Page 1

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

KAMIS, 31 MEI 2012

www.radar-sulbar.com

Pemda Rancang Fasilitas Nelayan di Lerelerekang REPORTER: CHAERUL MARFAN EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

RADAR/RIDWAN ALIMUDDIN

MUNUJU LERELEREKANG. Dengan menggunakan speed boat, aparat Pemkab Majene, hendak berlabuh di Pulau Lerelerekang.

JAKARTA -- Pemprov Sulbar diharapkan memberi perhatian atas keberadaan Pulau Lerelerekang dengan mendirikan fasilitas di pulau itu. Misalnya, semacam pos-pos pemantau atau mercusuar. Sekaligus sebagai penegasan bahwa pulau tersebut masih menjadi bagian dari wilayah Kecamatan Sendana Kabupaten Majene. Sekjen Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB), Salman Dianda Anwar, menjelaskan fasilitas-fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh para nelayan Sulbar ataupun dari daerah lain yang hendak menjadikan Lerelerekang sebagai tempat persinggahan sementara ketika mereka melaut.

Saatnya Anda beralih ke listrik pintar Jutaan keluarga Indonesia telah merasakan kemudahan dan kenyamanan menikmati listrik pintar, solusi isi ulang dari PLN. Kini giliran Anda. Dengan listrik pintar, biaya listrik sepenuhnya Anda yang atur. Tidak perlu repot bayar bulanan. Anda cukup membeli pulsa listrik sesuai kebutuhan. Bebas kesalahan catat meter, bebas dari sanksi pemutusan dan ketidaknyamanan lainnya. Hubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat dan pasang listrik pintar sekarang juga! www.pln.co.id

KOLOM SENATOR

Otonomi Daerah dan TKI

Asri Anas

Anggota DPD/MPR RI

SELASA 29 Mei 2012 kemarin kami tiba di Qatar dalam rangka menghadiri "US- World Islamic Forum". Ini merupakan forum tahunan yang digelar 29-31 Mei 2012 bertujuan untuk menjembatani hubungan AS dengan negara-negara Islam di dunia. Sejumlah tokoh Islam dunia hadir.

Selain saya, dari Indonesia diundang hadir Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Rektor Universitas Paramadina Anis Baswedan, Ketua DPD RI Irman Gusman, serta beberapa tokoh nasional lainnya. Forum internasional tahunan ini adalah yang ke-9 kalinya digelar. Banyak topik dibicarakan dalam forum ini mulai dari transformasi geo-politik Islam, situasi ekonomi politik dan sosial di negara-negara Islam serta berbagai masalah lainnya. Yang menarik untuk saya sampaikan adalah mengenai Qatar. Saya takjub dengan kemajuan pesat negara ini. Negara yang boleh dikatakan belum lama menikmati kemerdekaan ini tumbuh menjadi negara super moderen berbasis multikultural. Negara yang terletak di semenanjung kecil di Jazirah Arab ini memang dikenal dengan kandungan minyak bumi melimpah yang dikelola dengan baik sehingga memakmurkan rakyatnya. Baca HAL 7

OTONOMI

DPD Dorong Percepatan Mateng DPR Terima Surpres Pembahasan DOB JAKARTA -- Informasi terbitnya Surat Presiden (Surpres) tentang persetujuan pembahasan 19 Daerah Otonomi Baru (DOB) di Indonesia harus mendapat respon secepatnya. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Hj Mulyana Isham optimistis Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulbar segera terealisasi jika informasi itu benar. Baca HAL 7

RADAR/MUHAMMAD RIDWAN ALIMUDDIN

DISKUSI. (dari kiri ke kanan) Bupati Majene Kalma Katta, Praktisi Hukum Arsalin Aras SH, Wakil Ketua DPRD Majene Marzuki Nurdin, dan Redaktur Pelaksana Radar Sulbar, Sudirman Samual, saat diskusi bersama di ruang rapat Wakil Bupati Majene, Minggu 27 Mei 2012.

POMAL Lantamal II Tahan 12 Marinir

Kekerasan Oknum TNI AL Menuai Kecaman Wartawan Korban Kekerasan Oknum TNI AL Budi Sunandar (Global TV) kaset diambil, telinga dipukul hingga berdarah dan mendapat tujuh jahitan. SY Ridwan (Padang Ekspres), kartu memori diambil. Jamaldi (Favorit televisi), kamera dirusak hingga hancur dan muka memar dipukuli. Andora khew (SCTV), kaset diambil dan dipukuli, pelipis membiru dan bibir pecah. Julian (Trans 7) telinga dipukuli hingga keluar darah, kamera dirusak. Afriandi (Metro TV), dipukuli dan diinjak-injak, kaset diambil. Deden (Trans TV) dicekik dan dipukuli.

JAKARTA -- Kekerasan kepada wartawan berulang kali terjadi. Kali ini pelakunya adalah puluhan oknum prajurit TNI Angkatan Laut, Padang. Tanpa alasan yang jelas puluhan oknum ini memukuli wartawan secara membabi buta dan merampas paksa kamera, kaset video, dan memori kamera wartawan yang tengah meliput razia kafe yang digelar

oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan warga. Aksi intimidasi dan kekerasan ini spontan menuai menuai kecaman dari kalangan penggiat jurnalistik. Melalui keterangan persnya, Rabu 30 Mei, puluhan wartawan yang tergabung dalam Koalisi Wartawan Anti-Kekerasan (KWAK) mengutuk tindakan semena-mena tersebut.

Mereka menyayangkan, prajurit TNI yang semestinya bertugas menjaga pertahanan negara, malah mencampuri urusan razia maksiat. Hal yang tak pernah diajarkan di akademi militer manapun di muka bumi ini dan jelas telah mencoreng nama baik TNI.

"Pasanglah semacam pos. Meski tidak ada penduduknya, tapi kita harus menunjukkan kepedulian kita atas hak milik kita," ujar Salman di Jakarta Rabu 30 Mei. Terkait informasi kabulnya gugatan Kalimantan Selatan (Kalsel) terhadap Permendagri Nomor 43 tahun 2011 tentang kepemilikan Lerelerekang, Salman menilai MA hanya membatalkan Permendagri. Hingga kemarin para pihak terkait gugatan ini, belum menerima salinan putusan MA tersebut. Meski demikian, Pemprov diimbau tetap fokus dan proaktif mengawal segala kemungkinan yang dapat terjadi. Tentunya dengan melibatkan Pemkab Majene. "Gugatan itu kan sudah ditolak di PTUN. Tapi kenapa malah MA membuat keputusan berbeda dengan PTUN," cetusnya. Olehnya, pertemuan di Hotel Golden harus tetap ditindaklanjuti dengan transparan, melibatkan semua komponen di daerah. Termasuk memanfaatkan potensi-potensi Sulbar yang ada di luar Sulbar. Setiap komponen, lanjut Salman, dapat memainkan peran Masing-masing. "Kita tidak mau sejengkal tanah kita diambil. Ini menyangkut harga diri, kalau antar negara sudah perang kita. Semua harus bahu-membahu, melebur, satu kesatuan yang terpadu, bersinergi dan terkoordinasi," lanjutnya. Dua praktisi hukum juga telah menyatakan bahwa Pulau Lerelerekang masih menjadi milik Sulbar, meskipun MA mengabulkan gugatan Kalsel terhadap Permendagri 43 Tahun 2011. Sebab penetapan tapal batas wilayah antar provinsi merupakan kewenangan Mendagri.

Baca HAL 7

Baca HAL 7

Bupati Polman Siap Klarifikasi ke KPK POLEWALI -- Laporan Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Sulbar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait dugaan pelanggaran prosedur dalam proses pemberian izin pengelolaan tambang galena ke PT Isco Polman oleh Bupati Polman, siap diklarifikasi. Bupati Polman Ali Baal Masdar (ABM) menyatakan siap menyampaikan klarifikasinya jika dipanggil oleh KPK. Ini disampaikan ABM usai melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua I DPRD Polman, Andi Mappangara, di Gedung DPRD Polman, Rabu 30 Mei. Menurut ABM, apa yang dilaporkan oleh LPPNRI ke KPK merupakan persoalan lama yang telah dicampuri kepentingan pihak tertentu. "Itu adalah lagu lama. Biarkan saja mereka mau laporkan apa saja ke KPK. Saya tidak persoalkan mereka yang melapor, sebab saya tahu persis sudah berjalan diatas mekanisme aturan yang

0426-22138

radarsulbar01@gmail.com

“Itu adalah lagu lama. Biarkan saja mereka m au laporkan apa saja ke KPK. Saya tidak persoalkan mereka yang melapor, sebab saya tahu persis sudah berjalan di atas mekanisme aturan yang berlaku.� Bupati Polman Ali Baal Masdar

berlaku," urai ABM. Menurut Bupati Polman dua periode ini, dirinya tidak pernah merasa gentar dengan apa yang telah dilaporkan LPNRI ke KPK. Sebab kebijakan pengalihan penguasaan kawasan beberapa waktu lalu untuk kepentingan tambang bagi PT IscoPolman telah dilakukan berdasarkan arahan kebijakan penguasaan dan pengelohan hutan untuk kepentingan pertambangan. Baca HAL 7

portal radar sulbar

DEMO. Pihak LPPNRI saat berorasi di depan Gedung KPK RI, Jakarta, Selasa 29 Mei 2012

Eceran: Rp 3.000 Langganan: Rp 65.000


2

Ekonomi

RADAR SULBAR Kamis, 31 Mei 2012 PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 201 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 SEBA

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Anwar Adnan Saleh Gubernur Sulbar

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Aladin S. Mengga

Tingkatkan Pelayanan, Bank Muamalat Tambah 2 ATM MAMUJU -- Demi meningkatkan pelayanan pada nasabah, PT Bank Muamalat cabang Mamuju bakal menambah dua unit mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di daerah ini. Di samping tingkat pelayanan, penambahan mesim ATM juga dipastikan akan lebih mengefisienkan menekan biaya. Penambahan mesin ATM tersebut, akan ditempatkan di area anjungan Pantai Manakarra Mamuju dan dekat swalayan Famili. Kedua tempat tersebut dinilai cukup strategis, karena berada di area perbelanjaan masyarakat sehingga dapat memudahkan nasabah jika membutuhkan dana tunai. Tahun ini, PT Bank Muamalat juga akan memperluas jaringan dengan melakukan penambahan jumlah kantor. Rencananya, kantor tersebut akan ditempatkan di wilayah Kecamatan Wonomulyo Polewali Mandar. Dengan penambahan itu, otomatis jumlah mesin ATM Bank Muamalat juga akan bertambah selain yang akan dilakukan di daerah Mamuju. Brand Manajer Bank Muamalat Syariah cabang Mamuju, Fitrawan, penambahan kantor serta mesin ATM diharapkan memacu penambahan jumlah nasabah. Dengan begitu, dana tabungan atau Dana Pihak Ketiga (DPK) juga akan bertambah dan ditergetkan mencapai 100 persen. "Sebelumnya kita memiliki DPK hanya Rp 50 miliar. Dengan adanya penambahan itu bisa menjadi Rp 100 miliar," tutur Fitrawan kepada Radar Sulbar, Rabu 30 Mei. Fitrawan mengatakan, peningkatan jaringan dan pelayanan akan terus dilakukan untuk peningkatan DPK. "Tahun depan kita berencana membangun juga di Mamuju Utara, dan selanjutnya di kabupaten lain tergantung hasil survei," papar Fitrawan. (rp2/dir)

INFO SULBAR

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

Kepala DIPENDA Prov. Sulbar

Kredit Pemilikan Rumah

Tanggungan Bank Panin 80 Persen RADAR/HASAN BASRI

TRANSAKSI. Teller Bank Panin melayani nasabah saat melakukan transaksi rabu 30 Mei 2012.

REPORTER: HASAN BASRI EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- PT Bank Panin semakin gencar memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam hal pembiayaan properti. Salah satunya adalah memberikan tanggungan atau pinjaman pada nasabah sebesar 80 persen dari harga rumah yang ingin dimiliki. Misalnya, harga rumah yang diidamkan nasabah senilai Rp 100 juta, Bank Panin bisa memberikan pinjaman Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp 80 juta. Penawaran tersebut sangat membantu masyarakat

mendapatkan rumah impian. Kemudahan ini tidak memandang golongan baik petani, pedagang, karyawan, ataupun PNS. Suku bunga KPR Bank Panin yang ditetapkan juga sangat kompetitif, mulai dari yang paling rendah yaitu 9 persen hingga yang paling tinggi senilai 10 persen. Menurut Account Officer Bank Panin cabang Mamuju, Mahmudin Amin, semakin berkembangnya pembangunan properti, keinginan masyarakat akan semakin meningkat. Sehingga, Bank Panin memberikan perhatian khusus pada masyarakat pada KPR tersebut.

"Keinginan masyarakat memiliki rumah kadang terkendala biaya. Maka dari itu, kami memberikan kemudahan berupa pembiyaan sebesar 80 persen dari harga rumah yang diimpikan," tutur Mahmudin Amin kepada Radar Sulbar, Rabu 30 Mei. Mahmudin menyampaikan, KPR Panin memiliki banyak manfaat, selain meringankan masyarakat untuk memiliki ruma, juga meningkatkan aset Bank Panin. Upaya yang dilakukan pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan masyarakat melalui KPR, salah satunya langka yang dilakukan yaitu memperbanyak kerjasama dengan developer atau pengembang. (*)

BSM Implan Genjot Nasabah Pegawai MAMUJU -- PT Bank Syariah Mandiri (BSM) cabang Mamuju optimis mampu meningkatkan jumlah nasabah sebesar 10 persen, menyusul respons positif masyarakat terhadap produk tabungan yang ditawarkan. Produk tabungan tersebut yaitu BSM Implan. Pola pembiayan tabungan ini berorentasi pada pemenuhan kebutuhan modal kerja dan konsumtif seperti menambah modal usaha, renovasi rumah, pembelian rumah atau kendaraan, dan melunasi pembiayaan di bank. BSM Implan tidak memandang status pegawai, produk ini melayani semua golongan seperti karyawan, guru honor, tenaga kontrak, dan PNS. Marketing Kredit BSM Cabang Mamuju, Mukti Dewan, mengatakan produk BSM Implan tersebut hanya dikhususkan kepada pekerja. "Untuk masyarakat biasa, BSM menyediakan produk lain," tutur Mukti Dewan kepada Radar Sulbar, Rabu 30 Mei. Dana pembiayaan yang ditawarkan pada produk BSM Implan yaitu 40 persen dari besarnya gaji nasabah dalam waktu lima tahun. Misalnya, jika gajinya Rp 2 juta, pinjaman yang bisa diberikan bisa sampai Rp 40 juta. Menurut Mukti, keunggulan BSM Implan tersebut bunganya bervariasi sesuai keinginan nasabah. "Suku bunga BSM Implan sesuai dengan lama pinjaman. Jika pinjamannya sampai lima tahun, bunganya 15 persen. Tetapi jika lama kredinya satu tahun maka bunganya hanya 12 persen," paparnya. (rp2/dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

RADAR/MUHAMMAD ILHAM

Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, Wakil Gubernur Sulbar Aladin S Mengga, bersama Kadisdik Sulbar HM Jamil Barambangi, dan Kepala Bappeda Sulbar Prof Akbar Thahir, dan Pengusaha Nasional Mubyl Hamdaling, menghadiri pelantikan Pengurus KAHMI Sulbar, Selasa 29 Mei 2012, malam, di d’Maleo Hotel & Convention Mamuju.


