Issuu on Google+

INFORMASI KEGIATAN MPK TAHUN 2013 PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN a.

P4TK TRAMPIL 1) Gugus Tugas P4TK TRAMPIL yang semula dibentuk oleh MPK kini sudah berbentuk yayasan yaitu Yayasan Trampil Indonesia. MPK adalah salah satu lembaga/organisasi yang membidani dibentuknya Yayasan Trampil Indonesia. Program kerja yang dilakukan Yayasan Trampil Indonesia yakni mendukung program kerja MPK khususnya dalam peningkatan kualitas guru melalui pemberian beasiswa bagi guru di sekolah Kristen yang mengikuti pendidikan S-1. Informasi selengkapnya dapat diakses di www.trampil.org. 2) Sumbangan Dana Program ”Save a Teacher” Dalam rangka mendukung pelaksanaan pemberian beasiswa kepada para guru yang mengikuti pendidikan S-1 melalui Yayasan Trampil Indonesia maka pada Bulan Pendidikan Kristen di Indonesia (BPKI) tahun 2013 MPK menyampaikan imbauan kepada Sinode-sinode anggota PGI dan yayasan/badan penyelenggara pendidikan Kristen di Indonesia anggota MPK melakukan pengumpulan persembahan khusus untuk mendukung program beasiswa bagi guru di sekolah Kristen melalui ”Save a Teacher”. Jumlah sumbangan yang masuk melalui MPK sebesar Rp. 115.696.750,-. Sumbangan tersebut sudah disalurkan melalui Yayasan Trampil Indonesia.

b. Program Akreditasi GAA(Global Accreditation Association) 1) Sosialisasi dan imbauan agar pengurus yayasan/badan penyelenggara pendidikan Kristen anggota MPK mendaftarkan sekolah Kristen yang diselenggarakannya kepada GAA. Komponen akreditasi oleh GAA selain menyangkut hal-hal yang bersifat umum namun yang menjadi perhatian utamanya adalah sejauh manakah sekolah Kristen tersebut sudah mengimplementasikan nilai-nilai keKristenan di sekolah. Sosialisasi dilakukan melalui publikasi dalam website MPK, email dan surat ke yayasan/badan penyelenggara pendidikan Kristen anggota MPK serta pada saat Pengurus Harian MPK melakukan kunjungan ke beberapa daerah. 2) Dalam rangka sosialisasi GAA pada tanggal 10 Oktober 2013 di Sekolah Ora et Labora-Jakarta telah dilaksanakan seminar dengan topik ”Redefining the Characteristics of Christian Education in Our Schools” dengan nara sumber Mark Brokenshire (CEO GAA). Seminar tersebut diikuti oleh sekitar 25 orang yang berasal dari beberapa yayasan/badan penyelenggara pendidikan Kristen anggota MPK di Jabodesiten. c.

Mendidik bagi Negeri 1) Pemberlakuan Kurikulum 2013 Dalam rangka mengantisipasi dan menyikapi pemberlakuan Kurikulum 2013 MPK turut berperan aktif antara lain: (a) Uji Publik Kurikulum 2013, Pengurus Harian MPK mengikuti Uji Publik Kurikulum 2013 yang dilaksanakan pada tgl. 29 – 30 November 2012 di Jakarta. Dalam rangka menghimpun masukan untuk memberi tanggapan terhadap rencana pemberlakukan Kurikulum 2013 maka bahan uji publik sudah diemail ke MPKW dan pengurus yayasan/badan penyelenggara pendidikan Kristen; (b) Pengurus Harian MPK telah menyelenggarakan kajian internal terhadap materi uji publik bersama-sama dengan beberapa staf bagian kurikulum dan beberapa guru dari BPK Penabur Jakarta, YPK Ketapang, Yayasan IPEKA dan YPK Ora et Labora serta Yayasan Pancaran Berkat; (c) Pada tanggal 14 Januari 2013 sebelum menghadiri RDPU Panja Kurikulum 2013 Komisi X DPR RI, Pengurus Harian MPK bersama Pengurus MNPK mengadakan pertemuan untuk membahas sikap bersama berkaitan dengan Kurikulum 2013 yang akan disampaikan kepada Panja Kurikulum 2013 Komisi X DPR RI. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Kantor MPK. Selain menyampaikan Pandangan Bersama MPK dan MNPK, Pengurus Harian MPK juga menyerahkan sikap dan pandangan MPK dari hasil kajian internal. Kedua naskah tersebut sudah dikirim ke yayasan/badan penyelenggara pendidikan Kristen anggota MPK dan dimuat dalam website MPK; (d) Pengurus Harian MPK juga sudah mengirimkan kepada yayasan/ badan penyelenggara pendidikan

