Skip to main content

Edisi 225

Page 1

CMYK

Kepala Kejati Kepri, Yunan Harjaka SH MH, Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif DPRD Bintan Berlanjut Penanggung Jawab Mawardi, Sabtu, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri SH

Baca Hal 9

KORAN UMUM 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

SABTU, 13 - 20 JANUARI 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Media Ini Sudah Lolos Verifikasi Administrasi di Dewan Pers

Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri Edisi : # 225 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Mengungkap Sepak Terjang

Kinerja Kepala BPMPTSP Kota Batam BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA- Apa yang diharapkan Walikota Batam Muhammad Rudi terhadap kinerja Badan Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Pemko Batam, dibawah kendali Gustian Riau, dalam menggali potensi ritribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) demi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam, tampaknya masih jauh dari harapan. Badan Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu Pemerintah Kota Batam, yang memproses berbagai perizinan usaha selama dipimpin Gustian Riau, tindak menunjukan kemajuan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Bahkan, instansi ini kerap menjadi sorotan publik. Pasalnya, tak hanya izin gelanggang permainan elektronik (Gelper) yang terkesan diobral oleh Gustian Riau, dengan mematok bi Bersambung ke Hal 2

Kepala BPM-PTSP Kota Batam

Gustian Riau

Pariwisata Kepri Menghasilkan

Pemasukan Rp 4,8 Triliun Selama 2017

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Drs.Buralimar

BATAM, RAKYAT MEDIAPariwisata yang dikelola dengan profesional terbukti mampu memberi dampak signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD).Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sudah membuktikannya. Kepri berhasil membukukan Rp 4,8 triliun dari industri pariwisata sepanjang 2017 lalu. Nominal itu merupakan asumsi dari uang yang dibelanjakan wisatawan domestik KEPALA Kantor Bea Cukai Batam Susila Brata (dua dari kiri) bersama kepala bidang menunjukan barang ilegal hasil capaian selama tahun 2017 di kantor BC Batam

dan mancanegara.Sepanjang Januari hingga November 2017 lalu, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kepri mencapai 1.815.978. Jumlah itu naik 6,29 persen dibanding periode yang sama 2016 lalu. Saat itu, wisman yang berlibur ke Kepri berjumlah 1.708.500.”Untuk tahun 2017 diasumsikan angka kunjungan wisman mencapai 2,1 juta. Dengan nilai perkalian minimal Rp 1,5 juta per orang, secara global lebih kurang Rp 3,1 triliun,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, kepada wartwan belum lama ini. Dia menambahkan, pendapatan Kepri dari sektor pariwisata juga ditunjang wisatawan nusantara (wisnus).Menurut Buralimar, kunjungan winus ke Bersambung ke Hal 2

Dua Perusak Taksi Online di BCS Mall Ditangkap Polisi

DIDUGA taksi online dikepung oleh sejumlah tukang ojek depan Mega Mall beberapa waktu lalu

BATAM, RAKYAT MEDIA-Kisruh antara taksi online dengan taksi konvensional semakin meruncing. Namun sejumlah kasus pengrusakan taksi online tak kunjung diproses hingga ke pengadilan.Kasus terbaru di seputaran BCS Mall, Penuin, Lubuk Baja, Batam, mobil yang diduga taksi online, dirusak sejumlah orang. Hingga kini

pelakunya tak kunjung tertangkap. Beberapa kasus lainnya seperti aksi salah sasaran di Mega Mall Batam Centre, juga tak berlanjut. Ada sejumlah kasus yang melibatkan antara pihak taksi online dengan taksi konvensional. Dan kasus-kasus tersebut senyap begitu saja Ada dugaan para pelaku ini

mendapat beking dari oknum aparat tertentu. Maka tak heran jika sejumlah kasus serupa tak pernah diproses dan terhenti hingga di kantor polisi saja.”Kasus-kasusnya nggak ada yang lanjut, jadi orang sesuka hati berbuat lagi,” ujar beberapa warga yang melihat kasus tersebut kepada media ini, Sabtu (13/1/2018). Kapolsek Lubuk Baja Kompol Chaidir pun berjanji menangkap para pelaku namun hingga hari ini para pelaku masih bebas berkeliaran.Polisi telah memeriksa dua orang saksi dalam kasus itu, namun masih sebatas saksi. ”Sedang dimintai keterangan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Arwin, kepada batamnews.co.id, Kamis (11/1/2018). Menurut Arwin, status pria tersebut belum sebagai tersangka. “Belum tersangka, masih saksi,” kata dia. Sebuah rekaman video sejumlah orang menghancurkan sebuah mobil minibus jenis Avanza Veloz beredar Bersambung ke Hal 2

Batam Surga Penyelundupan BATAM, RAKYAT MEDIA – Batam masih menjadi surga bagi para penyelundup. Sepanjang 2017 lalu, petugas Bea dan Cukai (BC) Batam berhasil menggagalkan 858 kasus penyelundupan. Angka tersebut naik 146 persen jika dibandingan jumlah kasus

pada tahun sebelumnya. Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) BC Batam, Sulaiman, mengatakan sepanjang 2016 lalu pihaknya hanya menangani 348 kasus. “Tahun 2017 jumlahnya naik dua kali lipat lebih,” kata Sulaiman di Kan-

tor BC Batam, Kamis (11/1/2017). Sulaiman menjelaskan, sebanyak 858 kasus pencegahan sepanjang 2017 itu merupakan kasus penyelundupan melalui beberapa jalur. Mulai jalur laut, udara, dan

Bangganya Via Vallen Pengacara Setya Novanto Fredrich Yunadi Ditangkap KPK Bisa Dangdutan Bareng Iwan Fals

JAKARTA, RAKYAT MEDIAPenangkapan pengacara Fredrich Yunadi dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena menduga keras bekas pengacara Setya Novanto itu melakukan tindak pidana. ”KPK melakukan penangkapan, bukan jemput paksa terhadap Fredrich Yunadi karena yang bersangkutan diduga keras melakukan tindak pidana,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Sabtu dinihari. Bersambung ke Hal 2

JAKARTA, RAKYAT MEDIATampil di Konser Raya 23 Tahun Indosiar bisa jadi salah satu pencapaian tertinggi pedangdut Via Vallen. Dalam acara tersebut, biduan asal Sidoarjo itu berkesempatan berduet dengan legenda musik Indonesia, Iwan Fals. Berkolaborasi membawakan lagu Sekuntum Mawar Merah, Via Vallen pun mengaku bangga bisa satu panggung dengan sosok muMANTAN Pengacara Setya Novanto(pakai baju rompi KPK)

Bersambung ke Hal 2

Bersambung ke Hal 2

Kepala Dinas Perkim Kota Batam

Herman Rozie

PROYEK BSPS SENILAI RP 8 M JADI SUMBER KKN BATAM, RAKYAT MEDIA-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) diminta mengusut dugaan penyelewengan kegiatan proyek Bantuan untuk bedah rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU-PR). Proyek BSPS yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017 yang dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam, dengan nilai Rp 8 miliar lebih bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), melalui program bedah rumah sekaligus memberikan kesempatan bagi warga untuk menempati hunian yang layak. Namun dalam praktiknya dilapangan ternyata disebut sebut terjadi banyak penyimpangan dan diduga kuat proyek tersebut jadi sumber korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) oknum pejabat Disperkimtan Kota Batam Informasi yang diperoleh koran Rakyat Media dari sumber di internalDisperkimtan Kota Batam mengungkap, pelaksanaan proyek bedah rumah tersebut banyak terjadi penyimpangan dan penyelewengan yang merugikan keuangan negara. Dimana dalam pelaksanaannya dilapangan rumah yang mendapat bantuan tersebut sudah terdata sebelumnya kembali didata ulang untuk memperoleh bantuan. Bersambung ke Hal 2


CMYK

SAMBUNGAN

Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

BC Batam Gagalkan Penyelundupan Narkotika Jenis Baru .BATAM, RAKYAT MEDIATim Anti Narkotika Bea dan Cukai (BC) Batam, berhasil mengungkap penyeludupan narkotika jenis baru berupa daun Katinon yang diseludupkan dari Negara Ethopia, Senin (8/1) kemarin, di Bandara Hang Nadim Batam (HNB). Pengungkapan tersebut berkat kerjasama antra pihak BC Batam, Avsec HNB, dan pihak Ditnarkoba Polda Kepri, dengan mengamankan seorang tersangka perempuan berinisial JF (34), dan barang bukti sebanyak 55 kg, yang dikemas dalam 2 buah karton besar, di Perumahan Tiban Cipta Asri, Sekupang. Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) BC Tipe B Batam, Susila Brata yang didampingi Kabid Humas dan BKLI, Raden Evy Suhartantyo mengungkapkan, pembongkaran kasus penyeludupan narkotika jenis berupa Daun Katinon itu, setelah BC Batam berkoordinasi dengan Ditjen BC pusat tentang pengiriman benda asing (berupa daun) yang dibawa dari Thailand. “Awalnya, kami tidak curiga. Karena, si pengirim barang mengatakan daun ini digunakan untuk bumbu makanan yang di pesan oleh seorang warga Yaman,” kata Susila Brata, Rabu (10/1) sore, saat gelar ekspos bersama Ditnarkoba Polda Kepri, dan Avsec Bandara HNB. Namun, petugas pemeriksaan merasa aneh serta curiga, ungkap Susila, lalu mengambil beberapa sampel daun tersebut untuk diperiksakan ke laboratoriun Ditjen BC di Jakarta. “Yang ternyata, daun tersebut merupakan Daun Katinon.

PRESS Release Ungkap Narkoba Joint Investigation Ditresnarkoba Polda Kepri, BC, Avsec dan Pos Indonesia

Dimana, penggunaan daun katinon ini telah dilarang penggunaannya dan beredar bebas di Indonesia, karena merupakan salah satu unsur bahan narkotika, termasuk tingkat 1,” ujar Susila Brata. Nah, ucapnya, setelah mendapatkan keterangan jelas dari pihak Ditjen BC itu, maka dilakukan pengecekan ke lapangan, dan sistim pengiriman daun katinon tersebut, melalui ekspedisi. “Ternyata pengiriman paket daun katinon ini dilakukan melalui jasa POS, sejak 3 bulan belakangan. Pengungkapan ini adalah, pengiriman yang ke 12 kalinya. Sehingga telah sempat lolos 11 kali pengiriman ke pihak pemesan,” tukasnya. Adapun kronologis pengungkapannya itu, tambah R Evy, BC Batam melakukan lansung mendatangi kantor Pos Bandar Baru Jakarta, dan ternyata pengiriman paket daun katinon masih di tangan Pos. “Pengungkapan ini, atas pengiriman paket daun katinon yang ke 12 kali, melalui jasa ekspedisi Pos ke Jakarta,” kata R Evy. Untuk mengungkapnya, terang Evy, kami lakukan koordinasi dengan pihak Pos, dengan melibatkan Unit P2 Ditjen untuk menemukan dan

Dua Perusak viral di Batam, Kepulauan Riau. Diduga mobil yang dihancurkan tersebut adalah taksi online.Tampak sejumlah orang berusaha mengejar mobil tersebut dan meminta sopir keluar. Namun sopir mobil enggan keluar. Seorang pria dengan batu balok di tangan mencoba memaksa pria tersebut keluar, namun tak kunjung keluar. ”Hancurkan!” teriak seseorang lagi. Beberapa kali ia meneriakkan hancurkan. Tak lama kemudian pria yang memegang batu balok itu langsung menghantamkan batu ke kaca spion hingga copot. Kapolsek Lubuk Baja Kompol Chaidir berjanji akan menindak tegas pelaku. ”Tidak ada damai. Semua lanjut sampai ke penjara!” ujar Chaidir di depan para sopir taksi online di area

Sambungan Hal. 1

Batam City Hotel, Penuin. Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Arwin mengungkapkan, sudah dua orang ditetapkan tersebut tersangka. “Kasusnya bukan terhenti di kantor polisi. Setiap laporan yang kami terima pasti ditindaklanjuti,” ujar Arwin. Sebagai info awal, perkara pengrusakan di depan BCS hari Rabu sore, sudah ditangani pihak kepolisian. “Kami tangani, dan berdasarkan alat bukti sudah dua orang kami tahan dan proses sidik,” ucapnya. Sopir taksi online dan taksi pangkalan kembali terlibat keributan di Harbour Bay, Jodoh, Batam, Sabtu pagi. Seorang sopir taksi online tiba-tiba disetop dan penumpang disuruh turun.”Saya ngambil di luar, bukan di dalam,” ujar seorang

Pemasukan Rp 4,8 Triliun Kepri pada 2017 mencapai 3,5 juta. Buralimar mengasumsikan setiap wisnus menggelontorkan Rp 500 ribu. Dengan demikian, wisnus menyumbang Rp 1,7 triliun untuk PAD Kepri. “Sehingga jika dikalkulasikan secara umum, baik itu wisman dan wisnus, devisa dari sektor pariwisata di Kepri pada 2017 sebesar Rp 4,8 triliun,” jelas Buralimar. Dia menambahkan, pendapatan Kepri dari sektor pariwisata pada 2017 lebih tinggi dibanding 2016.Pada 2016 lalu, sambung Buralimar, wisman yang berkunjung ke Kepri sebanyak 1.920.232. Dengan asumsi pengeluaran yang sama, wisman menyumbang

Rp 2,8 triliun. Sementara itu, kunjungan wisnus pada 2016 sebanyak 2.891.123. Pendapatan yang diraih Kepri mencapai Rp 1,4 triliun. “Sehingga devisa dari sektor pariwisata di Kepri pada 2016 sebesar Rp 4,3 triliun. Artinya, pada 2017 mengalami peningkatan pendapatan lebih kurang setengah triliun,” tambah Buralimar. Dia menuturkan, pariwisata mampu menghidupkan sektor lain. Misalnya, perhotelan, entertainment, kuliner, fashion, dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).”Pada 2018 ini, target sudah pasti bertambah. Khusus untuk wisman, target realistis yang ingin di-

Pengacara Setya Fredrich tiba di Gedung KPK pada Sabtu sekira pukul 00.08 WIB dikawal oleh penyidik KPK Ambarita Damanik dan sejumlah petugas lainnya.Ia tampak berkaos hitam, celana jeans dan sepatu hitam tanpa membawa tas, turun dari mobil petugas KPK. Fredrich langsung dibawa masuk ke gedung KPK. “KPK sudah lakukan pemanggilan secara patut untuk hadir diperiksa sebagai tersangka pada hari Jumat, dan kami juga sudah ingatkan agar datang dalam panggilan tersebut. Penyidik telah menunggu sampai hari kerja berakhir di Jumat ini. Setelah itu, diputuskan untuk melakukan pencarian FY di beberapa lokasi di Jakarta hingga ditemukan di salah satu tempat di Jakarta

mendapatkan kembali paket daun katinon. “Saat pemeriksaan di Kantor Pos Bandar Baru di Jakarta, ditemukan 2 paket daun katinon ini seberat 55 kg. Lalu untuk mengetahui pengirimnya, kita coba hubungi tersangka JF, dan ternyata benar. Kemudian dilakukan penangkapan JF di Perumahan Cipta Asri Tiban,” sebut R Evy, pekan kemaren. Dirnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Yani SH, yang didampingi Bubu Bandara HNB Suwarso mengatakan berdasarkan undang undang atas penyalahgunaan obat obat terlarang atau phisikotropika, daun katinon sudah ditetapkan sebagai barang terlarang, untuk beredar bebas. “Sebab, unsur kimia yang terkandung dalam daun katinon ini merupakan bahan utama pembuat pil ekstasi. Sehingga daun katinon merupakan bentuk narkotika tingkat 1, yang dampaknya sama dengan daun ganja,” kata Kombes Pol Yani. Maka, ungkap Yani, untuk penyalahgunaan daun katinon akan di jerat dengan Pasal 114, 113, 112, ayat 2, dengan ancaman hukumannya paling singkat 20 tahun, seumur hidup, atau hukuman mati. (rm/rell)

Selatan,” ucap Febri. Tim melakukan pencarian dengan membawa surat perintah penangkapan.Pasal 17 KUHAP menyatakan “Perintah penangkapan dilakukan terhadap seseorang yang diduga keras melakukan tindak pidana berdasarkan bukti permulaan yang cukup”. Sebelumnya, pada Jumat (12/1/2018) malam KPK menahan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo seusai diperiksa sebagai tersangka dalam kasus yang selama di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur untuk 20 hari pertama. Fredrich dan Bimanesh diduga bekerja sama untuk memalsukan tersangka Setya Novanto ke rumah sakit untuk dilakukan rawat inap dengan data-

pria menjelaskan kronologi mengambil penumpang. Namun seorang pria lainnya ngotot, kalau penumpang di Harbour Bay diarahkan keluar. “Penumpang diarahkan ke luar,” ujar seorang pria lainnya. Mobil masih tampak ditahan dan tak diperbolehkan jalan. Beberapa orang mengepung taksi online itu dan memalang dengan kendaraan lain. Kejadian itu di depan Harbour Bay. ”Bubar ajalah, kan udah dicancel,” ujar seorang wanita penumpang taksi online tampak ketakutan. Ia pun meminta masalah itu tak diperpanjang. “Udahlah jangan dipermasalahin,” ujar wanita berambut panjang itu. Namun beberapa pria tampak berusaha terus menahan mobil taksi online itu. “Kita ramaikan boleh,” ujar dia. (rm/red). Sambungan Hal. 1

capai adalah pada angka 2.250.000,” tambah Buralimar. Menurut Buralimar, target itu sangat mungkin dicapai. Sebab, Kepri bakal menggelar banyak event sepanjang 2018.Di antaranya, Batam International Culture Carnival, Bintan Triathlon, Festival Pulau Penyengat, dan Festival Bahari Kepri. Selain itu, Kepri juga akan menggelar Tour de Bintan, Kenduri Seni Melayu, dan Iron Man 70.3 Bintan pada tahun ini.”Di luar itu, masih banyak kegiatan wisata yang kami gagas bersama kabupaten dan kota. Target kami adalah setiap event dihadiri oleh wisman dan wisnus,” kata Buralimar. (rm/bty) Sambungan Hal. 1

data medis yang diduga dimanipulasi sedemikian rupa untuk menghindari panggilan dan pemeriksaan oleh penyidik KPK. Atas perbuatannya tersebut, Fredrich dan Bimanesh disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke1 KUHP.Pasal tersebut mengatur mengenai orang yang sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di sidang terdakwa dalam perkara korupsi dapat dipidana maksimal 12 tahun dan denda paling banyak Rp600 juta.(rm/dtk).

Kinerja Kepala aya pengurusan izin hingga ratusan juta rupiah. Gustian Riau juga dituding mengobral izin tempat hiburan, seperti panti pijat (massage), karaoke, pub dan diskotik. Celakanya, biaya pengurusan izin tempat hiburan malam ini juga disebut sebut dipatok hingga puluhan juta rupiah. Dan, yang paling heboh hingga menjadi polemik sepanjang tahun 2016 silam ketika Gustian Riau menerbitkan izin mendirikan bangunan (IMB) gedung atas nama PT Surya Mentari Abadi. Pemberian Izin Mendirikan Bangunan(IMB) Hotel “New Hai Hai” atau yang lebih dikenal Hotel Kuning, diterbitkan oleh Badan Penanaman Modal-Pelayanan Terpadu Satu Pintu(BPM-PTSP) Kota Batam. Berdasarkan data yang diperoleh media ini, IMB) Hotel “New Hai Hai” milik Amat Tantoso berlokasi di jalan pembangunan Blok VI diterbitkan pada tanggal 27 Agustus 2015 dengan nomor KPTS.535/IMB/BPMPTSP-BTM/VIII/ 2015, diduga bermasalah dan menyalahi ketentuan karena bangunan hotel 7 lantai tersebut berada di roow jalan. Bahkan, proses izin IMB hotel kuning milk Amat Tantoso ini kabarnya dilakukan melalui jalur tol, meski dokumen persyaratannya tidak lengkap. Namun proses penerbitan IMB tetap berjalan mulus. Kabarnya penerbitan IMB tersebut bisa lancar dan cepat, disebut sebut pemilik bangunan mengeluarkan uang pulus kepada oknum Kepala BPM-PTSP hingga ratusan juta rupiah. Terkait bobroknya kinerja

Sambungan Hal. 1

BPM-PTSP, Anggota DPRD Kepulauan Riau, Ruslan Kasbulatov, beberapa waktu silam pernah mengungkap dan menuding Kepala Badan Penanaman Modal-Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Kota Batam Gustian Riau orang yang paling bertanggungjawab terhadap maraknya judi berkedok gelanggang permainan elektronik (gelper) di Batam. Tik hanya itu, Ruslan juga mengatakan, Gustian Riau patut diduga menerima suap atau gratifikasi dalam menerbitkan izin gelper yang berjumlah puluhan titik tersebut.. Ruslan mengatakan, banyak pengusaha yang mengadu dan melaporkan soal permintaan uang sebesar Rp70 juta hingga Rp100 juta oleh Gustian Riau untuk izin usaha agar dikeluarkan. Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Kota Batam itu, laporan tersebut diterimanya ketika ia masih menjabat sebagai wakil DPRD Kota Batam.”Banyak pengusaha mengadu. Mereka kesal diperas Gustian Riau hingga sebesar Rp70 juta sampai Rp100 juta agar izin usaha segera terbit,” ujar politikus PDI Perjuangan tersebut. Menurut Ruslan, saat itu, upaya Gustian meminta uang untuk pengurusan izin tersebut sudah diluar batas dan sangat keterlaluan. Ruslan mengatakan, hal tersebut sudah termasuk dalam upaya pemerasan. ”Gustian perasnya nggak tanggung tanggung kepada pengusaha gelper,”kata Ruslan saat itu Permainan kotor oknum Kepala BPM-PTSP Gustian Riau, dalam menerbitkan berb-

agai perizinandi Kota Batam dengan cara mematok opeti kepada pemohon izin bukan rahasia umum lagi. Maka jangan heran, di Kota Batam banyak bangunan seperti ruko atau rumah yang berubah fungsi dan mengubahbangunan menjadi bertingkat, memperluas atau fasilitas umum dijadikan pertokoan meski menyalahi ketentuan. Namun ironis, kendati berbagai perizinan diobral penerbitannya, akan tetapirealiasi pendapatan dari penerbitan berbagai izin yang dilakukan BPMPTSP Kota Batam, tiap tahun tidak memenuhi target yang ditetapkan,”Kalau ritribusi izin IMB itu benar benar masuk ke kas daerah tidak ada penyimpangan maupun pungutan liar, pemasukan PAD dari IMB tiap tahun bisa over target,”ungkap sumber di internal pemko Batam Tudingan miring yang dialamatkan kepada Gustian Riau, ada juga benarnya, diakhir tahun 2017, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah,mengungkap Badan Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Pemko Batam, sampai pada awal Desember 2017 pendapatan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), yang targetnya Rp 18,3 miliar, hanya terealiasasi Rp 11.726.068.739. Bahkan, Raja Azmansyah, mengatakan sampai saat ini, pergerakan capaian retribusi di sektor IMB masih seret dan belum ada peningkatan. Informasi yang diterima media ini dari sumber di lapangan menyebutkan, tidak trealisasin-

Batam Surga darat. “Artinya apa, berarti penyelundupan di Batam ini makin meningkat, dan ini harus diantisipasi dengan cara bersinergi dengan semua pihak,” terang Sulaiman. Sulaiman merinci, untuk kepabeanan seperti penyelundupan ponsel dan ballpress yang dapat ditegah pada 2017 jumlahnya mencapai 643 penindakan. Dari upaya penyelundupan ponsel yang dapat digagalkan atau ditegah BC Batam ada sebanyak 2.315 unit ponsel dari negara lain yang masuk ke Batam. Sementara untuk ballpress yang berisi pakaian bekas maupun barang bekas lainnya yang dapat ditegah BC Batam jumlahnya mencapai 1.071 koli yang total taksiran nilainya mencapai Rp 2,9 miliar lebih. Semua tangkapan itu sekarang ini statusnya menjadi barang dikuasai negara (BDN). Berikutnya pencegahan upaya penyelundupan barang tanpa disertai cukai seperti minuman beralkohol maupun rokok yang dilakukan BC Batam selama 2017 ada sebanyak 127 penindakan atau pencegahan. Dari barang yang gagal diselundupkan tersebut yakni mikol, jumlah yang dapat disita BC Batam selama setahun mencapai 6.506 kaleng dan 1.543 botol mikol. Sedangkan rokok tanpa cukai yang diamankan sebanyak 9 juta ba-

ya ritebusi dari sektor IMB tersebut setiap tahunnya diduga kuatadanya penyimpangan. Pendapatan ritribusi IMB lebih banyak masuk ke kantorng pribadi ketimbang di setorkan ke kas daerah. Hal ini bisa dilihat dari kehitupan pribadi Gustian Riau, selama menjabat Kepala Badan Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu Pemerintah Kota Batam, tak hanya menumpuk harta. Gustian Riau juga disebut sebut sukan menghambur hamburkan uang kepada sejumlah wanita, ungkap sumber yang minta tidak ditulis namanya dalam berita ini. Sumber itu menambahkan, tak tanggung tanggung kekayaan Gustian Riau, selain memiliki sejumlah mobil mewah. Gustian Riau juga memiliki sejumlah rumah mewah bernilai miliaran rupiah. Sebagai seorang pejabat hanya setingkat Kepala Kantor dengan gaji yang diterimanya setiap bulan, rasanya sulit diterima akal bisa memiliki harta sebanyak itu. “Rumah mewah milik Gustian Riau satu berlokasi perumahan elit komplek Duta Mas dan yang satunya diperumahan KDA Batam Centre, saat ini rumah tersebut dikontrakkan kepada orang lain, dengan bangunan rumah mewah ini timbul pertanyaan publik, dari mana dana yang diperolehnya untuk membangun rumah semewah tersebut,”ungkap sumber Sementara Gustian Riau, beberapa kali dicoba untuk dikonfirmasi koran Rakyat Media terkait tudingan miring yang dialamatkan kepadanya, hingga berita ini dimuat belum berhasil dikonfirmasi. (rm/mwd). Sambungan Hal. 1

tang lebih. Khusus untuk mikol dan rokok tanpa cukai yang diselundupkan ke Batam, Sulaiman menyebut nilainya mencapai Rp 9,7 miliar lebih. Selain menggagalkan penyelundupan di bandara dan pelabuhan, petugas BC Batam juga menggagalkan penyelundupan di tengah laut. Jumlahnya sebanyak 59 penindakan dengan total kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 16,5 miliar lebih. Sementara pencegahan penyelundupan narkotika yang dilakukan BC Batam sepanjang 2017 sebanyak 39 kasus. Totalnya sekitar Rp 38,9 miliar lebih. Terdiri dari sabusabu sebanyak 16 kilogram lebih, pil ekstasi dan erimin five mencapai 399 butir, ganja sebanyak 10 gram, dan heroin sebanyak 10 gram. “Jadi, total nilai barang selundupan yang berhasil digagalkan BC Batam sepanjang 2017 adalah Rp 68,1 miliar,” terang Sulaiman. Sedangkan total surat bukti penindakan (SBP) yang dikeluarkan BC Batam selama 2017, lanjut Sulaiman, jumlahnya mencapai 498 dengan komoditi barang selundupan tertinggi yakni ballpres yang mencapai 371 SBP. Kemudian barang kena cukai sebanyak 126 SBP, disusul elektronik mencapai 111 SBP, serta penyelundupan ponsel sebanyak 57 SBP.

