Page 1

CMYK Website: www.haluankepri.com

Website: www.haluanmedia.com

Sabtu, 2 Maret 2013 19 Rabiul Akhir1434 H TERBIT 24 HALAMAN NO 2/3 TAHUN KE 12

0 8 1 2 7 5 3 3 2 0 0 9

HARGA ECERAN Rp2.000,- HARGA LANGGANAN Rp52.500,- UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

email: haluan_h@rocketmail.com

Marzuki Dorong KPK Usut Ibas JAKARTA (HK) — Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD), Marzuki Alie mempersilahkan KPK memeriksa validitas data yang beredar yang menyebutkan Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menerima dana Hambalang

sebesar US$ 200 ribu. Meski demikian data itu perlu diklarifikasi. Sebab, bisa saja dokumen itu hasil rekayasa. "Ini harus diteliti, diklarifikasi dan diuji. Kita enggak boleh berfantasi, ini berbahaya, data ini

bisa diketik. Namun saya enggak tahu data ini yang diakui Yulianis atau tidak, saya enggak dengar," ujar Marzuki di DPR, Jakarta, Jumat (1/3). Marzuki Dorong Hal 7

Marzuki Alie

4 BOCAH DI BATAM DIBUNUH? Ditemukan Menumpuk di Dalam Mobil BATAM (HK) — Penyebab kematian empat bocah yang ditemukan menumpuk di dalam mobil sedan Subaru Legacy warna hitam BM 1306 XS di sekitar Pasar Cik Puan, Bengkong Sadai, Batam, Kamis (28/2) lalu masih misterius. Amir & Taslimahuddin Liputan Batam Namun keluarga korban menduga kematian keempat bocah itu merupakan korban pembunuhan. 4 Bocah Hal 7

'Apa Salah Kami' Isak Tangis Sambut Kedatangan Korban BATAM (HK) — Isak tangis keluarga dan warga sekitar menyambut kedatangan empat korban yang dilaporkan hilang lalu ditemukan tewas di dalam mobil di sekitar Pasar Cik Puan, Bengkong Sadai,Kecamatan Bengkong, Batam, Kamis (28/2) malam. Suasana duka mendalam terlihat ketika keempat jenazah tiba di rumah duka di Kampung Du-

'Apa Salah Hal 7

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

RUMAH DUKA — Empat bocah yang ditemukan tewas di dalam mobil di sekitar Pasar Cik Puan, Bengkong Sadai, Batam, Kamis (28/2) telah dipulangkan ke rumah masing-masing setelah diotopsi di Rumah Sakit Otorita Batam. Terlihat suasana di rumah duka empat korban yang masih bertetangga di Kampung Duren, RT 1 RW 6, Kelurahan Sadai, Bengkong, Jumat (1/3).

Tujuh Tewas, 18 Luka-luka Bus Rombongan Paskibra Terbalik di Medan MEDAN (HK) — Kecelakaan lalulintas kembali merenggut jiwa. Setelah dua kecelakakan di Jawa yang menewaskan 40-an penumpang, kali ini kecelakaan serupa terjadi di Sumatera Utara tepatnya di kawasan Pondok Bulu,

Kecamatan Sibaganding, Kabupaten Simalungun, Medan, Jumat (1/3) siang. Bus penumpang umum Koperasi Diori BB 7663 EA yang mengangkut 32 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Kota Pematang Siantar terjun ke ju-

2 Pulau Terluar Akan Direklamasi

Hal

9

Sopir Truk Tersangka

Hal

16

5 Pejabat Pemprov Ditarik

Hal

17

rang. Akibatnya, tujuah orang tewas, dan 18 lainnya luka parah dan ringan. Ketujuh korab tewa itu, enam diantaranya siswa anggota Paskibra. Mereka Ananda (SMA 4), Jumaidah (SMA 4), Masnaria Panggabean (SMA 1), Gusti Ayu Anggraini (SMA 4), dan Okri (SMA 1). Seluruh korban dieva-

kuasi ke Rumah Sakit Umum Vita Insani Pematang Siantar untuk mendapat perawatan medis. Dari hasil penyelidikan polisi, penyebab kecelakaan bus tersebut akibat rem blong. Tujuh Tewas, Hal 7

Pipa Gas Batam-Natuna Rampung Tahun Ini BATAM (HK) — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik memastikan pembangunan pipa gas sambungan Natuna-Singapura ke Pulau Batam selesai pengerjaan tahun 2013 ini. " Pipa 5 km itu tahun selesai," kata Jero usai meresmikan Pabrik Pipa Ulir Terintegrasi PT Dhiva Inter Sarana di Punggur, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (1/3).

Jero Wacik

Pipa Gas Hal 7

Buah Manggis ADA seorang guru yang setiap kali mengajar selalu membawa buah manggis ke dalam lokal dan membagikannya kepada semua murid. Saat pertama menerima, muridmuridnya heran. Namun dengan santai sang guru mengatakan jika manggis itu hasil kebunnya dan dia selalu ingin membaginya dengan semua orang termasuk murid-murid B u a h M a n g g i s Hal 7

Kiki Amalia

'Hati Saya Hancur'

JAKARTA (HK) — Kiki Amalia mengaku masih trauma dengan kegagalan pernikahannya bersama Markus Horison. Hati Kiki pun masih hancur dan belum bisa membuka pintu untuk pria lain. "Hati saya masih hancur berantakan. Belum bisa membuka hati dengan pria lain. Belum bisa. Saya masih memikirkan proses persidangan yang belum selesai dengan Markus," curhat Kiki saat ditemui di acara grand launching 'Mie Balungan' di Balai Kartini Jakarta, Kartika Expo, Jumat (1/3). Kiki mengaku saat ini ia masih terluka dengan permasalahan perceraiannya. Ia pun masih ingin me 'Hati Saya Hal 7

Madrid Tanpa Di Maria Jelang El Clasico Jilid VI

MADRID (HK) — Dua El Clasico tersaji dalam empat hari. Dua raksasa Spanyol akan bersua lagi dalam pertemuan keenam mereka di musim ini di Santiago Bernabeu, Sabtu (2/3) malam WIB. Sayangnya, tuan rumah Real Madrid tak bisa menurunkan salah satu pemain

Kepsek di Hal 7

Madrid Tanpa Hal 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK

Editor: M Syahdan, Layouter: Dieky Saputra


Ekonomi

Sabtu, 2 Maret 2013

2

Tongkrongan Baru di Tepi Pantai Shibo House BATAM (HK) — Pecinta kuliner di Batam patut mencoba restoran baru ini. Shibo House Kichen Bar Consept Store, mulai beroperasi Jumat (1/3) di Mega Wisata Ocarina. Restoran ini menyediakan aneka makanan lezat dengan tempat yang sangat nyaman sebagai tempat nongkrong baru bersama orang terkasih, kawan dan relasi. Abdul Kodir Liputan Batam Restoran yang terletak di pinggir pantai ini menawarkan kehangatan, sangat cocok

untuk masyarakat berjiwa muda. Demikian dikatakan Irenea Djuana, pengelola Shibo House, baru-baru ini. “Kami memandukan dua

konsep, out door dan in door. Di Batam konsep ini belum ada, biasanya terpisah antara outdoor dan indoor. Di sini kami hadirkan untuk pengunjung dan pelanggan kami. Tentunya didukung makanan lezat dan ragam minuman nikmat,” tutur Irenea. Irenea juga mengatakan, pihaknya menyediakan makanan khas western, seperti aneka salad, chicken salad, ginger snack, ragam steak (sepecial chicken parmegtano), pasta, toast and bread. Juga ada aneka minuman yang unik, lain dari yang lain. Di restoran ini juga tersedia benda-benda unik yang bisa dibeli sebagai buah tangan,

seperti lukisan dan souvenir. Di restoran ini, makanan ditawarkan dengan harga beragam, mulai dari Rp12 ribu hingga puluhan ribu. Sedangkan minuman ditawarkan dengan harga mulai dari Rp8 ribu. “Harga sangat bersaing, namun kami tetap memberikan yang terbaik. Kami beroperasi setiap Senin-Jumat pukul 15.00-22.00 WIB, Sabtu dari pukul 11.00-00.00 WIB, dan Minggu dari pukul 07.00-22.00 WIB,” papar Irenea. Kunjungi Shibo House di Kawasan Mega Wisata Ocarina, Autumn Junatoin No 6-7, Jl Pasir Putih Batam Centre, Kota Batam. ***

Solo Pianist Menghibur di Novotel BATAM (HK) — Dalam rangka merayakan ulang tahun ke 16, Hotel Novotel Batam menyajkan iven-iven istimewa selama Maret ini. Setiap Senin-Minggu di Lobby lantai 2, tamu akan dihibur dengan penampilan Solo Pianist yang dimainkan Mr Papan dengan alunan musik slow pada pukul 17.00-20.00 WIB. Selain solo piano, man-

agemen Novotel juga menghadirkan promo terbaik untuk Anda nikmati bersama rekan dan keluarga. Di Mosaic Lounge, setiap hari mulai Pukul 09.00 – 24.00 WIB tersedia White Rusian Cocktail yang disajikan menarik dan aroma nikmat dengan campuran Kahlua dan Vodca hanya dengan harga Rp65.000++, Cheers Up Mocktail disaji-

kan menawan dengan campuran antara Pink Guava juice, Pineapple juice, Grenadine Syrup dan Sprite hanya dengan harga Rp35.000++. Snack On TV Rp35.000++, sudah termasuk snack pilihan di antaranya Cingkong Crab, Kentang Goreng, Spring Rool, Kopi ataupun Teh. Ada juga Beer Addacter di hari Minggu sampai Ju-

mat (kecuali Sabtu) dari pukul 19.00- 00.00 WIB, promo buy 2 get 1 free of beer. Demikian dikatakan Marketing Communication Hotel Novotel Batam, Tika Meina baru-baru ini. Di samping itu, tersedia berbagai hidangan yang menggugah selera dengan harga sangat terjangakau. Seperti di The Square Restaurant, promo lunch, ada Nasi Goreng Parade dengan harga Rp50.000++/pax, gratis Ice Lemon Tea. Tersedia ragam pilihan nasi goreng yang bisa dipesan pada pukul 12.00 – 14.30 WIB. Promo dinner, ada aneka steak dengan harga Rp155.000++, termasuk appetizer dan dessert. Bisa dipesan setiap Senin–Kamis pukul 18.30 – 22.00 WIB. Fish promo dengan harga Rp155.000++ termasuk appetizer, main cource, dessert dan Orange Juice atau Ice Lemon Tea. Setiap hari Jumat malam pada pukul 18.30 – 22.00 WIB, ada Moonlight Barberque dengan harga Rp165.000++, termasuk segelas House Wine. Ada juga promo Dining Under The Star setiap Sabtu malam pada pukul 18.30 – 22.00 WIB di Serindit Patio Garden. Promo Shocking Weekend dengan diskon 50 persen dari seluruh menu ala Carte setiap Minggu pada jam makan siang atau makan malam. Untuk informasi lebih lanjut tentang program dan promo dari Hotel Novotel Batam, hubungi 0778 425 555 atau email ke reservation@novotelbatam.com atau YM ID reservationnb dan rsv1_novotam. (abk)

ABDUL KODIR/HALUAN KEPRI

WISATA KULINER — Shibo House Kitchen Bar Consept Store mulai dibuka untuk umum, Jumat (1/3). Layaknya restoran, di sini pengunjung bisa memesan makanan dan minuman, di samping membeli aneka sourvenir.

Asita Gelar Rakerda Kasus Batavia Jadi Agenda Penting BATAM (HK) — Asosiasi Travel Agent (Asita) Provinsi Kepri, Selasa (5/3) mendatang bakal menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) di Hotel Planet Holiday, Batam. Salah satu agenda penting yang akan dibahas dalam Rakerda tersebut adalah Pailidnya Batavia Air yang telah merugikan anggota Asita. “Penyelesian kasus Batavia akan jadi salah satu agenda penting kita,” ujar Ketua Stering Commite (SC) Rakerda, Febriansyah, Kamis (28/ 2) di bilangan Panbil, Muka-

kuning, Batam. Selain itu, beberapa isu strategis yang dinilai mampu menumbuhkembangkan keberadaan Asita ke depan juga menjadi pembahasan. Karena penting pelaksanaan Rakerda ini, lanjutnya, diharapkan seluruh anggota Asita, terutama dari kota Batam dan Tanjungpinang, menghadiri acara tersebut. “Partisipasi anggota sangat menentukan agenda penting Asita ke depan,” ungkapnya. Ditambahkan Ketua OC

Panitia Rakerda, Aris Wijaya, secara teknis persiapan acara sudah selesai digodok panitia. Hanya saja, kualitas yang dihasilkan nanti sangat tergantung dari partisipasi peserta. Untuk itu, 84 anggota Asita yang tercatat secara aktif turut memberikan kontribusi positifnya dalam acara Rakerda nanti. “Kita panitia berharap ada konfirmasi dari temanteman semua, hal ini penting guna mempersiapkan kecukupan tempat Rakerda. (ays)

Volcano Pub Hadirkan Female DJ di Farewell Party TANJUNGPINANG (HK) — Bagi Anda yang senang clubbing, Hotel Comfort Tanjungpinang menawarkan Farewell and Welcome Party di Volcano Pub. Pub ini menghadirkan FDJ, antara Vrinda dari Jakarta dan welcome Female DJ Miss Tyara Moi. “Setelah sukses dengan menghadirkan band cewek dari Bandung, Volcano kembali menggebrak dunia malam dengan event – event

specialnya. Kali ini bertajuk Farewell & Welcome Party,” ujar Fitri, Asisten Manager Marketing Hotel Comfort. Fitri mengatakan, farewell & welcome party di hari biasa hanya menyungguhkan band, kini Volcano menggelar dua acara yaitu Farewell Female DJ dan Band. “Acara ini akan dihibur dengan penampilan After Groove Band dari Yogyakarta, aksi mereka akan sangat menghibur,

saksikan langsung aksi mereka,” ujar Fitri. Khusus Minggu (3/3) akan tampil After Groove dan Emotion Band akan menggelar welcome party dengan music heboh bergenre R&B dan Hip-Hop. “Agar tidak monoton, ke depan kami akan menghadirkan ide kreatif lainnya untuk pengunjung. Tunggu promo-promo menarik, serta iven berkelas lainnya dari kami,” pungkas Fitri. (cw73)

Editor: Nana Marlina, Layouter: Mulia Aditya


CMYK

Jumat, 1 Maret 2013

PEMBUKAAN

4.799,66 PEMBUKAAN

14.043 PEMBUKAAN

2.738 PEMBUKAAN

11.464,71 PEMBUKAAN

22.957,09

9.665 7.792,15

Sabtu, 2 Maret 2013

3.123,28

3

Lima Hotel Berbintang Dibangun di 2013 BATAM (HK) — Tingginya kunjungan wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal ke Batam menjadi investasi yang menguntungkan di berbagai sektor. Salah satunya jasa perhotelan. Di 2013 tercatat lima hotel berbintang sedang dalam tahap pembangunan. Nana Marlina

IST

TIM Funding Officer Bank Bukopin foto bersama Redaktur Bisnis Haluan Kepri saat berkunjung, Rabu (27/2).

Kartu Komunitas Sekaligus ATM dari Bank Bukopin

Liputan Batam Demikian dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Yusfa Hendri didampingi Kabid Sarana dan Prasarana Objek Wisata Disparbud Kota Batam Rudi Panjaitan ditemui, Jumat (1/3). Lima hotel terse- Yusfa but berada di Sei Panas dibangun oleh PT Liory, Nagoya Hill Hotel, N Hotel di belakang BCS Mall, dan dua hotel di kawasan Sukajadi. "Di Sukajadi akan dibangun dua hotel, tetapi yang sudah ada izin baru satu," ujar Yusfa. Sementara, tahun 2012 lalu telah mulai beroperasi tujuh hotel berbintang empat dan lima, yakni Hotel GGI, Hotel Nagoya Mansion, Hotel Swiss Bell di kawasan Harbourbay, BCC Hotel, King Hotel, Hotel Utama di kelas bintang empat, serta Montigo Resort di kelas bintang lima. Selain hotel berbintang, juga terdapat lebih dari 10 hotel non bintang, baik dibangun baru, maupun perubahan peruntukan dari ruko (rumah toko) menjadi hotel melati."Dengan bertambahnya hotel di Batam, saat ini tercatat 169 hotel berbintang dan non bintang dengan jumlah kamar mencapai 7.000. Jumlah ini sangat cukup untuk mendukung Batam sebagai satu dari 16 kota tujuan MICE (meeting, incentives, conferences dan exhibitions). Bahkan di Batam ada hotel yang menyediakan ballroom dengan daya tampung hingga 3.000 orang," ujar Yusfa. Batam juga didukung dengan tersedianya jasa pariwisata penunjang, seperti mal, tour

and travel, aksesibility dan transportasi. Untuk mal, Batam memiliki 12 mal dan plaza aktif, didukung sekitar 80 anggota travel agent yang tergabung dalam Asita dan puluhan di luar Asita. Pada 2012, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Batam sebanyak 1.219.608, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan 2011, yakni 1.161.584 orang. Sementara, survei statistik menunjukan 5 juta orang lalu lintas di Kota Batam. Artinya, dalam setahun ada 7,2 juta orang di Batam. Angka ini sangat menjanjikan untuk berbagai aspek perekonomian, terutama penunjang pariwisata. Hal ini, sebut Yusfa, tidak mengherankan bila kini bermunculan brand-brand baru di Batam, seperti Nayadam, Kek Pisang Villa, Kek Durian dan sebagainya. Serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), mulai dari restoran, buah tangan, dan lainnya. Yusfa mengatakan, kesempatan berinvestasi masih terbuka luas di Batam, khususnya di hinterland. "Selama ini pembangunan dan investasi lebih banyak di mainland, kini kita arahkan ke hinterland, seperti di Pulau Abang Besar, Pulau Abang Kecil. Kawasan ini telah kita tetapkan sebagai pengembangan ecotourism, pantainya sangat indah, apalagi wisata bawah lautnya. Juga ada beberapa pulau yang memiliki banyak daya tarik. Di daerah ini kita sarankan untuk membangun resort atau cotage, sudah ada yang tertarik," pungkas Yusfa. ***

DOK

PAKET KARAOKE — Karaoke Keluarga, Bagio menawarkan paket karaoke yang sangat hemat, mulai dari Rp200 ribu untuk enam orang, sudah termasuk makanan.

Karaoke Bagio Tawarkan Paket Seharga Rp200 Ribu TANJUNGPINANG (HK) — Sebagai bentuk pelayanan terhadap pengunjungnya, Karaoke Bagio di Jl DI Pandjaitan, KM 9 No 20, Tanjungpinang menawarkan beragam paket dengan harga mulai Rp200 ribu. Paket ini bisa untuk enam orang, termasuk makan dan minuman, serta fasilitas karaoke seperti ruangan dilengkapi koleksi lagu dari dalam maupun luar negeri lebih dari 130 ribu lagu, ruangan dilengkapi soundsystem bufer import, LCD Focus, Mic Nircable yang menghasilkan suara jernih. "Paket yang tersedia beragam, harga mulai dari Rp200 ribu minimal untuk enam orang, sudah termasuk ruangan karaoke, makan dan minum. Karaoke Bagio merupakan karaoke keluarga, cocok untuk entertainment keluarga ataupun dengan sahabat. Tersedia room small, extra small, medium, royal dan suite," ujar Roviyanti, Manager Karoke Bagio. Dikatakannya, Karoke Bagio menawarkan kenyamanan dalam hiburan bersama keluarga, relasi maupun sahabat. Menariknya, karaoke ini dilengkapi fasilitas internet dan wifi bagi pe-

ngunjung. Selain menawarkan paket yang sangat hemat, manajemen juga menawarkan gratis karaoke 1 jam untuk small room pada kunjungan berikutnya. Karaoke yang telah beroperasi lebih dari satu tahun ini memiliki 37 room dengan desain minimalis, sangat nyaman untuk bersantai, serta fasilitas hall dan bar. "Karaoke Bagio memiliki fasilitas terlengkap dan terbesar di Kota Tanjungpinang," tutur Rovi. Khusus untuk room royal dan suite, bisa digunakan untuk pesta, seperti ulang tahun, pernikahan dan pertemuan arisan dengan daya tampung lebih dari 25 orang. Karaoke Bagio juga menawarkan member, setiap pemegang member akan dikenakan diskon 10-15 persen dengan syarat dan ketentuan berlaku. Cara menjadi member, cukup dengan membayar Rp300 ribu, sudah bisa menjadi member, dan akan berlaku seumur hidup bila melakukan minimal tiga kali transaksi dalam satu tahun. Kunjungi Karaoke Bagio di Jl DI Pandjaitan KM9 Nomor 20, atau Telp ke 0771 7447 237 untuk revervasi dan pemesanan. (cw73)

BATAM (HK) — Sebagai bentuk kerjasama dengan nasabah perusahaan atau komunitas, Bank Bukopin menyediakan fasilitas berupa Kartu Co-Branding Bukopin. Di kartu ATM ini nasabah berhak untuk menempatkan identitas dari perusahaan atau komunitasnya (logo) pada bagian depan kartu. Demikian disampaikan Funding Officer Bank Bukopin Batam Armi Wiratna Dewy, Funding Officer Personal, Mefriyudi Wisra beserta tim saat berkunjung ke redaksi Haluan Kepri, Rabu (27/2) lalu. "Dengan memiliki produk kartu ATM Co Branding Bukopin, bisa menjadi nilai (prestise) yang ekslusif bagi perusahaan atau komunitas. Karena nasabah dapat mendesain kartu ATM, bahkan menampilkan foto anggota sesuai keinginan komunitas atau perusahaan, mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku," papar Armi. Dikatakannya, pemakaian kartu ATM Co Branding Bank Bukopin, nasabah memiliki kemudahan dan kenyamanan melakukan transaksi perbankan, seperti pembayaran tagihan listrik, telpon, pembelian pulsa, transfer ke rekening bank Bukopin atau bank lainnya. Hal ini karena pengguna dapat menggunakan fasilitas electronic banking yang tersedia, seperti SMS banking, inter-

net banking dan Halo Bukopin, kapan saja, di mana saja, dan jam berapapun. Syarat untuk mendapatkan fasilitas Co Branding Bukopin sangat mudah dan murah, minimal perusahaan atau komunitas memiliki anggota 20 orang, memiliki kegiatan atau usaha produktif yang tidak melanggar hukum, dan bersedia mengikuti aturan yang berlaku di Bank Bukopin. Dari segi biaya, tabungan Siaga Bukopin bekerjasama dengan fasilitas kartu ATM Co Branding sangat murah, biaya administrasi Rp3.000 per bulan, gratis biaya pemeliharaan administrasi kartu ATM bulanan, serta dapat digunakan untuk penarikan di seluruh ATM bank Bukopin, ATM Bersama dan jaringan Prima (BCA). "Produk ini sudah cukup lama ada di Bank Bukopin, kita ingin memperkenalkan lagi kepada masyarakat untuk menggunakan kelebihan yang ada dari fasilitas ini. Sejauh ini, selain perusahaan, banyak pengguna kartu ini adalah komunitas-komunitas. Seperti di Jakarta ada komunitas Harley Davidson. Bahkan mereka menjadikan kartu ini sebagai member diskon di beberapa tenant yang bekerjasama dengan komunitas mereka," ujar Armi. Segeralah miliki kartu dengan nilai kebanggaan terhadap identitas perusahaan atau komunitas Anda dengan cara mengunjungi kantor Bank Bukopin terdekat. (pti)

Usaha Kuliner Diprediksi Naik 80 Persen di 2013 BATAM (HK) — Seiring peningkatan penduduk serta kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara di Kota Batam, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi dan Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (PMPKUMKM) memprediksi

pertumbuhan UMKM sektor kuliner naik 80 persen dibandingkan 2012. Sebagaimana dikatakan Kasi Kemitraan dan Informasi Bisnis Dinas PMPKUMKM, Repolina, Jumat (1/3). "Peningkatan UMKM,

termasuk kuliner di Batam sangat signifikan. Di tahun 2013 ini kami memprediksi pertumbuhannya mencapai 80 persen dari tahun sebelumnya. Ini bisa dilihat dari jumlah usaha yang telah kami data. Namun data ini belum rampung, saking ba-

CMYK

nyaknya," tutur Repolina. Dikatakan Repolina, untuk pengembangan usaha dari usaha rumahan menjadi besar dan berkembang, dibutuhkan pelatihan bagi pelaku-pelaku UMKM serta bimbingan. Karenanya, Dinas PMPKUKM telah menjad-

walkan berbagai pelatihan di 2013 ini. Selain sektor kuliner, dinas juga akan memberi pelatihan membordir tingkat mahir dengan jumlah peserta sebanyak 47 orang, 12 di antaranya akan mengikuti pelatihan di Bukittinggi, Sumatera Barat pada

Maret ini. Mereka akan dididik di sana selama 15 hari. "Pelatihan-pelatihan yang kami gelar untuk meningkatkan kemahiran dan profesionalisme pelaku usaha, sehingga melahirkan karya berkualitas dan bernilai jual tinggi, di samping untuk

mnengurangi pengangguran di Batam," beber Repolina. Selain pelatihan, di 2013 ini pihaknya juga akan melanjutkan program sosialisasi sertifikasi halal gratis bagi usaha kuliner yang mendatangkan narasumber dari Jakarta. (abk)

Editor:Nana Marlina,Layouter: Novrizal


Dunia

Sabtu, 2 Maret 2013

4

Polisi Malaysia Bentrok di Sabah Pengikut Kesultanan Sulu Beri Perlawnan SABAH (HK) — Aksi penyanderaan di wilayah Sabah, Malaysia bagian timur berujung bentrok. Baku tembak antara polisi Malaysia dengan kelompok bersenjata asal Filipina yang menduduki desa di wilayah tersebut tak terhindarkan. Sedikitnya 10 anggota kelompok bersenjata diklaim tewas dalam insiden ini. Juru bicara kelompok bersenjata tersebut, Abraham Idjirani, seperti dilansir Asia One, Jumat (1/3) menyatakan kepada wartawan di Manila, bentrokan di Sabah menewaskan 10 anggotanya dan melukai 4 anggotanya yang lain. Menurut Abraham, sejumlah personel kepolisian Malaysia melakukan penggerebekan ke desa yang disandera kelompok tersebut dan melepas tembakan. Namun keterangan tersebut dibantah oleh Menteri Dalam Negeri Malaysia yang juga menegaskan, kepolisian sama sekali tidak melepas tembakan ke arah kelompok bersenjata. Secara terpisah, pemerintah Filipina mengaku belum menerima laporan soal korban tewas dari kelompok bersenjata yang diketahui sebagai pengikut Kesultanan Sulu, yang bermarkas di Filipina bagian selatan. Media Malaysia, The Star menyebut bentrokan di Sabah tersebut menewaskan sedikitnya 2 anggota kelom-

pok bersenjata dan melukai 3 polisi Malaysia. Namun demikian, beberapa hari sebelum bentrokan ini terjadi, pemimpin kelompok bersenjata sempat memberitahu kepada salah satu radio Filipina bahwa mereka tengah dikepung oleh sejumlah polisi Malaysia. Bahkan, masih menurut pemimpin kelompok tersebut, sempat terdengar tembakan dari para polisi Malaysia. "Mereka ada di sini, mereka mulai memasuki wilayah kami sehingga kami harus mempertahankan diri. Mereka bahkan mulai melepas tembakan. Kami dikepung. Kami akan mempertahankan diri," ucap Raja Muda Agbimuddin Kiram, yang juga saudara mantan Sultan Sulu melalui sambungan telepon. Aksi penyanderaan ini mengancam hubungan antar Malaysia dan Filipina, yang selama ini memang cukup rawan dengan persoalan keamanan dan migrasi berkaitan dengan perbatasan

laut antar kedua negara. Entah bagaimana caranya, kelompok bersenjata asal Filipina ini berhasil merangsek ke wilayah Sabah yang berada di bawah kedaulatan Malaysia dan kemudian menyandera warga desa. Pemerintah kedua negara pun telah meminta kelompok bersenjata ini untuk kembali ke Filipina. Kelompok bersenjata asal Filipina ini menuntut pengakuan dari Malaysia dan juga dilakukannya renegosiasi atas istilah 'sewa' di wilayah Sabah oleh pihak Kesultanan kepada perusahaan dagang Inggris sejak abad ke-19. Menanggapi hal tersebut, otoritas Malaysia menyatakan permintaan kelompok tersebut tidak akan bisa dipenuhi. Sementara itu, keamanan kantor Kedutaan Besar Malaysia di Filipina saat ini ditingkatkan. Hal itu disebabkan karena insiden baku tembak di Sabah mulai memanas. Filipina mengerahkan tim SWAT, regu penjinak bom, dan aparat kepolisian lainnya untuk menjaga wilayah di sekitar Kedubes Malaysia yang terletak di Jalan Tordesillas, Salcedo Village, Makati. Peningkatan keamanan itu juga merupakan permintaan dari Negeri Jiran. Menurut laporan dari kepolisian Filipina, personil polisi itu sudah mulai disebar di sekitar kantor Kedubes Malaysia sejak 9 Februari lalu, tepat pada saat insiden Sabah memanas. Filipina

khawatir, perseteruan di Sabah akan berujung sebuah gangguan di kantor perwakilan Malaysia. Demikian, seperti diberitakan ABS, Jumat (1/3/2013). Meski demikian, kepolisi-

an Filipina mengaku bahwa sampai saat ini belum ada ancaman yang ditujukan ke Kedubes Malaysia. Duta Besar Malaysia untuk Filipina juga mengadakan kontak yang cukup intensif dengan Kemen-

terian Luar Negeri Filipina untuk memantau isu Sabah. Sejauh ini, dua orang personil kepolisian Malaysia dikabarkan tewas terkena mortar di Sabah. Beberapa orang lainnya juga terluka.