1


Kristen anggota MPK dan MPKW mengenai Surat Edaran Bersama MPK dan MNPK mengenai tanggapan terhadap pemberlakuan Kurikulum 2013; (e) Pada tanggal 15 Maret 2013 bertempat di Aula SMAK 1 BPK Penabur Jakarta, MPK mengadakan pertemuan dengan Mendikbud R.I. Prof. Dr. Ir. Muhammad Nuh, DEA. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat yang disampaikan oleh Pengurus Harian MPK pada saat RDPU Panja Kurikulum 2013 Komisi X DPR RI pada tanggal 14 Januari 2013 yaitu mengenai sikap dan pandangan MPK terhadap pemberlakuan Kurikulum 2013. Pertemuan/dialog mengenai Kurikulum 2013 diikuti oleh sekitar 250 orang yang terdiri dari guru-guru, kepala sekolah, dan pengurus yayasan/badan penyelenggara pendidikan Kristen yang berasal dari berbagai daerah; (e) Pada tanggal 2 April 2013 Pengurus Harian MPK mengirimkan surat bantahan terkait pemberitaan di Kompas online tanggal 31 Maret 2013 yang didalamnya ada pernyataan Mendikbud yakni bahwa MPK termasuk salah satu penyelenggara pendidikan yang telah menerima keberadaan Kurikulum 2013. Bantahan tersebut dikirim ke Redaksi Kompas online dan ke Kemdikbud; (f) Menjelang dilaksanakannya Kurikulum 2013 pada tahun pelajaran 2013/2014, Pengurus Harian MPK mengirimkan surat edaran berisi tentang bagaimana mengantisipasi pemberlakuan Kurikulum 2013. 2)

Pelatihan Kepala Sekolah Kristen Kerjasama MPK dengan BPK Penabur. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Surakarta dan Manado. (a) Pelatihan di Surakarta diikuti oleh kepala/wakil kepala sekolah Kristen jenjang TK, SD, SMP dan SMA/SMK se Surakarta dan sekitarnya dengan tuan rumah MPKW Jateng-DIY dalam hal ini Korda Surakarta dan sekitarnya. Pelatihan dilaksanakan tanggal 12-14 September 2013 di Sekolah Kalam Kudus, Surakarta. Jumlah peserta pelatihan sebanyak sekitar 100 orang. (b) Pelatihan di Manado diikuti oleh kepala sekolah Kristen jenjang TK, SD, SMP, dan SMA/SMK juga dilaksanakan di Manado pada tanggal 16 – 18 Oktober 2013 dengan penyelenggara Pengurus MPKW Sulut-Gorontalo. Pelatihan ini diikuti sebanyak 400 orang.

3)

Pelatihan ”Training of Trainers” (TOT): Dalam rangka menyiapkan tim pelatih guru yang siap ditugaskan ke beberapa daerah yang membutuhkan, Pengurus Harian MPK melaksanakan pelatihan TOT yang diselenggarakan pada tanggal 30 September, 1 dan 2 Oktober 2013 di SAAT Ministry Center-APL Tower-Jakarta Barat. Jumlah peserta yang mengikuti sebanyak 37 orang. Hasil pelaksanaan TOT yang diharapkan antara lain adalah sebagai berikut: (1) Terbentuknya Tim Pelatih guru-guru sekolah Kristen yang berkualitas, inspiratif dan transformatif yang mampu melatih para guru lain di sekolah Kristen; (2) Dihasilkannya Tim Pelatih yang percaya diri untuk menggunakan potensi yang dimiliki dan mampu menggali potensi yang ada untuk peningkatan kualitas pendidikan di sekolah Kristen; (3) Tim Pelatih yang dibina mampu mengembangkan kreativitas dan dan inovasi sehingga pelatihan yang akan dilakukan selalu sesuai dengan perkembangan.

