Skip to main content

Global News Edisi 254

Page 1

langganan Rp 28.000,-/Bulan eceran minggu ke-254 Rp 7.000,23 - 29 Juli 2020

pengaduan

0813 3194 8446

hotline redaksi

minggu ke-254

031 - 8281712

23 - 29 Juli 2020

gnewsredaksi@gmail.com

gnewsredaksi

@RedaksiGnews

Redaksi Gnews

TEROPONG Adinda LMP

7 protokol kesehatan cegah penularan Corona di kantor. (Foto: Agung Pambudhy)

Penularan Corona Banyak Terjadi di Kantor

Ini Tujuh Protokol Pencegahannya

Kasus baru virus Corona COVID-19 masih terus bertambah di Indonesia. Juru bicara pemerintah, Achmad Yurianto, mengatakan hal ini karena masih ada warga yang kurang disiplin menerapkan protokol kesehatan. Berbicara dalam konferensi pers update rutin penanganan COVID-19 yang disiarkan BNPB, pria yang akrab disapa Yuri ini menjelaskan transmisi Corona rentan terjadi di lingkungan kantor karena ruangan yang tertutup dan ramai. Ada kekhawatiran Corona menyebar melalui mikrodroplet yang bisa bertahan lama di udara. l BACA: Ini, di Hal 5

Diisukan Tidak Islami, Pedagang Klepon Malah Laris SIDOARJO (GN) - Heboh kue klepon tidak islami dinilai hanya pengalihan isu besar yang terjadi di Indonesia. Namun demikian, isu ini bisa berdampak negatif terhadap pedagang klepon di Jawa Timur seperti di Gempol Pasuruan atau di Bulang Sidoarjo. Pedagang klepon di Gempol, Pasuruan, misalnya, saat ini mempertimbangkan somasi ke pihak yang menyebut kue tradisional berbahan tepung ketan itu tidak Islami. Tapi somasi baru akan dilakukan jika isu klepon tidak Islami ini berdampak buruk pada penjualan kue tersebut sehingga merugikan para pedagang. “Saat ini kita sepakat diam dulu. Semua orang kan tahu klepon itu jajanan dari nenek moyang, tradisional, enak, dan halal. Tapi kalau memang berdampak ke penurunan penjualan, ya kita akan lakukan tindakan. Nanti berembuk kesepakatannya apa, bisa somasi,” kata Ketua Paguyuban UMKM Kecamatan Gempol, Siti Maulidya, Rabu (22/7/2020). Pemilik Toko Rapi Klepon di Legok, Gempol, ini mengatakan saat ini isu tersebut belum berdampak pada penjualan. Namun pihaknya menunggu beberapa hari ke depan apakah hal itu mempengaruhi konsumen. “Lihat beberapa hari ke depan, kan baru viral beberapa hari ini. Harapannya sih malah semakin laris. Setelah viral kan orang malah ingin tahu, akhirnya mencari,” imbuhnya. Meski secara umum tidak berdampak pada penjualan, beberapa pedagang mengaku jualannya tambah laris. Ainul Azizah, salah satunya. “Alhamdulillah tambah laris manis, sampai kewalahan,” kata penjual klepon berusia 35 tahun ini. Seperti diketahui kehebohan itu berawal dari sebuah unggahan foto yang dibagikan oleh pengguna Twitter @Irenecutemom (21/7/2020), di mana akun itu menyebut kue klepon sebagai jajanan yang tidak Islami. Foto dalam unggahan itu bertuliskan, “Kue klepon tidak Islami. l BACA: Diisukan..di Hal 10

AKSI demonstrasi mendukung DPRD Jember memecat Bupati Faida Rabu 22 Juli 2020. Inzet: Bupati Faida.

DPRD ‘Pecat’ Bupati Jember

JEMBER (GN) - Akhirnya DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, secara resmi memakzulkan Bupati Faida dari jabatannya dalam Sidang Paripurna Hak Menyatakan Pendapat yang digelar di gedung DPRD setempat, Rabu 22 Juli 2020. Faida dianggap melanggar sejumlah ketentuan perundang-undangan dan sumpah janji jabatan sebagai Bupati Jember. Sidang Paripurna yang tanpa dihadiri Bupati Faida itu ber-

langsung sejak pukul 11.00 hingga 15.00 WIB. Sebanyak 45 anggota DPRD Jember dari tujuh fraksi hadir. Semuanya menyatakan setuju untuk memakzulkan atau “memecat” Bupati Faida secara politik. Pada saat bersamaan, di luar gedung DPRD, ribuan massa menggelar aksi demonstrasi mendukung DPRD untuk melengserkan Bupati Faida. “Maka, pernyataan pendapat DPRD Kabupaten Jember

Polri Sebut Red Notice Djoko Dihapus di Prancis JAKARTA (GN) – Polri meluruskan berita soal red notice buronan Djoko Tjandra sehingga terpidana kasus casie Bank Bali itu bisa lolos dari jerat hukum. Polri menegaskan tidak memiliki kewenangan menghapus status red notice, termasuk yang telah disematkan kepada buronan Djoko Tjandra. Yang bisa menghapus red notice itu Interpol di Prancis. “Jangan salah. Yang menghapus interpol di Lyon Prancis sana,” l BACA: Polri.di Hal 10

Djoko Tjandra

adalah memberhentikan Bupati Jember dr. Hj Faida, MMR, dari jabatan karena dinilai melanggar sumpah janji jabatan, tidak melaksanakan kewajiban sebagai kepala daerah,” tegas Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim saat membacakan keputusan sidang. Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi mengatakan, DPRD telah memakzulkan Bupati. “Secara politik DPRD sudah memecat Bupati Faida. Atau

dalam bahasa yang lebih strategis, keberadaan bupati ini sudah tidak diinginkan oleh DPRD Kabupaten Jember selaku wakil rakyat,” katanya. Menurut Itqon, pemakzulan ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan hak interpelasi dan hak angket. Pasalnya, rekomendasi Dewan dalam dua hak tersebut diabaikan oleh Bupati Faida. “DPRD menganggap Bupati telah melanggar sumpah

l BACA: DPRD..di Hal 2

Mahasiswa RI Tim Vaksin Oxford JAKARTA (GN) - Semakin banyak mahasiswa Indonesia terlibat proyek produksi vaksin Corona COVID-19. Salah satunya mahasiswa Indonesia jurusan Clinical Medicine di University of Oxford Inggris. Pria ini ternyata terlibat dalam proses pengembangan satu kandidat vaksin dari perusahaan farmasi AstraZeneca dan Universitas Oxford. Vaksin ini disebut-sebut pula paling terdepan dalam hal pengembangannya. Indra Rudiansyah, seorang mahasiswa S3 jurusan Clinical Medicine, bercerita bagaimana dia bisa terlibat dalam

Indra Rudiansyah

‘perlombaan’ yang akan menentukan nasib dunia dalam menghadapi pandemi Covid-19 itu. Dalam wawancara bersama CNNIndonesiaTV, Indra mengaku awalnya tidak terlibat meski kampus Ox-

ford sudah mulai melakukan pengembangan. Pada bulan Januari 2020 Indra masih bekerja di tim yang meneliti penyakit malaria. Namun kemudian COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi. Pemimpin pengembangan di Oxford membuka lowongan untuk seluruh mahasiswa, staf, maupun post doctoral yang ingin terlibat menjadi bagian dari tim tersebut. “Saya mendaftar kemudian saya membuat daftar skill apa saja yang saya punya,” kata Indra seperti dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (22/7/2020). l BACA: Mahasiswa....di Hal 10

UJI VAKSIN TIONGKOK MULAI AGUSTUS 2020

100 Juta Dosis Diproduksi 2021

SURABAYA (GN) - Masyarakat diminta berhati-hati di masa kebiasaan baru di tengah wabah Covid-19. Pasalnya, ma-

syarakat tidak bisa lagi menggantungkan hanya kepada Pemerintah, khususnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

sebab lembaga itu telah dibubarkan. Karena itu, masyarakat harus menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, lingkungan

l BACA: 100 Juta..di Hal 10

Lho Iki Lak

Dokter Gigi Produksi APD Unik hingga Jadi Rezeki UMKM Pandemi Covid-19 menuntut masyarakat untuk kreatif dan inovatif. Bila tidak, pasti akan terpuruk. Salah satunya bisa meniru kiat dokter gigi cantik asal Malang Jawa Timur ini. Namanya Nina Agustin. menyuguhkan nuansa berbeda dibandingkan ruang praktik dokter gigi pada umumnya. Ruang praktik wanita asal Malang ini dihiasi dekorasi cantik bernuansa pink dengan balutan warna nude yang sangat dominan. Namun yang berhasil membuat netizen gagal fokus justru ketika melihat tampilan Nina saat mengenakan APD dengan desain yang sangat fashionable. Modis. Sangat jauh dari kesan serem layaknya APD yang biasa dipakai dokter atau tenaga medis lain. Saat diwawancarai wartawan, sang dokter ini ternyata dulunya

AFP

LAB di Tiongkok sudah menguji vaksin Corona. Selanjutnya vaksin CoronaVac akan diujiklinis di Lab Unpad.

secara optimal. Bersungguh-sungguh menerapkan protokol kesehatan, seperti selalu memakai masker,

KREATIF DI MASA PANDEMI COVID-19

NINA AGUSTIN saat ini jadi pergunjingan netizen. Bukan hanya karena wajahnya yang rupawan tapi juga lantaran kreasinya yang menarik agar bisa bertahan dalam masa pandemi Covid-19. Hal itu setelah dia berhasil membuat Alat Pelindung Diri (APD) yang unik. Awalnya adalah unggahan akun twitter @deddyhuang_. Dalam unggahannya, Deddy membagikan beberapa foto yang dikutip dari akun Instagram seorang dokter gigi bernama Nina Agustin di Malang. Foto-foto Nina langsung menarik perhatian netizen lantaran

jabatan, melanggar peraturan perundang-undangan, sehingga DPRD bersikap dalam hak menyatakan pendapat kompak bahwa Bupati dimakzulkan,” katanya. Hasil keputusan Sidang Paripurna ini akan dikaji oleh pimpinan DPRD Jember sebelum dikirimkan ke Mahkamah Agung. Selanjutnya, keputusan ada di tangan Mahkamah Agung dan Mendagri.

Tetap Edukasi Corona

DOKTER Reisa Broto Asmoro kini tidak lagi menyapa pemirsa televisi atau channel Youtube. Dokter perempuan cantik ini memang sudah tidak lagi menjadi anggota tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Saat ini seluruh update harian wabah virus Corona akan disampaikan oleh Prof Wiku Adisasmoto. Reisa ditunjuk menjadi anggota tim komunikasi publik untuk penanganan COVID-19 sejak 8 Juni 2020.

DRG NINA AGUSTIN mengenakan APD unik hasil kreasinya.

sempat terjun di dunia modeling. Pengalaman itulah yang kemudian digabungkan dengan ilmunya selama menjalani profesi sebagai dokter gigi. Sebagai dokter gigi dia sangat

rentan terpapar covid-19. Untuk itu, dalam menangani pasiennya, pemilik NDC Esthetic Dental Clinic ini harus menggunakan APD lengkap, termasuk baju hazmat. “Waktu awal

pandemi, saya menggunakan baju hazmat biasa. Lama-lama, saya nggak nyaman, karena bajunya besar dan cenderung panas,” terang Nina. l BACA: Dokter ... di Hal 10

dr Raisa Broto Asmoro l BACA: Tetap... Hal 2


politik - opini

2

minggu ke-254

23 - 29 Juli 2020

Ketidakjujuran Dunia Terekspose di Hagia Sophia!

Oleh: Imam Shamsi Ali* PASCA keputusan pengadilan Turki untuk memberikan kebebasan bagi Pemerintah Turki untuk mengkonversi (tepatnya reversi) gedung Hagia Sophia dari sebuah museum ke sebuah masjid kembali dunia ramai membincangkannya. Dari beberapa kepala negara, UNESCO, hingga ke tokohtokoh agama dunia, ramai membicarakan masalah tersebut. Saya tidak akan lagi membahas perspektif legal, baik pada tataran hukum positif maupun pada aspek syariahnya. Justru yang ingin saya bahas kali ini adalah sikap dunia dalam menyikapi isu semacam ini yang memang timbul dari masa ke masa. Beberapa waktu lalu saya pernah menuliskan sebuah artikel dengan judul “Toleransi yang Berpihak”. Tampaknya reversi Hagia Sophia kembali membuka tabir realita itu. Bahwa seringkali toleransi dimaknai sebagai toleransi untuk “serving our interest”. Seolah toleransi itu dimaknai secara positif ketika berpihak kepada

DPRD...

► Sambungan hal 1 “Dikaji lagi, jangan-jangan ada persyaratan-persyaratan yang masih harus disempurnakan, karena DPRD secara administratif tidak bisa memecat Bupati. Yang bisa dilakukan adalah pemakzulan atau pemecatan secara politik. Yang bisa memecat Bupati adalah Mendagri melalui fatwa Mahkamah Agung. Kami akan meminta fatwa kepada Mahkamah Agung terkait keputusan paripurna ini,” kata Itqon. Namun Itqon belum bisa memastikan jadwal pengiriman rekomendasi pemakzulan ini kepada Mahkamah Agung.“Kami akan mengkaji dengan melibatkan beberapa orang ahli. Kami tidak ingin semangat mayoritas anggota DPRD ini ambyar karena persoalan yang tidak terlalu krusial, karena pemeriksaan berkas di Mahkamah Agung. Kami akan melengkapi berkas-berkasnya lebih dulu sebelum bertarung di Mahkamah Agung,” katanya. “Dosa-dosa” Faida Peristiwa pemakzulan Bupati ini menjadi sejarah di Kabupaten Jember. Sebab pemecatan Bupati Jember sebagai peristiwa perdana yang terjadi sejak kabupaten penghasil tembakau ini berdiri selama 91 tahun silam. Dalam sidang, DPRD juga membuka “dosa-dosa” Faida. DPRD merekomendasikan kepada lembaga penegak hukum untuk menangani dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan Faida berdampak pada kerugian keuangan negara. “Memperingatkan kepada saudari Bupati untuk tunduk kepada peraturan yang berlaku dan bersikap

kepentingan pihak tertentu saja. Sebaliknya ketika toleransi harus ditegakkan karena memang menjadi hak orang lain, konsep itu dibalik sebagai intoleransi. Bahkan tidak malu-malu dibalik menjadi tendensi radikal. Ketika seseorang atau sekelompok membela haknya, tidak jarang orang atau kelompok tersebut dilabeli “ekstremis”. Inilah sesungguhnya yang kembali terekspose ketika Pemerintah Turki memutuskan untuk mereversi fungsi gedung Hagia Sophia kembali menjadi masjid setelah sekian tahun masjid tersebut dijadikan museum oleh si sekuler Kemal Ataturk. Saya ingin menegaskan sekali lagi bahwa jika memang ada ketidakbenaran dalam proses konversi ini, tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai justifikasi atau membenarkan yang salah. Justru yang ingin saya bahas adalah ketidakjujuran atau kemunafikan dunia dalam menyikapinya. Pengalihan fungsi gedung dari fungsi museum ke fungsi rumah ibadah (masjid) begitu ramai dibicarakan, bahkan dengan terang-terangan ditentang bahkan dianggap menjadi bagian dari wajah negatif umat bahkan agama Islam itu sendiri. Hal ini dengan sigap dan cermat ditangkap oleh para Islamophob (mereka yang punya phobia dan kebencian kepada Islam), seolah mendapatkan injeksi energi untuk kembali melakukan serangan kepada umat dan agama ini. Saat ini kasus tersebut dijadi-

kan fondasi bangunan persepsi atau imej bahwa Islam ketika kuat dan berkuasa akan mengambil rumah-rumah ibadah orang lain untuk dijadikan masjid. Bahwa orang Islam ketika kuat dan mayoritas akan semena-semena dengan orang lain. Asumsi seperti ini kembali terbangun secara masif dan sistematis di dunia Barat. Sebuah sikap yang tidak peduli dengan apa yang terjadi ke ratusan bahkan ribuan masjid yang dirusak atau dikonversi menjadi rumah-rumah ibadah lain, bahkan jadi tempat-tempat maksiat lainnya. Mana suara dunia ketika masjid bersejarah India, Masjid Baabri, dihancurkan oleh kaum radikal Hindu di India? Mana suara mereka di saat beberapa masjid dibakar di Amerika dan Eropa? Mana suara mereka melihat kenyataan sejarah bahwa kaum Nasrani ketika kembali berkuasa di Spanyol mengkonversi masjid-masjid megah itu menjadi gereja atau nightclub? Sekali lagi kita tidak ingin kesalahan orang lain menjadi pembenaran untuk melakukan hal yang sama (kesalahan). Yang kita harapkan hanya kejujuran dan keadilan kepada semua pihak. Yang benar mari kita benarkan walau berpihak pada orang lain. Dan yang salah mari kita salahkan walau itu menyerang diri kita sendiri. Hindari sikap munafik dalam menyikapi isu dunia. Terlepas dari beberapa hal yang perlu diklarifikasi dan dibenarkan jika memang tidak benar dalam

prosesnya, reversi fungsi gedung Hagia Sophia harusnya tidak dibincangkan secara “beyond proportion” (melampaui batas kewajaran). Kalau ada yang tidak proporsional (salah) secara agama, biarlah kami Umat Islam yang mengkritisi dan membenarkan. Kami jujur dalam beragama. Yang salah walau nampak memberikan keuntungan akan kami kritisi. Karena keuntungan (interest) yang terbangun di atas pelanggaran adalah kesalahan. Dan semangat amar ma’ruf dan nahi munkar kami akan bergejolak mengkritisinya. Orang menutup mata bahwa reversi fungsi Hagia Sophia menjadi masjid kembali adalah atas dasar keinginan mayoritas rakyat Turki, jika tidak bisa disebut semuanya. Lalu kenapa mereka yang sok bangga dengan demokrasi berpura-pura menutup mata? Keputusan pemerintah Turki untuk mengembalikan fungsi gedung menjadi masjid juga melalui proses pengadilan. Lalu mereka yang kerap mengkampanyekan pentingnya menjunjung tinggi supremasi hukum seolah buta? Al-Fatih menaklukkan kota Byzantium melalui penaklukkan militer. Dalam hukum perang mana saja, ketika sebuah kota ditaklukkan maka terjadi pengambilalihan kekuasaan kota itu. Dan tentunya penguasa baru punya hak untuk memenej (mengelola) kota itu berdasarkan kebutuhan warganya. Dalam norma perang, apalagi sebelum

* Imam Shamsi Ali adalah Presiden Nusantara Foundation USA.

kooperatif terhadap proses penyelidikan,” lanjut Ahmad Halim membacakan peringatan kepada Bupati Faida. Dalam dokumen keputusan DPRD disebut juga “dosa” lain yang melatarbelakangi keputusan itu yakni hasil pemeriksaan Komisi ASN yang menganulir mutasi sejumlah pejabat, namun diabaikan oleh Faida. Kemudian hasil pemeriksaan khusus Kemendagri yang menginstruksikan pencabutan 30 Peraturan Bupati dan 15 SK Bupati, tapi menurut DPRD tidak pernah ditindaklanjuti oleh Faida. Fraksi PKB DPRD Jember sendiri terang-terang menyatakan pendapatan bahwa Bupati Jember Faida telah melakukan pelanggaran peraturan perundang-undangan berkali-kali. Dalam sidang paripurna di DPRD Jember, Rabu 22 Juli 2020, Fraksi PKB meminta Mendagri memberhentikan tetap Bupati Jember Faida. Dalam paparannya, Juru Bicara Fraksi PKB DPRD Jember Sri Winarni menyebut, paripurna hak menyatakan pendapat (HMP) ini ibarat skuel terakhir film trilogi ‘Hak Parlemen.’ “Diawali dari seri pertama berjudul hak interpelasi, kemudian dilanjutkan seri kedua berjudul hak angket. Sekarang memasuki episode terakhir berjudul hak menyatakan pendapat atau HMP,” kata Sri. Menurut Fraksi PKB, sedikitnya ada 8 kesalahan yang telah dibuat oleh Bupati Jember Faida. 1. Tidak merespon Keputusan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara Tahun Anggaran 2019 jo. Pengumuman dari MenPAN-RB Republik Indonesia Nomor: B/1069/M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan

Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2019 jo. Pengumuman dari MenPAN-RB Republik Indonesia Nomor: B/1069/M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2019. Akibatnya, Kabupaten Jember tidak memperoleh kuota CPNS. 2. Kebijakan melakukan mutasi di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) diduga tidak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara beserta peraturan pelaksanaannya. 3. Bupati Jember tidak mematuhi rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) melalui suratnya Nomor: R-3419/KASN/10/2019 tanggal 15 Oktober 2019 perihal Rekomendasi Atas Pelanggaran Sistem Merit dalam Mutasi Pegawai di lingkungan Kabupaten Jember. 4. Pelanggaran lainnya adalah kebijakan penerbitan dan pengundangan Peraturan Bupati Jember tentang Kedudukan, Susunan, Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja (KSOTK) 30 (tiga puluh) Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Jember tanggal 3 Januari 2019 diduga melanggar ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah serta peraturan pelaksanaannya. 5. Bupati tidak mematuhi untuk ditindaklanjuti Surat Gubernur Jawa Timur Nomor: 131/25434/011.2/2019 tanggal 10 Desember 2019 perihal Rekomendasi Atas Pemeriksaan Khusus sebagai tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 700/12429/SJ tanggal 11 November 2019 perihal Rekomendasi Atas Pemeriksaan Khusus. 6. Bupati juga tidak me-

matuhi perintah Menteri Dalam Negeri dan perintah Gubernur Jawa Timur atas rekomendasi hasil pemeriksaan tersebut. 7. Kebijakan tentang pengadaan barang dan jasa diduga melanggar ketentuan PERPRES Nomor: 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, beserta peraturan pelaksanaannya. 8. Patut diduga telah terjadi pelanggaran ketentuan Perda No. 11 Tahun 2015 tentang APBD 2016, Perda No. 44 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan APBD 2016, Perbup No. 48 Tahun 2015 tentang Penjabaran APBD 2016, Perda No. 4 Tahun 2016 tentang Perubahan APBD 2016, Perbup No. 32 Tahun 2016 tentang Penjabaran APBD 2016, Perbup Nomor 46 Tahun 2012 tentang Pedoman Hibah Dan Bansos. Karena “dosa-dosa” itu DPRD menggelar hak interpelasi untuk bertanya ke Faida. Pertanyaan Dewan bukannya dijawab, namun Faida justru berpendapat interpelasi tidak sah. Lalu berlanjut ditingkatkan ke tahap hak angket. Penyelidikan menemukan banyak indikasi keterlibatan Faida dalam perkara korupsi serta maladministrasi. Dokumen, bukti dan keterangan para saksi angket DPRD telah diberikan ke lembaga penegak hukum. Sementara itu Faida sendiri tidak hadir ke Gedung Dewan. Namun, dia memberikan keterangan tertulis setebal 23 halaman untuk menanggapi hak menyatakan pendapat DPRD itu. Dia merasa tengah berusaha menindaklanjuti instruksi tentang pemulihan struktur birokrasi maupun persiapan aparatur yang akan berada di posisi baru. “Pemkab Jember

hingga saat laporan ini disusun, telah mengikuti prosedur yang ada, dan hanya menunggu penerbitan SK pelantikan/ pengukuhan dari Mendagri,” dalih Faida. Suasana di luar Gedung Dewan tampak riuh. Ribuan massa yang digalang para ulama bersorak saat Pimpinan DPRD menemui mereka dan mengabarkan keputusan memecat Bupati Faida tersebut. “Hidup rakyat, hidup rakyat, hidup rakyat,” ucap mereka beramai-ramai. Sejumlah kiai yang sejak pagi memimpin aksi terus mengumandangkan sholawat. Kemudian mereka tampak mengarahkan massa untuk membubarkan diri secara tertib setelah sidang selesai. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengaku masih menunggu pemeriksaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk menentukan nasib Bupati Jember Faida. Agenda pemeriksaan oleh gubernur terkait kisruh Bupati Jember dengan DPRD Kabupaten Jember sebelumnya dijadwalkan dilaksanakan pada 24-26 Juni. Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan itu dalam Forum Konsultasi dan Mediasi yang difasilitasi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (22/6/2020). Tito menjelaskan, persoalan di Kabupaten Jember sebenarnya adalah komunikasi antara kepala daerah dan DPRD. Sehingga mekanisme check and balance tidak berjalan. “Saya mendapat laporan, Gubernur Jatim pada 24-26 Juni akan memeriksa kembali permasalahan ini. Kami di Kemendagri menunggu hasilnya, jika tidak tuntas, baru kami akan melakukan langkah berikutnya,” tukas mantan Kapolri tersebut. * nas, wis