Pihak Kesultanan Sulu juga mengklaim, 10 orang pengikutnya tewas dalam baku tembak dengan polisi Malaysia. Meski demikian, laporan itu dibantah oleh Filipina dan juga Malaysia. (dtc/oke)

EKSEKUSI MATI - Foto ini diambil dari siaran langsung stasiun televisi CCTV Cina. Dalam foto ini terlihat terpidana mati Zha Xika asal Laos digiring polisi Cina menuju tempat eksekusi mati. Zha bersama tiga rekannya dijatuhi hukuman mati karena membunuh 13 warga Cina di Sungai Mekong pada 2011 lalu. AFP

Cina Siarkan Eksekusi Mati 4 Penjahat BEIJING (HK)— Empat anggota geng kriminal Asia Tenggara yang membunuh 13 pelaut Cina di Sungai Mekong menjalani hukuman mati, Jumat (1/3). Stasiun televisi Cina, CCTV, bahkan menyiarkan secara langsung saat keempat terpidana mati itu digiring ke luar dari selnya menuju tempat eksekusi. Naw Kham, seorang pemimpin geng penyelundup narkoba asal Myanmar, dan tiga orang rekannya, menerima hukuman suntikan mati. Dalam tayangan langsung itu, terlihat jelas raut ketakutan di wajah mereka saat digiring menuju lokasi eksekusi. Dalam siaran langsung itu, Naw Kham (43) sempat terlihat tersenyum sebelum petugas mengikatnya dan

menggiringnya dari penjara Kunming di Provinsi Yunnan. Dia kemudian dimasukkan ke dalam sebuah mobil minibus dan dibawa pergi. Sementara rekan-rekannya Hsang Kham (61) asal Thailand, Yi Lai (55), dan Zha Xika (28) dari Laos menyusul di belakangnya. Wajah dua terpidana yang lebih tua terlihat muram, sementara yang muda tak kuasa menahan ketakutan. Awal pekan ini, CCTV sempat mewawancarai Naw Kham. Dalam wawancara itu, Naw Kham menyatakan dia merindukan ibunya. "Saya rindu ibu. Di Segi Tiga Emas, orang baik bisa menjadi jahat. Anda tak akan kuasa menahan godaannya. Saya harap anak-

anak saya tak mengikuti jejak ayahnya. Saya harap mereka memiliki masa depan yang lebih baik dan berharap mereka belajar keras," kata Kham. Saat diperlihatkan foto keluarga para pelaut yang dibunuhnya, Kham menyatakan kesedihannya. "Saya sudah mengirim uang secukupnya untuk keluarga korban. Kesedihan mereka sama seperti yang saya rasakan. Saya juga punya anak. Saya ingin bersama anak-anak saya hingga tua," ujarnya. "Saya ingin hidup. Saya tak mau mati," tambahnya lirih. Dalam sidang yang digelar tahun lalu, keempat orang itu bersama dua orang lainnya mengakui melaku-

kan pembunuhan, menyelundupkan narkoba, menculik, dan membajak dua perahu milik warga Cina pada Oktober 2011. Kantor berita Xinhua menggambarkan Naw Kham sebagai ketua geng penyelundup narkoba terbesar di Sungai Mekong yang melintasi Cina, Laos, Myanmar, Thailand, Kamboja, dan Vietnam itu. Di antara kawan-kawannya, Naw Kham bahkan dijuluki "Godfather". Insiden pembunuhan 13 orang pelaut Cina itu memicu kemarahan di seluruh negeri Tirai Bambu. Terlebih lagi, foto-foto korban yang diikat dan ditutup matanya beredar luas di dunia maya sehingga persidangan para terpidana itu mendapat perhatian yang luas..(kcm)

Editor: Afrizal,Layouter: Novrizal


Opini & Layanan Umum Dua Tahun Kepemimpinan Dahlan-Rudi JUMAT, 1 Maret 2013, kemarin, genap dua tahun kepemimpinan Ahmad Dahlan-Rudi menakhodai Pemerintah Kota Batam. Di hari yang sama, dua tahun lalu, keduanya dilantik di Gedung DPRD Kota Batam sebagai Walikota dan Walikota Batam. Tak terasa, mulai hari ini, Dahlan-Rudi memasuki tahun ketiganya memimpin Kota Batam, kota penuh harapan

bagi warganya. Maka, kita, warga Batam, pantas kiranya ikut bersuka-cita, serta mengucapkan selamat. Apa yang sudah diraih dan dicapai Dahlan-Rudi, selama dua tahun ini? Tanpa bermaksud menyanjung, faktanya memang cukup lumayan banyak. Sebagai buktinya, kemarin, Ahmad Dahlan-Rudi meresmikan sebanyak 198 proyek fisik Kota Batam tahun

2012 bertempat di Puskesmas Tiban Baru, Kecamatan Sekupang. Proyek tersebut tersebar di perkotaan (mainland) dan pesisir (hinterland). Proyek fisik tersebut keseluruhannya untuk kemaslahatan warga kota tercinta ini, Batam. Jika ditarik mundur ke belakang, tentu masih banyak lagi program yang sudah dilaksanakan Dahlan-Rudi. Sebut

saja di bidang kesehatan. Beberapa pekan lalu, Pemerintah Kota Batam membagibagikan obat pencegahan penyakit kaki gajah (filariasis) kepada warga. Itu dilakukan, menyusul banyaknya warga yang ditemukan mengidap penyakit tersebut. Pemusnahan ribuan ekor ayam yang positif flu burung, termasuk satu dari banyak program lain yang dilaksa-

nakan Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Dahlan-Rudi selama 2012. Sebagai bentuk kepedulian terhadap peternak ayam yang terserang virus H5N1, Pemko Batam pun memberikan uang pengganti. Tidak saja pada pelaksanaan program formal untuk warganya, Dahlan-Rudi juga 'blusukan' ke kampung-kampung. Dahlan, misalnya, bersama warga turun langsung membersihkan parit. Dahlan, baru-baru ini juga melakukan inspeksi mendadak ke lokasi

Agama dan Problem Kebangsaan Esensi dari bangsa yang beragama prinsipnya adalah bangsa yang mematuhi perintah dan menjauhi larangan menurut agama yang dianutnya. Agama bukan hanya suatu identitas yang tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau tanda pengenal lainnya. Mengakuinya hanya untuk kepentingan memenuhi persyaratan administrasi di Indonesia jelas bukan hal yang benar. Namun, jika melihat kondisi bangsa Indonesia sekarang ini, seakan esensi dari beragama itu sudah tidak ada implementasinya. Memang benar khutbah-khutbah keagamaan masih sering diselenggarakan, do'a bersama kerap dikumandangkan, perayaan hari besar tidak pernah ditinggalkan dan kegiatankegiatan bernuansa religius masih pula memenuhi negeri ini. Namun bersama itu, kriminalitas yang tidak berkemanusiaan juga terus meningkat. Mulai dari kasus perampokan, pencuriaan, pemerkosaan, penganiayaan, bahkan sampai pembunuhan tidak pernah absen dari liputan media masa. Ditambah lagi kasus korupsi yang semakin menjadi-jadi di kalangan elite negara. Kementerian Agama sebagai lembaga yang menaungi agama di negeri ini pun masuk dalam lingkaran hitam korupsi. Masih segar dalam ingatan kita peristiwa meninggalnya RI akibat pemerkosaan oleh ayah kandungnya sendiri. Selanjutnya kasus penyalahgunaan narkoba oleh seorang public figure, Raffi Ahmad beserta kawankawannya. Kemudian pristiwa terbunuhnya satu keluarga di Madiun pada Januari 2013 lalu. Diikuti pula dengan semakin terkuaknya skandal korupsi dikalangan elite pemerintah. Semua itu hanya sebagian kecil dari kriminalitas yang terjadi di Indonesia. Jika hal tersebut terus berkelanjutan, masih bisakah bangsa kita disebut sebagai bangsa yang beragama? Masih maraknya kriminalitas di kalangan masyarakat yang beragama ini, hanya menunjukkan

MENGUTIP sila pertama ideologi bangsa, Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, sangat jelas menunjukkan bahwa Indonesia bukanlah negara atheis tetapi negara yang mempercayai adanya Tuhan. Penjelasan lebih konkritnya terdapat pada butir pertama Pancasila yaitu, percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.

Oleh: Nafisatul Husniah Aktifis Mahasantri Pesantren IAIN Sunan Ampel Surabaya

pemaknaan yang masih sempit terhadap agama. Kesolehan hanya diberikan kepada mereka yang rajin berangkat ketempat peribadatan atau pada mereka yang nampak tidak pernah absen menjalankan ibadah wajibnya. Padahal bentuk kesolehan ritual itu jelas tidak bermakna tanpa implementasi sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Meskipun itu nampaknya lebih baik daripada hanya mencantumkan agama pada KTP. Disfungsi Agama Agama yang sering digambarkan dalam bentuk ritualitas harusnya bisa membawa efek pada kehidupan sosial. Prof Dr H Jalaluddin, dalam bukunya, Psikologi Agama memaparkan bahwa fungsi agama diantaranya adalah sebagai kontrol sosial. Maksudnya, ajaran agama membentuk penganutnya makin peka terhadap masalahmasalah sosial seperti, kemaksiatan, kemiskinan, keadilan, kese jahteraan dan kemanusiaan. Kepekaan ini juga mendorong untuk tidak bisa berdiam diri menyaksikan kebatilan yang merasuki kehidupan masyarakat. Mencermati masyarakat kita, nampaknya agama selama ini telah mengalami disfungsi. Diakui atau-

pun tidak hal tersebut selama ini menjadi problem bangsa. Dari kemaksiatan, kemiskinan, keadilan, kesejahteraan, dan problem kemanusiaan semuanya tidak pernah satupun tertinggal dalam pemberitaan media. Selain itu, agama juga berfungsi memupuk rasa solidaritas. Bila fungsi solidaritas ini dibangun secara serius dan tulus, maka persaudaraan yang kokoh akan berdiri tegak menjadi pilar civil society (masyarakat sipil) yang memukau. Inilah sepertinya yang ditinggalkan bangsa Indonesia, sehingga mengakibatkan negara semakin semrawut dalam tatanan kehidupan. Solidaritas bangsa seperti tak ada nilainya lagi, karena semua orang mengejar kepentingannya masing-masing. Keegoisan dengan bebas diumbar dimana-mana, tanpa mempedulikan manusia lain disekitarnya. Jika memang Indonesia adalah negara yang percaya adanya Tuhan, seharusnya bukan seperti ini keadaannya sekarang. Swedia saja yang menurut survei Euro Barometer, 235 persen penduduknya adalah atheis, bisa mendapatkan peringkat ketiga negera terbersih dari korupsi menurut survei Transparansi Internasional edisi

2011, dari 182 negara. Lalu, kenapa Indonesia yang 100 persen penduduknya beragama (dilihat dari KTP yang dimiliki) malah mendapatkan peringkat ke seratus? Sekarang, antara tingkat religius dengan tingkat kriminalitas seakan menunjukkan integrasi yang kuat, padahal dalam kitab agama manapun, keduanya jelas merupakan hal yang berlawanan. Dari sini nampak ada yang salah dari cara kita menjalankan sistem keagamaan selama ini. Jika cara kita sudah benar, tentu kekacauan demi kekacauan tidak akan terjadi, karena pada dasarnya agama adalah penangkal dari kerusakan-kerusakan yang ada. Mengamati kehidupan dalam masyarakat dewasa ini, terjadi ketidakseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan manusia dengan manusia. Kebanyakan orang di negeri ini terlalu fokus pada hubungannya dengan Tuhan tanpa memperhatikan hubungan dengan sesama manusia. Padahal, dalam menjalankan agama kedua hal tersebut harusnya bisa berjalan beriringan, dan tidak ada yang ditinggalkan. Inilah hal yang harus menjadi bahan refleksi dan introspeksi diri kita sebagai bangsa yang beragama. Setidaknya itu bisa menumbuhkan kesadaran diri paling dasar dari dalam jiwa kita. Agama bukan memerintahkan untuk tekun beribadah ritual saja, tetapi agama juga mengatur dan memerintahkan hubungan yang baik antar sesama manusia. Menghargai setiap hak orang yang hidup di dunia, sebagai usaha untuk memanusaikan manusia. Dengan begitu agama dapat berfungsi sebagaimana mestinya, yaitu menghapuskan segala bentuk kedzoliman tidak hanya di negeri kita tetapi di muka bumi ini. ***

K olom Publik (Bagian Kedua) A WA L N YA sang Yahudi ketakutan bahwa Rasulullah akan membalas meludahi dia dikarenakan dirinya yang sedang sakit dan tidak berdaya,

MENGALAH DEMI KEMENANGAN bahkan akan memperlakukan lebih parah dari sekedar meludah. Tapi apa yang disangkakannya 100% salah. Nabi Muhammad SAW datang untuk menjenguk, bahkan kemudian beliau mendoakan sang Yahudi agar sembuh dari penyakitnya.

Doa Rasulullah itu tanpa hijab (penghalang) dan tidak pernah tertolak. Maka tidak lama kemudian, sembuhlah sang Yahudi ini dari sakitnya. Lalu apa yang terjadi selanjutnya? Sang Yahudi memeluk erat Nabi Muhammad SAW dan menyatakan ingin masuk Is-

Oleh: Ust. Munawwir, S.H.I. (GM Fundraising & Marcomm)

lam. Dia kemudian mengucapkan syahadat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan untuk memeluk agama Islam. Asyhadu allaa ilaa ha illallaah wa asyhadu anna muhammadan rasuulullaah. Luar biasa! Inilah salah satu contoh yang sangat nyata

bagaimana mengalah itu bukan untuk kalah, melainkan kemenangan yang akan didapat! Dalam cerita ini, Nabi Muhammad boleh saja kalah dalam pertempuran kecil (battle), namun beliau sungguh menang dalam perang yang lebih besar (war). ***

Batu Keramat “Pekong Ciu” W I L A Y A H Sungaipanas tempo dulu merupakan salah satu pintu masuk bagi pelayaran tradisional di Batam pada periode 1900 hingga akhir 1970-an. Dulu, di salah satu kawasannya, kini posisinya berada di sekitaran lokasi “MegaWisata Ocarina, terdapat sebuah sungai kecil. Di mulut sungai kecil yang belakangan di kenal dengan sebutan Seipanas itu, terdapat se-

buah dermaga kecil bernama Cheng Siong Lan, milik se orang tau k e terkenal pada masa itu. Tak jauh dari dermaga kecil terbuat dari kayu itulah, terdapat tiga buah batu besar yang oleh kalangan warga Tionghoa kerap disebut dengan “batu pekong ciu.” Tiga batu itu dipercayai sebagai batu keramat, dewa penjaga. Karena itu, menurut

penuturan para tetua Tionghoa di Seipanas, kalau melintas, biasanya orang berdoa khusus untuk meminta izin atau doa selamat. Hanya saja, sejak 2005, ketiga batu itu kini sudah tidak bisa dilacak keberadaannya. Tetapi, bagi warga Tionghoa yang telah lama menetap di areal perkampungan Seipanas, nama ketiga batu itu agaknya sulit

dilepas dari ingatan. Bagaimanapun, “pekong ciu” dulunya pernah jadi saksi akan keberadaan perkampungan Tionghoa di Seipanas. Dari berbagai literatur disebutkan, periode sebelum 1930an, Seipanas hingga sebagian wilayah Batam Centre merupakan kawasan perkebunan karet yang dikelola oleh penduduk tempatan yang kebanyakan adalah warga Tionghoa.

Bahkan di kawasan ini dulu, berdiri sebuah sekolah Tionghoa bernama Sekolah Hua Kiau. Bangunan sekolah ini sangat sederhana, terbuat dari papan dan hanya memiliki dua kelas. Posisinya berada tak jauh dari Kelenteng Chin Bu Bio. Sekolah ini tutup pada 1957, seiring dengan pelarangan operasional sekolah berbahasa Mandarin oleh Pemerintah RI. (Edi Sutrisno)

Sabtu, 2 Maret 2013 proyek properti yang diduga kuat sebagai penyebab banjir ketika hujan turun di wilayah Mukakuning. Sedangkan tandemnya, Rudi baru-baru ini juga membuat gebrakan yang maha m en g a g e tk a n k h u s u s n y a bagi aparat keamanan. Saat inspeksi men d ad a k , R u d i menangkap sebuah mobil penyelundup sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum di Batuaji. Ya , be be ra p a co nto h d i atas mungkin baru sebagaian kecil program dan gebrakan yang dilakukan Dahlan-Rudi

5

di usia kepemimpinan mereka sejak dua tahun lalu. Masih banyak yang lainnya barangkali tidak terekspose di media cetak. Kita sepakat, bahwa Dahlan-Rudi sudah peduli dan menjalankan tugas tanggung jawabnya sebagai pemimpin. Maka, tak salah jika di tahun mendatang warga Batam punya ekspektasi yang tinggi terhadap kepemimpinan mereka. Semoga saja, apa yang s u d a h d i l aku k a n D a h l a n Rudi selama dua tahun terakhir, bukan program pencitraan untuk kepentingan tiga t ahun men d at a n g. Ta h n i a Dahlan-Rudi. ***

C akap B ijak "JADILAH dirimu sendiri, kendalikan hidupmu sendiri"

Emma Bunton "KITA berjanji sesuai apa yang kita harapkan dan menepatinya sesuai dengan ketakutan kita"

François de la Rochefoucauld

M enyanyah

Pesta Demokrasi PERSIAPAN pesta demokrasi sebelumnya, para pelaku potahun 2014 sudah mulai terasa. litik ini akan memperdaya lagi Sejumlah partai mulai beran- masyarakat melalui kampanye cang-ancang pasang strategi. dialogis maupun monologisBegitu pula dengan para nya. Mereka akan berucalon yanga akan dusaha meyakinkan peduk dikursi dewan milih dengan janji terhormat nanti suakan memperjuangdah mulai bermunkan nasib pemilih culan. Baik melalu jika dirinya berhasil spanduk, poster duduk di kursi deatau kegiatan wan. lainnya. Mereka seakan Wajah-watak merasa jah baru yang bersalah telah berniat memengumbar Arment ngadu kebejanji siap runtungan di memperWartawan Haluan Kepri kancah politik juangkan lewat pesta demokrasi mulai nasib rakyat tertindas, memmenampakan diri dengan beri beasiswa sekolah, memberbagai retorika politiknya. berantas korupsi, peningkatan Memang bila dilihat perkem- upah buruh, dan lainnya, Pobangan kehidupan berpolitik koknya segalanya untuk rakdi dalam negeri kita ini sangat yat jika menang nanti. Lebih dinamis. anehnya justru masyarakat Dan datangnya Pemilu ini, sendiri merasa tidak kapok. tentu semua berharap negara Janji tinggal janji. Setelah kita ini bisa menjadi adil dan berhasil mengelabui masyaramakmur, sejahtera dan baha- kat, justru skenario awal berugia. Karena sudah beberapa bah menjadi sebuah skenario kali diadakan Pemilu, namun kanibal yang mengerikan. kenyataannya keadaannya Nah bila kita bercermin negara kita masih tetap saja pada pelaksanaan Pemilu yang begini belum ada perubahan sudah-sudah, kisah jualan kecap yang bisa dibanggakan. para politisi seperti ini Melainkan sebaliknya, jus- sebenarnya bukanlah cerita tru orang yang diharapkan baru. Itulah meruapakan redari hasil Pemilu itu memper- torika politik yang kerap lihatkan ketamakan yang me- digunakan oleh para elit politik nyakitkan hati rakyat. Kasus dijadikan senjata ampuh dalam korupsi semakin merajarela menarik simpati masyarakat. dilakukan para elit politik. Hasil keringat rakyat. MaSekarang waktunya lagi kanya untuk kedepan kita para elit politik mulai kasak harus lebih berhati-hati mekusuk mencari perhatian lagi nentukan pilihan, jangan samdari masyarakat. Sudah dipas- pai seperti memilih kucing tikan seperti pada Pemilu dalam karung. ***

√ Dua Pulau Terluar Akan Direklamasi - Pulau yang di dalam jangan lupa, pak! √ Anas Urbaningrum Patut Dilayani - Patut digantung kalee... REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

Layouter: M Fahrullazi


CMYK

Meranti

Sabtu, 2 Maret 2013

6

Home Industri Meranti Punya Prospek SELATPANJANG (HK) — Letak geografis Meranti yang berada di jalur niaga internasional Selat Malaka dan kawasan ekonomi khusus Batam, Natuna dan Kepri, menjadikan Kabupaten Kepulauan Meranti berada pada posisi sangat strategis. Ruslan Liputan Meranti Hal ini didukung pula dengan potensi sumber daya alam yang belum terkelola secara optimal. Dengan demikian, Meranti ke depan memiliki potensi yang cukup bagus untuk tumbuh menjadi pusat ekonomi baru. Tidak hanya sebagai kawasan niaga, tapi juga pusat pertumbuhan Home Industri yang punya prospek cerah. Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan Nasir Msi, Jumat (1/3) mengungkapkan hal ini menyikapi banyaknya Home Industri di berbagai pelosok pedesaan yang belum terbina secara oprtimal. Untuk itu, Disprindagkop

Meranti digesa untuk lebih giat membangun dan membina home-Home Industri yang ada agar bisa terus bertahan dan berkembang. "Kita tidak hanya punya Home Industri kue semprong yang sudah menembus pasar Singapura dan Cina. Masih banyak Home Industri lain di darah ini yang punya peluang untuk menembus pasar domestik dan internasional. Mulai dari industri makanan berbasis bahan sagu, kerupuk ikan, kerupuk udang mupun trasi," ujar Irwan. Meskipun terkesan remeh, Irwan mengatakan, ini merupakan Home Industri makanan yang memiiki nilai keunikan dan kandungan gizi yang tinggi.

Sebagai kawasan niaga, kata Irwan, masyarakat Meranti harus dapat memanfaatkannya pertumbuhan ekonomi keluarga. Dengan potensi sumber daya alam yang kaya akan sumber daya alam seperti perikanaan, perkebunan dan pertanian, banyak sektor usaha kereatif yang bisa dikelola. "Persoalannya sekarang ini adalah keseriusan dalam pengelolaannya, baik yang menyangkut managemennya maupun produksinya. Ini semua membutuhkan sentuhan pembinaan dari Dispridagkop sebagai salah satu institusi yang memiliki kewenangan untuk membinanya," terang Irwan. Kalaupun sekarang ini terkesan sulit untuk dikembangkan, menurut dia, ini karena home-Home Industri di Meranti belum dikeloal secara professional. Andaikan Home Industri yang ada ini dikelola secara professional, tentunya Meranti akan tumbuh menjadi salah satu dareah pusat Home Industri yang sangat potensial.

Bank Riau Kepri Berikan Fasilitas SELAPPANJANG (HK) — Manger Bank Riau Kepri Selatpanjang, H Irianto SH, Jumat (1/3) mengatakan selaras dengan visi dan misi, Bank Riau Kepri sebagai satu satunya bank dareah yang komit menumbuh kembangkan usaha, para pelaku home industri bisa menjadikan Bank Riau Kepri sebagai mitranya. Bank Riau Kepri siap memberikan berbagai fasilitas kridit untuk menunjang pertumbuhan dunia usaha. Tinggal bagaimana

para pelaku bisnis ataupun home industri serius atau tidak dalam membangun usahanya. "Kalau memang serius, untuk mendukung tumbuhnya home industri yang professional, Bank Riau Kepri siap memberikan fasilitas kridit modal usaha. Ada Keridit Untuk Rakyat (KUR) dan ada juga Kridit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPe). Tinggal pilih, mau yang mana masing-masing plat fond anggaranya telah tersedia," ujar

Irianto. Hanya saja, ia berharap agar ada pembinaan dan proses pendampingan yang serius dari pihak pemerintah daerah, khusunya melalui Disprindagkop UKM Meranti. "Bukan soal percaya atau tidak. Ini sebagai upaya membangun komitmen kebersaman dalam menumbuh kembangkan usaha kecil dan menengah yang diharapkan bisa menjadi pondasi ekonomi daerah," tandas Irianto. (rus)

RUSLAN / HALUAN KEPRI

HOME INDUSTRI — Dalam kunjungan ke Desa Baran Melintang, Kecamatan Merbau, Bupati Meranti, Irwan Nasir MSi menyempatkan diri meninjau home industri pengolahan belacan milik warga setempat. "Kita punya laut yang kaya akan ikan dan udang. Tidak tertutup kemungkinan, kita bisa membangun

Home Industri berbasis makanan laut ataupun sagu dan kopi luak. Semua ini merupakan potensi yang

belum dikemas seara professional. Untuk itu, kita harapkan Disprindag dan kalangan dunia usaha se-

perti perbankan mau menyentuh potensi agar bisa tumbuh lebih baik," harap Irwan. ***

Gedung Pustaka SDN 49 Minta Dilanjutkan Terbengkalai Sejak Agustus 2012 SELATPANJANG (HK) — Belum rampungnya pembangunan satu unit ruangan perpustakaan Sekolah Dasar (SD) Negeri 49 Tanjung Bunga Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti dari Agustus 2012 lalu sangat disayangkan banyak pihak. Ketua LSM IPSPK-3 RI Kabupaten Kepulauan Meranti, Parman Alwi, Rabu (1/3) mengungkapkan, tindak lanjut pembangunan ruangan perpustakaan di

SDN 49 Tanjung Bunga, sampai saat ini masih terbengkalai. "Masyarakat berharap agar pihak dinas terkait segera menuntaskan pembangunan perpustakaan sekolah tersebut. Kalau dibiarkan terbengkalai, jelas tidak bisa dimanfaatkan. Sementara, gedung perpustakaan tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar siswa," ungkap Parman. Parman sangat menya-

yangkan tidak tuntasnya pembangunan gedung perpustakaan tersebut tentunya akan berdampak mubazir karena tidak dimanfaatkan sebagaimana diharapkan banyak pihak. Kondisi bangunan itu sudah sangat memperihatinkan. Pada papan atau beroti atap bagunan itu terlihat sudah agak lapuk dan tidak layak untuk dilanjutkan pembangunannya. Hal ini disebabkan mungkin karena terlalu lama dibiarkan terlantar," ujar Parmnan. Ia berharap Dinas Pen-

didikan segera turun ke lapangan. Dan yang lebih penting, harus segera dituntaskan pengerjaan pembangunannya. Kalau d i b i a r k a n d a n t i d a k d iurus, gedung tersebut jelas akan hancur. Kepala Sekolah SD 49 Tanjung Bunga Kecamatan Pulau Merbau, Jali s a a t d ihu b u n g i m e l a l u i sambungan telepon, tidak menyangkal terkait terbengkalainya pengerajaan pembangunan gedung perpustakaan sekolah yang dipimpinnya. (rus)

Sumbar-Riau

Perampok Mobil Ditangkap di Sumut PEKANBARU (HK) — Hanya berlangsung delapan jam, Polresta Pekanbaru berhasil membekuk pelaku perampokan dan kekerasan. Pelaku dibekuk di Sumatera Utara dengan mobil hasil curiannya. Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar mengungkapkan hal itu kepada detik.com, Jumat (1/3) di Pekanbaru. Menurut Adang, timnya sudah berhasil menangkap dua pelaku perampokan di jalan Merpati, Kel Tangkerang Timur Kecamatan Tenayan Raya. Dimana korban-

nya seorang PRT dibacok benda tajam bagian kepalanya dan lehernya. "Dua pelaku kita tangkap saat membawa hasil curian mobilnya Honda Freed di kabupaten Labuhan Batu, Sumut. Pelaku saat itu akan menuju ke kota Medan," kata Kapolresta Pekanbaru. Menurut Kapolres, untuk

melalukan pengejaran dua perampok itu, pihaknya sempat berkoordinasi dengan Polda Sumatera Barat dan Sumatera Utara dan Jambi. Ini karena memang kondisi Riau berada di tengah-tengah. "Jadi semua pintu ke luar dari Riau ini kita sudah koordinasi untuk menangkap pelaku. Dan belakangan kita mengetahui nomor HP pelaku, dari sana kita lacak lewat jaringan HP yang diketahui mengarah ke Sumut," kata Adang. Namun saat ini, kata Adang, dua pelaku perampokan masih berada di Sumut menuju perjalanan

ke Pekanbaru. "Kita belum tahu pasti apakah pelaku ini saling mengenal dengan pemilik rumah atau tidak. Nanti akan kita mintai keterangan lebih lanjut kalau sudah di Pekanbaru," kata Adang. Sebagaimana diketahui, Jumat (1/3) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, warga di Tenayan Raya digegerkan aksi perampokan dengan kekerasan. Perampok itu melukai PRT benama Sri (50) bagian kepala dan lehernya dengan benda tajam. Kondisi PRT itu kini kritis dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Riau. (dtc)

Kekerasan Aparat di Sumbar Meningkat RTK

RUMAH LUDES — Kobaran api mengamuk di pemukiman padat Tembilahan Hulu, Kamis (28/2). Musibah tersebut menyebabkan 26 rumah ludes beserta isinya.