4)

Bantuan Pembangunan SMA Swasta BNKP-Nias: Pengurus Harian MPK telah menyalurkan sumbangan yang diterima melalui MPK yaitu bantuan untuk pembangunan SMA Swasta BNKP Nias yang pernah mengalami musibah kebakaran. Jumlah sumbangan yang dikirimkan Rp. 8.730.800,-. Selain itu sesuai dengan permohonan dari Badan Pengurus Yayasan BNKP Nias mengenai kebutuhan buku bilingual SMA, maka Pengurus Harian MPK telah memenuhi dengan mengirim buku-buku tersebut melalui pemasaran penerbit Yudistira. Jumlah dana yang dialokasikan sebesar Rp. 10.000.000,-

5)

Pembentukan TLC (Teacher Learning Centre)- Dalam rangka memenuhi kebutuhan guru-guru di sekolah Kristen di berbagai pelosok Indonesia MPK mulai untuk membentuk Teachers Learning Centre (TLC) – MPK. TLC yang pelaksanaannya akan dilakukan oleh Yayasan Mendidik Bagi Negeri (yayasan yang dibentuk oleh MPK). TLC akan merekrut lulusan-lulusan FKIP dari berbagai perguruan tinggi lalu dibina dalam kurun waktu tertentu kemudian ditugaskan ke sekolah-sekolah Kristen yang daerah yang membutuhkan. Pada tahap awal ini Pengurus Harian MPK bersama dengan Pengurus MPKW NTT-Kupang melakukan seleksi terhadap caloncalon guru yang mendaftarkan diri menjadi peserta TLC. Seleksi tersebut dilaksanakan pada tanggal 24 – 26 Oktober 2013 di UKAW-Kupang. Melalui TLC diharapkan dapat dikembangkan guru-guru yang mempunyai motivasi yang kuat dan tepat dalam menjalankan misinya sebagai pendidik di sekolah Kristen. Telah dihasilkan sebanyak 16 calon guru yang sudah dilatih dan dibina selama 1 bulan di Yayasan Charis di Malang. Calon guru tersebut pada bulan Januari 2014 sudah dikirim ke beberapa sekolah yang sangat membutuhkan.

2


d.

Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD): Rabu, 14 Agustus 2013 sekitar jam 13 WIB Wasekum MPK atas nama PH MPK bertemu dengan Direktur Pembinaan PAUD (Dr. Erman Syamsuddin) dan didampingi oleh Drs. Mansur Simamora, MM (Kasubdit Kelembagaan dan Kemitraan). Wasekum MPK menyampaikan proposal yang sudah dibuat oleh MPK dan bersama-sama mengoreksinya. Usulan Direktur a.l. agar ada pemerataan yang diusulkan misalnya untuk NTT mengapa hanya yang di Kupang padahal NTT itu luas (bagaimana dengan Sumba?), Sulut bagaimana dengan kota Bitung, Kotamobagu, Maluku Utara, dll. Judul Proposal yang diminta: PAUD BERBASIS GEREJA (TEMPAT IBADAH). Direktur Pembinaan PAUD akan melihat lagi dan mengupayakan agar tahun 2013 masih ada anggaran bantuan untuk PAUD Berbasis Gereja. Proposal segera diperbaiki dan segera di masukan ke Dir Pembinaan PAUD melalui Kasubdit Kelembagaan dan Kemitraan, Drs. Mansur Simamora, M.M. Sekretetariat sudah menghubungi ke beberapa yayasan baik melalui telepon maupun email, dan telah berhasil mendapatkan data PAUD dari beberapa yayasan yang memberi respons. Pada tanggal 15 Agustus 2013, Wasekum menghadiri pertemuan yang dilaksanakan Kasubdit Kelembagaan dan Kemitraan Dit. Pembinaan PAUD pada tgl. 15 Agustus 2013 di Ruang Sidang Dit Pembinaan PAUD. Pertemuan tersebut membahas Bantuan Organisasi Mitra PAUD Tingkat Pusat. Direktur Pembinaan PAUD pada tgl. 20 – 22 Agustus 2013 di Hotel Goodway-Bali menyelenggarakan pertemuan Penguatan Organisasi Mitra. MPK diberi jatah 4 orang untuk 4 provinsi, yakni, Sulut, Bali, NTT dan Jateng. Sekretariat MPK membantu menyampaikan undangan tersebut kepada 4 MPKW tersebut. MPK sudah menyerahkan proposal PAUD kepada Dirjen PAUDNIKemdikbud dengan tembusan Direktur Pembinaan PAUD dan Kasubdit Kemitraan dengan surat pengantar yang isinya memohon kuota untuk PAUD Kristen. Pada hari Jumat 20 September 2013 pukul 13.00 WIB, MPK diundang oleh Direktur Pembinaan PAUD untuk membahas kuota dan prosedur penyaluran bantuan sosial PAUD tahun 2013. Wasekum MPK menghadiri undangan tersebut mewakili Pengurus Harian MPK. Dalam pertemuan tersebut MPK diberi kuota sebagai berikut: (1) rintisan PAUD baru sebanyak 16; (2) Penguatan lembaga PAUD sebanyak 50; (3) Bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) sebanyak 10; dan (4) BOP sebanyak 26. Menindaklanjuti jumlah kuota tersebut kemudian Wasekum MPK dan Sekretariat MPK menghubungi penguurus dan pengelola PAUD yang pernah mengirimkan data PAUD agar segera membuat proposal dengan bentuk dan isi sesuai dengan petunjuk teknis yang file sudah disiapkan. Pada tanggal 11 Oktober 2013 Wasekum bersama staf MPK menghadap Kasubdit Kemitraan, Drs. Mansur Simamora, M.M. menyerahkan proposal yang sudah diterima MPK yakni baru sebanyak 26 proposal, tentu masih jauh dari kuota yang disediakan yang harus sudah masuk pada bulan Oktober 2013. Ternyata setelah diteliti menunjukan bahwa sebagian besar proposal yang dikirim belum lengkap dan mengikuti Juknisnya. Menanggapi kondisi tersebut Wasekum MPK dan sekretariat MPK kembali menghubungi ke beberapa pengurus dan pengelola PAUD agar yang belum lengkap segera melengkapi dan juga meminta agar membuat proposal yang baru untuk PAUD tentu dengan catatan harus sesuai dengan Juknisnya dan dokumen yang tentukan harus lengkap. PH MPK sudah menerima informasi dari beberapa PAUD yang proposalnya disetujui oleh Kemdikbud. PROGRAM STRATEGI DAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN

1. Pendidikan Agama di Sekolah Kristen: Menyikapi berbagai tekanan yang dihadapi oleh sekolah-sekolah Kristen di beberapa daerah mengenai pendidikan agama, Pengurus Harian MPK telah mengeluarkan surat edaran mengenai pendidikan agama di sekolah Kristen untuk dijadikan panduan jika ada permasalahan yang dihadapi di lapangan. Seiring dengan hal tersebut Pengurus Harian MPK dengan Pengurus MNPK juga sudah menerbitkan Surat Edaran Bersama mengenai pendidikan agama di sekolah Kristen dan Katolik. 2. UU Yayasan: Setelah menerima rekomendasi dari Tim Advokasi berkaitan rencana Judicial Review UU Yayasan, maka Pengurus Harian MPK tidak meneruskan rencananya karena Pemerintah telah menerbitkan PP No. 2 Tahun 2013 tentang Perubahan atas PP No. 63 Tahun 2008 tentang Pelaksanaan UU tentang Yayasan, yang dalam butir menimbang dinyatakan bahwa sampai saat ini masih terdapat yayasan yang belum menyesuaikan AD-nya dengan UU Yayasan. Dengan demikian PP tersebut memberi ruang dan waktu bagi yayasan yang belum melakukan penyesuaian untuk segera melakukan penyesuaian AD-nya berdasar UU Yayasan. Pengurus Harian MPK juga sudah mengirimkan copy PP No. 2 Tahun 2013 tersebut ke anggota MPK dan MPKW yang disertai imbauan agar yayasan yang belum melakukan penyesuaian AD-nya agar segera melakukan penyesuaian dengan menghadap Notaris. 3. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2013/2014: Pengurus Harian MPK telah menerbitkan Surat Keputusan tentang Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2013/2014 dan mengirimkan ke semua anggota MPK untuk dijadikan acuan dan panduan bersama dalam mengatur kalender pendidikan di sekolah-sekolah Kristen. PROGRAM ORGANISASI DAN HUBUNGAN KERJASAMA 1. Kepengurusan MPKW: (a) Muswil dan Pelantikan Pengurus MPKW Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sulselbara). Pada tanggal 16 Februari 2013 di Makasar dilaksanakan Muswil Sulselbara bertempat di Sekolah IPEKA-Makasar. Dalam rangka mempersiapkan Muswil tersebut Sekretariat MPK melakukan komunikasi secara intensif dengan semua anggota MPK se-Sulselbara yang berhasil dihubungi merepons positif dan hadir pada