Untuk lokasi penindakan atau pencegahan selama 2017, di perairan sebanyak 736 SBP, di bandara sebanyak 75 SBP, dan pelabuhan internasional penumpang ataupun pelabuhan barang serta pelabuhan tikus sebanyak 57 penindakan. Sementara Kepala BC Batam Susila Brata menegaskan, kinerja penerimaan negara yang didapat BC Batam selama 2017 dari capaian penerimaan bidang kepabeanan dan cukai mencapai Rp 158,73 miliar atau lebih dari yang ditargetkan Rp 148,03 miliar. Capaian ini mencapai 107 persen. “Kami juga melakukan penerimaan pajak impor sebesar Rp 1,2 triliun,” katanya. Sementara di bidang pelayanan, pihaknya melakuan beberapa perbaikan dari sisi fasilitas pelayanan yang sudah menyediakan ruang pelayanan yang representatif dan nyaman, sistem pelayanan yang sudah membelakukan sistem pelayanan online. “Jadi tak perlu masyarakat datang ke kantor BC Batam untuk pelayanan PP FTZ 03 tentang pemberitahuan pabean untuk FTZ. Ini sudah kami berlakukan sejak 4 November tahun 2017,” terang Susila. Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Batam Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan mengakui, wilayah periaran Batam masih cukup rawan dengan

Proyek BSPS Bahkan, tak sampai disitu permainan kongkalikong yang terjadi dilapangan, proyek bedah rumah melalui program BSPs itu semestinya bantuan yang diberikan bagi rumah yang tidak layak huni berupa matrial sebagai mana yang dilaksanakan lewat program Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) dimana pemilik rumah diberikan matrial untuk memperbaiki rumahnya. Akan tetapi, bantuan bedah rumah tersebut mereka salurkan kepada warga dengan memberikan uang tunai tetapi kabarnya dipotong 40 persen dari nilai bantuan yang diberikan. Sedangkan sebagaio laporan pertanggung jawaban anggaran itu disebut sebut mereka membuat nota fiktif,” Diduga batuan BPSP dijadikan sumber korupsi oknum pejabat, mereka kongkalikong dengan pengusaha panglong tempat mengambil matrial,”ungkap sumber yang tak bersedia disebut namanya. Pada tahun 2017 proyek bedah rumah melalui program BSPS di Kota Batam, sebanyak 478 unit yang tersebar di wilayah Nongsa, Telaga Punggur, Sambau dan Batuaji Tanjunguncang. Sedangkan pada tahun 2018 ini, Kementerian

2

aktivitas ilegal. Penyelundupan barang ilegal dan barang terlarang masih marak terjadi. Perlu peran aktif semua pihak untuk mengawasi dan mencegah aksi tersebut, khususnya melalui jalur laut. “Sebenarnya itu salah satu tugas dan fungsi kami. Ke depannya ya kami akan bekerja lebih maksimal lagi,” kata Iwan saat berlayar di wilayah Tanjunguncang, Batuaji, Kamis (11/1/2018) lalu. Untuk mensukseskan program kerja tersebut, kata Iwan, pihaknya sudah menyusun strategi yang matang untuk mencegah ataupun mendeteksi kegiatan ilegal di wilayah perairan Batam. Salah satunya adalah memperkuat tim intelijen untuk memperoleh informasi yang akurat terkait rencana ataupun aktivitas ilegal tersebut. “Pasti itu. Bagaimanapun pelaku penyelundupan apalagi narkoba misalkan, pasti sangat teratur. Mereka tahu kalau ketangkap dihukum mati jadi mereka pasti mati-matian menyusun strategi yang aman agar terhindar dari petugas,” ujarnya. Selain itu, sambung Iwan, pihaknya juga akan rutin mengawasi aktivitas kapal pengangkut peti kemas ataupun barang lain yang masuk ke wilayah perairan Batam. Setiap kapal yang mencurigakan akan langsung diperiksa. (rm/bps) Sambungan Hal. 1

Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU-PR) kembali akan mengkuncurkan dana untuk program BSPS sebesar Rp 2,970 miliar dengan jumlah rumah yang akan diberikan bantuan sebanyak 193 unit rumah. Adapun rumah warga yang akan diperbaiki diantaranya, 73 unit rumah di Kabil, Kecamatan Nongsa, kemudian 45 unit rumah di Tanjungsengkuang dan 80 unit rumah di Batumerah, Batuampar. Aroma dugaan KKN terkait pelaksanaan proyek di Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Pertamanan yang dipimpin Herman Rozie, tak hanya menguap pada pelaksanaan proyek BSPS saja. Akan tetapi pelaksanaan proyek pembangunan jalan semenisasi atau paving di perumahan atau pemukiman penduduk di Kota Batam, kabarnya sarat penyimpangan. Tak hanya pengerjaan proyek tersebut yang diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi teknik. Disebut sebut, kontraktor yang memperoleh proyek di Disperkimtan baik dengan cara penunjukan langsung (PL) maupun dengan sistem ikut tender mereka dikenakan fee sebesar 10 hingga 15 persen dari nilai proyek.

Berdasarkan data yang diperoleh Rakyat Media, pada pelaksanaan proyek tahun 2017, jumlah paket proyek pembangunan jalan/paving di Disperkimtan sebanyak 80 paket dengan nilai belasan miliar. Seperti pembangunan jalan Semen/paving Kampung Balimbing Kelurahan Sadai nilai proyek sebesar Rp 535.,061.000 sabagai pelaksana pekerjaan kontraktorCV Anugerah Sukses Abadi, pembangunan jalan Semen/Paving Sei Pelunggut Kecamatan Sagulung nilai proyek Rp 638.674.000 pelaksana pekerjaan CV Damar Asia. Kemudian pembangunan Jalan Semen/Paving RW 10 Kelurahan Sadai senilai Rp709.512.000 kontraktor pelaksana CV Hadi Bersaudara. Tak hanya permainan kongkalikong antara kontraktor dengan oknum pejabat di Disperkimtan, kualitas pekerjaan sejumlah proyek yang dilaksanakan dilapangan juga, terlihat kualitas pengerjaannya dilakukan asal jadi dan amburadul. Kontraktor pemenang tender yang mengerjakan proyek itu dinilai mengabaikan kualitas. Proyek jalan yang sudah selesai dikerjakan dengan struktur beton bertulang atau rigid

pavement tersebut diduga kuat menyimpang dari spesifikasi teknik. Terutama matrial besi beton yang digunakan tampak tidak sesuai ukuran alias besi banci dan tidak menggunakan besi ukuran baja tulang polos berstandar SNI. Salah satu contoh, pekerjaan lanjutan pembangunan batu miring Rusunawa Muka Kuning senilai Rp590.360.000 dikerjakan kontraktor Karya Prima Sukses, pembangunan jalan semenisasi/Paving Simpang Apeng Tanjung Sari, pembangunan jalan Semenisasi/ Paving Kelurahan Kabiltersebut diduga banyak menyimpang dari ketentuan teknik. Terutama pemakaian matrial tidak sesuai speksifikasi, seperti besi yang digunakan tidak sesuai ukuran dan berstandar SNI, ketebalan maupun campuran semen yang menggunakan tidak sesuai, kualitas kerjanya sangat jelek dan disinyalir dikerjakan asal asalan untuk memburu cepat selesai. Sementara Kepala Dinas Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Pertamanan, Herman Rozie, yang coba dikonfirmasi terkait sejumlah proyek yang didiga bermasalah dikantor hingga berita ini dimuat belum berhasil di konfirmasi.(rm/red)


CMYK

3

Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

BATAM METROPOLIS Website: www.rakyatmediapers.co.id

Kejari Batam Jebloskan Bos BCC Hotel Ke Tahanan BATAM, RAKYAT MEDIA-Pemilik BCC Hotel Batam, yang terjerat kasus penipuan jual beli saham kepemilikan hotel Tjipta Fudjiarta, Senin (8/1/2018) langsung ditahan selama 20 hari di Rutan Batam usai diperiksa lebih kurang lima jam di Kejari Batam. Tjipta sebelumnya ditahan di Mabes Polri, Jakarta beberapa waktu lalu . Ia kemudian dikirim ke Batam dengan pengawalan ketat aparat Kejagung dan Kejari Batam. Usai diperiksa, ia langsung dijebloskan ke tahanan. Tjipta dilaporkan pemilik saham hotel tersebut, Conti Candra. Kasus ini sudah berjalan cukup lama sejak tahun 2014 lalu. Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Batam, Fillpan Fajar D Laia mengatakan penyidik Mabes Polri telah melakukan penyerahan tersangka (Tjipta Fudjiarta) dan barang bukti (BB) ke Kejagung. Oleh Kejagung, tersangka dan barang bukti diserahkan ke Kejari karena kasusnya berada di Batam.”Hari ini (kemarin) tersangka dan barang bukti telah dilimpahkan dari Mabes ke Kejagung, kemudian dari Kejagung ke Kejari Batam,” ungkap Filpan usai melakukan pemerik-

TJIPTA Fudjiarta berjalan kaki di Bandara Hang Nadim

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Ikhsan Amd Koordinator Liputan Amiruddin Redaktur Senior Eko Komansyah Asisten Redaktur Rizki Perdana, Iqbal Ramadhan, Gunawan Ramadhan Renhard (Rendi) Wartawan Liputan Batam Hadi Sucipto, Ferianda, Bachtiar, Aldi Hermawan Divisi Iklan Rizki Perdana, Divisi Pemasaran, Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH, Bottor Erikson Pardede SH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala), Mahyuddin (Koordinator) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan), Sofian. M, Dedi Topan SH PerwakilanSumateraBarat Amina Zailani (Kepala), Khaidir (Koordinator) Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton Can BiroKabupaten Bintan Tio Imando BiroKabupatenNatuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Jon BiroKabupatenAnambas Mahmud (Kepala Biro), Zuliadi, Amiruddin Biro KabupatenDeli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos-29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id

saan terhadap tersangka. Setelah dilakukan pemeriksaan dan analisas berkas, pelimpahan tahap dua ini dinyatakan lengkap (P21). Kini tersangka dan barang bukti menjadi kewenangan Kejari Batam. Tersangka ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Barelang. “Meski penasehat hukum melakukan permohonan penangguhan penahanan terhadap tersangka, namun berdasarkan penelitian kita permohonan tidak dapat dikabulkan,” katanya. Sebagaimana Pasal 21 Kitap Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) penahan dapat dilakukan dengan tiga alasan, yakni dikhawatirkan tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbutannya. Terkait adanya permohonan pihak Conti Chandra agar barang bukti berupa fisik BCC Hotel dan Residence yang disita penyidik dapat dititipkan

ke pihak Conti Chandra, Filpan mengatakan permohonan tersebut tidak dapat dikabulkan. Jadi, keberadaan Gedung BCC Hotel dan Residence masih status quo.”Barang bukti hotel masih status quo, tidak mungkin kita menyerahkan barang bukti dalam pengawasan pihak lawan,” jelasnya. Diakui saat ini pengelolaan BCC Hotel dan Residence masih dipihak tersangka Tjipta. Namun demikian jika kedepan pihak Conti ternyata terbukti sebagai pemilik yang sah, maka dilakukan gugatan perdata dan dihitung berapa kerugian selama hotel tersebut dalam pengawasan pihak tersangka. ”Kita menghindari terjadinya konflik lain, karenanya barang bukti hotel masih seperti semula (status quo),” jelasnya. Guna menjalankan prinsip hukum acara pidana, cepat, biaya ringan dan kepastian hukum, dalam waktu dekat kasus ini akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Batam untuk dilakukan persidangan. Saat ini Kejagung bersama Kejari Batam sudah menentukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk kasus tersebut.(rm/ikhsan)

2.700 Sertifikat Tanah Gratis Diserahkan Kepada Warga

WALIKOTA menyerahkan sertifikat kepada salah seorang warga

BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA- Wali Kota Batam, Rudi menyerahkan sebanyak 2.700 sertifikat gratis untuk masyarakat di Kecamatan Sagulung dan Sei Beduk, Sabtu (6/1/ 2018) pagi. Kegiatan itu berlangsung di Top 100 Tembesi. Pembagian sertifikat gratis ini, merupakan bagian dari program nasional (Prona) untuk rakyat pada 2017. Prona diadakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR). Sebelumnya, Menteri ATR, Sofyan Djalil sudah datang ke

Batam, untuk menyerahkan secara simbolis sertifikat gratis kepada masyarakat Kepri, di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batam di Sekupang, Desember lalu. Dalam sambutannya, Rudi mengatakan, pembagian sertifikat gratis ini akan dilakukan secara bertahap. Rudi juga berjanji, akan memperjuangkan perumahan di Batam, agar dibebaskan dari tarif sewa lahan atau yang dikenal dengan UWT (Uang Wajib Tahunan). “Kami sebagai anggota

dewan kawasan, komitmen untuk terus berjuang menjadikan Batam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” kata Rudi dalam rilis Humas Pemko Batam kepada wartawan, Sabtu pekan lalu. Ia melanjutkan, apabila Batam menjadi KEK, maka BP Batam akan fokus mengurus investasi, khususnya yang berada di kawasan ekonomi terpadu. Sedangkan perumahan, tidak masuk menjadi bagian KEK. ”Sehingga urusan perumahan itu ada di bawah Pemko Batam,” ujarnya. Di tempat yang sama, Kepala BPN Kota Batam, Asnaidi mengatakan, semula target sertifikat gratis untuk Batam itu berjumlah 20.712 sertifikat. Namun, pihaknya bisa menyelesaikan 20.901 sertifikat tanah atau persentasinya 101 persen.”Baru Batam yang 100 persen menyelesaikan sertifikat gratisnya. Batam termasuk target besar yang dipantau langsung oleh menteri,” kata Asnaedi. (rm/trb).

Rudi Dinilai Lamban Tangani Permasalahan Banjir di Marina City BATAM, RAKYAT MEDIAPersoalan banjir di Kota Batam sudah menjadi kerisauan warga setempat. Betapa tidak, sebentar saja diguyur hujan, banjir langsung mengepung. Akibatnya warga yang berada di jalanan dihadapkan pada dua pilihan ‘menerobos atau bertahan’ agar bisa melanjutkan perjalanannya. Seperti banjir di daerah Marina City yang menghubungkan Batuaji-Marina dan Sekupang ini misalnya, merupakan daerah langganan banjir setiap kali hujan turun. Seperti hujan deras yang terjadi di Batam hari Minggu (7/1/) kemarin, membuat sejumlah titik jalan terendam banjir, salah satunya di Jalan Marina City, Keluarahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang. Pantauan di lokasi, banjir terjadi di dua titik di jalan Marina. Lokasi pertama 100 meter dari pintu empat kawasan Bintang Industri Tanjunguncang, tepatnya di depan Perumahan Devin Premier. Kemudian lokasi kedua 50 meter dari Balai Pelatihan Kesahatan Marina. Kondisi tersebut semakin diperparah dengan jalan berlubang yang dapat mengancam para pengendara. Akibatnya banyak pengendara roda dua

Tak Ada Kursi

Murid SMPN 37 Batam Belajar di Lantai SAGULUNG, RAKYAT MEDIA- Miris dan sangat memprihatinkan kondisi SMPN 37 yang berlokasi di Perumahan Taman Cipta Asri, Tembesi, Sagulung, Batam. Pantauan Tribun Batam, Jumat (5/1/2018), sebanyak 240 murid kelas tujuh sekolah tersebut terpaksa belajar dengan duduk di lantai tanpa alas. Mereka pun harus menunduk untuk menulis bahan pelajaran yang diberikan guru. Bahkan, papan tulis pun tidak tersedia di dalam kelas. Sementara sang guru berdiri di depan memberikan pelajaran kepada para murid tanpa bisa menuliskan sesuatu di papan tulis. Kondisi ini terjadi karena di kelas memang tidak memiliki fasilitas mulai dari kursi, meja, kipas angin, papan tulis dan fasilitas lainnya. Dari informasi yang dihimpun Tribun Batam, sebelumnya kelas-kelas di sekolah ini memiliki fasilitas kursi, meja, papan tulis dan lainnya kayaknya ruang kelas umumnya. Namun, semua fasilitas itu kini diambil oleh SMAN 18 yang dulunya satu gedung dengan SMPN 37. Karena SMAN 18 sudah memiliki gedung sendiri, maka

mereka pindah ke gedung baru dan mengangkut semua fasilitas kelas yang tersedia sebelumnya. Ketika SMAN 18 belum pindah, murid-murid kelas tujuh SMPN 37 masuk siang karena ruangan mereka digunakan para pelajar SMAN 18 pada pagi hari. Namun, awal semester dua tahun 2018 ini, SMAN 18 sudah memiliki gedung sendiri yang dibangun Pemerintah Provinsi Kepri. Karena SMAN 18 sudah memiliki gedung sendiri maka merekapun pindah dan membawa segala fasilitas milik SMAN 18 yang sebelumnya digunakan saat menumpang di SMPN 37. Setelah SMAN 18 pindah, maka semua anak didik kelas tujuh SMPN 37 yang dulunya masuk siang dipindahkan menjadi masuk pagi. Namun di awal semester dua tahun 2018, empat ruangan yang dulunya digunkan oleh SMAN 18 tidak memiliki fasilitas apapun. Alhasil, untuk kegiatan belajar mengajar, para murid kelas tujuh yang terdiri dari empat kelas, harus duduk di lantai tanpa alas. Mereka juga harus menahan dinginnya keramik yang menjadi alas tempat duduk mereka. (rm/iqbal)

Pemko Batam Mulai Lakukan Penertiban untuk Pelebaran Jalan

BANJIR di Marina City

yang ragu untuk melintas, namun ada juga yang terpaksa menerobos karena tidak ada pilihan lain. Banjir yang melanda jalan Marina ini disesalkan warga. Pasalnya, Pemerintah Kota Batam di bawah pimpinan Rudi selaku Walikota dinilai lamban dalam menangani permasalahan banjir, sebab setiap hujan turun akses jalan menuju tempat wisata itu selalu kebabanjiran hingga setinggi lutut orang dewasa. Warga menilai, banjir tersebut akibat penimbunan hutan bakau di samping Balai Latihan Kesehatan (Bapelkes) Marina. Semenjak dilakukan penimbunan hutan bakau jalan itu selalu kebanjiran dan rusak parah akibat terus menerus digenagi air. “Pematangan lahan ini

RATUSAN murit terlihat belajar di lantai

sudah dilakukan satu tahun lalu. Sebelum pihak pengembang melakukan penimbunan hutan bakau jalan ini tidak tidak pernah mengalami kebanjiran. Air selalu mengalir ke parit hutan bakau yang ada di samping bapelkes itu ,” ujar Suherman lagi. Suherman, menyangkan sikap pemerintah yang sangat lamban dalam mencegah banjir di Jalan Marina City. Seharusnya pemerintah sudah tahu penyebab banjir di jalan ini yang sudah terjadi beberapa tahun belakangan ini. “Setiap kali hujan deras mengguyur, jalan ini selalu terjadi banjir, tidak ada tindakan dari pemerintah untuk mengatasi personal banjir. Saya berharap agar ke depannya, pihak pemerintah bisa lebih serius untuk mengatasi persoalan banjir, ujarnya. (rm/san).

BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kota Batam akan melebarkan sepuluh ruas jalan di 2018. Tahap persiapan, Pemko akan melakukan penertiban bangunan liar di sepanjang sisi jalan yang akan diperlebar. “Yang kita harap hari ini pada saudara saya yang ada di pinggir jalan untuk tertibkan. Kalau bisa jalan sendiri, jalan sendiri. Kalau tidak, kita turunkan tim. Surat sudah masuk, tinggal (surat peringatan) SP3,” kata Walikota Batam, Muhammad Rudi di Batam Centre, Rabu (3/1/2018). Menurutnya pelebaran jalan ini harus dilakukan supaya pembangunan berkelanjutan. Penataan dilaksanakan Pemko untuk mempersiapkan Batam menjadi kota yang indah dan cantik.”Kita ingin betul, orang datang menikmati apa yang kita sajikan. Orang menikmati jalan yang lebar, ada tempat pejalan kakinya yang nyaman, pedagangnya tertib,” kata dia. Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Batam, Imam Tohari mengatakan beberapa titik pelebaran jalan sudah masuk SP3. Di antaranya untuk bangunan liar di sepanjang jalan Laksamana Bintan, dari Simpang Gelael Sei Panas ke Simpang Frengki Batam Centre.”Penertiban kita lakukan bertahap, setelah dari Flyover-BNI kita bergeser ke titik ini,” kata Imam. Titik lain yang akan ditertibkan yaitu jalan Raja Ali Fisabillah dari Fly Over ke Simpang Gelael. Penertiban akan mulai dilakukan setelah anggaran bisa digunakan. Sementara bangunan di ruas jalan Ahmad Yani dari Simpang Frengky ke Simpang Kabil dan bangunan pada ruas jalan Simpang Kuda-Bengkong Seken telah mendapat SP1. Dan dari Batuampar ke Baloi Centre masih bentuk himbauan. (rm/alfizam)


CMYK

BATAM METROPOLIS

4 Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Akibat Ulah Pengembang Perumahan Atau Properti :

Hutan Bakau di Pulau Batam Terancam Musnah .BATAM,RAKYAT MEDIA - Aktivitas perusahaan properti di Kota Batam syarat dengan pemusnahan hutan mangrove/bakau. Pemko Batam melalui Dinas terkait dan BP Batam terkesan menutup mata akan aktivitas penimbunan hutan mangrove/bakau yang dilakukan pihak pengembang demi meraup keutungan tanpa memikirkan dampak lingkungan seperti hutan mangrove dan terumbu karang di laut. PANTAUAN tim media ini, hampir seluruh hutan bakau yang mengelilingi Pulau Batam punah akibat ditimbun oleh pengembang yakni perusahaan properti dan galangan kapal/ shipyard. Salah satu contoh didaer-

ah Dapur 12, Kecamatan Sagulung. Salah satu perusahaan properti raksasa di Batam dengan leluasa melakukan penimbunan hutan mangrove/bakau dengan tanah untuk memperlebar lahan yang akan dijadikan bangunan ruko dan peru-

SALAH Satu Hutan Bakau di Daerah Dapur 12 yang sudah di Urus

mahan. Sehingga puluhan hektar hutan mangrove/bakau sudah habis tertimbun tanah. Hal ini pun menjadi pertayaan besar bagi masyarakat yang bermukim disekitar lokasi tersebut. Sebab apakah benar izin penimbunan hutan mangrove /bakau & izin CUT AND FILL atas restu pemberian BP Batam ?. MS, salah seorang warga Dapur 12 Sagulung menuturkan, bahwa mobil damp truk masih di parkirkan di dekat lokasi proyek untuk menimbun bakau. ”Saya lihat pengerjaannya tidak dilakukan secara terusmenurus, artinya bukan setiap hari. Tapi jika pekerjaan itu terus berlanjut, maka hutan bakau yang tadinya terlihat hijau akan beruba manjadi lahan darat, karena bukit tempat pengambilan tanah untuk menimbun bakau tersebut sudah rata dengan tanah, dan bahkan sudah menjadi genangan air dan dijadikan pemandian anak-anak,” pungkasnya. Hingga berita ini diunggah, pihak pemerintah melalui Kecamatan Sagulung dan pihak pengembang belum dikonfirmasi terkait adanya izin untuk melakukan penimbunan hutan mangrove/bakau tersebut. (rm/bt)

Kapolda Kepri Lantik Karo Ops dan Karo Rena BATAM, RAKYAT MEDIAKapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi melantik dua perwira untuk memegang jabatan Kepala Biro Operasi dan Kepala Biro Perencanaan Polda Kepri. Pelantikan tersebut berlangsung di lobby utama Mapolda Kepri, Batam, Jum’at.”Jabatan Karo Ops sekarang dipimpin oleh Kombes Reguel Siagian. Sementara Kombes Budi Yuwono menjabat sebagai Karo Rena Polda Kepri, kata Didid. Didid menjelaskan sebelumnya kedua pejabat utama baru di jajaran Polda Kepri tersebut merupakan profesional dibidangnya untuk ditempatkan di daerah yang berbatasan langsung dengan beberapa negara asing. ”Kombes Reguel jabatan sebelumnya sebagai Dansat Intel Brimob Korbrimob Polri, sedangkan Kombes Budi Yuwono merupakan Karo Rena di Polda Kalimantan Tengah. Tentunya ini menjadi pertimbangan khusus bagi Polri dalam menjaga keamanan di perbatasan,” kata dia. Lanjutnya, kepada pejabat lama yaitu Kombes Andi Musa dan Kombes Hariadi akan mendapatkan promosi sebagai Irwasda Polda Kalimantan Barat dan Analis kebijakan Madya bidang Dalpers SSDM Polri. “Rotasi ini merupakan hal yang biasa dalam tubuh kepolisian sebagai penyegaran baru organisasi. Dan Kami ingin menyampaikan penghargaan yang tulus dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya

WALIKOTA Batam Menerima Kunjungan Kemenaker di Batam. (ist)

Disnaker Batam Akan Bangun BLK di Tanjung Undap Batu Aji BATAM,RAKYAT MEDIA - Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker) segera membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di Kepulauan Riau, tepatnya di Kota Batam. Untuk itu, Walikota Batam Muhammad Rudi sudah menyediakan lahan seluas 5 hektare di daerah Tanjung Undap, Kecamatan Sagulung. disampaikan Sekjen Kementerian Tenaga Kerja Hery Sudarmanto saat berkunjung ke kantor Walikota Batam, beberapa waktu lalu. ”Kita usahakan Agustus selesai dan akan langsung diberikan pelatihan,” kata Hery Sudarmanto, kepada wartawan di Kantor Walikota Batam, kemarin.Sementara itu, Rudi mengatakan, dukungan yang diminta Kemenaker dari Pemerintah Kota Batam tidak banyak. Hanya tinggal pe-

matangan lahan dan pembangunan jalan masuk sepanjang lebih kurang 3 kilometer. “Lahannya 5 hektare di Kampung Tua (Tanjung Ungap), Sagulung. Masyarakat sudah oke. Kementerian minta kejelasan status lahannya. Kita urus segera,” kata Rudi kepada FokusRiau.Com, kemarin. Menurut orang nomor satu di Kota Batam tersebut, lahan BLK Kemaritiman nantinya akan diserahkan ke Kementerian dan menjadi aset Kemenaker. ”Begitu juga bangunannya, nanti tetap menjadi aset kementerian dan dikelola Kemenaker langsung,” ulasnya. Sesuai rencana, BLK akan memberikan pelatihan bidang kemaritiman. Dia sudah meminta ke Kemenaker agar ada dua BLK di Batam dengan bidang yang

berbeda. ”Saya minta dua. Ini kan laut. Nanti ada yang bagian darat. Kita cari tanahnya,” ungkapnya. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Rudi Sakyakirti mengatakan, sesuai informasi Kemenaker, tahap awal dianggarkan Rp 45 miliar. “Nanti pengelolaannya melalui UPTP (unit pelaksana teknis pusat). SDM instrukturnya juga kementerian yang siapkan,” ujarnya. Selain BLK Kemaritiman yang bakal dibangun pemerintah pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) tahun ini di Sagulung, beberapa tahun lalu, pusat melalui Kementerian Kesehatan juga sudah membangunan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kemenkes di Marinacity, Sekupang, Batam. (rm/f)

Mutasi Ilegal Tak Terdaftar dan Terdeteksi KAPOLDA Kepri Irjen Pol Didid Widjarnadi sedang menyematkan tanda jabatan

atas segala pengorbanan yang telah saudara berikan. Pengorbanan dan loyalitas yang saudara tunjukkan selama ini membuat kesan tersendiri bagi saya pribadi dan dapat dirasakan oleh Polda Kepri secara keseluruhan,” katanya melalui siaran pers yang di terima. Kepada pejabat yang baru Kombes Reguel Siagian dan Kombes Budi Yuwono diharapkan mampu berkontribusi positif saat menduduki jabatan di Polda Kepri.”Amanah, tugas, dan tanggung jawab hendaknya dapat memberikan angin segar yang mampu meneguhkan semangat kebersamaan dan soliditas satuan, terutama dalam menghadapi tantangan kedepan yang diprediksi akan semakin kompleks dan dinamis,” kata Didid. Ia meminta agar pejabat baru segera tata ulang dan ja-

barkan semua program kegiatan pada satuan kerja masingmasing, sehingga semua tahapan proses manajerial dapat berjalan lebih optimal. “Masyarakat sangat menyoroti segala permasalahan yang ada di tubuh polri, baik itu tampilan kinerja polri, prestasi, ataupun permasalahan yang dapat merusak citra polri di masyarakat. Oleh sebab itu, laksanakan dengan baik kebijakan promoter yang telah ada demi memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” kata dia. Serah terima jabatan juga dihadiri oleh Waka Polda Kepri, Irwasda Polda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, Para Kapolres/Ta jajaran Polda Kepri, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah beserta pengurus Bhayangkari Daerah Kepri, para perwira, bintara, tamtama, serta PNS Polda Kepri. (rm/red)

BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Terhitung sejak awal Januari, hingga akhir Bulan Desember 2017, Kantor Samsat Kepri di Gedung Graha, Batam Centre, sudah memutasi sebanyak 1.064 unit, kendaraan beroda empat (mobil) dengan berbagai jenis dan ukuran keluar Batam, melalui pelabuhan Roro (ASDP), Telaga Punggur. Namun, aksi oknum yang melakukan pengiriman mobil seken keluar Batam ini, sepertinya tidak dapat dideteksi oleh aparatur pemerintah terkait, lantaran tak dilaporkan dan terdaftar kepihak Samsat Kepri, dan pihak Bea dan Cukai (CB) Batam, yang sudah berlangsung lama. Kasubdit Regiden, AKBP Joko Adi Nugroho Sik, melalui Pamin STNK Samsat Kepri, Ipda Armed Sumedi, mengatakan, pemutasian sejumlah kendaraan dari Batam tersebut, tentunya berdasarkan permintaan dari sang pemilik, maupun dari pihak pihak dealer yang sudah melakukan penjualan mobil seken (bekas) tersebut, untuk dibawa keluar Batam, ataupun ke Pulau Sumatera. “Contohnya, jika si pemilik

mobil itu pindah ke luar Batam (Sumatera), tentulah asetnya itu akan dibawa sebagaimana hak dan kepemilikannya. Namun, yang bersangkutan ini harus memenuhi aturan, sebagaimana ketentuan kendaraan yang berada didalam wilayah Free Trade Zone (FTZ). Dan terhitung sejak awal 2017 hingga akhir, ada sekitar 1064 unit. Sedangkan pemutasian pada tahun 2016 lalu, ada sekitar 1.014 unit,” kata Ipda Armed Sumedi, Senin (8/1) siang, di Kantor Samsat Kepri, Batam Centre. Ketika ditanya sudah berapa banyak mobil seken itu yang sudah diseludupkan keluar Batam sejak tahun 2016 hingga tahun 2017, pihak Samsat Kepri tidak bisa menjawabnya. Yang seharusnya, pihak samsat wajib mengetahui berapa jumlah mobil yang ada di Batam ini. Sehingga berapa mobil keluar dan berapa mobil yang masuk ke Batam, wajib terdaftar di Samsat Kepri ini dengan pasti. “Terkait aksi ilegal itu diluar ketentuan Samsat. Dan tentu ada oknum ataupun pihak lainnya yang ikut bermain. Dan

