CMYK
Baca Hal 8
Kejatisu Tetapkan Direktur RSUD Djolham Binjai Jadi Tersangka Korupsi Penanggung Jawab Kamis, Mawardi, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri SH
KORAN UMUM
9 - 16 November 2017, MINGGU II
KAMIS, 9 - 16 NOVEMBER 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri
Media Ini Sudah Lolos Verifikasi Administrasi di Dewan Pers
Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Edisi : # 218 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
PARA pejabat Provinsi Riau foto bersama di tugu antikorupsi
Dua Kepala Dinas Pemprov Kepri Diperiksa Polisi PEKANBARU, RAKYAT MEDIA-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menetapkan 18 orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi berjamaah Tugu Tunjuk Ajar dengan nilai kerugian negara Rp18 miliar. Monumen Antikorupsi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Pekanbaru itu sebelumnya diresmikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2016. Ke 18 orang tersangka terdiri terdiri dari 13 aparatur sipil negara (ASN) dan 5 orang pihak swasta. Dari pihak ANS antara lain mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Ciptada) Provinsi Riau, kemudian Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) berinisial J dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) juga Kepala Bidang di Dinas Ciptada Riau, HR. Sementara dari pihak swasta antara lain Direktur PT Bumi Riau Lestari, beinisial K dan swasta yang pinjam pekerja ZJB, serta tiga orang konsultan pengawas yak Bersambung ke Hal 2
RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah di Batuaji
Temuan BPK RI Ada 13 Kasus Dugaan Penyelewengan Anggaran
RSUD Embung Fatimah Batuaji ”Sarang Korupsi”
BATAM, RAKYAT MEDIA-RSUD Embung Fatimah Batuaji, terus menjadi sorotan publik. Pasalnya belum selesai kasus korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah pada tahun anggaran 2011 yang menjerat Direktur RSUD Embung Fatimah,dr Fadillah Ratna Dumila
Mallarangan, yang hingga kini masih mendekam dibalik terali besi hotel prodio. Kini kembali terungkap kasus dugaan korupsi,yang disebut sebut melibatkan oknum pejabat di RSUD milik Pemerintah Daerah Kota Batam tersebut. Meski sebelumnya Direktur di RSUD itu tertangkap karena melakukan kejaha-
tan korupsi. Tapi masih ada oknum pejabat di RSUD itu yang masih nekat melakukan korupsi menggerogoti uang negara Hal ini terungkap, dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kepri RI tahun 2016 dengan No 04/C/LHP/XVIII.TJP/05/ 2017 tanggal 26 Mei 2017 yang
ditandatangani Kepala BPK RI Perwakilan Kepri, Joko Agus Setyono SE, Ak, CA, mengungkap ada 13 kasus dugaan penyelewengan yang berpotensi merugikan keuangan negara menjadi temuan BPK Tak tanggung tanggung, jumlah dugaan penyelewengan yang menjadi temuan BPK pasca tertangkapnya Direktur RSUD Embung Fatimah
sebelumnya,lebih besar dari kasus korupsi yang menjerat dr Fadillah Dumila Malarangan. Nilainya mencapai belasanaan miliar rupiah. Ke 13 kasus temuan tersebut diantaranya pengeluaran anggaran tahun 2016 pada Bendahara pengeluaran senilai Rp 1,143,250,000. Bersambung ke Hal 2
KEJATI RIAU TETAPKAN 18 PEJABAT JADI TERSANGKA KORUPSI TUGU ANTIRASUAH DEMO buruh di Batam beberapa waktu lalu
Ribuan Buruh di Batam Lakukan Aksi Demo BATAM, RAKYAT MEDIARibuan buruh yang tergabung dalam Forum Serikat Pekerja Metal (FSPMI) akan turun ke jalan untuk melakukan aksi demontrasi pada Jumat (10/11/ 2017). Aksi tersebut akan berpusat di kantor Wali Kota Batam. Namun sebelumnya, massa akan konvoi dari berbagai sudut kota Batam yakni, Kabil, Batu Ampar, Tanjung Uncang, dan Muka Kuning. Dimana yang menjadi titik awal konvoi dari Perusahaan-perusahaan yang masuk dalam kawa-
san industri.”Ya benas esok hari kami akan melakukan aksi demontrasi di kantor Walikota Batam, yang mana akan konvoi dari kawasan-kawasan industri yang ada,” ujar Sekretaris SPMI, Kamis (9/11/2017). Dalam aksi tersebut, nantinya para buruh akan menuntut beberapa hal diantaranya, mencabut PP78/2015, Wako batam sediakan sembako harga terjangkau, Tolak kenaikan TDL, ATB dan Premium, Wako batam dan Gub.Kepri, Tetapkan Bersambung ke Hal 2
KEJAKSAAN Agung RIHM Prasetyo dan Ketua KPK Agus Rahardjo
Ketua KPK Dilaporkan Jaringan Islam Nusantara JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Kejaksaan Agung akan memroses laporan dari Jaringan Islam Nusantara (JIN) atas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, AgusRahardjo. Demikian ungkap Jaksa Agung HM Prasetyo.
Anggika Bolsterli
Syuting Film Tampil Tanpa Make-up JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Karakter dalam film Mau Jadi Apa? membuat Anggika Bolsterli mengalami banyak perubahan. Selain harus menjalankan karakter sebagai seorang mahasiswa yang gemar melawak, wanita kelahiran Jakarta 22 tahun silam itu juga harus percaya diri tampil tanpa make-up di depan layar. Hal ini didasari oleh latar waktu yang diambil dalam film tersebut. Sehingga tak heran, gaya kostum dan suasananya pun jauh berbeda dengan kondisi saat ini. Bersambung ke Hal 2
”Kami dalami, ya. Seperti apa pun pengaduan laporannya kita teliti, cermati dahulu, sejauh mana isi laporannya. Berkasnya kan tebal,” kata Prasetyo di Jakarta Selatan, Jumat 8 September 2017. Prasetyo belum bisa me-
nyimpulkan dini mengenai laporan lembaga swadaya masyarakat atau LSM JIN tersebut.”Kami punya MoU dengan KPK dan Polri. Ketika ada salah satu pihak yang Bersambung ke Hal 2
Kemenkumham Segera Umumkan Hasil Tes CPNS JAKARTA, RAKYAT MEDIAKementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) segera mengumumkan hasil tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun anggaran 2017. Menurut Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly, total yang berhasil lulus sebanyak 17.521 orang.”Jadi 17.521 orang yang kita terima. Akan diumumkan malam ini, paling cepat jam sembilan malam, paling lambat jam dua belas malam,” ujar Yasonna di kantornya, Jakarta, Kamis (9/11/2017). Pengumuman tersebut akan disampaikan oleh pihak Kemenkumham melalui website resminya. Pengumuman juga akan disampaikan secara bertahap. Nama-nama peserta yang lulus seleksi akan tercantum
PARA pejabat Provinsi Riau foto bersama di tugu antikorupsi
PEKANBARU, RAKYAT MEDIA-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menetapkan 18 orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi berjamaah Tugu Tunjuk Ajar dengan nilai kerugian negara Rp18 miliar. Monumen Antikorupsi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Pekanbaru itu sebelumnya diresmikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2016. Ke 18 orang tersangka terdiri terdiri dari 13 aparatur sipil negara (ASN) dan 5 orang pihak swasta. Dari pihak ANS antara lain mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Ciptada) Provinsi Riau, kemudian Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) berinisial J dan
Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) juga Kepala Bidang di Dinas Ciptada Riau, HR. Sementara dari pihak swasta antara lain Direktur PT Bumi Riau Lestari, beinisial K dan swasta yang pinjam pekerja ZJB, serta tiga orang konsultan pengawas yakni yang punya perusahaan atau pemenang proyek berinisial RZ kemudian pihak sub kontraktor atau pinjam bendera perusahaan pemenang proyek RM dan pengawas lapangan AA. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Sugeng Riyanta menjelaskan, Tugu Antikorupsi atau juga Bersambung ke Hal 2
STOP PERS
MENTERI Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly
pada 2600 lembar kertas pengumuman di website. Menurut dia, penerimaan 17.521 CPNS itu tidak sesuai dengan ketentuan awal yakni 17.526. Hal tersebut dikarena Bersambung ke Hal 2
Berhubung masih mengaku ngaku sebagai wartawan Koran Rakyat Media Bersama ini diberitahukan kepada Instansi pemerintah/ Pengusaha Swasta dan masyarakat luas khusus di Batam dan Kepri umumnya bahwa nama 1. Andi.S tempat Tinggal Belakang Padang 2. Winarto Tempat tinggal di Jodoh 3. Trianto Tempat Tinggal perumahan Bandara Ke tiga nama tersebut telah dipecat dari wartawan Koran Rakyat Media segala tindak tanduknya yang dapat merugikan masyarakat bukan menjadi tanggung jawab kami. Demikian juga Kartu Pers yang masih ditangan mereka sejak pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi. Tertanda Redaksi
CMYK
SAMBUNGAN
Kamis, 9 - 16 November 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
2
Hujan Dua Jam Wilayah Batuaji Terendam Banjir
JALAN umum terndam banjir saat hujan turun
BATAM, RAKYAT MEDIA-Hujan deras hanya sekitar dua jam yang mengguyur Kota Batam mengakibatkan banjir di sejumlah titik di kawasan Batuaji dan Sagulung, kemarin. Kemacetan terjadi di banyak lokasi karena jalan terendam air sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Ketinggian air mencapai paha orang dewasa. Umumnya, banjir terjadi akibat luapan air dari sejumlah drainase. Wilayah terparah yang terendam banjir adalah jalan R Suprapto, Batuaji, jalan menuju Tanjunguncang dan arah ke Marina City, depan SPBU Batuaji. Kemudian banjir di depan Perumahan Buana Raya, Sagulung, Komplek Waheng Center, depan PT Nippon Still dan pasar Melayu, Batuaji serta depan Perumahan Putri 7 Batuaji dan depan SP Plaza, Sagulung.
Buka Rapat Koordinasi Pemerintah Desa
Wakil Bupati Lingga,
Muhammad Nizar Dikatakan, selama ini dalam penyelenggaraan pemerintahan, masih banyak kendala dan permasalahan yang dialami oleh perangkat desa baik untuk administrasi maupun masalah lainnya. Namun hal tersebut kata Nizar, harus menjadi pelecut semangat untuk membangun desa agar lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Bukan malah sebaliknya. “Jika menemukan kendala dan permasalahan di lapangan, kades, perangkat desa, dan BPD bisa berkonsultasi, berkoordinasi, dan berdiskusi dengan camat beserta jajarannya di kecamatan, DPMPD, dan SKPD teknis,” ujar Nizar. Ke depan, lanjut dia, Pemkab Lingga akan
Ribuan Buruh UMK Batam 2018 tidak menggunakan PP78/2015, Segera buat Asosiasi Menurut jenis usahanya.”Tuntutan kami tak lepas daripada yang kemarin,” jelas Suprapto. Kemudian Ia juga menambahkan tuntutan lainnu yaitu Gubernur Kepri segera membuat pergub mengenai asosiasi usaha, DPRD Kota batam segera membuat Peraturan Daerah mengenai asosiasi jenis usaha, dan terakhir meminta BP batam seg-
Ketua KPK terkena laporan, kita akan sampaikan kepada mereka, ini yang kita lakukan,” ujarnya. Dalam laporan itu, Agus dituding JIN terlibat dalam proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP saat masih menjabat sebagai Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Proyek itu kini tercemar oleh kasus mega korupsi yang melibatkan banyak nama penting. Dalam tanda terima penyampaian informasi pada pos pelayanan hukum dan penerimaan pengaduan masyarakat (PPH dan PPM) tertera nama pelapor Yamin seorang mahasiswa yang juga anggota JIN melapor-
mott bergerak ke arah simpang jam, flyover lalu ke simpang Kepri Mall. Massa area Tanjunguncang berkumpul di depan Polsek Batuaji lalu bergerak ke arah Sekupang. Berkumpul di simpang Kepri Mall. Massa area Mukakuning berkumpul di simpang ABB dan halte Panbil lalu bergerak ke simpang Kepri Mall dan bersama-sama menuju Kantor Wali Kota Batam, Graha Kepri, DPRD Batam dan BP Batam.(rm/gunawan). Sambungan Hal. 1
kan perihal dugaan keterlibatan Agus Rahadjo di kasus tindak pidana korupsi e-KTP. Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, menegaskan bahwa KPK tidak ambil pusing dengan tindakan sejumlah pihak yang melaporkan Ketua KPK Agus Rahardjo ke Kejaksaan Agung soal perkara korupsi e-KTP. Menurutnya, terkait posisi Agus Rahadjo ketika menjabat Ketua LKPP, sudah berkali-kali dijelaskan KPK kepada publik. “Jadi setiap orang bisa saja melapor ada atau tanpa bukti,” kata Febri ketika dikonfirmasi awak media, Kamis, 7 September 2017. Apalagi, lanjut Febri, per-
Kemenkumham Segera kan tak adanya yang mendaftar sebagai dokter spesialis. ”Lowongan untuk pelamar dokter spesialis tidak terpenuhi dengan kuota sebanyak lima orang,” kata dia.
senantiasa berupaya meningkatkan pelaksanaan pembinaan, fasilitasi dan pendampingan bagi pemerintah desa, BPD, lembaga kemasyarakatan dan lembaga adat, baik melalui monitoring dan evaluasi program kegiatan maupun peraturan perundang-undangan. “Ini akan kita lakukan agar apabila ada permasalahan bisa diselesaikan dengan baik dan secara berjenjang tanpa menimbulkan gejolak dan pengaduan sampai ke ranah hukum,” terng Nizar. Ia berharap kepada perangkat desa pada forum ini agar mengikuti dengan serius. Sebab DMPDes Lingga pada kegiatan ini menghadirkan ahli atau narasumber yang membidangi penyelenggara Pemerintah Desa. “Jadi saya harapkan apa yang menjadi kendala selama ini, tolong ditanya. Karena sudah ada ahlinya di sini,” tutup Nizar. Kegiatan rakor tersebut dihadiri oleh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Lingga.(rm/hk). Sambungan Hal. 1
era berikan hak milik atas tanah kepada masyarakat yg telah puluhan tahun membayar UWT. Titik kumpul buruh Area Kabil, konsentrasi massa di simpang lampu merah arah kawasan Citra Tubindo, Punggur. Massa akan bergerak ke simpang Nongsa lalu bandara. Buruh dari Batam Centre dan sekitarnya konvoi melalui KDA. Mereka akan bergabung di daerah Kabil Massa area Batu Ampar berkumpul di simpang McDer-
Dia merinci, dari 17.521 CPNS di antaranya pelamar tingkat SMA sebanyak 14 ribu, D3 sebanyak 30 orang, dokter umum sebanyak 33 orang, dan sarjana sebanyak 3.458 orang.
kaget karena baru kali ini dia melihat banjir separah itu, ibarat banjir bandang. Dulu katanya di jalan ini tak pernah ada banjir separah ini. Namun sejak adanya pembangunan pengembang, banjir ini tak bisa terbendung. “Baru kali ini banjir separah ini pak. Dulu mana ada di sini banjir. Bahkan sejak pembangunan di sekitar ini, banjir kerap terjadi. Kita juga tak tahu kenapa bisa separah ini, apakah goronggorongnya tak bagus atau tidak,” ujarnya, kemarin. Senada dengan itu, warga lainnya Karista mengatakan hujan yang berlangsung kemarin, air dengan cepat menggenangi ruas jalan. Genangan air itu akibat dari buruknya drainase dan tersumbatnya gorong-gorong air karena banyaknya sampah sehingga air tidak bisa
mengalir lancar. Bahkan sebagian ruas jalan itu belum ada drainase. Menurutnya, banjir seperti ini seringkali terjadi dan lambat penanganannya. Dia berharap pemerintah dapat mengatasi pemasalahan banjir yang terus menjadi momok di masyarakat ini. “Di sini kita berharap pemerintah dapat segera mengatasi persoalan yang terus menerus menghantui warga ini,” tuturnya Perangkat RW setempat, Yanto berharap pemerintah secepatnya membangun parit besar di pinggir jalan. Sebab luapan air dari drainase yang kecil selalu mengalir ke lokasi yang juga dikarenakan titiknya rendah. ”Kita sebagai warga Tanjung Uncang berharap agar Pemko Batam segera membangun jembatan untuk antisipasi genangan banjir ini,” harap Yanto.(rm/hlk)
RSUD Embung
Wakil Bupati Lingga
LINGGA, RAKYAT MEDIA- Wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar membuka rapat koordinasi Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Desa yang ditaja DMPDes Lingga di Aula Gedung SMAN 1 Lingga. Dalam Rakor tersebut, setiap Kades berkesempatan memperoleh penyelenggaraan Pemdes yang transparan. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lingga, M Nizar menyampaikan bahwa salah satu tujuan dari forum ini untuk mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan desa oleh Kades dan BPD dalam bidang penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan bidang kemasyarakatan. “Jadi dalam forum ini kita jadikan sebagai wadah berdiskusi untuk saling memahami dan memperoleh rumusan dan formulasi yang tepat dan efektif dalam menentukan rangkaian arahan kebijakan pembinaan dan pengawasan terhadap tata kelola pemerintahan desa yang transparan,” kata Nizar.
Pantauan di lapangan, pembatas (separator) jalur jalan di kawasan terendam banjir itu bahkan sama sekali tidak terlihat sehingga pengguna kendaraan bermotor yang melintasi kawasan itu harus memperlambat laju kendaraannya. Bahkan beberapa kendaraan roda dua maupun empat yang berusaha menerobos genangan air tampak mogok di jalan. Sementara sebagian lainnya memilih untuk menepih sambil menunggu surutnya air. Kemacetan panjang pun terjadi. Anggota Polsek Batuaji pun langsung turun ke lokasi untuk mengarahkan pengendara agar melintas melalui depan Mapolsek Batuaji. Umumnya genangan air disebabkan luapan air dari parit yang dipenuhi sampah rumah tangga. Marko, warga Batuaji mengakui
an LKPP dalam kasus e-KTP telah diungkap dalam sidang atas terdakwa Irman dan Sugiharto. Di hadapan majelis hakim saat itu, saat proyek e-KTP 20112013 bergulir, LKPP sempat memberi rekomendasi. Namun Kementerian Dalam Negeri, selaku pemegang proyek, tidak melaksanakan rekomendasi itu, sehingga muncul kasus korupsi yang menjerat dua pejabatnya, Irman dan Sugiharto. “LKPP sebelumnya memberikan rekomendasi agar tender dari e-KTP tidak dilakukan seperti hari ini. Jadi bukti-bukti suratnya dan juga fakta-fakta lain sebenarnya juga sudah muncul di persidangan,” kata Febri.(rm/net). Sambungan Hal. 1
Mereka akan mulai bekerja pada Januari 2018.Dari jumlah tersebut, Yasonna mengatakan, Kemenkumham akan mempekerjakan CPNS tersebut untuk menjaga tahanan atau sipir.(rm/net)
Kemudian transaksi pengeluaran kas di Buku Kas Umum (BKU) pada Bendahara Pengeluaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) atas realisasi pendapatan dan pengeluaran terdapat sebesar Rp1,577,927,555 . Dimana belanja BLUD pada Laporan Realisasi Anggaran dan Laporan operasional sebesar Rp185,274,135 ditambah Rp1,392,693,420 tidak dilengkapi bukti pertanggungjawaban yang lengkap dan sah sehingga ditemukan indikasi kerugian keuangan daerah. Selain itu, ditemukan indikasi nilai saldo kas tunai BLUD sebesar Rp1,168,726,409 tidak dapat diyakini kebenarannya. Dugaan penyimpangan lainnya juga tercatat dalam LHP BPK tahun 2016 ditemukan utang jangka pendek tahun 2016 sebesar Rp1,143,250,000 tidak di setor ke kas daerah. Pada pengeluaran BLUD tahun Anggaran 2016 juga banyak yang tidak didukung dengan bukti dan pertanggungjawaban yang valid. Sayangnya, 13 kasus temuan yang berpotensi merugikan keuangan daerah tersebut, tidak ditindak lanjuti BPK RI kepada aparat penegak hukum baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaanmaupun Kepolisian. BPK RI Perwakilan Kepri hanya merekomendasikan kepada Walikota Batam agar menegur dan memerintahkan Plt Direktur RSUD Embung Fatimah mengembalikan dan menyetorkan kerugian tersebut ke Kas Daerah Pada Tahun 2016 realisasi belanja di RSUD Embung Fatimah sebesar Rp143,315,538,228 atau 85,56 persen dari anggaran sebesar Rp165,789,615,175. Dari realisasi tersebut sebesar Rp70,846,789,274 diantaranya tercatat realisasi dari belanja dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sementara realisasi pendapatan sebesar Rp70,854,690,764 atau 94,4 persen dari Anggaran sebesar Rp75,000,000,000. RSUD Embung Fatimah salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Batam yang mengelola keuangannya berbentuk Badan Layanan
Sambungan Hal. 1
Umum Daerah (BLUD) dengan diberikan fleksibilitas berupa pengelolaan kas dan pengelolaan sisa kas di akhir tahun anggaran. Dimana sisa kas di akhir tahun anggaran pada BLUD tidak disetor ke kas daerah, hanya dilaporkan ke PPKD kemudian bisa digunakan untuk tahun berikutnya. Namun banyak ditemukan bukti pengeluaran anggaran pada tahun 2016 di RSUD tersebut tidak didukung bukti yang lengkap dan sah sebagai dokumen pertanggungjawaban belanja. Sebagai contoh realisasi belanja bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp158,050,000 tidak didukung dengan Struk Pembelian BBM dari SPBU. Bukti pendukung yang dilampirkan sebagai bukti pertanggungjawaban hanya berupa kwitnsi pembayaran dari bendahara pengeluaran BLUD kepada PPTK, bahkan bukti pertanggungjawaban tidak cocok, terdapat selisih sebesar Rp111,014,939 antara nilai pembelian kupon BBM di SPBU dengan nilai bukti struk pembelian BBM. Kemudian pada bulan November dan Desember 2016 tidak terdapat struk BBM yang dilampirkan dalam SPJ pembelian kupon. Selain itu, indikasi dugaan penyelewengan juga ditemukan atas bukti pertanggungjawaban anggaran Belanja BLUD yang tidak didukung dengan bukti pertanggungjawaban yang lengkap dan valid nilainya sebesar Rp1,144,634,323. Dari jumlah tersebut sebesar Rp8,865,000 terjadi dugaan penyimpangan anggaran belanja pegawai dan sebesar Rp1,135,769,323 ditemukan dugaan penyelewengan dana untuk belanja barang. Sedangkan dokumen pendukung pertanggungjawaban pengeluaran uang tersebut hanya berupa kuitansi pembayaran oleh bendahara pengeluaran BLUD. Sementara dokumen pendukung lainnya dari pihak ketiga sama sekali tidak dapat dibuktikan. Atas sejumlah temuan tersebut menunjukan bahwa Plt Direktur RSUD Embung Fatimah, tidak taat dengan ketentuan dan peraturan Menteri Dalam negeri (Mendagri) Nomor 61 Tahun 2007 tentang
Pedoman teknis Pengelolaan Keuangan BLUD. Dimana pada Pasal 112 Ayat (1) menyatakan bahwa Penatausahaan BLUD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 didasarkan pada prinsip pengelolaan keuangan bisnis yang sehat, dilakukan secara tertib, efektif, efisen, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Akibat tidak profesionalnya pengelolaan anggaran di RSUD Embung Fatimah mengakibatkan indikasi kerugian daerah sebesar Rp1,225,694,262. Dugaan korupsi juga tak hanya terjadi di RSUD Embung Fatimah, pada Pengelolaan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Tahun Anggaraan 2016 di 17 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebesar Rp19,007,060,900. BPK RI juga menemukan indikasi penyimpangan. Berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Pemerintah Kota Batam Tahun 2016, bahwa realisasi PAD yang sah sebesar Rp132,296,231,456 atau 97,28 persen dari anggaran sebesar Rp135,,995,337,460. Dari jumlah tersebut sebesar Rp19,007,060,900 merupakan pendapatan dana kapitasi JKN pada 17 Puskesmas. Namun atas dokumen pengelolaan penerimaan dan pemanfaatan dana kapitasi JKN di Puskesmas Lubuk Baja sebesar Rp233,262,210 terdapat peminjaman dana Kapitasi JKN untuk mendanai kegiatan Puskesmas yang tidak sesuai peruntukannya yaitu kegiatan Filarisasi, UKS/UKGS dan belanja bahan medis habis pakai melalui e-catalog yang dibatalkan. Padahal kegiatan tersebut seharusnya menggunakan dana DAK atau Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dari Pemerintah Pusat. Kemudian dugaan penyimpangan belanja dana kapitasi JKN sebesar Rp62,400,000 yang tidak didukung dengan bukti Pertanggungjawaban yang lengkap dan sah. Hingga berita ini dimuat untuk kedua kalinya Plt Direktur RSUD Embung Fatimah Didi Kusmadjadi, belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan penyelewengan anggaran tahun 2016 di RSUD Embung Fatimah. Beberapa kali hendak
Dua Kepala ni yang punya perusahaan atau pemenang proyek berinisial RZ kemudian pihak sub kontraktor atau pinjam bendera perusahaan pemenang proyek RM dan pengawas lapangan AA. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Sugeng Riyanta menjelaskan, Tugu Antikorupsi atau juga disebut Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan proyek dari Dinas Cipta Karya Riau 2016. “Nilai proyeknya adalah Rp8
Sambungan Hal. 1
miliar. Dari hasil audit diketahui kerugian negara akibat korupsi berjamaah itu adalah Rp1,2 miliar,” kata Sugeng Selasa (8/ 11). Hasil penelurusan kejaksaan terungkap bahwa modus yang dilakukan para tersangka adalah dengan mengatur tender kemudian melakukan rekayasa dokumen proyek. “Dalam kasus ini kita temukan ada pengaturan proyek dengan bumbu-bumbu proyek yakni fee,” ucapnya.