DPRD Inhu Segera Panggil Bupati Yopi Lantik Mantan Napi Korupsi RENGAT (HK) — Pemanggilan terhadap Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto yang tinggal menunggu penjadwalan di Komisi A setelah menindak lanjuti usulan 3 (tiga) fraksi melalui Pimpinan dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Inhu. Tidak perlu konsultasi pada Mendagri. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Ketua II DPRD Inhu Zaharman Kaz, Jumat (1/3). Zaharman mengatakan idak perlu adanya konsultasi, sebab dalam edaran Mendag-

ri tersebut dengan jelas ditegaskan agar tidak diangkat dalam jabatan struktural. "Jadi jelas dalam surat edaran (SE) Mendagri Nomor 800/4329/SJ tanggal 29 Oktober 2012 tentang pengangkatan kembali PNS dalam jabatan structural. PNS yang telah menjalani hukuman pidana disebabkan tindak pidana korupsi agar tidak diangkat dalam jabatan struktural," ujarnya. Ditambahkanya, dalam memaknai SE tersebut jangan dilihat judulnya, namun baca dan cermati isi dari SE

tersebut. "Dasar dan acuan SE Mendagri tersebut adalah undang undang dan peraturan pemerintah, jelas itu sudah berkekuatan hukum yang wajib dipatuhi dan dilaksanakan. Jadi untuk apa lagi dilakukan konsultasi pada Mendagri," tegasnya. Hingga saat ini DPRD Inhu melalui Komisi A belum melakukan penjadwalan untuk melakukan pemanggilan terhadap Bupati Yopi Arianto terkait diangk a tn y a m a n t a n N a p i k orupsi Encik Aprizal Hasmi pada jabatan struktural di Pemkab Inhu. (rtk)

CMYK

PADANG (HK) — Kekerasan oleh aparat negara yang terjadi di Sumatera Barat selama tahun 2010-2012 cenderung meningkat. Demikian diutarakan Koordinator Divisi Pembaruan Hukum dan Peradilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang Era Purnama Sari, Jumat (1/3).

Era menyebutkan, berdasarkan data LBH Padang, sepanjang 2010-2012 terdapat 45 kasus dengan 219 orang menjadi korban. Kasus kekerasan itu meliputi penganiayaan, penyiksaan, penembakan, dan penangkapan sewenang-wenang dengan pelaku sebagian anggota kepolisian , Satpol PP, petugas lem-

baga pemasyarakatan, dan sebagian anggota TNI. Menurut data yang dikumpulkan LBH Padang, pada 2010 terdapat 11 kasus kekerasan. Jumlah itu meningkat jadi 14 kasus pada 2011 dan 20 kasus pada 2012. "Sementara itu sejak Januari hingga Februari 2013, kami mencatat sudah ada dela-

pan kasus kekerasan oleh aparat pada masyarakat," ujar Era. Ia menambahkan, peningkatan kasus kekerasan oleh aparat negara itu kemungkinan disebabkan juga oleh kesadaran masyarakat yang meningkat untuk melaporkan berbagai peristiwa kekerasan yang menimpa mereka atau anggota keluarga mereka. (kcm)

Pukat Harimau Merajalela, Nelayan Mengeluh PAINAN HK) — Aktivitas penangkapan ikan oleh kapal Pukat Harimau semakin merajalela di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan. Itu terjadi di wilayah Kecamatan Ranah Pesisir, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kecamatan Air Pura Indorupuro. Kondisi itu disampaikan sepuluh tokoh masyarakat nelayan ketika menemui Kapolres Pesisir Selatan yang diterima Wakapolres Kompol Dwi Harsono dan Kabag OPS Kompol Hendri Yahya di ruangan Pertemuan Mapolres, Kamis (28/2) lalu. Syaiful, salah seorang tokoh

masyarakat Painan mengungkapkan akibat merajalelanya Pukat Harimau di wilayah Linggo Sari Baganti membuat nelayan tradisional sulit mendapatkan hasil tangkapan. "Nasib masyarakat kami (nelayan-red) semakin terpuruk, karena tangkapan ikan tidak ada lagi karena sudah dirambah kapal Pukat Harimau," kata Syaiful. Kegiatan pukat harimau yang dilakukan di wilayah Muaro Gadang Air Haji, sebenarnya sudah sering ditangkap oleh masyarakat, sampai-sampai ada dibakar. Syafrul mengaku prihatin

dengan nasib nelayan tradisional yang banyak hidupnya berada di bawah garis kemiskinan. Sementara potensi ikan sebelumnya cukup menjanjikan, tapi dengan pukat harimau berkeliaran sudah tidak ada lagi ikan yang bisa ditangkap oleh nelayan. Wakapolres Kompol Dwi Harsono menyebutkan, bahwa pihaknya berjanji akan menindak tegas pelaku yang menggunakan pukat harimau, namun sebelumnya pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kelautan. "Apabila tidak dilakukan koordinasi dengan Dinas Ke-

lautan pihak polisi juga tidak bisa bertindak, karena Undang-Undang yang mengaturnya," ujar Dwi. Disamping itu pihak polisi juga terbentur dengan anggaran operasional untuk melakukan patroli, karena anggaran operasinya tidak ada, dan pernah diajukan anggaran ke pemerintah daerah sampai saat ini tidak danggarkan. "Kami juga berterima kasih kepada masyarakat apabila melakukan razia nanti dibantu oleh masyarakat, semoga dengan bantuan masyarakat bisa diberantas pukat harimau tersebut," tutupnya. (smo)

Editor: Afrizal, Layouter: M Fahrullazi


Sambungan Dari Halaman 1

Pipa Gas Produksi gas dari Natuna Barat diekspor ke Singapura melalui pipa sepanjang 500 km. Rencananya, pipa itu akan dismabungkan dengan pipa "T" ke Pulau Pemping untuk kemudian disalurkan ke Pulau Batam. Namun penyambungan pipa ke dalam negeri terkendala, molor beberapa tahun. "Pipa gas dari Natuna yang 500 km sudah mengalir. Sedangkan yang 5 km tidak bisa selesai, ini yang sedang saya kejar. Dan saya sudah cek ada cara-cara yang keliru untuk yang pendek ini," katanya. Menurut menteri, terhambatnya pembangunan 'tie in" pipa 5 km ke Batam itu disebakan kurangnya musyawarah dan kurang rajin berbagi. Namun pihaknya yakin pipa sepanjang 5 km tersebut akan selesai dan sudah akan tersambung pada tahun 2013 ini. "Saya yakin tahun ini akan selesai kita kerjakan yang 5 km tersebut,"terangnya. Disinggung penghentian ekspor gas Natuna ke Singapura, ia mengatakan tidak dapat dilakukan karena suda ada kontrak jangka panjang dengan Singapura. Sehingga tidak bisa dilakukan penutupan atau pemutusan begitu saja dari satu pihak. "Itu merupakan kontrak jangka panjang sehingga tidak bisa ditutup begitu saja. Ada aturannya," katanya. Meski demikian, saat ini pe-

merintah tetap berupaya memperbesar peruntukan gas untuk dalam negeri. Artinya jangan diekspor semua. "Sekarang saya berikan porsi dalam negeri lebih banyak," ujarnya. Dia mencontohkan, kalau dulu di Papua 100 persen diekspor ke Amerika dan ke Cina. Untuk Tiren 3 kita berhasil renegosiasi agar jangan di ekspor semua. Akhirnya disepakati 40 persen untuk domestik atau dalam negeri. "Jadi kalau kita rajin dan agak keras sedikit terhadap patner kita yang dari luar negeri dengan rasional, mereka juga mau kok untuk memberikan gas untuk dalam negeri,"katanya. Menurutnya, dulu dalam negeri tidak membutuhkan gas dengan jumlah besar namum sekarang ini sudah berbeda, domestik membutuhkan gas. "Memang dulu dalam negeri tidak membutuhkan gas, tapi sekarang kita butuh. Karena kita tidak boleh tergantung pada minyak, sehingga kita geser ke gas dan berakibat dengan kebutuhan gas menjadi naik,"terangnya. Dengan naiknya kebutuhan atau permintaan gas domestik, perusahan-perusahan gas yang ada di Indonesia sudah mau memberikan persentase yang cukup besar pada kebutuhan dalam negeri. Di tempat yang sama Gubernur Kepri HM Sani menyambut baik komitmen menteri menyambung

ke sana. Lalu, namanya anak perempuan, umur empat tahun saja kalau keluar rumah pasti disuruh pakai baju. Ini sudah tujuh tahun, kok ditemukan tewas tak ada bajunya. Pertanyaannya kemana bajunya. Semalam aja waktu dievakuasi, tak ditemukan baju. Kecurigaan kami kemana baju Maria dan Wilhelmus. Belum lagi, korban ditemukan tersusun rapi," ujar Angelinus, ditemui di RSBP Kemarin siang. Untuk itu, ia berencana bersama keluarga besar NTT lainya akan mencoba mencari baju korban. Sebab baju itu tidak mungkin hilang begitu saja. Meski demikian ia mengaku tidak akan mencurgai siapapun, namun pihaknya akan menyisir dua ruko yang selama ini tertutup tidak jauh dari mobil tempat ditemukan mayat. Sementara itu Andreas Aloysius, ayah dari Wihelmus Rudi Ferara (3) mengatakan, selama ini ia tidak memiliki musuh. Sejak, dinyatakan anaknya hilang, Andreas mengaku sempat mencari putra bungsunya itu hingga ke pelabuhan Sekupang. Malah belakangan ia ketahui anaknya telah ditemukan tewas. Dari pengamatanya, ia mengaku ada yang tidak beres dengan kematian anaknya. Sebab, ia melihat jasad korban usai divisum, bagian kepala dan kemaluan ada membengkak dan mengeluarkan darah. "Kepala, hidung dan milut keluar darah. Lidahnya Wihelminus menjulur dan kemaluan membengkak, kalau mereka terkurung kenapa mereka tertumpuk," ujar satpam Kampus Alfayed Bengkong itu. Kalaupun dibunuh, katanya, di tempat kejadian sering dilewati warga. Sebab jalan tersebut merupakan jalan utama. Kalau memang mereka terkunci pasti ada warga yang lewat dan pasti melihat korban. Kemudian bengkel di sekitar itu tutupnya selalu malam bahkan sampai jam sepuluh. Anton, ayah dari Maria Yelson Fenge dan Kosmas Ferson Farerra ia menyatakan, kasus yang menimpa anaknya itu, diserahkan sepenuhnya kepada polisi. "Saya serahkan semua kepada pihak kepolisian," katanya. Terkait dengan kematian korban yang diduga tidak wajar, Kapolda Kepri Brigjen Pol Yotje Mende mengimbau agar masyarakat tidak membangun asumsi-asumsi negatif

terkait penyebab kematian keempat bocah ini. Tapi menunggu hasil penyelidikan polisi, terutama otopsi yang sedang berlangsung di RSOB Sekupang. "Saya mengimbau masyarakat dan media tak membangun asumsi yang bukan-bukan," tegas Yotje Mende yang turun langsung ke lokasi kejadian, tempat korban ditemukan, Jumat (1/3). Agar tak menimbulkan efek buruk dalam kejadian ini, Kapolda berjanji akan menyelidiki kejadian ini secara mendalam, sehingga masyarakat tidak berasumsi bahwa kejadian ini dikaitkan dengan kasus penculikan, penganiayaan apalagi pembunuhan. "Berikan waktu ke polisi untuk menyelidiki," ungkapnya. Dua Tim Forensik Diterjunkan Saat ini, pihak kepolisian telah menurunkan tim forensik kesehatan dan ahli kimia dari Mabes Polri untuk menyelidikan penyebab kematian korban. "Pemeriksaan dilakukan oleh tim forensik kimia dan forensik kesehatan dari Mabes Polri," kata Yojte. Kedua tim ini akan saling membantu untuk mengungkap penyebab kematian. Hingga kini, kata Kapolda, belum ada indikasi kekerasan yang ditemukan pada empat jenazah anak-anak tersebut. Memar yang terjadi pada sekujur tubuh diduga karena kepanasan di dalam mobil sebelum ditemukan. "Sementara belum ada tandatanda kekerasan. Kami harap dua tim yang diturunkan dapat menyimpulkan penyebab kematian mereka. Namun kami akan terus melakukan penyelidikan," kata Kapolda. Walikota Batam Ahmad Dahlan yang sempat membesuk keluarga korban di Rumah Sakit Otorita Batam mengaku turut berbelasungkawa atas kejadian yang menimpa keluarga korban. Bahkan ia mengaku kaget saat mengetahui kejadian tersebut. "Empat anak yang meninggal, saya kaget dapat sms tadi malam. Saya turut prihatin dan turut berduka. Kalau mengenai penyebabnya pihak keamananlah, ini masalah nyawa, anak 4 orang," kata Dahlan. Disinggung mengenai apakah ada bantuan dari pemerintah, Ahmad Dahlan tidak menjajikan apa-apa. Namun, yang jelas pihaknya sangat prihatin.***

Dari Halaman 1

Madrid Tanpa terbaiknya dalam laga lanjutan La Liga tersebut. Di Maria yang tampil gemilang dalam kemenangan sensasional 31 atas Barca di Camp Nou, kemarin terkena suspensi larangan bertanding. Di Maria mendapat dua kartu kuning yang luar biasanya diperoleh dalam selang hanya beberapa detik saja (90’ dan 90’) kala menang 2-1 melawan Deportivo La Coruna di Riazor. Dari lima perjumpaan sebelumnya, Real Madrid baru saja unggul 3-2, setelah mereka mengalahkan rivalnya itu di Camp Nou dengan skor 3-1 di leg kedua babak semifinal Copa del Rey. Sebelumnya, kedua tim saling mengalahkan di dua pertandingan Piala Super Spanyol, dan bermain seri di pekan ketujuh La Liga di

pipa 'T' gas ke Batam. "Kalau tahun ini dibangun, alhamdulillah kita tunggu. Kalau belum ada pipa tersebut Kepri belum bisa mendapatkan gas yang dipasok dari Natuna," ujarnya. Sani mengharapkan Kepri bisa menjadi lumbung gas nasional dengan potensi sumber daya dari Natuna. Tak Boleh Ekspor Jero Wacik mengatakan UU Mineral mengisyaratkan bahwa mulai tahun 2014 tidak diperbolehkan lagi ekspor bahan mentah mineral keluar negeri. Harus terlebih dahulu dilakukan produksi di dalam negeri baru exspor. "Harus diproses dulu di sini. Ada nilai tambah itulah yang disebut smelter yaitu berupa pemurnian, pencucian dan lain-lain. Itu yang diekspor. Sudah ada dilakukan proses sebelumnya terhadap bahan baku mentah mineral tersebut di dalam negeri,"terangnya. Menurutnya, bukan tidak boleh diekspor seluruhnya, tapi ada bagian yang diproses dulu di dalam negeri. Jangan semunya digali di tanah air ini dan langsung dimasukkan ke kapal lalu di ekspor, itu yang tidak diboleh untuk mineral. "Sekarang sudah ada 128 perusahaan yang mau membuat semelter di dalam negeri. Kita hitung kemarin, paling kita butuh untuk tahap pertama ini 20-an saja perusahan yang membuat smelter di dalam negeri," katanya usai meresmikan pabrik pipa ulir. (jua)

Dari Halaman 1

4 Bocah Keempat korban itu adalah Maria Yelsan Fenge (6), perempuan dan Cosmos Ferson (4) lakilaki yang merupakan kakak beradik, anak pasangan Anton dan Yuli. Selanjutnya, Wihelmus Rudi (3), laki-laki, anak dari Andreas dan Sutami serta Aprilius Ama Mado (5), laki-laki, anak dari Yosep Boli dan Yasinta Kewa. Mereka ditemukan menumpuk di jok belakang mobil yang sudah lama teronggok di pasar tersebut. Ketua Umum Persatuan Keluarga (PK) Nusa Tenggara Timur (NTT) Kota Batam, Rofinus Lorens menduga keempat bocah itu dibunuh lantaran, saat keluar dari rumah masing-masing untuk bermain, terutama korban perempuan, Maria Yelsan masih memakai pakaian. Namun begitu mayatnya ditemukan di mobil, korban tidak memakai baju. Bahkan di dalam mobil itu juga tidak ditemukan pakaiannya. Rofinus mengatakan keempat korban meninggal akibat kehabisan oksigen ini juga masih diragukan. Sebab saat ditemukan keempat korban dalam posisi menumpuk. Kalau kehabisan oksigen katanya siapapun orangnya pasti berusaha untuk mencari pintu atau mencari jalan keluar. "Keempat bocah ini ditemukan dalam posisi menumpuk, apakah itu yang dimaksud dengan kehabisan oksigen. Ini yang buat kami tidak masuk akal," katanya. Bagi keluarga dan juga Rofinus sendiri, kematian korban masih menjadi pertanyaan. Memang di satu sisi Rofinus mengakui saat otopsi kata dokter bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh keempat korban. Tapi dia berharap pihak kepolisian mengungkap tuntas kasus tersebut agar semuanya bisa jelas. "Saya memang ikut langsung menyaksikan otopsi di RSOB. Dan kata dokter tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Tapi Kami meminta polisi mengungkap kasus tersebut. Siapapun pelakunya, hukum dia seberat mungkin," ujarnya. Senada dengan itu, Pengurus PK NTT lainnya Angelinus mengatakan ada yang janggal atas kematian korban. Sebab, mayat korban yang ditemukan tewas itu bertumpuk. "Kalau memang karena kehabisan oksigen pasti mereka akan mencari jalan keluar. Ini umur tujuh tahun loh, sudah punya pikiran

Sabtu, 2 Maret 2013

Catalan, dan imbang 1-1 di laga pertama Copa, akhir Januari di Santiago Bernabeu. Madrid mendapat pujian besar ketika berhasil menaklukkan Carles Puyol dkk. di Copa Del Rey, karena bahkan sempat leading sampai 3-0. Sebaliknya, kekalahan tersebut membuat Barca seperti lebih diketahui titik celahnya, walaupun untuk urusan dominasi bermain mereka masih tak tertandingi. Menjelang pertemuan keenam di Bernabeu, fans Madrid tentu berharap Jose Mourinho bisa mengulang performa mereka yang terakhir. Sebabnya, mereka membutuhkan itu bukan lagi untuk "gengsigengsian", melainkan karena anakanak Los Blancos memerlukan kemenangan itu jika masih berambisi menjuarai liga.

Selisih 16 poin memang jarak yang jauh. Apalagi Madrid pun masih di bawah Atletico Madrid yang menduduki tempat kedua di klasemen sementara. Namun, apabila Barca berhasil mereka kalahkan (lagi), maka jarak itu sedikit merapat, dan setiap peluang menjadi berarti. Jikapun kans menjuarai La Liga sudah terlanjur kecil, Mourinho harus menjaga moral timnya dengan memenangi setiap pertandingan penting. Soalnya ia masih berharap besar bisa berjaya di kompetisi Eropa. Dus, apabila nanti bisa mengalahkan Barca, Xabi Alonso dkk. mendapat modal berharga untuk terbang ke Inggris dan menghadapi Manchester United di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. (glc/bbc)

Dari Halaman 1

Tujuh Tewas, Informasi yang dihimpun, saat kejadian bus itu mengangkut 32 anggota Paskibra atau Pasukan Pengibar Bendera Sekolah (BPBS). Seluruhnya merupakan siswasiswa terpilih dari berbagai sekolah di Pematang Siantar. Saat itu rombongan sedang menuju lokasi perkemahan di Balai Diklat Kehutanan Pondok Bulu sebagai rangkaian dari kegiatan Paskibra yang mereka jalani. Namun nahas, bus Koperasi Diori yang mereka tumpangi masuk ke jurang sedalam 25 meter di kawasan Pondok Bulu, sekitar 16 kilometer dari Parapat. Sebelum masuk jurang, bus menabrak dinding jembatan dan terguling. "Jalan yang dilewati ini naik turun. Ada tanjakan dan penurunan. Kemungkinan karena rem blong, pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraaan saat turun, kemudian menabrak dinding jembatan, terus masuk ke sungai di bawahnya," kata Kapolres Simalungun AKBP Andi Syahriful Taufik, kemarin. Bus itu sempat terguling dan saat terhenti, bagian kepala bus itu sudah menghadap ke arah jalur masuknya semula hingga tercebur di sungai dengan kedalaman 5 meter. Proses tergulingnya bus inilah yang menyebabkan 18 orang penumpang yang mengalami luka ringan, 5 orang luka berat dan 7 orang

meninggal dunia. Kapolsek Dolok Panribuan AKP W Harianja mengaku pihaknya belum mengetahui penyebab kecelakaan bus yang terjadi saat kawasan di sekitar lokasi kejadian sedang diguyur hujan itu. "Saat ini kita masih fokus melakukan upaya evakuasi," kata Harianja yang mengaku masih berada di lokasi kejadian. Harianja mengatakan seluruh korban tewas dan luka merupakan warga Kota Pematang Siantar. Sementara itu kepolisian terpaksa menghentikan sementara proses evakuasi para korban dari bus yang masuk jurang dengan alasan mempertimbangkan faktor keamanan. "Tadi proses evakuasi selain dilakukan personel polisi, juga dibantu warga. Ini sekarang suasananya sudah gelap dan hujan. Mempertimbangkan keamanan, maka evakuasi ini dihentikan sementara," katanya. Ditanya tentang masih ada tidaknya korban yang berada di dalam bus, ia mengaku belum bisa memastikan. Hanya menurutnya timnya sudah berupaya maksimal menyelamatkan para korban. Ada 18 korban luka yang berhasil dievakuasi, sedangkan korban tewas tujuh orang. Sopir Ditangkap Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Begitu juga dengan Tellem Si-

Rencananya keempat bocah itu akan dimakamkan hari ini, Sabtu (3/3) sekitar pukul 09.00 WIB di Pemakaman Umum Seitemiang, Sekupang. Anak-anak Belum Aman Kematian empat bocah setidaknya menjadi pelajaran sangat berarti sekaligus menjadi peringatan bagi orang tua. Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri, Sudirman merasa prihatin dengan maraknya kasus kekerasan yang berujung kematian di Batam. "Kami dari KPPAD Kepri ikut berduka, dan mudah-mudahan ini menjadi kasus terakhir tahun ini," kata Sudirman. Ada dua hal penting dalam kasus ini kata Sudirman, pertama, ini menandakan kalau anak-anak di Batam belum aman. Kedua menjadi pelajaran bahwa orang tua harus meningkatkan pengawasan. "Kita berharap kejadian ini menjadi pelajaran untuk meningkatkan keamanan terhadap anak," ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, keempat bocah itu sebelumnya dilaporkan hilang ketika bermain, Rabu (27/2) lalu. Namun keesokan harinya, Kamis (28/2) ditemukan dalam kondisi tewas di dalam mobil. Mereka ditemukan menumpuk di jok belakang mobil yang sudah lama teronggok di pasar tersebut. Hingga saat ini penyebab kematian keempat bocah tersebut belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Informasi di lapangan, keempat bocah itu ditemukan pertama kali oleh pekerja bengkel, tempat mobil itu berada. Pekerja itu curiga karena ada aroma busuk

dari salah satu mobil rusak yang ada di depan bengkelnya. Setelah dicek, ternyata keempat bocah tersebut terlihat menumpuk di jok belakang mobil itu. Kasus penemuan mayat ini lalu dilaporkan ke polisi. Sejumlah rumor terkait penemuan mayat itupun muncul di masyarakat. Ada warga yang menduga kalau keempat korban awalnya pergi main jauh tapi tak tahu jalan pulang. Bahkan ada yang menyatakan kalau keempatnya telah menjadi korban penculikan. Salah seorang pedagang di Pasar Cik Puang, Emi (30) mengakui melihat keempat bocah itu dibawa oleh seorang perempuan dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio warna biru. Namun dirinya tidak pernah menduga kalau ibu itu bukan orang tua keempat anak tersebut. "Sempat melihat keempatnya dibawa perempuan tersebut. Dua anak dibonceng dan dua lagi disuruh berjalan kaki mengikuti ibu tersebut. Tapi saya pikir itu orang tua mereka," tutur Emi saat ditemui di tokonya, Kamis (28/2) Karena tidak curiga ada penculikan, Emi juga tidak mempermasalahkan hal itu. Saksi lain, Sandra, penjaga toko di Cik Puan mengatakan sebelumnya ia sempat melihat keempat bocah itu sedang bermain sambil mencari botol dan gelas agua. Namun ia tak melihat kalau keempatnya dibawa oleh seseorang. Maria Yuliana (22), orang tua korban Elsa dan Ferson mengatakan, tidak biasanya kedua anaknya tak pulang hingga jam makan siang. Karena biasanya hanya main di sekitaran rumah mereka. "Biasanya mereka pulang makan siang," ujar ibu muda ini.(ays/mnb)

mengatakan sejauh ini pihaknya belum memiliki informasi mengenai dugaan keterlibatan putra bungsu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kasus Hambalang. "Sejauh ini belum ada informasi tentang hal itu," kata Johan, tadi malam. Namun menurutnya, KPK berharap pihak-pihak yang yang merasa memiliki bukti-bukti tentang keterlibatan Ibas bisa segera melapor ke KPK. "Kalau ada yang punya data itu, silakan saja dilaporkan ke KPK," ucapnya. Seperti diketahui, saat ini beredar luas dokumen laporan keuangan PT Anugerah Nusantara yang menyebut Ibas ikut mendapat aliran dana dari salah satu perusahaan milik Nazarud-

din tersebut. Nama Ibas tertera dalam dokumen yang diduga milik bekas Direktur Keuangan PT Anugerah, Yulianis. Ibas tercatat empat kali menerima uang yakni pada 29 April 2010 sebesar USD 200 ribu dolar AS atau setara Rp 1.806.000.000 (kurs Rp 9.030). Uang tersebut diterima Ibas dalam dua tahap. Asing-masing tahap sebesar Rp 903.000.000. Kemudian, Ibas kembali menerima uang pada tanggal 30 April 2010. Seperti halnya pada tahap pertama, saat itu, menantu Menko Perekonomian Hatta Rajasa itu menerima uang sebanyak dua kali pula dengan total Rp 1.806.000.000. Dalam dokumen itu, Ibas disebut telah mendapat total uang senilai Rp 3.612.000.000. (net)

Dari Halaman 1

Marzuki Dorong Namun bekas Sekjen PD itu enggan berkomentar mengenai dugaan bahwa Ibas terlibat dalam kasus Hambalang. Menurutnya, lebih baik dugaan hal itu diteliti KPK. "Kita kok susah-susah, kan tugas KPK. Biarkan saja KPK bekerja. Dia akan bertanggung jawab kepada Tuhan. Bangsa ini tidak akan benar dan baik kalau kita selalu curiga terhadap orang," pungkasnya. Sementara itu KPK sejauh ini belum mengantongi informasi perihal aliran uang dari M Nazaruddin ke Ibas. Namun demikian, KPK tak akan diam saja dengan adanya informasi bahwa Ibas menerima uang dari Nazar. Juru Bicara KPK Johan Budi

Dari Halaman 1

Hati Saya mulihkan perasaannya yang kini masih campur-aduk karena

prahara rumah tangganya. "Lebih kepada saya masih me-

recovery hati saya," dasnya.(net/dtc)

tan-

Dari Halaman 1

Buah Manggis nya tersebut. Hal itu tentu membuat semua murid senang. Dan jadilah, setiap kali kelas dimulai, sang guru selalu memulainya dengan membagikan buah manggis. Kondisi itu terus berlangsung hingga jelang ujian akhir. Sebelum pelajaran terakhir ditutup, tiba-tiba ada seorang murid bertanya.

manungsong (45) sopir bus Koperasi Diori. Sopir ini awalnya dikira tewas dalam kecelakaan bus, namun ternyata Tellem selamat. Dalam kejadian itu Tellem hanya mengalami luka ringan dan ditangkap polisi di jalan lintas Pematangsiantar. "Tellem kita tetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa itu. Tellem ditangkap usai berobat,�kata Kapolres Simalungun AKBP Andi Syahriful, Jumat (1/3). Dijelaskan Kapolres, awalnya polisi menduga bahwa Umisar Marpaung (48) yang tewas dalam kejadian itu adalah sopir bus naas tersebut. Namun, setelah dilakukan penyelidikan dan dikuatkan dengan keterangan korban yang selamat, ternyata Umisar Marpaung bukanlah sopir bus tersebut. "Umisar Marpaung yang tewas dalam kecelakaan itu adalah teman Simangunsong dan bukan sopir,�kata Kapolres. Menurut Andi, tersangka juga mengalami luka akibat kejadian itu, namun masih bisa melarikan diri. Setelah bus terjun ke jurang, tersangka menelusuri sungai sekitar dua jam lamanya. Pengakuan tersangka, penyebab kecelakaan itu akibat rem yang blong. Saat bus melintas di jalan yang menurun (lokasi kejadian), Tellem berusaha mengerem, namun tak berhasil. (kom/net/tmp)

Dari Halaman 1

'Apa Salah ren, RT 1 RW 6, Kelurahan Sadai, Bengkong, Jumat (1/3) sekitar pukul 17.30 WIB. Bahkan sejumlah anggota keluarga terlihat meronta-ronta ketika melihat keempat bocah yang masih tetangga ini yang berangkat bermain dalam kondisi sehat, pulang dalam peti mati. "Mengapa ini terjadi pada kami, apa dosa dan salah kami," teriak, Yasinta, ibu dari Aprilius, satu empat korban. Sementara orang tua laki-laki dari Aprilius Ama Mado, Yosep Boli hampir terjatuh saat hendak memasuki rumahnya karena tak kuasa menahan duka yang dialaminya. Keempat jasad bocah malang ini tiba di rumah masing-masing dengan menggunakan tiga mobil ambulance, masing-masing 1 unit mobil ambulance milik DPD Gerindra Kepri, 1 unit milik Rumah Zakat Batam dan 1 unit lagi milik DPW PAN Kepri. Selain keluarga korban, para pelayat lainnya silih berganti berdatangan ke rumah korban. Tak ketinggalan Sejumlah pejabat Pemko Batam dan kepolisian turut hadir menyambut kedatangan korban dari Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) ke rumah duka. Wakil Walikota Batam Rudi di sela-sela mengunjungi satu persatu rumah duka, ia langsung menyerahkan bantuan untuk biaya pemakaman korban. "Serahkan pada polisi, saya akan pantau proses hukumnya," tegas Rudi di rumah korban, Jumat (1/3). Musibah ini, lanjut Rudi, bukan hanya menjadi duka bagi keluarga korban, tapi juga menjadi duka mendalam bagi Pemko dan masyarakat Batam.

