CMYK
Baca Hal 12
Polres Bintan Tangkap Lori Pengangkut Barang Seludupan Penanggung Jawab Mawardi, Senin, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri SH
KORAN UMUM 11 - 17 Desember 2017, MINGGU II
SENIN, 11 - 17 DESEMBER 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Media Ini Sudah Lolos Verifikasi Administrasi di Dewan Pers
Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri Edisi : # 222 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
PROYEK jalan Eden Park-Anggrek Mas 3/Orchid Park, Kelurahan Taman Baloi
Proyek Peningkatan Jalan Taman baloi Senilai Rp 6,7 Miliar
Berbau Korupsi dan Kongkalikong
Dengan Pengembang Properti
BATAM, RAKYAT MEDIA-Sepanjang Tahun 2017 ini, ada lima Kepala daerah yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi atas dugaan tindak pidana korupsi dari berbagai operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Pada September 2017 lalu, ada dua orang kepala daerah yang harus “pindah kantor” ke Kuningan, Jakarta Selatan. DATA pada statistik KPK menyebutkan, pada 2016, ada 10 kepala daerah yang tersandung kasus korupsi.Secara keseluruhan, sejak 2004 hingga September 2017, ada 83 kepala derah yang berurusan dengan KPK. Dengan rinciannya, 18 orang
gubernur dan 65 orang wali kota atau bupati dan wakilnya. Umumnya kepala daerah yang tertangkap KPK melakukan tindak pidana korupsi terkait pelaksanaan proyek di daerah. Meski demikian tempaknya tidak membuat jera para peja-
bat Kepala daerah untuk melakukan tindak pidana kejahatan korupsi. Berbagai modus dugaan korupsi oknum pejabat daerah untuk menggerogoti keuangan negara pun kerap terjadi. Selain menerima fee proyek 10 hingga 15 persen dari nilai proyek dari kontraktor yang mendapatkan proyek. Modus lain juga sering terjadi yaitu melakukan kongkalikong dengan pengusaha pengembang perumahan. Seperti pembangunan proyek peningkatan jalan Eden Park-Anggrek Mas 3/Orchid Park, Kelurahan Taman Baloi,
Isdianto Terpilih, Ancaman Gugatan Muncul DOMPAK, RAKYAT MEDIAPolemikpemilihan Wakil Gubernur Kepri yang menetapkan Isdianto secara aklamasi sebagai Wakil Gubernur Kepri, Kamis (7/12/2017)untuk sisa masa jabatan 2016-2021 dalam sidang paripurna DPRD Kepri memasuki babak baru. Meski Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, mengatakan keputusan dan ketetapan DPRD Kepri tersaebut sah dan sudah sesuai aturan hukum. Namun Jumaga juga menegaskan, jika ada gugatan terkait hasil pemilihan Wagub kepri, DPRD Kepri sudah siap menghadapi gugatan itu,”Kami siap digugat,” kata Jumaga kepada wartwan usai sidang paripurna. Menurut Jumaga Nadeak, pemilihan wagub Kepri, selain tidak melanggar hukum, sidang paripurna kemarin sah karena anggota dewan yang hadir sudah memenuhi kuorum. Kemarin, sidang dihadiri 31 dari
ISDIANTO berjabat tangan dengan mantan Wakil Gubernur Kepri Sorya Respationo
45 anggota DPRD Kepri. ”Meskipun sejumlah dewan tidak hadir, bahasanya tetap aklamasi. Karena hanya ada satu calon, dan semua dewan yang datang menyetujuinya,” kata Jumaga Nadeak.
Politikus PDI Perjuangan ini juga yakin, keputusan tersebut tidak akan diubah lagi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebelum disampai Bersambung ke Hal 2
Dewi Sandra
Tampilan Memesona di Peluncuran AAC 2
SAAT menghadiri peluncuran film Ayat Ayat Cinta 2, Dewi Sandra tampil memesona dengan balutan busana Norma Hauri. Busana kurung dengan akses lipit di bagian dada ini membalut tubuhnya dengan sempurna. Berita soal penampilan Dewi Sandra pada peluncuran film Ayat Ayat Cinta ini menjadi yang terpopuler dari kanal Lifestyle. Berikut tiga berita terpopuler selangkapnya dari kanal Lifestyle Liputan6.com sepanjang Jumat (8/12/ 2017) lalu.
Bersambung ke Hal 2
Dewi Sandra
yang dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemerintah Kota Batam, menjadi sorotan masyarakatdan diduga kuat sarat Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) Proyek pembangunan jalan yang menjadi akses menujuperumahan Marchelia yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan oleh kontraktor PT Kurnia Djaja Alam selaku pemenang tender dinilai banyak kejanggalan. Selain proses pengerjaannya secara teknik disinyalir banyak penyimpangan, Bersambung ke Hal 2
Seharusnya Anda Memberi Apresiasi Pada Saya
Kepala Kelurahan Taman Baloi
Musadek
Kejati Kepri Periksa Anggota Dewan Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif BINTAN,RAKYAT MEDIA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri akan memanggil anggota DPRD Bintan, Rabu (6/12) mendatang. Pemanggilan tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi Mark-Up harga atau penggelembungan biaya penginapan oleh anggota Komisi III DPRD Bintan tahun 2015. “Besok (hari ini, red) anggota DPRD yang berkaitan dengan kasus itu dipanggil Kejati,” ujar salah satu anggota DPRD Bintan yang enggan namanya disebut, Selasa (5/ 12). Menurutnya, pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan yang sudah dilakukan Kejati Kepri sebelumnya, terhadap empat pejabat Bintan.
BATAM, RAKYAT MEDIA-Proyek pembangunan jalan yang menjadi akses menuju perumahan Marchelia yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan oleh kontraktor PT Kurnia Djaja Alam selaku pemenang tender dinilai banyak kejanggalan dan menjadi sorotan masyarakat. Selain proses pengerjaannya secara teknik disinyalir menyimpang dari spesifikasi, diduga kuat proyek jalan tersebut merupakan proyek pesanan sejumlah pengembang properti di kawasan tersebut. Namun tudingan miring yang dialamatkan pada pelak-
Fiven Sumanti “Yang jelas dipanggil karena ada hubungannya dengan dugaan penyimpangan perjalanan dinas fiktif. Siapa saja orangnya? Besok datang saja ke sana (Kejati),” terangnya.
Bersambung ke Hal 2
17.230 Butir Ekstasi Gagal Diselundupkan TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Polres Tanjungpinang, kembali menggagalkan penyelundupan narkoba jenis ekstasi sebanyak 17.230 butir yang diamankan dari enam orang pelaku di tiga tempat berbeda, Kamis (30/11/2017).”Benar, ke enam pelaku beserta 17.230 ribu ekstasi sudah kami amankan,” jelas Kapolda Kepri, Irjen Pol Didid Widjanardi, saat menggelar jumpa pers di Mapolres Tanjungpinang, Kamis (7/12/2017) pekan lalu. Didid menuturkan terungkapnya penyelundupan narkoba ini diawali dari penangkapan terhadap seorang calon penumpang Maskapai Lion Air, yakni Mr, 27, yang hendak berangkat ke Jakarta, melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, sekitar pukul 09.30 WIB. “Penangkapan ini berawal dari kecurigaan melihat gerakgerik seorang penumpang saat melewati pintu keberangkatan X-Ray. Akhirnya diperiksa petugas Avsec dan Polisi Bandara RHF, lalu ditemukan 1 plastik berisi ekstasi berwarna pink sebanyak 2.485 butir yang disimpan diselangkangan, dengan dilapisi 5 celana dalam,” terangnya. Dari pengungkapan tersebut, lanjutnya pihaknya melakukan pengembangan melalui Satres Narkoba, dan kembali menangkap 4 pelaku lainnya, sekitar pukul 13.00 WIB, di Hotel Kaputra Tanjungpinang. Diantaranya, Ar 35, Rha, 29,
Bersambung ke Hal 2
Bersambung ke Hal 2
Bisnis Judi Online Berkedok Gim Marak di Dunia Maya
FOTO situs judi online saat ini marak di dunia maya JAKARTA,RAKYAT MEDIA - Situs judi online saat ini marak di dunia maya. Dengan modus permainan baccarat, poker, koprok, roulette, taruhan bola, blackjack, kiukick, balap kuda, sampai sabung ayam. Bahkan disiarkan secara langsung via livestreaming. Aksesnya pun sangat mudah, bisa lewat komputer jinjing bahkan telepon seluler. Pemain cukup mendaftar, top up saldo, taruhan bisa segera dimulai. Recehan hingga jutaan rupiah dipertaruhkan. Saat pemain kalah, bandar pun girang. Judi online ternyata bisnis besar. Nilainya sampai triliunan rupiah. Kepala Unit IV Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya, Kompol Fian Yunus mengatakan, fenomena judi online kian menjamur. Modus kekinian jauh lebih canggih dari sebelumnya. Kompol Fian mengatakan, pada tahun
2010, polisi dengan mudah dapat melacak keberadaan sindikat judi online di Indonesia. Saat itu, akses internet belum sebebas dan semudah saat ini. “Pemainnya menggunakan warnet untuk mengakses situs judi,” kata Kompol Fian Yunus, kepada wartawan, belum lama ini di Jakarta. Bandar menggunakan semacam SMS gateaway untuk menyebar pesan singkat menggunakan broadcast messages ke sekian ribu nomor telepon. Penerima yang tergoda diarahkan ke situs judi. “Saat itu ratarata yang direkrut sebagai agen itu adalah pihak warnet,” kata dia. Agar lolos dari pelacakan polisi, sindikat judi onlinemenggunakan cara operasi berbeda. Mereka memindahkan server ke sejumlah negara tetangga, seperti Kamboja, Thailand, Filipina dan Singapura.”Mereka sewa server di sana, buat server di sana. Kemudian mereka memasukkan kontenkonten berbahasa Indonesia sehingga bisa diakses oleh orang Indonesia,” tambah dia. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menemukan fakta bahwa ada sejumlah WNI yang menjadi dedengkot sindikat judi online lintas negara. Mereka memboyong anak buah dari Indonesia untuk dipekerjakan di luar negeri.Pekerja dari Indonesia direkrut untuk mengerjakan tugas operasional, dari maintenance, pembaruan (update), atau menjadi semacam customer service.
Bersambung ke Hal 2
KAPOLDA Kepri, Irjen Pol Didid Widjanardi, menunjukan barang bukti narkoba
STOP PERS Berhubung masih mengaku ngaku sebagai wartawan Koran Rakyat Media Bersama ini diberitahukan kepada Instansi pemerintah/ Pengusaha Swasta dan masyarakat luas khusus di Batam dan Kepri umumnya bahwa nama 1. Andi.S tempat Tinggal Belakang Padang 2. Winarto Tempat tinggal di Jodoh 3. Trianto Tempat Tinggal perumahan Bandara Ke tiga nama tersebut telah dipecat dari wartawan Koran Rakyat Media segala tindak tanduknya yang dapat merugikan masyarakat bukan menjadi tanggung jawab kami. Demikian juga Kartu Pers yang masih ditangan mereka sejak pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi. Tertanda Redaksi
CMYK
SAMBUNGAN
Senin, 11 - 17 Desember 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
17.230 Butir
Bupati Rohul Menyerahkan Diri,
Eks Ketua DPRD Dijemput KPK PEKAN BARU, RAKYAT MEDIA-Bupati Rokan Hulu (Rohul), Suparman dan mantan (eks) Ketua DPRD Provinsi Riau, Johar Firdaus, akhirnya dieksekusi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (6/12/2017) pagi. Berdasarkan informasi yang dirangkum, Johar Firdaus dijemput oleh tim KPK di Lapas Bangkinang untuk selanjutnya dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, untuk menjalani masa hukuman. Sedangkan Suparman, sudah berada di Bandung untuk menyerahkan diri secara langsung. Johar diketahui dibawa ke Bandung dengan penerbangan pesawat Citilink, dengan keberangkatan pukul 09.25 WIB dari Pekanbaru. Kedua orang tersebut dieksekusi atas kasus korupsi suap pengesahaan RAPBDP Riau 2014 dan RAPBD Riau 2015, yang telah selesai bergulir di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru. Dalam putusan Pengadilan itu, keduanya yang merupakan politisi Partai Golkar Provinsi Riau itu, divonis berbeda. Suparman divonis bebas, sedangkan Johar Firdaus divonis bersalah, dengan pidana
penjara selama 5 tahun 6 bulan. Dalam perjalanan hukumnya, Jaksa KPK mengajukan Kasasi atas vonis bebas untuk Suparman. Sementara itu, Johar Firdaus mengajukan Banding ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru atas putusan Pengadilan Negeri Pekanbaru. Terkait dengan putusan Bandingnya, Pengadilan Tinggi mengurangi hukuman pidana penjara untuk Johar Firdaus. Dari 5 tahun 6 bulan, menjadi 4 tahun 6 bulan penjara. Atas putusan Banding itu, Jaksa KPK pun tidak menerima, dan mengajukan Kasasi ke Makamah Agung (MA). Di tingkat akhir, Kasasi, MA akhirnya memutuskan Suparman dan Johar Firdaus bersalah melakukan tindak pidana korupsi tersebut. Dalam putusan Kasasi itu, Suparman dan Johar Firdaus divonis masing-masing 6 tahun penjara, denda Rp200 juta, subsidair 6 bulan kurungan. Tidak hanya itu, MA juga mencabut hak politik Suparman dan Johar Firdaus selama lima tahun, terhitung pidana pokok yang telah dilaksanakan. KPK Tutupi Proses Eksekusi Terkait dengan hal diatas,
Isdianto Terpilih kan ke Presiden. Sebab keputusan paripurna ini sudah tidak perlu dievaluasi lagi. Untuk itu, ia mendorong agar keputusan pemilihan Wagub Kepri tersebut segera disampaikan ke Presiden.”Teknisnya tetap melalui Gubernur dan Kemendagri. Karena sifatnya sangat mendesak,” tegas Jumaga. Sidang dengan agenda Rapat Paripurna DPRD Kepri dalam rangka laporan akhir Pansus DPRD Kepri terhadap hasil penetapan calon tetap Wagub Kepri sisa masa jabatan 2016-2021 sekaligus pemilihan Wagub Kepri sisa masa jabatan 2016-2021 tersebut baru dimulai sekitar pukul 11,50 WIB. Proses sidang berjalan sangat singkat. Sidang dibuka dengan laporan akhir Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wagub Kepri yang disampaikan oleh Wakil Ketua Pansus, Sahat Sianturi. Dalam laporannya Sahat menyebutkan bahwa Pansus sudah bekerja keras untuk mewujudkan terisinya kursi wakil gubernur. Namun, hingga tiga kali batas waktu yang ditentukan, Gubernur dan partai politik pengusung tidak juga berhasil menemukan pengganti calon atas nama Agus Wibowo, maka DPRD melakukan terobosan. Setelah mendengarkan laporan tersebut, sidang yang dihadiri 31 anggota dewan itu menyepakati Isdianto sebagai calon tunggal Wakil Gubernur Kepri. Persetujuan itu dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) DPRD Kepri Nomor 40 Tahun 2017 tentang Penetapan Isdianto sebagai Cawagub Tunggal. Sidang paripurna kemudian dilanjutkan dengan agenda Pemilihan Wagub Kepri sisa masa jabatan 2016-2021. Usai membacakan laporan akhir, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak langsung menyambung pidatonya. “Karena hanya satu calon saja, apakah bisa ditetapkan menjadi Wakil Gubernur Kepri sisa jabatan 20162021?” tanya Jumaga kepada seluruh anggota DPRD Kepri. Dengan serentak, 31 anggota dewan yang hadir menjawab setuju. Sejumlah anggota DPRD Kepri dari empat partai politk memilih meninggalkan sidang paripurna kedua dengan agenda pemilihan Wakil Gubenur Kepri, kemarin. Keempat parpol tersebut masing-masing Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai NasDem, Partai Hanura, dan Partai Amanat Nasional (PAN). Namun khusus PAN, tidak semua wakilnya di DPRD Kepri yang walk out.”Dari PAN ada yang datang,” ujar Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak. Sementara Ketua DPD PKB Kepri, Abdul Basith secara tegas mengatakan komitmen
PKB sudah jelas. Yakni mendukung adanya pemilihan wagub dengan duacalon. Terkait keputusan tersebut, pihaknya akan meminta pendapat pakar hukum, apabila ada celah, akan melakukan gugatan hukum.”Kami menentang bukan untuk menghalangi. Tetapi ada aturan yang ditabrak. Sudah pasti, ini tidak memberikan edukasi politik yang baik,” ujar Basith. Sedangkan anggota Fraksi Hanura, Sukri Fahrial, mengatakan ketidakhadirannya lantaran sedang menemani orangtua yang di-opname di rumah sakit. Ia mengaku tidak tahu pasti mengenai ketidakhadiran kader Hanura lainnya dalam paripurna kemarin.”Untuk lebih pasti, tanya Ketua DPD Hanura Kepri. Karena kapasitas dia untuk menjawab pertanyaan ini,” ujar Sukri. Andi Muhammad Asrun, pemerhati hukum di Kepri menilai proses pemilihan Wakil Gubernur yang digelar DPRD Kepri banyak kejanggalan. Menurutnya, pemilihan wagub Kepri seolah hanya formalitas. Karena Laporan Kerja Panlih belum disampaikan ke DPRD, tetapi sudah digabungkan acara Pemilihan Wagub dengan Penerimaan Laporan Panlih. ”Undangan Paripurna yang diterima secara meluas memberi sinyal Paripurna DPRD akan ketok palu persetujuan Isdianto sebagai Wagub,” ujar Andi Muhammad Asrun. Hal yang sangat penting, kata Andi, adalah belum adanya Surat Keputusan (SK) Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Atas dasar itu, ia menilai proses pemilihan terhadap Isdianto, cacat hukum dan batal demi hukum. Sehingga membuka celah bagi gugatan baru terharap DPRD dan Isdianto.”Tetap ada celah hukum untuk digugat. Bahkan juga bisa di-praperadilan-kan atas keputusan yang dilakukan DPRD Kepri,” ujar Andi. Sidang paripurna pemilihan dan penetapan Isdianto sebagai wakil gubernur Kepri di DPRD Kepri, Kamis (7/12/2017), digelar tanpa kehadiran Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Ia diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah. Menurut Arif, Nurdin tidak hadir karena memilih mengikuti sejumlah agenda di Jakarta.”Sejak Rabu (6/12/2017) kami bersama-sama di Jakarta,” ujar Arif Fadillah. Arif menjelaskan, pada Rabu (6/12/2017) lalu Gubernur menghadiri acara penyerahan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) 2018 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Bogor. Kemudian pada Kamis (7/12/2017), Nurdin mendapat undangan khusus membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan ber-
Kejati Kepri Di tempat terpisah anggota Komisi III DPRD Bintan, Fiven Sumanti angkat bicara. Ia menegaskan tidak ada yang fiktif dalam perjalanan dinas di DPRD Bintan, khususnya di Komisi III. Menurutnya, semua yang
Sambungan Hal. 1
sama DPD dan DPR di Senayan. Menurut Arif, dalam undangan tersebut ditegaskan rapat tidak bisa diwakilkan. Sebab Nurdin merupakan koordinator Provinsi Daerah Kepulauan.”Kalau bisa diwakilkan, saya yang tinggal di Jakarta. Karena tidak bisa, maka saya yang pulang ke Tanjungpinang untuk menghadiri paripurna ini,” jelas Arif. Arif menegaskan, ketidakhadiran Gubernur Kepri dalam paripurna kemarin bukan berarti Gubernur tidak mendukung penetapan Isdianto sebagai Wagub Kepri. Namun dengan catatan, semua proses sudah sesuai aturan yang ada. ”Sepanjang proses sudah sesuai dengan aturan, Pak Gubernur akan menghormati hal itu,” jelasnya lagi. Sayangnya Arif enggan berkomentar, apakah proses pemilihan dan penetapan Isdianto sebagai Wagub Kepri sudah sesuai aturan atau belum. Ia hanya menjelaskan, jabatan gubernur dan wakil gubernur merupakan jabatan politis yang mekanisme pemilihannya diatur dalam undang-undang. Mantan Sekda Karimun ini juga memastikan internal Pemprov Kepri tidak akan mempermasalahkan kehadiran Isdianto. “Yang penting roda organisasi pemerintahan bisa terus berjalan,” tutup Arif. Sedang paripurna tersebut dihadiri ketua DPW dan DPD. PDI Perjuangan dihadiri langsung Ketua DPD PDIP Kepri Soerya Respationo, Partai Golkar Ansar Ahmad, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Raden Hari Tjahyono.”Kami tidak berbicara politis, tetapi punya persepsi yang sama. Yakni sama-sama menginginkan Kepri lebih baik,” jelas Jumaga. Sementara Wagub Kepri terpilih, Isdianto, mengaku siap langsung bekerja sebagai Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Ia juga akan segera bertemu Nurdin untuk melakukan koordinasi.”Alhamdulillah mendapat sambutan yang baik. Saya tidak punya motivasi lain, selain ingin memberikan yang terbaik untuk Provinsi Kepri,” ujar Isdianto. Saat ditanya apakah ia akan bergabung ke salah satu partai politik, Isdianto menegaskan saat ini dirinya tidak lagi menyandang status Aparatur Sipil Negara (ASN). Artinya terbuka peluang untuk bergabung dengan partai politik manapun. Namun ia buru-buru menepis isu yang menyebut ia akan segera bergabung dengan PDI Perjuangan.”Belum ada keputusan ke sana. Yang jelas saya menjalin hubungan baik dengan semua partai,” ujar Isdianto. (rm/mwd) Sambungan Hal. 1
terkait dengan perjalanan dinas sudah diatur oleh bagian Sekretariat DPRD, mulai dari pesawat, hotel, dan tempat pertemuannya. “Misalnya perjalanan dimulai tanggal 4 Desember. Pen-
Pemko Batam Siapa yang tak kenal sosok Dewi Sandra? Wanita dengan paras rupawan nan memesona ini tampak menghadiri acara peluncuran film Ayat Ayat Cinta 2 dan perayaan ulang tahun Manoj Punjabi yang ke 45 tahun di Epicentrum. Dalam film Ayat Ayat Cinta 2 ini, Dewi Sandra memerankan sosok
KPK saat dikonfirmasi, mengakui jika pihaknya menutupi proses eksekusi terhadap Suparman dan Johar Firdaus. Hal tersebut dikatakan juru bicara KPK, Febri Diansyah. ”Kemarin memang belum kita publikasikan, agar eksekusi berjalan maksimal. Kemarin tim masih minta agar senyap dulu,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Berbeda dengan KPK yang menutupi proses eksekusi, kuasa hukum Suparman, Eva Nora SH kemarin (Selasa, 5/12/2017), telah membenarkan proses eksekusi dilakukan KPK hari ini terhadap Suparman. Melalui dirinya, ýSuparman berpesan agar masyarakat Rohul tetap tenang, tidak gaduh dan meminta masyarakat tetap amanah terhadap kepala daerah yang menggantikan tampuk kepemimpinannya di Rohul. ”Tetap tenang masyarakat di Rohul. Tetap amanah terhadap pemimpin di Rohul yang menggantikannya. Ini takdir beliau yang harus dijalani dan minta doa dari masyarakat Rohul seluruhnya,” ujarnya. (rm/nnet)
cairan SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas) nya 3 bulan yang akan datang. Dan itu dibuat oleh sekretariat dewan. Kita hanya mengikuti jadwal yang sudah disusun saja,” jelasnya (rm/bps). Sambungan Hal. 1
Sabina, wanita dengan burka. Peran itu cukup berbeda dengan penampilan sehari-hari Dewi Sandra. Baca selengkapnya di sini. Kulit berkilau merupakan dambaan banyak orang. Berbagai pilihan produk perawatan hadir di pasaran untuk mewujudkan kondisi kulit berkilau. Tapi, tahukah Anda?