Petugas juga menemukan bahwa PNS yang seharunya jadi pengawas malah terlibat langsung atau tidak langung mengerjakan proyek Tugu Antikorupsi 2016. “Padahal aturannya berdasarkan Pasal 12 huruf i Tahun 2001, pegawai negeri tugasnya hanya mengawasi proyek. Namun, untuk kasus ini pegawai negeri malah ikut main proyek langsung maupun tidak langsung. Jadi kongkalikong dalam
Kejati Riau Tetapkan disebut Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan proyek dari Dinas Cipta Karya Riau 2016. “Nilai proyeknya adalah Rp8 miliar. Dari hasil audit diketahui kerugian negara akibat korupsi berjamaah itu adalah Rp1,2 miliar,” kata Sugeng Selasa (8/11). Hasil penelurusan kejaksaan terungkap bahwa modus yang dilakukan para tersangka adalah
ditemui media ini untuk konfirmasi Didi Kusmadjadi, menolak untuk ditemui. Menurut Wardoyo, petugas Sekuriti, Dirut RSUD lagi rapat,”Bapak sudah ada janji sama pak Didi, kalau belum ada janji, sekarang beliau masih sibukrapat dengan staf tak bisa ditemui. Bapak konfirmasi saja ke humas, nanti humas yang memberikan keterangan, prosedurnya begitu,”kata Wardoyo. Informasi yang diterima media ini dari sumber di RSUD Embung Fatimah mengungkapkan, dugaan penyelewengan anggaran di RSUD milik Pemerintah Kota Batam itu terjadi ketika Plt Direktur RSUD Embung Fatimah dijabat oleh Jeni Iryani Komariah. Sebelumnya dr Jeni Iryani menjabat sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan. Namun belakangan dipindahkan sebagai Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kota Batam. “Kasus ini terjadi saat dr Jeni Iryani menjabat sebagai plt Direktur, Jeni dipindakan sebagai Kabid ke Dinas Kesehatan juga disebut sebut karena terlibat kasus itu,” ujar sumber media ini yang tidak bersedia disebut indentitasnya. Pasca tertangkapnya, dr Fadillah Ratna Dumila Mallarangan, RSUD Embung Fatimah Batuaji banyak mengisahkan persoalan, dari mulaitungakan insentif jasa medis sebesar Rp 2 miliar terhadap 85 dokter spesialis dan petugas medis, baik yang berstatus PNS maupun non-PNS yang belum dibayar.Sampaipersoalan aksi mogok kerja para dokter sehinggamerugikan banyak pihak. Bahkan, persoalan yang paling buruk membelit RSUD Embung Fatimah tersebut, adalah akibat tidak transparannya sistem manajemen dan pengelolaan keuangan di RSUD milik pemerintah itu, baik pemasukan keuangan maupun pengeluaran anggaran tidak jelas pertanggungjawabannya. Dimana pengelolaan keuangan tidak taat aturan. Maka tidak heran jika BPK RI mencatat ada 13 kasus temuan yang berpotensi merugikan keuangan negara terjadi pada tahun 2016.(rm/mwd)
dengan mengatur tender kemudian melakukan rekayasa dokumen proyek. “Dalam kasus ini kita temukan ada pengaturan proyek dengan bumbu-bumbu proyek yakni fee,” ucapnya. Petugas juga menemukan bahwa PNS yang seharunya jadi pengawas malah terlibat langsung atau tidak langung mengerjakan proyek Tugu An-
kasus ini memang ada,” tandasnya. Tugu yang juga bernama Taman Tunjuk Ajar Integritas ini diresmikan saat Hari Antikorupsi Internasional (HAKI) pada 9 Desember 2016. Tugu yang juga di sekilingnya ada taman ini diresmikan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo dan disaksikan Kajagung HM Prasetyo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan sejumlah pejabat lain.(rm/oz). Sambungan Hal. 1
tikorupsi 2016. “Padahal aturannya berdasarkan Pasal 12 huruf i Tahun 2001, pegawai negeri tugasnya hanya mengawasi proyek. Namun, untuk kasus ini pegawai negeri malah ikut main proyek langsung maupun tidak langsung. Jadi kongkalikong dalam kasus ini memang ada,” tandasnya. Tugu yang juga bernama
Taman Tunjuk Ajar Integritas ini diresmikan saat Hari Antikorupsi Internasional (HAKI) pada 9 Desember 2016. Tugu yang juga di sekilingnya ada taman ini diresmikan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo dan disaksikan Kajagung HM Prasetyo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan sejumlah pejabat lain.(rm/oz).
CMYK
3
BATAM METROPOLIS
Kamis, 9 - 16 November 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Awas Ada 9 Jenis Merek Beras Oplosan Beredar di Batam BATAM, RAKYAT MEDIA-Mabes Polri menggerebek gudang beras oplosan di kawasan industri Mega Cipta Industrial Park di Batu Ampar, Batam. Dalam penggerebekan itu pihak kepolisian menemukan sejumlah fakta mencengangkan. Di dalam gudang tersebut ditemukan berbagai merek beras oplosan dan sejumlah mesin dan karung-karung. Jumlahnya pun diperkirakan puluhan ton hingga ratusan ton. Informasi yang dihimpun Rakyat Media dilapangan, giudang beras oplosan itu disebut-sebut milik Akiang alias Hartono. Namun informasi lain menyebutkan industri beras itu milik A Liang. Merek beras yang dioplos itu, diantaranya merek Horas, Minang Raya, Harum Mas, Jawa Raya, Bukit Tinggi, Gelombang Cintapi, Rumah Solok, Horas Super dan Minang Raya Super Warga Batam kaget dengan terungkapnya gudang beras oplosan ini. Mereka tak menyangka beras yang selama ini dikonsumsi terse-
but adalah beras hasil oplosan. ”Pantesan sering basi, istri saya sering mengeluhkan hal itu,” ujar seorang warga Batam. Penggerebekan gudang beras oplosan di Batam benar-benar mencengangkan. Di dalam Kompleks Mega Ciptra Industrial Park itu terdapat sejumlah mesin-mesin pengoplos beras tersebut. Pihak kepolisian dari Mabes Polri menangkap sejumlah orang. Mereka diduga para pekerja di industri pengoplosan beras tersebut. Beras tersebut diduga dicampur antara beras lokal dengan beras impor ilegal.Mabes Polri menggerebek industri tersebut pada Sabtu pagi. Penggerebekan ini juga berlangsung diam-diam. Beras yang dioplos antara beras lokal dengan beras impor ilegal. Polisi menyita puluhan karung beras. Di sana tampak sejumlah peralatan pengoplosan. Termasuk diantaranya forklift yang biasa mengangkat karung-karung beras.Berasberas itu kemudian dikemas dalam sebuah karung. Tampak juga alat-
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Ikhsan Amd Koordinator Liputan Amiruddin Asisten Redaktur Rizki Perdana, Iqbal Ramadhan, Gunawan Ramadhan Renhard (Rendi) Wartawan Liputan Batam Hadi Sucipto, Ferianda, Bachtiar, Aldi Hermawan Divisi Iklan Rizki Perdana Divisi Pemasaran Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala), Mahyuddin (Koordinator) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan), Sofian. M, Dedi Topan SH PerwakilanSumateraBarat Amina Zailani (Kepala), Khaidir (Koordinator) Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton Can BiroKabupaten Bintan Tio Imando BiroKabupatenNatuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira BiroKabupatenAnambas Mahmud (Kepala Biro), Zuliadi, Amiruddin Biro KabupatenDeli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id
alat untuk pengoplosan yang sudah dibikin sedemikian rupa. Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga tidak konfirmasi batamnews.co.id, begitu juga dengan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto, tidak ada merespon baik pesan singkat atau panggilan telepon. Dari informasi yang dihimpun penggerebekan itu dipimpinan AKBP Kurniawan dan anggotanya. Selain itu juga didampingi Kombes Pol Budi Suryanto dan Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Kepri Kombes Pol Musa Tampubolon dari Polda Kepri.Perusahaan tersebut beralamat di Komplek Pergudangan Mega Cipta Indutrial Park, Blok E No 1 Batu Ampar Kota Batam. Pada saat dilakukan penangkapan sedang berlangsung aktivitas pengoplosan dari karung beras illegal (diduga beras asal Vietnam) kedalam karung Beras lokal berbagai merek. Beras Bulog diduga sengaja dioplos dengan beras impor di Kepulauan Riau. Praktik curang ini
PARA pekerja di gudang beras oplosan menunjukan sejumlah karung beras
sudah jamak terjadi. Hanya saja aparatur setempat tak menunjukkan sikap tegas. Modusnya, beras Bulog tersebut biasanya dicampur dengan beras impor ilegal dari Thailand dan Viet-
APBD 2018 Batam Diproyeksi Rp 2,6 Triliun BATAM, RAKYAT MEDIAPenerimaan pendapatan dan pembiayaan daerah Kota Batam pada APBD 2018 diproyeksi sebesar Rp 2,629 triliun. Angka tersebut naik 5,35 persen dibanding penerimaan pendapatan dan pembiayaan daerah di Perubahan APBD 2017. Sedangkan Pendapatan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2018 ditargetkan sebesar Rp 2,541 triliun, naik 8,03 persen dibanding pendapatan pada Perubahan APBD 2017. Dengan rincian pendapatan asli daerah Rp 1,357 triliun, dana perimbangan Rp 934,6 miliar, dan lain-lain pendapatan yang sah Rp 248,8 miliar. “Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2018 ditargetkan mengalami peningkatan sebesar Rp 270,9 miliar, atau naik 24,93 persen dibandingkan APBDP 2017,” kata Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad dalam paripurna Penyampaian dan Penjelasan Walikota Batam terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kota Batam beserta Nota Keuangan Tahun Anggaran 2018 di DPRD Kota Batam, Senin (7/ 11/2017). Adapun sumber PAD Kota Batam berasal dari pajak daerah Rp 970,9 miliar. Kemudian retribusi daerah Rp 122,7 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 16,9 miliar, serta lain-lain PAD yang sah Rp 246,8 miliar. Sedangkan Dana Perimbangan berasal dari Bagi Hasil Pajak Rp 147,0 miliar, Bagi Hasil Bukan Pajak/Sumber Daya Alam Rp 14,3 miliar, Dana Alokasi Umum Rp 599,0 miliar,
Wakil Walikota Batam
Amsakar Ahmad dan Dana Alokasi Khusus Rp 174,2 miliar. Lain-lain pendapatan yang sah bersumber dari Dana Bagi Hasil Pajak Dari Provinsi diasumsikan sebesar Rp 248,8 miliar. Bagi Hasil Pajak Dari Provinsi ini diproyeksikan mengalami penurunan sebesar Rp 7,5 miliar atau 2,96 persen dibanding Perubahan APBD 2017. Dari sisi belanja, kata Amsakar, diproyeksikan naik 5,26 persen menjadi Rp 2,627 triliun. Dengan rincian belanja tidak langsung Rp 872,6 miliar, dan belanja langsung Rp 1,754 triliun. “Rencana anggaran belanja tidak langsung mengalami kenaikan sebesar Rp 53,7 miliar atau naik 6,56 persen dibanding Perubahan APBD Tahun Anggaran 2017,” ujarnya. Adapun belanja tidak langsung terdiri dari belanja pegawai Rp 835,5 miliar, belanja hibah Rp 29,4 miliar, belanja bantuan sosial Rp 2,9 miliar, belanja bantuan keuangan Rp 1,7 miliar, dan belanja tidak terduga Rp 3 miliar.(rm/wk)
Lantamal Batam Temukan Kapal Penyeludup HP Kandas BATAM, RAKYAT MEDIAPenangkapan HP selundupan dari Singapura ternyata sudah diintai pihak Intel WFQR Lantamal Batam. Danlantamal Batam Letkol Laut (P) Ivong Wibowo mengatakan, kapal ini berangkat dari Jurong Singapura. Setelah itu, tim WFQR kemudian melakukan melakukan penelusuran dan menemukan kapal pembawa HP Kandas di perairan Labun Belakang Padang. Kapal itu dalam keadaan kosong.”Namun tim kita mempunyai kecurigaan, lalu menelusuri hutan di pulau Labun. Di sana baru kita menemukan ratusan dus HP yang sudah di turunkan,” katanya.
Saat ditemukan, tumpukan dus HP itu hanya disusun di hutan. Namun setiap dus dilapisi plastik untuk menghindari basah dari hujan. Menurut Ivong, ini hanya sebagai modus saja, nantinya pasti ada orang yang akan menhjemput hp didalam hutan itu.”Dia sengaja mengandalkan kapal untuk mencuri perhatian saja. Ternyata barangnya sudah di pindahkan ke tempat lain,” katanya. Dari penangkapan hp tersebut, setidaknya kerugian negara mencapai Rp 7 miliar.”Itu belum lagi pajaknya. Karena barang itu pasti bebas pajak kalau mau di selundupkan,” tegasnya.(rm/trb).
nam. Kemudian dikemas dengan karung beras Bulog agar tak kentara. Dan dijual dengan harga tinggi di pasaran. Praktik semacam ini sudah berlangsung di sejumlah daerah di Kepri seperti di Batam, Tanjungpi-
nang, Karimun. Para pelaku dengan leluasa melakukan itu diduga setelah kongkalingkong dengan aparat terkait. Informasi di lapangan para pemain beras tersebut diantaranya Ks dan Al. (rm/red).
Kawasan Batuaji dan Sagulung Terendam Banjir BATAM, RAKYAT MEDIAKawasan Batu Aji dan Sagulung Kota Batam terendam banjir akibat diguyur hujan deras selama lebih kurang dua jam, Selasa (7/11). Mengguyurnya hujan deras membuat debit air menjadi naik mencapai selutut orang dewasa, hingga kemacetan pun terjadi di beberapa lokasi karena jalan terendam air sehingga tidak bisa dilalui kendaraan baik mobil maupun sepeda motor. Menurut informasi yang didapat, wilayah yang terparah terendam banjir akibat diguyur hujan tersebut adalah Jl. R Suprapto Batuaji, Jalan menuju Tanjunguncang dan Marina City, depan SPBU Batuaji, depan Perumahan Buana Raya Sagulung, Komplek Waheng Center, depat PT Nippon Still dan pasar Melayu Batuaji, depan Perumahan Putri 7 Batuaji dan depan SP Plaza Sagulung. Banjir yang menggenangi jalan tersebut membuat pengendara khususnya sepeda motor harus berhati hati, yang parahnya lagi untuk pengendara di jalan marina, tidak berani melintas dari jalan tersebut, karena banjir yang mengenangi jalan lebih dari selutut orang dewasa. Puluhan mobil pribadi yang berada dijalan marina memilih berhenti karena takut melintas. Untuk menghindari kemacetan yang lebih parah, anggota Polsek Batuaji langsung turun
HUJAN deras melanda kawasan Batuaji dan Sagulung Kota Batam
ke lokasi untuk mengarahkan pengendara agar melintas melalui depan Mapolsek Batuaji. Umumnya genangan air disebabkan luapan air dari parit yang dipenuhi sampah rumah tangga. Salah seorang warga Batuaji Kurnia, mengaku kaget karena baru kali inidia melihat banjir separah itu, ibarat banjir bandang. Dulu katanya di jalan ini tak pernah ada banjir separah ini. Namun sejak adanya pembangunan pengembang, banjir ini tak bisa terbendung. “Baru kali ini banjir separah ini pak. Dulu mana ada di sini banjir. Bahkan sejak pembangunan di sekitar ini, banjir kerap terjadi. Kita juga tak tahu kenapa bisa separah ini, apakah gorong-gorongnya tak bagus atau pekerjaan kontraktornya yang tidak becus,” ujarnya.
Senada dengan itu, warga lainnya Julianty mengatakan hujan yang berlangsung kemarin, air dengan cepat menggenangi ruas jalan. Genangan air itu akibat dari buruknya drainase dan tersumbatnya gorong-gorong dikarenakan banyaknya sampah sehingga air tidak bisa mengalir lancar. Bahkan sebagian ruas jalan itu belum ada drainase. Menurutnya, banjir seperti ini seringkali terjadi dan lambat penanganannya. Dia berharap kepada Walikota Batam Muhammad Rudi dapat mengatasi pemasalahan banjir yang terus menjadi momok di masyarakat ini. “Di sini kita berharap Pemerintah yaitu Walikota Batam Muhammad rudi dapat segera mengatasi persoalan yang terus menerus menghantui warga ini,” tuturnya. (rm/san).
PN Batam Terapkan Layanan Satu Pintu Untuk Mengurus Perkara
KANTOR Pengadilan Negeri Batam
BATAM, RAKYAT MEDIAPengadilan Negeri Batam menerapkan system pelayanan satu pintu, dengan adanya terobosan baru ini yang berbasis informasi dan tehnologi untuk memudahkan masyarakat saat mengurus perkara di Pengadilan Negeri Batam. Terobosan baru yang berbasis informasi dan tehnologi itu, rencananya akan launching atau diresmikan pada tanggal 13 atau 14 Nopember 2017 akan datang. Sebab seluruh persiapan sudah rampung untuk diterapkan. Selain memudahkan masyarakat dalam kepegurusan perkara, layanan satu pintu itu juga diharapkan bisa meningkatkan profesionalisme, transparansi danakuntabilitas dalam proses kepengurusan layanan di pengadilan. System layanan itu merupakan layanan pertama di Kepri
secara khusus Kota Batam. Dengan adanya sistem layananan satu pintu akan memudahkan dan dapat dirasakan masyarakat. “Pelayanan terpadu satu pintu dimaksudkan untuk memberikan kemudahan kepada warga tanpa menyita banyak waktu dan tenaga. Seluruh proses pendaftaran perkara dapat dilaksanakan di satu area dalam waktu yang singkat, papar Ketua Pengadilan Negeri Batam, Syahlan SH MH kepada wartawan, senin (6/11) lalu. Selain memudahkan masyarakat dalam kepegurusan perkara, layanan satu pintu itu juga diharapkan bisa meningkatkan profesionalisme, transparansi dan akuntabilitas dalam proses kepengurusan layanan di pengadilan tentunya dengan SDM yang sudah di persiapkan sebelumnya. Layanan berbasis informa-
si dan tehnologi juga dibarengi dengan launching beberapa tehnologi digital dan semua info perkara di PN Batam nantinya bisa diunduh melalui android, sms gate away, whats app dan sistem informasi penelusuran perkara. “Kami juga ingin menginformasikan kepada masyarakat bahwa urusan pengadilan dapat diakses lebih mudah dan dimana saja serta menghemat waktu. Selain itu melalui aplikasi Info Perkara PN Batam yang diunduh, masyarakat bisa melihat informasi dan juga perkembangan tentang proses pengadilan tersebut,” ujarnya. Dengan layanan satu pintu itu, waktu yang diperlukan mulai dari mendafar hingga kepengurusan diharapkan bisa selesai dalam waktu 30 menit. Dengan sistim ini akan terasa lebih efisiens, sebab, sebelumnya warga yang mengurus kasus atau perkara bisa membutuhkan waktu 2 jam lamanya. Diharapkan adanya pelayanan ini akan memudahkan dan memperpendek birokrasi agar lebih efektif. Termasuk juga untuk meminimalisir adanya pertemuan-pertemuan ‘ilegal’ antara pejabat pengadilan dengan pihak berperkara. Ini untuk memudahkan pelayanan, juga memperpendek birokrasi dan lebih efektif, ujarnya. (rm/ Ikhsan)
CMYK
BATAM METROPOLIS
4 Kamis, 9 - 16 November 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Mall Pelayanan Publik di Batam
PEMBANGUNAN Gedung SMKN 8 Kota Batam.
Pekerjaan Gedung SMKN 8 Batam Belum Juga Rampung SEKUPANG, RAKYAT MEDIA-Pekerjaangedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 8 Farmasi di Sagulung Kota Batam, hingga kini belum juga rampung meski tahun 2017 tinggal satu bulan setengah lagi. Diperkirakan progres pekerjaan pembangunan gedung SMK yang ditangani Pemerintah Provinsi Kepri, baru mencapai 80 persen. Pantauan media ini dilapangan pekerja pembangunan gedung SMK tersebut baru sebatas plaster tiang pondasi, sementara dinding bangunan sama sekali belum diplaster. Pengerjaan bangunan SMKN 8 Farmasi yang dikerjakan oleh CV Pormula Jaya dengan nomor kontrak 09.06/SPPP/DISDIK/VI/2017 menelan anggaran sebesar Rp1,2 miliar dan dikerjakan sejak 19 Juni lalu, diprediksi 15 Desember mendatang tidak akan rampung dikerjakan. Pembangunan gedung sekolah tersebut sudah berjalan maksimal. Pembangunan masih fokus pada satu gedung saja. Memang sesuai arahan orang Disdik satu gedung saja tapi dua lantai nantinya. Akhir tahun sudah harus rampung, ujar pekerja. Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Kepala SMKN 8 Batam, Rafio mengakui, jika selama ini memang banyak kendala yang terjadi karena para siswanya harus menumpang di SMKN 5. Tentunya berdampak dengan sistem belajar siswa yang tak maksimal karena harus masuk di siang hari. “Memang jelas, sekolah yang kita tumpangi juga memiliki keterbatasan ruang belajar. Jadi kami berharap agar gedung SMKN 8 yang sedang dibangun secepatnya rampung agar bisa ditempati. Alhamdulilah, Kadisdik sudah tegaskan lagi akhir tahun harus rampung,” katanya. Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Arifin Nasir mengatakan, pembangunan SMKN 8 Farmasi akan siap pada bulan Desember mendatang, makanya digesa mengingat kebutuhan ruang kelas belajar para siswa-siswi SMKN 8 Sudah mendesak. Sebelumnya Arifin juga menuturkan, pembangunan unit sekolah baru SMKN 8 dilakukan secara bertahap, dimana untuk tahap awal baru satu gedung berlantai dua. Ini sesuai dengan jumlah siswa yang diterima pada tahun ajaran pertama ini. (rm/hlk).
