Issuu on Google+

CMYK Jumat, 3 Februari 2012 11 Rabiul Awal 1433 H TERBIT 24 HALAMAN NO 3/2 TAHUN KE 11 HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Website: www.haluankepri.com

Keluarga Bersitegang dengan Kapolresta BA T A M — Keluarga Mindo TamAT pubolon, terdakwa kasus pembunuhan istrinya, Putri Mega Umboh bersitegang dengan Kapolresta Barelang Kombes Karyoto. Mereka kecewa dengan pengawalan pihak kepolisian yang dinilai berlebihan saat sidang di PN Batam, Kamis (3/2). Ketegangan itu bermula ketika keluarga korban usai mengikuti sidang kasus Mindo. Mereka lalu berkumpul di bagian luar ruang sidang.

Namun selang beberapa menit kemudian, dua terdakwa lainnya Ujang dan Rosma digiring anggota kepolisian lengakp dengan senjata lengkap menuju ke ruangan sidang. Namun keluarga korban berusaha memukul kedua terdakwa. Bahkan beberapa kerabat lainnya tidak henti-hentinya mengumpat terdakwa dengan Keluarga Bersitegang Bersambung ke hlm 7

Mindo Salah Masuk Pintu Mobil Tahanan

CECEP/HALUAN KEPRI

TENANGKAN KELUARGA — Kapolresta Barelang Kombes Karyoto (tengah) berusaha menenangkan keluarga Mindo saat digelarnya sidang lanjutan terdakwa Ujang dan Rosma di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (2/2).

B A L O I — AKBP Mindo Tampubolon, terdakwa kasus pembunuhan istrinya, Putri Mega Umboh panik lagi. Mindo salah masuk pintu mobil tahanan saat hendak dibawa ke Pengadilan Negeri (PN) Batam untuk menjalani sidang, Kamis (2/2). Mindo saat itu dijemput petugas dari rumah tahanan (Rutan)

Baloi, Batam menuju ke mobil tahanan yang sudah menunggu di pintu gerbang. Namun Mindo berjalan menuju ke pintu sopir, seharusnya pintu belakang. "Bang salah pintunya, masuk lewat pintu belakang,"ujar salah Mindo Salah Bersambung ke hlm 7

CIMB Tpi Langgar Aturan BAT TAM — Bank Indonesia (BI) Batam menyaBA takan Bank CIMB Tanjungpinang (sebelumnya ditulis CMB) melanggar aturan tentang lalulintas keluar masuk uang di wilayah Pabean. Oleh: Nana & Rudi, Liputan Batam & Tanjungpinang

"Ini hanya kesalahan karena kurang membaca peraturan. Tolong peraturan itu dibaca. Kasus bank CIMB Niaga ini hanya karena tidak membuat informasi

terlebih dulu ke Bea dan Cukai. Tentang dugaan pencucian uang, itu tidak mungkin. Karena ini bank, yang kurang cuma surat pemberitahuan saja. Untuk

Jadwal Shalat Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

Ashar

Magrib

04.55

12.17

15.40

18.19

Isya’

19.31

Pengawasan Lemah

9

MARAKNYA pungutan liar (pungli) di sekolah tak lepas dari lemahnya pengawasan pemerintah (Dinas Pendidikan), termasuk pula DPRD Kota Batam.

M Yamin Mengaku Lalai MANTAN Kabag Keuangan dan Plt Kasubag Anggaran Setdako Tanjungpinang, M Yamin dalam kesaksiannya mengaku lalai saat menjabat.

17

labuhan Internasional Tanjungpinang menggunakan kapal penumpang Falcom sekitar pukul 15.00 WIB. Elang menjelaskan, sesuai Peraturan Bank Indonesia No 4/8/PBI/ 2002 tentang persyaratan dan tata cara membawa uang rupiah keluar atau masuk wi-

membuat surat pemberitahuan itu mudah kok, tidak sulit, " papar Pimpinan BI Batam, Elang, Kamis (2/2). Sebelumnya, petugas BC Tanjungpinang menyita uang 2 juta dolar Singapura atau setara dengan Rp14 miliar, Selasa (31/1). Uang dibawa Elang dua pegawai bank itu, FY dan AC yang diambil dari Bank UOB Singapura tanpa dilengkapi dokumen. Mereka tiba di pe-

CIMB Tpi Bersambung ke hlm 7

BP Batam Harus Bekerja B A T A M — Keluarnya PP no 10 tahun 2012 pengganti PP no 2 tahun 2009 telah menjadi langkah maju untuk menjalankan free trade zone di Batam, Bintan dan Karimun. Karena itu, masing-masing Badan Pengusahaan harus bekerja maksimal, ter-

Jaksa Lain Diperiksa

Petani Tolak Impor Lele

Jusrizal Masih Saksi

B A T A M — Petani lele Batam menolak rencana Walikota Batam, Ahmad Dahlan membuka kran impor. Mereka bersikukuh, impor lele dilarang oleh peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 15 tahun 2011. Karena untuk memberdayakan petani lokal. "Kalau ini jadi dilakukan oleh Walikota Batam, berarti bisa mematikan usaha petani lele di Batam. Karena dengan dibukanya kran impor, harga lele akan jatuh. Petani lele Batam bisa kolaps,"

B A T A M — Jusrizal, oknum jaksa yang yang dituduh melakukan pemerasan terhadap dua pegawai PU, Suratno (38) dan Ali Akbar (40) sebesar Rp200 juta diduga aksinya tidak sendirian. Ada teman-temannya yang ikut terlibat. Saat ini Jusrizal masih diperiksa polisi sebagai saksi. Meski demikian tidak tertutup kemungkinan bisa jadi tersangka. "Penyidik masih bekerja. Jika memang kuat ada unsur pemerasannya,

Cahya

Jaksa Lain

utama BP Batam yang memiliki kewenangan luas. "BP Batam harus bekerja, dia mempunyai kewenangan yang besar. Sesuai UU no 44 tahun BP Batam Bersambung ke hlm 7

Istri Bakar Suami di Batam

Bersambung ke hlm 7

Zaskia Mecca

JAKARTA — Kesibukan Zaskia Mecca semakin padat. Selain menjalani tugas sebagai ibu rumah tangga dan aktif di belakang layar sebagai casting director, ia juga memiliki kesibukan baru. Kecintaanya terhadap fashion muslimah membuat pasangan Hanung Bramantyo ini mencoba membuka butik yang meng

B A T A M — Ibu rumah tangga, Emi Wita (33) nekat membakar suaminya, Muji Raharjo (56). Peristiwa terjadi saat korban sedang tidur di dalam rumahnya di Kampung Setengar, Kelurahan Tanjung Piayu, Kota Batam, Selasa (31/1) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban menderita luka bakar serius di sekujur tubuhnya dan dilarikan ke Rumah Sakit Otorita Batam. Kapolsek Seibeduk, AKP Firdaus mengatakan berdasarkan keterangan Istri Bakar Bersambung ke hlm 7

Petani Tolak

Bersambung ke hlm 7

Buka Butik

H Kasri

Bentrokan Tewaskan 74 Suporter Liga Mesir Dihentikan

KAIRO — Federasi Sepakbola Mesir (EFA) akhirnya resmi menghentikan sementara liga di negaranya. Hal ini terkait bentrokan besar yang terjadi pada dua klub lokal di Liga Mesir AlMasry dengan Al-Ahly, di Port Said, Rabu (1/2) malam waktu setempat.

Buka Butik Bersambung ke hlm 7

PEMAIN Al Ahly menyelamatkan diri dari kejaran suporter Al Masry, Kamis (2/2) dini hari WIB. Tragedi di stadion Port Said City ini menelan korban 74 orang tewas.

Bahkan otoritas pemerintah Mesir pun mengumumkan hari berkabung nasional selama tiga hari akibat kerusuhan yang menewaskan 74 suporter dan ribuan orang lainnya mengalami luka-luka. "Kepala Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata (SCAF) telah mengumumkan tiga hari berkabung nasional dimulai dari hari Kamis hingga Sabtu," demikian pernyataan dari SCAF, Kamis (2/2), seperti dilansir dari media Rusia, Ria Novosti. Bentrokan Tewaskan Bersambung ke hlm 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK


LUAR NEGERI

2

Jumat,

3 Februari 2012

Presiden Filipina Pacari Gadis Korea Fery Berpenumpang 350 Orang Tenggelam SYDNEY— Sebuah kapal fery berpenumpang sekitar 350 orang tenggelam di lepas pantai utara Papua Nugini, Kamis (02/2). Kapal fery itu terakhir dikatakan telah melakukan kontak dengan kapal lain pada Kamis pagi, sebelum akhirnya kehilangan kontak. Kapal itu dilaporkan sedang berlayar dari kota pesisir Kimbe ke wilayah Lae, Papua Nugini. Perdana Menteri Australia, Julia Gillard, mengatakan sebanyak 350 orang berada di kapal dan bahwa tenggelamnya kapal feri itu merupakan "tragedi besar". Gillard menambahkan, pihaknya tengah mengirim bantuan untuk ikut melakukan pencarian dan upaya penyelamatan. Otoritas maritim Papua Nugini telah memastikan kapal fery itu tenggelam pada Kamis dan upaya penyelamatan sedang dilakukan. Pejabat Otoritas Keselamatan Maritim Papua Nugini, Nurur Rahman, tidak membantah angka yang disebutkan Gillard. "Asumsi Perdana Menteri (Gillard) itu mungkin benar. Namun, kami tidak memiliki laporan mengenai korban jiwa sejauh ini," kata Rahman kepada Reuters melalui telepon. Ia mengatakan, 28 korban telah diselamatkan dari laut di sekitar lokasi kejadian pada sekitar pukul 11.00 WIB. (kcm)

M A N I L A — Presiden Filipina Benigno Aquino III dikabarkan dekat dengan wanita pembaca berita showbiz dan DJ asal Korea Selatan. Terpaut usia jauh, kedua pasangan ini membenarkan adanya hubungan asmara di antara mereka. Seperti diberitakan Philippine Star, Kamis (2/2), wanita tersebut adalah Kyung Hee-lee, atau yang lebih populer dikenal dengan nama Grace Lee. Usia Lee yang baru menginjak 29 tahun berbeda jauh dengan Aquino yang akan berulangtahun ke-53 pekan depan. "Ya, kami memang berkencan," kata Aquino. Namun, ia menolak untuk memberi keterangan lebih jauh dengan alasan berhak menjaga privasinya sebagai warga negara. Lee sendiri juga membenarkan kabar tersebut. "Apa yang dikatakan Presiden itu benar. Saya rasa saya tak perlu memberikan klarifikasi karena apa yang beliau katakan sudah sangat lugas," ujar wanita kelahiran Seoul namun besar di Filipina ini. Hubungan Aquino dan Lee mulai menjadi perbincangan hangat di jejaring sosial Filipina sejak keduanya kepergok makan malam bersama di sebuah restoran mewah. Rekan Lee, seorang DJ bernama Mo, membeberkan hal tersebut di akun Twitternya.

"Baru saja menanyai Grace Lee, apakah benar dia makan malam dengan Presiden Aquino. Dia mengiyakan," tulis Mo.

Di usianya yang sudah menginjak kepala lima, Aquino masih berstatus lajang karena kisah asmaranya berulang kali

kandas. Ia pertama kali bertemu Lee dalam acara pembukaan pembangkit nuklir di (vvn) Cebu pada pertengahan 2011.(vvn)

DILEMPARI TEPUNG — Francois Hollande belum terpilih menjadi Presiden Prancis. Namun sejumlah protes sudah dilayangkan padanya. Salah satunya berasal dari seorang ibu yang melempari Hollande dengan tepung terigu, Kamis (2/2). DETIK

Tokoh Al Qaeda Tewas Paling Diburu AS di Filipina MANILA — Militer Filipina mengatakan, pihaknya berhasil menewaskan tiga tokoh Al Qaeda yang berafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Islamiyah yang paling diburu Amerika Sarikat selama ini.

Salah seorang tokoh yang dimaksud adalah Abu Sayyaf yang paling dicari oleh AS. Abu Sayyaf tewas dalam sebuah serangan yang dilakukan oleh militer Filipina di bagian selatan negara itu. "Mereka yang tewas dalam penyerangan ini antara lain adalah Abu Sayyaf Umbra Jumdail seorang warga Filipina, Zulkifli bin Hir warga negara Malaysia

dan Abdullah Ali yang juga dikenal sebagai Muawiyah," ujar juru bicara militer Filipina Kolonel Marcelo Burgos seperti dikutip Associated Press, Kamis, (2/2). Marwan selama ini dikenal sebagai pimpinan Jamaah Islamiyah. Untuk memburu Marwan pemerinta AS menjanjikan bonus USD5 juta atau Rp44 miliar (Rp8.935 per USD). Se-

mentara itu untuk menangkap Muawiyah Pemerintah AS menyediakan bonus USD50 ribu atau sekira Rp44 juta. Lebih lanjut Burgos menjelaskan, penyerangan yang dilakukan oleh militer berlangsung pagi ini di Pulau Jolo. Pulau Jolo diketahui sebagai markas bagi kelompok pimpinan Abu Sayyaf.

Selama dua dekade Abu Sayyaf beserta pengikutnya telah menjadi buronan paling dicari terkait sejumlah kasus terorisme berupa serangan bom dan tindakan teror lainnya. Dalam melakukan pencarian terhadap Abu Sayyaf Pemerintah Filipina yang mendapat dukungan serta bantuan dari AS berhasil menewaskan

ratusan pejuang dari kelompok Abu Sayyaf. Abu Sayyaf dan petinggi Al Qaeda lainnya dilaporkan hampir selalu berhasil melarikan diri dalam beberapa penyergapan. Kelompok Jamaah Islamiyah Filipina selama ini dikenal mendapat perlindungan dari kelompok militan lokal yang ada di Pulau Jolo dan Basila. (oke)


CMYK

NASIONAL

3

Jumat,

3 Februari 2012

Ada Upaya Mengkudeta SBY Lima warga Rohul Dilaporkan Hilang PEKANBARU— Lima warga Kecamatan Batang Kumuh, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, dikabarkan hilang saat terjadi bentrok dengan sejumlah prajurit Brimob dari Sipirok, Sumatera Utara, Kamis (2/2) siang. "Selain memakan lima korban tembak, peristiwa bentrok warga dengan sejumlah pasukan Brimob dari Sipirok, Sumatera Utara ini juga mendatangkan korban hilang yang diduga dicuik oleh oknum tertentu," kata kuasa hukum warga, Nasir Sihotang. Dari informasi yang dihimpun, kelima korban hilang tersebut satu diantaranya perempuan dan empat lainnya laki-laki dewasa. "Indentitas pastinya, mulai dari nama hingga tempat tinggal warga ini belum dapat diketahui secara jelas. Namun pastinya, warga hilang ada sebanyak lima orang, sama banyak dengan korban tembak yang juga lima orang," kata Nasir. Dia menjelaskan, penyebab bentrok warga dengan Bromob di wilayah perbatasan Riau-Sumut ini sebelumnya dipicu oleh masalah sengketa lahan dengan PT Mazuma Agro Indonesia (MAI) yang beroperasi di wilayah tiga kecamatan, Kecamatan Tambusai, Kecamatan Rajatinggi serta Kecamatan Batang Kumuh. "Sebenarnya perkara ini sudah sejak lama, yakni sejak tahun 1998. Dan masalah sengketa ini juga telah dimenangkan oleh masyarakat saat diadili di Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pangarayan, Rokan Hulu. Sekarang kasus ini juga tengah berada di tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA)," katanya. Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Syarif Pandiangan di Pekanbaru mengatakan, sejauh ini pihaknya memang telah mendapatkan informasi adanya warga hilang tersebut. "Namun kami akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu untuk memastikannya. Kasus ini juga telah kami koordinasikan dengan Polres Rohul dan Polda Sumut," ujar Pandiangan. (ant)

2 Anggota LPSK Terpilih JAKARTA—Tasman Gultom dan Hotma David Nixon terpilih sebagai anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Keduanya mendapat suara terbanyak dalam proses pemilihan di Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Kamis (2/2) malam.Proses pemilihan diikuti oleh 49 dari 54 anggota Komisi III. Satu pimpinan dan tiga anggota tak hadir tanpa alasan. Tasman mendapat 49 suara dan Hotman mendapat 25 suara. Adapun empat calon lain yang tak terpilih yakni Ahmad Taufik (9 suara), Lily Dorianty (1 suara), Ade Paul Lukas (6 suara), dan Edisius Riyadi (8 suara). Tasman dan Hotma akan menggantikan dua mantan anggota LPSK yakni I Ketut Sudiharsa dan Myra Diarsi. Keduanya diberhentikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lantaran dinilai melakukan pelanggaran kode etik terkait kasus Anggoro Widjojo. Ketua Komisi III Benny K Harman mengatakan, selanjutnya pihaknya akan melaporkan hasil pemilihan itu dalam rapat paripurna, Selasa (7/2) mendatang, untuk mendapat persetujuan Dewan. Setelah itu, dua calon terpilih itu akan dikirim ke Presiden untuk diterbitkan surat keputusan pengangkatan.(kom)

Bupat Gugat Cerai JAKARTA— Rumah tangga Bupati Indragiri Hulu, Riau, Yopi Ariyanto (30) di pengujung tanduk. Bupati termuda di Indonesia ini menggugat cerai istrinya yang merupakan anggota jajaran Polda Riau. Gugatan cerai ini merupakan jalan yang harus ditempuh antara Yopi dengan istrinya, Ilfa Susanti yang masih berstatus anggota kepolisian. Gugatan cerai ini diam-diam rupanya sudah pada tahapan di Pengadilan Tinggi Agama, Riau. “Benar saya menggugat cerai istri saya. Mungkin ini jalan yang harus kami tempuh. Saya akan tetap mengikuti apa keputusan majelis hakim nantinya. Gugatan cerai terpaksa dilakukan, agar saya bisa dengan nyaman menjalankan tugas,” kata Yopi dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (2/2). Bupati yang baru menjabat dalam setahun ini, tidak bersedia menjelaskan materi gugatan tersebut. Dia juga tidak bersedia untuk saling mengungkap aib di antara mereka. Yopi menyebut istrinya sangat baik. Dari istrinya juga dia sudah mendapatkan satu momongan yang masih mungil. Yopi menyadari, kurang sepantasnya selaku kepala daerah dan menjadi perhatian masyarakat melakukan gugatn cerai. Karenanya, dia menyatakan, permohonan maaf kepada masyarakat yang dia pimpin atas bahtera rumah tangganya yang tidak lagi harmonis. Pun demikian Yopi menyebut, andaikan dalam gugatan cerai ini, bakal timbul efek negative dari masyarakat, dia mengaku siap untuk menerimanya. (dtk)

JA K AR T A —Ketua Departemen KA RT Pemuda dan Olahraga DPP Partai Demokrat, I Gede Pasek Suardika,

Anas

menenggarai ada upaya mengkudeta Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum. Dikatakan Pasek, pihak-pihak yang mencoba mengkudeta SBY dan Anas itu adalah kombinasi antara orang internal PD dan pihak luar partai. "Saat ini ada upaya kudeta terhadap SBY dan Anas demi kepentingan 2014. Mereka kebelet karena mereka mengang-

orang-orang yang berupaya mengkudetanya. "Anas diminta untuk bersikap tegas. Ini permainan orang dalam dan orang luar. Kombinasilah, jangan sampai dari merayap, lalu merangkak dan akhirnya berdiri (menguasai partai)," kata Pasek lagi. Ia menegaskan oknum-oknum internal PD yang mencoba mengkudeta Anas sama sekali tak akan mampu mewujudkan niat itu. Namun Pasek enggan menyebutkan oknum-oknum dalam

partai yang disebut akan mengkudeta SBY dan Anas itu. (ant)

SBY

Demo KPK Tuntut Anas Jadi Tersangka JAK AR TA —Serangan terhadap Ketua Umum AKAR ART Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum, sepertinya belum usai. Masih ada kalangan yang belum puas terhadap KPK, karena Anas hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus wisma atlet. Pada Kamis (2/2) siang, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), kelompok mahasiswa, dan Ormas pun sepakat akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor KPK, Kuningan, Jakarta.

Hayono

Ajeng Ratna

Politisi Gerindra Permadi pun menyatakan akan ikut dalam aksi tersebut. "Saya diundang kemari oleh berbagai elemen untuk mendorong menetapkan Anas sebagai tersangka," kata Permadi Menurut mantan politisi PDIP ini, Anas Urbaningrum kerap disebut-sebut dalam persidangan Mantan Bendahara Umum PD, Nazaruddin sebagai seorang yang juga terlibat di berbagai kasus korupsi pada proyek-proyek negara. Karenanya, Permadi mengaku optimis KPK dapat menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka, karena telah banyak bukti yang cukup dari sejumlah saksi di Pengadilan. "Saksi-saksi di pengadilan kan sudah sangat jelas. Abraham sendiri sudah berjanji, kalau sudah punya dua alat bukti akan mengungkapkannya kepada masyarakat, kami menuntut transparansi ini," tukas Permadi. Anas Diminta Mundu Mundur Sementara anggota Dewan Pembina PD, Hayono Isman, mengatakan agar Anas Urbaningrum mempertimbangkan permintaan kader-kader partai yang meminta Anas mundur dari Ketua Umum partai Demokrat. "Itu pendapat yang saya pikir perlu menjadi pertimbangan, oleh kita semua termasuk ketua umum. Walapun itu pendapat pribadi," kata Hayono di Gedung DPR, Ka-

NET

INI merupakan pabrik Suzuki yang setiap harinya harus merakit sekitar 500 mobil dan 1.000 motor. Namun akibat pekerja mogok, produksi jadi terhenti.

melakukan mogok kerja yang pada akhirnya merugikan Suzuki hingga miliaran. Sebab aktifitas merakit mobil maupun motor yang biasa dilakukan setiap harinya terpaksa harus berhenti. Mogok kerja itu sendiri didasari oleh tuntutan pekerja yang ingin agar perusahaan menaikkan gaji mereka sesuai dengan Perjanjian Kerja Ber-

sama (PKB). Bila hal itu tidak dipenuhi, maka para buruh ini mengancam akan meneruskan aksi mogok kerja mereka paling tidak hingga tanggal 20 Februari mendatang. “Saya tidak bisa komentar karena ini sensitif,” ujar Komisaris Indomobil Group, Gunadi Sindhuwinata kepada detikOto, Kamis (2/2). Padahal setiap harinya pab-

pengakuan satu anggota Dewan Pembina PD, Ajeng Ratna Suminar, pembicaraan itu dilakukan ketika Hari Raya Imlek, Senin (23/1) lalu, sekitar pukul 13.00 WIB, di kantor Dewan Pembina PD di Kemayoran, Jakarta Pusat. Rapat itu, kata dia, dipimpin Wakil Ketua Dewan Pembina PD Marzuki Alie dan diikuti sekitar

20 anggota Dewan Pembina. erkembangan Baru Ada PPerkembangan Sementara Ketua KPK, Abraham Samad, mengisyaratkan bakal ada perkembangan menarik soal kasus yang ditangani KPK. Dia berjanji akan mengungkapkannya dalam jumpa pers hari ini, Jumat (3/2) siang. "Tunggu saja, ada yang bagus,"

ucap Abraham yang menghampiri kerumunan wartawan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (2/2) itu. Namun, Abraham enggan memberi petunjuk soal hal yang akan diumumkannya dalam jumpa pers besok itu. "Lihat saja besok. Kalau dibocorkan, enggak se(kom/ dtk/ mon) ru lah," ucapnya.(kom/ (kom/dtk/ dtk/mon)

Permadi

mis (2/2). Namun, Hayono menegaskan bahwa permintaan mundur, bukanlah pendapat dari Dewan Pembina. "Ini pendapat pribadi yang saya pikir sah sah saja disampaikan ke Ketua Umum," kata dia. Lalu mengapa usulan agar Anas mundur semakin banyak? "Ya mungkin itu karena polling partai yang tergerus oleh isu ini. Itu barangkali pertimbangannya, bukan kepada figur ketum. Tapi tergerusnya citra partai di hadapan publik," kata dia. Namun, menurut Hayono, usulan agar Anas mundur ini, seharusnya langsung disampaikan kepada Ketua Umum jangan melalui media karena dapat mencederai keutuhan partai. Sebelumnya, Ruhut Sitompul melalui media secara tegas meminta Anas Urbaningrum mundur sebagai ketua umum Partai Demokrat untuk mundur. Selain dia, ada beberapa ketua DPP dari daerah menginginkan hal yang sama. eng ganti Anas Siapkan PPeng engganti Sebagai pengganti Anas menurut salah seorang anggota Dewan Pembina PD, telah mengusulkan 4 calon untuk menggantikan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum PD. Usulan itu muncul ketika rapat anggota Dewan Pembina PD. Berdasarkan

Buruh Mogok , Pabrik Suzuki Lumpuh

JA K AR TA — Demo buruh kemKA RT bali terjadi, kini karyawan pabrik perakitan milik produsen otomotif Suzuki berada di Tambun, Jawa Barat lumpuh akibat buruh mogok. Para petinggi Suzuki pun memilih bungkam. Unjuk rasa tersebut terjadi di pabrik PT Suzuki Motor Indonesia (SIM) yang berada di kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Ribuan pekerja memilih

gap SBY sudah selesai dan tak akan maju lagi," ujarnya, di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (2/2). Ia menyebutkan, upaya kudeta itu dimulai dari internal partai, lalu melebarkan sayap ke partai lain. "Dulu upaya kudeta itu dilakukan dengan cara merayap. Sekarang ini mulai merangkak lalu berdiri. Jatuhkan dulu ketua umumnya, lalu ambil alih Partai Demokrat," jelas Pasek. Untuk itu, dia meminta Anas Urbaningrum segera membersihkan

rik yang yang memiliki kapasitas produksi mobil hingga 80.000 per tahun dan 1,2 juta motor per tahun setiap harinya harus merakit sekitar 500 mobil dan 1.000 motor. Kejadian mogok kerja ini tentu saja akan mengganggu iklim investasi mengingat Suzuki sudah mengumumkan akan menyiram dana hingga 10 miliar yen atau sekitar Rp 1,17 triliun untuk membangun sebuah pabrik baru di kawasan Karawang yang akan menempati lahan seluas 1,3 juta meter persegi. Pabrik baru tersebut selain akan dibangun untuk ikut serta dalam program mobil murah dan ramah lingkungan atau Low Cost and Green Car yang sedang dipersiapkan pemerintah, pabrik baru itu juga akan digunakan untuk menambah kapasitas produksi mobil anyar mereka, Suzuki Ertiga yang akan didaulat sebagai tulang punggung Suzuki di masa depan. “Saya belum bisa komentar karena saya di kantor terus. Tidak tahu perkembangan disana. Jadi saya belum bisa komentar dulu,” elak Direktur Marketing Suzuki Indomobil Sales, Endro Nugroho. (dtk) CMYK

ANT

DEMO TELKOMSEL— Para pedagang pulsa melakukan aksi demo di hadapan gedung Telkomsel. Mereka menilai hard duster diterapkan PT Telkomsel mengakibatkan pedagang pulsa sulit memenuhi pasokan yang dibutuhkan pelanggan, karena harus sesuai dengan posisi BTS, Kamis (2/2).

Tolak Sistem Klaster JA K AR T A — Masyarakat PedaKA RT gang Pulsa Indonesia (MPPI) menolak kebijakan baru operator seluler yang memberlakukan sistem klaster dalam distribusi pulsa elektrik karena merugikan pedagang kecil. Ketua MPPI Rudi Antoro mengatakan dengan penerapan sistem klaster, khususnya Telkomsel yang memberlakukan hard duster, menghambat pedagang pulsa untuk memperoleh pasokan. Menurut dia, hard duster yang diterapkan oleh PT Telkomsel membatasi distribusi pulsa yang dapat diterima pedagang, yakni setiap pedagang hanya dapat memperoleh pasokan dari distributor yang berada dalam satu klaster dengan jangkauan 3-4 kecamatan. "Hard duster yang diterapkan oleh Telkomsel mengakibatkan pedagang pulsa sulit me-

menuhi pasokan yang dibutuhkan pelanggan, karena harus sesuai dengan posisi BTS [base transceiver station] nomor telepon di mana pelanggan berada. Penerapan ini dapat mematikan usaha pedagang pulsa, terutama yang berskala kecil," ujarnya, Kamis (2/2) disela-sela demo di kantor Telkomsel. Jakarta . Dia menjelaskan potensi kerugian itu di antaranya tidak adanya pasokan yang dapat diperoleh pedagang ketika stok distribusi yang ditunjuk habis, tidak ada alternatif lain untuk memperoleh pasokan ketika pelayanan distributor buruk, dan tidak ada alternatif harga beli yang dapat dipilih ketika dianggap mahal. Menurut dia, pola itu juga menyebabkan penurunan omzet penjualan pedagang sebesar 25%30% mengingat Telkomsel memegang porsi terbesar penjualan

pulsa yakni mencapai 60%, disusul XL dan Indosat sebesar Selain Telkomsel, papar Rudi, operator seluler XL dan Indosat saat ini juga telah menerapkan klasterisasi distribusi pulsa yang menghambat aktivitas pedagang dalam memperoleh pasokan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Head of Corporate Communi-cation PT XL Axiata Tbk Febriati Nadira menegaskan dengan klasterisasi distribusi, pihaknya justru menjamin ketersediaan pasokan pulsa bagi pelanggan. Febriati menambahkan pihaknya juga memastikan telah memberikan patokan harga maksima) dan margin yang dapat diperoleh oleh distributor dalam penjualan pulsa sehingga meski ada perbedaan, tidak akan terialu signifikan. (bat)

Pejabat Indosat Diperiksa JA K AR T A —Sebanyak empat KA RT pejabat PT Indosat Mega Media, Kamis (2/2), diperiksa penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung untuk kasus dugaan korupsi penyalahgunaan pita frekuensi 2,1 Ghz yang diperkirakan merugikan negara Rp3,8 triliun oleh Indosat dan anak usahanya, IM2. Ke empat pejabat itu, yakni, Gustinus Bayuaji (Operation Manajer PT IM2), Bambang Narayana (Sales Retail Manajer PT IM2), Muhamad Sujai (Marketing PT IM2), dan Nuniek Hendarti (Billing dan Customer Administration PT IM2). Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Noor Rachmad menyatakan keempat saksi tersebut memenuhi panggilan dari penyidik. Dalam kasus tersebut, katanya, kejagung sudah menetapkan pejabat tinggi di IM2 dengan inisial IA sebagai tersangka kasus tersebut. Kasus tersebut terkait dengan posisi IM2 sebagai penyelenggara jasa telekomunikasi dinilai telah menyalahgunakan jaringan bergerak seluler frekuensi 3G tanpa izin pemerintah.

IM2 tidak pernah mengikuti seleksi pelelangan pita jaringan bergerak seluler IM2-2000 pada pita frekuensi 2,1 GHz, namun IM2 tetap menyelenggarakan jaringan

itu melalui kerja sama yang dibuat antara PT IM2 dengan Indosat Tbk. Pelaku dugaan tindak pidana korupsi tersebut diancam dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor. (ant)

NET

GAMBAR diatas merupakan front office IM2. Empat pejabat kantor ini diperiksa Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi penyalahgunaan pita frekuensi 2,1 Ghz diperkirakan merugikan uang negara Rp3,8 triliun.