7

"Guru, saya heran, kenapa Guru selalu membawa manggis dan membagikannya kepada kami?," tanya sang murid. "Setahu saya, panen manggis ini tidak lama," tanyanya lagi. Sang guru tersenyum. "Ya, saya tahu itu. Namun saya ingin selalu agar manggis ini berbuah. apapun caranya," jawab sang guru.

"Kalian tahu tidak, manggis itu adalah buah yang jujur. Berapa tanda yang ada di bagian bawah kulit luar manggis itu, maka begitu pula banyak ruas isinya. Saya ingin jika kalian besar nanti, tirulah buah manggis. Apa yang tersurat di luar, itu pula yang ada di dalamnya," jelas sang guru. (r)


CMYK

Sabtu, 2 Maret 2013

14

Kepincut Partai Amanat Nasional Dwiki Dharmawan

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

FOTO BERSAMA — Pengurus DPC Partai Demokrat kabupaten/kota dan pengurus DPD PD Kepri foto bersama dengan Sekretaris Majelis Tinggi PD, Jero Wacik usai acara silaturahmi di Harmoni One, Batam Centre,Jumat (1/3).

Anas Patut Dilayani BATAM (HK) — Biarpun sudah mundur dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum patut dilayani. Karena Anas sudah memberikan sumbangsih terhadap PD. R Ghafur Liputan Batam Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kepri, Apri Sujadi, Jumat (1/3) di Harmoni One Hotel, Batam Centre usai bertemu dengan Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Jero Wacik. "Tadi itu, kita DPC PD kabupaten/kota dan pengurus harian DPD PD Kepri sen-

gaja bertemu dengan Pak Jero Wacik. Memang sempat disinggung tentang kedatangan Anas ke Batam. Beliau (Jero Wacik.Red) menyarankan, layanilah Anas sebagai teman. Hubungan teman itu mesti tetap dijaga. Justru kualat kalau tidak menghargai Anas lagi. Sebab, diantara kita banyak hutang budi

pada dirinya, tapi tetap menjaga citra partai," ujar Apri, mengutip pesan Jero Wacik dalam pertemuan itu. Lebih jauh Apri mengatakan, Jero Wacik berpesan untuk terus menjaga soliditas dan kekompakkan dalam partai. Termasuk meningkatkan loyalitas. Jero kata Apri mewanti-wanti juga jangan sampai terjadi konflik sesama kader PD di daerah. Kata Apri, Jero tidak ingin kader PD saling menjelekjelekkan. Sebaliknya, sesama kader mesti saling memuji satu sama lain. Apalagi ada upaya gusur menggusur. Ketua DPC Karimun, Iwan Kusuma juga memastikan

tidak ada gusur menggusur. Menurutnya, saat ini semua kader PD mesti merapatkan barisan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. "Ya bisa dikatakan, itu bahasa yang kurang sopan," katanya. Senada, Ketua DPC Anambas, Wann Sarros juga menampik ada upaya gusur menggusur. Berseloroh, Wann mengatakan, untuk saatnya saling merapat. "Sekarang itu, yang jauh mendekat, yang dekat merapat. Bukan gusur-gusuran. Emang ruli," katanya. Tetap 30 Persen Disinggung apakah terjadi perubahan target PD pada 2014 mendatang pasca mundurnya Anas? Apri menegaskan, sam-

Okta Optimis Gerindra Lingga Tiga Besar

KETUA DPC Gerindra Lingga, Oktarobin dengan Masril, anggota DPRD Lingga. ISTIMEWA

BATAM (HK)- Ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten

Lingga optimis partai pimpinannya bisa tembus tiga besar pada Pemilu 2014 men-

datang. Apalagi, saat ini Gerindra Lingga mendapatkan suntikan darah segar dengan bergabungnya PKNU. "Kebetulan Pak Masril adalah anggota DPRD Lingga dari PKNU. Ini jadi kekuatan tambahan oleh Gerindra pada 2014 mendatang," katanya. Dikatakan Okta, saat ini respon masyarakat terhadap partainya cukup besar. Apalagi sejak acara Jalan Sehat Gerindra beberapa waktu lalu yang dihadiri oleh Ketua DPD Gerindra Kepri, Ririn W SE dan artis cantik Helmalia Putri.

"Banyak masyarakat menyatakan siap mendukung Gerindra. Sebagai kader dan pengurus patut kita syukuri," katanya. Okta menambahkan, dengan bergabungnya PKNU dan beberapa kekuatan lainnya seperti anggota DPRD lainnya, maka dirinya optimis bisa mengirim wakil rakyat dari Gerindra dari Daerah Pemilihan Lingga-Bintan untuk DPRD Kepri. "Target kita, masuk tiga besar di Lingga dan mengirim satu wakil di DPRD Kepri," ujarnya.

pai saat ini target PD tidak ada yang berubah. Apri masih optimis, PD bakal kembali mempertahankan medali emasnya di Kota Batam dan merebut juara pertama di Kepri."Target kita tetap 30 persen. Tak ada yang berubah," katanya. Ditambahkan, dalam rangka persiapan mencapai target tersebut, dalam waktu dekat pihaknya akan melantik seluruh pengurus PAC dan anak ranting Se-Kota Batam. Jumlah mereka mencapai kurang lebih 7000 orang. "Mereka inilah ujung tombak partai di tengah masyarakat nanti. Disamping para anggota legislatif dan pengurus DPC dan DPD," katanya. ***

KOMPUSER besar, Dwiki Dharmawan kepincut Partai Amanat Nasional (PAN). Ia pun mendaftar sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg). Pria ini lahir di Bandung, Jawa Barat, 19 Agustus 1966. Dwiki dikenal sebagai pemusik jazz asal Indonesia berdarah Sunda. Dwiki merupakan salah satu anggota grup musik Krakatau. Sejak kecil Dwiki telah akrab dengan musik. Pada usia 6 tahun, ia telah belajar piano klasik dan belajar piano jazz kepada Elfa Secioria pada usia 13 tahun. Ia adalah lulusan SMA 3 Bandung Jurusan IPS, angkatan 1985. Karier profesionalnya bermula di tahun 1985 saat bergabung dengan grup musik Krakatau bersama Pra Budi Dharma, Donny Suhendra, dan Budhy Haryono. Pada tahun yang sama, Dwiki meraih penghargaan ‘The Best Keyboard Player’ pada Yamaha Light Music Contest 1985 di Tokyo, Jepang. Dwiki juga meraih Grand Prize Winner pada Asia Song Festival 2000 di Philipina. Pada tahun 1990, Dwiki memutuskan untuk menekuni berbagai musik tradisi Indonesia, dimulai dengan eksplorasinya dengan musik Sunda, tanah kelahirannya dan kemudian merilis album Mystical Mist serta Magical Match. Dwiki juga bereksplorasi dengan berbagai kekayaan tradisi mulai dari Aceh, Melayu, Jawa, Bali, dan musik-musik Indonesia Timur. Pada tahun 2005, Dwiki menjadi co-music director untuk pagelaran musik spektakular Megalithicum Quantum di Jakarta dan Bali. Bersama Krakatau, Dwiki telah melanglang buana ke berbagai benua, di antaranya, Midem-Cannes 2000 Perancis, Sziget Festival 2003 – Hongaria, Lincoln Center Out of Door Festival 2004 – New York, North Sea Jazz Festival 2005 – Belanda, Montreux Jazz Festival 2005 – Swiss serta puluhan penampilan lainnya di Cina, Jepang, Australia, Spanyol, Bulgaria, Romania, Serbia – Montenegro, Republik Ceko, Republik Slovakia, Venezuela, Malaysia, dan Singapura.(wik/dtc)

Anggota DPRD Lebih Pentingkan Uang Sakunya JAKARTA (HK) — Pengamat birokrasi Universitas Indonesia (UI), Irfan Ridwan Maksum, mengaku prihatin dengan banyaknya anggota DPRD yang terjerat kasus hukum. Menurutnya, itu bisa saja bersifat institusional dan noninstitusional. Yang institusional, katanya, karena sistem keuangan negara dan pemerintahan daerah kurang dipahami oleh anggota dewan.

Parahnya, tuding Irfan, mereka seringkali tidak memahami bahwa otonomi daerah itu isinya tanggung jawab mengatur dan mengurus anggaran. "Mereka lebih suka mengurus uangnya saja," kata Irfan, Kamis (28/2). Dia melanjutkan, kalau masalahnya noninstitusional, bisa jadi sistem politik belum direformasi dengan baik. Sehingga banyak anggota dewan terjebak melakukan pelanggar-

an hukum, khususnya korupsi. Sistem pencegahan dalam pengelolaan anggaran, kata Irfan, sangat mungkin tidak mampu mengeliminasi sifat serakah manusia yang hanya mau mengeruk uang negara demi kepentingan pribadi. Sementara kerja untuk rakyat tidak pernah dijalankan. "Sistem sosial juga menyuburkan praktik korupsi, seperti budaya upeti dan patron client," katanya. (rol)

57.378 Pemilih Berusia di Bawah 10 Tahun JAKARTA (HK) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengecek Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) dari pemerintah untuk ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). Hasil konsolidasi DP4 itu, KPU menemukan ada 57.378 pemilih usia di bawah 10 tahun. Jumlah DP4 yang diterima

CMYK

KPU pada 6 Februari lalu dari pemerintah total ada 190.463.184 pemilih. Data itu akan melalui proses yang cukup panjang untuk ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebelum akhirnya dijadikan Daftar Pemilih Tetap (DPT). "Ada pemilih di bawah umur 10 tahun sebanyak 57.378 pemilh, atau kira-kira

0,03 persen dari total jumlah DP4. Dan setelah dicek di satu lokasi kabupaten misal di Sumut, ada kesalahan di sana dan sedang dicek oleh dukcapil," kata Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay. Hal itu disampaikan dalam Diskusi Komunitas Jurnalis Peduli Pemilu (KJPP) bertajuk 'Sinkronisasi DP4 dan

Penetapan Derah Pemilihan' di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakpus, Jumat (1/3). Menurut Hadar, adanya pemilih berusia di bawah 10 tahun hanyalah salah satu contoh kasus saja. Masalah lain yang ada dalam DP4 adalah adanya NIK yang sama dan nama yang tidak valid atau kosong.

"Jadi memang ada sejumlah hal yang katakanlah belum bersih amat, tapi bisa saya simpulkan jumlah ini tidak terlalu banyak," ucapnya. "Kami sedang koordinasi dengan pemerintah yang mengurus ini, yaitu Dukcapil (Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil), kenapa terjadi seperti ini. Mereka sedang

rapihkan," imbuhnya. Hadar menuturkan, kegiatan konsolidasi atau pengecekan akan selesai pada Senin pekan depan. Pada saat yang bersamaan masuk pada tahap selanjutnya, sinkronisasi DP4. "Jadi mulai Senin kegiatan sinkronisasi dilakukan, dan konsoldiasi selesai. Sin-

kronisasi adalah mengkroscek DP4 dengan DPT KPU yang terakhir," jelasnya. DPT terakhir adalah daftar pemilih yang digunakan pada Pemilu Kada terakhir yang digunakan KPU di tiap daerah. "Ini akan berlangsung selama 1 minggu, baru data ini kita kirim ke daerah," lanjut Hadar. (dtc)

Editor: Ghafur, Layout: Novrizal


CMYK

Iklan

Sabtu, 2 Maret 2013

CMYK

8

Editor: Nov Iwandra, Layouter: M Fahrullazi


CMYK

CMYK HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Sabtu, 2 Maret 2013

9

2 Pulau Terluar Akan Direklamasi Terancam Hilang Jadwal Shalat

SEKUPANG (HK) — Dua pulau terluar Indonesia yakni Karang Helend dan Karang Benteng yang masuk wilayah administrasi Kota Batam akan direklamasi oleh pemerintah. Pulau yang berbatasan langsung dengan Singapura itu terancam hilang, meski terdapat mercuasuar di atasnya sebagai tanda jalur kapal.

Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

Ashar

Magrib

Isya’

04:55

12:17

15:41

18:19

19:30

M Dagris Lubis Pelaksana Marketing Support BSM

Manjakan Nasabah PT Bank Mandiri Syariah (BSM) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Batam Centre akan selalu mengingatkan nasabahnya agar melakukan pembayaran cicilan kredit tepat wakktu, karena pihak BSM tidak mau nasabahnya menunggak kredit. Ini sebagai bentuk layanan BSM dalam memanjakan nasabahnya. Hal tersebut diungkapkan Pelaksana Marketing Support PT Bank Syariah Mandiri KCP Batam Manjakan Nasabah Hal 10

Taslimahudin Liputan Batam

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

JALAN RUSAK — Jalan rusak di sejumlah sudut Kota Batam masih banyak ditemui. Jalan rusak telah mengancam keselamatan para pengendara sepeda motor, terutama malam hari.

Ratusan Karyawan PT BH Marine Mogok

NICO NGAO/HALUAN KEPRI.

RATUSAN karyawan lokal PT BH Marine di Seilekop, Sagulung tidak melakukan aktivitas apa pun meskipun mereka datang ke perusahaan, Jumat (1/3).

SAGULUNG (HK) — Sebanyak 300an karyawan lokal PT BH Marine di Seilekop, Sagulung menggelar aksi mogok kerja, Jumat (1/3). Mereka meminta pihak manajemen memberikan penjelasan soal status perusahaan yang diisukan akan dialihkan ke manajemen lain. Selain itu, mereka juga mempertanyakan status mereka di perusahaan tersebut. Sebab, akhir-akhir ini manajemen mulai memberhentikan karyawan secara sepihak dan mengurangi jam kerja dari biasanya. " Isunya memang mau ganti manajemen. Sekarang nasib karyawan tak jelas. Sebagian besar sudah diberhentikan. Kami yang masih bertahan ini pun jam kerjanya mulai dikurangi. Biasanya masuk pukul 07.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB, tapi sekarangan masuk pukul 08.00 WIB pulang pukul 16.00 WIB. Padahal gaji kami dihitung berdasarkan jam meskipun

Walikota Batam Ahmad Dahlan mengatakan, ada empat pulau terluar di Batam yang menjadi perhatian pemerintah antara lain Pulau Nipah, Pelampung, Batuberantai dan Pulau Putri. Namun perlu dilihat juga, ada dua pulau karang berbatasan dengan Singapura, yakni Karang Helend dan Karang Benteng. " Kalau empat pulau kita ini, yakni Nipah, Batuberan-

kan ke kampung halamannya di Cimahi, Jawa Barat, Jumat (2/13) siang. Ketua Paguyuban Jawa Barat Provinsi Kepri, Dede Suparman mengatakan, Jesika sudah dibawa pulang ke

CMYK

kampung halamannya oleh Dinsos Jawa Barat dan Dinas Ketenagakerjaan yakni Ka BP3APKKS Jabar Dr Hj Neny Kencana Wati, P2TP2A Jabar Dra Yeni Huryani, serta Polda Jabar AKP Yayah Ro-

BATAM CENTRE (HK) — Rina, bendahara KPU Batam yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah KPU Batam belum juga dipanggil Kejari Batam untuk dilakukan pemeriksaan. Pemanggilan Rina dilakukan setelah semua saksi diperiksa. Kasi Pidsus Kejari Batam Nuni Triyana yang ditemui belum lama ini mengatakan, pihaknya masih

Rina

memeriksa semua saksi yang berkaitan dengan dugaan penyelewengan dana hibah KPU Batam. " Kami memang belum memanggil Rina. Saat ini yang kami lakukan adalah mengumpulkan semua keterangan dari saksi yang berkaitan dengan Rina, " paparnya. Nuni menyebutkan, pihaknya menargetkan pemberkasan Ketua KPU Rina Dipanggil Hal 10

Wako Resmikan 198 Proyek Fisik

Ratusan Karyawan Hal 10

kayah menggunakan pesawat terbang. " Biar di rawat di sana (kampung) saja. Karena, kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Saya kaTKI Dideportasi Hal 10

2 Pulau Hal 10

Rina Dipanggil Setelah Semua Saksi Diperiksa

TKI Dideportasi dengan Tubuh Penuh Luka Dipulangkan ke Jawa Barat BATUAJI (HK) — Setelah menjalani perawatan cukup lama di RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Jesika (27), TKI yang dideportasi dengan tubuh penuh luka dari Malaysia, akhirnya dipulang-

tai, Pelampung dan Pulau Putri sudah menjadi perhatian kita. Dan itu yang kita kenal selama ini. Nipah dan Batuberantai sudah direklamasi. Pulau Putri tahun ini selesai, kalau Pelampong tetap akan dilaksanakan. Namun perlu diingat masih dua pulau lainya, karang Helend dan Karang Benteng" kata Dahlan yang ditemui usai meresmikan 198 proyek pembangunan infrastruktur, kemarin.

NICO NGAO/HALUAN KEPRI

WALIKOTA Batam Ahmad Dahlan saat menandatangi prasasti sebagai tanda telah diresmikan proyek pembangunan di Kota Batam tahun 2012.

SEKUPANG (HK) Walikota Batam Ahmad Dahlan meresmikan 198 proyek fisik Kota Batam tahun 2012. Peresmian yang dilakukan secara menyeluruh itu dipusatkan di Puskesmas Tiban Baru, Jumat (1/3). Wako Resmikan Hal 10

Editor: Sofyan, Layouter: Ricoh Polda Nababan


Metro Batam

Sabtu, 2 Maret 2013

10

BP Batam Tolak 209 Permohonan Izin Titik Reklame BATAM CENTRE (HK) — Badan Pengusahaan (BP) Batam selama tahun 2012 lalu, telah menolak sebanyak 209 dari 514 permohonan izin titik reklame yang masuk melalui Direktorat Pemukiman Lingkungan dan Agribisnis. Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pemukiman BP Batam, Ponco Indra Subekt, beberapa waktu lalu. Ia mengatakan ke-209 permohonan izin titik reklame yang ditolak tersebut karena tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kemudian, persyaratannya pun banyak yang tidak lengkap. Menurut Ponco, mulai 4 Maret mendatang, BP Batam akan menertibkan 100 reklame yang diduga dibangun tanpa izin. Adapun lokasinya mulai dari Jalan Simpang Batubesar, Simpang Nagoya Gate (Simpang Baloi), Pelabuhan Sekupang sampai dengan Batam Centre. Kemudian, lanjut Ponco, penertiban juga dilakukan dari Sim-

pang Nagoya Gate sampai Batuampar, Jodoh, Nagoya dan Penuin, Simpang Nagoya Gate menuju DC Mall. " Akan banyak reklame yang ditertibkan. Kami juga akan menertibkan papan reklame di kawasan Simpang Frengky sampai dengan Simpang Telkom Pelita, Simpang Lippo Nagoya sampai dengan Simpang Inrico juga akan di tertibkan, "paparnya. Setelah itu, kawasan Simpang Indosat sampai dengan Simpang Harmoni, Batam Centre sampai dengan Simpang Base Camp dan selanjutnya juga akan kami cabut papan reklamenya. Ponco juga menyebutkan, kedepan BP Batam akan memperketat izin titik reklame yang dimohonkan pengusaha. Untuk mendapatkan izin, pengusaha harus melengkapi permohonanannya dengan gambar denah lokasi yang dimohonkan serta gambar visual perspektif tiga dimensi. Dikatakan dia, persyaratan

Dari Halaman 9

Rina Dipanggil Batam Hendriyanto dan Rina dilakukan bersamaan untuk dibawa ke pengadilan. "Saya menargetkan pemberkasan Rina dan Hendriyanto bisa berbarengan ke pengadilan. Memang saat ini, kami belum memanggil Rina Ke Kejari, karena masih memanggil saksisaksinya yang masih kurang, "kata Nuni. Tersangka Rina, merupakan bendahara KPUD Batam yang baru sebelum dijabat Dedi Saputra yang sudah menjadi terdakwa dalam kasus korupsi dana hibah KPUD Batam senilai Rp17 miliar

pada 2010 lalu. Dikatakan Nuni, saat ini, setidaknya sudah ada sekitar 26 saksi yang diperiksa oleh Kejari. Tetapi, masih ada beberapa saksi yang di luar Batam dan belum sempat diperiksa. " Setiap harinya kami memeriksa saksi terkait korupsi dana hibah KPUD Batam. Tetapi ada beberapa saksi yang belum kami panggil, karena masih berada di luar Batam, dan kami akan tetap memanggil saksi yang di luar Batam, "paparnya. Ia menambahkan, adapun ke-

perusahaan ini. Kalau mau PHK ya PHK secara baik-baik sesuai aturan yang ada," kata Josef, karyawan lainnya. Ratusan karyawan itu berkumpul di kawasan perusahaan dan menggelar aksi damai. Semua karyawan termasuk karyawan subcon juga tak diperbolehkan kerja. Aksi ini mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Sekitar pukul 10.00 WIB, Mr Ben selaku perwakilan dari manajemen PT BH menemui karyawan untuk berunding. Kepada karyawan, Ben mengakui kalau PT BH

akan beralih manajemen dalam waktu dekat ini, sehingga adanya pengurangan karyawan dan pengurangan jam kerja karyawan lokal itu. Namun demikian kepada karyawan Ben berjanji akan kembali melakukan perundingan jika kesepakatan peralihan manajemen dengan pihak lain sudah deal. " Kalau mau lanjut kerja ke manajemen baru atau mau di-PHK nanti kita bicarakan baik-baik. Tapi sekarang masuk normal saja dulu untuk sebulan ini," ujar Ben seperti yang ditirukan Nasir. (nic)

membayar tunggakan sesuai jadwal, agar terhindar dari tunggakan, "kata dia, Jumat (1/3). Menurut pria kelahiran Sumatra Utara (Sumut) ini, tidak semua nasabah yang diprospeknya berjalan mulus terkadang ia mendapatkan beberapa kendala. Kata Daris, jika ia memproses nasabahnya hingga selesai tanpa adanya masalah, maka akan mendapatkan kepuasan tersendiri. " Di sini memang ada suka dan dukanya, tetapi itu semua saya jadikan intropeksi diri saja. Kalau nasabah saya berhasil dan tidak ada kendala, maka akan ada kepuasan tersendiri dan ini sama juga kita membantu orang," pa-

parnya. Pria yang memiliki motto maju terus pantang mundur ini, selalu menekankan kepada nasabahnya agar memberikan pilihan lain. Artinya, seumpamanya slip gaji suami ataupun istri tidak mencukupi untuk akad kredit, maka ia akan memberikan jalan alternatif, dengan solusi join income, yang menggabungkan pendapatan suami/istri. " Kalaupun slip gaji suami ataupun istri tidak cukup, kami akan menjoinkan income antara pendapatan suami/istri. Jadi kita tidak monoton hanya dengan slipgaji yang diberikan saja, "pungkasnya. (byu)

Dari Halaman 9

Manjakan Nasabah Centre, M Dahris Lubis. Jebolan Universitas Islam Sumatra Utara (UISU) ini mengatakan sudah menjadi kewajiban moral bagi BSM mengingatkan nasabah memenuhi kewajibannya ke BSM. Sebagai pelaksana marketing support BSM, harus mampu menjelaskan semua produknya hingga closing. " Kami harus mampu memberikan penjelasan kepada semua nasabah tentang produk kami. Dan itu sama juga dengan kewajiban moral kami. Selain itu juga, kami harus memanjakan semua nasabah, mulai dari membantu yang baru mulai kredit, hingga mengingatkan nasabah untuk selalu

dua tersangka yakni Komisioner KPU Saripudin dan bendahara lama Dedi sudah divonis oleh majelis hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang. Namun, kedua terdakwa tersebut samapi kini belum mengajukan keberatannya (pledeoi). "Saripudin dan Dedi sudah di vonis oleh mejelis hakim tipikor Tanjungpinang, kalau sampai Minggu ini tidak mengajukan pledeoi nya, maka mereka menerima dengan vonis hakim tersebut," pungkasnya. (byu)

Dari Halaman 9

Ratusan Karyawan sudah sesuai dengan UMK sekarang," ujar M Nasir salah seorang perwakilan karyawan PT BH di depan perusahaan, Jumat (1/3). Tidak itu saja setiap hari Jumat dan Sabtu karyawan diliburkan dengan alasan tak jelas. Meskipun gaji sudah sesuai UMK Batam saat ini, namun gaji karyawan itu juga dihitung dari jam kerja. Sehingga jika setiap hari ada potongan dari jam kerja biasa tentunya gaji yang diterima akan berkurang dari basik yang ada. " Ini sudah hampir dua bulan. Kami pun bingung kenapa dengan

untuk reklame ada dua persyaratan yang harus dilihat yakni aspek administrasi dan teknis. " Pengusaha wajib melampirkan gambar konstruksi reklame berikut pondasi yang ditandatangani oleh konsultan yang memiliki SIBP struktur. Kalau persyaratan administrasi berlaku umum,mulai KTP sampai SIUP dan akta notaris," katanya. Selain itu, perusahaan juga harus ada Surat Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku memiliki dukungan workshop yang masih berlaku. "Dalam atura lainnya, perusahaan juga harus memberikan surat pernyataan kesanggupan memenuhi dan mematuhi semua persyaratan yang ditentukan BP Batam dan instansi pemerintah lainnya," kata Ponco. Terakhir dalam persyaratan administratif perusahaan reklame juga wajib melampirkan surat keterangan dari pemesan iklan (SPK) yang masih berlaku. (byu)

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

DUA bocah ini memilih berjalan kaki ke sekolah dengan jarak tempuh yang lumayan jauh, beberapa waktu lalu. Mereka tidak sadar akan bahaya penculikan yang mengancam keselamatan jiwanya.