Sejumlah Pelayaran Terkendala Akibat Cuaca Buruk SEKUPANG, RAKYAT MEDIA-Cuaca ekstrim yang melanda perairan Kepri membuat sejumlah pelayaran di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) terkendala.Syahbandar PDS, Trino Palapa mengatakan akibat cuaca buruk beberapa minggu ini, pelayaran ke Batam dan ke luar Batam mengalami keterlambatan hingga dua jam dari jadwal semula. Ia menjelaskan, kondisi angin dan ombak yang kuat membuat kapal harus mencari perlindungan dan jalur aman agar bisa tiba di tempat tujuan dengan selamat.”Jadi sekarang ini nahkoda kapal mencari jalan alternatif atau kami bilangnya jalur dalam atau menyusuri pulau-pulau terdekat untuk menghindari laut bebas,” terangnya, Jumat (12/1/2018). Jarak yang biasanya ditempuh hanya dengan waktu satu jam sekarang bertambah menjadi dua jam, kare-

na kapal harus memperlambat kecepatan demi keselamatan penumpang. ”Gelombang tinggi dan angin yang cukup kuat, jadi kapal harus mengurangi kecepatan, dan menghindari selat Malaka,” terangnya. Ia menyebutkan beberapa daerah tujuan yang harus mengalami keterlambatan diantaranya, Tanjungbalai, Tanjungbatu, Moro dan beberapa daerah lainnya.”Ini mereka lewat dalam semua,” imbuhnya. Akibat cuaca buruk ini, bahkan beberapa kapal harus putar balik karena tidak memungkinkan untuk melanjutkan pelayaran.”Barusan kami dapat info kapal dari Habourbay tujuan Tanjungbatu harus putar balik, begitu juga kapal tujuan Malasysia dan Singapura dari Tanjungbalai,” ungkapnya. Trino menambahkan, sebelum keberangkatan, pihaknya sudah berk-

KAPAL feri angkutan yang mengalami keterlambatan akibat cuaca buruk

oordinasi dengan nahkoda kapal terkait cuaca buruk ini.”Jika tak mungkin lanjut ya putar balik saja, demi keselamatan kapal dan penumpang,” ujar pria yang baru empat bulan bertugas di PDS ini. Saat ini jumlah penumpang yang

melalui PDS terbilang sepi, menurutnya faktor cuaca menjadi pertimbangan mereka untuk menyebrang. “Kecuali yang rutin, karena alasan kerja, kalau yang lain dari itu saya rasa sudah paham dengan kondisi saat ini,” tambahnya. (rm/ferianda)

sudah berapa jumlahnya, tidak bisa kami deteksi,” jawab Ipda Armed mengelak. Diterangkan Ipda Armed, terkait pengiriman kendaraan mobil keluar Batam itu tentu tidak dapat sembarangan pula, sebab tak semua mobil yang bisa dibawa keluar keluar Batam. “Semua mobil seken (bekas) dari luar negeri dengan plat X atau Z, tidak dapat dibawa keluar Batam. Baik itu dari seken Singapura, dari Malaysia, dan seken dari Jepang. Jadi, mobil seken yang bisa dibawa keluar Batam itu merupakan mobil seken nasional,” terang Pamin STNK Samsat Kepri ini. Untuk melakukan pengiriman mobil seken keluar Batam, berdasarkan syarat dan ketentuan berlaku, ucap Ipda Armed ini, diantaranya mobil tersebut atas keadaan tidak bermasalah, memiliki dokumen lengkap kepemilikan, dan telah membayar faktur pajak sebesar 10 persen ke pihak Bea dan Cukai, sebagai pemasukan kas negara. “Setiap kendaraan yang masuk wilayah Batam akan tertera faktur tertanggal TMT 1-

4-2009 sampai dengan sekarang wajib melunasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang tertunda sebesar 10 persen,” kata Ipda Armed. Apabila sudah dilunasi, ungkapnya, maka kendaraan dapat dibawa keluar dari Kota Batam. Berbeda dengan ranmor fasilitas Free Trade Zone (FTZ). Brand new asal luar negeri (Completely Build Up/ CBU) dengan formulir SKPKB01 (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor/TNKB huruf seri V) dan ranmor serta eks luar negeri form BB (TNKB huruf seri X sekarang huruf seri Z tidak bisa dibawa keluar Batam dan hanya berlaku di Kota Batam saja. Untuk persyarakatan lanjutannya, imbuh Armed, untuk membawa ranmor keluar Kota Batam harus mengurus surat jalan di Polresta Barelang dan menunjukkan SIM, STNK, dan BPKB kendaraan yang akan dibawa tersebut. “Apabila ada persyaratan lengkap petugas akan mengecek kesesuaian antara dokumen dengan kendaraan yang akan dibawa, serta alamat domisili pemilik,” pungkasnya. (rm/hk)

KIR Online Dinas Perhubungan Kota Batam Tak Ada Peminat BATAM,RAKYAT MEDIA - Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, sudah menyediakan pendaftaran pengujian kendaraan bermotor berkala atau KIR secara online sejak tahun 2017 lalu. Walau sudah berjalan, namun hingga saat ini, pemilik mobil angkutan di Batam, belum ada yang memanfaatkannya. Pemilik kendaraan masih lebih memilih menggunakan sistem manual. Sementara untuk pembayaran KIR, sudah berjalan secara non tunai. “KIR online sudah bisa sebenarnya. Tapi belum ada yag menggunakan, itu masalahnya. Tidak tahu kenapa, tapi ini

kita sikapi untuk tahun ini,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam Yusfa Hendri, Senin (8/1). Saat ini kata Yusfa, dalam memudahkan KIR Online tersebut pihaknya sedang menyiapkan aplikasi yang nantinya bisa diakses melalui smartphone. Itu untuk melengkapi KIR Online yang saat ini berbasis websitus. Sistem online dan pembayaran dengan cara non tunai tersebut merupakan upaya Dishu Batam dalam melakukan efisiensi, efektif, dan mengurangi potensi pungli. (rm/ p.m).


CMYK

5

METRO KRIMINAL

Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Polisi Tangkap Pelajar SMA Congkel Jok Motor SMK Negeri 8 Sagulung Batam

SMK Negeri 8 Sagulung Dibobol Maling SAGULUNG, RAKYAT MEDIA-Ruangan guru Sekolah SMKN 8 Batam di Kavling Melati, Kelurahan Sei Pelenggut, Kecamatan Sagulung dibobol maling, Kamis (4/1/2018) pagi. Sejumlah peralatan olahraga dan besi batangan untuk teralis sekolah yang sudah di potong-potong raib digondol maling. Akibat dari pembobolan tersebut, dari pantauan Tribun dilokasi sekolah beberapa jendela yang di congkel menjadi rusak. Dengan diketahuinya kejadian itu, pihak sekolah sudah melapor ke Polsek Sagulung.”Kita sudah langsung melapor ke Polsek Sagulung atas kejadian pembobolan ini,”kata Refio, Kepala Sekolah SMKN 8 Batam, Kamis (4/1/ 2018). Refio juga memberitahu, bahwa pembobolan yang dilakukan oleh sekawanan maling tersebut, pertama sekali diketahui oleh salah satu guru yang datang ke sekolah untuk membersihkan lingkungan sekolah tersebut sekitar pukul 07.00 WIB. Sebab sekolah tersebut masih dua hari di tempati, belum ada proses kegiatan proses belajar mengajar. “Gedung baru dua hari kita tempati. Dan selama dua hari ini, kita belum ada kegiatan belajar mengajar( KBM). Akan tetapi selama dua hari ini kita melakukan gotong royong dan penanaman pohon bersama guru-guru dan juga para siswa,” katanya Dia juga menyampaikan, ketika para guru datang, dari luar ruangan tersebut terlihat normal saja. Sebab tidak ada terlihat kerusakan Pintu depan ruangan guru yang rusak ataupun terbuka sedikitpun. Namun saat guru itu masuk ke dalam ruangan, ternyata ruangan sudah berantakan dan ketika di cek peralatan olah raga, seperti bola volly dan bola futsal hilang, termasuk besi batangan yang sudah di potong-potong untuk teralis. “Padahal disaat itu juga song sistem kita ada diruangan tempat peralatan olahraga yang telah di curi, tapi tidak ditemukan mereka karena song sistem tersebut tertutupi kain dan barang-barang lainya, nah disaat itulah guru tersebut memberitahu kepada saya bahwa ruangan guru di bobol,” katanya. (rm/red).

Petugas Bandara Hang Nadim

Tangkap Penumpang Bawa Sabu

GENERAL Manager Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam

BATU BESAR, RAKYAT MEDIA-Kesekian kalinya pada hari Minggu (7/1/2018) penumpang Lion Air Penerbangan JY-970 kedapatan membawa Narkoba jenis Sahabu di Bandara Hang Nadim Batam yang berhasil diamankan petugas Avcec. General Manager Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam mengatakan, penangkapan terjadi pada pukul 07.20 Wib pagi, dan diamankan dengan inisial M kelahiran 1987. “Pukul 07.20 WIB insial M. masuk melalui pemeriksaan, lalu petugas Avcec melihat gerak- gerik yang mencurigakan, dan dilaksanakan cheking body serta sepatu. Ternyata dugaan tersebut benar. Di temukan narkoba jenis shabu seberat 599 gram yang di sembunyikan di sepatu yang suda di modivikasi,” katanya, Minggu. Setelah melakukan pemeriksaan lebih mendalam di Kantor Bea Cukai Batu Ampar, M dari pengakuannya bahwa tidak sendiri dan melainkan masih ada 2 orang yang lolos dari pemeriksaan dan berhasil terbang. “Petugas Beacukai langsung kordinasi dengan petugas BC yabg bertugas di Cikareng, bahwa ada 2 orang penumpang lion air dari batam yg lolos dari pemeriksaaan di batam dan sedang dalam perjalanan ke Jakarta,” sebutnya. “Sambung Suwarso, petugas BC Bandara Soetta langsung menjemput 2 orang tersebut di pesawat ketika pesawat landing. Dan diamankan dan terbukti membawa narkoba jenis shabu yg di sembunyikan di dalam sepatu,” ujarnya. Penangkapan Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu seberat 1.895 Gram di Bandara Hang Nadim Batam. Dari hasil kerjasama, petugas Avsec Bandara, Bea Cukai Batam dan Polsek Bandara yang berhasil menangkap 3 (tiga) orang calon penumpang Pesawat Lion Air tujuan Jakarta dan Surabaya tersebut. Berhasil mengamankan Narkoba jenis Sabu dengan total seberat 1.895 gram atau 1,895 Kilogram. Data Tiga Orang Pelaku Penyelundupan Narkoba (Sabu) yaitu : inisial M membawa sahbu seberat 599 gram, Inisial R membawa sahbu seberat 698 gram, dan AP membawa sahbu seberat 598 gram.”Pelaku yang sudah di amankan masih dalam pemeriksaan oleh Beacukai Batam di Batu Ampar, untuk pengembangan lebih lanjut,” sebutnya. (rm/red).

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA--Seorang pelajar SMA di Tanjungpinang berinisial AK (19) nekat melakukan aksi pencurian dengan modus jongkel jok. AKSI tunggal pencurian tersebut dilakukan di jalan Pamedan kota Tanjungpinang pada (14/12/2017) lalu. Korbanya pun seorang laki-laki bernama Dodi warga Tanjungpinang. Kanit Reskrim Polsek Bukit Bestari Aiptu Fredy Simanjuntak membenarkan ýbahwa pihaknya telah berhasil mengamankan pelaku yang kerap melakukan aksi jonkel Jok di wilayah hukum Kota Tanjungpinang. AK berhasil diamankan pada (28/12/2017) lalu dirumahnya bilangan jalan Raja Haji Fisabilillah.”Kita amankan pelaku spesialis congkel Jok. Saat itu korban sekira pukul 02.00 WIB tengah memarkirkan motornya disekitar parkiran alun-alun Pamedan. Saat itu lah pelaku melakukan aksi congkel jok saat korbanya lengah,” kata Aiptu Simanjuntak dihubungi Tribun Batam, Jumat (5/1/ 2018) sore. Berawal saat korban yang tengah tongkrong dan meninggalkan motornya pada dinihari. Saat itu pelaku telah beberapa kali melewati lokasi kejadian untuk melakukan aksinya seorang diri. Melihat ada kesempatan, pelaku langsung melancarkan aksinya dengan mencongkel jok menggunakan

TERSANGKA pencongkel jok motor digelandang ke Polsek

tangan. Saat hendak pulang, korban yang sehari-hari bekerja di Mall Matahari Tanjungpinang ini kaget barang miliknya berupa HP dan dompet yang diletakan di dalam jok lesap. Tak lama ia pun melaporkan kejadian itu ke kantor Polisi Polsek Bukit Bestari. ”Setelah dapat laporan dan kita lakukan penyelidikan, kita berhasil melacak identitas pelaku berada di Jalan Raja Haji Fisabilillah no 2. Disana kita lakukan penangkapan

dan kita bawa ke Polsek untuk kita lakukan penyidikan dan pengembangan. Barang bukti kita juga amankan satu buah unit ponsel Samsung S7 dan uang ratusan ribu,” ungkapnya lagi. Akibat dari perbuatanya korban merugi 5 juta rupiah sementara pelaku diancam dengan pasal 366 kurungan ýpenjara maksimal 7 tahun. Selain itu juga kata Fredy wilayah Pamedan pada malam hari juga termasuk

rawan terjadinya tindak pidana pencurian. Beberapa kali pihaknya pun berhasil mengungkap pencurian di wilayah Pamedan. “Beberapa waktu lalu kita juga amankan pelaku di Pamedan saat hendak jalankan aksi pencurian di koskosan. Kita minta masyarakat untuk lebih hati-hati dengan lebih waspada dengan lebih memperhatikan barang berharga kita benar-benar aman,” tutupnya.(rm/tb).

Dua Tersangka Pembobol Ruko Napi Kasus Narkoba Diciduk Polsek Bukit Bestari di LP Batam Tewas TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Dua tersangka pencurian diRuko Ta (36) dan JS (45) warga Tanjungpinang diamankan oleh Satreskrim Polsek Bukit Bestari. Ia berhasil menggondol sejumlah peralatan pertukangan. Mulai dari Ketam, Ruter, paku tembak dan beberapa peralatan lainya hingga kompresor pun diangkutnya. Dalam aksinya pelaku menggunakan mobil yang dipinjam dari rekannya. Pelaku sebelumnya pun telah mengamati kondisi ruko yang digunakan untuk aktifitas pertukangan. Di dalam ruko tersebut sebelumnya telah diamati pelaku hingga akhirnya pelaku memutuskan untuk mengambil seluruh isinya pada (21/12/2017) malam. “Jadi mereka cari tempattempat sepi yang ditinggal pemiliknya. Saat itu pelaku membobol ruko di jalan Ir Sutami dengan cara mencongkel paksa,” ujar Aipda Fredy Simanjuntak Kanit Reskrim Polsek Bukit Bestari. Mendapat laporan dari korban bernama Lili, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi

DUA pelaku pencurian di ruko tengah diperiksa polisi

korban dan olah TKP. Dari hasil penyelidikan, Polisi yakin bahwa pelaku adalah kedua orang tersebut setelah diketahui kesulitan menjual barang-barang yang dicurinya. “Dengan human intelegen kita, pelaku yang hendak menjual barang hasil curianya itu kita dapat mengetahui. Karena barang-barang tersebut tak mudah juga dijual. Orang-orang tertentu saja. Kita tak lama langsung mengamankan keduanya ditempat terpisah,” ujarnya lagi. Pada tanggal (30/12), kedua pelaku berhasil diamankan di dua tempat berbeda. Pelaku JS diamankan ýdiamankan di Jalan Kuantan Batu 7 pukul 14.00

WIB. Sementara TA diamankan di Batu 5 pada 21. 00 WIB. “Dari hasil pengakuanya, pelaku baru sekali. Tapi kita masih kembangkan penyidikan. Tak percaya begitu saja. Karena yang satu JS merupakan residivis pelaku pencurian pemberatan (Curat) juga. Jadi kita masih terus kembangkan,” katanya. Korban mengalami kerugian hingga 20 juta rupiah. Akibat dari tindakanya, keduanya mendekam di sel tahanan Polsek dengan menunggu sangkaan hukum yang sudah menanti yakni pasal 363 tentang pencurian dengan kurungan penjara maksimal 7 tahun. (rm/trb)

Pencuri Kotak Amal Benyok Dihajar Warga BATUAJI, RAKYAT MEDIAEdy Maulana (21) pencuri kotak amal di Masjid Al Baitul A’la Perumahan Griya Pratama, Keluarahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Minggu (7/1/2018) subuh benyok diembat warga setelah tertangkap. Informasi yang diterima media ini, Minggu (7/1) dari Hendri warga perumahan Griya pratama mengatakan, awlanya ada warga yang melihat Edy, sedang berada di dalam masjid dan sedang mengotak atik kota amal yang diikat ke tiang masjid.”Tadi malam itu ada warga yang melihat, terus warga itu memberitahukan kepada warga lainnya, setelah itu baru ditangkap, warga yang menangkap teriak maling makanya banyak warga yang datang, malingnya jadi bulan-bulanan warga,”kata Hendri. Hendri juga mengatakan setelah malingnya lemas warga menyerahkan ke polisi yang sedang berpatroli,”kebetulan ada mobil polisi lewat dan melihat warga ramai-ramai mereka membawa malingnya ke kantor

anya sudah tidak ada lagi. “Saya ke Batam karena ada teman di Batam, saya sudah tidak enak lagi numpang terus sama dia,”kata Edy. Edy yang hanya memiliki ijazah SD tersebut mengatakan dia sudah berusaha untuk mencari pekerjaan agar bisa memenuhi kebutuhannya namun tidak kunjung didapatkan. ”saya sangat menyesal menTERSANGKA Edy Maulana curi kotak amal, tetapi bagaimtertangkap warga curi kotak ana lagi saya sudah lapar, uang amal tidak ada,”kata Edy. Edy menuturkan pasrah polisi,”Kata Hendri. Dari balik jeruji Polsek Bat- atas apa yang akan dihadauaji, Edy tampak terlihat san- pinya,”Saya tidak tahu mau gat menyesali apa yang sudah berbuat apa lagi, mau pulang dilakukukannya. Edy mengata- kampungpun orangtua sama kan dirinya nekat melakukan saudara tidak ada di Kamaksinya karena setelah enam pung,” kata Edy. Di tempat terpisah Kapolbulan di Batam tidak kunjung mendapat pekerjaan,”Saya sek Batuaji, Kompol Sujoko baru datang ke Batam, sudah mengatakan pihaknya masih enam bulan di Batam tetapi mengembangkan kasus tersesampai saat ini belum juga da- but,” Pelaku sudah kita amankan, kondisi pelaku lumayan pat pekerjaan,”kata Edy. Edy menceritakan dirinya parah, jadi masih belum dimdatang ke Batam karena di ka- intai keterangannya, tadi sudah mpung halamannya tidak ada dibawa berobat ke rumah sakpekerjaan dan kedua orangtu- it,” kata Sujoko. (rm/ferianda).

BATAM, RAKYAT MEDIA-Seorang Narapidana yang tersandung kasus Narkoba bernama Hotlan Sihombing (63) dikabarkan mendadak jatuh saat berdiri digerbang masuk blok ruangan penjara didalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas II A Batam di Jalan Trans Barelang, sekitar pukul 15.30 Wib, Senin (8/1/2018) kemarin. Melihat adanya napi jatuh langsung para petugas dan warga binaan lain berusaha menolong pria tersebut melarikan ke klinik dalam lapas, namun dia sudah terkulai lemas dan tak sadarkan diri.Upaya pertolongan medis di klinik lapas tak menyadarkannya sehingga Hotlan akhirnya dilarikan ke RSUD Embung Fatimah Batam di Batuaji, namun nyawanya tak tertolong. Baru tiba diruangan IGD Hotlan dinyatakan sudah meninggal dunia. Hasil diagnosa petugas medis di RSUD Embung Fatimah menyimpulkan Hotlan meninggal karena penyakit darah tinggi dan jantung yang dideritanya selama ini.”sampai disini sudah meninggal. Dia punya penyakit darah tinggi dan jantung, jadi kemungkinan karena penyakitnya itu,” ujar petugas medist di RSUD Embung Fatimah. Sebelumnya, dokter Tyas yang bertugas di klinik Lapas Batam menuturkan, selama ini memang Hotlan sudah sering berobat di klinik Lapas karena penyakitnya itu.”Sedang istrahat mereka (Narapidana di Lapas). Dia lagi berdiri didepan pagar pembatas blok (penjara). Tiba-tiba jatuh. Dia sering sakit belakangan ini. riwayat medistnya darah tinggi dan jantung,” ujar dokter Tyas.

Awal dievakuasi ke klinik Lapas, diakui Tyas, Hotlan sudah tak sadarkan diri dengan denyut nadi yang sudah sangat lemah.”Makanya cepat-cepat dilarikan ke sini (RSUD). Tapi takdir berkata lain. Tak lama di sini dia meninggal,” ujarnya. Atas kejadian itu, Tyas menegaskan bahwa kematian korban murni karena sakit penyakit yang dideritanya. Ini dibuktikan dengan hasil diagnosa medis di RSUD serta tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Murni karena penyakit. Ini akan kami sampaikan ke keluarganya,” ujar Tyas. Terpisah, Kasubdi Registrasi Lapas Batam Bachtiar menuturkan, Hotlan merupakan narapidana yang tersandung kasus narkoba. Dia difonis lima tahun penjara dan sudah menjalani masa pidana selama tiga tahun. Untuk tindak lanjutnya, jenazah korban rencananya akan diserahkan langsung ke pihak keluarga. ”Kalau keluarga terima akan kami serahkan langsung. Tapi kalau mau ditindak lanjut dengan visum atau otopsi silahkan. Kami akan turuti,” ujar Bachtiar. Sementara pihak keluarga yang hadir di kamar Jenazah RSUD Embung Fatimah, memintah agar penyebab kematian korban diperjelas pihak Lapas dengan bukti-bukti medis yang ada. Mereka juga meminta agar pihak lapas turut mengurus kematian Hotlan sampai pada pemakaman.”Rencananya mau dimakamkan di kampung, makanya kami berharap agar pihak Lapas bisa bersama kami mengurus jenazah abang kami ini,” ujar Junus Hutasoit. (rm/btp)

LAPAS kelas II A Barelang Batam


CMYK

RAKYAT MERANTI

Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

6

Irwan Singgung Masalah Perjalanan Dinas dan Baju Kaos SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Di situasi ekonomi seperti saat sekarang ini, Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir, meminta OPD menggali potensi yang ada di daerah. Kalau pun tak bisa, OPD harus melakukan penghematan (efisiensi) anggaran. Hal itu disampaikan Irwan kepada seluruh Kepala OPD saat penyerahan DPA di Selatpanjang, Rabu (10/1/2018). Kata Irwan, pada kondisi ekonomi seperti sekarang, seluruh OPD harus bisa menggali potensi internal. Itu untuk menambahkan pendapatan daerah.“Kalau tidak

BUPATI Meranti H Irwan

bisa, lakukan efisiensi, penghematan anggaran,” pesan Irwan. Penghematan anggaran itu bisa dilakukan dari sektor mengurangi perjalanan dinas, belanja baju kaos untuk tiap kegiatan, dan penggunaan listrik. Kata H Irwan, untuk 3 dan 4 tahun usia Kepulauan Meranti, sangat dimaklumi banyaknya perjalanan dinas. Karena pejabat memang harus berkoordinasi dan belajar ke daerahdaerah lain. Namun, dengan usia kabupaten yang sudah 9 tahun, perjalanan dinas seharusnya dilakukan ketika me-

mang diperlukan saja. Perjalanan dinas kalau tak penting jangan, kalau pun harus keluar jangan ramai-ramai. “Tolong perhatikan juga lampulampu, AC, komputer dimatikan kalau sudah tidak digunakan. Saya sering memantau, ketika kantor sudah tutup, banyak AC masih dihidupkan,” ujar Irwan. Belanja baju kaos untuk setiap kegiatan juga dianggap mubazir. Diakui Irwan, setiap tahun ada sekitar 3 sampai 4 lusin baju kaos kegiatan yang didapatkannya. Ia minta ini dihematkan. Cukup membuat dua baju kaos

setiap tahun. Tapi, dengan kualitas yang sangat baik. “Tolong Pak Sekda, ini dipantau betul. Kadang buat baju kaos banyak-banyak, tapi kualitasnya tidak bagus. Hanya satu kali digunakan setelah itu jadi kain lap di rumah. Kedepan buatkan saja dua baju kaos, satu lengan pendek satu lengan panjang. Pakai saja baju itu untuk setiap acara,” pesan Irwan. “Kita bandingkan dengan daerah tetangga yang lebih maju. Pejabatnya sederhana, berangkat sendiri, tarik koper sendiri, cek in sendiri,” tambah Irwan. (rm/g.r)

Wakil Bupati Meranti Lantik Pejabat Eselon II, III dan IV SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim mengajak seluruh pejabat di daerah ini prihatin dengan kondisi kehidupan masyarakat, khususnya untuk mendapatkan pelayanan yang optimal dari pemerintah. Ajakan itu disampaikan Wabup saat memimpin acara pelantikan pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, di lapangan Afifa Sport Center, Jalan Banglas, Selatpanjang, Jumat 5 Januari 2018. “Masyarakat menanti kerja optimal kita, dimana daerah ini masih tinggi kemiskinan dan masih terisolir, masyarakat harus membayar mahal untuk datang ke ibukota kabupaten guna mendapatkan pelayanan,” ungkapnya. Untuk memacu pembangunan di daerah ini, Wabup mengharapkan kejelian seluruh pemangku jabatan, terutama dalam mengejar perolehan program dan anggaran di tingkat pemerintah pusat dan provinsi. “Yang ada di APBN dan di APBD Riau termasuk hak masyarakat Kepulauan Meranti, untuk itu perlu kejelian seperti dengan mem-

buat proposal dan menyampaikan data yang valid dan benar ke tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya. Ditegaskannya, pejabat yang cuma bermain di APBD Kabupaten nantinya akan segera dievaluasi kembali, karena jabatan tidak akan menunggu waktu lama, untuk itu penting menjalin hubungan dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat. “Seperti hari ini pemerintah pusat memberikan perhatian yang besar terhadap pemerintah desa, untuk itu optimalkan peran dan kinerja jajaran pemerintah desa. Jangan biarkan Kepala Desa hanyut dengan ketidaktahuannya,” ingat Wabup. Dijelaskannya, proses pengisian jabatan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, melalui mekanisme dengan mempertimbangkan aspek kualifikasi, kinerja dan kompetensi jabatan, sesuai amanat UndangUndang Aparatur Sipil Negara.