POLITIK

4

Jumat,

3 Februari 2012

DPT Pilwako Diperkirakan Naik TANJUNGPIN ANG — Jumlah Daftar Pemilih ANJUNGPINANG Tetap (DPT) Kota Tanjungpinang pada pemilihan walikota (pilwako) mendatang diperkirakan naik 20 persen dibanding DPT pada pemilihan Gubernur Kepri 2009 lalu. Oleh: Reza Pahlevi, Liputan Tanjungpinang

4 SUARA

454 SUARA

209 SUARA

4 SUARA

4 SUARA

3 SUARA

122 SUARA

594 SUARA

302 SUARA

9 SUARA

Pada Pilgub lalu, DPT Kota Tanjungpinang sebesar 143.068 jiwa. dengan jumlah pendududuk sekitar 200. 000 jiwa lebih. Hal itu dikemukakan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang Zulkifliriawan, Kamis (2/2). "Bila dibandingkan dengan pemilihan Gubernur Kepri lalu, tahun ini ada penambahan jumlah DPT sekitar 170 ribu jiwa atau sekitar 20 persen," kata Zulkifliriawan, Kamis (2/2). Ia mengatakan saat ini jumlah penduduk Tanjung sekitar 223 ribu jiwa. Namun, jumlah tersebut masih terdapat perbedaan antara Dinas Kependudukan dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang. Berdasarkan analisa yang dikukannya, data di Dinas Kependudukan lebih tinggi dibandingkan dengan

BPS. Artinya, kalau BPS mendata di salah satu rumah dimana terdapat lima orang dalam satu Kepala Keluarga (KK), ternyata yang ada hanya 3 orang, sementara 2 orang lagi ke luar daerah atau kerja. " Jadi, ini kurang valid, sementara kalau Disduk mendata berdasarkan KK yang dimiliki dan kita tetap menggunakan data dari Disduk untuk memasukkan DPT ini," kata Zul. Lebih lanjut dia menambahkan, untuk jumlah pemilih beradasarkan atas aturan sekurang-kurangnya berumur 17 tahun pada hari H pencoblosan nanti. Bagi pendatang, enam bulan sebelum masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) harus melapor ke RT agar bisa dimasukkan kedalam DPT. Setelah dilapor ke RT nantinya akan diteruskan ke pihak kelurahan

KPU Diminta Bekerja Optimal Sukseskan Pilwako T A N J U N G P I N A N G — Pemilihan walikota (pilwako) Tanjungpinang tinggal beberapa bulan lagi. Sejumlah calon walikota (cawako) Tanjungpinang mulai melakukan sosialisasi ke warga dengan tujuan untuk menarik simpati. Namun masyarakat masih belum bisa menentukan siapa calon yang akan dipilihnya untuk memimpin Kota Tanjungpinang lima tahun kedepan. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang diharapkan lebih optimal bekerja terutama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bisa menggunakan hak pilihnya pada pilwako mendatang. Hal itu dikatakan Kepala Kesatuan Bangsa, Politik, Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat (Kesbanbgpol Linpenmas) Kota Tanjungpinang Abdul Kadir Ibrahim, Kamis (2/2). Apalagi, kata dia, anggaran sosialisasi pilwako sudah disetujui oleh DPRD Kota Tanjungpinang dan sudah disahkan, maka diharapkan KPU bekerja lebih maksimal dalam mensukseskan pelaksanaan pilwako mendatang. "Sebelumnya anggaran sosilasisasi ada sebagian di Kesbangpol Linpenmas, namun saat ini sudah berada di KPU. anggaran tersebut mencakup sosialisasi kepada pemilih atau masyarakat, cetak baleho, spanduk, penyuluhan dan di media massa maupun elektronik," kata pria yang akrab disapa Akib ini. Untuk itu, KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang independen dan netral diharapkan bekerja lebih optimal, sehingga tidak ada lagi orang yang tidak tau tentang pilwako Tanjungpinang. Menurut Akib, tujuan dianggarkannya dana sosialisasi di KPU adalah supaya tidak ada lagi kecurigaan diantara masyarakat, sehingga hasilnya lebih optimal. " Kita ingin pelaksanaan pilwako mendatang lebih objektif dan transparan sesuai dengan peraturan yang ada, sehingga jumlah pemilih di hari H mendatang bisa mencapai 100 persen," imbuh dia. Pihaknya juga berharap KPU Kota Tanjungpinang bisa menggandeng media dalam melakukan sosialsiasi pilwako, sehingga hasilnya lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Akib juga mengimbau kepada KPU Kota Tanjungpinang agar memberikan sosilasisasi kepada masyarakat lebih menarik dari tahun sebelumnya, seperti dengan memakai alat peraga, menggunakan alat visual, dalam bentuk iklan di media dan sebagainya. "Intinya adalah bawah pilwako Tanjungpinang bukan memilih kepala daerah saja, melainkan untuk memajukan daerah dengan tujuan memberikan partisipasi dan tanggungjawab kepada bangsa dan Negara, sehingga calon yang terpilih benar-benar amanah," kata mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang ini. Kemudian lanjut dia, pemilih bukan saja hanya memilih calon A. B maupun C, akan tetapi pemilih harus bisa berpikir dan memiliki hati nurani yang tujuannya adalah untuk kesejahteraan bagi masyarakat Kota Tanjungpinang. Anggota KPU Kota Tanjungpinang Zulkifliriawan mengatakan, anggaran sosialsiasi pilwako Tanjungpinang yang sudah disetujui dan disahkan oleh DPRD Kota Tanjungpinang sebesar Rp2 miliiar. Anggaran ini kata dia, akan digunakan mulai dari tahapan launching pemilu, sosialisasi kepada masyarakat Kota Tanjungpinang yang mempunyai hak pilih. Tujuannya adalah supaya masyarakat dapat memahami proses dari pilwako Tanjungpinang. (eza)

ANTARA

SIDANG TERBATAS — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) didampingi Wapres Boediono (kanan) memimpin sidang kabinet terbatas bidang politik, hukum dan keamanan di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/2). Sidang tersebut membahas soal rencana kelanjutan pengembangan pembangunan Indonesian Peace and Security Centre (IPSC) di kawasan Canti Dharma, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

untuk mendapatkan hak pilih. " Saat ini kita belum mengetahui berapa jumlah DPS Kota Tanjungpinang, karena data ini bisa ketahui

pada tahapan pilwako mendatang ketika ada penyerahan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). Penyerahan ini kemungkinan

akan dilaksanakan pada akhir bulan Mei mendatang dan nantinya setelah itu akan dilakukan tahapan sosialisasi kepada pemilih," papar Zul.***

PAN Tanjungpinang Tidak Usung Birokrat T A N J U N G P I N A N G — Partai Amanat Nasional (PAN) Tanjungpinang memastikan tidak mengusung calon wali kota dan wakil wali kota dari kalangan birokrat. " Jabatan tertinggi di kalangan pegawai pemerintahan itu kan sudah dipegang sekretaris daerah. Jadi, buat apa mengusung calon wali kota dan wakil wali kota dari kalangan birokrat," ujar Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Tanjungpinang, Irsyadul Fauzi, Rabu (1/ 2). Menurut dia, masyarakat Tanjungpinang membutuhkan figur yang dapat mengembangkan perekonomian. Karena itu, kata dia, figur dari kalangan birokrat dinilai tidak tepat untuk diusung menjadi calon wali kota maupun wakil wali kota. PAN Tanjungpinang dipastikan hanya mengusung figur dari kalangan politisi dan pengusaha yang dapat

mengembangkan perekonomian kota itu. Selain itu, kata dia, figur tersebut tentunya dinilai didukung masyarakat. "Tugas pokok Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang lebih banyak mengatur dan mengontrol pelaksanaan kegiatan pemerintahan, karena itu lebih tepat kalangan politisi ataupun pengusaha yang diusung," ujarnya. Ia mengungkapkan, PAN Tanjungpinang hingga sekarang belum memutuskan siapa figur yang diusung sebagai calon wali kota dan wakil wali kota. Padahal Pilkada Tanjungpinang tahun 2012 dijadwalkan dilaksanakan pada November. "Satu hal yang pasti, kami mengusung salah seorang figur internal untuk maju sebagai calon wali kota ataupun sebagai calon wakil wali kota. Keputusan PAN terkait permasalahan itu tergan-

tung pada hasil survei yang saat ini masih berjalan," ungkapnya. PAN pada Pemilu 2009 berhasil mendapatkan tiga kursi di DPRD Tanjungpinang. Karena itu, kata dia, PAN harus berkoalisi dengan partai lainnya untuk mengusung pasangan calon pada pilkada. PAN telah melakukan komunikasi politik secara intensif dengan partai lainnya, seperti Partai Demokrat dan Partai Perjuangan Indonesia Baru. Peluang koalisi dengan partai tersebut cukup besar. Sementara peluang koalisi dengan PDIP Tanjungpinang menjadi kecil, karena PDIP berencana mengusung kalangan birokrat sebagai calon wakil wali kota yang mendampingi Lis Darmansyah. "Partai yang pasti berkoalisi dengan kami adalah Partai Bintang Reformasi," ungkapnya. (ant)

Kalla Masih Minat Jadi Capres JAK AR T A — Mantan Wakil KA RT 2009 lalu, Jusuf Kalla ikut menPresiden RI Jusuf Kalla mecalonkan diri menjadi calon prenyatakan, apabila ada rakyat siden dari Partai Golkar, berpaberniat memilihnya pada Pesangan dengan Wiranto dari milu 2014 mendatang, maka dia Partai Hanura. Namun ia kalah akan mempertimbangkan maju dari pasangan presiden-wapres kembali di pertarungan Pilpres saat ini, yakni Susilo Bambang 2014. Yudhoyono dan Boediono. “Kalau Anda niat untuk Mengenai kemungkinan pilih (saya), ya saya pikir-pikir pencalonan dirinya kembali juga,” kata Jusuf Kalla usai acara Jusuf Kalla pada Pemilu 2014, JK – pang‘Economic and Capital Market gilan akrab Jusuf Kalla – kemuOutlook 2012’ di Hotel Dharmawangsa, dian berkelakar. Ia balik bertanya kepada Jakarta, Kamis (2/2). wartawan, apakah mereka akan memiSeperti diketahui, pada Pemilu lihnya apabila ada yang meminta JK

untuk mencalonkan diri lagi. “Kamu mau pilih? Saya tanya dulu, kamu mau pilih apa tidak?” kata JK sambil tertawa. Sebelumnya, partai pendatang baru yang telah lolos verifikasi parpol, Partai Nasional Demokrat, sempat menyebutkan bahwa JK, bersama Surya Paloh dan Prabowo Subianto, adalah calon-calon presiden layak bertarung di Pilpres 2014. “Saya kira (mereka) bisa. Bangsa ini mencari pemimpin yang ingin mengubah negeri ini ke arah lebih baik, makmur, adil, dan sejahtera,” kata Ketua Umum Partai Nasdem, Patrice Rio Capella beberapa waktu lalu. (vvn)

Warga Butuh Walikota yang Mampu Atasi Persoalan T A N J U N G P I N A N G — Pengamat Politik yang juga dosen Uiversitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang Suradji, berpendapat figur walikota yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah figur yang mempunyai kemampuan mengatasi persoalan mendasar masyarakat. Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukannya baru-baru ini terhadap sosok cawako yang akan dipilih masyarakat. Dikatakan dia, sebagian besar responden akan menentukan pilihannya berdasarkan kemampuan calon dalam menuntaskan beberapa persoalan mendasar masyarakat. Contohnya soal minimnya ketersediaan pasokan air bersih, pasokan listrik, infrastruktur, serta penyediaan layanan kesehatan.

" Masyarakat yang memilih cawako yang mampu mengatasi beberapa persoalan mendasar sebanyak 46,46 persen, sedangkan yang melihat faktor kepribadian sebanyak 30,15 persen," kata Suradji, Kamis,(2/2). Dijelaskannya, dalam survey tersebut ternyata masyarakat tidak begitu memperhatikan partai pendukung sang calon. Adapun sebanyak 4,94 persen tidak mendasarkan pilihanya pada kesamaan partai. Ini menandakan bahwa partai politik gagal menjalankan fungsi fungsi kepartaian seperti sosialisasi dan kaderisasi. "Ternyata partai pengusung tidak terlalu menjadi perhatian masyarakat, sedangkan masyarakat yang melihat penting kiranya calon mememiliki pengalaman dalam memangku jabatan publik baik di eksekutif maupun di

legislatif juga cukup tinggi yakni sebanyak 64,39 persen,"ujarnya. Masyarakat yang mengatakan bahwa calon walikota tidak harus memiliki pengalaman menduduki jabatan publik sebanyak 25,35 persen dan selebihnya tidak menjawab 10,26 persen. Data tersebut lanjut Suradji, semakin mempertegas bahwa pengalaman menduduki jabatan publik baik di legislatif maupun eksekutif sangat penting. Apabila background ini diikuti dengan kemampuan untuk mem-perjuangkan hak hak dasar masyarakat maka akan meningkatkan elektabilitas sang calon. " Data ini kita ambil dengan metode multistage random sampling yang melibatkan 900 responden dan memiliki tingkat kesalahan plus minus (rul) 3 persen," pungkasnya.(rul)

UU Pemilu Perketat Aturan Kampanye JAK AR T A — Wakil Ketua Panitia KA RT Khusus (Pansus) RUU Pemilu, M Arwani Thomafi mengungkapkan revisi UU Pemilu akan memperketat aturan kampanye partai politik peserta pemilu 2014. Diharapkan pembahasannya tuntas pada bulan Maret 2012. Panitia Kerja (Panja), baik DPR maupun pemerintah sudah menyepakati adanya pengetatan aturan kampanye. Seperti usulan pembatasan dana kampanye, persamaan jenis bahan dan alat peraga kampanye, serta mekanisme kampanye di

media telektronik. "Harus diarahkan agar parpol melakukan kampanye dengan murah dan efektif. Untuk itu, pembatasan perlu dilakukan untuk menghindarkan praktek kampanye kosmetikal dan jauh dari substansti,” ujar Arwani , Kamis (2/2). Arwani menambahkan, peserta Pemilu 2014 kemungkinan bisa memulai kampanye pada Januari 2013 atau 16 bulan sebelum pemungutan suara. Masa kampanye dimulai begitu partai politik dinyatakan lolos sebagai peserta pemilu. Pendaftaran parpol sendiri disepakati

dimulai 20 bulan sebelum pemungutan suara. Jika diasumsikan pemungutan suara Pemilu 2014 digelar pada April, maka pendaftaran parpol peserta pemilu dibuka pada Agustus 2012. Kemudian dilanjutkan proses verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diusulkan dilakukan selama 3-4 bulan setelah pendaftaran. "Masa awal kampanye tidak diisi dengan pengerahan massa, seperti rapat akbar dengan arak-arakan. Kampanye diisi dalam bentuk diskusi atau tatap muka,” terangnya. ( o k e )


OPINI & LAYANAN UMUM

5

Jumat,

TAJUK

Diplomasi "Impor Sayur" Terobosan Baru HM Sani "SA Y A tegaskan, Batam tetap impor buah dan sayur sesuai AY Undang-undang Free Trade Zone (UU FTZ). Ini sudah saya putuskan, kita tidak perlu mempolemikkan. Kita juga akan menyurati Kementerian Pertanian tentang hal ini. Peraturan pemerintah (PP) itu harus diubah," tegas Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) HM Sani, usai sosialisasi PP No 10 Tahun 2012 kepada para pengusaha di Batam, Kepri, Rabu (1/2). Sebagai Ketua Dewan Kawasan FTZ Batam, Bintan dan Karimun (BBK) dan Gubernur Kepri, putusan HM Sani untuk membuka Batam sebagai pintu masuk impor buah dan sayur dari luar negeri, sangat layak dipuji. Bagaimana pun juga, putusan itu bisa disebut sebagai langkah paling berani yang diambil gubernur di tengah dominasi kekuasaan dan pengendalian pusat terhadap semua kebijakan perdagangan dan bisnis di kawasan BBK. Disebut langkah berani dan menantang arus, karena putusan itu bisa jadi ada yang menuding bertolak belakang dengan semua peraturan pemerintah (PP) yang mengatur FTZ BBK. Namun, bagi para pengusaha dan pelaku bisnis yang memiliki basis usaha di Batam, putusan HM Sani itu justru akan dipandang strategis. Ini tidak bisa dibantah. Sebab, putusan itu jelas terobosan baru di tengah kegalauan para pengusaha, ketika mereka melihat pusat masih setengah hati memberi keleluasaan terhadap pengelolaan FTZ BBK. Diplomasi "impor sayur dan buah" ala Gubernur Kepri HM Sani, memang harus didukung dan disambut sukacita. Semua pihak terutama para pelaku bisnis di kawasan ini, harus merespon positif. Ini bisa menjadi pintu masuk bagi masyarakat Kepri, untuk menuntut hak-hak yang lain ke pusat. Sebab, selama ini memang ada hak-hak Kepri yang memiliki kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas, tetapi dikebiri pusat karena kepentingan tertentu. Sebagai Ketua Dewan Kawasan FTZ BBK, tentu Gubernur Kepri HM Sani lah yang paling tahu apa yang dibutuhkan masyarakat dan pelaku bisnis di daerah ini. Hak-hak ini harus diberikan pusat. Kita melihat diplomasi "impor sayur dan buah" memiliki makna sangat strategis bagi daerah ini ke depan. Komitmen gubernur ini menjadi pintu masuk menuntut regulasi impor lain. UU FTZ, sebetulnya mengakomodir hak-hak kawasan. Hanya saja, PP yang di bawahnya kerap tidak relevan karena ada kepentingan pusat. Sudah menjadi rahasia umum, muatan itu hanya untuk melindungi segelintir pengusaha yang merasa terancam bisnisnya, jika semangat FTZ BBK diterapkan secara utuh. Contoh kecil soal impor buah (hortikultura), sayur dan barang konsumtif yang selama ini dilarang masuk ke Batam. Ini aneh dan mengada-ada. Lebih aneh lagi, ternyata pusat menentukan pintu masuk impor sayur, buah dan barang konsumtif itu hanya diizinkan melalui Pelabuhan Belawan di Sumatera Utara, Tanjung Perak di Surabaya dan Pelabuhan Makassar. Merujuk aturan pusat itu, jika Batam butuh sayur atau buah luar negeri, tidak bisa diimpor langsung. Namun, harus melalui pelabuhan itu dan setelahnya baru diantarpulaukan ke Batam. Belawan dan Tanjungperak, bukanlah kawasan dan pelabuhan bebas. Sebaliknya Batam, oleh UU jelas dan tegas dikatakan kawasan FTZ. Tetapi kenapa tidak Batam jadi pintu masuk importasi itu? Inilah keteledoran pemerintah pusat. Ini salah kaprah yang memang disengaja. Melalui diplomasi "impor sayur dan buah" HM Sani, mari masyarakat Kepri bersatu menyadarkan pusat atas kekeliruan itu. UU FTZ adalah produk legislasi parlemen yang hirarkinya jauh lebih tinggi dari PP produk pemerintah. Jangan biarkan PP melabrak UU, karena itu kesalahan konstitusional. ***

CAKAP BIJAK "NGGAK harus mahal untuk tampil cantik. Buktinya, biaya perawatan tubuhku termasuk kecil. Sekarang kan sudah banyak produk kecantikan kita yang nggak kalah berkualitas dari buatan luar negeri dengan harga lebih murah..." (Annisa T rihapsari, Artis Trihapsari, Indonesia) "PERLU sebuah langkah agar bahasa ibu yang tersebar di seluruhduniabisaterusdipelihara, digunakan, dan bisa diturunkan dari generasi ke generasi. Semua pihak dari jajaran pemerintah hingga individu harus terlibat dalam melestarikan bahasa ibu" (Koichiro Matsuura, Direktur Jenderal UNESCO)

3 Februari 2012

Masyarakat Miskin dan Anak Jalanan Ery Syahrial Komisioner KPAID Kepri

KOT A membutuhkan masyarakat miskin. KOTA Ungkapan tersebut cukup membuat masyarakat miskin mendapat tempat untuk bisa hidup, bertahan, hingga mencari kesuksesan di kota. Bahkan di kota metropolitan sekalipun. Di mana ada kota tumbuh dan maju, di situ pasti ada masyarakat miskin. Mereka tinggal di daerah pinggiran, rumah liar, pemukiman kumuh dan banyak persoalan sosial. Keberadaan masyarakat miskin tersebut di sisi lain memang dibutuhkan, bahkan justru membuat kehidupan kota semakin bergerak dinamis. Bayangkan bila di sebuah kota yang hanya diisi orang kaya, kaum borjuis, dan pemilik modal, maka siapa yang akan menjadi pekerja? Maka akan timbul persoalan dimana-mana. Cuma yang menjadi persoalan, dan ini menjadi perbedaan dengan kota di negara-negara maju, adalah soal jumlah masyarakat miskin. Di negara maju, jumlah penduduk miskin hanya sebagian kecil. Sementara di negara kita yang masuk negara sedang berkembang (development country), jumlah penduduk miskin sangat besar. Inilah menjadi personalan terbesar, bagaimana mengurangi kemiskinan. Di kota hidup beragam manusia dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Status ekonomi yang berbeda. Ada yang meliki modal dan usaha serta menguasai roda perekonomian. Ada kalangan menengah yang umumnya bekerja di sektor formal. Dan ada kalangan bawah yang umumnya bekerja di nonformal. Sekian persen dari masyarakat bawah yang kalangan yang tidak beruntung inilah yang menjadi masyarakat miskin kota. Mereka bekerja melakukan berbagai pekerjaan dengan gaji atau pendapatan yang kecil. Tidak sanggup menghidup

keluarganya sehingga seluruh anggota keluarga sampai anaknya juga dilibatkan untuk membantu. Yang biasanya terjadi di masyarakat kita adalah miskin turun temurun. Padahal miskin bukan penyakit keturunan. Kemiskinan adalah persoalan sikap, pemikiran yang dan etos kerja. Sikap yang tidak mendukung, pemikiran yang terbelakang, etos kerja yang tidak ada atau pemalas. Miskin karena semuanya atau salah satunya tidak dipunyai. Maka dengan kondisi masyarakat kita seperti itu maka jangan heran yang banyak muncul belakangan di sepanjang jalanan kota adalah fenomena maraknya anak jalanan atau pekerja anak di jalanan. Mereka bekerja sebagai pengemis, pengecer koran, tukang semir sepatu, pengamen. Anakanak tersebut berasal dari keluarga-keluarga miskin yang biasanya hidup di kantong-kantong kemiskinan, daerah kumuh, rumah liar. Kebanyakan anak-anak tersebut tidak sekolah. Ada beberapa yang sekolah dan itupun keadaannya terancam putus sekolah. Baik karena tidak adanya biaya, maupun daya tarik lingkungan jalanan terhadap anakanak yang membuat mereka semakin lama semakin betah di jalanan. Niat membantu orangtua dan uang yang didapat dijalanan semakin meredam semangatnya untuk mengenyam pendidikan.

Beberapa anak dipaksa oleh orangtuanya untuk mencari rupiah di jalanan. Ada juga orangtua miskin yang turun ke jalanan dengan menjadikan anaknya yang masih bayi dan balita sebagai pemancing rasa iba pengguna jalan. Dengan rasa kasihan, semakin banyak yang bersedekah, semakin banyak yang membeli koran atau lainnya. Bahkan ada juga yang jualan koran sebagai tameng, namun sebenarnya adalah pengemis. Karena dengan ngemis lebih banyak dapat uang. Di Batam dan Tanjungpinang terdapat beberapa kantong kemiskinan. Ciri-ciri daerah yang dihuni masyarakat miskin ini adalah pemukiman yang tidak tertata, kumuh, tidak ada fasilitas umum, tidak memiliki sanitasi yang sehat, sumber air bersih yang sulit dan terbatas. Anak-anaknya banyak yang tidak sekolah dan putus sekolah. Rawan kejahatan dan lain sebagainya. Momentum Bebas Anak Jalanan Kasus pedofilia yang terjadi di Batam dan menghebohkan Indonesia baru-baru ini merupakan momentum yang baik untuk mengurangi, bahkan meniadakan anak jalanan dan pekerja anak di jalanan. Mereka dilarang turun ke jalanan karena jalanan rentan dan berbahaya. Banyak hak-hak mereka dirampas. Padahal untuk tum-

Menyanyah

Nana Marlina (Wartawan Haluan Kepri) BBM subsidi telah habis di borong mereka yang ingin memperkaya diri sendiri, pastinya kita harus membeli BBM non subsidi dengan harga dua kali lipat. Melihat fenomena dan isu yang beredar di pusat tentang rencana pemerintah untuk menaikan harga serta opsi akan membatasi penggunaan BBM

bersubsidi tentunya menjadi alasan bagi oknum-oknum untuk menimbun harta karun dari sekarang. Pertanyaanya, selama ini apakah pihak terkait belum mengetahui jejak pelaku lama penyelewengan BBM ini ? Bukankah semua ini sudah menjadi pekerjaan harian mereka yang setiap hari bertugas memantau dan mengawasi ? Lantas, kenapa hingga kini pemain kelas kakap belum kunjung tertangkap ? Tetapi saya sangat yakin, aparat tidak tidur, aparat tidak hanya sekedar menonton. Karena mereka juga bagian dari masyarakat yang merasakan langsung manfaat BBM bersubsidi itu dan susahnya bila BBM mahal. Saya berharap diamnya mereka merupakan pengaturan strategi untuk membekuk pelaku yang tidak bertanggugjawab yang hanya memperkaya diri sendiri. * * *

Penutup SA YA AY bangun dari tidur dan pergi melihatnya. Kulihat nafasnya amat sesak. Lalu segera aku panggilkan dokter. Sayang dokter hanya menunjukan nama penyakit,

tetapi tak kuasa menolong. Jantungnya bergerak amat keras, tengah menulis akhir dari suatu karangannya. Lidahnya segera surut sehingga tak dapat bercakapcakap lagi. Di dekat dokter dia menengok saya setenangtenangnya. Seakan-akan ada yang akan dikatakannya. Setelah itu dilihatnya sebuah tas penyimpan bundel suratsurat, tenang-tenang, dan

ditentangnya pula muka saya. Akhir sekali dia melihat kepada gambar besr di dinding itu. Setelah itu dia pun pergilah, buat selamalamanya... Tengah hari kemarin mayatnya telah dikuburkan di dekat kuburan Hayati, orang yang dicintainya itu. Orang yang telah menyebabkan kemasyhurannya. Sekembali

panjang hidupnya. Mereka mempunyai cita-cita yang akan dapat mengubah hidupnya lebih baik. Itu bisa dilakukan bila mereka tetap bersekolah atau mendapatkan pendidikan. Hanya dengan pendidikan, mereka bisa berubah dan bisa menjadi lebih baik. Bagi yang sekolah tetap semangat sekolah, jangan berhenti karena godaan jalanan. Pemerintah harus memberikan pendidikan gratis kepada mereka sehingga anak-anak jalanan itu tidak mesti mengemis atau menjual koran dulu agar bisa sekolah. Yang tidak bisa sekolah formal, mereka masih bisa mendapatkan pendidikan non formal. Dengan mendirikan rumah singgah, mereka bisa mendapatkan pendidikan dan keterampilan. Sudah ada pihak LSM yang sudah memulai dengan mendirikan rumah sejahtera untuk mendidik anak-anak yang tidak sekolah di beberapa daerah kantong miskin. Intinya tidak alasan bagi anak-anak jalanan untuk tidak sekolah, karena pendidikan adalah hak setiap anak Indonesia. ***

Surat Pembaca

Kelangkaan BBM SEJENAK mari kita ketepikan dulu tentang pembahasan free trade zone yang cukup menyita waktu dan pikiran. Jujur saja, bagi saya mengikuti permasalahan FTZ yang katanya memiliki banyak kemudahan itu sejak tahun 2007 silam telah membuat pusing tujuh keliling. Tak pernah ada habisnya. Selalu saja ada yang disisakan untuk dibahas dan diperdebatkan. Baik oleh pejabat, pengusaha dan masyarakat sebagai bagian akhir yang hanya mendapatkan secuil manfaat. Setidaknya itulah yang saya amati selama ini. Kita coba tolehkan kepala pada masalah lain yang tak kalah membuat pusing, bahkan kantong kering bila yang satu ini tidak ditangani dengan baik. Kantong bisa kering bila tidak mendapatkannya dengan harga subsidi. Apalagi masalahnya bila bukan bukan karut marut penyeludupan BBM. Bila kuota

buh dan berkembang dengan baik, hak-hak mereka harus diberikan. Mereka juga butuh lingkungan yang kondusif. Momentum ini sejalan dengan program pemerintah pusat mewujudkan Indonesia bebas anak jalanan. Beberapa waktu lalu hingga kini, beberapa SKPD di Pemprov Kepri yang dimotori oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga sudah mulai membahas penangganan anak jalanan di Kepri. Lalu bagaimana mengatasinya masyarakat miskin dan anak jalanan ini? Mengurangi kemiskinan tetap harus jalan seiring dengan visi, misi dan program pemerintah baik provinsi maupun kota/kabupaten. Jumlah masyarakat miskin harus dikurangi secara bertahap. Program pengetasan kemiskinan tersebut harus tepat sasaran sehingga ada peningkatan kesejahteraan, dari masyarakat miskin menjadi masyarakat yang tidak lagi miskin. Ada peningkatan kualitas kehidupan, peningkatan pendidikan sehingga banyaknya anak-anak miskin yang bisa bersekolah. Untuk anak-anak warga miskin tidak harus berada di jalanan se-

Razia Remaja Pesta Miras HALO instansi terkait saya kerap kali melihat di tepi laut dikawasan pelabuhan, sering banyak para remaja yang melakukan pesta minuman keras (miras). Selain itu mereka mengganggu setiap yang lewat. Hal ini dikarenakan mirasa gampang di dapat, karena di jual bebas. Mohon perhatianya untuk melakukan razia. Terima kasih. Hormat saya, Irawati 0812775xxx Warga Suka Berenang , Kota Tanjungpinang JAWAB TERIMA kasih bu Irawati atas suratnya. Kami dari aparat Polsek Tanjungpinang sering melakukan patroli setiap harinya kesetiap tempat, terutama tempat-tempat yang mencurigakan. Begitu pula kami juga telah melakukan penggerebekan sebuah gudang yang diduga sebagai pusat pendistribusian miras jenis Apek Botak di jalan Pasar Ikan Tanjungpinang. Penggerebekan ini didasari laporan masyarakat yang mengaku diresahkan dengan keberadaan gudang tersebut. Dalam operasi itu, Polisi juga mengamankan ratusan botol miras yang ada di dalam gudang, termasuk miras yang dijual bebas tanpa izin di sejumlah warung lainnya. Dengan banyaknya miras dijual bebas ini banyak aksi minum-minuman keras, dan ini memang meresahkan dan mengganggu ketenangan masyarakat sekitar. Operasi penggerebekan ini sekaligus juga untuk menertibkan peredaran miras di Tanjungpinang. Maraknya penjualan minuman beralkohol, dikhawatirkan akan pada munculnya gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat. Pasalnya, ada yang minum-minum dan mabuk, terus bikin rebut. Jadi banyak warga yang merasa terganggu ketenangannya. Sekian penjelasan ini semoga bermanfaat.

Pojok dari pusar, bundelan suratsurat itu kubaca: WASIATKU "Saya tidak ada lagi mempunyai keluarga yang akan menerima hartaku. Ada uangku tersimpan sedikit dalam bank. Semuanya aku hadiahkan kepada sahabatku Muluk, yang telah bertahuntahun sesakit sesenang dengan daku. Harta

164

peninggalan ayah bundaku di Mengkasar menjadi hadiah pula untuk orang tua yang menjagainya: Daeng Masiga. Karangan-karanganku kuserahkan kepada 'Klub Anak Sumatra'. Sedapat-dapatnya karangan-karangan itu dicetak, dan hasil keuntungnya diambil pembantu anam muda yang terlantar dalam menuju citacitanya." ***

Hormat Kami, AKP Memo Adrian. Kapolsek Tanjungpinang Kota

√ CIMB TPI Langgar Aturan - Lucu kedengarannya Pak Cik.. √ BP Batam Harus Bekerja - Percuma dong sudah ganti nama REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 4 2 7 7 8 4 , E-mail : r e d a k s i @ h a l u a n k e p r i . c o m R e d a k s i berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.


CMYK

S U M B A R-R I A U

6

Jumat,

Dana Pembangunan Jalan Solsel Rp5,04 M PADANG — Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat mendapat alokasi dana peningkatan ruas jalan kelas provinsi di wilayahnya sebesar Rp5,04 miliar yang bersumber dari APBD Sumbar 2012. "Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai dua paket peningkatan ruas jalan provinsi di kabupaten tersebut," kata Kepala Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Pemukiman Sumbar, Suprapto di Padang, Kamis (2/2). Menurut dia, dua paket peningkatan jalan tersebut merupakan bagian dari pembangunan dan peningkatan ruas jalan provinsi di seluruh wilayah Sumbar pada 2012 yang anggarannya dialokasikan dari APBD Sumbar 2012. Ia menjelaskan, sasaran dari kegiatan peningkatan jalan provinsi di Solsel, agar dapat terlaksananya peningkatan ruas jalan dari Lubuk Silasih-Surian-Padang Aro dan ruas Padang Aro-Lubuk Malako. Dua proyek jalan itu masing-masing, paket-I peningkatan ruas jalan dari Lubuk Silasih-Surian-Padang Aro dengan alokasi anggaran disediakan untuk pelaksanaannya sebesar Rp3,44 miliar. Paket-II, peningkatan ruas jalan dari Padang Aro menuju Lubuk Malako dengan dana pelaksaan Rp1,46 miliar. "Dana tersebut dikucurkan dalam bentuk belanja modal untuk pengadaan konstruksi jalan yang ditingkatakan itu," tambah Suprapto. Selain untuk belanja modal pengadaan konstruksi jalan juga dialokasikan anggaran untuk belanja pegawai sebesar Rp31,68 juta serta belanja barang dan jasa sebanyak Rp114,4 juta. "Total anggaran sebesar Rp5,04 miliar untuk dua paket tersebut dicairkan dalam empat tahap, yakni pada triwulan-I sebesar Rp1,009 miliar, triwulan-II sebanyak Rp1,76 miliar, triwulan-III Rp1,76 miliar dan triwulan-IV sebesar Rp504,88 juta," tambahnya. (ant)

Dirut PDAM Pekanbaru Diminta Mundur PEKANBARU— Dewan menilai Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Siak tidak ada perkembangan dan tidak jelas arahnya. Tapi Dirut PDAM terus meminta disuntik dana. Hal ini membuat anggota DPRD Kota Pekanbaru H Said Zohrin, SH MH geram dan meminta Dirut PDAM mundur saja, karena tidak ada progress yang jelas dari kerjanya. "Sampai hari ini, tidak jelas progress kerjanya dan sekarang meminta suntikan dana lagi dari APBD," tegas Said kepada wartawan, Kamis (2/2). Said meminta Dirut PDAM bekerja secara profesional dan memberikan kontribusi kepada PAD Kota Pekanbaru. "Kita akui PDAM lagi sakit. Namun jangan hanya berharap dana dari APBD saja. Sementara kontribusi PAD sampai hari ini tidak ada," tuturnya. Di samping itu, pelayanan PDAM kepada masyarakat tidak kunjung membaik, sehingga banyak masyarakat yang memutuskan tidak lagi mengunakan PDAM. "Banyak masyarakat berhenti berlangganan PDAM, karena mutu air tidak juga kunjung membaik dan sering mati," tegasnya. Hal senada juga dikatakan anggota Fraksi Demokrat Syamsul Bahri. Menurutnya kondisi PDAM jauh dari bagus. "Kita dari DPRD tidak keberatan memberikan suntikan dana asal ada komitmen yang jelas dari PDAM. Dana yang kita berikan merupakan dana rakyat yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Pekanbaru," tegasnya. (ben)

Satu Tewas Tertimbun Penambang Emas di Sijunjung MUARO SIJUNJUNG — Seorang pekerja tambang emas di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Rusli alias Lai (29), tewas tertimbun reruntuhan tebing di Sungai Kulambi sekitar pukul 12.45 WIB, Kamis (2/2). Dari informasi di lokasi kejadian, peristiwa yang merenggut nyawa bapak satu anak itu berawal dari runtuhnya tebing, tempat Rusli mengumpulkan butir demi butir logam mulia bersama belasan penambang lainnya. Saat itu, para penambang yang bertugas melakukan penyelaman tengah asyik dengan aktifitas mereka, termasuk Rusli yang bekerja pada kapal penambang emas milik OK. Di saat Rusli sedang menyelam, tiba-tiba tebing tambang tempat belasan kapal penambang beraktifitas

EVAKUASI KORBAN—Tim penyelamat tambang mengevakuasi korban ledakan tambang bawah tanah di Bukit Bual, perbatasan Sawahlunto – Sijunjung, Rabu (1/2). ANTARA-SUMBAR

runtuh. Mengetahui kejadian tersebut, belasan penyelam langsung keluar dari dalam air untuk menyelamatkan diri. Namun naas bagi Rusli, ia terlambat menyelamatkan diri, sehingga tertimbun reruntuhan tebing. Mengetahui Rusli tertimbun longsoran, para pekerja lainnya langsung memberikan pertolongan untuk menyelamatkan Rusli yang tertimbun longsoran.