Layani 340 Perizinan dan Non Perizinan BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Mall Pelayanan Publik (MPP) Batam bisa melayani sebanyak 340 perizinan dan non perizinan. Masyarakat dapat dilayani di Mal Pelayanan Publik yang ada di Batam. Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batam, Gustian Riau. Menurut Gustian, Mall Pelayanan Publik tersebut berasal dari berbagai instansi, di antaranya Pemerintah Kota Batam, Badan Pengusahaan Batam, Kantor Imigrasi, Samsat, Kepolisian, Badan Pertanahan Nasional, Bea dan Cukai. “Layanan paspor, perpanjangan SIM, STNK, pengurusan SKCK masuk ke sini. BPN 23 perizinan di sini. Insya Allah paling lengkap untuk proses perizinan yang terintegritas
dibanding DKI, Banyuwangi, Surabaya,” kata Gustian Riau, kepada wartawan Rabu (8/11) di Gedung Sumatera Promotion Centre (SPC). Layanan pemerintahan lain yang akan hadir di MPP Batam yakni Kantor Urusan Agama (KUA). Nantinya masyarakat juga bisa mengurus pernikahan di MPP. Bahkan akan disiapkan ruangan untuk pernikahan di tempat. Selain instansi pemerintah, juga akan diupayakan pelayanan dari non pemerintah. Seperti PLN Batam dan PT Adhya Tirta
Batam (ATB).”Untuk dukung perizinan juga ada dari Notaris, PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah), REI (Real Estate Indonesia), IAI (Ikatan Arsitek Indonesia), Kadin (Kamar Dagang dan Industri). Sehingga investor yang mau masuk tinggal masuk. Kita siapkan juga ruang VVIP untuk investor,” kata dia. Terkait jam operasional, menurut Gustian, masih mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yakni pukul
07.30-16.00 WIB. Namun ke depannya ada kemungkinan untuk ditambah jam pelayanannya.”Next ke depan, 2018, kita menunggu arahan Presiden dan Menpanrb apakah nanti Sabtu-Minggu kita buka. Karena ini menyangkut personel, biaya, dan lain-lain,” ujarnya. Gustian mengatakan seluruh perizinan yang ada di Pemko Batam akan dipindahkan ke MPP. Tak hanya itu, loket pembayaran pajak dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) juga akan ada di mal tersebut.(rm/jasniwati)
160 Anggota Organda Batam Daftar BPJS Ketenagakerjaan
Hujan Lebat Disertai Petir Landa Kota Batam
KEPALA BPJS Ketenagakerjaan menyalami para peserta
JODOH, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 160 anggota Organisasi Angkutan Darat (Organda) Batam didaftarkan menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melalui anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). “Melalui dana CSR ini, iuran tiga bulan pertama BPJS Ketenagakerjaan 160 anggota Organda di Batam kita tanggung, selanjutnya para peserta yang melanjutkan,” kata Manajer Pemasaran PT Jasindo Cabang Batam, Erwan. Hal tersebut disambut positif oleh Ketua DPC Organda Batam, Hardi Sam Harun usai melakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Organda dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya, Rabu. Hardi mengatakan, adanya bantuan CSR yang diberikan oleh PT Jasindo ini merupakan gerbang kesejahteraan bagi para anggotanya dalam mencari rezeki dilapangan. Selain itu, dirinya juga menyatakan kesiapan anggota untuk terus melanjutkan pembayaran iuran ke BPJS Ketenagakerjaan. ”Saya yakin anggota bisa melanjutkan pembayaran. Tadi saya himbau agar menyisihkan uang untuk membeli rokok sebungkus setiap bulannya. Mudah dan pasti bisa dilakukan mereka,” kata dia. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya, Surya Rizal mengatakan, dalam hal ini pihaknya hanya memfasilitasi anggota Organda Batam untuk mendapatkan perlindungan kerja.”Anggota Organda ini merupakan profesi yang rentan akan kecelakaan kerja dan resikon dilapangan lebih tinggi. Jadi mereka wajib dilindungi dengan terdaftar menjadi peserta,” kata Surya. Surya melanjutkan, terdaftarnya 160 anggota organda sekaligus mendukung Program GN Lingkaran (Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan) yang saat ini tengah digalakkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. ”Hanya dengan membayar iuran bulanan sebesar Rp16.800, peserta akan terjamin dalam jaminan kecelakaan kerja dan kematian,” pungkasnya.(rm/ ferianda)
BATUAJI, RAKYAT MEDIA-Hujan deras melanda hampir keseluruhan wilayah Batam, Kepulauan Riau. Hujan yang turun disertai petir dan angin cukup kencang pada Kamis (9/11/2017) sekitar pukul 15.00 WIB. Langit terlihat kelam dan awam hitam menutupi langit-langit kota. Cuaca yang buruk dalam beberapa hari ini di Batam kian menjadi-jadi, hujan deras dan petir bergemuruh mengguncang dada. Beberapa tempat di Batam bisa dipastikan banjir akibat hujan ini, dan bagi yang sedang berkendara diharapkan berhati-hati. Cuaca buruk ini mungkin juga berpengaruh terhadap transportasi udara dan laut. Hanya saja Manager BUBU
Bandara Hang Nadim Suwarso tak menjawab konfirmasi mengenai arus penerbangan di bandara. Hingga saat ini batamnews mencoba menghubungi pihak bandara untuk mengetahui dampak dari cuaca ekstrim ini, tetapi belum ada tanggapan.Seperti biasa hujan lebat di Batam biasanya disertai genangan banjir di sejumlah tempat. Beberapa daerah rawan banjir hampir di semua titik seperti Batam Centre, Batuaji, Bengkong, Tiban serta Nagoya. Pantauan media ini cuaca mendung dan hujan rintik hampir tiap hari dan sulit diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Hang Nadim Batam seperti yang tertera di halaman resmi BMKG tersebut.(rm/ferianda)
SEJUMLAH kios tempat jualan di daerah batuaji terendam bajir
Anggaran Atasi Banjir Cukup Besar
Tapi Batam Masih Jadi Langganan Banjir KEPALA BPOM Batam Alex Sander.
Delapan Perkara Obat dan Makanan Diproses Hukum BATAM, RAKYAT MEDIA-Hingga Oktober Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam sudah mengirimkan delapan berkas perkara beberapa perusahaan untuk diproses secara hukum. ”Perkaranya itu tiga pangan dan lima kosmetik. Nama-nama perusahaannya saya tidak bisa sebut,” kata Kepala BPOM Alex Sander, di Batam, Rabu. Ia menjelaskan pihaknya hingga saat ini kerap melakukan pengawasan terhadap distribusi obat dan makanan hampir di seluruh Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Salah satu upaya yang dilakukan pihaknya apabila mencurigai kosmetik atau makanan ilegal yang ditemui di pasar modern atau tradisional langsung dibeli dan dilakukan pengujian di laboratorium BPOM. Dalam setahun pihaknya juga kerap melakukan inspeksi mendadak (sidak) gabungan dengan berbagai instansi untuk menekan peredaran kosmetik, obat dan makanan ilegal di Kepri.”Kita sudah melakukannya (operasi gabungan) empat kali. Target kita setiap tahun lima kali,” kata dia. Alex mengatakan beberapa
waktu lalu pihaknya mengamankan satu truk produk pangan ilegal di Batam dan Tanjungpinang yang mayoritas didatangkan dari Malaysia dan Singapura.”Jika tidak ada ijin dari BPOM, itu (produk pangan dan kosmetik dari luar negeri) ilegal,” ujar dia. Alex mengatakan, produk pangan yang banyak dipasok negara tetangga ke Batam diantaranya nugget, sosis dan bakso. Ia mengatakan jika pedagang kedapatan menjual produk pangan ilegal diancam denda Rp4 miliar dan penjara dua tahun sesuai dengan UU Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan. Sedangkan yang menjual kosmetik ilegal dikenakan denda Rp1,5 miliar dan ancaman kurungan penjara 15 tahun sesuai UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.”Saat ini kita masih menunggu proses pengadilan delapan perkara itu,” tuturnya. Alex menjelaskan sebelum mengambil tindakan pihaknya kerap melakukan sosialisasi kepada para pedagang serta memberikan imbauan agar tidak menjual atau membeli pangan dan kosmetik ilegal. (rm/rizki)
BATAM, RAKYAT MEDIAMasyarakat Kota Batam sedikit merasa aman dan nyaman tidak lagi merasakan ketakutan adanya banjir apabila turun hujan. Sebab, Pemerintah Kota Batam telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 92 Miliar untuk mengatasi banjir. Dana tersebut diambil dari APBD Kota Batam TA 2018. “Tahun depan program pengendalian banjir dan perbaikan jaringan pengairan di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air dianggarkan sebesar Rp 92 miliar,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Batam, Eki Kurniawan, Rabu (8/11) kemarin. Menurut dia, anggaran tersebut akan digunakan antara lain untuk pembangunan drainase di sembilan wilayah Kota Batam, pemeliharaan rutin drainase, penyusunan DED
BANJIR landa Kota Batam
drainase serta pembangunan pengaman tebing pantai. “Anggaran ini masih diajukan di kebijakan umum anggaran sementara APBD 2018. Apa-apa saja kegiatannya nanti baru kami bahas di komisi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air,” terang Eki. Banjir kerap melanda Batam dinilai akibat tidak berfungsi dengan baiknya drainase. Hal ini makin diperparah dengan parit drainase yang berbelok mengikuti PL sehingga laju buang air ke laut menjadi tidak lancar. Bila dibandingkan tahuntahun sebelumnya, anggaran pengendalian banjir 2018 jauh lebih besar. Bila tahun 2017, pemko menganggarkan Rp 43,5 Miliar. Sementara di tahun sebelumnya yakni 2016 sebesar Rp 25,55 miliar.”Karena sudah
menjadi skala prioritas makanya kita setujui untuk dinaikan,” beber Eki. Anggota Komisi III DPRD Batam, Amintas Tambunan menambahkan, permasalahan banjir di Batam bukan serta merta karena kurang sigapnya pemko. Tetapi juga berhubungan dengan BP Batam dalam mengeluarkan izin cut and fill.”Selama ini orang menyalahkan pemko sementara kebijakan tata ruang ada di BP Batam,” ucapnya. Menurut dia, BP seharusnya juga memantau PL yang sudah diberikan ke pengembang, apakah sesuai dengan standar yang mereka berikan. Apalagi banyak pengembang yang mengindahkan elevansi sehingga menyebabkan titik banjir. “Pengembang mengajukan PL, terus BP survey dan tetapkan standar nanti timbunnya sekian, kalau ini diindahkan pengembang tentu kawasan perumahan tersebut menjadi rendah. Makanya perlu pengawasan,” terang Amintas. Ia menambahkan, bila melihat anggaran yang dikucurkan pemko setiap tahun membuktikan konsisten pemko dalam menangani banjir di kota Batam. “Kami lihat selain infrastruktur, pemko konsen masalah banjir,” ucap dia. (rm/btp).
CMYK
5
METRO KRIMINAL
Kamis, 9 - 16 November 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Polsek Batuaji Bekuk
Pemerkosa Mantan Pacar LEMBAGA Pemasyarakatan Kelas II Tanjungpinang
Dua Napi Lapas Tanjungpinang Kabur BINTAN, RAKYAT MEDIA-Dua Napi Lapas Kelas IIA Tanjungpinang di Km 18 Kijang yakni Muhammad Efendi bin Herman dan Rio Syharipan Alis Rio bin Ramli dilaporkan kabur dari Lapas sekitar pukul 18.20 WIB.”Sekitaran jam 6 lewat 20-an menit, habis salat magrib,” kata, Kalapas Bintan, Haswem Hasan, Kamis (9/11/2017) kemarin Sebelum dinyatakan kabur pada jam tersebut, keduanya diketahui pergi salat Magrib berjamaah dengan menggunakan sarung.Kebetulan, di lapas ada program salat berjamaah, salah satu program bagi warga binaan sebagai pembekalan spiritual.”Mereka izin mau salat Magrib berjamaah, program pembinaan di sini,” kata Haswem. Ternyata waktu salat berjamaah dipakai kedua napi untuk kabur keluar lapas. Mereka memanjat tembok lapas dengan menggunakan sarung yang dipakai untuk salat Magrib.Sarung itu dikoyak koyak dulu kemudian disambung sambung hingga menjadi panjang.Bermodalkan sarung, keduanya lolos keluar lapas. Hingga saat ini, kedua napi masih dalam pengejaran aparat.(rm/ferianda).
BATUAJI, RAKYAT MEDIA-Seorang pemuda, berinisial BWP (23), dibekuk personel Polsek Batuaji karena memperkosa mantan pacarnya berinisial SN (23) di kawasan Ruko kosong Mitra Mall, Batuaji, Batam, Sabtu 4 November 2017 sekitar pukul 21.00 WIB. “Pelaku sudah kita amankan berdasarkan laporan dari korban. Kasusnya masih dalam diselidiki anggota, kami juga akan melakukan olah TKP untuk pengembangan lebih lanjut,” kata Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko, Rabu (8/11/2017). Dari informasi yang didapat, kejadian tersebut bermula ketika pelaku menghubungi korban dan mengajak bertemu di kawasan Mitra Mall. Pelaku mengajak korban ke belakang ruko yang sepi dan lenggang. Sesampainya di belakang ruko, tanpa basa-basi pelaku langsung memeluk dan menyentuh daerah sensitif korban dan membuka pakaian bawah. Korban yang kalah tenaga tidak bisa berbuat banyak dan pelaku melakukan perbuatan keji tersebut. “Pelaku itu mantan pacar saya, sudah lama tidak jumpa. Awalnya dipikir hanya jumpa biasa, tapi saat ketemu saya langsung ditarik,” ujar korban. Setelah kejadian, tanpa rasa bersalah pelaku mengantarkan korban ke rumahnya kembali. Setelah beberapa hari korban mengalami trauma dan melaporkan ke Polsek Batuaji. (rm/snd).
KORBAN pemerkosaan SN (jaket putih) dan sejumlah personel polisi
Karyawan Shipyard Tewas Gantung Diri Ditempat Kerjanya
PETUGAS Ditnarkoba Polda Kepri sedang melakukan pembakaran
Polda Kepri Musnahkan Ganja Barang Bukti Hasil Tangkapan NONGSA,RAKYATMEDIABertempat di Lapangan Apel Mapolda Kepri, Ditresnarkoba Polda Kepri kembali menggelar acara pemusnahan barang bukti narkoba jenis Ganja yang dipimpin oleh Kasubdit II Dit Resnarkoba Polda Kepri AKBP Rama Patara Sik, Msi, Rabu (08/11/2017). Kegiatan pemusnahan barang bukti Ganja pemusnahan barang bukti narkoba jenis Ganja ini dihadiri oleh Perwakilan dari BNN Provinsi Kepri, Kejaksaan Negeri, BPOM Kepri, Pengadilan Negeri, Lsm Granat.Barang Bukti (BB) tersebut didapatkan dari tersangka GGG alias G dan PP alias J. Penangkapan pertama dengan tersangka GGG alias G dilakukan oleh anggota Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri pada hari Kamis (12/ 10) lalu di pinggir jalan samping SPBU basecamp kelura-
han Bukit Tempayan Kecamatan Batu Aji kota Batam. Dari penangkapan tersebut, anggota menemukan barang bukti sebanyak 3 paket ganja dengan berat 295,61 gram ditemukan saat penggeledahan pada tersangka dan sepeda motor milik tersangka. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan yang dilakukan oleh subdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri dan barang bukti Ganja yang dimusnahkan seberat 259,64 gram, kemudian disisihkan untuk keperluan pemeriksaan labfor cabang medan 30 gram dan pembuktian pengadilan 3 gram. Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap tersangka GGG alias G. Anggota Subdit 2 Diteresnakoba kembali melakukan penangkapan terhadap PP alias J di kampung Bunguran No.7
Kelurahan Buliang Kecamatan Batu Aji Kota Batam. Anggota Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri menemukan barang bukti berupa 2 paket Narkoba jenis Ganja seberat 1100 gram dari rumah tersangka PP. Kemudian dalam pemusnahan yang digelar hari ini, barang bukti ganja dari tangan PP yang dimusnahkan seberatkan 1078 gram dan telah disisihkan 20 gram untuk keperluan pemeriksaan labfor cabang Medan dan 2 gram untuk pembuktian di persidangan. Kini kedua tersangka akan dikenai pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (2) Juncto Pasal 132 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yaitu dengan ancaman pidana Mati, pidana Seumur hidup atau pidana paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.(rm/red)
Polda Kepri Gesa Berkas Kasus Pangan Impor Ilegal Sesuai Petunjuk Kejati BATAM, RAKYAT MEDIA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Kepri meminta kepada penyidik Polda Kepri untuk melengkapi pentunjuk dalam penanganan kasus pangan olahan impor yang diperdagangkan secara ilegal di Komplek Pasar Angkasa, Kelurahan Lubukbaja. "Masih tahap I, makanya masih ada saksi yang diminta keterangan tambahan sesuai petunjuk jaksa," kata Kasubdit I, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri, AKBP Feby DP, Kamis (9/11/2017). Pada Kamis (21/9/2017) lalu Polda Kepri gerebek gudang dan toko pangan olahan impor di Komplek Pasar Angkasa, Kelurahan Lubukbaja. Makanan siap saji itu diperdagangkan secara ilegal. Sebab, produk yang dijual tidak disertai adanya izin dari BPOM RI. Barang bukti yg ditemukan adalah pangan olahan yang berasal dari impor di duga masuk ke Batam secara ilegal dengan ratusan jenis
RIBUAN pcs pangan olahan yang diduga berasal dari Malaysia masuk secara ilegal milik JH alias AN. dan merk berjumlah sebanyak 2430 pcs. Pangan-pangan itu berasal dari Singapura dan Malaysia yang dikirim melalui pengiriman jasa Kapal Kayu. Pemilik usaha JH alias AN (54) ditetapkan penyidik sebagai tersangka melanggar Pasal 142 jo
Pasal 91 ayat (1) UU RI no 18 tahun 2012 tentang pangan. Proses penyidikan yang digesa dalam rangka penyelesaian tahan I atau P21 berkas dinayatakan lengkap untuk dilanjutkan tahap II, penyerahan barang bukti beserta tersangka. (rm/bty)
BATUAJI, RAKYAT MEDIAJekson Manik sebelum ditemukan tewas oleh rekan kerjanya, sempat minum kopi di dekat warung depan pintu masuk PT Bandar Abadi Shipyard, Kamis (9/11/2017) kemarin. “Jekson sempat ngopi di warung yang ada di depan gerbang masuk tempat kerjanya. Selain itu juga sempat absen atau pinger Print sekitar pukul 06.00 WIB. Kemudian ditemukan sekitar pukul 7.30 WIB,” kata Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko. Sujoko mengatakan bahwa Jekson merupakan pekerja yang pertama kali absen masuk di tempat kerjanya. kerjanya. ”Dia karyawan pertama yang masuk pada pagi itu jika di lihat dari finger print,” katanya.
Kapolsek Batuaji Kompol Sujuko Menurut Dia, Jekson ditemukan sudah tergantung oleh rekannya saat mau masuk ke dalam ruang Carpentr.Saat itu David Simangungsong, saksi pertama yang masuk ke ruang tersebut mengaku bahwa pintu ruang carpentr tidak tergem-
bok lagi, namun pintu masih dalam kondisi dililit rantai. Kemudian membuka pintu dan masuk keruangan Carpentr disusul Ismeth dan saksi Mustofa. Selanjutnya, Ismeth bertanya keberadaan korban kepada
Mustofa. Kemudian David menghubungi keluarganya, menanyakan Jekson dan diberitahukan bahwa yang bersangkutan sudah pergi kerja. “Beberapa orang temannya tidak tahu kalau korban sudah datanglebih dulu. Karena tidak tahu, salah satu rekannya menghubungi keluarganya,” kata Kompol Sujuko. Menurutnya, yang menemukan korban tewas tergantung adalah Asdiarto teman kerjanya yang mau masuk ke dalam gudang. Dia melihat korban sudah tergantung tak bernyawa.”Dari hasil pemeriksaan, korban murni bunuh diri. Untuk penyebab korban nekat bunuh diri belum diketahui,” katanya.(rm/rizki).
Polisi Bekuk Bandar Sabu Yang Baru Keluar Penjara di Tanjungpinang TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Satresnarkoba Polres Tanjungpinang kembali membekuk seorang bandar narkoba jenis sabu seberat 23,26 gram berinisial SA di kediamannya di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Perumahan Ceruk Permata, Kelurahan Batu IX, Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Selasa (7/11/ 2017). Kasat Resnarkoba Polres Tanjungpinang, AKP M Djaiz Mengatakan penangkapan terhadap tersangka SA itu merupakan hasil target operasi pihaknya dan mendapat laporan dari masyarakat. Ia juga meyebutkan bahwa tersangka ini sebelumnya juga telah menjalani hukuman dengan kasus yang sama. “Ia ditangkap di rumahnya
TERSANGKA SA bandar sabu Tanjungpinang
pada Jumat 3 November 2017 sekitar pukul 18.30 WIB, SA ini belum lama bebas menjalani hukuman dengan kasus yang sama,” Kasat Resnarkoba Pol-
res Tanjungpinang, AKP M Djaiz. Ia melanjutkan, pada saat melakukan penggeledahan rumahnya petugas menemukan
paket kecil yang diduga narkoba jenis sabu sebanyak 9 paket di kamar rumahnya. Selain paket sabu petugas juga menemukan satu unit alat isap sabu (bong-red). “Sebanyak 9 paket kecil berbungkus dengan plastik bening berat bruto 23,26 gram, dari hasil barang bukti yang kita amankan patut dikata pengedar. Pengakuan tersangka Ia mendapatkan barang haram itu dari seseorang yang tidak dikenal atau sistem lempar,” ujarnya. M Djaiz mengukapkan, tersangka ini mengedarkan barang haram itu kepada orang-orang atau pemakai yang Ia kenal saja.”Kita optimis dalam melakukan pengungkapan kejahatan narkoba ini, tetap kita lakukan penangkapan kalau ada,” ujarya.(rm/bn).
Bos Percetakan Meninggal Dalam Mobil di SPBU Ocarina BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Sesosok pria yang ditemukan di dalam sebuah mobil Kijang Unser di SPBU Ocarina, Batam Centre, Batam, diduga adalah seorang bos usaha percetakan di Batam. Ia ditemukan dalam posisi telentang di kursi kemudi. Pria tersebut bernama Darma Putra berusia sekitar 40 tahunan. Ia berkantor di Ruko Royal Sincom Batam Centre. Dari keterangan polisi juga ditemukan alamat di Perum Baverly Park Blok M-3 No.16 Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota.Darman ditemukan pertama kali oleh Reza, karyawan korban. Ia datang ke lokasi setelah pulang melapor ke polisi. Dari informasi yang diperoleh media ini, pada hari Rabu (8/11/ 2017) Reza melihat korban pergi
dari tempat kerja menggunakan mobil, dengan tujuan kampus Uniba dan ke Nagoya.”Saksi pada pukul 23.30 WIB mulai curiga dikarenakan korban belum juga pulang ke rumah, setelah itu saksi berusaha mencari keberadaan korban hingga pukul 03.00 WIB,” ujar Reza. Reza mengaku tidak juga menemukan keberadaan korban saat itu. Ia kemudian melapor ke Polresta Barelang sekira pukul 10.00 WIB. Setelah membuat laporan saksi kembali berusaha mencari keberadaan korban, “Dan sekira pukul 12.00 WIB saksi melihat mobil korban terparkir di depan SPBU,” ujar Kapolsek Batam Kota Kompol Firdaus kepada wartawan, Kamis (9/11/2017). Firdaus menambahkan, saat saksi melihat ke dalam mobil tern-
BOS percetakan ditemukan meninggal dalam mobil
yata korban berada di dalam mobil dalam kondisi tangan sudah membiru. Selanjutnya korban menghubungi istri korban untuk datang ke lokasi. ”Saksi bersama dengan istri korban maka saksi memecahkan kaca bagian tengah sebelah kiri menggunakan batu, kemudian istri korban langsung mengamankan barang-barang milik korban
dan membuat laporkan lanjutan ke Polresta Barelang,” katanya Firdaus menuturkan, di tubuh korban tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan dan korban diduga meninggal karena sakit.”Di tubuh korban tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan dan korban meninggal karena sakit,” kata dia.(rm/ikhsan).