Ternyata ada beberapa jenis makanan yang jika Anda konsumsi secara rutin, dapat membuat kulit berkilau secara alami. Dirangkum dari laman beautyandtips.com, inilah makananmakanan yang patut Anda coba dan perhatikan guna memiliki kulit berkilau. Baca selengkapnya di sini. (rm/l.6)
PS, 27, serta Rpp, 27. “Tiga dari empat pelaku yang kami amankan, merupakan tiga orang yang seharusnya berangkat bersama dengan Mr, ke Jakarta, yang sudah lolos duluan dari X-RAY. Namun, mengetahui rekannya ke tangkap, mereka (pelaku, red) batal pergi, dan balik ke hotel. Nah, dikamar nomor 320, ini mereka kami amankan
Sambungan Hal. 1
dengan bb ekstasi sebanyak 2.204 butir yang disimpan di atas plafon kamar, dengan dibungkus satu plastik bening,” sebutnya. Tak hanya itu, masih kata Didid pengembangan terus dilanjutkan, dan pihaknya kembali menangkap RRN, 25, di Hotel Pelangi Tanjungpinang. ”Di lokasi ketiga kami berhasil lagi membekuk satu pelaku, dengan
bb sebanyak 12.258 butir ekstasi, yang disimpan diatas plafon kamar hotel, dengan dibungkus dalam lima bungkusan plastik bening,” ungkapnya. Menurutnya, seluruh ekstasi yang diamankan tersebut rencananya akan dikirim ke Jakarta untuk diedarkan. ”Barang (ekstasi, red) yang diduga berasal dari Malaysia itu, rencananya akan dikirim ke OL, yang meru-
Bisnis Judi Kemudian, pekerja itu pulang ke Indonesia dan menjadi agen di dalam negeri. Tugas mereka pun bertambah, yakni wajib menghimpun rekening bodong.Caranya, dengan memberikan iming-iming uang pada sejumlah orang, agar memberikan identitasnya untuk membuka rekening baru untuk menampung uang dari para pemain.”Uang yang ditawarkan antara Rp 1,5 juta sampai Rp 5 juta. Tapi sekarang naik menjadi Rp 2,5 juta hingga Rp 7,5 juta untuk mendapatkan satu rekening,” kata Kompol Fian. Para agen akan mengganti rekening-rekeningnya tersebut secara berkala. Satu rekening hanya akan dipakai dalam hitungan bulan. Tujuannya, untuk menghindari pelacakan polisi.Kompol Fian mengakui, untuk menangkapnya otak dan pemodal bisnis ilegal judi online bukan perkara gampang. ‘Telinga dan mata’ mereka ada dimana-mana. Saat ditargetkan mereka pun kabur.”Kalau mereka sudah tahu sedang diawasi, mereka tidak pulang. Hanya berpindah-pindah negara untuk memperpanjang visa,” kata Fian. Polisi juga menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir situssitus judi online yang dapat diakses di internet. Namun, otak dibalik bisnis judi online selicin belut. Mereka punya cara untuk mengelak. Caranya, dengan membuat situs-situs baru berkonten serupa dengan yang sudah diblokir. ”Konten websitenya sama, hanya namanya yang beda. Sehingga mereka lepas dari pemblokiran yang dilakukan dari Kemkominfo. Setelah lepas, mereka bisa tetap bisa menjalankan operasinya,” kata Kompol Fian. Pada 2015 ada 5 kasus yang ditangani Sub Direktorat Cyber Crime Polda Metro Jaya. Sementara, pada 2016 ada tiga kasus. Pada 19 Januari 2017 Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya membekuk agen judi online yang bermarkas di Jakarta Pusat. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari penyelidikan sindikat yang bermarkas di Kamboja. Mereka diancam dengan pasal berlapis yakni, pasal 27 ayat (2) jo pasal 45 ayat (2) Undang-Undang
Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan atau Transaksi Elektronik (ITE), pasal 3, 4, 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang, dan atau pasal 303 KUHP tentang Perjudian. Ancaman hukumannya mencapai 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar. Kompol Fian menegaskan, praktik judi online adalah kejahatan lintas negara. Untuk memberantas hingga ke akar-akarnya, kerja sama antarpihak mutlak dibutuhkan termasuk dengan Bea Cukai, Imigrasi, PPATK, dan Aseanapol atau polisi ASEAN. Apalagi, dia menambahkan, judi online tak boleh diremehkan. Padahal jika terus diabaikan, dalam jangka panjang perekonomian negara akan terancam. ”Bayangkan jika pemasukan dari judi online Rp 1 triliun per bulan lalu digunakan untuk pembangunan properti di Indonesia,apa tidak keok itu properti lain yang setengah mati cari pinjaman kredit,” kata Kompol Fian. Fenomena judi online di Indonesia bak serigala berbulu domba. Kecanggihan teknologi membuat bandar mampu menyulap bisnis haramnya menjadi tampak seperti permainan.Dari muda hingga tua, semua dapat mengakses dengan mudah. Hingga tak sadar permainan itu siap mengeruk kantong para pemainnya. Menurut pakar keamanan siber, Pratama D.Persadha, hal itu juga yang membuat judi online semakin banyak peminatnya. Judi online dikemas cantik, membuat penjudi seolah hanya sekadar menjalankan sebuah permainan. Mereka tak merasa melakukan tindakan yang melanggar hukum atau yang diharamkan. ”Bandar judi semakin berkembang, dia akan membuat suatu sistem yang bagus. Sistem yang bagus ini ketika di-share, kepada orang, dia merasa seperti orang main gim,” kata Pratama D Persadha . Bahkan menurut Pratama, karena perkembangan teknologi, mental judi sudah mulai dibentuk sejak masa kanak-kanak. Mereka dicekoki permainan-permainan yang melibatkan taruhan.Meski tidak menggunakan uang asli, namun hal tersebut, menurut Pratama, dapat membuat sang
anak ketagihan hingga berlanjut ke perjudian yang sesungguhnya.” Jadi mereka diajari untuk main judi dari kecil. Ketika teredukasi untuk bermain judi, akhirnya mereka terbiasa,” kata Pratama. Di sisi lain menurut Pratama, perkembangan teknologi juga membuat penyebaran judi di Indonesia sulit dibendung.”Dari indikator banyaknya iklan judi online di internet, menunjukan memang pengguna di Indonesia itu sangat banyak,” kata Pratama.Padahal tahun 2017 setidaknya sudah 3.273 situs judi online dilaporkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika. Sebanyak 1.584 situs di antaranya sudah diblokir. Kesulitan itu lantaran para bandar judi online sudah menyusun strategi dengan rapi. Mereka memanfaatkan celah hukum di Indonesia dengan membangun pusat kendali bisnisnya di negara yang melegalkan judi.Sedangkan di Indonesia, para bandar hanya merekrut orang sebagai agen. Agen-agen itu yang nantinya melayani pemainpemain di Indonesia. Biasanya mereka terang-terangan mengiklankan bisnis judi onlinenya melalui internet. Banyak diantaranya juga membuka layanan personal chat. Secara rutin mereka juga memberitahukan nomor rekening yang biasanya digunakan untuk menerima transfer uang dari pemain. Saat mereka tertangkap, bandar akan merekrut agen-agen baru. Begitu seterusnya. Sementara aparat penegak hukum tidak dapat menindak bandar-bandar judi online yang ada di negara-negara di mana judi dianggap legal. Hal ini membuat rantai bisnis judi online di Indonesia tidak bisa dipotong. ”Mereka (bandar) menggunakan hukum di luar negeri, servernya ada di sana, sementara kita tidak punya kekuatan untuk menjangkau mereka (bandar), itu jadi masalah,” kata pria yang pernah tergabung dalam Lembaga Sandi Negara itu. Judi online itu ibarat candu. D jadi saksi hidupnya. Sudah lima tahun pemuda itu terjerat judi online berbentuk permainan poker. Sudah sejak SMA ia memainkannya, awalnya hanya coba-coba.”Lihat teman-teman selalu ada uang buat
perintah walikota saya bujuk para pengembang properti agar menyetorkan dana untuk membayar ganti rugi kepada warga setempat yang rumah dan lahannya terkena proyek dan itu berhasil para pengusaha bersedia membayar, tujuan saya untuk membantu warga,”kata Musadek ketika ditemui Rakyat Media, Selasa (5/12/ 2017) di kantornya taman Baloi. Menuryut Musadek, diatas lahan yang terkena pembangunan jalan tersebut ada 78 78 rumah liar milik warga, jadi keperluan dana dipungutnya dari pengusaha
kum disitu,”ujar Pardede. Oleh karena itu kata Pardede, dia mendesak aparat penegak hukum atau Kejaksaan Negeri Batam agar membongkar dugaan kongkalikong yang melibatkan oknum pemerintah dibalik proyek tersebut.”Ini tugas kejaksaan untuk menyelidikannya. Pengusaha punya kepentingan bisnis dengan selesainya jalan itu, perumahan atau ruko yang dibangunnya jadi naik harganya, maka pengusaha itu mau memberikan anggaran,” kata Pardede. Pardede menambahkan, tiga pengusaha yang memberikan dana kepada oknum Lurah Taman Baloi diantaranya perusahaan pengembang PKP, PT Golden Gead dan ada satu perusahaan lagi. Nilai anggaran yang mereka pungut kurang lebih Rp 500 juta rupiah,”Saya punya datanya dan foto ketika para pengusaha tersebut memberikan dana itu kepada Lurah Taman Baloi Musadek. Ini dana untuk apa?, itu kan proyek pemerintah sudah dianggarkan kenapa harus pengusaha disuruh menyetorkan dana lagi. Kan tidak ada kepentingannya,” kata Pardede. Informasi yang diterima media ini dari sumber di interlal Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemerintah Kota Batam, bahwa anggaran untuk mengganti rugi warga yang tinggal dilahan terkena proyek itu kabarnya sudah dianggarkan dari perencanaan awal hingga proyek itu selesai. Apalagi, lahan itu milik pemerintah sehingga tidak ada hak warga yang tingga dilahan terkena proyek itu untuk bertahan. “Dari perencanaan awal hingga proyek itu selesai anggarannya sudah diperihtungkan, termasuk ganti rugi rumah ruli yang terkena proyek, jadi
beli rokok segala macam, selalu ada, jadi penasaran dari mana duitnya,”. Ia pun kemudian mengunduh aplikasi judi online, menyetor KTP, nomor rekening, nomor ponsel, dan uang Rp 50 ribu. Setelah itu, judi poker online dapat dimainkan. Tak butuh modal besar untuk berjudi poker online. Pemainnya juga bisa menjalankan permainan terlarang itu di ponsel, kapan saja, dan di mana saja. Kemudahankemudahan itupun sontak membuat D sulit lepas dari jerat candu judi poker online. Namun, menurut D, yang membuatnya sulit insaf adalah rasa tidak pernah puas dan tidak pernah kapok.Saat kalah ia penasaran, ketika menang ia pun ketagihan. Suatu ketika D rugi Rp 2 juta. Bukannya mundur, mahasiswa itu malah merasa tertantang. Ia rela utang ke sana ke mari demi bisa meneruskan permainan. “Saya merasa harus main lagi, buat mengembalikan modal saat kalah,” kata D. Hal yang sama juga pernah dialami N. Untungnya, karyawan swasta itu kini sudah tobat. Menurut dia, tak ada untungnya bermain judi online.”Uang hasil judi itu seperti uang setan dimakan iblis, habis enggak ada hasilnya,” Hidup N pernah berantakan gara-gara judi online. Saat itu ia masih duduk di bangku kuliah. Barang-barangnya habis terjual untuk modal taruhan dan melunasi utang. N bahkan sempat beberapa kali membohongi orangtuanya demi mendapat uang kiriman tambahan. Sementara itu lilitan utang makin membuatnya tak bisa berkutik.”Dulu sampai uang kiriman dari orang tua bulan ini, buat bayar utang bulan kemarin. Seperti itu seterusnya demi,” kata N dengan raut muka berkerut. Menurut N, pemain judi online hanya akan berputar pada satu siklus. Ada saat kalah, ada saat menang.Saat menang, pemain mengunakan uang hasil berjudi untuk melunasi utang-utangnya akibat kalah taruhan.Setidaknya siklus itu sudah N rasakan selama 5 tahun hingga akhirnya ia menutup akun judi online-nya.”Berhenti judi online sekitar tahun 2016. Di situ saya mikir, menang tidak, kalah iya, malu juga sama teman-teman pinjam duit,” kata N dengan kepala tertunduk. (rm/lip.6)
Sambungan Hal. 1 tujuannya untuk membantu warga, ”Saya hanya mau membantu warga saja, karena ganti rugi dari pemerintah tidak ada meski pun itu lahan milik pemerintah, tapi secara kemanusiaan saya sebagai lurah disini mengambil inisiatif, saya coba untuk mendekati pengusaha yang ada disini kebetulkan mereka mau membantu, 1 rumah warga kita ganti rugi sebesar Rp 6,2 juta,” ujarnya. Musadek menambahkan, anggaran yang dipungutnya dari tiga pengusaha tersebut sebenarnya tidak cukup untuk mengganti rugi
Berbau Korupsi diduga kuat proyek jalan tersebut merupakan proyek pesanan sejumlah pengembang properti di kawasan tersebut. Pasalnya, proyek pembangunan jalan senilai Rp 6,715,554,995 dengan nomor kontrak : 620/APBD-BTM/BM/ WIL.II/EP-AM3/VI/20/2017 yang menggunakan sumber dana APBD Tahun 2017 tersebut. Akan tetapi dibalik pelaksanaan proyektersebut kabarnyatiga pengusaha properti ternama di Batam diminta menyetorkan dana sebesar Rp 600 juta kepada oknum tertentu. “Pemerintah memprogramkan sebuah kegiatan proyek yang dibiayai dari anggaran APBD tentu dari matrial hingga ganti rugi jika ada tanaman atau rumah liar yang terkena di lokasi proyek semua sudah diperhitungkan hingga proyek itu selesai. Tidak mungkin untuk membayar ruli harus minta dana dari perusahaan properti yang ada disekitar lokasi proyek. Jika ini yang terjadi tentu ada indikasi pelanggaran hukum disana,”ungkap B.E Pardede. SH salah seorang Advokat/pengacara kepada Rakyat Media Selasa (5/12/ 2017) di Batam Centre. Menurut Pardede, diduga kuat proyek tersebut merupakan proyek pesanan pengembang properti di kawasan itu.”Proyek itu milik pemerintah, tidak ada ketentuannya pengusaha harus memberikan dana disitu jika tidak ada kepentingannya. Apa urusannya pengusaha mau membayar rumah liar di lahan yang terkena proyek itu, pemerintah membangun jalan itu sudah ada anggarannya dan sudah diperhitungkan berapa besar anggarannya hingga jalan itu selesai. Jadi kalau menurut saya sudah ada indikasi pelanggaran hu-
pakan pengorder barang disana (Jakarta, red). Ini masih kita kembangkan,” terangnya. Akibat perbuatannya ke enam pelaku dikenakan pasal 114 ayat 2 Juncto pasal 112 ayat 2 Juncto, pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun tentang narkotika. ”Pelaku diancam pidana minimal 6 tahun dan maksimal hukuman mati,’ imbuhnya. (rm/rizki) Sambungan Hal. 1
Seharusnya Anda sanaan proyek tersebut dibantah oleh Kepala kelurahan Taman Baloi Musadek. Menurut Musadek, proyek pembangunan jalan senilai Rp 6,715,554,995 dengan nomor kontrak : 620/APBD-BTM/BM/WIL.II/ EP-AM3/VI/20/2017 yang menggunakan sumber dana APBD Tahun 2017 tersebut itu hanya anggaran untuk pembangunan jalan saja. Sementara untuk mengganti rugi rumah liar yang ada di lahan lokasi proyek itu tidak ada dari pemerintah. “Supaya pelaksanaan proyek itu bisa berjalan sesuai jadwal, atas
2
warga, karena belakangan ada lagi yang datang minta bahwa lahannya juga terkena proyek,”Jujur saya katakan, satu rupiahpun saya tidak ada mengambil uang itu, saya sebagai Lurah ingin membantu warga saja. Seharusnya cukup, kalau satu pengusaha lagi mau mengasi, sebelumnya pengusaha itu mau membantu, tapi belakangan menolak. Nah ini yang saya lakukan, seharusnya anda memberikan apresiasi pada saya, bahwa saya bisa menyelesaikan masalah ini sehingga proyek itu bisa berjalan lancar,”ujar Musadek. (rm/mwd)
Sambungan Hal. 1
kalau ada oknum lurah mengutip dana dari pengusaha sekitar proyek, itu jelas bisa dikatagorikan pungutan liar. Apa dasarnya proyek itu milik pemerintah dan sudah ada anggarannya, dasar apa oknum lurah minta dana lagi kepada pengusaha, kalau alasan untuk ganti rugi rumah liar tidak ada hubungannya dengan pengusaha. Ini perlu dipertanyakan?,” ujar sumber yang tidak mau disebut namanya pada media ini. Tak hanya itu, sumber itu menambahkan, dana ganti rugi yang dipungut dari pengusaha itu pun disebut sebut tidak merata dibagikan kepada warga setempat. Bahkan nilainya berpariasi ada yang dapat dan ada yang tidak dikasi sehingga ketika penyerahan dana itu kepada warga, ada sebagian warga yang tidak mendapat ribut,”Tak jelas siapa yang menyunat dana itu, padahal nilai dana yang dipungut dari tiga pengusaha properti itu cukup besar lebih dari Rp 500 juta rupiah,”ungkap sumber media ini. Walikota Batam Muhammad Rudi, yang coba dikonfirmasi terkait adanya tudingan dugaan kongkalikong dalam pelaksanaan proyek jalan Taman Baloi Batam Centre hingga berita ini dimuat belum berhasil dikonfirmasi. Ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat ke ponsel Walikota hingga kini tidak dibalas. Demikian juga Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam Yumasnur, setali tiga uang dengan bosnya, tidak mau membalas SMS dan mengangkat telpon kitika dikonfirmasi. Sementara Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah kota Batam Yudi Admadji ketika dikonfirmasi Rakyat Me-
dia, Kamis (7/12/2017) dirungan kerjanya, mengaku belum mendapat informasi terkait pelaksanaan proyek tersebut,”Saya belum dapat informasi soal itu, kalau ada Lurah bisa minta dana dari pengusaha sampai nratusan juta, itu sudah hebat betul lurahnya. Saya dulu jadi camat di Bengkong minta bantuan sama pengusaha juga tidak dikasi, ini Lurah bisa bujuk pengusaha memberikan anggaran segitu besar sudah hebat itu lurahnya,”kata Yudi. Meski demikian, tambah Yudi, nanti saya cek dulu kebenarannya, saya memang betul belum dapat informasi apa benar seperti itu,”Saya rasa itu dana untuk ganti rugi kepada warga, kalau itu memang untuk ganti rugi saya kira tidak ada salahnya, karena pemerintah tidak ada memberikan ganti rugi baik itu rumah liar maupun sebagainya, pemerintah tidak ada anggaran untuk itu,”kata Yudi. Sumber lain mengungkapkan, pengutipan dana yang dilakukan oknum Lurah Taman Baloi Musadek kepada sejumlah pengusaha properti untuk memuluskan pelaksanaan proyek pembangunan jalan yang dilaksanakan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam dengan menelan anggaran APBD senilai Rp 6,7 miliar itu disebut sebut atas perintah Walikota Batam Muhammad Rudi. “Ya lurah itu memungut dana dari sejumlah pengusaha kemungkinan karena ada perintah dari Walikota, kalau tidak ada perintah, lurah itu tidak akan berani dan pengusaha juga tidak mungkin mau mengasi, dugaan kita kemungkinan ada perintah dari atasannya yaitu atasannya,”kata sumber itu. (rm/mwd)
CMYK
3
BATAM METROPOLIS
Senin, 11 - 17 Desember 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Pusat Rehabilitasi Jadi Lokalisasi Protitusi Sex TANJUNG UNCANG,RAKYAT MEDIA – Pusat Rehabilitasi Sosial non Panti (PRSNP) milik Pemerintah Kota Batam di Tanjungpandan atau yang lebih dikenal dengan nama Sintai tak lagi sesuai dengan peruntukan awal. Pusat rehabilitasi yang dibangun saat Nyat Kadir menjadi Wali Kota Batam itu sejatinya digunakan untuk pusat rehabilitasi bagi pekerja seks komersial (PSK) dari lokasi prostitusi liar, sebelum dikembalikan ke masyarakat. Namun saat ini justru berubah fungsi menjadi lokalisasi atau tempat prostitusi yang terkesan dilegalkan Pemerintah Kota Batam. ”Prakteknya berlawanan dengan Perda Nomor 6 tahun 2002 tentang Ketertiban Sosial,” kata anggota Komisi IV DPRD Batam, Riki Indrakary, kepada wartawan belum lama ini di Batam Centre. Pasal 8 ayat 2 poin a Perda No. 16/2002 disebutkan, harus ada pengawasan ketat dari Pemko Batam agar jumlah PSK tak bertambah. Sebab, PSK atau dalam penanggulangan HIV/AIDS disebut wanita penjaja seks (WPS), salah satu kategori risiko tinggi tertular HIV/AIDS. Sementara pada poin c diatur, setelah be-
rangsur-angsur dibina, PRSNP akan ditutup dalam waktu tiga tahun setelah Perda tersebut terbit.”Tapi kini sudah masuk 15 tahun tak juga ditutup, malah jadi lokalisasi komersil,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. Ia mempertanyakan evaluasi dari Pemko Batam. Sudah seharusnya pusat rehabilitasi Tanjungpadan alias sintai itu dikembalikan fungsinya sebagai pusat rehabilitasi.”Maaf saya katakan sama saja kita membiarkan praktek itu terjadi. Ini tanggungjawab utamanya di eksekutif,” ucap dia. Menurutnya, DPRD Batam sering menyampaikan hal ini ke Pemko Batam, namun kini belum ada evaluasi sama sekali. “Kami legislatif beberapa kali mengingatkan praktek yang sekarang itu bertentangan dengan Perda,” ujarnya. Wakil Wali Kota, Amsakar Achmad enggan mengomentari hal ini. Ia menyampaikan pihaknya kini fokus pada tiga permasalahan sosial, yakni pengentasan kemiskinan, program Rehabilitasi Rumah Layak Huni (RTLH) dan penanganan Gelandang Pengemis (Gepeng). ”Ini yang kami fokus tangani tiga bulan terakhir ini,” kata Amsakar beberapa waktu lalu. (rm/ikhsan)
BINA Sosial,Teluk Pandan,Tanjung Uncang.