Namun usaha rekan-rekannya itu terlambat. Rusli menghembuskan nafas terakhir di tempat dia mencari nafkah. Jasad Rusli baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.00 Wib, dan langsung dibawa ke Puskesmas Gambok untuk divisum. Dari keterangan rekan-rekan Rusli yang sama-sama berasal dari Kalimantan Barat, jenazah Rusli yang berasal Kapuas Hulu Kalimatan Barat, akan diterbangkan ke

kampung halamannya. Sedangkan biaya transportasi dibantu oleh pemilik kapal dan pemiliki lokasi penambangan. “Atas permintaan keluarga, jenazah Rusli hari ini juga akan diterbangkan ke Kalimantan, dengan bantuan biaya dari bos kapal dan pemilik lokasi,” ujar salah seorang rekan Rusli yang tak mau disebutkan namanya. Aktifitas penambangan emas di pulau Sumatera ini telah

dilakoni Rusli sejak 4 tahun silam, di antaranya di Kabupaten Dharmasraya dan Sijunjung. “Sudah cukup lama juga dia (Rusli) menambang di Sumatera ini. sebelumnya dia menambang di Dharmasraya, namun setelah lokasi habis dia pindah ke Sijunjung ini sampai akhirnya terjadi musibah yang merenggut nyawanya hari ini,” tutur rekan Rusli tersebut. (ant)

Padang Alokasikan Rp1,56 M Untuk Fasilitas Perhubungan P A D A N G — Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengalokasikan anggaran APBD 2012 sebesar Rp1,56 miliar untuk membiayai program pembangunan prasarana dan fasilitasi perhubungan di ibu kota Provinsi Sumatera Barat. “Anggaran program tersebut dialokasikan untuk membiayai tujuh kegiatan terkait dengan sektor perhubungan di Kota Padang,” kata Kepala

Dinas Perhubungan (Dishub) Padang, Firdaus Ilyas di Padang, kemarin. Dana tersebut, kata dia, sebagian besar untuk membiayai rencana pembangunan satu terminal tipe-A dan dua terminal tipe-B. Adapun perinciannya, dana untuk kegiatan perencanaan teknis pembangunan terminal tipe-A Rp500 juta, dan kegiatan penyusunan analisis

Ratusan Sopir Angkot Mogok D U R II— Menjamurnya keberadaan travel liar yang mengangkut karyawan dan menganggu jalur angkutan kota serta pangkalan ojek yang tak kunjung terselesaikan, membuat ratusan sopir berang. Mereka mogok, Kamis (2/2) sekitar pukul 09.00 WIB. Dengan memarkirkan ratusan kendaraan di lapangan parkir pokok jengkol Duri, ratusan sopir oplet ini berusaha menyuarakan suara hatinya. Para sopir minta ketegasan pemerintah terkait masalah tumpang tindih angkutan yang membuat mereka kehilangan penumpang. Agar tak terlalu menganggu aktivitas angkutan umum, terutama kalangan pelajar, para sopir terlebih dahulu mengantar pelajar ke sekolah masing-masing. Setelah itu mereka dengan tertib memarkir oplet di lapangan simpang pokok jengkol yang mempunyai lapangan parkir yang cukup luas. Mereka duduk santai, sembari membincangkan nasib yang terus kehilangan sewa hingga pendapatan jadi anjlok. “Sewa sudah semakin payah. Dulu sehari bisa dapat Rp100 ribu, tapi kini Rp30 ribu susah. Yang naik angkot palingan hanya pelajar. Itu pun sewanya hanya Rp1.000,” keluh para sopir saat mogok. Puluhan polisi bersiaga di lapangan. Wakapolres Bengkalis, Kompol Ferri Raimond Ukoli

3 Februari 2012

langsung turun ke lapangan, berdialog dengan para sopir didampingi Kapolsek Kompol Devy Firmansyah, SIK dan Kasat Lantas AKP Mariyono, SIK. Wakapolres minta agar para sopir mengelar aksi mogok dengan damai dan tak anarkis. “Mogok damai ya. Jangan anarkis,” imbau Wakapolres kepada para sopir. Imbauan Wakapolres ini sejalan dengan komitmen sopir untuk mogok damai. Terbukti saat pihak pemerintah Kecamatan Mandau dan Dinas Perhubungan, mengelar pertemuan di gedung Batin Betuah dengan lima perwakilan, ratusan sopir ini tak beranjak dari lokasi mogok di simpang pokok jengkol. Mereka tetap setia menunggu keputusan perundingan antara pihak pemerintah dengan lima perwakilan. Buat Kesepakatan Memediasi apa yang menjadi tuntutan para sopir ini, Dinas Perhubungan Mandau menggelar pertemuan dengan Ketua Organda, Del Adrion didampingi empat orang perwakilan sopir. Pertemuan yang dilaksanakan di gedung Batin Betuah ini juga di hadiri Wakapolres, Kapolsek Mandau, Kasat Lantas Polres Bengkalis, Kabid Perhubungan Darat, Ja’far Arif, Sekcam Mandau dan sejumlah personil kepolisian. Kepala UPT Dinas Perhubungan Mandau, M Affan yang meme-

diatori pertemuan ini meminta, Ketua Organda Del Adrion menyampaikan apa yang menjadi keluhan para sopir ini. Del Adrion mengatakan, mereka sudah gerah dengan komitmen pihak pemerintah kecamatan yang hanya berjanji menertibkan angkutan liar, angkutan karyawan yang masuk line oplet dan masalah mobil pribadi yang alih fungsi sebagai angkutan penumpang. Pihaknya juga mempertanyakan masalah rekomendasi yang diberikan ke pihak ketiga untuk menjadikan mobil pribadi sebagai angkutan karyawan perusahaan. Menindaklanjuti keluhan sopir ini, berbagai pihak memberikan masukan dan saran. Wakapolres, Kabid Perhubungan Darat dan Kasat Lantas memberikan masukkan. Malah kasat mengaku prihatin dengan nasib para sopir yang makin terjepit, akibat tuntutan hidup yang makin pelik itu. Tak terlalu berbelit-belit, akhirnya pertemuan itu mencapai titik temu. Kesepakatan dengan butir-butir penegasan dari Dinas Perhubungan yang tak akan memberikan izin kepada pihak ketiga, tidak akan ada izin untuk angkutan karyawan plat hitam dan penindakan terhadap bus karyawan yang menaik dan menurunkan karyawan di luar pool juga disepakati. Pertemuan itu pun akhirnya bisa diselesaikan(( s u s )

dampak lingkungan (amdal)/ UKL-UPL terminal regional tipe-A Rp400 juta. Dijelaskan pula, untuk kegiatan studi kelayakan dan penentuan lokasi terminal penumpang tipe-B pada dua lokasi sebesar Rp400 juta. Kegiatan lainnya, pendukung implementasi air traffic control system (ATCS) Rp122,9 juta dan pendukung implementasi bus rapied transport (RBT) di Padang Rp79,06 juta. Berikutnya, kegiatan forum

lalu lintas Rp13,4 juta dan kegiatan identifikasi dan penanganan daerah rawan kecelakaan Rp50 juta. Sebelumnya, dalam APBD Padang 2011, Pemko Padang mengalokasikan dana Rp5 miliar untuk pembangunan satu terminal bus. Namun, dalam jabaran APBD 2011 belum disebutkan lokasi pasti tempat pembangunan terminal bus untuk menggantikan terminal lama Bengkuang Air Pacah, yang lokasinya akan dijadi-

kan tempat perkantoran baru pusat Pemko Padang. Pembangunan terminal bus itu merupakan satu dari dua kegiatan dilaksanakan Pemko Padang dalam program pembangunan sarana dan prasarana perhubungan yang dibiayai APBD 2011, dengan total alokasi anggarannya Rp5,3 miliar. Satu kegiatan lainnya, yakni penyelesaian pembangunan terminal truk berlokasi di Lubuk Buaya dengan dana pelaksanaannya Rp300 juta. (ant)

GRSM Sampaikan Lima Tuntutan Gelar Aksi Keempat SIAK K— Gerakan Rakyat Siak Menuntut (GRSM) bersama Gerakan Mahasiswa Peduli Kabupaten Siak (GMPKS), kembali menggelar aksi keempat kalinya di Kota Siak, Kamis (2/2). Dalam aksi kali ini, mereka menyampaikan lima tuntutan. Dari hasil pantauan Haluan Riau di lapangan, aksi yang diikuti lebih kurang 80 orang, yang terdiri dari berbagai elemen tersebut, memulai aksinya dengan berkumpul di Bundaran Tanjung Agung, lalu mereka melakukan long march ke pusat Pemerintahan Kabupaten Siak, yang terdapat di komplek perkantoran Tanjung Agung. Tepat di depan pintu masuk kantor Bupati Siak, massa dihadang oleh petugas dari Satpol PP. Di depan pagar betis petugas, masa membentuk barisan menyampaikan orasi, yang silih berganti mereka lakukan. Dalam orasi tersebut, mereka sampaikan apa yang menjadi tuntutan mereka. Ada lima tuntutan tertuang dalam sebuah spanduk besar yang terdapat di depan barisan massa aksi. Pertama, mereka menuntut Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) Jusmadi Jusuf diberhentikan dari jabatannya, kedua menuntut percepat Rapat Umum Pemegang Saham

(RUPS) luar biasa untuk berhentikan Jusmadi Jusuf. Ketiga, masa jabatan Jusmadi Jusuf selaku Direktur PT. BSP sudah berakhir, keempat, evaluasi struktural PT. BSP-BOB secepatnya, selanjutnya menuntut PT. BSP mengutamakan tenaga kerja lokal dan kaderisasi putra daerah di dunia perminyakan. Koordinator lapangan, Salman Alfarisi dalam orasinya mengatakan, mereka kecewa dengan Bupati Siak, karena dari empat aksi yang mereka lakukan, tidak pernah disambut oleh bupati. Apa yang mereka sampaikan selama ini, hanya diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan Wakil Bupati Siak. "Kami tidak mau jawaban akan disampaikan ke bupati dan akan dievaluasi, kami ingin jawaban dari Bupati Siak secara langsung, siap untuk memberhentikan Jusmadi Jusuf dari jabatannya," teriaknya yang disambut riuh massa. Sudah tidak ada waktu lagi untuk mengevaluasi dan untuk menindaklanjuti, lanjut Salman, karena permasalahan yang ada sudah lama mereka lontarkan. Tindakan nyata yang harus dilakukan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Siak, sebagai pemegang saham, perusahaan penghasil minyak dan gas tersebut.

JAILANI

MASSA aksi GRSM melakukan orasi di depan Kantor Bupati Siak, menyampaikan aspirasi menuntut Pemerintah Kabupaten Siak membenahi permasalahan ditubuh PT. BSP, Kamis (2/2).

Tambah Salman, aksi yang dilakukan itu merupakan kesadaran dari individu yang membentuk barisan dalam GRSM. Tidak ada pihak yang menunggangi dan mendanai. Padahal menurutnya, sangat mudah untuk mendapatkan dana yang besar guna mendanai aksi. Silih berganti orasi mereka lakukan, akhirnya massa ditemui oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Amzar, yang didampingi oleh Assisten I Bupati Siak, Sadikin. Amzar mengatakan, Bupati Siak tidak bisa menemui massa aksi, terkendala oleh beberapa

agenda yang telah disusun sebelumnya. "Bupati lagi ada acara dengan Panitia Sub PB PON, setelah pertemuan, melakukan tinjauan ke tempat pengambilan api PON di Minas, selanjutnya bupati langsung ke Pekanbaru, besoknya berangkat ke Jakarta," tutur Amzar. Ia meminta perwakilan massa untuk menemui Bupati Siak pada pekan depan, guna menyampaikan apa yang menjadi tuntutan secara baik-baik. "Siapa yang tak menginginkan BSP lebih baik kedepannya, itu adalah keinginan kita semua," tutur Am.(jai) zar.(jai)

Dewan Sebut Matahari Bohong Bantah Larang Karyawati Berjilbab PEK ANBAR U — Terkait penKA RU gaduan karyawati Matahari Dept Store, Rabu (1/2) ke DPRD Kota Pekanbaru yang mengatakan perusahaannya melarang karyawati menggunakan pakaian muslim dan berjilbab, HRD Matahari Dept Store di Plaza Citra Jalan Pepaya membantahnya. Dewan sebut Matahari berbohong. Meskipun membantah telah melarang karyawatinya berpakaian muslimah, pihak Matahari

juga mengaku hingga kini tidak ada satu pun karyawatinya yang menggunakan jilbab. Menanggapi bantahan pihak Matahari Dept Store ini, Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, M Sabarudi, menilai statemen pihak Matahari adalah bohong. Sebab menurut informasi yang diterima Sabarudi dari beberapa karyawan Matahari soal penggunaan busana muslim, dikatakan memang ada larangan dari pihak perusahaan untuk menggunakan pakaian muslim di saat bekerja. Bahkan menurut Sabarudi, para karyawan dalam aturan mereka diwajibkan untuk berpakaian minim, bahkan kejadian ini bukan hanya di Matahari, namun juga di beberapa super-

market. "Kita juga pernah mendapatkan laporan, jika itu statemen mereka. Kita yakin mereka hanya mengelak dan berusaha menutupi kebijakan yang mereka ambil. Seperti dapat dilihat, sejauh ini belum pernah kita jumpai karyawan yang menggunakan jilbab, itu bukti konkrit," kata Sabarudi. Sabarudi berharap di Kota Pekanbaru dibuat Peraturan Daerah mengenai penggunaan busana muslim bagi pekerjanya. Hal ini dilakukan untuk menjamin hak-hak karyawan yang ingin menggunakan busana muslim saat dirinya bekerja "Sudah jelas di Pekanbaru, sesuai visi dan misi nya, adalah sebagai pusat budaya Melayu. Untuk itu, duku-

ngan dari perusahaan dan peraturan pemerintah perlu dibuat. Kita minta Pemko Pekanbaru meninjau hal tersebut, agar seluruh karyawannya berbusana Melayu," harap Sabarudi. Sabarudi menambahkan, Melayu itu identik dengan Islam, harus dapat menutup aurat. Tiap perusahan yang mempekerjakan perempuan dalam melayani konsumen, juga harus mematuhi aturan tersebut. "Jangan hanya mencari keuntungan di Pekanbaru dan harus mematuhi adat istiadat Melayu yang ada di Pekanbaru ini," tegas Sabarudi. Matahari Bantah Sebelumnya, pihak HRD Matahari Dept Store Citra Plaza di Jalan Pepaya Pekanbaru, Tata,

didampingi Joni Gultom, mengaku kaget dengan adanya informasi yang dibeberkan wartawan tentang adanya laporan karyawatinya kepada Dewan tersebut. "Kita kaget saja dengan pemberitaan yang menyebutkan pihak managemen Matahari melarang karyawatinya menggunakan jilbab. Sebab dalam hal ini, tidak ada larang bagi kita selama ini. Namun jika ada yang mau memakai jilbab, kita laporkan kepada pimpinan pusat dan pimpinan pusat yang akan memutuskan," ujar Joni. Namun sambung Joni, jika pemerintah meminta agar semua pakaian karyawan diharuskan memakai jilbab, maka sepertinya pihak Matahari memberlakukan hal itu. "Kita contohkan seperti

Aceh, pihak manajemen atas permintaan pemerintah membuat aturan seluruh karyawatinya menggunakan busana muslim dan sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Jika itu diberlakukan di Pekanbaru, akan membuat aturan yang sama, tapi meski atas kesepakatan pimpinan pusat," ujarnya. Disebutkan Joni, dalam tata cara perpakaian, pihaknya mempunyai standar baku. Jika standar itu diminta karyawan untuk diubah, tinggal melaporkan kepada pimpinan, maka pimpinan yang akan menentukan. "Sejauh ini belum ada statemen larangan menggunakan jilbab. Namun jika karyawati tersebut ingin menggunakan jilbab, tentunya harus konfirmasi

terlebih dahulu kepada pihak manajemen atau pimpinan. Kalau tidak konfirmasi, tentunya pakaian kita jadi tidak seragam dan tidak indah nantinya," kata Tata. Joni juga menambahkan, intinya tidak ada larangan untuk menggunakan jilbab, namun semuanya tentu keputusan dari pimpinan, jadi sebaiknya ditanya langsung kepada pimpinan. Menurutnya, pihak Disnaker telah mengetahui persoalan tersebut. "Tanya saja ke Kasubdin Tenaga Kerja yang bernama Suyono. Beberapa waktu lalu pihak Disnaker juga mempertanyakan hal yang sama, jadi kalau ingin tahu informasinya, silakan langsung kesana saja," sebut Joni. ( b e n )


SAMBUNGAN

7

Jumat,

Jaksa Lain

Sambungan hal 1

akan ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono, kemarin. Penyidik kata Hartono saat ini masih mendalami dugaan aksi pemerasan itu apakah dilakukan sendirian, atau secara berjamaah. Jusrizal, oknum jaksa yang bertugas di Kejari Batam sebelumnya ditangkap anggota Front Pembela Islam (FPI) Kepri saat melakukan pemerasan terhadap kedua pegawai tersebut di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Rabu (2/2) sekitar pukul 21.00 WIB. Dugaan pemerasan ini berawal dari pemeriksaan jaksa atas pengerjaan proyek Batu Miring yang dikerjakan oleh kedua korban yang merupakan pegawai Dinas PU. Sedangkan Direskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Fadil mengatakan ia masih melakukan pemeriksaan terhadap oknum jaksa tersebut. Penyidik terus bekerja melakukan pemeriksaan secara intensif. "Sabar ya. Ada waktunya nanti kita buka hasil pemeriksaan kita ini," ujarnya. Sumber di Mapolda Kepri mengatakan pemerasan terhadap, Suratno selaku Kabid Jalan dan Jembatan di Dinas PU melalui surat kaleng yang diterima oknum kejaksaan yang berinisial Fi, Ar dan Ri. Isi dari surat kaleng tersebut, adanya dugaan korupsi pada proyek pembangunan batu miring di daerah Patam Lestari, Sekupang. "Korban sudah sempat diperiksa. Bahkan kalau tidak salah ada tiga kali

korban dipanggil dan diperiksa oleh para oknum ini. Tetapi mungkin ini hanya untuk menakut-nakuti saja. Karena untuk memeriksa ini, korban hanya ditelepon untuk datang," ujar seorang perwira di Mapolda. Dari hasil pemeriksaan itu, para jaksa menyatakan proyek itu terindakasi adanya korupsi. Dan akhirnya, oknum jaksa ini terus melakukan penekanan. "Jaksa yang menawarkan solusi kalau tidak mau dibawa ke ranah hukum. Makanya setelah ada negosiasi muncul angka Rp200 juta," ujar perwira ini. Awalnya, dengan alasan permintaan Kejari, jaksa ini meminta setengah dari nilai proyek yang pagu anggarannya Rp900 juta. Makanya oknum jaksa yang diamankan ini hanya pesuruh. Sebelumnya, untuk melakukan transaksi, kedua korban diarahkan oleh oknum jaksa Fi. Dan diduga jaksa ini dan jaksa lainnya mengikuti korban dari belakang. "Jadwal transaksi ini sudah diatur sejak pagi pukul 08.00 WIB. Mungkin karena belum yakin, akhirnya korban dimain-mainkan terlebih dulu, sampai malam hari," ujarnya. Dia mengatakan ada tiga oknum jaksa yang akan diminta keterangan. Mereka adalah Fi, Ar dan Ri. Mereka ini diduga ikut terlibat dalam kasus tersebut. Ja l a n i T Tuu g a s Kajari Batam, Ade Edy Adhyaksa membantah jika jaksa Jusrizal melakukan pemerasan terhadap Ali Akbar, konsultan dan Suratno, pegawai di Dinas PU Batam. Kata Ade, dari hasil

Istri Bakar

Sambungan hal 1

para tetangga, selama ini pelaku dinilai memiliki gangguan jiwa. Sebelumnya, saat masih di kampung, pelaku juga pernah dipasung selama 7 bulan berturutturut. Dari pihak keluarga, pelaku awalnya diminta untuk diamankan di Polsek Seibeduk. Namun karena terus mengamuk, pelaku akhirnya dititipkan ke Dinas Sosial Kota Batam. Sementara itu, berdasarkan keterangan Ahmad Sholeh, tetangga terdekat korban kepada pihak kepolisian,

pelaku membakar dengan menyiramkan minyak tanah kepada korban yang tertidur pulas. Saat terbakar, korban pun terbangun dan masih sempat lari menyelamatkan diri ke luar rumah menuju ke rumah Ahmad Sholeh. Tiba di depan rumah, korban ambruk dan ditolong beberapa orang tetangga yang kaget melihat kejadian malam itu. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Camatha Sahidya (RSCS), Mukakuning. Karena mengalami luka

menanyakan kondisi kesehatannya selama mendekam di tahanan. "Apa kabar bang, informasinya sakit," celetuk seorang wartawan media lokal terbitan Batam. Dijawab Mindo dengan spontan, selama menghuni tahanan Rutan, kondisinya sehat. "Saya sehat-sehat saja, informasi dari mana saya sakit," jawabnya sambil berlalu masuk ke dalam mobil. Informasi di lapangan, sebetulnya Mindo dijadwalkan keluar dari Rutan

ekspor dan impor. Semakin banyak ekspor kita, rupiah akan semakin menguat. Tapi semakin banyak impor kita maka rupiah juga akan melemah. Di samping itu nilai tukar rupiah juga dipengaruhi oleh kondisi negara tujuan ekspor serta kondisi ekonomi global," papar Elang. Begitu juga dengan aktifitas membawa valas ke dalam negeri oleh badan usaha valas (money changer). Biasanya, sebut Elang, money changer melakukan kerjasama dengan bank tertentu, sehingga tidak lansung membawa uang dalam bentuk fisik untuk ditukarkan ke negara yang bersangkutan. Disinggung membawa uang rupiah dalam jumlah besar ke luar negeri, kata Elang hal itu melanggar Peraturan Bank Indonesia. "Itu namanya mencari enaknya sendiri, pengen banyak untung. Hal seperti itu dilarang, karena sesuai peraturan BI, membawa rupiah dengan jumlah di atas Rp100 juta harus lapor. Hal ini, agar BI bisa memantau peredaran rupiah," ujar Elang. Data dari BI Batam per Desember 2011, tercatat 129 kantor valuta asing, 74 diantaranya kantor pusat, 55 kantor cabang. Selain itu terdapat 34 bank umum yang terdiri dari empat bank BUMN (BNI, BRI, Mandiri, dan BTN), dua Bank BPD (Bank Riau Kepri dan BJB), sisanya bank swasta asing dan bank swasta nasional. Seperti Bank HSBC, Bank Commonwealth, BCA, Bank OCBC NISP, Bank Bukopin, Bank Danamon, BII, Bank Artha Graha Internasional. Selanjutnya, Bank Capital Indonesia, Bank CIMB Niaga, Bank ICB Bumiputera, Bank Mega, Panin Bank, Permata Bank, Bank Sinarmas, Bank QNB Kesawan, dan lain sebagainya. Sementara itu, Kabag Umum Bank CIMB Niaga, Dikki ketika dikonfirmasi Haluan Kepri melalui telepon genggamnya, Kamis (2/2) mengaku tidak mengetahui dan enggan memberikan pernyataan kepada wartawan. "Saya tidak tahu tentang itu," ujarnya kemudian mematikan telepon genggam miliknya. Sementara Kepala Kantor Pelayanan BC Tanjungpinang (Tpi), Hari Prabowo mengatakan pihaknya menyita uang Rp14 miliar milik Bank CIMB karena tidak dilengkapi dokumen.

"Mereka hanya membawa selembar surat Authorization Letter dari Bank CIMB Niaga dan tidak dilengkapi dengan dokumen resmi dari BC. Dan ini jelas melanggar aturan Bank Indonesia (BI)," ujarnya, Rabu (1/2). Kata Hari, secara prosedur, untuk membawa uang keluar dan masuk setara Rp100 juta ke atas harus memiliki izin dari BI dan melaporkan ke BC dengan membuat dokumen BC.2.2 Custom Declarations. Jika tidak bisa dikaitkan ke dalam Undang-Undang nomor 8 tahun 2010, tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang. Dalam kasus ini, lanjut Hari, pihaknya hanya memberikan sanksi administrasi atau dikenakan denda sebesar 10 persen dari uang yang mereka bawa. Hal ini sesuai UU Nomor 8 tahun 2010 pasal 34 dan 45. Hari berjanji secepatnya akan membuat laporan ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). PPATK sendiri merupakan lembaga independen yang dibentuk dalam rangka mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang. Laporan yang sama juga akan disampaikan ke Dirjen BC pusat serta Kanwil BC Kepri. Uang tersebut kata Hari akan dikembalikan ke Bank CIMB jika semua dokumen telah dilengkapi. Sedangkan dua pegawai Bank CIMB Niaga yang membawa uang kata Hari mereka tidak ditahan. "Karena bukan pidana, mereka ( AY dan AC) pegawai Bank CIMB Niaga tidak kita tahan,"tegas Hari, Kamis (2/2). Kedua pegawai ditangkap saat petugas BC melakukan pengawasan terhadap penumpang yang turun dari kapal. Petugas mencurigai AC dan Ay. Setelah dilakukan pengamatan melalui mesin X ray, ditemukan indikasi barang lain di dalam tas bawaan mereka. Untuk mengetahui secara pasti barang tersebut, AC dan AY kemudian diamankan. Tas bawaanya diperiksa dan ditemukan dua bundel uang yang dibungkus dengan koran. Satu bundel berisi dua ikat uang pecahan 1.000 dolar Singapura dan satu bundel lagi ada 10 ikat uang pecahan 1.000 dolar Singapura. Total uang sebesar 2 juta dolar Singapura atau setara dengan Rp14 miliar. * * *

Jadi aku sama kakak buat label baju. Banyak fans yang tanya gimana aku mix and match baju. Aku juga buat usaha. Kebetulan aku baru buka 5-6

model pakaian," ujarnya ketika ditemui saat peluncuran butiknya di FX Lifestyle X'nter, Senayan, Kamis (2/2). ( v i v )

Buka Butik

Sambungan hal 1

hadirkan koleksi rancangannya sendiri. "Aku sekarang buka usaha baru, tiap hari pakai jilbab nyaman buat aku.

menuju PN Batam di Sekupang, pukul 09.00 WIB, namun yang bersangkutan baru dibawa sekitar pukul 10.20 WIB, ada keterlambatan sekitar satu jam lebih. Disinggung soal keterlambatan, petugas kejaksaan yang akrab disapa pak De mengaku tidak tahu. "Enggak tahu, biasalah," ujarnya singkat.Kepala Rutan Baloi, Anak Agung Gede Khrisna mengatakan, keterlambatan itu tidak masalah. "Pastinya tak tahu tapi biasabiasa saja," singkatnya. (tea)

CIMB Tpi

Sambungan hal 1

layah Pabean RI, uang yang dibawa dengan jumlah Rp100 juta atau lebih wajib mendapatkan izin dari BI dan dilaporkan ke BC. Sementara untuk valuta asing tidak wajib lapor ke BI. Namun harus mendapatkan izin dari Direktorat Bea dan Cukai. Wajib lapor ini kata Elang merupakan cara untuk mencegah terjadinya praktek pencucian uang, disamping juga untuk mengetahui keaslian atau tidaknya uang tersebut. "Uang yang dibawa karyawan bank CIMB ini jelas dari mana dan hendak dibawa ke mana. Jadi ini bukan dugaan pencucian uang. Hanya saja tidak membuat informasi. Kalau untuk penindakan dilakukan BC ," ujar Elang. Sementara untuk pelanggaran ketentuan membawa uang dari Daerah Pabean Indonesia Lainnya (DPIL) ke luar daerah pabean (LDP) tanpa izin BI (pasal 7 Perdirjen 01/BC/2005) dikenakan denda 10 persen dari jumlah uang yang dibawa. Sanksi pelanggaran pembawa uang dari LDP ke DPIL tidak memeriksakan keasliannya (pasal 7 Perdirjen 01/BC/ 2005), denda 10 persen (Kep Ka KPU) dari jumlah uang yang dibawa, maksimal denda Rp300 juta. Sanksi pidana pelanggaran pembawaan uang dari LDP ke DPIL dan DPIL ke LDP bila tidak melaporkan ke BC dikenakan Pasal 2 (1) dan 3 (1) Perdirjen 01/BC/2005 diancam pidana sesuai UU No 25 tahun 2003 tentang pencucian uang dan uang yang bersangkutan dicegah (Pasal 10 Perdirjen 01/BC/2005). Ia menyebutkan bank-bank devisa membawa mata uang asing ke dalam maupun keluar negeri merupakan suatu hal yang biasa dan itu diperbolehkan. Di Batam, terdapat 34 bank umum, dan semuanya merupakan bank devisa. Bank devisa ini akan mempermudah nasabah, terutama yang memiliki bisnis ekspor dan impor. Disinggung tentang aktifitas membawa valas ke dalam negeri yang telah berulang kali dilakukan oleh bank-bank umum, baik BUMN, bank swasta nasional maupun bank swasta asing, Elang mengatakan hal tersebut tidak mempengaruhi nilai tukar rupiah. "Sangat kecil pengaruhnya, apalagi hanya di satu daerah. Nilai mata uang suantu negara itu dipengaruhi oleh

serius, dari RSCS korban kemudian dirujuk ke RSOB. Menurut keterangan para tetangga, gangguan jiwa yang dialami Emi sudah berlangsung lama. Para tetangga juga sempat iuran untuk biaya pulang pelaku ke kampung halamannya, Pasaman, Sumatera Barat. Namun belum sempat uang diserahkan, pelaku membakar suaminya. Uang iuran warga akhirnya digunakan untuk membantu biaya pengobatan suaminya di RSOB. (wan)

Mindo Salah

Sambungan hal 1

seorang anggota Provost Polda Kepri yang mengarahkan Mindo agar masuk ke mobil melalui pintu belakang. Mindo pun mengikuti arahan petugas. Dengan penampilannya yang khas, mengenakan kameja panjang warna cerah dan celana jeans gelap model slim fit, Mindo bergegas memasuki kendaraan yang sudah satu jam lebih menunggu di depan pintu gerbang Rutan. Namun sebelum memasuki kendaraan tersebut, wartawan sempat

laporan kepadanya, Jusrizal saat itu sedang menjalankan tugas intelijennya guna mencari data tentang proyek pembangunan jalan, bukan berniat untuk mengambil uang dari pihak korban. "Terkait kasus itu, saat ini mau diteliti. Dan laporan yang saya terima, yakni yang bersangkutan (Jusrizal) sedang menjalankan tugas untuk mencari data tentang proyek pembangunan jalan," kata Ade, tanpa menyebutkan proyek pembangunan jalan mana yang bermasalah. Ditanya, kenapa harus mencari data di bundaran Otorita Batam (OB)/ BP Batam, kata Ade, di mana pun tempat bisa dilakukan untuk mencari data meskipun di bawah pohon rindang sekalipun. "Kalau soal cari data, bisa dilakukan di mana pun. Sekalipun di bawa pohon rindang. Itu bisa juga untuk cari data mas," tandas Ade. Ade kembali mempertanyakan mengenai siapa yang diperas dan siapa yang memeras. "Ini yang akan kami selidiki semua terkait informasi yang beredar. Dan soal ada atau tidak adanya uang Rp200 juta, itu merupakan cersi dari pihak korban," kata Ade. Informasi di lapangan, selain Jusrizal, ada dua oknum jaksa lainnya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Dua jaksa itu merupakan tim jaksa dalam menangani kasus pembunuhan Putri Mega Umboh dengan terdakwa AKBP Mindo Tampubolon. ( d o zz// l i m )

3 Februari 2012

Petani Tolak

Sambungan hal 1

kata Surianto, Ketua Paguyuban Petani Lele Batam di Kantor Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepulauan Riau di Batam Centre, Kamis (2/2). Para pengusaha lele ini mengadukan nasib mereka kepada Apindo Kepri terkait rencana kran impor yang akan diperjuangkan Walikota Batam. Mereka pun diterima langsung Ketua Apindo Kepri, Ir Cahya. Sementara itu, Walikota Batam Drs Ahmad Dahlan berniat melobi Kementerian Kelautan dan Perikanan agar dibuka kran impor lele didasari keterbatasan petani lele dalam memenuhi kebutuhan lele Batam. Sejauh ini, kemampuan peternak lele Batam baru bisa memproduksi sekitar dua ton lele setiap harinya. Sementara, kebutuhan masyarakat Batam terhadap lele mencapai delapan ton per hari. Diakui Surianto, memang saat ini para petani lele belum bisa mengakomodir kebutuhan lele di Batam. Namun bukan berarti, Walikota Batam mesti mencari jalan pintas untuk memenuhi kebutuhan lele itu dengan membuka kran impor.

"Selama ini, pemberdayaan ini yang masih kurang kami rasakan. Sejatinya, Walikota Batam mesti bijak menyikapi hal ini," kata Surianto. Senada dengan itu, Ketua Kelompok Budidaya Ikan Air Tawar, Ray Shandy Stefan menyatakan, pemerintah sedikit mengabaikan keberadaan petani lele lokal selama ini. Padahal mereka punya potensi untuk memenuhi kebutuhan lele Batam. Sesungguhnya kata Ray, pihaknya sudah punya jalan keluar untuk memenuhi kebutuhan lele Batam. Salah satunya, mereka menjalin kerjasama dengan Pemerintah Lingga, Karimun, Tanjungpinang, dan Bintan untuk memenuhi kebutuhan lele Batam. Selama ini, kata Ray, pembudidaya tidak mengalami kendala cukup besar dari segi teknis. Untuk pakan, sudah ada perusahaan lokal yang sediakan pakan pelet dengan harga lebih murah dan kandungan nutrisi lebih baik. Sedangkan untuk benih, asosiasi bahkan sudah bisa menyediakan 3,5 juta hingga empat juta ekor setiap bulannya. Bahkan katanya, bagi masyarakat

BP Batam

Sambungan hal 1

2007, BP Batam bisa membuat kebijakan-kebijakan untuk meningkatkan kualitas FTZ di Batam dengan diketahui ketua DK. Sampai kini kinerja itu yang belum tampak," ujar Humas Dewan Kawasan Batam, Bintan dan Karimun, H. Kasri, Rabu (1/2). Kasri juga mengatakan setiap kegiatan yang dilakukan oleh BP Batam juga harus dilaporkan ke DK, baik rencana promosi, perjanjian kerjasama dan lainnya. "BP Batam harus lebih intens melakukan koordinasi dengan DK. Sesuai strukturnya, BP Batam berada di bawah DK, DK di bawah Presiden. Karena itu BP Batam harus melakukan segala sesuatunya berdasarkan persetujuan DK. Jangan seperti perjanjian kerjasama kemarin, DK tidak tau. Itu di luar sistem," ujar Kasri. Kasri juga meminta agar BP Batam segera melengkapi struktur organisasi yang menurutnya hingga kini belum lengkap. Masih banyak jabatan yang kosong, padahal jabatan tersebut bersifat teknis dan menentukan. "Untuk apa pegawai yang berjumlah lebih dari 2.000 itu kalau tidak dimaksimalkan kinerjanya. BP Batam memiliki kewenangan yang luas. Bekerjalah sesuai kewenangan itu, jangan diam saja. Kita menunggu kinerja Kepala BP Batam," ujar Kasri. Kasri juga menyinggung tentang perSambungan hal 1

hujatan dan sumpah serapah. Hal ini membuat polisi terlihat kesal dan berkali-kali mengingatkan para pengunjung sidang agar tidak membuat kegaduhan. Meski demikian keluarga korban terus mencaci dan berusaha kembali menyerang para terdakwa. Tidak ingin adanya keributan, Kapolresta Barelang menahan keluarga Mindo. Sebagai keluarga besar polisi, keluarga Mindo tidak terima mendapat perlakuan yang dianggap kasar dari kepolisian. "Kami keluarga besar polisi. Mereka itu penjahat. Kenapa diperlakukan berbeda dengan penjahat lainnya," teriakan salah seorang keluarga Mindo kepada Kapolresta Barelang, Kombes Pol Karyoto. Teriakan tersebut disambut Kapolresta dengan meminta keluarga korban tidak perlu berbuat ribut dan menghargai institusi polisi yang melakukan pengamanan sidang. "Kalian jangan buat ribut. Hargai kita yang menjalankan tugas," ujar Kapolres. Meski demikian tidak terjadi bentrokan antara polisi dengan keluarga korban. Polisi kemudian membawa Ujang dan Rosma ke ruangan persidangan. Pada sidang Mindo, JPU menolak nota keberatan atas dakwaan pembunuhan. Dalam eksepsi ini, JPU Sambungan hal 1

Ribuan suporter Al Masry berlari ke dalam stadion Port Said yang berkapasitas 18 ribu penonton tetapi dipadati hingga 40 ribu orang setelah tim tuan rumah Al Masry mengalahkan Al Ahly 3-1 pada lanjutan Liga Premier Mesir. Anehnya sekalipun tim yang didukungnya memenangkan pertandingan, para fans Al Masry yang berasal dari Kota Port Said tetap menyerbu masuk ke dalam lapangan untuk menyerang fans tim tamu yang berasal dari ibukota Kairo. Tak diketahui alasan mereka masuk ke dalam stadion dan melakukan penyerangan. Awalnya, suporter Al Masry menyerang para pendukung Al Ahly tapi kemudian mereka juga menyerang para pemain dan staf pelatih dari Al Ahly. Penyerangan ini lantas memicu chaos di dalam stadion hingga menewaskan 74 orang dan melukai ribuan orang lainnya. Tragedi di Port Said ini merupakan kekerasan paling mematikan dalam 15 tahun terakhir di sepakbola dunia setelah tragedi di Guatemala pada 1996 silam yang menewaskan hingga 80 orang dan melukai 180 orang lainnya dalam laga kualifikasi Piala Dunia antara Guatemala melawan Kosta Rika. Kejadian tersebut diduga melibatkan kelompok polisi dan militer. Pasalnya, saat bentrokan tersebut tidak terlihat pihak keamanan yang melakukan pencegahan.