Pimpinan Umum/ Pemimpin Redaksi/penanggung jawab : Erfandi Putra Wakil Pimpinan Redaksi/pimpinan perusahaan: Gatot Susanto Redaktur Pelaksana : Titis Tri Wahyanti Redaktur: Fathurrochman Al Aziz, Agung Kusdyanto, M Nasir Biro Jakarta: Djauhari Effendy DEWAN REDAKSI : Erfandi Putra, Gatot Susanto, Titis Tri Wahyanti

Deklarasi HAM ditetapkan, harta rampasan menjadi hak pemenang perang. Dengan segala diskusi yang ada seputar harta rampasan dalam Islam, Hagia Sophia boleh jadi bagian dari harta rampasan tersebut. Sebagai harta rampasan berarti terjadi pemindahan kepemilikan. Dan pemilik baru tentunya punya hak untuk menentukan penggunaannya. Apalagi kalau memang benar bahwa Sang Penakluk (Al-Fatih) karena dorongan menghormati hak orang lain, memang membeli gedung gereja yang konon kabarnya sudah banyak rusak dan terbengkalai, lalu diwakafkan ke masyarakat Muslim untuk dijadikan masjid. Kalau hal ini benar, kenapa sebagian masih berpura-pura tidak tahu? Atau apakah memang ada motif lain di balik penentangan mereka terhadap pengembangan fungsi gedung ini? Terlepas dari semua itu, sekali lagi, yang saya masalahkan adalah hilangnya nilai-nilai kejujuran manusia dalam menyikapi banyak permasalahan dunia kita. Dan ini pula yang menjadikan saya berkesimpulan bahwa memang ada kemunafikan nyata dalam menyikapi toleransi dan intoleransi. Yang pada akhirnya perkiraan saya benar bahwa toleransi yang dikembangkan saat ini seringkali menjadi toleransi yang memihak. Semoga tidak! (*) New York, 20 Juli 2020

secangkir kopi

Kemiskinan karena Corona Dampak pandemi covid-19 memang luar biasa. Seluruh sendi kehidupan terkena dampaknya. Sektor ekonomi memang menjadi “masalah” bagi negera-negara di dunia. Akibat serangan virus tersebut, ekonomi menjadi “terhenti”. Stagnan, sehingga tingkat kemiskinan semakin bertambah. Lalu bagaimana di Indonesia? Tingkat kemiskinan Indonesia disebut mengalami penurunan. Meski begitu bukan berarti upaya untuk mengentaskan kemiskinan telah selesai dilakukan. Pandemi virus Corona tak henti memberikan dampak bagi perekonomian. Sebanyak 5,5-8 juta orang Indonesia diperkirakan jatuh miskin akibat pandemi ini. Pandemi yang belum juga ditemukan vaksinnya ini membuat orang semakin sulit mencari kerja. Terlebih ada beberapa sektor yang terdampak paling dalam seperti transportasi dan konstruksi. "Tanpa adanya dukungan masif dari pemerintah, apabila kita asumsi di mana ekonomi kontraksi hingga minus, maka kemiskinan akan meningkat sangat signifikan," kata World Bank Lead Economist untuk Indonesia, Frederico Gil Sander peluncuran laporan Indonesia Economic Prospects Juli 2020 secara virtual, Kamis (16/7/2020), seperti dikutip detik.com. Bertolak pada kenyataan inilah, diperlukan berbagai langkah-langkah untuk membendung mengurangi ancaman dalam jumlah orang yang jatuh miskin. Tidak hanya Indonesia, tetapi berbagai Negara mengalami hal serupa. Hal ini tidak terlepas dari jumlah PHK yang terus bertambah, sebagai akibat dari mandegnya perekonomina secara global.

Tetap... ► Sambungan hal 1 Sejak saat itu dr Reisa bersama dr Achmad Yurianto secara bergantian menyampaikan kondisi terkini terkait penanganan Corona di Indonesia. Kini setelah Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dibubarkan oleh Presiden Jokowi, otomatis dr Reisa tak lagi menyampaikan update penanganan wabah virus Corona. “Mulai hari ini saya tidak lagi mengedukasi melalui press conference harian. Tetapi InsyaAllah saya akan tetap meneruskan edukasi publik melalui platform yang berbeda,” tulis dr Reisa dalam postingan di akun Instagram pribadinya, Rabu (22/7/2020). Setelah Perpres mengenai dibubarkannya Gugus Tugas Percepatan COVID-19 diteken Presiden Jokowi pada 20 Juli 2020, per tanggal tersebut dr Reisa dan dr Achmad Yurianto yang menjabat sebagai jubir dipurnatugaskan. Reisa menjadi anggota tim komunikasi publik untuk penanganan COVID-19 selama 42 hari. Meski demikian dia menyebut akan tetap meneruskan edukasi publik mengenai pedoman pencegahan penularan COVID-19. Reisa kerap menyampaikan terkait informasi

Erfandi Putra Pemimpin Redaksi

Jika tidak ada langkah serius yang diambil pemerintah maka pandemi ini akan mendorong 5,5-8 juta orang Indonesia jatuh ke jurang kemiskinan pada 2020. Sejumlah langkah untuk mengurangi jumlah angka kemiskinan sebagai dampak dari pandemi ini memang telah dilakukan oleh pemerintah. Pemerintah mengklaim progress penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) untuk membantu masyarakat terdampak pandemi virus Corona sudah berjalan baik dengan ratarata penyaluran sekitar 80%. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan penyaluran bansos sebenarnya sudah cukup baik, meski menemui sejumlah kendala. Rata-rata penyaluran bansos hingga 16 Juni 2020 sekitar 80%. "Pada dasarnya pencapaian progres bansos sudah baik, dengan didukung kerja sama yang baik oleh pemerintah daerah dalam proses penetapan sasaran dan penyaluran," katanya melalui konferensi video, Rabu (17/6/2020). Hadirnya pemerintah di saat-saat seperti ini memang sangat diperlukan, terutama bagi mereka yang kehilangan pemasukan. Kita memang harus bersama-sama menangani hal ini, agar kita bisa keluar dari permasalahan yang kita hadapi. (*) seputar virus Corona baik dari tips aman, maupun informasi kekeliruan terkait Corona yang beredar di masyarakat. “Mari tetap semangat menjalankan Adaptasi Kebiasaan Baru. Ingat, pandemi masih ada dan kita harus lebih waspada lagi,” katanya. Meski demikian dr Reisa menyebut akan tetap tergabung dalam Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Masih sama seperti biasanya, dr Reisa tetap mengingatkan dan mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan demi menjaga diri dan lingkungan sekitar agar tidak tertular virus Corona. Reisa juga menekankan pandemi masih belum berakhir dan masyarakat harus terus waspada. “Terima kasih untuk masukan yang membangun. Ingat, bersama kita pasti bisa,” katanya. * hud

WARTAWAN KOTA: Purnomo Siswanto, Siti Soelistyani FOTOGRAFER: M. Zacky KEPALA BIRO PAMEKASAN: Masdawi Dahlan BIRO DAERAH: BANGKALAN/SAMPANG: Zacky SIDOARJO: Bahri.S GRESIK: Asepta Yoga Permana MALANG RAYA DAN KOTA BATU: Hanan Jalil MOJOKERTO KAB/KOTA & NGANJUK: Bambang Sujarwanto JOMBANG: M. Fatoni. PASURUAN : Haifur TUBAN : Chusnul Huda BLITAR: Gatut Wiratmoko MAGETAN : Fathur Rohman Eka Febrian BANYUWANGI : Edhi Prasetyo jember: Ahmad Hasan Halim. BANDUNG : Adam Permasa LAYOUT/DESAIN GRAFIS: Agus Supriyanto IT SUPPORT: Sapto Utomo KEUANGAN: Febri Indarwati Marcomm/Admin: Ismaindah SIRKULASI & PEMASARAN: Syahrizal PENERBIT: PT GLOBAL MEDIA PRIMA KANTOR: Jl Cipta Menanggal VI/7 Surabaya, Telp. (031) 8281712, e-mail: gnewsredaksi@gmail.com website: www.global-news.co.id PERCETAKAN: PT MEDIA NUSANTARA PRESS, Jl. Rungkut Industri III No. 49 Surabaya, Telp. (031) 8496867 Wartawan KORAN GLOBAL NEWS dilengkapi dengan identitas berupa ID Card / Kartu Pers


nasional

minggu ke-254 23 - 29 Juli 2020

3

Rumah, Pesantren, Masjid Itu Jadi Sungai

MASAMBA (GN) - Banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, menorehkan kisah pilu bagi Hamluddin. Bagaimana tidak, rumah orangtuanya, tempat dia dilahirkan dan tumbuh besar sekarang rata dengan tanah serta tertimbun air. Rumah itu kini telah menjadi bagian dari Sungai Masamba. Pria yang akrab disapa Udin itu, menceritakan, bahwa rumah ibunya memang berada di pinggir Sungai Masamba. Sungai itu cukup dalam dari daratan. Selain rumah, di dekat sungai itu juga ada masjid yang dibangun dari tanah wakaf sang ibu. Berderet juga dengan rumah kedua kakaknya. Hamluddin sebenarnya sudah bertahun-tahun tinggal di Bekasi, Jawa Barat. Selain sebagai jurnalis salah satu media nasional, dia juga pengajar di Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi. Saat peristiwa banjir

HAMLUDDIN di lokasi rumah ibunya yang kini menjadi bagian Sungai Masamba.

18 Lembaga Bubar, Pegawainya Dipindah JAKARTA (GN) - Presiden Jokowi membubarkan 18 lembaga/komisi. Alasannya, anggaran negara bisa ditekan jika lembaga tersebut dibubarkan. Tapi, bagaimana nasib para pegawai lembaga/komisi tersebut? Baik PNS maupun non-PNS? Plt Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono menyatakan, untuk PNS akan dialihkan ke instansi lain. Namun untuk pegawai honorer, karena tidak diatur dalam PP dan Peraturan BKN, maka tidak ada lagi tempat mereka untuk bekerja. “Karena lembaga sudah tidak ada otomatis yang honorer juga tidak ada tempat lagi. Kalau PNS diatur, disalurkan ke instansi lain dan sebagainya,” kata Paryono Rabu (22/7/2020). Adapun Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS,

tepatnya di pasal 241 ayat 1 dan Peraturan BKN Nomor 3 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pemberhentian PNS pasal 9 ayat 1 menyebutkan, PNS bisa dipindahkan ke lembaga lain jika terdapat perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang menyebabkan kelebihan personil. Bila PNS tidak bisa disalurkan, atau belum mencapai usia 50 tahun atau masa kerja kurang dari 10 tahun, maka akan diberikan uang tunggu selama 5 tahun. Jika setelah 5 tahun tidak juga disalurkan, maka PNS akan diberhentikan dengan hormat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kemudian, jika ada PNS yang selesai menerima uang tunggu namun belum mencapai usia 50 tahun, maka uang pensiun akan diberikan saat mencapai usia 50

tahun nanti. Namun data pegawai yang terdampak perampingan birokrasi ini masih belum diketahui dengan pasti. “Ini saya sedang cari. Harusnya ada, sedang saya cari dulu,” ujarnya. PKS menyebut 18 lembaga yang dibubarkan itu lembaga receh. PDIP mengamininya. Karena itu 18 lembaga tersebut perlu dibubarkan. Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Rabu (22/7/2020), pembubaran 18 lembaga itu tercantum di Pasal 19. Latar belakang pembubaran 18 lembaga itu berkaitan dengan langkah pemerintah mengatasi dampak pandemi COVID-19. Jokowi ingin perampingan organisasi supaya pembiayaan organisasi lebih efisien. “Ekspektasi publik perubahan

lebih fundamental, seperti merger kementerian hingga reshuffle. (Tapi) dapatnya receh. Wajar publik kecewa,” kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menilai justru karena 18 lembaga tersebut receh perlu dibubarkan. “Bukan malah dipertahankan,” ujar Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat kepada wartawan. Sebanyak 18 lembaga yang dibubarkan Jokowi itu meliputi: 1. Tim Transparansi Industri Ekstraktif yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden No. 26/2010 tentang Transparansi Pendapatan Negara dan Pendapatan Daerah yang Diperoleh dari Industri Ekstraktif; 2. Badan Koordinasi Nasional Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden No. 10/2011 tentang

Badan Koordinasi Nasional Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan; 3. Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011-2025 yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden No. 32/2011 tentang Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011-2025 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden No. 48/2014 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden No. 32 /2011 tentang Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011-2025; 4. Badan Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden No. 86/2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda; * l6, det

Muhammadiyah Mundur dari Program Penggerak Kemendikbud JAKARTA (GN) - Sebanyak 184 proposal dari 156 lembaga lolos seleksi program Organisasi Penggerak milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Melalui program ini, Mendikbud Nadiem Makarim mengajak sejumlah organisasi berlomba mem-

buat rencana pelatihan guru di bidang literasi dan numerasi. Bagi yang lolos akan diberikan dana mulai Rp1 miliar- Rp20 miliar. Dana itu untuk merealisasikan pelatihan guru di jenjang pendidikan dasar dan menengah selama dua tahun. Namun Muhammadiyah

menyatakan diri keluar dari Program Organisasi Penggerak Kementerian Pendidikan (Kemdikbud). Untuk itu Fraksi PAN DPR RI meminta Kemdikbud berdiskusi bersama untuk mencari titik temu terkait masalah program Organisasi Penggerak ini. Pemerintah diminta serius

menangani sikap tegas Muhammadiyah yang mengundurkan diri dari Organisasi Penggerak Kemendikbud. “Sebab, Muhammadiyah itu biasanya kulturnya tidak jual mahal. Muhammadiyah biasanya selalu patuh pada aturan yang dikeluarkan pemerintah, selalu mengikuti

semua aturan yang diterapkan, terutama di bidang pendidikan,” ujar Wakil Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay saat dihubungi, Rabu (22/7/2020). Saleh meminta pemerintah, dalam hal ini Kemendikbud, serius menyikapi sikap Muhammadiyah. * det, wis

bandang 13 Juli 2020 malam, dia sempat dihubungi ketika air bah itu menerjang perkampungannya. Namun komunikasi terputus, karena semua akses listrik hingga komunikasi ikut terputus. “Sedih banget. Sejak di Bekasi, saya hanya bisa nangis lihat lokasi rumah ibu dan kakak,” katanya Rabu 22 Juli 2020. Saat kejadian, dia langsung bersiap menengok kampung halamannya itu. Baru pada 19 Juli akhirnya dia tiba di Masamba, setelah perjalanan darat dari Makassar selama berjamjam. Di kampungnya, tepatnya Desa Kasimbong, Kelurahan Bone Tua, Kabupaten Luwu Utara, dia melihat semuanya sudah luluh lantah tertimbun tanah. Di area yang dulu adalah rumah ibunya, rumah kakaknya dan pesantren serta masjid, kini sudah benar-benar tenggelam. Yang tersisa hanya atap kubah masjid saja. “Tinggal kubah masjid, de-

pannya posisi rumah ibu dan kakak saya. Ini pas saya sampai Masamba, hanya bisa duduk lihat lokasi rumah ibu,” katanya. Posisi sungai dengan rumah ibu dan kakaknya itu, sebenarnya cukup tinggi. Antara jalan dan permukiman di kedua sisi Sungai Masamba awalnya setinggi 7 meter. Ia terbayang, saat masih kecil dan tumbuh besar di kawasan yang kini sudah tertutupi oleh tanah dan aliran air. “Saya tatap air sungai keruh mengalir deras, di bawahnya ada rumah ibu dan dua orang kakak. Tergambar wajah ibu (Mihada, 1949-2018), kami memanggilnya mama, guratan wajah oval dan rambutnya yang memutih,” katanya tak mampu menahan air mata. Terngiang baginya, saat mereka berkumpul dan menikmati suasana kampung yang begitu sejuk. Masjid yang jika Ramadan tiba, tidak sepi dengan suara warga membaca Al Quran yang selalu dilantunkan. * vvn, nas

MEDIA SOSIAL

Beli Tanah Dapat Istri KUDUS (GN) - Pria ini mungkin meniru seorang perempuan jual rumah sekaligus mau dijadikan istri pembelinya yang viral beberapa waktu lalu. Kali ini pria bernama Aris memposting di media sosial facebook, jual sebidang tanah di Kudus. Yang unik, pembelinya bisa mendapatkan tanah juga bisa memperistri adiknya. “Sudah banyak yang kontak sejak diposting,” kata si penjual tanah, Aris, warga Desa Karangbener, Bae, Kudus, saat dimintai konfirmasi, Rabu (22/7/2020) pagi. Aris mengatakan, ada yang menanyakan tanahnya, namun juga ada yang tentang adiknya.”Statusnya bagaimana, ini (unggahan jual sebidang tanah bisa memperistri adiknya) asli tidak,” ujar dia. Aris membenarkan sedang menjual sebidang tanah dan bagi pembeli beruntung bisa memperistri adiknya. Apalagi, kata dia, adiknya sedang mencari pendamping hidup yang serius. “Adik saya kebetulan cari jodoh buat pendamping hidup. Adik saya itu statusnya janda. Kalau usianya 28 tahun, namanya Dewi Rosalia Indah,” katanya. Menurut Aris, adiknya janda cerai dan telah memiliki dua anak. Adiknya itu sekarang memiliki salon di wilayah Kudus. “Anak adik, anaknya dua. Ia punya salon. Salon Alya, sudah pisah suami yang pertama sekitar empat tahun, kalau kedua ini pisah baru setengah tahun, pisahnya cerai,” terang Aris. * det

HIBURAN

Pengusaha Minta Izin Operasi

JAKARTA (GN) - Pengusaha hiburan malam di DKI Jakarta gelisah sebab sudah empat bulan tak beroperasi di masa pandemi COVID-19. Mereka makin gelisah sebab tetap dikenakan pajak untuk reklame dan pajak badan usaha (PPH 25). Mereka pun minta izin boleh beroperasi kembali.“Beberapa anggota saya di beberapa tempat ada yang mengeluhkan PPH 25 tetap ditagih dan ditakut-takuti akan dikenai denda kalau nggak segera bayar,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) Hana Suryani dalam program Blak-blakan detikcom, Rabu (22/7/2020). Hal lain yang memprihatinkan, dia melanjutkan, para petugas di instansi terkait sepertinya tidak paham bahwa pajak reklame itu merupakan salah satu sumber pendapatan Pemprov DKI. Sebab untuk mengurus izin pajak ini sulitnya bukan main. “Jadi saya sampaikan tadi ke Pemprov, tolong pajak reklame ini direformasi juga,” ujar Hana.Sehari sebelumnya pengurus Asphija lain memimpin unjuk rasa lebih dari seribu pegawai dunia hiburan malam yang sudah empat bulan kehilangan pekerjaan. Mereka menuntut agar tempat mencari nafkahnya itu diizinkan kembali untuk beroperasi seperti restoran dan pusat perbelanjaan.* det

GIBRAN RAKABUMING RAKA DIPREDIKSI MENANG PILKADA SOLO

Pertaruhan Dinasti Politik Jokowi

Bakal calon Walikota Surakarta dari PDIP Gibran Rakabuming Raka memiliki peluang besar menang pilkada 9 Desember 2020. Siapa pun lawannya dia diprediksi menang, apakah melawan jago yang diusung gabungan partai politik atau jika memang harus melawan kotak kosong lantaran hanya ada satu pasangan calon saja. NAMA Gibran tak lepas dari sosok sang ayah yakni Presiden Joko Widodo. Jokowi tetap memberi efek yang cukup besar bagi pemilih untuk Gibran. Jokowi effect dianggap akan berpengaruh bagi kemenangan Gibran yang berpasangan dengan Teguh Prakosa tersebut. “Tentu Jokowi effect akan menjadi salah satu variabel pemilih dalam memberikan dukungan pada Gibran, misalnya karena memiliki akses langsung dengan Presiden,” kata analis politik yang juga Direktur IndoStrategi Arif Nurul Iman

seperti dikutip dari VIVA, Rabu 22 Juli 2020. Bagi pemilih, Solo harus menghadirkan pemimpin yang bisa berkomunikasi baik dengan pemerintah pusat. Gibran dianggap akan sangat mampu melakukan itu. Terutama dalam proses pembangunan di Kota Solo. “Termasuk dalam mendapatkan proyek-proyek strategis nasional yang bisa ditarik dan dibangun di Solo,” katanya. Faktor Jokowi effect ini, menurutnya, akan menjadi faktor penting bagi Gibran maupun

Gibran Rakabuming Raka

pemilih di Kota Solo nantinya. Apalagi Jokowi saat memimpin Solo dua periode dianggap cukup baik kinerjanya. Siapa pun nanti lawannya Gibran, menurut Arif, bukan menjadi masalah. Termasuk jika memang benar kalau kotak kosong akan dihadapinya. Me-

mang Indonesia punya sejarah satu-satunya saat kotak kosong menang, yakni pada Pilkada Kota Makassar tahun 2018 lalu. Saat itu Pilkada Makassar hanya diikuti oleh pasangan Munafri Arifuddin dan Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), setelah pesaingnya dianulir me-

lalui putusan MA. Namun saat perhitungan, Appi-Cicu justru kalah suara dari kotak kosong. Meski ada contoh kasus seperti Makassar itu, Arif menilai peristiwanya berbeda dengan yang terjadi di Solo. Arif mengatakan, faktor Solo sebagai basis massa PDI Perjuangan semakin memudahkan Gibran dalam mengkonsolidasikan suaranya. “Solo sebagai basis PDIP tentu akan memudahkan Gibran untuk memobilisasi pendukung PDIP dalam pilkada,” katanya. Gibran dipastikan maju pilkada setelah PDI Perjuangan resmi mengusungnya dan Teguh Prakosa sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Solo pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Hal itu disampaikan saat DPP PDI Perjuangan mengumumkan nama-nama calon kepala dae-

rah yang akan diusung dalam Pilkada Serentak 2020 secara virtual pada Jumat, 17 Juli 2020. Pengumuman langsung disaksikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Baik Gibran maupun Teguh Prakosa merupakan kader PDI Perjuangan. Namun banyak kemungkina dalam politik. Termasuk kemungkinan Gibran kalah. Karena itu majunya Gibran disebut sebagai pertaruhan politik buat sang bapak Presiden Jokowi. Arif mengatakan, majunya Gibran bukan saja menjadi pekerjaan rumah partai pengusung dan pendukung, atau para relawannya. Tapi juga menjadi pertaruhan bagi Presiden Jokowi. “Tentu ini bisa dibaca sebagai pertaruhan karena bagaimanapun Gibran merupakan anak Presiden Jokowi, sehingga jika sampai kalah tentu langsung

atau tidak akan merusak reputasi politik Jokowi,” kata Arif. Melihat peta politik di Solo, menurut Arif, reputasi itu masih bisa terjaga. Ada kemungkinan Gibran untuk menang. Sebab Solo adalah basis PDI Perjuangan sebagai partai politik utama pengusung Gibran dengan pasangannya. Kalkulasi suara, juga bisa ditebak dari dukungan partai politik yang sudah cukup besar ikut mengusung Gibran. “Dukungan parpol yang tambun sehingga memiliki mesin politik yang tangguh dan berdaya jangkau luas,” kata Arif. Gibran adalah putra pertama Jokowi. Meski menjadi pertaruhan nama besar Jokowi, Arif mengatakan nuansa dinasti politik tetap tercitrakan dengan majunya Gibran. Hal ini sempat dikritik banyak kalangan mengingat Jokowi sekarang masih menjabat presiden. * vvn, wis


sidoarjo - gresik - banyuwangi

4

TIM PKK JATIM – PEMKOT MALANG DETEKSI VIRUS CORONA

1.500 warga Jalani Rapid Test

MALANG (GN) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jawa Timur, terus menggelar rapid test atau uji cepat Covid-19 untuk 1.500 orang warga Kota Malang. Rapid test ini untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin mengatakan pelaksanaan uji cepat Covid-19 di wilayah Kota Malang, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memetakan, dan sekaligus sebagai langkah deteksi dini penyebaran virus corona jenis baru penyebab Covid-19. “Harapan kami, upaya ini mampu memetakan sudah sejauh mana Covid-19 di Jawa Timur, khususnya di Kota Malang,” katanya di Kota Malang, Rabu (22/7/2020). Uji cepat Covid-19 tersebut, dilakukan terhadap seluruh anggota Tim Penggerak PKK yang ada di wilayah Kota Malang, hingga sampai tingkatan rukun tetangga (RT). Selain itu, para anggota dari organisasi perempuan, hingga masyarakat umum, bisa mengikuti uji cepat tersebut. Ia menambahkan Tim Penggerak PKK diimbau untuk bisa aktif dan memberikan dukungan kepada warga sekitar di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Diharapkan, anggota PKK bisa turut serta mengawasi penerapan protokol

23 - 29 Juli 2020

DAMPAK COVID-19

Sejumlah warga saat melihat-lihat hewan kurban yang dijual di Sidoarjo.