Jabatan, kata Wabup, merupakan tanggung jawab, dimana pejabatnya bersumpah akan menjalankannya dengan baik demi kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, bagi yang dilantik bertugaslah seperti yang diharapkan masyarakat melalui Kepala Daerah. Menurutnya, seluruh jajaran perlu saling dukung mendukung, karena kinerja akan lebih baik jika berbagai sektor saling bekerja sama, sesuai dengan aturan dan tidak hanya saling menyalahkan. Namun begitu, pintanya, kewaspadaan dan mempelajari berbagai hal harus dikedepankan, sehingga para pejabat tidak terbelit dengan pelanggaran hukum. Adapun pejabat yang dilantik berjumlah 228 orang, terdiri dari eselon II sebanyak 3 orang, eselon III sebanyak 65 orang dan eselon IV sebanyak 160 orang. Hadir pula pada acara itu Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Fauzi Hasan, Kapolres AKBP La Ode Proyek, para Staf Ahli dan Asisten Setdakab, para Kepala Badan, Dinas, Kantor, serta para istri atau suami pejabat yang dilantik.(rm/humas)

PROSES pelantikan pejabat eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemkab Meranti

Honorer Pemkab Jalan Dua Desa di Kecamatan Meranti Harus Tasik Putri Puyu Selesai Di Timbun Mengirim Ulang Berkas ke BKD POLISI Sedang olah TKP di Istana Siak

Polisi Didesak Tangkap Pelaku Pembakaran Istana Siak SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Atas musibah yang terjadi di Istana Siak,pada Senin,tanggal 08 Januari 2018, sekira pukul 15.10 WIB tidak hanya menjadi pembicaraan warga riau yang khusuanya berada dikota siak. Istana siak dikabarkan telah sengaja dibakarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab tidak hanya membuat masyarakat yang ada disekitar kota siak merasa geram,tetapi masyarakat kepulauan Riau khususnya diKabupaten Kepulauan Meranti juga ikut merasa kesal atas kejadian tersebut. Seperti yang dikatakan salah seorang kepala Desa Banglas kecamatan TebingTinggi kabupaten kepualaun Mernti yakni pak Katah,beliau menuturkan pada komentarnya kite orang riau umum nye mengutuk keras pelaku pembakaran istana siak bangunan sejarah ketemadunan melayu di bakar oleh oknum tidak bertanggung jawab. kite akan desak aparat hukum menyelidiki kasus ini karna istana itu adalah bukti melayu riau ini punye kemegahan dan kearipan dalam menerajui negara pada mase dahulu dan kepada pelaku yang telah melakukan pembakaran tersebut harus bertanggung jawab. (rm/m.o)

SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan menertibkan administrasi bagi honorer di semua OPD. Salah satu syaratnya honorer harus kembali mengirim surat lamaran ke BKD. Informasi tersebut sebagaimana disampaikan Kepala BKD Alizar melalui Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian, Said Sholahuddin, Selasa (9/1/2018). Kata Said Sholahuddin, BKD akan menertibkan administrasi honorer di Kepulauan Meranti. Honorer harus memasukkan surat lamaran baru (melalui OPD ke BKD). Waktu maksimal diberikan sampai tanggal 10 Januari 2018. Nantinya, tambah Said Sholahudin, setelah semua berkas honorer sampai ke BKD, akan ada tim verifikasi. Hasil verifikasi berkas oleh tim yang dibentuk BKD, akan disampaikan ke pimpinan. “Intinya habis diverifikasi kita minta

arahan pimpinan dari pimpinan,” kata Said Sholahuddin. Untuk honorer, akan dilakukan rolling (berpindah) dari OPD satu ke OPD lainnya, sesuai kebutuhan. Hal yang diperhatikan mulai dari tingkat pendidikan hingga basik pendidikan honorer bersangkutan. “Misalnya dia kemarin kuliah olahraga, kita tempatkan di OPD yang ada bidang olahraga atau di Pendidikan,” kata Said lagi. Kedepan, tambah Said, ada wacana BKD akan menerbitkan nomor registrasi bagi setiap honorer. Sehingga, kepala OPD tidak mudah menambah atau membawa honorer baru. “Kalau sudah buat nomor register, dinas dah tak bisa lagi memasukkan sembarang orang,” ujarnya. Diakui Said Sholahuddin juga, data yang mereka terima, hingga pertengahan 2017 kemarin, jumlah honorer di Kepulauan Meranti sangat banyak. Sekitar 5.120 orang, sementara pegawai hanya 3.000-an. (rm/g.r)

Perekrutan PPL di Tebingtinggi Barat Sudah Selesai SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA-Perekrutan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) di Tebingtinggi Barat telah selesai, Senin (8/1/2018). Sebelumnya, penerimaan PPL sempat diperpanjang lantaran pelamar belum memenuhi kuota 3 orang untuk setiap desa.Ketua Panwascam Tebingtinggi Barat Rudi Kurniawan, kepada wartawan mengatakan, penerimaan berkas PPL telah dibuka tanggal 23 hingga 28 Desember 2017. Namun, kuota yang dibutuhkan minimal 3 orang dari tiap desa belum terpenuhi, waktu penerimaan diperpanjang. Per-

panjangan penerimaan pendaftaran PPL itu sampai tanggal 2 Januari 2018.”Karena kuota belum mencukupi, 3 orang tiap desa, waktu pendaftaran diperpanjang,” kata Rudi. Setelah diperpanjang, akhirnya minat masyarakat untuk mendaftar memenuhi kuota. Kelulusan administrasi diumumkan tanggal 3 Januari 2018. Lalu, tanggal 8 Januari 2018 Panwascam Tebingtinggi Barat melakukan tes wawancara ke pelamar. Tahap wawancara berakhir pada Senin malam sekitar pukul 20.21 WIB. “Pengumuman kelulusan

ANGGOTA Panwascam Tebingtinggi Barat saat mewawancarai calon PPL (ist)

tanggal 10 Januari 2018,” tambah Rudi. Sementara itu, untuk pelantikan PPL, kata Rudi juga,

masih menunggu intruksi dan kesiapan dari Panwas Kabupaten. (rm/g.r)

SUASANA pengerjaan badan jalan di Desa Putri Puyu, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti.

SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Harapan masyarakat Desa Putri Puyu dan Desa Mekar Delima, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau untuk menimbun badan jalan sepanjang 420 meter akhirnya bisa terwujud melalui program Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Bentuk bantuan tersebut berupa material Quary Waste (sirtu) 250 m3 serta geotex sepanjang 420 meter. Kepala Desa Putri Puyu,

Syahrul apresiasi atas kontribusi nyata perusahaan bubur kertas dan kertas ini. Jalan ini merupakan akses vital bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari.’’Kami berterima kasih kepada yang tak terhingga kepada PT. RAPP yang telah membantu pemerintah desa dalam mewujudkan harapan masyarakat. Dengan adanya pembangunan jalan ini, desa kami tidak lagi terisolasi disaat musim hujan tiba,’’ tutur Syahrul, Senin (8/1/2018). Syahrul menambahkan be-

berapa waktu lalu perusahaan juga membantu bibit kelapa hibrida sebanyak 1200 batang kepada masyarakat dan kelompok tani. Bantuan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat nantinya. Direktur CD RAPP, Marzum mengatakan tidak hanya itu, perusahaan juga memberikan bantuan berupa bantuan jembatan beton 9x6 meter di Dusun Sei Labu, Desa Tanjung Padang dan pembangunan depot air minum isi ulang RO Desa Dedap, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti yang akan dimulai pada tahun 2018 ini. ‘’Perusahaan wajib membangun daerah di sekitarnya. Inilah yang dilakukan oleh RAPP yang memberikan bantuan pembangunan untuk infrastruktur jalan. Selain itu, perusahaan juga memberikan bantuan pendidikan, pertanian dan lainnya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan perekonomian warga,’’ tutupnya. (rm/g.r)

Konflik Lahan Meningkat

Elviriadi: Budaya Melayu Makin Terancam Punah SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA - Pakar Lingkungan Elviriadi melihat, konflik lahan di kabupaten kota di Riau terus meningkat hingga awal 2018. Hal itu disebabkan tumpang tindihnya izin pengelolaan hutan dan lahan dari Pemerintah dengan hak milik masyarakat lokal maupun hak ulayat adat. Dampaknya, kata Elviriadi, selain ancaman bencana, yang menakutkan adalah makin terkikisnya budaya Melayu. Menurutnya, bencana itu ada dua. Yaitu bencana alam seperti banjir dan bencana sosial seperti kemiskinan, kekerasan penanganan konflik, sampai menimbulkan korban jiwa. "Tapi yang sangat riskan bagi masa depan Riau adalah dampak terkikisnya budaya Melayu akibat konflik lahan," ungkap Ketua Dewan Pembina

Gerakan Masa Depan Indonesia (GMDI), Sabtu (13/1/2018). Dijelaskan Dosen UIN Suska itu lagi, hutan tanah di tangan orang Melayu dijadikan tempat menyusun norma budaya dan aktivitas kesenian. Sedangkan gemuruh investasi dan penguasaan lahan dari 'orang luar' mensifati hutan tanah hanya sebatas uang. Dicontohkan laki-laki bertubuh tambun ini, dari satu pohon Meranti, dapat dibuat 19 alat musik tradisional Melayu. Alat musik itu menciptakan tarian, nyanyian, dan ritual adat. Bagi orang Melayu, alam dan hutan menjamu kehidupan untuk mengajarkan ikhwal saling berbagi, saling memuliakan, interdependensi, dan perwujudan ayatayat ilahiah yang penuh hikmah. "Kalau pokok kayu dah gundul, maka hilanglah khaza-

nah budaya Melayu itu," ujar Elviriadi. "Nah, dengan berpindah tangan kepemilikan lahan itu, maka budaya dan kreasi seni melayu makin pudar. Berganti musik jazz, bethoven, mozart, dan gaya barat lainnya," tambah Elv. Elv juga menyayangkan kegiatan Bokor Rivera di Kabupaten Meranti dengan latar ekosistem bakau. Bakau belum lesap, seni barat dah menggelegar di kampung-kampung. Elv mengusulkan adanya lembaga mediasi konflik agraria yang mengerti tamadun dunia Melayu sehingga tak hilang jejak sejarah ke masa depan. "Kemarin saya sampaikan dalam Seminar di Hotel Ovo, bagaimana konflik lahan di Riau telah meredupkan sosial budaya masyarakat Melayu," kata Elv. (*)


CMYK

7

Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

PASAMAN BARAT

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Pasbar Targetkan 2019 Lepas Dari Ketertinggalan SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan pada 2019 terlepas dari status daerah tertinggal dengan berbagai program pembangunan yang dilaksanakan. “Di momen Hari Ulang Tahun Pasaman Barat ke-14 pada 7 Januari 2018 nanti kita ingin memantapkan melepaskan diri dari status tertinggal pada 2019 nanti,” kata Sekre-

taris Kabupaten Pasaman Barat, Manus Handri di Simpang Empat, Sabtu. Ia mengatakan pada rangkaian kegiatan Ulang Tahun Pasaman Barat ini pihaknya berbagai macam kegiatan sebagai bentuk rasa syukur dengan bertambahnya usia Pasaman Barat. Menurutnya Pasaman Barat semakin hari semakin berbenah dan mencoba melepaskan diri dari kabupaten terting-

gal. Dengan melihat apa yang telah dicapai oleh Pasaman Barat di tahun ini menunjukkan kemajuan. Berbagai prestasi telah diraih untuk sejajar dengan kabupaten lain di Sumbar. ”Pasaman Barat pada 7 Januari 2018 mendatang sudah berusia 14 tahun. Namun, tugas kita masih banyak, target kita untuk mengeluarkan Pasaman Barat dari daerah tertinggal harus kita wujudkan di tahun

2019 mendatang,” ujarnya. Ia menyebutkan untuk HUT Pasaman Barat tahun 2018 mendatang akan digelar berbagai kegiatan. Pasaman Barat Expo akan digelar selama 10 hari yang sudah dimulai dengan berbagai lomba terlebih dahulu seperti 11 Desember dengan lomba karate, 12-18 Desember turnamen tinju Bupati Cup, serta Pasaman Barat Expo dari tanggal 28 Desember 2017 akan be-

rakhir 7 Januari 2018.”Pasaman Barat Expo tersebut akan menampilkan produk unggulan dari Pasaman Barat, perusahaan BUMN, swasta dan UMKM dalam dan luar Sumatera Barat,” katanya. Acara juga dimeriahkan aneka tarian tradisional aneka lomba dan artis ibukota Jakarta. Bagi masyarakat Pasaman Barat dihimbau untuk memeriahkan HUT Pasbar tersebut. (rm/Robbisam)

PASAMAN Barat Targetkan 2019 Lepas Dari Ketertinggalan

Masyarakat Pasaman Barat Minta Jokowi Turun Tangan

Bangun Infrastruktur Fisik Pelabuhan Teluk Tapang Butuh Rp 400 Miliar SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA-Infrastruktur fisik di Pelabuhan Teluk Tapang, Pasaman Barat, Provinsi Sumatra Barat, yang sudah siap tak sebanding dengan akses jalan yang masih minim. Hal ini menjadi pengganjal bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di Sumatra Barat, terutama di Pasaman Barat. Pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang di Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat sebetulnya rampung sejak Mei 2017. Fasilitas yang ada di dalamnya siap digunakan untuk melayani bongkar muat kapal, khususnya ekspedisi produk minyak sawit dan komoditas pertambangan seperti bijih besi. Namun, infrastruktur jalan menuju lokasi pelabuhan belum siap. Imbasnya, hingga hari ini pelabuhan yang disebut-sebut bakal menyaingi Pelabuhan Teluk Bayar di Kota Padang tersebut belum bisa beroperasi. Bupati Pasaman Barat Syahiran kepada haluan pernah mengungkapkan, masih butuh

BUPATI Pasaman Barat Syahiran bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dengarkan aspirasi masyarakat

anggaran hingga ratusan miliar rupiah untuk merampungkan pembangunan akses jalan menuju pelabuhan. Syahiran menyebutkan, pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang telah menyedot anggaran hingga Rp 200 miliar sejak proyek mulai berjalan pada 2006 lalu. Tapi, ternyata pekerjaan masih banyak. Pembangunan jalan sepanjang 42 km menuju pelabuhan masih harus menyerap anggaran hingga Rp 400 miliar. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat sebetulnya tak lantas pasrah. Syahiran mengaku, kekurangan dana pembangunan jalan dan urungnya operasional Pelabuhan Teluk

Tapang sudah berkali-kali disampaikan kepada pemerintah pusat. Namun respons tegas belum bisa didapat. Catatan Pemda Pasaman Barat, sebanyak 37 kilometer jalan raya harus dibangun, ditambah 8 unit jembatan yang harus dituntaskan. Total ada 42 km jalan yang harus dibangun demi mengakses Pelabuhan Teluk Tapang. “Untuk melanjutkan pembangunan ini tentu tidak bisa dengan APBD Kabupaten maupun Provinsi karena biayanya terlalu besar,” tutur Syahiran yang selalu gigih berusaha untuk memdapatkan bantuan dari permerintah pusat. (rm/Robbisam)

Dermaga Apung Kota Pariaman Tuntas Dikerjakan PARIAMAN, RAKYAT MEDIA - Pembangunan Dermaga Apung di Pulau Tangah di Pantai Kota Pariaman telah selesai 100 persen. Kegiatan pembangunan itu untuk mewujudkan Kota Pariaman sebagai daerah tujuan wisata. Pembangunan Dermaga Apung memanfaatkan dana pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Besar dana tersebut Rp1,7 miliar dan dermaga yang sudah selesai dikerjakan itu, Kamis (11/1) serta langsung diujicoba penggunaan. Tender pembangunan Dermaga Apung itu dilakukan langsung oleh pihak KKP RI di Jakarta dan Pemko Pariaman hanya menerima pengerjaan hingga selesai saja. “Saya mendapat laporan bahwa pembangunan dermaga apung di pulau tangah telah selesai dikerjakan, makanya kita mengecek langsung ke lokasi, dan sekaligus kita uji coba kelayakan dermaga apung ini,” kata Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman. Selain mengecek keberadaan Dermaga Apung, Mukhlis Rahman juga mengecek pembangunan pendestrian-

DERMAGA Apung Pulau Tangah Kota Pariaman tuntas pengerjaannya. TRISNALDI

nya. “Pendestrian jalan setapak tersebut baru selesai 7 persen dan diakhir bulan ini rampung 100 persen. Tentang pembangunan rumah panggung, tinggal pemasangan atap dan finising saja. Pulau tangah rencananya jadi destinasi wisata keluarga,” kata Mukhlis Rahman. Dalam peninjauan itu walikota menelusuri pendestrian jalan setapak yang dibangun melalui APBD Kota Pariaman, dan rumah panggung sebanyak 15 unit, yang nantinya bisa sebagai tempat beristirahat dan bercengkrama bersama anggota keluarganya yang berkun-

jung ke pulau ini. Walikota mengimbau pembangunan berkelanjutan hendaknya sesuai master plan yang telah dibuat untuk pulau tangah ini, kalau berpijak ke master plan butuh waktu 3 tahun lagi baru tuntas. Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Pariaman, Zamzamil mengatakan, beberapa sarana dan prasarana pendukung masih dalam tahap pembangunan. “Untuk pembangunan di pulau tangah ini, menghabiskan biaya sebesar Rp780 juta untuk pendestrian dan Rp330 juta untuk 15 unit gazebo,” tuturnya. (rm/hh)

200 Lebih Warga Pasaman Barat Sakit Jiwa Akibat Narkoba SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA - Tim Gerakan Pasaman Barat Antinarkoba menemukan 200 orang lebih warga daerah itu mengalami sakit jiwa akibat mengonsumsi narkoba.”Dari hasil investigasi di lapangan banyak ditemukan warga sakit jiwa karena mengonsumsi narkoba. Untuk itu narkoba harus kita lawan,” kata Ketua Gerakan Pasaman Barat Antinarkoba (GPBAN) Kabupaten Pasaman Barat, Burhan Sikumbang di Simpang Empat, Rabu. Pihaknya secara sukarela telah mengirim empat orang yang mengalami sakit jiwa akibat narkoba itu ke klinik Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumbar.Dua or-

ang dari Kecamatan Kinali, satu orang dari Kecamatan Luhak Nan Duo dan satu orang dari Kecamatan Pasaman.Ia menilai Pasaman Barat sudah darurat narkoba. Saat ini sudah dijadikan target penjualan narkoba bukan sebagai daerah perlintasan lagi. ”Untuk itu semua pihak harus waspada untuk menjaga dan mengawasi anak-anak dan kemenakan. Perhatikan pergaulannya dan bekali ilmu agama,” ujarnya. Pihaknya juga terus melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke masyarakat terutama ke pelajar dan mahasiswa. Salah satunya adalah di kampus STAY YAPTIP beberapa waktu lalu.Perguruan tinggi juga

jadi sasaran utama sekarang ini, hal itu disampaikan kepala BNN dalam acara kunjungannya beberapa waktu lalu. Menurutnya melihat jumlah kasus yang ada Pasaman Barat sudah darurat narkoba. Untuk itu diperlukan peran semua pihak untuk memberantasnya. Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Manus Handri mengharapkan kampus STAI YAPTIP dan GPBAN menjadi garda terdepan untuk memerangi narkoba dan radikalisme.Hal tersebut untuk mewujudkan masyarakat Pasaman Barat sehat, cerdas, selamat dari bahaya narkoba dan radikalisme. (rm/ant)

KETUA TP PKK Pasaman Barat, Yunisra Syahiran didampingi Bupati Pasaman Barat, Syahiran

Pemkab Pasaman Barat Gelar Berbagai Kegiatan Sambut HUT ke14 SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIAPemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) menggelar berbagai kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 14 Pasaman Barat yang jatuh pada 7 Januari mendatang. Di momen ulang tahun itu Pasaman Barat menargetkan keuar dari daerah tertinggal pada 2019. Ketua Panitia HUT Pasaman Barat, Manus Handri mengatakan menyambut HUT Pasaman Barat ke-14 digelar berbagai kegiatan untuk memeriahkan hari kelahiran nagari sawit tersebut. Menurutnya, Pasaman Barat menggelar Expo atau pameran digelar selama 10 hari sampai 7 Januari 2017 yang sudah dimulai dengan berbagai lomba

terlebih dahulu seperti 11 Desember 2017 dengan lomba karate, 12-18 Desember 2017 diadakan Bupati Cup turnamen tinju. “Pasaman Barat Expo tersebut akan menampilkan produk unggulan dari Kabupaten Pasaman Barat, Perusahaan BUMN dan swasta dan UMKM dalam dan luar Sumatera Barat,” ujarnya. Acara juga dimeriahkan aneka tarian tradisional aneka lomba dan artis ibukota Jakarta. Bagi masyarakat Pasaman Barat dihimbau untuk memeriahkan HUT Pasaman Barat tersebut. Ia menjelaskan Pasaman Barat semakin hari semakin berbenah dan mencoba melepaskan diri dari kabupaten tertinggal. Dengan melihat apa yang telah di-

capai oleh Pasaman Barat di tahun ini menunjukkan kemajuan, prestasi yang telah di ukir oleh Pasaman Barat menandakan berusaha untuk sejajar dengan kabupaten lain di Sumbar. Ia menyebutkan Pasaman Barat pada 7 Januari 2018 mendatang sudah berusia 14 tahun. Di bawah kepemimpinan Bupati Syahiran dan Wakil Bupati Yulianto sudah mulai terlihat ada kemajuan. “Namun, tugas kita masih banyak, target kita untuk mengeluarkan Pasaman Barat dari daerah tertinggal harus kita wujudkan di tahun 2019 mendatang. Pada tahun 2018 ini kita menyelesaikan seluruh yang menjadi kendala atau penghambat kita keluar dari daerah tertinggal,” tegas Sekretaris Kabupaten Pasaman Barat ini. (rm/ant)

UNBK di Pasaman Barat masih Minim Sarana dan Prasarana SIMPANGEMPAT, RAKYAT MEDIA-Sarana-prasarana penunjang Ujian Nasional Berbasis Komputer untuk pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) masih minim. Menurut pelaksana tugas Kepala MAN 5 Pasaman Barat, Erni di Simpang Empat, Selasa (9/1) pihaknya masih kekurangan komputer dan sarana lainnya.Ia mengatakan sebelumnya 61 siswa di sekolah itu terpaksa melaksanakan UNBK dengan cara menumpang di sekolah lain. Pihak sekolah mengaku tidak memiliki pilihan lain, dan berharap tahun depan UNBK bisa dilaksanakan di sekolah mereka.Berjumlah 61 siswa nantinya terpaksa mengikuti pelaksanaan UNBK dengan cara menumpang di sekolah lain. “Minimnya fasilitas komputer dan jaringan menjadi penyebab utama sekolah kami tidak bisa melaksanakan UNBK secara mandiri,” ujarnya. Pihaknya menyadari sebagai salah satu sekolah baru dengan jumlah siswa yang masih minim maka memaksa mereka harus melaksanakan UNBK di MTSN Simpang Empat.Meski ujian dilaksana-

kan disekolah lain. Namun, hal tersebut diprediksi tidak akan menganggu konsentrasi siswa. Berbagai persiapan akademik dan simulasi PraUNBK sudah dilaksanakan pihak sekolah dengan memanfaatkan komputer dan leptop majelis guru. Dari simulasi tersebut dapat diambil kesimpulan siswa sudah mampu melaksanakan UNBK. “Pelaksanaan UNBK perdana di sekolah kami,? selain 61 murid terdapat beberapa siswa lain dari sekolah swasta yang tergabung dan akan melaksanakan ujian bersama nantinya,” ujarnya. Direncanakan pada pada 2018 ini uji coba UNBK untuk seluruh sekolah tingkat atas tersebut akan diterapkan. Namun, di Pasaman Barat masih banyak sekolah yang belum memiliki sarana dan prasarana penunjang UNBK tersebut. Sementara itu, salah seorang siswa MAN 5 Pasaman Barat, Umi Rahmi mengaku tidak khawatir dengan pelaksanaan UNBK, meski dilakukan di sekolah lain.Pasalnya sebagian besar dari mereka sudah terbiasa menggunakan komputer dan internet. Mereka juga mengaku UNBK dinilai lebih simple dibandingkan ujian meng-

SEORANG siswa SMKN 1 Solok Selatan, Sumatera Barat, mengerjakan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK )

gunakan kertas, ?karena lebih cepat dan aman. Sekolah dan siswa berharap saat pelaksanaan UNBK nanti bisa berjalan lancar, baik jaringan internet atau komputer yang mereka gunakan.Ia berharap ke depannya pelaksanaan UNBK bisa lakukan secara mandiri di sekolah sendiri agar siswa tidak perlu berjalan jauh menuju lokasi ujian. Sementara itu Bupati Pasaman Barat, Syahiran berharap dengan beralihnya kewenangan SMA sederajat ke Provinsi Sumbar akan mendapatkan perhatian lebih. Sebab, satu pihak yang menangani SMA sederajat tersebut akan berjalan dengan baik.Namun, untuk UNBK

Pasaman Barat sebagai salah satu daerah tertinggal yang masih belum dijangkau oleh jaringan internet untuk seluruh wilayah. Apalagi, setiap kecamatan di Pasaman Barat sudah memiliki SMA. Pasaman Barat memiliki 11 kecamatan. Diperkirakan Pasaman Barat memiliki SMA sederajat mencapai 30 unit jika digabung dengan SMA/SMK serta MAN. “Kewenangan pengelolaan SMA sederajat ini sudah beralih dari kabupaten ke provinsi. Besar harapan kita semua, akan mendapatkan perhatian lebih. Karena UNBK untuk tahuntahun berikutnya akan wajib dilaksanakan,” ujarnya. (rm/ robb)


CMYK

RAKYAT RIAU BINTAN-TANJUNGPINANG KORAN UMUM

Website: www.rakyatmediapers.co.id Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

Ratusan Warga Baloi Danau Seruduk Mapolresta Barelang

WARGA baloi Danau seruduk Mapolresta Barelang

BATAM, RAKYAT MEDIARatusan warga Baloi Danau, Batam Kota, Batam, mendatangi Mapolresta Barelang, Selasa (9/1/2018) malam. Mereka meminta rekannya yang diamankan oleh Satuan Jatanras Polresta Barelang agar dilepaskan. Ratusan warga yang awalnya berkumpul didepan Mapolresta Barelang berangsur memaksa masuk kedalam lingkungan Mapolresta Barelang. Tindakan yang dilakukan warga ini sempat membuat petugas kepolisian yang berjaga melakukan penutupan gerbang Mapolresta Barelang. Pada saat itu situasi memanas di depan Mapolresta Barelang. Polisi terpaksa membubarkan massa. ”Kami akan menunggu sudara sahabat kami

Edisi : # 225 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,

yang diamankan tadi sore,” ujar warga. Salah satu warga, Jhon, menjelaskan, adanya aksi ini sendiri merupakan aksi solidaritas dan spontanitas. “Jadi ini bukan aksi demo mas, kami hanya aksi spontan karena ada warga kami yang ditahan oleh pihak kepolisian,” ujarnya. Ia juga mengaku belum mengetahui alasan penahanan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap dua orang warga tersebut. “Belum tau alasan pastinya, baru dengar-dengar aja. Sekarang kami mau pulang dulu untuk membicarakan masalah ini dengan warga lainnya. Kami juga menghormati adanya keputusan dari pihak kepolisian,” lanjutnya.

Terpisah, Kasat Binmas Mapolresta Barelang Kompol S Dalimunthe menjelaskan, sesuai dengan keputusan antara pihak RT/RW dengan pihak kepolisian, maka diminta agar ada perwakilan dari keluarga atau warga yang mengikuti pemeriksaan kedua warganya. “Jadi, kedatangan mereka kemari itu karena anggapan negatif bahwa kalau sudah ditahan maka akan mengalami penyiksaan fisik. Padahal tidak seperti itu. Makanya tadi kami minta supaya ada perwakilan, bisa aja keluarga atau siapa aja yang akan ikut menyaksikan selama pemeriksaan berlangsung,” paparnya. Setelah melakukan diskusi dengan warga, akhirnya pihak kepolisian berhasil meminta warga untuk membubarkan diri karena tindakan tersebut dapat menimbulkan hal yang tidak diinginkan. “Jadi sekali lagi kami tekankan, warga harus menghapus dulu anggapan negatif tersebut. Saat ini, warga yang diamankan masih berstatus saksi dan masih harus menjalani proses pemeriksaan,” ucap Dalimunthe. Situasi didepan Polres Barelang berangasur sepi hanya terlihat beberapa anggota polisi masih berjaga jaga di depan jalan. (rm/bt)

GAPURA Kampung Tua Teluk Mata Ikan

ujarnya. Menurutnya, saat ini, mereka masih mendorong penataan destinasi wisata baru, yang bisa menarik wisman. Dorongan ke pusat diakui, karena belum dianggarkan di APBD, untuk pengembangan destinasi parawisata di kampung tua. “Seperti menyiapkan fasilitas umum yang mendukung, seperti toilet, musalla dan tempat bermain,” sambungnya. Selain pemerintah pusat, Pemko juga berharap partisipasi komunitas yang bergerak di bidang pariwista dan masyarakat bisa memanfaatkan kampung tua sebagai tempat wisata. Sehingga ke depan, keberadaan kampung tua sebagai

destinasi parawisata semakin nyata. “Kita harus bersamasama. Tidak bisa hanya pemerintah,” harap dia. Sebelumnya, BP Batam menawarkan perubahan kampung tua menjadi kampung modern. Salah satu kampung tua yang diakui sudah siap, kampung tua Bengkong Sadai. Kampung modern akan dijalankan berdasarkan peraturan kepala BP Batam. Hal itu dikatakan Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Eko Budi Santoso, kampung tua dengan konsep sebagai cagar budaya, akan menghambat pembangunannya. ”Makanya kita tawarkan ke kampung tua, untuk menjadi kam-

8

Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Rokok Tanpa Cukai Marak di Lingga LINGGA, RAKYAT MEDIA– Rokok tanpa pita cukai marak beredar di Kabupaten Lingga. Rokok yang seharusnya beredar di kawasan FTZ ini, diduga rembesan dari daerah lain di Kepri. Di Dabo Singkep, rokok kawasan bebas dijual dan dipajang terbuka di sejumlah kedai dan kios. Peredaran rokok serta minuman beralkohol ini telah berlangsung lama, karenanya negara diduga telah banyak mengalami kerugian. “Saya sudah lama beli rokok ini (sembari memperlihatkan kemasan rokok merk UN tanpa cukai) tersebut. Gampang kok belinya di kedai-kedai banyak dijual,” kata Rudi salah seorang warga penghisap rokok UN yang ditemui Batam Pos di Dabo Singkep, Selasa (9/1) pagi. Selain rokok ber-merk UN, masih banyak merk rokok tanpa pita cukai lainnya yang beredar bebas di kawasan non FTZ yakni di Bunda Tanah Melayu ini. Sejumlah merk tersebut antara, xmild, rexo coklat, rexo putih, revolution dan merk rokok lainnya. Dari informasi yang didapat di lapangan, masuknya sejumlah barang tanpa pita cukai ini seperti rokok dan minuman beralkohol dengan menggunakan kapal penumpang dari Tanjungpinang dan Batam. Namun pelaku mengelabui petugas dengan memasukkan ke dalam tas sehingga tidak terlihat nyata. Namun tidak sedikit juga, barang tersebut yang masuk melalui kapal barang dan angkutan lainnya. “Banyak yang masuk dari pelabuhan resmi tapi ada juga yang masuk dari pelabuhan tikus,” kata salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya. (rm/bps)

Kampung Tua Disulap Jadi Kampung Modern BATAM,RAKYAT MEDIA – Kampung tua di Batam akan dijadikan kampung yang modern sesuai dengan yang dicanangkan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Pemko Batam juga akan mengusulkan ke Menteri pariwisata agar kampung tua yang modern ini menjadi destinasi wisata. Rencananya, pembenahan kampung tua ini dimulai dari Bengkong Sadai. Kepala Dinas Parawisata (Kadispar) Batam, Pebrialin, Senin (8/1) di Batam mengungkapkan, kampung tua di Batam memiliki kekayaan untuk dijadikan sebagai destinasi wisata karena memiliki alam yang menarik untuk lokasi wisata. ”Tidak kalah menarik dibanding Bali untuk wisata alam. Makanya kami akan usulkan kampung tua yang memiliki objek wisata. Kami akan usulkan ke pusat,” ungkap Pebrialin. Kampung tua yang potensial sebagai destinasi wisata disebutkan, ada kampung tua Terih, Nongsa dan kampung tua Bagan. Selama ini kampung tua ini masih dikelola penduduk setempat dan belum menarik bagi wisman padahal potensinya sangat besar. “Kita ingin mendorong itu agar pemerintah pusat membantu,”

Portal 13 Media : www.rakyatmediapers.co.id Sabtu, - 20Online Januari 2018, MINGGU II

8 12

pung modern. Kita akan bantu membangun,” katanya. Konsep yang disiapkan BP Batam untuk kampung modern, hunian yang sehat dan bermartabat. Dalam hal ini, akan dilibatkan pihak ketiga untuk melakukan pembangunan. Sehingga ke depan, bagi kampung tua yang bersedia menjadi kampung modern, akan dilakukan perubahan status lahan. “Status cagar budaya diubah menjadi noncagar budaya,” ungkap Eko. Penentuan batas lahan akan diubah dengan tugu dan lapangan serta gerbang, sebagai penanda wilayah itu dulunya kampung tua. Sehingga tidak perlu pengukuran seperti halnya kampung tua, yang pengukurannya sulit dilakukan dan belum selesai hingga saat ini disemua kampung tua. BP Batam akan membantu melakukan penataan kampung modern yang berubah jadi kampung tua, pada lahan fasum dan fasos. Akan akan diatur rencana dan arah pembangunan. “Arah pembangunan lebih pada vertikal. Itu tawaran dari konsep kita. Berbeda dengan kampung tua yang konsepnya horizontal,” kata Eko. (rm/tp)

ROKOK yang beredar tanpa cukai di Lingga

Pemko Minta Semua Pegawai MPP Batam Bersinergi

SEKDA Kota Batam, Jefridin Hamid saat menjadi pembina apel pagi pegawai MPP Kota Batam

BATAM,RAKAYT MEDIA – Meski berbeda instansi, pegawai pemerintah di Mall Pelayanan Publik (MPP) Batam harus saling bersinergi. Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid saat menjadi pembina apel pagi pegawai MPP Batam mewakili Walikota Batam, Senin (8/1/2018) kemarin. ”Jangan Pemko-pemko saja dan BP-BP saja. Kita harus bersinergi. Kita disini bersamasama,” ujar Jefridin.

