ML Magazine - Motorsport and Life Magazine V. 2 Nov 2019 - Indonesian Version VERSI BAHASA INDONESIA

Page 1

# 2 ind

N O V 2 0 1 9


ď‚— Cover: Fabio Quartararo photographed by Mirco Lazzari


S k t t u e

u a t u e h i d u p a n e r a s a i d a k t u h t a n p a m os i .


( f i r s t

r o w )

4


( 5 )


Mirco Lazzari ď‚– Ambiance, Grid Girls backstage in Buriram Circuit Thailand Nikon D5 Nikkor 600 4 ď‚– 1/2000 f 5.6

( f i r s t r o w )



Mirco Lazzari ď‚– Ducati aerodinamics Motorland Aragon Spain Nikon D5 Nikkor 600 4 and 1.4 teleconverter ď‚– 1/1250 f 5,6

( f i r s t r o w )



Mirco Lazzari  Tokyo night colors, Japan Nikon D5 Nikkor 105 1.4  1 / 2,5 f 11

( f i r s t r o w )



m o t o r s p o r t a n d l i f e

m l m a g a z i n e # 2

N O V 2 0 1 9


#2 summary 4

(first row)

14 (Mirco’s speech) 16 (Race queen) 28 (hAgibis) 44 (filming day) 56 (portraits) 6 2 ( m a s t e r & r a i d e r s ) 6 8 ( f a b i o ) 8 2 ( r o l l e r c o a s t e r ) 9 3 ( t h e c h a m p )


( M i r c o ’ s

s p e e c h )

Pekerjaan kita tentu saja indah. bagiku hal terindah di dunia: menceritakan kisah melalui kamera, momen-momen, dan perasaan.. menghidupkannya. itu semua memungkinkanmu untuk bepergian, belajar tentang tempat yang berbeda... dan orang-orang. Mungkin anak muda, sangat muda: melihat mereka bertumbuh, dan bertumbuh lebih lagi bersama mereka. Pembalap. Bahkan jika mereka melihat Anda lebih berpengalaman, ‘tua’, mereka tertawa dan bercanda dengan Anda. Terkadang mereka memercayai Anda, dan terkadang perasaan lahir dan Anda dapat

menceritakan tentang karier mereka, atau setidaknya bagian di jalur cepat. Pada hari Minggu di Buriram, Thailand, saya melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang profesional: menjadi bersemangat. Saya melihat putaran terakhir grand prix, dan tidak memotretnya. Mereka semua ada di sana. di mana Marc akan merayakan gelar nantinya: motivasi saya adalah untuk melihat tiga putaran terakhir dari tribun klub penggemar dan memotret emosi mereka.


Sebenarnya saya lebih bersemangat daripada mereka, dan ada dua orang di lintasan yang sedang berjuang terlepas dari gelar yang dimiliki diam-diam dikantongnya, dan yang lain, yang berfokus untuk tidak melakukan kesalahan: dua orang itu beruntung mengetahui dari sejak awal karir mereka di kejuaraan dunia, mereka memberi saya pelajaran lain lagi: jangan pernah menyerah! ⚍ Mirco L azzari


( r a c e

q u e e n )

16


Pictures from the exhibition RACE QUEEN Spazio 212  Bologna  Italy



( K e j a h a t a n a d a d i m a t a o r a n g - o r a n g y a n g m e m a n d a n g k a m i ) Cermin diam-diam memantulkan bayangan saya, sementara di luar sana hiruk-pikuk sirkuit terdengar ramai menyelimuti dinding peredam motorhome. Sambil menatap mata saya sendiri, saya menarik nafas dan mengirimkannya ke hati: Saya mendengarnya panik dan mengetuk dada saya yang kemudian seirama dengan hentakan yang datang dari ketukan pintu. “Gadis-Gadis! sudah siap? dua menit lagi!” Jantung mulai memacu dan berakselerasi seperti mesin motor. Di sinilah kita, waktu persiapan sudah selesai! Pemeriksaan terakhir dengan cepat... saya berputar kiri dan kanan dan Ok, roknya pas dan syukurlah hari ini cerah sehingga saya bisa menikmatinya... sebelumnya dingin! ada angin dan hujan, kaki pegal, merinding dan.. dengan menyambut penonton dari garis start, juga melambai seperti layangan, Payungnya sangat sulit untuk dipegang! Saya harus mengencangkan sepatu, sepatunya sedikit longgar, tapi hanya itu yang ada, untuk saat ini dan untuk musim ini saya harus mengakalinya dengan baik... saya akan berjalan santai dan sangat berhati-hati untuk tidak tersandung. Saya menyesuaikan rambut panjang saya, dan memasang 3 kancing di baju, atau lebih tepatnya dua, karena collier dengan sponsor harus terlihat jelas. Bagaimana dengan riasan wajah? sangat sempurna, untuk menutupi tanda-tanda di wajah saya yang kurang tidur semalaman. Ini selalu terjadi, sebelum hari balapan. Dan jika orang-orang berpikir bahwa kita seharusnya menjadi peri bagi pembalap yang kita temani, yang ada untuk selalu senyum,