Mamuju 3

RADAR SULBAR Kamis, 31 Mei 2012 VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI I Meneruskan Layanan Pendidikan dan Kesehatan gratis yang semakin dimantapkan TUJUAN Peningkatan Kualitas Generasi Muda, Keolahragaan dan Pengarusutamaan Gender

SASARAN Terciptanya peran generasi muda dan perempuan dalam pembangunan Terciptanya Ketahanan Generasi muda dalam permasalahan social Terwujudnya potensi pemuda dalam kewirausahaan, kepeloporan dan kepemimpinan Tersedianya infrastruktur ruang public pemuda untuk berekspresi Tersedianya sarana dan prasarana keolahragaan Pembentukan dan Pembinaan KB/KS Ketersedian alkon (alat kontrasepsi)

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Alokasi Pembangunan PLTMH Rp 8 M EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Sulbar telah ditetapkan sebagai provinsi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Indonesia. Olehnya, pemerintah pusat memberikan dukungan penuh utamanya melalui dukungan anggaran untuk membangun sejumlah PLTMH di daerah ini. Sebagai salah satu bentuk dukungan, pemerintah pusat kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp 8 miliar pada tahun ini untuk pembangunan PLTMH di beberapa wilayah di provinsi ini. Alokasi anggaran tersebut akan di-

manfaatkan untuk membangun empat PLTMH. Keempat unit PLTMH yang akan dibangun itu masing-masing dua unit di Kabupaten Polewali Mandar dan dua unit di Kabupaten Mamuju Utara. Pembangunan PLTMH dilakukan pada titik aliran sungai di daerah pedalaman karena selama ini warganya belum menikmati layanan PLN. "Kita dianugerahi tuhan dengan kekayaan alam yang cukup berlimpah, diantaranya sungai yang mengalir secara alami. Ini harus kita manfaatkan demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, salah satunya dengan memban-

gun PLTMH dengan memanfaatkan aliran sungai agar warga di pedalaman juga menikmati listrik," kata Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh kepada Radar Sulbar. Demi peningkatan pembangunan PLTMH itu, Pemprov Sulbar juga telah menyiapkan anggaran sharing yang diplot melalui APBD Sulbar tahun anggaran 2012 untuk 17 unit PLTMH. Rencananya, pembangunan PLTMH ini terbanyak di Kabupaten Mamuju yakni sebanyak tujuh unit, selanjutnya Mamuju Utara empat unit, di wilayah Mamasa tiga unit, untuk daerah Polewali Mandar dua unit dan di Majene satu

unit. "Desa yang mendapat bantuan PLTMH merupakan desa memiliki aliran sungai yang bisa memutar turbin untuk menghasilkan energi listrik. Kita harapkan, dengan adanya PLTMH di daerah terpencil maka energi listrik akan menerangi rumah warga. Daya listrik ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan industri rumah tangga demi kesejahteraan warga," katanya. Jika 17 unit PLTMH berhasil dibangun Pemprov Sulbat pada tahun 2012, dan empat unit didanai oleh pemerintah pusat, maka Sulbar sudah mampu membangun PLTMH sebanyak 149 unit. (*)

Pemkab Telat Serahkan Dokumen Reklamasi MAMUJU -- Pemkab Mamuju mengakui lambat memperlihatkan dokumen pelaksanaan kegiatan reklamasi Pantai Manakarra tahap II kepada DPRD Mamuju. Hal ini disebabkan perlu ada proses pengoreksian sebelum dokumen tersebut diserahkan. "Memang surat rekomendasi dari dewan telah masuk sekira dua pekan lalu. Tetapi kami tetap melakukan proses pengoreksian dokumen sehingga baru hari ini (kemarin,red) dokumen tersebut diserahkan," kata Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Mamuju, H Yusri Muis, Rabu 30 Mei. Dikatakan, dokumen yang perlu dikoreksi adalah site plant. Sebab dikhawatirkan jangan sampai dokumen tersebut memiliki kesalahan. "Pada dasarnya, kami memang memiliki seluruh dokumen yang diminta dewan. Proses koreksian tersebut dimaksudkan agar dokumen yang kami perlihatkan kepada dewan tidak terjadi kesalahpahaman," tegas Yusri. Berdasarkan rekomendasi DPRD Mamuju, terdapat tiga jenis dokumen yang diserahkan Pemkab Mamuju antara lain, hasil kajian Analisis Men-

RADAR/HASAN BASRI

Aktifitas reklamasi pantai manakarra Mamuju masih terus dilakukan

genai Dampak Lingkungan (Amdal), Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Mamuju dengan pihak pengembang serta site plant (rencana pengembangan reklamasi

pantai. Semua dokumen tersebut langsung diserahkan kepada DPRD Mamuju melalui Sekretaris Dewan ter tanggal 30 Mei 2012. Hal ini dilakuan ber-

dasarkan desakan DPRD Mamuju yang meminta agar Pemkab Mamuju segera memenuhi janjinya untuk menyerahkan dokumen peleksanaan reklamsi pantai Manakarra tahap II. (mg6/dir)

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

Pejabat Dominan Menabung di Luar Sulbar MAMUJU -- Aktivitas perbankan di Mamuju masih lebih didominasi pelaku usaha kecil menengah serta masyarakat biasa. Sementara itu, sejumlah besar pejabat daerah ini masih enggan menabung atau menyimpan uang melalui bank yang beroperasi di Mamuju. Hal tersebut diungkapkan Branch Manager Bank Muamalat Mamuju Fitrawan, kepada Radar Sulbar, di d'Maleo Hotel Mamuju, usai menjadi narasumber pada sebuah acara, Selasa, 29 Mei. Menurut Fitrawan, berdasarkan data statistik perbankan serta hasil wawancara terhadap sejumlah pejabat dan pengusaha di Sulbar terungkap bahwa sebagian pengusaha dan pejabat menyimpan dananya pada bank di luar Sulbar. Padahal, dalam meningkatkan roda perekonomian di daerah, pihaknya berkehendak agar dana pejabat maupun pengusaha serta dana pihak ketiga ditampung pada perbankan di Sulbar. "Kita ingin dana yang mengalir di daerah ini juga ditampung pada bank di Sulbar. Sehingga, roda perekonomian dan dunia perbankan sebagai lembaga intermediasi di Sulbar bisa lebih hidup," ujar Fitrawan. Dia mengatakan, data statistik perbankan di Sulbar terhadap dana yang keluar dari bank yang kemudian dikelola masyarakat mencapai sekira Rp 4 triliun. Sementara, dana yang masuk pada bank hanya berkisar Rp 3 triliun. "Ini artinya kepedulian perbankan dalam menyalurkan dana kepada masyarakat sangat tinggi. Tidak berbanding dengan dana pejabat maupun pengusaha yang tertampung di bank yang lebih sedikit dari pada dana yang disalurkan untuk kebutuhan usaha masyarakat," jelas Fitrawan. Dalam memajukan roda perekonomian dan perbankan di suatu daerah, kepercayaan terhadap perbankan sangat penting dan diharapkan dapat menampung dana pada bank yang ada. Sebab, dana tersebut juga akan dikeluarkan untuk masyarakat yang membutuhkan guna kepentingan wirausaha. "Bank itu kan hanya lembaga intermediasi yang menghubungkan antara nasabah dengan nasabah lainnya. Jika peran bank di Sulbar tidak terbangun, roda perekonomian dan perbankan pun tidak bisa berkembang lebih cepat," tutur Fitrawan. (mg1/dir)

Rubrik Khusus Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Sulawesi Barat

RADAR/SUDIRMAN SAMUAL

MONEV. Kepala Dipenda Sulbar, Mujirin M Yamin, memimpin rapat monitoring dan evaluasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan I tahun 2012 lingkup Pemprov Sulbar di ruang rapat lantai 2 kantor Gubernur Sulbar, Rabu 30 Mei 2012

EKSEKUTIF MAMUJU

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

HUMAS PEMKAB MAMUJU

PIAGAM. Bupati Mamuju, Suhardi Duka, memperlihatkan piagam komitmen pembinaan anak usia dini dalam sosialisasi dan lokakarya Gugus SIOLA di Baruga Hotel Srikandi, Selasa 29 Mei 2012.


4

Parlementaria

RADAR SULBAR Kamis, 31 Mei 2012

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA Bangun Mandar Fokus pada RON R = Resources = Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Melalui Penyadaran Kritis Masyarakat. O= Organisme / Organisasi = Pengorganisasian Masyarakat dan Penguatan Kelembagaan yang ada di masyarakat. N= Norma / Nilai = Penguatan / Penghayatan Nilai / Hukum yang sesuai dengan Budaya Malaqbi.

Anwar Adnan Saleh GUBERNUR

Drs.H.Mulyadi Bintaha,M.Pd KEPALA BPMPD

PNPM Mandiri Pedesaan / Program Pembangunan Pro Rakyat Citra Prosisiprasi Masyarakat Desa dalam pembangunan * Sosial * Ekonomi * Budaya Pengembangan Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat Maju Sejahtera

Diwujudkan melalui 2(dua) program utama: PNPM –MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan dan Program BANGUNMANDAR (Pembangunan Desa Mandiri Berbasis Masyarakat)

Dra. HAFNI JABBAR SEKRETARIS

H. ARSYAD, S.Sos., M.Si

H. BAHARUDDIN, S.Sos

KABID. PEMBDY. PEMDES/KEL & PENGUATAN KELEMBAGAAN

KABID. PEMBDY. EKONOMI & PARTISIPASI MASY

ARIFIN. A, S.Pd KABID. PEMBINAAN ADAT & PENGEMB. SOSBUD

FD Minta Kontraktor Diseleksi

DOK. RADAR

BERSIHKAN PARIT. Petugas Dinas Kebersihan dan Tata Ruang (Disbertarung) Mamuju, membersihkan parit di samping Lapangan Tenis Mamuju.

Pembelian Ban Untuk Armada Sampah

DPRD tak Setuju Izin Prinsip REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

MAMUJU -- Permohonan izin prinsip penambahan anggaran Dinas Tata Ruang dan Kebersihan (Distarungber) Mamuju untuk pembelian ban mobil pengangkut sampah terkesan terabaikan. DPRD Mamuju malah meminta Disbertarung Mamuju melakukan penggeseran anggaran yang bakal dikelola pada APBD Mamuju 2012. Sejauh ini, tiga armada pengangkut sampah tidak dapat melakukan pelayanan terhadap warga akibat ban yang dimiliki tidak layak pakai. Disbertarung kini hanya memiliki enam unit armada

pengangkut sampah yang beroperasi setiap hari, yang kondisinya juga sudah sangat tua. Kondisi itu membuat proses pelayanan sampah tidak berjalan maksimal. Akibatnya, di beberapa tempat seperti kawasan pasar regional Mamuju banyak limbah dari pedagang bertumpuk dan menimbulkan bau tak sedap. Terhadap masalah ini, Komisi II DPRD Mamuju sudah memanggil Distarungber dan Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD). Dalam rapat yang digelar, Komisi II tidak memberi persetujuan karena DPKAD tidak menjamin ketersediaan anggaran. Kondisinya yang mendesak, Komisi II malah mempersilahkan Pemkab mencari

PARLEMENTARIA

jalan lain misalnya melakukan pergeseran anggaran yang tidak penting yang melekat pada Distarungber meskipun memang dari awal dana yang akan dikelola Disbertarung Mamuju terbilang cukup kecil. Kepala Seksi Perencanaan Anggaran DPKAD Mamuju, Ibrahim, mengatakan terkait izin prinsip Distarungber, pihaknya menunggu panggilan dari DPRD Mamuju untuk menindaklanjuti hal tersebut. Tetapi, kemungkinan, penambahan anggaran tidak dilakukan. Tetapi menggeser anggaran yang tidak penting. Anggota Komisi II DPRD Mamuju, Abdul Malik Ballako, mengatakan, DPRD tidak bisa memberikan persetu-

Rubrik Khusus Humas DPRD Sulawesi Barat

RADAR/FIRDAUS FATURUSI

RAKORNIS. Wakil Ketua DPRD Sulbar Muhammad Jayadi, anggota DPRD Sulbar HM Gaus Bastary, bersama Wakil Gubernur Sulbar Aladin S Mengga dan Asisten I Pemprov Sulbar Aksan Djalaluddin, menghadiri rapat koordinasi teknis.

juan penambahan anggaran. Kecuali Pemkab bisa menjamin ketersediaan anggaran untuk melakukan penambahan, baru bisa setujui. DPRD menyarankan Pemkab melakukan penggeseran anggaran yang tertuang dalam APBD yang sifatnya tidak forcemajeur. Jika Pemkab menjamin ada anggaran yang tersedia untuk itu, penambahan anggaran dan izin prinsip bisa diberikan. "Kita tidak mungkin menghalanghalangi langkah ini. Sebab, masalah sampah sangat penting. Jika tidak ada jaminan anggaran untuk menambah, geser saja anggaran yang sifatnya tidak mendesak," kata Malik Ballako kepada Radar Sulbar, Rabu 30 Mei. (*)

Rubrik Khusus Humas DPRD Kabupaten Mamuju

POLEWALI -- Fraksi Demokrat (FD) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar, menilai sebagian besar kontraktor atau rekanan pelaksana proyek masih jauh dari mengedepankan kualitas. Hal tersebut diungkapkan, Sekertaris FD DPRD Polman, Syamsul Samad, Rabu, 30 Mei. Menurut Syamsul, dari kacamata fraksi secara kelembagaan, menilai jika kontraktor lokal yang mengerjakan sejumlah proyek yang didanai oleh pemerintah masih jauh dari mementikan kualitas pekerjaan dan mengutamakan kejar untung. Sehingga beberapa pekerjaan proyek di daerah ini hasilnya dari sisi kualitas memang sangat memprihatinkan. "Untuk itu fraksi menilai, hal tersebut terjadi karena pengawasan pelaksanaan proyek di daerah ini memang tidak maksimal. Akhirnya para kontraktor hanya cenderung mengedepankan kejar untuk berlipat ganda dari pada mengerjakan proyek sesuai harapan kita semua," tutur Syamsul. Kata Syamsul, persoalan rendahnya kualitas pekerjaan juga ditengarai tingginya tawar menawar pemotongan anggaran proyek sebagai jasa terima kasih yang disetor pada orang tertentu. Akibatnya pagu anggaran untuk sebuah proyek yang awalnya berada pada kisaran tertentu, tidak maksimal digunakan untuk pelaksanaan proyek karena adanya potongan yang tidak tercatat. "Ini juga menjadi persoalan terbesar di daerah kita, yang perlu mendapatkan pengawasan secara menyeluruh dari semua stakeholder. Terlebih kemudian kita sebagai DPRD yang memang diberi tugas pengawasan, dan tiga tahun kita di lembaga ini, apakah peran pengawasan ini juga sudah maksimal dilakukan," kata Syamsul. Untuk FD kedepan berharap, kiranya kesadaran pengawasan di DPRD perlu dibangkitkan dari tidur panjangnya, dalam rangka mengawal secara bersama proses pembangunan di daerah ini. "FD siap terdepan mengawal persoalan yang kita hadapi saat ini hingga benar benar tercipta iklim pelaksanaan proyek tanpa pemotongan dan hasilnya memang berkualitas," kunci Syamsul. (k1/mkb)

LEGISLATIF MAMUJU

RADAR/ANDI INDRA

PIMPIN RAPAT. Ketua DPRD Mamuju H Sugianto, bersama Wakil Ketua DPRD Hj Suraidah Suhardi, memimpin rapat paripurna pembahasan Ranperda di Geduh DPRD Mamuju, beberapa waktu.

RADAR/MUHAMMAD ILHAM

HADIRI PELANTIKAN. Anggota DPRD Mamuju H Hajrul Malik dan H Irwan Pababari, menghadiri pelantikan pengurus KAHMI Sulbar, Selasa 29 Mei 2012.


Pemilukada 5

RADAR SULBAR Kamis, 31 Mei 2012

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senangtiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Terkait Pengrusakan Sejumlah Baliho

KPU Polman Rancang Data Pemilih Online

Visi Starategis Tidak Goyah

POLEWALI -- Persoalan data pemilih yang sering menjadi bahan sorotan masyarakat karena kerap menimbulkan permasalahan membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Polewali Mandar berupaya meminimalisi permasalahan data pemilih dalam pelaksanaan Pemilukada Polman 2013 mendatang. Selain itu pengalaman penyelenggaraan Pemilu dan Pemilukada di Polewali Mandar dinilai masih rendahnya partisipasi publik dalam mengecek apakah mereka Usman Suhuriah terdaftar atau tidak dalam Daftar Ketua KPU Polewali Mandar Pemilih Sementara (DPS) sebelum ditetapkan menjadi DPT. Hal ini membuat KPU Polewali Mandar merancang sistem pengolaan data pemilih secara online berbasis internet. Sehingga masyarakat dapat mengaksesnya data pemilih dimana pun berada melalui internet. Baik memakai jaringan komputer maupun handphone (HP). Ketua KPU Polewali Mandar, Usman Suhuriah, ketika ditemui, Rabu 30 Mei kemarin, menyatakan pihaknya saat ini tengah merancang sistem data pemilih online sehingga dapat diakses dimanapun masyarakat berada. Upaya ini juga memudahkan masyarakat mengecek apakah namanya terdaftar dalam DPS atau tidak sebelum ditetapkan menjadi DPT sehingga tidak perlu lagi ke PPS untuk mengecek namanya. "Setiap warga bisa mengaksesnya untuk mengecek keberadaannya dalam DPS atau DPT. Tinggal mengetik nama dan beberapa identitas lainnya seperti tanggal lahir, alamat sudah bisa memastikan namanya terdaftar sebagai pemilih atau tidak tanpa perlu lagi mencarinya di PPS," terang Usman. Sistem ini akan membuat DPT yang dibuat KPU Polman bisa dengan mudah mendeteksi berbagai persoalan klasik seperti pemilih ganda, pemilih tak terdaftar dan pemilih tak bersyarat. Sistem yang dirancang KPU, lanjutnya nantinya didesain sedemikian rupa oleh tim IT KPU Polewali Mandar dan staf pengelolaan data sehingga data pemilih dimasukkan dalam website KPU Polman kemudian masyarakat dapat mengaksesnya. "DPT online ini diluncurkan KPU Polewali Mandar sebelum penetapan DPT Pemilukada Polman 2013. Setelah DPT online ini nantinya diluncurkan maka masyarakat dapat merekonfirmasi datanya apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum. Sistem nanti yang akan menjawab pemilih terdaftar atau tidak, jika tidak maka segera menghubungi PPS untuk didaftar," bebernya. KPU Polewali Mandar menganggap DPT online ini merupakan program prestisius karena belum ada KPU di Sulbar membuat sistem DPT online. Bahkan di Indonesia baru beberapa KPU memberlakukannya seperti di Bali dan salah satu kabupaten di Kaltim. Untuk memuluskan DPT online, KPU Polewali Mandar saat ini tengah merancang khusus softwarenya dan anggaran nanti akan dibebankan pada Pemilukada Polman 2013. "Langkah ini kami lakukan karena saat ini penyelenggaran pemilukada dituntut memberikan pelayanan maksimal dalam hal pemenuhan hak-hak pilih rakyat. Selain itu penyelenggara juga harus kreatif dan inovatif dalam meminimalisi permasalahan Pemilukada termasuk data pemilih," tandas Usman. (mkb)

RADAR/AMRI MAKKARUBA

ATRIBUT. Jejeran gambar calon yang akan bertarung di Pemilukada Polewali Mandar terpasang di taman bambu runcing Polewali.

REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Dirusaknya sejumlah baliho salah seorang figur bakal Calon Bupati (Cabup) Polewali Mandar, Naharuddin, yang mengusung visi strategis. Membuatnya tidak goyah menghadapi kondisi tersebut. Demikian diungkapkan oleh Naharuddin, Rabu, 30 Mei. Menurut Naharuddin, pengrusakan baliho milikya disejumlah titik di Polewali Mandar membuktikan bahwa ada oknum yang gusar dan sangat terganggu, dengan kehadiran visi strategis di Polewali Mandar. "Jadi pengrusakan tersebut tidak lantas membuat

kami goyah, yang jelas mereka memang tidak tentram dengan kehadiran kami yang mengusung visi strategis," tutur Naharuddin. Katanya, dari data yang disampaikan oleh timnya dilapangan bahwa baliho yang dirusak oleh orang tidak dikenal terletak diposisi yang mudah dilihat dan dikenali orang. Sehingga sangatlah tidak masuk akal baginya jika tidak disengaja dilakukan pengrusakan sebab kejadian dan tekstur kerusakannya sama. "Jadi titik baliho yang dirusak secara garis besarnya ada di Polewali 1 buah, ada di Lampoko 1 buah, di Napo 1 buah, di Tinambung 1 buah. Tapi seka-

li lagi kami dari visi strategis tidak gentar dengan teror seperti ini, sebab perubahan yang kami tawarkan memang perubahan yang terstruktur dan sistematis," kunci Naharuddin. Kecam Pengrusakan Baliho Ketua Partai Barisan Nasional (Barnas) Polewali Mandar, M Tahir Arifin juga mengecam adanya oknum yang sengaja melakukan black campaign dengan merusak baliho milik anggota DPRD Sulbar, Naharuddin. "Sebagai legislator kami mengecam prilaku tersebut karena merusak tatanan demokrasi di Polewali Mandar apalagi baliho

tersebut merupakan benda mati. Sebaiknya calon berperang visi misi dalam meraih simpati rakyat bukan dengan melakukan tindakan yang melanggar undang-undang. Kami tidak menudu siapa-siapa tetapi bagaimana semua pihak melihat pelaksanaan Pemilukada di Polewali Mandar berjalan sesuai dengan tatanan demokrasi," ujar Tahir yang juga anggota Komisi III DPRD Polewali Mandar. Ia berharap semua elemen dan elit politik untuk memberikan suasana kondusif dan melaksanakan pemilukada dengan fair play sehingga kewajiban setiap elit untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. (*)

Warga Jakarta di Inggris Dukung Hidayat-Didik DUKUNGAN untuk pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini terus mengalir. Kini giliran warga Indonesia di Inggris menyatakan dukungan kepada pasangan yang terjun di pemilihan gubernur Jakarta tersebut. Deklarasi dukungan untuk HidayatDidik digelar di depan stadion tenis Wimbledon, London, Minggu 27 Mei. Perwakilan warga pendukung HidayatDidik, Irwan Darmasakti, mengatakan,

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

acara ini adalah salah satu bentuk kepedulian untuk melihat Jakarta yang lebih baik. "Kami yakin calon gubernur Hidayat Nur Wahid mampu menata Jakarta. Dengan reputasi dan pengalaman beliau menjadi ketua MPR, kami percaya Hidayat layak diberi kesempatan untuk memimpin Jakarta," kata Irwan. "Apalagi Hidayat didampingi oleh cawagub Didik Rachbini yang tidak

kalah berkualitas. Komposisi ini semakin membuat kami yakin, inilah pasangan terbaik di pemilihan gubernur Jakarta kali ini," imbuh Irwan. Irwan menjelaskan, pihaknya berharap, pemilihan gubernur Jakarta akan berjalan bersih, jujur, dan sportif, nilainilai yang sangat dijunjung tinggi dalam olahraga. Mereka yang hadir dalam acara deklarasi dukungan untuk Hidayat-Didik

berasal dari berbagai kalangan, mulai dari profesional, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga. Para peserta mengenakan kaos HNW-Didik dan membentangkan spanduk dukungan kepada pasangan bernomor empat tersebut. Deklarasi dukungan ke Hidayat-Didik dari warga Indonesia di luar negeri ini bukan yang pertama. Sebelumnya acara serupa antara lain diselenggarakan di Australia, Malaysia, Jepang, dan Arab Saudi. (jpnn)

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Hasan Basri, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Hendra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

PERHATIKAN. Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar, sedang memperhatikan penjelasan dari pimpinan rapat paripurna dengan agenda rencana pembahasan sejumlah Ranperda yang telah ditetapkan di Prolegda 2012.

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

BICARA. Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar, Muh Tahir Arifin, sedang berbicara dengan Kabid. Fispra Bappeda Polewali Mandar, Agusnia HS.


6 Opini

RADAR SULBAR Kamis, 31 Mei 2012

Perceraian dan Thalaq DALAM Al-Qur’an al-kariim, surah Ar-Ruum ayat 21, Allah Subhanah Wa Ta’ala berfirman : “Dan di antara tanda-tanda kekusaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (QS. 30 : 21)

Oleh:

Sitti Rahmah M (PNS KUA Campalagian)

Diberikannya kenikmatan hidup bersuami istri bagi manusia adalah sebagai wahana penumpahan rasa kasih dan sayang yang halal. Tanpa hadirnya orang yang dikasihi dan disayangi ini, maka kehidupan dalam mengarungi bahtera rumah tangga tidak akan tentram. Thalaq: Halal Tapi Dibenci Apabila dalam kehidupan rumah tangga tak dapat ditumbuhkan rasa kasih sayang, tak tercipta ketentraman yang didambakan, jauh dari kebahagiaan yang diidam-idamkan, bahkan keharmonisan keluarga yang sudah diupayakan semaksimal mungkin tidak kunjung datang. Ketimbang kapal harus karam di tengah lautan, maka alternatif perceraian yang berujung thalaq terpaksa jadi pilihan terakhir. Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pernah bersabda: “Sesuatu yang halal tetapi dibenci oleh Allah adalah thalak”. Sebuah peringatan keras dari nabi yang mengisyaratkan bahwa perceraian dan thalaq ini betul-betul merupakan jalan pamungkas. Artinya, meski hukumnya halal namun sesungguhnya thalak merupakan perbuatan yang paling dibenci oleh Allah Subhanah Wa Ta’ala. Untuk menjatuhkan thalak, seorang suami hanya butuh beberapa patah kata dan waktu beberapa detik saja. Tetapi akibat buruknya, sangat luar biasa. Terkadang inilah jalan yang terbaik yang harus ditempuh untuk menghadapi dan menyelesaikan kemelut rumah tangga. Yang menjadi korban pasti istri dan anak-anak. Suami yang punya kemampuan mencari nafkah demi menghidupi diri sendiri biasanya

tidak terlalu goncang dengan perpecahan ini. Sebaliknya bagi (mantan) istri, sekadar menyandang predikat janda (single parent) saja terkadang harus menerima cemoohan tetangga. Belum lagi masalah kejiwaan dan ekonomi yang memang lemah. Wajar jika ajaran agama kita sudah mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bakal terjadi. Yakni dengan memberi tuntunan kepada kita dalam menghadapi berbagai macam problem rumah tangga. Jika api perpecahan masih berupa letupan-letupan kecil, Islam sudah punya solusi untuk meredamnya agar tidak sempat membesar menjadi kobaran yang membakar bangunan cinta yang telah terbangun dan terbina sekian lama. “Janganlah seseorang membenci istrinya yang beriman. Jika ia membenci sesuatu prilaku, mungkin ia menyukai prilaku yang lainnya.” Begitulah Nabi kita Muhammad SAW mewanti-wanti umatnya jika dalam kehidupan rumah tangga mereka terlanjur terpercik api kebencian di antara kedua belah pihak suami dan istri. Entah ‘api permusuhan’ itu dijentikkan oleh mereka sendiri atau oleh pihak-pihak luar yang turut campur. Dalam periode atau fase awal timbulnya bibit kebencian ini, pihak suami dituntut lebih bersabar dan tetap mempergauli istrinya dengan baik. Supaya suasana tidak bertambah panas dan runyam. Namun, bila embrio kebencian semakin tumbuh besar bahkan mencapai klimaks, ada tawaran untuk bercerai. Tentu saja dengan seabreg persyaratan serta membutuhkan waktu yang lama. Dengan harapan agar niat untuk memutuskan thalaq dapat dipertimbangkan kembali. Image atau persepsi orang tentang perceraian dan talak memang tidak menyenangkan. Tetapi bukan alasan untuk menghindari apalagi sampai mengharamkannya. Islam bukan

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

RADAR SULBAR

agama para rahib dan pendeta yang mengutuk pemutusan ‘Ikatan yang telah dijalin Tuhan’. Akibatnya, biduk rumah tangga berubah jadi neraka. Demi gengsi dan reputasi diri, banyak orang tak mau menggunakan fasilitas thalak ini. Pertengkaran yang tiap hari terjadi di depan anak-anak dibiarkan begitu saja. Suami mencari kepuasan di luar rumah. Istripun menjadikan karir sebagai kompensasi. Perkawinan yang gagal dibiarkan terus berlanjut. Keadaan ini sangat dicela Islam. Bagaimanapun Allah membenci talak, tak dapat disangkal bahwa suatu waktu bisa berubah jadi wajib. Hal yang dapat mengubah status thalak dari mubah menjadi wajib adalah adanya ila’ yakni sumpah suami untuk tidak mau menggauli istrinya. Istri menjadi tersiksa terusmenerus, kecuali dengan jatuhnya thalak. Karena bagi suami yang meng-ila’ istrinya, maka keduanya haram bersetubuh selama satu bulan. Sesudah itu barulah thalak bias dijatuhkan. Syarat-syarat Thalaq Seorang suami hanya sah menthalak istrinya manakala sang istri tidak sedang haid atau nifas. Bukankah dalam keadaan ini antara suami dan istri sedang kosong dari hubungan seksual? Sebab dikhawatirkan hal ini bisa menambah rasa tidak suka diantara keduanya sehingga memperdalam jurang-jurang yang sudah ada. Karena dalam masa haid dan nifas hampir semua wanita mengalami gangguan psikologi atau kejiwaan. Siapa tahu, seusai masa-masa kosong ini, setelah keduanya kembali berinteraksi akan timbul jalinan kasih meski hanya seutas. Juga suami terlarang menjatuhkan thalak dalam masa suci yang sudah digauli. Harus ditunggu sampai datang masa haid berikutnya dan setelah

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

suci kembali barulah thalak berlaku. Salah satu hikmah adanya syarat yang tidak ringan ini adalah untuk mengulur waktu agar memperpanjang kemungkinan akur kembali. Namun bila masa haid sudah usai dan suci kmbali, sang suami sudah tidak berselera untuk menggauli istrinya, bisa disimpulkan bahwa keputusan untuk menceraikan dan menthalak istrinya memang sudah bulat. Adapun dalam masa ‘iddah (sebagai masa transisi antara pernikahan menuju perceraian yang sesungguhnya) yang lamanya tiga kali haid atau sekitar tiga bulan, terdapat ketentuan yang mengikat bahwasanya dalam masa ini suami masih mempunyai hak dan kesempatan untuk untuk merujuk kembali mantan istrinya. Pada saat yang sama, istri tidak diperkenankan menerima lamaran laki-laki lain dalam masa ‘iddah ini. Sedang bagi istri yang diceraikan dalam keadaan hamil, masa ‘iddahnya adalah hingga lahir jabang bayi yang sedang dikandungnya. Dan pada saat itu tetap berhak mendapat nafkah dari (mantan) suami. Begitu juga sampai masa-masa menyusui, ada hak sang ibu untuk tetap dibelanjai hingga bayinya disapih bahkan biaya hidup si bayi tetap menjadi tanggungan sang bapak. Kalau dalam istilah PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dikenal istilah pesangon, maka dalam Islam ada hadiah atau pemberian dari suami kepada istrinya yang dicerai. Pemberian ini akan lebih menentramkan hati istri dan menenangkan kekalutan jiwanya. Selain itu istri berhak mendapatkan maharnya, sesuai ketentuan yang diatur dalam surah An-nisaa ayat 20-21 serta surah Al-baqarah ayat 236 (padahal, lazimnya sebuah perceraian, mahar ini sering jadi sengketa karena suami ngotot untuk menariknya kembali. Biasanya dalam bentuk tanah dan tanaman yang tumbuh di atasnya, atau dalam bentuk lain). Sungguh, ini bukanlah akad jual beli. Wanita bukan untuk dibeli seharga mahar dan dijual lagi dengan seharga mahar pula. Syariah mahar ini semata-mata untuk meninggikan penghormatan dan pemuliaan bagi para wanita (muslimah). Bahwa perasaan mereka sangat dihargai dan dijaga dengan baik. Wallahu A’lam. (**)

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

Tajuk Sikap Mendua Pemerintah Soal Kenaikan BBM

S

IKAP dan keputusan pemerintah soal BBM kembali men imbulkan kontroversi di kalangan masyarakat Indone sia. Pada saat BBM akan dinaikkan upaya pemerintah luar biasa untuk meyakinkan masyarakat, bahwa sebegitu pentingnya menaikkan BBM. Alasan pemerintah saat itu, apabila BBM tidak dinaikkan, akan memiliki dampak yang luar biasa pada APBN. Sontak saja, sikap pemerintah itu, menimbulkan penolakan yang luar biasa dari lapisan masyarakat mulai Sabang sampai Papua. Ini dibuktikan dengan aksi demonstrasi dimana-mana dan puncaknya saat paripurna keputusan akhir di DPR RI dengan sebuah keputusan pemerintah menunda kenaikan BBM dan akan dinaikkan pada 1 April. Langkah ini diambil pemerintah sesuai rekomendasi DPR RI yang menambah salah satu pasal dan pada intinya memberikan kewenangan penuh pada pemerintah, apakah menaikkan atau tidak menaikkan BBM. Saat itu pemerintah tetap bersikukuh menaikkan BBM karena dianggap sangat penting, meski pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi tentang penambahan pasal oleh DPR RI dipandang inkonstitusional. Gugatan sudah dilayangkan, tetapi pemerintah tetap komit untuk menaikkan BBM dengan pengunduran waktu hingga tanggal 1 Mei. Lagi-lagi, komitmen dan keputusan pemerintah itu tidak terbukti, karena sesuai waktu yang sudah ditentukan, nyatanya harga BBM tetap seperti biasa. Seiring waktu, sikap pemerintah yang disampaikan Menteri ESDM Jero Wacik berbanding terbalik bahkan sudah mendua karena ternyata BBM tidak jadi naik dengan manargetkan kebijakan lima langkah kerja dan mampu menghemat hingga enam juta kilo liter BBM bersubsidi, sehingga kuota BBM bersubsidi dapat dikendalikan di sekitar 40-47 juta kiloliter. Lima langkah penghematan tersebut pertama, pelarangan penggunaan BBM bersubsidi bagi mobil dinas pemerintah pusat, BUMN, BUMD, kepala daerah secara bertahap. Kedua, pelaksanaan konversi dari BBM ke BBG. Ketiga, perusahaan-perusahaan pertambangan dan perkebunan tidak boleh menggunakan BBM bersubsidi. Untuk itu, nantinya, Pertamina akan memasok solar non subsidi. Keempat, PLN tidak diperkenankan lagi membangun pembangkit listrik baru yang menggunakan BBM dan kelima, pengaturan penggunaan listrik gedung-gedung pemerintah. Untuk mengefektifkannya, pemerintah mengawalnya dengan cara membentuk satuan pengawas. Keputusan pemerintah itu seakan-akan setuju dan mendukung keinginan masyarakat agar BBM tidak dinaikkan. Saat ini pemerintah kembali disibukkan untuk menambah kuota BBM dalam rangka mengatasi persoalan yang ada. Dengan sikap itu menjadi aneh tapi nyata dan itulah sikap pemerintah. Jika saja kesiapan pemerintah untuk tidak menaikkan BBM dilakukan sejak awal dan terbukti sampai sekarang pemerintah belum menaikkan harga BBM, tentu suasananya akan berbeda. Dengan kondisi sekarang, menjadi aneh dengan sikap pemerintah yang terkesan tidak memiliki keutuhan komitmen sebagai pemimpin di Indonesia Raya ini. (rp)

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

TELAH DI BUKA USAHA CUCI MOBIL

"KHUMAIRAH"

CUCI MOBIL DAN GANTI OLI Alamat : Jl. Sukarno Hatta No. 82 A Mamuju Hp. 085240801968 - 08114207415

Office: Jl. Dr. Ratulangi No.3 Pekkabata Polewali Mandar Sulbar Telp: 0428-22284 E-mail: st933fm@telkom.net


Sambungan 7

RADAR SULBAR KAMIS 31 MEI 2012

Kekerasan Oknum TNI AL Menuai Kecaman LANJUTAN HALAMAN 1

Oknum anggota TNI tersebut juga memukuli dan melakukan tindakan kekerasan kepada wartawan yang meliput razia yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama warga terhadap warung remang-remang di kawasan Bukit Lampu, Kelurahan Sungai Baremas, Kecamatan Lubuk Begalung, Padang, Selasa lalu. Razia pada pukul 14.00 WIB awalnya berjalan lancar. Bahkan mendapat dukungan masyarakat Bukit Lampu yang telah gerah dengan aktivitas cafe dan pondok remang-remang yang sering digunakan sebagai aktivitas mesum. Beberapa pondok remang-remang dan cafe langsung dibakar oleh petugas dan masyarakat sebagai upaya pembersihan tempat tersebut. Sempat juga terjadi ketegangan antara petugas dengan pemilik cafe terjadi. Namun situasi tersebut dapat dikendalikan dan tidak berujung dengan bentrokan. Namun setelah razia berakhir, para petugas Satpol PP bersama warga yang ingin pulang dihadang oleh prajurit TNI AL. Tiba-tiba secara membabi buta langsung memukuli warga. Melihat kejadian tersebut, puluhan wartawan yang mengikuti prosesi razia langsung mengambil gambar dengan merekam dan memotret. Melihat aksi mereka direkam tersebut, sekitar 30 oknum TNI AL langsung menyerang dan memukuli para wartawan. Mereka juga menyita alat penyimpanan gambar serta menghancurkan kamera satu orang wartawan televisi. Akibat aksi “barbar� tersebut, sejumlah jurnalis menderita luka. Oknum Marinir Beking Warung Remang-remang Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksaman Pertama (TNI) Untung Suropati meminta maaf kepada masyarakat-khususnya wartawanatas terjadinya penganiayaan tersebut. Dia juga mengakui adanya keterlibatan oknum Marinir sebagai beking dari salah satu warung remangremang. "Atas nama pimpinan TNI AL, kami meminta maaf kepada masyarakat, khususnya wartawan. Sebab, ada anggota kami yang melakukan tindakan yang meresahkan. Tidak hanya masyarakat, TNI AL juga resah dengan kejadian tersebut," tandasnya. Untuk itu, lanjutnya, ke-12 anggota marinir tersebut saat ini ditahan di POMAL Lantamal II Padang. Menurut Untung, mereka ditahan untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. "Perlu saya klarifikasi, yang dikatakan terlibat atau membekingi hanya satu orang, yaitu Pratu (Mar) US. Adapun 11 orang lainnya sebenarnya sedang melintas di daerah tersebut usai melaksanakan kegiatan TMMD," jelasnya. (rul)