CMYK
RAKYAT MERANTI
Kamis, 9 - 16 November 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
6
Staf Ahli Pemprov Riau Jadi Tersangka Korupsi PEKANBARU, RAKYAT MEDIAGubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman serahkan sepenuhnya kasus hukum yang sedang menjerat Staf Ahli Pemprov Riau Dwi Agus Sumarno terkait proyek pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Tugu Integritas di bekas Kantor Pekerjaan Umum (PU) Jalan Ahmad Yani. Gubernur Riau yang biasa disapa Andi Rachman ini menyebutkan, Pemprov Riau menghormati apa yang telah diputuskan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dalam menetapkan 18 terangka ”Kita tidak usah ikut campur masalah hukum. Kita hormati itu, apa yang dilakukan Kejati Riau,” kata Andi Rachman, Kamis (9/11/17). Menurutnya, ditetapkannya Staf Ahli yang juga mantan Kepala Dinas Citpa Karya sekaligus jadi
GUBERNUR Riau Arsyadjuliandi Rachman
pembelajaran agar berhati-hati dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai aparatur negara. Meski begitu, bukan berarti ber-
hati-hati menjadi takut dalam bekerja. Terpenting, tidak ada aturan yang dilanggar, tetap menjalankan ketentuan.”Ikuti aturan, ikuti prose-
dur. Jadi tak ada yang perlu ditakuti,” ujar Andi. Seperti diketahui, ýSeperti diberitakan sebelumnya, setelah melalui beberapa proses penyidikan. Mulai dari pengumpulan alat alat bukti serta penyitaan dokumen pada kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Ruang Tata Hijau dan TUGU integritas di bekas (eks) Kantor Dinas PUPR Riau, Jalan Achmad Yani, Pekanbaru. Akhirmya, tim penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) tetapkan 18 orang tersangka. Dari 18 tersangka yang ditetapkan tersebut, 5 di antaranya merupakan pihak swasta atau kontraktor. Sedangkan 13 tersangka lagi merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari, Kepala Dinas (Kadis), Kabid, Tim Pemeriksa Hasil Pekerjaan PHP (PHO) beserta
anggota serta kelompok kerja pada proyek tersebut. Dijelaskan Sugeng, sebamyak 5 tersangka pihak swasta yakni, K, selaku Direktut PT Bumi Riau Lestari, YZB dan tiga dari pihak konsultan pengawas RZ, RM AA, pengawas. Sedangkan 13 tersangka dari pihak ASN yakni, DR DAS, selaku Kadis. Z (Kabid) selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) dan tersangka HR, Kabid. Kemudian dari tim PHO 5 orang yakni,A, selaku ketua tim PHO, Ir dan S, anggota PHO serta R dan ET. Selanjutnya 5 tersangka dari tim kelompok kerja yakni, IS selaku ketua Pokja, DIR dan RM serta H,anggota Pokja dan H, selaku Sekretaris Pokja,” beber Sugeng. Dikatakan Sugeng, proyek senilai Rp8 miliar ini, ditemukan keru-
gian negara Rp2 miliar. Dimana pada pengadaan proyek ini kita juga menemukan alat bukti bahwa pengadan proyek tersebut ditemukan adanya rekayasa pengaturan tender dan rekayasa pada pengadaan,” jelas Sugeng. Atas perbuatan 18 orang tersangka ini, mereka dijerat melanggarPasal 2 Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Sementara itu lanjut Sugeng, untuk penanganan proyek RTH Kaca Mayang, pihaknya belum menetapkan tersangkanya. ”Apabila bukti cukup kita juga akan beberkan siapa tersangkanya,” tegas Sugeng. (rm/rgc)
Bupati Meranti Kunjungi Kampus BTP Sekupang
WAKIL Bupati Meranti Said Hasyim foto bersama Atlit di Kampar
Wakil Bupati Meranti Melihat Atlet Meranti di Kampar SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim dengan kesibukan aktivitasnya, beliau pun menyempatkan diri melihat para atlet Kabupaten Kepulauan Meranti yang masih ikut dalam pertandingan maupun yang sudah selesai ikut dalam pertandingan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau ke IX di Kabupaten Kampar Tahun 2017, Sabtu (4/11/2017) malam. Wabup Said Hasyim tidak sendirian, sampai saja di Kota Bengkinang, Kampar beliau di sambut Ketua Pemenangan Sudarto, Pengurus KONI Kabupaten Meranti Nasir, Idris SKM dan para Pengurus KONI Meranti lainnya. Dalam penyampaiannya, Wabup H. Said Hasyim sempat memberikan masukan dan penyegaran kepada Para Atlet Pesepakbola Meranti yang kalah melawan Indragiri Hulu (Inhu) yakni kalah menang itu sudah biasa dan kita pun bukan gagal tetapi kesempatan yang tertunda”Oleh karena itu, kita sudah masuk enam besar itupun sudah luar biasa dan ini berarti tim kita kuat dan murni anak watan meranti sendiri jadi bapak sangat bangga sama kalian,” ujar Said. Tidak kalah pentingnya, Orang nomor Dua di Meranti ini ketika sampai tempat pemondokan para Atlet Tarung Derajat dan atlet Angkat Berat yang belum pertandingannya. Wabup berpesan mari kita kompak dan jaga persatuan insha allah kita menang. ”Maka dari itu, anakku sekalian dalam lomba itu nantinya jangan timbul emosi, bawa saja konsentrasi dan semangat, anggap saja lawan itu jadi teman dan tampillah yang terbaik,” imbuhnya. Kendati demikian, Ia pun mengharapkan kepada anakku semoga bisa menjalankan pertandingan dengan baik, jangan lupa shalat lima waktu, semangat dan jangan sombong, insha allah kita akan meraih hasil yang memuaskan nantinya,” harapnya. Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Meranti Asnan Mahadar yang di wakili Wakil Ketua KONI Nasir mengatakan, kami selaku KONI mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bapak Wakil Bupati H. Said Hasyim dan ini akan termotivasi buat para atlet yang belum tampil seperti Tarung Derajat dan Angkat Berat dan Cabor lainnya. “Oleh karenanya, dengan termotivasi dan semangat bagi para atlet kita bisa memberikan dan harapan untuk mendapat hasil yang kita harapkan,” ujar Nasir. Begitu juga, Pengurus KONI Meranti di bagian Tarung Derajat Edi M Nur mengatakan insha allah atlet kita yang bertanding pada hari minggu tanggal 5 November 2017 ini nantinya bisa menampilkan yang terbaik dan alhamdulilah kita pun di berikan arahan maupun masukan dari Bapak Wabup H. Said Hasyim dan insha allah kita bisa meraih prestasi tersebut.”Yang terpenting, para atlet Tarung Derajat yang tampil semuanya harus semangat, jangan emosi dan lakukanlah yang terbaik untuk Kabupaten Meranti yang kita cintai ini,” ucapnya.(rm/rls).
SELATPANJANG, RAKYAT MEDIABupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, didampingi Kadisdikbud Rosdaner SPd berkunjung ke Batam Tourism Polytechnic (BTP) Tiban Ayu Sekupang, Kepulauan Riau, Selasa (7/11/ 2017). Kunjungan itu membicarakan terkait pengembangan sagu menjadi cadangan pangan nasional. Kedatangan orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu disambut langsung oleh Direktur BTP M Nur A Nasution SSos MPd CHA. Saat itu, Irwan dan Rosdaner mengunjungi beberapa ruang kuliah di BTP seperti ruang Pratek (dari kuliner hingga perhotelan). Dalam kunjungan itu, Irwan dapat langsung melihat bagaimana mahasiswa asal Kepulauan Meranti dibimbing dan di diik menjadi enterpreneur muda yang kedepannya dapat menciptakan lowongan pekerjaan baru di daerah asal. Dalam pembicaraan dengan mahasiswa dan pihak kampus, Irwan ingin adakan kerjasama (antara pemerintah daerah dengan BTP) dalam hal mempromosikan kuliner sagu ke kancah
nasional dan Internasional. Dalam pertemuan singkat itu pula Irwan menyatakan bahwa 20 orang mahasiswa Meranti yang kuliah BTP ini merupakan program dari Disdikbud. Sejauh ini, diakui Irwan, pemerintah sudah memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa di universitas umum seperti di UGM, ITB dan Universitas besar lain yang ada di Indonesia. “Kedepan dengan program ini, lulusan dari BTP diharapkan dapat meciptakan lowongan pekerjaan. Tidak perlu lagi menjadi honorer atau menumpang kerja. Jadilah insan yang mandiri dan berdikari meraih keuksesan dengan berkarir,” kata Irwan. Kepada mahasiswa Kepulauan Meranti yang kuliah di BTP, dipesankan Irwan agar menjaga nama baik diri, keluarga, dan daerah. Mahasiswa juga harus berkawan dengan banyak orang, agar mempunyai banyak relasi. “Jangan hanya berkumpul dan berkawan sesama dari daerah sendiri. Perluas networking, perluas persahabatan, agar kelak mempunyai banyak relasi. Jadilah pelopor dan timbulkan sagu
Wakil Bupati Meranti
Pimpin Rapat Panitia MTQ Riau 2017
WAKIL Bupati Meranti Said Hasyim (Tengah) pimpin rapat
SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Tepat di Ruang Melati Kantor Bupati Kepulauan Meranti, telah berlangsungnya rapat persiapan MTQ ke XXXVI Provinsi Riau 2017. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh wakil bupati Drs Said Hasyim serta dihadiri langsung Ketua DPRD Kepulauan Meranti Fauzi Hasan SE, Asisten I Kepulauan Meranti, Kabag Kesra. Dalam pemaparannya, Wakil bupati untuk dapat mempersiapkan panitia yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam MTQ se-Provinsi Riau itu, yang direncanakan diadakan di Kota Dumai pada tanggal 9 desember smpai 16 desember 2017.”Untuk di Meranti langsung membentuk panitia untuk persiapan MTQ didumai yang ke 36 itu,” terangnya, pada
Rabu (08/11/2017) lalu. Disamping itu juga Wabup Meranti menghimbau bagi panitia MTQ agar mempersiapkan segala kebutuhan yang dibutuhkan oleh peserta mulai dari penginapan maupun transportasinya, supaya fisik dan mental peserta dapat senantiasa terjaga. Sementara itu, Ketua DPRD Meranti Fauzi Hasan SE menghimbau kepada panitia yang terpilih agar bekerja se-efesien mungkin, supaya terlancarnya acra MTQ tingkat Provinsi yang diadakan dikota dumai.”Itu semua agar dapat membawa nama baik Meranti. Karena, ditahun sebelumnya Meranti pernah menyandang diperingkat no 2. Mudahmudahan ditahun ini Meranti bisa mendapat peringkat pertama,” tambahnya.(rm/ril).
BUPATI Meranti H Irwan (tengah) berkunjung Kampus BTP Sekupang
sebagai ciri khas daerah ke permukaan. Bila perlu, ajak kawan-kawan dari daerah lain itu masak bersama, misalnya membuat sempolet, lempeng sagu atau makanan khas daerah kita. Kembangkanlah sagu, karna adik-adik adalah duta Meranti,” pesan H Irwan. Hal senada juga disampaikan Kepa-
la Dinas Pendidikan Rosdaner. Kepada mahasiswa, laki-laki yang akrab dipanggil Om Daner itu meminta agar belajar lebih baik, lebih giat, dan jangan permalukan nama daerah. Mahasiswa diminta mengangkat serta memperkenalkan apa yang menjadi ciri khas daerah Kepulauan Meranti.(rm/humas).
DPRD Meranti Sambut Baik Operasi Zebra Siak 2017 di Meranti SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti, Edi Mashudi, menyambut baik Operasi Zebra Siak 2017 yang dilaksanakan Polres Kepulauan Meranti saat ini. Dilaksanakan Operasi Zebra ini, menurut Edi Mashudi, guna membina masyarakat Kepulauan Meranti untuk mentaati peraturan lalulintas dalam mengendarai kendaraan terutama kendaraan bermotor. ”Untuk itu, kita imbau kepada masyarakrat agar melengkapi kelengkapan kendaraan, terutama sepeda motor, lengkapi surat-surat bermotor seperti BPKB, STNK dan SIM,” kata Edi Mashudi saat menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Siak 2017, di Halaman Mako Polres Kepulauan Meranti, Rabu 1 November 2017 pagi. Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Siak 2017 tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H. Said Hasyim, Ketua MUI Mustafa SAg MM, Kasat Pol PP Joko Suryanto serta tokoh masyarakat, diikuti anggota Satpol PP, Dishub, Damkar, TNI, serta anggota Polres.
PETUGAS Satlantas Polres Meranti melakukan razia kepada sejumlah kenderaan
Dalam apel, dilakukan penyematan pita yang dilakukan oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH, terhadap perwakilan Dishub, anggota Koramil, anggota Polantas. Dalam amanatnya, Proyek, sapaan akrab Kapolres Kepulauan Meranti, menjelaskan jika apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan operasional maupun sarana lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.”Dalam pelaksanaan Operasi Zebra ini, difokuskan
pada satu target yaitu kendaraan bermotor dan tujuan operasi meningkatkan kedisiplinan masyarakat yang berlalu lintas serta menurunkan tingkat kecelakaan,” ungkapnya. Dikatakannya, dalam Operasi Zebra ini wajib bertindak dan bertanggung jawab dalam menciptakan pembinaan, mewujudkan keamanan, keselamatan serta ketertiban berlalu lintas.”Dalam melaksanakan tugas ini, kita harus mengedepankan tata krama dan menjalinkan suatu hubungan dengan masyarakat yang harmonis agar bertujuan ketertiban kepada masyarakat,” katanya. (rm/zaini).
Bupati Meranti Buka Rapat Koordinasi Bersama Camat dan Kades
BUPATI Meranti Irwan dan Wakil Bupati meranti said Hasyim
SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan M.Si membuka rapat koordinasi bersama kepala desa dan camat serta Instansi vertikal, dalam rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pengelolaan Kelembagaan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, di Selatpanjang, Kamis (9/11/2017). Bupati meminta Kades, Camat dan Instansi Vertikal melakukan inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik. Sebagai Narasumber perwakilan Kemendagri Hendri Firdaus dan Dadang, Anggota DPD RI Intsiawati Ayus, Bupati Siak H Syamsuar. Kegiatan juga dihadiri anggota DPRD Meranti Edy Masyudi, para Asisten Sekda, para Staf Ahli, Kepala Badan/Dinas, Kepala
Kantor Pertanahan, Camat Se-Kabupaten Kepulauan Meranti, serta Kades. Mengawali sambutan, Bupati Meranti menekankan pentingnya penguatan kelembagaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, salah satunya dalam hal pengelolaan pertanahan yang saat ini ditangani oleh Badan Pertanahan. Diharapkan melalui Rakor yang melibatkan Kementerian dan organisasi vertikal yang ada di Meranti dapat memberikan pengetahuan kepada Kades, Camat, Kepala SKPD dan lainnya dalam rangka peningkatan pelayanan Publik di Kepulauan Meranti. “Semoga hasil Rakor ini dapat dijadikan acuan oleh Camat dan Kades serta stakeholders dalam pengelolaan pertanahan dan peningkatan kualitas pelayanan Publik di Kabu-
paten Kepulauan Meranti sesuai dengan dinamika dan perkembangan zaman saat ini,” ujar Bupati. Seperti ditekankan Bupati, Untuk mengelola suatu wilayah masalah pertanahan adalah satu hal yang tidak bisa diabaikan dan implementasinya harus sesuai dengan perundangundangan yang berlaku. “Pengelolaan pertanahan ini harus menjadi perhatian bersama dan harus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Jika tidak maka dapat menghambat pembangunan daerah apalagi akibat faktor ketidak pahaman dapat membuat pejabat terjerat kasus hukum,” paparnya. Jadi pelayanan Publik yang penuh dengan inovasi dan sesuai dengan perundangundangan sangatlah penting. Dicontohkan
Bupati terkait Pilkades serentak 19 Desa yang baru saja selesai dilaksanakan dimana hasilnya para petahana jatuh berguguran dan jabatan Kades di isi oleh pejabat yang baru. “Ini artinya masyarakat menginginkan sesuatu yang baru, perubahan yang diiringi dengan inovasi apa yang terjadi itu hendaknya menjadi pelajaran bagi pejabat publik lainnya,” ujar Bupati. Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan intruksi Presiden RI Jokowidodo yang disampaikan saat Rakor dengan Kepala Daerah Se-Indonesia, dimana pejabat Publik diminta untuk meningkatkan kwalitas pelayanan secara cepat, tepat dan murah sehingga menjadi sesuatu yang menarik bagi investor dalam rangka mendorong iklim investasi.(rm/zn)
CMYK
7
GALERI FOTO
Kamis, 9 - 16 November 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
WAKIL Bupati Kepulauan Meranti, H Said Hasyim, melakukan pengukuhan dan pelepasan kontingen Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) Riau Ke-IX Tahun 2017 Kabupaten Kepulauan Meranti
Said Hasyim Bekali Kontingen Popprov Meranti dengan Doa WAKIL Bupati Kepulauan Meranti, H Said Hasyim, melakukan pengukuhan dan pelepasan kontingen Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) Riau Ke-IX Tahun 2017 Kabupaten Kepulauan Meranti, pelepasan dilakukan melalui upacara yang dilangsungkan dihalaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (25/10). Hadir dalam upacara itu Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, Wakil Ketua DPRD H. Muzamil, Kapolres Meranti AKBP. La Ode Proyek, Danramil Mayor TNI Bistam Tambunan, Lakatang, Ketua KONI Meranti Asnandar, Sekretaris Daerah Yulian Norwis SE MM, serta para Atlit Porprov Meranti dan Official. Dipagi yang cerah itu, dihadapan seluruh Atlit dan Official kontingen Popprov Kabupaten Kepulauan Meranti, Wakil Bupati H. Said Hasyim meminta kepada seluruh Atlit harus berjiwa besar dan memiliki semangat juang yang tinggi, karena meskipun merupakan sebuah Kabupaten yang baru Atlit Kabupaten Meranti tidak kalah dengan Kabupaten Kota lainnya di Riau, pemuda-pemudi Meranti yang tumbuh memakan Sagu terbukti mampu meraih berbagai prestasi diberbagai ajang olahraga baik lokal maupun Nasional. “Semoga Kontingen Meranti mendapat perlindungan, diberi kesehatan dan kekuatan oleh Allah, serta dapat mengikuti semua cabang olahraga yang dipertandingkan dan
meraih prestasi gemilang, atas nama Pemda saya mengucapkan selamat bertanding dan berjuang dalam Popprov Ke-IX Tahun 2017,” ujarnya. “Bersama kita doakan semoga dapat menjadi kebanggan seluruh masyarakat Meranti dan pribadi atlit yang terpilih mewakili Meranti,” tambahnya. Sekedar informasi, dalam Popprov kali ini, seperti dikatakan Ketua Kontingen Sudarto, Kepulauan Meranti menurunkan 284 Atlit yang akan mengikuti 17 Cabang yang akan diperlombakan, seperti Bola Kaki, Bulu Tangkis, Basket, Tarung Drajat dan lainnya. Sayangnya karena keterbatasan fasilitas Meranti terpaksa absen pada 4 Cabor. “Karena keterbatasan fasilitas kontingen Meranti hanya mengikuti 17 cabor dan terpaksa absen di 4 Cabor,” jelas Sudarto. Meski begitu, Wakil Bupati berharap para Atlit jangan patah semangat tetap laksanakan beban dan tanggung jawab itu dengan rasa tanggung jawab. “ikuti pertandingan dengan baik dan serius dan yakinlah akan meraih prestasi yang gemilang, Medali Emas,” ucap Wakil Bupati. Untuk menunjang performa para Atlit Popprov Meranti itu, dikatakan Wakil Bupati, Pemda sendiri telah menyiapkan berbagai fasilitas, hendaknya prestasi yang ditorehkan nanti juga gemilang.
“Tunjukan prestasi jangan sampai kalah,” ujar Wabup berapi-api. Akhir kata, Wakil Bupati H. Said Hasyim berpesan kepada seluruh kontingen untuk menjaga nama baik daerah, dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan budaya yang berbeda. “Kita bertanding dinegeri orang tentu dihadapkan pada budaya yang berbeda, untuk itu kita harus bisa menyesuaikannya, Jangan sampai terpancing emosi jaga kekompakan dan nama baik daerah, jika ada teman yang bermasalah beri suport dan dukungan agar kembali bersemangat,” paparnya. Hal lainnya, diingatkan Wakil Bupati, agar tidak menimbulkan masalah kepada para Atlit jangan sampai keluyuran tanpa izin Official dan penanggung jawab kontingen, jaga semangat olahraga junjung tinggi nilai sportifitas kejujuran, sopan dan santun. Dalam ajang silahturahmi atlit Popprov di Kabupaten Kota lainnya Se-Provinsi Riau itu Wakil Buoati juga meminta kepada seluruh kontingen untuk tetap menjalin kekompakan dan kerjasama. Khusus kepada Official diminta untuk memperhatikan jadwal dan kesehatan para atlit agar kontingen mendapatkan hasil yang menggembirakan. “Ayo raih medali emas dan harumkan nama Meranti,” pungkasnya. (ist)
UPACARA pelepasan kontingen Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) Riau Ke-IX Tahun 2017 Kabupaten Kepulauan Meranti,
WAKIL Bupati Kepulauan Meranti, H Said Hasyim menyalamai peserta
BUPATI Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi (kiri) saat mengalungkan medali pada salah seorang atlet di Porprov Riau 2017.
WABUP Meranti berfotop bersama dan berharap Para Atlet Meranti jaga Kekompakan dan Persatuan
WAKIL Bupati Kepulauan Meranti, H Said Hasyim, melakukan pengukuhan dan pelepasan kontingen Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) Riau Ke-IX Tahun 2017 Kabupaten Kepulauan Meranti,
RAKYAT RIAU
CMYK
KORAN UMUM
Kamis, 9 -Media 16 November 2017, MINGGU II Portal Online : www.rakyatmediapers.co.id
Website: www.rakyatmediapers.co.id Kamis, 9 - 16 November 2017, MINGGU II
Edisi : # 218 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri
Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,
8 8
Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Sekdako Binjai Buat Janji Bohong Pada Paskibraka BINJAI, RAKYAT MEDIA-Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Merah Putih (Paskibraka) Kota Binjai pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 72 pada 17 Agusatus 2017 yang lalu sukses terlaksana, namun kesuksesan para paskibraka tersebut dinilai tercoreng dengan kabar tidak dibayarnya bonus para paskibraka yang telah dijanjikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai. Mafullah P. Daulay, S.STP.
MAP selaku Sekda Kota Binjai kepada peserta paskibraka bahkan dihadapan dan disaksikan orang tua peserta paskibraka yang ikut mendampingi pada saat temu ramah dengan para paskibraka Kota Binjai pada 28 Agustus 2017 lalu di Pendopo Umar Baki menjanjikan akan memberikan bonus beasiswa bagi peserta paskibraka. “Pak Sekda sudah menjanjikan akan memberikan bonus beasiswa bagi peserta paskibra, tapi sampai saat ini belum
juga ada realisasinya,” ujar salah seorang siswa SMUN 2 Kota Binjai dan juga peserta paskibra. Ketika disoal wartawan kepada siswa tersebut, berapa besaran bonus yang dijanjikan Sekda kepada para peserta paskibra mengatakan, Sekda menjajikan akan memberikan bonus kepada peserta paskibra tingkat Nasional sebesar Rp 10 juta, tingkat Provinsi Rp 2 juta, dan paskibra Kota Binjai masing-masing sebesar Rp 1 juta
rupiah namun hingga saat ini belum ada realisasinya. “Padahal janjinya dihadapan dan disaksikan orang tua kami. Untuk daerah lain bonusnya sudah keluar bahkan mereka ada yang jalan-jalan keluar Negeri, nah sekarang orang tua kami juga bertanya-tanya dan merasa heran kenapa belum dikasi-kasi,” ujarnya kecewa. Sementara, Kabag Humas Pemko Binjai Rudi Iskandar Baros saat dikonfirmasi wartawan terkait belum dibayarn-
ya bonus para peserta paskibraka yang telah dijanjikan Sekda Mahfullah Daulay mengatakan, bahwa sebenarnya Sekda bukan menjanjikan tapi mengusahakan agar mereka para peserta paskibra mendapat beasiswa. “ Pak Sekda tidak menjanjikan tapi mengusahakan di Anggaran P-APBD 2017, namun karena anggaran untuk itu sudah tidak ada dikarenakan anggaran Devisit anggaran,” ujar Rudi. (rm/Ikhsan)
SEKDAKO Binjai Mafullah P.Daulay, S.STP.MAP
Kejatisu Tetapkan Direktur RSUD Djolham Binjai Jadi Tersangka Korupsi BINJAI, RAKYAT MEDIAKejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), menetapkan Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djoelham, Kota Binjai, Sumatera Utara, Mahim Seregar, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) di rumah sakit tersebut pada tahun 2012 lalu. Kasus korupsi proyek pengadaan yang pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp14 miliar itu diduga merugikan negara hingga Rp3,5 miliar.Kepalaý Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut, Sumanggar Siagian mengatakan, Mahim ditetapkan sebagai tersangka bersama 6 orang koleganya. Yakni Suriyana sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)ý, Cipta sebagai ULP RSUD Djoelhamý Binjai, Suhadi Winata selaku Ketua Pokja Pengadaan
KEPALA Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut, Sumanggar Siagian
Barang dan Jasa. Lalu ada Budi Asmono sebagai Kepala Cabang Kimia Farma Medan tahun 2012, Teddy selaku Direktur PT Mesarinda Abadi dan Feronica sebagai Direktur PT Petan Daya Medica. “Tim penyidik Kejari Binjai menetapkan 7 orang tersangka pada kasus korupsi Alkes di RSUD Djoelhamý Binjaiý,” kata Sumanggar.
Sumanggar menjelaskan, untuk modus dalam kasus korupsi ini, para tersangka melakukan pengelembungan harga (markup) dan pengadaan barang dan jasa dilakukan pihak RSUD Djoelhamý Binjaiý tidak sesuai dengan peraturan presiden (pepres) nomor 54 tahun 2010.“Pengadaan Alkes ini, bersumber dari APBN tahun 2012 senilai Rp14 miliar dengan kerugian negara sebesar Rp3,5 miliar sesuai hasil audit kerugian negara yang dikeluarkan oleh tim auditor BPKP Sumut,” jelasnya. Dia mengatakan, masih terus mendalami penyidikan kasus korupsi ini, yang baru dilakukan ekspos internal di Kejari Medan, awal bulan Nopember 2017 ini. Dari penyeledikan meningkat penyidikan dan menetapkan 7 tersangka,”Belum (ditahan), masih baru penetapkan tersangka ini. Masih terus dilakukan proses penyidikan dan pemeriksaan para tersangka itu,” tandasnya.(rm/sofian)
Untuk Tarik Minat Wisatawan
Pemkab Siapkan Area Wisata Baru BINTAN, RAKYAT MEDIAPemerintah Daerah Kabupaten Bintan terus menggesa eksplorasi wisata di Bintan guna mengembangkan segala potensi yang ada serta untuk menarik para wisatawan Pemkab Bintan menyiapkan area wisata baru yang tidak kalah hebatnya dengan yang lainnya nanti. Hal ini dikarenakan pada tahun lalu, Provinsi Kepri telah menduduki peringkat kedua kunjungan wisatawan asing tertinggi setelah Provinsi Bali, dan sumbangsih terbesar kunjungan wisatawan adalah Kabupaten Bintan setelah Kota Batam. Setelah beberapa bulan yang lalu telah diresmikan Mangata Resort dan Vila di atas air yang menjadi Vila di atas air pertama di Asia Tenggara, baru-baru ini Kepala BP (Badan Pengusaha) Kawasan Bintan Drs. H. Mohd. Saleh H.