Dari Halaman 9

Wako Resmikan Paket pembangunan yang terdapat di hinterland dan mainland itu kini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. Paket pembangunan yang terdapat di hinterland dan mainland itu kini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. Ketua pelaksana peresmian M Sahir mengatakan, ke-198 paket pembangunan itu tersebar di beberapa anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), baik di hinterland maupun mainland. " Rinciannya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dua paket, Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB satu paket. Kemudian, Dinas KP2K lima paket, Dinas Kesehatan, 12 paket," kata Sahir yang ditemui di sela peresmian, kemarin. Selain itu, lanjut dia, paket pengerjaan Dinas Pekerjaan Umum sebanyak 33 paket, Dinas PMP-

KUKM tiga paket, Dinas Pendidikan sebanyak 50 paket, Dinas Perhubungan sembilan paket, Dinas Tatakota 78 paket, RSUD Embung Fatimah satu paket dan Sekretariat Daerah tiga paket serta kantor Camat Batuampar satu paket. Adapun proyek yang diresmikan yakni beberapa Pustu, seperti di Pulau Lengkung, Cipta Asri, dan Sei Binti. Kemudian ada beberapa Poskedes seperti di Kampung Baru, Blongkeng Kecamatan Galang, Mukakuning, Tiban Lama, Tiban Baru kemudian UPTD Kecamatan Belakang Padang. Ada juga Ruang Kelas Baru SD 002, Rehabilitasi ruang kelas SMP 6 Batam, pembangunan jalan, puskesmas, Balai pertemuan, dan banyak lagi. Peresmian tersebut juga disaksikan Wakil Walikota Batam Rudi dan sejumlah Kepala SKPD. Ahmad Dahlan mengatakan, proyek

Dari Halaman 9

TKI Dideportasi sihan melihat dia. Kalau tetap dirawat di sini, tak ada yang menjaganya. Seandainya terjadi sesuatu dengan dia, siapa yang bertanggungjawab," kata Dede yang ditemui, kemarin. Seperti diberitakan sebelumnya, Jesika dideportasi dari Malaysia menggunakan kapal laut menuju pelabuhan Batu Merah, Batam. Namun ia tidak tahu siapa yang mengantarnya, karena kon-

disi tubuhnya saat itu dalam keadaan lemah. Warga yang melihat Jesika tak berdaya di pelabuhan Batumerah, kemudian membawanya ke Masjid Agung, Batam Centre. Ketua Paguyuban Jawa Barat Dede Suparman yang mendapat informasi itu langsung meminta pihak Masjid Agung membawanya ke RSUD Embung Fatimah, Batuaji.

Setelah tiba di RSUD Batam, dia langsung koordinasi dengan Dinsos Batam. Pihak Dinsos Batam langsung merespon dengan baik. Koordinasi juga dilakukannya dengan Dinsos Jawa Barat, Dinas Ketenagakerjaan yakni Ka BP3APKKS Jabar Dr Hj Neny Kencana Wati dan P2TP2A Jabar Dra Yeni Huryani,SH,MHum serta Polda Jabar AKP Yayah Rokayah. (cw71)

luarnya, sehingga dikhawatirkan akan berdampak pada perluasan wilayah perairannya. Karenanya, Dahlan mengaku tidak mau kecolongan, apalagi sampai terjadi sengketa tapal batas dikemudian hari. " Kita tidak mau belakangan hari terjadi sengketa wilayah. Saya konsen di sini. Dan momentum kepemimpinan kami, akan fokus dengan pulau terluar. Ini perlu direklamasi untuk menanggulangi abrasi agar tidak hilang," tambah Dahlan. Masalah reklamasi, kata Dahlan tentu dengan dana dari APBN. Sebab, masalah teritorial negara. Lagipula, jika menggunakan dana dari APBD tidak cukup mengingat

dana sangat besar. Pemerintah daerah tidak sanggup, karena yang akan ditimbun lautnya sangat dalam. Meski demikian, disinggung mengenai apakah dua pulau tersebut sudah terigistrasi dan masuk dalam pulau terluar Indonesia, Dahlan mengaku belum mengatahui secara pasti. Namun demikian, ia berpendapat hal itu harus diajukan ke pusat. " Saya belum tahu pasti (registrasi), tapi saya pikir tidak. Nah, kalau tidak, kita akan surati kementerian terkait agar pulau Karang Helend dan Karang Benteng menjadi perhatian bersama," kata Dahlan. (mnb)

Dari Halaman 9

2 Pulau Dahlan menyebutkan, meski hanya gugusan karang, namun perlu diketahui ini merupakan batas wilayah negara. Oleh karena itu, sangat penting keberadaan dua pulau tersebut mengingat ketentuan internasional, batas suatu negara, yaitu 12 mil dari bibir pantai mindland. Apabila, kedua negara berhimpitan, seperti Indonesia dan Singapura batas tersebut dibagi dua. Dikhawatirkan, jika nanti kedua pulau tersebut hilang, maka kata Dahlan, batas negara Indonesia dapat menyusut. Sebab itu, reklamsi sangat perlu dilakukan. Apalagi, pemerintah Singapura terus mereklamasi pulau-pulau ter-

yang diresmikain ratusan item itu, dibagi dua, dilihat dari segi lokasi, yakni maindland dan hinterland. " Hari ini kita resmikan di maindland. Kalau tidak ada halangan, yang di hinterland minggu ke tiga Maret kita resmikan. Rencananya, akan dilaksanakan di Pulau Pelampung, tapi sebelumnya kita lakukan dulu penanaman pohon. Baik pohon kelapa, ketapang dan lainnya. Ini untuk mencegah abrasi," kata Dahlan. Dijelaskan Dahlan, proyek-proyek yang akan diresmikan di hinterland ada juga proyek dari Kementerian yang dialokasikan dari dana APBN. Sehingga sangat diharapkan, pada peresmian nanti ada pihak kementerian yang datang. " Ada proyek APBN juga. Makanya, kita akan surati Kementrian PU untuk hadir bersama-sama. Paling tidak Dirjen lah yang menghadiri," harap Dahlan. (mnb)


CMYK

Hukum & Kriminal

Sabtu, 2 Maret 2013

11

Sopir Truk Tersangka Tabrakan Beruntun Maut TANJUNGPINANG (HK) — Sopir truk tronton BP 8321 TB, Khoirul (35) ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan beruntun yang menewaskan Yusdiman, warga Kampung Baru dan enam mobil lainnya di Simpang Batu 6 Tanjungpinang, Kamis (28/2) lalu. Rahmat Liputan Tanjungpinang "Hasil pemeriksaan dan identifikasi di tempat kejadian, kita tetapkan Khoirul sebagai tersangka sejak, Jumat (1/3)," kata Kasat Lantas Polres Tanjungpinang AKP Dandung Putut WB. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, lanjutnya, Khoirul langsung di tahan di sel. Hal ini dilakukan agar pelaku dapat mempertanggungjawabkan atas perbuatannya. Kemudian, dapat mempermudah tim penyidik untuk melakukan pemerik-

saan dalam kasus tersebut. Ditetapkannya sebagai tersangka, karena Khoirul dinilai lalai dalam mengendarai kendaraannya. Pasalnya ia tidak sigap untuk menghentikan roda truknya sejak jauh. Kemudian pelaku tidak menjaga jarak. "Seharusnya setiap pengemudi, harus jaga jarak dengan kendaraan di depannya. Karena itu sudah diatur dan harus wajib diketahui," ujar Dandung. Kemudian, sambung Dandung, beberapa saksi mata yang dimintai keterangan, menuturkan penyebab kecelakaan beruntun tersebut be-

rawal dari truk yang dikemudikan Khoirul. Truk tronton itu baru berhenti setelah kendaraan yang ditakbrak terhenti karena tertahan tugu dipertengahan simpang batu 6 tersebut. "Pada saat pelaku mengendarai truk tersebut sebelum kejadian, pengakuannya rem dapat berfungsi dengan baik. Namun pada saat kejadian itu, ia juga heran kenapa rem yang dipijak berkali-kali tetap tidak berfungsi," papar Kasat Lantas. Akibatnya, masih kata Dandung, truk terus berjalan dan berhenti setelah menabrak. Akibat kejadian kejadian ini, pelaku akan dijerat dengan UU nomor 22 tahun 2009 pasal kelalaian berkendaraan. Dadung juga mengingatkan kembali kepada para pengemudi atau pengguna kendaraan untuk dapat menjaga jarak dengan kendaraan yang didepannya. Karena hal ini juga menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan.***

Yusdiman Baik dan Pendiam TANJUNGPINANG (HK) — Yusdiman, korban yang tewas dalam tragedi kecelakaan beruntun di monumen Adipura adalah seorang mahasiswa Stisipol Tanjungpinang. Atas kejadian ini keluarga dan kerabat sangat terpukul dan seakan tidak percaya. "Dia (Yusdiman-red), anaknya baik dan pendiam. Dan dia ada saudara kembarannya", kata Encik, tetangga Yusdiman ketika ditemui di di UGD RSUD Tanjungpinang. Ibu korban sempat pingsan melihat kondisi anaknya yang tidak yakin dengan kejadian tersebut. Selain itu, kerabat korban bercucuran air mata. Ruang IGD tersebut menjadi sangat haru dan duka menyeliputi semua saat detik-detik mayat Yus, sapaan akrab korban, ketika akan keluar dari ruang UGD. Dan tangisan itu seakan tiada henti mengantarkan korban menunju ke rumah duku di Kampung Baru Tanjungpinang. Depan UGD, tepat di kursi panjang tampak seorang wanita berbaju pink sedang menangis haru. "Itu pacarnya Yus. Dia sangat terpukul. selain itu, motor yang digunakan Yus adalah motor pacarnya" katanya kerabat korban. Yusdiman dimakamkan hari kejadian ini juga setalah shalat Ashar di makam Taman Bahgia Bukit Cermin Tanjungpinang. "Siapa yang nyangka kejadian ini. Padahal yang meninggal sebelumnya di belakang rumahnya. Saya saja baru dari sana usai dikebumikan", tutup Iyas. (cw72)

Lagi, Truk Tabrak Truk TANJUNGPINANG (HK) — Peristiwa kecelakaan kembali terjadi. Kali ini truk BP 8036 TB pengangkut bahan bangunan menabrak truk yang berada di depannya di jalan DI Panjaitan depan toko Takasimura arah ke jalan RSUP, Jumat (1/3). Akibatnya, truk yang dikendarain Muhsin alias Acin (40), bagian depan ringsek. Kejadian itu, sempat membuat geger pengguna kendaraan yang terjebak macet. Mereka mengira ada kecelakaan maut lagi. Pasalnya, terjadi kemacetan yang cukup panjang dari lokasi kejadian. "Wah ada tabrakan lagi ini. Ada yang menginggal lagi mungkin. Macetnya aja sampai gini," kata Ali salah seorang pengendara mobil yang sempat ditanya Haluan Kepri. Pantauan di lapangan, kendaraan yang mau menuju ke batu 8, harus mengantri satu persatu agar bisa melewati tempat kejadian. Pasalnya, truk tersebut posisinya berada di tengah jalan dan membawa muatan bangunan. "Kami dari Toko Bangunan material Bintang Cahaya Tanjung Unggat, mau mengantarkan

barang ke Sungai Timun. Tapi tiba-tiba di lokasi kejadian, rem blong dan menabrak truk yang ada di depan," kata supir itu. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tanjungpinang AKP Dandung Putut WB mengatakan, kecelakaan ini akibat kelalaian supir truk yang menabrak. Pasalnya dengan kondisi saat itu, supir tidak boleh lengah. Harus konsentrasi pada kendaraan yang di depannya. Sehingga dapat mengantisipasi agar tidak terjadi kecelakaan. "Saat kejadian, truk yang ditabrak Acin bukan melarikan diri. Tetapi ia pergi untuk meletakkan barang muatannya dan kembali ke lokasi kejadian untuk melapor ke pihak kepolisian. Jadi tidak ada yang kabur dalam laka lantas ini," ujarnya. Akibat kejadian ini, sambung Dandung, supir yang tabrak dan ditabrak hanya mengalami luka ringan. Keduanya langsung mendapatkan perawatan di RSUP Kepri. Setalah itu, mereka dibawa ke unit Laka Satlantas Polres Tanjungpinang untuk memberikan keterangan. (cw70)

PETUGAS kepolisian mengevakuasi mobil lori yang hancur di bagian depannya karena terjadi tabrakan di Jalan DI Panjaiatan Km 7 Tanjungpinang, jumat (1/3). Dalam insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. SUTANA/HALUAN KEPRI

CMYK

ARMAT JUANG/HALUAN KEPRI

DIHADANG POLISI — Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tanjungpinang-Bintan dihadang oleh sejumlah personil polisi ketika akan masuk ke Mapolda Kepri untuk menyampaikan aspirasi sejumlah kasus yang mandek di kepolisian, Kamis (28/2).

Mahasiswa Nilai Polda Lamban BATAM (HK) — Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tanjungpinang-Bintan menilai kinerja Polda Kepri lamban dalam penanganan kasus PT Gandasari. Hal ini disampaikan puluhan anggota PMII ketika melakukan unjuk rasa di Mapolda Kepri, belum lama ini. Kordinator lapangan (Korlap) PMII, Bambang mengatakan kedatangan mereka untuk yang kedua kalinya ini ke Polda Kepri. Dengan kedatangan ini mereka menilai kepolisian terlihat lemah dalam menangani sejumlah kasus di Kepri. "Kita sudah dua kali kesini tapi tidak selesai-selesai juga. Dan kasus ganda-

sari sudah dua kali P19," terangnya. Menurut Bambang, Kapolda harus bertanggung jawab atas kasus Gandasari yang hingga kini belum ada ujungnya pangkalnya sejak ditarik ke Polda Kepri. Dan mereka menuntut Kapolda untuk segera menyelesaikan kasus yang menjadi atensi masyarakat di Kepri. Dalam pernyataan PMII ini, meminta Kapolri untuk mecopot jabatan Kapolda Kepri. Permintaan ini karena mereka menilai Kapolda tidak bisa menyelesaikan kasus PT Gandasari Mandiri. Selain itu, belum ada langkah penyelesaian kasus penimbunan bahan bakar minya (BBM) bersubsidi di Kepri serta kasus penjualan BBM subsidi jenis solar ke

Singapura yang diduga dilakukan PT Serina II. Selain itu, dalam pernyataan sikap PMII juga mengatakan maraknya peraktek perjudian dengan jenis sie jie, dadu, dan gelper. Begitu juga dengan maraknya peredaran minuman beralkohol (mikol) dan banyaknya penambangan ilegal di Kepri. "Apabila kasus yang menjadi atensi masyarakat ini tidak terselesaikan dalam waktu 3x24 jam, maka kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi," terangnya. Sekretaris Umum PMII Tanjungpinang-Bintan, Juandi mengatakan karanda mayat yang dibawa dalam aksi ini bermakna suatu bentuk ketidakpercayaan

lagi dengan kinerja yang ada di kepolisian. "Maksud dari keranda ini, kami tidak percaya lagi dengan kinerja Kapolda," terangnya. Menurutnya, hal tersebut dilandasi dengan banyaknya kasus yang ada di Kepri saat ini yang tidak terselesaikan. Pantauan di lapangan, aksi yang dilakukan PMII di Mapolda Kepri medapat pengawalan ketat dari puluhan personil dari Sabara Polda Kepri dan Polresta Barelang. Sempat terjadi keributan antara mahasiswa dengan pihak kepolisian. Keributan ini terjadi ketika aparat kepolisian mencoba merampas keranda mayat tersebut. (jua)

Maling Laptop Ditangkap BATAM (HK) — Suratno (21), warga perumahan Genta II Kecamatan Batuaji, pelaku pembobolan ruko Kaka Furniture serta Elektronik di kawasan Aviari ditangkap anggota Polsek Batuaji di kedai kopi Pupkoskar, Selasa (26/2) malam. Suratno mengaku aksi pembobolan itu dilakukannya sendiri. Dan aksinya ini dilakukannya malam hari ketika lokasi tempat kejadian perkara (TKP) yang merupakan tempat kerjanya itu sudah tutup. "Saya mencuri malam hari, ketika menutup ruko itu," katanya. Adapun modus untuk menjalankan aksinya itu yakni menyembunyikan terlebih dahulu di tempat sampah. Hal ini dilakukan agar tidak ada kecurigaan. Dan ketika pemiliknya sudah tertidur,

baru barang itu diambil malam harinya. Adapun kronologis pembobolan itu sendiri, pelaku berpura-pura untuk merapikan barang elektronik. Ketika itu, pelaku membawa tas yang digunakan untuk mengangkut hasil curiannya. Hasil dari aksinya ini, ternyata pelaku membawa lima unit lapotop dan tiga lembar cek giro atas nama Bank Mustika yang berisikan Rp 36.650.000. Namun karena tas tidak cukup, makanya sebahagian hasil curiannya itu ditinggalkan. "Laptopnya ada lima unit dan tiga lembar cek giro yang masih berisi. Rencana laptop itu akan dijual kepada orang yang mau membelinya. Sedangkan cek giro, setelah saya pergi ke bank tapi sudah diblokirnya," terang dia.

Kapolsek Batuaji Kompol Tua Turnip mengatakan sudah lama untuk melakukan pemburuan kepada pelaku atas laporan pemilik toko dan saksisaksi tersebut. Setelah dikembangkan dari penyidikan anggota, akhirnya langsung melakukan pengejaran serta mengumpulkan barang buktinya. "Untuk melakukan penangkapan ini berdasarkan petunjuk dan keterangan saksi-saksi yang diperiksa. Apalagi barang buktinya ada diambil pelaku. Bahkan pelakunya sempat bekerja di toko tersebut," terang Turnip, Kamis (28/2). Atas dengan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (cw71)

Kasus Bodong 'Makan' Korban BATAM (HK) — Kasus mobil bodong di Kota Batam, kembali memakan korban. Maryon, mengetahui mobil yang dibelinya bodong ketika akan mengurus akte balik nama BPKB dan STNK di Samsat Kepri, ternyata dokumen itu ditolak. Usut punya usut, ternyata mobil Harrier BM 2619 XA yang dibeli dari pengusaha Yanto (suami Nani Hayani) yang juga pengusaha Blackberry di Batam, ternyata mobil bodong. Karena mesin mobil tersebut bekas ketok, sehingga tak bisa diubah platnya dari seri X ke Z. Faktanya yang tak terbantahkan, pada pertemuan di Morning Bakery Winsor, Senin (18/2) lalu, antara korban Maryon bersama temannya Syarifud-

din, Alfonso dan Andi Kusuma dengan penjual mobil Yanto, terungkap dulunya mobil itu tidak mempunyai BPKB, tapi hanya memiliki STNK. Dan untuk mendapatkan BPKB untuk bisa dijual. Pengusaha Yanto mengakui telah meminta bantuan kepada anggotanya inisial D dan menyerahkan uang Rp80 juta untuk melakukan pengurusan BPKB di Samsat Kepri. Untuk mendapatkan dokumen STNK dan BPKB di Samsat, diduga kuat Pengusaha Yanto telah mengelabui petugas Samsat dengan memberikan penjelasan bahwa dokumen sudah diselesaikan tapi fisik mobil masih di luar negeri, yakni Singapura. "Intinya ada kongklikong, karena dokumen bisa keluar tapi ternyata fisik tidak dihadirkan di Samsat waktu itu," ujar Ketua LSM Pemuda Nusantara Bersatu (PMB) Batam, Alfonso ke Haluan Kepri, Jumat (1/3). Untuk mendapatkan kembali hak-

nya atas mobil yang dimaksudkan, korban membuat laporan ke Polresta Barelang, tapi hingga kini belum ada progres. Ditambah lagi tak ada etikad baik dari pengusaha Yanto untuk menyelesaikan kasus mobil tersebut ke korban. "Kami sudah membuat laporan, tapi belum ada progres," ujar Alfonso, di Batam Centre. Atas realitas ini, kata Alfonso, diduga kuat adanya sindikat mobil bodong yang kebal hukum di Batam. Karena hingga kini pengusaha Yanto dan isterinya tak mau bertanggung jawab, tapi anehnya polisi belum menetapkan keduanya sebagai tersangka. Sementara Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Ponco Priyo menyatakan kasus ini masih dalam penyelidikan. Dan diakuinya, belum ada yang ditetapkan tersangka. "Kasus ini masih dalam penyelidikan, kami sudah memeriksa 3 saksi," terang Ponco ke Haluan Kepri. (ays)

Editor: Ali Mahmud, Layouter: Ricoh Polda Nababan


Lingga

Sabtu, 2 Maret 2013

12

Ribuan Warga Demo PT HJ Tak Bayar Sisa Kompensasi LINGGA (HK) —Ribuan masyarakat Desa Marok Tua mendatangi PT Hermina Jaya (HJ) untuk menuntut sisa pembayaran dana kompensasi terhadap aktivitas perusahaan ini, Kamis (28/2). Jefriadi Liputan Lingga

Informasi di lapangan, dana kompensasi yang dijanjikan PT HJ sebesar Rp4,5 Juta per kepala keluarga. Tahap awal, perusahaan pertambangan Bauksit ini membayarakan Kompensasi sebesar Rp4 juta per KK. Janji ini terjadi sekitar dua tahun lalu. Namun hingga saat ini, sisa yang dijanjikan perusahaan tidak ada kejelasan. "Itu yang kami tuntut. Sedangkan perusahaan sepertinya mendiamkan hal ini. Padahal janji itu sudah berjalan dua tahun tanpa kejelasan," kata Udin bersama beberapa warga Marok Tua. Perusahaan sudah ing-

kar janji. Awalnya, janji akan membayar sisanya sebelum imlek, namun hingga kini belum juga dibayar. "Makanya kami protes,” ungkap salah satu masyarakat yang mengikuti aksi tersebut. Kepala Desa Marok Tua Alfinnur mengatakan, aksi protes masyarakat ini wajar, karena perusahaan tidak menepati janji. Dan di tubuh perusahaan sendiri saat ini sedang mengalami perubahan pengurus sehingga manajemen terdahulu, tidak professional dalam pengurusan masalah kompensasi itu sendiri. Dalam perundingan yang dihadiri aparat desa, kecamatan, kepolisan dan perwakilan perusahaan, warga minta untuk membayar kompensasi

langsung, namun perusahaan minta penangguhan. Pertemuan yang berlangsung di balai desa tersebut berlangsung kurang lebih lima jam, dan sempat dihentikan untuk istirahat makan siang. Setelah melakukan negosiasi yang dipimpin oleh Camat Singkep dan direktur perusahaan, Tan, akhirnya masyarakat mau menerima permintaan penangguhan waktu pembayaran yang diusulkan. Kesepakatan akhir dalam perundingan pihak perusahaan berjanji untuk memenuhi permintaan masyarakat, dan akan membayar sisa kompensasi paling lambat 12 Maret 2013 mendatang. Dan kompensasi sesuai tuntutan warga yakni Rp4,5 juta per kepala keluarga. Adapun jumlah kepala keluarga di Desa Marok Tua sebanyak 635 Kepala Keluarga. Rencananya, jika tuntutan warga tidak dipenuhi mereka akan memblokir akses jalan yang dilewati perusahaan serta menyandra alat berat perusahaan.***

NOFRIADI PUTRA / HALUAN KEPRI

PUTUSAN MK — Penasehat hukum Pemkab Lingga menyerahkan putusan MK tentang kepemilikan Pulau Berhala ke Bupati Lingga, H Daria, belum lama ini.

Warga Bersitegang Rebutan Wilayah LINGGA (HK) — Gara-gara aktivitas pertambangan warga saling mengklaim batas desa di Kecamatan Kecamatan Singkep. Hal ini, membuat warga Dusun 2 Laboh Desa Marok resak karena dengan aktivitas aparat desa Batu Berdaun yang mulai mengukur dan merintis lahan yang bakal dijadikan lokasi penambangan bauksit oleh PT Citra Anak Negeri. Pasalnya, lokasi yang mulai dikerjakan itu sudah masuk ke wilayah Desa Marok Kecil. Dari izin kuasa penam-

bangan yang dikantongi PT. Citra Anak Negeri Gurindam ternyata lokasi kerja perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan bauksit berada di Desa Batu Berdaun. Wilayah ini merupakan desa pemekaran yang berbatas dengan Desa Marok Kecil. Walaupun izin Kuasa Penambangan perusahaan tersebut berlokasi di Daerah Desa Batu Berdaun, namun aparat Desa Desa berinsiial RW yang saat ini merintis lokasi dan mengukur lahan-lahan yang sudah memasuki wilayah Dusun 2 Laboh, Desa Marok Ke-

cil, Kecamatan Singkep. ”Mereka sudah merintis dan mengukur lahan di daerah kami, kami beranggapan lahan yang dirintis dan diukur perangkat desa tersebut merupakan wilayah kami yang ada di Dusun 2 Loboh,'' ungkap Kepala Dusun 2 Laboh, Bahari, belum lama ini. Sementara, menurut Kepala Desa Marok Kecil, Ahmad Syahari, walaup sudah 2 kali pergantian kepala desa di daerah mereka namun lokasi yang dirintis tetangga sebelah (Desa Batu Berdaun) sudah jelas Milik Dusun 2

Laboh Desa Marok Kecil. ''Hal itu dapat kami buktikan, karena areal perkebunan karet disana merupakan milik warga kami. Tak satupun masyarakat Desa Batu Berdaun yang memiliki lahan perkebunan di dusun tersebut," bebernya. Perselisijan paham antara dua desa ini sudah tercium oleh camat setempat. Kisan Jaya, selaku Camat Singkep, ketika dihubungi wartawan mengaku sudah memanggil kedua Kades setempat. "Saya sudah panggil ke-

dua kepala desa serta perangkatnya, untuk mencari jalan keluar dari permasalahan itu. Sebelum ada kejelasan batas wilyah di kedua desa tersebut, hendaknya mereka berkoordinasi mencari jalan tengah," kata Kisan. Sementara itu, HM Noer, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Lingga yang membidangi Hukum dan Pemerintahan yang berasal dari daerah tersebut mengaku sudah mendapatkan laporan terkait permasalahan batas wilayah di dua desa itu. (jfr)

Dusun Laboh Belum Nikmati Listrik LINGGA (HK) — Sampai tahun ini, warga Dusun Laboh, Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep belum menikmati listrik. Hal ini sebuah kenyataan yang harus diakui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga. Memasuki Sungai Laboh jalan untuk menuju ke Dusun Laboh, kita disajikan pemandangan kampung

yang sangat tertinggal. Rumah warga yang terbuat dari kayu dan beratap daun tanpa dicat tampak selaras

dengan kehidupan warganya yang masih jauh dari fasilitas yang memadai. Karena tidak memiliki aliran listrik, warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Sehingga setiap malam, tiap rumah hanya diterangi lampu minyak tanah yang beresiko menimbulkan kebakaran. Warga yang bersantai di

pelantar sepanjang sungai di Dusun Laboh menceritakan daerahnya ini termasuk kawasan yang terisolir. Karena di kawasan ini tidak memiliki fasilitas apapun. "Selain tidak memiliki penerangan, warga juga susah mendapatkan air bersih, jalan darat juga baru saja dibangun. Perhatian pemerintah sangat minim untuk da-

erah kami," ujar Abot warga yang dijumpai ketika bersantai tersebut. Dia mengatakan, alat transportasi yang mendominasi warga adalah menggunakan sampan atau pun pompong. Dan transportasi ini akrab dimata warga hingga ada jalan darat dibangun perusahaan yang berinvestasi di daerah itu. (jefriadi)

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: M Fahrullazi


Natuna

Sabtu, 2 Maret 2013

13

Damkar Butuh Tambahan Mobil RANAI (HK) — Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna berharap akan ada penambahan 1 hingga 2 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari pemerintah daerah. Soleh Liputan Natuna Demikian disampaikan Kepala Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Natuna, HM Subandi usai menggelar acara syukuran peringatan HUT Pemadam Kebakaran ke 94 di kantor Damkar, Jumat (1/3). Subandi menjelaskan, dari 3 unit mobil pemadam kebakaran yang berada di kantor Damkar saat ini, hanya 2 unit yang bisa beroperasi, 1 unit mobil lagi rusak dan itupun mobil bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri beberapa tahun lalu. Dari 2 unit mobil pemadam yang beroperasi, 1 unit mobil disiagakan di kantor Damkar, dan 1 unit mobil siaga di Bandara Lanud Ranai. “Jadi yang benar-benar ada di kantor Damkar cuma 1 unit mobil saja. Apakah ini sudah masuk standar pelayanan untuk kapasitas Kabupaten?” tanya Subandi. Setidaknya menurut Subandi, Pemadam Kebakaran memiliki mobil pemadam 4-5 unit. Jumlah tersebut sesuai dengan tingkat kebutuhan serta kondisi medan di daerah ini. Dengan jumlah kendaraan yang ada sekarang ini, petugas pemadam membutuhkan tambahan 1-2 unit mobil pemadam.