DPD Dorong Percepatan Mateng LANJUTAN HALAMAN 1

"Ini saya juga baru dengar. Ya, harus direspon secepatnya. Kita daerah harus lari menjemput," ucap Mulyana di Jakarta, Kamis 30 Mei. Anggota Komite I DPD itu, mengapresiasi sikap pemerintah daerah Mamuju, sebagai daerah induk yang cukup responsif menyiapkan segala kebutuhan pemekaran Mateng sejak wacana pemekaran itu dikeluarkan. Hal tersebut juga ditunjukkan saat beberapa anggota Komite I DPD RI berkunjung ke Kabupaten Mamuju, beberapa waktu lalu. Informasi terbitnya Surpres Mateng serta 18 DOB lainnya, telah diberitakan sebelumnya. Supres ini terbit tertanggal 11 Mei 2012. Presiden menunjuk wakil pemerintah untuk membahas 19 rancangan undang-undang tentang pembentukan daerah otonomi baru. Terkait Surpres ini, Mulyana berharap pemerintah daerah dapat saling bersinergi, mengkoordinasikan setiap kendala atau permasalahan yang mungkin ditemui di lapangan. Termasuk kepada DPD selaku perwakilan masyarakat Sulbar di pusat. "Tentu kita semua siap mendorong di pusat," imbuh senator asal Sulbar itu. Selain Mateng, Mulyana menegaskan bahwa Komite I DPD RI mendukung sepenuhnya agenda pengalihan status Kabupaten menjadi Kota Mamuju. "Sudah saatnya kita juga miliki kota," tandas Srikandi Sulbar itu. DPR Sudah Terima Surat Presiden Sementara Ketua DPR Marzuki Alie mengakui sudah menerima surat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait pembahasan pemekaran wilayah otonomi baru. Surat tersebut, sudah diterima DPR sejak dua pekan lalu. "Sudah, sudah diterima. Isinya menunjuk menteri-menteri yang membahas untuk pengembangan, pemekaran daerah itu," kata Marzuki kepada wartawan, di Jakarta, Rabu 30 Mei. Ia menegaskan, dengan surat itu berarti presiden telah menugaskan menteri-menteri terkait untuk membahas bersama DPR. Sebelumnya, DPR sudah mengusulkan surat kepada pemerintah untuk membahas masalah pemekaran tersebut. "Soal setuju tidaknya nanti dalam pembahasan," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu. Sebelumnya diberitakan, Komisi II DPR menunggu surat dari presiden terkait dengan rencana pemekaran 19 daerah otonom baru. Wakil Ketua Komisi II DPR, Ganjar Pranowo, mengungkapkan, rencana pemekaran daerah otonom baru merupakan amanat undang-undang. "Itu bunyi konstitusi. Yang boleh mengusulkan undangundang itu adalah presiden dan DPR," kata Ganjar saat menerima perwakilan daerah pemekaran Pegunungan Bintang, Papua, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurut Ganjar, total permohonan pemekaran daerah otonom baru mencapai 104 dengan rincian 71 usulan DPR dan 33 inisiatif pemerintah. "Ada 104 daerah mau mekar hari ini. Semuanya ingin sekarang," ujar Ganjar. Menurutnya, pada masa DPR periode sekarang belum satu daerah pun yang mekar. "Prioritas Komisi II adalah yang 19 dulu yang diajukan DPR periode lalu. Kenapa 19 karena sejumlah itu yang sudah ada di meja presiden," tambahnya. (rul-jpnn/ham)

Daerah Persiapan Wajib Sebelum Jadi Defenitif JAKARTA -- Proteksi terhadap upaya pemekaran daerah yang diusulkan daerah benar-benar dilakukan Kementerian Dalam Negeri. Salah satunya dengan memasukkan pasal tentang adanya daerah persiapan (daerah administratif ) dalam revisi UU Tentang Pemerintahan Daerah sebelum daerah itu menjadi satu daerah defenif atau daerah otonomi baru (DOB). Meski daerah persiapan ini merupakan produk dari orde baru, ketika suatu daerah hendak menjadi daerah defenitif maka harus lebih dahulu menjadi daerah persiapan, namun Kementerian Dalam Negeri telah memastikan daerah persiapan akan kembali diberlakukan dalam revisi UU Pemda saat ini. Menteri Dalam

Negeri Gamawan Fausi kepada Kendari Ekspres (Grup Radar Sulbar) saat ditemui terpisah menuturkan, pembentukan daerah persiapan itu dimaksudkan untuk memastikan daerah itu benar-benar siap sebelum menjadi defenitif. "Dalam masa persiapan itu, daerah bisa mempersiapkan secara matang struktur organisasi daerah, hingga kelengkapan lainnya, jadi saat dimekarkan daerah itu sudah benar-benar siap," tuturnya baru-baru ini. Draf RUU Pemda yang diterima DPR menyebutkan, pembentukan daerah otonom melalui tahap daerah persiapan. DOB tidak langsung ditetapkan menjadi otonom, tapi ditetapkan lebih dahulu melalui PP menjadi daerah persiapan. Daerah persia-

pan ini akan berlaku selama tiga tahun, selama waktu itu daerah persiapan itu akan dievaluasi. Jika layak pemerintah baru akan mengusulkannya menjadi daerah otonom kepada DPR. Jika dalam masa persiapan daerah itu ternyata tidak layak dan tidak mampu menjadi satu daerah defenitif, maka daerah persiapan bisa dicabut dan dikembalikan ke daerah induk. Hal ini sepertinya akan sedikit menyulitkan daerah itu, karena daerah itu harus berupaya menjadi daerah sukses dulu, jika tidak daerah itu tidak akan dimekarkan secara defenitif. Namuan demikian, usulan pemberian daerah persiapan masih diperdebatkan oleh pihak DPR RI. DPR melalui Komisi II

memprotes berdirinya daerah persiapan cukup melalui Peraturan Pemerintah (PP). Komisi II menilai, membentukan daerah persiapan melalui PP sangat jelas mengurangi "nuansa politis" DPR. DPR sendiri memang setuju dengan adanya status daerah persiapan. Tapi, dasar hukum pembentukan daerah persiapan tidak boleh melalui PP, tetapi harus melalui UU. Wakil Ketua Komisi II DPR, ganjar Pranomo menurutkan, pembahasan pembentukan daerah sejak awal tetap dilakukan DPR bersama-sama pemerintah. Sehingga PP bukan menjadi landasan untuk membuat daerah persiapan. Jika PP menjadi dasar berarti pembentukan daerah menjadi domain pemerintah

saja. Sementara DOB yang gagal jatuhnya kepada DPR, karena dianggap pembentukan UU DOB sebagai produk DPR. Sementara pembahasan pembentukan daerah dibahas bersama antara pemerintah dan DPR, sehingga tak bisa menjadi klaim stu pihak saja. Berdasarkan data perkembangan pemekaran daerah sejak dimulai tahun 1999 sampai sekarang, telah terbentuk tujuh provinsi baru dengan 198 kabupaten/ kota baru. Dengan demikian, saat ini di Indonesia ada 33 provinsi dengan 491 kabupaten/kota. Sedangkan April kemarin, DPR kembali mengesahkan 19 draf RUU pemekaran dalam sidang paripurna dan telah menyerahkannya kepada pemerintah. (fmc)

Pemda Rancang Fasilitas Nelayan di Lerelerekang LANJUTAN HALAMAN 1

"Kan yang punya hak itu Kemendagri, dan Mendagri tetapkan jadi milik kita karena pulau memang menjadi bagian dari Sulawesi," tandas Salman. Pemkab Bakal Bangun Rumah Desakan sejumlah pihak agar Pemkab Majene atau Pemprov Sulbar membangun fasilitas di Pulau Lerelerekang mendapat jawaban. Bupati Majene Kalma Katta, pada diskusi yang dilaksanakan atas inisiasi Radar Sulbar dan difasilitasi Pemkab Majene akhir pekan lalu telah menyatakan akan membangun sejumlah rumah rakyat di pulau seluas enam hektar tersebut. Rumah tersebut akan berfungsi sebagai tempat

persinggahan atau peristirahatan sementara bagi nelayan Majene yang memang selalu singgah di Pulau Lerelerekang saat melaut di perairan itu. Selain rumah, Pemkab Majene juga telah menyiapkan anggaran untuk menempatkan mesin suling air bersih dan fasilitas penerangan listrik bertenaga surya. "Kita sudah menyiapkan semua itu dalam APBD Majene tahun 2012, cuma kemarin belum dapat direalisasikan karena masih musim ombak. Jika musim ombak sudah selesai, akan kita laksanakan. Jadi semua nelayan boleh memanfaatkan rumah tersebut, bahkan kalau ada yang mau menetap di sana akan kita fasilitasi," kata Kalma. Rencana Kalma mendap-

at dukungan dari Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. Dikatakan, hal tersebut sudah dibicarakan sebelumnya dengan Pemkab Majene. Hal tersebut sebagai bentuk upaya tetap mempertahankan pulau yang telah dimiliki Sulbar sejak masih bergabung dengan administrasi dan pemerintahan Sulsel. "Jadi sebelum merekamereka memberikan usulan itu, saya bersama Kalma Katta telah sepakat untuk menempatkan bangunan rumah Mandar disana (Pulau Lerelerekang, red). Kita sangat serius dan mengapresiasi masyarakat yang memberikan dukungan dan bergerak demi mempertahankan Lerelerekang," kata Anwar, Selasa 29 Mei, saat ditemui di

Kantor Gubernur Sulbar. Ditambahkan, masih terus mencoba melakukan berbagai upaya baik terhadap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) maupun Mahkamah Agung (MA) agar pulau ini tetap menjadi milik Sulbar. Terlebih lagi, hingga kini MA belum mengeluarkan salinan putusan yang mengabulkan gugatan Pemprov Kalsel terhadap Mendagri terkait Permendagri Nomor 43 tahun 2011 tersebut.

Sementara Wakil Ketua DPRD Sulbar Arifin Nurdin dengan nada tegas menyatakan BP Migas harus ikut bertanggung jawab atas masalah ini. Sebab lembaga tersebut telah melakukan

suatu kesepakatan dengan Pearl Oil untuk mengelola potensi gas di wilayah tersebut dan hasilnya akan dinikmati Kalsel tanpa sepengetahuan dari Sulbar selaku pemilik sah. Arifin juga mempertanyakan mengenai kegiatan sosialisasi studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) atas rencana eksploitasi blok sebuku yang merupakan area Lerelerekang. Sosialisasi Amdal tersebut digelar di Kalsel sekira tahun 2008 lalu. "Memang BP Migas tidak menganggap kita (Sulbar, red) sebagai pemilik pulau itu dan terus melakukan komunikasi dengan Kalsel. Ini juga yang harus kita gugat," kata Arifin di ruang kerjanya, Rabu 30 Mei. (**)

salahkan juga mereka," tutur ABM. Untuk itu, ABM mempertegas, jika memang KPK memintanya menyampaikan klarifikasi, maka dia

siap. ABM merasa tidak melakukan kesalahan dalam penerbitan izin kepada PT Isco. "Saya siap ke KPK kalau dipanggil, disana saya juga akan beberkan semua

prosesnya bahkan ada camat dan kepala desa yang terlibat dalam proses beberapa waktu lalu juga menyatakan siap memberikan kesaksian," kunci ABM. (k1/ham)

sional dengan negara yang membutuhkan TKI profesional. Pemasukan devisa bagi negara ikut bertambah. Memang sudah saatnya kita mengurangi dan suatu saat berhenti mengirim TKI untuk menjadi pembantu rumah tangga (PRT) sebab faktanya banyak diantara mereka diperlakukan tidak senonoh di luar negeri sebab tidak memiliki dasar pendidikan sebagai tenaga kerja profesional. Kita juga bisa menunjukkan kepada dunia luar bahwa banyak tenaga ahli kita yang bisa dibanggakan, tidak hanya PRT. TKI profesional ini sungguh membanggakan digaji belasan hingga puluhan juta sebulan sesuai profesi dan kompetensi kerja masing-masing. Mereka berdiri sejajar dan sama tegaknya dengan para tenaga kerja profesional di negara itu, bukan PRT yang sering dimarahi dan diperlakukan tidak senonoh oleh majikannya. Para TKI profesional ini juga bisa menjadi duta wisata Indonesia di luar negeri karena secara tidak langsung memperkenalkan Indonesia sebagai negara besar dengan keindahan alamnya yang masih natural serta budaya keragaman yang tetap terjaga sehingga menarik untuk dikunjungi. Para TKI profesional dibekali dengan kompetensi keahlian masing-masing, kondisi kerja, pelatihan teori dan praktik, hukum, bahasa komunikasi, hubungan

kelembagaan negara, dan sebagainya. Sehingga ketika berada di luar negeri mampu menempatkan diri sebagai TKI yang menjunjung profesionalisme kerja. Pak Dubes memberi kritik mengapa di era Otda ini Pemda hanya berpikir lowongan CPNS sebagai solusi utama penyediaan lapangan kerja di daerah. Memang polemik Otda terlalu melelahkan bagi kita karena tidak bisa menjawab disparitas demokrasi di daerah dengan upaya peningkatan kesejahteraan rakyat yang berbasis pada tingkat penghasilan masyarakat. Energi sosial kita habis hanya membicarakan Otda dalam konteks politik praktis padahal Otda terkait dalam banyak sektor baik soal upaya pertumbuhan ekonomi daerah yang didalamnya menyangkut pengurangan tingkat kemiskinan, pengangguran, serta penciptaan lapangan kerja, untuk kemakmuran masyarakat. Padahal di era Otda ini tingkat pengangguran pada usia produktif makin terbuka lebar di daerah. Oleh karena itu harus ada solusi konkret yang tepat untuk ke depan baik jangka pendek, menengah, dan panjang keluar dari masalah ini. Secara konkret untuk jangka pendek dan menengah saya bermimpi ke depan Sulbar bisa memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) moderen yang digarap serius untuk melahirkan TKI profesional. BLK ini bisa mendidik para

alumni tenaga medis, SMK, SMA, dan sederajat di Sulbar menjadi TKI profesional. Pengiriman TKI ke luar negeri ikut menyumbang tingkat kemakmuran daerah asal TKI itu. Secara umum kiriman uang dari TKI di luar negeri ke Indonesia (remittance) hingga tahun 2011 lalu mencapai kisaran Rp 54 triliun. Beberapa daerah di Jawa yang mengirim TKI ke luar negeri jadi makmur karena beberapa warganya jadi TKI profesional di luar negeri. Kita melihat Qatar sebagai sebuah negara moderen yang tidak menafikan globalisasi. Kita harus ikut bersaing atau minimal bertahan dari gempuran globalisasi kalau tidak kita akan kalah dan tetap menjadi negara berkembang selama-lamanya atau malah jadi negara miskin. Globalisasi dengan syarat tetap mempertahankan budaya dan normanorma lokal yang humanistik. Dan globalisasi sesungguhnya tidak hanya menyangkut soal transformasi produksi barang tapi juga jasa termasuk ekspor-impor tenaga kerja profesional. Karena bukan tidak mustahil ketika negara ini sudah maju dan rakyatnya sudah makmur situasi akan berbalik arah. Kita bisa mendatangkan tenaga kerja asing bekerja sebagai PRT di rumah kita. Mengapa tidak? (Kirimkan tanggapan Anda atas tulisan ini melalui E-mail : asri.anas@yahoo.co.id atau Facebok : Muhammad Asri Anas II dan Twitter : @AsriAnas). (advertorial)

Gugat BP Migas

Bupati Polman Siap Klarifikasi ke KPK LANJUTAN HALAMAN 1

"Kalau kemudian ada yang menemukan saya salah dalam pengambilan kebijakan, bahkan dituding mendapatkan keuntungan atau benefid secara pribadi

maka yang harus digugat terlebih dahulu adalah aturan yang menjadi dasar saya mengambil kebijakan. Sebab aturan itu dibuat oleh pemerintah pusat, maka

Otonomi Daerah dan TKI LANJUTAN HALAMAN 1

Dengan cepat Qatar masuk dalam salah satu negara makmur di dunia. Beberapa pengamat mengatakan rakyat Qatar bahkan lebih makmur dibandingkan negara-negara Eropa Barat. Bisa dilihat dari PDB (product domestic bruto) Qatar nomor dua tertinggi dunia. Ketika memasuki Qatar kita akan melihat simbol negara moderen. Gedung tinggi pencakar langit tertinggi dunia dijumpai disini. Plus dengan segala modernisasi didalamnya namun tidak meninggalkan ciri khas negara itu sebagai negara mayoritas Muslim. Globalisasi dimaknai sebagai upaya mensejahterakan rakyat namun tidak melupakan kultur dan budaya Islam. Kira-kira seperti itulah yang ingin dicapai Qatar. Ketika berada di Qatar kami berdiskusi dengan banyak pihak. Saya berdiskusi dengan Duta Besar (Dubes) RI untuk Qatar Deddy Saiful Hadi. Terutama progress hubungan bilateral Indonesia dengan Qatar. Dubes berdiskusi dengan kami tentang kewibawaan negara kita diluar negeri yang sangat banyak dipengaruhi dan ditentukan oleh tenaga kerja Indonesia (TKI) profesional yang bekerja disana. Beliau mengatakan ada 20.000 TKI di Qatar. Para TKI ini sangat dihargai di negara itu sebab mayoritas diantaranya adalah tenaga profesional di bidangnya seperti insinyur, tenaga dokter, perawat, kontraktor, dan terutama spesialisasi tenaga sektor migas. Kelebihan para TKI pro-

fesional ini sangat dihargai di Qatar sebab banyak membantu bagi kelanjutan pembangunan Qatar. Membangun negara ini tumbuh sebagai negara super moderen. Ini tentu saja berbanding terbalik dengan perlakuan TKI kita di Arab Saudi. Umumnya rakyat Saudi melihat Indonesia sebagai negara yang sangat rendah dan miskin karena melihat cermin TKI tidak berpendidikan yang menjadi pembantu rumah tangga (PRT) di sana. Mungkin ini satu alasan mengapa banyak TKI di Saudi kerap mendapat perlakukan tidak terhormat. Jadi bisa dikatakan TKI di luar negeri ikut menjadi duta negara dalam membentuk persepsi orang asing soal Indonesia. Pak Dubes bertanya kepada saya bukankah di era Otonomi Daerah (Otda) saat ini Pemda diberi keleluasaan mengelola daerahnya. Apa tidak mungkin saat ini pengelolaan tenaga kerja profesional yang akan dikirim ke luar negeri digarap serius oleh daerah dengan tentu saja melibatkan swasta dan Pemda. Investasi tenaga kerja profesional memang sangat menjanjikan. Dari sisi sosial ekonomi kemasyarakatan juga memberi pengaruh pada upaya mengurangi tingkat pengangguran. Pemuda dan pemudi daerah lulusan SMA dan sederajat di daerah bisa dididik, dilatih, dengan serius untuk menjadi TKI profesional. Bagi Pemda ini bisa membuka ruang kerjasama interna-