3


Muswil tersebut dan ada yang siap mengusulkan calon pengurus MPKW Sulselbara. Muswil ini merupakan kelanjutan dari pertemuan Pengurus Harian MPK dengan MPKW Sulselbara. Muswil ini juga untuk memilih kepengurusan yang baru setelah kepengurusan yang lama vakum selama 2(dua) tahun lebih. Pada tanggal 28 September 2013 telah dilaksanakan pelantikan dan pengutusan Pengurus MPKW Sulselbara masa layanan 2013- 2018 oleh Ketua Umum dan Sekretaris Umum MPK dalam ibadah pelantikan dan pengutusan. (b) Muswil dan Pelantikan Pengurus MPKW Lampung. Pada tanggal 3 Maret 2013 di Bandar Lampung, Muswil MPKW Lampung berhasil dilaksanakan. Salah satu keputusannya adalah menetapkan Kepengurusan MPKW Lampung masa layanan 2013 – 2018. Direktur Pelaksana MPK ditugaskan mewakili Pengurus Harian MPK untuk menghadiri Muswil tersebut. Selanjutnya pada tanggal 6 April 2013 yang lalu Ketua Umum, Ketua II dan Sekum menghadiri pelantikan pengurus MPKW di Lampung. Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum juga menyampaikan pembekalan kepada peserta menyangkut perubahan dan rencana MPK di masa mendatang. Didalam kepengurusan MPKW Lampung ada 1 inisiatif baik yang dilakukan dimana di bagian penasehat ada keterlibatan Ketua PGIW dan Pembimas setempat. Praktek seperti ini di masa lampau sering dilakukan namun kemudian menjadi hilang dalam beberapa tahun terakhir. Inisiatif ini perlu dipertimbangkan kembali untuk mengeratkan hubungan dengan 2(dua) lembaga tersebut. (c) Muswil dan Pelantikan MPKW Sulawesi Tengah Muswil MPKW Sulawesi Tengah dilaksanakan tanggalm3 Mei 2013 di Palu. Salah satu keputusannya adalah dipilihnya Pengurus MPKW Sulawesi Tengah Masa Layanan 2013 – 2018. Dalam Muswil tersebut Pengurus Harian MPK yang hadir adalah Drs. Tikky Suwantikno, M.S. dan Pdt. Dr. J. Legoh, M.A. Sebelum Muswil terlebih dahulu dilaksanakan seminar pendidikan dengan nara sumber Drs. Tikky Suwantikno, M.S. Tanggal 9 Juni 2013 di Palu Ketua Umum bersama Wakil Sekretaris Umum MPK melantik Pengurus MPKW Sulawesi Tengah dalam ibadah pelantikan dan pengutusan. (d) Muswil dan Pelantikan Pengurus MPKW Kalimantan Barat. Muswil MPKW Kalimantan Barat dalam rangka pemilihan pengurus MPKW Kalimantan Barat masa layanan 2013 – 2018 telah dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2013. Wakil Sekretaris Umum MPK hadir mewakili Pengurus Harian MPK. Pada Muswil tersebut berhasil dipilih personalia Pengurus MPKW Kalimantan Barat masa layanan 20132018. Pada tanggal 5 Oktober 2013 di Pontianak dilaksanakan ibadah pelantikan dan peneguhan Pengurus MPKW Kalimantan Barat masa layanan 2013 – 2018. Ketua Umum dan Wakil Sekretaris Umum MPK hadir melantik Pengurus MPKW Kalimantan Barat. (e) Muswil dan Pelantikan Pengurus MPKW Sumatera Utara-NAD. Pada tanggal 1 Juli 2013 Pengurus Harian MPK menerima surat dari MPKW Sumut-NAD yang berisi laporan pelaksanaan Muswil MPKW Sumut-NAD yang dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2013 dan telah ditetapkan Pengurus MPKW Sumut-NAD masa layanan 