Issuu on Google+

CMYK Sabtu, 4 Februari 2012 12 Rabiul Awal 1433 H TERBIT 24 HALAMAN NO 4/2 TAHUN KE 11 HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Website: www.haluankepri.com

Angelina Tersangka TA — Komisi Pemberantasan Korupsi AR JAK ART AKAR menetapkan anggota Badan Anggaran DPR, Angelina Sondakh, sebagai tersangka baru dalam kasus suap pembangunan wisma atlet. Angie disangka dengan pasal penyuapan. Penetapan politisi Partai Demokrat diharapkan bisa membantu KPK mengungkap pihakpihak lain yang terlibat kasus yang sudah menjadi perhatian publik selama berbulan-bulan. "AS (Angelina) ini jadi pintu masuk kita untuk menuntaskan kasus ini," ujar Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dalam keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (3/2). Abraham menuturkan, setelah AS, KPK berharap bisa menetapkan tersangka lain. Artinya semua yang terlibat dalam kasus Wisma Atlet jika ada

bukti yang cukup akan dijadikan tersangka.

Angelina atau disapa Angie sebelumnya jadi saksi dalam kasus tersebut, namun resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik KPK menemukan dua alat bukti yang cukup. Ia disebut terlibat bersama Wayan Koster dari PDI-P dan Mirwan Amir (Fraksi Partai Demokrat). Ketiganya disebut sebagai anggota Badan Anggaran yang ikut menerima aliran uang pelicin sebesar Rp9 miliar. Menurut Nazaruddin, tiga politisi ini turut mengamankan penganggaran proyek wisma atlet senilai Rp191 miliar. Abraham menegaskan

AS yang menjadi tersangka sudah dicegah keluar negeri bersama seorang berinisial WK. Dalam penjelasan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Deny Indrayana hari ini, AS dan WK yang dicekal itu adalah Angelina Sondakh dan I Wayan Koster. Setelah mengetahui statusnya kena cekal Angie menegaskan, dirinya tidak punya niat untuk melarikan diri. Bahkan selama ini, Angie mengaku tidak pernah mempersulit dan selalu kooperatif terhadap KPK. "Semua akan saya hadapi. Biar semua jadi jelas. Saya sama sekali tidak melakukan apa yang ditu-

duhkan. Sejak awal saya selalu katakan bahwa baik Nazaruddin maupun Rosa tidak pernah bicara kepada saya mengenai Wisma Atlet. Saya tidak pernah, membicarakan, mengatur wisma atlet. Apalagi meminta dan menerima aliran dana wisma atlet," kata Angie, seperti yang disampaikan Divisi Komunikasi Publik, DPP Partai Demokrat, Muhammad Angelina Tersangka Bersambung ke hlm 7

KRONOLOGIS ANGIE DITETAPKAN TERSANGKA 1. Rabu 7 Desember 2011, Nazaruddin dalam sidang di Pengadilan Tipikor mengaku Angie menerima uang Rp9 miliar dari Menpora Andi Mallarangeng, dan (Sekretaris Kemenpora) Wafid Muharram. 2. Senin 16 Januari 2012 terpidana lain Mindo Rosalina Manulang juga menyebut nama Angie. Angie kata Rosalina butuh uang untuk menggolkan anggaran. Pengakuan Rosalina di sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Bintangi Iklan Antikorupsi Malah 'Korupsi' " T U T U P telinga dan katakan...Tidak!" Begitu salah satu petikan Angelina Sondakh dalam iklan antikorupsi Partai Demokrat. Angie yang mengenakan dress biru itu pun mengacungkan jempol ke bawah untuk para koruptor. Iklan antikorupsi ini pun seolah luntur dengan ditetapkannya Angie sebagai tersangka dugaan suap Wisma Atlet. Iklan ini pernah menjadi media kampanye PD pada pemilu 2009 lalu. Nah, iklan dengan durasi 30 detik ini pun kembali memancing memori publik. Iklan itu kontras dengan kondisi Angie yang kini menjadi tersangka korupsi. Iklan Angie ini masih bisa diakses di Youtube. Bukan hanya itu saja, iklan Angie ini kembali dimunculkan dalam pemberitaan salah satu stasiun televisi swasta, Jumat (3/2) sore. Selain Angie, dalam iklan itu ada juga Sekjen

PD Edhie Baskoro Yudhoyono dan politikus PD, Tere. Di iklan itu juga muncul Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang juga menyerukan hal yang sama, "Tidak," kata Anas sambil mengacungkan tangan. Nama Anas juga banyak dikait-kaitkan dengan kasus Wisma Atlet. Anas berkali-kali sudah membantah dan menegaskan Bintangi Iklan Bersambung ke hlm 7

3. Rabu 25 Januari 2012, mantan anak buah Nazaruddin yang merupakan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Grup, Yulianis juga mengaku Angie dan Wayan Koster mendapat Rp5 miliar saat bersaksi untuk terdakwa Nazaruddin.

Angelina Sondakh

4. Jumat 3 Februari 2012, Angie ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus suap pembangunan wisma atlet.

Abraham Samad

Oknum Jaksa Diperiksa di Kejati CIMB Niaga Terancam Diduga Peras Pegawai PU Rp200 Juta Sanksi Tambahan T A N J U N G P I N A N G — Kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oknum jaksa, Jusrizal terhadap pegawai PU Batam Suratno (38) dan Ali Akbar (40) sebesar

Jadwal Shalat Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

Ashar

Magrib

04.55

12.17

15.39

18.19

Isya’

19.31

Ramai-ramai Laporkan Pungli orangtua siswa dari sejumlah sekolah ramairamai ikut melaporkan adanya dugaan pungli di sekolah tempat anaknya belajar.

Target Wisman 2011 Terlampaui Selama tahun 2011 lalu, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepri mencapai 1.709.511 orang, atau melampaui target sebanyak 1.650.000 orang.

9 16

Rp200 juta diambil alih Kejati Kepri. Jusrizal sebelumnya diperiksa Polda Kepri. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri, M Adi Toegarisman meminta Kajari Batam yang baru dilantik I Made Astiti Ardjana membuat laporan terkait perkembangan terakhir kasus tersebut dalam waktu tiga hari. Setelah itu, kasus tersebut sepenuhnya menjadi tanggungjawab Kejati Kepri untuk ditindaklanjuti, kata Adi disela-sela sertijab Kajari Batam dari Ade Eddy Adhyaksa ke pejabat baru, I Made Astiti Ardjana di Aula Kejati Kepri, Jumat (4/2). Oknum jaksa sebelumnya ditangkap anggota Front Pembela Islam (FPI) Kepri saat melakukan pemerasan terhadap kedua pegawai tersebut di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Rabu (2/2) sekitar pukul 21.00 WIB. Jusrizal kemudian diserahkan ke Polda kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Terkait kasus tersebut, kata Adi, pihaknya akan melakukan pemeriksaan dan penelitian lebih mendalam. "Kita akan meneliti lebih jauh, apakah yang bersangkutan sudah menjalankan tugas sesuai dengan SOP yang berlaku atau tidak," ujarnya. Karena menurutnya, selaku pelaksana tugas berdasarkan UU, setiap jaksa harus mengacu pada pedoman yang telah ditetapkan. Sehingga kalau ada penyimpangan, tentu akan diberikan sanksi. Sebaliknya, jika dalam

T A N J U N G P I N A N G — Bank CIMB Niaga cabang Tanjungpinang terancam sanksi denda tambahan dua persen. Sanksi tersebut diberlakukan,

jika denda 10 persen sebelumnya tidak dibayar sesuai batas waktu yang ditentukan pada 2 April 2012 mendatang. Pembayaran denda melalui account

CIMB Niaga Bersambung ke hlm 7

KM Sampurna Sejati Tenggelam 14 ABK Selamat K A R I M U N — Kapal pengangkut barang KM Sampurna Sejati GT 214 berbendera Indonesia tenggelam setelah menabrak kapal super kargo di Selat Malaka, Jumat (3/2) sekitar pukul 03.30 WIB. Sebanyak 14 awak kapal selamat setelah ditolong tim SAR Lanal Tanjungbalai Karimun, Kepri. Keempat ABK yang selamat itu yakni nahkoda kapal Fauzi Muhammad Nasir, Sun Friendly (mualim), Ng Tjung Huk dan Sugiono sebagai kepala ILHAM/HALUAN KEPRI

Oknum Jaksa

KM Sampurna

Bersambung ke hlm 7

Bersambung ke hlm 7

TIM SAR TNI AL mengevakuasi ABK KM Sampurna yang tenggelam di Selat Malaka, Jumat (3/2) dinihari.

HIM Damsyik

"Si Datuk Maringgih" Meninggal

Penerimaan Pabean dan Cukai Lainnya KPP BC tipe A2 Tanjungpinang. Kepala Kantor Pelayanan BC Tanjungpinang, Hari Prabowo mengatakan hal itu kepada wartawan, Jumat (3/2). "Pembayaran tergantung pihak CIMB Niaga. Namun batas terakhir pembayaran sanksi administrasi 2 April

Jelang Manchester City Vs Fulham

Wajib Menang

JAKARTA — Aktor senior HIM Damsyik meninggal dunia pada usia 82 tahun, Jumat (3/2) dinihari sekitar pukul 00.57 WIB. Sebelum meninggal, HIM Damsyik yang namanya melejit lewat peran Datuk Maringgih di sinetron Siti Nurbaya itu, sempat dirawat di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC) Kuningan, Jakarta. Jenazah almarhum dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Karet Bivak Jakarta Pusat, setelah salat Jumat. HIM Damsyik meninggalkan 5 orang anak, 30 cucu dan 4 cicit.

MANCHESTER — Kekalahan menyakitkan tengah pekan lalu saat ditekuk Everton 1-0, membuat perolehan poin City untuk sementara disamai oleh rival sekota mereka MU. Namun, Minggu (5/2) dini hari nanti Aguero cs punya peluang untuk kembali menjauh, Dengan catatan mereka dapat menumbangkan Fulham sambil berharap MU akan tersandung dikandang Chelsea. Pasukan Mancini kini sedang dalam tekanan. Beruntung City masih unggul surplus gol. City memiliki surplus gol sebanyak 41 sementara M. United hanya 35. Ada selisih 6 gol diantara mereka. Uniknya antara MU dan City jumlah

"Si Datuk Bersambung ke hlm 7

Wajib Menang Bersambung ke hlm 7 TIDAK TERBIT

BERHUBUNG Minggu (5/2) besok merupakan hari libur nasional dalam rangka perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Harian Umum Haluan Kepri tidak terbit. Kami akan kembali terbit seperti biasa Senin (6/2). Harap pembaca dan relasi maklum. Penerbit.

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK


LUAR NEGERI

2

Sabtu,

RI Siagakan Tim Pemantau WNI di Suriah JAKARTA — Pemerintah Indonesia mengungkapkan keprihatinannya terkait krisis Suriah yang telah berlangsung selama sepuluh bulan terakhir.Pihak Kementerian Luar Negeri RI saat ini menyiapkan tim khusus untuk melindungi WNI di sana. Indonesia juga terus melakukan pemantauan terkait kondisi terakhir dari 12 ribu lebih WNI yang tercatat saat ini tengah berada di Suriah. "Kemenlu telah mengirimkan satu tim ke Suriah. Tim ini bertugas untuk mempersiapkan langkah-langkah perlindungan terhadap WNI, termasuk kemungkinan jika situasi berkembang sedemikian rupa sehingga mereka terpaksa harus dievakuasi," ujar jubir Kementerian Luar Negeri RI Michael Tene di Jakarta, (3/1). Lebih lanjut Tene menjelaskan, jika kondisi di kota-kota tertentu di Suriah semakin memanas WNI akan dievakuasi ke yang lebih aman. Namun jika diharuskan untuk dievakuasi ke luar Suriah, maka kemungkinan para WNI akan dievakuasi ke negara perbatasan atau dipulangkan ke Indonesia. "Upaya evakuasi akan bergantung pada situasi terakhir yang berkembang di Suriah," imbuhnya.(oke)

4 Februari 2012

400 Warga Kairo Terluka Pasca Kerusuhan Sepakbola K A I R O — Ribuan warga terlibat kerusuhan dengan pihak kepolisian di Kairo, Mesir. Kerusuhan ini dipicu oleh kerusuhan sepakbola yang menyebabkan 74 orang tewas dan sekira 1.000 lainnya terluka. Hampir 400 orang dilaporkan terluka saat berunjuk rasa menuntut polisi untuk bertanggung jawab dalam kerusuhan sepakbola yang sebelumnya terjadi. Mereka menilai pihak keamanan gagal untuk mencegah kerusuhan tersebut. Aksi protes yang berlangsung

di Kairo ini, sebelumnya berlangsung damai. Namun pada akhirnya berbuntut dengan kerusuhan. Demikian diberitakan Daily Mail, Jumat (3/2). Protes diawali dengan aksi long march dari markas klub sepakbola Al-Ahly, ke wilayah gedung Kementerian Dalam Negeri Mesir di alun-alun Tahrir yang menjadi lambang perlawanan rakyat Mesir saat melengserkan Husni Mubarak tahun lalu. Pasukan keamanan yang menjaga wilayah tersebut terpisah

lewat kawat berduri. Namun ketegangan antara petugas keamanan dengan sekira 10 ribu pengunjuk rasa akhirnya pecah, saat para pengunjuk rasa ini memindahkan kawat dan bergerak ke arah petugas keamanan. Keadaan makin mencekam saat para pengunjuk rasa pun memegang sepatu mereka serta mulai melempari pihak keamanan dengan batu. Polisi pun merespon tindakan pengunjuk rasa itu dengan menembakan gas air mata yang membuat pengunjuk rasa melarikan diri. Pejabat Kementerian Dalam Negeri Mesir Adel Adawi me-

ngatakan, sekitar 388 pengunjuk rasa terluka dalam aksi ini. Sebagian besar dari mereka terluka karena menghirup asap gas air mata, termasuk juga luka memar dan patah tulang akibat lemparan batu. Kerusuhan di Kairo ini merupakan kelanjutan kerusuhan antar suporter klub sepakbola yang terjadi Rabu 1 Februari lalu. Kerusuhan ini terjadi saat fans klub sepakbola Al-Masry merangsek masuk ke lapangan, saat tim mereka mampu mengalahkan klub Al-Ahly dengan skor 3-1. Pihak keamanan Mesir dituduh tidak berbuat apapun untuk mencegah kerusuhan. Para su-

porter yang selamat mengaku bahwa pihak kepolisian yang menjaga pertandingan hanya diam saja melihat kerusuhan terjadi. Mereka juga melihat langsung suporter Al-Masry menyerang suporter Al Ahly dan menikam mereka dengan pisau. Kelompok suporter garis keras Al-Ahly, yakni Ultras, bersumpah untuk melakukan aksi balas dendam, mengingat pihak kepolisian yang tidak berbuat apapun saat kerusuhan terjadi. Ultras sendiri adalah kelompok terdepan saat terjadi aksi protes anti-pemerintah yang melengserkan kekuasaan Husni Mubarak tahun lalu. (oke)

Tokoh Khmer Merah Divonis Seumur Hidup P H N O M P E N H — Pengadilan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhirnya memvonis kepala penjara Khmer Merah Kaing Guek Eav, dengan hukuman penjara seumur hidup. Vonis ini dikeluarkan karena kejahatannya yang mengejutkan dan mengerikan terhadap rakyat Kamboja. "Kejahatan dari Kaing Guek Eav amat mengejutkan dan mengerikan. Hal ini dilihat dari jumlah korban yang terbukti memang dibunuh," jelas hakim yang memimpin persidangan seperti dikutip The Independent, Jumat (3/2). Vonis ini membatalkan banding yang diajukan oleh pria yang biasa dipanggil Duch itu. Proses banding tersebut mem-

buat marah para korban selamat dari aksi kekejaman Khmer Merah. Duch yang dikenal sebagai penjara rahasaia Tuol Sleng atau S-21, mengaku memerintahkan penyiksaan atas para tahanan sebelum mengirimnya untuk dieksekusi. Juli 2010 lalu, pengadilan PBB memutuskan dirinya bersalah melakukan kejahatan perang, kejahatan atas kemanusiaan dan penyiksaan serta pembunuhan. Duch divonis penjara 35 tahun, dipotong masa tahanan 11 tahun yang dijalaninya. Vonis tersebut dibanding oleh jaksa penuntut umum yang memintanya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Sementara pihak Duch sendiri melaku-

kan banding, karena menilai vonis itu terlalu berat mengingat dirinya hanya mengikuti perintah atasan. Sementara untuk vonis terbaru ini, hakim yang memimpin sidang merasa Duch harus dihukum lebih berat. Hal ini mengingat pria berusia 69 tahun itu bertanggungjawab atas tewasnya sekira 12.272 jiwa rakyat Kamboja. Bahkan ada beberapa pihak yang menilai korban Duch mencapai 16 ribu jiwa. Mantan guru matematika itu tampak tenang saat hakim membacakan vonisnya. Sementara keputusan yang diambil pihak pengadilan dipastikan sebagai vonis akhir yang tidak dapat dibanding. (oke)

REUTERS

KENDARAAN TEMPUR — Indonesia dikabarkan akan menandatangani kontrak pembelian 60 kendaraan tempur infanteri BMP-3 dari Rusia dalam waktu dekat. Salah satu contoh tank ringan pesangan Indonesia.


CMYK

NASIONAL

3

Sabtu,

Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden MEDAN—Sekitar 300 orang dari organisasi kemasyarakatan Islam kembali menggelar unjuk rasa di depan Hotel Emerald Garden, Jalan Putri Hijau, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Mereka mendesak manajemen hotel membangun kembali masjid yang dirobohkan untuk pengembangan hotel dan perumahan. Massa yang tergabung dalam Aliansi Ormas Islam Sumatera Utara Pembela Masjid ini tiba usai salat Jumat, (3/2). Mereka kemudian berorasi dan membentangkan poster berisi kecaman di depan hotel. Ketua Presidium Aliansi Ormas Islam Sumatera Utara Pembela Masjid, Leo Imsar Adnans, mengatakan manajemen Hotel Emerald Garden harus membangun kembali Masjid Raudhatul Islam yang berada di belakang hotel. Jangan sampai, ujar Imsar, tindakan mengusik SARA yang dilakukan pengembang dengan menghancurkan masjid-masjid akan menjadi konflik SARA yang berkepanjangan di kota tersebut. Aksi yang berjalan tertib itu, dijaga tak kurang dari 100 polisi dari Polresta Medan. Selain mengakibatkan kemacetan, aksi demo juga menyebabk an dihentik annya operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Coco yang berada persis di depan hotel. (dtk)

Ratusan Truk Antre di Merak BANTEN—Cuaca buruk di perairan Selat Sunda menyebabkan ribuan truk angkutan barang yang akan menuju Sumatera melalui Pelabuhan Penyeberangan Merak, Kota Cilegon, Banten harus antre untuk masuk ke dalam pelabuhan. Antrean kendaraan mengular hingga 4 kilometer ke Cikuasa Atas. Cuaca buruk juga membuat proses bongkar muat kendaraan di dermaga menjadi lama. "Kondisi cuaca ekstrem yang sering berubah-ubah menyebabkan antrean kendaraan sangat panjang," jelas PLH Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry, Cabang Merak Didi Yuliansyah Jumat, (3/2). Untuk mengurai antrean truk, pihak ASDP Indonesia Ferry menyiapkan 26 kapal feri. Didi menambahkan, pihaknya mendapat informasi data dari BMKG menyatakan cuaca di sebelah Selatan Selat Sunda gelombangnya masih tinggi. Sehingga berpengaruh terhadap alun dan arus gelombang yang cukup kuat di lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni. Menurutnya, pihak ASDP juga menerima laporan ada tiga kapal yang menginformasikan, akibat kuatnya arus dan gelombang di tengah laut membuat kecepatan kapal tidak maksimal.(viv)

4 Februari 2012

18 Hakim Dipecat 116 Lagi Dijatuhi Sanksi JEMBER JEMBER—Komisi Yudisial (KY) memberikan rekomendasi kepada Mahkamah Agung, agar 18 hakim dipecat sementara 116 hakim dijatuhi sanksi berbagai tingkatan. Pokok pasalnya, ke134 hakim itu melanggar kode etik, dan perilaku hakim selama enam tahun terakhir. "Pemberian sanksi tersebut dapat berupa sanksi ringan yakni

sanksi tertulis, sanksi sedang, diberhentikan sementara, dan

sanksi yang terberat adalah diberhentikan tetap atau dipecat," kata Sekretaris Jenderal KY, Muzayyin Mahbub, usai menjadi pembicara dalam ceramah dan dialog interaktif di Fakultas Hukum Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (3/2). Dari 134 hakim yang direkomendasikan mendapat sanksi, lanjut dia, sebanyak 18 hakim direkomendasikan untuk dipecat karena terbukti melanggar kode etik dan perilaku hakim, serta pelanggaran yang dilakukan

mereka tergolong berat, sedangkan sisanya direkomendasikan untuk teguran tertulis. "Rekomendasi pemecatan hakim itu diserahkan sepenuhnya kepada Mahkamah Agung dan sebanyak tujuh hakim yang sudah ditindaklanjuti, sedangkan sisanya masih dalam proses di MA," katanya. Ia mengaku tidak bisa membuka identitas hakim-hakim yang direkomendasikan untuk diberhentikan karena etikanya harus tertutup termasuk pemeriksaan

hakim yang bermasalah tersebut. "KY juga tidak pernah membuka pemeriksaan hakim yang menangani kasus Antasari Azhar, namun media mengetahui hal tersebut dari pengacara Antasari karena KY tidak memiliki kewenangan untuk mempublikasikan hakim-hakim yang sedang diperiksa," paparnya. Kalau sudah masuk tahap pemeriksaan di majelis kehormatan hakim di MA, lanjut dia, maka proses di sana sudah terbuka dan bisa diketahui oleh publik. (ant)

Nelayan Lampung Alami Paceklik BAND A R LLA A M P U N G — AkiDA bat cuaca ekstrim yang ditandai angin kencang dan gelombang tinggi, mayoritas nelayan di Lempasing, Teluk Betung, Bandar Lampung, mengalami paceklik. Hasil tangkapan mereka menurun drastis. Ditemui Jumat (3/2), sejum-

lah nelayan di Lempasing mengeluhkan anjloknya pendapatan di musim angin barat ini. Bahrozi salah satunya. Menurut salah seorang nelayan ini, pendapatan dia bisa turun drastis, hingga 70 persen selama musim panceklik ini. "Biasanya sehari bisa dapat Rp 10 juta - Rp 20 juta per hari satu kapal, sekarang ini paling Rp 2 juta. Itu pun dibagi 12 orang dan pemilik kapal," tuturnya.

Alhasil, kini ia rata-rata hanya mendapatkan penghasilan Rp 25.000 per hari. Akibat cuaca buruk, nelayan ini tempat ini telah mengurangi areal cakupan pencarian ikan. Mereka tidak berani melaut hingga ke laut lepas di Selat Sunda atau perairan barat Lampung. Sementara pada musik paceklik ini, nelayan juga merasa kesulitan mendapatkan es balok. Seperti dituturkan, Khanut (40), buruh

nelayan di Lempasing, Bandar Lampung, mengatakan hingga saat ini pasokan es balok masih belum lancar. "Sekarang sering telat datangnya. Biasanya pagi, kini datang sore," kata Khanut. Awal tahun ini, sejumlah nelayan di Lampung harus ber-

lomba-lomba untuk mencari stok es balok yang keberadaannya sangat diperlukan untuk mengawetkan ikan agar tetap segar. Produksi es balok ini berkurang seiring banyaknya pabrik es yang tidak berproduksi. Akibatnya, harga es balok pun sempat melonjak. (kom)

KERINGKAN JARING—Salah seorang nelayan sedang mengeringkan jaringnya. Akibat cuaca ekstrim yang ditandai angin kencang dan gelombang tinggi, penghasilan nelayan menurun. NET

Nazaruddin Serang SBY

ANT

TERDAKWA kasus suap wisma atlet M Nazaruddin memberi tanggapan mengenai penetapan tersangka Angelina Sondakh usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (3/2).

JA K AR TA —Terdakwa kasus dugKA RT aan suap pembangunan Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin, menyerang Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mantan Bendahara Partai Demokrat itu mengatakan bahwa SBY mengetahui pembagian uang di Kongres Partai Demokrat, pada Mei 2010 lalu. "Mengenai pembagian uang di Kongres Partai Demokrat itu Pak SBY tahu. Karena ada salah satu calon yang kalah, dia membawa buktinya itu," kata Nazaruddin usai persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (3/2). Sebelumnya, Nazaruddin pernah mengungkapkan bahwa ada penggelontoran dana Rp80 miliar darinya untuk pemenangan Anas Urbaningrum dalam

pemilihan Ketua Umum pada Kongres partai di Bandung, Jawa Barat. Menurut dia, hampir 325 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) menerima uang USD10 ribu hingga USD15 ribu. Dan semua dilakukan atas permintaan Anas, yang menurutnya selaku pemilik Permai Grup. Keterangan Nazaruddin juga diperkuat tiga saksi yaitu Yulianis, Oktarina Furi dan Luthfi, pada sidang kasus suap wisma atlet, beberapa waktu lalu. Ketiganya membenarkan adanya aliran dana Rp30 miliar dan USD5 juta ke Kongres Demokrat di Bandung. Uang Rp30 miliar dan USD2 juta berasal dari Permai Grup. Sedangkan USD3 juta berasal dari sumbangan yang dikumpulkan. (ber)

Siswa SMP Buat Game Antikorupsi JAK AR TA — —Fahma Waluya KA RT Rosmansyah (14), siswa kelas 2 di SMPN 2 Bandung berhasil menciptakan aplikasi permainan bertema antikorupsi untuk tablet buatan Apple, iPad. "Saya ingin membantu pemberantasan korupsi melalui game.

Gamenya ini dengan iPad," kata Fahma, ketika ditemui di kantor KPK, Jakarta, Jumat (3/2). Di depan Ketua KPK, Abraham Samad, Fahma menceritakan ia terinspirasi dengan tayangan berita di televisi yang menunjukan proses penahanan tersangka kasus

korupsi di kantor KPK. "Nama game-nya Raid The Mice. Saya suka melihat beritaberita, banyak yang keluar dari mobil, difoto, diperiksa. Orangorang itu bisa dibilang sebagai koruptor," kata pelajar SMP 2 Bandung, Jawa Barat itu. Hanya dalam satu bulan, memanfaatkan masa liburan sekolah, Fahma menciptakan aplikasi permainan yang menggambarkan bagaiaman robot antikorupsi menembak tikus-tikus koruptor yang merampok Indonesia. "Jadi robotnya harus menembak tikus-tikus gendut itu. Jadi menembak-nembak koruptor," tutur dia.Meski demikian Fahma yang belajar membuat aplikasi komputer di Sekolah Komputer Cinta Indonesia itu mengatakan

permainan karyanya itu masih belum sempurna. "Saya minta KPK untuk dilihat langsung. Saya masih dalam tahap belajar, harus dikembangkan lagi. Jadi harus dapat kritikan lagi. Gamenya belum sempurna. Masih dalam tahap penyelesaian sebelum di-launch ke Application Store Apple," imbuh Fahma. Selain membuat game yang mendorong perilaku antikorupsi, Fahma juga ingin mengangkat budaya Indonesia melalui latar suara aplikasi permainan buatannya dengan menggunakan instrumen angklung. "Saya ingin mengangkat budaya Indonesia. Angklung milik kita. Kita jaga dengan game ini," kata tandas pelajar yang bercita-cita menjadi developer aplikasi itu. (ber)

PENGUMUMAN - Guna memenuhi ketentuan yang termuat dalam pasal 147 Undangundang Nomor : 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Pasal 27 Anggaran Dasar PT. ADCOMAT BATAM (dalam likuidasi) berkedudukan di Batam. - Dengan ini diumumkan bahwa PT. ADCOMAT BATAM, (dalam likuidasi) telah dibubarkan berdasarkan Akta Risalah Rapat yang dibuat dihadapan YONDRI DARTO, Sarjana Hukum Notaris di Batam, tertanggal 23 Februari 2010 Nomor : 202 - Sehubungan dengan surat dari Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Direktur Perdata tertanggal dua puluh dua Agustus dua ribu sebelas (22-08-2011) Nomor : AHU.2-AH.01.09-10473 perihal Permohonan Perseroan Terbatas PT. ADCOMAT BATAM, (dalam likuidasi) dengan ini diumumkan bahwa PT. ADCOMAT BATAM (dalam likuidasi) berencana melakukan pembagian Harta Kekayaan Hasil Likuidasi sebagaimana yang diatur dalam pasal 149 ayat(1) huruf b Undang-undang Nomor : 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. - Kepada para pihak yang masih mempunyai tagihan atau piutang kepada PT. ADCOMAT BATAM (dalam likuidasi) dan keberatan-keberatan serta sanggahan atas hal tersebut dapat diajukan dalam waktu selambatlambatnya 60 hari terhitung sejak tanggal pengumuman ini kepada : Likuidator PT. ADCOMAT BATAM (dalam likuidasi) Alamat : Villa Bukit Indah Blok D Nomor : 18 Kota Batam, Kepulauan Riau. - Setelah lewat batas waktu tersebut PT. ADCOMAT BATAM (dalam likuidasi) tidak bertanggung jawab lagi atas sesuatu penagihan dan tuntutan berupa apapun juga. Batam, 04 Februari 2012 likuidator PT. ADCOMAT BATAM

CMYK

Tiga Korban Terseret Air Ditemukan Tewas

ANT

SEJUMLAH petugas gabungan SAR dan Brimob dibantu warga setempat mengevakuasi jenazah korban air bah dari atas jembatan di Desa Durian Sirugun, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Jumat (3/2).

JA K AR T A —Tiga korban terKA RT seret air bah di Sungai Lau Mentar, Dusun Durin Sirugun, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), ditemukan tim SAR Medan dan warga dalam kondisi

tidak bernyawa, Jumat (3/2) siang. Ketiga korban ditemukan tersangkut di akar pohon, tidak jauh dari lokasi para korban mandi. Ketiga korban masingmasing yakni Samrati Mayasari

(30), Gadis (26) dan Hadi (25), ketiganya warga Medan. Korban Samrati ditemukan tim SAR sekitar 1 kilometer dari lokasi pemandian. Sedang, Gadis dan Hadi terpaut masing-masing 500 meter dari penemuan Samrati. Salah seorang personel SAR, Ginting mengatakan, debit air Sungai Lae Mentar tiba-tiba naik dan menderu dari hulu sungai setinggi 5 meter, Kamis (2/2) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, 9 orang tengah mandi. Mereka terseret air bah. Enam diantaranya berhasil menyelamatkan diri dan hanya mengalami luka ringan. Sementara, tiga lainnya hanyut terbawa arus air. "Kuat dugaan, air bah kiriman terjadi akibat hujan deras di daerah hulu sungai. Ini lazim terjadi di kawasan sungai pegunungan, jadi harus hati-hati," kata Ginting. Ketiga jenazah korban kemudian dievakuasi ke Bumi Perkemahan Sibolangait, selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit Umum Pusat RSUP) Haji Adam Malik Medan. (dtk)

Pengawasan Jajanan Anak Belum Maksimal JA K AR T A —Anggota Komisi IX KA RT DPR RI, Herlini Amran, menilai kinerja Badan Pengawasan Obat dan Makanan belum maksimal dalam melakukan pengawasan terhadap jajanan anak sekolah. "Jajanan anak sekolah memegang peran penting dalam memberikan asupan energi dan gizi bagi anak-anak sekolah," katanya di Jakarta. Namun, ia menambahkan berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sendiri ternyata ditemukan hanya 64,54 persen produk pangan jajanan anak sekolah yang memenuhi syarat. Menurut dia, data itu menunjukkan bahwa kinerja BPOM masih belum optimal dan efektif padahal BPOM sudah memiliki Program Rencana Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang diresmikan oleh Wapres RI pada 31 Januari 2011 silam. Jajanan anak sekolah yang tidak memenuhi syarat keamanan pangan ini, disebabkan oleh penyalahgunaan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, methanyl yellow, penggunaan Bahan Tambahan Pangan berlebihan, tercemar logam berat dan pestisida, serta buruknya higiene dan sanitasi yang menyebabkan rendahnya kualitas mikrobiologis.

NET

BPOM telah melakukan pengujian terhadap sejumlah jajanan anak di laboratorium. Dari pengujian tersebut, setidaknya 4044 persen jajanan anak tercemar zat kimia dan berbahaya bagi kesehatan anak itu sendiri.

Sementara BPOM telah melakukan pengujian terhadap sejumlah jajanan anak di laboratorium. Dari pengujian tersebut, setidaknya 40-44 persen jajanan anak tercemar zat kimia dan berbahaya bagi kesehatan anak itu sendiri. “Ini sangat mengkhawatirkan,” kata Kustantinah, Kepala BPOM Pusat. Pihaknya mengaku bahwa telah melakukan pengawasan secara intensif dengan melakukan pengambilan sample dan pengujian di laboratorium. “Sudah ada mobil lab keliling yang mengambil sample makan-

an yang tidak memenuhi syarat, kami lalu membina pedagangnya, dan kami juga melakukan penyuluhan kepada para ibu,” ungkapnya lagi. Jajanan anak sekolah yang mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan anak sekolah yang mengkonsumsinya yakni es doger, bakwan, kerupuk merah dan mie goreng. Ia mengatakan, pangan jajanan anak sekolah yang tidak sehat dan tidak berkualitas mengakibatkan timbulnya resiko bagi kesehatan dan memiliki dampak negatif jangka panjang bagi generasi muda bangsa. (ant)


POLITIK

4

Sabtu,

4 Februari 2012

Forum Koalisi Kerakyatan Terbentuk TA N J U U N G P I N A N G — Forum Koalisi NA Kerakyatan yang di dalamnya bergabung enam partai politik (parpol) resmi terbentuk, Rabu (1/2) kemarin. Forum ini dibentuk untuk menghadapi pilwako Tanjungpinang akhir 2012 mendatang. Forum ini dikomandoi PDI Perjuangan dengan beberapa parpol diantaranya Partai Matahari Bangsa (PMB), Partai Merdeka (PM), Partai Persatuan dan Pembangunan (PPD), Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) dan Partai Pemuda Indonesia (PPI). Sekretaris Forum Koalisi Kerakyatan Yusri Sabri mengatakan, koalisi ini dibentuk untuk menuju deklarasi mendatang dengan mangusung Lis Darmansyah sebagai calon walikota (cawako) Tanjungpinang, periode 2012-2017. " Untuk itu kita akan merangkul semua parpol, LSM, tokoh masyarakat dan warga Kota Tanjungpinang untuk bersama-sama bergabung dalam forum ini dalam rangka memenangkan Lis sebagai cawako Tanjungpinang lima tahun kedepan," kata Yusri, Jumat (3/2). Forum yang sudah terbentuk ini, lanjut dia, nantinya akan konsen menyusun program-progam yang matang dengan target memenangkan pilwako Tanjungpinang. Yusri mengatakan, forum ini sebagai langkah awal persiapan untuk menghimpun parpol lain yang bergabung. Menurut dia, direncanakan Forum Koalisi Kerakyatan akan di deklarasikan Maret mendatang dan akan berkantor di Jalan DI Panjaitan km 7, disamping sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Tanjungpinang.