Umar, MM menuturkan bahwa saat ini tengah disiapkan area di wilayah Tanah Merah seluas 200 Hektar untuk pembangunan kawasan wisata bernuansa budaya. “Nanti di Tanah Merah, luasnya 200 Hektar. Kita sudah turun ke sana dan Alhamdulillah pemiliknya bersedia melepas. Sebab jalan yang dibangun di sana nanti selain untuk kemudahan para pengusaha juga sebagai akses bagi masyarakat. Di sana rencananya wisata yang konsepnya kental dengan nuansa Melayu. Kita akan berusaha menarik investor dari luar. Kemarin baru di Singapura dan Hongkong kita coba promosikan. Mudahmudahan nantinya setelah dapat investornya, wacana ini bisa cepat direalisasikan” ungkapnya saat ditemui usai kegiatan Sarasehan bersama pen-
gusaha Kawasan FTZ di Nirwana Gardens Lagoi, (31/10). Wakil Bupati Bintan Drs. H. Dalmasri Syam, MM pun mendukung apa yang direncanakan BP Bintan tersebut. Pemerintah Daerah pun akan berupaya optimal untuk memberikan kemudahan bagi para investor dalam berinvestasi. “Pemerintah Daerah tentu sangat mendukung, ini rencana yang sangat baik. Selama ini kita ekspos terus wisata kita, tapi jangan sampai nilai budaya lokal malah hilang akibat masuknya budaya asing dari para wisatawan yang datang. Kawasan wisata yang bernuansa melayu ini lah nantinya akan sekaligus memperkenalkan budaya-budaya lokal yang ada. Selain sebagai daya tarik tambahan bagi para wisatawan, ini juga upaya untuk melestarikan kebudayaan yang ada” tutupnya. (rm/ferianda)
PEMUSNAHAN Barang Bukti (BB) oleh Kejaksaan Negeri Tanjungpinang disaksikan Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Kapolres Tanjungpinang dan Kapolres Bintan.
Kejari Tanjungpinang Musnahkan BB Narkotika dan Kosmetik TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIAKejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tanjungpinang, melakukan pemusnahan barang bukti (BB) perkara berupa narkotika jenis sabu-sabu dan ganja serta alatalat kosmetik ilegal. Pemusnahan itu dilakukan di Halaman Kantor Kejari, Jalan Basuki Rahmad, Selasa (7/11/2017) kemarin. Barang bukti narkotika dan obatobatankosmetik itu telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) selama periode 2016 sampai 2017. Adapun Barang Bukti (BB) yang dimusnahkan narkotika jenis sabu-sabu dan ganja sebanyak 1,402 gram sedangkan perkara kosmetik ilegal sebanyak 123 item. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungpinang Herry Ahmad Pribadi mengatakan, pemusnahan ini dilaksanakan berdasarkan putusan hukum yang memerintahkan barang bukti dirampas untuk dimusnahkan. Pemusnahan barang bukti narkotika dan kosmetik illegal dilakukan dengan dibakar. “Dimusnahkan semua yang perkaranya inkracht, rata-rata semua
sabu-sabu dan ganja, ditambah satu perkara kosmetik ilegal,” ujarnya usai melakukan pemusnahan barang bukti. Herry menuturkan, untuk sejauh perkara narkoba masih banyak, namun perkaranya masih dalam tahap proses persidangan. Jika perkara narkotika lainnya telah berkekuatan hukum tetap, pihaknya akan segera memusnahkan kembali. Disinggung terkait dengan barang bukti lainya seperti alat komunikasi dan transportasi para narapidana, pihak kejaksaan mengaku belum mendatanya. Kepala Seksi Pidana Umum Supardi menuturkan, masalah barang bukti seperti handphone dan kendaraan milik narapidana, pihaknya selaku eksekutor melihat amar putusannya terlebih. “Bergantung pada putusan, kalau barang bukti dirampas untuk dimusnahkan akan dimusnahkan. Kalau putusan barang buktinya dikembalikan, kita akan dikembalikan,” ujar Supriadi. Kemudian lanjut Supriadi, terkait barang bukti uang, kata dia, khusus untuk barang bukti uang akan disetor ke
kas Negara. Namun, Supardi mengaku tidak mengetahui berapa jumlah barang bukti uang dari 78 perkara ini. “Kalau jumlah uangnya saya kurang tahu karena belum direkap. Tapi, yang jelas disetorkan ke kas Negara,” akunya. Dalam pemusnahan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto, Kepala Badan Nasional Narkotika Kota Tanjungpinang AKBP Abdul Hasyim Panggabean, Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang Guntur Kurniawan, Kepala Rutan Tanjungpinang Rony Widiyatmoko, serta perwakilan dari Lembaga Pemasyarakatan Tanjungpinang, Badan Pengawasan Obat dan Makanan serta dari TNI AL. Terpisah Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, Kita patut mengapresiasi kinerja dari kepolisian, BNN, kejaksaan, pengadilan, dan TNI yang telah bekerja keras dalam memberantas narkoba di Tanjungpinang, ujar Lis. (rm/humas)
Bupati Bintan Harapkan Masyarakat Ikut Mengawasi Pembangunan BINTAN, RAKYAT MEDIAPeran masyarakat Kabupaten Bintan dalam pengawasan roda pembangunan baik itu infrastruktur maupun pembangunan non infrastruktur itu sangat penting. “Masyarakat sangat memiliki peran penting dalam pembangunan, terlebih ditingkat RT dan RW. Dikarenakan pelaksanaan pembangunan dibutuhkan pengawasan dari semua elemen “ ujarnya saat ditemuiusai rapat di Kantornya belum lama ini. Apri juga menjelaskan, bahwa setiap pelaksanaan pembangunan memang
sudah ada pengawasnya. Namun jika pembangunan tersebut diawasi secara bersama tentu akan jauh lebih baik, karena semua pembangunan yang dilaksanakan untuk masyarakat, bukan hanya kepentingan pemerintah. Apri menambahkan, bahwa saat ini Satker Pelaksanaan Jalan Provinsi Kepri juga telah melaksanakan Rehabilitasi Minor Ruas Jalan dimulai dari Simpang Km.16 – Gesek – Kangka – Sialang – Pengudang hingga Simpang Lagoi. Pemerintah Daerah
PENGUMUMAN REDAKSI Diberitahukan kepada Instansi Pemerintah/ TNI/Polri dan pengusaha Swasta di Kota Batam dan Khususnya Provinsi Kepri, wartawan Koran Rakyat Media yang namanya tidak tercantum dalam box redaksi maka tidak diakui sebagai wartawan media ini. Redaksi
Kabupaten Bintan saat ini sedang menggesa proyeksi Jalan Lintas Timur di Pemerintah Pusat dengan target perkiraan jarak panjang keseluruhan berkisar 12,816 KM. Data sementara terkait komposisi status Kategori Jalan yang ada di Kabupaten Bintan sampai dengan sekarang yaitu Kategori Jalan Nasional lebih kurang 136,714 KM, Kategori Jalan Provinsi lebih kurang 174,47 KM dan Kategori Jalan Kabupaten lebih kurang 531,73 KM. Terpisah Kabid Bina Marga Dinas PU Bintan Irzan ST mengatakan, untuk lintas Timur penanganan pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang 7,416 KM dengan rincian 1,53 KM Jalan Asphal dan tanah keras sepanjang 5,886 KM. Untuk alokasi anggaran Pembangunan Jalan Lintas Timur, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan terus berupaya untuk mendatangkan alokasi anggaran dari Pemerintah Pusat “ ucapnya. (rm/ikbal)
CMYK
9
KAMIS, 9 - 16 Kamis, 9 - 16 NOVEMBER 2017, MINGGUII
RAKYAT KEPRI 9
November 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Nurdin Basirun Lebih Memilih Rini Fitrianti Jadi Wakilnya DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun menyatakan keinginannya agar Rini Fitrianti direkomendasikan oleh partai pengusung sebagai calon wakil gubernur. Ketua PPP Kepri, Syarapudin Aluan di Tanjungpinang, Rabu mengatakan keinginan Gubernur Nurdin itu disampaikan pada rapat bersama pekan lalu, namun hingga kini belum ditetapkan nama cawagub yang akan diusulkan kepada DPRD Kepri. “Partai pengusung belum memutuskan. Gubernur sudah mengatakan keinginannya, namun juga meminta kami mengajukan dua nama cawagub lain. Jadi dari pembicaraan itu belum ada keputusan,” ucap anggota Komisi I DPRD Kepri itu. Aluan menjelaskan lima partai pengusung wajib mengusulkan dua nama cawagub. Kelima partai pengusung sudah mengusulkan satu nama yakni Isdianto, yang sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai pejabat eselon II Pemprov Kepri.
CAWAGUB Kepri Isdianto dan anak Almarhum Sani, Rini Fitriati
Sementara satu nama lainnya yang diusulkan berbeda-beda seperti Demokrat rekomendasikan Agus Wibowo, PKB Mustafa Widjaja, PPP Mustafa Widjaja dan Fauzi Bahar, Nasdem merekomendasikan Rini Fitrianti. Dalam perjalanan, panitia pemilih
menggugurkan Agus Wibowo sebagai cawagub karena tidak memenuhi persyaratan, karena itu panitia pemilih meminta gubernur mengusulkan satu nama cawagun pengganti Agus.”Gubernur sudah melayangkan surat kepada pengurus partai pen-
gusung agar segera merekomendasikan satu nama,” katanya. Ia mengemukakan dalam pertemuan itu dihadiri dirinya, Ketua DPW Partai Gerindra Kepri Syahrul dan Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa Kepri Abdul Basit.”Dalam pertemuan itu tidak ada pengurus Partai Demokrat,” ujarnya. Ia mengatakan Gubernur Nurdin juga menginginkan wagub yang tidak mengganggu dirinya dan pemerintahan. Karena itu, gubernur tetap berkeras memilih Rini, putri sulung almarhum HM Sani, mantan Gubernur Kepri.Sejak awal, Gubernur Nurdin yang juga Ketua Partai Nasdem Kepri merekomendasikan Rini.”Kalau Fauzi Bahar keras, Rini tidak,” ucapnya. Aluan merasa pesimistis gubernur dapat mengusulkan satu nama cawagub hingga batas akhir yanf ditetapkan panitia pemilih. “Kalau lusa hari terakhir pengusulan nama cawagub, rasanya tidak mungkin terealisasi karena waktunya sangat sempit,” katanya.(rm/red)
Sekda Kepri : OPD Buat Even, Supaya Koordinasi ke Kejaksaan DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau TS. Arif Fadillah meminta kepada seluruh OPD di lingkungan Pemprov Keri tidak malu bertanya kepada Kejaksaan terkait pekerjaan yang perlu penjelasan masalah hukumnya. Hal ini dikatakan Sekda saat membuka sosialisasi tentang tugas dan wewenang kejaksaan dibidang Perdata dan Tata Usaha Negara kepada Pemerintah Provinsi Kepri serta BUMN/ BUMD di Provinsi Kepri, Senin (6/11/ 2017) di Aula Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang. “ Selalulah berkoordinasi dan konsultasi dengan teman-teman d kejaksaan. Apalagi banyak sekali iven-iven nasional yang diselenggarakan di sini. Teman-teman OPD agar jangan malu bertanya, berkonsultasi, tujuannya agar tidak salah langkah dalm ambil ke-
bijakan,” kata Sekda. Sekda juga meminta agar para pegawai yang mengikuti kegiatan ini, mengikutinya dengan baik.”Acara ini penting, maka ikuti dengan baik. Selanjutnya pesan saya Lakukan kegiatan kantor dengan baik, sesuai dengan aturan yang berlaku,” tutup Sekda. Sementara itu Wakajati Kepri Asri Agung Putra dalam sambutannya mengatakan bahwa tugas kejaksaan dibidang perdata sudah ada sejak tahun 1922, yakni berdasarkan ketentuan yang diatur dalam Staats blad no.522 tahun 1922 dan lebih dimanfaatkan eksistensinya dengan UU no. 16 tahun 2004 tentang kejaksaan RI. “Tujuan utama peran jaksa dibidang perdata dan tata usaha negara adalah menegakkan kewibawaan pemerintah dan menyelamatkan serta memulihkan keuangan negara,” kata Agung.
SEKDA Kepri Arif Fadillah (tengah) dan Wakajati Kepri Asri Agung Putra
Lebih rinci kata Agung fungsi kejaksaan dibidang perdata dan taya usaha negara meliputi penegakan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum,
pelayanan hukum serta tindakan hukum lainnya. Acara ini diikuti oleh pegawai eselon dilingkungan Pemerintah Provinsi Kepri. (rm/rilis humas).
Edisi : # 218 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun
Gubernur Kepri Apresiasi DPRD Inisiasi Ranperda TP4D TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengapresiasi 24 anggota legislatif yang menginisiasi agar ada peraturan daerah yang mengatur tentang pembentukan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). “Pembentukan TP4D sebagai upaya untuk mencegah korupsi. Kami mendukungnya,” kata Sekda Kepri Tengku Said Arif Fadillah membacakan pendapat Gubernur Nurdin atas inisiasi pembentukan Perda TP4D di ruang rapat paripurna DPRD Kepri, Rabu. Atas pendapat Gubernur Nurdin itu, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak yang memimpin rapat paripurna tersebut menegaskan pihaknya tidak perlu memberi jawaban atas pendapat gubernur tersebut. “Badan Musyawarah tinggal menjadwalkan pembentukan panitia khusus,” ujarnya. Sebelumnya, Juru bicara inisiator perda tersebut, Asmin Patros, mengatakan pelaksana teknis kegiatan di pemerintah dapat berkonsultasi kepada TP4D untuk mencegah pelanggaran. “Penyampaian usulan ini merupakan tindak lanjut dari surat Kajati Kepri Nomor B-1023/N.10/09/2017 tanggal 28 September 2017. Pengusulan ini merupakan bentuk kepedulian Kejaksaan Tinggi Kepri terhadap penyelenggaraan dan pembangunan di Kepri, sehingga akan terbentuk pemerintahan yang bersih bebas dari korupsi,” kata Asmin yang juga Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kepri. Pengusulan perda itu, kata dia selaras dalam mendukung semangat Presiden Joko Widodo yang gencar melakukan pembangunan dan memangkas praktik korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Selain itu, menurut dia bentuk dari keseriusan Kejaksaan Tinggi Kepri sebagai penegak hukum adalah dengan telah melengkapi usulan dengan adanya kajian dan naskah akademik serta rancangan peraturan daerah. Gubernur Kepri sebelumnya telah menetapkan Peraturan Gubernur Nomor 44 tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Konsultasi dan Supervisi Dalam Rangka Pencegahan Korupsi di Kepri. Namun, dengan hadirnya perda, maka gubernur, DPRD dan kejaksaan semakin bersinergi dalam mewujudkan komitmen bersama menyelenggarakan pemerintahan yang baik tanpa korupsi. “Sehingga diharapkan melalui peraturan daerah ini akan membantu para penyelenggara pemerintahan dan pembangunan daerah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta tercipta administrasi pemerintahan yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Asmin.(rm/ ant)
APBD Bintan Tahun 2018 Mencapai Rp1,04 Triliun BINTAN, RAKYAT MEDIA-Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bintan menargetkan APBD Bintan tahun 2018 bisa mencapai Rp1,04 triliun lebih. Seperti untuk belanja tidak langsung belanja pegawai, belanja subsidi, belanja hibah, belanja bantuan sosial dan lain sebagainya berjumlah Rp491 miliar lebih. Sementara, untuk belanja langsung seperti pengerjaan infrastruktur justru dipangkas sebesar Rp 63 miliar dari proyeksi awal sebesar Rp605 miliar lebih menjadi Rp548 miliar lebih. Sekretaris Banggar, Edi Yusri menyampaikan pada rapat paripurna terkait laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bintan di ruang sidang Kantor DPRD Bintan, Selasa (7/11) siang. Menurut Edi, Kebijakan Umum Anggaran dan
Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Bintan tahun 2018 dari sisi pendapatan yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bintan sebesar Rp 228 miliar lebih. Sementara, pendapatan pajak daerah diproyeksikan sebesar Rp 187 miliar lebih atau mengalami peningkatan sebesar 27 miliar lebih dibandingkan tahun 2017 yang hanya sebesar Rp 160 miliar lebih. Sedangkan hasil retribusi daerah yang diproyeksikan sebesar Rp 10 miliar lebih meningkat Rp 1 miliar lebih dari proyeksi di APBD 2017. “Sedangkan hasil dari pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan diproyeksikan sebesar Rp 10.888.801.923 sama dengan proyeksi pada APBD tahun 2017. Sementara lain-lain pendapatan
asli daerah yang sah dipoyeksikan sebesar Rp 19.197.616.696 mengalami penurunan sekitar Rp 2 miliar lebih jika dibandingkan pada proyeksi tahun 2017,” sebutnya dalam laporan. Lebih lanjut sambung Edi, dana perimbangan diproyeksikan sebesar Rp 653 miliar lebih menurun sekitar Rp 64 miliar lebih dari target yang diajukan sebesar Rp 720 miliar lebih. Jika dibandingkan proyeksi tahun 2017 sebesar Rp 674 miliar lebih, maka kata Edi, terjadi penurunan sebesar Rp 20 miliar lebih. Pengurangan dana perimbangan terjadi karena Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diproyeksikan sebesar Rp 191 miliar lebih menjadi Rp 123 miliar lebih atau menurun sekitar Rp 67 miliar lebih, sedangkan Dana Alokasi Umum (DAU)
yang diproyeksikan sebesar Rp 453 miliar lebih menjadi Rp 484 miliar lebih atau naik sekitar Rp 30 miliar lebih. “Untuk belanja, dari draft belanja tak langsung yang diajukan sebesar Rp 491 miliar lebih disepakati menjadi Rp 491 miliar lebih atau meningkat sekitar 34 juta lebih, sedangkan belanja langsung yang diajukan sebesar Rp 605 miliar lebih menjadi Rp 548 miliar lebih atau menurun Rp 56 miliar lebih. Penurunan dalam rangka rasionalusasi dalam menutup defisit,” tuturnya. Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi menuturkan, belanja langsung di APBD tahun 2018 seperti pengerjaan infrastruktur difokuskan untuk infrastruktur pendukung pariwisata. Selain itu, pem-
bangunan stadion di Desa Busung dan pembangunan jembata penghubung Desa Penghujan juga masuk dalam prioritas pembangunan di tahun 2018.”Jadi kita membangun tentu arahnya bagaimana kita menunjang pariwisata dalam menunjang pendidikan dan kesehatan itu tentunya yang menjadi fokus kita,” kata Apri usai paripurna. Proyeksi APBD 2018 yang disepakati sebesar Rp 1,04 triliun lebih mengalami penurunan jika dibandingkan APBD 2017 sebesar Rp 1,05 triliun lebih. Apri mengatakan, penurunan dikarenakan dana transfer pusat yang mengalami pengurang dihampir seluruh daerah termasuk Bintan. “Kita tetap optimis karena PAD kita naik 15,39 persen dari tahun ini,” tandasnya. (rm/ant).
BUPATI Bintan tandatangini KUA-PPAS APBD Bintan
CMYK
KARIMUN-LINGGA
Kamis, 9 - 16 November 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
10
Asisten Perekonomian Pemprov Kepri Syamsul Bahrum:
Menilai Program Pertanian di Kabupaten Lingga Gagal LINGGA, RAKYAT MEDIAAsisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Kepri, Syamsul Bahrum, meragukan program pertanian yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Lingga. Pernyataan tersebut diungkapkan Syamsul Bahrum pada acara Focus Group Discussion (FGD) tentang Kebijakan Pengelolaan Pangan Beras di Daerah Perbatasan yang diadakan Kementrian Koodinator Perekonomian RI, belum lama ini di Hotel Nagoya Hill, Batam. Saat menyampaikan kata sambutan, pada acara tersebut, pejabat berkepala plontos ini menyinggung dan terkesan meremehkan program pertanian yang saat ini dikembangkan Pemerintah Kabupaten Lingga. Syamsul melontarkan pernyataan pesimisnya tentang program pertanian di Lingga yang dianggapnya tidak tepat sasaran. Sehingga dinilai mubajir dan membuang anggaran. Pernyataan Syamsul justru beranggapan bahwa masyarakat melayu yang merupakan nelayan secara turun temurun sulit diubah menjadi kultur pertanian. Karena itulah syamsul meragukan program pertanian yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Lingga, antara bisa berhasil seperti yang diharapkan atau tidak, ujarnya. Syamsul juga mencontohkan beberapa kasus kegagalan program transmigrasi di Kepri disebabkan oleh pengaruh kul-
Asisten Prekonomian
Samsul Bahrum tur masyarakat setempat. Bahkan dia menyebutkan kasus transmigran yang didatangkan dari Jawa untuk menggarap sektor pertanian di Kabupaten Natuna dan Lingga, gagal karena mereka ikut-ikutan jadi nelayan, sebutnya. “Orang Jawa saja yang dasarnya petani di daerah asalnya, begitu sampai di Kepri tak ada yang mau jadi petani. Kenapa? Karena, mereka merasa status sosialnya malah tidak lebih baik,” katanya Disela-sela usai acara FGD tersebut, wartawan mengkonfirmasi kepada Bupati Lingga Alias Wello terkait pernyataan Syamsul tersebut, dengan tegas ia mengatakan kultur masyarakat melayu bukanlah menjadi alasan penghambat berkembangnya sektor pertanian. “Saya sangat kecewa, bagaimana daerah ini mau maju kalau pejabat kita pemikirannya sempit begini, pernyataan Syamsul jelas salah, kultur melayu bukanlah sesuatu yang haram atau mustahil untuk diubah”
ujar Bupati. Bupati berharap, Syamsul lebih baik berdebat dengan saya dari pada mengembangkan opini sesat yang dapat menghambat daya pikir dan kreatifitas masyarakat yang sedang belajar mengembangkan sektor pertanian. “Basic saya memang bukan pertanian, tapi saya siap adu konsep dengan Syamsul Bahrum. Sekarang bukan saatnya bicara teori, tapi waktunya bekerja secara nyata. Saya teringat waktu zaman mahasiswa dulu, kita sering teriak berantas otak mandul. Supaya apa? Supaya kita bisaberpikir jauh ke depan,” sebutnya. Meski tak didukung Pemerintah Provinsi Kepri, Wello mengaku bangga, sektor pertanian yang dikembangkannya di Lingga mampu mengangkat citra Provinsi Kepri yang selama ini tidak masuk dalam data bast pertanian nasional. Acara FGD tersebut dihadiri Asisten Deputi Pangan Kemenko Perekonomian RI, Elias Payong Kerar, Kepala Bidang Konsumsi dan Cadangan Pangan, Syarifah Indah Megawati, Kepala Biro Perencanaan Kementerian Pertanian RI, Kasdi Subagyono, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepri, Mizu Istianto, Kadivre Bulog Riau Kepri, Awaluddin Iqbal, sejumlah pejabat teras Kementerian dan Lembaga, serta Kepala Dinas Pertanian se-Kepri. (rm/ red).
PROGRAM pencetakan sawah atau pertanian di Kabupaten Lingga
Bupati Lingga Kecam Pernyataan Syamul Bahrum LINGGA, RAKYAT MEDIA-Pernyataan Asisten Pembangunan dan Perekonomian Provinsi Kepri, Syamsul Bahrum yang meremehkan program pertanian di Kabupaten Lingga berbuntut panjang. Tidak hanya Bupati Lingga, H Alias Wello yang kecewa atas pernyataan pejabat Pemprov Kepri yang pesimis akan keberhasilan program pertanian di Lingga, tapi anggota DPRD Lingga dari Fraksi Golkar, Agus Norman juga menyayangkan pernyataan tersebut. Menurut Agus, Syamsul Bahrum tidak paham akan konsep pertanian yang saat ini sedang dibangun Pemkab Lingga. Konsep program pertanian yag saat ini sedang diban-
gun di Kabupaten Lingga, tidak hanya pada percetakan sawah. Namun seluruh lini potensi yang dimiliki. Di antaranya, perkebunan, peternakan dan lainnya. “Pak Syamsul hanya melihat dari program percetakan sawah. Seharusnya sebagai pejabat publik di Pemprov Kepri, beliau tidak boleh menilai secara sepihak konsep pembangunan yang sedang dilakukan pemerintah Kabupaten/kota di Kepri,” kata Agus. Untuk itu, Syamsul Bahrum diminta mengerti secara umum akan konsep pertanian yang sedang dibangun Pemkab Lingga. Dengan mengerti dan paham akan konteks pembangunan ekonomi yang sedang dilakukan, untuk menghindari pernyataan
yang menghakimi program pembangunan yang sedang dilakukan.”Kita tidak alergi akan kritikan untuk membangun. Namun dalam hal ini, Syamsul Bahrum telah menghakimi bahwa program yang sedang dilakukan Pemkab Lingga telah gagal,” sebutnya. Agus meminta Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dapat menegur pejabat di lingkungan Pemprov Kepri yang telah melemahkan program pembangunan yang sedang dirintis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ”Sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat, seharusnya pejabat Pemprov Kepri memberikan dukungan dan motivasi bukan malah sebaliknya,” imbuh Agus.(rm/red)
Pemkab Karimun Akan Tata Kolong Agar Tidak Kumuh
KEPALA Gudang Bulog Karimun Desrizal.