Batam yang ingin membuka usaha pembesaran lele, pihaknya siap untuk membantunya. Syamsir, Koordinator Pembudidaya Ikan Lele Bengkong mengharapkan, kebijakan Walikota Batam mengimpor lele tidak jadi terealisasi. Dia malah mengharapkan pemerintah memberikan pembinaan maksimal kepada pembudidaya ikan lele di Batam. Sementara itu, Ketua Apindo Kepri, Ir Cahya yang menerima para pengusaha lele mengharapkan pemerintah bisa mendengar keluhan para petani lele Batam. Menurutnya, semangat pembukaan kran impor itu memang bagus. Tapi mesti dipertimbangkan kehadiran para petani lele Batam. "Kalau memang mendesak kran impor dibuka dalam rangka memenuhi kebutuhan lele Batam, saya pikir silahkan saja. Tapi saya harapkan, petani lele Batam mesti jadi prioritas untuk diakomodir oleh importir. Artinya, ada win-win solution. Petani bisa survive, kebutuhan lokal bisa terpenuhi. Soal teknisnya, saya pikir para petani bisa berembuk," kata Cahya. (fur)

masalahan lahan dam baloi yang kini ditempati ratusan rumah liar, sedangkan lahan di Rempang dan Galang telah di kavling-kavling oleh oknum-oknum tertentu. "BP Batam harus beraksi. Pasang pengumuman di tanah itu agar tidak ada yang membangun. Kenyataanya dibiarkan, nantinya pasti akan menimbulkan polemik. Itu hanya sebagian kecil tugas BP Batam, masih banyak tugas lain yang masih harus dilakukan," ujar Kasri. Sebelumnya, usai pengarahan oleh ketua DK BBK HM Sani di Hotel Novotel Batam, Rabu (2/2), Sekretaris DK FTZ Jon Arizal mengatakan PP 10 tahun 2012 telah mengakomodir keperluan pengusaha untuk memajukan BBK sebagai kawasan perdagangan bebas. Meski tidak semua yang diusulkan selama ini terakomodir. "Ada pertimbangan-pertimbangan instansi terkait tentang teknis impor produk. Tujuannya untuk melindungi masyarakat kita. Tinggal bagaimana kita di daerah untuk menjalankannya. Untuk regulasi sesungguhnya sudah dijelaskan dalam PP tersebut pasal 3, bahwa jumlah dan izin barang wajib hukumnya dikeluarkan BP Batam dengan persetujuan DK. Kini tinggal bagaimana pelaksanaannya oleh BP dan harus berkoordinasi dengan DK," ujar Jon. Sementara itu, Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan

Hubungan Masyarakat BP Batam Dwi Joko Wiwoho menyebutkan sejak berganti nama dari Otorita Batam menjadi BP Batam, telah banyak yang dilakukan pihaknya untuk memperlancar FTZ di Batam, baik perizinan investasi maupun ekspor dan impor. "Struktur organisasi kita sudah lengkap. Mulai dari Kepala Biro Sekretariat dan Protokol hingga Kepala kantor. Semua sudah jalan," ujar Joko sembari memperlihatkan daftar nama pejabat di lingkup BP Batam. Dalam daftar tersebut, terdapat 24 pejabat eselon IIa dan IIb yang duduk di berbagai jabatan, berasal dari golongan IVa sampai IVe. Joko juga mengatakan BP Batam telah mengupayakan berbagai kemudahan dalam melaksanakan amanat UU FTZ di Batam. "Jika ada perusahaan yang mendapat kendala administrasi dalam memasukan produk-produk berkaitan dengan produksi mereka, kami langsung membantu. Sekarang BP Batam juga telah diberi kewenangan untuk mengeluarkan izin-izin tertentu," ujar Joko. Pada kesempatan itu, Joko juga menyampaikan bahwa pengusaha di Batam cukup patuh dalam menjalankan peraturan yang ada. Buktinya, sejak FTZ tidak ada pengusaha yang melanggar aturan sehingga terbebas dari .(pti) ancaman black list oleh BP Batam.(pti)

Keluarga Bersitegang menyampaikan berita acara telah dijalankan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Disebutkan bahwa JPU tidak mungkin melakukan rekayasa dalam BAP. Karena, BAP sudah dinyatakan P21 atau lengkap berdasarkan fakta dan barang bukti. "Tidak ada alasan bagi penasehat hukum meminta majelis hakim untuk membatalkan tuntutan hukum dan membebaskan terdakwa Mindo dalam kasus pembunuhan berencana ini," terang JPU Antony membacakan eksepsi. Usai JPU membacakan eksepsi, sidang yang dipimpin Reno Listowo dengan hakim anggota Riska dan Ridwan menunda sidang hingga Senin mendatang. Kondisi Hamil Hasil visum yang dikeluarkan dokter Novita menyebutkan Putri Mega Umboh tewas dibunuh dalam kondisi hamil. Hal ini berdasarkan sampel cairan yang ada di alat (maaf) kelamin korban. " Memang hasil pemeriksaan saya Putri meninggal dalam keadaan hamil," kata dokter Novita dihadapan majelis hakim saat sidang kasus pembunuhan Putri Mega Umbo dengan terdakwa Ujang dan Rosma, Kamis (2/2). Sidang kali ini menghadirkan lima orang saksi yakni dokter Novita Wahyu

Handayani dan I Dewa Nyoman dari Polda Kepri. Kemudian Nelson JP Sipahutar, Yudhi Efendi dan Bernas Gultom dari Tim identifikasi Polresta Barelang. Meski demikian Novita mengaku tidak tahu persis usia kandungan korban. Sebab untuk pemeriksaan lebih lanjut, bukan ia lagi yang menanganinya. Selanjutnya, JPU juga menghadirkan saksi lainnya Kanit Subdit II AKP Dewa yang turut membantu Mindo melakukan pencarian ke kos-kosan Ujang. "Saya ikut membantu pak Mindo ke tempat kos Ujang dan Rosma untuk mencari keberadaan Putri dan Kesya," katanya. Sidang dilanjutkan dengan mendengarkan kesaksian Nelson JP Sipahutar, Yudhi Efendi dan Bernas Gultom yang melakukan identifikasi. Setelah mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim menunda persidangan hingga Senin (6/2) mendatang dengan agenda yang sama mendengarkan keterangan saksi lainnya. Usai persidangan, terdakwa Ujang dan Rosma langsung dibawa oleh anggota Polisi melalui pintu belakang gedung pengadilan sambil berlari. Kedua terdakwa mendapatkan penga(doz walan ketat dari polisi.(doz (doz//cw41)

Bentrokan Tewaskan Tudingan tersebut diungkapkan oleh salah satu pemain Al-Ahly, Mohamed Abo Treika. Ia menjelaskan bahwa para suporter tuan rumah dengan gampangnya masuk ke dalam lapangan dan melakukan serangan kepada pemain dan suporter tim tamu. Bahkan, polisi tidak terlihat saat kerusuhan telah melebar keluar lapangan. “Tidak ada (pihak keamanan) yang bergerak dan ambulan. Juga tidak ada sebuah upaya untuk melakukan pengamanan,� ujar Mohamed Abo Treika, seperti dikutip dari Al Jazeera. Sebelumnya Ikhwanul Muslimin, kelompok politik terbesar di Mesir, menuduh para pendukung presiden terguling, Hosni Mubarak, yang menjadi provokator kejadian tersebut. Sehingga, memicu terjadinya kekerasan antar suporter. "Kejadian di Ports Said sudah direncanakan dan merupakan pesan dari sisa-sisa pemerintahan sebelumnya (Hosni Mubarak)," kata anggota parlemen, Essam al-Erian. Dan yang cukup mengejutkan adalah kabar yang menyatakan bahwa para pihak militer dan polisi tersebut masuk dalam kelompok yang mendukung pemerintahan Hosni Mubarak. Mereka diduga sengaja membiarkan terjadinya bentrokan tersebut, sebagai bentuk pembalasan terhadap gerakan protes dari kelompok garis keras yang memunculkan revolusi di Mesir. Tudingan tersebut juga muncul

karena selama ini kelompok yang anti dengan militer muncul dari organisasi maupun kelompok garis keras atau lebih sering dikenal sebagai ultras dari suporter klub sepakbola. Kelompok itulah yang selama ini giat menyuarakan anti polisi dan militer karena telah menyalahgunakan kekuasaan selama rezim Hosni Mubarak. Seperti, saat menggelar demonstrasi di Kementerian Dalam Negeri, mereka berkumpul di sekitar markas klub AlAhly di Kairo. Akibatnya, fans klub itu dituding ikut terlibat dalam aksi protes. Bahkan, para saksi mata yang berada di sekitar lapangan telah menyaksikan para petugas keamanan terlihat seperti membiarkan kerusuhan terjadi. Parahnya lagi ketika laga belum dimulai para petugas di pintu masih seperti membiarkan para suporter masuk dengan membawa pisau ke dalam stadion. Paska kejadian tersebut, Federasi Sepakbola Mesir langsung mengeluarkan dua penyertaan penting, yaitu mengumumkan masa berkabung dan meng hentikan sementara jalannya liga di negara mereka. "Federasi Sepakbola Mesir dengan ini memutuskan untuk menghentikan liga sepakbola yang terdiri dari empat divisi dalam jangka waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini dibuat usai terjadi kerusuhan dalam pertandingan antara Al Masry dan Al-Ahly," demikian penyataan EFA seperti dikutip (rnc/ ajc/ ant/ afp) Football365.(rnc/ (rnc/ff bc/ bc/ajc/ ajc/ant/ ant/afp)


CMYK

8

CMYK

IKLAN Jumat,

3 Februari 2012


CMYK

CMYK

Jumat, 3 Februari 2012 HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Candra Hernawan Staf Tata Pemerintahan Pemko Batam

Pernah Ngojek

S E N G K U A N G — Kolonel Laut (P) Nurhidayat SH resmi menjabat sebagai Komandan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Batam,menggantikan Kolonel Laut (P) Iwan Isnurwanto SH MAP dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di lapangan upacara Mako

GUNA menggapai kebahagiaan, tidak harus dipandang dari harta maupun tahta. Kebahagiaan yang hakiki, sebenarnya dapat dicapai melalui hubungan dengan sesama ciptaan Tuhan, seperti istilah pepatah duduk sama rendah berdiri sama tinggi. "Bagi saya, bahagia itu adalah dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat tak hanya bagi pribadi, keluarga namun juga untuk orang banyak," ujar pemilik nama lengkap Candra Hernawan Sarpin ini.

Lanal, Tanjungsengkuang, Batuampar, Kamis (2/2). Sertijab yang dilangsungka secara militer itu dipimpin oleh Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama Darwanto. Tampak hadir di antaranya Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo, Walikota Batam Ahmad Dahlan, Wakil Walikota Batam Rudi SE,

CECEP/HALUAN KEPRI

(KIRI KE KANAN) Kolonel Laut (P) Iwan Isnurwanto, Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Darwanto dan Kolonel laut (P) Nurhidayat .

Pernah Ngojek Bersambung ke hlm 10

Nurhidayat Jabat Danlanal Batam Ketua BP Batam Mustofa Widjaja, Ketua DPRD Batam Surya Sardi, Presiden Direktur Kawasan Industri Batamindo John Sulistiawan, Kapolresta Barelang Kombes Karyoto, Dandim 0136 Batam Ahmad Rizal Ramdani dan tamu undangan lainnya. Danlantamal IV Tanjungpinang dalam sambutannya mengatakan, pergantian di pucuk pimpinan Lanal Batam merupakan suatu hal yang biasa, dalam rangka penyegaran di tubuh organisasi TNI AL. Kata Darwanto, jabatan sebagai Danlanal Batam merupakan posisi strategis dalam melakukan pengamanan di laut. Mengingat, Batam merupakan daerah perairan yang perbatasan langsung dengan negara tetangga.

Danlanal, kata dia, tentu akan selalu meningkatkan pengamanan dan membangun kerjasama yang baik dengan instansi lainnya yang ada di Batam. "Tugas TNI AL itu untuk menjaga keamanan di laut. Maka perlu kerja keras dalam menjaga keamanan di laut terhadap tindakan kriminalitas yang akan terjadi di daerah perairan," kata Laksamana Pertama Darwanto. Pada kesempatan itu, Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Nurhidayat yang sebelumnya menjabat sebagai Koorspri KASAL tahun 2010 mengatakan, dirinya akan meneruskan kebijakan Danlanal yang lama. Mengingat kebijakan sebelumnya dinilai sudah sangat baik dalam hal melakukan

pengamanan di wilayah perairan. Langkah-langkah yang akan dilakukan pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah, 7 Desember 1965 ini adalah menyiapkan kapal-kapal di pangkalan utama, seperti di perairan depan Mako Lanal Batam. Juga akan melakukan peresmian kapal perang Republik Indonesia (KRI), serta akan melakukan pembinaan terhadap anggota TNI AL dalam meningkatkan keamanan di laut. Nurhidayat berjani, dalam setiap melakukan tugasnya di laut, akan membangun koordinasi dengan aparat penegak hukum terkait. Seperti Bea dan Cukai, Nurhidayat Jabat Bersambung ke hlm 10

Pengawasan Lemah Pungli di Sekolah Merajalela BA TU AJI — Maraknya pungutan liar (pungli) BATU TUAJI di sekolah tak lepas dari lemahnya pengawasan pemerintah (Dinas Pendidikan), termasuk pula DPRD Kota Batam. Pemerintah baru 'kebakaran jenggot' setelah penyimpangan itu terekspos di media massa.

Oleh: Zaki Setiawan, Liputan Batam

"Bisa dikatakan anggota dewan, terutama Komisi IV DPRD Kota Batam tidak pernah melakukan fungsi pengawasan ke sekolah-sekolah yang ada di Batam," ujar Ketua Komite Sekolah SDN 002 Batuaji, Sugito menanggapi merajalelanya pungli di sekolah-sekolah di Batam, Rabu (1/2). Menurut Sugito, tak adanya pengawasan dari pihak-pihak terkait

itulah yang membuat banyak orangtua murid terbebani. Program pendidikan sembilan tahun yang katanya gratis, ternyata tidak terbukti karena sekolah saat ini terasa semakin mahal lantaranya adanya berbagai pungutan. Pungutan dengan berbagai macam bentuk itu sudah dibebankan kepada orangtua muris, mulai dari murid akan masuk sekolah (penerimaan siswa baru), mulai belajar, ujian hingga sampai proses kelulusan. Kata Sugito, sejak diPengawasan Lemah Bersambung ke hlm 10

DIAN

DEMO KARYAWAN — Puluhan karyawan PT TDL berorasi di lokasi operasional perusahaan di Pelabuhan Batuampar, Kamis (2/2).

PT TDL Digoyang Demo BA TU A M PPA A R — Puluhan AT UA karyawan PT Terminal Depo Logistik (TDL) menggelar demo di lokasi operasional perusahaan di Pelabuhan Batuampar, Kamis (2/2). Mereka menuntut perusahaan memenuhi hak-hak normatif karyawan yang di-PHK secara sepihak. Aksi demo yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu, merupakan aksi susulan setelah sebelumnya para karyawan melakukan mogok kerja. Sebelumnya, aksi demo juga dilakukan karyawan di depan kantor PT TDL di Komplek Mega Cipta Industrial Park Batuampar. Ambarita (29) salah satu karyawan mengatakan, dirinya sudah dua tahun berkerja di PT TDL. Namun mendapat skorsing

hanya karena mobil rusak. Menurutnya, skorsing tersebut tidak tepat mengingat kerusakan terjadi bukan karena faktor kesengajaan. Selama masa skorsing, kata Ambarita, dirinya tetap diminta datang ke perusahaan. Namun tidak ada diberikan porsi kerja. Oleh perusahaan dirinya hanya diberikan gaji pokok sebesar Rp400 ribu. "Hal paling memilukan bagi saya selama waktu skorsing, dengan gaji yang saya terima saat itu, saya tidak bisa membelikan susu untuk anak saya yang baru berumur 1,7 tahun. Jadi, terpaksa anak itu saya beri air tajin (air rendaman beras) karena tak ada susu. Uang gaji saya hamathemat untuk keperluan lainnya," kata dia. Pantauan di lapangan, massa melakukan longmarch dari Kantor PT TDL menuju Pelabuhan Batuampar, persis di depan Kantor PT Semen Padang wilayah Batam. Sayangnya, aksi karyawan tidak mendapat respon dari manajemen. PT TDL hanya mengutus kuasa hukumnya Bambang Yulianto & partner untuk melakukan negosiasi dengan para demonstran. Negosiasi tersebut dimediasi oleh pihak kepolisian dan dinas tenaga kerja kota batam, serta Serikat Buruh Sejahtera Indonseia (SBSI). Demo berakhir sekitar pukul 10.15 WIB setelah perusahaan melalui kuasa hukumnya mau berunding dengan perwakilan karyawan. Perundingan berlangsung hingga sore sekitar pukul 15.00 WIB. Dari pertemuan tersebut, ada PT TDL Bersambung ke hlm 10

CMYK


METRO BATAM

10 GELIAT pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau terus berlangsung. Setelah Batam dan Tanjung Pinang yang berstatus Kota, diestimasi jika perencanaan dan pelaksanaan serta pengawasan dilakukan dengan baik dan benar (do right things and do things right in government and development) dalam pemerintahan, maka 25 tahun ke depan akan tumbuh empat Kota Otonom Baru yakni Bandar Sri Bentan, Kota Tanjung Uban, Kota Rempang dan Kota Tanjung Balai (Karimun). Pemberian nama Bandar Sri Bentan telah menunjukkan arah menuju Kota Otonom, sebagaimana mantan Walikota Batam (Drs.H.

Jumat,

Bandar Sri Bentan: "Kepri New Epicentrum"

Nyat Kadir) pernah menamakan Ibukota Kecamatan Sembulang Kota Batam di Pulau Rempang dengan nama "Bandar Sri Purnama" di tahun 2003, ketika itu penulis menjabat Kepala Bagian Pembangunan Setdako Batam. Kondisi ini akan semakin cepat jika diambil langkah kebijakan percepatan pembangunan. Bandar Sri Bentan (BSB) dengan alokasi lahan untuk Ibu Kota seluas 2.200 hektar bisa menjadi seperti BSB- "Bumi Serpong Damai" yakni Kota Baru (New Town in the City), kota mandiri (self-contained city) yang fasilitas kotanya dibangun oleh swasta (developer). Bandar Sri Bentan bukan hanya

dijadikan kawasan terpadu tetapi juga harus dibangun dengan kebijakan dan sumber dana terpadu baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi Kepulauan Riau, Kabupaten Bintan dan swasta (asing dan domestik). Meskipun di saat ini (existing condition) mungkin di lokasi tersebut dan sekitarnya penduduk tidak lebih dari 6.000 jiwa (bayangkan Kota Batam di tahun 1970), diestimasi 25 tahun kedepan penduduk Bandar Seri Bentan bisa mencapai 500.000 jiwa. Beberapa hal penting (vocal points) yang ahrus diperhatikan

Prinsipnya, meski menjalani hidup dengan santai, namun tetap harus penuh semangat. Tumbuh besar tanpa belaian kasih sang ayah karena ditinggal menghadap yang kuasa sejak usia lima tahun, membuat Candra tumbuh menjadi sosok yang

tidak gampang mengeluh atas berbagai persoalan hidup yang menghadangnya. Sebelum menjadi PNS di lingkungan Pemko Batam, pria kelahiran Simpang Lubuk, Kundur 26 tahun silam ini pernah menjajal bermacam-macam pro-

fesi. Di antaranya, petani karet, peternak ayam, kuli bangunan hingga tukang ojek. Pengalaman di saat-saat dulu, menjadi cambuk baginya untuk selalu giat bekerja. Tak lupa, selalu memanjatkan syukur kepada Sang Pencipta. ( c w 5 6 )

laksanakan pembayaran kelebihan jam kerja yang di sesuaikan dengan absensi. Kedua, PT TDL akan melaksanakan jam kerja dan hari kerja sebagaimana ketentuan pasal 77 ayat (2) dan 78 ayat (2) UU.No13 tahun 2003. Ketiga, PT TDL akan melaksanakan ketentuan UU.No 3 Tahun1992. Keempat PT TDL tetap mempekerjakan karyawannya dengan status permanen. Kelima, data menyang-

kut karyawan akan di sampaikan ke Disnaker tanggal 3 Februari 2012, sampai dikeluarkanya ketetapan dari Disnaker tentang kekurangan upah dan kelebihan jam kerja. Ketujuh, karyawan setuju dirumahkan sampai adanya surat penegasan dari Disnaker Kota Batam. Kedelapan selama tenggang waktu dirumahkan pihak karyawan tidak boleh melakukan demontrasi atau

tindakan sabotase. Kesembilan masalah lembur diserahkan ke Disnaker untuk menunggu penetapanya. Suyanto, perwakilan dari Polresta Bareng berharap dengan adanya kesepakatan tersebut, persoalan ini bisa segera selesai. "Kitakan ingin membantu memediasi antara kedua belah pihak, biar persoalan ini cepat selesai," cw63) katanya. (cw62/ (cw62/cw63)

Oleh: DR H Syamsul Bahrum (PhD)

PT TDL

Sambungan hal 9

beberapa poin yang disepakati, yang ditandatangani oleh kedua pihak di atas materai enam ribu. Poin-poin tersebut di antaranya, pertama, PT TDL akan melaksanakan perbaikan pengupahan, membayar UMK sebagaimana mestinya. Melaksanakan kekurangan pembayaran upah selama dua tahun terakhir dimana perhitungan tersebut dilaksanakan oleh Disnaker Kota Batam. Me-

untuk mencapai derajat efisiensi dalam percepatan pembangunan (accelerated development) misalnya: (1). Planologi kawasan yang baik dan benar dan konsisten dalam melaksanakannya. Jangan seperti Kota Batam semenjak tahun 1970 mengalami 7 kali revisi Master Plan dan RTRW, termasuk memperhatikan Master Plan FTZ BBK (Perpres No.87 Tahun 2011). (2). Penataan lahan (land-use) termasuk alokasi lahan yang efisien. Perbanyak pemilikan lahan untuk investasi riil, dan kurangi luas pemilikan

Pernah Ngojek

Sambungan hal 9

Pria lajang ini dikenal cukup ramah di lingkungan kerjanya. Seulas senyum seakan tak pernah lepas dari bibirnya. Meski demikian, dalam menjalankan tugas alumni UIN Suska Jurusan Administrasi Negara ini selalu berusaha untuk tidak main-main.

3 Februari 2012

lahan sampai ke derajat efisiensi dalam pengelolannya. Hindari spekulan lahan dan bermainnya makelar lahan sehingga menjadikan biaya investasi menjadi mahal. Jika perlu Pemerintah Kabupaten Bintan membentuk BUMD (Perusahaan Daerah Pengelolaan Lahan) yang mengurus dan mengelola lahan. Pola penanganannya bisa mengadopsi model UWTO-Batam (Uang Wajib Tahunan Otorita) semacam "land-lease"-sewa lahan 30 tahun dan diperpanjang 30 tahun dst.(3). Prioritaskan pada pe-

Sambungan hal 9

rinya menjadi Ketua Komite di SDN 002 Batuaji, sekolah dan komite sekolah tidak pernah membebankan biaya try out kepada orangtua siswa. Biaya try out diambil dari anggaran dana BOS yang dikucurkan pemerintah. "Kami tidak ada masalah dengan dana BOS, selama ini lancar dan langsung masuk ke rekening sekolah," ujarnya. Begitupun dengan pembuatan buku panduan UN (ujian nasional), tidak perlu menggunakan anggaran hingga jutaan rupiah. Cukup download dari internet, kemudian digandakan sesuai kebutuhan. "Biaya untuk panduan UN bisa ditekan dan enggak sampai Rp200 ribu," ungkapnya. Apa yang dikatakan Sugito berbeda dengan fakta di lapangan. Misalnya saja di SDN 002 Tembesi, Sagulung. Seperti yang diberitakan sebelumnya, ada pungutan sebesar Rp310 ribu kepada setiap orangtua siswa kelas VI. Jumlah siswa kelas VI SDN 002 Tembesi sebanyak 161 siswa. Total dana terkumpul adalah sebesar Rp49.910.000. Menurut Ketua Panitia Try Out SDN 002 Sagulung, Susi, biaya Rp310 ribu tersebut akan digunakan untuk try out, perpisahan dan pembuatan buku panduan UN. Dengan perincian, biaya try out sebesar Rp170 ribu, uang perpisahan Rp95 ribu dan pembuatan buku panduan UN Sambungan hal 9

polisi perairan dan aparat penegak hukum lainnya. "Koordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya yang ada di Batam ini memang sangat penting. Dan itu harus kami lakukan demi penegakkan hukum di wilayah perairan," kata tamatan Akademi Angkatan Laut

ngembangan infrastruktur utama ekonomi dan sosial (Jalan, jembatan, listrik, air, telekomunikasi, transportasi, perumahan, pendidikan, kesehatan dll). Kesemua sarana dan prasarana ini sebelum ada pihak pengembang dan investor swasta yang mempersiapkannya, lalu jadikan bagian dari kewajiban Pemerintah semacam PSO (Public Service Obligation). (4). Perkuat dorongan anemo investasi swasta (kebijakan pro-investasi) dengan memberikan berbagai kebijakan insentif fiskal dan nonfiskal khususnya yang menjadi tugas otonom dan desentralisasi yang otoritasnya ada di Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Bentan, sesuai

dengan tupoksi (tugas pokok fungsi) khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan, mengkoordinasi pembangunan dan pembinaan masyarakat di segala bidang. (5). Perkuat motivasi msyarakat untuk membangun dalam segala bidang. Bandar Sri Bentan yang direncanakan dikembangkan seluas 7.300 hektar membutuhkan adanya tipologi masyarakat agro-metropolis dengan kultur moderen yang efisien meskipun tanpa menghilangkan beberapa kearifan tradisi lokal yang positif. Jika kita serius memperhatikan kelima pilar utama pemikiran di atas, insya Allah Bandar Seri Bentan akan menjadi icon dan episentrum baru pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau.***

Pengawasan Lemah Rp45 ribu. Jika seluruh orang tua siswa kelas VI membayar pungutan, maka perincian biaya untuk try out menjadi Rp27.370.000, biaya perpisahan Rp15.295.000 dan pembuatan buku panduan UN Rp7.245.000. "Biaya try out di antaranya digunakan untuk membayar gaji pengawas yang berasal dari guru sekolah, memperbanyak soal ujian dan pembelian alat tulis kantor (ATK) untuk siswa," katanya. Kepala Sekolah SDN 002 Sagulung, Megonondo yang dihubungi melalui telpon, Rabu (1/2) menyatakan bahwa pihak sekolah dan komite sekolah telah melakukan beberapa penghitungan ulang anggaran yang digunakan, salah satunya untuk try out. Rencana sebelumnya, biaya try out sebesar Rp170 ribu yang akan digunakan untuk lima kali try out dirubah menjadi dua kali try out. Dan telah dilaksanakan pada akhir November 2011 dan awal Desember 2011 lalu. Pada 2012 ini, akan dilakukan lagi dua kali try out yang biayanya akan diambil dari dana BOS. Dari 161 siswa kelas VI yang terdiri dari empat rombongan belajar, biaya yang sudah sempat terkumpul sebesar Rp19.145.000. Dengan perincian kelas VIA sebanyak 40 siswa terkumpul Rp4.560.000, kelas VIB sebanyak 40 siswa terkumpul Rp4.770.000, kelas VIC sebanyak

40 siswa terkumpul Rp4.800.000 dan kelas VID sebanyak 41 siswa terkumpul Rp5.015.000. Sementara pelaksanaan dua kali try out yang sudah berlangsung menghabiskan biaya sebesar Rp8.377.000. Dengan perincian yang digunakan 161 siswa kelas VI SD 002 Sagulung yakni papan ujian Rp2.737.000, pensil 2B Fabercastel 14 lusin Rp588 ribu, penghapus fabercastel empat kotak Rp480 ribu, penggaris empat kotak Rp300 ribu. Ditambah dengan biaya penggandaan soal ujian Bahasa Indonesia dua kali try out Rp726 ribu, Matematika dua kali try out Rp 726 ribu, dan IPA dua kali try out Rp660 ribu, LJK dua kali try out Rp198 ribu, kisi-kisi soal tiga bidang studi Rp600 ribu dan biaya pengoreksian hasil ujian tiga bidang studi Rp966 ribu, untuk yang terakhir photocopy hasil try out siswa tiga bidang study Rp396 ribu. Dengan adanya rincian tersebut, artinya uang try out yang sempat terkumpul masih ada sisa sebesar Rp10.768.000. Rencananya akan dibahas ulang bersama orangtua murid, apakah dikembalikan lagi atau bagaimana. "Kita sempat rencanakan lima kali try out, tapi yang sudah terlaksana baru dua kali. Sehingga sisa uang yang masih ada akan kita bahas kembali bersama orang tua murid," ujarnya. ***

Nurhidayat Jabat (AAL) angkatan ke-34 tahun 1988 ini. Sedangkan Kolonel Laut (P) Iwan Isnurwanto, serlanjutnya akan mengikuti pendidikan reguler Sesko TNI angkatan 39 tahun 2012 di Bandung, Jawa Barat. "Alhamdulilah, selama saya bertugas di Batam, banyak hal

yang saya dapatkan. Dan saya sangat senang dengan masyarakat Batam. Selama saya di Batam, tidak ada yang bermasalah dengan saya. Ini karena kita selalu membangun komunikasi yang baik," ujar pria kelahiran Situbondo Jawa Timur, 9 November 1965 ini. ( l i m )


11 Diduga Anggota LIRA BALOI –– Dua dari tiga anggota KPK bodong yang diringkus Polresta Barelang, (31/1) lalu, Iman Hermanto dan Rusdi Musa anggota LIRA. Karena, hasil penyidikan antara satu tersangka dengan lainnya saling berhubungan. "Jadi bisa saja ketiganya sama-sama tergabung dalam LIRA," kata Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Yos Guntur, kemarin. Hanya saja, ditambahkannya, jaringannya di luar daerah Kepri. Dikatakannya, polisi terus menelusuri keterlibatan Iman Hermanto dan Rusdi Musa yang merupakan warga Jakarta di LIRA. Sejauh ini, katanya, memang belum diketahui jabatannya. Dikatakannya, ia juga menelusuri terkait kasus penipuan dan pemerasan di seluruh Indonesia yang mencatut nama lembaga negera KPK. Para pelaku diduga kerap melakukan tindakan tersebut dengan mengatasnamakan organisasi pemberantas korupsi. "Kita kembangkan. Meski dari pengakuan para tersangka, baru sekali melakukan tindakan tersebut," ujar Yos. Dijelaskannya, para pelaku ini kerap menjadi Kepala daerah setingkat bupati atau walikota sebagai target operasinya. Kemungkinan tidak hanya Bupati Karimun yang menjadi korban. Bahkan, kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan KPK juga pernah terjadi di Kabupaten Natuna. "Kita akan terus kaitkan dengan kasus-kasus serupa yang pernah terjadi, bisa saja ini sindikat dengan modus yang sama dan organisasi yang sama," katanya. Sementara itu, Rusmini Simorangkir, Sekeretaris Wilayah (Sekwil) LIRA Kepri mengakui, tindakan serupa pernah terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur tapi sudah dipecat dari keanggotan LIRA. "Kita tak segansegan jika ada anggota yang melakukan tindakan pemerasan dan penipuan akan dibekukan bahkan dipecat. Bukan LIRA tapi oknum yang mengatasnamanan organisasi ini," tegasnya saat jumpa pers, Rabu (1/2) di Batam Centre. (tea)

METRO BATAM Jumat,

3 Februari 2012

Lori Pelansir BBM Hilang BAT TAM — Dua unit lori yang diduga sebagai BA kendaraan untuk melakukan pelansiran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sudah tidak ada di Mapolresta. Padahal barang bukti (BB) itu untuk proses penyidikan lebih lanjut.

GANGGU KENYAMANAN – – Tumpukan sampah yang belum terangkat terlihat di tepi jalan Tanjung Sengkuang, Kamis (2/2).Tumpukan ini sangat mengganggu kenyamanan pengendara yang melintas, apalagi warga sekitar.