" Kami tetap terbuka lebar menerima parpol mana saja yang akan bergabung dalam forum ini dan kita siap mengakomodirnya," ujar Yusri yang juga Ketua DPC PMB Kota Tanjungpinang ini. Pengurus Forum Koalisi Kerakyatan dipimpin Asep Nana Suryana sebagai Ketua, Sekretaris Yusri Sabri (PMB), Bendahara Devi (Partai Merdeka), Wakil Ketua Rumono (PPI) dan Sukaman Harianja (PPRN). SK Forum Koalisi Kerakyatan sudah dikeluarkan oleh Lis Darmansyah yang juga sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri. Ketua Forum Koalisi Kerakyatan Asep mengatakan, Koalisi Kerakyatan tersebut masih sebatas forum untuk menuju koalisi partai dengan tujuan menampung parpol lain, LSM dan Organisasi Masyarakat (Ormas) untuk berkoalisi dengan PDI Perjuangan. " Ini hanya sebatas forum yang dibentuk sampai dengan ke koalisi partai dengan tujuan menampung dan bersama-sama berjuang memenangkan Lis Darmansyah sebagai cawako Tanjungpinang kedepan," kata Asep. Dengan bergabungnya beberapa partai ke forum ini, lanjut anggota DPRD Kota Tanjungpinang dari PDI Perjuangan ini, maka total suara sementara berjumlah sekitar 24 persen. Pihaknya juga akan menunggu beberapa partai besar lainnya yang nantinya akan bergabung dalam koalisi kerakyatan. " Kami siap menampung semua partai lain yang ingin bergabung dalam Forum Koalisi Kerakyatan dan mengenai wakilnya nantinya akan dibicarakan dan dibahas lebih lanjut," imbuh Asep. (eza)

REZA PAHLEVI/HALUAN KEPRI)

FOTO BERSAMA — Sejumlah pengurus Forum Koalisi Kerakyatan foto bersama di Restoran Nelayan baru-baru ini. Forum ini siap memenangkan Lis Darmansyah pada pilwako Tanjungpinang mendatang.

Golkar Utamakan Koalisi 4 SUARA

ANJUNGPINANG ANG — Partai Golkar TANJUNGPIN Tanjungpinang lebih mengutamakan koalisi ketimbang mempersiapkan bakal cawako yang akan diusung pada pemilihan walikota (pilwako) Tanjungpinang mendatang. Hal itu merupakan salah satu strategi Golkar untuk menuju kemenangan.

495

Oleh: Darul Qutni, Liputan Tanjungpinang

SUARA

228 SUARA

4 SUARA

4 SUARA

3 SUARA

" Tadi malam kita menggelar rapat dengan DPD Golkar se-Kepri terkait langkah-langkah partai Golkar menjelang Pilwako yang mana kita belum membuat keputusan apapun terkait

Pilwako ini. Kita lebih intens dalam menjajaki koalisi dengan partai lain dengan tujuan menjadi pemenang, apakah kita mengusung nomor satu, nomor dua, atau tidak mengusung

bisa saja terjadi," kata Wasekjen DPP Partai Golkar Harry Azhar Aziz pada wartawan di Hotel Laguna Tanjungpinang, Jumat (3/2). Sebelumnya, partai Golkar berencana akan mengumunkan calonnya pada Februari 2012 ini dengan patokan hasil survei. Tapi, lanjut Harry, berhubungan surveinya tertunda maka akhir Februari baru akan diumumkan. Harry tidak menampik kesan lambatnya Golkar menyikapi Pilwako Kota Tanjungpinang sebagai bentuk kehati-hatian dari Golkar akibat sejumlah kekalahan yang diderita Golkar pada sejumlah Pilkada di Kepri. Namun kondisi tersebut hanyalah

sebuah strategi untuk menjadi pemenang pada pilwako nantinya. " Kita ingin menang, dan kita sangat serius dalam menyikapi pilwako ini karena itu sebelum memutuskan mengusung siapa kita benar kaji hal ini," ujarnya. Ia juga memaparkan soal pencalonan legeslatif sesuai dengan revisi Undang-Undang pemilihan umum yang segera akan diberlakukan. Dimana pada April 2012 nanti, daftar calon sementara caleg harus sudah terdaftar di KPU. Kemudian pada April 2013 tahun depan, KPU sudah menerima daftar calon tetap yang maju di kursi legeslatif.

" Tahun 2013, seluruh partai sudah mendaftarkan nama-nama calonya ke KPU, jadi masa kampanye pemilihan legeslatif (Pileg) 2014 nanti akan lebih panjang dan lebih lama. Sehingga proses prekrutan suara akan lebih maksimal," paparnya. Dalam rapat tersebut juga dibicarakan terkait rencana kunjungan Ketua DPP Partai Golkar Aburizal Bakri ke Batam yang berkemungkinan pada bulan Maret mendatang. Kunjungan tersebut akan dimeriahkan dengan jalan santai yang akan diikuti 20 ribu peserta. Sementara dari pihak panitia akan menyediakan berbagai hadiah menarik bagi peserta.** * *

PAN Tanjungpinang Berkoalisi Usai Musda TA N J U N G P I N A N G — DPD PAN NA Kota Tanjungpinang masih menunggu hasil musyawarah daerah (musda) yang rencananya akan digelar Februari ini. Disamping itu PAN Kota Tanjungpinang juga masih menunggu rekomendasi dari DPP PAN megenai partai politik (parpol) lain yang akan diajak berkoalisi. " Rencananya kami akan berkoalisi dengan sejumlah partai politik (parpol) lainnya," ujar Ketua DPD PAN Kota Tanjungpinang Irsyadul Fauzi menanggapi sejumlah partai yang akan bergabung di PAN, Jumat (3/2). Dia menyebutkan, PAN dipastikan akan berkoalisi dengan empat partai, antara lain Partai Demokrat (PD), Partai Indonesia Baru (PIB), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)

serta Partai Kebangkitan Nahdatul Ummah (PKNU). Pihaknya sudah melakukan komunikasi secara intens kepada partai tersebut. Dengan bergabungnya parpol tersebut diharapkan menjadi kekuatan besar untuk memenangkan pertarungan pilwako Tanjungpinang mendatang. PAN, lanjut Irsyadul, memiliki 3 kursi di DPRD Kota Tanjungpinang dan tinggal satu kursi lagi agar bisa mencapai 15 persen dalam jumlah perolehan suara. Namun demikian dengan bergabungnya ketiga partai tersebut, maka suara yang didapat sudah melewati 15 persen dan siap bertarung di pilwako mendatang. " Koalisi yang kita bangun nantinya memiliki arah yang jelas dan sesuai dengan porsi partai yang dimiliki, termasuk program kerja kedepan. Kita juga tidak mematok dari partai mana yang akan mengajukan calon walikota maupun wakilnya dan yang jelas figur yang dicalonkan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan dari partai itu sendiri secara proporsional," papar mantan anggota DPRD Tanjungpinang periode 2004-2009 ini. Dalam hal ini, imbuh Irsyadul, PAN sudah memiliki tiga calon walikota yang berasal dari internal partai sendiri, antara lain

H Syaiful (Anggota DPRD Kota Tanjungpinang), Yudi carsana (Anggota DPRD Kepri) dan Irsyadul Fauzi (Ketua DPD PAN Kota Tanjungpinang). Selain itu, lanjut dia, calon dari eksternal yang sebelumnya sudah mendaftar di PAN antara lain Alias Wello (mantan Ketua DPRD Lingga), Bobby Jayanto (Ketua Kadin Kota Tanjungpinang) dan Husnizar Hood (Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang). Pihaknya juga masih membuka peluang bagi calon lainnya yang mendaftar lewat PAN, karena masa berakhirnya pendaftaran di PAN pada pertengahan Februari mendatang. PAN akan membuka calon yang berasal dari tokoh masyarakat, tokoh agama, politisi, partai politik lain, birokrat, pengusaha dan lainnya untuk maju dalam pilwako Tanjungpinang melalui PAN. Yang jelas, kata dia, figur yang diusung dari PAN nantinya berasal dari internal partai yang menempati diposisi nomor satu atau dua, karena hal tersebut berdasarkan amanah dari masyarakat yang harus dijalankan. "Setelah pendaftaran ditutup, kami akan melakukan penjaringan dan mensurvei caloncalon yang sebelumnya sudah mendaftar di PAN, sehingga nantinya memiliki figur yang benar-benar kredibel dan menang dalam pilwako mendatang," kata Irsyadul. Siapapun orangnya, dari figur manapun cawako yang diusung serta dari etnis apa dia berasal , PAN kata Irsyadul tetap tidak akan berpikiran sempit dan akan mengusungnya. Namun, tentunya hal tersebut harus sesuai dengan kehendak konstituen dan keinginan masyarakat Kota Tanjungpinang.

" Masyarakat tidak ingin janji-janji yang tidak pasti, karena itu masyarakat hanya bukti yang nyata untuk mewujudkan Kota Tanjungpinang menjadi kota yang makmur, kondusif dan aman," kata Irsyadul. Yang terpenting, kata dia, siapapun figur yang diusung nantinya harus bisa memberi manfaat kepada masyarakat Kota Tanjungpinang. PAN, lanjut Irsyadul, merupakan partai terbesar nomor empat pemenang pemilu legislatif tahun 2009 lalu. Oleh karena itu, partai ini tetap diperhitungkan dalam pilwako Tanjungpinang mendatang. Siapkan Musda Sementara itu, dari Kabupaten Lingga dilaporkan Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Lingga saat ini tengah mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) se- Kabupaten Lingga. "Muscab tersebut akan diadakan selambatlambatnya pada pertengahan Februari. Muscab tersebut akan diikuti oleh seluruh DPC se Kabupaten Lingga. Saat ini kita telah membuka pendaftaran bagi calon Ketua DPD yang ingin maju," kata Rudi yang juga merupakan Ketua Komisi I DPRD Lingga tersebut. Rudi juga menambahkan, pendaftaran bagi calon Ketua DPD telah dibuka sejak tanggal 1 Februari lalu dan baru akan berakhir, Minggu (5/2). Dikatakan, Musda tersebut diadakan oleh panitia dari tim formatur yang dibentuk pada Musda DPD PAN beberapa minggu lalu. Tujuan digelarnya Musda, kata Rudi untuk menyelesaikan tugas pokok organisasi dan struktur partai PAN secara internal serta pembentukan kepengurusan baru pimpinan cabang kecamatan. ( c w 6 0 //ee z a )

132 SUARA

594 SUARA

302 SUARA

9 SUARA

Amankan Pilwako, Kesbangpol Terjunkan Ratusan Linmas TANJUNGPINANG — Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbang Pol) Provinsi Kepri siap mengamankan jalannya pemilihan walikota Tanjungpinang yang akan digelar akhir tahun 2012 ini. Hal itu dikatakan Kepala Badan Kesbang Pol Fauzi Helmi melalui Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi Badan Kesbang Pol Provinsi Kepri Said Haris Yakob, Kamis (2/2). Said Haris mengatakan, pihaknya akan menerjunkan ratusan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan sukarelawan yang dikoordinir Kesbang Pol untuk ikut mengamankan dan memantau jalannya pilwako Tanjungpinang agar berjalan aman dan kondusif sesuai cita cita bersama. Ratusan Linmas ini nantinya akan diterjunkan ke tengah masyarakat dan disebar di 18 Kelurahan Se-Kota Tanjungpinang serta tempat-tempat strategis lainya baik TPS, maupun PPK. Sementara pengamanan tersebut akan dilakukan, baik sebelum Pelaksanaan, hari perhitunan suara,maupun sesudah pilwako digelar . " Kita nantinya akan bekerjasama dengan intansi terkait baik Kepolisian maupun

Kesbang Pol Kota Tanjungpinang serta unsur terkait lainya termasuk kalangan ormas," kata Said Haris. Pemprov Kepri memiliki harapan agar pilwako Tanjungpinang berjalan aman,lancar damai dan demokratis agar menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Tanjungpinang merupakan Ibukota Provinsi Kepulauan Riau, suasana tenang dan damai harus tetap terjaga dari semua unsur dan jangan sampai pilwako mencederai dan menodai ketenangan saat ini dan menimbulkan konflik horizontal ditengah masyarakat seperti yang terjadi di daerah lainya. Dikatakan pria berkepala plontos yang juga Panglima Hulu Balang Melayu Kepulauan Riau ini ini, sudah banyak kita melihat akibat Pilkada yang tidak sehat daerah tersebut tercabik cabik dan menimbulkan perpecahan, Karena itu dari awal pihaknya melakukan deteksi dini dalam mengantisipasiancaman tantangan, hambatan dan gangguan (ATHG) dan mengajak seluruh warga Tanjungpinang untuk menjaga kota yang dicintai ini agar tetap tenang dan kondusif , dan menjadi kota tujuan investasi, Pariwisata, (rul) Budaya.(rul)


OPINI & LAYANAN UMUM

5

Sabtu,

TAJUK

KPK Mulai Membidik K O M I S I Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan anggota Badan Anggaran DPR, Angelina Sondakh, sebagai tersangka baru dalam kasus suap pembangunan Wisma Atlet. Angie disangka dengan pasal penyuapan. Publik tentu sangat mengharapkan langkah KPK berikutnya. Dengan beberapa prestasi yang telah ditunjukkan KPK selama ini, publik tentu sangat berharap KPK menangani kasus ini secara serius pula. Bila terbukti ada tersangka lain KPK bertindak tegas, menahannya dan menyeret mereka ke pengadilan. Kita menyadari, dalam mengusut kasus tersebut, KPK akan menghadapi banyak persoalan. Dari sulitnya menemukan barang bukti hingga kemungkinan tekanan politik yang akan muncul. Namun, harapan bahwa KPK bisa mengatasi hal itu dengan baik tetaplah ada. Sungguh sangat penting artinya bagi kita bila kasus itu benar-benar bisa dituntaskan. Sebab, kalau mau jujur, publik sudah terlalu lama dibuat penasaran dengan wakilnya yang kini duduk di Senayan atau di kantor dewan daerah. Yakni, soal perubahan "hidup" yang terkadang terlalu drastis dan tidak wajar. Dengan keterbukaan yang ada saat ini, mayoritas rakyat sudah bisa mengetahui. Paling tidak mengirangira, seberapa besar gaji yang diterima anggota dewan, baik di pusat, tingkat I, atau tingkat II. Karena itu, banyak yang terheran-heran ketika menyaksikan sebagian anggota dewan mengalami perubahan "hidup" yang melampaui perkiraan mereka. Memang, dibanding ukuran penghasilan rata-rata masyarakat khususnya untuk anggota DPR gaji yang diterima cukup besar. Namun, dalam banyak kasus hal itu tetaplah tidak mampu menghilangkan keganjilan tersebut. Sebab, perubahan "hidup" yang terjadi terlalu tidak wajar. Lagu Gosip Jalanan milik Slank yang sempat dipersoalkan sejumlah anggota DPR beberapa waktu lalu, pada hakikatnya tidak lepas dari ketidakwajaran tadi. Jadi, kendati hanya gosip, itu bukanlah gosip murahan. Melainkan, gosip yang muncul karena memang ada kondisi yang membawanya ke arah sana. Dan, tertangkapnya M Nazaruddin dan Angelina Sondakh ditetapkan jadi tersangka adalah jawaban dari gosip tersebut. Jadi, sekali lagi, gosip jalanan itu ternyata bukanlah gosip murahan. Memang ada ketidakwajaran-ketidakwajaran yang terjadi. Persoalannya, ada yang secara jujur mau mengakui dan ada pula yang diam dan berhasil menyembunyikannya.

CAKAP BIJAK DALAM berdoa lebih "DALAM baik memiliki hati tanpa kata-kata daripada kata-kata tanpa hati" (Mahatma Gandhi ilsuf ilsuf)) (1869–1948), FFilsuf "KESABARAN KESABARAN bukanlah kepasrahan; sebaliknya, kesabaran adalah tindakan aktif untuk mengumpulkan kekuatan" (Edward G BulwerLytton (1803-1873), Sastrawan)

4 Februari 2012

Mana CSR-nya? Reza Effendi Nasution Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Riau

ATE Social Responsibility (CSR) OR CORP ORA CORPOR atau tanggungjawab sosial dan lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai suatu tindakan/kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai dengan kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggungjawab perusahaan terhadap sosial dan lingkungan di sekitar wilayah aktivitas perusahaan itu berada. Bentuk kegiatan yang dapat dilakukan mulai dari kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perbaikan lingkungan, pemberian beasiswa dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemberian dana untuk pemeliharaan fasilitas umum, sumbangan berbentuk fasilitas umum yang berguna untuk masyarakat banyak hingga kegiatan nyata lainnya. Khusus bagi perusahaan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam, kewajiban untuk melaksanakan CSR diamanatkan dalam UndangUndang Nomor 40 Tahun 2007 Pasal 74 ayat (1) yang berbunyi “Perseroan yang menjalankan kegiatannya dibidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan tanggungjawab sosial dan lingkungan”. Menurut Prince of Wales International Bussiness Forum (Wibisono, 2007:119), ada lima pilar dalam aktivitas Corporate Social Responsibility yaitu pertama, Building Human Capital, perusahaan dituntut untuk melakukan pemberdayaan masyarakat dan biasanya melalui kegiatan community development; kedua, Strengthening Economies, perusahaan dituntut untuk tidak menjadi kaya sendiri sementara komunitas di lingkungannya miskin, mereka harus memberdayakan ekonomi sekitar; ketiga, Assessing Social Chesion,perusahaan dituntut untuk menjaga keharmonisan dengan masyarakat sekitarnya agar tidak

menimbulkan konflik;keempat, Encouraging Good Governence,dalam menjalankan usahnya, perusahaan harus menjalankan tata kelola usaha dengan baik;kelima, Protecting The Environment, perusahaan berupaya keras menjaga kelestarian lingkungan. Siapa dan Dimana Penerima Manfaat Kegiatan CSR? Jika merujuk pada arti CSR yang penulis kemukakan diawal tulisan ini, tentunya penerima manfaat kegiatan CSR adalah masyarakat yang berada di sekitar wilayah aktivitas perusahaan tersebut. Bagi perusahaan yang hanya beraktivitas di satu wilayah tentunya dalam menentukan sasaran penerima manfaat kegiatan CSR akan mudah karena hanya beraktivitas di satu wilayah tentunya sasaran penerima manfaat kegiatan CSR adalah masyarakat yang berada di wilayah aktivitas perusahaan tersebut. Tetapi bagi perusahaan yang mempunyai aktivitas lebih dari satu wilayah, apalagi berada dalam wilayah administrasi yang berbeda, tentunya perusahaan berkewajiban untuk melaksanakan kegiatan CSR di semua wilayah tempat perusahaan melakukan aktivitasnya tersebut. Bagaimana dengan perusahaan pertambangan yang berada di kabupaten Natuna? Pasca pembentukan kabupaten Kepulauan Anambas sebagai hasil pemekaran dari kabupaten Natuna, kabupaten Natuna sebagai daerah penghasil minyak

dan gas bumi secara dejure diakui oleh pemerintah. Hal ini dapat dilihat dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 0218 K/80/MEM/2011 tentang Penetapan Daerah Penghasil dan Dasar Perhitungan Bagian Daerah Penghasil Pertambangan Umum, Pertambangan Panas Bumi, Minyak Bumi dan Gas Bumi Untuk Tahun 2011 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 222/PMK.07/2011 tentang Alokasi Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Bumi Tahun Anggaran 2011. Pengakuan pemerintah pusat terhadap kabupaten Natuna sebagai daerah penghasil minyak dan gas bumi ternyata tidak diikuti oleh perusahaan yang melakukan aktivitas eksploitasi minyak dan gas bumi di kabupaten Natuna. Salah satunya ditandai dengan tidak dilaksanakannya salah satu kewajiban perusahaan pertambangan tersebut, yaitu melaksanakan tanggungjawab sosial dan lingkungandi wilayah kabupaten Natuna sebagai tempat perusahaan tersebut melakukan aktivitas eksploitasi sumber daya alam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 74 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007. Penyebab tidak dilakukannya

Menyanyah

sa betah di Batam, sepatutnya pemerintah melakukan sesuatu yang mampu "menahan" para tamu itu. Dan untuk menahan seseorang agar betah di suatu tempat, itu salah satunya bisa dilakukan lewat karya-karya kesenian. Batam bisa saja secara rutin menggelar pertunjukan-pertunjukan yang bersifat tradisi, agar lebih unik dan spesifik. Jika Batam mampu menyatukan antara seni budaya dan pariwisata, maka bukan tidak

mungkin Batam akan berjalan seiring dengan Bali yang telah lebih dahulu dikenal dunia. Selain itu, dengan diliriknya kesenian ini sebagai salah satu sektor perekonomian, Batam bisa mengantisipasi gebrakan yang dilakukan negara Singapura. Setahu saya, Singapura sangat getol membangun gedunggedung kesenian atau pertunjukan dengan hasrat menjadikan negaranya sebagai pusat kesenian dunia, terutama Asia. Selayaknya, hal tersebut bisa kita manfaatkan. Banyaknya turis yang datang ke Singapura, saya percaya mereka akan melirik dan mau 'melompat' ke Batam. Tentu saja dengan syarat, kita bisa menyediakan apa yang bisa memuaskan hasrat para turis tersebut. "Kalau soal puas-memuaskan turis, di Batam ini memang tempatnya, bos," sambar Nurani saya. Ah, maksud saya, bukan menyediakan alat kepuasan yang satu itu. "Kau ni, merepeklah..."

Penutup " S a y a heran," kata Muluk menyambung ceritanya, "apakah sebab guruku membuat wasiat semacam itu. Apakah dia telah sengaja hendak mati, dengan membunuh diri. Tetapi saya teringat, sehingga keheranan saya hilang, bahwa sejak mati Hayati, memang

badannya sudah tidak sehat lagi. Kerap mulutnya terlanjur-lanjur saja menyebut mati. Dia mati dalam menulis akhir satu karangan. Di atas meja terletak tulisan yang penghabisan itu: "...dan akan tercapai juga kemuliaan bangsaku,persatuan tanah airku. Hilang perasaan perbedaan dan kebencian dan tercapai keadilan dan bahagia." Tiba di kalimat "bahagia" itu, sudah terhenti tulisannya dan tidak terang lagi apa ujungnya. Penanya terletak di atas kertas itu.

Sekarang, meskipun ada kekayaan ditinggalkannya, apalah gunanya bagiku. Padahal saya kehilangan dirinya, sahabatku, guruku, yang telah sekian lama kukenal kemuliaan dan kebersihan batinnya. Buat apa lagi kekayaan benda itu. Dia telah kukuburkan di dekat pusara orang yang menjadi angan-angannya selama hidupnya. Dan seketika hidupnya, kubur itu senantiasa dibelai

gungjawab terhadap kegiatan pertambangan minyak dan gas bumi terhadap aturan dan mekanisme mengenai wilayah yang menjadi sasaran penerima manfaat CSR dari perusahaan pertambangan. Sebagai daerah yang dieksploitasi sumber daya alamnya, sangat pantas jika kabupaten Natuna mengharapkan dan mempertanyakan keberadaan CSR perusahaan pertambangan yang melakukan eksploitasi di daerahnya. Permintaan Gubernur Kepulauan Riau H.M Sani kepada BPMIGAS supaya dana CSR tidak hanya untuk daerah penghasil tetapi juga daerah lainnya di provinsi Kepulauan Riau sebagaimana yang diberitakan dalam situs www.haluankepri.coma kan menjadi seperti pepatah “jauh panggang dari pada api”, karena jangankan untuk daerah lain yang ada di provinsi Kepulauan Riau, kabupaten Natuna saja sebagai daerah yang telah dieksploitasi sumber daya alamnya dan ditetapkan sebagai daerah penghasil minyak dan gas bumi saja tidak dapat menikmati CSR dari perusahaan pertambangan yang telah melakukan aktivitas eksploitasi sumber daya alam di daerahnya. Jadi, mana CSR-nya?***

Surat Pembaca

Jangan Lupakan Potensi Kesenian S E B A G A I kota industri yang juga berkemauan menjadi kota tujuan wisata, sebaiknya Batam tidak melupakan potensi-potensi yang selama ini nyaris terlupakan yakni kesenian. Kesenian dimaksud, adalah sebuah karya kreatif para seniman-seniman Batam baik itu yang sifatnya tradisi maupun kontemporer. Dengan memperhatikan karya-karya kesenian tersebut, saya percaya Batam mampu bersaing menjadi daerah tujuan wisata, tidak saja di Indonesia namun juga di kancah internasional. Hal tersebut didasari oleh kekayaan seni budaya dampak dari keheterogenitasan masyarakat yang tinggal di Batam. Kemajemukan masyarakat Batam, ditambah dengan kedekatannya dengan Singapura dan negara-negara pasific lainnya, menjadikan Batam mau tidak mau harus selalu mempersiapkan dirinya sebagai daerah singgah. Untuk itu, agar 'para tamu' mera-

CSR oleh perusahaan pertambangan disebabkan oleh beberapa hal antara lain karena, pertama, base operational perusahaan pertambangan tersebut tidak berada di wilayah kabupaten Natuna sehingga menyulitkan akses stakeholders di kabupaten Natuna untuk mempertanyakan mengenai CSR perusahaan pertambangan tersebut. Kedua, sebagai akibat base operational perusahaan pertambangan tersebut tidak berada di wilayah kabupaten Natuna, tentunya akan menyulitkan juga bagi perusahaan pertambangan yang melakukan aktivitas eksploitasi di wilayah kabupaten Natuna tersebut untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi kegiatan CSR yang akan dilaksanakannya. Ketiga, perusahaan pertambangan tersebut tidak memahami dan menyadari bahwa aktivitas eksploitasisumber daya alam yang dilakukannya tersebut berada di wilayah kabupaten Natuna sehingga perusahaan beranggapan tidak mempunyai kewajiban melaksanakan kegiatan CSR di kabupaten Natuna. Keempat, tidak adanya kebijakan pemerintah dalam hal ini Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP-Migas) selaku pihak yang bertang-

Gejala DBD Serang Warga HALO Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lingga, saat ini gejala penyakit demam berdarah dengue (DBD) sudah mulai menyerang warga. Untuk itu diminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan upaya pencegahan DBD ini, agar kasus DBD ini tidak meluas. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Wasalam Rianda 081364452xxx Daik Lingga ,Kabupaten Lingga JAWAB Terima kasih bu Rianda atas suratnya. Kami dari Dinkes Lingga telah melakukan sudah melakukan langkah-langkah antisipasi agar hal ini tidak menjadi wabah berlanjutan dengan jalan peyemprotan sarang nyamuk di beberapa daerah rawan. Meski sudah ada yang terserang DBD, kami jamin bulan ini tidak akan menjadi wabah, karena penanganan sementara sudah dilakukan, seperti fogging (penyemprotan) di sekitar rumah penderita oleh tim Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinkes dan puskesmas. Kami juga menyarankan, kepada warga masyarakat untuk melakukan gerakan tiga M yakni, menguras, menimbun dan mengubur benda-benda tersebut agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya jenis nyamuk Aedes Agypti. Namun ada hal yang lebih mudah dan lebih efektif dilakukan untuk memberantas penyakit yang satu ini, yaitu dengan memberantas jentik nyamuk demam berdarah. Jentik nyamuk ini hidup di air yang bersih seperti di bak mandi, kaleng, plastik, ataupun pot bunga serta barang apa saja yang bisa menampung air. Sekian penjelasan ini semoga bermanfaat Hormat Kami

Pojok dan diperbaikinya. Ke sana dia kerap kali bermenung. Di sana dia kukuburkan, karena di sana baru hatiku puas. Supaya kuburan dua sesaing itu dapat menjadi lukisan tamsil dan ibarat bagi orang yang datang kemudian." Sekian cerita Muluk. Demikian penghabisan kehidupan orang besar itu. Seorang di antara pembina yang menegakkan batu pertama dari kemuliaan bangsanya; yang hidup didesak dan

165

dilamun oleh cinta. Dan sampai matinya pun dalam penuh cinta. Tetapi sesungguhnya dia meninggal, namun riwayat tanah air tidaklah akan dapat melupakan namanya dan tidaklah akan sanggup menghilangkan jasanya. Karena demikian nasih tiaptiap orang yang bercita-cita tinggi; kesenangan buat orang lain. Buat dirinya sendiri tidak. Sesudah dia menutup mata, barulah orang akan insaf siapa sebetulnya dia...". (selesai)

dr Ignasius Luti Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga

√ Bintangi Iklan Antikorupsi Malah Korupsi - Bisa-bisa iklan terbaru muncul 'Ayo Korupsi' √ Importir Lokal Keluhkan Birokrasi - Dah biase, namanya juga birokrasi REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.