Bulog Pastikan Karimun Bebas Beras Oplosan KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Badan Urusan Logistik Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, memastikan Karimun bebas dari beras oplosan seperti yang marak terjadi di beberapa kabupaten dan kota lain.”Sampai sekarang di Karimun belum ada. Sebab kita selalu memberi pengawasan melekat kepada distributor,” kata Kepala Gudang Bulog Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Desrizal di Tanjung Balai Karimun, Selasa. Desrizal mengatakan, pihaknya selalu teliti dalam mendistribusikan beras kepada para distributor di Karimun, bersamaan dengan itu, pengawasan melekat yang dilakukannya antara lain berkoordinasi dengan Satgas Pangan.”Dalam Satgas Pangan itu terdiri dari Disperindag Karimun, Polres Karimun dan lainnya,” katanya. Selanjutnya, masing-masing instansi akan mengambil perannya masing-masing sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Hal ini, kata dia, sangat efektif dalam mengawasi pedagang-pedagang nakal yang mencoba mengoplos beras Bulog dengan beras lainnya untuk memperoleh keuntungan pribadi.”Mudah-mudahan di Karimun tidak ada, sebab kita juga menyampaikan untuk tidak melakukan hal yang demikian,” katanya. Ia juga mengatakan, pihaknya akan melimpahkan kepada pihak terkait jika menemukan pelaku beras oplosan. Pihak yang dimaksudnya pun selalu memberikan pengawasan yang sama terhadap para distributor Karimun.”Mereka juga mengawasi distributor di Karimun, jadi Satgas Pangan ini nantinya dapat memberikan tindakan terhadap distributor nakal jika menemukan beras oplosan,” katanya. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun Muhammad Yosli dalam satu kesempatan mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dengan Satgas Pangan, termasuk Bulog untuk mengawasi peredaran beras. “Termasuk juga beras oplosan, kita awasi. Satgas Pangan ikut melakukan pengawasan,” kata dia. Yosli mengatakan, dinasnya hanya dalam kapasitas melakukan pengawasan dan pembinaan, sedangkan pemberian sanksi berada pihak-pihak terkait, seperti BPOM dan Dinas Perdagangan di tingkat provinsi.”Namun demikian, kita tetap waspada dan mengimbau kepada para distributor agar jangan menjual beras oplosan,” katanya.(rm/ant).
KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kabupaten Karimun bakal menata pemukiman padat penduduk di kawasan Pulau Kambing, Kolong, Kelurahan Seilakam Barat, Kecamatan Karimun agar tidak menjadi kawasan kumuh yang rentan menimbulkan berbagai masalah sosial, termasuk musibah kebakaran yang menghanguskan 31 rumah, Minggu (5/11/2017) lalu. “Untuk merelokasi warga yang tinggal di kawasan Kolong ini sangat tidak mungkin. Kita tidak mau kejadian seperti di Tiban Kampung, Batam terjadi di Karimun. Kita akan mengupayakan menata kawasan padat penduduk ini agar tidak kumuh lagi,” ungkap Bupati Karimun Aunur Rafiq di Kolong, Selasa (7/11/2017). Menurut Rafiq, konsep serupa sudah pernah dilakukan di lokasi padat penduduk di kawasan Telaga Tujuh, Kelurahan Seilakam Barat dan Belakang Orari, Kelurahan Seilakam Timur. Penataan yang akan dibenahi menyangkut sanitasi dan mandi, cuci, kakus (MCK). Program itu sudah ada di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Langkah pertama yang akan dilakukan dilakukan adalah membangun jalan permanen dan drainase. Sehingga, jika tiba-tiba ada musibah seperti kebakaran seperti saat sekarang ini, maka akan cepat untuk diatasi. Kemudian, pemerintah juga akan memperjelas status tanah yang ditempati warga saat ini,” terang Rafiq. Konsep yang disampaikan Bupati
Karimun Aunur Rafiq tersebut sudah pernah disampaikan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karimun, Djunaidy. Menurut dia, kawasan Kolong bakal disulap menjadi daerah, pemukiman, jasa dan perdagangan. Bahkan, daerah yang padat penduduk tersebut bakal dijadikan kawasan komersil di Karimun. Untuk mewujudkan hal itu, saat ini Pemkab Karimun tengah menggodok rancangan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pengendalian Pemanfaatan Ruang Bagian Wilayah Perkotaan. Rancangan perbub tersebut tengah dibahas di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karimun. Djunaidy mengatakan, rencana peruntukkan kawasan Kolong Bawah menjadi daerah wisata dan komersil sudah dipaparkan oleh konsultan melalui Rencana Pengembangan Kawasan Permukiman Prioritas (RPKPP) di ruang rapat Bappeda dengan menghadirkan pihak desa dan kelurahan terkait di Karimun. “Kawasan Kolong Bawah merupakan kawasan padat penduduk. Mayoritas masyarakat banyak tinggal di pinggiran danau bekas galian pertambangan timah dengan mendirikan rumah panggung diatas danay. Dengan kondisi seperti ini, maka secara tidak langsung kawasan tersebut berubah menjadi kawasan kumuh,” kata Djunaidy. Dikatakan, rencana pembangunan di kawasan Kolong Bawah tersebut masih dalam tahap pembahasan awal.
KAWASAN Pulau Kambing, Kolong, Kelurahan Seilakam Barat, Kecamatan Karimun
Masih bayak yang harus dilibatkan lagi, termasuk menyampaikan semua usulan itu kepada Bupati Karimun. Jika semua usulan itu sudah tepat dan bupati menyetujui, maka tinggal pengajuan anggaran ke pemerintah pusat. Namun katanya Djunaidy lagi, permasalahan terbesar nantinya adalah bagaimana memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang sudah bermukim di kawasan Kolong Bawah itu, apalagi mereka sudah mendiami kawasan itu puluhan tahun. Memang, mereka akan dibuatkan perumahan disitu, namun untuk memberikan pengertian tentu bukanlah perkara yang mudah. Bukan hanya daerah Kolong Bawah, kawasan danau bekas galian ti-
mah lain seperti Danau Sentani dan Danau Seibati juga dibahas dalam rapat pemanfaatan ruang tersebut. Danau Sentani bakal dijadikan sebagai kawasan pariwisata. Disana, lebih banyak dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau dan instalasi air bersih. Sementara, kawasan di Poros dan danau Seibati dijadikan sentra perkantoran. “Kami tidak pernah memaksakan kawasan ini harus menjadi ini dan itu, namun kami hanya menjelaskan kriteria kalau kawasan ini cocoknya dijadikan perdagangan atau pariwisata. Hanya saja, untuk kawasan Kolong Bawah cara penanganannya menggunakan cara yang kuratif sementara kolong atau danau lainnya menggunakan cara yang preventif,” jelasnya.(rm/hlk)
Pemkab Karimun Datangkan Gabah Dari Luar Daerah KARIMUN, RAKYAT MEDIAUntuk mewujudkan ketahanan pangan, saat ini Pemerintah Kabupaten Karimun, mendatangkan gabah dari kabupaten lain untuk diolah melalui penggilingan padi. “Kita tidak perlu mencetak sawah disini, tapi kita datangkan bahan bakunya atau gabah dari luar daerah kemudian kita giling disini. Pengusaha kita akan menggiling padi di sini,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq, kepada wartawan di Tanjung Balai Karimun, Selasa (7/11/2017).
Aunur Rafiq menjelaskan, dengan mendatangkan gabah dari daerah lain seperti Kabupaten Pelalawan dan Kampar Provinsi Riau atau dari Sumatera Barat dan diproses melalui penggilingan padi disini jauh lebih ekonomis dibandingkan memasok beras dari Pulau Jawa. ”Lebih ekonomis kita menggiling di sini, karena transportasi lebih jauh dan biayanya relatif mahal jika mendatangkan beras dari Jawa,”ujarnya. Menurut Aunur Rafiq, langkah ini merupakan solusi yang
tepat dalam menangkal ancaman ketahanan pangan di kabupaten maritim ini. Dengan adanya penggilingan padi, maka Kabupaten Karimun bisa memproduksi beras sendiri, meski gabah berasal dari daerah lain.”Kita kan bisa, daerah yang gabahnya banyak kita giling disini. Singapura tak ada sawah bisa punya beras,” katanya. Pemerintah daerah tengah menjajaki kabupaten lain yang surplus dalam produksi padinya. Sementara itu, untuk mesin penggiling padinya nanti dikel-
ola oleh pihak swasta yang akan ditempatkan di Tanjungbatu, Kecamatan Kundur. “Setelah itu jalan, mungkin swasta akan membeli mesin yang lebih besar produksinya dalam satu jam 5 sampai 7 ton penggilingannya,” katanya. Sebagai daerah kepulauan, Kabupaten Karimun bukan daerah penghasil beras. Pasokan beras dari Pulau Jawa dan Sumatera melalui distributor menjadi andalan, namun harganya fluktuatif dan sering terjadi kelangkaan.(rm/jimi).
Bupati Karimun
Aunur Rafiq
CMYK
11
GALERI FOTO
Kamis, 9 - 16 November 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
WAKIL Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra memberikan Kata sambutannya.
WAKIL Bupati Anambas, Wan Zuhendra menyerahkan hadiah kepada para pemenag lomba lagu Melayu
WAN ZUHENDRA MENGHADIRI MALAM PENUTUPAN GELAR FESTIFAL PESONA SENI BUDAYA MELAYU KE-II GELAR Pesona Seni Budaya Melayu (GPSBM) II Kabupaten Kepulauan Anambas yang diselenggarakan selama enam hari oleh Lembaga Seni Budaya (LSB) Tuah Sakti berlangsung sukses. Setelah sebelumnya membuka, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra
juga hadir pada malam penutupan dan sekaligus menutup secara resmi perhelatan seni budaya tersebut, pada Selasa malam (24/ 10/2017) di Gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan. Wan Zuhendra dalam sambutannya pada kesempatan itu mengungkapkan rasa kebanggaannya
terhadap LSB Tuah Sakti selaku penyelenggara. Diapun memeberikan apresiasi yang mendalam kepada pihak Manajemen PremierOil selaku seponsor kegiatan. Kegiatan tersebut menurutnya, telah membantu Pemerintah daerah (Pemda) Kepulauan Anambas dalam mengembangakan sektor
BUYUNG Satria, Manajemen PremierOil memberikan kata sambuntannya
MEMBERIKAN kata sambuntannya
kepariwisataan. Buyung Satria, Manajemen PremierOil menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba Tari Melayu “Pengharagaan dan apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada pihak LSB Tuah Sakti sebagai penyelenggara dan Manajemen PrimeirOil
yang mendukung penuh kegiatan ini. Tentu even seni budaya seperti ini sangat membantu Pemda Kepulauan Anambas dalam mengembangkan pariwisata sebagai sektor unggulan di daerah,� kata Wan Zuhendra. Pembina LSB Tuah Sakti, Augus R. Unggul dalam laporan
pengantarnya menyampaikan bahwa, GPSBM II tersebut telah direspon baik oleh masyarakat di Kepulauan Anambas secara luas. Hal itu terlihat melalui tingginya animo peserta yang mengikuti gelar festival yang diadakan sebagai rangkaian darai kegiatan. (*)
BUYUNG Satria, Manajemen PremierOil menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba Tari Melayu
PARA tamu undagan mendengarkan kata sambutannya.
PARA tamu undagan
BERSALAMAN dengan para Pemenang
WAKIL Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra berfoto bersama.
CMYK
BINTAN-TANJUNGPINANG
Kamis, 9 - 16 November 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
12
Gubernur Kepri Berikan Bantuan Perlengkapan Sekolah di Bintan BINTAN, RAKYAT MEDIA- Para siswa-siswi tingkat SD/MI dan SMP/MTs se Kabupaten Bintan dapat bersenang hati, karena mereka mendapat bantuan dari Gubernur Provinsi kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun berupa perlengkapan sekolah. Penyerahan perlengkapan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Nurdin, bertempat di SDN 003 Bintan Utara, Tanjunguban, Bintan, Rabu (1/11) yang lalu. Dalam kesempatan itu, Nurdin mengatakan bahwa pendidikan merupakan hal yang mutlak harus terus ditingkatkan dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia yang handal. Salah satu motivasi yang diberikan adalah memberikan program bantuan yang bermanfaat bukan hanya bagi siswa namun juga untuk orangtua serta sekolahnya itu sendiri. “Tentu terobosan yang dilakukan ini untuk memberikan semangat motivasi bagi siswa-siswi agar lebih semangat lagi dalam belajar dan meringankan beban orang tua dalam memberikan perlengkapan sekolahnya,” ujar Nurdin seperti yang dirilis Humas Pemprov Kepri. Bantuan yang diserahkan secara simbolis ini berupa seragam 5
pasang, yakni baju osis, pramuka, olaharaga, batik dan kurung melayu. Kemudian tas ransel juga sepatu yang ditujukan kepada siswa/ i baru kelas 1 di SD/MI dan SMP/ MTS se-Kabupaten Bintan. Total keseluruhan bantuan yang diberikan berjumlah 6.650 pasang. Nurdin melanjutkan, pendidikan sangat penting. Untuk itu, para orangtua diharapkan turut andil dalam meningkatkan pendidikan anakanaknya untuk terus maju ke depan membangun Negeri. “Peran orangtua sangat penting dalam mengontrol pengembangan anaknya di luar sekolah, agar tidak terikut arus modernisasi yang sangat rentan yang dapat merusak generasi muda kita,” lanjut Nurdin. Apresiasi juga diberikan Gubernur Nurdin kepada Pemerintah Kabupaten Bintan dengan terobosan-terobosan yang diberikan dalam rangka membangun daerahnya menjadi lebih baik. “Kita berharap Pemkab Bintan dapat terus bekerja dengan terobosan-terobosan yang inovatif, untuk itu perlu kebersamaan dan keharmonisan diantara kita dalam membangun Bintan ini karena potensi yang ada disini dan perlu ditumbuh kembangkan yang tujuan-
nya kembali untuk masyarakat,” tutup Nurdin. Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan bahwa program ini bertujuan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Bintan. “Pemerintah terus berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan dibidang pendidikan yakni dengan memberikan sejumlah bantuan yang tujuannya untuk meningkatkan pendidikan itu sendiri. Selain itu juga untuk memberikan keringanan biaya bagi siswa dan orangtuanya, selain bantuantadi, juga bantuan akan diberikan untuk bus sekolah gratis sebanyak 43 unit,” ujar Apri. Bukan hanya dibidang pendidikan saja. Apri juga mengapresiasi dorongan serta usulan Gubernur Kepri sehingga Kawasan Ekonomi Khusus Bintan telah ditandatangani oleh Presiden Jokowi. “Kami ucapkan rasa terimakasih kepada Bapak Gubernur yang turut andil dalam membantu Bintan. Ini merupakan gairah baru dibidang ekonomi yang dapat menjawab kebutuhan kerja masyarakat Bintan. Untuk itu, kami berpesan kepada masyarakat untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi persaingan
GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun pakai kemeja putih
ke depan,” lanjut Apri. Ucapan rasa terimakasih disampaikan oleh perwakilan orangtua murid, yakni Nio Novitasari. Ia mengatakan bahwa bantuan yang diberikan ini sangat bermanfaat dan diharapkan agar setiap tahunnya setiap siswa/i baru juga dapat merasakan bantuanyang didapat saat ini. Kepala Sekolah SMP N 13 Bintan, Rita Ayuni, selaku perwakilan
para kepala sekolah dan jajaran SD/ MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Bintan juga mengucapkan rasa terimakasihnya atas program bantuan ini. Bantuan ini sangat bermanfaat dari berbagai segi, salah satunya dapat membantu meringankan beban biaya awal masuk sekolah. Sebelum acara ditutup pada kesempatan tersebut Gubernur Nurdin memberikan kuis yang ditujukan kepada siswa-siswi yang
hadir dan diberikan 7 buah sepeda gratis sebagai hadiahnya. Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, Kepala Dinas Perhubungan Jamhur Ismail, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Eddy Sofyan, Kepala Biro Humas protokol dan penghubung Nilwan, Kepala Dinas Pendidikan Bintan Tamsir beserta masyarakat setempat dan tamu undangan lainnya. (rm/Ikhsan)
Bupati Bintan”Hidup Sehat di Mulai Dari Rumah Kita”
NURDIN Basirun meninjau pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bintan
Gubernur Kepri Prioritaskan Percepat Pembangunan Infrastruktur BINTAN, RAKYAT MEDIA-Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Bintan diminta Gubernur Kepri Nurdin Basirun agar dipercepat penyelesaiannya serta tidak menghambat proses pembangunan. Permintaan ini disebutkan dimana saat Nurdin Basirun meninjau pembangunan untuk melihat sejauh mana perkembangan pembangunan tersebut. Proyek pembangunan jalan yang nantinya akan memnghubungkan jalan Kijang menuju kearah simpang lintas barat yang panjangnya sekitar 12.813 km. Jalan ini sudah terlaksana sepanjang 7.552 km pada APBD 2016 lalu, sedangkan pada 2017 ini diambil alih oleh Provinsi Kepri untuk penyelesaian pembangunannya. Nurdin meminta kepada Kepala Dinas PU Abu Bakar agar pengerjaannya disegerakan dan menargetkan tahun 2018 sudah selesai pengerjaan tersebut. Permintaan itu disampaikan Nurdin saat meninjau pembangunan infrastruktur di Bintan. Adapun lokasi yang pertama didatangi Nurdin adalah pelabuhan Roro Tanjunguban, Nurdin saat itu didampingi Kadis Perhubungan Jamhur Ismail dan Kadis kelautan Eddy Sofyan. Nurdin Mengintruksikan kepada Kepala Dians PU Abu Bakar untuk mengecek dan merevisi kembali market pembangunan pelabuhan Roro di Bintan. “Tidak perlu terlalu sulit mencari konsep pelabuhan dengan desain yang seperti apa cukup mencontoh yang sudah ada ,” ujar Nurdin sambil menunjuk ke arah Pelabuhan Mentigi yang berada diareal tersebut. Nurdin juga ingin agar panjang ujung Pelabuhan Roro sejajar dengan Pelabuhan Mentigi agar mempermudah manuver dari kapal roro jika ingin memutar serta mempermudah labuh jangkar. Nurdin berharap, pembangunan pelabuhan roro cepat terselesaikan karena arus padat keluar masuk pelabuhan dapat diminimalisir, apalagi pelabuhan Roro di Tanjunguban merupakan salah satu akses yang vital di Bintan. “Jalur keluar masuk menuju roro dilebarkan lagi agar bisa 2 jalur mobil keluar masuk, juga terhindar dari kemacetan dan tentunya kenyamanan penumpang dapat dirasakan,” lanjut Nurdin lagi. “Agar segera dapat di gunakan oleh masyarakat untuk kemudahan dan kelancaran transportasi,” ujar Nurdin. Setelah itu, Gubernur melanjutkan perjalanannya menuju Wacopek, Bintan, disana direncanakan akan dibangun pusat pelabuhan ikan yang baru selesai Detail Engineering Design (DED) nya tahun ini dan direncanakan mulai dikerjakan tahun 2018. Berjarak sejauh 3,5 Km dari Pusat Jalan besar, Gubernur tiba di ujung dan langsung meninjau lokasi. Pada kesempatan tersebut Gubernur Nurdin meminta kepada Kadis Kelautan dan Perikanan Eddy Sofyan agar mengkaji ulang lagi pembangunan Pelabuhan Ikan tersebut, tujuannya adalah kesejahteraan dari nelayan, dampak positif tersebut harus dirasakan nelayan dengan adanya pelabuhan ikan di Kijang. “Tujuan kita selain menjadikan lokasi ini kampung nelayan juga pusat perputaran hasil tangkapan ikan namun perlu dikaji prospek kedepannya. Tujuan tentu kita tidak ingin merugikan dan mempersulit nelayan,” pesan Nurdin. Mengingat ikan merupakan bahan yang mudah busuk jika memperlambat arus keluar masuk tentu kerugian dirasakan oleh nelayan. Tidak dipungkiri Kepri juga perlu mendata kapasitas produksi ikan yang dimiliki secara kuantitatif. (rm/san)
BATAM, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Pusat telah mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Germas dicanangkan dalam waktu bersamaan di 10 wilayah, salah satunya adalah Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Germas adalah gerakan nasional yang diprakarsai oleh Presiden Joko Widodo dalam rangka penguatan paradigma pembangunan kesehatan yang mengedepankan upaya promotif dan preventif. Pola hidup sehat merupakan gerakan nasional yang terus dihimbau kepada masyarakat guna mewujudkan masyarakat sehat yang hasil akhirnya akan menjadikan lingkungan yang sehat pula.Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) mulai tingkat Nasional, Provinsi sampai ke Kabupaten/Kota semakin gencar dilakukan. Bupati Bintan Apri Sujadi, menerangkan bahwa masyarakat harus mengaplikasikan hal-hal positif mulai dari rumah. Dirinya menekankan pentingnya kebiasaan hidup sehat dari hal terkecil dan dimulai dari diri sendiri.
“Kita harus mulai dari rumah kita. Pemerintah Daerah sampai ke tingkat Kabupaten secara berkesinambungan terus menggelar kegiatan-kegiatan yang menunjang kebugaran jasmani. Tapi jangan berhenti di situ saja. Hari ini kita sama-sama senam, di rumah mungkin bapak ibu bisa rutin berolahraga pagi, larilari kecil atau minimal membersihkan pekarangan rumah,” ungkapnya usai melaksanakan senam bersama masyarakat dalam rangka puncak kegiatan Porsenibud Desa Toapaya di Lapangan Cikolek, Minggu (5/11/2017) yang lalu. Lanjut Apri, Pemerintah Pusat telah menganggarkan dana yang begitu fantastik bagi Desa. Sehingga apabila pengalokasian dana tersebut disalurkan untuk kegiatan seperti Porsenibud ini, Pemerintah Daerah tentunya memberikan apresiasi yang sangat tinggi. “Selain ini salah satu pengalokasian yang tepat. Kegiatan semacam ini memang perlu untuk mendukung program Germas,” tambahnya. Kepala Desa Toapaya Mulyono menjelaskan bahwa Kegiatan Pekan Olahraga Seni dan Budaya (Pors-
BUPATI Bintan Apri Sujadi usai melaksanakan senam bersama masyarakat
enibud) Desa Toapaya ini merupakan kali kedua, setelah tahun lalu perdana dilaksanakan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan wadah bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi olahraga, seni dan budaya. Selanjutnya event ini juga dapat dijadikan moment kebersamaan yang dapat melekatkan keserasian di tengah masyarakat. “Masyarakat kita bisa menjalin ke-
Mantan Kasat Narkoba AKP Dasta Analis Dijebloskan ke Penjara TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Akhirnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang menjebloskan mantan Kasat Narkoba Polres Bintan AKP Dasta Analis dan lima orang anggotanya serta satu orang warga sipil ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tanjungpinang, Senin (6/11/2017) sekitar pukul 18.02 WIB. Tujuh orang tersangka itu sebelumnya ditahan di sel tahanan Polres Tanjungpinang. Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang Supardi mengatakan, eksekusi pemindahan Dasta Analis dan lainnya setelah adanya surat penetapan dan berita acara pelaksanaan pemindahan tujuh tersangka itu. ”Kita menjalankan perintah hakim untuk memindahkan tujuh tersangka kasus penggelapan sabu-sabu,” kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang Supardi. Pantauan di lapangan, ketujuh tersangka ini belari-lari saat digiring ke mobil Tahan Kejaksan Negeri Tanjungpinang. Terlihat Dasta Analis ikut dalam rombongan tersebut dengan menggunakan sebo dan berbaju warna putih samberi menyadang tas saat di Rutan Tanjungpinang.”Jadi kita sampaikan bahwa terhadap tujuh terdakwa dalam perkara ini yang masuk ke Pengadilan Tanjungpinang yang telah ditunjuk majelisnya dan telah ditetapkan
Mantan Kasat Narkoba Polres Bintan
AKP Dasta Analis hari sidangnya pada 8 November 2017, majelis dari perkara tersebut sudah mengeluarkan dan melanjutkan penahanan terhadap para tersangka, penahanannya di Rutan Tanjungpinang,” kata Humas PN Tanjungpinang, Santonius Tambunan SH, Kamis (2/11/2017). Ia melanjutkan, bagaimana proses untuk melakukan pemindahan ditanyakan kepada pihak eksekutor dalam hal ini jaksa penuntut umum (JPU). Sementara itu, terkait pemindahan terhadap para tersangka itu, kata Santonis, Pengadilan Negeri (PN) menilai pihak Rutan Tanjungpinang sudah profesional dan kompeten dalam rangka memberikan ruang tahanan untuk keselamatan terhadap ketujuh tersangka tersebut. “Jadi kita hanya memandang perlu bahwa pihak Rutan adalah pihak sudah diberikan wewenang oleh undang-undang untuk mengurusi hal-hal yang terkait penahanan. Jadi
saya rasa mereka sudah profesional dan kompeten dalam rangka memberikan ruang yang layak dan penjaga yang ketat juga terhadap keselamatan yang baik juga bagi para terdakwa ini,” ujar dia. “Sehingga tidak ada anggapan-anggapan dari masyarakat bahwa ada perlakukan khusus ke salah satu atau sebagian dari terdakwa dalam perkara ini,” ujarnya. Adapun tujuh tersangka tersebut yakni, terdakwa Desta Analis (mantan Kasat Narkoba Polres Bintan), Tomy Adriadi Silitonga (mantan anggota Sat Narkoba Polres Bintan), Indra Wijaya (mantan anggota Sat Narkoba Polres Bintan), Joko Arifonto (mantan anggota Sat Narkoba Polres Bintan), Kurniawan Tambunan (mantan anggota Sat Narkoba Polres Bintan), Abdul Kadir (mantan anggota Satres Narkoba Polres Bintan) dan Dwi Supriyanto Malik (warga sipil). Sebelumnya, Polres Tanjungpinang menangkap Yanto warga sipil pengedar narkoba. Dari tangan Yanto dikembangkan ternyata barang bukti tersebut merupakan barang bukti tangkapan Polres Bintan di hotel Comfort Tanjungpinang Maret lalu.Lima oknum polisi dan Kasat narkoba AKP Desta Analis menggelapkan dan menjual barang bukti hasil tangkapanya sebanyak satu kilogram melalui Yanto. (rm/bn).
bersamaan, minimal mereka mendapat hiburan,” katanya. Porsenibud Desa Toapaya telah berlangsung selama dua pekan. Rencananya sore nanti akan digelar penampilan budaya kesenian Kuda Lumping dan malam harinya akan dilangsungkan malam resepsi dan hiburan rakyat yang disejalankan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. (rm/fery).