Jaksa Limpahkan Kasus Korupsi Dinsos Batam
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Ikhsan Amd Koordinator Liputan Amiruddin Redaktur Senior Eko Komansyah Asisten Redaktur Rizki Perdana, Iqbal Ramadhan, Gunawan Ramadhan Renhard (Rendi) Wartawan Liputan Batam Hadi Sucipto, Ferianda, Bachtiar, Aldi Hermawan Divisi Iklan Rizki Perdana, Divisi Pemasaran, Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH, Bottor Erikson Pardede SH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala), Mahyuddin (Koordinator) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan), Sofian. M, Dedi Topan SH PerwakilanSumateraBarat Amina Zailani (Kepala), Khaidir (Koordinator) Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton Can BiroKabupaten Bintan Tio Imando BiroKabupatenNatuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira BiroKabupatenAnambas Mahmud (Kepala Biro), Zuliadi, Amiruddin Biro KabupatenDeli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos-29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id
KANTOR PLN Batam di Batam Centre
Warga Batam Mengeluh PLN Batam Naik Tarif 45 Persen BATAM CENTRE,RAKYAT MEDIA - Kenaikan tarif listrik bright PLN Batam hingga 45 persen mulai dirasakan warga Batam. Sejumlah warga Batam mengaku kesulitan setelah kenaikan tarif tersebut. Kenaikan tarif sebesar 15 persen juga mulai diterapkan pada Desember 2017 ini dari tahapan kenaikan tarif listrik tersebut.”Pedih hati ini. Buat makan ja udah susah. Listrik dinaikan terus. Kita diusir secara perlahan-lahan dari Batam biar pada pulkam,” ujar Anto, warga Batam Senin (4/12/2017). Kenaikan tarif listrik sebesar 45 persen ini memang sudah disepakati. Bahkan melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD). Hampir seluruh pimpinan daerah di kota Batam setuju di tengah jeritan masyarakat Batam tersebut. “Kepada Bapak Gubernur Provinsi Kepulauan Riau yang terhormat, sungguh sangat berat beban masyarakat saat ini. Apakah bapak selaku gubernur turut merasakan penderitaan masyarakat Batam membayar listrik,” ujar Bakra Bakar di media sosial Facebook. Bakar mengatakan, bulan lalu (September) ia membayar listrik Rp 245 ribu. “Kemudian bulan November 2017 saya harus membayar Rp 309 ribu. Berapa persen kenaikan listrik yang sebenarnya. Dan berapa kali kenaikan listrik yang bapak setujui. Bakar mempertanyakan kepedulian pimpinan daerah terhadap masyarakat Batam di tengah beban biaya hidup yang susah. “Beban biaya hidup saja sudah luar biasa
susah,” ucapnya. Bakar pun mengaku tak tahu harus mengadu ke mana. Bahkan untuk mengadu ke wakil rakyat pun ia pesimis. Beberapa keluhan dan jeritan masyarakat Batam terkait kenaikan tarif tersebut juga mulai menggaung.”Barusan isi pulsa listrik Rp 100 ribu. Biasanya sisa pulsa Rp 74 ribu. Sekarang sisa pulsa Rp 69 ribu. Elus dada, nagis dalam hati,” kata Rahma warga Batam. Begitu juga yang dirasakan Wynandy Nurmanitha. Menurutnya dengan kondisi galangan kapal yang terpuruk ditambah dengan kenaikan tarif listrik sudah sangat memprihatinkan.”Tolonglah turunin tarif listriknya, kasihan yang miskin seperti kami, kerja tak menentu karena galangan kapal lagi susah,” ucapnya. Warga Batam lainnya, Syafrizal mengatakan, atas dasar apa tarif listrik di Batam ini paling tinggi se-Indonesia. ”Makanya kalau pilih peminpin jangan sampai salah. Sekarang kan mo dekat pemilu lagi ayo pada buka mata pilih pemimpin lebih baik lagi,” ujar Ibu Hawa. Direktur Utama bright PLN Batam Dadan Kurniadipura belum bisa berkomentar banyak soal kenaikan tarif tersebut termasuk soal pemadaman bergilir yang masih saja terjadi. ”Saya lagi di luar kota, ke Sekper PLN Batam (Samsul) saja,” ujar Dadan. Belakangan memang pemadaman masih kerap terjadi kendati sebelumnya PLN Batam berjanji tidak ada lagi pemadaman setelah kenaikan tarif.(rm/eko)
BATAM CENTRE,RAKYAT MEDIA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam melimpahkan kasus dugaan korupsi anggaran kegiatan Dinas Sosial dan Pemakaman (Dinsoskam) yang dilakukan Mantan Bendahara Dinsosakam Kota Batam, Raja Muhammad Rizal ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Kamis (30/11) kemarin. Humas PN Tanjungpinang, Eduard Haloho mengaku jika pihaknya telah menerima pelimpahan berkas kasus tersebut. “Secepatnya akan disidangkan”. ujarnya, Sabtu (2/12/ 2017).Dikatakan Eduard, Ketua PN Tanjungpinang telah menunjuk majelis hakim yang akan menyidangkan perkara tersebut. “Sidangnya akan dipimpin Ketua Majelis Hakim Guntur Kurniawan didampingi majelis hakim anggota Corpioner dan Suherman,”ucapnya. Sedangkan jadwal sidang perkara tersebut lanjut Eduard, nantinya akan ditentukan majelis hakim yang akan menyidangkan perkara tersebut.
KANTOR Kejaksaan Negeri Batam
“Jadwal sidangnya saya belum tahu kapan. Yang jelas waktu sidangnya akan ditentukan Hakim yang akan memimpin perkara tersebut,” terangnya. Seperti diketahui, Raja Muhammad Rizal diduga telah melakukan penyelewengan anggaran kegiatan Dinas Sosial dan Pemakaman (Dinsoskam) Batam yang merugikan negara mencapai Rp 1.505.990.249. Dana itu bersumber dari anggaran 15 kegiatan di tahun 2015 yang tidak disebutkan ter-
sangka ke kas daerah. Diantara 15 kegiatan itu, anggaran kegiatan RTLH yang tercatat paling banyak diselewengkan tersangka sebesar Rp 1,1 Miliar. Sedangkan 14 kegiatan lain merupakan kegiatan Dinsoskam lainnya. Dalam perbuatan itu juga diketahui tersangka sempat memalsukan tanda tangan atasannya terhadap laporan kegiatan yang seolah-olah sisa anggaran setiap kegiatan tersebut sudah diterima atau masuk ke kas daerah. (rm/bps)
Anggota Satpol PP Mendadak Dites Urine
ANGGOTA sat Pol PP Kota Batam melakukan tes urien
BATAM CENTRE,RAKYAT MEDIA - Pegawai Pemerintah kota Batam mendadak tes urine. Jumlah yang ikut mencapai 278 pegawai.Pegawai yang ikut terdiri dari tiga organisasi perangkat daerah mulai dari Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) yang berjumlah 131 orang, dari Dinas Perhubungan (Dishub) ada 93 orang , dan Pemad-
am Kebakaran ada 54 orang. Wali Kota Batam, HM Rudi mengatakan kegiatan tes urine ini dilakukan secara bertahap, dan menggunakan biaya dari APBD.”Bulan oktober kemarin sudah dilakukan tes, ada ratusan pegawai yang wajib ikut,” ujar Rudi di kantor Wali Kota, Senin (4/12/2017) lalu. Pada bulan Oktober sebel-
umnya, pegawai Pemko Batam sudah melakukan tes urine yaitu dari Camat/Lurah, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), dan Sekretariat Dewan (Sekwan). Rudi mengatakan pemeriksaan dilakukan secara bertahap karena bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) sehingga masih terbatas. Kita juga pilih OPD yang ikut tes, menurut kita sepatutnya memang harus di tes,” kata Rudi. Seluruh pegawai dari Tiga OPD tersebut setelah apel langsung diarahkan untuk melakukan tes urine sehingga bersifat mendadak, tes tersebut juga tidak luput diikuti oleh kepala dinas masing-masing OPD. ”Semuanya harus ikut tes, pimpinan kepala dinas ikut juga, Kabid dan kasi juga ikut,” tambah Kepala Bagian Humas dan Protokol, Yudi Admaji. (rm/bn)
Warga Pulau Sekanak Dapat Bantuan “Bubu” BELAKANG PADANG,RAKYAT MEDIA Untuk meningkatkan pendapatan warga nelayan dalam mencari ikan sebagai sumber perekonomian, Polsek Belakangpadang bersama Polresta Barelang memberikan alat tangkap ikan jenis bubu kepada Warga Pulau Sekanak Raya, Minggu (03/12) pagi, di Perairan Kampung Bugis, Kecamatan Belakangpadang. Pemberian alat penangkap ikan tradisional yang berupa “bubu kawat” secara cumacuma tersebut, sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan antara polisi dengan warga setempat sekaligus upaya mendukung program prioritas promoter Kapolri. Kapolsek Belakangpadang, AKP Ulil Rahim mengungkapkan, pemberian alat
penangkapan ikan itu, dalam rangka mendukung Program Prioritas Promoter Kapolri, yang salah satunya meningkatkan kepedulian kepada masyarakat. “Kita menilai, ada hubungan kedekatan antara masyarakat dengan kepolisian yang semakin solid dalam berbagai bidang. Baik dibidang keamanan, dibidang informasi, maupun dibidang kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” ungkap AKP Ulil Rahim, Minggu (3/12) pagi, di Kecamatan Belakangpadang. Diterangkan Kapolsek Belakangpadang, sejak setahun belakangan hubungan komunikasi dan solidaritas antara Bhabinkamtibmas Kelurahan Sekanak Raya Briptu M. Zuhri, semakin kompak. Sehingga tercetus
ide ide yang positif. ”Artinya apa kehadiran pihak Bhabinkamtibmas (Polri) ditengah tengah warga nelayan dapat menjadi “Sahabat Nelayan”, yang untuk kedepannya itu dapat dipercaya oleh masyarakat pada umumnya,” papar AKP Ulil Rahim. Semoga, harap Kapolsek, pemberian bantuan alat penangkap ikan tradisional kepada masyarakat nelayan, bisa berguna untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, sehingga dapat mensejahteraan keluarga mereka. “Diharapkan, sebagaian dari hasil tangkapan bubu masyarakat bisa disisihkan rezkinya untuk menambah alat tangkap ikan lainnya. Baik itu berupa jaring, dan pancingan, sehingga bisa dimanfaatkan
kapan saja, selama untuk berlangsung situasi Kamtibmas yang berjalan aman dan kondusif,” pungkasnya. Selain itu, Bhabinkantibmas Pulau Sekanak Raya, Briptu M. Zuhri memberikan suport kepada nelayan dengan cara membina masyarakat nelayan untuk selalu melakukan kegiatan yang sifatnya positif, secara bersama sama. “Mari kita selalu meningkatkan kerjasama positif dan bergotong royong dalam membangun masyarakat yang cerdas, kemajuan sektor ekonomi, pendidikan, dan kemajuan teknologi. Sehingga akan mudah berkomunikasi dan mencegah terjadinya informasi informasi yang hoak, ataupun menyesatkan,” ungkap M Zuhri.(rm/vnr)
CMYK
BATAM METROPOLIS
4 Senin, 11 - 17 Desember 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
4 Bulan Security RSUD Embung
Fatimah Tak Terima Gaji BATU AJI,RAKYAT MEDIA-Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah betul betul amburadul. Bayangkan untuk membayar gaji security saja RSUD milik Pemerintah Kota Batam ini sudah tak mampu. Bukktinya, puluhan petugas keamanan atau sekurity RSUD tersebut Rabu, (6/12/2017) lalu melakukan protes karena sudah empat bulan tidak terima digaji. Bahkan, Hendra salah satu security sempat melakukan aksi spontan membakar ban di halaman rumah sakit. Aksi spontan Hendra itu menyita perhatian karyawan maupun pengunjung RSUD Embung Fatimah. Sofian petugas security lainnya menjelaskan, protes yang dilakukan teman-temannya itu karena persoalan gaji yang belum dibayar pihak rumah sakit. Itu terjadi
GEDUNG RSUD Embung Fatimah Nampak dari Depan
Pemko Batam Akan Adakan Perlombaan Rakyat di Hari Jadi Kota Batam BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Batam-Pemerintah Kota Batam akan mengadakan perlombaan pesta rakyat dalam rangka memperingati Hari jadi kota Batam 188 yang jatuh pada hari Senin (18/12/2017) mendatang. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, perayaan hari jadi Batam akan digelar semarak. Akan tetapi ada yang beda pada tahun 2017 ini, Namun untuk tahun ini, sekretaris Daerah(Sekda) Kota Batam mengatakan, “puncak perayaan hari jadi Batam akan dilangsungkan di area terbuka, di Dataran Engku Putri Batam. Tahun lalu kan di dalam ruangan, tahun ini lebih merakyat di lapangan Engku Putri,” kata
Sekda Kota Batam
Jefridin Jefridin, kepada wartawan belum lama ini. Wali Kota Batam, ingin puncak perayaan hari jadi Batam bisa dinikmati masyarakat luas, bahkan jika perlu sebanyak-
banyaknya. ”Kalau di dalam ruangan kan terbatas orangnya. Makanya kita buat di luar. Ya, sambil menghibur masyarakat Kota Batam,” ungkap Rudi. Rudi mengharapkan masyarakat diminta ikut memeriahkan dan menyukseskan perayaan hari jadi Batam dengan cara mengadakan perlombaan rakyat dan memasang umbulumbul atau spanduk di lokasi tempat tinggal masing-masing. “Masyarakat Batam jangan hanya mengira hari jadi Batam ini milik pemerintah. Harapan kita bisa dirasakan bersama seluruh masyarakat Batam,” Lanjut Jefridin.(rm/rizki perdana)
Tabung Gas 3 Kilo Langka Dipasaran SEKUPANG,RAKYAT MEDIA-Sejumlah warga Marina, Sekupang mengeluhkan kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg. Tidak hanya warga, pengecer gas melon di sana juga mengeluhkan hal yang sama. Salah seorang warga Perumahan Kota Mas, Marina, Indah mengatakan kelangkaan gas elpiji 3 kg sudah terjadi sepekan ini.”Sudah seminggu ini sulit kali nyari gas melon. Bahkan dua agen resmi yang biasa menjual gas disini, selalu bilang kosong,” keluh Indah, Selasa (5/12). Hal yang sama juga dikeluhkan oleh Rahmawati. Warga Perumahan Jupiter, Marina itu mengaku kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram tersebut membuatnya terpaksa beralih ke gas elpiji ukuran lebih besar.”Yang kosong gas melon, kalau ukuran 5,5 kg masih banyak yang jual di toko retail
FOTO : ILUSTRASI
modern,” ungkap ibu dua anak itu. Selain langka, harga gas elpiji melon ini juga mengalami kenaikan. Salah satu warga, Dian mengaku, beberapa pengecer telah menaikkan harga elpiji. Ia berharap agar, Pemerintah segera menekan dan mengatasi kelangkaan gas elpiji.”Harganya bervariasi,
mulai dari Rp 21 ribu sampai Rp 22 ribu. Padahal di agen hanya Rp 18 ribu pertabung,” jelas dia. Kelangkaan ini juga dikeluhkan oleh pengecer.”Biasanya kalau agen kosong, kita masih ada stok. Sepekan ini baru benar-benar kosong karena tak ada pasokan dari agen,” kata Hendra, salah seorang pengecer gas elpiji 3 kilogram. (rm/bps)
Uji Coba Mal Pelayanan Publik Sudah Dimulai
DEPUTI Bidang Pelayanan Umum Badan Pengusahaan (BP) Batam, Brigjen Pol Bambang Purwanto BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Harapan pemerintah membangun Mal Pelayanan Publik di Batam segera terwujud. Pembangunan mal pelayanan seluruh perizinan tersebut sudah berjalan 75%. Ditargetkan, pekan pertama atau kedua Desember 2017, mal tersebut mulai beroperasi. Anggota V/Deputi Bidang Pelayanan Umum Badan Pengusahaan (BP) Batam, Brigjen Pol Bambang Purwanto mengatakan, ada sekira 117 perizinan di BP Batam bisa diurus di Mal Pelayanan Publik nantinya. “BP Batam akan mengawal proses perizinan, mulai dari pengajuan masuk hingga investor menda-
patkan seluruh perizinan yang dibutuhkan,” ungkap Bambang saat meninjau pembangunan Mal Pelayanan Publik di Gedung Sumatera Expo, Batam Centre, Kota Batam, Rabu, 22 November 2017. Anggota V/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Brigjen Pol Bambang Purwanto meninjau pembangunan Mal Pelayanan Publik di Gedung Sumatera Expo, Batam, Rabu, 22 November 2017. Ia menjelaskan, bila investor ingin membangun industri maka izinnya berada di BP Batam, sedangkan Izin Mendirikan Bangunan ada di Pemko Batam, termasuk beberapa izin lainnya. Seluruh sistem pelayanan per-
izinan di Mal Pelayanan Publik ini akan terintegrasi (terpadu) dalam satu atap. Selain BP Batam dan Pemko Batam, beberapa instansi lain, seperti; Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kantor Pajak, Dinas Tenaga Kerja, Imigrasi, kepolisian dan beberapa instansi lainnya juga membuka pelayanan di mal tersebut. “Sistem kita sudah online, akan saling terpadu atau terintegrasi dalam pelayanan perizinan. Jadi, semua perizinan yang dibutuhkan investor asing maupun dalam negeri ada di sini. Termasuk perizinan untuk perhotelan, perumahan, lahan, dan ekspor-impor semua ada di mal ini,” jelas Bambang. Pengurusan perizinan izin tinggal dan bekerja bagi warga negara asing juga diurus di Mal Pelayanan Publik. Bambang menambahkan, jika ada hal yang berkaitan dengan perizinan dari kementerian terkait, maka BP Batam berkewajiban mengawal perizinan tersebut hingga ke pusat. “Intinya bahwa, pertama; pemerintah ingin memberi pelayanan terbaik kepada investor dan masyarakat, kedua; pemerintah ingin memberikan kemudahan investasi kepada investor dalam negeri maupun asing, ketiga; semua perizinan diurus dalam satu atap yakni Mal Pelayanan Publik,” jelasnya. (rm/ferianda).