-


S U M B A R-R I A U

6

Sabtu,

Pemko Solok-BNK Antisipasi Peredaran Narkoba SOLOK —- Pemerintah Kota (Pemko) Solok akan terus menggalang kerjasama dengan Badan Narkotika Kota (BNK) Solok, aparat penegak hukum dan elemen masyarakat anti narkoba, untuk mengantisipasi terjadinya penggunaan dan penyalahgunaan narkoba di daerah ini. Walikota Solok, Irzal Ilyas di Solok, Jumat (3/2) mengatakan, dirinya tidak ingin kasus yang menimpa warga di Tugu Tani Jakarta terjadi di Kota Solok. Makanya, langkah antisipasi penggunaan dan penyalahgunaan narkoba terus ditingkatkan. Langkah antisipasi ini diantaranya, dengan melaksanakan penyuluhan bahaya narkoba pada semua elemen masyarakat, sosialisasi dan memasang pamflet anti narkoba dan himbauan melalui media cetak dan elektronik. Pemko Solok secara intensif juga melakukan koordinasi dan kerjasama dengan BNK Solok, Muspida, organisasi Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) dan elemen masyarakat lainnya. "Upaya pemberantasan narkoba membutuhkan gerakan komprehensif, multi dimensi dan terkoordinasi dengan baik, serta melibatkan pemerintah, dan seluruh unsur lapisan masyarakat dalam memberantas peredaran dan penggunaan minuman keras dan narkoba,” katanya. (ant)

Pemkab Solok Bentuk Kelompok Siaga Bencana SOLOK — Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat akan membentuk Kelompok Siaga Bencana di 74 nagari (desa adat) daerah itu guna meningkatkan kesiapan menghadapi bencana. "Kita telah meminta semua wali nagari (kepala desa adat) agar mensponsori warga membentuk Kelompok Siaga Bencana (KSB) dan mensosialisasikan kegiatan ini kepada masyarakat agar tanggap terhadap bencana," kata Wakil Bupati Solok, Desra Ediwan Anantanur, di Arosuka, Jumat (3/2). Dikatakan, anggota masyarakat yang aktif dalam KSB akan didik dan dilatih bagaimana pola penanganan jika terjadi bencana. Karena itu, kegiatan ini sangat besar manfaatnya terutama meminimalisir korban jika terjadi bencana. Apalagi Kabupaten Solok merupakan daerah rawan bencana seperti banjir yang sering terjadi di Kecamatan Kubung, Kecamatan X Koto Singkarak, akibat luapan Batang Lembang dan juga tanah longsor yang sering melanda hampir semua kecamatan di daerah itu. Bencana lain adalah bahaya letusan Gunung Talang yang dampaknya bisa mencapai Kecamatan Gunung Talang dan Kecamatan Lembah Danau Kembar. "Pada cuaca ekstrem ini masyarakat dituntut waspada. Khususnya di daerah yang berpotensi banjir dan longsor. Makanya teknik penanggulangan bencana harus dipahami masyarakat," katanya. Menurut dia, masyarakat harus memahami karakteristik bahaya dengan mengetahui fenomena alam. Di tengah musim panas juga bisa turun hujan, sebaliknya di musim hujan tiba-tiba bisa terjadi kemarau, kondisi ini menuntut kewaspadaan dan kecerdasan menghadapinya. Di tempat terpisah, Ketua DPRD setempat, Syafri, menyatakan penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab semua pemangku kepentingan, baik Pemkab, PMI dan masyarakat sendiri.Menurut dia, untuk meminimalisasi korban jika bencana terjadi setiap individu hendaknya bisa mengetahui tentang tata cara menghadapi bencana. "Pemahaman menghadapi bencana harus diberikan kepada masyarakat, mengingat Kabupaten Solok merupakan daerah rawan bencana,"katanya.(ant)

4 Februari 2012

Aktivitas Kembali Normal Kantor Bupati Agam LUBUKBASUNG — Aktivitas PNS di Kantor Bupati Agam, Sumatera Barat, Jumat (3/2) kembali normal, setelah sempat terhenti akibat unjuk rasa anarkhis warga Suku Tanjung Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung, Agam, Kamis(2/2). Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Agam, Isman Imran, di Lubukbasung, Jumat mengatakan, semua PNS sudah kembali bekerja seperti semula dan masyaANTARA-SUMBAR rakat sudah bisa mendapatkan NYARIS BENTROK — Perwakilan Suku Tanjung Manggopoh Kecamatan Lubukbasung, nyaris bentrok dengan massa dari PT Mutiara Agam pelayanan. di depan kantor perusahaan tersebut saat perwakilan mereka hendak melihat tapal batas di Tiku Lima Jorong Kecamatan Tanjung Mutiara, Ia menambahkan, masyarakat Kamis (2/2). yang berurusan ke kantor bupati maupun PNS yang bertugas tidak untuk pelayanan masyarakat ma“Aula dan pintu depan Kantor pihak PU Kabupaten Agam masih seluas 2.500 hektar semenjak perlu khawatir, karena aparat akan sih bisa digunakan, sehingga pega- Bupati Agam masih dibiarkan, melakukan penghitungan berapa tahun 1988 dikembalikan. melakukan pengamanan agar hal- wai bisa kembali bekerja dan mem- karena ini akan menjadi barang jumlah kerugian yang dialami Aksi itu berujung anarkhis hal yang tidak diinginkan tidak bersihkan pecahan-pecahan kaca bukti,”tambahnya. akibat pengrusakan itu. dengan melakukan pengruterjadi. Pihak kepolisian dari Polres yang berserakan di ruangan. BeIa menyebutkan, di antara Sebelumnya, aksi unjuk rasa sakan sejumlah fasilitas di KanAgam yang dibantu Polda Sumbar, berapa ruangan lanjut dia, me- gedung yang mengalami kerusa- dilakukan ribuan massa dari tor Bupati Agam. Setelah ada Dinas Pekerjaan Umum telah mang belum bisa digunakan se- kan, kaca bagian depan ruangan Suku Tanjung Mang gopoh perjanjian antara perwakilan selesai melakukan identifikasi perti aula pertemuan dan bagian kabag umum, ruangan staf ahli, Kecamatan Lubukbasung ke Suku Tanjung Manggopoh, kerusakan infrastruktur gedung depan Kantor Bupati Agam, karena aula utama, ruangan rapat, ruang- Kantor Bupati Agam. Mereka Bupati Agam Indra Catri, Polres kantor bupati. di lokasi tersebut kondisinya ma- an sespri. menuntut tanah ulayat mereka Agam akhirnya aksi itu dapat Hasilnya, kata dia, peralatan sih parah. Terkait kerugian, kata dia, yang diambil PT Mutiara Agam dibubarkan. ( a n t )

Kondisi Abrasi Makin Parah Dewan Upayakan Anggaran dari Provinsi TELUK KUANTAN N— Anggota DPRD Provinsi Riau akan berupaya agar anggaran untuk pembangunan turap di Desa Banjar Padang dan Desa Seberang Pantai Kecamatan Kuantan Mudik, diprioritaskan dari Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Riau. Pasalnya abrasi yang terjadi pada dua tebing tersebut sudah terkategori bencana alam. Pantauan Haluan Riau, Jumat (3/2), kondisi tebing yang

runtuh di hilir Jembatan Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik makin parah. Derasnya air Sungai Kuantan mengikis bibir tebing dan semakin mengancam jalan dan rumah penduduk. “Untuk pembangunan turap di dua tebing sekitar lokasi Jembatan Lubuk Jambi ini, kita akan dampingi agar anggaran untuk pembangunan turap secepatnya masuk dan dianggarkan. Hal ini mengingat semakin parahnya lokasi abrasi di dua

desa tersebut yang mengancam sejumlah rumah masyarakat,” kata anggota DPRD Provinsi Riau Muhammad Dunir kepada Haluan Riau beberapa waktu lalu. Politisi PKB, putra asli Kuansing ini juga mendesak Dinas Bina Marga Sumber Daya Air Provinsi Riau serius menanggapi aspirasi masyarakat, karena saat ini kondisi tebing yang berada di hilir Jembatan Lubuk Jambi semakin hari semakin parah dikikis

Lalulintas Pelalawan-Pangkalan Kerinci Putus Total Tanah Timbun Turun Drastis P E LA LAWA N N— Arus lalulintas di jalan poros Kecamatan Pelalawan, putus total akibat tanah timbun di areal pembangunan box culvert di kawasan itu, turun drastis sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan. Peristiwa itu terjadi, Kamis (2/2). Sebelumnya, hujan deras sempat mengguyur kawasan itu sehingga membuat tanah timbun tersebut hanyut dibawa air. Pembangunan box culvert tersebut menggunakan dana APBD Pelalawan tahun 2011 dengan rekanan CV Melindo. Demikian diungkapkan Lurah Pelalawan Yubrizal SH, Jumat (3/ 2). Dikatakan, akibat tanah timbun yang turun drastis tersebut, kendaraan tidak bisa melintasi bangunan box culvert yang dirancang lebih tinggi dari badan jalan. Dikatakan, tanah timbun tersebut dibangun selebar 4 meter di sisi kiri dan kanan jalan. Namun pihaknya menilai, timbunan tersebut kurang padat, se-

hingga mudah dibawa hanyut oleh air saat hujan deras Kamis kemarin. Ia melihat, rekanan hanya mengambil tanah di sekitar areal bangunan untuk membuat tanah timbunan tersebut. "Kami menduga tanah timbunnya kurang padat, sehingga mudah dihanyutkan air," ujarnya. Menurutnya, kondisi saat ini, tentu saja membuat masyarakat di kawasan itu jadi terganggu aktivitasnya. Sebab, ruas jalan poros tersebut merupakan satu-satunya penghubungan Kecamatan Pelalawan menuju Pangkalan Kerinci. Selain itu, kondisi di lapangan juga sudah dilaporkan kepada Camat Pelalawan dan instansi terkait lainnya. "Untuk mengatasinya, tadi pagi saya sudah coba hubungi Dinas Bina Marga agar mengingatkan kontraktor pelaksananya. Namun belum berhasil karena telepon seluler dinas maupun kontraktor tidak aktif," tambahnya. Pihaknya berharap, ke depan instansi terkait lebih awas dalam menunjuk rekanan pelaksana, se-

hingga pekerjaan pembangunan bisa berjalan dengan maksimal. Terancam Blacklist Dinas Bina Marga Pemkab Pelalawan mengancam akan menjatuhkan sanksi blacklist terhadap CV Melindo, jika perusahaan itu tidak memperbaiki timbunan di areal pembangunan box culvert yang dikerjakaan perusahaan itu. Hal itu diungkapkan Kadis Bina Marga Pelalawan Hasan Tua MT melalui Kabid Sarana Jalan Hamdi St, kemarin. Dikatakan, CV Melindo merupakan rekanan yang dipercaya membangun box culvert yang berada di Jalan poros di Kecamatan Pelalawan. Saat ini, proyek tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan perusahaan itu. Namun timbunan tanah yang ada di areal tersebut saat ini terus menyusut, sehingga membuat arus lalu lintas di kawasan itu jadi terganggu. Karena masih berada dalam masa pemeliharaan, maka rekanan tersebut diharuskan menambah timbunan di areal box culvert agar

arus lalu lintas di kawasan itu tidak terganggu. Kondisi saat ini, akibat tanah timbun yang terus merosot, arus kendaraan jadi terganggu, karena kesulitan bila hendak melintasi box culvert tersebut. Bahkan belum lama ini sempat terjadi kemacetan total di areal itu karena kendaraan tidak bisa melintas. Bila penimbunan di areal itu tidak dilakukan, tidak tertutup kemungkinan pihaknya akan menjatuhkan sanksi blacklist atau bila perlu menahan dana sebesar 5 persen dari total nilai kontrak, karena rekanan dinilai melanggar aturan main. "Selama masih dalam masa perawatan, itu menjadi tanggung jawab rekanan," ujarnya. Menurut Hamdi, pihak rekanan menuding turunnya timbunan itu akibat adanya truk tronton dengan berat melebihi batas wajar melintasi kawasan itu, sehingga timbunan jadi turun. Namun rekanan berjanji akan segera memperbaiki timbunan tersebut dengan menurunkan alat berat. ”Kontraktornya sudah berjanji akan memperbaiki. Itu janji mereka kemarin," ujarnya. (hem)

Pasar Nagari Perlu Dikelola Pemerintah Setempat P A D A N G — Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Sumatera Barat mengimbau kepada pemerintah kabupaten dan kota di Sumbar untuk segera menyerahkan pengelolaan pasar nagari atau setingkat desa kepada pemerintahan yang ada di Nagari. "Hal itu mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 42 tahun 2007 tentang Pengelolaan Pasar Desa, dimana seluruh pasar yang berada di nagari pengelolaannya harus diserahkan kepada pemerintah setempat," kata Kepala Bidang Usaha Ekonomi Masyarakat BPM

Sumatera Barat, Herzadi Lazran di Padang, Jumat (3/2). Ia menyebutkan, saat ini tercatat jumlah pasar nagari yang ada di Sumatera Barat sebanyak 404 pasar. Dari 404 pasar tersebut, sebanyak 350 diantaranya telah dikelola langsung oleh pemerintah nagari dan hingga saat ini masih ada 54 lainnya yang masih dikelola oleh pemerintah kabupaten dan kota, kata dia. Ditargetkan, pada 2012 seluruh pasar nagari pengelolaannya telah dilakukan sepenuhnya oleh pemerintah nagari, sehingga seluruh

retribusi yang diterima menjadi pemasukan bagi nagari. "Permintaan itu, juga telah disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno pada rapat koordinasi kepala daerah seSumatera Barat, agar pengelolaan pasar nagari diserahkan kepada pemerintah lokal," kata dia. Selain itu, pada Maret 2012 akan dilaksanakan lomba pasar nagari terbaik tingkat nasional oleh Kementerian Dalam Negeri dimana Sumatera Barat telah menyiapkan dua pasar untuk diikutkan sebagai nominasi. Kriteria yang dinilai antara lain

minimal 50 persen dari komoditi yang dijual merupakan produk dari nagari tersebut, 50 persen pedagang yang berjualan merupakan warga setempat serta hal lainnya. Ia menjelaskan, pasar nagari dibagi atas tiga tipe yaitu A dimana pasar tersebut dikelola oleh pemerintah setempat dan murni milik nagari. Sedangkan tipe B yaitu pasar yang dimiliki dua nagari dan pengelolaanya dilakukan bersama dan tipe C dimiliki oleh lebih dari dua nagari atau lebih tepat disebut sebagai pasar kecamatan. (ant)

derasnya air Sungai Kuantan. “Kalau bisa tahun ini turap dibangun di dua titik yang abrasi,” pungkasnya. Hal senada juga dikatakan anggota DPRD Provinsi Riau, Abu Bakar Sidik. Dia mengatakan sebaiknya anggaran untuk pembangunan turap diusulkan pada Badan Penanggulangan Bencana karena merupakan bencana alam yang menghanyutkan puluhan pohon dan menyebabkan tebing sekitar runtuh. Ini juga disebabkan akibat banjir yang melanda daerah ini beberapa waktu lalu.

“Untuk pembangunan turap di daerah hilir jembatan Lubuk Jambi, tidak masuk dalam pembahasan APBD Riau. Kita tetap berusaha agar turap ini segera dibangun,” katanya. Dari keterangan Kepala Desa Banjar Padang Suhendri, panjang lokasi tebing yag runtuh sekitar 300 meter, hal ini disebabkan derasnya air Sungai Kuantan yang menghantam pinggir tebing. Sedikitnya sudah ratusan pohon yang hanyut terbawa arus Sungai Kuantan. Kita sangat berharap turap ini segera dibangun,” harapnya. (rob)

Bupati Tinjau Lokasi Pengambilan Api PON SIAK K— Semakin mendekati hari pelaksanaan PON XVIII di Riau September 2012 mendatang, berbagai persiapan untuk pagelaran akbar bidang olahraga di Indonesia ini telah dilakukan, dimatangkan dan dirampungkan oleh PB PON XVIII 2012 Riau, begitu pula halnya dengan persiapan perjalanan dan kirab Api PON tersebut. Bupati Siak H Syamsuar usai menerima tim Chef De Mission yang berkunjung ke Siak untuk melakukan rapat koordinasi dan melihat persiapan venus, langsung menuju ke Kecamatan Minas meninjau tempat persiapan lokasi upacara penyerahan api PON yang bersumber dari

gas alam. Api ini memiliki nilai historis karena bersumber sebagai sumur minyak tertua di Riau yang terletak di Minas, Kamis (2/2). Dikatakan bupati, api gas alam di Minas itu merupakan sumur minyak pertama yang ditemukan pada Maret 1941. Sedangkan pengeborannya dilakukan 10 Desember 1943 dengan kedalaman 800 meter. "Oleh karenanya, sangatlah tepat apabila dijadikan sebagai sumber api PON XVIII 2012 Riau," ungkapnya. Menurut dia, keberadaan api dalam iven olahraga seperti PON ini mempunyai arti penting guna memberikan semangat dan motivasi

untuk meraih prestasi terbaik. Hadir pada peninjuan tersebut, Ketua Sub Bidang Api PON XVIII Provinsi Riau Mayor Inf. Marwan, Pihak PT Chevron, Kadis PU Siak Irving Kahar Arifin, Sekretaris Dinas Perhubungan dan Infokom Siak Budhi Yuwono, Camat Minas Afrizal, Danramil Siak Sumarno. Pada saat peninjuan tersebut, rombongan melihat langsung lokasi layout perencanaan pengambilan api PON serta tempat api PON, yang akan dibawa ke lapangan sepakbola Chevron dan membahas seputaran persiapan di lokasi tersebut serta jarak dari tempat api de.(ans) ngan lapangan upacara.(ans)

Tim CDM PON Kunjungi Siak SIAK K— Sebagai salah satu daerah yang mempertandingkan tiga cabang olahraga PON XVIII September mendatang, Kabupaten Siak mendapat kunjungan dan peninjauan langsung dari panitia pelaksana PON pusat, pengurus besar PON Riau serta Chef de Mission (CDM) Meeting PON XVIII Tahun 2012 Provinsi Riau di Kabupaten Siak, yang merupakan pengurus PB PON seluruh provinsi di Indonesia. Beberapa agenda yang dilaksanakan diantaranya meninjau langsung sejumlah venue PON di Siak seperti untuk cabang balap sepeda, kempo dan sepatu roda. Kunjungan panitia PON diterima Bupati Siak H Syamsuar bersama Wakil Bupati Siak dan sejumlah pengurus Sub PB PON Siak di Zamrud Room, Kediaman Bupati Siak, Kamis (2/2). Diperkirakan seluruh pengerjaan venue PON selesai Agustus 2012 mendatang. Beberapa langkah awal yang telah digesakan Siak untuk menyukseskan pelaksanaan iven olahraga terakbar di Indonesia ini menurut bupati den-

gan telah dikibarkannya bendera peserta PON, yang nanti akan melakukan pertandingan di Siak. "Ketika kita melewati jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah itu, kita bisa melihat bahwa sudah ada bendera dari seluruh provinsi peserta PON yang sudah kita kibarkan. Ini langkah awal sebagai bentuk Siak yang siap menyukseskan PON nanti," paparnya. Sementara itu, untuk persiapan venue pertandingan, venue kempo per 31 Januari sudah mencapai 95 persen. Diperkirakan sebanyak 192 orang atlet, 100 orang official, beserta tim medis, hakim pertandingan, tim deligate, pengawas pertandingan dengan total 394 orang akan hadir di Kabupaten Siak pada pertengahan September tahun ini. Untuk venue cabang sepatu roda yang terletak di Kecamatan Mempura, hingga saat ini baru sekitar 5%. Kata bupati masih dalam proses tender. Diperkirakan bisa selesai minggu ke empat Mei, sedangkan terkait syarat untuk di ujicoba terlebih dahulu, akan dilakukan pada bulan Juni. Dan untuk kesiapan fisik ban-

gunan dan tribun secara keseluruhan selesai minggu ketiga Agustus. Pada cabang ini jumlah atlet dan personel pendukung lainnya diperkirakan mencapai 293 orang. Dari cabang balap sepeda yang akan digelar 13 s/d 18 September untuk nomor cross country dan down hill di Kerinci Kanan, dengan panjang lintasan mencapai 4.500 meter, sedang dalam proses lelang pekerjaan dan akan selesai pada bulan Juli. Dan untuk jalur individual road race putra dengan jarak tempuh 167 Km dan putri 85 Km yang akan melintasi tiga kecamatan di Kabupaten Siak, Syamsuar menegaskan semua jalan untuk venue balap sepeda akan segera selesai Juli 2012. Sementara venue kategori BMX yang berada di depan gedung DPRD Siak, pengerjaan sudah mencapai 87% dan akan diselesaikan pada tahun 2012. "Diperkirakan selesai bulan Juli 2012," terang Syamsuar. Sebanyak 372 atlet ditambah official, dewan hakim, tenaga medis, jurnalis dan pengawas dipastikan akan meramaikan (ans) Kota Siak.(ans)


SAMBUNGAN

7

Sabtu,

CIMB Niaga

Sambungan hal 1

mendatang. Lewat dari itu, kita kenakan denda lagi dua persen dari yang seharusnya dibayarkan,"tegasnya. Bank Indonesia (BI) Batam menyatakan Bank CIMB Niaga Tanjungpinang melanggar aturan tentang lalulintas keluar masuk uang di wilayah Pabean. Pihak CIMB membawa uang 2 juta dolar Singapura atau setara dengan Rp14 miliar melalui pelabuhan Tanjungpinang tanpa dokumen lengkap. Uang tersebut diambil dari Bank UOB Singapura tanpa dilengkapi dokumen hingga disita BC, Selasa (31/1). Hari mengatakan, sanksi administrasi sudah diberikan kepada CIMB niaga. BC dalam hal ini, sifatnya hanya menunggu, kapan kesanggupan Bank CIMB Niaga membayarkan denda itu.

Setelah Bank CIMB Niaga membayarkan denda maka, seluruh uang sitaan Rp14 miliar akan dikembalikan. "Rencananya hari ini, (kemarin) CIMB mau membayarkan denda. Setelah itu baru bisa diambil uangnya. Nanti ada perkembangan kita informasikan,"kata Hari. Di tempat terpisah, Bagian Umum Bank CIMB Niaga cabang Tanjungpinang, Dikki tidak mau berkomentar. Ia beralasan yang berhak adalah pimpinan. "Saya hanya di Bagian Umum bang. Seharusnya pimpinan yang berkomentar mengenai masalah ini. Nanti saya sampaikan ke pimpinan agar dapat dipertemukan dengan abang, agar semuanya jelas dan konkrit pernyataannya nanti," kata Dikki, kemarin. Pimpinan BI Batam, Elang meng-

KM Sampurna

Sambungan hal 1

kamar mesin (KKM), Tia Sui Tie (juru mudi). Selanjunya Tan A Tie, Hidayat bin Nen Ahmad, Rudi, Kutai, Herman bin Marhali, Mustapa, Tang Huat, Kamauddin, Tafikurrahman dan Zulkifli bin Said Abdul Majid. Informasi di lapangan, KM Sampurna yang dinahkodai Fauzi Muhammad Nasir berangkat dari Jurong, Singapura sekitar pukul 02.00 WIB menuju pelabuhan Tanjung Balai Karimun. Tepatnya di Perairan Selat Phillips, Melaka muncul kapal super kargo warna hitam dari arah Takong Hiu menuju perairan Malaysia. Nahkoda kapal Sampurna berusaha mematikan mesin untuk mengurangi laju kapal dan memutar haluan. Namun naasnya begitu haluan kapal berputar, kapal kargo sudah berada di depannya. Tabrakan pun tak bisa dihindari. "Kami sudah berusaha mematikan mesin untuk mengurangi laju kapal dan memutar haluan, namun tabrakan

tidak dapat dihindari. Haluan kanan kapal kami menabrak kapal super kargo itu," kata Nahkoda KM Sampurna Fauzi M Nasir, kemarin. Begitu tabrakan, kata Fauzi rangka kapal pecah dan mengalami kebocoran besar hingga air laut memenuhi lambung kapal. Selanjutnya dia, memerintahkan seluruh krunya untuk mengenakan jaket pelampung. Fauzi berusaha mencari pertolongan dan membakar kain untuk memicu asap, agar kapal lain tahu bahwa pihaknya butuh pertolongan. Namun usahanya sia-sia, tidak satupun kapal yang mendekat. Dalam situasi itu, salah seorang kru kapal yakni Tia Sui Tie menghubungi Kwan Li alias Muhdi selaku pemilik kapal untuk meminta pertolongan. Mendapat laporan dari anak buahnya, Tia segera menghubungi Lanal Tanjungbalai Karimun untuk meminta pertolongan. Petugas SAR Lanal Karimun langsung menuju ke lokasi kejadian.

suatu yang sah saja. Pasalnya, Kejati Kepri belum begitu meyakini oknum instansinya melakukan hal itu. Direktur Ditreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Fadil belum mau menjelaskan secara detail mengenai dugaan pemerasan yang dilakukan aparat penegak hukum ini. Namun ia mengatakan, status pelaku yang dilapokan oleh pegawai Dinas PU ini masih sebatas saksi. "Masih berstatus sebagai saksi," ujarnya. Informasi yang diperoleh di lapangan, kasus ini ditangani oleh Direktorat Reskrimsus. Penyidik masih terus mendalami kasus tersebut. "Buktinya masih dipelajari. Masih panjang waktu untuk membuka kasus ini," ujar seorang perwira di Ditreskrimsus kepada wartawan, kemarin. Dia mengaku memang ada bukti yang dipegang oleh penyidik. Namun belum bisa dibuka, takutnya barang bukti lain yang masih dikejar dihilangkan. "Cukup kuat barang bukti itu. Tapi santai dan sabar ya," ujarnya. Tetapi saat ini, pelaku dibawa oleh Kejati? Tidak ada masalah dibawa oleh siapapun, katanya, pokoknya proses kasus tetap jalan. Dan ada waktunya, tambahnya, kita giring pelaku ke Polda Kepri. "Yakinlah. Proses tetap jalan," katanya. Di tempat terpisah, anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Sukaryo mengaku turut berduka cita atas kasus yang menimpa aparat penegak hukum di daerah ini. Untuk itu, pihaknya meminta Kajari agar segera melakukan pembenahan di dalam internal Kejaksaan, agar ke depan kasus ini tidak terulang kembali. "Tentu kami ikut berduka cita lah. Dan kami meminta agar Kajari segera melakukan pembenahan di internal Kejaksaan. Kepada masyarakat, kami memberikan apresiasi atas kepeduliannya dalam penegakkan hukum di daerah ini. Kajati Titip Sejumlah Kasus Jabatan Kejari Batam diserahterimakan dari pejabat lama Ade Eddy Adhyaksa ke pejabat baru, I Made Astiti

Ardjana di Kejati Kepri, kemarin. I Made sebelumnya menjabat Kepala Sub Direktorat Tindak Pidana Umum di Kejaksaan Agung (Kejagung). Sementara pejabat lama, Ade Eddy Adhyaksa akan menduduki jabatan barunya sebagai Kepala Bagian Pengembangan Kepegawaain di Biro Kepegawaian Kejagung. Kajati Kepri M Adi Toegarisman menegaskan pergantian tersebut merupakan upaya penyegaraan dan promosi jabatan yang lazim terjadi intitusi Adiaksa tersebut. "Saya ingin menggaris bawahi bahwa mutasi dan promosi jabatan di institusi kami (Kejaksaan) sudah merupakan hal yang lazim dan seharusnya dimaknai sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi kepada masingmasing pihak," tegas Adi dalam pengarahan singkatnya kepada kedua pejabat eselon 4B tersebut. Sebagai tugas awal kepada Kajari Batam yang baru, Adi meminta yang bersangkutan untuk segera membuat laporan terkait kasus dugaan pemerasaan yang dilakukan oleh oknum jaksa di Kejari Batam. Selain itu, Adi juga meminta yang bersangkutan dapat mempelajari secara menyeluruh karakteristik masyarakat Batam sehingga mampu melaksanakan tugas-tugas penegakan hukum secara baik. Koordinator Forum Lintas Pemuda Anti Korupsi (FLPAK) Kota Batam, Hubertus LD menyerukan agar Kajari yang baru dapat menuntaskan berbagai kasus yang selama ini prosesnya dianggap stagnan, seperti halnya sejumlah proyek pengadaan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam. "Kita berharap yang bersangkutan (Kajari baru) dapat mengusut tuntas berbagai dugaan korupsi yang terjadi di Batam," harapnya. Untuk itu, kata Hubertus, ada baiknya Kajari yang baru segera berkoordinasi dengan seluruh pihak penegak hukum lainnya, salah satunya Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang selama ini menjadi tumpuan masyarakat dalam menyampaikan berbagai temuan doz) korupsi di Batam. (cw55/ (cw55/doz)

"Si Datuk

Sambungan hal 1

Pemilik nama lengkap Haji Incik Muhammad Damsyik sebelumnya mengalamai penurunan daya tahan tubuh lantaran sumsum tulang belakangnya tidak dapat menghasilkan antibodi. Almarhum yang dilahirkan di Teluk Betung Lampung 14 Maret 1929, kondisi kesehatannya sempat membaik setelah dirawat pada 12 Januari lalu. Tetapi Tuhan berkehendak lain hingga almarhum kembali kepangkuan Sang Pencipta. Cucu HIM Damsyik, Erik, mengatakan sebelum meninggal kakeknya meminta semua cucunya berkumpul. "Opa malamnya minta kami sekeluarga kumpul semua," kata Erik menceritakan momen pada Kamis malam. "Kami dalam keadaaan panik, semuanya datang ke rumah sakit," katanya. Memang kata dokter, Erik menceritakan, keadaan Opa tidak membaik sore ke malamnya. "Opa bilang mau lihat anak dan cucu semuanya malam itu," ujarnya. Keluhan terakhir Damsyik yang juga dikenal sebagai jago dansa itu sesak nafas dan keletihan. "Opa sudah mulai tidak mau makan dari kemarin," katanya. Sementara itu Beni Damsyik, anak keempat almarhum mengatakan banyak pesan yang ditinggalkan untuk

Operasi itu dipimpin Perwira Staf Operasi Lanal Tanjung Balai Karimun Kapten Laut (P) Agus Yunianto dengan menggunakan kapal patroli keamanan laut, Sea Rider. Perwira Pelaksana Mayor Laut (P) Ashari Sunan Abidin mengatakan posisi kejadian di 103.3361 bujur timur dan 1008.885 lintang utara. Saat tim Lanal Tanjung Balai Karimun tiba di lokasi sekitar pukul 06.45 separuh badan kapal sudah tenggelam. Sementara seluruh kru kapal sudah mengapung di laut. Satu per satu kru kapal lalu dievakuasi ke atas kapal SAR Lanal. "Beberapa kru kapal yang luka-luka ringan segera diobati petugas kesehatan Lanal dan sebagian lain sudah dipulangkan," jelasnya. Pemilik kapal Kwan Li mengatakan terkait tenggelamnya kapal itu, pihaknya mengalami kerugian materil sekitar Rp1,5 miliar yang meliputi harga kapal, crane beserta muatannya. (ham)

Oknum Jaksa

Sambungan hal 1

perjalanan tidak terbukti maka institusi kejaksaan akan memberikan perlindungan kepada yang bersangkutan. "Tim kami akan turun untuk mengumpulkan bukti-bukti, apakah dalam kasus tersebut telah terjadi tindak pidana korupsi, atau justru upaya penjebakan terhadap jaksa bersangkutan," ungkap Kajati. Menurut Kajati, jika dalam perjalanan kasus tersebut ternyata ada tindak pindana korupsi, maka tidak ada ampun bagi yang bersangkutan dan kasus tersebut akan diteruskan hingga ke tingkat pengadilan. Begitu juga sebaliknya, kalau ternyata kasus tersebut muncul indikasi adanya upaya untuk menghalanghalangi atau menghambat proses hukum, maka kasus itu harus diteruskan pada ranah hukum. "Kita ingin membuka kasus ini seterang-terangnya, kita akan ungkap ada tidaknya pelanggaran dalam kasus tersebut," tegasnya. Adi mengakui, bahwa SOP pelaksanaan tugas yang dijalankan oleh jaksa dalam mengungkap atau menelusuri kasus, harus ada surat perintah yang disampaikan oleh jaksa bersangkutan ke atasannya yang ditembuskan ke Kejati. Hal tersebutlah yang akan menjadi titik awal masuk ke perkara tersebut. Ditanya berapa lama waktu yang dibutuhkan M Adi berjanji paling lambat 1 bulan untuk menuntaskan kasus tersebut. Sementara itu Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono mengatakan oknum jaksa itu diserahkan ke Kejati untuk menjalani pemeriksaan secara internal di kejaksaan. Menurut Hartono, kasus dugaan pemerasaan ini akan terus ditindak lanjuti sesuai proses hukum yang berlaku. Hanya saja, tambahnya, pihak kejaksaan membawa pelaku untuk menjalani pemeriksaan secara internal. "Kita masih mendalami kasus itu. Dan saat ini penyidik terus bekerja untuk membawa kasus ini ke ranah hukum," ujarnya. Kenapa dan apa alasannya dibawa ke Kejaksaan? Hartono mengatakan se-

atakan sesuai Peraturan Bank Indonesia No 4/8/PBI/2002, uang yang dibawa dengan jumlah Rp100 juta atau lebih wajib mendapatkan izin dari BI dan dilaporkan ke BC. Sementara untuk valuta asing tidak wajib lapor ke BI. Namun harus mendapatkan izin dari Direktorat Bea dan Cukai. Wajib lapor ini kata Elang merupakan cara untuk mencegah terjadinya praktek pencucian uang, disamping juga untuk mengetahui keaslian atau tidaknya uang tersebut. Sementara untuk pelanggaran ketentuan membawa uang dari Daerah Pabean Indonesia Lainnya (DPIL) ke luar daerah pabean (LDP) tanpa izin BI (pasal 7 Perdirjen 01/BC/2005) dikenakan denda 10 persen dari jumlah uang yang dibawa.(( cw40)

anak, cucu dan cicitnya. "Terutama pada 30 cucunya. Beliau pesan baik-baik, agar jadi anak yang sholeh, jangan mudah terpengaruh pergaulan bebas. Dan jangan sentuh narkoba dan jangan sampai kena seks bebas," ujar Beni saat ditemui di rumah duka, Jumat, (3/2). Pesan HIM Damsyik bukan tanpa alasan. Diutarakan Beni, sebagai anak ia juga sudah sering diberi pesan oleh ayahnya tersebut. "Selama hidupnya, Papah selalu beri pesan ke saya, ingatkan yang baik buat cucu-cucunya. Beliau adalah sosok yang sangat menyayangi semua anak dan cucunya, selalu menanyakan keadaan,"ujar Beni. Beni juga menceritakan, kondisi kesehatan ayahnya sebelum meninggal sempat membaik. Namun takdir berkata lain. "Tadi malam memang kita sudah diberitahu dokter soal kondisi Papah yang menurun. Kata dokternya kita sebagai orang muslim harus pasrah, karena semuanya di bawah ukuran standar, di bawah rata rata, tekanan darah dan sebagainya," ujar Beni. Impian Belum T Tee rrcc a p a i HIM Damsyik sebelum meninggal memiliki banyak impian yang belum tercapai. Kepada sahabatnya, Ki Kusumo, almarhum sempat bercerita ingin membuat film tentang anak Indonesia. "Saya memang baru satu film deng-

an beliau, tapi saat syuting, saya sering ngobrol dengan beliau. Dia punya impian ingin membuat film tentang Anak Indonesia, itu yang saya ingat, " ujar Ki Kusumo saat ditemui di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, kemarin. Dalam ceritanya ketika itu, Damsyik sangat berharap bisa membuat film yang menceritakan soal perjalanan kisah anak Indonesia yang berhasil meraih sukses. Ki Kusumo juga tak henti-hentinya memuji sosok HIM Damsyik. Baginya, almarhum itu adalah sosok pria yang disiplin. "Beliau orang yang baik, sangat disiplin.Sosok luar biasa, hebat, kalau syuting pulangnya terakhir. Beliau aktor senior yang memiliki disiplin yang bagus,"ujar Ki Kusumo. Sebagai penghormatan terakhir untuk HIM Damsyik, sejumlah kerabat dan para rekannya di dunia hiburan, turut mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya. Beberapa artis yang terlihat hadir mengikuti proses pemakaman Damsyik di antaranya Indro Warkop, Ketua Parfi Aa Gatot, Dedi Dukun, Hengky Sulaeman, Camelia Malik, Pangki Suwito. Selain itu, Dina Mariana, Bens Leo, Didi Petet, Gusti Randa, dan mantan aktor yang kini menjabat Wakil Gubernur Banten, Rano Karno dan lainnya. ( v i v i //dd t c )

4 Februari 2012

Wajib Menang

Sambungan hal 1

kemenangan, seri, dan kekalahan mereka sama. Tentu saja misteri siapa yang akan peraih juara liga primer inggris akan semakin tak menentu. Serangkaian hasil negatif yang diraih City berpotensi meruntuhkan mental para pemainnya. Dugaan ini dibantah oleh kapten The Citizens, Vincent Kompany. Dalam rentang waktu sekitar tiga pekan, City mendapatkan hasil mengecewakan di tiga kompetisi berbeda. Setelah disingkirkan Manchester United dari ajang Piala FA, mereka kemudian dihentikan Liverpool di semifinal Piala Liga Inggris. Saat kembali ke Premier League, tim besutan Roberto Mancini ini juga harus menelan pil pahit. Mereka menyerah 0-1 di kandang Everton. Menurut Kompany, kondisi di bawah tekanan seperti sekarang ini sudah biasa dihadapi oleh timnya. Bek internasional Belgia ini pun menegaskan bahwa secara mental dia dan rekan-rekannya masih kuat. "Jika ada satu hal yang saya tahu soal tim kami adalah bahwa kami secara mental kuat," seru Kompany seperti dikutip The Sun. "Kami sudah hidup dalam tekanan seperti ini selama tiga setengah tahun dan itu tak memengaruhi kami," tambahnya. "Saya selalu bilang bahwa tim kami Sambungan hal 1