Penjualan Hewan Kurban Merosot

Ketua Tim PKK Jatim Amuri Bachsin saat memantau proses rapid test di Kota Malang.

kesehatan di masing-masing wilayah. “Para ibu-ibu PKK bisa menularkan semangatnya, dari tingkat kota hingga RT. Karena tugas tim PKK semakin bertambah pada saat pandemi Covid-19, ibu-ibu bisa ikut mengawasi warga sekitar dan memberikan dukungan,” kata Arumi. Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bahwa pelaksanaan uji cepat Covid-19 untuk 1.500 warga Kota Malang tersebut, merupakan salah satu cara untuk mengetahui imun tubuh

seseorang di tengah pandemi Covid-19. “Dengan uji cepat itu, bisa diketahui sejauh mana imun dalam tubuh bereaksi. Ini satu upaya kita dalam pencegahan Covid-19,” katanya. Sutiaji menilai kegiatan ini merupakan bentuk pentahelix bersama. Di mana telah ada kolaborasi antara Kemenkes dan TP PKK Provinsi Jawa Timur dan Kota Malang. “Ini termasuk upaya dan usaha kami dalam mencegah penyebaran Covid-19. Karena garda terdepan masyarakat dan benteng terakhir adalah tenaga kesehatan,

yang sehingga disiplin adalah keharusan,” ucap Sutiaji. Ia menambahkan, peranan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menekan penyebaran virus Corona, utamanya dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat, pada saat beraktivitas di luar rumah. Di Kota Malang, hingga saat ini ada sebanyak 427 pasien positif COVID-19. Dari total tersebut, sebanyak 33 orang dilaporkan meninggal dunia, 120 orang dinyatakan sembuh, dan sisanya masih berada dalam perawatan.

Staf Khusus Menteri Kesehatan RI Bidang SDM Kesehatan, dr. Mariya mengatakan, Untuk memutus mata rantai Covid-19, Kementerian Kesehatan melirik potensi Kota Malang dalam suatu gerakan massif. “Kami (Kemenkes) mencermati hambatan terbesar upaya memutus mata rantai covid 19 adalah rendahnya kedisiplinan dan kepatuhan. Yang mendasar adalah penggunaan masker, karena ini adalah pelindung/ penjaga pertama dari paparan Covid-19, “ujar Mariya.* trb, bgs, tim

TERTANGKAP TIDAK MEMAKAI MASKER

Bersihkan Sampah hingga Nyanyi Indonesia Raya

Seorang warga diminta menyapu pasar karena ketangkap tidak memakai masker.

SIDOARJO (GN) - Sanksi tegas diberikan kepada warga yang ketahuan tidak memakai masker. Sikap tegas pemerintah ini terjadi di Kabupaten Sidoarjo maupun Malang. Tidak main-main, warga yang melanggar aturan dengan tidak memakai masker saat berada di luar rumah akan disita KTPnya. Kejadian ini terjadi di kawasan Pasar Taman Sidoarjo. Petugas mengamankan sejum-

DPRD Gresik Bentuk Tiga Pansus Raperda Inisiatif GRESIK (GN) - DPRD Kabupaten Gresik membentuk tiga Pantia Khusus (Pansus) yang akan membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif, Rabu (22/7/2020). Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik, Mujid Riduan menjelaskan bahwa hasil rapat, Pansus I diketuai oleh Syaiku Busyiri. Pansus akan membahas Raperda Penyelenggaraan Toleransi Bermasyarakat. Raperda ini merupakan inisiatif dari Komisi I DPRD Kabupaten Gresik yang membidangi hukum dan pemerintahan. Kemudian Pansus II yang akan membahas Raperda Kredit Lunak bagi Usaha Mikro ini diketuai oleh Faqih Usman. Terakhir, Pansus III bakal menuntaskan Raperda Penanggulangan Penyakit Menular. Raperda yang dibahas oleh Pansus II dan III masing-masing merupakan usulan dari Komisi II (bidang keuangan dan perekonomian) serta Komisi IV (bidang kesehatan dan pendidikan). “Sebenarnya

minggu ke-254

GN/ASEPTA Y PERMANA

Mujid Riduan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik

ada empat usulan Raperda dari inisiatif DPRG Gresik, namun di rapat paripurna disepakati hanya tiga yang dibahas,” ujar Mujid Riduan. Raperda yang ditunda pembahasannya yaitu tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Berkelanjutan Berbasis Elektronik. Raperda ini adalah usulan dari Komisi III yang membidangi pembangunan.“Tahap kelanjutan Pansus akan melakukan studi banding ke daerah yang telah memiliki Raperda tersebut untuk menyempurnaan-

nya,” terang Mujid. Lebih lanjut Mujid menjelaskan bahwa kasus Covid-19 yang melanda dunia termasuk di Gresik menjadi pelajaran kita bersama. Pandemi ini berdampak pada seluruh sektor kehidupan. Untuk itu, DPRD Gresik mengusulkan Raperda Penanggulangan Penyakit Menular. “Sehingga kita lebih siap jika suatu saat ada wabah lagi. Kita tidak mengharapkan, tapi ini sebagai antisipasi kita bersama,” terang Mujid yang merupakan politisi asal PDI Perjuangan ini. Salah satu dampak dari pandemi ini ada pada sektor usaha mikro. Ia pun mengaku prihatin lesunya usaha mikro yang berdampak pada melemahnya perekonomian masyarakat. DPRD Gresik pun akan memperkuat usaha mikro melalui Raperda Kredit Lunak bagi Usaha Mikro. “Semoga Raperda inisiatif yang akan Pansus bahas ini nantinya bermanfaat untuk melindungi masyarakat Gresik,” tutup Mujid. * sep/ adv

lah pelanggar yang ketahuan tidak menggunakan masker. Saat melanggar, mereka pun menyampaikan berbagai alasan. Ada yang berdalih tidak pakai masker karena tujuannya dekat, ada yang mengaku lupa, dan sebagainya. Namun, rata-rata mengaku sudah tahu aturan bahwa semua yang beraktivitas di luar rumah wajib mengenakan masker. “Iya, tahu

(harus pakai masker). Tapi itu tadi keburu-buru. Hanya ke sini kok, dekat,” dalih seorang perempuan yang terjaring razia. Selain hukuman berupa penyitaan KTP, petugas gabungan juga memberikan sanksi kerja sosial kepada warga yang terjaring razia tidak memakai masker. Mereka dihukum menyapu pasar hingga membersihkan sejumlah sampah di kawasan Pasar Taman. * trb

SIDOARJO (GN) - Penjualan hewan kurban di masa pandemi Covid-19 menurun drastis. Hal itu dirasakan para pedagang hewan kurban di Jalan Veteran Lingkar Timur Desa Prasung, Kecamatan Buduran, Kebaupaten Sidoarjo. Seperti yang disampaikan oleh Ahmad, salah satu penjual sapi kurban. Dia mengeluhkan sepinya pembeli. Hampir 10 hari ini dia berjualan. “Sampai saat ini masih laku 15 ekor saja. Padahal tahun lalu, sepuluh hari menjelang Hari Raya Iduladha bisa laku hampir 100 ekor,” ucap Ahmad, Rabu (22/7/2020). Dia menjual sapi kurban dengan rentang harga mulai dari Rp15 juta hingga Rp25 juta. Menurutnya, tidak ada kenaikan harga sapi dibanding tahun lalu. Ahmad mengatakan, tidak berani mendatangkan sapi kurban terlalu banyak. “Keadaan ekonomi sedang buruk. Banyak orang tidak mempunyai uang. Bila tidak laku semuanya, sapi-sapi ini akan saya jual ke Jakarta,” terangnya. Sepinya penjualan hewan kurban, juga dirasakan Sholikin (52), Warga Desa Prasung. Sudah sembilan tahun ini dia berjualan kambing kurban di Lingkar Timur. “Sekarang masih laku 12 ekor. Tahun lalu menjelang Iduladha seperti ini bisa laku delapan puluhan ekor,” keluhnya. Sholikhin menjual kambing kurban berjenis gibas dan kacangan atau kambing lokal yang didatangkan dari Malang. “Ada kenaikan harga sekitar Rp150 ribu per ekor dibanding tahun lalu,” kata Solikhin.* bgs

LALU LINTAS

Penutupan Jalan Cerme Diundur Jumat GRESIK (GN) – Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polres Gresik kembali melakukan simulasi penutupan Jalan Raya Cerme. Simulasi itu berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 09.00 atau waktu berangkat kerja. Sehari sebelumnya, simulasi dilakukan sore atau pada jam pulang kerja. Pada simulasi hari kedua, arus lalu lintas padat di jalan alternatif. Yakni, jalan poros desa yang sempit dan melintasi rel kereta api (KA). Akibatnya, lalu lintas sempat macet. ”Karena pengguna jalan dalam waktu bersamaan berangkat kerja,” ujar Andika, pengendara motor, kemarin. Tak ayal, petugas harus bekerja keras mengurai kemacetan di akses alternatif tersebut. Jalur alternatif dari arah selatan (sisi barat) adalah simpang tiga makam Desa Cerme Lor, jalan Desa Cagak Agung, jalan Dusun Jambu, lalu jalan Desa Semampir. Lantas, jalur alternatif dari arah selatan (sisi timur) masuk jalan Desa Jono. Sementara itu, jalur khusus mobil dari arah selatan melewati simpang tiga Pasar Cerme, Jalan Raya Metatu, lalu tembus ke Jalan Raya Duduksampeyan. Sedangkan kendaraan dari arah utara dilewatkan simpang empat Duduksampeyan, Jalan Raya Metatu, lalu tembus ke simpang tiga Pasar Cerme. * jpo

JADI TUAN RUMAH PELUNCURAN MOBILE COVID TEST DOMPET DHUAFA

Bupati Magetan Unjuk Gigi Pencapaian Penanganan Covid-19

Sejak pandemi Covid-19 meluluhlantahkan sistem perekonomian dunia serta mengubah perilaku hidup manusia, pemberitaan tentang Covid-19 memang selalu menarik untuk diikuti perkembangannya. Berbagai upaya inovatif penanganan Covid-19 dan langkah pemutusan mata rantai penyebarannya, terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Salah satunya dengan menggandeng sejumlah stakeholder untuk ikut serta membantu penanganan Covid-19. Merespons kondisi ini, Tokopedia melalui ekosistem ‘Tokopedia Salam’, mengajak masyarakat berdonasi untuk membantu sesama mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan di masa pandemi. Donasi yang terkumpul kemudian disalurkan oleh Dompet Dhuafa melalui penyelenggaraan tes Covid-19 mobile di 17 provinsi terpilih dengan zona merah dari Aceh hingga Papua. Di Jawa Timur, launching Covid Test Mobile (CTM) dilakukan di Kabupaten Mag-

Bupati Suprawoto memotong pita peluncuran simbolis Mobile Rapid Test Dompet Dhuafa.

etan, dengan dioperatori tim Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama pemerintahan daerah setempat. Launching bersamaan dengan pelaksanaan tes Covid-19 ini diresmikan langsung Bupati Magetan, Suprawoto. “Kita launching Covid Test Mobile (CTM) di Provinsi Jatim, dan Kabupaten Magetan terpilih untuk sebagai launching kegiatan ini. Masyarakat antusias dalam TCM dalam rangka keperluan untuk sekolah maupun bepergian, sehingga dengan adanya kegiatan ini memudahkan bagi masyarakat Magetan untuk menjalankan

rutinitas. Terima kasih kepada Dompet Dhuafa yang telah mempercayakan kepada kami di Magetan,” ujar Suprawoto saat meninjau pelaksanaan rapid test Covid-19 di Stadion Yoso Negoro Magetan, Rabu (22/7/2020). Dalam peluncuran mobile rapid test itu, Suprawoto menyampaikan, jika jumlah penderita Covid-19 di Magetan sangatlah kecil. Bahkan dari 38 kab/kota di Jatim, Magetan termasuk daerah dengan minim penderita Covid. Bahkan se Jatim, Magetan masuk diperingkat 24. “Sejak Magetan menjadi

salah satu kabupaten yang pertama kali kasus Covid-19 di Jawa Timur bersama Surabaya, dan Malang, sejak itu kami berkeyakinan untuk tidak boleh fokus menangani fokus di bidang kesehatan tapi juga tidak fokus di ekonomi,” kata Suprawoto. Pria yang kerap disapa Kang Woto itu juga membeberkan, sedari awal dirinya menolak untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB), namun tetap mengupayakan agar masyarakat bisa menerapkan jaga jarak fisik. ”Untuk masyarakat terdampak di garis depan, kami membeli susu kampung Singolangu untuk kami bagikan ke puskesmas, polsek, koramil, masyarakat yang kami isolasi. Kami juga beli telur dari peternak, pisang dari petani sehingga kegiatan ekonomi (mikro) tetap berjalan, kami juga terapkan isolasi kecil tingkat RT,” ujarnya membeberkan beberapa upayanya dalam menangani COVID-19 di daerah yang ia pimpin. * tur


SP O RT

minggu ke-254 23 - 29 Juli 2020

5

Juventus Percepat Segel Juara KOMPAS (GN)-Terdapat dua skenario yang bisa mewujudkan misi Juventus untuk segera menyegel gelar juara Liga Italia musim ini. Kemenangan pada laga Juventus vs Lazio di pekan ke-34 Serie A memantapkan posisi Cristiano Ronaldo dan kawan kawan di puncak klasemen Liga Italia. Dua gol yang dicetak Cristiano Ronaldo memastikan kemenangan Juventus atas Lazio dengan skor 2-1 di Stadion Allianz, Turin, Senin (20/7/2020) atau Selasa (21/7/2020) dini hari WIB. Dengan tambahan tiga poin dari laga ini, Juventus kini semakin kokoh di puncak klasemen Liga Italia dengan koleksi 80 poin. Kini, Si Nyonya Tua unggul delapan angka atas Inter Milan yang menduduki peringkat kedua di klasemen Liga Italia dengan raihan 72 poin. Sementara itu, jarak Inter Milan dengan Atalanta dan Lazio yang menghuni peringkat ketiga dan keempat, terhitung sangat dekat. Atalanta sementara menempati peringkat kedua dengan raihan 74 poin, sedangkan Lazio berada di peringkat keempat dengan mengoleksi 71 poin. Dengan jarak yang berdekatan tersebut, segala hal masih bisa terjadi pada sisa laga Liga Italia musim ini. Meskipun demikian, ada dua skenario yang bisa membantu

Ronaldo Kejar Rekor Higuain Cristiano Ronaldo sudah menyusul Ciro Immobile di persaingan top skor Liga Italia. Bintang Juventus itu kini punya kesempatan mengejar rekor Gonzalo Higuain. Ronaldo mencetak dua gol ketika Juventus mengalahkan Lazio di Allianz Stadium, Selasa (21/7/2020) dini hari WIB dalam lanjutan Liga Italia. Gol balasan Lazio dibuat oleh Immobile.Dengan dua gol itu, Ronaldo kini punya 30 gol di Serie A, jumlah yang sama dikoleksi Immobile berkat satu golnya. Persaingan keduanya bakal terus ketat, tapi Ronaldo sedikit diunggulkan. Ronaldo sudah konsisten menjebol gawang lawan sejak selepas lockdown, membukukan sembilan gol dari delapan pertandingan. Sedangkan Immobile sedang meredup: baru bikin dua gol dalam periode yang sama. Immobile bahkan tak mencetak gol di empat penampilan terakhirnya. Melihat laju Ronaldo, bukan tidak mungkin ia mengejar rekor milik Higuain. Higuain sampai saat ini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Serie A dalam semusim, dengan 36 gol di musim 2015/2016 bersama Napoli. Ronaldo punya empat pertandingan tersisa untuk mewujudkan itu dan Pelatih Juventus Maurizio Sarri percaya anak asuhnya itu mampu. “Ketika Cristiano mencium mangsa...Dia luar biasa, karena dia pulih sangat cepat di antara pertandingan. Itu bukan cuma fisik, melainkan juga psikologis,” ungkap Sarri kepada Sky Sport Italia, seperti dilansir Football Italia.dts

Ronaldo: Kemenangan Tim Lebih Penting Juventus untuk menyegel gelar juara Liga Italia, paling cepat pada Kamis (23/7/2020). Sebenarnya, Juventus hanya membutuhkan empat poin untuk memastikan gelar juara Liga Italia musim ini. Dengan tambahan empat angka tersebut, Si Nyonya Besar - julukan Juventus - akan mengoleksi 84 poin. Jumlah poin itu hanya bisa disamai Inter Milan jika memenangi seluruh sisa laga di Liga Italia musim ini. Kendati jumlah poin kedua klub itu nantinya sama, Juventus

yang tetap akan dinobatkan sebagai juara Liga Italia karena lebih unggul rekor head-tohead atas Inter Milan. Untuk mendapatkan tambahan empat poin, Juventus masih perlu melalui dua pertandingan lagi di Serie A. Namun, ada skenario yang bisa membuat Juventus merayakan pesta juara Liga Italia lebih cepat, yakni pada pertandingan pekan ke35. Pada pertandingan pekan ke-35, Kamis tadi, Juventus menantang Udinese.

Sehari sebelumnya, Rabu (22/7/2020), Inter Milan dijadwalkan menjamu Fiorentina. Gelar akan digaransi Tim Hitam-Putih dengan kemenangan atas Udinese dan berharap Inter gagal menaklukkan Fiorentina. Kalau skenario itu yang terjadi, Juventus akan mengoleksi 83 poin, sedangkan Inter Milan 72 angka (jika kalah) atau 73 (imbang). Dengan hanya tiga pekan tersisa, Inter tak akan mungkin lagi menyalip Juventus. Memang masih

ada Atalanta yang berpeluang mengemas 74 poin jika mampu mengalahkan Bologna, Selasa (21/7/2020). Proyeksi 83 angka Juventus sekadar bisa disamai La Dea di tiga partai sisa, tetapi tak akan menggoyahkan Bianconeri karena keunggulan head-to-head (3-1, 2-2). Sebenarnya, hasil imbang juga bisa membawa Bianconeri juara. Namun, kalkulasi bakal lebih rumit karena harus berharap syarat lain, yakni Inter Milan kalah, serta Atalanta dan Lazio gagal menang. kpc

Cristiano Ronaldo menjadi bintang saat Juventus mengalahkan Lazio. Dia juga bikin rekor, namun menegaskan bahwa kemenangan tim lebih penting. Juventus mengalahkan Lazio 2-1 di Allianz Stadium, Selasa (21/7/2020) dini hari WIB, dalam pertarungan di Liga Italia. Ronaldo memborong semua gol Bianconeri dan Lazio membalas lewat Ciro Immobile. Tambahan dua gol membuat Ronaldo memimpin daftar top skor sementara Liga Italia bersama Immobile dengan 30 gol. Pertarungan kedua pemain ini bakal menjadi sengit mengingat Liga Italia tersisa empat pertandingan lagi. Ronaldo kini sudah mengoleksi 51 gol di Liga Italia selama dua musim memperkuat Juventus. Catatan itu mengantarkan Ronaldo ke rekor baru, yaitu mencetak 50 gol atau lebih, di tiga liga top Eropa (Liga Inggris, Liga Spanyol, dan Liga Italia). Dia juga menjadi pemain tercepat yang meraih 50 gol dari 61 laga di Liga Italia sejak mengenal perolehan tiga poin.

mancanegara

Erdogan Undang Paus Kunjungi Hagia Sophia ANKARA (GN)-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengundang Pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus untuk mengunjungi Hagia Sophia. Undangan ini datang sebelum bangunan tersebut kembali berubah fungsi menjadi masjid pada Jumat (24/7/2020). Erdogan menyampaikan undangan kepada Paus setelah sejumlah pejabat memperingatkan adanya mosaik dan ikon Kristen yang akan ditutup tirai di bangunan bersejarah tersebut. “Kami membuat beberapa kebijakan untuk memastikan bahwa selama waktu salat, mosaik dan ikon di dalam Hagia Sophia akan ditutup menggunakan tirai dan dibuka kembali sehingga tidak merusak sejarah dan arsitektur bangunan,” ujar juru bicara Erdogan, Ibrahim Kalin kepada CNN. Paus Fransiskus sebelumnya menyampaikan kerisauannya terkait keputusan Turki untuk mengubah fungsi Hagia Sophia menjadi masjid. “Saya memikirkan Hagia Sophia dan saya sangat sedih,” ujar Paus Fransis-

Ini..