Oleh: Tito Suwarno, Liputan Batam

Kedua kendaraan yang hilang tersebut yakni mobil lori nopol BP 8198 ZE yang diamankan di jalan antara Mukakuning dan Tanjungpiayu, Selasa (31/1) lalu. Dari penangkapan ini, polisi mengamankan Novi , supir dan lori yang mengangkut 15 jerigen solar. Kendaraan lainnya yang juga raib yakni lori Dyno warna merah nopol BP 9331 DY yang diamankan pada akhir tahun 2011 lalu. Lori tersebut dikendarai Janes Aritonang, ditangkap di SPBU Tanjungpiayu. "Masih ada di parkiran, tak mungkin hilang," kata Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yos Guntur ketika dikonfirmasikan, kemarin. Pantauan di lokasi kemarin, kendaraan pelansir BBM sebagai BB yang masih berada di pelataran Polresta Barelang hanya mini bus

bernopol BP 7247 EX, yang ditangkap Selasa (31/1) di jalan depan Taman Mata Kucing, Sekupang dan lori putih merek Nissan yang ditangkap polisi di SPBU Simpang Baloi pada akhir tahun 2011 lalu Harus diakui mafia bahan bakar minyak (BBM) di Batam lebih lincah dalam urusan lapangan. Terbukti meski aparat kepolisian kerap melakukan tindakan tegas terhadap para mafia, tapi keberadaannya tetap berjalan dalam aktifitas melansir BBM bersubsidi di sejumlah SPBU di Batam Kapolresta Barelang Kombes Karyoto mengatakan, aparat kepolisian akan melakukan kroscek tentang kuota BBM di Batam. Setelah itu segera melakukan langkah dan upaya mengawasi penyalurannya di sejumlah SPBU. "Kita akan mencari tahu kuota untuk Batam, tentu ini sedang kita

CECEP/HALUAN KEPRI

pelajari sebelum melangkah lebih jauh," katanya. Karyoto menyadari bahwa para mafia BBM yang sudah lama bermain dalam bisnis hitam ini, terus berupaya mengecoh pergerakan aparat penegak hukum. Pergerakan para mafia tergolong lincah, mereka menguasai lapangan terutama di Batam. Upaya penegak hukum untuk memberantas para mafia BBM bersubsidi kerap terendus, karena tidak me-

nuntut kemungkinan di balik aktifitasnya ada oknum aparat penegak hukum yang sengaja dipasang untuk memantau. "Langkah ini akan kita telusuri, ada atau tidaknya oknum terkait akan terus kita dalami kebenarannya," katanya. Upaya awal, polisi akan kembali menempatkan personil di setiap SPBU-SPBU untuk memonitor kendaraan yang dijadikan sebagai alat pelansir seperti

modus yang dilakukan para mafia BBM. Saat disinggung pembentukan tim khusus untuk memburu para mafia BBM bersibsidi, Kapolres masih mempelajarinya. Karena jika dibutuhkan, tidak menuntut kemungkinan akan dibentuk tim tersebut. Intinya polisi akan menindak tegas pihak yang terkait dalam permainan bisnis hitam ini. * * *


LINGGA

12 Pihak Kehutanan Tindak Tegas LINGGA — Kepala Seksi (Kasi) Kehutanan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lingga dalam waktu dekat akan meninjau lokasi pengolahan kayu yang dicurigai masyarakat yang tidak memiliki izin. Hasil peninjauan nanti akan menentukan langkah apa yang akan diambil sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Kunadi, Kasi Kehutanan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lingga mengatakan, akan menindak lanjutinya laporan warga yang mencurigai pengolahan kayu itu. "Saat ini kita sedang pelajari informasinya. Setelah itu nanti dalam waktu kita akan lakukan peninjauan langsung ke lokasi,"katanya, Kamis (2/2) Ia berjanji akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Namun nanti tentunya akan dilakukan pengecekan apakah memang benar tidak memiliki izin atau tidak. Terkait dengan akan dilakukan peninjauan ke lokasi ia belum bisa memastikan.Yang jelas dalam waktu dekat akan direalisasikan dan hasilnya diinformasikan ke media. Warga melaporkan adanya pengolahan kayu yang dicurigai tidak memiliki izin di lokasi Tanah Sejuk, Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep. Dugaan pengolahan kayu ilegal ini semakin besar, karena lokasi pengolahan kayu dengan menggunakan gergaji piring berdekatan dengan kawasan hutan lindung Gunung Muncung, Kecamatan Singkep. Sementara, Adil Rohyadi, pemilik usaha pengolahan kayu dengan menggunakan gergaji membantah kalau usahanya ini mengambil kayu dari kawasan hutan lindung. Ia mengaku, pengajuan permohonan izinya tidak pernah ditanggapi pemerintah. Pemilik usaha kayu ini menyampaikan, pihaknya tidak pernah mengambil kayu dari kawasan hutan lindung, selama beroperasi dalam satu bulan dengan kapasitas 12 ton kayu. Bahan yang dijadikan diambil dari kebun masyarakat di sekitar daerah tersebut yang tumbuh secara alami dan hanya dijual untuk kebutuhan masyarakat. Asri, warga Kecamatan Singkep menuturkan, pengusaha mengolah kayu pakai mesin gergaji piring yang biasa dipasang di atas meja. Jenis kayu bulat yag sudah ditebang tampak bertumpuk dan siap untuk diolah menjadi kayu broti atapun papan. (jfr)

Jumat,

3 Februari 2012

4 Anak Positif Gizi Buruk LINGGA — Komisi I DPRD Lingga sewaktu inpeksi mendadak (sidak), Kamis (2/2) menemukan sebanyak tiga anak di Dusun Buaya dan satu anak di Dusun Air Merah, Kecamatan Singkep Barat positif mengalami gizi buruk. Keempat anak tersebut telah mendapat perhatian serius dari Puskesmas setempat. Oleh: Nofriadi Putra, Liputan Lingga

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Lingga Rudi Purwonugroho kepada Haluan Kepri, Kamis (2/2). Dikatakannya,keluarga penderita gizi buruk tersebut termasuk keluarga yang tidak mampu, di mana mata pencahaian mereka adalah sebagai nalayan. Ia meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga untuk meningkatkan mobilitas sarana dan prasarana khususnya di Dusun Soak Buaya dan Dusun Air Merah yang lokasinya cukup jauh dari Dabo. "Melihat daerah ini secara geografis memang sangat membutuhkan sarana mobil ambulan untuk mempercepat pertolongan kepada warga yang mau dirujuk ke RSUD Dabo,"ujarnya. Rudi mengatakan, untuk RSUD Dabo saat ini membutuhkan perawat sebanyak 60 orang. Sementara jumlah tenaga perawat yang ada baru sejumlah 40 orang. Dengan ada penambahan tenaga medis, tentunya pelayanan bisa ditingkatkan kepada masyarakat. "Kebutuhan tenaga perawat di RSUD Dabo Tipe D perlu ditambah. Hal itu untuk memaksimalkan pe-

layanan terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat," katanya. Kepala Puskesmas Raya Singkep Barat, dr Bukit Gultom mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pendataan terhadap gizi buruk di Singkep Barat. Di mana data pada tahun 2011 ditemukan 17 kasus gizi buruk. Dari data yang ditemukan, faktor gizi buruk tersebut memang dipengaruhi oleh faktor ekonomi keluarga bayi. "Pendataan 2011 kita temukan sebanyak 17 kasus gizi buruk. Sementara 3 anak yang mengalami gizi buruk merupakan data dari tahun 2012, di mana kondisi inipun masih bisa dikatakan belum kronis" katanya. Untuk mengantisipasi, pihaknya telah memberikan perhatian kepada keluarga dan bayi dengan pemberian makanan seperti SGM, biskuit, imunisasi melalui kader-kader yang akan memberikannya kepada keluarga tersebut. "Sampai saat ini kita masih melakukan pantauan. Perhatian kita terutama kepada asupan kesehatan ibu hamil dan anak. Penyuluhan kesehatan juga dilakukan dengan program kesehatan posyandu," ujarnya. * * *

3 Berkas Tersangka PNPM Dilengkapi L I N G G A — Tiga berkas tersangka dalam dugaan korupsi dana Simpan Pinjam Perempuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SPP-PNPM) Kecamatan Singkep Barat masih di tangan Kejaksan Negeri (Kejari) Lingga. Berkas tiga tersangka, Meli Rosani, Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK PNPM) Singkep Barat, Nurmalia, bendara dan Lia Susanti sebagai sekretaris sudah satu bulan di Kejari Lingga setelah dilimpahkan Polres Karimun. "Berkas ketiga tersangka tersebut sudah satu bulan lalu kita limpahkan ke pihak Kejari Lingga. Tapi sampai saat ini kita belum dapat informasi, sudah sejauh mana penelitian dari pihak jaksa," kata Kapolres Lingga AKBP Misbahul Munauwar melalui Kasat Reserse dan Kriminalitas AKP Darmawan, Kamis (2/2). Dikatakan, pihaknya juga tidak mengetahui tentang sejauh mana kelengkapan berkas dari ketiga tersangka yang telah dilimpahkan ke jaksa tersebut, apakah masih P19 atau sudah P-21. Kendati demikian, ia menyatakan siap untuk memperbaiki berkas itu bila ditemukan adanya kekuranan sebagaimana yang disarankan. "Kalau menurut kita, berkas ketiga tersangka dimaksud sudah lengkap. Namun jika masih ada kekurangan, kita siap untuk memperbaikinya," ungkap Darmawan. Sementara, Kepala Seksi Pi-

dana Khusus (Kasipidsus) Kejari Lingga, Zainur Arifin Syah membenarkan terhadap penelitian berkas dari ketiga tersangka dugaan korupsi SPP-PNPM di Singkep Barat dimaksud. Secara rinci ia tidak bisa menyebutkan sejauh mana hasil penelitian berkas tiga tersangka yang ada ditanganya saat ini. "Yang jelas kita masih mempelajari terhadap pelimpahan berkas dari ketiga tersangka tersebut. Di samping itu kita juga masih konsen terhadap penanganan perkara dari satu tersangka yang saat tengah diproses di PN Tanjungpinang. Jika berkas tiga tersangka itu sudah sudah lengkap, akan segara kita kabari," ingkapnya Kasus dugaan korupsi SPPPNPM di Kecamatan Singkep Barat merugikan negara Rp558.725.093. Atas kasus itu telah ditetapkan 4 tersangka. Mereka melanggar pasal 2 ayat 1 Jo pasal 3 Jo Pasal 8 UU RI no 31 tahun 1999 yang telah diubah menjadi UU RI NO 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Adapun modus yang dilakukan masing-masing tersangka dalam korupsi PNPM Mandiri ini adalah dengan mengajukan sebanyak 37 kelompok fiktif penerima dana penanggulangan kemiskinan secara terpadu, dengan alokasi dana sebesar Rp3,2 miliar lebih dari APBD Lingga 2010 dan APBN 2010. (nel)

JEFRIADI/HALUAN KEPRI

BAYI PREMATUR — Sausan Fathila Putri, bayi yang lahir prematur dengan berat hanya 900 gram diperiksa oleh dokter RSUD Dabo saat dalam inkubator, Kamis (2/2).

Bayi 900 Gram Lahir Selamat L I N G G A — Seorang bayi prematur dengan berat 900 gram lahir secara normal di RSUD Dabo pada 28 Desember 2011 lalu. Sang bayi yang bernama Sausan Fathila Putri kini sedang dirawat intensif dalam inkubator untuk menstabilkan kondisi fisik yang lagi lemah. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga dr Iganasius Luti mengaku gembira dengan prestasi tim mendis RSUD Dabo ini. Ini kasus yang jarang terjadi dan merupakan suatu prestasi yang membanggakan. Biasanya dalam kasus kelahiran prematur dengan berat kurang dari 1 kilogram sangat jarang bertahan hidup. "Tapi ini lain, bayi yang lahir dengan berat hanya 900 gram sampai saat ini sehat dan mudah-mudahan terus mendapatkan perlindungan kesehatan," katanya, Kamis (2/2). Perawatan terhadap bayi yang kurang berat badannya terus dilakukan sampai sang bayi benar-benar stabil. Bi-

asanya sangat jarang bayi dalam kondisi seperti ini selamat, karena organ fitalnya belum sempurna. "Dalam beberapa kasus biasanya hanya bertahan 2 atau tiga hari saja. Penyebabnya kebanyakan sesak nafas, karena kondisi paru-parunya yang masih lemah,"kata dokter spesialis anak HM Risqa di ruang perawatan bayi RSUD Dabo. Dilanjutkanya, sesuai dengan prosedur penanganan bayi seperti ini dilakukan lagi pemeriksaan terhadap fungsi alat vitalnya. Namun hal ini dilakukan saat kondisinya sudah stabil. "Perhatian kita adalah pemeriksaan terhadap fungsi mata pada bayi ini. Dalam kasus yang pernah terjadi di kota lain, bayi seperti ini biasnya mengalami gannguan mata namun untuk bayi ini nanti kita akan lakukan pemeriksaan,"ujarnya lagi. Eva Riansi, Kepala Prawat yang menangani bayi prematur ini menjelaskan, untuk mens-

tabilkan kondisinya, sang bayi yang berkelamin perempuan ini ditempatkan di dalam inkubator. "Semenjak lahir tanggal 28 Desember 2011 lalu sampai saat ini bayi yang kurang beratnya ini kita tempatkan dalam inkubator. Kesetabilan suhu juga harus dijaga antar 30,5-37 derajat celcius. Alhamadulilah kondisinya membaik dan stabil serta tidak ada gangguan yang berarti,"katanya. Bayi prematur yang lahir dari seorang ibu bernama Osmarida warga Dabo Lama ini terlihat sedang tertidur di dalam box inkubator. Tampak selang oksigen masih dikenakan untuk membantu sang bayi bernafas. Informasi yang diterima, sang ibu harus melahirkan bayi ini pada kehamilan 27 minggu, sedangkan kelahiran normalnya adalah 37 minggu. Hal ini dilakukan, karena adanya gangguan pada sang ibu bayi, sehingga bayi harus dilahirkan pada waktu tersebut. ( j f r )


NATUNA

13

Jumat,

3 Februari 2012

Disperindag Temukan Toko Obat Tak Berizin di Sedanau Bupati Bakal Rombak Kabinet RANAI–– Bupati Natuna Ilyas Sabli dalam waktu dekat ini akan merombak struktur pejabat di lingkungan Pemkab Natuna. Perombakan tersebut sehubungan dibentuknya tiga intansi baru di lingkungan pemkab Natuna. Tiga instansi baru tersebut adalah Dinas Pemuda dan Olahraga, Badan Pengelola Perbatasan (BPP), Kantor Pelayanan Terpadu dan Perizinan. Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Natuna Syamsurizon, SH mengatak an, perombak an pejabat di lingkungan Pemkab Natuna akan dilakukan pertengahan Februari ini. " Kalau tidak ada halangan tanggal 14 Februari ini dilantik, tapi masih menunggu persetujuan dari Gubernur Kepri dulu. Karena untuk penempatan pejabat eselon II harus persetujuan gubernur," kata Syamsurizon melalui sambungan telepon, Rabu (1/2). Dikatakan Syamsurizon, terbentuknya tiga intansi baru di lingkungan Pemkab Natuna secara otomatis akan membuat susunan pejabat eselon berubah. Perombakan nanti akan diisi pejabat dari beberapa jabatan promosi seperti pejabat eselon III dipromisikan ke jabatan eselon II. Kemudian ada juga pemindahan pejabat eselon II dari jabatan definitif sebelumnya ke jabatan baru. " Yang terlibat dalam Resufle nanti adalah pejabat eselon II dan eselon III yang akan dilantik untuk jabatan barunya. Tapi jadwalnya masih rencana, karena masih menunggu persetujuan dari gubernur terutama untuk jabatan eselon II," katanya.(leh)

RA N A I –– Dinas Perindustrian NA dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Natuna menggelar inpeksi mendadak (sidak) di Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kamis (2/2) Dalam sidak tersebut, Disperindag kembali menemukan satu toko obat yang tidak mengantongi izin penjualan obat dari Dinas Kesehatan. Selain toko obat tak berizin, Disperindag juga menemukan banyak obat yang sudah habis masa berlakunya. Sidak dipimpin langsung Kadisperindag Senagib dan didampingi Kabid Perdagangan Khikmatul Arif dan Kabid Pelayanan dan Informasi Disperindag, Said Faisal Azar. " Obat-obat yang habis masa berlakunya itu antara lain obat sakit mah, obat penambah stamina. Obat ini masih dipajang meskipun masa berlakunya sudah habis tahun 2010 dan 2011 lalu," ujar Senagib yang ditemui di sela sidak, kemarin. Terhadap toko obat yang tidak berizin itu, Senagib memberi waktu dua bulan kepada pemilik toko obat agar segera mengurus izin tokonya dan izin penjualan

obat. Jika dalam waktu 2 bulan tidak juga diindahkan maka Disperindag akan memerintahkan pihak berwajib untuk mengeksekusi barang di apotik tersebut. " Ini kan aneh, toko obat ini sudah buka sejak lima tahun lalu. Pemiliknya bekerja di Dinas Kesehatan Natuna. Istrinya yang menjaga di toko itu mengatakan izin tokonya sedang diurus," ungkapnya. Selain sidak di toko obat, Disperindag juga mendatangi toko sembako di daerah itu. Disana petugas memeriksa barang kadaluarsa serta penempatan barang yang dianjurkan. " Kita juga memberikan masukan, supaya penempatan barang bisa disesuaikan dengan jenis barang. Seperti kita temukan, barang makanan tempatnya berdekatan dengan barang diterjen dan obat nyamuk. Inikan tidak sesuai dan berbahaya," tuturnya. Sidak kali ini, menurut Senagib, sifatnya masih sosialisasi.Tapi pada sidak selanjutnya, sifatnya bukan sosialisasi lagi, tetapi sudah eksekusi dan penindakan. " Kita akan ke Sedanau 2 bulan mendatang, kita akan kunjungi lokasi yang sama," ujarnya. (leh)

SHOLEH ARIYANTO/HALUAN KEPRI.

TAK BERIZIN –– Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Senagib saat melakukan sidak di sebuah toko obat di Sedanau, Bunguran Barat, Kamis (2/2). Hasilnya, Disperindag menemukan satu toko obat tak beriizin.

Anggaran Pendidikan Dialihkan Dinilai Terlalu Banyak AI –– Dinas Pendidikan Natuna diminta RAN ANAI mengalihkan 10 persen dari 20 persen anggaran pendidikan untuk membayar gaji guru dan operasional kedinasan. Alasannya 20 persen anggaran pendidikan yang diplot dalam RAPBD 2012 dinilai terlalu banyak. Oleh: Faturahman, Liputan Natuna

" Kita disuruh mengalihkan dana itu karena dianggap over load (berlebih) oleh Tim Perencanaan Anggaran Daerah (TPAD), ya kita alihkan" kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Jasman Harun yang ditemui di Midai, Rabu (1/2).

Jasman ingin dana yang dikucurkan ke dinas pendidikan itu sesuai dengan ketentuan yang telah diamanatkan Undang undang (UU) 1945. Tapi karena TPAD menilai dana sebesar itu over load (berlebihan). Maka dana tersebut sebagiannya dia-

lihkan untuk gaji dan operasional kedinasan. Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan Dinas Pendidikan, Jabaruddin Yahya, SPd menambahkan menurut UU 1945 semestinya dana pendidikan tahun 2012 ini dari total RAPBD Rp1,5 triliun tersebut berjumlah Rp262 miliar. Namun TPAD meminta agar gaji pegawai kedinasan juga diambil dari dana itu, maka sisa dana tinggal Rp155 miliar. Semestinya dana itu digunakan untuk kegiatan pendidikan non gaji. " Awalnya, anggaran pendidikan Rp262 miliar, dikurang Rp107 miliar sehingga menjadi Rp155 miliar," katanya. Ketua TPAD Syamsurizon yang dikonfirmasi kemarin mengatakan tidak ada pengalihan atau pengurangan pada dana pendidikan itu."Tidak ada pemo-

tongan, tidak ada pengalihan" katanya singkat melalui telepon kemarin. Begitu juga halnya Ketua DPRD Natuna Hadi Candra mengatakan tidak ada pemotongan atau pengurangan terhadap dana pendidikan. " Tidak ada pemotongan, untuk lebih jelasnya tanya ke TPAD saja ya" ujarnya. Wakil Ketua DPRD Natuna Dwitra Gunawan mengatakan, tidak ada pengurangan sedikitpun untuk dinas pendidikan. Karena anggaran dinas pendidikan sudah ditentukan Undang - undang. begitu juga soal pengalihfungsian seperti yang diinformasikan. " Tidak ada pengurangan dan pengalihan, dana itu sudah ditentukan Undang-undang, mana bisa dipotong atau mana bisa dialihfungsikan," katanya tegas. ***

Tabrak Honda Jazz, Pengendara Motor Luka-luka

SHOLEH ARIYANTO/HALUAN KEPRI

POLISI memeriksa sepeda motor Yamaha Vixion yang rusah parah setelah menabrak Honda Jazz di Jalan Adam Malik, Kamis (2/2).

RA N AI –– Joyo Martono, warga NAI Desa Harapan Jaya terlempar ke aspal setelah Yamaha Vixion tanpa plat nomor yang dikendarainya menabrak Honda Jazz warna hitam di Jalan Haji Adam Malik Bandarsah Ranai, Kamis (2/2) sekitar pukul 09.15 WIB. Akibat kecelakaan itu, Joyo Martono mengalami luka-luka di bagian wajah, tangan dan ang-

gota tubuh lainnya. Begitu juga Yamaha Vixon yang dikendarainya rusak parah. Stang sepeda motor bengkok dan tangki penyok. Sementara pengendara Honda Jazz panik dan bersembunyi di perumahan warga. Warga yang melihat kejadian itu melarikan Joyo Martono ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna.

Menurut saksi mata, kejadian itu bermula saat Joyo melaju dari arah kantor Bupati Natuna menuju Ranai. Setibanya di persimpangan Jalan H Adam Malik, Joyo melihat Honda Jazz warna hitam melintas di hadapannya. Karena kencang, Joyo tak mampu mengendalikan sepeda motornya. Tabrakan pun tak bisa dihindari. Joyo menabrak bagian belakang mobil hingga membuatnya terjatuh. Polisi Lalulintas Polres Natuna Brigadir Polisi Reno Sophian yang ditemui dilokasi kejadian mengatakan, pihaknya belum tahu persis bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi. Tindakan sementara yang dilakukannya mengamankan mobil dan motor naas ke Polsek Bunguran Timur. Joyo Martono, yang ditemui di RSUD mengatakan supir mobil terlihat ragu-ragu saat melintas. Wakapolres Natuna Komisaris Polisi (Kompol) Sudarminto, S.Sos mengatakan kesadaran masyarakat Ranai dalam berkendara masih tergolong rendah. Hal itu memicu terjadinya kecelakaan lalintas. Dijelaskan Sudarminto, korban kecelakaan di Ranai, berasal

dari pelajar SMP dan SMS, secara psikologis anak usia sekolah baik SMP maupun SMA masih labil. Dalam mengendarai kendaraan bermotor mereka cendrung mengedapankan gengsi sehingga rentan kecelakaan. Karena itu, lanjut dia, pada tahun 2011 -2012 pihaknya lebih mengutamakan sosialisasi aturan lalu lintas kepada masyarakat baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat umum. " Tahun 2011 kemarin kita melakukan perlombaan cerdas cermat lalu lintas kepada semua anak- anak sekolah, mulai dari SD sampai SMA" katanya. Lebih lanjut Sudarminto mengatakan di Kota Ranai masih banyak berkeliaran kendaraan luar, baik roda dua maupun roda empat berpelat B (Jakarta) dan KB (Kalimantan Barat). Ini sangat merugikan daerah. Antisipasi hal ini, Polres Natuna secara berkala menggelar razia rutin dengan melibatkan beberapa stake holder seperti Dinas Perhubungan dan dealer motor termasuk Samsat Natuna. "Masak mereka enak - enak make mobil disini, terus bayar pajaknya di daerah lain, kan rugi daerah ini, " tutupnya. (cw 61)

Nilai Tukar Petani Kepri Naik 0,39 Persen TANJUNGPIN A N G –– KeNA pala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau Mangamputua Gultom mengatakan nilai tukar petani daerah setempat naik sebesar 0,39 persen pada Januari 2012 dibanding Desember 2011. "Kenaikan itu disebabkan indeks yang diterima petani (indeks harga hasil produksi pertanian) lebih tinggi dibanding kenaikan indeks yang dibayar petani (indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian)," kata Mangamputua di Tanjungpinang, Rabu. Ia mengatakan, pada Januari 2012 indeks yang diterima petani naik sebesar 0,90 persen, sedangkan kenaikan indeks yang dibayar petani hanya sebesar 0,51 persen. "Nilai tukar petani (NTP) merupakan salah satu indikator

untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan, semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani," ujarnya. Pada Januari 2012 NTP di Provinsi Kepri tercatat 103,95 mengalami kenaikan sebesar 0,39 persen dibanding NTP pada bulan Desember 2011 sebesar 103,55. NTP subsektor tanaman pangan tercatat sebesar 67,28, NTP subsektor hortikultura sebesar 124,14, NTP subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 119,53, NTP subsektor peternakan sebesar 90,41 dan NTP subsektor perikanan sebesar 108,46. Dari lima subsektor yang menyusun NTP Provinsi Kepri selama bulan Januari 2012 tercatat empat diantaranya mengalami kenaikan NTP, yaitu subsektor tanaman pangan sebesar 1,45 persen, subsektor horti-

kultura sebesar 0,29 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,39 persen dan subsektor perikanan sebesar 0,29 persen. Sebaliknya NTP subsektor peternakan pada bulan ini justru mengalami penurunan sebesar 0,21 persen. Pada Januari 2012 di Provinsi Kepri juga tercatat inflasi pedesaan sebesar 0,62 persen yang terutama dipicu oleh kenaikan indeks subkelompok bahan makanan sebesar 0,87 persen, subkelompok makanan jadi sebesar 0,56 persen, subkelompok perumahan sebesar 0,60 persen. Selain itu subkelompok sandang mengalami kenaikan sebesar 0,05 persen, subkelompok kesehatan sebesar 0,48 persen, subkelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,34 persen serta subkelompok transportasi dan komunikasi sebesar 0,11 persen. (ant)

NET

SEORANG petani cengkeh di Natuna memperlihatkan hasil panennnya.

Tanam Ubi Kayu, Petani Minta Bantuan Modal

Sugimin RA N AI –– Para petani di NatuNAI na bersedia menanam ubi kayu sebagai bahan baku pabrik tapioka yang akan dibangun di daerah itu tahun 2013 menda-

tang. Syaratanya, asal Pemkab Natuna mau memberikan bantuan modal kepada mereka. " Kalau pemerintah mau memodali kita tak masalah. Karena untuk bertanam ubi kayu dibutuhkan lahan baru. Sementara lahan yang ada sekarang sudah banyak ditanami tanaman tahunan seperti karet dan kelapa," kata Sugimin salah seorang petani di Desa Air Lengit, kemarin. Menurut Sugimin, untuk mengelola lahan tidur butuh dana besar. Mulai biaya tebas, membersihkan sampai penggemburan lahan. Untuk ketiga tahapan ini biaya yang dibutuhkan tidak kurang Rp3 juta. " Itu belum lagi termasuk biaya pembelian bibit dan pagar. Karena kita tahu di daerah ini,

masih banyak hama babi. Kalau tidak dipagar, babi akan merusak tanaman," katanya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Natuna Senagib mengatakan, rencana pembangunan pabrik tepung tapioka baru sebatas DED (desain engenering detail) pada tahun 2012 ini. Sedangkan untuk fisiknya dibangun tahun 2013. Rencana lokasi pembangunan pabrik belum dipastikan, tetapi jika melihat struktur tanah yang cocok adalah di Kecamatan Bunguran Selatan dan Bunguran Tengah. " Untuk perkebunan inti ubi kayu, kita membutuhkan lahan seluas 30-40 hektar. Sedangkan lahan plasma (diolah masyarakat) itu tidak terbatas," ujar-

nya, Kamis (2/1). Terkait permintaan petani soal bantuan modal, Senagib sependapat dengan apa yang dikemukakan petani tersebut. Jika proyek ini berjalan ia akan membentuk persatuan petani ubi kayu (PPUK). Kelompok ini lah yang nantinya mengcover kebutuhan anggotanya, termasuk kebutuhan modal tambahan. Rencana Pemkab Natuna membangun pabrik tapioka ditentang Sekretaris Ikatan Keluarga Besar Natuna (IKBN) Batam Kamaruddin Saban. Alasanya pabrik tersebut tidak cocok dengan tipikal masyarakat dan kondisi geografis Natuna yang dikelilingi laut. " Dari pada membangun pab-

rik tapioka, akan lebih baik kalau Pemkab memperkuat sektor perikanan. Karena kita tahu hampir 90 persen masyarakat Natuna hidup sebagai nelayan. " katanya dalam setiap kesempatan. Bahkan, ia pernah menawarkan Pemkab untuk membangun pabrik biodisel yang masih turunan dari bahan ubi kayu. Artinya, manfaatnya tidak hanya sekedar taioka saja, tetapi bisa juga dibuat untuk produk lain semacam etanol. " Pabrik ini tinggal pindahkan saja dari Batam ke Natuna. Manfaatnya banyak, tidak hanya diolah untuk menjadi tapioka tetapi juga bisa diolah menjadi etanol. Tapi kalau tapioka, tidak bisa lagi diolah selain menjadi n) tepung," katanya. (leh/ (leh/ss ffn


FOKUS

14

Jumat,

3 Februari 2012

Ekonomi Warga Terancam Lumpuh PEMERINTAH AH Kabupaten (Pemkab) Lingga PEMERINT maupun pihak Pertamina harus serius menanggapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat yang saat ini terancam lumpuh. Oleh: Asfanel , Liputan Lingga "Pemerintah daerah harus cepat mengambil langkah untuk mengatasi permasalahan dan kesulitan BBM yang sedang dihadapi masyarakat. Bila tidak perekomian masyarakat di daerah ini bisa lumpuh," kata Idrus, seorang tokoh masyarakat Lingga, Selasa (31/1). Idrus mengatakan, kelangkaan BBM ini sebenarnya tidak akan terjadi bila pihak terkait di Pemkab Lingga jauh hari melakukan antisipasi dengan melakukan pendataan terhadap jumlah kebutuhan BBM dengan jumlah kendaraan yang saat ini terus bertambah secara pesat. "Hasil dari pendataan tersebut akan dapat diketahui berapa jumlah kebutuhan BBM yang sebenarnya untuk daerah ini. Hal itu kemudian baru dilakukan pengusulan penambahan kuota minyak ke pihak Pertamina di Batam," ungkapnya. Menurutnya, kelangkaan BBM ini juga akan dapat berpengaruh terhadap sektor pembangunan dan sektor lainnya di Kabupaten Lingga, termasuk berdampak mengurangi niat investor untuk menanamkan modal usahanya di daerah ini. "Artinya, upaya Bupati Lingga beserta perangkatnya untuk memajukan daerah ini akan menjadi sia-sia, bila antisipasi kelangkaan BBM ini tidak bisa terselesaikan dengan baik," ungkapnya. Pantauan di lapangan, sejumlah kios BBM jenis Premium di kawasan Dabo Singkep maupun di Daik Lingga sejak beberapa hari bterakhir tidak satupun yang buka, karena tidak memiliki stok BBM

untuk mereka jual. Disamping itu, pusat kawasan jalan raya di daerah ini juga terlihat sepi dibandingkan hari-hari biasa, karena adanya ketersedian BBM yang di jual di beberapa kios. Namun dibalik itu, warga merasa heran ketika mendapati beberapa kendaraan mobil dinas termasuk mobil angkutan dari Pelabuhan Jagoh ke Kota Dabo Singkep tetap beroperasi. Sebagian masyarakat lain menilai, kelangkaan BBM di Lingga akhir-akhir ini bisa jadi disebakan adanya dugaan penimbunan BBM oleh pihakpihak tertentu untuk mendapatkan keuntungan sendiri. Selain itu diduga telah disalahgunakan untuk aktifitas tambang bouksit yang saat ini marak di Lingga. "Saya heran, katanya kelangkaan BBM. Tapi sebagian kendaraan roda empat yang menuju Pelabuhan Jagoh Dabo saya lihat masih beroperasi seperti biasa. Apakah mereka memiliki stok BBM di rumahnya?" tanya Ketua LSM Peduli Lingga, Jhon Kosmos dengan nada curiga. Sementara itu Epi, salah seorang pedagang warung nasi di Dabo juga merasakan hal yang sama. Dituturkannya, kelangkaan minyak BBM jenis bensin mengakibatkan ia kesulitan untuk pergi belanja keperluan usahanya di pasar. Udin (30) seorang masyarakat Dabo lainnya mengaku, terpaksa harus berpikir panjang untuk bepergian ke luar rumah menggunakan kendaraan, lantaran BBM yang ada ditangki motornya kurang dari satu liter.

SERBU BBM –– Ratusan warga terpaksa berjubel menyerbu Kios Primkopal untuk mengisi bahan bakar. Beberapa hari belakangan Kabupaten Lingga mengalami kelangkaan BBM. "Saya sudah pergi mengecek ke sejumlah kios minyak di Dabo Singkep, tapi tidak satupun yang menjualnya. Saya berharap pihak terkait dapat segera mengatasi krisis minyak ini," ungkapnya. Darwis, Ketua DPC Pemuda Panca Marga(PPM) Kabupaten Lingga menyayangkan krisis minyak yang belum juga ada jalan keluarnya. Masayarakat jelas-jelas yang dirugikan, namun sepertinya jalan keluar sampai saat ini tidak ada. "Mungkin salah satu alternatip yang bisa dilakukan adalah dengan membuka jalan dan mengundang investor untuk membangun SPBU di Lingga. Saat ini sistem seperti monopoli sudah tidak sesuai lagi diterapkan, meskipun memang tidak monopoli,"ujarnya. Dikatakan, dengan adanya

SPBU tentunya masyarakat punya pilihan. Jadi pengusaha juga tidak seenaknya dan warga juga mendapatkan kepastian, baik tentang kualitas minyak atau pun harganya.* Kepala Disperindagkop Lingga, Jabar Ali menyatakan, telah mengajukan usulan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) ke Provinsi Kepri sebanyak 400 kilo liter (KL). Permintaan yang nantinya diteruskan ke Pertamina Batam itu terkait untuk mengatasi kelangkaan BBM di Lingga. "Usulan penambahan BBM tersebut sudah kita ajukan sejak beberapa bulan lalu ke Pertamina di Batam, Tapi sampai sekarang ini kita masih menunggu realisasinya, dan mudah-mudahan segera terkabulkan," ungkapnya Diterangkan, berdasarkan

data dari kuota tahun 2011 BBM untuk daerah Lingga itu bisa terpenuhi dengan jumlah 511.603 liter premium dan solar dengan jumlah 655.000 liter. Masing-masing dibagikan untuk SPBU di Sungai Buluh dan SPBU Kecamatan Senayang. "Kuota tahun 2011, premium di SPBU Sungai Buluh berjumlah 420.000 liter dan solar berjumlah 280.000 liter. Sedangkan untuk SPBU Kecamatan Senayang berjumlah 91.603 untuk premium, dan 375.000 untuk solar. Mengatasi kelangkaan minyak ini, kita telah ajukan usaha tambahan kuota kepada Pemprov Kepri,"katanya. Di tempat terpisah, pemilik SPBB Sungai Buluh Edison juga mengakui adanya kekurangan kuota BBM, khususnya jenis premium. Ia berharap

pihak Pemkab Lingga untuk dapat segera mencarikan solusi yang salah satunya melalui pendirian atau penambahan SPBU baru di Lingga. "Bagi kita dalam penyebaran dan pendistribusian BBM selama ini telah sesuai permintaan dan aturan yang berlaku. Namun penyebab kekosongan BBM di sejumlah agen, itu bukan kewenangan kita lagi,"ujar dia. Sebelumnya, Bupati Lingga H Daria, menegaskan pihaknya tidak akan segan-segan untuk menindak pemilik kios BBM yang melakukan penyimpangan penyaluran BBM bila tidak sesuai dengan peruntukan. Bahkan tindakan yang akan diberikan ini kata Daria, hingga pencabutan izin usaha. "Ini telah saya sampaikan Kepala Dinas Perindustrian

Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Jabar Ali agar meneliti kembali izin DO yang telah dikeluarkan kepada para agen atau kios penjualan BBM ini. Jangan sampai ada yang tidak punya kios, tapi memiliki DO," ujar Daria. Kelangkaan BBM jenis premium sering terjadi di daerah in, salah satu penyebab yakni meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, speed, dan pompong. Peningkatan jumlah ini tidak sesuai dengan kuota BBM yang ada saat ini. "Saya telah perintahkan dinas terkait untuk melakukan pendataan kembali berapa jumlah kendaraan yang ada di Lingga ini. Agar kita mengetahui berapa banyak kebutuhan BBM yang sebenarnya diperlukan di Lingga saat ini," ucapnya.***

Kios BBM Diserbu Warga

SALAH seorang warga Dabo terpaksa mendorong sepeda motor akibat kehabisan bahan bakar.

