paling utama dalam berbisnis properti adalah konsep, setelah itu kita bisa menggandeng pemilik lahan dan pemilik modal yang biasanya dengan cara meminjam modal pada perbankkan. "Developer dituntut menjadi ksatria dan memiliki insting yang kuat serta inovasi yang cemerlang. Selain itu, sebagai developer juga harus menjadi pebisnis yang mengedukasi," ujar Ehsanullah dalam acara yang digelar Kemenpera RI bekerjasama dengan Asosiasi Bank Daerah (Asbanda), BPD Riau Kepri, Sumut dan Sumsel.

Untuk mengembangkan program tersebut, pebisnis harus memilki modal yang harus tetap dijaga, yakni kejujuran. Meskipun punya konsep yang bagus, namun apabila tak mendapatkan kepercayaan dari dua pihak lain maka sangat mustahil bisnis tersebut bisa berjalan. "Kejujuran menjadi modal utama dalam bisnis property," tuturnya. Kendala bisnis properti diperkotaan adalah masalah lahan, selain sempit, harga tanah juga semakin tinggi mengikuti mekanisme pasar. Karena itu, menurut Ehsanul, harga tanah sebaiknya diatur oleh pemerintah, bukan oleh mekanisme pasar. Sehingga harga tanah bisa dikendalikan. "Intervensi pemerintah sangat dibutuhkan. Jangan diserahkan pada pasar karena akan menghambat pembangunan," tegasnya. (cw55/56)

Kartu As Gratis Nelpon 30 Jam BATAM— Pelanggan Kartu As Telkomsel kembali dimanjakan dengan hadirnya promo Gratis Nelpon 30 jam. Promo yang khusus diperuntukkan bagi pelanggan yang mengaktifkan Kartu As mulai 14 Desember 2011 ini dapat diperoleh cukup dengan mengakses menu *100# dan pilih “GRATIS Nelpon 30 Jam”, atau langsung mengakses menu *100*30#. Promo ini dapat dinikmati setelah pelanggan Kartu As melakukan panggilan ke sesama pelanggan Telkomsel mulai pukul 00:00 hingga 23:59, Sambungan dari hal.16

nyebabkan efek samping atau membuat komponen ponsel rusak. Jika baterai yang digunakan biasanya tahan 24 jam, dengan menggunakan Koyo dapat bertahan hingga 33

dengan akumulasi pemakaian pulsa antara Rp500 hingga Rp5.000 sesuai zona lokasi pelanggan. Setelah melewati batas pemakaian pulsa, pelanggan akan mendapatkan total gratis 300 menit nelpon yang berlaku selama 30 jam. Dengan pembagian 200 menit untuk pukul 00.00 hingga 23.59; dan 100 menit untuk pukul 00.00 hingga 06.00 di keesokan harinya. Selain gratis nelpon, pelanggan juga dapat menikmati gratis SMS ke semua operator dengan mengirimkan 1 hingga 10

SMS sesuai zona lokasi pelanggan. Setelah melewati batas pengiriman SMS, pelanggan akan mendapatkan gratis ribuan SMS mulai pukul 00.00 hingga 16.59 dan gratis ratusan SMS mulai pukul 17.00 hingga 23.59. “Kartu As saat ini telah menjadi solusi komunikasi murah bagi pengguna seluler. Promo Gratis Nelpon 30 Jam dan gratis ribuan SMS ini merupakan bentuk apresiasi bagi pelanggan Kartu As," kata Vice President Telkomsel Area Sumatera Mirza Budiwan dalam rilisnya, Kamis (15/12). (r/and)

Penghemat Baterai hingga 36 jam. Artinya bisa mencapai 50 persen kelebihan penggunaan," promonya. Tertarik memakai Koyo Battery Power Plus ini, silakan kunjungi konter-konter ponsel

terdekat di kota Anda atau ke distributor resminya Incomm di Komplek Sakura Anpan Blok A No.3 Nagoya (samping PMI Batam) telepon 085668173621.***

ISTIMEWA

KPR SEJAHTERA—Dirut Bank Riau Kepri, Erzon (dua kiri) foto bersama Assistent Deputi Pembiayaan dan Pendayagunaan Menpera Baby Setawati (tengah)usai Penandatanganan Komitmen Melaksanakan Penerbitan KPR sejahtera, Kamis (15/12).

BPD Potensial Dalam Penyaluran KPR BATAM— Bank Perkreditan Daerah (BPD) dinilai sangat potensial dalam memberikan layanan berupa Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Karena BPD lebih tau karakteristik daerah masing-masing. Hal itu disampaikan Nazwar Nasir selaku Direktur Eksekutif Asosiasi Bank Pembangunan Daerah dalam sambutan pada acara koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan program peningkatan peran BPD dalam rangka penerbitan KPR Sejahtera Wilayah Barat, di Hotel Goodway Batam, Kamis (15/12). Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya di Pekanbaru. "Riau dan Kepri memilki potensi yang sangat besar dalam memberikan layanan KPR Sejahtera melalui program FLPP. Dan BPD sangat potensial dalam memberikan layanan FLPP. Karena itu Bank Riau Kepri ditunjuk sebagai 'Fill Project' mengembangkan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sejahtera," ujarnya. Karena itu, diharapkan kedepan BPD bisa menyalurkan FLPP kepada masyarakat di daerah. Karena masyarakat di daerah sangat membutuhkan bantuan pembiayaan perumahan yang murah dan terjangkau untuk dapat membeli rumah yang dibangun oleh para pengembang. "Semoga BPR menjadi tuan rumah dinegeri sendiri (Regional Champion), karena BPR lebih tau market sharenya," tambahnya. Direktur utama Bak Riau Kepri, Erzon menjelaskan Bank Riau Kepri memiliki potensi yang sangat besar dalam memberikan program KPR sejahtera kepada masyarakat. "Riau dan Kepri memiliki jumlah penduduk yang banyak. Untuk Riau saja ada sekitar 5 juta penduduk, ditambah Kepri sekitar 1,6 juta. Sebagian dari mereka belum memiliki rumah tinggal tetap. Dengan demikian hadirnya program seperti ini diharapkan Bank Riau Kepri dapat melayani masyarakat

yang belum memiliki rumah. Kini kita telah bekerjasama dengan PT. Jamsostek, semakin mempermudah bagi pekerja yang ingin memiliki rumah," tutur Erzon. Bank Riau Kepri yang menargetkan penyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tahun 2011 untuk rumah sejahtera tapak (RST) sebanyak 1.300 unit, namun belum terlaksana dengan maksimal. Hal itu karena program yang masih baru dan masih memerlukan sosialisasi kepada masyarakat luas. "Program KPR Sejahtera melalui FLPP bagi mayarakat menengah ke bawah ini bisa dinikmati dengan suku bunga ringan, yaitu 8,15 persen efektif per tahun atau setara dengan 4,9 persen flat per tahun. Keringanan ini hendaknya dimanfaatkan dengan lebih baik oleh masyarakat," ujar Erzon. Bank Riau Kepri menyalurkan KPR Sejahtera kepada Masyarakat Menengah Bawah (MBP) dan Masyarakat Menengah Rendah (MBR). Dalam KPR melalui FLPP untuk wilayah kerja Bank Riau Kepri, calon nasabah yang masuk dalam kategori MBP dan MBR bisa memanfaatkan KPR dengan nilai platform kredit senilai Rp50-80 juta. Dan nasabah yang akan mengajukan permohonan KPR cukup membayarkan uang muka sebesar 10 persen kepada developer. Sementara di Batam, target yang ditetapkan dari 200 tapak dan 100 rumah susun untuk tahun 2011 baru diajukan sekitar 30 orang. "Karena program ini baru dan target baru ditetapkan sekitar dua bulan lalu, sehingga masih banyak kendala yang kita dapatkan. Seperti Admistratif dan banyak masyarakat yang belum mengetahui program ini. Dengan acara seperti ini mudah-mudahan tersosialisasi dan sampai kemasyarakat, apalagi banyak developer yang datang," tutur Sofyan, Kepala Cabang Bank Riau Kepri Batam. "Untuk proses penetapan, tetap pemerintah pusat yang memutuskan. Kita hanya mengajukan. Dari target yang

ditetapkan untuk tahun 2012 pasti akan tinggi dari sekarang. Tapi ini akan tetap kita akumulasikan, kerena target sebelumnya belum tercapai. Sementara untuk rumah sesuai dengan ketetapan minimal tipe 36 untuk tahun depan," tambah Sofyan. Dengan demikian diharapkan para developer yang ingin membangun rumah yang sesuai dengan grogram FLPP. Sehingga bisa diajukan sebagai rumah yang layak untuk difasilitasi menjadi KPR sejahtera. Sementara itu, Assistent Deputi Pembiayaan dan Pendayagunaan Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Baby Setawati menyatakan, Program FLPP yang di tujukan untuk MBR dengan uang muka minimal 10 persen tersebut sangat bagus. Karena masyarakat sangat terbantu, dengan tenor yang lama, yakni hingga 15 tahun dan cicilan murah sehingga programnya sangat dicari. "Masyarakat memiliki rumah, otomatis PAD akan tumbuh dengan pembayaran pajak dari bangunan, belum lagi peningkatan sektor rill daerah. Dan pembiayaan bisa dengan konvensional maupun syariah," kata Baby. "Peran aktif lembaga perbankan baik bank nasional maupun BPD untuk meningkatkan daya beli masyarakat terhadap perumahan melalui FLPP perlu ditingkatkan. Meski diakui hingga sekarang penyaluran FLPP masih didominasi oleh BTN," katanya. Sasaran FLPP adalah MBR dengan penghasilan tetap, seperti pekerja swasta, pegawai negeri sipil (PNS) dan anggota TNI/Polri dengan penghasilan maksimal Rp 2,5 juta untuk tipe rumah Sejahtera tapak dan Rp 4,5 juta untuk tipe rumah Sejahtera Susun. Kebijakan FLPP ini di dasari atas hal-hal antara lain, Kemampuan daya beli masyarakat yang masih sangat terbatas dan kenaikan penghasilan atau pendapatan setiap tahunnya tidak signifikan dibandingkan dengan laju inflasi per tahun, tutup Baby. (cw56)


BISNIS www.haluankepri.com

Jumat, 16 Desember 2011

Kamis 15 Desember 2011

Rp 6955.98

Rp 9090

16

Rp 2852.70

Koyo Battery Power Plus

Penghemat Baterai BA TAM BAT AM— Solusi terbaru bagi anda yang sering bermasalah dengan baterai handphone, Koyo Battery Power Plus. Produk Korea ini bisa menghemat beterai handphone hingga 50 persen. TASLIMAHUDDIN Liputan Batam "Koyo Battery Power Plus ini membuat baterai handphone ataupun smartphone lebih awet 30-50 persen dari sebelumnya," ujar Hartono, pemilik Incomm Distributor

Koyo Battery Power Plus. Menariknya lagi produk ini mudah dipakainya, cukup ditempel atau diletakkan di sisi baterai. Manfaat lain dari koyo baterai ini yakni dapat menetralisir radiasi yang ditimbulkan dari smartphone, membuat pengecasan cepat full dan suhu handphone tetap dingin. "Dengan alat ini sinyal hape makin lebih kencang dan tidak me-

Penghemat Baterai

hal.15

TASLIM/HALUAN KEPRI

HEMAT BATERAI— Koyo Battery Power Plus bisa menghemat pemakaian baterai hingga 50 persen.