► Sambungan hal 1 "Identifikasi berikutnya dari penambahan kasus ini, ternyata penambahan kasus banyak terjadi di lingkungan kerja, dengan kualitas udara yang tidak bagus," kata Yuri

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat mengunjungi Haghia Sophia, beberapa waktu lalu.

GN

kus pada kotbah di Lapangan Sento Petrus pekan lalu. Keputusan Turki untuk menjadikan Hagia Sophi sebagai masjid menuai protes dan kecaman dari banyak pihak, Amerika Serikat, UNESCO, hingga Yunani. K e p ala Gereja Ortodoks Yunani bersama pendeta di seluruh dunia mengutuk keputusan Erdogan tersebut. Presiden Yunani, Katerina Sakellaropoulou secara prib-

adi meminta Paus Fransiskus untuk menekan Turki agar mempertimbangkan kembali rencana untuk mengonversi Hagia Sophia. Erdogan pada Jumat (10/7/2020) menyetujui permohonan fungsi Hagia Sophia dari museum menjadi masjid. Rencananya Erdogan beserta 500 jemaah akan melakukan salat Jumat perdana secara terbuka di Hagia Sophia pada Jumat (24/7/2020).

Badan Urusan Agama Turki, Diyanet menyatakan meski difungsikan sebagai masjid, Hagia Sophia akan tetap terbuka bagi pengunjung dari pemeluk agama lain. Hagia Sophia mulanya adalah gereja Kristen Romawi dan Kristen Ortodoks yang dibangun oleh Kekaisaran Romawi Timur atau Byzantium, di Kota Konstantinopel (Istanbul) yang berada di tepi Selat Bosporus.

Pada 1453, Sultan Muhammad al Fatih (Mehmet II) merebut Konstantinopel dari tangan Kekaisaran Byzantium. Dia lantas mengubah Hagia Sophia menjadi masjid. Setelah Kekhalifahan Utsmaniyah atau Ottoman runtuh pada 1924 digantikan Republik Turki, bangunan itu diubah menjadi museum pada 1935 oleh Presiden Kemal Ataturk yang berpaham nasionalis sekuler.cnn

pada Kamis (16/7/2020). "Ruang kerja tanpa sirkulasi udara yang berjalan dengan lancar, yang hanya mengandalkan sistem pendingin udara dengan sirkulasi udara yang berputar di ruangan itu," tambahnya. Selain itu beberapa orang juga menurunkan ke-

waspadaannya akibat merasa aman berada di tengah rekan kerja yang dikenal. Masker jadi tidak dipakai dan sebagian menghabiskan waktu istirahat makan siang untuk ngobrol bersama-sama. "Meski kita sudah terbiasa bertemu dengan rekan kerja di kantor, perlu diingat bah-

wa mereka juga berasal dari lingkungan risiko yang beda dengan kita. Oleh karena itu untuk tetap gunakan masker," ungkap Yuri. Untuk menghindari risiko penularan Corona di kantor, yuk simak protokol kesehatan berikut:

1. Atur jam masuk menjadi dua bagian (shift). Tujuannya supaya kondisi di kantor tidak terlalu ramai. 2. Atur tempat duduk sehingga bisa menjaga jarak aman 1-2 meter. Bila memungkinkan tambah penyekat di antara meja. 3. Jangan lepas masker di

AS Catat 1.000 Kematian Corona Sehari WASHINGTON (GN)-Amerika Serikat (AS) mencatat lebih dari 1.000 kematian akibat virus Corona (COVID-19) dalam sehari, untuk pertama kalinya sejak Juni. Sementara Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud mulai memimpin rapat kabinet dari rumah sakit (RS) tempatnya dirawat. Otoritas AS melaporkan kenaikan jumlah kematian harian akibat Corona setelah sempat mengalami penurunan dalam beberapa pekan lalu. Jumlah ini diperkirakan akan semakin bertambah dengan adanya lonjakan kasus Corona di berbagai negara bagian AS. Sejauh ini, sedikitnya 142 ribu orang meninggal dunia akibat virus Corona di berbagai wilayah AS. Amerika Serikat (AS) melaporkan lebih dari 1.000 kematian akibat virus Corona (COVID-19) dalam sehari. Angka ini tercatat sebagai tambahan kematian terbanyak dalam sehari di AS sejak awal Juni. Seperti dilansir Reuters, Rabu (22/7/2020), setelah beberapa minggu mengalami penurunan angka kematian, analisis data Reuters menunjukkan ada lebih dari 5.200 kematian akibat Corona dalam sepekan hingga 19 Juli. Angka itu naik 5 persen dari sepekan sebelumnya. Pekan itu menjadi pekan kedua saat angka kematian meningkat di AS. Nyaris 142 ribu orang meninggal akibat Corona di AS. Para pakar memperingatkan bahwa total kematian akibat Corona di AS akan semakin bertambah setelah terjadi lonjakan jumlah kasus dan lonjakan kasus positif yang dirawat di rumah sakit di berbagai negara bagian AS.dtc

dalam ruangan, usahakan selalu dipakai. 4. Cuci tangan dengan air dan sabun setiap menyentuh peralatan kantor yang dipakai bersama. 5. Buka jendela atau sediakan exhaustfan untuk menjamin sirkulasi udara yang baik.

6. Lakukan disinfeksi rutin pada meja kerja atau permukaan lainnya yang sering disentuh. 7. Jangan makan siang bersama-sama rekan kerja. Usahakan bawa bekal sendiri dari rumah dan jangan bergerombol ketika sedang istirahat.(dtc)


madura

6

minggu ke-254

23 - 29 Juli 2020

Diungkap, Pemalsu Paraf Pimpinan DPRD PAMEKASAN (GN)–Terkait dengan adanya dugaan pemalsuan tanda tangan atau tekenan) dalam proposal pengajuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) pada Bank Jatim, Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, memanggil para pelapor kasus tersebut, Rabu (22/7/2020). Menurut Hamdi, salah satu anggota BK DPRD Pamekasan, pemanggilan pelapor tersebut dalam rangka mengusut kasus tersebut. Berdasarkan keterangan pelapor, pihaknya bisa menemukan saksi kunci di pihak Bank Jatim sebagai instansi yang dituju dalam proposal tersebut. “Sementara dalam kesimpulan kami, saksi kuncinya di Bank Jatim. Karena dari pelapor yang kami panggil belum menunjukkan fakta

hukum yang riil, kita harus mencari saksi kunci,” kata Hamdi setelah bertemu dengan pelapor. Kata Hamdi, BK DPRD juga berencana memanggil Bank Jatim untuk mengungkap fakta hukum dari kasus pemalsuan tanda tangan para ketua komisi hingga Ketua DPRD Pamekasan tersebut. Ditanya nama dari terduga pelaku pemalsuan tanda tangan itu, legislator pantura bersama anggota BK yang lain, sempat menolak menyebutkan nama atau bahkan inisial dengan alasan menunggu pemeriksaan dari Bank Jatim yang diagendakan dalam minggu ini. “Ditunggu saja (inisial, red) sampai selesai Bank Jatim dulu. Kita akan verifikasi dulu, apakah betul begitu atau tidak. Ketua-ketua komisi menyebutkan nama, nanti kita verifikasi. Kalau

sudah selesai dari Bank Jatim mungkin kita bisa menyebutkan inisial,” ujar Hamdi. Menurutnya, dari empat pelapor dalam hal ini ketua komisi menyebutkan nama pelaku yang sama. Namun, ada satu keterangan pelapor lebih detail yang dapat menemukan fakta baru dalam mengungkap kasus tersebut. Setelah dicecar pertanyaan agar menyebut inisial dari terduga pelaku pemalsuan tanda tangan guna menghindari adanya dugaan sandiwara dalam kasus itu, Hamdi kemudian berani menyebutkannya. “Ya, H (inisialnya, red),” ungkap Hamdi. Rabu (8/7/2020), para ketua Komisi di DPRD Pamekasan mulai komisi I, komisi II, komisi III dan Komisi IV melakukan konferensi pers lantaran adanya pemalsuan tanda tangan dalam proposal

bantuan untuk warga terdampak covid-19 yang diajukan kepada Bank Jatim. Adapun proposal yang diajukan kepada bank milik pemprov Jawa Timur tersebut setiap komisi ada dua proposal dengan nominal anggaran berbeda-beda, mulai Rp 19 juta sampai Rp 25 juta setiap satu proposal. Dalam proposal tersebut ditandatangani ketua-ketua komisi, dan ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rohman, lengkap dengan stempel masing-masing komisi. Terkuaknya kasus tersebut setelah pihak Bank Jatim menyampaikan kepada Ketua DPRD Pamekasan bahwa setiap komisi mengajukan dana bantuan bagi terdampak covid-19 dengan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR). pmd, mas

Baru Terserap 34%, Pamekasan Siapkan Rp 94 M Anggaran Covid-19 PAMEKASAN (GN)–Pemkab Pamekasan buka-bukaan terkait rencana dan realisasi anggaran penanganan Covid 19. Hal itu terungkap saat silaturrahmi antara Pemkab Pamekasan dengan Pengurus Jatim Corruption Watch (JCW) di Ruang Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Pamekasan, Selasa (21/7/2020). Pengurus JCW hadir dalam silaturrahmi tersebut dipimpin langsung oleh Ketuanya Dr HM Sajali SH MH. Mereka diterima langsung oleh Bupati Pamekasan Badrut Tamam yang didampingi oleh wakilnya Raja’e, Sekdakab Totok Hartono dan sejumlah pejabat pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Pamekasan. Dalam silaturrahmi tersebut, HM Sajali menanyakan tentang berbagai hal, terutama tentang rancangan dan realisasi anggaran Covid 19. Selain itu, Sajali juga menyampaikan berbagai saran terkait pelaksanaan pembangunan di Pamekasan, di antaranya meminta agar proyek pembangunan fisik tahun 2020 harus tetap dijalankan sekalipun dalam kondisi wabah Covid 19. Dalam penjelasannya Sahrul Munir, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan mengungkapkan bahwa ada dua jenis belanja yang dipakai untuk penanganan Covid 19, yakni belanja langsung dan belanja tidak langsung.

GN/Masdawi Dahlan

Bupati usai silaturrahmi dengan Pengurus Jatim Corruption Watch (JCW).

Yang belanja langsung sebanyak Rp 5.417.403.000. Ini ada di tiga OPD yaitu Dinas Kesehatan, RSUD Waru dan RSUD Slamet Martodirjo. Yang kedua belanja bersumber dari belanja tidak langsung. Semula belanja itu direncanakan angka Rp 62 miliar, namun sekarang sudah dinaikkan Rp 94 miliar, sesuai rencana kebutuhan sampai bulan September tahun 2020. Belanja ini ada sekitar 14 SKPD yang menangani yaitu Dinkes, RSUD Smart, RSUD Waru, BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Sekda dan Kesbangpol, Kecamatan Batumarmar dan Kecamatan Tlanakan. Untuk penanganan dampak sosialnya ada di dinas sosial, dinas koperasi, dinas pariwisata dan dinas pendidikan. “Yang terealisasi sampai sekarang

untuk belanja langsung dari total Rp 5,4 milyar terealisasi sebesar Rp 895 juta. Sedangkan dana belanja tidak langsung sebesar Rp 94 miliar itu terealisasi sebesar Rp 33 miliar. Jadi perkiraan prosentase realisasi anggaran penanganan Covid-19 ini baru sekitar 34,82 persen,” papar Sahrul. Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Daerah Pamekasan Drs Moh Alwi MSi mengungkapkan ada 44 kebutuhan terkait Covid mulai dari Perpu Tahun 2020 sampai dengan surat edaran bupati yang harus dilaksanakan. Terkait dengan dana itu juga, kata Alwi, refocusing juga harus dilakukan. Jika tidak dilakukan maka ada sanksi sehingga seluruh pemerintah daerah seluruh Indoensia melakukan refocusing. mas, adv

GN/Istimewa

Salah satu bangunan bekas Kraton Parsangan yang sudah ada sejak tahun 1502-1559 berlokasi di Jalan Raya Sumenep - Gapura atau Desa Parsanga kondisinya rusak akibat proyek yang dikerjakan mitra DPU Bina Marga setempat.

Gerbang Keraton Abad 15 Rusak, DPU Bina Marga Ditegur SUMENEP (GN)- Sayap pilar pintu gerbang bekas Keraton Parsanga Sumenep kondisinya kini rusak. Kerusakan ini diakibatkan pembangunan proyek Jalan Lingkar Utara yang dikerjakan oleh rekanan Dinas PU Bina Marga setempat. Kerusakan sayap pilar pintu gerbang bekas Keraton Parsanga Sumenep memicu protes dari warga dan tokoh Masyarakat Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep. Salah seorang tokoh masyarakat Desa Parsanga pun

memberikan peringatan keras pada pihak Dinas Pekerjaan Umum atau DPU Bina Marga Sumenep. “Ya itu, agar setiap kegiatan proyek hendaknya memerhatikan tempat bersejarah, baik situs atau cagar budaya yang menjadi kebanggaan Masyarakat Sumenep ini,” kata Tokoh Masyarakat Desa Parsanga, Nurus Salam, Rabu (22/7/2020). Gerbang utama keraton parsanga ini katanya, wujud dari fakta sejarah para pendahulu yang tak bisa diabaikan begitu

saja. “Pemerintah wajib melindungi tempat-tempat yang menjadi kebanggaan masyarakat,” tegasnya. Nuru Salam juga mengingatkan, agar pemerintah harus memahami kultur masyarakat. Menurutnya, tempat yang dibanggakan jangan sampai dirusak karena adanya pembangunan infrastruktur. “Maka perlu adanya musyawarah dengan tokoh masyarakat setempat agar kemudian tidak merusak tempat kebanggaan masyarakat itu,” katanya.trb

Sembuh Corona di Pamekasan 124 Orang, Dirawat 59 Orang PAMEKASAN (GN)-Jumlah pasien Corona Virus Diseases (Covid-19) yang sembuh di Pamekasan terus menanjak drastis. Hingga, Rabu ( 22/7/2020) sore kemarin dari laporan Satgas Covid 19 Pemkab Pamekasan menyebutkan jumlah pasien corona yang dinyatakan sembuh sudah mencapai 124 orang, sedangkan yang masih dirawat tinggal 59 orang. Juru bicara Satgas Covid 19 Pemkab Pamekasan Sigit Priyono mengungkapkan kenaikan drastis pasien corona yang sembuh terjadi pada hari Senin (20/7/2020) jumlahnya mencapai 18 orang. Lalu sehari sesudah bertambah 12 orang. Dan beberapa sebelumnya, lanjut Sigit, juga terjadi kenaikan angka kesembuhan yang angkanya mencapai 15 orang. Kenaikan jumlah pasien sembuh corona selama dua hari terakhir ini menunjukkan para pasien corona telah menyadari tentang berbagai kiat yang harus dilalukannya untuk mencapai kesembuhan. Tren kenaikan ini juga terkait dengan tingkat kesadaran masyarakat dan pemahamannya terhadap upaya untuk mengatasi corona dan berbagai kiat yang dilakukan oleh pihak terkait. Data dari Satgas Covid 19 Pemkab Pamekasan menyebut jumlah suspect sebanyak 756 orang, dari jumlah itu

Badrut Tamam

sebanyak 77 orang dalam pengawasan, selesai sebanyak 642 orang dan meninggal sebanyak 37 orang. Sementara pasien positif mencapai 208 orang dengan rincian dirawat 59 orang, sembuh 124 orang dan meninggal sebanyak 25 orang. Ketua Satgas Covid 19 RSUD Pamekasan Dr Syaiful Hidayat mengungkapkan pasien yang masih dirawat ada yang dikarantina di rumah sakit, antara lain RSUD Pamekasan dan Rumah Sakit M Noer Pamekasan. Dan ada juga yang isolasi mandiri. Yang isolasi mandiri jumlahnya juga cukup banyak. Tingginya anka kes-

embuhan karena banyak pasien yang berusia muda sehat dan bugar. Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengucapkan syukur dengan banyaknya pasien Corona yang sembuh. Dia juga mengajak para pasien yang sembuh bersama keluarganya untuk banyak bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kesembuhan. Selain itu, ia juga mengharapkan doa kepada masyarakat agar, juga mendokakan bukan hanya untuk keluarganya saja, namun juga berdoa agar masyarakat Pamekasan yang lain yang masih belum sembuh juga didoakan untuk segera sembuh agar Pamekasan segera tuntas dari wabah Covid-19 ini. “Mari kita banyak bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat atas kesembuhan ini. Dan berharap juga agar masyarakat berdoa bersama agar Pamekasan segera dibebaskan dan dituntaskan dari (wabah –red.) Corona ini. Kita harap terlibat dalam usaha spiritual ini,” katanya. Sementara itu dalam rangka memberikan pemahaman yang lengkap tentang Covid-19 kepada semua elemen masyarakat, Pemkab Pamekasan terus melakukan berbagai kiat, di antaranya menggelar acara Pendalaman Pemahaman Tentang Covid-19. mas, adv

Bazar Hewan Kurban, Bupati-Wabup Beli Sapi Berat 1 Ton Lebih

PAMEKASAN (GN)-Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengajak peternak untuk terangan terangan menunjukkan identitasnya. Karena itu, dalam KTP dia meminta agar kolom pekerjaan harus diisi dengan nama pekerjaan sebagai perternak. Ini dilakukan agar para peternak mendapat legitimasi sebagai profesi yang menjanjikan. Badrut Tamam mengungkapkan itu saat me mbuka “Bazar Hewan Kurban Berbasis Syariah” di Desa Samatan Kecamatan Proppo, Rabu (22/7/2020). Bazar ini diikuti oleh para peternak dan perkumpulan peternak se-Pamekasan, hasil kerjasama Perkumpulan Peternak Domba Kambing dan Sapi (Dokapi) dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Pamekasan. “Dalam KTP kita hampir tidak pernah disebut profesi pekerjaan peternak, yang biasa disebut petani, ibu rumah tangga, pedagang dan lainnya. Padahal profesi peternak menjadi bagian dari sumber kesejahteraan yang sudah tidak diragukan lagi. Karena itu kepada Ketua Dokapi Pamekasan dan seluruh para peternak yang lain saya minta mulai memasang di KTP nya pekerjaan sebagai peternak,” pintanya.

GN/Masdawi Dahlan

Bupati dan Wabup melihat sapi yang dibelinya di bazar hewan qurban.

Dia mengungkapkan di antara prioritas pembangunan Pamekasan adalah mendorong pertumbuhan ekonomi dari desa. Peternakan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi dari desa. Dengan tegas menunjukkan sebagai peternak, maka peternak akan mendapat legitimasi dari negara dan pemerintah bahwa peternakan bagian dari profesi yang mensejahterakan masyarakat. Terkait Bazar Hewan Kurban yang digelar kali ini, Badrut Tamam menegaskan kegiatan itu bagian dari harapan untuk bisa mendorong peternak lain terinspirasi menjadikan peternakan sebagai usaha mensejahterakan masyarakat. Dia menga-

jak perlunya terus berupaya agar daging sapi dan hewan semakin bagus, lalu daya jualnya bagus mendorong penghasilan yang mensejahterakan. Dia mengungkapkan Pamekasan dalam tahun 2019 lalu sebanyak 914 ekor sapi yang dipotong dan 1245 ekor kambing atau domba yang dipotong saat Idhul Adha. Tahun 2020 terhitung sampai bulan Juli di Pamekasan telah mengeluarkan ternak sapi sebanyak 2.580 sapi, ada kenaikan dari 2019 ke 2020 lebih dari 200 persen. Diharapkan ada kerjasama antara berbagai pihak mendorong peternakan di Pamekasan bisa menjadi bagian dari alat kesejahteraan. adv, mas


minggu ke-254 23 - 29 Juli 2020

mojokerto-jombang-blitar

7

Ditarget 2 Pekan Jadi Zona Hijau

GN/Bambang Sujarwanto

Walikota Mojokerto menargetkan waktu dua pekan agar status wilayah tersebut berubah dari zona merah ke hijau. Tampak walikota menemui Kapolda Jatim.

MOJOKERTO (GN)Warga Mojokerto harus berupaya lebih keras lagi agar statusnya tak lagi jadi zona merah dalam penyebaran wabah Covid-19. Pasalnya, wilayah ini ditargetkan sudah berubah kembali menjadi zona hijau dalam waktu dua pekan ke depan. Walikota Mojokerto Ika Puspitasari mengungkapkan hal tersebut ketika Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran meninjau lokasi observasi di Rusunawa Cinde, Kota Mojokerto, kemarin. Untuk memenuhi target itu, walikota melakukan berbagai upaya memutus mata rantai

Bupati Imbau Tahlilan Tidak di Rumah MOJOKERTO (GN) – Pemkab Mojokerto tetap meminta masyarakat menggelar tahlilan tidak di rumah, namun dilakukan Masjid Tangguh saja, dengan menggunakan protokol kesehatan. Imbauan itu dilontarkan Bupati Mojokerto, H Pungkasiadi ketika meresmikan Kampung Tangguh dua kecamatan di utara sungai. Antara lain Kecamatan Kemlagi (Desa Kedungsari, Ponpes Tangguh Nurul Huda Beratkulon, Beratkulon, Tanjungan dan Mojowono), serta Kecamatan Gedeg (Desa Gempolkrep, Pagerluyung dan Balongsari), Rabu (22/7/2020). “Saya paham, mungkin masyarakat sudah mulai kangen tahlilan. Namun, saya belum menyarankan untuk diadakan di rumah-rumah warga. Lebih baik di masjid tangguh, yang sudah memenuhi dan menerapkan standar protokol kesehatan secara ketat. Ingat, grafik kita masih tinggi. Pandemi ini belum berakhir, jadi kita harus hatihati,” kata bupati.

Ist

Bupati Mojokerto H Pungkasiadi mengimbau masyarakat agar tidak tahlilan di rumah namun di masjid saja.

Angka sebaran Covid-19 di Kabupaten Mojokerto saat ini sudah tercatat mencapai 348 orang. Dan angka kesembuhan mencapai 163 orang. Agar pasien terpapar Covid terus banyak yang sembuh, maka bupati tidak pernah lelah mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol

kesehatan pencegahan Covid-19. “Pandemi ini baru pertama terjadi, saya tidak mau ada pendemi kedua dan selanjutnya. Kita upayakan terus menerus, agar pandemi cepat selesai dan tidak ada pandemic selanjutnya,”katanya. Dengan musibah ini, bupati berharap partisipasi, gotong

Apresiasi Lomba Balita Sehat, Walikota Blitar Tegaskan Kesehatan Anak Wajib Diperhatikan

Jajaran pengurus Pemkot Blitar dan Dinas Kesehatan foto bersama usai menggelar lomba balita sehat selama dua hari, mulai 21 - 22 Juli 2020 di gedung pertemuan Koesoema Wicitro Kota Blitar.