“Selama ini, masih timbul kesan di masyarakat, bahwa kinerja petugas pemadam sangat lamban dan kurang profesional ketika ada bencana kebakaran. Padahal kenyataannya, kami sudah bekerja secara maksimal dengan sarana pemadam seadaanya” Ungkap Subandi. Subandi menjelaskan, merujuk kepada imbauan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan untuk menunjang penanggulangan bencana kebakaran. Salah satunya, tentang waktu tanggap darurat kebakaran satgas Damkar tiba ditempat kejadian tidak lebih dari 15 menit. “ sedangkan saat ini ketika mobil pemadam bergegas menuju lokasi musibah, banyak pengendara kendaraan bermotor yang tidak segera minggir ketika mobil kami lewat, ini sudah menjadi bagian dari kendala kami dilapangan” Jelas Subandi. Kata Subandi, dari data kebencanaan nasional, intensitas kejadian kebakaran menempati urutan ke 2 tertinggi setelah musibah banjir. Oleh sebab itu, Subandi berharap, dengan minimnya sarana dan prasarana perlengkapan pemadam kebakaran, para petugas tetap siap dan sigap dalam memberikan pelayanan ketika terjadi musi-

SOLEH/HALUAN KEPRI

TIUP LILIN — Kepala Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Natuna, HM Subandi (tengah) meniup lilin HUT Unit Pemadam Kebakaran ke-94 didampingi sejumlah staf. bah kebakaran. “ saya berharap, personil pemadam kebakaran tetap bekerja sesuai dengan tupoksinya, walaupun banyak kekurangan sarana dan prasarana yang dmiliki saat ini, namun jangan jadikan semua itu menjadi suatu kendala yang membuat pelayanan kita kepada masyarakat tidak berjalan dengan maksimal” Pungkasnya.(leh)

RSUD Kurang Tepat Tangani Obat ANGGOTA DPRD sedang berdialog dengan Dirut RSUD Natuna. FATTURRAHMAN/HALUAN KEPRI

RANAI (HK) — Ketua DPRD Natuna, Hadi Candra mengatakan, pihaknya sudah lama menawarkan solusi kepada jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) agar menyerahkan pengelolaan obat kepada pihak apotek. Hal tersebut disampaikan Hadi Candra, menyusul RSUD sering mengalami kekosongan persediaan obat-obatan. “Dari dulu sudah kita tawarkan. Permasalahannya pun sama, sering kosong obat. Kalau mau serahkan untuk urusan obat ke apotek, yang penting pelaksanaanya diawasi bersama. Kita tunjuk apotek mana saja yang bisa menyediakan obat. Harus punya referensi dan kriteria yang layak dari RSUD. Jadi RSUD tidak perlu repot-repot ikut proses lelang obat. Jangan gara-gara stok obat terhenti karena alasan menunggu lelang obat, yang jadi korban masyarakat, “ ujar Hadi Candra. Menurut dia, sebenarnya tidak rumit kalau pihak RSUD mau menyerahkan pengadaan obat-obatan dilakukan pihak apotik. Caranya, pihak apotek langsung mengklaim resep obat yang sudah keluar ke

bagian keuangan Pemkab, tapi masukan tersebut dimentahkan pihak RSUD. Hadi Candra mengingatkan agar pihak RSUD tidak terlibat lagi dalam mengurusi lelang obat. Jangankan Rp8 miliar yang dibutuhkan, Rp20 miliar sampai 30 miliar juga tidak masalah kalau obat itu diperlukan masyarakat. Saat ini pihaknya hanya bisa memberikan solusi kepada pihak RSUD untuk merevisi ulang anggaran. “Dari dulukan permasalahannya sama. Ya sekarang solusinya revisi ulang, karena APBD sudah ditetapkan. Alihkan dahulu yang tidak prioritas. Karena kalau untuk penambahan sudah tidak mungkin,” terangnya. Untuk revisi ulang, Hadi Candra menyarankan untuk mengalihkan pengadaan alat kesehatan yang bukan menjadi skala prioritas dan menambahkan persediaan obatobatan. Apalagi RSUD Natuna masih kelas C dimana masih banyak pasien yang dirujuk ke luar kota. Ia berharap kekosongan obat tidak terulang kembali. “Kelangkaang obat ini sudah sering terjadi. Dimata masyarakat kurang mampu, apalagi yang dari pulau, RSUD sekarang jadi momok menakutkan saat mereka berobat. Mereka berpikir saat harus megambil obat, pemikirannya antara gratis atau harus bayar obat diluar. Makanya banyak dari mereka lebih memilih menahan sakit, padahal mereka sudah memiliki Jamkesda. Kalau sudah begini masyarakat lagi yang jadi korban,” sesalnya. (cw61)

Editor: Niko, Layouter: Mulia Aditya


Pendidikan

Sabtu, 2 Maret 2013

Anggrek Baru Bercula di Kalimantan SATU lagi kekayaan alam Kalimantan kembali diungkap. Destario peneliti dari Kebun raya Purwodadi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menemukan spesies baru anggrek yang berhabitat asli di Kalimantan Barat. "Salah satu keunikan jenis baru ini yaitu tonjolan kalus berukuran cukup besar

yang menyeruak dari bibir bunganya sehingga tampak menyerupai cula," kata Rio dalam keterangan pers, Jumat (1/3). Spesies ini ditemukan lewat proses pembelajaran dari spesimen hidup yang ditanam di Kebun Raya Purwodadi. Anggrek bercula ini dikoleksi pertama kali dari wilayah Kalimantan Barat

pada tahun 2006. Lewat observasi pada setiap pertumbuhan dan perbungaan, Rio menyadari kebaruan jenis ini. Spesies baru ini resminya dinamai Malleola inflata . Nama spesies inflata diambil dari bentuk bagian bibir bunganya yang menggembung, menyerupai guci. Anggrek ini adalah anggrek epifit yang batangnya bisa tumbuh hing-

ga ukuran 11 cm. Kuntum bunga anggrek bercual ini tergolong kecil. Tinggi sekitar 8-9 mm dan lebar 6-7,5 cm. Kuntum bunga berwarna krem cerah. Sementara, pada sepal petalnya, terdapat motif garis yang berwarna jingga. Menurut Rio, anggrek ini memiliki kekerabatan dekat dengan jenis Malleola pun-

ctata dan Malleola aberrans. Perbedaannya ada pada bentuk bibir bunga yang menggembung dan kalus "cula" di bagian pangkal

cuping tengah bibir bunga. Hingga kini, belum diketahui fungsi cula pada anggrek spesies baru ini. Rio

15

mengungkapkan, "cula diduga sebagai pengarah bagi probosis serangga yang akan menghisap cairan nektar di dalam struktur bibir bunga." Malleola inflata berhabitat di dataran rendah dengan ketinggian 300-700 meter dpl, antara suhu 26-28 derajat Celsius. Tanaman ini bisa berbunga sepanjang tahun. Penemuan bunga ini dipublikasikan di Malesian Orcid Journal edisi Februari 2013. (sins)

Cara Mengajar Lebih Menyenangkan Bule Mengajar Siswa Hinterland BINTAN (HK) — Suasana SDN 02 Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, pagi itu berbeda dengan hari biasanya karena guru yang mengajar bukan pak Rohman, maupun guru-guru lainnya. Rofik Liputan Bintan Namun bule-bule dari Amerika, Eropa maupun manajer-manajer Caterpillar Asia Pasifik, perusahaan produsen alat berat di seluruh dunia. Para siswa-siswi di SD tersebut mengaku sangat senang diajar para bule ini sangat menyenangkan dan tidak membosankan penuh inovatif. Seperti pengakuan disampaikan salah seorang murid bernama Amat. Ia mengaku senang diajar oleh bule dan orang asing itu. Karena banyak variasi dalam cara mengajar, baik dengan guyonan maupun gaya mengajar yang tidak membosankan. "Asyik

Profil Guru

Nurdini Yuli

banget cara mengajarnya, tidak membosankan," ujar Amat dengan senang, Kamis (28/2). Salah satunya Scort, seorang Manajer. Ia mengajar tentang Geografi dan menanyakan kepada murid-murid tentang letak negara Amerika Serikat. "Dimana letak negara Amerika Serikat," tanya Scort kepada siswisiswi di SDN 02 Kuala Sempang. Sontak murid-murid menjawab," di kiri atas," jawab anak-anak menunjuk pada peta untuk lokasi negara Amerika Serikat. Scort mengaku senang bisa mengajar anak-anak pedesaan. Karena mengingatkannya pada istrinya di Amerika yang berprofesi se-

bagai guru SMP. "Its greatsfull, saya sangat senang bisa mengajar anak-anak pedesaan. Karena mengingatkan saya kepada istri saya di Amerika yang bekerja sebagai guru SMP," ujarnya gembira. Caterpillar yang bekerjasama dengan Banyan Tree Group dan Yayasan Ekowisata Tunas Harapan Sebong Lagoi (Yethas) ini juga menanam puluhan pohon di halaman sekolah. CSR Manager Banyan Tree, Henry Ali Singer didampingi Robert Yethas Manager mengatakan tujuan CSR Caterpillar menyelenggarakan kegiatan mengajar dan penanaman pohon untuk mengenalkan kepada muridmurid semenjak dini akan pentingnya menuntut ilmu dan menciptakan lingkungan yang asri dan hijau. "Intinya memberikan motivasi kepada murid-murid untuk giat belajar, agar kelak menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara. Juga mengajak anak-anak menciptkan lingkungan yang hijau semenjak dini," kata Henry Ali Singer didampingi Robert. ***

ARMENT/HALUAN KEPRI

PROYEK PENGELASAN — Kepala Sekolah SMKN 1 Batam Deden Suryana sedang menyaksikan siswanya mengerjakan proyek pengelasan untuk tiang bangunan, Kamis (28/2). Sekolah ini kerap mendapat proyek dari pihak perusahaan, salah satunya telah berhasil diselesaikan tangga masuk pesawat City Link Boing 737 dan Air Bus.

Suka Bereksperimen Masakan Optimis Bisa Mewakili Kepri di LKS Tingkat Nasional

BATAM (HK) — Mengenal dunia masak-memasak bagi guru Tata Boga SMKN 2 Batam, Nurdini Yuli Ristanti awalnya hanya unik saja bisa menyatukan berbagai bumbu menjadi suatu rasa yang lezat dinikmati. Malah ia sendiri beranggapan memasak itu tak perlu pendidikan formal, karena mudah dan alami dalam mempelajarinya. Namun pikiran itu langsung sirna setelah ia sendiri merasa masih banyak kekuraRistanti

ngan dalam memasak saat ikut pada ajang memasak diikuti berbagai chef disebuah hotel berbintang. Padahal ia suka memasak sejak SMA, tatkala sang bunda sering dapat orderan katering makanan dari berbagai perusahaan. Maka dari itu selepas SMA ia nekat masuk kuliah SI jurusan Tata Boga. Dari situlah ia dapat mempelajari bagaimana menjadi seorang chef yang sesungguhnya memahami akan selera masakan. "Aku suka berekperimen membuat inovasi masakan dengan berbagai bumbu. Malah ada beberapa resep hasil ciptaan ku yang cukup lezat,"

ujar wanita berwajah manis yang kini mengajar guru produktif ini. Selepas tamat kuliah dengan ilmu Tata Boga yang dimilikinya, wanita dengan panggilan Dini ini, pernah menjadi chef disebuah restaurant dan semakin tetantang untuk berinovasi membuat masakan. "Dari awal emang pingin jadi guru tata boga. Pernah ngajar juga di SMK 8 Suraya dan bekerja di restaurant hotel di Surabaya saat masih kuliah dulu. Tapi sekarang alhamdulilah ikut suami ke Batam ada kesempatan jadi guru tata boga di SMKN 2 Batam ini," kata wanita kelahiran 20 September 1977 ini yang masih berstatus GTT ini. Dini juga punya mimpi yang belum kesampaian, ingin mendirikan sebuah restaurant dengan masakan oriental dan western. Karena dinilainya di Batam banyak penikmat masakan tersebut, apalagi merupakan kawasan pariwisata yang kerap dikunjungi turis mancanegara. Namun untuk mencari modal membuka restaurant itu kini ia merintis usaha jualan tanaman hias. (men)

BATAM (HK) — Cowok berwajah imut ini merasa optimis dengan kemampuan yang ia miliki dibidang pengelasan. Malah ketika LKS tingkat Kota Batam yang baru saja usai, nilai yang ia peroleh hampir mendekati sempurna. Begitu pula dengan uji kompetensi keahlian (UKK) di sekolahnya di SMKN 1 Batam, Kamis (28/2) lalu, meraih nilai tertinggi. Padahal tim penguji UKK ini didatangkan dari luar. "Optimis aja aku bias mewakili Provinsi di LKS tingkat nasional, makanya sekarang sedang giat-giat mempersiapkan diri," ujar cowok kelahiran Muara Takus 7 Mei 1995 ini. Keyakinan Hidayat semakin kuat biasa mendapatkan tiket ke LKS tingkat nasional, karena untuk LKS

tingkat provinsi pada April mendatang lawan yang akan dihadapi tidak begitu berat dari Karimun. "Kalau dari sisi mental mungkin saya sudah siap, dan pengetahuan dibidang pengelasan juga cukup lumayan," kata pemain band dan peyuka sepak bola ini dengan penuh keyakinan. Muhammad Hidayat nama lengkap cowok berpostur tegap ini. Masuk jurusan Pengelasan di SMKN 1 Batam atas keinginannya sendiri, karena ia ingin mewujudkan cita-citanya menjadi Welding Client yang dianggap cukup prospek kedepannya. Apalagi melihat di Batam ini, kata ia banyak perusahaan asing yang butuh akan tenaga dibidang welding. Untuk itu Hidayat usai tamat dari SMKN 1 Batam akan langsung

masuk ke Akademik Energi dan Mineral di Cepu Jawa Tengah agar langsung ikatan dinas. "Saya berusaha meminta rekomendasi dari MC Dermott untuk masuk kesana itu. Karena ketika prakerin saya mendapat nilai terbaik," jelas putra dari pasangan bapak Syamsu Hedi dan ibu Neni ini. (men)

Muhammad Hidayat

Editor: Arment, Layouter: Ricoh Polda Nababan


CMYK

Sportainment

Sabtu, 2 Maret 2013

16

Ayu Ting Ting

Jadi Juragan Kos JAKARTA (HK) — Artis terjun menekuni dunia bisnis memang bukan hal baru. Ayu Ting Ting, pelantun lagu “Alamat Palsu”, pun mulai tertarik menjajalnya. Ayu mengaku bahwa uang hasil kerjanya selama ini akan diinvestasikan untuk mengembangkan kontrakan. Ia mau jadi juragan kos. Baginya bisnis itu paling aman dan jauh dari kata rugi.

“Dari dulu saya kalau uang lebih baik dipakai buat bikin kontrakan dan kosan. Dulu ayah bilang uangnya disimpan, takut ada ruginya kalau bisnis. Kalau kontrakan enggak ada ruginya, dan lebih nyaman,” kata Ayu di

Kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (28/2). Usaha tersebut juga bukan baru-baru ini digeluti oleh Ayu. Sebelum namanya berkibar, Ayu telah memiliki beberapa kontrakan, dan hal itu terus bertambah seiring cemerlangnya karier Ayu. Ia belum berpikir untuk bisnis dalam lain hal. Tak jarang kekasih pria bernama Anji ini menolak jika ada

tawaran untuk berbisnis investasi lainnya. Ayu takut sebelum memulai, dan memang pesan sang ayah yang menyarankannya untuk lebih baik berbisnis dan memperbanyak kontrakan. “Saya enggak mau ambil pusing. Usaha kan banyak. Saya belum berani, masih takut. Kalau orang kayak saya, Betawi, tanah dibanyakin, jarang punya usaha,” tekannya. (kcm)

Mandra Diperiksa Polisi SUBANG, (HK) — Artis dan pelawak senior, Mandra menjalani pemeriksaan di Mapolres Subang, Kamis (28/2) terkait dengan kredit macet Bank BCA Cabang Subang senilai Rp 4,2 miliar. Salah satu kredit macet itu berasal dari sertifikat tanah milik Mandra senilai Rp 3,1 miliar. “Saya datang memenuhi panggilan Polres Subang sebagai saksi. Itu saja,” ujarnya singkat seusai diperiksa Unit Tipidkor Satreskrim Polres Subang, Kamis (28/2). Mengenakan kemeja biru bergaris, artis yang melejit namanya lewat serial “Si Doel Anak Sekolahan” itu diperiksa Unit Tipidkor sekitar satu jam. Terkait dengan persoalan hukumnya, dia menyerahkannya kepada pengacaranya, Wahyudin yang mendampinginya menjalani pemeriksaan tersebut. Wahyudin menuturkan, kliennya itu menjadi korban penipuan dalam jual beli tanah seluas 913 meter persegi di daerah Cibubur, Jakarta Timur pada April 2012. Mandra menjual sertifikat tanah atas nama

dirinya senilai Rp 3,1 miliar kepada seseorang bernama Sonia, warga Kalideres, Jakarta. “Namun, Sonia baru membayar uang panjar sebesar Rp 150 juta,” kata Wahudin. Hingga kini, sisa pembayaran tersebut belum dilunasi Sonia. Alihalih dilunasi pembayarannya, sertifikat tanah itu malah dijadikan agunan kredit oleh Elly Anggraeni, yang diketahui sebagai karyawan Sonia, ke Bank BCA Cabang Subang dengan total pinjaman Rp 4,2 miliar. Kapolres Subang, Ajun Komisaris Besar Chiko Ardwiatto melalui Kasatreskrim, Ajun Komisaris Darmono membenarkan bahwa kasus itu kini tengah ditangani Porles Subang. Kasus itu diterimanya berdasarkan laporan dari Bank BCA Subang. “Bank BCA Subang melaporkan adanya kredit macet dari nasabahnya atas nama Elly Anggraeni selama hampir setahun ini. Dari dua sertifikat yang dijadikan jaminan, salah satunya ada sertifikat tanah atas nama Mandra,” ujarnya. (dtc)

Pengobatan Indonesia Lebih Baik Ashanty JAKARTA (HK) — Keinginan Ashanty untuk segera pulang dari perawatannya di rumah sakit karena peradangan selaput otak akhirnya terwujud. Selama sepuluh hari istri Anang Hermansyah itu menjalani perawatan dan baru diperbolehkan pulang pada Kamis (28/2). Ashanty pun mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perawatan yang diterimanya selama di rumah sakit. Menurutnya, pengobatan di Indonesia tak kalah bagus dengan di luar negeri. Buktinya, cukup 10 hari ia dirawat dan bisa kembali ke rumah meski penyakitnya cukup berat, yakni radang selaput otak. “Teman keluarga banyak yang nyuruh (untuk keluar negeri), tapi pengobatan di

Indonesia sudah bagus, buktinya aku sembuh kan?” katanya saat dinyatakan boleh kembali ke rumah, Kamis (28/2). Selama dalam perawatan, Ashanty ditangani oleh salah satu ahli saraf cukup senior yakni Prof Dr Jusuf Musbach, SpS(K). Proses penyembuhannya, kata Ashanty, ditunjang oleh faktor-faktor lain seperti semangat untuk sembuh dalam dirinya, dukungan teman terdekat dan beberapa obat herbal yang ia konsumsi. “Dokternya bilang ini karena semangat kamu, karena kalau enggak orang bisa sampai koma, otaknya terganggu, alhamdulillah aku karena semangat ada pengobatan herbal, alhamdulillah pengobatan dua minggu bisa pulih lagi,” syukurnya. (kcm)

Fatin Shidqia Lubis

Gemar Nonton Kartun JAKARTA (HK) — Kontesan XFactor Indonesia satu ini ramai diperbincangkan ketika video audisinya tayang di situs resmi milik Bruno Mars. Sosok Fatin kemudian mencuri perhatian publik lewat penampilannya kala itu yang membawakan lagu ‘Grenade’. Penasaran dengan gadis mungil berkerudung ini? Beberapa fakta tentang dirinya. ‘Grenade’ lagu pertama yang dinyanyikannya secara penuh Fatin mengaku sebelumnya ia tak pernah bernyanyi secara penuh. Meski menjadi anggota paduan suara, penampilannya di audisi X Factor Indonesia beberapa waktu merupakan momen perdana ia tampil menyanyi seorang diri. “Biasanya aku nggak pernah nyanyi full gitu. Cuma sepotong-sepotong, deg-degan sebenernya waktu nyanyi Grenade juga,” ujar Fatin. Gemar nonton film kartun Sehari-harinya, Fatin banyak menghabiskan waktu untuk

CMYK

menonton televisi. Lantas, apa sih tayangan favoritnya? “Aku suka nonton kartun, dan kebanyakan aku juga hafal lagu-lagu soundtrack dari kartun yang aku tonton,” ujarnya. Juara lomba pidato berbahasa Inggris Pelajaran favorit Fatin adalah bahasa Inggris. Kecintaannya pada mata pelajaran yang satu itu membuatnya rajin mempelajari lebih dalam. Gara-gara itu, pada 2012 lalu ia pun mengikuti lomba pidato berbahasa Inggris di sekolahnya, dan berhasil jadi juara. “Senang belajar bahasa Inggris, kalau ditanya kenapa, pokoknya suka aja. Seru bahasanya,” ujarnya sambil tertawa. Tak harus menang, tapi yakin ingin jadi penyanyi X Factor Indonesia membuka mata anak kedua dari tiga bersaudara ini untuk yakin menggapai cita-citanya menjadi penyanyi. “Sejak ikut X Factor, aku yakin kalau aku mau jadi penyanyi. Nggak harus menang, di sini aku belajar vokal biar kemampuan nyanyiku terasah,” paparnya. (dtc)

Nikahi Keponakan Ani Yudhoyono Tomtom “The Titans” JAKARTA (HK) — Kabar bahagia datang dari drummer The Titans, Utomo Haridwinanto (Tomtom). Pasalnya, pada 10 Maret 2013, Tomtom akan melangsungkan pernikahan di Masjid Agung At-Tin, Jakarta. Rencananya, Tomtom akan menikahi wanita cantik bernama Inarovi yang sudah dipacarinya, selama kurang lebih enam bulan. Inarovi juga pernah menjadi penyanyi, dan berada di label yang sama dengan Tomtom. Ina, tidak lain juga merupakan keponakan dari ibu negara Republik Indonesia, Ani Yudhoyono. “Iya, Alhamdullilah. Tanggal 10 Maret. Doain ya..,” ujar Tomtom, Jumat (1/3). Tomtom mengaku bertemu dengan Ina secara tidak sengaja di label tempat mereka bernaung. Namun menunggu lama, dia langsung melamar Ina menjadi istrinya. “Sebentar pacarannya. Nembak tapi langsung jadi istri bukan pacar. Ya, enam bulanan paling,” tutupnya. Saat ini, segala persiapan untuk pernikahannya pun telah selesai. Tomtom berharap pernikahannya nanti akan berjalan lancar. (oke)

Denada Manggung Lagi JAKARTA (HK) — Seusai melahirkan putrinya, Shakira Aurum (2,5 bulan), penyanyi Denada sudah kembali naik panggung. Senin lalu, ia berada di Yogyakarta untuk menyanyi. ”Sejak Shakira berusia 40 hari, aku sudah beraktivitas, misalnya olahraga seperti fitness dan mulai bekerja lagi, tetapi baru seputar Jakarta, belum menginap di luar kota. Sekarang Shakira mulai aku tinggal menginap semalam,” kata Denada yang baru tiba di Jakarta beberapa hari lalu. Saat sedang keluar kota, selain mengandalkan suaminya, fotografer Jerry Aurum, di rumahnya ada pula mertua dan tantenya yang membantu mengurus Shakira. Semula ia merasa berat hati harus meninggalkan Shakira di rumah sebab setiap malam biasanya putri kecilnya itu tidur bersama ayah-ibunya. Ketika Denada harus menginap, Shakira tidur bersama sang ayah saja. ”Semalam aku telepon Jerry. Ingin tahu apakah dia rewel atau tidak, ternyata baik-baik saja,” katanya. Ia menyatakan suaminya sudah terbiasa mengurus Shakira. ”Jerry itu sudah bisa pegang Shakira. Sejak ia berusia tiga hari, suamiku yang selalu memandikan Shakira,” ujar Denada bersemangat. Kondisi itu membuat hatinya tenang. (kcm) Editor: Andi, Layouter: Mulia Aditya


CMYK

Sabtu, 2 Maret 2013

Agnes Vida Pintauli Aktivis Perempuan

Prihatin Pergaulan Bebas

5 Pejabat Pemprov Ditarik Lis-Syahrul Rombak Kabinet

DI era modern ini, banyak pergaulan yang tidak semestinya dilakukan oleh generasi muda. Anak-anak remaja bahkan dari kalangan pelajar banyak yang sudah terkontaminasi oleh kemajuan jaman. Baik terkait pergaulan bebas dan etika moral. Sebagai ketua lembaga swadaya masyarakat yang konsen terhadap tingkah laku dan pergaulan remaja, Agnes merasa prihatin dengan kondisi itu. Menurut survei yang pernah dilakukan lembaganya, diketahui bahwa ada sekitar empat persen kaum remaja di Tanjungpinang pernah melakukan hubungan seks murni. “Survey itu kita dilakukan terhadap anakanak sekolah baik dari siswa SMP dan anak SMA di Kota Tanjungpinang dengan jumlah responden 225 orang,” katanya.

TANJUNGPINANG (HK) — Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah melantik 29 pejabat eselon II di lingkungan Pemko Tanjungpinang, Jumat (1/3) di Kantor Walikota di Senggarang, pukul 16.00 Wib. Dari 29 pejabat itu, terdapat lima nama pejabat dari Pemprov Kepri. Rudi Yandri Liputan Tanjungpinang

SUTANA/HALUAN KEPRI

Dua Kawasan Hutan Terbakar

RICO/HALUAN KEPRI

PETUGAS pemadam Kebakaran Tanjungpinang di antara api yang membakar area hutan di Kampung Bebek, Senggarang, Jumat (1/3). TANJUNGPINANG (HK) — Dua kawasan hutan di Tanjungpinang terbakar, Jumat (1/3). Kebakaran pertama melanda hutan di daerah Sebauk, Senggarang sekitar pukul 10.30 WIB, disusul hutan lindung pada pukul 14.00 WIB. Kebakaran hutan di Kampung Bebek dapat dipadamkan setengah jam kemudian setelah dua mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi. “Kami kesulitan masuk ke Dua Kawasan Hal 18

CMYK

Kelima pejabat di lingkungan Pemprov Kepri itu turut dilantik mengisi jabatan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemko Tanjungpinang yang baru. Mereka adalah, Dimyath, Rustam, Dadang HZ, Rosita dan Almazwar.

PENGAMBILAN SUMPAH — Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah melantik dan mengambil sumpah 29 pejabat eselon II di lingkungan Pemko Tanjungpinang di Kantor Walikota di Senggarang, Jumat (2/3). Di antara 29 orang itu, terdapat lima pejabat dari Pemprov Kepri.

Prihatin Pergaulan Hal 18

17

PLTU Rusak, Listrik Padam Lagi TANJUNGPINANG (HK) — Rusaknya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kalang Batang Bintan, sejak Rabu (27/2) lalu, PLN Area Tanjungpinang terpaksa memberlakukan pemadaman listrik bergilir hingga beberapa hari ke depan. Pembangkit diperkirakan baru normal pada Senin (4/3) mendatang. Kepala PLN Area Tanjungpinang, Agustian mengatakan, kerusakan di pembangkit PLTU Kalang Batang akibat boiler 1 mengalami kerusakan saat melakukan uji coba pada boiler 3 yang rencananya akan diaktifkan.