gembira dan juga membawa ketenangan dan keberuntungan, itu semua hanya takhayul! andai saja mereka dapat membayangkan api yang ada di dalam diri kita setiap hari Minggu saat balapan dan mengetahui bahwa jutaan mata dari semua bentuk dan warna memandangi kita! “Bagaimana penampilan saya?” kita melihat satu sama lain, kita memeriksa satu sama lain, bersama-sama kita mendapatkan keberanian. “Kamu terlihat luar biasa!”, “Begitu juga kamu!”, “Di mana payungnya?”, “Ada di box, di sebelah sarung tangan”, “Apakah sudah mengambil pass-mu? kamu meninggalkannya di kamar mandi ketika memperbaiki tindikan pusarmu!, dan tunggu! sebaiknya sembunyikan tato mu, sponsor tidak ingin itu terlihat”. Saya mengoles lagi lipstik di bibir dan memberi ciuman untuk menghibur diri saya. Sarung tangan, payung... ayo mulai. Pintu motorhome terbuka dan sinar matahari menyinari kita, sementara cakrawala cair dari kepala, topi dan bendera membentang tanpa henti hingga paddock. Tiga tetes parfum yang saya semprotkan di leher telah bebas ke udara, dimana sudah menyatu dengan bau bensin, bau ban dan bau bakar... akhirnya saya mengenali wewangian dengan aroma ramah dan kekeluargaan ini, yang menyambut saya, dan membuat saya merasa di rumah. Kami berjalan tertib, berturut-turut, semua sama, semua berbeda, menuju box sponsor kami dan pembalap kami, cantik tersenyum pada foto-foto yang dicuri dalam suara kisruh para penggemar. “Selfie bersama!”, “Sebuah foto!”, “Bolehkah saya?”, Tentu saja! Sangat menyenangkan ketika mereka bertanya

( 1 9 )



( 2 1 )


( . . . L a n j u t a n

d a r i

ďƒ kepada Anda, bahkan jika mereka tahu itu adalah alasan utama mengapa Anda ada di sana! Pendidikan dan rasa hormat tidak boleh dianggap remeh, terkadang tangan diletakkan di area yang tidak tepat, foto upskirt, yang diambil tanpa meminta terlebih dahulu, namun sayangnya saya hanya dapat mengabaikan mereka yang tidak memiliki rasa hormat. di setiap lingkungan kerja, tidak hanya di sini. Senyum, pose, klik! Sebuah mata berkedip, dan foto sudah berada di media sosial yang sederhana, atau bahkan di sampul majalah yang terkenal! Saya menarik nafas di box, aromanya memabukkan, harus siap untuk ke garis start. pembalap saya sudah diserap dan ditangguhkan di dunia lainnya, tubuhnya berengsel di kulit kedua, tengkoraknya tertutup tengkorak kedua, kakinya mengikat ke kekasih mekanisnya, tergoda oleh panggilan sirene yang bergemuruh di jalur pit. Saya cemas dengannya, merasa tegang untuknya, untuk saya.. saya akan segera bertemu dengannya lagi di garis start. Saya berangkat dengan seluruh personil tim bersama dengan ban dan starter. Tribun ditutupi dengan titik-titik warna yang terdengar berisik, bergema dan membuat suara lebih besar. “Satu senyum untuk kita para gadis, semoga sukses bagi kita semua!â€?. saya pergi ke sebelah motor dan pembalap saya, membuka payung dan membuka seyum. Saya membiarkan mata saya dengan bulumata yang tebal dan panjang melirik lensa para fotografer profesional yang terkenal ditingkat internasional, yang terbiasa mengabadikan orang-orang terkenal, seperti juara dunia. Beberapa bulan ini, saya belajar mengenal

h a l a m a n

1 9 )

mereka dan saya berterima kasih kepada mereka, yang menjadikan saya warga dunia dengan foto-foto mereka. Mereka memainkan peran mereka, dalam membuat saya terkenal, dan hanya saya yang bisa tahu betapa bangganya saya. Kamera siaran langsung memgarah pada saya, medekat kepada saya. Saya tersenyum bahagia kepada ibu saya, yang duduk di dapur melihat saya di tv dari bagian dunia lain yang sudah larut malam. Dalam sesaat, hidup saya seperti terbolakbalik, saya masih sulit untuk percaya bahwa saya adalah bagian dari sirkus besar ini. Saya, yang mulai melakukan ini untuk bersenangsenang, dan untuk membayar sekolah. Ibu saya mendukung, dan merupakan penggemar beratku. Pacar saya yang tidak ingin saya melakukan ini, ia berpikit ini seperti menjual kecantikan dengan menjual tubuh. Dia, juara gerakan anti-seksi, pada momen bersejarah ketika tsunami #MeToo menyapu rekan-rekan saya di Formula 1 yang kemudian menghilang dari garis start selamanya. Saya, yang tidak pernah dipaksa untuk melakukan pekerjaan yang indah ini. Dan saya mempertahankannya dengan hati dan jiwa saya. Tenang dalam meminta rasa hormat, hal yang sama yang harus dan akan selalu harus ada di sana, bahkan ketika saya akan menjadi dokter anak yang baik. Karena dalam profesi saya, kejahatan ada di mata orang-orang yang memandang saya. Kita adalah sirkus yang membutuhkan semua hewan,semua suara, dan warna. Kita adalah hal fana yang sangat diperlukan, Kita adalah gadis-gadis grid. ⚍ Alice Margaria