8

RADAR POLEWALI

RADAR SULBAR Kamis, 31 Mei 2012

Polman Pesimis Raih Sertifikat Adipura REPORTER : DIAN AFRIANTY EDITOR : AMRI MAKKARUBA POLEWALI -- Tim Penilai Adipura telah melakukan penilaian pada sejumlah aspek di Polewali Mandar baru-baru ini. Hanya saja, melihat tim adipura yang dibentuk Pemkab Polewali Mandar seolah jalan di tempat membuat pesimis untuk bisa mendapatkan sertifikat Adipura. Saat penilaian, ada beberapa aspek yang dinilai antara lain, pemukiman, jalan, pasar, pertokoan, perkantoran, sekolah, rumah sakit/puskesmas, hutan kota, taman kota, terminal bus/angkot, perairan terbuka, TPA, pengolahan sampah pantai wisata. Salah seorang tim adipura kabupaten Polman, Natsir Adam yang juga menjabat sebagai Kabag SDA Pemkab Polman, saat dihubungi menyampaikan, beberapa waktu lalu, Bupati Polman telah mengeluarkan instruksi tentang Program Polewali Mandar Green and Clean

dimana didalamnya telah bahwa semua aspek harus mendukung dan berpartisipasi dalam program ini. Selain itu, Bupati Polewali Mandar juga telah membuat SK yang didalamnya sudah terurai masing-masing tugas dan tanggung jawab SKPD yang terlibat dalam tim Adipura. Sehingga diharapan dari tim tersebut bisa bekerja maksimal untuk bisa mencapai target yang telah ditentukan. "Yang ingin dicapai, minimal sertifikat Adipura. Namun, melihat kerja tim yang kurang optimal, sertifikat adipura tidak akan mungkin bisa dicapai. Meskipun hasil penilaian belum disampaikan, akan tetapi, dari kondisi yang terlihat di lapangan nilai yang diperoleh masih berkisar 40 dan itu masih masuk dalam kategori jelek. Sedangkan, yang diharapkan paling tidak bisa mencapai angka 70. "Masih membutuhkan kerja keras untuk bisa mencapai sertifikat Adipura apalagi untuk Piala Adipura," kata Natsir Adam. (*)

Jaringan PLN di Mammi Ancam Warga POLEWALI -- Jalur distribusi arus listrik dari rumah ke rumah di Desa Mammi, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, mengancam jiwa pelanggangnya. Sebab jalur distribusi arus listrik dari rumah ke rumah di Mammi tidak mencantol pada tiang listrik. Tetapi digantung dari pohon ke pohon. Hal tersebut diungkapkan salah seorang warga Desa Mammi, Kecamatan Binuang, Senga, Rabu, 30 Mei. Menurut Senga', jaringan jalur distribusi arus listrik milik PLN di Desa Mammi, tidak menggunakan tiang sehingga bentangan kabel induk hanya dibentang dari pohon ke pohon. Sambungan ini sudah lama bahkan udah berlangsung kurang lebih 5 tahun. "Anehnya, dua tahun lalu sudah ada tiang listrik didirikan, tapi sampai saat ini bentangan kabel rumahan belum dipindahkan ketiang untuk dicantol. Bahkan beberapa pohon yang ditempati mencantol bentangan kabel saat ini, sudah ada yang lapuk," tutur Senga. Kata Senga, persoalan ini telah pernah dirinya sampaikan kepihak PLN, namun mereka hanya berjanji segera kepalangan melakukan pengecekan. Tapi sampai saat ini pihak PLN juga belum melakukan aksi apapun, sementara bentangan kabel kondisinya dilokasi saat ini sudah ada yang tertimbun belukar hingga satu meter, karena hanya merayap diatas tanah kebun warga. Kepala Kantor PLN Ranting Polewali Mandar, Arif ketika dihubungi secara terpisah, Rabu 30 Mei, mengakui jika di Desa Mammi, Polewali Mandar, masih ada jaringan distribusi rumah ke rumah yang dicantol dipohon kayu. Namun pihak PLN belum bisa mempertanggungjawabkan karena sampai saat ini, pihak kontraktor pelaksana jaringan belum menyerahkan pada PLN. "Jadi memang benar kondisinya seperti itu, namun sampai kini pemeliharaan jaringan di Mammi masih tanggungjawab pihak kontraktor, namun PLN berjanji akan segera jemput bola, dalam rangka percepatan pembenahan jaringan di Polewali Mandar, dan kami akan segera berkoordinasi dengan kontraktornya," singkat Arif. (k1/mkb)

EKSEKUTIF

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

BUPATI Polewali Mandar, Ali Baal Masdar memperhatikan karikatur sebagai kado ultah dari dari bagian Humas dan Protokol kepada Bupati, Ali Baal Masdar yang diserahkan oleh Kabag Humas dan Protokol, M Danial, Selasa, 29 Mei 2012 di ruang bagian Humas dan Protokol

RADAR/HUMAS

WABUP Najamuddin Ibrahim saat menyampaikan jawaban pandangan Bupati terhadap 10 ranperda yang diserahkan oleh eksekutif. Jawaban pandangan Bupati dibacakan dalam sidang paripurna DPRD, Selasa, 29 Mei 2012


RADAR SULBAR

KAMIS 31 MEI 2012

SPORT

9

CR7 Yakin Portugal Lolos LISBON – Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo mengakui akan menjadi permintaan yang sulit bagi negaranya untuk lolos dari grup maut di Euro 2012 Juni nanti. Portugal memang harus berada di grup yang terbilang berat, karena mereka harus sudah bertemu Belanda, Jerman dan Denmark di Grup B. Tim asuhan Paulo Bento ini bahkan diprediksi tak akan lolos dari grup tersebut. Namun, Ronaldo yang telah mencetak 32 gol dalam 89 penampilan untuk Portugal, mengatakan tujuan timnya tetap mencapai perempatfinal, meski terhadang timtim raksasa. "Kami tahu kami berada dalam grup yang sangat sulit, sebuah grup maut bersama Belanda, Jerman dan tim yang mengalahkan kami pada babak kualifikasi, Denmark," kata Ronaldo seperti dilansir Soccerway, kemarin. "Inilah sebabnya mengapa mereka akan mengerahkan segenap kemampuan mereka dalam setiap pertandingan di fase grup untuk lolos ke perempatfinal,� ujar winger Real Madrid ini. "Kami tahu kami bukan favorit, tapi ini lebih baik bagi kami," tutupnya. (net)

Roberto Martinez

Pekan Ini, Liverpool Umumkan Pelatih Anyar LIVERPOOL - Teka-teki seputar siapa pelatih Liverpool musim depan akan segera tersibak. Kabarnya, manajemen The Reds akan mengumumkan pelatih anyar, pekan ini. Liverpool diketahui tengah gencar mencari pelatih baru, menyusul dipecatnya Kenny Dalglish pada akhir musim ini. Legenda hidup The Reds tersebut terpaksa lengser dari jabatannya karena dinilai gagal membawa Luis Suarez dkk tampil kompetitif, meski kenyataannya Dalglish menghadirkan trofi Carling Cup musim ini. Sejauh ini, banyak nama kandidat yang dimunculkan media-media Inggris. Mulai dari mantan pelatih Chelsea, Andre Villas Boas, Roberto Martinez (Wigan), Brendan Rodgers (Swansea) hingga mantan pelatih Rafael Benitez. Namun, seiring berjalannya waktu, beberapa kandidat mulai tersingkir. Kehdiran Benitez ditolak fans, sementara AVB dianggap belum cukup punya kualitas dan pengalaman untuk bisa merealisasikan target The Reds musim depan. Dengan demikian, kandidatnya kini mengerucut menjadi dua, yakni Martinez dan Rodgers. Di musim ini, keduanya diketahui punya track record bagus bersama klubnya masingmasing. Martinez sukses membawa Wigan tetap eksis di Premier League kendati sempat terancam terdegradasi. Sementara Rodgers sukses membawa Swansea yang notabene tim promosi, bercokol di papan tengah. Sebagaimana dikutip Sky Sports, Rabu (30/5/2012), dalam dua pekan terakhir ini pihak manajemen The Reds terlibat pertemuan intens dengan Martinez dan Rodgers. Peluang Liverpool untuk mendapatkan salah satu dari dua pelatih tersebut juga cukup terbuka. Pasalnya, pihak Swansea menyatakan telah memberikan kebebasan kepada Rodgers untuk menentukan masa depannya. Sedangkan pihak Wigan, meski tak rela kehilangan Martinez, namun mereka akan mempersilahkan pelatih asal Spanyol itu hengkang jika itu keinginannya. (net)

Untuk Anda yang ingin berkarir di media massa, RADAR SULBAR membuka kesempatan kerja untuk posisi:

Reporter Layouter/Desain Grafis Kolportir Iklan Pemasaran SYARAT: 1.

Calon Reporter (Minimal S1, punya kendaraan, usia maksimal 25 tahun, belum menikah).

2.

Calon Layouter (Minimal D3, menguasai program Adobe, usia maksimal 25 tahun, belum menikah).

Kolportir Iklan dan Pemasaran (Minimal SMA, punya kendaraan, usia maksimal 25 tahun, belum menikah). 4. Seluruh pelamar harus mampu bekerja secara team. Lamaran ditujukan kepada Pemimpin Redaksi Radar Sulbar. Berkas dikirim ke Kantor Radar Sulbar di Jl. Jend. Sudirman Mamuju, No. 50 (91511). Penutupan pendaftaran dimajukan menjadi PALING LAMBAT 6 JUNI 2012.

3.

Info lebih lanjut hubungi Redpel Radar Sulbar:

Sudirman Samual, mobile:

081 355 236 236

Konfirmasi Tidak Via SMS


10

Kesehatan

RADAR SULBAR Kamis, 31 Mei 2012

Infeksi Jantung Akibat Malas Gosok Gigi MENGGOSOK gigi dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur ternyata tak hanya menunjang kesehatan mulut. Menurut para ilmuwan kesehatan, kebersihan mulut juga sangat berhubungan dengan risiko gangguan jantung. Dilansir dari Daily Mail, peneliti dari Universitas Bristol menemukan bahwa tidak rutin menggosok gigi bisa berakibat fatal pada munculnya gangguan jantung. Bakteri yang berkeliaran di mulut bisa menyebabkan pembekuan darah, yang jika dibiarkan, dapat memicu sebuah kondisi langka yang disebut infeksi endocarditis. Endocarditis adalah infeksi serius salah satu dari empat klep jantung. Jika terserang, pasien akan mengalami demam, kelelahan, menggigil, nyeri pada otot dan sendi, edema (penumpukan cairan) di kaki-kaki dan perut, serta sesak napas. Pasien juga dapat mengembangkan anemia, darah dalam urin, jumlah sel darah putih yang meningkat, dan desiran jantung yang tidak

normal. Menurut para peneliti, bakteri streptococcus gordonii dapat masuk ke dalam pembuluh darah dan memicu pembekuan darah. Bakteribakteri tersebut akan bersembunyi dalam gumpalan darah serta terlindung dari sistem kekebalan tubuh dan antibiotik. Jika gumpalan tumbuh pada katup jantung, bakteri-bakteri tersebut dapat menyebabkan endocarditis infektif. Infeksi tersebut dapat menyebabkan kerusakan yang fatal. Sebuah studi pada 2010 menemukan bahwa kebersihan mulut yang buruk sangat terkait dengan peningkatan risiko jantung lainnya seperti serangan jantung atau stroke. "Temuan ini memberikan kontribusi tentang pemahaman terhadap hubungan penyakit gusi dengan penyakit jantung. Karenanya, sangat penting menjaga kebersihan mulut," ujar Profesor Damien Walmsley, dari British Dental Association. (net)

Percantik Kulit dengan Lima Minyak Terbaik

Mutasi Gen Picu Obesitas

KULIT wajah yang cerah dan sehat tak bisa dilepaskan dari perawatan yang teratur. Jika selama ini Anda hanya mengandalkan pelembab yang mengandung tabir surya serta krim malam, saatnya mencoba minyak untuk wajah atau face oil. Beberapa produk diciptakan dengan formula minyak esensial untuk merawat tipe kulit tertentu. Hasilnya, beberapa masalah kulit bisa teratasi dan bisa membuat kulit terjaga kelembabannya. Untuk hasil yang efektif, pilihlah face oil yang sesuai jenis kulit. 1. Tea tree oil untuk kulit berjerawat Saat kulit Anda kering dan berjerawat, merawatnya dengan tea tree oil adalah yang paling tepat. Studi membuktikan 5 persen tea tree oil sama efektifnya dalam menyembuhkan jerawat dengan 5 persen benzoyl peroxide, formula kimia yang terdapat pada obat jerawat. Minyak ini bersifat lebih lebih lembut dan tak membuat kulit kering. 2. Grapeseed oil untuk kulit berminyak Mengaplikasikan minyak pada kulit berminyak, terdengar aneh. Namun, grapeseed oil ini justru bisa membantu mencegah tumbuhnya jerawat pada kulit berminyak. "Formula grapeseed oil bisa membantu mengontrol produk minyak. Kandungan antioksidannya juga bersifat menutrisi dan mencerahkan kulit," kata Cecilia Wong, dikutip dari Total Beauty.

BANYAK yang meduga obesitas yang biasanya disertai dengan diabetes tipe 2 disebabkan karena pola makan dan gaya hidup yang salah. Namun, ternyata obesitas juga bisa terjadi karena adanya mutasi gen. Diungkapkan oleh Profesor Merlin Crossley dari Universitas New South Walles, mutasi gen kerap terjadi pada manusia dan menyebabkan beberapa penyakit seperti talasemia, hemofilia, obesitas dan diabetes. "Kita semua mutan. Tapi, mutasi gen yang terjadi antara satu orang dengan yang lainnya berbeda-beda tergantung dari ekspersi gen-nya masing-masing," ujarnya saat ditemui VIVAlife seusai

seminar Modulating Gene Expression in Genetic Disease, di Kedutaan Besar Australia, 30Mei 2012. Menurutnya, ada fenomena unik yang terjadi dalam perjalanan kehidupan manusia. Hal ini pun menjadi pertanyaan mendasar penelitian yang dilakukannya. "Tidak jelas alasan kenapa orang bertambah berat seiring bertambahnya usia." sambungnya. Dalam penelitiannya, ia menemukan mutasi gen yang disebut dengan KLF3 pada tikus percobaan. KLF3 bertanggung jawab pada pengaturan obesitas. Mutasi gen KLF3 ditemukan pada tikus percobaan yang kurus dengan

kadar lemak yang rendah. "Anehnya, ketika tikus percobaan diberi makan, sel lemak menggandakan diri. Sedangkan, saat berdiet, sel lemak menyusut tetapi mutasi gen tetap ada. Ini bisa saja penyebab yoyo effect," ungkapnya. Menurutnya, gaya hidup yang salah tidak secara signifikan menyebabkan mutasi gen. "Secara keseluruhan gaya hidup yang salah merusak tubuh, tetapi tidak secara signifikan menyebabkan mutasi gen." Meski demikian, "merokok salah satu gaya hidup yang dapat merusak DNA kita." Mutasi gen disebabkan energi aktif yang ada di lingkungan sekitar. "DNA

kita seperti zat kimia dan akan bereaksi terhadap energi aktif, seperti cahaya matahari," ujarnya. Karena itulah, ia mengatakan kalau mutasi gen bisa terjadi pada siapa saja, meski orang tersebut memiliki pola hidup yang sehat. Meski demikian, penelitian ini masih merupakan tahapan awal dan masih harus diteliti lebih dalam. "Kita masih mencari tahu gen apa yang benar-benar bertanggung jawab atas kemungkinan mutasi gen bisa meyebabkan obesitas." "Jika asumsi ini benar, semoga saja penelitian ini bisa menjadi rujukan untuk mengatasi obesitas. (net)

3. Argan oil untuk antipenuaan Minyak ini jadi primadona di kalangan selebritas dunia, karena mampu memperlambat penuaan. Kandungan vitamin E dan asam lemaknya sangat tinggi dan stabil saat berada di bawah sengatan matahari. Sehingga, bisa jadi perawatan ampuh di siang hari. 4. Black currant oil untuk pemulihan Setelah perawatan laser, facial, atau terbakar matahari, kulit biasanya akan merah, perih dan mengelupas. Untuk mempercepat pemulihan, rawat kulit Anda dengan black currant oil. Kandungan zat antiperadangannya efektif untuk mengembalikan kondisi kulit normal. 5. Chamomile untuk kulit sensitif Kulit Anda sering kemerahan dan cenderung sensitif? Gunakan saja minyak chamomile secara teratur untuk membuat kulit lebih lembut dan mengurangi kemerahan. Kandungan zat antiperadangan cukup tinggi dan formulanya ringan, sehingga sangat pas untuk kulit yang mudah iritasi. (net)

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat

Kenali Gejala Konstipasi pada Anak KONSTIPASI atau sembelit tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa, tapi juga anak. Pada bayi, rasa tak nyaman kerap membuat mereka rewel. DR Eva Jeumpa Soelaeman, Sp. A. (K) dari RS Harapan Kita, mengatakan bahwa secara umum ada dua penyebabnya: kelainan fungsional dan kelainan organik. Apabila konstipasi terjadi terus menerus, itu artinya terapat kelainan pada usus, anus, maupun saraf usus. Jika itu yang terjadi, artinya anak menderita kelainan organik, dan harus diobati sesuai dengan kelainan yang diderita. Namun konstipasi juga bisa disebabkan kelainan fungsional. Seperti perubahan pola makan, diet kurang serat, bakteri dalam usus yang tidak

seimbang, posisi BAB yang salah, motilitas usus terganggu, sampai obatobatan. Yang sering terjadi pada bayi, biasanya akibat perubahan pola makan, adanya pergantian dari ASI eksklusif ke makanan pendamping ASI (MPASI). Kemungkinannya, MPASI tidak mengandung cukup serat sehingga pencernaan bayi sulit beradaptasi. Sedangkan anak-anak yang mulai suka bermain, seringkali menahan buang air besar sehingga kotoran menumpuk. Pada akhirnya, jika anak terus menahan akan menjadi kebiasaan dan jadi susah buang air besar. Membiarkan konstipasi bisa menyebabkan nyeri dan luka pada anus. Membuat anak trauma buang air besar, dan lebih memilih menahannya. Bahaya lainnya, anak bisa

terkena infeksi saluran kencing, suka mengompol, dan cepirit tanpa terasa karena tekanan kotoran yang membusuk dalam perut, keluarnya sebagian atau seluruh dinding rektum, sampai berbagai sindrom penyakit lain seperti feses yang mengandung lemak. Untuk itu, Anda harus segera meyadari saat anak mulai menunjukkan gejala konstipasi. Apa saja yang dapat dilihat sebagai gejala konstipasi pada anak? 1. Frekuensi BAB jarang Untuk bayi normal yang baru lahir, dalam sehari bisa BAB sebanyak lima kali. Usia dua bulan, frekuensinya menurun menjadi dua kali per hari. Menginjak usia empat tahun, anak akan BAB satu kali per hari. Namun,

jika anak tidak BAB sesuai frekuensi normal ini, tidak lantas ia dapat dikatakan menderita konstipasi. Itu terjadi jika frekuensi BAB anak dalam seminggu kurang dari dua kali. 2. Tinja besar dan keras Salah satu citi konstipasi lainnya, bentuk tinja besar dan keras. Menurut konsistensi normal, bentuk tinja bayi baru lahir berupa cairan. Saat usianya mencapai empat bulan, konsistensi tinja mulai memadat, bentuknya seperti odol. Setelah disapih, bentuk tinja pada anak seperti orang normal, yakni berbentuk pisang. Jika menderita konstipasi, bentuk tinjanya akan besar dan keras. Namun, jika tinja itu mudah keluar dan frekuensinya normal, maka tidak dapat disebut gejala konstipasi.