2013-2018. Laporan tersebut juga memohon persetujuan untuk diterbitkan surat keputusan Pengurus Harian MPK dan meminta pelantikan. Sebelum Pengurus Harian MPK menerbitkan surat keputusan dan melakukan pelantikan, maka dimohon agar susunan pengurus MPKW SumutNAD masa layanan 2013—2018 mengakomodasi semua yayasan/badan penyelenggara pendidikan Kristen di Sumut-NAD, antara lain ditetapkan Koordinator Daerah Kepulauan Nias dan Koordinator Daerah Pematang Siantar serta daerah lainnya. Pada tanggal 19 Oktober 2013, Ketua Umum dan wakil Sekretaris Umum MPK melantik Pengurus MPKW Sumut-NAD masa layanan 2013 – 2018 di Medan dalam Ibadah Pelantikan dan Pengutusan Pengurus MPKW Sumut-NAD. (f) Pembentukan Kepengurusan MPKW Kepulauan Riau dan Pelantikannya. Pada tanggal 10 Januari 2013 Sekretaris Umum MPK menghadiri pertemuan para pengurus yayasan/badan penyelenggara pendidikan Kristen baik yang sudah menjadi anggota MPK maupun yang belum. Undangan dibuat oleh Pengurus Harian MPK sementara yang mendistribusikan adalah tuan rumah yang ditunjuk oleh Pengurus Harian MPK yaitu Pengurus Yapendik GPIB Cabang Immanuel-Batam. Dalam pertemuan tersebut Sekretaris Umum MPK menyampaikan informasi tentang MPK dan harapan agar MPKW Kepulauan Riau dapat dibentuk dan sekaligus bersedia menjadi tuan rumah SPP II MPK tahun 2013. Dalam pertemuan tersebut dihasilkan beberapa nama bakal calon pengurus MPKW Kepulauan Riau. Nama-nama tersebut kemudian ditugaskan untuk melengkapinya dengan mengikutsertakan sebanyak-banyaknya pengurus yayasan/badan penyelenggara pendidikan Kristen di Kepulauan Riau. Setelah melalui proses yang relatif panjang akhirnya Pengurus Harian MPK menerima susunan lengkap Pengurus MPKW Kepulauan Riau masa layanan 2013 – 2018. Ketua Umum dan Sekretaris Umum MPK melantik Pengurus MPKW Kepulauan Riau masa layanan 2013—2018 pada tanggal 2 November 2013 dalam Ibadah Pelantikan dan Peneguhan. 2. Ibadah Syukur Bulan Pendidikan Kristen dan Seminar Nasional Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia (MPK) dengan tuan/nyonya rumah IPEKA INTERNATIONAL Christian School mengadakan ibadah syukur dan seminar nasional untuk memperingati HUT ke-63 MPK dan merayakan Bulan Pendidikan Kristen Indonesia di IPEKA INTERNATIONAL Christian School, pada 1 Juni 2013. Paduan Suara Siswa-siswi dari SMAK IPEKA Puri Indah – Jakarta mengawali pembukaan acara yang terdiri dari ratusan peserta dari institusi-institusi maupun sekolah-sekolah dan perwakilan-perwakilan MPK di beberapa provinsi di Indonesia, dengan mempersembahkan puji-pujian bagi Tuhan. Pdt. DR. Nus Reimas, Ketua Umum PGLII (Persekutuan Gereja-gereja dan Lembagalembaga Injili Indonesia) menyampaikan firman Tuhan pada sesi ibadah syukur, yang mengangkat tema dari Amsal 22:6, “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu,” yang sesuai dan merupakan tema perayaan HUT MPK tahun ini. Dalam kotbahnya menyampaikan tiga hal utama agar pendidikan di negeri ini dapat semakin baik, yaitu: 1. discipline (disiplin) yang