Bupati Bintan Ciptakan Budaya Membaca Pada Masyarakat BINTAN, RAKYAT MEDIAPemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bintan melalui Dinas Perpustakaan Kabupaten Bintan menggelar kegiatan promosi Minat Baca Masyarakat Kabupaten Bintan Tahun 2017 di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Bintan, Selasa pagi (7/11/2017) lalu. Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos yang membuka kegiatan mengatakan bahwa secara global saat ini minat baca mengalami penurunan, bahkan dari 61 sampel negara dari seluruh negara-negara di dunia, minat baca masyarakat di Indonesia menempati posisi ranking ke 60. Di Kabupaten Bintan sendiri berbagai sarana dibangun, guna meningkatkan minat baca masyarakat khususnya para pelajar. Beberapa fasilitas didorong guna meningkatkan minat baca antara lain perpustakaan keliling, perpustakaan apung dan yang terbaru, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan juga membangun Gedung Community Centre atau disebut juga Gedung Pintar. Ditambahkannya juga, bahwa fasilitas Gedung Pintar salah satunya didorong dalam pemanfaatan guna menciptakan budaya membaca agar masyarakat khususnya kaum pelajar menjadi senang membaca. “ Saat ini berbagai fasilitas telah kita siapkan, namun mi-
nat baca masyarakat masih cenderung menurun. Harus ada metode terbaik, untuk mendorong masyarakat dan anak anak kita, guna menjadi generasi yang gemar membaca. Nantinya fasilitas yang ada di Gedung Community Centre atau Gedung Pintar, kita dorong agar tidak hanya fasilitas namun bagaimana merubah mindset, budaya gemar membaca itu perlu dilakukan secara bersama sinergi diseluruh unsur yang ada di Kabupaten Bintan “ ujar Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Bunda Paud Kabupaten Bintan Hj Deby Apri Sujadi. Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Bintan Edi Pribadi mengatakan bahwa sebanyak 92 orang peserta yang mengikuti kegiatan Minat Baca tersebut. Dari 92 orang peserta tersebut 30 orang diantaranya murid Sekolah Dasar (SD), dan 62 orang Tenaga Pengajar. Selain itu, Dinas Perpustakaan Kabupaten Bintan juga mendatangkan pendongeng Nasional dari Kampung Dongeng Indonesia yaitu Kak Awang Prakoso.” Kita undang Kak Awang Prakoso guna memberikan tip dan cara metode bercerita dan membaca yang benar, semoga hal ini memberikan manfaat bagi semua “ tutupnya.(rm/mb).
CMYK
13
SELEBRITY
Kamis, 9 - 16 November 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Anggika Bolsterli
Syuting Film Tampil Tanpa Make-up JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Karakter dalam film Mau Jadi Apa? membuat Anggika Bolsterli mengalami banyak perubahan. Selain harus menjalankan karakter sebagai seorang mahasiswa yang gemar melawak, wanita kelahiran Jakarta 22 tahun silam itu juga harus percaya diri tampil tanpa make-up di depan layar. Hal ini didasari oleh latar waktu yang diambil dalam film tersebut. Sehingga tak heran, gaya kostum dan suasananya pun jauh berbeda dengan kondisi saat ini. Selain Anggika, beberapa rekannya yang lain juga harus menjalani hal yang sama. Di antaranya adalah Aurelie Moeremans yang harus tampil apa adanya saat melakukan masa-masa ospek dalam adegan yang dilakukan. “Kita semua perankan jadul jadi bajunya semuanya, style-nya juga jadul. Sempet ada wartel, jadi fesyennya 1990-an cewek-cewek rambut dibelah tengah, klimis, lurus-lurus, yang minimal make-up,” ungkap Anggika di Gedung iNews, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2017). “Bahkan Aurelie sama Andhika pas adegan ospek ternyata enggakmake-up sama sekali enggak pakai make-up jadi memang enggak pengen berlebihan,” tambah Soleh Solihun. Sebagai sutradara, Monty Tiwa dan Soleh Solihun ingin agar film yang dibuatnya tersebut sempurna. Sehingga tak heran, selain gaya yang digunakan oleh para pemain, soundtrack lagu juga diambil dari beberapa grup band yang populer kala itu. Musik dan lagu yang digunakan adalah iringan musik dari grup band SLANK, Laluna, dan beberapa lainnya. Film berjudul Mau Jadi Apa? ini akan tayang secara serentak di bioskop seluruh Indonesia. Selain para bintang muda ternama, beberapa komika juga tampil di antaranya adalah Uus, Ernest Prakasa, Adjisdoaibu, Aci Resti, dan Soleh Solihun.(rm/net).
Heboh Katalog Perempuan Alexis,
5 Fakta Akad Nikah Kahiyang Ayu-Bobby Nasution
Penyanyi Dangdut Ramai Lapor ke Polisi JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Beberapa artis dan penyanyi satu persatu melapor ke Polisi karena merasa dirugikan setelah fotonya dipajang dalam katalog perempuan Alexis yang beredar di dunia maya. Diketahui setelah Widuri Agesty, penyanyi dangdut Shinta Bebi ikut melapor ke Kepolisian Polda Metro Jaya karena fotonya ikut terpajang dalam katalog perempuan Alexis yang beredar tanpa seizinnya. “Itu foto-fotoku yang diambil dari media sosial. Makanya aku juga heran, kok, dia bisa dapat,” kata Shinta Bebi di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa 7 November 2017. Diakuinya, Shinta pernah datang ke Alexis. Namun, kedatangannya tersebut dalam rangka menghadiri pesta ulang tahun dan bukan untuk pemotretan dan sebagainya. “Saya enggak tahu sama sekali Alexis. Pernah masuk sekali aja waktu teman adakan pesta. Waktu itu pesta ulang tahun. Saya datang cuma ucapin selamat, terus pulang, dan itu sudah lama sekali,” ujar Shinta.(rm/red)
Ashanty dan Anang Ngantri 2,5 Jam
Demi Salaman Dengan Kahiyang-Bobby SOLO, RAKYAT MEDIAPernikahan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu, putri dari Presiden Indonesia, Jokowi dilangsungkan, Rabu (8/11) di Gedung Graha Saba Buana, Surakarta. Akad nikah digelar pada siang hari, yang kemudian dilanjut dengan proses resepsi di sore hingga malam hari, masih di tempat yang sama. Dari ribuan tamu yang diundang, ada beberapa artis yang terlihat hadir, seperti salah satunya pasangan kondang, Anang Hermansyah dan Ashanty. Usai bersalaman dengan Kahiyang dan Bobby di atas podium, mereka pun meluangkan sedikit waktunya untuk awak media sambil bercerita mengenai suasana pernikahan putri presiden tersebut. “Lumayan 2,5 jam antri. Ini pertama kali aku ke nikahan sengantri ini. Tapi bahagia, karena tadinya kan ke pelaminan nggak boleh bawa HP, harus ditaro. Aduh 2 jam antri nggak bisa foto. Tiba-tiba mbak kahiyangnya, ‘Mbak Ashanty foto yuk’.
Alhamdulillah, akhirnya dapat ya tadi. Senang,” ujar Ashanty di Gedung Graha Saba Buana, Solo Jawa Tengah, Rabu (8/11/2017). Anang lalu bercerita mengenai betapa sederhananya pernikahan Kahiyang, meski statusnya adalah seorang anak dari Presiden Indonesia. Ayah 4 anak itupun mengaku terkesan pada Jokowi yang senantiasa membumi dan apa adanya. “Suasananya bersahaja, sederhana. Senang kok. Itu yang saya acungin jempol ya. Beliau (Jokowi) segalanya melakukan segalanya seperti yang ingin dilakukan. Beliau apa adanya betul,” sambung Anang. “Aku bilang tadi beliau bersahaja ya. Beliau tidak mengada-ngadakan diri. Toh beliau juga nggak mau berlebih-lebihan. Ini harus dimaknai, bersahaja aja. Banyak orang yang bisa melakukan hal ini. Sampai pengamanan pun semua nggak terlalu ribet. Semua pas lah,” pungkas pria berusia 48 tahun tersebut.(rm/kapanlagi).
SOLO, RAKYAT MEDIA-Setelah melewati berbagai prosesi adat, Kahiyang Ayuakhirnya resmi dipinang Bobby Nasution. Bertempat di Graha Saba Buana, Surakarta, Jawa Tengah, akad nikah keduanya berlangsung pada Rabu (8/11/ 2017) kemarin. Dijadwalkan pukul 9.00, acara ini dihadiri tamu undangan dari berbagai kalangan. Mulai dari Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono dan istri, hingga teman-teman
artis seperti Slamet Rahardjo dan Abdee Slank, semua seperti tak ingin melewatkan momen bahagia ini. Sedari pagi, kesibukan sudah terlihat di sekitar lokasi akad yang nantinya juga akan digunakan untuk gelaran resepsi. Bahkan, sedari pagi, sudah banyak warga memadati kanan-kiri jalan dari rumah Presiden Joko Widodo atau Jokowi menuju Graha Saba Buana. Berlangsung lancar tanpa satu-dua kendala berarti, terda-
pat beberapa fakta dari acara akad nikah Kahiyang-Bobby yang menarik untuk disimak. Dari nasihat pernikahan, hingga mas kawin, berikut beberapa di antaranya. Dalam pelafalan ijab kabul, terungkaplah mas kawin yang diberikan Bobby Nasution untuk meminang Kahiyang Ayu. Disebutkan, alat salat dan emas seberat 80 gram adalah mas kawin yang diserahkan Bobby untuk meminang kakak Kaesang Pangarep tersebut. (rm/net)
BEBERAPA artis dan penyanyi satu persatu melapor ke Polisi
Arumi Bachsin Datang ke Pernikahan Kahiyang Anak Jokowi
Artis Arumi Bachsin
SOLO, RAKYAT MEDIA-Untuk pernikahan Kahiyang Ayudan Bobby Nasution ini, mereka memang memilih untuk menggunakan catering milik Gibran sang kakak. Tak heran jika para tamu undangan sudah bersiap untuk mencicip hidangan dari usaha anak Presiden Jokowi tersebut. Arumi Bachsin yang datang bersama suami tak menutupi kalau ia juga sudah berharap menjajal menu spesial di pernikahan Kahiyang Ayu itu. Salah satu yang segera dicarin-
ya adalah martabak Markobar. “Kalau aku nyobain martabak, aku fokus nyari martabak Mas Gibran, penasaran,” ungkap Arumi ditemui bersama suami usai menghadiri acara pernikahan Kahiyang dan Bobby di Gedung Graha Saba Buana, Solo Jawa Tengah, Rabu (8/11). Sayangnya, keduanya belum sempat mencicipi menu Sate Kere yang sedang ramai dibicarakan. “Lain kali kita cari di restorannya,” imbuh suami Arumi. Emil Elestianto Dardak sendiri
mengaku kalau ada antrian yang cukup panjang di pernikahan Kahiyang ini, tapi menurutnya ia sama sekali tidak merasakan capek karena banyak bertemu kenalan dan mengobrol. Arumi sendiri kagum pada penataan untuk tamu yang akan makan. “Layout antriannya di desainnya bagus sekali, jadi nggak ada susah, akses ke makanannya cepet jadi orang yang mengantri supaya nggak ketinggalan antrian tetapi tetap bisa makan,” jelasnya. (rm/net).
CMYK
ANAMBAS-NATUNA
Kamis, 9 - 16 November 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
14
Pemkab Anambas Minta Presiden Resmikan Bandara Letung
BANDAR Udara Letung Anambas bakal dioperasikan
ANAMBAS, RAKYAT MEDIA- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas telah menyampaikan surat permohonan Kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo agar orang nomor satu RI tersebut dapat meresmikan Bandara Letung. Sekretaris Dinas Perhubungan dan LH Zulkarnaen, SH mengatakan dalam surat bernomor 488/Kdh.KKA/ 08.17.itu selain permohonaan peresmian bandara, juga akan disejalankan dengan Peresmian Roro di Palmatak dan Festival Padang Melang.”Surat yang disampaikan kepada pak Presiden kita meminta beliau untuk datang ke Anambas untuk meresmikan Bandara Letung sekaligus Rtoro Matak
dan Membuka FPM hajat besar pemerintah daerah KKA,” kata Zul Minggu, Selasa (7/11). Lebih jauh Zul mengungkapkan, untuk pembangunan Bandara sendiri sudah sepanjang 1430 meter, selain itu fasilitas penunjang lain juga sudah terlengkapi.Bahkan saat ini pesawat perintis Susi Air sudah mendarat di Bandara Letung.”Alhamdulillah bandara letung sudah siap untuk diresmikan, mudah-mudahan Beliau bersedia turun dan datang ke Anambas. Pada bulan Mai tahun 2018 mendarang,” ujarnya. Zul mengungkapkan, Bandara Letung sendiri dibangun melalui anggaran Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan APBD Kabupaten Kep-
ulauan Anamnas (KKA). Hadirnya bandara yang berlokasi didesa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur itu sendiri diharapkan Mampu membuka akses trasportasi. Memang saat ini untuk sarana transportasi sudah terbuka lebar Pesawat Express Air telah beroperasi setiap hari melalui Bandara Khusus Matak, lalu Fery juga sesuai jadwal belum lagi kapal Pelni yang juga sesuai jadwal terus beroperasi.”Hadirnya Bandara Letung Membuat akses transportasi untuk mendukung pariwisata semakin baik.”ujarnya. Terpisah Kasatpel Bandara Letung Ariadi Widyawan juga membenarkan hal itu. Memang Bandara Letung te-
lah beroperasi namun diharapkan peresmiannya langsung dilakukan oleh Presiden RI. Selain itu tambah Ariadi pemerintah daerah KKA juga diminta untuk segera menghibahkan Bandara Letung ke Pemerintah Pusat. “Saya sudah bertemu bupati untuk segera menghibahkan bandara ke Pusat, dan respon beliau sangat baik,” tukasnya. Sebelumnya Kajari Natuna Juli Isnur, SH.MH saat meninjau Bandara ketika mendengarkan laporan Kasatpel Bandara siap membantu dalam proses hibah bandara tersebut. “Kasidatun nanti bantu proses hibah bandara Letung,” tutupnya mengakhir. (rm/hk).
Pemkab Natuna Gesa Pembangunan Suak Midai .NATUNA, RAKYAT MEDIAWakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti menegaskan, agar pembangunan di Kecamatan Suak Midai bisa segera digesak. Hal ini menimbang kecamatan yang sudah terbentuk itu harus bisa melayani masyarakat dengan baik. Keinginan pemerintah daerah jelas bisa terealisasi pada tahun 2017 ini. Namun karena ada kendala terkait permasalahan harga tanah yang belum ada kesepakatan membuat pembangunan yang ada tertunda. “Kita dari pemerintah sebetulnya ingin mempercepat pembangunan yang ada dikecamatan Suak Midai. Namun karena perlu adanya kajian terkait harga tanah harus membuat pembangunan ini harus tertunda,” kata Ngesti saat mengunjungi Kecamatan Suak
Midai, kemarin. Wabup Ngesti melanjutkan, berbagai pembangunan yang sudah terencana tahun 2017 tertunda. Selain kantor Kecamatan Suak Midai, pembangunan embung untuk stok air bersih di Pulau Midai. Keberatan warga sangat berasalan, karena lahan yang akan dibebaskan adalah lahan produktif, perkebunan kelapa dan perkebunan sagu warga yang sudah berproduksi sejak turun temurun. Masyarakat di pulau Midai, sebagian besar berpenghasilan dari petani kopra dan sagu. Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengatakan, penafsiran harga tanah di Midai kisaran Rp 30 ribu per meter. Sementara pasaran harga di masyarakat saat ini minimal Rp 100 ribu per meter. Hal ini dis-
Wakil Bupati Natuna,
Ngesti Yuni Suprapti ebabkan hampir 100 persen lahan di pulau Midai adalah lahan produktif dengan perkebunan kelapa dan sagu. “Warga sangat keberatan, disatu sisi pemerintah daerah juga mempertimbangkan. Jika
hasil penafsiran lembaga independen ini jauh dari harapan masyarakat. Apalagi di Midai lahannya adalah perkebunan kelapa,” ucapnya. Keberatan warga kata Ngesti, Pemerintah Daerah juga tidak bisa memaksakan. Namun pemerintah daerah akan menggunakan beberapa lembaga independen untuk melakukan penafsiran harga tanah. Sehingga terdapat perbanding harga. “Rencana pembangunan embung di Midai memerlukan lahan seluas 5 hektare. Dalam perencanaan termasuk disiapkan kawasan penghijauan. Tetapi dengan keberatan warga, pembebasan lahan ditunda. Pemerintah Daerah juga harus menggunakan lebih dari satu tim apresial untuk penafsiran harga tanah. Disatu sisi pembangunan embung sangat
penting untuk persedian air di pulau Midai,” jelasnya. Sementara Camat Suak Midai Idris mejelaskan, ada beberapa pembangunan yang tidak jadi dibangun pada tahun 2017 ini, dan akan di bangun pada tahun 2018 nanti. “Pembangunan yang tertunda yaitu kantor Kecamatan Suak Midai, embung dan lain sebagainya,” paparnya. Idris berharap dengan kedatangan Bupati dan Wakil Bupati kemarin, pembangunan di Kecamatan Suak Midai bisa secepatnya terlaksana dan tidak sampai tertunda lagi. “Kita hanya bisa berharap pembangunan bisa terselesaikan dan tidak tertunda lagi. Karena dengan adanya kantor Kecamatan pelayanan kepada masyarakat bisa terlaksana dengan baik,” tandasnya. (rm/hk).
Guru SD di Midai Natuna Kepergok Selingkuh EDY Gius Kades Petahan kecak pinggang
Pilkades Lingai Ricuh, Bakal Calon Mengamuk TAREMPA, RAKYAT MEDIA-ýPelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lingai, Kecamatan Siantan Selatan ditunda.Sebab, ada perbedaan pendapat saat verifikasi berkas bakal calon untuk ditetapkan sebagai calon yang berbuntut ricuh di Balai desa Selasa (7/ 11/2017) kemarin. Edy Gius, salah satu bakal calon yang tidak terima dengan hasil keputusan itu merusak kursi dan memecahkan kaca di Balai pertemuan desa.”Kami sudah menghadap bupati semalam. Diputuskan untuk pelaksanaan (Pilkades,red) di Lingai ditunda sampai tahapan Pilkades selanjutnya. Kami masih menunggu berita acara dari Lingai,” ujar Azhar Sekretaris Camat Siantan Selatan saat ditemui di Tarempa Rabu (8/11/2017) . Mengenai kerusakaan kursi dan kaca depan balai desa, pihak BPD akan menyurati kades petahana tersebut untuk memberi tenggat waktu untuk
memperbaiki aset desa yang ia rusak.Bahkan, langkah hukum bakal ditempuh apabila yang bersangkutan tidak memiliki i’tikad baik untuk memperbaiki aset desa yang telah ia rusak. ”Ini sesuai dengan arahan Pak Bupati,” ujar dia. Ada tiga bakal calon yang mendaftar, yaitu Afrizal, Ady Gius, dan Sammizar. Namun hanya seorang yang dinyatakan lengkap, yakni atas nama Samnizar. Sementara Edy Gius diketahui terlambat menyampaikan laporan pertanggungjawaban pada 4 Oktober sementara jabatannya berakhir Februari 2017. Edy menilai, persyaratan yang menjadi penghambat dirinya maju sebagai calon bukan merupakan syarat mutlak, sementara bakal calon lain terkendala pada syarat mutlak. Sedangkan bakal calon Afrizal, terkendala pada surat keterangan tempat tinggal yang tak lengkap.(rm/red)
Waspadai APBD untuk Kepentingan Politik Pilkada TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Partai Demokrat minta seluruh elemen masyarakat mewaspadai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dipergunakan untuk kepentingan politik jelang Pilkada Tanjungpinang tahun 2018. Anggota DPRD Tanjungpinang Maskur Tillawahyu yang dihubungi dari Batam, Sabtu, mengatakan pembahasan anggaran tahun 2018 belum dimulai, namun perlu dilakukan upaya antisipatif sejak dini agar tidak dipergunakan untuk kepentingan politik pilkada.”Samasama diawasi. Jurnalis juga memiliki kapasitas untuk mengawasi perencanaan hingga pengesahan anggaran daerah,” ujarnya. Maskur mengatakan anggaran daerah potensial dipergunakan untuk kepentingan politik. Karena itu, tegasnya keterlibatan jurnalis dan berbagai elemen masyarakat dalam proses pembahasan hing-
ga pengesahan anggaran. ”Pembahasan anggaran harus transparan untuk kepentingan masyarakat,” katanya. Ia mengemukakan pemerintah harus fokus dan memprioritaskan pembahasan anggaran daerah. Kegiatan yang direncanakan harus disesuaikan dengan rancangan pembangunan jangka menengah daerah.”Kami akan mempelajari laporan akhir masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang,” ujarnya. Ia juga mengingatkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah-Syahrul tetap fokus menyelenggarakan pemerintahan hingga berakhir masa jabatannya. Lis-Syahrul masa jabatannya berakhir pada pertengahan Januari 2018.”Penyelenggaraan pemerintahan harus tetap maksimal meski pada tahun politik,” katanya.(rm/ant).
NATUNA, RAKYAT MEDIASeorang nelayan di Kecamatan Midai Natuna, Yihardianto (34) melaporkan seorang guru sekolah dasar berinisial A ke Polsek Midai karena berselingkuh dengan istrinya. Kasus perzinahan antara guru yang diketahui memiliki dua istri tersebut kini sudah ditangani Polsek setempat. Dan keluarga korban berharap kasus tersebut diproses secara hukum, karena merusak rumah tangga. Kepala Desa Air Putih Kecamatan Midai, Zubirudin mengatakan, kasus tersebut terjadi pada akhir bulan lalu. Guru SD ini tertangkap ketua RW dan RT beserta warga sedang berduaan bersama istri Yihardianto di Pantai Suak Besar yang sepi dari pemukiman penduduk dan gelap. Namun saat itu, tidak bisa menangkap basah. Karena pasangan laki-lakinya mengetahui kedatangan RW dan RT.