3. Sakit saat BAB Karena tinja yang besar dan keras, biasanya terjadi karena anak terlalu lama menahannya, maka saat BAB akan terasa sakit. Bisa jadi anus juga ikut nyeri atau luka, sehingga menimbulkan trauma pada anak. Kesempatan berikutnya, ia takut BAB dan justru menahan kotoran lebih lama lagi. 4. Mengejan Mengejan bisa menjadi gejala konstipasi, jika proses mengejannya lebih dari 25 persen fase BAB. Jika sudah mengejan lebih dari 10 menit dan kotoran masih susah keluar, ini tandanya anak Anda menderita konstipasi. Sebelum konstipasi berakibat lebih fatal pada anak Anda, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter jika Anda menemukan gejala-gejala di atas terjadi pada anak. (net)


Pendidikan 11

RADAR SULBAR Kamis, 31 Mei 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

Bupati Matra

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Wakil Bupati Matra

Sekretaris

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

Forum Anak Majene Dibentuk MAJENE -- Forum Anak Daerah Kabupaten Majene Periode 2012-2015 kembali terbentuk. Forum ini merupakan wadah untuk menjalankan aspirasi, ide serta gagasan yang berkaitan dengan kelangsungan hidup anak. Forum ini beranggotakan siswa tingkat SMA dan SMP sederajat atau anak yang berumur 13- 18 tahun. Program awal digelar pelatihan kepada 40 peserta yang menfasilitasi forum anak daerah, Rabu 30 Mei. Peserta terdiri dari 23 siswa SMA dan SMP di Majene, dan 17 guru konseling dari berbagai sekolah. Ketua panitia Bidang Keluarga Sejahtera BPDPMPKB, Asmirah, mengatakan tugas dari forum ini untuk melakukan promosi dan penyebarluasan informasi tentang hak-hak kepada semua komponen masyarakat dan bekerjasama dengan berbagai mitra terkait, dan menginformasian kasus kekerasan serta pelanggaran terhadap anak. Wakil Bupati Majene, Fahmi Massiara dalam kesempatan ini mengungkapkan, saat ini banyak terjadi pernikahan dini dikalangan remaja. Penyebabnya karena pergaulan yang tidak terkontrol, bahkan demi dinikahkan umur terpaksa dicurangi di KUA, karena tidak mencukupi untuk menikah secara hukum. "Kami harap, bagi anak-anak yang masuk dalam forum anak daerah Kabupaten Majene ini, menjadi contoh di lingkungannya masing-masing. Tetap bisa berprestasi tanpa harus bersentuhan dengan hal-hal negatif," ujarnya. Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulsel, M Ghufran H Kordi sebagai pemateri mengatakan dengan forum ini, anakanak akan berfikir dua kali ketika akan bertindak, karena secara alamiah karena mereka mengontrol dirinya sendiri dan menjadi panutan teman-temannya. "Saat ini ada 5000 anak di indonsia yang berurusan dengan hukum dan menginap di lembaga permasyarakatan. Jadi semua yang masuk dalam forum anak daerah harus bisa menjadi inspirasi dan menularkan kedisiplinan serta prestasi kepada siapa saja, termasuk teman-teman yang berurusan dengan masalah hukum," tandasnya. (mg4/mkb)

Profil Siswa Berprestasi

RADAR/WAHID

PUISI. Siswa SMPN 3 Polewali, Rahma Magfira membacakan puisi saat acara malam apresiasi padamu guru di Rujab Bupati Polewali Mandar, Selasa malam 30 Mei 2012.

SMA/SMK Terima BOS REPORTER : DIAN AFRIANTY EDITOR : AMRI MAKKARUBA POLEWALI -- Perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan semakin meningkat. Jika sebelumnya, yang menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hanya siswa SD/sederajat dan SMP/sederajat. Tetapi mulai tahun 2012 siswa SMA/SMK juga akan mendapatkan BOS. Untuk BOS SMA/SMK sebesar Rp120 ribu per siswa. Kabid Dikmen Disdikpora Polewali Mandar, Marsawal menyampaikan, sesuai informasi yang diperoleh dari Kementrian Pen-

didikan, untuk BOS SMA/SMK tersebut masih sebatas rintisan sehingga nilainya masih sangat minim. Disebutkan, jika dibandingkan dengan BOS yang diterima untuk SMP yang nilainya mencapai Rp520 lebih dan SD nilainya mencapai Rp720 lebih, jumlah BOS yang diterima untuk SMA/SMK memang masih sangat sedikit. "Sesuai informasi yang kami peroleh dari Kementrian Pendidikan Nasional, tahun depan BOS untuk SMA/SMK akan ditingkatkan menjadi Rp1juta per orang. Nilai untuk tahun ini masih

rendah karena masih hanya sebatas rintisan," kata Marsawal. Ia juga menyampaikan, pada tahun ini pemerintah juga sudah mulai menerapkan program wajib belajar (wajar) 12 tahun atau yang biasa disebut dengan program universal. Untuk program tersebut, pemerintah akan memberikan sejumlah bantuan seperti bangunan unit sekolah baru (USB), rehab sekolah dan yang lainnya. "Untuk Polman ada satu SMK yang beberapa waktu lalu diusul, tapi tidak terakomodir karena tidak miliki akte tanah," kata Marsawal. (*)

SMKN 1 Polewali Jalin Kerjasama dengan Jerman

RADAR/AMRI MAKKARUBA

SAHABAT ANAK. Seorang anggota Patmor Shabara Polres Polewali Mandar sementara menuntun dua orang murid TK Pertiwi Pekkabata untuk menyeberang di Jalan Andi Depu Pekkabata.

Tim Verifikasi Kemendiknas Tinjau SMP Terbuka POLEWALI -- Dalam rangka keikutsertaan diajang lomba Lomba Motivasi Belajar Mandiri (Lomojari) tahun 2012 tingkat nasional. Tim verifikasi Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) meninjau aktifitas sanggar belajar SMP terbuka di Kabupaten Polewali Mandar, Rabu 30 Mei. Sedikitnya 30 SMP Terbuka diseleksi mengikuti pameran termasuk lomba ajang kreatifitas produk lokal. Tim verifikasi Kemendiknas , Eko Hadi menyebutkan kegiatan ini sudah berjalan dua tahun, pihaknya kembali melakukan peninjauan aktivitas TKB melalui program life skill SMP Terbuka Wonomulyo 1. Melihat kemampuan dan ketermapilan yang dimikiki anak usia sekolah 14 tahun hingga 17 tahun binaan SMP Terbuka kemungkinan kembali akan mewakili Sulbar dalam ajang Lomojari tingkat nasional. "Verifikasi juga cikal bakal promosi nasional di pameran lomojari yang direncanakan digelar Juli menatang. 50 sekolah di-

verifikasi dari 117 sekolah tiap provinsi," ujarnya. Menurutnya anak yang mewakili nantinya tidak hanya mahir atau terampil membuat karya kerjinan lokal tetapi ahli menjelaksan termasuk ciri khas produk yang dibuat agar dapat dipasarkan. Menurut Eko kegiatan life skil SMP Terbuka wujud perhatian pemerintah pusat dengan adanya pendidikan luar sekolah dengan memberikan keterampilan khusus. Kegiatan life skil tidak untuk komersial tetapi memberikan manfaat dan bekal masa depan dengan memiliki keahlian. Hanya saja tinggal pemerintah daerah mendorong pemasaran dengan menggusulkan produk yang dihasilkan anak TKB binaan SMP Terbuka. Penanggung jawab SMP terbuka Wonomulyo, Muh Asse Arfa mengatakan segala sesuatu hasil karya siswa sepatutnya mendapat dukungan masyarakat dan pemerintah khususnya Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Untuk mempromosikan hasil karya siswa terbuka. (mkb)

POLEWALI -- Siswa dan guru SMKN 1 Polewali mulai tahun 2011 mendapatkan kesempatan untuk bersekolah dan bekerja ke Jerman. Hal tersebut setelah adanya penandatanganan MoU yang dilakukan oleh SMKN 1 Polewali dengan salah satu lembaga di Jerman. Kasek SMKN 1 Polewali, Aladin, saat menyampaikan sambutan pada perpisahan dan penamatan di SMKN 1 Polewali. "Mulai tahun lalu, sejumlah wakasek kami kirim untuk belajar. Dan peluang tersebut juga berlaku bagi warga SMKN 1 Polewali termasuk bagi siswa. Program tersebut merupakan salah satu program yang khusus diberikan

untuk sekolah yang bertaraf rintisan," kata Aladin. Ia juga menyampaikan, dalam rangka peningkatan mutu untuk sekolah rintisan, ada tenaga pengajar dari luar yang digunakan yakni dari Amerika. Dalam rangka penerimaan siswa baru (PSB), untuk tahun ini, SMKN 1 Polewali menyiapkan sekiar 350 kursi. Namun, pendaftar yang sudah mengambil formulir sudah mencapai 900 orang. "Kondisi ruangan terbatas, sehingga siswa yang diterima juga terbatas,"kata Aladin. Siswa yang akan diterima, lanjut Aladin, adalah siswa lulusan SMP yang nilai terakhir 7,5. (afr/mkb)

Lulusan SMK Lebih Cepat Kerja TASIK -- Penyerapan tenaga kerja lulusan SMK cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tasikmalaya pada 2011, hampir 2.000 orang lulusan SMK telah bekerja. Sebanyak 60 persen di antaranya bekerja di luar kota. “Hampir 80 persen lulusan SMK mencari kerja karena sudah siap kerja. Sisanya melanjutkan pendidikan (ke perguruan tinggi),” ujar kepala seksi penempatan tenaga kerja Dinsosnakertrans Yoyo Ruslia SH MH saat ditemui di kantornya, Selasa (29/ 5). Menurutnya, lulusan SMK lebih mudah mencari kerja dibutuhkan. Mereka dianggap telah memiliki kemampuan yang cukup untuk langsung dipekerjakan.

Yoyo menyebutkan, sebagian besar para lulusan SMK Kota Tasikmalaya bekerja di kota-kota industri seperti Karawang dan Bekasi. Di dua daerah itu banyak lapangan pekerjaan. Lanjut Yoyo, minat para lulusan SMK di Kota Tasikmalaya untuk bekerja di daerah sendiri masih kurang, terutama untuk lulusan otomotif. Hal itu lantaran lapangan kerja di kota santri ini masih terbatas. Ditemui di salah satu bengkel resmi di Kota Tasikmalaya, Chandra yang merupakan lulusan SMK Manangga Pratama mengatakan, lulus dari SMK dirinya langsung bekerja di bengkel. “Saya dulu memilih SMK karena lulusannya sudah punya keahlian. Dan kalau sudah lulus bisa bekerja atau buka usaha sendiri,” katanya. (jpnn)

Resqi Anugrah Sultan

Siswa Peraih Nilai Tertinggi UN POLEWALI -- SMAN 1 Polewali patut berbangga karena sebagai salah satu Rintisan Sekolah Berbasis Internasional (RSBI) di Sulbar seorang siswanya meraih nilai tertinggi di Ujian Nasional (UN) 2012. Resqi Anugrah Sultan siswa Kelas XII IPA 1 meraih nilai tertinggi di UN. Resqi meraih nilai rata-rata 9,00 dari enam mata pelajaran yang masuk dalam UN yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Biologi, Fisika dan Matematika. Gadis kelahiran Makassar, 18 Juni 1994 ini merupakan anak sulung dari empat bersaudara pasangan Sultan Lambang dan Hasnah Anto merupakan siswa berprestasi di sekolahnya, sejak kelas 1 SMA sering mewakili sekolahnya dalam lomba mata pelajaran dan olimpiade sains. Bahkan tahun 2011 lalu mewakili Sulbar dalam lomba olimpiade sains nasional (OSN) di Manado Provinsi Sulawesi Utara dalam mata pelajaran Biologi. Saya tak menyangka memperoleh nilai tertinggi di UN jurusan IPA. Dalam proses belajar persiapan UN tidak terlalu diporsir. Hanya sering mengikuti pengayaan dan mengerjakan contohcontoh soal UN. Saya juga bersama dengan teman-teman mengadakan tutor sebaya dengan saling berdiskusi dan memberi informasi tentang cara cepat mengerjakan soal khususnya perhitungan,” kata mantan sekretaris Pioneer English Conversation Club (PECC) SMAN 1 Polewali. Dalam nilai UN, Resqi memperoleh nilai UN 9,72 untuk bidang studi kimia, Bahasa Inggris, 9,60, Matematika, 9,25, Fisika, 9,25, Biologi, 8,25 dan Bahasa Indonesia, 7,60 sehingga total nilai murni UN belum ditambah nilai sekolah sebesar 53,70. Hanya sayang impiannya untuk kuliah di Fakultas Kedokteran Unhas melalui jalur undangan atau bidik misi tidak berhasil. Sehingga untuk mewujudkan cita-citanya tersebut, Resqi kini sedang mengikuti bimbingan belajar di Makassar dan kembali mendaftar melalui jalur SMPTN di Kedokteran Unhas dan Fakultas Farmasi Unhas. Dalam UN lalu mata pelajaran yang paling dianggap sulit adalah Bahasa Indonesia karena soalnya membingungkan dan membutuhkan konsetrasi dan analisa yang baik. Hal itu membuat nilai UN bahasa Indonesianya terendah dari lima mata pelajaran lainnya. Ia mengaku semenjak sekolah dasar di SDN 039 Cakke Enrekang dan SMPN 3 Polewali serta saat di SMAN 1 Polewali menyenangi pelajaran menghitung seperti matematika, fisika, kimia dan biologi serta Bahasa Inggris. Bahkan sering mewakili sekolahnya lomba mata pelajaran dan beberapa kali juara. Dalam belajar Resqi berprinsip awal biasa karena biasa maksudnya jangan terlalu diporsir belajar saat akan ujian tetapi tiap hari sebelum ujian rajin mengulangi pelajaran dari guru di kelas dan memperbanyak tambahan informasi pelajaran melalui buku dan lewat internet. Sementara itu Wakil Kepala SMAN 1 Polewali, Mustafa T mengakui Resqi termasuk siswa cerdas di sekolahnya khususnya pelajaran menghitung dan bahasa Inggris. Resqi sering mewakili sekolahnya dalam ajang lomba MIPA dan OSN bahkan juara 1 tingkat Sulbar tahun 2011 lalu. (mkb)


12

Radar Majene

RADAR SULBAR Kamis, 31 Mei 2012

Dishubkominfo Diminta Benahi Traffic Light

RADAR/SYAMSYUDDIN

SEMRAWUT. Sejumlah kendaraan yang melintas di Bundaran Pusat Pertokoan Majene jadi semrawut hal ini terjadi sejak traffic light yang ada sudah lama tidak menyala.