BPR Banda Raya

Tentukan Sendiri Lama Cicilan BATAM— Bank Perkreditan Rakyat Banda Baru semakin memberi kemudahan bagi anda yang membutuhkan dana tunai. Melalui program gadai emas, BPR Banda Raya memberi kemudahan bagi anda dalam menentukan lama waktu pembayaran cicilannya. "Produk gadai emas di BPR Banda Raya memang sangat mudah, selain bunga yang hanya 0,5 persen per 10 hari dari total yang dipinjam, jangka waktunya pun bisa diatur sesuai dengan keinginan," kata Roma Andhyka, Direktur BPR Banda Raya, Rabu (14/12).

Ia menjelaskan, dengan Bunga 0,5 persen tersebut masyarakat akan sangat terbantu, karena sangat ringan. Dijelaskannya, bila taksiran emas yang digadaikan sebesar Rp10 juta, maka pegadai akan mendapatkan platform pinjaman 90 persen dari taksiran tersebut, dengan bunga 0,5 persen per 10 hari. Syaratnya hanya memerlukan identitas diri dan emas yang dimiliki mempunyai bukti kepemilikan. Baik perhiasan, emas batangan lokal maupun emas antam. Dengan biaya provisi dan administrasi 1 persen dari total pinjaman. Jangka waktu 3 bulan, dan bisa diperpanjang. "Jika syarat lengkap, 30 menit bisa langsung cair. Dan tidak ada batasan, berapa gram yang anda ingin gadai. Kita bisa terima semua," tutur Roma. Selain gadai emas, Banda Raya juga memiliki program yang tak kalah menariknya, yaitu tabungan dan deposito. Serta kredit investasi emas dengan bunga 10 persen per tahun. Kredit modal kerja (usaha mikro), Kredit Investasi, Kredit kepemilikan mobil, motor atau rumah serta kredit multi guna. BPR Banda Raya memberikan layanan dengan proses yang cepat dan gampang. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati produk BPR Banda Raya yang beralamat di Jalan Duyung, Komplek Marina Centre nomor 8-9 Jodoh. Atau di Kompleks Botania Garden Blok A4 nomor 5 Batam Centre. (cw56)


TANJUNGPINANG www.haluankepri.com

Jumat, 16 Desember 2011

Fahrizan Ketua BEM FISIP UMRAH

Pantang Menyerah TAK pernah mengenal kata menyerah. Itulah motto hidup Ketua BEM FISIP UMRAH, Fahrizan. Bagi Fahrizan, k ata menyerah tak akan pernah ada dalam 'kamus' hidupnya. "Tak pernah menyerah dan tidak perlu iri sama orang lain," kata Fahrizan, mahasiswa yang senang mendengarkan musik ini, kemarin. Sebagai aktivis, kata menyerah memang tidak pantas. Yang harus terpartit di dalam diri aktivis , lanjut Fahrizan adalah sikap kritis dan peduli. Menurutnya, mengembangkan sikap kritis perlu dilakukan. Agar arah kebijakan dan program yang sudah dibuat tetap 'on the track', alias tidak melenceng. (cw40)

Kasus Sertifikat Tanah Ganda

Polisi Harus Profesional TANJUNGPINANG — Hendie Defitra, Kuasa Hukum Darno meminta polisi lebih profesional melihat kasus kliennya. Menurut Hendie, kliennya adalah pemilik sah atas lahan seluas 1.073 meter persegi yang ada di Jalan Engku Putri, Tanjungpinang. "Karena klien saya (Darno) sejak tahun 1982 lalu sudah mengantongi sertifikat atas tanah tersebut. Polisi seharusnya lebih profesional menyelidiki kasus ini," kata Hendie, Kamis (15/12). Hendie menyebut, kasus ini sudah dilaporkan ke polisi sejak 31 Mei 2011 lalu. Dalam laporan ke polisi bernomor LP/149/K/V/2011, Kliennya, Darno Polisi Harus

hal.18

hal.18

17

APBD Tanjungpinang 2012

Defisit Rp110,1 Miliar TANJUNGPIN ANG — Anggaran pendapatan dan ANJUNGPINANG belanja daerah (APBD) Tanjungpinang 2012 diprediksi mengalami defisit Rp110,1 miliar. Pasalnya, RAPBD 2012 yang diajukan adalah sebesar Rp776, 8 miliar sedangkan target pendapatan Rp666,7 miliar. T E N G K U B AYU Liputan Tanjungpinang Nota rancangan RAPBD Tanjungpinang 2012 tersebut disampaikan Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Tanjungpinang, Rabu malam (14/12). Paripurna tersebut dihadiri 16

TABUR BUNGA — RM Ali Sidek, Juriat atau keturunan dari Sultan Ibrahim Shah II, didampingi sejumlah pejabat dan tokoh Kepri menabur bunga di Makam Sultan Ibrahim Shah di Sei carang Tanjungpinang, Kamis (15/12).

anggota Dewan. Dalam laporan RAPBD 2012, Suryatati menyampaikan bahwa terdapat sejumlah kenaikan dan penurunan. Kenaikan terjadi pada PAD, di mana tahun 2012 mendatang ditarget sebesar Rp700,1 miliar. Naik Rp14,7 miliar atau 26,77 persen dari anggaran Defisit Rp110,1

hal.18

SUTANA/ HALUAN KEPRI

Situs Sejarah Tak Diperhatikan TENGKU BAYU/HALUAN KEPRI

WAKIL Ketua II DPRD Tanjungpinang menerima berkas RAPBD Tanjungpinang 2012 dari Walikota Suryatati A Manan.

TANJUNGPINANG — Situs sejarah atau cagar budaya memang banyak terdapat di Kota Tanjungpinang. Sayangnya, Pemko Tanjungpinang dinilai kurang memperhatikannya. Bahkan, ada situs sejarah yang sama sekali tidak diperhatikan. Hal itu terungkap saat acara memperingati

333 tahun Sultan Ibrahim Shah II dan Laksamana Tun Abdul Jamil. Acara ini dihelat Forum Silaturahmi Keraton Se-Nusantara yang dipimpin oleh Huzrin Hood, dan Dewan Peduli Peninggalan Sejarah Hulu Riau (DPP-

Situs Sejarah

hal.18


18 Jumat, 16 Desember 2011 M E T R O

T A N J U N G P I N A N G

Terkait Tanah Berserakan di Jalan Raya

Polisi Siap Tilang Supir Truk TANJUNGPIN ANG — Kabag Ops Polresta ANJUNGPINANG Tanjungpinang Kompol Prasetyo R Purboyono mengatakan, seluruh truk yang membawa tanah timbunan ke lokasi proyek milik pemerintah tetap akan diawasi. Apabila menyalahi aturan maka akan ditilang. RUDI YANDRI Liputan Tanjungpinang "Kita akan tindak, jika memang mereka (supir truk) menyalahi ketentuan dalam berkendara di jalan umum. Anggota Satlantas akan kita tugaskan mengawasi," kata Purboyono di Mapolresta Tanjungpinang, Kamis (15/12). Terpisah, Humas Pemko Tanjungpinang Surjadi menyampaikan permohonan maaf atas kelalalaian supir truk yang mengangkut tanah untuk proyek pemerintah. Diketahui, tanah yang diangkut oleh truk

sering berjatuhan ke jalan raya. "Kita meminta masyarakat juga menyingkapi dengan kepala dingin. Yang pasti, supir truk akan kita tegur dan minta menutup baknya agar tanah tidak berserakan di jalan raya," ujarnya. Surjadi menambahkan, instansi terkait juga telah diinformasikan agar melakukan pengawasan yang ketat dengan mendudukkan masalah tersebut dengan pihak-pihak terkait. Apabila terdapat pihak-pihak yang melanggar, khususnya untuk supir truk, maka pihaknya mengharapkan kerja sama dengan aparat keamanan, agar dapat memberikan tindakan tegas.

"Kita sudah mengintruksikan kepada Dishubkomionfo agar melakukan pengawasan di lapangan. Apabila supir-supir truk itu bandel dan tidak mengindahkan peraturan, maka kita akan berkoordinasi dengan polisi," ungkapnya. Sebelumnya, Dishubkominfo Kota Tanjungpinang baru sekedar memberikan teguran kepada para supir truk pengangkut tanah yang tak menutup baknya saat melintas di jalan raya. Langkah tegas ini diberlakukan, menyusul seringnya warga mengeluhkan kondisi jalan yang dikotori oleh tanah. Mamalis menambahkan, pihaknya hanya bisa sebatas menegur para supir yang tak menutup baknya saat mengangkut tanah. Untuk tindakan tegas, lanjutnya, merupakan kewenangan polisi. Seperti diberitakan, truktruk pengangkut tanah tersebut sering dikeluhkan warga. Selain tanah yang diangkut sering

TRUK TANAH — Sebuah truk pengangkut tanah tanpa terpal penutup sedang berhenti di Jalan Basuki Rahmat, Kamis (15/12). Para supir tetap tak mengindahkan imbauan dan surat teguran yang sudah dilayangkan Dinas Perhubungan. SUTANA/ HALUAN KEPRI

berceceran, para supirnya juga acap ugal-ugalan. Truk-truk pengangkut tanah itu bergerak menuju lokasi proyek reklamasi perluasan taman tepi laut

yang berada di Jalan Hang Tuah. Tanah yang diangkut truk-truk tersebut berasal dari wilayah sekitar Dompak. Truk pengangkut tanah itu,

biasanya beroperasi pada malam hari sampai dinihari. Rute truk pengangkut tanah itu mulai dari Jalan Batu 8 Atas, kemudian Batu 5 Atas, Jalan A

Yani, Basuki Rahmat, Simpang Bundaran Batu Hitam, menuju jalan Rumah Sakit Umum Daerah, lalu ke lokasi proyek reklamasi. ***

Jadikan Perpustakaan Tempat Belajar

FIRMAN Edi memberi pelatihan kepada pengurus Asosiasi Tenaga Perpustakaan Indonesia (Atpusi) Kepri di Aula SMAN 1 Tanjungpinang, Kamis (15/12). TENGKU BAYU/HALUAN KEPRI

Sambungan dari hal.17 melaporkan warga bernama Bandi. Bandi dilaporkan, karena juga mengakui atas tanah seluas 1.073 meter persegi tersebut sebagai miliknya. "Inikan sudah tidak benar. Bandi baru mengantongi sertifikat atas tanah tersebut tahun 2006. Fakta hukumnya sudah jelas," ungkap Hendie. Dengan fakta hukum ini, kata dia, polisi semestinya sudah bisa memutuskan kasus. Sambungan dari hal.17

sebelumnya. "Kita akan melakukan efisiensi dan mengejar target pendapatan," kata Suryatati. Sementara itu, belanja tak langsung (BTL) terjadi penurunan Rp15,61 miliar atau menjadi Rp321,03 miliar. Bantuan sosial juga mengalami

TANJUNGPINANG — Pengurus Asosiasi Tenaga Perpustakaan Indonesia (Atpusi) Kepri terbentuk. Asosiasi ini dipimpin oleh Siti Rohani hingga 2015 mendatang. Pelantikan kepengurusan Atpusi Kepri digelar di Aula SMAN 1 Tanjungpinang, Kamis (15/12). Pengurus Atpusi Kepri dilantik oleh Firman Edi, salah seorang pengurus Atpusi Riau. "Tujuannya dibentuknya Aputsi untuk membina perpustakaan sekolah dan menjadikannya sebagai tempat belajar," kata Firman Edi yang biasa disapa Edi.