Kahfi Siregar. Dengan ditetapkan Angie sebagai tersangka, ia berharap diberi waktu untuk menjelaskan kepada anak-anaknya terkait masalah yang dihadapinya. Tidak mudah bagi mereka untuk menjalani ini. Ia perlu membangun "ketegaran" hati mereka. "Berikan saya waktu untuk bisa menjelaskan kepada anak-anak saya. Tidak mudah bagi mereka untuk menjalani ini. Saya perlu membangun 'ketegaran' hati mereka," ujar Muhammad Kahfi mengutip omongan Angie. Selain itu, kata Angie, ia juga membutuhkan waktu untuk menjelaskan kepada anak-anaknya mengenai penundaan umrah yang akan mereka lakukan sekeluarga pada Maret nanti. Tak hanya itu, ia juga mengaku harus mempersiapkan acara menjelang peringatan 1 tahun meninggalnya mendiang suaminya, Adjie Massaid, yang akan dilaksanakan pada 5 Februari 2012 nanti. "Saya perlu waktu untuk menjelaskan kepada anak-anak saya, terutama Zahwa dan Aaliyah, kenapa kita tidak bisa umrah. Saya juga sedang mempersiapkan satu tahun meninggalnya Mas Adjie," terang Angie. Anggota Dewan dari Komisi Olahraga di DPR tersebut saat ini sedang sakit sehingga dirinya tak dapat dijumpai oleh awak media. Meski demikian, ia mengaku masih berada di Jakarta dan akan mengikuti proses hukum yang berjalan di KPK. Semua Akan Digiring Setelah Angie, tidak tertutup kemungkinan orang-orang yang selama ini disebutkan dalam korupsi Wisma Atlet akan juga ditetapkan status yang sama. Bahkan ketua partai pun juga bisa ditetapkan sebagai tersangka. Pernyataan itu ditegaskan Ketua KPK Abraham Samad dalam jumpa pers di gedung KPK, Jumat (3/2). "Kalau bukti sudah ada, mau politisi, pengusaha, ketua partai pun bisa jadi tersangka," kata Abraham Dia menjelaskan, terkadang berdasarkan persepsi, masyarakat melihat seseorang sudah dapat ditetapkan sebagai tersangka. Namun, katanya, jika mengikuti KUHP, orang tersebut belum dapat menjadi tersangka, terlebih jika belum memiliki minimal dua alat bukti. Abraham menjelaskan, KPK akan terus mengembangkan kasus tersebut. Angelina yang akrab disapa Angie, katanya, akan menjadi pintu untuk dapat menelusuri pihak lain yang terlibat. KPK menjerat Angie dengan Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11 atau Pasal 12 huruf a Undang-Undang (UU) 31 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, karena menerima janji atau hadiah. Belum diketahui jelas berapa nilai pemberian yang diterima Angie ini. Sejumlah saksi dalam persidangan terdakwa kasus dugaan suap wisma atlet Muhammad Nazaruddin mengungkapkan adanya aliran dana Rp2 miliar dan Rp3 miliar kepada Angie dan Wayan Koster. Uang dari Permai Grup itu mengalir ke Angie dan Koster untuk menggiring proyek wisma atlet. Sementara Koster, belum jadi tersangka. Bahkan beberapa nama pe-

akan bangkit dengan sangat baik. Jika Anda kalah, Anda cuma harus terus melaju," kata Kompany. City punya kesempatan untuk kembali menang. Mereka akan meladeni Fulham di Etihad Stadium. "Sekarang kami harus mulai dari awal lagi," ujar Kompany. "Peran saya adalah bilang ke anakanak bahwa yang kemarin telah berlalu, dan sekarang ada pertandingan berikutnya, dan semoga kami bisa clean sheet," tandasnya. Secara kualitas pemain dan peforma kedua tim musim ini rasanya bukan perkara sulit untuk Manchester City meraup angka penuh dilaga kali ini. Sealin itu dukungan penuh dari publik Etihad Stadium tentunya juga keuntungan tersendiri untuk tuan rumah. Meski sejauh ini Fulham tak mampu mengalahkan The Citizens dalam 6 pertemuan teranyarnya sejak kemenangan terakhir Fulham atas City bulan April 2009 silam, Roberto Mancini enggan meremehkannya. Ia menilai, Fulham bisa saja memberi kejutan dengan menghadirkan mimpi buruk bagi City seperti kala menghantam Newcastle United beberapa waktu lalu. Dan Mancini pun memperingatkan agar anak-anak asuhnya tetap waspada. Pertemuan terakhir mereka di awal musim ini, kedua

Angelina Tersangka tinggi Partai Demokrat lainnya juga kerap disebut dalam persidangan kasus korupsi Wisma Tipikor, seperti Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Nirwan Amir (anggota Banggar dari Fraksi PD), dan I Wayan Koster, anggota Banggar dari FPDIP. Berikut cuplikan keterangan Nazaruddin, Rosa dan Yulianis di pengadilan. Nazaruddin “Saya mendengar pengakuan dari Angie (Angelina) dalam pertemuan yang dihadiri Benny K Harman, Jafar Hafsah, Edi Sitanggang, Max Sopacua, Ruhut Sitompul, M Nasir, dan saya sendiri. Angelina mengakui adanya penerimaan uang Rp9 miliar dari Menpora, dalam hal ini Andi Mallarangeng, dan (Sekretaris Kemenpora) Wafid Muharram,” kata Nazaruddin dalam nota eksepsinya di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu 7 Desember 2011. Nazar menegaskan Angelina mengaku menyerahkan uang itu kepada politisi Demokrat yang juga pimpinan Badan Anggaran DPR berinisial MA sebesar Rp8 miliar. “Di forum itu, MA juga mengakui telah menerima Rp8 miliar dari Angie,” ujar Nazaruddin. Setelah itu, lanjut Nazar, MA mengaku membagikan uang Rp8 milair tersebut kepada pihak lain, yaitu kepada Anas Urbaningrum sebesar Rp2 miliar, pengurus fraksi sebesar Rp1 miliar, dan selebihnya digunakan oleh MA sendiri. Anas sudah berkali-kali membantah keras terlibat dalam kasus ini. Ia menduga keterangan Nazaruddin sudah diarahkan kepadanya. Jumat 3 Februari 2012, Nazar bahkan mengatakan Angie seharusnya sudah menjadi tersangka. “Yang harusnya jadi tersangka dari awal kasus ini adalah Angie. Dia mengaku terima uang Wisma Atlet,” kata Nazaruddin. Kesaksian Rosa Selain Nazaruddin terpidana lain yang menyebut nama Angie adalah Mindo Rosalina Manulang. “Ibu Angie minta uang karena sedang ada pembahasan anggaran Kemenpora. Ada (proyek pembangunan fasilitas olahraga di Hambalang atau (pembangunan) Wisma Atlet. Dia bilang butuh uang untuk menggolkan anggaran,” kata Rosa di sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Senin 16 Januari 2012. Menurut mantan anak buah Nazar di PT Anak Negeri itu, Angelina telah menerima uang dari dirinya terkait proyek pembangunan wisma Atlet SEA Games di Palembang. “Waktu itu kantor (PT Anak Negeri) mengeluarkan Rp10 miliar. Sebanyak Rp5 miliar untuk Angie, Rp5 miliar sisanya saya tidak tahu. Sebab, kalau tidak diberi uang, susah turun anggaran,” ujar Rosa. Rosa menambahkan, uang yang ia serahkan kepada Angie itu untuk uang muka anggaran proyek. “Saya tanya sama Bu Angie, ‘Bu ini untuk apa ya?’ Terus Bu Angie bilang, ‘Biasa, untuk pimpinan-pimpinan kita di Banggar (Badan Anggaran DPR). Kalau Ketua Besar kenyang, kita kan enak,’” kata Rosa menirukan ucapan Angie. Permintaan Angie ini, imbuh Rosa, dia teruskan kepada Nazaruddin selaku

atasannya, sebab jika uang tak mengalir, Rosa yakin anggaran akan mandeg dan tidak turun untuk proyek Kemenpora itu. Kesaksian Y Yuu l i a n i s Sementara itu, mantan anak buah Nazaruddin yang merupakan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Grup, Yulianis, juga membenarkan ucapan Rosa itu. “Angie dan Wayan Koster mendapat Rp5 miliar,” kata Yulianis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu 25 Januari 2012, saat bersaksi untuk terdakwa Nazaruddin. Yulianis mengungkap adanya catatan pengeluaran uang untuk menggiring proyek di Kemenpora dan Komisi X DPR. “Bu Mindo Rosalina Manulang mengatakan ada yang ke Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam, Paul Nelwan. Ada juga yang ke Angie dan Wayan Koster,” kata dia. Lebih lanjut Yulianis merinci, berdasarkan catatannya, Paul Nelwan mendapat aliran dana sebesar Rp150 juta. Yulianis juga mengatakan, terdakwa Nazaruddin dalam rapat pernah menyebut nama Angie, Andi Mallarangeng, Paul Nelwan terkait penggiringan proyek. Sementara itu DPP Partai Demokrat menghormati proses hukum atas penetapan Angie jadi tersangka. Demokrat sudah mempersiapkan bantuan hukum bagi anggota Badan Anggaran DPR itu. "Kami kaget," kata Ketua Fraksi Demokrat, Jafar Hafsah, ditemui di Ruang Fraksi Demokrat, Gedung DPR, Jakarta, Jumat (3/2). Menurut Jafar, Demokrat menghormati proses hukum yang kini sedang dilakukan KPK. Pencegahan Angie keluar negeri terkait kasus dugaan suap pembangunan Wisma Atlet dengan terdakwa mantan Bendahara Umum Demokrat, M Nazaruddin. "Kami hargai. Kami harapkan semua dapat berjalan lancar," ujar Jafar. Saat ini, Partai Demokrat tentu akan menyiapkan bantuan hukum kepada salah satu kadernya yang tersangkut masalah. Tetapi, bantuan hukum itu tergantung dari kebutuhan Angie sendiri. "Tapi penasehat hukum belum ditetapkan. Tergantung Angie, membutuhkan atau tidak," kata Jafar lagi. Apakah partai akan menemui Angie? "Ya, mungkin kami bisa menemui Angie. Partai menyerahkan kepada proses hukum," katanya. Saat ini, keberadaan Angie belum diketahui. Jafar juga tidak bertemu Angie sejak pagi. Padahal, Fraksi Demokrat menggelar rapat rutin fraksi tadi pagi. Apakah Angelina ke luar negeri? "Saya tidak ingat apakah Angie ada jadwal ke luar negeri atau tidak," kata Jafar. Wakil Ketua Dewan Pembina PD Marzuki Alie menyerahkan sepenuhnya penuntasan kasus suap Kemenpora kepada proses hukum. "Serahkan ke proses hukum," kata Marzuki, kemarin. Marzuki enggan mengomentari apakah Angie akan dinonaktifkan dari DPR. Menurutnya itu menjadi wewenang DPP. "Itu urusan DPP," tegasnya. ( k o m //dd t c //vv i v )

Bintangi Iklan

Sambungan hal 1

bahwa tudingan Anas itu fitnah. Seperti diketahui KPK menetapkan Angie sebagai tersangka kasus dugaan suap Wisma Atlet. Angie pun dicekal selama setahun bersama Wayan Koster. Angie dijerat dengan pasal berlapis tentang penyuapan. Dipecat Jabatan Angie satu per satu dipreteli setelah resmi menjadi tersangka kasus Wisma Atlet. Angie akan diberhentikan dari jabatan Wakil Sekjen Partai Demokrat (PD). "Kasus penetapan Angie ini tidak perlu ada campur tangan pihak lain. Angie sebagai tersangka maka dalam mekanisme kode etik kami akan memberhentikan dari jabatannya sebagai

tim bermain imbang 2-2. Dengan deretan pemain bintang dan rekor sempurna saat bermain dikandang musim ini rasanya sulit membayangkan untuk City gagal meraip angka mutlak kali ini. Apalagi Fulham punya catatan bermain tandang yang kurang bagus musim ini, tentu bukan modal yang bagus untuk menghadapi City dikandangnya. Apalagi City memiliki rekor kandang sempurna pada musim ini yakni 11 kemenangan dalam 11 partai kandang di ajang Liga Inggris. Manchester City baru saja mendatangkan gelandang AS Roma Pizarro dengan status pinjaman sampai akhir musim ini. Pizarro, yang musim ini minim mendapat kesempatan tampil di Roma, pun mengaku sudah tak sabar untuk bisa beraksi sekaligus berkontribusi untuk City dalam meraih gelar juara liga. "Aku bugar dan siap bermain di akhir pekan," tegas Pizarro di Sky Sports. "Aku datang dengan City sedang memuncaki klasemen dan mari kita berharap akan finis di sana," lugas pemain yang akan mengenakan nomor punggung delapan di City itu. Dikubu Fulham, mereka juga kedatangan pemain baru. Mereka adalah Pavel Pogrebnyak dari Stuttgart dan Ryan Willi(sun/ sky/ glc) ams dari Portsmouth.(sun/ (sun/sky/ sky/glc)

wakil sekjen," kata Sekretaris Departemen Polhukam DPP PD, Rachland Nasidik, Jumat (3/2). Berdasarkan kode etik partai, menurut dia, PD harus memisahkan diri dari kader-kader yang tersangkut proses hukum, terutama sangkaan kasus korupsi. "Ini berlaku bagi siapa saja, termasuk ketua umum partai jika ditetapkan sebagai tersangka," ujar dia. Kapan Angie diberhentikan? "Tinggal menunggu SK-nya saja. Yang jelas nggak ada dasarnya mempertahankan Ibu Angie," jawab Rachland. Di tempat yang sama Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati, menambahkan DPP PD akan menye-

lesaian masalah-masalah yang membelit secara internal. "Kita akan percayakan penuh kepada Bapak SBY," kata Nurpati. Menurut dia, pemberhentian Angie dari PD harus melalui sejumlah prosedur. "Kita tunggu hasilnya, tentu setelah ini Komisi Pengawas akan melakukan suatu rekomendasi ke Dewan Kehormatan kemudian Dewan Kehormatan akan melakukan pertemuan pembahasan dan memberikan rekomendasi kepada DPP lagi. Lalu DPP akan membahas rekomendasi yang telah disampaikan untuk menentukan langkah selanjutnya," papar Nurpati. ( d t c //vv i vv// a n t )


CMYK

8

CMYK

IKLAN Senin,

6 Februari 2012


CMYK

CMYK

Sabtu, 4 Februari 2012 HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Ahmad Dahlan Terancam Di-PTUN-kan Dahrul Aman Wakil Rektor III Unrika

Gandrungi Sepakbola SEPAKBOLA, harus diakui menjadi olahraga yang sangat populer di muka bumi ini. Tak hanya kaum dewasa, anakanak pun menggandrunginya. Termasuk pula pemilik nama Dahrul Aman harahap ini. "Saya suka sepakbola semenjak dari sekolah dasar dulu, karena lapangan bola ada di belakang rumah saya. Jadi, setiap sore saya selalu melihat orang main bola dan ikut dalam pertandingan anak-anak seusia saya," kata Dahrul. Kesukaannya terhadap si kulit bundar tersebut kian menjadi saat beranjak remaja. Dia pun aktif mengikuti pertandingan-pertandingan sepak bola tingkat remaja antar sekolah dan kecamatan pada acara 17 Agustusan. Di lapangan, alumni Universitas Sumatera Utara tahun 2006 ini ditempatkan pelatihnya sebagai centre back. "Karena sering menang pada setiap pertandingan, banyak cewek-cewek yang menyukai saya. Karena, cewek-cewek waktu itu sangat bangga kalau punya cowok pintar bermain bola," kenangnya sambil tertawa. Kata suami dari Ade Isyana Hairrunisah ini, klub yang dibelanya pernah menjadi juara satu turnamen tingkat universitas di Medan. Saat menjadi juara, Dahrul merasa sangat senang karena mendapat piala dan hadiah uang yang jumlahnya sangat lumayan bagi ukuran mahasiswa.

Gandrungi Sepakbola

Terkait Dewan Pendidikan BA T A M C E N T R E — Walikota AT Batam Ahmad Dahlan terancam bakal diPTUN-kan terkait kebijakan tentang Dewan Pendidikan Kota Batam. Walikota dinilai telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang Pendidikan. "Saya akan menempuh jalur hukum, terkait pembentukan anggota dewan pendidikan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Karena sudah sangat Alfan jelas (Walikota) melanggar Perda tentang Pendidikan," kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam Riky Indrakari ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Dikatakan, kebijakan Ahmad Dahlan tersebut telah melanggar aturan pembentukan panitia pemilihan Dewan Pendidikan, yang tertuang di dalam Perda Nomor 4 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Batam. "Saya sedang mempersiapkan bahan gugatan terhadap Walikota. Dalam waktu dekat ini sudah bisa saya masukkan ke PTUN," tegas legislator PKS ini. Riky menilai, Ahmad Dahlan selaku Walikota Batam secara sepihak sudah membentuk Panitia Pemilihan Dewan Pendidikan tanpa mendapatkan persetujuan DPRD Batam. Padahal di dalam pasal 23 poin lima sangat jelas dinyatakan bahwa, Panitia Pemilihan Anggota Dewan Pendidikan, dibentuk oleh Walikota atas persetujuan DPRD Kota Batam. Walikota Terancam

CECEP/HALUAN KEPRI

CUACA BATAM — Awan gelap menggelayut di atas kawasan Bengkong. Foto diambil dari Bukti Seraya Atas, Jumat (3/2). Cuaca yang tidak menentu membuat warga kebingungan, karena hujan bisa turun secara tiba-tiba.

Bersambung ke hlm 10

Bersambung ke hlm 10

Ramai-ramai Laporkan Pungli Muslim Akan Kumpulkan Kepsek BA TAM CENTRE — Pungutan liar (pungli) BAT di sekolah di Batam sungguh sudah merajalela. Sejak terekspos di media beberapa hari belakangan, orangtua siswa dari sejumlah sekolah ramai-ramai ikut melaporkan adanya dugaan pungli di sekolah tempat anaknya belajar. Oleh: TIM, Liputan Batam

Setelah dugaan pungli tercium di SDN 002 Tembesi dan SMPN 40 Seibeduk, kali ini datang dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Sagulung, sekolah yang setara dengan Sekolah Dasar yang pengelolaannya di bawah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam. Aroma pungli juga terpantau di SMPN

45 Tanjungsengkuang. Informasi yang masuk ke Haluan Kepri , dugaan pungli dilakukan pihak sekolah dengan membebankan biaya pemantapan kepada siswa kelas VI. Jumlah siswa kelas VI yang ada di MIN Sagulung berjumlah 73 siswa yang terbagi dalam tiga rombongan belajar, VI A, VI B, dan VI C.

Dengan biaya pemantapan untuk kelas VI A dan VI B sebesar Rp670 ribu dan VI C sebesar sebesar Rp690 ribu. Jika seluruh orang tua siswa kelas VI membayar minimal Rp670 ribu, maka akan terkumpul dana sebesar Rp48.910.000. Pembebanan Udin biaya pemantapan diberlakukan sekolah melalui rapat antara Komite Sekolah dengan orang tua siswa bersama pihak sekolah pada Juli 2011 lalu. Hasilnya memutuskan, peningkatan biaya pemantapan ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) dari tahun sebelumnya, 2011 sebesar Rp500 ribu (uang pemantapan UASBN + perpisahan) menjadi Rp670 ribu untuk kelas VI A dan VI B serta Rp690 ribu untuk kelas VI C. Sejumlah orangtua siswa

menyatakan enggan untuk menolak keputusan yang ditawarkan Komite Sekolah dan para guru, karena khawatir akan berdampak pada anak mereka di sekolah, salah satunya akan dikucilkan oleh guru. "Rapat didominasi oleh Komite Sekolah dan guru. Padahal banyak orangtua yang tidak setuju, tapi takut nanti anaknya dikucilkan di sekolah. Bahkan kalau tidak ikut pemantapan, kata guru, kemungkinan besar anak tidak akan mampu menjawab soal-soal UN dan peluang lulusnya kecil," ujar salah satu orangtua siswa kelas VI C MIN Sagulung yang meminta namanya tidak ditulis di koran, Jumat (3/2). Ramai-ramai Bersambung ke hlm 10

Pasar Tradisional Banyak yang Mangkrak S A G U L U N G — Sejumlah pasar yang akjumlah pasar, baik yang hirnya mangkrak ataudibangun pemerintah pun tidak sesuai dengan maupun swasta, saat ini fungsi dan kegunaan. Di dalam kondisi mempriantaranya terlihat di Pahatinkan. Selain sepi dasar Seroja Dapur 12 Sari aktivitas jual beli, bagulung, Pasar Melayu, nyak pula pasar yang Pasar Rakyat Tembesi mengalami perubahan serta Pasar Panasera dan fungsi. Pujasera di kawasan BataPadahal, biaya pem- Amsakar mindo Industrial Park bangunan pasar-pasar (BIP) Mukakuning. itu tidak sedikit. Bahkan, beMangkraknya Pasar Seroja berapa fasilitas penunjang yang Dapur 12 Kelurahan Sei Pelungikut dibangun demi meramaikan gut, Sagulung, sebenarnya supasar tersebut, seakan tak mam- dah diprediksi berbagai pihak pu merangsang pedagang dan sejak awal pasar akan dibangun. pembeli untuk beraktivitas di Salah satunya, karena alasan sana. lokasi yang tidak strategis. TerPantauan di kawasan Batuaji- bukti, para pedagang yang meSagulung, Kamis (2/2), ada se- nempati kios di pasar ini hanya

bertahan sekitar tiga bulan pertama saja saat pasar baru diresmikan. Itu pun, karena pemerintah menggratiskan biaya sewa untuk tiga bulan pertama, termasuk untuk pembayaran listrik dan air. Namun begitu masuk bulan keempat, saat retribusi pembayaran mulai diterapkan, satu per satu pedagang pergi. Hingga tidak ada lagi pedagang yang berjualan di tempat tersebut. "Pembeli sepi, daripada harus merugi, mendingan cari tempat yang lebih baik," ujar Jasri, salah seorang warga sekitar, menirukan jawaban para pedagang yang hengkang. Di Pasar Seroja ini, beberapa bangunan yang ada terlihat kosong tak berpenghuni. menurut warga sekitar, pasar yang terdiri atas 40 lapak ini sekarang lebih sering dimanfaatkan sebagai tempat nongkrong warga baik siang maupun malam hari. Kepala Dinas PMPK-UKM Kota Batam, Amsakar Achmad saat dihubungi menyatakan, pihaknya akan segera melakukan langkah-langkah untuk menghidupkan kembali Pasar Seroja Dapur 12, di antaranya dengan menawarkan pengelolaan ke pihak swasta. "Secara lisan sudah ada pihak swasta yang berminat mengelola Pasar Seroja dan akan ditindaklanjuti dengan presentasi," ujarnya. Dari presentasi tersebut, lanjutnya, Dinas PMPK-UKM akan mempelajari permohonan. Serta mekanisme yang akan diterapkan yang akan dibahas dulu di tingkat Pemko Batam. Selain pasar Seroja Dapur 12, Pasar Tradisional Bersambung ke hlm 10

CMYK


METRO BATAM

10

Sabtu,

Ramai-ramai

Sambungan hal 9

Para orangtua siswa itu bahkan menduga, pungutan untuk biaya pemantapan UASBN ini tidak seluruhnya digunakan untuk kegiatan pemantapan saja. Namun sebagian uang yang didapatkan, diduga digunakan beberapa guru untuk jalan-jalan ke Bandung. "Informasinya, perjalanan guru ke Bandung diduga menggunakan uang pemantapan. Karena kalau separuh siswa telah membayar uang pemantapan, maka beberapa guru akan diajak jalan-jalan ke Bandung," imbuh sumber tersebut. Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Wakil Kepala Sekolah MIN Sagulung, Rusmini mengakui adanya pungutan biaya pemantapan UN bagi siswa kelas VI. Menurutnya, kebijakan pungutan dilakukan karena orangtua siswa menyetujuinya dalam rapat yang dilakukan bersama sekolah dan Komite Sekolah. "Orangtua siswa setuju adanya pungutan untuk biaya pemantapan. Namun sampai saat ini masih ada beberapa orangtua siswa yang belum melunasi pembayaran," katanya. Pemantapan UASBN, jelas Rusmini, dilakukan agar siswa lebih memahami lagi mata pelajaran yang telah diajarkan para guru. Selain melakukan pemantapan, sekolah juga melaknakan try out yang biayanya diambil dari dana BOS. Untuk pelaksanaan pemantapan dan try out, sekolah juga membentuk tim. Dengan koordinator, Supriatun dibantu dua anggota, Mulyana dan Endang. Saat ditanyakan rincian penggunaan biaya pemantapan UN bagi siswa kelas VI, Rusmini mengaku tidak memiliki datanya. Karena seluruh perincian penggunaan biaya pungutan tersebut, dipegang Supriatun yang lagi tidak ada di tempat. "Kalau masalah rincian penggunaan dana pungutan, itu sama Koordinator langsung, ibu Supriatun yang hari ini sedang tidak masuk ke sekolah," kilahnya. Sementara itu dari keterangan Mulyana dan Endang, pemantapan dilakukan kepada seluruh siswa kelas VI selama 7 bulan, mulai pertengahan September 2011 hingga April 2012. Yang dilakukan 5 kali dalam seminggu, yakni Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu. Waktu yang digunakan adalah setelah selesai proses belajar mengajar, mulai jam 14.00 WIB sampai 16.00 WIB. Dengan materi pemantapan adalah seluruh mata pelajaran yang diajarkan di kelas VI, sebanyak 10 mata pelajaran.

Untuk melaksanakan pemantapan, maka biayanya ditanggung bersama oleh siswa. Biaya pemantapan tersebut diantaranya digunakan untuk penggandaan soal atau fotokopi dan uang lembur guru. "Satu jamnya, setiap guru akan dibayar Rp40 ribu dalam kegiatan pemantapan," ungkap Mulyana. Menurut Mulyana biaya tersebut jauh lebih kecil dibandingkan siswa harus belajar di luar sekolah. Seperti di tempattempat kursus ataupun bimbingan belajar. "Kalau les di luar, seperti di Primagama, sudah berapa biayanya," katanya membandingkan honor lembur yang diterima guru dalam kegiatan pemantapan. Terkait dengan dugaan digunakannya uang pemantapan untuk biaya jalan-jalan ke Bandung, Rusmini dengan tegas membantahnya. Menurutnya, jalanjalan ke Bandung merupakan biaya pribadi guru dengan tujuan ke pondok pesantren dan tempattempat bersejarah di Bandung. "Itu biaya guru pribadi, cuma ketepatan saja kesananya (Bandung) dilakukan bersama-sama, sekalian studi banding," katanya. Kepala Sekolah MIN Sagulung, Zailani saat dihubungi mengaku tengah dalam perjalanan dari Tanjungpinang. Dan meminta wartawan untuk menghubungi lagi setelah setibanya di Batam. Namun selang beberapa waktu dihubungi lagi, handphonenya mati. SMPN 45 Batam Dugaan pungli juga terjadi di SMPN 45 Tanjungsengkuang, Batu Ampar. Beberapa orang tuasiswa melaporkan, pungutan yang dilakukan sekolah melalui Komite Sekolah itu dengan alasan untuk meningkatkan mutu pendidikan. "Pungutannya dibebankan kepada masing-masing orangtua siswa, dengan nilai Rp20 sampai Rp45 ribu. Ini berdasarkan surat edaran dari Komite Sekolah dengan alasan untuk meningkatkan mutu pendidikan," kata beberapa orangtua siswa kepada wartawan koran ini. Menurut informasi, pungutan ini sudah terjadi sejak tahuntahun sebelumnya. Pernah pungutan dibebankan kepada orangtua siswa dengan besaran Rp100 ribu per bulan. Pada 2011, pungutan berkurang, menjadi Rp70 ribu sebulan. Dan saat ini Rp20 ribu sampai Rp45 ribu. Orangtua siswa itu mengaku heran lantaran dalam surat edaran tersebut tidak ada penjelasan

rinci tentang penggunaan uang pungutan. Padahal untuk proses belajar mengajar, siswa SMPN 45 Batam ini masih menumpang di SMPN 29 Tanjungsengkuang dengan jam belajar sore, mulai pukul 13.00 WIB hingga 17.30 WIB. Lapor ke DPRD Laporan tentang praktik pungli di sekolah yang sudah meresahkan orangtua siswa juga sampai ke sejumlah anggota DPRD Kota Batam. Salah satunya, melalui pesan singkat (SMS) yang diterima anggota Komisi IV Udin P Sihaloho. SMS itu berbunyi: “Pak Udin, saya adalah orang tua siswa di SMPN 10. Di SMP tersebut ada pungutan uang kelas 3 Rp648 ribu per siswa. Jumlah siswa kelas 3 di sekolah itu kurang lebih 300 lebih�. SMS lainnya: "saya sudah bayar Rp 300 ribu. Tapi sekolah minta Rp 648 ribu. Saya tidak sanggup pak. Saya cuma tukang ojek." Menurut Udin, kedua SMS itu diterimanya hari Jumat (3/2) kemarin sekitar pukul 11.45 WIB. Dikatakan, pungutan tersebut untuk biaya try out dan UN. Padahal, kata Udin, Permendiknas nomor 60 tahun 2011 tentang Larangan Pungutan Biaya Pendidikan pada Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama sudah ditegaskan bahwa sekolah dilarang melakukan pungutan. Permendiknas tentang larang pungutan itu bukan saja bagi sekolah negeri, tapi berlaku juga untuk sekolah swasta yang juga ikut menerima dana bantuan operasional sekolah (BOS). "Aturan itu sudah jelas. Jadi seharusnya tidak ada lagi pungutan di sekolah untuk try out dan UN. Termasuk sekolah swasta yang tidak menerima dana BOS. Dana masalah ini sudah saya sampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin," kata Udin. Dijelaskannya, pelaksanaan try out dilakukan tiga kali. Untuk pelaksanaan try out tingkat provinsi dibiayai dari provinsi. Untuk pelaksanaan tingkat kota, dibiayai dengan APBD Kota. Lalu try out yang dilakukan di sekolah menggunakan dana BOS, kecuali sekolah swata yang tidak menerima dana BOS. "Ini yang akan kami sampaikan kepada masing-masing kepala sekolah agar tidak lagi melakukan pungutan untuk pelaksanaan try out dan UN. Karena anggarannya sudah ada dari pemerintah," kata Udin. Kepala Sekolah SMPN 10 Seipanas, Fahrul saat dikonfirmasi melalui sambungan tele-

persen bangunan yang ber-operasi. Banyaknya tempat yang kosong di Pasar Melayu, akhirnya membuat pihak-pihak tertentu memanfaatkannya untuk hal-hal negatif. Kondisi itulah yang akhirnya membuat warga sekitar

melakukan aksi sweeping pada Senin (30/1) malam lalu. Warga resah karena pasar tersebut sering dijadikan arena berjudi, mabuk-mabukan dan maksiat berkedok panti pijat tradisional. Lasmi Oyong, Ketua Lem-

pon, membantah adanya praktik pungli di sekolah tersebut. "Maaf tidak benar informasi tersebut. Karena di sekolah tidak ada pungutan seperti itu. Kalau soal adanya pungutan Rp648 ribu itu, silahkan tanyakan langsung ke komite sekolah," ujar Fahrul, sembari mematikan handponenya. Laporan soal adanya pungli juga diterima Udin dari pihak yang mengaku orangtua siswa SMPN 28 yang berlokasi di Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota. Salah satu orangtua siswa mengirimkan SMS yang berisi soal adanya pungutan di sekolah itu yang katanya untuk UN sebesar Rp550 ribu per siswa. Lalu, uang buka sejak masuk sekolah pertama langsung dibayar. Namun sampai saat ini, buku tersebut tidak juga sampai ke tangan para siswa. Sementara siswa sudah mau tamat sekolah. Sedangkan di SMPN 45 Tanjungsengkuang, Jumat (3/2), para orangtua siswa sudah ramai-ramai mendatangi ke sekolah guna mempertanyakan uang yang dibayar mereka ke sekolah tersebut setiap bulannya Rp100 per siswa. "Jadi praktik pungutan di sekolah SMPN 45 itu terjadi, ketika para siswa masuk, orangtua disodorkan selembar kertas dari pihak sekolah yang isinya untuk membayar uang sekolah Rp100. Alasannya untuk mendukung kemajuan dunia pendidikan. Praktek ini sudah memasuki tahun ke dua, tapi nilai pungutan berkurang menjadi Rp70 ribu persiswa," kata salah satu orangtua siswa. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin saat dihubungi mengatakan, akan memanggil seluruh kepala sekolah terkait pungli tersebut. Sebelumnya dia menegaskan bahwa terkait anggaran untuk try out UN, sesungguhnya ada tiga pos anggaran. Yaitu apabila try out provinsi, maka anggaran ada di Pemprov, untuk try out kota maka anggaran dari Pemko yang sudah dianggarkan dalam APBD 2012, lalu try out sekolah maka anggarannya bisa diambil dari dana bantuan operasional sekolah (BOS). Hal itu dilakukan agar tidak ada lagi biaya yang dibebankan kepada orangtua siswa. "Kalau pungutan itu atas dasar kesepakatan bersama dengan orangtua murid dan manfaatnya jelas, tentu tidak jadi masalah. Dan kenapa try out yang diadakan sekolah menggunakan dana BOS, ini agar tidak dibebankan lagi kepada orangtua murid," jelas w a n //cc w 5 6 ) Muslim. ( l i m //w

Pasar Tradisional

Sambungan hal 9

kondisi Pasar Melayu juga hampir mengalami nasib yang sama. Bedanya, masih ada ruko di bagian depan dan samping yang ada penyewanya dan beroperasi. Sementara untuk pasar basah yang ada di dalam, sudah kosong melompong. Hanya sekitar 10

4 Februari 2012

baga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Bukit Tempayan meminta kepada seluruh aparat agar bisa menindak tegas pelaku dan bandar judi serta cukong dari prositusi di tempat tersebut. Kata dia, masalah ini sudah lama diresahkan masyarakat. (wan)