KOTA BLITAR (GN) -Pemkot Blitar melalui Dinas Kesehatan menggelar lomba balita sehat selama dua hari, mulai 21 - 22 Juli 2020 di gedung pertemuan Koesoema Wicitro Kota Blitar. Lomba Balita Sehat tahun 2020 ini dalam rangka adaptasi kebiasaan baru. Dalam kesempatan itu, kegiatan dibuka langsung oleh Walikota Blitar Drs Santoso. Ditemui usai membuka acara, Santoso mengaku sangat mengapresiasi lomba tersebut. Meski di tengah pandemi COVID-19, namun sudah menjadi kewajiban untuk memberikan atensi atau perhatian kepada anak-anak, salah satunya soal kesehatan anak. Di antaranya dengan memberikan gizi tambahan, nutrisi, hingga vaksin agar tidak terjadi kasus polio maupun hepatitis.

“Saya sangat mengapresiasi lomba ini. Jadi orangtua, ibu-ibu wajib memberikan perhatian terhadap kesehatan anaknya. Sehingga melalui lomba balita sehat ini, saya juga berharap perhatian ibuibu kepada anaknya yang masih di bawah umur tetap terjaga di tengah pandemi COVID-19 yang tak kunjung mereda,” jelas Santoso. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar dr Muhamad Muchlis menjelaskan bahwa lomba balita sehat digelar rutin setiap tahun. Secara umum, tujuannya tak lain untuk mendorong peran serta masyarakat dalam melaksanakan pembinaan pertumbuhan dan perkembangan balita agar tumbuh dan berkembang secara optimal. “Kalau secara khusus, tentu tujuannya untuk meningkatkan kemampuan dan pengeta-

huan orangtua dalam membina tumbuh kembang bayi dan balita secara optimal. Selain itu juga meningkatkan motivasi, kesadaran, dan kemandirian masyarakat dalam upaya pembinaan dan pengembangan kesehatan serta kesejahteraan bayi dan balita,” terangnya. Adapun peserta dalam lomba ini, lanjut Muchlis, berjumlah 42 anak dari seluruh kelurahan se-Kota Blitar dengan rentan usia antara 6 - 24 bulan sebanyak 21 anak, dan usia 24 - 60 bulan sebanyak 21 anak. Sedangkan aspek yang dinilai dalam lomba, di antaranya status kesehatan anak meliputi kesehatan umum, kesehatan gigi dan mulut, serta psikologi perkembangan anak. “Selain itu juga aspek pengetahuan ibu balita tentang kesehatan ibu, bayi dan balita,” imbuhnya. adv, hms, tut

royong, semangat dan sinergi masyarakat semakin meningkat. “ Kita harap upaya-upaya yang telah kita lakukan, bisa mempercepat penanganan dan pemutusan rantai penyebaran Covid-19,” harapnya. Bupati juga mengingatkan warga, jika New Normal adalah adat baru dalam masa pandemi Covid-19. Adat baru

tersebut adalah menekankan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Antara lain memakai masker, menjaga jarak, rajin cuci tangan, di rumah saja jika tidak ada kepentingan, penyemprotan disinfektan, serta menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Pentingnya memahami secara benar arti new normal, tak lupa disampaikan bupati dalam kesempatan ini. “New normal tidak berarti semua sudah normal. Kita bahkan tidak tahu kapan Covid-19 selesai. New normal saat ini adalah harapan kita agar hidup tetap produktif, aman, namun tidak sampai tertular Covid-19 dan ekonomi cepat pulih. Itu harus dipahami betul. Caranya tentu dengan menegakkan disiplin protokol kesehatan,” tandas bupati. Sebelum meresmikan Kampung Tangguh di Kec. Gedeg, bupati menerima secara simbolis bansos penanggulangan pandemi Covid-19 dari Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Kabupaten Mojokerto berupa dua ton beras.bas

penyebaran virus Corona, mulai dari rapid test massal dan tes door-todoor, penyemprotan disinfektan secara berkala, menyediakan tempat cuci tangan di area publik, sampai memberikan ramuan herbal probiotik. Dengan menerapkan berbagai cara tersebut, lanjut walikota, dirinya optimistis Kota Mojokerto bisa segera berubah dari zona merah, jadi oranye sampai ke hijau. Menurut walikota, pasien terkonfirmasi positif di Kota Mojokerto banyak didominasi dari kasus konfirmasi tanpa gejala. Dimana, dari hasil rapid test yang menunjukkan reaktif,

para pasien tersebut harus menjalani swab test sebanyak dua kali atau lebih. Sementara itu, dari data terbaru kasus Covid-19 di Kota Mojokerto, Rabu (22/7) untuk Orang Dalam Resiko (ODR) menjadi 6.083 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 802 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 165 orang. Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 18 orang. Untuk jumlah PDP yang meninggal hingga saat ini berjumlah 9 orang. Sedangkan kasus pasien terkonfirmasi infeksi 182 orang. Pasien yang sembuh semula 74 orang kini menjadi 103 orang.bas

Kab. Mojokerto Butuh 2 Ribu Guru PNS MOJOKERTO (GN) – Pemkab Mojokerto sekarang ini kekurangan guru PNS baik di tingkat SDN dan SMPN sekitar 2000 orang. Supaya proses belajar mengajar berjalan normal, maka Dispendik Kab. Mojokerto memanfatkan tenaga guru honorer dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sri Puji Lestari, anggota DPRD dari PDIP Kab. Mojokerto dikonfirmasi, Rabu (22/7) mendesak, Bupati Mojokerto mengambil langkah segera mengisi kekurangan tenaga guru PNS ini. Caranya, bupati segera berkoodinasi dengan pemerintah pusat minta agar kekurangan guru PNS segera bisa terisi. “Hal ii jangan terlalu lama dibiarkan. Karena, khawatir hal ini bisa mengganggu proses belajar mengajar. Kasihan guru yang ada, mereka harus rangkap jabatan. Kalau ini dibiarkan lama, apakah hasil belajar di tingkat sekolah itu bisa maksimal. Biar hasilnya maksimal, eksekutif secepatnya melangkah ke berkoordinasi dengan pemerintah pusat tentang pengisian guru PNS di Kab. Mojokerto,”katanya. Muhammad, PNS dilingkungan Sekertariat Kab. Mojokerto mengatakan, kekurangan guru PNS yang terjadi di Pemkab

Mojokerto dampak dari sistem moratorium CPNS yang di Pemkab Mojokerto sewaktu dipimpin Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP). Karena, MKP saat itu menilai, jumlah PNS di Lingkungan Pemkab Mojokerto termasuk didalamnya jabatan guru berlebih atau terlalu gemuk, sehingga kurang ideal dan bisa menimbulkan pemborosan biaya. Maka perlu dilakukan moratorium PNS di Pemkab Mojokerto. Apalagi, saat MKP menjadi bupati Mojokerto jumlah PNS mencapai lebih dari 12 ribu. Idealnya, sesuai versi MKP saat itu Pemkab Mojokerto hanya dikelola maksimal 7 ribu sampai 8 PNS. Untuk mengidealkan PNS di Pemkab Mojokerto melalui moratorium CPNS. Usulan moratorium CPNS yang dilakukan Pemkab Mojokerto direspon pemerintah pusat dan dijadikan percontohan nasional. Setelah moratorium berjalan lebih dari tujuh tahun kini Pemkab Mojokerto kekurangan ribuan PNS. Termasuk didalamnya guru. Karena, banyak guru PNS pensiun, pindah tugas dan meninggal. Dampaknya, banyak guru rangkap jabatan. Satu guru PNS bisa mengajar di dua kelas.bas

Warga Desak Walikota Bantu Buka Blokir Bansos MOJOKERTO (GN) – Puluhan warga Kota Mojokerto mendesak Walikota Mojokerto membantu mendesak Kemensos yang memblokir bantuan warga. Karena pemblokiran itu diduga terjadi karena kesalahpahaman antara fasilitator dengan perangkat di lingkungan setempat. Sehingga warga seharusnya menerima bantuan tunai akhirnya justru tidak mendapatkan bantuan. Sebaliknya warga yang telah distop justru mendapatkan bantuan. “Saya berharap, ibu walikota membantu kami membuka pemblokiran data kami. Sehingga kami tidak mendapatkan bantuan sekarang. Kami sangat membutuhkan bantuan itu bu Wali,” kata Agus warga Kelurahan Jagalan mengadu ke Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, kemarin. Menenggapi desakan itu, Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita) mengatakan, Pemkot telah melangkah berkoordinasi denan petugas di Kementrian Sosial

Ist

Puluhan warga yang datanya terblokir mendatangi Walikota. Mereka meminta agar bisa dibantu mendapatkan bantuan tunai dari Kemensos.

menyampaikan dugaan adanya pemblokir data sebagian warga Kota Mojokerto. Hasilnya, warga Kota Mojokerto yang datanya terblokir diminta bersabar. Pasalnya, sekarang ini, petugas di Kemensos sedangkan meneliti data tersebut. “Panjenengan saya minta bersabar, karena yang mengalami nasib seperti panjenengan juga banyak di daerah lain,”katanya. Upaya Walikota membuka pemblokiran itu, selain secara lisan juga mengirim surat ke

Kemensos agar pemblokitan itu kembali dibuka. “ Jika dalam waktu yang ditentukan kementerian masih belum membuka pemblokiran itu, maka bantuan tersebut akan kami alihkan dengan jenis bantuan lainnya, yakni sembako. Sehingga, warga tetap berhak menerima bantuan namun dengan jenis yang berbeda,” tandasnya. Dalam percepatan penanganan Covid-19 yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir ini, pemerintah telah

memberikan berbagai bantuan kepada warga terdampak. Bantuan-bantuan tersebut, berasal dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah hingga institusi atau lembaga swasta. Bantuan yang diberikan oleh pemerintah, terbagi menjadi beberapa kategori yang diberikan selama masa pandemi. Melalui bantuan tersebut, diharapkan dapat menopang kehidupan masyarakat selama kondisi Covid-19 berlangsung.bas

Kab. Mojokerto Butuh 2 Ribu Guru PNS

MOJOKERTO (GN) – Pemkab Mojokerto sekarang ini kekurangan guru PNS baik di tingkat SDN dan SMPN sekitar 2000 orang. Supaya proses belajar mengajar berjalan normal, maka Dispendik

Kab. Mojokerto memanfatkan tenaga guru honorer dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sri Puji Lestari, anggota DPRD dari PDIP Kab. Mojokerto dikonfirmasi, Rabu

(22/7) mendesak, Bupati Mojokerto mengambil langkah segera mengisi kekurangan tenaga guru PNS ini. Caranya, bupati segera berkoodinasi dengan pemerintah pusat minta agar kekurangan guru

PNS segera bisa terisi. “Hal ii jangan terlalu lama dibiarkan. Karena, khawatir hal ini bisa mengganggu proses belajar mengajar. Kasihan guru yang ada, mereka harus rangkap jabatan. bas


pantura-MAGETAN

8

BUPATI RESMI IZINKAN ACARA HAJATAN

Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

TUBAN (GN) – Masyarakat yang hendak menggelar acara hajatan atau resepsi pernikahan maupun acara lainnya akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, dan Lamongan telah mengeluarkan izin acara hajatan. Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Tuban, Sulistiyadi mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat mensosialisasikan Surat Edaran Bupati Tuban, perihal Adaptasi Kebiasaan Baru pada Usaha Bidang Pariwisata, Penyelenggara Kesenian dan Pelaksanaan Kegiatan Hajatan, tertanggal 20 Juli 2020. Ia menjelaskan, Gugus Tugas Kecamatan memegang peranan yang cukup signifikan pada penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), karena kebijakan maupun upaya penertiban menjadi kewenangan mutlak Gugus Tugas Kecamatan (camat, danramil dan kapolsek, red). “Mengingat Gugus Tugas Kecamatan lebih mengetahui detail kondisi wilayahnya, maka berhak memberikan izin kegiatan hajatan, desa mengetahui,” kata Didit sapaan akrab

Bupati Lamongan bersama Kapolres saat menghadiri silumasi acara resepsi pernikahan dengan protap kesehatan.

Kepala Disparbudpora kepada Gugus Tugas Covid-19 tingkat kecamatan, di Pendopo Krido Manunggal Tuban, kemarin. Dia menegaskan, surat edaran ini dimaksudkan agar pelaksanaan hajatan tetap menerapkan protokol kesehatan, di antaranya penggunaan masker, menjaga jarak aman dan menyiapkan thermo gun di lokasi acara. Jika terjadi pelanggaran, penertiban akan dilakukan Gugus Tugas Kecamatan. Sanksi yang

diberikan berupa sanksi moral dan penutupan kegiatan tersebut. Ditambahkannya, masa percobaan penerapan AKB dimulai sejak 25 Juli dan dilakukan selama 14 hari. Selanjutnya, akan dilakukan evaluasi dan dilaporkan ke Gugus Tugas Kabupaten Tuban agar dilakukan penyempurnaan. Sedangkan pembukaan atau operasional objek wisata secara menyeluruh juga menunggu hasil evaluasi. “Ada masa percobaan dan

juga evaluasi, untuk pembukaan wisata secara menyeluruh menunggu hasil evaluasi,” pungkasnya. Izin hajatan juga dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan. Hal ini disambut hangat Himpunan Ahli Rias Indonesia (Harpi), dan Asosiasi Penyelenggara Pernikahan Lamongan (Apel). Mereka pun mengadakan simulasi pernikahan dan resepsi adaptasi kebiasaan baru di ten-

gah pandemik Covid-19 bertempat di Sport Center Lamongan. Acara itu dilakukan untuk memberi gambaran kepada masyarakat Lamongan tentang tata cara menggelar pernikahan dan resepsi di tengah bencana nonalam ini. “Semua kami lakukan supaya masyarakat tidak takut melaksanakan acara pernikahan dengan prosedur tetap (protap) yang ada,” ujar Ketua Panitia Rochmad Setiawan.* bgs, tim, trb

Linmas Diminta Sosialisasikan Hidup Normal Baru BOJONEGORO (GN) — Satuan Pelindung Masyarakat (Satlinmas) di Kabupaten Bojonegoro, diminta bisa menjelaskan kepada warga tentang kebiasaan baru selama pandemi covid-19. Pesan itu disampaikan Bupai Anna Mu’awanah saat bertemu anggota Linmas di Kecamatan Purwosari, Rabu (22/7/2020). Anna mengatakan, dalam tugasnya Linmas menjadi garda terdepan melindungi masyarakat. Sebab, Linmas merupakan aparat sipil yang setiap hari berhubungan langsung di tengah masyarakat. “Maka dari itu perlu adanya penguatan terhadap anggota Linmas di tiap desa,” ungkapnya

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah saat memberikan sambutan dihadapan anggota Linmas.

Harapannya, Linmas bisa menjelaskan kepada masyarakat terkait hidup normal baru selama pandemi covid-19. Diakui Anna masyarakat masih belum sepenuhnya beradaptasi

dengan tatanan normal baru. Sementara pagebluk covid-19 ini belum diketahui kapan berakhir. “Dokter sendiri menyampaikan bahwa covid-19 ini merupakan pe-

nyakit 1000 wajah karena ada yang mengeluarkan gejala, ada juga yang tidak mengeluarkan gejala. Maka dari itu kita memerlukan peran Linmas dalam menangani covid-19 ditingkat Desa,” jelas Anna. Di Kecamatan Purwosari, di setiap desa terdapat 56 petugas Linmas. Selama kegiatan di desa, petugas Linmas selalu dilibatkan untuk menggawani keamanan dan ketertiban di tingkat desa. “Selama ini Linmas menjadi kepanjangan tangan kepala desa, Linmas 24 jam ada untuk masyarakat. Ini perlu diapresiasi,” kata Camat Purwosari, Sugeng Firmanto. * kli

minggu ke-254

23 - 29 Juli 2020

BHABINKAMTIBMAS

Semangati dan Motivasi Pasien Covid-19 TUBAN (GN) – Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono mengapresiasi dan mendukung tugas Bhabinkamtibmas mengoptimalisasi penanganan pasien Covid-19. Apalagi, tugas Bhabinkamtibmas melekat pada pemerintah desa atau kelurahan di wilayah hukumnya. “Kami harap bhabinkamtibmas optimal dan pro aktif dalam menyikapi pandemi Covid-19 dan tetap memperhatikan keselamatan, kesehatan diri masing-masing di wilayah tugasnya,” terang pria kelahiran Ngawi saat tatap muka dengan Bhabinkamtibmas di Gedung Sanika Satyawada, Mapolres Tuban, Rabu (22/07/2020) Ruruh berpesan saat bertugas Bhabinkamtibmas harus tetap memberikan perhatian, dan kurva perkembangan pasien Covid-19 di wilayahnya. Lebih dari sekedar pantauan, ia mengimbau anggota kepolisian berikan empati semangat, serta motivasi agar pasien Covid-19 semangat menjalani treatment. “Saya minta rekan-rekan beri perhatian pasien Covid-19 agar mereka termotivasi dan semangat sembuh. Tidak lupa terapkan 3T yakni testing (tes spesimen), tracing (penelusuran), dan treatment (perawatan).” terangnya. Pertemuan optimalisasi penanggulangan Covid-19 ini, tak hanya sekedar beri dukungan kepada bhabinkamtibmas, Mantan kapolres Madiun ini juga berikan arahan penanganan humanis dengan cara komunikasi lewat media daring video call bersama salah satu pasien Covid-19. “Selamat pagi Bu, bagaimana keadaannya? Badannya fit ya. Semangat semoga lekas diberi kesembuhan. InsyaAllah saya dengan Pak Kapolsek akan berkunjung ke Rumah ibu,” ucap AKBP Ruruh membuka percakapan video call pasien suspect Covid-19. “Alhamdulillah pak. Matursuwun, kula seneng sanget. Nggeh amin. Mugi-mugi dipunparingi sehat (Alhamdulillah Pak. Terimakasih, saya sangat senang. Amin. Semoga diberi sehat),” jawab pasien Covid-19 saat berlangsung videocall tersebut. Hadir dalam pertemuan tersebut dan Kapolres Tuban, jajaran Kapolsek Polres Tuban diikuti anggota Bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah hukum Kabupaten Tuban. * tim

PENDIDIKAN

Sekolah Jadi Sarang Kelelawar BOJONEGORO (GN) - Sebuah sekolah di Kabupaten Bojonegoro jadi sarang kelelawar selama ditinggal siswanya belajar di rumah. Itu karena pandemi virus corona. Sejak 16 Maret 2020 lalu, seluruh kegiatan belajar mengajar di sekolah terpaksa diliburkan. Ada beberapa ruang kelas yang disarangi ribuan kelawar. Kelelawar itu berbelantungan di genting. Sekolah itu adalah SMA Islam Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Itu sebabnya, sejumlah ruangan tersebut nampak angker. Petugas keamanan SMA Temayang, Suprianto S (29) mengatakan bahwa sebelum-sebelumnya tidak pernah ada kelelawar. “Baru setelah libur pada 16 Maret 2020, ribuan kelelawar hinggap di dalam ruangan bagian atas,” jelasnya, Rabu (22/7/2020). Menurutnya keberadaan hewan ini sangat mengganggu, karena kelelawar sering membuang tinja di lantai dan menyebarkan aroma tak sedap. “Jika kegiatan belajar mengajar aktif kembali pasti ruang ini akan sangat menggangu. Sebab itu kami langsung meminta bantuan dari Dinas Damkar Pemkab Bojonegoro untuk mengusir kelelawar ini,” tambahnya. * mdk

DINSOS JATIM APRESIASI HOME CARE LANSIA

Ajak Pengusaha Sukseskan Program Aku Sehat

BOJONEGORO (GN) - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur mengapresiasi program kemitraan antara ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), dan Kampus Ungu Stikes Icsada Bojonegoro, dalam melakukan kegiatan home care lanjut usia (Horelu). Kegiatan ini dikemas melalui kegiatan keluarga binaan sebagai bagian dari Program Aku Sehat. Keberhasilan Stikes Icsada memperoleh kepercayaan ExxonMobil sebagai pihak yang pertama kali menjalin kemitraan, dalam menyelenggarakan program kesehatan patut diapresiasi. Kegiatan ini juga bisa menginspirasi pihakpihak lain dari kalangan dunia usaha. Dengan begitu, mereka akan tergerak untuk membantu perguruan tinggi dan mensukseskan program pemerintah. Penghargaan oleh Dinas Sosial Provinsi Jatim diberikan langsung oleh Kepala Dinas Provinsi Jatim Dr. Alwi dan kepada Ichwan Arifin perwakilan EMCL, dan Hasan Bisri sebagai Ketua Stikes Icsada Bojonegoro. “Jalinan kemitraan antara EMCL dan Stikes Icsada berawal dari ketertarikan EMCL terhadap inovasi program pemberdayaan masyarakat, terkait kesehatan yang terus dilakukan setiap tahun dengan hasil kegiatan yang dipublika-

Kadinsos Jatim saat memberikan bingkisan kepada peserta Horelu.

sikan di berbagai kesempatan dalam bentuk buku saku, jurnal, berita di media massa dan lain-lain,” ujar Alwi saat meninjau home care lansia di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Rabu siang, (22/7/2020). Ia menambahkan, ExxonMobil memiliki komitmen untuk melakukan menajemen potensi risiko yang baik dan mengajarkan pada masyarakat agar bisa hidup berdampingan secara harmonis dengan industri migas. Selain itu juga sebagai penyokong produksi minyak nasional membutuhkan mitra dari perguruan tinggi kesehatan untuk bisa menjalankan komitmen tersebut dengan baik. Kampus Ungu Stikes Icsada menjalankan program kesehatan yang pertama kali didukung oleh ExxonMobil, yaitu Gerakan Masyarakat Sehat

dan Bebas HIV-AIDS (Gemas HIV-AIDS), berlanjut dengan Program Aku Sehat yang di dalamnya terdapat kegiatan Keluarga Binaan Lansia. Pendampingan Keluarga Binaan (Kabi) sebagai bentuk pelaksanaan Home Care Lansia (Hotelu) yang didukung oleh ExxonMobil Cepu Limited telah mendampingi sebanyak 1.285 Kabi, membentuk 123 Simpul Kabi di empat Desa mitra wilayah Gayam, yaitu Desa Gayam, Desa Mojodelik, Desa Bonorejo dan Desa Brabowan. Dalam kegiatan kunjungan secara berkala di rumah keluarga (Home Care), Tim Perawat memberikan layanan dari aspek promotif, preventif, kuratif dasar, hingga rehabilitatif sesuai kebutuhan. Dilanjutkan dengan pembentukan simpul Kabi sebagai wahana belajar dan bergerak

bersama para lansia, dari sharing tentang masalah kesehatan sampai dengan menanam Toga bersama di lingkungan sekitar keluarga binaan. Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang juga memiliki kerja sama kemitraan dengan Stikes Icsada Bojonegoro dalam melakukan supervisinya melibatkan Dinas Sosial dan perwakilan Dinas Kesehatan Bojonegoro. Tim melakukan kunjungan ke eks binaan di Desa Bonorejo dan Desa Mojodelik Kecamatan Gayam. Selain kunjungan pada eks klien, rombongan dinas provinsi juga mengunjungi taman toga di salah satu desa mitra binaan EMCL dan Stikes Icsada yang hasil Toganya telah dimanfaatkan oleh para lansia dan warga pada umumnya untuk mengatasi masalah kesehatan dasar. * bgs


ekonomi bisnis

minggu ke-254 23 - 29 Juli 2020

9

Kaum Disabilitas Diberi Peluang Kerja di BUMN

Antara

Nota Kesepahaman antara Kementerian BUMN dan Kementerian Ketenagakerjaan yang ditandatangani oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Rabu (22/7/2020).