Polisi Harus Apalagi, lanjut Hendie, Bandi ternyata telah menggadaikan sertifikatnya ke sebuah bank swasta, namun luas tanahnya tidak sesuai dengan keluruhan tanah yang ada di Jalan Engku Putri tersebut. "Kenapa bisa terbit sertifikat dengan luas 2.418 meter persegi atas nama Bandi. Ini kan wajib dipertanyakan? Artinya tanah yng dijual AN dan AR sebelumnya, tidak sesuai

Sambungan dari hal.17

dengan sertifikat aslinya. Yang saya heran, laporan kita tidak menyentuh dengan laporan terhadap orang yang dilaporkan. Justru yang kami terima, pengembangan penyelidikan munculnya tersangka lain, yakni AN dan AR," katanya. Hendie menyatakan, dari hasil proses mediasi dalam gugatan perkara registrasi nomor 46/Pdt.G/2011/PN.Tpi,

terdapat fakta dari AR dan AN bahwa Bandi berinisiatif mengajukan permohonan hak dengan luas yang ia tunjuk. "Patut diduga proses penerbitan sertifikat atas nama Bandi itu syarat dengan unsur perbuatan melawan hukum. Dan juga kita mensinyalir ada oknum pegawai BPN yang ikut bermain menerbitkan sertifikat atas nama Bandi itu," pungkasnya. (cw40)

Defisit Rp110,1 penurunan, dari Rp37,48 miliar pada 2011 menjadi Rp8,53 miliar pada 2012. Sebaliknya, kenaikan belanja pegawai mengalami kenaikan Rp6,06 miliar atau 2,19 persen menjadi Rp 281,31 miliar. "Ini kebijakan Pusat terhadap penyesuaian gaji pokok dan tunjangan beras bagi pegawai

Edi menerangkan, Atpusi dibentuk di semua daerah. Atpusi, lanjutnya, merupaka wadah bagi profesionalisme tenaga keperpustakaan di sekolah. "Selama ini kan kita tau bahwa perpustakaan jarang sekali dikunjungi oleh murid. Dengan terbentuknya Atpusi Kepri, pengurus diharapkan bisa menciptakan suasana perpustakaan jadi lebih menyenangkan dan ramai dikunjungi murid," beber Edi. Edi menyebut, sekolah wajib mengalokasikan 5 persen dari dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang diterima untuk pengembangan perpustakaan. Hal itu sesuai Undang-undang

negeri sipil," kata Suryatati. Dipaparkan, dana hibah di tahun 2011 sebesar Rp10,89 miliar, di tahun 2012 naik menjadi Rp17,53 miliar. Walikota menambahkan, defisit anggaran Rp110,1 miliar akan ditutup dari sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) 2011. "Tahun 2012, Pemko Tan-

jungpinang akan menyertakan modal ke BUMD Kota Tanjungpinang sebesar Rp10 miliar," kata Surtati A Manan. RAPBD Tanjungpinang 2012 yang disampaikan Walikota, selanjutnya akan dibahas oleh semua fraksi DPRD Tanjungpinang sebelum disahkan. ***

SHR) di Sungai Carang Ulu Riau Tanjungpinang, Kamis (15/12). Acara tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Kepri Edi Sofyan, Kepala Disdukcapil Kepri Herizal Hood, serta juriat dari keturunan dari Sultan Ibrahim Shah II dan [ejabat Pemko Tanjungpinang. Adapun sejumlah situs sejarah yang kurang mendapat perhatian dari Pemko Tanjungpinang, antara lain Komplek Pemakaman Sultan Ibrahim Shah II di Kota Tinggi, Sungai Carang-Ulu Riau ini. Sejarahnya, Sungai CarangUlu Riau, dulunya sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Johor-Riau dan Pahang yang telah mengukir sejarah sampai di Telok Rantau Melayu. Ali Sidek yang masih ada juriat atau keturunan dari Sultan Ibrahim Shah II mengatakan, sejak nama Riau dibawa ke Pe-

Nomor 43 tahun 2007. "Kami mengimbau kepada seluruh sekolah tingkat SD atau SMP yang mendapatkan dana BOS agar mengalokasikan 5 persen dana tersebut buat perpustakaan," kata Edi. Ia menambahkan, kepengurusan Atpusi ini bisa mendapatkan sertifikasi dari pemerintah. Dengan begitu, nantinya para pengurus dapat mengembangkan ilmunya di sekolah masing-masing. "Pengurus Atpusi Kepri ini tugasnya nanti memberikan pelatihan ke daerah lain yang ada di provinsi ini," pungkas Edi. (cw53)

Situs Sejarah kanbaru, nama Riau di Sungai Carang ini telah hilang dari sebutan. Dan begitu juga makam-makam Sultan, tandatanda kebesaran seperti tapaktapak istana sudah tidak dipedulikan. "Situs dan cagar budaya serta kebudayaan akan hilang jika tidak dibangkitkan lagi. Jika bukan warga Melayu sendiri yang memperingati, tidak mungkin orang luar yang datang mengembangkan budaya Melayu ini," kata Ali Sidek. Tambang Bauksit Mengancam Ketua Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara, Huzrin Hood mengatakan, situs sejarah akan hilang jika kondisi pertambangan bauksit terus merajalela seperti yang terjadi kini. Tak hanya itu, kata dia, makam-makam leluhur dan cagar budaya lainnya pun te-

rancam musnah. "Pemko harus menjaga dan bertanggung jawab atas semua cagar budaya maupun situssitus yang masih ada di Tanjungpinang ini. Contohnya, makam Sultan Ibrahim Shah II ini jika tidak dipugar maka akan hancur oleh tambang bauksit," kata Huzrin. Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan Edy Sofyan menyebut kegiatan ini merupakan langkah tepat untuk melestarikan situs sejarah. "Tanggung jawab untuk menjaga situs dan cagar budaya bukan haya tugas pemerintah saja, tetapi elemen masyarakat juga," ucapnya. Lanjut Edi, Dinas Kebudayaan Kepri sendiri telah mengusulkan dana senilai Rp600 juta. Dana itu untuk pemeliharaan situs dan cagar budaya pada tahun 2012 nanti. (sut)


BINTAN

BINT AN — Penderita penyakit Demam Berdarah Dengue BINTAN (DBD) di Kabupaten Bintan mengalami penurunan yang signifikan bila dibanding tahun lalu. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan Pudji Basuki menyebutkan, tahun lalu jumlah penderita penyakit DBD mencapai 211 kasus, dimana salah seorang pasien meninggal dunia. Namun pada tahun ini, jumlah penderita hanya 96 kasus, terhitung sejak Januari sampai November.

"Penyakit ini sangat berbahaya dan bahkan bisa mematikan. Oleh karena itu, warga agar selalu memperhatikan keadaan sekitar rumah, terutama pada tampungan air bersih yang memudahkan nyamuk ini berkembang biak," imbuh Pudji. Pada kesempatan itu, Pudji

juga mengimbau kepada warga agar selalu waspada terhadap bahaya penyakit Ispa (saluran pernafasan akut) yang saat ini mulai melanda warga. Kondisi cuaca yang akhir-akir ini sering terjadi hujan dan panas menyebabkan terjadinya penyakit seperti demam, flu dan sebagainya.

"Begitu juga dengan debu yang terbawa kemana-mana, akan rentan menimbulkan bahaya penyakit Ispa. Oleh karena itu, dianjurkan agar sering meminum air dan selalu menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi," kata Pudji. ***

REZA PAHLEVI Liputan Bintan "Untuk bulan ini, kasus penderita DBD nol dan belum ada salah satupun pasien yang meninggal dunia. Kita belum menerima laporan secara resmi dari masing-masing puskesmas maupun rumah sakit," ujar Pudji, kemarin. Degan penurunan ini lanjut Pudji, masyarakat Bintan sudah semakin sadar dan mengerti akan bahaya penyakit DBD sehingga bisa mencegahnya secara dini. Dia mengatakan, DBD merupakan penyakit yang perlu diwaspadai masyarakat, karena wabah ini muncul digenangan air yang bersih dan tidak mengalir. Nyamuk yang berkembangbiak di dalamnya akan menimbulkan wabah penyakit DBD yang bisa ditularkan.

"Penyakit ini muncul di tempat penampungan air yang tidak ditutup ataupun genangan air bersih dan bukan di parit ataupun selokan. Penyakit yang ditimbulkannya adalah melalui gigitan kepada anak-anak maupun orang dewasa," kata Pudji. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada warga agar selalu memperhatikan lingkungan sekitar rumah, terutama dalam menampung air hujan ataupun bak air di kamar mandi. Cara yang efektif untuk mencegah penyakit ini agar tidak mewabah dan terjangkit kemana-mana, dengan menutup rapat setiap tampungan air bersih, menguras bak air mandi, menaburkan bubuk abate di bak dan menimbun rapat-rapat barang yang dibuang.

Aksi Unjuk Rasa Buruh Tuntut Kenaikan UMK

Pemerintah Dinilai Lamban Respon Aspirasi LOBAM — Sejumlah elemen masyarakat prihatin terhadap aksi unjuk rasa ratusan buruh yang menuntut penetapan UMK sesuai angka KHL (Kebutuhan Hidup Layak) di depan gerbang masuk Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam, Kamis (15/12). Pemerintah dinilai lamban merespon aspirasi buruh dan membiarkan aksi ini terus terjadi setiap tahun. Kondisi

19

Jumlah Penderita DBD Alami Penurunan

Persentase Pelaksanaan e-KTP Termasuk Tinggi BINTAN — Meski pelaksanaan perekaman data e-KTP di Bintan hingga Kamis (15/12) belum seluruhnya tuntas, namun telah mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri. Data perekaman e-KTP di Bintan per-Rabu (14/12) mencapai 75,12 persen atau 76.195 jiwa dari jumlah warga wajib KTP, 101.104 jiwa. "Bintan ini termasuk luar biasa. Persententasenya termasuk tinggi. Meskipun data yang masuk ke pusat belum terlihat tinggi, tapi realisasi di lapangannya tinggi," kata pejabat pusat Karya Harianto, Kepala Seksi Penyerasian Kebijakan Lembaga Pemerintah Daerah, Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI disela-sela memantau pelaksanaan e-KTP di Bintan dan Tanjungpinang, kemarin. Dengan keberhasilan ini, pihaknya berencana akan mengundang langsung Mendagri atau yang mewakili setingkat Dirjen, saat launching kartu e-KTP nanti. Disinggung batas waktu pelaksanaan perekaman data yang dijadwalkan berakhir hingga pertengahan Desember atau tanggal 15 kemarin, Karya menambahkan bahwa sesuai instruksi dari Mendagri memerintahkan agar pelaksanaan tetap dilanjutkan. "Pesan Menteri, perekaman data e-KTP di Bintan tetap dilanjutkan. Jalankan saja kata beliau,"imbuh Karya, menirukan ucapan Mendagri Gamawan Fauzi. Karya yang juga koordinator lapangan e-KTP di Kepri menambahkan, saat ini perekaman data e-KTP sudah hampir tuntas. Hanya warga yang tempat tinggalnya terpencil yang diperkirakan belum bisa melakukan perekaman data. Untuk itu, akan disiapkan peralatan bergerak atau perangkat mobile yang kini sudah didatangkan. Pihak Disduk Capil Bintan juga akan mendata apakah warga yang telah terentry dalam data wajib KTP tersebut, memang masih ada atau tidak. Kemungkinan warga sudah pindah, tinggal di luar Bintan atau telah meninggal dunia. Terkait kemungkinan pelaksanaan perekaman data eKTP gratis masih dilanjutkan hingga tahun 2012, Karya menegaskan bahwa hal tersebut masih diusahakan Menteri. "Hal tersebut sedang dibicarakan dengan dengan Menteri Keuangan. Namun yang pasti Menteri, berpesan perekaman data di Bintan saat ini terus dilanjutkan,"katanya. (edy)