Pelajar Absen, PNS Bolos AKIBAT kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Lingga dalam beberapa hari terakhir tidak saja membuat puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Lingga terpaksa absen kerja. Puluhan pelajar SMA di Dabo Singkep juga terpaksa minta izin untuk tidak masuk sekolah. Seperti yang terjadi di SMAN I Dabo Singkep baru-baru ini. Sekitar 30 orang siswa yang tinggal beberapa kilo meter dari alamat sekolah mengaku tidak dapat berangkat ke sekolah karena sepeda motor yang biasa digunakan telah kehabisan BBM. Di samping itu, bus sekolah milik Pemkab Lingga yang digunakan juga tengah mengalami kerusakan. "Sedikitnya ada 30 orang siswa kami yang rata-rata tinggal berjauhan dari sekolah seperti di Desa Lanjut, Desa Kote, Desa Berindat dan Desa Sedamai, telah minta izin tidak masuk pada hari ini," kata Erwin, Pembina Osis SMAN I Dabo Singkep. Menurutnya, izin sejumlah pelajar itu dapat ditolerir oleh pihak sekolah, karena bukan atas kesengajaan melainkan akibat faktor sarana transportasi yang mereka gunakan tidak bisa dimanfaatkan. Sementara rumah mereka juga

cukup jauh dari sekolah, sehingga tidak mungkin ditepuh melalui jalan kaki. "Izin sejumlah pelajar baru terjadi pada hari ini saja, karena hari kemarin mereka masih bisa berangkat ke sekolah. Hal ini dapat ditoleransi oleh pihak sekolah, lantaran niat dari pelajar itu ada untuk datang ke sekolah," ungkap Erwin. Ia berharap kelangkaan BBM di daerah ini dapat segera teratasi dengan mencarikan solusi terbaiknya oleh pihak terkait. Hal dimaksud agar sarana transportasi masyarakat dapat kembali normal sebagaimana mestinya. "Sebenarnya kalau ditelusuri lebih jauh, mungkin masih banyak pelajar di sekolah lain yang juga seperti yang kita alami. Hal ini hendaknya dapat menjadi perhatian serius dari institusi terkait dalam menyikapi kelangkaan BBM," ucapnya. Kelangkaan BBM jenis Premium yang terjadi juga dimanfaatkan oleh sebagian Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Lingga untuk malas masuk kantor dengan alasan kendaraan yang mereka miliki kehabisan bensin. Hal ini terungkap dari hasil monitoring Komisi I DPRD Lingga kesejumlah dinas yang ada di

daerah ini, Rabu (1/2). "Salah satu temuan hasil monitoring kita terhadap tingkat kedisiplinan PNS Pemkab Lingga di beberapa dinas, banyak yang tidak masuk kantor dengan alasan izin lantaran kesulitan mrndapatkan BBM," kata Ketua Komisi I DPRD Lingga, Rudi Purwonugroho. Menurutnya, kelangkaan BBM yang terjadi akhir-akhir ini hendaknya dapat diskapi segera oleh dinas serta aparat terkait lainnya. Hal dimaksud untuk menghindari kerancuan serta keresahan di tengahtengah masyarakat. Sementara Ketua DPRD Lingga, Kamaruddin Ali menyatakan keprihatinan atas kelangkaan BBM jenis Premium. Kondisi itu hendaknya dapat segera diselesaikan oleh masing-masing pihak yang terkait, agar keresahan yang tejadi ditengah-tengah masyarakat selama ini tidak terjadi lagi. "Terhadap kelangkaan BBM yang terjadi selama ini, hendaknya masing-masing pihak harus bertanggungjawab untuk segera menyelesaikannya. Jika perlu, bila kesalahan tersebut terdapat pada Disperindakop, maka hendaknya Bupati harus mengambil langkah tegas mengganti pihak bersangkutan," ucapnya.(nel)

SALAH satu kios pangkalan BBM milik Primer Koperasi Angkatan Laut (Prinkopal) terletak tidak jauh di kawasan lapangan sepak bola Merdeka Dabo Singkep diserbu ratusan masyarakat pengguna kendaraan saat mengetahui di kios tersebut baru mendapati pasokan premium dari SPBB Sungai Buluh sebanyak 2 ton atau sekitar 2.000 liter BBM, Rabu (1/2). Warga yang mengetahui langsung mendatangi kios tersebut untuk membeli minyak secara antrian dan berdesakan. Guna pemerataan, pihak pengurus kios terpaksa membatasi pembelian BBM untuk masin-masing kendaraan roda dua sebanyak ukuran Rp10 ribu melalui pengawasan dari pihak Kecamatan Singkep. "BBM yang datang ini merupakan stok lama yang disimpan di SPBB sungai Buluh sebanyak 2 ton. Hal ini dilakukan setelah kita melihat kondisi yang sangat meprihatinkan di tengah masyrajkat akibat kelangkan minyak jenis premium," kata Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Singkep, Azward saat ditemui di lapangan. Pantauan Haluan Kepri di Kios Primkopal, Rabu (1/2) sebanyak 2 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium yang baru tiba, langsung diserbu ratusan pengendara. Ketersediaan BBM tersebut merupakan stok yang terdapat di SPBB Sugai Buluh untuk disalurkan ke masyarakat, sebagai antisipasi kelangkaan BBM yang terjadi selama ini, khususnya di Dabo Singkep. BBM di Primkopal tersebut habis terjual, Kamis (2/2) sekitar pukul 12.00 WIB sejak di buka sekitar pukul 09.00 WIB melaui antrian panjang ratusan kendaran roda dua. Namun sekitar satu jam sebelum kedatangan lori yang membawa sebanyak 10 drum ukuran 200 liter BBM tiba, sejumlah pengendara langsung mendatangi kios. Guna pemerataan, pihak pengurus kios terpaksa membatasi pembelian BBM untuk masin-masing kendaraan roda dua dengank ukuran Rp10 ribu melalui pengaturan dari pihak Kecamatan Singkep dan pihak

Primkopal. Ketesediaan BBM di Primkopal itu merupakan satu-satunya kios yang menjual BBM di daerah ini, sebelum kedatangan sebanyak 1.800 ton BBM untuk disebarkan kesejumlah kecamatan di Lingga. "BBM yang datang ini merupakan stok lama yang disimpan di SPBB sungai Buluh sebanyak 2 ton. Hal ini dilakukan setelah kita melihat kondisi yang sangat meprihatinkan di tengah masyrajkat akibat kelangkan minyak jenis premium," kata Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Singkep, Azward saat ditemui di lapangan. "Kita sudah berupaya mendesak Pertamina di Batam untuk segera mengabulkan permintaan penambahan kuota BBM jenis Premium sebanyak 400 ton yang telah kita usulkan sejak September 2011 lalu. Tapi sampai sekarang belum juga bisa direalisasikan," ungkap Jabar Ali. Nazar, warga yang ditemui di lapangan mengaku sedikit lega atas ketersediaan BBM di Kios Primkopal saat itu. Pasalnya, sejak dua hari belakangan, ia terpaksa berusaha berhemat dan membatasi untuk keluar rumah menggunakan kendaraan. "Walaupun hanya dapat mengisi BBM ukuran Rp10 ribu, setidaknya dapat sedikit meringankan langkah perjalan kendaraan saya untuk keperluan sehari-hari,"ujarnya. Ditempat terpisah, Kepala Disperindagkop Lingga Jabar Ali sempat terkejut saat mengetahui adanya penyaluran BBM di Kios Primkopal tersebut. Ia sendiri mengaku hal tersebut di luar sepengatahuan pihaknya. Ia mengatakan, jumlah BBM yang akan disalurkan ke masing-masing kios hari ini sebanyak 180 ton dari jumlah kuota BBM untuk Kabupaten Lingga saat ini sebnyak 350 ton setiap bulannya. "Kita sudah berupaya mendesak Pertamina di Batam untuk segera mengabulkan permintaan penambahan kuota BBM jenis Premium sebanyak 400 ton yang telah kita usulkan sejak September 2011 lalu. Tapi sampai sekarang belum juga bisa direalisasikan," ungkap Jabar Ali.(nel)

KIOS Primkopal melayani pengisian BBM bagi warga yang membutuhkan bahan bakar jenis premium.

KOMENTAR Perekonomian Bisa Lumpuh P E M E R I N T A H daerah harus cepat mengambil langkah untuk mengatasi permasalahan dan kesulitan BBM yang sedang dihadapi masyarakat. Bila tidak perekomian masyarakat di daerah ini bisa lumpuh. Idrus T o k o h M a s y a rraa k a t L i n gggg a

Sudah Perintahkan Dinas Terkait SA Y A telah perintahkan dinas terkait AY untuk melakukan pendataan kembali berapa jumlah kendaraan yang ada di Lingga ini. Agar kita mengetahui berapa banyak kebutuhan BBM yang sebenarnya diperlukan di Lingga saat ini. Daria Bupati Kabupaten Lingga

PNS Tak Masuk Kantor SALAH satu temuan hasil monitorig kita terhadap tingkat kedisiplinan PNS Pemkab Lingga di beberapa dinas, banyak yang tidak masuk kantor dengan alasan izin lantaran kesulitan mendapatkan BBM. Rudi Purwonugroho Ketua Komisi I DPRD Lingga


METRO BISNIS

15

Jumat,

3 Februari 2012

Carnaval Mall Kembali Ramai —Carnaval Mall yang berlokasi di BAT TAM — BA Batam Center terus berbenah dan mulai ramai dikunjungi masyarakat. Pusat perbelanjaan yang sempat mati suri itu telah dilirik banyak pengusaha di Batam sebagai tempat usaha. Oleh: Armat Juang, Liputan Batam

Carnaval Mall yang sebelumnya sebagai tempat penjualan komputer bekas dan komputer baru, kini telah ada restoran, minimarket, pusat sentra usaha kecil dan menengah (UKM).

JUANG/HALUAN KEPRI

TERUS BERBENAH-— Suasana di Carnaval Mall Batam Centre, Kamis (2/2). Manajemen terus berbenah untuk meningkatkan kunjungan di pusat perbelanjaan itu.

Pizza Hut

Sambungan hal 16

spaghetti dengan harga Rp15.455, Baked chicken chunk 5 potong Rp13.636 dan minumam mixberry dengan harga hemat Rp7.273. "Pokoknya setiap Senin hingga Jumat bisa makan nikmat sambil hemat. Kenikmatan dalam setiap hidangan berbagai paduan yang dihidangan bervariasi setiap

harinya. Siap membuat hari-hari Anda semakin hebat," promo Awal. Promo berlansung sejak 9 Januari hingga 2 Maret mendatang. Paket HeBat hanya berlaku untuk santap di restoran, tidak untuk pesan antar atau bawa pulang. Paket HeBat hanya ber-

laku Senin sampai Jumat, tidak berlaku Sabtu dan Minggu serta libur nasional. Produk HeBat yang sudah ditentukan tidak dapat ditukarkan dengan produk lain. Dan juga tidak dapat digabungkan dengan diskon 15 persen dari kartu kredit BCA dan Bank Mandiri.. ( c w 4 2 )

Direktur PT Sritama Jaya Perkasa, Azhari Usman selaku pengelola Carnaval Mall mengatakan pihaknya terus melakukan pembenahan baik fasilitas maupun pelayanan melalui kerjasama

dengan tenan-tenan yang ada. "Kami membangun kembali Carnaval Mall dengan sejumlah pihak, diantaranya tenan-tenan yang kini ada di sini," ujar Azhari Usman kepada Haluan Kepri saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (2/1). Azhari mengatakan, saat ini Carnaval Mall memiliki 60 tenan yang seluruhnya membuka usaha di lantai dasar. Lantai dasar terdiri dari dua bagian, bagian tengah hingga belakang digunakan untuk penjualan alat-alat komputer baik baru maupun bekas. Bagian tengan ke depan diperuntukkan bagi tenan lain,

diantaranya produk UKM yang akan buka dalam waktu dekat. "Tenan komputer kami cukupkan dulu. Yang tersisa kami peruntukan bisnis lainnya," ujar Azhari. Bahkan rencananya akan masuk asosiasi batik di Kota Batam. Pihaknya juga sedang mempertimbangkan kembali untuk membuka arena boling di lantai dua. Di bagian luar mal yang saat ini telah berdiri beberapa rumah makan akan menjadi food court area. Di samping itu juga akan dibangun fasilitas penunjang seperti panggung, ruang VIP dan .*** tempat ibadah.***

Garuda Beli 18 Pesawat Jet JAKARTA A— PT Garuda Indonesia Tbk berencana untuk membeli 18 pesawat jet komersil keluaran Bombardier yang merupakan produsen pesawat asal Kanada. Pesawat jet tersebut berkapasitas di bawah 100 kursi. Demikian disampaikan oleh Direktur Keuangan Garuda Elisa Lumbantoruan di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (2/2). "Garuda sedang proses nego-

siasi dengan Bombardier. Rencananya jenis pesawat Bombardier tipe CRJ-1000 karena struktur badan pesawat lebih ringan 7 ton sehingga pemakaian bahan bakar lebih irit," kata Elisa. Pesawat ini ditargetkan akan tiba Oktober tahun ini dan mulai dioperasikan Maret 2013. Rencananya pembelian pesawat ini akan disahkan pada Singapore Air Show, 14 Februari mendatang. "Pesawat yang didatangkan

sebanyak 18 unit. Skema pembelian pesawat tersebut yakni kombinasi antara enam financial list dan sisanya operating list. Dana berasal dari hasil Initial Public Offering (IPO)," kata Elisa Pesawat tersebut direncanakan untuk melayani penerbangan pengumpan (fedder) dengan hub Ujung Pandang menuju Ternate, Balikpapan, Palu, dan Ambon.

Menurut Elisa, Garuda berniat untuk menambah 194 pesawat dengan berbagai jenis termasuk jet Bombardier tersebut. Rencana pembelian pesawat ini akan dibawa dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) perseroan, Jumat (3/ 2).Sampai saat ini, dana hasil IPO Garuda masih tersisa Rp 1,397 triliun, dan yang sudah terpakai mencapai Rp 1,152 triliun.(( d t c )


CMYK

CMYK Kamis, 2 Feb 2012

PEMBUKAAN

3.976,00.

Jumat, 3 Februari 2012

PEMBUKAAN

12.632,91 PEMBUKAAN

2.813,84

8960

PEMBUKAAN

8.886,22

HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

7187.55 7160.96

PEMBUKAAN

20.629,68

2969.34

Tiket Diantar ke Alamat Tours and Travel Dewa Dewi Abadi AM— Tours and Travel Dewa Dewi BAT TAM BA Abadi menawarkan promosi pengantaran tiket hingga ke rumah pemesan secara gratis. Agen perjalanan yang beralamat di Kompleks Ruko Reffles City Blok A No 1 Batam Centre itu menjual berbagai tiket penerbangan, ferri dan voucher hotel. Oleh: Armat Juang, Liputan Batam

Direktur Utama PT Dewa Dewi Abadai, Iwan Kurniawan usai peresmian kantor Tour and Travel Dewa Dewi Abadai, Kamis (2/2) mengatakan masayrakat Batam yang hendak bepergian ke

luar kota bisa mendapatkan tiket dengan mudah. "Dengan layanan antar tiket ke alamat, Anda tak perlu repot lagi harus ke kantor kami. Di samping itu, kami juga me-

nawarkan tiket-tiket perjalanan dengan harga promosi," ujar Iwan. Manager Tour and Travel Dewa Dewi Abadi Willi mengatakan, ia berharap kehadiran Tour and Travel Dewa Dewi Abadai ikut meningkatkan dunia pariwisata dan memajukan dunia penerbangan dalam negeri. Menurut Willi, pihaknya telah bekerjasama dengan hapir seluruh maskapai penerbangan yang ada di Indonesia, seperti Batavia, Citilink, Sriwijaya, Garuda dan Lion Air. Ke depan, Tours and Travel Dewa Dewi Abadi juga akan melayani pembelian sejumlah tiket perjalanan kapal ferry. "Selain pelayanan pengantaran tiket kealamat pemesan secara gratis, kami juga menawarkan

promo tiket melalui sistem online," terang Willi. Willy menjelaskan, untuk pada saat ini, pihaknya masih melayani paket-paket perjalanan dalam negeri. Ke depan, mereka juga akan menggelar paket perjalanan ke luar negeri. Dan saat ini Tours and Travel Dewa Dewi Abadi dalam proses bergabung dengan Asosiasi Travel Agen (Asita) Provinsi Kepri. PT.Dewa Dewi Abadi selain melayani Tours and Travel juga memiliki usaha yang bergerak dibidang jasa kontraktor melalui anak perusahannya, Imperium One. Imperium One akan lebih pokus pada bidang-bidang properti, seperti renovasi gedung maupun rumah, pembuatan bangunan dan sebagainya.** * *

Pizza Hut Promo HeBat TANJUNGPINANG — Pizza Hut menawarkan diskon 50 persen untuk produk tertentu yang ditetapkan oleh managemen setiap Senin hingga Jumat. Promo diskon ini ditawarkan dalam paket HeBat atau hemat banget. Manager Pizza Hut Tanjungpinang, Awal Ginting kepada Haluan Kepri mengatakan paket HeBat yang ditawarkan berbeda setiap harinya. Setiap Senin, paket yang ditawarkan adalah Pepperoni cheese fusilli dengan harga Rp16.364, Beef sausage bites enam potong dengan harga Rp10,909 dan minuman out shake yang sangat nikmat dengan mamfaat fiber out ditawarkan dengan harga Rp10 ribu. "Harga yang kami tawarkan sudah diskon 50 persen. Hanya

SHERLYNA/HALUAN KEPRI

KARYAWATI Pizza Hut melayani konsumennya, Kamis (2/2).

boleh memilih satu produk dengan harga diskon" ujar Awal.

CMYK

Setiap Selasa, Personal pan pizza super supreme dengan

harga Rp12.727, New orleans chicken wings enam potong dengan harga Rp13.636, minumanya Green tea shake dengan sensasi green tea yang lembut di lidah hanya Rp10 ribu. Selanjutnya, setiap Rabu, Pizza Hut menawarkan menu personal stuffed crust keju tuna melt dengan harga Rp17.273, Sup ditambah salad Rp16.364 dan Teriyaki chicken ribs 6 potong Rp13.636. Setiap Kamis, ada personal crown crust American favorite dengan harga hemat Rp16.364, oriental beef meat balls hit rice Rp13.636 dan Cheese roll 6 potong yang gurih dan empuk rotinya dengan harga Rp10 ribu. Terakhir, setiap Jumat ada Beef Pizza Hut Bersambung ke hlm 15

TUNDRA/HALUAN KEPRI

POTONG TUMPENG - Manajemen PT Dewa Dewi Abadi Tour And Travel memotong tumpeng sebagai tanda dimulainya operasional perusahaan wisata baru itu, Kamis (2/2).

Meja Belajar Diskon 25 Persen BA TA M AT M— Toko Furniture Kassimura yang berlokasi di DC Mall lantai 2 memberikan diskon 25 persen untuk pembelian produk meja belajar. Memiliki disain yang beragam serta motif kartun idola anak-anak dengan harga Rp1,4 jutaan. Marketing Kassimura, Shela mengatakan harga tersebut sudah di diskon 20 persen. Normalnya, meja belajar anak ditawarkan dengan harga Rp1,8 juta. "Meja belajar anak ini terbuat dari serbuk yang telah dipres sehingga menjadi padat dan keras. Kualitasnya lebih bagus dibandingkan produk pada

umumnya," uja Shela. Paket meja belajar yang ditawarkan terdiri dari tiga lemari kecil yang bisa dimanfaatkan untuk menyimpan sejumlah kebutuhan anak atau keperluan lainnya. Serta laci kecil yang juga bisa untuk menyimpan berbagai perlengkapan si kecil. Toko Furniture Kassimura menawarkan berbagai macam motif kartun idola anak yang bisa dipilih. Seperti motif Barby, Cat Towel, manusia laba-laba Spiderman, dan sang pembasmi kejahatan Batman. Untuk anda yang bermaksut ingin membeli namun tidak tahu

CMYK

bagai mana cara membawanya pulang, Toko Furniture Kassimura telah menyedialan alat trasportasi untuk mengatarkan hingga kealamat rumah anda. "Untuk pembelian diatas Rp1 juta kita telah menyiapkan alat trasportasi pengatar, yang disediakan secara gratis," ungkap Shela. Kassimura juga melayani pembelian secara kredit melalui Adira, Keredit Plus, dan FIF. "Untuk pembelian diatas Rp1 juta baru dilayani pembelian secara keredit, dan untuk dibawahnya tidak," ungkapnya.. ( c w 5 7 )


CMYK

Jumat, 3 Februari 2012 HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Jamhur Poti Ketua KPID Kepri

Ingin Lebih Baik Lagi JAMHUR Poti ingin menjadikan KPID Kepri menjadi KPID terbaik dan lebih bermutu dalam periode ini. Karena misi ini, akhirnya dosen tetap pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang ini ditunjuk secara aklamasi sebagai Ketua KPID Kepri p e r i o d e 2011-2014.

Ingin Lebih Bersambung ke hlm 18

M Yamin Mengaku Lalai Gatot Tak Hadir di Persidangan Fadil TANJUNGPIN ANG — Mantan Plt ANJUNGPINANG Sekdako Tanjungpinang, Gatot Winoto tak hadir dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Uang Untuk Dipertanggungjawabkan (UUDP) Setdako tahun 2010 senilai Rp1,1 miliar di Pengadilan Tipikor Kepri, Kamis (2/2). Gatot tak hadir karena sakit. Oleh: Rudi Yandri, Liputan Tanjungpinang

Dompak Ditender Februari TANJUNGPINANG — Sejumlah proyek di Pusat Pemerintahan Provinsi Kepri di Pulau Dompak, yang belum siap tahun 2011, akan kembali dilanjutkan tahun ini. Untuk itu, Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepri merencanakan kembali melakukan tender

ulang pada akhir bulan ini. "Kita akan tender baru penyelesaian proyek-proyek yang ada di Dompak, dan rencananya tender sudah dimulai pada akhir Februari ini," kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Kepri Almazuar Amal, Kamis (2/2). Proyek-proyek fisik yang

SUTANA/HALUAN KEPRI

M YAMIN saat memberikan kesaksian (foto kiri) di Pengadilan Tipikor, Kamis (2/2).Warga dan PNS Pemko Tanjungpinang ramai menyaksikan jalannya sidang.

Sementara itu, saksi lain, yakni mantan Kabag Keuangan dan Plt Kasubag Anggaran Setdako Tanjung-

pinang, M Yamin dalam kesaksiannya mengaku lalai saat menjabat. Hingga akhirnya memberikan celah kepada Fadil

melakukan tindakan korupsi. M Yamin Bersambung ke hlm 18

Tanjungpinang Dikepung Banjir

akan ditender, lanjutnya, yaitu drainase, eenataan rumah perkampungan nelayan, landscape kantor di Dompak, Gedung Gonggong dan Penataan Kampung Lama yang ada di 4 kampung di Dompak. Dompak Ditender Bersambung ke hlm 18

SUTANA/HALUAN KEPRI

TANJUNGPINANG BANJIR — Dua pelajar SLTP menjinjing sepatunya agar tidak basah saat melintas di Jalan Pemuda yang terendam banjir, Kamis (2/2). Penyebab banjir dikarenakan tersumbatnya drainase.

CMYK

TANJUNGPINANG — Hujan deras yang mengguyur Kota Tanjungpinang, Kamis(2/2) kembali mengakibatkan terjadinya banjir. Hampir sebagian besar wilayah kota terendam air. Pantauan koran ini, wilayah yang terendam banjir; Jalan Pemuda, Jalan DI Panjaitan Batu 9, depan Pasaraya Bintan 21, kawasan Potong Lembu, Batu 5 dan beberapa jalan dan kawasan pemukiman lainnya. Penyebab banjir diduga karena kecilnya dan tersumbatnya drainase. Banjir terparah terjadi di Jalan Pemuda. Ketinggian air melebihi betis kaki orang dewasa. Akibat banjir, rumah toko, kedai kopi, warung makan, mini market, warnet banyaknya yang kemasukan air. Tanjungpinang Dikepung Bersambung ke hlm 18


18

METRO TANJUNGPINANG Jumat,

3 Februari 2012

UMRAH Jadi Pusat Penelitian Lukman dan Rostam Jadi Kepala KUA TANJUNGPINANG — Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bekerjasama dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Provinsi Kepri, membentuk pusat studi hukum (law centre) di Kampus UMRAH. Itu artinya, UMRAH menjadi pusat penelitian ke-30 dari 33 provinsi di Indonesia yang telah dibentuk DPD Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU). Anggota DPD RI asal Kepri, Djasarmen Purba mengatakan, law centre merupakan mitra kerja DPD Kepri. Selain menjalan fungsi sebagai pusat kajian dan informasi hukum, juga menjadi pusat perencanaan kebijakan publik yang nantinya akan diusung oleh DPD RI ke Pusat. "Keberadaan law centre ini, merupakan mitra kerja dari DPD RI untuk meneliti berbagai perencanaan kebijakan yang nantinya akan diusung oleh Kepri ke tingkat Pusat," ujar Djasarmen saat memberikan penjelasan terkait law centre di Kampus FKIP UMRAH di Senggarang, Kamis (2/1). Katanya, setiap ada produk hukum yang ingin dilahirkan oleh Pusat atas nama daerah, maka harus dilakukan penelitian lebih mendalam oleh daerah masing-masing. "Dengan adanya hasil penelitian dari Kepri yang diwakili Sambungan hal 17

Untuk rumah perkampungan nelayan, ada 108 rumah yang sudah dikerjakan dan akan dioptimalkan pada tahun 2012 melakukan penyambungan arus listrik dan air bersih. Sehingga 108 unit rumah tersebut bisa difungsikan sambil menunggu infrastruktur pendukung lainnya yang terus dilakukan di Dompak. "Sudah ada 108 unit rumah yang sudah selesai dibangun, itu akan kita optimalkan sehingga bisa segera ditempati tahun ini," sebutnya. Sementara untuk landscape di tahun 2012 ini, lanjut Almazuar, pihaknya akan menyelesaikan lanscape Kantor Gubernur, DPRD Kepri, Islamic Centre dan Kampus UMRAH. Semuanya itu merupakan pekerjaan tahap pertama. Yang tak kala penting dalam pelaksanaan proyek di Dompak, kata dia, adalah keberadaan kampung lama yang merupakan upaya mempertahankan budaya melayu di pulau tersebut. Di tempat tersebut, ada empat per-

oleh UMRAH, kita berharap semua peraturan yang lahir akan memberikan kontribusi positif untuk daerah," ucapnya. Selama ini, kata Djasarmen, setiap peraturan yang memerlukan penelitian atau tinjauan akademis, maka akan ditunjuk satu kampus untuk melakukannya. Namun, dengan adanya law centre, maka keberadaan lembaga penelitian sudah terlembagakan, sehingga tidak perlu lagi harus mencari perguruan tinggi untuk melakukan tugas penelitian atau tinjauan akademis. "Ini merupakan upaya kita untuk melembagakan keberadaan lembaga penelitian, sehingga tidak perlu harus bersusah payah mencari patner dalam setiap penyusunan naskah akademik," imbuhnya. Ketua rombongan DPD RI pembentukan law centre, Hairiah menjelaskan bahwa pihaknya menjatuhkan pilihan kepada UMRAH, karena UMRAH merupakan salah satu perguruan tinggi negeri yang ada di Kepri yang cukup dipertimbangkan. Keberadaan UMRAH dipandang cukup mumpuni dan independen dalam mengeluarkan berbagai hasil kajian. Sehingga nantinya setiap hasil penelitian yang dilahirkan mampu membawa muatan lokal Kepri.

"Selain karena UMRAH sudah menjadi kampus negeri, kita juga menilai selama ini UMRAH cukup independen dan kredibel," ujar DPD asal Kalimantan Barat itu. Sementara itu, Rektor Umrah Provinsi Kepri, Maswardi M Amin menyambut baik kerja sama dan dipilihnya UMRAH menjadi law centre. Dengan adanya lembaga tersebut, lanjutnya, akan memicu semangat dan keinginan untuk lebih profesional dalam melahirkan berbagai bentuk penelitian. Ditanya isu apa nantinya akan menjadi konsen utama dalam penelitian, Maswardi menjawab bahwa sebagai wilayah kepuluan, pihaknya akan mengembangkan penelitian di bidang kemaritiman. Dan berbagai persoalan daerah yang lebih spesifik. "Karena kita daerah kepulauan, tentu konsen kita nantinya lebih pada maritim," katanya. Untuk dapat berlaku efektif, sambung MAswardi, pihaknya masih akan duduk bersama dengan seluruh tim riset yang selama ini melakukan kajian, untuk menentukan isu-isu strategis yang akan diajukan ke DPD RI untuk dilakukan penelitian. Hadir dalam kegiatan tersebut, 10 orang anggota DPD. Dari Kepri hanya dihadiri Djasarmen Purba. ( c w 5 5 )

TANJUNGPINANG — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Abu Sufyan melantik dua pejabat eselon IV menjadi kepala Kantor Urusan Agama (penghulu) untuk dua kecamatan. Keduanya adalah Muhammad Lukman dan Rostam Efendi. Muhammad Lukman menjadi pimpinan Kantor KUA dan pejabat pembuat akta ikrar wakaf (PPAIW) di Kecamatan Tanjungpinang Barat. Sedangkan Rostam Efendi Kepala KUA dan pejabat pembuat akta ikrar wakaf (PPAIW) di Kecamatan Bukit Bestari. Pelanjtikan tersebut digelar di Aula MAN Tanjungpinang, Kamis (2/2). Dalam sambutannya, Abu Sufyan mengatakan, mutasi atau promosi adalah hal biasa di lingTENGKU BAYU/HALUAN KEPRI kungan instansi pemerintah, LANTIK PEJABAT — Kepala Kantor Kemenag Tanjungpinang Abu Sufyan melantik dan termasuk Kemenag Tanjung- mengambil sumpah dua pejabat eselon IV di Aula Man Tanjungpinang, Kamis (2/2). Keduanya pinang. Tujuannya adalah pe- dilantik menjadi Kepala KUA untuk dua kecamatan. nyegaran dan motivasi kepada pegawai. Abu berpesan agar menjankan tepat waktu dan lancar dalam "Saya berpesan pada semua "Kita ini merupakan orga- amanah tersebut dengan sebaik- menjalankan tugasnya," ujar- PNS Kemenag, khususnya pejanisasi vertikal, jadi siapa saja bisa baiknya. nya. bat yang baru dilantik, agar memendapatkan jabatan tersebut," "Kita sebagai PNS, meruMenurut Abu, PNS di Ke- naati peraturan jam kerja 37,5 kata Abu. pakan abdi masyarakat dan seba- menag harus berdisiplin tinggi. jam selama 5 hari," katanya. Kepada pejabat yang dilantik, gai pelayan umat. Harus bisa Juga dituntut taat pada aturan. ( c w 5 3 )

Jangan Menimbulkan Perpecahan

Dompak Ditender kampungan yang akan diperbaiki dan menjadi ciri khas keberadaan budaya Melayu di Dompak. Yakni Kampung Tanjung Ayun, Tanjung Duku, Tanjung Siambang dan Tanjung Siantang. "Kita juga ingin tetap melestarikan budaya Melayu dengan mempertahankan keberadaan kampung lama yang ada di sana. Dan di tahun 2012 ini, kita tata kembali agar kampung lama tersebut mampu menyesuaikan diri dengan konsep perkantoran yang moderan di Dompak," katanya. Sedangkan pembangunan Gedung Gonggong, kata Almazuar, merupakan proyek multi years yang akan diselesaikan hingga tahun 2013 mendatang. Di mana gedung tersebut, akan digunakan sebagai pusat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang diselenggarakan pada tahun 2014 mendatang. Informasi yang diperoleh koran ini, penyelesaian berbagai proyek fisik di Dompak tahun 2012 ini telah dianggarkan lebih

kurang Rp50 miliar dari APBD Provinsi Kepri. Yudi Carsana, salah seorang anggota Komisi II DPRD Kepri menilai bahwa berdasarkan pantaun langsung Dewan, hingga kini masih banyak proyek fisik yang belum diselesaikan. Untuk itu, ia mendesak agar Dinas PU Kepri betul-betul mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk dapat menyelesaikan proyek tersebut di tahun 2012 ini. "Kita berharap di tahun 2012 ini, semua proyek fisik di sana sudah selesai dikerjakan, sehingga bisa segera pindah," ucapnya. Menurut Yudi, semakin berlarut-larutnya kepindahan Pusat Pemerintahan Provinsi Kepri ke Dompak, maka akan semakin banyak biaya yang harus dikeluarkan Pemprov Kepri. Pasalnya, kantor intansi pemerintah sampai saat ini masih banyak berkantor di rumah toko. "Toleransi waktu penyelesaian Proyek Dompak dua tahun, jangan sampai berlarut-larut," ucapnya. ( c w 5 5 )

TANJUNGPINANG — Warga Tionghoa di Kota Tanjungpinang menyambut baik pemilihan Walikota dan Wakil Walikota yang akan dilangsungkan beberapa waktu lagi. Meski menyatakan siap mensukseskan pesta demokrasi tersebut, warga Tionghoa mengajak semua elemen masyarakat tetap menjaga kekompakan.

"Kita mengharapperpecahan dalam kan laksanaan pilwako menentukan pilihan. tidak menimbulkan perApalagi menurutnya, pecahan. Siapapun figur semua figur yang munyang muncul dan dicul saat ini masih sepilih, kita patut berikan batas wacana, karena apresiasi," kata Ketua tidak semuanya pasti Walubi Kepri Hengky akan mencalonkan diri. Suryawan dimintai tangMenurut Hengky, gapannya terhadap bapilwako hanya meruyak figur yang akan ikut Hengky pakan sebuah pegelaran meramaikan Pilwako dalam menentukan Tanjungpinang, Kamis (2/2). siapa yang akan duduk untuk meKatanya, tidak boleh ada mimpin Kota Tanjungpinang ke

Tanjungpinang Dikepung

Sambungan hal 17

Karena terendam bajir, banyak pedagang dan pemilik toko yang mengaku merugi. Soalnya, tak ada pembeli atau pelanggan yang datang. "Saya meminta kepada pemerintah mau mengatasi persoalan banjir yang selalu terjadi setiap kali hujan turun. Sudah bertahun-tahun selalu seperti ini," kata Hardi, pemilik salah satu warung makan di jalan tersebut.