JAKARTA (global-news. co.id) - Menteri BUMN, Erick Thohir membuka peluang bagi disabilitas untuk bekerja di perusahaan pelat merah. Hal tersebut menjadi komitmen BUMN terbuka bagi siapapun. Keputusan itu dituangkan dalam Nota Kesepahaman antara Kementerian BUMN dan Kementerian Ketenagakerjaan yang ditandatangani oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Sejauh ini, BUMN merekrut 178 pekerja dari latar belakang disabilitas. “Kita harus memberikan kesempatan yang sama kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan, dan saya rasa komitmen tersebut

sudah berjalan di BUMN di mana pada tahun ini kita sudah merekrut 178 dan ini bagian dari komitmen 2 persen (pekerja disabilitas),” kata Erick di Jakarta, Rabu (22/7/2020). Dia mengatakan, Kementerian BUMN dan Kemnaker akan terus bersinergi dalam menciptakan lapangan kerja. Setiap rekrutmen ke depan harus mempertimbangkan porsi bagi disabilitas.“Saya mohon dukungan Ibu (Ida Fauziyah) secara penting karena ini bagin yang harus kita lakukan bersama, tidak secara ego sektoral, karena tidak ada artinya komite yang dibentuk presiden tanpa dukungan dari para menteri,” ujar Erick. Pada sisi lain Erick Thohir

Kuartal II Tahun 2020

Lima Provinsi Jadi Tujuan Investasi

JAKARTA (GN) -- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) hingga kuartal II tahun 2020 tercatat mencapai Rp 94,3 triliun. Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa terdapat ada lima provinsi di Indonesia yang menjadi magnet investasi pada kuartal II-2020. Pulau Jawa saat ini masih mendominasi. “Seperti DKI Jakarta Rp 30,1 triliun, Jawa Barat Rp 28,0 triliun, Jawa Timur Rp 19,6

triliun, Banten Rp 13 triliun dan Riau Rp 10,3 triliun,” ujar Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam telekonferensi, Rabu (22/7/2020). Kemudian, lanjut dia, ada dua hal yang dapat menghambat PMDN. Di mana banyak perizinan yang rumit menjadi penyebab. Lalu terkait arogansi sektoral antar kementerian/lembaga dan tumpang tindih aturan pemda. Maka itu pihaknya menyarankan perizinan-perizinan yang ada dipusatkan di BKPM. “Oleh karena

itu strateginya izin diurus aja di BKPM,” ungkap dia. Lalu soal pinjaman bank, dia mengatakan banyak investor yang mengajukan pinjaman tetapi sulit mendapatkan dana segar. Maka itu, BKPM telah melakukan terobosan agar permohonan pinjaman dapat lebih mudah dicairkan. “Apabila model bisnis investor sudah memadai, sebaiknya perbankan mengeksekusi permohonan pinjaman modal tersebut. Dan kita doakan

Omnibus Law cepat disahkan,” tandasnya. Sementara itu realisasi investasi sepanjang kuartal II/2020 mencapai Rp 191,9 triliun atau turun 4,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY). Bahlil Lahadalia mengakui, realisasi ini di bawah target badan yang dipimpinnya. Pasalnya BKPM menargetkan realisasi investasi di kuartal II/2020 bisa lebih dari Rp 200 triliun. Tapi, dia mengakui

bahwa dampak pandemi COVID-19 sangat berat. “Realisasi investasi sepanjang kuartal II/2020 hanya mencapai Rp 191,9 triliun. Kuartal II ini adalah periode yang sangat berat,” ujarnya. Bahlil memerinci, PDMN pada periode yang sama tercatat Rp 94,3 triliun, turun 1,4% (yoy). “Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) adalah Rp 97,6 triliun atau turun 6,9% (yoy),” ungkapnya. dja, wah, sin

Adaptasi New Normal

Banyuwangi-Bromo Diprediksi Banyak Dikunjungi Wisatawan

JAKARTA (GN) - Banyuwangi dan Gunung Bromo diprediksi menjadi destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan domestik saat memasuki adaptasi kebiasaan baru. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan selain Banyuwangi dan Bromo, daerah lainnya seperti Sentul dan Kawasan Puncak menjadi destinasi yang akan populer dikunjungi wisatawan karena lokasinya yang berada di kota penyangga, atau berdekatan dengan kota besar, seperti Jakarta dan Surabaya. “Tren menunjukkan bahwa wisatawan domestik akan melakukan kunjungan ke kota penyangga yang memiliki alam indah dan bersih. Jakarta, Sentul, Puncak, sekitar Banyuwangi dan Bromo.

Gunung Bromo diprediksi akan dipadati wisatawan domestik saat adaptasi new normal.

Banyuwangi ini akan menjadi tempat dengan kunjungan banyak, begitu juga Bromo,” kata Luhut dalam Webinar Nasional bertajuk ‘Reaktivasi Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru’, Rabu (22/7/2020). Luhut pun meminta Pemerintah Daerah, khususnya dengan destinasi kunjungan

terbanyak dapat betul-betul menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Selain itu, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Dinas Pariwisata di daerah wisata dapat berfokus pada aspekaspek quality tourism yang mencakup lamanya waktu tinggal, pengeluaran wisatawan dan upaya merawat

lingkungan hidup. Luhut mencatat bahwa wisatawan domestik masih menopang sekitar 55 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia di sektor pariwisata. Ada pun potensi wisata domestik di Indonesia sangat besar dengan 300 juta perjalanan setiap tahun. “Oleh karena itu, mari sama-sama kita memulai di

kuartal-III untuk melakukan turis domestik, kita coba naikkan secara bertahap angka itu sampai ke 70 persen,” kata Luhut. Mantan Menkopolhukam tersebut juga menambahkan bahwa perjalanan pariwisata turun hampir 100 persen pada Mei 2020 lalu akibat dampak pandemi COVID-19. Setidaknya devisa pariwisata turun hingga 97 persen (year on year) dari 1,1 miliar dolar AS menjadi hanya 31 juta dolar AS. Lebih dari 180.000 tenaga kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pun merasakan dampaknya. Bahkan, lebih dari 2.000 hotel selama pandemi ini melakukan penutupan operasional yang akhirnya menyebabkan turunnya permintaan bahan baku produksi. tri, ara

meminta kepada para direktur utama perusahaan pelat merah untuk bekerja keras. Dia tak ingin mereka sibuk menghadiri seremoni atau acara. Erick tak melarang dirut BUMN menghadiri acara. Namun, dia menyarankan agar aktivitas tersebut dikurangi dengan berbagi tugas dengan direktur lain. “Mohon maaf bukan tidak menghormati, karena memang kebijakan dari saya kalau bisa dirut jangan kebanyakan acara. Jadi setiap acara lebih baik bagi tugas, karena kalau dirut kebanyakan acara kapan kerjanya,” katanya. Sejak menjadi Menteri BUMN, Erick ingin kinerja direksi BUMN terukur. Oleh sebab

itu, dia membuat matriks Key Performance Indicator (KPI). Dia mengaku tak segan mencopot direksi yang kinerjanya tak memenuhi target.”Mereka punya target KPI yang sangat berat,” ujarnya. Pendiri Mahaka Group tersebut saat ini tengah mendorong transformasi di BUMN. Selain kerja keras, Erick juga memperkenalkan nilai dan budaya korporat baru pada perusahaan pelat merah. Slogan tersebut diberi nama AKHLAK yang merupakan akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Dia ingin AKHLAK menjadi core value BUMN. jef, ins, sin

UMKM Banyuwangi Peroleh Pendampingan Usaha

Pelaku UMKM memperoleh pelatihan untuk mengakselerasi usahanya di Rumah Kreatif Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi.

BANYUWANGI (GN) – Pemkab Banyuwangi terus memberikan pendampingan kepada UMKM di masa adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya untuk menunjang dan mengakselerasi usahanya. Pelaku UMKM memperoleh pendampingan dan fasilitas meningkatkan kualitas desain kemasan, foto produk dan pemasaran digital secara gratis di Rumah Kreatif binaan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi. “Meski pandemi, tim desain, fotografi dan tim pemasaran digital yang mendampingi UMKM terus bekerja. Alhamdulillah, semakin banyak UMKM yang memanfaatkan fasilitas ini, mereka bersemangat untuk bangkit,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi Nanin Oktaviantie, Rabu (22/7/2020). Di rumah kreatif itu, lanjut dia, sejumlah produk UMKM kemasannya dipermak atau dibuat kemasan yang lebih layak, mulai UMKM batik, fesyen wanita, sepatu, hijab, fesyen pria, tas, kerajinan tangan, peralatan rumah tangga, camilan olahan pangan, minuman tradisional hingga homestay milik rakyat. Ia mencontohkan, salah satu desain kemasan yang dibuat lebih menarik adalah dari UMKM sari temulawak. Sebelumnya mereka hanya menampilkan tanaman temu lawak secara polos pada kemasannya. “Lalu didesain sedemikian rupa menjadi lebih modern dan menarik, dan ujung-ujungnya itu bisa meningkatkan omzet, karena bagaimanapun yang dilihat pembeli pertama kali adalah kemasan,” kata Nanin. Tidak hanya itu, menurutnya, foto produk UMKM di Banyuwangi secara bergiliran juga diminta mengirim sampel produknya untuk difoto tim fotografi. “Semua ornamen seperti bumbu dapur untuk produk makanan, misalnya juga difoto sedemikian rupa sehingga lebih menarik. Tim kami juga sangat turun ke UMKM agar mereka bisa mengoptimalkan gadget-nya untuk foto produk secara mandiri. Kalau di masa pandemi, pelatihan digelar terbatas sesuai protokol kesehatan,” paparnya. Sedangkan pendampingan pemasaran digital, katanya, Pemkab Banyuwangi memiliki dua program, pelatihan secara masal yang langsung melibatkan ribuan orang setiap tahunnya, dan pelatihan itu juga diikuti oleh anak-anak muda yang berminat, tujuannya menaikkan kesadaran tentang pentingnya pemasaran digital. “Kami juga menggandeng Bukalapak, Shopee dan Tokopedia yang rutin datang ke Banyuwangi secara berkala untuk melatih UMKM terpilih. Alhamdulillah banyak yang sukses mendapat pesanan dari seluruh Indonesia,” katanya. tyo, ara

Pertamina Peduli Salurkan 19.600 Perlengkapan Kesehatan ke Pemkot Surabaya S U R A B AYA ( G N ) - Setelah empat bulan lebih pandemi COVID-19 di Indonesia, Pertamina terus berperan aktif untuk berpartisipasi dalam penanggulangan penyakit tersebut. Kali ini, Pertamina memberikan dukungan ke Pemkot Surabaya, khususnya untuk proses tracing dan treatment pasien COVID-19. Penyaluran bantuan alat kesehatan dan Alat Pelindung Diri (APD) ini diterima langsung oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Rabu (22/7/2020). Bantuan berupa 3.500 pcs rapid test, 4.000 pcs hazmat, 3.500 pcs Masker N95, 600 box masker surgical, 3.000 pasang sepatu boot, 3.000 pcs kacamata Google, dan 2.000 pcs sarung tangan sur-

Region Manager Retail Sales Pertamina V I Ketut Permadi Aryakuumara menyerahkan bantuan secara simbolis dan diterima langsung oleh Walikota Surabaya di halaman Balaikota Surabaya, Rabu (22/7/2020).

gical senilai kurang lebih Rp 2 miliar diserahkan oleh Region Manager Retail Sales

Pertamina V I Ketut Permadi Aryakuumara di halaman Balaikota Surabaya.

Ketut Permadi menyampaikan bahwa dalam pengadaan bantuan yang diberikan meru-

pakan sinergi dengan sesama BUMN yang terdiri dari RNI, Indofarma dan Kimia Farma. “Saat situasi seperti ini, sudah seharusnya kita bersinergi antara BUMN dan pemerintah untuk melawan dan menekan angka penyebaran COVID-19, khususnya di Surabaya,” ujarnya. Seperti diketahui dari data terakhir, kasus Covid-19 Jawa Timur adalah yang tertinggi di Indonesia dan sekitar 40% kasus tersebut terjadi di Kota Surabaya. Jawa Timur juga masih masih termasuk dalam 8 provinsi prioritas penanganan COVID-19 oleh pemerintah. Tri Rismaharini atau yang akrab disapa Risma menyampaikan apresiasinya kepada Pertamina atas bantuan yang diberikan kepada Pemkot

Surabaya. “Banyak terima kasih kami ucapkan, nantinya bantuan ini akan segera dialokasikan untuk Rumah Sakit yang menjadi rujukan COVID-19 yang berada di Kota Surabaya,” ujarnya. Risma menunjukkan antusiasnya ketika bantuan yang diantarkan dengan tiga unit truk sampai di Balai Kota Surabaya. Dengan sigap ia turun langsung untuk mengatur dan mengalokasikan bantuan tersebut untuk disalurkan rumah sakit, yang masih memerlukan APD untuk penagangan pasien COVID-19. Ketut Permadi berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk Kota Surabaya dalam menekan angka penyebaran COVID-19. “Tidak lupa, kami juga men-

dukung Peraturan Walikota Surabaya yang mengimbau masyarakat untuk mengoptimalkan pembayaran secara non tunai, yang sudah dilakukan di SPBU-SPBU Kota Surabaya secara bertahap,” tambahnya. Pertamina sendiri telah menerapkan protokol-protokol pencegahan COVID-19 yang berlaku di SPBU sebagai bentuk dukungan terhadap Peraturan Walikota Surabaya No33 Tahun 2020. Di antaranya adalah dengan memberikan edukasi PHBS kepada operator SPBU yang bertugas, pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) seperti faceshield, masker, dan sarung tangan kepada operator dan juga menerapkan pembayaran secara non tunai di SPBU. fan


sambungan

10 Polri ... ► Sambungan hal 1 kata Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono saat ditemui di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Rabu (22/7/2020). Menurut Argo, pihak kepolisian yang bertugas hanya menyampaikan surat pemberitahuan hilangnya status red notice Djoko Tjandra ke imigrasi. “Yang kemarin itu surat Ses- NCB menyampaikan ke imigrasi, ini loh red notice sudah terhapus. Jadi polisi bukan menghapus, nggak bisa. Yang menghapus wilayah sana, interpol sana, kita hanya menyampaikan pemberitahuan itu,” katanya. Sedang terkait pemeriksaan dan pencopotan jabatan Brigjen Nugroho Slamet Wibowo selaku mantan Sekretaris National Central Bureau (Ses-NCB) Interpol Indonesia dan Irjen Napoleon Bonaparte yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri, hal tersebut disebabkan adanya kelalaian dalam bertugas. “Ada beberapa SOP administrasi yang tidak dilakukan oleh Brigjen NS dan Kadivhubinter,” kata Argo. Polri juga telah memeriksa pengacara Djoko Tjandra berinisial ADK. Pemeriksaan dilakukan secara berkelanjutan. “Pemeriksaan pengacara tapi belum selesai.

Mahasiswa... ► Sambungan hal 1 Dalam tim itu Indra mendapat tanggung jawab menguji respons antibodi dari orang yang sudah diberikan vaksin. Hal ini penting untuk melihat efek samping maupun efektivitas vaksin tersebut. “Saya dapat bagian meneliti respons dari sukarelawan. Jadi orang-orang yang sudah di-imunisasi diambil sampelnya oleh tenaga medis kemudian diproses. Serumnya digunakan oleh saya untuk melihat apakah mereka mererspons vaksin itu positif atau tidak ke vaksin,” papar Indra. Indra bercerita ada ratusan peneliti di tim pengembangan vaksin Corona Oxford. Jumlah sumber daya yang besar ini diperlukan agar vaksin bisa dikembangkan dengan kecepatan yang luar biasa. Indra menjelaskan, biasanya untuk mendapatkan data uji klinis fase I dibutuhkan waktu 5 tahun, namun timnya bisa selesai hanya dalam waktu 6 bulan. “Harapan saya tentu ingin kembali ke normal, pandemi bisa berakhir. Ketika sudah ada vaksin semoga semua orang yang butuh vaksin, terutama orang-orang dalam populasi krisis, bisa dapat vaksin lebih awal,” pungkas Indra. Aman bagi Manusia Vaksin virus corona yang dikembangkan Universitas Oxford terbukti aman dan dapat membentuk kekebalan. Namun masih diperlukan penelitian lebih lanjut. Wartawan kesehatan dan

Dokter...

► Sambungan hal 1 Akhirnya, Nina berpikir untuk membuat baju hazmat yang berbeda dan disesuaikan dengan dirinya yang fashionable. “Saya berpikir membuat baju hazmat yang slim fit dan desainnya menarik. Namun, tetap safe sesuai protokol kesehatan. Beauty, safety and professional,” papar dia. Secara gamblang Nina juga menjelaskan bahwa awal ketertarikannya mengenakan APD berdesain eye catchy itu tidak terlepas pula dari rasa keprihatinannya melihat kondisi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Wabah Corona membuat warga takut memeriksakan kesehatan. Mereka trauma setiap kali melihat dokter memakai hazmat yang bentuknya seram itu. “Kebanyakan pasien yang datang ke tempat praktik saya

Pengacaranya inisial ADK,” katanya. Argo tak membeberkan lebih jelas terkait siapa pemilik inisial tersebut. Namun diketahui belakangan ini pengacara Djoko Tjandra yang sering muncul di hadapan publik adalah Anita Dewi Kolopaking dan Andi Putra Kusuma. Selain itu, Argo menyebut pihaknya turut memeriksa Kepala Tata Usaha Bareskrim Polri. Pemeriksaan ini dilakukan terkait dengan proses keluar-masuk surat jalan terhadap buron kasus hak tagih Bank Bali tersebut. “Hari ini rencananya kita akan periksa Kataud (Kepala Tata Usaha) Bareskrim berkaitan dengan keluarnya surat jalan. Nanti Kataud kita periksa,” ucapnya. Bareskrim Polri terus menyelidiki kasus pelarian Djoko Tjandra. Keterlibatan pihak luar Polri pun tengah didalami hingga polisi memeriksa pengacara ADK. Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan sebelumnya juga memastikan eks Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo yang menerbitkan surat jalan Djoko Tjandra akan diproses pidana. Prasetijo diduga kuat menyalahgunakan wewenang dan membuat surat palsu. Terlebih keduanya sempat berangkat bersama ke Pontianak dalam satu pesawat. Saat ini Brigjen Pol Prasetijo masih dalam masa perawatan

di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Sebab itu, penyidik masih harus menunda penyidikan lebih lanjut. “Masih ada di rumah sakit,” kata Argo. Mafia “Super Ojek” Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J. Mahesa menduga ada permainan mafia dalam kasus Djoko Tjandra, hingga dia bisa keluar masuk Indonesia. Desmond mengistilahkan ada ‘Super Ojek’ yang memberi akses dia keluar masuk negara ini. “Sudah hampir pasti, keluar masuknya Djoko dengan mudah karena ada yang memfasilitasinya. Ada pembantu ‘ojek’ yang mengantarkannya,” ucap Desmond dalam keterangannya, Rabu (22/7/2020). Desmond melihat ada dugaan menciptakan prakondisi mulai dari pembuatan KTP elektronik dan paspor, pengajuan PK, hingga surat jalan dari kepolisian. Desmond khawatir kondisi ini menunjukkan ada keterlibatan pejabat birokrat. “Ketika unsur aparat Kepolisian diduga terlibat, Kejaksaan, Imigrasi, Kemenkumham, serta Kemendagri sepertinya ‘kompak membela’ Djoko Tjandra, maka publik pasti akan bertanya tanya. Mungkinkah bebas keluar masuknya Djoko Tjandra ke Indonesia itu hanya kebetulan belaka difasilitasi oleh oknum pejabat yang menjadi ojekojek pengantar karena tergiur

uangnya,” ujar politikus Partai Gerindra ini seperti dikutip dari detik.com. “Kalau ada gerak lembaga yang kompak seperti itu siapa kira kira pengarahnya? Mungkinkah ada super ‘ojek’ yang menjadi komandannya?,” imbuh Desmond. Menurut Desmond, kasus ini mencerminkan adanya dugaan jaringan mafia yang membela Djoko Tjandra. “Jaringan mafia ini bisa jadi adalah ‘ojek’ yang sudah dikondisikan dalam waktu lama oleh Djoko Tjandra,” ujar Desmond. Soal keterlibatan beberapa pejabat dalam kasus ini, Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat yang membantu Djoko Tjandra untuk ditindak tegas. Tak hanya secara administratif, namun juga pidana. “Ada tindakan ke dalam, tindakan ke dalam itu ada dua satu tindakan disiplin yaitu pegawai-pegawai atau pejabat pemerintah yang melakukan pelanggaran disiplin misalnya memberi surat jalan memberi surat keterangan mengantarkan mempermudah masuk dan sebagainya,” kata Mahfud dalam keterangan tertulis kemarin. “Lalu yang kedua ini penting, pemidanaan terhadap para pegawai dan pejabat yang telah nyata-nyata diketahui memberikan bantuan dan ikut melakukan langkah-langkah produktif dalam kasus Djoko Tjandra ini,” sambung Mahfud. * det, wis

sains BBC James Gallagher mengabarkan bahwa uji klinis melibatkan 1.077 orang menunjukkan injeksi vaksin menyebabkan pembentukan antibodi dan sel T yang dapat memerangi virus. Temuan ini sangat menjanjikan, namun masih terlalu awal untuk diketahui apakah vaksin ini dapat memberikan perlindungan cukup. Uji klinis dalam jumlah lebih besar tengah dilakukan. Tim Oxford juga telah melakukan uji coba di Afrika Selatan dan Brasil. Selain itu, ada juga rencana pengujian di Amerika Serikat. Uji coba vaksin virus corona pada manusia yang dimulai di Oxford saat itu pertama di Eropa pada April lalu. Kelompok pertama terdiri dari lebih 800 orang, setengahnya menerima vaksin Covid-19, dan separuhnya lagi vaksin lain yang melindungi dari penyakit meningitis dan bukan virus corona. Uji coba ini berarti sukarelawan tidak akan tahu vaksin mana yang mereka dapatkan. Namun, dokter mengetahuinya. Elisa Granato, salah seorang sukarelawan yang menerima vaksin, mengatakan kepada BBC: “Saya seorang ilmuwan, jadi saya ingin berusaha mendukung proses ilmiah di mana pun saya bisa.” Vaksin ini dikembangkan dalam waktu kurang dari tiga bulan oleh tim ilmuwan di Universitas Oxford. Sarah Gilbert, profesor vaksinologi di Jenner Institute, memimpin penelitian praklinisnya. “Saya pribadi sangat percaya pada vaksin ini. Tentu saja, kita