Jumat, 16 Desember 2011

ini akan memberi citra buruk bagi iklim investasi di Bintan. Kepada pihak perusahaan, juga diminta untuk memberikan upah yang layak sesuai kebutuhan hidup layak saat ini. Anggota DPRD Bintan, Indra Setiawan sangat menyesali atas lambatnya respon pemerintah menangani masalah perburuhan ini. Akibatnya, setiap tahun buruh harus selalu melakukan demo demi

EDY/HALUAN KEPRI

AKSI unjuk rasa ratusan buruh menuntut penetapan UMK sesuai angka KHL di depan gerbang masuk Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam, Kamis (15/12).

untuk memperjuangkan upah layak mereka. "Kita sangat menyesali pemerintah daerah sangat lamban merespon apa yang menjadi keinginan buruh ini. Mengapa harus menunggu buruh demo dulu baru tuntutan tersebut direspon. Seharusnya ini sudah diantisipasi jauh-jauh hari oleh pemerintah. Buruh juga manusia biasa, yang punya keinginan dan naluri seperti masyarakat lainnya. Kalau ini selalu terjadi setiap tahun, tentu akan memberi citra buruk bagi kawasan industri di Bintan," katanya. Indra juga menegaskan bahwa dengan carut marutnya kondisi perburuhan di Bintan saat ini, pemerintah perlu meninjau kembali kredibilitas orang-orang yang duduk di Dewan Pengupahan atau Tripartit Bintan. "Kalau setiap penetapan UMK harus berujung setiap tahun seperti ini, sudah selayaknya mereka yang duduk

di Dewan Pengupahan atau Tripartit Bintan di tinjau kembali, terkait darimana asal mereka serta dari kalangan mana," kata legislator dari PDIP ini. Tanggapan senada juga datang dari tokoh masyarakat Bintan Utara, Subur Jati. Menurut dia, aksi demo adalah salah satu cara menyampaikan aspirasi. Namun aksi itu jangan sampai anarkis. Disisi lain, dia menilai usulan UMK oleh Pemkab Bintan ke provinsi sebesar Rp1.030.000, memang jauh dari kelayakan kebutuhan hidup saat ini. "Kalau usulan UMK cuma segitu, memang belum memenuhi kebutuhan buruh. Jadi harusnya ditambah. Daripada perusahaan mengeluarkan uang yang tak jelas untuk penguasa, kan lebih baik diberikan untuk kesejahteraan buruh," kata pria yang dikenal sebagai wiraswasta muda di Tanjunguban ini.(edy)

REZA/HALUAN KEPRI

RAPAT EVALUASI — Wakil Bupati Bintan, Khazalik saat melakukan evaluasi kinerja setiap SKPD seKabupaten Bintan. Rapat evaluasi yang dilaksanakan di kantor Bappeda Kabupaten Bintan ini, untuk menilai sejauh mana pelaksanaan program kerja tahun 2011 yang telah dilaksanakan oleh setiap SKPD, baru-baru ini.

Pemerintah Imbau Jaga Kerukunan Umat Beragama BINTAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mengimbau kepada seluruh umat beragama di Bintan untuk selalu menjaga kerukunan antar umat beragama. Saling menghormati, menghargai dan toleransi terhadap ajaran agama lain sangat dibutuhkan, untuk menciptakan suasana kehidupan beragama dan bermasyarakat yang kondusif seperti tercipta selama ini. Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah Bintan Lamidi, saat membuka secara resmi pertemuan sejumlah tokoh agama di Bintan, yang dilaksanakan oleh Forum Kerukunan Umat Bergama (FKUB) di Hermes Agro Resort, Kamis (15/12). Selain dihadiri oleh sejumlah tokoh agama dari enam agama yakni Islam, Kristen, Khatolik, Budha, Hindu dan Konghucu, pertemuan juga dihadiri sejumlah perwakilan FKUB dari setiap kecamatan di Bintan. Hadir juga Ketua FKUB Bintan Samsir beserta wakil Nur Cholis. Dalam kesempatan itu, Lamidi juga mengingatkan bahwa peran tokoh agama sangat dibutuhkan di masyarakat untuk

memberikan informasi menyangkut suatu permasalahan agama secara baik dan benar. "Masyarakat kita harapkan tidak terprovokasi oleh ulah segelintir orang, yang ingin mengadu domba dan memecah belah kerukunan umat beragama yang telah tercipta di Bintan selama ini," katanya. Kepala Kementrian Agama Bintan Arusman Yusuf mengingatkan bahwa tugas FKUB Bintan adalah memberikan rekomendasi terhadap suatu pelanggaran yang dilakukan oleh suatu agama. Sedangkan untuk memberikan sangsi atau hukuman, adalah wewenang pemerintah. Rekomendasi juga dapat dilakukan secara tertulis dan tak tertulis. Sementara narasumber Pendeta Andika yang juga menjabat Wakil FKUB Bintan dalam kesempatan itu mengatakan, perlunya komitmen atau tindakan tegas dari pemerintah bagi pihak yang melanggar aturan tentang Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) tahun 2007 tentang syarat pendirian rumah ibadah. "Kita ingin komitmen yang tegas tidak hanya sekedar lips

service saja," kata Andika yang meminta seluruh umat beragama untuk mematuhi aturan dalam PBM tersebut. Demikian juga narasumber Hasan Basri dari Kesbangpolinmas Bintan dalam melakukan pengawasan terhadap pengikut suatu agama, pemerintah memang mengambil sikap kehati-hatian dan pertimbangan. Pasalnya, ada hak warga negara yang harus dihormati. Selain itu, hati nurani juga turut berperan. Seperti menyangkut tindakan pemerintah terhadap pengikut aliran Ahmadiyah di Bintan. "Kepada mereka, kita perlu lakukan analisa dan pendekatan. Karena mereka juga warga negara yang memiliki hak sama seperti masyarakat lainnya. Mungkin dalam hal ini kita hanya bisa melakukan penundaan dulu, jika ada pengikut aliran yang ingin membuat KTP,"katanya. Hasan juga mengatakan bahwa Pemkab tidak ingin permasalahan agama ini dapat meruncing dan menyulut pertikaian seperti yang terjadi di daerah lain di Indonesia. Karena yang akan dirugikan adalah masyarakat itu sendiri. (edy)

REZA/HALUAN KEPRI

SEKRETARIS Daerah Kabupaten Bintan, Lamidi (tengah) bersama anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bintan, saat acara temu tokoh agama se-Kabupaten Bintan, Kamis (15/12) di Hermes Agro Resort, Bintan.


ANAMBAS

Jumat, 16 Desember 2011

20

DPRD Minta Evaluasi SKPD Fasilitas Pelabuhan SBP Minim dan Semraut TANJUNGPINANG — Fasilitas yang dimiliki pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang sangat minim dan bahkan sangat Semraut mulai dari penataan perparkiran, penjualan tiket serta maraknya calo hingga kurangnya sikap santun pengemudi angkutan dan porter.Kondisi demikian menyebabkan kurang nyamannya turis lokal dan mancanegara saat berkunjung ke Tanjungpinang. Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Tanjungpinang, Zamzami A Karim mengatakan, masalah tersebut tentunya akan berdampak buruk terhadap iklim investasi maupun peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi daerah. "Turis mau masuk ke suatu daerah berharap aman dan nyaman. Begitu pula saat berkunjung ke Tanjungpinang. Namun dengan kondisi pelabuhan saja sudah Semraut begini, mana ada turis yang mau datang," kata Zamzami A Karim kepada Haluan Kepri, Rabu (14/12). Dia menyebutkan, Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bukanlah merupakan pengambil kebijakan yang konkrit dalam pengentasan permasalahan iklim investasi maupun pariwisata. Mereka cenderung lebih banyak membuat suatu kebijakan pengembangan tujuan pariwisata. Ada sektor lain yang seharusnya menangani permasalah itu, yakni Departemen Perhubungan. "Koordinasi tingkat sektoral masih belum berjalan. Baik dari pusat ke daerah. Dibandingkan dengan negara tetangga Singapura, jelas jauh berbeda. Mereka Singapura pemerintahannya terpusat dan terarah. Tinggal pengembangan. Berbeda sekali dengan kita, yang jauh dari sistem pengelolaan menajemen yang baik dan benar,"terangnya. Zamzami mengatakan, disatu sisi, Pemda tidak bisa disalahkan. Namun, penilaian masyarakat tentu akan mengarah kembali ke pemerintah. Pelabuhan memiliki pengelola, misalnya Pelindo. Nah Pelindolah seharusnya bijak melihat masalah tersebut. Bijak dalam artian, mampu membuat suatu terobosan yang konkrit serta dapat memberikan suatu sistem pelayanan berkualitas melalui sarana maupun prasarana yang handal. "Saya setuju kalau pelabuhan SBP dipindahkan saja ke wilayah yang layak dan memadai. Karena kalau kita melihat lokasi pelabuhan SBP sekarang sudah sempit dan sulit untuk dikembangkan, kecuali dengan modal cukup dan perluasan areal wilayahnya.Yang pasti, siapapun masyarakatnya, tentu menginginkan kemajuan perekonomian dari segala sektor. Kita harus belajar dan mencoba untuk berinovasi untuk kedepan menjadi lebih baik, demi kemajuan daerah guna mensejahterakan masyarakat Kepri pada umumnya,"tegas Zamzami. Pantauan di pelabuhan SBP,di lokasi ini jauh dari yang namanya kenyamanan. Diperburuk lagi oleh keberadaan calo-calo tiket yang dengan terang-terangan menjual tiket tidak pada tempatnya. Calon penumpang, baik kedatangan maupun yang bepergian juga dikagetkan, oleh ulah porter dan sopir angkot yang dengan tidak tertib menarik wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang dan pergi, hanya untuk menawarkan jasanya disana (cw40)