Hal senada juga disampaikan pemilik usaha foto kopi. Akibat banjir, pendapatannya berkurang. Anggota Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang Beni mengatakan, permasalahan banjir yang selama ini terjadi di Jalan Pemuda, merupakan persoalan lama yang tidak pernah tuntas. Dewan, kata dia, sudah mengusulkan Pemko Tanjungpinang mem-

perbaiki drainase. Namun, usulan tersebut tak kunjung direspon pemko. "Kita sudah mengajukan, tapi sampai detik ini belum ada tandatanda pekerjaannya dilakukan. Wajar saja bila pengusaha yang berada di sekitar Jalan Pemuda tersebut mengeluh," ujar Beni. Katanya, Pemko Tanjungpinang harus menangani persoalan banjir. Pasalnya, Jalan

Pemuda merupakan salah satu pusat bisnis yang cukup ramai. "Kalau ini dibiarkan berlarutlarut, maka yang rugi adalah para pedagang dan pengusaha yang ada disana, karena selalu terkena banjir jika turun hujan, "ucapnya. Kabag Humas Pemko Tanjungpinang Surjadi, saat dihubungi berjanji akan menyampaikan keluhan warga ke Dinas Pekerjaan Umum. (sut)

Kegiatan (PPTK) kepada dirinya. Laporan tersebut dilaporkan Fadil pada setiap awal bulan. Selain Fadil, kata dia, laporan sisa dana UUDP diketahui oleh Pengguna Anggaran (PA) Gatot Winoto, Bendahara Umum Daerah (BUD), termasuk dirinya sendiri. "Yang berhak mengecek langsung buku khas anggaran Fadil adalah PA. Sisa dana UUDP ada di tangan Fadil. Uang masuk ke rekening Fadil, saya ketahui. Seluruh surat permintaan dana yang diajukan PPTK melalui Fadi,l saya tandatangan," ungkapnya. Yamin menyebut, sebagai Kabag Keuangan merangkap Plt Kasubag Anggaran, dirinya bertugas membuat dan merangkum anggaran kegiatan sekaligus melakukan verifikasi. Total seluruh dana anggaran kegiatan berjumlah Rp20 miliar. Sedangkan dana khusus yang dikelola Fadil, yaitu sebesar Rp5 miliar. "Secara ttruktural saya atasan langsung Fadil. Kalau fungsional atasan langsung Fadil adalah PA

(Gatot Winoto, red)," tegasnya. Pada sidang kali ini cukup ramai warga yang hadir. Namun, mereka yang hadir kebanyakan adalah pegawai Pemko Tanjungpinang. Yamin sewaktu memberikan keterangan dinilai berbelit-belit dan banyak mengarang cerita. Hal itu membuat jaksa penuntut umum (JPU) Maruhum, berang. Ketua Majelis hakim Endang dan hakim anggota Gultom, juga mengeluhkan keterangan Yamin. Mereka berdua meminta agar Yamin tidak berbelit-belit dalam memberikan kesaksian. Usai mendengarkan kesaksian Yamin, Fadil yang dimintai tanggapannya oleh majelis hakim tidak keberatan dengan keterangan saksi. Fadil secara tegas menjawabkan semua keterangan saksi adalah benar. Sebelum sidang ditutup, Ketua Mejelis Hakim Endang secara resmi meminta M Yamin agar selalu hadir dalam sidang selanjutnya. "Permintaan resmi, saksi (M

Yamin) wajib hadir dalam setiap sidang mendatang," kata Endang sambil menutup sidang. Sidang selanjutnya kembali digelar pada Senin pekan depan, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi Gaoto Winoto. Usai sidang, JPU Maruhum menyatakan sementara ini belum dapat memberikan kesimpulan apapun. Pengakuan kelalaian oleh Yamin, merupakan perkembangan fakta persidangan. Adanya keterlibatan Yamin dan Gatot dalam kasus tersebut, kata dia, dapat dilihat dari fakta sidang selanjutnya. "Yamin wajib hadir pada setiap sidang selanjutnya. Ada keterlibatan Yamin dan Gatot. Yang jelas ada fakta perkembangan terbaru dan kita lihat fakta persidangan selanjutnya," ujarnya. Herman, kuasa hukum Fadil menyampaikan, akibat kelalaian yang dilakukan saksi negara mengalami kerugian. Dan kasus itu, kata dia, dapat dipidanakan. "Itu berdasarkan undang-undang, ditafsirkan saja sendiri bagaimana itu," katanya. * * *

M Yamin

Sambungan hal 17

Sidang lanjutan kasus UUDP Setdako Tanjungpinang tahun 2010 denganterdakwa Fadil, dimulai pukul 11.30 WIB. Sidang tersebut dipimpin Ketua Majelis Hakim Endang. Dalam keterangannya, Yamin mengaku didesak oleh Fadil menandatangani Surat Permintaan Pembayaran Pengganti Uang (SPPGU) dan Surat Permintaan Pembayaran Penambahan Uang (SPPUT) senilai Rp500 juta dan Rp1,2 miliar. Kejadian itu, kata dia, pada tanggal 6 dan 20 Desember 2010. "Pada bulan sebelumnya (November, red), sisa dana di khas berkisar Rp14 juta. Saya lalai, karena alasan mendesak terpaksa saya tandatangani surat pencairan itu," kata Yamin menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim Endang yang didampingi dua hakim anggota, yakni Edi Junaidi dan Gultom selaku hakim adhoc Tipikor. Yamin mengatakan, Fadil memberikan laporan dana kegiatan yang telah yang dilaksanakan Pejabat Pembuat Teknis

Ingin Lebih

Sambungan hal 17

Pertimbangannya, karena ayah dua anak yang menyelesaikan Master Ilmu Komunikasi dari Universitas Dr Soetomo Surabaya pada tahun 2005 ini karena pengalamannya sebagai mantan Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Kepri periode 2008-2011. Ditambah latar belakang profesinya yang lebih dari 17 tahun dihabiskan dalam dunia penyiaran dengan berbagai jenjang karir didunia penyiaran di Kepri. Aktivis beberapa organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, seperti PMII, BKPRMI, KNPI, Lakpesdam PWNU, LAM Kota Batam ini juga pernah tercatat sebagai founding father Radio Batam FM di era tahun 90-an. Saat Batam baru menggeliat me-

depan. Namun, substansi dari semua itu, kata dia, bagaimana mewujudkan kesejahteraan rakyat Tanjungpinang. Sehingga siapapun yang maju nantinya, tidak ada persoalan selama ia bisa mewujudkan impian masyarakat untuk mendapat hidup yang layak. "Masyarakat hanya butuh untuk bekerja, mencari makan, butuh sekolah dan kesehatan. Siapapu yang akan terpilih nanti, kita tidak boleh terpecah," ujarnya. ( c w 5 5 )

nuju sebuah kota industri dan perdagangan di Provinsi Kepri. Sebagai komisioner incumbent yang terpilih untuk kedua kalinya, pria kelahiran 10 Januari 1964 di Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau ini memiliki visi untuk mewujudkan demokratisasi penyiaran Indonesia yang sehat, memperkokoh jati diri bangsa yang berdaulat dengan mempertahankan lokal wisdom di era globalisasi dan digitalisasi penyiaran. Untuk mewujudkan visi tersebut, kandidat Doctor of Philosopy (Ph.D) Ilmu Komunikasi pada University Utara Malaysia, Kedah Darul Aman, Malaysia ini dengan kajian Media Massa dan Masyarakat Madani ini adalah dengan mendorong lembaga

penyiaran yang profesional, proporsional dan penegakan hukum (law enforcement) diwilayah yang berbatasan langsung dengan 2 negara tetangga Singapura dan Malaysia. Pria yang pernah mengikuti workshop broadcast yang diadakan oleh Voice of America (VOA) dan Brithish Broadcasting Corporation (BBC) World Service mengaku prihatin dengan maraknya siaran luar negeri yang bebas masuk (free to air) ke wilayah Provinsi Kepri. Hal ini kata pria yang juga aktif mengikuti berbagai pelatihan dan workshop broadcast yang diadakan Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) dan Assosiasi Radio Siaran Lokal Indonesia (ARSLI)

tanpa disadari mampu mengikis rasa nasionalisme rakyat yang tinggal didaerah-daerah perbatasan. Pria yang murah senyum ini dapat dilihat pada gaya hidup sebagian generasi muda di Provinsi Kepri yang mulai mencontoh gaya berbusana (fashion) luar negeri. Sehingga tambahnya dapat melunturkan kearifan lokal dalam mempergunakan busana tempatan seperti baju kurung atau kebaya. “Insyaallah, pada periode kedua ini saya akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjadikan KPID Kepri mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air, meningkatkan rasa nasionalisme dan kebangsaan terhadap NKRI,” kata Jamhur. (rul)


BINTAN

19

Jumat,

Atasi Balap Liar, IMI Kepri Minta Pemkab Peduli TANJUNGUBAN — Aksi balapan motor di kalangan remaja sepertinya sulit untuk diatasi. Meski telah sering dirazia oleh aparat kepolisian, namun aksi ini hanya hilang sesaat, setelah itu muncul kembali. Penyaluran hobi melalui iven yang digelar oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri selama ini dinilai tidak begitu ampuh mengatasi aksi balapan liar di kalangan pelajar Tanjunguban. "Memang kita akui kini balapan liar atau aksi kebutkebutan di jalan raya khususnya pada Sabtu malam kini mulai kambuh kembali. Biasanya dilaksanakan di kawasan depan Bank Mandiri. Kalau dulu hanya di kalangan pelajar SMA, tapi sekarang pelajar SMP juga banyak yang ikutikutan. Ini amat kita sayangkan," kata Samsudin, warga Tanjunguban yang juga Ketua Harian IMI Kepri, Kamis 2/2). Samsudin mengatakan pihaknya sejauh ini sudah berupaya menyalurkan bakat remaja tersebut untuk halhal yang positif dengan menggelar kompetisi atau perlombaan. Namun karena frekuensi perlombaan yang diadakan sangat minim yakni hanya 2 kali setahun sehingga belum dapat menyalurkan bakat remaja tersebut dengan maksimal. (edy)

10 Kecamatan Ambil Bagian di MTQ Bintan BINTAN — Sebanyak 10 kecamatan turut ambil bagian dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Bintan yang digelar pada Senin (6/2) sampai Sabtu (11/2) di gedung Community Centre, Kawal kecamatan Gunung Kijang. Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bintan, Deki Iskandar Dinata mengatakan, saat ini persiapan sudah hampir rampung dan tinggal pembenahan tempat pelaksanaan. "Kita sudah siap melaksanakan MTQ ini dan nantinya akan dibuka langsung oleh Bupati Bintan Ansar Ahmad, dihadiri oleh seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Muspida dan undangan," ujar Deki, Kamis (2/2). Pelaksanaan MTQ akan diawali dengan pawai ta'ruf yang rencananya akan diikuti sebanyak 1.500 kafilah terdiri dari ibu-ibu kompang, drum band siswa, sepeda ontel, kenderaan hias, Pramuka dan lainnya. (eza)

Praperadilan Ditolak Hakim Menangkan Polres Bintan BINT AN — Hakim tunggal yang memeriksa BINTAN dan mengadili perkara permohonan praperadilan Polres Bintan, Morgan Simanjuntak SH, menolak permohonan yang diajukan kuasa hukum Pusat Koperasi Distribusi (PKD) Kepri. Putusan itu dibacakan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Kamis (2/2). Oleh: Edy Haryanto, Liputan Bintan

Kepada sejumlah wartawan yang menemuinya usai sidang, Morgan enggan berkomentar banyak. Ia tidak menjawab banyak soal pertimbangan apa saja sehingga memutuskan memenangkan pihak kepolisian. "Objek permohonan praperadilan ini hanya peristiwa pada tanggal 23 Desember. Untuk soal lain, mungkin bisa tanyakan kepada pihak kepolisian saja," kata Morgan singkat sembari mengatakan dirinya harus segera memimpin sidang berikutnya. Salah seorang kuasa hukum Polres Bintan, Iptu Efendri Ali memberi komentarnya tentang putusan hakim tersebut. Menurut dia, putusan hakim yang memenangkan Polres Bintan, membuktikan bahwa apa yang dilakukan oleh aparat penegak hukum bintan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dan melalui prosedur yang benar. "Azas pelayanan yang baik kepada masyarakat sudah kami laksanakan. Hikmah yang kita ambil dari perkara ini adalah bahwa ke depan polisi akan berbuat lebih

baik lagi," kata Efendri yang saat ini sebagai Kaurbinops (KBO) Satreskrim Polres Bintan didampingi kuasa hukum Polres Bintan lainnya yakni Ipda Yuhendri Januar SH, usai sidang. Sementara itu kuasa hukum PKD Kepri Cholderia Sitinjak, SH,MH menanggapi dingin hasil putusan hakim tersebut. Dia juga mengatakan putusan hakim tersebut sudah dia duga sebelumnya. "Sudah kita duga sebelumnya. Soalnya sudah tiga kali saya menangani perkara praperadilan, tidak ada satupun yang dimenangkan hakim. Kalau ditanya apa sebabnya, mungkin masyarakat bisa menilai sendiri," katanya dengan tersenyum. Terkait putusan hakim tersebut, Cholderia belum menaggapi banyak. Pasalnya pihaknya belum menerima salinan atau turunan putusan hakim tersebut. "Putusan hakim tadi baru dibacakan, kita belum menerima salinan atau turunannya. Baru Selasa pekan depan akan diberikan kepada kita. Jadi tunggulah salinan itu kita terima dulu," kata Cholderia ber-

Pelabuhan Berakit Belum Rampung B I N T A N — Pengoperasian Fery Terminal Internasional Tanjung Berakit sampai saat ini belum bisa dipastikan, karena ada beberapa tahapan yang akan dibangun sebagai pendukungnya. Hal itu dikemukakan Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bintan Rusli, Rabu (1/2). Dikatakan dia, ada tahapan yang harus disiapkan untuk melengkapi sarana yang ada di terminal tersebut sebagai pelengkap pendukungnya. "Sarana pedukung yang belum dibenahi diantaranya Pos Bea Cukai, Karantina, Syahbandar, Imigrasi dan sejumlah pen-

dukung lainnya," sebut Rusli. Untuk sementara itu lanjut dia, sarana yang sudah dibangun antara lain dermaga ponton seperti pelabuhan Internasional Lagoi, terminal penumpang, tempat parkir dan saat ini jalan penghubung ke pelabuhan masih dalam tahap pembangunan. Menurut Rusli, butuh waktu beberapa bulan untuk melengkapi fasilitas pendukung Fery Internasional Tanjung Berakit. Seperti pembangunan Kantor Imigrasi dan lainnya sebagai sarana pendukung dibutuhkan tahapan proses pelelangan dan pengerjaannya sampai selesai.

"Kita berharap terminal ini bisa secepatnya selesai dan paling tidak sudah bisa dioperasikan pada tahun ini juga," ujar Rusli. Rusli mengatakan, setelah Fery Terminal Internasional Tanjung Berakit selesai dibenahi dan beroperasi, maka rute yang akan dilayani adalah Malaysia dan Singapura. Tidak tertutup kemungkinan terminal itu nantinya juga akan melayani rute daerah Kepri. Sebelumnya, Bupati Bintan Ansar Ahmad menargetkan Pelabuhan Internasional Tanjung Berakit dapat beroperasi pada bulan Juli mendatang. (eza)

Try Out Kedua Akan Dievaluasi BINTAN — Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bintan akan tetap melakukan evaluasi hasil pelaksanaan try out atau uji coba kedua tingkat SLTP dan SLTA yang berakhir Rabu (1/2) lalu. Evaluasi ini dilakukan untuk melihat sejauh mana peningkatan hasil nilai dari try out pertama yang sebelumnya dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2011 lalu. " Try out pertama hasilnya belum begitu memuaskan dan Try Out kedua ini akan kita evaluasi untuk selanjutnya, apakah ada peningkatan atau sama sekali

3 Februari 2012

atau tidak," ujar Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar Disdikpora Bintan, Sulaiman Kamis, (2/2). Sulaiman mengungkapkan, alasan belum memuaskan hasil dari try out pertama lalu, yaitu ada bahan pelajaran yang belum diterapkan kepada siswa, sehingga pengerjaan soal yang dijawab siswa tidak bisa maksimal. try out pertama dilaksanakan oleh Disdikpora Bintan, sedangkan try out kedua yang digelar dari Senin (30/1) sampai Rabu (1/2) dilaksanakan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Try out ketiga juga dilaksana-

kan oleh Dinas Pendidikan Kepri pada 27 Februari untuk tingkat SLTP dan SLTA pada 27-29 Februari mendatang. Sementara untuk tingkat SD, try out dilaksanakan dua kali oleh Pemkab Bintan melalui Disdikpora. Sulaiman menyebut, try out kedua diikuti oleh pelajar tingkat SMP/MTs berjumlah 1.992 orang dengan rincian, 26 sekolah negeri dan 7 sekolah madrasah. Sedangkan tingkat SD/MI diikuti sebanyak 2.448 siswa dengan total 94 sekolah pada tanggal 20-22 Februari mendatang. (eza)

EDY/HALUAN KEPRI

TOLAK PERMOHONAN — Hakim Morgan Simanjuntak SH keluar ruang sidang setelah membacakan putusan praperad Polres Bintan, Kamis (2/2). Dalam sidang itu majelis hakim menolak permohonan yang diajukan kuasa hukum Pusat Koperasi Distribusi (PKD) Kepri.

sama Ketua PKD Kepri Baharudin. Cholderia menambahkan, setelah salinan putusan hakim diterima, pihaknya akan mempelajari dan menganalisa pertimbangan yang digunakan hakim dalam memutuskan perkara. "Jika memang nanti ada penyimpangan, kita mungkin bisa laporkan hakimnya kepada pihak Komisi Yustisia (KY)," tegasnya. Cholderia menyebut contoh fakta di persidangan praperadilan lalu. Dimana saksi yang dihadirkan oleh kuasa hukum Polres Bintan hanya satu orang yakni Nursalam selalu Direktur CV Bintan Delima.

Padahal seharusnya sesuai azaz hukum yang berlaku menyebutkan bahwa satu saksi tidak dianggap saksi. "Jadi saksi satu orang yang dihadirkan oleh kuasa hukum Polres Bintan tersebut tidak bisa dijadikan saksi dalam suatu persidangan. Kita akan lihat nanti apakah hal tersebut menjadi bahan pertimbangan oleh hakim dalam putusannya," kata Cholderia. Terkait berkas perkara pokok yang telah dikirim oleh Polres Bintan kepada Kejaksaan Negeri Tanjungpinang dengan menetapkan Ketua PKD Kepri Baharudin sebagai ter-

sangka, Cholderia menjelaskan bahwa Berita Acara Pemeriksaan (BAP)- nya harus ditinjau kembali. Pasalnya saat dia mendampingi Baharudin dalam pemeriksaan polisi, yang bersangkutan dia sudah meminta agar pihak Nursalam dan Kepala Dinas Pertanian dan kepala BPPKP Bintan harus dipertemukan dahulu untuk mengkonfrontir keterangan yang diberikan. "Karena hal tersebut belum dilaksanakan oleh polisi sementara berkas perkaranya sudah dikirim ke kejaksaan, kita bisa saja mencabut BAP yang sudah dibuat," ujarnya serius. * * *

Proposal Koperasi PKL Kijang Ditelusuri Kisruh Pengelolaan Pasar K I J A N G — Bagian Ekonomi Sekretariat Pemkab Bintan mengaku belum menerima proposal dari Koperasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Kijang untuk mengelola sejumlah pasar yang dikelola BUMD di Kijang. "Kalau memang mereka (Koperasi PKL) Kijang bilang sudah menyerahkan proposal ke Sekretariat di Bagian Umum, pasti nanti sampai juga ke Bagian Ekonomi. Tapi sejauh kita belum menerima proposal tersebut. Itu harus dicari tahu siapa orang yang menerimanya dan kemana proposal tersebut perginya," kata Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Bintan, Hari Darma, Kamis (2/2). Hari mengatakan hal tersebut terkait peryataan Ketua Koperasi PKL Kijang, Usman yang mengatakan pihaknya telah mengajukan proposal kepada Pemkab Bintan, Komisi II DPRD Bintan dan Disperindagkop dan UKM Bintan untuk bisa mengelola pasar pagi di kawasan Barekmotor, Kijang. Menurut Hari, soal keberatan Koperasi PKL Kijang atas pengelolaan pasar oleh HNSI, seharusnya dialamatkan kepada pihak PT BIS yang mengelola pasar selama ini. "Itu aset PT BIS. Saat dilakukan perikatan perjanjian itu nanti antara pengelola yang ditunjuk dengan PT BIS, bukan dengan pemkab. Jadi wewenang memberi keputusan siapa yang

mengelola pasar itu ada pada PT BIS bukan pemkab," imbuh Hari. Hari pun mengaku dia tidak tahu persis apakah memang HNSI memang sudah ditunjuk untuk mengelola pasar. Pasalnya hingga saat ini pihaknya belum menerima salinan perikatan perjanjian dari PT BIS atas pengelolaan pasar tersebut. Hari juga menambahkan, soal penilaian atas layak atau tidaknya sebuah badan usaha untuk mengelola pasar juga dilakukan sendiri oleh PT BIS bukan dari pemkab. Kabag Humas dan Protokoler Bintan, Deki Iskandar mengaku belum mengetahui permasalahan tersebut. Dia menyarankan untuk menanyakan langsung ke pihak terkait. Seperti diberitakan, gara-gara pengelolaan pasar diambil alih oleh Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bintan, sejumlah pedagang di Pasar Pagi Barek Motor yang tergabung dalam Koperasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Kijang meradang dan mengancam akan melakukan penolakan terhadap HNSI Bintan. Ketua Koperasi PKL Kijang Usman mewakili pedagang mengaku kecewa dengan Pemkab Bintan terkait penunjukan HNSI Bintan sebagai pengelola pasar. Pasalnya menurut Usman, pihaknya sudah jauh-jauh hari menyampaikan proposal kepada

Pemkab Bintan untuk bisa mengelola pasar tersebut yang selama ini dikelola oleh BUMD Bintan yakni PT Bintan Inti Sukses (BIS). "Kami kecewa. Karena Kita yang telah menyampaikan proposal kepada Pemkab Bintan tapi sebaliknya HNSI Bintan yang mendapat. Sampai saat ini pun proposal kita tidak pernah dibalas oleh pemkab. Pedagang di sini umumnya kecewa dan akan menolak jika pasar ini dikelola oleh HNSI Bintan," ungkap Usman. Usman merasa koperasi pedagang yang dikelolanya lebih layak mengelola pasar dibanding HNSI Bintan. Pasalnya lebih mengetahui apa permasalahan dan yang dinginkan oleh pedagang. Sedangkan HNSI dianggapnya pihak luar yang tidak mengerti apa-apa tentang pasar. "Harusnya pemerintah daerah memberi kesempatan kepada koperasi agar bisa berkembang. Bukan sebaliknya diperlakukan dengan cara seperti ini. Ini akan menimbulkan pro dan kontra dan kecemburuan sosial. Karena Pemkab dinilai hanya condong kepada HNSI saja. Sedangkan kita koperasi pasar karena masih baru tidak dipandang. Pedagang tidak bisa menerima cara-cara yang tidak transparan seperti ini," ujar Usman dengan anda tinggi. Ketua HNSI Bintan, Baini mengaku pihaknya memang telah mengantongi surat penunjukan dari Bupati Bintan untuk pengelolaan sejumlah pasar mi-

lik pemkab di Kijang. Dia juga telah menerima berkas surat perjanjian dari PT BIS terkait pengelolaan pasar. "Kita saat ini hanya menunggu penyerahan pasar secara resmi dari PT BIS," kata Baini saat dikonfirmasi. Baini menyebutkan ada 4 lokasi pasar di Kijang yang akan dikelolanya yakni pasar ikan, pasar buah dan sayur, Pasar Inpres dan Pasar Berdikari. Saat ini pihaknya akan melakukan rapat untuk perekrutan karyawan yang akan mengelola pasar. "Kita akan bahas apakah karyawan lama PT BIS yang sudah mendapat pesangon masih kita pakai kembali atau mencari karyawan baru," jelasnya. Disinggung bagimana dia bisa mendapatkan pengelolaan pasar dari pemkab, Baini secara jujur mengakui bahwa pihaknya tidak pernah meminta kepada PT BIS atau pemkab untuk mengelola pasar secara keseluruhan. "Kita awalnya ingin mengelola pasar ikan saja. Lalu kita pun menyurati PT BIS. Jawaban yang kita terima dari PT BIS, mereka minta kita jangan setengah-setengah. Kita diminta mengelola seluruh pasar yang ada," aku Baini yang sebelumnya telah ditunjuk pemkab mengelola pabrik pembuatan es untuk pengawetan ikan di lokasi pasar tersebut. Ditanya apakah dia yakin bisa memberi keuntungan bagi pemkab dalam mengelola pasar nanti, Baini sedikit ragu-ragu mengatakan tidak berani memastikan. (edy)

Tatang: Jangan Layani Petugas Minta Uang B I N T A N — Kepala pi dan pembelian materai Dinas Perikanan dan itu tidak masalah. KaKelautan Bintan, Tatang rena dari pusat memang Suwenda mengimbau biaya tersebut tidak dikelompok tani yang anggarkan," tegas Tatang. mendapat bantuan puTerkait permasalasat berupa dana pehan yang melibatkan ngembangan usaha mianggotanya di lapangan, na perdesaan (PUMP) Tatang mengaku sudah agar tidak melayani peturun langsung ke lokasi tugas di lapangan yang Tatang untuk mengumpulkan meminta uang. informasi. Dari informasi Hal tersebut disampaikannya yang dia dapatkan, terungkap terkait permasalahan yang terjadi di bahwa pemberian uang yang disalah satu kelompok tani di Kecama- berikan oleh kelompok tani ketan Seri Kuala Lobam, Kamis (2/2). pada petugas di lapangan tersebut "Kalau ada petugas kita yang hanya sebagai bentuk tanda tememinta uang dalam urusan rima kasih. pencairan bantuan PUMP ini "Itu hanya bentuk terima jangan diberikan. Tapi kalau me- kasih. Tidak ada pemaksaan dari reka meminta untuk biaya foto ko- petugas. Dan itu sudah diakui

oleh ketua kelompok tani yang bersangkutan," imbuh Tatang. Tatang juga mengakui, sejak bantuan PUMP sebesar Rp6 miliar diluncurkan kepada sekitar 60 kelompok tani di Bintan pada Nopember 2011 lalu, baru satu laporan kelompok tani bermasalah yang diterimanya. Tapi secara keseluruhan, bantuan yang nilainya untuk masingmasing kelompok sebesar Rp100 juta itu telah dimanfaatkan oleh petani untuk budidaya air tawar dan sebagian lagi untuk pembelian alat tangkap. Tatang juga mengakui sejauh ini dalam bantuan perikanan mung kin saja ada petani yang layak mendapatkan bantuan, tapi belum mendapatkan bantuan. (edy)


ANAMBAS

20

Jumat,

3 Februari 2012

Pelabuhan Memprihatinkan AMBAS- Kondisi Pelabuhan Tarempa, ANAMBAS AMBAS AN Kabupaten Kepulauan Anambas sangat memprihatinkan, mengingat jalan masuk belum di atap. Saat musim hujan tiba, pelabuhan selalu digenangi air sehingga menyebabkan kenyamanan penumpang yang naik turun kapal mencapai ribuan itu, turut terganggu. Oleh: Yulia Irfani, Liputan Anambas

"Sekarang ini musim hujan, dan menyebabkan jalanan di pelabuhan menjadi becek. Air tergenang dimana-mana, jalannya juga berlobang sehingga air tidak mengalir," tutur Rini, salah seorang penumpang KM Bukit Raya di Pelabuhan Tarempa, belum lama ini.KM Bukit Raya dan KM Perintis merapat di Pelabuhan Tarempa sekali seminggu. Jika pada Minggu kapal dari Tanjungpinang merapat di Tarempa, Senin-nya kapal dari Ranai, Natuna tujuan Tanjungpinang yang merapat. Satu pulang dan satu pergi, namun sayangnya fasilitas pelabuhan belum memadai.

Dituturkan Rini, kondisi ini sangat menganggu penumpang di pelabuhan. Jika kapal merapat pada siang hari, kondisi jalan yang becek masih bisa dilihat. Tapi kalau kapal merapat pada malam hari, maka kondisi akan berbeda. Jalan yang becek sulit dilihat dan seringkali ditempuh penumpang. "Kalau kapal merapat siang, kita bisa lihat jalan ini becek. Tapi kalau malam tidak tampak, biasanya ditempuh saja dan kaki kita jadi gatal-gatal dibuatnya. Ditambah lagi dengan penumpang yang berdesak-desakan,"ujarnya. Penumpang seringkali berdesak-desakan untuk masuk KM

Bukit Raya, karena sebagian dari yang naik ke kapal adalah pengunjung dan pengantar penumpang mengingat kapal hanya merapat selama dua jam saja. Hal ini menyebabkan Pelabuhan Tarempa menjadi sangat padat. Kepala Pelaksana Harian, Syahbandar Tarempa, Darlis mengakui bahwa yang banyak memang pengantar dibanding penumpang, karena biasanya penumpang membawa barang lebih dari satu potong dan perlu bantuan kerabat. Ditambah lagi dengan pengunjung yang hanya sekedar melihat-lihat KM Bukit Raya yang merapat sekali dalam satu minggu itu. "Kalau KM Bukit Raya memang berbeda dengan Kapal Perintis. Penumpang ramai karena kapalnya besar. Jadi penumpang sudah memastikan diri dapat tiket, serta transportasi kita yang terbatas. Untuk keluar dari Tarempa ini hanya bisa dilakukan sekali dalam seminggu dengan kapal laut. Tapi pengunjung juga ramai, ada yang mengantar famili dan ada juga yang sekedar melihat-lihat kapal saat kapal merapat,"katanya. Sementara itu, mengenai

pelabuhan yang masih becek dan berlobang, Dasril mengakui terjadi kerusakan pada jalan dan menganggu kenyamanan penumpang. Namun kondisi ini tak dapat dipungkiri karena Pelabuhan Tarempa merupakan pelabuhan multifungsi. Bukan hanya penumpang, tapi juga barang dan alat-alat berat. Rencananya, tahun ini perbaikan prasarana pelabuhan dapat selesai. "Untuk prasarana pelabuhan, kita rencanakan tahun ini dapat tertata. Lobang-lobang ini kita perbaiki, juga atap jalan pelabuhan,"ujarnya. Hal senada disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Erson Gempa. Menurutnya tahun ini Dishub akan meninjau Pelabuhan Tarempa yang merupakan akses utama dan terpadat serta mulitifungsi saat ini. "Dishub akan tinjau kondisi Pelabuhan Tarempa. Karena ini pelabuhan utama dan menjadi pelabuhan multifungsi, sehingga kenyamanan penumpang terganggu. Kedepan ini akan diperbaiki, terutama prasarana yang sangat dibutuhkan *** penumpang,"pungkasnya.***

Himka Datangi Kantor Bupati Minta Kejelasan Biaya Pendidikan A N A M B A S –– Himpunan Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Anambas (Himka) mendatangi kantor Bupati Kepulauan Anambas, Kamis (2/2). Sebelum diterima Bupati Kepulauan Anambas Tengku Muktaruddin, mahasiswa tersebut sempat melakukan orasi di depan kantor bupati. Dalam pertemuan ini mahasiswa meminta kejelasan Tim Pelaksana Program Pendidikan Diploma III Kesehatan, terhadap permasalahan yang dihadapi mahasiswa Anambas yang sedang menjalani pendidikan di Poltekes Tanjungpinang, karena hingga saat ini masalah tak kunjung ada penyelesaian. Dalam dialog tersebut, bupati didampingi Wakil Bupati serta jajaran Kepala SKPD terkait. Mahasiswa meminta kejelasan mengenai pencairan anggaran bantuan pendidikan, dan juga sulitnya tim ditemui mahasiswa yang hendak melakukan konsultasi mengenai biaya pekuliahan. Saat ini tercatat sebanyak 61 orang mahasiswa Anambas menempuh pendidikan di Poltekes Tanjungpinang dengan biaya dari Pemkab Anambas. Bupati menyampaikan bahwa 61 mahasiswa yang kuliah ini

dipersiapkan untuk menjadi bidan dan perawat. Setelah selesai menjalani pendidikan untuk kembali ke Kepulauan Anambas. Untuk itu, Pemkab memberikan beasiswa berupa biaya SPP, biaya makan dan minum, pemondokan, buku dan biaya lainnya yang secara resmi diajukan oleh penyelenggara pendidikan. "Mahasiswa ini diberikan biaya selama menjalani pendidikan oleh Pemkab. Tapi anggarannya tidak diserahkan secara langsung kepada mahasiswa, melainkan pada instansi penyelenggara. Seperti biaya SPP, buku pegangan kuliah dan biaya perkuliahan lainnya dibayarkan kepada kampus. Disamping itu, juga biaya pemondokan diserahkan kepada pemilik asrama dan biaya makan minum dibayarkan kepada pemilik katering yang menyediakan makan bagi mahasiswa,"katanya. Tengku menyadari adanya kesalahpahaman terhadap keputusan yang telah dikeluarkan. Selama ini ada anggapan kalau bantuan Pemkab diserahkan langsung kepada mahasiswa. Sementara prosedurnya, biaya itu langsung diserahkan kepada pemegang program masing-masing. Seperti kampus, katering

dan pemilik asrama. Namun demikian, bukan berarti tidak pernah dijelaskan maksud tersebut. Untuk itu, pihaknya meminta kepada mahasiswa yang dibiayai kuliahnya oleh Pemkab Anambas, agar langsung menanyakan kepada Pemkab baik melalui bupati, wakil bupati ataupun sekretaris daerah. "Memang diakui ada miskomunikasi. Tapi bukan berarti tertutup komunikasi dengan mahasiswa. Silahkan ditanyakan kepada Pemkab, seperti tentang tim pelaksana tersebut. Kita sangat terbuka untuk kepentingan belajar mahasiswa,"tuturnya. Begitu juga dengan biaya transportasi, hanya diberikan bagi mahasiswa yang memang ada keperluan pendidikan. Seperti untuk praktek lapangan atau penelitian yang berkaitan langsung dengan proses pendidikan. "Kalau biaya transportasi memang kita danai selama dalam proses pendidikan, dan disampaikan oleh pihak akademik. Seperti praktek di Tanjung Uban beberapa waktu lalu, mahasiswa memang kita berikan biaya transportasinya,"kata Tengku. Setelah penyampaian pemaparan dana yang telah dikucurkan Pemkab pada tahun ini, juga didengarkan dialog mahasiwa dengan bupati serta orangtua siswa yang hadir. Tengku kembali

mengingatkan pada mahasiswa Anambas yang dibiayai Pemkab. Dimana batas tamat tidak boleh melebihi tiga tahun, baik bidan maupun perawat yang mengambil jurusan Diploma III. Jika lebih dari tiga tahun, maka biaya untuk tamat harus ditanggung sendiri oleh mahasiswa. "Pemkab hanya mendanai sampai waktu tiga tahun. Lebih dari itu, biaya silahkan ditanggung sendiri. Belajarlah dengan baik, mudah-mudahan lulus dan dapat berbakti di Kepulauan Anambas nantinya,"harapnya. Setelah mengirimkan 30 orang perawat dan 31 orang bidan ini, Pemkab Kepulauan Anambas tidak akan menyeleksi mahasiswa pada jurusan serupa. Jumlah ini dipandang telah banyak dan mencukupi untuk ditempatkan di Pusat Layanan Kesehatan nantinya. Bagi mahasiswa yang kini tengah kuliah, mendapatkan bantuan dari Pemkab per tahunnya sebesar Rp3 juta untuk jurusan IPS dan Rp4 juta untuk jurusan IPA. Semua bantuan pendidikan ini diseleksi oleh Dinas Pendidikan dengan melampirkan IPK. "Tidak ada lagi seleksi lagi pada jurusan serupa. Kalau mahasiswa diluar program ini, tersedia pos bantuan pendidikan di Dinas Pendidikan. Tidak kita biarkan lepas, tapi tetap dibantu,"pungkasnya. (yul)

YULIA/HALUAN KEPRI

TERGENANG AIR –– Kondisi Pelabuhan Tarempa sangat memprihatinkan. Bila turun hujan, jalan pelabuhan tergenang air dan becek hingga membuat kenyamanan penumpang terganggu.

Pemkab Berikan Beasiswa Untuk Dua Pelajar Lolos Kedokteran A N A M B A S –– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas memberikan beasiswa kepada dua orang pelajar yang lulus Fakultas Kedokteran di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Beasiswa diberikan, dalam upaya membantu pendidikan pelajar yang minat di kedokteran, sesuai dengan kebutuhan tenaga medis di Kepulauan Anambas. Hal ini dikatakan Bupati Kepulauan Anambas, Tengku Muktaruddin, kepada Haluan Kepri, Kamis (2/2) di kantor bupati, Tarempa, Kepulauan Anambas.