Ia mengingatkan bahwa baik tidaknya pelayanan MPP juga ditentukan oleh para petugas. Oleh karena itu, seluruh pegawai diajak untuk bekerja dengan hati ikhlas dan penuh rasa syukur. Sehingga bisa melaksanakan pelayanan dengan baik. “Lihat orang, senyumsenyum itu pahala. Kalau ada persoalan dirumah, tak usah dibawa kesini dulu. Ini yang perlu dikembangkan, karena walaupun tempat bagus, komitmen pimpinan bagus, kalau kita anak buah-

nya tidak bisa melaksanakan tugas sebagaimana diinginkan juga tidak baik,” pesannya. Jefridin melanjutkan tidak semua daerah memiliki MPP. Saat ini baru ada empat di seluruh Indonesia. Yakni Batam, Jakarta, Surabaya, dan Bali. MPP Batam termasuk yang paling megah dibanding lainnya.”Ini salah satu bentuk kepedulian seluruh stakeholder di Batam. Tempat sudah bagus, tinggal pelayanannya lagi,” ucapnya. Sedangkan kepada pengelola atau manajemen, Jefridin minta agar dibuatkan kotak saran khusus pegawai. Selain kotak saran untuk masyarakat umum yang sudah tersedia sekarang. “Ada yang mungkin tidak terpikirkan oleh kita, bisa disampaikan pegawai melalui kotak saran ini. Itu dievaluasi seminggu sekali, minimal sebulan sekali. Guna meningkatkan motivasi dan semangat kerja karyawan kita disini,” tutupnya. (rm/ wk)

Anggota Bawaslu Tanjungpinang Mengundurkan Diri TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Anggota Badan Pengawas Pemilu Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Sulbi mengajukan surat pengunduran diri kepada Bawaslu setempat. Surat pengunduran diri Sulbi itu menyebar ke sejumlah wartawan di Tanjungpinang, Selasa. Ketua Bawaslu Tanjungpinang Maryamah belum mau mengomentari permasalahan itu karena masih menunggu arahan Bawaslu Kepri. ”Kami masih konsultasi di Bawaslu Kepri,” ujarnya. Sementara anggota Bawaslu Tanjungpinang lainnya, Zaini mengatakan, keputusan Sulbi itu mengagetkan dirinya dan Maryamah. Upaya untuk

menahan niat Sulbi tersebut sudah dilakukan, Senin (8/1/ 2018). Dalam pertemuan itu, Sulbi mengungkapkan alasan mengundurkan dirinya, yakni ingin fokus menyelesaikan program magister di salah satu kampus di Pulau Jawa. ”Kami baru mendapat surat pengunduran diri Sulbi itu tadi malam. Kami

PENGUMUMAN REDAKSI Diberitahukan kepada Instansi Pemerintah/ TNI/Polri dan pengusaha Swasta di Kota Batam dan Khususnya Provinsi Kepri, wartawan Koran Rakyat Media yang namanya tidak tercantum dalam box redaksi maka tidak diakui sebagai wartawan media ini. Redaksi

sudah bertemu dengannya, dan mencoba agar dirinya berpikir kembali,” katanya. Zaini memastikan hubungan di internal Bawaslu Tanjungpinang berjalan baik. Selama ini, tidak ada konflik antara dirinya dengan Sulbi maupun antara Maryamah dengan Sulbi.”Kami seiring, seirama dalam melaksanakan tugas,” katanya. Dalam sejumlah kegiatan yang berhubungan dengan kepemiluan, Sulbi jarang tampak hadir dalam kegiatan yang diikuti maupun diselenggarakan Komisioner Bawaslu Tanjungpinang. Sulbi mengajukan surat pengunduran diri pada 6 Januari 2018. Mantan Komisioner Bawaslu Kepri Indrawan, yang juga anggota tim yang pernah menyeleksi calon anggota Bawaslu Tanjungpinang menyesalkan sikap Sulbi. Seharusnya, Sulbi tidak mengundurkan diri menjelang Pilkada Tanjungpinang 2018.”Keputusan Sulbi itu menimbulkan berbagai spekulasi negatif,” katanya. Indrawan mengemukakan keinginan Sulbi tersebut belum tentu terealisasi. “Tergantung keputusan Bawaslu RI,” katanya. (rm/ant)


CMYK

9

SABTU, 13 - 20 JANUARI 2018, MINGGU II

RAKYAT IKLAN KEPRI 9

Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Edisi : # 225 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Kepala Kejati Kepri, Yunan Harjaka SH MH

Kasus Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif DPRD Bintan Berlanjut BINTAN, RAKYAT MEDIA - Kasus dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif sejumlah anggota Komisi III DPRD Bintan ke Jakarta tahun 2015 lalu masih terus berlanjut. Hingga kini, tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri masih terus berupaya memanggil dan memeriksa sejumlah saksi, untuk merampungkan proses penyelidikan kasus tersebut.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri

Yunan Harjaka SH.MH

INFORMASI yang dihimpun Rakyat Media di lapangan, penyelidikan yang dilakukan Kejaksaan tidak hanya seputar kunjungan kerja (kunker) anggota Komisi III DPRD Bintan ke Jakarta tahun 2015 lalu. Penyidik juga akan menelusuri sejumlah kunker ke beberapa daerah lain sebelumnya yang diduga fiktif dan seolah benar adanya. Dalam proses penyelidikan dugaan kasus ini, Kabag Keuangan DPDD Bintan, Dra Sa’diah telah dua kali datang ke Kantor Kejati Kepri di Se-

nggarang, Tanjungpinang. Ia datang untuk diambil keterangan dengan membawa sejumlah dokumen sebagaimana yang diperlukan penyidik. Selain itu, mantan Ketua DPRD Bintan, Lamen Sarihi SH, termasuk Sekretaris DPRD (Sekwan) Bintan tahun 2015, Agustiawarman dan Sekwan Bintan saat ini, Edi Yusri juga sudah diperiksa tim penyidik Kejati Kepri.”Kita berharap minta tim penyidik Kejati Kepri serius mengusut semua perjalanan dinas di DPRD Bintan yang lain sebelumnya,” ucap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Indonesia Crisis Center (ICC) Kepri, La Ode Kamarudin kemarin seprti dilansir haluan kepri. Terpisah, Kepala Kejati Kepri, Yunan Harjaka SH MH melalui Asisten Tindak

Pidana Khusus (Aspidsus) Ferry Tass SH MHum Msi menyatakan, penyelidikan dugaan kasus tersebut masih terus dilakukan melalui mengumpulkan sejumlah keterangan saksi dan barang bukti diperlukan. Kendati demikian, ia belum bisa menyebutkan sejauh mana proses penyelidikan dimaksud dilakukannya. ”Yang jelas kita masih terus mengumpulkan keterangan sejumlah saksi yang diperlukan,” singkat Ferry Tass. Dikatakan, selain pihak terkait, tim penyidiknya juga akan memanggil dan memeriksa sejumlah anggota Komisi III di DPRD Bintan tersebut. “Yang jelas, seluruh anggota Komisi III DPRD Bintan yang terkait akan kita panggil dan periksa semua,” ucapnya. Lanjutnya, hal ini biar tidak terjadi kesimpang siuran atas informasi dan laporan diperoleh sebelumnya. Karena informasi adanya dugaan penyelewengan itu masih sumir. Dugaan kasus tersebut bermula adanya laporan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Indonesia Crisis Center (ICC) Kepri, La Ode Kamarudin beberapa waktu lalu ke Kejati Kepri

Menurut La Ode, dari bukti yang didapat adanya sejumlah kwitansi yang dianggap fiktif. Hal ini ia peroleh berdasarkan fakta dan data informasi yang didapat dari agen travel yang mengklaim kalau kwitansi yang dijadikan sebagai Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) oleh Komisi III itu adalah palsu. “Kata mereka itu bukan kwitansi aslinya, ini yang asli (menunjukkan kwitansi berbeda). Sepertinya sudah ada permainan dengan pegawai di agen travel itu. Kemudian, informasi yang kami dapatkan, pegawainya itu sudah dipecat perusahaannya,” ungkap La Ode. Disebutkan, dalam salinan kwitansi yang dikeluarkan agen tour and travel Kaha, tertera biaya penginapan para anggota Komisi III DPRD Bintan di Hotel Milenium dan Hotel Lumire di Jakarta per harinya mencapai Rp900 ribu lebih.”Kita menduga, adanya kecurangan yang dilakukan dengan memalsukan kwitansi untuk diklaim dalam SPPD masing-masing anggota dewan tersebut di APBD Bintan,” pungkasnya. (rm/red)

Gubernur Perintahkan OPD Ikut ke Pulau-Pulau DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meminta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungannya agar selalu ikut dalam setiap kegiatan kunjungannya ke pulau-pulau terpencil. Terutama OPD yang menangani masalah listrik dan air serta infrastruktur lainnya. Karena hal tersebut sering menjadi pertanyaan masyarakat dalam setiap kunjungan gubernur. “Saya ini sering ke pulau-pulau. Makanya saya minta betul agar OPD ikut dalam kunjungan ke pulau-pulau. Banyak masyarakat di pesisir yang bertanya masalah listrik dan air. Secara teknis tentu OPD terkaitlah yang bisa menjawabnya. Listrik serta air ini adalah dua kebutuhan pokok yang selalu ditanya,” kata Gubernur Nurdin saat rapat bersama pimpinan OPD di ruang kerjanya, Pulau Dompak, lantai 4, Tanjungpinang, Senin (8/1/2018) Rapat OPD ini diselenggarakan setiap hari Senin, guna membahas progres kegiatan serta mendeteksi berbagai persoalan yang menghambat dalam pelaksanaannya. Dalam memimpin rapat ini Gubernur didampingi Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah dan Kepala Barenlitbang Naharuddin. Tampak hadir juga Asisten Pemerintahan Raja Ariza, Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum dan Asisten Administrasi Umum M Hasbi. Gubernur memberikan kesempatan

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun memimpin rapat bersama OPD

seluas-luasnya kepada OPD untuk menyampaikan segala jenis kegiatan yang sudah mendesak untuk dilakukan, dan secara teknis harus dimantapkan. Pada intinya Gubernur menginginkan agar seluruh OPD konsentrasi dengan kegiatannya masing-masing dengan menjaga komunikasi serta koordinasi. Agar apapun yang menjadi kendala bisa diselesaikan secara bersama. Sehingga semua program kerja pemerintah bisa berjalan sesuai rencana dan bahkan lebih cepat dan tepat sasaran. Sepanjang 2017, puluhan pulau dikunjungi Gubernur. Beberapa pulau tersebut dikunjungi karena teragenda-

kan. Beberapa lainnya dikunjungi Gubernur sambil menyusuri lautan dan menyinggahi pulau-pulau yang terlintasi. Di penghujung 2017 dan awal 2016 ini sudah 15 pulau disinggahi Gubernur. Antusias warga sangat tinggi menyambut kehadiran Gubernur yang kadang datang secara tiba-tiba. Sesampai di pulau-pulau, Gubernur selalu menyempatkan diri belanja masalah yang ada di masyarakat. Masalahmasalah itu ada yang didapatkan solusinya saat itu atau dibawa kembali ke ibu kota untuk dicarikan formulasi penyelesaiannya. Ini semua agar pulau-pulau di Kepri perlahan-lahan se-

makin baik.”Untuk menuntaskan setiap permasalahan tidak semudah membalikan telapak tangan. Semua butuh waktu dan proses. Pembangunan bukan seperti main sulap, tiba-tiba langsung jadi. Yang pasti, semua diselesaikan satu persatu sesuai skala prioritas,” kata Nurdin dalam berbagai kesempatan kunjungannya ke pulau-pulau. Kepulauan Riau, merupakan provinsi dengan jumlah pulau terbanyak di Indonesia. Ada 2.408 pulau yang membentang di Negeri Segantang Lada ini. Seribu lebih di antaranya berpenghuni. Karena itu, Gubernur selalu menyempatkan diri mengunjungi pulaupulau. Saat menjelajah, persoalan konektivitas menjadi salah satu prioritas Nurdin. Sementara, dengan masyarakatnya, konektivitas hati selalu terbangun setelah kunjungan kunjungan tersebut. Di pulau-pulau, pembangunan sumber daya manusia juga selalu menjadi perhatian Nurdin. Dia selalu mendorong anak-anak pulau melanjutkan pendidikan yang semakin tinggi. “Jangan pernah bersentuhan dengan narkoba,” Nurdin selalu mengingatkan masalah ini kepada anak-anak. Kepri yang berada di posisi strategis juga menjadi keuntungan buat perusak generasi muda dengan memasok narkoba. Apalagi kawasan ini berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga.(rm/ril)

Proyek Irigasi Desa Kelarik Natuna Selesai, Nelayan Bingung Jadi Petani NATUNA,RAKYAT MEDIA – Proyek irigasi di Desa Kelarik Kecamatan Bunguran Utara Kab Natuna, Kepulauan Riau, yang dibangun sejak 2011 yang sudah menghabiskan dana ratusan miliar zaman Pemerintah sebelumnya dan nyaris Mangkrak, namun kini pembangunan itu lanjutkan pada era pemerintahan Presiden Jokowidodo hasilnya sangat menggembirakan. Pembangunan irigasi di Kelarik merupakan kegiatan di Ditjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, yang dimulai 2011 lalu, dikerjakan PT Gompar Palluga Jaya. Pembangunan irigasi tidak hanya di tahun 2011, tetapi dilanjutkan 2013 dan dikerjakan PT Benteng Indo Raya. Proyek dianggarkan sebesar Rp 10 miliar. Proyek belum selesai, dilanjutkan pada 2014. Dari APBN dikucurkan anggaran sebesar Rp 17 miliar dan dilanjutkan pada 2015 dengan anggaran untuk proyek irigasi sebesar Rp 20 miliar. Pada 2016 dikucurkan lagi anggaran sebesar Rp 25,279 miliar.Tujuannya untuk membantu suplai pengairan pertanian masyarakat Natuna. Tak jauh dari lokasi Pembangunan Irigasi angaran di gelotorkan pemerintah pusat.Dandim 0318 Natuna memulai gebrakan sepanjang tahun 2017 berhasil mence-

tak sawah baru bagi masyarakat seluas 80 hektar. Masing-masing terletak di Desa Kelarik Utara dan 12 Ha di Desa Sedarat Baru. Keberhasil itu ditandai dengan penananam perdana oleh Dandim Dandim Natuna Letkol Infantri Yusuf Rizal bersama pejabat setempat, berapa waktu lalu. Program Cetak sawah dilaksanakan Kodim 0318/Natuna bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Natuna kecamatan Bunguran utara. Untuk tahun 2017 cetak sawah baru di Kabupaten Natuna seluas 80 hektar, terdiri dari dua lokasi 68 hektar di Desa Kelarik Utara dan 12 hektar di Desa Sedarat Baru. “ Benih padi yang kita tanam sekarang adalah varietas padi situ bagendit dengan sistem tanam untuk sementara ini sistem tugal, karena saluran irigasi sedang dibuat dan kedepannya akan mengaliri 68 hektar sawah di Desa Kelarik Utara ini yang memiliki 71 orang kelompok tani,” ujar Yusuf Rizal Dandim Natuna belum lama ini. Adapun tujuan dari cetak sawah ini adalah menambah luas lahan sawah dan menghasilkan produksi, utamanya padi pada areal sawah baru. Dengan adanya cetak sawah ini, diharapkan mampu memberikan

kesejahteraan bagi masyarakat desa Kelarik Utara pada khususnya dan masyarakat Natuna pada umumnya. Masyarakat Kecamatan Bunguran Utara khususnya desa Kelarik Utara dan Desa Belakang Gunung sangat berterima kasih kepada Kodim 0318/Natuna. Pernyataan ini disampaikan Zapridin, Kades Kelarik Utara secara langsung dihadapan Letkol Yusuf Rizal dan para Perwira Kodim 0318/Natuna lain nya, saat ia memberikan kata sambutan. “Saya mewakili masyarakat desa Kelarik Utara dan Desa Belakang Gunung berterima kasih kepada Distanak Kabupaten Natuna dan Kodim 0318/Natuna yang telah bersusah payah mewujudkan sawah di Kelarik Utara,” ungkap sang Kades. Lain sisi Kades juga curhat meluapkan kekecewaan terhadap Dinas Pertanian pun tertuai, karena di moment penting penyerahan cetak sawah baru tidak ada perwakilan dari Dinas turun. Padahal sambung kades, masyarakat menggangap hal ini sangat penting, agar para petani yang belum mengerti dengan pengolahan sawah nanti nya bisa di berikan arahan bagaimana cara bercocok tanam yang baik dan benar dari Distanak, sebab rata

IRIGASI di Desa Kelarik Kecamatan Bunguran Utara Kab. Natuna telah selesai rata para petani saat ini berlatar belakang sebagai Nelayan. “Kami minta pak Dandim tolong sampaikan ke Distanak untuk melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap para petani karena latar belakang mereka adalah nelayan, kami tidak mau lahan yang sudah dibuka susah payah ini kembali menjadi semakin dan hutan.” ujarnya. Maaf pak Dandim seharusnya ini kami sampaikan kepada Disatanak, namun karena tidak hadir kepada Bapak kami berbagi,”

curhat orang nomor satu di desa Kelarik Utara ini. Hal senada pun disampaikan Bujang Arpan, ketua kelompok tani desa Kelarik Utara, saat ditanya wartawan mengungkapkan mulai dari pembukaan awal mengikuti kegiatan ini. “Luar biasa semangat dari pihak Kodim 0318/Natuna terutama Danramil 03/Sedanau dan Babinsanya untuk membuat sawah di desa kami, hujan dan panas, siang dan malam mereka bekerja tanpa kenal lelah,” kata Arpan. (rm/wk)

28 KEPALA OPD dan 10 Camat Tanda Tangani Pakta Integritas

Pakta Integritas Di Tanda Tangani 28 Kepala OPD dan 10 Camat Bintan BINTAN, RAKYAT MEDIA – Sebanyak 28 Kepala OPD dan 10 Camat Kabupaten Bintan menandatangani Pakta Integritas serta menerima DPA ( Daftar Pelaksanaan Anggaran ) APBD TA 2018 di Aula Kantor Bupati Bintan, Senin (8/1) kemarin. Penandatanganan Pakta Integritas dan Penyerahan DPA TA 2018 juga disaksikan oleh Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM , Sekda Kabupaten Bintan Drs H Adi Prihantara MM , serta seluruh FKPD Kabupaten Bintan. Dalam sambutannya, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa hendaknya seluruh Kepala OPD dan Camat yang menandatangani Pakta Integritas, dapat menjalankan kinerja dan amanah yang diberikan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya. Selain hal tersebut, dirinya juga meminta agar seluruh Kepala OPD dan Camat bisa bersinergi dengan bawahannya dalam menjalankan roda pemerintahan, karena menurutnya dengan kekompakan dan sinergi antara atasan dan bawahan maka target kinerja akan tercapai dengan baik. “ Dengan penandatanganan Pakta Integritas, kita harapkan kinerja yang terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta bisa melakukan pembangunan daerah dengan sebaik-baiknya. Kita memiliki APBD berkisar 1 triliun lebih, dengan belanja langsung berkisar 575 milyar dan belanja tidak langsung berkisar 491 milyar. Hal ini harus dilaksanakan bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bintan “ ujarnya. Selain penandatanganan Pakta Integritas dan Penyerahan DPA TA 2018 , Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos juga melakukan MoU dengan Bank BJB yang diwakili oleh Kepala Divisi Kredit Retail dan Konsumer Bank Jawa Barat Banten Pusat (BJB) Bapak Triastoto Hardjanto Wibowo didampingi Kepala Bank BJB Batam Bapak Ahmad Faisal. “ Hari ini selain penandatanganan Pakta Integritas dan penyerahan DPA TA 2018 , Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan juga melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Bank BJB guna fasilitasi dan kontribusi bagi perkreditan para pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan “ ujarnya. Ditambahkannya juga, bahwa MoU perkreditan para pegawai ini merupakan langkah awal hubungan kerjasama antara Pemkab Bintan dan Bank BJB. Kedepannya , Bupati Bintan H.Apri Sujadi, S.Sos juga meminta agar Bank BJB dapat memfasilitasi dan menyediakan Fasilitas Kreditur bagi pengusaha Ekonomi Kreatif Pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Bintan. “ Ini sebagai langkah awal, kedepannya kita harapkan agar ada fasilitas Kredit bagi pelaku Ekonomi Kreatif dengan menggandeng pelaku UMKM agar bisa memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan masyarakat dan daerah Kabupaten Bintan “ tutupnya. (rm/san)


CMYK

KARIMUN-LINGGA

Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

10

Pemkab Karimun Akan Lelang Jabatan Eselon II

BUPATI Kabupaten Karimun Aunur Rafiq buka lelang jabatan eselon II

KARIMUN, RAKYAT MEDIAPemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun pada bulan ini tahun 2018 akan kembali membuka lelang jabatan eselon II untuk empat Organisasi Pemerintah Daerah (OPD). Ada empat Kepala Dinas yang akan dilelang Yakni, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya, Dinas Sosial dan Badan Kesatuan Bangsa. “Kami akan kembali melakukan Open Bidding atau lelang jabatan untuk empat OPD. Dilakukannya open biding meru-

pakan salah satu ketentuan di dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Artinya, pejabat yang sudah mempunyai cukup pangkat dan golongan yang akan duduk pada suatu jabatan eselon dua, maka syarat yang harus diikuti adalah open biding atau lelang jabatan,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq kepada wartawan, Sabtu (6/1) kemarin. Sebelum pelaksanaan open bidding, kata Bupati, sudah tentu terlebih dulu harus mengirimkan surat Komisi ASN di Jakarta. Setelah itu baru akan

diumumkan di jajaran Pemkab Karimun. Kegiatan ini terbuka untuk ASN yang sudah mempunyai kecukupan pangkat dan golongan. Tim penguji, selain berasal dari Pemkab Karimun juga akan dibantu tim dari akademisi dan piskolog. “Dilibatkannya akademisi sebagai tim penguji peserta open bidding tidak lain untuk menguji dan mengetahui kemampuan dan keahlian intelektual peserta. Penguji dari psikolog juga diperlukan untuk melihat kemampuan seorang calon pemimpin pada

suatu OPD dan bagaimana sikap serta tindakan dalam menyelesaikan sutau persoalan di dalam OPD yang dipimpin,” papar Bupati. Empat OPD yang dibuka Pemkab Karimun untuk open biding disebabkan beberapa hal. Seperti, Dinas Sosial sebelum dipimpin oleh Panji Sasmita dan Dinas Pemuda Pemuda dan Olahraga dijabat oleh Yusrial Mahyudin. Keduanya adalah pejabat aktif, namun belum sampai setahun menjabat sudah mengundurkan diri dan

pindah ke Provinsi Kepri. Kemudian, untuk Badan Kesatuan Bangsa seperti diketahui saat ini dijabat oleh Indra Gunawa. Yang bersangkutan saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi dana administrasi umum (Adum) di Dinas Sosial beberapa tahun lalu. Kecuali pejabat di Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya. Kekosongan di OPD yang satu ini bukan disebabkan pejabatnya pindah. Melainkan, pada tahun lalu beliau meninggal dunia karena sakit. (rm/ikbal)

DPRD Karimun Temukan Proyek di RSUD M.Sani Tak Selesai KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Komisi II DPRD Kabupaten Karimun menemukan adanya proyek pembangunan gudang farmasi anggaran 2017 senilai sekitar Rp 3 miliar lebih yang belum selesai. Temuan ini diketahui saat sidak tahunan ke RSUD M Sani, Selasa (9/1). RSUD M.Sani Kabupaten Karimun

“Salah satu tugas dari Komisi II adalah melakukan pengawasan rumah sakit. Untuk itu, setelah berakhirnya anggaran tahun lalu, maka hari ini (kemarin, red) kita melakukan sidak. Hasilnya, ditemukan adanya pekerjaan pembangunan gudang farmasi sebanyak 3 lantai belum selesai dikerjakan. Artinya, perusahaan kontraktor yang mengerjakan SEJUMLAH drum bekas terlihat berada di tengah jalan yang rusak. Drum ini sengaja diletakan warga sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap Pemerintah.