MAJENE -- Sejumlah pengguna jalan di Majene meminta kepada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) untuk membenahi traffic light. Karena beberapa traffic light tidak berfungsi maksimal. Menurut warga traffic light sebagai alat pengatur kendaraan secara otomatis tidak boleh dibiarkan rusak dalam waktu 2 x 24 jam sebab akan berdampak buruk terhadap para pengguna jalan. "Seperti traffic light di Bundaran Pusat Pertokoaan, itu tidak boleh dibiarkan mati dalam waktu lama. Dishub mesti rutin mengontrol apalagi lokasi itu termasuk jantung kota dan sering terjadi kecelakaan garagara traffic light tidak berfungsi," ungkap Hasman salah seorang warga. Senada dikatakan, pengguna jalan lainnya, Mahmuddin mengaku sejak padamnya traffich light di bundaran pusat pertokoaan sudah terjadi

beberapa insiden kecelakaan. Bahkan ada yang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) namun ada pula yang hanya mengalami luka ringan. "Kendaraan sudah tidak beraturan makanya rawan terjadi kecelakaan traffic light itu perlu segera perbaiki jangan dibiarkan terus terusan seperti itu,"pintanya. Terpisah Kepala Dishubkominfo Majene, Syamsuddin Ahmad mengaku pihak sangat terkendala dengan anggaran pemiliharaan, karena itu kerusakan traffic light tidak bisa langsung dibenahi. "Kita punya tidak punya anggaran pemeliharaan traffic light tapi kami akan tetap upayakan untuk segera memperbaikinya," ujar Syamsuddin. Ditambahkannya, bahwa traffic light di Majene adalah milik provinsi namun uapaya perbaikan selalu diambil alih Dinas Perhubungan Kabupaten. (k3/mkb)

Lembang Kekurangan

Air Bersih REPORTER : JUNIARDI EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAJENE -- Empat Lingkungan di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur saat ini kekurangan air bersih. Sejumlah warga di empat lingkungan di Lembang terpaksa harus berjalan kaki terlebih dahulu sejauh 500 meter untuk mendapatkan air bersih. Kepala Lingkungan Leppe Barat, Abd. Rauf, Rabu 30 Mei, mengakui bila selama ini sebagian besar warganya maupun warga pada tiga

lingkungan lainnya terpaksa harus berjalan sekitar 500 meter menuju sumur galian sebagai sumber air. Keempat lingkungan yang kekurangan air bersih yakni Lingkungan Leppe, Leppe Barat, Lembang dan Lembang Dhua. Salah satu upaya yang dapat ditempuh untuk mengatasi masalah kekurangan air bersih dengan dilakukannya pengeboran air di empat lingkungan tersebut. Karena pengadaan sumur bor dinilai lebih cocok dengan kondisi lingkungan yang cenderung bereda pada keting-

gian. Rauf mengklaim, telah memasukkan usulan program tersebut kedalam salah satu rencana program Lembaga Keswadaan Masyarakat (LKM) Pansimas yang saat ini sedang bergulir, sebagai salah satu solusi terbaik ditempuh untuk mengatasi masalah tersebut sesegera mungkin. Rauf berharap, selain program LKM Pansimas, masih terdapat program lain yang dapat direalisasikan pada empat lingkungan di Lembang, sehingga masalah pemenuhan air bersih dapat teratasi. (*)

RADAR/JUNIARDI

TAMAN KOTA. Badan Lingkungan Hidup dan Partamanan (BLHP) Kabupaten Majene mengaku tengah mengupayakan pencapaian target kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sesuai dengan standar Nasional.

Kawasan RTH Minimal 30 Persen

Sarana Penyuluh Pertanian Belum Memadai

MAJENE -- Badan Lingkungan Hidup dan Partamanan (BLHP) Kabupaten Majene mengaku tengah mengupayakan pencapaian target kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sesuai dengan standar nasional. Kepala BLHP Majene, Iskandar Muri, Rabu 30 Mei, mengungkapkan sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat, bahwa 30 persen dari kawasan perkotaan harus menjadi RTH. Initerdiri dari kawasan hutan kota, ruang publik, jalur hijau, taman kota. "Kami berharap semua pihak terus berupaya meningkatkan kepeduliannya dalam melestarikan RTH yang ada di Majene, sehingga

MAJENE -- Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BKP dan P4K) Kabupaten Majene mengaku bila penyuluh pertanian pada delapan kecamatan belum berjalan optimal. Hal ini disebabkan oleh sarana penyuluhan pertanian yang belum optimal. Kepala BKP dan P4K Majene, Taswin Tambaru, Rabu 30 Mei, mengakui bila sampai saat ini penyuluh pertanian di delapan kecamatan belum dapat berjalan dengan optimal, karena belum adanya sarana pendukung yang

EKSEKUTIF

kondisi udara panas yang diakibatkan olah pemanasan global dapat dikurangi," ungkap Iskandar. Dikatakan, semua Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang dilakukan pada setiap daerah harus menyisahkan minimal 30 persen Ruang Terbuka Hijau (RTH), sehingga bila ada rancangan RTRW yang tidak memenuhi persyaratan tersebut akan ditolak. Menurutnya, saat ini tengah berlangsung pemanasan global yang salah satu pemicunya karena semakin seringnya dilakukan penebangan liar terhadap hutan yang ada. Sehingga pohon yang dapat menghasilkan oksigen sudah semakin berkurang. (mg4/mkb)

dapat menjadi tempat percontohan bagi para petani dilapangan. "Kita belum memiliki sarana untuk dijadikan sebagai tempat percontohan bagi petani, sebab dalam melakukan proses pelatihan pada petani mesti disertai dengan praktek, sehingga eksistensi sarana bagi kelancaran penyuluhan sangat penting adanya," ungkapnya. Dijelaskan, selain sarana yang yang dinilai masih kurang, biaya oprasional untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan penyuluhan dinilai masih san-

gat minim, walau pun pemerintah pusat telah menyediakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, hingga saat ini jumlah penyuluh yang ada di Kabupaten Majene telah mencapai 93 orang, jumlah tersebut masih kurang dibandingkan dengan kebutuhan desa/kelurahan yang ada. Saat ini jumlah desa/kelurahan sudah mencapai 83, padahal seharusnya setiap desa/kelurahan memiliki dua orang penyuluh. (mg4/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

RADAR/JUNIARDI

BEDISKUSI. Bupati,Kalma Katta. Wakil Bupati, Fahmi Massiara, Sekkab, Syamsiar Muchtar Mahmud, berdiskusi dengan beberapa Muspidah, sesaat sebelum dilakukannya upacara Hardiknas, beberapa waktu lalu


Radar Mamasa 13

RADAR SULBAR Kamis, 31 Mei 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Mamasa Bentuk TRC Bencana MAMASA -- Pemkab Kabupaten Mamasa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan membentuk tim reaksi cepat (TRC) penanggulangan bencana. Rencana pembentukan TRC ini didahului dengan menggelar sosialisasi dengan mendatangkan pemateri dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN). Dalam kesempatan ini, Kasubdit Tanggap Darurat Bidang Kesehatan dan Air Besih, J Tambunan sengaja datang ke Mamasa melakukan sosialisasi pembentukan TRC. Menurut J Tambunan kehadirannya di Mamasa atas ajakan Kepala BPBD Mamasa melalui Deputi Tanggap Darurat. Menurutnya rencana pembentukan TRC sangat penting dibentuk dimana bertujuan untuk penanganan darurat, terutama bila ada signal signal bencana terutama pada pemahaman bencana tingkat anak-anak sekolah. Selain itu juga masih berhubungan pengua-

tan kelembagaan BPBD. Ia menjelaskan dengan adanya TRC dapat mendeteksi lebih awal terjadinya bencana terutama dapat menyebarluaskan kepada masyarakat. Begitupula jika terjadi bencana TRC menjadi barisan terdepan dalam melakukan langkah penyelamatan dan segera membuat laporan kepada Badan Meteorologi dan geo fisika ( BMKG) dengan pola laporan yang sederhana. Sehingga dapat diinformasikan kepada masyarakat untuk mendapatkan perlindungan jiwa secepat mungkin. Dalam kesempatan ini BPBD Mamasa juga melakukan sosialisasi kepada siswa dari berbagai perwakilan SLTA di Mamasa untuk mengikuti sosialisasi TRC. Sosialisasi kepada siswa ini diharapkan mereka sejak dini dapat memahami bagaimana cara penanggulangan bencana jika terjadi. (k5/mkb)

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

RAMAIKAN. Sejumlah baliho bakal Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Mamasa, mulai meramaikan sejumlah sisi jalan, mulai dari jalan kota hingga jalan masuk desa, menjadi pemandangan saat ini jika kita berada di wilayah Kabupaten Mamasa.

Menuju Pemilukada Mamasa

Pemimpin Mamasa Wajib Penuhi Tiga Hal REPORTER : JHAMHUR ANJASMARA EDITOR : AMRI MAKKARUBA

RADAR/ANDI SUMARYADI

SOSIALISASI. Kepala BPBD Mamasa, Kain Lotong Sambe ketika melakukan sosialisasi TRC didepan siswa SLTA di Mamasa.

MAMASA -- Harapan akan terjadinya perubahan siqnifikan di Kabupaten Mamasa, mengalir jelang Pemilukada Mamasa. Mantan Bupati Mamasa HM Said Saggaf ikut menyampaikan harapannya, kirannya Pemilukada Mamasa 2013 melahirkan pemimpin masa depan yang tiga hal utama bagi seorang pemimpin. Saat dihubungi, Selasa malam, 29 Mei, Said Saggaf, yang berencana mendorong salah seorang putranya Mario S Saggaf untuk maju di Pemilukada Mamasa. Ia menyampaikan bahwa ketiga hal yang harus dipenuhi oleh seorang pemimpin masa depan Kabupaten Mamasa adalah pertama seorang yang memiliki jiwa kepemimpinan atau leadershif, kedua seorang yang memilki kemampuan memperbaiki sistem, dan

ketiga seorang yang memiliki Sumber dengan membandingkan kondisi yang Daya Manusia (SDM) serta mampu men- ada disana dengan kondisi yang ideal ciptak SDM. maju sebuah pembangunan, maka sudah pasti "Sebab bila ketiga hal ini akan mengatakan bahwa tidak dimiliki oleh bakal CaMamasa saat ini sangat belon Bupati (Cabup) dan bakal Calon Wakil Bupati gitu menyedihkan, kemajuan yang pemerintahnya (Cawabup) Mamasa, maka capai saat ini makin jauh mustahil Mamasa dapat kedari harapan rakyatnya," luar dari kondisinya saat ini. Nah ini dulu yang rakyat tutur Said. Untuk itu Said, mengaharus perhatikan untuk takan dengan pengalaman mencari pemimpinnya yang yang dimiliki oleh putranakan mereka pilih di Pemi- HM Said Saggaf ya, Ia yakin akan mampu lukada Mamasa nanti," pa- MantanBupati Mamasa membawa Mamasa keluar par Said. Menurut Said, bila rakyat pemilih di dari persoalannya saat ini. Mamasa, memang mampu menghadir"Olehnya saya serahkan kepada kan pemimpin yang memiliki tiga hal rakyat Mamasa untuk menilainya, apautama tersebut. Maka dapat diyakini kah memang Mario dapat menjadi tumMamasa untuk 10 tahun kedepan akan puan harapan rakyat Mamasa atas kermampu keluar dari keterpurukannya saat induannya pada pemimpin yang memini. "Siapapun yang biasa ke Mamasa, bawa perubahan," kunci Said. (*)

Rubrik ini Dipersembahkan Oleh

Rubrik ini Dipersembahkan Oleh

Humas Pemkab Mamasa

DPRD Kabupaten Mamasa

RADAR/ANDI SUMARYADI

RADAR/ANDI SUMARYADI

BUPATI MAMASA, Ramlan Badawi didampingi Kepala Bappeda Mamasa ketika memimpin rapat monitoring evaluasi pembangunan triwulan I Kabupaten Mamasa, Senin 28 Mei 2012.

HADIR. Dua anggota DPRD Mamasa, Bonggalangi dan Joni Ma'dika ketika menghadiri rapat evaluasi hasil kerja pansus pemekaran desa.

RADAR/ANDI SUMARYADI

RADAR/ANDI SUMARYADI

RAPAT. Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Petrus Pualangi, ketika membuka rapat aanwezing proyek pembangunan di Dinas Koperindag Mamasa.

PANSUS. Sejumlah anggota DPRD Mamasa ketika mengikuti rapat Pansus pemekaran desa di ruang kerja Ketua DPRD Mamasa, Selasa 15 Mei 2012.


14

Radar Pasangkayu Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

MAMUJU UTARA SMART

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

Marzuki jadi Ketua Dewan Pembina Klenteng

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

332 CPNS 2010 Jadi PNS

Noriyu Janjikan Indonesia Punya UU Kesehatan Jiwa JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi IX DPR yang baru dari Fraksi Partai Demokrat, Nova Riyanti Yusuf, menjanjikan untuk serius berusaha agar Rancangan Undang-undang Kesehatan Jiwa dapat segera dibahas oleh DPR. Politisi muda berparas cantik itu ingin Indonesia memiliki UU kesehatan jiwa. “RUU kesehatan jiwa harus masuk,” tegas Noriyu usai serah terima jabatan Wakil Ketua Komisi IX dari Nizar Shihab, Rabu 30 Mei. Politisi yang beken dengan panggilan Noriyu itu menambahkan, tahun lalu RUU Kesehatan Jiwa memang gagal dibahas. Namun menurutnya, RUU itu tahun ini sudah masuk di Badan Legislasi (Baleg) DPR. Dia menambahkan, jika revisi Undangundang Tenaga Kerja Indonesia (UU TKI) bisa segera kelar maka RUU Kesehatan Jiwa diharapkan bisa segera dibahas. “Insya Allah Juni dibahas. Pokoknya, jangan sampai lewat 2012,” katanya. Noriyu juga mengungkapkan, dirinya pernah menyusun naskah akademik RUU Kesehatan Jiwa. Saat ini posisi naskah akademik itu ada di Biro Perundang-undangan Sekretariat Jendral (Setjen) DPR. “Kita sudah perjuangkan juga di Baleg,” ujarnya. Selain itu, Noriyu juga akan berupaya agar RUU Perguruan Tinggi (PT) dan RUU Keperawatan bisa segera dituntaskan. Begitu juga RUU Keperawatan. “Nanti saya yang akan pimpin Panja (Panitia Kerja). Mudahmudahan bisa kelar,” katanya. (jpnn)

RADAR SULBAR Kamis, 31 Mei 2012

RADAR/SYAMSUDDIN HB

PENGANGKATAN. Bupati Matra H Agus Ambo Djiwa didampingi Kepala BKDD Matra HM Yunus Alsam membacakan sumpah jabatan para PNS di halaman Kantor BKDD Matra, Selasa 29 Mei 2012.

REPORTER: SYAMSUDDIN HB EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

PASANGKAYU -- Sebanyak 332 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2010 Matra, akhirnya diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dari 332 CPNS yang telah diangkat menjadi PNS, terdapat 130 orang yang bergolongan II. Sebelum menerima SK, ratusan PNS itu disumpah oleh Bupati Matra Agus Ambo Djiwa, di halaman Kantor Badan Kepegawaian Diklat dan Daerah (BKDD) Matra, Selasa 29 Mei.

JAKARTA -- Klenteng Kioe Rie Tong , di Kota, Jakarta Pusat, tidak hanya sebagai tempat beribadah saja. Tapi, juga sebagai tempat perkumpulan masyarakat Tionghoa untuk melakukan berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. Ketua DPR Marzuki Alie, didatangi rombongan pengurus Klenteng Kioe Rie Tong, di Gedung DPR , Senayan, Jakarta, Selasa 29 Mei. Dan tak dis-

POTRET PASANGKAYU

Agus Ambo Djiwa menyatakan, sebagai tanggung jawab dalam menghadapi berbagai persoalan dan menjawab kebutuhan pemerintahan maka pengangkatan PNS merupakan salah satu jalan keluarnya. Sebab dengan terpenuhi jumlah apartur pemerintahan, layanan kepada publik juga bisa dimaksimalkan. "Begitu banyak orang ingin menjadi PNS. Tapi tidak semua orang bisa diterima sebagai PNS. Karena ada seleksi yang cukup ketat yang harus dilalui," ujar Agus. Ia juga menyebutkan, dibanding kabupaten lainnya di Sulbar maupun di

angka, para pengurus meminta Marzuki menjadi ketua Dewan Pembina di Klenteng Kioe Rie Tong, tersebut. Menolakkah Marzuki? “Saya tentunya tidak bisa menolak ketika diminta orang untuk ikut membantu kerja-kerja sosial dan kemasyarakatan. Kita wajib menerima itu,” kata Marzuki usai menemui rombongan dari Klenteng Kioe Rie Tong . Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, itu juga memberikan

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

PENGAMBILAN SUMPAH. Bupati Matra H Agus Ambo Djiwa bersama Ketua DPRD Matra HM Yaumil RM saat acara pengambilan sumpah PNS, Selasa 29 Mei 2010.

Sulsel, Kabupaten Matra formasi terbanyak dalam penerimaan CPNS 2010. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan ruang dan peluang kepada seluruh masyarakat Matra untuk menjadi abdi negara. "Menjadi PNS di Matra siapapun boleh. Silahkan datang ke Matra untuk mengikuti tes," tegas Agus. Agus menambahkan, dengan berbagai persoalan yang dihadapi, pemerintah dituntut untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Matra. Sehingga diharapkan PNS yang baru diangkat untuk meningkatkan dan men-

apresiasi kepada pihak Klenteng Kioe Rie Tong. Ia memuji, mereka merupakan kelompok masyarakat yang tergabung dalam sebuah klenteng, tapi tidak hanya mengurusi ibadah . Melainkan juga kerja sosial, untuk membantu masyarakat. Dengan latar belakang pengusaha, kata dia, para pengurus itu memiliki adna yang besar dan berlebih. Sehingga, dana itu mereka salurkan untuk membantu orang-orang yang tidak

LEGISLATIF MATRA

jalankan tugas dan tanggungjawab dengan baik. "PNS harus mampu menjaga dan menjalankan tugas yang diberikan dan loyal terhadap pimpinan, serta menjaga moralitas sebagai PNS dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab menjalankan roda pemerintahan," imbau Agus. Selain Bupati Matra, dalam penyerahan SK kemarin juga hadir Ketua DPRD Matra Yaumil RM dan Kepala BKDD Matra M Yunus Alsam, serta para pejabat eselon II dan III lingkup Pemkab Matra. (**)

mampu, tanpa memandang latar belakang siapa yang dibantu. “Apa yang mereka lakukan murni kegiatan sosial. Tidak ada aspek politik sama sekali,” jelasnya. Karenanya, Marzuki beharap akan lebih banyak orang-orang kaya yang peduli pada kelompok masyarakat yang kurang beruntung. “Saya sendiri sampai saat ini siap jika memang dibutuhkan untuk kegiatan-kegiatan seperti ini,” kata Marzuki. (jpnn)

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

BERBINCANG. Ketua DPRD Matra berbincang dengan peserta sosialisasi produk legislasi daerah di Hotel Trisakti Pasangkayu.