ANAMBAS — DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) sepanjang tahun 2011. YULIA IRFANI Liputan Anambas Evaluasi yang dimintakan sebagaimana disampaikan Anggota Komisi I DPRD Anambas, Budi Arisandi ini terhadap pelaksanaan pembangunan fisik maupun pengadaan barang dan jasa. Ini sangat penting agar masyarakat mengetahui progres pembangunan yang dilaksanakan. "Kita perlu mengevaluasi kegiatan proyek yang dilaksanakan hingga diketahui sejauhmana progres pembangunan di tahun 2011 ini," kata Budi, kepada Haluan Kepri, Kamis (15/12). Menurut politisi PKNU ini, evaluasi bertujuan agar segala kekurangan di tahun 2011 dapat dijadikan bahan agar tahun 2012 nanti dapat lebih baik lagi. Selain itu, terpenting lagi dapat dilihat pembangunan apa saja yang belum terselesaikan dan sama sekali belum dilaksanakan, namun sangat dibutuhkan masyarakat. Selain itu, Budi menyampaikan kalau pihaknya juga mendapatkan banyak laporan adanya beberapa proyek pembangunan fisik yang masih belum selesai. Sayangnya Budi enggan menyebutkan proyek apa saja yang terbengkalai itu. "Kita sedang mendata proyek mana saja yang

YULIA/HALUAN KEPRI

AKSES UTAMA — Pelabuhan Terempa ini merupakan akses utama masyarakat Kepulauan Anambas untuk bepergian ke berbagai daerah seperti terlihat, Kamis (15/12). pengerjaannya masih belum selesai,"katanya. Untuk itu, Budi menghimbau kepada SKPD yang melaksanakan pembangunan fisik agar memberikan sanksi dan tindakan jika ada kontraktor yang nakal dalam pengerjaan proyek. Hal ini semata-mata agar pembangunan yang dilaksanakan, dapat menyentuh langsung masyarakat. Sementara itu, Pemkab akan melaksanakan evaluasi kinerja setiap SKPD tersebut pada, 27 Desember ini. "Evaluasi telah disepakati bersama akan dila-

2012, SMAN 1 Pindah ANAMBAS — Pada tahun 2012 mendatang, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Siantan di Tanjung Momong direncanakan pindah ke gedung baru. Dan diperkirakan, pada penerimaan siswa baru, Juli 2012 proses belajar mengajar telah pindah seluruhnya. Demikian disampaikan Herianto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Kamis (15/12) di Tarempa.Gedung SMAN yang baru di Rintis sudah tersedia sebanyak tujuh lokal dan satu ruangan guru. Menurut Heri, saat ini SMAN 1 memiliki 10 kelompok belajar, dan pihaknya berharap ada penambahan tiga lokal lagi melalui APBD 2012. "Kita harapkan dapat dibangun tiga lokal lagi. Anggarannya telah kita usulkan pada APBD 2012. Kalau sudah disahkan, akan dibangun dan bisa diguna-

kan pada awal tahun ajaran nantinya,"katanya. Heri menyampaikan bahwa ketujuh lokal yang telah selesai dibangun ini sudah siap difungsikan. Empat lokal dibangun dari APBD KKA, dan tiga lokal dari APBD Provinsi Kepri. Namun kepindahan pelajar diupayakan dapat secara keseluruhan, agar proses belajar mengajar berjalan optimal. "Kita upayakan semua lokal selesai dibangun, agar proses belajar mengajar dapat berjalan optimal,"katanya. Sejauh ini SMAN 1 Siantan belum Standar Nasional Indonesia (SNI). Namun sekolah ini telah dipersiapkan menuju SNI. Perlahan, laboratorium, pustaka dan perlengkapan sekolah lainnya akan dipenuhi setelah selesainya pembangunan gedung sekolah. "Perlahan kita akan menuju

sekolah SNI. Saat ini belum bisa SNI, tapi kita tetap akan menuju kesana,"tutur Heri. Pantau Haluan Kepri di Rintis, pembangunan fisik sekolah ini telah selesai sebanyak tujuh lokal. Bangku dan meja belajar serta meja guru juga telah ada. Namun pada saat ini, halaman sekolah belum didatarkan. Antara satu gedung dengan gedung lainnya, terdapat perbedaan tinggi permukaan tanah. Juga jalan menuju sekolah. Di depan sekolah terdapat sungai dengan satu papan penyeberangan. Belum ada jembatan yang dibangun. Lokasi menuju sekolah juga masih hutan, ditambah lagi jalan di Rintis yang mengalami rusak parah. Untuk menjaga rumput agar tidak tinggi, masyarakat menempatkan sapi ternak di halaman yang sedikit datar itu.(cw47)

kukan untuk mengetahui sampai dimana progres dari proyek fisik maupun pengadaan barang dan jasa tersebut," kata Abdul Haris,SH, Wakil Bupati KKA. Dijelaskan Haris, jika memang terjadi pelanggaran dalam proyek itu, maka akan diproses sesuai peraturan dan konsekwensinya telah ditentukan. "Bagi yang belum menyelesaikan, maka akan diputus kontraknya. Dan pembangunan tersebut akan dilelang ulang. Sebab, jika dipaksakan akan menjadi temuan," jelasnya.

Haris menjelaskan, saat kunjungan kerja dan beberapa kesempatan turun ke lapangan, persentase pembangunan telah mencapai 60-70 persen. Untuk itu dia menginstruksikan kepada para camat agar mengecek pembangunan yang dilaksanakan di daerahnya masingmasing. "Kita telah meminta para camat untuk mengecek progres pembangunan di daerahnya, sudah berapa persen yang terlaksana,"tukasnya. Haris mengakui kalau masih ada kelemahan yang harus di-

perbaiki pada tahun 2012 nanti, seperti masih kurangnya pengawasan terhadap pengerjaan pembangunan proyek tersebut dari masing-masing SKPD yang melaksanakan. Ke depan, dia menghimbau agar SKPD yang melaksanakan pelelangan proyek agar dapat melaksanakan pengawasan lebih tepat. "Saya mengajak kita bersama-sama membangun Anambas ini melalui peran masing-masing, agar daerah ini mampu bersaing dengan daerah lain yang telah lama berdiri," katanya.***

BKKBN Kepri Sosialisasi KB Gratis ANAMBAS — Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepri mengadakan sosialisasi KB, guna meningkatkan pelayanan KB di Provinsi Kepri ini. Dan sosialisasi diadakan dengan cara road show program KB ke kota/ kabupaten di Kepri. Dan khusus di Anambas, dilakukan di lima kecamatan. "Ini merupakan program yang dicanangkan BKKBN Provinsi Kepri, untuk mendekatkan program KB pada masyarakat. Terutama pemakaian alat KB jangka panjang yang diadakan di lima kecamatan,"kata Hidayat, Koordinator Pelaksana Kegiatan BKKBN Provinsi Kepri, diselasela pembukaan sosialisasi, Rabu (14/12). Kecamatan pertama yang dikunjungi adalah Kecamatan Siantan Timur, dengan pusat kecamatan Desa Nyamuk. Sosialisasi dilaksanakan di Balai Pertemuan Kecamatan Siantan Timur, dan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kecamatan. Sosialisasi KB dan

pelayanan KB diberikan kepada peserta laki-laki dan perempuan, dilanjutkan sosialisasi kesehatan reproduksi remaja bagi kalangan pelajar SMP dan SMA. "Kita berikan pelayanan berupa pemasangan alat KB secara gratis yang dipusatkan di puskesmas. Selain itu juga diberikan pemeriksaan kanker rahim bagi ibu-ibu. Adapun hasilnya akan dikirim dua minggu hingga satu bulan kedepan,"jelasnya. Sebanyak 20 orang ibu yang mendaftarkan diri untuk melakukan pemeriksaan dini gejala kanker rahim. Adapun hasil pemeriksaan akan dikirim ke Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KPPKB) KKA dan diteruskan ke pemilik. Dikarenakan jarak lokasi sosialisasi di kantor camat jauh dari puskesman, maka peserta yang terdaftar sangat minim yang datang. Sementara itu Camat Sian-

tan Timur, Anwar, M.SE, M.Si menyampaikan bahwa KB bukanlah program baru bagi masyarakat. Namun demikian, pemikiran masyarakat masih saja memposisikan KB sebagai hal baru. Untuk itu, penting diadakan sosialisasi dan penyuluhan seperti ini pada masyarakat, sehingga pengetahuan masyarakat bertambah dan informasi yang didapatkan langsung dari ahlinya. "Ini bukanlah program baru. Tapi karena lemahnya informasi yang didapatkan, sehingga sebagian masyarakat masih menganggap asing. Sosialisasi ini sangat baik bagi masyarakat,"katanya. Anwar menuturkan, KB bertujuan untuk menjaga jarak kelahiran anak. Dengan teraturnya jarak kelahiran, dapat meningkatkan kesehatan ibu dan mengurangi resiko kematian ibu hamil dan bayi. Untuk itu, dia mengharapkan kepada masyarakat agar memanfaatkan program yang telah disediakan

YULIA/HALUAN KEPRI

BKKBN Kepri mengadakan sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) pada kalangan pelajar di Aula Pertemuan Kecamatan Siantan Timur, Nyamuk, Rabu (14/12).

oleh pemerintah ini. "Tujuan KB untuk mengatur angka kelahiran, guna meningkatkan kesehatan ibu. Sehingga jarak kehamilan dapat diatur, dan resiko kematian ibu melahirkan dan kematian bayi dapat dihindari. Saya harapkan masyarakat dapat memanfaatkan program yang telah disediakan pemerintah secara gratis ini, karena semua pengobatan warga Anambas telah ditanggung pemerintah," ujarnya. Kegiatan sosialisasi ini, BKKBN didampingi mitra dari Danlanal Tarempa serta anggota TNI AD, masing-masing sebanyak dua orang. Kecamatan yang akan disinggahi yakni Siantan Timur, Palmatak, Siangan Tengah, Siantan dan Kecamatan Siantan Selatan. Kemungkinan Kecamatan Siantan Selatan tidak bisa dikunjungi karena faktor cuaca, dimana gelombang besar mencapai tiga meter. Pada siang hari, sosialisasi diberikan kepada kalangan pelajar. Antusias pelajar sangat tinggi mengikuti sosialisasi ini. Sebagian besar sudah banyak yang memahami. Banyak diskusi dan pertanyaan yang muncul, serta banyak juga analisa dari pelajar bagaimana penularan HIV dan Aids bisa terjadi di kalangan pelajar. Namun sejauh ini, SMP dan SMA satu atap Nyamuk belum memiliki Pusat Informasi Kesehatan Reproduksi Remaja (PIKRR) Sekolah. "Banyak sekali yang dapat kami diskusikan. Seperti kesehatan reproduksi serta HIV dan Aids sebagai penyakit berbahaya dan mematikan ini. Sehingga nantinya kita tidak lagi menerima informasi yang salah," kata Eka Saputra, siswa SMA satu atap Nyamuk. (cw47)


K A R I M U N

Jumat, 16 Desember 2011

21

SMAN 2 Kundur Kekurangan Guru TANJUNGBATU—Sekolah SMAN 2 Kundur mengaku kekurangan tenaga guru untuk mendukung aktivitas belajar siswa. Kekurangan guru tertutama pada bidang pendidikan jasmani (Penjas), kesenian, dan bimbingan konseling. "Untuk menciptakan pendidikan yang bermutu tentunya dibutuhkan pula guru-guru yang berkompeten dalam bidangnya. Dikarenakan, guru merupakan suri tauladan bagi siswa dan apabila guru mempunyai predikat yang berkualitas, tentunya siswa maupun siswi yang diajarnya menyerap bisa menyerap segala ilmu,"ujar Zurkani, Kepala Sekolah SMAN 2 Kundur, Rabu (14/12). Selain harus kompeten dalam bidangnya, seorang guru juga harus mempunyai dedikasi yang tinggi. Hal ini dikarenakan dengan adanya dedikasi, maka guru akan lebih memfokuskan pendidikan dengan rasa penuh tanggung jawab. Saat ini yang terjadi di Kabupaten Karimun untuk menjadi seorang guru bukanlah hal yang mudah, serta bisa dijalani oleh setiap orang yang mempunyai pendidikan tinggi.Dikatakan, dengan keterbatasan tenaga pengajar yang mampu di bidangnya. tentunya berefek negatif bagi para siswa maupun siswi. Kecakapan, kelengkapan serta kredibilitas guru merupakan suatu yang di dambakan bagi anak didik yang berada di sekolah.(cw54)

PROYEK JEMBATAN — Jembatan 2 yang masuk dalam proyek Coastal Area yang dibangun PT Artha Niaga Nusantara (ANN) belum selesai 100 persen, meski sudah memasuki akhir tahun 2011.