Karena Tak Kunjung Diperbaiki

Warga Pasang Drum di Badan Jalan KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Warga kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, tiba-tiba meluapkan kemarahannya dengan memasang drum-drum ditengah jalan arah ke Selat Beliah yang sudah rusak parah dan tak kunjung juga diperbaiki, Selasa (9/1) kemarin. Aksi ini adalah sebagai wujud protes dan menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Karimun, karena jalan rusak itu lama tak diperbaiki. Protes pernah disampaikan juga namun hingga pemasangan drum tidak ada tanda-tanda untuk diperbaiki, ujar warga disana. Lanjut warga, drum ini juga maksudkan sebagai pertanda jika kondisi jalan berlubang sehingga sangat membahayakan bagi pengendara jika dilewati. Sebelumnya warga pernah menanam pohon pisang di jalan yang berlubang tersebut, sayangnya sampai sekarang belum ada upaya perbaikan yang dilakukan dari pemerintah maupun dinas terkait. “Ini sangat membahayakan setiap pengendara, kalau tidak memahami kondisi jalan pengendara bisa terperosok dalam jalan yang berlubang tersebut. Beruntung war-

ga meletakan drum sebagai pertanda (rambu-rambu) sehingga pengendara bisa lebih hati-hati saat melintas jalan yang rusak tersebut,” ujar Roziq salah seorang pengendara. Lebih lanjut dikatakan, kondisi jalan sangat membahayakan bagi pengendara terlebih jika malam hari karena jalan tidak ada penerangan lampu. Untuk itu kami berharap agar secepatnya dilakukan perbaikan sebelum menelan korban jiwa. Informasi di lapangan jika sebelumnya sudah ada dua orang yang mengalami kecelakaan akibat ketidak tahuan pengendara terhadap kondisi jalan yang rusak tersebut. Makanya warga berinisiatif memasang drum persis di jalan yang berlubang agar pengendara mengetahui. Kondisi jalan yang berlubang tersebut merupakan jalan protokol yang menghubungkan kelurahan Sawang Kundur Barat menuju pelabuhan Selat Beliah Kepada Pemerintah, warga berharap agar memperhatikan dan langsung menangani kerusakan jalan arah ke Selat Beliah yang berada di Kelurahan Sawang, kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun. (rm/san)

Polisi Temukan Senjata Soft Gun di Rumah Pengedar Sabu KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Anggota Sat Res Narkoba Polres Karimun, menemukan Airsoft gun jenis walther saat menggerebek rumah pengedar sabu, berinisial Ar, di Kecamatan Tebing, belum lama ini. Penemuan senjata airsoft gun di dalam lemari Ar ini berawal dari penangkapan terhadap seorang pria berinisial Jz pada Sabtu (6/1) pukul 17.00 WIB di Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing. “Saat melakukan penangkapan di rumah Jz ditemukan 3 paket sabu denghan berat 3,11 gram. Selain ditemukannya sabu juga ditemukan timbangan digital dan plastik-plastik yang biasa digunakan untuk membungkus sabu,” ujar Kasat Res Narkoba Polres Karimun, AKP Nendra Madyatias, Senin (8/1/2018). Setelah itu, kata Nendra,

anggota melakukan interogasi terhadap tersangka Jz untuk mengetahui darimana asal barang. Setelah diketahui, sumbernya berasal dari Ar yang juga warga Kecamatan Tebing. Satu jam kemudian dilakukan penggerebekan di rumah Ar dan orang yang dicari sudah tidak ada di rumah. Meski demikian, polisi tetap melakukan penggeledahan di rumah Ar yang disaksikan oleh RT setempat dan istri Ar. “Kita berhasil menemukan satu paket sabu dan alat hisab di dalam rumah tersebeut. Selain itu, juga ditemukan satu pucuk senjata airsoft gun, diduga senjata milik Ar ini tidak ada surat izinnya. Saat ini Ar sudah masuk dalam daftar DPO. Kepada yang bersangkutan (Ar, red) kita beri waktu satu pekan untuk menyerahkan diri. Jika tidak, maka pihak

kepolisian akan melakukan upaya paksa,” tegasnya. Dilanjutkannya, sehari sebelumnya, Jumat (5/1) pihaknya melakukan penangkapan terhadap Ha di salah satu tempat rumah kos di Kecamatan Meral dengan barang bukti dua paket sabu dengan berat 0,57 gram bersama alat hisab. Kemudian, anggota melakukan pengembangan dan diakui tersangka Ha bahwa barang haram tersebut berasal dari MM. Malam harinya dilakukan penyelidikan dan diketahui keberadaan MM di salah satu pasar swalayan. Setelah ditunjukkan oleh Ha, akhirnya MM yang sedang duduk di atas sepeda motornyas berhasil ditangkap. Dari tangan MM memang tidak ditemukan sabu, melainkan uang tunai Rp2.443.000 yang diduga hasil penjualan sabu. (rm/rel)

proyek tersebut harus dikenakan sanksi administrasif berupa denda maksimal,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karimun, Yusuf Sirat. Denda tersebut, katanya, sudah mulai dihitung sejak memasuki bulan ini sampai dengan pertengahan bulan depan. Berdasarkan ketentuan, besarnya denda dihitung per hari yang besarnya Rp 2 juta

lebih. Jika sampai pertengahan bulan depan pekerjaan tidak selesai, maka pemerintah wajib untuk melakukan pemutusan kontrak kerja. Selain itu, ada juga pekerjaan di RSUD M Sani yang belum selesai. Yakni seluruh bangunan rumah sakit. Nilainya diperkiraklan lebioh dari Rp 1 miliar. “Meski belum selesai, dikerjakan, tapi kita melihat peker-

jaan tersebut progresnya lumayan atau hampir selesai. Tapi, secara administrasi kita tekankan pengawas yang melakukan pengawasan proyek diminta untuk memberikan denda kepada perusahaan yang mengerjakan pembangunan gudang farmasi dan juga pengecatan bangunan. Meski kita juga sudah mendapatkan penjelasan ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya keterlambatan,” jelasnya. Tentang pelayanan, lanjutnya, di rumah sakit sudah baik. Namun, yang namanya pelayanan tentu saja tetap ada keluhan dari masyarakat. Untuk itu, pihaknya berharap rumah sakit dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi, saat ini hasil dari sidak ke ruangan perawatan sudah mulai terlihat baik dan bagus. (rm/gun)

JPU Kejari Lingga Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Alkes LINGGA, RAKYAT MEDIA– Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga, menuntut hukuman 1,5 tahun dan 2 tahun penjara terhadap dua terdakwa korupsi Alat Kesehatan (Alkes) di Kabupaten Lingga tahun 2013 lalu, berinisial SM dan Kas. Tuntutan tersebut dibacakan JPU dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Senin (8/1) lalu. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Efan Afturedi menyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan korupsi dan menyalahgunakan kewenangan dan sarana yang ada padanya untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain, sehingga menyebabkan kerugian negara, sebagaimana dalam dakwaan subsider telah melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi juncto

Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. “Meminta kepada Majelis Hakim untuk menuntut terdakwa Said Mukhtar dengan tuntutan 1 tahun 6 bulan Penjara dan denda sebesar Rp 50 juta subsider 6 bukan kurungan,” ucap JPU. Sementara itu, lanjutnya terdakwa Said Mukhtar juga tidak dibebankan uang pengganti, karena kerugian Negara sebesar Rp 61.875.582 telah di titipkan kepada JPU. ”Sedangkan untuk terdakwa Kasmadi, meminta Majelis Hakim untuk menuntutnya dengan tuntutan 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 6 bulan kurungan penjara,” jelas JPU Efan. Ia menyebutkan terdakwa Kasmadi juga di tuntut untuk membayar uang pengganti atas kerugian negara sebesar Rp 48.585.818. Jumlah tersebut, merupakan sisa dari uang pengganti yang telah dititipkan terdakwa kepada JPU senilai Rp 300 juta. Mendengar tuntutan terse-

DUA terdakwa korupsi Alkes Kabupaten Lingga di tuntut masingmasing 1,5 Tahun dan 2 Tahun

but, kedua terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya Agus Riawantoro dan Sri Ernawati akan mengajukan pembelaan atas tuntutan secara tertulis (pledoi) Atas tuntutan ini, Ketua

Majelis Hakim Iriati Khoirul Ummah, yang didampingi Majelis Hakim Anggota Santonius Tambunan serta Yon Eferi menunda persidangan selama satu pekan dengan agenda pembacaan pledoi. (rm/rel)

Kapolres Lingga :

Akan Melakukan Tindakan Tegas Terhadap Oknum Ngaku Wartawan LINGGA, RAKYAT MEDIAKapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Silalahi menyampaikan akan menindak tegas jika ada oknum yang menyalahgunakan profesi dalam beraktifitas. Hal itu diutarakan, karena banyak mendengar keluhan ada oknum yang mengaku wartawan sudah membuat resah sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Lingga. Kapolres Lingga, terkait permasalahan ini mengatakan, jika perbuatan seseorang terhadap orang lain dirasakan menggangu apalagi bertentangan dengan norma sosial, maupun hukum positif dan anturan lain yang berlaku di negara ini, akan ada konsekuensinya tanpa memandang profesi dan kedudukan. “Orang-orang yang menyalah gunakan profesi untuk melakukan kejahatan bukan hanya dari profesi wartawan saja, hampir semua profesi

Kapolres Lingga

AKBP Ucok Lasdin Silalahi ada oknum yang perbuatannya mencederai kode etik profesi tersebut,” kata Kapolres, Rabu (10/01). “Jika perbuatan seseorang terhadap orang lain dirasakan menggangu apalagi bertentangan dengan norma sosial, maupun hukum positif dan anturan lain yang berlaku di negara ini, akan ada konsekuensinya tanpa memandang profesi dan kedudukannya,” ujarnya.

Untuk itu, Kapolres Lingga ini mengimbau kepada masyarakat untuk menginformasikan jika mendapat tindakan-tindakan yang merugikan masyarakat maupun lembaga, apapun profesi dari oknum-oknum tersebut, ujar Kapolres. Sebelumnya beberapa Kepala Desa di Kabupaten Lingga akhir-akhir ini diresahkan oleh ulah oknum yang mengaku sebagai wartawan karena meminta-minta sumbangan melalui surat resmi dengan cara mengancam dan melakukan pelanggaran kode etik jurnalistik. “Iya, kami diminta sejumlah sumbangan, kalau tidak diberi, diberitakan macammacam. Bahkan sampai mempengaruhi warga,” kata salah satu Kepala Desa di Lingga yang enggan menyebutkan namanya kepada wartawan, Rabu (10/1/2018) lalu. Atas tindakannya terse-

but membuat gerah beberapa Kepala Desa. Padahal menurut beberapa perangkat desa lainnya, selama ini Kepala Desa sangat menghargai kerja sama media, baik itu cetak, online maupun televisi, dalam melakukan pengawasan Dana Desa. Namun akibat perlakukan beberapa oknum tersebut, semakin memperburuk citra wartawan. Bahkan menurut perangkat desa lainnya, beberapa oknum tersebut tidak segansegan membawa nama-nama Lembaga Hukum Negara untuk melancarkan misinya, tujuannya adalah untuk meminta sejumlah uang kepada perangkat desa. “Kami sangat menghargai profesi wartawan dalam melakukan pengawasan Dana Desa, tapi etikanya tentu dengan cara-cara kode etik jurnalistik,” ujar salah satu perangkat Desa di Senayang. (rm/rel)


CMYK

11

RAKYAT SPORT

Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

MANCHESTER City mendapat ujian berat di matchday 23 Liga Primer Inggris

Liverpool vs Manchester City INGGRIS, RAKYAT MEDIA-Laju positif Manchester City mendapat ujian berat di matchday 23 Liga Primer Inggris. Tim asuhan Josep Guardiola harus menghadapi Liverpool di Anfield Stadium, Minggu (14/1/2018). Pada bentrokan pertama musim ini, City memang menang lima gol tanpa balas. Namun hasil tersebut tak bisa jadi pegangan sebab Liverpool tak pernah kalah dalam 17 pertandingan berturut-turut. Anak didik Juergen Klopp sukses meraih 12 kemenangan dan lima hasil imbang. Saat tampil di markasnya, The Reds belum terkalahkan sejak 23 April 2017. Catatan mereka kian mengerikan sebab City tak pernah menang dalam 15 kunjungan terakhirnya ke Anfield Stadium. Terakhir kali City mencuri kemenangan terjadi pada 3 Mei 2003 lalu. Saat itu The Citizens memaksa tuan rumah menyerah 1-2. Namun setelahnya City dikalahkan 10 kali dan imbang lima kali. “Sangat menarik saat kami bertemu Manchester City. Musim ini mereka bermain bagus dan Anda akan menemui masalah besar jika tak yakin dengan penampilan Anda sendiri,” ucap Klopp yang dikutip dari BBC. Sejauh ini City memang tampil mengagumkan. Di semua kompetisi, hanya Shakhtar Donetsk yang dapat mengalahkan pasukan Manchester Biru. Sisanya, City sukses memetik 30 kemenangan dan meraih dua hasil imbang. Khusus di Liga Primer Inggris, City sudah mengoleksi 62 poin dan berdiri di puncak klasemen sementara. Mereka unggul 15 angka dari Manchester United yang duduk di posisi dua dan 18 angka dari Liverpool yang menghuni peringkat empat. Besarnya jarak antar tim membuat Kevin De Bruyne Cs cukup aman jikapun kalah dalam pertandingan nanti. Soal materi pemain, City lebih untung ketimbang Liverpool. Sejauh ini hanya Gabriel Jesus, Benjamin Mendy dan Vincent Kompany yang menghuni ruang perawatan medis. Sedangkan tuan rumah harus ditinggalkan enam pemain yakni Adam Bogdan, Nathaniel Clyne, Alberto Moreno, Marko Grujic, Jordan Henderson, serta Daniel Sturridge.(rm/sind).

Islandia Beruji Coba Melawan Timnas Indonesia

PEMAIN Real Madrid, Cristiano Ronaldo, berjalan pada nakhir pertandingan sepak bola liga Spanyol

Real Madrid Kalah Dari Villarreal di Kandang

MADRID, RAKYAT MEDIA-Usaha Real Madrid untuk memangkas jarak poin dengan Barcelona, Atletico Madrid, dan Valencia, kembali gagal. Pada pertandingan pekan ke-19 Divisi Primera La Liga Spanyol, mereka kalah dari Villarreal di kandang sendiri, Sabtu (13/1/2018). Real Madrid kalah 0-1 dari tamunya pada pertandingan di Stadion Santiago Bernabeu. Gol tunggal keme-

nangan Villarreal pada laga ini dibukukan Pablo Fornals pada menit ke-88. Hasil ini membuat Real Madrid tertahan di peringkat keempat dengan koleksi 32 poin dari 18 pertandingan. Mereka unggul satu angka atas Villarreal yang sudah memainkan 19 laga. Pasukan Zinedine Zidane itu kian tercecer dengan tim-tim di atasnya. Barcelona yang baru bertanding pada Minggu (14/1/2018) berada di posisi

teratas dengan koleksi 48 poin. Real Madrid juga meneruskan tren tak pernah menang sepanjang 2018. Pada dua laga sebelumnya di La Liga dan Copa del Rey, Cristiano Ronaldo dkk hanya bermain imbang 2-2. Pada laga di Santiago Bernabeu ini, Real Madrid sebenarnya mendominasi. Mereka punya 20 peluang berbanding 9 milik tim tamu. Akan tetapi, penampilan gemilang

Sergio Asenjo bisa menahan 8 peluang bersih Real Madrid. Sebaliknya, tim tamu membungkam tuan rumah melalui serangan balik menit ke-88. Umpan silang Denis Cheryshev diteruskan oleh tendangan Enes Unal yang berhasil dimentahkan Navas. Bola muntah disambut oleh Pablo Fornals dengan tendangan lob yang indah dan tak mampu dijangkau Navas. (rm/kps).

Chelsea vs Leicester City: 0-0 PEMAIN timnas Islandia merayakan gol ke gawang Indonesia Selection pada laga persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Sleman

JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Pelatih timnas Islandia, Heimir Hallgrimsson, menyebut arti penting dua laga uji coba di Indonesia.Timnas Islandia ingin menjajal gaya permainan sepak bola berbeda dari tim-tim yang belum pernah mereka hadapi sebelumnya. Heimir Hallgrimsson mengatakan, pengalaman menghadapi tim baru akan menjadi modal berharga buat Islandia untuk tampil pada Piala Dunia 2018.”Dalam dua tahun belakangan, kami bermain melawan tim yang memiliki gaya bermain di luar Eropa,” kata Heimir Hallgrimsson di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (13/1/2018).”Salah satu lawan kami adalah Indonesia. Kami ingin mempelajari cara bermain tim Asia,” ucapnya. Itu terbukti dari beberapa laga uji coba selanjutnya yang sudah diagendakan tim debutan Piala Dunia itu.”Januari akhir, kami akan bemain lagi melawan Meksiko di Las Vegas (Amerika Serikat), lalu Cile dan Amerika Serikat,” ucap pelatih berusia 50 tahun itu. “Kami berharap bisa terus mencoba pemain baru dan mencari lawan dengan gaya bermain yang berbeda dari lawan yang biasa kami hadapi,” ujar pria yang juga berprofesi sebagai dokter gigi itu. Dilansir BolaSport.com dari Soccerway, timnas Islandia juga masih akan menghadapi timnas Peru pada 27 Maret 2018. (rm/kms).

De Bruyne Meminta Diturunkan Pada Laga Watford MANCHESTER, RAKYAT MEDIA-Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengakui kalau Kevin De Bruyne memaksa dirinya untuk memainkan dia dalam laga melawan Watford.Gelandang asal Belgia itu mengalami cedera dalam laga akhir tahun melawan Crystal Palace, dan diperkirakan akan absen satu minggu akibat cedera tersebut. Meski begitu, ambisi besar yang dimiliki oleh gelandang berusia 26 tahun itu membuat dirinya menolak untuk dicadangkan, dan memaksa sang pelatih untuk tetap memainkannya di tim utama.”Kevin mengalami pembengkakan, dan kami meminta dia untuk beristirahat dan tidak bermain. Namun dia bilang dirinya ingin bermain,” kata sang pelatih. “Dia memperoleh sedikit rasa sakit, tapi dia ingin bermain. Hal itu menunjukkan komitmennya kepada klub dan saya rasa kami harus bisa mencontoh sikapnya. City berhasil menang 3-1 atas Watford pada laga yang digelar di Manchester Stadium.(rm/bola)

Leicester Tahan Imbang Chelsea di Stamford Bridge BRIDGE, RAKYAT MEDIA-Chelsea gagal meraih poin penuh saat menjamu Leicester City. Bermain di Stamford Bridge, Sabtu (13/1/2018) malam, The Blues hanya mampu bermain imbang tanpa gol meskipun memiliki keunggulan pemain sejak menit ke-68 akibat kartu merah Ben Chilwell. Chelsea tak melakukan banyak perubahan dalam starting XI mereka kali ini. Hanya Gary Cahill yang kini bermain sebagai bek tengah menggantikan Andreas Christensen, sementara posisi bek tengah kiri ditempati oleh Antonio Rudiger. Menjadi tuan rumah, Chelsea justru terlihat tampil tak tenang. Beberapa kali serangan yang mereka bangun dari bawah selalu kandas karena kesalahan sendiri. Para pemain The Blues terlihat berulang kali melakukan kesalahan umpan. Sebaliknya, tim tamu Leicester justru tampil lebih tenang dan terorganisir dalam setiap pergerakan tim mereka. Pada menit kedelapan, Leicester memiliki peluang pertama mereka. Adalah Okazaki yang nyaris membuat publik Stamford Bridge terdiam andai saja sontekannya memanfaatkan umpan dari Ben Chilwell tak melambung dari

gawang Thibaut Courtois. Tiga menit setelah peluang tersebut, tim tamu kembali mendapatkan peluang beruntun. Yang pertama adalah peluang dari tembakan Marc Albrighton dan Shinji Okazaki yang masih mampu diblok pertahanan Chelsea dan kemudian peluang emas dari sundulan Onyinye Ndidi yang masih mampu ditepis dengan gemilang oleh Courtois. Pada menit ke-13, tuan rumah mencoba untuk memberikan respon atas peluang-peluang dari tim tamu lewat sebuah tembakan keras Cesc Fabregas. Namun upaya dari gelandang Spanyol tersebut masih mampu ditepis oleh kiper Leicester, Kasper Schmeichel. Di pertengahan babak pertama, Chelsea terus bermain buruk dan berulang kali melakukan kesalahan-kesalahan umpan. Beruntung bagi mereka, Leicester juga kurang klinis dalam menyelesaikan setiap serangan yang mereka bangun. Beberapa kali upaya dari Riyad Mahrez, Shinji Okazaki dan Jamie Vardy gagal diteruskan menjadi gol. Tak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir. Di awal-awal babak kedua, Chelsea masih belum mampu keluar dari permainan buruk mereka di babak perta-

ma. Dan lagi-lagi Leicester mampu bermain dengan tenang dalam membangun serangan dan juga solid ketika menghalau upaya lawan. Sadar permainan timnya tak berkembang, pelatih Antonio Conte melakukan dua perubahan sekaligus. Eden Hazard dan Cesc Fabregas ditarik keluar dan digantikan Willian dan Pedro Rodriguez pada menit ke-58, atau semenit setelah peluang Riyad Mahrez yang nyaris membobol gawang Courtois. Masuknya Willian dan Pedro ter-

bukti membuat permainan Chelsea membaik. Intensitas serangan pun meningkat dan beberapa kali upaya dari tuan rumah mampu merepotkan pertahanan The Foxes. Pada menit ke-68, Leicester terpaksa harus bermain dengan 10 pemain setelah Ben Chilwell mendapatkan kartu kuning kedua usai melakukan tekel pada Victor Moses. Kartu kuning kedua tersebut dia terima hanya setelah lima menit sebelumnya menerima kartu kuning pertama usai dia melanggar Willian.(rm/bola)

Leicester bisa dikatakan cukup beruntung dengan hasil imbang 0-0

AKSI gelandang serang Leicester City, Riyad Mahrez (kanan), melepaskan tendangan ke arah gawang Chelsea

LONDON, RAKYAT MEDIAChelsea gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah pada pertandingan pekan ke-23 Premier League - kasta teratas Liga Inggris. Menjamu Leicester City di Stamford Bridge, Chelsea hanya bisa bermain imbang tanpa gol, Sabtu (13/1/ 2018). Leicester bisa dikatakan cukup beruntung dengan hasil imbang 0-0 ini. Maklum, mereka harus menyelesaikan 22

menit terakhir pertandingan dengan 10 pemain.Ben Chilwell diusir wasit pada menit ke68 setelah menerima kartu kuning kedua akibat melanggar Victor Moses. Pengusiran ini hanya berselang lima menit dari kartu kuning pertama dia kepada Willian. Kehilangan Chilwell membuat Leicester yang awalnya merepotkan tuan rumah, bergantian didominasi karena terpaksa bermain lebih bertahan.Pada ba-

bak pertama, Leicester memang menjadi tim yang lebih baik. Mereka unggul dalam penguasaan bola, 57 persen, dan punya 14 peluang atau dua kali lipat dari tuan rumah. Permainan Chelsea baru membaik pada babak kedua, apalagi setelah lawan bermain dengan 10 pemain. Kendati demikian, hingga laga berakhir, tak ada gol tercipta. Chelsea dan Leicester harus puas dengan skor imbang 0-0.(rm/red).


CMYK

SELEBRITYS

Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Dewi Perssik Tantang Petugas Transjakarta ARTIS dan penyanyi Roro Fitria

Roro Fitria Sebut Harta Miliknya Kurang Lebih Rp 750 Miliar JAKARTA, RAKYAT MEDIA- Bukan sebuah hal baru lagi ketika Roro Fitria membeberkan harta kekayaannya ke hadapan publik. Mulai dari koleksi perhiasannya sampai mobilmobil mewah yang ia miliki, semua ditunjukkan Roro dengan santai ke semua orang. Seperti kali ini, ketika Roro menjadi bintang tamu di acara Hotman Paris Show, ia menyebutkan jumlah harta kekayaannya kepada Hotman Paris Hutapea. Pengacara sekaligus host acara Hotman Paris Show itu mengulik berapa jumlah harta yang sekarang dimiliki Roro lewat acara ini. “Berapa total harta kamu. Mulai berlian, rumah, mobil, ya,” ujar Hotman. “Aset yang ini, yang tidak bergerak, seperti deposito berjangka, saham, itu juga termasuk?” jawab Roro. “Semuanya, jika dinilai dengan uang, berapa total harta warisan kamu?” balas Hotman. “Tapi jangan bilang-bilang,” balas Roro. “Ya, bilangnya di sini aja,” ujar Hotman sambil tertawa. “Beneran lo ya, jangan ngomong-ngomong lo ya,” jawab Roro. “Iyaa,” sahut host perempuan di samping Roro. “Paling-paling cuma Rp 750,” jawab Roro. “Rp 750 miliar?” tanya Hotman. “Iya,” tegas Roro. Di antara beberapa harta yang ia miliki, menurut Roro yang paling berharga adalah sebuah dompet dan tiara berlian. Ia pun membawanya ke acara Hotman Paris Show dan menunjukkannya ke penonton. Menurut Roro, nilai dari dua benda miliknya ini sekitar Rp 10 miliar. Jumlah ini adalah tebakan dari Hotman dan menurut Roro, tebakan Hotman mendekati benar. “More or less,” jawab Roro ketika ditanya Hotman. Kemudian Roro menegaskan bahwa nilai dari dua benda berharga yang ia miliki memang di seputaran angka itu. Namun Roro enggan menyebut berapa nilai asli dari dompet dan tiara miliknya. (rm/k.l)

Mantan Suami Ussy Sulistiawati akan Menikah

Sewa 800 Kamar Hotel

JAKARTA, RAKYAT MEDIA - Dewi Perssik tetap pada keyakinannya bahwa aksi penerobosan jalur busway yang ia lakukan beberapa waktu lalu tidak melanggar peraturan. Dewi Perssik Merasa Aneh Dihujani 20 Pertanyaan Terkait Kasus Terobos Busway. Dua Jam Diperiksa Polisi, Dewi Perssik Dicecar 20 Pertanyaan. Dewi Perssik Akhirnya Diperiksa soal Insiden Terobos Jalur Busway Sebab, wanita yang akrab disapa Depe itu mengaku sudah mengantongi ijin dari pihak Satlantas untuk melintas di jalur khusus armada Transjakarta itu. “Ya kan bapak Dirlantas saja mengatakan bahwa Dewi Perssik tidak melanggar peraturan karena sudah mendapat diskresi. Kami diperintahkan masuk jalur itu karena membawa orang sakit,” kata Dewi Perssik usai diperiksa sebagai saksi di Subdit Ranmor Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu malam, 10 Januari 2017. “Ini bukan nyelonong masuk, bukan. Ini sudah bawa orang sakit, kemudian diginiin pula. Sebelumnya kita sudah lewat jalur busway, dan petugas yang lain tidak pernah ada larangan. Ada polisi juga yang kawal kami,” lanjut Depe. Seperti diketahui, Harry MS melaporkan rombongan Dewi Perssik ke Polda Metro Jaya pada Sabtu, 2 Desember 2017.Dalam laporan itu, terlapor yang tidak dicantumkan namanya diancam Pasal 335 KUHP tentang Ancaman Kekerasan, Pasal 212 KUHP tentang Melawan Petugas, dan Pasal 315 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik Namun jika melihat pada pasal yang dikenakan, pihak Depe meyakini bahwa laporan itu ditujukkan pada sang suami, Angga Wijaya. Menanggapi sikap petugas Transjakarta, Depe yang merasa tidak bersalah langsung melaporkan balik Harry. Sayang, Depe kala itu enggan menunjukkan bukti laporannya usai keluar dari Sentra Pengaduan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Mengacu pada keyakinan bahwa dirinya tidak bersalah, Depe pun menantang pihak Transjakarta untuk membuktikan laporan mereka dengan menunjukkan tayangan kejadian saat itu. ”Kalau misalkan mereka ngomong harus ada bukti. Kalau perlu CCTV-nya dibuka,” tandas Dewi Perssik. (rm/oke)

Unggah Naik Jet Pribadi, Inul Daratista Sindir Syahrini? GUBERNUR Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran dan Presiden Jokowi

JAKARTA, RAKYAT MEDIA- Kabar bahagia datang dari mantan suami artis Ussy Sulistiawaty, Sugianto Sabran. Sugianto yang kini menjadi gubernur Kalimantan Tengah akan segera mengakhiri masa dudanya dengan mempersunting seorang gadis asal Semarang bernama Yulistra Ivo Azhari. Rencananya akad nikah akan digelar di Masjid Raya Darussalam, Jalan George Obos, Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada 25 Januari 2018, dilanjutkan dengan resepsi yang dipusatkan di Istana Isen Mulang, rumah jabatan Gubernur Kalimantan Tengah. Diperkirakan sejumlah tamu penting akan diundang, antara lain Presiden dan wakil presiden, para menteri, serta sejumlah tokoh politik dan masyarakat. Untuk akomodasi para tamu, panitia telah menyiapkan 800 kamar hotel. Koordinator seksi akomodasi panitia pernikahan Sugianto Sabran - Yulistra Ivo Azhari, Rawing Rambang mengatakan sudah bertemu dengan 8 pemilik hotel yang ada di Palangkaraya sebagai langkah persiapan pada Selasa, 9 Januari 2018. Sejumlah hotel yang nantinya akan digunakan antara lain Swiss-Belhotel Danum, Aquarius, Be Hotel, dan Luwansa Hotel. “Hasilnya mereka bisa menyiapkan sebanyak 800 kamar hotelnya guna menampung para tamu yang datang,”ujar Rawing yang saat ini menjabat Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Tengah. Rawing menjelaskan, pihaknya juga sudah memesan kamar hotel untuk para tamu VVIP dan VIP, termasuk untuk Presiden, wakil presiden, dan para menteri. Ia juga menjamin para tamu yang akan hadir kan tetap kebagian kamar hotel karena ketersediaan hotel di Palangkaraya sangat mencukupi. Sugianto pernah menikah dengan Ussy Sulistiawaty pada 2005 silam dan dikarunia satu orang putri yang diberi nama Syafa Al Zahra. Setahun kemudian, keduanya memutuskan untuk berpisah. (rm/t.c).