harus mengujinya dan mendapatkan data dari manusia. Kita harus menunjukkan ia benar-benar manjur dan mencegah orang terinfeksi virus corona sebelum digunakan pada populasi yang lebih luas,” katanya. Prof Gilbert sebelumnya mengatakan dia “percaya 80%” vaksin akan manjur, tetapi sekarang memilih tidak menyebutkan angka, dan hanya mengatakan ia “sangat optimistis” dengan peluangnya. Tim Oxford sebelumnya mengembangkan vaksin untuk melawan Mers, jenis lain virus corona, menggunakan pendekatan yang sama dan dengan hasil yang menjanjikan dalam uji klinis. Lalu bagaimana mereka tahu kalau vaksinnya manjur? Satusatunya cara para peneliti mengetahui apakah vaksin Covid-19 manjur adalah membandingkan jumlah orang yang terinfeksi virus corona dalam kedua kelompok percobaan selama beberapa bulan ke depan. Itu bisa menjadi masalah jika jumlah kasus turun dengan cepat di Inggris, karena bisa jadi tidak akan ada cukup data. Profesor Andrew Pollard, direktur Kelompok Penelitian Vaksin Oxford, yang memimpin uji coba ini, mengatakan: “Kami mengejar akhir dari gelombang epidemi saat ini. Jika kami tidak bisa mengejarnya, kami tidak akan bisa memastikan apakah vaksin bekerja dalam beberapa bulan ke depan. Tapi kami memperkirakan akan ada lebih banyak kasus di masa depan

karena virus ini belum hilang.” Para peneliti vaksin memprioritaskan perekrutan petugas layanan kesehatan dalam percobaan karena mereka lebih mungkin terkena virus daripada kelompok lain. Uji coba yang lebih besar, dengan sekitar 5.000 sukarelawan, akan dimulai dalam beberapa bulan mendatang dan tidak memiliki batasan usia. Orang yang lebih tua cenderung memiliki respons imun yang lebih lemah terhadap vaksin. Para peneliti sedang mengevaluasi apakah mereka membutuhkan dua dosis vaksin. Tim Oxford juga mempertimbangkan uji coba vaksin di Afrika, mungkin di Kenya, tempat tingkat penularan tumbuh dari basis yang lebih rendah. Apakah vaksin ini aman? Sukarelawan uji coba akan dimonitor dengan cermat dalam beberapa bulan mendatang. Mereka telah diberi tahu bahwa beberapa orang mungkin mengalami sakit lengan, sakit kepala, atau demam dalam beberapa hari setelah vaksinasi. Mereka juga diberi tahu bahwa secara teori ada risiko bahwa virus yang telah dilemahkan itu dapat memicu reaksi serius pertahanan tubuh terhadap virus corona, yang terjadi dalam beberapa penelitian awal vaksin Sars pada hewan. Namun tim ilmuwan di Oxford mengatakan data yang ada menunjukkan risiko timbulnya penyakit parah karena vaksin sangat minim. * det, bbc, rtr

itu trauma. Mereka takut melihat dokter-dokter memakai hazmat atau APD yang bentuknya gombor-gombor (besar) dan warnanya putih polos. Apalagi anak-anak mereka biasanya ketakutan,” kata Nina saat dihubungi via sambungan telepon, Rabu 22 Juli 2020. Melihat kondisi tersebut, Nina pun langsung memutar otak untuk mencari solusi terbaik agar pasien merasa nyaman dan aman saat menjalani treatment. Apalagi dalam praktiknya, para dokter gigi membutuhkan waktu hingga berjam-jam untuk memeriksa satu orang pasien. Berhubung Nina sangat mencintai dunia fashion, dia berinisiatif membuat APD dengan desain yang berbeda, namun tetap memenuhi standar yang telah ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni APD level 3. “Dokter gigi itu kan harus

pakai APD level 3. Artinya harus mengenakan hazmat cover all dari ujung kepala sampai ujung kaki, pakai boot, sarung tangan, pakai masker N95, google, dan face shield. Akhirnya saya kepikiran untuk bikin sendiri dengan konsep ‘safety, profesional, and beauty in harmony’,” ungkap Nina. Artinya tetap sesuai dengan standar APD. Yang membedakan hanya tampilan dan potongannya saja yang dimodifikasi. “Karena saya juga ingin memberikan rasa nyaman buat diri sendiri dan pasien. Jadi pas praktik lebih semangat. Tetapi safety tetap nomor satu,” timpalnya. Nina kemudian langsung berangkat ke salah satu toko kain di Surabaya. Kemudian, ia berbelanja bahan baju hazmat yang sesuai dengan standar kesehatan. “Kemudian, saya diskusi dengan penjahit langganan saya

di Kediri, beliau sering menjahit baju hazmat dan akhirnya dia bisa mewujudkan keinginan saya ini,” lanjut dia. Biaya dan Desain APD Untuk memproduksi APD tersebut, Nina setidaknya harus mengeluarkan biaya senilai Rp150 ribu - Rp300 ribu sesuai dengan motif dan tingkat kesulitannya. Bahan untuk membuat baju hazmat bisa dibilang cukup terjangkau, untuk bahan polos, dibanderol Rp 170 ribu. Sementara, untuk yang bergambar, sekitar Rp 300 ribu. “Sebab yang bergambar, harus ada digital printing,” kata Nina. Baju hazmat tersebut motifnya bermacam-macam. Ada yang gambar kartun, motif bunga dan masih banyak lagi. “Dengan motif lucu ini, pasien saya yang anakanak dan milenial yang takut ke dokter gigi, jadi berani. Melalui baju hazmat unik ini, saya juga

100Juta... ► Sambungan hal 1 rajin cuci tangan memakai sabun di air mengalir, hingga mematuhi jaga jarak atau physical distancing, serta mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi dan sehat. Betapa tidak, saat Gugus Tugas Covid-19 dibubarkan, kasus kematian virus Corona di Indonesia terus bertambah. Bahkan, penambahan pada hari Rabu 22 Juli 2020 tercatat paling banyak sejak wabah Corona merebak di Indonesia. Yakni ada 139 kasus kematian baru sehingga menjadi yang tertinggi dalam sehari. Namun, ada pula kabar gembira, Indonesia saat ini tengah bersiap melakukan uji klinis vaksin Covid-19 produksi Sinovac Biotech, Ltd, asal Tiongkok. Vaksin bernama CoronaVac ini telah tiba di Indonesia untuk diujicobakan kepada sejumlah sampel di Tanah Air. Hal ini dilakukan oleh pemerintah bekerja sama dengan para ilmuwan. Presiden Joko Widodo sudah menerima kedatangan tim uji klinis vaksin Covid-19 yang terdiri dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, PT Bio Farma (Persero), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Istana Merdeka, Jakarta. “Kita akan melaksanakan uji klinis vaksin Covid-19 tahap ketiga dengan melibatkan 1.620 sukarelawan. Hasilnya nanti akan dibandingkan dengan hasil uji klinis yang sama di berbagai negara,” ungkap Jokowi dikutip dari laman Instagram

Diisukan... ► Sambungan hal 1 Yuk tinggalkan jajanan yang tidak Islami dengan cara memberi jajanan Islami. Aneka kurma yang tersedia di toko Syariah kami”. Belum jelas sumber gambar tersebut. Tetapi dalam foto tertulis ‘Abu Ikhwan Aziz’. Semua isi tulisan itu ingin membenturkan budaya Indonesia diwakili klepon dengan Islam diwakili nama-nama seperti kurma, syariah, dan Abu Ikhwan. Pengunggahnya sengaja membuat citra Islam menjadi jelek sebab akan jadi bahan olok-olokan. “Tapi orang sudah pintar dan tahu kalau itu hanya pengalihan isu yang besar seperti kasus Djoko Tjandra dan lainlain. Buktinya, penjual klepon di Gempol dan Bulang tambah laris hehehe,” kata Sulastri, warga Porong, Sidoarjo, Rabu malam. Menanggapi meme dan reaksi pengguna media sosial tersebut, Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Osmena Gunawan mengingatkan kembali bahwa soal makanan yang tepat memakai istilah halal atau haram. Bukan islami. Dia menjelaskan bahwa ingin menghapus stigma kalau ke dokter gigi itu menakutkan,” papar Nina. Namun sejauh ini, dia hanya mengenakan APD berkonsep full collour dan memiliki pattern dari tokoh-tokoh favoritnya seperti Marilyn Monroe dan Betty Boop.

“Meski memakai APD, saya ingin menonjolkan sisi feminin dan girly. Itulah sebabnya pemilihan warnanya enggak jauh-jauh dari pink, nude, merah, pokoknya yang cewek banget. Bootnya juga aku costume, biar ada heelsnya,” terang Nina. Dia mengaku kalau sedang praktik, tetap berdandan, memakai soft lens, dan bulu mata palsu. Karena dengan praktiknya nyaman secara tidak langsung mempengaruhi mood dirinya. “Kerja pun jadi enjoy,” tambahnya. Mengingat material yang

minggu ke-254

23 - 29 Juli 2020

pribadinya, Rabu (22/7/2020). Uji klinis ini dijadwalkan pada Agustus 2020. Menurut Jokowi, proses dan protokol fase uji klinis tersebut akan mendapatkan pendampingan ketat dari BPOM. Apabila dinyatakan lolos, BPOM akan mempercepat pemberian izin edarnya. “Adapun produksinya, sekali lagi, apabila uji klinis tahap ketiga ini berhasil, maka akan dilaksanakan oleh Bio Farma,” ujarnya. Menurut laporan yang diterima Presiden, BUMN itu sudah siap memproduksi vaksin ini dengan kapasitas 100 juta dosis per tahun. “Bahkan bisa ditingkatkan jadi 250 juta dosis,” jelas mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, vaksin Covid-19 baru akan rampung pada awal tahun depan atau 2021. Setelah itu barulah pemerintah melalui PT Bio Farma (Persero) akan mengedarkannya. Saat ini vaksin tersebut harus menjalani uji klinis tahap tiga terlebih dahulu. Jika sudah lulus uji barulah bisa diedarkan. “Karena kita ketahui bahwa vaksin baru bisa beredar di awal tahun depan,” ucapnya saat jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin. Sementara itu, PT Bio Farma (Persero) memprediksi harga jual vaksin Covid-19 berkisar antara USD5-USD10 atau setara dengan Rp73.500-Rp 147.000 (kurs Rp14.700 per USD) per dosisnya. Hal tersebut setelah dilempar ke pasar. Menurut Corporate Secretary Bio Farma Bambang Heriyanto, harga ini masih perkiraan dan baru akan ditentukan ketika

produksi sudah dimulai. Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menyebutkan 2.400 vaksin COVID-19 sudah datang pada Minggu, 19 Juli 2020. Uji klinis belum dilakukan karena masih ada tahapan yang mesti dilewati, antara lain pengujian di dalam Laboratorium Bio Farma dan beberapa proses perizinan lain. Uji klinis tahap tiga rencananya dilaksanakan pada Agustus 2020. Pelaksanaan uji klinis bakal bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjajaran Bandung, Jawa Barat. “FK Unpad sebagai institusi yang sudah berpengalaman dalam pelaksanaan uji klinis vaksin, terutama vaksin yang beredar di Indonesia,” lanjut Honesti. Uji klinis bakal dilakukan terhadap 1.620 relawan sehat berusia 18-59 tahun. Sebelumnya, para relawan bakal menjalani pemeriksaan kesehatan dengan teliti untuk memastikan bahwa mereka benar-benar sehat. Yang diperiksa antara lain darah, jantung, dan paru. “Kita cari orang sehat, lalu kita suntikkan vaksinnya, apakah vaksinnya memunculkan zat anti terhadap penyakit atau tidak,” kata Koordinator Uji Klinis Vaksin COVID-19 Kusnandi Rusmil dikutip dari laman resmi Unpad Rabu 22 Juli 2020. Penyuntikan kepada relawan, kata Kusnandi, bakal dilakukan dua kali per 14 hari. Secara berkala tim akan melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap setiap relawan yang dilakukan selama tujuh bulan. * det, l6, vvn

makanan halal adalah makanan yang toyib atau baik, bermanfaat buat tubuh dan sesuai dengan porsi masing-masing karena setiap orang berbeda kebutuhannya. “Tapi mengapa klepon disebut sebagai makanan tidak Islami, apa yang membuat makan itu tidak Islami?,” kata Osmena Rabu (22/7/2020). Dia menjelaskan, pada umumnya seluruh makanan apapun halal pada dasarnya, kecuali makanan yang diharamkan. Sementara makanan yang diharamkan sudah jelas diatur dalam agama Islam. Makanan yang diharamkan adalah makanan yang berasal dari babi dan turunannya apapun itu. Makanan yang diharamkan juga berasal dari binatang yang bertaring seperti anjing. Kalau makanan yang tidak berasal dari makanan yang diharamkan, kenapa harus diharamkan. “Kita juga berdosa mengharamkan (makanan) yang halal dan mengada-ada,” ujar Osmena sambil mempertanyakan adanya orang yang mengatakan kue klepon tidak Islami. Dia juga menjelaskan bahwa istilah syariah biasanya digunakan untuk suatu pekerjaan dan transaksi. Kalau makanan yang dimasukkan ke perut pastinya yang halal, artinya halal adalah syariah juga. Kalau di makanan ada isti-

lah halal dan haram, kalau di perbuatan misalnya berpakaian ada istilah syar’i. Jadi pakaian yang sesuai dengan tuntunan agama yakni menutup aurat disebut syar’i. Sementara kalau untuk makanan lebih tepat menggunakan istilah halal dan haram. Sebelumnya, Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Asrorun Niam Sholeh meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas pengunggah dan penyebar unggahan di media sosial tersebut. Karena secara nyata telah menyebabkan kegaduhan. “Termasuk elemen masyarakat yang menjadikan berita bohong itu sebagai bahan olok-olokan yang menimbulkan permusuhan, kegaduhan, dan kebencian atas dasar suku, agama, ras, dan antargolongan,” kata Kiai Niam melalui pesan tertulisnya Rabu (22/7). Menurutnya, unggahan foto atau meme itu berpotensi melecehkan ajaran agama. Maka meminta kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan kabar hoaks tersebut. Juga meminta masyarakat agar tidak terprovokasi dan terjebak pada komentarkomentar yang melecehkan ajaran agama atau membangun stigma buruk terhadap agama. * det, rpk

digunakan Nina termasuk dalam kategori reusable, dia mengaku kerap mencuci APD tersebut menggunakan cairan disinfektan dan sabun usai praktik. “Bisa dicuci kok. Biasanya aku cuci pakai disinfektan dan sabun setelah itu dikeringkan di bawah sinar matahari,” kata Nina. Perawatan APD itu tidaklah sulit, sama seperti baju hazmat lainnya. “Baju ini reusable. Bisa dicuci dan dikeringkan di bawah sinar matahari,” imbuh perempuan berambut panjang ini. Selain membuat baju hazmat, Nina juga membuat sepatu boot yang fashionable namun tetap sesuai standar. “Sepatu bootnya juga dijahit sendiri di penjahit khusus sepatu,” imbuh dia. Selama melayani pasien, selain menggunakan baju

hazmat dan sepatu boot khusus, Nina juga menggunakan masker, face shield aerosol suction, penutup kepala hingga kacamata google. “Pasien juga dilengkapi dengan baju hazmat, face shield dan penutup kepala,” papar dia. Dia berharap, dengan menggunakan APD lengkap dan menjalankan protokol kesehatan secara lengkap, bisa menekan penyebaran covid-19. Rezeki UMKM Berkat ide kreatifnya itu, tanpa disadari Nina telah berhasil membuka pintu rezeki bagi para pelaku UMKM yang terkena dampak dari pandemi Covid-19. Sang penjahit yang diketahui bernama Ivan tibatiba kebanjiran order APD tematik. Padahal, awalnya Ivan sempat ragu memenuhi permintaan Nina. okz, gas


surabaya

minggu ke-254 23 - 29 Juli 2020

PASIEN COVID-19 SEMBUH TERUS MENINGKAT

Zona Merah Sisa 3 Wilayah SURABAYA (GN) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memaparkan jumlah wilayah zona merah Covid-19 di Jatim, telah berkurang kini tersisa 3 wilayah yakni Kota Surabaya, Gresik dan Pasuruan. Namun tren kesembuhan pasien Covid-19 lebih tinggi dibandingkan bertambahnya jumlah pasien baru. Tercatat per 21 Juli 2020, ada tambahan pasien sembuh sebanyak 384 orang, dan tambahan kasus positif baru 283 orang, dan tambahan meninggal baru sebanyak 28 orang. “Saya mau sampaikan terima kasih kepada tenaga kesehatan dan rumah sakit yang telah berupaya agar pasien sembuh. Ini kerja keras semua pihak dengan berbagai inovasi, termasuk keberadaan Kampung Tangguh jadi bagian penting dalam pencegahan penularan,” jelas Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam konferensi pers, Selasa (21/7/2020) malam. Khofifah menjelaskan, puncak kenaikan zona merah di Jatim tertinggi pada 1 Juni – 5 Juli, zona merah mencapai 1015 daerah. Kurva zona merah itu pun turun dan kini menjadi 3 daerah zona merah. “Sebanyak 92,11 persen zonasi di Jatim terbebas dari zona merah sesuai rilis dari Gugus Tugas pusat, dan 15 indikator epidemiologi, tapi harus tetap waspada karena zona oranye bila tidak disiplin protokol kesehatan bisa kembali merah,” ujarnya. Berdasarkan data Pemprov Jatim pada 14 Juli 2020, total zona merah di Jatim masih tercatat 6 daerah atau setara 15,79 persen yakni di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Bojonegoro, Kota

Gubernur Jatim Khofifah bersama Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran saat jumpa pers terkait perkembangan Covid-19.

Mojokerto, dan Kabupaten Mojokerto. Namun per 21 Juli 2020, jumlah zona merah berkurang menjadi sisa 3 wilayah atau setara 7,89 persen, yakni Kota Surabaya, Gresik, dan Kota Pasuruan. Sedangkan zona oranye tercatat ada 28 kota/kabupaten, dan zona kuning sudah ada 7 kota/kabupaten yakni Bondowoso, Madiun, Probolinggo, Ngawi, Tulungagung, Pacitan dan Lumajang. Adapun zona merah merupakan daerah dengan risiko tinggi, zona oranye merupakan risiko sedang, dan zona kuning merupakan risiko rendah. Secara kumulatif kasus positif di Jatim hingga 21 Juli 2020 tarcatat ada 18.828 kasus. Dari jumlah itu sebanyak 10.065 orang telah sembuh (53,45 persen), yang meninggal sebanyak 1.461 orang atau setara 7,75 persen, dan yang masih dirawat ada 7.302 orang (38,8 persen).

Sekdaprov Hadir, Interpelasi Gubernur Gagal

SURABAYA (GN)-Seperti yang sudah diprediksikan, keinginan Komisi C DPRD Jatim untuk melayangkan interpelasi kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa akhirnya kandas. Sebaliknya mewakili Gubernur, Sekdaprov Jatim Heru Tjahyono meminta maaf hadir ke Komisi C DPRD Jatim, untuk izin melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Jatim, Kamis (23/7/2020). “Saya selaku sekda ditugasi oleh Bu Gubernur untuk menyampaikan hal-hal yang tidak terkomunikasi di dalam proses-proses RUPS dan sebagainya,” kata Heru Tjahjono seusai bertemu Komisi C DPRD Jatim, Rabu (22/7/2020). Terkait rekomendasi Komisi C DPRD Jatim, Heru mengaku, Pemprov Jatim sudah memberikan jawaban. Namun, tidak tertuang melalui surat. Jawaban tersebut disampaikan dengan berkomunikasi lang-

sung. “Kami hadir, kami datang bersama seluruh komisaris dan Direksi Bank Jatim,” katanya. Koordinasi dan pembicaraan ini, menurut dia, terus dilakukan secara intens. Pihaknya juga akan menindaklanjuti saran dan arahan Komisi C DPRD Jatim. “Setelah kita melakukan koordinasi, melakukan pembicaraan tentunya tidak sekali saja. Kami Sekdaprov mewakili Pemprov Jatim akan menindaklanjuti saran dan arahan Komisi C yang selanjutnya akan kita lakukan RUPS Kamis besok,” ujarnya. Sementara, Ketua Komisi C DPRD Jatim M Fawaid, bersyukur, akhirnya polemik Bank Jatim terselesaikan. Sekdaprov sudah datang menjelaskan duduk perkara dalam proses perekrutan jajaran direksi. “Alhamdulillah sudah ada respons dari Pemprov Jatim, tapi masih akan berkordinasi dengan pimpinan dewan,” ujarnya. * cty

Di tempat terpisah, untuk mempercepat kesembuhan pasien Covid-19, Kapolda Jawa Timur Irjen M Fadil Imran, membagikan obat herbal asal China. Obat bernama Lianhua Qingwen Jiaonang ini diberikan kepada masyarakat yang terkonfirmasi positif Corona. Fadil menyebut, obat yang diproduksi perusahaan bernama Shijiazhuang Yiling Pharmaceutical Co., Ltd ini dibagikan pihaknya pada masyarakat yang telah terkonfirmasi Covid-19, dengan gejala ringan hingga sedang. “Dari kami Polda dan dari Kodam itu membagikan obat herbal, disamping (obat medis) dari teman-teman RS Lapangan dan rujukan. Kami juga membagikan obat herbal kepada masyarakat yang masuk dalam kategori ringan dan sedang,” kata Fadil, di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (21/7/2020) malam. Tak hanya itu, Fadil menam-

bahkan, pemberian obat pada masyarakat Jatim merupakan inisiatif dari dirinya sendiri. Menurutnya, upaya serupa telah dilakukan di Wuhan, China hingga Jakarta. “Itu inisiatif dari saya, berdasarkan praktikpraktik pengobatan yang sudah dilakukan di beberapa tempat, termasuk di Wuhan sana, termasuk di Jakarta,” imbuhnya. Fadil menyebut, setiap kapsul obat ini mengandung ramuan herbal. Yakni 25 miligram forsythia fructose, 85 miligram ephedrae herba (hiney-fired), 225 miligram lonicerae japonicae flos, 225 miligram isatidis radix, 225 miligram dryopteridis crassirhizomatis rhizoma, 85 miligram pogostermonis herba, 85 miligrams rhodiolae crenulatae radix et rhizoma dan sejumlah kandungan lainnya. Sejumlah pasien yang mengonsumsi obat ini dinyatakan sembuh. Fadil mencontohkan, sejumlah anak buahnya yang

terkena Covid-19 dengan gejala ringan sampai sedang bisa sembuh. Obat ini juga telah digunakan polda-polda di provinsi lain, seperti Polda Sulawesi Selatan dan Polda Kalimantan Selatan. Namun Fadil juga menegaskan, obat ini bukan untuk pengobatan medis. Tetapi salah satu upaya untuk memperkuat imunitas, agar rumah sakit tidak kewalahan saat dipenuhi pasien Covid-19. “Ada anggota saya yang meminum obat ini tanpa harus ke rumah sakit kemudian dia bisa sembuh. Jadi tolong dipahami bahwa ini bukan bagian daripada metode pengobatan medis, tapi ini cara-cara kita untuk memperkuat imunitas, berdasarkan praktik-praktik penyembuhan. Dan setelah dikonfirmasi oleh beberapa masyarakat yang terkonfirmasi positif dengan gejala ringan dan sedang, alhamdulillah sembuh,” pungkas Fadil. * cty

Sehari Uji 4000 Spesimen Covid-19 SURABAYA (GN) - Kapasitas pengujian Covid-19 melalui Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, bakal ditingkatkan hingga 4000 spesimen per hari. Bahkan, pemeriksaan sampel di laboratorium ini tak hanya digunakan untuk warga Surabaya, melainkan luar kota. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, selain mendapat bantuan PCR (Polymerase Chain Reaction) swab test dari Badan Intelijen Negara (BIN), Pemkot Surabaya juga mendapat support dari perusahaan-perusahaan. Namun hal ini tentunya harus didukung dengan kapasitas laboratorium pemeriksaan. Karenanya pihaknya saat ini berupaya untuk mengoptimalkan Labkesda itu. “Kemampuan PCR kita selain di-support dari BIN kita kan juga punya PCR yang dibantu dari perusahaan-perusahaan. Itu kemarin diberi tahu caranya

Tim kesehatan saat melakukan uji swab melalui PCR.

sama Dr dr Andani Eka Putra bagaimana mengoptimalkan PCR itu,” kata Wali Kota Risma, Rabu (22/07/2020). Sembari mempersiapkan Labkesda Surabaya itu berjalan, untuk sementara waktu sampel yang ada di Surabaya dikirim ke Laboratorium di Universitas Andalas (Unand), Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Di laboratorium tersebut, sampel yang dikirim dari Surabaya dilakukan pemeriksaan.