kerena manajemen RUSD belum melunasi tangihan gaji mereka ke perusahaan penyalur PT Rezky Duta Sejahtera.”Gaji kami mulai tersendat sejak Maret 2017. Januari dan Februari gaji kami ditalangi BLUD,” ujar Sofian. Karena pihak RSUD tak mau lagi menalangi gaji mereka. Sejak bulan Mei sampai September 2017 PT Rezky Duta Sejahtera selaku penyalur menalangi gaji karyawanya dengan uang perusahaan. Sambil berharap tunggakan dari RSUD segera dilunasi. Namun pada bulan Oktober dan November PT Rezky Duta Sejahtera tak mampu lagi menalanginya karena kehabisan anggaran. “Wajar kawan-kawan protes. Mau makan apa kalau dua bulan tak digaji,” ujarnya lagi. (rm/eko komansyah)
Over Kapasitas 35 Napi Lapas Barelang Dipindahkan Tanjungpinang BARELANG,RAKYAT MEDIA-Sebanyak 35 orang Narapidana (Napi) binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Batam, Barelang, dipindahkan ke Lapas Klas II A Tanjungpinang (Tpi) dan Lapas Khusus Narkoba Tanjungpinang pada Kamis (30/11) lalu. Pemindahan dikarenakan kelebihan kapasitas (over kapasitas) di Lapas Barelang, sekaligus upaya memaksimalkan pembinaan warga binaan. Dari 35 napi tersebut, 20 orang diantaranya merupakan napi khusus narkoba yang dipindahkan ke Lapas Narkoba Tpi, sedangkan 15 lainnya merupakan napi pidana umum yang dipindahkan ke Lapas Tanjungpinang. Kepala Lapas Klas II A Barelang, Surianto mengatakan, keberadaan Lapas Barelang sudah over kapasitas hingga 100 persen, karenanya sebagian harus dipindah ke Lapas Narkoba Tpi dan ke Lapas II A Tanjungpinang. “Lapas Barelang daya tampung idelanya 545, tapi sekarang penghuninya 1.315,
kelebihan kapasitas sampai 100 persen,” kata Surianto ke Haluan Kepri, Selasa (5/12) siang, di ruang kerjanya. Pemilihan Lapas Narkoba Tpi dan Lapas Tanjungpinang, lanjutnya, karena kedua Lapas masih dianggap cukup untuk menampung Napi baru. Selain pemindahan 35 napi tersebut, sambungnya Surianto, over kapasitas ini juga sedikit terbantu dengan adanya 10 Napi yang bebas bersyarat selama sepekan terakhir. “Sampai Minggu ini, sudah ada 10 napi yang bebas. Dengan rinciannya hari ini ada 3 napi bebas, akan tetapi bebas bersyarat,” paparnya. Dari jumlah 1.315 narapidana tersebut, lanjutnya, sudah termasuk 8 hukuman mati dan 13 seumur hidup. Jadi intinya untuk program pemindahan warga binaan ini untuk mengurangi dari over kapasitas serta proses pembinaan yang kurang dari masa tahanan 6 tahun, yang juga dikawal anggota Brimob Polda Kepri. Kemudian ditanya lagi, apakah masih ada program pe-
WARGA Binaan Di Lapas Barelang Batam
mindahan warga binaan tersebut, lalu Surianto menjawab akan masih ada serta tergantung masa pidananya. “Tetap masih ada program pemindahan warga binaan ini namun melihat dari masa tahananya juga,” ungkapnya lagi. Disinggung mengenai isu banyaknya beredar hand phone (hp) di Lapas Barelang, Surianto pun langsung membantah hal tersebut. Dimana pihaknya selama ini melakukan langkah antisipasi dengan razia tiap hari bagi warga binaan. “Itu tak ada benarnya. Tiap hari kok kita razia mendadak jadi
alhamdudillah tak ada kedapatan. Lagian wartel di Lapas ini sudah ada, oleh karenanya untuk apalagi mereka pakai HP lagi,” tuturnya Kalapas Barelang. Sementara untuk menyambut perayaan Natal, pihaknya telah mengusulkan 100 lebih. Dan saat ini masih menunggu persetujuan dari pusat, yang kemungkinannya paling lambat sebelum hari besar. “Sudah kita usulkan 100 an lebih. disetujui atau tidaknya itu sudah wewenang dari pusat. Kita sifatnya mengusulkan saja,” pungkasnya. (rm/hk).
Tiara Kusumah Tarik Wisatawan Singapura Lewat Kebaya dan Salon Kecantikan NAGOYA,RAKYAT MEDIA-Asosiasi Tiara Kusuma menggelar kegiatan bertajuk Batam Asia Fashion And Beauty Parade. Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 Ibu Nusantara RI di Grand I Hotel, Selasa (5/12/2017). Kegiatan tersebut diadakan oleh Asosiasi salon kecantikan dan kesehatan seluruh Indonesia Kepri ini, dalam rangka menyambut hari ibu. Dikemas dengan seminar sehat kesehatan dan keperawanan wanita oleh Dr. Sharifah Halimah Jaafar dari Malaysia. Ketua DPD Tiara Kusuma, Amara mengatakan kegiatan ini untuk memberikan motivasi kepada Ibu-ibu agar lebih berperan dalam mempertahankan budaya Indonesia. Tak hanya cantik secara lahiriyah, tetapi juga cerdas dan pandai menyikapi usia diatas 40 tahun.”Jangan khawatir bila masa tua untuk kreatif dalam mengambil peluang usaha. Terutama dalam hal kecantikan dan kesehatan keluarga,” ujarnya. Saat ini, pihaknya juga mengembangkan wirausaha dengan cara mengadakan pelatihan salon dan spa, salon kecantikan kesehatan dan sudah bany-
ak yang sukses. Disamping itu, pihaknya juga berhasil memberikan pendidikan bagi orang yang mengalami disabilitas untuk wirausaha. Sementara itu, Ketua Umum DPD Kepri Asosiasi Karnaval Indonesia, Silvia Hilda Kusumaningtyas yang hadir sebagai National Director International World Pageant mengatakan bahwa grand final pemilihan Mrs International akan digelar di Singapura pada 7 Desember mendatang.”Itu akan diikuti oleh beberapa negara seperti China, New Zealand, India, Jepang, Thailand, Korea, Myanmar, Vietnam, Malaysia, Australia dan Indonesia,” ungkapnya. Kata Silvia, orang Singapura sangat tertarik dengan pariwisata Kepri ini. Mereka tertarik hingga akhirnya mampir ke Batam untuk menyaksikan langsung pagelaran fashion show pakaian kebaya Mrs Kepri. Beragam pelatihan diberikan kepada Mrs Internasional yang nantinya dapat mereka ikuti di Indonesia dan Kepri khususnya. Di antaranya adalah pertunjukan karnaval dan sanggar seni, salon kecantikan dan kesehatan yang merupa-
kan potensi pariwisata Indonesia.”Nanti kami akan adakan karantina pemilihan Mis Republik International di Singapura pada tanggal 16 Desember. Saya dipilih sebagai salah satu jurinya,” papar Duta Mrs Indonesia ini kepada wartawan Kepri Media Group. Menurutnya, banyak destinasi wisata bisa dikembangkan di Provinsi Kepri yang akan membawa kepada even International. Tentu dengan cara memperbanyak even pariwisata yang bisa meningkatkan kunjungan turis lokal, maupun mancanegara.”Saya terharu Singapura punya 14 juta kunjungan turis setiap tahunnya, namun Batam hanya 1.4 juta setahun. Batam bisa lebih dari Bali karena turis Singapura bisa kita tarik untuk singgah,” jelas dia. Semua itu tentunya perlu dukungan dari pemerintah melalui Kementrian Pariwisata. Yakni dengan lebih meningkatkan kerjasama bersama asosiasi yang ada di Indonesia. “Termasuk dengan pemerintah Singapura, supaya peluang turis yang singgah ke Batam lebih banyak,” pungkasnya. (rm/l.co)
Anggota DPRD Batam Belum Terima Tunjangan BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA- Belum disahkannya Peraturan Walikota (Perwako) terkait Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Batam berdampak pada tunjangan dewan. Hingga minggu pertama Desember ini, 50 anggota DPRD Batam ternyata belum menerima tunjangan.”Ini sudah bulan keempat kami belum menerima tunjangan. Baru sebatas gaji pokok saja yakni Rp 1,5 juta,” keluh anggota Komisi III DPRD Batam, Werton Pangabean, Senin (4/12/2017). Menurut Werton, perwako tersebut adalah kewajiban kepala daerah. Sebab, ketika Perda Hak
Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD disahkan, seharusnya wali kota segera menindaklanjuti dengan perwako sehingga dasar hukum tunjangan DPRD menjadi jelas. ”Oleh sebab itu kami mendesak agar perwako ini bisa segera disahkan,” ujar Werton. Belum diterimanya tunjangan yang meliputi perumahan dan transportasi ini, diakui dia, berimplikasi pada kinerja anggota dewan. Apalagi untuk tunjangan transportasi, sementara mobil dinas yang dipinjam pakai oleh anggota DPRD sebagian besar sudah dikembalikan.”Sudah sejak sebulan lalu kami kembalikan.
Tapi hak kami tak diberikan,” ucap dia. Hal senada juga disampaikan sekretaris Komisi III Bustamin. Menurutnya, kota Batam satu dari beberapa kota yang mengalami penundaan pembayaran gaji DPRD. Selain perwako kendala lain ialah salah satu pasal yang mengatur tentang Peraturan pemerintah 18 Tahun 2017. Dimana, tunjangan perumahan DPRD Batam tidak boleh tinggi dari perumahan di provinsi. ”Padahal secara de facto sewa rumah Batam lebih tinggi dari provinsi,” kata Bustamin. Bila ini ditetapkan, maka dapat dipastikan tunjangan
perumahan anggota DPRD Batam akan mengalami penurunan. Jika sebelumnya setiap bulan mereka menerima Rp 19 juta per bulan, maka untuk selanjutnya tunjangan DPRD Batam di bawah dari tunjangan perumahan provinsi.”Belum tahun turunnya berapa. Tapi yang jelas dibawah provinsi,” lanjut dia. Ia menambahkan, tertunda tunjangan ini sangat mengangu operasional mereka. Apalagi di tengah aktifitas yang padat, dewan belum menerima gaji hingga memasuki bulan keempat.”Sangat terganggu. Padahal ini yang kita harapkan,” beber Bustamin.(rm/bp)
CMYK
5
METRO KRIMINAL
Senin, 11 - 17 Desember 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Begal di Batuaji Aniaya Siswa SMP Hingga Kritis RIKO, penjambret saat diekspose di Polsek Lubuk Baja.
Polsek Lubuk Baja Bekuk Warga Bengkong Jambret Dua Wanita LUBUK BAJA,RAKYAT MEDIA-Riko (31) hanya dapat tertunduk malu. Warga Bengkong itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, nyaris menjambret dua wanita yang mengendarai sepeda motor di Jalan Bunga Raya .Aksi Riko ini berhasil digagalkan oleh korban yang melawan dan warga setempat yang beramai-ramai menangkapnya. Pria pengangguran itu mengaku tergiur menjambret karena sedang kepepet uang.Sudah beberapa bulan terakhir ini tidak bekerja, sementara ia butuh uang untuk biaya hidup istri dan anak-anaknya. Dari rumahnya, Riko pamit ingin pergi ke Barelang.”Saya bilang mau ke Barelang. Saya pinjam motor sama kawan saya. Tapi sebelum ke sana, saya mampir dulu ke rumah teman saya di dekat Happy Garden. Mau pinjam uang dulu Rp 50 ribu. Pas lagi jalan saya lihat cewek itu main-mainkan dompetnya. Makanya saya coba tarik,” tutur Riko. Saat ingin menarik dompet itu, ternyata korban melawan. Korban langsung menggeber gas motornya menjauh dari pelaku.Kapolsek Lubuk Baja, Kompol I Putu Bayu mengatakan, dari keterangan korban, sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan pelaku tersebut.”Sempat ada aksi kejar-kejaran. Tapi pelaku ini terbentur di lampu merah. Korban lolos, sedangkan pelaku langsung diamankan warga di lampu merah,” ujar I Putu Bayu. Warga pun langsung membawa pelaku ke Polsek Lubuk Baja.Namun, karena tindak pidana tidak terjadi, pelaku hanya dikenakan pasal kepmilikan senjata tajam saja.”Kita jerat dia dengan UU darurat nomor12 tahun 51, pasal 2 ayat 1 dengan ancaman hukuman penjara setingginya 10 tahun. Karena saat beraksi, pelaku sempat menodongkan pisau sepanjang 30 sentimeter ke korban,” kata I Putu Bayu. (rm/trb)
BATU AJI, RAKYAT MEDIA-Tindak kejakatan berupa begal kembali terjadi, kali ini Siswa SMP bernama Heskiel Herianto Pangaribuan (14) dianiaya begal di Batuaji hingga kritis. Anak pertama Iwan Pangaribuan dan Even Sirait, warga perumahan Villa Mukakuning itu kini terbaring kritis di ruangan ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji sejak, Jumat (1/ 12/2017) pekan lalu. Heskiel merupakan korban penganiayaan berat yang dilakukan oleh sekelompok remaja saat melintas di jalan lingkungan depan SMKN I Batam, Batuaji, Jumat malam. Akibat penganiayaan berat itu Heskiel masih koma sampai, Selasa (5/12/2017) lalu. Dia mengalami luka yang cukup serius di bagian pelipis kanan, batok kepala bagian belakang dan pundaknya. Menurut keterangan petugas medis di RSUD, luka-luka yang dialami Heskiel itu akibat hantaman bendal tumpul yang berakibat fatal bagi fungsi otaknya.”Yang paling berdampak itu di batok kepala bagian belakang. Hantaman itu menyebabkan batang otak dan syaraf jadi tak berfungsi,” ujar Even Sirait, ibu Heskiel yang menerangan hasil keterangan medis dari pihak rumah sakit. Penanganan medis sendiri sudah berjalan maksimal. Setelah dua hari ditangani ruangan instalasi gawat
KORBAN begal terbarung di RSUD Embung Fatimah
darurat (IGD), Heskiel kini dirawat di ruangn ICU dengan peralatan medis yang sesuai.”Kondisinya masih kritis. Nanti kalau sudah agak baik baru ke ruangan rawat inap,” ujar seorang petugas medis di ruangan ICU. Menurut Iwan Pangaribuan, aksi penganiayaan yang menimpah anaknya itu diduga dilakukan oleh kelompok remaja begal. Itu karena menurut keterangan saksi dari tiga rekan anaknya kalau penganiayaan itu terjadi karena Heskiel mencoba mempertahankan sepeda motornya yang
Kejahatan Meningkat di Batam
TERSANGKA Pelaku pecah kaca mobil yang berinisial MH ini, baru datang dari Palembang
BENGKONG,RAKYAT MEDIA - Menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 sebentara lagi, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati jika membawa uang maupun perhiasan dengan jumlah besar. Hal itu dikarenakan, aksi kejahatan kemungkinan besar akan meningkat. Hal itu dibuktikan dengan ditangkapnya pelaku pencurian bermodus pecah kacah mobil, MH. Ia bersama rekannya yang masih DPO, IS, beraksi setelah mengintai sasarannya. Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Tigor Dabariba, mengatakan, pelaku yang baru datang pagi tadi, sudah mengintai korbannya yang ke luar dari Bank BCA Jodoh. “Pelaku sudah mengintai korban sejak ke luar dari Bank. Kemudian dibuntuti hingga situasi terasa aman, barulah mereka beraksi,” ungkap Tigor, Rabu (6/12/2017) malam. Tigor juga mengimbau kepada masyarakat, jika membawa uang dengan jumlah besar, bisa meminta bantuan pengawalan pihak kepolisian. “Jangan ambil resiko, karena kejahatan bisa terjadi kapan saja,” imbaunya. Sebelumnya, seorang pelaku pencurian dengan modus pecah kaca babak belur dihajar massa. Saat ini, pelaku sudah diamankam di Mapolsek Bengkong, Rabu (6/12/2017). Tidak tanggung-tanggung, pelaku nyaris berhasil membawa kabur uang milik korban, Arianto, sebanyak Rp300 juta. MH, sengaja datang ke Batam untuk beraksi. Dijumpai di Mapolsek, MH, yang mengerang kesakitan akibat babak belur dihajar massa, mengaku baru datang pagi tadi dari Palembang menaiki pesawat City Link.(rm/rizki)
Pelaku Pecah Kaca Mobil Dihajar Masa di Bengkong BENGKONG,RAKYAT MEDIA-Tersangka pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil, tak bisa berkutik. Pria berbadan tambun ini babak belur dihajar massa sebelum diamankan Polsek bengkong Rabu (6/12/2017). Dari aksi kejahatan tersebut, tersangka pelaku berhasil membawa kabur uang milik korban, Arianto, sebanyak Rp 300 juta. Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Tigor Dabariba, mengatakan bahwa pihaknya awalnya mendapat informasi adanya kejadian pecah kaca sekitar pukul 12.00 Wib, kemudian langsung mendatangi lokasi.”Sampai di sana, ternyata pelaku sudah diamankan warga dan diserahkan ke personil Polsek Batam Kota yang
kebetulan lewat. Kemudian pelaku diserahkan ke Polsek Bengkong,” ungkap Tigor, Rabu malam. Lebih jauh dikatakan, pelaku yang berinisial MH ini, baru datang dari Palembang pagi tadi. Ia beraksi bersama seorang rekannya, IS, yang berhasil kabur. Dari tangan pelaku, polisi hanya berhasil mengamankan barang bukti uang sebanyak Rp196.600.000.”Kami sampai di lokasi, uang yang dicuri pelaku berserakan di jalan dan warga ramai mengumpulkan. Kami mengimbau kepada warga jika merasa mengambil uang tersebut harap dikembalikan, daripada berurusan dengan hukum,” tegasnya.(rm/ferianda)
Polda Kepri Gerebek Gudang Elektronik Ilegal di Bengkong BENGKONG,RAKYAT MEDIA-Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri menggrebek gudang panyimpanan barang
elektronik, aksesoris dan mainan tanpa izin di di Lytech Home Centre, Bengkong Sadai, Selasa (5/12/2017) malam sekitar pukul 21.00 WIB
GUGANG elektronik yang digerebek polisi
aku belum diamankan. Padahal menurut Iwan identitas salah satu pelaku sudah diketahui berdasarkan keterangan dari tiga rekan Heskiel yang selamat.”Ya kami tetap berharap agar pelaku semuanya ditangkap. Bagaimanapun ini sudah keterlaluan. Anak kami masih kritis sampai saat ini,” ujar Iwan. Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko saat dikonfimasi mengakui adanya laporan itu dan sampai siang kemarin pihaknya masih mengejar para pelaku. (rm/rizki)
Polisi Tangkap Pria Asal Aceh Bawa Narkoba di Hang Nadim
Jelang Natal dan Tahun Baru
KANIT Reskrim Polsek Kanit Bengkong, Iptu Tigor Dabariba bersama BB
hendak dirampas oleh kelompok pelaku.”Saat kejadian anak saya bersama tiga rekannya. Anak saya dipukul karena mencoba mempertahankan sepeda motornya,” ujar Iwan. Ketiga rekan Heskiel, kata Iwan juga tak bisa berbuat banyak saat itu sebab kelompok pelaku lebih banyak. “Mereka hanya bisa nolong Heskiel ke rumah sakit setelah ditinggalkan para pelaku,” tuturnya. Kejadian itu sudah dilaporkan ke Mapolsek Batuaji saat itu juga, namun sampai siang kemarin, para pel-
Penggeledahan yang dilakukan menemukan ratusan dus barang tanpa izin edar asal China yang berada di lantai dua Lytech blok A-8 dan A-6. Dari
jumlah tertersebut, polisi mengamankan puluhan dus berisikan beragam produk ilegal serta dokumen perusahaan. Direktur Reskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Budi Suryanto membenarkan pengungkapan itu. Menuturnya, saat ini tengah dilakukan proses hukum oleh penyidik.”Iya benar, sedang diproses. Nanti setelah selesai akan kita sampaikan,” kata dia singkat pada, Rabu (7/12/2017). Lytech Home Centre merupakan lokasi tempat perbelanjaan, kuliner serta tempat permainan anak.(rm/gunawan)
BATU BESAR, RAKYAT MEDIA-Pemeriksaan ketat terhadap bawaan barang dan penumpang di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, membuahkan hasil. Seorang terduga kurir narkoba yang tertangkap di bandara terbesar di Kepri ini. Anwar Sakdan (32) asal Aceh tertangkap membawa sabusabu dalam kapsul karet yang dimasukkan ke dalam anusnya, Rabu (5/12/2017) pekan lalu. Ketika melintas di gerbang x-ray, tas dan ikat pinggang dan ponsel pria asal Bireun Aceh memang dimasukkan dalam sebuah kotak yang disediakan. Nah, begitu melintas di gate metal detector, lampu merah pun menyala dan berbunyi. Saat bunyi itu, Anwar langsung panik. Wajahnya berubah pucat pasi. Situasi ini pun membuat petugas curiga berat dengannya.”Kemudian yang bersangkutan dibawa ke ruang pemeriksaan khusus. Kita bongkar sepatunya, kita geledah tubuh bagian luarnya tidak dijumpai narkoba,” jelas Kabid Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Bea dan Cukai Batam,
KAPSUL sabu yang disembunyikan dalam anus
Raden Evy Suhartantyo kepada wartawan Kepri Media Group. Tak langsung percaya, petugas meyakini ada sesuatu yang tak beres di tubuh pria berambut gondrong itu. Sehingga petugas melakukan pemeriksaan lebih mendetai lagi.Akhirnya, petugas menemukan sesuatu yang ganjil di anusnya. “Kita bawa ke RS Awal Bros, ternyata dalam anusnya terdapat tiga kantong sabu-sabu seberat 169 gram. Selepas dikeluarkan, Anwar
dibawa ke KPU Bea dan Cukai Batam. Sebelum akhirnya diserahkan ke Polresta Barelang. Anwar adalah calon penumpang pesawat Lion Air JT 971 tujuan Kuala Namo, Medan Sumatera utara. Sebelumnya, satu temannya yang sama-sama berasal dari Aceh baru tertangkap juga membawa sabu-sabu di bandara yang sama. Hanya saja, cara menyimpan sabu dilakaukan dengan cara dimasukan dalam sepatu.(rm/l.co)