RADAR/SYAMSUDDIN HB

RADAR/SYAMSUDDIN HB

PNS BARU. Para Pegawai Negeri Sipil formasi tahun 2010 yang baru mengucapkan sumpah di hadapan Bupati Matra, Selasa 29 Mei 2010.

HADIRI SOSIALISASI. Ketua DPRD Matra H Yaumil RM sesaat sebelum pelaksanaan acara sosialisasi produk legislasi daerah di Hotel Trisakti Pasangkayu.


INFOTAINMENT

RADAR SULBAR

15

gaya hidup - artis - film - resep makanan - Keluarga

KAMIS, 31 MEI 2012

Rossa "Persunting" Penyanyi Singapura

Slank Akan Sambangi 25 Pondok Pesantren SEBANYAK 300 komunitas Slanker memadati lapangan Kawasan Jurong Jababeka Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi Jawa Barat, sekitar pukul 17.00 WIB, Rabu 30 Mei 2012. Kegiatan itu dikemas sebagai Konser Religi Slanker bersama Ki Ageng Ciganjur. Penggagas acara, Zastro, yang juga dikenal dengan nama Ki Ageng Ciganjur mengatakan, tema konser religi bersama Slank ini sebuah misi untuk mengajak anak muda menjadi benar. "Bukan semata-mata ada tanggung jawab moral dalam menata komunitas Slanker untuk menikmati konser, tetapi juga sebagai media religius," kata Zastro kepada VIVAlife, Rabu 30 Mei 2012. Zastro mengatakan, konser religius ini mengandung unsur kebudayaan yang secara efektif dapat diterima oleh masyarakat, khususnya komunitas Slanker di beberapa kota atau kabupaten. "Pondok pesantren sangat kaya dengan khasanah kebudayaan. Bila digali dapat menghasilkan suasana yang positif," ujarnya. Perjalanan spiritual Ki Ageng Ciganjur sudah berlangsung sejak 2010 hingga 2011 bersama Iwan Fals, masing-masing di 26 dan 50 lokasi pesantren. "Kali ini, tur religius bersama Slank di 25 titik pondok pesantren. Saat ini, baru berjalan 18 pesantren," kata Zastro. (net)

PENYANYI Rossa segera merilis single duet dengan penyanyi pop asal Singapura, Taufik Batisah. Rencananya, single berjudul 'Aku Bersahaja' itu akan dipopulerkan di Singapura dan Malaysia. Selama tiga jam Rossa dengan rekan duetnya melakukan proses syuting video klip di Studio Duta Bangsa, Kemang. Menurut sutradara video klip, Upie Guava, konsep video klip kali ini lebih memainkan efek dan potonganpotongan gambar. Ia sengaja tidak menampilkan story telling atau mereka berdua yang tampil menyanyi duet di panggung. "Nanti mereka akan keluar masuk dari set real ke lukisan. Konsepnya sih saya pengen membuat puisi gambar, karena lagunya puitis banget dan musiknya juga indah," ujar Upie kepada VIVAlife, Rabu, 30 Mei 2012. Awalnya, Rossa duduk sendiri di satu set lukisan, kemudian akan ada Taufik masuk. Dalam beberapa scene, keduanya akan keluar masuk lukisan itu. "Mereka selalu berdua, nggak susah menyatukan chemistry mereka kok," tutur Upie sambil tersenyum. Menurutnya, konsep itu merupakan hasil diskusi dari konsep yang ia tawarkan, dengan tambahan ide dari Taufik dan Rossa. "Taufik pengen lebih sad, Rossa pengen yang positif. Ini hasil tengahnya," tutur Upie lagi. Rossa dalam proses syuting video klip itu terlihat cantik dan anggun dengan gaun warna putih yang dipakainya. Sedangkan rekan duetnya mengenakan setelan jas abu-abu. Diakui oleh Upie ada tujuh scene dan enam set yang berbeda untuk video klip yang syutingnya hanya dilakukan di satu lokasi ini. Video klip akan selesai digarap dua minggu lagi. Namun, Upie tidak dapat memastikan kapan video klip itu dirilis dan apakah akan diedarkan juga di Indonesia. Kita tunggu saja! (net)

resep masakan

Sup Bintang Kuah Pedas Bahan: 1 L air 10 bh cabai rawit merah, memarkan 1 btg serai, memarkan 4 lbr daun jeruk, buang tulangnya ¾ sdt garam ¼ sdt merica bubuk 1 bks kaldu bubuk rasa sapi 12 bh fish ball bintang 1 bh tahu China, potong 2x2x2 cm 1 bh tomat hijau, potong 8 bagian 1 btg daun bawang, potong 1 cm

Happy Salma

Boyong 'Inggit' ke Jakarta SETELAH Desember 2011 lalu sukses mementaskan seni panggung monolog Inggit di Bandung, artis Happy Salma berencana kembali mementaskan kisah perjuangan salah satu istri Bung Karno, Inggit Garnasih itu di Jakarta. Istri Tjokorda Bagus itu berencana memboyong pementasan tersebut ke Jakarta pada 4-5 Juni 2012 mendatang. "Pementasan ini beda, karena Happy yang meminta terlibat dalam pentas Inggit. Sosok Happy selalu beda dari satu pentas ke pentas yang lain. Dia selalu total untuk pekerjaan yang dia geluti," ujar Renitasari, Progam Director Djarum Bakti Budaya, ditemui di Kawasan Kermang, Jakarta, kemarin. Di monolog Inggit, Happy akan berada di atas panggung seorang diri selama sekitar dua jam. Dia merasa sukses dengan pementasan perdana di Bandung yang sekaligus digunakan sebagai tes sebelum tampil di Jakarta. "Alhamdulillah di Bandung, satu hari dua pentas sukses. Kemudian Happy masih ingin pentas di Jakarta. Akhirnya setelah menyesuaikan waktu kita bisa

Bumbu Halus: 3 bh cabai kering 4 siung bawang putih goreng Pelengkap: 100 g bihun, seduh air panas sampai lunak 100 g caisim, seduh air panas Cara Membuat: 1. Rebus air, bumbu halus, cabai rawit merah, serai, daun jeruk, garam, merica bubuk, dan kaldu bubuk sampai mendidih. 2. Masukkan fish ball bintang, tahu China, dan tomat hijau, masak sampai matang. 3. Tambahkan daun bawang, aduk rata. Angkat dan sajikan hangat bersama bihun dan caisim.

pentaskan di Jakarta," katanya. Happy Salma berkolaborasi dengan Wawan Sofwan sebagai sutradara dan Adha Imran sebagai penulis naskah. Mereka mengaku mendalami tokoh Inggit melalui sebuah kajian cukup panjang sebelum memutuskan menulis naskahnya. "Sebelum menulis naskah kami napak tilas jejak ibu Inggit. Inggit adalah wanita sederhana yang membimbing Soekarno menjadi luar biasa. Ia membuktikan bahwa wanita juga harus bekerja. Inggitlah yang membiayai kuliah Bung Karno. Beliau juga cantik," ujar Wawan. "Awalnya belum terpikir untuk mengajak Happy Salma, ketika dia mau tentu kita senang," sambung Wawan menegaskan. Dibanding pentas mereka di Bandung, selain panggung yang lebih lebar, Wawan juga menjanjikan penambahan visualisasi untuk menggambarkan tokoh Inggit lebih mendalam. "Kadang-kadang kita lupa selalu ada wanita yang menyertai negarawan. Tapi tidak banyak yang tahu sosok Inggit itu siapa. Di pentas ini saya ingin menunjukkan sosok yang sangat mandiri itu," tegas Wawan. (net)

>>>>>> HUBUNGI BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

HOT LINE:

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com IKLAN BARIS RADAR SULBAR

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. MR.MUH.YAMIN NO. 76,TLP. 0428-23203.

Serbaneka Penghasilan tambahan untuk anda: jual motor baru dapat komisi s/d 1 Jt per unit. Hub Adit: 08112719065

Serbaneka

Rental Mobil CV. Jaya Bersama Menyediakan Jasa Rental Avanza, Zenia, Apv, Rush, Pick Up. Jl. Pattana Bone No. 9 Mamuju Hp. 085 399 333 536-085 298 301 045

Dijual Rumah

TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamu- Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 ju-Sulbar, HP. 081 210 174 222 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju

Serbaneka

Dijual Rumah

ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender Dijual 1 Paket Terdiri dari : / uji petik 085214141201 / Lokasi Empang (4 Hektar), 1 Unit Rumah Empang, 1 Unit Rumah di 081519464055 - kdn.co.id Jalan Poros ke Bandara Tampa Padang, Kampung Baru Desa Babanga Kab. Mamuju Hub : Hp. 081 355 223 222/081 246 H2D KOMPUTER, Menerima 243 416/085 327 772 822 sevice komputer, laptop, notebook & rakit komputer, juga melayani servis panggil, harga terjangkau. Dijual Ruko 2 petak, 2 lantai Alamat Jl. Stadion, Hp: disudut, ukuran 9 x 14 085399769243,081342626268, Jln. Poros Sentral Tasiu /Ko081342077428 mpleks Pasar

Serbaneka

Dijual Ruko

Serbaneka BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988

Dijual Tanah DIJUAL TANAH Dengan Ukuran 30x60 = 1800 M2, Terletak di Jl. Poros Kalukku- Tasiuk. Desa Salulayo HUB : 081355212555/082189917971

Dijual Tanah DIJUAL Ruko 1 Lantai, Luas 6 x 13 lengkap dengan Usaha (ATK Swalayan) di Jl. Diponegoro (Depan Alya Nayab ATK Mart) Hub: 081241457790 - 082191504944

Dijual Tanah JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889

Dikontrakkan

Peluang Bisnis MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/ bulan Dirumah Buka Usaha Rental Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Com Hp.085 214 011 193 / 087 842 276 439

Serbaneka ANDA Butuh Dana Tunai, Jaminkan Bpkb Motor Anda di NSC FINANCE . Hub. No : 0853 4085 7205 ( Dibutuhkan Karyawan/Karyawati, Pendidikan Min. SMA, GAJI + KOMISI + REWARD)

Dijual Rumah Dijual / Dikontrakkan Tanah DIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gereja Katolik. Dikontrakkan tanah, luas 11x40 m Jl. Tuna samping somel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774

DIKONTRAKAN PERUMAHAN H. BASYIR BLOK G 22 (BELAKANG TOYOTA) HUBUNGI : 081 342 633 Hub : 082 189 917 971 Dioper cicilan rumah tipe 36 di BTN 337 ATAU 081 342 795 999 Griya Marwah Residence Sarampu, Desa Tonyaman Kecamatan Binuang blok B nomor 1 dgn harga Penghasilan tambahan untuk anda: Dikontrakkan 1 buah rumah, 50 juta. Harga bisa nego.Hubungi: jual motor baru dapat komisi s/d lengkap dengan perabot. Di Jl. BTN 085214476078 1 Jt per unit. Maspol F4 No. 1 Mamuju Hub Andrea: 08121063279 Hub : 085 255 801 557

Serbaneka

Serbaneka

Dikontrakkan

Dikontrakkan Dikontrakkan Ruko Strategis dan nyaman di Jl. RE. Martadinatha Simbuang Hub : 081 242 001 019/ 081 944 533 688

Dijual Rumah JUAL Murah Rumah, BTN Cendrawasih, Polewali sudah renovasi, Harga Rp. 185 Jt Hub : 081 355 076 354

Dijual Rumah DIJUAL Rumah Tinggal Permanen beserta lokasi di Jl. Manunggal, Lr. IV, Polman (samping rumah kosan sekkab polman) L. 14 Meter x P. 24 Meter. Harga Rp. 250 juta bisa nego Hub: 085299924217

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jalan Cerbon Belakang Kantor Camat Wonomulyo. Ukuran 21x11 M. Hub : 081241501981

Dijual Mobil DIJUAL Cepat Mobil Toyota Kijang Grand Extra Tahun 1996 Ac. Sentral, DVD, Power stering, Power Window, Sentral Lock, kondisi baik masih Orisinil Mesin kering siap Pakai Hub : 081 355 064 032

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888

Lowongan LOWONGAN Kerja untuk Cabang baru di Polman dibutuhkan Karyawan/Ti. Syarat : FC. Ijasah terakhir min.SMU/Sederajat, FC.KTP dan Daftar Riwayat Hidup(CV.), PAS Foto 2l br U.3X4 wrna, tidak sedang kuliah dan kursus. I nformasi lebih lanjut hubungi: LEO PRIMA MANDIRI Jl.Budi Utomo No.05 Pekkabata HUB: CP. 0819 9862 2951 – 0853 9957 5282 Antar Berkas Secepatnya (Posisi Terbatas).

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jl. Kapten Jumhana No. 22 Wonomulyo Polman Sebelah Kanan Lapangan Gaswon (Depan Pasar Wonomulyo) Hubungi : 085 299 128 480 081 342 209 988 085 236 277 002

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912

Lowongan Dicari 1 org receptionis wanita, blm menikah, syarat SMA/sederajat, berpenampilan menarik, domisili di Polewali dan sekitarnya, lamaran langsung di antar ke : HOTEL LILIANTO jl. Ahmad Yani No.54-B, Tlp. (0428) 2410499

Berita Kehilangamn TELAH tercecer BPKB Motor A.n SUPARMAN. No Polisi DC-4777-JA Merk Suzuki/FU 150, Warna Abuabu Hitam. Bagi yang menemukan harap Hub : 081 353 045 050

Dijual Rumah Di jual rumah permanen, fasilitas lengkap: PLN 2300 wat, AC, AIR PAM, SUMUR BOR, TEL RMH, 4 KMR TIDUR. STRATEGIS, DEPAN KANTOR BUPATI POLMAN, LUAS 171 M2. ADA KELEBIHAN TANAH 1 KAPLING. HUB. 082188775060... HARGA DAMAI.

Dijual Tanah Jual Tanah Kaplingan siap Bangun Uk. 10 X 20 Dirangas-Mamuju Kurang Lebih 500 M dari Kantor Gubernur Sulbar Harga 26 juta, tanpa perantara Hub : 081241200073


PRESI

16

Ekspresikan Diri Raih Prestasimu

PEMIMPIN s Kreatif dan Inovatif u r Ha EADERSHIP. Sahabat Xpresi pasti sering dengar kata ini kan. Leadership atau jiwa kepemimpinan itu memang dibutuhkan banget saat ini. Kenapa? Karena pekerjaan apapun kebanyakan dijalankan dalam tim, bukan perorangan lagi. Mau di sekolah, di kampus, di tempat kerja dan di kantor-kantor lainnya pun, sekarang ini orang kerjanya dalam tim. Ya sukses atau tidaknya sebuah tim, tergantung pemimpinnya. Kalau pemimpinnya pandai dalam memimpin, ya tim itu bakalan sukses deh, kalau tidak, ya kacau. Jiwa seorang pemimpin itu ada yang memang sudah bawaan dari lahir, ya tapi ada juga yang bisa dilatih seiring dengan waktu. “Iya, kalau terbiasa memimpin tim atau kelas, pati bisa jadi pemimpin,” tutur Nurhidayah, Mahasiswi Unika Mamuju. “Contohnya pada mahasiswa-mahasiswi, ketua tingkat mereka biasanya cuma ditunjuk sem-barangan. Meski begitu, lama-kelamaan si ketua tingkat malah benar-benar bisa memimpin,” imbuhnya. Tambah Yaya lagi, sapaan akrab Nuhidayah, tidak semua keturunan pemimpin itu bisa jadi pemimpin yang baik. “Mungkin memang ada anak dari mantan pejabat yang bisa jadi pemimpin juga, ini berlaku juga buat saudaranya. George Bush dan George W Bush juga begitu. Akan tetapi, tidak semuanya seperti itu. Mantan presiden kita ada yang ngaku-ngaku bisa memimpin seperti bapaknya dulu. Nyatanya lebih amburadul kan” kata dia. Nah, buat skala kecil nih sahabat

L

Xpresi, kayak ketua kelas dan ketua kelompok diskusi, belum memimpin yang tinggi-tinggi. Apa sih kriteria yang bagus buat jadi ketua kelas dan ketua kelompok begitu? Apa harus pandai ngomong? Apa harus lebih banyak bekerja dibanding anggotanya? Apa harus berwibawa? Apa harus arogan atau gimana nih sahabat Xpresi? Kalau menurut Nurul Fitri, menjadi seorang pemimpin itu harus berjiwa besar, adil, bijaksana, dan bisa mengayomi dari setiap anggota yang di pimpinnya, sehingga kepemimpinannya dalam tim itu bisa sukses. Ternyata, selain pandai dan berani memimpin, seorang ketua kelompok juga harus kreatif sahabat Xpresi. tidak percaya, tuh baca deh pendapat dari Bahtiar Mahasiswa Unika. “Kreatifitas itu mutlak buat seorang pemimpin, bahkan dalam skala kecil sekalipun, seperti ketua kelompok. Kalau tidak kreatif, ya gimana dia bakal menyelesaikan tugas yang diemban kelom-poknya. Kadang dalam sebuah kelompok sekalipun ada beragam masalah yang harus dihadapi. Ya untuk menyelesaikannya diperlukan kreatifitas dari ketua kelompoknya”, kata salah satu Sahabat Expresi Radar Sulbar ini. Wah, bagaimana contoh kreatifitasnya? Menurut sahabat Expresi Radar Sulbar lainnya, Bahtiar, kembali menambahkan bahwa kreatifitas yang harus dimiliki seorang ketua kelompok adalah seperti kreatifitas saat mengambil sebuah keputusan. “Kadang masalah dalam kelompok tidak bisa diprediksi sama sekali dan sulit diperhitungkan. Kalau tidak kreatif dalam mencari solusi permasalahan, ya kacau deh sahabat Xpresi,” sebutnya. (fir/ham)

RADAR SULBAR KAMIS, 31 MEI 2012

Radar Sulbar  

31 Mei 2012

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you