Tetapi hubungan guru SD dan istri korban ini tidak bisa dielak, setelah suaminya mendapati percakapan keduanya di messenger telepon istrinya. “Setelah mendapat bukti adanya hubungan perselingkuhan ini, korban pun melapor ke polsek Midai Kamis (2/11) kemarin. Pelaku sempat ditahan dua hari, tapi sekarang sudah dibebaskan,” ungkap Zubir kepada media, Selasa (7/11). Dikatakan Zubirudin, pihak keluarga sangat malu dengan terjadinya kasus perselingkuhan guru tersebut. Dan mengharapkan polsek Midai tetap memproses kasus ke ranah hukum. Bahkan suaminya terpaksa diajak ke Ranai untuk bisa menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Suaminya adalah nelayan transional, sehingga jarang berada dirumah. Ketika melaut, bisa tidak pulang selama tiga malam sampai satu minggu be-
Bendungan Kelarik Natuna Akan Dioperasikan Tahun 2018 NATUNA, RAKYAT MEDIA - Diperkirakan pada akhir tahun 2017 ini bendungan Kelarik akan segera dibuka, menyusul saat ini bendungan tersebut sedang dalam tahap finising atau tahap akhir. Camat Bunguran Utara, Izhar menuturkan, pihaknya sudah melakukan survey ke bendungan Kelarik yang ada diwilayah kerjanya. Dan sampai saat ini proses pengerjaan sudah tahap akhir. “Setelah kita survey bersama beberapa staf kantor, ternyata pembangunan bendungan itu sudah masuk pada tahap penyelesaian. Kita berharap proses penyalurannya bisa langsung kesetiap wilayah,” kata Camat Izhar di gedung Sri Serindit, Kemarin. Izhar mengatakan, bendungan itu terlihat sudah hampir rampung, sekitar 12 hektar lahan yang bisa digenangi pada bendungan tersebut. Hanya tinggal pembangunan jalur primiernya yang telah 60 persen pekerjaannya. “Kalau dilihat untuk jalur primernya masih kurang sekitar 1,5 kilometer lagi. Karena sampai saat ini jalur itu baru sekitar 60 persen pengerjaannya,” jelasnya. Pembangunan jalur irigasi ini diharapkan bisa segera beroprasi. karena dengan adanya saluran irigasi kesetiap pemukiman warga jelas membuat mata pencaharian baru bagi warga sekitar. “Kita cuma bisa berharap 2018 segera teraliri kepemukiman warga, karena saat ini pembangunan itu baru sampai kebelakang gunung,” harapnya. Sementara berdasarkan pantauan media ini di lapangan pembangunan bendungan dan irigasi tersebut diperkirakan masih jauh dari perkiraan. Pasalnya masih ada pembangunan saluran sekunder maupun primer yang belum mencapai pemukiman warga.(rm/red)
rada di laut, sebelumnya tidak menaruh curiga. Karena pelaku dan pelapor sangat akrab. “Awalnya percakapan di messenger itu membahas anaknya di sekolah, lalu ajak karoke. Sampai isi SMS itu saya juga membacanya, memang sudah mengungkap perbuatan zina mereka sendiri, sudah sayang-sayang lah. Kami khawatir tidak sampai diproses ke Polres, makanya kami akan menemui pimpinan di Polres Natuna. Kasus ini juga sudah kami sampaikan kepada Dinas Pendidikan,” ungkap Kades. Terpisah, Kapolres Natuna, AKBP Charles Panuju Sinaga mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oknum guru sekolah dasar di Midai. “Benar, sudah ada laporannya, cuma saya belum mengetahui kronologisnya,” singkat AKBP Charles saat dihubungi via seluler, Rabu (8/11/2017) lalu.(rm/red)
PARA Kades Kabupaten Anambas sedang mendengarkan imbauan Bupati
Kades di Anambas TakutMenggunakan Dana Desa ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Kepulauan Anambas merasa khawatir terhadap kebijakan Kementerian Pedesaan dan Kapolri yang bekerja sama mengawal dan mengawasi penggunaan Dana Desa. Selaku pengguna anggaran, para Kepala Desa takut melakukan kesalahan administratif yang bermuara pada ranah pidana. “Kami ini sekarang sudah menjadi terkenal, semua lini tertuju kepada kami. Ini dimulai sejak adanya Dana Desa, apalagi sekarang kepolisian sudah diputuskan untuk mengawasi dan mengawal Dana Desa. Kami khawatir, ke depan ini menghambat pembangunan desa. Bangun ini salah, bangun itu salah, ujung-ujungnya serba salah,” ujar Kepala Desa Air Putih, Azam Bazir, Rabu (8/11/2017) kemarin. Beberapa Kepala Desa mengakui banyakyang belum memahami masalah administrasi sehingga banyak terjadi kesalahan atau kekurang-sempurnaan administrasi dalam pemanfaatan dana desa. Ia meminta semua pihak yang berkepentingan, terutama aparat penegak hukum, tak mengobok-obok penggunaan dana desa dengan alasan yang tak jelas. “Saya khawatir kepala desa tidak mau lagi mengurusi Dana Desa karena seolah-olah tidak dipercaya. Jika ini terjadi, maka masyarakat desa khususnya akan mendapat imbasnya. Dan pelaksanaan pemerataan pembangunan di setiap desa akan terhambat,” jelasnya. Sementara, Wakapolda Kepri, Brigjen Didi Haryono, mengatakan bahwa Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) hanya sebatas mengawasi dan memberikan pencegahan kepada penggunaan Dana Desa. Hal tersebut merupakan instruksi Kapolri usai melakukan MoU dengan Kementerian Desa. “Langkah pertama itu prefentif untuk mencegah agar tidak terjadi pelanggaran hukum. Ini merupakan hasil MoU Kapolri dan Kemendes,” ujar Wakapolda belum lama ini ketika berkunjung ke Anambas. Dia mengatakan, tiga pilar yang harus mengawasi Dana Desa yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kepala Desa. Menurutnya, Kepala Desa tidak perlu khawatir apabila menjalankan pekerjaan sesuai amanah yang diberikan. “Tiga pilar ini nanti yang mengawal Dana Desa. Kalau jalan benar, kenapa harus takut. Takut itu karena ada sesuatu,” tegasnya.(rm/btd).
Dana Pilkades di Anambas Belum Dicairkan ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Sejumlah Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) mengeluhkan masih belum cairnya dana yang akan dipergunakan untuk menggelar gawai enam tahunan desa. Hal ini disebabkan masih belum lengkapnya berkas administrasi pencairan dana tersebut. Padahal pemerintah telah menganggarkan dan dana itu telah terparkir di keuangan daerah. Seperti diketahui sebanyak 20 desa dari 52 desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) akan melaksankan Pilkades serentak pada 23 November 2017 mendatang. Adapun kecamatan yang akan menggelar pelaksanaan Pemilihan kepala desa antara lain yakni Kecamatan Jemaja berjumlah 6 desa, Kecamatan Jemaja Timur ada 4 desa, Kecamatan Palmatak 4 desa, Kecamatan Siantan Selatan 4 desa, Kecamatan Siantan Tengah 1 desa, Kecamatan Siantan Timur 1. desa. “Terhambatnya pencairan ini disebabkan oleh proses ad-
ministrasi yang belum lengkap,” demikian disampaikan Awalludin, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Sosial Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Desa KKA selasa (7/11/2017) lalu. Kendati demikian ungkap Awal sebagian desa yang melaksanakan Pilkades sudah ada yang melaksanakan pencairan karena administrasinya lengkapLebih lanjut sebut Awal mekanisme dan persyaratan pencairan bantuan keuangan pelaksanaan Pilkades antara lain yakni mengajukan surat permohonan pencairan yang ditandatangani oleh kepala desa ditujukan kepada bupati. Melampirkan fotokopi surat keputusan BPD tentang pembentukan panitia pelaksana Pilkades, melampirkan fotokopi jadwal pilkades, melampirkan Rincian Anggaran Biaya (RAB) biaya pemilihan kepala desa dari panitia yang anggarannya bersumber dari APBD kabupaten diketahui dan ditan-
datangani kepala desa. Selain itu tambah Awal, panitia harus melampirkan lagi fotokopi Daftar Pemilih Tetap (DPT) dilengkapi dengan berita acara penetapannya. ”Fotocopi keputusan kepala desa tentang pengangkatan bendahara desa, terakhir mereka harus membuat Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bermaterai yang ditandatangani oleh kepala desa,” urainya. Masih kata Awal, panitia mesti membuat pakta integritas bermaterai yang telah ditandatangani kepala desa, kwintansi asli bermaterai yang ditandatangani kepala desa, mencantumkan dan melampirkan fotocopi nomor rekening kas desa.”Pada prinsipnya panitia harus membuat permohonan melalui kepala desa, sebab pencairan anggaran untuk pelaksanaan Pilkades akan dikucurkan melalui rekening desa masing-masing yang melaksanakan pilkades, anggarannya sekarang sudah diproses di keuangan daerah,” pungkasnya. (rm/hlk)
CMYK
15
GALERI FOTO
Kamis, 9 - 16 November 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
BUPATI Lingga H Alias Wello beserta keluarga penerima gelar Pahlawan Nasional SMRS II di Istana Negara
BUPATI Lingga H Alias Wello penerima gelar Pahlawan Nasional SMRS II di Istana Negara
BUPATI LINGGA H ALIAS WELLO BESERTA KELUARGA PENERIMA GELAR PAHLAWAN NASIONAL SMRS II DI ISTANA NEGARA PRESIDEN Joko Widodo menganugerahkan gelar pahlawan kepada empat tokoh Indonesia jelang peringatan Hari Pahlawan besok. Upacara penganugerahan gelar pahlawan itu digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/11/2017). Penganugerahan gelar pahlawan itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 115 TK Tahun 2017 tanggal 6 November 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Keempat tokoh yang mendapat gelar pahlawan berasal dari empat provinsi yang berbeda. Mereka, yakni Almarhum TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Almarhumah Laksamana Malahayati dari Provinsi Aceh, Almarhum Sultan Mahmud Riayat Syah dari
Provinsi Kepulauan Riau dan Almarhum Lafran Pane dari Provinsi DI Yogyakarta. Semua plakat tanda jasa dan penghargaan gelar pahlawan nasional diberikan oleh Presiden Jokowi kepada para ahli waris. Sultan Mahmud Riayat Syah (1760-1812) merupakan pejuang yang konsisten dan pantang menyerah terhadap penjajah Belanda semasa hidupnya. Di saat penjajah akan menguasai Riau, Pahang, dan Johor selama puluhan tahun. Bahkan Kapal Belanda berhasil ditenggelamkan pada 6 Januari 1782. Riayat Syah menghabiskan waktunya di Riau Riau-Lingga-Johor-Pahang (1761—1812). Sultan Mahmud Riayat Syah lahir di Hulu Sungai Lingga pada Agustus 1780, wafat dan dimakamkan di
Daik Lingga pada 12 Januari 1812, serta diberi gelar Marhum Masjid Lingga. Sejak lahir sampai wafatnya, beliau selalu berperang melawan penjajah Belanda Pada Januari 1788 ada laporan dari pejabat Inggris di Penang melaporkan bahwa Sultan Mahmud Riayat Syah merupakan penguasa terbesar dan jenius di kalangan Melayu (Arsip Indies Office House 101-1788/SSR,31.80 dalam VOS, 1993). Sultan Mahmud juga tokoh yang peduli dengan keberagaman. Berbagai suku di antaranya Bugis, Flores, Jawa dan Melayu dapat bersatu di bawah kepemimpinan Sultan. Dengan demikian Kepri kini memiliki tiga nama pahlawan nasional setelah Raja Ali Haji dan Raja Haji Fisabilillah, serta Sultan Mahmud Riayat Syah II.
Laksamana Malahayati atau Keumalahayati merupakan laksamana wanita pertama di dunia. Dia pernah memimpin pasukan yang terdiri atas para janda perang pada abad ke16. Sultan Mahmud Riayat Syah adalah sosok yang konsisten melawan penjajahan. Pada 1782, dia pernah menenggelamkan kapal Belanda. Adapun Zainuddin Abdul Madjid merupakan pendiri ormas Islam terbesar di NTB, Nahdlatul Wathan. Dia seorang ulama karismatik yang juga kakek Gubernur NTB saat ini. Sementara itu, Lafran Pane, selain pendiri HMI, pernah menjadi tokoh muda perintis kemerdekaan. HMI yang dia dirikan pun telah memunculkan kader-kader yang mengisi sejumlah tempat di pemerintahan, legislatif, hingga yudikatif.
Kepala Biro Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Laksma TNI Imam Supriyatno mengatakan, penganugerahan gelar pahlawan nasional ini memperhatikan petunjuk Presiden. Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan. Pasal 26 tentang syarat khusus untuk gelar diberikan kepada seorang yang telah meninggal dunia dan semasa hidupnya melakukan sejumlah hal. Pertama, pernah memimpin dan melaksanakan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai, merebut, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan serta
mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Kedua, tidak pernah menyerah pada musuh dalam perjuangan. Ketiga, melakukan pengabdian dan perjuangan yang berlangsung hampir sepanjang hidupnya dan melebih tugas yang diembannya. Keempat, pernah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara. Kelima, pernah menghasilkan karya besar yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat martabat bangsa. Keenam, memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan yang tinggi. Terakhir, melakukan perjuangan yang mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional. (ist)
BUPATI Lingga H Alias Wello bersalaman di acara
BUPATI Lingga H Alias Wello berfoto bersama
BUPATI Lingga H Alias Wello berfoto di acara penganurahan gelar
BUPATI Lingga, bersama tokoh-tokoh dari Kepulauan Riau, saat menghadiri penganugerahan Kepahlawanan Sultan Mahmud Riayat Syah di Jakarta
BUPATI Lingga H Alias Wello bersalaman dengan tamu undagan
MEMBERIKAN penghormatan
BUPATI Lingga, saat menghadiri penganugerahan Kepahlawanan Sultan Mahmud Riayat Syah di Jakarta
CMYK
RAKYAT SPORT
Kamis, 9 - 16 November 2017, MINGGU II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
16
Man City Melaju Mulus
Kiper Chelsea Menolak Disebut Panik LONDON, RAKYAT MEDIA-Manchester City terus melaju mulus di papan klasemen Liga Primer Inggris. Di pekan ke-11, City masih memimpin persaingan dengan torehan 31 poin. Tim asuhan Josep Guardiola unggul delapan angka dari Manchester United dan Tottenham Hotspur. Sedangkan dengan Chelsea yang berstatus juara bertahan, City sedang memimpin sembilan poin. Namun jarak sejauh itu tidak
dikhawatirkan oleh Thibaut Courtois. Kiper Chelsea tersebut yakin peluang timnya mempertahankan gelar masih terbuka lebar. “Sejauh ini Manchester City belum terbendung. Mereka bermain sangat baik dan selalu mencetak gol,” ucap Courtois pada Sky Sports. “Musim ini masih sangat panjang. Bisa saja mereka mengalami badai cedera dan permainannya jadi memburuk. Tahun lalu
LUCAS Moura dan Angel Di Maria masuk daftar jual Paris Saint Germain
Patuhi Aturan UEFA
kami sempat berada delapan poin di belakang City. Namun kami dapat terus melaju dengan kemenangan. Saya harap kami dapat melakukan hal seperti itu lagi,” harapnya. Musim lalu Chelsea memang sempat tampil buruk di awal kompetisi Liga Primer Inggris. Namun pada akhirnya mereka dapat mengejar ketertinggalan angka dan menjadi juara dengan perolehan 93 poin. (rm/sindo)
PSG Akan Jual Di Maria dan Lucas Moura? PARIS, RAKYAT MEDIA-Paris Saint Germain (PSG) sedang disorot oleh UEFA. Pasalnya mereka belum memenuhi satu peraturan terkait Financial Fair Play. Pada bursa transfer musim panas 2017 lalu, PSG menghabiskan uangnya hingga nyaris menyentuh angka 250 juta euro. Padahal dalam aturan Financial Fair Play, setiap klub di bawah bendera UEFA harus menyeimbangkan antara neraca pemasukan dan pengeluarannya. Tapi PSG masih belum bisa melakukan hal tersebut. Butuh pemasukan 79 juta euro (Rp 1,2 triliun) lagi agar PSG dapat mematuhi aturan yang sudah disusun oleh UEFA. Guna mengatasi masalah tersebut, klub raksasa Prancis itu kabarnya akan menjual dua pemain bintang di bursa transfer musim dingin 2018. Menurut laporan Daily Mail, PSG akan melepas Lucas Moura dan Angel Di Maria dengan harapan bisa mendapatkan dana sesuai yang diminta oleh UEFA. Beberapa waktu lalu Di Maria sempat dikaitkan dengan Inter Milan. Selain itu ia juga diincar oleh beberapa klub asa negeri China. Jika melihat nilai pelepasan dalam kontraknya, Di Maria bisa menghasilkan uang sebesar 40 juta euro atau setara Rp627 miliar. Sedangkan Lucas Moura sempat menghiasai berita transfer di Liga Primer Inggris. Belum diketahui pasti klub mana yang menginginkan jasanya. Namun dalam kontraknya, sang pemain memiliki nilai jual seharga 38 juta euro atau Rp595 miliar. Selain menjual pemain, PSG juga sedang berupaya agar mendapat tambahan pemasukan dari cara lain. Kabarnya mereka sedang bernegosiasi dengan pihak sponsor dan staisun televisi mengenai nilai jual hak siar.(rm/red)
Mkhitaryan Perlu Suarez Beberkan Alasan Coutinho Ingin Pindah ke Barcelona Suntikan Semangat dari Mourinho
GELANDANG Manchester United asal Belgia, Marouane Fellaini, melakukan selebrasi setelah mencetak gol
INGGRIS, RAKYAT MEDIAManajer Manchester United, Jose Mourinho, memiliki tugas untuk mengulangi apa yang ia lakukan terhadap Marouane Fellaini.Fellaini mengawali musim 2017-2018 dengan apik bersama Manchester United. Gelandang tengah asal Belgia tersebut telah mencetak empat gol dan satu assist di semua kompetisi level klub sejauh ini.Penampilan gemilang Fellaini tak lepas dari peran besar JoseMourinho. Kesabaran dan bimbingan tiada henti dari sang pelatih membuat Fellaini memiliki kepercayaan diri tinggi.Ia pun mampu menjadi pemain penting kala Manchester United tengah membutuhkan kemenangan krusial.Kini
Mourinho “wajib” mengulangi hal tersebut kepada gelandang serang Manchester United, Henrikh Mkhitaryan. Mkhitaryan saat ini tengah mengalami penurunan performa setelah tampil cukup impresif pada awal musim.Setelah membukukan lima assist di lima laga awal Manchester United di Liga Inggris, gelandang asal Armenia itu gagal menunjukkan performa gemilang dalam enam laga terakhir Liga Inggris. Kini, Mkhitaryan membutuhkan suntikan semangat untuk memicu penampilan impresifnya pada awal musim.Mourinho wajib menjadi mentor bagi Mkhitaryan, seperti yang ia lakukan terhadap Fellaini.(rm/net)
SPANYOL, RAKYAT MEDIA-Striker FC Barcelona, Luis Suarez, membeberkan alasan bintang Liverpool, Philippe Coutinho, ingin pindah ke Camp Nou. Menurutnya, The Catalans bisa memenuhi ambisi pemain seperti Coutinho.Barca gagal mendatangkan Coutinho pada bursa transfer musim panas 2017. Kala itu, Barcelona mengajukan tawaran 80 juta euro plus 30 juta euro. Tawaran tersebut dimentahkan pihak Liverpool, karena manajer Juergen Klopp enggan melepas playmaker asal Brasil tersebut. Tenaga mantan pemain Inter Milan tersebut masih sangat dibutuhkan untuk mengisi lini tengah The Reds.Meski demikian, Barca belum menyerah. Klub raksasa Liga Spanyol itu ditengarai akan kembali melayangkan proposal pada bursa transfer musim dingin, Januari 2018. Suarez memiliki keyakinan Barca bisa mendapatkan tanda tangan Coutinho. Pemain asal Uruguay ini
MOHAMED Salah menyelamati Philippe Coutinto yang mencetak gol ke gawang United
meyakini, Coutinho punya keinginan yang sangat kuat untuk pindah ke Camp Nou.”Jelas dia pasti ingin (bergabung dengan Barcelona) karena dia adalah pemain yang memiliki ambisi.”Setiap pemain ingin datang ke Barcelona. Coutinho melewati saat yang sulit tetapi sebagai seorang profesional dia terus menunjukkan seberapa bagus dirinya.” ,” ujar Suarez kepada El Mundo Deportivo, seperti dikutip
BolaSport.com. Mantan striker Liverpool ini juga meyakini Coutinho bakal memberikan banyak kontribusi.”Banyak, saya mengenalnya sebagai pribadi dan sebagai pemain karena saya bermain dengannya, tetapi semua orang tahu bahwa Coutinho adalah pemain yang dapat memberi kontribusi. Dia adalah pemain yang hari ini bermain pada level yang sangat tinggi,” lanjut Suarez.(em/kompas)
Setelah Piala Dunia 2018,
Koscielny Akan Pensiun dari Timnas Perancis
Vujovic Dihukum Lima Pertandingan dan Denda Rp 30 Juta JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Komdis PSSI menjatuhkan sanksi sebanyak lima pertandingan kepada bek Persib Bandung, Vladimir Vujovic. Bek asal Montenegro tersebut dianggap melakukan intimidasi kepada wasit Evans Shaun saat memimpin pertandingan Liga 1 melawan Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo, 3 November 2017.”Pemain melakukan intimidasi terhadap wasit. Sanksi larangan bermain sebanyak lima kali dan denda Rp 30 juta,” demikian pernyataan Komdis. Vujovic awalnya mendap-
PEMAIN belakang Perancis, Lauret Kiscielny, mencetak gol ke gawang Skotlandia pada pertandingan uji coba di stadion St Symphorien
atkan kartu kuning lantaran melanggar Bruno Lopes pada menit ke-83. Tidak terima dengan keputusan wasit, Vujovic melancarkan protes keras sehingga Evans memberikan kartu kuning kedua kepadanya.Tidak lama kemudian, pemain Persib memutuskan tidak bermain. Mereka menuju ke pinggir lapangan sesuai instruksi manajer Umuh Muchtar.Melihat kondisi tersebut, Evans menghentikan laga pada menit ke-82. Pertandingan tersebut akhirnya dimenangkan Persija dengan skor 1-0.(rm/kps).
VLADIMIR Vujovic. Bek asal Montenegro didenda oleh Komdis PSSI
PERANCIS, RAKYAT MEDIA-Bek tangguh timnas Perancis, Laurent Koscielny (32), memutuskan untuk pensiun dari pentas internasional setelah Piala Dunia 2018 di Rusia. Koscielny merupakan pemain yang secara reguler mendapatkan tempat dalam skuad Perancis sejak memulai debut pada November 2011. Bek Arsenal ini kemungkinan besar akan melakoni pertandingan ke-50 bersama Les Blues pada laga persahabatan melawan Wales atau Jerman.Pada tahap Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa, Koscielny masih menjadi bagian penting dari tim Perancis.Ia bermain selama 90 menit dalam 8 dari 10 pertandingan. Namun, ia melihat Piala Dunia sebagai pentas pamungkasnya bersama timnas.”Selalu ada akhir dari segalanya. Setelah Piala Dunia, saya hampir berusia 33 tahun dan sudah waktunya untuk pergi (pensiun),” kata Koscielny seperti dilansir BolaSport.com dari FouFourTwo. “Saya masih memiliki waktu enam bulan bersama tim Perancis untuk memanfaatkan semua kenangan ini, seperti yang dikatakan istri saya,” ujar dia. Tanpa Koscielny, Perancis masih memiliki sejumlah pemain muda potensial di sektor bek tengah.Untuk jeda internasional November 2017, pelatih Didier Deschamps memanggil Samuel Umtiti (23), Presnel Kimpembe (22), Benjamin Pavard (21), dan Raphael Varane (24).Melihat pengalaman di level klub dan timnas, Varane dan Umtiti kemungkinan besar menjadi duet andalan setelah Koscielny pensiun.(rm/net).
Preview MU vs Bhayangkara FC: Pertahankan Keangkeran
LAGA lanjutan Liga 1 musim 2017/2018 bakal menyuguhkan pertandingan big match yang mempertemukan Madura United (MU) versus Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bangkalan
BANGKALAN, RAKYAT MEDIA- - Laga lanjutan Liga 1 musim 2017/2018 bakal menyuguhkan pertandingan big match yang mempertemukan Madura United (MU) versus Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (8/11/ 2017) malam. Ini merupakan laga yang sangat krusial mengingat dua kesebelasan samasama masih menjaga peluang untuk menjadi juara di kompetisi sepak bola Tanah Air. Sejatinya pertandingan ini dilaksanakan pada 23 Oktober lalu. Namun laga Madura United kontra Bhayangkara FC terpaksa ditunda lantaran tuan rumah saat itu dijatuhi sanksi
oleh Komdis PSSI menyusul insiden kekerasan kepada wasit saat melawan Borneo. Berbicara mengenai pertandingan, MU bisa dikatakan berada dalam kondisi pincang. Pasalnya tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tak diperkuat tiga pemain kunci, yakni Dane Milovanovic (cedera bahu), Slamet Nurcahyo dan Greg Nwokolo (hukuman akumulasi kartu kuning). Kendati harus absen, Slamet Nurcahyo dan Greg Nwokolo berharap rekan setimnya tetap berjuang dengan maksimal untuk bisa mencetak sejarah bagi sepak bola Madura. Menurut Greg, memenangi pertandingan melawan Bhay-
angkara adalah satu-satunya jalan untuk menuju final di kompetisi Liga 1. “Kesempatan masih samasama terbuka lebar bagi kami, Madura United maupun bagi lawan. Kami yang tidak bisa turun di lapangan, akan ikut membantu dengan doa agar tim kami yang mendapatkan keberuntungan dari kesempatan yang ada,” tutur Greg. Sementara itu, pelatih Madura United Gomes Olivera mengaku tidak ingin terlalu untuk memikirkan status juara Liga 1. Dikatakan, tugas anak asuhnya hanyalah fokus pada sisa pertandingan dan memenangkan laga dalam kondisi apapun.
“Karena kami pasti akan bermain dengan 11 pemain, meski ada beberapa pemain pilar absen,” terang Gomes Olivera. Adapun di bagian terpisah, asisten pelatih Bhayangkara FC, Ibnu Grahan menyatakan jika pemain dalam kondisi siap tempur. Dan, pelatih Simon sudah menyiapkan skenario untuk menjinakkan tuan rumah. “Semua pemain dalam kondisi siap tempur, tidak ada yang cedera kecuali Dany yang di Jakarta. Kami sudah melakukan latihan intensif selama 3 hari ini. Tekad kami adalah memenangkan pertandingan. Semua pertandingan adalah final bagi kami,” timpalnya.(rm/net)