VCD Bajakan Masih Marak B A T A M C E N T R E — Peredaran VCD/ DVD bajakan di Kota Batam seolah sulit diberantas. Meski sudah berulangkali ditertibkan oleh aparat berwenang, namun distribusi cakram keras tersebut masih saja merambah ke mana-mana. Hampir di setiap pusat-pusat perbelanjaan baik yang modern maupun tradisional, para pedagang VCD/DVD bajakan menjalankan usahanya tanpa takut-takut. Termasuk pula pedagang yang berada di area perumahan atau pusat-pusat keramaian lainnya. Padahal, tindakan mereka dengan memasarkan barang ilegal tersebut sangat merugikan karena melanggar hak cipta. Harganya yang relatif jauh lebih terjangkau dibanding VCD/DVD original, memang membuat VCD/DVD bajakan diburu oleh masyarakat. Selain itu, lemahnya pengawasan termasuk dugaan adanya beking aparat dalam proses distribusi barang haram ini, menjadi pendukung menjamurnya perdagangan VCD/ DVD bajakan di Batam. Pantauan di lapangan, VCD/DVD bajakan rata-rata dijual dengan harga Rp10 ribu/ keping untuk jenis lagu. Sedangkan film Rp15 ribu/keping. Dibanding harga original yang mencapai Rp25 ribu, tentu banyak warga yang tergiur. Menurut Kepala Badan Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Batam Raja Muchsin yang ditemui Kamis (2/2) di kantornya, Sambungan hal 9

"Lumayan, hadiah uang tersebut bisa untuk beli baju, sepatu bola yang baru dan mentraktir teman-teman cewek yang mengandrungi saya," terang alumni Dr Soetomo surabaya tahun 2008 dalam program Megister Menajemen ini. Tapi, saat merantau ke Sambungan hal 9

Sementara rekomendasi yang pernah diberikan oleh Ketua DPRD Kota Batam Surya Sardi, kata Riky bukanlah persetujuan DPRD. Karena rekomendasi tersebut tidak pernah dibahas melalui mekanisme pengambilan keputusan apapun yang ada di dewan. "Institusi legislatif itu bersifat kolektif kolegial. Bukan hirarki struktural. Jadi ketua dewan tidak bisa mengambil sebuah keputusan sendiri, sebelum melalui mekanisme dalam pembahasan," kata Riky. Perihal tindak lanjut Perda nomor 4 tahun 2010, kata Riky, pihaknya sudah pernah mengirim surat kepada unsur pimpinan dewan. Namun tidak pernah direspon. Dalam surat tersebut, lanjut Riky, meminta Walikota Batam dapat menindaklanjuti Perda tersebut dengan mengeluarkan sepuluh Peraturan Walikota (Perwako) dan empat keputusan Walikota. Dengan berlakunya perda ini, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan, otomatis tidak berlaku lagi. "Perlu digaris bawahi bahwa,

masalah peredaran VCD/DVD bajakan sebenarnya bukan tupoksi Kominfo. Hanya saja, jika terjadi permasalahan atau beberapa kasus, pihak yang berwajib melibatkan kominfo sebagai saksi ahli. "Itu bukan kapasitas kita dalam menertibkannya, baik izin maupun yang lainya. Sehingga masalah tersebut kami tidak tau. Hanya saja jika terjadi kasus, pihak kepolisian memanggil kita untuk menjadi saksi ahli," katanya. Beberapa waktu lalu, Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabarsekrim) Mabes Polri, Komisaris Jendral Polisi (Komjen Pol) Sutarman sudah menegaskan, seluruh aparat terkait harus memberantas peredaran VCD/ DVD bajakan yang sangat marak di Batam. "Yang namanya ilegal harus diberantas dan dihentikan, dan tidak boleh beredar di manapun, termasuk peredaran di Batam ini," ujar Sutarman yang ditemui usai meneken MoU tentang pengamanan antara Mabes Polri dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM), Kamis (17/11) di Novotel Batam. Kata mantan Kapolda Kepri ini, tidak menutup kemungkinan, peredaran cakram bajakan tersebut juga banyak beredar di wilayah Kepri lainnya seperti Tanjungpinang, Bintan dan Karimun serta Lingga dan Natuna. "Kita akan koordinasi dengan unsur kepolisian di daerah ini, Mabes dalam hal ini hanya memback-up tapi tetap memonitor," ujarnya. ( c w 5 6 )

Gandrungi Sepakbola Batam dan bekerja sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni di Unrika, ditambah dengan kesibukan lain termasuk mengurus keluarga, kesempatanya bermain sepakbola menjadi berkurang. Paling maksimal, dalam sebulan, cuma empat kali saja dia

bisa bermain bola. Itu pun dilakukannya di kampus Unrika bersama rekan-rekan sekerja dan mahasiswa. "Saya berharap, di Kampus Unrika ini ada klub yang bisa diandalkan. Sayang rasanya kalau banyak orang yang hobi bola tapi, tidak bisa memainkan bola," katanya. ( c w 4 1 )

Walikota Terancam langkah hukum yang akan saya tempuh bukan karena ada unsur politis. Tapi hanya semata-mata saya ingin menegakkan aturan yang berlaku," pungkas Riky. Seleksi Ketat Sementara itu, di tempat terpisah, Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Dewan Pendidikan Batam, Alfan Suheiri menegaskan, anggota Dewan Pendidikan yang terpilih sudah melalui proses seleksi yang ketat. Dia menepis anggapan, anggota Dewan Pendidikan terpilih saat ini merupakan titipan. "Saya bisa pastikan bahwa, komisioner Dewan Pendidikan Batam yang terpilih bukan titipan. Mereka merupakan orangorang terbaik, setelah melewati tahapan seleksi," ujar Alfan, menanggapi penilaian sejumlah LSM yang menyebut anggota Dewan Pendidikan Batam terpilih merupakan orang-orang titipan. Kata dia, sebelum nama-nama anggota Dewan Pendidikan Batam terpilih, sebelumnya, pansel secara fair melakukan tahapan seleksi yang sangat ketat. Pansel bersama Dinas

Pendidikan Kota Batam sudah mengumumkan kepada khalayak ramai, terkait rencana rekrutmen anggota Dewan Pendidikan Kota Batam. Saat itu, kata Alfan, terjaring sekitar 34 kandidat. Selanjutnya, 34 kandidat ini mengikuti proses seleksi, mulai dari ujian tertulis, pembuatan makalah dan pemaparan hasil makalah tentang tema yang telah ditentukan. Dari proses tersebut, kemudian terjaring 14 kandidat terbaik. Hasil ini kemudian direkomendasikan kepada Walikota Batam sebagai pemerintah. "Baru dari 14 nama yang direkomendasikan itu, kemudian 11 orang ditetapkan oleh Walikota Batam untuk jadi komisioner Dewan Pendidikan Kota Batam," kata Alfan. Alfan menegaskan, pihak pansel siap dikonfrontir terhadap nama-nama anggota Dewan Pendidikan yang telah ditetapkan. Katanya, pihak panitia memiliki dokumen hasil seleksi yang masih disimpan hingga saat ini. "Kalau ada yang penasaran. Nanti bisa dicek lah," katanya. ( l i m / f u r )


METRO BATAM

11

Sabtu,

4 Februari 2012

Juru Masak Ditikam Tamunya "Kami kaget usai sholat Subuh, ada ramai-ramai di rumah Nofri katanya terjadi penusukan," ungkap Yuni. Menurut Yuni, kawasan perumahan Bukit Kemuning Blok A ini sudah sering terjadi tindak kriminal, seperti pencurian dan perampokan. Hampir rata-rata warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut pernah menjadi korban pencurian. Begitupun dengan rumah Nofri, yang ditempatinya se-

SEI BEDUK — Nofri, warga perumahan Bukit Kemuning Blok A2-3, Kelurahan Mangsang, Seibeduk, ditikam oleh tamunya yang menumpang tidur di rumahnya, Jumat (3/2) sekitar pukul 05.30 WIB. Korban menderita 12 luka tusukan dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Camatha Sahidya (RSCS) Mukakuning. Oleh: Zaki Setiawan, Liputan Batam

Nofri mengaku kejadian berawal saat ia kedatangan tamu sekitar pukul 01.00 WIB. Tamu yang datang itu memang dikenalnya tetapi belum diketahui identitasnya tersebut diantar keamanan perumahan. Ketika melihat pelaku yang bertamu di malam hari ke rumah korban, keamanan perumahan jadi curiga. "Benar ini temanmu," ujar Nofri menirukan pertanyaan pihak satuan pengamanan (satpam) kepadanya ketika mengantarkan pelaku ke rumahnya.Korban merasa pernah ketemu sebelumnya. Nofri yakin tamu tersebut adalah penjual air galon keliling di sekitar

komplek perumahan yang dikenalnya sekitar sebulan lalu. Akhirnya, pihak keamanan pergi meninggalkan korban dan pelaku. "Saya kenal tapi nggak tahu namanya. Orangnya kecil, hitam dan saat datang menggunakan kaos warna kuning," ujarnya. Setelah satpam pergi, tamu itu mengaku kemalaman dan minta untuk diizinkan menginap. Sang tamu kemudian disuruh tidur di kamar belakang, sedangkan Nofri tidur di ruang tamu. Paginya, Nofri kaget saat dibangunkan dari tidur dan diancam senjata tajam oleh pe-

orang diri. Di rumah lelaki lajang yang bekerja sebagai juru masak di salah satu hotel ini, tercatat sudah tiga kali terjadi aksi pencurian. Karena situasi rumah yang sepi, dan banyak rumah sekitar yang kosong tak berpenghuni. Pantauan Haluan Kepri di TKP, bercak darah masih terlihat segar di depan rumah dengan daun pintu bercat merah ini. Bercak darah juga terlihat berceceran di jalan depan rumah korban.

Sementara itu, Kapolsek Sei Beduk, AKP Firdaus menyatakan bahwa kasus penusukan yang dialami Nofri langsung ditangani pihak kepolisian. Saat ini, pihaknya tengah mendalami kasus tersebut dan melakukan penyelidikan. "Motif pelaku penusukan masih belum diketahui, karena tidak ada barang-barang korban yang hilang," ujarnya saat melihat kondisi korban di RSCS Mukakuning. * * *

ZAKI SETIAWAN

KORBAN PENUSUKAN — Nofri, warga Bukit Kemuning Blok A23, Kelurahan Mangsang, Seibeduk, tamunya, Jumat (3/2) subuh. Korban mendapat perawatan di Rumah Sakit Camatha Sahidya (RSCS) Mukakuning.

laku. Entah apa motif pelaku, tiba-tiba senjata tajam sejenis pisau kecil pun langsung ditusukkan ke beberapa bagian tubuh Nofri. Mencoba menyelamatkan diri, Nofri pun berusaha lari keluar rumah sambil teriak minta tolong. Dan pelaku kabur melalui pintu belakang rumah menuju Perumahan Puri Agung. Menurut tetangga korban,

penusukan terhadap Nofri diketahui saat warga sekitar dikejutkan adanya terikan minta tolong. Saat itu, ada beberapa tetangga yang baru pulang dari sholat Subuh dan langsung menuju sumber terikan, yang ternyata Nofri dengan luka tusukan di beberapa bagian tubuhnya. Melihat kondisi korban yang terluka parah, tetangga sekitar lalu membawa Nofri ke RSCS Mukakuning.

SUDAH RUSAK — Kondisi badan jalan Duyung, samping Mapolsek Batuampar sudah mulai terlihat berlubang, Jumat (3/2). Padahal ruas jalan ini baru saja diperbaiki beberapa bulan lalu. CECEP/HALUAN KEPRI


LINGGA

12

Sabtu,

Jambi Kembali Tawarkan Bantuan LINGGA –– Pemerintah Provinsi Jambi kembali menawarkan banyak kemudahan bagi warga yang ada di Pulau Berhala setelah daerah itu masuk kendali Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Bantuan meliputi modal usaha setiap bulannya, bantuan perumahan dan tawaran yang ingin pindah Kartu Keluarga (KK) ke Jambi. Kepala Desa Berhala Encik Syarif, Jumat (3/2) mengatakan, sudah tiga hari ini dirinya mendapatkan laporan dari warga yang mendiami Pulau Berhal, bahwa Pemprov Jambi menawarakan bantuan jika warga ingin pindah menjadi warga Jambi. "Bantuan yang diberikan itu bukan hanya satu macam. Bagi warga yang mau pindah akan bangunkan rumah, pompong beserta alat tangkap, beras satu karung dan uang per bulannya Rp1,5 juta.Tawaran itu sudah didengar oleh seluruh masyarat kita yang terdiri 43 kepala keluarga,"ucapnya. Syarif menghimbau kepada warga untuk tidak tergesagesa menerima tawaran ini, karena biar bagaimana pun Pemkab Lingga sampai sekarang masih memberikan perhatianya kepada warga Pulau Berhala. Dirinya sudah melaporkan hal ini kepada Sekretaris Daerah Lingga Kamaruidin. Informasi terakhir sampai saat ini memang warga belum ada yang menerima bantuan tersebut. Jika warga mau, langsung diberikan oleh Jambi. Encik berharap baik Pemprov Kepri maupun Pemkab Lingga terus melakukan pembinaan dan juga perhatian kepada warga Desa Berhala. Hal ini mengingat daerah tersebut berdasarkan keputusan Permendagri menjadi wiayah Pemprov Jambi. Jambi tahun ini sudah menyiapkan anggaran besar untuk membangun daerah Berhala dari sektor pariwisata. (jfr)

4 Februari 2012

Suzuki Imlek Cup I Sukses L I N G G A –– Memeriahkan Tahun Baru Imlek, CV Singkep Mandiri Utama selaku sponsor utama mengadakan turnamen tenis meja di gedung serba guna PSMTI Lingga terhitung mulai Rabu (1/2). Kegiatan ini memperebutkan Piala Suzuki Imlek Cup I yang diikuti 12 tim tenis meja Se-Kabupaten Lingga. Direktur CV Singkep Mandiri Utama Edwin Tailes mengatakan, pertandingan tenis meja ini terbuka untuk umum dengan kelas ganda dan sistem pengumpulan poin, dimana satu grup terdiri 4 tim dari 4 grup yang ikut pertandingan. "Pertandingan tenis meja ini terdiri dari empat grup dimana sudah tercatat sebanyak 24 tim peserta ganda yang telah mendaftar sejak Rabu (1/2). Peserta tersebut ada yang dari Singkep, Penuba serta Lingga Utara," katanya. Menurutnya, turnamen ini juga bertujuan untuk pencarian bibitbibit baru tenis meja dari Lingga, karena dari generasi yang sebelumnya, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Lingga sudah pernah mengutus dua orang kontingen untuk mengikuti Pra PON di tahun 2011.

Menurutnya, antusias masyarakat di Kabupaten Lingga begitu banyak menyukai tenis meja. Minat dan bakat generasi baru tersebut perlu disalurkan, salah satunya melalui lomba tenis meja yang digelar. Salah satu peserta yang mengikuti turnamen tenis meja tersebut terdapat Kepala Dinas Kesehatan Lingga dr. Ignatius Lutti yang meraih juara tiga. Final Suzuki Cup I pada Kamis (2/2) selesai digelar. Juara pertama dimenangkan oleh pasangan Gery dan Edwin, kedua oleh pasangan Ombeng dan Yangku. Sedangkan juara tiga diraih pasangan dr. Lutti dengan Acu. Usai pertandingan, masing-masing pemenang langsung mendapatkan hadiah berupa piala tetap dan uang saku yang langsung diserahkan oleh Direktur Utama CV Singkep Mandiri Utama, Alim Untung. "Turnamen ini diharapkan dapat dilaksanakan setiap tahunnya dalam bentuk yang lebih besar lagi. Termasuk mengundang Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Pemkab Lingga, tingkat SD, SMP, SMA serta tingkat umum lainnya," kata Alim. ( c w 6 0 )

180 Ton BBM Tiba LINGGA –– Sebanyak 180 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium tiba di Lingga untuk disalurkan ke masyarakat di Kecamatan Lingga, Singkep dan Singkep Barat. BBM itu diangkut dari Pertamina Tanjung Uban menggunakan kapal menuju Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBB) di Sungai Buluh, Singkep Barat, Jumat (3/2). Oleh: Asfanel, Liputan Lingga ASFANEL/HALUAN KEPRI

SEBUAH lori pengangkut BBM jenis premium melintas di Jalan Raya Dabo Singkep, Jumat (3/2).

"Minyak sudah masuk pagi tadi dan langsung disalurkan ke masing-masing kios sebagai pengecer ke masyarakat," kata Direktur Utama SPBB Sungai Buluh, Eddy Giboson Dikatakan, ketersediaan BBM merupakan sebagian dari jumlah jatah penyaluran BBM sebanyak 360 Kilo Liter (KL) atau setara 360.000 liter premium setiap bulannya bagi agen PT Sinar Singep Abadi Kabupaten Lingga ke masing-masing pangkalan-pangkalan (kios) BBM yang tersedia di tiga kecamatan. Hal itu sesuai perizinan yang diberikan melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperidagkop) Lingga. "Sisa dari jumlah kuota BBM tersebut diperkirakan pertengahan bulan ini, sesuai jadwal kedatangan BBM sebanyak dua kali dalam satu bulan untuk

daerah ini. Namun pastinya, kita lihat sejauh mana perkembangan nanti di masyarakat," ungkapnya Menurutnya, ketersediaan kuota BBM tersebut dinilai tidak cukup dengan jumlah kebutuhan BBM bagi masyarakat. Hal itu sebanding dengan pertumbuhan jumlah kendaraan yang ada di Lingga saat ini yang jauh lebih berkembang. Sementara kuota BBM yang tersedia bagi Lingga selama ini masih menggunakan kuota yang lama. "Upaya penambahan kuota BBM itu telah kita koordinasikan dengan pihak Disperindagkop Lingga," ucapnya. Kepala Disperindagkop Lingga Jabar Ali menyatakan, telah mengajukan usulan penambahan kuota BBM premium ke Provinsi Kepri sebanyak 400 KL dari jumlah kuota yang tersedia selama ini sebanyak 360 KL. Permintaan penambahan BBM itu nantinya

diteruskan ke Pertamina Batam. "Usulan penambahan BBM tersebut sudah kita ajukan sejak September 2011, Tapi sampai sekarang ini kita belum mendapat jawaban pasti dari pihak Pertamina Batam kapan realisasinya," ungkap Jabar. Diterangkan, berdasarkan data dari kuota tahun 2011 BBM untuk daerah Lingga itu bisa terpenuhi dengan jumlah 511.603 liter premium dan solar dengan jumlah 655.000 liter. Masing-masing dibagikan untuk SPBU di Sungai Buluh dan SPBU Kecamatan Senayang. Pantauan dan informasi di lapangan, hingga pukul 17.00 WIB sebagian besar kios penyaluran BBM di kawasan Dabo Singkep maupun Daik masih terlihat tutup, karena belum mendapatkan pasokan BBM dari SPBB Sugai Buluh. Di antara pemilik kios

tersebut mengaku baru akan mendapat pasokan BBM pada esok harinya, Sabtu (4/2). "Sebagian kios BBM di daerah lain mungkin sudah ada yang buka. Tapi BBM bagi kios kami mungkin besok baru datang," ucap salah seorang pengecer BBM yang enggan menyebutkan jati dirinya ini. Di tempat terpisah, Iwan seorang warga Dabo lain mengaku akibat kelangkaan BBM yang terjadi selama ini, maka ia terpaksa memesan premium tersebut dari rekannya di Tanjungpinang yang kebetulan berangkat ke Dabo menggunakan kapal sebanyak 5 liter. "Saya sudah berusaha keliling mencari BBM, tapi tidak ada satu pun yang buka. Kebetulan ada teman dari Tanjungpinang yang mau berangkat ke Dabo, maka saya pesan saja lewat dia lewat dia," ungkapnya ***

NOFRIADI PUTRA/HALUAN KEPRI

SERAHKAN HADIAH –– Direktur Utama CV Singkep Mandiri Utama Alim Untung (kiri)) selaku sponsor utama menyerahkan hadiah piala kepada Edwin Tailes, juara I turnamen tenis meja Suzuki Imlek Cup I di gedung serba guna PSMTI Dabo Singkep, Kamis (2/2).

Korban Luka Bakar Dirawat Intensif L I N G G A –– Keluarga Muslim, korban luka bakar akibat kapal yang ditumpangi terbakar saat mengantar minyak 20 hari lalu di perairan Lingga mengeluh. Meski korban sudah dipindahkan dari Rumah Sakit Bangka Belitung ke RSUD Dabo Singkep, namun luka bakar di sekujur tubuh belum berhasil disembuhkan. "Kini korban terpaksa dirawat intensif di RSUD Dabo. Mudah-mudahan bisa cepat sembuh,"ujar Jang, keluarga korban di RSUD Dabo Singkep, Jumat (3/2). Jang mengatakan, Muslim sudah dua bulan bekerja di kapal milik seorang pengusaha yang bernama Joko, asal Pulau Mas, Kecamatan Singkep Barat. Biasnya mereka mengatar minyak ke suatu tempat atas pesanan

pembeli. Sekitar 20 hari yang lalu dia ini berlayar dari Belinyu ke Singkep. Namun entah apa penyebabnya kapalnya terbakar dan dia juga ikut menjadi korban. "Saat kejadian kami keluarganya yang berada di Dabo Singkep sangat cemas. Kita berusaha mencari tahu apa yang terjadi. Kontak dan kabar mengenai kejadian tersebut tidak ada, apakah korban masih hidup ataupun sudah tiada kita saat itu tidak tahu. Bahkan bosnya sendiri, Joko itu tidak memberi tahukan kejadian ini pada pihak keluarga pada awalnya. Sampai saat ini sang pemilik kapal belum juga menemui keluarga korban dan kalau memang tidak ada tanggung jawab dari pemilik kapal, keluarga akan laporkan hal ini ke pihak berwajib. Sementara itu, istri korban terbakar Rozianan (18) di tem-

pat yang sama mengatakan, keluarga berharap sang pemilik kapal bertanggung jawab atas kejadian ini. Memang sampai saat ini seluruh biaya pengobatan di tanggung oleh Joko. Namun keluarga berharap ke depannya juga pihak pengusaha tetap memberikan bantuan. "Lukanya parah sekali. Hanya kakinya saja yang tidak terbakar dan bagian anggota tubuh yang lainya hangus,"katanya sedih. Istri korban yang membawa anaknya yang masih kecil mengaku sangat terpukul dengan kejadian ini. Kemarin suaminya sempat dirawat di Rumah Sakit Pangkal Pinang Belinyu, Bangka sebelum dipindahkan hari ini ke Rumah Sakit Dabo. Keluarga yang meminta agar suaminya dibawa ke sini setelah tahu kabar suaminya masih hidup. (jfr)

MUSLIM, korban luka bakar saat diperiksa tim medis di RSUD Dabo Singkep, Jumat (3/2). JEFRIADI/HALUAN KEPRI


NATUNA

13

Sabtu,

4 Februari 2012

Perubahan Pos Anggaran Berpotensi Langgar Hukum TANJUNGPINANG — Perubahan beberapa pos anggaran pada APBD Provinsi Kepulauan Riau 2012 berpotensi melanggar hukum jika tim anggaran eksekutif tidak membahasnya dengan pihak legislatif sebelum digunakan. "APBD Kepulauan Riau tahun 2012 itu sah, tetapi perubahan pada pos anggaran dapat menjerat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang menggunakannya karena tidak dibahas terlebih dahulu dengan DPRD Kepri," ujar anggota DPR daerah pemilihan Kepulauan Riau (Kepri), Harry Azhar Azis, di Tanjungpinang, Jumat. Harry yang juga mantan Ketua Badan Anggaran DPR mengemukakan, perubahan atau tambahan kegiatan setelah anggaran disahkan dapat menjadi temuan BPK, bahkan dapat berdampak pada perbuatan korupsi. "Jika itu dibiarkan, mungkin dapat menimbulkan pidana," katanya. Ia mengungkapkan, perubahan anggaran setelah disahkan oleh Menteri Dalam Negeri seharusnya dibahas kembali bersama DPRD Kepri. Kecuali, di dalam Perda APBD Kepri tahun 2012 terdapat klausul yang membenarkan tim anggaran eksekutif tidak perlu membahasnya kembali dengan DPRD Kepri. Pembahasan perubahan anggaran setelah disahkan oleh Menteri Dalam Negeri tidak perlu dilakukan dalam rapat paripurna, melainkan cukup antara SKPD dengan mitra kerjanya di DPRD Kepri. "Seharusnya perubahan anggaran pada pos kegiatan SKPD dibahas terlebih dahulu dengan komisi di DPRD Kepri yang merupakan mitra kerja SKPD tersebut," ujarnya. Sebelumnya, Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi menyatakan, perubahan anggaran tidak diketahui anggota legislatif. Hal itu terjadi lantaran tim anggaran eksekutif tidak membahasnya kembali dengan DPRD Kepri. "APBD Kepri telah melewati tahapan sesuai peraturan. Namun perubahan anggaran seharusnya dibahas kembali dengan DPRD Kepri," ujarnya. Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokoler DPRD Kepri, Misbardi, mengemukakan, perubahan anggaran Kepri sesuai dengan revisi yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri. "Tim anggaran eksekutif akan membahasnya kembali dengan DPRD Kepri," ujarnya. (ant)

SHOLEH ARIYANTO/HALUAN KEPRI

SAMPAN KAYU — Warga Sedanau masih menggunakan sampan kayu sebagai transportasi utama, Jumat (3/2). Tingginya populasi penduduk di Sedanau membuat arus lalulintas di perairan ini semakin ramai.

Pantai Sisi Terbaik Dunia RAN AI — Pantai Sisi di Serasan, Natuna ANAI pernah dinobatkan menjadi pantai alami terbaik dunia (best undiscovered beach) versi majalan Island, edisi September 2006. Oleh: Sholeh Ariyanto, Liputan Natuna

Hal itu dikemukakan Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan & Pariwisata, Nurbaiti yang ditemui di ruang ker-

janya, Jumat (3/2). Nurbaiti menyebutkan, ditetapkannya Pantai Sisi sebagai pantai terbaik dunia, karena

memang pantai tersebut besar untuk dijadikan memiliki pemandangan sebagai objek wisata alam yang mempesona. berbasiskan sumberdaTidak hanya itu, pantai ya hayati dan khazanah tersebut juga dikenal bahari, seperti panomasih asli dalam artian rama pantai, keunikan belum banyak yang lingkungan laut, kekhadatang dan berkunjung san biodata laut dan feke pantai itu. nomena-fenomena laut Selan itu, kata dia, lainnya. beberapa wilayah di Nurbaiti " Ini membuktikan Kabupaten Natuna juga bahwa Kabupaten Namemiliki potensi yang sangat tuna memiliki keunikan alam,

Perusda Akan Benahi Pujasera Ranai RA N A I — Perusda Natuna akan NA masyarakat. membenahi mangamen, bangunan dan " Tahun 2012 ini, kita menargetkan sistem keamanan di pujasera Ranai. Ini mampu menyelesaikan minimal dilakukan demi untuk efisiensi unit sembilan unit Pembangkit Listrik usaha di lingkungan Perusda. Pujasera Tenaga Deasel (PLTD) di beberapa Ranai merupakan salah satu icon hiburan dusun dan desa di Natuna. Dari jumlah di kota Ranai. Plt Direktur Perusda tersebut ada dua PLTD yang belum Natuna Suparman mengatakan hal itu terselesaikan, " katanya. PLTD yang saat ditemui di kantornya, Jumat (3/2). sudah diselesaikan itu antara lain PLTD Menurut Suparman, masih banyak Desa Tj. Batang, Kecamatan Pulau Tiga, yang mesti dibenahi di usaha milik Suparman PLTD Desa Teluk Labuh, PLTD Desa perusda tersebut, mulai dari managment, Mekar Jaya, PLTD Desa Sebintang, bangunan hingga kemanan. " Kedepan pedagang PLTD Dusun Pian Padang, PLTD Desa Berhias di pujasera itu tidak dibolehkan lagi membuka dan PLTD Dusun Bermalih. Seluruhnya sudah layanan hiburan karaoke. Untuk jenis hiburan ini rampung dilaksanakan dan sudah dioperasikan. akan digelar satu panggung yang disediakan Sedangkan PLTD Desa Pulau Kerdau dan perusda sebagai pemilik usaha itu. Tujuannya PLTD Desa Batubi masih dalam proses peuntuk menghindari kesan negatif di masyakat. " nyelesain. Dan, kapasitas daya PLTD tersebut katanya. beraneka ragam tergantung jumlah penduduk di Dia juga menyebutkan tahun ini Perusda masing-masing wilayah. mengurangi tenaga kerja di pujasera tersebut. Sedangkan Program yang akan dikelola Empat tenaga kebersihan terpaksa diberhenPerusda pada periode 2012 adalah Pembangunan tikan dengan pertimbangan waktu dan jumlah pabrik minyak goreng (Kopra). kerja yang kurang efisien. Selanjutnya, tugas " Tahun ini kita akan membangun Kopra, kebersihan akan dirangkap oleh petugas keagar kita tidak perlu membeli minyak goreng dari amanan yang berjumlah 9 orang. Pontianak," kata Suparman. " Kemarin kita sudah rapat dengan satpam, Sementara pada sektor perikanan, Perusda mereka bersedia merangkap jadi petugas kebersedang merancang pasar ikan berskala intersihan, asal gaji mereka tidak berkurang," ujar nasional yang dikenal dengan 'Armada Semut'. Suparman. Armada Semut ini maksudnya sebuah kapal Suparman juga menyebutkan, Perusda akan besar yang memang digunakan untuk menammemperioritaskan pengembangan infrasturktur pung ikan dari para nelayan. Selain membeli ikan di bidang kelistrikan pada tahun 2012. Itu di kapal tersebut juga dilakukan penjualan ikan. dilakukan karena listrik merupakan instrumen Pembelinya bisa berasal dari dalam negeri, dan (cw 61) penting dalam upaya menggerakkan ekonomi luar negeri.(cw

sejarah dan budaya serta ditunjang oleh letak geografis yang strategis. Jika ini bisa dikembangkan akan berpotensi besar dalam mengundang wisatawan berkunjung ke Natuna," papar Nurbaiti. Namun, lanjut dia, untuk mengembangkan potensi wisata tersebut supaya menjadi sumber pemasukan bagi daerah, pihaknya menghadapi banyak kendala. Mulai dari soal dana, sumber

daya manusia, infrastruktur hingga mainset masyarakat yang belum berubah. " Kendalanya banyak sekali, terutama sekali SDM dan infrastruktur," keluhnya. Meski demikian, pihaknya akan terus berusaha mengeksplorasi kekayaan alam daerah yang memiliki motto "Laut Sakti Rantau Bertuah" itu menjadi sumber pemasukan bagi daerah. Upaya tersebut akan diwujudkan

dalam bentuk event (pagelaran) budaya yang berpotensi menggaet wisatawan datang ke Natuna. Tahun 2012 ini, kata dia, Disporabudpar akan menyelenggarakan beberapa ivent di antaranya adalah acara kontestant puteri pariwisata Kabupaten Natuna, Lomba mancing dan parade tari. "Kita sudah dipercaya untuk menyelenggarakan kontes Puteri Pariwisata oleh Dinas Pariwisata *** Provinsi Kepri," pungkasnya.***

Desa di Sedanau Segera Dimekarkan RA N A I — Camat BuNA nguran Barat Kabupaten Natuna, Anrizal Zein berencana akan memekarkan desa-desa di Kelurahan Sedanau menjadi empat desa. Pemekaran ini atas dasar permintaan masyarakat di kelurahan itu. Empat desa yang Anrizal akan dimekarkan itu adalah Desa Penyong, Desa Air Batu, Desa Pantai Rias dan Desa Segram. Sebelumnya warga yang ada di empat desa ini masih tergabung di Kelurahan Sedanau.