“Kerusakan terjadi pada boiler 1 dan pihak PLN akan memperbaiki secepatnya, dan diharapkan hari Senin (4/3) sudah bisa normal kembali. Dengan kerusakan boiler 1 mengakibatakan PLN kekurangan daya 9 megawatt,” katanya kepada wartawan di Tanjungpinang, Jumat (1/3). Saat ini, kata dia, PLTU Galang Batang hanya mampu memproduksi daya 6 megawatt dari 15 megawatt yang normal diproduksi selama ini. Kata Agustian, pemadaman listrik secara bergilir di

Tanjungpinang masih akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Saat ini, teknisi terus bekerja memperbaiki kerusakan tersebut. “Saya sudah meminta kepada petugas yang memperbaiki untuk terus bekerja 24 jam, agar pemadaman bisa lekas berakhir,” kata Agustian. “PLN juga meminta kepada pihak CTI selaku pengelola PLTU Galang Batang untuk segera memperbaiki kerusakan yang ada. Nammun hal tersebut masih terkendala dengan masih PLTU Rusak Hal 18

5 Pejabat Hal 18

Harus Buktikan

Kualitas TANJUNGPINANG (HK) — Sejumlah mantan pejabat di Pemprov Kepri yang ditarik dan dilantik menjadi kepala SKPD di Pemko Tanjungpinang harus bisa membuktikan kualitasnya. Terlebih, kehadiran mereka sudah membuat beberapa pejabat SKPD Pemko Tanjungpinang kehilangan jabatan. “Karena mereka berasal dari Pemprov Kepri, otomatis yang menjadi pertimbangan Walikota Tanjungpinang merekrutnya tentulah kualitas. Maka mereka harus membuktikan kualitasnya tersebut karena banyak pejabat yang menjadi non job pascakehadiran mereka,” kata Maskur Tilawahyu, anggota Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang usai menghadiri pelantikan pejabat eselon II di lingkungan Pemko Tanjungpinang, Jumat,(1/3). Menurut dia, beberapa posisi yang ditempatkan Harus Buktikan Hal 18

Bedah Buku Sengketa Tanah TANJUNGPINANG (HK) — Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul hadir saat peluncuran sekaligus bedah buku ‘Menuntaskan Sengketa Tanah Melalui Pengadilan Khusus Pertanahan’ karangan salah satu pengacara kondang di Indonesia, Elza Syarief, di Aula Kampus Stisipol Raja Haji Fisabilillah, Kamis (28/2).

Selain Syahrul, acara itu juga dihadiri si penulis dan Ketua Stisipol Zamzami A Karim, Rektor Universitas Internasional Batam, Kepala Badan Pertanahan Bintan, Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Kepala Badan Keagrariaan Setdako TPI Bedah Buku Hal 18

Editor: Yuri, Layouter: Mulia Aditya


Tanjungpinang

Sabtu, 2 Maret 2013

18

Kodim 0315 Bintan dan BUMD Tpi Gelar Goro TANJUNGPINANG (HK) — Sempena Karya Bhakti TNI AD sekaligus menciptakan lingkungan bersih, asri dan nyaman, Komando Distrik Militer (Kodim) 0315 Bintan bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang menggelar gotong royong (goro) di wilayah Anjung Cahaya, Melayu Square hingga Pelataran Ocean Corner Tepi Laut, Tanjungpinang, Jumat (1/3). “Goro ini juga dilaksanakan bersama-sama masyarakat dan secara kebetulan kita bekerja sama dengan BUMD Kota Tanjungpinang serta dilaksanakan di wilayah Tepi Laut. Personel kita kirim 30 orang anggota TNI

AD. Ke depan goro akan kita tingkatkan dengan membuat secara administrasi anggota TNI AD baik dari Korem 033 Wira Pratama, Kodim 0315 Bintan sendiri termasuk 134 TNI AD secara gabungan,” kata Danramil 01 Tanjungpinang Kapten Arhanud TH Prabowo ditemui di lokai goro. Dia berharap, kemanunggalan TNI bersama masyarakat bisa terus terjalin. Termasuk dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan indah. “Agenda ini akan dilaksnakan secara terus menerus. Apalagi ada permintaan dari Pemko Tanjungpinang kita siap mendukung. Dandim 0315 Bintan sudah mengintruk-

sikan kepada jajaran anggota Kodim, apabila ada surat permintaan untuk menurunkan tenaga TNI AD kita siap dukung. Ini baru pertama dilaksanakan bersama BUMD, dan saya berharap masyarakat dapat ikut serta dalam jumlah yang lebih banyak,” kata Arhanud. Direktur Utama (Dirut) BUMD Kota Tanjungpinang Eva Amalia mengapresiasi jajaran Kodim 0315 Bintan atas terciptanya goro ini. “Semoga dapat terus dijalankan untuk menjaga kebersihan, keindahan Kota Tanjungpinang. BUMD selalu siap memberikan support khususnya pada kegiatan yang sifatnya kemasyarakat

yang berada di lingkungan wilayah kerja BUMD. Langkah ini juga merupakan wujud mendukung visi dan misi Walikota Tanjungpinang Bapak Lis Darmansyah,” kata Eva. Selain BUMD dan jajaran TNI, goro kali ini sejumlah organisasi masyarakat, seperti LPM Kota Tanjungpinang serta mahasiswa dan para pedagang di Melayu Squere serta Tepi Laut juga ikut serta. Tidak ketinggalan, Lurah Tanjungpinang Kota juga ikut menurunkan personilnya. “Semoga silaturahmi tetap terus terjaga dan kegiatan goro ini dapat dilaksanakan secara terus menerus,” ujar Eva. (yan)

dan pihak sekolah, harus aktif memberi pemahaman tentang bahaya pergaulan bebas di kalangan remaja. Menurutnya, lingkungan

sangat mempengaruhi prilaku remaja mengingat sifat keingintahuan remaja yang cukup besar terhadap hal-hal yang baru. “Karena itu, banyak ka-

sus yang telah terjadi harusnya dapat menjadi pelajaran bagi kita semua terutama para orangtua yang mempunyai anak remaja,” katanya. (sut)

ke lokasi titik api, anggota pemadam terpaksa berjalan kaki sekitar 500 meter. “Karena mobil tidak bisa masuk, kami berjalan ke lokasi sekitar 500 meter jarak tempuh menuju titik api. Kami terpaksa memadamkan api dengan cara manual karena mobil jauh dari lokasi sehingga tidak bisa mencapai titik api,” katanya.

Anggota pemadam kebakaran berusaha mematikan api yang mulai menjalar dengan cara manual yakni dengan menggunakan rantingranting pohon. Sekitar satu jam kemudian, api baru bisa dipadamkan. Namun, kayu yang sudah menjadi bara tetap menyala karena tidak ada air. Mega menduga, api berasal dari manusia yang tidak

bertanggung jawab. Menurutnya, sumber api dari pembakaran sampah yang ditinggalkan. Karena angin kencang dan matahari bersinar terik, api cepat menyebar. “Biasanya kalau kebakaran hutan, ada warga yang iseng membakar sampah. Setalah api tampak besar barulah kita ditelepon untuk padamkan api,” katanya. (cw72)

Dari Halaman 17

Prihatin Pergaulan Dia berharap, pengawasan dari orangtua dan lingkungan terhadap anak-anak remaja bisa terus ditingkatkan. Begitu pula dengan pemerintah

Dari Halaman 17

Dua Kawasan lokasi dengan kondisi jalan yang jarang dilewati mobil. Api akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB,” kata R Mega Kusuma, anggota Pemadam Kebakaran Kota Tanjungpinang. Tak lama kemudian, petugas mendapat informasi adanya kebakaran di hutan lindung. Namun, karena mobil pemadam tidak dapat masuk

Dari Halaman 17

Bedah Buku Agustiawarman, Kabag Hukum dan HAM Setdako TPI Herman Suprijadi, serta para tokoh masyarakat dan pejabat terkait. Sengketa kepemilikan tanah merupakan kasus yang paling menonjol, setidaknya sejak beberapa tahun tera-

khir dimana harga tanah yang semakin hari semakin tinggi. Sengketa tanah dapat terjadi karena beberapa faktor, di antaranya, pejabat tanah kurang tanggap, dokumen yang tidak lengkap, serta adanya mafia tanah. Sudah seharusnya ada hukum

formal yang mengatur dalam menyelesaikan sengketa ini. Syahrul mengatakan, masalah sengketa tanah merupakan pekerjaan rumah besar bagi Pemko Tanjungpinang. Menurut Syahrul, selama ini banyak tumpang tindih kepemilikan tanah atau lahan yang

Dari Halaman 17

PLTU Rusak panasnya suhu di dalam boiler yang memerlukan pendinginan yang tidak sebentar butuh beberapa hari supaya suhu didalam dingin

dan bisa melakukan perbaikan,” katanya lagi. Menurut Agustian, kalau siang hari beban puncak PLN mencapai 49 megawatt. Sebe-

lum boiler 1 selesai diperbaiki dan PLN tetap memperlakukan pemadaman bergilir antara dua atau tiga jam secara bergilir.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Dan kami berharap pelanggan dapat memakluminya,” ujar Agustian. (sut)

Dari Halaman 17

Harus Buktikan Lis juga terlihat ganjil dan cukup mengejutkan. Di antaranya penempatan Wan Syamsi sebagai Kepala Dishubkominfo yang sangat jauh dari latar belakang jabatan sebelumnya. Kemudian dikembalikannya Yuswandi menjadi Sekretaris DPRD Kota Tanjungpinang yang sebelumnya merupakan Kepala Dinas PU. “Kalau kita nilai, sebenarnya cukup mengejutkan.

berujung pada konflik perebutan status kepemilikan. Buku ini merangkum ide serta gagasan Elza Syarief terkait dengan penyelesaian sengketa tanah. Elza mengusulkan dibentuknya Pengadilan Khusus Pertanahan. (yan)

Dan kita juga belum tahu apa pertimbangan walikota terkait hal ini,” ujarnya. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tanjungpinang, Azhar menilai kabinet bentukan Lis, sedikit lebih baik dari bentukan walikota sebelumnya Suryatati A Manan. Namun bukan berarti kabinet tersebut sudah merupakan susunan yang terbaik karena masih ada penempatan beberapa posisi yang

menurutnya kurang pas. “Sedikit lebih baik, tapi belum yang terbaik,” katanya. Pengamat politik di Kepri, yang juga Dosen UMRAH Tanjungpinang, Suradji menilai Lis Darmansyah masih setengah hati dalam menyusun kabinetnya. Beberapa nama yang pernah menduduki eselon II dalam kabinet Surayatati A Manan dengan kinerja pas-pasan masih

diberikan jabatan. Padahal, kata dia, hal tersebut bisa berpotensi menjadi duri dalam kinerja Pemko Tanjungpinang yang secara sistem kerja berbeda jauh dengan era kepemimpinan sebelumnya. “Saya khawatir saja karena terlalu toleran, justeru pejabat yang ditempatkan tersebut akan menjadi penghambat nantinya,” kata Suradji. (rul)

Tradisi Jamuan Minum Teh TANJUNGPINANG (HK) — Masyarakat Tionghoa memiliki banyak tradisi yang mengandung makna, salah satunya adalah tradisi tuang teh atau phang teh. Namun sayang tradisi yang sebagai simbol penghormatan ini sudah mulai jarang dilakukan. Tradisi ini sering ditemui pada pesta pernikahan. Saat ini, tradisi minum teh lebih kerap dilakukan oleh sebagian orangtua. Padahal dahulu, jamuan teh hampir dilakukan seluruh masyarakat Tionghoa. Terutama jika ada tamu yang datang ke rumah. Namun teh yang disuguhi adalah dengan teh Cina. “Ini sebagai simbol penghormatan, dan sang tamu akan merasa lebih dihar-

gai,” kata Apui, warga Tanjungpinang keturunan Tionghoa yang bermukim di jalan Pramuka. Sebagai keturunan warga Tionghoa, Apui mengaku akan menjaga tradisi minum teh. Kata dia, di Tiongkok atau di Jepang, tradisi jamuan teh ini masih sangat kental, tapi di Indonesia sudah bergeser. Sekarang zaman sudah serba praktis, air mineral

Dari Halaman 17

5 Pejabat Dimyath sebelumnya menjabat Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kepri. Dia dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Kadinsosnaker) Kota Tanjungpinang. Rustam adalah Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan pada Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, dilantik menjadi Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang. Dadang Hz adalah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri, ditarik dan dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang. Rosita sebelumnya sebagai Sekretaris Inspektorat Provinsi Kepri lalu dilantik sebagai Sekretaris Inspektorat Kota Tanjungpinang. Sedangkan Almazwar, sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pelatihan Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepri, kemudian dilantik sebagai Kepala Dinas Tata Kota, Kebersihaan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Tanjungpinang. Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan ini dihadiri seluruh Kepala SKPD, para asisten serta para pegawai Pemko Tanjungpinang. Tidak ketinggalan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan tamu undangan. Pelantikan sesuai Surat Keputusan Walikota Tanjungpinang nomor 53 tahun 2013 terhitung tanggal 28 Februari tahun 2013 tentang pengangkatan jabatan tersebut. Lis Darmansyah dalam sambutannya mengatakan, promosi dan mutasi di struktural organisasi pemerintahan merupakan hal yang biasa. Sejalan dengan itu, pelantikan ini dalam rangka menindaklanjuti perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) Pemko yang baru agar dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. “Inilah pelantikan pejabat eselon II pertama yang saya laksanakan serta diambil sumpahnya. Semoga pelantikan hari ini mendapat berkah dan anugrah dari Allah SWT. Maka itu, tentunya seluruh pejabat yang baru dapat menjalankan prinsip good goverment serta dapat meningkatkan efisiensi, kreatifitas dan kedisplinan di masing-masing SKPD. Sehubungan dengan itu juga, kepada para pejabat dituntut agar dapat meningkatkan kinerjanya ke depan. Jika tidak dilaksanakan dengan sungguh-sungguh secara baik, maka tujuan dari pelantikan hari ini tidak punya arti,” katanya. Dikatakan, usai pelanti-

atau minuman kemasanlah yang justru banyak disuguhkan. Padahal dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, menyuguhi tamu dengan air teh itu dinilai kurang sopan. “Kini, tradisi phang teh hanya bisa ditemui pada saat gelaran pernikahan masyarakat Tionghoa. Sebagian pengantin yang melangsungkan pernikahan masih melaksanakan jamuan teh kepada orang yang dituakan,” terangnya. Jamuan phang teh ini dilakukan kepada orang yang dituakan seperti orangtua, kakek, nenek, kerabat dan lain sebagainya. Ini wajib dilaksanakan. Mereka menuangkan teh satu persatu ke dalam gelas sebagai simbol penghargaan dan penghormatan.(cw70)

kan akan langsung rapat koordinasi. Minggu depan, diimbau kepada seluruh pejabat yang baru agar dapat mempelajari dan membaca visi dan misi Pemko Tanjungpinang saat ini sekaligus mempresentasikan program yang terkandung dalam visi dan misi sesuai bidangnya masing-masing “Mutasi ini tentu tidak dapat memuaskan semua pihak dan saya menyadari hal itu. Mungkin ada yang merasakan adil ataupun tidak adil. Akan tetapi, bekerjalah dengan baik. Insya Allah saya berharap tidak ada lagi kelompok-kelompok tertentu di dalam jajaran kepemimpinan saya serta semuanya sama dan harus kompak. Jam kerja PNS agar dilaksanakan secara sungguh-sungguh dengan penuh tanggung jawab. Tidak lupa juga, dalam waktu enam bulan ke depan, harus segera laporkan agenda kegiatan masing-masing Kepala SKPD yg baru. Sebagai penutup, saya ucapan selamat kepada pejabat eselon II yang baru dan marilah kita bersama-sama bekerja untuk masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, 24 pejabat eselon II yang baru lainnya adalah, Raja Khairani yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Pemerintahan Setda Tanjungpinang dilantik sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Hamalis yang sebelumnya Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Kemudian, Ahadi yang Staf Ahli Walikota Bidang Pembangunan dilantik sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup, Ahmad Yani sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan dilantik menjadi Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana. Kemudian, Ali Hisyam Staf Ahli Walikota Bidang Hukum dan Politik dilantik sebagai Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal, Syafrial Evi sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dilantik sebagai Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Pejabat lainnya, Efiyar M Amin sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dilantik sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Adnan yang Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang dilantik sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Pemberdayaan Masyarakat. Sumardi, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika dilantik se-

bagai Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, Kehutanan dan Energi, Wan Kamar sebelumnya sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Pasar dilantik sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Robert Pasaribu Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Lingkungan Hidup pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penanaman Modal menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum. Kemudian, Muhammad Juramadi Esram yang sebelumnya Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja dilantik sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. Wan Samsi yang sebelumnya Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika. Pamri tetap sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Surjadi sebelumnya sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik, Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat dilantik menjadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja. Yuswandi yang sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum kini menjabat sebagai Sekretaris DPRD Tanjungpinang. Tengku Dahlan yang sebelumnya Staf pada Setda Tanjungpinang dilantik sebagai Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah. Herry Putra yang sebelumnya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penanaman Modal dilantik sebagai Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat. Suyatno yang sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian Daerah diangkat menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang. Lis juga melantik Irianto yang sebelumnya Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, Kehutanan dan Energi menjadi Staf Ahli Walikota Bidang Hukum dan Politik. Abdul Kadir Ibrahim sebelumnya sebagai Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan SDM dialihkan menjadi Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan. Lalu, Pok Yong yang sebelumnya Inspektur Daerah menjadi Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi dan Keuangan. Mekhwanizar yang sebelumnya Plt Sekwan DPRD Kota Tanjungpinang diangkat menjadi Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi dan Keuangan. Said Parman yang sebelumnya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang dilantik menjadi Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.***


CMYK

Bintan

Sabtu, 2 Maret 2013

BB Hasil Curian Mau Dipinjam

Hipnoterapi untuk Pacu Semangat Siswa

BINTAN (HK) — Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Bintan Mardiah, mengajukan pinjam pakai barang bukti (BB) berupa laptop hasil pencurian yang dilakukan Syahrul, anggota Satpol PP Bintan, beberapa waktu lalu.

Rofik Liputan Bintan Mardiah di temani stafnya nekad mendatangi kantor Polres Bintan mengajukan surat pinjam pakai laptop, entah karena butuh akan perangkat elektronik tersebut atau mungkin ada file penting di dalam laptop yang harus segera ia amankan. Yang pasti sesudah menyampaikan surat pinjam pakai laptop curian tersebut, Mardiah langsung bergegas menuju mobil dinasnya yang di parkir di lapangan olahraga Polres Bintan. "Iya hari ini Kepala BPMPD Bintan Mardiah mengajukan

pinjam pakai laptop barang bukti pencurian dengan tersangka Syahrul," ujar Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Reonald TS Simanjuntak SIK, di kantornya, Jumat (1/3). Polisi kata Reonald, masih mempelajari terkait pengajuan pinjam pakai laptop barang bukti tindak kejahatan tersebut. "Masih kita pelajari terkait pengajuan pinjam pakai BB ini," katanya. Sebelumnya, Kepala Satpol PP Bintan Ahmad Izhar pernah mengajukan penangguhan penahanan anggotanya Syahrul. Kepada polisi, Izhar dan keluarga tersangka men-

ROFIK/HALUAN KEPRI

LOMBA MEMASAK — Sejumlah peserta lomba memasak terdiri dari bapak-bapak sedang membuat nasi goreng, belum lama ini. Lomba ini didakan pihak hotel di Bintan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.

jamin Syahrul tidak akan melarikan diri maupun menghilangkan barang bukti. Satreskrim Polres Bintan sendiri hingga saat ini masih mempelajari permohonan penangguhan penahanan tersebut. Dalam kasus pencurian

Dinkes Tangani Daerah Endemik Malaria BINTAN (HK) — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan akan mempusatkan penanganan penyakit malaria pada daerah yang dianggap endemik malaria. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kasus penyakit malaria yang ada di Bintan. Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan drg Horas, Jumat (1/3). Menurutnya, penanganan malaria diprioriaskan di daerah endemik agar dapat mene-

CMYK

kan jumlah kasus yang ada. Mengingat kasus-kasus malaria terbesar di berada daerah endemik, seperti di daerah perairan yang terdapat pertemuan antara air tawar dan asin atau air payau. "Untuk tahun ini kita sudah turun langsung kelapangan, melakukan survei dan sosialisasi kepada masyarakat agar menjaga kebersihan. Kita juga sudah turun ke daerah Tembeling, Mantang, Kelong, Bintan Pesisir dan Tenggel. Karena melihat 10 kasus di Januari 2013 di dominasi dari daerah tersebut,"

laptop tersebut, pelaku tertangkap tangan oleh satpam yang berjaga di gedung bersama Pemkab Bintan, Sabtu (16/2). Adapun barang yang dicuri pelaku, yakni 1 unit laptop merk Sony Vio 14 inch warna merah maron seharga

19

Rp8 juta milik kantor BPMPD Bintan. Menurut salah satu sumber, Syahrul pertama masuk sebagai Pegawai Satpol PP pada tahun 2004, pada waktu itu Ahmad Izhar juga sebagai Kasatpol PP.***

BINTAN (HK) — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bintan, dalam waktu dekat akan melaksanakan program hipnoterapi kepada para siswa-siswi SMA/MA/SMK se-kabupaten Bintan. Program ini untuk memacu semangat belajar siswa, terutama bagi siswa kelas akhir yang akan menghadapi ujian nasional (UN). Menurut Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik Bintan, Syarizal kegiatan yang sama juga pernah dilakukan bulan sebelumnya. "Insyallah kami akan adakan pelatihan hipnoterapi kepada seluruh siswa SMA/ MA/SMK se-Bintan. tahun ini adalah kali ketiga program ini, kami sudah lakukan sejak dua tahun lalu, hasilnya cukup memacu siswa untuk belajar," ujarnya. Kabupaten Bintan tahun lalu, kata dia, merupakan kabupaten dengan tingkat teratas dalam hal kelulusan siswa sekolah menengahnya. Ini merupakan prestasi yang patut dipertahankan setiap ta-

hunnya. Syafrizal juga menerangkan bahwa mendapatkan urutan teratas bukan berarti tugas dan kewajiban pihaknya selesai, justru merupakan tantangan kedepan. "Kita tidak hanya berpegang kepada kuantitas siswa saja, tapi kami terus bangun dan tingkatkan kualitas secara keseluruhan. Makanya kami bersama para guru-guru terus mengembangkan dan meningkatkan kemampuan para siswa, tidak hanya lulus dengan nilai paspasan saja, tapi kami berusaha agar semua lulus dengan nilai sempurna" kata Syafrizal. Mengiangat bulan April sudah dekat untuk pelaksanaan UN, maka pihaknya akan segera laksanakan program hipnoterapi. "Program lain yang sudah berjalan seperti try out, terobosan siswa, sosialisasi kepada orang tua siswa dan menambah jam belajar. Kami harapkan tahun ini semua siswa lulus dan hasilnya yang terbaik," terang Syafrizal lagi. (cw75)

10 Korban Dibawa ke Syahbandar Kapal Tugboat Tenggelam di Tambelan BINTAN (HK) — 1O korban kapal tugboat KM Buana Rider V yang tenggelam di hantam gelombang besar, Sabtu (23/2) lalu, di perairan pulau Pejanta, Kecamatan Tambelan, akhirnya Jumat (1/3), dipindahkan dari Desa Kelong Kecamatan Bintan Pesisir ke Kantor Syahbandar Kijang di Kecamatan Bintan Timur. Pemindahan ini atas

permintaan pemilik KM Buana Rider V, yakni PT Widi Satria Jaya Line pimpinan Rudy Arthur Sihombing. "10 korban tersebut sore ini dipindahkan dari Desa Kelong ke Kantor Syahbandar Kijang, Kecamatan Bintan Timur," ujar Kapolres Bintan AKBP Octo Budhi Prasetyo SIK, Jumat (1/3). Sebelumnya diberitakan

kapal tugboat KM Buana Rider V GT 1553 tenggelam namun seluruh ABK sebanyak 10 orang berhasil diselamatkan seorang nelayan asal Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Sariun. Peristiwa itu terjadi, saat KM Buana Rider dinakhodai Imron Sulaiman menarik kapal tongkang Golden Way NO 2307 Batam dengan muatan berupa

bungkil dengan bobot 2150 ton. Kapal ini bertolak dari Sambas Kalimantan Rabu (20/2) lalu, tujuan Dumai. Namun pada hari Sabtu (23/2) sekitar pukul 05.00 WIB di perairan sebelah barat Pulau Pejantan daerah Tambelan dihantam gelombang. Akibatnya air masuk ke dalam KM Buana Rider sehingga KM Buana Rider hampir tenggelam.(cw64)

ujar Horas. Dijelaskan, selain langkah-langkah antisipasi, Dinas kesehatan juga melakukan penanganan terhadap kasus malaria. Mislanya tahun 2012 terjadi 129 kasus yang ditangani Dinkes seperti daerah Penaga, Pangkil, Sri Bintan, Mapur, Malang Rapat, Teluk Bintan dan Mantang Baru. "Bahkan pada tahun 2012 kita sosialisasi kemasyarakat dengan membagikan 700 kelambu kepada ibu hamil, melakukan penyemprotan dan penangan di pusat kesehatan terdekat," terangnya.(cw75)

Editor: Arment, Layouter: Novrizal


Anambas

Sabtu, 2 Maret 2013

20

Dokter Keluarga Hadir di Tiap Desa DinkesGelarRakor Kesehatan

Pemkab Gelar Pengajian di Ladan

ANAMBAS (HK) — Pemerintah daerah berencana menghadirkan 'dokter keluarga' di setiap desa di Anambas. Langkah tersebut sebagai salah satu cara dalam memberikan pelayanan yang cukup optimal kepada masyarakat. Asfanel Liputan Anambas Demikian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Anambas, Abdul Haris rapat koordinasi (rakor) yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) di ruang pertemuan Hotel Anambas Inn, Tarempa, Jumat (1/3) pagi. Dijelaskan, 'dokter keluarga' merupakan salah satu upaya mewujudkan masyarakat Anambas yang sehat pada tahun 2020 mendatang. "Untuk itu, kami dari pemerintah daerah selalu mensupport dalam memperbaiki beberapa kekurangan yang ada. Baik dari segi pelayanan maupun dari segi infrastruktur dan tenaga medisnya. Salah satunya dengan menghadirkan dokter keluarga," kata Wabup.