4


tepat agar siswa-siswi dapat membedakan hal-hal yang benar dan tidak benar, atau yang berkenan dan tidak berkenan; (2) goal setting (tujuan atau arah) yang tepat supaya para guru mengetahui arah mendidik siswa-siswi agar siswa-siswi mengetahui juga tujuan hidup mereka; (3) attitude (sikap) yang tepat. Setelah ibadah, Ir. David J. Tjandra, M.A. selaku Ketua Umum MPK memberikan kata-kata sambutan sekaligus meresmikan peluncuran program Save the Teacher, sebuah program bantuan beasiswa kepada para guru dari YPKT (Yayasan Pendidikan Kristen Toraja). Kemudian, dilanjutkan dengan kata-kata sambutan oleh Ketua Umum PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia) Pdt. DR. A. A. Yewangoe serta dari Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI diwakili oleh Ibu Levina Nahumury, M.Th. Setelah ibadah dan sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan beberapa seminar nasional. Seminar yang pertama berjudul Pemimpin yang Transformatif yang menghadirkan pembicara wakil gubernur DKI Jakarta, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M atau yang lebih populer dan familier dengan sebutan Ahok. Ceramah Wagub DKI tersebut sangat membuka wawasan para peserta tentang beberapa hal, baik yang berkaitan dengan pendidikan maupun sedikit tentang dunia politik. Wagub DKI amat menekankan pentingnya justice(keadilan) untuk seluruh rakyat, sesuai dengan pasal kelima dari Pancasila, terutama bagi rakyat miskin. Wagub DKI antara lain menyampaikan tiga hal untuk menerapkan keadilan tersebut di negeri ini, yaitu: (1) membawa, mewujudkan keadilan sosial; (2) memiliki hikmat dari Tuhan untuk menerapkan keadilaN; (3) memelihara, menjaga keadilan tersebut di dalam kebenaran. Seminar kedua menghadirkan narasumber Pdt. DR. Robby I. Chandra yang menyampaikan seminarPendidikan yang Transformatif. Dr. Robby mengutarakan empat jenis guru, yaitu: (1) Guru yang mampu mengajar atau membuat siswa-siswi mampu mengikuti proses belajar; (2) Guru yang mampu mencipta suasana belajar agar siswa-siswi menikmati proses belajar tersebut; (3) Guru yang bukan hanya mampu mencipta suasana belajar dan membuat siswa-siswi belajar dengan sukacita, tapi juga menghasilkan siswa-siswi yang ingin serta mampu belajar secara mandiri (mencari sumber ilmu lain dan berbagi pengetahuan dengan siswa-siswi lainnya); (4) Guru yang memiliki kompetensi atau melakukan ketiga hal di atas dan kepribadian hidupnya menginspirasi siswa-siswi menjadi manusia yang berdampak positif serta menemukan peran atau tujuan hidup mereka. Seusai dua seminar nasional ini, para peserta dapat memilih salah satu seminar kapita selekta yang terdiri dari tiga seminar yang mengundang para pembicara, yaitu Dra. Julia S. Chandra, ketua Program Sarjana Fakultas Psikologi Universitas Indonesia; DR. Janet Nason, CEO Advisor Sekolah Kristen IPEKA; dan Drs. Handi Irawan, MBA, CEO Frontier Consulting Group. Dra. Julia S. Chandra yang menyampaikan hal-hal dan cara-cara berpikir kritis di dalam seminar bertajukPendidik yang Kritis, mengajak para guru agar berhati-hati dalam berpikir―sebab itulah arti berpikir kritis―sertabahwa tugas para guru bukanlah untuk menjadi “hakim” terhadap para siswa-siswi, melainkan tetap berperan sebagai guru. DR. Janet Nason yang membawakan seminar The Teacher’s Heart (Hati Seorang Pendidik) menuturkan, apakah sebagai guru bersungguh-sungguh mengajar, mendidik secara tepat dan hidup menjadi teladan seperti kehidupan Yesus Kristus? “Para guru,” papar DR. Janet, “adalah contoh hidup dari kurikulum berbasis Alkitab.” Kemudian, pakar pemasaran dan pencetus Top Brand Drs. Handi Irawan menyampaikan tentang perubahan-perubahan yang harus diaplikasikan oleh sekolah-sekolah Kristen karena sedang berada di lingkungan atau zaman cepat berubah yang mempengaruhi cara pengoperasian sekolah. 3. Sidang Pengurus Pleno/RAKERNAS II MPK tahun 2013: SPP II MPK diselenggarakan dibawah terang tema: “MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI, JIWA DAN AKAL BUDI” (bdk. Matius 22: 37) dan subtema “Mengembangkan Pendidikan Kristen yang Mampu Memperbarui Akal-Budi dalam Rangka Mewujudkan Generasi yang Berkualitas dan Berkarakter (Tema dan subtema Kongres XV MPK tahun 2011). Program kerja MPK selama kurun waktu 5(lima) tahun dimulai tahun 2012 dijabarkan dan dilaksanakan dengan bertolak dari nilai-nilai mendasar dan aspek-aspek substantif yang terkandung dari dalam tema dan subtema tersebut. Tema dan subtema merupakan jiwa, nafas, benang merah dan tali pengikat yang menjadi “roh” dari gerakan kesaksian dan pelayanan MPK dari masa ke masa. Dalam hubungannya dengan hal-hal itulah Pokok Pikiran Utama SPP II MPK tahun 2013, yang menjadi aksentuasi dalam rangka menggumuli, menghayati dan mengoperasionalisasikan tema dan