" Jumlah penduduk di masing-masing desa yang dimekarkan ini sudah memenuhi syarat," ujarnya saat ditemui di Sedanau, Kamis (2/2). Saat ini jumlah penduduk di Kelurahan Sedanau sebanyak 6.300 jiwa dengan total 1.700 KK. Untuk kampung Panas sebanyak 260 KK, kampung Penyong 160 KK, Air Batu 240 KK. " Secara aturan lebih dari 100 KK suatu daerah atau perkampungan sudah bisa membentuk desa baru," katanya. Dikatakan dia, proposal pemekaran desa sudah dalam proses tinggal diserahkan ke Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna. Tujuan dari pemekaran tersebut adalah untuk meningkatkan pembangunan baik dibidang infra-

struktur maupun perekonomian masyarakat. " Pihak kelurahan selama ini sudah kewalahan melayani masyarakat yang jumlahnya mencapai 6 ribu jiwa lebih itu. Dan ini, salah satu upaya untuk memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat," tukasnya. Ditambahkan Anrizal, bukti bahwa pemekaran itu permintaan masyarakat mereka kompak dalam menentukan tapal batas wilayah masing-masing dan itu sudah mendapatkan kesekapatan dari seluruh warga. " Kami hanya berupaya membantu masyarakat mendapatkan kehidupan yang lebih sejahtera, merata dan seimbang. Dan kami berharapan rencana pemekaran ini bisa berjalan mulus," harapnya. (leh)

Kecamatan Boleh Melakukan Sidak RA N A I — Pemerintah kecamatan diNA minta untuk lebih proaktif dalam menekan tindakan peredaran barang kadaluarsa di wilayahnya masing-masing. Selain itu kecamatan juga harus jeli terhadap proses perpanjangan SITU yang dikeluarkannya. Hal ini menindaklanjuti adanya sejumlah barang kadaluarsa yang masih ditemui di sejumlah toko kelontong oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Natuna belum lama ini. " Pihak kecamatan juga mempunyai wewenang penuh untuk menyidak toko kelontong di wilayahnya. Ini bagian dari upaya kontrol pihak kecamatan terhadap Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang me-

reka keluarkan," ujar Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Natuna, Hikmatul Arif yang ditemui, Jumat (3/2). Dalam mengontrol barang kadaluarsa, lanjut dia, pihak kecamatan tidak mesti menunggu surat edaran dari Disperindag. Karena pemerintah Kecamatan sudah mempunyai tanggung jawab untuk melaksanakan hal tersebut. " Kalau bisa lebih proaktif itu lebih bagus, sehingga membantu menekan peredaran barang kadalursa," katanya. Jika pihak kecamatan sudah proaktif, maka saat Disperindag turun ke lapangan, sifatnya bukan lagi sosialisasi, melainkan sudah penindakan. Namun demikian, untuk melaksanakan hal ini perlu dukungan dan

koordinasi yang baik antara pihak kecamatan dengan Disperindag. " Di kecamatan itu ada bagian Trantibnya. Bagian ini bisa melakukan sidak secara rutin di setiap toko kelontong yang ada di setiap desa dan kelurahan di kecamatan tersebut," ungkapnya. Hikmatul berharap, pedagang bisa mematuhi peraturan yang sudah diatur. Dengan demikian tidak ada lagi pihak yang dirugikan dengan usaha yang dilakoni oleh masyarakat. " Penjualan barang kadaluarsa itu terjadi karena keteledoran si pedagang dalam mengawasi penjualan barang dagangannya. Sehingga saat petugas turun ke lapangan, barang tersebut tidak ditemukan," ujarnya. (leh)

DPRD Kepri Temukan Anggaran Pendidikan Tak Sesuai Kebutuhan K A R I M U N — Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau menemukan penggunaan anggaran pro gram pendidikan yang diusulkan Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun tidak sesuai dengan kebutuhan sehingga tidak mendukung kurikulum sekolah. Anggota Komisi IV DPRD Kepri Yusrizal di sela-sela kunjungan bersama sejumlah rekannya di Tanjung Balai Karimun, Rabu mengatakan, salah satu contoh usulan anggaran yang tidak sesuai kebutuhan yaitu pengadaan alat peraga jantung dan denyut nadi di

SDN 003 Tebing yang tidak efektif mendukung kurikulum belajar sekolah. "Pengadaan alat peraga jantung tidak tepat karena masih banyak yang lain yang lebih mendesak. Anak SD 'kok dikasih alat peraga jantung, jelas kurang efektif karena tidak mendukung kegiatan belajar mengajar," katanya. Menurut dia, alat peraga jantung dan denyut nadi lebih tepat diberikan kepada siswa SMP atau SMA untuk mendukung pelajaran IPA atau biologi. "Kami tidak tahu apa pertim-

bangan mengapa siswa SD diberi alat peraga jantung. Mungkin akan lebih bermanfaat jika diberikan peralatan untuk mendukung pelajaran bahasa Inggris," katanya. Menurut dia, masih adanya pengadaan yang diusulkan tidak sesuai dengan kebutuhan menunjukkan bahwa Dinas Pendidikan tidak memiliki data terkait sarana prasarana pendidikan yang masuk dalam skala prioritas. Padahal, kata dia, beberapa perlengkapan pendidikan yang sifatnya mendesak masih ditemukan di lapangan. Dia mencontohkan

kekurangan ruang kelas di SMAN 1 Karimun, laboratorium, perpustakaan, meubeler dan komputer. "Ke depan kami harapkan usulan anggaran pendidikan hendaknya melalui perencanaan yang matang sehingga benar-benar bermanfaat bagi siswa, tidak hanya bersifat temporer," lanjut dia. Yusrizal mengatakan, kunjungannya ke Tanjung Balai Karimun bertujuan untuk mengecek realisasi proyek dan pengadaan perlengkapan sekolah yang dianggarkan dalam APBD 2011. Selain berkunjung ke SDN 003

Tebing, anggota DPRD Kepri daerah pemilihan Karimun itu juga berkunjung ke SDN 001 Bukit Senang, SMK Binaan dan SMAN 1 Karimun. Turut serta dalam kunjungan itu, anggota komisi IV Sumarni Azis, Suraya, Gafaruddin Ibrahim dan Darman. Kepala Dinas Pendidikan Karimun Harris Fadillah mengakui masih banyak kebutuhan akan sarana pendidikan yang belum terpenuhi untuk kembali diusulkan kepada pemerintah provinsi, termasuk penambahan ruang kelas

baru di SMKN 1 Karimun. "SMKN 1 memang telah mendapat tambahan 10 ruang kelas baru. Namun, itupun masih kurang dan kami berharap untuk diang garkan lagi dalam APBD provinsi tahun ini," katanya. Sedangkan di SMAN 1 Karimun, lanjut Harris, juga masih kekurangan ruang belajar sebanyak 4 lokal. "Idealnya, setiap ruang diisi 32 siswa. Karena lokal masih kurang, maka sekolah terpaksa menempatkan siswa pada beberapa lokal melebihi jumlah ideal itu," ucapnya. (ant)


FOKUS

14

Sabtu,

4 Februari 2012

Dermaga Alai Menuai Protes PEMBANGUNAN dermaga ponton Pelabuhan Alai, Kelurahan Alai Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun menuai sorotan masyarakat karena dinilai tidak sesuai standar kelayakan sebuah dermaga penumpang. Oleh: Hengky Haipon, Liputan Karimun

ang di kanan kiri dermaga dan tidak adanya ruang tunggu bagi penumpang. Tapi pihak CV Anugerah Pratama berdalih bahwasanya pembangunan dermaga yang sedang dilakukan sudah sesuai dengan bestek dan perencanaan awal yang dibikin konsultan perencana. Keluhan warga Alai tidak begitu ditanggapi meskipun sudah beberapa kali disampaikan terkait dengan kekurangan yang diinginkan bisa dipenuhi.

“Terus terang kami kecewa kepada Pemerintah Provinsi Kepri serta Dinas Perhubungan Provinsi Kepri termasuk Gubernur Kepri H.Muhammad Sani, karena keluhan sejak awal pembangunan dermaga ponton yang tidak sesuai perencanaan dan minta untuk diperbaiki tidak kunjung mendapat respon. Kami sudah capek menyampaikan keluh kesah kami ini kepada pihak terkait tapi tidak dihirau-

kan,” ujar H.Arifin Zainuddin, tokoh masyarakat Kelurahan Alai Kecamatan Kundur, Sabtu (28/1). Arifin mengatakan, kekecewaan warga sudah tersimpan lama. Ketika proyek yang masih dalam tahap penyelesaian itu dibangun asal jadi seperti ponton dibangun miring, tidak ada pagar pembatas untuk keselamatan dan tidak sesuai petunjuk teknis. Yang mengecewakan lagi, ruas jalan menuju dermaga seharusnya standar tapi dibuat miring sehingga menyulitkan porter yang akan

mengangkat barang. Puncak kemarahan warga ketika pada Jumat pekan lalu sebuah tongkong yang sandar menyebabkan tiang pontong pecah. Kondisi ini sangat fatal dan mengancam keselamatan jiwa masyarakat apabila dermaga runtuh. Ia lebih lanjut mengatakan, masyarakat Alai tidak bangga dengan kondisi bangunan dermaga saat ini. “Kami juga sangat menyayangkan sikap Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, para pejabat dan para wakil rakyat di Provinsi Kepri. Sudah capek kita sampaikan tapi tidak juga ditanggapi. Pada saat dia perlu jarum sebatang, dia cari kita,” sesal Arifin. Keluhan sesrupa dilontarkan HM Rasyid Tab, tokoh masyarakat Kecamatan Kundur. Pada pertemuan dengan Stkat DInas Perhubungan Provinsi Kepri, pihaknya telah meminta agar pembangunan dermaga harus sesuai perencanaan dan bestek namun demikian tidak ditanggapi. “Sudah sepuluh kali lebih saya menghubungi Ajis, janji mau diperbaiki dan

Pembangunan dermaga dermaga yang sesuai dengan dilaksanakan CV Anugerah standar seharusnya memiliki Pratama dan diawasi pagar pembatas bagi keselaKonsultan Pengawas, PT matan penumpDimensi Utama sejak Bulan Oktober 2011, menelan APBD Provinsi Kepri sebesar Rp 2,7 Miliar. Sejak awal, pelaksanaan proyek ini sudah menuai protes. Masyarakat meminta agar dermaga tersebut diperuntukan dermaga penumpang dan bongkar muat barang dengan konsep pembangunan seperti huruf T. Namun fakta menunjukkan, dermaga dibangun untuk pelabuhan penumpang berbentuk huruf L dengan ukuran panjang dermaga 34 meter x 10 meter x 6 meter. Menurut keterangan pihak kontraktor dan Aziz Kasim Djou, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, dana sebesar Rp 2,7 Miliar itu hanya diperuntukan pembangun dermaga penumpang saja. Sementara untuk pelabuhan bongkar muat akan dibangun untuk tahap lanjutannya di APBD 2012. Pembangunan dermaga penumpang dengan konsep berbentuk huruf L tetap dilanjutkan. Namun lagi-lagi masyarakat harus menahan kecewa ketika didapati pembangunan dermaga tidak sesuai RAWAN ROBOH — Tokoh masyarakat Kelurahan Alai Kecamatan Kundur, HArifin Zainuddin, menunjukan ke arah atap jembatan yang tipis dan tidak layak harapan. Sebuah

Janji Benahi Kekurangan PIHAK kontraktor CV Anugerah Pratama dan Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, berjanji akan melakukan pembenahan dan memenuhi kekurangan pembangunan Dermaga Alai seperti yang diinginkan oleh masyarakat. Penegasan itu disampaikan oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Azis Kasim Djou bersama Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Laut Kepri Masnur saat melihat langsung pembangunan dermaga ponton kelurahan Alai, Kundur, Karimun, Selasa (31/1). Menurut Aziz usai melaksanakan dialog dengan berbagai pihak, beberapa hal yang akan dibenahi diantaranya adalah penambahan dua tiang beton dari dua tiang yang sudah ada untuk penyangga dermaga dan perbaikan jalan penghubung

dari dermaga menuju jalan umum. Penambahan tiang dan jalan itu murni inisiatif kontraktor di luar bestek. Sementara perbaikan juga murni bantuan dari kontraktor dan konsultan pengawas. Berdasarkan hasil sidak pihaknya menyimpulkan, secara fisik proyek dermaga ponton dikerjakan sesuai bestek dan proyek sudah rampung 100 persen. Padahal pengerjaan proyek baru dibayar 60 persen. Meski demikian kontraktor berkomitmen melaksanakan perbaikan-perbaikan sebagai wujud tanggungjawab. Sementara Arieswan, Direktur Utama CV Anugerah Pratama yang turut mendampingi pejabat Dishub Kepri saat sidak mengaku, pihaknya sangat berterimakasih kepada warga setempat yang mendukung pengerjaan proyek tersebut. Komit ”Komitmen kami harus dapat menyelesaikan pe-

ngerjaan proyek dengan hasil yang maksimal. Meskipun dana poryek ini baru dibayarkan 60 persen dari nilai kontrak, namun kami mampu untuk menyelesaikan 100 persen dan tepat waktu,” ujarnya. Ketua LPM Kelurahan Alai Abdul Karim Nyat, berharap pihak kontraktor bisa memunuhi komitmenya untuk bisa segera memperbaiki kekurangan yang ada secepatnya layaknya sebuah dermaga penumpang yang memenuhi standar kelayakan. “Kami dari pihak masyarakat berharap agar kontraktor memperbaiki jalan menuju dermaga. Ruas jalan yang curam itu harus dibongkar dan diperbaiki. Satu hal lagi kami juga berharap segera bangun pelabuhan bongkar muat barang di samping pelabuhan penumpang,” ucap Abdul Karim. Sementara Abdul Ghani, tokoh pemuda setempat men-

gakui, sebelumnya ia sempat mengkritik pengerjaan dermaga ponton tersebut. Hal itu dilakukan agar proyek dikerjakan dengan baik dan berkualitas. Namun ada beberapa bagian yang perlu ditambah dan diperbaiki sehingga kualitas proyek ini benarbenar baik. “Atas nama masyarakat Alai, saya menyambut positif dan menerima peroyek dermaga ponton dengan baik. Dengan catatan pihak kontraktor secepatnya melakukan perbaikan sesuai dengan kesepakatan,” ujar Ghani. Di pihak lain, Indra Tama, selaku kontraktor yang mendapatkan pengerjaan pemancangan tiang beton untuk dermaga dari CV Anugerah Pratama mengatakan, penambahan dua tiang lagi sudah sedang dikerjakan sesuai dengan permintaan masyarakat. Saat ini pihaknya tengah melaksanakan pengecoran dua buah tiang. (hhp)

SEORANG warga Alai menunjuk ke arah dua tiang beton penyangga dermaga yang retak karena tidak kuat menahan berat beban jembatan.

turun ke lapangan tapi hanya sekedar janji-janji. Saya melihat negeri ini seperti tidak bertuan dan jangan salahkan nanti masyarakat kalau terjadi masalah karena kita tentunya tidak mengharapkan seperti itu,” tegas HM Rasyid Tab. Anggota Komisi III DPRD Kepulauan Riau (Kepri) Yusuf Sirat, ketika dikonfirmasi mengaku terkejut pengerjaan proyek pembangunan ponton Pelabuhan Alai dibangun asal jadi. “Sejak awal kita harapkan proyek itu dibangun sesuai rencana karena pelabuhan itu sangat vital dan kalau memang ada temuan dan kondisi yang demikian perlu kita tindaklanjuti. Saya akan cek lagi ke Dinas Perhubungan, karena dana yang dikucurkan miliaran tetapi hasilnya tidak maksimal tentu masyarakat akaan marah,”ujar Yusuf. Yusuf juga mengaku terkejut karena tidak adanya pagar pembatas di kanan kiri dermaga untuk menjamin keselamatan masyarakat. Ia tidak peduli siapa kontraktornya yang penting tanggung jawab pelaksanaan harus sesuai perencanaan. Yusuf Sirat menjelaskan, pembangunan royek dermaga ponton Pelabuhan Alai, Kelurahan Alai Kecamatan Kundur Kabupaten Karimun merupakan bagian dari kegiatan pembangunan pelabuhan ponton di Kabupaten/Kota Provinsi Kepri. Hal tersebut sebagai bagian dari program usulan dari Komisi III DPRD Kepulauan Riau yang membidangi pembangunan. Ia berharap pembangunan dermaga dapat memperlancar arus transportasi keluar masuk daerah ini. Ia mengatakan, proyek dermaga Alai akan dilanjutkan dengan penambahan pembangunan dermaga bongkar muat di sebelah pelabuhan penumpang. Selain itu pengerjaan pagar pembatas di sisi kiri dan kanan dermaga.***

Penegak Hukum Harus Bertindak T O K O H masyarakat Kecamatan Kundur, HM Rasyid Tab menyerukan agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti pengerjaan proyek asal jadi yang diduga merugikan anggaran negara. “Kami berharap dilakukan segera penyelidikan terhadap permasalahan ini karena sudah ada indikasi penyelewengan penggunaan anggaran dari APBD Provinsi Kepri tahun anggaran 2011,” tegas Rasyid Tab. Tokoh yang dikenal vokal ini mengatakan, pengungkapan tindak pidana khusus korupsi seperti pengerjaan proyek asal jadi tidak membutuhkan laporan dari masyarakat, meski demikian pengungkapan korupsi khusus untuk pengerjaan proyek asal jadi di Karimun maupun Provinsi Kepulauan Riau, hampir tidak pernah dilakukan. "Kalaupun tebang pilih hanya menyeret 'keroco' saja, wajar bila suatu waktu masyarakat sendiri turun ke jalan dan secara ekstrim menindaklanjuti berbagai kasus tindak pidana korupsi,"tegas Rasyid. Sementara H.Arifin Zainuddin, tokoh masyarakat Kelurahan Alai Kecamatan Kundur mengatakan, masyarakat Kelurahan Alai, Kecamatan Kundur sepakat akan melaporkan Dinas Perhubungan Provinsi Kepri dan Kontraktor Pelaksana CV Anugerah Pratama kepada aparat penegak hukum jika tidak segera memperbaikinya. “Masyarakat meminta tanggung jawab dan janji ril dari pihak kontraktor proyek untuk segera memperbaiki pengerjaan dermaga yang sangat jauh dari standar kelayakan sebuah dermaga penumpang. Jika tidak kami sepakat melaporkan ke aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti,” tegas Arifin, Selasa (31/1). Ditegaskan Arifin hal yang paling mendasar yang perlu diperbaiki oleh kontraktor adalah memperbaiki dan menambah tiang pancang penyangga dermaga dari hanya dua tiang menjadi empat tiang penyangga karena kalau hanya dipakai dua tiang sangat rawan dan riskan karena tidak tidak mampu menampung berat. Di samping itu jalan menuju dermaga yang dibangun sangat

KONDISI dermaga Alai dibangun CV Anugerah Pratama menelan anggaran sebesar Rp 2,7 Miliar dinilai tidak layak sebagai pelabuhan penumpang

curam harus dibongkar dan diperbaiki sesuai standar. “Kami tidak ingin masyarakat jadi korban bila dermaga runtuh. Coba tengok, dua tiang penyangga dermaga sudah mulai retak-retak. Apa ini tidak membahayakan,”tanya Arifin. Arifin juga sangat menyayangkan pernyataan Aziz Kasim Djou, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Perhubungan Provinsi Kepri saat sidak bersama Masnur, Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Laut Kepri, Arieswan, Direktur Utama CV Anugerah Pratama, kontraktor dan PT Dimensi Utama sebagai Konsultan, Senin (30/1). Ketika itu Aziz mengatakan, secara fisik proyek dermaga Alai dikerjakan sesuai bestek dan proyek sudah rampung dikerjakan kontraktor meski proyek baru dibayar 60 persen. “Mereka janji akan lakukan perbaikan dan perbaikan tersebut murni bantuan kontraktor dan tidak termasuk dalam perencanaan. Tapi menurut kami tidak seperti ini standar pembangunan sebuah dermaga penumpang. Hatihati kalau bercakap jangan hanya sekedar cuma menarik simpati masyarakat.Kami tidak butuh hal seperti itu,” sindir Arifin. Arifin berharap pihak terkait dan aparat penegak hukum bisa menanggapi persoalan yang terjadi ditengah masyarakat apalagi itu bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Sebab menurut dia, dermaga ponton Alai ini sangat strategis dan sangat mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan transportasi warga Alai, Kundur. Ket-

ersediaan dermaga yang representatif, memenuhi syarat dan layak pakai, pasti akan membuat transportasi laut dari dan ke kawasan itu makin lancar. “Kami berharap auditor dan pemeriksa internal seperti inspektorat atau badan pengawas daerah (Bawasda), atau badan pemeriksa keuangan dan pembangunan (BPKP) dan kalau memang ditemukan indikasi penyimpangan aparat penegak hukum mesti melakukan penyelidikan karena perkara korupsi dan mark up proyek bukan lah delik aduan,” tegas Arifin. Pantauan di lapangan menunjukkan, dermaga yang dibangun berbentuk huruf “L“ dengan ukuran panjang dermaga 34 meter x 10 meter x 6 meter. Fakta lapangan ini tidak sesuai dengan permintaan masyarakat yang menghendaki dermaga dibangun berbentuk huruf “T” disertai pembangunan dermaga penumpang. Proyek pengerjaan dermaga alai ini sempat bermasalah diawal dimana pada Minggu tanggal 13 November 2011 lalu, masyarakat sempat menghentikan proyek ini karena dikerjakan asalasalan karena teknis kerja yang tidak profesional. Sehingga, pekerjaan dermaga itu tidak sebanding dengan besarnya dana yang dianggarkan Pemerintah Provinsi Kepri Rp2,7 miliar. Namun setelah dilakukan pertemuan antara konsultan dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), pemuka masyarakat, tokoh agama, pemuda dan lurah Alai, mereka sepakat pengerjaan proyek dermaga dilanjutkan. (hhp)


METRO BISNIS

15

Sabtu,

4 Februari 2012

Harga Beras Naik BA TAM — Harga beras kualitas super seperti BAT Bumi Ayu, Arum Biru, Bunga Rezeki Merah dan Ayam Bok mengalami kenaikan rata-rata sebesar Rp3 ribu per karung. Kenaikan terjadi dalam beberapa hari terakhir. Dalam seminggu, kenaikan kebutuhan pokok ini terjadi hingga dua kali. Oleh: Armat Juang dan Nana, Liputan Batam

“Harga beras selalu berubahubah. Kami tidak tau penyebab pastinya,” ujar Iman, karyawan Toko Bright & Prosperity Stas (BPS) yang berada di Pasar Mitra Raya Batam Centre, Jumat (3/2). Iman menjelaskan, beras merek Bumi ayu dan Arum per karung (25 kg ) sebelumnya dijual dengan harga Rp245 ribu, kini sudah naik menjadi Rp248 ribu. Beras merek Bungan Rezeki Merah naik dari Rp215 ribu menjadi Rp223 ribu. Merek Ayam Bok naik dari Rp220 menjadi Rp240 ribu. Beras Merek Bunga Rezeki Merah dan Ayam Bok sudah mengalami kenaikan beberapa kali dalam sebulan terakhir, sehingga angka kenaikannya cukup besar. Namun, untuk beras merek rambutan turun harga dari Rp185 ribu menjadi Rp175 ribu. Iman tidak mengetahui pasti penyebab perubahan harga, biasanya distributor akan me-

ngumumkan kenaikan harga sebulan sebelum kenaikan. Hal tersebut membantu pedagang dalam mengambil barang. Dalam waktu dekat, Iman mengatakan akan ada beberapa jenis beras yang akan naik, namun ia enggan menyebutkan jenisnya. Berikut harga beras di Pasar Mitra Raya Batam Centre per karung (25 kg). Beras merek Mangkok Nasi Rp235 ribu, Piring Mas Rp235 ribu, Rampe Biru Rp217 ribu, Panah Istimewa Rp230 ribu, Budak Kuning Rp165 ribu, Bumi Ayu Biasa Rp238 ribu, Aroma Rp187 ribu, Ramos Anak Terbang Rp245 ribu, Gelombang Cinta Rp210 ribu, Embun Pagi Sepesial Rp233 ribu, Royal Madu Rp193 ribu, Ramos Dua Pandan Rp173 ribu, Ayam Bola Rp240 ribu, Garuda Sepesial Rp233 ribu, dan Romos Gunung Rp192 ribu. Sedangkan untuk harga telur asal Medan mengalami penurun-

TUNDRA/HALUAN KEPRI

BERAS NAIK—Seorang pedagang di antara beras daganganya, Jumat (3/2). Harga beras di Batam naik seiring naiknya harga beras nasional.

an harga. Sebelumnya telur ayam buras per papan Rp33 ribu, kini menjadi Rp32 ribu. Sedangkan gula pasir per kilogram masih Rp8.900. “Untuk harga telor tidak bisa diprediksi, dalam seminggu selalu mengalami perubahan,” terang Iman. Sementara itu, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Batam Wan Muhammad Zen mengatakan kenaikan harga beras di Batam dikarenakan dae-

rah sentra penghasil beras sedang mengalami paceklik. Untuk memenuhi kebutuhan beras di Batam, distributor besar telah diminta untuk mencari beras dari sentra penghasil beras di Indonesia. Ditanyakan tentang stok beras di Batam, Zen mengaku hingga kini belum mendapatkan data dari distributor. Ia mengaku tidak mengetahui penyebab belum disetorkannya data tersebut. “Bisa jadi penyebabnya karena distributor usai merayakan Imlek. Tetapi untuk masyarakat

kurang mampu, stok beras di Bulog sangat aman. Beras bulog juga dijual untuk umum, ada di toko-toko tertentu,” ujar Zen. Menurut Zen, harga sembako akan mengalami fluktuasi saat menyambut hari-hari besar, seperti perayaan Imlek. Namun kenaikannya tidak signifikan, seperti beras hanya berkisar Rp500 per kilogram. Disamping itu, harga sembako di Batam juga sangat dipengaruhi oleh faktor cuaca, seperti hujan dan gelombang tinggi.***

Rumah Rp185 Juta di Bhumi Anggrek T A N J U N G P I N A N G— Surya Bintan Madani menawarkan harga yang sangat bersaing untuk perumahan Bhumi Anggrek Residence. Perumahan yang terletak di Jalan Adi Sucipto Km 11 Tanjungpinang ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp185 jutaan. Manager Pemasaran Bhumi Anggrek Residence, Iwan mengatakan pihaknya membangun 90 unit rumah dikawasan tersebut, terdiri dari tipe 48, 64 dan 98. Dengan spesipikasi rumah, pondasi terbuat dari tapak dan sloof be- Tipe 64 ton, dinding dari bata merah, lantai rumah tipe 89, 64 dan 48 sudah keramik, atap spandek, rangka Atap baja ringan, pintu dari panel kayu, jendela aluminium, plafon dari gypsum, listrik 1300 VA, dan air sumur. Rumah ini dikatakan Iwan sudah laku sekitar 20 rumah dan hampir selesai 10 rumah, sedangkan harga yang ditawarkan cukup terjangkau yaitu mulai dari Rp185 juta yang dapat dibeli secara kas maupun kredit. Perumahan Bhumi Angrek Residence berada tepat disamping jalan raya, berdekatan dengan kedua Hotel ternama di kota Tanjungpinang yaitu Hotel Aston dan Hotel Comfort, tepat

di depan fakultas dan Playgroup. “Untuk ke bandara hanya membutuhkan waktu 3 menit. Ke pusat pemerintahan dan perbelanjaan di Bintan Center hanya 5 menit saja. Tempatnya juga nyaman dan masih alami, dengan fasilitas yang kami

sediakan berupa taman bermain” tambah Iwan. Untuk pembelian kredit, uang mukanya atau DP (down payment) hanya 20 persen dari harga rumah. DP bisa dicicil selama setahun sebelum rumah selesai dibangun. “Rumah juga bisa ditempati jika sudah selesai dan masih memiliki sisa cicilan DP tiga bulan atau empat bulan lagi” tambah Iwan lagi. Bagi siapa saja yang berminat bisa langsung menghubungi dikator pemasarannya di Jl Adi Sucipto Km11 No 29 Tanjungpinang atau menghubungi (cw42) 085272048884.(cw42)


CMYK

CMYK Jumat, 3 Feb 2012

PEMBUKAAN

4.013,70

Sabtu, 4 Februari 2012

PEMBUKAAN

12.705,41 PEMBUKAAN

2.859,68

8953

PEMBUKAAN

8.831,93

HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

7187.30 7160.96

PEMBUKAAN

20.756,98

2972.93

Kawasan Top 100 Square Laris TANJUNGPIN ANG— ANJUNGPINANG— ANG—PT Tunas Propertindo Perkasa patut berbangga, karena kawasan Top 100 Town Square Tanjungpinang yang saat ini dalam tahap pembangunan laris di pasaran. Oleh:Sherlyna Gultom, Liputan Tanjungpinang

Meski belum lama diluncurkan, 30 persen kawasan yang

mengusung tema 'one stop living concept' itu telah terjual, baik

REPRO

Perumahan Pinang Villa tipe 46/90.

secara kas maupun kredit. Sebagaimana dikatakan Chandra, Pimpinan Cabang PT Tunas Propertindo Perkasa. Top 100 Town Square merupakan kawasan hunian yang didukung dengan adanya kawasan pertokoan, perkantoran yang saling terintegrasi. Mengedepankan empat aspek penting, yaitu hunian, bisnis, belanja dan kesenangan yang terletak di satu kawasan. Sebagai bentuk komitmen kepada konsumen, pengembang sedang melakukan pembangunan yang saat ini telah memasuki tahap pekerjaan infrastruktur. Proyek ini merupakan suatu paduan yang sangat strategis, di dalamnya terdapat Perumahan Pinang Villa dan Pinang Arcade sebagai kawasan bisnis. Perumahan Pinang Vila memiliki 239 unit rumah yang terdiri dari 5 tipe yaitu 46, 66, 93, 126 dan 162 serta 70 unit ruko di kawasan bisnis Pinang Arcade. "Pembangunan dan realisasi

proyek ini akan memberikan kepercayaan kepada konsumen dan calon konsumen Top 100 Town Square di Kepri secara keseluruhan, khususnya di Tanjungpinang," jelas Chandra. Pembangunan tahap pertama ini dimulai dengan pembangunan Ruko Pinang Arcade dari jalan lama menuju jalan baru. Kemudian diikuti dengan pembangunan perumahan Pinang Villa yang dimulai dari Blok H menuju ke Blok B, berlanjut ke blok lainnya. Lokasi kawasan sangat strategis, diapit dua jalan raya yaitu Jalan Lama Batu 10 dan Jalan Baru Batu 12 arah Tanjunguban. "Ruko dibangun awal Februari ini dan akan selesai paling lambat 2013," ujar Chandra.Bagi konsumen yang berminat, bisa datang langsung ke kantor yang beralamat di Jalan DI Panjaitan KM 7,5 No 02, atau telepon 0771-7006777 untuk Tanjungpinang dan 0778-7833 777 untuk Batam.** * *

Membangun Taman Impian Murah BA T A M — Taman merupakan AT salah poin yang sangat penting untuk memperindah tampilan rumah Anda. Untuk memba-

ngun taman impian dengan biaya terjangkau, kunjungi Taman Bali Garden, ahli pembuatan taman, kolam ikan dan miniatur ke-

indahan rumah. Taman Bali Garden terletak di samping pintu masuk Perumahan Seruni Batam Centre menuju Sei Panas. Di sini bisa dijumpai aneka tanaman hias, baik dalam bentuk bibit maupun tanaman hias sudah jadi dan sangat indah. Taman Bali Garden juga me-

layani pembuatan taman mini baik untuk rumah maupun perkantoran, kolam ikan, kolam air mancur dan sebagainya. "Harga yang kami tawarkan bervariatif, sesuai tingkat kesulitannya. Namun begitu harganya pasti lebih terjangkau," ujar Icon, penata taman dari Taman Bali Garden. (cw57)

DOK

APARTEMEN INCARAN—Gedung Apartemen Nagoya Mansion berdiri megah di kawasan Nagoya. Apartemen ini menjadi incaran investor di Batam.

Properti Incaran Investor Apartemen Nagoya Mansion BA T A M — Tunggu apa lagi, AT saatnya meraih keuntungan yang luar biasa dengan memiliki Apartemen Nagoya Mansion bersama para investor yang telah lebih dulu memilikinya. Apartemen yang terletak di pusat perekonomian Batam itu akan diserahterimakan secara bertahap kepada pemiliknya mulai 6 Februari mendatang. Lokasi apartemen yang telah berdiri dengan gagahnya di dekat pusat bisnis, perkantoran, dan belanja itu menjanjikan keun-

CMYK

tungan yang sangat besar, baik untuk digunakan sendiri maupun disewakan. Tidak heran bila investor yang memahami sebuah investasi di masa depan ramai-ramai mengincarnya. Hal ini juga yang menyebabkan harga unit apartemen ini potensial untuk meningkat lebih cepat namun terjangkau untuk sebuah kawasan yang terletak di tengah kota. Manager Marketing Apartemen Nagoya Mansion Rosi Kartikasari menyebutkan apar-

CMYK

temen tersebut memiliki beragam fasilitas yang mengakomodir kebutuhan gaya hidup penghuninya. "Serahterima kunci akan kami lakukan secara bertahap mulai 6 Februari ini. Kabar gembira ini disambut baik para pemiliknya. Bagaimana tidak? Keuntungan besar berada di genggaman mereka. Nagoya Mansion Apartemen menawarkan banyak nilai plus bagi pembelinya untuk dipakai sendiri ataupun disewakan. Dilengkapi berbagai fasilitas yang siap mengakomodir kebutuhan gaya hidup pemiliknya," papar Rosi. Disebutkan Rosi, PT Uway Makmur sejak awal telah memanjakan konsumen dengan memberikan kemudahan pembayaran melalui fasilitas KPA. Dalam hal ini PT Uway Makmur bermitra dengan Bank Muamalat dalam fasilitas pembiayaan KPA. "Tunggu apa lagi ? Miliki apartemen dengan berbagai cara bayar yang fleksibel di kawasan bergengsi Nagoya dan mampu memberikan hasil investasi menguntungkan. Jangan hanya melihat investor lain berpesta. Jadikan Apartment Nagoya Mansion solusi tepat bagi keinginan Anda untuk memiliki property idaman. Hubungi Marketing Office kami di 0778 427124," promosi Rosi mengakhiri.. ( c w 5 7 )


CMYK

Sabtu, 4 Februari 2012 HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Target Wisman 2011 Terlampaui Raja Miskal Anggota DPRD Bintan

Berarti Bagi Orang Lain LEGISLATOR asal Partai Keadilan Sejahtera (PkS) ini, dikenal sebagai sosok yang kerap bersuara lantang dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di gedung Dewan. Hal itu tak terlepas dari apa yang diyakininya, bahwa menjadi seorang anggota Dewan harus dapat memberikan yang terbaik untuk masyarakat.

Berarti Bagi Bersambung ke hlm 18

ANJUNGPINANG ANG –– Dinas Pariwisata Kepri TANJUNGPIN patut berbangga. Pasalnya, selama tahun 2011 lalu, kunjungan wisatawan mancanegara (wis man) ke Kepri mencapai 1.709.511 orang, atau melampaui target sebanyak 1.650.000 orang. Oleh: Amir, Liputan Tanjungpinang

ngan angka 914.582 orang. Urutan kedua ditempati wisman asal Malaysia, dengan total sebanyak 241.356 orang. Sedangkan di urutan ketiga adalah wisman dari Korea Selatan, dengan jumlah 75.320 orang. Dengan pencapaian tersebut, kata Guntur, ini menandakan ada kesamaan konsep antara Dispar dengan keempat pimpinan daerah yang menjadi pintu masuk wisman di Kepri, yakni Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan dan

Tidak hanya melampaui target. Tren peningkatan angka kunjungan wisman ke Kepri juga mengalami peningkatan selama tiga tahun berturut-turut sejak 2009 lalu. "Kita patut bersyukur, tahun ini kita kembali mampu melampaui target kunjungan wisman. Ini semua berkat kerja keras dari semua pihak, terutama pimpinan daerah di empat pintu masuk wisman di Provinsi Kepri," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kepri Guntur Sakti, Jumat (3/2). Berdasarkan data Dispar Kepri selama 2011, wisman asal Singapura menjadi penyumbang terbesar de-

Target Wisman Bersambung ke hlm 18

Pelabuhan 'Lama' Dibutuhkan TANJUNGPINANG –– Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno mengatakan, pelabuhan resmi Sri Payung di Batu 6 sudah tidak sanggup lagi menampung aktivitas kapal yang akan melakukan bongkar muat barang. Untuk itu, ia memandang perlu pelabuhan 'lama' yang sering dipakai tetap dimanfaatkan. Apakah pelabuhan 'lama' yang dimaksud adalah pelabuhan tikus? Suparno tidak memberiPelabuhan 'Lama' Bersambung ke hlm 18

CMYK

DOK

KUNJUNGAN WISMAN –– Wisatawan mancanegara (wisman) sesaat baru tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura,Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. Dinas Pariwisata Kepri mencatat angka kunjungan wisman ke Kepri selama 2011 sebanyak 1.709.511 orang.