JAKARTA, RAKYAT MEDIAInul Daratista memposting video sedang berada di jet pribadi melalui Instagram. Di situ, ia juga bercerita soal pengalamannya dulu pernah menyewa jet yang seakan tak kalah dengan Syahrini. Dari video Instagramnya, Inul Daratista terlihat kece dengan pakaiannya. Dalam pesawat pribadi itu, Inul juga membawa dua asistennya. “Kita ada di sini tuh. Eimm. Manis, kan? Memang anda saja yang bisa naik jet. Saya juga bisa naik jet. Tuh ini pesawat yang naikin saya aja loh, cuma sama dua gendut itu aja loh asisten saya. Nggak ada yang lain loh. Pesawat ini buat saya seorang aja loh, jangan salah. Ada dua kapten, dua pramugari, Inul Daratista dan dua orang itu loh,” ujar Inul di rekaman media sosialnya, Kamis (11/1/2018). Untuk caption postingannya, si Goyang Ngebor itu juga mengaku sejak dulu sudah pernah naik jet dari pesawat presiden sampai yang mewah. Diakuinya lagi, Inul pun pernah menyewa pesawat pribadi lantaran pekerjaannya bentrok. Saat itu, Inul menyewa jet untuk terbang dari Jakarta ke Surabaya seharga Rp 150 juta. Setelah menggunakan pesawat pribadi, pelantun ‘Masa Lalu’

Penyanyi dangdut Inul Daratista itu menangis menyesal. “Kalo saja jaman fenomena aku dulu sdh ada sosmedia baik IG tweeter dll mgkn aku iso pamer sering numpak JET/Pswt pribadi dr pswt kepresidenan, heli sampe pribadi yg luxury dlmnya. NDESO dikit ra opo opo yo rek,” tulis Inul Daratista. “Jaman dulu pernah sewa jet trip jkt sby 150jt sekali terbang gara2 terlanjur khilaf teri-

ma job double lupa klo harinya sama hahahaa ... setelahnya nangis 3 hari 3 malam nyesel. Ndesooo ....ya mmg ndeso sih tp Alhamdulillah gusti Allah paringi aku sehat, rezeki maleer, dijamu sana sini iso numpak motor mabur, golek duit asli halal iki rek rek. 30-1jam jd horang khaayaaah sejenak. Mabuurrrr yuuuuukkk. Makasih bpk Victory,” tutupnya(rm.k.l)

Bangganya Via Vallen Bisa Dangdutan Bareng Iwan Fals JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Tampil di Konser Raya 23 Tahun Indosiar bisa jadi salah satu pencapaian tertinggi pedangdut Via Vallen. Dalam acara tersebut, biduan asal Sidoarjo itu berkesempatan berduet dengan legenda musik Indonesia, Iwan Fals. Berkolaborasi membawakan lagu Sekuntum Mawar Merah, Via Vallen pun mengaku bangga bisa satu panggung dengan sosok musisi sekelas IwanFals. “Terus terang saya grogi. Sebuah kebanggaan buat saya bisa duet sama musisi legend seperti Iwan Fals,” ucap Via Vallen di Konser Raya 23 Tahun Indosiar, Kamis (11/1/2018). Selama berkarier baru kali ini Via berduet dengan Iwan Fals. Dan bagi Iwan sendiri ini adalah kali pertama di panggung dia menyanyikan lagu dangdut. “Ini juga kan pertama kalinya Om Iwan nyanyi lagu dangdut, biasanya enggak pernah,” tambahnya. Tak bisa dipungkiri, Via Vallen tumbuh besar dengan lagulagu legendaris milik Iwan Fals. Tak ayal, saat didaulat untuk berduet, Via menganggap hal tersebut merupakan pencapaian tersendiri bagi karirnya yang terbilang baru di industri musik Indonesia. “Yang jelas bangga, karena kita tahu Om Iwan Fals orangnya idealis. Lihat beliau mau untuk menyanyikan lagu dangdut, ya kita sebagai penyanyi dangdut ya bangga karena seorang legend Iwan Fals saja yang idealis dalam berkarya itu saja mau menyanyikan lagu dangdut. Jadi sebuah kebanggaan tersendiri. Via juga mengagumi karya-karyanya, keluarga Via juga suka sama karya-karyanya. Sesuatu yang luar biasa buat Via,” papar Via Vallen usai tampil di Konser Raya 23. (rm/l.6).


CMYK

13

Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

BINTAN-TANJUGPINANG Website: www.rakyatmediapers.co.id

Polda Kepri Musnahkan Sabu Seberat 3,212 Kg

(FOTO : HUMAS POLDA KEPRI)

PEMUSNAHAN 3,212 Kg Sabu oleh Polda Kepri.

BATAM, RAKYAT MEDIAKepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Riau melakukan pemusnahan Narkotika jenis Sabu seberat 3,212 Kg, Selasa (09/01/2018) sekitar pukul 10.30 WIB. Pemusnahan dipusatkan di ruang Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri. Turut hadiri Ditresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol K. Yani Sudarto SIK MSI, perwakilan dari BNNP Kepri, Kejaksaan Negeri, BPOM Kepri, Pengadilan Negeri.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga dalam siaran persnya menjelaskan, barang haram ini berhasil diamankan dari hasil tangkapan aparat terhadap tiga pelaku dengan inisial NL alias A, KSW, dan SG, Rabu, (22/11/2017) yang lalu. Pelaku saat itu mencoba membawa Sabu melalui Terminal keberangkatan Bandara Hang Nadim, Kota Batam. “Tersangka KSW dan SG ditangkap bersamaan pada hari Rabu, (22/11/2017) sekira pukul

13.00 WIB. Petugas Bea dan Cukai mencurigai koper yang dibawa tersangka berdasarkan pemeriksaan di Mesin X-Ray. KSW dan SG merupakan calon Penumpang Pesawat Lion Air tujuan Surabaya,” kata Erlangga. Barang bukti yang diamankan dari kedua pelaku sebanyak 20 bungkus narkotika jenis sabu. Selanjutnya tersangka diserahkan kepada Ditresnarkoba Polda Kepri berikut barang bukti guna proses lebih lanjut.

Kemudian tersangka NL yang merupakan calon penumpang pesawat Lion Air tujuan Medan berhasil diamankan oleh petugas Bea dan Cukai bersama petugas Avsec Bandara Hang Nadim, pada hari Kamis, (30/11/2017) pada bulan yang sama sekitar pukul 06.45 WIB. Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa tujuh bungkus sabu didalam sepatu dan celana dalam tersangka. Selanjutnya terhadap tersangka berikut barang bukti

diserahkan oleh pihak Bea dan Cukai kepada Ditresnarkoba Polda Kepri untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Erlangga menambahkan, pelaku dijerat pasal 114 ayat (2), dan atau pasal 113 ayat (2), dan atau pasal 112 ayat (2) Undangundang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 5 Tahun, paling lama 20 Tahun. (rm/sk).

Sekda Kepri : Akui Sejumlah SKPD Bakal Diganti 2018 TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) sudah membentuk Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan, untuk mengisi sejumlah SKPD pada tahun 2018 ini. Hal itu diakui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS Arif Fadhillah, Sabtu (6/1) lalu. Arif membenarkan telah terbentuknya Panitia seleksi. Panitia seleksi ini nantinya akan bertugas menyeleksi para pesertalelang jabatan yang mumpuni dalam mengisi sejumlah jabatan kepala OPD Kepri yang akan dilelang. Panitia seleksi sudah kita bentuk tidak ada masalah, ujar Arif. Secara teknis untuk saat ini, kata Arif, pihaknya belum menetapkan jadwal pastinya kapan dimulai, karena masih merekap data posisi mana saja yang akan dilelang. Dirinya menjelaskan, dalam memilih figur yang tepat untuk mengisi sejumlah jabatan Kepala OPD nanti, pihaknya melakukan dua cara. Pertama dengan melaksanakan lelalang jabatan. Di mana, para pejabat yang telah memenuhi kualifikasi bisa langsung ikut serta.Kedua, dengan melakukan job fit. Yakni, dengan menentukan langsung figur yang mumpuni dan

bisa bekerja di posisi yang ditentukan.”Dua pola ini yang akan kita lakukan nanti,” katanya. Sejauh ini, ada sekitar delapan posisi Kepala OPD atau SKPD yang kemungkinan besar bakal dilelang. Hal tersebut dikarenakan, Kepala OPD atau SKPD sudah memasuki masa pensiun.Bahkan, beberapa diantaranya sudah kosong dan harus dijabat oleh pejabat sementara. Kendati demikian, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut bakal bertambah. Tergantung hasil evaluasi Gubernur yang menilai ada sejumlah OPD tidak bekerja dengan optimal pada tahun lalu. “Tidak menutup kemungkinan. Dari hasil rekap Pak Gubernur kurang sesuai dan optimal bisa jadi kita ganti,” tegasnya. Perlu diketahui, sejumlah

Sekda P emprov Kepri

TS. Arif Fadillah OPD telah kosong karena ada yang mengundurkan diri serta memasuki masa pensiun, diantaranya Kapala Kesbangpol Syafri Salisman, serta Isdianto mengundurkan diri dari Kadispenda lantaran mengikuti proses Cawagub Kepri. Kemudian, yang akan memasuki masa pensiun pada tahun ini, Staf Ahli bidang Ekonomi dan Pembangunan Eko Sumbaryadi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu satu pintu (PMPTSP) Asman Taufik, Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Amir Husin, Kadisdik Kepri Arifin Nasir, serta Ridwan Hamta kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah. (rm/ san)

Syahrul-Rahma Deklarasikan Diri Maju Pilwako Tanjungpinang 2018 TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul akhirnya mendeklarasikan diri untuk maju dalam Pilwako 2018 melawan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bertempat di Gedung Serbaguna Muhammadiyah, Km 8 atas, Senin (8/1) lalu. Selain mendeklarasikan diri maju ke Pilwako 2018, Syahrul juga mendeklarasikan pasangan yang akan mendampinginya untuk bertarung melawan Lis Darmansyah adalah Rahma, anggota DPRD Tanjungpinang dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Namun, untuk maju sebagai calon wakil Walikota Tanjungpinang Rahma diusung oleh Partai Golongan Karya (Golkar). DPP Partai Golongan Karya (Golkar) mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan Syahrul-Rahma sebagai calon Walikota dan calon Wakil Walikota Tanjungpinang periode 2018-2023 Surat Keputusan itu ditandatangani ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan diserahkan langsung kepada bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang di Kantor DPP Golkar Jakarta. “Alhamdulillah DPP Partai Golkar mengeluarkan SK penetapan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul bersama Rahma, penyerahan itu langsung Ketua Umum Partai Golkar Pak Airlangga Hartarto,” kata Ketua DPD Kota Tanjungpinang, Ade Angga Jumat lalu. Rahma sendiri belum lama ini mengaku serius untuk maju bersama Syahrul dan siap jika memang dipecat oleh PDI Perjuangan. Bahkan, dia juga mengatakan akan mengundurkan diri dari Partai yang membesarkan namanya tersebut. Lanjut Rahma, berkat doa dari semua pihak terutama dari Partai Golkar dirinya mendapat restu mendampingi Syahrul di Pilwako 2018. Setelah ini dirinya secepat mungkin untuk men-

SYAHRUL – Rahma akhirnya mendeklarasikan diri maju dalam Pilwako Tanjungpinang 2018 melawan Lis Darmansyah Incambent.

gurus surat penguduruan diri dari PDI Perjuangan. “Alhamdulillah berkat doa semua pihak terutama Partai GolkarPak Ade Angga, dan secepatnya saya akan mengurus surat pengundaran diri saya dari PDI Perjuangan, karena dalam tiga hari ini saya di Jakarta,” ungkapnya. Selain deklarasi, kabarnya paslon Syahrul – Rahma akan langsung bergerak menuju Kantor KPUD Tanjungpinang, untuk mendaftar sebagai Calon dan Calon Wakil Walikota Tanjungpinang pada Priode 2018-2013. Saat ini, kegiatan Deklarasi masih berlangsung. Untuk pengamanan deklarasi pasangan calon Syahrul – Rahma pihak Polres Tanjungpinang menerjunkan 169 personil untuk pengamanan di Gedung Muhamadiyah, Jalan Raja Haji Fisabilillah nomor 7 Tanjungpinang. Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengatakan, 169 personil melakukan pengamanan deklarasi Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota. “Pengamanan khusus deklarasi paslon Syahrul - Rahma dan pendaftaran di KPU Tanjungpinang hari ini,” ujar Ardiyanto, saat ditemui wartawan di Gedung Muhamadiyah, Senin (8/1) kemarin. Menurutnya dari seluruh

personil yang diturunkan dibagi menjadi dua, ada yang ditempatkan di Gedung Muhamadiyah dan di Kantor KPU Tanjungpinang. Sementara itu, Polres Tanjungpinang juga dibantu oleh personil dari Polda Kepri sebanyak 90 personil yang terdiri dari 30 dari Sabhara dan 60 Brimob Polda Kepri.”Kita dibackup anggota dari Polda Kepri untuk mengamankan deklarasi dan pendaftaran hari ini dan sampai tanggal 10 Januari 2018 nantinya,” ungkapnya. Sampai saat ini, deklarasi masih berjalan aman dan kondusif. Masa pendukung sebanyak 500 orang akan ikut mengantar paslon Syahrul-Rahma ke Kantor KPU Tanjungpinang untuk melakukan pendaftaran. Adapun partai politik yang resmi mengusung duet Syahru Rahma baru Partai Gerindra dan Golkar. Dari jumlah kursi di DPRD Tanjungpinang, koalisi Gerindra – Golkar ini sudah memenuhi syarat minimal untuk mendaftarkan pasangan calon yang diusungnya. Partai Gerindra memiliki 3 kursi dan partai Golkar 4 kursiini sudah melebihi persyaratan dengan total 7 kursi di Legislatif. Sementara untuk memenuhi persyaratan minimal 6 kursi dukungan pasangan calon. (rm/san)

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun hadiri malam puncak hari jadi Kota Tanjungpinang ke 234

Gubernur Kepri Minta Kota Tanjungpinang Terus Berbenah Diri TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA- Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun menegaskan untuk Kota Tanjungpinang sebagai ibukota Provinsi Kepri agar terus berbenah memperbaiki diri supaya memiliki daya tarik dan daya saing di mata nasional dan bahkan internasional. Hal ini dikatakan Gubernur saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpinang ke-234 yang dipusatkan di Lapangan Pamedan Jl. Jend. A. Yani, KM 4 Tanjungpinang, Sabtu (6/1) yang lalu. “Sebagai Ibukota Provinsi Kepri sudah seharusnya Tanjungpinang terus membenahi diri agar memilik daya tarik dan daya saing,” ujar Nurdin. Selama 5 tahun, kata Nurdin, sudah banyak yang dilakukan pasangan Walikota dan wakil walikota Lis-Syahrul. Namun bagaimana pun juga pembangunan tidak akan pernah usai, karena masih panjang perjalanan kedepan. Gubernur juga mengatakan jika Pasangan Lis-Syahrul adalah pasangan Walikota dan wakil Walikota Tanjungpinang terbaik saat ini. Terbukti dengan berbagai prestasi yang sudah diraih oleh kedunya saat ini, sehingga banyak prestasi yang telah diraih baik tingkat Provinsi maupun nasional. “Perlu kita sadari juga Pak Lis dan Pak Syahrul sudah bersama selama 5 tahun memimpin Kota Tanjungpinang ini. Dan sebentar lagi akan dilaksanakan Pilkada. Saya ingatkan bahwa Pilkada adalah ajang untuk masyarakat bersatu mencari pemimin terbaik, bukan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan yang sudah terbangun,” tegas Nurdin. Diakhir sambutannya Gubernur berterimakasih kepada Lis darmansyah dan

H. Syahrul serta ucapan selamat untuk seluruh masyarakat Tanjungpinang untuk hari jadi yang ke-234. Malam puncak peringatan Hari Jadi ke 234 Tanjungpinang dimeriahkan dengan pertunjukkan drama treatikal peristiwa heroik kemenangan pasukan Raja Haji Fisabilillah yang memukul mundur Belanda dari perairan Riau pada 6 Januari 1784 kala itu. Selain itu, berbagai pagelaran kolaborasi nyanyian, tarian, silat serta pembacaan sejarah singkat Hari Jadi Tanjungpinang dipentaskan pada acara tersebut, yang dipusatkan di Lapangan Pamedan A. Yani, Sabtu (6/1) malam. Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengungkapkan peringatan hari jadi tahun ini, merupakan hari yang monumental bagi pasangan Lis-Syahrul, karena tepat 16 Januari mendatang, keduanya akan mengakhiri masa jabatan, dan hari ini menjadi peringatan hari jadi terakhir pada masa kepemimpinan berdua, periode 2013-2018. “Meski pengabdian kami tinggal menghitung hari, namun kami tetap berkomitmen bahwa kecintaan terhadap Kota ini, tidak akan berkurang sedikitpun. Terlebih lagi, Kota ini merupakan tempat saya dilahirkan, tempat saya meniti karier politik, tempat saya membesarkan anak-anak, tempat saya menikmati persaudaraan yang hebat, dan InsyAllah saya berharap akan menjadi tempat saya mengakhiri kehidupan ini,” ujar Walikota dengan nada haru. Momentum peringatan hari jadi ini, lanjut Walikota, hendaknya menjadi motivasi serta komitmen bagi masyarakat dalam memberikan pengabdian untuk Kota tercinta ini. Jadikan Kota Tanjungpinang sebagai tempat hunian

yang nyaman, fungsional, maju dan bermartabat. Untuk itu, dirinya mengajak masyarakat kembali mengenang, bagaimana para pendahulu berjuang mempertahankan kedaulatan di negeri dari penjajahan Belanda. “Mari kita ciptakan sinergitas antara pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat, kita maksimalkan seluruh potensi yang ada, dalam rangka mewujudkan Tanjungpinang cemerlang dan selalu dikenang dari generasi ke generasi,” ujarnya. Pada kesempatan ini, Walikota juga menyampaikan beberapa capaian dan prestasi yang berhasil di toreh selama lima tahun kepemimpinannya bersama Wakil Walikota. Ia menjelaskan bahwa target RPJMD Kota Tanjungpinang 2013-2018 telah mencapai 89 persen dari target 75 persen. Beberapa capaian pembangunan pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mewujudkan visi. Selain itu, dirinya menyadari, selama lima tahun melaksanakan amanah, tentu masih terdapat kekurangan dan masih ada mimpi yang belum terselesaikan, untuk itu, dirinya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ucapan terimakasih pun ia sampaikan kepada seluruh komponen masyarakat, ASN, yang selama ini mendukung dan bekerja bersamanya. “Saya ucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh masyarakat, ASN yang telah bahu membahu memberikan kontribusi untuk kemajuan Kota Tanjungpinang tercinta. Terima kasih juga kepada pemerintah Provinsi Kepri, DPRD Provinsi Kepri, DPRD Kota Tanjungpinang atas kerjasama sebagai mitra dalam mendukung kebijakan-kebijakan Pemerintah Kota Tanjungpinang,” ucapnya. (rm/san)

Sofyan Djalil Dukung Penataan Pulau Bintan BINTAN, RAKYAT MEDIASejumlah lahan yang dilirik investor di Kabupaten Bintan mayoritas masih berstatus hutan lindung. Status lahan tersebut menghambat perkembangan investasi di Bintan. “Kita minta pemerintah pusat mengkaji ulang regulasi tentang investasi, setidaknya konsep pembangunan yang menguntungkan investasi di pulau Bali bisa diterapkan di Bintan,” kata Bupati Bintan Apri Sujadi usai bertemu Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil ketika melakukan pertemuan di

Jakarta, Kamis (11/1) lalu. Apri meminta pembangunan yang dikerjakan pemerintah pusat sebaiknya dikoordinasikan ke pemerintah daerah. Diantaranya rencana pembangunan waduk dan daerah air minum (Dam) di Kabupaten Bintan. “Kami minta kajian teknisnya dari pembangunan yang dilakukan di Kabupaten Bintan. Ketika masyarakat meminta infromasi yang jelas, kami bisa menyampaikan dampak lingkungannya,” ujarnya. Selain itu, dia mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat yang akan mengembangkan dan melaku-

kan penataan Pulau Bintan khususnya Kabupaten bintan. “Beberapa pembangunan stategis sedang dilakukan di Kabupaten Bintan seperti pembangunan bandara di Busung serta pembangunan jembatan di Pengujan,” tukasnya. Konsultan Internasional Alfonso Vegar mengatakan, Pulau Bintan berada di wilayah strategis karena berdekatan dengan Singapura dan Malaysia. Tak hanya itu, perancangan pembangunan di Pulau Bintan tidak mengesampingkan lingkungan.”Bintan akan menjadi The Blue Diamon Indonesia,” katanya.

Menurut konsultan dari Fondacio Metropoli Madrid ini, Singapura dan Malaysia akan membutuhkan Pulau Bintan karena sumber daya alam yang melimpah. Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil mendukung penataan kawasan di Pulau Bintan dan akan membawa usulan tersebut ke Presiden. “Pulau Bintan akan menjadi luar biasa ke depan dan akan kita dukung penuh. Oleh karena itu, saya meminta Pemprov Kepri, Pemkab Bintan dan Pemko Tanjungpinang bisa mengintegrasikan tata ruang daerah,” katanya. (rm/bp)


CMYK

NUSANTARA

Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

14

Kadin Minta Notulen RDP Komisi D DPRD –PUPR Langkat

Ratusan Miliar Dana Proyek Infrastruktur Terindikasi Menyimpang LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Langkat kembali menyurati Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) DPRD setempat untuk segera memberikan notulen hasil rapat dengar pendapat antara komisi D dipimpin ketua M Bahri SH dengan Kadis PUPR, Kadin dan asosiasi kontraktor/rekanan. Kadin minta jawaban PPID berkilah menyebut notulen rapat dengar pendapat itu tidak dapat diberikan karena untuk internal DPRD Langkat.Padahal permintaan notulen tersebut dalam bentuk turunan dari rangkap bukan untuk bentuk foto copy sesuai amanat UU RI No 14/2008 tentang informasi publik PP No 16/2016 tentang pedoman penyusunan peraturan DPRD tentang tata tertib DPRD. Atas dasar UU Republik Indonesia dan peraturan Presiden tentang tata tertib DPRD itu tidak ada alasan PPID DPRD Langkat berkilah notulen RDP Komisi D dengan Kadis PUPR Langkat Ir.Julius Ginting, Kadin, asosiasi kontraktor tidak bisa diberikan. Hal itu diungkapkan Ketua Kadin Langkat Radian Alfi SH MH kepada Wartawan di Stabat Minggu ( 7/1). Kami menyurati kedua kalinya ke PPID untuk dapat memberikan notulen RDP dengan Komisi D DPRD Langkat itu amat sangat dibutuhkan untuk melengkapi laporan hasil monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa Pemkab Langkat di Dinas PUPR tahun anggaran 2017. Hal itu sesuai aturan dalam nota kesepahaman antara KPK RI dengan Kadis Indonesia No 145/2017 tentang kerja sama dalam upaya

pemberantasan tindak pidana korupsi. Terkait biaya pengadaan notulen RDP dimaksud akan ditanggung Kadin Langkat dan diharapkan segera PPID merealisasikan bila tidak disikapi Kadin Langkat akan meneruskan ke Komisi Informasi Indonesia ( KI ) Sumut. “Notulen RDP dengan Komisi D DPRD tersebut sangat penting untuk bahan evaluasi pelaksanaan barang/jasa Dinas Pekerjaan umum Penataan Ruang ( PUPR) Langkat dipimpin Kepala Dinas Julius Ginting pada tahun anggaran 2017 miliaran rupaiah terindikasi syarat penyimpangan ,” ungkap Elvian. Menjawab pertanyaan wartawan atas laporan pengaduan sejumlah kontraktor ke Polres Langkat, salah satunya kontraktor Rianto Singarimbun penduduk Stabat, sudah setor Rp 100 juta ke staf inti Dinas Dinas PUPR Langkat ,Deni Turio ST di janjikan dapat pekerjaan paket proyek ternyata dibohongi. Sampai sekarang belom diproses penyidik Polres Langkat. Terbukti pengaduan disampaikan, Senin, 18 Desember 2017 silam belum ada tanda-tanda akan ditindaklanjuti, sementara pertengkaran mulut antara Kabid Dinas PUPR Langkat Loren Sitomorang ST dengan rekanan masing-masing, Darwis, Abdilah,Sani alias Uni dan Ramadhan alias Godek diduga garagara tidak adil dalam bagi-bagi paket proyek penunjukan langsung ( PL ) maupun tender. Mereka tersulut emosi hingga terjadi pertengkaran dan Kabid PUPR Loren Sitomorang ST merasa tidak senang kemudian mengadu ke Polres Langkat.Selang satu hari ketiga rekanan bernasib malang

yang berjuang untuk mendapatkan pekerjaan mempertahankan sejengkal perut anak istri sehari diadukan terus dimasukan ke sel tahanan Polres Langkat sampai sekarang sudah 22 hari ditahan. Seperti diketahui, terjadinya perang mulut antara ratusan rekanan/kontraktor lokal langkat merasakan dipecundangi oknum petinggi Dinas PUPR. Diawali pembagian paket proyek infrastruktur melalui tender/lelang maupun PL.APBDP ( perubahan ) 2016.Kendati dijanjikan dapat pekerjaan borongan ternyata sebagian besar mereka, rekanan menganggur. Namun tetap besabar walau perut sejengkal anak istri sudah terancam. Itu dikarenakan mereka termakan janji-janji manis oknum petinggi Dinas PUPR, agar para rekanan diminta tetap sabar. Pekerjaan proyek pasti diberikan ternyata apa yang diharapkan tidak menjadi kenyataan hingga akhir tahun anggaran 2016 sebagian besar mereka menganggur tidak dapat pekerjaan borongan. Memasuk tahun anggaran 2017 kembali terjadi sekitar 300 an paket proyek APBD nilai biaya mencapai Rp 400 an miliar rekanan lokal hanya kebagian sekitar puluhan paket saja.Dan mulai timbul gejolak, tapi konon kepiawaian petinggi Dinas PUPR Langkat dan stafnya berhasil meredamnya, tapi tidak lama karena terpantau rekanan/kontraktor lokal paket proyek dana APBD dan APBD P( Perubahan ) 2017, sebagian besar dibagikan kontraktor luar Kabupaten Langkat ( Medan-Jakarta ). Akibat merasa dipecundangi dengan janji-janji kosong akan

Polisi Dumai Tangkap Sabu 2,08 Kg Asal Malaysia DUMAI, RAKYAT MEDIA-Jajaran Polres Dumai Riau berhasil menangkap narkoba jenis sabu-sabu seberat 2,08 Kilogram. Terduga sebagai kurir adalah CF dan SB alias Sun. Saat ini mereka sudah diamankan di Polres Dumai untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan, kepada media mengatakan keduanya merupakan kurir Narkoba. Bahkan CF diketahui bekerja sebagai TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di Malaysia. ”CF dan SB ditangkap dari dua tempat terpisah. Berawal saat pihak Bea dan Cukai mencurigai gerak gerik CF, selaku penumpang di Pelabuhan PT Pelindo Dumai,” tegasnya, Kamis (11/1/18). Saat dilakukan pengecekan oleh petugas BD terhadap barang bawaan, pihak Bea dan Cukai menemukan bungkusan narkotika jenis sabu dari dalam tasnya CF. Saat itu juga petugas langsung berkoordinasi dengan Polres Dumai.”Sabu ini harganya miliaran rupiah dan itu sesuai pengakuan CF. Sedangkan barang haram itu akan

DUA kurir CF dan SB bersama barang bukti

diserahkan kepada seorang kurir berinisial SB di Kota Dumai,” tegasnya. Dari pengakuan itu, petugas langsung mengejar tersangka SB. “Kita lacak dan ternyata yang bersangkutan berada di loket bus. SB teman CF yang datang dari Aceh untuk menjemput,” jelasnya. Sementara untuk status keduannya adalah kurir. Kepolisian menduga, mereka berdua dikendalikan oleh jaringan peredaran Narkoba antar negara. Setakat ini Polres Dumai masih melakukan pengusutan

lebih lanjut. “Kita masih melacak kepada siapa Sabu-sabu seberat 2,08 Kilogram tersebut akan diberikan. Barang bukti yang kita amankan ini antara lain 2,081 gram (2,08 kilogram) Sabu, tas, paspor, tiket kapal, handphone, uang tunai rupiah serta Ringgit Malaysia,” tegasnya. CF diketahui merupakan warga asal Aceh yang bekerja sebagai buruh bangunan (TKI) di Malaysia. Sementara temannya SB alias Sun juga berasal dari Aceh. Kini mereka sudah diamankan di Polres Dumai (rm/m.t)

KANTOR Pekerjaan Umum (PU) Langkat

diberikan pekerjaan borongan ternyata hanya sebagian kecil, sebagian besar jatuh ketangan kontraktor luar hingga habis kesabaran kontraktor lokal hingga meletup turun kejalan mengadakan demo besarbesaran, Senin 6 Nopember 2017. Pendemo mengungkapkan terkesampingkan mereka kontraktor lokal dianggap tidak mungkin mampu bayar fee proyek disebutkan sesuai rumus 10 % + 6 % = 16 % ditambah pungli untuk biaya panitia untuk pengamanan, penawaran, kontrak, panitia tender, dittek, pengawas, PPK dan KPA masing-masing 1 % dikalkulasikan kira -kira mencapai 27 % sampai 30 % dari nilai kotrak proyek. Fee proyek dan pungli itu disebutkan dilakukan secara terstrutur, konon dimulai dari kordinator panitia tender Wahyu Budiman yang juga ketua ULP/LPSE ( Unit Layanan Pengadaan/Layanan Pengadaan

lang itu, petugas Lapas dan Polisi juga melibatkan pihak keluarga dan masyarakat yang mengetahui tempat persembunyian tahanan tersebut. Selain itu, petugas melalui orang tua napi maupun kerabat telah meminta kepada warga binaan tersebut segera menyerahkan diri.”Tidak ada gunanya napi itu bersembunyi dan tidak akan tenang, karena pencarian terus dilakukan,” ucapnya. Hermawan menambahkan, tiga napi yang telah diamankan, yakni Rudi (33) warga Dusun III Helvetia, Labuhan Deli.Napi itu, ditangkap di tempat persembunyiannya, Minggu (24/12). Kemudian, Napi Rahman (33) warga Kampung Tempel, Stabat, Kabupaten Langkat, menyerahkan diri ke Lapas Binjai, Rabu (20/12/2017) lalu. ”Selanjutnya Napi Yusrizal (39) warga Jalan Medan-Binjai KM 15,5 Gang Abadi, Desa Sumber