HENGKI HAIPON/HALUAN KEPRI

Kasusnya Meningkat di Tahun 2011

Jaringan Trafiking Mulai Tercium KARIMUN KARIMUN— Kasus trafiking yang melibatkan anak sekolah saat ini sedang hangat dibicarakan dan mulai terendus (tercium) masyarakat di Karimun. Hanya saja, kasus itu belum diketahui secara terang-terangan terkait gerak-geriknya. GANI Liputan Karimun Menurut salah seorang narasumber, berbagai modus trafiking dilakukan dengan rapi oleh jaringan trafiking yang melibatkan siswi di beberapa SMA Negeri di Karimun. "Sang siswi berangkat dari rumah mengenakan seragam sekolah. Namun tujuannya tidak ke sekolah. Melainkan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karimun. Kenapa disitu? Ya karena parkir di sanakan bisa 24 jam. Sehingga, kendaraan

roda dua milik siswa akan aman diparkirkan di sana," ucap sumber tersebut. Selanjutnya, dari RSUD sang siswi dijemput oleh pria yang biasa disebut om-om dengan menggunakan mobil, dan kemudian mereka dibawa ke hotel atau ke suatu tempat. "Kalau cewek yang masih pelajar, tidak bakalan mau dibooking sampai larut malam. Paling malam hanya bisa sampai pukul 23.WIB, karena takut ketahuan kalau pulang larut ma-

lam," ujar sumber itu lagi. Meski saat ini masih belum terdeteksi, namun ciri-ciri yang dijelaskan oleh sumber tersebut bisa dilihat jelas. Di mana dalam beberapa kali razia yang dilakukan di hotel melati di Karimun, didapati pasangan mesum dalam satu kamar. Dan ternyata pasangan wanitanya merupakan siswi di salah satu SMA Negeri di Karimun. Minimnya pengawasan dan tindakan tegas terhadap pihak pengelola hotel, membuat jaringan trafiking memuluskan aksinya untuk bertransaksi seks di hotel.Di samping itu, lokasi hotel yang menjorok ke dalam jalan setapak, membuat pelaku semakin mudah untuk menjalankan aksinya. Dan hal itu pun bukan lagi menjadi barang baru bagi masyarakat di Kabupaten Karimun.

Distanhut Adakan Pelatihan Peternakan TANJUNGBATU— Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Karimun mengadakan pelatihan peternakan di Taman Safari Tanjungbatu, Kecamatan Kundur. Kamis (15/12). Dalam kegiatan disampaikan teknis dan manajemen peternakan, serta penyampaian berbagai jenis penyakit dan penanggulangannya. "Untuk menjaga kelangsungan pertenakan yang ada di Pulau Kundur. Kini Dinas Pertanian dan Kehutanan mengadakan pelatihan khusus kepada para peternak. Para peserta pelatihan diprioritaskan bagi yang mempunyai peternakan di rumah baik sapi, kambing, maupun unggas,"ujar Syauqi, Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat dan Hewan (Distanhut) Kabupaten Karimun, Kamis (15/12). Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai jenis penyakit yang membahayakan, serta sulitnya dikenali oleh peternak. Melalui pelatihan ini peserta akan dibimbing untuk mengenali

berbagai jenis penyakit serta cara penangulangannya. Tidak hanya itu, peserta juga diajari teknis dan manajemen pengelolaan peternakan. Menurutnya Syauquni yang juga pemateri dalam pelatihan, saat ini di Pulau Kundur belum ada jenis penyakit yang bersifat menular maupun menjangkit seperti flu burung. Dari itu melalui kegiatan ini ia ingin memberikan materi atau petunjuk ajar kepada peserta tentang berternak yang baik. Meskipun di Pulau Kundur belum terjangkit oleh jenis penyakit ternak yang menular. Untuk mengantisipasi serta sebagai pengayoman dari dinas peternakan terhadap masyarakat, maka dinas siap untuk membantu pengobatan massal pada masyarakat yang memang membutuhkan bantuan. Saat penyelengara kegiatan, di mana materi tidak hanya diisi oleh pemateri dari tingkat Kabupaten, namun pemateri juga di diisi oleh Kepala Bidang Peternakan dari Dinas Provinsi Kepulauan Riau.

Syauqi mengatakan, ada dua tata cara peternakan yang baik meliputi penggemukan dan pengembangbiakan. Penggemukan diprioritaskan pada hewan jantan. Sementara perkembangbiakan diprioritaskan pada hewan betina dan ini hal urgen dalam peternakan. Menurut salah satu peserta pelatihan Suprapto, dengan adanya pelatihan ini sangat banyak manfaatnya. Dikarenakan peserta selain diberi pengarahan ilmu berupa jenis penyakit dan cara penangulangannya, peserta juga diberi bimbingan teknis serta manajemen untuk mengelola ternak agar menjadi lebih baik. "Dengan terselenggaranya pelatihan ini, harapan dari Dinas Pertanian dan Kehutanan adalah para peserta pelatihan dapat mengimplementasikan segala ilmu yang telah diberikan oleh pemateri. Dikarenakan ilmu yang bermanfaat ialah ilmu yang dapat diterapkan di lingkungan hidupnya. (cw54)

Di mana setiap hotel yang berlokasi di jalanan sempit atau ditutupi oleh pemukiman masyarakat, maka sudah tidak diragukan lagi bahwa hotel tersebut merupakan salah satu lokasi tempat transaksi seks Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Karimun Mitrayati mengatakan, pada tahun 2011 kasus trafiking mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Kasus trafiking di daerah juga paling banyak terjadi untuk anak di bawah umur. "Untuk tahun 2011 ini terjadi peningkatan kasus traficking anak di bawah umur. Berdasarkan pengamatan kita jumlahnya lebih banyak dibanding kasus tahun 2010 lalu, dimana hanya ada empat kasus dan kesemuanya di bawah umur,"

ujar Mitra, Kamis (15/12). Dari empat kasus tahun 2010 tersebut, satu di antaranya terjadi di wilayah Kecamatan Meral dan sisanya di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun. Kendati demikian, menurut Mitra kasus tersebut bukan di alami oleh anak asli Karimun, melainkan warga pendatang yang menjadi korban penipuan, sehingga terlibat dalam masalah traficking. Dia mengatakan, soal kasus jaringan trafiking yang melibatkan anak di bawah umur atau anak baru gede (ABG) di Kota Batam, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan kasus itu di Karimun. Dan pihaknya belum mendapatkan laporan dari masyarakat. "Saya sudah koordinasikan hal ini dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) dan me-

mang kasus itu belum ada di Karimun. Namun, hal itu sangat mencemaskan kita. Masak kawan jual kawan, itu sudah tidak benar dan para anak harus mendapat pengawasan dari orang tua," ucapnya. Untuk melakukan antisipasi agar kasus trafiking yang melibatkan ABG seperti yang terjadi di Kota Batam tak terjadi di Karimun, Mitra mengambil langkah seperti berkoordinasi dengan LPA untuk membuat kegiatan berupa mengumpulkan anak jalanan. Yang selanjutnya melakukan pendekatan secara persuasif. "Efektif atau tidak kita belum tahu. Karena, belum terlaksana dan saat ini anggaran kegiatannya baru diajukan. Selain keiatan yang direncanakan, kita juga berkoordinasi dan bekerjasama de-

ngan LSM yang membidangi masalah anak," ujarnya. Dikatakan Mitra, antisipasi lainnya adalah, orang tua harus melakukan pengawasan. Keberadaan anak harus diketahui, kemudian seperti apa kondisinya dan ada permasalahan apa. Orang tua harus cepat tanggap atas semua permsalahan yang dialami anak. "Jadikan dia sebagai teman curhat. Bersikap terbuka dan tidak mengekang merupakan salah satu jalan untuk memberikan perhatian penuh terhadap anak," jelasnya. Menurutnya, orang tua harus ekstra hati-hati dan harus memberikan perhatian penuh terhadap anak. Di samping itu tanamkan ilmu agama sejak anak masih kecil, sehingga ada benteng diri yang dapat memperkuat keimanan.***

Pepabri Merasa Tak Diperhatikan Pemkab KARIMUN — Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) Kabupaten Karimun mengaku kurang diperhatikan oleh Pemkab Karimun. Keluhan itu disampaikan secara langsung oleh puluhan orang tua yang tergabung di dalam Pepabri Kabupaten Karimun ke Pemkab Karimun. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wakil Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq di ruang rapat utama lantai tiga Kantor Bupati Karimun, Kamis (15/12). Ketua Pepabri Kabupaten Karimun, Sadino mengatakan, saat ini pihaknya menge-

luhkan kurangnya Perhatian pemerintah daerah terhadap organisasi para pensiunan ABRI di Karimun. "Harapaan kami, agar Pemkab Karimun dapat mengalokasikan dana bantuan kepada organisasi pensiunan ABRI yang tergabung didalam Pepabri ini," ujar Sadino. Menurut Sadino, meski sudah pensiun, diharapkan Pemkab Karimun agar tetap memberdayakan para purnawirawan tersebut dalam setiap pengamanan kegiatan yang ada di Karimun. "Minimal kami bisa diberdayakan dalam pengamanan intelijen setiap kegiatan yang

ada. Ya, walaupun kami sudah pensiun, tapi darah kami tetap prajurit," ucap Sadino bersemangat. Sadino juga menyampaikan, bahwa masa kepemimpinannya bakal segera berkahir. Dan Pepabri Karimun bakal menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada 19 Desember mendatang untuk memilih pemimpin yang bakal meneruskan kepengurusan dalam lima tahun mendatang. Wakil Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq dalam kesempatan itu mengatakan, Pemkab Karimun akan menerima semua aspirasi para purnawirawan ABRI tersebut.