Kanwil BC Kepri Ungkap Hasil Penindakan di Desember 2017
KEPALA Kanwil DJBC Khusus Kepri, Rusman Hadi saat menggelar konferensi pers atas hasil penindakannya
KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Kanwil DJBC Khusus Kepri periode Desember 2017 melakukan tiga kali penegahan terhadap kapal yang membawa muatan ilegal. Saat menggelar konferensi pers atas hasil penindakannya, Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Rusman Hadi, menyatakan bahwa penindakan yang dilakukan sebanyak tiga kali itu terjadi pada tanggal 2 Desember 2017 lalu. Kanwil DJBC khusus Kepri katanya lagi, melakukan penegahan terhadap KM Sidy Karya 2 yang membawa muatan ballpress sebanyak 650 ball. Dan pada tanggal 4 Desember 2017 kembali mengamankan KM Sakinah Jaya yang membawa muatan ballpress sebanyak 1000 ball dengan 8 orang ABK serta nahkoda yang berlayar dari Port Klang Malaysia menuju Tanjungbalai Asahan. Selanjutnya pada tanggal 6 Desember 2017, pihak BC melakukan penindakan terhadap speedboat yang membawa 30 karton
yang berisikan Handphone, Smartwach, remote control alarm, flasdisk dan aksesoris yang dibawa dari Singapura dengan tujuan Tanjung Samak. "Di dalam speedboat tersebut terdapat 5 orang ABK dan 1 Nakhoda yang ditetapkan sebagai tersangka, sebab telah melanggar Pasal 102a UU nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan," ujar Rusman, Jumat (8/12/ 2017) sore. Dia juga mengatakan, penindakan yang dilakukan merupakan instruksi Presiden Joko Widodo yang merupakan bukti nyata pelaksanaan penguatan reformasi Bea dan Cukai. Pasalnya yang saat ini gencar dilakukan adalah penertiban Impor Beresiko Tinggi. "Kita ditugaskan negara pada sektor pengawasan laut di perairan Indonesia baik operasi patroli laut wilayah Barat Indonesia maupun operasi patroli laut wilayah Timur Indonesia," katanya. (*)
CMYK
RAKYAT MERANTI
Senin, 11 - 17 Desember 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
6
Bupati Kabupaten Meranti H Irwan :
APBD 2018 Meranti
Berpihak ke Masyarakat PEJABAT Kemenperin Jhon Hendri dan Syarifuddin, Kadisdagperinkop Kepulauan Meranti Azza Faroni
30 Pelaku IKM di Tebingtinggi Timur Dapat Pelatihan SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 30 pelaku industri kecil dan menengah (IKM) berbasis sagu di Kecamatan Tebingtinggi Timur (3T) mendapat pelatihan khusus selama empat hari. Pelatihan yang ditaja Ditjen Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI) Kementerian Perindustrian itu dimulai Senin (4/12/2017) pekan lalu di Desa Sungai Tohor. Pembukaan pelatihan dilaksanakan di aula Kantor Camat 3T. Hadir pada acara tersebut Pejabat Kemenperin Jhon Hendri dan Syarifuddin, Kadisdagperinkop Kepulauan Meranti Azza Faroni, Camat 3T Tunjiarto, dan sejumlah kades di Kecamatan 3T. “Pelatihan ini kami laksanakan di daerah-daerah yang mendapatkan alokasi pembangunan SIKIM (sentra industri kecil dan industri mikro),” ungkap Jhon Hendri saat memberikan sambutan. Untuk wilayah PPI II Sumatera dan Kalimantan, kata Jon, pelatihan dilaksanakan di Meranti, Lingga, Dharmasraya, Sijunjung, Payakumbuh, Langkat, Tarakan, dan Balikpapan. ”Pelatihan ini diberikan kepada pelaku IKM yang akan masuk dalam sentra. Kita harap semua peserta bersungguh-sungguh,” pinta dia. Sementara Azza Faroni yang membuka resmi acara tersebut mengucapkan terima kasih kepada Kemenperin yang menggelar pelatihan tersebut di Meranti. Menurutnya, pelaku IKM memang sangat membutuhkan berbagai pelatihan dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan.”Kita sangat berterima kasih atas perhatian Kemenperin terhadap pengembangan IKM di Meranti, khususnya IKM berbasis sagu. Pelatihan ini sangat besar manfaatnya,” sebut dia. Dia pun meminta peserta memafaatkan pelatihan tersebut sebaik mungkin. Nantinya, usai pelatihan diharapkan semakin banyak olahan dari sagu yang dijual di pasaran. Sementara Camat Tunjiarto menjelaskan bahwa kecamatan yang dipimpinnya merupakan penghasil sagu terbesar di Meranti. Namun belum banyak produk hilir sagu yang tersedia.”Kita memang daerah penghasil sagu terbesar namun belum banyak produk pangan dari sagu yang beredar. Sekarang yang ada baru sagu telor yang diolah IKM Cik Manan,” kata Tunjiarto. Pelatihan Proses Bisnis Sagu ini sendiri akan diisi oleh narasumber dari IPB. Para peserta yang sebagian besar ibu-ibu akan dilatih mengkreasikan aneka turunan pangan dari sagu seperti mie sagu kering, bakso sagu, dan kerajinan dari limbah sagu.(rm/humas)
5 Kelurahan di Meranti Terima Motor Gerobak Pengangkut Sampah
SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi mengatakan bahwa postur anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2018 tergolong sehat dan berpihak ke masyarakat. 52,16 persen. APBD 2018 merupakan belanja langsung sisanya 47,84 persen merupakan belanja tidak langsung, terhadap belanja daerah.”Postur APBD Kepulauan Meranti tergolong sehat dan tampak keberpihakan terhadap kepentingan masyatakat,” kata H Irwan. Kata H Irwan, demi mendongkrak PADÂ di APBD 2018, ia mengingatkan Badan Pendapatan Keuangan dan Arsip Daerah (BPKAD) agar maksimal menggarap sumber pendapatan yang ada. Sehingga dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Orang nomor satu di Kota Sagu itu juga mengingatkan, pengeluaran belanja harus selalu berpedoman pada prinsip efektifitas, efisiensi dan ekonomis serta sesuai ketentuan peraturan perundang udangan yang berlaku. Sekedar informasi, sesuai dengan amanah Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2005 Tentang pengelolaa keuangan daerah dan Permendagri No. 13 Tahun 1996 Tentang Pedoman Keuangan Daerah, Perda APBD Kepulauan Meranti ini akan disampaikan
kepada Gubernur Riau untuk dievaluasi dan mendapatkan persetujuan. Diharapkan awal tahun 2018 APBD Kepulauan Meranti dapat segera dimanfaatkan untuk pembangunan daerah dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Pendapatan daerah yang disahkan dalam Paripurna Pengesahan Ranperda APBD 2018 tanggal 30 November 2017 malam sebesar Rp1.178.200.708.-
372. Terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp81.160.000.000, dana perimbangan sebesar Rp852.372.892.000, dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp244.667.816.372.Belanja daerah sebesar Rp1.130.816.413.871, dengan rincian belanja tidak langsung Rp540.996.413.871, dan belanja langsung Rp589.850.000.000. Surplus/ (defisit) sebesar Rp47.384.294.501. Pembiayaan daerah sebesar
Pemkab Meranti Persiapkan Ikut MTQ Riau Ke-36 di Dumai SELATPANJANG,RAKYAT MEDIAPemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) terus mematangkan persiapan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau ke-36 di Kota Dumai, pekan depan. Kepastian akan keikutsertaan pada tahun ini, setelah gagal tampil pada MTQ Riau tahun lalu, terungkap saat rapat persiapan yang dipimpin Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim, di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selasa 5 Desember 2017. Pengalaman MTQ Riau di Pekanbaru tahun 2016 lalu, dimana panitia MTQ Provinsi Riau menganulir Qori dan Qoriah asal Kepulauan Meranti karena kelengkapan syarat administrasi peserta, menjadi pelajaran bagi tim official MTQ Kepulauan Meranti. Seperti dijelaskan Al-Jufri, selaku Panitia rombongan Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk menyemarakkan
MTQ tingkat Provinsi Riau ke-36 di Kota Dumai, Kabupaten Kepulauan Meranti akan memberangkatkan sebanyak 783 orang. Jumlah itu, jelasnya, terdiri dari para Qori, Qoriah dan Official, rombongan peserta pakaian adat nusantara, rombongan tarian kreasi, rombongan permainan kearifan lokal menggolek tual sagu, rombongan PKK dan BKMT, unsur Forkopimda serta lainnya. “Saat defile malam pembukaan MTQ Riau ke-36 di Kota Dumai, rombongan MTQ Kabupaten Kepulauan Meranti juga dilengkapi dengan kendaraan hias bertemakan kearifan lokal, yang terkenal sebagai daerah penghasil sagu,” ujarnya. Kemudian Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kepulauan Meranti, Irmansyah mengungkapkan, sesuai tugas yang diberikan pihaknya akan mempersiapkan stand bazar Kabupaten Kepulauan Meranti.
WAKIL Bupati Meranti Said Hasyim pimpin rapat persiapan MTQ Riau di Dumai
“Kita sedang mempersiapkan bangunan berbentuk mesjid yang cukup unik, yang nantinya akan diisi dengan aneka makanan dan minuman olahan sagu, yang dapat dinikmati gratis oleh pengunjung,” ujarnya. Sementara itu, Ketua LPTQ Kepulauan Meranti, Zulkhairil mengatakan, akan membawa peserta sebanyak 71 orang, guna mengikuti hampir semua
Anggota Komisi VII DPR RI Kunker ke Meranti
WAKIL Bupati Merannti Said Hasyim
SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Lima kelurahan di Kepulauan Meranti menerima sepeda motor pengangkut sampah. Alat angkut sampah itu sumbangan dari Anggota Komisi VII DPR RI, Sayed Abubakar A Assegaf, bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Penyerahan becak motor pengangkut sampah digelar di Aula Serbaguna Kantor Bupati Kepulauan Meranti Jalan Dorak Selatpanjang, Senin (4/12/2017) pekan lalu. Hadir saat itu Wakil Bupati Drs H Said Hasyim, Sekda Yulian Norwis, Kadis LHK Hendra Putra, beberapa camat dan lurah serta perwakilan masyarakat. Sementara dari pihak legislator hadir Wakil Pimpinan DPRD Kepulauan Meranti Muzamil. Muzamil berpesan kepada penerima sepeda motor pengangkut sampah hendaklah dirawat dengan baik. Sebab, tak mudah mendatangkan bantuan dari pusat sampai ke Kepulauan Meranti dengan kondisi saat ini. Beda dengan yang di pusat. Mereka dekat, banyak waktu untuk melobi dan banyak dikenal. Kita ini jauh, kalau pun ada kenal, terkadang mereka tak mau bantu,” tambah Muzamil. “Jaga baik-baik jangan disalahgunakan. Tidak mudah mendatangkan bantuan dari pusat ke kabupaten kita yang berada di ujung Indonesia ini,” kata Muzamil. Di tempat yang sama, Said Hasyim mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. Diharapkan, kedepan akan ada bantuan lebih banyak yang dibawa Said Abubakar ke Kepulauan Meranti. Terutama masalah pengolahan sampah. Ditanggapi Sayed Abubakar A Assegaf, kebutuhan tempat pembuangan akhir sampah yang disampaikan Said Hasyim akan diperjuangkan di tingkat pusat. Aspirasi masyarakat dari Kota Sagu diserap dan diteruskan ke kementerian terkait yang merupakan mitra kerja Komisi VII DPR RI.”Akan kita perjuangkan nantinya,” ujar Sayed Abubakar. (rm/ril humas)
Rp15.000.000.000, yang terdiri dari penerimaan pembiayaan Rp15.000.000.000, pengeluaran pembiayaan Rp0, dan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan Rp62.384.294.501.”Berdasarkan rincian ringkasan APBD di atas, persentase belanja tidak langsung terhadap belanja daerah adalah sebesar 47,84 persen. Sedangkan belanja langsung terhadap belanja daerah sebesar Rp52,16 persen.(rm/ril)
SELAT PANJANG, RAKYAT MEDIA-Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Demokrat Dapil Riau I melakukan kunjungan kerja (kunker) reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 20172018, Senin (4/12/2017). Kunjungan kerja Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Demokrat Dapil Riau I Sayed Abu Bakar Assegaf, dihadiri Wakil Bupati Kepualaun Meranti Drs H Said Hasyim, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Irmansyah, Camat Tebing Tinggi Risky Hidayat, Wakil DPRD Kepulauan Meranti Muzamil. Kunjungan kerja Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Demokrat Dapil Riau I Sayed Abu Bakar Assegaf, Senin (4/12/ 2017). Anggota DPR RI dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan ke Meranti ini salah satunya untuk bersilahturahmi dengan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. “Saya ditepatkan di Komisi VII dengan mitra kerja Kementrian ESDM, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kementrian Reset dan Tekgi. Selama kita duduk di DPR RI itu kita sudah banyak berbuat yang ril untuk masyarakat karna tugas kita memang memperjuangkan aspirasi masyarakat, cuman aspirasi itu kita perjuangkan sehingga terealisasi, contoh nya seperti bantuan motor pengangkut sampah yang diberikan kepada semua kelu-
ANGGOTA Komisi VII DPR RI Fraksi Demokrat Dapil Riau I melakukan kunjungan kerja ke Meranti
rahan yang ada di Kepulauan Meranti ini,” ungkapnya. Dijelaskannya, selain dari pada ini juga akan memberikan panel tenaga surya untuk masyarakat yang tidak terjangkau oleh aliran listrik. Di rumah masyarakat akan dipasang panel tenaga surya yang dapat digunakan dalam beraktifitas dimalam hari seperti penerangan untuk masyarakat yang mau mengaji dan belajar. “Insa allah untuk 2018 ini saya sudah mengusulkan untuk Meranti ini lampu penerangan jalan dan nanti kita koordinasikan dulu dimana tempat yang layak akan kita pasang, pembuatan sumur bor dalam di Meranti 3 titik karena di Meranti ini masih sulit untuk mendapatkan air bersih dan harga nya juga mahal,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kepualaun Meranti Muzamil adalam sambutannya menyampaikan, dalam rangka memberikan bantuan yang diperjuangkan dipusat dari dana APBN berupa motor pengangkut sampah untuk semua kelurahan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti, semoga ini bermanfaat dan dipergunakan dengan baik dan dimeminta supaya motor pengangkut sampah bantuan ini agar dirawat dengan sebaik-baiknya. “Jangan sampai motor pengangkut sampah ini disalah pergunakan, karena untuk mendatangkan bantuan seperti ini tidak mudah, kita bersukur sudah mendapatkan bantuan ini mari kita jaga dan rawat dengan sebaik-baiknya,” harap Muzamil.(rm/humas)
cabang yang diperlombakan, seperti Cabang Tilawah, Qira’at, Fahmil Quran, Khattil, Hifzhil Quran, Tafsir dan Syarhil Quran. Turut hadir pada rapat itu, Wakil Ketua DPRD Meranti Muzamil, Kepala Kantor Kemenag Meranti Miskam Selamat, para Kepala OPD terkait, perwakilan instansi vertikal, serta pengurus lembaga organisasi masyarakat. (rm/mp)
Masyarakat Meranti Dijanjikan Panel Tenaga Surya SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA -Senin (4/12) pagi, Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Riau I Sayed Abubakar A Assegaf melawat ke Kabupaten Kepulauan Meranti dalam Kunjungan Kerja Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2017-2018, Gedung DPRD Meranti. Gafur, Kasubag Humas dan Protokoler Sekretariat DPRD Meranti mengatakan, hadir dalam giat tersebut Wakil Bupati Meranti Drs H Said Hasyim, Kadis Lingkungan Hidup Hendra Putra, Wakil DPRD Meranti Muzamil, dan Camat Tebingtinggi Rizky Hidayat. Dalam penyampaian, Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi David Riau I Sayed Abubakar A Assegaf mengatakan, kunjungan ke Meranti ini salah satunya untuk bersilahturahmi dengan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. Dirinya ditempatkan di Komisi VII dengan Mitra Kerja Kementrian ESDM, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kementrian Reset dan Teknologi. “Selama kita duduk di DPR RI itu, kita sudah banyak berbuat yang riil untuk masyarakat, karena tugas kita memang memperjuangkan aspirasi masyarakat. Cuma, aspirasi itu kita perjuangkan sehingga terealisasi. Contohnya, yang seperti bantuan motor pengangkut sampah yang diberikan kepada semua kelurahan yang ada di Kepulauan Meranti ini,” katanya. “Kita juga akan memberikan
panel tenaga surya untuk masyarakat yang tidak terjangkau oleh aliran listrik. Akan dipasang panel tenaga surya yang dapat digunakan dalam beraktivitas di malam hari seperti penerangan untuk masyarakat yang mau menganji dan belajar,” katanya. “Insha Allah, untuk tahun 2018 ini Saya sudah mengusulkan untuk Meranti lampu penerangan jalan. Kita akan koordinasikan dulu dimana tempat yang layak akan kita pasang. Kemudian juga pembuatan sumur bor di Meranti di 3 titik, karena Meranti ini masih sulit untuk mendapatkan air bersih dan harganya juga mahal,” katanya. Dalam Hal itu Wakil Ketua DPRD Meranti Muzamil mengatakan, kedatangan beliau dalam rangka memberikan bantuan yang diperjuangkan di pusat dari dana APBN berupa motor pengangkut sampah untuk semua kelurahan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dijelaskan Muzamil, semoga bantuan ini bermanfaat dan dipergunakan dengan baik dan kami meminta supaya motor pengangkut sampah bantuan ini agar dirawat dengan sebaik-baiknya. “Jangan sampai motor pengangkut sampah ini disalahgunakan, karena untuk mendatangkan bantuan seperti ini tidak mudah. Kita bersukur sudah mendaptkan bantuan ini, mari kita jaga dan rawat dengan sebaik-baiknya,” jelasnya. (rm/senj)
CMYK
7
PASAMAN BARAT
Senin, 11 - 17 Desember 2017, MINGGU II
ANAK ustad kondang Zainuddin MZ yakni Muhammad Sauki Zainuddin.
Dua Ribu Jemaah Wirid Yasin Hadiri Maulid Nabi di Pasbar PASAMAN BARAT-RAKYAT MEDIA, Untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah, dan kecintaan kepada Rasulullah maka senantiasa untuk selalu menambah dan memperbaharui ilmu. Sebab, keimanan dan ketakwaan itu ibarat gelombang yang mengalami pasang surut. Hal ini disampaikan oleh Bupati Pasbar H. Syahiran sesaat sebelum tablig akbar kemarin (3/12) di Balairong Tuah Basa. Tablik Akbar tersebut menghadirkan anak ustad kondang Zainuddin MZ yakni Muhammad Sauki Zainuddin. Tablig Akbar tersebut mengangkat tema dengan memperingati maulid nabi Muhammad eratkan tali silaturahmi Mewujudkan masyarakat Pasaman Barat yang beriman dan bertakwa kepada Allah. Selain itu, juga mempererat tali silaturahmi dengan jemaah wirid yasin.”Kita berkumpul saat ini untuk mempererat tali silaturahmi di antara kita. Pada Maulid Nabi Muhammad ini kita senantiasa untuk selalu memperbaharui rasa cinta kita kepada baginda Rasulullah Nabi Muhammad SAW,”urai Syahiran. Selain itu, Syahiran juga meminta kepada semua masyarakat Pasbar untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan. Karena dengan persatuan dan kesatuan bisa menghindari mudarat dan hubungan akan semakin lancar. Sementara itu, Ketua PKK Pasbar Ny Yun Syahiran yang juga pembina pengajian wirid yasin bahwasanya wirid yasin merupakan salah satu tugas PKK yang terdapat pada Pokja 1. Perempuan sebagai barometer di dalam rumah tangga yang memiliki peranan penting untuk menjaga anak-anak dari pengaruh buruk narkoba. “Perempuan merupakan tonggak, perempuan merupakan benteng dalam keluarga, masyarakat dan negara. Untuk itu, kepada ibu pengajian wirid yasin semua, mari kita jaga persatuan dan kesatuan, mari kita jaga anak-anak kita dari bahaya narkoba,”urai Ny Yun Syahiran. Perempuan saat ini sudah seharusnya mulai peduli dengan kemajuan zaman. Karena, dengan perputaran zaman maka banyak hal baru yang terjadi, ada hal baru yang sifatnya negatif dan ada hal baru yang sifatnya positif. Rangkaian kegiatan tablig akbar di Pasbar di mulai dengan pengajian dengan kehadiran dua ribu wirid yasin di Balairong Tuah Basamo, dilanjutkan dengan pengajian di beberapa kecamatan di Pasbar. (rm/Robi)
ASISTEN II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Pasaman Barat Irwan.