Menurutnya, pelajar Anambas yang dinyatakan lulus Ujian Masuk PTN (UMPTN) tahun ini pada Fakultas Kedokteran akan diberikan bantuan beasiswa untuk dua orang. Bantuan beasiswa ini diberikan sepenuhnya oleh Pemkab Anambas hingga studi selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh akademik. "Tahun ini kita sediakan beasiswa untuk dua orang mahasiswa yang berhasil lolos masuk Fakultas Kedokteran. Bagi yang lolos, silahkan mendapatkan ebasiswa ini," katanya. Dituturkan Tengku, kebi-

YULIA/HALUAN KEPRI

MAHASISWA yang tergabung dalam Himka melakukan orasi di depan kantor Bupati Kepulauan Anambas, Kamis (2/2) di Tarempa. Mahasiswa menuntut kejelasan anggaran bantuan dana pendidikan.

jakan ini diambil karena tenaga dokter di Anambas sangat dibutuhkan untuk rumah sakit dan puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan. Untuk itu, pihaknya mengharapkan agar pelajar yang kini duduk dibangku tingkat akhir SMA dan Madrasah Aliyah supaya mempersiapkan diri, agar mendapatkan beasiswa Kedokteran di PTN diseluruh Indonesia. "Harapan kita pada pelajar yang kini duduk di tingkat akhir SMA dan Madrasah Aliyah, agar mempersiapkan diri karena seleksinya sangat ketat,"tuturnya. Sebagai langkah kehatianhatian untuk mendapatkan mahasiswa terbaik, Pemkab akan melakukan seleksi yang sangat ketat agar mahasiswa yang betul-betul ingin sekolah dan sungguh-sungguh belajar dalam menyelesaikan studi di bangku perkuliahan nantinya. Sehingga dikemudian hari dapat mengabdi di Anambas. Juga, ketentuan batas IPK selama perkuliahan nantinya dimintakan untuk kelanjutan biaya sekolah pada semester berikutnya. "Kita akan seleksi secara ketat, agar mendapatkan mahasiswa yang benar-benar ingin mengabdi untuk Anambas nantinya. Kriteria yang ditetapkan yakni mahasiswa yang berprestasi ditunjukan dengan IPK mereka tiap semester selama perkulihan,"pungkasnya. (yul)


KARIMUN

21

Jumat,

3 Februari 2012

Polres Musnahkan 6.914 Butir Ekstasi Disdik Akan Evaluasi Hasil Try Out KARIMUN — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun bersama sekolah akan mengevaluasi hasil ujian try out siswa SMP dan SMA yang digelar secara serentak Januari lalu. Sementara hasil try out tahap pertama itu akan diumumkan sekitar seminggu lagi. Demikian dikatakan Kadisdik Kabupaten Karimun, Harris Fadillah kepada Haluan Kepri, kemarin. Menurutnya, Nilai try out siswa akan dilaporkan oleh masing-masing sekolah kepada Disdik. Dan hasilnya nanti akan dievaluasi untuk dilakukan perbaikan. Perbaikannya, apakah dengan membahas materi yang lebih mendalam atau cara pengajaran yang perlu dioptimalkan. Setelah try out selesai, soal yang sudah dikerjakan siswa akan dikaji disaat proses belajar mengajar. Di mana kelemahan dan kesulitan yang dihadapi siswa akan dipecahkan bersama-sama dan dicarikan jawabannya. "Meskipun hasil try out tidak dimasukkan ke dalam nilai siswa, kami tegaskan kepada siswa agar menjalani try out tahap kedua nanti dengan sungguh-sungguh, layaknya mengikuti Ujian Nasional (UN)," ujarnya. Menurutnya, pada akhir Februari akan diadakan try out kedua dari provinsi. Dan kesempatan itu akan lebih dimaksimalkan lagi, dengan harapan agar para siswa lebih memanfaatkan kesempatan tersebut. Jadwal try out tahap kedua akan digelar pada 2729 Februari nanti. Pelaksanaannya juga sama seperti try out tahap awal. Diharapkan agar siswa betul-betul teliti dalam menjawab, karena try put merupakan proses menguji kemampuan anak serta hasilnya merupakan cerminan dari UN. Adapun jumlah siswa SMP sederajat se-Kabupaten Karimun yang mengikuti try out pada tahap pertama berjumlah 2.752 orang dan jumlah siswa SMA sederajat adalah 3.710 orang. Menurutnya, dalam pelaksanaan try out pelajaran yang diujikan merupakan pelajaran yang dihadapi siswa saat UN. Para siswa diharuskan mempersiapkan diri guna menghadapi soal yang diujikan dalam try out. Dalam pelaksanaan try out pertama, pengawas masih menggunakan pengawas sekolah dan meminta peserta jangan ada yang saling contek mencontek. Pelaksanaan try out merupakan cerminan dari UN yang dihadapi siswa. Sehingga, ketika hasil try out anjlok, maka masih ada kesempatan untuk memperbaiki.(gan)

KARIMUN N— Sebanyak 6.914 dari 7.018 butir ekstasi yang ditangkap Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Tanjungbalai Karimun di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun, Kamis (12/1) dimusnahkan Polres Karimun di ruang rapat utama (Rupatama) Mapolres, Kamis (2/ 2). Pemusnahan 6.914 butir ekstasi dilakukan dengan cara dihaluskan menggunakan blender. Sementara, sisanya 99 butir dibawa ke Laboratorimun Forensik di Medan untuk diteliti kandungannya. Kemudian, 5 butir lagi nantinya akan digunakan sebagai barang bukti di persidangan. Kapolres Karimun AKBP Benyamin Sapta SIk sebelum melakukan pemusnahan barang bukti ekstasi mengatakan, dari hasil penelitian yang dilakukan pihak Laboratorium Forensik Medan, maka diketahui positif narkotika kelas satu karena mengandung MDMA (metil dioksi metamfetamin). Dijelaskan, selama tahun anggaran 2011 lalu, Polres Karimun telah berhasil menangani 39 kasus narkotika di Karimun. Sementara, dalam kurun waktu Januari 2012 ini, pihaknya baru mengungkap kasus narkotika, dua kasus terbesar yakni hasil tangkapan KPPBC dengan barang bukti 7.018 butir ekstasi dan 1.612 butir ekstasi dari Bengkalis Riau yang dibawa AH (38). Menurut Benyamin, barang bukti 7.018 butir ekstasi tersebut senilai Rp1,24 miliar. Setelah dilakukan pemusnahan dengan cara diblender, maka cairan itu akan direndam ke dalam ember yang sebelumnya telah berisi air panas lalu akan dibuang ke septic tank. "Tahu nggak, kita telah

ILHAM/HALUAN KEPRI

MUSNAHKAN EKSTASI— Anggota Polres Karimun disaksikan Ketua BNK Karimun Aunur Rafiq (kanan)memasukkan ekstasi ke dalam blender untuk dihancurkan dalam kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika di Rupatama Mapolres Karimun, Kamis (2/2).

membuang uang senilai Rp1,24 miliar ke dalam septic tank," ujar Benyamin berseloroh. Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Karimun Aunur Rafiq memberi apresiasi dan berterima kasih kepada aparat penegak hukum dan Bea Cukai yang telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke Karimun. Menurutnya, Karimun bukanlah daerah produksi narkoba, namun selalu menjadi daerah tran-

sit karena berada di wilayah perbatasan negara Malaysia dan Singapura. "Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Bea Cukai yang telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ekstasi ini. Kami akui, keberadaan Karimun memang seringkali dijadikan sebagai daerah transit bagi para penyelundup narkotika karena lokasi Karimun yang terletak di daerah perbatasan dengan ne-

gara luar seperti Malaysia dan Singapura," kata Rafiq. Penghancuran ekstasi tersebut dibagi dalam 10 blender yang terdiri dari 10 kantong plastik berisi paket ekstasi. Sembilan kantong plastik masing-masing berisi 700 butir ekstasi, dari kantong plastik lainnya berisi 614 butrir ekstasi. Sebelum dimasukkan ke blender, ekstasi tersebut dites dulu menggunakan alat tes dan sembari menghitung jumlah-

nya disaksikan Ketua BNK Karimun Aunur Rafiq. Proses penghancuran 6.914 butir ekstasi tersebut melibatkan seluruh pejabat di Karimun mulai dari Bupati Karimun Nurdin Basirun, Kapolres AKBP Benyamin Sapta T SIk, Dandim 0317 TBK Letkol (Inf) Edie Nurhabad, Danlanal diwakili Palaksa, Kepala KPPBC Tanjungbalai Karimun, Imigrasi, pengadilan dan pejabat vertikal lainnya. (ham)

Pasir Darat Gagal Diselundupkan Senilai Rp1 Miliar KARIMUN KARIMUN— Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau menggagalkan penyelundupan 5.000 metric ton pasir darat senilai Rp1 miliar. Kapal patroli BC9004 berhasil mengamankan tugboat Sea Glory 8 GT 167 sedang menarik tongkang BG Victory 19 GT 1829 yang penuh muatan pasir, Jumat (6/ 1) pukul 05.00 WIB di perairan Nongsa, Batam. Oleh: Ilham , Liputan Karimun

Pasir darat yang akan diseludupkan diasumsikan per ton seharga 30 dolar Singapura dengan kurs Rp7.000 per dolar Singapura. Pasir darat tersebut dibawa tongkang BG Victory 19 dan ditarik menggunakan kapal tugboat Sea Glory 8 GT 167 berbendera Singapura dari Kijang, Bintan hendak diselundupkan ke Singapura. Selain mengamankan barang bukti 5.000 metric ton pasir darat di sekitar Pelabuhan Ketapang Kanwil DJBC Khusus Ke-

pri, pihak Bea Cukai juga telah menetapkan Hn, nakhoda kapal tugboat Sea Glory 8 tersebut sebagai tersangka. Sementara, enam anak buah kapal (ABK) hanya ditetapkan sebagai saksi. Kepala Bidang Penyidikan Kanwil DJBC Khusus Kepri, Budi Santoso saat memberikan keterangan pers, Kamis (2/2) di atas kapal tongkang BG Victory 19 yang disandarkan di sekitar Pelabuhan Ketapang mengatakan, saat ini pihaknya baru menetapkan satu orang tersangka,

yakni Hn selaku nakhoda kapal. Menurut keterangan Budi, Hn beserta enam ABK-nya diamankan kapal patroli BC-9004 ketika tugboat yang dinakhodainya sedang menarik tongkang BG Victory 19 di perairan Nongsa, Batam pada koordinat 01 derajat 13' 200" lintang utara dan 104 derajat 06' 800" bujur timur. Dijelaskan, tindak pelanggaran yang dilakukan kapal tugboat tersebut adalah melakukan pelayaran tanpa dilengkapi surat pelayaran (clearance). Selain itu, kapal tersebut juga tidak dilengkapi dokumen. "Kami hanya menindak pelanggaran utamanya saja yakni soal muatan yang tidak dilengkapi dokumen kepabeanan. Atas pelanggaran itu, maka Hn dikenakan Pasal 102A UU No17/ 2006 tentang Perubahan atas UU No10/1995 tentang Kepabeanan, yaitu melakukan kegiatan ekspor tanpa pemberitahuan kepabeanan," ujar Budi. Sementara, Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi M Rofiq menambahkan, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui perusahaan yang melakukan

penyelundupan pasir darat dari Bintan ke Singapura tersebut karena perusahaan itu berada di Singapura. "Apa perusahaannya masih dalam pengembangan kami," jelas Rofiq. Menurut Penjelas Rofiq, sebenarnya kronologis penangkapan itu berawal dari informasi yang diterima Kasi Penindakan dan Penegahan yang kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan pengintaian di sekitar perairan Karang Galang, Bintan. Saat ditangkap, haluan tugboat berikut tongkang mengarah ke Singapura. Petugas patroli berhasil melakukan pencegatan saat kapal hendak memasuki perairan internasional. Kedua kapal ditarik ke Karimun setelah nakhoda gagal memperlihatkan dokumen pelindung muatan. "Berdasarkan keterangan nakhoda, pasir yang hendak diselundupkan itu berasal dari Kijang, Pulau Bintan. Namun mereka mengaku tidak mengetahui lokasi penambangan pasir tersebut. Mereka hanya tahu pasir tersebut diangkut dengan truk menuju pelabuhan tempat pemuatan," jelas Rofiq lagi.***

ISTIMEWA

DARI kanan kekiri, Kepala Seksi Operasi Kanwil Khusus BC Kepri Andhi Pramono, Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi A Rofiq dan Kepala Bidang Penyidikan Budi Santoso memperlihatkan pasir tangkapan dari tongkang BG Victory 19 GT 1829 di dermaga Kanwil Khusus BC Kepri di Tanjung Balai Karimun, Kamis (2/2).

e-KTP Disosialisasikan April K A R I M U N — Penerapan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sistem elektronik atau dikenal eKTP di Kabupaten Karimun masih menuggu peralatan dari Jakarta. Mendukung suksesnya penerapan e-KTP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Karimun menargetkan pada April dan Mei melakukan sosialisasi. "Untuk penerapan e-KTP, kita masih menunggu alatnya datang dari Jakarta. Mudah-mudahan secepatnya bisa sampai di Karimun. Dan target kita April atau Mei nanti suah dimulai tahap sosialisasi," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,

M Hasbi, Kamis (2/2). Dijelaskan, di setiap kantor camat akan ditempatkan dua alat untuk memproses pembuatan KTP elektronik sekaligus dan akan dioperasikan oleh tenaga yang sudah dilatih. "Jika peralatannya sudah datang maka pihak konsorsium dari Jakarta akan datang ke Karimun. Mereka akan melatih tenaga dari kecamatan yang akan ditempatkan," ucapnya. Dijelaskan, program e-KTP sesuai UU Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dan Peraturan Presiden No 25 tahun 2008 tentang Persyaratan,

Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil. Sehubungan banyak penduduk yang berdomisili di luar daerah asal, Menteri Dalam Negeri memberikan dispensasi melalui Surat Edaran Mendagri No 471.13/5266/SJ perihal Dispensasi Pelayanan Penerbitan KTP Elektronik Secara Massal. Karena pembuatan e-KTP secara massal itu kata Hasbi, maka yang akan menjadi kendala adalah tingginya mobilisasi masyarakat ketika dimulainya pembuatan e-KTP di kantor camat. Untuk menghindari mobilisasi masyarakat tersebut, ia telah mengaku memiliki satu konsep yakni mengatur jadwal pembuatan e-KTP di masing-masing kantor camat di Karimun. Hanya saja, katanya, karena Kabupaten Karimun terdiri dari ratusan pulau dan banyak masyarakat yang mendiami pulaupulau terpencil, maka akan kendala tersendiri bagi petugas. "Untuk memberikan pelayanan yang optimal pada masyarakat, maka petugas dikirim lengkap dengan peralatannya secara bertahap ke seluruh kecamatan," ungkapnya kepada Haluan Kepri, kemarin. Dijelaskan lagi, bagi penduduk yang sudah memiliki nomor induk kependukan (NIK) pencatatan akan diambil dari NIK yang lama, sedangkan bagi warga yang belum memiliki NIK dipersilakan mengambil formulir pendaftaran. Pemohon e-KTP harus mendatangi kantor camat setempat untuk pengambilan sidik jari dan foto retina matanya karena e-KTP bertujuan untuk meminimalisasi pemegang KTP ganda, paparnya. (gan/ham)


OLAHRAGA

22

Jumat,

3 Februari 2012

Tevez Gabung Boca Juniors BUENOS AIRES — Presiden klub Argentina Boca Juniors, Daniel Angelici mengklaim pemain Manchester City yang bermasalah Carlos Tevez akan datang ke Argentina untuk bergabung dengan klub itu. Namun, bergabungnya Tevez dengan Boca hanya untuk meramaikan pertandingan penghormatan untuk Martin Palermo yang digelar Boca Juniors. Angelici mengatakan bersedia memberi banyak waktu bermain untuk Tevez demi kemungkinan transfer mantan pemain Corinthians dan West Ham itu ke Boca. "Jika Tevez datang dengan gratis maka kami sangat senang memiliki dia," kata Angelici seperti dikutip ESPN. "Dan jika Manchester City menghubungi kami dan mengatakan mereka membutuhkan Tevez untuk bertanding, maka pintu kamipun selalu terbuka," lanjut dia. Kawan Baik Sementara itu Tevez, yang pekan ini sedang mengajukan banding atas dengan Pound 1,2 juta yang diberikan klubnya, sudah berada di Buenos Argentina sejak November lalu tanpa

izin klubnya. Mantan kapten Manchester City itu sudah tak mrumput sejak menolak dimainkan pada laga Liga Champions melawan Bayern Munich, September lalu. Namun kini Tevez bersiap untuk mengakhiri masa pengasingannya demi teman baiknya Martin Palermo. "Saya tak akan melewatkan perayaan apapun," kata pemain berusia 27 tahun itu. Amerika Selatan kini menjadi peluang transfer Tevez yang paling memungkinkan setelah AC Milan, Inter Milan dan Paris St Germain semuanya gagal memboyongnya pada jendela transfer Januari. Sayangnya meski Corinthians dan Boca menunjukkan keinginannya merekrut pemain Argentina itu, kedua mantan klub Tevez ini tidak mampu memenuhi nilai transfer yang dike(esp) hendaki Manchester City.(esp)

Tolak Pose Seksi David Beckham

NET

CARLOS Tevez (kanan) saat masih mesra dengan Roberto Mancini.

Habiskan Rp14 T Untuk Chelsea

Roman Abramovich

L O N D O N — Sejak mengakuisisi Chelsea dari Ken Bates tahun 2003 lalu, Roman Abramovich telah menghabiskan dana tak kurang dari 1 milyar poundsterling (sekitar Rp14 triliun). Kabar finansial terbaru The Blues ini diumumkan beberapa jam sebelum penutupan transfer window musim dingin dan sebelum kick off Chelsea lawan Swansea City

hari Selasa kemarin. Selama era Andre VillasBoas, Chelsea telah melakukan pengeluaran besar untuk mendatangkan Juan Mata, Romelu Lukaku, Thibaut Courtois, Raul Meireles hingga dua pembelian pada bulan Januari, Gary Cahill dan Kevin De Bruyne, dengan total lebih dari 70 juta pound. Selain itu Chelsea juga mengeluarkan biaya kompensasi

Roman Abramovich sebesar 13 juta pound untuk mendatangkan Villas-Boas dari Porto. Kerugian finansial yang cukup masif ini dikhawatirkan bakal mempersulit posisi Chelsea dalam hal UEFA Financial Fair Play yang segera diterapkan untuk seluruh tim anggota konfederasi Benua Biru.

Namun direktur Chelsea, Bruce Buck, seperti dilansir Mirror Football mengatakan, "Klub fokus untuk memenuhi persyaratan UEFA Financial Fair Play dan juga mempertahankan target meraih gelar juara. Kami harap hal ini bisa terpenuhi pada laporan finansial tahun ini,"(( m f c )

LOS ANGELES — Dari banyak iklan yang dibintangi David Beckham, beberapa di antaranya merupakan produk pakaian dalam yang membuatnya harus berpose seksi nyaris tanpa busana. Demi anak-anaknya, Becks tak mau lagi difoto seperti itu. Bukan cuma tampang oke saja yang membuat Beckham laku keras sebagai bintang iklan banyak produk kenamaan dunia. Tubuh atletisnya telah menjadikan pria asal Inggris itu sebagai ikon dari banyak merek pakaian, termasuk pakaian dalam. Saat jadi bintang iklan pakaian dalam itulah Beckham kerap difoto sangat seksi, misalnya dengan hanya menggunakan pakaian dalam. Becks malah pernah berpose bersama istrinya Victoria hanya dengan menggunakan pakaian dalam. Namun mulai kini mantan bintang Manchester United dan Real Madrid itu tak akan lagi mau menandatangani kontrak yang mengharuskannya berpose seksi. Keputusan tersebut diambil setelah anak-anak Beckham kerap memprotes foto-foto seksi yang mereka lihat di papan iklan. "Ayah kamu melakukannya lagi. Itu sangat bagus, tapi semua orang akan melihat kamu hanya menggunakan celana dalammu saja," Beckham menceritakan protes yang diajukan anaknya. Pertimbangan lain Beckham adalah kehadiran anak perempuan di keluarganya. Setelah tiga anak pertamanya laki-laki, BecksVictoria dikaruniai anak keempat berjenis kelamin perempuan. "Saya biasanya berkeliling di dalam rumah hanya menggunakan pakaian dalam. Tapi tidak telanjang. Bersama anakanak itu tidak masalah karena mereka juga masih telanjang di rumah. Tapi dengan adanya anak perempuan sekarang, sekarang kondisinya berubah," tuntas Beckham di Tele(tgc) graph.(tgc)


OLAHRAGA

23

Jumat,

3 Februari 2012

Milan Batal Kudeta Juventus Tertunduk di Olimpico

Ghana-Mali Raih Tiket Terakhir

ROMA — AC Milan berkunjung ke Stadion Olimpico, Roma dengan target kemenangan atas Lazio. Tapi apa daya dua gol dari Hernanes dan Tommaso Rocchi di babak kedua, mengkandaskan harapan Milan untuk mengkudeta Juventus dari Capolista. Alenatore Milan, Massimiliano Allegri mengakui timnya tampil buruk. Meski demikian, dia yakin kekalahan ini "menyehatkan" dan akan membantu Rossoneri berkembang. Allegri berharap timnya bisa menjadikan kekalahan ini sebagai cambuk untuk tampil lebih bagus di sisa musim. Dia juga yakin Juve masih bisa dikejar. "Kami tampil buruk melawan sebuah tim yang tak banyak memberi kami kesempatan. Tapi, ini tak akan begitu saja memudahkan jalan Juventus," ujar Allegri seperti dikutip Football Italia. "Musim masih panjang dan masih ada waktu untuk membahas hal-hal ini. Saya yakin kekalahan ini bagus untuk kami dan membantu kami berkembang," sambungnya. "Akhir-akhir ini, meski menang, kami tidak memiliki keberanian yang kami perlukan untuk memenangi scudetto. Inilah kenapa saya yakin kekalahan ini akan menyehatkan," kata Allegri. Milan bermain agresif dalam pertandingan yang digelar di stadion Olimpico ini. Milan seperti bermain di kandang sendiri, pasalnya bola lebih banyak dipegang oleh anak-anak asuhan Massimiliano Allegri. Meski kedua kesebelasan bermain dengan tempo tinggi, tapi tak ada gol yang tercipta. Alhasil skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Menit ke 76 Milan mendapatkan peluang penting, ketika tusukan Robinho dari sisi kanan pertahanan Lazio. Bola sodoran Robinho mampu ditepis Marchetti, Ibra yang mendapatkan rebound tak mampu memaksimalkan peluang tersebut menjadi gol. Semenit berselang, justru gol datang dari kubu Lazio. Ketika Rocchi melakukan flick dan di

belakangnya muncul Hernanes. Meski mendapat kawalan ketat dari Nesta, tak membuat Hernanes kesulitan melepaskan tendangan lemahnya ke gawang Abbiati. Lazio pun unggul 1-0. Milan langsung sontak dengan gol tersebut, tapi beberapa peluang yang diciptakan masih mampu digagalkan oleh Marchetti yang bermain bagus pada pertandingan malam ini. Bukannya membalas, Milan justru harus kebobolan untuk kedua kalinya. Kali ini lewat kaki sang kapten, Rocchi di menit ke 85. Bermula dari serangan sayap kiri Lazio, umpan matang yang diberikan Lulic mampu dikonversi dengan baik oleh Rocchi. Lazio Menjauh dua gol dari Milan dan skor pun tetap bertahan 2-0 hingga peluit dibunyikan tanda pertandingan berakhir. Usai laga, pelatih Lazio Edy Reja puas dengan kemenangan ini. "Kami bermain dengan bagus dan tidak membiarkan ada ruang di belakang. Saya puas dengan penampilan para pemain, yang menunjukkan deterimnasi hebat di situasi sulit. Senad Lulic dan Alejandro Gonzalez bekerja keras di lini depan dan lini belakang." "Kami ingin memenangi pertandingan ini dan masuk ke lapangan di babak kedua dengan penuh determinasi. Skuad ini punya karakter dan mentalitas positif," tukas Edy Reja. Dengan hasil ini maka Milan gagal mengkudeta Juventus dari puncak klasemen yang sehari sebelumnya gagal bertanding dengan Parma karena cuaca buruk. Sementara tambahan tiga poin tak membuat Lazio beranjak ke posisi ketiga. Sebab poin mereka 39 masih kalah dengan Udinese yang telah mencetak 41 poin. ( f t i //gg l c )

DAYLIFE

Pemain AC Milan, Mark Van Bommel (kiri) berebut bola dengan gelandang Lazio, Anderson Hernanes dalam lanjutan liga Italia, Kamis (2/2) dini hari WIB

LIBREVILLE — Ghana dan Mali menjadi dua tim terakhir yang lolos ke perempatfinal Piala Afrika 2012. Di laga penentuan Mali menundukkan Botswana 2-1 sedangkan Ghana berimbang 1-1 lawan Guinea. Bermain di Stade d'Angondje, Kamis (2/2) dinihari WIB, Mali sempat tertinggal dulu dari Botswana lewat gol yang dicetak oleh Mogakolodi Ngele di menit ke-50. Tak bertahan lama, enam menit kemudian Garra Dembele mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol yang dia ciptakan. Mali memastikan kemenangan setelah pemain yang memperkuat Barcelona, Seydou Keita, mencetak gol saat pertandingan memasuki menit 76. Sementara di saat bersamaan Ghana harus puas berbagi angka dengan Guinea. Bermain di Stade de Franceville, Ghana dan Giunea bermain imbang 1-1. Unggul terlebih dulu lewat gol yang dicetak Emmanuel Badu Agyemang pada menit 29, Guinea gagal memepertahankan keunggulan. Ghana mampu mencetak gol penyeimbang lewat kaki Abdoulaye Camara saat babak pertama memasuki menit ke-45. Hasil itu membuat Ghana lolos sebagai pemuncak klasemen Grup D dengan poin tujuh. Sementara Mali berhak menemani Ghana sebagai runner-up grup dengan poin enam. ( d t c )

Hasil dan Klasemen Rabu (1/2)

Copa Del Rey Valencia

1-1

Barcelona

Piala Afrika Mali Ghana

2-1 1-1

Botswana Guinea

Liga Inggris Aston Blackburn Bolton Fulham Sunderland Manc. City MU Tottenham Chelsea Newcastle Liverpool Arsenal Sunderland Stoke Everton Norwich Aston Fulham Swansea WBA QPR Bolton Blackburn Wolves Wigan

2-2 0-2 0-0 1-1 3-0 23 17 23 17 23 15 23 12 23 11 23 10 23 11 23 8 23 8 23 8 23 7 23 6 23 6 23 6 23 7 23 5 23 6 23 4 23 4 23 3

QPR Newcastle Arsenal WBA Norwich 3 3 60-19 3 3 56-21 4 4 44-25 6 5 41-26 6 6 34-30 8 5 28-21 4 8 39-33 6 9 32-24 6 9 23-35 5 10 23-26 8 8 32-39 10 7 28-31 9 8 29-32 9 8 24-28 5 11 23-32 6 12 24-39 2 15 28-47 6 13 33-47 6 13 25-43 6 14 20-48

54 54 49 42 39 38 37 30 30 29 29 28 27 27 26 21 20 18 18 15

AS Roma Palermo AC Milan Cesena Lecce 8 0 33-13 4 4 43-19 5 4 31-17 6 4 32-19 3 7 34-25 4 7 31-25 9 5 36-24 4 9 30-31 3 9 28-36 8 7 20-23 7 7 20-17 6 8 25-33 6 8 16-25 8 5 24-25 8 6 22-28 6 9 18-26 7 9 21-22 4 13 22-38 4 13 13-31 612 18-40

44 43 41 39 36 31 30 28 27 26 25 24 24 23 23 21 19 16 16 12

Liga Italia Cagliari Inter Lazio Napoli Udinese Juventus Milan Udinese Lazio Inter Roma Napoli Palermo Genoa Cagliari Fiorentina Parma Chievo Atalanta Catania Bologna Siena Lecce Cesena Novara

4-2 4-4 2-0 0-0 2-1 20 12 21 13 21 12 21 11 21 11 20 9 21 7 21 8 20 8 21 6 20 6 20 6 20 6 20 7 19 5 20 5 20 4 21 4 21 4 20 2

Newcastle Salip Liverpool dan Arsenal B L A C K B U R N — Newcastle United mengalahkan tuan rumah Blackburn Rovers dengan skor 2-0 di Ewood Park stadium, Kamis (2/2). Hasil ini bikin Newcastle naik ke peringkat lima klasemen melewati Liverpool dan Arsenal. Gol bunuh diri dari pemain belakang Blackburn Scott Dann pada menit 12 pertandingan mengantar Newcastle unggul 1-0 di paruh pertama. The Magpies menyegel kemenangan setelah Gabriel Obertan memperlebar keunggulan dengan golnya yang dicetak pada waktu injury time. Gol Obertan itu pun memastikan Newcastle mampu mengakhiri

pertandingan dengan skor akhir 2-0. Berkat kemenangan ini, Newcastle mampu naik dua tangga klasemen ke peringkat lima menggeser Liverpool dan Arsenal yang sebelumnya berada di atasnya. Mengumpulkan 39 angka dari 23 kali bermain, Newcastle unggul satu angka dari Liverpool yang ada di posisi keenam dan dua angka dari Arsenal yang menghuni peringkat tujuh klasemen. (glc)

Gabriel Obertan

Indonesia Telan Kekalahan Ketiga JAKARTA — Indonesia Warriors menelan kekalahan ketiga dalam empat pertandingan awal di ASEAN Basketball League. Bertanding di BriTama Arena Jakarta menghadapi Chang Thailand Slammers, mereka takluk 70-82. Pada laga yang berlangsung Rabu (1/2) malam WIB, Warriors sudah tertinggal 18-23 di kuarter pertama. Slammers pun berhasil mempertahankan keunggulan atas tuan rumah di kuarter kedua. Ketika pertandingan tinggal tersisa lima menit di kuarter keempat, Warriors masih tertinggal 27-31. Jerick Uy Canada kemudian berhasil membuat Warriors menyamakan kedudukan menjadi 37-37, namun Warriors tertinggal 37-40 di akhir kuarter kedua. Dipimpin oleh Chester Tolo-

mia, yang menorehkan 24 poin, delapan rebound, dan tiga assist dalam pertandingan ini, Slammers terus mempertahankan keunggulan mereka. Di akhir kuarter ketiga, mereka membuat Warriors tertinggal 53-63. Dua pemain asing Warriors, Larry Jonathan Smith dan Steven Demon Thomas, total menyumbang 34 poin dalam pertandingan ini. Thomas juga membuat 11 rebound, namun tetap saja tak bisa menyelamatkan Warriors dari kekalahan. Warriors akhirnya menelan kekalahan dengan selisih 12 angka di akhir pertandingan. Ini merupakan kekalahan ketiga yang ditelan Warriors musim ini. Sebelumnya, mereka takluk di tangan Westports Malaysia Dragons dan AirAsia Philippine Patriots. Warriors kini berada di posisi tujuh klasemen sementara dari delapan tim yang berlaga di ABL. "Kami harus tetap bersatu sebagai sebuah tim," ujar Thomas sesusai pertandingan. (ant)

Smith


CMYK

Jumat 3 Februari 2012

24 Senangnya Portero Valencia

VALENCIA — Barcelona harus puas mengakhiri leg pertama semi final Copa del Rey, dengan hasil imbang 11 tatkala berkunjung ke Mestalla, markas Valencia. Barca bisa saja menang jika saja Lionel Messi tak gagal menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti.

Messi

Meski imbang, pelatih Barca Josep Guardiola cukup puas dengan performa Lionel Messi cs. Guardiola yang memang tak bisa memasang sejumlah pilarnya, memainkan beberapa punggawa dari tim Barcelona B. Sebut saja Isaac Cuenca, Sergio Gómez, Cristian Tello dan Jonathan Dos Santos, yang tampil menggantikan sejumlah seniornya, seperti Andrés Iniesta, David Villa dan Pedro Rodríguez. Guardiola puas karena talentatalenta muda Blaugrana itu bisa ‘nyetel’ dengan para seniornya di Mestalla. Soal hasil, Guardiola tak ingin terlalu memusingkannya, karena hasil imbang belum menentukan apapun untuk lolos ke final. "Kami menciptakan banyak peluang. Saya yakin mereka juga berniat untuk berbuat yang sama ketika bertandang ke markas kami," papar Guardiola, seperti dilansir Guardian. "Hasil imbang ini saya sambut baik. Tapi saya tegaskan, hasil ini belum menentukan apa-apa. Sekarang, kami harus memenangkan leg kedua dan lihat saja nanti apakah kami bisa mencapai final," tandasnya. Dalam laga itu, Messi yang memiliki kans pertama lewat tendangan bebasnya. Tapi sayang, meski jarak

sudah dekat dari kotak penalti, tembakan kaki kiri Messi masih melenceng tipis ke kanan gawang Valencia yang dikawal Diego Alves. Tempo permainan pun berubah cepat, di mana empat menit berselang, Pablo Piatti nyaris mencetak gol kemenangan. Piatti yang sempat tak terkawal, kehilangan momentum, sehingga mampu dikejar Carles Puyol dan Cesc Fabregas, akibatnya tembakan Piatti yang sudah dekat dengan Jose Pinto, mampu diblok Puyol di menit ke-11. Gol pembuka tuan rumah yang ditunggu-tunggu pun akhirnya lahir di menit ke-27. Aktornya adalah Jonas Oliveira yang berdiri bebas tak terkawal. Berawal dari sepak pojok yang dilakukan Ever Banega, Jonas dengan ‘nyaman’ tanpa hadangan bek-bek Blaugrana, melepaskan sepakan keras yang tak terbendung ke arah kiri atas Pinto. Papan skor berubah 1-0. Sayang, keunggulan tuan rumah itu tak bertahan lama, pasalnya Capitan Barcelona menjadikan kedudukan kembali imbang. Adalah tandukan Puyol yang merobek sarang Alves di menit ke-35, yang memanfaatkan umpan tendangan sudut. Skor 1-1 pun bertahan hingga masa rehat.

El Messiah langsung menggebrak pertahanan Los Che di menit-menit awal babak kedua. Menerobos masuk ke pertahanan Valencia, Messi sempat membuat cemas Entrenador Valencia, Unai Emery. Beruntung, hakim garis menganulir gol Messi di menit ke-48 karena sudah terperangkap jebakan offside. Messi kembali menjadi momok bagi Valencia, berkat aksinya yang nyaris membalikkan keunggulan di menit ke-52. Lepas dari dua kawalan bek Valencia, Messi yang melepaskan tendangan dari kaki kirinya, tak mampu mengarahkan bola ke tujuan yang tepat. Tendangannya hanya tipis melambung ke udara. Kans besar untuk mengubah skor bagi Barca, sejatinya terbuka lebar di menit ke-56. Berawal dari tekel Miguel Brito kepada Thiago Alcantara di area kotak penalti, membuat wasit Jose Luis Gonzalez Gonzalez menunjuk titik putih. Sayang seribu sayang, Messi yang kerap sukses menjadi algojo penalti, kali ini gagal. Tendangan kaki kirinya terbaca baik oleh portero Valencia, Diego Valdez. Peluang emas nampaknya belum berhenti mengalir untuk Barcelona. Daniel Alves hampir membuat publik Mestalla terdiam di menit ke-73. Aksi umpan pendek 1-2 dengan Lionel Messi, membuat Dani Alves lepas dari kawalan. Tapi, ketika sudah berhadapan dengan kiper Valencia, Alves yang begitu bernafsu malah gagal dan tendangan kerasnya hanya membentur tiang jauh. Setelah sejumlah upaya dilakukan kedua tim, akhirnya pertandingan pun harus puas diakhiri (gdc/ dengan skor imbang 1-1.(gdc/ (gdc/oo k e )

V A L E N C I A — Kendati timnya gagal merebut kemenangan di leg pertama semi final Copa del Rey, kala menjamu Barcelona dini hari tadi, tercetak kebanggaan di dada Diego Alves. Rasa senang membuncah usai menggagalkan eksekusi penalti sang mega bintang, Lionel Messi. Valencia hanya bermain imbang 1-1 di leg pertama. Kejebolan satu gol bukanlah hasil yang cukup baik, sebagai modal Valencia jelang leg kedua di Camp Nou. Tapi setidaknya, Alves sang portero, sukses membantu timnya terhindar dari kekalahan di Mestalla. Alves menyelamatkan penalti Messi di menit ke-56. Penalti tersebut berawal dari tekel Miguel Brito terhadap Thiago Alcântara di area terlarang Los Che. Wasit José Luis González González pun sontak menunjuk titik dua belas pas. Messi yang sempat ragu mengeksekusi penalti tersebut, sempat terhenti sejenak. Tapi apa daya, gerakannya terbaca dan Alves sukses mementahkan sepakan penalti dari kaki kiri sang pemenang Ballon d’Or tersebut. Kiper berusia 26 itu pun memaparkan kuncinya, yakni kesabaran dalam membaca gerak-gerik Messi sedari awal. “Kuncinya, anda harus sabar. Dia pemain yang jarang memberi anda petunjuk terkait ke mana dia akan mengarahkan bolanya. Anda harus sedikit menunggu dan mencoba memperdayainya. Hari ini (dini hari tadi red.), saya senang (tsn) sekali bisa membantu tim,” papar Alves.(tsn)

GETTY IMAGES

SELEBRASI Diego Alves Carreira usai menaklukkan penalti Messi.

Silaturrahmi Walikota dan Wakil Walikota Batam Bersama Masyarakat Sagulung WALIKOTA Batam, Ahmad Dahlan dan Wakil Walikota Batam, Rudi mengunjungi masyarakat Kecamatan Sagulung dalam acara silaturrrahmi Walikota dan Wakil Walikota dengan masyarakat Kecamatan Sagulung, Senin (30/1) di kantor Camat Sagulung. Kegiatan yang dihadiri sekitar 300 orang merupakan tokoh masyarakat, tokoh agama, Tokoh Pemuda, Kelompok organisasi ibu-ibu, dan unsur pimpinan Kecamatan Sagulung (UPIKA). Turut hadir bersama Walikota dan

PERWAKILAN tokoh masyarakat Sagulung Bpk. Sumarno menyampaikan sambutannya

Wakil Walikota, adalah Komandan Yonif 134/TS, seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemko Batam, Lurah sekecamatan Sagulung. Melalui silaturrahmi ini, Walikota Batam beserta jajaran , menyampaikan informasi pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan Pemko Batam, juga menerima masukan dan saran masyarakat terkait pembangunan Batam ke depan. Foto Humas Batam Narasi Humas Batam dan Cecep

CAMAT Sagulung Abidun Pasaribu memberikan sambutan

WAKO dan Wawako Batam makan malam bersama masyarakat

TOKOH masyarakatdan warga Sagulung menghadiri acara siraturrahmi

PERWAKILAN tokoh masyarakat Sagulung berdialog dengan Walikota Batam beserta jajaran

WALIKOTA dan Wakil Walikota Foto bersama masyarakat Sagulung

CMYK


HaluanKepri 03Feb12