HALUAN KEPRI/ASFANEL

RAKOR DINKES — Wakil Bupati KKA, Abdul Harris menyampaikan sambutan dalam rakor di lingkungan instansi Dinkes Anambas, di ruang pertemuan Hotel Anambas Inn, Tarempa, Anambas, Jumat(1/3). Dengan adanya rakor, lanjut Wabup, berbagai kegiatan dan program Dinkes di bidang kesehatan dalam beberapa tahun kedepan bisa terencana dengan baik. Rakor yang merupakan langkah awal sekaligus masukkan dalam penyusunan rencana kerja dan bahan di Musrenbang tingkat Kabupaten tersebut dilaksanakan selama dua hari, dengan narasumber dari Dinkes Provinsi Kepri. "Dan jika nantinya program dan kegiatan yang dilakukan dalam rakor ini sukses, saya yakin dan percaya

pelayanan kesehatan bisa kita lakukan secara baik kepada masyarakat. Terlebih lagi jika faktor pendukungnya sudah ada, saya rasa tidak ada alasan lagi bagi para tenaga medis untuk tidak memberikan pelayanan," harapnya. Sementara Kadinkes KKA, Said Damrie mengungkapkan, perlunya berbagai upaya strategis dan terintegritas agar bisa mengatasi berbagai masalah kesehatan masyarakat, terutama dalam konteks upaya preventif dan promotif. Serta tetap memperhatikan upaya kuratif dan

rehabilitatif. "Upaya strategis dan terintegratis tersebut dimulai dengan memperbaiki perencanaan secara terpadu dan berkesinambungan. Serta penempatan dan distribusi tenaga kesehatan sesuai dengan kebutuhan dan kualitas, sehingga bisa menjamin terpenuhinya ketersedian akan jumlah, mutu dan distribusi obat-obtan hingga peralatan media dan non medis yang sesuai dengan kebutuhan," ucapnya. Ia pun menargetkan pada tahun 2013, pihaknya beserta jajaran dibawahannya se-

perti puskesmas, puskesmas pembantu, polides hingga rumah sakit lapangan dan rumah sakit bergerak harus bisa melaksanakan program dan kegiatan yang telah tertuang dalam Daftar Pengisian Anggaran (DPA) Tahun 2013, baik yang bersumber dari APBD hingga APBN. "Namun secara umumnya, kegiatan ini guna meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat menuju Kabupaten Kepulauan Anambas Sehat pada 2020 mendatang," terangnya. ***

ANAMBAS (HK) — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar pengajian rutin yang dipusatkan di Masjid Besar Al-mutaqin Ladan, Kamis (28/2) malam. Dalam kegiatan yang menghadirkan penceramahUstad Usep Kholiludin dari Jakarta tersebut, dihadiri Wakil Bupati Anambas, Abdul Haris, Kepala SKPD, camat, kepala desa dan sejumlah tokoh masyarakat, serta kaum muslimin/muslimat Desa Ladan. Wabup sangat mendukung kegiatan yang digagas oleh Pemkab KKA tersebut. Karena kegiatan seperti ini akan sangat bermanfaat bagi umat muslim untuk bisa mempererat tali silaturahmi dan keakraban. Disamping itu Haris juga menyampaikan tentang perlunya program ini sebagai visi dan misi iman dan taqwa untuk membangun Kab Anambas kedepannya. "Kita tidak hanya membagun infrastruktur saja, namun juga kita wajib mambangun keagamaan yang lebih baik lagi. Kita tingkatkan lagi iman dan taqwa, "ujarnya. Pembelajaran ilmu tauhid kepada generasi muda, lanjut Wabup, juga sangat penting guna untuk mencegah degradasi moral yang terjadi dikalangan generasi muda khususnya bagi Aparatur Pemerintah yang melanda saat ini. Diharapkan dengan konsistensi keagamaan ini dapat berpengaruh terhadap terbentuknya mentalitas para aparatur yang diharapkan dapat ditularkan kepada masyarakat. Sementara itu, Camat Palmatak, Raja Armizan selaku panitia pelaksana dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pengajian akbar yang digelar di Masjid Al-mutaqin Desa Ladan adalah suatu kehormatan bagi desa tersebut. "Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami, bisa diadakannya pengajian di Kecamatan Palmatak tepatnya di masjid Al Mutaqin Desa Ladan, selain itu juga dapat mempererat silaturahmi, dapat menambah pengetahuan agama bagi kita semua," ujarnya. (nel)

Aset Natuna di Anambas Segera Didata HALUAN KEPRI/ASFANEL

ANAMBAS (HK) — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) segera mendata sejumlah aset milik Kabupaten Natuna yang ada di daerah ini. Hal dimaksud untuk mendapatkan kepastian hukum dalam upaya peningkatan pembangunan. "Dalam waktu dekat ini, sejumlah aset Natuna yang ada di wilayah ini akan diserahkan ke Kabupaten Kepulauan Anambas secara keseluruhannya. Disamping itu, kita juga dengar anggota DPRD Natuna sedang membahasnya dalam sidang paripurna," kata Wakil KKA, Abdul Haris SH, Jumat (1/3). Wabup berharap, penyerahan aset tersebut dapat segera terwujud agar dapat seutuhnya dimiliki Anambas dalam upaya peningkatan pemeliharaan, termasuk penambahan pembangunan yang dibutuhkan, terutama pada aset dalam bentuk bangunan fisik. Selain itu juga, sejumlah aset dalam bentuk jaminan penyaluran pinjaman pada Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bersumber dari APBD Kabupaten Natuna sejak tahun 2007 silam dengan nilai taksiran mencapai puluhan miliar rupiah. "Secara pasti saya belum dapat data berapa jumlah aset Natuna yang terdapat di

Anambas," ucap Haris. Disinggung tentang pengucuran dana termasuk tanggung jawab terhadap penggunaan dana UKM yang berasal dari Kabupaten Natuna untuk masyarakat di Anambas, Haris berharap, hal tersebut juga akan dapat cepat terselesaikan. Tentunya, setelah pihak Kabupaten Natuna menyerahkan semua data yang dimiliki ke Pemkab Anambas. "Kita akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait tentang penyaluran dana UKM tersebut, apakah bisa diteruskan, atau bagaimana solusi terbaik untuk penyelesaian hal tersebut. Semuanya akan kita koordinasikan dengah pihak-pihak terkait lainnya. Harapan kita, persoalan tersebut bisa diputihkan saja, karena termasuk menyangkut kepentingan masyarakat," ucapnya. Sebagaimana diberitakan, sejumlah aset dari penyaluran kredit untuk UKM yang terdapat di Anambas sejak tahun 2007 silam, hing-

ga kini masih dibawah naungan dan tanggungjawab Kabupaten Natuna. Informasi diperoleh, total jumlah penyaluran dana bergulir UKM ditaksir mencapai sekitar Rp45 miliar. Dan, 40 persen diantaranya diserap atau disalurkan kepihak kreditur UKM di Tarempa, Anambas, atau sebelum KKA terbentuk tahun 2008 silam. Namun hingga kini, pertanggungjawaban terhadap penyaluran dana UKM di Tarempa, Anambas senilai Rp20 miliar lebih tersebut, belum diketahui keberadaannya. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperinagkop UKM) KKA, Dra Linda Maryati, mengatakan,penyaluran sebagian dana UKM tersebut, masih menjadi tanggungjawab dari pihak Kabupaten Natuna. Pasalnya, sejauh ini pihaknya sendiri juga belum mengetahui tentang penyerahan dari sejumlah dokumen sejumlah aset milik Natuna di Anambas saat ini "Untuk lebih jelasnya, coba tanyakan saja ke pihak terkait di Kabupaten Natuna," ucapnya. Lebih lanjut disebutkan, bahwa berdasarkan informasi yang diperolehnya, dalam penyaluran dana UKM dari Kabupaten Natuna tersebut, tidak sedikit dari pihak penerima UKM yang ada

di Tarempa, Anambas saat itu yang telah menggadaikan sejumlah dokumen berharga

miliknya, sebagai barang jaminan kepihak UKM di Natuna. (nel)

PEMKAB Anambas menggelar pengajian rutin di Masjid Besar Al-mutaqin Ladan.Tampak Ustad Usep Kholiludin dari Jakarta sedang memberikan tausiah, Kamis (28/1) malam.

HALUAN KEPRI/ASFANEL

SEJALAN bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya kesejahteraan bagi masyarakat, pemukiman di Anambas makin padat. Tampak deretan rumah yang berhimpitan di daerah Tarempa, Anambas, Kamis (27/2). Editor: Didik, Layouter: Ricoh Polda Nababan


Karimun

Sabtu, 2 Maret 2013

21

Iswanto Bakar Rumah Sendiri KARIMUN (HK) — Iswanto (51), warga RT 03 RW 03 Bangun Sari Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing nekad membakar rumahnya sendiri, Jumat (1/3) sekitar pukul 12.30 WIB.

Ilham Liputan Karimun Belum jelas alasan bapak empat anak ini membakar rumahnya sendiri, karena hingga saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, sudah sebulan ini Iswanto berpisah dengan istrinya Sukarmi (44). Sejak perpisahan itu kondisi kejiwaan Iswanto dikabarkan terganggu, bahkan dirinya sering melamun seorang diri. Ditambah lagi, dia juga tidak memiliki pekerjaan yang tetap. "Saat ini, Iswanto dengan istrinya dalam proses perceraian. Dan selama proses perceraian itu Iswanto tinggal di Batam bersama saudaranya. Namun, sebelum membakar rumahnya itu, Iswanto pulang ke rumahnya di Bangun Sari. Saat pulang itu, dirinya tidak mendapati istri dan anaknya di rumah," kata warga di lokasi kejadian. Saat itu, Iswanto marah dan menelepon istrinya untuk segera menyuruhnya pulang. Namun, karena mereka dalam proses perceraian, istri Iswanto tak mau pulang. "Kalau tak pulang, nanti ku bakar rumah ini," ujar warga itu menjelaskan lagi apa yang pernah diucapkan Iswanto kepada istrinya. Hingga niat itu dilaksanakannya. Aksi nekat Iswanto membakar rumahnya itu dimulai dengan membakar kain di dalam kamar tidurnya. Kain yang terbakar tersebut cepat melebar hingga meludeskan seisi kamar. Ditambah lagi cuaca siang kemaren sangat panas dengan hembusan angin yang cukup kencang, membuat api makin makin

leluasa 'melahap' rumahnya. Melihat ada rumah warga yang terbakar, para tetangga pun datang membantu menyelamatkan isi maupun bangunan rumah tersebut dari amukan si jago merah. Namun sayang, karena peralatan seadanya ditambah lagi api sudah sangat membesar maka dalam sekejap rumah berukuran 12 kali 7 meter itu langsung ludes terbakar. "Tak ada barang yang bisa kami selamatkan, selain satu unit sofa kecil beberapa peralatan dapur. Selain itu, barangbarang dalam rumah itu semuanya ludes terbakar. Kami sudah berusaha untuk memadamkan api, namun karena cuaca panas ditambah angin berhembus cukup kencang maka api dengan cepat menyambar seisi rumah," kata seorang warga di lokasi kejadian. Kapolsek Tebing, AKP Afdal ketika dikonfirmasi membenarkan adanya aksi warga yang membakar rumahnya sendiri tersebut. Menurutnya, saat ini pelaku sudah dibawa ke Mapolsek Tebing untuk meminta keterangan. Hanya saja, pihak penyidik kesulitan meminta keterangan dari pelaku karena pelaku tak dapat berbicara jelas. "Dari keterangan sementara, pelaku memang membakar rumahnya sendiri. Namun, sampai saat ini belum jelas apa motifnya membakar rumah sendiri. Hanya saja, jika dilihat dari psikologisnya pelaku nampak stres, bisa saja akibat berpisah dengan istrinya sebulan lalu, ditambah lagi dia tidak memiliki pekerjaan tetap," kata Afdal. Menurut Afdal, saat ini

BAKAR RUMAH — Salah seorang warga menyaksikan rumah Iswanto, warga RT 03 RW 03 Bangun Sari Kecamatan Tebing dilalap api, Jumat (1/3). ILHAM/HALUAN KEPRI

penyidik masih kesulitan untuk meminta keterangan dari pelaku pembakaran tersebut, karena tak satu katapun keluar dari mulut pelaku. "Dirinya tidak mau bicara sama sekali, untung saja datang istrinya dengan memberi penjelasan kepada penyidik," jelas Afdal lagi. Berdasarkan keterangan istrinya kata Afdal, saat ini pasangan suami istri itu sedang dalam masa perceraian dan sudah sidang kedua di Pengadilan Agama Karimun. Selama proses perceraian itu berlangsung, Iswanto tinggal di Batam bersama saudaranya. Namun, kemarin tiba-tiba dirinya datang ke Karimun dan didapatinya rumah dalam keadaan kosong.***

Pedagang Gloria Direlokasi KARIMUN (HK) — Pemkab Karimun menggelar rapat persiapan menjelang relokasi para pedagang ke Coastal Area, di ruang rapat madya lantai tiga kantor bupati, Jumat (1/3). Dalam rapat tersebut dibahas mengenai sejauh mana persiapan dan penempatan titik-titik pedagang boleh berjualan di wilayah tersebut. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Kabupaten Karimun, HM Hasbi mengatakan, dari 73 pedagang yang sebelumnya berjualan di pinggir laut sekitar Taman Gloria, sudah ada 32

gerobak siap ditempati pedagang sedangkan sisa 41 gerobak lagi belum jadi. "Gerobak yang baru jadi kita masukkan kedalam (Coastal Area) terlebih dahulu. Kemudian nanti pada hari Minggu atau Senin sisa gerobak yang belum jadi akan menyusul dan nanti kita tata di dalam," ujar Hasbi kepada wartawan usai rapat. Sedangkan bagi pedagang yang gerobaknya belum jadi atau belum tersedia, diminta menyiapkan gerobak sendiri. Apakah buat sendiri dan bayar sendiri, atau mungkin menggunakan jasa Bank dan itu dibebaskan.Menjawab kekhawatiran lokasi yang masih kosong diisi orang lain atau pedagang baru, Hasbi menjawab itu merupakan tugas dari Satpol PP untuk menertibkan. Menurut dia, tidak boleh ada lagi pedagang kali lima di situ. Adapun strategi untuk meramaikan lokasi tersebut, Hasbi mengaku rencananya memang akan dibuat beberapa event out door di dalam coastal area. Seperti Jambore Kader Posyandu yang dalam waktu dekat ini rencananya akan dibuat di sana. Kemudian turnamen voley dan hiburan lainnya. Hal itu diyakini akan berhasil menarik minat masyarakat untuk meramaikan lokasi tersebut. Hasbi juga menjelaskan,

GANI/HALUAN KEPRI

RAPAT rencana relokasi pedagang Taman Gloria di ruang rapat Kantor Bupati bersama unsur terkait, Jumat (1/3). Asisten II Pemkab Karimun Arnadi Supaat didamping Kadis Koperasi, UKM dan Perindag, H.M.Hasbi memaparkan pandangan mengenai relokasi pedagang. pedagang yang difokuskan untuk direlokasi adalah dari Simpang Tiga Gloria sampai sampai Simpang Tiga Darul Jannah. Sedangkan arah mercusuar itu tidak termasuk. Hasbi memastikan pada Senin (4/3) lokasi jajanan Coastal Area sudah efektif beroperasi. Selanjutnya untuk tahap kedua pedagang di Pinang Sebatang juga akan dipindahkan ke Coastal Area. Karena wilayah Pinang Sebatang rencananya akan dibangun Pemda sebagai tempat parkir. "Setelah seluruh pedagang ini masuk (73 pedagang), segera direalisasikan relokasi untuk tahap kedua. Tapi tidak

termasuk pedagang di area parkir Pelabuhan atau tepat di depan rumah dinas Bupati Karmun. Karena tidak terlalu mengganggu. Kan cuma malam saja mereka jualan, kalau siang tetap digunakan sebagai tempat parkir. Tapi kalau di Pinang Sebatang tiang-tiang penyangganya sudah mulai patah. Di samping itu kondisinya sedikit kotor sehingga dipindahkan," katanya. Pada prinsipnya, Hasbi mengaku tidak mendata siapa pemilik dagangannya, tapi siapa yang berjualan. Sekarang di cek berapa orang yang berjualan maka itu yang dipindahkan.(gan)

Pencairan Dana Pokja Semakin Janggal KARIMUN (HK) - Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim mengaku tidak pernah ada koordinasi dari pihak pokja pendidikan inklusi bentukan Rektor Universitas Karimun (UK), Abdul Latif. Dengan kata lain, dalam pencairan dana program pendidikan inklusi yang dibuat pokja bentukan Abdul Latif tidak membawa surat rekomendasi dari Disdik Kabupaten Karimun. Begitu juga dengan stempel Disdik yang seharusnya dibawa ke Kementerian Pendidikan untuk pencairan dana tersebut. Hal tersebut dikatakan Bakri terkait beberapa syarat sebelum dilakukannya penandatanganan kesepakatan MoU mengenai pendidikan inklusi, antara pemberi bantuan dengan penerima bantuan harus menyertakan beberapa persyaratan. Salah satunya adalah pihak yang mendapatkan bantuan atau yang menandatangani MoU atau kerjasama harus dibekali surat tugas yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun atau pejabat di lingkungan Disdik yang berwenang. Selain itu membawa stempel Disdik untuk mendapatkan dana tersebut. Diakui Disdik, pokja inklusi tidak diberi mandat (surat jalan dari disdik dan stempel disdik) untuk hal itu.

"Kalau berdasarkan surat undangan untuk worshop di Bandung yang ditujukan kepada Pemkab Karimun melalui Bupati memang seperti itu, syaratnya harus membawa surat jalan dan stempel dari Disdik, tapi kami tidak pernah ada koordinasi dengan pokja inklusi yang diketuai Abdul Latif, jadi bagaimana dia mencairkan uang dari Kementerian untuk pokjanya itu saya tidak tahu," ujar Bakri, Kamis (28/2). Dengan adanya informasi dari Disdik mengenai hal itu, dipastikan pencairan dana pokja inklusi oleh Abdul Latif menjadi tanda tanya besar. Karena surat jalan dan tempel Disdik Kabupaten Karimun tidak pernah diberikan kepada Abdul Latif, namun dana untuk pokja tersebut tetap cair. Ditanya apakah ada dugaan jika Abdul Latif memalsukan surat jalan berikut stempel dari Disdik Pemkab Karimun, Bakri mengaku tidak tahu dan enggan menjawabnya secara detail. Lebih lanjut dikatakan Bakri, saat ini pokja pendidikan inklusi bentukan Pemkab Karimun sudah hampir rampung. Di samping itu pula drafnya sudah selesai dibuat. Dengan melibatkan semua unsur satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemkab Karimun seperti Dinas Tenaga

Kerja, Dinas Kesehatan, Padan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan banyak lagi, yang nantinya akan di SK kan oleh Bupati Karimun Nurdin Basirun. Sementara itu, Ketua DPD Laskar Melayu Bersatu (LMB) Datok Panglima Muda Azman Zainal mengatakan, Abdul Latif tidak mungkin lupa siapa nama-nama anggota DPRD Kabupaten Karimun yang ikut bersama dirinya ke Jakarta, dalam urusan pendidikan inklusi buatan rektor UK itu. Harus dibeberkan biar jelas. Azman juga menjelaskan, secara yuridis, pada undangundang dasar 1945 pasal 31 dijabarkan dalam undang-undang sisdiknas nomor 20 tahun 2003 tentang pemberian warna lain dalam penyedian pendidikan bagi anak berkelainan, telah dijabarkan bagaimana memberikan pendidikan yang layak terhadap anak berkelainan. Demikian pula pada undang-undang nomor 29 tahun 2003 juga dijelaskan pada tentang penyandang cacat. Masih banyak lagi aturan yang perlu dijelaskan kepada pokja inklusi ini biar tidak dilanggarnya semua. Ini dana dari APBN harus jelas penggunaan serta laporannya. Tidak mungkin dipercayakan begitu saja menyelenggarakan program ini tanpa disertakan syarat yang telah ditentukan," ucap Azman penuh tanya.(gan) Editor: Niko, Layouter: Novrizal


CMYK

El Shaarawy Diproteksi Milan

El Shaarawy

Sabtu, 2 Maret 2013

AC MILAN sudah memagari salah satu asetnya, Stephan El Shaarawy, dengan ikatan kontrak lebih lama. Rossoneri bisa bernapas lega karena Little Firaun kini sudah benar-benar terproteksi. El Shaarawy merupakan salah seorang pemain Milan yang menonjol di musim ini. Dia sudah mencatatkan 19 gol hasil dari 31 laga di semua kompetisi. Milan yang sempat terseok-seok di awal musim pun kini sudah diantarkan oleh El Shaarawy ke papan atas klasemen. I Diavolo Rosso ada di tangga keempat klasemen dengan koleksi 45 poin. (fic)

22

MANCHESTER (HK) — Manchester United akan menjamu tim papan tengah, Norwich City dalam lanjutan Liga Premier Inggris di Old Trafford, Sabtu (2/3) malam ini. Kemenangan tentu harga mati bagi pasukan Alex Ferguson untuk menatap gelar juara ke-20 kalinya. Akan tetapi, kali ini Ferguson akan lebih berhati-hati karena akan menyimpan kekuatan tempur utama Manchester United

untuk menghadapi Real Madrid di laga leg kedua babak 16 besar piala Champion Eropa, pekan depan. Meskipun demikian Manchester United yang belum pernah kalah sejak bulan Desember tahun lalu ini dipastikan tidak akan memberikan peluang untuk Norwich bergerak be-

bas apalagi pulang dengan mengantongi angka dari Old Traford. Alex Ferguson tidak akan menyianyiakan peluang untuk tetap mempertahankan keunggulan 12 angka dari Manchester City yang masih belum berputus asa untuk mempertahankan gelar juara liga Primer Inggris yang didapat pada musim yang lalu. Dengan konsentrasi yang terbelah dua dengan pertandingan leg kedua piala Champion nanti, pasukan Norwich City dipastikan ingin mengulangi kemenangan mereka atas Manchester United pada laga kompetisi liga Primer Inggris pada bulan November tahun lalu, dimana Manchester United harus takluk dengan skor 0-1 di kandang Norwcih City Carrow Road. Pelatih Norwich Chris Hughton yang pada musim ini berhasil membawa Norwich City bermain dengan performa yang cukup mengesankan dari awal musim mengaharapkan

anak-anak asuhnya bisa mencuri angka dari kandang Manchester United pada laga kali ini, dengan berbekal kemenangan luar biasa atas Everton pada pertandingan minggu lalu. Kapten tim Grant Holt berhasil memimpin perolehan gol untuk Norwich City musim ini dengan raihan 8 gol. Anthony Pilkington dan Robert Snodgrass juga sudah menyumbangkan masingmasing 5 gol untuk The Cannaries musim ini. Amunisi penyerangan Norwich City bertambah setelah pada jendela transfer musim dingin lalu berhasil mendatangkan Striker asal Argentina Luciano Becchio dari Leeds United. Norwich juga mendatangkan Striker asal Sierra Leon Kei Kamara untuk menambah pundi pundi gol Norwich City setengah musim kedepan. Kei Kamara berhasil mencetak 1 gol dan memberikan 1 assist pada laga terakhir mereka melawan Everton.

Masalah utama Chris Hughton musim ini terletak di barisan pertahanan The Cannaries. Norwich telah kebobolan 4 gol atau lebih dari setiap 6 pertandingan mereka. Pada laga kali ini Chris Hughton terpaksa harus menurunkan penjaga gawang kedua mereka Mark Bunn karena penjaga gawang utama mereka John Ruddy masih mengalami cedera. Michael Turner dan Sebastian Bassong dipastikan turun pada laga kali ini menempati posisi bek tengah di lini pertahanan Norwich City. Sementara Russel Martin dan Javier Garrido akan menempati posisi sebagai bek kanan dan bek kiri.

Sementara Alex Ferguson sendiri nampaknya akan mengistirahatkan beberapa pemain pilarnya untuk mengahdapi Real Madrid di laga leg kedua babak 16 besar piala Champion Eropa. Anders Lindergaard nampaknya akan diturunkan menjadi starter pada laga kali ini. Rio Ferdinand dan Chris Smalling kemungkinan akan menjadi starter di lini pertahanan Manchester United. Rafael akan ditemani Alexander Buttner untuk mengisi posisi full back.(glc/bbc)

Real Madrid vs Barcelona Sabtu (2/3) Pkl. 22:00 WIB

Man United vs Norwich Sabtu (2/3) Pkl. 22:00 WIB

Wigan vs Liverpool Minggu (3/3) Pkl. 00:30 WIB

Leverkusen vs Stuttgart Minggu (3/3) Pkl.00:30 WIB

Milan vs Lazio Minggu (3/3) Pkl.02:45 WIB

Valencia vs Levante Minggu (3/3) Pkl.04:00 WIB

Tim Garuda Mendominasi Kejurnas Forki Piala KSAD XI Kepri BATAM (HK) — Kontingen Garuda Forki nasional masih terlalu tangguh bagi karate-do dari daerah lainnya di Indonesia. Pasalnya, hampir semua karate-do kontingen Garuda lolos menuju babak final pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) karate piala KSAD XI Kepri di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Jumat (1/3). Tim Garuda mendominasi setiap pertandingan di Komite maupun Kata perorangan dan beregu, baik pada kelas 50 kg, 55 kg, 65 kg, 70 kg dan 80 kg. "Umar Sarif di kelas 80 kg dan Doni Darmawan di kelas 65 kg dengan csnya, masih terlalu tangguh bagi lawan-lawan dari kontingen daerah lainnya," kata salah seorang wasit juri, kemarin. Sebelumnya, Kejurnas yang diikuti 437 karate-do tersebut dibuka Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Letjen TNI Moeldoko. Pembukaan ditandai penyerahan piala bergilir kepada Ketua panitia pelaksana dari Pengda Forki Kepri, Ir Hotman Hutapea, Kamis (28/2). Letjen TNI Moeldoko mangatakan, Kejurnas Piala KSAD diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Event ini diikuti oleh karateka tingkat senior dari 34 provinsi di Indonesia dengan memperetandingkan 15 kelas/nomor yang terdiri dari empat kelas Kata dan 11 komite. "Kegiatan ini merupakan ajang paling bergensi bagi atlet-atlet senior karate-do di Indonesia. Sehingga, pelaksanaannya turnamen ini sangat dinanti-nantikan oleh insan karateka Indonesia," kata Moeldoko "Pada Sea Games tahun lalu, cabang karate-do ini merupakan penyumbang medali emas terbanyak. Yaitu 10 emas, 3 perak dan 8 perunggu untuk kontingen Indonesia," kata lulusan Akabri 1981 ini.

NOV IWANDRA

WAKIL Kepala Staf Angkatan Darat( Wakasad), Letjen TNI Moeldoko menyerahkan piala bergilir Forki KSAD kepada Ketua panitia pelaksana turnamen karate-do Pengda Forki Kepri, Ir Hotman Hutapea, Kamis(28/2) di indor Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal. Sementara, Ketua Pengurus Besar (PB) Forki Indonesia, Hendarman Supandji mengatakan, Kejurnas Piala KSAD XI ini merupakan sebuah ajang yang sangat bergengsi. Sehingga, semua atlet yang menjadi pemenang nanti betul-betul atlet yang prestasi dan berkelas. "Kepada seluruh atlet, saya minta untuk bertanding secara sportif dan kesatria. Hindari sikap prilaku yang dapat merusak citra diri sendiri maupun organisasi dimana kalian diwadahi. Patuhi semua ketentuan dan aturan yang sudah disepakati organisasi serta biasakan disiplin, jujur, siap untuk meraih kemenangan dan sekaligus juga siap menerima kekalahan," kata Hendarman. Selain itu, kata Hendardji, bagi atlet yang meraih prestasi pada kejua-

CMYK

raan ini, akan dilakukan pembinaan melalui pelatnas PB Forki di Jakarta. Tujuannya, agar mereka bisa mendapatkan pembinaan dengan maksimal untuk bisa mengikuti iven-iven turnamen karate-do yang berkelas di tingkat internasional," ungkapnya. Sedangkan Ketua panitia Kejurnas Forki Piala KSAD XI Kepri yang sekaligus Ketua Umum Pengda Forki Kepri, Ir Hotman Hutapea mengatakan, kegiatan turnamen karate-do itu akan dilaksanakan selama empat hari. "Kejurnas piala KSAD XI ini diikuti 239 atlet putra dan 198 atlet putri. Yang mempertandingkan 6 kelas komite perorangan putra, 5 kelas kelas komite perorangan putri, 1 kelas kata perorangan putra, 1 kelas kata perorangan putri, 1 kelas beregu putra dan 1 kelas beregu putri," kata Hotman.(vnr) Editor: Didik, Layouter: Dieky Saputra, Grafis: Dimas


Iklan

Sabtu, 2 Maret 2013

23


CMYK

Sabtu, 2 Maret 2013

24

DPRD Natuna Pro Kesehatan Masyarakat NATUNA (HK) — DPRD Natuna sangat peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. Sebagai buktinya, DPRD terus berupaya membantu pemerintah dan RSUD Natuna dalam mewujudkan masyarakat yang sehat di Kabupaten Natuna. Ketua DPRD Hadi Candra mengatakan, kepedulian DPRD Natuna terhadap kesehatan masyarakat tidak perlu diragukan. Banyak hal yang sudah dilakukan lembaga tersebut. "Kalau kami di dewan tak perlu diragukan lagi, kami sangat

peduli dengan kesehatan masyarakat, bahkan kami sangat mendambakan RSUD ini benar-benar bisa menjadi rumah sakit yang representatif untuk rujukan kesehatan masyarakat," katanya. Sepanjang yang diketahuinya, lanjut Candra, DPRD hingga saat ini belum pernah melakukan pemotongan sepeserpun untuk anggaran RSUD Natuna. "Buktinya, sepengetahuan saya selama saya menjabat jadi dewan, tak pernah yang namanya DPRD Natuna ini mengurangi anggaran RSUD ini

sepeserpun," tuturnya. Bahkan, yang terjadi malah sebaliknya. DPRD selalu mempertahankan dan memperjuangkan agar RSUD tersebut mendapatkan anggaran maksimal. Hal itu dilakukan, ujar Candra, demi meningkatkan potensi RSUD Natuna agar rumah sakit tersebut dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Namun, kata Candra, apa yang terjadi sekarang di RSUD Natuna sangat jauh dari apa yang mereka harapakan. Ma-

syarakat masih banyak mengeluh terkait pelayanan. "Tapi apa yang jadi niat kita bersama itu hingga saat ini kan tidak bisa direalisasikan sepenuhnya oleh rumah sakit ini," katanya. Candra berjanji, akan memanggil pemerintah dan dinas terkait termasuk RSUD Natuna untuk membahas persoalan yang terjadi di rumah sakit tersebut. Narasi dan Foto : Fathurrahman

ANGGOTA DPRD Natuna sedang menivestigasi sejumlah petinggi RSUD Natuna.

KETUA DPRD Natuna, Hadi Candra S.Sos.

PENGURUS RSUD Natuna memberikan keterangan kepada wartawan.

ANGGOTA DPRD Natuna sesaat setelah tiba di RSUD Natuna.

ANGGOTA Dewan berdiskusi sebelum inspeksi mendadak ke RSUD Natuna.

CMYK

ANGGOTA Komisi I DPRD Natuna berdialog dengan petinggi RSUD Natuna. Editor: Andi, Layouter: M Fahrullazi

HaluanKepri 02Mar13  

HaluanKepri 02Mar13

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you