Melati, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, diringkus petugas di Labuhan Batu,” kata Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum dan HAM Sumut. Sebelumnya, tujuh napi melarikan diri dari Lapas Klas II A Blok B Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Senin (18/12) pukul 02.00 WIB. Dari tujuh napi yang kabur itu, seorang di antaranya merupakan tahanan yang pernah kabur dari sel di Markas Polres Binjai, belum lama ini.”Napi itu adalah Syaifuddin,” ujar Ginting. Ia menyebutkan, tujuh napi yang kabur itu, yakni Saifuddin (34) warga Kelurahan Pabatu, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, divonis hukuman delapan tahun penjara. Abdul Rahman (33) warga Kampung Tempel, Stabat, Langkat. Abdul terlibat kasus penadahan barang curian. Kemudian, Fahrul Azmi

kawan ke Polres Langkat. Kemudian ada seorang lagi disebutkan Zulkarnain M salah satu inti di Dinas PUPR Langkat disebut-sebut sebagai pengumpul dana fee proyek dari rekanan-rekanan diperbincangkan menjadi bendahara bayangan dinas tersebut. Sementara sejumlah LSM saat ini giat ke lapangan mengecek proyek infrastruktur dana APBD/APBD-P 2016 dan 2017 ramai menjadi perbincangan tokoh masyarakat, LSM rekanan/kontraktor. Karena proyek-proyek di kerjakan kontraktor luar berani bayar fee mahal disebutkan kualitas pekerjaan borongannya sangat rendah. Disebutkan memenangkan tender/lelang dan terjadi persekongkolan dan kedekatan, persahabatan, persaudaraan ( nepotisme) oknun petinggi Dinas PUPR langkat dan stafnya dengan kontraktor luar langkat identik dengan KKN. (rm/Sup)

Dirut PDAM Kerinci Jadi Tersangka Setelah Kena OTT KERINCI,RAKYAT MEDIA Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sakti Kerinci, Agus Salim dikabarkan sudah kembali masuk kantor. Padahal sebelumnya Agus Salim telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres Kerinci, dalam Kasus dugaan Oparasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa waktu lalu. Informasi yang dihimpun, Dirut PDAM Tirta Sakti yang tersangkut kasus dugaan penyuapan tersebut terlihat masuk kantor, Kamis (11/1/ 2018). Agus terlihat berada dalam ruang kerjanya. Humas PDAM Tirta Sakti Kerinci, Mayjendri, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Dirut PDAM telah ada masuk kantor. Namun, dia tidak mengetahui dari kapan mulai masuk karena dirinya mulai masuk kantor hanya baru Kamis. “Ya, saya baru balek dari Jambi pagi tadi. Saya mulai masuk tadi pagi tadi. Saya lihat ado beliau masuk kantor. Cuma saya harus ke cabang Tamiai pulo tadi, jadi dak sempat komunikasi dengan beliau,” ujarnya. Ditanya dari kapan Agus Salim mulai masuk kantor, Mayjendri mengatakan dirinya tidak

Empat Narapidana Lapas Binjai Belum Tertangkap BINJAI, RAKYAT MEDIA-Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Hermawan Yunianto, mengatakan hingga saat ini empat orang lagi narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Binjai belum tertangkap. ”Keempat narapidana (Napi) itu, yakni Saifuddin (34), Fahrul Azmi Nasution (35), Roni Adianto (25) dan Suhelmi (45),” kata Herman, di Medan, Rabu. Keempat Napi yang melarikan diri itu, menurut dia, masih terus dilakukan pencarian oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Binjai yang bekerja sama dengan Polres Binjai.” Keempat napi tersebut, harus ditemukan hingga dapat karena dikhawatirkan akan meresahkan warga masyarakat,” ujar Hermawan. Ia menyebutkan, dalam memburu napi yang menghi-

secara Elektronik dengan ketua panitia lelang/pokja Vll Umur ST, Yoki Eks Prianto ST. Roni Saputra ST. Kemudian dibawahnya disebutkan staf lainnya yaitu Prayitno GT ST, MF Syawaludin Hrp ST, Deni Turio ST yang sudah dilaporkan rekanan Rianto Singarimbun karena sudah tarik angka Rp 100 juta janji proyek, tapi membohongi. Pelaporan Rianto ke Polres Langkat Senin, 18 Desember 2017 hingga sekarang belum diproses Deni Turio ST terus melenggang seakan kebal hukum. Di bawah Deni Turio dkk menarik angka fee proyek dan pungli adalah dilepel paling bawah disebutkan Jafair, khairul Azmi SSTP Loren Sitomorang ST ( Kabid Bina Marga Dinas PUPR Langkat yang dinilai berhasil menjebloskan ke tiga rekanan aksi demo tergabung dalam aksi demo bersatu rekan rekanan kontruksi anak langkat ( FBRRKAL) Darwis dan kawan-

Nasution (35) warga Jalan H Hasan, Kelurahan Limau Sundai, terlibat kasus narkoba, Yusrizal (39) warga Jalan Medan-Binjai KM 15,5 Gang Abadi, Desa Sumber Melati, Sunggal, divonis dua tahun enam bulan kasus pencurian. Roni Adianto (25) warga Desa Sei Semayang/Diski, Sunggal, divonis tiga tahun tujuh bulan penjara kasus pencurian, Suhelmi (45) warga Jalan Bangau, Sei Mencirim terlibat kasus narkoba dan divonis empat tahun. Rudi (33) warga Dusun III Helvetia, Labuhan Deli yang divonis 10 tahun penjara karena kasus narkoba.Napi yang kabur itu sedang bermasalah dan dikurung dalam kamar sel isolasi. ”Mereka melarikan diri dengan menggunakan alat bantu berupa kain sarung untuk melompat keluar dari gedung Lapas Klas II A Binjai,” katanya. (rm/net)

mengetahui pasti, karena dirinya beberapa minggu ini berada di Jambi.”Saya kurang tahu dari kapan beliau masuk, yang saya tahu pagi tadi waktu saya masuk kantor ada beliau di kantor. Saat kejadian itu saya tidak ada di Kerinci,” katanya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kerinci, Iptu Dedi Kurniawan, saat dicoba konfirmasi melalui via ponselnya tidak menjawab panggilan. Untuk diketahui, salah seorang pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh, bersama pejabat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sakti Kerinci, terkena Operasi Tertangkap Tangan (OTT) oleh Polres Kerinci.Saat ini Agus Salim telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan suap yang diberikan kepada AJ, oknum pegawai Kejari Sungaipenuh yang ikut kena OTT. Sedangkan AJ sendiri telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi guna proses lebih lanjut. Sementara Direktur PDAM Kerinci, setelah ditetapkan sebagai tersangka, pihak Reskrim Polres Kerinci langsung melakukan penahanan terhadap Agus Salim.Kedua tertangkap di jalan Bukit Sen-

AGUS Salim (baju putih) saat digiring petugas kepolisian pasca terkena OTT beberapa waktu lalu .

tiong Kota Sungaipenuh sekitar pukul 10.00 WIB Jumat (29/

12/2017). Lalu dikabarkan dibawa ke Polres Kerinci. (rm/m.j).

Pasukan OPS Mantap Praja Muaratakus 2018 Gelar Apel

APEL Pasukan OPS Mantap Praja Muaratakus

BENGKALIS,RAKYAT MEDIA-Bertempat di Mapolres Bengkalis Jl. Pertanian Desa Senggoro Kecamatan. Bengkalis Kabupaten Bengkalis telah dilaksanakan Kegiatan Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Praja Muaratakus 2018 dalam rangka Pengamanan Pemilihan Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau Tahun 2018 dengan tema “Polri yang Promoter Siap Men-

gamankan Pilkada Serentak Tahun 2018” yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkalis Akbp Abas Basuni, SIK. Acara tersebut juga dihadiri oleh Staf ahli Bupati Bengkalis Sdr. Haholongan, Danramil 01/Bkls Mayor Inf Irwan mewakili Dandim 0303/Bkls, unsur Forkopimda Kab. Bengkalis, anggota Damkar Kab. Bengkalis dan anggota Satpol-

PP Kab. Bengkalis. Dalam arahannya, Kapolres Bengkalis menyampaikan agar seluruh peserta apel dapat selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa agar Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Tahun 2018 dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan sukses. Kapolres juga berpesan agar selalu mengedepankan profesionalitas dan proporsionalitas serta senantiasa bersikap tegas dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas, Jalin koordinasi dan kerjasamayang harmonis dengan TNI, Linmas serta unsur lain yang terkait dengan penyelenggaraan Pilgub Riau Tahun 2018, Bagi TNI dan Polri pegang teguh Komitmen Netralitas dalam Pilgub Riau Tahun 2018, ujarnya. (rm/r.p)


CMYK

15

NASIONAL

Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Mantan Kabais: PKI Sudah Mati, Tapi Ideologinya Masih Bertahan

MANTAN Kepala BAIS TNI Laksda TNI (Purn) Soleman Ponto (paling kiri) mengatakan, bicara soal komunisme dalam konteks keindonesian bahwa PKI

JAKARTA, RAKYAT MEDIAMantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Laksda TNI (Purn) Soleman Ponto mengatakan, bicara soal komunisme dalam konteks keindonesian bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) memang tidak akan lagi bangkit secara organisasi seperti di tahun 1960-an.

Namun, sebagai sebuah ideologi memang masih tetap ada sampai sekarang meski sudah bangkrut di mana-mana. “Harus diingat juga bahwa indikasi bangkitnya PKI sekarang ini lebih pada konteks orang-orangnya masih sama, kondisi lingkungan sekitarnya masih sama sehingga sangat mungkin

itu bangkit kembali,” ujarnya di Jakarta, Jumat (12/1/2018). Dia memberikan, contoh soal kasus Palu Arit di Banyuwangi yang sekarang sedang ramai dibicarakan. Dia berpandangan, isu komunis sering kali muncul ke permukaan ketika ada momen politik seperti pilkada ataupun pilpres.

“Ini bisa menjadi isu dalam pertarungan politik, tapi bahwa dalam konteks hari ini isu lama seperti Nasakom (nasionalis, agama, komunis) akan selalu bertarung ya. Kembali lagi karena orang dan lingkungan masih sama-sama,” jelasnya. Sebagai mantan prajurit TNI, Soleman berpendapat

bahwa PKI itu sudah mati tetapi sebagai ideologi masih akan selalu ada. “Tentang kasus Palu Arit di Banyuwangi itu, memang basis tradisional PKI dari dulu ya di daerah-daerah itu. Maka jangan heran kalau hari ini mulai ada gerakan untuk bangkit kembali,” pungkasnya. (rm/ndn).

Warga Kendal Blokade Proyek Tol Semarang-Batang KENDAL,RAKYAT MEDIA – Puluhan warga melakukan aksi unjuk rasa dengan memblokade pembangunan jalan tol Semarang-Batang. Aksi dipicu lantaran tiga jalan utama Desa Sambongsari yang menjadi akses utama warga untuk beraktivitas akan ditutup tol. Aksi unjuk rasa dilakukan dengan menutup akses jalan dump truk pengangkut material pengurukan jalan tol. Selain itu warga menghadang truk dan menguasainya dengan cara menduduki dump truk agar tidak beraktivitas sampai tuntutan warga untuk akses jalan desa kembalikan. Aksi juga diwarnai bakar ban bekas dilokasi pembangunan jalan tol. Warga menuntut agar PT Jasa Marga Semarang-Batang dan PT Waskita selaku pelaksana proyek pembangunan tol Semarang-Batang untuk mengembalikan jalan desa yang sudah ditutup dengan material galian. Akibat aksi tersebut, belasan dump truk yang mengakut material Galian C untuk pengurukan lahan harus terhenti aktivitasnya. Mereka hanya bisa menunggu warga kembali membukakan akses jalan. Salah seorang warga Munadzirin, 40, warga Sambongsari RT 03/02 men-

FOTO bersama Direktur Eksekutif LPDS Priambodo (tengah)

Pemimpin Redaksi Koran Rakyat Media Berkunjung ke LPDS Jakarta

PULUHAN warga Desa Sambungsari melakukan aksi pemblokiran jalan pembangunan Tol Semarang-Batang, kemarin.

gatakan jika warga sejak awal tidak menolak adanya pembangunan jalan tol. Namun warga hanya menghendaki agar pembangunan tol tidak merugikan rakyat kecil. “Kami hanya minta agar tiga jalan desa itu dibuka kembali. Tidak harus tiga-tiganya, salah satu saja sudah cukup. Karena jalan ini akses utama warga untuk beraktivitas kembali.

Tidak harus tiga-tiganya, salah satu saja sudah cukup. Karena jalan ini akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari,” tuturnya, kemarin (10/1). Dikatakannya jalan warga tersebut merupakan akses warga untuk ke Masjid, Makam, Sekolah, Puskemas maupun akses jalan desa menuju desa lainnya. “Kalau jalan ini ditutup, yang

rugi bukan hanya warga Sambungsari, tapi juga warga desa lain di sekitar Sambungsari,” tuturnya. Menurutnya jika jalan sampai ditutup, maka untuk bisa sampai ke Masjid, Makam dan sekolah warga harus memutar melalui jalan desa lain yang menempuh jarak sekitar 1-2 kilometer. “Masa mau ke masjid dan makam milik desa sendiri harus. (rm/red)

Panglima TNI: Soliditas TNI dan Polri Tidak Bisa Ditawar Lagi KAPOLRI Jendral Polisi Tito Karnavian memasang pangkat jabatan

Kapolri Pimpin Sertijab 5 Kapolda dan Dankor Brimob JAKARTA, RAKYAT MEDIAKapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah perwira tinggi (Pati) Polri di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (11/1/2018) lalu. Mereka adalah Irjen Pol Agung Sabar Santoso yang sekarang menjabat sebagai Kadivkum Polri. Jabatan tersebut sebelumnya diisi oleh Irjen Pol Raja Erizman yang kini menjadi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT). Kemudian Kapolda Kalimantan Timur yang sebelumnya diisi oleh Irjen Pol Safaruddin kini diisi oleh Brigjen Pol Priyo Widyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jambi. Safaruddin sendiri telah dimutasikan sebagai Pati Baintelkam Polri (dalam rangka pensiun). Selanjutnya Kapolda Jambi diisi oleh Brigjen Pol Muchlis yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Bakamla RI. Kapolda Sulawesi Tengah yang sebelumnya dijabat Brigjen Pol Rudy Sufahriadi kini digantikan oleh Brigjen Pol I Ketut Argawa yang sebelumnya menjabat sebagai Karoanalis Baintelkam Polri. Brigjen Pol Rudy Sufahriadi diangkat menjadi Dankor Brimob menggantikan Irjen Pol Murad Ismail yang kini menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil

Korbrimob Polri. Lalu, Kapolda Lampung yang sebelumnya diisi Irjen Pol Suroso Hadi Siswoyo kini diisi oleh Irjen Pol Suntana yang sebelumnya menjabat sebagai Pati Baintelkam Polri (Penugasan pada BIN). Tito langsung memimpin pembacaan sumpah yang diikuti oleh pejabat Polri yang melakukan sertijab. “Bahwa saya selaku pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia akan setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila UUD RI tahun 1945 dan NKRI. Bahwa saya akan mentaati segala peraturan perundang-undangan dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada saya dengan penuh pengabdian kesadaran dan tanggung jawab,” ujar Tito di Rupatama Mabes Polri. Usai melakukan sumpah sertijab, Tito menuturkan banyak konsekuensi yang harus diterima oleh anak buahnya tersebut. “Apabila melanggar sumpah ini akan menjadi konsekuensi di dunia dan akhirat,” tuturnya. Dalam sertijab tersebut, turut dihadir Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, Kabaharkam Pol Komjen Pol Moechgiyarto, Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukamto, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, Karo Penmas Brigjen Pol Mohammad Iqbal dan beberapa Pati Polri lainnya. (rm/sindo)

JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Cuma ada satu kunci untuk mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ‘gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo’ yaitu soliditas TNI dan Polri. Oleh sebab itu, soliditas TNI dan Polri adalah harga mati dan tidak bisa ditawar lagi. Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di hadapan ribuan prajurit TNI dan personel Polri se-wilayah Kalimantan Barat, bertempat di Makodam XII/Tanjungpura, Jalan Trans Kalimantan, Sungai Raya, Kapur, Kubu Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (28/ 12/2017). Lebih lanjut, Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa pemerintah sedang gencar-gencarnya membangun infrastruktur mulai dari Sabang sampai ke Merauke termasuk Trans Sumatera, Trans Papua, Jalur Kereta, Tol Laut dan Jembatan Udara, serta menghilangkan disparitas dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Menurut Hadi Tjahjanto, semuanya itu tidak akan bisa lancar tanpa adanya soliditas antara TNI dan Polri. Oleh sebab itu, sebagai prajurit TNI dan Polri harus tetap menjaga soliditas dalam rangka mengamankan pembangunan yang sudah dan sedang berjalan. “Sebenarnya soliditas TNI dan Polri sudah terbangun dan terpelihara dengan baik sejak dulu dalam ben-

PANGLIMA TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

tuk kerja sama. Sampai saat ini, kita tetap menjaga itu dan bila perlu ditingkatkan lebih tinggi lagi,” jelasnya. Di hadapan ribuan prajurit TNI dan personel Polri, Marsekal Hadi menyampaikan bahwa dirinya selaku Panglima TNI telah berkomitmen dengan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk menunjukkan kepada masyarakat, termasuk prajurit TNI dan personel Polri sampai ke satuan bawah tetap solid dan satu. Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih kepada Prajurit TNI dan personel Polri yang telah bekerja sama menunjukkan soliditasnya dalam mengamankan perayaan Natal tahun ini. “Perayaan Natal 25 Desember 2017 bisa berjalan dengan aman dan damai. Damai di bumi dan damai di hati, berkat kerja sama yang erat antara TNI dan Polri,” ungkapnya. Sementara itu, terkait pelaksanaan Pilkada Serentak

2018 serta Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2019, Panglima TNI berpesan kepada prajurit TNI dan personel Polri untuk tetap menjaga netralitas dan melaksanakan pengamanan dalam pesta demokrasi. “Mari kita membantu kepolisian sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Tidak usah berpikir yang panjang lebar dan dijabarkan, ikuti aturan yang ada, tujuannya satu untuk NKRI,” jelasnya. Mengakhiri pengarahannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa apabila kita (TNI dan Polri) sudah bisa mengamankan Pemilu itu dengan baik, maka Indonesia akan menjadi negeri yang damai karena semua bisa berjalan dengan sukses, termasuk perbantuan TNI kepada Polri. “Netralitas TNI dan Polri harus dijaga demi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk mewujudkan Indonesia Raya,” katanya.(rm/sdn)

JAKARTA, RAKYAT MEDIAPemimpin Redaksi Koran Umum Rakyat Media, Mawardi dan Pemred Surat Kabar Suara Mandiri Pos, Jasniwati, Kamis (11/1/2018) berkunjung ke Lembaga Pers Dr. Sutomo Lantai 3 Gedung Dewan Pers Jalan Kebon Sirih 34 Jakarta. Kenjungan pimpinan dua media Mingguan yang berpusat di Batam, Provinsi Kepri ini dalam rangka silahturahmi dan diterima langsung oleh Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr Sutomo, Priambodo RH dan Manajer Program LPDS Indria Prawtasari. Dalam pertemuan tersebut Priambodo yang juga sebagai wartawan Antara banyak menceritakan tentang pengalaman jurnalistik maupun perkembangan Lembaga Pers Dr Sutomo. Priambodo yang telah 25 tahun berkecimpung di dunia jurnalistik itu, banyak menceritakan tentang perlunya Uji Kompetensi Wartawan bagi

wartawan saat ini.. Menurutnya wartawan wajib memahami kode etik jurnalistik, memiliki pengetahuan umum yang memadai, berketerampilan menjalani bidang kewartawanan, menguasai bahasa yang baik dan benar serta sadar akan tanggung jawab profesinya. Selain itu, wartawan juga dituntut untuk mampu mengembangkan dirinya secara berkesenambungan karena ranah jurnalistik semakin terasa dipengaruhi oleh kemajuan dari hasil temuan ilmu pengetahuan dan teknologi, ujarnya. Sementara Mawardi Pemred Koran Rakyat Media, mengucapkan terimakasih atas layanan yang diberikan Lembaga Pers Dr. Sutomo. Dalam kunjungan silahturami yang berlangsung lebih kurang satu jam dapat memberikan masukan dan motivasiserta pengalaman tentang jurnalistik yang dapat di terapkan di media masing masing.(rm/ikhsan)

Kemendagri Belum Bisa Beri Opsi Putusan Soal Isdianto JAKARTA, RAKYAT MEDIAKepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Arief M Endie menegaskan, usulan penetapan Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) yang diusulkan DPRD Kepri hingga kini masih dibahas secara intensif di Ditjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri. Karena itu, Kemendagri belum menyimpulkan opsi apakah melanjutkan untuk diserahkan ke Tim Presiden untuk dibuatkan Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pelantikannya atau mengembalikan ke DPRD Kepri agar diusulkan dua nama. “Masih berproses, masih dibahas di Otda belum selesai. Kita belum berbicara opsi atau kemungkinan, dikembalikan ke DPRD atau dilanjutkan ke Tim Presiden,” kata Arief di Jakarta, Kamis (11/1/2018). Arief belum bisa memastikan, kapan selesainya pembahasan penetapan Isdianto sebagai Wagub Kepri. “Kalau ditanya kapan waktunya selesai, kita tidak bisa menjawab, meski kursi Gubernur sudah kosong dua tahun. Masih diproses, pokoknya masih diproses di Otda,” katanya. Ditjen Otda Kemendagri, lanjut Arief, terus berkomunikasi dengan DPRD dan Gubernur Kepri untuk mencari celah hukum terhadap penetapan Isdianto, dimana usulan hanya

Wakil Gubernur Kepulauan Riau terpilih

Isdianto satu nama, satu nama lain tidak memenuhi syarat dalam satu surat. “Ini yang masih terus kita bahas, belum ada titik temunya. Otda masih terus membahas celah hukumnya. Kalau DPRD dan gubernur sudah mengusulkan, tetapi Otda masih membahasnya secara intensiff aspek hukum,” katanya. Meski mengaku terus berkomunikasi dengan DPRD dan Gubernur Kepri, kata Arief, Ditjen Otda Kemendagri belum memanggil DPRD dan Gubernur Kepri secara langsung ke Mendagri membahas hal ini. “Belum kita panggil, karena masih kita bahas. Masih berproses, nanti Otda yang menentukan apakah perlu memanggil langsung atau tidak untuk klarifkasi. Tapi klau proses klarifikasi dengan DPRD dan Gubernur terus kita lakukan,” kata Kapuspen Kemendagri ini. (rm/b.t)


CMYK

PARIWARA

Sabtu, 13 - 20 Januari 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

BUPATI Pasbar H Syahiran dengan pakaian adat minangkabau

WAKIL Bupati Pasbar, H. Yulianto

16

SEKKAB Pasbar, H. Manus Handri

HUT PASBAR KE 14

DUET SYAHIRAN -YULIANTO BERHASIL RAIH KEMAJUAN DUET kepemimpinan Bupati, Syahiran- Yulianto dibantu Sekkab Manus Handri serta didukung oleh OPD dan DPRD berhasil capai berbagai pembangunan. Diantaranya suksesnya penataan nagari (desa) yang tadinya 19 menjadi 92 nagari pada tahun 2017. Berarti di tahun 2018, akan mengalir dana pusat sebanyak Rp73 miliar yang akan mempercepat roda pembangunan. Kedua, penurunan angka kemiskinan dari 7,93 persen pada tahun 2015 menjadi 7,40 persen pada tahun 2016, dan pada tahun 2021 dapat menekan angka kemiskinan menjadi 5, 75 persen. Dalam bidang kesehatan juga memperoleh penghargaan tertinggi Swasti Saba Wistara sebagai Kabupaten Sehat dari Kementerian Kese-

hatan. Penghargaan selanjutnya adalah Satya Bhakti Pratama dari PMI Sumbarsebagai pembina PMI terbaik ke II di Sumbar. Dibidang pengendalian penduduk dan KB Pemkab Pasaman Barat juga mendapat penghargaan sebagai pembina generasi muda. Dalam bidang transportasi Pemerintah Daerah kembali memperoleh penghargaan Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan. Di bidang ekonomi Kabupaten Pasaman Barat pendapat penghargaan sebagai pembina terbaik pengembangan ternak sapi. Dalam bidang Lingkungan Hidup Pemkab Pasaman Barat melalui SMPN Negeri 1 Luhak Nan Duo memperoleh penghargaan sebagai

FORKOPIMDA Pasbar menuju ruang sidang Paripurna HUT Pasbar

sekolah Adiwiyata Nasional, sekolah berbasis lingkungan hidup yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Tokoh masyarakat Pasaman Barat, Fadlan Maalif Tuanku Bosa XIV Talu, dalam sambutannya saat sidang paripurna istimewa DPRD Pasaman Barat di Aula DPRD Pasaman Barat, Minggu (7/1) mengatakan memasuki tahun ketiga pemerintahan Syahiran-Yulianto, banyak kemajuan yang diperoleh Pasaman Barat. "Masyarakat merasakan manfaat bedah rumah, jamban bagi KK miskin dan lainnya," kata Tuanku Bosa. Menurut Tuanku Bosa di bidang administrasi, Kabupaten Pasaman Baru kali ini sepanjang sejarah Pasaman Barat berdiri memperoleh prediket Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPKP RI Sumbar.

Sementara itu Bupati Pasbar, Syahiran mengatakan selama 14 tahun usia Pemkab bersama masyarakat senantiasa melakukan upaya pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Pasaman Barat, baik bidang pemerintahan, bidang pembangunan fisik, dan bidang kemasyarakatan. Disebutkan, untuk mendukung jalannya pemerintahan dan pelaksanaan tugas-tugas pelayanan Pemkab Pasaman Barat telah menyediakan sarana dan prasarana dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik. Seperti sarana dan prasarana perizinan, pelayanan kependudukan, fasilitas pendidikan, dan kesehatan, dan pemenuhan infrastruktur jalan, jembatan dan infrastruktur dasar, serta infra struktur penunjang eko-

nomi masyarakat seperti pasar, telekomunkiasi dan sarana transportasi darat, laut dan udara. Selama kepemimpinan SyahiranYulianto, jorong tertinggal dapat dikurangi dari 23 jorong tertinggal menjadi 16 jorong tertinggal. "Insya Allah pada tahun 2019 nanti Kabupaten Pasaman Barat sudah terlepas dari status daerah tertinggal,"sebut Syahiran. Begitu juga PAD Pasaman Barat pada tahun 2017 meningkat menjadi Rp105 miliar yang sebelumnya pada tahun 2015 Rp 69 Miliar. Pada Infrastruktur jalan semenjak dari 2015 hingga 2017 Pemerintah sudah melaksanakan pengaspalan jalan kabupaten sepanjang 120 kilometer, pembukaan jalan baru sepanjang 8 kilometer dan pembangunan enam unit jembatan.

Dibidang pembangunan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pasaman Barat berhasil meningkatkan indek pembangunan manusia (IPM) dari 65,26 pada tahun 2015 menjadi 66,03 pada tahun 2016. Suasana perhelatan HUT Pasaman Barat ke-14 ini berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini dilaksanakan makan bajamba atau makan duduk bersama di Balerong Tuah Basamo. Bupati, Syahiran dan Wabup Yulianto, Sekkab Manus Handri bersama istri mengenakan pakaian adat Minangkabau, Jawa dan pakaian adat Mandailing yang merupakan tiga etnis yang berdomisili di Pasbar. Begitu juga seluruh kepala SOPD dan panitia memakai pakaian adat pada HUT Pasbar ke 14 tersebut .(rm/ Robi)

FORKOPIMDA Pasbar disambut dengan pantun sebelum memasuki ruangan prosesi makan bajamba

BUPATI bersama Forkopimda Pasbar saat makan bajamba

PESERTA makan bajamba sesaat sebelum memasuki gedung Balairong Tuah Basamo

BUPATI bersama seluruh kepala SOPD foto bersama usai melaksanakan makan bajamba

BUPATI Pasbar, H . Syahiran bersama wartawan Rakyat Media, Robbisam, S.S

BUNDO Kanduang SOPD membawa Jamba menuju Balairong Tuah Basamo

KETUA TP PKK, GOW dan DWP Pasbar Menuju Gedung Balairong Tuah Basamo


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 225 by RAKYAT MEDIA - Issuu