SDM Perempuan Harus Ditingkatkan PASAMAN BARAT-RAKYAT MEDIA, Dewasa ini tersedia banyak kesempatan bagi perempuan untuk sukses dengan tetap berperan. Entah sebagai Istri maupun sebagai Ibu. Zaman telah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi perempuan untuk dapat maju dan berkembang. Banyak kesempatan yang diberikan oleh pemerintah di ruang publik, organisasi, serta di dewan. Di DPRD ada kuota 30 persen untuk perempuan mewakili kaumnya, agar apa yang diperjuangkan oleh perempuan menghasilkan tujuannya. Hal ini disampaikan oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Pasaman Barat Irwan Selasa kemarin (5/12), di aula kantor bupati setempat dalam kegiatan peringatan hari ibu ke 89 dan HUT DWP ke 18 tingkat Pasbar. Peringatan hari ibu ke 89 tahun ini mengusung tema kemandirian perempuan yang bebas dari kekerasan menuju kehidupan yang damai dan sejahtera. Untuk tercapainya kehidupan yang damai dan sejahtera ibu-ibu juga harus mempunyai pribadi yang menarik dengan memahami etika, komunikasi, dan penampilan. “Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki pada setiap aspek kehidupan yang baik di dalam keluarga, masyarakat maupun bangsa dan negara untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan,”tandas Irwan. Ia menambahkan, apapun profesinya yang dibutuhkan adalah mindset, sikap positif, pantang menyerah, kreatif dan mandiri. Oleh sebab itu, diharapkan kepada DWP Pasbar dengan adanya seminar bisa bekerjasama dengan pemerintah untuk dapat membantu peserta mencapai efektivitas dN kesuksesan di semua kehidupan pribadi dan kehidupan organisasi. “Di upayakan anggota DWP juga harus terus mengikuti perkembangan diri supaya tidak telat mikir dan bisa menyesuaikan dengan kemajuan, tanpa menghilangkan kodrat sebagai ibu rumah tangga serta pendamping suami guna menghindari ketidakadilan gender. Implementasi daerah ini menuntut kesungguhan peran dan kinerja perempuan sehingga untuk menunjang hal ini DWP hendaknya dapat terus membekali diri dengan ilmu pengetahuan serta keterampilan,” papar Irwan. Selain itu, keberadaan suatu organisasi sangat didukung adanya tiga pilar utama agar dapat berjalan dengan baik. Tiga pilar itu terdiri dari keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik, sistem penataan organisasi yang baik serta target capai organisasi dalam visi dan misi. “Tentunya aspek SDM baik dari sisi kuantitas knowledre skill dan attitude, harus disadari bahwa berkembang tidaknya suatu organisasi sangat dipengaruhi adanya kepedulian dan kualitas SDM dalam menggerakkan organisasi,”jelas Irwan. (rm/Robi)
Website: www.rakyatmediapers.co.id
PMI Pasaman Barat Terima Penghargaan SIMPANG EMPAT,RAKYAT MEDIA - Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Syahiran menerima penghargaan Lencana Satya Bhakti Pratama dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumbar. Dalam kesempatan yang sama, PMI Pasaman Barat juga dinobatkan sebagai PMI terbaik kedua se-Sumbar Tahun 2017 ini.Bupati Pasaman Barat, Syahiran mengatakan bersyukur atas penghargaan yang diterima. Hal tersebut tak lepas dari kerja sama dan kekompakan pengurus, anggota dan relawan PMI dalam menjalankan tugas kemanusiaan. ”Alhamdulillah prestasi demi prestasi terus kita raih, keberhasilan ini adalah sebuah keberhasilan bersama, ke depannya tentu harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” katanya. Menurutnya PMI Pasaman Barat keluar sebagai terbaik 2 pada kategori 1 yang berkapasitas dan berkinerja baik pada tahun 2017.Hal ini berdasarkan penilaian dari lingkup tata kelola organisasi, manjemen logistik, manajemen dan tata pengelolaan markas serta pelayanan PMI. Kedepannya perlu dipertahankan prestasi itu. Lencana Satya Bhakti Pratama, diserahkan langsung oleh Ketua PMI Sumbar, Prof. Marlis Rahman kepada Bupati Pasaman Barat, Syahiran dan plakat sebagai PMI terbaik ke dua diterima oleh Ketua PMI Pasaman Barat, Yunisra pada Jumat (1/12) malam. Ketua PMI Sumbar, Marlis Rahman menjelaskan, Bupati Pasaman Barat berhak untuk mendapatkan penghar-
BUPATI Pasaman Barat, Syahiran menerima penghargaan Lencana Satya Bhakti Pratama dari Palang Merah Indonesai (PMI) Provinsi Sumbar
gaan Lencana Satya Bhakti Pratama dan piagam penghargaan atas nama pribadi, selaku pelindung serta Plakat Satya Bhakti Pratama atas nama jabatan Bupati Pasaman Barat selaku pelindung. Hal tersebut berdasarkan pengamatan dan penilaian yang telah dilakukan oleh tim. ”Syahiran selaku kepala daerah telah memberikan kontribusi dan dukungan alokasi dana nagari atau desa untuk peningkatan kapasitas kesiapsiagaan bencana,” katanya. Menuruntnya program nagari siaga bencana melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakan dan Nagari, BPBD Pasaman Barat bersama PMI Kabupaten Pasaman Barat serta dukungan terhadap peningkatan kapa-
sitan dan kinerja atau pelayan PMI untuk masyarakat Kabupaten Pasaman Barat dan sekitarnya. Berdasarkan itulah PMI Sumbar memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati dan PMI Pasaman Barat. Di samping itu, Bupati selaku pelindung PMI Pasaman Barat sukses dengan kontribusi dukungan kemitraan PMI dan dukungan tugas kemanusiaan melalui jajarannya. Selain itu juga terhadap dukungan peningkatan kapasitas dan peningkatan kinerja terhadap pelayanan PMI untuk masyarakat Pasaman Barat dan sekitarnya.Ketua PMI Kabupaten Pasaman Barat, Yunisra mengatakan, penghargaan dari PMI Sumbar menja-
Pasaman Barat Canangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat SIMPANG EMPAT,RAKYAT MEDIA - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mendeklarasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), Selasa (5/12). Melalui pencanangan itu, Pemkab Pasaman Barat, Syahiran menergetkan pada tahun 2018 masyarakat sudah menghentikan prilaku SBS. Pencanangan dan deklarasi tersebut juga dilakukan penyampaian komitmen bersama 40 Kepala Jorong di Pasaman Barat yang masih dianggap belum melakukan Germas SBS. Pencanangan tersebut dihadiri oleh Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, Imran Agus Nurali, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Mery Yuliesday, Wakil Bupati Pasaman Barat, Yulianto, Ketua PKK Pasbar Ny. Yunisra Syahiran, Ketua GOW Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua DWP Ny. Harnina Manus Handri, Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Haryunidra serta Forkopimda Pasaman Baratn Sebelum melakukan pencanangan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Pasaman Barat, kegiatan di mulai dengan pola hidup sehat yakni senam maumere yang diikuti ratusan ASN di lingkungan Pemkab Pasbar.Wakil Bupati Pasaman Barat, Yulianto mengatakan Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan besar yakni masalah kesehatan beban ganda penyakit karena masih adanya penyakit infeksi. Meningkatnya penyakit tidak menular dan penyakit yang seharusnya sudah teratasi muncul kembali. Pada era tahun 1990, penyakit menular seperti ispa, tuberkulosis, dan diare merupakan penyakit terbanyak dalam pelayanan kesehatan.Namun, perubahan gaya hidup masyarakat menjadi salah satu penyebab terjadinya pergeseran pola penyakit (transisi epidemiologi).”Tahun 2015 penyakit tidak menular seperti stroke, penyakit jantung koroner (PJK), kanker dan diabetes justru menduduki peringkat tertinggi,” katanya. Sebuah pembelajaran berharga di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), anggaran banyak terserap untuk membiayai penyakit katastropik. Selain itu, pelayanan kesehatan peserta JKN juga didominasi pada pembiayaan kesehatan di tingkat lanjutan diband-
WAKIL Bupati Pasaman Barat, Yulianto membuka selubung tanda dicanangkannya Germas dan SBS
ing di tingkat dasar. Untuk itulah, katanya, melalui Germas yang bertugas melaksanakan kampanye gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dalam bentuk kegiatan sosialisasi, penggalangan komitmen dan pencanangan Germas. ”Kabupaten Pasaman Barat telah melaksanakan kegiatan sanitasi total berbasis masyarakat dengan tujuan akhir universal access (100-0-100) pada tahun 2019, namun Pasaman Barat berjanji akan tuntas atau tercapai pada tahun 2018,” ujarnya. Pada kesempatan ini, 40 jorong yang ada di Pasaman Barat ikut mendeklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan sebagai langkah nyata Kabupaten Pasbar,” tegasnya. Sementara itu, Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, Imran Agus Nurali, menganjurkan untuk masyarakat Pasaman Barat dan ASN untuk banyak bergerak atau berakktifitas. Apalagi, sebagai pekerja kantoran banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Maka, melakukan senam bersama yang terkena sinar matahari pagi salah satu gerakan hidup sehat.”Angka tertinggi yang meninggal dunia pada tahun 2014 adalah stroke yang dimulai dengan hipertensi dan kolesterol. Untuk itu, kita dalam kehidupan sehari-hari sangat dianjurkan untuk makan buah dan sayuran, serta bergerak selama 20 menit. Setiap bulan dianjurkan untuk cek kesehatan,” sarannya. Menurutnya dengan banyaknya penyakit berbahaya seperti stroke dan hipertensi membuat BJPS Kesehatan defisit anggaran sekitar Rp9 triliun. Penyakit stoke, hipertensi, jantung koroner ada yang pengobatan sampai seumur hidup dan itu butuh biaya yang be-
sar. Selain itu, menggalakkan Germas juga dihimbau oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Mery Yuliesday agar selalu mengutamakan pola hidup sehat. Salah satunya dengan berhenti merokok kepada perokok aktif, karena perokok aktif menularkan bahaya kepada perokok pasif. ”Mungkin bagi ibu-ibu tidak bisa atau takut menasehati bapakbapak, maka untuk itu kepada Bapak-Bapak agar berhenti merokok, terutama di area terbuka, ruangan publik. Sebab, perokok pasif yang menikmati asap rokok itu lebih berbahaya,” katanya. Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Haryunidra didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Pasbar, Gustrizal mengatakan pencanangan Germas ini diikuti 300 orang peserta dari seluruh nagari yang ada di Pasbar. ”Melalui pencanangan ini maka Germas akan disosialisasikan kepada masyarakat sampai ketingkat kejorongan,” katanya. Ia mengatakan Germas merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan derjat kesehatan masyarakat dengan pendekatan multi sektor. “Tentunya peran semua pihak sangat diharapkan untuk mengampanyekan Germas ini kepada masyarakat. Terutama Camat, Wali Nagari dan Kepala Jorong,” harapnya. Pada kesempatan itu selain mendeklarasikan komitmen bersama Kepala Jorong uga dilakukan penanandatangan komitmen bersama menuju hidup sehat untuk mewujudkan Pasaman Barat sehat.Selain itu juga dilakukan cek kesehatan, makan buah bersama ditenda yang disediakan oleh panitia sebagai bentuk kampanye hidup sehat.(rm/Robbisam)
di bukti kerja keras dan kerja nyata PMI Pasaman Barat. Keberhasilan ini sangat dipengaruhi keikhlasan anggota dan relawan serta tak lepas dari dukungan pemerintah kabupaten. Menurutnya PMI mengakui perhatian bupati terhadap PMI Pasaman Barat cukup besar. Untuk itu PMI menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Pasaman Barat, Syahiran dengan telah memberikan dukungan serta membantu kinerja dan kegiatan yang dilakukan PMI. ”Penghargaan ini merupakan penyemangat bagi kita semua untuk berbuat nyata bagi masyarakat,” tambah Wakil Ketua Bidang Humas PMI Pasaman Barat, Idenvi Susanto. (rm/ant).
FESTIVAL PESONA AIR BANGIS JADI AJANG PROMOSI WISATA DAERAH SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan Festival Pesona Air Bangis sebagai upaya mempromosikan wisata di daerah itu, Rabu. Kegiatan itu mendapat sambutan yang baik dari warga dengan ramainya warga datang berbondong-bondong ke Pantai Air Bangis. Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Manus Handri mengatakan sudah seharusnya Pasaman Barat melaksanakan langkah-langkah yang besar pada sektor kepariwisataan. Langkah-langkah kreatif tepat dan berkesinambungan. Melalui Pesona Air Bangis kekayaan alam, kearifan lokal, seni dan budaya masyarakat pesisir dapat terlihat dan menjadi daya tarik tersendiri sehingga bisa menjadi aset kepariwisataan kedepannnya. Ia mengatakan kegiatan itu berlangsung dari 6-9 Desember mendatang. Pesona Air Bangis tersebut tidak hanya sekedar menikmati keindahan alam semata. Namun, memperlihatkan keindahan kearifan lokal yang dimiliki oleh Pasaman Barar. ”Kegiatan ini merupakan salah satu ajang promosi. Selain itu, juga mempererat tali silaturahmi, hiburan bagi masyarakat untuk berekreasi,” katanya.
Kemudian melalui bazar para pelaku usaha mikro, kecil menengah, memiliki sarana untuk memperkenalkan produk unggulan. Sehingga mampu untuk menarik dan mendatangkan investor asing di Pasaman Barat.Ia berharap kegiatan tersebut bukan pada tahun itu saja. Kegiatan tersebut diharapkan akan berlanjut untuk tahun berikutnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat, Armen menjelaskan Pesona Air Bangis memang merupakan objek pariwisata atau objek wisata andalan. Maka nilai jual objek wisata Air Bangis tidak akan diragukan lagi.”Dalam Pesona Air Bangis ini banyak yang bisa ditampilkan, kearifan lokal ini wajib kita pelihara. Pasaman Barat memiliki tiga etnis yang sudah bersatu padu dan patut kita berikan ruang untuk menambah hubungan silaturahmi,” ujarnya. Ia menjelaskan selain menampilkan kearifan lokal tersebut, kegiatan yang digelar di Tugu Air Bangis tersebut juga menampilkan khas Pasaman Barat yakni Tari Pilin Salapan. Selain itu juga menampilkan berbagai lomba, baik UMK maupun kebudayaan. Tidak hanya itu saja, kegiatan itu juga dimeriahkan oleh penampilan berbagai kesenian daerah. (rm/ Robbisam)
SEKDA Pasaman Barat, Manus Handri (tiga dari kiri) bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Muspika membuka festival pesona Air Bangis
CMYK
RAKYAT KEPRI
Senin, 11 - 17 Desember 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
8
Sejumlah Proyek di Anambas
Terancam Tak Selesai Sesuai Kontrak ANAMBAS,RAKYAT MEDIA Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas optimis pekerjaan proyek strategis selesai sesuai kontrak. Hal ini diutarakan saat meninjau pembangunan penambahan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). “Ini masih tahapan, sehingga kita terus memantau progres pembangunan proyek strategis. Seperti penambahan gedung RSUD dan IPAL, finishing kantor bupati dan pembangunan jalan Antang-Pasir Peti. Kita optimis ini selesai,” ujar Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris yang juga diamini oleh Wakil Bupati, Wan Zuhendra, Rabu (6/12/2017). Sejatinya, masa kontrak sejumlah proyek strategis di Anambas berakhir pada 26 Desember menda-
tang. Artinya sisa waktu normal pengerjaan proyek tersebut hanya 20 hari. Namun pantauan di lapangan, pengerjaan proyek tersebut masih jauh dari target. “Kita juga mendengar kontraktor optimis pekerjaan selesai sesuai target. Kalau misalnya tidak selesai, kita berkoordinasi dengan Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) untuk mencarikan solusi. Kita berharap ada solusi, apakah penambahan waktu atau gimana,” jelasnya. Salah satu pengawas lapangan pengerjaan Jalan Antang-Pasir Peti, Ameng mengakui pekerjaan tidak akan selesai sesuai kontrak. Menurutnya, penyebab keterlambatan tersebut yakni cuaca yang tidak mendukung. “Kalau hujan, kita sudah pasti
tidak bisa bekerja. Apalagi sejak November dan Desember sudah musim hujan, dan pekerja lebih banyak libur. Itu membuat pekerjaan tidak selesai sesuai kontrak, mungkin harus ada penambahan waktu,” tegasnya. Dia juga pasrah terkait penambahan waktu akan dikenakan denda. “Mau tidak mau kita harus jalani, ini sudah resiko kita bekerja, kita harus terima,” jelasnya. Seperti diketahui, sejumlah pembangunan proyek strategis di Anambas menggunakan anggaran yang cukup besar. Pembangunan Puskesmas Jemaja Timur menelan anggaran berkisar Rp 7,4 Miliar, finishing kantor bupati Rp 21 Miliar, pembangunan jalan Antang-Pasir Peti Rp 22 miliar, RSUD Tarempa Rp 4,45 miliar, pembukaan Jalan Bajau Rp 4 miliar. (rm/bt)
PEMBANGUNAN Kantor Bupati Anambas
Wakil Bupati Bintan Pimpin Rakor Tim Saber Pungli
BUPATI Lingga memberikan cinderamata kepada barasumber Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo
Kabupaten Lingga Layak Miliki Karantina Hewan di Pulau Bakung LINGGA,RAKYAT MEDIA – Mimpi Pemerintah Kabupaten Lingga mewujudkan kawasan karantina hewan di Pulau Bakung, Desa Pasir Panjang Kecamatan Senayang, segera terwujud. Sejumlah narasumber yang berkompeten memberikan dukungan serta solusi dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait kawasan karantina sapi. FGD dilaksanakan di Hotel Harmoni, Nagoya, Rabu (6/12) pagi. Salah satu narasumber yang hadir pada FGD tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo menyatakan turut mendukung mewujudkan kawasan karantina hewan di Pulau Bakung. Bahkan Wakil Ketua Badan Legestatif tersebut memberikan semangat kepada Pemerintah Kabupaten Lingga dan instansi terkait lainnya agar lebih fokus saling mendukung mencapai kepentingan bersama ini.”Indonesia sebagai negara terpadat penduduknya nomor empat di dunia saat ini masih mengalami kekurangan protein hewani. Sehingga program kawasan karantina ini sebenarnya kebutuhan bangsa,” ujar Firman dalam memberikan materinya. Selain itu, Firman juga memberikan dukungan untuk melawanan musuh yang akan muncul dari pihak-pihak yang selama ini menikmati hasil dari proses impor daging dari negara-negara penghasil daging. Dia memberikan gabaran bahwa hingga saat ini banyak oknum-oknum LSM menjadi kaki tangan negara penghasil daging siap untuk menjegal kawasan karantina hewan ini. Tekad kuat ini disampaikan Firman karena pulau karantina ini sebagai peluang bagi negara untuk menyelamatkan devisa karena selama ini Indonesia sebagai negara konsumen daging dari negara luar. Potensi ini juga dapat menjadi sumber devisa karena dapat menciptakan peluang ekspor daging ke negara lainnya.”Saya berharap ini dapat menjadi pencapaian program swasembada daging nasional sehingga menjadi program bersama daerah, instansi terkait dan pusat,” kata Firman. Sedangkan terkait masalah tata ruang yang selama ini menjadi kendala, Firman memastikan Komisi IV DPR RI telah melakukan pemetaan terhadap tata ruang Kepri dan akan melakukan pembahasan tata ruang yang kedua di internal mereka. Sementara itu di lokasi yang sama, Bupati Lingga Alias Wello mengharapkan dari kegiatan FGD ini menjadikan seluruh elemen terkait bahu membahu dan memberikan solusi untuk tercapainya kawasan karantina hewan di Pulau Bakung. ”Kami berusaha melibatkan semua pihak agar cita-cita ini dapat cepat terwujud,” kata Alias Wello. Sebab, lanjut Bupati yang akrab disapa Awe ini, dari 604 pulau yang ada di Kabupaten Lingga, hanya 98 pulau yang telah berpenghuni. Jika potensi pulau yang ada dapat dimanfaatkan tentunya dapat menjadi sumber pemasukan serta berdampak pada perkembangan daerah. Untuk itu, Alias Wello menggandeng tim dari Universitas Gajah Mada untuk melakukan kajian serta survei Pulau Bakung terkait kondisi lahan, ketersedian pangan seperti tumbuhan dan air. Menurut Wakil ketua Tim penelitian dari Universitas Gajahmada Nafiatul Umami salah seorang ahli dalam bidang pastura dan hijauan nutrisi menyampaikan materi terkait hasil penelitian yang telah mereka lalukan. Nafiatul mangatakan, kondisi air di pulau Bakung hampir menempati posisi layak konsumsi. Kondisi itu karena belum ditempati hewan sebelumnya. ”Tumbuhan hijau juga banyak tersedia di lokasi tersebut, sehingga dapat menjadi pakan ternak,” ujar Nafiatul. (rm/bps)
BINTAN,RAKYAT MEDIA – Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bintan telah membentuk Satgas Tim Saber Pungli. Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, MM yang juga selaku Pembina Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Kabupaten Bintan menggelar rapat koordinasi pertamanya di Ruang Rapat 1 Kantor Bupati Bintan, Rabu siang ( 1/2 ). Wakil Bupati Bintan Drs. H. Dalmasri Syam, MM mengatakan “pembentukan ini adalah upaya dalam mencegah, mengurangi, bahkan membasmi bentuk-bentuk pungli baik di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan instansi pemerintahan” Dikutip dari mediacentre (1/2/2017) Wakil Bupati Bintan menerangkan bahwa setelah Pembentukan Unit Kerja ini , Tim Saber Pungli juga akan dibuatkan SK Bupati dan rencananya pada Hari Senin ( 6/1 ) ini akan segera dilantik . Ditambahkannya juga , bahwa ada 3 langkah mendasar yang harus dijalani setelah Tim
WAKIL Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, MM yang juga selaku Pembina Satuan Tugas Saber Pungli Kabupaten Bintan
Saber Pungli terbentuk , yaitu : 1. Tim Saber Pungli harus memahami Tugas dan Fungsi agar tujuan dapat tercapai . 2. Tim Saber Pungli harus segera melakukan koordinasi ke seluruh Jaja-
Kejari Kumpulkan Data Terkait Tanah Pantai Bersertifikat
LAHAN pantai di Kuda Laut, Pantai Pak Imam, Baran Timur, Kecamatan Meral terkait sertifikat hak milik yang diterbitkan BPN. KARIMUN, RAKYAT MEDIA - Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau melakukan pengumpulan data dan buktibukti awal adanya penyalahgunaan wewenang dalam penerbitan sertifikat hak milik pada tanah pantai dan laut di pesisir Kuda Laut, Baran Timur, Kecamatan Meral. “Kita masih puldata (pengumpulan data). Belum pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan),” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Tanjung Balai Karimun Nico Fernando di Tanjung Balai Karimun, Selasa. Nico mengakui pihaknya telah turun meninjau lahan pantai yang dipersoalkan nelayan menyusul turunnya juru sita Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun pada Jumat (7/11/2017) lalu, untuk melakukan sita eksekusi terhadap lahan pantai di Kuda Laut atas permohonan sita eksekusi seorang pengembang perumahan. Meski melakukan pengumpulan data, Nico mengatakan belum satu pihak pun yang dipanggil atau dimintai keterangan terkait status lahan tersebut. “Karena masih puldata, maka kita juga belum melakukan tahap penyelidikan. Kita pelajari dan dalami dulu masalahnya,” kata dia. Disinggung adanya pengumpulan data yang dilakukan Unit III Tipidkor Satreskrim Polres Karimun, Nico mengatakan tidak mempermasalahkan. Dia mengatakan antara kejaksaan dan kepolisian saling mendukung dalam upaya penegakan hukum. Sebelumnya, pada Senin (4/12) sejumlah nelayan dan
mahasiswa yang menyebutkan diri Aliansi Masyarakat Peduli Tanah Pantai dan Laut Karimun berunjuk rasa di Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Karimun. Dalam unjuk rasa itu, kalangan nelayan dan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mendesak BPN agar membatalkan sertifikat hak milik atas tanah pantai dan laut di pesisir Kuda Laut. Pengunjuk rasa menyebutkan tanah pantai dan laut merupakan milik negara, tidak bisa dijadikan hak milik perorangan. Mereka juga meminta oknum-oknum yang diduga terlibat dalam penerbitan sertifikat hak milik tersebut diproses secara hukum. Sementara itu, Kepala BPN Karimun Susilawati, saat menemui pengunjuk rasa menyampaikan bahwa sertifikat pada lahan pantai Kuda Laut, sebagaimana disebutkan nelayan, sudah terbit sejak 1998. “Ya, jadi sertifikat tersebut terbit tahun 98, (Karimun waktu itu) masih (wilayah) Provinsi Riau,” kata Susilawati. Menyikapi aspirasi pengunjuk rasa, Susilawati menyatakan lahan yang dipersoalkan tersebut status quo, nelayan dipersilakan beraktivitas seperti biasa, sambil pihaknya melakukan pengkajian terhadap sertifikat lahan pantai tersebut dengan memperhatikan peraturan perundangundangan. “Kita belum bisa memutuskannya sekarang, karena kami belum buat timnya. Secepatnya akan kita beri tahu akhir dari keputusannya,” kata Susilawati. (rm/ant)
ran Satgas . 3. Tim Saber Pungli harus segera membuat program serta melakukan sosialisasi secara intensif . “ Tim Saber Pungli harus memahami aturan-aturan terkait tugas dan fung-
si pokok , selain itu lakukan koordinasi yang solid diseluruh jajaran satgas, serta laksanakan tugas dengan sebaikbaiknya . Pada prinsipnya Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan sangat mendukung karena kita ingin Pemerintahan yang bersih , “ ujarnya . Sementara itu dalam sambutannya tersebut, Ketua Pelaksana Tim Saber Pungli Bintan Wakapolres Bintan AKBP Dandung Putut Wibowo juga menegaskan bahwa dirinya akan selalu siap dalam mengemban setiap tugas negara . Dirinya juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait program, fungsi dan tugas pokok Tim Saber Pungli Bintan . “ Sosialisasi adalah suatu hal yang paling penting, terkait tugas, fungsi serta program Tim Saber Pungli, hal ini agar informasi dapat diterima dengan jelas oleh masyarakat . Suatu hal yang pasti saya membutuhkan dukungan dari semua sektor , demi menuju Kabupaten Bintan yang Gemilang ,” tegasnya (rm/len.com)
BC Kepri Tangkap Sped Boad Bawa HP Ilegal Asal Singapura KARIMUN,RAKYAT MEDIA – Petugas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kepri menegah Speed boat tanpa nama yang diduga kuat mengangkut HP Ilegal dari Singapura tujuan Sumatera. Dari informasi yang dihimpun, speed boat yang diketahui tanpa nama itu ditegah di sekitaran perairan Pulau Jaloh dan Tanjung Pelanduk, Kota Batam, pada Rabu (6/12/2017) sekira pukul 06.30 WIB.”Speed boat itu membawa handphone dari Singapura menuju Kuala Tungkal, Jambi,”. Menurut sumber tersebut, speedboat diketahui milik warga Batam berinisial Sa. Saat beraksi, speed boat itu juga membawa
SPEED boat tanpa nama yang diduga kuat mengangkut HP Ilegal dari Singapura diamankan di dermaga Ketapang.