Biaya Perpanjangan Izin Rp2 Juta Pengusaha Air Isi Ulang Protes

TIM

SEBUAH kapal bersandar di pelabuhan tak resmi di Batu 5.

TANJUNGPINANG –– Pengusaha depot air minum isi ulang di Kota Tanjungpinang protes. Pasalnya, Dinas Kesehatan Tanjungpiang mematok biaya perpanjangan izin sebesar Rp2 juta. "Sewaktu kita mengurus izin baru dulunya juga dikenakan Rp2 Juta, sekarang perpanjangan izin juga dikenakan Rp2 juta. Ini memberatkan bagi saya dan juga kawan-kawan pengusaha sejenis lainnya. Kini banyak yang tak memperpanjang isin usahanya," kata Weli, salah seorang pengusaha depot air minum isi ulang di kawasan Tanjung Unggat, Jumat (3/2). Menurut Weli, biaya sebesar itu sangat mahal. Katanya, usaha yang dia jalankan tergolong usaha kecil. atas alasan itu, Weli dan pengusaha lain meminta keringanan dari Dinkes. "Kita berharap ada keringananlah, biaya sebesar itu mem-

beratkan," ujarnya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Ahmad Yani saat ditanya berapa biaya pengurusan perpanjangan izin usaha air isu ulang tersebut, menyebut hanya Rp1,5 juta. Biaya tersebut, rinciannya Rp1 juta untuk pemeriksaan dan Rp500 ribu untuk retribusi. Menurut Ahmad Yani, pemeriksaan perizinan untuk air minum galon dilakukan oleh dua instasi, yakni PT Sucofindo dari Batam dan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL). Bagi masyarakat yang menggunakan jasa pemeriksaan lewat Sucofindo, kata dia, biasanya biayanya lebih mahal dari BTKL. "Kalau masyarakat menggunakan jasa Sucofindo untuk mengetahui hasil tes pada air minumnya, kalau tidak salah Rp1,5 juta untuk biaya pemeriksanya dan Rp600 ribu untuk

SUTANA/HALUAN KEPRI

SALAH satu depot isi ulang air minum di Tanjunpinang,Jumat (3/2).

retribusi atau biaya akomodasi petugas," katanya menjelaskan. Selama ini, lanjut Yani, BTKKL di bawah Dinkes Tanjungpinang, sudah melakukan kerja sama dengan pihak PT Sucofindo. Alasan perusahaan tersebut dipilih, karena hasil tes air cepat

dikeluarkan. Katanya, semua biaya yang ditagih sesuai dengan perda yang disahkan. "Kita tidak berani melakukan pungutan liar," terang Yani. Biaya Perpanjangan Bersambung ke hlm 18


18

METRO TANJUNGPINANG Sabtu,

4 Februari 2012

Tabrakan Beruntun Terjadi Lagi ANJUNGPINANG ANG –– Tabrakan beruntun TANJUNGPIN kembali terjadi, Jumat (3/2). Tabrakan kali ini melibatkan empat kendaraan dan terjadi di depan Kantor Pajak Tanjungpinang di Jalan Ahmad Yani, sekitar pukul 14.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Oleh: Rudi Yandri, Liputan Tanjungpinang

Empat kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah mobil pick up warna hitam BP 8306 TA, mobil Nisan X Trail warna hitam BP 1205 TZ, mobil Daihatsu Terios warna hitam BP 1493 TH dan mobil Avanza BP 1379 TB. Kronologis kejadian, mobil pick up dari arah Jalan Pamedan hendak mendahului dua jenis kendaraan yang ada di depannya. Tepat di depan Kantor Pajak, mobil tersebut menabrak bagian belakang mobil Nisan X Trail. Pada saat bersamaan, mobil Nisan X Trail pun menabrak mobil yang ada didepannya, yakni Daihatsu Terios. "Mobil Terios itu kembali menabrak belakang mobil yang ada di depannya, yaitu Avanza yang sedang. Setelah itu jalanan jadi macet," kata Panca, salah seorang saksi di lokasi kejadian. Di lokasi kecelakaan, mobil

pick up mengalami kerusakan pada bagian depan sebelah kiri mobil. Kerusakan paling parah terjadi pada mobil Nisan X Trail. Bagian depan dan belakang mobil ini hancur, karena menabrak dan ditabrak. Kerusakan yang sama juga terjadi pada mobil Daihatsu Terios. Sedangkan mobil Avanza, kerusakan parah hanya di bagian belakang saja. Kanit Lakalantas Polresta Tanjungpinang Iptu Fiska Ananda di lokasi kejadian menyebut, mobil pick up BP 8306 TA dikemudikan Irsyadi (25), warga Jalan Kampung Sidodadi RT 2 RW IX. Sedangkan mobil Nisan X Trail dikemudikan Syafaruddin (50), seorang PNS, warga Jalan Siantan Nomor 6. Sedangkan pengendara mobil Daihatsu Terios M Askar (39), warga Jalan Sei

Jang Nomor 9, dan mobil Avanza dikemudikan oleh Ziatra (49), warga Jalan Bulan Nomor 37. "Hanya kerugian materil. Seluruh barang bukti (BB) akan kita amankan dulu ke mapolres," ujarnya. Motor vs Mobil Pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB, kecelakaan juga terjadi di Jalan DI Panjaitan, atau persis di depan Kantor Camat Tanjungpinang Timur. Kecelakaan itu antara motor Honda Revo BP 4234 TS versus mobil Kijang Pik up BP 8404 TA. "TAdi pagi (kemarin, red) juga terjadi kecelakaan di sekitar Jalan DI Panjaitan. Mobil Kijang dikemudikan Mustafa (38), warga Kijang Bintan, dan motor dikendarai Hendra Sariman Simbolon, warga Jalan Batu 11, Perum Kencana Jaya IV," ungkap Fiska. Polisi wanita berparas cantik itu menceritakan, kecelakaan disebabkan mobil Kijang yang datang dari arah Jalan Batu 8 hendak berbalik arah. Pada saat bersamaan, pengemudi motor langsung menabrak bagian belakang mobil. "Akibat kecelakaan itu, pengemudi motor mengalami patah kaki bagian kanan dan dilarikan ke RSUD. Seluruh kendaraan kita amankan juga," kata Fiska. * * *

Cap Go Meh Penutup Imlek TANJUNGPINANG –– Cap Go Meh menjadi ritual penutup setelah Tahun Baru Imlek. Berbeda dengan ritual kebanyakan, saat menyambut Cap Go Meh, warga etnis Tionghoa hanya mengisi kegiatannya dengan sembahyang biasa. Beni, salah seorang tokoh Tionghoa yang juga sebagai anggota DPRD Kota Tanjungpinang mengatakan, menyambut Cap Go Meh di hari ke-15 setelah Imlek nanti, hanya dijadikan sebagai momen untuk membersihkan diri dengan cara memanjatkan doa. "Biasanya saya hanya melakukan sembahyang untuk berdoa buat penghapusan dosa-dosa tahun lalu, dan juga berdoa buat penolak bala di masa yang akan datang," kata Beni ditanya tentang persiapannya menyambut Cap Go Meh, Jumat (3/2).

EVAKUASI MOBILSebuah mobil pick up yang terlibat tabrakan beruntun di Jalan Ahmad Yani, saat dievakuasi, Jumat (3/2). Kecelakaan beruntun itu melibatkan empat mobil. SUTANA/HALUAN KEPRI

Kube Sehat Sejahtera Panen Jagung TANJUNGPINANG –– Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan menghadiri dan melakukan panen jagung milik Kelompok Usaha Bersama (kube) Sehat Sejahtera yang ada di Sei Ladi, Kelurahan Kampung Bugis, Kamis (2/2). Kube Sehat Sejahtera adalah satu dari tiga KUBE binaan Pemko Tanjungpinang yang ada di kelurahan tersebut.

Walikota cukup puas dengan hasil panen jagung Kube Sehat Sejahtera tersebut. Ia mengatakan, meski hasil panen baru sedikit, tapi sudah cukup bagus. "Saya mengharapkan Kube yang ada di Kampung Bugis ini bisa semakin berkembang dan maju, agar nantinya dapat dievaluasi untuk diperlombakan," ujar Suryatati. Dalam kesempatan itu, Wali-

masih banyaknya beroperasi pelabuhan tidak resmi di Tanjungpinang, Jumat (3/2). Ia mengatakan, sejumlah pelabuhan 'lama' masih diperlukan keberadaannya. Soalnya, di sana banyak warga Tanjung-

Selain melakukan sembahyang sebagai penghapus dosa di masa lalu, lanjut legislator PIB ini, kumpul bersama keluarga yang paling diutamakan. Karena, setelah habis malam Cap Go Meh, keluarga yang merantau akan

kembali ke kota rantaunya. "Pada Cap Go Meh, keluarga kami pada kumpul semuanya di satu tempat pada malam hari. Acara itu menjadi malam perpisahan sebelum setiap dari kami kembali ke kota rantaunya," ujar Beni. (cw53)

Yani mengimbau, bagi pengsaha air galon yang ingin mengurus perpanjangan izin usahanya

pinang yang mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya. "Ada ratusan keluarga yang menggantungkan hidupnya di pelabuhan lama ini," ujar politisi PDIP itu. Dewan sendiri, kata Suparno,

jangan menggunakan jasa calo. Karena, tarif yang akan dipungut jauh lebih mahal dibanding mem-

bayarnya sendiri ke Kantor Dinas Kesehatan. "Saya mengingatkan kepada semua pengusaha air

Seiring dengan tren kenaikan angka kunjungan tersebut, Guntur optimis angka kunjungan di tahun 2012 ini akan mengalami peningkatan. Berapa target yang hendak di capai tahun ini, masih sedang dibahas oleh masing-masing pemerintah daerah. Untuk terus meraih angka kunjungan wisman yang fantastis itu, Guntur mengimbau agar empat daerah yang menjadi pintu masuk wisman di Kepri benarbenar membenahi diri. Terutama peningkatan kualitas infrastruktur di beberapa destinasi pariwi-

sata, dan juga perbaikan infrastruktur pendukung lainnya seperti pelabuhan dan bandara. "Kita terus berbenah untuk meningkatkan jumlah wisman berkunjung ke Kepri," katanya. Selain perbaikan infrastruktur, untuk mendukung angka kunjungan wisman di tahun 2012 ini, lanjutnya, Provinsi Kepri segera membuka penerbangan langsung pesawat Garuda Indonesia ke Tanjungpinang. Sehingga pada tahun 2012 ini, ada dua bandara yang bisa didarati oleh pesawat berbadan

besar itu, yakni bandara di Batam dan Tanjungpinang. "Kita juga telah menjajaki penerbangan langsung dari Tanjungpinang-Malaka," tutur kadis yang piawai memandu acara itu. Tidak hanya itu, kata Guntur, sejumlah iven yang diharapkan mampu mendatangkan wisman juga terus ditingkatkan, baik dari kuantitas pelaksanaan juga dari kualitas pelaksanaan. Di antaranya Festival Budaya Malayu Serumpung, Revitaslitasi Wisata Budaya Melayu, Asian Jazz dan sejumlah iven bergensi lainnya. * * *

Berarti Bagi

Sambungan hal 17

“Hidup itu pilihan. Kalau kita telah memilih untuk menjadi wakil rakyat, kita harus dapat memperjuangkan apa yang menjadi kepentingan masyarakat. Kita harus dapat menjadi yang terbaik untuk masyarakat,” kata Raja Miskal, anggota DPRD Bintan, Jumat (3/2). Kata dokter gigi kelahiran Telaga Tujuh Durai, Moro,

minum, jangan menggunakan jasa calo untuk mengurus perpanjangan surat perizinan," katanya. (cw53)

Target Wisman

Sambungan hal 17

Kabupaten Karimun. Angka kunjungan tertinggi terjadi pada bulan Desember. Selama bulan itu ada 187.068 wisman yang datang berkunjung ke Kepri. Sementara berdasarkan angka kunjungan per kabupaten/kota, Batam menjadi pintu masuk yang paling banyak menerima kunjungan wisatawan dengan angka 1.161.581. "Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Batam merupakan pintu masuk yang paling banyak dilalui oleh wisman," kata mantan Kadisparbud Kota Batam itu.

belum pernah mengajukan pembahasan tentang pelabuhan 'lama' tersebut ke Pemko Tanjungpinang. Pasalnya, ia yakin pemko akan mengambil kebijakan terkait keberadaan pelabuhan tersebut. ( s u t )

Biaya Perpanjangan

Sambungan hal 17 SUTANA/HALUAN KEPRI

AKSI Barongsai memeriahkan Tahun Baru Imlek 2563, beberapa waktu lalu.

ada di sini, terong, cabe dan labu juga kita tanam," imbuhnya. Menurut Hamidi, panen jagung saat ini merupakan panen yang kedua kalinya. Panen pertama telah dilakukan Desember 2011 lalu. "Kami mengharapkan ibu Walikota mau membantu membelikan peralatan mesin pompa dan paralon untuk para petani," kata Hamidi menyampaikan harapannya. ( c w 5 3 )

Pelabuhan 'Lama'

Sambungan hal 17

kan jawaban tegas. "Kemampuan Pelabuhan Sri Payung sangat terbatas, sehingga antrean kapal menjadi panjang dan memakan waktu lama untuk bongkar di sana," kata Suparno dimintai komentarnya tentang

kota bersama Kadinsosnaker, Camat Tanjungpinang Kota dan Lurah Kampung Bugis juga melakukan panen jagung. Ketua kelompok Kube Sehat Sejahtera, Hamidi mengatakan, di Kelurahan Kampung Bugis ada tiga Kube. Yaitu Kube Bina Sejahtera, Kube Sumber Harapan dan Kube Sekar Tani (khusus ibu-ibu. Setiap Kube dikelola 10 orang. "Tidak hanya jagung saja yang

Kabupaten Karimun 7 Desember 1964 yang hobi memancing dan bermain tenis ini, setiap perjuangan pasti membutuhkan pengorbanan. Namun, pengorbanan yang diberikan itu tidak akan membuat seseorang harus menjadi miskin. Justru dari pengorbanan yang diberikan membuat hidup seseorang lebih berarti bagi orang lain.

“Memang memperjuangkan suatu kebenaran itu banyak tantangannya. Namun seperti hadis Nabi Muhammad SWA, katakanlah kebenaran itu meski pun pahit," tutur Raja Miskal, suami dari Euis Herawati, Kepala Puskesmas Tanjunguban ini membocorkan falsafah hidupnya. Pria yang saat ini menjabat

sebagai Ketua Komisi III DPRD Bintan, dulu dikenal sebagai dokter gigi di Tanjunguban. Dengan keahlian yang dimilikinya bersama sang istri yang juga seorang dokter gigi, bersama partai yang diusungnya, dia pun sering mengadakan bakti sosial berupa pengobatan gigi gratis kepada masyarakat. (ee d y )


BINTAN

19

Sabtu,

4 Februari 2012

Importir Keluhkan Birokrasi Desa Toapaya Dapat Bantuan Rp442 Juta BINTAN –– Desa Toapaya, Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan mendapat kucuran dana dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan sebesar Rp442.998.780 juta. Bantuan tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) akan digunakan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pembangunan di Desa Toapaya. Bantuan diserahkan oleh Bupat Bintan Ansar Ahmad, diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan Lamidi di kantor Desa Toapaya, Kabupaten Bintan baru-baru ini. Dari total anggaran tersebut digunakan untuk 8 item kegiatan diantaranya pembangunan Paving Blok gang Mahoni di lokasi Kampung Melayu RT 01 RW 01 dengan anggaran Rp60 juta, pembangunan drainase dari gang Ciku ke parit masjid di Kampung Cikolek RT 02 RW 01 Rp105 juta, pembangunan batu miring Kantor Desa Toapaya Rp95 juta, pembangunan Surau Al-Mukminun di Kampung Jawa RT 03 RW 01 Rp60 juta. (eza)

Urus SITU tak Dipungut Biaya BINTAN –– Bagi masyarakat Bintan yang ingin mengurus Surat Izin Tempat Usaha (SITU) tidak dikenakan biaya alias gratis. Pengurusan SITU baru dan perpanjangan dapat dilakukan di kantor Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Kabupaten Bintan yang beralamat di jalan DI Panjaitan, km 7 Tanjungpinang. "Pengurusan SITU memakan waktu tiga hari bila persyaratan yang dibutuhkan lengkap dan kami tidak memungut biaya sepeserpun," ujar Kasi Pelayanan Perizinan Investasi BPMPD Bintan Dian, Jumat (3/2). Kata Dian, SITU juga bisa diurus oleh orang lain yang telah dikuasakan oleh pemiliknya yang disertai dengan surat kuasa dan melampirkan foto copy KTP sebagai bukti. "Semua pengajuan yang kami urus kami permudah, asalkan berkasnya lengkap dan tidak sampai berlarut-larut. Ini kami lakukan semata-mata untuk memberikan pelayanan yang terbaik kapada masyarakat Bintan," imbuhnya. Masyarakat yang mengurus SITU baru dapat melampirkan permohonan bermaterai 6.000, rekomendasi dari camat setempat, foto copy akte notaris, pas foto ukuran 3x4 sebanyak 4 lembar, foto copy KTP pemilik atau Direktur, foto copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan bukti lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir. (eza)

BINTAN AN –– Meski saat ini Kepri sudah memasuki BINT era perdagangan bebas (FTZ), namun pengusaha lokal khususnya di wilayah Bintan masih menghadapi kendala saat melakukan impor barang. Salah satunya menyangkut birokrasi. Oleh: Edy Haryanto, Liputan Bintan

Menurut Joni, salah seorang pelaku usaha di Tanjunguban, masih ada perlakuan berbeda dari petugas di pelabuhan FTZ Lobam bagi perusahaan yang berada di kawasan industri Lobam dengan perusahaan di luar kawasan tersebut. "Kita masih dikenai ongkos tinggi jika kita memasukkan barang melalui pelabuhan FTZ yang ada dikawasan industri Bintan BIE. Tapi berbeda bagi perusahaan yang ada di kawasan BIE. Mereka lebih dipermudah," kata Joni yang selama ini dikenal pemasok minuman beralkohol (mikol) untuk hotel berbintang di Lagoi, Jumat (3/2). Dia juga mengaku masih dipersulit menyangkut soal birokrasi dalam hal perizinan. Seperti saat mengimpor mesin genset dari Singapura. Izin usahanya sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan umum ternyata tidak berlaku. "Kita diminta harus ada perusahaan khusus yang bergerak di bidang ekspor impor," imbuhnya. Selain itu dia juga berharap adanya kesempatan bagi pengusaha daerah untuk bisa melakukan impor sembako langsung dari luar negeri. Pasalnya Dewan Kawasan (DK) FTZ BBK Kepri masih dianggapnya diskriminatif karena hanya memberi kesempatan kepada pengusaha di Batam untuk bisa melakukan impor sembako. "Kalau kita di Bintan bisa impor gula langsung tentu harganya lebih murah. Tapi selama ini kita harus mengambil gula dari distributor Batam. Alhasil maslaah harga langsung ditentukan distributor di Batam," keluhanya.

Terkait adanya revisi Peraturan Pemerintah (PP) No 02 tahun 2009 menjadi PP 10 tahun 2012 yang sedang disosialisasikan oleh DK Kepri saat ini, Joni mengaku belum mengetahui apa isinya. Namun pada prinsipnya pengusaha di daerah ingin mendapat kemudahan dalam hal mengimpor barang sesuai tujuan pelaksaaan FTZ tersebut. Ketua Badan Pengusahaan Bintan (BPK) Bintan, Hj Mardhiah belum mau memberi penjelasan lanjang lebar tentang revisi PP tersebut. Dia mengatakan bahwa revisi PP tersebut saat ini sedang dipelajari dan akan didalami dengan pihak terkait. "Revisi PP tersebut sedang dipelajari dan kami akan mengadakan pertemuan dengan pengusaha, pengelola serta pihak Bea dan Cukai untuk pendalaman lebih lanjut," ujar Ketua Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Bintan ini singkat. Seperti diketahui revisi PP 02 / 2009 yang mengatur soal perlakukan kepabeanan, perpajakan dan cukai serta tata laksana pemasukan dan pengeluaran barang di kawasan perdagangan bebas di BBK, Batam, Bintan Karimun sedang diproses oleh Menteri Keuangan dan akan diperlakukan pada 9 Maret 2012. Revisi PP tersebut berisi penghapusan masterlist, tidak adanya pengajuan izin impor ke BP Batam untuk barang-barang industri. Serta tidak adanya pemeriksaan barang impor keperluan industri ke kawasan FTZ BBK, kecuali untuk barang konsumtif. * * *

LIHAT MAKET –– Bupati Bintan Ansar dan istri didampingi Kadiskes Puji Basuki dan dr Gama melihat maket RSUD Bintan saat peresmian pekan lalu. EDY/HALUAN KEPRI

Ilegal Fishing Perlu Pengawasan Satker KKP B I N T A N –– Aksi pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Kepri khususnya di Kabupaten Bintan saat ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Salah satunya dari Satuan Kerja Kementrian Kelautan dan Perikanan ( Satker KKP) yang berkedudukan di Kijang. "Tugas pengawasan ini tidak semata murni dilakukan oleh pihak yang bertugas di bidang kelautan dan perikanan saja, tapi juga kita harapkan dari semua stakeholder yang ada," tegas Akhmadon, petugas Satker KKP di Kijang menyampaikan pendapatnya kepada Haluan Kepri, kemarin. Sesuai amanah undang-undang yang ada, kata Akhmadon, bahwa fungsi pengawasan terse-

but dilakukan oleh pemerintah bersama kelompok masyarakat. Masyarakat atau nelayan juga diminta berperan aktif untuk menginformasikan kepada petugas jika melihat atau menemukan tindakan illegal fishing tersebut. Soalnya nelayan adalah orang yang selalu berada di laut yang otomatis mengetahui dengan cepat jika ada kegiatan illegal fishing. "Sejauh ini kerjasama kita dengan nelayan dalam memberikan informasi ini sudah terjalin dengan baik,"ucap Akhmadon. Berbicara soal Kabupaten Bintan, dengan luas lautan yang mencapai 97 persen dari seluruh wilayah, sudah selayaknya jika Pemkab Bintan memberi perhatian penuh pada masalah

kelautan, termasuk kendala yang dihadapi nelayan. Apalagi tambah dia, data dari pemkab ada sekitar 10 ribu rumah tangga perikanan (RTP) yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah. "Dari data tersebut terlihat bahwa sekitar 10 ribu RTP menggantungkan hidup dari laut. Hal ini harus menjadi perhatian dari pemerintah. Masalah-masalah yang dihadapi nelayan sebisanya harus ditangani pemerintah dengan serius," katanya. Sejumlah wilayah di Bintan yang perlu perhatian khusus dari pemerintah daerah terkait maraknya aksi illegal fishing dan gangguan pada nelayan adalah Tanjung Berakit, Tambelan dan dan Mapur. (edy)


ANAMBAS

20

Sabtu,

4 Februari 2012

Akhir Februari Sudah Dioperasikan Mesin Pengolahan Air Bersih A N A M B A S — Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas mengupayakan akhir Februari ini, mesin pengolahan air bersih di Gunung Rintis sudah dapat dioperasikan. Garansi ini disampaikan Eko Sutarso, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas, saat dikonfirmasi Haluan Kepri di Tarempa, Siantan, Anambas, Jumat (3/2). "Akhir Februari, mesin pengolahan air bersih di Gunung Rintis sudah dapat dioperasikan. Mesin ini sudah sangat dibutuhkan masyarakat. Mesin yang sudah ada ini akan dioperasikan untuk pengolahan air bersih bagi masyarakat di Siantan," kata Eko. Dijelaskan Eko, berdasarkan penelitian Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, bakteri e.coli yang mencemari air bersih di Anambas sudah berada di atas ambang maksimum yang diperbolehkan. Bakteri e.coli dapat menyebabkan penyakit diare. Dan pencemaran diperkirakan terjadi karena air pegunungan dialirkan langsung ke rumah warga masih secara manual, belum ada pengolahan sama sekali. Untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan bakteri ini, Eko menyampaikan satusatunya cara dengan mengoperasikan mesin pengolahan air bersih ini. "Satu-satunya cara dengan melakukan pengolahan terlebih dahulu. Karena air ini berasal dari air pegunungan yang dialirkan ke bak penampungan.

Dan bisa saja air ini tercemar di perjalanan oleh binatang yang berkeliaran disekitar aliran air dan juga orang. Makanya untuk mendapatkan air bersih perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu," katanya. Dituturkan Eko, tahap awal operasi mesin ini merupakan tahap uji coba, guna mengetahui volume kebutuhan air pada masyarakat. Disamping itu juga untuk mengetahui kapasitas produksi mesin pengolah yang ada saat ini. Untuk itu, tahap awal, tarif air masih seperti biasanya dan belum dipasang meteran. "Tahap awal kita uji coba dulu. Dari sini akan terlihat berapa jumlah pemakaian dan kebutuhan masyarakat, dan berapa kapasitas produksi mesin per harinya. Kita belum pasang meteran,"jelasnya. Menurutnya, pemasangan meteran air dialakukan secara bertahap mengingat saluran air masih manual. Belum sepenuhnya sesuai dengan standar pipa untuk pemasangan meteran. Namun Dinas PU lebih mendahulukan kadar air bersih yang aman untuk dikonsumsi. Obatobatan akan dilengkapi, karena obat-obat yang tersedia masih sedikit mampu bertahan hanya satu minggu. "Nantinya secara bertahap meteran akan kita pasang, dengan pemasangan pipa yang standar. Untuk tahap awal ini kita mendahulukan pengolahan untuk mengatasi pencemaran bak-

teri dan zak kimia, agar air layak konsumsi dan terbebas dari halhal yang dapat mencemari air bersih. Dan obat-obatan kita

lengkapi semua,"tuturnya. Eko mengharapkan, operasi mesin pengolahan dapat berjalan lancar, tanpa banyak kendala.

Terutama pada masalah minyak yang sangat banyak dibutuhkan. Karena mesin pengolahan air bersih di Rintis, memiliki mesin

Diesel sendiri sebagai sumber listrik. Sejauh ini belum ada aliran listrik untuk Rintis. "Kita harapkan operasi mesin

pengolahan ari bersih ini dapat berjalan lancar. Kalaupun nanti ada kendala, akan dicarikan solusi terbaik,"pungkasnya. (yul)

YULIA/HALUAN KEPRI

AMATI TANKI — Seorang warga mengamati tanki pengolahan air bersih di Tempat Pengolahan Air Minum di Rintis, Tarempa Selatan, Siantan, Anambas, Jumat (3/2). Dinas PU Anambas mengupayakan akhir Februari, mesin pengolahan air bersih ini sudah dapat dioperasikan.

Pemkab Akan Tambah Apron ANAMBAS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas akan menambah tempat parkir pesawat (apron) di Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Matak. Penambahan dilakukan untuk dua unit pesawat, guna mengatasi kekurangan apron di Bandara Matak. Oleh: Yulia Irfani, Liputan Anambas

Hal ini dikatakan Erson Gempa, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kepulauan Anambas kepada Haluan Kepri di Tarempa, Siantan, Anambas, Jumat (3/1). Menurutnya, saat ini pesawat komersil di Bandara Matak hanya Erson bisa mendarat di atas pukul 13.00 WIB, karena apron terisi penuh oleh pesawat milik perusahaan Minyak dan Gas Alam (Migas) dari Jakarta. Apron bandara yang ada baru muat untuk

tiga unit pesawat. Ketika pesawat milik perusahaan Migas dari Primeir Oil, Star Energy dan Conochophilips lepas landas, baru pesawat komersil bisa turun di Bandara Matak. "Tahun ini akan dibangun pengembangan apron pesawat, muat dua unit pesawat di depan Lanudal Matak. Harapan kita dari penambahan ini, kalau Lanudal diperbaiki maka dapat memperlancar transportasi udara di Anambas. Karena, untuk

menjangkau daerah di Kepulauan Anmabas hanya dapat dengan transportasi udara dan laut. Dan ini pula yang bisa membebaskan Anambas dari keterisoliran," katanya. Terbatasnya penerbangan saat ini, menyebabkan transportasi udara ke Anambas tidak berjalan lancar karena hanya satu penerbangan setiap hari, dan itupun waktunya sangat terbatas. Sehingga masyarakat kesulitan untuk datang dan berpergian ke Anambas. "Jika nantinya Lanudal diperbaiki dan adanya penambahan apron, dapat memudahkan masyarakat untuk bepergian dan dapat mengatasi keterbatasan jadwal penerbangan. Penambahan dua unit pesawat sudah dapat diparkir. Sehingga penerbangan menjadi lancar. Pesawat pun bisa mendarat pada pagi hari. Selama ini yang menjadi kendala karena apron yang terbatas," tuturnya. Pengembangan apron Bandara Matak ini juga membuka peluang bertambahnya pener-

bangan komersil ke Anambas. Dengan dibangunnya dua apron lagi, maka dua unit pesawat akan bertambah dan dapat parkir. Tentunya ini bisa dimanfaatkan oleh maskapai penerbangan lain yang akan masuk ke Anambas. Bahkan bisa saja lebih dari dua unit pesawat, jika jadwal diatur mulai pagi hingga sore hari. "Dengan bertambahnya apron, maka dapat bertambah pula maskapai yang masuk. Karena keberangkatan maupun kedatangan di bandara tidak selalu sama jadwalnya," katanya. Namun begitu kata Gempa, rancangan ini tidak terlepas dari dukungan instansi vertikal seperti Lanudal dan BP Migas, terkait perizinan dan kerjasama. "Mudah-mudahan tidak ada hambatan. DPRD sangat mendukung rencana ini. Kita harapkan BP Migas dapat membantu dalam perizinan, dan Lanudal sudah kita temui. Alhamdulilah mereka memberikan respon positif untuk pengembangan apron ini," katanya.** * *

Kecamatan Ditempatkan Satpol PP A N A M B A S — Pemkab Kepulauan Anambas akan menambah lagi personil Satuan Polisis (Satpol) Pamong Praja (PP) disetiap kecamatan. Penambahan anggota Satpol PP ini sesuai permintaan camat dari beberapa kecamatan, guna mengatasi keamanan masyarakat terutama dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda). Demikian disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris kepada Haluan Kepri di Tarempa, Jumat (3/1). Menurutnya, permintaan camat umumnya datang dari kecamatan yang memang lebih ramai dan banyak kegiatan. Untuk

itu penting ditempatkan Satpol PP guna menjaga keamanan ditengah-tengah masyarakat, terutama dalam penegakan Perda. "Memang ada permintaan dari para camat di luar Kecamatan Siantan, untuk penugasan Satpol PP di kecamatan tersebut, terutama dalam penegakan Perda bagi masyarakat di tingkat kecamatan,"katanya. Untuk Kecamatan Siantan sebagai pusat kabupaten, peran Satpol PP sangat dirasakan masyarakat, terutama dalam penegakan Perda dan Peraturan Bupati, maupun peraturan bersama. Khususnya peraturan-peratu-

ran untuk masyarakat di Anambas. "Kalau di Siantan ini sudah banyak kita lihat Satpol PP bergerak, seperti sweeping pelajar supaya jangan berkeliaran saat larut malam. Razia Pegawai yang keluar saat jam dinas, razia anakanak yang ikut balapan liar. Kita merasa sangat terbantu dengan kegiatan ini, terutama dalam penegakan peraturan yang mengandung norma-norma masyarakat,"kata Agus, salah seorang warga Tarempa. Kegiatan Satpol PP dalam menjaga ketentraman masyarakat ini mengundang kecemburuan masyarakat di kecamatan

YULIA/HALUAN KEPRI

SATPOL PP Kepulauan Anambas mengikuti apel, di halaman Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Jumat (3/2). Pemkab Anambas akan menempatkan personil-personil Satpol PP disetiap kecamatan, guna meningkatkan keamanan di masyarakat dalam upaya menegakan Perda.

lain. Pasalnya, setiap ada acara keramaian tingkat kecamatan, tidak banyak Satpol PP yang ditugaskan, sehingga banyak hal-hal yang melanggar norma-norma masyarakat terjadi. "Kalau acara keramaian seperti iven-iven olahraga yang dilaksanakan tiap tahun, banyak hal yang turut menyertai seperti beredarnya minuman keras. Sementara pada iven-iven ini selalu dihadiri para pelajar juga. Ini bisa mempengaruhi pelajar kita. Dan pada kenyataanya selama ini, pelajar kita sebagian besar terpengaruh," kata Siti, salah seorang warga Palmatak. Menurut Siti, penugasan Satpol PP di kecamatan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat. Terutama dalam razia-razia penyakit masyarakat. Juga pada pelajar yang berkeliaran di malam hari, yang sangat rentan dengan pengaruh lingkungan. Apalagi belakangan, penyalahgunaan narkotika mulai beredar secara gelap di Palmatak. "Kalau ada razia-razia seperti di Siantan, itu sangat bermanfaat sekali. Apalagi untuk pelajar, karena lingkungan saat ini sudah mulai diwarnai dengan peredaran narkotika secara gelap. Kalau terus dibiarkan tanpa ada aksi, ini sangat membahayakan pelajar. Kalau ada razia dari Satpol PP, kita sebagai masyarakat pun bisa lebih aman dari kekhawatiran akan bahaya yang mengintai anakanak,"pungkasnya. (yul)

DPRD Sahkan Lima Ranperda A N A M B A S — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) mengesahkan lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda). Kelima Perda tersebut adalah Perda Pengelolaan Barang Milik Daerah, Penyertaan Modal kepada Bank Riau Kepri, Pengelolaan Perbatasan Daerah, Perusahaan Daerah Anambas Sejahtera dan Penyelenggaraan Penduduk dan Catatan Sipil. Saripan, Banda Legislasi (Banleg) DPRD KKA menyampaikan meskipun telah disahkan, namun masih terdapat beberapa koreksian dalam Ranperda yang diusulkan. Terutama pada bidang kependudukan dan pencatatan sipil. Untuk itu, penting melakukan koordinasi dan konsultasi sehingga pelaksanaan pencatatan kependudukan dapat berjalan lebih baik. "Kita melakukan koreksian mengenai sangsi pidana bagi penduduk yang tidak memiliki identitas. Sangsi ini masih perlu pertimbangan agar tidak terjadi polemik di masyarakat. Juga pada pencatatan sipil yang mengharuskan menjalani proses persidangan, untuk penerbitan akta kelahiran terlambat. Kita tetap meminta pertimbangan pusat agar tidak harus disidang. Sehingga masyarakat lebih mempersiapkan diri dalam pendaftaran penduduk,"katanya. Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas yang hadir saat pengesahan Ranperda tersebut menyampaikan bahwa pelayanan kependudukan dalam pencatatan sipil merupakan urusan wajib yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, agar administrasi berjalan dengan tertib. Karena pada tahun ini, Anambas akan menjalankan program e-KTP. "Pentingnya masalah kependudukan dituangkan dalam Perda, karena tahun ini kita akan melaksanakan e-KTP. Dengan adanya Perda, akan turut memperlancar pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil yang lebih akurat. Dengan penyelenggaraan penerbitan dokumen kependudukan secara terpadu, teratur, terkoordinasi dan terarah di Anambas ini,"katanya. Sementara itu, mengenai pengelolaan barang milik daerah, Tengku menjelaskan karena ini adalah aset daerah untuk penye-

lenggaraan pemerintahan dalam pembangunan daerah. "Perlunya pengelolaan barang-barang ini dalam Perda, sebagai unsur terpenting dalam penyelenggaraan pemerintah dan pembanguan daerah guna pemantapan administrasi pengelolaan barang dapat terlaksana," tuturnya. Juga penyertaan modal Pemkab pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) yakni Bank RiauKepri, guna mengerakkan roda perekonomian dan mendapatkan keuntungan (deviden) serta sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melalui Perda penyertaan modal pada Bank RiauKepri ini, Pemkab bisa berpartisipasi dalam menyertakan modal pada tahun ini. Karena sejauh ini hanya Pemkab Anambas yang belum menyertakan modal pada BPD tersebut. "Tahun ini akan kita setorkan modal. Dengan adanya Perda, maka Pemkab Anambas telah bisa ikut menyertakan modal di Bank RiauKepri,"ujar Tengku. Sedangkan perusahaan daerah berdasarkan Undang-undang nomor 5 tahun 1962 tentang perusahaan daerah (Perusda) menyebutkan, daerah dapat membentuk Perusda sesuai Perda. Khususnya usaha yang bernilai ekonomis dalam pemanfaatan potensi sumber daya yang bernilai tinggi, serta pemberdayaan perekonomian kerakyatan guna meningkatkan PAD. "Dengan adanya Perda tentang Perusda ini, dapat dikembangkan pengelolaan potensi sumber daya alam. Peningkatan ekonomi kerakyatan dalam peningkatan PAD,"ujarnya. Sementara itu, mengenai perbatasan daerah Kepulauan Anambas, menurut Tengku Perda Perbatasan Daerah sangat bermanfaat bagi Anambas, terutama dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD). Apalagi Anambas memiliki 79 titik yang berbatasan langsung dengan negara luar. "Dengan adanya Perda perbatasan, dapat membantu pelaksanaan kerjasama dengan pemerintah dan lembaga lintas sektoral. Apalagi Anambas berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan, Vietnam dan Malaysia. Kita harapkan dapat mempercepat palaksanaan pembangunan sarana dan prasarana di daerah perbatasan dapat terwujud,"pungkasnya. (yul)

YULIA/HALUAN KEPRI

BUPATI Kepulauan Anambas, Tengku Muktaruddin menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kepulauan Anambas, dengan agenda pengesahan lima Perda, di Gedung DPRD, Tarempa, Anambas, Jumat (3/2).