Hanya saja, aspirasi mereka akan disesuaikan kondisi keuangan daerah. "Kalau dana bantuan itu akan kita pertimbangkan. Karena saat ini kita masih melihat kemampuan keuangan di kas daerah," ujarnya. Mengenai permintaan Pepabri agar dapat diberdayakannya dalam pengamanan setiap kegiatan, Rafiq juga mengaku akan mempertimbangkannnya. "Soal keterlibatan dalam hal pengamanan, itu juga akan kita pertimbangkan. Dan nanti akan disampaikan kepada tim yang selanjutnya bakal dikaji," pungkasnya.(gan)

Empat Pejudi Kartu Diringkus KARIMUN — Empat pejudi kartu song berhasil diamankan aparat Polres Karimun sewaktu sedang berjudi di meja biliard Kampung Ranggam, Kecamatan Tebing, Kamis (15/ 12). Barang bukti yang berhasil diamankan dari tempat kejadian perkara (TKP), antara lain uang senilai Rp725.000, dua set kartu remi beserta satu buah baskom yang dijadikan

sebagai tempat uang taruhan. Kepala Unit II Reskrim Polres Karimun, Ipda Zainul mengatakan, penangkapan empat pejudi kartu ini dilakukan saat Operasi Penyakit Masyarakat (pekat) Seligi. "Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, kami turun untuk melakukan operasi pekat. Namun, di salah satu rumah warga didapati empat orang mela-

kukan judi kartu, dan kita langsung angkut ke Mapolres," ujar Zainul, kemarin. Dari operasi yang dilakukan, didapati sang pemilik lokasi juga ikut berkecimpung dan memainkan judi kartu, sehingga turut serta diamankan. "Tindakan yang kita lakukan saat ini melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Kemudian menetapkan

empat orang tadi sebagai tersangka dengan ancaman Pasal 303 BIS," ujar Zainul lagi. Di samping itu, menetapkan pasal kepada pemilik tempat sekaligus sebagai pemain dengan pasal 303 yo 303 BIS."Tersangka tidak kita lakukan penahanan. Karena ancaman hukumannya kurang dari empat tahun dan bukan pasal pengecualian," pungkasnya.(gan)

Parmioss Gelar Turnamen Futsal TANJUNGABATU — Ikatan Pemuda Batu 7 (Parmioss) mengadakan kegiatan turnamen futsal untuk umur 21 dan terbuka Se-Pulau Kundur memperingati Hari Ulang Tahun

(HUT) ketiga. Kegiataan ini berlangsung di lapangan Taman Gembira Batu 7, Kecamatan Kundur. Kamis (15/12). Kegiatan ini telah diprogram oleh Ikatan Pemuda Batu 7 dan kali ini merupakan turnamen perdana yang digelar di Pulau Kundur. Humas Kepemudaan Parmioss Zulkifli mengatakan, selama ini belum pernah kegiatan turnamen futsal terselengara di Pulau Kundur ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memancing serta memotivasi pecinta olah raga agar dapat mengembangkan permainan futsal untuk ke depannya. "Selama ini yang kita ketahui turnamen yang bersifat

besar di Pulau Kundur hanya berupa bola kaki dan voli. Sementara untuk turnamen futsal lebih cenderung berlaku di wilayah kota. Oleh karena itu, kita mencoba mengawali untuk menyelenggrakan turnamen futsal dengan klasifikasi umur 21 tahun ke bawah,” kata Zulkifli. Harapan Parmioss melalui kegiatan ini adalah dapat meningkatkan dan memgembangkan olahraga futsal di di Pulau Kundur. Kegiatan ini sendiri didukung atau disponsori oleh Yamaha, Pegadaian, dan Axis. Selain itu kegiatan turnamen ini juga didukung oleh Akau, selaku pemilik lokasi Taman Gembira.(cw54)

HERMAN/HALUAN KEPRI

Humas Kepemudaan Parmioss Zulkifli sedang di lapangan Gembira Batu 7,Kamis(15/12).


SPORTAINMENT

23 Jumat, 16 Desember 2011

Lazio Dampingi Lisbon ROMA — Lazio berhasil lolos ke babak 32 besar Liga Europa sebagai runner up Grup D, setelah meraih kemenangan 2-0 atas Sporting Lisbon di Olimpico, Kamis (15/12) dini hari WIB. Keberhasilan ini tidak lepas dari kemenangan 2-0 yang diraih FC Zurich atas FC Vaslui 2-0. Jika Vaslui yang memenangkan pertandingan, maka otomatis mereka menemani Sporting Lisbon ke babak 32 besar. Pelatih Edy Reja menegaskan Lazio pantas untuk lolos ke fase berikutnya. "Kami memang telah berjuang keras untuk bisa lolos, terutama saat saya harus melakukan rotasi pemain untuk menghadapi laga ini," kata Reja usai pertandingan. "Maklum, saat ini banyak sekali masalah cedera yang kami alami dan saya berharap semoga semuanya bisa tuntas sebelum laga kami berikutnya melawan Udinese dan Chievo di liga Italia." "Kami telah memberikan segalanya untuk bisa mencetak gol

sejak awal laga. Nah ketika kami berhasil memecahkan kebuntuan, semuanya terasa menjadi lebih mudah." "Kalaupun kami berhasil melewati babakan ini, semua itu disebabkan karena kami memang pantas untuk lolos. Penampilan kami sudah bagus sejauh ini,

meski terkadang hasilnya kurang memuaskan," ujarnya. Tiga poin memang menjadi harga mati untuk mengamankan peluang "Biancocelesti" lolos ke babak 32 besar mendampingi Sporting Lisbon yang sudah terlebih dulu memastikan lolos. Demi mencapai target tersebut, Lazio langsung tampil menekan lawannya semenjak menit-menit awal. Usaha tim besutan Edoardo Reja itu baru membuahkan hasil dua menit jelang turun minum. Tandukan Libor Kozak yang memaksimalkan umpan Senad Lulic berhasil menggetarkan gawang tim tamu. Setelah jeda, Lazio tampil semakin percaya diri. Betapa tidak, gawang Sporting kembali bergetar oleh tembakan Giuseppe Sculli saat laga baru berjalan sepuluh menit. Gol berawal dari umpan terobosan Mobido Diakite. Tidak berlama-lama menguasai bola, Sculli akhirnya berhasil menjejalkan si kulit bulat ke

tembakan keras yang gagal diantisipasi oleh FernandezCavada. Dua puluh menit kemudian, PSG kembali tertinggal. Kiper PSG, Nicolas Douchez, tidak

berdaya mengantisipasi tandukan yang dilepaskan Mathieu Bodmer. PSG berusaha bangkit. Setelah melewatkan peluang demi peluang, kerja keras tim tuan rumah membuahkan hasil manis berkat gol yang diciptakan David Lopez pada menit ke-55. PSG berbalik unggul berkat gol bunuh diri Inigo

Perez. Guillaume Hoarau memperbesar keunggulan PSG 4-2 lewat gol yang diciptakannya dari titik putih pada menit ke-90. Sedangkan di Grup K, wakil Inggris Fulham tersingkir di menit-menit akhir setelah dipaksa bermain imbang 2-2 oleh OB di Craven Cottage. Hasil tersbeut menguntungkan Wisla Krakow yang unggul 2-1 saat menjamu Twente di Stadion Miejski im. Henryka Reymana. Tambahan tiga angka ini membuat Wisla naik ke peringkat dua menggusur posisi Fulham.(glc/oke)

pojok kiri gawang Sporting. Gol itu memeteraikan kemenangan Lazio 2-0. PSG Gagal Sementara itu, tim papan atas asal Perancis, Paris Saint Germain (PSG) gagal ke babak 32 besar meski meraih kemenangan 4-2 atas Athletic Bilbao, karena kalah rekor pertemuan dari FC Salzburg. PSG kebobolan terlebih dulu oleh Jon Aurtenetxe setelah memaksimalkan umpan silang David Lopez. PSG baru bisa menciptakan gol balasan pada menit ke-21. Menguasai umpan Jean-Cristophe, Javier Pastore melepas

DAYLIFE

KECOH KIPER — Striker Lazio, Giuseppe Sculli (kanan) mengecoh kiper Sporting Lisbon, Marcelo dalam laga Grup D Liga Europa, Kamis (15/12) dini hari WIB. Lazio menang 2-0 dan berhask lolos ke babak 32 besar.

PSSI Tak Akui Rapat Akbar JAKARTA — Otoritas tertinggi sepak bola Indonesia, PSSI akhirnya bersikap dalam menanggapi isu digelarnya rapat akbar yang akan dilakukan sejumlah kelompok yang mengatasnamakan anggota PSSI. Dalam pernyataannya, PSSI tidak mengakui pertemuan tersebut sebagai pertemuan resmi dan meminta anggotanya tidak hadir dalam rapat tersebut. Dualisme kompetisi yang kini tengah terjadi di Indonesia membuat PSSI kembali diterpa masalah. Barubaru ini, sejumlah kelompok yang mengatasnamakan diri Forum Pengurus Provinsi (FPP) PSSI, menyatakan bakal melakukan ‘rapat akbar’ di Jakarta, Minggu (18/12) lusa. Dalam pertemuan ini, kelompok tersebut mengaku bakal membicarakan berbagai pelanggaran-pelanggaran statuta dan amanah kongres Bali yang dilakukan PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin. Rapat akbar ini bahkan tidak menutup kemungkinan berkembang jadi Kongres Luar Biasa (KLB) jika memenuhi syarat 2/3 anggota yang hadir. Menyikapi kabar ini, pihak PSSI mengeluarkan surat edaran yang

Hasil dan Klasemen Kamis (15/12)

ditantandangani oleh Sekjen Tri Goestoro. Dalam surat edaran yang tertanggal 14 Desember kemarin, PSSI yang diwakili oleh juru bicaranya Eddy Elison dan Direktur Legal PSSI, Finantha Rudy menyatakan bahwa PSSI tidak merestui rapat tersebut. "Pertemuan yang dilaksanakan tanggal 18 Desember, tidak atau bukan merupakan pertemuan yang diselenggarakan PSSI. Jadi, segala proses dan hasil pertemuan tersebut, berada di luar tanggung jawab PSSI," Tulis surat edaran yang ditanda tangani Tri Goestoro yang tengah berada di Jepang untuk memenuhi undangan FIFA, menyaksikan Piala Dunia Antarklub. Lebih jauh, PSSI menyatakan siap menindaklanjuti hasil rapat tersebut. "Mengenai pertemuan 18 Desember nanti, menurut saya itu adalah rapat biasa. Namun bila dalam rapat tersebut ada indikasi atau upaya-upaya untuk menjatuhkan PSSI, maka akan ada sanksi, seperti yang tertera dalam statuta PSSI. Apabila ada indikasiindikasi pelanggaran statuta, maka masalah ini akan diserahkan pada komdis dan komite etik PSSI," timpal Finanta Rudy.