lima orang Anak Buah Kapal (ABK).”Yang punya Sa orang Pulau Terung Batam. Sekarang sudah di BC (Kanwil DJBC Khusus Kepri),” ucapnya. Saat ini barang bukti beru-
pa speed Boat (SB) dan ABK kapal beserta muatan telah ditarik ke Dermaga Ketapang Kanwil DJBC Kepri, untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (rm/l.co)
Kasi Intel Kejari Karimun :
Kadis PU Karimun Muhammad Zulfan Tidak Kebal Hukum KARIMUN,RAKYAT MEDIA- Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun, Nico Fernando SH menegaskan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemerintah Kabupaten Karimun (Kadis PU dan Penataan Ruang Pemkab Karimun), Muhammad Zulfan tidak kebal hukum. “Tidak masalah. Tetap akan ditindak jika kami temukan penyimpangan,” ucapnya saat melaksanakan peninjauan lapangan profesional hand order (PHO), di Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Senin. Nico Fernando SH mengatakan meski Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun (Kejari TBK) mendapat porsi anggaran yang cukup besar dari pos administrasi umum di dinas tersebut.”Saat PHO ini saya terus turun melakukan peninjauan ke lapangan. Jika masih ditemukan penyimpangan kami tidak akan segan melakukan penindakan,” katanya. Di Sekretariat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karimun, yakni Program Penataan Peraturan Perundang-undangan, TP4D mendapatkan kucuran anggaran Rp999,3 juta melalui kegiatan bernama Pengawalan dan Pengawasan Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun. Pengalokasian anggaran di dinas tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten
Karimun Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Karimun Tahun Anggaran 2017. Secara terpisah Ketua Lembaga Sosial Masyarakat Gerakan Tanpa Kompromi (LSM Gertak), Fitra Sukarna mengatakan dalam penegakan hukum ada dua hal, yaitu pencegahan dan penindakan. ”Tujuan dibentuknya TP4D untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan pelanggaran hukum dalam setiap proyek pemerintah. Fungsinya untuk memberikan pengawalan disetiap proyek pemerintah terutama di Dinas PU dan Penataan Ruang. Meski demikian tidak memandulkan pihak kejaksaan melakukan penindakan,” katanya. Menurut dia, TP4D Karimun saat ini sudah menjalankan tugasnya dengan maksimal, namun tidak membuat gentar para “mafia proyek”.”Sebagai contoh ada satu perusahaan konsultan perencana yang melaksanakan perencanaan ratusan proyek yang ada di Dinas PU dan Penataan Ruang. Namun saat pengerjaan fisik proyek yang direncanakan, staf di dinas terkait terpaksa melakukan revisi. Pelaksanaan revisi itu jelas membutuhkan biaya tambahan lagi. Hal itu dikarenakan pihak konsultan tersebut tidak dapat dihubungi oleh kontraktor pelaksana,” jelasnya. Selain itu katanya, berdasarkan investigasi pihaknya di lapan-
gan banyak proyek penunjukan langsung yang dikerjakan sendiri oleh orang dalam dinas tersebut. ”Modus mereka rata-rata pinjam bendera (perusahaan),” katanya. Sedangkan menurut Ketua LSM Payung Mahkota, Andri Supandi, meski TP4D telah melakukan tugasnya dengan cukup baik. ”Namun belum bisa memberangus praktek monopoli, sebagai contoh pada proyek semenisasi. Khusus di Pulau Karimun Besar pihak kontraktor pelaksana diwajibkan mengunakan “ready mix” namun di Pulau Kundur pemilik proyek tidak mewajibkan hal yang sama,” katanya. Menurut dia, padahal sudah diketahui harga permeter kubik ready mix di Kabupaten Karimun lebih mahal dibandingkan dengan harga di Kota Batam, padahal sebagian besar bahan baku ready mix berasal dari Karimun.”Kami menduga, ada pihak internal yang diuntungkan secara finansial terkait kebijakan tersebut. Hal itu hendaknya mendapat perhatian yang serius dari TP4D,” ujarnya. Lebih lanjut dia menjelaskan terkait hal itu, pihaknya masih melakukan investigasi untuk menelusuri kebenaran tentang keberadaan sukses fee dalam kegiatan ready mix,”Jika kami temukan data maupun fakta tentang adanya sukses fee tersebut, akan saya laporkan langsung ke pusat,” jelasnya. (rm/ant)
CMYK
9
Senin, 11 - 17 Desember 2017, MINGGU II
IKLAN
Website: www.rakyatmediapers.co.id
CMYK
RAKYAT KEPRI
Senin, 11 - 17 Desember 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
10
SURAT terbuka dari Rini
Cuitan Rini, Jelang Proses Pemilihan Cawagub Kepri TANJUNG PINANG,RAKYAT MEDIA- Pada prinsipnya saya menjunjung tinggi hukum dan konstitusi dalam setiap tahapan Pemilihan Wakil Gubernur Kepulauan Riau yang sampai hari ini masih berjalan. Ini semata demi lebih baiknya Provinsi Kepri yang kita sayangi. Sesungguhnya saya menerima hasil dari proses demokrasi yang dijalankan secara benar dengan tujuan agar Kepri menjadi lebih maju dan bermartabat dan menjadi lebih terhormat. Untuk mendampingi Gubernur, saya berprinsip rasanya tidak perlu sampai harus memaksakan kehendak. Karena saya berpandangan bahwa mendampingi adalah berjalan seiring, bekerja bersama, bukan melawan atau membangkang kebijakan, terlebih kebijakan itu berdiri pada alur yang benar, pada tempatnya. Saya meyakini, bahkan sangat yakin Provinsi Kepri bisa lebih baik. Sangat bisa. Semoga kita semua bisa berpikir tentang kepentingan rakyat Kepri, bukan kepentingan kita sendiri maupun kelompok. Memberikan contoh yg baik bagi kita semua. Kenapa saya harus bersikap seperti ini? Saya menghargai semua pihak. Tapi tolong pahami bahwa kita adalah bangsa yang bermarwah, taat dan patuh pada aturan, memahami pikirkan masyarakat Kepri, bukan pikirkan diri kita masingmasing. Jabatan adalah amanah yang diperjuangkan hanya dengan cara yg benar untuk tujuan yang benar. Salam hormat untuk seluruh masyarakat Kepulauan Riau yang sangat saya hormati dan kasihi. Jangan pernah berhenti memperjuangkan kebaikan. Dan sampai hari ini perjuangan saya belum berakhir.(rm/red)
Kondisi Jalan SP di Tarempa Terancam Ambruk
PENYANGGA Jalan Semen Panjang (SP) di Tarempa yang kian keropos
ANAMBAS,RAKYAT MEDIA-Kondisi Jalan Semen Panjang penghubung Tarempa ke Tanjung Angkak sangat memprihatinkan. Dengan tiang penyangga yang mulai hancur, masyarakat khawatir jalan tersebut ambruk.“Jalan sepanjang 1 kilometer itu dibangun pada zaman Kabupaten Natuna dulu. Sementara jalan dibangun di atas air laut, tentu ketahanannya diragukan. Dikhawatirkan jalan ambruk dan memakan korban. Ini yang harus diperhatikan pemerintah,” ujar salah satu masyarakat Tarempa, Kecamatan Siantan, Suhardi, Senin (4/12/2017). Dia menambahkan, umur jalan tersebut sudah berkisar 10 tahun. Dia berharap pemerintah memikirkan keselamatan pengguna jalan. “Kondisi jalan laut tentu berbeda dengan jalan darat. Kedepan perlu perencanaan yang matang agar jalan tetap awet,” harapnya. Pantauan di lapangan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas sudah membuat himbauan, agar kendaraan roda empat tidak melintas dari jalan tersebut. Dengan pertimbangan kondisi jalan sudah darurat dan keselamatan pengguna jalan. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Dinas Pekerjaan Umum sudah merancang pembangunan Semen Panjang (SP) II. Namun tak kunjung terealisasi hingga saat ini. Informasi yang diperoleh, Pemerintah Provinsi Kepri memprioritaskan pembangunan Jalan SP II. Dan pada pidato Gubernur Provinsi Kepri yang dibacakan oleh Bupati/Walikota se Kepri pada hari jadi Provinsi Kepri, bahwa pembangunan jalan SP II akan dibangun pada Tahun Anggaran 2018. Namun, pembangunan jalan SP II itu tidak masuk dalam KUA PPAS Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2018. “Kami sudah cek KUA PPAS Pemprov Kepri, tetapi untuk pembangunan SP II tidak ada di usulkan Pemprov Kepri,” ujar salah satu sumber di DPRD Provinsi Kepri sembari meminta namanya tidak dipublikasikan.(rm/bty)
GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun poto bersama Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo. (poto M. Ikhsan)
Dinas Pendidikan Provinsi Kepri
Gelar Workshop Perspektif Jurnalis TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Dinas Pendidikan Kepulauan Riau (Kepri) menggelar acara workshop perspektif Jurnalis jilid ke II dengan judul Peranan Media bagi peserta didik dalam memanfaatkan revolusi digital, Senin (4/12) malam di Hotel Aston Jl. Adi Sucipto KM 11 Tanjungpinang. Pembukaan Workshop Perspektif Jurnalis tersebut ditandai dengan penekanan sirine oleh Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun yang disaksikan ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, ketua umum IWO Jodhi Yudono, Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Kepri Richard Nainggolan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Drs. H. Arifin Nasir. M.Si anggota DPRD Kepri dan Asisiten I Provinsi Kepri. Gubernur Nurdin Basirun dalam pembukaan workshop perspektif jurnalis tersebut mengatakan, Peranan media terhadap dunia pendidikan sangat penting dan workshop perspektif jurnalis terhadap dunia pendidikan merupakan kesempatan baik terhadap insan pers, ujarnya. Lanjut Nurdin, selain berpengaruh terhadap dunia pendidikan, kehadiran media juga penting terhadap pembangunan, membangun komunikasi saling memberi, membangun konstruksi bagaimana peran media menyampaikan kepada masyarakat bahwa pem-
bangunan itu bukan untuk individu tetapi untuk masyarakat, dan masyarakat agar merasa pembangunan ini milik bersama, ujar Nurdin. “Peran media juga sangat penting dalam pembangunan infrastruktur daerah, tanpa media masyarakat luas tidak mengetahui apa yang telah dikerjakan pemerintah,” ujar Nurdin. Ia berharap seluruh insan pers yang mengikuti workshop bisa mendapatkan pembelajaran yang sangat berarti dari narasumber. “Mudahmudahan workshop ini menjadikan sangat berarti kepada teman-teman media yang hadir. Mari tetap menjaga komunikasi yang baik demi kemajuan bersama,” ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Drs.H. Arifin Nasir M.Si dalam kata sambutan pada penutupan acara workshop perspektif jurnalis, Rabu (6/ 12) siang mengatakan, salah satu Dinas di Kepri ini saat melakukan kegiatan melibatkan wartawan adalah Dinas Pendidikan, karena pembangunan harus dilakukan secara oristik yang melibatkan wartawan sebagai corong pemberitaan yang mengandung edukasi, dengan adanya perseimbangan transparansi sesuai dengan amanah UU pers maka dari itu kita menyongsong dengan profesional. Profesional itu adalah orang yang menjalankan tugas dan fungsinya
PLN Natuna Akan Segera operasikan PLTD Pian Tengah, Pulau Tiga NATUNA, RAKYAT MEDIA-PLN mulai melakukan uji coba operasi mesin pembangkit Listrik Tenaga Deisel (PLTD) Pian Tengah, Kecamatan Pulau Tiga. Manajer PLN Natuna, Dwi Ristiono mengatakan, keberadaan PLN Pian Tengah berkapasitas 5 megawatt. Pembangkit itu dibangun untuk membackup pembangkit listrik yang ada di Ranai, Kecamatan Bunguran Timur. Pembangkit itu dibangun di Desa Pian Tengah karena sekitar kawasan itu terdapat kawasan strategi pembangunan nasional seperti Pelabuhan Selat Lampa, Pelabuhan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT), sarana pertahanan dan pembangunan lainnya. “Ya betul, proses pengoperasiannya sedang berjalan. Kami akan
mlakukan proses uji coba secara periodik sejak tanggal tujuh hingga tanggal sebelas nanti,” kata Dwi di tempat kerjanya, Rabu (6/12). Selain ujicoba mesin dan jaringan, PLN juga tengah melakukan ujicoba koneksi dengan jaringan pembangkit yang ada di Kota Ranai. “Makanya kalau terjadi pemadaman dalam beberapa saat belakangan ini, itu karena proses koneksi antara Pian Tengah dan Ranai. Dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” ucapnya. PLN tetap berkomitmen untuk terus menerus berupaya meningkatkan kualitas Pelayanan Pelanggan. “Kami mohon dukungan bersama agar progres penguatan sistim untuk kehandalan penyaluran energi listrik ke Pelanggan PLN jadi lebih baik,” ujarnya.(rm/hk)
sebagai jurnalis, tahu etika, sopan santun, tidak menyelonong masuk begitu saja, orang yang dapat mempertanggungjawaban apa misi yang dijalankannya dengan mengumpulkan data, menulis, berimbang harus disertai konfirmasi. Arifin mengharapkan, adanya kalaborasi yang baik antara insan pers dengan dunia pendidikan maupun yang lainnya. Dengan dilaksanakannya workshop perspektif jurnalis bertujuan untuk lebih menekankan kepada kompentensi wartawan serta untuk meningkatkan imej keberadaan wartawan dan merenung keberadaan kita sebagai wartawan yang masih pemula, setengah senior maupun senior, harapnya. Ditambahkan Arifin, yang paling penting adalah peran serta rekan-rekan wartawan. Sebab, dengan kecerdasan wartawan dan kemampuan menulis serta menumbuhkembangkan daya nalar akan menghasilkan suatu produk tulisan yang baik, ujarnya. Sementara itu, ketua Panitia Pelaksana Workshop Perspektif Jurnalis yang juga menjabat Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kepri tingkat SMA Irwan Panggabean mengatakan bahwa, Workshop jilid ke II tahun 2017 ini adalah kelanjutan workshop jilid pertama pada tahun 2016 lalu dan dise-
lenggarakan pada tempat yang sama. Workshop tahun ini ditata sedikit berbeda dengan sebelumnya karena kali ini terdapat Outbond. Tujuannya untuk melihat kekompakan sesama wartawan. Dari workshop inilah dijadikan sebagai wadah masukan mengenai pendidikan di Kepri. Serta ideide dari jurnalis untuk kemajuan dunia Pendidikan di Kepri, sebut Iwan. Sebelumnya Irwan menjelaskan, peserta jurnalis yang hadir berjumlah 200 orang dari berbagai media, baik dari media TV dan Radio, media cetak harian, media cetak mingguan dan media Online se Kepri. Peserta diberi seragam kemeja putih. “Mengingat keterbatasan anggaran yang ada kita hanya bisa mengakomodir 200 orang peserta jurnalis dari berbagai media, dan kita juga berharap para wartawan bisa memanfaatkan momentum workshop ini untuk saling bertukar informasi dengan narasumber,” harap Irwan. Dalam workshop tersebut kata Irwan, telah mengundang narasumber dari jakarta yakni Ketua Dewan Pers dan Ketua IWO, serta PWI Kepri. Selain Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri juga dipastikan hadir Kepala Sekolah SMA Tanjungpinang, Kepsek SMA Kabupaten Bintan dan Kepsek SMA Batam. (rm/Ikhsan)
Pemkab Lingga Akan Lelang Dua Jabatan Kepala OPD LINGGA,RAKYAT MEDIA Selain jabatan Sekretariat Daerah (Sekda), dua jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bakal dilelang. Dua jabatan tersebut yakni BKAD dan Dinas Pemdes. “Yang dibuka kemarin, Sekda, BPKAD dan Dinas Pemerintahan Desa. Karena dua kepala OPD pejabat mereka mau pensiun,” kata Kepala Badan Kepagawaian dan Pendidikan Pelatihan (BKPP) Lingga, Ary Satia Dharma, Selasa (5/12/2017) kepada wartawan di ruang kerjanya. Untuk lelang jabatan tersebut, kata Ary, setelah assesment, baru nanti akan diuji ko-
mpetensi dari Pansel. Namun sejauh ini belum ada namanama yang masuk. Namun jika ada rekom bupati, tentu para calon mempersiapkan semua. ”Belum ada yang masuk. Ya, Pak Djunaidi Adjam menjabat Plt Sekda,” ujarnya. Begitu juga dengan jabatan lain, yakni Kabag Humas, yang saat ini masih dijabat Pelaksana Tugas (Plt) bakal didefenitifkan dan akan di Baperjakatkan terlebih dahulu. Berdasarkan PP No 11 tahun 2017, level Kabag itu adminstrator. “Itu ada persyaratan juga, termasuk salah satunya S1,” ujarnya. Dilanjutkan Ary, syar-
at tersebut dikecualikan untuk wilayah perbatasan dan wilayah tertinggal atau terpencil. Sayangnya kata Ari, Lingga tidak termasuk daerah perbatasan dan wilayah tertinggal. Ketika ditanya apakah Plt Kabag Humas, Sabirin didefenitifkan sebagai Kabag Humas, Ary menjawab itu nanti di Baperjakat. “Itu nanti di Baperjakatlah, nanti akan mempertimbangkan, pada Desember ini sudah rampung,” imbuhnya. Sebagaimana jabatan Sekda Lingga hari ini dijabat Plt oleh Djunaidi Adjam yang ditunjuk oleh Bupati Lingga, H Alias Wello.(rm/hk)
CMYK
11
Senin, 11 - 17 Desember 2017, MINGGU II
Cristiano Ronaldo
RAKYAT SPORT Website: www.rakyatmediapers.co.id
Raih Ballon d’Or 2017
Pesta Gol Arsenal di Stadion Emirates LONDON, RAKYAT MEDIAArsenal menang telak 6-0 atas BATE Borisov pada laga pamungkas Grup H Liga Europa di Stadion Emirates, Kamis (7/12/ 2017) atau Jumat dini hari WIB. Arsenal pun tampil sebagai juara grup. Enam gol kemenangan Arsenal pada laga ini dicetak oleh enam pemain berbeda. Mereka adalah Mathieu Debuchy, Theo Walcott, bunuh diri Denis Polyakov, penalti Olivier Giroud, dan Mohamed Elneny. Data yang dihimpun BolaSport.com menunjukkan Arsenal sangat dominan. Mereka menguasai 68 persen bola dan menghasilkan 5 tendangan ke gawang. Bandingkan dengan BATE yang hanya punya satu tendangan ke arah gawang David Ospina. Alhasil, pertandingan baru berjalan 10 menit ketika Mathieu Debuchy membawa The Gunners unggul 1-1 lewat tendangan dari kotak penalti ke arah kanan gawang BATE.The Gunners tidak puas dengan satu gol. Mereka terus menyerang pertahanan tim tamu.