5


subtema tersebut maka Pokok Pikiran Utama SPP II MPK tahun 2013 adalah “Memperkuat Sinergi Internal”. Optimalisasi seluruh potensi dan sumber daya MPK dan MPKW sehingga bisa memberi kontribusi yang maksimal secara nasional. SPP II MPK dilaksanakan di Grand Zuri Hotel – Cpanas, Jawa Barat pada tanggal 18 – 20 November 2013 diikuti oleh 48 orang yang terdiri dari Pengurus Harian MPK, Badan Penasihat MPK, Pengurus MPKW dan beberapa pengurus yayasan. SPP II MPK telah memutuskan program kerja tahun 2014. 4. Penerimaan Anggota MPK. Sidang Pengurus Pleno II MPK 2013 telah menerima anggota baru yaitu: (1) Yayasan Pintu Keselamatan-Sukoharjo, (2) Yayasan Kasih Agape-Waingapu, Sumba, (3) Yayasan Charis Indonesia (YCI)- Malang, (4) Yayasan Menorah Indonesia (CMC School)-Surabaya, (5) Yayasan Pendidikan Anak Bangsa (YPAB)-Surabaya, (6) Yayasan Sekolah Santapan Rohani-Kerawang (JABAR), (7) Yayasan Pendidikan Maranatha Siantan (KALBAR), (8) Yayasan Torsina Singkawang (KALBAR), (9) Yayasan Yessi Anugerah (KALBAR), (10) Yayasan Pelayanan Holistik Indonesia- ............ (KALBAR), (11) Lembaga Pemberita Injil Sungai Yordan- ............... (KALBAR), (12) Yayasan Cahaya Harapan Bangsa Tayan (KALBAR), (13) Yayasan Pendidikan Kristen GKE Cab. Resort Sintang (KALBAR), (14) Yayasan Misi Kalimantan (MIKA) Ngabang-Kab Landak (KALBAR), (15) Yayasan Pendidikan Kristen Immanuel Nanga Pinoh-Melawi (KALBAR), (16) Yayasan Komunitas Kasih Indonesia – Batam (KEP. RIAU), (17) Yayasan Eppata Batam (KEP. RIAU), (18) Yayasan Kristen BASIC-Batam (KEP. RIAU), (19) Yayasan Sacred Heart (JABODESITEN), (20) Yayasan Ciarylene (MALUKU), (21) Yayasan Gelora Nunusaku (Discovery) Manado (SULUT), (22) Yayasan Pioneer Manado (SULUT), (23) Yayasan Germita Talaud (SULUT), (24) YPK Eram Batu-Rantepao (SULSEL), (25) YP Matari Allo-Rantepao (SULSEL), (26) Yayasan Pendidikan Kranggan Cab. Pontianak (KALBAR).

6


Informasi kegiatan mpk 2013