“Sambil mempersiapkan itu, sekitar 1000 – 2000 sampel nanti akan kita kirim ke Universitas Andalas (Unand) Padang. Kalau sudah siap (Labkesda) maka kita akan siapkan sehari minimal 4000 pemeriksaan,” kata dia. Namun demikian, wali kota perempuan pertama di Surabaya ini menyatakan, apabila Labkesda nanti sudah berjalan, pemeriksaan sampel tak hanya dikhususkan bagi warga Surabaya. * pur

11 PENERTIBAN

Sepekan Tutup, Pasar Keputran Disterilkan SURABAYA (GN) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai memberlakukan peliburan sementara Pasar Keputran Utara selama tujuh hari, dimulai Selasa, 21 Juli 2020 hingga 27 Juli 2020 mendatang. Kepala BPB dan Linmas Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, hari pertama peliburan ini petugas gabungan melakukan pembersihan, dan sterilisasi penyemprotan disinfektan. Mulai dari sisi luar Pasar Keputran Utara hingga bagian dalam pasar secara menyeluruh. “Hari demi hari kami lakukan sterilisasi. Untuk yang hari pertama ini pembersihan dan penyemprotan bagian luarnya. Keesokan harinya kami semprot bagian dalam pasar,” kata Irvan saat ditemui di Pasar Keputran Utara, kemarin. Irvan memaparkan, penyemprotan disinfektan tersebut akan dilakukan secara masif di sekitar wilayah Pasar Keputran Utara tanpa terkecuali. Bahkan, setelah bagian luar dan dalam pasar steril, tahap berikutnya akan dilakukan pembersihan stand dan saluran. “Kita bersihkan juga stand beserta saluran-salurannya. Artinya semua yang berhubungan dengan Pasar Keputran Utara akan disterilkan dan disemprot,” urainya. Sementara itu, untuk mengoptimalkan sterilisasi lokasi, Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengungkapkan pihaknya, telah mengerahkan sekitar 400 – 500 petugas keamanan. Mereka terdiri dari TNI, Polri, Linmas, Satpol PP hingga Dinas Perhubungan (Dishub). “Tujuannya untuk memfilter siapa yang masuk. Karena ini masih dilakukan sterilisasi. Sehingga pada tanggal 27 Juli mendatang, pasar ini betul-betul steril dan sehat. Bisa digunakan untuk jualan kembali,” kata Eddy. Kemudian, untuk akses pengamanan, Eddy menyebut, ada tiga lokasi penjagaan dan cek poin. Di antaranya yaitu, di Jalan Kayoon, Jalan Sono Kembang dan Jalan Dharmala. Meskipun begitu, warga di sekitaran wilayah itu masih bisa beraktivitas. “Untuk keluar masuknya tetep satu pintu di Jalan Keputran,” papar dia. Sementara itu, Direktur Teknik dan Usaha PD Pasar Surya, Muhibuddin memastikan, selama peliburan Pasar Keputran Utara, pihaknya akan menjalankan kegiatan day to day. Seperti yang berjalan di hari pertama yakni sterilisasi dan pengosongan aktivitas berjualan. “Di dalam pasar sudah kosong dan tidak ada aktivitas perpasaran,” pungkasnya. * pur

PEMERINTAHAN

Dibantu Kejati, Selamatkan Aset Rp 61 M SURABAYA (GN) - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur terus membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menyelamatkan aset negara. Kali ini, kerjasama Kejati Jatim dan Pemkot Surabaya berhasil menyelamatkan aset di Kelurahan Karang Pilang, Kecamatan Karang Pilang, Surabaya, senilai Rp 61 miliar. Proses penyerahan aset berupa tanah seluas 39.985 meter persegi dan uang sebesar Rp 6,3 miliar itu dilakukan di Kejati Jatim dengan menandatangani surat perdamaian antara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dengan pihak ketiga PT Platinum. Penandatanganan perdamaian sekaligus penyerahan itu disaksikan langsung oleh Kepala Kejati Jatim Muhammad Dofir dan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim. Pada kesempatan itu, Kepala Kejati Jatim Muhammad Dofir menjelaskan bahwa aset yang dikembalikan saat ini merupakan aset ketujuh yang berhasil dikembalikan ke tangan pemkot dengan bantuan Kejati Jatim. Enam aset sebelumnya diantaranya adalah Gelora Pancasila, Jalan Kenari, Jalan Upajiwa, aset YKP. “Jadi, kami sudah berkali-kali membantu Pemkot Surabaya dalam mengembalikan aset, kali ini aset yang terletak di Karang Pilang. Aset ini sudah dikuasai PT Platinum sejak tahun 1993, sehingga sampai saat ini sudah sekitar 27 tahun dikuasai oleh pihak ketiga,” kata Kajati Jatim, Selasa (21/7/2020). Awalnya, lanjut dia, Wali Kota Risma bersama jajarannya melaporkan kepada Kejati Jatim bahwa ada aset di Karang Pilang yang dikuasai pihak ketiga. Kemudian, dilakukan penyelidikan, pendalaman dan penelitian, ternyata aset itu memang merupakan aset pemkot bekas BTKD atau bekas kas desa di daerah tersebut. “Selanjutnya, diundang pihak ketiga dan dijelaskan berdasarkan data yang dimiliki pemkot. * pur

Risma Ungkap Strategi Pertumbuhan Kota Ramah Lingkungan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi narasumber dalam acara peluncuran Pelatihan Pertumbuhan Ekonomi atau Pro Hijau, yang diselenggarakan oleh Lembaga Aministrasi Negara (LAN) Republik Indonesia (RI), Rabu (22/7/2020). Acara yang didukung Global Green Growth Institute (GGI) itu, bertajuk Membangun Daerah yang Maju dan Berketahanan. Acara yang berlangsung melalui virtual streaming tersebut ditujukan bagi pejabat pimpinan tinggi, pejabat administrasi dan pejabat fungsional sebanyak seribu orang. Mereka berasal dari kementerian, lembaga, pemerintah provinsi dan kota, NGO, asosiasi, mitra pembangunan, penggiat pembangunan serta peserta umum dari berbagai

kalangan. Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma diminta memaparkan berbagai keberhasilannya dalam membangun Surabaya. Mulai dari pembangunan kota yang ramah lingkungan, peningkatan daya beli masyarakat, program pertumbuhan ekonomi, serta merubah paradigma masyarakat untuk membangun kota secara bersama-sama. “Saya sebagai keturunan leluhur yang telah memperjuangkan kemerdekaan melalui peristiwa 10 November, wajib membangun Surabaya sejajar dengan kota lain di Indonesia bahkan manca negara,” kata Wali Kota Risma. Selain itu, Wali Kota Risma memaparkan upayanya dalam meningkatkan daya beli masyarakat, yakni dengan meghidupkan sektor real yang

Wali Kota Risma saat menjelaskan strategi kota ramah lingkungan saat jadi narasumber melalui virtual streaming.

ada di bawah dengan melibatkan para ibu atau istri untuk menghasilkan ekonomi secara mandiri bernama Pahlawan Ekonomi. Dari situ, sektor ekonomi yang pada mulanya

kecil, lalu dibesarkan sehingga daya beli masyarakat ikut naik. “Kami fasilitasi para UMKM tersebut meskipun tidak banyak tapi konsisten dan diawasi dengan detail. Selain itu produk

yang kami jual juga ramah lingkungan. Makanya produk kami banyak di terima di luar negeri,” tegas dia. Sedangkan untuk ketahanan gizi dan pangan warga, Pres-

iden UCLG Aspac ini membuat Program Urban Farming yang dikelola langsung oleh masyarakat. Menurut dia, sebenarnya program tersebut diperuntukkan untuk menjamin ketahanan pangan dan gizi warga Surabaya. Namun seiring berjalannya waktu, ternyata program tersebut justru bisa menambah pendapatan masyarakat. “Pada waktu itu, saya membuat Urban Farming agar ketahanan pangan tidak menurun. Tapi ternyata ini bisa juga kita jual yang akhirnya menambah income mereka,” tegas Wali Kota Risma. Menariknya, Wali Kota Risma juga menjelaskan beberapa lampu kota sudah menggunakan solar cell. Termasuk di beberapa perkantoran. “Sehingga selain ramah lingkungan, Wali Kota

Risma menyebut upaya tersebut menghemat tagihan dan daya listrik,” paparnya. Sementara itu, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Adi Suryanto mengatakan pelatihan ini adalah komitmen konkret dalam membangun kota melalui Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurut dia, saat ini Indonesia tengah memasuki era yang melebihi kapasitas daya tampung bumi karena pertumbuhan penduduk yang pesat. “Mencapai 7,8 miliar. Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama berkarya bagi Indonesia yang maju, adil dan makmur. Bagi masa depan yang lebih baik bagi pertanggung jawaban kita kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk kebaikan bumi kita ini,” pungkasnya * pur


jawa

timur

Halaman 12I minggu

minggu ke-254

23 - 29 Juli 2020

ke-254, 23 - 29 Juli 2020

PEMERINTAHAN KOTA SURABAYA

Gencarkan Operasi Pakai Masker Blusukan hingga Turunkan Semua Jajaran Operasi pakai masker atau operasi patuh masker di tengah pandemi COVID-19 ini terus digencarkan di Kota Surabaya. Bahkan, Walikota Surabaya Tri Rismaharini sampai blusukan ke pasarpasar dan perkampungan untuk sekadar sosialisasi patuh menggunakan masker. Semua jajaran di tingkat kecamatan dan keluruhan juga dikerahkan untuk operasi pakai masker ini. Selama pandemi ini, Walikota Risma seringkali blusukan ke kampung-kampung dan pasar-pasar untuk mengetuk hati warga Kota Surabaya dalam menaati protokol kesehatan, terutama patuh menggunakan masker dan selalu jaga jarak. Bahkan, setiap akhir pekan, dia rutin blusukan ke gang-gang sempit di perkampungan dengan dibonceng motor. Berbekal megaphone yang dibawanya, tak henti-henti dia mengingatkan warganya untuk selalu menggunakan masker dan jaga jarak. Suaranya yang nyaring, seakan memecah keheningan kampung dan bahkan menghentikan ramainya pasar. “Bapak, Ibu, ayo dipakai maskernya, masih banyak yang dirawat di rumah sakit, jangan ditambah lagi,” kata Walikota Risma melalui megaphonenya itu. Suara “ayo pakai masker” seringkali mengagetkan warga yang ada di perkampungan

Walikota Risma blusukan di pasar

Walikota Risma blusukan ke Pasar Pahing, Rungkut.

atau pun yang ada di pasar. Mereka kemudian buru-buru membetulkan masker yang dipasang di dagunya. Tak sedikit pula warga yang langsung mengambil masker di dalam sakunya, lalu dipakai. “Ini Pak, masker. Tolong langsung dipakai ya,” ujar Walikota Risma sambil memberikan masker kepada warga Tambaksari yang tidak pakai masker. Blusukan semacam ini terus dilakukan Walikota Risma ke wilayah-wilayah yang tingkat kasusnya masih tinggi, seperti di wilayah Kecamatan Tambaksari, Sawahan, Rungkut dan beberapa wilayah lainnya.

Menurutnya, sosialisasi semacam ini akan terus dilakukan supaya warga bisa care dan sadar bahwa pandemi ini belum selesai. “Jadi, saya meminta warga untuk selalu hati-hati dan selalu mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Saya mencoba mengetuk hati warga Kota Surabaya dengan sosialisasi ke kampung dan pasar-pasar,” tegas Walikota Risma. Selain itu, Presiden UCLG ASPAC ini juga memastikan bahwa jajaran kelurahan dan kecamatan juga diturunkan untuk sosialisasi patuh pakai masker ini. Mereka dibagi sesuai dengan wilayahnya

masing-masing. “Semuanya turun untuk sosialisasi dan edukasi warga. Ini akan terus kami lakukan supaya Surabaya cepat terbebas dari COVID-19,” kata dia. Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto, mengatakan gerakan masif operasi pakai masker ini terus dilakukan bersama jajaran kecamatan, kelurahan, koramil, polsek, Babinsa, Babinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta satgas-satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo di wilayah mereka masing-masing. “Jadi, seka-

rang ini lebih masif gerakannya, karena semua karyawan kecamatan dan kelurahan turun secara serentak,” kata Irvan. Dalam operasi ini, mereka harus memastikan terbentuknya Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo di masing-masing wilayah RW dan memastikan Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo (Wani Sehat, Wani Sejahtera, Wani Jogo, Wani Ngandani) berjalan sesuai tugas masingmasing, terutama yang ada di zona merah. “Nanti mereka juga harus memastikan dan melakukan blocking area di wilayah yang terdapat pasien terkonfirmasi positif COVID-19,” ujarnya. Yang terpenting, operasi ini juga akan melakukan pembagian ribuan masker kepada warga Kota Surabaya. Sasarannya adalah seluruh area pemukiman penduduk, terutama pemukiman penduduk yang terdapat pasien terkonfirmasi COVID-19. “Kami membagikan sekitar 150 ribu masker, baik masker

medis maupun masker kain,” tegasnya. Irvan juga memastikan bahwa operasi pakai masker ini juga terus dilakukan di berbagai bidang lainnya, seperti di pasar-pasar tradisional, moda transportasi darat, warungwarung atau tempat-tempat makan dan tempat nongkrong, dan semua wilayah pemukiman atau perkampungan di seluruh penjuru Kota Surabaya. “Nah, karena ini Perwali perubahan (Perwali Nomor 33 Tahun 2020) sudah terbit, yang mana salah satu poinnya adalah penerapan jam malam, maka operasi selanjutnya adalah pelaku usaha yang masih buka di atas pukul 22.00, termasuk beberapa RHU yang tidak boleh beroperasi dulu. Penertiban dan sosialisasi ini akan dilakukan oleh temanteman Satpol PP dibantu TNI-Polri,” katanya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto memastikan akan terus mengintensifkan operasi di RHU,

karena memang beberapa RHU tidak boleh buka dulu. Jika mereka masih buka di atas pukul 22.00, mereka akan langsung diberhentikan aktivitasnya, karena ini sudah diatur dalam Perwali perubahan. “Kami juga sudah meminta OPD lain untuk bersama-sama menertibkan dan sosialisasi Perwali perubahan ini. Jadi, ke depan operasinya akan semakin masif,” tegas Eddy. Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan data rekap operasi patuh masker, hingga saat ini tingkat kepatuhan warga dalam menggunakan masker sekitar 95 persen dan 5 persen sisanya belum patuh menggunakan masker. Bagi mereka yang tidak menggunakan masker, langsung disita KTP-nya, sedangkan yang tidak membawa KTP langsung diberi sanksi sosial seperti menyapu jalan hingga membantu memberikan makan penghuni Liponsos. “Yang disita KTP-nya sebanyak 271 orang dan yang diberi sanksi sosial sebanyak 722 orang. Dan ternyata warga yang tidak pakai masker itu karena ada yang tertinggal di rumah dan ada pula yang bawa tapi tidak dipakai. Artinya, jika melihat fakta di lapangan, warga sudah mulai sadar bahwa ketika keluar rumah harus pakai masker, warga sudah sadar itu. Alhamdulillah,” pungkasnya. adv

PEMERINTAHAN KOTA SURABAYA

Alokasikan Rp 819 Miliar untuk Tangani COVID-19 di Surabaya

Anggaran Penanganan COVID-19 di Kota Surabaya mencapai Rp 819 miliar. Alokasi anggaran ini berbanding lurus dengan kerja keras Walikota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajaran Pemkot Surabaya yang all out dan tak kenal lelah dalam menangani pandemi global ini. Anggaran ini berasal dari berbagai sumber, mulai dari APBN, APBD Provinsi, APBD Surabaya, hingga bantuan dari pihak swasta atau CSR. Perencanaan hingga realisasi anggaran ini selalu didampingi jajaran kejaksaan, kepolisian, BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Jatim dan Inspektorat Surabaya. Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kota Surabaya yang sekaligus Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan, mengatakan dalam rangka menangani COVID-19 ini, Pemkot Surabaya memfokuskan anggaran pada dua sektor, yaitu Jaring Pengaman Sosial dan sektor kesehatan. Di dua sektor ini, total anggarannya sebesar Rp 819 miliar atau Rp 819.521.262.040. “Anggaran ini untuk penanganan COVID-19 hingga Juli 2020, sehingga anggaran ini sudah ada yang terealisasi dan untuk bulan Juli sudah siap direalisasikan,” tegas Hendro. (Rincian realisasi dan yang siap direalisasikan bisa dilihat di infografis). Menurutnya, anggaran Rp 819.521.262.040 itu berasal dari APBN sebesar Rp 552.862.025.000, kemudian dari APBD Provinsi sebesar Rp 49.657.000.000, lalu dari APBD Surabaya sebesar Rp 136.246.514.992, dan dari CSR sampai dengan tanggal 30 Juni 2020

setara dengan Rp 60.160.162.048, ditambah pula dengan pelayanan mobil BIN dan BPNPB berupa rapid test dan swab test setara dengan Rp 20.595.560.000. “Anggaran ini tidak menutup kemungkinan akan bertambah jika sampai Juli pandemi ini belum selesai,” kata dia. Hendro memastikan bahwa alokasi anggaran ini tersalurkan melalui beberapa program. Khusus Jaring Pengaman Sosial, pemkot mendapatkan bantuan dari APBN berupa Program Keluarga Harapan (PKH) yang diberikan kepada 43.499 keluarga tidak mampu yang dalam satu keluarga tersebut terdapat ibu hamil, lansia, anak sekolah, dan/atau disabilitas. PKH ini diberikan sejak Januari-Desember dan direalisasikan per triwulan. Ada pula program sembako dari Kemensos (Bantuan Pangan Non Tunai/BPNT) yang diberikan kepada 111.961 keluarga tidak mampu dengan nominal sebesar Rp 150 ribu per bulan pada bulan Januari dan Februari. Kemudian, sejak bulan Maret dan seterusnya sebesar Rp 200 ribu per bulan. Di samping itu, ada juga Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan kepada 166.394 keluarga sebesar Rp 600 ribu per bulan. “Pemkot juga mendapatkan bantuan dari Presiden berupa sembako yang diberikan kepada 10 ribu keluarga, yang nilainya setara dengan Rp

Walikota Tri Rismaharini dengan bantuan yang diterima Pemkot Surabaya untuk menangani COVID-19.

1.595.000.000,” kata dia. Sedangkan bantuan dari APBD Provinsi berupa top up program sembako (BPNT) yang diberikan kepada 93.673 keluarga penerima Program Sembako Kemensos sebesar Rp 100 ribu per bulan. Ada juga bantuan dari APBD Provinsi berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan kepada 38.198 keluarga sebesar Rp 200 ribu per bulan. Bahkan, pemkot juga mendapatkan bantuan dari CSR berupa sembako sebanyak 108.170 paket. “Jadi, total anggaran dari sektor jaring pengaman sosial sampai dengan rencana bulan Juli sebesar Rp 577.090.962.405,” tegasnya. Selanjutnya dalam sektor kesehatan, pemkot mendapatkan bantuan dari APBN berupa alat pelindung diri seperti baju hazmat dan masker N95. Pemkot juga mendapatkan bantuan dari APBD Provinsi berupa alat pelindung diri seperti baju hazmat dan masker N95. “Kalau dari APBD Surabaya, kami sudah sediakan anggaran sebesar Rp 136.246.514.992

dan realisasi sampai dengan bulan Juni sebesar Rp 52.992.170.639 dan rencananya bulan Juli realisasi sebesar Rp 83.254.344.353,” kata Hendro. Menurutnya, anggaran ini untuk biaya pelayanan kesehatan bagi pasien COVID-19, penyediaan obat, sarana kesehatan, penyediaan rumah isolasi dan sarana prasarananya, thermo gun, desinfektan, kelengkapan pelindung diri berupa baju hazmat, kacamata goggle dan masker, bilik sterilisasi serta pengadaan wastafel. Hendro juga menjelaskan tentang berbagai bantuan dari CSR dalam bidang kesehatan, seperti alat rapid test, swab test, dan berbagai alat kesehatan lainnya. Di samping itu, ada pula bantuan pelayanan rapid tes kepada 34.876 orang dan tes swab kepada 8.731 orang yang dilakukan oleh mobil BIN dan BPNPB pusat. “Jadi, total anggaran dari sektor kesehatan, baik yang preventif maupun kuratif sampai dengan rencana bulan Juli sebesar Rp 242.430.299.635,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kota Surabaya Rachmad Basari memastikan bahwa semua bantuan CSR yang berasal dari masyarakat langsung dimasukkan datanya ke aplikasi internal Inspektorat, sehingga dia bisa mengetahui ketersediaan bantuan tersebut secara update. Kemudian, bantuan tersebut dikapitalisasikan dan totalnya hingga 30 Juni 2020, setara dengan nilai Rp 60.160.162.048. “Bantuan dari CSR ini rutin kita publikasikan di website: surabaya.go.id dan selalu kami laporkan kepada DPRD Surabaya,” kata Basari. Ia juga memastikan bahwa sejak awal penganggaran hingga realisasi anggaran penanganan COVID-19 ini selalu dimonitor atau didampingi oleh jajaran kejaksaan, kepolisian, BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Jawa Timur, dan Inspektorat. Hal ini penting untuk memastikan penyalahgunaan anggaran. “Dan Alhamdulillah hingga saat ini lancar semuanya tanpa kendala,” imbuhnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Kota Surabaya Yusron Sumartono memastikan bahwa anggaran penanganan COVID-19 di Kota Surabaya sudah disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Bahkan, pengalokasian itu sudah sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2020 serta Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2020 terkait refocussing dan realokasi anggaran dalam rangka percepatan penanganan COVID-19. “Jadi, tidak ada persentase atau batas minimal anggaran yang harus digunakan untuk penanganan COVID-19 ini. Dan Alhamdulillah di Surabaya bantuan dari CSR sangat banyak, sehingga tentu sangat membantu kami,” pungkasnya. adv


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Global News Edisi 254 by Redaksi Gnews - Issuu