( 2 3 )



( 2 5 )



( 2 7 )


( h a g i b i s ) ( t o k y o )

28




( 3 1 )



( 3 3 )



( 3 5 )



( 3 7 )



( 3 9 )



( 4 1 )


( t o k y o ) ( r e s p e c t )


( 4 3 )


( f i l m i n g

d a y )

44



ď‚— This page: Valentino Rossi in Tavullia Next page: Alex and Marc Marquez fishing before Aragon GP


( 4 7 )



( 4 9 )


ď‚— This page: Jorge Lorenzo and Cal Crutchlow poses in Bangkok on top of King Power MahaNakon Tower Next page: Tatsuki Suzuki portrait in TeamLabs Digital Art Museum in Tokyo


( 5 1 )



( 5 3 )


ď‚— Left and right page: Riders during the pre-event in Tokyo , TeamLabs Digital Art Museum


( 5 5 )


( p o r t r a i t s )

56


ď‚— Guillem Carrillo waiting Marc Marquez before the Buriram celebration


ď‚— Left page: Piero Taramasso portrait Right page: Valentino Rossi during press conference in Buriram


( 5 9 )


ď‚— Left page: Hiroshi Aoyama in box Right page: Steven Odendaal and his wife on grid before a start race


( 6 1 )


( M a s t e r & R i d e r s ) ( c h e f s )

62



ď‚— Left page: Marcos Ramirez and Vincenzo Cuomo Right page: Lorenzo Dalla Porta and Pietro Matarazzo


( 6 5 )



Saya lahir pada tanggal 15 september 1988 di Vitulano, sebuah kota kecil yang di provinsi Benevento. Apa yang perlu diketahui tentang saya? Cukup dikenal kepala koki untuk hospitality tim Leopard. Disini saya ingin mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi semua orang yang bekerja siang dan malam di belakang layar motogp, pelayan, fotografer, mekanik, koordinator tim dan setiap orang yang dengan semangat dan pengorbanan berkontribusi untuk realisasi acara ini. Sebagai mantan penari balet, saya dapat meyakinkan Anda bahwa di balik pertunjukan hebat selalu ada arahan yang bagus. Terima kasih semuanya!! ⚍ Pietro Matarazzo

( 6 7 )


( f a b i o ) ( q u a r t a r a r o )

68



ï‚— Haneda Airport, Tokyo, 17 Sept 2016


( 7 1 )


ď‚— Left page: in action during Buriram race, 6 Oct 2019 Right page: Paris Metro, 14 May 2019


( 7 3 )


ï‚— Left page: Chateau du Ludie, 4 May 2016 Right page: Fabio... on tour!


( 7 5 )


ď‚— Left and right page: backstage before Buriram Pole, 5 Oct 2019 Next page: in action in Motegi, 18 Oct 2019


( 7 7 )



( 7 9 )



Vs

( 8 1 )


( r o l l e r ( m a r c

c o a s t e r ) m a r q u e z )

82



ď‚— Left page: Marquez during pre-race press conference between Rossi and Quartararo Right page: Hot race in Buriram Next page: Crash, free practice 1, Friday 4th October 2019


( 8 5 )



( 8 7 )


ď‚— Roller coaster, 8th World Title from 2010, 6th in MotoGP Class


( 8 9 )


ď‚— Celebration for the 8th World Title from 2010


( 9 1 )



( t h e ( 2 0 1 9

c ha m p) m o t o g p )

93


ď‚— Left page: Takeo Yokoyama and Marc celebrating in box Right page: Santi Hernandez and Marc Next page: Marc return in box to celebrate with his crew


( 9 5 )



( 9 7 )


Editor Claudio Pavanello Art Director Mirco Lazzari Photographers Raffaella Gianolla Carlo Gambini Mauro Lazzari Mirco Lazzari Texts Alice Margaria Pietro Matarazzo Translation in Indonesian Estrella Hetharia Archive and Iconographic Research Raffaella Gianolla Mauro Lazzari Graphic Design Silvia Lannutti Post Production Marco Mercuri Mirco Lazzari

(all rights reserved) No part of this publication may be reproduced, distributed, or transmitted in any form or by any means, including printing, photocopying, recording, or other electronic or mechanical methods, without the prior written permission of the publisher, except in the case of brief quotations embodied in critical reviews and certain other noncommercial uses permitted by copyright law. For permission requests, write to the publisher at info@mircolazzari.com



m l - m a g a z i n e . c o m m i r c o l a z z a r i . c o m