PARIS, RAKYAT MEDIAMegabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, berhasil meraih penghargaan Ballon d’Or 2017 yang digagas France Football di Paris pada Kamis (7/12/2017) atau Jumat dini hari WIB. Cristiano Ronaldo tetap dipilih sebagai yang terbaik oleh sejumlah jurnalis sepak bola dari berbagai media di Eropa.Dari 30 nama pesepak
Theo Walcott ganti mencetak gol pada menit ke-37 memanfaatkan kemelut di depan gawang BATE. Belum hilang rasa terkejut BATE, Jack Wilshere membawa tuan rumah menutup babak pertama dengan keunggulan 30 pada menit ke-43.Tekanan pasukan Arsene Wenger belum selesai pada babak kedua. Aksi mereka pun memaksa Dzianis Polyakov melakukan gol bunuh diri pada menit ke55 karena salah mengantisipasi umpan Walcott. Walcott lagi-lagi punya andil untuk gol kelima timnya. Pergerakannya memaksa bek BATE melakukan pelanggaran di kotak penalti.Olivier Giroud tidak menyia-nyiakan kesempatan dan mencetak gol pada menit ke-62. Mohamed Elneny menutup pesta gol tim asal London Utara itu pada menit ke-74.Kemenangan tersebut membuat Arsenal menutup fase grup Liga Europa sebagai juara Grup H dengan 13 poin dari enam pertandingan dan lolos ke babak 32 Besar. (rm/ kms)
bola yang menjadi nomine, Ronaldo berhasil meraih poin tertinggi sebesar 946. Raihan poin tersebut membuat Ronaldo berhasil menyisihkan Lionel Messi dan Neymar Junior di posisi kedua dan ketiga.Jurnalis-jurnalis sepak bola di Eropa masih menganggap Ronaldo sebagai yang terbaik berdasarkan performa pemain berusia 32 tahun itu sepanjang 2017.(rm/ kps)
Gattuso Belum Bisa Persembahkan Kemenangan LONDON, RAKYAT MEDIAGennaro Gattuso gagal mempersembahkan kemenangan bagi AC Milan. Pada laga pamungkas fase grup Liga Europa, AC Milan yang diasuh Gattuson kalah 0-2. Gol-gol HNK Rijeka dicetak oleh Jakov Puljic (menit ke-7) dan Mario Gavranovic (47'). Seperti dikutip BolaSport.com dari UEFA.com, AC Milan sebenarnya tampil lebih mendominasi.Mereka memimpin penguasaan bola hingga 64 persen. Dari segi peluang, I Rossoneri, julukan Milan, dan Rijeka sama-sama mempunyai tujuh.Mencoba tampil lepas di hadapan pendukungnya sendiri, Rijeka mampu mengejutkan Milan melalui gol Puljic.Puljic dengan gemilang mengeksekusi tendangan bebas pisang alias melengkung yang tak dapat dihalau kiper Milan, Marco Storari.Milan mendapat kans menyamakan kedudukan pada menit ke-39. Berdiri bebas di kotak pen-
AC MILAN bertandang ke Rijeka pada pertandingan Liga Eropa
alti tuan rumah, Patrick Cutrone kemudian melepaskan sepakan lob.Namun, si kulit bulat masih melambung tipis di atas gawang Rijeka.Skor 1-0 untuk Rijeka bertahan sampai turun minum.Memasuki babak kedua, Rijeka kembali mengambil inisiatif serangan sejak awal. Penggemar tuan rumah kembali bersorak gembira pada menit ke-47 seusai Gavranovic menjebol gawang Milan. Mendapat operan matang dari Zoran Kvrzic, Gavranovic
dengan mantap melepaskan tembakan jarak dekat.Skor 2-0 untuk Rijeka tetap tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan. Meski mencicipi kekalahan perdana di Liga Europa musim 2017-2018, Milan tetap melaju ke babak 32 besar sebagai juara Grup D dengan 11 poin. Sementara itu, AEK Athens, yang bermain imbang 0-0 melawan Austria Wien, menemani Milan ke fase selanjutnya sebagai peringkat kedua lewat perolehan delapan poin.(rm/net)
Sriwijaya FC Tak Tahu Perkembangan Naturalisasi Beto dan Vizcarra ALBERTO Beto Goncalves menjadi penentu kemenangan 3-2 Sriwijaya di kandang Perseru Serui
JAKARTA, RAKYAT MEDIASriwijaya FC sangat membutuhkan status WNI untuk dua pemain asingnya, Alberto Goncalves alias Beto dan Esteban Vizcarra. Dengan demikian, mereka bisa menambah kuota pemain asing. Beto dan Vizcarra saat ini tengah berjuang untuk mendapatkan status WNI agar bisa bergabung dengan tim berjulukan Laskar Wong Kito. Andai statusnya sudah berubah menjadi WNI maka mereka bukan lagi pemain asing. Saat ini, Sriwijaya sudah mempunyai lima pemain asing yang akan memperkuat tim pada musim depan (termasuk Vizcarra dan Beto). Meski demikian, klub tersebut masih akan keda-
tangan pemain asing lainnya asal Tajikistan, Manuchekhr Nasrulloyevich Dzhalilov. Sayangnya, Sriwijaya FC belum tahu banyak soal perkembangan pengajuan naturalisasi Beto dan Vizcarra. Apalagi, keduanya saat ini belum tiba di Palembang karena masih berlibur di negaranya masing-masing. “Kami masih menunggu keduanya (Beto dan Vizcarra) hadir di Palembang,” kata Manajer Sriwijaya FC, Ucok Hidayat, kepada BolaSport.com, lewat pesan singkat. “Saat ini mereka masih di negaranya masing-masing. Beto di Brasil dan Vizcarra di Argentina,” ujarnya menambahkan. Kedua pemain itu minta izin
ke pihak klub untuk datang ke Palembang setelah Natal. Sayangnya, Sriwijaya FC belum tahu banyak soal perkembangan pengajuan naturalisasi Beto dan Vizcarra. Apalagi, keduanya saat ini belum tiba di Palembang karena masih berlibur di negaranya masing-masing.”Kami masih menunggu keduanya (Beto dan Vizcarra) hadir di Palembang,” kata Manajer Sriwijaya FC, Ucok Hidayat, kepada BolaSport.com, lewat pesan singkat. “Saat ini mereka masih di negaranya masing-masing. Beto di Brasil dan Vizcarra di Argentina,” ujarnya menambahkan. Kedua pemain itu minta izin ke pihak klub untuk datang ke Palembang setelah Natal.(rm/net).
CMYK
RAKYAT RIAU BINTAN-TANJUNGPINANG KORAN UMUM
Website: www.rakyatmediapers.co.id Minggu, 11 - 14 Desember 2017, MINGGU II
Edisi : # 222 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri
Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,
Pelaku Penyeludupan Pil Ekstasi Diamankan Polres Tanjungpinang TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pelaku penyeludupan barang haram berupa pil yang diduga narkotika jenis ekstasi telah diamankan oleh petugas Polres Tanjungpinang di Bandara Raja Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang. Akhirnya Polisi mengamankan 6 pelaku setelah dilakukan pengembangan, BB pil ekstasi yang disita polisi sebanyak 7 plastik berisi ineks warna pink berjumlah lebih dari 10 ribu butir. Penangkapan pelaku tersebut bermula dari adanya gerakgerik pelaku yang mencurigakan sehingga diamankan 1 orang pelaku yang diduga membawa 1 plastik berisi ineks berwarna pink, kemudian atas pengembangan yang dilakukan petugas akhirnya mendapatkan tersangka lain berjumlah 5 orang di beberapa hotel dikawasan kota Tanjungpinang. “Setelah dilakukan pengembangan, kami berhasil menangkap enam pelaku yang membawa pil ekstasi berwarna merah jambu tersebut,” ujar Kapolres Tanjung Pinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro. Kapolres menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula saat polisi Bandara Internasional RHF Tanjungpinang mengamankan seorang berinisial MR penumpang maskapai Lion Air JT-620 rute penerbangan Tanjungpinang-Jakarta pada Kamis 30 Nopember 2017 yang lalu sekira pukul 09.30 Wib. Pihak kepolisian masih melakukan penyidikan guna pengembangan untuk mencari tersangka baru yang lain, serta akan dilakukan kembali penimbangan BB tersebut di Pegadaian Cabang Tanjungpinang, ujar Kapolres. (rm/rel)
Kanwil Khusus DJBC Karimun Tangkap KM Rudi Jaya KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Kanwil Khusus DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun, kemarin (8/12) melakukan pemusnahan terhadap berbagai jenis barang yang diimpor secara ilegal menggunakan kapal laut KM Rudi Jaya II. Pemusnahan yang dilakukan ini sebagai bentuk perang terhadap barang selundupan. “Pemusnahan yang kami lakukan terhadap ratusan guci berbagai bentuk yang dikemas dalam 70 kardus yang diimpor secara ilegal dari Malaysia,” ujar Kepala Kanwil Khusus DJBC Kepri, Rusman Hadi, kemarin. Barang seludupan menurutnya merugikan keuangan negara, sebab barang-barang yang dimasukkan tanpa izin itu tidak membayar pajak untuk negara. “Selain guci, kami juga memusnahkan 380 botol minuman mengandung etil alkohol (MMEA) dan 360 bal pakaian bekas bersama 51 karung pakaian wanita bekas ilegal,” jelasnya. Dikatakan Rusman, maraknya impor secara ilegal mulai terjadi ketika Menteri Keuangan bersama dengan pihak TNI dan Polri melaksanakan pengetatan impor. Seperti diketahui impor yang terbesar itu berada di beberapa daerah. Yang terbesar ada di Tanjung Priuk, Jakarta. Kemudian ada Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Tanjungmas dan Belawan. Ketika di pelabuhan-pelabuhan tersebut dilakukan pengetatan, maka pelaku usaha berusaha mengimpor barang secara ilegal melalui daerah lain. ”Salah satunya melalui wilayah Pantai Timur dan itu termasuk di wilayah Kepri,” kata Rusman. BC menurutnya mengetahui bahwa barang-barang-barang yang berhasil ditangkap ketika melaksanakan patroli, tujuannya bukanlah ke Karimun tetapi ke Pekanbaru, Riau. Barang yang diseludupkan dipasok dari Singapura dan Malaysia melalui wilayah perairan Kepri menuju Pekanbaru. “Setelah sampai di Pekanbaru, maka barang-barang impor ilegal ini akan dibawa ke Jakarta. Seperti barang-barang yang kami musnahkan ini tujuannya ke Riau daratan dan tidak menutup kemungkinan akan sampai ke Pulau Jawa,” jelasnya. Rusman mengajak seluruh pelaku usaha untuk dapat menjalankan kegiatan usahanya secara legal. Dengan berusaha secara legal, maka sudah ikut memberikan kontribusi berupa pajak bagi negara.(rm/bp)
Portal Online : www.rakyatmediapers.co.id Senin, 11 -Media 17 Desember 2017, MINGGU II
12 8 12
Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Polres Bintan Tangkap Lori Pengangkut Barang Seludupan BINTAN, RAKYAT MEDIA-Jajaran Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres bintan mengamankan lima lori yang mengangkut perabotan rumah tangga dan elektronik impor di Pelabuhan Tanjunguban, Bintan, Selasa (5/12/2017) sore. “Benar ada lima lori yang diamankan karena diduga memuat barang-barang impor,” ujar Kasatpolair Polres Bintan AKP Norman DJ, Kamis (7/12/2017) Pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan Bea dan Cukai (BC) karena keberadaan barang tersebut diduga melanggar kepabeaan. “Nanti Polres yang bakal berkoordinasi dengan pihak BC,” ujarnya. Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang mengatakan, kasus tersebut kini masih dalam tahap penyelidikan. “Masik kita lakukan penyelidikan,” singkat mantan Kasat Narkoba Polres Barelang ini. Terpisah, salah seorang sumber menolak namanya dikorankan menuturkan, kunci lima lori yang mengangkut keramik, pendingin ruangan dan kasur itu langsung diambil petugas setibanya di Pelabuhan Tanjunguban. “Barang-barang pesanan toko, tidak ada sembako. Anehnya, truk di belakangnya tidak diamankan,” kata sumber itu. Ia juga mengaku heran, sebab yang menangkap bukan BC atau kepolisian pelabuhan. “Tapi malam itu juga ada tiga petugas BC dari Tanjungpinang turun, mungkin mengecek tangkapan itu,” katanya.(rm/bp)
SEJUMLAH truk pengangkut barang yang diamankan Polres Bintan
Sekda Pemprov Kepri Jadi Ketua ICMI BATAM, RAKYAT MEDIA-Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tengku Said Arif Fadillah menjadi ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Peovinsi Kepri priode 20172022. Arif memduduki jabatan ketua ICMI Kepri priode 2017-2022 itu sudah melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) ICMI Kepri, Kamis (7/12) di Aula Hotel PIH Batam Centre yang lalu, sehingga terpilih secara aklamasi setelah seluruh pemilik hak suara yang hadir di Muswil ICMI memberikan dukungan kepada Arif. Gunawan selaku Ketua Panitia pelaksana Muswil ICMI Kepri menjelaskan, bahwa terpilihnya Arif sebagai ketua ICMI Kepri sudah melalui tata tertib dan tahapan Muswil. Dimana 6 Organinasi Daerah ( Orda) dari
Arif Fadillah Kabupaten/Kota dan sayap-sayap organisasi lainnya secara mufakat menjatuhkan pilihan terhadap Arif untuk memimpin ICMI Kepri ini kede-
PENGUMUMAN REDAKSI Diberitahukan kepada Instansi Pemerintah/ TNI/Polri dan pengusaha Swasta di Kota Batam dan Khususnya Provinsi Kepri, wartawan Koran Rakyat Media yang namanya tidak tercantum dalam box redaksi maka tidak diakui sebagai wartawan media ini.
pannya. “Sekda Arif Fadillah terpilih secara aklamasi, seluruh Orda dan Badan Otonomi satu suara menjatuhkan pilihannya ke beliau. Arif merupakan sosok yang tepat memimpin ICMI Kepri karena seorang cedekiawan muda dan juga tokoh akademisi. Kami berharap ICMI lebih baik lagi dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah,” katanya. Dari diskusi yang berkembang di forum, lanjutnya, keterpilihan Arif tidak lepas dari sosoknya yang dianggap paling mumpuni memimpin ICMI Kepri, yakni seorang cendekiawan dan juga tokoh akademisi. Sementara, Demisioner Ketua ICMI Kepri Mustofa Widjaja berharap kepemimpinan Arif dapat membawa organisasi ini menjadi rahmat bagi seluruh manusia. Ia mengatakan kegia-
tan ini sengaja dilakukan secara sederhana agar setiap pengurus dan anggota bisa mensyukuri apa saja nikmat yang telah diberikan. “harapannya siapaun nanti yang terpilih bisa tetap menjadikan ICMI lebih berkembang lagi,” kata Mustofa. Mewakili Gubernur Kepri, Syamsul Bahrum mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri mendukung sekaligus mengajak keluarga besar ICMI Kepri untuk bersama-sama membangun Kepri. “Pada dasarnya Pemprov Kepri mendukung dan sekaligus mengajak kita bersamasama membangun Kepri,” imbaunya. Karenanya, Syamsul Bahrum mengajak seluruh pengurus ICMI bisa terlibat memberikan masukan konstruktif terhadap pemerintah, demi bersamasama membangun Kepri secara fisik dan mental, ajaknya. (rm/san).
BNN Laksanakan Tes Urine Pada ASN dan Honorer Karimun
Redaksi
PARA ASN dan Honorer Kabupaten Karimuntes urine yang dilakukan oleh BNN Karimun.
KARIMUN, RAKYAT MEDIABadan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun melaksanakan tes urine kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun honorer Kabupaten Karimun. Tes urine dijalani secara bertahap dibeberapa OPD. Pemeriksaan urine ASN dan Honorer tersebut hasilnya didapati tiga persen dari 398 ASN dan Honorer yang menjalani tes urine positif menggunakan narkoba. Pemeriksaan ini sesuai surat edaran MenPan RB no. 50 tahun 2017 yakni tentang pelaksanaan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran Narkotika dilingkungan Instansi Pemerintah, ujar Kepala BNN Karimun Kompol Ahmad Soleh Siregar, Jum’at (8/12) lalu. Sebelumnya kata Ahmad Soleh, BNN Karimun juga sudah melakukan pemeriksaan tes urine terhadap tiga OPD yakni Badan Pendapatan Daer-
ah (Bapenda), Disperindag, Koperasi, UKM dan ESDM, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah yang hasilnya negatif baik itu para ASN maupun Honorernya. “Kita sudah laksanakan pengecekan urine di Instansi Bapenda Kabupaten Karimun yang diikuti 43 orang dan hasilnya negatif, Dinas Perdagangan, Koperasi, ESDM Karimun 45 orang juga dinyatakan negatif. Untuk kedepannya semua Instansi Pemerintah maupun Instansi Vertikal bagi ASN maupun Honorer wajib mengikuti tes urine, ini sesuai dengan surat edaran dari Menpan RB,” ujar Ahmad Soleh kepada wartawan. Lanjut Ahmad Soleh, bahwa BNN Karimun hingga kini sudah melakukan tes urine terhadap sebelas Instansi Pemerintah dan Vertikal Kabupaten Karimun, adapun kesebelas Instansi yang sudah diperiksa tes urinenya yaitu, Kemenag, Kodim 0317/tbk Lanal Karimun,
Polres, Imigrasi kelas II Tanjungbalai Karimun. Kemudian Satpol PP Karimun, Badan Pendapatan Daerah Karimun, Dinas Perdagangan Karimun, UKM dan ESDM Karimun, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Karimun, Stasiun Karantina Tanjungbalai Pertanian Karimun, Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun. Ahmad Soleh juga mengatakan, masih ada dari instansi vertikal seperti Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun, Bea dan Cukai yang belum melaksanakan pengecekan urine, sementara surat tersebut ditujukan untuk semua instansi. “Sampai saat ini yang belum melakukan tes urine hanya dari Kejaksaan Negeri dan Bea Cukai, diharapkan semua intansi dapat melakukan pengecekkan urine, agar semua instansi yang ada di Kabupaten Karimun bersih dari yang namanya narkoba,” tutup Soleh. (rm/ san)