KARIMUN

21

Sabtu,

4 Februari 2012

Rektor UK Terancam Dipolisikan KARIMUN — Rektor Universitas Karimun (UK) Abdul Latif terancam dipolisikan terkait kerugian yang ditimbulkan oleh 11 mahasiswa yang telah mengikuti yudisium di Kampus UK pada 18 Desember 2011. Mahasiswa yang mengikuti yudisium wisuda merasa dibohongi oleh Rektor UK. Salah satu mahasiswa yang mengikuti yudisium kepada Haluan Kepri mengaku, cukup banyak kerugian yang diperoleh akibat cara yang dilakukan oleh Rektor UK. "Bagaimana nasib kami ke depan dengan putusnya MoU dengan STKIP PGRI Sumenep. Hak terhadap dunia pendidikan kami betul-betul dirugikan," ujar sumber, Jumat (3/2). Dia juga mengatakan, seluruh kerugian akibat dugaan kebohongan yang dilakukan oleh Rektor UK merupakan pembohongan dan mencoreng institusi perguruan tinggi. "Akibat kebohongan yang saya alami beserta 10 orang rekan-rekan mahasiswa lainnya kami akan melapor kasus ini. Kami minta ganti rugi dan kami tak segan-segan melaporkan kepada pihak yang berwajib," ucapnya. Sebelumnya, seorang mahasiswi inisial IS juga mengaku mengalami kerugian yang cukup besar akibat dibatalkannya MoU antara UK dengan STKIP PGRI Sumenep. Dia mengaku bakal menuntut manajeman UK secara hukum. "Saya belum tahu kalau kerjasama dengan STKIP PGRI Sumenep diputus. Ini jelas-jelas merugikan kami. Dengan demikian kami sudah dibohongi dan kami akan tuntut pihak UK," ucapnya. Ia mengatakan, cukup banyak kerugian yang dialaminya. Salah satunya adalah dia dijanjikan bakal melakukan wisuda pada 2011 kemarin. Namun ketika kerjasama antar UK dan STKIP PGRI Sumenep dibatalkan, maka kejelasan status, ijazah dan keabsahan kelulusan yang menjadi impian hidupnya menjadi suatu kerugian besar yang dihadapi saat ini. Sementara Rektor UK Abdul Latif ketika dikonfirmasi via handphone terkait tuntutan 11 orang mahasiswa enggan mengangkat ponselnya, meski nadanya terdengar aktif.(gan)

GANI/HALUAN KEPRI

TERIMA KUNJUNGAN— Bupati Karimun Nurdin Basirun menerima kunjungan investor yang didatangkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri di rumah dinas kediamannya, Rabu (1/2) lalu.

Kejari Belum Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Rp13,5 Miliar KARIMUN KARIMUN—Kejaksaan Negeri (Kejari)Tanjungbalai Karimun belum menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah penyelenggaraan pemilihan bupati (Pilbub) pada 2010 -2011 sebesar Rp13,5 miliar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun.

Oleh: Ilham , Liputan Karimun

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun Supratman Khalik SH usai menghadiri pemusnahan barang bukti narkotika hasil tindak pidana di Mapolres Karimun, Kamis (2/2) mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut dengan kembali memanggil beberapa saksi yang diperlukan untuk dimintai keterangan. Supratman mengaku sangat berhati-hati dan tidak mau ge-

gabah dalam menangani kasus tersebut. Untuk itu, pihaknya perlu memanggil beberapa orang untuk memberikan keterangan. "Belum ada penetapan tersangka karena masih banyak yang perlu kami lengkapi. Kami tak mau gegabah dalam menetapkan tersangka," ungkapnya. Dijelaskan, saat ini pihaknya sudah meningkatkan kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan. Meski sudah masuk

dalam tahap penyidikan, pihaknya juga belum bisa secepatnya menetapkan tersangka. Supratman juga meminta kepada media untuk bersabar dulu, dan membiarkan penyidik bekerja. "Kalau sudah ada perkembangan pasti kami sampaikan, yakinlah itu," katanya. Ketika didesak apakah selain pihak KPU Karimun penyidikan mengarah juga kepada pejabat di Pemkab Karimun yang berhubungan dengan pengucuran dana Pemilukada Karimun tersebut? Supratman tetap tidak mau memberikan gambaran sedikitpun. Ia tetap meminta media untuk bersabar dan jangan mengarah pada penyidikan. Kejari Tanjungbalai Karimun

telah memanggil pejabat di KPU Karimun mulai dari Ketua hingga anggota KPU. Selain itu, pihak Kejari juga telah memanggil beberapa pejabat di Pemkab Karimun seperti Kepala Inspektorat Pengawasan Kabupaten (Irwaskab) Karimun, M Iqbal dan bendahara pengeluaran di Pemkab Karimun. Sebelumnya, Kasi Intelijen, Hanjaya Candra menjelaskan, proses penyidikan yang dilakukan pihaknya menindaklanjuti penyelidikan atas laporan dari masyarakat tentang dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan dana hibah Rp12,1 miliar dari APBD 2010 dan 2011 untuk KPU menyelenggarakan pemilihan umum Bupati dan Wakil Bupati tahun 2011.

"Dana hibah sebesar itu dicairkan oleh KPU dalam dua tahap. Kemudian berdasarkan keterangan yang kami himpun dari 33 orang saksi terperiksa dalam penyelidikan Oktober lalu dan salinan dokumen yang diperoleh, kami menyimpulkan tahap penyelidikan dapat ditingkatkan ke penyidikan," jelasnya. Dikatakan, penyidik sudah bisa memperoleh dokumen yang dibutuhkan secara paksa mulai dari bukti pengajuan, pencairan, kegiatan, keberangkatan dalam rangka koordinasi maupun sosialisasi serta pertanggungjawaban dana hibah dari para calon terperiksa, yang kelak berstatus sebagai saksi maupun ter.*** sangka.***

RSBT Karimun Terakreditasi K A R I M U N — Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT) Karimun menjadi salah satu rumah sakit yang mendapat predikat akreditasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KAR) Kementerian Kesehatan. Sesuai status itu, RSBT dinyatakan lulus dalam lima dasar pelayanan kesehatan. Direktur RSBT, Firmansyah kepada Haluan Kepri mengatakan, status akreditasi yang diperoleh itu dalam artian dinyatakan lulus untuk lima dasar pelayanan atau lima standar akreditasi pelayanan. Lima dasar pelayanan di antaranya pelayanan unit gawat darurat (UGD), rekam medis, perawatan, administrasi dan manajeman serta

pelayanan medic. Adapun keuntungan bagi pasien adalah adanya pelayanan yang lebih maksimal. Karena RSBT sudah mendapatkan standar pelayanan, sehingga hal itu akan diterapkan terhadap para pasien yang berobat atau mendapatkan pelayanan kesehatan di RSBT. "Pasien yang dilayani dalam lima dasar itu sudah diakui oleh Kemenkes. Jadi ini merupakan suatu bentuk pelayanan kami yang menjadi kepercayaan masyarakat. Di mana proses untuk memperoleh akreditasi ini kami persiapkan selama enam bulan," jelasnya, Jumat (3/2). Dikatakan, untuk memperoleh akreditasi tersebut dila-

lui dalam tiga hari penilaian. Dimulai pada 22 Desember hingga 24 Desember 2011 oleh KAR. Sertifikat akreditasinya diterima di Jakarta pada 31 Januari di Gedung Kemenkes yang diserahkan oleh Sekretaris KAR, Amatiah S.Keb, MM. Dikatakannya, manajemen RSBT akan terus meningkatkan pelayanan. Baik dari sarana maupun prasarana. Sehingga kepuasan dan kualitas pelayanan terhadap masyarakat akan tetap baik. "Masa berlaku akreditasi ini selama tiga tahun dan akan berkahir pada 2014 nanti. Pada 2015 kami akan kembali dinilai. Mudah-mudahan ini bisa diper.(gan) tahankan," harapnya.(gan)

Pelabuhan Bongkar Muat Tetap Dipindahkan KARIMUN N—Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun menyatakan pelabuhan bongkar muat barang yang ada di depan rumah dinas kediaman Bupati Karimun tidak masuk dalam RTRW Karimun. Untuk itu, pelabuhan itu memang akan dipindahkan ke Pelabuhan Parit Rampak, Kelurahan Sei Raya, Kecamatan Meral. "Pelabuhan Pelindo yang ada di depan rumah dinas kediaman Bupati Karimun sekarang tidak termasuk dalam Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Daerah (Ranperda RTRW)

yang akan segera disahkan menjadi Perda RTRW. Jadi memang akan dipindahkan ke Pelabuhan Parit Rempak," ujar Cendra Nawazir, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun di ruangannya, Kamis (2/2) Bahkan, kata Cendra, Bupati Karimun melalui surat dengan nomor 550/Dishub/237/2010 telah menyurati PT Pelindo Cabang Tanjungbalai Karimun agar segera memindahkan pelabuhan lama tersebut. Sebab, posisinya yang berada di tengah kota tidak sesuai dengan RTRW Karimun. Jika proses bongkar muat sedang berjalan, maka menimbulkan kemacetan lalu lintas di sekitar pelabuhan dan juga mengakibatkan polusi udara akibat debu yang berterbangan. Menurut Cendra, untuk mengatasi agar aktivitas bongkar muat tidak jalan ditempat (stagnasi), maka untuk sementara waktu pihaknya tetap mengoperasikan aktivitas bongkar muat barang di dua pelabuhan itu, baik pelabuhan Pelindo maupun Pelabuhan Parit Rempak. "Keinginan Pemkab Karimun

tetap ingin memindahkan pelabuhan barang ke Parit Rampak karena keberadaan pelabuhan sekarang yang terletak di jantung Kota Karimun akan mengurangi keindahan wajah kota," terang Cendra. Dijelaskan, sejak dibangunannya Pelabuhan Parit Rempak sampai sekarang tidak pernah ada masalah. Bahkan pelabuhan tersebut bisa disandari kapal dengan ukuran 1200 GT. Ditegaskan Cendra, kalau memang Pelabuhan Parit Rempak disebut tidak layak pihaknya siap kalau ada tim independen yang melakukan pemeriksaan. Bahkan, Pelabuhan Parit Rampak sudah ditetapkan sebagai pelabuahan kawasan FTZ oleh Menteri Perhubungan. Cendra mengakui, memang pada 29 Juni 2009 lalu pihaknya disurati Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) untuk memperbaiki beberapa kontruksi bangunan di Pelabuhan Parit Rempak, seperti perbaikan di tiang pancang dan bagian yang keropos. Permintaan Dirjen Hubla tersebut segera dilaksanakan dengan memperbaiki beberapa bagian yang rusak. ( h a m )


SPORTAINMENT

22

Sabtu,

4 Februari 2012

SMAN 4 Uji Coba ke Johor BA TAM — Untuk mengasah naluri BAT pemain, tim bola voli putra SMAN 4 Batam akan melakukan serangkaian uji coba ke Johor, Malaysia. Kegiatan tersebut rencananya dilaksanan selama 3 hari mulai Jumat - Minggu (10-12/2) mendatang. Oleh: Zaelani, Liputan Batam

Kepala Sekolah SMAN 4 Batam, Dra Hj Tapi Winanti mengatakan, untuk sementara yang akan diberangkatkan hanya tim bola voli putra saja sebanyak 20 orang. Jumlah tersebut sudah termasuk atlet sekolah dan para pembina. "Kita sama-sama berharap sekolah ini bisa melahirkan sekian banyak atlet yang berprestasi. Bisa mengharumkan nama baik sekolah dan kota

Batam. Serta bisa berbakti kepada nusa dan bangsa" kata Tapi Winanti, Jumat (3/2). Sementara guru olahraga SMAN 4, Junisar memaparkan, untuk sementara ini tim memusatkan latihan di Gor Sekolah Harapan Utama. Latihan tersebut digelar mulai pukul 16.00-20.30. Bagi atlet voli putra latihanya pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Sementara untuk tim putri lati-

hannya dua kali seminggu, Rabu dan Jum'at. "Mengenai tour ke Negeri Johor tersebut merupakan serangkaian kegiatan untuk mengasah naluri para pemain. Karena kita khawatirkan latihan selama 4 jam sehari, 3 kali seminggu ini juga bisa menimbulkan kejenuhan. Maka untuk menghilangkan itu tour ini sangat effektif," ujar Junisar. Rencanya kita disana selama tiga hari. Untuk

teknis pertandingan kita menyesuaikan dengan jadwal yang oleh tentukan pihak persatuan sekolah-sekolah Negeri Johor. Berbagai prestasi kategori pelajar pernah di raih sekolah ini. Misalnya Piala Wali Kota Cup yang di laksanakan oleh Kecamatan Bengkong tersebut juga direbut sekolah itu. Akhir tahun 2011 lalu sekolah itu menobatkan namanya sebagai salah satu sekolah yang pernah meraih jua-

ra dalam ajang Kartini Cup. "Kita berharap dengan adanya serangkaian kegiatan seperti ini. Bisa membuka cakrawala berpikir anak didik kita lebih positif lagi. Dan hal paling mendasarnya dengan terjalinnya silaturrahmi bisa menarik minat sekolahsekolah Negeri Johor untuk turut berpartisipasi dalam agenda open turnamen bola volly pelajar yang rencanya akan kita gelarApril mendatang," pungkasnya.***


OLAHRAGA

23

Sabtu,

4 Februari 2012

Wartawan Taklukan TNI-Polri BA TAM — Tim sepakbola wartawan berhasil BAT menaklukkan tim gabungan TNI-Polri dalam pertandingan persahabatan di lapangan Temenggung Abdul Jamal, Jumat (3/2). Dalam laga yang digelar Kodim 0316 tersebut, TNI-Polri menyerah 1-3 atas para awak media. Oleh: Cecep dan Nov Iwandra, Liputan Batam

Dibabak pertama, tepatnya di menit ke-20, tim wartawan berhasil mencetak ke gawang lawan. kedudukan 1-0 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua pertandingan semakin seru. Kedua tim meningkatkan tempo permainan dan saling serang. Namun di menit 60, tim wartawan berhasil memperbesar keunggulan menjadi 2-0 Ketnggalan 2 gol membuat tim TNI-Polri bangkit dan menyerang total. Hasilnya, tim yang berkostum hijau ini berhasil mencetak gol di menit 65. Selanjutnya, tim TNI-Polri semakin meningkatkan tempo permainan dan menguasai permainan. Sayangnya, keasyikan menyerang tim yang diperkuar Dandim Letkol Czi Ahmad Rizal Ramdhani dan Danyon 134/TS Letkol Puguh ini justru kebobolan. Melalui serangan balik yang cepat, tim wartawan berhasil menambah gol di menit 70. Kedudukan 3-1 untuk kemenangan tim wartawan bertahan hingga wasit meniup peluit akhir. Pertandingan persahabatan ini guna meningkatkan rasa solidaritas dan kebersamaan antara aparat dan wartawan. Dari TNIPolri diwakili segenap jajaran pimpinan dan bawahan Dandim 0316 Batam, Kapolres Barelang, Danyonif 134 TS, Kasat Brimob, Danlanal Batam, serta BP Kawasan. Sedangkan dari tim wartawan diikuti seluruh awak media yang ada di Batam. Komandan Distrik Militer (Kodim) 0316 Batam, Letkol Czi Ahmad Rizal Ramdhani,S.Sos,SH mengatakan, Kegiatan tersebut merupakan suatu bentuk kebersamaan antara TNI-Polri dan

wartawan dalam menumbuhkan rasa kekompakan, saling percaya dan peduli. Dengan tujuan, agar bisa menjaga keamanan Batam khususnya dan Kepri pada umumnya untuk tetap kondusif. Tentunya, dengan berdasarkan tugas dan peran dari masingmasing institusi. "Kita berharap dengan kebersamaan ini, dapat lebih meningkatkan kekompakan dan kemitraan antar sesama penegak hukum, keamanan kedaulatan wilayah dan media massa sebagai pengontol sosial masyarakat dan pemerintah,"ujar Rizal. "Kegiatan ini juga akan kita jadikan sebagai kegiatan rutin untuk setiap tahunnya, tentu dengan ada peningkatan,"katanya. Sementara itu Kapolres Barelang, Kombes Pol Karyoto mengatakan, kegiatan ini akan dapat mencegah terjadinya gesekangesekan dilapangan. Sehingga, setiap aparat penegak hukum dan pelaksana hukum bisa mengatasi setiap permasalah yang ditimbulkan oleh oknum pihakpihak tertentu. "Saat ini di Batam, boleh dikatakan TNI, Polri dan media saja yang masih solid dan kokoh. Karena, keberadaannya belum terpengaruh oleh pengaruh asing dari luar. Kalau kita lihat kepada pihak yang lain, mungkin saat ini sudah banyak pengaruh asing yang dari luar," ungkap Karyoto. Hal senada juga disampaikan Danyonif 134/TS, Letkol Inf Puguh Binawanto. Untuk mengatasi pengaruh asing yang masuk ke Batam khususnya dan Kepri pada umumnya, TNI-Polri dan Wartawan juga telah berkomitmen untuk

CECEP/HALUANKEPRI

LAGA PERSAHABATAN — Danyonif 134/TS, Letkol Inf Puguh Binawanto (nomer 9) mencoba merebut bola dalam laga persahabatan antara TNI-Polri dan wartawan di Stadion Temenggung Abdul Djamal, Jumat (3/2).

menjaga setiap jengkal wilayah Kepri dari gangguan dan pengaruh pihak asing. "Kami berharap dengan kebersamaan ini, agar dapat lebih meningkatkan solidaritas kita

dan kewaspadaan kita oleh tindakan pihak luar yang tidak bertanggungjawab. Karena saat ini, kami melihat ada indikasi pihak asing yang akan mengganggu kestabilitasan kita

dalam bidang perekonomian. Tujuan mereka, berupaya untuk merongrong kita dan masyarakat, untuk melakukan perbuatan yang merugikan diri kita sendiri," terang Puguh.

Kegiatan yang silaturrahmi serta olahraga bersama terlaksana dengan lancar, membaur dan penuh riang gembira ditambah dengan adanya Door Prisce. Agendanya dimulai sejak pukul 7

Live on Minggu (5/2) Pkl. 03.00 WIB

Los Blancos Berpeluang Menjauh Jelang Getafe Vs Real Madrid GETAFE — Jika kita lirik dari jadwal Liga Spanyol pekan ini nampaknya tidak akan banyak kejutan yang akan terjadi dipapan atas klasemen. Pimpinan klasemen sentara Real Madrid diperkirakan tidak akan banyak menghadapi hambatan yang berarti saat mereka melawat kemarkas Getafe, Minggu (5/2) dini hari WIB. Skuad entranador Jose Mourinho ini memang unggul

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

segalanya dari Getafe. Selain dari kekuatan pemain dan keuangan, bila dilihat dari rekor pertemuan dengan tim tuan rumah dari tujuh pertandingan terakhir di La Liga, Madrid memang unggul jauh. Los Blancos menang enam kali, sedangkan Getafe hanya mampu meraih tiga angka sekali. Kemenangan di Coliseum Alfonso Pérez, terjadi pada (30/11) lalu. Saat itu, Getafe berhasil

Cristiano Ronaldo mempermalukan Madrid dengan skor 3-1. Demi memperlebar jarak poin dari rival Barcelona, Madrid memang membutuhkan tiga angka dari pertandingan ini. Tak heran, Mourinho dipastikan akan

hingga 11 siang. Selain sepak bola, ada beberapa kegiatan lain yang dipertadningkan diantaranya, bola voli, tenis meja, tarik tambang dan hiburan bersama artis Kota Batam.***

menurunkan skuad terbaik seperti trio maut Cristiano Ronaldo, Mesut Ozil, dan Karim Benzema. Sedangkan lini tengah, Mourinho kemungkinan akan menurunkan, Xabi Alonso, Sami Khedira dan juga Lassana Diarra/

Angel Di Maria. Untuk lini pertahanan, Los Blancos mengandalkan Marcelo, Pepe, Ricardo Carvlaho dan Sergio Ramos, sedangkan kiper masih milik Iker Casillas. Bagaimana dengan Getafe? Los Azulones kemungkinan tidak bisa menurunkan pemain belakang andalan Alberto Lopo, yang mendapatkan kartu merah kala mengalahkan Levante 2-1, pada pertandingan La Liga, pekan kemarin. Peran Lopo mungkin akan digantikan oleh Miguel Torres, sedangkan posisi Juan Valera kemungkinan akan digeser sedikit ke bek tengah. Sedangkan dua tempat lainnya akan diisi oleh Tsepo Masilela dan Daniel Diaz. Untuk lini tengah, Getafe mengandalkan Javier Casquero, Juan Rodriguez, Gavilan dan Abdelaziz Barrada. Sedangkan untuk lini depan, Los Azulones akan menurunkan Daniel Guiza dan juga Miku untuk menggempur pertahanan Madrid. (glc/vvn)

Aroma Balas Dendam Jelang Roma Vs Inter Milan R O M A — Masih hangat membekas dalam benak kita akan tak berdayanya AC Milan di Olimpico markas Lazio beberapa hari lalu. Kini kita akan bersiap menanti laga akhir pekan yang syarat akan aroma balas dendam. Pada giornata ke-22, Sabtu (4/2) malam nanti, kembali kita akan disajikan duel besar tim beda kota jilid kedua di Olimpico antara AS Roma vs Inter Milan. Seperti diketahui, Lazio dan AS Roma adalah dua tim satu kota yang berpusat di Olimpico, Roma. Sedangkan Inter dan AC Milan adalah dua tim satu kota yang berpusat di Milan. Jelas laga Roma vs Inter yang digelar pada Minggu, 05 Februari 2012, syarat penuh dengan dendam dan gengsi atas nama kota masing-masing. Satu tim dari kota Milan, AC Milan baru saja menjalani laga di Olimpico, namun Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan menyerah dari Lazio dua gol tanpa balas. Dengan kemenangan Lazio ini membuat pelecut semangat bagi tim sekotanya, Roma yang akhir pekan ini kedatangan tim dari kota Milan lainnya, Inter. Jelang laga nanti kondisi Psikologi pemain Roma terganggu karena sebelumnya dibungkam tuan rumah Cagliari 2-4. Tak beda jauh dari lawannya, Inter ditahan imbang tamunya, Palermo dengan skor 4-4 pada waktu yang sama. Kemenangan tentu jadi patokan tuan rumah, mengingat Roma ingin memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara Serie A. Sedangkan bagi kubu tamu, laga ini sebagai pemacu untuk meraih kemenangan demi menjaga asa juara. Di duel pertama musim ini, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Ketika itu, I Lupi dan II Biscione bisa dianggap masih beradaptasi dengan pelatih masing-masing. Sang Serigala mencoba memahami kemauan pelatih Luis Enrique, yang ingin tampil cantik dan menang. Kini, filosofi permainan yang dimulai eks pelatih Barcelona B tersebut sudah mulai tertanam di bek Miralem Pjanic dkk. Tapi memang konsistensi I Lupi masih belum didapat. Dengan lima assist-nya. Pjanic bisa dianggap sebagai sosok kunci permainan AS Roma. Orang Bosnia tersebut sepertinya paling paham dengan passing-play yang diidamkan Enrique. Bukti sederhana tingginya kepercayaan pelatih Spanyol tersebut pada janic adalah keberaniannya meminjamkan David Pizarro ke Manchester City. Padahal Pizarro dalam beberapa tahun terakhir adalah pendulum permainan I Lupi. "Kami terus melatih gaya permainan kami se-

lama ini. Tentu tugas saya juga menilai berbagai situasi yang mungkin terjadi terkait cara bermain lawan. Tapi, inti cara kami bermain masih sama. Pizarro adalah pemain bagus, namun saya harus membuat pilihan," ujar Enrique seperti dilutip Voce Giallorossa. Sementara itu, kubu Ular Raksasa Inter Milan ketika itu sedang berusaha mengakrabkan diri dengan gaya yang dibawa Gian Piero Gasperini. Sistem 3-4-3 yang tergolong ekstrem buat Javier Zanetti cs. akhirnya gagal dan kini II Biscione sudah bersama Claudio Ranieri. The Tinkerman sanggup membawa Inter bangkit dari keterpurukan. Namun, belakangan performa I Nerazzurri kembali labil akibat kembalinya Wesley Sneijder usai pulih dari cedera. Ranieri sepertinya bingung mencari peran yang tepat buat sang gelandang. Maklum, sistem 4-4-2, yang membawa Tim Biru-Hitam bangkit sulit mengakomodasi pemain dengan peran trequartista. Masalah ini mirip dengan Gasperini yang ingin mengimplementasikan 3-4-3. Tapi, dengan hijrahnya Thiago Motta ke PSG, Ranieri bisa saja memberi kontrol kreativitas di lini tengah tim pada Sneijder. Syaratnya, suami model cantik Yolanthe Cabau terse- but harus mau mengikuti standar kolektivitas permainan tim milik The Tinkerman. Dengan kondisi tersebut dipastikan laga ini akan berjalan menarik bukan hanya sekedar karena rivalitas mereka sebagai tim besar di serie A, melainkan juga membawa nama gengsi kota yang Totti mewakili identitas mereka masing-masing. (glc/ (glc/vv g c )


Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark. CMYK

Sabtu 4 Februari 2012

GUBERNUR Provinsi Kepri Drs. Muhammad Sani dan TARIAN Barongsai menyambut kehadiran Menteri KKP Menteri KKP menyaksikan cara kerja Unit Pengolahan Sharif Cicip Sutardjo dan Gubernur Provinsi Kepri Drs. Muhammad Sani. Ikan.

24

GUBERNUR Provinsi Kepri menyerahkan dokumen paket MENTERI KKP Sharif Cicip Sutardjo secara simbolis modal usaha berbasis kelompok masyarakat senilai Rp150 meresmikan pengoperasian kapal penangkap ikan juta dan bantuan PUMP Perikanan Tangkap kepada disaksikan Gubernur Provinsi Kepri Drs. Muhammad Sani. Gubernur Provinsi Kepri. Selanjutnya Gubernur menyalurkan bantuan tersebut kepada para Nelayan yang ada di seluruh Provinsi Kepri.

Menteri Kelautan Bantu 87 Unit Kapal Ikan

MENTERI KKP Sharif Cicip Sutardjo, Gubernur Provinsi Kepri Drs. Muhammad Sani, Ketua DPRD Provinsi Kepri Nur Syafriadi dan Wakil Walikota Batam , Rudi SE foto bersama dengan para nelayan penerima bantuan.

M E N T E R I Kelautan dan Perikanan, Sharif Cicip Sutarjo menyerahkan 87 unit kapal ikan kepada Provinsi Kepri. Bantuan ini diterima langsung Gubernur Kepri HM Sani saaT peresmian unit pengolahan ikan (UPI) PT. Mandra Guna Gema Sejati di kantor pelabuhan terpadu Pelabuhan Perikanan Barelang beberapa waktu lalu. Penyerahan kapal bantuan tersebut juga disejalankan dengan peresmian Unit Pengolahan Ikan (UPI). Bantuan kapal perikanan ini terdiri atas 45 unit kapal ukuran 2

GT, 30 unit ukuran 5 GT, 7 unit ukuran 30 GT. Selain itu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga menyerahkan bantuan pengembangan usaha mina pedesaan (PUMP) Perikanan Budidaya sebesar Rp1,365.000.000. Menteri juga membantu dua paket modal usaha berbasis kelompok masyarakat senilai Rp150 juta dan bantuan PUMP Perikanan Tangkap sebesar Rp2 miliar. Sementara itu, operasionalnya, pelabuhan yang dikelola PT Mandra

Guna Gema Sejati diharapkan membantu para nelayan. Nantinya, UPI ini juga akan melakukan karantina ikan, pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan. Khusus bantuan PUMP, menteri berharap bisa memacu produksi perikanan budidaya. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan usaha perikanan budidaya. N a rraa s i d a n FFoo t o : Humas Pemprov Kepri

GUBERNUR Provinsi Kepri Drs. Muhammad Sani dan Menteri KKP melihat secara langsung kondisi kapal tangkap.

GUBERNUR Provinsi Kepri Drs. Muhammad Sani menandatangani prasasti peresmian PT Mandra Guna Gema Sejati.

MENTERI KKP Sharif Cicip Sutardjo menggunting pita tanda diresmikan PT PT. Mandra Guna Gema Sejati disaksikan Gubernur Kepri Drs. H. Muhammad Sani.

PESERTA memperhatikan satu persatu naskah soal ujian.

NARASUMBER dari BKN Pekanbaru Rakimin Madiswan dan Hasnul memberikan arahan kepada peserta ujian.

PESERTA sedang serius mengikuti ujian.

PESERTA membaca naskah soal.

KATA sambutan dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota PESERTA ujian. Tanjungpinang Pok Yong Kadir.

Pemko Gelar Ujian Penyesuaian Ijazah BAD AN Kepegawaian Daerah (BKD) Kota TanBADAN jungpinang menggelar ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, 5-7 Desember 2011 lalu, di Hotel Comfort. Dalam kesempatan itu juga digelar ujian dinas tingkat I dan II. Tim penguji berasal dari Badan Kepegawaian Nasional (BPN) Pekanbaru. Mereka antara lain, Rakimin Madiswan, Hasnul dan Fachrian. Kegiatan ini diikuti peserta 130 lebih peserta yang berasal dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota (Pemko) TanPESERTA sedang mengerjakan naskah soal ujian.

CMYK

jungpinang. Ujian digelar untuk melihat kemampuan dan kompetensi yang dimiliki oleh masingmasing peserta dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai abdi masyarakat. Sasaran dari ujian ini yakni untuk melihat sejauh mana kompetensi yang dimiliki para peserta, agar nantinya bisa ditempatkan sesuai dengan tanggungjawab dan kemampuan yang dimiliki. F o t o : IIss t i m eew wa N a rraa s i : R e z a FFaa h l e p i


HaluanKepri 04Feb12