Shakira Susul Pique ke Jepang

Piala Dunia Antar Klub Al Sadd

0-4 Barcelona

Liga Europa Grup D Lazio Zurich Sporting Lazio FC Vaslui Zürich

2-0 2-0 6 6 6 6

Sporting L. FC Vaslui 4 0 2 2 3 1 1 3 2 1 2 3

Grup E Besiktas Dynamo Kyiv Besiktas Stoke D. Kiev M. Tel-Aviv

6 6 6 6

3-1 3-3 4 3 1 0

Grup F PSG S. Bratislava Bilbao Salzburg PSG S. Bratislava

4-2 2-3 6 6 6 6

Bilbao RB Salzburg 4 1 1 3 1 2 3 1 2 0 1 5

11-8 11-8 8-7 4-11

Grup J M. Haifa S. Bucuresti Schalke Steaua M. Haifa AEK Larnaca

0-3 3-1 6 6 6 6

Schalke AEK Larnaca 4 2 0 2 2 2 2 0 4 1 2 3

13-2 14 9-11 8 10-12 6 4-11 6

8-4 7-5 5-8 5-8

Stoke C. M. Tel Aviv 0 2 13-7 2 1 10-7 4 1 7-7 2 4 8-17

12 9 6 5

12 11 7 2

13 10 10 1

Grup K Fulham Wisla Krakow Twente 6 Wisla 6 Fulham 6 Odense 6

2-2 2-1 4 3 2 1

OB Odense Twente 1 1 14-7 0 3 8-13 2 2 9-6 1 4 9-14

Grup L Anderlecht Sturm Graz Anderlecht L. Moscow AEK Athens Sturm Graz

6 4 1 1

L. Moscow AEK Athens 0 0 18-5 18 0 2 14-1112 0 5 8-15 3 0 5 5-14 3

5-3 1-3 6 6 6 6

13 9 8 4

Soal ancaman KLB? "KLB dapat dilakukan bila disetujui oleh 2/3 anggota PSSI yang sah, dengan pernyataan agenda-agenda tertentu. PSSI dan Sekjen akan meneliti keabsahan anggota-anggota yang meminta ataupun keabsahan yang lain. KLB sendiri bisa dilakukan tiga bulan setelah (permintaan). Sementara undangan bisa dikirim dua bulan sesudahnya," sambung Rudy seraya mengumumkan bahwa anggota sah PSSI adalah ketua dan sekretaris Pengprov. Lebih jauh, PSSI sendiri bakal melakukan pertemuan resmi dengan 33 anggota pengurus provinsi dalam rangka memeriahkan pembukaan kompetisi Divisi Satu. Pertemuan bakal dilakukan di Semarang, Jumat, 16 Desember mendatang. "Undangan disampaikan kepada 33 pengprov resmi. Itu berarti seluruh pengprov yang ada di Indonesia. Sejauh ini sudah ada konfirmasi kehadiran dari 17 pengprov. Yang mempunyai hak di pengprov adalah ketua dan sekretaris, sementara dari pengprov yang hadir dalam pertemuan di luar PSSI itu, bukan merupakan ketua dan sekretaris," pungkasnya. (oke)

YOKOHAMA — Di saat para pemain Barcelona berangkat menuju Jepang ditemani para keluarga dan kekasihnya, Gerard Pique malah berbeda. Pasalnya, ia harus menunggu hingga hari Senin untuk bisa ditemani keluarga dan sang kekasih, Shakira. Sperti dilaporkan Sky Sport, Kamis (15/12), Shakira yang juga seorang penyanyi ini tidak bisa pergi

ke Jepang bersama rombongan Barcelona karena telah terikat kontrak untuk bernyanyi di sebuah acara. Shakira sendiri akhirnya terbang bersama kedua orang tua Pique, Joan dan Montserrat. Pique sendiri saat itu hanya ditemani sang nenek saat berangkat bersama tim Barcelona usai bertandinga melawan Real Madrid. Sedangkan, sang kakek, Amador Bernabeu baru bisa menyusul sang cucu ke Jepang pada hari Jumat (16/12). Para pemain Barca memang diberikan kebebasan untuk berlibur di Jepang selama mengikuti Piala Dunia Antar Klub ini oleh Josep Guardiola. Pique pun memilih untuk berlibur bersama keluarga dan sang kekasih dan memilih menginap di Tokyo ketimbang bersama timnya yang menginap di Yokohama. Namun, untuk malam-malam berikutnya ia dan seluruh keluarga akan ikut menginap bersama tim di Hotel Mandarin. Pique pun berharap dukungan dari keluarga besar dan kekasihnya dapat membuatnya lebih semangat pada kompetisi antar klub ini. (sky)

Karier Fletcher Terancam Habis

Fletcher

Virus itu kini mulai sering menyerang di Inggris kepada orang berusia 13 sampai 30 tahun dan 50 sampai 70 tahun. Rasionya, satu dari 50 orang Inggris terkena virus tersebut. Ahli radang perut dari University of Liverpool, Profesor Jonathan Rhodes, mengatakan, jika terkena penyakit ini, seseorang akan sulit melakukan aktivitas olahraga. Menurut dia, dua dari tiga penderita penyakit ini bisa kembali sembuh. "Namun, satu dari tiga penderita terus menderita karena virus itu. Dalam kasus ini, akan sangat berat kalau dipaksakan berolahraga," kata Jonathan Rhodes. Sebab itu, Fletcher jarang bermain untuk MU. Setelah tampil pada 1 Maret 2011

melawan Chelsea, Fletcher tak pernah bermain sebagai starter sampai final Piala Liga melawan Blackpool. Dia baru kembali menjadi pemain utama lagi pada September 2011 dan setelah itu sering mengeluh lagi. Dia terakhir tampil sebagai starter pada 22 November 2011 melawan Benfica di Liga Champions. Yang sangat memberatkan, penyakit itu membuat berat badannya terus menurun. "Aku mengidap virus jahat, menyebabkan infeksi di perut. Masalah terbesarnya adalah kehilangan berat badan. Aku sudah kehilangan banyak berat badan seberat batu. Bagi orang sepertiku, ini kehilangan besar. Membangun kekuatan lagi dan mengembalikan berat badan ideal benar-benar menjadi perjuangan berat. Aku sampai harus istirahat total di tempat tidur selama dua pekan," keluh Fletcher kepada The Sun. (sun)

MANCHESTER — Virus yang menyebabkan radang di perut Darren Fletcher ternyata termasuk serius. Bahkan, karier gelandang Manchester United berumur 27 tahun itu bisa terancam berakhir lebih cepat. Fletcher mengaku bekerja keras untuk melawan virus misterius itu. Namun, hingga kini dia belum bisa mengatasinya.

ANTARA

ATLET disabilitas Bulutangkis beregu Indonesia berhasil merebut medali emas pertama ASEAN Paragames (APG) VI usai mengalahkan Malaysia-1 di GOR Sritex, Solo, Jawa Tengah, Kamis (15/12).

Ronaldo Akan "Tinggalkan Madrid"

Ronaldo

MADRID — Cristiano Ronaldo mulai gerah dengan ekspektasi berlebihan fans Real Madrid. Megabintang asal Spanyol ini pun tengah mempertimbangkan untuk meninggalkan Spanyol dan kembali ke Inggris. Ronaldo diketahui jadi sasaran utama kritik fans Madrid saat timnya dibekap rival abadi, Barcelona akhir pekan kemarin. Dalam pertandingan yang berkesudahan tersebut, Ronaldo dinilai tidak mampu memberikan kontribusi maksimal. Dia bahkan sempat membuang dua peluang emas yang didapatkannya. Alhasil, sejumlah Madridista kompak mencemoohnya setiap kali pemain termahal dunia ini memegang bola. Kesal dengan ekspektasi berlebi-

han fans, Ronaldo pun mulai berpikir untuk hengkang dari Madrid. Sebagaimana dikutip Sport, Kamis (15/12), jika situasi ini terus berlanjut, besar kemungkinan pemain berjuluk CR7 ini bakal memutuskan hengkang pada bursa transfer akhir musim dan kembali ke Inggris. Jika Ronaldo memutuskan kembali ke Inggris, sudah pasti klub kaya raya Manchester City bakal jadi salah satu klub yang siap meminangnya. Pasalnya, klub milik Sheik Mansour ini sempat mengajukan tawaran sensasional di musim lalu, namun ditolak Ronaldo. Selain City, klub lama CR7, Manchester United juga diyakini bakal masuk dalam persaingan. Sebelumnya, pelatih Sir Alex Ferguson juga sempat beberapa kali menyatakan keinginannya memboyong kembali Ronaldo ke Old Trafforfd. (spc)


IKLAN

Jumat, 16 Desember 2011

22


CMYK

Jumat, 16 Desember 2011

24

Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Dewan Pengupahan Kepri DEMI terwujudnya tenaga kerja dan masyarakat transmigrasi yang produktif, berdaya saing dan mandiri menuju Kepri sejahtera, Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Tenaga Kerja Kepri mengadakan rapat koordinasi dan sinkronisasi Dewan Pengupahan Provinsi Kepri. Kegiatan rapat dilaksanakan di gedung Graha Kepri, di Hotel BBR dan di ruang rapat kantor Gubernur Kepri yang dihadiri oleh unsur pemerintah, SPSB dan APINDO. Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan pembinaan hubungan industrial, jaminan sosial tenaga kerja, menumbuhkan iklim kerja dan investasi yang kundusif, meningkatkan kompetensi dan produktifitas tenaga kerja, meningkatkan kapasitas kelembagaan BLK, melaksanakan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat transmigrasi yang berwawasan lingkungan. SUASANA rapat di ruang rapat Kantor Gubernur Kepri yang dihadiri oleh Unsur Pemerintah, SPSB dan APINDO

RAPAT dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Gubernur Kepri yang dihadiri oleh Unsur Pemerintah, SPSB dan APINDO

PENYERAHAN plakat Dewan Pengupahan Provinsi Kepri oleh Kadisnakertras Kepri Tagor Napitupulu,SE, M.Si kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja, Tanmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur Dr. Hari Soegiri, MBA, M.Si di Surabaya.

SUASANA rapat di Surabaya

RAPAT dilaksanakan di gedung Graha Kepri yang dihadiri oleh unsur pemerintah, SPSB dan APINDO

SUASANA rapat di gedung Graha Kepri

SUASANA rapat di Hotel BBR

RAPAT dilaksanakan di Hotel BBR yang dihadiri oleh unsur pemerintah, SPSB dan APINDO

Narasi dan Foto: Zuki

WAKIL Walikota Tanjungpinang Edward Mushalli bersama Kepala Dinas DPPKAD dan narasumber

Sosialisasi Tata Tertib Administrasi dan Hukum Dalam Pengelolaan Barang Milik Daerah KETUA Pelaksana Mazwar memberikan sambutan

WAKIL Walikota Tanjungpinang Edward Mushalli sampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi

KEPALA Dinas DPPKAD Kota Tanjungpinang Suyatno didamping narasumber dari Kementerian Dalam Negeri M. Yusuf, S.Sos.M.Si.

PARA peserta sosialisasi

REGISTRASI peserta sosialisai

NARASUMBER dari Kementerian Dalam Negri M. Yusuf, S.Sos.M.Si. beri penjelasan

DALAM upaya mendukung komitmen tata tertib administrasi dan hukum dalam pengelolaan barang milik daerah, sehingga dapat menyelamatkan kekayaan daerah dari berbagai kepentingan, Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui DPPKAD Kota Tanjungpinang menggelar sosialisasi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) yang diadakan di Hotel Comport Tanjungpiang (13/12). Sosialisasi kali ini mengikutsertakan para kepala SKPD, sekretaris dinas, instansi pemerintahan se-Kota Tanjungpinang dengan jumlah peserta 80 orang. Kegitan sosialisasi tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Tanjungpinang Edward Mushalli. Dalam sambutanya beliau mengharapkan agar seluruh kepala SKPD di lingkungan pemerintahan Kota Tanjungpinang lebih serius dan komit dalam membuat laporan keuangan dan administrasi karena hampir sebagian besar permasalahan aset yang timbul secara administrasi dan hukum belum tertib baik laporan semesteran maupun tahunan. Narasi dan Foto : Zuki

FOTO bersama usai kegiatan.


HaluanKepri 16Des11